Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 448
Page 1
Tumbuh Kuat
dan Berkelanjutan
Laporan Tahunan 2023
PT Mandiri Tunas Finance
Page 2
Pendahuluan
Laporan Tahunan PT Mandiri Tunas Finance Tahun 2023 ini memuat pernyataan kondisi keuangan, hasil operasi,
kebijakan, proyeksi, rencana, strategi, serta tujuan Mandiri Tunas Finance yang digolongkan sebagai pernyataan ke
depan dalam pelaksanaan perundang-undangan yang berlaku, kecuali hal-hal yang bersifat historis. Pernyataan-
pernyataan tersebut memiliki prospek risiko, ketidakpastian, serta dapat mengakibatkan perkembangan aktual
secara material berbeda dari yang dilaporkan. Pernyataan-pernyataan prospektif dalam Laporan Tahunan ini
dibuat berdasarkan berbagai asumsi mengenai kondisi terkini dan kondisi mendatang serta lingkungan bisnis di
mana Mandiri Tunas Finance menjalankan kegiatan usaha. Mandiri Tunas Finance tidak menjamin bahwa dokumen-
dokumen yang telah dipastikan keabsahannya akan membawa hasil-hasil tertentu sesuai harapan. Laporan
Tahunan ini memuat kata “Perseroan” ,”MTF”, “Mandiri Tunas Finance” yang didefinisikan sebagai PT Mandiri Tunas
Finance yang menjalankan kegiatan usaha utama dalam bidang penyedia jasa pembiayaan kendaraan roda empat,
pembiayaan alat berat, dan pembiayaan lainnya. Adakalanya kata “kami” digunakan atas dasar kemudahan untuk
menyebut PT Mandiri Tunas Finance secara umum.
Laporan Tahunan ini dapat dilihat dan diunduh dalam situs web resmi Mandiri Tunas Finance dengan alamat
www.mtf.co.id
Tentang Laporan Tahunan 2023
PT Mandiri Tunas Finance
Tujuan utama penyusunan Laporan Tahunan 2023 PT Mandiri Tunas Finance ini adalah untuk meningkatkan
keterbukaan informasi Perseroan kepada otoritas terkait dengan menjadi sumber dokumentasi komprehensif
yang berisikan informasi kinerja Perseroan dalam setahun. Informasi tersebut memuat dokumentasi lengkap yang
menggambarkan profil Perseroan, kinerja operasional, pemasaran, dan keuangan. Informasi tentang tugas, peran,
serta fungsi struktural organisasi Perusahaan yang menerapkan konsep best practices dan prinsip-prinsip Tata
Kelola Perusahaan yang Baik atau Good Corporate Governance (GCG). Selain itu, Laporan Tahunan ini juga bertujuan
untuk membangun pemahaman dan kepercayaan tentang Mandiri Tunas Finance dengan menyediakan informasi
yang tepat, seimbang, dan relevan. Para pemegang saham serta seluruh pemangku kepentingan lainnya dapat
memperoleh informasi yang memadai terkait kebijakan yang telah dan akan dilakukan serta kesuksesan pencapaian
Perseroan pada tahun 2023. Laporan Tahunan Mandiri Tunas Finance 2023 disajikan dalam 2 (dua) bahasa, yaitu
Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris dalam buku yang berbeda dengan menggunakan jenis dan ukuran huruf yang
mudah dibaca dan dicetak dengan kualitas baik.
2 Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance
Page 3
Penjelasan Tema
Tumbuh Kuat
dan Berkelanjutan
Perekonomian Indonesia berangsur membaik melalui
penghapusan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan
Kegiatan Masyarakat (PPKM) oleh Pemerintah pada awal
tahun 2023 yang berdampak pada peningkatan konsumsi
masyarakat. Industri Multifinance Indonesia pun bertumbuh
cepat yang didominasi oleh pembiayaan investasi, modal
kerja dan pembiayaan multiguna. Sebagai salah satu
pemain utama dalam industri financing, Mandiri Tunas
Finance (MTF) mempersiapkan diri untuk memikat pasar dan
menjadi yang terbaik.
Melalui tema strategi “Building New Foundation to Win
the Market” yang memiliki arti membangun fondasi
baru dalam meningkatkan kinerja Perseroan agar dapat
memenangkan pasar. Sebagai fondasi utama dari tema
strategi tersebut yaitu pengembangan kondisi internal
sebagai fondasi untuk tumbuh.
Terdapat 3 inisiatif strategi yang telah dijalankan hingga
mencapai kinerja yang sangat baik, yaitu Menumbuhkan segmen bisnis captive yang berasal dari Bank Mandiri;
Menjaga segmen bisnis yang berasal dari dealer dan partner; serta Mengoptimalkan database untuk memberikan
nilai tambah pada pelanggan. Selain inisitaif strategi tersebut, tentunya pengembangan operasional Perseroan
juga dilakukan dari beberapa aspek.
Salah satunya yaitu transformasi digital yang membawa perubahan pada perilaku pelanggan. Fasilitas MTF Mobile
merupakan program digitalisasi Perseroan untuk melayani nasabah existing seperti pembayaran, pelunasan,
klaim asuransi, kebutuhan lainnya terkait pembiayaan sehingga dapat meningkatkan bisnis pembiayaan
kendaraan bermotor dengan tetap menjaga kualitas pembiayaan yang baik.
Keseluruhan strategi tersebut dilakukan secara optimal untuk mewujudkan visi dan misi MTF menjadi Mitra
Pembiayaan Terpercaya Anda, yang dapat memberikan pelayanan cepat dan mudah yang dapat diandalkan
kepada pelanggan.
Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance 3
Page 4
Kesinambungan Tema
Memacu Kinerja
Pada tahun 2022, PT Mandiri Tunas Finance berupaya mempercepat
peningkatan kinerja yang telah direalisasikan melalui sejumlah inisiatif
strategis, yang ditetapkan dengan tema “Elevate Business to The Next Level”.
Prinsip dari inisiatif tersebut adalah upaya mencapai kinerja bisnis yang
lebih dari yang telah diraih selama ini.
Setidaknya ada tiga inisiatif yang dijalankan. Pertama, optimalisasi bisnis
captive market dengan perbaikan model kolaborasi dan bersinergi bersama
Bank Mandiri melalui referral Mandiri Group, baik untuk nasabah perorangan
maupun korporasi.
Kedua, mendorong akselerasi bisnis berbasis dealership yang merupakan
kegiatan bisnis utama Perseroan. Hingga saat ini, dealer merupakan mitra
utama untuk menyalurkan pembiayaan kepada pelanggan.
Ketiga, diversifikasi bisnis dan optimalisasi database melalui pembiayaan
multiguna dan chanelling fintech. Strategi difokuskan dengan harapan
dapat memberikan kontribusi yang positif. Untuk mendukung strategi
tersebut, Perseroan melakukan perluasan jaringan pemasaran melalui
pengembangan tim telemarketing dan agen.
Inisiatif strategis yang telah direalisasikan terbukti memberikan dampak
positif terhadap kinerja Perseroan, dengan tumbuh lebih baik. Perseroan
meyakini hasil tersebut akan terus berkembang ke depan.
Bangkit Mengembalikan Performa
Setelah di tahun 2020 MTF mencatat kerugian yang cukup dalam, di tahun
2021 MTF kembali pada jalurnya semula dengan membukukan laba bersih
mencapai Rp245,88 miliar, seiring kondisi industri otomotif dan penjualan
mobil yang mulai bergairah serta kemampuan Perseroan dalam pengelolaan
pembiayaan yang ekspansif dan efektif. Mengoptimalkan aktivitas collection
penerimaan angsuran pelanggan untuk terus memperkuat cashflow, selektif
dalam penyaluran pembiayaan serta pembiayaan yang bersumber dari
referral entitas induk yang dapat memitigasi risiko dan tetap menjaga
kualitas kredit. Langkah-langkah ini membawa MTF bangkit untuk
mengembalikan performanya.
4 Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance
Page 5
Makna Logo Perusahaan
Identitas brand Mandiri Tunas Finance terdiri dari
simbol, huruf logo, warna, dan tagline. Secara
sederhana, masing-masing item dapat dijelaskan
sebagai berikut:
Bentuk Logo dengan Huruf Kecil Huruf Biru Tua
Penggunaan huruf kecil menandakan sikap ramah Melambangkan rasa nyaman, tenang, menyejukkan,
terhadap semua segmen bisnis yang dimasuki oleh warisan luhur, stabilitas, serius (respect),dan tahan uji
Mandiri Tunas Finance dan menunjukkan keinginan (reliable). Menyimbolkan profesionalisme, fondasi yang
yang besar untuk melayani seluruh nasabah dengan kuat, setia, dapat dipercaya, dan memiliki kehormatan
rendah hati (customer centric). yang tinggi.
Kuning Emas (Kuning ke Arah Oranye) Bentuk Gelombang Emas Cair
Warna logam mulia yang menandakan keagungan, Sebagai simbol dari kekayaan finansial di Asia yang
kemuliaan, kemakmuran, dan kekayaan. Melambangkan mengedepankan sifat agile, progresif, berpandangan ke
keaktifan, kreatif, meriah, ramah, menyenangkan, dan depan, excellence, flexible, serta tangguh menghadapi
nyaman. segala tantangan yang akan dihadapi di masa
mendatang.
Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance 5
Page 6
Pencapaian Terbaik 2023
2023
Rp
4.752.900
Rp
Pendapatan 20,89% YoY
(dalam juta rupiah)
Pertumbuhan pendapatan bersumber dari kenaikan pendapatan
pembiayaan konsumen sebesar 23,12%
2022 Rp
3.931.508
2023
29.727.392
Rp
Rp
Total Aset 25,28% YoY
(dalam juta rupiah)
Pertumbuhan total aset bersumber dari kenaikan piutang pembiayaan
konsumen sebesar 36,85%
2022 Rp
23.728.966
2023
Rp
1.161.101
Laba Tahunan 54,77% YoY
Berjalan Pertumbuhan Laba bersumber dari kenaikan pendapatan sebesar 20,89%
(dalam juta rupiah) & efisiensi biaya sebesar 34,34%
2022 Rp
750.213
2023
Rp
32.697.903
Nilai Kontrak 17,75% YoY
Pembiayaan Baru Pertumbuhan nilai kontrak pembiayaan baru bersumber dari kenaikan
(dalam juta rupiah) pada pembiayaan mobil bekas sebesar 45,16% YoY (Nominal Pembiayaan)
2022 Rp
27.769.264
2023
116.255
Rp
Unit Kontrak Baru 11,54%YoY
Pembiayaan Mobil Pertumbuhan unit kontrak baru untuk pembiayaan mobil bersumber
(unit) dari kenaikan pembiayaan mobil bekas sebesar 30,11% YoY (Unit)
2022
104.229
6 Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance
Page 7
2023
0,70
Rp
NPL
Perseroan selalu menjaga kualitas pembiayaan untuk menciptakan
(dalam persentase (%))
usaha keberlanjutan
2022 0,72
2023
Rp
57,99
BOPO
Perseroan terus menjaga efisiensi untuk pertumbuhan usaha
(dalam persentase (%))
2022 61,56
2023
Rp
225.064
%
Dividen
Perseroan membagikan dividen kepada pemegang saham
(dalam juta rupiah)
atas hasil usaha tahun 2023
2022 Rp
49.175
2023
Nilai GCG oleh Pihak
83,1
Perseroan terus melakukan perbaikan untuk menciptakan GCG
Corporate Governance yang semakin baik
Perception Index
(skor)
2022 82,3
2023
591.092
Rp
Rp
Pembiayaan 198,15% YoY
Kendaraan Listrik Perseroan terus mendukung keuangan berkelanjutan melalui pembiayaan
(unit) kendaraan ramah lingkungan
2022 Rp
198.254
Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance 7
Page 8
Daftar Isi
2 Pendahuluan Pendidikan dan/atau Pelatihan Dewan
Komisaris, Direksi, Komite-Komite, Sekretaris
Tentang Laporan Tahunan 2023 77
2 Perusahaan, Audit Internal dan Manajemen
PT Mandiri Tunas Finance Risiko
3 Penjelasan Tema 81 Struktur dan Komposisi Pemegang Saham
4 Kesinambungan Tema Informasi tentang Kepemilikan Saham Mandiri
81
5 Makna Logo Perusahaan Tunas Finance oleh Manajemen Kunci
6 Pencapaian Terbaik 2023 85 Kronologis Penerbitan Saham
8 Daftar Isi 85 Kronologis Penerbitan Efek Lainnya
Informasi tentang Struktur Grup dan Kelompok
Performa
01 87 Usaha, Entitas Anak, Entitas Asosiasi Serta Joint
2023 Venture (JV) dan Special Purpose Vehicle (SPV)
12 Ikhtisar Data Keuangan Penting 87 Akuntan Publik
18 Ikhtisar Operasi 88 Lembaga dan Profesi Penunjang
18 Ikhtisar Saham 90 Website Perusahaan
19 Ikhtisar Obligasi, Sukuk atau Obligasi Konversi 92 Wilayah Operasional
20 Penghargaan dan Sertifikasi
Analisis & Pembahasan Manajemen
04
22 Peristiwa Penting atas Kinerja Usaha
Laporan 116 Tinjauan Keuangan
02
Manajemen Kemampuan Perusahaan dalam Efisiensi dan
122
Menghasilkan Keuntungan
32 Laporan Komisaris
123 Kemampuan Membayar Utang
36 Laporan Direksi
Fasilitas Pembiayaan dan Tingkat Kolektibilitas
Surat Pernyataan Anggota Dewan Komisaris 125
Piutang
44 tentang Tanggung Jawab atas Laporan Tahunan
Tahun Buku 2023 PT Mandiri Tunas Finance Struktur Modal dan Kebijakan Manajemen atas
128
Struktur Modal
Surat Pernyataan Anggota Direksi
45 tentang Tanggung Jawab atas Laporan Tahunan Ikatan yang Material Untuk Investasi Barang
Tahun Buku 2023 PT Mandiri Tunas Finance 129
Modal
Profil 129 Realisasi Investasi Barang Modal
03
Perusahaan Informasi dan Fakta Material yang Terjadi
130
50 Informasi Umum dan Identitas Perusahaan Setelah Tanggal Laporan Akuntan
51 Riwayat Singkat Perusahaan Perbandingan Antara Target dan Realisasi, serta
130
Proyeksi Satu Tahun ke Depan
54 Jejak Langkah
131 Prospek Usaha dan Proyeksi Kinerja Tahun 2024
56 Visi, Misi, Nilai dan Budaya Perusahaan
132 Kepatuhan Pembayaran Pajak
58 Bidang Usaha Serta Produk dan Jasa
Informasi Material Mengenai Investasi,
59 Keanggotaan Dalam Asosiasi 133 Ekspansi, Divestasi, Penggabungan/Peleburan
Usaha, Akuisisi, Restrukturisasi Utang/Modal
60 Struktur Organisasi
Realisasi Penggunaan Dana Hasil Penawaran
62 Profil Dewan Komisaris 133
Umum
66 Profil Direksi
Program Kepemilikan Saham oleh Karyawan
133
70 Profil Pejabat Eksekutif (Chief) dan/atau Manajemen
73 Kepala Divisi dan/atau Jabatan Setingkat Informasi Transaksi Material yang Mengandung
134 Benturan Kepentingan dan/atau Transaksi
74 Demografi Karyawan dengan Pihak Afiliasi
8 Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance
Page 9
Informasi Keuangan yang Mengandung Kejadian 193 Organ Pendukung Dewan Komisaris
138
yang Bersifat Luar Biasa dan Jarang Terjadi
210 Organ Pendukung Direksi
138 Transaksi Spot dan Derivatif
237 Sistem Manajemen Risiko
Perubahan Peraturan Perundang-undangan
138 243 Auditor Eksternal/Akuntan Publik
terhadap Perusahaan pada Tahun Buku Terakhir
Perubahan Kebijakan Akuntansi yang 245 Sistem Pengendalian Internal
139 Diterapkan Perusahaan pada Tahun Buku 247 Perkara Penting
Terakhir
252 Tata Kelola Teknologi Informasi
139 Informasi Kelangsungan Usaha
256 Kode Etik
140 Tingkat Kesehatan Perusahaan
258 Pengendalian Gratifikasi
Tata Kelola
05 258 Kebijakan Antikorupsi
Perusahaan
260 Pelaporan Pelanggaran (Whistleblowing System)
Komitmen Penerapan Tata Kelola Perusahaan
144
yang Baik Informasi Pemberian Dana untuk Kegiatan
262
Politik
Dasar dan Komitmen Penerapan Tata Kelola
144
Perusahaan 262 Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa
147 Struktur dan Mekanisme Corporate Governance Kepatuhan terhadap Pedoman Tata Kelola
Perusahaan Pembiayaan: Kesesuaian terhadap
Sosialisasi dan Internalisasi Tata Kelola
150 Peraturan OJK No. 29/POJK.05/2020 tentang
Perusahaan yang Baik 268
Perubahan atas Peraturan OJK No. 30/
Perkembangan Penerapan Tata Kelola POJK.05/2014 tentang Tata Kelola Perusahaan
150 Perusahaan yang Baik dan Apresiasi di Tahun yang Baik bagi Perusahaan Pembiayaan)
2023
Tanggung Jawab Sosial dan
Penilaian: Evaluasi, Pemantauan, dan 06
Lingkungan Perusahaan
150 Peningkatan Penerapan Tata Kelola Perusahaan
yang Baik Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan
286
Perusahaan
Penilaian Pihak Eksternal oleh Corporate
153
Governance Perception Index (CGPI) Laporan
07
Struktur Organ Tata Kelola Perusahaan yang Keuangan
155
Baik
Referensi POJK No. 29/POJK.04/2016 dan SEOJK
290
164 Dewan Komisaris No. 16/SEOJK.04/2021
171 Direksi
Transparansi Informasi Tentang Dewan
175
Komisaris dan Direksi
176 Penilaian Kinerja Dewan Komisaris dan Direksi
178 Nominasi Dewan Komisaris dan Direksi
180 Remunerasi Dewan Komisaris dan Direksi
183 Rapat Dewan Komisaris dan Direksi
Pengungkapan Hubungan Afiliasi antara Direksi,
189 Dewan Komisaris dan Pemegang Saham Utama
dan/atau Pengendali
Pengungkapan Rangkap Jabatan Dewan
190
Komisaris dan Direksi
Pengungkapan Kepemilikan Saham Dewan
192
Komisaris dan Direksi
Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance 9
Page 10
01 Performa 2023
Page 11
Page 12
Performa
2023
Ikhtisar Data Keuangan Penting
Laba (Rugi) dan Penghasilan Komprehensif Lain
Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain
Keterangan 2023 2022 2021 2020 2019
Pendapatan
Pembiayaan Konsumen 3.000.350 2.437.004 2.081.742 1.638.507 2.209.648
Sewa Pembiayaan 652.751 565.529 461.973 339.446 427.484
Anjak Piutang 909 9.715 16.637 20.471 8.567
Simpanan Bank 17.134 15.163 11.597 23.054 15.000
Lain-lain Neto 1.081.756 904.097 774.709 618.615 930.470
Total Pendapatan 4.752.900 3.931.508 3.346.658 2.640.093 3.591.169
Beban
Beban Keuangan (1.510.165) (1.249.572) (1.220.816) (1.290.857) (1.452.429)
Gaji dan Tunjangan (802.194) (823.406) (567.134) (490.707) (537.854)
Umum dan Administrasi (349.836) (327.436) (357.084) (369.882) (400.713)
Penyisihan Kerugian Penurunan Nilai
Pembiayaan Konsumen (697.613) (487.604) (750.111) (779.850) (561.340)
Sewa Pembiayaan (7.050) (49.556) (71.189) (45.610) (22.871)
Anjak Piutang 9.057 (11.063) (430) (278) (1.058)
Piutang Lain-lain 96.127 (18.877) (70.543) (33.119) (17.745)
Total Beban (3.261.674) (2.967.514) (3.037.307) (3.010.303) (2.994.010)
Laba Sebelum Beban Pajak Final dan Pajak
1.491.226 963.994 309.351 (370.210) 597.159
Penghasilan
Pajak Penghasilan
Beban Pajak Final (3.427) (3.033) (2.319) (4.611) (3.000)
Laba Sebelum Beban Pajak Penghasilan 1.487.799 960.961 307.032 (374.821) 594.159
Beban Pajak Penghasilan (326.698) (210.748) (61.152) (74.832) (148.793)
Laba Tahun Berjalan 1.161.101 750.213 245.880 (299.989) 445.366
Diatribusikan Kepada Pemilik Entitas Induk 1.161.101 750.213 245.880 (299.989) 445.366
Diatribusikan Kepada Kepentingan non Pengendali - - - - -
Penghasilan Komprehensif Lain - Setelah Pajak 798 (3.067) 37.435 20.094 (37.938)
Total Penghasilan Komprehensif Tahun Berjalan 1.161.899 747.146 283.315 (279.895) 407.428
Diatribusikan Kepada Pemilik Entitas Induk 1.161.899 747.146 283.315 (279.895) 407.428
Diatribusikan Kepada Kepentingan non Pengendali - - - - -
Laba Per Saham Dasar (Nilai Rupiah Penuh) 464 300 98 (120) 178
12 Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance
Page 13
01
Pendapatan (Rp Juta) Laba Tahun Berjalan (Rp Juta)
4.752.900
3.931.508
1.161.101
3.591.169
3.346.658
2.640.093
750.213
445.366
245.880
2019 2020 2021 2022 2023 2019 2020 2021 2022 2023
(299.989)
Penghasilan Komprehensif (Rp Juta) Laba per Saham Dasar (Rp Penuh)
Tahun Berjalan
1.161.899
464
747.146
300
407.428 178
283.315
98
2019 2020 2021 2022 2023 2019 2020 2021 2022 2023
(279.895) (120)
Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance 13
Page 14
Performa
2023
Neraca
Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain
Uraian 2023 2022 2021 2020 2019
ASET
Kas dan Setara Kas
Kas 18.194 13.602 7.748 11.182 6.869
Kas Pada Bank
Pihak Ketiga 1.495 15.553 28.989 167.672 123.260
Pihak Berelasi 832.451 811.281 203.645 170.949 291.406
852.140 840.436 240.382 349.803 421.535
Piutang Pembiayaan Konsumen
Pihak Ketiga 22.698.175 16.666.569 13.209.267 14.106.400 13.849.802
Pihak Berelasi 11.542 7.846 7.287 6.831 6.663
22.709.717 16.674.415 13.216.554 14.113.231 13.856.465
Dikurangi: Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (347.894) (333.578) (327.003) (301.708) (307.380)
22.361.823 16.340.837 12.889.551 13.811.523 13.549.085
Piutang Sewa Pembiayaan
Pihak Ketiga 5.416.865 5.782.025 4.784.845 3.580.405 3.055.071
Dikurangi: Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (69.293) (138.679) (129.789) (92.737) (7.982)
5.347.572 5.643.346 4.655.056 3.487.668 3.047.089
Anjak Piutang
Pihak Ketiga 35.758 42.469 153.232 165.847 116.650
Dikurangi: Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (436) (9.493) (930) (500) (1.171)
35.322 32.976 152.302 165.347 115.479
Piutang Lain-lain
Pihak Ketiga 119.669 89.923 75.047 93.773 82.396
Pihak Berelasi 547.483 499.942 463.294 335.454 723.381
667.152 589.865 538.341 429.227 805.777
Dikurangi: Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (44.298) (140.425) (121.548) (51.005) (17.886)
622.854 449.440 416.793 378.222 787.891
Aset Pajak Tangguhan 100.789 116.452 77.750 136.099 73.072
Piutang Derivatif 28.933 24.534 273 1.072 20.095
Aset Tetap 283.625 219.763 197.081 191.273 181.885
Aset Lain-lain
Pihak Ketiga 93.432 60.931 81.856 103.710 103.025
Pihak Berelasi 902 251 100 - 1.772
TOTAL ASET 29.727.392 23.728.966 18.711.144 18.624.717 18.300.928
14 Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance
Page 15
01
Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain
Uraian 2023 2022 2021 2020 2019
LIABILITAS
Utang Usaha 1.017.137 702.291 601.051 499.376 516.540
Utang Lain-lain
Pihak Ketiga 190.916 199.930 183.547 221.763 158.702
Pihak Berelasi 56.805 100.736 125.026 98.648 64.110
Utang Pajak Kini 112.000 125.498 7.506 - 23.336
Beban yang Masih Harus Dibayar
Pihak Ketiga 257.626 308.087 189.374 179.965 247.713
Pihak Berelasi 4.472 3.535 3.333 3.186 2.183
Pinjaman Bank
Pihak Ketiga 15.242.400 12.748.612 7.794.675 9.267.985 8.760.648
Pihak Berelasi 2.891.252 1.944.839 1.795.735 1.207.074 1.064.082
18.133.652 14.693.451 9.590.410 10.475.059 9.824.730
Biaya Provisi yang Belum Diamortasi (36.937) (31.564) (25.056) (31.584) (23.404)
18.096.715 14.661.887 9.565.354 10.443.475 9.801.326
Surat Berharga yang Diterbitkan
Pihak Ketiga 5.002.750 3.876.405 4.877.850 3.992.000 3.592.300
Pihak Berelasi 693.000 468.500 621.000 886.000 1.137.700
5.695.750 4.344.905 5.498.850 4.878.000 4.730.000
Beban Emisi yang Belum Diamortisasi (8.235) (5.668) (6.164) (7.445) (9.846)
5.687.515 4.339.237 5.492.686 4.870.555 4.720.154
Utang Derivatif - - - 64.738 169.989
Liabilitas Imbalan Kerja Karyawan 274.546 194.940 148.413 131.472 108.864
TOTAL LIABILITAS 25.697.732 20.636.141 16.316.290 16.513.178 15.812.917
EKUITAS
Modal Saham
Modal Disetor 250.000 250.000 250.000 250.000 250.000
Penghasilan Komprehensif Lain:
Pengukuran Kembali atas Liabilitas Imbalan
(38.390) (30.198) (32.593) (37.623) (31.936)
Kerja Karyawan - Neto
Keuntungan / (Kerugian) Kumulatif atas
Instrument Derivatif Untuk Lindung Nilai Arus 2.802 (6.188) (726) (33.131) (58.912)
Kas - Neto
Saldo Laba
Sudah Ditentukan Pengunaannya 50.000 50.000 50.000 50.000 50.000
Belum Ditentukan Pengunaannya 3.765.248 2.829.211 2.128.173 1.882.293 2.278.859
TOTAL EKUITAS 4.029.660 3.092.825 2.394.854 2.111.539 2.488.011
TOTAL LIABILITAS DAN EKUITAS 29.727.392 23.728.966 18.711.144 18.624.717 18.300.928
Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance 15
Page 16
Performa
2023
Total Aset (Rp Juta) Total Liabilitas (Rp Juta)
29.727.392
25.697.732
23.728.966
20.636.141
18.300.928 18.624.717 18.711.144
16.513.178 16.316.290
15.812.917
2019 2020 2021 2022 2023 2019 2020 2021 2022 2023
Total Ekuitas (Rp Juta) Kas dan Setara Kas pada (Rp Juta)
Akhir Tahun
4.029.660
840.436 852.140
3.092.825
2.488.011 2.394.854
2.111.539
421.535
349.803
240.382
2019 2020 2021 2022 2023 2019 2020 2021 2022 2023
16 Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance
Page 17
01
Arus Kas
Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain
Uraian 2023 2022 2021 2020 2019
Arus Kas dari Aktivitas Operasi (4.420.498) (3.190.177) 225.754 (810.228) (191.284)
Arus Kas dari Aktivitas Investasi (118.954) (65.272) (28.439) (49.726) (39.968)
Arus Kas dari Aktivitas Pendanaan 4.551.156 3.855.503 (306.736) 788.222 397.847
Kenaikan (Penurunan) Neto Kas dan Setara Kas 11.704 600.054 (109.421) (71.732) 166.595
Kas dan Setara Kas Pada Awal Tahun 840.436 240.382 349.803 421.535 254.940
Kas dan Setara Kas Pada Akhir Tahun 852.140 840.436 240.382 349.803 421.535
Rasio-rasio Keuangan
Dalam persen, kecuali dinyatakan lain
Uraian Satuan 2023 2022 2021 2020 2019
Profitabilitas
Imbal Hasil Aset % 4,34 3,54 1,33 (1,66) 2,49
Imbal Hasil Aset* % 5,00 4,05 1,65 (1,99) 3,26
Imbal Hasil Rata-rata Aset* % 5,58 4,54 1,67 (2,05) 3,34
Imbal Hasil Ekuitas % 28,81 24,26 10,27 (14,21) 17,90
Imbal Hasil Rata-rata Ekuitas % 32,60 27,34 10,67 (12,45) 19,48
Jumlah Pendapatan/Jumlah Aset % 15,99 16,57 17,89 14,18 19,62
Laba Sebelum Pajak Penghasilan/
% 31,38 24,52 9,24 (14,02) 16,63
Pendapatan
Laba Bersih Setelah Pajak Tahun
% 24,43 19,08 7,35 (11,36) 12,40
Berjalan/Pendapatan
Rasio Efisiensi Biaya % 34,34 43,08 48,99 72,26 47,68
Rasio Lancar (kali) 1,10 1,32 1,04 1,03 1,12
Aset Produktif
Piutang Pembiayaan Bersih
(Rp-juta) 53.061.308 45.122.742 39.733.077 41.622.865 46.842.459
Kelolaan
Piutang Pembiayaan-pembiayaan
(Rp-juta) 24.898.967 22.623.833 21.578.445 23.763.382 29.814.273
Bersama
Piutang Bermasalah Kelolaan % 0,70 0,72 0,97 0,78 0,75
Likuiditas
Jumlah Liabilitas/Jumlah Aset (kali) 0,86 0,87 0,87 0,89 0,86
Jumlah Liabilitas/Jumlah Ekuitas (kali) 6,38 6,67 6,81 7,82 6,36
Utang yang Berbunga/Jumlah
(kali) 5,90 6,14 6,29 7,25 5,84
Ekuitas**
Ket:
*) Menggunakan perhitungan laba sebelum pajak
**) Gearing Ratio
Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance 17
Page 18
Performa
2023
Ikhtisar Operasi
Uraian 2023 2022 2021 2020 2019
Unit Kontrak Baru Berdasarkan Jenis Pembiayaan (Unit)
Mobil Baru 88.002 82.515 70.628 59.705 101.939
Mobil Bekas 28.253 21.714 15.310 9.459 12.761
Motor 378 322 390 550 406
Lainnya 5.238 34.539 7.796 63 50.943
Jumlah 121.871 139.090 94.124 69.777 166.049
Nilai Kontrak Pembiayaan Berdasarkan Jenis Pembiayaan (Rp-Juta)
Mobil Baru 27.253.703 23.817.707 17.616.230 15.096.279 26.310.927
Mobil Bekas 5.371.351 3.700.357 2.882.289 1.585.676 2.219.196
Motor 47.561 33.470 34.330 33.920 52.373
Lainnya 25.288 217.730 87.715 23.681 197.146
Jumlah 32.697.903 27.769.264 20.620.564 16.739.556 28.779.642
Ikhtisar Organisasi
Jumlah Nasabah 338.579 256.192 259.463 277.981 302.229
Jumlah Cabang 124 99 100 101 102
Jumlah Sumber Daya Manusia 3.328 3.306 3.236 3.395 3.581
Ikhtisar Saham
Hingga akhir tahun 2023, MTF tidak menerbitkan sahamnya penggabungan saham (reverse stock), saham bonus,
untuk dimiliki oleh publik maupun oleh manajemen atau maupun penurunan nilai nominal saham.
karyawan. Dengan demikian, tidak terdapat informasi
terkait perdagangan saham yang memuat: Dividen Saham
1. Kapitalisasi pasar berdasarkan harga pada Bursa Efek Berdasarkan Keputusan Para Pemegang Saham di Luar
tempat saham dicatatkan; Rapat Umum Pemegang Saham untuk menyelenggarakan
2. Harga saham tertinggi, terendah, dan penutupan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan PT Mandiri
berdasarkan harga pada Bursa Efek tempat saham Tunas Finance Tahun Buku 2022 (Keputusan Sirkuler)
dicatatkan; yang telah disahkan dan ditandatangani oleh Para
3. Volume perdagangan saham pada Bursa Efek tempat Pemegang Saham Perseroan pada tanggal 27 Juni 2023,
saham dicatatkan; Pemegang Saham memutuskan sebagai berikut:
4. Informasi dalam bentuk grafik yang memuat paling 1. Menyetujui dan menetapkan penggunaan Laba Bersih
kurang harga penutupan berdasarkan harga pada Perseroan Tahun Buku 2022 sebesar Rp750.213.273.330
Bursa Efek tempat saham dicatatkan dan volume (tujuh ratus lima puluh miliar dua ratus tiga belas juta
perdagangan saham pada Bursa Efek tempat saham dua ratus tujuh puluh tiga ribu tiga ratus tiga puluh
dicatatkan untuk setiap masa triwulan dalam 2 (dua) rupiah). Dengan rincian sebagai berikut:
tahun buku terakhir; dan a. Sejumlah 30% (tiga puluh persen) dari laba
5. Informasi penghentian sementara perdagangan bersih Perseroan ditetapkan sebagai dividen atau
saham dalam 2 (dua) tahun terakhir. sejumlah Rp225.063.981.999 (dua ratus dua puluh
lima miliar enam puluh tiga juta sembilan ratus
Jumlah saham Perseroan sebanyak 2.500.000.000 lembar delapan puluh satu ribu sembilan ratus sembilan
saham, dengan kepemilikan PT Bank Mandiri (Persero) puluh sembilan rupiah);
Tbk sebanyak 1.275.000.000 lembar saham atau 51,00% b. Sejumlah 70% (tujuh puluh persen) dari laba
dan PT Tunas Ridean sebanyak 1.225.000.000 lembar bersih Perseroan ditetapkan sebagai laba ditahan
saham atau 49,00%. sebesar Rp525.149.291.331 (lima ratus dua puluh
lima miliar seratus empat puluh sembilan juta
Informasi Tentang Aksi Korporasi dua ratus sembilan puluh satu ribu tiga ratus tiga
Di sepanjang tahun 2023, MTF tidak melakukan aksi puluh satu rupiah).
korporasi seperti aksi pemecahan saham (stock split),
18 Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance
Page 19
01
2. Memberikan wewenang dan kuasa kepada Direksi Perseroan untuk mengatur tata cara alokasi laba bersih Perseroan
tersebut di atas sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Pembayaran Dividen di Tahun 2023 Pembayaran Dividen di Tahun 2022
Perihal
(Dividen Saham Tahun Buku 2022) (Dividen Saham Tahun Buku 2021)
Jumlah Dividen yang Dibagikan (Rp) 225.063.981.999 49.175.974.827
Dividen Kas per Saham (Rp) 90,03 19,67
Rasio Pembagian Dividen (%) 30% 20%
Tanggal Pengumuman 28 Juni 2023 17 Juni 2022
Tanggal Pembayaran 6 Juli 2023 24 Juni dan 12 Juli 2022
Ikhtisar Obligasi, Sukuk, atau Obligasi Konversi
Obligasi
Pada tahun 2023, Perseroan mengeluarkan Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan VI Mandiri Tunas
Finance Tahap I Tahun 2023 dan Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan VI Mandiri Tunas Finance Tahap
II Tahun 2023. Berikut tabel obligasi yang masih beredar serta masih dalam status belum lunas per 31 Desember 2023.
Seluruh obligasi yang diterbitkan Perseroan dilakukan melalui Bursa Efek Indonesia (BEI). Selain obligasi di bawah,
Perseroan tidak menerbitkan efek apa pun dalam bentuk lain.
Frekuensi
Peringkat Tingkat Tanggal Tanggal Jatuh
Tahun Nama Obligasi Jumlah (Rp) Pembayaran Status
Penerbitan Bunga Penerbitan Tempo
Bunga
Obligasi
9,75% Setiap 3 (tiga) 8 Januari 8 Januari Aktif/Belum
Berkelanjutan IV MTF idAA+ 200.000.000.000
p.a bulan 2019 2024 Lunas
Tahap I Seri B
2019
Obligasi
9,50% Setiap 3 (tiga) Aktif/Belum
Berkelanjutan IV MTF idAA+ 658.000.000.000 26 Juli 2019 26 Juli 2024
p.a bulan Lunas
Tahap II Seri B
Obligasi
8,60% Setiap 3 (tiga) 13 Agustus 13 Agustus Aktif/Belum
2020 Berkelanjutan V MTF idAA+ 386.000.000.000
p.a bulan 2020 2025 Lunas
Tahap I Seri B
Obligasi
7,00% Setiap 3 (tiga) Aktif/Belum
Berkelanjutan V MTF idAA+ 915.150.000.000 20 Mei 2021 20 Mei 2024
p.a bulan Lunas
Tahap II Seri A
2021
Obligasi
7,65% Setiap 3 (tiga) Aktif/Belum
Berkelanjutan V MTF idAA+ 485.700.000.000 20 Mei 2021 20 Mei 2026
p.a bulan Lunas
Tahap II Seri B
Obligasi
5,90% Setiap 3 (tiga) 23 Februari 23 Februari Aktif/Belum
Berkelanjutan V idAA+ 851.440.000.000
p.a bulan 2022 2025 Lunas
Tahap III MTF Seri A
2022
Obligasi
6,75% Setiap 3 (tiga) 23 Februari 23 Februari Aktif/Belum
Berkelanjutan V idAA+ 376.615.000.000
p.a bulan 2022 2027 Lunas
Tahap III MTF Seri B
Obligasi
6,00% Setiap 3 (tiga) Aktif/Belum
Berkelanjutan VI idAAA 439.660.000.000 11 Juli 2023 11 Juli 2026
p.a bulan Lunas
Tahap I MTF Seri A
Obligasi
6,25% Setiap 3 (tiga) Aktif/Belum
Berkelanjutan VI idAAA 252.075.000.000 11 Juli 2023 11 Juli 2028
p.a bulan Lunas
Tahap I MTF Seri B
2023
Obligasi 27 27
6,50% Setiap 3 (tiga) Aktif/Belum
Berkelanjutan VI idAAA 804.175.000.000 September September
p.a bulan Lunas
Tahap II MTF Seri A 2023 2026
Obligasi 27 27
6,75% Setiap 3 (tiga) Aktif/Belum
Berkelanjutan VI idAAA 326.935.000.000 September September
p.a bulan Lunas
Tahap II MTF Seri B 2023 2028
Keterangan: Hasil pemeringkat tersebut merupakan peringkat yang ditetapkan terhadap obligasi pada saat awal pendaftaran obligasi yang dilakukan oleh PEFINDO.
Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance 19
Page 20
Performa
2023
Penghargaan dan Sertifikasi
Penghargaan
Mandiri Subisidiaries The Best CEO 2022 Marketeers Youth Choice
Award 2022 Pinohadi G. Sumardi as Best CEO Award 2023
The Most Profitable Subsidiaries with Distinction Category Company Leasing Company Pilihan Gen Z
of The Year 2022 with > 1000 Employees
TOP CSR Awards 2023 TOP CSR Awards 2023 Marketeers Omni Brands
PT Mandiri Tunas Finance sebagai Pinohadi G. Sumardi sebagai of The Year 2023
Top CSR Awards 2023 #Star 4 Top Leader on CSR Commitment Brand Of The Year 2023
2023 Online - Offline Activation
BUMN Entrepreneurial BUMN Entrepreneurial Infobank 12th Digital Brand
Marketing Awards 2023 Marketing Awards 2023 Awards 2023
Bronze Winner Bronze Winner The 3rd Best Multifinance
The Most Promising Company in The Most Promising Company in Company
Tactical Marketing Branding Campaign
(Kategori Subholding & Anak (Kategori Subholding & Anak
Perusahaan) Perusahaan)
20 Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance
Page 21
01
The 8th Annual SPEx2 DX Sustainable Marketing Indonesia Best BUMN
Awards 2023 Excellence 2023 Awards 2023
The Best Company in Automotive Financing of Best SOE 2023 with Top Financial
Performance Growth in Financing The Year 2023 Performance and Financing
Industry Business Diversification Category
Subsidiary
Top Digital Awards 2023 Top Digital Awards 2023 Infobank Top 100 CEO
PT Mandiri Tunas Finance Pinohadi G. Sumardi sebagai Top & The Next 200 Leaders
sebagai Top Digital Leader on Digital Implementation
Implementation 2023 #Star 5 2023
Forum 2023
Pinohadi G. Sumardi sebagai Top
100 CEO 2023
Infobank Top 100 CEO Indonesia Good Corporate Indonesia Customer Service
& The Next 200 Leaders Governance Award 2023 Champions 2023
Forum 2023 Trusted Company Based on Excellent in Indonesia Customer
William Francis Indra sebagai The Corporate Governance Perception Service Champions 2023
Next 200 Leaders 2023 Index (CGPI)
Sertifikasi
Indonesia Information ISO 27001
Technology Award 2023 Information Security Management
The Best IT for Multifinance System, PT TUV Nord Indonesia
Company 2023 - Platinum Award (A) 22 Mei 2023 - 25 Oktober 2025
Very Excellent
Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance 21
Page 22
Performa
2023
Peristiwa Penting
20 Januari 2023
Executive Lounge, Graha Mandiri, Jakarta
Executive Interview Bapak Pinohadi G. Sumardi dengan Majalah
SWA Media
Interview eksklusif dari SWA Media bersama Mandiri Tunas Finance
membahas terkait pencapaian kinerja MTF tahun 2022 dan kiat dalam
bekerja menurut Direktur Utama Mandiri Tunas Finance, Pinohadi G.
Sumardi. Interview dilakukan di Executive Lounge, Graha Mandiri, Jakarta
pada 20 Januari 2023.
6 Februari 2023
Hall Lantai 3A, Graha Mandiri, Jakarta
Syukuran HUT ke-14 MTF dan Peresmian Ruang Kerja Baru MTF
Mandiri Tunas Finance merayakan Syukuran Hari Ulang Tahun (HUT)
MTF ke-14 Tahun dengan melakukan potong tumpeng dan doa bersama
di Hall Lantai 3A, Graha Mandiri, Jakarta pada 6 Februari 2023. Dalam
Syukuran HUT MTF ke 14 terdapat agenda Peresmian Ruang Kerja Baru
MTF yang dilakukan di Head Office MTF.
14 Februari 2023
Customer Experience Lounge MTF, Jakarta
Press Conference Launching MTF Digital Service
Mandiri Tunas Finance melakukan terobosan inovasi dengan
menghadirkan layanan MTF Digital Service. Layanan ini dapat diakses
pelanggan melalui Digital Service Point dan aplikasi mobile. Digital
service ini dilengkapi dengan vending machine document yang dapat
digunakan oleh pelanggan untuk melakukan pengambilan BPKB guna
mewujudkan layanan MTF yang fast dan easy. Pelaksanaan Press
Conference Launching MTF Digital Service diselenggarakan di Customer
Experience Lounge MTF, Jakarta pada 14 Februari 2023.
20 Februari 2023
Djakarta Theater Thamrin, Jakarta
Rakernas MTF 2023 dan Perayaan HUT ke-14 Tahun MTF
Rapat Kerja Nasional (Rakernas) MTF 2023 dihadiri oleh Jajaran Komisaris,
Jajaran Direksi, Kepala Divisi, Kepala Wilayah, Deputi Kepala Wilayah,
Deputi Kepala Divisi, Kepala Departemen, serta Kepala Cabang MTF
seluruh Indonesia yang diselenggarakan di Djakarta Theater Thamrin,
Jakarta pada 20 Februari 2023. Pelaksanaan Rakernas ditutup dengan
Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-14 MTF yang dihadiri seluruh
karyawan Head Office.
22 Februari 2023
Auditorium Plaza Mandiri Lantai 3, Plaza Mandiri, Jakarta
Penerimaan Penghargaan Mandiri Subsidiaries Award 2022
Mandiri Tunas Finance meraih penghargaan pada ajang Mandiri
Subsidiaries Award 2022 yang diselenggarakan oleh PT Bank Mandiri
(Persero) Tbk sebagai The Most Profitable Subsidiaries Of The Year 2022.
Penghargaan diterima secara langsung oleh Pinohadi G. Sumardi selaku
Direktur Utama Mandiri Tunas Finance di Plaza Mandiri, Jakarta pada 22
Februari 2023.
22 Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance
Page 23
01
23 Februari 2023
Masjid Endah Andansih, Purwakarta
CSR Sumbangan Karpet Masjid Endah Andansih di Purwakarta
Kegiatan CSR Mandiri Tunas Finance dalam bidang keagamaan dengan
melakukan pemberian peralatan ibadah berupa karpet panjang masjid
di Masjid Endah Andansih, Purwakarta pada 23 Februari 2023.
4 Maret 2023
Manson Pine, Kota Baru Parahyangan, Bandung
5th Indonesia International Merceday-Benz
Mandiri Tunas Finance menjadi sponsor utama dalam kegiatan khusus
pencinta Mercedes-Benz dengan menghelat 5th Indonesia International
Merceday-Benz yang diselenggarakan di Manson Pine, Kota Baru
Parahyangan, Bandung pada 4 Maret 2023. Dalam event tersebut, Mandiri
Tunas Finance juga mengeluarkan Promo Special Event 5th Merceday-
Benz Khusus Nasabah Reguler Customer Perorangan MTF Premium.
11 Maret 2023
Jakarta International Expo Kemayoran, Jakarta
Penerimaan Penghargaan Marketeers Youth Choice Award 2023
Melalui berbagai kampanye pemasaran dan penjualan di kanal digital,
serta pelaksanaan MTF VirtuFest, Mandiri Tunas Finance berhasil
meningkatkan jumlah nasabah baru dari generasi muda dan terbukti
dengan meraih penghargaan pada ajang Marketeers Youth Choice Award
2023 yang diselenggarakan oleh Marketeers Media sebagai Leasing
Company Pilihan Gen Z.
29 Maret & 3 April 2023
Jalan Imam Bonjol, Depan Gedung Graha Mandiri, Jakarta
MTF Berbagi Takjil Ramadhan 2023
Kegiatan CSR Mandiri Tunas Finance dalam rangka Bulan Ramadhan 1444
H bertemakan “Mari sebarkan kebaikan di bulan yang penuh berkah ini”
dengan melakukan pembagian takjil untuk para pengendara dan pejalan
kaki di sepanjang Jalan Imam Bonjol Depan Gedung Graha Mandiri,
Jakarta selama 2 hari pemberian pada 29 Maret dan 3 April 2023.
6 April 2023
Hall Lantai 3A, Graha Mandiri, Jakarta
Executive Interview Bapak William Francis Indra dengan
Marketeers
Interview eksklusif dari Marketeers Media bersama Mandiri Tunas Finance
membahas terkait strategi bisnis MTF sebelum pandemi COVID-19 dan
pascapandemi hingga mencetak rekor laba tertinggi sepanjang sejarah
berdirinya Perusahaan. Interview dilakukan bersama William Francis
Indra selaku Direktur Mandiri Tunas Finance di Hall Lantai 3A, Graha
Mandiri, Jakarta pada 6 April 2023.
Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance 23
Page 24
Performa
2023
6 April 2023
Hall Lantai 3A, Graha Mandiri, Jakarta
Kajian Ramadhan, Buka Puasa Bersama dan Santunan Yatim
Piatu MTF 2023
Kegiatan Bulan Ramadhan 1444 H di Mandiri Tunas Finance dihiasi
dengan penyelenggaraan Kajian Ramadhan, Buka Puasa Bersama, dan
Santunan Yatim Piatu MTF 2023. Agenda kegiatan berisikan Talkshow
Ramadhan bertemakan “Meneladani Akhlak Rasulullah SAW” bersama
Syekh Ahmad Al Misry dilakukan via Zoom Meeting. Pelaksanaan kajian
ditutup dengan Buka Bersama MTF secara hybrid melalui pembagian
Bingkisan Berbuka dan Ramadhan Kit ke seluruh karyawan MTF di Head
Office dan Fleet.
6 April 2023
CGV FX Sudirman, Jakarta
Penerimaan Penghargaan Marketeers Omni Brands of The Year
2023
Mandiri Tunas Finance kembali meraih penghargaan pada ajang
Marketeers Omni Brands of The Year 2023 yang diselenggarakan oleh
Marketeers Media sebagai Brand Of The Year 2023.
12 April 2023
Shangri-La, Jakarta
Penerimaan Penghargaan Infobank 12th Digital Brand Awards
2023
Mandiri Tunas Finance kembali meraih penghargaan pada ajang Infobank
12th Digital Brand Awards 2023 yang diselenggarakan oleh Infobank
sebagai The 3rd Best Multifinance Company dengan Kategori Perusahaan
Pembiayaan dengan Aset >10 Triliun.
17 Mei 2023
Jakarta International Expo Kemayoran, Jakarta
Press Conference PEVS 2023
Sebagai bentuk dukungan kepada program Pemerintah dalam
mengembangkan industri kendaraan listrik di Indonesia, Mandiri Tunas
Finance hadir secara offline pada ajang pameran otomotif mobil listrik
Periklindo Electric Vehicle Show (PEVS) 2023 di Jakarta International
Expo Kemayoran, Jakarta pada 17 Mei 2023. Pada ajang pameran ini,
MTF menjadi Official Leasing Partner memberikan berbagai penawaran
khusus untuk pembelian mobil listrik baru, serta penawaran menarik
lainnya dari multiguna atau CashAja.
6 Juni 2023
Assembly Hall Lantai 10, Menara Mandiri 2, Jakarta
Investor Gathering 2023 PT Mandiri Tunas Finance
Mandiri Tunas Finance menyelenggarakan Investor Gathering Tahun
2023 sebagai momen paparan kinerja Perusahaan serta menjalin relasi
dengan investor untuk dapat bersinergi dalam kerjasama positif ke
depan.
24 Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance
Page 25
01
7 Juni 2023
Raffles Hotel, Jakarta
Penerimaan Penghargaan Top CSR Awards 2023
Mandiri Tunas Finance mendapatkan 2 penghargaan sekaligus pada
ajang Top CSR Awards 2023 yang diselenggarakan oleh Top Business
sebagai Top CSR Awards 2023 #STAR 4 dan Direktur Utama Mandiri Tunas
Finance, Pinohadi G. Sumardi menerima penghargaan sebagai Top
Leader on CSR Commitment 2023.
14 Juni 2023
Grand Atrium Kota Kasablanka, Jakarta
Penerimaan Penghargaan BUMN Entrepreneurial Marketing
Awards 2023
Mandiri Tunas Finance mendapatkan 2 penghargaan sekaligus pada ajang
BUMN Entrepreneurial Marketing Awards 2023 yang diselenggarakan
oleh Marketeers sebagai Bronze Winner The Most Promising Company in
Tactical Marketing dan Branding Campaign untuk Kategori Subholding &
Anak Perusahaan.
18 Juni 2023
Candi Prambanan, Sleman, Yogyakarta
Mandiri Jogja Marathon 2023
Mandiri Tunas Finance sebagai salah satu perusahaan anak Bank
Mandiri turut mendukung acara Mandiri Jogja Marathon 2023 sebagai
bentuk kolaborasi apik Mandiri Group. Peserta marathon dan
masyarakat umum juga dapat mengunjungi booth Mandiri Tunas
Finance untuk berkesempatan mendapatkan berbagai hadiah menarik
dengan mengikuti games yang telah disediakan. Fun spinwheel dan
ikon superheroes lokal kebanggaan masyarakat Jawa, Gatotkaca, turut
dihadirkan MTF khusus untuk Mandiri Jogja Marathon 2023.
29 Juni 2023
Griya Mandiri Cilandak, Jakarta
MTF Berqurban Hari Raya Idul Adha
Perayaan Idul Adha 1444 H melalui Program Meraih Taqwa dengan
Berbagi Kurban Tahun 2023. Mandiri Tunas Finance berkurban hewan
sapi seberat 900 kg untuk dapat didistribusikan kepada masyarakat yang
berhak mendapatkan daging kurban di wilayah Jabodetabek.
6 Juli 2023
JS Luwansa Hotel, Jakarta
Penerimaan Penghargaan The 8th Annual SPEx2 DX Awards 2023
Mandiri Tunas Finance meraih penghargaan pada ajang The 8th Annual
SPEx2 DX Awards 2023 yang diselenggarakan oleh Majalah Kontan
sebagai The Best Company in Performance Growth in Financing Industry.
Penghargaan diterima secara langsung oleh B. Perana Citra Ketaren
selaku Chief AR Management & Digital Mandiri Tunas Finance.
Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance 25
Page 26
Performa
2023
12 Juli 2023
CGV FX Sudirman, Jakarta
Penerimaan Penghargaan Sustainable Marketing Excellence
2023
Berkat keberhasilan menjadi Official Leasing Partner Periklindo Electric
Vehicle Show (PEVS) 2023 dan memberikan dampak pada economy
enhancement, people empowerment, dan planet reservation, Mandiri
Tunas Finance meraih penghargaan pada ajang Marketeers Sustainable
Marketing Excellence (SME) Award 2023 yang diselenggarakan oleh
Marketeers Media sebagai Green Automotive Financing of the Year.
Penghargaan diterima secara langsung oleh Afri Feder Fauzi selaku Chief
Marketing Mandiri Tunas Finance.
12 Juli 2023
Menara Mandiri, Jakarta
Penerimaan Penghargaan dalam acara Mandiri ESG Festival
Mandiri Tunas Finance meraih penghargaan pada ajang Mandiri ESG
Festival yang diselenggarakan oleh PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.
Penghargaan diterima secara langsung oleh Pinohadi G. Sumardi selaku
Direktur Utama Mandiri Tunas Finance.
10-11 Agustus 2023
Best Western Premier Panbil dan Palm Springs Golf & Country Club,
Batam
Board Forum Q2 2023 Mandiri Group
Mandiri Tunas Finance dengan bangga menjadi tuan rumah pelaksanaan
Board Forum Mandiri Group Kuartal Kedua Tahun 2023 yang dilaksanakan
pada 10-11 Agustus 2023 berlokasi di Best Western Premier Panbil, Batam.
Board Forum Q2 2023 bertemakan “Empowering Indonesia’s Ascent:
Mandiri Group’s Role in the Emergence of a Global Economic Leader”.
Kegiatan yang diikuti oleh seluruh perusahaan anak Bank Mandiri ini
ditutup dengan kegiatan Mandiri Group Fun Golf Tournament.
11 Agustus 2023
Panbil Nature Reserve, Batam
ESG Kepedulian Lingkungan melalui Penanaman Pohon MTF
Sebagai langkah lanjutan Program Kepedulian Lingkungan pada kegiatan
Board Forum Q2 Tahun 2023 Mandiri Group pada Agustus 2023, Mandiri
Tunas Finance berkomitmen pada program Environmental, Social, and
Governance (ESG) dengan menanam total 1.200 bibit pohon.
25 Agustus 2023
Menara Mandiri, Jakarta
Porseni Bank Mandiri 2023
Mandiri Tunas Finance turut berpartisipasi dalam rangkaian acara
Mandiri Porseni 2023. Opening ceremony Porseni, dibuka dengan Parade
Defille seluruh atlet dan kontingen di Menara Mandiri pada 25 Agustus
2023. Salah satu kategori penghargaan yang diterima Mandiri Tunas
Finance dalam ajang Porseni Bank Mandiri 2023 adalah Juara 1 Lomba
Basket Putra.
26 Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance
Page 27
01
4 September 2023
Graha Mandiri, Jakarta, dan seluruh cabang MTF
Hari Pelanggan Nasional (Harpelnas) 2023
Mandiri Tunas Finance kembali mengadakan Hari Pelanggan Nasional
(Harpelnas) 2023 pada 4 September 2023. MTF memberikan pelayanan
istimewa kepada seluruh pelanggan MTF bertemakan ”Senyum Pelanggan,
Senyum Kami Juga” dengan harapan seluruh pelanggan tersenyum melalui
kepuasan layanan yang diberikan MTF. Untuk mendukung percepatan
penggunaan mobil listrik sesuai dengan strategi pemerintah dalam
penerapan ESG, MTF juga turut menyediakan display unit serta test drive
mobil listrik di Graha Mandiri beserta dengan promo dan penawaran spesial
Harpelnas 2023 untuk mobil konvensional dan listrik.
27 September 2023
Le-Meridien Hotel, Jakarta
Penerimaan Penghargaan Indonesia Best BUMN Awards 2023
Mandiri Tunas Finance meraih penghargaan pada ajang Indonesia Best
BUMN Awards 2023 yang diselenggarakan oleh Warta Ekonomi sebagai
Best SOE 2023 with Top Financial Performance and Financing Business
Diversification dengan Kategori Subsidiary.
7-8 Oktober 2023
Lapangan Parkir Timur Senayan, Jakarta
Mandiri Karnaval 2023
Dalam rangka Hari Ulang Tahun Bank Mandiri ke 25, Mandiri Tunas
Finance turut serta dalam kegiatan Mandiri Karnaval 2023 dengan open
booth vehicle show dan turut menerbitkan promo spesial Ulang Tahun
Bank Mandiri. Pelaksanaan vehicle show berlangsung selama 2 hari pada
7-8 Oktober 2023.
7-8 Oktober 2023
Lapangan Parkir Timur Senayan, Jakarta
ESG Pemberian Pohon Bersama Mandiri Group
Dalam rangka mendukung program Pemerintah untuk mengurangi polusi
udara di Indonesia khususnya Provinsi DKI Jakarta, Mandiri Tunas Finance
berkomitmen pada program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan
(TJSL) dengan memberikan 2.500 bibit pohon kepada masyarakat sekitar
bersama Mandiri Group. Pemberian bibit pohon berlangsung selama 2
hari pada 7-8 Oktober 2023.
Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance 27
Page 28
Performa
2023
13 Oktober 2023
Palembang Indah Mall, Palembang
Literasi dan Edukasi APPI Multifinance Day 2023
Mandiri Tunas Finance berpartisipasi dalam kegiatan Multifinance Day
2023 sebagai wujud peran aktif Perusahaan dalam penerapan literasi
dan edukasi pembiayaan. Hal ini sejalan dengan pemenuhan kewajiban
kegiatan edukasi dan inklusi keuangan sesuai dengan POJK No. 3 Tahun
2023 tentang Peningkatan Literasi & Inkluasi Keuangan di Sektor Jasa
Keuangan Bagi Konsumen dan Masyarakat.
18 Oktober 2023
Marina Convention Center, Semarang
Press Conference GIIAS Semarang 2023
Mandiri Tunas Finance kembali hadir dan menjadi Official Leasing
Partner pada ajang pameran otomotif Gaikindo Indonesia International
Auto Show (GIIAS) tahun 2023. Berlokasi di Marina Convention Center,
Semarang, Jawa Tengah yang berlangsung pada tanggal 18-22 Oktober
2023. Pameran ini merupakan seri penutup rangkaian GIIAS tahun 2023
dan kali kedua diselenggarakan di Kota Semarang. MTF yang turut
mendukung pameran tersebut, memberikan berbagai penawaran spesial
serta program dan promo menarik untuk pembelian mobil baru dan
pembiayaan multiguna atau CashAja.
23 November 2023
Ampitheater Customer Experience Lounge, Graha Mandiri, Jakarta
Donor Darah MTF 2023
Guna membantu sesama dan menurunkan risiko penyakit, Mandiri Tunas
Finance menyelenggarakan kegiatan CSR Donor Darah yang bertempat di
Head Officer MTF, Graha Mandiri, Jakarta dan pendonor terbuka untuk
umum maupun karyawan MTF.
4 Desember 2023
Raffles Hotel, Jakarta
Penerimaan Penghargaan Top Digital Awards 2023
Mandiri Tunas Finance kembali mendapatkan 2 penghargaan sekaligus
pada ajang Top Digital Awards 2023 yang diselenggarakan oleh IT Works
sebagai Top Digital Impementations 2023 #STARS 5 dan Direktur Utama
Mandiri Tunas Finance, Pinohadi G. Sumardi menerima penghargaan
sebagai Top Leader on Digital Implementation 2023. Penghargaan
diterima secara langsung oleh Pinohadi G. Sumardi selaku Direktur
Utama Mandiri Tunas Finance dan B. Perana Citra Ketaren selaku Chief
AR Management & Digital di Raffles Hotel, Jakarta pada 4 Desember 2023.
28 Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance
Page 29
01
5 Desember 2023
Four Seasons Hotel, Jakarta
Penerimaan Penghargaan Infobank Top 100 CEO & The Next 200
Leaders Forum 2023
Mandiri Tunas Finance kembali mendapatkan 2 penghargaan sekaligus
pada ajang Infobank Top 100 CEO & The Next 200 Leaders Forum 2023
yang diselenggarakan oleh Infobank. Direktur Utama Mandiri Tunas
Finance, Pinohadi G. Sumardi berhasil menerima penghargaan sebagai
Top 100 CEO 2023. Selain itu, Direktur Mandiri Tunas Finance, William
Francis Indra mendapatkan pula penghargaan The Next 200 Leaders
Forum 2023.
18 Desember 2023
Paul Bakery, Pondok Indah Mall 3, Jakarta
Press Conference MTF Autofiesta Jakarta 2023
Mandiri Tunas Finance kembali menyelenggarakan pameran otomotif
tahunan bertajuk MTF Autofiesta. Berlokasi di Pondok Indah Mall (PIM)
3 - Atrium Barat, MTF mengadakan event Autofiesta Jakarta 2023 dari
tanggal 18-24 Desember 2023. MTF bekerja sama dengan beberapa
dealer rekanan untuk menampilkan display unit mobil di area pameran,
sehingga nasabah dapat memilih kendaraan sesuai kebutuhan. Melalui
MTF Autofiesta, MTF dapat membantu mendorong pertumbuhan
penjualan otomotif dan berkontribusi untuk masa depan industri
otomotif Indonesia.
20 Desember 2023
Executive Lounge, Graha Mandiri - Zoom Meeting
Direksi Mengajar Bapak William Francis Indra Direktur MTF
Universitas Sebelas Maret
Direksi Mengajar kembali diselenggarakan Mandiri Tunas Finance pada
tahun 2023 kepada mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Sebelas
Maret, Solo. Pembahasan terkait industri multifinance menjadi fokus
pada Direksi Mengajar yang disampaikan oleh William Francis Indra
selaku Direktur Mandiri Tunas Finance via Zoom Meeting.
20 Desember 2023
Shangri-La Hotel, Jakarta
Penerimaan Penghargaan Indonesia Good Corporate
Governance Award 2023
Mandiri Tunas Finance kembali mendapat penganugerahan CGPI 2022
pada ajang Indonesia Good Corporate Governance Award 2023 yang
diselenggarakan SWA Media bersama IICG dengan kategori Trusted
Company Based on Corporate Governance Perception Index (CGPI).
Penghargaan diterima secara langsung oleh Pinohadi G. Sumardi selaku
Direktur Utama Mandiri Tunas Finance di Shangri-La Hotel, Jakarta pada
20 Desember 2023.
Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance 29
Page 30
02 Laporan Manajemen
Page 31
Page 32
Laporan
Manajemen
Laporan Komisaris
Rico Adisurja Setiawan
Komisaris Utama
32 Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance
Page 33
02
Para Pemegang Saham dan Pemangku Kepentingan yang Terhormat,
Kami mewakili Dewan Komisaris PT Mandiri Tunas Finance mengawali laporan ini dengan memanjatkan puji syukur
kepada Tuhan Yang Maha Esa atas capaian kinerja perusahaan yang sangat baik. Hal tersebut merupakan buah
dari kerja keras dan sinergi seluruh insan perusahaan dalam menjalankan strategi bisnis yang telah dirancang oleh
Manajemen. Kami akan terus berkomitmen untuk meningkatkan kinerja dan memperkuat posisi perusahaan, sehingga
dapat memberikan manfaat yang lebih besar bagi seluruh pemangku kepentingan.
Dalam laporan ini, kami akan memaparkan pandangan secara ringkas mengenai kinerja Direksi dan implementasi
strategi yang telah dilakukan, pandangan atas prospek usaha dan pandangan kami atas penerapan tata kelola
perusahaan sepanjang tahun 2023.
Penilaian Dewan Komisaris terhadap keputusan yang tepat dan menjalankan inisiatif
Kinerja Direksi strategi dengan efektif dan efisien.
Dalam menilai kinerja Direksi, Dewan Komisaris
menggunakan beberapa dasar penilaian, antara lain, Pandangan Dewan Komisaris terhadap
kemampuan dalam memecahkan masalah (problem Target
solving), kemampuan dalam meningkatkan penjualan, Perusahaan tentunya telah menetapkan target tahun
dan kemampuan dalam menambah keuntungan 2023 dengan mempertimbangkan kondisi internal dan
perusahaan. Penilaian Dewan Komisaris terhadap eksternal. Penetapan target dan strategi tersebut sudah
Direksi dituangkan dalam Key Performance Indicators sejalan dengan arahan dan hasil monitoring yang telah
(KPI) Direksi yang ditetapkan oleh Pemegang Saham. dilakukan Dewan Komisaris pada rapat gabungan Dewan
KPI tersebut menjadi panduan Dewan Komisaris Komisaris bersama Direksi. Pada tahun 2023, tercatat
untuk melakukan pengawasan terhadap Direksi dalam banyak pencapaian usaha telah melampaui target yang
menjalankan kegiatan usaha Perseroan. Adapun KPI ditentukan antara lain pendapatan dan laba tahun
Direksi terbagi menjadi 4 perspektif yaitu: berjalan perusahaan yang masing-masing sebesar
1. Keuangan, terdiri dari net income, pre provison Rp4,75 triliun dan Rp1,16 triliun. Pendapatan usaha
operating profit, return on equity dan gearing ratio; meningkat 20,89% dibandingkan tahun sebelumnya,
2. Pelanggan, terdiri dari baki debet joint financing, demikian juga laba bersih perusahaan berhasil tumbuh
marketshare baki debet Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebesar 54,77% pada akhir tahun 2023.
dan pembiayaan porsi captive;
3. Internal proses bisnis, terdiri dari finance at risk, Selain itu, total penyaluran pembiayaan baru juga
far coverage, cost of credit, cost eficiency ratio, tercatat sebesar Rp32,69 triliun atau bertumbuh
pemenuhan IT requirement dan pemenuhan Mandiri 17,75% dibandingkan tahun 2022 dengan nilai Rp27,76
Subsidiary Management Principles Guideline triliun. Dari sisi market otomotif, jumlah unit mobil
(MSMPG); dan baru yang dibiayai Perseroan juga bertumbuh sebesar
4. Pengembangan, terdiri dari implementasi project 6,65% dengan nilai 88.002 unit dibandingkan tahun
sydney dan kajian ecosystem bisnis automotif 2022 dengan jumlah 82.515 unit. Perusahaan juga
Business to Business (B2B) & Business to Business to berhasil meningkatkan nilai pembiayaan kendaraan
Customer (B2B2C). listrik sebesar 198,15% atau Rp591,09 miliar. Semua hal
tersebut merupakan pencapaian luar biasa yang akan
Secara khusus, Dewan Komisaris memberikan apresiasi menjadi fondasi dalam perwujudan visi Perseroan
atas kemampuan Direksi dalam mengelola Perseroan untuk “Menjadi Mitra Pembiayaan Yang Terpercaya”.
yang telah sejalan dengan visi dan misi yang diemban,
dan telah sesuai dengan arah strategis dan program Fungsi Pengawasan Dewan Komisaris dan
kerja yang telah direncanakan. Dewan Komisaris Hubungan Kerja dengan Direksi, serta
berpendapat bahwa kinerja Direksi cukup baik karena Pengawasan terhadap Perumusan dan
berhasil mempertahankan dan meningkatkan kinerja Implementasi Strategi Perseroan
operasional serta mampu mengatasi tantangan Peran pengawasan Dewan Komisaris dilakukan melalui
yang ada. Kepercayaan dan kepuasan pelanggan keterlibatan intensif Dewan Komisaris secara rutin
pada Perseroan menjadi faktor utama dari eksternal dalam memberi arahan terhadap penyusunan rencana
yang mendukung tercapainya pertumbuhan pasar kerja Perseroan serta inisiatif strategis kepada Direksi.
di atas rata-rata perusahaan sejenis lainnya. Hal Dewan Komisaris dan Direksi melangsungkan rapat
ini menunjukkan bahwa Direksi mampu mengambil gabungan yang membahas berbagai agenda menyangkut
Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance 33
Page 34
Laporan
Manajemen
rencana kerja, operasional, peluang usaha, serta isu- dapat mencapai rata-rata 8% di periode 2024-2027
isu strategis yang memerlukan persetujuan Dewan dengan catatan bahwa real Gross Domestic Product
Komisaris. Rapat ini merupakan bentuk koordinasi (GDP) growth Indonesia sebesar 5,5% dan laju inflasi 1,5-
dalam rangka membahas laporan-laporan periodik 3,5%, pengaruh COVID-19 tidak ada, serta pembiayaan
Direksi dan memberikan tanggapan, catatan, dan otomotif dan alat berat bertumbuh pada kisaran 5% per
nasihat yang dituangkan dalam risalah rapat. Selain tahun dan laju pertumbuhan jenis usaha lainnya akan
itu, pengawasan dan peninjauan strategi juga dilakukan mencapai rata-rata 17% per tahun di 5 tahun mendatang.
melalui laporan-laporan yang disampaikan oleh komite- Sehingga, Gabungan Industri Kendaraan Bermotor
komite di bawah Dewan Komisaris atau melalui sarana Indonesia (GAIKINDO) memproyeksikan pertumbuhan
komunikasi tertulis lainnya. penjualan mobil baru relatif stabil sebesar 1,1 juta unit
dan APPI memproyeksikan pertumbuhan pada piutang
Sepanjang tahun 2023, Dewan Komisaris telah pembiayaan dari perusahaan-perusahaan multifinance
mengadakan sebanyak 6 rapat internal dan 5 rapat sebesar 12-13% di tahun 2024.
gabungan dengan Direksi. Dewan Komisaris senantiasa
mengawasi penyusunan dan implementasi strategi Melihat rencana kerja dan rencana strategis yang
serta kebijakan perusahaan. Dewan Komisaris juga disusun oleh Direksi untuk periode tahun 2024, serta
mengawasi keberlanjutan dari implementasi Tata Kelola pencapaian kinerja MTF yang solid di tahun 2023,
Perusahaan yang Baik (GCG) termasuk manajemen Dewan Komisaris meyakini bahwa masih terdapat
risiko, dan perkembangan dari strategi keberlanjutan potensi bisnis yang cukup besar bagi perusahaan untuk
perusahaan sebagaimana dituangkan dalam Rencana terus menguatkan pertumbuhan. Selain tetap berfokus
Aksi Keuangan Berkelanjutan (RAKB), di mana semuanya pada penyaluran pembiayaan baru untuk mobil, alat
dianggap penting dalam perkembangan perusahaan. berat, dan multiguna, Perseroan juga mendukung
inisiatif OJK terkait Green Financing dengan cara
Secara keseluruhan, kami meyakini bahwa Direksi telah menyalurkan pembiayaan baru untuk mobil listrik,
secara efektif menerjemahkan strategi perusahaan menjadi UMKM, dan pembiayaan lain berbasis Green Financing.
kebijakan dan tindakan yang berhasil meningkatkan Seluruh rencana menghadapi tahun 2024 harus tetap
pangsa pasar dan memposisikan perusahaan menuju memperhitungkan risiko-risiko yang mungkin timbul
pertumbuhan di masa mendatang. Ke depannya, Dewan dan mengedepankan GCG di tiap fase operasional,
Komisaris akan melanjutkan pengawasannya atas serta lebih mengoptimalkan transformasi digital.
kebijakan dan strategi yang diimplementasikan oleh
Direksi, guna memastikan bahwa manajemen secara Pandangan terhadap Tata Kelola
konsisten menerapkan praktik-praktik manajemen Perseroan
risiko dalam upayanya mencapai pertumbuhan yang Pandangan Dewan Komisaris atas penerapan Tata
berkelanjutan. Kelola Perusahaan yang Baik (GCG) yang dilakukan
oleh Direksi pada Perseroan, secara umum telah
Pandangan terhadap Prospek Usaha berjalan dengan cukup baik. Perseroan telah
Perseroan menerapkan prinsip-prinsip GCG dalam setiap
Dewan Komisaris menyambut baik optimisme Manajemen aktivitas operasional dan bisnis sehari-hari. Kami
terkait prospek usaha Perseroan di tahun 2024, di tengah menilai semua organ Perseroan telah menunjukkan
proyeksi dari beberapa lembaga, yang sebagian besar komitmen tingginya dalam menerapkan prinsip
memprediksikan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia transparansi, akuntabilitas, tanggung jawab, keadilan,
tahun 2024 masih tetap stabil di kisaran 5,0% (YoY). kesetaraan, dan independensi secara konsisten untuk
Beberapa lembaga yang telah memproyeksikan besaran menciptakan nilai tambah bagi seluruh pemangku
pertumbuhan perekonomian Indonesia tahun 2024, antara kepentingan. Perseroan juga senantiasa berupaya
lain, World Bank sebesar 4,9%, Asian Development Bank menerapkan Corporate Governance Best Practice
(ADB) dan International Monetary Fund (IMF) sebesar sebagai landasan dalam menciptakan nilai tambah
5,0% serta Organisation for Economic Cooperation and yang berkelanjutan bagi kepentingan seluruh
Development (OECD) sebesar 5,2%. Adapun Pemerintah pemangku kepentingan.
Indonesia telah menetapkan target pertumbuhan ekonomi
Indonesia tahun 2024 sebesar 5,2%. Penerapan GCG di perusahaan senantiasa
memperlihatkan peningkatan setiap tahunnya,
Dewan Komisaris menilai bahwa kondisi di tahun 2023 tercermin dari skor yang dicapai dari penilaian kualitas
cukup menantang dengan adanya geopolitik yang terjadi penerapan tata kelola perusahaan yang dilakukan
di Indonesia, akan tetapi peluang pertumbuhan masih oleh The Indonesia Institute for Corporate Governance
tetap ada, terutama setelah masa Pemilihan Umum (IICG) untuk tahun 2023 adalah sebesar 83,1 lebih baik
presiden dan legislatif. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) daripada tahun sebelumnya yaitu 82,1.
memproyeksikan laju pertumbuhan industri pembiayaan
34 Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance
Page 35
02
Dewan Komisaris senantiasa berkomitmen untuk Untuk mengukur kinerja Komite Audit, Komite Pemantau
memperhatikan dan mengevaluasi kualitas penerapan Risiko, dan Komite Nominasi & Remunerasi, Dewan
GCG perusahaan dan akan terus memberikan dukungan Komisaris yang menjabat sebagai ketua komite wajib
kepada Direksi dalam menjalankan bisnis secara melakukan rapat komite sesuai dengan ketentuan
berkelanjutan dengan memperhatikan prinsip-prinsip GCG. yang berlaku. Selanjutnya, tindak lanjut atas hasil
rapat komite dibahas kembali pada Rapat Dewan
Penilaian Komite-Komite di Bawah Dewan Komisaris untuk dapat dilakukan pemberian arahan dan
Komisaris pengawasan kepada Direksi.
Dalam melaksanakan tugas pengawasannya, Dewan
Komisaris dibantu oleh beberapa Komite, yaitu Komite Perubahan Komposisi Anggota Dewan
Audit, Komite Nominasi dan Remunerasi, dan Komite Komisaris
Pemantauan Risiko. Di tahun 2023, seluruh Komite tersebut Pada tahun 2023, terdapat perubahan komposisi Dewan
telah menjalankan tugas dan tanggung jawab masing- Komisaris sebagaimana tertuang dalam Akta Pernyataan
masing dengan baik dan memainkan peranan penting Keputusan RUPS Tahunan No. 137 tanggal 28 Juni 2023,
dalam mendukung Dewan Komisaris menjalankan tugas Fendy Eventius Mugni diangkat sebagai Komisaris
pengawasannya. Penilaian ini didasarkan pada berbagai Independen menggantikan Ravik Karsidi, sehingga
kriteria, yang mencakup frekuensi dan pelaksanaan susunan Dewan Komisaris per 31 Desember 2023 menjadi
rapat, tingkat kehadiran dalam rapat, kompetensi dari sebagai berikut:
para anggota, pencapaian kinerja, dan kualitas dari • Rico Adisurja Setiawan : Komisaris Utama
rekomendasi. • Totok Priyambodo : Komisaris
• Fendy Eventius Mugni : Komisaris Independen
Komite Audit melakukan pemantauan dan evaluasi atas
perencanaan dan pelaksanaan audit internal perusahaan, Apresiasi
serta menindaklanjuti laporan audit sebagai langkah Akhir kata, izinkan saya atas nama Dewan Komisaris
perbaikan. Komite Audit juga mengkaji dan menilai menyampaikan terima kasih sebesar-besarnya atas
laporan keuangan perusahaan, di mana setiap temuan dukungan seluruh jajaran Direksi dan karyawan
penting akan diteruskan kepada Dewan Komisaris untuk perusahaan yang telah berdedikasi dan bekerja keras
dipertimbangkan lebih lanjut. sehingga MTF dapat menghasilkan kinerja yang sangat
baik di tahun 2023. Kami juga mengucapkan apresiasi
Komite Nominasi dan Remunerasi melakukan evaluasi dan terima kasih kepada pemegang saham dan seluruh
terhadap kebijakan remunerasi Perseroan yang meliputi pemangku kepentingan atas kepercayaan, loyalitas, dan
gaji, honorarium, benefit (medical, health, loan facility, dukungan tanpa henti sehingga perusahaan dapat terus
dan lainnya), tantiem (untuk Dewan Komisaris dan Direksi) bertumbuh walau dihadapkan dengan berbagai tantangan.
dan remunerasi terbaru Direksi, Dewan Komisaris, asuransi
kesehatan karyawan, dan benefit lainnya. Kami berharap dapat terus membina hubungan dan kerja
sama yang baik dengan Direksi, Manajemen, dan seluruh
Komite Pemantau Risiko menganalisis risiko-risiko pemangku kepentingan, sehingga diharapkan perusahaan
potensial terkait dengan aktivitas pembiayaan, dapat senantiasa optimis meraih pertumbuhan yang lebih
operasional, kredit, serta perkembangan pasar. Selain baik di masa mendatang dan memberikan dampak positif
itu, komite ini ditugaskan melakukan evaluasi atas setiap kepada seluruh pemangku kepentingan.
kebijakan dan perkembangan peraturan baru yang dapat
berdampak pada kegiatan bisnis perusahaan.
Jakarta, 17 April 2024
Atas Nama Komisaris PT Mandiri Tunas Finance
Rico Adisurja Setiawan
Komisaris Utama
Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance 35
Page 36
Laporan
Manajemen
Laporan Direksi
Pinohadi G. Sumardi
Direktur Utama
36 Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance
Page 37
02
Para Pemegang Saham dan Pemangku Kepentingan yang Terhormat,
Puji syukur kita panjatkan ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa atas limpahan rahmat-Nya yang tak terhingga kepada kita
semua sehingga PT Mandiri Tunas Finance mampu menghadapi tantangan kondisi perekonomian pada tahun 2023.
Perusahaan tetap berkomitmen untuk terus mendorong kinerja positif bagi pertumbuhan bisnis usaha secara khusus
dan ekonomi Indonesia secara umum. Dengan dukungan Dewan Komisaris serta seluruh pemangku kepentingan, Direksi
terus memperkuat pengelolaan usaha dengan mengedepankan produk dan jasa layanan yang unggul serta kompetitif.
Selanjutnya, kami menyampaikan Laporan Tahunan untuk tahun buku 2023, yang menggambarkan secara komprehensif
tentang situasi dan kondisi yang melingkupi perusahaan, prospek usaha, serta inisiatif strategis yang diambil oleh Direksi.
Tinjauan Ekonomi dan Industri Kinerja Perusahaan 2023
Tahun 2023 masih merupakan tahun geopolitik Di tengah kondisi ketidakpastian perekonomian global
yang memberikan dampak risiko terhadap proyeksi maupun nasional yang sedang memasuki tahun politik,
pertumbuhan ekonomi. Konflik Rusia-Ukraina, Israel– Mandiri Tunas Finance berhasil membukukan kinerja
Hamas, lonjakan inflasi dan kenaikan suku bunga, yang baik. Hal ini tercermin dari pencapaian penyaluran
memberikan sinyal bahwa kondisi ekonomi global masih pembiayaan baru di 2023 yang mencapai Rp32,69 triliun,
diliputi ketidakpastian hingga akhir tahun 2023. tumbuh 17,75% (YoY) dari Rp27,76 triliun di tahun 2022.
Peningkatan atas penyaluran pembiayaan berdampak
Meskipun demikian, perekonomian Indonesia pada positif terhadap pendapatan usaha perusahaan, tercatat
tahun 2023 berhasil tumbuh positif sebesar 5,05% dan bahwa pendapatan tahun 2023 mengalami peningkatan
melampaui rata-rata pertumbuhan ekonomi dunia, sebesar 20,89% atau sebesar Rp4,75 triliun dari Rp3,93
yaitu 3,00% menurut International Monetary Fund (IMF). triliun di tahun 2022.
Kesuksesan pemerintah dalam mengelola pandemi
COVID-19 di tahun lalu telah mendorong kembali Keberhasilan tersebut membawa laba bersih Mandiri
normalnya aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat Tunas Finance juga meningkat mencapai Rp1,16 triliun,
yang mendorong peningkatan daya beli dan permintaan tumbuh 54,74% (YoY) dari Rp750 miliar di tahun 2022.
domestik sehingga mempercepat peningkatan konsumsi Jumlah aset perusahaan juga bertumbuh Rp5,99
masyarakat. Hasil dari jasa transportasi, komunikasi, triliun atau 25,28% menjadi sebesar Rp29,72 triliun,
perdagangan, perhotelan, serta pengolahan makanan, pertumbuhan ini seiring dengan adanya kenaikan atas
tekstil, dan logam dasar menjadi yang tumbuh paling portofolio piutang pembiayaan konsumen.
cepat pada tahun 2023.
Dari aspek operasional, pencapaian penjualan mobil baru
Bank Indonesia pada tahun 2023 telah beberapa kali pada tahun 2023 mengalami perlambatan pertumbuhan
menaikkan tingkat suku bunga acuan di 6,00% dari yang sebesar 1,53%, di mana total penjualannya sebanyak 998
sebelumnya 5,50% pada tahun 2022. Hal ini terjadi seiring ribu unit atau lebih rendah dibandingkan pencapaian
dengan peningkatan suku bunga kebijakan moneter tahun 2022 sebanyak 1.014 ribu unit. Meskipun demikian,
negara maju sebagai respon ketidakpastian ekonomi MTF mampu mempertahankan kinerja operasional
global. Namun, disisi lain Indonesia berhasil menjaga yang baik, terlihat dari total penyaluran pembiayaan
surplus neraca perdagangan dengan penguatan nilai tukar baru mencapai Rp32,69 triliun atau bertumbuh 17,75%
rupiah dan tingkat inflasi yang rendah. Per 31 Desember dibandingkan tahun 2022 dengan nilai Rp27,76 triliun. Dari
2023, nilai rupiah ditutup sebesar Rp15.416 terhadap Dolar sisi market otomotif, jumlah unit mobil baru yang dibiayai
AS, menguat dibandingkan dengan penutupan pada akhir Perseroan juga bertumbuh sebesar 6,65% dengan nilai
tahun sebelumnya di Rp15.731. Tingkat inflasi di Indonesia 88.002 unit dibandingkan tahun 2022 dengan jumlah
juga tetap terjaga di angka 2,61% lebih rendah dari tahun 82.515 unit. Selain itu, perusahaan mencatat adanya
sebelumnya 5,51% (YoY) di tahun 2022 (berdasarkan Inflasi peningkatan nilai pembiayaan kendaraan listrik yang
Indeks Harga Konsumen (IHK) tahun 2023). sangat signifikan sebesar 198,15% atau Rp591,09 miliar.
Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance 37
Page 38
Laporan
Manajemen
Strategi dan Kebijakan Strategis perubahan yang mungkin terjadi dengan adanya
Pada tahun 2023, MTF telah mejalankan berbagai strategi perubahan kebijakan pemerintah dan berdampak pada
untuk dapat terus memperkuat bisnisnya dengan lingkungan bisnis, baik secara internal maupun eksternal.
menerapkan 3 strategi utama sebagai fondasi untuk Untuk dapat berkomitmen sesuai dengan rencana bisnis
tumbuh dan memenangkan pasar yaitu: Perseroan, kami melakukan evaluasi secara berkala
1. Menumbuhkan segmen bisnis captive yang berasal terhadap strategi dan kebijakan serta implementasinya.
dari Bank Mandiri dengan menciptakan ekosistem Selain itu, Direksi berkoordinasi dengan Dewan Komisaris
bisnis captive yang baik melalui perluasan bisnis untuk dapat menerima arahan dan pengawasan yang
untuk dapat tumbuh melalui referral Bank Mandiri diberikan. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa
dan penetrasi cabang retail dengan menjaga strategi dan kebijakan yang diimplementasikan tetap
pertumbuhan bisnis captive di angka 30% dari total relevan sesuai dengan perkembangan bisnis dan
pembiayaan baru. penerapannya berjalan sesuai tujuan yang ditentukan.
2. Menjaga segmen bisnis yang berasal dari dealer
dan partner melalui perluasan komersial dan alat Perbandingan Realisasi dan Target yang
berat dengan target sektor tertentu dan menjaga Dicapai
pertumbuhan pendapatan sesuai profil risiko, serta Perusahaan mengawali tahun 2023 dengan semangat
meningkatkan bisnis retail di atas 13% untuk menjadi bahwa Perseroan akan mampu mencapai target yang
perusahaan pembiayaan mobil nomor 1. telah ditetapkan dalam Rencana Bisnis Tahunan (RBT).
3. Mengoptimalkan database untuk memberikan nilai Dari hasil kinerja per 31 Desember 2023, perusahaan
tambah pada pelanggan melalui peningkatan repeat mencatatkan kinerja yang sangat baik, sebagian besar
order di atas 30%, pengembangan bisnis baru melalui target berhasil dicapai, antara lain, pendapatan usaha
database, dan pengembangan teknologi data untuk melampaui target dengan pencapaian 107,59% atau
menciptakan dukungan bisnis. sebesar Rp4,75 triliun seiring dengan meningkatnya
penyaluran pembiayaan baru sebanyak Rp32,69 triliun
Sepanjang tahun 2023, terdapat beberapa hal yang yang tumbuh 17,75% dari tahun sebelumnya. Perusahaan
berpotensi signifikan terhadap kelangsungan usaha terbukti mampu menjaga efisiensi operasional dengan
industri multifinance di Indonesia, antara lain, kenaikan menjaga jumlah beban tidak melebihi dari target, yaitu
BI rate dan penurunan pertumbuhan penjualan mobil sebesar Rp3,26 triliun sehingga perusahaan berhasil
baru. Pada kuartal 4 tahun 2023, Bank Indonesia meningkatkan laba bersih melebihi target dengan
menaikkan suku bunga acuan (BI rate) menjadi 6,00% pencapaian 115,95% atau sebesar Rp1,16 triliun.
sebagai langkah Bank Indonesia untuk mengendalikan
inflasi. Namun, kenaikan BI rate memiliki dampak Hal ini menunjukkan bahwa perusahaan telah berhasil
signifikan terhadap kenaikan suku bunga pasar yang mengatasi tantangan dan beradaptasi dengan
searah dengan peningkatan biaya pinjaman bagi perubahan yang terjadi di pasar. Pencapaian target
industri pembiayaan, hal tersebut berdampak pada usaha kami jadikan dasar untuk dapat membangun
penyesuaian suku bunga yang dibebankan kepada fondasi yang lebih kuat dan menjaga keunggulan
pelanggan. kompetitif agar dapat bersaing di pasar yang semakin
kompleks saat ini.
Peran Direksi dalam Penyusunan Strategi
dan Kebijakan Kendala dan Langkah Penyelesaian
Direksi perusahaan mempunyai peran yang sangat Perusahaan senantiasa memfokuskan diri untuk terus
penting dalam perumusan strategi dan kebijakan yang memperkuat posisi di pasar dengan menguatkan fondasi
diambil pada tahun 2023 guna mencapai tujuan usaha, bisnis sehingga dapat meningkatkan daya saing dan terus
serta memberikan imbal balik yang maksimal kepada menyesuaikan diri terhadap perkembangan pasar yang
seluruh pemangku kepentingan. Perumusan strategi dinamis. Beberapa kendala atau tantangan yang dihadapi
perusahaan dilakukan melalui diskusi dengan Jajaran pada tahun 2023, antara lain, berkaitan dengan teknologi
Manajemen untuk menganalisis segala kemungkinan informasi dan sumber daya manusia yang dimiliki.
munculnya risiko, baik di bidang keuangan, nonkeuangan
serta penjajakan terhadap prospek usaha. Saat ini, perkembangan teknologi sangat pesat dan
perusahaan dituntut untuk dapat merespon dengan
Proses Direksi Memastikan Implementasi cepat dalam menerapkan teknologi digital, diyakini
Strategi Perseroan bahwa teknologi dapat membantu pelanggan mendapat
Tahun 2023 merupakan tahun geopolitik yang penuh layanan dengan biaya lebih rendah dan meningkatkan
tantangan. Kami terus melihat atas perubahan- profitabilitas perusahaan.
38 Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance
Page 39
02
Setelah melalui penerapan strategi transformasi digital menargetkan pembiayaan baru di atas Rp36 triliun dan
melalui MTF 1Access dan MTF Mobile, tentunya program pertumbuhan profit sebesar 33% dibandingkan tahun
sosialisasi baik untuk internal dan eksternal, terutama 2023.
untuk rekanan bisnis dalam implementasi MTF 1Access
dan MTF Mobile menjadi proses yang kami lakukan agar Upaya yang dilakukan adalah dengan memperkuat
dapat terus berkelanjutan memberikan layanan yang fast posisi perusahaan melalui optimalisasi penetrasi pasar
and easy. dari semua segmen dan sumber bisnis yang dimiliki,
baik segmen Retail, Wholesales, maupun Multiguna.
Secara mutualis, teknologi informasi dan sumber daya Perusahaan akan mengoptimalkan fondasi baru yang
manusia memiliki hubungan yang saling memengaruhi. telah dibangun pada tahun sebelumnya dengan lebih
Teknologi informasi dapat meningkatkan kinerja serta berenergi dan penuh antusias, sehingga MTF dapat
memungkinkan semua kegiatan dapat terselesaikan menjadi pemimpin di industri pembiayaan.
dengan cepat, tepat, akurat, dan meningkatkan
produktivitas kerja karena teknologi informasi Penerapan Tata Kelola Perusahaan
menghasilkan informasi yang berkualitas. Sebagai Mandiri Tunas Finance terus menunjukkan konsistensinya
perusahaan yang bergerak dalam layanan jasa keuangan, dalam mewujudkan komitmen untuk menerapkan Tata
kompetensi SDM merupakan hal yang penting. Untuk itu, Kelola Perusahaan yang Baik (Good Corporate Governance
Perseroan terus meningkatkan kompetensi karyawan atau GCG) sebagai fondasi untuk menjalankan kegiatan
melalui berbagai kegiatan pendidikan dan pelatihan. usaha perusahaan. Pengelolaan dan landasan tata
Hal ini kami implementasikan untuk seluruh karyawan kelola yang baik diyakini akan memberikan perlindungan
diwajibkan dapat meningkatkan kompetensi melalui bagi seluruh pihak yang terkait dalam bisnis usaha
pendidikan dan pelatihan yang terukur dalam KPI setiap sekaligus meningkatkan kredibilitas perusahaan di mata
karyawan. stakeholder serta pelanggan.
Prospek Usaha Perusahaan terus meningkatkan kualitas penerapan
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memproyeksikan laju tata kelola, selain melakukan penilaian sendiri (self
pertumbuhan industri pembiayaan dapat mencapai rata- assessment) secara individu maupun terintegrasi yang
rata 8% pada periode 2024-2027 dengan catatan bahwa ditinjau dari aspek Governance Structure, Governance
real Gross Domestic Product (GDP) growth Indonesia Process dan Governance Outcome yang dilakukan secara
sebesar 5,5% dan laju inflasi 1,5-3,5%, pengaruh COVID-19 rutin. Perseroan secara aktif mengikuti pemeringkatan
tidak ada, serta pembiayaan otomotif dan alat berat kualitas penerapan tata kelola yang dilaksanakan oleh
bertumbuh pada kisaran 5% per tahun. Pada tahun pihak eksternal untuk mendapatkan feedback dalam
2024, Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia meningkatkan kualitas tata kelola Perseroan. Pihak
(GAIKINDO) kembali menargetkan total penjualan mobil di eksternal yang menilai kualitas penerapan Tata Kelola
pasar domestik sebanyak 1.100.000 unit, di mana segmen Perusahaan yang Baik adalah The Indonesia Institute
kendaraan kelompok Multipurpose Vehicle (MPV), khususnya for Corporate Governance (IICG) dengan mengacu pada
low MPV dan Low Cost Green Car (LCGC) masih mendominasi kriteria penilaian Corporate Governance Perception
penjualan di Indonesia. Target dari GAIKINDO pada tahun Index (CGPI). Pada tahun 2023, skor yang dicapai dari
2024 membuka peluang bagi perusahaan pembiayaan, penilaian tersebut adalah 83,1, lebih baik daripada tahun
khususnya segmen utamanya adalah kendaraan roda sebelumnya yaitu 82,1.
4 untuk menyalurkan pembiayaan mobil baru serta
meningkatkan market share pada tahun 2024. Penerapan GCG Perseroan tahun 2023 yang telah
dijalankan adalah sebagai berikut:
Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia (APPI) juga 1. Partisipasi Perseroan dalam pemeringkatan
memproyeksikan pertumbuhan piutang pembiayaan program Corporate Governance Perception Index
industri multifinance sebesar 12-13% pada tahun 2024. (CGPI) yang diselenggarakan oleh The Indonesia
Ada dua faktor yang menjadi katalis industri multifinance Institute for Corporate Governance (CGPI), berhasil
masih dapat tumbuh besar, yaitu perekonomian Indonesia mempertahankan predikat “Trusted Companies”.
yang masih bertumbuh sebesar 5% serta daya konsumsi 2. Perseroan melakukan penilaian sendiri (self
masyarakat yang ikut bertumbuh. assessment) penerapan Tata Kelola secara individu
berdasarkan ketentuan Peraturan OJK No. 29/
Dalam memanfaatkan peluang dan prospek usaha di POJK.05/2020 tentang Perubahan atas Peraturan OJK
tahun mendatang, perusahaan telah menyusun rencana No. 30/POJK.05/2014 tentang Tata Kelola Perusahaan
untuk menjadi ’Market Leader’ pada tahun 2024 dengan yang Baik bagi Perusahaan Pembiayaan dan SEOJK
Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance 39
Page 40
Laporan
Manajemen
No. 15/SEOJK.05/2016 tentang Laporan Penerapan Pencegahan Pendanaan Terorisme, dan Pencegahan
Tata Kelola Perusahaan yang Baik bagi Perusahaan Pendanaan Proliferasi Senjata Pemusnah Massal di
Pembiayaan yang dilakukan dua kali dalam setahun. Sektor Jasa Keuangan.
3. Perseroan melakukan penilaian sendiri (self
assessment) penerapan Tata Kelola secara Mandiri Perubahan Komposisi Direksi
Grup berdasarkan ketentuan Peraturan OJK No. 18/ Pada tahun 2023 Perseroan tidak melakukan perubahan
POJK.03/2014 dan SEOJK No.15/SEOJK.03/2015 tentang komposisi Direksi, sehingga susunan dan komposisi
Penerapan Tata Kelola Terintegrasi Bagi Konglomerasi Direksi per 31 Desember 2023 adalah sebagai berikut:
Keuangan yang dilakukan dua kali dalam setahun. • Pinohadi G. Sumardi : Direktur Utama
• R. Eryawan Nurhariadi : Direktur
Penerapan GCG tentunya memiliki peran yang penting • William Francis Indra : Direktur
dalam menciptakan pertumbuhan perusahaan yang baik.
Sebagai langkah untuk mencapai visi misi perusahaan, Apresiasi
pada tahun 2023 telah dilakukan beberapa hal untuk Direksi menyampaikan terima kasih atas kepercayaan
mendukung terciptanya kualitas GCG yang baik, yaitu: yang diberikan oleh Pemegang Saham dalam
1. Penyempurnaan dan pembaharuan kebijakan serta menjalankan kegiatan usaha Perseroan. Arahan dan
prosedur agar selaras dengan perkembangan tugas, masukan Dewan Komisaris yang diberikan merupakan
tanggung jawab dalam kondisi yang dinamis; dukungan bagi Direksi dalam mencapai target usaha yang
2. Untuk mendukung proses bisnis serta meningkatkan telah ditetapkan.
integritas perusahaan, pada tahun 2023 telah
dilakukan SNI ISO 27001 IT Security Management Direksi menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya
untuk MTF 1Access. Selain itu, telah dilakukan atas dedikasi dan kerja sama seluruh tim Manajemen
perencanaan untuk implementasi anti penyuapan dan Perwira MTF sepanjang tahun buku 2023. Direksi
melalui sertifikasi SNI ISO 37001 Sistem Manajemen juga menyampaikan apresiasi yang sebesar-besarnya
Anti Penyuapan (SMAP). kepada para pemangku kepentingan lain, baik
3. Perusahaan juga melakukan pemenuhan sistem anti regulator, pelanggan, mitra bisnis dan pihak lainnya.
pencucian uang untuk dapat mengidentifikasi dan Terima kasih atas dukungan yang telah diberikan,
menganalisis transaksi, serta profil debitur sebagai terutama untuk mengoptimalkan kinerja Perseroan
pemenuhan pelaporan kepada regulator dan sebagai serta mengimplementasikan Tata Kelola Perusahaan
bentuk implementasi atas POJK No. 8 Tahun 2023 yang Baik.
tentang Penerapan Program Anti Pencucian Uang,
Jakarta, 17 April 2024
Atas Nama Direksi PT Mandiri Tunas Finance
Pinohadi G. Sumardi
Direktur Utama
40 Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance
Page 41
02
Halaman ini sengaja dikosongkan
Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance 41
Page 42
Laporan
Manajemen
Dewan Komisaris
Fendy Eventius Mugni Rico Adisurja Setiawan Totok Priyambodo
Komisaris Independen Komisaris Utama Komisaris
42 Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance
Page 43
02
Direksi
R. Eryawan Nurhariadi Pinohadi G. Sumardi William Francis Indra
Direktur Direktur Utama Direktur
Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance 43
Page 44
Laporan
Manajemen
Surat Pernyataan Anggota Dewan Komisaris
tentang Tanggung Jawab atas Laporan Tahunan
Tahun Buku 2023 PT Mandiri Tunas Finance
Kami yang bertanda tangan di bawah ini menyatakan bahwa semua informasi dalam Laporan Tahunan PT Mandiri Tunas
Finance tahun buku 2023 telah dimuat secara lengkap dan bertanggung jawab penuh atas kebenaran isi Laporan Tahunan
perusahaan.
Demikian pernyataan ini dibuat dengan sebenarnya.
Jakarta, 17 April 2024
Dewan Komisaris
Rico Adisurja Setiawan
Komisaris Utama
Fendy Eventius Mugni
Komisaris Independen
Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance
Page 45
02
Surat Pernyataan Anggota Direksi
tentang Tanggung Jawab atas Laporan Tahunan
Tahun Buku 2023 PT Mandiri Tunas Finance
Kami yang bertanda tangan di bawah ini menyatakan bahwa semua informasi dalam Laporan Tahunan PT Mandiri Tunas
Finance tahun buku 2023 telah dimuat secara lengkap dan bertanggung jawab penuh atas kebenaran isi Laporan Tahunan
perusahaan.
Demikian pernyataan ini dibuat dengan sebenarnya.
Jakarta, 17 April 2024
Direksi
Pinohadi G. Sumardi
Direktur Utama
R. Eryawan Nurhariadi William Francis Indra
Direktur Direktur
Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance
Page 46
Laporan
Manajemen
Pejabat Eksekutif (Chief)
Afri Feder Fauzi B. Perana Citra Ketaren Johanes Barus
Chief Chief Chief
46 Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance
Page 47
02
Halaman ini sengaja dikosongkan
Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance 47
Page 48
03 Profil Perusahaan
Page 49
Page 50
Profil
Perusahaan
Informasi Umum dan Identitas Perusahaan
Nama PT Mandiri Tunas Finance
Tanggal Pendirian 17 Mei 1989 (dengan nama PT Tunas Financindo Corporation)
Status Hukum Perseroan Terbatas (PT), Emiten
PT Tunas Financindo Corporation (1989)
Cikal Bakal
PT Tunas Financindo Sarana (2000)
Pembiayaan kendaraan bermotor untuk retail dan perusahaan meliputi mobil baru, motor besar,
Produk dan Jasa
kendaraan niaga dan alat-alat berat, serta pembiayaan multiguna.
Pembiayaan investasi, modal kerja, multiguna, dan kegiatan usaha pembiayaan lain berdasarkan
Bidang Usaha
persetujuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (51,00%)
Kepemilikan
PT Tunas Ridean (49,00%)
Akta No. 262 tanggal 17 Mei 1989 dari Notaris Misahardi Wilamarta, S.H., Notaris di Jakarta, dan
telah disahkan oleh Menteri Kehakiman dalam Surat Keputusan No. C2-4868.HT.01.01.TH.89 tanggal
Dasar Hukum Pendirian
1 Juni 1989 serta diumumkan dalam Lembaran Berita Negara Republik Indonesia No. 57, Tambahan
No. 1369 tanggal 18 Juli 1989
Rp1.000.000.000.000
Modal Dasar
(Satu Triliun Rupiah)
Rp250.000.000.000
Modal Ditempatkan
(Dua Ratus Lima Puluh Miliar Rupiah)
Bursa Pencatatan Obligasi Bursa Efek Indonesia
Kode Efek TUFI
Graha Mandiri Lt. 3A
Jl. Imam Bonjol No.61
Menteng, Jakarta Pusat
Kantor Pusat
DKI Jakarta 10310, Indonesia
Telepon : +61 21 230 5608
Faksimili : +61 21 230 5618
Arif Reza Fahlepi
Sekretaris Perusahaan Surel : corporate.secretary@mtf.co.id
Situs Web : www.mtf.co.id
Facebook : Mandiri Tunas Finance
Instagram : @mandiritunasfinance
Linkedin : Mandiri Tunas Finance
Media Sosial
Whatsap : 08111455740
Youtube : Mandiri Tunas Finance
Tiktok : @mandiritunasfinance
Surel : customer.service@mtf.co.id (Senin-Jumat Pk.08.30-17.30 WIB)
Layanan Pelanggan
Care Center : 1500059 (Senin-Jumat Pk. 08.00-17.00 WIB)
Jumlah Karyawan 3.328 orang (2023)
124 Kantor cabang
Jaringan Usaha
9 Kantor Selain Kantor Cabang (KSKC)
1. MTF Mobile
2. MTF 1 Access
3. MTF Mobile Apps;
a. Mobile Survey
Mobile Application b. Mobile Collection
c. Mobile License Plate
d. MTF Report
e. MTF OSR
4. HC EAZY
50 Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance
Page 51
03
Riwayat Singkat Perusahaan
Sejarah Pendirian dan Perkembangan MTF sebesar 51,00% saham dari Grup Tunas Ridean serta
Pada awal mula didirikan, Perseroan bergerak di mengubah nama Perseroan menjadi PT Mandiri Tunas
bidang usaha pemberian fasilitas pembiayaan Finance. Dengan akuisisi tersebut, persentase saham
kendaraan bermotor yang awalnya dikhususkan bagi PT Tunas Ridean menjadi sebesar 49,00%. Dengan
konsumen dari jaringan Dealer yang dimiliki oleh perubahan tersebut serta hadirnya 2 (dua) entitas
Grup Tunas Ridean. Seiring dengan meningkatnya bisnis besar di industri otomotif serta perbankan
pertumbuhan portofolio bisnis, PT Tunas Financindo dan jasa keuangan, Perseroan dituntut untuk selalu
Corporation melakukan pergantian nama di tahun tumbuh secara progresif dan berkelanjutan serta
2000 menjadi PT Tunas Financindo Sarana. Sejak menjadi perusahaan pembiayaan yang tepercaya di
pendirian awal hingga tahun 2009, kepemilikan saham Indonesia dan mampu menjadi pemimpin pasar di
Perseroan dimiliki oleh PT Tunas Ridean yang saat segmennya.
ini merupakan grup otomotif independen terbesar
dengan lebih dari 100 cabang yang tersebar di seluruh Dengan perubahan tersebut, Perseroan melakukan
Indonesia. Di tahun 2009, Perseroan mengambil akselerasi bisnis dengan melakukan pengembangan-
langkah strategis dalam rangka pengembangan usaha pengembangan yang dibutuhkan. Pengembangan
memperluas jangkauan pasar serta memperkuat ini tidak lepas dari konsistensi kinerja yang tetap
struktur permodalan agar mampu mengoptimalkan fokus pada industri pembiayaan di sektor otomotif,
potensi untuk bersaing di industri pembiayaan alat berat dan multiguna. Di segmen pembiayaan
otomotif Indonesia. Langkah yang dilakukan adalah otomotif, Perseroan menghadirkan pembiayaan
dengan diakuisisinya Perseroan oleh PT Bank Mandiri untuk mobil baru, motor besar, kendaraan niaga serta
(Persero) Tbk sebagai salah satu Badan Usaha alat-alat berat. Dalam menindaklanjuti Peraturan
Milik Negara (BUMN) di bidang perbankan dengan Otoritas Jasa Keuangan No. 7/POJK.05/2022 guna
jaringan usaha yang luas dan nasabah yang besar. menciptakan industri pembiayaan yang tangguh,
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk melakukan akuisisi kontributif, inklusif serta berperan dalam menjaga
Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance 51
Page 52
Profil
Perusahaan
sistem keuangan yang stabil dan berkelanjutan, Dengan memberikan fasilitas serta solusi pembiayaan
Perseroan menghadirkan ragam pembiayaan lainnya mudah, inovatif dan kompetitif bagi para konsumen
yaitu pembiayaan multiguna untuk memenuhi dalam membantu mewujudkan impian memiliki mobil
beragam kebutuhan masyarakat. baru, motor besar, pemenuhan kendaraan niaga
maupun alat berat dalam mendukung kegiatan bisnis,
Selain memanfaatkan sumber pendanaan dari pembiayaan dan sewa guna usaha serta multiguna
perbankan dalam rangka pengembangan usaha, pendidikan, Perseroan tetap mengutamakan
Perseroan melakukan pencatatan obligasi di Bursa pelayanan terhadap pelanggan dalam hal memberi
Efek Indonesia hingga Obligasi VI. Kemudian Perseroan kemudahan apalagi didukung oleh kantor cabang
juga melakukan Penawaran Umum Berkelanjutan yang tersebar di seluruh Indonesia dan sumber daya
Obligasi Berkelanjutan I Tahap I Tahun 2013, Penawaran manusia yang berkualitas serta fasilitas infrastruktur
Umum Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan I Tahap II yang memadai.
Tahun 2014, Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi
Berkelanjutan I tahap III tahun 2015, Penawaran Perusahaan Pembiayaan Otomotif Berorientasi
Umum Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan II Tahap I kepada Pemenuhan Kredit Masyarakat
Tahun 2015, Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Mengusung visi “To be your Trusted Financing Partner”,
Berkelanjutan II Tahap II Tahun 2016, Penawaran Umum Perseroan berupaya untuk memahami kebutuhan
Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan III Tahap I Tahun masyarakat terkait aspek pembiayaan dengan tidak
2016, Penawaran Umum Obligasi Berkelanjutan III hanya menghadirkan ragam produk pembiayaan
Mandiri Tunas Finance Tahap II tahun 2017, Penawaran namun juga dapat memberikan nilai tambah agar
Umum Obligasi Berkelanjutan IV Mandiri Tunas Finance proses-proses yang ada dapat berjalan efektif dan
Tahap I tahun 2019, Penawaran Umum Berkelanjutan efisien. Selain itu, aspek keterjangkauan juga terus
Obligasi Berkelanjutan IV Tahap II tahun 2019, kami perhatikan dengan melakukan perluasan area
Penawaran Umum Obligasi Berkelanjutan V Mandiri bisnis di seluruh Indonesia. Dengan demografis
Tunas Finance Tahap I tahun 2020, Penawaran Umum masyarakat Indonesia yang masih mengedepankan
Obligasi Berkelanjutan V Mandiri Tunas Finance Tahap II sektor komoditas dan Usaha Kecil dan Menegah (UKM),
tahun 2021, Penawaran Umum Obligasi Berkelanjutan V Perseroan dapat masuk dalam rangka memenuhi
Mandiri Tunas Finance Tahap III tahun 2022, Penawaran kebutuhan terkait modernisasi kendaraan maupun
Umum Obligasi Berkelanjutan VI Mandiri Tunas Finance alat berat produksi dalam menunjang aktivitas
Tahap I tahun 2023, dan Penawaran Umum Obligasi niaga, sewa guna usaha dan kebutuhan lainnya. Hal
Berkelanjutan VI Mandiri Tunas Finance Tahap II tahun tersebut menjadi potensi yang harus dimaksimalkan
2023. secara baik oleh Perseroan agar dapat menciptakan
sinergi yang baik bagi aktivitas ekonomi masyarakat
Dengan upaya serta kerja keras yang dilakukan Indonesia.
Perseroan selama ini, pada akhirnya membuahkan hasil
yang membanggakan. Hal tersebut tercermin dari hasil Kinerja Terbaik
pemeringkatan Perseroan, di mana pada tahun 2003 Peningkatan kualitas dan profesionalisme sumber
PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) memberikan daya manusia menjadi kunci dalam mencapai target
peringkat idBBB+ (triple B plus) hingga menjadi kinerja terbaik. Untuk itu Perseroan memiliki program
idAA (double A) di tahun 2012. Kemudian Pefindo kaderisasi yang mumpuni demi menciptakan sumber
menetapkan kembali rating idAA (double A) pada daya manusia terbaik untuk menduduki strategis
tahun 2013, 2014, 2015. Pada akhir tahun 2016 Perseroan di organisasi. Langkah yang dilakukan diantaranya
mampu meningkatkan rating menjadi idAA+ (double adalah dengan menyelenggarakan program Supervisor
A Plus) dan Pada tahun 2022 Pefindo meningkatkan Development Program (SDP), Management Development
rating menjadi idAAA (triple A). Rating efek yang baik Program (MDP) dan Senior Manager Development
ini Perseroan harapkan dapat menekan biaya bunga Program (SMDP) sebagai program pengembangan karir
yang berdampak pada strategi pengelolaan keuangan yang mana di dalamnya terdapat program pendidikan
Perseroan yang menjadi lebih efisien sehingga dapat dan pelatihan untuk menjaring kandidat terbaik di
memacu kinerja usaha secara optimal. internal Perseroan. Perseroan juga menyelenggarakan
program Management Trainee (MT), yang merupakan
52 Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance
Page 53
03
program seleksi karyawan baru dengan pendidikan dan kerja sama tersebut, Perseroan dapat lebih banyak
pelatihan yang dapat meningkatkan kompetensi sumber memberikan berbagai pilihan jenis kendaraan bermotor
daya manusia untuk menjadi Future Leaders Perseroan kepada konsumen serta mempermudah penetrasi pasar
yang memiliki kapabilitas baik dan memiliki loyalitas di berbagai wilayah kantor pemasaran Perseroan. Melalui
tinggi. Selain itu, Perseroan juga melakukan perbaikan- dukungan, kolaborasi serta kerja sama yang kuat dengan
perbaikan dan penyempurnaan sistem serta prosedur induk usaha dan seluruh partner bisnis, Perseroan
operasional, menjunjung tinggi budaya Perwira MTF, berhasil mencatatkan diri sebagai Top 3 Pembiayaan
memaksimalkan kinerja pegawai serta melakukan Mobil terbesar di Indonesia serta memperoleh credit
berbagai upaya untuk meminimalisir fraud dengan rating idAAA .
tujuan untuk mencapai visi dan misi Perseroan.
Informasi Perubahan Nama
Kinerja Terbesar dan Tepercaya Seperti yang telah diuraikan di atas, Perseroan resmi
Perseroan mendapatkan dukungan kuat dari induk berdiri pada tanggal 17 Mei 1989 dengan nama PT Tunas
usaha Bank Mandiri dan Tunas Ridean, baik dukungan Financindo Corporation. Seiring dengan meningkatnya
pendanaan maupun dukungan dalam meningkatkan pertumbuhan portofolio bisnis, pada tanggal 18 Agustus
penetrasi pemasaran produk-produk pembiayaan 2000 PT Tunas Financindo Corporation melakukan
melalui penggarapan segmen-segmen potensial. Sebagai pergantian nama di tahun 2000 menjadi PT Tunas
Induk usaha, Bank Mandiri mendorong Perseroan tumbuh Financindo Sarana berdasarkan Akta No. 49 yang dibuat
sehat dan berkesinambungan dengan mendorong di hadapan Adam Kasdarmadji S.H., M.H., Notaris, di
peningkatan penetrasi pemasaran melalui jaringan Jakarta. Akta perubahan ini disetujui oleh Menteri Hukum
Bank Mandiri yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia dan Perundang-Undangan melalui Surat Keputusan No.
sebanyak 139 kantor cabang dan 2.104 cabang pembantu. C-21195HT.01.04.TH2000 tanggal 22 September 2000.
Disamping dukungan yang kuat dari induk usaha, Di tahun 2009, Grup Tunas Ridean sebagai pendiri
Perseroan secara berkelanjutan terus meningkatkan memutuskan untuk memperluas jangkauan pasar serta
dan memperluas kerja sama dengan seluruh Agen memperkuat struktur permodalan dengan diakuisisinya
Pemegang Merek (APM) kendaraan bermotor dan Perseroan oleh PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. PT
jaringan dealer serta partner bisnis di seluruh wilayah Bank Mandiri (Persero) Tbk melakukan akuisisi saham
kantor pemasaran Perseroan untuk meningkatkan Perseroan sebesar 51,00% dan sisanya sebesar 49,00%
market share pembiayaan. Saat ini, Perseroan telah tetap dimiliki oleh PT Tunas Ridean. Sehubungan dengan
bekerja sama dengan hampir seluruh APM sehingga hal tersebut, pada tanggal 26 Juni 2009, Perseroan
Perseroan dapat membiayai seluruh merek kendaraan mengubah nama menjadi PT Mandiri Tunas Finance
yang dibutuhkan oleh pelanggan. Hal ini membuktikan berdasarkan perubahan Anggaran Dasar sesuai dengan
tingkat kepercayaan APM, dealer serta partner bisnis Akta No. 181 yang dibuat di hadapan Dr. Irawan Soerodjo,
yang sangat tinggi kepada Perseroan. Dengan adanya S.H.,Msi., Notaris, di Jakarta.
17 Mei 1989 18 Agustus 2000 26 Juni 2009 s.d. sekarang
PT TUNAS FINANCINDO PT TUNAS FINANCINDO PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CORPORATION SARANA
Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance 53
Page 54
Profil
Perusahaan
Jejak Langkah
1989 1995-1997 2000 2004-2008
Didirikan sebagai Perusahaan Perusahaan Perusahaan membuka
PT Tunas Financindo membuka 7 cabang berganti nama 20 cabang baru.
Corporation dimiliki baru. menjadi PT Tunas
100% oleh Grup Financindo
Tunas Ridean. Sarana.
%
2010 2009
1. Membuka 13 (tiga belas) • Karawang;
• Pengambilalihan 51% saham
Kantor Cabang baru yaitu • Tarakan;
Perseroan oleh PT Bank Mandiri
di : • Kediri;
(Persero) Tbk.
• Bumi Serpong Damai • Tegal;
• Perubahan nama Perseroan
(Tangerang); • Bengkulu;
menjadi PT Mandiri Tunas Finance.
• Pecenongan (Jakarta • Manado.
• Fokus pembiayaan mobil bekas.
Pusat); 2. Perpindahan Kantor
• Denpasar; Pusat Perseroan ke
• Pontianak; Graha Mandiri, Jl.
• Kendari; Imam Bonjol No. 61,
• Palangkaraya; Jakarta 10310.
• Parepare (Sulawesi
Selatan);
2011 2012 2013
Membuka 22 (dua puluh dua) • Tanjung (Kalimantan 1. Fokus pembiayaan mobil Membuka 9 (sembilan) Kantor
Kantor Cabang baru yaitu di: Selatan); baru. Cabang baru yaitu di:
• Rantau Prapat • Palu; 2. Peringkat AA(idn); Stable • Batam (Kepulauan
(Sumatera Utara); • Madiun; Outlook dari Fitch Rating Riau);
• Muara Bungo (Jambi); • Jember; Indonesia. • Bukittinggi (Sumatera
• Padang; • Gianyar; 3. Kenaikan peringkat Barat);
• Pangkal Pinang; • Kudus; obligasi dari idA+ (Single • Duri (Riau);
• Banda Aceh; • Magelang; A plus; Stable Outlook) • Baturaja (Sumatera
• Sukabumi; • Mataram; menjadi idAA (Double A; Selatan);
• Serang; • Gorontalo; Stable Outlook) dari • Lubuklinggau (Sumatera
• Pondok Gede; • Bandung 2 ; Pefindo. Selatan);
• Mampang Prapatan • WTC Mangga Dua • Cibubur (Jawa Barat);
(Jakarta Selatan); (Jakarta Utara). • Bandarjaya (Lampung);
• Kebon Jeruk (Jakarta • Banjarbaru (Kalimantan
Barat); Selatan);
• Tuban; • Tangerang 2 (Banten).
54 Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance
Page 55
03
2021 2022 2023
MTF back on track • MTF meluncurkan MTF 1 • MTF menghadirkan solusi terbaru
dengan berhasil Access sebagai bentu dalam hal pemberian layanan pada
memberikan nilai memberikan layanan Fast pelanggan berbasis digital yaitu MTF
positif kepada & Easy. Digital Service & MTF Mobile
pemangku kepentingan • Kenaikan Rating Pefindo • Mencetak rekor profit Rp1,16 triliun
yaitu pencapaian laba menjadi: idAAA (Triple A) dan penyaluran pembiayaan Rp32,69
bersih Rp 245,88 miliar. • Pencapaian performance triliun
terbaik MTF yaitu • MTF dapat mempertahankan
pencapaian laba peringkat rating Perseroan dari
Rp750 miliar. Pefindo di idAAA
2020 2019 2018
MTF mendukung program • Kerja sama dengan • Channeling Fintech.
Pemulihan Ekonomi Nasional Mandiri Taspen. • Pembiayaan modal kerja.
(PEN) sebagai upaya • Peluncuran branding • Pembiayaan melalui dealer online.
Pemerintah Indonesia dalam baru pembiayaan • Pembiayaan anjak piutang.
menghadapi pandemi multiguna “Cash Aja”. • Peresmian Kantor Cabang Ungaran
COVID-19, melalui • Peluncuran Customer Implementasi Sentralisasi Proses
restrukturisasi pembayaran Experience Lounge. Input (SPRINT).
kredit kepada pelanggan, • Peresmian MTF Cabang • Minimalisasi cost of fund melalui
dengan total nilai Pluit dan Kantor pendanaan offshore, asset
restrukturisasi mencapai Regional IX & Cabang purchase.
Rp13,15 triliun. Balikpapan. • Pembukaan 3 cabang: Medan 2,
Pekanbaru 2, dan Ungaran.
2014 2015 2016 2017
1. Peluncuran Mandiri KKB 1. Pembukaan 5 kantor 1. Peluncuran produk • Pelaksanaan sindikasi
2. Pemekaran Kantor Wilayah cabang baru yaitu di: multiguna. offshore ke Singapore,
dari 6 Kantor Wilayah • Sintang (Kalimantan 2. Layanan penambahan Taiwan & Jepang.
menjadi 9 Kantor Wilayah. Barat); payment channel • Sinergi servicing BSM OTO.
3. Membuka 11 (sebelas) • Sampit (Kalimantan melalui retailer. • Pembukaan kantor Cabang
Kantor Cabang baru yaitu di: Tengah); 3. Pembukaan 3 Kantor Banyuwangi, Ketapang,
• Ujung Batu (Riau); • Mamuju (Sulawesi cabang di: Sorong, Jayapura,
• Tanjung Pinang (Kep. Barat); • Bandung (Jawa dan Ambon
Riau); • Kotamobagu Barat);
• Bontang (Kalimantan (Sulawesi Utara); • Lebak Bulus
Timur); • Kupang (NTT). (Jakarta);
• Cibinong (Jawa Barat); 2. 20 kantor Satelit yang • Luwuk (Sulawesi
• Rangkasbitung (Banten); berlokasi di kantor- Tengah) dan
• Cikarang (Jawa Barat); kantor Cabang Bank • 1 kantor satelit di
• Garut (Jawa Barat); Mandiri. Bandar Lampung.
• Pekalongan (Jawa Tengah); 4. Kenaikan Rating
• Subang (Jawa Barat); Pefindo menjadi :
• Gresik (JawaTimur); idAA+
• Mojokerto (Jawa Timur).
Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance 55
Page 56
Profil
Perusahaan
Visi, Misi, Nilai dan Budaya Perusahaan
“ To be your Trusted Financing Partner
atau
Menjadi Mitra Pembiayaan Tepercaya Anda
Kepercayaan merupakan DNA yang harus dimiliki oleh Perusahaan
“
Pembiayaan, oleh karena itu Perseroan berkomitmen untuk terus
menumbuhkan kepercayaan dari seluruh pelanggan Perseroan.
VISI
Perseroan memandang bahwa pertumbuhan usaha yang berkelanjutan
adalah pertumbuhan usaha yang memerhatikan kebutuhan serta sudut
pandang dari seluruh pelanggan, sehingga dalam hal ini, Perseroan
menempatkan diri sebagai mitra dan teman sejati dalam setiap langkah
perjalanan financial pelanggan.
“ Provide Realiable Fast & Easy Service to
Customer
atau
Memberikan Pelayanan yang Cepat dan Mudah
yang dapat Diandalkan kepada Pelanggan
“
MISI
Perseroan berkeyakinan bahwa kepercayaan terbentuk melalui layanan
yang responsif dan dapat diandalkan. Melalui misi ini, Perseroan terus
berupaya meningkatkan kualitas serta kecepatan pelayanan, serta
memastikan setiap interaksi memberikan pengalaman memuaskan bagi
pelanggan.
Pada Tahun 2022, Perseroan memiliki Visi “To Be the Most Progressive
and Realiable Multifinance in Indonesia” dan Misi “Berorientasi kepada
pemenuhan kebutuhan kredit masyarakat untuk mensejahterakan
bangsa dan peduli terhadap lingkungan; memberi keuntungan dan
manfaat optimal bagi pemangku kepentingan; membangun sumber daya
manusia yang profesional dan pantang menyerah melalui budaya kerja
PERWIRA; dan menjadi institusi yang menyenangkan dan
membanggakan dalam berkarya meraih prestasi terbaik”. Sejalan
REVIEW
dengan perumusan rencana kerja jangka panjang Perseroan, diperlukan
penyesuaian Visi dan Misi Perseroan agar sejalan dengan rencana kerja
Perseroan.
56 Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance
Page 57
03
Budaya Perusahaan
Budaya Perusahaan adalah hasil implementasi Core Values AKHLAK dari PT Bank Mandiri (Persero) Tbk dan I-CARE dari
PT Tunas Ridean, yang dikenal sebagai “Budaya PERWIRA”. Budaya PERWIRA dirumuskan pertama kali pada tanggal 11
Desember 2009 dan mengalami peremajaan pada tanggal 18 Juni 2019. Nilai Budaya Perusahaan adalah PERWIRA yang
merupakan singkatan dari Kepercayaan, Kewirausahaan, Inovatif, dan Kegembiraan yang merupakan 4 (empat) nilai-nilai
dasar yang di dalamnya mengandung 13 (tiga belas) perilaku utama yang harus diimplementasikan secara konsisten dan
berkelanjutan oleh setiap karyawan.
Budaya Perwira
Work Cultures
KePERcayaan KeWirausahaan Inovatif KegembiRAan
Disiplin dan Tumbuh secara Terbuka terhadap Suasana kerja
bertanggung jawab, konsisten dengan perubahan dengan menyenangkan yang
menjunjung tinggi cara benar dari awal, menciptakan ide dibangun dengan
prinsip kebenaran dalam didasari rasa melalui belajar terus kebersamaan, rasa
berpikir, bertindak, dan memiliki, menerus untuk bangga serta semangat
berperilaku sesuai menciptakan nilai menghasilkan solusi pantang menyerah.
dengan yang dijanjikan tambah dan layanan kreatif. Setiap Setiap karyawan harus
berlandaskan nurani, terbaik. Setiap karyawan wajib bekerja:
moral, etika dan aturan karyawan wajib bekerja dengan: 1. Antusias, tangkas,
Perseroan. Setiap mempunyai: 1. Adaptif pantang menyerah
karyawan wajib 1. Rasa memiliki 2. Terus belajar 2. Bersinergi
menjunjung tinggi 2. Tumbuh sehat 3. Kreatif 3. Gembira
nilai-nilai: dengan cara benar
1. Berintegritas dari awal
2. Jujur dan dapat 3. Fokus pada
dipercaya pelanggan
3. Bertanggung Jawab
4. Berkomitmen
Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance 57
Page 58
Profil
Perusahaan
Bidang Usaha Serta Produk dan Jasa
Kegiatan Usaha
Berdasarkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2018 tentang Penyelenggaraan
Usaha Perusahaan Pembiayaan, Perseroan telah menjalankan kegiatan usaha sebagai berikut:
Kegiatan Usaha Keterangan
Pembiayaan Investasi Telah dijalankan
Pembiayaan Modal Kerja Telah dijalankan
Pembiayaan Multiguna Telah dijalankan
Kegiatan usaha pembiayaan lain berdasarkan persetujuan Otoritas Jasa Keuangan Telah dijalankan
Kegiatan Usaha Penunjang
Selain kegiatan usaha sebagaimana dimaksud diatas, Perseroan dapat melakukan sewa operasi (Operating Lease) dan/
atau kegiatan berbasis imbal jasa sepanjang tidak bertentangan dengan ketentuan peraturan perundang-undangan di
sektor jasa keuangan.
Kegiatan Usaha yang Dijalankan serta Produk dan Jasa
Saat ini, Perseroan bergerak dalam kegiatan usaha pembiayaan investasi, modal kerja, multiguna, anjak piutang, dan
kegiatan usaha lain berdasarkan persetujuan Otoritas Jasa Keuangan. Berdasarkan Pernyataan Standar Akuntansi
Keuangan (PSAK) 5 (Revisi 2009) tentang “Segmen Operasi”, segmen usaha Perseroan dikelompokkan berdasarkan
kelompok nasabah utama dan produk, yaitu Fleet dan Retail, serta segmen lainnya sebagai perhitungan yang tidak
dapat dialokasikan ke dalam kedua segmen tersebut.
Pembiayaan Investasi
adalah pembiayaan barang-barang modal beserta jasa yang diperlukan untuk aktivitas usaha/investasi, rehabilitasi,
modernisasi, ekspansi atau relokasi tempat usaha/investasi yang diberikan kepada Debitur.
Pembiayaan Modal Kerja
adalah pembiayaan untuk memenuhi kebutuhan pengeluaran yang habis dalam satu siklus aktivitas usaha Customer,
dengan cara menyediakan batas pembiayaan kepada Customer yang bersifat commited dan advised.
Pembiayaan Retail
Retail
Mobil
Motor Besar
Rp
Multiguna (Dana Tunai)
Pembiayaan Retail adalah pembiayaan kepada Pelanggan yang mengajukan pembiayaan melalui kantor Cabang MTF
dengan menu Credit Scoring. Pembiayaan retail diberikan kepada target market untuk membiayai pembelian kendaraan
bermotor berupa mobil penumpang baru, mobil penumpang bekas, hingga pembiayaan karoseri. Dalam pembiayaan
retail ketentuan biaya administrasi dan asuransi dibebankan kepada pelanggan, besar bebannya tergantung dari jangka
waktu pembiayaan dan ditetapkan terpisah dalam produk/paket pembiayaan yang disediakan selama masa pembiayaan,
objek pembiayaan wajib dilakukan mitigasi risiko dengan penyertaan asuransi.
58 Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance
Page 59
03
Adanya pembiayaan retail bertujuan untuk memberikan kemudahan kepada Pelanggan untuk memiliki Kendaraan
dengan biaya yang kompetitif serta pilihan beragam jenis produk yang sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan
Pelanggan dengan pembayaran secara angsuran.
Pembiayaan Fleet
Fleet
Mobil
Mesin
Motor Besar
Kendaraan
Komersial
Alat Berat
Pembiayaan Fleet adalah pembiayaan kepada Pelanggan yang dikelola oleh Divisi Corporate Fleet, dengan ketentuan
Batas Pemberian Pembiayaan (BPP) kepada 1 (satu) Debitur atau 1 (satu) kelompok Obligor baik badan usaha maupun
perseorangan. Pembiayaan Fleet terbagi menjadi 2 (dua) buku, yaitu Pembiayaan Investasi dan Pembiayaan Modal Kerja.
Pembiayaan fleet bertujuan untuk memenuhi kebutuhan Perusahaan atau badan hukum dalam membantu kegiatan
usaha, mendukung perkembangan sektor industri dan infrastruktur, Mandiri Tunas Finance hadir melalui Divisi Corporate
Fleet menyediakan berbagai macam fasilitas pembiayaan seperti:
1. Pembiayaan dalam skala besar
2. Pembiayaan Cars Ownership Program (COP)
3. Perusahaan Pembiayaan Motorcycles Ownership Program (MOP)
4. Perusahaan Pembiayaan kendaraan operasional
5. Perusahaan Pembiayaan alat-alat berat (heavy equipments) dan Mesin
Keanggotaan dalam Asosiasi
Untuk memperkuat bisnisnya, MTF telah tergabung dalam keanggotaan organisasi, di antaranya adalah:
Nama Organisasi Lingkup Posisi MTF Peran dan Kontribusi MTF
Asosiasi Perusahaan Meningkatkan perekonomian Indonesia dari sektor
Nasional Anggota
Pembiayaan Indonesia (APPI) otomotif.
PT Rapi Utama Indonesia Mendorong praktik bisnis di sektor jasa keuangan yang
Nasional Anggota
(RAPINDO) lebih sehat, transparan dan akuntabel.
Kamar Dagang dan Industri Sebagai mitra yang sangat menarik dan strategis untuk
Nasional Anggota
(KADIN) kegiatan bisnis, perdagangan dan investasi.
Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance 59
Page 60
Profil
Perusahaan
Struktur Organisasi
Dewan Komisaris
Komite
Komite Pemantau
Komite Audit Nominasi dan
Risiko
Remunerasi
President Director
(Pinohadi G. Sumardi)
Corporate Finance &
Sales & IT Director
Business Strategic Director
(William Francis Indra)
(R. Eryawan Nurhariadi)
Chief Marketing Chief Strategic Business
(Afri Feder Fauzi) (Vacant)
Strategic Marketing &
Operation Support Treasury & Finance Mandiri Liaison 1
Communication
Management Division Head Division Head Division Head
Division Head
(Yeremias) (Ramdhan Safitri) (Andre Tigor)
(Camar Sativa)
Accounting, Tax &
Information Technology Mandiri Liaison 2
Marketing Division Head Financial Planning
Division Head Division Head
(Andes Saputra) Division Head
(Kanda Octaviano) (Jarnawi)
(Rina Floriana R.)
Corporate Planning &
Corporate Fleet 1
Multiguna Division Head Performance Management
Regional Division Head Division Head
(Ruly Widyanto) Division Head
(Bragent Parlinggoman T.)
(Citra Judith L.)
Nama Regional
Regional Corporate Fleet 2
Division Head
Division Head
Regional 1 Puji Biso Santoso (Supriadi Waskito S.)
Regional 2 Joko Margono
Regional 3 Mardi Fahmi
Regional 4 Ari Paisal Rohman
Regional 5 Sukandar
Regional 6 Wawan Yulianto
Regional 7 Ronald Rajagukguk
Regional 8 Gun Gun Wildan
Regional 9 Irianto Musdiono
60 Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance
Page 61
03
Direksi
Komite Pengarah
Komite
Komite ALCO Komite Kredit Komite Anti Fraud Teknologi
Manajemen Risiko
Informasi
Chief AR
Chief Human Chief Risk Chief Credit
Management &
Capital & Legal Management Management
Digital
(Vacant) (Johanes Barus) (Vacant)
(B. Perana Citra K.)
Human Capital Retail Risk Credit
AR Management Corporate Audit
Division Head Management Management
Division Head Division Head
(Makah Indra Division Head Division Head
(A Tatep F.) (Bayu Mario)
Purnomo) (Indra Budi L.) (Ivan Ferdinand T.)
Corporate Risk Fleet AR Corporate Credit Corporate
HC Learning Management Secretary
Management Management
Division Head Division Head Division Head
Division Head Division Head
(Dadan Hamdhani) (Rully Rianto F.) (Arif Reza Fahlepi)
(Vitriati Hartika T.) (Jekson Benardo S.)
Recovery
Legal Division Head Management
(Arief Aphrian L.) Division Head
(Wicaksono Adi)
Credit Operation
Strategic Digital
& General Service
Division Head
Division Head
(Vacant)
(Vacant)
Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance 61
Page 62
Profil
Perusahaan
Profil Dewan Komisaris
Tahun 2023 terdapat perubahan komposisi Dewan Komisaris. Sesuai hasil
Keputusan Pemegang Saham di Luar RUPS untuk Menyelenggarakan RUPS Tahunan
(Keputusan Sirkuler) berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan RUPS Tahunan
No. 137 tanggal 28 Juni 2023, Fendy Eventius Mugni diangkat sebagai Komisaris
Independen menggantikan Ravik Karsidi, sehingga susunan Dewan Komisaris per
31 Desember 2023 menjadi sebagai berikut:
1. Komisaris Utama: Rico Adisurja Setiawan
2. Komisaris: Totok Priyambodo
3. Komisaris Independen: Fendy Eventius Mugni
62 Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance
Page 63
03
RICO ADISURJA SETIAWAN
Komisaris Utama
Tempat dan Tahun Lahir / Usia
Lahir di Jakarta pada tahun 1971
Usia 52 tahun per Desember 2023
Kewarganegaraan
Indonesia
Domisili
Jakarta Pusat
• Master of Business Administration dari Woodbury University (1994)
Riwayat Pendidikan
• Bachelor of Science dari University of Southern California (1992)
Sertifikasi yang dimiliki Sertifikasi Dasar Pembiayaan untuk Komisaris
Pelatihan pada tahun 2023 Seminar Nasional “Era Baru Industri Pembiayaan”
Diangkat pertama kali sebagai Komisaris Utama pada RUPS Tahunan tanggal 26 April 2017
berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan RUPS No. 23 tanggal 26 April 2017. Jabatannya sebagai
Komisaris Utama berlaku efektif melalui Salinan Keputusan Anggota Dewan Komisioner Otoritas
Jasa Keuangan No. KEP-471/NB.11/2017 tanggal 21 Agustus 2017 tentang Hasil Penilaian Kemampuan
dan Kepatutan Rico Adisurja Setiawan selaku Komisaris Utama.
Dasar Hukum
Pengangkatan Pengangkatan kedua sebagai Komisaris Utama pada RUPS Tahunan tanggal 17 Februari 2020
berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan RUPS No. 28 tanggal 25 Februari 2020.
Diangkat kembali untuk periode ketiga sebagai Komisaris Utama Mandiri Tunas Finance pada
Keputusan Pemegang Saham di Luar RUPS untuk Menyelenggarakan RUPS Tahunan (Keputusan
Sirkuler) berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan RUPS Tahunan No. 137 tanggal 28 Juni 2023.
• 26 April 2017 sampai dengan penutupan RUPS Tahunan Tahun Buku 2019 (Periode Pertama)
Periode Jabatan • 17 Februari 2020 sampai dengan penutupan RUPS Tahunan Tahun Buku 2022 (Periode Kedua)
• 28 Juni 2023 sampai dengan penutupan RUPS Tahunan Tahun Buku 2025 (Periode Ketiga)
• Direktur Utama PT Tunas Mobilindo Perkasa (2017-sekarang)
• Komisaris Utama PT Asia Surya Perkasa (2015-sekarang)
• Komisaris Utama PT Tunas Dwipa Matra (2013-sekarang)
• Komisaris PT Rahardja Ekalancar (2010-sekarang)
Rangkap Jabatan • Direktur Utama PT Tunas Ridean (2010-sekarang)
• Direktur Utama PT Tunas Asset Sarana (2005-sekarang)
• Direktur Utama PT Surya Mobil Megahtama (2005-sekarang)
• Direktur PT Surya Sudeco (2005-sekarang)
• Direktur Utama PT Tunas Mobilindo Parama (1997-sekarang)
• Komisaris PT Tunas Financindo Sarana (sekarang PT Mandiri Tunas Finance) (2005-2009)
• Direktur PT Tunas Financindo Sarana (sekarang PT Mandiri Tunas Finance) (2000-2005)
• Direktur Utama PT Tunas Andalan Pratama (1998-2010)
• Direktur Provisions (Asia) Trading Singapore (1998-2001)
Pengalaman Kerja
• Komisaris PT Tunas Dwipa Matra (1997-2010)
• Direktur PT Tunas Ridean (1996-1998, 2001-2010)
• Direktur PT Tunas Financindo Corporation (sekarang PT Mandiri Tunas Finance) (1995-1999)
• Management Consultant Prasetio Utomo Arthur Andersen (1995-1996).
Tidak memiliki hubungan afiliasi baik kepada anggota Dewan Komisaris dan anggota Direksi, namun
Hubungan Afiliasi
menjabat sebagai Direktur Utama di PT Tunas Ridean yang merupakan pemegang saham Perseroan.
Kepemilikan Saham Tidak memilki saham Perseroan posisi 31 Desember 2023
Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance 63
Page 64
Profil
Perusahaan
TOTOK PRIYAMBODO
Komisaris
Tempat dan Tahun Lahir / Usia
Lahir di Surabaya pada tahun 1974
Usia 49 tahun per Desember 2023
Kewarganegaraan
Indonesia
Domisili
Jakarta Selatan
Riwayat Pendidikan Sarjana di bidang Teknik Sipil dari Institut Teknologi Bandung (1997)
Sertifikasi yang dimiliki Sertifikasi Dasar Pembiayaan untuk Komisaris (SPPI)
• Webinar “Leadership in Changing Atmosphere” (APPI)
Pelatihan pada tahun 2023 • International Seminar “Multifinance Indonesia: Welcoming The Great Opportunities After
Pandemic” (APPI)
Diangkat sebagai Komisaris Mandiri Tunas Finance untuk pertama kalinya berdasarkan Keputusan
Pemegang Saham di Luar RUPS untuk Menyelenggarakan RUPS Tahunan (Keputusan Sirkuler)
Dasar Hukum berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan RUPS Tahunan No. 22 tanggal 17 Juni 2022. Jabatannya
Pengangkatan sebagai Komisaris berlaku efektif melalui Salinan Keputusan Dewan Komisioner Otoritas Jasa
Keuangan No. KEP-60/KDK.05/2022 tanggal 26 Desember 2022 tentang Hasil Penilaian Kemampuan
dan Kepatutan Totok Priyambodo sebagai Komisaris.
Periode Jabatan 17 Juni 2022 sampai dengan penutupan RUPS Tahunan Tahun Buku 2024 (Periode Pertama)
Rangkap Jabatan SEVP Commercial Banking Bank Mandiri (November 2020-Maret 2024)
• SEVP Commercial Banking PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (November 2020-Sekarang)
• Komisaris PT Mandiri AXA General Insurance (Mei 2020-Januari 2023)
• Group Head Commercial Banking 6 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (Januari 2019-November
2020)
Riwayat Pekerjaan
• Group Head Middle Corporate 6 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (April 2018-Januari 2019)
• Executive Bussiness Officer Commercial Banking PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (April
2017-Maret 2018)
• Memulai karier di PT Bank Mandiri (Persero) Tbk pada tahun 2004
Tidak memiliki hubungan afiliasi baik kepada anggota Dewan Komisaris dan anggota Direksi, namun
Hubungan Afiliasi menjabat sebagai SEVP Commercial Banking di PT Bank Mandiri (Persero) Tbk yang merupakan
pemegang saham Perseroan.
Kepemilikan Saham Tidak memiliki saham Perseroan posisi 31 Desember 2023
64 Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance
Page 65
03
FENDY EVENTIUS MUGNI
Komisaris Independen
Tempat dan Tahun Lahir / Usia
Lahir di Pulau Tello pada tahun 1972
Usia 51 tahun per Desember 2023
Kewarganegaraan
Indonesia
Domisili
Bogor
• Magister di bidang Teknik Elektro dari Universitas Kristen Indonesia (2020)
Riwayat Pendidikan
• Sarjana di bidang Teknik Telekomunikasi dari Universitas Kristen Indonesia (2001)
Sertifikasi yang dimiliki Sertifikasi Dasar Pembiayaan untuk Komisaris (SPPI)
Pelatihan pada tahun 2023 Tidak ada
Diangkat sebagai Komisaris Independen Mandiri Tunas Finance untuk pertama kalinya berdasarkan
Keputusan Pemegang Saham di Luar RUPS untuk Menyelenggarakan RUPS Tahunan (Keputusan
Sirkuler) berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan RUPS Tahunan No. 137 tanggal 28 Juni 2023.
Dasar Hukum
Pengangkatan
Jabatannya sebagai Komisaris Independen berlaku efektif melalui Keputusan Dewan Komisioner
Otoritas Jasa Keuangan No. 13/KDK.06/2023 tanggal 08 Desember 2023 tentang Hasil Penilaian
Kemampuan dan Kepatutan Fendy Eventius Mugni sebagai Komisaris Independen.
Periode Jabatan 28 Juni 2023 sampai dengan penutupan RUPS Tahunan Tahun Buku 2025 (Periode Ketiga)
Rangkap Jabatan Komisaris Independen PT Hotel Indonesia Natour (Persero) (2015-Sekarang)
• Komisaris Independen PT Hotel Indonesia Natour (Persero) (2015-Sekarang)
Riwayat Pekerjaan • Country Manager PT Eflag Solutions Indonesia (2012-2014)
• Project Engineer di Nokia Siemens Network Indonesia (2006-2012)
Pernyataan Independensi Beliau telah menyatakan pernyataan independensi pada tanggal 20 September 2023
Hubungan Afiliasi Tidak memiliki hubungan afiliasi baik kepada anggota Dewan Komisaris dan anggota Direksi
Kepemilikan Saham Tidak memiliki saham Perseroan posisi 31 Desember 2023
Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance 65
Page 66
Profil
Perusahaan
Profil Direksi
Tahun 2023 tidak terdapat perubahan susunan dan komposisi keanggotaan Direksi.
Sesuai hasil Keputusan Pemegang Saham di Luar RUPS untuk Menyelenggarakan
RUPS Tahunan (Keputusan Sirkuler) berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan
RUPS Tahunan No. 137 tanggal 28 Juni 2023, Pinohadi G. Sumardi diangkat kembali
untuk periode kedua sebagai Direktur Utama, sehingga susunan Direksi per 31
Desember 2023 menjadi sebagai berikut :
1. Direktur Utama: Pinohadi G. Sumardi
2. Direktur: R. Eryawan Nurhariadi
3. Direktur: William Francis Indra
66 Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance
Page 67
03
PINOHADI G. SUMARDI
Direktur Utama
Tempat dan Tahun Lahir / Usia
Lahir di Bandung pada tahun 1970
Usia 53 tahun per Desember 2023
Kewarganegaraan
Indonesia
Domisili
Jakarta Selatan
• Magister di bidang Bisnis International Finance dari IPMI International Business School (2003)
Riwayat Pendidikan
• Sarjana di bidang Finance Management dari Universitas Padjadjaran (1993)
• Sertifikasi Ahli Pembiayaan untuk Direksi (SPPI)
Sertifikasi yang dimiliki • Sertifikasi Risk Management Perbankan (LSPP)
• Sertifikasi Treasury Dealer (ACI Forexindo)
• Seminar Economic Outlook 2023 tentang “Menjaga Momentum Ekonomi di Tengah
Ketidakpastian” (CNBC Indonesia)
Pelatihan pada tahun 2023
• Seminar Nasional “Pembiayaan Mikro dan SDM di Era Society 5.0” (APPI)
• International Seminar “The Future of Digitalization in Multifinance Industry” (APPI)
Pengangkatan pertama kali sebagai Direktur Utama Mandiri Tunas Finance pada RUPS Luar Biasa
(Keputusan Sirkuler) berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Pemegang Saham No. 6 tanggal 9
Oktober 2020.
Jabatannya sebagai Direktur Utama berlaku efektif melalui Salinan Keputusan Anggota Dewan
Dasar Hukum
Komisioner Otoritas Jasa Keuangan No. KEP-368/ NB.11/2020 tanggal 10 November 2020 tentang
Pengangkatan
Hasil Penilaian Kemampuan dan Kepatutan Pinohadi G. Sumardi selaku Direktur Utama.
Diangkat kembali untuk periode kedua sebagai Direktur Utama Mandiri Tunas Finance pada
Keputusan Pemegang Saham di Luar RUPS untuk Menyelenggarakan RUPS Tahunan (Keputusan
Sirkuler) berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan RUPS Tahunan No. 137 tanggal 28 Juni 2023.
• 9 Oktober 2020 sampai dengan penutupan RUPS Tahunan Tahun Buku 2022 (Periode Pertama)
Periode Jabatan
• 28 Juni 2023 sampai dengan penutupan RUPS Tahunan Tahun Buku 2025 (Periode Kedua)
Rangkap Jabatan Tidak memiliki rangkap jabatan di perusahaan maupun lembaga lain.
• International Network & Development Department Head PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2019-
2020)
• General Manager Kantor Cabang Luar Negeri Cayman Islands PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
Riwayat Pekerjaan
(2012-2019)
• Banking Book Management Department Head PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2010-2012)
• Foreign Exchange Chief Dealer PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2004-2010).
Tidak memiliki hubungan afiliasi baik dengan anggota Direksi lainnya, anggota Dewan Komisaris,
Hubungan Afiliasi
maupun dengan pemegang saham.
Kepemilikan Saham Tidak memiliki saham Perseroan posisi 31 Desember 2023
Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance 67
Page 68
Profil
Perusahaan
R. ERYAWAN NURHARIADI
Direktur
Tempat dan Tahun Lahir / Usia
Lahir di Semarang pada tahun 1971
Usia 52 tahun per Desember 2023
Kewarganegaraan
Indonesia
Domisili
Jakarta Selatan
Riwayat Pendidikan & • Magister di bidang Manajemen dari Universitas Atma Jaya Jakarta (2001).
Sertifikasi • Sarjana di bidang Ekonomi Manajemen dari Universitas Atma Jaya Yogyakarta (1994)
• Sertifikasi Ahli Pembiayaan untuk Direksi (SPPI)
Sertifikasi yang dimiliki
• Sertifikasi Risk Management Perbankan (LSPP)
• Seminar Nasional “Pembiayaan Mikro dan SDM di Era Society 5.0” (APPI)
• International Seminar “The Future of Digitalization in Multifinance Industry” (APPI)
Pelatihan pada tahun 2023
• International Seminar “Multifinance Indonesia: Welcoming The Great Opportunities After
Pandemic” (APPI)
Diangkat sebagai Direktur Mandiri Tunas Finance untuk pertama kalinya berdasarkan Keputusan
Pemegang Saham di Luar RUPS untuk Menyelenggarakan RUPS Tahunan (Keputusan Sirkuler)
berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan RUPS Tahunan No. 15 tanggal 29 Maret 2021.
Dasar Hukum
Pengangkatan
Jabatannya sebagai Direktur berlaku efektif melalui Salinan Keputusan Anggota Dewan Komisioner
Otoritas Jasa Keuangan No. KEP-44/ KDK.05/2021 tanggal 31 Agustus 2021 tentang Hasil Penilaian
Kemampuan dan Kepatutan R. Eryawan Nurhariadi selaku Direktur.
Periode Jabatan 29 Maret 2021 sampai dengan penutupan RUPS Tahunan Tahun Buku 2023 (Periode Pertama)
Rangkap Jabatan Tidak memiliki rangkap jabatan di perusahaan maupun lembaga lain.
• Executive Business Officer SME Banking Grup PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2018-2021)
• Dewan Pengawas Mandiri Cooperation PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2020-2021)
• Portfolio & Capability Management, SME Banking Grup Banking Departement Head PT Bank
Riwayat Pekerjaan
Mandiri (Persero) Tbk (2015-2018)
• Sales & Monitoring Business Banking I Grup Department Head PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
(2008-2015).
Tidak memiliki hubungan afiliasi baik dengan anggota Direksi lainnya, anggota Dewan Komisaris,
Hubungan Afiliasi
maupun dengan pemegang saham.
Kepemilikan Saham Tidak memiliki saham Perseroan posisi 31 Desember 2023
68 Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance
Page 69
03
WILLIAM FRANCIS INDRA
Direktur
Tempat dan Tahun Lahir / Usia
Lahir di Karawang pada tahun 1982
Usia 41 tahun per Desember 2023
Kewarganegaraan
Indonesia
Domisili
Tangerang
• Magister di bidang Manajemen dari Universitas Mercu Buana (2007).
Riwayat Pendidikan
• Sarjana di bidang Matematika dari Universitas Padjadjaran (2004)
Sertifikasi yang dimiliki Sertifikasi Ahli Pembiayaan untuk Direksi (SPPI)
• Seminar Nasional “Tantangan Pembiayaan di Tengah Tahun Politik” (APPI)
Pelatihan pada tahun 2023 • Seminar Nasional “Pembiayaan Mikro dan SDM di Era Society 5.0” (APPI)
• Seminar Nasional “Economic Outlook 2024" (APPI)
Diangkat sebagai Direktur Mandiri Tunas Finance untuk pertama kalinya berdasarkan Keputusan
Pemegang Saham di Luar RUPS untuk Menyelenggarakan RUPS Tahunan (Keputusan Sirkuler)
berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan RUPS Tahunan No. 15 tanggal 29 Maret 2021.
Dasar Hukum
Pengangkatan
Jabatannya sebagai Direktur berlaku efektif melalui Salinan Keputusan Anggota Dewan Komisioner
Otoritas Jasa Keuangan No. KEP-26/ KDK.05/2021 tanggal 6 Juli 2021 tentang Hasil Penilaian
Kemampuan dan Kepatutan William Francis Indra selaku Direktur.
Periode Jabatan 29 Maret 2021 sampai dengan penutupan RUPS Tahunan Tahun Buku 2023 (Periode Pertama)
Rangkap Jabatan Tidak memiliki rangkap jabatan di perusahaan maupun lembaga lain.
• Chief PT Mandiri Tunas Finance (2016-2021)
Riwayat Pekerjaan • IT & Business Excellence Management Division Head PT Mandiri Tunas Finance (2013-2016)
• IT Operational & Planning Dept Head PT Mandiri Tunas Finance (2010-2013).
Tidak memiliki hubungan afiliasi baik dengan anggota Direksi lainnya, anggota Dewan Komisaris,
Hubungan Afiliasi
maupun dengan pemegang saham.
Kepemilikan Saham Tidak memiliki saham Perseroan posisi 31 Desember 2023
Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance 69
Page 70
Profil
Perusahaan
Profil Pejabat Eksekutif (Chief)
B. PERANA CITRA KETAREN
Chief
Tempat dan Tahun Lahir / Usia
Lahir di Bogor pada tahun 1977
Usia 46 tahun per Desember 2023
Kewarganegaraan
Indonesia
Domisili
Bogor
Riwayat Pendidikan Sarjana di bidang Ekonomi Akuntansi dari Universitas Parahyangan Bandung (2001)
Sertifikasi yang dimiliki Sertifikasi Ahli Pembiayaan untuk Direksi (SPPI)
• International Seminar “The Future of Digitalization in Multifinance Industry” (APPI)
Pelatihan pada tahun 2023
• Seminar Nasional “Economic Outlook 2024” (APPI)
Menjabat sebagai Chief berdasarkan Surat Keputusan Direksi No. 00099/SK-HCP.SVC/HC/VI/2023
Mulai menjabat sejak
Tanggal 30 Juni 2023.
Rangkap Jabatan Tidak memiliki rangkap jabatan di perusahaan maupun lembaga lain.
• Finance & Accounting Division Head PT Mandiri Tunas Finance (2015-2016)
• AR Management Division Head PT Mandiri Tunas Finance (2013-2014)
Riwayat Pekerjaan
• AR Performance & Development Dept. Head PT Mandiri Tunas Finance (2010-2012)
• Project Manager Bidang Operasional PT Mandiri Tunas Finance (2009-2010)
Tidak memiliki hubungan afiliasi baik dengan anggota Chief lainnya, anggota Direksi, anggota Dewan
Hubungan Afiliasi
Komisaris, maupun dengan pemegang saham.
Kepemilikan Saham Tidak memiliki saham Perseroan posisi 31 Desember 2023
70 Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance
Page 71
03
JOHANES BARUS
Chief
Tempat dan Tahun Lahir / Usia
Lahir di Bukittinggi pada tahun 1972
Usia 51 tahun per Desember 2023
Kewarganegaraan
Indonesia
Domisili
Jakarta Timur
• Magister di bidang Manajemen dari Universitas Gadjah Mada Yogyakarta (2008)
Riwayat Pendidikan
• Sarjana di bidang Ekonomi Akuntansi dari Universitas Sumatera Utara (1996)
• Sertifikasi Ahli Pembiayaan untuk Direksi (SPPI)
Sertifikasi yang dimiliki
• Sertifikasi Risk Management Perbankan (LSPP)
• Seminar Economic Outlook 2023 “Menjaga Momentum Ekonomi di Tengah Ketidakpastian”
(CNBC Indonesia)
Pelatihan pada tahun 2023 • BARA Risk Forum “ERM and Cyber Security – How to Mitigate and Protect” (BARA)
• International Seminar “The Future of Digitalization in Multifinance Industry” (APPI)
• Webinar “Leadership in Changing Atmosphere” (OJK Institute)
Menjabat sebagai Chief berdasarkan Surat Keputusan Direksi No. 00100/SK-HCP.SVC/HC/VI/2023
Mulai menjabat sejak
Tanggal 30 Juni 2023.
Rangkap Jabatan Tidak memiliki rangkap jabatan di perusahaan maupun lembaga lain.
• SEVP Risk & Operation PT Bank Mandiri Taspen (2020-2020)
• Executive Credit Officer PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2018-2020)
Riwayat Pekerjaan • Chief Risk Officer PT AXA Mandiri Financial Services (2015-2018)
• Audit Manager Wholesale Banking Audit II PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2013-2015)
• Head of Risk Management Bank Mandiri Singapore (2011-2013)
Tidak memiliki hubungan afiliasi baik dengan anggota Chief lainnya, anggota Direksi, anggota Dewan
Hubungan Afiliasi
Komisaris maupun dengan pemegang saham.
Kepemilikan Saham Tidak memiliki saham Perseroan posisi 31 Desember 2023
Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance 71
Page 72
Profil
Perusahaan
AFRI FEDER FAUZI
Chief
Tempat dan Tahun Lahir / Usia
Lahir di Jakarta pada tahun 1981
Usia 42 tahun per Desember 2023
Kewarganegaraan
Indonesia
Domisili
Tangerang Selatan
Riwayat Pendidikan Sarjana di bidang Ilmu Administrasi Bisnis dari Universitas Brawijaya Malang (2004)
Sertifikasi yang dimiliki Sertifikasi Ahli Pembiayaan untuk Direksi (SPPI)
• Seminar Economic Outlook 2023 “Menjaga Momentum Ekonomi di Tengah Ketidakpastian”
(CNBC Indonesia)
Pelatihan pada tahun 2023 • BARA Risk Forum “ERM and Cyber Security – How to Mitigate and Protect” (BARA)
• International Seminar “The Future of Digitalization in Multifinance Industry” (APPI)
• Webinar “Leadership in Changing Atmosphere” (OJK Institute)
Menjabat sebagai Chief berdasarkan Surat Keputusan Direksi No. 00101/SK-HCP.SVC/HC/VI/2023
Mulai menjabat sejak
Tanggal 30 Juni 2023.
Rangkap Jabatan Tidak memiliki rangkap jabatan di perusahaan maupun lembaga lain.
• Strategic Marketing & Product Division Head PT Mandiri Tunas Finance (2018-2022)
• Marketing & Product Development Division Head PT Mandiri Tunas Finance (2015-2018)
Riwayat Pekerjaan • Marketing & Product Development Deputy Division Head PT Mandiri Tunas Finance (2014-2015)
• Dealer Relation Management Department Head PT Mandiri Tunas Finance (2013-2014)
• Branch Manager PT Mandiri Tunas Finance (2012-2013)
Tidak memiliki hubungan afiliasi baik dengan anggota Chief lainnya, anggota Direksi, anggota Dewan
Hubungan Afiliasi
Komisaris, maupun dengan pemegang saham.
Kepemilikan Saham Tidak memiliki saham Perseroan posisi 31 Desember 2023
72 Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance
Page 73
03
Kepala Divisi dan/atau Jabatan Setingkat
Direktorat Jabatan (Satu Level di Bawah Direksi) Nama
Di Bawah Supervisi Direktur Corporate Audit Division Head Bayu Mario
Utama Corporate Secretary Division Head Arif Reza Fahlepi
Human Capital Division Head Makah Indra Purnomo
Chief Human Capital & HC Learning Division Head Dadan Hamdhani
Legal Legal Division Head Arief Aphrian Lambri
Credit Operation & General Service Division Head -
Retail Risk Management Division Head Indra Budi Laksana
Chief Risk Management
Corporate Risk Division Head Vitriati Hartika T
AR Management Division Head A Tatep Fathurohman
Chief AR Management & Fleet AR Management Division Head Rully Rianto F
Digital Recovery Management Division Head Wicaksono Adi
Strategic Digital Division Head -
Credit Management Division Head Ivan Ferdinand Thanta
Chief Credit Management
Corporate Credit Management Division Head Jekson Benardo Simanjuntak
Regional Division Head Regional 1 Puji Biso Santoso
Regional Division Head Regional 2 Joko Margono
Regional Division Head Regional 3 Mardi Fahmi
Di Bawah Supervisi Direktur
Sales & IT Regional Division Head Regional 4 Ari Paisal Rohman
Regional Division Head Regional 5 Wawan Yuliyanto
Regional Division Head Regional 6 Sukandar
Regional Division Head Regional 7 Ronald Rajagukguk
Regional Division Head Regional 8 Gun Gun Wildan
Regional Division Head Regional 9 Irianto Musdiono
Operation Support Management Division Head Yeremias
Information Technology Division Head Kanda Octaviano
Strategic Marketing & Communication Division Head Camar Sativa
Marketing Division Head Andes Saputra
Chief Marketing
Multiguna Division Head Ruly Widyanto
Multiguna Advisor Division Head I Ketut Suwitra
Treasury & Finance Division Head Ramdhan Safitri
Di Bawah Supervisi Direktur
Accounting, Tax & Financial Planning Division Head Rina Floriana Rustik
Corporate Finance & Business
Strategic Corporate Planning & Performance Management Division
Citra Judith Lupitadevi
Head
Mandiri Liaison 1 Division Head Andre Tigor
Mandiri Liaison 2 Division Head Jarnawi
Chief Strategic Business
Corporate Fleet 1 Division Head Bragent Parlinggoman Tambunan
Corporate Fleet 2 Division Head Supriadi Waskito Susilo
Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance 73
Page 74
Profil
Perusahaan
Demografi Karyawan
Jumlah Karyawan dalam 5 (Lima) Tahun Terakhir
(Orang)
3.581
3.395
3.328
3.306
3.236
2019 2020 2021 2022 2023
74 Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance
Page 75
03
Jumlah Karyawan Berdasarkan Level Organisasi/Jabatan
2023 2022 Kenaikan
Level Organisasi/ Jabatan
L P Jumlah % L P Jumlah % (Penurunan) (%)
Executive
Komisaris 3 0 3 0,09 3 0 3 0,09 0%
Direksi 3 0 3 0,09 3 0 3 0,09 0%
Chief 3 0 3 0,09 3 0 3 0,09 0%
Sub Jumlah 9 0 9 0,27 9 0 9 0,27 0%
Komite/Organ Pendukung 4 0 4 0,12 4 0 4 0,12 0%
Division Head 31 3 34 1,02 27 3 30 0,91 13%
Deputy Division Head 3 1 4 0,12 0 0 0 0 0%
Manager 226 69 295 8,86 209 55 264 7,99 12%
Supervisor 824 372 1.196 35,94 772 327 1.099 33,24 9%
Staf 1.218 568 1.786 53,67 1.310 590 1.900 57,47 -6%
Jumlah 2.315 1.013 3.328 2.331 975 3.306
*) L= Laki-laki/P= Perempuan
Jumlah Karyawan Berdasarkan Regional dan Divisi
2023 2022 Kenaikan
Lokasi Kerja/Penempatan
L P Jumlah % L P Jumlah % (Penurunan) (%)
Corporate Fleet 37 23 60 1,8 35 17 52 1,57 15,38%
Head Office 370 260 630 18,93 317 227 544 16,45 15,81%
Regional 1 159 52 211 6,34 177 52 229 6,92 -7,86%
Regional 2 288 82 370 11,12 314 87 401 12,12 -7,73%
Regional 3 234 89 323 9,71 236 90 326 9,86 -0,92%
Regional 4 203 100 303 9,1 204 102 306 9,25 -0,98%
Regional 5 181 78 259 7,78 188 72 260 7,86 -0,38%
Regional 6 203 65 268 8,05 206 68 274 8,28 -2,19%
Regional 7 269 104 373 11,21 266 105 371 11,22 0,54%
Regional 8 167 77 244 7,33 176 74 250 7,56 -2,40%
Regional 9 204 83 287 8,62 212 81 293 8,86 -2,05%
Jumlah 2.315 1.013 3.328 2.331 975 3.306
Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance 75
Page 76
Profil
Perusahaan
Jumlah Karyawan Berdasarkan Tingkat Pendidikan
2023 2022 Kenaikan
Tingkat Pendidikan
L P Jumlah % L P Jumlah % (Penurunan) (%)
S3 0 0 0 0 1 0 1 0,03 (100,00)
S2 35 15 50 1,50 31 12 43 1,30 16,00
S1,D4 1.654 792 2.446 73,50 1.626 761 2.387 72,20 2,00
Diploma (D3,D2,D1) 349 188 537 16,14 370 185 555 16,79 (3,00)
SLTA dan sederajat 277 18 295 8,86 303 17 320 9,68 (8,00)
Jumlah 2.315 1.013 3.328 2.331 975 3.306
Jumlah Karyawan Berdasarkan Status Kepegawaian
2023 2022 Kenaikan
Status Kepegawaian
L P Jumlah % L P Jumlah % (Penurunan) (%)
Kontrak 339 178 517 15,53 280 149 429 12,98 20,51
Permanen 1.973 835 2.808 84,38 2.047 824 2.871 86,84 (2,19)
Probation 3 0 3 0,09 4 2 6 0,18 (50,00)
Jumlah 2.315 1013 3.328 2.331 975 3.306
Jumlah Karyawan Berdasarkan Rentang Usia
2023 2022 Kenaikan
Rentang Usia (Penurunan)
L P Jumlah % L P Jumlah % (%)
> 50 tahun 90 17 107 3,22 77 13 90 2,72 18,89
40-49 tahun 701 146 847 25,45 652 124 776 23,47 9,57
30-39 tahun 1.177 524 1.701 51,11 1.233 523 1.756 53,12 (2,97)
20-29 tahun 347 326 673 20,22 369 315 684 20,69 (1,61)
< 20 Tahun 0 0 0 0 0 0 0 0 0
Jumlah 2.315 1.013 3.328 2.331 975 3.306
Jumlah Karyawan Berdasarkan Masa Kerja
2023 2022 Kenaikan
Masa Kerja
L P Jumlah % L P Jumlah % (Penurunan) (%)
> 9 tahun 1.018 459 1.477 44,38 878 404 1.282 38,78 15,21
5 - 9 tahun 599 201 800 24,04 769 243 1.012 30,61 (20,95)
3 - 5 tahun 282 108 390 11,72 353 132 485 14,67 (19,59)
1 - 3 tahun 233 174 407 12,23 167 106 273 8,26 49,08
< 1 Tahun 183 71 254 7,63 164 90 254 7,68 0,00
Jumlah 2.315 1.013 3.328 2.331 975 3.306
76 Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance
Page 77
03
Jumlah Karyawan Berdasarkan Gender/Jenis Kelamin
2023 2022 Kenaikan
Gender
Jumlah % Jumlah % (Penurunan) (%)
Laki-laki 2.315 69,56 2.331 70,51 (0,69)
Perempuan 1.013 30,44 975 29,49 3,90
Jumlah 3.328 3.306
Pendidikan dan/atau Pelatihan Dewan Komisaris,
Direksi, Komite-Komite, Sekretaris Perusahaan, Audit
Internal dan Manajemen Risiko
Jenis Pendidikan Materi Pendidikan dan Tempat dan
Nama dan Jabatan Penyelenggara
dan Pelatihan Pelatihan Waktu
Dewan Komisaris
Seminar Nasional "Era
Rico Adisurja Setiawan Jakarta,
Pelatihan Publik Baru Industri APPI
(Komisaris Utama) 06/06/2023
Pembiayaan"
Webinar "Leadership In Online,
Pelatihan Publik OJK Institute
Changing Atmosphere" 24/08/2023
Totok Priyambodo International Seminar:
(Komisaris) Multifinance Indonesia:
Tokyo, Jepang,
Pelatihan Publik Welcoming The Great APPI
15/12/2023
Opportunities After
Pandemic
Ravik Karsidi
- - - -
(Komisaris Independen)*
Pembekalan Internal Jakarta,
Pelatihan Inhouse MTF
Fendy Eventius Mugni Komisaris 24/08/2023
(Komisaris Independen)** Sertifikasi Dasar Jakarta,
Pelatihan Publik SPPI
Pembiayaan Komisaris 30/08/2023
Direksi
Seminar Economic
Outlook 2023 "Menjaga Jakarta,
Pelatihan Publik CNBC Indonesia
Momentum Ekonomi Di 28/02/2023
Tengah Ketidakpastian"
Seminar Nasional
Pinohadi G Sumardi Jakarta,
Pelatihan Publik "Pembiayaan Mikro Dan APPI
(Direktur Utama) 03/03/2023
Sdm Di Era Society 5.0"
International Seminar
"The Future Of Jakarta,
Pelatihan Publik APPI
Digitalization In 01/08/2023
Multifinance Industry"
Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance 77
Page 78
Profil
Perusahaan
Jenis Pendidikan Materi Pendidikan dan Tempat dan
Nama dan Jabatan Penyelenggara
dan Pelatihan Pelatihan Waktu
Seminar Nasional
Jakarta,
Pelatihan Publik "Tantangan Pembiayaan APPI
31/01/2023
Di Tengah Tahun Politik"
William Francis Indra Seminar Nasional
Jakarta,
(Direktur) Pelatihan Publik "Pembiayaan Mikro Dan APPI
03/03/2023
Sdm Di Era Society 5.0"
Seminar Nasional Jakarta,
Pelatihan Publik APPI
"Economic Outlook 2024" 03/10/2023
Seminar Nasional
Jakarta,
Pelatihan Publik "Pembiayaan Mikro Dan APPI
03/03/2023
Sdm Di Era Society 5.0"
International Seminar
"The Future Of Jakarta,
Pelatihan Publik APPI
R. Eryawan Nurhariadi Digitalization In 01/08/2023
(Direktur) Multifinance Industry"
International Seminar:
Multifinance Indonesia:
Tokyo, Jepang,
Pelatihan Publik Welcoming The Great APPI
15/12/2023
Opportunities After
Pandemic
Chief
International Seminar
"The Future Of Jakarta,
Pelatihan Publik APPI
Bonifatius Perana Citra Ketaren Digitalization In 01/08/2023
(Chief) Multifinance Industry"
Seminar Nasional Jakarta,
Pelatihan Publik APPI
"Economic Outlook 2024" 03/10/2023
Seminar Economic
Outlook 2023 "Menjaga Jakarta,
Pelatihan Publik CNBC Indonesia
Momentum Ekonomi Di 28/02/2023
Tengah Ketidakpastian"
Bara Risk Forum "Erm
Online,
Pelatihan Publik And Cyber Security - How BARA
Johanes Barus 26/07/2023
To Mitigate And Protect"
(Chief)
International Seminar
"The Future Of Jakarta,
Pelatihan Publik APPI
Digitalization In 01/08/2023
Multifinance Industry"
Webinar "Leadership In Online,
Pelatihan Publik OJK Institute
Changing Atmosphere" 24/08/2023
International Seminar
"The Future Of Jakarta,
Pelatihan Publik APPI
Afri Feder Fauzi Digitalization In 01/08/2023
(Chief) Multifinance Industry"
Seminar Nasional Jakarta,
Pelatihan Publik APPI
"Economic Outlook 2024" 03/10/2023
78 Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance
Page 79
03
Jenis Pendidikan Materi Pendidikan dan Tempat dan
Nama dan Jabatan Penyelenggara
dan Pelatihan Pelatihan Waktu
Komite Audit
KONFERENSI NASIONAL
KOMITE AUDIT 2023
"Mengawal
Marlan Marthias Achmad Jakarta,
Pelatihan Publik Keberlanjutan Dan IKAI
10/10/2023
Pertumbuhan Perseroan
Melalui Pengawasan Dan
Pengendalian Risiko"
Komite Nominasi & Remunerasi
Pembekalan Internal Jakarta,
Pelatihan Inhouse MTF
Fendy Eventius Mugni Komisaris 24/08/2023
(Komisaris Independen)** Sertifikasi Dasar Jakarta,
Pelatihan Publik SPPI
Pembiayaan Komisaris 30/08/2023
Webinar "Leadership In Online,
Pelatihan Publik OJK Institute
Changing Atmosphere" 24/08/2023
Totok Priyambodo International Seminar:
(Komisaris) Multifinance Indonesia:
Tokyo, Jepang,
Pelatihan Publik Welcoming The Great APPI
15/12/2023
Opportunities After
Pandemic
Komite Pemantau Risiko
Irwan Trinugroho - - - -
Sekretaris Perusahaan
Webinar "Leadership In Online,
Pelatihan Publik OJK Institute
Changing Atmosphere" 08/08/2023
Implementasi Undang-
Jakarta,
Pelatihan Inhouse Undang Perlindungan MTF & OJK
11/11/2023
Arif Reza Fahlepi Data Pribadi
(Corporate Secretary Division Head) Hari Iman
Jakarta,
Pelatihan Publik Anti Fraud & Gratifikasi Wahyudi, S.psi,
12/12/2023
Psikolog, Cht
Leadership For General Jakarta,
Pelatihan Inhouse Jakarta
Manager 12/12/2023
Audit Internal
Sertifikasi Dasar Jakarta,
Pelatihan Publik SPPI
Pembiayaan - Managerial 17/03/2023
2023 IIA Indonesia Jakarta,
Pelatihan Publik IIA
National Conference 10/08/2023
Forum Penguatan
Governasi dan Integritas
Pelaporan Keungan &
Bayu Mario Jakarta,
Pelatihan Publik Practical Implementation BUMN & FKSPI
(Corporate Audit Division Head) 12/09/2023
of Risk Management and
Internal Audit in State
Owned Enterprises
Pelatihan Inhouse Metodologi Penulisan Jakarta, PT Asanka Kreasi
Laporan Audit 11/11/2023 Mandiri
Leadership for General Jakarta,
Pelatihan Inhouse MTF
Manager 12/12/2023
Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance 79
Page 80
Profil
Perusahaan
Jenis Pendidikan Materi Pendidikan dan Tempat dan
Nama dan Jabatan Penyelenggara
dan Pelatihan Pelatihan Waktu
Retail Risk Management
Sertifikasi Risk
Jakarta,
Pelatihan Publik Management Satu SPPI
11/07/2023
Tingkat Dibawah Direksi
Credit Skills Accreditation Jakarta,
Indra Budi Laksana Pelatihan Publik Moodys
Training Program Batch 3 11/08/2023
(Retail Risk Management Division
Head) Implementasi Undang-
Jakarta,
Pelatihan Inhouse Undang Perlindungan MTF & OJK
11/11/2023
Data Pribadi
Leadership for General Jakarta,
Pelatihan Inhouse MTF
Manager 12/12/2023
Corporate Risk Management
Awareness Training of
Information Security
Pelatihan Inhouse 11/01/2023 MTF
Management System
based on ISO 27001:2022
Training of Internal Audit
Pelatihan Inhouse ISO 27001:2022 based on 12/02/2023 MTF
ISO 19011:2018
Vitriati Hartika Sertifikasi Risk
Jakarta,
(Corporate Risk Management Division Pelatihan Publik Management Satu SPPI
11/07/2023
Head) Tingkat Dibawah Direksi
ERM And Cyber Security
Jakarta,
Pelatihan Publik - How to Mitigate and BARA
18/07/2023
Protect
General Manager Jakarta,
Pelatihan Inhouse MTF
Development Program 12/12/2023
Leadership for General Jakarta,
Pelatihan Inhouse MTF
Manager 12/12/2023
80 Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance
Page 81
03
Struktur dan Komposisi Pemegang Saham
Komposisi Kepemilikan Saham Mandiri Tunas Finance
1 Januari 2023 31 Desember 2023
Pemegang Jumlah Persentase Persentase
No Nilai Nominal Jumlah Lembar Nilai Nominal
Saham Lembar Kepemilikan Kepemilikan
(Rp) Saham (Rp)
Saham Saham (%) Saham (%)
PT Bank
1 Mandiri 1.275.000.000 127.500.000.000 51,00 1.275.000.000 127.500.000.000 51,00
(Persero) Tbk
PT Tunas
2 1.225.000.00 122.500.000.000 49,00 1.225.000.000 122.500.000.000 49,00
Ridean
Jumlah 2.500.000.000 250.000.000.00 100,00 2.500.000.000 2.500.000.000 100,00
Komposisi Kepemilikan Saham Mandiri Tunas Finance
51%
49%
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk PT Tunas Ridean
Informasi tentang Kepemilikan Saham Mandiri
Tunas Finance oleh Manajemen Kunci
Kepemilikan Saham Mandiri Tunas Finance oleh Dewan Komisaris dan Direksi, Baik
Langsung atau Tidak Langsung
Kepemilikan Saham MTF Secara Kepemilikan Saham MTF Secara
Dewan Komisaris dan Direksi Jabatan
Langsung Tidak Langsung
Dewan Komisaris
Rico Adisurja Setiawan Komisaris Utama Nihil Nihil Nihil Nihil
Totok Priyambodo Komisaris Nihil Nihil Nihil Nihil
Fendy Eventius Mugni Komisaris Nihil Nihil Nihil Nihil
Direksi
Pinohadi G. Sumardi Direktur Utama Nihil Nihil Nihil Nihil
William Francis Indra Direktur Nihil Nihil Nihil Nihil
R. Eryawan Nurhariadi Direktur Nihil Nihil Nihil Nihil
*) Nihil = tidak memiliki saham MTF
Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance 81
Page 82
Profil
Perusahaan
Informasi Tentang Pemegang Saham Utama dan/atau Pemegang Saham Pengendali
Hingga Nama Pemilik Akhir
Pemegang Saham Utama/Pengendali Perseroan adalah PT Bank Mandiri (Persero) Tbk yang memiliki saham Perseroan
sebanyak 51,00%. Sementara PT Tunas Ridean memiliki saham Perseroan sebanyak 49,00%. Berikut disampaikan struktur
kepemilikan saham hingga nama pemilik akhir.
Struktur Pemegang Saham
Pemerintah PT Tunas
Jardine Cycle & Pemegang
Republik Publik Andalan PT Tunas Ridean
Carriage Ltd Saham Lainnya
Indonesia Pratama
52,00% 48,00% 46,24% 46,24% 7,50% 0,02%
PT Bank Mandiri
PT Tunas Ridean
(Persero) Tbk
51,00% 49,00%
PT Mandiri Tunas Finance
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, selanjutnya disebut “Bank Mandiri”, didirikan pada tanggal 2 Oktober 1998 di Negara
Republik Indonesia dengan Akta Notaris Sutjipto, S.H., No. 10, berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 75 Tahun 1998
tanggal 1 Oktober 1998. Bank Mandiri didirikan melalui merger atau penggabungan usaha dari 4 (empat) bank BUMN,
yaitu PT Bank Bumi Daya (Persero), PT Bank Dagang Negara (Persero), PT Bank Ekspor Impor Indonesia (Persero), dan PT
Bank Pembangunan Indonesia (Persero). Pada 14 Juli 2003, Bank Mandiri melakukan Penawaran Umum Saham perdana
dengan kode saham “BMRI” sebesar 20% atau ekuivalen dengan 4 miliar lembar saham.
Seiring berjalannya waktu dan didukung dengan pengalaman serta kemampuan yang matang dalam memberikan
layanan perbankan, terutama pada segmen kredit korporasi, hingga kini Bank Mandiri masih dipercaya sebagai salah
satu Bank BUMN yang terbesar di Indonesia dari sisi total aset, pinjaman, dan deposit.
Sebagai bank BUMN yang beroperasi di tengah populasi masyarakat terbesar didunia, serta dalam rangka mewujudkan
aspirasi jangka panjangnya di tahun 2020 - 2024 yaitu “To be your preferred financial partner” atau Menjadi Partner
Financial Pilhan Utama Anda, maka Bank Mandiri secara konsisten memfokuskan pada 2 (dua) hal, yaitu
• Komitmen membangun hubungan jangka panjang yang didasari atas kepercayaan baik dengan nasabah bisnis
maupun perseorangan. Bank Mandiri melayani seluruh nasabah dengan standar layanan internasional melalui
penyediaan solusi keuangan yang inovatif. Bank Mandiri ingin dikenal karena kinerja, sumber daya manusia dan
kerja sama tim yang terbaik.
• Mengambil peran aktif dalam mendorong pertumbuhan jangka panjang Indonesia dan selalu menghasilkan imbal
balik yang tinggi secara konsisten bagi pemegang saham.
82 Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance
Page 83
03
Untuk mewujudkan hal tersebut, Bank Mandiri secara berkesinambungan meningkatkan posisi dan kemampuannya pada
sektor industri perbankan Nasional dengan memerhatikan perkembangan teknologi yang cepat, kebutuhan nasabah
yang semakin dinamis, dan demografis masyarakat Indonesia.
Informasi Umum PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
Nama Perusahaan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
Tanggal Pendirian 2 Oktober 1998
Bidang Usaha Perbankan
Pencatatan Saham Bursa Efek Indonesia, 14 Juli 2003, kode saham "BMRI"
• 1 Kantor Pusat
• 139 Kantor Cabang
• 10 Entitas Anak dan 5 Entitas Cucu (termasuk 1 Entitas Cicit)
Jaringan Usaha
• 2.104 Cabang Pembantu
• 12.906 ATM
• 7 Kantor Luar Negeri (5 Cabang Luar Negeri dan 2 Entitas Anak)
Jumlah Karyawan 38.940 orang (2023)
• Jumlah Aset 2.174.219.449
Kinerja Keuangan
• Jumlah Simpanan Nasabah 225.501.470
per 31 Desember 2023
• Jumlah Ekuitas 287.494.962
(dalam jutaan rupiah)
• Jumlah Pendapatan Bunga dan Syariah - Neto 98.009.620
• Jumlah Laba Bersih Tahun Berjalan 60.051.870
Plaza Mandiri
Jl. Jenderal Gatot Subroto Kav. 36-38
Jakarta 12190 Indonesia
Alamat Kantor Pusat
Telp: +6221 5265045
Fax: +6221 5274477, 527557
Email: corporate.communication@bankmandiri.co.id
Situs Web www.bankmandiri.co.id
Susunan Dewan Komisaris dan Direksi PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Per 31 Desember 2023
Dewan Komisaris
Komisaris Utama/Komisaris Independen Muhamad Chatib Basri
Wakil Komisaris Utama/Komisaris Independen Andrinof A. Chaniago
Komisaris Independen Loeke Larasati Agoestina
Komisaris Independen Muliadi Rahardja
Komisaris Independen Heru Kristiyana
Komisaris Independen Zainudin Amali
Komisaris Rionald Silaban
Komisaris Arif Budimanta
Komisaris Faried Utomo
Komisaris Nawal Nely
Komisaris Muhammad Yusuf Ateh
Direksi
Direktur Utama Darmawan Junaidi
Wakil Direktur Utama Alexandra Askandar
Direktur Manajemen Risiko Ahmad Siddik Badruddin
Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance 83
Page 84
Profil
Perusahaan
Direksi
Direktur Kepatuhan dan SDM Agus Dwi Handaya
Direktur Commercial Banking Riduan
Direktur Jaringan & Retail Banking Aquarius Rudianto
Direktur Operation Toni E. B. Subari
Direktur Corporate Banking Susana Indah Kris Indriati
Direktur Hubungan Kelembagaan Rohan Hafas
Direktur Keuangan & Strategi Sigit Prastowo
Direktur Information Technology Timothy Utama
Direktur Treasury & International Banking Eka Fitria
PT Tunas Ridean
PT Tunas Ridean, selanjutnya disebut “Tunas Grup”, merupakan pemegang saham pendiri Perseroan. Tunas Grup adalah
perusahaan keluarga bernama Tunas Indonesia Motor yang beroperasi sejak tahun 1967. Pada tahun 1980, Tunas Grup
mengintegrasikan seluruh bisnis unit ke dalam satu perusahaan induk PT Tunas Ridean. Perusahaan ini kemudian
mendaftarkan diri di Bursa Efek Indonesia pada tahun 1995 melalui aksi korporasi Penawaran Umum Saham perdana
dengan kode saham “TURI”.
Di tahun 2012, Tunas Grup memperluas jaringan outlet penjualan dan layanan purna jual merk otomotif melalui akuisisi
dealer resmi merk Isuzu PT Rahardja Ekalancar dan sekarang bernama Tunas Isuzu. Pada November 2014, PT Tunas Dwipa
Matra bersama-sama dengan pihak ketiga mendirikan PT Asia Surya Perkasa, dealer utama sepeda motor Honda untuk
wilayah Bangka Belitung.
Saat ini Tunas Grup telah menjadi grup otomotif independen terbesar yang memiliki 161 outlet yang tersebar di seluruh
Indonesia. Tunas Grup mengoperasikan jaringan outlet penjualan dan layanan purnajual merk otomotif ternama melalui
PT Tunas Ridean (Tunas Toyota), PT Tunas Mobilindo Perkasa (Tunas Daihatsu dan Tunas Peugeot), PT Tunas Mobilindo
Parama (Tunas BMW), dan PT Tunas Dwipa Matra diler utama sepeda motor Honda untuk wilayah Lampung. Perseroan
melalui PT Tunas Aset Sarana (Tunas Used Car) juga mengoperasikan layanan penjualan mobil bekas BMW Premium
Selection.
Selain itu Tunas Grup mengoperasikan layanan penyewaan kendaraan dan pengelolaan armada jangka pendek dan
jangka panjang melalui PT Surya Sudeco (Tunas Rent). PT Surya Sudeco mendirikan perusahaan manpower services
bernama PT Mitra Asri Pratama dan balai lelang bernama PT Mega Armada Sudeco.
Pertengahan tahun 2022 Tunas Grup mengambil keputusan untuk Go Private dan melakukan penghapusan pencatatan
(delisting) di Bursa Efek Indonesia secara sukarela. PT Tunas Ridean resmi menjadi perusahaan tertutup di 6 April 2023.
Informasi Umum PT Tunas Ridean
Nama Perusahaan PT Tunas Ridean
Tanggal Pendirian 24 Juli 1980
Bidang Usaha Keagenan, Penyaluran, Industri, Perdagangan, dan Pengangkutan.
Pencatatan Saham Bursa Efek Indonesia, 16 Mei 1995, kode saham “TURI”
Jaringan Usaha 161 outlet yang tersebar di seluruh Indonesia.
Jumlah Karyawan 4.249 orang
• Jumlah Aset Rp9.463.450.744.732
Kinerja Keuangan • Jumlah Ekuitas Rp5.437.228.383.067
Per 31 Desember 2023 • Jumlah Pendapatan Bersih Rp18.888.289.266.250
• Jumlah Laba Bersih Tahun Berjalan Rp1.202.336.990.112
84 Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance
Page 85
03
Jl. Raya Pasar Minggu No.7 Jakarta 12740, Indonesia
Telp: +6221 794 4788, 799 5621
Alamat Kantor Pusat
Fax: +6221 150 0798
Email: info@tunasgroup.com
Situs Web www.tunasgroup.com
Susunan Dewan Komisaris dan Direksi PT Tunas Ridean Per 31 Desember 2023
Dewan Komisaris
Komisaris Utama Anton Setiawan
Komisaris Hong Anton Leoman
Komisaris Wilfrid Foo Tsu-Jin
Komisaris Alfredo Chandra
Direksi
Direktur Utama Rico Adisurja Setiawan
Direktur Nugraha Indra Permadi
Direktur Andrew Ling
Direktur Tenny Febyana Halim
Direktur Ester Tanudjaja
Kronologis Penerbitan Saham
Hingga akhir tahun 2023, Perseroan tidak mencatatkan sahamnya di bursa saham. Perseroan menjadi perusahaan tercatat
sebagai emiten karena menerbitkan obligasi. Oleh karena itu, tidak terdapat informasi tentang kronologis penerbitan
dan pencatatan saham.
Kronologis Penerbitan Efek Lainnya
Sejak tahun 2003, MTF telah beberapa kali menerbitkan Obligasi yang dananya digunakan seluruhnya untuk memperkuat
struktur pendanaan dalam mendukung kegiatan pembiayaan kendaraan bermotor. Walaupun Perseroan mendapatkan
dukungan penuh atas fasilitas pendanaan terutama Joint Financing dari PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, namun Perseroan
tetap melakukan diversifikasi pendanaan untuk menunjang kinerja usaha Perseroan. Selain itu, penerbitan Obligasi
juga bertujuan untuk menjaga hubungan baik dengan investor serta mempertahankan eksistensi Perseroan sebagai
perusahaan pembiayaan terkemuka di Indonesia.
Pada tahun 2023, Perseroan mengeluarkan Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan VI Mandiri Tunas
Finance Tahap I Tahun 2023 dan Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan VI Mandiri Tunas Finance Tahap
II Tahun 2023. Berikut tabel obligasi yang masih beredar serta masih dalam status belum lunas per 31 Desember 2023.
Seluruh obligasi yang diterbitkan Perseroan dilakukan melalui Bursa Efek Indonesia (BEI). Selain obligasi di bawah,
Perseroan tidak menerbitkan efek apa pun dalam bentuk lain.
Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance 85
Page 86
Profil
Perusahaan
Daftar Obligasi yang Diterbitkan Mandiri Tunas Finance dan Masih Beredar di Tahun 2023
Frekuensi
Peringkat Jumlah Tingkat Tanggal Tanggal Jatuh
Tahun Nama Obligasi Pembayaran Status
Penerbitan (Rp Juta) Bunga Penerbitan Tempo
Bunga
Obligasi
Aktif/
Berkelanjutan Setiap 3
idAA+ 200.000 9,75% p.a 8 Januari 2019 8 Januari 2024 Belum
IV MTF Tahap I (tiga) bulan
Lunas
Seri B
2019
Obligasi
Aktif/
Berkelanjutan Setiap 3
idAA+ 658.000 9,50% p.a 26 Juli 2019 26 Juli 2024 Belum
IV MTF Tahap II (tiga) bulan
Lunas
Seri B
Obligasi Lunas
Berkelanjutan Setiap 3 13 Agustus 13 Agustus per 10
idAA+ 472.000 8,00% p.a
V MTF Tahap I (tiga) bulan 2020 2023 Agustus
Seri A 2023
2020
Obligasi
Aktif/
Berkelanjutan Setiap 3 13 Agustus 13 Agustus
idAA+ 386.000 8,60% p.a Belum
V MTF Tahap I (tiga) bulan 2020 2025
Lunas
Seri B
Obligasi
Aktif/
Berkelanjutan Setiap 3
idAA+ 915.150 7,00% p.a 20 Mei 2021 20 Mei 2024 Belum
V MTF Tahap II (tiga) bulan
Lunas
Seri A
2021
Obligasi
Aktif/
Berkelanjutan Setiap 3
idAA+ 485.700 7,65% p.a 20 Mei 2021 20 Mei 2026 Belum
V MTF Tahap II (tiga) bulan
Lunas
Seri B
Obligasi
Aktif/
Berkelanjutan Setiap 3 23 Februari 23 Februari
idAA+ 851.440 5,90% p.a Belum
V Tahap III MTF (tiga) bulan 2022 2025
Lunas
Seri A
2022
Obligasi
Aktif/
Berkelanjutan Setiap 3 23 Februari 23 Februari
idAA+ 376.615 6,75% p.a Belum
V Tahap III MTF (tiga) bulan 2022 2027
Lunas
Seri B
Obligasi
Aktif/
Berkelanjutan Setiap 3
idAAA 439.660 6,00% p.a 11 Juli 2023 11 Juli 2026 Belum
VI Tahap I MTF (tiga) bulan
Lunas
Seri A
Obligasi
Aktif/
Berkelanjutan Setiap 3
idAAA 252.075 6,25% p.a 11 Juli 2023 11 Juli 2028 Belum
VI Tahap I MTF (tiga) bulan
Lunas
Seri B
2023
Obligasi
Aktif/
Berkelanjutan 804.175 Setiap 3 27 September 27 September
idAAA 6,50% p.a Belum
VI Tahap II MTF (tiga) bulan 2023 2026
Lunas
Seri A
Obligasi
27 September Aktif/
Berkelanjutan Setiap 3 27 September
idAAA 326.935 6,75% p.a 2028 Belum
VI Tahap II MTF (tiga) bulan 2023
Lunas
Seri B
Keterangan: Hasil pemeringkat tersebut merupakan peringkat yang ditetapkan terhadap obligasi pada saat awal pendaftaran obligasi yang
dilakukan oleh PEFINDO
86 Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance
Page 87
03
Informasi tentang Struktur Grup dan Kelompok
Usaha, Entitas Anak, Entitas Asosiasi, serta Joint
Venture (JV) dan Special Purpose Vehicle (SPV)
Hingga akhir tahun 2023, Mandiri Tunas Finance tidak memiliki struktur grup dan kelompok usaha, Entitas Anak, Entitas
Asosiasi, Penyertaan Saham, Joint Venture (JV), Special Purpose Vehicle (SPV), maupun Kerja Sama Operasi (KSO). Dengan
demikian, tidak terdapat informasi tentang nama entitas anak dan/atau asosiasi, persentase kepemilikan saham,
keterangan tentang bidang usaha entitas anak dan/atau entitas asosiasi, dan keterangan status operasi entitas anak
dan/atau entitas asosiasi. Selain itu, Perseroan juga tidak memiliki struktur grup dan kelompok usaha.
Akuntan Publik
Dewan Komisaris diberikan wewenang untuk melakukan proses penunjukan calon Auditor Eksternal sesuai dengan
ketentuan pengadaan barang dan jasa perusahaan dan mendapat persetujuan dalam RUPS Tahunan tanggal 28 Juni
2023, untuk menunjuk Kantor Akuntan Publik Purwantono, Sungkoro & Surja (a member firm of Ernst & Young Global
Limited) sebagai pihak eksternal yang melakukan pemeriksaan atas laporan keuangan Perseroan untuk Tahun Buku
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 dan menetapkan besaran honorarium, sesuai dengan ketentuan peraturan
perundang-undangan yang berlaku, dengan ketentuan akuntan publik yang ditunjuk dan terdaftar di OJK.
Kantor Akuntan Publik dan Akuntan Publik 5 Tahun Terakhir
Nama
Tahun Kantor Akuntan Publik Jasa yang Diberikan Biaya (Rp) Opini
Akuntan
Danil Setiadi Wajar dalam
Purwantono, Sungkoro & Audit umum atas Laporan
Handaja, CPA semua hal
2023 Surja (EY) Keuangan tahun buku 1.132.200.000
No Izin yang
STTD.KAP-03/PM.22/2018 2023
AP.1008 material
Wajar dalam
Purwantono, Sungkoro & Audit umum atas Laporan
Yovita No. Izin semua hal
2022 Surja (EY) No. Izin KMK Keuangan tahun buku 1.048.950.000
AP.0242 yang
No. 603/KM.1/2015 2022
material
Wajar dalam
Purwantono, Sungkoro & Audit umum atas Laporan
Yovita No. Izin semua hal
2021 Surja (EY) No. Izin KMK Keuangan tahun buku 998.000.000
AP.0242 yang
No. 603/KM.1/2015 2021
material
Wajar dalam
Purwantono, Sungkoro & Audit umum atas Laporan
Yovita No. Izin semua hal
2020 Surja (EY) No. Izin KMK Keuangan tahun buku 950.000.000
AP.0242 yang
No. 603/KM.1/2015 2020
material
Danil Setiadi Wajar dalam
Purwantono, Sungkoro & Audit umum atas Laporan
Handaja, CPA semua hal
2019 Surja (EY) No. Izin KMK Keuangan tahun buku 930.000.000
No. Izin yang
No. 603/KM.1/2015 2019
AP.1008 material
Jasa Lain dan Biaya KAP/ Akuntan Publik Pada Tahun 2023
Pada tahun 2023 perseroan menunjuk KAP Purwantono, Sungkoro & Surja untuk penerbitan Surat Pernyataan Akuntan
(Comfort Letter) Penerbitan Obligasi Berkelanjutan VI. Jasa ini disepakati dengan biaya sebesar Rp965.700.000 (setelah
pajak) dengan Nomor SPK 083/SPK-PROC/MTF/III/2023.
Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance 87
Page 88
Profil
Perusahaan
Lembaga dan Profesi Penunjang
Perdagangan dan Pencatatan Saham
Nama PT Bursa Efek Indonesia (BEI)
Gedung Bursa Efek Indonesia
Jl. Jend. Sudirman Kav 52-53.
Jakarta 12190, Indonesia
Alamat
Tel: +62 21 515 0515
Surel: callcenter@idx.co.id
Website: www.idx.co.id
Informasi Perdagangan
Jasa yang diberikan
Biaya Pencatatan Saham Tahunan/Annual Listing Fee
Periode Penugasan Tahun 2023
Kustodian
Nama PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI)
Gedung Bursa Efek Indonesia
Menara 1 Lantai 5
Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53.
Jakarta 12190
Alamat
Telp. +62 21 5299 1099
Faks. +62 21 5299 1199
Surel: helpdesk@ksei.co.id
Situs Web: www.ksei.co.id
Menyediakan jasa untuk mengadministrasikan efek yang telah dikeluarkan penyedia layanan jasa
Jasa yang diberikan
penyimpanan dan penyelesaian transaksi efek serta distribusi hasil aksi korporasi
Periode Penugasan Tahun 2023
Pemeringkat Perusahaan
Nama PT Fitch Rating
DBS Bank Tower Lantai 24 Suite 2403
Alamat Jl. Prof. Dr. Satrio Kav. 3-5
Jakarta 12940
Jasa yang diberikan Memberikan penilaian atau pemeringkatan terhadap Perusahaan
Periode Penugasan Tahun 2023
Wali Amanat
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
Nama
Divisi Investment Services Bagian Trust & Corporate Services
Gedung BRI II Lantai 6
Alamat Jl. Jend. Sudirman Kav. 44-46
Jakarta 10210
Jasa yang diberikan Mewakili kepentingan Pemegang Obligasi
Periode Penugasan Tahun 2023
Pemeringkat Efek
Nama PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo)
Panin Tower Senayan City Lantai 17
Alamat Jl. Asia Afrika Lot. 19
Jakarta 10270
Jasa yang diberikan Memberikan penilaian atau pemeringkat terhadap Obligasi yang diterbitkan Perseroan
Periode Penugasan Tahun 2023
88 Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance
Page 89
03
Penjamin Pelaksana Emisi Efek
Nama PT Mandiri Sekuritas
Menara Mandiri Tower I
Lantai 25
Alamat
Jl. Jend. Sudirman Kav. 54-55
Jakarta 12190
Jasa yang diberikan Bertanggung jawab atas penyelenggaraan Penawaran Umum
Periode Penugasan Tahun 2023
Penjamin Pelaksana Emisi Efek
Nama PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk
Gedung Artha Graha Lantai 18 dan 19
Alamat Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53
Jakarta 12190
Jasa yang diberikan Bertanggung jawab atas penyelenggaraan Penawaran Umum
Periode Penugasan Tahun 2023
Penjamin Pelaksana Emisi Efek
Nama PT BRI Danareksa Sekuritas
Gedung BRI II Lantai 23
Alamat Jl. Jend. Sudirman Kav. 44-46
Jakarta 10210
Jasa yang diberikan Bertanggung jawab atas penyelenggaraan Penawaran Umum
Periode Penugasan Tahun 2023
Notaris
Nama Notaris & PPAT Ir. Nanette Cahyanie Handari Adi Warsito, S.H.
Jl. Panglima Polim V No. 11
Alamat
Kebayoran Baru - Jakarta Selatan 12160
Pembuatan akta perjanjian yang dibutuhkan dalam penyelenggaraan Penawaran Umum
Jasa yang diberikan
Berkelanjutan Obligasi
Periode Penugasan Tahun 2023
Konsultan Hukum
Nama BM & Partners - Poernomo Idna Yashinta, S.H.
Alamat Wisma Haroen, Jalan Raya Pasar Minggu No. 2A, Jakarta Selatan
Melakukan Legal due diligence terhadap dokumen Perusahaan, Penyusunan Laporan Uji Tuntas dan
Jasa yang diberikan
pembuatan Legal Opini dalam rangka Penyelenggaraan Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi
Periode Penugasan Tahun 2023
Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance 89
Page 90
Profil
Perusahaan
Website Perusahaan
Sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) No. 8/POJK.04/2015 tentang Situs Web Emiten atau Perusahaan
Publik, Perseroan telah menyediakan situs web berbahasa Indonesia dan bahasa Inggris, yang dapat dengan mudah
diakses oleh seluruh pemangku kepentingan.
Perseroan memiliki situs web resmi dengan alamat www.mtf.co.id yang terbagi ke dalam 2 (dua) platform, yaitu situs web
produk dan jasa dengan alamat www.mtf.co.id yang dikelola oleh marketing, dan situs web korporasi dengan alamat
www.mtf.co.id/korporat yang dikelola oleh Sekretaris Perusahaan.
Keberadaan situs web MTF juga merupakan salah bentuk keterbukaan dalam penerapan prinsip-prinsip GCG agar
seluruh pemangku kepentingan dapat memperoleh berbagai informasi terkait dengan Perusahaan. Selain itu, situs web
Perseroan juga memuat informasi produk dan layanan yang diberikan Perseroan. Informasi-informasi yang disajikan
dalam website senantiasa diperbarui secara berkala.
90 Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance
Page 91
03
Navigasi Situs Web Korporat Mandiri Tunas Finance www.mtf.co.id/korporat
Menu Cakupan Konten
• Sejarah MTF
• Struktur Organisasi Perusahaan
• Struktur Kepemilikan Saham
• Struktur Group Perusahaan
Informasi Perusahaan • Management
• Profesi Penunjang
• Anggaran Dasar
• Produk Pembiayaan
• Penghargaan
• Praktik Tata Kelola
• GCG Charter
• Corporate Code of Conduct
• Piagam Komite Audit
Tata Kelola • Kode Etik Pegawai
Perusahaan • Pedoman Kerja Komite-komite
• Anggota Komite Audit
• Prosedur Nominasi dan Remunerasi
• Kebijakan Manajemen Risiko
• Kebijakan Mekanisme Sistem Pelaporan Pelanggaran
• Prospektus
• Laporan Tahunan
• Laporan Keberlanjutan
• Laporan Keuangan
Informasi Investor • Pemeringkatan
• RUPS
• Informasi Obligasi
• Informasi Dividen
• Keterbukaan Informasi
Jaringan Cabang Kanal untuk melihat cakupan jaringan usaha MTF yang tersebar di Indonesia
• Berita Kegiatan Korporat
• Berita CSR
Berita & CSR
• Galeri Video
• Liputan Media
Karir Microsite dengan alamat www.karir.mtf.co.id tentang informasi lowongan pekerjaan di Perseroan
Hubungi Kami Kanal untuk dapat mengirimkan pesan berbasis situs web kepada Perseroan
Tabel Pemenuhan Informasi Pada Situs Perusahaan Sesuai dengan Pojk No. 8/POJK.04/2015
Ketersediaan di
No Cakupan Informasi
Situs Web MTF
1 Informasi Pemegang Saham sampai dengan Pemilik Akhir Individu √
2 Pedoman Kode Etik √
Informasi Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) paling kurang meliputi bahan mata acara yang dibahas
3 dalam RUPS, ringkasan risalah RUPS, dan informasi tanggal penting yaitu tanggal pengumuman RUPS, √
tanggal pemanggilan RUPS, tanggal RUPS, tanggal ringkasan risalah RUPS diumumkan
4 Laporan Keuangan Tahunan Terpisah (5 tahun terakhir) √
5 Laporan Tahunan Lebih Dari 5 Tahun Terakhir √
6 Profil Dewan Komisaris dan Direksi √
Piagam/ Charter Dewan Komisaris, Direksi, Komite-komite, Pedoman Kode Etik, Alamat Kantor,
7 √
Informasi WBS
8 Informasi Investor √
9 Berita & CSR √
Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance 91
Page 92
Profil
Perusahaan
Wilayah Operasional
1 8
NAD
Medan I Tanjung Pinang
Sumatera Utara
Kepulauan Riau
Riau
2
4 Kalimantan Utara
3 Kalimantan Barat
Kalimantan Timur
Sumatera Barat Jambi
Balikpapan
Bangka Belitung Kalimantan Tengah
5
Palembang I
Bengkulu
Sumatera Selatan
6 Kalimantan Selatan
Lampung
7
1 REGIONAL 1 Duren Tiga
SUMATERA BSD
• MTF Medan I DKI Jakarta Jawa Tengah
• MTF Medan II
Bandung I
• MTF Medan Multiguna Banten Semarang
Surabaya II Nusa
• MTF Rantau Prapat
Tenggara
• MTF Batam Jawa Barat Barat
• MTF Batam Multiguna D.I. Yogyakarata
• MTF Tanjung Pinang
• MTF Pekanbaru I
• MTF Pekanbaru II Jawa Timur
• MTF Pekanbaru Multiguna Bali
• MTF Duri
2 REGIONAL 2 3 REGIONAL 3 4 REGIONAL 4 5 REGIONAL 5
SUMATERA JAWA JAWA JAWA
• MTF Padang • MTF Pecenongan • MTF Matraman • MTF Karawang
• MTF Padang Multiguna • MTF Kelapa Gading • MTF Fatmawati • MTF Sukabumi
• MTF Bukittinggi • MTF Tanjung Duren • MTF Lebak Bulus • MTF Bandung I
• MTF Jambi • MTF Kebon Jeruk • MTF Durentiga II • MTF Bandung II
• MTF Jambi Multiguna • MTF Kebon Jeruk Multiguna • MTF Durentiga Captive • MTF Bandung III
• MTF Muara Bungo • MTF Kemayoran • MTF Bekasi • MTF Tasikmalaya
• MTF Bengkulu • MTF Pluit • MTF Bekasi Multiguna • MTF Cirebon
• MTF Palembang I • MTF Cilegon • MTF Depok • MTF Garut
• MTF Palembang II • MTF Serang • MTF Cibinong • MTF Karawang Multiguna
• MTF Palembang Multiguna • MTF Tangerang • MTF Bogor • MTF Bandung Multiguna
• MTF Baturaja • MTF BSD • MTF Cibubur • MTF Subang
• MTF Lubuklinggau • MTF Bintaro • MTF Cikarang
• MTF Bandar Lampung • MTF Lebak (Rangkasbitung) • MTF Pondok Gede
• MTF Lampung Multiguna • MTF BSD Multiguna
• MTF Bandarjaya • MTF Serang Multiguna
• MTF Pangkal Pinang
92 Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance
Page 93
03
Kantor Wilayah
• Regional 1 - MTF Medan
• Regional 2 - MTF Palembang
• Regional 3 - MTF BSD
• Regional 4 - MTF Duren Tiga II
• Regional 5 - MTF Bandung I
• Regional 6 - MTF Semarang
• Regional 7 - MTF Surabaya II
9 •
•
Regional 8 - MTF Balikpapan
Regional 9 - MTF Makassar
Sulawesi Utara
Gorontalo Maluku Utara Kantor Fleet
• Fleet Makassar
Papua Barat Daya
Sulawesi Tengah
Papua
Sulawesi Barat
Papua Barat
Sulawesi Selatan Sulawesi Tenggara Papua Pegunungan
Maluku
Papua Tengah
Makassar I
Papua Selatan
Nusa Tenggara Timur
7 9
6 REGIONAL 7 8 REGIONAL 9
REGIONAL 6 JAWA, BALI, & REGIONAL 8 SULAWESI, PAPUA, &
JAWA NUSA TENGGARA KALIMANTAN MALUKU
• MTF Tegal • MTF Surabaya I • MTF Pontianak • MTF Makassar I
• MTF Purwokerto • MTF Surabaya II • MTF Sintang • MTF Makassar II
• MTF Semarang • MTF Malang • MTF Banjarmasin • MTF Parepare
• MTF Ungaran • MTF Kediri • MTF Banjarbaru • MTF Kendari
• MTF Semarang Multiguna • MTF Jember • MTF Palangkaraya • MTF Manado
• MTF Solo • MTF Madiun • MTF Kotawaringin (Sampit) • MTF Kotamobagu
• MTF Solo Multiguna • MTF Tuban • MTF Samarinda • MTF Palu
• MTF Kudus • MTF Mojokerto • MTF Balikpapan • MTF Luwuk
• MTF Magelang • MTF Gresik • MTF Tarakan • MTF Mamuju
• MTF Pekalongan • MTF Banyuwangi • MTF Samarinda Multiguna • MTF Gorontalo
• MTF Yogyakarta • MTF Denpasar • MTF Banjarmasin Multiguna • MTF Sorong
• MTF Yogyakarta Multiguna • MTF Gianyar • MTF Bontang • MTF Jayapura
• MTF Surabaya Multiguna • MTF Ketapang • MTF Ambon
• MTF Malang Multiguna • MTF Makassar Multiguna
• MTF Denpasar Multiguna • MTF Manado Multiguna
• MTF Mataram
• MTF Kupang
Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance 93
Page 94
Profil
Perusahaan
Alamat Kantor Cabang
Provinsi Nama Cabang Alamat Terkini Telepon
Jalan Ring Road,Kel. Tanjung Sari,Kec. Medan Selayang,Kab.
Medan Medan,Provinsi Sumatera Utara Selayang Kota Medan Kodepos 20132 (061) 8220915
(samping Hotel Sahara Viesta), 20232
Jalan H. Adam Malik, Kelurahan Sekip, Kecamatan Medan Petisah, Kota
Sumatera Utara Medan II (061) 4151818
Medan, Provinsi Sumatera Utara
Jl. H. Adam Malik No. 19, Sekip, Kecamatan Medan Petisah, Kota Medan,
Medan Multiguna
Sumatera Utara 20236
Jalan Ahmad Yani, Komplek Pertokoan dan Perkantoran Suzuya Mall,
Rantau Prapat Kel. Bakaran Batu, Kec. Rantau Selatan, Kab.Labuhanbatu, Rantauprapat, (0624) 7671497
Propinsi Sumatera Utara
JL. S Parman No 236 A, Kel. Ulak Karang Barat, Kec. Padang Utara,
Padang (0751) 4488972
Padang, Propinsi Sumatera Barat
Sumatera Barat Jl. By Pass, Kelurahan Aur Kuning, Kecamatan Aur Birugo Tigo Baleh,
Bukittinggi (0752) 7839132
Kota Bukittinggi, Provinsi Sumatera Barat
Padang Jl. S. Parman No. 236A, Ulak Karang, Kelurahan Ulak Karang Utara, Kec.
Multiguna Padang Utara, Kota Padang, Provinsi Sumater Barat
Jl. Arifin Ahmad, Komplek Platinum Bisnis Center No 25-26, RT 003/RW
Pekanbaru 011, Kelurahan Sidomulyo Timur, Kecamatan Marpoyan Damai, (0761) 63442
Pekanbaru, Provinsi Riau 28294
Jl. Komplek Ruko Royal Platinum Arengka II Nomor 89, Kelurahan
Riau Pekanbaru II (0761)7415380
Simpang Baru, Kecamatan Tampan, Pekanbaru, Riau
Jl. Hang Tuah, RT 001/ RW 018, Kel. Air Jamban, Kec. Mandau, Kab.
Duri (0765) 595155
Bengkalis, Riau
Jl. Arifin Ahmad No. 25-26, Kompleks Platinum Bisnis Center, Kelurahan
Pekanbaru
Marpoyan Damai, Kecamatan Sidomulyo Timur, Kota Pekanbaru,
Multiguna
Provinsi Riau
Jl. Gajah Mada No.85, RT 022/RW 006, Kelurahan Jelutung, Kecamatan
Jambi (0741)7550022
Jelutung, Kota Jambi
Jambi Jl Lintas Sumatera Kilo Meter 0, Kel Batang Bungo, Kec Pasar Muara
Muaro Bungo (0747) 323782
Bungo, Kab Bungo, Provinsi Jambi
Jl. Gajah Mada No. 85, RT 022 RW 006, Kel. Jelutung, Kec. Jelutung, Kota
Jambi Multiguna
Jambi, Provinsi Jambi
Komplek Ruko Centre Park, Blok A No : 13, Kel. Taman Baloi, Kec. Batam
Batam (0778) 464354
Kota, Provinsi Kepulauan Riau
Ruko Grand Bintan Center
Kepulauan Riau
Tanjung Pinang Jl. DI Panjaitan KM 9, Kelurahan Air Raja, Kecamatan Tanjungpinang (0771) 7335756
Timur, Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau.
Ruko Centre Park Blok A Nomor 13, RT 001 RW 011, Kelurahan Taman
Batam Multiguna
Baloi, Kecamatan Batam Kota, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau
Jl. Pangeran Natadirja KM. 6,5 No. 29 RT. 02 RW. 01 Kelurahan Jalan
Bengkulu Bengkulu (0736) 347710
Gedang, Kecamatan Gading Cempaka, Bengkulu
Kelurahan 8 Ilir, Kecamatan Ilir Timur II, Kota Palembang, Provinsi
Palembang (0711) 379724
Sumatera Selatan
Jl. Radial Komplek Ruko Transmart RT.21 RW.05, Kelurahan Dua Puluh
(071 1)
Palembang II Empat Ilir, Kecamatan Bukit Kecil, Kota Palembang, Provinsi Sumatera
Sumatera 1772-976
Selatan
Selatan
Jl. Dr. M. Hatta No. 1067 RT 18/05, Kel. Kemalaraja, Kec. Baturaja Timur,
Baturaja (0735) 322026
Kab. Ogan Komering Ulu, Prov. Sumatera Selatan
Jl. Yos Sudarso No. 90, Kelurahan Majapahit, Kecamatan Lubuklinggau
Lubuk Linggau (0733) 732 9631
Timur/ I, Lubuklinggau, Sumatera Selatan
Palembang Jl. R. Sukamto Kompleks Ruko PTC Mall Blok G No. 31, Kelurahan 8 Ilir,
Multiguna Kecamatan Ilir Timur II, Kota Palembang, Provinsi Sumatera Selatan
94 Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance
Page 95
03
Alamat Kantor Cabang
Provinsi Nama Cabang Alamat Terkini Telepon
Jl. Pangeran Antasari RT 009/RW 02, Kelurahan Jagabaya III, Kecamatan
Bandar Lampung (0721) 773557
Way Halim, Kota Bandar Lampung
Jl. raya Protokol- Bandar Jaya, Kelurahan Bandar Jaya Timur, Kecamatan
Lampung
Bandarjaya Terbanggi Besar, Kabupaten Lampung Tengah, Provinsi DKI Jakarta (0725) 529691
Lampung
Lampung Jalan Pangeran Antasari Nomor 110, Kelurahan Jagabaya III, Kecamatan
Multiguna Way Halim, Bandar Lampung, Provinsi Lampung
Jl. Pulau Bangka Ruko City Hall Blok 7 RT 009/RW 003, Kelurahan Air
Kep. Bangka
Pangkal Pinang Itam, Kecamatan Bukit Intan, Kota Pangkal Pinang, Provinsi Kepulauan (0717) 4256832
Belitung
Bangka Belitung
Jl. Sukardjo Wirjo Pranoto No.2/6, Kel. Kebon Kelapa, Kec. Gambir,
Pecenongan (021) 3847288
Jakarta Pusat, DKI Jakarta
Jl. Gunung Sahari Raya Blok C No. 35, Kel. Ancol, Kec. Pademangan,
Kemayoran (021) 22620253
Jakarta Utara
Jl. Boulevard Barat Blok C No.63A, Plaza Kelapa Gading Inkopal, Kel.
Kelapa Gading (021) 45851153
Kelapa Gading Barat, Kec. Kelapa Gading, Jakarta Utara, DKI Jakarta
Jl. Jatinegara Timur No. 37 RT 008/RW 04, Kelurahan Balimester,
Matraman (021) 85917920
Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur, DKI Jakarta
JL. Prof Dr Latumenten, Komplek Ruko Seasons City Blok A No. 28, Kel.
Tanjung Duren (021) 29618062
Jembatan Besi, Kec. Tambora, Kota Jakarta Barat, Provinsi DKI Jakarta
Rukan Plaza 5 Pondok Indah Blok D Nomor 5
Fatmawati Jl. Marga Guna, Kelurahan Gandaria Utara, Kecamatan Kebayoran Baru, (021) 27933248
Kotamadya Jakarta Selatan, Provinsi DKI Jakarta
Jl. Meruya Ilir Raya, Komplek Perumahan Rich Palace Nomor 36-40 Blok
DKI Jakarta Kebon Jeruk A-11, Kelurahan Srengseng, Kecamatan Kembangan, Jakarta Barat, (021) 58910034
Provinsi DKI Jakarta.
Jl. Duren Tiga , Nomor 29 A-B, RT 005/RW 001, Kelurahan Duren Tiga,
Duren Tiga 2 (021) 79195795
Kecamatan Pancoran, Jakarta Selatan, DKI Jakarta, 12760
Ruko Bona Indah Bisnis Center Blok B1 Nomor 9X
Lebak Bulus Jl. Karang Tengah, Kel. Lebak Bulus, Kec. Cilandak, Kota Jakarta Selatan, (021) 27819838
DKI Jakarta, 12440
Galeri Niaga Mediterania I
Pluit Jl. Pantai Indah Utara 2, RT.1/RW.16 Kelurahan Kapuk Muara, Kecamatan (021) 5882175
Penjaringan, Kota Jakarta Utara, 14460
Ruko Mampang Business Park Blok A No. 18, Jalan Hj. Tutty Alawiyah
Duren Tiga
Nomor 301, RT 010 RW 003, Kel. Duren Tiga, Kec. Pancoran, Kota Jakarta
Captive
Selatan, Provinsi DKI Jakarta
Ruko Rich Palace Shop House and Sweet Regency Blok A.11, Jl. Meruya
Kebon Jeruk
Ilir Raya No. 36-40, Kel. Srengseng, Kec. Kembangan, Kota Jakarta Barat,
Multiguna
Provinsi DKI Jakarta
Ruko Cilegon Business Square Blok A No. 6 - 7 RT.05/RW.06, Kel.
Cilegon (0254) 374909
Kedaleman, Kec Cibeber, Kota Cilegon, Provinsi Banten, 42422
Kelurahan Drangong, Kecamatan Taktakan, Kota Serang, Propinsi
Serang (0254)8496152
Banten
Ruko BSD Junctions Blok A39, JL. Pahlawan Seribu Kel. Lengkong Wetan
Serpong (BSD) (021) 5382090
Kec. Serpong Utara BSD CITY, Tangerang Selatan, 15310
Banten Rukan Business Park Tangeang City, Cikokol
Tangerang JL. Jendral Sudirman No.1, Kel. Babakan, Kec. Tangerang, Kota Tangerang, (021) 29676323
Propinsi Banten, 15117
Bintaro Jaya Kavling Blok EB/B-09, Kelurahan Perigi Lama, Kecamatan
Bintaro (021) 22215659
Pondok Aren, Provinsi Banten
Jl. Soekarno Hatta/ ByPass Perempatan Sumur Buang. Cibadak-Lebak
Lebak
RT. 005 RW. 001, Desa Kaduagung Timur, Kecamatan Cibadak, Kabupaten (0252) 209765
(Rangkasbitung)
Lebak, Provinsi Banten, 42317
Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance 95
Page 96
Profil
Perusahaan
Alamat Kantor Cabang
Provinsi Nama Cabang Alamat Terkini Telepon
Ruko Ranca Utama, Jalan Raya Serang - Cilegon KM 4, Kp. Ranca Tales,
Serang
RT 003 RW 004, Kelurahan Drangong, Kecamatan Taktakan, Kota Serang,
Multiguna
Provinsi Banten
Ruko BSD Junction Blok A Nomor 39-40, Jalan Pahlawan Seribu,
BSD Multiguna Kelurahan Lengkong Wetan, Kecamatan Serpong Utara, Kota Tangerang
Selatan, Provinsi Banten
Ruko Pondok Gede Plaza Blok B No.1 & 2
Pondok Gede Jl. Raya Pondok Gede RT.001/RW.001 Kel. Jatiwaringin, Kec.Pondok 021)85508709
Gede, Kota Bekasi 17411
Ruko Emerald Summarecon Bekasi No UA 39, Type 450 , Kelurahan
Bekasi (021) 89454997
Marga Mulya, Kecamatan Bekasi Utara, Kota Bekasi. Jawa Barat, 17144
Ruko Dharmawangsa 2 Blok A No.33, Grand Taruma, Kel. Sukamakmur,
Karawang (021) 58910034
Kec.Teluk Jambe Timur, Karawang Barat, 41361
Rukan Depok Mall
Depok (021) 7756733
Jl. Raya Margonda Blok B-1 No. 50, Kemirimuka, Beji, Depok, Jawa Barat
Jl. Siliwangi No. 60 B & B-1, RT 005/RW 004, Kel. Lawanggintung, Kec.
Bogor (0251) 8371118
Bogor Selatan, Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat, 16134
Ruko Cibubur Time Square Blok B4 No 22, Jl. Transyogi KM 3, Kel. Jati
Cibubur (021)84300687
Karya, Kec. Jati Sampurna, Kota Bekasi, Jawa Barat, 17435
Komplek Cikarang Central City blok E no 15
Cikarang Jl. Raya Cikarang - Cibarusah, Ciantra, Cikarang Selatan, Bekasi, Jawa (021)22180581
Barat 17550
Cibinong City Center
Cibinong Jl. Tegar Beriman Blok D No. 3B, Kelurahan Pakansari, Kecamatan (021) 29577430
Cibinong, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat, 16915
Jl. Jendral Sudirman No.57, Sriwidari, Gunung Puyuh, (seberang Bolu
Sukabumi (0266) 6223723
Amor café) Benteng, Warudoyong, Sukabumi City, Jawa Barat, 43131
Jawa Barat
Kopo Plaza Kav. C10 – 11
Bandung 1 (022) 60401 19
Jl. Peta Lingkar Selatan, Bandung, Jawa Barat, 40233
Jl. BKR No. 141, RT. 004/RW. 003, Kel. Cigereleng, Kec. Regol, Bandung,
Bandung 2 (022) 42833444
40253
Jl. Batununggal Indah IV Nomor 73, Kel Mengger, Kec Bandung Kidul,
Bandung 3 (022) 87306880
Kota Bandung, Jawa Barat
Jl. Yudanegara No. 24, 003/001, Yudanagara, Cihideung, Tasikmalaya,
Tasikmalaya (0265) 344905
46121
Ruko Kesambi Regency Blok A No. 4
Cirebon (0231) 8308522
Jl. Raya Kesambi, Kel. Kesambi, Kec. Kesambi, Cirebon, Jawa Barat
Pertokoan Intan Bisnis Center (IBC) Blok I No. 27, Kel. Pakuwon, Kec.
Garut (0262) 544605
Garut Kota, Kab. Garut, Provinsi Jawa Barat
Jl. Otto Iskandar Dinata Nomor 262, RT 095/RW 026, Kel. Karanganyar,
Subang (0260) 415869
Kec. Subang, Kabupaten Subang, Provinsi Jawa Barat.
Ruko Grand Kota Bintang C6 RT 04 RW 07, Kelurahan Jaka Sampurna,
Bekasi Multiguna
Kecamatan Bekasi Barat, Kota Bekasi, Provinsi Jawa Barat
Karawang Ruko Dharmawangsa II Blok A No. 35, Grand Taruma, Kel. Sukamakmur,
Multiguna Kec. Telukjambe Timur, Kab. Karawang, Provinsi Jawa Barat 41361
Bandung Jalan BKR Nomor 94 RT 003 RW 005, Kelurahan Ancol, Kecamatan Regol,
(0260) 415869
Multiguna Kota Bandung
96 Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance
Page 97
03
Alamat Kantor Cabang
Provinsi Nama Cabang Alamat Terkini Telepon
Jl. Yos Sudarso RT.005 RW.009 Blok H 4 & 5 Nirmala Square Kelurahan
Tegal (0283) 324066
Mintaragen, Kecamatan Tegal Timur, Kota Tegal, Jawa Tengah.
Jl. DI Panjaitan RT 005/002 Karangklesem, Purwokerto Kulon,
Purwokerto (0281) 642645
Purwokerto Selatan, Banyumas.
Jl. Indraprasta No. 30 A - B, Kel. Pendrikan Kidul, Kec. Semarang Tengah,
Semarang (024) 3589008
Kota Semarang, 50241
Mutiara Ungaran Square, Kelurahan Ungaran, Kecamatan Ungaran
Ungaran (024) 76902099
Barat, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah
Ruko Adi Sucipto
Solo Jl. Adi Sucipto 167 RT 003/RW 011 Kelurahan Kerten, Kecamatan (0271) 738989
Laweyan, Kota Surakarta, Solo, Jawa Tengah 57143
Jawa Tengah Jl. Raden Agil Kusumadya No. 8, Desa Jati Kulon, Kec. Jati, Kudus, Jawa
Kudus (0291) 4252070
Tengah
Metro Square
Magelang Jl. Mayjend. Bambang Soegeng, Desa Sumberrejo, Kecamatan (0293) 312406
Mertoyudan, Kabupaten Magelang, Provinsi Jawa Tengah
Komplek Ruko Dupan Square
(0285)
Pekalongan Jl. Dr. Sutomo Blok B2 No. 10, Kelurahan Baros, Kecamatan Pekalongan
4420100
Timur, Kota Pekalongan, Provinsi Jawa Tengah
Semarang Jalan Indraprasta Nomor 32, Kel. Pendrikan Kidul, Kec. Semarang
Multiguna Tengah, Kota Semarang
Jalan Adi Sucipto RT 001 RW 013, Kelurahan Manahan, Kecamatan
Solo Multiguna
Banjarsari, Kota Surakarta, Jawa Tengah
Ruko Sumber Baru Square Kavling W
Yogyakarta Jl. Ring Road Utara, Kelurahan Sendangadi, Kecamatan Mlati, Kabupaten (0274) 860 9901
Daerah Sleman, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, Kode Pos 55284
Istimewa
Yogyakarta Ruko Sumber Baru Square Kav. W, Jalan Ringroad Utara, Kelurahan
Yogyakarta
Sendangadi, Kecamatan Mlati, Kabupaten Sleman, Provinsi D.I.
Multiguna
Yogyakarta
Jl. Mayjend Sungkono No. 149-151 Blok 1-5, Kelurahan Dukuh Pakis,
Surabaya 1 (031) 99533640
Kecamatan Dukuh Pakis, Kota Surabaya, Provinsi Jawa Timur
Jl. Raya Tenggilis No 23 Kav 5-6, RT 005/RW 002, Kel. Kendangsari, Kec.
Surabaya 2 (031) 8420450
Tenggilis Mejoyo, Kota Surabaya, Provinsi Jawa Timur
Jl. Tumenggung Suryo No 98 Kav 1, Kelurahan Purwantoro, Kecamatan
Malang (0341) 497927
Blimbing, Kota Malang, Jawa Timur
Desa/Kelurahan Mojoroto, Kec. Mojoroto, Kota Kediri, Provinsi Jawa
Kediri (0354) 775192
Timur
Ruko Gajah Mada Square A9
Jember Jl. Gajah Mada No.187, Kel. Kaliwates, Kec. Kaliwates, Jember, Jawa Timur, (0331) 425959
Jawa Timur
68133
Jl. Mayjen Sungkono RT 037/RW 012, Kel. Nambangan Kidul, Kec.
Madiun (0351) 473176
Manguharjo, Kota Madiun, Provinsi Jawa Timur
Jl. Diponegoro No.34 C, Kel. Latsari, Kec. Tuban, Tuban, Jawa Timur,
Tuban (0356) 326381
62314
Jl. Bhayangkara No.110, Kelurahan Jagalan, Kecamatan Kranggan, Kota
Mojokerto (0321) 329688
Mojokerto, Provinsi Jawa Timur, 61313
Ruko Kartini Megah Kav. A10, Jl. RA Kartini No. 150-152 RT 003/RW 007,
Gresik Kelurahan Sidomoro, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik, Provinsi (031) 3985189
Jawa Timur.
Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance 97
Page 98
Profil
Perusahaan
Alamat Kantor Cabang
Provinsi Nama Cabang Alamat Terkini Telepon
Ruko Golden City
Banyuwangi Jl. S. Parman, Kelurahan Pakis, Kecamatan Banyuwangi, Kabupaten (0333) 3382601
Banyuwangi, Provinsi Jawa Timur
Malang Jalan Tumenggung Suryo Nomor 98, Kelurahan Purwantoro, Kecamatan
Multiguna Blimbing, Kota Malang, Provinsi Jawa Timur
Surabaya Ruko Mangga Dua Blok B1-05, Kelurahan Jagir, Kecamatan Wonokromo,
Multiguna Kota Surabaya, Provinsi Jawa Timur
Jl. Buluh Indah No. 53 kav. 1, Kel. Pemecutan Kaja, Kec. Denpasar Utara,
Denpasar (0361) 8469896
Bali, 80118
Bali Gianyar Jl. Erlangga No.15 C, Kel. Gianyar, Kec. Gianyar, Gianyar, Bali, 80511 (0361) 944478
Denpasar Jl. Raya Cargo No. 16, Kel. Ubung, Kec. Denpasar Utara, Kota Denpasar,
Multiguna Bali
Nusa Tenggara Jl. Selaparang No. 47 A-B, Kec. Cakranegara Timur, Mataram, Nusa
Mataram (0370) 638277
Barat Tenggara Barat, 83236
Nusa Tenggara Jl. Timor Raya KM 6, RT011/RW004 Kel. Oesapa Barat, Kelapa Lima,
Kupang (0380) 8586290
Timur Kupang, Nusa Tenggara Timur, 85288
Jl. Ahmad Yani, Kelurahan Benua Melayu Darat, Kecamatan Pontianak
Pontianak (0561) 66555718
Selatan, Kota Pontianak, Provinsi Kalimantan Bara
Jl. Lintas Melawi, Kel. Ladang, Kec. Sintang, Kab. Sintang, Kalimantan
Kalimantan Sintang (0565) 2022080
Barat
Barat
Jl. Gatot Subroto, RT 002 RW 001, Komplek Ruko Grand Rivera No. A1-2,
Ketapang Desa Paya Kumang, Kec. Delta Pawan, Kabupaten Ketapang, Kalimantan (0534) 3032761
Barat 78813
Jl. Veteran, Kel. Pengambangan, Kec. Banjarmasin Timur, Kota
Banjarmasin (0511) 3277145
Banjarmasin, Provinsi Kalimantan Selatan
Jl. Mistar Cokrokusumo No. 9, Sungai Besar, Banjarbaru Selatan,
Kalimantan Banjarbaru (0511) 4772067
Banjarbaru
Selatan
Jl. Veteran RT 14 RW 02 No. 86, Kelurahan Pengambangan, Kec.
Banjarmasin
Banjarmasin Timur, Kota Banjarmasin, Provinsi Kalimantan Selatan
Multiguna
70237
Jl. G. Obos, Kelurahan Menteng, Kecamatan Jekan Raya, Kota Palangka
Palangkaraya (0536) 3224277
Raya, Provinsi Kalimantan Tengah
Kalimantan
Tengah Jl. Mas Tirto Haryono, RT 22 RW 09, Kelurahan Mentawa Baru Hulu,
Kotawaringin
Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Kabupaten Kotawaringin Timur, (0531) 23216
Timur (Sampit)
Provinsi Kalimantan Tengah
Jl. Dr. Sutomo Gang 6, Kel. Sidodadi, Kec. Samarinda Ulu, Provinsi
Samarinda (0541) 7273930
Kalimantan Timur
Jl. MT. Haryono Komp. Daun Village RT 41, Kelurahan Gunung Bahagia,
Balikpapan (0542) 8860744
Kecamatan Balikpapan Selatan, Kota Balikpapan.
Kalimantan Jl. Yos Soedarso No. 5 RT 14, Kel. Selumit Pantai, Kec. Tarakan Tengah,
Tarakan (0551) 3805972
Timur Tarakan, Kalimantan Timur
Jl. Bhayangkara, Kel. Gunung Elai, Kec. Bontang Utara, Kota Bontang,
Bontang (0548) 24488
Provinsi Kalimantan Timur
Samarinda Jl. Dr. Sutomo No. 48, Kelurahan Sidodadi, Kecamatan Samarinda Ulu,
Multiguna Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur
Jalan citraland Boulevard, Kompleks Citraland Bussinesess Park Blok
Makassar A1/02 dan A1/03 Kelurahan Maccini Sombala, Kecamatan Tamalate,
Sulawesi Kota Makassar Provinsi Sulawesi Selatan
Selatan
Jalan AP Pettarani, Kel. Tidung, Kec. Rappocini, kota makassar, sulawesi
Makassar II (0411) 467566
selatan
98 Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance
Page 99
03
Alamat Kantor Cabang
Provinsi Nama Cabang Alamat Terkini Telepon
Jl. Sultan Hasanuddin No. 16 A, Kelurahan Ujung Sabang, Kecamatan
Parepare (0421) 28622
Ujung, Pare-Pare, Sulawesi Selatan, 91114
Jalan Citraland Boulevard Ruko Business Commercial Park CPI Blok A1
Makassar
No. 2-3, Kelurahan Maccini Sombala, Kecamatan Tamalate, Kota
Multiguna
Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan
Sulawesi Jl. Brigjen M. Joenoes By Pass Square Blok A Nomor 5, Kelurahan Bende,
Kendari (0401) 3135093
Tenggara Kecamatan Kadia, Kota Kendari
Jl. Yos Sudarso Nomor 37, Kelurahan Binanga, Kecamatan Mamuju,
Manado (0431) 8819809
Kabupaten Mamuju, Provinsi Sulawesi Barat.
Sulawesi Utara Kelurahan Mogolaing, Kecamatan Kotamobagu Barat, Kota Kotamobagu,
Kotamobagu (0434) 2621540
Provinsi Sulawesi Utara.
Manado Jl. Piere Tendean Komplek Marina Plaza Blok C No. 03 & 17, Kel. Wenang
Multiguna Utara, Kec. Wenang, Kota Manado, Provinsi Sulawesi Utara 95111
Jl. Monginsidi Nomor 24-25, RT 002, RW 006, Kelurahan Lolu Utara,
Palu (0451) 454139
Sulawesi Tengah Kecamatan Palu Timur, Kota Palu, Provinsi Sulawesi Tengah
Kelurahan Simpong, Kecamatan Luwuk, Kota Banggai, Provinsi Sulawesi
Luwuk (0461) 23128
Tengah
Jl. Nani Wartabone, Kelurahan Heledulaa Selatan, Kecamatan Kota
Gorontalo Gorontalo (0435) 822315
Timur, Kota Gorontalo
Jl. Yos Sudarso Nomor 37, Kelurahan Binanga, Kecamatan Mamuju,
Sulawesi Barat Mamuju (0426) 2324777
Kabupaten Mamuju, Provinsi Sulawesi Barat.
Maluku Ambon Kelurahan Rijali, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, Provinsi Maluku (0911) 3829445
Jl. Raya Abepura Kotaraja, Kelurahan Vim, Kecamatan Jayapura Selatan,
Papua Jayapura (0967) 5187813
Kota Jayapura, Provinsi Papua
Kelurahan Klawuyuk, Kecamatan Sorong Timur, Kota Sorong, Provinsi
Papua Barat Sorong (0951) 3177597
Papua Barat
Alamat Kantor Satelit
No. Cabang Utama KSKC Alamat
1 Padang Dharmasraya Jl. Lintas Sumatera Kel. Sungai Gambut, Kec. Pulau Punjung, Dharmasraya 27573
Jl. Jendral Sudirman Desa Cambai (Sebelah Indomaret) Kecamatan Pembantu
2 Palembang Prabumulih
Lembak Kabupaten Muara Enim Provinsi Sumatera Selatan 31146
Belitung & Belitung
3 Pangkal Pinang Jl. Sudirman, Jend. RT 028 RW 10, Tanjungpandan. Belitung 33411
Timur
Jl. Kawitan 1 RT 16 RW 00 Kel Sidorejo Kec Arut Selatan Kab. Kotawatingan Barat
4 Sampit Pangkalanbun
74111 (Depan Gudang Djarum)
Jl. Yohana Godang Depan Gedung Bantilan Kelurahan Pasiran Kecamatan
5 Pontianak Singkawang
Singkawang Barat 79123
6 Kendari Kolaka Jl. Khairil Anwar No. 1 (Tenant Mall Hotel Sunan Kolaka)
7 Kendari Bau-bau Jl. Lakarambau, Lipu, Kec. Betoambari, Kota Bau-Bau, Sulawesi Tenggara 93724
8 Parepare Palopo Jl. Andi Djemma No. 123 Kota Palopo, Sulawesi Selatan - 91921
Jalan Cideng Timur Nomor 23-A, Kelurahan Petojo Utara, Kecamatan Gambir,
9 Jakarta Pusat Graha Sultan
Jakarta Pusat
Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance 99
Page 100
04 Analisis & Pembahasan Manajemen
Page 101
Page 102
Analisis & Pembahasan
Manajemen atas Kinerja Usaha
Tinjauan Ekonomi dan Industri
Analisis Ekonomi Global
Hingga akhir tahun 2023, perekonomian dunia masih terus dibayangi berbagai kondisi ketidakpastian global mulai
dari risiko pertumbuhan ekonomi China dan Amerika yang melemah, geopolitik perang Ukraina-Rusia dan konflik
Palestina-Israel, ancaman perubahan iklim serta meningkatnya harga minyak dunia. Berdasarkan laporan World
Economic Outlook (WEO) yang diterbitkan International Monetary Funds (IMF) pada 10 Oktober 2023, pertumbuhan
ekonomi global di tahun 2023 sebesar 3%, turun 0,5 poin dari tahun 2022.
World Economic Outlook 2023
GROWTH PROJECTIONS
Global Advances Emerging Market &
Economy Economies Developing Economies
3,5 4,1 4,0 4,2
3,0 3,1
2,6
1,8
1,5
2021 2022 2023 2021 2022 2023 2021 2022 2023
*Sumber: Publication IMF Januari 2024
Kondisi perekonomian dunia dipengaruhi oleh volatilitas dan gejolak harga komoditas. Volatilitas harga komoditas
merupakan faktor penting yang mempengaruhi laju inflasi serta kebijakan moneter dan kinerja ekonomi semua
negara yang mana pada tahun ini, semua negara dihadapkan pada guncangan dan gejolak harga komoditas yang
masih berlangsung meskipun trennya mengalami penurunan.
Di tengah inflasi global yang mulai melandai, suku bunga acuan beberapa negara masih tetap pada level yang relatif
tinggi seiring dengan tingkat inflasi yang masih belum mencapai target. Meski mulai melandai, tekanan inflasi ke
depan diperkirakan masih berpotensi tinggi karena kenaikan harga energi dan pangan akibat eskalasi geopolitik di
berbagai wilayah yang masih berlanjut serta adanya fenomena El Nino yang mengganggu proses dan tingkat produksi
pangan. Perlambatan ekonomi Tiongkok juga perlu diwaspadai karena dapat memengaruhi arus perdagangan dan
pertumbuhan ekonomi global ke depan.
Analisis Ekonomi Indonesia
Di tengah kondisi ketidakpastian dan perlambatan perekonomian global, perekonomian Indonesia tercatat tetap kuat
dan stabil. Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan pertumbuhan ekonomi Indonesia triwulan IV 2023 tetap
tumbuh sebesar 5,04% (YoY), meskipun sedikit melambat dari pertumbuhan pada tahun sebelumnya yang mencapai
sebesar 5,31% (YoY). Pertumbuhan ekonomi domestik yang relatif stabil, didorong oleh peningkatan permintaan
domestik, baik konsumsi rumah tangga maupun investasi.
Pertumbuhan ekonomi tersebut salah satunya didukung oleh kondisi sektor keuangan tahun 2023 yang dinilai stabil
tercermin dari pertumbuhan sektor pasar modal, perbankan dan industri keuangan non bank. Sektor keuangan non
bank, terutama industri perusahaan pembiayaan mencapai nilai piutang pembiayaan sebesar Rp463,12 triliun (tumbuh
sebesar 15,02% secara yoy).
102 Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance
Page 103
04
Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS, Berdasarkan data dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK),
berada di level Rp15.255 per dolar AS hingga akhir jumlah piutang pembiayaan bersih dari perusahaan
Desember 2023. Level ini lebih lemah dari asumsi makro pembiayaan kembali mencatatkan peningkatannya
sebesar Rp14.800 per dolar AS. Kemudian, realisasi suku dari Rp415,9 triliun pada 2022 menjadi Rp470,9 triliun
bunga SBN 10 tahun tercatat lebih rendah dari asumsi, pada 2023. Tidak hanya itu, total piutang pembiayaan
yaitu 6,68%. yang mencakup pembiayaan bersama berjumlah
Rp659,9 triliun pada Desember 2023, meningkat 15%
Sektor manufaktur dan perdagangan tetap menjadi (YoY) dibandingkan Desember 2022. Pertumbuhan
kontributor utama pertumbuhan ekonomi. Sektor bisnis pembiayaan 2023 tidak lepas dari berakhirnya
manufaktur tumbuh 5,2%, didukung oleh permintaan pandemi COVID-19 yang mampu mendorong penyaluran
domestik yang kuat dan tingginya permintaan atas pembiayaan. Selain itu kondisi makro ekonomi yang terus
komoditas hilirisasi khususnya mineral. Sementara, positif di 2023 serta terjaganya inflasi menjadi penopang
sisi perdagangan juga mampu tumbuh kuat sebesar melajunya bisnis multifinance. Saat ini otomotif dan
5,1% didorong oleh peningkatan penjualan kendaraan pembiayaan alat berat menjadi sektor penopang
bermotor dan suku cadang. pertumbuhan. Permintaan yang terus melambung
mampu mendorong pelaku industri khususnya sektor
Konsumsi rumah tangga juga tumbuh sebesar 5,06% pertambangan.
(YoY), seiring dengan kenaikan mobilitas yang terus
berlanjut, daya beli masyarakat yang stabil, serta PT Mandiri Tunas Finance (MTF) melaporkan pembiayaan
keyakinan konsumen yang masih tinggi. Sementara alat berat mencapai Rp1,9 triliun di sepanjang 2023
itu, konsumsi Pemerintah tumbuh negatif 3,76% (YoY) mengalami penurunan sebesar 13,2% (YoY) dari tahun
disebabkan terutama oleh belanja pegawai yang 2022 sebesar Rp2,2 triliun. Penurunan pembiayaan
mengalami pergeseran sehubungan penyaluran gaji alat berat diimbangi dengan adanya peningkatan
ke-13 ke triwulan II. pembiayaan mobil baik passenger maupun commercial
sebesar 23,6% (YoY) atau mencapai Rp29,1 triliun. Porsi
Kendati outlook global melambat, Indonesia termasuk pembiayaan alat berat perseroan sepanjang 2023
salah satu negara mampu tumbuh kuat di tahun 2023 berkontribusi 6% dari total portofolio.
ditengah tantangan struktural dan risiko eksternal,
seperti ketidakpastian global, tekanan inflasi, dan Aspek Pemasaran
ketegangan geopolitik. Pada tahun 2023, cakupan wilayah pemasaran Perseroan,
mulai dari Sumatera hingga Jayapura. Perseroan
Kondisi Industri Perusahaan Pembiayaan memberikan layanan pembiayaan sesuai dengan segmen
Berdasarkan data dari Gabungan Industri Kendaraan usaha yang dijalankan Perseroan kepada masyarakat di
Bermotor Indonesia (GAIKINDO), penjualan mobil di wilayah-wilayah yag terbagi menjadi Regional I-IX.
tahun 2023 tercatat sebesar 1 juta unit, atau lebih
rendah 4,1% dibandingkan dengan tahun 2022. Strategi pemasaran yang diterapkan MTF pada tahun
Penurunan penjualan mobil tersebut disebabkan oleh 2022 adalah sebagai berikut:
perlambatan pasar otomotif pada paruh kedua 2023 1. Menumbuhkan segmen bisnis captive yang berasal
akibat dari kenaikan suku bunga dan perlambatan dari Bank Mandiri dengan menciptakan ekosistem
pertumbuhan ekonomi. Selain itu, upaya Pemerintah bisnis captive yang baik melalui perluasan bisnis
untuk mendorong penggunaan kendaraan listrik di untuk dapat tumbuh melalui referral Bank Mandiri
Indonesia juga telah menunjukkan hasilnya, seperti dan penetrasi cabang retail dengan menjaga
tercermin pada meningkatnya penjualan EV, hybrid pertumbuhan bisnis captive di angka 30% dari total
EV dan kendaraan listrik roda dua. Ke depannya, tren pembiayaan baru.
peningkatan penggunaan kendaraan listrik diperkirakan 2. Menjaga segmen bisnis yang berasal dari dealer
akan berlanjut, seiring dengan semakin tersedianya dan partner melalui perluasan komersial dan alat
infrastruktur publik untuk pengisian daya, menurunnya berat dengan target sektor tertentu dan menjaga
biaya produksi kendaraan listrik seiring dengan pertumbuhan pendapatan sesuai profil risiko serta
meningkatnya teknologi produksi, dan keberlanjutan meningkatkan bisnis retail di atas 13% untuk menjadi
dukungan dari Pemerintah dalam bentuk insentif pajak perusahaan pembiayaan mobil nomor 1.
penjualan.
Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance 103
Page 104
Analisis & Pembahasan
Manajemen atas Kinerja Usaha
3. Mengoptimalkan database untuk memberikan perusahaan pembiayaan dituntut lebih kreatif dalam
nilai tambah pada pelanggan melalui peningkatan menyalurkan kredit kepada pelanggannya, dengan
repeat order di atas 30%, pengembangan bisnis baru cara memberikan pelayanan yang terbaik kepada para
melalui database dan pengembangan teknologi data Pelanggan. Di antara layanan terbaik itu, kemudahan
untuk menciptakan dukungan bisnis. dalam mendapatkan kredit kendaraan bermotor,
kemudahan melakukan pembayaran cicilan. Selain itu,
Kebijakan Strategis kecepatan dalam survei dan paket kredit yang menarik
Dengan semakin tingginya tingkat persaingan, maka serta bersaing, baik dalam segi rate pembiayaan, masa
perusahaan pembiayaan dituntut lebih kreatif tenor dan uang muka.
dalam menyalurkan kredit kepada pelanggannya.
Dalam menjawab tantangan tersebut, Perseroan Dalam menghadapi persaingan usaha yang tinggi
telah menetapkan strategi bisnis yang berfokus tersebut Perseroan telah mempersiapkan strategi yang
pada peningkatan penetrasi market melalui sumber- secara konsisten memberikan pelayanan yang terbaik
sumber bisnis yang dimiliki Perseroan, serta terus bagi Pelanggan dan juga dealer melalui:
meningkatkan pelayanan yang handal melalui 1. Meningkatkan kompetensi orang untuk menggarap
digitalisasi proses baik bagi pelanggan maupun bagi segmen bisnis baru.
mitra bisnis. 2. Melakukan Business Process Re-engineering (BPR)
untuk setiap segmen business.
MTF mencatatkan kinerja yang positif di tahun 2023 3. Membangun kapabilitas sistem dan digital
dibandingkan tahun 2022, baik dari sisi pertumbuhan 4. Membangun kemampuan data management & data
pembiayaan baru yang meningkat sebesar 17,75% maupun analytic untuk mensupport bisnis.
dari sisi laba yang mengalami pertumbuhan sebesar
54,77%. Pada tahun buku ini, Perseroan mengusung tema Solusi yang dilakukan sebagai strategi mempertahankan
strategi “Building New Foundation to Win The Market”. atau meningkatkan pangsa pasar, antara lain:
Tema ini menunjukkan komitmen Perseroan untuk 1. Perseroan menawarkan layanan yang cepat dan
membangun fondasi baru dalam meningkatkan kinerja mudah bagi Pelanggan.
Perseroan agar dapat memenangkan pasar. Untuk 2. Memberikan Bunga dan nilai uang muka yang
mendukung tema tersebut, Perseroan menetapkan kompetitif.
pengembangan kondisi internal sebagai fondasi untuk 3. Perseroan mengadakan dan terlibat pada event-
tumbuh mencapai tujuan perusahaan. event besar yang menarik bagi seluruh masyarakat.
4. Layanan cabang yang tersebar di seluruh negeri.
Pangsa Pasar 5. Pengembangan digitalisasi yang mampu menjangkau
Dalam menjalankan usahanya, Perseroan memiliki dan memberikan layanan kemudahan bagi partner
beberapa kompetitor yang memiliki produk yang dan pelanggan.
sama dengan perusahaan. Banyaknya perusahaan
pembiayaan sejenis dan perbankan yang masuk Pangsa pasar Perseroan berdasarkan total aset industri
dalam industri pembiayaan kendaraan bermotor, pembiayaan nasional digambarkan pada tabel dan
menimbulkan tingkat persaingan yang semakin ketat di grafik di bawah ini.
sektor ini. Dengan semakin tingginya tingkat persaingan,
2023 2022
Jumlah perusahaan/lembaga pembiayaan * 147 153
Jumlah aset industri (Rp-miliar)* 552.887 487.919
Jumlah aset MTF (Rp-miliar) 29.727 23.728
Pangsa pasar berdasarkan aset (%) 5,38 4,86
*) Data berdasarkan Statistik Lembaga Pembiayaan yang dirilis oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK)
104 Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance
Page 105
04
Tinjauan Operasi Per Segmen Usaha
Kegiatan Usaha Pembiayaan dan Proses Bisnis MTF
Perseroan menjalankan usahanya di bidang pembiayaan investasi, pembiayaan modal kerja dan pembiayaan
multiguna. Saat ini, Perseroan memfokuskan kegiatan usaha di bidang pembiayaan konsumen dalam bentuk
penyediaan dana bagi para pelanggan yang ingin membeli dengan pembayaran secara angsuran, baik dari entitas
induk, PT Tunas Ridean (“TURI”), maupun dari luar kelompok usaha TURI. Perseroan memfokuskan usahanya pada
kegiatan pembiayaan mobil baru yang dapat memberikan pengembalian yang tinggi dengan tingkat risiko yang aman.
Pembiayaan itu terdiri dari merek Toyota, Daihatsu, Honda, Nissan, Mazda, Mitsubishi dan Suzuki maupun merek yang
dijual dari APM.
Kegiatan pembiayaan diberikan dalam bentuk kredit pemilikan kendaraan bermotor dengan ketentuan pembayaran
kembali secara angsuran tetap setiap bulannya. Perseroan mengklasifikasikan fasilitas pembiayaannya ke dalam 3
(tiga) jenis, yaitu mobil baru, mobil bekas dan sepeda motor. Karena itu Perseroan juga menerapkan persyaratan yang
berbeda untuk ketiga jenis usaha ini.
Secara umum, jangka waktu pembiayaan ditetapkan 1 (satu) sampai 7 (tujuh) tahun dengan jangka waktu pembiayaan
terbanyak adalah 4 (empat) tahun. Sebagai agunan untuk kredit tersebut adalah berupa Bukti Pemilikan Kendaraan
Bermotor (BPKB) asli yang ditahan dan disimpan oleh Perseroan. Dokumen tersebut akan diserahkan kepada
pelanggan apabila seluruh kewajibannya kepada Perseroan telah dilunasi.
Perkembangan Jumlah Unit Kontrak Baru Berdasarkan Jenis Pembiayaan
Kontrak Baru (Unit) Kenaikan (Penurunan)
Jenis Pembiayaan
2023 2022 Unit %
Mobil Baru 88.002 82.515 5.487 6,65
Mobil Bekas 28.253 21.714 6.539 30,11
Motor 378 322 56 17,39
Lainnya 5.238 34.539 (29.301) (84,83)
Jumlah 121.871 139.090 (17.219) (12,38)
Jumlah Unit Kontrak Baru 2019-2023 (Unit)
166.049
139.090
121.871
94.124
69.777
2019 2020 2021 2022 2023
Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance 105
Page 106
Analisis & Pembahasan
Manajemen atas Kinerja Usaha
Perkembangan Nilai Kontrak Pembiayaan Berdasarkan Jenis Pembiayaan
Kontrak Baru (Rp Juta) Kenaikan (Penurunan)
Jenis Pembiayaan
2023 2022 Rp Juta %
Mobil Baru 27.253.703 23.817.707 3.435.996 14,43
Mobil Bekas 5.371.351 3.700.357 1.670.994 45,16
Motor 47.561 33.470 14.091 42,10
Lainnya 25.288 217.730 (192.442) (88,39)
Jumlah 32.697.903 27.769.264 4.928.639 17,75%
Nilai Kontrak Pembiayaan 2019-2023 (Rp Juta)
32.697.903
28.779.662 27.769.264
20.620.564
16.739.556
2019 2020 2021 2022 2023
Rekapitulasi Jumlah Unit Kontrak Baru dan Nilai Kontrak Pembiayaan
Kontrak Baru Kenaikan (Penurunan)
Jenis Pembiayaan
2023 2022 Rp Juta %
Jumlah Nilai Pembiayaan (Rp Juta) 32.697.903 27.769.264 4.928.639 17,75
Jumlah Kontrak Baru (Unit) 121.871 139.090 (17.219) (12,38)
Pencapaian Perseroan, dari sisi nilai pembiayaan mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya. Hal ini
disebabkan oleh pertumbuhan kondisi ekonomi Indonesia yang tinggi sebesar 5,31% serta peningkatan daya beli
masyarakat ditahun 2023.
Jumlah Nilai Kontrak Baru Berdasarkan Asal Kontrak dari grup Atau Non grup
Kontrak Baru (Unit) Kenaikan (Penurunan)
Jenis Pembiayaan
2023 2022 Unit %
Grup 9.301 6.924 2.377 34,33
Non Grup 112.570 132.166 (19.596) (14,83)
Jumlah 121.871 139.090 (17.219) (12,38)
106 Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance
Page 107
04
Jumlah Nilai Pembiayaan Berdasarkan Asal Kontrak dari grup atau Non grup
Kontrak Baru (Rp Juta) Kenaikan (Penurunan)
Asal Kontrak
2023 2022 Rp Juta %
Grup 2.473.403 1.502.796 970.607 64,59
Non Grup 30.224.500 26.266.468 3.958.032 15,07
Jumlah 32.697.903 27.769.264 4.928.639 17,75
Dalam mencari calon pelanggan, Perseroan mengandalkan petugas Sales Officer (SO). SO bertugas untuk memperoleh
aplikasi kredit dari dealer dan showroom rekanan Perseroan, sekaligus melakukan analisis kredit, memproses kredit
dan membantu memonitor kelancaran pembayaran kredit para pelanggan tersebut. Dengan demikian, SO merupakan
ujung tombak Perseroan dalam menjalankan kegiatan usahanya. Untuk tetap menjaga kualitas kredit yang dihasilkan,
Perseroan menempatkan minimal 1 (satu) orang Credit Head pada setiap kantor cabang Perseroan. Fungsi yang
dijalankan sebagai penyeleksi atas usulan kredit yang diajukan oleh SO.
Pelayanan prima diberikan tidak terbatas hanya oleh setiap SO yang akan memproses aplikasi kredit di awal transaksi,
tetapi juga oleh seluruh bagian selama masa kredit dan hingga selesainya kredit di akhir periode pembayaran. Berikut
disampaikan skema proses pembiayaan konsumen yang berlaku di lingkup Perseroan.
Customer Showroom/Referral BMRI/ Mandiri Tunas Finance Sales Officer
Telemarketing/Agent
Analysis by Verification by Survey Application
Data entry Pembiayaan Process
Credit Head Sales Head
Re-Survey (Optional) Credit Credit Decision by PO Release Delivery
Recomendation WMK Holder
T
RECEIP
Delivery of Contract Payment Go Live
Document Document Verification Billing
& DO by CH Documents
Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance 107
Page 108
Analisis & Pembahasan
Manajemen atas Kinerja Usaha
Alur Proses Pembiayaan
Untuk terus dapat meningkatkan layanan kepada pelanggan, Perseroan terus melakukan pengembangan atau
penyempurnaan proses pembiayaan, antara lain dengan memanfaatkan teknologi. Pemanfaatan teknologi terutama
dilakukan untuk terus mempercepat waktu proses pembiayaan namun dengan tetap mengutamakan kehati-hatian
untuk menghasilkan portofolio yang sehat. Prinsip kehati-hatian juga tercermin dari penyusunan risk acceptence
criteria (RAC) yang menjadi acuan dalam melakukan akusisi pelanggan, antara lain namun tidak terbatas pada:
1. Pembayaran uang muka sejumlah persentase tertentu dari harga mobil.
2. Untuk pembiayaan mobil bekas, maksimum berumur 15 tahun.
3. Jangka waktu kredit adalah minimum 6 (enam) bulan dan maksimum 7 (tujuh) tahun.
4. Selama masa kredit, mobil tersebut harus dilindungi asuransi dari Perseroan asuransi yang telah ditetapkan oleh
Perseroan.
Proses pembiayaan yang berorientasi pada prinsip kehati-hatian serta didukung oleh penggunaan teknologi menjadi
fundamental yang kuat bagi Perseroan untuk terus bertumbuh dengan cepat dan sehat.
Skema Penagihan
Dengan adanya kebijakan pembiayaan sebagaimana diuraikan di atas, Perseroan diharapkan mampu menekan tingkat
piutang yang bermasalah seminimal mungkin dalam menjalankan kegiatan usahanya. Untuk mengelola kegiatan
usaha pembiayaan serta untuk selalu menjaga tingkat kolektibilitas yang baik maka kegiatan penagihan merupakan
salah satu kunci keberhasilan Perseroan.
Skema Penagihan
CARA BAYAR • MONITORING OLEH
ANGSURAN MARKETING -
SEBELUM COLLECTION
JATUH • MENGINGATKAN OD 1-3 hari
TEMPO PELANGGAN
DENGAN TELEPON
SMS/SURAT
PDC
DEBIT ACCOUNT PENAGIHAN OLEH
FIELD-COLLECTION
TUNAI OD 3-30 hari
SETELAH SURAT PERINGATAN
BANK JATUH
TEMPO OD >30 hari
KANTOR POS PENGAMANAN ASET
LAPORAN LABA/RUGI
PAYMENT CHANNEL SETELAH INFORMASI SURAT
REPOSSESSED
PENJUALAN LELANG
Pembagian Segmen Usaha Berdasarkan Segmen Operasi
Segmen operasi Perseroan dibagi berdasarkan kelompok nasabah utama dan produk, yaitu Fleet dan Retail, serta
segmen lainnya sebagai perhitungan yang tidak dapat dialokasikan ke dalam kedua segmen tersebut. Dalam
menentukan hasil segmen, beberapa akun aset dan liabilitas serta pendapatan dan biaya yang terkait distribusikan
ke masing-masing segmen berdasarkan kebijakan pelaporan internal manajemen.
Penjelasan operasi masing-masing segmen dalam pelaporan segmen Perseroan adalah sebagai berikut:
• Retail
Termasuk dalam pelaporan segmen retail adalah seluruh indikator penilaian segmen operasi yang secara nyata
dapat diatribusikan sebagai bagian dari pembiayaan konsumen untuk nasabah individu.
• Fleet
Termasuk dalam pelaporan segmen fleet adalah seluruh indikator penilaian segmen operasi yang secara nyata
dapat diatribusikan sebagai bagian dari pembiayaan untuk nasabah korporasi.
108 Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance
Page 109
04
• Lainnya
Termasuk dalam pelaporan segmen lain-lain adalah informasi pelaporan segmen operasi terkait dengan aktivitas
treasuri dan kantor pusat seperti pendapatan bunga bank, beban umum dan administrasi yang tidak dapat
dialokasikan ke dalam kedua segmen di atas.
Selain itu, Perseroan memperhitungkan segmen operasi berdasarkan informasi geografis.
SEGMEN OPERASI MTF
BERDASARKAN KELOMPOK BERDASARKAN GEOGRAFIS
NASABAH UTAMA DAN PRODUK
• Regional 1 (Sumatera)
• Regional II (Sumatera)
• Regional III (Jabodetabek, Banten)
• Regional IV (Jabodetabek)
• Regional V (Jawa Barat)
RETAIL FLEET LAINNYA • Regional VI (Jawa Tengah, Yogyakarta)
• Regional VII (Jawa Timur, Bali, NTB, NTT)
• Regional VIII (Kalimantan)
• Regional IX (Sulawesi, Maluku, Papua)
• Fleet
• Lainnya
Segmen Pembiayaan Retail
Pembiayaan Retail adalah pembiayaan kepada pelanggan yang mengajukan pembiayaan lewat kantor cabang
Perseroan melalui menu credit scoring. Pembiayaan ritel ini diberikan kepada sasaran pasar untuk membiayai
pembelian kendaraan bermotor dalam kondisi baru atau bekas. Dalam pembiayaan ritel, ketentuan biaya administrasi
dan asuransi dibebankan kepada pelanggan, dengan besaran beban bergantung pada jangka waktu pembiayaan dan
ditetapkan terpisah dalam produk/ paket pembiayaan yang disediakan. Selama masa kredit, pembiayaan tersebut
diasuransikan ke perusahaan asuransi rekanan Perseroan sebagai bentuk mitigasi risiko.
Pada tahun 2023, pendapatan dari pembiayaan ritel mengalami kenaikan sebesar Rp801,56 miliar dari Rp3,14 triliun
Pada tahun 2022 menjadi Rp3,94 triliun pada tahun 2023.
Jumlah dan Kontribusi Segmen Retail terhadap Pendapatan MTF
2023 2022 Kenaikan/Penurunan
Asal Kontrak Jumlah Kontribusi Jumlah Kontribusi Jumlah Kontribusi
(Rp Juta) (%) (Rp Juta) (%) (Rp Juta) (%)
Retail
Mobil 3.946.930 83,04 3.145.369 83,24 801.561 25,48
Motor 484 0,01 506 0,01 (22) (4,35)
Jumlah Retail 3.947.414 83,05 3.145.875 83,25 801.539 25,48
Jumlah Pendapatan 4.752.900 3.778.841 974.059
Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance 109
Page 110
Analisis & Pembahasan
Manajemen atas Kinerja Usaha
Jumlah dan Kontribusi Segmen Retail terhadap Aset MTF
2023 2022 Kenaikan/Penurunan
Asal Kontrak Jumlah Kontribusi Jumlah Kontribusi Jumlah Kontribusi
(Rp Juta) (%) (Rp Juta) (%) (Rp Juta) (%)
Retail
Mobil 22.827.261 76,79 15.789.086 66,54 7.038.175 30,83
Motor 95 0,00 157 0,00 (62) (65,26)
Jumlah Retail 22.827.356 76,79% 15.789.243 66,54% 7.038.113 30,83
Jumlah Pendapatan 29.727.392 23.728.966 5.998.426 20,18
Kontribusi Segmen Retail Kontribusi Segmen Retail
Terhadap Pendapatan MTF (%) Terhadap Aset MTF (%)
76,79
83,25 83,05
66,54
64,26
79,39
2021 2022 2023 2021 2022 2023
Kinerja Keuangan dan Profitabilitas Segmen Retail MTF
Kenaikan (Penurunan)
2023 2022
Akun Nominal (Rp-juta) Persentase (%)
Mobil Motor Jumlah Mobil Motor Jumlah Mobil Motor Jumlah Mobil Motor Jumlah
PENDAPATAN
Pembiayaan
konsumen 2.715.052 106 2.715.158 2.179.554 3 2.179.557 535.495 103 535.598 24,57 3.433,33 24,57
Sewa
pembiayaan 206.950 0 206.950 97.361 0 97.361 109.589 0 109.589 112,56 0,00 112,56
Bunga
Simpanan 13.211 0 13.211 10.369 0 10.369 2.842 0 2.842 27,41 0,00 27,41
Bank
Lain-lain
- neto 1.011.717 378 1.012.095 858.085 503 858.588 153.632 (125) 153.507 17,90 (24,85) 17,88
Jumlah
pendapatan 3.946.930 484 3.947.414 3.145.369 506 3.145.875 801.561 (22) 801.539 25,48 (4,35) 25,48
BEBAN
Beban
keuangan (1.167.286) (2) (1.167.288) (856.537) (4) (856.541) (310.749) 2 (310.747) 36,28 (50,00) 36,28
Beban gaji
dan tunjangan (747.809) (1.017) (748.826) (759.613) (1.949) (761.562) 11.804 932 12.736 (1,55) (47,82) (1,67)
110 Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance
Page 111
04
Kinerja Keuangan dan Profitabilitas Segmen Retail MTF
Kenaikan (Penurunan)
2023 2022
Akun Nominal (Rp-juta) Persentase (%)
Mobil Motor Jumlah Mobil Motor Jumlah Mobil Motor Jumlah Mobil Motor Jumlah
Beban umum
dan (328.573) 273 (328.300) (303.271) (524) (303.795) (25.302) 797 (24.505) 8,34 (152,10) 8,07
administrasi
Penyisihan
kerugian
(574.622) 3 (574.619) (443.390) 0 (443.390) (131.232) 3 (131.229) 29,60 0,00 29,60
penurunan
nilai
Jumlah beban (2.818.290) (743) (2.819.033) (2.362.811) (2.477) (2.365.288) (455.479) 1.734 (453.745) 19,28 (70,00) 19,18
Laba (rugi)
sebelum
beban pajak
1.128.640 (259) 1.128.381 782.558 (1.971) 780.587 346.082 1.712 347.794 44,22 (86,86) 44,56
final dan
pajak
penghasilan
Jumlah aset 22.827.261 95 22.827.356 15.789.086 157 15.789.243 7.038.175 (62) 7.038.113 44,58 (39,49) 44,58
Jumlah
1.358.244 1.866 1.360.110 988.344 2.480 990.824 369.900 (614) 369.286 37,43 (24,76) 37,27
liabilitas
Segmen Pembiayaan Fleet
Pembiayaan Fleet adalah pembiayaan kepada pelanggan yang dikelola oleh Divisi Corporate Fleet yang merupakan
pemberian Batas Pemberian Pembiayaan (BPP) kepada 1 (satu) Debitur atau 1 (satu) kelompok obligor baik badan
usaha maupun perseorangan. Terkait badan usaha, ketentuan nilai pembiayaan sama dengan atau di atas Rp5 miliar.
Pembiayaan Fleet terbagi menjadi 2 (dua) buku yaitu:
1. Pembiayaan Investasi
Pembiayaan barang modal beserta jasa yang diperlukan untuk aktivitas usaha/ investasi, rehabilitasi, modernisasi,
ekspansi atau relokasi tempat usaha/investasi yang diberikan kepada Debitur.
2. Pembiayaan Modal Kerja
Pembiayaan untuk memenuhi kebutuhan pengeluaran yang habis dalam 1 (satu) siklus aktivitas usaha Pelanggan,
dengan cara menyediakan batas pembiayaan kepada Pelanggan yang bersifat commited dan advised.
Kinerja keuangan segmen Fleet khususnya Fleet Mobil tahun 2023 mengalami peningkatan sebesar Rp19,85 miliar atau
sebesar 2,53% dibandingkan tahun 2022.
Jumlah dan Kontribusi Segmen Fleet terhadap Pendapatan MTF
2023 2022 Kenaikan/Penurunan
Asal Kontrak Jumlah Kontribusi Jumlah Kontribusi Jumlah Kontribusi
(Rp Juta) (%) (Rp Juta) (%) (Rp Juta) (%)
Fleet
Mobil 805.419 16,95 785.448 19,98 19.971 2,54
Motor 67 0,00 185 0,00 (118) (63,78)
Jumlah Fleet 805.486 16,95 785.633 19,98 19.853 2,53
Jumlah Pendapatan 4.752.900 3.931.508 821.392
Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance 111
Page 112
Analisis & Pembahasan
Manajemen atas Kinerja Usaha
Jumlah dan Kontribusi Segmen Fleet terhadap Aset MTF
2023 2022 Kenaikan/Penurunan
Asal Kontrak Jumlah Kontribusi Jumlah Kontribusi Jumlah Kontribusi
(Rp Juta) (%) (Rp Juta) (%) (Rp Juta) (%)
Fleet
Mobil 5.142.242 17,30 6.505.706 27,42 (1.363.464) (26,51)
Motor 171 0,00 859 0,00 (688) (402,34)
Jumlah Fleet 5.142.413 17,30 6.506.565 27,42 (1.364.152) (26,53)
Jumlah Pendapatan 29.727.392 23.728.966 5.998.426
Kontribusi Segmen Fleet Kontribusi Segmen Fleet
Terhadap Pendapatan MTF (%) Terhadap Aset MTF (%)
32,31
20,61
19,98 27,42
16,95
17,30
2021 2022 2023 2021 2022 2023
Kinerja Keuangan dan Profitabilitas Segmen Fleet MTF
Kenaikan (Penurunan)
2023 2022
Akun Nominal (Rp-juta) Persentase (%)
Mobil Motor Jumlah Mobil Motor Jumlah Mobil Motor Jumlah Mobil Motor Jumlah
PENDAPATAN
Pembiayaan
konsumen 285.142 50 285.192 257.289 158 257.447 27.853 (108) 27.745 10,83 (68,35) 10,78
Sewa
pembiayaan 445.801 0 445.801 468.168 0 468.168 (22.367) 0 (22.367) (4,78) 0 (4,78)
Anjak piutang 909 0 909 9.715 0 9.715 (8.806) 0 (8.806) (90,64) 0 (90,64)
Bunga
Simpanan 3.923 0 3.923 4.793 1 4.793 (870) (1) (871) (18,15) (100) (18,17)
Bank
Lain-lain
- neto 69.644 17 69.661 45.483 26 45.512 24.158 (9) 24.149 53,11 (34,62) 53,06
Jumlah
pendapatan 805.419 67 805.486 785.448 185 785.633 19.971 (118) 19.853 2,54 (63,78) 2,53
112 Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance
Page 113
04
Kinerja Keuangan dan Profitabilitas Segmen Fleet MTF
Kenaikan (Penurunan)
2023 2022
Akun Nominal (Rp-juta) Persentase (%)
Mobil Motor Jumlah Mobil Motor Jumlah Mobil Motor Jumlah Mobil Motor Jumlah
BEBAN
Beban
keuangan (342.866) (11) (342.877) (392.938) (93) (393.031) 50.072 82 50.154 (12,74) (88,17) (12,76)
Beban gaji
dan tunjangan (53.368) 0 (53.368) (61.844) 0 (61.844) 8.476 0 8.476 (13,71) 0 (13,71)
Beban umum
dan (21.536) 0 (21.536) (23.639) (2) (23.641) 2.103 2 2.105 (8,90) (100) (8,90)
administrasi
Penyisihan
kerugian
(24.851) (9) (24.860) (123.716) 6 (123.710) 98.865 (15) 98.850 (79,91) (250) (79,90)
penurunan
nilai
Jumlah beban (442.621) (20) (442.641) (602.137) (89) (602.226) 159.516 69 159.585 (26,49) (77,53) (26,50)
Laba (rugi)
sebelum
beban pajak
362.798 47 362.845 183.311 96 183.407 179.487 (49) 179.438 97,91 (51,04) 97,84
final dan
pajak
penghasilan
Jumlah aset 5.142.242 171 5.142.413 6.505.706 859 6.506.565 (1.363.464) (688) (1.364.152) (20,96) (80,09) (20,97)
Jumlah
299.780 247 300.027 328.548 311 328.859 (28.768) (64) (28.832) (8,76) (20,58) (8,77)
liabilitas
Segmen Lainnya
Segmen lainnya adalah informasi pelaporan segmen operasi terkait dengan aktivitas treasury dan kantor pusat seperti
pendapatan bunga bank, beban umum dan administrasi yang tidak dapat dialokasikan ke dalam kedua segmen di
atas. Dalam segmen ini, hanya tercakupkan aset dan liabilitas sebagai bagian dari aktivitas treasury dan kantor pusat.
Kinerja Keuangan dan Profitabilitas Segmen Lainnya
Kenaikan/Penurunan
2023 2022
Uraian Jumlah
(Rp-juta) (Rp-juta) Kontribusi (%)
(Rp Juta)
Jumlah Aset 1.757.623 1.433.158 324.465 18,46%
Jumlah Liabilitas 24.037.595 19.316.458 4.721.137 19,64%
Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance 113
Page 114
Analisis & Pembahasan
Manajemen atas Kinerja Usaha
Analisis Kinerja Segmen Usaha Berdasarkan
Informasi Geografis
Segmen Usaha Berdasarkan Geografi
Selain berdasarkan kelompok nasabah utama dan produk, Perseroan juga menyajikan informasi segmen
berdasarkan geografis, yaitu persebaran jasa pembiayaan yang tersebar di berbagai wilayah di Indonesia. Perseroan
mengelompokkan sebaran pasar nasabah dengan pembiayaan ritel yang dilayani ke dalam 9 (sembilan) regional
dengan cakupan wilayah sebagai berikut.
Geografis Rincian Wilayah
Regional I Mencakup wilayah Kepulauan Riau, Riau dan Sumatera Utara
Regional II Mencakup wilayah Bengkulu, Jambi, Kep. Bangka Belitung, Lampung, Sumatera Barat dan Sumatera Selatan
Mencakup wilayah Banten (meliputi Tangerang (BSD dan Bintaro), Cilegon, Serang, dan Lebak
Regional III
(Rangkasbitung)), dan DKI Jakarta (meliputi Jakarta Utara, Jakarta Barat, dan Jakarta Pusat)
Mencakup wilayah DKI Jakarta (meliputi Jakarta Timur dan Jakarta Selatan), serta Jawa Barat (meliputi
Regional IV
Bekasi, Depok, dan Bogor)
Mencakup wilayah Jawa Barat (meliputi Karawang, Sukabumi, Bandung, Tasikmalaya, Cirebon, Garut, dan
Regional V
Subang)
Regional VI Mencakup wilayah Jawa Tengah dan D.I Yogyakarta
Regional VII Mencakup wilayah Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur
Regional VIII Mencakup wilayah Kalimantan
Regional IX Mencakup wilayah Sulawesi, Maluku, dan Papua
Jumlah dan Kontribusi Segmen Operasi Berdasarkan Geografis terhadap Pendapatan MTF
2023 2022 Kenaikan/Penurunan
Jumlah Pendapatan
Berdasarkan Geografis Jumlah Kontribusi Jumlah Kontribusi Jumlah Kontribusi
(Rp Juta) (%) (Rp Juta) (%) (Rp Juta) (%)
Regional I (Sumatera) 313.900 6,60 248.816 6,33 65.084 26,16
Regional II (Sumatera) 409.839 8,62 388.458 9,88 21.381 5,50
Regional III
454.742 9,57 366.113 9,31 88.629 24,21
(Jabodetabek, anten)
Regional IV
467.826 9,84 344.485 8,76 123.341 35,80
(Jabodetabek)
Regional V (Jawa Barat) 312.041 6,57 255.174 6,49 56.867 22,29
Regional VI (Jawa
320.989 6,75 275.078 7,00 45.911 16,69
Tengah, Yogyakarta)
Regional VII (Jawa Timur,
487.843 10,26 380.880 9,69 106.963 28,08
Bali, NTB, dan NTT)
Regional VIII
683.728 14,39 502.048 12,77 181.680 36,19
(Kalimantan)
Regional IX (Sulawesi,
496.506 10,45 384.823 9,79 111.683 29,02
Maluku, dan Papua)
Fleet 805.486 16,95 785.633 19,98 19.853 2,53
Jumlah Pendapatan 4.752.900 3.931.508 821.392 20,89
114 Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance
Page 115
04
Jumlah dan Kontribusi Segmen Operasi Berdasarkan Geografis terhadap Jumlah Aset MTF
2023 2022 Kenaikan/Penurunan
Jumlah Aset Berdasarkan
Geografis Jumlah Kontribusi Jumlah Kontribusi Jumlah Kontribusi
(Rp Juta) (%) (Rp Juta) (%) (Rp Juta) (%)
Regional I (Sumatera) 1.745.446 5,9 1.200.186 5,06 545.260 45,43
Regional II (Sumatera) 1.907.732 6,42 1.749.192 7,37 158.540 9,06
Regional III
3.118.550 10,49 2.029.203 8,55 1.089.347 53,68
(Jabodetabek, Banten)
Regional IV
3.345.820 11,23 2.178.293 9,18 1.167.527 53,60
(Jabodetabek)
Regional V (Jawa Barat) 1.706.071 5,74 1.244.413 5,24 461.658 37,10
Regional VI (Jawa
1.743.026 5,86 1.369.361 5,77 373.665 27,29
Tengah, Yogyakarta)
Regional VII (Jawa Timur,
2.841.407 9,56 1.968.517 8,30 872.890 44,34
Bali, NTB, dan NTT)
Regional VIII
3.650.156 12,28 2.291.273 9,66 1.358.883 59,31
(Kalimantan)
Regional IX (Sulawesi,
2.769.148 9,32 1.758.805 7,41 1.010.343 57,44
Maluku, dan Papua)
Fleet 5.142.413 17,30 6.506.565 27,42 (1.364.152) (20,97)
Lain-lain 1.757.623 5,91 1.433.158 6,04 324.465 22,64
Jumlah Aset 29.727.392 23.728.966 5.998.426 25,28
Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance 115
Page 116
Analisis & Pembahasan
Manajemen atas Kinerja Usaha
Tinjauan Keuangan
Analisis dan pembahasan kinerja keuangan pada laporan tahunan ini mengacu pada Laporan Keuangan. Penyajian
dan pengungkapan laporan keuangan Perusahaan disusun sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan (SAK) di
Indonesia yang mencakup Pernyataan dan lnterpretasi yang dikeluarkan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan
lkatan Akuntan Indonesia.
Posisi Keuangan
dalam jutaan Rupiah
Pertumbuhan (Penurunan)
Uraian 2023 2022
Rp %
Aset
Kas dan Setara Kas 852.140 840.436 11.704 1,39
Piutang Pembiayaan Konsumen 22.361.823 16.340.837 6.020.986 36,85
Piutang Sewa Pembiayaan 5.347.572 5.643.346 (295.774) (5,24)
Anjak Piutang 35.322 32.976 2.346 7,11
Piutang Lain-lain 622.854 449.440 173.414 38,58
Aset Pajak Tangguhan 100.789 116.452 (15.663) (13,45)
Piutang Derivatif 28.933 24.534 4.399 17,93
Aset Tetap 283.625 219.763 63.862 29,06
Aset Lain-lain 94.334 61.182 33.152 54,19
Jumlah Aset 29.727.392 23.728.966 5.998.426 25,28
116 Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance
Page 117
04
dalam jutaan Rupiah
Pertumbuhan (Penurunan)
Uraian 2023 2022
Rp %
Liabilitas
Utang Usaha 1.017.137 702.291 314.846 44,83
Utang Lain-lain 247.721 300.666 (52.945) (17,61)
Utang Pajak Kini 112.000 125.498 (13.498) (10,76)
Beban yang Masih Harus Dibayar 262.098 311.622 (49.524) (15,89)
Pinjaman Bank 18.096.715 14.661.887 3.434.828 23,43
Surat Berharga yang Diterbitkan 5.687.515 4.339.237 1.348.278 31,07
Liabilitas Imbalan Kerja Karyawan 274.546 194.940 79.606 40,84
Jumlah Liabilitas 25.697.732 20.636.141 5.061.591 24,53
Ekuitas
Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh 250.000 250.000 - -
Penghasilan Komprehensif lain:
Pengukuran Kembali atas Liabilitas Imbalan Kerja
(38.390) (30.198) (8.192) 27,13
Karyawan - Neto
Keuntungan/(Kerugian) Kumulatif atas Instrumen
2.802 (6.188) 8.990 145,28
Derivatif Untuk Lindung Nilai Arus Kas - Neto
Saldo Laba
Sudah Ditentukan Penggunaannya 50.000 50.000 - -
Belum Ditentukan Penggunaannya 3.765.248 2.829.211 936.037 33,08
Jumlah Ekuitas 4.029.660 3.092.825 936.835 30,29
Aset
Jumlah Aset Perseroan pada tahun 2023 dan 2022 masing-masing sebesar Rp29,72 triliun dan Rp23,72 triliun, meningkat
sebesar Rp5,99 triliun atau 25,28% Penambahan atas jumlah aset tersebut sebagian besar dikarenakan kenaikan atas
portofolio Piutang Pembiayaan Konsumen.
Liabilitas
Jumlah liabilitas pada tahun ini meningkat sebesar 24,53% atau Rp5,06 triliun dari Rp20,63 triliun pada tahun 2022
menjadi Rp25,69 triliun pada tahun 2023. Kenaikan terdapat pada Utang usaha yang mengalami peningkatan sebesar
Rp314,84 miliar atau 44,83% dari sebesar Rp702,29 miliar pada tahun 2022 menjadi sebesar Rp1,01 triliun pada tahun
2023 serta peningkatan pinjaman bank dan penerbitan surat berharga yang terjadi di tahun 2023.
Ekuitas
Pada tahun 2023, jumlah ekuitas Perseroan adalah sebesar Rp4,02 triliun, mengalami peningkatan sebesar Rp936,83
miliar atau 30,29% dibandingkan dengan jumlah ekuitas pada tahun 2022 sebesar Rp3,09 triliun. Peningkatan tersebut
disebabkan oleh meningkatnya laba bersih perusahaan.
Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance 117
Page 118
Analisis & Pembahasan
Manajemen atas Kinerja Usaha
Laba Rugi dan Penghasilan Pendapatan Bunga
dalam jutaan Rupiah
Pertumbuhan (Penurunan)
Uraian 2023 2022
Rp %
Pendapatan 4.752.900 3.931.508 821.392 20,89
Beban-beban (3.261.674) (2.967.514) 294.160 9,91
Laba Sebelum Beban Pajak Final dan Pajak
1.491.226 963.994 527.232 54,69
Penghasilan
Beban Pajak Final (3.427) (3.033) 394 12,99
Laba Sebelum Beban Pajak Penghasilan 1.487.799 960.961 526.838 54,82
Beban Pajak Penghasilan (326.698) (210.748) 115.950 55,02
Laba Tahun Berjalan 1.161.101 750.213 410.888 54,77
Penghasilan Komprehensif 798 (3.067) 3.865 126,02
Total Penghasilan Komprehensif Tahun Berjalan 1.161.899 747.146 414.753 55,51
Laba per Saham Dasar (Rupiah Penuh) 464 300 164 54,67
Pendapatan
Pendapatan Perseroan di tahun 2023 naik sebesar Rp821,39 miliar atau 20,89% dari tahun sebelumnya, yaitu
sebesar Rp3,93 triliun miliar menjadi Rp4,75 triliun. Rincian dari pendapatan tersebut adalah Pendapatan dari
Pendapatan Pembiayaan Konsumen, Pendapatan Sewa Pembiayaan, Pendapatan Anjak Piutang, Pendapatan Bunga,
dan Pendapatan Lain-lain–neto yang masing-masing sebesar Rp3,0 triliun, Rp652,75 miliar, Rp909 juta Rp17,13 miliar
dan Rp1,08 triliun Peningkatan terjadi pada pendapatan pembiayaan konsumen sebesar Rp563,34 miliar, sedangkan
penurunan pendapatan terjadi pada anjak piutang sebesar Rp8,80 miliar.
dalam jutaan Rupiah
Pertumbuhan (Penurunan)
Uraian 2023 2022
Rp %
Pendapatan dari Pembiayaan Konsumen 3.000.350 2.437.004 563.346 23,12
Pendapatan dari Sewa Pembiayaan 652.751 565.529 87.222 15,42
Pendapatan Anjak Piutang 909 9.715 (8.806) (90,64)
Pendapatan Bunga 17.134 15.163 1.971 13,00
Pendapatan Lain-lain Neto 1.081.756 904.097 177.659 19,65
Jumlah Pendapatan 4.752.900 3.931.508 821.392 20,89
Beban-beban
Beban Perseroan pada tahun 2023 meningkat 9,91% menjadi Rp3,26 triliun dibandingkan dengan tahun sebelumnya
yaitu Rp2,97 triliun. Adanya peningkatan pada beban keuangan Perseroan di tahun 2023 mencapai Rp1,51 triliun naik
20,85% atau senilai Rp260,59 miliar dibandingkan beban keuangan tahun 2022 yang sebesar Rp1,24 triliun. Peningkatan
tersebut disebabkan meningkatnya pinjaman bank.
dalam jutaan Rupiah
Pertumbuhan (Penurunan)
Uraian 2023 2022
Rp %
Beban-beban
Beban Keuangan 1.510.165 1.249.572 260.593 20,85
Gaji dan Tunjangan 802.194 823.406 (21.212) (2,58)
Umum dan Administrasi 349.836 327.436 22.400 6,84
118 Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance
Page 119
04
dalam jutaan Rupiah
Pertumbuhan (Penurunan)
Uraian 2023 2022
Rp %
Penyisihan Kerugian Penurunan Nilai:
Pembiayaan Konsumen 697.613 487.604 210.009 43,07
Sewa Pembiayaan 7.050 49.556 (42.506) (85,77)
Anjak Piutang (9.057) 11.063 (20.120) (181,87)
Piutang Lain-lain (96.127) 18.877 (115.004) (609,23)
Jumlah Penyisihan Kerugian Penurunan Nilai 599.479 567.100 32.379 5,71
Jumlah Beban 3.261.674 2.967.514 294.160 9,91
Penyisihan Kerugian Penurunan Nilai
Penyisihan kerugian penurunan nilai tahun 2023 sebesar Rp599,48 miliar, meningkat 5,71% atau senilai Rp32,38 miliar
dibandingkan tahun 2022 yang sebesar Rp567,10 miliar. Kenaikan disebabkan adanya peningkatan portofolio yang
menyebabkan kenaikan penyisihan kerugian penurunan nilai pada pembiayaan konsumen.
Laba (Rugi) Tahun Berjalan
Laba (rugi) sebelum beban pajak final dan pajak penghasilan didapatkan dari akumulasi antara pendapatan dan
beban-beban. Dengan pendapatan dan beban-beban seperti yang telah dijelaskan di atas, di tahun 2023 Perseroan
membukukan laba sebelum beban pajak final dan pajak penghasilan sebesar Rp1,49 triliun meningkat 54,69% atau
senilai Rp527,23 miliar dari pembukuan laba (rugi) sebelum beban pajak final dan pajak penghasilan. Hal ini disebabkan
meningkatnya pendapatan pembiayan konsumen dan sewa pembiayaan MTF di tahun 2023 masing-masing sebesar
23,12% dan 15,42% atau sebesar Rp563,34 miliar dan Rp87,22 miliar.
dalam jutaan Rupiah
Pertumbuhan (Penurunan)
Uraian 2023 2022
Rp %
Laba (Rugi) Tahun Berjalan
Pendapatan 4.752.900 3.931.508 821.392 20,89
Beban-beban (3.261.674) (2.967.514) 294.160 9,91
Laba (Rugi) Sebelum Beban Pajak Final dan Pajak
1.491.226 963.994 527.232 54,69
Penghasilan
Beban Pajak Final (3.427) (3.033) 394 12,99
Laba (Rugi) Sebelum Beban Pajak Penghasilan 1.487.799 960.961 526.838 54,82
Manfaat (Beban) Pajak Penghasilan (326.698) (210.748) 115.950 55,02
Laba (Rugi) Tahun Berjalan 1.161.101 750.213 410.888 54,77
Total Penghasilan Komprehensif Tahun Berjalan
Total penghasilan komprehensif tahun berjalan didapatkan dari akumulasi antara laba (rugi) tahun berjalan dan
penghasilan komprehensif lain. Penghasilan komprehensif lain setelah pajak tahun 2023 sebesar Rp1,16 triliun,
mengalami peningkatan sebesar 55,51% atau senilai Rp414,75 miliar dari tahun 2022 sebesar Rp747,15 miliar. Adanya
peningkatan pada penghasilan komprehensif lain disebabkan karena meningkatnya bagian efektif dari keuntungnan
instrumen lindung nilai dalam rangka lindung nilai arus kas.
Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance 119
Page 120
Analisis & Pembahasan
Manajemen atas Kinerja Usaha
dalam jutaan Rupiah
Pertumbuhan (Penurunan)
Uraian 2023 2022
Rp %
Total Penghasilan Komprehensif Tahun Berjalan
Laba (Rugi) Tahun Berjalan 1.161.101 750.213 410.888 54,77
Penghasilan Komprehensif Lain 798 (3.067) 3.865 126,01
Pos yang Tidak Akan Direklasifikasi Ke Laba Rugi
Pengukuran Kembali atas Liabilitas Imbalan Kerja
(10.502) 3.070 (13.572) (442,08)
Karyawan
Pajak Penghasilan Terkait 2.310 (675) 2.985 442,22
(8.192) 2.395 (10.587) (442,05)
Pos yang Akan Direklasifikasi Ke Laba Rugi:
Bagian Efektif dari Kerugian Instrumen Lindung
11.525 (7.002) 18.527 264,60
Nilai dalam Rangka Lindung Nilai Arus Kas
Pajak Penghasilan Terkait (2.535) 1.540 (4.075) (264,61)
8.990 (5.462) 14.452 264,59
Penghasilan Komprehensif Lain - Setelah Pajak 798 (3.067) 3.865 126,02
Total Penghasilan (Kerugian) Komprehensif Tahun
1.161.899 747.146 414.753 55,51
Berjalan
Laporan Arus Kas
Arus kas memberikan gambaran tentang penerimaan dan pengeluaran kas Perseroan. Seperti yang terlihat pada tabel
di atas, baik kas neto yang digunakan untuk aktivitas operasi, kas neto yang digunakan untuk aktivitas investasi,
serta kas neto yang diperoleh dari aktivitas pendanaan, mengalami penurunan yang kemudian menyebabkan kas dan
setara kas Perseroan di akhir tahun mengalami penurunan seperti yang akan diuraikan berikut ini.
dalam jutaan Rupiah
Pertumbuhan (Penurunan)
Uraian 2023 2022
Rp %
Arus Kas dari Aktivitas Operasi (4.420.498) (3.190.177) 1.230.321 38,57
Arus Kas dari Aktivitas Investasi (118.954) (65.272) 53.682 82,24
Arus Kas dari Aktivitas Pendanaan 4.551.156 3.855.503 695.653 18,04
Kenaikan (Penurunan) Neto Kas dan Setara Kas 11.704 600.054 (588.350) (98,05)
Kas dan Setara Kas pada Awal Tahun 840.436 240.382 600.054 249,63
Kas dan Setara Kas pada Akhir Tahun 852.140 840.436 11.704 1,39
Arus Kas dari Aktivitas Operasi
Kas bersih yang digunakan untuk aktivitas operasi di tahun 2023 berjumlah defisit Rp4,42 triliun, mengalami
peningkatan 38,57% dari tahun 2022 yang diperoleh berjumlah defisit Rp3,19 triliun. Seperti yang terlihat pada tabel
di atas, kenaikan jumlah defisit dikarenakan pembayaran kepada penyalur kendaraan (supplier) meningkat 17,44%
dari Tahun 2022 sejalan dengan peningkatan lending perusahaan di tahun 2023
120 Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance
Page 121
04
dalam jutaan Rupiah
Pertumbuhan (Penurunan)
Uraian 2023 2022
Rp %
Penerimaan Kas dari Konsumen:
Pembiayaan Konsumen 24.720.154 21.507.345 3.212.809 14,94
Sewa Pembiayaan 4.099.252 3.845.288 253.964 6,60
Anjak Piutang 7.000 401.193 (394.193) (98,26)
Pembiayaan Bersama 12.782.010 11.436.484 1.345.526 11,77
Pendapatan Bunga Simpanan Bank 13.688 15.144 (1.456) (9,61)
Pendapatan Penalti 148.794 134.027 14.767 11,02
Penerimaan dari Piutang yang Telah
179.645 152.667 26.978 17,67
Dihapusbukukan
Penerimaan Tagihan Kelebihan Pajak - 20.697 (20.697) (100,00)
Premi Asuransi 1.651.382 1.408.879 242.503 17,21
Pengeluaran Kas Untuk:
Pembayaran Fasilitas Pembiayaan Bersama (10.632.638) (10.458.484) 174.154 1,67
Pembayaran Kepada Penyalur Kendaraan (33.458.424) (28.489.839) 4.968.585 17,44
Pembayaran Beban Keuangan (1.492.506) (1.268.963) 223.543 17,62
Pembayaran Pajak Penghasilan (324.758) (133.626) 191.132 143,04
Pembayaran Gaji dan Tunjangan (772.663) (649.104) 123.559 19,04
Pembayaran Beban Umum dan Administrasi (340.005) (264.328) 75.677 28,63
Pembayaran Kepada Perusahaan Asuransi (1.001.429) (847.557) 153.872 18,15
Kas Neto yang Diperoleh dari (Digunakan
(4.420.498) (3.190.177) 1.230.321 38,57
Untuk) Aktivitas Operasi
Arus Kas dari Aktivitas Investasi
Di tahun 2023 penggunaan kas bersih untuk aktivitas investasi tercatat sebesar Rp118,95 miliar, naik 82,24%
dibandingkan tahun 2022 yang berjumlah Rp65,27 miliar. Kenaikan kas bersih digunakan untuk aktivitas investasi
terutama untuk perolehan aset tetap sehubungan dengan penambahan infrastruktur, furniture, peralatan kantor dan
bangunan.
dalam jutaan Rupiah
Pertumbuhan (Penurunan)
Uraian 2023 2022
Rp %
Pembelian Aset Tetap (86.892) (49.896) 36.996 74,15
Perolehan Aset Hak Guna (32.191) (15.731) 16.460 104,63
Penjualan Asset Tetap 129 355 (226) (63,66)
Kas Neto yang Digunakan Untuk Aktivitas
(118.954) (65.272) 53.682 82,24
Investasi
Arus Kas dari Aktivitas Pendanaan
Arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas pendanaan tahun 2023 tercatat sebesar Rp4,55 triliun, meningkat
dibandingkan tahun 2022 dimana Perseroan memperoleh kas dari aktivitas pendanaan sebesar Rp3,85 triliun.
Peningkatan ini disebabkan karena peningkatan penerimaan surat berharga yang diterbitkan serta menurunnya
pembayaran surat berharga yang diterbitkan.
Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance 121
Page 122
Analisis & Pembahasan
Manajemen atas Kinerja Usaha
dalam jutaan Rupiah
Pertumbuhan (Penurunan)
Uraian 2023 2022
Rp %
Penerimaan Pinjaman 17.276.376 20.402.395 (3.126.019) (15,32)
Penerimaan Surat Berharga yang Diterbitkan 1.822.845 1.228.055 594.790 48,43
Pembayaran Pinjaman (13.829.050) (15.330.618) (1.501.568) (9,79)
Pembayaran Surat Berharga yang Diterbitkan (472.000) (2.382.000) (1.910.000) (80,18)
Pembayaran Beban Emisi Surat Berharga (6.283) (3.118) 3.165 101,51
Pembayaran Dividen Kas (225.064) (49.175) 175.889 357,68
Pembayaran Utang Sewa (15.668) (10.036) 5.632 56,12
Kas Neto yang Diperoleh dari (Digunakan Untuk)
4.551.156 3.855.503 695.653 18,04
Aktivitas Pendanaan
Kenaikan (Penurunan) Kas Bersih serta Kas dan Setara Kas Akhir Tahun
Dengan pembukuan pada kas neto yang digunakan untuk aktivitas operasi, kas neto yang digunakan untuk aktivitas
investasi, serta kas neto yang diperoleh dari aktivitas pendanaan seperti yang telah dijelaskan di atas, kas dan setara
kas di akhir tahun 2023 tercatat sebesar Rp852,14 miliar mengalami kenaikan 1,39% dari posisi awal tahun sebesar
Rp840,44 miliar. Hal ini di dominasi oleh penerimaan pendanaan dan peningkatan pembiayaan selama 2023.
Kemampuan Perusahaan dalam Efisiensi dan
Menghasilkan Keuntungan
Rasio Keuangan Penting
Kenaikan
Uraian Satuan 2023 2022
(Penurunan)
Profitabilitas
Imbal Hasil Aset % 4,34 3,54 0,80
Imbal Hasil Aset* % 5,00 4,05 0,95
Imbal Hasil Rata-rata Aset* % 5,58 4,54 1,04
Imbal Hasil Ekuitas % 28,81 24,26 4,55
Imbal Hasil Rata-rata Ekuitas % 32,60 27,34 5,26
Jumlah Pendapatan/Jumlah Aset % 15,99 16,57 (0,58)
Laba Sebelum Pajak Penghasilan/Pendapatan % 31,38 24,52 (25,11)
Laba Bersih Setelah Pajak Tahun Berjalan/Pendapatan % 24,43 19,08 5,35
Rasio Efisiensi Biaya % 34,34 43,08 (11,37)
Rasio Lancar (kali) 1,10 1,32 (0,22)
Aset Produktif
Piutang Pembiayaan Bersih Kelolaan (Rp-juta) 53.061.308 45.122.742 7.938.566
Piutang Pembiayaan-pembiayaan Bersama (Rp-juta) 24.898.967 22.623.833 2.275.134
Piutang Bermasalah Kelolaan % 0,70 0,72 (0,02)
Likuiditas
Jumlah Liabilitas/Jumlah Aset (kali) 0,86 0,87 (0,01)
122 Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance
Page 123
04
Kenaikan
Uraian Satuan 2023 2022
(Penurunan)
Jumlah Liabilitas/Jumlah Ekuitas (kali) 6,38 6,67 (0,29)
Utang yang Berbunga/Jumlah Ekuitas** (kali) 5,90 6,14 (0,24)
*) Menggunakan perhitungan laba sebelum pajak
**) Gearing Ratio
Rasio Profitabilitas
Rasio imbal hasil rata-rata aset dipergunakan untuk mengetahui kemampuan Perseroan dalam meraih laba dari
seluruh aset yang diinvestasikan. Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, rasio imbal hasil rata-rata aset adalah
sebesar 5,58% dan 4,54%.
Rasio Efisiensi
Cost Effiency Ratio (CER) tahun 2023 tercatat sebesar 34,34% atau mengalami penurunan dibandingkan dengan
tahun 2022 yang tercatat sebesar 43,08%. Penurunan CER ini disebabkan adanya efisiensi pada biaya-biaya dengan
peningkatan pada pendapatan Perseroan. Hal ini menunjukkan keberhasilan Perseroan dalam menumbuhkembangkan
bisnisnya yang tercermin dari pertumbuhan pendapatan, yang disertai dengan strategi efisiensi pada beban-beban.
Komposisi Beban Pembiayaan
Beban pembiayaan Perseroan per 31 Desember 2023 sebesar Rp1,51 triliun, naik 20,85% atau sebesar Rp260,59 miliar.
dalam jutaan Rupiah
Pertumbuhan (Penurunan)
Uraian 2023 2022
Rp %
Pinjaman Bank 1.078.119 782.314 295.805 37,81
Surat Berharga 354.777 397.921 (43.144) (10,84)
Administrasi dan Provisi Bank 67.902 59.561 8.341 14,00
Rugi/Laba Selisih Kurs 591 (166) 757 456,02
Amortisasi Biaya Emisi Surat Berharga 3.716 3.614 102 2,82
Bunga Liabilitas Sewa 2.476 2.392 84 3,51
Lain-lain 2.584 3.936 (1.352) (34,35)
Jumlah Beban Pembiayaan 1.510.165 1.249.572 260.593 20,85
Kemampuan Membayar Utang
Perseroan memiliki kemampuan yang memadai dalam melaksanakan kewajiban utang jangka pendek dan utang jangka
panjang. Hal ini dapat dilihat dari rasio solvabilitas. Sedangkan rasio likuiditas merupakan rasio untuk mengukur
kemampuan Perseroan dalam membayar utang jangka pendek.
Kenaikan
Uraian 2023 2022
(Penurunan)
Rasio Likuiditas
Rasio Lancar (kali) 1,10 1,32 (0,22)
Rasio Kas (%) 6,75 9,63 (2,88)
Rasio Solvabilitas
Rasio Utang yang Berbunga terhadap Ekuitas 5,90 6,14 (0,24)
Rasio Utang terhadap Ekuitas, atau Debt to Equity Ratio (DER) (kali) 6,38 6,67 (0,29)
Rasio Utang terhadap Aset, atau Debt to Asset Ratio (DAR) (kali) 0,86 0,87 (0,01)
Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance 123
Page 124
Analisis & Pembahasan
Manajemen atas Kinerja Usaha
Rasio Likuiditas
Likuiditas Perseroan merupakan kemampuan Perseroan untuk memenuhi liabilitas jangka pendek dengan
menggunakan aset lancar yang dimilikinya. Likuiditas diukur dengan menggunakan rasio lancar (current ratio), yaitu
perbandingan antara aset lancar dengan liabilitas lancar dan rasio kas yang dihitung dengan perbandingan antara
kas dan setara kas dengan utang atau liabilitas lancar. Aset lancar terdiri dari aset yang akan jatuh tempo kurang dari
satu tahun. Di tahun 2023, rasio lancar Perseroan tercatat sebesar 1,10 kali mengalami penurunan dibandingkan rasio
lancar tahun 2022 yang tercatat sebesar 1,32 kali. Demikian pula dengan rasio kas juga mengalami penurunan dari
9,63% di tahun 2022 menjadi 6,75% di tahun 2023.
Rasio Solvabilitas
Kenaikan di tahun 2023 pada Rasio Utang terhadap ekuitas sebesar 6,38 kali menurun 0,29% dibandingkan tahun 2022
sebesar 6,67 kali dan rasio utang terhadap aset sebesar 0,86 kali juga menurun 0,01% di tahun 2023.
dalam jutaan Rupiah
Lebih dari 6 Tidak
Kurang dari bulan sampai Lebih dari mempunyai Nilai
Uraian 1-6 bulan
Satu Bulan dengan 1 1 tahun kontrak jatuh Tercatat
tahun tempo
Aset
Kas dan Setara Kas 833.946 - - - - 833.946
Piutang Pembiayaan Konsumen 887.083 4.015.096 4.313.239 13.494.299 - 22.709.717
Piutang Sewa Pembiayaan 298.722 1.388.490 1.346.157 2.383.496 - 5.416.865
Anjak Piutang 650 3.250 3.901 27.957 - 35.758
Piutang Lain-lain 596.485 70.667 - - - 667.152
Piutang Derivatif - 28.933 - - - 28.933
Aset Lain-lain 49.049 - - - - 49.049
Total Aset 2.665.935 5.506.436 5.663.297 15.905.752 - 29.741.420
Liabilitas
Utang Usaha 1.017.137 - - - - 1.017.137
Utang Lain-lain 166.897 5.925 6.872 25.379 - 205.073
Beban yang Masih Harus Dibayar 2.113 259.985 - - - 262.098
Pinjaman Yang Di Terima 1.206.954 3.878.098 4.312.389 8.699.274 - 18.096.715
Surat Berharga yang Diterbitkan - 1.114.812 657.799 3.914.904 - 5.687.515
Total Liabilitas 2.393.101 5.258.820 4.977.060 12.639.557 - 25.268.538
Total Perbedaan Jatuh Tempo 272.834 247.616 686.237 3.266.195 - 4.472.882
Tabel di bawah ini menunjukan sisa jatuh tempo kontraktual dari liabilitas keuangan berdasarkan pada undiscounted
cash flows pada tanggal 31 Desember 2023.
dalam jutaan Rupiah
Lebih dari 6
Kurang dari Lebih dari 1
Uraian 1-6 bulan bulan sampai Nilai Tercatat
Satu Bulan tahun
dengan 1 tahun
Liabilitas
Utang Usaha 1.017.137 - - - 1.017.137
Utang Lain-lain 166.897 5.925 6.872 25.379 205.073
Beban yang Masih Harus Dibayar 2.113 259.985 - - 262.098
124 Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance
Page 125
04
dalam jutaan Rupiah
Lebih dari 6
Kurang dari Lebih dari 1
Uraian 1-6 bulan bulan sampai Nilai Tercatat
Satu Bulan tahun
dengan 1 tahun
Pinjaman Bank 1.299.278 4.274.763 4.658.637 9.149.680 19.382.358
Surat Berharga yang Diterbitkan 31.036 1.288.053 804.667 4.344.767 6.468.523
Total Liabilitas 2.516.461 5.828.726 5.470.176 13.519.826 27.335.189
Fasilitas Pembiayaan dan Tingkat Kolektibilitas
Piutang
Dalam menjalankan usahanya Perseroan selalu memperhatikan prinsip kehati-hatian (prudent). Setiap pemohonan
kredit harus melalui proses analisis kredit secara cermat dan berbagai tahapan persetujuan. Pengelolaan portfolio
secara konservatif dilakukan dengan menerapkan penyisihan secara progresif atas semua piutang yang telah masuk
kategori ragu-ragu. Saat ini Perseroan menerapkan penyisihan piutang ragu-ragu berdasarkan review terhadap status
saldo pada akhir periode.
Perseroan konsisten melakukan penanganan dalam pembiayaan yang bermasalah dengan lebih menitikberatkan
prinsip kehati-hatian atau (prudent) dan menjaga ketaatan konsumennya untuk melakukan pembayaran tepat waktu
dengan cara reminding (mengingatkan), collecting (menagih), dan repossess (pengamanan aset). Perseroan juga
memiliki divisi penyelamatan kredit yang dinamakan Account Receivable Management Division yang dipimpin oleh
dua orang Account Receivable Division Head yang membawahi beberapa orang Account Receivable Departemen Head
dan setiap Account Receivable Department Head akan membawahi beberapa orang Remedial Head dan Collection
Head.
Tunggakan Piutang Pembiayaan Konsumen Berdasarkan Tunggakan Angsuran
dalam jutaan Rupiah
Pertumbuhan
2023 2022
Uraian (Penurunan)
Rp % Rp % Rp %
Jumlah Piutang 56.405.366 100,00 46.507.804 100,00 9.897.562 21,28
Lancar 53.888.430 95,54 44.534.718 95,75 9.353.712 21,00
Tunggakan 1 - 90 hari 2.030.050 3,60 1.626.085 3,50 403.965 24,84
Tunggakan 91 - 120 hari 227.964 0,40 158.343 0,34 69.621 43,97
Tunggakan 121 - 180 hari 250.250 0,44 167.501 0,36 82.749 49,40
Tunggakan >180 hari (Piutang Non Performing) 8.672 0,02 21.157 0,05 (12.485) (59,01)
Piutang Pembiayaan Konsumen
dalam jutaan Rupiah
Pertumbuhan (Penurunan)
Uraian 2023 2022
Rp %
Jumlah Piutang 27.898.155 20.787.497 7.110.658 34,21
Pendapatan Pembiayaan Konsumen yang Belum
(5.188.438) (4.113.082) 1.075.356 26,14
Diakui
Piutang Pembiayaan Konsumen Bersih 22.709.717 16.674.415 6.035.302 36,19
Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance 125
Page 126
Analisis & Pembahasan
Manajemen atas Kinerja Usaha
Tunggakan Piutang Sewa Pembiayaan Konsumen Berdasarkan Tunggakan Angsuran
dalam jutaan Rupiah
Pertumbuhan
2023 2022
Uraian (Penurunan)
Rp % Rp % Rp %
Jumlah Piutang 6.265.251 100,00 6.657.743 100,00 (392.492) (5,90)
Lancar 5.998.708 95,75 6.438.020 96,70 (439.312) (6,82)
Tunggakan 1 - 90 hari 244.470 3,90 189.920 2,85 54.550 28,72
Tunggakan 91 - 120 hari 6.605 0,10 9.150 0,14 (2.545) (27,81)
Tunggakan 121 - 180 hari 15.468 0,25 20.653 0,31 (5.185) (25,11)
Tunggakan >180 hari (Piutang Non Performing) - - - - - -
Piutang Sewa Pembiayaan Konsumen
dalam jutaan Rupiah
Pertumbuhan (Penurunan)
Uraian 2023 2022
Rp %
Jumlah Piutang 6.236.631 6.554.932 (318.301) (4,86)
Pendapatan Pembiayaan Konsumen yang Belum
(819.766) (772.907) (46.859) 6,06
Diakui
Piutang Pembiayaan Konsumen Bersih 5.416.865 5.782.025 (365.160) (6,32)
Tunggakan Piutang Anjak Berdasarkan Tunggakan Angsuran
dalam jutaan Rupiah
2023 2022 Pertumbuhan (Penurunan)
Uraian
Rp % Rp % Rp %
Jumlah Piutang 50.954 100,00 42.561 100,00 8.393 19,72
Lancar 50.954 100,00 42.561 100,00 8.393 19,72
Tunggakan 1 - 90 hari - - - - - -
Tunggakan 91 - 120 hari - - - - - -
Tunggakan 121 - 180 hari - - - - - -
Tunggakan >180 hari (Piutang Non Performing) - - - - - -
Piutang Anjak
dalam jutaan Rupiah
Pertumbuhan (Penurunan)
Uraian 2023 2022
Rp %
Jumlah Piutang 50.954 42.561 8.393 19,72
Pendapatan Pembiayaan Konsumen yang
(15.196) (92) (15.104) 16417,39
Belum Diakui
Piutang Pembiayaan Konsumen Bersih 35.758 42.469 (6.711) (15,80)
Rasio Kualitas Kredit dari Aset
Rasio kualitas kredit dari aset keuangan yang dapat menggambarkan risiko kredit. Pada tanggal 31 Desember 2023,
eksposur risiko kredit atas aset keuangan terbagi atas:
126 Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance
Page 127
04
dalam jutaan Rupiah
Belum jatuh tempo dan tidak Jatuh tempo
Cadangan
mengalami penurunan nilai dan tidak Mengalami
Kerugian
Uraian mengalami penurunan Jumlah
Standard penurunan
High grade penurunan nilai
grade nilai
nilai
Kas dan Setara Kas 833.946 - - - - 833.946
Piutang Pembiayaan Konsumen
Perorangan 11.292.015 10.399.885 840.361 177.456 (347.894) 22.361.823
Piutang Sewa Pembiayaan Konsumen
Korporasi 3.048.322 2.137.678 211.784 19.081 (69.293) 5.347.572
Anjak Piutang - 35.758 - - (436) 35.322
Piutang Lain-lain 667.152 - - - (44.298) 622.854
Piutang Derivatif 28.933 - - - - 28.933
Aset Lain-lain 49.049 - - - - 49.049
Total Aset 15.919.417 12.573.321 1.052.145 196.537 (461.921) 29.279.499
Penjelasan pembagian kualitas kredit yang diberikan yang belum jatuh tempo dan tidak mengalami penurunan nilai:
1. High grade, yaitu tidak pernah mengalami tunggakan sebelumnya.
2. Standard grade, yaitu pernah mengalami tunggakan sebelumnya namun sampai saat ini belum terdapat
keterlambatan dalam pembayaran cicilan pokok dan bunga.
Piutang pembiayaan konsumen dan piutang sewa pembiayaan yang pembayaran angsurannya menunggak lebih
dari 90 hari diklasifikasikan sebagai aset keuangan yang mengalami penurunan nilai. Sebagai jaminan atas piutang
pembiayaan konsumen yang diberikan, Perseroan menerima jaminan dari konsumen berupa Bukti Pemilikan
Kendaraan Bermotor (BPKB) atas kendaraan bermotor yang dibiayai Perseroan.
Tabel berikut menunjukkan aging analysis terhadap piutang pembiayaan yang telah jatuh tempo tetapi tidak
mengalami penurunan nilai:
1-30 hari 31-60 hari 61-90 hari Jumlah
Uraian
(Rp-juta) (Rp-juta) (Rp-juta) (Rp-juta)
Piutang Pembiayaan Konsumen
Perorangan 486.720 189.653 163.988 840.361
Piutang Sewa Pembiayaan Konsumen
Korporasi 106.102 42.875 62.807 211.784
Jumlah Aset 592.822 232.528 226.795 1.052.145
Aset Produktif
Aset produktif Perseroan terdiri dari Piutang Pembiayaan Konsumen Kelolaan, Piutang Bermasalah (Non Performing
Loan), Likuiditas dan Solvabilitas, serta informasi keuangan lainnya. Secara rinci, perolehan aset produktif adalah
sebagai berikut:
dalam jutaan Rupiah
Pertumbuhan (Penurunan)
Uraian 2023 2022
Rp %
Piutang Pembiayaan Bersih Kelolaan (Rp-juta) 53.061.308 45.122.742 7.938.566 17,60
Piutang Pembiayaan-pembiayaan Bersama (Rp-juta) 24.898.967 22.623.833 2.275.134 10,06
Piutang Bermasalah (%) 0,70 0,72 (0,02) (2,78)
Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance 127
Page 128
Analisis & Pembahasan
Manajemen atas Kinerja Usaha
Struktur Modal dan Kebijakan Manajemen atas
Struktur Modal
Kebijakan Struktur Modal
Tujuan Perseroan dalam mengelola permodalannya adalah menjaga kelangsungan usaha Perseroan untuk dapat
memberikan hasil kepada pemegang saham dan manfaat kepada pemangku kepentingan lainnya, dan memelihara
optimalisasi struktur permodalan untuk mengurangi biaya modal. Dalam rangka memelihara atau menyesuaikan
struktur permodalan, Perseroan dapat menyesuaikan jumlah dividen yang dibayarkan kepada pemegang saham,
imbalan hasil modal kepada pemegang saham atau menerbitkan saham baru untuk mengurangi pinjaman. Konsisten
dengan pelaku industri lainnya, Perseroan memonitor permodalan berdasarkan gearing ratio. Rasio ini dihitung dari
nilai bersih pinjaman (termasuk Obligasi dan Medium-Term Notes) dibagi dengan jumlah modal. Jumlah modal diambil
dari ekuitas yang tercantum dalam laporan posisi keuangan.
Dalam mengelola permodalan, Perseroan melakukan analisa secara bulanan untuk memastikan bahwa Perseroan
tetap mengikuti POJK No. 35/POJK.05/2018 tanggal 27 Desember 2018 tentang Penyelenggaraan Usaha Perusahaan
Pembiayaan yang diantaranya mengatur ketentuan sebagai berikut:
1. Modal disetor Perseroan minimum sebesar Rp100.000.000.000;
2. Ekuitas perseroan minimum sebesar 50,00% dari modal disetor; dan
3. Jumlah pinjaman yang dimiliki perseroan dibandingkan modal sendiri dan utang subordinasi dikurangi penyertaan
(gearing ratio) ditetapkan setinggi-tingginya 10 kali, baik untuk pinjaman luar negeri maupun dalam negeri.
dalam jutaan Rupiah
Pertumbuhan (Penurunan)
Uraian 2023 2022
Rp %
Pinjaman 18.096.715 14.661.887 3.434.828 23,43
Surat Berharga yang Diterbitkan 5.687.515 4.339.237 1.348.278 31,07
Jumlah Pinjaman 23.784.230 19.001.124 4.783.106 25,17
Ekuitas 4.029.660 3.092.825 936.835 30,29
Gearing Ratio (kali) 5,90 6,14 (0,24) (3,91)
Perseroan senantiasa menjaga jumlah maksimum gearing ratio lebih kecil dari ketentuan yang ditetapkan melalui
analisa alternatif pembiayaan baik melalui pinjaman bank, penerbitan obligasi ataupun optimalisasi dana joint
financing. Perseroan juga menghitung biaya dana dari alternatif pembiayaan yang dipilih untuk memastikan biaya
dana tersebut dapat menghasilkan pendapatan maksimum bagi Perseroan.
Berdasarkan Peraturan Otoritas jasa keuangan No. 35/POJK. 05/2018 tanggal 27 Desember 2018 tentang
“Penyelenggaraan Usaha Perusahaan Pembiayaan”. Perseroan telah memenuhi jumlah minimal ekuitas dan Batas
Maksimum Pemberian pembiayaan. Perseroan telah menghitung beberapa rasio antara lain:
dalam jutaan Rupiah
Pertumbuhan (Penurunan)
Uraian 2023 2022
Rp %
Rasio Permodalan (%) 16,21 21,77 (5,56) (25,54)
Rasio Ekuitas Terhadap Modal Disetor (%) 1.611,86 1.237,13 424,73 34,33
Rasio Non-Performing Finance - Neto (%) 0,48 0,46 0,02 4,35
Rasio Non-Performing Finance - Gross (%) 0,70 0,72 (0,02) (2,78)
Rasio Saldo Piutang Pembiayaan Neto Terhadap
93,33 92,79 0,54 0,58
Total Aset (%)
Rasio Saldo Piutang Pembiayaan Neto Terhadap
116,65 115,87 0,78 0,67
Total Pendanaan (%)
128 Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance
Page 129
04
dalam jutaan Rupiah
Pertumbuhan (Penurunan)
Uraian 2023 2022
Rp %
Rasio Saldo Piutang Pembiayaan Investasi dan
Pembiayaan Modal Kerja Terhadap Total Saldo 19,77 26,56 (6,79) (25,56)
Piutang Pembiayaan (%)
Gearing Ratio (kali) 5,90 6,14 (0,24) (3,91)
Jumlah Ekuitas (Rp-juta) 4.029.660 3.092.825 936.835 30,29
Jumlah Liabilitas dan Ekuitas (Rp-juta) 29.727.392 23.728.966 5.998.426 25,28
Rincian Struktur Modal
Komposisi pendanaan antara pinjaman dan permodalan Perseroan dapat dilihat pada tabel dan grafik di bawah ini.
dalam jutaan Rupiah
2023 2022 Pertumbuhan (Penurunan)
Uraian
Rp % Rp % Rp %
Pinjaman Bank 18.096.715 65,06 14.661.887 66,36 3.434.828 23,43
Surat Berharga yang Diterbitkan 5.687.515 20,45 4.339.237 19,64 1.348.278 31,07
Jumlah Pinjaman 23.784.230 85,51 19.001.124 86,00 4.783.106 25,17
Ekuitas 4.029.660 14,49 3.092.825 14,00 936.835 30,29
Jumlah 27.813.890 100,00 22.093.949 100,00 5.719.941 25,89
Gearing ratio (kali) 5,90 - 6,14 - (0,24) (3,91)
Ikatan yang Material Untuk Investasi Barang Modal
Perseroan tidak memiliki ikatan yang material untuk investasi barang modal.
Realisasi Investasi Barang Modal
Tabel Investasi Barang Modal
2023
Jenis Barang Modal Tujuan
(Rp juta)
Bangunan Penunjang pertumbuhan usaha Perseroan 2.460
Peralatan Kantor Penunjang pertumbuhan usaha Perseroan 70.147
Renovasi Bangunan Sewa Penunjang pertumbuhan usaha Perseroan 14.285
Aset Hak Guna Penunjang pertumbuhan usaha Perseroan 45.080
Jumlah 131.972
Investasi barang modal tahun 2023 sebesar Rp131,97 miliar, lebih tinggi dari tahun 2022 sebesar Rp79,01 miliar, yang
didominasi oleh pertumbuhan investasi pada peralatan kantor selama tahun 2023.
Dampak Nilai Tukar Mata Uang Asing
Transaksi dalam mata uang asing dijabarkan ke mata uang rupiah dengan menggunakan kurs yang berlaku pada
tanggal transaksi. Pada tanggal laporan posisi keuangan, aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing dijabarkan
dengan kurs yang berlaku pada tanggal laporan posisi keuangan. Keuntungan dan kerugian selisih kurs yang timbul
Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance 129
Page 130
Analisis & Pembahasan
Manajemen atas Kinerja Usaha
dari transaksi dalam mata uang asing dan dari penjabaran aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing, diakui
pada laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain. Pada tanggal 31 Desember 2023, kurs nilai tukar yang
digunakan kurs tengah Bank Indonesia sebesar Rp15.416 (nilai penuh) untuk 1 Dolar Amerika Serikat (Dolar AS), 31
Desember 2022 adalah Rp15.731 (nilai penuh).
Informasi dan Fakta Material yang Terjadi Setelah
Tanggal Laporan Akuntan
Periode 1 Januari 2024 sampai dengan terbitnya laporan tahunan ini terdapat informasi dan fakta material yang terjadi.
Adapun informasi dan fakta material tersebut sebagai berikut:
1. Pada tanggal 4 Januari 2024, MTF melakukan pelunasan obligasi PUB IV Tahap I Seri B Tahun 2019 sebesar
Rp200.000.000.000,- dengan Tingkat suku bunga sebesar 9,75%.
2. Pada tanggal 11 Januari 2024, MTF menandatangani perpanjangan fasilitas Pinjaman Jangka Pendek dengan PT Bank
CTBC Indonesia sebesar Rp200.000.000.000,- untuk jangka waktu ketersediaan sampai dengan 7 Desember 2024.
3. Signing Perjanjian Kerjasama JF Reguler antara PT Mandiri Tunas Finance dan Commercial Banking Bank Mandiri
dalam Rangka Penambahan Plafon Fasilitas Pembiayaan menjadi Rp6 Triliun pada tanggal 29 Januari 2024.
Perbandingan Antara Target dan Realisasi,
serta Proyeksi Satu Tahun ke Depan
Perbandingan Target dan Realisasi
Pada awal tahun buku 2023, Perseroan telah menetapkan sejumlah target yang hendak dicapai yang dituangkan dalam
RKAP 2023. Perbandingan pencapaian beberapa target yang ditetapkan dengan realisasi tahun buku 2023 adalah
sebagai berikut:
Pencapaian Target Operasional dan Pemasaran
Uraian Target 2023 Realisasi 2023 Pencapaian (%)
Penyaluran Pembiayaan Baru (Rp-juta) 31.500.000 32.697.903 103,80
Saldo Piutang Pembiayaan (Rp-juta) 25,931.337 28.162.340 108,60
Pendapatan (Rp-juta) 4.417.520 4.752.900 107,59
Laba Tahun Berjalan (Rp-juta) 1.001.357 1.161.101 115,95
Struktur Modal/Gearing Ratio (kali) 5,64 5,90 104,61
NPF Gross (%) 1,00 0,70 0,70
NPF Netto (%) 0,74 0,48 64,86
Net Interest Margin (kali) 4,26 4,42 103,76
Biaya Pendidikan dan Pelatihan (Rp-juta) 10.682 7.300 68,34
Pencapaian kinerja tahun 2023 telah dilalui dengan baik, hal ini dapat dilihat pada target dan hasil yang dicapai.
Penyaluran pembiayaan baru tahun 2023 mencapai Rp32,69 triliun atau senilai 103,80% dari target Rp31,50 triliun.
Pencapaian yang cukup baik ini terutama disebabkan pembiayaan investasi dan pembiayaan multiguna mencatat
pencapaian di atas target. Pencapaian penyaluran pembiayaan baru ini berimbas pada saldo piutang pembiayaan yang
mencatat pencapaian 108,60% terhadap target tahun 2023. Pencapaian pembiayaan yang baik tersebut berdampak
terhadap pencapaian kinerja laba. Realisasi pendapatan Perseroan tahun 2023 tercatat mencapai 107,59%, sedangkan
realisasi laba bersih tahun berjalan mencapai 115,95% terhadap target.
130 Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance
Page 131
04
Proyeksi Satu Tahun ke Depan
Memasuki tahun 2024, Perseroan telah menetapkan sejumlah target yang dituangkan dalam RKAP 2024, antara lain :
Uraian Realisasi 2023 Proyeksi 2024
Penyaluran Pembiayaan Baru (Rp-juta) 32.697.903 36.000.000
Saldo Piutang Pembiayaan (Rp-juta) 28.162.340 31.909.214
Pendapatan (Rp-juta) 4.752.900 6.329.378
Laba Tahun Berjalan (Rp-juta) 1.161.101 1.332.516
Pembayaran Dividen (Rp-juta) 225.064 116.110
Struktur Modal/Gearing Ratio (kali) 5,90 5,02
NPF Gross (%) 0,70 0,80
NPF Netto (%) 0,48 0,58
Net Interest Margin (kali) 4,42 4,48
Biaya Pendidikan dan Pelatihan (Rp-juta) 7.300 10.981
Prospek Usaha dan Proyeksi Kinerja Tahun 2024
Pada tahun 2023, Perseroan tetap mempertahankan vehicle (MPV), khusunya low MPV dan low cost green car
posisinya sebagai Top 3 Perusahaan Pembiayaan dengan (LCGC) masih mendominasi penjualan di Indonesia.
pembiayaan mobil terbesar di Indonesia. Perseroan Target Gaikindo pada tahun 2024 membuka peluang
telah berhasil memasuki level baru dengan total aset bagi Perusahaan Pembiayaan, khususnya yang segmen
kelolaan Rp53,06 triliun dan membukukan profit sebesar utamanya adalah kendaraan roda 4 untuk menyalurkan
Rp1,16 triliun atau tumbuh sebesar 54,77% (YoY). pembiayaan mobil baru serta meningkatkan market
share pada tahun 2024.
Di tengah kondisi geopolitik global yang masih belum
stabil serta masih adanya ketidakpastian dari faktor- Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia (APPI)
faktor yang memengaruhi pertumbuhan ekonomi, memproyeksikan pertumbuhan piutang pembiayaan
Bank Indonesia memiliki optimisme yang tinggi dan Industri Multifinance sebesar 12%-13% pada tahun
memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia 2024. Ada dua faktor yang menjadi katalis Industri
masih tetap kuat pada tahun 2024, yaitu pada kisaran Multifinance masih dapat tumbuh double digit, yaitu
4,7%-5,5% serta laju inflasi yang akan tetap terkendali perekonomian Indonesia yang masih bertumbuh
dalam rentang sasaran 2,5±1% yang didukung sebesar 5,00% serta daya konsumsi masyarakat yang
dengan konsistensi kebijakan moneter, kebijakan ikut bertumbuh.
fiskal, dan Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi
Pangan (GNPIP). Pada tahun 2023, Bank Indonesia Perseroan memiliki aspirasi untuk menjadi ’Market
meningkatkan suku bunga acuan (BI rate) pada level Leader’ pada tahun 2024, untuk mencapainya, Perseroan
6,00% untuk penguatan stabilitas nilai tukar rupiah perlu memperkuat posisinya melalui optimalisasi
serta memastikan inflasi tetap terkendali. Pada tahun penetrasi pasar dari semua segmen dan sumber
2024, Bank Indonesia membuka opsi penurunan suku bisnis yang dimiliki, baik segmen Retail, Wholesales,
bunga acuan atau BI rate pada Semester II-2024, seiring maupun Multiguna. Sejalan dengan pertumbuhan
dengan inflasi yang terkendali pada level 2,5±1% dan bisnis, Perseroan akan terus memperkuat pondasi serta
nilai tukar rupiah yang stabil. Proyeksi turunnya kesiapan internal di segala sisi untuk tumbuh lebih
BI rate akan berpengaruh terhadap turunnya suku besar, sehat dan berkesinambungan. Pada Tahun 2024
bunga pembiayaan di Indonesia dan merupakan suatu Perseroan menargetkan pembiayaan baru di atas Rp36
peluang bagi Perusahaan Pembiayaan di Indonesia. triliun dengan pertumbuhan profit sebesar 33,00%
dibandingkan target tahun 2023.
Pada tahun 2024, GAIKINDO kembali menargetkan total
penjualan mobil di pasar domestik sebanyak 1.100.000 Perseroan mengusung tema ‘Energizing the New
unit, dimana segmen kendaraan kelompok multipurpose Foundation: be the Market Leader’ untuk Tahun 2024,
Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance 131
Page 132
Analisis & Pembahasan
Manajemen atas Kinerja Usaha
yang berarti bahwa Perseroan akan mengoptimalkan bersih setelah dikurangi penyisihan untuk cadangan
fondasi baru yang telah dibangun di tahun sebelumnya dibagikan kepada pemegang saham sebagai dividen.
dengan lebih berenergi dan penuh antusiasme,
sehingga Perseroan dapat menjadi pemimpin di Dasar Kebijakan Pembagian Dividen
Industri Pembiayaan. 1. Anggaran Dasar Perseroan Pasal 18 ayat 1:
Laba Bersih Perseroan dalam satu tahun buku
Kebijakan dan Pembagian Dividen seperti tercantum dalam neraca dan perhitungan
Kebijakan Dividen laba rugi yang telah disahkan oleh RUPS Tahunan
Sebelum berakhirnya tahun keuangan, Perseroan wajib dan merupakan saldo laba yang positif, dibagi
menyisihkan jumlah tertentu dari laba bersih untuk menurut cara penggunaannya yang ditentukan oleh
cadangan dan penyisihan tersebut dilakukan sampai RUPS tersebut.
cadangan mencapai sekurangnya 20% dari jumlah 2. Akta Perjanjian Pemegang Saham No. 5 Tanggal 6
modal ditempatkan dan disetor. Februari 2009 Pasal 14 ayat 1 :
Pembagian dividen dapat dilakukan jika terdapat
Berdasarkan Undang-Undang No. 40 Tahun 2007 tentang saldo laba positif dan sepanjang kondisi keuangan
Perseroan Terbatas, pembagian dividen dilakukan TFS telah memperhitungkan nilai pencadangan
berdasarkan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham. sesuai kebijakan pemegang saham dan telah
Penggunaan laba bersih termasuk penentuan jumlah mencapai target profit tahunan, dengan besarnya
penyisihan untuk cadangan diputuskan oleh RUPS dan dividen berkisar antara 35%-40% dari jumlah laba
dalam hal RUPS tidak menentukan lain, seluruh laba bersih TFS kecuali ditentukan lain dalam RUPS.
Kronologis Pembagian Dividen
Kronologis pembagian dividen Perseroan pada 2 tahun buku terakhir adalah sebagai berikut:
Pembayaran Dividen di Tahun 2023 Pembayaran Dividen di Tahun 2022
Uraian
(Dividen Saham Tahun Buku 2022) (Dividen Saham Tahun Buku 2021)
Laba Bersih (Rp-juta) 750.213 245.880
Jumlah Dividen (Rp-juta) 225.064 49.175
Dividen per Saham (Rp) 90,03 19,67
Payout Ratio (%) 30 20
Tanggal Pengumuman 28 Juni 2023 17 Juni 2022
Tanggal Pembayaran 6 Juli 2023 24 Juni 2022 dan 12 Juli 2022
Kepatuhan Pembayaran Pajak
Perseroan memiliki kontribusi kepada negara yang diwujudkan melalui pemenuhan kewajiban perusahaan sebagai
wajib pajak dan sebagai pemotong/pemungut pajak. Sebagai wajib pajak, kontribusi terbesar Perseroan adalah
memenuhi kewajiban PPh Badan. PPh Badan yang disetorkan untuk tahun 2023 adalah sebesar Rp319,11 miliar, atau
meningkat sebesar Rp171,37 miliar dibandingkan dengan tahun 2022 yang tercatat sebesar Rp147,74 miliar.
Pemenuhan Kewajiban Pajak
dalam jutaan Rupiah
Pertumbuhan (Penurunan)
Kantor Peraturan Pajak 2023 2022
Rp %
PPh Badan 319.107 147.737 171.370 115,99
Pusat
PPN 109.628 78.875 30.753 38,99
PPh dengan Entitas Induk 131.021 98.653 32.368 32,81
Daerah
PBB 127 163 (36) (22,09)
Jumlah 559.883 325.428 234.455 72,05
132 Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance
Page 133
04
Program Kepemilikan Saham oleh Karyawan
dan/atau Manajemen
Hingga akhir tahun 2023, Perseroan tidak memiliki Program Kepemilikan Saham oleh Karyawan (ESOP) dan/atau
Manajemen (MSOP). Perseroan juga belum pernah melakukan Penawaran Umum Perdana Saham sebagai aksi korporasi
yang memungkinkan kepemilikan saham oleh publik maupun manajemen dan/atau karyawan. Dengan demikian, tidak
terdapat informasi terkait ESOP/MSOP yang dilakukan Perseroan.
Informasi Material Mengenai Investasi, Ekspansi,
Divestasi, Penggabungan/Peleburan Usaha, Akuisisi,
Restrukturisasi Utang/Modal
Tidak terdapat informasi material mengenai investasi, ekspansi, divestasi, penggabungan usaha, akuisisi, dan/atau
restrukturisasi utang/modal di tahun 2023.
Realisasi Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum
Berikut disampaikan laporan realisasi penggunaan dana penawaran umum obligasi yang dilakukan Perseroan di
tahun 2023.
Laporan Realisasi Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan Tahun 2023
Uraian Realisasi 2023
Jenis Penawaran Umum Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan VI MTF Tahap I Tahun 2023
Tanggal Efektif 27 Juni 2023
Nilai Realisasi Hasil Penawaran Umum
Jumlah Hasil Penawaran Umum 691.735.000.000
Biaya Penawaran Umum 4.186.431.788
Hasil Bersih 687.548.568.212
Rencana Penggunaan Dana
Modal Kerja 687.548.568.212
Jumlah 687.548.568.212
Realisasi Penggunaan Dana
Modal Kerja 687.548.568.212
Jumlah 687.548.568.212
Sisa Hasil Penawaran Umum -
Uraian Realisasi 2023
Jenis Penawaran Umum Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan VI MTF Tahap II Tahun 2023
Tanggal Efektif 27 Juni 2023
Nilai Realisasi Hasil Penawaran Umum
Jumlah Hasil Penawaran Umum 1.131.110.000.000
Biaya Penawaran Umum 2.847.350.397
Hasil Bersih 1.128.262.649.603
Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance 133
Page 134
Analisis & Pembahasan
Manajemen atas Kinerja Usaha
Uraian Realisasi 2023
Rencana Penggunaan Dana
Modal Kerja 1.128.262.649.603
Jumlah 1.128.262.649.603
Realisasi Penggunaan Dana
Modal Kerja 1.128.262.649.603
Jumlah 1.128.262.649.603
Sisa Hasil Penawaran Umum -
Informasi Transaksi Material yang Mengandung
Benturan Kepentingan dan/atau Transaksi dengan
Pihak Afiliasi
Transaksi Benturan Kepentingan dan/atau Transaksi dengan Pihak Afiliasi
Benturan Kepentingan adalah perbedaan antara kepentingan ekonomis perusahaan dengan kepentingan ekonomis
pribadi anggota Direksi, anggota Dewan Komisaris, atau pemegang saham utama yang dapat merugikan perusahaan
dimaksud.
Transaksi Afiliasi adalah Transaksi yang dilakukan oleh Perusahaan atau Perusahaan Terkendali dengan Afiliasi dari
Perusahaan atau Afiliasi dari anggota Direksi, anggota Dewan Komisaris, atau pemegang saham utama Perusahaan.
Tahun 2023 Perseroan tidak memiliki transaksi benturan kepentingan.
Kebijakan Tentang Pihak Berelasi
Perseroan mempunyai transaksi dengan pihak berelasi. Definisi suatu pihak dianggap berelasi dengan Perseroan jika:
1. Orang atau anggota keluarga dekatnya mempunyai relasi dengan Perseroan jika orang tersebut:
a. memiliki pengendalian atau pengendalian bersama atas Perseroan;
b. memiliki pengaruh signifikan atas Perseroan; atau
c. merupakan personil manajemen kunci Perseroan atau entitas induk dari Perseroan.
2. Suatu entitas berelasi dengan Perseroan jika memenuhi salah satu hal berikut:
a. Entitas dan Perseroan adalah anggota dari kelompok usaha yang sama (artinya entitas induk, entitas anak, dan
entitas anak berikutnya saling berelasi dengan entitas lainnya).
b. Satu entitas adalah entitas asosiasi atau ventura bersama dari entitas lain (atau entitas asosiasi atau ventura
bersama yang merupakan anggota suatu kelompok usaha, yang mana entitas lain tersebut adalah anggotanya).
c. Kedua entitas tersebut adalah ventura bersama dari pihak ketiga yang sama.
d. Satu entitas adalah ventura bersama dari entitas ketiga dan entitas yang lain adalah entitas asosiasi dari
entitas ketiga.
e. Entitas tersebut adalah suatu program imbalan pascakerja untuk imbalan kerja dari Perseroan atau
entitas yang terkait dengan Perseroan. Jika Perseroan adalah entitas yang menyelenggarakan program
tersebut, maka entitas sponsor juga berelasi dengan Perseroan.
f. Entitas yang dikendalikan atau dikendalikan bersama oleh orang yang diidentifikasi dalam huruf (a).
g. Orang yang diidentifikasi dalam huruf (a)(i) memiliki pengaruh signifikan atas entitas atau merupakan personil
manajemen kunci entitas (atau entitas induk dari entitas).
Seluruh transaksi dengan pihak-pihak berelasi telah diungkapkan di catatan atas laporan keuangan.
Kewajaran dan Alasan Dilakukannya Transaksi
Dalam kegiatan normal usaha, Perseroan melakukan transaksi dengan pihak berelasi karena hubungan kepemilikan
dan/atau kepengurusan. Transaksi dengan pihak berelasi tersebut dilaksanakan dengan syarat dan kondisi yang sama
sebagaimana dilakukan dengan pihak tidak berelasi. Perseroan mendapatkan suku bunga yang serupa untuk fasilitas
pinjaman bank dengan pihak berelasi dan pihak ketiga. Perseroan juga menggunakan suku bunga yang serupa antara
pihak berelasi dan pihak ketiga dalam rangka pemberian piutang pembiayaan konsumen.
134 Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance
Page 135
04
Alasan Dilakukannya Transaksi
Seluruh transaksi yang dilakukan Perseroan, termasuk transaksi dengan pihak berelasi, dilakukan dengan tujuan
pengembangan usaha.
Nama dan Sifat Hubungan Berelasi
Pihak-pihak berelasi adalah perusahaan dan perorangan yang mempunyai keterkaitan kepemilikan atau kepengurusan
secara langsung maupun tidak langsung dengan Perseroan. Tabel di bawah menunjukkan rincian pihak-pihak berelasi
dengan Perseroan beserta sifat dari transaksi tersebut.
Nama Pihak Berelasi Sifat Hubungan Pihak Berelasi Jenis/sifat Transaksi
Penempatan dana, kerjasama pembiayaan
(pencairan joint financing), kerjasama
pembiayaan (angsuran joint financing),
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Pemegang saham mayoritas
pinjaman bank, bunga yang masih harus
dibayar, jasa giro, piutang lain-lain, utang lain-
lain, beban keuangan.
PT Tunas Ridean Pemegang saham minoritas Piutang lain-lain
Dikendalikan oleh Dana Pensiun Aset lain-lain, utang lain-lain, beban keuangan,
PT Bumi Daya Plaza
Bank Mandiri beban umum dan administrasi
Dikendalikan oleh PT Bank Mandiri Penempatan dana giro deposito, jasa giro dan
PT Bank Mandiri Taspen
(Persero) Tbk bunga deposito, aset lain-lain.
PT AXA Insurance Indonesia (dahulu/ Entitas asosiasi PT Bank Mandiri
Akseptasi klaim
formerly PT Mandiri AXA General Insurance) (Persero) Tbk
Dikendalikan oleh PT Bank Mandiri
PT Bank Syariah Indonesia Tbk Pendapatan lain-lain
(Persero) Tbk
Dana Pensiun Bank Mandiri Bank Mandiri sebagai pendiri Pemegang obligasi
PT Surya Sudeco Dikendalikan oleh PT Tunas Ridean Utang lain-lain, beban keuangan
Pemegang obligasi, penempatan dana giro,
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Badan usaha milik negara
jasa giro
Piutang akseptasi klaim, pendapatan akseptasi
PT Asuransi Jasa Indonesia (Persero) Badan usaha milik negara
klaim
Beban yang masih harus dibayar, pinjaman,
PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) Badan usaha milik negara
beban keuangan
Perum Jaminan Kredit Indonesia Badan usaha milik negara Klaim asuransi piutang , Obligasi
PT Balai Pustaka (Persero) Badan usaha milik negara Piutang pembiayaan, pendapatan pembiayaan
Penempatan dana, beban yang masih harus
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk Badan usaha milik negara
dibayar, pinjaman bank, beban keuangan
Entitas anak dari badan usaha
PT Kimia Farma Apotek Piutang pembiayaan, pendapatan pembiayaan
milik negara
Entitas anak dari badan usaha
PT Kimia Farma Diagnostika Piutang pembiayaan, pendapatan pembiayaan
milik negara
Entitas anak dari badan usaha
PT Kimia Farma Trading & Distribution Piutang pembiayaan, pendapatan pembiayaan
milik negara
Bank Rakyat Indonesia sebagai
DPLK Bank Rakyat Indonesia Obligasi
pendiri
Personil manajemen kunci Group
Personil manajemen kunci grup Piutang pembiayaan, pendapatan pembiayaan
Bank Mandiri
Anggota Dewan Komisaris dan
Karyawan kunci Imbalan kerja
Direksi
Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance 135
Page 136
Analisis & Pembahasan
Manajemen atas Kinerja Usaha
Realisasi Transaksi Pihak Berelasi
Dalam jutaan rupiah
2023 2022 Pertumbuhan (Penurunan)
Saldo Pihak Berelasi
Rp % Rp % Rp %
Aset
Kas dan Setara Kas-kas Pada Bank 782.451 2,63 761.281 3,2 21.170 2,78
Deposito Berjangka 50.000 0,17 50.000 0,2 0 0,00
Piutang Pembiayaan Konsumen 11.542 0,04 7.846 0 3.696 47,11
Piutang Lain-lain 547.483 1,84 499.942 2,1 47.741 9,55
Sewa Dibayar Dimuka 902 0,00 251 0 651 259,36
Jumlah Aset dari Pihak-pihak Berelasi 1.392.378 4,68 1.319.320 5,56 73.058 5,54
Jumlah Aset 29.727.392 23.728.966 5.998.426 25,28
Liabilitas
Utang Lain-lain 56.805 0,22 100.736 0,5 (43.931) (43,61)
Beban yang Masih Harus Dibayar 4.472 0,02 3.535 0 937 26,51
Pinjaman 2.891.252 11,25 1.944.839 9,4 946.413 48,66
Surat Berharga yang Diterbitkan 693.000 2,70 468.500 2,3 224.500 47,92
Jumlah Liabilitas dari Pihak-pihak
3.645.529 14,19 2.517.610 12,20 1.127.919 44,80
Berelasi
Jumlah Liabilitas 25.697.732 20.636.141 5.061.591 24,53
Pendapatan
Pembiayaan Konsumen 807 0,02 767 0 40 5,22
Simpanan Bank 16.191 0,34 14.530 0,4 1.661 11,43
Lain-lain 8 0,00 564 0 (556) (98,58)
Jumlah Pendapatan dari Pihak-pihak
17.006 0,36 15.861 0,4 1.145 7,22
Berelasi
Jumlah Pendapatan 4.752.900 3.931.508 821.392 20,89
Beban
Beban Gaji dan Tunjangan - Kompensasi
29.006 0,89 22.237 0,8 6.769 30,44
Dewan Komisaris dan Direksi
Beban Keuangan 159.003 4,87 101.366 3,42 57.637 56,86
Beban Umum dan Administrasi 7.224 0,22 5.727 0,2 1.497 26,14
Jumlah Beban dari Pihak-pihak Berelasi 195.233 5,99 129.330 4,36 65.903 50,96
Jumlah Beban 3.261.674 2.967.514 294.160 9,91
Pemenuhan Peraturan dan Ketentuan Terkait
Transaksi afiliasi/berelasi di atas merupakan kegiatan usaha yang dijalankan secara rutin, berulang, dan/atau
berkelanjutan. Melalui mekanisme kajian transaksi yang wajar dan pemenuhan ketentuan yang berlaku. Di tahun 2023
tidak terdapat transaksi afiliasi/berelasi dan/atau transaksi benturan kepentingan yang merupakan hasil pelaksanaan
transaksi afiliasi dan/atau transaksi benturan kepentingan yang wajib disetujui pemegang saham independen.
Pernyataan Direksi bahwa Transaksi telah Memenuhi Prosedur Memadai dan Sesuai
Praktik Bisnis yang Berlaku Umum
Direksi menyatakan bahwa seluruh transaksi afiliasi/berelasi Perseroan telah melalui prosedur yang memadai untuk
memastikan bahwa transaksi afiliasi dilaksanakan sesuai dengan praktik bisnis yang berlaku umum dan dilakukan
dengan memenuhi prinsip transaksi yang wajar (armslength principle).
136 Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance
Page 137
04
Peran Dewan Komisaris dan Komite Audit untuk Memastikan Transaksi Dilakukan
sesuai Praktik Bisnis yang Berlaku umum, yang antara lain dilakukan dengan
memenuhi prinsip transaksi yang wajar (arms-lenght principle)
Dewan Komisaris dan Komite Audit telah menelaah dan menyetujui seluruh transaksi afiliasi/berelasi yang dilakukan
Perseroan, dan telah memastikan bahwa transaksi afiliasi/berelasi di atas telah melalui prosedur yang memadai,
dilaksanakan sesuai dengan praktik bisnis yang berlaku umum, dan telah memenuhi prinsip transaksi yang wajar
(armslength principle).
Saldo dan Realisasi Transaksi Pihak Berelasi Tahun 2023
Dalam jutaan rupiah
2023 2022 Pertumbuhan (Penurunan)
Saldo Pihak Berelasi
Rp % Rp % Rp %
Aset
Kas dan Setara Kas-kas Pada Bank 782.451 2,63 761.281 3,21 21.170 2,78
Deposito Berjangka 50.000 0,17 50.000 0,21 0 0,00
Piutang Pembiayaan Konsumen 11.542 0,04 7.846 0,03 3.696 47,11
Piutang Lain-lain 547.683 1,84 499.942 2,11 47.741 9,55
Aset Lain-lain 902 0,00 251 0 651 259,36
Jumlah Aset dari Pihak-pihak Berelasi 1.392.378 4,68 1.319.320 5,56 73.058 5,54
Jumlah Aset 29.727.392 23.728.966 5.998.426 25,28
Liabilitas
Utang Lain-lain 56.805 0,22 100.736 0,49 (43.931) (43,61)
Beban yang Masih Harus Dibayar 4.472 0,02 3.535 0,02 937 26,51
Pinjaman 2.891.252 11,25 1.944.839 9,42 946.413 48,66
Surat Berharga yang Diterbitkan 693.000 2,70 468.500 2,27 224.500 47,92
Jumlah Liabilitas dari Pihak-pihak Berelasi 3.645.529 14,19 2.517.610 12,20 1.127.919 44,80
Jumlah Liabilitas 25.697.732 20.636.141 5.061.591 24,53
Pendapatan
Pembiayaan Konsumen 807 0,02 767 0,02 40 5,22
Simpanan Bank 16.191 0,34 14.530 0,4 1.661 11,43
Lain-lain 8 0,00 564 0 (556) (98,58)
Jumlah Pendapatan dari Pihak-pihak Berelasi 17.006 0,36 15.861 0,4 1.145 7,22
Jumlah Pendapatan 4.752.900 3.931.508 821.392 20,89
Beban
Beban Gaji dan Tunjangan - Kompensasi Dewan
29.006 0,89 22.237 0,8 6.769 30,44
Komisaris dan Direksi
Beban Keuangan 159.003 4,87 101.366 3,42 57.637 56,86
Beban Umum dan Administrasi 7.224 0,22 5.727 0,2 1.497 26,14
Jumlah Beban dari Pihak-pihak Berelasi 195.233 5,99 129.330 4,36 65.903 50,96
Jumlah Beban 3.261.674 2.967.514 294.160 9,91
Rujukan Informasi Transaksi dengan Pihak Berelasi pada Laporan Keuangan
Transaksi dengan pihak berelasi tersedia pada laporan keuangan audited tahun 2023 yang menjadi bagian dalam
Laporan tahunan ini.
Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance 137
Page 138
Analisis & Pembahasan
Manajemen atas Kinerja Usaha
Informasi Keuangan yang Mengandung Kejadian
yang Bersifat Luar Biasa dan Jarang Terjadi
Tahun 2023 tidak ada kejadian atau transaksi yang bersifat luar biasa dan jarang terjadi.
Transaksi Spot dan Derivatif
Tahun 2023 tidak ada transaksi spot dan terdapat transaksi derivatif.
Perubahan Peraturan Perundang-undangan terhadap
Perusahaan pada Tahun Buku Terakhir
No Peraturan Penjelasan Pengaruh Terhadap Perusahaan
Peraturan yang mengatur ketentuan Sebagai Pengendali Data Pribadi, Perseroan
Undang-Undang Nomor 27
1 terhadap Perlindungan Data Pribadi memiliki kewajiban untuk melakukan
Tahun 2022
(PDP) penerapan terhadap Undang-undang PDP.
Perusahaan akan memastikan bahwa
Pengaturan yang mengatur
Undang-Undang Nomor 4 kegiatan usaha yang dilakukan juga akan
2 pengembangan dan penguatan sektor
Tahun 2023 memperhatikan ketentuan yang terdapat
keuangan
didalam Undang-undang ini.
Peraturan yang mengatur Penerapan Perseroan wajib untuk dapat melakukan
Program Anti Pencucian Uang, menerapan Program Pencucian Uang,
Peraturan Otoritas Jasa Pencegahan Pendanaan Terorisme, dan Pencegahan Pendanaan Terorisme, dan
3
Keuangan Nomor 8 Tahun 2023 Pencegahan Pendanaan Proliferasi Pencegahan Pendanaan Proliferasi Senjata
Senjata Pemusnah Massal di Sektor Jasa Pemusnah Massal dengan menyesuaikan
Keuangan terhadap ketentuan internal Perseroan.
Peraturan yang mengatur Peningkatan Perseroan wajib untuk dapat melakukan
Peraturan Otoritas Jasa Literasi dan Inklusi Keuangan di Sektor menerapan terkait dengan pelaksanaan
4
Keuangan Nomor 3 Tahun 2023 Jasa Keuangan Bagi Konsumen dan Literasi dan Inklusi Keuangan sesuai dengan
Masyarakat POJK tersebut.
Perseroan wajib untuk dapat melakukan
Peraturan yang mengatur Pelindungan
Peraturan Otoritas Jasa penerapan terhadap pelindungan
5 Konsumen dan Masyarakat di Sektor
Keuangan Nomor 22 Tahun 2023 konsumen dengan menyesuaikan terhadap
Jasa Keuangan
ketentuan internal.
Perseroan wajib untuk melakukan
Peraturan yang mengatur Penggunaan
Peraturan Otoritas Jasa penerapan terkait dengan penggunaan jasa
6 Jasa Akuntan Publik dan Kantor Akuntan
Keuangan Nomor 9 Tahun 2023 Akuntan Publik dan Kantor Akuntan Publik
Publik Dalam Kegiatan Jasa Keuangan
sesuai dengan ketentuan POJK yang berlaku.
Peraturan yang mengatur tata cara Perseroan wajib untuk melakukan
Surat Edaran Otoritas Jasa penggunaan jasa akuntan publik dan penerapan terkait dengan penggunaan jasa
7
Keuangan No. 18/SEOJK.03/2023 kantor akuntan publik dlaam kegaitan Akuntan Publik dan Kantor Akuntan Publik
jasa keuangan sesuai dengan ketentuan POJK yang berlaku.
Perusahaan wajib menerapkan ketentuan
Pengaturan yang mengatur permohonan
berdasarkan SEOJK tersebut seperti
perizinan, persetujuan, dan pelaporan
Surat Edaran Otoritas Jasa melakukan permohonan perizinan,
8 secara elektronik bagi perusahaan
Keuangan No. 20/SEOJK.06/2023 persetujuan, dan pelaporan secara
pembiayaan dan perusahaan
elektronik sesuai dengan ketentuan yang
pembiayaan syariah
diatur.
138 Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance
Page 139
04
Perubahan Kebijakan Akuntansi yang Diterapkan
Perusahaan pada Tahun Buku Terakhir
Pada tahun 2023, Perseroan telah menerapkan standar akuntansi yang dianggap relevan namun tidak mempengaruhi
pendapatan dan profitabilitas secara signifikan sebagai berikut:
1. Amandemen PSAK 1: Penyajian laporan keuangan tentang Pengungkapan Kebijakan Akuntansi
2. Amandemen PSAK 16: Aset Tetap – Hasil sebelum penggunaan yang di intensikan
3. Amandemen PSAK 25: Kebijakan Akuntansi, Perubahan Estimasi Akuntansi dan Kesalahan terkait Definisi Estimasi
Akuntansi
4. Amandemen PSAK 46: Pajak Penghasilan tentang pajak tangguhan terkait aset dan liabilitas yang timbul dari
transaksi tunggal
Informasi Kelangsungan Usaha
Sepanjang tahun 2023, terdapat beberapa hal yang serta pembiayaan jenis aset lainnya (motor, elektronik
berpotensi signifikan terhadap kelangsungan usaha Industri dan portofolio lainnya) sebesar 24,15%.
Multifinance di Indonesia, antara lain kenaikan BI rate dan
penurunan pertumbuhan penjualan mobil baru. Pada Q4 International Monetary Fund (IMF) memproyeksikan
2023, Bank Indonesia menaikkan suku bunga acuan (BI rate) bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia akan tetap
sebesar 25 bps dari 5,75% menjadi 6% sebagai langkah Bank konstan, yaitu sebesar 5% hingga tahun 2027 yang diikuti
Indonesia untuk mengendalikan inflasi. Namun, kenaikan dengan penurunan inflasi hingga 2,3% pada tahun 2027.
BI rate memiliki dampak signifikan terhadap kenaikan Proyeksi ini sejalan dengan proyeksi dari Bank Indonesia,
suku bunga pasar yang mengarah pada peningkatan biaya dimana pertumbuhan ekonomi dapat mencapai kisaran
pinjaman bagi Industri Pembiayaan, hal tersebut berdampak 4,7-5,5% pada tahun 2024 dan akan meningkat manjadi
pada penyesuaian suku bunga yang dibebankan kepada 4,8-5,6% pada tahun 2025. Inflasi akan tetap terkendali
customer. Di sisi lain, pencapaian penjualan mobil baru pada dalam rentang sasaran 2,5±1% pada tahun 2024 dan
tahun 2023 mengalami perlambatan pertumbuhan sebesar tahun 2025.
1,53%, dimana total penjualannya sebesar 998 ribu unit
atau lebih rendah dibandingkan pencapaian tahun 2022 Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memproyeksikan laju
yang sebesar 1.014 ribu unit. pertumbuhan Industri Pembiayaan dapat mencapai
minimal rata-rata 8% di periode 2024-2027 dengan
Meskipun kedua faktor tersebut mempengaruhi Industri catatan bahwa real GDP growth Indonesia sebesar 5,5%
Pembiayaan secara umum, namun kelangsungan dan laju inflasi 1,5-3,5%, pengaruh COVID-19 tidak ada,
usaha Perseroan tetap dalam kondisi yang baik. Hal ini serta pembiayaan otomotif dan alat berat bertumbuh
tercermin dari total penyaluran pembiayaan baru yang pada kisaran 5% per tahun dan laju pertumbuhan jenis
bertumbuh 17,75% serta penyaluran pembiayaan baru usaha lainnya akan mencapai rata-rata 17% per tahun di
untuk mobil yang bertumbuh 22,63%. Dari sisi market 5 tahun mendatang.
otomotif, jumlah unit mobil baru yang dibiayai Perseroan
juga bertumbuh sebesar 7,13% dibandingkan tahun 2022. Dalam memanfaatkan peluang dan prospek usaha dalam
5 tahun mendatang, Perseroan telah menyusun rencana
Prospek Usaha strategi jangka panjang periode 2023-2027 dengan
Pada akhir tahun 2023, bisnis Multifinance mengalami mengusung tema ‘Strengthening Leading Position
pertumbuhan double digit. Berdasarkan data APPI per through Synergy & Sustainable Business Growth’. Selain
Desember 2023, Industri Pembiayaan mencatatkan tetap berfokus pada penyaluran pembiayaan baru
total pembiayaan baru sebesar Rp530,82 triliun atau untuk mobil, alat berat dan multiguna, Perseroan juga
bertumbuh sebesar 16,45% (YoY) dibandingkan dengan mendukung inisiatif OJK terkait Green Financing dengan
tahun 2022 sebesar Rp455,83 triliun. Pertumbuhan ini cara menyalurkan pembiayaan baru untuk mobil listrik,
didukung oleh pertumbuhan pembiayaan mobil sebesar UMKM, dan pembiayaan lain berbasis Green Financing.
12,23%, pembiayaan mesin/alat berat sebesar 10,83%
Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance 139
Page 140
Analisis & Pembahasan
Manajemen atas Kinerja Usaha
Tingkat Kesehatan Perusahaan
Hasil penilaian Tingkat Kesehatan (TKS) MTF pada tahun 2023 dapat dilihat pada tabel di bawah ini.
No. Faktor Penilaian Peringkat
1 Tata Kelola Perusahaan yang Baik 1
2 Profit Risiko 1
3 Rentabilitas 2
4 Permodalan 1
Peringkat Tingkat Kesehatan Perusahaan PK-1
Tingkat Kesehatan Perusahaan Sangat Sehat
Kriteria Tingkat Kesehatan (TKS) Perusahaan Pembiayaan Berdasarkan Surat Edaran OJK No. 11/SEOJK.05/2020.
Peringkat Komposit Penjelasan
PK-1 "Sangat Sehat"
PK-2 "Sehat"
PK-3 "Cukup Sehat"
PK-4 "Kurang Sehat"
PK-5 "Tidak Sehat"
140 Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance
Page 141
04
Halaman ini sengaja dikosongkan
Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance 141
Page 142
05 Tata Kelola Perusahaan
Page 143
Page 144
Tata Kelola
Perusahaan
Komitmen Penerapan Tata Kelola Perusahaan yang
Baik
PT Mandiri Tunas Finance (“MTF”, “Perseroan”) menyadari pentingnya penerapan prinsip-prinsip tata kelola perusahaan
yang baik (Good Corporate Governance/GCG) pada setiap kegiatan usaha, sebagai dasar dalam mencapai visi dan misi
perusahaan secara berkelanjutan. Dengan demikian, Perseroan senantiasa meningkatkan kualitas penerapan struktur
dan proses GCG pada setiap tingkatan organisasi guna menjaga kelangsungan usaha serta memastikan outcome GCG
yang lebih baik dalam memberikan nilai tambah bagi pemegang saham dan pemangku kepentingan.
Dalam pelaksanaannya, penerapan prinsip GCG, antara lain dilakukan melalui Budaya Perusahaan yang melekat
bagi seluruh organ Perseroan dalam menjalankan aktivitas. Perseroan juga mewujudkannya melalui layanan yang
berintegritas dan profesional. Selain itu, Perseroan juga senantiasa mengkinikan standar penerapannya sejalan
dengan perkembangan peraturan perundang-undangan yang sesuai dengan kegiatan usaha MTF.
Dalam kerangka penerapan GCG tersebut, Perseroan telah memetakan pemangku kepentingan yang relevan dengan
MTF sebagaimana disampaikan melalui skema di bawah ini:
Hubungan Mandiri Tunas Finance Dengan Pemegang Saham dan Pemangku Kepentingan
Pemegang Saham
Pemerintah Publik Pemegang Saham
Mandiri Tunas Finance
Pemegang Saham Regulator
Direktur & Dewan Komisaris Kreditur Konsumen
Organisasi
Pegawai Profesi Mitra Kerja/
Rekanan/
Publik/ Pemasok/Vendor
Masyarakat
Dasar dan Komitmen Penerapan Tata Kelola
Perusahaan
Perseroan menekankan praktik terbaik (best practices) penerapan GCG yang berlaku di industri beserta
perkembangannya yang terkini, dengan senantiasa menetapkan standar kualitas Tata Kelola Perusahaan yang Baik
di lingkup perusahaan, antara lain: pedoman umum GCG Indonesia yang dikeluarkan oleh Komite Nasional Kebijakan
Governansi (KNKG) serta road map tata kelola perusahaan Indonesia yang dikeluarkan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Penerapan Tata Kelola Perusahaan yang Baik juga diterapkan berdasarkan Peraturan OJK No. 29/POJK.05/2020 tentang
Perubahan Atas Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 30/POJK.05/2014 tentang Tata Kelola Perusahaan Yang Baik Bagi
Perusahaan Pembiayaan (‘’POJK Tata Kelola’’) serta Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan (SEOJK) No. 15/SEOJK.05/2016
tentang Laporan Penerapan Tata Kelola Perusahaan yang Baik bagi Perusahaan Pembiayaan (‘’SEOJK Tata Kelola’’).
144 Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance
Page 145
05
Salah satu bentuk komitmen Perusahaan dalam penerapan prinsip GCG antara lain dengan senantiasa menyegarkan
pemahaman para karyawan terhadap penerapan prinsip GCG dalam kegiatan usaha sehari-hari dengan melakukan
sosialisasi secara berkala.
Tujuan Penerapan GCG
Tujuan penerapan prinsip GCG di lingkup Perseroan mengacu kepada POJK Tata Kelola, yaitu:
1. Mengoptimalkan nilai Perseroan bagi Pemangku Kepentingan, khususnya Debitur, Kreditur, dan/atau Pemangku
Kepentingan lainnya;
2. Meningkatkan pengelolaan Perseroan secara profesional, efektif, dan efisien;
3. Meningkatkan kepatuhan Organ Perseroan serta jajaran di bawahnya agar dalam membuat keputusan dan
menjalankan tindakan dilandasi pada etika yang tinggi, kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan, dan
kesadaran atas tanggung jawab sosial Perseroan terhadap Pemangku Kepentingan maupun kelestarian lingkungan;
4. Mewujudkan Perseroan yang lebih sehat, dapat diandalkan, amanah, kompetitif, dan memenuhi prinsip
perlindungan konsumen; dan
5. Meningkatkan kontribusi Perseroan dalam perekonomian nasional.
Prinsip-prinsip GCG
Dalam mewujudkan visi dan menjalankan misi, Perseroan bertekad kuat untuk menerapkan lima prinsip dasar GCG
yang diatur dalam POJK Tata Kelola, yakni:
1. Transparansi (transparency)
2. Akuntabilitas (accountability)
3. Pertanggungjawaban (responsibility)
4. Independensi (independency)
5. Kewajaran (fairness)
Penjelasan prinsip-prinsip dasar di atas dan penerapannya secara umum di lingkup Perusahaan adalah sebagai
berikut:
Penjelasan Sesuai POJK No.
Prinsip Dasar Penerapan di Lingkup Perseroan
29/POJK.05/2020
Keterbukaan Keterbukaan dalam proses Perseroan menilai prinsip transparansi sebagai keterbukaan dalam
(Transparency) pengambilan keputusan dan mengungkap informasi material yang relevan secara akurat dan
keterbukaan dalam pengungkapan tepat waktu. Perusahaan mengungkapkan informasi material
dan penyediaan informasi yang tersebut tidak hanya kepada pemegang saham tetapi juga kepada
relevan mengenai Perusahaan, seluruh pemangku kepentingan. Sehingga diharapkan pemegang
yang mudah diakses oleh saham dan pemangku kepentingan dapat lebih dini mengetahui
Pemangku Kepentingan sesuai perkembangan usaha Perseroan. Penerapan prinsip ini diwujudkan
dengan peraturan perundang- Perusahaan dengan:
undangan di bidang pembiayaan • Penyusunan dan penerbitan Laporan Tahunan yang tersedia
serta standar, prinsip, dan praktik di halaman website Perusahaan.
penyelenggaraan usaha • Penyusunan dan penjelasan rencana bisnis Perseroan
pembiayaan yang sehat. • Laporan keuangan berkala yang meliputi laporan keuangan
triwulan dan tahunan.
• Tersedianya laporan keterbukaan informasi terkait kegiatan
usaha Perseroan.
• Segala informasi dan data terkait perusahaan yang telah di
sediakan pada situs web Perseroan untuk pemegang saham
dan seluruh pemangku kepentingan.
Akuntabilitas Kejelasan fungsi dan pelaksanaan Penerapan prinsip akuntabilitas diimplementasikan oleh
(Accountability) pertanggungjawaban organ Perusahaan dengan menetapkan kejelasan fungsi, struktur, sistem
perusahaan sehingga kinerja dan pertanggungjawaban masing-masing organ dalam Perseroan
perusahaan dapat berjalan secara sehingga terdapat kejelasan fungsi, hak, kewajiban, wewenang dan
transparan, wajar, efektif, dan tanggung jawab antara Karyawan, Direksi, Dewan Komisaris dan
efisien. Pemegang Saham maupun di setiap bagian dalam Perseroan.
Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance 145
Page 146
Tata Kelola
Perusahaan
Penjelasan Sesuai POJK No.
Prinsip Dasar Penerapan di Lingkup Perseroan
29/POJK.05/2020
Pertanggungjawaban Kesesuaian pengelolaan Perseroan mendefinisikan prinsip pertanggungjawaban sebagai
(Responsibility) perusahaan dengan peraturan dipatuhinya baik prosedur operasional maupun peraturan
perundang-undangan di bidang perundang-undangan yang berlaku dalam setiap aktivitas bisnis
pembiayaan dan nilai-nilai etika yang dilaksanakan. Pertanggungjawaban juga diikuti dengan
serta standar, prinsip, dan praktik komitmen untuk menjalankan aktivitas bisnis sesuai dengan
penyelenggaraan usaha standar etika yang baik. Selain itu, pengawasan yang dilakukan oleh
pembiayaan yang sehat. Dewan Komisaris lebih ditingkatkan terhadap pengelolaan
Perseroan oleh Direksi sehingga dapat berjalan efektif, disertai
adanya tuntutan pencapaian target terhadap Direksi. Prinsip ini
diterapkan Perseroan melalui:
• Kepatuhan terhadap ketentuan anggaran dasar Perseroan
dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
• Pelaksanaan kewajiban perpajakan dengan baik dan tepat
waktu.
• Pelaksanaan program dan kegiatan CSR.
• Pelaksanaan kewajiban keterbukaan informasi sesuai
peraturan.
Kemandirian Keadaan perusahaan yang dikelola Perseroan mengartikan independensi sebagai dijalankannya tugas,
(Independency) secara mandiri dan profesional kewajiban serta wewenang masing-masing organ Perusahaan tanpa
serta bebas dari benturan campur tangan dari organ-organ Perusahaan yang lain maupun
kepentingan dan pengaruh atau pihak lain yang tidak sesuai dengan peraturan perundang-undangan
tekanan dari pihak manapun yang yang berlaku. Independensi diwujudkan antara lain dengan saling
tidak sesuai dengan peraturan menghargai peran dan fungsi masing-masing Organ Perseroan serta
perundang-undangan di bidang keputusan pengurusan Perseroan melalui keputusan Direksi
pembiayaan dan nilai-nilai etika Perusahaan. Prinsip independensi sangat diperlukan terutama
serta standar, prinsip, dan praktik dalam proses pengambilan keputusan atau kebijakan manajemen
penyelenggaraan usaha pembiayaan yang harus dilakukan secara objektif dan menempatkan kepentingan
yang sehat. Perseroan sebagai prioritas utama. Penerapan prinsip ini diterapkan
Perseroan antara lain dengan:
• Saling menghormati hak, kewajiban, tugas, wewenang, serta
tanggung jawab di antara organ-organ Perusahaan.
• Pemegang saham dan Dewan Komisaris tidak melakukan
intervensi terhadap pengurusan Perusahaan.
• Dewan Komisaris, Direksi, dan seluruh karyawan senantiasa
menghindari terjadinya benturan kepentingan dalam
pengambilan keputusan.
• Kegiatan Perusahaan yang memiliki benturan kepentingan
wajib memperoleh persetujuan terlebih dahulu dari
pemegang saham independen atau wakilnya yang diberi
wewenang dalam RUPS sebagaimana diatur, serta mematuhi
peraturan tentang benturan kepentingan.
Kesetaraan dan Kesetaraan, keseimbangan, dan Perusahaan mengartikan kewajaran atau keadilan sebagai perlakuan
Kewajaran (Fairness) keadilan di dalam memenuhi hak yang setara terhadap setiap pihak yang berkepentingan sesuai
pemangku kepentingan yang dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Dalam
timbul berdasarkan perjanjian, penerapannya, antara lain Perusahaan selalu menjaga hubungan
peraturan perundang-undangan, baik dengan karyawan dan menghindari praktek diskriminasi serta
dan nilai-nilai etika serta standar, menghormati hak-hak karyawan, termasuk menghindari diskriminasi
prinsip, dan praktik karyawan terkait latar belakang suku, agama, ras, maupun gender.
penyelenggaraan usaha Prinsip ini diterapkan Perusahaan antara lain dengan kebijakan:
pembiayaan yang sehat. • Pemegang saham berhak menghadiri dan memberikan suara
dalam RUPS sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
• Perusahaan melaporkan informasi terkait rekanan kepada
pemangku kepentingan secara adil dan transparan.
• Perusahaan menghadirkan kondisi kerja yang baik dan aman
bagi seluruh karyawan sesuai dengan kemampuan
Perusahaan dan peraturan perundang-undangan yang
berlaku, serta adanya penilaian kinerja secara periodik serta
kesempatan promosi yang sama bagi seluruh karyawan.
146 Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance
Page 147
05
Struktur dan Proses/Mekanisme Tata Kelola
Undang-undang dan peraturan Formal yang
Berlaku:
• Undang-undang Republik Indonesia
• Peraturan Menteri
• Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK)
• Peraturan Bursa Efek Indonesia (BEI)
Anggaran Dasar Perusahaan
Visi, Misi, Nilai, dan Budaya Perusahaan
Beberapa Acuan Lainnya
• Pedoman Umum Good Corporate
Governance Indonesia Tahun 2006
Softstruktur GCG yang di terbitkan oleh Komite Nasional
Infrastruktur
(Mekanisme: Kebijakan Governansi tanggal 17 Oktober
GCG (Organ
Kebijakan 2006 (“Pedoman Umum GCG Indonesia
Utama
dan Prosedur KNKG”).
dan Organ
Operasional • ISO 26000 tentang Panduan Tanggung
Pendukung)
Perusahaan) Jawab Sosial.
• OECD 2004 Principles of Corporate
Governance dan Asian Corporate
Governance Scorecard (ACGS)
Penerapan dan Pemantauan GCG di Lingkup
Mandiri Tunas Finance
Struktur dan Mekanisme Corporate Governance
GCG merupakan sistem sekaligus struktur dalam rangka memberi keyakinan kepada seluruh stakeholders bahwa
perusahaan dikelola dan dikendalikan untuk melindungi kepentingan stakeholders sejalan dengan peraturan
perundang-undangan dan prinsip-prinsipnya.
Struktur Tata Kelola
Struktur Tata Kelola Perusahaan yang Baik sebagaimana diatur dalam UU No. 40 Tahun 2007, tergambarkan pada
Organ Utama Perseroan, yaitu:
• Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS)
Organ Perusahaan yang mempunyai wewenang yang tidak diberikan kepada Direksi atau Dewan Komisaris dalam
batas yang ditentukan dalam Undang-Undang Perseroan Terbatas No. 40 Tahun 2007 dan/atau Anggaran Dasar.
• Dewan Komisaris
Organ Perusahaan yang bertugas melakukan pengawasan secara umum dan atau khusus sesuai dengan Anggaran
Dasar serta memberikan nasihat kepada Direksi.
Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance 147
Page 148
Tata Kelola
Perusahaan
• Direksi
Organ Perusahaan yang berwenang dan bertanggung jawab penuh atas pengurusan Perseroan untuk kepentingan
Perseroan, sesuai dengan maksud dan tujuan Perseroan serta mewakili Perseroan baik di dalam maupun di luar
pengadilan sesuai dengan ketentuan Anggaran Dasar.
Selain organ utama Perusahaan, MTF juga memiliki organ-organ pendukung yang membantu Dewan Komisaris dan
Direksi dalam mengawasi dan menjalankan kegiatan operasional Perusahaan untuk mencapai visi dan misi. Adapun
secara struktur organ tersebut tergabung dalam struktur tata kelola Perusahaan yang Baik di Mandiri Tunas Finance
sebagai berikut:
Struktur Tata Kelola Perusahaan Mandiri Tunas Finance
TRANSPARENCY ACCOUNTABILITY RESPONSIBILITY INDEPENDENCY FAIRNESS
RUPS
Dewan Komisaris Direksi
Komite Audit Corporate Secretary
Komite Nominasi &
Risk Management
Remunerasi
Komite Pemantau Internal Audit
Risiko
Legal & Compliance
UKK APU PPT
ALCO
Komite Kredit
Komite Manajemen
Risiko
Komite Anti-Fraud
Komite Pengarah
Teknologi Informasi
Auditor Eksternal (Audit Independen)
Keberhasilan dalam menerapkan GCG di dalam Perusahaan sangat bergantung kepada hubungan antar organ
Perusahaan di mana berdasarkan ketentuan perundang-undangan yang berlaku dengan tegas telah memisahkan tugas
dan wewenang Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), Direksi, dan Dewan Komisaris. Ketiga organ Perusahaan tersebut
148 Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance
Page 149
05
selalu berhubungan atas dasar prinsip-prinsip kebersamaan dan rasa saling menghargai, menghormati fungsi dan
peranan masing-masing dibantu oleh organ-organ pendukung dan bertindak demi kepentingan Perusahaan. Setiap
keputusan dan tindakan yang dijalankan dilandasi oleh itikad baik, nilai moral dan kepatuhan terhadap peraturan
perundang-undangan dan kebijakan yang dimiliki oleh Perusahaan dengan kesadaran akan adanya tanggung jawab
sosial perusahaan terhadap stakeholders maupun kelestarian lingkungan di sekitar Perusahaan.
Mekanisme Tata Kelola Perusahaan
Mekanisme GCG terdiri dari berbagai peraturan dan kebijakan yang mengatur lingkup tanggung jawab organ GCG,
dan hubungan kerja antar organ GCG; termasuk dengan pemangku kepentingan baik internal maupun eksternal.
Perusahaan telah memiliki mekanisme GCG meliputi Anggaran Dasar, Pedoman Tata Kelola atau Good Corporate
Governance yang telah disahkan. Perusahaan terus melakukan penyempurnaan kebijakan GCG (soft-structure GCG)
yang dimiliki agar sejalan dengan kebutuhan proses bisnis maupun ketentuan pelaksanaan GCG bagi Perusahaan.
Selain pedoman GCG, Perusahaan telah menyusun Code of Conduct, Board Manual, Pedoman Pengendalian Gratifikasi,
Pedoman Sistem Pengaduan Pelanggaran (Whistleblowing System), Piagam Komite Audit, Piagam Audit Internal
dan berbagai kebijakan dan prosedur dalam mendukung terlaksananya tata kelola yang baik. Seluruh kebijakan
dan prosedur tersebut bertujuan untuk mendorong Perusahaan mampu melakukan check and balance pada setiap
aktivitas bisnis berdasarkan prinsip-prinsip GCG yang berlaku.
Kebijakan dan Prosedur Penetapan
Akta No. 38 tanggal 23 Desember 2022 yang dibuat Insinyur Nanette Cahyanie Handari Adi
Anggaran Dasar
Warsito, S.H., Notaris di Jakarta.
Pedoman Tata Kelola Ditetapkan melalui Surat Keputusan No. 03, efektif berlaku sejak 1 April 2016 dan telah
Perusahaan yang Baik disetujui oleh Direksi.
Board Manual (Buku Panduan
Ditetapkan tanggal 27 Agustus 2015 yang telah ditandatangani oleh Dewan Komisaris.
Dewan Komisaris dan Direksi)
Kode Etik (Code of Conduct/
Ditetapkan tanggal 11 Maret 2013.
CoC)
Telah dilakukan pembaharuan dan disahkan pada tanggal 30 Juli 2020 yang telah ditandatangani
Piagam Komite Audit
oleh seluruh anggota Dewan Komisaris dan Komite Audit.
Piagam Komite Nominasi &
Ditetapkan tanggal 4 Agustus 2015 yang telah ditandatangani oleh seluruh Dewan Komisaris.
Remunerasi
Ditetapkan tanggal 24 November 2016 yang telah ditandatangani oleh seluruh anggota Komite
Piagam Komite Pemantau Risiko
Pemantau Risiko dan Dewan Komisaris.
Telah dilakukan pembaharuan dan disahkan oleh Direksi dan disetujui oleh Dewan Komisaris
Piagam Audit Internal
tanggal 30 November 2020.
Ditetapkan melalui SOP No.03/PGN/06/2016 yang telah diterbitkan tanggal 23 Desember 2016
Piagam Sekretaris Perusahaan dan telah melalui perbaikan/revisi pada tanggal 14 Desember 2018, yang telah disetujui oleh
Direksi.
Pedoman Sistem Pengendalian Ditetapkan melalui SOP No. 03/PGN/01/2016, efektif berlaku tanggal 28 Desember 2016 yang
Internal telah disetujui oleh Direksi.
Ditetapkan melalui SOP No. 03/PGN/07/2016 yang telah diterbitkan tanggal 27 Desember 2016
Pedoman Manajemen Risiko
dan telah melalui perbaikan/revisi pada 11 November 2019 yang telah disetujui oleh Direksi.
Ditetapkan melalui SOP No. 02/PGA/01/2017 efektif berlaku sejak 1 Juni 2017 dan telah disetujui
Pedoman Pengadaan Barang
oleh Direksi dan telah melalui perbaikan/revisi pada 11 November 2019 yang telah disetujui
dan Jasa
oleh Direksi.
Ditetapkan melalui SOP No. 03/PGN/10/2018 efektif berlaku sejak 17 September 2018 dan telah
Pedoman Pengendalian
melalui perbaikan/revisi pada 15 November 2019 dan 1 September 2020 yang telah disetujui
Gratifikasi
oleh Direksi.
Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance 149
Page 150
Tata Kelola
Perusahaan
Sosialisasi dan Internalisasi Tata Kelola Perusahaan
yang Baik
Sebagai bentuk komitmen Perusahaan untuk selalu menerapkan kegiatan usaha dan pelaksanaan operasional
Perusahaan sesuai dengan prinsip Tata Kelola Perusahaan yang Baik, maka Perusahaan selalu memberikan bekal
kepada setiap pegawai baru dan pegawai yang ada untuk dilakukan sosialisasi penerapan GCG. Selama tahun 2023,
Perusahaan telah melakukan sosialisasi penerapan GCG sebanyak 5 (lima) kali, dengan detail sebagai berikut:
No Tanggal Materi Pelatihan Divisi/Regional/Program HC Cabang/Nama Program HC
1 6 Maret 2023 Good Corporate Governance Pengembangan Karyawan Managemenet Trainee (MT) Batch 15
Supervisor Development Program
2 10-14 April 2023 Good Corporate Governance Pengembangan Karyawan
(SDP) Batch 17
Supervisor Development Program
3 3-9 Agustus 2023 Good Corporate Governance Pengembangan Karyawan
(SDP) Batch 18
Supervisor Development Program
4 3-9 Agustus 2023 Good Corporate Governance Pengembangan Karyawan
(SDP) Batch 19
5 11 Agustus 2023 Good Corporate Governance Pengembangan Karyawan Managemenet Trainee (MT) Batch 16
Perkembangan Penerapan Tata Kelola Perusahaan
yang Baik dan Apresiasi di Tahun 2023
Pada tahun 2023, Perseroaan mendapatkan penghargaan sebagai Trusted Companies 2023 pada gelaran Corporate
Governance Perception Index (CGPI) Award tahun 2023. CGPI adalah program riset dan pemeringkatan penerapan GCG
pada perusahaan-perusahaan melalui survei terhadap praktik GCG yang menghasilkan skor Corporate Governance
Perception Index (CGPI). CGPI Awards diselenggarakan oleh The Indonesian Institute for Corporate Governance (IICG)
bekerjasama dengan Majalah SWA dan kepesertaannya meliputi perusahaan dari Emiten, Badan Usaha Milik Negara
(BUMN), Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), Perbankan, Perbankan Syariah dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).
Penilaian: Evaluasi, Pemantauan, dan Peningkatan
Penerapan Tata Kelola Perusahaan yang Baik
Secara berkala Perusahaan melaksanakan penilaian penerapan GCG (Penilaian GCG) untuk mengukur tingkat kepatuhan
penerapan GCG di Perusahaan dengan mengacu pada peraturan dan perundang-undangan yang berlaku. Evaluasi
penerapan prinsip GCG bertujuan untuk mengukur efektivitas dari implementasi GCG yang telah dilaksanakan sebagai
dasar untuk melakukan perbaikan terhadap seluruh kebijakan penerapan GCG di lingkup Perusahaan. Penilaian
dilakukan melalui 2 (dua) metode, yaitu Self Assessment Tata Kelola Perusahaan Pembiayaan dan Kelompok Usaha
Mandiri grup, serta penilaian pihak eksternal melalui rating Corporate Governance Perception Index (CGPI).
Metode Penilaian Penerapan GCG di Lingkup MTF terdiri dari 2 yaitu:
Self Assessment Penilaian pihak
Tata Kelola eksternal melalui
Perusahaan rating Corporate
Pembiayaan dan Governance
Kelompok Usaha Perception Index
Mandiri grup. (CGPI).
150 Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance
Page 151
05
Self Assessment Tata Kelola Perusahaan Pembiayaan dan Kelompok Usaha Mandiri Grup
Penilaian penerapan GCG yang utama dilakukan oleh Perusahaan adalah penilaian berkala dengan menggunakan
pendekatan Self Assessment yang mengacu kepada 2 (dua) sifat entitas Perusahaan, yaitu sebagai perusahaan
pembiayaan yang memiliki kepatuhan terhadap ketentuan OJK, serta sebagai bagian dari Mandiri grup yang terikat
dengan Konglomerasi Keuangan.
Dasar dan Metode Penilaian
Penilaian GCG melalui Self Assessment ini mengacu kepada 2 (dua) ketentuan, yaitu:
1. POJK No. 29/POJK.05/2020 tentang Perubahan atas Peraturan OJK No. 30/ POJK.05/2014 tentang Tata Kelola
Perusahaan yang Baik bagi Perusahaan Pembiayaan dan SEOJK No. 15/SEOJK.05/2016 tentang Laporan Penerapan
Tata Kelola Perusahaan yang Baik bagi Perusahaan Pembiayaan.
Dengan rincian pembahasan sebagai berikut:
a. Pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Direksi, Dewan Komisaris, dan DPS;
b. Kelengkapan dan pelaksanaan tugas komite dan satuan kerja yang menjalankan fungsi pengendalian internal;
c. Penanganan Benturan Kepentingan;
d. Penerapan fungsi kepatuhan, audit internal, dan audit eksternal;
e. Penerapan manajemen risiko dan sistem pengendalian internal;
f. Penerapan kebijakan remunerasi;
g. Transparansi kondisi keuangan dan non-keuangan;
h. Rencana bisnis sebagai rencana kerja dan anggaran tahunan serta rencana jangka Panjang;
i. Pengungkapan kepemilikan saham anggota Direksi dan Dewan Komisaris yang mencapai 50% atau lebih;
j. Hubungan keuangan dan hubungan keluarga Direksi;
k. Hubungan keuangan dan hubungan keluarga Dewan Komisaris;
l. Pengungkapan hal-hal penting lainnya kepada OJK
2. POJK No. 18/POJK.03/2014 serta SEOJK No. 15/SEOJK.03/2015 tentang Penerapan Tata Kelola Terintegrasi bagi
Konglomerasi Keuangan.
Dengan rincian pembahasan sebagai berikut:
a. Persyaratan calon anggota Direksi dan calon anggota Dewan Komisaris;
b. Persyaratan calon anggota Dewan Pengawas Syariah;
c. Struktur Direksi dan Dewan Komisaris;
d. Struktur Dewan Pengawas Syariah;
e. Independensi tindakan Dewan Komisaris;
f. Pelaksanaan fungsi pengurusan LJK oleh Direksi;
g. Pelaksanaan fungsi pengawasan oleh Dewan Komisaris;
h. Pelaksanaan fungsi pengawasan oleh Dewan Pengawas Syariah;
i. Pelaksanaan fungsi kepatuhan, fungsi audit intern, dan pelaksanaan audit ekstern;
j. Pelaksanaan fungsi manajemen risiko;
k. Kebijakan remunerasi; dan
l. Pengelolaan benturan kepentingan.
Penilaian atas pelaksanaan Tata Kelola Perusahaan yang Baik dilakukan oleh internal Perusahaan, yang tentunya
untuk melakukan penilaian tersebut, dilakukan secara independensi agar hasil dari penilaian tersebut mencerminkan
kondisi yang sebenarnya.
Penilaian Penerapan GCG Tahun Buku 2022 dan 2023
Kriteria 2023 2022
Jenis Penilaian Self Assessment Self Assessment
Assessor/Penilai Internal Perusahaan Internal Perusahaan
Periode Penerapan 1 Januari 2023 sampai dengan 31 Desember 2023 1 Januari 2022 sampai dengan 31 Desember 2022
Tahun Ukur Tahun Buku 2023 Tahun Buku 2022
Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance 151
Page 152
Tata Kelola
Perusahaan
Rincian Hasil Self Assessment Penerapan GCG Perseroan Untuk Tahun Buku 2022 dan 2023
2023 2022
No. Aspek
Semester 1 Semester 2 Semester 1 Semester 2
1 Direksi 1,33 1,33 1,44 1,22
2 Dewan Komisaris 1,70 1,40 1,50 1,30
3 Dewan Pengawas Syariah N/A N/A N/A N/A
4 Komite Tata KeLoLa Terintegrasi 1,00 1,00 1,00 1,00
5 Satuan Kerja Kepatuhan (T) 1,50 1,50 1,75 1,50
6 Satuan Kerja Audit Internal (T) 1,00 1,00 1,33 1,33
7 Penerapan Manajemen Risiko (T) 1,40 1,40 1,40 1,40
8 Pedoman Tata Kelola Terintegrasi (T) 1,33 1,33 1,33 1,33
9 Benturan Kepentingan 1,00 1,00 1,00 1,00
10 Kebijakan Remunerasi 1,00 1,00 1,00 1,00
Nilai Akhir 1,25 1,22 1,31 1,23
Hasil Penilaian Self Assessment Tata Kelola Terintegrasi Tahun Buku 2022 dan 2023
Peringkat/
Tahun Definisi Peringkat
Skor
Konglomerasi Keuangan dinilai telah melakukan penerapan Tata Kelola Terintegrasi yang secara
umum sangat baik. Hal ini tercermin dari pemenuhan yang memadai atas penerapan prinsip
2023 1 Tata Kelola Terintegrasi. Apabila terdapat kelemahan dalam penerapan Tata Kelola Terintegrasi,
secara umum kelemahan tersebut kurang signifikan dan dapat segera dilakukan perbaikan oleh
Entitas Utama dan/atau LJK.
Konglomerasi Keuangan dinilai telah melakukan penerapan Tata Kelola Terintegrasi yang secara
umum sangat baik. Hal ini tercermin dari pemenuhan yang memadai atas penerapan prinsip
2022 1 Tata Kelola Terintegrasi. Apabila terdapat kelemahan dalam penerapan Tata Kelola Terintegrasi,
secara umum kelemahan tersebut kurang signifikan dan dapat segera dilakukan perbaikan oleh
Entitas Utama dan/atau LJK.
Tindak Lanjut Hasil Penilaian Penerapan GCG Tahun Buku 2022
Komitmen Perseroan dalam menyempurnakan implementasi GCG di antaranya dilakukan dengan menindaklanjuti
rekomendasi dalam penilaian GCG. Berikut beberapa tindak lanjut dari hasil penilaian penerapan GCG tahun 2022:
1. Penyempurnaan dan pembaharuan SOP Procurement, SOP Pembiayaan Fleet, SOP HC – Training, SOP HC -
Pejabat Pengganti, Kebijakan Pengendalian, SOP Compliance, SOP APU PPT & PPPSPM, SOP Asuransi Kendaraan,
SOP Pembiayaan Retail, SOP Finance, SOP Kas & Bank, SP Treasury, SOP Pengaturan Kebijakan, Prosedur &
Korespondensi, SOP Information & Technology dan SOP Coporate Communication.
2. Untuk mendukung proses bisnis serta meningkatkan integritas perusahaan, pada tahun 2023 telah dilakukan
perencanaan untuk implementasi anti penyuapan melalui sertifikasi SNI ISO 37001 Sistem Manajemen Anti
Penyuapan (SMAP).
3. Perusahaan juga melakukan pemenuhan sistem SMART Anti Money Laundy (AML) untuk dapat mengidentifikasi
dan menganalisa transaksi serta profil debitur sebagai pemenuhan pelaporan kepada regulator serta sebagai
bentuk implementasi atas POJK No. 8 Tahun 2023 Tentang Penerapan Program Anti Pencucian Uang, Pencegahan
Pendanaan Terorisme, Dan Pencegahan Pendanaan Proliferasi Senjata Pemusnah Massal Di Sektor Jasa Keuangan.
152 Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance
Page 153
05
Penilaian Pihak Eksternal oleh Corporate
Governance Perception Index (CGPI)
Perusahaan secara berkala mengikuti survei Corporate Governance Perception Index (CGPI) setiap tahun yang diadakan
oleh Indonesian Institute for Corporate Governance (IICG) yang menghasilkan rating dan berbagai rekomendasi bagi
penerapan GCG di lingkup Perusahaan.
Dasar dan Metode Penilaian
CGPI mengembangkan metode penilaian dan aspek penilaian yang terdiri dari 2 (dua) tahapan, yaitu tahapan analisis
dan observasi. Tahapan analisis dilakukan melalui metode pengisian kuesioner (self assessment) dan penilaian
dokumen perusahaan peserta, dilanjutkan dengan tahapan observasi melalui paparan eksekutif dan diskusi dengan
organ perusahaan peserta. Aspek penilaian CGPI mencakup struktur governansi (governance structure), proses
governansi (governance process), dan hasil governansi (governance outcome).
Penilaian CGPI menggunakan acuan penerapan GCG yang bersifat wajib (mandatory) dan praktik terbaik yang berlaku
umum (best practices) serta pendekatan dengan perspektif stakeholder dimana hubungan dengan seluruh pemangku
kepentingan (stakeholder) semakin penting dalam menjaga kesinambungan bisnis perusahaan dalam jangka panjang.
Skor Penilaian
Setiap tahunnya, skor penilaian Perusahaan terus mengalami peningkatan, sebagai hasil dari pembenahan secara
berkesinambungan yang dilakukan Perusahaan terhadap penerapan GCG. Adapun perkembangan skor penilaian CGPI
Perusahaan selama 5 (lima) tahun berturut-turut dapat dilihat pada bagan di bawah ini.
Skor Penilaian CGPI 5 Tahun
83,1
82,03
80,5
81,71
81,5
2019 2020 2021 2022 2023
Hasil Penilaian Penerapan GCG Berdasarkan Aspek dan Indikator Tahun 2022 dan 2023
2023 2022
No. Aspek & Indikator Penilaian
Bobot Nilai Akhir Bobot Nilai Akhir
1 Aspek Struktur Governansi 33,10 27,70 23,33 22,98
2 Aspek Proses Governansi 32,81 27,28 31,79 31,41
3 Aspek Hasil Governansi 34,09 28,12 28,12 27,64
4 Total Skor CGPI & Rating 100,00 83,10 100,00 82,03 (Tepercaya)
Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance 153
Page 154
Tata Kelola
Perusahaan
Tindak Lanjut Penerapan GCG Tahun 2022
Skor penilaian CGPI Perseroan pada tahun 2022 sebesar 82,03 dengan pengelompokan Perusahaan ke dalam kelompok
perusahaan “Tepercaya”. Hasil CGPI tersebut menunjukkan prestasi sehingga dapat menggambarkan bahwa Organ
Perusahaan dan segenap anggota Perusahaan telah berkomitmen dan melakukan upaya yang bersungguh-sungguh
dan konsisten dalam mengimplentasikan GCG dan mengelola transformasi model bisnis perusahaan berdasarkan
prinsip GCG sehingga bergerak berubah menuju kondisi yang menciptakan nilai bagi stakeholders.
Berdasarkan hasil assessment GCG tersebut, Perseroan memperoleh sejumlah rekomendasi yang menjadi Area of
Improvement (AoI) dalam proses peningkatan kualitas penerapan GCG di lingkungan Perusahaan antara lain:
1. Rekomendasi Konseptual
a. Perusahaan diharapkan secara terus menerus mampu mengembangkan program pembangunan ketangkasan
secara konsisten dan berkelanjutan.
b. Perusahaan diharapkan mampu mengembangkan konsep ketangkasan berdasarkan prinsip GCG melalui
perencanaan bisnis perusahaan, melalui penetapan sasaran strategis yang komprehensif dan terintegrasi
dengan kebijakan, program, dan kegiatan strategisnya.
2. Rekomendasi Teknikal
a. Perusahaan diharapkan mampu merancang inisiatif pembangunan ketangkasan bisnis yang berkelanjutan.
b. Perusahaan diharapkan mampu melaksanan secara disiplin program membangun ketangkasan yang telah
menjadi inisiatif dan melakukan evaluasi secara berkala.
c. Perusahaan diharapkan mampu menyesuaikan penerapan konsep tata kelola perusahaan yang telah
berkembang dalam kesepakatan sistem dunia, yaitu berbasis standar sistem mutu (seperti ISO).
154 Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance
Page 155
05
Struktur Organ Tata Kelola Perusahaan yang Baik
Struktur organ Tata Kelola Perusahaan yang Baik terdiri Wewenang RUPS
dari Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), Dewan Wewenang RUPS di antaranya adalah mengangkat dan
Komisaris dan Direksi. Perusahaan menganut sistem memberhentikan Direktur dan Komisaris, memutuskan
(dua) badan atau two tier system, yaitu Dewan Komisaris pembagian tugas dan wewenang pengurusan di
dan Direksi dengan kewenangan dan tanggung jawab antara Direktur, meminta pertanggungjawaban Dewan
yang jelas sesuai fungsinya masing-masing sebagaimana Komisaris dan Direksi atas pengelolaan Perusahaan,
diamanahkan dalam peraturan dan perundang-undangan merubah permodalan, mengubah Anggaran Dasar,
serta anggaran dasar. Perusahaan juga mengikutsertakan merencanakan penggunaan laba, penggabungan,
beberapa aspek penting yang berperan untuk mendukung peleburan, pengambilalihan dan pembubaran
penguatan kontrol dan pengelolaan terhadap Perseroan, Perusahaan, serta pembentukan anak perusahaan.
terdiri dari organ pendukung yang meliputi Sekretaris
Perusahaan, Audit Internal, Manajemen Risiko, dan Pemegang Saham MTF
beberapa komite serta satuan kerja lainnya yang berada Pemegang Saham sebagai pemilik modal memiliki
di bawah Direksi hingga Komite Audit, Komite Nominasi hak dan tanggung jawab sesuai dengan peraturan
& Remunerasi dan Komite Pemantau Risiko yang berada perundangundangan dan anggaran dasar Perusahaan.
di bawah Dewan Komisaris. Selain itu, terdapat proses Pemegang Saham Perusahaan terdiri dari PT Bank
audit independen atas laporan keuangan dan laporan Mandiri (Persero) Tbk sebanyak 51% dan PT Tunas
lainnya yang dilakukan oleh akuntan eksternal dalam Ridean sebanyak 49%.
memperkuat kontrol khususnya terkait laporan kinerja
Perseroan. Struktur tersebut telah sesuai dengan Hak dan Tanggung Jawab Pemegang Saham
ketentuan regulasi yang berlaku di Indonesia. Perusahaan senantiasa memenuhi serta memperhatikan
hak-hak Pemegang Saham secara setara tanpa
Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) membedakan antara pemegang saham mayoritas
Rapat Umum Pemegang Saham (“RUPS”) adalah organ maupun minoritas. Kesetaraan pemenuhan hak
Perusahaan yang memiliki wewenang yang tidak kepada seluruh pemegang saham dapat dilihat dari
diberikan kepada Dewan Komisaris atau Direksi dalam pemberitahuan informasi pra pelaksanaan, pelaksanaan
batas yang ditentukan dalam Anggaran Dasar dan dan pasca pelaksanaan RUPS sebagaimana yang
peraturan perundang-undangan yang berlaku. diwajibkan dalam ketentuan yang berlaku. Sebelum
RUPS dilaksanakan, Perusahaan akan melakukan
Jenis RUPS pemanggilan dalam jangka waktu paling lambat 14 hari
Berdasarkan ketentuan UUPT dan Anggaran Dasar terhitung sejak penetapan tanggal pelaksanaan RUPS.
Perusahaan, RUPS terdiri dari:
1. RUPS Tahunan, yaitu RUPS yang bersifat rutin Hak-hak pemegang saham meliputi:
diselenggarakan tiap tahun, yang terdiri dari RUPS 1. Mengusulkan, menyetujui pengangkatan dan
Tahunan tentang Persetujuan Laporan Tahunan dan pemberhentian Dewan Komisaris dan Direksi.
Pengesahan Laporan Keuangan, serta RUPS Tahunan 2. Menyetujui perubahan anggaran dasar termasuk
tentang Pengesahan Rencana Kerja dan Anggaran perubahan modal.
Perusahaan. 3. Menyetujui penggabungan, peleburan,
2. RUPS Luar Biasa (RUPSLB), yaitu RUPS yang diadakan pengambilalihan dan pemisahan Perusahaan,
sewaktu-waktu apabila dipandang terdapat hal- pengajuan permohonan agar Perusahaan dinyatakan
hal tertentu yang memerlukan pembahasan dan pailit, dan pembubaran.
pengambilan keputusan yang sifatnya mendesak 4. Meminta laporan dan penjelasan mengenai hal
dan signifikan. tertentu kepada Direksi dan Dewan Komisaris
Perusahaan dengan memperhatikan peraturan yang
Sebagaimana disebutkan dalam pasal 91 UUPT, berlaku di bidang pasar modal di Indonesia.
Pemegang Saham juga dapat mengambil keputusan 5. Setiap satu saham memberikan 1 (satu) hak suara.
di luar RUPS (“Keputusan RUPS Sirkuler”) yang 6. Menghadiri dan mengeluarkan suara dalam RUPS.
mempunyai kekuatan hukum mengikat yang sama 7. Menerima pembayaran dividen dan sisa kekayaan
dengan RUPS secara fisik. Keputusan RUPS Sirkuler hasil likuidasi.
berkekuatan hukum setara keputusan RUPS dengan 8. Menjalankan hak lainnya berdasarkan peraturan dan
syarat semua pemegang saham dengan hak suara perundang-undangan yang berlaku.
menyetujui secara tertulis dengan menandatangani
keputusan tersebut.
Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance 155
Page 156
Tata Kelola
Perusahaan
Mekanisme Penyelenggaraan RUPS Perseroan
Dalam hal tata cara penyelenggaraan RUPS, Perusahaan mengacu pada Undang-Undang No. 40 Tahun 2007 tentang
Perusahaan Terbatas dan Anggaran Dasar Perusahaan, serta aturan lain yang terkait.
Penyelenggaraan RUPS Tahun 2023
Sepanjang tahun 2023, RUPS tidak diselenggarakan secara fisik atau tatap muka. Adapun Perseroan telah melaksanakan
RUPS sebanyak 2 (dua) kali yaitu:
a. 1 (satu) kali Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan yang dilaksanakan secara sirkuler yang termuat dalam Akta
Pernyataan Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Tahun Buku 2022 PT Mandiri Tunas Finance nomor
137 tanggal 28 Juni 2023, adapun agenda dan keputusannya sebagai berikut:
Agenda Keputusan dan Realisasi
Persetujuan Laporan Tahunan dan 1. Menyetujui Laporan Tahunan Perseroan termasuk Laporan Tugas Pengawasan
Laporan Tugas Pengawasan Dewan Dewan Komisaris Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31
Komisaris serta Pengesahan Laporan Desember 2022 dan mengesahkan Laporan Keuangan Perseroan untuk tahun buku
Keuangan Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 yang telah diaudit oleh Kantor
buku yang berakhir pada tanggal 31 Akuntan Publik (KAP) Purwantono, Sungkoro, & Surja (a member firm of Ernest &
Desember 2022 termasuk memberikan Young Global Limited), dengan opini “Menyajikan secara wajar dalam semua hal
pembebasan dan pelunasan tanggung yang material” sebagaimana dinyatakan dalam Laporan Nomor 00031/2.1032/
jawab sepenuhnya (volleedig acquit AU.1/09/0242-3/1/I/2023 tertanggal 23 Januari 2023.
et de charge) terhadap seluruh 2. Atas disetujuinya Laporan Tahunan Perseroan termasuk Laporan Tugas Pengawasan
anggota Direksi dan anggota Dewan Dewan Komisaris Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31
Komisaris perseroan sehubungan Desember 2022 serta di sahkannya Laporan Keuangan Perseroan untuk Tahun
dengan pengurusan dan pengawasan Buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022, maka keputusan Sirkuler ini
perseroan yang telah dijalankan Memberikan pembebasan dan pelunasan tanggung jawab sepenuhnya (volledig
selama tahun buku yang berakhir acquit et de charge) terhadap seluruh anggota Direksi dan Dewan Komisaris
pada tanggal 31 Desember 2022, sehubungan dengan pengurusan dan pengawasan Perseroan yang telah
sepanjang aktivitas tersebut dijalankan, selama tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022,
tercermin dalam laporan tahunan. sejauh tindakan tersebut bukan merupakan tindakan pidana dan tindakan
tersebut tercermin dalam Laporan Tahunan dan Laporan Keuangan untuk tahun
buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022.
3. Pembebasan dan pelunasan tanggung jawab sepenuhnya (volledig acquit et de
charge) juga diberikan kepada Bapak Anton Zulkarnain yang menjabat sebagai
Komisaris Perseroan sejak tanggal 1 Januari 2022 sampai dengan tanggal 17 Juni
2022.
Realisasi:
Laporan Tahunan periode tahun 2022 telah disetujui pada tanggal 06 April 2023 oleh
Komisaris Utama dan Direktur Utama Perseroan dan Laporan Keuangan periode 31
Desember 2022 telah disahkan oleh Direktur Perseroan pada tanggal 23 Januari 2023.
Kedua Laporan tersebut telah dilaporkan kepada regulator sesuai dengan ketentuan
yang berlaku.
Status: Terealisasi
156 Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance
Page 157
05
Agenda Keputusan dan Realisasi
Persetujuan Penggunaan Laba Bersih 1. Menyetujui dan menetapkan penggunaan Laba Bersih Perseroan Tahun Buku 2022
Perseroan untuk Tahun Buku yang sebesar Rp. 750.213.273.330 (tujuh ratus lima puluh miliar dua ratus tiga belas juta
berakhir pada tanggal 31 Desember dua ratus tujuh puluh tiga ribu tiga ratus tiga puluh rupiah). Dengan rincian
2022. sebagai berikut:
a. Sejumlah 30% (tiga puluh persen) dari laba bersih Perseroan ditetapkan
sebagai dividen atau sejumlah Rp.225.063.981.999 (dua ratus dua puluh lima
miliar enam puluh tiga juta sembilan ratus delapan puluh satu ribu sembilan
ratus sembilan puluh sembilan rupiah).
b. Sejumlah 70% (tujuh puluh persen) dari laba bersih Perseroan ditetapkan
sebagai laba ditahan sebesar Rp.525.149.291.331 (lima ratus dua puluh lima
miliar serratus empat puluh sembilan juta dua ratus sembilan puluh satu ribu
tiga ratus tiga puluh satu rupiah).
2. Memberikan wewenang dan kuasa kepada Direksi Perseroan untuk mengatur tata
cara alokasi laba bersih Perseroan tersebut di atas sesuai dengan peraturan
perundang-undangan yang berlaku.
Realisasi:
Perseroan telah membagikan dividen sesuai dengan keputusan RUPS kepada pemegang
saham Perseroan.
Status: Terealisasi
Persetujuan Penunjukan Kantor 1. Menetapkan Kantor Akuntan Publik Purwantono, Sungkoro & Surja (a member firm
Akuntan Publik dan Akuntan Publik of Ernest & Young Global Limited) dan Akuntan Publik Danil Setiadi Handaja, CPA,
untuk mengaudit Laporan Keuangan untuk mengaudit Laporan Keuangan Perseroan untuk tahun buku yang berakhir
Perseroan untuk tahun buku yang pada tanggal 31 Desember 2023.
akan berakhir pada tanggal 31 2. Memberikan wewenang dan kuasa kepada Dewan Komisaris Perseroan untuk
Desember 2023 dan penetapan biaya/ menetapkan honorarium dan persyaratan lainnya bagi Kantor Akuntan Publik dan
honorariumnya. Akuntan Publik tersebut, serta menetapkan Kantor Akuntan Publik dan/atau
Akuntan Publik pengganti dalam hal Kantor Akuntan Publik Purwantono, Sungkoro
& Surja (a member firm of Ernest & Young Global Limited) dan atau Akuntan Publik
Danil Setiadi Handaja, CPA, karena sebab apapun tidak dapat menyelesaikan
proses audit Laporan Keuangan Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada
tanggal 31 Desember 2023.
Apabila terdapat pergantian kantor Akuntan Publik dan/atau Akuntan Publik, Dewan
Komisaris memberikan laporan kepada Pemegang Saham.
Realisasi:
Laporan keuangan audited periode 31 Desember 2023 telah selesai dilakukan dan
disahkan pada tanggal 22 Januari 2024 dengan menggunakan Kantor Akuntan Publik
Purwantono, Sungkoro & Surja (a member firm of Ernest & Young Global Limited) dan
Akuntan Publik Danil Setiadi Handaja, CPA.
Status: Terealisasi
Penetapan tantiem bagi anggota Memberikan wewenang dan kuasa kepada Dewan Komisaris Perseroan dengan terlebih
Direksi dan Dewan Komisaris dahulu mendapat persetujuan pemegang saham mayoritas dan diketahui oleh pemegang
Perseroan untuk tahun buku yang saham pengendali lainnya untuk menetapkan:
berakhir pada 31 Desember 2022 serta 1. Tantiem atas kinerja anggota Direksi dan Dewan Komisaris untuk tahun buku yang
penetapan gaji anggota Direksi dan berakhir pada tanggal 31 Desember 2022; dan
honorarium anggota Dewan Komisaris 2. Gaji anggota Direksi dan honorarium anggota Dewan Komisaris dan pemberian
Perseroan dan pemberian fasilitas, fasilitas, benefit, dan/atau tunjangan lainnya untuk tahun buku 2023.
benefit dan/atau tunjangan lainnya
untuk tahun buku 2023. Realisasi:
Penetapan remunerasi bagi anggota Dewan Komisaris dan Direksi telah ditetapkan dan
diberikan sesuai dengan hasil keputusan yang ditetapkan.
Status: Terealisasi
Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance 157
Page 158
Tata Kelola
Perusahaan
Agenda Keputusan dan Realisasi
Laporan Pertanggungjawaban Realisasi Menerima Laporan Pertanggungjawaban Realisasi Penggunaan Dana Hasil Penawaran
Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum Obligasi Berkelanjutan V Mandiri Tunas Finance Tahap III Tahun 2022.
Umum Obligasi Berkelanjutan V Mandiri
Tunas Finance Tahap III Tahun 2022. Realisasi:
Penggunaan dana hasil penawaran umum Obligasi Berkelanjutan V Mandiri Tunas
Finance Tahap III Tahun 2022 telah dilakukan sesuai rencana penggunaan dan telah
dilaporkan ke OJK.
Status: Terealisasi
Persetujuan Perubahan Susunan 1. Menyetujui pengangkatan kembali Tuan Rico Adisurja Setiawan sebagai Komisaris
Pengurus Perseroan Utama Perseroan terhitung sejak Tanggal Efektif Keputusan Sirkuler ini dan
berakhir pada penutupan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan yang ke–3 (tiga)
sejak pengangkatannya yang akan diselenggarakan pada tahun 2026, dengan tidak
mengurangi hak dari Rapat Umum Pemegang Saham untuk sewaktu-waktu
memberhentikannya.
2. Menyetujui untuk tidak memperpanjang masa jabatan Tuan Ravik Karsidi sebagai
Komisaris Independen Perseroan terhitung sejak Tanggal Efektif Keputusan
Sirkuler ini serta mengucapkan terima kasih atas jasa yang telah diberikan oleh
yang bersangkutan kepada Perseroan.
3. Menyetujui pengangkatan Tuan Fendy Eventius Mugni sebagai Komisaris
Independen Perseroan terhitung sejak tanggal efektif Keputusan Sirkuler ini dan
berakhir pada penutupan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan yang ke-3 (tiga)
sejak pengangkatannya yang akan diselenggarakan pada tahun 2026, dengan tidak
mengurangi hak dari Rapat Umum Pemegang Saham untuk sewaktu-waktu
memberhentikannya.
Adapun penetapan pengangkatan Tuan Fendy Eventius Mugni tersebut di atas berlaku
efektif setelah yang bersangkutan mendapat persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan
atas penilaian kemampuan dan kepatutan (fit and proper test).
4. Menyetujui pengangkatan kembali Tuan Pinohadi Gautama Sumardi sebagai
Direktur Utama Perseroan terhitung sejak Tanggal Efektif Keputusan Sirkuler ini
dan berakhir pada penutupan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan yang ke-3
(tiga) sejak pengangkatannya yang akan diselenggarakan pada tahun 2026, dengan
tidak mengurangi hak dari Rapat Umum Pemegang Saham untuk sewaktu-
waktunya memberhentikannya.
Berdasarkan keputusan diatas, sejak Tanggal Efektif Keputusan Sirkuler ini susunan
Dewan Komisaris Perseroan menjadi sebagai berikut:
No Nama Jabatan
Dewan Komisaris
1 Rico Adisurja Setiawan Komisaris Utama
2 Fendy Eventius Mugni* Komisaris Independen
3 Totok Priyambodo Komisaris
Direksi
1 Pinohadi Gautama Sumardi Direksi Utama
2 R. Eryawan Nurhariadi Direksi
3 William Francis Indra Direksi
*)Penetapan pengangkatan tersebut di atas berlaku efektif sejak mendapatkan
persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan atas penilaian kelayakan dan kepatuhan (fit
and proper test).
Realisasi:
Bapak Fendy Eventius Mugni selaku Anggota Dewan Komisaris Independen telah lulus uji
kemampuan dan kepatutan oleh Otoritas Jasa Keuangan, sehingga Yang bersangkutan dapat
melaksanakan tugas dan tanggung jawab selaku anggota Dewan Komisaris Perseroan.
Status: Terealisasi
158 Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance
Page 159
05
Agenda Keputusan dan Realisasi
Agenda Lain-lain 1. Memberikan kuasa dengan hak subsitusi kepada Direksi Perseroan untuk
menyatakan seluruh Keputusan Sirkuler ini dalam suatu akta notaris tersendiri
dan untuk selanjutnya memberitahukannya kepada pihak yang berwenang, serta
melakukan semua dan setiap tindakan yang diperlukan sehubungan dengan
keputusan tersebut sesuai dengan peraturan perundangan-undangan yang
berlaku, apabila diperlukan dan untuk itu menghadap dimana perlu, membuat,
suruh membuat dan menandatangani akta dan surat-surat diperlukan, singkatnya
melakukan apapun juga untuk mencapai maksud tersebut tidak ada yang
dikecualikan.
2. Tanggal Keputusan Sirkuler adalah tanggal tanda tangan terakhir dari perwakilan
Pemegang Saham yang dinyatakan dalam Keputusan Sirkuler ini, dalam hal tanda
tangan dari perwakilan Pemegang Saham tidak diberikan pada tanggal yang sama.
3. Keputusan Sirkuler ini dapat dibuat dalam beberapa rangkap yang secara
bersama-sama merupakan satu kesatuan dari Keputusan Sirkuler ini.
Status: Terealisasi
b. 1 (satu) kali Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa yang dilaksanakan secara sirkuler yang termuat dalam Akta
Pernyataan Keputusan Pemegang Saham PT Mandiri Tunas Finance di Luar Rapat Umum Pemegang Saham No. 26
tanggal 12 April 2023 dan Akta Pernyataan Keputusan Pemegang Saham PT Mandiri Tunas Finance di Luar Rapat
Umum Pemegang Saham No. 27 tanggal 12 April 2023, adapun agenda dan keputusannya sebagai berikut:
Agenda Keputusan
Persetujuan Penerbitan Obligasi Menyetujui atas penerbitan Obligasi Berkelanjutan VI Perseroan tahun 2023-2025
Berkelanjutan VI Perseroan Tahun 2023 dengan total plafond sebesar Rp 5.000.000.000.000 (lima triliun rupiah).
Mengalihkan Kekayaan Perseroan Menyetujui untuk memberikan kuasa dan wewenang kepada Direksi Perseroan untuk
(Piutang) dan Menjadikan Jaminan dan atas nama Perseroan, dengan persetujuan Dewan Komisaris Perseroan, sejak
Utang Kekayaan Perseroan (Piutang) penandatanganan Keputusan Sirkuler ini untuk:
Tahun 2024 1. Mengalihkan kekayaan Perseroan (Piutang);
2. Menjadikan jaminan utang kekayaan Perseroan (Piutang),
yang merupakan lebih dari 50% (lima puluh persen) jumlah kekayaan bersih Perseroan
guna mendapatkan pendanaan baru yang berasal dari sumber perbankan dan/atau
Instansi Keuangan Non Perbankan dan/atau penerbitan obligasi atau surat berharga,
dalam 1 (satu) transaksi atau lebih, baik yang berkaitan satu sama lain maupun tidak,
sebesar-besarnya Rp8.700.000.000.000 (delapan triliun tujuh ratus miliar rupiah)
untuk poin (a) sebagaimana maksud di atas dan sebesar-besarnya Rp13.000.000.000.000
(tiga belas triliun rupiah) untuk poin (b) sebagaimana maksud di atas di tahun 2024.
Dimana untuk setiap pengalihan dan/atau penjaminan kekayaan bersih Perseroan
dengan kelipatan sebesar Rp1.000.000.000.000 (satu triliun rupiah), Direksi diwajibkan
membuat laporan tertulis kepada Dewan Komisaris mengenai pelaksanaan tersebut.
Agenda Lain-lain 1. Memberikan kuasa dengan hak substitusi kepada Direksi Perseroan untuk
menyatakan seluruh Keputusan Sirkuler ini dalam suatu akta notaris tersendiri,
dan untuk selanjutnya memberitahukannya kepada pihak yang berwenang,
serta melakukan semua dan setiap tindakan yang diperlukan sehubungan
dengan keputusan tersebut sesuai dengan peraturan perundangan-undangan
yang berlaku, apabila diperlukan dan untuk itu menghadap dimana perlu,
membuat, suruh membuat dan menandatangani akta dan surat-surat diperlukan,
singkatnya melakukan apapun juga untuk mencapai maksud tersebut tidak ada
yang dikecualikan.
2. Tanggal Keputusan Sirkuler ini adalah tanggal tanda tangan terakhir dari
perwakilan Pemegang Saham yang dinyatakan dalam Keputusan Sirkuler ini,
dalam hal tanda tangan dari perwakilan Pemegang Saham tidak diberikan pada
tanggal yang sama.
3. Keputusan Sirkuler ini dapat dibuat dalam beberapa rangkap yang secara
bersama-sama merupakan satu kesatuan dari Keputusan Sirkuler ini.
Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance 159
Page 160
Tata Kelola
Perusahaan
Keterlibatan Pihak Independen dalam Penghitungan Suara
Sepanjang tahun 2023 RUPS Perseroan tidak diselenggarakan secara fisik atau tatap muka sehingga keterlibatan pihak
independen dalam penghitungan suara tidak ada.
RUPS Tahun 2022 dan Tindak Lanjutnya
Sepanjang tahun 2022, RUPS tidak diselenggarakan secara fisik atau tatap muka. Perseroan telah melaksanakan RUPS
sebanyak 2 (dua) kali yaitu:
a. 1 (satu) kali Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan yang dilaksanakan secara sirkuler yang termuat dalam Akta
Pernyataan Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan tahun buku 2021 PT Mandiri Tunas Finance nomor
22 tanggal 17 Juni 2022, adapun agenda dan keputusan dari RUPS Tahun Buku 2022 sebagai berikut:
Agenda Keputusan
Persetujuan laporan tahunan 1. Menyetujui Laporan Tahunan Perseroan termasuk Laporan Tugas Pengawasan Dewan
dan laporan tugas pengawasan Komisaris Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021
dewan komisaris serta dan mengesahkan Laporan Keuangan Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada
pengesahan laporan keuangan tanggal 31 Desember 2021 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Purwantono,
perseroan untuk tahun buku Sungkoro & Surja (a member firm of Ernst & Young), dengan opini “Menyajikan secara
yang berakhir pada tanggal 31 wajar dalam semua hal yang material” sebagaimana dinyatakan dalam laporan Nomor
Desember 2021 termasuk 00026/2.1032/AU.1/09/0242-2/1/I/2022 tertanggal 20 Januari 2022.
memberikan pembebasan dan 2. Atas disetujuinya Laporan Tahunan Perseroan termasuk Laporan Tugas Pengawasan
pelunasan tanggung jawab Dewan Komisaris Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember
sepenuhnya (volledig acquit et 2021 serta disahkannya Laporan Keuangan Perseroan untuk tahun buku yang berakhir
de charge) terhadap seluruh pada tanggal 31 Desember 2021, maka Keputusan Sirkuler ini memberikan pembebasan
anggota direksi dan anggota dan pelunasan tanggung jawab sepenuhnya (volledig acquit et de charge) terhadap
dewan komisaris perseroan seluruh anggota Direksi dan Dewan Komisaris sehubungan dengan pengurusan dan
sehubungan dengan pengawasan Perseroan yang telah dijalankan, selama tahun buku yang berakhir pada
pengurusan dan pengawasan tanggal 31 Desember 2021, sejauh tindakan tersebut bukan merupakan tindakan pidana
perseroan yang telah dijalankan dan tindakan tersebut tercermin dalam Laporan Tahunan dan Laporan Keuangan untuk
selama tahun buku yang tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021.
berakhir pada tanggal 31 3. Pembebasan dan pelunasan tanggung jawab sepenuhnya (volledig acquit et de charge)
desember 2021, sepanjang juga diberikan kepada:
aktivitas tersebut tercermin a. Bapak Armendra yang menjabat sebagai Direktur Perseroan sejak tanggal 1 Januari
dalam laporan tahunan. 2021 sampai dengan tanggal 29 Maret 2021.
b. Bapak Harjanto Tjitohardjojo yang menjabat sebagai Direktur Perseroan sejak
tanggal 1 Januari 2021 sampai dengan tanggal 29 Maret 2021.
Realisasi:
Laporan keuangan dan laporan tahunan telah disampaikan kepada OJK dengan informasi
sebagai berikut:
• Penyampaian laporan dimaksud juga dilakukan melalui Sistem Pelaporan Elektronik
OJK.
• Laporan Tahunan telah disampaikan kepada OJK dengan nomor surat 109/MTF-CLC.
CCS/V/2022 tanggal 24 Mei 2022
• Laporan keuangan tahunan telah disampaikan kepada OJK dengan nomor surat 064/
MTF-CLC.CCS/III/2022 tanggal 23 Maret 2022.
• Laporan tersebut juga telah tersedia pada halaman website Perseroan.
Status: Terealisasi
160 Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance
Page 161
05
Agenda Keputusan
Persetujuan Penggunaan Laba 1. Menyetujui dan menetapkan penggunaan Laba Bersih Perseroan untuk tahun buku 2021
Bersih Perseroan Untuk Tahun sebesar Rp245.879.874.134 (dua ratus empat puluh lima miliar delapan ratus tujuh puluh
Buku Yang Berakhir Pada sembilan juta delapan ratus tujuh puluh empat ribu seratus tiga puluh empat Rupiah).
Tanggal 31 Desember 2021 Dengan rincian sebagai berikut:
a. Sejumlah 20% (dua puluh persen) dari laba bersih Perseroan ditetapkan sebagai
dividen atau sejumlah Rp49.175.974.827 (empat puluh sembilan miliar seratus tujuh
puluh lima juta sembilan ratus tujuh puluh empat ribu delapan ratus dua puluh
tujuh Rupiah).
b. Sejumlah 80% (delapan puluh persen) dari laba bersih Perseroan ditetapkan sebagai
laba ditahan sebesar Rp196.703.899.307 (seratus sembilan puluh enam miliar tujuh
ratus tiga juta delapan ratus sembilan puluh sembilan ribu tiga ratus tujuh Rupiah).
2. Memberikan wewenang dan kuasa kepada Direksi Perseroan untuk mengatur tata cara
alokasi laba bersih Perseroan tersebut di atas sesuai dengan peraturan perundang-
undangan yang berlaku.
Realisasi:
Perseroan telah membagikan dividen sesuai dengan keputusan RUPS kepada pemegang
saham Perseroan.
Status: Terealisasi
Persetujuan Penunjukan Kantor 1. Menetapkan Kantor Akuntan Publik Purwantono, Sungkoro & Surja (a member firm of
Akuntan Publik dan Akuntan Ernst & Young Global Limited) dan Akuntan Publik Yovita, CPA, untuk mengaudit Laporan
Publik Untuk Mengaudit Laporan Keuangan Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022.
Keuangan Perseroan Untuk 2. Memberikan wewenang dan kuasa kepada Dewan Komisaris Perseroan untuk
Tahun Buku Yang Akan Berakhir menetapkan honorarium dan persyaratan lainnya bagi Kantor Akuntan Publik dan
Pada Tanggal 31 Desember 2022 Akuntan Publik tersebut, serta menetapkan Kantor Akuntan Publik dan/atau Akuntan
dan Penetapan Biaya/ Publik pengganti dalam hal Kantor Akuntan Publik Purwantono, Sungkoro & Surja (a
Honorariumnya. member firm of Ernst & Young Global Limited) dan/atau Akuntan Publik Yovita, CPA,
karena sebab apapun tidak dapat menyelesaikan proses audit Laporan Keuangan
Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022. Apabila
terdapat pergantian Kantor Akuntan Publik dan/atau Akuntan Publik, Dewan Komisaris
memberikan laporan kepada Pemegang Saham.
Realisasi:
Laporan keuangan audited periode 31 Desember 2021 telah selesai dilakukan dan disahkan
pada tanggal 20 Januari 2022 dengan menggunakan Kantor Akuntan Publik Purwantono,
Sungkoro & Surja dan Akuntan Publik Yovita, CPA
Status: Terealisasi
Penetapan Tantiem Bagi Anggota Memberikan wewenang dan kuasa kepada Dewan Komisaris Perseroan dengan terlebih
Direksi dan Dewan Komisaris dahulu mendapat persetujuan pemegang saham mayoritas dan diketahui oleh pemegang
Perseroan Untuk Tahun Buku saham pengendali lainnya untuk menetapkan:
Yang Berakhir Pada 31 Desember 1. Tantiem atas kinerja anggota Direksi dan Dewan Komisaris untuk tahun buku yang
2021 Serta Penetapan Gaji berakhir pada tanggal 31 Desember 2021; dan
Anggota Direksi dan Honorarium 2. Gaji anggota Direksi dan honorarium anggota Dewan Komisaris dan pemberian
Anggota Dewan Komisaris Dan fasilitas, benefit dan/atau tunjangan lainnya untuk tahun buku 2022.
Pemberian Fasilitas, Benefit dan/
atau Tunjangan Lainnya Untuk Realisasi:
Tahun Buku 2022. Penetapan remunerasi bagi anggota Dewan Komisaris dan Direksi telah ditetapkan dan
diberikan sesuai dengan hasil keputusan yang ditetapkan.
Status: Terealisasi
Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance 161
Page 162
Tata Kelola
Perusahaan
Agenda Keputusan
Laporan Pertanggungjawaban Menerima Laporan Pertanggungjawaban Realisasi Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum
Realisasi Penggunaan Dana Obligasi Berkelanjutan V Mandiri Tunas Finance Tahap II Tahun 2021.
Hasil Penawaran Umum Obligasi
Berkelanjutan V Mandiri Tunas Realisasi:
Finance Tahap II Tahun 2021. Penggunaan dana hasil penawaran umum Obligasi Berkelanjutan V Mandiri Tunas Finance
Tahap II Tahun 2021 telah dilakukan sesuai rencana penggunaan.
Status: Terealisasi
Persetujuan Perubahan Susunan 1. Menyetujui pemberhentian dengan hormat Tuan Anton Zulkarnain dari Jabatannya
Pengurus Perseroan selaku Komisaris Perseroan berlaju efektif sejak tanggal Keputusan Sirkuler tersebut
serta mengucapkan terima kasih atas jasa yang telah diberikan oleh yang bersangkutan
selama menjawab sebagai Komisaris Perseroan
2. Menyetujui pengangkatan Tuan Totok Priyambodo selaku Komisaris Perseroan berlaku
efektif sejak Tanggal Keputusan Sirkuler tersebut dan akan berakhir pada penutupan
Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan yang ke-3 (tiga) sejak pengangkatannya yang
akan diselenggarakan pada tahun 2025, dengan tidak mengurangi hak dari Rapat Umum
Pemegang Saham untuk sewaktu-waktu memberhentikannya sebagaimana ketentuan
Anggaran Dasar Perseroan.
3. Pengangkatan tersebut di atas berlaku efektif setelah yang bersangkutan mendapatkan
persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan atas penilaian kemampuan dan kepatutan (fit
and proper test).
Menyatakan bahwa sejak Tanggal keputusan Sirkuler tersebut, maka susunan Dewan
Komisaris Perseroan menjadi sebagai berikut:
No Nama Jabatan
Dewan Komisaris
1 Rico Adisurja Setiawan Komisaris Utama
2 Pref. Dr Ravik Karsidi Komisaris Independen
3 Totok Priyambodo* Komisaris
Direksi
1 Pinohadi Gautama Sumardi Direksi Utama
2 R. Eryawan Nurhariadi Direksi
3 William Francis Indra Direksi
Adapun penetapan pengangkatan Tuan Totok Priyambodo tersebut di atas berlaku efektif
setelah yang bersangkutan mendapat persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan atas penilaian
kemampuan dan kepatutan (fit and proper test).
Realisasi:
Bapak Totok Priyambodo selaku Anggota Dewan Komisaris telah lulus uji kemampuan dan
kepatutan oleh Otoritas Jasa Keuangan, sehingga Ybs dapat melaksanakan tugas dan tanggung
jawab selaku Anggota Dewan Komisaris Perseroan
Status: Terealisasi
162 Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance
Page 163
05
Agenda Keputusan
Agenda Lain-lain 1. Memberikan kuasa dengan hak substitusi kepada Direksi Perseroan untuk menyatakan
seluruh Keputusan Sirkuler ini dalam suatu akta notaris tersendiri, dan untuk
selanjutnya memberitahukannya kepada pihak yang berwenang, serta melakukan
semua dan setiap tindakan yang diperlukan sehubungan dengan keputusan tersebut
sesuai dengan peraturan perundangan-undangan yang berlaku, apabila diperlukan dan
untuk itu menghadap dimana perlu, membuat, suruh membuat dan menandatangani
akta dan surat-surat diperlukan, singkatnya melakukan apapun juga untuk mencapai
maksud tersebut tidak ada yang dikecualikan.
2. Tanggal Keputusan Sirkuler ini adalah tanggal tanda tangan terakhir dari perwakilan
Pemegang Saham yang dinyatakan dalam Keputusan Sirkuler ini, dalam hal tanda
tangan dari perwakilan Pemegang Saham tidak diberikan pada tanggal yang sama.
3. Keputusan Sirkuler ini dapat dibuat dalam beberapa rangkap yang secara bersama-
sama merupakan satu kesatuan dari Keputusan Sirkuler ini.
Status: Terealisasi
d. 1 (satu) kali Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa yang dilaksanakan secara sirkuler yang termuat dalam Akta
Pernyataan Keputusan Pemegang Saham PT Mandiri Tunas Finance di Luar Rapat Umum Pemegang Saham No.
38 tanggal 23 Desember 2022, adapun agenda dan keputusan dari RUPS di Luar Rapat Umum Pemegang Saham
sebagai berikut:
Agenda Keputusan
Persetujuan Perubahan Pasal 12 ayat Menyetujui Perubahan Pasal 12 ayat (1) Anggaran Dasar Perseroan tentang Tugas dan
(1) Anggaran Dasar Perseroan tentang Wewenang Direksi yang semula berbunyi sebagai berikut:
Tugas dan Wewenang Direksi. • Pasal 12 ayat (1):
Direksi berhak mewakili Perseroan di dalam dan di luar Pengadilan tentang segala hal
dan dalam segala kejadian, mengikat Perseroan dengan pihak lain dan pihak lain
dengan Perseroan, serta menjalankan segala tindakan, baik mengenai kepengurusan
maupun kepemilikan, akan tetapi dengan pembatasan bahwa untuk:
a. meminjam atau meminjamkan uang atas nama Perseroan (tidak termasuk
mengambil uang Perseroan di Bank),
b. Mendirikan suatu usaha baru atau turut serta pada perusahaan lain baik di
dalam maupun di luar negeri;
• harus mendapatkan persetujuan tertulis dari Dewan Komisaris.
Diubah menjadi sebagai berikut:
• Pasal 12 ayat (1):
a. Direksi berhak mewakili Perseroan di dalam dan di luar Pengadilan tentang
segala hal dan dalam segala kejadian, mengikat Perseroan dengan pihak lain
dan pihak lain dengan Perseroan, serta menjalankan segala tindakan, baik
mengenai kepengurusan maupun kepemilikan, akan tetapi dengan pembatasan
bahwa untuk meminjam atau meminjamkan uang atas nama Perseroan (tidak
termasuk mengambil uang Perseroan di Bank), harus mendapat persetujuan
tertulis dari Dewan Komisaris.
b. Direksi wajib meminta persetujuan dari seluruh pemegang saham dalam RUPS
setelah terlebih dahulu mendapatkan persetujuan tertulis dari Dewan
Komisaris untuk:
Mendirikan suatu usaha baru atau turut serta pada perusahaan lain baik
didalam maupun diluar negeri;
Melepaskan penyertaan modal (divestasi) pada anak perusahaan dan/atau
perusahaan patungan lainnya.
Status: Terealisasi
Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance 163
Page 164
Tata Kelola
Perusahaan
Agenda Keputusan
Agenda Lain-lain 1. Memberikan kuasa dengan hak substitusi kepada Direksi Perseroan untuk
menyatakan seluruh Keputusan Sirkuler ini dalam suatu akta notaris tersendiri,
dan untuk selanjutnya memberitahukannya kepada pihak yang berwenang, serta
melakukan semua dan setiap tindakan yang diperlukan sehubungan dengan
keputusan tersebut sesuai dengan peraturan perundangan-undangan yang
berlaku, apabila diperlukan dan untuk itu menghadap dimana perlu, membuat,
suruh membuat dan menandatangani akta dan surat-surat diperlukan, singkatnya
melakukan apapun juga untuk mencapai maksud tersebut tidak ada yang
dikecualikan.
2. Tanggal Keputusan Sirkuler ini adalah tanggal tanda tangan terakhir dari
perwakilan Pemegang Saham yang dinyatakan dalam Keputusan Sirkuler ini,
dalam hal tanda tangan dari perwakilan Pemegang Saham tidak diberikan pada
tanggal yang sama.
3. Keputusan Sirkuler ini dapat dibuat dalam beberapa rangkap yang secara
bersama-sama merupakan satu kesatuan dari Keputusan Sirkuler ini.
Status: Terealisasi
Dewan Komisaris
Dewan Komisaris sebagai organ perusahaan yang bertugas dan bertanggung jawab secara kolektif untuk melakukan
pengawasan dan memberikan nasihat kepada Direksi secara independen terkait dengan pelaksanaan tugas dan
tanggung jawab Direksi dalam mengelola perusahaan serta memastikan bahwa perusahaan telah melaksanakan GCG.
Masa Jabatan Dewan Komisaris
Masa Jabatan Dewan Komisaris adalah 3 (tiga) tahun sebagaimana disebutkan dalam Anggaran Dasar perusahaan dan
dapat diangkat kembali untuk 1 (satu) kali masa jabatan dengan tidak mengurangi hak Rapat Umum Pemegang Saham
untuk memberhentikan para anggota Dewan Komisaris sewaktu-waktu. Setelah masa jabatannya berakhir, anggota
Dewan Komisaris dapat diangkat kembali oleh RUPS.
Komposisi dan Susunan Dewan Komisaris
Sepanjang tahun 2023, susunan dan komposisi anggota Dewan Komisaris mengalami perubahan dengan tidak
memperpanjang masa jabatan Tuan Ravik Karsidi sebagai Komisaris Independen Perseroan terhitung sejak RUPS
Tahunan tanggal 27 Juni 2023.
Komposisi Dewan Komisaris Periode 1 Januari - 27 Juni 2023
Periode
Nama Jabatan Dasar Pengangkatan Masa Jabatan
Jabatan
Akta Pernyataan Keputusan RUPS Tahunan
RUPS Tahunan Tahun Buku
Rico Adisurja Komisaris Tahun Buku 2019 No. 28 Tanggal 25 Februari 2020
2019 s.d penutupan RUPS Ke-2
Setiawan Utama yang dibuat di hadapan Lenny Janis Ishak, SH.,
Tahunan Tahun Buku 2022.
notaris di Jakarta.
Akta Pernyataan Keputusan Rapat Umum
RUPS Tahunan Tahun Buku
Totok Pemegang Saham Tahunan No.22 tanggal 17 Juni
Komisaris 2022 s.d penutupan RUPS Ke-1
Priyambodo 2022 yang dibuat oleh Lenny Janis Ishak, SH,
Tahunan Tahun Buku 2024.
Notaris di Jakarta Selatan
Akta Pernyataan Keputusan RUPS Tahunan
RUPS Tahunan Tahun Buku
Komisaris Tahun Buku 2019 No. 28 Tanggal 25 Februari 2020
Ravik Karsidi 2019 s.d penutupan RUPS Ke-2
Independen yang dibuat di hadapan Lenny Janis Ishak, SH.,
Tahunan Tahun Buku 2022.
notaris di Jakarta.
164 Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance
Page 165
05
Komposisi Dewan Komisaris Periode 27 Juni - 31 Desember 2023
Periode
Nama Jabatan Dasar Pengangkatan Masa Jabatan
Jabatan
Akta Pernyataan Keputusan RUPS Tahunan
RUPS Tahunan Tahun Buku
Rico Adisurja Komisaris Tahun Buku 2022 No. 138 Tanggal 27 Juni 2023
2022 s.d penutupan RUPS Ke-3
Setiawan Utama yang dibuat di hadapan M. Kholid Artha, SH.,
Tahunan Tahun Buku 2025.
notaris di Jakarta.
Akta Pernyataan Keputusan Rapat Umum
RUPS Tahunan Tahun Buku
Totok Pemegang Saham Tahunan No. 22 tanggal 17 Juni
Komisaris 2022 s.d penutupan RUPS Ke-1
Priyambodo* 2022 yang dibuat oleh Lenny Janis Ishak, SH,
Tahunan Tahun Buku 2024.
Notaris di Jakarta Selatan
Akta Pernyataan Keputusan RUPS Tahunan
RUPS Tahunan Tahun Buku
Fendy Eventius Komisaris Tahun Buku 2022 No. 138 Tanggal 27 Juni 2023
2022 s.d penutupan RUPS Ke-1
Mugni Independen yang dibuat di hadapan M. Kholid Artha, SH.,
Tahunan Tahun Buku 2025.
notaris di Jakarta.
*) Mengundurkan diri pada tanggal 7 Maret 2024
Profil seluruh anggota Dewan Komisaris dapat dilihat pada bab Profil Perusahaan dalam Laporan Tahunan ini.
Penilaian Kepatutan dan Kelayakan Dewan Komisaris
Sesuai peraturan yang diberlakukan OJK kepada industri keuangan, pihak yang mengurus lembaga keuangan diwajibkan
mengikuti uji kepatutan dan kelayakan yang dilakukan oleh OJK sebagai prasyarat berlakunya jabatan kepengurusan
secara formal. Seluruh Dewan Komisaris Perusahaan telah melaksanakan uji kepatutan dan kelayakan oleh OJK.
Penunjukkan Dewan Komisaris Perusahaan telah sesuai dengan Peraturan OJK No. 33/POJK.04/2014 tentang Direksi dan
Komisaris Emiten atau Perusahaan Publik, dan Peraturan OJK No. 27/POJK.03/2016 tentang Penilaian Kemampuan dan
Kepatutan bagi Pihak Utama Lembaga Jasa Keuangan. Berikut keterangan terkait penilaian kelayakan dan kepatuhan
(fit and proper test) Dewan Komisaris Perusahaan.
Penilaian Kelayakan dan Kepatuhan Dewan Komisaris
Nama Jabatan Persetujuan dari OJK
Rico Adisurja
Komisaris Utama Lulus dengan Surat Keputusan OJK No. KEP-471/NB.11/2017 tanggal 21 Agustus 2017.
Setiawan
Totok
Komisaris Lulus dengan Surat Keputusan OJK No. KEP-06/KDK.05/2022 tanggal 26 Desember 2022.
Priyambodo
Fendy Eventius Komisaris
Lulus dengan Surat Keputusan OJK No. KEP-13/KDK.06/2023 tanggal 8 Desember 2023.
Mugni Independen
Pedoman Kerja Dewan Komisaris
Pedoman Kerja Dewan Komisaris berisikan tentang petunjuk tata laksana kerja Dewan Komisaris yang disusun
berdasarkan peraturan dan perundang undangan yang berlaku. Board Charter menjelaskan tahapan aktivitas secara
terstruktur, sistematis, mudah dipahami dan dapat dijalankan dengan konsisten sehingga dapat menjadi acuan dalam
menjalankan tugas masing-masing Dewan Komisaris untuk mencapai visi dan misi Perusahaan.
Hal-hal yang diatur dalam pedoman tersebut diantaranya:
• Acuan Kebijakan • Hak dan Wewenang Dewan Komisaris
• Ruang Lingkup • Budaya dan Etika Perilaku Dewan Komisaris
• Dasar Hukum • Kerahasiaan Informasi dan Benturan Kepentingan
• Prinsip Hubungan Kerja Dewan Komisaris Dengan • Rapat Dewan Komisaris
Direksi • Pelaporan dan Pertanggungjawaban
• Komposisi, Masa Jabatan, dan Rangkap Jabatan • Komite Penunjang Pelaksanaan Tugas Dewan Komisaris
• Tugas, Tanggung jawab, dan Kewajiban Dewan • Sekretaris Dewan Komisaris
Komisaris
Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance 165
Page 166
Tata Kelola
Perusahaan
Tugas, Tanggung Jawab, Kewajiban, dan 6. Melaporkan kepada Perseroan mengenai kepemilikan
Wewenang Dewan Komisaris sahamnya dan/atau keluarganya pada Perseroan
Tugas dan Tanggung jawab Dewan Komisaris: yang bersangkutan dan Perseroan lain, termasuk
1. Melakukan pengawasan dan bertanggung jawab setiap perubahannya;
terhadap kebijakan dan jalannya pengurusan 7. Memberikan rekomendasi kepada RUPS atas
Perseroan sesuai visi dan misi yang telah ditetapkan penunjukan Kantor Akuntan Publik yang akan
dengan berlandaskan kepatuhan terhadap peraturan melakukan pemeriksaan atas laporan keuangan
perundang-undangan yang berlaku di Indonesia, Perseroan;
termasuk namun tidak terbatas pada peraturan 8. Melakukan tindak lanjut atas hasil pengawasan
terkait pelaksanaan Good Corporate Governance, dan memberikan rekomendasi kepada RUPS dalam
Undang-Undang Perseroan Terbatas, dan Peraturan hal terjadi penyimpangan terhadap peraturan dan
Otoritas Jasa Keuangan; perundang-undangan yang berlaku dan Anggaran
2. Memberi nasihat kepada Direksi atas jalannya Dasar;
pengurusan Perseroan; 9. Membentuk Komite Audit dan dapat membentuk
3. Memastikan bahwa Direksi telah menindaklanjuti komite lainnya guna menunjang pelaksanaan tugas
temuan audit dan rekomendasi dari Divisi Internal Dewan Komisaris;
Audit, auditor eksternal, hasil pengawasan OJK dan/ 10. Dalam hal Perseroan menunjukkan gejala
atau hasil pengawasan otoritas lain; kemunduran yang signifikan, segera mengadakan
4. Memberitahukan kepada Otoritas Jasa Keuangan RUPS untuk melaporkan kepada Pemegang Saham,
(OJK) paling lambat 10 (sepuluh) hari kalender dengan disertai saran mengenai langkah-langkah
sejak ditemukan pelanggaran terhadap peraturan perbaikan yang harus ditempuh;
perundang-undangan di bidang pembiayaan, 11. Memantau efektivitas implementasi Good Corporate
termasuk perkiraan keadaan yang dapat Governance.
membahayakan kelangsungan usaha Perseroan;
5. Meneliti dan menelaah laporan tahunan yang disiapkan Wewenang Dewan Komisaris
oleh Direksi serta menandatangani laporan tahunan Dewan Komisaris berwenang memberikan persetujuan
tersebut; tertulis atas keputusan Direksi untuk tindakan-tindakan
6. Memberikan pendapat dan saran atas Rencana Kerja sebagai berikut:
dan Anggaran Tahunan yang diusulkan oleh Direksi 1. Meminjam atau meminjamkan uang atas nama
dan mengesahkan Rencana Kerja dan Anggaran Perseroan (tidak termasuk mengambil uang
Tahunan tersebut sesuai ketentuan dengan anggaran Perseroan di Bank);
dasar; 2. Mendirikan suatu usaha baru atau turut serta pada
7. Melaporkan dengan segera kepada RUPS apabila perusahaan lain, baik di dalam negeri maupun di
terjadi gejala menurunnya kinerja Perseroan. luar negeri.
3. Memperoleh akses yang cukup atas informasi
Kewajiban Dewan Komisaris Perseroan dalam hal ini melihat buku-buku, surat
1. Mematuhi ketentuan peraturan perundangundangan, berharga serta memeriksa kekayaan Perseroan;
Anggaran Dasar dan keputusan RUPS serta bertindak 4. Meminta penjelasan dari Direksi dan/atau pejabat
profesional; lainnya mengenai segala persoalan/kebijakan yang
2. Melakukan kajian, mengesahkan, serta mengawasi menyangkut pengelolaan Perseroan;
pelaksanaan rencana kerja dan anggaran tahunan 5. Meminta Direksi dan/atau pejabat unit kerja lainnya
Perseroan yang telah disiapkan Direksi sesuai di bawah Direksi dengan sepengetahuan Direksi
regulasi yang berlaku dan Anggaran Dasar Perseroan; untuk menghadiri rapat Dewan Komisaris;
3. Memberikan nasihat kepada Direksi dalam 6. Mengangkat Sekretaris Dewan Komisaris, jika
melaksanakan kepengurusan Perseroan dan tidak dianggap perlu dan memberhentikannya;
dimaksudkan untuk kepentingan pihak/golongan 7. Memberhentikan sementara Anggota Direksi sesuai
tertentu; dengan ketentuan Anggaran Dasar Perseroan;
4. Menelaah laporan tahunan yang disiapkan Direksi 8. Membentuk komite lain selain komite audit, dengan
serta menandatangani laporan tahunan; memperhatikan kebutuhan Perseroan;
5. Menyusun laporan kegiatan Dewan Komisaris yang 9. Jika dianggap perlu dalam menjalankan tugas,
merupakan bagian dari laporan penerapan Tata Dewan Komisaris dapat menggunakan bantuan
Kelola Perusahaan yang Baik dan melaporkan tenaga ahli untuk jangka waktu terbatas dengan
kegiatan pengawasannya kepada RUPS; beban Perseroan;
166 Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance
Page 167
05
10. Melakukan tindakan pengurusan Perseroan dalam Pada tahun 2023, RUPS telah mengangkat Fendy Eventius
keadaan tertentu untuk jangka waktu tertentu sesuai Mugni sebagai anggota Dewan Komisaris. Pelaksanaan
dengan ketentuan Anggaran Dasar Perseroan; program pengenalan kepada beliau dilaksanakan pada
11. Melaksanakan kewenangan pengawasan lainnya tanggal 24 Agustus 2023
sepanjang tidak bertentangan dengan peraturan
perundang-undangan, Anggaran Dasar Perseroan Peningkatan Kompetensi Dewan Komisaris
dan/atau keputusan RUPS. Perseroan memiliki kebijakan terkait pelaksanaan
program pengembangan sumber daya manusia mulai
Pembagian Tugas dan Tanggung Jawab dari level teratas hingga bawah sebagai bentuk
Dewan Komisaris komitmen Perseroan dalam menciptakan SDM yang
Agar lebih efektif dalam menjalankan fungsi, tugas dan unggul dan berdaya saing.
tanggungjawabnya, Dewan Komisaris telah membagi
tugas pengawasan untuk masing-masing anggota Dewan Kebijakan mengenai program peningkatan kapabilitas
Komisaris. Kedudukan masing-masing anggota Dewan bagi Dewan Komisaris adalah sebagai berikut:
Komisaris termasuk Komisaris Utama adalah setara 1. Program peningkatan kapabilitas dilaksanakan
namun Komisaris Utama yang bertindak sebagai primus dalam rangka meningkatkan efektivitas kerja Dewan
inter pares memiliki tugas untuk mengkoordinasikan Komisaris.
seluruh kegiatan Dewan Komisaris. 2. Rencana untuk melakukan program peningkatan
kapabilitas harus dimasukkan dalam Rencana Kerja
Program Orientasi bagi Komisaris Baru dan Anggaran Dewan Komisaris.
Program Pengenalan kepada Dewan Komisaris yang baru 3. Setiap Anggota Dewan Komisaris yang mengikuti
diangkat bertujuan untuk memberikan pengetahuan program peningkatan kapabilitas diwajibkan
mengenai Perseroan, agar dapat memahami tugas dan menyajikan presentasi kepada Anggota Dewan
tanggung jawab sebagai Dewan Komisaris dan proses Komisaris lain dalam rangka berbagi informasi dan
bisnis Perseroan yang dilaksanakan oleh Direksi, sehingga pengetahuan.
dapat bekerja selaras dengan Organ Perseroan lainnya. 4. Anggota Dewan Komisaris yang bersangkutan
bertanggung jawab untuk membuat laporan tentang
Penanggung jawab program ini berada pada Sekretaris pelaksanaan program peningkatan kapabilitas.
Perusahaan dan materi program pengenalan mencakup: Laporan tersebut disampaikan kepada Dewan
• Anggaran Dasar Mandiri Tunas Finance Komisaris.
• Peraturan perundang-undangan terkait bisnis
Mandiri Tunas Finance Rincian pelaksanaan program peningkatan
• Laporan Tahunan Mandiri Tunas Finance kompetensi Dewan Komisaris disampaikan pada
• Rencana Jangka Panjang bab Profil Perusahaan yang terdapat dalam Laporan
• Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan Tahunan ini.
• Program Kerja Dewan Komisaris
• Key Performance Indicator Dewan Komisaris
Pelaksanaan Tugas Dewan Komisaris Tahun 2023
Keputusan, rekomendasi, dan pelaksanaan tugas Dewan Komisaris di tahun 2023 adalah sebagai berikut:
Keputusan, Rekomendasi, dan Pelaksanaan Tugas Dewan Komisaris di Tahun 2023
Dewan Komisaris memberikan apresiasi kepada management MTF atas pencapaian yang telah diraih
di tahun 2023.
Dewan Komisaris memberikan dukungan penuh kepada MTF agar dapat mencapai target lending
sebesar Rp1 triliun di Tahun 2023.
Kuartal I Tahun 2023
Dewan Komisaris memberikan arahan agar MTF melakukan pengkajian lebih lanjut terkait
perkembangan MTF dalam pembiayaan mobil listrik.
Dewan Komisaris memberikan arahan terkait kebijakan larangan buka puasa bersama yang ditujukan
kepada pejabat negara, termasuk BUMN.
Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance 167
Page 168
Tata Kelola
Perusahaan
Keputusan, Rekomendasi, dan Pelaksanaan Tugas Dewan Komisaris di Tahun 2023
Dewan Komisaris mengarahkan agar Jamkrindo bisa membayar klaim asuransi yang lebih tinggi.
Dewan Komisaris menghimbau agar MTF meningkatkan kinerja di bulan Juni agar MTF dapat mencapai
target yang diharapkan.
Dewan Komisaris memberikan arahan untuk dibuatkan informasi perihal kalkulasi minimum pricing
JF yang masuk kedalam NJF.
Kuartal II Tahun 2023
Dewan Komisaris menghimbau agar MTF membuat strategi pencapaian profit yang terstruktur untuk
mencapai target profit dan tidak terburu-buru mencapai profit Rp1,2 T yang dapat menyebabkan NPL
meningkat.
Dewan Komisaris memberikan arahan untuk dibuatkan penjelasan perihal adanya NPL pada debitur
JF yang seharusnya memiliki kualitas bagus
Dewan Komisaris memberikan apresiasi terkait kinerja manajemen MTF hingga saat ini.
Kuartal III Tahun 2023
Dewan Komisaris memberikan arahan agar MTF dapat mempertahankan kinerja saat ini.
Dewan Komisaris memberikan apresiasi kepada MTF terkait performance yang sangat baik dimana
pencapaian profit YTD per September Tahun 2023 sudah melampaui actual profit YTD 2022.
Dewan Komisaris memberikan arahan agar MTF tetap menjaga angka CKPN tidak dibawah 200%.
Dewan Komisaris memberikan arahan agar MTF fokus mengakuisisi brand-brand yang baik dan tetap
Kuartal IV Tahun 2023
menjaga kualitas NPL.
Dewan Komisaris memberikan arahan untuk menjaga performance captive consumer.
Dewan Komisaris memberikan arahan agar MTF mempersiapkan langkah antisipasi terhadap
peningkatan perputaran keuangan yang akan meningkat pada saat memasuki Tahun politik.
Penilaian Kinerja Komite di Bawah Dewan Sepanjang tahun 2023, Komite Audit telah menjalankan
Komisaris dan Dasar Penilaiannya tugas dan tanggung jawabnya dengan baik. Komite
Dewan Komisaris memiliki komite-komite penunjang Audit telah melaksanakan rapat sebanyak 7 kali dan
yang telah memiliki tugas dan tanggung jawab untuk menjalankan tugasnya antara lain:
mendukung kinerja Dewan Komisaris. Komite-komite a. Melakukan penelaahan atas informasi keuangan
tersebut telah memiliki pedoman kerja yang jelas, yang akan dikeluarkan oleh Perseroan kepada
sehingga pelaksanaan tugasnya bisa terarah dan efektif. publik dan/atau pihak otoritas antara lain seperti
Dewan Komisaris secara periodik (tahunan) melakukan laporan keuangan proyeksi dan laporan lainnya
penilaian atas efektivitas kinerja komitekomite di bawah terkait dengan informasi keuangan perseroan.
Dewan Komisaris. Dewan Komisaris menilai bahwa b. Melakukan penelaahan atas pemeriksaan oleh
selama tahun 2023 komite-komite telah menjalankan auditor internal dan mengawasi pelaksanaan tindak
tugas dan tanggung jawabnya dengan cukup efektif lanjut oleh Direksi atas temuan auditor internal.
dilihat dari pencapaian Key Performance Indicator (KPI) c. Melakukan penelaahan atas ketaatan perseroan
masing-masing komite. terhadap peraturan perundangundangan yang
berhubungan dengan kegiatan perseroan.
Berikut penilaian kinerja komite-komite yang berada di d. Memberikan pendapat independent dalam hal
bawah Dewan Komisaris adalah: terjadi perbedaan pendapat antara manajemen
1. Komite Audit dan akuntan atas jasa yang diberikan.
Komite Audit memiliki tugas dan tanggung jawab e. Memberikan rekomendasi kepada Dewan
untuk membantu dan memfasilitasi Dewan Komisaris Komisaris mengenai penunjang akuntan yang
dalam menjalankan tugas dan fungsi pengawasan didasarkan pada independensi, ruang lingkup
atas sistem dan proses Pelaporan Keuangan, proses penugasan dan fee.
audit atas laporan keuangan Perseroan, evaluasi f. Memberikan rekomendasi mengenai
atas pelaksanaan pengawasan internal Perseroan, penyempurnaan sistem pengendalian internal
evaluasi atas kinerja audit internal, dan pengawasan perusahaan, serta pelaksanaannya.
kinerja teknis dan operasional serta pemenuhan g. Melakukan penelaahan terhadap aktivitas
ketentuan dan peraturan perundang-undangan manajemen risiko yang dilakukan oleh Direksi,
lainnya. jika perseroan tidak memiliki fungsi pemantauan
risiko dibawah Dewan Komisaris.
168 Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance
Page 169
05
h. Melakukan penelaahan pengaduan yang b. Melakukan review atas kesesuaian antara
berkaitan dengan proses akuntansi dan kebijakan manajemen risiko Perseroan.
pelaporan keuangan perseroan. c. Melakukan pemantauan atas pelaksanaan tugas
i. Melakukan penelaahan dan memberikan saran satuan kerja manajemen risiko.
kepada Dewan Komisaris terkait dengan adanya d. Melakukan review atas laporan profil risiko dan/
potensi benturan kepentingan perseroan. atau tingkat risiko.
j. Menjaga kerahasiaan dokumen, data dan e. Melakukan review atas laporan tingkat kesehatan
informasi Perseroan. keuangan Perseroan.
f. Memantau kecukupan proses identifikasi,
2. Komite Remunerasi dan Nominasi pengukuran pemantauan, pengendalian, dan
Komite Nominasi dan Remunerasi memiliki tugas sistem informasi manajemen risiko.
dan tanggung jawab untuk membantu Dewan
Komisaris yang bertujuan melakukan pemantauan, Komisaris Independen
pengawasan, dan penilaian atas efektifitas nominasi Komisaris Independen adalah anggota Dewan
dan remunerasi di lingkup Perseroan. Komisaris yang tidak memiliki hubungan keuangan,
kepengurusan, kepemilikan saham dan/atau
Sepanjang tahun 2023, Komite Nominasi dan hubungan keluarga dengan anggota Direksi, anggota
Remunerasi telah menjalankan tugas dan tanggung Dewan Komisaris lain dan/atau pemegang saham
jawabnya dengan baik. Komite Nominasi dan pengendali, atau hubungan dengan Bank yang dapat
Remunerasi telah melaksanakan rapat sebanyak 3 mempengaruhi kemampuan yang bersangkutan
kali dan menjalankan tugasnya antara lain: untuk bertindak independen.
a. Memberikan rekomandasi kepada Dewan
Komisaris mengenai kebijakan remunerasi bagi Komisaris Independen bertanggung jawab untuk
anggota Direksi dan/atau Dewan Komisaris untuk melakukan pengawasan dan juga mewakili kepentingan
disampaikan ke RUPS. pemegang saham minoritas. Pengangkatan Komisaris
b. Melakukan evaluasi terhadap kebijakan Independen diatur dalam Peraturan OJK No. 33/
remunerasi Perseroan, meliputi gaji, honorarium, POJK.04/2014 tentang Direksi dan Dewan Komisaris
THR, benefit, bonus, dan tantiem. Emiten atau Perusahaan Publik.
c. Memberikan rekomendasi kepada Dewan
Komisaris mengenai komposisi jabatan anggota Kriteria Independensi Komisaris Independen
Direksi dan/atau Dewan Komisaris, kebijakan Keberadaan Komisaris Independen yang ada di Perseroan
dan kriteria yang dibutuhkan dalam nominasi senantiasa menjamin mekanisme pengawasan berjalan
anggota Direksi dan/atau Dewan Komisaris, secara efektif dan sesuai dengan peraturan perundang-
nama calon anggota Direksi dan/ atau Dewan undangan. Adapun kriteria penentuan Komisaris
Komisaris, dan melakukan penilaian berdasarkan Independen Perseroan sesuai dengan POJK No. 33/
tolak ukur yang telah disusun sebagai evaluasi POJK.04.2014 yaitu:
kinerja dan pengembangan kemampuan Direksi 1. Bukan merupakan orang yang bekerja atau
dan/atau Dewan Komisaris. mempunyai wewenang dan tanggung jawab untuk
merencanakan, memimpin, mengendalikan, atau
3. Komite Pemantau Risiko mengawasi kegiatan Perseroan dalam waktu 6
Komite Pemantau Risiko memiliki tugas dan tanggung (enam) bulan terakhir, kecuali untuk pengangkatan
jawab untuk membantu Dewan Komisaris guna kembali sebagai Komisaris Independen Perseroan
memantau pelaksanaan manajemen risiko Perseroan pada periode berikutnya.
yang telah disusun dan dilaksanakan oleh Direksi. 2. Tidak mempunyai saham Perseroan baik langsung
maupun tidak langsung.
Sepanjang tahun 2023, Komite Pemantau Risiko telah 3. Tidak mempunyai hubungan Afiliasi dengan
menjalankan tugas dan tanggung jawabnya dengan Komisaris, Direksi dan Pemegang saham Utama
baik. Komite Pemantau Risiko telah melaksanakan Perseroan.
rapat sebanyak 4 kali dan menjalankan tugasnya 4. Tidak mempunyai hubungan usaha dengan
antara lain: Perseroan baik langsung maupun tidak langsung.
a. Mengarahkan kebijakan, strategi, dan kerangka Dengan demikian, Komisaris Independen Perseroan
manajemen risiko sesuai dengan risk appetite telah memenuhi kriteria sesuai dengan peraturan
dan risk tolerance. perundang-undangan yang berlaku.
Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance 169
Page 170
Tata Kelola
Perusahaan
Aspek Independensi Fendy Eventius Mugni
Sebagai orang yang bekerja atau mempunyai wewenang dan tanggung jawab untuk merencanakan,
memimpin, mengendalikan, atau mengawasi kegiatan Perseroan dalam waktu 6 (enam) bulan terakhir, x
kecuali untuk pengangkatan kembali sebagai Komisaris Independen Perseroan pada periode berikutnya.
Memiliki saham Perseroan baik langsung maupun tidak langsung x
Memiliki hubungan Afiliasi dengan Komisaris, Direksi dan Pemegang saham Utama Perseroan x
Memiliki hubungan usaha dengan Perseroan baik langsung maupun tidak langsung x
Komposisi dan Keanggotaan Komisaris Independen dalam Susunan Dewan Komisaris Perseroan
Peraturan OJK No. 33/POJK.04/2014 menyatakan bahwa komposisi Dewan Komisaris Independen haruslah minimal
30% dari jumlah keseluruhan anggota Dewan Komisaris. Per 31 Desember 2023, Perseroan memiliki 1 (satu) Komisaris
Independen yang telah memenuhi kriteria yang ditetapkan dan telah menandatangani surat pernyataan independen
yang sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku dan telah diajukan kepada Otoritas Jasa Keuangan
sebagai salah satu dokumen persyaratan pengajuan persetujuan dari OJK.
Komisaris Independen Mandiri Tunas Finance per 31 Desember 2023
Komisaris Independen Periode Jabatan dan Masa Jabatan
Fendy Eventius Mugni Periode ke-1, untuk masa jabatan sejak RUPS Tahunan Tahun Buku 2025
Komposisi Komisaris Independen Perseroan terhadap
jumlah keseluruhan anggota Dewan Komisaris sebesar
33,33%, dan telah memenuhi peraturan terkait.
Surat Pernyataan Independensi Komisaris Independen
Surat Pernyataan Independensi Komisaris Independen Komisaris Independen telah menandatangani Surat Pernyataan
Independensi sebagai Komisaris Independen yang menyatakan bahwa:
1. Tidak mempunyai hubungan afiliasi dengan anggota Direksi, anggota Dewan Komisaris, anggota Dewan Pengawas
Syariah atau pemegang saham LJKNB yang sama; dan
2. Tidak pernah menjadi anggota Direksi, anggota Dewan Komisaris, anggota Dewan Pengawas Syariah atau menduduki
jabatan 1 (satu) tingkat di bawah Direksi pada LJKNB yang sama atau perusahaan lain yang memiliki hubungan
afiliasi dengan LJKNB tersebut dalam kurun waktu sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.
Surat pernyataan ini dibuat dan ditandatangani oleh Komisaris Independen pada tanggal 20 September 2023.
170 Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance
Page 171
05
Direksi
Direksi adalah Organ Perseroan yang berwenang dan bertanggung jawab penuh atas pengurusan Perseroan untuk
kepentingan Perseroan, sesuai dengan maksud dan tujuan Perseroan serta mewakili Perseroan, baik di dalam maupun
di luar pengadilan sesuai dengan ketentuan Anggaran Dasar. Selain itu Direksi juga wajib menjalankan kegiatan
operasional Perseroan berlandaskan dengan prinsip tata kelola perusahaan yang baik.
Masa Jabatan Direksi
Sesuai dengan Anggaran Dasar Perseroan, para anggota Direksi diangkat dan diberhentikan oleh Rapat Umum
Pemegang Saham untuk jangka waktu yang ditentukan lamanya yaitu 3 (tiga) tahun.
Komposisi dan Susunan Direksi Tahun 2023
Per 31 Desember 2023, komposisi dan susunan keanggotaan Direksi adalah sebagai berikut:
Periode
Nama Jabatan Dasar Pengangkatan Masa Jabatan
Jabatan
Akta Keputusan Pemegang Saham di Luar RUPS untuk
RUPS Tahunan Tahun
Menyelenggarakan RUPS Tahunan (Keputusan Sirkuler)
Pinohadi G. Direktur Buku 2022 s.d
berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan RUPS Tahunan Ke-2
Sumardi Utama penutupan RUPST
No. 138 tanggal 28 Juni 2023 yang dibuat di hadapan M.
Tahun Buku 2025
Kholid Artha, SH., notaris di Jakarta.
Akta Keputusan Pemegang Saham di Luar RUPS untuk
RUPS Tahunan Tahun
Menyelenggarakan RUPS Tahunan (Keputusan Sirkuler)
William Francis Buku 2021 s.d
Direktur berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan RUPS Tahunan Ke-1
Indra penutupan RUPST
No. 15 tanggal 29 Maret 2021 yang dibuat di hadapan
Tahun Buku 2023
Lenny Janis Ishak, SH., notaris di Jakarta.
Akta Keputusan Pemegang Saham di Luar RUPS untuk
RUPS Tahunan Tahun
Menyelenggarakan RUPS Tahunan (Keputusan Sirkuler)
R. Eryawan Buku 2021 s.d
Direktur berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan RUPS Tahunan Ke-1
Nurhariadi penutupan RUPST
No. 15 tanggal 29 Maret 2021 yang dibuat di hadapan
Tahun Buku 2023
Lenny Janis Ishak, SH., notaris di Jakarta.
Penilaian Kepatutan dan Kelayakan Direksi
Peraturan OJK No. 27/POJK.03/2016 tentang Penilaian Kemampuan dan Kepatutan Bagi Pihak Utama Lembaga Jasa
Keuangan menjabarkan mengenai pertimbangan pengelola/pengurus lembaga keuangan harus memenuhi persyaratan
kemampuan dan kepatutan bagi anggota Direksi dan Dewan Komisaris dalam melakukan tindakan, tugas dan fungsinya.
Berikut keterangan terkait penilaian kelayakan dan kepatuhan (fit and proper test) Direksi Perseroan.
Nama Jabatan Persetujuan dari OJK
Pinohadi G. Sumardi Direktur Utama Lulus dengan Surat Keputusan OJK No. KEP- 368/NB.11/2020 tanggal 10 November 2020.
William Francis Indra Direktur Lulus dengan Surat Keputusan OJK No. KEP-26/KDK.05/2021 tanggal 6 Juli 2021.
R. Eryawan Nurhariadi Direktur Lulus dengan Surat Keputusan OJK No. KEP-44/KDK.05/2021 tanggal 31 Agustus 2021.
Pedoman Kerja Direksi
Perseroan telah memiliki Board Manual atau Pedoman Tata Kerja Direksi yang telah disahkan dalam Surat Keputusan
Direksi No. 021/SK-DIR/MTF/X/2011 yang berisi petunjuk tata laksana kerja Direksi serta menjelaskan tahapan aktivitas
secara terstruktur, sistematis, mudah dipahami dan dapat dijalankan dengan konsisten, untuk dijadikan acuan bagi
Direksi dalam melaksanakan tugas masing-masing untuk mencapai Visi dan Misi Perseroan.
Tugas, Tanggung Jawab, Wewenang, dan Kewajiban Direksi
Direksi bertugas secara penuh menjalankan segala tindakan yang berkaitan dengan pengurusan Perseroan untuk
kepentingan dan sesuai dengan maksud serta tujuan Perseroan sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-
undangan, Anggaran Dasar Perseroan dan keputusan RUPS.
Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance 171
Page 172
Tata Kelola
Perusahaan
Berdasarkan Pedoman Kerja, tugas pokok Direksi secara 6. Melaporkan informasi-informasi yang relevan
umum dan berdasarkan jabatannya adalah sebagai kepada Dewan Komisaris, antara lain mengenai
berikut: suksesi/mutasi/promosi manajer kunci (senior),
program pengembangan SDM, pertanggung jawaban
Tugas Pokok Direksi manajemen risiko, dan kinerja pemanfaatan
1. Menjalankan segala tindakan yang berkaitan teknologi informasi.
dengan pengurusan Perusahaan untuk kepentingan 7. Menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham
Perusahaan dan sesuai dengan maksud dan tujuan (RUPS) dan membuat risalah RUPS.
Perusahaan. 8. Memperhatikan kepentingan stakeholders
2. Mewakili Perusahaan baik di dalam maupun di luar sesuai dengan nilai-nilai etika dan peraturan
Pengadilan tentang segala hal dan segala kejadian perundangundangan yang berlaku.
dengan pembatasan-pembatasan sebagaimana
diatur dalam peraturan perundang-undangan, Selain diberikan tugas dan tanggung jawab, Direksi
Anggaran Dasar dan/atau keputusan RUPS. juga diberikan hak dan berwenang untuk menetapkan
3. Menguasai, memelihara, dan mengurus kekayaan kebijakan-kebijakan dengan pengelolaan Perusahaan,
Perusahaan. termasuk kebijakan di bidang ketenagakerjaan.
Kebijakan-kebijakan terkait ketenagakerjaan
Tugas Pokok Kolegial Direksi dilaksanakan berdasarkan aturan internal Perseroan
1. Menetapkan visi, misi, dan strategi Perusahaan; dan peraturan perundang-undangan yang berlaku di
2. Menetapkan kebijakan Perusahaan yang berlaku bidang ketenagakerjaan. Direksi juga memiliki kuasa
secara Korporat; untuk mengatur masalah pendelegasian wewenang/
3. Menetapkan usulan dan perubahan Rencana Jangka pemberian kuasa Direksi untuk mewakili Perusahaan di
Panjang Perusahaan dan Rencana Kerja dan Anggaran dalam dan di luar pengadilan.
Perusahaan sesuai ketentuan yang berlaku;
4. Menetapkan sasaran kinerja serta evaluasi kinerja Kewajiban Direksi
Perseroan termasuk kebijakan dividen melalui 1. Menyiapkan Rencana Jangka Panjang Perusahaan
mekanisme organisasi Perseroan sesuai ketentuan (RJPP) yang merupakan rencana strategis yang
yang berlaku; memuat sasaran dan tujuan Perusahaan yang
5. Mengupayakan tercapainya sasaran kinerja yang hendak dicapai dalam jangka waktu 5 (lima) tahun,
digunakan sebagai dasar penilaian tingkat kesehatan menandatanganinya bersama dengan Komisaris, dan
sesuai dengan kesepakatan kinerja yang telah menyampaikannya kepada RUPS untuk mendapat
ditetapkan dalam “RUPS Persetujuan RKAP”; pengesahan.
6. Menetapkan persetujuan proyek investasi non rutin 2. Menyiapkan Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan
yang melebihi kewenangan Direktur dan memantau (RKAP), dan menyampaikannya kepada Komisaris
pelaksanaannya; untuk dan RUPS untuk memperoleh pengesahan.
7. Menetapkan struktur organisasi dan penetapan 3. Menyusun dan mengimplementasikan sistem akuntansi
pejabat Perusahaan sampai jenjang tertentu yang yang sesuai dengan standar akuntansi keuangan
diatur melalui ketetapan Direksi. termasuk pembukuan dan administrasi yang didasarkan
atas pengendalian internal yang handal.
Tanggung Jawab Direksi 4. Memberikan pertanggungjawaban dan segala
1. Memenuhi ukuran Kinerja terpilih yang jelas, lengkap, keterangan tentang keadaan dan jalannya
dan berimbang, baik dari aspek keuangan maupun Perusahaan dalam laporan lainnya jika diminta oleh
non keuangan untuk menentukan pencapaian misi RUPS.
dan tujuan Perusahaan sesuai dengan ketentuan 5. Menetapkan secara jelas tugas, tanggung jawab, dan
yang berlaku. wewenang manajemen pada setiap tingkatan/level.
2. Mewujudkan pelaksanaan RJPP dan RKAP, termasuk 6. Menyusun dan menyampaikan Laporan Tahunan
pencapaian target keuangan dan non keuangan. yang telah ditandatangani bersama Komisaris
3. Melaksanakan manajemen risiko. kepada RUPS untuk memperoleh pengesahan.
4. Membangun dan memanfaatkan teknologi informasi. 7. Mencantumkan kepemilikan sahamnya dan/atau
5. Menindaklanjuti temuan-temuan audit satuan SPI keluarganya pada perusahaan lain dalam Laporan
dan Auditor Eksternal serta melaporkannya kepada Tahunan.
Dewan Komisaris.
172 Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance
Page 173
05
Ruang Lingkup Pembagian Tugas dan Tanggung Jawab Direksi
Pembagian ruang lingkup tugas Direksi mengacu kepada Surat Keputusan Direksi No. 021/SK-DIR/ MTF/X/2011 tentang
Pembagian Tugas dan Wewenang serta Tata Tertib Direksi, dan Surat Keputusan Direksi No. 003/SK-DIR/ MTF/I/2023
tanggal 3 Januari 2023 tentang Struktur Organisasi PT Mandiri Tunas Finance.
Direksi Tanggung Jawab
Pinohadi G. Sumardi Direktorat Utama
1. Bertanggung jawab terhadap Profit and Loss dari Perusahaan.
2. Mengelola Perusahaan dan memastikan pencapaian Key Performance Indicator (KPI) Perusahaan.
3. Menentukan strategi dan kebijakan bisnis Perusahaan untuk jangka waktu menengah maupun
panjang dengan tetap mengacu pada Visi dan Misi Perusahaan.
4. Memastikan aktivitas bisnis Perusahaan berjalan sesuai dengan strategi dan rencana Perusahaan.
5. Mengambil keputusan strategis untuk mendukung Perusahaan tetap bertumbuh secara
berkelanjutan.
6. Mengkordinasikan, mengarahkan dan melakukan supervisi atas unit kerja di Perusahaan agar
tetap berjalan sesuai dengan rencana dan strategi Perusahaan.
7. Mendorong penerapan prinsip-prinsip tata kelola perusahaan yang baik, serta mengarahkan
pelaksanaan kegiatan tanggung jawab sosial Perusahaan.
8. Mengarahkan aktivitas pengembangan organisasi dan Sumber Daya Manusia (SDM).
9. Berhak dan berwenang bertindak untuk dan atas nama Direksi serta mewakili Perusahaan dan
berhak mengangkat seorang atau lebih sebagai wakil atau kuasanya dengan memberikan
kepadanya atau kepada mereka kekuasaan untuk perbuatan tertentu sebagaimana diatur dalam
Surat Kuasa.
10. Memimpin dan mengkoordinasikan pelaksanaan tugas dari Direksi lainnya.
William Francis Indra Direktorat Sales & IT
1. Memimpin, mengarahkan dan mengkoordinasikan seluruh bisnis unit dalam mengembangkan
dan memasarkan produk dan aliansi sehingga mencapai marketable dan profitable.
2. Menentukan strategi dan kebijakan serta melakukan kontrol atas fungsi Information Technology
dalam mendukung operasional, pengembangan serta keamanan sistem dan teknologi.
3. Mengkoordinasikan seluruh aspek manajemen operasional sesuai dengan strategi Perusahaan.
4. Memastikan fungsi marketing di Perusahaan berjalan sesuai dengan strategi dan tercapainya
target penjualan.
5. Mengarahkan dan mensupervisi Regional Division Head dan mengkoordinasikan fungsi kerja di
seluruh regional.
6. Memimpin dan mengarahkan kebijakan dan strategi yang berhubungan dengan kegiatan bisnis
dan pemasaran untuk jangka panjang, jangka menengah dan jangka pendek.
7. Memimpin dan mengarahkan berjalannya aktivitas operasional dan transaksional, serta
mendukung pengembangan kebijakan, ketentuan, dan sistem Operation, sehingga dapat
mendukung kelancaran proses bisnis.
8. Membantu Direktur Utama dalam mengarahkan proses-proses perubahan yang diperlukan untuk
memenuhi tantangan persaingan bisnis dengan mendorong bisnis unit membuat produk dengan
lebih dinamis dan kompetitif.
R. Eryawan Nurhariadi Direktorat Corporate Finance & Business Strategic
1. Memimpin dan mengarahkan strategi bisnis, tujuan dan target financial jangka panjang, jangka
menengah dan jangka pendek Perusahaan secara komprehensif.
2. Mengkoordinasikan seluruh aspek manajemen keuangan, akuntansi, strategi bisnis dan sesuai
dengan strategi Perusahaan.
3. Menentukan strategi dan melakukan kontrol atas fungsi keuangan dan akuntansi agar tetap
berjalan sesuai rencana Perusahaan.
4. Memastikan laporan-laporan terkait keuangan, akuntansi dan operasional kepada lembaga
terkait terkirim sesuai dengan waktu yang ditentukan.
5. Melakukan monitoring atas penggunaan seluruh biaya Perusahaan terhadap anggaran yang telah
ditentukan.
6. Menentukan strategi dan kebijakan serta melakukan kontrol dalam mendukung pencapaian
target Perusahaan melalui strategi perusahaan dan pengembangan bisnis yang mendukung
performa Perusahaan.
7. Bertanggung jawab dalam menjalankan fungsi supervisi dan memastikan performa unit kerja
berjalan sesuai dengan strategi untuk mencapai target Perusahaan.
8. Menjaga hubungan baik dengan stakeholder untuk memastikan tercapainya target Perusahaan.
9. Mengarahkan dan mensupervisi divisi-divisi yang berada di bawahnya.
Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance 173
Page 174
Tata Kelola
Perusahaan
Program Orientasi Bagi Direksi kapasitas dan kapabilitas penting agar Direksi dapat
Program Pengenalan kepada Direktur yang baru diangkat selalu mengikuti perkembangan terbaru tentang
bertujuan untuk memberikan pengetahuan mengenai industri dimana Perseroan beroperasi dan selalu
Perseroan, agar dapat memahami tugas dan tanggung siap mengantisipasinya bagi keberlangsungan dan
jawab sebagai Direktur, proses bisnis Perseroan, serta kemajuan Perseroan. Kebijakan tentang program
dapat bekerja selaras dengan Organ Perseroan lainnya. peningkatan kapabilitas bagi Direksi adalah sebagai
berikut:
Program pengenalan perusahaan kepada Direksi yang 1. Program peningkatan kapabilitas dilaksanakan
baru diangkat dilakukan oleh Sekretaris Perusahaan. dalam rangka meningkatkan efektivitas kerja Direksi.
Materi yang diperkenalkan kepada Direksi baru 2. Rencana program harus dimasukkan dalam Rencana
sekurang-kurangnya mencakup informasi berikut: Kerja Anggaran Direksi.
1. Situasi industri keuangan Indonesia, khususnya non 3. Direksi yang mengikuti program wajib
perbankan. mempresentasikan kepada Direksi lain dalam rangka
2. Profil Perseroan. berbagi informasi dan pengetahuan.
3. Operasi serta kinerja keuangan Perseroan. 4. Direksi yang bersangkutan membuat laporan tentang
4. Keorganisasian dan Tata Kelola Perusahaan yang pelaksanaan program peningkatan Kapabilitas dan
Baik disampaikan kepada Direksi lainnya.
Pada tahun 2023 tidak ada perubahan komposisi Direksi, Informasi lengkap tentang kegiatan peningkatan
sehingga Perseroan tidak melakukan kegiatan atau kompetensi yang diikuti Direksi di sepanjang tahun 2023
program orientasi bagi Direksi. dapat dilihat pada bab Profil Perusahaan dalam laporan
tahunan ini.
Program Pelatihan dan Pengembangan
Kompetensi Direksi Pelaksanaan Tugas dan Tanggung Jawab
Kebijakan Perseroan juga merancang program Direksi Tahun 2023
untuk memberikan wawasan baru bagi Direksi Selama tahun 2023 Direksi telah mengeluarkan berbagai
untuk meningkatkan kapasitas Perseroan dalam keputusan baik di bidang operasional, keuangan,
lingkungan usaha yang kompetitif, serta memberikan maupun beberapa penunjang usaha melalui perangkat
kesempatan untuk membangun jaringan dalam kebijakan yang dimiliki Direksi. Adapun keputusan dan
rangka memberdayakan sumber daya yang ada pelaksanaan tugas Direksi di tahun 2023 adalah sebagai
dalam organisasi sehingga menjadikan Perseroan berikut:
sebagai organisasi berkinerja tinggi. Peningkatan
Keputusan, Rekomendasi, dan Pelaksanaan Tugas Direksi Tahun 2023
• Penyusunan MPI MTF Tahun 2023
• Persiapan pelaksanaan Internal Trip MTF Tahun 2023
• Concern terhadap cabang-cabang yang memiliki performance EPD dan Recovery terendah
• Memonitor event Rapat Kerja Nasional MTF
Kuartal I Tahun 2023
• Reviu dan Penyesuaian Struktur Organisasi MTF
• Memonitor Hasil Audit atas Temuan Audit Bank Mandiri
• Penentuan Strategi dan Inisiasi Tim BPR MTF
• Concern pada Pengkinian Data Customer MTF
• Concern pada Sistem Accounting MTF
• Melakukan reviu terhadap proses scoring MTF
• Melakukan Kajian dan Analisa atas Target Profit Rp 1 Triliun
• Concern pada Strategi Anti Fraud
Kuartal II Tahun 2023 • Persiapan dan Pelaksanaan RUPST MTF
• Pembentukan Inisiasi Direct Impact Project terkait Efisiensi
• Memonitor atas penandatanganan Pakta Integritas Karyawan MTF
• Memonitor renovasi gedung MTF Lantai 21
• Memonitor Hasil Audit Cabang Matraman, Padang, dan Bandung I
174 Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance
Page 175
05
• Penyesuaian atas Perubahan Grading Customer MTF
• Persiapan atas Penerapan ESG di Mandiri Group
• Memonitor event Board Forum (MTF sebagai Tuan Rumah)
• Melakukan reviu komposisi sektor batubara
• Concern pada Laporan Rutin kepada Regulator
Kuartal III Tahun 2023
• Concern pada Rencana Kerja Tim Anti Fraud MTF
• Memonitor Pelaksanaan Program MDP (Manager Development Program) MTF – jalur prestasi
• Penentuan Strategi Bisnis dan dan Financial Projection Tahun 2023 dan 2024
• Memonitor Hasil Audit Cabang Kelapa Gading, Kebon Jeruk, Bintaro, Divisi Operation
Support Management, Divisi Legal, dan SLIK.
• Persiapan dan Pelaksanaan CGPI – Corporate Governance Perception Index
• Memonitor Hasil Audit Regional 2 – Cabang Palembang Multiguna dan Cabang Padang,
Cabang Denpasar, Regional 6, dan Regional 8.
Kuartal IV Tahun 2023 • Penyusunan SOP Pembiayaan Corporate Fleet
• Concern pada Profitability by Holding
• Pengkinian Ketentuan SOP APU PPT dan PPPSPM
• Concern pada Penerapan Organ Manajemen Risiko sesuai Permen BUMN
Penilaian Kinerja Komite dan Organ Pendukung di Bawah Direksi
Dalam melaksanakan tugas kepengurusannya, Direksi membentuk komite-komite di bawah Direksi sesuai dengan
kebutuhan bisnis Perseroan dan ketentuan regulasi, yang diharapkan dapat menciptakan efektivitas dan efisiensi
operasional. Satuan kerja yang dimaksud adalah Komite Aset dan Liabilitas/Asset Liabilities Committee (ALCO), Komite
Kredit, dan Komite Anti Fraud. Direksi menilai bahwa baik Sekretaris Perusahaan dan Audit Internal maupun satuan
kerja yang terdiri dari Komite Aset dan Liabilitas/Asset Liabilities Committee (ALCO), Komite Kredit, serta Komite
Anti Fraud. Direksi menilai bahwa pada tahun 2023 komite-komite tersebut telah menjalankan tugas dan tanggung
jawabnya dengan efektif dan memberikan dukungan terhadap Direksi dalam hal pengelolaan bisnis Perseroan yang
sesuai dengan prinsip GCG.
Transparansi Informasi Tentang Dewan Komisaris
dan Direksi
Keberagaman Komposisi Dewan Komisaris dan Direksi
Penetapan komposisi Dewan Komisaris Perseroan dilakukan dengan mempertimbangkan kebutuhan dan kompleksitas
perusahaan termasuk memperhatikan unsur keberagaman atas pengetahuan, keahlian, pengalaman profesional serta
pendidikan guna mendukung efektivitas pelaksanaan tugas dalam menjawab segala tantangan usaha yang semakin
dinamis. Berikut keberagaman komposisi Dewan Komisaris dan Direksi yang mendukung pelaksanaan tugas dan
tanggung jawabnya.
Nama dan Jabatan Kewarganegaraan Usia Gender Latar Belakang Pendidikan Keahlian
Dewan Komisaris
• Master (S2) of Business
Administration untuk
Rico Adisurja Setiawan Administrasi untuk
Indonesia 52 Laki-laki bidang Finance,
(Komisaris Utama) bidang Finance
• Sarjana (S1) Bachelor of
Science
Totok Priyambodo Perbankan dan
Indonesia 49 Laki-laki Sarjana (S1) Teknik Sipil
(Komisaris) Keuangan
• Sarjana (S1) Teknik
Fendy Eventius Mugni Telekomunikasi; Telekomunikasi dan
Indonesia 51 Laki-laki
(Komisaris Independen) • Magister (S2) Prodi Energi Lingkungan
Keberlanjutan
Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance 175
Page 176
Tata Kelola
Perusahaan
Nama dan Jabatan Kewarganegaraan Usia Gender Latar Belakang Pendidikan Keahlian
Direksi
• Pascasarjana Bisnis -
Pinohadi G. Sumardi International Finance (S2),
Indonesia 53 Laki-laki Keuangan
(Direktur Utama) • Sarjana (S1) Ekonomi-
Finance Management
William Francis Indra • Magister (S2) Manajemen, Manajemen
Indonesia 41 Laki-laki
(Direktur) • Sarjana (S1) Matematika
R. Eryawan Nurhariadi • Magister (S2) Manajemen, Ekonomi
(Direktur) Indonesia 52 Laki-laki • Sarjana (S1) Ekonomi Manajemen
Manajemen
Penilaian Kinerja Dewan Komisaris dan Direksi
Penilaian Kinerja Dewan Komisaris
Penilaian Kinerja Dewan Komisaris dilakukan melalui self assessment atas kinerja Dewan Komisaris dan dilaporkan
serta dipertanggungjawabkan dalam RUPS.
Prosedur Pelaksanaan Assessment Kinerja Dewan Komisaris
1 2 3 4
Menetapkan Aspek- Melakukan Penilaian Melaporkan Hasil Pertanggung Jawaban
aspek Pengawasan dengan Metode Penilaian Kinerja Dewan Diterima/Ditolak
Self-Assessment Komisaris dalam RUPS oleh RUPS
1. Profil Risiko Remunerasi
2. Good Corporate (Tantiem)
Governance
3. Rentabilitas
4. Permodalan
Pihak yang melakukan penilaian terhadap kinerja Dewan Komisaris yaitu Dewan Komisaris itu sendiri dengan
melakukan penilaian atas kinerja Dewan Komisaris selama tahun 2023 secara mandiri (self assessment). Secara rinci
penilaian kinerja Dewan Komisaris sebagai berikut:
No Indikator Bobot Penilaian Pencapaian
1 Dewan Komisaris menyelenggarakan Rapat Dewan Komisaris secara berkala
12,5% 100%
minimal 6 (enam) kali dalam 1 (satu) tahun.
2 Dewan Komisaris menyelenggarakan Rapat Bersama Direksi secara berkala
12,5% 100%
minimal 4 (empat) kali dalam 1 (satu) tahun.
3 Dewan Komisaris melaksanakan peningkatan pengetahuan, keahlian, dan
kemampuan melalui keikutsertaan dalam seminar/pelatihan yang sesuai dengan 12,5% 100%
bidang tugasnya minimal 1 (satu) kali dalam 1 (satu) tahun.
4 Dewan Komisaris menyusun dan menyampaikan Laporan Pengawasan Rencana
Bisnis Perusahaan Pembiayaan kepada Regulator secara berkala 2 (dua) kali dalam 12,5% 100%
1 (satu) tahun.
176 Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance
Page 177
05
No Indikator Bobot Penilaian Pencapaian
5 Dewan Komisaris mereviu, mengevaluasi dan memberikan persetujuan terhadap
hal-hal yang wajib mendapatkan persetujuan Dewan Komisaris berdasarkan 12,5% 100%
peraturan perundang-undangan yang berlaku dan Anggaran Dasar Perseroan.
6 Dewan Komisaris telah memastikan bahwa Direksi telah menindaklanjuti temuan
audit dan rekomendasi dari Divisi Internal Audit, auditor eksternal, hasil 12,5% 100%
pengawasan OJK dan/atau hasil pengawasan otoritas lain.
7 Dewan Komisaris memastikan terselenggaranya prinsip dan praktik Good
12,5% 100%
Corporate Governance pada seluruh jenjang organisasi.
8 Dewan Komisaris memastikan Komite-Komite di bawahnya, yaitu Komite Audit,
Komite Pemantau Risiko, Komite Nominasi dan Remunerasi serta Komite Tata
Kelola Terintegrasi telah menjalankan tugas dan fungsinya dengan baik dan efektif
sesuai ketentuan yang berlaku. Adapun beberapa indikator yang diukur dalam
penyelenggaraan tugas dan fungsi komite di bawah Dewan Komisaris adalah 12,5% 100%
sebagai berikut:
• Pelaksanaan Rapat Komite dan Rencana Kerja Komite
• Tingkat kehadiran dan partisipasi dalam Rapat Komite
• Penyampaian hasil reviu terhadap Dewan Komisaris
Secara keseluruhan hasil penilaian Dewan Komisaris tahun 2023 sangat baik, dengan seluruh aspek penilaian memiliki
pencapaian sampai 100%, sehingga kinerja Dewan Komisaris selama tahun tersebut dapat dikategorikan sangat baik.
Penilaian Kinerja Direksi
Proses pelaksanaan penilaian terhadap kinerja Direksi dapat dilihat dari pencapaian Key Performance Indicators (KPI)
Direksi secara Individu serta KPI Direksi secara kolegial yang dinilai oleh Pemegang Saham melalui mekanisme Rapat
Umum Pemegang Saham (RUPS). Evaluasi atas kinerja Direksi berdasarkan atas pencapaian (KPI) telah disepakati
sebelumnya melalui mekanisme RUPS oleh pemegang saham, Dewan Komisaris dan Direksi. Kriteria penilaian atau
evaluasi kinerja Direksi berdasarkan Key Performance Indicator (KPI), yaitu:
1. Perspektif Financial (Keuangan)
2. Perspektif Customer
3. Perspektif Internal Bisnis Proses
4. Inisiatif Pengembangan
Pihak yang melakukan penilaian kinerja Direksi adalah Dewan Komisaris dan RUPS. Dalam melakukan penilaian
kinerja Direksi, Dewan Komisaris mengacu kepada indikator KPI. Kemudian Dewan Komisaris dan Direksi akan
mempertanggungjawabkan pencapaian kinerja mereka selama periode 2023, termasuk di dalamnya pelaksanaan
tugas dan tanggung jawab Dewan Komisaris dan Direksi dalam RUPS. Hasil penilaian kinerja Direksi berdasarkan KPI
dapat dilihat pada tabel di bawah ini.
No. Perspektif KPI Bobot Ukuran Nilai
30.0% 34.1
Net Income (Rp M) 10.0% Sesuai RKAP 12.0
1 Keuangan PPOP (Pre Provison Operating Profit) (Rp. M) 10.0% Sesuai RKAP 12.0
Return on Equity (ROE) (%) 5.0% Sesuai RKAP 5.3
Gearing Ratio (x) 5.0% Sesuai RKAP 4.8
30.0% 30.2
Bade Joint Finance (JF) 20.0% Sesuai RKAP 19.5
2 Pelanggan
Marketshare - Bade OJK (%) 5.0% Sesuai Target 5.4
Pembiayaan Porsi Captive (%) 5.0% Sesuai Target 5.4
Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance 177
Page 178
Tata Kelola
Perusahaan
No. Perspektif KPI Bobot Ukuran Nilai
25.0% 28.105
Finance at Risk (%) 5.0% Sesuai Target 6.5
CKPN to Finance at Risk (FAR Coverage) (%) 5.0% Sesuai Target 6.5
Cost of Credit (CoC) (%) 5.0% Sesuai RKAP 3.865
Internal Proses
3
Bisnis Cost to Income Ratio (%) - CER 5.0% Sesuai RKAP 6.24
Persentase Pemenuhan minimum IT Requirement (%) 2.5% Sesuai Target 2.5
Persentase Pemenuhan minimum Mandiri
Subsidiary Management Principles Guideline 2.5% Sesuai Target 2.5
(MSMPG) (%)
15.0% 15.0
4 Pengembangan Implementasi Project Sydney 10.0% Sesuai Target 10.0
Kajian ecosystem bisnis automotif B2B & B2B2C (%) 5.0% Sesuai Target 5.0
TOTAL 100.0% 107.4
Secara keseluruhan hasil penilaian Direksi ditahun 2023 tercapai baik, dengan seluruh aspek penilaian memiliki
pencapaian sampai 107.44%, sehingga kinerja Direksi selama tahun 2023 dapat dikategorikan sangat baik.
Nominasi Dewan Komisaris dan Direksi
Kebijakan nominasi Dewan Komisaris dan Direksi tidak memberikan pertanggungjawaban
Perseroan mengikuti kebijakan dari PT Bank Mandiri sebagai anggota Direksi dan/atau anggota
(Persero) Tbk selaku Pemegang Saham Utama/ Dewan Komisaris kepada RUPS; dan
Pengendali Perseroan. • Pernah menyebabkan perusahaan yang
memperoleh izin, persetujuan, atau
Kriteria dan Persyaratan Dewan Komisaris pendaftaran dari Otoritas Jasa Keuangan
Kriteria Dewan Komisaris Perusahaan adalah: tidak memenuhi kewajiban menyampaikan
1. Mempunyai akhlak, moral, dan integritas yang baik; laporan tahunan dan/atau laporan keuangan
2. Cakap melakukan perbuatan hukum; kepada Otoritas Jasa Keuangan.
3. Lulus penilaian kemampuan dan kepatutan 5. Memiliki komitmen untuk mematuhi peraturan
sebagaimana yang disyaratkan oleh peraturan perundang-undangan; dan
perundang-undangan yang berlaku; 6. Memiliki pengetahuan dan/atau keahlian di bidang
4. Dalam 5 (lima) tahun sebelum pengangkatan dan yang dibutuhkan Emiten atau Perusahaan Publik.
selama menjabat: 7. Memiliki domisili sesuai ketentuan peraturan
a. Tidak pernah dinyatakan pailit; perundang-undangan yang berlaku;
b. Tidak pernah menjadi anggota Direksi dan/ 8. Bagi warga negara asing wajib memiliki perizinan
atau anggota Dewan Komisaris yang dinyatakan yang ditetapkan peraturan perundang-undangan
bersalah menyebabkan suatu perusahaan yang berlaku untuk menetapkan dan bekerja di
dinyatakan pailit; Indonesia dan memiliki pengetahuan terutama
c. Tidak pernah dihukum karena melakukan tindak mengenai kondisi perekonomian, budaya dan
pidana yang merugikan keuangan negara dan/atau bahasa Indonesia;
yang berkaitan dengan sektor keuangan; dan 9. Dilarang melakukan rangkap jabatan sebagai anggota
d. Tidak pernah menjadi anggota Direksi dan/ atau Dewan Komisaris pada lebih dari 3 (tiga) Perusahaan
anggota Dewan Komisaris yang selama menjabat: lain. Tidak termasuk dalam rangkap jabatan yaitu:
• Pernah tidak menyelenggarakan RUPS tahunan; a. Anggota Dewan Komisaris non independen
• Pertanggungjawabannya sebagai anggota menjalankan tugas fungsional dari pemegang
Direksi dan/atau anggota Dewan Komisaris saham Perusahaan yang berbentuk badan hukum
pernah tidak diterima oleh RUPS atau pernah pada kelompok usahanya;
178 Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance
Page 179
05
b. Anggota Dewan Komisaris menduduki jabatan Seluruh anggota Direksi dan Komisaris telah memenuhi
pada organisasi atau lembaga nirlaba. Sepanjang persyaratan formal dan material yang berlaku,
yang bersangkutan tidak mengabaikan persyaratan formal bersifat umum, sesuai peraturan
pelaksanaan tugas dan tanggung jawab sebagai perundang-undangan yang berlaku, sedangkan
anggota Dewan Komisaris Perusahaan. persyaratan material bersifat khusus, yang disesuaikan
10. Memiliki sertifikasi keahlian di bidang pembiayaan dengan kebutuhan dan sifat bisnis Perseroan.
dari lembaga yang ditunjuk oleh asosiasi;
11. Memahami peraturan perundang-undangan di Proses Nominasi Dewan Komisaris dan
bidang pembiayaan dan peraturan perundang- Direksi
undangan lain yang relevan; Mekanisme nominasi, pengangkatan dan
12. Memenuhi kriteria lain yang ditetapkan oleh pemberhentian Dewan Komisaris dan Direksi
regulator dan/atau peraturan perundang-undangan dilakukan melalui keputusan pemegang saham yang
yang berlaku; dan kemudian berlaku efektif melalui Penilaian Kelayakan
13. Tidak pernah menjadi anggota Direksi pada dan Kepatutan (Fit & Proper Test) sesuai dengan
Perusahaan yang sama dalam kurun waktu 6 (enam) peraturan dari OJK selaku regulator di sektor keuangan.
bulan terakhir. Mekanisme pemberhentian Dewan Komisaris dan
Direksi dapat dilakukan sewaktu-waktu dengan
Kriteria dan Persyaratan Direksi persetujuan pemegang saham dan dinyatakan tidak
Kriteria Direksi Perusahaan adalah: memenuhi kriteria dengan alasan sebagai berikut:
1. Mempunyai akhlak, moral, dan integritas yang baik; 1. Terbukti tidak dapat memenuhi kewajibannya yang
2. Cakap melakukan perbuatan hukum; telah disepakati dalam Kontrak Manajemen.
3. Dalam 5 (lima) tahun sebelum pengangkatan dan 2. Terbukti tidak dapat melaksanakan kewajibannya
selama menjabat: dengan baik.
a. Tidak pernah dinyatakan pailit; 3. Terbukti tidak melaksanakan peraturan
b. Tidak pernah menjadi anggota Direksi dan/ perundangundangan dan/atau ketentuan yang
atau anggota Dewan Komisaris yang dinyatakan dimuat dalam Anggaran Dasar Perusahaan.
bersalah menyebabkan suatu perusahaan 4. Terbukti terlibat dalam tindakan yang merugikan
dinyatakan pailit; Perseroan dan/atau Negara.
c. Tidak pernah dihukum karena melakukan tindak 5. Terbukti melakukan tindakan yang melanggar etika
pidana yang merugikan keuangan negara dan/atau dan/atau kepatutan yang menjadi kewajiban seluruh
yang berkaitan dengan sektor keuangan; dan anggota Direksi.
d. Tidak pernah menjadi anggota Direksi dan/ atau 6. Terbukti bersalah berdasarkan keputusan pengadilan
anggota Dewan Komisaris yang selama menjabat: yang memiliki kekuatan hukum yang tetap.
• Pernah tidak menyelenggarakan RUPS tahunan; 7. Mengundurkan diri.
• Pertanggungjawabannya sebagai anggota
Direksi dan/atau anggota Dewan Komisaris Calon Anggota Dewan Komisaris dan Direksi melalui
pernah tidak diterima oleh RUPS atau pernah beberapa rangkaian proses seleksi sebelum diusulkan
tidak memberikan pertanggungjawaban oleh Pemegang Saham yang memiliki wewenang
sebagai anggota Direksi dan/atau anggota untuk mengusulkan dalam RUPS. Sebagai bagian dari
Dewan Komisaris kepada RUPS; dan Mandiri grup, pengangkatan Dewan Komisaris dan
• Pernah menyebabkan perusahaan yang Direksi Perusahaan mengacu kepada Peraturan Menteri
memperoleh izin, persetujuan, atau BUMN No. PER-04/MBU/06/2020 tentang Perubahan
pendaftaran dari Otoritas Jasa Keuangan atas Peraturan Menteri Negara BUMN No. PER-03/
tidak memenuhi kewajiban menyampaikan MBU/2012 tentang Pedoman Pengangkatan Anggota
laporan tahunan dan/atau laporan keuangan Direksi dan Anggota Dewan Komisaris Anak Perusahaan
kepada Otoritas Jasa Keuangan. Badan Usaha Milik Negara. Prosedur dan mekanisme
4. Memiliki komitmen untuk mematuhi peraturan seleksi calon Direksi berlandaskan pada prinsip-prinsip
perundang-undangan; dan GCG, yaitu Transparansi, Kemandirian, Akuntabilitas,
5. Memiliki pengetahuan dan/atau keahlian di bidang Pertanggungjawaban, dan Kewajaran.
yang dibutuhkan Perusahaan
Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance 179
Page 180
Tata Kelola
Perusahaan
Remunerasi Dewan Komisaris dan Direksi
Prosedur Pengusulan Hingga Penetapan Remunerasi Dewan Komisaris dan Direksi
Prosedur penetapan remunerasi Anggota Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan dilakukan oleh pemegang saham
melalui RUPS dengan memperhatikan hasil kajian yang telah dilakukan oleh Perseroan.
Remunerasi bagi anggota Dewan Komisaris dan Direksi dilakukan dengan basis formula yang ditetapkan oleh
pemegang saham melalui RUPS dan telah melalui kajian oleh Dewan Komisaris dan Komite Nominasi & Remunerasi
melalui pendalaman yang dilakukan oleh pemegang saham. Keputusan penetapan remunerasi Dewan Komisaris dan
Direksi ditetapkan melalui RUPS.
Skema Prosedur Pengusulan Hingga Penetapan Remunerasi Dewan Komisaris dan Direksi
Dewan Komisaris Dewan Komisaris Pemegang saham
mempertimbangkan menyampaikan usulan mempertimbangkan
rekomendasi Komite remunerasi kepada rekomendasi dari Dewan
Nominasi & Remunerasi. pemegang saham. Komisaris.
Rekomendasi dan usulan
remunerasi bagi Dewan Penetapan remunerasi
Komisaris dan Direksi oleh bagi Dewan Komisaris dan
Komite Nominasi & Remunerasi Direksi melalui RUPS.
kepada Dewan Komisaris.
Struktur Remunerasi Dewan Komisaris dan Direksi
Komponen penghasilan Dewan Komisaris dan Direksi terdiri dari Gaji/Honorarium, Tunjangan dan Fasilitas, serta
Tantiem/Insentif Kinerja sebagai bonus kerja. Berikut struktur remunerasi dan komponennya bagi Dewan Komisaris
dan Direksi dapat disampaikan:
Struktur Remunerasi Dewan Komisaris Struktur Remunerasi Direksi
Honorarium Dewan Komisaris Gaji Direksi
Penghasilan tetap berupa uang yang diterima setiap Penghasilan tetap berupa uang yang diterima setiap bulan karena
bulan karena kedudukannya sebagai anggota Dewan kedudukannya sebagai anggota Direksi Perseroan, dengan ketentuan
Komisaris Perseroan, dengan ketentuan sebagai sebagai berikut:
berikut: • Gaji Direktur Utama ditetapkan dengan menggunakan pedoman
• Perhitungan gaji Komisaris Utama sebesar 45% internal pemegang saham.
dari gaji Direktur Utama; • Gaji anggota Direksi lainnya ditetapkan dengan komposisi Faktor
• Perhitungan gaji Komisaris sebesar 90% dari Jabatan sebesar 90% dari Gaji Direktur Utama.
gaji Komisaris Utama. • RUPS dapat menetapkan Faktor Besaran Jabatan yang berbeda
dengan ketentuan sebagaimana dimaksud apabila dipandang
lebih dapat merefleksikan keadilan dan kewajaran dalam
pelaksanaan tanggung jawab masing-masing anggota Direksi serta
kemampuan Perseroan.
Tunjangan Dewan Komisaris Tunjangan Direksi
Penghasilan berupa uang atau yang dapat dinilai Penghasilan berupa uang atau yang dapat dinilai dengan uang yang
dengan uang yang diterima pada waktu tertentu oleh diterima pada waktu tertentu oleh anggota Direksi selain Gaji.
anggota Dewan Komisaris selain Honorarium.
180 Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance
Page 181
05
Struktur Remunerasi Dewan Komisaris Struktur Remunerasi Direksi
Fasilitas Dewan Komisaris Fasilitas Direksi
Penghasilan berupa sarana dan/atau kemanfaatan Penghasilan berupa sarana dan/atau kemanfaatan dan/atau penjaminan
dan/atau penjaminan yang digunakan/dimanfaatkan yang digunakan/dimanfaatkan oleh anggota Direksi dalam rangka
oleh anggota Dewan Komisaris dalam rangka pelaksanaan tugas, wewenang, kewajiban dan tanggung jawab
pelaksanaan tugas, wewenang, kewajiban dan berdasarkan peraturan perundang-undangan, yang dapat berupa:
tanggung jawab berdasarkan peraturan perundang- • Fasilitas/Asuransi Kesehatan
undangan, yang dapat berupa: • Fasilitas Bantuan Hukum
• Fasilitas/Asuransi Kesehatan
• Fasilitas Bantuan Hukum
Tantiem/Insentif Kinerja Dewan Komisaris Tantiem Direksi
Tantiem adalah Penghasilan yang merupakan Tantiem diberikan sebagai tambahan berupa Penghargaan Jangka
penghargaan yang diberikan kepada anggota Dewan Panjang (Long Term/Incentive/LII)
Komisaris apabila memperoleh laba dan tidak
mengalami akumulasi kerugian. • Tantiem, yaitu penghasilan yang merupakan penghargaan yang
diberikan kepada Direksi apabila memperoleh laba dan tidak
• Insentif Kinerja adalah Penghasilan yang mengalami akumulasi kerugian.
merupakan penghargaan yang diberikan • Insentif Kinerja, yaitu penghasilan yang merupakan penghargaan
kepada anggota Dewan Komisaris. yang diberikan kepada anggota Direksi apabila terjadi peningkatan
kinerja walaupun masih mengalami kerugian atau akumulasi
kerugian.
Kebijakan Dasar Terkait Indikator dan Penetapan Remunerasi Dewan Komisaris dan
Direksi Tahun 2023
Remunerasi Direksi dan Dewan Komisaris mengacu kepada keputusan dari pemegang saham sebagaimana ditetapkan
dalam RUPS dengan memperhatikan hasil kajian yang dilakukan oleh Perusahaan. Hasil kajian tersebut sebagai
bahan usulan Dewan Komisaris untuk disampaikan kepada Pemegang Saham. Berdasarkan Pasal 96 ayat (1) Undang-
undang No. 40 tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas yang mengatur besarnya gaji dan tunjangan Direksi ditetapkan
berdasarkan keputusan RUPS. Berdasarkan Pasal 96 ayat (2) kewenangan tersebut dapat dilimpahkan kepada Dewan
Komisaris. Berikut adalah aspek kajian penetapan remunerasi Dewan Komisaris dan Direksi.
Peraturan/perundang-
Kinerja keuangan dan undangan yang berlaku, Pertimbangan sasaran dan
pencapaian Key Performance Prestasi kerja individu. serta kewajaran dengan strategi jangka panjang
Indicator (KPI) Perseroan. industri/perusahaan Perseroan.
lainnya.
Dewan Komisaris menentukan dasar penetapan remunerasi bagi Direksi berbasis metode balance scorecard dengan
menggunakan parameter yang telah ditentukan.
Penilaian kinerja Direksi selama tahun 2023 dilakukan berdasarkan metode balance scorecard dengan menggunakan
parameter sebagai berikut:
1. Pencapaian kinerja sesuai Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) yaitu meliputi pencapaian target angka-
angka keuangan seperti volume pembiayaan, profitabilitas, pembiayaan joint financing, cost efficiency ratio, cost
of credit dan piutang pembiayaan bermasalah.
2. Penyempurnaan dan pengembangan proses bisnis pembiayaan, meliputi antara lain proses kredit, proses
operasional, proses pemasaran, dan proses collection.
3. Perluasan jaringan usaha dan peningkatan kerja sama aliansi.
4. Strategis dengan grup serta pengembangan kerja sama dengan dealer dan showroom.
5. Pengembangan sumber daya manusia dan peningkatan corporate branding.
Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance 181
Page 182
Tata Kelola
Perusahaan
Transparansi Remunerasi Dewan Komisaris dan Direksi Tahun 2023
Selama tahun 2023, Perseroan telah memperhitungkan remunerasi bagi Dewan Komisaris dan Direksi sebagai berikut :
Jabatan
Komponen Remunerasi Dewan Komisaris Direksi
(3 Posisi/Jabatan) (RP) (3 Posisi/Jabatan) (RP)
Gaji/Honorarium 2.511.490.000 5.673.600.000
Tunjangan 2.465.299.335 7.737.573.464
Asuransi Kesehatan 128.947.739 163.115.200
Jamsostek - 239.507.450
Bonus/Tantiem 2.603.250.000 6.750.000.000
Tunjangan Hari Raya 229.236.400 504.574.443
Berdasarkan data komponen remunerasi yang diterima oleh Dewan Komisaris dan Direksi, berikut perhitungan
nominal remunerasi berdasarkan jabatan sebagai berikut :
Perihal Jumlah (Rp)
Jumlah Remunerasi Dewan Komisaris 7.938.223.474
Jumlah Remunerasi Direksi 21.068.370.557
Jumlah Remunerasi Dewan Komisaris dan Direksi Tahun 2023 29.006.594.031
Informasi Tentang Rasio Gaji
Gaji yang diperbandingkan dalam rasio gaji adalah imbalan yang diterima oleh anggota Direksi, Dewan Komisaris dan
pegawai pada bulan terakhir tahun pelaporan. Rasio gaji tertinggi dan terendah, dalam skala perbandingan berikut:
1. Rasio gaji pegawai yang tertinggi dan terendah;
2. Rasio gaji anggota Direksi yang tertinggi dan terendah;
3. Rasio gaji anggota Dewan Komisaris yang tertinggi dan terendah; dan
4. Rasio gaji anggota Direksi tertinggi dan pegawai tertinggi.
Informasi mengenai rasio gaji Dewan Komisaris, Direksi, dan Karyawan Perseroan adalah sebagai berikut:
Perbandingan 2023 2022
Rasio gaji Direksi yang tertinggi dan terendah 1:1,18 1:1,18
Rasio gaji Komisaris yang tertinggi dan terendah 1:1,36 1:1,36
Rasio gaji Direksi yang tertinggi dan dan pegawai tertinggi 1:1,27 1:1,27
Rasio gaji pegawai yang tertinggi dan terendah 1:64,37 1:64,75
Ket: Yang dimaksud karyawan tertinggi pada tabel di atas adalah Direksi, sementara karyawan terendah adalah Staf.
182 Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance
Page 183
05
Rapat Dewan Komisaris dan Direksi
Rapat Dewan Komisaris
Pedoman kerja Dewan Komisaris mengatur rapat paling sedikit setiap 2 (dua) bulan sekali, dalam rapat tersebut Dewan
Komisaris dapat mengundang Direksi. Dewan Komisaris dapat mengadakan rapat sewaktu-waktu atas permintaan 1
(satu) atau beberapa anggota Dewan Komisaris, permintaan Direksi, atau atas permintaan tertulis dari 1 (satu) atau
beberapa Pemegang Saham dengan menyebutkan hal-hal yang akan dibicarakan.
Di tahun 2023, Dewan Komisaris mengadakan Rapat Internal Dewan Komisaris sebanyak 6 kali. Berikut disampaikan
agenda dan risalah rapat, kehadiran, serta rekapitulasi tingkat kehadiran Dewan Komisaris dalam rapat-rapat tersebut.
Rekapitulasi Kehadiran Dewan Komisaris Pada Rapat Internal Dewan Komisaris
Dewan Komisaris Jumlah Wajib Rapat Jumlah Kehadiran Kehadiran (%)
Rico Adisurja Setiawan
6 6 100%
(Komisaris Utama)
Totok Priyambodo
6 6 100%
(Komisaris)
Fendy Eventius Mugni
3 3 100%
(Komisaris Independen)**
Ravik Karsidi
3 3 100%
(Komisaris Independen)*
Rata-rata 100%
*) diberhentikan pada RUPS tanggal 27 Juni 2023
**) aktif pada Tanggal 8 Desember 2023 setelah keputusan hasil fit and proper test oleh OJK
Risalah Rapat Internal Dewan Komisaris dan Kehadiran Dewan Komisaris
Alasan
Ketidakhadiran
Tempat & Tanggal Agenda Rapat Peserta Rapat
Dewan Komisaris
yang Tidak Hadir
• Pembahasan Laporan Komite Audit Pembahasan
Jakarta, 24 Januari 2023 Dewan Komisaris -
• Laporan Komite Pemantau Risik
• Pembahasan Laporan Komite Audit
• Pembahasan Laporan Komite Pemantau Risiko
Jakarta, 24 Maret 2023 Dewan Komisaris -
• Pembahasan Penambahan Pinjaman Fasilitas
Bank dan Paparan Penerbitan Obligasi
• Pembahasan Laporan Komite Audit
• Pembahasan Laporan Komite Pemantau Risiko
Jakarta, 27 Juni 2023 • Pembahasan Penambahan Pinjaman Fasilitas Dewan Komisaris -
Bank of India, Bank Maspion, Bank Danamon,
Bank Panin, PT Sarana Multigriya Finansial (SMF)
• Pembahasan Laporan Komite Audit
Jakarta, 21 September 2023 Dewan Komisaris -
• Pembahasan Laporan Komite Pemantau Risiko
Pembahasan Persiapan Penilaian Corporate
Jakarta, 20 Oktober 2023 Dewan Komisaris -
Governance Perception Index (CGPI)
Jakarta, 2 November 2023 Pembahasan Lanjutan Terkait Usulan RKAP 2024 Dewan Komisaris -
Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance 183
Page 184
Tata Kelola
Perusahaan
Rekapitulasi Kehadiran Dewan Komisaris Pada RUPS
Dewan Komisaris Jumlah RUPS Jumlah Kehadiran Kehadiran (%)
Rico Adisurja Setiawan
2 2 100%
(Komisaris Utama)
Totok Priyambodo
2 2 100%
(Komisaris)
Fendy Eventius Mugni
1 1 100%
(Komisaris Independen)**
Ravik Karsidi
1 1 100%
(Komisaris Independen)*
*) diberhentikan pada RUPS tanggal 27 Juni 2023
**) aktif pada Tanggal 8 Desember 2023 setelah keputusan hasil fit and proper test oleh OJK
Rapat Direksi
Direksi mengadakan rapat secara internal minimal 1 (satu) bulan sekali dengan agenda bulanan disiapkan oleh
Sekretaris Perusahaan. Rapat Direksi dipimpin oleh Direktur Utama dan dalam hal Direktur Utama tidak dapat hadir
atau berhalangan, yang tidak perlu dibuktikan kepada pihak ketiga. Rapat Direksi dipimpin oleh seorang anggota
Direksi yang dipilih oleh dan dari antara anggota Direksi yang hadir.
Makanisme pengambilan keputusan rapat yang dilaksanakan Direksi mengacu pada Pedoman Kerja. Keputusan rapat
Direksi diambil berdasarkan musyawarah untuk mufakat. Dalam hal keputusan musyawarah mufakat tidak tercapai
maka keputusan diambil berdasarkan pemungutan suara terbanyak. Rapat Direksi terdiri dari rapat internal dan rapat
dengan mengundang Direksi untuk membahas berbagai aspek operasional dan pengelolaan finansial Perseroan.
Di sepanjang Tahun 2023, Direksi melaksanakan rapat sebanyak 51 kali. Berikut disampaikan agenda dan risalah rapat,
kehadiran, serta rekapitulasi tingkat kehadiran Direksi dalam rapat-rapat tersebut.
Rekapitulasi Kehadiran Direksi Pada Rapat Direksi
Direksi Jumlah Wajib Rapat Jumlah Kehadiran Kehadiran (%)
Pinohadi G. Sumardi
51 51 100%
(Direktur Utama)
William Francis Indra
51 50 98%
(Direktur)
R. Eryawan Nurhariadi
51 48 94%
(Direktur)
Rata-rata 51 49.67 97.39%
Risalah Rapat dan Kehadiran Direksi
Alasan
Tempat & Tanggal Agenda Rapat Peserta Rapat
Tidak Hadir
Jakarta, 2 Januari 2023 Diskusi Umum BOD Seluruh Direksi -
Diskusi Umum BOD
Jakarta, 9 Januari 2023 Seluruh Direksi -
Pembahasan Finalisasi MPI 2023
Diskusi Umum BOD
Pembahasan Collection Reviu
Jakarta, 16 Januari 2023 Update Final Internal Trip Seluruh Direksi -
Pembahasan HUT dan Rakernas MTF 2023
Pembahasan Kebijakan WO dan Repo Sold
184 Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance
Page 185
05
Risalah Rapat dan Kehadiran Direksi
Alasan
Tempat & Tanggal Agenda Rapat Peserta Rapat
Tidak Hadir
Diskusi Umum BOD
Update Rapat kerja Sales & Credit (Billionaire Stars) & Event
Best Employee (Star of The Year)
Jakarta, 30 Januari 2023 Seluruh Direksi -
Pembahasan Profil Risiko Q4-2022
Pembahasan Performance Cabang EPD Terburuk (Cab. Kelapa
Gading, Pecenongan, Bandung 2, Surabaya 2)
Jakarta, 6 Februari 2023 Diskusi Umum BOD Seluruh Direksi -
Diskusi Umum BOD
Jakarta, 13 Februari 2023 Seluruh Direksi -
Pembahasan Kick off Meeting AR dan SR 2022
Diskusi Umum BOD
Pembahasan OS Klaim Jamkrindo
Jakarta, 20 Februari 2023 Seluruh Direksi -
Pembahasan Materi Board Forum Q4-2022
Pembahasan Struktur Organisasi MTF
Diskusi Umum BOD
Jakarta, 27 Februari 2023 Pembahasan Hasil Konfirmasi & Pemutusan Sanksi Karyawan Seluruh Direksi -
atas Temuan Audit BMRI
Diskusi Umum BOD
Jakarta, 6 Maret 2023 Seluruh Direksi -
Pemaparan EPD Nasional
Jakarta, 13 Maret 2023 Diskusi Umum BOD Seluruh Direksi -
Update Hasil Investigasi Cabang Matraman
Jakarta, 14 Maret 2023 Seluruh Direksi -
Pembahasan Management Letter
Diskusi Umum BOD
Jakarta, 20 Maret 2023 Presentasi Cabang Performance EPD Terburuk (Cab. Seluruh Direksi -
Palembang 2, Bukittinggi)
Diskusi Umum BOD
Jakarta, 27 Maret 2023 Update Materi Tingkat Kesehatan Perusahaan - OJK Seluruh Direksi -
Update Management Aspiration BPR Retail 2023
Diskusi Umum BOD
Pembahasan Sistem Accounting
Jakarta, 3 April 2023 Seluruh Direksi -
Pembahasan Analisa Profit Rp 1 Triliun
Update Business Process Re-Enginering BPR Fleet 2023
Diskusi Umum BOD
Jakarta, 10 April 2023 Pembahasan WMP Credit Retail Seluruh Direksi -
Pembahasan VIP Trip
Diskusi Umum BOD
Pembahasan Event Periklindo Electric Vehicles Show 2023
Jakarta, 17 April 2023 Pembahasan Itinerary Trip Seluruh Direksi -
Pembahasan Channeling Fintech
Pembahasan Profit Rp 1.2 T
Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance 185
Page 186
Tata Kelola
Perusahaan
Risalah Rapat dan Kehadiran Direksi
Alasan
Tempat & Tanggal Agenda Rapat Peserta Rapat
Tidak Hadir
Diskusi Umum BOD
Jakarta, 2 Mei 2023 Update Investor Gathering MTF 2023 Seluruh Direksi -
Pembahasan Kebutuhan Sewa Ruangan MTF HO
Jakarta, 8 Mei 2023 Diskusi Umum BOD Seluruh Direksi -
Diskusi Umum BOD
Jakarta, 16 Mei 2023 Seluruh Direksi -
Update Investor Gathering MTF 2023
Diskusi Umum BOD
Pembahasan MTF Golf Tournament 2023
Jakarta, 22 Mei 2023 Seluruh Direksi -
Pembahasan Usulan Inisiatif Direct Impact Project terkait
Efisiensi
Jakarta, 29 Mei 2023 Diskusi Umum BOD Seluruh Direksi -
Diskusi Umum BOD
Jakarta, 5 Juni 2023 Pembahasan Raker Best Employee All SPV & Trip Best Seluruh Direksi -
Employee
Diskusi Umum BOD
Jakarta, 19 Juni 2023 Seluruh Direksi -
Pembahasan GIIAS Semarang 2023
Diskusi Umum BOD
Jakarta, 26 Juni 2023 Update Hasil Keputusan Sangsi atas Hasil Investigasi Cabang Seluruh Direksi -
Padang, Matraman, dan Bandung I
Jakarta, 3 Juli 2023 Diskusi Umum BOD Seluruh Direksi -
Diskusi Umum BOD
Jakarta, 10 Juli 2023 Seluruh Direksi -
Update Perubahan Grading Customer MTF
Diskusi Umum BOD
Update Golf Tournament 3.0
Pembahasan GIIAS 2023
Jakarta, 17 Juli 2023 Seluruh Direksi -
Pembahasan Shared Service Mandiri Group (Project Orion)
Update Penerapan ESG di Mandiri Group
Pembahasan Mitigasi Risiko Pelaporan KSKC
Diskusi Umum BOD
Jakarta, 24 Juli 2023 Seluruh Direksi -
Update Board Forum Q2-2023 (MTF & MUF sebagai Host)
Diskusi Umum BOD
Jakarta, 31 Juli 2023 Seluruh Direksi -
Pembahasan Reviu Komposisi Sektor Batubara
Diskusi Umum BOD
Jakarta, 7 Agustus 2023 Seluruh Direksi -
Update Pelaksanaan Board Forum Q2 2023
Jakarta, 8 Agustus 2023 Pembahasan Laporan Rutin kepada Regulator Seluruh Direksi -
Diskusi Umum BOD
Jakarta, 14 Agustus 2023 Pembahasan Rencana Kerja Anti Fraud & Perubahan Struktur Seluruh Direksi -
Komite Fraud & Komite Disiplin
Jakarta, 21 Agustus 2023 Diskusi Umum BOD Seluruh Direksi -
Diskusi Umum BOD
Jakarta, 28 Agustus 2023 Update Komite Project - Project Digital Seluruh Direksi -
Restrukturisasi dan Alokasi Penjualan Lelang
186 Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance
Page 187
05
Risalah Rapat dan Kehadiran Direksi
Alasan
Tempat & Tanggal Agenda Rapat Peserta Rapat
Tidak Hadir
Jakarta, 4 September 2023 Diskusi Umum BOD Seluruh Direksi -
Diskusi Umum BOD
Jakarta, 11 September 2023 Pembahasan Hasil Keputusan Sanksi atas Hasil Audit Cabang Seluruh Direksi -
Kelapa Gading, Kebon Jeruk, dan Bintaro
Diskusi Umum BOD
Jakarta, 18 September 2023 Final Update Spectravel - Reward Trip untuk Dealer Nasional Seluruh Direksi -
Pembahasan Penyelesaian Klaim Jamkrindo
Diskusi Umum BOD
Pembahasan Low DP NC Passenger & Penerapan NC
Commercial Truck
Jakarta, 25 September 2023 Seluruh Direksi -
Update Strategi Bisnis dan Financial Projection 2023 dan 2024
Pembahasan Hasil Audit Umum Operation, Legal, & SLIK
serta Hasil Investigasi Cabang Bandung I
Diskusi Umum BOD
Jakarta, 2 Oktober 2023 Seluruh Direksi -
Update Strategi Bisnis 2024
Diskusi Umum BOD
Jakarta, 9 Oktober 2023 Seluruh Direksi -
Pembahasan Strategi Corporate Secretary
Diskusi Umum BOD
Jakarta, 16 Oktober 2023 Pembahasan Program Whitelist Bank Mandiri & Event MTF Seluruh Direksi -
Autofiesta
Diskusi Umum BOD
Jakarta, 23 Oktober 2023 Update Hasil Keputusan Sangsi atas Hasil Investigasi: Reg. Seluruh Direksi -
5,6,7,8, Padang, Multiguna Palembang
Diskusi Umum BOD
Jakarta, 30 Oktober 2023 Seluruh Direksi -
Update BPR Fleet & Retail
Diskusi Umum BOD
Jakarta, 6 November 2023 Pembahasan Permintaan Tanggapan MTF atas Surat dari Seluruh Direksi -
BMRI terkait Kasus Kualitas Cabang Palembang
Jakarta, 13 November 2023 Diskusi Umum BOD Seluruh Direksi -
Diskusi Umum BOD
Pembahasan Hasil Temuan Fraud pada Bisnis Proses MTF
(Cab. Matraman, Kebon Jeruk, Bintaro, & Denpasar)
Jakarta, 20 November 2023 Seluruh Direksi -
Pembahasan Pelaksanaan Reviu Metodologi Penilaian
Tingkat Kesehatan MTF periode Semester 2 - 2023
Pembahasan Penyelesaian Klaim Jamkrindo
Diskusi Umum BOD
Pembahasan Sponsorship PEVS 2024
Jakarta, 27 November 2023 Pembahasan Lanjutan Materi Fraud Case (Update Direktur Seluruh Direksi -
Bank Mandiri)
Pembahasan Ketentuan Kewenangan Pejabat Pemutus
Pembiayaan Corp. Fleet
Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance 187
Page 188
Tata Kelola
Perusahaan
Risalah Rapat dan Kehadiran Direksi
Alasan
Tempat & Tanggal Agenda Rapat Peserta Rapat
Tidak Hadir
Diskusi Umum BOD
Pembahasan Struktur Organisasi Fungsi Credit & AR
Jakarta, 4 Desember 2023 Pembahasan Profitability by Holding Seluruh Direksi -
Pembahasan Rancangan Annual Report (AR) & Sustainability
Report (SR)
Diskusi Umum BOD
Jakarta, 11 Desember 2023 Update Performance Implementasi MTF 1Access Seluruh Direksi -
Pembahasan Support Data Closing Laporan Keuangan
Diskusi Umum BOD
Pembahasan Kondisi Likuiditas & Pricing MTF - ALCO
Jakarta, 18 Desember 2023 Pembahasan Asuransi Kesehatan Seluruh Direksi -
Pembahasan Penerapan Organ Manajemen Risiko sesuai
Permen BUMN
Jakarta, 27 Desember 2023 Diskusi Umum BOD Seluruh Direksi -
Rekapitulasi Kehadiran Direksi Pada RUPS
Direksi Jumlah RUPS Jumlah Kehadiran Kehadiran (%)
Pinohadi G. Sumardi
2 2 100
(Direktur Utama)
William Francis Indra
2 2 100
(Direktur)
R. Eryawan Nurhariadi
2 2 100
(Direktur)
Rapat Gabungan Dewan Komisaris dan Direksi
Rapat gabungan merupakan bentuk koordinasi dalam rangka membahas laporan-laporan periodik Direksi dan
memberikan tanggapan, catatan dan nasihat yang dituangkan dalam risalah rapat. Keputusan rapat dibuat berdasarkan
asas musyawarah untuk mufakat atau diambil berdasarkan suara terbanyak serta mengikat untuk dilaksanakan tindak
lanjutnya. Rapat gabungan antara Dewan Komisaris dengan Direksi minimal dilakukan 1 (satu ) kali dalam 4 (empat)
bulan atau sewaktu-waktu bila diperlukan. Risalah rapat akan disiapkan Sekretaris Perusahaan setelah rapat dengan
ditandatangani oleh seluruh anggota Direksi dan Dewan Komisaris yang menghadiri rapat.
Sepanjang tahun 2023, rapat gabungan antara Dewan Komisaris dan Direksi dilaksanakan 5 (lima) kali. Berikut
disampaikan agenda dan risalah rapat, kehadiran, serta rekapitulasi tingkat kehadiran Dewan Komisaris dan Direksi
dalam rapat-rapat tersebut.
Rekapitulasi Kehadiran Dewan Komisaris dan Direksi pada Rapat Gabungan
Jabatan Jumlah Wajib Rapat Jumlah Kehadiran Kehadiran (%)
Rico Adisurja Setiawan
5 5 100%
(Komisaris Utama)
Totok Priyambodo
5 5 100%
(Komisaris)
Fendy Eventius Mugni
2 2 100%
(Komisaris Independen)**
188 Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance
Page 189
05
Rekapitulasi Kehadiran Dewan Komisaris dan Direksi pada Rapat Gabungan
Jabatan Jumlah Wajib Rapat Jumlah Kehadiran Kehadiran (%)
Ravik Karsidi
3 3 100%
(Komisaris Independen)*
Pinohadi G. Sumardi
5 5 100%
(Direktur Utama)
William Francis Indra
5 5 100%
(Direktur)
R. Eryawan Nurhariadi
5 4 80%
(Direktur)
Rata-rata 98%
*) diberhentikan pada RUPS tanggal 27 Juni 2023
**) aktif pada Tanggal 8 Desember 2023 setelah keputusan hasil fit and proper test oleh OJK
Risalah Rapat Gabungan Dewan Komisaris dan Direksi
Alasan
Ketidakhadiran
Tempat & Tanggal Agenda Rapat Peserta Rapat
Dewan Komisaris
yang Tidak Hadir
Update Kondisi COVID-19 di Lingkungan MTF Dewan Komisaris dan
Jakarta, 24 Januari 2023 -
dan Update Performance MTF Direksi
Dewan Komisaris dan
Jakarta, 24 Maret 2023 Update Performance MTF -
Direksi
• Update Performance MTF Dewan Komisaris dan
Jakarta, 27 Juni 2023 -
• Penyampaian Revisi RKAP 2023 Direksi
• Pembahasan Penambahan Pinjaman
Fasilitas Bank CCB Indonesia, Bank Dewan Komisaris dan
Jakarta, 21 September 2023 -
DBS, Bank BRI & CBC Mandiri Direksi
• Update Performance MTF
• Update Performance MTF Dewan Komisaris dan
Jakarta, 20 Oktober 2023 -
• Usulan RKAP 2024 Direksi
Pengungkapan Hubungan Afiliasi antara Direksi,
Dewan Komisaris dan Pemegang Saham Utama dan/
atau Pengendali
Pemegang Saham adalah badan hukum yang secara sah memiliki saham Perseroan. Pemegang saham mayoritas
Perseroan adalah PT Bank Mandiri (Persero) Tbk yang memiliki saham Perseroan sebanyak 51,00%. Sedangkan
PT Tunas Ridean memiliki 49,00% saham Perseroan. Kedua Pemegang Saham ini bertindak sebagai Pemegang Saham
Pengendali Perseroan.
Pengungkapan Hubungan Afiliasi Antara Direksi, Dewan Komisaris, dan Pemegang Saham Utama/Pengendali Pemegang
Saham Utama/ Pengendali, Dewan Komisaris dan Direksi saling menghormati pelaksanaan tugas, tanggung jawab,
dan wewenang masing-masing sesuai peraturan perundang-undangan dan Anggaran Dasar. Dewan Komisaris dan
Direksi Perseroan memiliki pedoman dan tata tertib kerja yang mencantumkan antara lain tanggung jawab, kewajiban,
wewenang, dan hak masing-masing.
Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance 189
Page 190
Tata Kelola
Perusahaan
Sesuai dengan Anggaran Dasar Perusahaan, antar anggota Dewan Komisaris dan antara anggota Dewan Komisaris
dengan anggota Direksi tidak ada hubungan keluarga sedarah sampai dengan derajat ketiga, baik menurut garis lurus
maupun garis ke samping atau hubungan semenda. Hubungan keluarga anggota Dewan Komisaris dengan sesama
anggota Dewan Komisaris dan/atau anggota Direksi serta Pemegang Saham Utama/Pengendali dapat dilihat pada
tabel di bawah ini.
Hubungan Afiliasi
Nama & Jabatan
Dewan Komisaris Direksi Pemegang Saham
Dewan Komisaris
Rico Adisurja Setiawan
(Komisaris Utama)
X X V
Totok Priyambodo
(Komisaris)
X X V
Fendy Eventius Mugni
(Komisaris Independen)
X X X
Direksi
Pinohadi G. Sumardi
(Direktur Utama)
X X X
William Francis Indra
(Direktur)
X X X
R. Eryawan Nurhariadi
(Direktur)
X X X
Ket: V= terdapat adanya hubungan | X = tidak terdapat adanya hubungan
Pengungkapan Rangkap Jabatan Dewan Komisaris
dan Direksi
Sesuai ketentuan Peraturan OJK No. 30/POJK.05/2014 Selain itu sebagai perusahaan emiten, anggota Dewan
sebagaimana telah diubah dengan Peraturan OJK No. 29/ Komisaris juga berlaku ketentuan mengenai rangkap
POJK.05/2020 tentang Tata Kelola Perusahaan yang Baik jabatan yang diatur pada Peraturan OJK No. 33/
bagi Perusahaan Pembiayaan, berkaitan dengan rangkap POJK.04/2014 tentang Direksi dan Dewan Komisaris
jabatan anggota Dewan Komisaris diatur sebagai berikut: Emiten atau Perusahaan Publik yang antara lain
1. Anggota Dewan Komisaris dilarang melakukan mengatur sebagai berikut:
rangkap jabatan sebagai anggota Dewan Komisaris 1. Anggota Dewan Komisaris dapat merangkap jabatan
pada lebih dari 3 Perusahaan Pembiayaan lain; sebagai:
2. Tidak termasuk rangkap jabatan apabila: a. anggota Direksi paling banyak pada 2 (dua)
a. anggota Dewan Komisaris nonindependen emiten atau perusahaan publik lain; dan
menjalankan tugas fungsional dari pemegang b. anggota Dewan Komisaris paling banyak pada 2
saham perusahaan pembiayaan yang berbentuk (dua) emiten atau perusahaan publik lain.
badan hukum pada kelompok usahanya; dan/ 2. Dalam hal anggota Dewan Komisaris tidak
atau merangkap sebagai anggota Direksi, anggota Dewan
b. anggota Dewan Komisaris menduduki jabatannya Komisaris paling banyak pada 4 (empat) emiten atau
pada organisasi atau lembaga nirlaba. Sepanjang perusahaan publik lain;
yang bersangkutan tidak mengabaikan 3. Anggota Dewan Komisaris dapat merangkap sebagai
pelaksanaan tugas dan tanggung jawab anggota komite paling banyak pada 5 (lima) komite
sebagai anggota Dewan Komisaris Perusahaan di emiten atau perusahaan publik dimana yang
Pembiayaan. bersangkutan juga menjabat sebagai anggota Direksi
atau anggota Dewan Komisaris;
190 Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance
Page 191
05
4. Dalam hal terdapat peraturan perundang-undangan emiten atau perusahaan publik lain;
lain yang mengatur ketentuan mengenai rangkap b. anggota Dewan Komisaris paling banyak pada 3
jabatan yang berbeda dengan ketentuan dalam (tiga) emiten atau perusahaan publik lain; dan/atau
Peraturan OJK ini, berlaku ketentuan yang mengatur c. anggota komite paling banyak pada 5 (lima)
lebih ketat. komite di emiten atau perusahaan publik di
mana yang bersangkutan juga menjabat sebagai
Demikian juga halnya dengan anggota Direksi, Mengenai anggota Direksi atau anggota Dewan Komisaris.
rangkap jabatan anggota Direksi Perseroan antara lain 2. Rangkap jabatan hanya dapat dilakukan sepanjang
diatur dalam Peraturan OJK No. 30/POJK.05/2014 tentang tidak bertentangan dengan peraturan perundang-
Tata Kelola Perusahaan yang Baik bagi Perusahaan undangan lainnya;
Pembiayaan dan Peraturan OJK No. 33/ POJK.04/2014 3. Dalam hal terdapat peraturan perundangundangan
tentang Direksi dan Dewan Komisaris Emiten atau lainnya yang mengatur ketentuan mengenai rangkap
Perusahaan Publik. Sesuai ketentuan Pasal 9 Peraturan jabatan yang berbeda dengan ketentuan Peraturan
OJK No. 30/POJK.05/2014 Tentang Tata Kelola Perusahaan OJK ini, berlaku ketentuan yang lebih ketat.
Yang Baik Bagi Perusahaan Pembiayaan anggota Direksi
Perusahaan Pembiayaan dilarang melakukan rangkap Rangkap jabatan sebagaimana dimaksud hanya dapat
jabatan kecuali sebagai anggota Dewan Komisaris paling dilakukan sepanjang tidak bertentangan dengan
banyak pada 3 (tiga) perusahaan pembiayaan lain. Tidak peraturan perundang-undangan lainnya. Dalam hal
termasuk rangkap jabatan apabila anggota Direksi terdapat peraturan perundang-undangan lainnya
bertanggung jawab terhadap pengawasan atas penyertaan yang mengatur ketentuan mengenai rangkap jabatan
pada anak perusahaan yang memiliki usaha di bidang yang berbeda dengan ketentuan dalam Peraturan OJK
pembiayaan, menjalankan tugas fungsional menjadi ini, berlaku ketentuan yang mengatur lebih ketat.
anggota Dewan Komisaris pada anak perusahaan yang
dikendalikan oleh Perusahaan, sepanjang perangkapan Berdasarkan data yang kami miliki sampai dengan
jabatan tersebut tidak mengakibatkan yang bersangkutan tanggal diterbitkannya Laporan Tahunan ini, seluruh
mengabaikan pelaksanaan tugas dan wewenang sebagai anggota Dewan Komisaris dan anggota Direksi masih
anggota Direksi Perusahaan. memenuhi ketentuan rangkap jabatan sebagaimana
diatur dalam Peraturan OJK No. 30/POJK.05/2014, POJK
Sesuai ketentuan Pasal 6 Peraturan OJK No. 33/ No. 29/POJK.05/2020 maupun Peraturan OJK No. 33/
POJK.04/2014 tentang Direksi dan Dewan Komisaris POJK.04/2014.
Emiten atau Perusahaan Publik, ketentuan rangkap
jabatan anggota Direksi diatur sebagai berikut: Berikut disampaikan transparansi rangkap jabatan yang
1. Anggota Direksi dapat merangkap jabatan sebagai: dimiliki Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan per 31
a. anggota Direksi paling banyak pada 1 (satu) Desember 2023.
Kepengurusan pada Perusahaan Lain
Nama & Jabatan Sebagai Anggota Sebagai Anggota
Jabatan Lainnya
Dewan Komisaris Direksi
Dewan Komisaris
Rico Adisurja Setiawan
(Komisaris Utama)
V V V
Totok Priyambodo
(Komisaris)
X X V
Fendy Eventius Mugni
(Komisaris Independen)
V X V
Direksi
Pinohadi G. Sumardi
(Direktur Utama)
X X X
William Francis Indra
(Direktur)
X X X
R. Eryawan Nurhariadi
(Direktur)
X X X
Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance 191
Page 192
Tata Kelola
Perusahaan
Komisaris Utama, Rico Adisurja Setiawan, memiliki • Tahun 2017 – Sekarang: Komisaris Utama PT Mandiri
rangkap jabatan sebagai berikut: Tunas Finance
• Tahun 1997 – Sekarang: Direktur Utama PT Tunas
Mobilindo Parama Komisaris Independen, Fendy Eventius Mugni, memiliki
• Tahun 2005 – Sekarang: Direktur Utama PT Tunas rangkap jabatan sebagai berikut:
Asset Sarana • Tahun 2015 – Sekarang: Komisaris Independen PT
• Tahun 2005 – Sekarang: Direktur Utama PT Surya Hotel Indonesia Natour (Persero)
Mobil Megahtama • Tahun 2023 – Sekarang: Komisaris Independen PT
• Tahun 2005 – Sekarang: Direktur PT Surya Sudeco Mandiri Tunas Finance
• Tahun 2010 – Sekarang: Direktur Utama PT Tunas
Ridean Komisaris, Totok Priyambodo, memiliki rangkap jabatan
• Tahun 2010 – Sekarang: Komisaris PT Rahardja sebagai berikut:
Ekalancar • Tahun 2020 – Sekarang: Senior Executive Vice
• Tahun 2013 – Sekarang: Komisaris Utama PT Tunas President Commercial Banking PT Bank Mandiri
Dwipa Matra (Persero) Tbk.
• Tahun 2015 – Sekarang: Komisaris Utama PT Asia • Tahun 2022 – Sekarang: Komisaris PT Mandiri Tunas
Surya Perkasa Finance
• Tahun 2017 – Sekarang: Komisaris Utama PT Mobilindo
Perkasa
Pengungkapan Kepemilikan Saham Dewan Komisaris
dan Direksi
Kepemilikan saham anggota Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan dan perusahaan lainnya senantiasa diungkapkan
secara berkala melalui daftar kepemilikan saham anggota Dewan Komisaris dan Direksi. Seluruh anggota Dewan
Komisaris dan Direksi wajib menyampaikan keterbukaan transaksi pembelian dan penjualan surat berharga kepada
OJK paling lambat 10 hari sejak terjadinya transaksi. Berikut disampaikan transparansi kepemilikan saham Perseroan
oleh Dewan Komisaris dan Direksi, dan kepemilikan saham perusahaan lain di atas 5% oleh Dewan Komisaris dan
Direksi Perseroan yang dapat menimbulkan potensi benturan kepentingan dalam pengambilan keputusan.
Kepemilikan Saham Dewan Komisaris dan Direksi Per 31 Desember 2023
Kepemilikan Saham
Nama & Jabatan
Mandiri Tunas Finance Perusahaan Lain >5%
Dewan Komisaris
Rico Adisurja Setiawan
(Komisaris Utama)
X X
Totok Priyambodo
(Komisaris)
X X
Ravik Karsidi
(Komisaris Independen)
X X
Direksi
Pinohadi G. Sumardi
(Direktur Utama)
X X
William Francis Indra
(Direktur)
X X
R. Eryawan Nurhariadi
(Direktur)
X X
Perseroan tidak memiliki program maupun kebijakan kepemilikan saham baik oleh manajemen maupun karyawan.
Perseroan juga tidak memperdagangkan sahamnya di bursa saham manapun. Dengan demikian, tidak terdapat saham
Perseroan yang dimiliki oleh manajemen atau karyawan.
192 Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance
Page 193
05
Organ Pendukung Dewan Komisaris
Dalam menjalankan tugas pengawasannya, Dewan Secara umum, Komite Audit dibentuk dengan tujuan untuk
Komisaris dibantu oleh 3 (tiga) komite, yakni Komite menjaga dan mengamankan kegiatan usaha Perseroan
Audit, Komite Nominasi dan Remunerasi, serta Komite dalam melaksanakan fungsi oversight, terutama dalam
Pemantau Risiko. meningkatkan kualitas laporan keuangan, efektivitas
pengendalian internal atas pengelolaan perseroan, dan
Komite Audit ketaatan terhadap undang-undang serta peraturan yang
Komite Audit dibentuk oleh Dewan Komisaris untuk berlaku, terutama dalam hal:
membantu dalam pelaksanaan pengawasan atas fungsi 1. Meningkatkan kualitas laporan keuangan.
Direksi dalam mengelola Perseroan sesuai dengan 2. Memastikan efektivitas sistem pengendalian internal
prinsip tata kelola perusahaan yang baik. Komite Audit yang dapat mengurangi kesempatan terjadinya
dapat memberikan pendapat dan dukungan kepada penyimpangan dalam pengelolaan perseroan.
Dewan Komisaris dalam memenuhi tanggung jawabnya 3. Mengawasi kualifikasi dan kemandirian fungsi
termasuk pengawasan terhadap sistem dan proses internal dan eksternal audit untuk meningkatkan
pelaporan keuangan, proses audit atas laporan keuangan kinerja dan efektivitas fungsi internal audit maupun
Perseroan, evaluasi atas pelaksanaan pengawasan eksternal audit.
internal (internal control). Termasuk juga, melakukan 4. Mengidentifikasi hal-hal yang memerlukan perhatian
pemantauan dan evaluasi terhadap pelaksanaan tugas Dewan Komisaris, termasuk kepatuhan perseroan
Satuan Kerja Audit Internal, melakukan pemantauan terhadap undang-undang dan peraturan yang
dan evaluasi atas kepatuhan perseroan undang-undang berlaku.
di bidang Pembiayaan dan peraturan Otoritas Jasa
Keuangan. Kriteria Anggota Komite Audit
Anggota Komite Audit harus memahami kegiatan usaha
Seluruh anggota Komite Audit diangkat dan Perseroan dan memiliki integritas yang tinggi, memiliki
diberhentikan oleh Dewan Komisaris dan dilaporkan kemampuan, pengetahuan, pengalaman sesuai dengan
kepada pemegang saham. Komite Audit dibentuk dengan bidang pekerjaannya, serta mampu berkomunikasi
mengacu pada Peraturan OJK No. 55/POJK.04/2015 dengan baik. Anggota Komite Audit juga wajib memahami
tentang Pembentukan dan Pelaksanaan Kerja Komite laporan keuangan, proses audit, manajemen risiko,
Audit. dan memiliki pengetahuan yang memadai mengenai
Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance 193
Page 194
Tata Kelola
Perusahaan
peraturan perundang-undangan pasar modal dan 9. Tidak memiliki kepentingan/keterkaitan pribadi yang
peraturan perundang-undangan terkait lainnya. dapat menimbulkan conflict of interest terhadap
Perseroan.
Kriteria menjadi anggota Komite Audit Perseroan adalah
sebagai berikut: Masa Tugas
1. Memiliki integritas, akhlak dan moral yang baik Keanggotaan Komite Audit diangkat dan
2. Memiliki keahlian, kemampuan, pengetahuan dan diberhentikan oleh Dewan Komisaris, dengan masa
pengalaman yang memadai yang berhubungan jabatan yang tidak melebihi masa jabatan Dewan
dengan tugas dan tanggungjawabnya. Komisaris sebagaimana diatur dalam anggaran dasar
3. Paling sedikit salah seorang dari anggota Komite dan dapat dipilih kembali hanya untuk 1 (satu) periode
Audit harus memiliki latar belakang pendidikan berikutnya. Ketua Komite Audit berhak mengusulkan
akuntansi atau keuangan. calon pengganti, honorarium, dan tunjangan anggota
4. Memiliki pengetahuan yang cukup untuk membaca Komite Audit jika salah seorang dari anggota
dan memahami laporan keuangan. Komite Audit berakhir masa tugasnya, penggantian
5. Memiliki pengetahuan yang memadai tentang bertahap/tidak bersamaan, mengundurkan diri, atau
peraturan perundangan perusahaan pembiayaan diberhentikan.
dan peraturan perundang-undangan terkait lainnya.
6. Bukan merupakan orang dalam Kantor Akuntan Komposisi dan Susunan Anggota Komite Audit
Publik, Kantor Konsultan Hukum atau Kantor Jasa Tahun 2023
Penilai Publik yang memberikan jasa audit dan atau Keanggotaan Komite Audit terdiri dari sekurang-
jasa konsultasi lainnya kepada perseroan dalam kurangnya 1 (satu) orang komisaris independen dan 2
waktu 6 (enam) bulan terakhir sebelum diangkat (dua) orang anggota. Ketua Komite Audit adalah salah
sebagai Komite Audit seorang anggota komite audit yang merupakan Komisaris
7. Bukan merupakan orang yang bekerja atau memiliki Independen Perseroan. Anggota Komite Audit adalah
wewenang dan tanggung jawab untuk merencanakan, tenaga ahli yang bukan merupakan pegawai Perseroan
memimpin atau mengendalikan kegiatan usaha dan tidak mempunyai keterkaitan finansial dengan
perseroan dalam waktu 6 (enam) bulan terakhir Perseroan. Pembentukan Komite Audit Perseroan sesuai
kecuali Komisaris Independen. dengan Peraturan OJK No. 55/ POJK.04/2015 tentang
8. Tidak memiliki saham Perseroan, baik langsung Pembentukan dan Pedoman Pelaksanaan Kerja Komite
maupun tidak langsung. Audit.
Pada tahun 2023, susunan kenggotaan Komite Audit adalah sebagai berikut:
Nama Jabatan Dasar Hukum Pengangkatan Masa Jabatan Periode Ke-
Mengikuti masa
Ketua Komite Audit/ Surat Keputusan Dewan Komisaris
jabatan sebagai
Fendy Eventius Mugni Komisaris No. KEP.KOM/008/2023 Tentang Ke-1
Komisaris
Independen Penetapan Anggota Komite Audit
Independen
Surat Keputusan Dewan Komisaris
Anggota/Pihak 9 Oktober 2020 – 9
Indra Riyawan No. KEP.KOM/010/2020 Tentang Ke-2
Independen Oktober 2023
Perubahan Anggota Komite Audit
Surat Keputusan Dewan Komisaris 12 Desember 2023
Anggota/Pihak
Marlan Marthias Achmad No. KEP.KOM/007/2023 Tentang – 12 Desember Ke-1
Independen
Pengangkatan Anggota Komite Audit 2026
Profil Komite Audit
Profil Ketua Komite Audit, Fendy Eventius Mugni, dapat dilihat pada bab Profil Perusahaan dalam Laporan Tahunan ini.
Sedangkan profil dari anggota Komite Audit non Komisaris dari pihak independen adalah sebagai berikut:
194 Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance
Page 195
05
Nama Indra Riyawan
Jabatan Anggota Komite Audit
Surat Keputusan Dewan Komisaris No. KEP.KOM/008/2023 Tentang Penetapan Susunan
Dasar Hukum Pengangkatan
Anggota Komite Audit.
Masa Jabatan 15 September 2023 – 15 September 2026
Periode ke- Ke-2
Usia 48 tahun
Kewarganegaraan Indonesia
Domisili Jakarta
Riwayat Pendidikan Sarjana (S1) Mechanical Engineering dari Institut Sains & Teknologi Nasional (2003)
Pernah menjabat sebagai Administration Control General Manager di PT Tunas Ridean (2017 –
2020), Administration General Manager di PT Asia Surya Prakasa (2015 - 2017), Business Process,
Riwayat Pekerjaan
Administration & GA Manager di PT Tunas Dwipa Matra (2009 - 2014) dan Logistic Planning &
Development Officer di PT Toyota Astra Motor (2000 - 2009). IT Consultant (2020-Saat ini).
Di Dalam Perusahaan: Tidak ada
Rangkap Jabatan
Di Luar Perusahaan: Tidak ada
Nama Marlan Marthias Achmad
Jabatan Anggota Komite Audit
Surat Keputusan Dewan Komisaris No. KEP.KOM/007/2023 Tentang Pengangkatan Anggota
Dasar Hukum Pengangkatan
Komite Audit
Masa Jabatan 15 September 2023 – 15 September 2026
Periode ke- Ke-1
Usia 56 tahun
Kewarganegaraan Indonesia
Domisili Jakarta
• Magister Manajemen, Management Keuangan, Universitas Indonusa Esa Unggul,
Jakarta, 2005
Riwayat Pendidikan
• Sarjana Ekonomi, S1 Jurusan Akuntansi, Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi YAI, Jakarta,
1995
Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance 195
Page 196
Tata Kelola
Perusahaan
• Vice President Wholesale Risk Solution, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, Jakarta 2022 sd
Maret 2023.
• Vice President Risk Management, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, Jakarta, 2017 sd 2022
• Regional Chief Executive Officer (CEO), Regional II PT Bank Syariah Mandiri, Palembang,
2015 sd 2017.
• Pemegang Kewenangan pemutus pembiayaan ,credit risk taking unit level RCEO, PT
Riwayat Pekerjaan
Bank Syariah Mandiri, Palembang, 2015 sd 2017.
• Vice President Consumer Loan, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, Jakarta, 2014 sd 2015
• Vice President Audit Manager Retail, Product dan Distribution IV Audit, PT Bank
Mandiri (Persero) Tbk, Surabaya, 2012 sd 2014
• Vice President Department Head Operation, Personnel & Counterpart Relation Audit
Group, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, Jakarta, 2011 sd 2012
Di Dalam Perusahaan: Tidak ada
Rangkap Jabatan
Di Luar Perusahaan: Tidak ada
Independensi Komite Audit
Seluruh anggota Komite Audit merupakan pribadi yang profesional dan tidak memiliki hubungan dengan Perseroan
guna menjaga independensi dalam pelaksanaan tugas, dan tanggung jawabnya. Komite Audit yang dibentuk Perseroan
telah memenuhi kriteria independensi, keahlian, pengalaman, dan integritas. Transparansi independensi Komite
Audit terlihat dalam tabel berikut:
Fendy Eventius Marlan Marthias
Aspek Independensi Indra Riyawan
Mugni Achmad
Memiliki hubungan keuangan dengan Dewan Komisaris dan
X X X
Direksi
Memiliki hubungan kepengurusan di Perseroan ataupun di
X X X
perusahaan afiliasi
Memiliki saham Perseroan X X X
Memiliki hubungan keluarga dengan anggota Dewan Komisaris,
X X X
anggota Direksi dan sesama anggota komite
Memiliki hubungan keuangan dengan Dewan Komisaris dan
X X X
Direksi
Ket: V = ada | X = tidak ada
Piagam Komite Audit teguh pada kode etik profesi, baik yang terkait dengan
Piagam Komite Audit disusun berdasarkan Peraturan keahlian masing-masing anggota Komite Audit maupun
OJK No. 55/POJK.04/2015 tentang Pembentukan dan kode etik profesi Komite Audit.
Pedoman Pelaksanaan Kerja Komite Audit. Perusahaan
telah menyusun Piagam Komite Audit sebagai pedoman Dalam menjalankan tugasnya, Komite Audit Perseroan
kerja yang telah disahkan pada tanggal 30 Juli 2020 berpegang teguh pada kode etik profesi, baik yang
dan telah di perbaharui pada tanggal 1 Desember terkait dengan keahlian masing-masing anggota Komite
2023. Piagam Komite Audit menjabarkan kedudukan, Audit, maupun kode etik profesi Komite Audit.
keanggotaan, tugas, tanggung jawab dan kewajiban
Komite Audit serta mengatur tata hubungan kerja Tugas dan tanggung jawab Komite Audit
antara Komite Audit dengan Dewan Komisaris, Direksi, Tugas dan tanggung jawab Komite Audit tertuang dalam
Auditor Internal, dan Auditor Eksternal. Piagam Komite Audit yang merupakan pedoman dan tata
tertib kerja anggota Komite Audit dalam menjalankan
Konflik dan Kode Etik tugas dan tanggung jawabnya secara profesional dan
Komite Audit berkomitmen pada prinsip tata kelola independen, adalah sebagai berikut:
perusahaan yang baik yakni, transparansi, akuntabilitas, 1. Melakukan penelaahan atas informasi keuangan
responsilibiltas, independensi dan kewajaran untuk yang akan dikeluarkan oleh Perseroan kepada publik
menghindari timbulnya konflik kepentingan. Sementara, dan/atau pihak otoritas seperti laporan keuangan,
dalam melaksanakan tugasnya, Komite Audit berpegang proyeksi dan informasi keuangan lainnya.
196 Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance
Page 197
05
2. Melakukan penelaahan atas pelaksanaan sistem pengendalian intern perusahaan serta
pemeriksaan oleh internal maupun eksternal audit. pelaksanaannya.
3. Melakukan penelaahan atas ketaatan Perseroan 5. Melaporkan kepada Dewan Komisaris berbagai
terhadap peraturan perundang-undangan yang risiko yang dihadapi perusahaan dan pelaksanaan
berhubungan dengan kegiatan Perseroan. manajemen risiko oleh Direksi.
4. Memberikan pendapat independen dalam hal 6. Melaksanakan tugas yang diberikan oleh Dewan
terjadi perbedaan pendapat antara manajemen dan Komisaris sepanjang dalam lingkup tugas dan
Akuntan publik atas jasa yang diberikannya. kewajiban Komite Audit.
5. Memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris 7. Menjaga kerahasiaan dokumen, data dan informasi
mengenai penunjukan Akuntan publik yang didasarkan perseroan dan hanya digunakan untuk kepentingan
pada independensi, ruang lingkup penugasan, dan fee. pelaksanaan tugas.
6. Memberikan rekomendasi mengenai penyempurnaan
sistem pengendalian intern perusahaan serta Wewenang Komite audit
pelaksanaannya. Selain tugas dan tanggung jawab, Komite Audit juga
7. Melakukan penelaahan pengaduan yang berkaitan diberikan wewenang khusus untuk mendukung
dengan proses akuntansi dan pelaporan keuangan pelaksanaan kerja yang sesuai dengan Piagam Komite
perseroan. Audit. Wewenang tersebut meliputi:
8. Melakukan penelaahan dan memberikan saran 1. Melakukan komunikasi dengan Kepala Unit Kerja dan
kepada Dewan Komisaris terkait dengan adanya pihak-pihak lain di PT Mandiri Tunas Finance, serta
potensi benturan kepentingan perseroan, dan; Kantor Akuntan Publik yang memeriksa Perseroan
9. Menjaga kerahasiaan dokumen, data dan informasi untuk memperoleh informasi, klarifikasi, serta
perseroan dan hanya digunakan untuk kepentingan meminta dokumen dan laporan yang diperlukan.
pelaksanaan tugas. 2. Meminta laporan hasil pemeriksaan auditor internal
dan auditor eksternal, serta institusi pengawas/
Sementara dalam menjalankan fungsinya, Komite Audit pemeriksa lainnya.
melaksanakan tugas yang berkaitan dengan tugas 3. Meminta audit Internal dan/atau auditor eksternal
Dewan Komisaris meliputi: untuk melakukan pemeriksaan/investigasi khusus,
1. Melakukan penelaahan atas informasi keuangan yang apabila terdapat dugaan kuat telah terjadi kecurangan
akan dikeluarkan oleh perseroan seperti laporan pelanggaran hukum dan pelanggaran peraturan
keuangan, proyeksi dan informasi keuangan lainnya. perundang-undangan.
2. Melakukan penelaahan atas pelaksanaan pemeriksaan 4. Mengakses catatan atau informasi tentang karyawan,
oleh internal maupun eksternal audit. dana, aset, serta sumber daya perusahaan lainnya
3. Melakukan penelaahan atas ketaatan perseroan yang berkaitan dengan pelaksanaan tugasnya.
terhadap peraturan perundang-undangan yang 5. Melakukan kewenangan lain yang diberikan oleh
berhubungan dengan kegiatan perseroan. Dewan Komisaris.
4. Memberikan rekomendasi mengenai penyempurnaan
Pembagian Tugas dan Tanggung Jawab
Lingkup tugas masing-masing anggota Komite Audit sebagai berikut.
Nama Jabatan Uraian Tugas
• Melakukan penelaahan atas ketaatan Perseroan terhadap
peraturan perundang-undangan yang berhubungan dengan
Ketua Komite Audit/
Fendy Eventius Mugni kegiatan Perseroan.
Komisaris Independen
• Melaporkan kepada Dewan Komisaris berbagai risiko yang dihadapi
perusahaan dan pelaksanaan manajemen risiko oleh Direksi.
• Melakukan penelaahan atas informasi keuangan yang akan
dikeluarkan oleh Perseroan seperti laporan keuangan, proyeksi
Indra Riyawan Anggota Komite Audit dan informasi keuangan lainnya.
• Melakukan penelaahan atas pelaksanaan pemeriksaan oleh
internal maupun eksternal audit.
• Menjaga kerahasiaan dokumen, data dan informasi perseroan
dan hanya digunakan untuk kepentingan pelaksanaan tugas.
Marlan Marthias Achmad Anggota Komite Audit
• Memberikan rekomendasi mengenai penyempurnaan sistem
pengendalian intern perusahaan serta pelaksanaannya.
Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance 197
Page 198
Tata Kelola
Perusahaan
Hubungan Kerja Komite Audit eksternal perseroan yang berlaku, kode etik (code
Dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya, of conduct) dan benturan kepentingan (conflict of
Komite Audit berkomunikasi dengan auditor eksternal, interest).
auditor internal dan manajemen Perseroan. Peran 4. Memastikan bahwa manajemen perseroan
Komite Audit dalam hubungannya dengan eksternal melaksanakan tindak lanjut atas rekomendasi dari
auditor adalah: internal audit dan eksternal audit.
1. Melakukan reviu atas pekerjaan eksternal auditor. 5. Mengidentifikasi dan memantau permasalahan yang
2. Membahas hasil audit dengan eksternal auditor. memerlukan perhatian dari Dewan Komisaris.
3. Apabila diperlukan, Komite Audit dapat melakukan 6. Mengundang manajemen perseroan untuk hadir
pembahasan atas hasil audit dengan manajemen, dalam rapat komite audit apabila diperlukan.
eksternal auditor dan internal auditor.
4. Melakukan reviu kinerja eksternal auditor untuk Laporan Komite Audit
memastikan kepatuhan eksternal auditor terhadap Komite Audit berkewajiban membuat laporan secara
standar profesional yang berlaku, termasuk tertulis dalam pelaksanaan kerjanya terhadap Dewan
independensi eksternal auditor. Komisaris terkait temuan dan kendala yang dihadapi oleh
Perseroan. Adapun laporan yang dimaksud dalam hal:
Peran Komite Audit dalam hubungan dengan Internal 1. Komite Audit membuat laporan atas setiap penugasan
Audit adalah: khusus yang diberikan oleh Dewan Komisaris.
1. Menerima dan reviu laporan auditor internal. 2. Apabila Komite Audit menemukan hal-hal yang
2. Memonitor tindak lanjut hasil internal audit. diperkirakan akan mengganggu kegiatan perseroan dan
3. Meminta internal audit untuk melakukan bersifat material Komite Audit akan melaporkannya
pemeriksaan khusus/tertentu dengan izin dari kepada Dewan Komisaris.
Dewan Komisaris. 3. Komite Audit membuat Laporan Tahunan pelaksanaan
4. Memberi masukan mengenai isi Internal Audit kegiatan Komite Audit kepada Dewan Komisaris.
Charter/Piagam Internal Audit.
5. Berkoordinasi dengan internal audit dan eksternal Kebijakan Remunerasi
audit sehingga dapat dicapai hasil audit yang Kebijakan remunerasi Komite Audit mengikuti kebijakan
komprehensif dan optimal. dari PT Bank Mandiri (Persero) Tbk selaku Pemegang
6. Mengkaji laporan internal audit yang berkaitan Saham Mayoritas/Pengendali Perseroan.
dengan benturan kepentingan, dan atau perbuatan
melanggar hukum. Pengembangan Kompetensi Komite Audit
Perusahaan menyertakan anggota Komite Audit untuk
Sementara peran Komite Audit dalam hubungannya mengikuti pendidikan dan/atau pelatihan dengan tujuan
dengan Manajemen Perseroan adalah: untuk meningkatkan keahlian dan kompetensi masing-
1. Mengevaluasi kecukupan pengungkapan hal-hal masing anggota sehingga dapat memberikan dampak
yang bersifat material dalam Laporan Keuangan positif terhadap produktivitas dan efektivitas kinerja.
perseroan.
2. Menilai kecukupan pengendalian intern dan Sepanjang tahun 2023, Komite Audit Perusahaan telah
kebijakan manajemen risiko perseroan. mengikuti program pengembangan kompetensi sebagai
3. Menilai kebijakan perseroan berkaitan dengan berikut:
kepatuhan terhadap peraturan internal maupun
Peserta Jenis/Materi Pelatihan Penyelenggara Waktu & Tempat
Pembekalan Internal Komisaris MTF Jakarta, 24 Agustus 2023
Fendy Eventius Mugni
Sertifikasi Dasar Pembiayaan untuk Komisaris SPPI Jakarta 20 Agustus 2023
Indra Riyawan - - -
Konferensi Nasional Komite Audit 2023
"Mengawal Keberlanjutan dan Pertumbuhan
Marlan Marthias Achmad IKAI Jakarta, 10 Oktober 2023
Perseroan Melalui Pengawasan dan
Pengendalian Risiko"
198 Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance
Page 199
05
Rapat Komite Audit
Kebijakan Komite Audit melaksanakan rapat secara berkala baik dengan internal anggota maupun dengan Dewan
Komisaris dan Direksi. Rapat yang dilaksanakan oleh Komite Audit yakni:
1. Rapat Komite Audit Triwulanan dilaksanakan minimal 4 (empat) kali dalam 1 (satu) tahun, dengan jadwal yang
ditentukan, dan fokus pada pembahasan Laporan Keuangan (Neraca dan Laba Rugi) dan Kinerja Perseroan Triwulan.
2. Rapat Bulanan Komite Audit dilakukan sekali pada setiap bulan apabila diperlukan, dengan agenda rapat yang
telah disepakati sebelumnya. Rapat bulanan tidak diadakan di bulan dimana diadakan rapat triwulanan. Fokus
rapat bulanan adalah pada pembahasan hasil General Audit Internal.
3. Ketua Komite Audit dapat mengundang Dewan Komisaris, Direksi, Internal Auditor, Eksternal Auditor, Wakil
Pemegang Saham dan pihak lain yang diperlukan untuk hadir dalam rapat.
4. Hasil rapat Komite Audit dituangkan dalam Risalah Rapat yang ditandatangani oleh seluruh anggota Komite Audit
yang hadir dan Risalah Rapat didistribusikan kepada seluruh peserta rapat untuk mendapat perhatian dan tindak
lanjut.
5. Komite Audit dapat hadir dalam rapat Dewan Komisaris atau rapat gabungan Dewan Direksi dan Dewan Komisaris
apabila diperlukan.
Sepanjang tahun 2023, Komite Audit telah melangsungkan rapat sebanyak 4 (empat) kali dengan daftar kehadiran dan
agenda sebagai berikut:
Frekuensi Kehadiran
Nama Jabatan Jumlah Wajib Rapat Jumlah Kehadiran Persentase
Fendy Eventius Mugni Ketua 1 1 100%
Ravik Karsidi* Ketua 3 3 100%
Indra Riyawan Anggota 4 4 100%
Allen Situngkir** Anggota 3 3 100%
Marlan Marthias Achmad Anggota 1 1 100%
*) diberhentikan pada RUPS tanggal 27 Juni 2023
**) diberhentikan berdasarkan KEP.KOM/006/2023 Tentang Berakhir Masa Tugas Anggota Komite Audit Tanggal 15 September 2023
Risalah Rapat dan Kehadiran Komite Audit
No. Tanggal Agenda Peserta Rapat Keterangan
Pembahasan Annual Audit Plan SKAIT MTF tahun 2023, Ravik Karsidi,
1 24 Januari 2023 Indra Riyawan, -
Laporan Hasil Audit Khusus Cabang Sukabumi & Cabang Palu Allen Situngkir
Ravik Karsidi,
2 24 Maret 2023 Tindak Lanjut Hasil Investigasi tim join Audit Bank Mandiri & MTF Indra Riyawan, -
Allen Situngkir
Laporan Hasil Audit Umum
Human Capital, Ravik Karsidi,
3 27 Juni 2023 Indra Riyawan, -
Pengelolaan SPRINT Allen Situngkir
Pengelolaan Pembiayaan Channeling Financial Technology
Pembahasan Piagam Komite Audit & Audit Charter MTF, Fendy E. Mugni Pergantian 2
4 21 September 2023 Indra Riyawan, anggota
Laporan Hasil Audit Khusus Cabang Bandung 1 Marlan M. Achmad Komite Audit
Laporan Singkat Pelaksanaan Tugas dan Kegiatan 1. Melakukan reviu terhadap sistem pengendalian
Komite Audit pada Tahun 2023 internal
Untuk memenuhi ketentuan penerapan GCG di lingkup Melakukan reviu terhadap rancangan dan
Perseroan, program kerja yang menjadi tugas dan implementasi dari sistem pengendalian internal
kewajiban Komite Audit di tahun 2023 adalah: Perseroan dengan memperhatikan kecukupan
Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance 199
Page 200
Tata Kelola
Perusahaan
kontrol dan ketersediaan ketentuan Internal yang laporan keuangan tahunan, mengawasi dan mereviu
salah satunya melalui Laporan Hasil Audit Internal. pelaksanaan audit serta mereviu hasil audit laporan
Hasil review tersebut sebagai masukan kepada keuangan. Laporan Keuangan Perseroan untuk
Dewan Komisaris untuk memberikan pengarahan tahun yang berakhit 31 Desember 2023 telah diaudit
kepada manajemen dalam menyusun dan oleh Kantor Akuntan Publik Purwantono, Sungkoro &
mengimplementasikan sistem pengendalian internal Surja (anggota perusahaan EY Global Limited).
maupun melaksanakan operasional Perseroan secara
efektif dan efisien serta memperhatikan ketentuan 4. Reviu penyajian Laporan Keuangan Publik
regulator. Komite Audit secara periodik melakukan reviu
terhadap laporan keuangan sebelum dilakukan
2. Melakukan reviu terhadap fungsi Internal Audit publikasi. Pelaksanaan reviu tersebut dimaksudkan
Komite Audit telah melakukan reviu dan proses untuk menilai kewajaran figur yang disajikan.
penilaian terhadap peran dan pelaksanaan fungsi
Audit Internal dalam mengevaluasi rancangan 5. Realisasi Rapat Komite Audit selama tahun 2023
dan implementasi sistem pengendalian internal, Pelaksanaan Rapat Komite Audit selama tahun
manajemen risiko dan proses tata kelola Perseroan. 2023 adalah sebanyak 4 (empat) kali dengan materi
Proses reviu terhadap pelaksanaan fungsi internal pembahasan yang dapat dilihat pada bagian Risalah
audit diawali dengan penyusunan rencana kerja Rapat dan Kehadiran Komite Audit diatas.
(Annual Audit Plan - AAP) internal audit tahun 2023
yang disampaikan pada rapat Komite Audit. Komite Nominasi dan Remunerasi
Mengacu pada regulasi atau ketentuan Undang-undang
Rencana kerja Internal audit tersebut disusun No. 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas, Dewan
berdasarkan 9 Key Input dan mempertimbangkan Komisaris membentuk Komite Nominasi & Remunerasi
rekomendasi dari pihak Regulator, Dewan Komisaris, yang bertugas membantu pengawasan Dewan Komisaris
Direksi dan Manajemen untuk area-area yang ingin dalam menjalankan fungsi nominasi dan remunerasi
dilakukan audit. Pada rencana kerja tahun 2023 serta melakukan pengawasan dan penilaian atas
terdapat 29 (dua puluh sembilan) subyek audit efektivitas nominasi dan remunerasi.
umum, mandatory dan consulting yang harus
dilakukan pemeriksaan di mana aktivitasnya melekat Melalui Komite Nominasi & Remunerasi, proses
kepada proses kerja unit bisnis dan implementasi nominasi dan remunerasi pengurus Perseroan dan
sistem/aplikasi. organ pelaksana Perseroan lainnya dapat dilakukan
secara transparan dan akuntabel sesuai dengan
Selain proses penyusunan rencana kerja, Komite perkembangan usaha Perseroan dan pada akhirnya
Audit juga melakukan reviu terhadap pelaksanaan dapat meningkatkan kepercayaan pemegang saham dan
audit. Komite Audit telah melaksanakan seluruh pemangku kepentingan lainnya terhadap pengelolaan
aktivitas yang telah terlaksana pada tahun 2023, Perseroan.
yaitu:
• Pemberian rekomendasi dan Persetujuan Audit Keberadaan Komite Nominasi & Remunerasi sesuai
Plan 2023 kepada Dewan Komisaris Tahun 2023. dengan Peraturan OJK No. 34/POJK.04/2014 tentang
• Kelemahan yang dijumpai dari hasil audit agar Komite Nominasi dan Remunerasi Emiten atau
segera disampaikan kepada pihak manajemen Perusahaan Publik.
untuk segera dilakukan tindak lanjutnya.
• Tindak lanjut hasil audit agar selalu dimonitor Kriteria Anggota Komite Nominasi & Remunerasi
pelaksanaannya sehingga memberikan nilai Anggota Komite Nominasi & Remunerasi wajib
tambah bagi pencapaian tujuan perseroan. memenuhi persyaratan kemampuan dan pengalaman
• Pemberian rekomendasi kepada Dewan Komisaris serta persyaratan independensi, yaitu:
terhadap proses Penunjukan KAP untuk Audit 1. Memiliki integritas, obyektifitas dan etika yang tinggi.
Laporan Keuangan Tahun 2023. 2. Mempunyai pengetahuan yang memadai termasuk
• Pemberian evaluasi atas kinerja KAP audit ketentuan dan peraturan serta perundangan yang
Laporan Keuangan 2022 kepada Dewan Komisaris. berlaku.
3. Paling sedikit salah satu dari anggota komite harus
3. Pengawasan terhadap Pelaksanaan Eksternal Audit memiliki latar belakang pendidikan dan atau
Komite Audit melakukan pengawasan terhadap pengalaman kerja dibidang nominasi, remunerasi
pelaksanaan Audit Eksternal, melalui evaluasi karyawan, atau Human Resource Development.
terhadap proses pemilihan Kantor Akuntan Publik 4. Mampu bersikap independen yaitu mampu
yang akan di tugaskan untuk melakukan audit melaksanakan tugas secara profesional tanpa
200 Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance
Page 201
05
benturan kepentingan dan pengaruh/tekanan dari Komisaris dapat memberhentikan sewaktu-waktu
pihak manapun. anggota Komite yang bukan anggota Dewan Komisaris,
5. Bersedia meningkatkan kompetensi secara terus jika berdasarkan pertimbangan Ketua Komite yang
menerus melalui pendidikan dan pelatihan. bersangkutan tidak melaksanakan tugasnya dengan
6. Bukan merupakan orang dalam Kantor Konsultan baik.
Hukum, Kantor Konsultan Sumber Daya Manusia,
Kantor Konsultan Business Development, atau Susunan dan Komposisi Anggota Komite
pihak lain yang memberi jasa assurance, jasa non Nominasi & Remunerasi Tahun 2023
assurance, dan/atau jasa konsultasi lain kepada Perseroan telah membentuk Komite Nominasi dan
Perseroan dalam waktu 6 (enam) bulan terakhir Remunerasi berdasarkan Keputusan Dewan Komisaris
sebelum diangkat sebagai anggota komite oleh Perseroan No. KEP.KOM/01/2014 tentang Pembentukan
Dewan Komisaris. dan Pengangkatan Komite Nominasi dan Remunerasi
PT Mandiri Tunas Finance tertanggal 26 November 2014
Masa Jabatan yang telah di ubah dengan Surat Keputusan Dewan
Anggota Komite diangkat untuk masa jabatan tertentu Komisaris Perseroan No. KEP.KOM/02/II/2020 tanggal 17
dan dapat diangkat kembali. Masa jabatan anggota Februari 2020 tentang perubahan keanggotaan Komite
Dewan Komisaris yang merangkap sebagai anggota Nominasi dan Remunerasi. Di sepanjang tahun 2023,
Komite sama dengan masa kerja penunjukannya terdapat perubahan komposisi dan susunan Komite
sebagai anggota Dewan Komisaris yang ditentukan oleh Nominasi & Remunerasi.
Anggaran Dasar Perseroan atau Rapat Umum Pemegang
Saham. Masa jabatan anggota Komite yang bukan Komposisi dan susunan Komite Nominasi & Remunerasi
berasal dari anggota Dewan Komisaris tidak boleh lebih per 31 Desember 2023 adalah sebagai berikut.
lama daripada masa jabatan Dewan Komisaris. Dewan
Nama Jabatan Dasar Hukum Pengangkatan Masa Jabatan Periode Ke-
Mengikuti masa
Ketua Komite Nominasi
Surat Keputusan Dewan Komisaris No. KEP. jabatan sebagai
Fendy Eventius Mugni dan Remunerasi/ Ke-1
KOM/006/2023 tanggal 11 Desember 2023 Komisaris
Komisaris Independen
Independen
Mengikuti masa
Surat Keputusan Dewan Komisaris No. KEP.
Totok Priyambodo Anggota/Komisaris jabatan sebagai Ke-2
KOM/006/2023 tanggal 11 Desember 2023
Komisaris
12 Desember
Surat Keputusan Dewan Komisaris No. KEP.
Makah Indra Purnomo Anggota/Kepala Divisi 2023 – 12 Ke-2
KOM/006/2023 tanggal 11 Desember 2023
Desember 2026
Profil Anggota Komite Nominasi & Remunerasi
Profil Fendy Eventius Mugni dan Totok Priyambodo sebagai ketua dan anggota Komite Nominasi dan Remunerasi, dapat
dilihat bagian profil Dewan Komisaris pada bab Profil Perusahaan dalam Laporan Tahunan ini. Berikut disampaikan
profil dari anggota Komite non Komisaris dari pihak independen.
Nama Makah Indra Purnomo
Jabatan Anggota Komite Nominasi & Remunerasi
Surat Keputusan Dewan Komisaris No. KEP. KOM/006/2023 tanggal 11 Desember 2023
Dasar Hukum Pengangkatan
tentang Penetapan Anggota Komite Nominasi & Remunerasi.
Masa Jabatan 12 Desember 2023 – 12 Desember 2026.
Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance 201
Page 202
Tata Kelola
Perusahaan
Periode ke- Ke-2
Usia 43
Kewarganegaraan Indonesia
Domisili Tegal
Riwayat Pendidikan Sarjana (S1) Teknik Elektro, Universitas Sultan Agung (2004)
Riwayat Pekerjaan Kepala Cabang PT.NSS + NSS Finance periode 2004 sd 2010
Rangkap Jabatan Di Dalam Perusahaan: Tidak ada
Di Luar Perusahaan: Tidak ada
Independensi Komite Nominasi & Remunerasi 5. Bukan orang yang mempunyai wewenang dan
Seluruh anggota Komite Nominasi & Remunerasi tanggungjawab untuk merencanakan, memimpin,
merupakan pribadi yang profesional dan tidak memiliki atau mengendalikan Perseroan dalam waktu 1
hubungan dengan Perseroan guna menjaga independensi (satu) tahun terakhir sebelum diangkat oleh Dewan
dalam pelaksanaan tugas, dan tanggung jawabnya. Komisaris, kecuali Anggota Komite yang berasal dari
Komite Nominasi & Remunerasi yang dibentuk Perseroan Dewan Komisaris.
telah memenuhi kriteria independensi, keahlian,
pengalaman, dan integritas. Komite Komite Nominasi Komite Nominasi dan Remunerasi Perseroan tidak
& Remunerasi juga tidak terkait dengan Direksi, Dewan memiliki anggota independen yang berasal dari luar
Komisaris, maupun pemegang saham. Komite Nominasi Perusahaan, kecuali Fendi Eventius Mugni yang diangkat
& Remunerasi dalam melaksanakan tugasnya tunduk oleh Pemegang Saham sebagai Komisaris Independen
pada ketentuan/hukum dan perundang-undangan yang dan bertindak sebagai Ketua Komite Nominasi &
berlaku di Perseroan. Remunerasi. Seluruh anggota Komite Nominasi &
Remunerasi adalah profesional yang dipilih berdasarkan
Agar dapat bertindak independen, Anggota Komite Peraturan OJK.
Nominasi & Remunerasi Perseroan khususnya dari
pihak independen diwajibkan memenuhi kriteria Piagam Komite Nominasi & Remunerasi
independensi berikut: Perseroan telah menyusun piagam Komite Nominasi
1. Tidak memiliki saham Perseroan, baik langsung & Remunerasi yang ditetapkan pada tanggal 23
maupun tidak langsung. Dalam hal Anggota Komite Agustus 2022 sebagai pendukung pelaksanaan fungsi
memperoleh saham akibat suatu peristiwa hukum dan perannya. Pedoman Kerja Komite Nominasi dan
maka dalam jangka waktu paling lama 6 (enam) Remunerasi, mengatur beberapa hal terkait dengan:
bulan setelah diperolehnya saham tersebut wajib 1. Tugas dan Tanggung Jawab Komite
mengalihkan kepada pihak lain. 2. Kewenangan Komite
2. Tidak mempunyai hubungan keluarga karena 3. Rapat Komite
perkawinan dan keturunan sampai derajat kedua, 4. Organisasi Komite
baik horizontal maupun vertikal dengan Dewan
Komisaris, Direksi, atau Pemegang Saham Utama/ Piagam Charter Komite Nominasi & Remunerasi ditinjau
Pengendali Perseroan. ulang (reviu) secara berkala untuk memastikan bahwa
3. Tidak memiliki hubungan usaha, baik langsung cakupan pedoman tersebut selalu sejalan dengan
maupun tidak langsung yang berkaitan dengan usaha kebutuhan, dan regulasi lain terkait dengan bisnis
Perseroan termasuk di dalamnya tidak menerima Perseroan.
kompensasi dari Perseroan dan entitas anak selain
imbalan jasa yang diterima berkaitan dengan tugas- Tugas dan Tanggung Jawab Komite Nominasi
tugas sebagai Anggota Komite. dan Remunerasi
4. Bukan pegawai Kantor Akuntan Publik, Kantor
Konsultan Hukum, atau Pihak lain yang memberi Tugas dan Tanggung Jawab yang Terkait dengan Fungsi
jasa audit, jasa non audit dan atau jasa konsultasi Remunerasi
lain kepada Perseroan dalam waktu 6 (enam) bulan 1. Melakukan evaluasi terhadap kebijakan remunerasi
terakhir sebelum diangkat oleh Dewan Komisaris. Perseroan yang meliputi Gaji, Honorarium, Tunjangan
202 Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance
Page 203
05
Hari Raya (THR), Benefit (medical, health, loan facility, Fungsi Komite Nominasi & Remunerasi
dan lainnya), Bonus/ Insentif (untuk karyawan), dan Fungsi Komite Nominasi & Remunerasi adalah sebagai
Tantiem (untuk Dewan Komisaris dan Direksi) berikut:
2. Memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris 1. Menyusun, melaksanakan dan menganalisa kriteria
mengenai kebijakan remunerasi bagi anggota Direksi dan prosedur nominasi bagi calon Direksi dan Dewan
dan/atau Dewan Komisaris untuk disampaikan Komisaris dan juga prosedur pemberhentian Direksi
ke RUPS serta kebijaksanaan remunerasi pejabat dan Dewan Komisaris
Eksekutif dan karyawan secara keseluruhan untuk 2. Mengidentifikasi calon Direksi dan Dewan Komisaris
disampaikan kepada Direksi baik dari dalam maupun dari luar yang memenuhi
3. Memastikan bahwa kebijakan remunerasi Perseroan syarat untuk diajukan/diangkat menjadi Direktur
telah sesuai dengan kinerja keuangan Perseroan dan atau Dewan Komisaris
pemenuhan cadangan sesuai peraturan/regulasi 3. Menyusun kriteria penilaian kinerja Direksi
yang berlaku, evaluasi prestasi kerja individual, 4. Mengusulkan suatu sistem remunerasi yang sesuai
kewajaran peer grup di dalam maupun luar bagi Direksi dan Dewan Komisaris berupa sistem
Perseroan, dan strategi pengembangan Perseroan penggajian, pemberian fasilitas dan tunjangan, opsi
jangka panjang. yang diberikan serta sistem pensiun
5. Memastikan pelaksanaan kepatuhan Perseroan
Tugas dan Tanggung Jawab yang Terkait dengan Fungsi terhadap ketentuan dan atau regulasi OJK,
Nominasi Kementerian Ketenagakerjaan, dan regulasi terkait
1. Memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris lainnya termasuk hal-hal yang menjadi keputusan
mengenai komposisi jabatan anggota Direksi dan/ RUPS Perseroan
atau Dewan Komisaris 6. Mendukung aktifitas pengembangan sumber daya
2. Memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris manusia yang profesional
mengenai kebijakan, dan kriteria yang dibutuhkan
dalam nominasi anggota Direksi dan/atau Dewan Wewenang Komite Nominasi & Remunerasi
Komisaris Wewenang Komite Nominasi & Remunerasi adalah:
3. Memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris 1. Komite dapat mengakses catatan atau informasi
mengenai nama calon anggota Direksi dan/atau tentang karyawan Perseroan yang berkaitan dengan
Dewan Komisaris pelaksanaan tugas Komite
4. Menelaah, dan mengusulkan perencanaan suksesi 2. Dalam melaksanakan wewenang sebagaimana diatur
(succession plan) anggota Direksi dan/atau Dewan dalam poin 1 di atas, Komite bekerja sama dengan
Komisaris mitra kerja di antaranya Sekretaris Dewan Komisaris,
5. Melakukan penilaian berdasarkan tolok ukur Komite Penunjang Dewan Komisaris, tim terkait
(benchmark) yang telah disusun sebagai bahan di level manajemen khususnya Human Resources
evaluasi kinerja dan pengembangan kemampuan Development Division, dan unit-unit kerja Perseroan
Direksi dan/atau Dewan Komisaris terkait lainnya (jika diperlukan)
6. Memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris 3. Komite mempunyai wewenang berkomunikasi
mengenai kebijakan evaluasi kinerja bagi anggota langsung dengan karyawan, termasuk Direksi dan
Direksi dan/atau Dewan Komisaris pihak yang terkait dengan pelaksanaan tugas Komite
7. Memberikan rekomendasi mengenai pihak 4. Apabila diperlukan Komite dapat melibatkan tenaga
independen yang akan menjadi anggota Komite ahli dan/atau konsultan/pihak independen di luar
penunjang Dewan Komisaris Komite atau membentuk ad hoc team yang perlu
8. Merekomendasikan persetujuan perubahan struktur untuk membantu pelaksanaan tugasnya atas biaya
organisasi sampai dengan satu tingkat di bawah Direksi Perseroan
5. Komite melakukan kewenangan lain yang diberikan
Fungsi dan Wewenang Komite Nominasi dan oleh Dewan Komisaris
Remunerasi
Dalam pelaksanaan kerjanya, Komite Nominasi &
Remunerasi melekat fungi dan wewenangnya yang
diberikan sesuai dengan ketentuan yang tertuang dalam
piagam Komite Nominasi dan Remunerasi.
Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance 203
Page 204
Tata Kelola
Perusahaan
Pembagian Tugas dan Tanggung Jawab dalam Keanggotaan Komite Nominasi & Remunerasi
Lingkup tugas masing-masing Anggota Komite Nominasi & Remunerasi adalah sebagai berikut:
Nama Jabatan Uraian Tugas
• Melakukan evaluasi terhadap kebijakan remunerasi Perseroan yang meliputi Gaji,
Honorarium, Tunjangan Hari Raya (THR), Benefit (medical, health, loan facility,
dan lainnya), Bonus/Insentif (untuk karyawan), dan Tantiem (untuk Dewan
Ketua
Komisaris dan Direksi).
Komite
Fendy Eventius Mugni • Memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris mengenai kebijakan evaluasi
Nominasi &
kinerja bagi anggota Direksi dan/atau Dewan Komisaris.
Remunerasi
• Memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris mengenai kebijakan, dan
kriteria yang dibutuhkan dalam nominasi anggota Direksi dan/atau Dewan
Komisaris.
• Memastikan bahwa kebijakan remunerasi Perseroan telah sesuai dengan kinerja
keuangan Perseroan dan pemenuhan cadangan sesuai peraturan/regulasi yang
Anggota berlaku, evaluasi prestasi kerja individual, kewajaran peer grup di dalam maupun
Komite di luar Perseroan, dan strategi pengembangan Perseroan jangka panjang.
Totok Priyambodo
Nominasi & • Menelaah, dan mengusulkan perencanaan suksesi (succession plan) anggota
Remunerasi Direksi dan/atau Dewan Komisaris.
• Memberikan rekomendasi mengenai pihak independen yang akan menjadi
anggota Komite penunjang Dewan Komisaris.
• Memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris mengenai kebijakan
remunerasi bagi anggota Direksi dan/atau Dewan Komisaris untuk disampaikan
Anggota ke RUPS serta kebijaksanaan remunerasi pejabat Eksekutif dan karyawan secara
Komite keseluruhan untuk disampaikan kepada Direksi
Makah Indra Purnomo
Nominasi & • Memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris mengenai komposisi jabatan
Remunerasi anggota Direksi dan/atau Dewan Komisaris.
• Merekomendasikan persetujuan perubahan struktur organisasi sampai dengan
satu tingkat di bawah Direksi.
Pengembangan Kompetensi Komite Nominasi & Remunerasi
Perseroan memfasilitasi pelaksanaan program pengembangan bagi Komite Nominasi & Remunerasi dalam rangka
meningkatkan kompetensi anggota Komite Nominasi & Remunerasi. Program ini diharapkan mampu memberikan
dampak positif terhadap produktivitas dan efektivitas kinerja Komite Nominasi & Remunerasi.
Informasi kegiatan peningkatan kompetensi yang diikuti Anggota Komite Nominasi & Remunerasi di sepanjang tahun
2023 dapat dilihat pada bab Profil Perusahaan dalam laporan tahunan ini.
Rapat Komite Nominasi & Remunerasi
Komite Nominasi & Remunerasi menyelenggarakan rapat sekurang-kurangnya sekali dalam setahun sesuai dengan
Pedoman Kerja Kominte Nominasi & Remunerasi. Dalam pengambilan keputusan dalam rapat yang diselenggarakan
oleh Komite Nominasi dan Remunerasi dilakukan secara musyawarah dan mufakat, serta pengambilan suara
terbanyak bila tidak mendapatkan mufakat. Sementara, hasil rapat Komite wajib dituangkan dalam risalah rapat yang
ditandatangani oleh seluruh anggota yang hadir dan didokumentasikan secara baik oleh Sekretaris Komite. Perbedaan
pendapat (dissenting opinions) dalam pengambilan keputusan yang terjadi dalam rapat komite wajib dicantumkan
secara jelas dalam risalah rapat beserta alasan perbedaan pendapat tersebut.
Sepanjang tahun 2023, Komite Nominasi & Remunerasi melakukan sebanyak 3 (tiga) kali rapat, dengan risalah dan
rekapitulasi kehadiran sebagai berikut:
Rekapitulasi Kehadiran Rapat Komite Nominasi & Remunerasi
Nama Jabatan Jumlah Wajib Rapat Jumlah Kehadiran Persentase
Fendy Eventius Mugni Ketua 2 2 100%
Totok Priyambodo Anggota 3 3 100%
Makah Indra Purnomo Anggota 3 3 100%
204 Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance
Page 205
05
Agenda Rapat
No. Tanggal Agenda Peserta Rapat Keterangan
Proposal Honorarium Direksi dan Dewan Komisaris
tahun 2023 1. Totok Priyambodo
1 24 Maret 2023 -
Proposal Tantiem atas pencapaian kinerja tahun 2022 2. Makah Indra Purnomo
bagi Direksi dan Dewan Komisaris MTF
1. Totok Priyambodo
Tindak lanjut perpindahan tugas dari Komisaris
2 3 Agustus 2023 2. Fendy Eventius Mugni -
independen sebelumnya kepada Komisaris yang baru.
3. Makah Indra Purnomo
1. Totok Priyambodo
Pembahasan perihal Asuransi Kesehatan dan Benefit
3 18 Oktober 2023 2. Fendy Eventius Mugni -
Karyawan.
3. Makah Indra Purnomo
Kebijakan Remunerasi Kriteria Anggota Komite Pemantau Risiko
Kebijakan Remunerasi Komite Nominasi & Remunerasi Berdasarkan Piagam Komite Pemantau Risiko, anggota
mengikuti kebijakan dari PT Bank Mandiri (Persero) Komite harus memenuhi berbagai kriteria dan persyaratan.
Tbk selaku Pemegang Saham Mayoritas/Pengendali Selain memiliki independensi, anggota Komite Pemantau
Perseroan. Risiko diharuskan memiliki di antaranya integritas
serta pengetahuan tentang bisnis yang dijalankan oleh
Laporan Singkat Pelaksanaan Tugas dan Perseroan. Persyaratan Keanggotaan Komite Pemantau
Kegiatan Komite Nominasi & Remunerasi Risiko sebagai berikut:
pada Tahun 2023 1. Anggota Komite wajib memiliki integritas yang tinggi,
Di tahun 2023 Komite remunerasi melakukan rapat kemampuan dan pengalaman yang sesuai dengan
sebanyak 3 (tiga) kali untuk membahas evaluasi terhadap bidang pekerjaannya serta mampu berkomunikasi
kebijakan remunerasi Perseroan yang meliputi Gaji, dengan baik.
Honorarium, Benefit (medical, health, loan facility, dan 2. Paling sedikit salah seorang dari anggota Komite
lainnya), Tantiem (untuk Dewan Komisaris dan Direksi) Pemantau Risiko harus memiliki latar belakang
dan juga diskusi terkait remunerasi terbaru Direksi, manajemen risiko.
komisaris, asuransi kesehatan karyawan dan benefit 3. Memahami bisnis Perseroan khususnya manajemen
lainnya. risiko dan peraturan perundangundangan terkait
dengan usaha pembiayaan.
Komite Pemantau Risiko 4. Memiliki pengetahuan yang cukup untuk membaca
Dewan Komisaris membentuk Komite Pemantau Risiko dan memahami laporan keuangan dan laporan terkait
guna memantau pelaksanaan manajemen risiko pemantauan pelaksanaan kebijakan manajemen
Perusahaan yang telah disusun oleh Direksi. Dasar risiko perusahaan pembiayaan.
hukum pembentukan Komite Pemantau Risiko dilandasi 5. Bersedia meningkatkan kompetensi secara
pada beberapa peraturan yang berlaku antara lain: terusmenerus melalui pendidikan dan pelatihan.
1. Peraturan OJK No. 10/POJK.05/2014 tentang Penilaian 6. Bukan merupakan anggota Direksi serta memiliki
Tingkat Risiko Lembaga Jasa Keuangan Non-Bank. integritas serta pengetahuan tentang bisnis yang
2. Surat Edaran OJK No. 4/SEOJK.05/2015 tentang dijalankan oleh Perseroan.
Penilaian Tingkat Risiko Perusahaan Pembiayaan.
3. Surat Edaran OJK No. 1/SEOJK.05/2016 tentang Masa Jabatan
Penilaian Tingkat Kesehatan Keuangan Perusahaan Merujuk pada Surat Keputusan Dewan Komisaris No.
Pembiayaan. KEP. KOM/008/2020 tanggal 31 Agustus 2020 tentang
4. Surat Edaran OJK No. 10/SEOJK.05/2016 tentang Pembentukan dan Pengangkatan Komite Pemantau
Pedoman Penerapan Manajemen Risiko dan Laporan Risiko, ditetapkan bahwa masa tugas anggota komite
Hasil Penilaian Sendiri Penerapan Manajemen Risiko tidak boleh lebih lama dari masa jabatan Dewan
bagi Lembaga Jasa Keuangan Non-Bank. Komisaris sebagaimana diatur dalam anggaran dasar
5. Peraturan OJK No. 44/POJK.05/2020 tentang dengan tidak mengurangi hak Dewan Komisaris untuk
Penerapan Manajemen Risiko Bagi Lembaga Jasa memberhentikan sewaktu waktu.
Keuangan Non-Bank.
6. Peraturan OJK No. 28/PJOK.05/2020 tentang Penilaian
Tingkat Kesehatan Lembaga Jasa Keuangan Non Bank
Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance 205
Page 206
Tata Kelola
Perusahaan
Susunan dan Komposisi Anggota Komite Pemantau Risiko Tahun 2023
Pada tahun 2023, susunan kenggotaan Komite Pemantau Risiko adalah sebagai berikut:
Nama Jabatan Dasar Hukum Pengangkatan Masa Jabatan Periode Ke-
Surat Keputusan Dewan Komisaris
Ketua Komite Mengikuti masa
No. KEP. KOM/007/2023 tanggal 12
Fendy Eventius Mugni Pemantau Risiko/ jabatan sebagai Ke-1
Desember 2023 tentang Penetapan
Komisaris Independen Komisaris Independen
Komite Pemantau Risiko
Surat Keputusan Dewan Komisaris
No. KEP. KOM/002/2023 tentang Mengikuti masa
Totok Priyambodo Anggota/Komisaris Penetapan Anggota Komite jabatan sebagai Ke-1
Pemantau Risiko tanggal 02 Januari Komisaris
2023
Surat Keputusan Dewan Komisaris
Anggota/Pihak No. KEP. KOM/007/2024 tanggal 12 12 Desember 2023 – 12
Irwan Tri Nugroho Ke-2
Independen Desember 2023 tentang Penetapan Desember 2026
Anggota Komite Pemantau Risiko
Surat Keputusan Dewan Komisaris
Anggota/Pihak No. KEP. KOM/008/2020 tanggal 31 31 Agustus 2020 – 31
Indra Riyawan Ke-2
Independen Agustus 2020 tentang Perubahan Agustus 2023
Anggota Komite Pemantau Risiko
Profil Anggota Komite Pemantau Risiko
Profil Fendy Eventius Mugni dan Totok Priyambodo sebagai ketua dan anggota Komite Pemantau Risiko, dapat dilihat
bagian profil Dewan Komisaris pada bab Profil Perusahaan dalam Laporan Tahunan ini. Untuk Profil Indra Riyawan
sebagai anggota Komite juga dapat dilihat pada sub bab Profil Komite Audit. Berikut untuk profil dari anggota Komite
Pemantau Risiko non Komisaris dari pihak independen.
Nama Irwan Tri Nugroho
Jabatan Anggota Komite Pemantau Risiko
Surat Keputusan Dewan Komisaris No. KEP. OM/007/2024 tanggal 12 Desember 2023 tentang
Dasar Hukum Pengangkatan
Penetapan Anggota Komite Pemantau Risiko.
Masa Jabatan 12 Desember 2023 – 12 Desember 2026
Periode ke- Ke-2
Usia 39 tahun
Kewarganegaraan Indonesia
Domisili Bantul
• Doktor di bidang Banking and Finance dari University of Limoges, Perancis (2014).
Riwayat Pendidikan • Magister di bidang Manajemen bidang Keuangan dari Universitas Gadjah Mada (2009).
• Sarjana di bidang Manajemen dari UNS (2006).
• Staf pengajar bidang manajemen keuangan di Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas
Sebelas Maret (UNS).
Riwayat Pekerjaan • Dosen dan peneliti tamu di berbagai perguruan tinggi baik di dalam maupun luar negeri,
Wakil presiden bidang program dan kerjasama internasional di Indonesian Finance
Association (IFA).
Di Dalam Perusahaan: Tidak ada
Rangkap Jabatan
Di Luar Perusahaan: Tidak ada
206 Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance
Page 207
05
Independensi Komite Pemantau Risiko baik horizontal maupun vertikal dengan Dewan
Anggota Komite Pemantau Risiko merupakan pribadi Komisaris, Direksi, atau Pemegang Saham Utama/
yang profesional dan tidak memiliki hubungan dengan Pengendali Perseroan.
Perseroan guna menjaga independensi dalam pelaksanaan 3. Tidak memiliki hubungan usaha, baik langsung
tugas, dan tanggung jawabnya. Komite Pemantau Risiko maupun tidak langsung yang berkaitan dengan usaha
yang dibentuk Perseroan telah memenuhi kriteria Perseroan termasuk di dalamnya tidak menerima
independensi, keahlian, pengalaman, dan integritas. kompensasi dari Perseroan dan entitas anak selain
imbalan jasa yang diterima berkaitan dengan tugas-
Agar dapat bertindak independen, Anggota Komite tugas sebagai Anggota Komite.
Pemantau Risiko Perseroan khususnya dari pihak 4. Bukan pegawai Kantor Akuntan Publik, Kantor
independen diwajibkan memenuhi kriteria independensi Konsultan Hukum, atau Pihak lain yang memberi
berikut: jasa audit, jasa non audit dan atau jasa konsultasi
1. Tidak memiliki saham Perseroan, baik langsung lain kepada Perseroan dalam waktu 6 (enam) bulan
maupun tidak langsung. Dalam hal Anggota Komite terakhir sebelum diangkat oleh Dewan Komisaris.
memperoleh saham akibat suatu peristiwa hukum 5. Bukan orang yang mempunyai wewenang dan
maka dalam jangka waktu paling lama 6 (enam) tanggung jawab untuk merencanakan, memimpin,
bulan setelah diperolehnya saham tersebut wajib atau mengendalikan Perseroan dalam waktu 1
mengalihkan kepada pihak lain. (satu) tahun terakhir sebelum diangkat oleh Dewan
2. Tidak mempunyai hubungan keluarga karena Komisaris, kecuali anggota Komite yang berasal dari
perkawinan dan keturunan sampai derajat kedua, Dewan Komisaris.
Transparansi independensi Komite Pemantau Risiko terlihat dalam tabel berikut:
Fendi Eventius Totok Irwan Tri Indra
Aspek Independensi
Mugni Priyambodo Nugroho Riyawan
Memiliki saham Perseroan, baik langsung maupun tidak
X X X X
langsung.
Memiliki hubungan keluarga dengan Dewan Komisaris, Direksi,
X X X X
atau Pemegang Saham Utama/Pengendali.
Memiliki hubungan usaha, baik langsung maupun tidak
X X X X
langsung yang berkaitan dengan usaha Perseroan.
Merupakan orang yang memberikan jasa audit, non audit, atau
jasa konsultan lainnya kepada Perseroan dalam waktu enam X X X X
bulan terakhir.
Merupakan orang yang mempunyai wewenang dan tanggung
jawab untuk merencanakan, memimpin atau mengendalikan X X X X
kegiatan Perseroan.
Piagam Komite Pemantau Risiko bertanggung jawab untuk melaksanakan tugas-tugas
Piagam Komite Pemantau Risiko disusun dan disahkan komite pemantau risiko yang antara lain meliputi:
oleh Dewan Komisaris di Jakarta pada 23 Agustus 2022. 1. Mengarahkan kebijakan, strategi dan kerangka
Piagam mengatur mengenai kedudukan, keanggotaan, manajemen risiko sesuai dengan risk appetite dan
kewenangan, tugas, dan tanggungjawab Komite risk tolerance.
Pemantau Risiko serta memberikan batasan dan 2. Melakukan reviu atas kesesuaian antara kebijakan
mengatur tata hubungan kerja antara Komite Pemantau manajemen risiko Perseroan dengan pelaksanaan
Risiko dengan Komite lain di bawah Dewan Komisaris. kebijakan tersebut.
3. Melakukan pemantauan atas pelaksanaan tugas
Wewenang serta Tugas dan Tanggung Jawab satuan kerja Manajemen Risiko.
Komite Pemantau Risiko 4. Melakukan reviu atas laporan profil risiko dan/atau
Komite Pemantau Risiko memiliki wewenang untuk dapat tingkat risiko.
mengakses dokumen, data dan informasi perseroan, 5. Melakukan reviu atas laporan tingkat kesehatan
berkomunikasi langsung dengan karyawan termasuk keuangan Perseroan
Direksi dan pihak yang menjalankan fungsi audit internal 6. Memantau kecukupan proses identifikasi,
dan manajemen risiko, melibatkan pihak independen pengukuran pemantauan, pengendalian dan sistem
yang diperlukan dan melakukan kewenangan lain informasi manajemen risiko.
yang diberikan Dewan Komisaris sehingga mampu dan
Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance 207
Page 208
Tata Kelola
Perusahaan
Pembagian Tugas dan Tanggung Jawab
Lingkup tugas masing-masing Anggota Komite Pemantau Risiko disusun atas dasar Peraturan OJK No. 28/POJK.05/2022
Tentang Penilaian Tingkat Kesehatan Lembaga Jasa Keuangan Non-Bank, Peraturan OJK No. 44/ POJK.05/2020 tentang
Penerapan Manajemen Risiko Bagi Lembaga Komite Pemantau Risiko Jasa Keuangan Non-Bank dan Piagam Komite
Pemantau Risiko yang ditetapkan tanggal 23 Agustus 2022, sebagai berikut:
Nama Jabatan Uraian Tugas
Ketua Komite Mengarahkan kebijakan, strategi dan kerangka manajemen risiko sesuai dengan
Fendy Eventius Mugni
Pemantau Risiko risk appetite dan risk tolerance.
Anggota Komite
Totok Priyambodo Melakukan pemantauan atas pelaksanaan tugas satuan kerja Manajemen Risiko.
Pemantau Risiko
• Melakukan reviu atas laporan tingkat kesehatan keuangan Perseroan.
Anggota Komite
Irwan Tri Nugroho • Melakukan reviu atas kesesuaian antara kebijakan manajemen risiko
Pemantau Risiko
Perseroan dengan pelaksanaan kebijakan tersebut.
• Melakukan reviu atas laporan profil risiko dan/atau tingkat risiko.
Anggota Komite
Indra Riyawan • Memantau kecukupan proses identifikasi, pengukuran pemantauan,
Pemantau Risiko
pengendalian dan sistem informasi manajemen risiko.
Pengembangan Kompetensi Komite Pemantau Risiko
Perseroan memfasilitasi pelaksanaan program pengembangan bagi Komite Pemantau Risiko dalam rangka
meningkatkan kompetensi anggota Komite Pemantau Risiko. Program ini diharapkan mampu memberikan dampak
positif terhadap produktivitas dan efektivitas kinerja Komite Pemantau Risiko. Informasi lengkap tentang kegiatan
peningkatan kompetensi yang diikuti Anggota Komite Pemantau Risiko di sepanjang tahun 2023 dapat dilihat pada
bab Profil Perusahaan dalam laporan tahunan ini.
Rapat Komite Pemantau Risiko
Komite Pemantau Risiko mengadakan rapat triwulanan yang dilaksanakan 4 (empat) kali dalam setahun. Komite juga
dapat melakukan rapat bulanan sesuai dengan kebutuhan yang telah disepakati sebelumnya. Dalam pelaksanaannya,
Ketua Komite mengundang seluruh anggota komite dan seluruh anggota Dewan Komisaris untuk menghadiri rapat
yang dipimpin oleh Ketua Komite atau anggota yang ditunjuk secara tertulis apabila ketua berhalangan hadir.
Rapat Komite Pemantau Risiko dianggap sah apabila dihadiri oleh lebih dari ½ jumlah anggota termasuk seorang
Komisaris dan pihak independen. Sepanjang tahun 2023, Komite Pemantau Risiko melakukan 4 (empat) kali rapat,
dengan risalah dan rekapitulasi kehadiran sebagai berikut Rekapitulasi Kehadiran sebagai berikut:
Frekuensi Kehadiran
Nama Jabatan Jumlah Wajib Rapat Jumlah Kehadiran Persentase
Fendy Eventius Mugni Ketua 1 1 100%
Totok Priyambodo Anggota 4 4 100%
Irwan Tri Nugroho Anggota 4 4 100%
Indra Riyawan Anggota 4 4 100%
Ravik Karsidi* Ketua 3 3 100%
*Sdr Fendy Eventius Mugni diangkat menjadi Komisaris Independen dengan menggantikan Sdr Ravik Karsidi berdasarkan akta keputusan Pemegang Saham di luar
RUPS untuk menyelenggarakan RUPS Tahunan (Keputusan Sirkuler) berdasarkan akta No. 137 tanggal 28 Juni 2023.
208 Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance
Page 209
05
Agenda Rapat
No. Tanggal Agenda Peserta Rapat Keterangan
Jakarta, 24 Januari • Risk Appetite Statement (RAS) Periode Desember 2022 Komite Pemantau
1 -
2023 • Performance Review Pembiayaan Periode Desember 2022 Risiko
• Risk Appetite Statement (RAS) Periode Februari 2023 Komite Pemantau
2 Jakarta, 24 Maret 2023 -
• Performance Review Pembiayaan Periode Februari 2023 Risiko
• Risk Appetite Statement (RAS) Periode Mei 2023
Komite Pemantau
3 Jakarta, 27 Juni 2023 • Performance Review Pembiayaan Periode Mei 2023 -
Risiko
• Operational Risk
Jakarta, 21 September • Risk Appetite Statement (RAS) Periode Agustus 2023 Komite Pemantau
4 -
2023 • Performance Review Pembiayaan Periode Agustus 2023 Risiko
Kebijakan Remunerasi
Kebijakan remunerasi Komite Pemantau Risiko mengikuti kebijakan dari PT Bank Mandiri (Persero) Tbk selaku
Pemegang Saham Mayoritas/Pengendali Perseroan.
Laporan Singkat Pelaksanaan Tugas dan Kegiatan Komite Pemantau Risiko pada Tahun 2023
Untuk memperkuat pengelolaan risiko di lingkup Perseroan, program kerja yang menjadi tugas dan kewajiban Komite
Pemantau Risiko di tahun 2023 adalah:
1. Mengarahkan kebijakan, strategi, dan kerangka manajemen risiko sesuai dengan risk appetite dan risk tolerance.
2. Melakukan reviu atas kesesuaian antara kebijakan manajemen risiko Perseroan.
3. Melakukan pemantauan atas pelaksanaan tugas satuan kerja manajemen risiko.
4. Melakukan reviu atas laporan profil risiko dan/atau tingkat risiko.
5. Melakukan reviu atas laporan tingkat kesehatan keuangan Perseroan.
6. Memantau kecukupan proses identifikasi, pengukuran pemantauan, pengendalian, dan sistem informasi
manajemen risiko.
7. Melakukan pembahasan Risk Appetite Statement (RAS).
8. Profil Risiko Terintegrasi.
Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance 209
Page 210
Tata Kelola
Perusahaan
Organ Pendukung Direksi
Dalam menerapkan prinsip GCG, Direksi memiliki beberapa organ pendukung, baik organ yang dibentuk sesuai
kepatuhan maupun yang dibentuk sesuai dengan kebutuhan antara lain:
DIREKSI
SEKRETARIS
PERUSAHAAN
RISK INTERNAL
KOMITE-KOMITE
MANAGEMENT AUDIT
KOMITE KOMITE KOMITE KOMITE
KREDIT MANAJEMEN KOMITE ANTI PENGARAH
ALCO
RISIKO FRAUD TEKNOLOGI
INFORMASI
Komite-komite di Bawah Direksi
Komite Aset dan Liabilitas/Asset Liabilities Committee (ALCO)
Komite Aset dan Liabilitas/Asset Liabilities Committee (ALCO) adalah komite yang dibentuk untuk membantu Direksi
dalam menjalankan fungsi penetapan strategi pengelolaan asset & liability, penetapan suku bunga dan likuiditas
serta hal-hal lain yang terkait pengelolaan asset & liability Perusahaan.
Keanggotaan ALCO Tahun 2023
Jabatan Dijabat Oleh
Ketua President Director
Anggota Tetap dengan 1. President Director
Hak Suara 2. Corporate Finance & Business Strategic Director
(Permanent Voting Member) 3. Sales & IT Director
1. Chief Risk Management
2. Chief Strategic Marketing
3. Chief AR Management & Digital
Anggota Tetap Tanpa 4. Retail Risk Management Division Head
Hak Suara 5. Treasury & Finance Division Head
(Permanent Non-Voting Member) 6. Corporate Planning & Performance Management Division Head
7. Corporate Risk Management Division Head
8. Strategic Marketing & Communication Division Head
9. Accounting, Tax, & Financial Planning Division Head
Sekretaris Retail Risk Management Division Head
Sekretaris Alternatif 1 Treasury & Finance Division Head
Sekretaris Alternatif 2 Corporate Planning & Performance Management Division Head
Undangan Tidak Tetap Tanpa Hak
Division Head dan/atau Department Head terkait materi yang hadir sebagai undangan
Suara (Invitee)
Tugas dan Tanggung Jawab ALCO
1. Menetapkan, mengembangkan, dan mengkaji strategi Asset & Liability Management (ALM).
2. Mengevaluasi dan memonitor pricing sehingga bisnis dapat dijalankan dengan tujuan menguntungkan Perusahaan.
3. Memonitor limit likuiditas yang harus tersedia sesuai dengan kebutuhan Perusahaan.
4. Mengelola aset maupun liabilitas yang sensitif terhadap perubahan suku bunga serta mengelola dampak
perubahan tersebut untuk mendapatkan pendapatan bunga yang maksimal.
5. Mengelola risiko pasar dan likuiditas sebagai pertimbangan bagi manajemen untuk mengetahui tingkat paparan
Risiko Pasar dan Risiko Likuiditas.
6. Menjadi penghubung terhadap Satuan Kerja lain dalam hal perencanaan keuangan dan anggaran, pengembangan
produk baru, pengelolaan portfolio, kecukupan modal dan pertumbuhan yang stabil.
210 Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance
Page 211
05
7. Melakukan pengambilan keputusan strategis di bidang pengelolaan aset dan liabilitas, namun tidak melampaui
wewenang Direksi seperti menetapkan limit yang berkaitan dengan Risiko Likuiditas dan Risiko Pasar sesuai
kebijakan pengambilan risiko secara keseluruhan.
Rapat ALCO
Rapat ALCO adalah forum anggota Komite untuk membahas setiap kebijakan dan keputusan strategis yang menyangkut
pengelolaan aset dan liabilitas Perseroan. Rapat ini diadakan dengan frekuensi sekurang-kurangnya sekali dalam 1
(satu) bulan.
Rapat dipimpin oleh Ketua ALCO, apabila Ketua berhalangan hadir maka rapat dapat dipimpin oleh Anggota Tetap
dengan Hak Suara (Permanent Voting Member) yang ditunjuk. ALCO dianggap sah apabila dihadiri oleh lebih dari 50%
jumlah Anggota Tetap dengan Hak Suara yang ditunjuk (Permanent Voting Member). Pengambilan keputusan rapat
ALCO adalah berdasarkan musyawarah mufakat yang dicantumkan dalam risalah rapat.
Sepanjang tahun 2023, rapat ALCO telah dilaksanakan sebanyak 12 kali, sesuai dengan ketentuan dan mekanisme
yang berlaku di Perseroan. Beberapa pembahasan yang dilakukan dalam rapat ALCO terkait:
Persentase Kehadiran
No. Tempat & Tanggal Agenda
Peserta (%)
Economic Outlook & Macroeconomic Forecast periode Desember 2022
Perkembangan Pricing periode Desember 2022
1 Jakarta, 31 Januari 2023 100
Proyeksi Likuiditas Januari 2023
Usulan Cadangan Likuiditas Tahun 2023
Economic Outlook & Macroeconomic Forecast periode Januari 2023
2 Jakarta, 23 Februari 2023 Perkembangan Pricing periode Januari 2023 83.33
Proyeksi Likuiditas Februari 2023
Economic Outlook & Macroeconomic Forecast periode Februari 2023
3 Jakarta, 29 Maret 2023 Perkembangan Pricing periode Februari 2023 83.33
Proyeksi Likuiditas Maret 2023
Economic Outlook & Macroeconomic Forecast periode Maret 2023
4 Jakarta, 26 April 2023 Perkembangan Pricing periode Maret 2023 100
Proyeksi Likuiditas April 2023
Economic Outlook & Macroeconomic Forecast periode April 2023
5 Jakarta, 30 Mei 2023 Perkembangan Pricing periode April 2023 100
Proyeksi Likuiditas Mei 2023
Economic Outlook & Macroeconomic Forecast periode Mei 2023
6 Jakarta, 27 Juni 2023 Perkembangan Pricing periode Mei 2023 66.67
Proyeksi Likuiditas Juni 2023
Economic Outlook & Macroeconomic Forecast periode Juni 2023
7 Jakarta, 20 Juli 2023 Perkembangan Pricing periode Juni 2023 100
Proyeksi Likuiditas Juli 2023
Economic Outlook & Macroeconomic Forecast periode Juli 2023
8 Jakarta, 24 Agustus 2023 Perkembangan Pricing periode Juli 2023 100
Proyeksi Likuiditas Agustus 2023
Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance 211
Page 212
Tata Kelola
Perusahaan
Persentase Kehadiran
No. Tempat & Tanggal Agenda
Peserta (%)
Economic Outlook & Macroeconomic Forecast periode Agustus 2023
Jakarta, 21 September
9 Perkembangan Pricing periode Agustus 2023 66.67
2023
Proyeksi Likuiditas September 2023
Economic Outlook & Macroeconomic Forecast periode September 2023
10 Jakarta, 18 Oktober 2023 Perkembangan Pricing periode September 2023 100
Proyeksi Likuiditas Oktober 2023
Economic Outlook & Macroeconomic Forecast periode Oktober 2023
Jakarta, 21 November Perkembangan Pricing periode Oktober 2023
11 100
2023 Proyeksi Likuiditas November 2023
Usulan Perubahan Struktur ALCO
Economic Outlook & Macroeconomic Forecast periode November 2023
Jakarta, 18 Desember
12 Perkembangan Pricing periode November 2023 100
2023
Proyeksi Likuiditas Desember 2023
Laporan Singkat Pelaksanaan Tugas Komite ALCO keputusan reject oleh Credit Head sesuai Prinsip “Four
Tahun 2023 Eye Priciple”. Branch Manager memiliki limit kewenangan
Di sepanjang tahun 2023, ALCO telah melaksanakan untuk memberikan keputusan persetujuan kredit.
fungsinya, dengan melaksanakan hal-hal sebagai berikut:
1. Melakukan analisis dan menyampaikan hasil analisis Komite kredit Kantor Pusat untuk persetujuan kredit baru
kondisi ekonomi nasional maupun global untuk terdiri atas fungsi sales retail (Regional Manager), fungsi
penetapan strategi perusahaan. credit (Area Credit Manager dan Credit Management
2. Melakukan analisis likuiditas, terutama analisis Division Head), dan Direksi.
sumber dan proyeksi penggunaan dana.
3. Melakukan analisis kondisi pricing MTF meliputi Tugas dan Tanggung Jawab Komite Kredit
realisasi pricing setiap produk dan penentuan Komite Kredit dalam setiap memberikan keputusan
Base Lending Rate untuk penetapan rate produk persetujuan kredit wajib menjalankan fungsinya sebagai
pembiayaan. sarana pengendalian risiko dan sarana pengendalian
4. Menetapkan strategi pembiayaan untuk meningkatkan manajemen kredit.
penetrasi pasar.
Komite Kredit sebagai sarana pengendalian manajemen
Komite Kredit risiko mengandung arti bahwa:
Komite kredit adalah suatu kelompok pejabat MTF • Setiap persetujuan pembiayaan yang dilakukan Komite
yang dapat memberikan keputusan persetujuan kredit Kredit dapat diartikan sebagai pernyataan bahwa
sesuai dengan limit kewenangan masing-masing yang Customer yang disetujui permohonan pembiayaannya
diperoleh melalui Surat Keputusan WMP/ Wewenang adalah customer yang layak (feasible).
Memutus Pembiayaan. • Setiap persetujuan pembiayaan adalah keputusan
dari Komite Kredit untuk menempatkan dana pada
Keanggotaan Komite Kredit suatu pembiayaan yang memiliki risiko yang sudah
Komite Kredit terdiri dari Komite Kredit Kantor Pusat termitigasi.
dan Komite Kredit Kantor Cabang/Unit yang sebagian
besar ditunjuk Direksi untuk memiliki limit WMP. Komite Kredit sebagai sarana proses pengendalian
manajemen kredit mengandung arti bahwa:
Komite Kredit Cabang untuk persetujuan kredit baru • Setiap persetujuan Komite Kredit merupakan bagian
terdiri atas Credit Head, Sales Head, dan Branch Manager. dalam pengendalian seluruh proses perkreditan.
Credit Head memberikan rekomendasi hasil analisa • Menentukan dan memastikan bahwa tata cara dalam
dan keputusan dalam sistem E-Star melalui Request for pemberian kredit dapat diberikan secara benar
Credit Approval (RCA) yang terdapat dalam menu Credit sesuai dengan prosedur yang ada.
“Credit Process”. Sales Head memberikan review atas hasil
212 Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance
Page 213
05
Komite Manajemen Risiko Keanggotaan Komite Manajemen Risiko adalah sebagai
Dengan meningkatnya kegiatan Perseroan, potensi berikut:
risiko yang dihadapi akan semakin kompleks, Ketua: Direktur Bidang Risk Management
sehingga Perseroan membentuk Komite Manajemen Anggota Tetap:
Risiko untuk mendukung Direksi dalam pengawasan 1. Direktur Bidang Finance & CPM
dan pengelolaan seluruh potensi risiko secara efektif. 2. Direktur Bidang Sales & Distribution
Adapun Potensi Risiko yang dihadapi oleh perseroan 3. Chief Bidang Risk Management
meliputi Risiko Strategis, Risiko Operasional, Risiko 4. Retail Risk Management Division Head
Kredit, Risiko Pasar, Risiko Likuiditas, Risiko Hukum, 5. Corporate Risk Management Division Head
Risiko Kepatuhan dan Risiko Reputasi. 6. Corporate Secretary Division Head
7. Legal Division Head
Tugas dan Tanggung Jawab Komite Manajemen Risiko
yaitu memberikan rekomendasi kepada Direktur Anggota Tidak Tetap:
Utama terkait Penerapan Manajemen Risiko, yang Pejabat senior yang akan diundang sesuai dengan
meliputi: relevansi pembahasan
1. Penyusunan kebijakan, strategi, dan pedoman
penerapan Manajemen Risiko; Rapat Komite Manajemen Risiko
2. Perbaikan atau penyesuaian pelaksanaan 1. Rapat Komite Manajemen Risiko dilaksanakan secara
Manajemen Risiko berdasarkan hasil evaluasi periodik (minimal 4 kali dalam setahun).
pelaksanaan Manajemen Risiko. 2. Rapat Komite Manajemen Risiko dapat dilaksanakan
3. Penetapan hal-hal yang terkait dengan keputusan apabila dihadiri oleh lebih dari ½ (satu per dua) jumlah
bisnis yang menyimpang dari prosedur normal; anggota termasuk Ketua Komite Manajemen Risiko.
4. Membuat summary rekomendasi, tindak lanjut 3. Rapat dipimpin oleh Ketua Manajemen Risiko, apabila
dan/atau hasil penerapan Manajemen Risiko. Ketua berhalangan hadir maka rapat dapat dipimpin
oleh anggota yang ditunjuk.
4. Hasil Rapat Komite Manajemen Risiko dituangkan
dalam risalah/notula rapat yang ditandatangani oleh
seluruh anggota Komite Manajemen Risiko yang hadir.
Sepanjang tahun 2023, perseroan telah menyelenggarakan Rapat Komite Manajemen Risiko sebanyak 4 (empat) kali
dengan ringkasan agenda sebagai berikut:
Persentase Kehadiran
No. Tempat & Tanggal Agenda
Peserta (%)
Hasil stress Test Semester 1 2023
Update Penerapan Ketentuan Restrukturisasi COVID – 19
Batas Maksimum Pemberian Pembiayaan
1 30 Maret 2023 Trendline Portofolio & Industry Limit Corporate Fleet 100
Review & Monitoring Operational Risk
Program Kerja unit Pelindungan Konsumen
Performa Layanan Pengaduan Pelanggan
Perubahan Parameter & Rule Rating
Hasil Back Testing dan Tingkat Kesehatan Perusahaan Pembiayaan
Portfolio Corporate Fleet
2 Jakarta, 4 Juli 2023 Batas Maksimum Pemberian Pembiayaan 100
Profil Risiko Operasional Cabang
Risiko Kepatuhan
Performance Layanan Pengaduan Pelanggan
Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance 213
Page 214
Tata Kelola
Perusahaan
Persentase Kehadiran
No. Tempat & Tanggal Agenda
Peserta (%)
Stress Test Terintegrasi
Proses Perbaikan yang Telah Dilakukan Corporate Fleet
Performance Corporate Fleet
Usulan Masa Berlaku Purchase Order & Surat Persetujuan Fasilitas
Pembiayaan
Jakarta, 27
3 100
September 2023 Framework, Scope dan Metodologi Review Operational Risk
Penyampaian Hasil Control Testing dan Monitoring Segmen Retail
Issue & Action Manajemen (IAM) Segmen Fleet
Risiko Kepatuhan
Performa Layanan Pengaduan Pelanggan
Perubahan Metodologi Risk Based Bank Rating (RBBR)
Portofolio Corporate Fleet
Portofolio dan Kualitas by Top 10 Economy Sector
Portofolio Restrukturisasi Corporate Fleet
4 27 Desember 2023 Penyampaian Hasil Control & Monitoring Segment Retail 100
Review Limit Pembiayaan
Risiko Kepatuhan
Performa Layanan Pengaduan Pelanggan
Update Penerapan Pelindungan Konsumen
Komite Anti Fraud pengendalian pengawasan dan penanganan atas
Pembentukan Komite Anti Fraud didasarkan untuk kejadian risiko perusahaan termasuk fraud
membantu Direksi yang secara khusus menangani 2. Komite Anti Fraud bertanggungjawab langsung
pencegahan (Anti Fraud) di internal Perseroan. Hal ini kepada Direktur Utama
sebagai salah satu bentuk komitmen manajemen dalam 3. Komite Anti Fraud membuat summary hasil temuan
menjalankan Good Corporate Governance (GCG) dan fraud dan melakukan pelaporan secara langsung
menjalankan budaya kerja perusahaan. kepada Direksi dan Dewan Komisaris
Keanggotaan Komite Anti Fraud 4. Membahas kejadian fraud dengan memperhatikan
Komposisi keanggotaan Komite Anti Fraud terdiri dari: beberapa faktor seperti bukti kronologis kejadian,
1. Ketua Komite Anti Fraud: Corporate Secretary penyebab utamanya, dampak financial, potensi
Division Head pencegahan baik itu fraud yang kemungkinan
2. Wakil Ketua Komite Anti Fraud: Corporate Audit kejadiannya berulang maupun yang akan datang.
Division Head 5. Memantau kepatuhan terhadap pelaksanaan etika
3. Anggota Komite Anti Fraud: kerja secara periodik
a. Corporate Risk Management Division Head 6. Melakukan evaluasi dan berkesinambungan
b. Retail & Operation Risk Management Division terhadap kejadian fraud
Head 7. Menetapkan langkah-langkah perbaikan, kontrol dan
c. Human Capital Division Head proses bisnis agar kejadian fraud tidak terulang.
d. Recovery Management Division Head
e. Legal Division Head Rapat Komite Anti Fraud
f. HC Learning Division Head Rapat Komite Anti Fraud adalah diskusi dengan semua
anggota komite dan departemen yang berkaitan
Tugas dan Tanggung Jawab Komite Anti Fraud dengan adanya indikasi fraud di perusahaan, yang
1. Komite Anti Fraud adalah perwakilan dari unit membahas pelaporan indikasi fraud dari whistleblower
kerja/divisi kantor pusat yang melaksanakan fungsi baik melalui email, website, dan call center Anti Fraud
214 Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance
Page 215
05
ataupun kontak langsung dengan komite. Di dalam Komite Pengarah Teknologi Informasi
rapat tersebut akan dibahas analisa, bukti-bukti dari Dalam rangka mendukung efektifitas pelaksanaan
pelapor, dan akan di putuskan juga tindak lanjut dan tugas dan tanggung jawab Direksi maka Perseroan
investigasi fraud, serta rekomendasi sanksi terhadap membentuk komite yang bertugas membantu
pelaku fraud, untuk nantinya rekomendasi tersebut di Direksi dalam memberikan arahan dan memantau
sampaikan kepada direktur utama untuk diputuskan. kegiatan pelaksanaan kerangka kerja, kebijakan dan
penerapan manajemen resiko dalam penggunaan
Sepanjang tahun 2023, rapat Komite Anti Fraud telah Teknologi Informasi sesuai dengan POJK No. 4/
dilaksanakan sebanyak 4 kali, sesuai dengan ketentuan POJK.05/2021 guna mendukung pengembangan usaha
dan mekanisme yang berlaku di Perseroan. Beberapa serta bisnis termasuk kelangsungan pelayanan
pembahasan yang dilakukan dalam rapat Komite Anti terhadap debitur.
Fraud terkait:
• Pembahasan indikasi fraud atas laporan WBS Tugas dan Tanggung Jawab Komite Pengarah
• Pembahasan pengembangan EDS dan evaluasi Teknologi Informasi
penerapan WBS Tugas dan Tanggung Jawab Komite Pengarah Teknologi
Informasi adalah merekomendasikan kepada Direksi
Laporan Singkat Pelaksanaan Tugas Komite Anti terkait penerapan teknologi infomasi yang meliputi:
Fraud Tahun 2023 1. Rencana pengembangan Teknologi informasi yang
Sepanjang tahun 2023, Komite Anti Fraud telah telah sejalan dengan kegiatan usaha.
menjalankan fungsinya dengan melakukan 4 (empat) 2. Perumusan kebijakan dan prosedur Teknologi
pilar strategi Anti Fraud sesuai dengan ketentuan Informasi.
regulasi yang ada, yaitu: 3. Kesesuaian pelaksanaan proyek Teknologi Informasi
• Pencegahan (Preventif) yang disetujui dengan rencana pengembangan
Telah melakukan kegiatan ataupun strategi Teknologi Informasi.
pencegahan sepeti sosialisasi ke cabang-cabang 4. Kesesuaian Teknologi Informasi dengan kebutuhan
ataupun kantor pusat terkait dengan anti fraud sistem informasi manajemen serta kebutuhan
awareness, kemudian mengisi kelas training secara kegiatan bisnis.
berkala dan juga mengirimkan poster anti fraud 5. Efektifitas mitigasi risiko atas investasi pada sektor
awareness setiap minggu kesuluruh karyawan teknologi informasi agar investasi memberikan
melalui email maupun desktop wallpaper pada kontribusi terhadap pencapaian tujuan bisnis.
laptop/komputer karyawan. 6. Pemantauan atas kinerja Teknologi Informasi dan
• Deteksi (Detection) upaya peningkatan kinerja teknologi Informasi.
Segala bentuk pelaporan dari whistleblower baik 7. Upaya penyelesaian berbagai masalah terkait Teknologi
internal maupun eksternal, komite sudah deteksi Informasi yang tidak dapat diselesaikan oleh unit kerja
dan Analisa terkait penyelesaian, akar masalah terkait secara efektif, efisien, dan tepat waktu.
dan tindak lanjut kasus, agar hal tersebut dapat 8. Kecukupan dan alokasi sumber daya Teknologi
terselesaikan dengan baik. Informasi.
• Invetigasi, Pelaporan dan Sanksi
Investigasi dilakukan apabila adanya indikasi Keanggotaan Komite Pengarah Teknologi Informasi
fraud di internal baik di kantor pusat maupun Keanggotaan Komite Pengarah Teknologi Informasi
di kantor cabang perusahaan. Selain itu komite adalah sebagai berikut:
juga melakukan pelaporan secara berkala kepada 1. Ketua: Direktur Bidang Teknologi Informasi
management, regulator dan induk perusahaan. 2. Anggota Tetap:
Dan komite juga memberikan rekomendasi sanksi a. Chief Bidang Risk Management
dan menyampaikan rekomendasi tersebut kepada b. Information Technology Division Head
management untuk diputuskan dalam rapat direksi, c. Retail Risk Management Division Head
• Pemantauan, evaluasi dan tindak lanjut d. Corporate Risk Management Division Head
Komite selalu memantau dan berkoordinasi dengan e. Corporate Secretary Division Head
divisi lain terkait arahan dan tindak lanjut serta f. Strategic Marketing & Communication Division Head
pemberian sanksi dari management, agar sanksi yang 3. Anggota Tidak Tetap:
sudah diputuskan untuk pelaku fraud dapat segera Pejabat senior yang akan diundang sesuai dengan
ditindaklanjuti oleh divisi terkait atau kepala wilayah. relevansi pembahasan
Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance 215
Page 216
Tata Kelola
Perusahaan
Rapat Komite Pengarah Teknologi Informasi
1. Rapat Komite Pengarah Teknologi Informasi dilaksanakan secara periodik (minimal 4 kali dalam setahun).
2. Rapat Komite Pengarah Teknologi Informasi dapat dilaksanakan apabila dihadiri oleh lebih dari ½ (satu per dua)
jumlah anggota termasuk Ketua Komite Pengarah Teknologi Informasi.
3. Rapat dipimpin oleh Ketua Komite Pengarah Teknologi Informasi, apabila Ketua berhalangan hadir maka rapat
dapat dipimpin oleh anggota yang ditunjuk.
4. Hasil Rapat Komite Pengarah Teknologi Informasi dituangkan dalam risalah/notula rapat yang ditandatangani
oleh seluruh anggota Komite Pengarah Teknologi Informasi yang hadir.
Sepanjang tahun 2023, perseroan telah menyelenggarakan Rapat Komite Pengarah Teknologi Informasi sebanyak 4
(empat) kali dengan ringkasan agenda sebagai berikut:
No. Tempat & Tanggal Agenda Peserta
1. BOD:
1. Update Progress Sertifikasi ISO27001 • Pinohadi G Sumardi
MTF1Access • Perana Citra
Online, 17 Maret 2. Update Assessment IT CISO Mandiri • Johanes Barus
1
2023 3. Update Pengembangan Aplikasi MTF Mobile 2. Kanda Octaviano (IT & Strategic Digital)
dan Implementasi MTF1Access di Kantor 3. Vitriati Hartika (Corporate Risk)
Cabang 4. Citra Judith (CPM)
5. Camar Sativa (SMC)
1. BOD:
1. Update Rekomendasi CISO Mandiri • Pinohadi G Sumardi
2. Review Laporan terkait IT Security • Perana Citra
2 Online, 6 Juli 2023
3. Update Project System Canalis • Johanes Barus
4. Update Pengembangan Aplikasi MTF Mobile 2. Kanda Octaviano (IT & Strategic Digital)
3. Vitriati Hartika (Corporate Risk)
1. Review Penanganan LockBit 3.0 MTF
1. BOD:
2. Review Laporan terkait IT Security
• Perana Citra
Graha Mandiri, 27 3. Update Progress Pengembangan Internal
3 • Johanes Barus
September 2023 4. Update Pengembangan Enhancement
2. Kanda Octaviano (IT & Strategic Digital)
Aplikasi MTF Mobile, Host to Host dengan
3. Vitriati Hartika (Corporate Risk)
Dealer Hyundai, Aplikasi MTF1Access
1. Update Pemenuhan IT Security
1. BOD:
Requirement dari CISO Bank Mandiri
• Pinohadi G Sumardi
2. Review Laporan terkait IT Security
• Perana Citra
Graha Mandiri, 27 3. Update Progress Pengembangan Internal
4 • Johanes Barus
Desember 2023 4. Update Penyusunan IT Strategic Plan 2024
2. Kanda Octaviano (IT & Strategic Digital)
5. Update Penggunaan MTF1Access di Kantor
3. Vitriati Hartika (Corporate Risk)
Cabang, Rencana Pengembangan
4. Indra Budi Laksana (Retail Risk)
MTF1Access dan MTF Mobile di Tahun 2024
Laporan Singkat Pelaksanaan Tugas Komite officer Perseroan untuk berhubungan dengan pihak di
Pengarah Teknologi Informasi Tahun 2023 luar Perseroan.
Selama tahun 2023, Komite Pengarah Teknologi Informasi
telah melaksanakan 4 kali rapat dengan pembahasan Keberadaan Sekretaris Perusahaan diatur dalam
strategi teknologi informasi yang diperlukan keputusan Peraturan OJK No. 35/POJK.04/2014 tentang Sekretaris
dari manajemen. Untuk pembahasan rapat dapat dilihat Perusahaan Emiten atau Perusahaan Publik.
pada data agenda rapat sebagaimana informasi di atas.
Pihak yang Mengangkat dan Memberhentikan
Sekretaris Perusahaan Sekretaris Perusahaan
Sekretaris Perusahaan memastikan bahwa Perseroan Sekretaris Perusahaan diangkat dan diberhentikan
mematuhi peraturan tentang persyaratan keterbukaan oleh Direktur Utama berdasarkan mekanisme internal
sejalan dengan penerapan prinsip-prinsip GCG; Perseroan dengan persetujuan Dewan Komisaris dan
memberikan informasi yang dibutuhkan oleh Direksi bertanggung jawab dan melaporkan kegiatannya
secara berkala dan/atau sewaktu-waktu apabila langsung kepada Direktur Utama. Sekretaris Perusahaan
diminta; menatausahakan serta menyimpan dokumen dilarang merangkap jabatan apa pun pada emiten lain
perusahaan; serta menjadi penghubung atau liaison atau perusahaan publik.
216 Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance
Page 217
05
Kualifikasi Pejabat Sekretaris Perusahaan 1. Cakap melakukan perbuatan hukum;
Sekretaris Perusahaan mengemban misi untuk 2. Memiliki pengetahuan dan pemahaman di bidang
mendukung terciptanya citra Perseroan yang baik secara hukum, keuangan dan tata kelola perusahaan;
konsisten dan berkesinambungan melalui pengelolaan 3. Memahami kegiatan usaha Perusahaan;
program komunikasi yang efektif kepada segenap 4. Memiliki kemampuan berkomunikasi dengan baik;
pemangku kepentingan. Persyaratan sebagai Sekretaris 5. Berdomisili di Indonesia.
Perusahaan, paling kurang:
Pejabat Sekretaris Perusahaan
Nama Arif Reza Fahlepi
Jabatan Sekretaris Perusahaan
Dasar Hukum Pengangkatan Keputusan Direksi No. 01324/SKHCP.SVC/HC/11/2018 tanggal 26 November 2018
Masa Jabatan Sejak 26 November 2018
Periode ke- 1
Usia 46 tahun
Kewarganegaraan Indonesia
Domisili Jakarta Selatan
• Magister (S2) jurusan Corporate Communication di London School of Public Relations (2017)
Riwayat Pendidikan
• Sarjana di bidang Sastra Indonesia dari Universitas Padjajaran (2001)
• Ketua Bidang Kerjasama Strategis di Public Affair Forum Indonesia (2020 - Sekarang)
• Head of Corporate Communication PT Federal International Finance (2016-2018)
• Corporate Communication Analyst PT Federal International Finance (2007-2016)
• Human Capital PT Federal International Finance (2005-2007)
Riwayat Pekerjaan • Surveyor PT Federal International Finance (2004-2005)
• Redaktur di PT Cahaya Rakyat Merdeka (2001-2004)
• Marketing Officer di PT Purbaya Pancasakti (1997-2001)
• Aktif sebagai Badan Pengurus Pusat Perhimpunan Humas Indonesia (PERHUMAS) bidang
Kerjasama Strategis untuk periode (2017-2020)
Di Dalam Perusahaan: Tidak ada
Rangkap Jabatan
Di Luar Perusahaan: Tidak ada
• Sertifikasi Anti Fraud Awareness untuk Perusahaan Pembiayaan (LPPI)
• Sertifikasi Dasar Pembiayaan – Manajerial (LSPPI)
Keahlian/Sertifikasi
• Sertifikasi Profesi Pembiayaan Indonesia (SPPI).
• Sertifikasi Kompetensi Executive Public Relation dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).
Struktur Organisasi Sekretaris Perusahaan
Secara struktural, Sekretaris Perusahaan berada 1 (satu) tingkat di bawah Direksi dan bertanggung jawab langsung
kepada Direktur Utama. Sekretaris Perusahaan sendiri membawahi Corporate Communication Department Head,
Office of the Board Department Head dan Customer Care Department Head. Dengan adanya Sekretaris Perusahaan,
diharapkan dapat membantu Direksi dalam menjalankan pengelolaan informasi Perusahaan dan memastikan bahwa
Perusahan mematuhi peraturan tentang persyaratan keterbukaan sejalan dengan penerapan prinsip-prinsip GCG.
Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance 217
Page 218
Tata Kelola
Perusahaan
PRESIDENT DIRECTOR
CORPORATE SECRETARY DIVISION HEAD
CORPORATE
OFFICE OF THE BOARD CUSTOMER CARE
COMMUNICATION
DEPARTMENT HEAD DEPARTMENT HEAD
DEPARTMENT HEAD
Hingga akhir tahun 2023 jumlah Karyawan Corporate Secretary, Legal Compliance & APU PPT Division adalah sebagai
berikut:
Jabatan Jumlah Karyawan (orang)
Kepala Divisi 1
Kepala Departemen 3
Supervisor 17
Staf 6
Jumlah 27
Pedoman Kerja Sekretaris Perusahaan 3. Membantu Direksi dan Dewan Komisaris dalam
Dalam mendukung kerja Sekretaris Perusahaan, telah pelaksanaan tata kelola perusahaan yang meliputi:
diterbitkan Pedoman Kerja Sekretaris Perusahaan No. a. Keterbukaan informasi kepada masyarakat,
03/PGN/06/2016 yang telah diterbitkan tanggal 23 termasuk ketersediaan informasi pada Situs Web
Desember 2016 dan telah melalui perbaikan/revisi pada Perseroan;
tanggal 14 Desember 2018, telah disetujui oleh Direksi b. Penyampaian laporan kepada Otoritas Jasa
Perseroan. Keuangan tepat waktu;
c. Penyelenggaraan dan dokumentasi Rapat Umum
Fungsi dan Tugas Sekretaris Perusahaan Pemegang Saham;
Fungsi, tugas dan tanggung jawab Sekretaris Perusahaan d. Penyelenggaraan dan dokumentasi rapat Direksi
adalah sebagai berikut: dan/atau Dewan Komisaris; dan
e. Pelaksanaan program orientasi terhadap
Fungsi Perseroan bagi Direksi dan/atau Dewan Komisaris.
Merencanakan, mengkoordinasikan, dan • Sebagai penghubung antara Perseroan dengan
mengendalikan seluruh aspek kegiatan Perseroan Pemegang Saham, Otoritas Jasa Keuangan,
yang meliputi corporate communication, corporate dan Pemangku Kepentingan lainnya.
social responsibility, penanganan keluhan konsumen, • Merencanakan, mengkoordinasikan dan
corporate action, kepatuhan terhadap regulasi, memastikan pelaksanaan Corporate Action
pelaksanaan tata kelola perusahaan yang baik seperti RUPS, Public Expose, CSR, pembagian
termasuk sebagai penghubung kepada shareholders, dividen, dan Penerbitan Obligasi/MTN agar
stakeholders, dan regulator untuk meningkatkan tata terlaksana dengan baik dan lancar.
kelola dan kepatuhan Perseroan terhadap regulasi. • Memastikan anggaran dasar, perijinan-
perijinan, dan perjanjian-perjanjian yang
Tugas dan Tanggung Jawab dibuat oleh Perseroan telah sesuai dengan
1. Mengikuti perkembangan Pasar Modal khususnya peraturan yang berlaku.
peraturan perundang-undangan yang berlaku di • Mengawasi dan mengkoordinasikan
bidang Pasar Modal. whistleblowing system untuk mengefektifkan
2. Memberikan masukan kepada Direksi dan Dewan pengendalian internal.
Komisaris untuk mematuhi ketentuan peraturan • Memastikan fungsi People Management di
perundang-undangan di bidang Pasar Modal. divisi Corporate Secretary, berjalan lancar.
218 Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance
Page 219
05
Pengembangan Kompetensi Sekretaris Perusahaan
Perseroan memfasilitasi pelaksanaan program pengembangan bagi Sekretaris Perusahaan dalam rangka meningkatkan
kompetensi. Program ini diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap produktivitas dan efektivitas
kinerja Sekretaris Perusahaan.
Kegiatan peningkatan kompetensi yang diikuti oleh Corporate Secretaray Division Head pada tahun 2023 adalah
sebagai berikut:
Peserta Jenis /Materi Pelatihan Penyelenggara Waktu & Tempat
Arif Reza Fahlepi Webinar “Leadership in Changing
OJK Institute Online, 8 Agustus 2023
(Corporate Secretary Division Head) Atmosphere”
Arif Reza Fahlepi Implementasi Undang-undang
OJK 11 November 2023
(Corporate Secretary Division Head) Perlindungan Data Pribadi
Arif Reza Fahlepi Hari Iman Wahyudi, S.
Anti Fraud & Gratifikasi 12 Desember 2023
(Corporate Secretary Division Head) psi, Psikolog, Cht
Arif Reza Fahlepi
Leadership for General Manager MTF 12 Desember 2023
(Corporate Secretary Division Head)
Pelaksanaan Tugas Sekretaris Perusahaan 2023 10. Melakukan reviu dan merekomendasikan pengkinian
Secara umum, kegiatan yang telah dilakukan Sekretaris serta penyempurnaan kebijakan, ketentuan maupun
Perusahaan di sepanjang tahun 2023, di antaranya adalah: system prosedur yang dimiliki oleh Perseroan agar
1. Menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham sesuai dengan ketentuan/regulasi dan peraturan
Tahunan Tahun Buku 2022 dan Rapat Umum perundangundangan yang berlaku; dan
Pemegang Saham Luar Biasa di Tahun 2023; 11. Menangani keluhan pelanggan dan membuat
2. Menyelenggarakan kegiatan Rapat Direksi dan Rapat pelaporan wajib secara rutin.
Dewan Komisaris secara rutin;
3. Melakukan pelaporan yang menjadi kewajiban Publikasi Informasi Perusahaan
Perseroan terhadap Regulator; Perseroan berkomitmen untuk senantiasa menjalankan
4. Menjalin relasi dengan pihak eksternal, khususnya prinsip keterbukaan informasi Perseroan dengan
pemangku kepentingan; mempublikasikan berbagai kegiatan atau informasi
5. Melaksanakan event Perseroan, baik event internal mengenai Perseroan sepanjang tahun buku 2023. Hal
dan eksternal; ini sesuai dengan Peraturan Bapepam dan LK No. X.K.1
6. Melaksanakan kegiatan Corporate Social (Keputusan Ketua Bapepam dan LK No. Kep-86/PM/1996
Responsibility, Literasi dan Inklusi keuangan; tertanggal 24 Januari 1996) dan Peraturan Bursa Efek
7. Membina hubungan dengan media massa dan Jakarta No. I-E.IV (Keputusan Direksi PT Bursa Efek
monitoring pemberitaan; Jakarta No. Kep-306/BEJ/07-2004 tertanggal 19 Juli 2004).
8. Mengelola dan memperbarui konten situs web Pengungkapan informasi material dilakukan Perseroan
Perseroan; melalui laporan ataupun siaran pers.
9. Melakukan dalam kegiatan penghargaan publik dan
partisipasi sponsor;
Laporan Keuangan Bulanan Perusahaan Pembiayaan
Berdasarkan Peraturan OJK No. 3/POJK.05/2013 tentang Laporan Bulanan Lembaga Jasa Keuangan Non Bank dan Surat
Edaran OJK No. 26/SEOJK.05/2019 tentang Perubahan atas Surat Edaran OJK No. 3/SEOJK.05/2016 tentang Laporan
Bulanan Perusahaan Pembiayaan, Perusahaan Pembiayaan wajib mengirimkan Laporan Bulanan kepada OJK paling
lambat tanggal 10 setiap bulannya. Selama tahun 2023, Perseroan telah melaporkan kepada OJK Laporan Keuangan
Bulanan secara tepat waktu dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku, sebagai berikut:
Periode Bulan Laporan Tahun 2023 Tanggal Pengiriman Laporan
Januari 10 Februari 2023
Februari 10 Maret 2023
Maret 10 April 2023
April 10 Mei 2023
Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance 219
Page 220
Tata Kelola
Perusahaan
Periode Bulan Laporan Tahun 2023 Tanggal Pengiriman Laporan
Mei 11 Juni 2023
Juni 7 Juli 2023
Juli 8 Agustus 2023
Agustus 8 September 2023
September 11 Oktober 2023
Oktober 8 November 2023
November 11 Desember 2023
Desember 9 Januari 2024
Kewajiban Penyampaian Data Utang Valuta Asing
Berdasarkan Surat OJK No. S-30/PM.2/2013 tanggal 7 Februari 2013 dan No. S-124/PM.23/2013 tanggal 27 Februari
2013 perihal Permintaan Data Hutang/Kewajiban Dalam Valuta Asing, Emiten atau Perusahaan Publik diminta untuk
menyampaikan:
1. Laporan mengenai jumlah hutang/kewajiban dalam valuta asing
2. Proyeksi pembayaran hutang/kewajiban dalam valuta asing per bulan
3. Informasi jatuh tempo hutang/kewajiban dalam valuta asing Dalam hal emiten tidak mempunyai atau memiliki
hutang/kewajiban dalam valuta asing, emiten diminta untuk tetap melaporkan kepada OJK dengan menggunakan
formulir yang telah ditentukan. Laporan tersebut di atas wajib disampaikan kepada OJK paling lambat tanggal
10 setiap bulannya dengan menggunakan formula sebagaimana terlampir dalam surat OJK No. S-30/PM.2/2013
tanggal 7 Februari 2013 tersebut.
Sepanjang tahun 2023, Perseroan telah melaporkan kepada OJK Laporan hutang/kewajiban dalam valuta asing secara
tepat waktu dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku, sebagai berikut:
Periode Bulan Laporan Tahun 2023 Tanggal Pengiriman Laporan
Januari 8 Februari 2023
Februari 7 Maret 2023
Maret 6 April 2023
April 5 Mei 2023
Mei 9 Juni 2023
Juni 6 Juli 2023
Juli 7 Agustus 2023
Agustus 6 September 2023
September 3 Oktober 2023
Oktober 7 November 2023
November 6 Desember 2023
Desember 4 Januari 2024
Kegiatan Membina Hubungan dengan Media Pengelolaan Akses Informasi dan Data
Massa Perusahaan
Perseroan senantiasa membina hubungan baik dengan Perseroan senantiasa memberikan kemudahan bagi
Media Massa sebagai mitra dalam penyebaran informasi para pemangku kepentingan untuk mengakses informasi
tentang kondisi perusahaan. Perseroan secara berkala dan data perusahaan melalui situs web www.mtf.co.id.
menggelar kegiatan bersama media massa guna Selain sebagai sarana penyebaran informasi kepada
meningkatkan komunikasi dengan melakukan berbagai publik, situs web ini juga merupakan upaya Perseroan
kegiatan. dalam menerapkan praktik GCG dan transparansi kepada
seluruh pemangku kepentingan.
220 Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance
Page 221
05
Pengelolaan Situs Web Perseroan kepada para pemangku kepentingan serta
Sesuai dengan Peraturan OJK No. 8/POJK.04/2015 tentang dalam rangka memenuhi peraturan perundang-undangan
Situs Web Emiten dan Perusahaan Publik, Perseroan telah yang berlaku. Situs web Perseroan juga menyediakan
memiliki situs web resmi yang mencerminkan identitas nomor kontak serta alamat email dan pos yang dapat
Perseroan dan dapat diakses melalui www.mtf.co.id. Situs dihubungi untuk komunikasi selanjutnya dengan para
web Perseroan terbagi ke dalam 2 (dua) platform, yaitu pemangku kepentingan. Perseroan telah berupaya
situs web produk dan jasa dengan alamat www.mtf. co.id melakukan penyesuaian terhadap situs web Perseroan
yang dikelola oleh marketing, dan situs web korporasi berdasarkan Peraturan OJK No. 8/POJK.04/2015.
dengan alamat www.mtf.co.id/ korporat yang dikelola
oleh Sekretaris Perusahaan. Di bawah ini tersaji kesesuaian konten situs web
korporasi Perseroan www.mtf.co.id/ korporat dengan
Perseroan secara berkala memperbarui situs web Peraturan OJK No. 8/POJK.04/2015 tentang Situs Web
untuk senantiasa memberikan informasi terbaru terkait Emiten atau Perusahaan Publik.
Kesesuaian dengan
POJK No. 8/POJK.04/2015 tentang Situs Web Emiten atau Situs Web MTF
No. Keterangan
Perusahaan Publik
Ya Tidak N/A
Ketentuan Umum
Akses web melalui: www.mtf.co.id
1 Emiten atau Perusahaan Publik telah memiliki Situs Web. √
dan www.mtf.co.id/korporat/id
a. Situs Web Emiten atau Perusahaan Publik telah dibuat • POJK No 8/ POJK.04/2015
dengan memperhatikan peraturan perundang- √ • POJK No 31/ POJK.04/2015
undangan. • POJK No 29/POJK.04/2016
2
b. Situs Web telah memiliki alamat Situs Web yang
mencerminkan identitas Emiten atau Perusahaan √ Ya
Publik.
a. Situs Web Emiten atau Perusahaan Publik telah
menyajikan informasi dalam Bahasa Indonesia dan
√ Ya
bahasa asing, dengan ketentuan bahasa asing yang
3 digunakan paling kurang bahasa Inggris.
b. Informasi yang disajikan dalam bahasa asing telah
memuat informasi yang sama dengan informasi yang √ Ya
disajikan dalam Bahasa Indonesia.
Informasi yang Dimuat dalam Situs Web
a. Situs Web telah memuat informasi mengenai Emiten
atau Perusahaan Publik yang terbuka untuk umum, √ -
4 aktual, dan terkini.
b. Informasi sebagaimana dimaksud pada huruf a telah
memenuhi ketentuan sebagai berikut:
1. Disajikan dengan benar dan tidak menyesatkan
mengenai keadaan Emiten atau Perusahaan √ -
Publik;
2. Disajikan secara jelas sehingga mudah dipahami;
√ -
dan
3. Dapat diakses setiap saat oleh semua pihak. √ -
Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance 221
Page 222
Tata Kelola
Perusahaan
Kesesuaian dengan
POJK No. 8/POJK.04/2015 tentang Situs Web Emiten atau Situs Web MTF
No. Keterangan
Perusahaan Publik
Ya Tidak N/A
Informasi umum Emiten atau Perusahaan Publik Hal- hal
yang wajib diungkapkan antara lain:
a. Nama, alamat dan kontak kantor pusat dan/atau
kantor perwakilan Emiten atau Perusahaan Publik,
Alamat kantor pusat dan kantor
dan alamat pabrik (jika ada) yang paling kurang √
cabang telah tersedia.
meliputi nomor telepon, nomor faksimile, dan
alamat surat elektronik yang dapat dihubungi;
b. Riwayat singkat Emiten atau Perusahaan Publik; √ Sudah ada.
c. Struktur organisasi Emiten atau Perusahaan Publik; √ Diperbarui tanggal 5 Maret 2023
d. Struktur kepemilikan Emiten atau Perusahaan
Publik, meliputi:
MTF merupakan Perusahaan non
1. Uraian tentang nama pemegang saham dan terbuka, sehingga informasi
√
persentase kepemilikannya setiap akhir bulan; kepemilikan saham tidak
berubah.
2. Informasi mengenai pemegang saham utama dan
pengendali Emiten atau Perusahaan Publik, baik
langsung maupun tidak langsung, sampai kepada √ Sudah tersedia
5 pemilik individu, yang disajikan dalam bentuk
skema atau diagram; dan
3. Nama entitas anak, perusahaan asosiasi,
perusahaan ventura bersama dimana Emiten
atau Perusahaan Publik memiliki pengendalian Tidak ada karena Perusahaan
√
bersama entitas, beserta persentase kepemilikan tidak memiliki anak usaha.
saham, bidang usaha, dan status operasi
perusahaan tersebut (jika ada);
e. Struktur grup Emiten atau Perusahaan Publik dalam
bentuk bagan yang paling kurang meliputi
Terinfo struktur grup Bank
perusahaan dalam grup Emiten atau Perusahaan √
Mandiri dan Tunas Ridean.
Publik yang berada dalam pengawasan Otoritas Jasa
Keuangan;
f. Profil Direksi, Dewan Komisaris, komite, dan
Sekretaris Perusahaan paling kurang meliputi:
1. foto; √ -
2. nama; √ -
3. riwayat jabatan, termasuk rangkap jabatan; √ -
4. riwayat pendidikan; dan √ -
5. hubungan Afiliasi anggota Direksi dan anggota
Dewan Komisaris dengan anggota Direksi dan/
√ -
atau anggota Dewan Komisaris lainnya, serta
pemegang saham (jika ada);
g. Nama dan alamat:
1. Akuntan Publik yang mengaudit laporan keuangan
Emiten atau Perusahaan Publik dalam tahun √ -
berjalan;
2. Pemeringkat Efek (jika ada); √ -
3. Wali Amanat (jika ada); dan/atau √ -
4. Biro Administrasi Efek (jika ada); dan √ -
h. Dokumen Anggaran Dasar. √ Sudah tersedia.
222 Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance
Page 223
05
Kesesuaian dengan
POJK No. 8/POJK.04/2015 tentang Situs Web Emiten atau Situs Web MTF
No. Keterangan
Perusahaan Publik
Ya Tidak N/A
Informasi bagi pemodal atau investor HaL-haL yang wajib
diungkapkan antara lain:
a. Prospektus Penawaran Umum; √ Sudah tersedia.
b. Laporan tahunan, untuk periode 5 (lima) tahun buku
√ Sudah tersedia.
terakhir; dan
c. Informasi keuangan, paling kurang meliputi:
1. Laporan keuangan tahunan, untuk periode 5
√ Sudah tersedia.
(lima) tahun buku terakhir;
2. Laporan keuangan tengah tahunan, untuk periode
√ Sudah tersedia.
5 (lima) tahun buku terakhir; dan
3. Ikhtisar data keuangan penting, dalam bentuk
perbandingan untuk 5 (lima) tahun buku terakhir √ Sudah tersedia
yang paling kurang memuat:
a) pendapatan; √ -
b) laba bruto; √ -
6 c) laba (rugi); √ -
d) jumlah laba (rugi) yang dapat diatribusikan
kepada pemilik entitas induk dan kepentingan non √ -
pengendali;
e) total laba (rugi) komprehensif; √ -
f) jumlah laba (rugi) komprehensif yang dapat
diatribusikan kepada pemilik entitas induk dan √ -
kepentingan non pengendali;
g) laba (rugi) per saham; √ -
h) jumlah aset; √ -
i) jumlah liabilitas; √ -
j) jumlah ekuitas; √ -
k) rasio laba (rugi) terhadap jumlah aset; √ -
l) rasio laba (rugi) terhadap ekuitas; √ -
m) rasio laba (rugi) terhadap pendapatan; √ -
Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance 223
Page 224
Tata Kelola
Perusahaan
Kesesuaian dengan
POJK No. 8/POJK.04/2015 tentang Situs Web Emiten atau Situs Web MTF
No. Keterangan
Perusahaan Publik
Ya Tidak N/A
n) rasio lancar; √ -
o) rasio liabilitas terhadap ekuitas; √ -
p) rasio liabilitas terhadap jumlah aset; dan √ -
q) informasi dan rasio keuangan lainnya yang relevan
√ -
dengan perusahaan dan jenis industrinya;
d. Informasi Rapat Umum Pemegang Saham, paling
kurang meliputi:
1. Pengumuman dan pemanggilan; √ -
2. Bahan mata acara yang dibahas dalam Rapat
√ Sudah tersedia.
Umum Pemegang Saham;
3. Riwayat hidup calon anggota Direksi dan Dewan
Terdapat pergantian Dewan
Komisaris apabila terdapat mata acara
√ Komisaris dalam RUPS di tahun
pengangkatan atau penggantian anggota Direksi
2023
dan Dewan Komisaris; dan
4. Ringkasan risalah Rapat Umum Pemegang Saham; √ Sudah tersedia.
e. Informasi saham, paling kurang meliputi:
Data berupa informasi komposisi
1. Jumlah saham beredar; √
saham
2. Pemecahan saham (jika ada); √ -
3. Penggabungan saham (jika ada); √ -
4. Saham bonus (jika ada); dan √ -
5. Perubahan nilai nominal saham (jika ada); √ -
f. Informasi obligasi dan/atau Sukuk, paling kurang
meliputi:
a. Nilai obligasi yang belum lunas/terhutang
√ Sudah tersedia
(outstanding bond) dan/atau Sukuk;
b. Hasil pemeringkatan obligasi dan/atau Sukuk; √ -
c. Tanggal jatuh tempo; dan √ -
d. Tingkat bunga obligasi dan/atau imbal hasil
√ -
Sukuk;
g. Informasi dividen; √ Sudah tersedia.
h. Informasi untuk pemodal atau investor, media,
√ -
publik, dan/atau analis (jika ada);
i. Informasi terkait aksi korporasi yang dilakukan oleh
Emiten atau Perusahaan Publik dan tindakan yang
dilakukan oleh pihak lain terhadap Emiten atau
Perusahaan Publik (jika ada), meliputi:
1. Transaksi Afiliasi dan Benturan Kepentingan
√ -
Transaksi Tertentu;
224 Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance
Page 225
05
Kesesuaian dengan
POJK No. 8/POJK.04/2015 tentang Situs Web Emiten atau Situs Web MTF
No. Keterangan
Perusahaan Publik
Ya Tidak N/A
2. Transaksi Material dan perubahan Kegiatan
√ -
Usaha Utama;
3. Penggabungan Usaha atau Peleburan Usaha; √ -
4. Pengambilalihan Perusahaan Terbuka; √ -
5. Kuasi Reorganisasi; √ -
6. Pembelian kembali saham yang dikeluarkan oleh
√ -
Emiten atau Perusahaan Publik;
7. Pembagian Saham Bonus; √ -
8. Pernyataan Penawaran Tender; √ -
9. Pembelian kembali saham oleh Emiten atau
Perusahaan Publik dalam kondisi pasar yang √ -
berpotensi krisis; dan
10. Program kepemilikan saham oleh anggota Direksi,
anggota Dewan Komisaris, dan karyawan dari
√ -
Emiten atau Perusahaan Publik atau pihak
terkendali; dan
j. Informasi atau Fakta Material selain yang telah
diungkapkan dalam Peraturan Otoritas Jasa √ -
Keuangan ini.
Informasi tata kelola perusahaan Hal-hal yang wajib
diungkapkan antara lain:
Sudah dilengkapi di bagian
a. Pedoman kerja Direksi dan Dewan Komisaris; √
keterbukaan informasi
b. Pengangkatan, pemberhentian, dan/atau
kekosongan Sekretaris Perusahaan, termasuk
√ Sudah tersedia.
Sekretaris Perusahaan sementara, serta informasi
pendukungnya;
Sudah dilengkapi di bagian
c. Piagam Unit Audit Internal; √
keterbukaan informasi
d. Kode etik; √ Sudah tersedia.
e. Pedoman kerja komite; √ Sudah tersedia.
7
f. Pengangkatan dan pemberhentian anggota Komite
√ Sudah tersedia.
Audit;
g. Uraian prosedur Nominasi dan Remunerasi, apabila
√ Sudah tersedia.
tidak dibentuk Komite Nominasi dan Remunerasi;
h. Kebijakan manajemen risiko; √ Sudah tersedia.
i. Kebijakan mekanisme sistem pelaporan pelanggaran
√ Sudah tersedia.
(jika ada);
j. Kebijakan anti korupsi (jika ada); √ -
k. Kebijakan terkait seleksi pemasok dan hak kreditur
√ -
(jika ada); dan
l. Kebijakan dalam peningkatan kemampuan vendor
√ -
(jika ada).
Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance 225
Page 226
Tata Kelola
Perusahaan
Kesesuaian dengan
POJK No. 8/POJK.04/2015 tentang Situs Web Emiten atau Situs Web MTF
No. Keterangan
Perusahaan Publik
Ya Tidak N/A
Informasi tanggung jawab sosial perusahaan
a. Informasi tanggung jawab sosial perusahaan telah
memuat kebijakan, jenis program, dan biaya yang √ -
dikeluarkan oleh Emiten atau Perusahaan Publik
b. Kebijakan, jenis program, dan biaya sebagaimana
dimaksud pada huruf a terkait aspek:
8
1. Lingkungan hidup; √ Sudah tersedia.
2. Praktik ketenagakerjaan, kesehatan, dan
√ Sudah tersedia.
keselamatan kerja;
3. Pengembangan sosial dan kemasyarakatan; dan √ Sudah tersedia.
4. Tanggung jawab produk dan/atau layanan, dengan
√ Sudah tersedia.
disertai informasi pendukungnya.
Informasi yang dimuat dalam Situs Web telah memuat
9 informasi yang sama dengan informasi yang diwajibkan √ Sudah tersedia.
dalam masing-masing peraturan terkait
Layanan Pelanggan • Mobile Survey
Perseroan memberikan saluran layanan pelanggan yang • Mobile Collection
dapat digunakan oleh pelanggan untuk mengajukan • Mobile License Plate
pertanyaan, permintaan kebutuhan data, maupun • MTF Report
pengaduan. • MTF OSR
Email : customer.service@mtf.co.id 2. HC EAZY
(Senin sd Jumat, pk 08.30-17.30 WIB) 3. MTF Mobile
Care center : 15000 59 4. MTF1Access
(Senin sd Jumat, pk 08.00-17.00 WIB)
Hubungan Media
Jejaring Sosial Perusahaan Perseroan memanfaatkan media massa sebagai mitra
Perseroan juga memperhatikan perkembangan media untuk menyebarluaskan informasi tentang Perseroan
sosial sebagai fasilitas komunikasi interaksi dengan kepada khalayak. Tentang kegiatan hubungan media
seluruh pemangku kepentingan. Untuk itu, Perseroan telah diulas pada bagian Sekretaris Perusahaan dalam
membuka kanal komunikasi daring melalui beragam laporan tahunan ini.
media sosial.
Facebook Fanpage : Mandiri Tunas Finance Laporan Tahunan
Instagram : @mandiritunasfinance Perseroan juga menerbitkan buku Laporan Tahunan
LinkedIn : Mandiri Tunas Finance yang dibagikan kepada pemegang saham dan pemangku
Twitter : @mandiritunasfin kepentingan lainnya. Penerbitan dan penyampaian
Chatbot MARSHA : 62 811-1455-740 Laporan Tahunan juga merupakan bentuk pemenuhan
Youtube : Mandiri Tunas Finance Perseroan terhadap ketentuan peraturan dan informasi
Website : mtf.co.id Perseroan serta salah satu syarat pelaksanaan RUPS.
Mobile Application Tata Kelola Informasi dan Akses Data
Perseroan memiliki beberapa mobile application Perusahaan untuk Internal
berbasis sistem operasi Android dan IOS yang dapat Perseroan menyediakan akses informasi dan data
digunakan oleh pelanggan maupun publik untuk perusahaan untuk karyawan guna memberikan
mendapatkan layanan pembiayaan kendaraan bermotor kemudahan dalam menjalankan tugas maupun
dari Perseroan. mengakses berbagai fasilitas dengan saluran dan media
1. MTF Mobile Apps berikut:
226 Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance
Page 227
05
No. Nama Aplikasi Fungsi
Core App System yang digunakan MTF untuk semua proses mulai dari akuisisi hingga kelola
1 Estar
account yang terintegrasi.
Aplikasi Mobile yang di gunakan oleh Team Collection untuk mendukung proses penagihan
2 Mobile Collection
kepada Pelanggan.
Aplikasi Mobile yang membantu tim sales untuk melakukan prospek dan survey kepada
3 Mobile Survey
Pelanggan.
HC Eazy merupakan aplikasi Human Resource Information System (HRIS) yang di gunakan oleh
4 HC Eazy internal karyawan MTF untuk mengakses data karyawan, benefit-benefit karyawan seperti cuti,
melakukan absensi, dan lainnya.
Knowledge Management System yang digunakan internal perusahan untuk pusat informasi,
5 KMS
panduan pemakaian hingga Q&A terkait aplikasi yang ada di perusahaan.
Aplikasi eprocurement digunakan oleh Departemen Procurement dan vendor sebagai sarana
6 Eprocurement
mengajukan harga pada saat melakukan pengadaan.
Helpdesk System adalah web application yang di gunakan oleh karyawan internal MTF untuk
7 Helpdesk System mendapatkan bantuan dari personil IT untuk menyelesaikan masalah terkait IT yang di alami
oleh karyawan di Head Office maupun di Kantor Cabang.
i-Care adalah aplikasi web yang di gunakan oleh Customer Care untuk memproses keluhan,
8 I-Care
kritik, dan saran yang di sampaikan oleh Pelanggan MTF.
Queuing System adalah aplikasi web yang di gunakan di Customer Lounge dan di Kantor
9 Queuing System Cabang sebagai sistem antrian untuk Pelanggan yang datang ke Customer Lounge dan Kantor
Cabang.
Email Office 365 sudah menggantikan system Email karyawan MTF yang sebelumnya memakai
10 Email System Office 365 Microsoft Exchange, yang dimana Office 365 sudah menggunakan cloud untuk system Email
nya sehingga tidak menjadi beban di server MTF.
SunGL Accounting SunGL Accounting System merupakan aplikasi yang di gunakan oleh team accounting untuk
11
System menyimpan summary dari masing-masing account yang ada.
Fungsi Manajemen Risiko
Perseroan memiliki Divisi Risk Management yang terdiri atas Retail Risk Management dan Corporate Risk Management
yang bertugas melakukan pengelolaan risiko untuk menghindari dampak kerugian bagi Perseroan yang diakibatkan
dari risiko yang dihadapi.
Gambaran Umum Sistem Manajemen Risiko di MTF
Perseroan telah menerapkan manajemen risiko dengan mengacu pada POJK No. 44/POJK.05/POJK.05/2020 tentang
Penerapan Manajemen Risiko Bagi Lembaga Jasa Keuangan NonBank. Fungsi manajemen risiko dirancang independen
dari satuan kerja fungsi bisnis dan operasional yang diberikan akses untuk memberikan informasi kepada Direksi
dan Komisaris terkait penilaian atas risiko, perubahan profil risiko, penilaian limit risiko serta kejadian yang mungkin
dapat berdampak material pada kelangsungan bisnis dan operasional perseroan.
Pihak yang Mengangkat dan Memberhentikan Kepala Manajemen Risiko
Kepala Manajemen Risiko merupakan pejabat Perseroan yang diangkat dan diberhentikan oleh Direktur Utama
berdasarkan mekanisme internal Perseroan.
Profil Kepala Manajemen Risiko
Berdasarkan Surat Keputusan Direksi No. 00093/SK-HCP.SVC/HC/VII/2023 tanggal 1 Agustus 2023 dan Surat Keputusan
Direksi No. 00017/SK-HCP.SVC/HC/IV/2023 tanggal 30 April 2023, Direktur Utama mengangkat Indra Budi Laksana
sebagai Kepala Divisi Retail Risk Management dan Vitriati Hartika Tapiheroe sebagai Kepala Divisi Corporate Risk
Management Perseroan.
Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance 227
Page 228
Tata Kelola
Perusahaan
Indra Budi Laksana
Nama & Jabatan
Kepala Divisi Retail Risk Management
Warga negara Indonesia
Data Pribadi Usia 47 tahun. Kelahiran Sleman, 3 September 1976
Domisili: Tangerang Selatan, Banten, Indonesia
• Bachelor of International Relations, Universitas Gadjah Mada (1995-1999)
• Sertifikasi Dasar Pembiayaan - Managerial dari PT Sertifikasi Profesi Pembiayaan Indonesia (SPPI)
Pendidikan
(2023)
• Sertifikasi Manajemen Risiko Perbankan – Level 3 oleh Lembaga Sertifikasi Profesi Perbankan (2019)
Bergabung di MTF 1 Agustus 2023 sebagai Kepala Divisi Retail Risk Management
Sebelum bergabung di Perseroan, beliau berkarir di Bank Mandiri. Beberapa jabatan yang pernah
diemban adalah:
• Department Head Micro Productive Collection & Recovery, PT Bank Mandiri (Persero), Tbk. (2019-
2023)
Pengalaman Kerja • Consumer Collection & Recovery Head, PT Bank Mandiri (Persero), Tbk. (2017-2019)
• Retail Credit Collection Head, PT Bank Mandiri (Persero), Tbk. (2015-2017)
• Retail Risk & Collection Center Manager, PT Bank Mandiri (Persero), Tbk. (2013-2015)
• Team Leader Collection & Recovery Analytics, PT Bank Mandiri (Persero), Tbk. (2011-2013)
• SPS RC Collection & Recovery Analytics, PT Bank Mandiri (Persero), Tbk. (2010-2011)
Vitriati Hartika Tapiheroe
Nama & Jabatan
Kepala Divisi Corporate Risk Management
Warga negara Indonesia
Data Pribadi Usia 46 tahun. Kelahiran Bandung, 7 September 1977
Domisili: Jakarta Selatan, DKI Jakarta, Indonesia
• Bachelor of Ocean Engineering, Institut Teknologi Bandung (1997 – 2002).
• Qualified Chief Risk Officer (QRCO), Badan Nasional Sertifikasi Profesi (2018).
Pendidikan
• Sertifikasi Manajemen Risiko Satu Tingkat Dibawah Direksi – Lembaga Sertifikasi Profesi
Pembiayaan Indoensia (2023).
Bergabung di MTF 30 Januari 2023 sebagai Kepala Divisi Corporate Risk Management
• Corporate Risk Management Division Head PT Mandiri Tunas Finance (2023 – Present)
• Head of Risk – Indonesia Allianz Trade ASEAN, PT Asuransi Allianz Utama Indonesia (2016 – 2023)
• Corporate Credit Manager PT Chandra Sakti Utama Leasing (2014 – 2016)
Pengalaman Kerja • Senior Credit Analyst PT Chandra Sakti Utama Leasing (2012 – 2014)
• Senior Credit & Risk Analyst PT ORIX Indonesia Finance (2010 – 2011)
• Senior Staff General Affairs, PT ORIX Indonesia Finance (2007 - 2009)
• Leasing Account Manager, PT ORIX Indonesia Finance (2003 - 2007)
228 Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance
Page 229
05
Struktur Organisasi dan Kedudukan Fungsi Manajemen Risiko
CHIEF
RETAIL RISK MANAGEMENT CORPORATE MANAGEMENT
DIVISION HEAD DIVISION HEAD
RETAIL CREDIT
DATA ENTERPRISE POLICY &
RISK & ASSET OPERATIONAL RISK CORPORATE RISK BCM & IT RISK
MANAGEMENT PROCEDURE
LIQUIDITY DEPARTMENT HEAD DEPARTMENT HEAD DEPARTMENT HEAD
DEPARTMENT HEAD DEPARTMENT HEAD
DEPARTMENT HEAD
Pada tahun 2023, Divisi Retail Risk Management dan Divisi Corporate Risk Management memiliki total 28 karyawan
dengan rincian sebagai berikut:
Jumlah Karyawan Divisi Jumlah Karyawan Divisi Corporate
Jabatan/Fungsi Total Jumlah Karyawan
Retail Risk Management Risk Management
Kepala Divisi 1 orang 1 orang 2 orang
Kepala Departemen 2 orang 3 orang 5 orang
Analyst dan Section Head 7 orang 7 orang 14 orang
Officer 2 orang 6 orang 8 orang
Admin 1 orang 0 1 orang
Jumlah 13 orang 17 orang 30 orang
Sertifikasi Profesi Manajemen Risiko
Sertifikasi profesi sangat penting bagi risk managers untuk memahami perkembangan pengelolaan risiko. Berikut
adalah daftar sertifikasi profesi yang dimiliki Divisi Retail Risk Management dan Divisi Corporate Risk Management:
Divisi Retail Risk Management Corporate Risk Management
Jumlah Karyawan Rasio Terhadap Jumlah Karyawan Rasio Terhadap
Jenis Sertifikat yang Memiliki Jumlah Karyawan yang Memiliki Jumlah Karyawan
(orang) Divisi (%) (orang) Divisi (%)
Sertifikat profesi manajemen risiko
dari Badan Sertifikasi Manajemen 10 77 9 52
Risiko (BSMR)
Sertifikasi Dasar Managerial 3 100 2 50
Tugas dan Tanggung Jawab Fungsi Manajemen Risiko
Tugas dan tanggung jawab Fungsi Management Risiko adalah:
1. Mengidentifikasi risiko yang melekat pada kegiatan usaha perseroan.
2. Menyusun metode pengukuran risiko.
3. Memantau pelaksanaan strategi manajemen risiko serta posisi risiko secara keseluruhan, per jenis risiko serta
melakukan pengujian menggunakan skenario kondisi abnormal dengan menggunakan data historis.
4. Memberikan rekomendasi ke unit bisnis dan operasional.
5. Menyusun dan menyampaikan laporan profil risiko kepada Direksi.
6. Mengkaji ulang secara berkala proses manajemen risiko dan usulan atas pengembangan atau perluasan usaha.
Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance 229
Page 230
Tata Kelola
Perusahaan
Pengembangan Kompetensi Manajemen Risiko
Perseroan berkomitmen dalam meningkatkan kompetensi pegawai, termasuk bagi karyawan pada fungsi manajemen
risiko, khususnya kompetensi pada bidang manajemen risiko. Program ini diharapkan mampu memberikan dampak
positif terhadap produktivitas dan efektivitas kinerja pengelolaan risiko Perseroan.
Kegiatan peningkatan kompetensi yang telah diikuti Retail Risk Management Division Head dan Corporate Risk
Management Division Head pada tahun 2023 sebagai berikut:
Peserta Jenis /Materi Pelatihan Penyelenggara Waktu & Tempat
Indra Budi Laksana Sertifikasi Risk Management Satu
APPI Jakarta, Juli 2023
(Retail Risk Management Division Head) Tingkat di bawah Direksi
Indra Budi Laksana Pelatihan Omega Credit Skills
Moodys Analytics Jakarta, Agustus 2023
(Retail Risk Management Division Head) Accreditation
Vitriati Hartika Tapiheroe Sertifikasi Risk Management Satu
APPI Jakarta, Juli 2023
(Corporate Risk Management Division Head) Tingkat di bawah Direksi
Laporan Singkat Pelaksanaan Tugas Manajemen Risiko Tahun 2023
Selama tahun 2023 fungsi manajemen risiko telah melaksanakan tugas sebagai berikut:
1. Memantau profil risiko dan mengelola seluruh profil risiko dalam rangka menetapkan risk appetite, limit risiko dan
strategi pengelolaan risiko yang tertuang dalam Risk Appetite Statement (RAS).
2. Memantau dan mengevaluasi perkembangan dan kualitas portofolio secara menyeluruh.
3. Menjaga tingkat Kesehatan perusahaan agar selalu dalam kondisi minimal sehat serta menyusun dan membuat
laporan tingkat Kesehatan ke Direksi, Komisaris serta regulator.
4. Secara berkala melakukan stress testing untuk mengukur dampak perubahan faktor makroekonomi terhadap
kondisi permodalan, likuiditas, kualitas aset, dan laba perusahaan berdasarkan skenario yang ditetapkan.
5. Menyusun dan/atau mengevaluasi serta menyempurnakan kebijakan, prosedur perseoran.
6. Menyusun Portfolio Guideline & Industri Limit yang digunakan khususnya pada segmen Corporate Fleet, serta
melakukan penyesuaian risk acceptance criteria pembiayaan.
7. Memonitor penanganan debitur yang menunggak melalui overdue meeting dan tools watchlist sebagai bagian dari
Early Warning System pada segmen Corporate Fleet.
8. Penjagaan Risiko Operasional perusahaan serta melaksanakan Business Continuity Management (BCM) antara lain:
• Post check audit melalui Quality Assurance (QA) atas parameter sesuai ketentuan.
• Optimalisasi fungsi Regional Control Officer (RCO) yaitu memaksimalkan tugas RCO dalam melakukan kontrol &
monitoring kegiatan operasional cabang.
Penilaian Kinerja Manajemen Risiko Tahun 2023
Sepanjang tahun 2023 fungsi risk management telah melaksanakan seluruh target yang telah ditetapan dan seluruh
inisiatif yang dilaksanakan berhasil menjaga kualitas portofolio pembiayaan, dimana tingkat Non Performing Financing
(NPF) terjaga dengan baik di level 0,70% di tahun 2023.
Audit Internal
Fungsi Audit Internal merupakan salah satu persyaratan dalam implementasi Prinsip Tata Kelola Perusahaan Yang
Baik dan wajib diterapkan dalam pengelolaan Perusahaan Pembiayaan. Fungsi Audit Internal adalah suatu kegiatan
pemberian keyakinan (assurance) dan konsultasi (consulting) yang bertujuan untuk meningkatkan nilai dan
memperbaiki operasional perusahaan, dengan cara mengevaluasi efektivitas pelaksanaan pengendalian internal
(internal control), penerapan manajemen risiko (risk management), dan proses tata kelola perusahaan (corporate
governance).
Kedudukan Audit Internal dalam organisasi berada langsung di bawah dan bertanggungjawab kepada Direktur Utama,
dan dapat berkomunikasi langsung dengan Direksi dan Dewan Komisaris melalui Komite Audit untuk menginformasikan
berbagai hal yang berhubungan dengan aktivitas audit.
230 Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance
Page 231
05
Pihak yang Mengangkat dan Memberhentikan fraud dan pelanggaran code of conduct, serta mengikuti
Kepala Audit Internal rapat yang bersifat strategis tanpa memiliki hak suara.
Kepala Unit Audit Internal merupakan pejabat Perseroan
yang diangkat dan diberhentikan oleh Direktur Utama Sedangkan tanggung jawab Audit Internal adalah
berdasarkan mekanisme internal Perseroan dengan mencakup: menyusun Rencana Audit Tahunan
persetujuan Dewan Komisaris serta dilaporkan kepada (Annual Audit Plan) dengan persetujuan Direktur
Regulator. Utama, melaksanakan aktivitas internal audit dengan
penekanan pada bidang/aktivitas yang berisiko
Kewenangan dan Pertanggungjawaban tinggi serta mengevaluasi kecukupan internal kontrol,
Untuk dapat menjalankan tugas dengan efektif Audit memonitor tindak lanjut hasil aktivitas audit internal,
Internal diberikan kewenangan maupun tanggung jawab mengembangkan program untuk meningkatkan kualitas
dengan memperhatikan prinsip-prinsip independensi, Audit Internal, serta sebagai counterpart eksternal audit.
objektivitas dan profesionalisme. Kewenangan Audit
Internal mencakup: melakukan aktivitas audit internal Profil Kepala Audit Internal
terhadap kegiatan semua unit kerja kantor pusat Berdasarkan Surat Keputusan Direksi No. 00078/SK-HCP.
maupun kantor cabang, melakukan akses terhadap SVC/HC/06/2022 tanggal 22 Juni 2022, Direktur Utama
seluruh informasi, catatan karyawan dan sumber daya mengangkat Bayu Mario sebagai Kepala Audit Internal
serta hal-hal lain yang dianggap perlu, melakukan Perseroan, dan telah dilaporkan kepada OJK melalui surat
aktivitas investigasi terhadap kegiatan yang terindikasi No. 128/MTF-CLC.CCS/VI/2022 pada tanggal 24 Juni 2022.
Nama Bayu Mario
Jabatan Kepala Audit Internal
Dasar Hukum Pengangkatan Surat Keputusan Direksi No. 00078/SK-HCP.SVC/HC/06/2022 tanggal 22 Juni 2022
Masa Jabatan 1,5 tahun
Periode ke- Ke-1
Usia 52 tahun
Kewarganegaraan Indonesia
Domisili Tangerang
• Sarjana (S1) Ekonomi jurusan Akuntansi dari Universitas Sriwijaya (1996)
Riwayat Pendidikan
• Sarjana Program Magister Manajemen dari Universitas Trisakti (2003)
• PT Bank Dagang Negara (1996) sebagai Officer Development Program
Riwayat Pekerjaan • PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (1999-2022) sebagai Auditor, Quality Assurance & Control,
Credit Operation, Mandiri University.
Di Dalam Perusahaan: Tidak ada
Rangkap Jabatan
Di Luar Perusahaan: Tidak ada
• Sertifikasi Qualified Internal Auditor (QIA) oleh Yayasan Pendidikan Internal Audit (YPIA)
- 1998
• Certified Fraud Examiner (CFE) oleh Association of Certified Fraud Examiners (ACFE) - 2011
Keahlian/Sertifikasi
• Certified Chartered Accountant (CA) oleh Ikatan Akuntan Indonesia - 2021
• Sertifikasi Manajemen Risiko Level 3 oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) - 2018
• Sertifikasi Audit Internal - Supervisor oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) - 2015
Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance 231
Page 232
Tata Kelola
Perusahaan
Struktur Organisasi dan Kedudukan Audit Internal
Secara struktural, Audit Internal berada 1 (satu) tingkat di bawah Direksi. Kepala Audit Internal bertanggung jawab
langsung kepada Direktur Utama. Berikut struktur organisasi dan kedudukan Audit Internal yang menggambarkan
lingkup tugas dan fungsi serta koordinasinya dalam organisasi Perseroan.
Struktur Organisasi Audit Internal Mandiri Tunas Finance
PRESIDENT DIRECTOR
CORPORATE AUDIT DIVISION HEAD
CORPORATE AUDIT DISTRIBUTION & DISTRIBUTION &
IT CORPORATE
DEV. & ASSURANCE BUSINESS AUDIT SUPPORT AUDIT
AUDIT DEPT. HEAD
DEPT. HEAD DEPT. HEAD DEPT. HEAD
Hingga akhir tahun 2023, Unit Audit Internal memiliki 26 (dua puluh enam) karyawan dengan rincian penempatan dan
pelaksanaan tugas sebagai berikut:
Jabatan/Fungsi Jumlah Karyawan
Kepala Divisi 1 orang
Kepala Departemen 4 orang
Lead Auditor 11 orang
IT Audit Analyst 2 orang
Audit Development Section Head 1 orang
MIS Audit Analyst 1 orang
Quality Assurance Analyst 2 orang
Auditor 3 orang
Audit Admin 1 orang
Jumlah 26 orang
Jumlah pegawai tersebut merupakan hasil dari identifikasi dan kajian atas pengelolaan sistem pengendalian internal
dan efektivitas pengawasannya yang dilakukan oleh Manajemen Perseroan.
Unit Audit Internal selalu berupaya untuk memberikan pendidikan berkelanjutan bagi seluruh personilnya untuk
memenuhi kualifikasi dan kompetensi yang memadai termasuk sertifikasi profesi bidang Internal Audit. Adapun
sertifikasi profesi yang telah dimiliki oleh Personil Audit Internal hingga tahun 2023 dapat dilihat pada tabel di bawah
ini.
Jenis Sertifikat Jumlah Karyawan yang Memiliki (orang)
Sertifikasi Dasar Pembiayaan - Managerial 4
Certified Fraud Examiner (CFE) 1
Certified Chartered Accountant (CA) 1
Qualified Internal Audit (QIA) 2
232 Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance
Page 233
05
Jenis Sertifikat Jumlah Karyawan yang Memiliki (orang)
Sertifikasi Manajemen Risiko (BSMR) Level 2 1
Sertifikasi Manajemen Risiko (BSMR) Level 3 1
Certified Public Accountant (CPA) 1
Certified Lead Auditor ISO 27001 1
Perseroan berkomitmen untuk meningkatkan level Kerahasiaan, Kompetensi. Auditor Internal diharapkan
sertifikasi profesi bagi karyawan Audit Internal, baik bagi dapat menerapkan prinsip-prinsip kode etik, sebagai
karyawan yang telah memiliki sertifikasi profesi maupun berikut:
yang belum memiliki.
Integritas
Pedoman dan Tata Tertib Audit Internal Internal Auditor memiliki kepribadian yang dilandasi
Untuk memenuhi ketentuan dalam Peraturan OJK No. oleh sikap jujur, berani, bijaksana, dan bertanggung
56/POJK.04/2015 tentang Pembentukan dan Pedoman jawab untuk membangun kepercayaan guna memberikan
Penyusunan Piagam Unit Audit Internal, Perseroan telah dasar untuk penilaian (judgement) yang handal.
mempunyai Piagam Audit Internal yang telah disetujui
oleh Direksi dan Dewan Komisaris, sebagai acuan atau Objektivitas
pedoman dalam melaksanakan tugas, kewajiban, dan • Internal Auditor menjunjung tinggi ketidakberpihakan
wewenangnya. profesional dalam mengumpulkan, mengevaluasi,
dan memproses data/informasi tentang aktivitas
Dalam Piagam Audit Internal disebutkan bahwa: atau proses yang sedang diperiksa.
1. Divisi Audit Internal dipimpin oleh Kepala Divisi yang • Internal Auditor melakukan penilaian (judgement)
diangkat dan diberhentikan oleh Direktur Utama secara seimbang (balanced) dengan memperhatikan
atas persetujuan Dewan Komisaris. semua keadaan yang relevan dan tidak dipengaruhi
2. Kepala Divisi Audit Internal bertanggung jawab oleh kepentingan pribadi atau orang lain.
langsung kepada Direktur Utama dan melaporkan
kepada Komite Audit. Kerahasiaan
3. Pengangkatan, penggantian, atau pemberhentian Internal Auditor menghargai nilai dan kepemilikan
Kepala Divisi Audit Internal dilaporkan kepada informasi yang diterima dan tidak mengungkapkan
otoritas yang berwenang mengatur dan mengawasi informasi tanpa otorisasi yang berwenang, kecuali
kegiatan usaha Perseroan. terdapat kewajiban hukum atau profesi untuk
4. Seluruh Internal Auditor di Divisi Audit Internal mengungkapkan informasi tersebut.
bertanggung jawab kepada Kepala Divisi Audit
Internal. Kompetensi
• Internal Auditor menggunakan pengetahuan,
Independensi Audit Internal keahlian, pengalaman, dan keterampilan yang
Auditor Internal memiliki independensi dalam diperlukan dalam menjalankan tugas yang diberikan.
melakukan aktivitas Audit Internal, mengemukakan • Aktivitas internal audit harus dilaksanakan dengan
pandangan serta pemikiran sesuai dengan profesi dan keahlian dan kemahiran profesional yaitu memiliki
standar yang berlaku, mengungkapkan pandangan pengetahuan, keterampilan dan kompetensi lainnya
tanpa pengaruh ataupun tekanan pihak lain, kebebasan yang dibutuhkan untuk melaksanakan tanggung
dalam menerapkan metode/ruang lingkup teknik audit jawabnya.
yang akan dilakukan, tidak melakukan kegiatan yang
bersifat operasional dan tidak melakukan perangkapan Fungsi Audit Internal
tugas dan jabatan. Secara umum, fungsi dari Audit Internal dibagi menjadi 2
(dua), yaitu fungsi assurance dan consulting.
Kode Etik Audit Internal
Dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya Fungsi Assurance
Auditor Internal dituntut untuk bersikap professional Pelaksanaan fungsi assurance bertujuan untuk
dan taat pada kode etik yang telah ditetapkan. Kode Etik memastikan bahwa pengendalian internal, manajemen
merupakan prinsip-prinsip profesional internal auditor risiko dan tata kelola telah dilakukan oleh seluruh unit
dalam pelaksanaan audit yaitu: Integritas, Objektivitas, kerja sesuai dengan kebijakan dan prosedur tertulis di
Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance 233
Page 234
Tata Kelola
Perusahaan
Perseroan maupun peraturan eksternal. Pelaksanaan eksternal audit dan unit/fungsi penyedia assurance
fungsi assurance bertujuan untuk memberikan penilaian lainnya, agar dapat dicapai hasil audit yang
secara independen bahwa pengendalian internal, komprehensif dan optimal.
manajemen risiko dan tata kelola telah dilakukan 7. Dapat melakukan komunikasi secara langsung
oleh seluruh unit kerja sesuai dengan kebijakan dan dengan Direksi, Dewan Komisaris, Komite Audit.
prosedur di Perseroan maupun peraturan eksternal. 8. Membuat analisis dan penilaian di bidang
Dalam melaksanakan fungsi assurance, Audit Internal operasional dan kegiatan lain melalui audit.
mempergunakan metode audit berbasis risiko atau Risk 9. Mengidentifikasi segala kemungkinan untuk
Based Audit (RBA). Dalam metode tersebut, penentuan memperbaiki dan meningkatkan efisiensi
unit kerja dan aktifitas yang akan diaudit serta ruang penggunaan sumber daya dan dana.
lingkup audit dilakukan berdasarkan evaluasi risiko 10. Memberikan saran perbaikan dan informasi yang
yang dilakukan secara periodik dengan fokus risiko- objektif tentang kegiatan yang diperiksa pada semua
risiko utama di semua lini perusahaan baik di jaringan tingkatan manajemen.
kantor Cabang/Region maupun Head Office berdasarkan 11. Membuat laporan hasil audit dan menyampaikan
concern management, input dari unit kerja, data analytic laporan tersebut kepada Direktur Utama dan
maupun yang bersifat mandatory (regulasi). Anggota Direksi lainnya serta Dewan Komisaris
melalui Komite Audit.
Fungsi Consulting 12. Memonitor, menganalisis dan melaporkan tindak
Selain fungsi assurance, Audit Internal juga Ianjut hasil Aktivitas Internal Audit dan Aktivitas
melaksanakan fungsi consulting sebagai strategic Investigasi.
partner dalam rangka meningkatkan efektivitas
dan efisiensi proses dan aktifitas Perseroan melalui Kewenangan Audit Internal
penelaahan dan evaluasi risiko dan kontrol dengan 1. Melakukan aktivitas internal audit terhadap kegiatan
memberikan saran dan masukan perbaikan proses dan semua unit kerja kantor pusat maupun kantor
aktifitas. Dalam melaksanakan fungsi analisa sendiri cabang dalam organisasi perseroan.
yang merupakan inisiatif Audit Internal maupun bekerja 2. Melakukan komunikasi secara langsung dengan
sama dengan unit kerja lainnya berdasarkan permintaan Direksi, Dewan Komisaris dan/atau Komite Audit.
dari manajemen dan unit kerja. 3. Mengadakan rapat secara berkala dan insidentil
dengan Direksi, Dewan Komisaris, dan/atau Komite
Tugas dan Tanggung Jawab serta Wewenang Audit.
Audit Internal 4. Melakukan komunikasi dengan auditor eksternal
termasuk regulator.
Tugas dan tanggung jawab Audit Internal 5. Melakukan akses terhadap seluruh informasi,
1. Merencanakan dan melaksanakan aktivitas Internal catatan, karyawan, dan termasuk didalamnya namun
Audit dengan penekanan pada bidang/aktivitas tidak terbatas pada rekening/catatan karyawan dan
yang mempunyai risiko tinggi serta mengevaluasi sumber daya serta hal-hal Iain yang dianggap perlu
prosedur/control system yang ada untuk terkait dengan tugas dan fungsinya.
memperoleh keyakinan bahwa tujuan dan sasaran 6. Melakukan aktivitas investigasi terhadap kegiatan
perusahaan dapat dicapai secara optimal dan yang terindikasi fraud dan pelanggaran code of
berkesinambungan. conduct yang dilaporkan kepada Direksi.
2. Melaksanakan investigasi, melaporkan, dan 7. Mendapatkan persetujuan dan/atau meminta surat
menyampaikan rekomendasi/kesimpulan atas fraud kuasa dengan hak substitusi kepada karyawan
kepada Manajemen. pada saat melakukan pemeriksaan atas indikasi
3. Mengembangkan dan menjalankan program untuk pelanggaran atau ketidaksesuaian, berupa:
mengevaluasi dan meningkatkan kualitas Internal • Data/informasi Rekening di Bank Mandiri dan/
Audit. atau Bank Lain.
4. Memberikan rekomendasi atas hasil audit dan • Data/informasi baik elektronik maupun non
memonitor tindak lanjut hasil aktivitas Internal Audit elektronik.
dan aktivitas investigasi. 8. Mengikuti rapat yang bersifat strategis tanpa
5. Membantu tugas Direktur Utama dan Dewan memiliki hak suara.
Komisaris dalam melakukan pengawasan dengan cara
menjabarkan secara operasional baik perencanaan, Pengembangan Kompetensi Audit Internal
pelaksanaan, maupun pemantauan hasil audit. Perseroan memfasilitasi pelaksanaan program
6. Melakukan koordinasi kegiatannya dengan kegiatan pengembangan bagi Auditor Internal dalam rangka
234 Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance
Page 235
05
meningkatkan kompetensi karyawan. Program ini 2023 dapat dilihat pada bab Profil Perusahaan dalam
diharapkan mampu memberikan dampak positif laporan tahunan ini. Berikut disampaikan kegiatan
terhadap produktivitas dan efektivitas kinerja Audit peningkatan kompetensi yang diikuti Kepala Divisi,
Internal. Tentang kegiatan peningkatan kompetensi yang Kepala Departement, Lead Auditor, IT Audit Specialist,
diikuti Kepala Divisi Audit Internal di sepanjang tahun dan Auditor.
Training Type Nama Pelatihan Tempat Pelaksanaan Start PIC/Vendor
Digital Transformation & Implications on Universitas Universitas
Inhouse Training 21-Jun-23
Accounting & Finance Indonesia Indonesia
Inhouse Training NEOP Training Online 2-Mar-23 MTF
Inhouse Training NEOP Training Online 21-Sep-23 MTF
Inhouse Training Training Microsoft Excel Online 7-Aug-23 MTF
Public Training 2023 IIA Indonesia National Conference Batam 30-Aug-23 IIA
Awareness Training of Information Security
Public Training Management System based on ISO Online 20-Jan-23 MTF
27001:2022
Forum Penguatan Governasi dan Integritas
Pelaporan Keuangan & Practical
Public Training Yogyakarta 26-Sep-23 BUMN & FKSPI
Implementation of Risk Management and
Internal Audit in State Owned Enterprises
PT Andalan
Intiland Tower
Public Training Mastering ITIL v4 Fundamental 16-Nov-23 Teknologi
Jakarta
Inovasi
Public Training Sertifikasi Dasar Pembiayaan - Managerial Jakarta 17-Mar-23 SPPI
Training Bank Mandiri Audit Course Tahun
Public Training Mandiri University 30-Jan-23 Bank Mandiri
2023
Training of Internal Audit ISO 27001:2022 Crowe
Public Training Online 22-Feb-23
based on ISO 19011:2018 Indonesia
Public Training Workshop Pengamanan Malware Online 10-Mar-23 Bank Mandiri
Penyusunan Laporan Hasil Audit yang
Internal Training Graha Mandiri Nov 2023 MTF
efektif
Rapat Audit Internal
Audit Internal dalam menjalankan fungsinya baik assurance maupun consulting secara periodik telah mengikuti rapat
rapat terkait dengan hasil Audit dan investigasi, baik dengan Divisi terkait di Kantor Pusat maupun rapat rapat Komite
internal Perseroan, antara lain Komite Anti Fraud dan Komite Disiplin pegawai. Pada rapat tersebut akan dibahas
terkait dengan tindak lanjut dan korektif action berdasarkan hasil audit dan investigasi, utamanya untuk melakukan
tindakan korektif dan pencegahan agar internal kontrol perseroan dapat berjalan dengan baik serta mencegah
terulangnya kembali penyimpangan/kelalaian di masa yang akan datang. Selain itu Audit internal secara periodik juga
menyampaikan hasil audit dan investigasi pada Rapat Direksi, Komite Audit dan Dewan Komisaris untuk mendapatkan
arahan dan dukungan Perseroan.
Kebijakan
Audit Internal telah mempunyai kebijakan/pedoman untuk mendukung dan menjalankan fungsi dan tanggung
jawabnya, yaitu:
1. Piagam Internal Audit (Internal Audit Charter)
2. Standard Operasional Prosedur (SOP) Internal Audit
3. Petunjuk Teknis Operasional (PTO) Internal Audit
4. Petunjuk Teknis Operasional (PTO) Audit Information Technology (IT)
Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance 235
Page 236
Tata Kelola
Perusahaan
Frekuensi Rapat
Direksi Dewan Komisaris Komite Audit
Jumlah Rapat 6 4 4
Laporan Singkat Pelaksanaan Tugas Audit Internal Tahun 2023
No. Jenis Audit Subjek Audit Objek Audit
Regional 1-9 Kantor Regional 1 - 9
Cabang Multiguna: Palembang, Bekasi, Yogyakarta dan
New Branch Multiguna
Solo
Human Capital Divisi Human Capital & Divisi HC Learning
Divisi Marketing, Divisi Strategi Marketing dan
Sales & Marketing
Regional/Cabang
Pembiayaan Channeling Fintech Divisi Corporate Planning & Performance Management
Fungsi Credit Operation Divisi Operation Support Management
1 Audit Umum
Project Credit SPRINT Kantor vendor Sprint di Malang
Pengelolaan Collection dan Biaya Tarik AR Divisi AR Management
Management Divisi Recovery & Litigation
Pembiayaan Fleet Divisi Corporate Fleet
Pembiayaan Commercial Car – MTF
MTF Cabang Palembang 1 & 2
Palembang
Pengadaan Event Divisi Mandiri Liaison
Divisi Mandiri Liaison
(KKB)
Divisi Credit Management
Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK)
Cabang Sampling
Department Customer Care
Layanan Pengaduan Nasabah
Cabang Sampling
Risk Management – Legal Risk Divisi Legal (New Division)
Audit
2 Department Operation and Network (Divisi IT)
Mandatory
Information Technology - Infrastructure DC & DRC
Cabang Sampling
Information Technology - Application Divisi Digital HO
Department Planning and Security (Divisi IT)
Information Technology - Security
Cabang Sampling
Vendor Management Divisi Operation & Support
Divisi Legal
Biaya Litigation/Legal
Divisi Recovery & Litigation
3 Audit Kajian
Divisi Sales and Marketing
Pengelolaan Dana Refund Dealer
Divisi Accounting, Tax dan Financial Planning
Fraud Management Unit Kerja Anti-fraud
236 Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance
Page 237
05
Sistem Manajemen Risiko
Komitmen Pengelolaan Risiko yang Handal
Dalam menjalankan kegiatan bisnisnya, Perseroan sangat menyadari berbagai potensi risiko yang dihadapi dalam
industri pembiayaan. Untuk itulah, Perseroan secara proaktif mengelola risiko guna mencapai pertumbuhan
pembiayaan dan operasional yang sehat serta mendorong keberlanjutan bisnis sesuai dengan risk appetite yang
ditetapkan. Manajemen risiko korporat semakin menjadi tuntutan, karena keberhasilannya merupakan faktor kunci
sukses pencapaian tujuan dan kemenangan persaingan. Dalam aktivitas bisnis, Perseroan menghadapi beberapa
risiko yang melekat (inherent risk) yaitu:
1. Risiko Strategis, merupakan risiko akibat ketidaktepatan dalam pengambilan dan/atau pelaksanaan suatu
keputusan strategis serta kegagalan dalam mengantisipasi perubahan lingkungan bisnis.
2. Risiko Operasional, merupakan risiko akibat ketidakcukupan dan/atau tidak berfungsinya proses internal,
kesalahan manusia, kegagalan sistem, dan/atau adanya kejadian eksternal yang mempengaruhi operasional
perseroan.
3. Risiko Kredit, merupakan risiko akibat kegagalan pihak lain dalam memenuhi kewajiban kepada perseroan.
4. Risiko Pasar, merupakan risiko pada posisi aset, liabilitas, ekuitas, dan/atau rekening administratif termasuk
transaksi derivatif akibat perubahan secara keseluruhan dari kondisi pasar.
5. Risiko Likuiditas, merupakan risiko akibat ketidakmampuan perseroan untuk memenuhi liabilitas yang jatuh
tempo dari sumber pendanaan arus kas dan/atau dari aset likuid yang dapat dengan mudah dikonversi menjadi
kas, tanpa mengganggu aktivitas dan kondisi keuangan perseroan.
6. Risiko Hukum, merupakan risiko yang timbul akibat tuntutan hukum dan/atau kelemahan aspek hukum.
7. Risiko Kepatuhan, merupakan risiko akibat perseroan tidak mematuhi dan/atau tidak melaksanakan peraturan
perundang-undangan dan ketentuan yang berlaku bagi perseoran.
8. Risiko Reputasi, merupakan risiko akibat menurunnya tingkat kepercayaan pemangku kepentingan yang bersumber
dari persepsi negatif terhadap perseroan.
Pembentukan Divisi Manajemen Risiko sebagai Pengelola Risiko Perseroan
Perseroan membentuk Divisi Retail Risk Management dan Divisi Corporate Risk Management untuk memastikan bahwa
pengelolaan manajemen risiko dilakukan terukur dan sistematis. Uraian lengkap tentang profil fungsi Manajemen
Risiko dan berbagai upaya pengelolaan risiko yang telah dilakukan dapat dilihat pada bagian “Fungsi Manajemen
Risiko” dalam bab ini.
Penerapan Sistem Manajemen Risiko
Mandiri Tunas Finance Sesuai dengan POJK NO. 44/POJK.05/2020 tertanggal 28 Agustus 2020 tentang Penerapan
Manajemen Risiko bagi Lembaga Jasa Keuangan Non-Bank, penerapan manajemen risiko Perseroan ditopang oleh 4
(empat) pilar penting sebagai berikut:
PENERAPAN MANAJEMEN RISIKO
1 2 3 4
Pengawasan aktif Kecukupan Kecukupan proses Sistem
Direksi dan Dewan kebijakan identifikasi, pengendalian
Komisaris dan prosedur pengukuran, internal yang
Manajemen Risiko pengendalian, menyeluruh
serta penetapan dan pemantauan
limit Risiko Risiko serta
Sistem Informasi
Manajemen Risiko
Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance 237
Page 238
Tata Kelola
Perusahaan
PILAR 1 8. Memastikan dan menetapkan tugas serta tanggung
PENGAWASAN AKTIF DIREKSI DAN DEWAN KOMISARIS jawab yang jelas pada masing-masing satuan kerja,
Dewan Komisaris menjalankan fungsi pengawasan secara dimana fungsi Manajemen Risiko telah beroperasi
aktif melalui Komite Audit, Komite Pemantau Risiko dan secara independen, tercermin dengan adanya
Komite Nominasi dan Remunerasi. Pengawasan aktif pemisahan fungsi antara unit kerja Manajemen
Direksi melalui Komite Manajemen Risiko, Komite Kredit, Risiko dengan unit kerja operasional;
Asset and Liabilities Committee (ALCO), Komite Project, 9. Melaksanakan kaji ulang secara berkala untuk
dan Komite Pengarah Teknologi Informasi. memastikan keakuratan metodologi penilaian
Risiko, kecukupan implementasi sistem informasi
Tugas, tanggung jawab dan wewenang Dewan Komisaris Manajemen Risiko, ketepatan kebijakan dan prosedur
terkait dengan pengawasan aktif dalam kegiatan Manajemen Risiko serta penetapan limit Risiko.
Manajemen Risiko antara lain meliputi:
1. Memahami risiko yang melekat pada aktivitas PILAR 2
fungsional Perseroan; KECUKUPAN KEBIJAKAN DAN PROSEDUR MANAJEMEN
2. Mengevaluasi dan menyetujui kebijakan Manajemen RISIKO SERTA PENETAPAN LIMIT RISIKO
Risiko yang dilakukan sekurang-kurangnya satu kali Perseoran menyusun kebijakan-kebijakan terkait
dalam satu tahun dan setiap saat dalam hal terdapat manajemen risiko yang direviu secara berkala dan selalu
faktor yang mempengaruhi kegiatan usaha secara disesuaikan dengan keadaan usaha terkini. Kebijakan-
signifikan; kebijakan tersebut diterjemahkan ke dalam Standard
3. Melakukan evaluasi terhadap Direksi terkait Operational Procedure (SOP) dan Pedoman Teknis
penerapan Manajemen Risiko agar sesuai dengan Operasional (PTO) yang disosialisasikan kepada seluruh
kebijakan, strategi dan prosedur Perseroan yang karyawan. Perseroan juga telah menetapkan limit risiko
telah ditetapkan; yang sesuai dengan tingkat risiko yang akan diambil (risk
4. Mengevaluasi dan memutuskan permohonan Direksi appetite), toleransi risiko (risk tolerance) dan strategi
yang berkaitan dengan transaksi dan limit Risiko Perseroan secara keseluruhan dengan memperhatikan
yang memerlukan persetujuan Dewan Komisaris. kemampuan modal Perseroan untuk menyerap
eksposur risiko atau kerugian yang timbul. Dalam
Tugas, tanggung jawab dan wewenang Direksi terkait rangka pengendalian risiko, limit digunakan sebagai
dengan pengawasan aktif dalam kegiatan Manajemen ambang batas untuk menentukan tingkat intensitas
Risiko antara lain meliputi: mitigasi risiko yang dilakukan manajemen. Perseroan
1. Memahami risiko yang melekat pada aktivitas juga memiliki kebijakan-kebijakan mengenai batasan
fungsional Perseroan; persetujuan/otorisasi untuk transaksi pembiayaan
2. Melakukan pengawasan dan mitigasi risiko secara aktif; maupun yang bukan transaksi pembiayaan. Kebijakan
3. Menyusun kebijakan dan strategi Manajemen Risiko pencadangan kerugian piutang Perseroan juga sejalan
secara tertulis dan komprehensif serta mengevaluasi dengan kebijakan pencadangan pada Perseroan Induk
secara berkala paling sedikit 1 (satu) kali dalam 1 yang sesuai dengan ketentuan regulator.
(satu) tahun dan setiap saat dalam hal terdapat
faktor yang mempengaruhi kegiatan usaha secara PILAR 3
signifikan; KECUKUPAN PROSES IDENTIFIKASI, PENGUKURAN,
4. Bertanggung jawab atas pelaksanaan kebijakan PENGENDALIAN DAN PEMANTAUAN RISIKO SERTA SISTEM
Manajemen Risiko dan eksposur Risiko yang diambil oleh INFORMASI MANAJEMEN RISIKO
Perseroan secara keseluruhan, termasuk mengevaluasi Perseroan memiliki perangkat untuk mengidentifikasi,
dan memberikan arahan berdasarkan laporan yang mengukur, mengendalikan, dan memantau risiko
disampaikan oleh fungsi Manajemen Risiko dan secara berkala. Perangkat tersebut digunakan fungsi
menyampaikan laporan pertanggungjawaban kepada Manajemen Risiko untuk memberikan masukan serta
Dewan Komisaris secara berkala; rekomendasi kepada Direksi untuk memastikan kegiatan
5. Mengevaluasi dan memutuskan transaksi dan limit usaha dapat mencapai target yang ditetapkan.
Risiko yang memerlukan persetujuan Direksi;
6. Mengembangkan budaya Manajemen Risiko pada Identifikasi risiko bersifat proaktif, mencakup seluruh
seluruh jenjang organisasi; aktivitas bisnis Perusahaan dan dilakukan dalam rangka
7. Memastikan peningkatan kompetensi Sumber menganalisis sumber dan kemungkinan timbulnya risiko
Daya Manusia yang terkait dengan Manajemen serta dampaknya. Hasil identifikasi risiko diterjemahkan
Risiko, antara lain melalui program pendidikan dan menjadi parameter-parameter risiko yang akan diukur
pelatihan terutama yang berkaitan dengan sistem secara berkala. Selanjutnya, Perusahaan melakukan
dan proses Manajemen Risiko; pengukuran risiko atas parameter-parameter risiko
238 Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance
Page 239
05
yang telah ditetapkan, dimana pemantauan tersebut Pengelolaan Risiko Terintegrasi dengan
dilakukan oleh satuan kerja yang independen dari Entitas Induk
satuan kerja pemilik risiko. Atas hasil pemantauan Selain itu, sebagai entitas anak dari PT Bank Mandiri
tersebut, fungsi Manajemen Risiko bersama unit kerja (Persero) Tbk, Perseroan juga melakukan Konsolidasi
terkait memberikan rekomendasi kepada Direksi. Risiko dengan entitas induk dimana aktivitas ini
merupakan bukti kepatuhan kepada Peraturan Bank
Dalam rangka mendukung proses identifikasi, Indonesia No. 8/6/PBI/2006 tertanggal 30 Januari
pengukuran, pengendalian, dan pemantauan risiko, 2006 dan Peraturan OJK No. 17/POJK.03/2014 tertanggal
Perseroan telah mengembangkan sistem manajemen 19 November 2014 tentang Penerapan Manajemen
informasi yang didukung oleh Sumber Daya Manusia Risiko Terintegrasi Bagi Konglomerasi Keuangan.
yang kompeten. Sistem dikembangkan untuk Melalui kepatuhan tersebut, penerapan manajemen
mendukung pengelolaan risiko yang lebih efisien agar risiko Perseroan merupakan pendekatan terpadu dan
pengambilan keputusan dapat lebih cepat namun tetap konsisten dalam melakukan penelaahan, pengukuran,
mengacu pada prinsip kehati-hatian. Sistem informasi pemantauan dan pengelolaan risiko terhadap seluruh
manajemen risiko dapat mencakup informasi, seperti: komponen kelompok Perseroan. Perkembangan
eksposur risiko, kepatuhan terhadap kebijakan dan konsolidasi ini secara berkala telah dikomunikasikan
prosedur Manajemen Risiko, realisasi pelaksanaan Bank Mandiri kepada regulator.
Manajemen Risiko dibanding target yang ditetapkan, dan 1. First Line, yang berkaitan dengan pemenuhan
selanjutnya informasi-informasi tersebut disampaikan ketentuan Peraturan Bank Indonesia No. 8/6/
secara rutin kepada Direksi. PBI/2006 tentang Penerapan Manajemen Risiko
Secara Konsolidasi bagi Bank yang Melakukan
PILAR 4 Pengendalian Terhadap Perusahaan Anak.
SISTEM PENGENDALIAN INTERNAL YANG MENYELURUH 2. Second Line, merupakan pendekatan kebutuhan
Perseroan menjalankan praktik pengelolaan risiko internal Perusahaan secara keseluruhan yang
yang efektif di seluruh unit kerja dengan menerapkan mencakup perangkat (tools), kesadaran risiko
kebijakan three line of defense models dengan ketentuan (awareness), tata kelola perusahaan (governance),
sebagai berikut: dan sistem informasi manajemen risiko (system).
1. Unit bisnis sebagai pertahanan lapis pertama
bertanggungjawab atas efektivitas pengelolaan Berbagai bentuk aktivitas yang dilakukan dalam rangka
risiko, konsistensi pelaksanaan kebijakan dan konsolidasi risiko antara lain:
prosedur manajemen risiko, dan pengendalian • Annual Integrated Risk Conference (AIRC) antara
internal yang efektif. Perusahaan Induk dan seluruh Perusahaan Anak;
2. Unit Manajemen Risiko dan Kepatuhan sebagai • Forum Integrated Risk Committee (FIRC) yang
pertahanan lapis kedua bertanggungjawab atas dilakukan bersama Bank Mandiri setiap triwulan untuk
pengembangan dan pemantauan manajemen membahas perkembangan Profil Risiko Inherent dan
risiko secara keseluruhan, pengawasan terhadap Kualitas Penerapan Manajemen Risiko (KPMR) di MTF.
pelaksanaan kebijakan dan prosedur yang dijalankan • Penerapan Risk Appetite Statement (RAS) bersama dengan
oleh fungsi bisnis, dan memantau risiko perusahaan Bank Mandiri sebagai salah satu tools Risk Management
secara keseluruhan. untuk mengukur tingkat risiko yang masih dapat diterima
3. Unit Audit Internal sebagai pertahanan lapis Perusahan dalam mendukung strategi bisnis.
ketiga bertanggungjawab untuk melalukan review • Pelaksanaan stress testing terintegrasi Bank Mandiri
dan evaluasi rancang bangun dan implementasi dengan perusahaan anak setiap triwulan, menggunakan
manajemen risiko serta melakukan penilaian beberapa asumsi/skenario sebagai bentuk antisipasi
kecukupan dan efektifitas implementasi manajemen aksi perusahan pada kondisi lingkungan bisnis yang
risiko secara keseluruhan, guna memastikan bahwa buruk.
pertahanan lapis pertama dan lapis kedua telah • Penerapan model skoring yang dikembangkan oleh
berjalan efektif. MTF dan direviu secara berkala oleh Bank Mandiri.
• Monitoring kondisi likuidas perusahaan secara
Sistem pengendalian internal dalam penerapan berkala yang dilaporkan kepada Perusahaan Induk.
manajemen risiko antara lain mencakup kesesuaian • Risk Awareness Survey (RAWS) dilakukan setiap tahun
sistem pengendalian internal dan penerapan manajemen untuk mengukur perkembangan risk awareness.
risiko. Penerapan manajemen risiko termasuk kecukupan • Risk Based Bank Rating dilakukan secara berkala
kebijakan, prosedur dan sistem informasi manajemen untuk mengetahui perkembangan tata kelola
senantiasa dikaji dan direviu secara berkala. perusahaan, profil risiko, kemampuan permodalan,
dan tingkat rentabilitas perseroan.
Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance 239
Page 240
Tata Kelola
Perusahaan
Jenis-jenis Risiko yang Dihadapi dan industri yang sedang tidak sehat dengan tingkat risiko
tinggi.
Pengelolaan Serta Mitigasinya
Dari 8 jenis risiko yang melekat, terdapat 4 (empat) risiko Monitoring Pembiayaan
utama yang dihadapi Perseroan, yaitu risiko kredit, risiko Monitoring pembiayaan pada segmen corporate fleet
operasional, risiko strategi, dan risiko likuiditas. dilakukan dengan metode Watchlist yang merupakan
suatu metode standar, terstruktur dan komprehensif
Berikut adalah penjabaran risiko-risiko yang melekat dalam memantau kinerja debitur korporasi. Monitoring
serta pengelolaan atas risiko tersebut: dilakukan secara berkala bersama dengan unit kerja
marketing sebagai pengelola account, unit kerja kredit
Risiko Kredit dan unit kerja collection. Selain itu, dilakukan juga
Risiko kredit berasal dari aktivitas pemberian pembiayaan. Monthly Performance Review antara unit kerja bisnis,
Pengelolaan risiko kredit bertujuan untuk mengukur, unit kerja kredit, unit kerja collection dan unit kerja
mengantisipasi, dan meminimalisir kerugian akibat risk dalam rangka memonitoring dan mengevaluasi
kegagalan debitur dalam memenuhi kewajibannya. performance portfolio segmen Corporate Fleet setiap
bulannya.
Kebijakan Pembiayaan
Kebijakan pembiayaan dituangkan dalam Standard Monitoring kredit ritel dilakukan pada level portfolio.
Operation Procedures (SOP). Kebijakan pembiayaan Analisa portfolio dilakukan secara berkala dan
perusahaan mengatur bahwa proses pembiayaan dituangkan dalam laporan bulanan yang disampaikan
kepada debitur dilakukan oleh pihak-pihak yang kepada Direksi. Fungsi Manajemen Risiko juga melakukan
independen untuk memastikan penerapan prinsip monitoring secara berkala terhadap kualitas pemutusan
kehati-hatian. dari pejabat pemegang kewenangan memutus kredit
dan memberikan rekomendasi kepada Direksi atas hasil
Persetujuan Pembiayaan monitoring tersebut.
Dalam menilai aplikasi kredit, Perseroan senantiasa
mengacu pada regulasi dan prinsip kehati-hatian Sebagai langkah antisipatif (early warning signal),
diantaranya berdasarkan faktor penilaian kemampuan dilakukan proses simulasi dan stress testing terhadap
membayar, prospek usaha dan kinerja debitur. portofolio secara berkala untuk mengetahui perubahan
Perseroan telah menerapkan mobile survey dalam kualitas portofolio terhadap perubahan makro ekonomi.
rangka meningkatkan kualitas pencairan kredit. Proses Hasil stress testing memberikan panduan bagi Direksi
kredit dan pengelolaan risiko kredit segmen retail untuk mengantisipasi kondisi makro yang mungkin
dilakukan melalui proses end-to-end yang terintegrasi terjadi.
dalam sistem e-Star. Proses pengambilan keputusan
pada segmen retail dilakukan melalui sistem credit Credit Collection dan Recovery
scoring. Model credit scoring secara berkala dilakukan Perusahaan telah menyusun kebijakan penanganan
validasi untuk memastikan keakuratannya. Untuk collection dan recovery berdasarkan jenis produk
mempercepat proses pengambilan keputusan kredit, dan berdasarkan hari tunggakan debitur. Kegiatan
Perseroan telah memberikan kewenangan memutus penagihan atas debitur bermasalah didukung oleh
kredit kepada pejabat yang ditunjuk berdasarkan Automatic Collection System yang bersifat end-to-
kualifikasi tertentu. Proses pengambilan keputusan end dalam membantu memastikan proses penagihan
pada segmen corporate fleet dilakukan melalui dilakukan sesuai dengan prosedur yang berlaku.
sirkuler Nota Analisa Pembiayaan, dan Rapat Dalam menjalankan kegiatan collection, pegawai yang
Komite Pembiayaan sesuai dengan jumlah fasilitas menangani fungsi penagihan dan eksekusi agunan telah
pembiayaan yang diajukan. memiliki sertifikat profesi di bidang penagihan. Selain
itu pegawai dibekali dengan mobile collection device
Perusahaan juga telah menyusun portfolio guideline yang dilengkapi dengan mesin EDC (electronic data
dan telah menetapkan industri limit sebagai dasar capture) untuk memastikan akuntabilitas pelaksanaan
arah pertumbuhan bisnis segmen Corporate Fleet proses penagihan kepada debitur.
di tahun 2024. Penyusunan Portfolio Guideline dan
Industri Limit disesuaikan dengan kondisi makro Risiko Operasional
ekonomi saat ini dan prospek industri dalam setahun Risiko operasional disebabkan karena tidak berfungsinya
ke depan, sehingga perusahaan secara tepat memilih proses internal, kesalahan manusia, kegagalan sistem,
pengembangan industri yang sehat dengan tingkat atau adanya faktor eksternal yang mempengaruhi
risiko rendah serta mampu membatasi pertumbuhan kegiatan operasional Perseroan. Untuk mengelola dan
240 Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance
Page 241
05
memitigasi risiko operasional, Perseroan melakukan dalam kondisi darurat, Perseroan telah menyiapkan
penyelarasan metodologi Risk based Audit melalui kebijakan yang berisi langkah-langkah yang harus
pemeliharaan risk library, menyediakan fasilitas Whistle diambil sebelum, selama dan setelah terjadinya suatu
Blowing System, dan mengimplementasikan perangkat keadaan darurat. Kebijakan tersebut diatur dalam
Operational Risk Management Tools (ORM Tools). ORM Business Continuity Management (BCM) yang meliputi
Tools yang dipergunakan adalah sebagai berikut: Business Continuity Plan (BCP), Disaster Recovery Plan
(DRP) dan Emergency Response Procedure (ERP), sebagai
Quality Assurance (QA) berikut:
QA merupakan tools yang berfungsi sebagai Early • Disaster Recovery Plan (DRP) DRP adalah suatu
Detection System (EDS) atau pendeteksi dini fraud event perencanaan menyeluruh mengenai tindakan yang
atas kejadian yang berpotensi merugikan perusahaan. harus diambil sebelum, selama dan setelah suatu
QA juga merupakan sebagai post check audit yang peristiwa yang mengganggu dan menyebabkan
dilakukan secara berkala melalui pengecekan account suatu kerugian sistem informasi. Tujuan DRP
secara sampling dan konfirmasi kepada debitur yaitu memastikan proses kegiatan operasional
melalui telepon serta PIC unit kerja kantor cabang Perseroan tetap berjalan dengan baik ketika terjadi
(apabila diperlukan) dalam rangka menemukan adanya permasalahan pada sistem informasi, dengan
ketidaksesuaian prosedur kerja yang dijalankan. menggunakan sistem cadangan (backup) yang telah
dipersiapkan.
Risk Control & Self Assessment (RCSA) • Emergency Response Plan (ERP) ERP adalah suatu
RCSA dipergunakan untuk mengidentifikasi dan menilai strategi perencanaan untuk mengantisipasi dan
risiko yang melekat pada aktivitas di setiap unit kerja, menanggulangi keadaan darurat yang wajib
serta menilai kualitas control atas risiko yang telah dijalankan oleh tim khusus yang bertanggung jawab
dilakukan unit kerja pemilik risiko melalui parameter untuk melakukan tindakan penyelamatan pada saat
Top Risk dari risiko operasional yang terjadi. Parameter terjadi keadaan darurat.
risiko-risiko tersebut dapat berubah sejalan dengan • Business Continuity Plan (BCP) BCP adalah suatu
pertumbuhan bisnis yang terjadi di MTF. perencanaan yang bertujuan untuk mempertahankan
kelangsungan operasional Perseroan saat terjadi
MTF Loss Events Database (MLED) gangguan yang disebabkan oleh bencana alam atau
MLED database berisi data historis kejadian (pencatatan manusia, yang berpotensi menyebabkan kerugian.
berdasarkan tanggal kejadian, deskripsi kejadian BCP disusun untuk meminimalisasi akibat dari
dan faktor penyebab kejadian risiko) yang dapat gangguan dan memastikan operasional Perseroan
menimbulkan kerugian maupun potensi kerugian dapat berjalan.
operasional (fraud maupun non-fraud). Pencatatan
kejadian tersebut dilakukan oleh setiap unit kerja Dalam hal pengelolaan risiko operasional, setiap unit
pemilik risiko secara berkala. kerja bertanggung jawab terhadap pengelolaan risiko
operasional yang melekat dan memiliki fungsi dalam
Control Testing (CT) pengelolaan risiko. Unit bisnis sebagai risk owner
Control Testing merupakan pengujian efektivitas kontrol merupakan first line of defense, unit kerja Manajemen
atas risiko yang dilakukan oleh unit kerja pemilik Risiko sebagai supporting unit berperan sebagai second
risiko, secara on-desk maupun on-site. Control testing line of defense dan Internal Audit berperan sebagai third
merupakan salah satu proses penting yang menguji line of defense.
kecukupan kontrol secara periodik dan mengidentifikasi
potensi kelemahan termasuk mitigasi risiko serta Risiko Strategi
menetapkan tindakan perbaikan. Pengelolaan risiko strategi bertujuan untuk
mengantisipasi potensi kegagalan dalam mencapai
Issue and Action Management (IAM) tujuan Perusahaan akibat ketidaklayakan atau kegagalan
Merupakan pencatatan atas tindak lanjut perbaikan dalam melakukan perencanaan, penetapan, pelaksanaan
dari issue/kondisi/ketidaksesuaian prosedur yang strategi, serta kegagalan dalam mengantisipasi
ditemukan dari berbagai sumber (seperti: indikasi perubahan bisnis. Dalam mengelola risiko strategi,
temuan dari pelaksanaan QA, hasil control testing, Perseroan melakukan review kinerja dan melakukan
insiden maupun Self Identified Issue). evaluasi penyusunan target bisnis, serta melakukan
langkahlangkah perbaikan sesuai risk appetite dengan
Business Continuity Management mempertimbangkan kondisi internal dan eksternal.
Untuk menjamin kelangsungan operasional perusahaan Selain itu, dilakukan pemantauan pencapaian target
Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance 241
Page 242
Tata Kelola
Perusahaan
pembiayaan, realisasi anggaran terhadap rencana stress testing untuk mengetahui dampak kondisi pasar
anggaran, realisasi pengembangan cabang, dan realisasi yang ekstrim terhadap eksposure perusahaan.
pemenuhan SDM oleh unit-unit kerja terkait secara
periodik. Dalam mengelola risiko hukum, Perseroan secara
berkala melakukan internalisasi budaya risiko hukum
Risiko Likuiditas melalui sosialisasi kepada seluruh pegawai yang
Satuan Kerja Manajemen Risiko bersama unit dilaksanakan oleh unit litigasi serta Manajemen Risiko.
kerja terkait melakukan identifikasi, pengukuran,
pengendalian, dan pemantauan risiko likuiditas Dalam mengelola risiko reputasi, khususnya untuk
dengan tujuan meminimalisir risiko yang timbul akibat mitigasi timbulnya pemberitaan media dan/ atau
kegagalan Perseroan dalam menyediakan pendanaan rumor mengenai Perusahaan yang bersifat negatif,
pada jangka waktu tertentu. Dalam mengelola risiko serta mitigasi atas strategi komunikasi Perusahaan
likuiditas, Satuan Kerja Manajemen Risiko menetapkan yang kurang efektif, maka perusahaan telah memiliki
nilai limit untuk parameter risiko likuiditas serta unit kerja Corporate Communication dan juga unit kerja
melakukan stress testing risiko likuiditas secara berkala. Customer Care.
Pengelolaan risiko likuiditas didukung oleh Asset &
Liability Committee (ALCO) dengan tujuan memonitor Review terhadap Efektivitas Sistem Manajemen
dan membuat proyeksi terhadap seluruh kewajiban Risiko
yang jatuh tempo, aset, dan pertumbuhan pembiayaan Sistem informasi manajemen risiko telah efektif dan
baik jangka pendek maupun jangka panjang. Selain terus dikembangkan sebagai upaya agar tersedia
itu, untuk menjaga ketersediaan sumber pendanaan, informasi yang akurat, lengkap, informatif, tepat waktu
Perseroan menjaga relasi dengan Perbankan, menjaga dan dapat diandalkan sehingga dapat digunakan Direksi,
kualitas pembiayaan dan reputasi perusahaan Dewan Komisaris dan satuan kerja yang terkait dalam
penerapan Manajemen Risiko untuk menilai, memantau
Risiko Kepatuhan, Pasar, Hukum, dan Reputasi dan memitigasi risiko yang dihadapi. Penilaian Profil
Selain risiko kredit, operasional, strategis, dan likuiditas, Risiko Perseroan sepanjang tahun 2023 mencerminkan
Perseroan juga memastikan pengelolaan risiko bahwa risiko-risiko yang dihadapi dapat dikelola dengan
kepatuhan, pasar, hukum, dan reputasi dilaksanakan baik sehingga dapat mendukung pengembangan bisnis
dengan baik. Seluruh parameter risiko telah dimasukkan lebih lanjut. Dengan kata lain, Manajemen Risiko telah
kedalam Risk Appetite Statement (RAS) perseroan diterapkan oleh MTF dengan baik dan efektif.
dan dimonitor secara berkala. Dalam mengelola
risiko kepatuhan, Divisi Retail Risk Management dan Pernyataan Manajemen atas Kecukupan Sistem
Divisi Corporate Risk Management telah menetapkan Manajemen Risiko
parameterparameter yang dimonitor secara berkala. Sistem Manajemen Risiko Perseroan dinilai sudah
berjalan efektif dan memadai tercermin dari
Pengelolaan risiko kepatuhan juga didukung oleh efektivitas pelaksanaan fungsi-fungsi manajemen
Compliance Management System (CMS) untuk risiko, ketersediaan informasi yang memadai dan
menghindari ketidakpatuhan perusahaan atas ketentuan tepat waktu mencakup eksposure risiko, kepatuhan
internal maupun eksternal. Dalam mengelola risiko terhadap kebijakan dan prosedur Manajemen Risiko,
pasar, Perseroan melakukan mitigasi berupa penetapan serta informasi mengenai hasil realisasi penerapan
limit aktivitas transaksi dalam mata uang asing dan suku manajemen risiko terhadap target yang ditetapkan.
bunga mengambang yang tertuang dalam Risk Appetite Sistem informasi manajemen risiko Perseroan juga
Statament, melakukan full hedge pendanaan dalam mata didukung oleh Sumber Daya Manusia yang berkualitas.
uang asing dan suku bunga mengambang, melakukan
242 Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance
Page 243
05
Auditor Eksternal/Akuntan Publik
Akuntan publik merupakan organ eksternal Perseroan 6. Manajemen menyetujui kertas kerja pemeriksaan
yang berfungsi memberikan opini terkait kesesuaian KAP atas Perseroan untuk di-review oleh badan atau
penyajian laporan keuangan Perseroan terhadap otoritas terkait.
Standar Akuntansi Keuangan (SAK) yang berlaku di 7. Audit dilaksanakan berdasarkan Standar Profesional
Indonesia. Keberadaan akuntan publik diatur melalui Akuntan Publik yang diterbitkan oleh Institut Akuntan
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 9 Tahun 2023 Publik Indonesia (IAPI). Jika terdapat bantuan
tentang Penggunaan Jasa Akuntan Publik dan Kantor keuangan Pemerintah RI, maka audit dilaksanakan
Akuntan Publik dalam Kegiatan Jasa Keuangan. berdasarkan Standar Pemeriksaan Keuangan Negara
(SPKN) yang diterbitkan oleh Badan Pengawasan
Kepatuhan Terhadap terhadap Akuntansi Keuangan (BPK) RI.
Keuangan Indonesia
Manajemen bertanggung jawab terhadap penyajian Kriteria Akuntan Publik
laporan keuangan Perseroan dan patuh terhadap Standar Perseroan menetapkan 4 (empat) syarat atau kriteria
Akuntansi Keuangan (SAK) yang berlaku di Indonesia yang harus dimiliki KAP dalam prosedur penunjukannya,
yang ditetapkan oleh Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) yaitu sebagai berikut:
dan Peraturan Badan Pengawas Pasar Modal Lembaga • Terdaftar di OJK;
Keuangan (Bapepam-LK) No. VIII.G.7, Lampiran Surat • KAP yang termasuk dalam kelompok 4 (empat) besar
Keputusan No. KEP-347/BL/2012, tanggal 25 Juni 2012 di Indonesia;
tentang Pedoman Penyajian dan Pengungkapan Laporan • Memiliki afiliasi internasional;
Keuangan Emiten atau Perusahaan Publik. • Memiliki pengalaman melakukan audit terhadap
perusahaan berstatus emiten atau perusahaan
Prosedur Audit Eksternal dan Standar Audit terbuka.
1. Audit atas laporan keuangan Perseroan dilakukan
sesuai dengan standar profesional Akuntan Publik Mekanisme Penunjukan Akuntan Publik
yang mencakup seluruh prosedur audit yang Tahapan mekanisme penunjukan KAP:
dipandang perlu sesuai dengan keadaan. 1. Dewan Komisaris melalui Komite Audit melakukan
2. Audit meliputi pengujian dan evaluasi terhadap sistem proses penunjukan calon Auditor eksternal
pengendalian intern, serta pemeriksaan, atas dasar dengan meminta bantuan Direksi dalam proses
pengujian, bukti-bukti yang mendukung jumlah- penunjukannya sesuai dengan ketentuan pengadaan
jumlah dan pengungkapan dalam laporan keuangan. barang/jasa.
Audit juga akan meliputi penilaian atas prinsip 2. Dewan Komisaris dapat melakukan penunjukan
akuntansi yang digunakan dan estimasi signifikan yang kembali auditor eksternal dengan berdasarkan pada
dibuat oleh manajemen, serta penilaian atas penyajian hasil evaluasi atas kinerja auditor eksternal untuk
laporan keuangan secara keseluruhan sesuai dengan melakukan audit atas laporan keuangan.
Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) yang 3. Dewan Komisaris menyampaikan alasan pencalonan
dikeluarkan oleh IAI. tersebut kepada RUPS dan besarnya honorarium/
3. Sebagai bagian dari proses audit, Kantor Akuntan imbalan jasa yang diusulkan untuk eksternal auditor
Publik (KAP) juga melakukan tanya jawab kepada tersebut.
manajemen mengenai pernyataan manajemen yang 4. Usulan kepada RUPS tersebut dapat disampaikan
disajikan dalam laporan keuangan. melalui surat tersendiri yang merupakan bagian
4. Audit mengandung risiko inheren bahwa jika terdapat dari surat tanggapan Dewan Komisaris atas kinerja
kekeliruan dan ketidakberesan yang material. Jika tahunan Perseroan.
terdapat hal tersebut, KAP akan menyampaikan 5. Dewan Komisaris mengevaluasi kinerja auditor
kepada manajemen. eksternal melalui Komite Audit sesuai dengan
5. Manajemen, dalam hal ini Direksi, memberikan ketentuan dan standar yang berlaku.
tanggung jawabnya terhadap laporan keuangan yang 6. Untuk proses penunjukan calon auditor eksternal
telah di audit oleh KAP, sesuai Peraturan OJK No. 75/ dan atau penunjukan kembali auditor eksternal
POJK.04/2017 tentang Tanggung Jawab Direksi atas yang dilakukan oleh RUPS, Dewan Komisaris cukup
Laporan Keuangan. memberikan kuasa kepada RUPS untuk menetapkan
auditor tersebut.
Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance 243
Page 244
Tata Kelola
Perusahaan
Penetapan Akuntan Publik oleh RUPS
Dewan Komisaris menyampaikan surat rekomendasi kepada RUPS
Dewan Komisaris melakukan telaah atas rekomendasi Komite Audit, melakukan pembahasan dengan organ
Dewan Komisaris dan calon auditor eksternal/Akuntan Publik
Tindak lanjut Komite Audit:
• Melakukan evaluasi atas pelaksanaan audit internal dan eksternal
• Menyampaikan laporan kepada Dewan Komisaris
Penyampaian arahan dan penugasan dari Dewan Komisaris kepada Komite Audit
Penunjukan Kantor Akuntan Publik dan Akuntan Publik Tahun 2023
Pada tahun 2023 Perseroan telah menunjuk Kantor Akuntan Publik Purwantono, Sungkoro & Surja (a member firm of
Ernst & Young Global Limited) untuk melaksanakan audit laporan keuangan PT Mandiri Tunas Finance sebagaimana
ditetapkan dalam RUPS Tahunan tanggal 28 Juni 2023.
Kantor Akuntan Publik Kantor Akuntan Publik Purwantono, Sungkoro & Surja (EY)
Tanda Terdaftar STTD.KAP-03/PM.22/2018
Akuntan Publik Danil Setiadi Handaja, CPA
Nomor Registrasi AP.1008
Tahun Audit 2023
Periode Penugasan 2023
Jasa Audit Laporan Keuangan Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023
Jasa Non Audit/Lainnya Surat Pernyataan Akuntan (Comfort Letter) Penerbitan Obligasi Berkelanjutan VI
Biaya Rp 2.097.900.000,-
Kantor Akuntan Publik 2020-2022
Tahun Kantor Akuntan Publik Nama Akuntan Izin KAP Biaya (Rp) Opini
Kantor Akuntan Publik STTD.KAP-03/ “Wajar dalam semua hal
2022 Yovita 1.048.950.000
Purwantono, Sungkoro & Surja PM.22/2018 yang material”
Kantor Akuntan Publik STTD.KAP-03/ “Wajar dalam semua hal
2021 Yovita 998.000.000
Purwantono, Sungkoro & Surja PM.22/2018 yang material”
Kantor Akuntan Publik STTD.KAP-03/ “Wajar dalam semua hal
2020 Yovita 950.000.000
Purwantono, Sungkoro & Surja PM.22/2018 yang material”
Jasa Lain yang Diberikan KAP
Pada tahun 2023 perseroan menunjuk KAP Purwantono, Sungkoro & Surja untuk penerbitan Surat Pernyataan Akuntan
(Comfort Letter) Penerbitan Obligasi Berkelanjutan VI. Jasa ini disepakati dengtan fee sebesar Rp965.700.000 (setelah
pajak) dengan Nomor SPK: 083/SPK-PROC/MTF/III/2023.
244 Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance
Page 245
05
Sistem Pengendalian Internal
Sistem Pengendalian Internal merupakan suatu proses antara lain aktivitas yang terkait dengan struktur
yang terintegrasi pada tindakan dan kegiatan yang organisasi mencakup kewenangan, otorisasi,
dilaksanakan secara terus menerus oleh pimpinan dan verifikasi, rekonsiliasi, penilaian atas prestasi kerja,
pegawai guna memberikan keyakinan memadai atas pembagian tugas dan pengamanan aset perusahaan.
tercapainya tujuan Perusahaan. Sistem pengendalian 4. Sistem informasi dan komunikasi, mencakup
internal pelaksanaannya diawali mulai dari aktivitas yang terkait dengan penyajian laporan
perencanaan, pelaksanaan, pengawasan sampai dengan kegiatan Perseroan dan penyampaiannya kepada
pertanggungjawaban secara tertib, terkendali, efisien pihak terkait, yang antara lain mencakup informasi
dan efektif, sehingga dapat memberikan keyakinan dan komunikasi kegiatan operasional, kegiatan
bahwa penyelenggaraan kegiatan Perusahaan telah finansial, dan ketaatan atas ketentuan dan peraturan
dilakukan secara efisien dan efektif. yang berlaku.
5. Monitoring, mencakup aktivitas atau proses
Tujuan penerapan Sistem Pengendalian Internal di penilaian terhadap kualitas sistem pengendalian
lingkup Perseroan adalah sebagai berikut: internal termasuk kualitas fungsi Audit Internal
1. Menjaga dan mengamankan harta kekayaan Perseroan dan kualitas unit kerja di dalam struktur organisasi
2. Menjamin tersedianya laporan yang lebih akurat Perseroan, sehingga sistem pengendalian
3. Meningkatkan kepatuhan terhadap ketentuan yang internal dapat dilaksanakan secara optimal, dan
berlaku penyimpangan yang terjadi segera dilaporkan
4. Mengurangi dampak kerugian dari adanya kepada Direksi dan Komisaris melalui Komite Audit.
penyimpangan termasuk kecurangan/fraud, dan
pelanggaran terhadap prinsip kehati-hatian Pengendalian Keuangan dan Operasional
5. Meningkatkan efektivitas organisasi dan efisiensi Perseroan memiliki komitmen untuk mengungkapkan
sumber daya laporan tersebut kepada semua pihak yang
berkepentingan secara adil dan transparan berdasarkan
Penerapan Sistem Pengendalian Internal di standar akuntansi yang berlaku di Indonesia. Oleh
Lingkup Perseroan karena itu, Perseroan senantiasa memelihara sistem
Sistem Pengendalian Internal diterapkan mulai dari pengendalian internal yang menjamin keandalan dan
penetapan sasaran dan strategi di seluruh organisasi, kecukupan setiap transaksi.
identifikasi kemungkinan terjadinya suatu kejadian
yang dapat mempengaruhi sasaran dan strategi Penyajian laporan keuangan (neraca, laporan rugi
dimaksud, dan pengelolaan risiko agar tetap berada laba, laporan arus kas, laporan perubahan ekuitas)
dalam batas toleransi (risk appetite), untuk memberikan pada setiap tahun buku dilakukan untuk memenuhi
keyakinan yang memadai dalam rangka pencapaian kepentingan semua pihak yang terkait dengan
tujuan Perseroan. Kerangka kerja sistem pengendalian Perseroan. Untuk memenuhi semua prinsip di atas,
internal yang menjadi acuan Perseroan adalah kerangka Perseroan telah memiliki kebijakan yang menjamin
kerja terbaik (best practices) yang telah dipraktikan bahwa transaksi dicatat dengan segera, akurat dan
oleh perusahaan-perusahaan di dunia, yaitu COSO dilengkapi dengan dokumen pendukung yang memadai.
Internal Control Framework, yang antara lain mencakup
komponen-komponen: Transaksi yang tercatat dalam sistem akuntansi sekurang-
1. Lingkungan pengendalian internal dalam Perseroan, kurangnya telah mendapatkan persetujuan Manajemen
yang terdiri dari integritas, nilai etika dan yang memiliki kewenangan untuk keperluan tersebut
kompetensi dari Komisaris, Direksi dan seluruh dan dicatat dengan benar. Setiap laporan keuangan
pegawai Perseroan, filosofi dan gaya kepemimpinan perusahaan secara wajar dan akurat menggambarkan
manajemen termasuk cara yang ditempuh dalam transaksi yang sebenarnya tanpa sedikit pun adanya
melaksanakan kewenangan dan tanggung jawabnya, upaya menyembunyikan fakta kepada pembaca laporan.
pengorganisasian dan pengembangan sumber daya Semua pihak, baik Direksi, Komisaris dan Karyawan
manusia serta perhatian dan arahan yang dilakukan yang bertanggung jawab atas fungsi-fungsi tersebut,
oleh Dewan Komisaris dan Direksi. wajib memahami dan menjalankan kebijakan sistem
2. Manajemen risiko, yang mencakup proses identifikasi, pengendalian internal dan prosedur pencatatan
analisa, penilaian dan mitigasi atau respon atas akuntansi keuangan perseroan.
risiko yang relevan dengan bidang usaha Perseroan.
3. Aktivitas kontrol, mencakup tindakan-tindakan Dalam mendukung pengendalian risiko operasional
yang dilakukan agar seluruh proses di Perseroan secara menyeluruh, Perseroan telah menerapkan hal-
terkendali sesuai sasaran yang telah ditetapkan, hal berikut:
Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance 245
Page 246
Tata Kelola
Perusahaan
1. Kegiatan pengendalian secara umum melibatkan Tinjauan Efektivitas Sistem Pengendalian
seluruh karyawan dan Manajemen MTF di semua Internal
jenjang organisasi yang tertuang dalam seluruh Direksi bertanggungjawab memastikan penerapan
kebijakan dan prosedur seperti: sistem pengendalian internal yang handal dan efektif
• Penerapan Segregation of Duties berupa untuk mencapai tujuan Perseroan. Dewan Komisaris
pemisahan fungsi dalam menjalankan tugas dibantu Komite Audit juga bertanggungjawab
sehingga tidak memiliki peluang untuk melakukan pengawasan atas penyelenggaraan
melakukan dan menyembunyikan penyimpangan sistem pengendalian internal di Perseroan. Untuk
dalam pelaksanaan tugasnya. mengevaluasi kecukupan dan efektivitas sistem
• Penerapan Four Eyes Principles dalam proses pengendalian internal tersebut, sepanjang tahun 2023
kredit seluruh segmen; pemisahan fungsi telah dilakukan kegiatan pemantauan dan koreksi
pemrakarsa kredit dengan pemutus. penyimpangan antara lain:
• Penerapan Line of Defenses untuk aktivititas 1. Perseroan melakukan evaluasi dan pemantauan
pertahanan berlapis. secara terus menerus terhadap efektivitas
2. Kegiatan pengendalian sesuai fungsi organisasi keseluruhan pelaksanaan pengendalian internal,
meliputi: termasuk jika terjadi perubahan kondisi internal dan
• Pelaksanaan Kaji Ulang Manajemen (Top eksternal yang dapat mempengaruhi perusahaan
Management Reviews) secara berkala Direksi dalam mencapai sasarannya.
meminta penjelasan (informasi) dan laporan 2. Pemantauan diprioritaskan terhadap risiko utama
kinerja operasional dari Kepala Unit Kerja dalam termasuk evaluasi secara berkala untuk mendeteksi
rangka melakukan kaji ulang terhadap hasil dan mencegah munculnya risiko baru, baik oleh
realisasi dibandingkan dengan target yang telah unit kerja operasional, unit kerja pemantau risiko,
ditetapkan. maupun oleh audit internal.
• Kaji Ulang Kinerja Operasional (Functional Review) 3. Unit Audit Internal melakukan evaluasi atas
ini dilaksanakan oleh Audit Internal terhadap kecukupan dan efektivitas sistem pengendalian
kecukupan dan efektivitas sistem pengendalian internal secara independen melalui pelaksanaan
internal, pengelolaan risiko dan corporate kegiatan audit. Hasil evaluasi dan tindak lanjutnya
governance. Kegiatan audit dilakukan untuk setiap dilaporkan kepada Dewan Komisaris, Komite Audit
level Unit Kerja Perseroan dan dilaporkan kepada dan Direksi. Hasil evaluasi selama tahun 2023
Direktur Utama dan Komite Audit. menunjukkan bahwa Sistem Pengendalian Internal
di MTF telah berjalan secara memadai.
Terkait dengan kepatuhan terhadap peraturan
perundang-undangan yang berlaku, MTF memiliki Pernyataan Manajemen atas Kecukupan Sistem
komitmen untuk selalu mematuhi peraturan dan Pengendalian Internal
perundangan-undangan yang berlaku dengan: Berdasarkan hasil penelaahan dan berdasarkan
1. Membentuk Unit Kepatuhan yang bertanggung jawab diskusi bersama Manajemen, Komite Audit, Auditor
untuk memantau kepatuhan seluruh unit kerja di MTF. Independen, Audit Internal, dan Divisi terkait lainnya
2. Melakukan pemantauan Kepatuhan Pelaporan bahwa Direksi dan Dewan Komisaris menilai bahwa
kepada BI/OJK/regulator lainnya. Sistem Pengendalian Internal perusahaan telah
3. Strategi Manajemen Risiko Kepatuhan adalah memadai dalam mengidentifikasi risiko sehingga
mempunyai kebijakan untuk senantiasa mematuhi Perseroan dapat mengelola risiko tersebut. MTF
ketentuan yang berlaku secara proaktif melakukan senantiasa melakukan langkah-langkah perbaikan
pencegahan (ex-ante) dalam rangka meminimalkan yang dilakukan dalam rangka menyempurnakan
terjadinya pelanggaran dan melakukan tindakan sistem pengendalian internal.
kuratif (ex-post) dalam rangka perbaikan.
246 Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance
Page 247
05
Perkara Penting
Permasalahan dan/atau perkara hukum yang dihadapi Perseroan serta anggota Dewan Komisaris dan Direksi di
sepanjang tahun 2023 dan perbandingannya dengan tahun 2022 adalah sebagai berikut:
2023 2022
Permasalahan Hukum
Perdata Pidana Perdata Pidana
Dewan Komisaris dan Direksi - - - -
Selesai dan telah mempunyai kekuatan hukum tetap - - - -
Dalam proses penyelesaian - - - -
MTF
Selesai dan telah mempunyai kekuatan hukum tetap 56 - 47 -
Dalam proses penyelesaian 26 - 10 -
Jumlah 82 - 57 -
Berikut penjelasan terkait perkara-perkara hukum yang dihadapi Perseroan di sepanjang tahun 2023:
Pokok Perkara Risiko yang dihadapi
Pihak yang
No. Status Perkara MTF dan pengaruhnya
berperkara Materiil (Rp) Immateriil (Rp) terhadap MTF
Perkara sudah diputus tahun 2023
1 Achmad Fadilah 876.000.000 1.000.000.000 Tidak ada
dan MTF menang.
Perkara sudah diputus tahun 2023
2 Lukman Hasan 262.804.000 100.000.000 Tidak ada
dan MTF menang.
Perkara sudah diputus tahun 2023
3 Hasni Nurhamidin 149.814.000 - Tidak ada
dan MTF menang.
Perkara sudah diputus tahun 2023
4 Kasmiatun 184.500.000 1.300.000.000 Tidak ada
dan MTF menang.
Wahyu Widiantoro
Perkara sudah diputus tahun 2023
5 (Debitur Saibatul 197.956.000 - Tidak ada
dan MTF menang.
Islamiati)
Perkara sudah diputus tahun 2023
6 Aten K. Mangopa 1.000.000 100.000.000 Tidak ada
dan MTF menang.
Muhammad Rizky Perkara sudah diputus tahun 2023
7 88.739.920 - Tidak ada
Syahreza dan MTF menang.
Edi Partomo Perkara sudah diputus tahun 2023
8 124.407.000 - Tidak ada
Pandiangan dan MTF menang.
Perkara sudah diputus tahun 2023 Tidak ada
9 Santun Willfried 494.487.000 -
dan MTF menang.
Perkara dalam proses persidangan
10 Stefanus Lu 1.158.894.000 - dengan agenda saksi dari Tidak ada
penggugat.
PT Mulyo Joyo Perkara sudah diputus tahun 2023
11 614.925.000 - Tidak ada
Bersama Marc dan MTF menang.
Perkara sudah diputus tahun 2023
12 Masrul 93.244.000 100.000.000 Tidak ada
dan MTF menang.
Perkara sudah diputus tahun 2024
13 Hasni Nurhamidin 149.814.000 - Tidak ada
dan MTF menang.
Perkara sudah diputus tahun 2023
14 Ngadino 259.500.000 - Tidak ada
dan MTF menang.
Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance 247
Page 248
Tata Kelola
Perusahaan
Pokok Perkara Risiko yang dihadapi
Pihak yang
No. Status Perkara MTF dan pengaruhnya
berperkara Materiil (Rp) Immateriil (Rp) terhadap MTF
Perkara sudah diputus tahun 2023
15 Lukman Hasan 262.804.000 100.000.000 Tidak ada
dan MTF menang.
Perkara sudah diputus tahun 2023
16 Khoirul Maulana 89.500.000 200.000.000 Tidak ada
dan MTF menang.
Perkara sudah diputus tahun 2023
17 Ismail Amin 22.760.000 100.000.000 Tidak ada
dan MTF menang.
Yustina Sugiyanti
Perkara sudah diputus tahun 2023
18 (Debitur Yohanes 176.985.000 50.000.000 Tidak ada
dan MTF menang.
Dwi Pramudya)
Hijrawati, DKK
Perkara sudah diputus tahun 2023
19 (Debitur Moh. 55.302.000 - Tidak ada
dan MTF menang.
Jufri)
Lisyanti (Debitur Perkara sudah diputus tahun 2023
20 551.640.000 200.000.000 Tidak ada
Alexander) dan MTF menang.
Perkara sudah diputus tahun 2023
21 Ismail Amin 22.760.000 100.000.000 Tidak ada
dan MTF menang.
Perkara sudah diputus tahun 2023
22 Ricky Lesmana 99.407.400 - Tidak ada
dan MTF menang.
23 Sulastri Perkara sudah diputus tahun 2023
- - Tidak ada
Simanjuntak dan MTF menang.
PT Cahaya Fitri Perkara sudah diputus tahun 2023
24 500.000.000 - Tidak ada
Abadi dan MTF menang.
Muttaqim Akbar
Perkara sudah diputus tahun 2023
25 (Debitur Erena 481.950.000 - Tidak ada
dan MTF menang.
Ramadhani)
Kartika Perkara dalam proses persidangan
26 204.600.000 - Tidak ada
Adiwinangun dengan agenda Duplik.
Enong Fatimahtu Perkara sudah diputus tahun 2023
27 25.000.000 - Tidak ada
Zuhro dan MTF menang.
Perkara sudah diputus tahun 2023
28 Tambari 100.000.000 - Tidak ada
dan MTF menang.
Perkara sudah diputus tahun 2023
29 Wildan 609.052.000 - Tidak ada
dan MTF menang.
Yustina Sugiyanti
Perkara sudah diputus tahun 2023
30 (Debitur Yohanes 176.985.000 50.000.000 Tidak ada
dan MTF menang.
Dwi Pramudya)
Perkara sudah diputus tahun 2023
31 H. Daeng Masoa 873.840.000 500.000.000.000 Tidak ada
dan MTF menang.
Bagus Santa Perkara sudah diputus tahun 2023
32 424.152.000 - Tidak ada
Wardana dan MTF menang.
PT Mitra Bersama Perkara sudah diputus tahun 2023
33 899.500.000 - Tidak ada
Realty dan MTF menang.
Perkara sudah diputus tahun 2023
34 Dewi Susanti 150.000.000 500.000.000 Tidak ada
dan MTF menang.
Perkara sudah diputus tahun 2023
35 Redi - - Tidak ada
dan MTF menang.
Perkara sudah diputus tahun 2023
36 Aten K. Mangopa 1.000.000 - Tidak ada
dan MTF menang.
248 Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance
Page 249
05
Pokok Perkara Risiko yang dihadapi
Pihak yang
No. Status Perkara MTF dan pengaruhnya
berperkara Materiil (Rp) Immateriil (Rp) terhadap MTF
Perkara sudah diputus tahun 2024
37 Barokah 212.000.000 500.000.000 Tidak ada
dan MTF menang.
MTF dinyatakan menang dalam
putusan tingkat pertama dan
Bagus Santa
38 424.152.000 - putusan tingkat banding. Saat ini Tidak ada
Wardana
dalam proses menunggu putusan
kasasi.
Perkara sudah diputus tahun 2024
39 Saprudin 93.000.000 2.000.000.000 Tidak ada
dan MTF menang.
40
Perkara sudah diputus tahun 2024
Hasmia Husmain 4.000.000 100.000.000 Tidak ada
dan MTF menang.
PT Cahaya Fitri Perkara sudah diputus tahun 2023
41 500.000.000 - Tidak ada
Abadi dan MTF menang.
Perkara sudah diputus tahun 2023
42 Doni Susilo 509.600.000 - Tidak ada
dan MTF menang.
Perkara dalam proses persidangan
Kukuh Heri
43 71.036.000 500.000.000 dengan agenda pembacaan Tidak ada
Jatmiko
putusan.
PT Mitra Bersama Perkara sudah diputus tahun 2023
44 899.500.000 - Tidak ada
Realty dan MTF menang.
MTF dinyatakan menang dalam
Muttaqim Akbar putusan tingkat pertama dan
45 (Debitur Erena 481.950.000 - putusan tingkat banding. Saat ini Tidak ada
Ramadhani) dalam proses menunggu putusan
kasasi.
Randy Sweetly Perkara sudah diputus tahun 2023
46 5.000.000 100.000.000 Tidak ada
Walangare dan MTF menang.
Perkara dalam proses persidangan
47 Nasir 1.000.000.000 25.000.000 dengan agenda pembacaan Tidak ada
putusan.
PT Sumatera Jaya Perkara sudah diputus tahun 2023
48 327.000.000 - Tidak ada
Mandiri dan MTF menang.
Ade Ojoh
Perkara dalam proses persidangan
49 Nurjanah (Debitur 82.261.719 38.896.000 Tidak ada
dengan agenda putusan sela.
Maman Budiman)
Perkara sudah diputus tahun 2023
50 Nurhasanah 154.236.240 - Tidak ada
dan MTF menang.
Perkara dalam proses persidangan
Daffa Zalza Noor
51 158.150.000 2.000.000.000 dengan agenda pembacaan Tidak ada
Shidqi
putusan.
Perkara dalam proses persidangan
52 Martin Hasiholan 113.848.000 - Tidak ada
dengan agenda kesimpulan.
Perkara sudah diputus tahun 2023
53 Aten K. Mangopa 10.000.000 100.000.000 Tidak ada
dan MTF menang.
Vina Chovan
Epifanis (Debitur Perkara sudah diputus tahun 2023
54 67.500.000 - Tidak ada
Alvonsius dan MTF menang.
Iskandar)
Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance 249
Page 250
Tata Kelola
Perusahaan
Pokok Perkara Risiko yang dihadapi
Pihak yang
No. Status Perkara MTF dan pengaruhnya
berperkara Materiil (Rp) Immateriil (Rp) terhadap MTF
MTF dinyatakan menang dalam
putusan tingkat pertama dan
55 Wildan 609.052.000 - putusan tingkat banding. Saat ini Tidak ada
dalam proses pemeriksaan
perkara di tingkat Kasasi.
Perkara sudah diputus tahun 2023
56 Rasidah - - Tidak ada
dan MTF menang.
Subaeda Bin Mata Perkara dalam proses persidangan
57 (Debitur Muh 128.160.000 70.000.000 dengan agenda saksi dari Tidak ada
Amzar) penggugat.
Doni Susilo & Perkara dalam proses persidangan
58 509.600.000 - Tidak ada
Meylinda Rahayu dengan agenda jawaban.
Perkara dalam proses persidangan
59 Muhammad Yusuf 362.600.000 2.000.000.000 dengan agenda pembacaan Tidak ada
gugatan.
Perkara sudah diputus tahun 2023
60 Renaldo Aridka 97.200.000 2.000.000.000 Tidak ada
dan MTF menang.
Lisyanti (Debitur Perkara dalam proses persidangan
61 551.640.000 2.000.000.000 Tidak ada
Alexander) dengan agenda replik.
MTF dinyatakan menang dalam
putusan tingkat pertama dan
62 Rasidah 142.600.000 - putusan tingkat banding. Saat ini Tidak ada
dalam proses pemeriksaan
perkara di tingkat Kasasi.
Perkara dalam proses menunggu
Samtua Sihite
relaas panggilan dari Pengadilan
63 (Debitur 1.033.436.000 - Tidak ada
untuk agenda pembacaan
Dermawati SPD)
gugatan.
Mulyo Joyo Perkara sudah diputus tahun 2023
64 750.000.000 - Tidak ada
Bersama Marc dan MTF menang.
PT Indonesia Perkara sudah diputus tahun 2023
65 12.535.801.873 - Tidak ada
Energi Dinamika dan MTF Menang.
Perkara sudah diputus tahun 2023
66 PT Polowijo Gosari 2.919.532.000 - Tidak ada
dan MTF Menang.
Perkara telah diputus tahun 2023,
PT Sumber Pangan
67 1.902.042.003 3.743.220.200 tidak terdapat putusan yang Tidak ada
Slamet
merugikan MTF.
Debitur diputus Pailit dalam
PT Phos Tekno
68 848.402.100 - perkara PKPU, dan saat ini dalam Tidak ada
Indonesia
Perkara Kepailitan.
Telah dilakukan agenda Verifikasi
Tagihan, saat ini perkara dalam
69 PT Visi Eka Mulia 966.819.600 - Tidak ada
proses pemberesan harta boedel
pailit.
Proposal Perdamaian telah
disetujui pada tahun 2023 dan
70 PT Polowijo Gosari 915.059.000 - Tidak ada
debitur telah melakukan
pelunasan kepada MTF.
Telah dilakukan agenda Verifikasi
PT Labuan Mandiri Tagihan, saat ini perkara dalam
71 121.754.000 - Tidak ada
Jaya proses pemberesan harta boedel
pailit.
250 Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance
Page 251
05
Pokok Perkara Risiko yang dihadapi
Pihak yang
No. Status Perkara MTF dan pengaruhnya
berperkara Materiil (Rp) Immateriil (Rp) terhadap MTF
Perkara telah diputus tahun 2023,
PT Sumber Pangan
72 1.902.042.002 3.743.220.200 tidak terdapat putusan yang Tidak ada
Slamet
merugikan MTF.
Telah dilakukan agenda Verifikasi
PT Sakti Mait Jaya
73 825.480.000 179.772.200 Tagihan, saat ini dalam proses Tidak ada
Langit
pemberesan harta boedel pailit.
Proposal Perdamaian telah
disetujui pada tahun 2023 dan
Bowo Heli
74 144.879.800 - Debitur menyatakan akan tetap Tidak ada
Sartanto
berkomitmen melakukan
pembayaran kepada MTF.
Perkara telah selesai pada tahun
2023, dan Debitur tetap wajib
75 Mario Soebono 1.563.836.500 - Tidak ada
melaksanakan kewajiban sesuai
Perjanjian Pembiayaan.
Perkara telah diputus tahun 2023,
PT Sarana Cipta
76 2.525.395.944 2.301.598.800 tidak terdapat putusan yang Tidak ada
Unggul
merugikan MTF.
Telah dilakukan agenda Rapat
Permusyawaratan Majelis dengan
77 PT Bias Nusatama 2.013.738.800 - Tidak ada
ditetapkan masa PKPU tetap
selama 90 hari.
Perkara dalam proses PKPU
dengan putusan perpanjangan
masa PKPU tetap 90 hari sampai
78 PT Bias Nusatama 7.445.155.456 369.186.834 Tidak ada
dengan agenda Permusyawaratan
Majelis selanjutnya pada tanggal 3
April 2024.
Telah dilakukan agenda Rapat
PT Saeti Centricon Permusyawaratan Majelis dengan
79 4.712.600 - Tidak ada
Wahana ditetapkan masa PKPU tetap
selama 60 hari.
Telah dilakukan agenda Verifikasi
Bowo Heli Tagihan, saat ini perkara dalam
80 144.879.800 - Tidak ada
Sartanto proses pemberesan harta boedel
pailit.
Telah dilakukan Verifikasi Tagihan
PT Phos Tekno Pailit, saat ini perkara dalam
81 769.269.000 79.133.100 Tidak ada
Indonesia proses pemberesan harta boedel
pailit.
PT Vision Land
82 Semarang (Debitur 863.414.000 - Telah dilakukan Verifikasi Tagihan. Tidak ada
Lee Don Hee)
Sanksi Administrasi
Pada tahun 2023 Perusahaan mendapatkan sanksi administratif dari regulator, terhadap sanksi tersebut Perusahaan
telah menyelesaikan kewajiban-kewajiban yang harus dipenuhi sesuai dengan sanksi dari regulator dan perusahaan
juga telah melakukan mitigasi risiko agar pelanggaran tidak terulang kembali.
Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance 251
Page 252
Tata Kelola
Perusahaan
Tata Kelola Teknologi Informasi
Keberadaan teknologi informasi yang andal sangat penting untuk mendukung proses bisnis dan layanan yang prima.
Teknologi merupakan kunci utama yang memungkinkan Perseroan menyediakan produk dan jasa kepada pelanggan,
mengukur dan menelusuri kinerja bisnis, serta mengambil keputusan-keputusan Manajemen yang tepat untuk
kelangsungan usahanya. Pengelolaan Teknologi Informasi di Perseroan dilakukan oleh Divisi Teknologi Informasi (TI),
sehingga kebijakan terkait TI lebih terarah dan berjalan sesuai dengan visi misi Perseroan.
Dasar Pengelolaan TI
Di masa mendatang diharapkan tata kelola TI Perseroan sudah dapat mencapai maturity level rata-rata industri
Pembiayaan dalam skala pengukuran maturity level berdasarkan COBIT5. Untuk mencapai kondisi tersebut, secara
umum IT harus melakukan langkah-langkah perbaikan yang antara lain adalah sebagai berikut:
1. Penambahan dan perbaikan fungsi/tugas.
2. Pengembangan kebijakan dan prosedur.
3. Pengembangan ukuran-ukuran kinerja.
4. Pengadaan sistem aplikasi pendukung yang relevan.
5. Melakukan evaluasi Tata Kelola IT.
Peta Jalan Pengembangan Teknologi Informasi
2021 2022 2023
Maintain Continuous Digital Growth Strengthen Digital Foundations Integrate Digital Ecosystem
• Mengoptimalkan prinsip paperless • Melakukan Business Process • Pengembangan aplikasi mobile
dengan mengurangi penggunaan ReEngineering seperti MTF Mobile dan
kertas atau dokumentasi manual • Development & Implementasi MTF1ACCESS.
melalui digitalisasi dokumentasi Credit Acquisition System • Optimalisasi penggunaan cloud
proses bisnis/workflow. • Melakukan Assessment dan pada HCEazy, MTF1ACCESS dan MTF
• Peningkatan proses collection Implementasi Data Governance Mobile.
dengan kerja sama bersama pihak • Pengembangan Aplikasi yang • Sertifikasi ISO
eksternal yang menyediakan lahan existing untuk menunjang proses
dan fasilitas parkir. digitalisasi.
• Aspek keamanan informasi untuk • Peningkatan Security teknologi
meningkatkan optimalisasi dan dan Services
kecepatan pemulihan bencana • Optimalisasi penggunaan Cloud
dan gangguan keamanan informasi untuk mempercepat proses
di lingkungan TI perusahaan. Digitalisasi.
• Implementasi kontrol untuk • Assessment kemananan informasi
perlindungan data berdasarkan untuk persiapan Sertifikasi ISO
framework dari tahun sebelumnya.
Pembentukan Divisi Teknologi Informasi sebagai Divisi Pengelola IT
MTF berperan sebagai business enabler dalam memberikan layanan pada user untuk menjalankan kegiatan
operasionalnya, serta mendukung perkembangan bisnis Perseroan. Divisi ini juga terus mengembangkan sarana yang
dapat memudahkan pelanggan untuk berhubungan dengan pihak MTF. Sebagai pendukung bisnis Perseroan dalam
memberikan layanannya, Divisi TI MTF dibagi menjadi beberapa departemen sebagaimana struktur organisasi berikut:
252 Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance
Page 253
05
Struktur Pengelolaan IT Mandiri Tunas Finance
SALES & IT DIRECTOR
INFORMATION TECHNOLOGY DIVISION HEAD
IT SOFTWARE IT OPERATION & IT BUSINESS IT PLANNING &
IT SECURITY
DEVELOPMENT NETWORK SOLUTION APPLICATION POLICY
DEPT. HEAD
DEPT. HEAD DEPT. HEAD DEPT. HEAD DEPT. HEAD
Divisi IT Perseroan dipimpin oleh seorang Kepala Divisi. Berdasarkan Surat Keputusan No. 1234/SK-HCP.SVC/ HC/
VII/2016, Direksi menunjuk Kanda Octaviano untuk menjabat Kepala Divisi IT.
Nama Kanda Octaviano
Jabatan Kepala Divisi IT
Dasar Hukum Pengangkatan Surat Keputusan No. 1234/SK-HCP.SVC/ HC/ VII/2016
Usia 42 tahun
Kewarganegaraan Indonesia
Domisili Jakarta Timur
Riwayat Pendidikan Sarjana (S1) Ekonomi Akuntansi dari STIE Indonesia (2006)
Plt. Kepala Divisi IT (2016-2017), IT Software Development Departement (2016), IT Software
Riwayat Pekerjaan Development Dept Head (2013-2016), IT Software Development Departement (2010-2012), IT
Supervisor (2007-2009), SOP & Control SPV (2005-2007)
Di Dalam Perusahaan: Tidak ada
Rangkap Jabatan
Di Luar Perusahaan: Tidak ada
Tugas dan Tanggung Jawab Divisi IT
1. Mengkoordinasikan, merencanakan dan mengendalikan projek-projek IT dalam rangka memenuhi kebutuhan
operasional perusahaan berbasis komputer.
2. Merencanakan dan mengkordinasikan pemeliharaan sumber daya IT dalam rangka penyediaan dukungan
perangkat dan system IT.
3. Merencanakan, mengarahkan, mengkoordinasikan dan menyetujui rencana kerja ditingkat departemen, serta
memantau dan mengevaluasi pelaksanaan serta mengkoordinasikan pelaporan.
4. Mengarahkan, mengkoordinasikan keamanan dari semua perangkat IT termasuk kode semua program dari aplikasi
yang ada di perusahaan.
5. Merencanakan dan mengkoordinasikan kegiatan operasional IT sesuai dengan service level agreement.
6. Monitoring dan mengendalikan kegiatan pengadaan dan pemeliharaan infrastruktur di cabang & HO.
Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance 253
Page 254
Tata Kelola
Perusahaan
Pengembangan Teknologi Informasi
Untuk meningkatkan pelayanan, Perseroan senantiasa melakukan pengembangan TI yang terintegrasi untuk
menunjang kinerja Perseroan, sebagaimana terlampir sebagai berikut.
Topologi Infrastruktur Saat Ini
DC & DRC DUAL LINK CABANG
PABX CCTV PC & LAPTOP MOBILE DEVICE
WINDOWS BASED ANDROID BASED
Perseroan memiliki sistem yang terintergrasi antara lain dan didukung aplikasi mobile untuk proses digitalisasi
sehingga dapat mempercepat proses kredit Pelanggan.
Accounting System
Mobile Collections System HC-EAZY
Mobile Report Human Capital System
Mobile Survey Document Management System
Mobile Marketing Document Gateway System
Channelling System
Perkembangan Pengelolaan Teknologi Informasi • Peremajaan Email Security Gateway
Sepanjang tahun 2023, Perseroan telah melakukan Divisi IT melakukan peningkatan keamanan
beberapa program pengelolaan Teknologi Informasi email system. Hal ini dilakukan pergantian Email
sebagai berikut: Security Gateway pada perangkat yang sudah End
1. Peningkatan Keamanan Sistem Of Support dengan Email Security Gateway yang
Perusahaan melakukan peningkatan keamanan sistem memiliki teknologi pengamanan yang lebih baik.
dengan melakukan beberapa inisiatif implementasi • Peremajaan Access Internet Management
Tools Security sebagai berikut: Divisi IT melakukan pergantian Access Internet
• Implementasi Firewall Layer Management pada perangkat yang sudah End Of
Perusahaan melakukan implementasi Firewall Support.
pada kedua Data Center untuk meningkatkan • Penambahan License WAF (Web Application
keamanan Server pada DC dan DRC. Firewall)
254 Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance
Page 255
05
Pada tahun ini Perseroan melakukan penambahan • Penambahan Kapasitas Server dan Storage
license WAF sesuai dengan penambahan aplikasi Divisi IT melakukan penambahan kapasitas Storage
yang diakses melalui jaringan internet. Web untuk menunjang penambahan bisnis perusahaan.
Application Firewall ini berfungsi untuk melindungi Divisi IT juga melakukan peremajaan terhadap
aplikasi-aplikasi berbasis web yang dimiliki Perseroan server yang sudah end of support.
dari serangan-serangan eksternal. • Peremajaan perangkat NAS
• Penambahan License Network Access Control (NAC) Divisi IT melakukan perggantian pada NAS cabang
Pada tahun ini Perseroan melakukan penambahan yang sudah end of support.
license NAC sesuai dengan penambahan pada
perangkat Endpoint Perseroan. Tools ini berfungsi 3. Optimalisasi Cloud
untuk mengawasi dan melakukan kontrol terhadap • MTF melakukan optimalisasi penggunakan cloud
jaringan Perseroan, dengan menyediakan lapisan pada aplikasi sebagai berikut:
keamanan agar tidak mudah diakses oleh semua ◊ HCEazy;
perangkat yang tidak dikenal. ◊ MTF1ACCESS; dan
• Penambahan License Data Loss Prevention (DLP) ◊ MTF Mobile.
Pada tahun ini Perseroan melakukan penambahan
license DLP sesuai dengan penambahan 4. Peningkatan Tata Kelola IT
pada perangkat Endpoint Perseroan. Tools ini • Melakukan reviu Standar Operasional Prosedur
berfungsi untuk memonitoring, mendeteksi dan (SOP) dan Pedoman Teknis Operasional (PTO)
menghentikan aliran data sensitive yang tidak Divisi IT 2023.
normal dan berpotensi terjadinya kebocoran • Di tahun ini, Perseroan telah melakukan audit
data-data perusahaan. berdasarkan standar ISO untuk meningkatkan
tata kelola IT yang semakin baik.
Dengan adanya sistem ini perusahaan dapat • Dalam peningkatan kapasitas sumber data
mencegah dan menghindari terjadinya kebocoran manusia, Divisi IT melakukan pelatihan dan sharing
dan penyalahgunaan data-data perusahaan oleh knowledge secara rutin pada masing-masing
pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. departemen. Hal ini dilakukan agar setiap personil
Divisi IT memiliki kemampuan yang baik dan dapat
2. Maintenance Kapasitas System dan Storage menunjang operasional dengan optimal.
Pada sisi infrastruktur, perusahaan juga melakukan
peningkatan kapasitas Server dan Storage untuk Biaya Pengembangan Teknologi Informasi
menunjang perkembangan bisnis perusahaan. Penentuan besarnya biaya untuk Opex dan Capex IT
Peningkatan kapasitas Lending dan akun kelola berdasarkan kebutuhan operasional dan kebutuhan
tentu membutuhkan dukungan kapasitas sistem dan untuk pengadaan infrastruktur TI yang sesuai
jaringan yang handal. Untuk itu pada tahun 2023 rekomendasi dan melalui proses reviu manajemen
Divisi IT melakukan maintenance dan peningkatan Perseroan. Berikut perbandingan biaya investasi IT yang
kapasitas Sistem dan Jaringan sebagai berikut: dilakukan Perseroan di tahun 2023.
Investasi TI Tahun 2023
Perihal Jumlah (Rp)
Server 6.775.998.101
Network 5.133.825.965
Security 18.619.169.212
Software/License 4.275.743.199
Certification 80.089.451
Perbandingan Jumlah Investasi TI 2022-2023
Realisasi (Rp-juta) Perbandingan Penyerapan
Anggaran 2023
2023 2022 Realisasi 2023 & 2022 Anggaran 2023
Jumlah Investasi TI 39,679 36.340 41,577 9% 95,4%
Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance 255
Page 256
Tata Kelola
Perusahaan
Kode Etik
Kode Etik merupakan perangkat yang bersifat artikulatif serta memiliki mekanisme reward & punishment, yang
tujuannya untuk mendukung penerapan visi, misi dan nilai inti serta budaya perusahaan. Penerapan disiplin
Perseroan telah tertuang di dalam Peraturan Perusahaan yang menjelaskan tentang kewajiban dan hak karyawan,
tindakan pelanggaran beserta sanksi yang diberikan dan pejabat yang memiliki wewenang dalam memberikan sanksi.
Kode Etik ini berfungsi sebagai pedoman standar perilaku bagi seluruh insan MTF dalam berinteraksi dengan pihak
dalam dan pihak luar.
Perseroan secara berkala melakukan evaluasi atas efektivitas Kode Etik, dan mengadakan program sosialisasi untuk
mengingatkan dan menekankan penerapan kode etik bagi para karyawan.
Hubungan yang Harmonis dengan Pemangku Kepentingan
Salah satu tujuan besar dari penerapan prinsip GCG adalah pengembangan hubungan entitas usaha dengan pemangku
kepentingan. Perusahaan merumuskan Kode Etik yang dimilikinya untuk dapat membangun hubungan yang harmonis
antara kepentingan operasi dan bisnis yang dilakukan Perusahaan dengan kepentingan dari setiap pemangku
kepentingan yang berada di dalam lingkaran operasi dan bisnis Perusahaan maupun yang terkena dampak kegiatan
operasi dan bisnis Perusahaan.
Pemangku Kepentingan Mandiri Tunas Finance
PEMERINTAH/ KONSUMEN/
KARYAWAN PEMEGANG SAHAM MITRA USAHA
REGULATOR PELANGGAN
MASYARAKAT DAN
KREDITUR PEMASOK PESAING MEDIA MASSA
LINGKUNGAN
Visi, Misi, serta Nilai dan Budaya Perusahaan sebagai Panglima
Perseroan telah merumuskan dan menetapkan visi dan misi sebagai panglima utama dalam arahan bagi pengembangan
Perseroan ke depan. Visi dan misi tersebut kemudian diturunkan ke dalam Nilai-nilai dan Budaya Perusahaan yang
diharapkan dapat dipahami sebagai kebijakan mendasar Perseroan untuk mengembangkan keorganisasian yang
sejalan dengan visi dan misi yang telah ditetapkan.
VISI & MISI Nilai dan Budaya Pedoman Standar Etika
Perusahaan Perilaku/ Kode Etik
256 Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance
Page 257
05
Penetapan dan Isi Kode Etik 4. Dalam jangka panjang mendorong perbaikan kualitas
Perseroan telah memiliki Kode Etik atau Code of pelayanan pelanggan, pengelolaan Perseroan,
Conduct (CoC) yang telah ditetapkan tanggal 11 Maret pengembangan nilai Perseroan dan pada akhirnya
2013, dengan berisikan pokok-pokok inti dari Kode Etik menuju pada peningkatan reputasi Perseroan.
Perseroan sebagai berikut:
BAB I – Pendahuluan Pemberlakuan Kode Etik Bagi Seluruh
• Latar Belakang Level Organisasi
• Maksud dan Tujuan Penerapan Pedoman Standar Etika Perilaku Perseroan
• Manfaat merupakan tanggung jawab seluruh insan Perseroan,
BAB II – Etika Bisnis yang mencakup seluruh karyawan untuk berperilaku
• Ruang Lingkup sesuai dengan budaya Perseroan sehingga terwujud
• Etika Bisnis dan Komitmen Perusahaan kepada perilaku yang profesional, bertanggungjawab, wajar,
Stakeholders patut dan dipercaya dalam melakukan hubungan bisnis
BAB III – Etika Kerja dengan rekan sekerja maupun para mitra kerja.
• Ruang Lingkup
• Sikap Dasar Individu – Perilaku Utama PERWIRA
• Perilaku Individu di dalam dan di luar Perusahaan Sosialisasi dan Internalisasi Kode Etik
• Perilaku sebagai Atasan Kode Etik Perseroan diperkenalkan ke seluruh tingkatan di
• Perilaku sebagai Bawahan dalam Perseroan dan tertulis dalam dokumen tambahan
• Komitmen atas Hal-hal Khusus dari kontrak kerja saat proses perekrutan karyawan
BAB IV – Penegakan dan Penerapan Standar Etika baru maupun bagi karyawan yang telah bergabung di
Perilaku Perseroan, dimana Kode Etik tersebut harus dipahami
• Pemantauan Pelaksanaan Standar Etika Perilaku dan ditandatangani oleh seluruh karyawan. Kemudian,
• Pelaporan Pelanggaran Standar Etika Perilaku seluruh karyawan diharapkan untuk berperilaku sesuai
• Sanksi atas pelanggaran Code of Conduct nilai-nilai Perseroan dan menerapkan Kode Etik dalam
BAB V – Penutup kegiatan sehari-hari. Sosialisasi dan internalisasi
merupakan tahapan penting dari penerapan Kode
Manfaat dan Tujuan Penerapan Standar Etik Karyawan. Perseroan berkomitmen melaksanakan
Etika Perilaku sosialisasi dan pembaharuan Kode Etik secara efektif
Perseroan secara konsisten menerapkan Kode Etik dan menyeluruh dengan langkah-langkah sebagai
sehingga memberikan manfaat jangka panjang bagi, berikut:
pemegang saham, perusahaan, Dewan Komisaris 1. Melakukan sosialisasi Kode Etik kepada seluruh
dan Direksi serta pegawai, Nasabah, Mitra Usaha dan jajaran Perseroan dan melakukan penyegaran secara
masyarakat. Adapun tujuan penerapan Standar Etika berkelanjutan melalui:
Perilaku ini adalah sebagai berikut: a. Website perusahaan;
1. Sebagai komitmen bersama untuk mewujudkan b. Email administrator yang disampaikan kepada
visi dan melaksanakan misi secara profesional dan seluruh karyawan;
beretika dengan memperhatikan kepentingan dari c. Pada saat penandatanganan Perjanjian Kerja
pemangku kepentingan, sehingga pada akhirya akan (PKWT & PKWTT);
terwujud standar kerja yang maksimal bagi seluruh d. Serta media lainnya yang tersedia di perusahaan.
individu dan tetap berpedoman kepada aturan yang 2. Melakukan evaluasi atas pemahaman jajaran
berlaku bagi Perseroan. Perseroan, pada masa orientasi maupun masa
2. Meminalisir segala risiko yang mengakibatkan bekerja.
terjadinya konflik kepentingan maupun tuntutan 3. Pengkajian dan pembaharuan secara berkala di
hukum atau proses litigasi akibat kelalaian yang setiap tahun pada butir-butir yang tercantum
dilakukan oleh individu di dalam Perseroan. dalam Kode Etik dalam rangka pengembangan dan
3. Sebagai sarana untuk terciptanya hubungan yang penyempurnaan lebih lanjut. Jika diperlukan aturan
harmonis, sinergis dan saling menguntungkan antar pelaksanaan lebih rinci maka akan dibuat dalam
pemangku kepentingan Perseroan. kebijakan dan peraturan Perseroan.
Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance 257
Page 258
Tata Kelola
Perusahaan
Sanksi atas Pelanggaran
Pelanggaran peraturan perusahaan dan kode etik yang dilakukan oleh karyawan, dapat diberikan sanksi:
Sanksi Masa Berlaku Sanksi Jumlah Sanksi 2023 Jumlah Sanksi 2022
Surat Teguran 3 (tiga) bulan 13 10
Surat Peringatan Pertama 6 (enam) bulan 185 81
Surat Peringatan Kedua 6 (enam) bulan 23 47
Surat Peringatan Ketiga 6 (enam) bulan 16 29
Surat Peringatan Pertama dan Terakhir 6 (enam ) bulan 28 -
Pengakhiran Hubungan Kerja (PHK) - 29 46
Jenis pelanggaran yang diduga merupakan tindak pidana maka akan diproses secara hukum melalui pihak yang
berwenang.
Pengendalian Gratifikasi
Perseroan berupaya menghindari praktik gratifikasi dalam menjalankan kegiatan usahanya. Gratifikasi sendiri
berpotensi bisa mempengaruhi independensi kinerja organ perusahaan sehingga berdampak buruk terhadap
Perseroan. Oleh karena itu, guna menjaga hubungan bisnis dengan para pemangku kepentingan, Perseroan mengatur
hal-hal terkait dengan gratifikasi dan tata cara atau mekanisme pelaporannya yang telah disusun.
Di tahun 2020, Perseroan secara konsisten terus melakukan perbaikan dalam hal pengendalian, salah satunya
untuk pengendalian gratifikasi, dengan membentuk Unit Pengendalian Gratifikasi beserta telah terbitnya standar
operasional prosedur pengendalian gratifikasi dan strategi anti fraud yang termaktub dalam Pedoman Gratifikasi No.
Pengendalian Gratifikasi 03/PGN/10/2018 dan efektif berlaku sejak 17 September 2018 dan telah melalui perbaikan/
revisi pada 15 November 2019 dan 1 September 2020 yang telah disetujui oleh Direksi Perseroan. Dalam standar
operasional prosedur tersebut mengatur tentang definisi gratifikasi, sifat gratifikasi, kriteria gratifikasi, prinsip-prinsip
pengendalian gratifikasi, pemberian dan penerimaan gratifikasi didalam internal perusahaan, pelaporan penolakan
gratifikasi, pelaporan penerimaan gratifikasi, dan penanganan laporan gratifikasi.
Di tahun 2023, Perseroan pun terus-menerus melakukan sosialisasi Kebijakan Anti Gratifikasi kepada segenap insan
MTF, yang rutin dilakukan di kantor pusat Perseroan.
Kebijakan Antikorupsi
Dewan Komisaris, Direksi, serta seluruh pegawai senantiasa menjunjung tinggi persaingan yang fair, nilai sportifitas
dan profesionalisme, serta prinsip-prinsip GCG. Perseroan juga berkomitmen untuk menciptakan iklim usaha yang
sehat, menghindari tindakan, perilaku ataupun perbuatan-perbuatan yang dapat menimbulkan konflik kepentingan,
Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN) serta selalu mengutamakan kepentingan Perseroan di atas kepentingan pribadi,
keluarga, kelompok ataupun golongan. Perseroan juga senantiasa memperhatikan kebijakan tentang anti korupsi
seperti yang tertulis dalam Undang-Undang No. 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-undang No. 31 Tahun
1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.
Perseroan berkomitmen untuk menjalankan kegiatan usaha dengan semangat anti korupsi yakni menjauhkan
diri dari prilaku Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN) yang tertanam dalam benak seluruh insan MTF. Oleh
karenanya, MTF senantiasa menjunjung tinggi persaingan yang fair, nilai sportivitas dan profesionalisme, serta
prinsip-prinsip GCG sehingga mendorong terciptanya persaingan usaha yang sehat.
258 Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance
Page 259
05
Komitmen tersebut merupakan cerminan dari implementasi peraturan perundang-undangan yang berlakukan seperti:
1. Undang-Undang No. 8 tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang, dan
2. Undang-Undang No. 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas UU Nomor 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan
Tindak Pidana Korupsi Kebijakan Gratifikasi
MTF berupaya menghindari praktik gratifikasi dalam menjalankan kegiatan usahannya. Gratifikasi sendiri berpotensi
bisa mempengaruhi independensi kinerja organ perusahaan sehingga berdampak buruk terhadap Perseroan. Oleh
karena itu, guna menjaga hubungan bisnis dengan para pemangku kepentingan, Perseroan mengatur hal-hal terkait
dengan gratifikasi dan tata cara atau mekanisme pelaporannya yang telah disusun.
Pelatihan/Sosialisasi AntiKorupsi kepada Karyawan
Dalam mengatasi praktik korupsi, MTF telah melakukan program sosialisasi terkait awareness terhadap Tindakan
Fraud, korupsi dan gratifikasi ke seluruh karyawan secara rutin sepanjang tahun 2023.
No. Waktu Lokasi Peserta Keterangan
Sosialisasi Anti-Fraud
1 23 Februari 2023 Kantor Pusat MTF Supervisor Development Program Batch 16
Awareness & Gratifikasi
Sosialisasi Anti-Fraud
2 6 Maret 2023 Kantor Pusat MTF Management Trainee MTF Batch 15
Awareness & Gratifikasi
Sosialisasi Anti-Fraud
3 9 Maret 2023 Kantor Pusat MTF Manager Development Program Batch 15
Awareness & Gratifikasi
Karyawan Cabang MTF Surabaya 1, Surabaya Sosialisasi Anti-Fraud
4 27 Maret 2023 Virtual - Regional 7
2, Mojokerto & Tuban Awareness & Gratifikasi
Karyawan Cabang MTF Padang & Pangkal Sosialisasi Anti-Fraud
5 17 Mei 2023 Virtual - Regional 2
Pinang Awareness & Gratifikasi
Sosialisasi Anti-Fraud
6 24 Mei 2023 Virtual - Regional 7 Karyawan Cabang MTF Malang
Awareness & Gratifikasi
Sosialisasi Anti-Fraud
7 5 Juni 2023 Virtual - Regional 7 Karyawan Cabang MTF Kupang & Madiun
Awareness & Gratifikasi
Sosialisasi Anti-Fraud
8 6 Juni 2023 Virtual - Regional 7 Karyawan Cabang MTF Mataram
Awareness & Gratifikasi
Sosialisasi Anti-Fraud
9 20 Juni 2023 Kantor - Regional 3 Karyawan Cabang MTF Kebon Jeruk
Awareness & Gratifikasi
Sosialisasi Anti-Fraud
10 21 Juni 2023 Kantor - Regional 3 Karyawan Cabang MTF Kelapa Gading
Awareness & Gratifikasi
Sosialisasi Anti-Fraud
11 20 Juli 2023 Kantor - Duren Tiga 4 Karyawan Cabang MTF Duren Tiga 2
Awareness & Gratifikasi
Sosialisasi Anti-Fraud
12 4 Agustus 2023 Kantor Pusat MTF Management Trainee MTF Batch 16
Awareness & Gratifikasi
Sosialisasi Anti-Fraud
13 23 Agustus 2023 Virtual - Regional 4 Karyawan Cabang MTF Cibubur & Depok
Awareness & Gratifikasi
7 September Karyawan Cabang MTF Kemayoran Sosialisasi Anti-Fraud
14 Virtual - Regional 3 dan 7
2023 Multiguna, Tanjung Duren & Banyuwangi Awareness & Gratifikasi
8 September Sosialisasi Anti-Fraud
15 Kantor MTF Bogor Karyawan Cabang MTF Bogor
2023 Awareness & Gratifikasi
Virtual Regional 1,2,3, HC, Sosialisasi Culture Summit
Legal, Corporate Audit, Kepala Cabang, Kepala Wilayah, Dept Head for Leaders Batch 1
16 3 Oktober 2023
Corporate Secretary, Risk & Division Head (Sosialisasi Anti-Fraud
Management & Credit Awareness & Gratifikasi)
Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance 259
Page 260
Tata Kelola
Perusahaan
No. Waktu Lokasi Peserta Keterangan
Virtual Regional 4,5,6,
Sosialisasi Culture Summit
Finance, CPM dan Mandiri
Kepala Cabang, Kepala Wilayah, Dept Head for Leaders Batch 2
17 5 Oktober 2023 Liaison, IT, Digital, AR &
& Division Head (Sosialisasi Anti-Fraud
Recorvery, Corporate
Awareness & Gratifikasi)
Fleet, dan Fleet AR
Karyawan Cabang MTF Yogyakarta, Sosialisasi Anti-Fraud
18 11 Oktober 2023 Virtual - Regional 6&7
Purwokerto & Gianyar Awareness & Gratifikasi
Sosialisasi Culture Summit
Virtual Regional 7,8,9,
Kepala Cabang, Kepala Wilayah, Dept Head for Leaders Batch 3
19 17 Oktober 2023 Operation, Sales &
& Division Head (Sosialisasi Anti-Fraud
Distribution, Marketing
Awareness & Gratifikasi)
Karyawan Cabang MTF Kemayoran Sosialisasi Anti-Fraud
20 7 Desember 2023 Virtual - Regional 4&5
Multiguna, Lebak Bulus & Karawang Awareness & Gratifikasi
Pelaporan Pelanggaran (Whistleblowing System)
Sistem Pelaporan Pelanggaran atau Whistleblowing Direktur Perseroan menghimbau kepada seluruh karyawan
System (WBS) merupakan upaya Perseroan untuk dengan rasa memiliki sesuai dengan Budaya PERWIRA
mendukung penerapan tata kelola perusahaan yang agar untuk berperan secara aktif dengan bersama-
baik dalam mencegah terjadinya tindak kecurangan sama untuk mencegah, mendeteksi dan mengantisipasi
dengan melaporkan kejadian perilaku pelanggaran serta meningkatkan kewaspadaan terhadap terjadinya
serta mendorong budaya kejujuran dan keterbukaan. kecurangan atau pelanggaran dalam Perseroan.
Penerapan WBS bermanfaat untuk pengembangan
sistem pelaporan pelanggaran yang terkelola dengan Ruang Lingkup Pengaduan Pelanggaran
baik, yang dapat menjadi fondasi bagi Perseroan untuk Melalui Sistem Pelaporan Pelanggaran MTF
merancang evaluasi dan tindak lanjut yang diperlukan. Pelanggaran yang dapat dilaporkan melalui mekanisme
WBS juga menjadi bagian dari mekanisme deteksi dini WBS Perseroan adalah:
(early warning system) atas kemungkinan terjadinya 1. Adanya dugaan atau indikasi pelanggaran prosedur
masalah akibat sebuah pelanggaran. Bagi pelapor, WBS 2. Kecurangan (fraud)
memberikan jaminan perlindungan dan kerahasiaan 3. Perbuatan melanggar hukum atau perbuatan tidak
identitas. etis lainnya yang merugikan keuangan Perseroan
atau nama baik Perseroan.
Whistleblowing System tidak terpisah dari Mekanisme
Anti Korupsi PT Mandiri Tunas Finance. Dalam Saluran Pengaduan
menegakkan peraturan, etika kerja dan bisnis, nilai-nilai Pelaporan disampaikan melalui media komunikasi
Perseroan, umpan balik bagi Manajemen dan pelapor, kepada unit kerja yang telah ditunjuk untuk kemudahan
maka masyarakat atau pelapor dapat menyampaikan dilakukan tindak lanjut oleh komite yang merupakan
laporan mengenai dugaan pelanggaran terhadap bagian dari beberapa unit kerja yang ditunjuk untuk
prinsip-prinsip tata kelola perusahaan yang baik serta menentukan tindak lanjut pelaporan hingga umpan
nilai-nilai etika yang berlaku berdasarkan bukti-bukti balik kepada pelapor.
yang dapat dipertanggungjawabkan serta dengan niat
baik untuk kepentingan Perseroan. Identitas pelapor Pelaporan dapat disampaikan melalui:
bersifat rahasia dan laporan dapat disampaikan oleh • situs web www.mtf.co.id/id/whistle-blower
pelapor tanpa mencantumkan identitasnya (anonim). • email halo.perwira@mtf.co.id
• Call Center Anti Fraud 081110678057
Penetapan Pedoman Sistem Pelaporan • surat menyurat dengan ditujukan ke Corporate
Pelanggaran Mandiri Tunas Finance Secretary dengan alamat:
Sistem pelaporan pelanggaran perusahaan diatur Graha Mandiri Lt.3A, Jl. Imam Bonjol 61, Jakarta Pusat
berdasarkan surat Direktur Utama dengan N0. 063/MTF-
DIR/VII/2011 tanggal 20 Juli 2011. Dalam surat tersebut,
260 Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance
Page 261
05
Pihak Pengelola Pengaduan bersalah dengan cara yang profesional. Perseroan
Pelaporan yang masuk dalam whistleblower akan menjamin kerahasiaan identitas Pelapor, serta
dikelola secara langsung oleh Sekretaris Perusahaan. memberikan perlindungan kepada Pelapor dari segala
Setiap laporan akan diproses secara independen dan bentuk ancaman, intimidasi, ataupun tindakan tidak
akan dilakukan penelusuran kebenaran informasi yang menyenangkan dari pihak manapun, sepanjang Pelapor
diberikan. dapat menjaga kerahasiaan kasus yang diadukan/
dilaporkan.
Mekanisme Penyampaian Pengaduan dan
Penanganan Pengaduan yang Masuk Melalui Perlindungan ini juga berlaku bagi pihak yang ditunjuk
Sistem Pelaporan Pelanggaran Perseroan dalam melaksanakan investigasi, verifikasi
Peran Dewan Komisaris dalam sistem WBS Perseroan: maupun pihak-pihak yang memberikan informasi
1. Melakukan pengawasan dan bertanggung jawab terkait dengan pengaduan/penyingkapan fakta
terhadap kebijakan dan jalannya pengurusan penyimpangan.
Perseroan sesuai dengan visi dan misi yang telah di
tetapkan dengan berlandaskan kepatuhan terhadap Penghargaan dan Sanksi
peraturan perundang–undangan yang berlaku. Bentuk sanksi terhadap terlapor yang telah terbukti
Termasuk namun tidak terbatas pada peraturan melakukan pelanggaran ditentukan sesuai dengan
terkait pelaksanaan Good Corporate Governance, ketentuan dan peraturan yang berlaku di Perseroan.
Undang–Undang Perseroan Terbatas, dan peraturan Perseroan juga memberikan sanksi bagi pelaporan
Otoritas Jasa Keuangan. pelanggaran yang tidak sesuai dengan maksud dan
2. Memastikan bahwa Direksi telah menindaklanjuti tujuan kebijakan ini, misalnya fitnah atau pelaporan
temuan audit dan rekomendasi dari Divisi Internal palsu.
Audit, auditor eksternal, hasil pengawasan OJK dan/
atau hasil pengawasan otoritas lain. Selain itu, penghargaan diberikan kepada pelapor
3. Memastikan bagian terkait melakukan pelaporan apabila kasus yang dilaporkan mengandung kebenaran
kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) paling lambat dan Perseroan mendapat dampak positif dari adanya
10 hari kalender sejak ditemukan pelanggaran laporan tersebut. Jenis dan besarnya penghargaan
terhadap peraturan perundang-undangan di bidang yang diberikan diatur dengan kebijakan Direksi yang
pembiayaan, termasuk perkiraan keadaan yang dapat merupakan dokumen tidak terpisahkan dari kebijakan
membahayakan kelangsungan usaha Perseroan. WBS.
Perlindungan bagi Pelapor Hasil Penanganan Pengaduan Tahun 2023
Perseroan menjamin kerahasiaan dan perlindungan Jumlah pengaduan yang masuk dan diproses dalam
kepada pelapor dalam melakukan proses setiap tahun 2023 serta tindak lanjut dari pengaduan sebagai
pelaporan pengaduan dengan senantiasa berikut:
mengedepankan kerahasiaan, asas praduga tidak
Status Laporan Whistleblowing Jumlah pada Tahun 2023
Laporan Diterima 19
Indikasi Fraud 9
Tidak Terindikasi Fraud 10
Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance 261
Page 262
Tata Kelola
Perusahaan
Informasi Pemberian Dana untuk Kegiatan Politik
Perseroan memiliki kebijakan untuk melarang keterlibatan individu atas nama Perseroan dalam kegiatan politik,
termasuk memberikan donasi untuk kepentingan politik. Perseroan memiliki kebijakan untuk melarang keterlibatan
individu atas nama Perseroan dalam kegiatan politik, termasuk memberikan donasi untuk kepentingan politik.
Secara tegas, Perseroan tidak mengizinkan insan MTF menggunakan fasilitas atau sumber daya apapun untuk tujuan
kampanye politik, penggalangan dana politik maupun untuk tujuan partisipasi politik. Sebagaimana yang telah diatur
dalam Pedoman Standar Etika Perilaku Perseroan. Sebaliknya, kepedulian yang tinggi terhadap masalah sosial dan
kemasyarakatan merupakan bagian penting dari tugas dan tanggung jawab perusahaan terhadap masyarakat, yang
diwujudkan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR). Penjelasan lebih rinci tentang program dan kegiatan
CSR yang telah dilakukan Perseroan di sepanjang tahun 2023 dapat dilihat pada Laporan Keberlanjutan Perseroan.
Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa
Prinsip Dasar dan Ketentuan Pengadaan Barang dan Jasa di Lingkup Perseroan
Dalam melakukan pengadaan barang dan jasa Perseroan menerapkan efisien, akuntabel serta transparansi. Dasar
hukum pelaksanaan pengadaan barang dan jasa ini mengacu pada aturan Standar Operasional Perusahaan tentang
pengadaan barang dan jasa. Oleh karena itu, pengadaan barang dan jasa dilakukan secara hati-hati mulai dari
perencanaan, pengadaan, pemilihan/seleksi penyedia Barang dan Jasa, serta pengawasan pelaksanaan pengadaan
dengan memperhatikan aspek-aspek sebagai berikut:
1. Efisien, berarti pengadaan barang/jasa harus diusahakan dengan menggunakan dana dan daya yang terbatas
untuk mencapai sasaran yang ditetapkan dalam waktu sesingkat-singkatnya dan dapat dipertanggung jawabkan.
2. Efektif, berarti pengadaan barang/jasa harus sesuai dengan kebutuhan yang telah ditetapkan dan dapat
memberikan manfaat yang sebesarbesarnya sesuai dengan sasaran yang ditetapkan.
3. Terbuka dan Bersaing, berarti pengadaan barang/jasa harus terbuka bagi penyedia barang/jasa yang memenuhi
persyaratan dan dilakukan melalui persaingan yang sehat di antara penyedia barang/jasa yang setara dan
memenuhi syarat/kriteria tertentu berdasarkan ketentuan dan prosedur yang jelas dan transparan.
4. Transparan, berarti semua ketentuan dan informasi mengenai pengadaan barang/jasa, termasuk syarat teknis
administrasi pengadaan, tata cara evaluasi, hasil evaluasi, penetapan calon penyedia barang/jasa, sifatnya terbuka
bagi peserta penyedia barang/jasa yang berminat serta bagi masyarakat luas pada umumnya.
5. Adil/Tidak Diskriminatif, berarti memberikan perlakuan yang sama bagi semua calon penyedia barang/jasa dan
tidak mengarah untuk memberi keuntungan kepada pihak tertentu, dengan cara dan atau alasan apa pun.
6. Akuntabel, berarti harus mencapai sasaran baik fisik, keuangan maupun manfaat bagi kelancaran pelaksanaan
tugas umum pemerintahan dan pelayanan masyarakat sesuai dengan prinsip-prinsip serta ketentuan yang berlaku
dalam pengadaan barang/jasa.
Jenis-jenis Pelelangan
1. Pelelangan Umum, Pelelangan Terbatas • Penandatanganan kontrak
Pelaksanaan metode ini dilaksanakan apabila • Pembayaran uang muka
nilai tender diperkirakan lebih dari 5 miliar Rupiah 2. Pemilihan Langsung
dengan ketentuan pelaksanaan sebagai berikut: Tata cara pengadaan barang dan jasa dengan metode
• Pengumuman prakualifikasi pemilihan langsung dilaksanakan dengan proses
• Pemasukan dokumen prakualifikasi sebagai berikut:
• Evaluasi dokumen prakualifikasi • Undangan kepada penyedia barang dan jasa
• Penetapan pengumuman prakualifikasi • Pemberian penjelasan dokumen pengadaan
• Undangan pengambilan dokumen pengadaan • Penyampaian penawaran - Pembukaan penawaran
• Penjelasan lelang - Pemasukan dan pembukaan • Evaluasi penawaran
penawaran • Klarifikasi teknis dan negosiasi
• Evaluasi penawaran - Pembuatan berita acara • Penetapan penyedia barang dan jasa terpilih
hasil pelelangan • Penunjukkan penyedia barang dan jasa
• Penetapan pemenang lelang • Penandatanganan
• Pengumuman pemenang lelang
• Sanggahan peserta lelang
262 Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance
Page 263
05
Prosedur Pengadaan Barang dan Jasa di 3. Tidak saling mempengaruhi baik langsung maupun
Lingkup Perseroan tidak langsung untuk mencegah dan menghindari
terjadinya persaingan tidak sehat.
Prinsip Dasar Procurement 4. Menerima dan bertanggungjawab atas segala
Dalam pelaksanaan proses Procurement harus keputusan yang ditetapkan sesuai dengan
memperhatikan Prinsip Dasar Procurement, yaitu: kesepakatan para pihak.
1. Efektif, berarti kegiatan Procurement harus sesuai 5. Menghindari dan mencegah terjadinya conflict of
dengan kebutuhan/rencana yang telah ditetapkan interest diantara para pihak.
dan dapat memberikan manfaat yang optimal bagi 6. Menghindari dan mencegah terjadinya pemborosan
perusahaan. dalam pelaksanaan kegiatan Procurement.
2. Efisien, berarti kegiatan Procurement dilaksanakan 7. Menghindari dan mencegah penyalahgunaan
untuk mencapai kualitas sesuai dengan yang wewenang dan/atau kolusi dengan tujuan untuk
ditetapkan, dengan waktu yang telah disepakati keuntungan pribadi, golongan atau pihak lain
pada tingkat harga yang terbaik. yang secara langsung atau tidak langsung dapat
3. Terbuka dan Bersaing, berarti pelaksanaan merugikan bank.
Procurement harus terbuka bagi penyedia barang 8. Menghindari dan mencegah terjadinya Korupsi, Kolusi
dan jasa yang telah memenuhi persyaratan dan dan Nepotisme (KKN) dalam proses Procurement.
dilakukan melalui persaingan yang sehat diantara 9. Tidak menerima hadiah atau imbalan dalam
Penyedia Barang dan Jasa serta memenuhi syarat/ bentuk apapun, baik secara langsung maupun tidak
kriteria tertentu berdasarkan ketentuan dan langsung.
prosedur yang jelas dan transparan.
4. Transparan, berarti semua ketentuan dan informasi Sarana atau Media Proses Pengadaan Barang
mengenai pelaksanaan Procurement, termasuk syarat dan/atau Jasa
teknis dan administrasi, tata cara evaluasi, hasil Untuk menunjang terlaksananya proses pengadaan
evaluasi, penetapan calon penyedia barang dan jasa barang dan/atau jasa, perusahaan menyediakan media
bersifat terbuka. serta fasilitas melalui E-Procurement Perusahaan
5. Adil dan tidak diskriminatif, berarti memberikan melalui website https://procurement. co.id:7348.
perlakuan yang sama bagi semua calon Penyedia Barang
dan Jasa, tidak mengarahkan untuk memberikan Sistem E-Procurement digunakan agar pengadaan dapat
keuntungan kepada pihak tertentu dengan cara dan/ dilakukan secara transparan dan dapat dimonitor oleh
atau alasan apapun. semua panitia pengadaan.
6. Akuntabel, berarti proses, hasil dan pembayaran
pengadaan harus dapat dipertanggungjawabkan. Pedoman Pembebanan Pengadaan Barang
7. Tanggung jawab (responsibility), proses procurement dan Jasa
dilaksanakan secara hati-hati dan patuh terhadap Realisasi Procurement harus sesuai RKAP tahun berjalan
ketentuan yang berlaku. baik atas beban pos anggaran investasi (belanja modal)
8. Independen, berarti keputusan procurement diambil maupun pos anggaran eksploitasi (biaya umum dan
secara obyektif dan bebas dari tekanan pihak manapun. administrasi)
1. Capital Expenditure
Etika Procurement Pengadaan Fixed Asset bergerak dan tidak bergerak
Dalam pelaksanaan Procurement, semua pihak yang dikategorikan kepada pengeluaran invenstasi
yang terkait dalam proses tersebut antara lain unit dibebankan kepada belanja modal (Capital
Pelaksanaan Pengadaan, User serta Penyedia Barang Expenditure), klasifikasi barang Capital Expenditure
dan Jasa harus memenuhi etika sebagai berikut: memiliki kriteria sebagai berikut:
1. Melaksanakan kewajiban masing-masing secara • Tidak habis dipakai dalam waktu 1 (satu) tahun
tertib disertai rasa tanggungjawab untuk mencapai • Tidak mudah rusak/hilang
kelancaran dan ketepatan tercapainya tujuan • Apabila rusak pada umumnya dapat diperbaiki
Procurement. • Satuannya mudah diawasi, dihitung dan dapat
2. Bekerja secara profesional dan mandiri atas dasar diberi kode
kejujuran serta menjaga kerahasiaan dokumen • Nilai perolehannya sesuai dengan ketentuan
yang seharusnya dirahasiakan, seperti Harga yang berlaku
Perkiraan Sendiri (HPS), untuk mencegah terjadinya 2. Beban Eksploitasi/Operasional Expenditure (OPEX)
penyimpangan dalam pelaksanaan kegiatan Semua pengeluaran/biaya untuk memperoleh Barang
Procurement. dan Jasa yang dibebankan kepada Biaya Umum dan
Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance 263
Page 264
Tata Kelola
Perusahaan
Administrasi, biaya tenaga kerja, biaya training, biaya pekerjaan terbatas atau tidak menjamin pencapaian
hadiah undian, biaya hadiah non-undian dan biaya sasaran.
promosi dengan kriteria sebagai berikut:
• Tidak memenuhi kriteria barang investasi. Pengajuan Permintaan Pengadaan
• Mempunyai sifat sewa (murni) walaupun memiliki 1. User menyampaikan permintaan pengadaan yang
umur teknis selama 5 (lima) tahun atau lebih. dituangkan dalam Nota kepada Unit Pelaksana
• Untuk enhancement aplikasi, yaitu khusus untuk Pengadaan dengan mencantumkan informasi-
Solusi Teknologi Informasi terkait enhancement informasi yang dibutuhkan dalam proses pengadaan,
atau penyempurnaan aplikasi yang menggunakan serta melampirkan dokumen-dokumen pendukung
Change Request, dapat dibebankan kepada BUA yang dipersyaratkan.
sepanjang tidak menambah nilai manfaat. 2. Permintaan pengadaan harus disetujui oleh Pejabat
3. Penganggaran Kembali dan Pencadangan Apabila yang berwenang, sesuai dengan matriks approval
kewajiban atas tagihan Penyedia Barang dan Jasa Pengajuan Barang dan Jasa.
melewati tahun anggaran (misalnya akibat adanya 3. Dipastikan adanya ketersediaan anggaran atas
termin pembayaran atau retensi), maka: setiap pengadaan.
• Untuk beban investasi, harus dianggarkan 4. Permintaan Pengadaan Barang dan Jasa Teknologi
kembali pada periode tahun anggaran berikutnya Informasi untuk proyek IT strategis diajukan kepada
sebesar sisa termin yang belum dibayar untuk Unit Pelaksana Pengadaan berdasarkan keputusan
pengadaan yang bersangkutan oleh User. inisiatif IT strategis yang ditetapkan oleh Komite yang
• Untuk beban eksploitasi, harus dicadangkan berwenang atau Rapat Direksi pada penyusunan
pada akhir tahun anggaran untuk pekerjaan yang RKAP awal tahun dan perubahan-perubahannya
manfaatnya sudah diterima oleh MTF (BAST/BAKP pada tahun berjalan.
sudah ditandatangani) dan dianggarkan kembali 5. Proses Procurement baru dapat dilaksanakan
untuk pekerjaan yang belum diterima oleh User. apabila seluruh persyaratan yang terkait dengan
4. Pembukuan Pencatatan transaksi atas Pengadaan proses Procurement tersebut telah diperoleh dari
agar mengacu pada Kebijakan Akuntasi yang berlaku unit kerja terkait.
di MTF dan ketentuan dalam Standard Pedoman 6. Unit Procurement melakukan evaluasi atas setiap
Akuntasi. permintaan pengadaan yang disampaikan untuk
memastikan bahwa seluruh dokumen yang
Harga Perkiraan Sendiri (HPS) dipersyaratkan telah lengkap.
Harga Perkiraan Sendiri (HPS) adalah analisa perhitungan 7. Ketepatan waktu proses pengadaan dilaksanakan
perkiraan biaya pengadaan barang/jasa yang dihitung sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan.
atas dasar lingkup dan spesifikasi barang/jasa yang akan
diadakan, dengan memanfaatkan sumber data yang Proses Pengadaan Melalui Metode Proses
dapat digunakan serta menggunakan metode analisa Tender
teknis yang sesuai. Setiap proses pengadaan, kecuali 1. Memberikan undangan kepada penyedia barang dan
pembelian langsung dan pembelian secara online, wajib jasa.
memiliki HPS sebagai acuan dalam pelaksanaan proses 2. Tahapan proses aanwijzing.
klarifikasi/negosiasi harga terhadap suatu penawaran 3. Penyampaian penawaran:
serta untuk menetapkan pejabat pemutus pengadaan. a. Penyampaian dokumen penawaran secara
e-tendering melalui website pengadaan
HPS harus mencerminkan harga yang wajar dan dapat Perusahaan https://procurement. co.id:7348;
dipertanggungjawabkan, Penyusunan HPS harus sudah b. Penawar menyampaikan dokumen penawaran
memperhitungkan biaya pajak sesuai dengan ketentuan (administrasi, teknis, harga) secara online dengan
yang berlaku, beban biaya umum (overhead cost) dan cara mengunggah (upload) dokumen penawaran
keuntungan (margin/profit) yang wajar bagi penyedia melalui https://procurement.co.id:7348.
jasa. Revisi HPS dapat dilaksanakan apabila memenuhi 4. Tahapan proses klarifikasi dan negosiasi.
salah satu kriteria sebagai berikut 5. Tahapan untuk memperoleh harga yang sesuai dan
1. Terdapat komponen biaya yang didalam HPS awal meyakinkan kejelasan teknis dan biaya yang dapat
belum diperhitungkan dipertanggung jawabkan.
2. Proses Negosiasi telah final dengan kondisi harga 6. Tahapan proses klarifikasi dan negosiasi lanjutan
hasil negosiasi masih diatas HPS, namun tidak (Jika diperlukan), dilaksanakan jika dari segi teknis
memungkinkan untuk dilaksanakan pengadaan ulang dan biaya masih belum sesuai dengan TOR yang
karena jumlah rekanan yang mampu melaksanakan diajukan.
264 Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance
Page 265
05
7. Penetapan penyedia barang dan jasa terpilih. untuk menyelesaikan suatu pekerjaan atau segala
8. Tim pengadaan/unit pelaksana pengadaan pekerjaan dan/atau penyediaan jasa selain Jasa
mengusulkan calon penyedia barang dan jasa terpilih Konsultansi, Pemborongan dan Barang.
kepada tim pejabat yang berwenang menetapkan
penyedia barang dan jasa dengan melampirkan Sistem Penyampulan dan Penyampaian
berita acara evaluasi dan negosiasi dan keterangan Dokumen Penawaran
lainnya untuk ditetapkan.
9. Penunjukan penyedia barang dan jasa. Metode Penyampulan Dokumen Penawaran
10. Panitia mengeluarkan surat keputusan penunjukkan Metode penyampulan Dokumen Penawaran harus
penyedia barang/jasa kepada penyedia barang dan mengikuti ketentuan yang dipersyaratkan dalam
jasa terpilih serta menerbitkan surat pemberitahuan Dokumen Pengadaan dan Unit Kerja Pengadaan
kepada peserta yang kalah. Barang dan Jasa/Panitia Pengadaan pada waktu acara
11. Penandatangan kontrak. pemberian penjelasan (aanwijzing) bahwa yang dipakai
adalah salah satu dari 3 (tiga) metode berikut ini:
Penetapan Sistem Pengadaan 1. Metode Satu Sampul
Metode Satu Sampul yaitu penyampaian Dokumen
Penetapan Metode & Jenis Pengadaan Penawaran yang terdiri dari persyaratan administrasi,
Dengan mempertimbangkan jenis, sifat dan nilai barang/ persyaratan teknis dan penawaran harga yang
jasa serta kondisi lokasi dan jumlah penyedia barang/ dimasukkan ke dalam 1 (satu) sampul tertutup
jasa yang ada, unit kerja pengadaan barang dan jasa/ kepada Unit Kerja Pengadaan Barang dan Jasa/
panitia pengadaan dan/atau bersama-sama pengguna Panitia Pengadaan.
barang/jasa terlebih dahulu harus menetapkan metode/ 2. Metode Dua Sampul
sistem pengadaan yang paling tepat atau cocok dengan Metode Dua Sampul yaitu penyampaian Dokumen
barang/jasa yang bersangkutan, antar lain meliputi: Penawaran yang terdiri dari persyaratan administrasi
metode pengadaan, sistem penyampaian penawaran, dan persyaratan teknis dimasukkan dalam sampul
metode evaluasi penawaran dan sistem kontrak tertutup I, sedangkan harga penawaran dimasukkan
pengadaan yang akan digunakan. dalam sampul tertutup II, selanjutnya sampul I dan
sampul II dimasukkan ke dalam 1 (satu) sampul
Metode pengadaan dapat dilakukan dengan metode penutup.
sebagai berikut: 3. Metode Dua Tahap
• Pelelangan umum Metode Dua Tahap yaitu penyampaian Dokumen
• Pemilihan terbatas Penawaran yang terdiri dari persyaratan administrasi
• Penunjukan langsung dan persyaratan teknis dimasukkan dalam sampul
• Pengadaan/pembelian langsung tertutup I (tahap I), sedangkan harga penawaran
• Sayembara/kontes dimasukkan dalam sampul tertutup (tahap II), yang
penyampaiannya dilakukan dalam 2 (dua) tahap
Metode pengadaan lainnya yang akan ditetapkan secara terpisah dan dalam waktu yang berbeda.
berdasarkan Peraturan Direksi meliputi jenis pekerjaan Metode Dua Tahap dipergunakan untuk Pengadaan
pengadaan: Barang/Jasa berteknologi tinggi, kompleks dan
• Barang adalah benda baik berwujud maupun tidak berisiko tinggi atau mengutamakan tercapainya/
berwujud. pemenuhan kriteria kinerja tertentu dari keseluruhan
• Jasa pemborongan adalah layanan pekerjaan sistem.
konstruksi atau wujud fisik lainnya yang perencanaan
teknis dan spesifikasinya ditetapkan oleh pengguna Pemilihan sistem penyampulan dilakukan berdasarkan
barang/jasa dan proses serta pelaksanaan diawasi pertimbangan derajat kerumitan pekerjaan yang akan
oleh pengguna barang/jasa atau pengawas yang dilelangkan.
ditugasi.
• Jasa konsultasi, adalah layanan jasa keahlian Penyampaian Dokumen Penawaran
profesional yang membutuhkan keahlian tertentu Metode penyampaian dan pembukaan Dokumen Penawaran
diberbagai bidang keilmuan. harus mengikuti ketentuan yang dipersyaratkan dalam
• Jasa lainnya, adalah jasa yang membutuhkan Dokumen Pengadaan. Syarat mendaftar, memenuhi syarat
kemampuan tertentu yang mengutamakan pendaftaran dan mengambil Dokumen Lelang dengan syarat
keterampilan (skillware) dalam suatu sistem tata pasca kualifikasi dan tata cara penyampaian Dokumen
kelola yang telah dikenal luas di dunia usaha Penawaran adalah sebagai berikut:
Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance 265
Page 266
Tata Kelola
Perusahaan
1. Penawar yang berhak menyampaikan Dokumen dengan cara mengunggah (upload) dokumen
Penawaran adalah Penyedia Barang/Jasa yang telah penawaran melalui https://procurement.
lulus prakualifikasi dan masuk dalam daftar peserta co.id:7348.
yang diundang. Penyampaian Dokumen Penawaran • Penawar menyampaikan dokumen penawaran
dilakukan dengan cara sebagai berikut: (administrasi, teknis, harga) secara online
a. Secara Langsung dengan cara mengunggah (upload) dokumen
• Peserta secara langsung menyampaikan penawaran melalui https://procurement.
dokumen penawarannya ke dalam tempat co.id:7348.
pemasukan penawaran yang telah disediakan • Dokumen penawaran yang telah diunggah
oleh Unit Kerja Pengadaan Barang dan Jasa/ (upload) dalam bentuk format pdf
Panitia Pengadaan. akan dienkripsi (password) oleh sistem
• Batas waktu paling lambat untuk pemasukan e-procurement dan password tersebut (file
dokumen penawaran ke dalam tempat certificate) akan dikirim ke penawar.
pemasukan dokumen penawaran harus • Penawar dilarang memberikan kode enkripsi
sesuai dengan ketentuan dalam Dokumen (password/certificate) sebelum batas akhir
Pengadaan yaitu sebelum batas waktu unggah dokumen penawaran.
penutupan pemasukan Dokumen Penawaran/ • Dokumen penawaran yang tidak dapat dibuka
Proposal. saat pembukaan penawaran, baik karena
• Pada batas waktu penyampaian dokumen kesalahan password atau kerusakan file
berakhir, Unit Kerja Pengadaan Barang softcopy yang dikirim oleh Penawar, menjadi
dan Jasa/Panitia Pengadaan menyatakan risiko Penawar.
penyampaian Dokumen Penawaran/Proposal • Sebelum batas waktu unggah berakhir, peserta
ditutup, menolak Dokumen Penawaran/ dapat mengganti dokumen penawaran (per
Proposal yang terlambat dan menolak item yang dipersyaratkan) dan file yang
penambahan Dokumen Penawaran/Proposal. berlaku adalah file yang terakhir diunggah.
• Penawar harus memasukkan Dokumen • Setelah batas waktu unggah berakhir, Unit
Penawaran/Proposal dalam sampul dengan Kerja Pengadaan Barang dan Jasa/Panitia
kondisi tertutup dan direkat. Pengadaan meminta kode enkripsi (password/
• Pada sampul hanya ditulis: alamat pengguna file certificate) tersebut. Unit Kerja Pengadaan
jasa dan nama paket pekerjaan yang akan Barang dan Jasa/Panitia Pengadaan dapat
dikerjakan di sudut kiri atas sampul. memberikan batasan waktu tertentu untuk
• Apabila sampul tidak direkat sesuai dengan menyerahkan kode enkripsi (password),
petunjuk, Unit Kerja Pengadaan Barang dan apabila sampai batas waktu yang ditentukan
Jasa/Panitia Pengadaan tidak bertanggung peserta tidak memberikan kode enkripsi
jawab atas isi sampul penawaran. Penawaran (password) atau kode yang diberikan tidak
yang tidak direkat atau terdapat kesalahan valid sehingga penawaran tidak dapat dibuka
penulisan pada sampul Dokumen Penawaran atau dievaluasi, maka penawaran dinyatakan
tidak menggugurkan penawaran. gugur.
• Apabila penawar akan menarik/mengubah/ 2. Sistem Evaluasi Penawaran Sistem evaluasi
mengganti/menambah dokumen penawaran penawaran dibedakan menjadi 2 bagian yaitu:
yang sudah dimasukkan ke dalam tempat a. Sistem evaluasi penawaran untuk pengadaan
pemasukan Dokumen Penawaran, harus barang dan jasa yang terdiri dari sistem gugur,
dilakukan sebelum waktu penutupan sistem nilai, sistem penilaian biaya selama umur
pemasukan Dokumen Penawaran. ekonomis;
b. Penginputan dokumen penawaran secara b. Sistem evaluasi penawaran untuk pengadaan
e-tendering melalui website pengadaan jasa konsultasi yang dibagi menjadi Sistem
Perusahaan https://procurement.co.id:7348. evaluasi kualitas, sistem evaluasi kualitas dan
• Penawar menyampaikan dokumen penawaran biaya, sistem evaluasi biaya terendah.
(administrasi, teknis, harga) secara online
266 Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance
Page 267
05
Bentuk dan jenis ikatan kerja
Bentuk ikatan kerja terdiri dari bukti pembelian barang, SPK, Kontrak kerja:
1. Jenis Ikatan kerja terdiri dari ikatan lumpsum, ikatan harga satuan dengan volume, ikatan gabungan lumpsum dan
harga satuan, ikatan terima jadi, ikatan harga satuan tanpa volume pemesanan pasti, ikatan penyerahan bertahap
dengan batas volume maksimal, ikatan cost plus fee, ikatan presentase.
2. Jaminan pengadaan barang dan jasa dalam pelaksanaan pengadaan barang dan jasa harus disadari adanya risiko-
risiko yang mungkin Timbul, diantaranya pengunduran diri dari penyedia barang dan jasa, wan prestasi, risiko
penarikan uang muka, dan risiko lainnya.
Jenis-jenis Pelelangan
Pelelangan Umum, Pelelangan Terbatas
Pelaksanaan metode ini dilaksanakan apabila nilai tender diperkirakan lebih dari 10 miliar Rupiah dengan ketentuan
pelaksanaan sebagai berikut:
1. Pengumuman prakualifikasi
2. Pemasukan dokumen prakualifikasi
3. Evaluasi dokumen prakualifikasi
4. Penetapan pengumuman prakualifikasi
5. Undangan pengambilan dokumen pengadaan
6. Penjelasan lelang - pemasukan dan pembukaan penawaran
7. Evaluasi penawaran - pembuatan berita acara hasil pelelangan
8. Penetapan pemenang lelang
9. Pengumuman pemenang lelang
10. Sanggahan peserta lelang
11. Penandatanganan kontrak
12. Pembayaran uang muka
Pemilihan Langsung
Tata cara pengadaan barang dan jasa dengan metode pemilihan langsung dilaksanakan dengan proses sebagai berikut:
1. Undangan kepada penyedia barang dan jasa
2. Pemberian penjelasan dokumen pengadaan
3. Penyampaian penawaran - Pembukaan penawaran
4. Evaluasi penawaran
5. Klarifikasi teknis dan negosiasi
6. Penetapan penyedia barang dan jasa terpilih
7. Penunjukkan penyedia barang dan jasa
8. Penandatanganan kontrak
9. Pembayaran uang muka
Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance 267
Page 268
Tata Kelola
Perusahaan
Kepatuhan terhadap Pedoman Tata Kelola Perusahaan
Pembiayaan: Kesesuaian terhadap Peraturan OJK
No. 29/POJK.05/2020 tentang Perubahan atas Peraturan OJK
No. 30/POJK.05/2014 tentang Tata Kelola Perusahaan yang
Baik bagi Perusahaan Pembiayaan
Secara umum, Perusahaan sebagai perusahaan pembiayaan telah melaksanakan seluruh peraturan yang dikeluarkan
OJK, dan akan terus berupaya melakukan perbaikan untuk menciptakan nilai tambah bagi pemegang saham dan
pemangku kepentingan. Dalam hal pedoman penerapan GCG yang diatur berdasarkan Peraturan OJK No. 29/
POJK.05/2020 tentang Perubahan atas Peraturan OJK No. 30/POJK.05/2014 tentang Tata Kelola Perusahaan yang Baik
bagi Perusahaan Pembiayaan, Perusahaan berupaya untuk mengembangkan prinsip GCG sesuai dengan peraturan
tersebut. Adapun uraian penerapannya dapat dilihat di bawah ini.
Kesesuaian Perkembangan Penerapan GCG di Lingkup Mandiri Tunas Finance dengan Peraturan OJK No. 29/ POJK.05/2020 tentang
Perubahan atas Peraturan OJK No. 30/POJK.05/2014 tentang Tata Kelola Perusahaan yang Baik bagi Perusahaan Pembiayaan
Isi Peraturan sebagai Prinsip Kepatuhan Status Penerapan di Lingkup Mandiri Tunas Finance
Penerapan Tata Prinsip Tata Kelola Perusahaan yang Baik meliputi: √ Informasi penting Perusahaan, seperti Laporan
Kelola keterbukaan (transparency), akuntabilitas Tahunan, Laporan Keuangan, dll, telah tersedia
Perusahaan (accountability), pertanggungjawaban (responsibility), di halaman situs web Perusahaan.
yang Baik kemandirian (independency), dan kesetaraan dan
kewajaran (fairness).
Penerapan Tata Kelola Perusahaan yang Baik √ Perusahaan dalam menjalan kegiatan usahanya
bertujuan untuk: selalu menerapkan tata kelola yang baik sesuai
1. mengoptimalkan nilai Perusahaan bagi dengan 5 prinsip tersebut, sehingga tujuan
Pemangku Kepentingan, khususnya Perusahaan atas penerapan tata kelola yang
Debitur, kreditur, dan/atau Pemangku baik tersebut dapat tercapai.
Kepentingan lainnya;
2. meningkatkan pengelolaan Perusahaan
secara profesional, efektif, dan efisien;
3. meningkatkan kepatuhan Organ
Perusahaan dan DPS serta jajaran di
bawahnya agar dalam membuat keputusan
dan menjalankan tindakan dilandasi pada
etika yang tinggi, kepatuhan terhadap
peraturan perundang-undangan, dan
kesadaran atas tanggung jawab sosial
Perusahaan terhadap Pemangku
Kepentingan maupun kelestarian
lingkungan;
4. mewujudkan Perusahaan yang lebih sehat,
dapat diandalkan, amanah, kompetitif,
dan memenuhi prinsip perlindungan
konsumen; dan
5. meningkatkan kontribusi Perusahaan
dalam perekonomian nasional.
268 Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance
Page 269
05
Kesesuaian Perkembangan Penerapan GCG di Lingkup Mandiri Tunas Finance dengan Peraturan OJK No. 29/ POJK.05/2020 tentang
Perubahan atas Peraturan OJK No. 30/POJK.05/2014 tentang Tata Kelola Perusahaan yang Baik bagi Perusahaan Pembiayaan
Isi Peraturan sebagai Prinsip Kepatuhan Status Penerapan di Lingkup Mandiri Tunas Finance
Penerapan prinsip Tata Kelola Perusahaan Yang √ 1. Perusahaan telah memiliki pedoman
Baik paling sedikit diwujudkan dalam: tata tertib Dewan Komisaris dan Direksi;
1. pelaksanaan tugas dan tanggung jawab 2. Perusahaan telah memiliki Piagam/
Direksi, Dewan Komisaris, dan DPS; Pedoman Komite pendukung Dewan
2. kelengkapan dan pelaksanaan tugas Komisaris;
komite dan satuan kerja yang menjalankan 3. Perusahaan telah memiliki kebijakan
fungsi pengendalian internal; tata kelola yang baik dan didalamnya
3. penanganan Benturan Kepentingan; terdapat pengaturan mengenai benturan
4. penerapan fungsi kepatuhan, audit kepentingan;
internal, dan audit eksternal; 4. Perusahaan telah memiliki fungsi
5. penerapan manajemen risiko dan sistem kepatuhan dan audit internal beserta
pengendalian internal; kebijakan dan prosedurnya
6. penerapan kebijakan remunerasi; 5. Perusahaan telah memiliki fungsi
7. transparansi kondisi keuangan dan manajemen risiko beserta kebijakan dan
nonkeuangan; dan pengendalian internal;
8. rencana bisnis. 6. Kebijakan remunerasi dilakukan oleh
Komite Nominasi dan Remunderasi
Perusahaan;
7. Transparansi kondisi keuangan dan non
keuangan telah diterapkan oleh
Perusahaan, hal tersebut terbukti dalam
halaman website perusahaan tersedia
informasi keuangan dan non keuangan;
dan
8. Perusahaan telah memiliki rencana
jangka panjang dan jangka pendek,
jangka pendek disusun untuk 1 tahun
dalam bentuk rencana bisnis dengan isi
sesuai dengan ketentuan OJK.
Dalam melakukan kegiatan usaha, Perusahaan √ Kegiatan usaha Perusahaan telah disesuaikan
wajib menyelenggarakan kegiatan usahanya dengan ketentuan perundang-undangan
secara sehat dan mematuhi semua peraturan termasuk ketentuan OJK yang berkaitan dengan
perundang-undangan industri jasa keuangan industri perusahaan pembiayaan.
yang berada dalam pengawasan OJK.
Perusahaan wajib memiliki standar operasi dan √ Seluruh kegiatan bisnis dan operasional
prosedur yang memadai untuk seluruh aktivitas Perusahaan telah memiliki kebijakan dan
bisnis Perusahaan yang ditetapkan oleh Direksi. prosedur yang telah ditetapkan oleh Direksi.
Rapat Umum RUPS Perusahaan wajib diselenggarakan sesuai √ Perusahaan melakukan RUPS Tahunan sesuai
Pemegang ketentuan peraturan perundang-undangan dan Undang-undang yang berlaku
Saham anggaran dasar Perusahaan yang transparan dan
dapat dipertanggungjawabkan.
Dalam mengambil keputusan, RUPS harus √ Keputusan RUPS berdasarkan musyawarah dan
menjaga kepentingan semua pihak, khususnya mufakat semua pemegang saham
kepentingan Debitur, kreditur, dan kepentingan
pemegang saham minoritas.
Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance 269
Page 270
Tata Kelola
Perusahaan
Kesesuaian Perkembangan Penerapan GCG di Lingkup Mandiri Tunas Finance dengan Peraturan OJK No. 29/ POJK.05/2020 tentang
Perubahan atas Peraturan OJK No. 30/POJK.05/2014 tentang Tata Kelola Perusahaan yang Baik bagi Perusahaan Pembiayaan
Isi Peraturan sebagai Prinsip Kepatuhan Status Penerapan di Lingkup Mandiri Tunas Finance
Pemegang Setiap pihak yang menjadi pemegang saham √ Pemegang saham Perusahaan telah lulus
Saham pengendali Perusahaan wajib memenuhi penilaian kemampuan dan kepatutan sebagai
ketentuan penilaian kemampuan dan kepatutan. pemegang saham pengendali.
Ketentuan mengenai penilaian kemampuan dan
kepatutan diatur dengan Peraturan OJK mengenai
penilaian kemampuan dan kepatutan.
Pemegang saham Perusahaan melalui RUPS √ Perusahaan menjalankan RUPS sebagaimana
harus memastikan Perusahaan dijalankan yang diatur dalam POJK.
berdasarkan praktik usaha pembiayaan yang
sehat.
Pemegang saham harus memiliki komitmen √ Komitmen pemegang saham selalu diberikan
terhadap pengembangan operasional untuk pengembangan operasional Perusahaan.
Perusahaan.
Pemegang saham Perusahaan dilarang √ Pemegang Saham Perusahaan tidak
mencampuri kegiatan operasional Perusahaan mencampuri kegiatan Operasional Perusahaan
yang menjadi tanggung jawab Direksi sesuai sebagaimana telah ditentukan dalam Undang-
dengan ketentuan anggaran dasar Perusahaan undang Perusahaan Terbatas.
dan peraturan perundang-undangan, kecuali
dalam rangka melaksanakan hak dan kewajiban
selaku RUPS.
Pemegang saham Perusahaan yang menjabat √ Anggota Direksi dan Dewan Komisaris
sebagai anggota Direksi, anggota Dewan Perusahaan selalu mendahulukan kepentingan
Komisaris,atau anggota DPS pada Perusahaan Perusahaan dan mempraktekan fungsi
yang sama harus mendahulukan kepentingan pelaksanaan dan pengawasan sesuai dengan
Perusahaan. ketentuan perundang-undangan.
Direksi Perusahaan yang memiliki aset lebih dari √ Perusahaan memiliki 3 (tiga) Direksi.
Rp200.000.000.000,00 wajib memiliki paling
sedikit 3 (dua) orang anggota Direksi.
Seluruh anggota Direksi dari Perusahaan yang √ Pemegang saham Perusahaan merupakan
seluruh pemegang sahamnya: badan hukum Indonesia yang dimiliki secara
• warga negara Indonesia; dan/atau langsung maupun tidak langsung oleh WNI,
• badan hukum Indonesia yang dimiliki sehingga seluruh anggoat Direksi Perusahaan
secara langsung maupun tidak langsung berkewarganegaraan Indonesia.
oleh warga negara Indonesia,
• wajib berkewarganegaraan Indonesia.
Perusahaan yang di dalamnya terdapat X Tidak ada kepemilikan asing dalam Perusahaan.
kepemilikan asing baik secara langsung maupun
tidak langsung wajib memiliki paling sedikit 50%
anggota Direksi yang merupakan warga negara
Indonesia.
Anggota Direksi Perusahaan wajib berdomisili di √ Seluruh anggota Direksi berdomisili di
wilayah negara Republik Indonesia. Indonesia.
Bagi anggota Direksi berkewarganegaraan asing X Tidak ada anggota Direksi berkewarganegaraan
wajib memiliki surat izin menetap dan surat izin asing.
bekerja dari instansi berwenang.
√ Seluruh anggota Direksi Perusahaan memiliki
Seluruh anggota Direksi Perusahaan harus
pengetahuan yang relevan dengan jabatannya
memiliki pengetahuan yang relevan dengan
dan seluruh anggota Direksi Perusahaan telah
jabatannya.
lulus uji kemampuan dan kepatutan OJK.
270 Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance
Page 271
05
Kesesuaian Perkembangan Penerapan GCG di Lingkup Mandiri Tunas Finance dengan Peraturan OJK No. 29/ POJK.05/2020 tentang
Perubahan atas Peraturan OJK No. 30/POJK.05/2014 tentang Tata Kelola Perusahaan yang Baik bagi Perusahaan Pembiayaan
Isi Peraturan sebagai Prinsip Kepatuhan Status Penerapan di Lingkup Mandiri Tunas Finance
Anggota Direksi Perusahaan dilarang melakukan √ Anggota Direksi Perusahaan tidak merangkap
rangkap jabatan sebagai Direksi pada perusahaan jabatan pada perusahaan lain.
lain kecuali sebagai anggota Dewan Komisaris
paling banyak pada 3 (tiga) Perusahaan lain.
Tidak termasuk rangkap jabatan apabila anggota
Direksi yang bertanggung jawab terhadap
pengawasan atas penyertaan pada anak
perusahaan yang memiliki usaha di bidang
pembiayaan, menjalankan tugas fungsional
menjadi anggota Dewan Komisaris pada anak
perusahaan yang dikendalikan oleh Perusahaan,
sepanjang perangkapan jabatan tersebut tidak
mengakibatkan yang bersangkutan mengabaikan
pelaksanaan tugas dan wewenang sebagai
anggota Direksi Perusahaan.
Setiap anggota Direksi Perusahaan wajib lulus √ Seluruh anggota Direksi telah lulus penilaian
penilaian kemampuan dan kepatutan. Ketentuan kemampuan dan kepatutan sebagaimana
mengenai penilaian kemampuan dan kepatutan daitur POJK.
diatur dengan Peraturan OJK mengenai penilaian
kemampuan dan kepatutan.
Anggota Direksi Perusahaan wajib memenuhi √ Anggota Direksi telah memenuhi kriteria yang
kriteria sebagai berikut: ditentukan OJK.
• mampu untuk bertindak dengan itikad
baik, jujur dan profesional;
• mampu bertindak untuk kepentingan
Perusahaan dan/atau Pemangku
Kepentingan lainnya;
• mendahulukan kepentingan Perusahaan
dan/ atau Pemangku Kepentingan lainnya
dari pada kepentingan pribadi;
• mampu mengambil keputusan
berdasarkan penilaian independen dan
objektif untuk kepentingan Perusahaan
dan Debitur, kreditur, dan/ atau Pemangku
Kepentingan lainnya; dan
• mampu menghindarkan penyalahgunaan
kewenangannya untuk mendapatkan
keuntungan pribadi yang tidak semestinya
atau menyebabkan kerugian bagi
Perusahaan.
Direksi Perusahaan wajib: √ Direksi Perusahaan menjalani tugas dan
• mematuhi peraturan perundang- tanggung jawabnya sebagaimana yang
undangan, anggaran dasar, dan peraturan diamaanatkan dalam Undang-undang dan
internal lain dari Perusahaan dalam Anggaran Dasar.
melaksanakan tugasnya;
• mengelola Perusahaan sesuai dengan
kewenangan dan tanggung jawabnya;
• mempertanggungjawabkan pelaksanaan
tugasnya kepada RUPS;
• memastikan agar Perusahaan
memperhatikan kepentingan semua
pihak, khususnya kepentingan Debitur,
kreditur, dan/atau Pemangku Kepentingan
lainnya;
• memastikan agar informasi mengenai
Perusahaan diberikan kepada Dewan
Komisaris dan DPS secara tepat waktu dan
lengkap; dan
• membantu dan menyediakan fasilitas
dan/atau sumber daya untuk kelancaraan
pelaksanaan tugas dan wewenang Organ
Perusahaan dan DPS
Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance 271
Page 272
Tata Kelola
Perusahaan
Kesesuaian Perkembangan Penerapan GCG di Lingkup Mandiri Tunas Finance dengan Peraturan OJK No. 29/ POJK.05/2020 tentang
Perubahan atas Peraturan OJK No. 30/POJK.05/2014 tentang Tata Kelola Perusahaan yang Baik bagi Perusahaan Pembiayaan
Isi Peraturan sebagai Prinsip Kepatuhan Status Penerapan di Lingkup Mandiri Tunas Finance
Perusahaan wajib memiliki anggota Direksi yang √ Fungsi kepatuhan dalam Perusahaan dipimpin
membawahkan fungsi kepatuhan.Fungsi langsung oleh Direktur Utama.
kepatuhan adalah serangkaian tindakan atau
langkah-langkah untuk memastikan bahwa
kebijakan, ketentuan, sistem, dan prosedur,serta
kegiatan usaha yang dilakukan oleh Perusahaan
telah sesuai dengan peraturan perundang-
undangan serta memastikan kepatuhan
Perusahaan terhadap komitmen yang dibuat
oleh Perusahaan kepada OJK dan/atau otoritas
pengawas lain yang berwenang.
Perusahaan wajib memiliki satuan kerja atau √ Perusahaan memiliki satuan kerja yang
pegawai yang melaksanakan fungsi kepatuhan. menjalani fungsi kepatuhan, yaitu Corporate
Satuan kerja atau pegawai bertugas membantu Secretary, Legal Compliance & APU PPT Division.
Direksi dalam memastikan kepatuhan terhadap
peraturan perundang-undangan di bidang usaha
pembiayaan dan peraturan perundang-
undangan lainnya. Satuan kerja atau pegawai
yang dimaksud bertanggungjawab kepada
anggota Direksi yang membawahkan fungsi
kepatuhan.
Anggota Direksi Perusahaan dilarang: √ Direksi Perusahaan menjalankan tugas dan
• melakukan transaksi yang mempunyai tanggung jawabnya sebagaimana yang diatur
Benturan Kepentingan, dengan kegiatan dalam peraturan perundang-undangan dan
Perusahaan tempat anggota Direksi anggaran dasar Perusahaan.
dimaksud menjabat;
• memanfaatkan jabatannya pada
Perusahaan tempat anggota Direksi
dimaksud menjabat untuk kepentingan
pribadi, keluarga, dan/ atau pihak lain
yang dapat merugikan atau mengurangi
keuntungan Perusahaan tempat anggota
Direksi dimaksud menjabat;
• mengambil dan/atau menerima
keuntungan pribadi dari Perusahaan
tempat anggota Direksi dimaksud
menjabat selain remunerasi dan fasilitas
yang ditetapkan berdasarkan keputusan
RUPS; dan
• memenuhi permintaan pemegang saham
yang terkait dengan kegiatan operasional
Perusahaan tempat anggota Direksi
dimaksud menjabat selain yang telah
ditetapkan dalam RUPS.
Direksi Perusahaan wajib menyelenggarakan √ Sepanjang tahun 2023 Direksi melakukan rapat
rapat Direksi secara berkala paling sedikit 1 sebanyak 51 kali.
(satu) kali dalam 1 (satu) bulan. Direksi
Perusahaan wajib menghadiri rapat Direksi
paling sedikit 50% dari jumlah rapat Direksi
dalam periode 1 (satu) tahun.
Hasil rapat Direksi wajib dituangkan dalam √ Seluruh rapat Direksi tahun 2023 telah
risalah rapat Direksi dan didokumentasikan didokumentasikan dalam risalah rapat Direksi
dengan baik. Perbedaan pendapat (dissenting dengan mencantumkan perbedaan pendapat
opinions) yang terjadi dalam keputusan rapat jika ada.
Direksi wajib dicantumkan secara jelas dalam
risalah rapat Direksi disertai alasan perbedaan
pendapat (dissenting opinions) tersebut.
Anggota Direksi Perusahaan yang hadir maupun
yang tidak hadir dalam rapat Direksi berhak
menerima salinan risalah rapat Direksi.
272 Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance
Page 273
05
Kesesuaian Perkembangan Penerapan GCG di Lingkup Mandiri Tunas Finance dengan Peraturan OJK No. 29/ POJK.05/2020 tentang
Perubahan atas Peraturan OJK No. 30/POJK.05/2014 tentang Tata Kelola Perusahaan yang Baik bagi Perusahaan Pembiayaan
Isi Peraturan sebagai Prinsip Kepatuhan Status Penerapan di Lingkup Mandiri Tunas Finance
Jumlah rapat Direksi yang telah diselenggarakan √ Rapat Direksi telah diungkapkan dalam
dan jumlah kehadiran masing-masing anggota Laporan Tata Kelola Perusahaan yang Baik.
Direksi Perusahaan harus dimuat dalam laporan
penerapan Tata Kelola Perusahaan yang Baik.
Direksi Perusahaan harus menjamin pengambilan √ Direksi Perusahaan dalam mengambil
keputusan yang efektif, tepat, dan cepat serta keputusan mempertimbangkan segala aspek.
dapat bertindak secara independen,tidak
mempunyai kepentingan yang dapat mengganggu
kemampuannya untuk melaksanakan tugas
secara mandiri dan objektif.
Dewan Perusahaan yang memiliki aset lebih dari √ Perusahaan memiliki 3 anggota Dewan
Komisaris Rp200.000.000.000,00 (dua ratus miliar rupiah) Komisaris dan salah satunya adalah Komisaris
wajib memiliki paling sedikit 2 (dua) orang Independen. Seluruh Komisaris Perusahaan
anggota Dewan Komisaris. Perusahaan wajib berdomisili di Indonesia.
mempunyai paling sedikit 1 (satu) orang anggota
Dewan Komisaris yang berdomisili di wilayah
negara Republik Indonesia.
Bagi anggota Dewan Komisaris O Perusahaan tidak memiliki Dewan Komisaris
berkewarganegaraan asing yang berdomisili di berkewarganegaraan asing.
wilayah negara Republik Indonesia wajib
memiliki: surat izin menetap; dan surat izin
bekerja, dari instansi berwenang.
Anggota Dewan Komisaris Perusahaan dilarang √ Anggota Dewan Komisaris tidak merangkap
melakukan rangkap jabatan sebagai anggota jabatan sebagai Dewan Komisaris di
Dewan Komisaris pada lebih dari 3 (tiga) perusahaan lain.
Perusahaan lain. Tidak termasuk rangkap jabatan
apabila:
• anggota Dewan Komisaris non independen
menjalankan tugas fungsional dari
pemegang saham Perusahaan yang
berbentuk badan hukum pada kelompok
usahanya; dan/atau
• anggota Dewan Komisaris menduduki
jabatan pada organisasi atau lembaga
nirlaba,
• sepanjang yang bersangkutan tidak
mengabaikan pelaksanaan tugas dan
tanggung jawab sebagai anggota Dewan
Komisaris Perusahaan.
Anggota Dewan Komisaris harus memenuhi √ Seluruh anggota Komisaris merupakan pihak
persyaratan tidak pernah menjadi anggota ekternal Perusahaan dan sebelumnya bukan
Direksi pada Perusahaan yang sama dalam kurun sebagai anggota Direksi Perusahaan.
waktu 6 (enam) bulan terakhir.
Setiap anggota Dewan Komisaris Perusahaan √ Setiap anggota Dewan Komisaris telah uji
wajib lulus penilaian kemampuan dan kepatutan. kemampuan dan kepatutan yang
Ketentuan mengenai penilaian kemampuan dan diselenggarakan OJK.
kepatutan diatur dengan Peraturan OJK mengenai
penilaian kemampuan dan kepatutan.
Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance 273
Page 274
Tata Kelola
Perusahaan
Kesesuaian Perkembangan Penerapan GCG di Lingkup Mandiri Tunas Finance dengan Peraturan OJK No. 29/ POJK.05/2020 tentang
Perubahan atas Peraturan OJK No. 30/POJK.05/2014 tentang Tata Kelola Perusahaan yang Baik bagi Perusahaan Pembiayaan
Isi Peraturan sebagai Prinsip Kepatuhan Status Penerapan di Lingkup Mandiri Tunas Finance
Dewan Komisaris Perusahaan wajib: √ Dewan Komisaris menjalankan kewajibannya
• melaksanakan tugas pengawasan dan sebagaimana diamanatkan dalam Undang-
pemberian nasihat kepada Direksi; undang dan anggaran Dasar Perusahaan.
• mengawasi Direksi dalam menjaga
keseimbangan kepentingan semua pihak;
• menyusun laporan kegiatan Dewan
Komisaris yang merupakan bagian dari
laporan penerapan Tata Kelola Perusahaan
yang Baik;
• memantau efektifitas penerapan Tata
Kelola Perusahaan yang Baik;
• memberikan persetujuan dalam hal
Dewan Pengawas Syariah memerlukan
bantuan anggota komite yang struktur
organisasinya berada di bawah Dewan
Komisaris; dan
• memastikan bahwa Direksi telah
menindaklanjuti temuan audit dan
rekomendasi dari satuan kerja audit intern
Perusahaan, auditor eksternal, hasil
pengawasan OJK dan/atau hasil
pengawasan otoritas lain.
Anggota Dewan Komisaris Perusahaan dilarang: √ Dewan Komisaris dalam menjalankan tugas
• melakukan transaksi yang mempunyai dan fungsinya sesuai dengan peraturan
Benturan Kepentingan dengan kegiatan perundang-undangan yang berlaku dan
Perusahaan tempat anggota Dewan Anggaran Dasar Perusahaan.
Komisaris dimaksud menjabat;
• memanfaatkan jabatannya pada
Perusahaan tempat anggota Dewan
Komisaris dimaksud menjabat untuk
kepentingan pribadi, keluarga, dan/atau
pihak lain yang dapat merugikan atau
mengurangi keuntungan Perusahaan
tempat anggota Dewan Komisaris
dimaksud menjabat;
• mengambil dan/atau menerima
keuntungan pribadi dari Perusahaan
tempat anggota DewanKomisaris
dimaksud menjabat, selain remunerasi
dan fasilitas yang ditetapkan berdasarkan
keputusan RUPS; dan
• mencampuri kegiatan operasional
Perusahaan yang menjadi tanggung jawab
Direksi.
Anggota Dewan Komisaris Perusahaan berhak √ Direksi selalu memberikan informasi kepada
memperoleh informasi dari Direksi mengenai Dewan Komisaris dengan lengkap dan tepat
Perusahaan secara lengkap dan tepat waktu. waktu.
274 Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance
Page 275
05
Kesesuaian Perkembangan Penerapan GCG di Lingkup Mandiri Tunas Finance dengan Peraturan OJK No. 29/ POJK.05/2020 tentang
Perubahan atas Peraturan OJK No. 30/POJK.05/2014 tentang Tata Kelola Perusahaan yang Baik bagi Perusahaan Pembiayaan
Isi Peraturan sebagai Prinsip Kepatuhan Status Penerapan di Lingkup Mandiri Tunas Finance
Perusahaan yang memiliki aset lebih dari √ Perusahaan memiliki seorang Komisaris
Rp200.000.000.000,00 wajib memiliki paling Independen dan memenuhi persyaratan yang
sedikit 1 (satu) orang Komisaris Independen. disyaratkan oleh OJK.
Komisaris Independen Perusahaan harus
memenuhi persyaratan sebagai berikut:
• tidak mempunyai hubungan Afiliasi
dengan anggota Direksi, anggota Dewan
Komisaris, anggota DPS, atau pemegang
saham Perusahaan, dalam Perusahaan
yang sama;
• tidak pernah menjadi anggota Direksi,
anggota Dewan Komisaris, anggota DPS
atau menduduki jabatan 1 (satu) tingkat di
bawah Direksi pada Perusahaan yang
sama atau perusahaan lain yang memiliki
hubungan afiliasi dengan Perusahaan
tersebut dalam kurun waktu 2 (dua) tahun
terakhir;
• memahami peraturan perundang-
undangan di bidang pembiayaan dan
peraturan perundang-undangan lain yang
relevan;
• memiliki pengetahuan yang baik mengenai
kondisi keuangan Perusahaan tempat
Komisaris Independen dimaksud
menjabat;
• memiliki kewarganegaraan Indonesia; dan
• berdomisili di Indonesia.
Komisaris Independen mempunyai tugas pokok √ Tugas dan fungsi Komisaris Independen
melakukan fungsi pengawasan untuk tercantum dalam Tata Tertib Dewan Komisaris.
menyuarakan kepentingan Debitur, kreditur, dan
Pemangku Kepentingan lainnya.
Komisaris Independen wajib melaporkan kepada √ Sepanjang tahun 2023 Komisaris Independen
OJK paling lambat 10 hari kalender sejak tidak menemukan pelanggaran dan hal-hal lain
ditemukannya: yang membahayakan Perusahaan.
• pelanggaran peraturan perundang-
undangan di bidang pembiayaan; dan/
atau
• keadaan atau perkiraan keadaan yang
dapat membahayakan kelangsungan
usaha Perusahaan.
Perusahaan dilarang memberhentikan Komisaris √ Pada tahun 2023 Perusahaan memberhentikan
Independen karena tindakan Komisaris Ravik Karsidi dari posisi Komisaris Independen
Independen dalam melaksanakan tugasnya. dan mengangkat Fendy Eventius Mugni .
Perusahaan yang memiliki total asset lebih dari √ Dewan Komisaris Perusahaan telah memiliki
Rp200.000.000.000,00 wajib membentuk komite komite audit, komite pemantau risiko dan
audit, komite pemantau risiko dan komite komite remunerasi dan nominasi dalam
remunerasi dan nominasi. Selain komite diatas, menjalankan pelaksanaan tugas dan tanggung
Dewan Komisaris dapat membentuk komite lain jawabnya.
guna menunjang pelaksanaan tugas Dewan
Komisaris.
Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance 275
Page 276
Tata Kelola
Perusahaan
Kesesuaian Perkembangan Penerapan GCG di Lingkup Mandiri Tunas Finance dengan Peraturan OJK No. 29/ POJK.05/2020 tentang
Perubahan atas Peraturan OJK No. 30/POJK.05/2014 tentang Tata Kelola Perusahaan yang Baik bagi Perusahaan Pembiayaan
Isi Peraturan sebagai Prinsip Kepatuhan Status Penerapan di Lingkup Mandiri Tunas Finance
Komite audit Perusahaan wajib beranggotakan √ Struktur komite audit Perusahaan telah sesuai
paling sedikit: dengan ketentuan OJK.
• 1 (satu) orang Komisaris Independen yang
berkedudukan sebagai ketua;
• 1 (satu) orang pihak independen yang
memiliki keahlian di bidang:
Audite;
Keuangan;
Akuntansi bagi Perusahaan
Pembiayaan atau akuntansi syariah
bagi Perusahaan Pembiayaan Syariah
atau Perusahaan Pembiayaan yang
memiliki UUS. Yang berkedudukan
sebagai anggota.
Komite audit wajib melaksanakan: √ Komite audit Perusahaan telah melaksanakan
• Pemantauan dan evaluasi atas pemantauan dan evaluasi atas perencanaan
perencanaan dan pelaksanaan audit; dan dan pelaksanaan audit; dan Pemantauan atas
• Pemantauan atas tindak lanjut hasil audit tindak lanjut hasil audit dalam rangka menilai
dalam rangka menilai kecukupan proses kecukupan proses pelaporan keuangan.
pelaporan keuangan.
Pelaksanaan yang wajib dilakukan komite audit √ Komite audit telah melaksanakan pemantauan
sebagaimana diatas, paling sedikit terhadap: kepada seluruh tugas satuan kerja audit
• Pelaksanaan tugas satuan kerja audit internal, kesesuaian pelaksanaan audit oleh
internal; kantor akuntan publik, kesesuaian laporan
• Kesesuaian pelaksanaan audit oleh kantor keuangan dengan standar akuntansi keuangan
akuntan publik dengan standar audit; dan pelaksanaan tindak lanjut atas hasil
• Kesesuaian laporan keuangan dengan temuan satuan kerja audit intern, akuntan
standar akuntansi keuangan; dan publik dan audit eksternal lainnya.
• Pelaksanaan tindak lanjut oleh Direksi
atas hasil temuan satuan kerja audit
intern, akuntan publik, dan hasil
pengawasan OJK, guna memberikan
rekomendasi kepada Dewan Komisaris.
Komite Audit wajib memberikan rekomendasi √ Komite audit telah memberikan rekomendasi
mengenai penujukan akuntan publik dan kantor mengenai penunjukan akuntan publik dan
akuntan publik kepada Dewan Komisaris untuk kantor akuntan publik kepada Dewab
disampaikan kepada RUPS Komisaris.
Komite Pemantau Risiko wajib beranggotakan √ Struktur komite pemantau risiko Perusahaan
paling sedikit: telah sesuai dengan ketentuan OJK.
• 1 (satu) orang Komisaris Independen yang
berkedudukan sebagai ketua; dan
• 1 (satu) orang pihak independen yang
memiliki keahlian di bidang keuangan
dan/atau manajemen risiko yang
berkedudukan sebagai anggota.
√ Komite pemantau risiko Perusahaan telah
Komite pemantau risiko wajib melakukan paling
melaksanakan:
sedikit:
• Melakukan evaluasi tentang kesesuaian
• Evaluasi tentang kesesuaian antara
antara kebijakan manajemen risiko
kebijakan manajemen risiko dengan
dengan pelaksanaan kebijakan
pelaksanaan kebijakan Perusahaan; dan
Perusahaan;
• Pemantauan dan evaluasi pelaksanaan
• Pemantauan dan evaluasi pelaksanaan
tugas komite manajemen risiko dan
tugas komite manajemen risiko dan
satuan kerja manajemen risiko.
satuan kerja manajemen risiko.
276 Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance
Page 277
05
Kesesuaian Perkembangan Penerapan GCG di Lingkup Mandiri Tunas Finance dengan Peraturan OJK No. 29/ POJK.05/2020 tentang
Perubahan atas Peraturan OJK No. 30/POJK.05/2014 tentang Tata Kelola Perusahaan yang Baik bagi Perusahaan Pembiayaan
Isi Peraturan sebagai Prinsip Kepatuhan Status Penerapan di Lingkup Mandiri Tunas Finance
Komite remunerasi & nominasi wajib √ Struktur komite remunerasi & nominasi
beranggotakan paling sedikit: Perusahaan telah sesuai dengan ketentuan
• 1 (satu) orang Komisaris Independen yang OJK.
berkedudukan sebagai ketua;
• 1 (Satu) orang Komisaris;
• 1 (Satu) orang pejabat dengan level
jabatan 1 (satu) tingkat di bawah Direksi
yang membidangi pengelolaan sumber
daya manusia
Komite remunerasi dan nominasi wajib: √ Komite remunerasi dan nominasi Perusahaan
• Melakukan evaluasi dan rekomendasi telah melaksanakan: Melakukan evaluasi dan
terkait kebijakan remunerasi; dan rekomendasi terkait kebijakan remunerasi;
• Menyusun dan memberikan rekomendasi Menyusun dan memberikan rekomendasi
terkait kebijakan nominasi. terkait kebijakan nominasi.
Perusahaan yang memiliki total aset sampai √ Komite Audit bernaung dibawah pengawasan
dengan Rp200.000.000.000,00 wajib memiliki Dewan Komisaris Perusahaan.
fungsi yang membantu Dewan Komisaris dalam
memantau dan memastikan efektifitas sistem
pengendalian internal dan pelaksanaan tugas
auditorinternal dan auditor eksternal dengan
melakukan pemantauan dan evaluasi atas
perencanaan dan pelaksanaan audit dalam
rangka menilai kecukupan pengendalian internal
termasuk proses pelaporan keuangan.
Dewan Komisaris Perusahaan wajib √ Sepanjang tahun 2023 Dewan Komisaris
menyelenggarakan rapat Dewan Komisaris paling menyelenggarakan rapat sebanyak 6 kali.
sedikit 1 (satu) kali dalam 3 (tiga) bulan. Anggota
Dewan Komisaris Perusahaan wajib menghadiri
rapat Dewan Komisaris paling sedikit 75% dari
jumlah rapat Dewan Komisaris dalam periode 1
(satu) tahun. Hasil rapat Dewan Komisaris wajib
dituangkan dalam risalah rapat Dewan Komisaris
dan didokumentasikan dengan baik.
Perbedaan pendapat (dissenting opinions) yang √ Agenda rapat Dewan Komisaris tercantum
terjadi dalam keputusan rapat Dewan Komisaris dalam Risalah Rapat Dewan Komisaris.
wajib dicantumkan secara jelas dalam risalah
rapat Dewan Komisaris disertai alasan perbedaan
pendapat tersebut. Anggota Dewan Komisaris
Perusahaan yang hadir maupun yang tidak hadir
dalam rapat Dewan Komisaris berhak menerima
salinan risalah rapat Dewan Komisaris.
Jumlah rapat Dewan Komisaris yang telah √ Jumlah rapat telah tercantum dalam Tata Kelola
diselenggarakan dan jumlah kehadiran masing- Perusahaan yang Baik.
masing anggota Dewan Komisaris harus dimuat
dalam laporan penerapan Tata Kelola Perusahaan
yang Baik.
Dewan Komisaris Perusahaan wajib menjamin √ Keputusan Dewan Komisaris bersifat
pengambilan keputusan yang efektif, tepat, dan independen dan profesional.
cepat serta dapat bertindak secara independen
dalam melaksanakan tugas.
Dewan - N/a Perusahaan tidak memiliki Dewan
Perusahaan Pembiayaan Syariah dan UUS wajib
Pengawas Pengawas Syariah.
memiliki DPS.
Syariah
Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance 277
Page 278
Tata Kelola
Perusahaan
Kesesuaian Perkembangan Penerapan GCG di Lingkup Mandiri Tunas Finance dengan Peraturan OJK No. 29/ POJK.05/2020 tentang
Perubahan atas Peraturan OJK No. 30/POJK.05/2014 tentang Tata Kelola Perusahaan yang Baik bagi Perusahaan Pembiayaan
Isi Peraturan sebagai Prinsip Kepatuhan Status Penerapan di Lingkup Mandiri Tunas Finance
Transparansi Anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris √ Kepemilikan saham Direksi dan Dewan
Kepemilikan wajib mengungkapkan mengenai: Komisaris diungkapkan dalam daftar pemegang
Saham • kepemilikan sahamnya yang mencapai 5% saham.
(lima persen) atau lebih pada Perusahaan
tempat anggota Direksi dan anggota Dewan
Komisaris dimaksud menjabat dan/atau
pada perusahaan lain yang berkedudukan
di dalam dan di luar negeri; dan
• hubungan keuangan dan hubungan keluarga
dengan anggota Direksi lain, anggota Dewan
Komisaris lain, anggota DPS, dan/atau
pemegang saham Perusahaan atau grup
usaha tempat anggota Direksi dan anggota
Dewan Komisaris dimaksud menjabat,
kepada Perusahaan tempat anggota Direksi
dan/ atau anggota Dewan Komisaris
dimaksud menjabat dan dicantumkan
dalam laporan penerapan Tata Kelola
Perusahaan Yang Baik.
Auditor Auditor eksternal Perusahaan wajib ditunjuk √ Penunjukkan Auditor Eksternat sesuai dengan
eksternat oleh RUPS dari caton auditor eksternal yang rekomendasi dari komite audit.
diajukan oleh Dewan Komisaris berdasarkan
usutan komite audit (jika ada). Pencatonan
auditor eksternat wajib disertai:
• atasan pencatonan dan besarnya
honorarium atau imbat jasa yang
diusutkan untuk auditor eksternat
tersebut; dan
• pernyataan kesanggupan yang
ditandatangani oteh auditor eksternat,
untuk bebas dari pengaruh Direksi, Dewan
Komisaris, DPS dan pihak yang
berkepentingan di Perusahaan dan
kesediaan untuk memberikan informasi
terkait dengan hasit auditnya kepada OJK.
Perusahaan wajib menyediakan semua catatan √ Perusahaan terbuka datam memberikan
akuntansi dan data penunjang auditor eksternat informasi dan data penunjang auditor
sehingga auditor eksternat dapat memberikan eksternat.
pendapatnya tentang kewajaran dan kesesuaian
taporan keuangan Perusahaan dengan standar
audit yang bertaku.
Praktik dan Perusahaan wajib menerapkan kebijakan √ Kebijakan remunerasi tetah diatur oteh Komite
Kebijakan remunerasi bagi anggota Direksi, anggota Dewan Nominasi dan Remunerasi.
Remunerasi Komisaris, DPS, dan pegawai yang mendorong
peritaku berdasarkan prinsip kehati-hatian
(prudent behaviour) yang sejatan dengan
kepentingan jangka panjang Perusahaan dan
pertakuan adit terhadap Debitur, kreditur, dan/
atau Pemangku Kepentingan tainnya. Kebijakan
remunerasi harus memperhatikan pating sedikit:
• kinerja keuangan dan pemenuhan
kewajiban Perusahaan sebagaimana
diatur datam peraturan perundang-
undangan yang bertaku;
• prestasi kerja individuat;
• kewajaran dengan Perusahaan dan/atau
tevet jabatan yang setara (peer grup); dan
• pertimbangan sasaran dan strategi jangka
panjang Perusahaan.
278 Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance
Page 279
05
Kesesuaian Perkembangan Penerapan GCG di Lingkup Mandiri Tunas Finance dengan Peraturan OJK No. 29/ POJK.05/2020 tentang
Perubahan atas Peraturan OJK No. 30/POJK.05/2014 tentang Tata Kelola Perusahaan yang Baik bagi Perusahaan Pembiayaan
Isi Peraturan sebagai Prinsip Kepatuhan Status Penerapan di Lingkup Mandiri Tunas Finance
Tata Kelola Perusahaan wajib menyusun kebijakan dan √ Rencana Bisnis Perusahaan telah memuat
Pembiayaan rencana pembiayaan yang dituangkan datam rencana pembiayaan yang telah ditetapkan
rencana bisnis tahunan Perusahaan. Kebijakan oleh Direksi Perusahaan dan disosialisasikan
dan rencana pembiayaan wajib: kepada fungsi kerja terkait.
• ditetapkan oteh Direksi; dan
• disosiatisasikan kepada manajemen dan
unit kerja terkait
Direksi wajib mengambit keputusan pembiayaan √ Perusahaan tetah membuat rencana bisnis
secara profesionat dan mengoptimatkan nitai setiap tahunnya.
tambah kekayaan Perusahaan dengan tetap
memperhatikan pertindungan terhadap Debitur
dan kepentingan bagi Pemangku Kepentingan
tainnya.
Perusahaan wajib memitiki satuan kerja atau √ Datam mengambit keputusan Direksi
pegawai yang bertanggung jawab: memperhatikan segata aspek.
• menyetenggarakan fungsi pemasaran,
penerapan prinsip mengenat nasabah,
anatisis pembiayaan, pemantauan
kuatitas piutang pembiayaan, penagihan,
penanganan pengaduan Debitur;
• menyusun dan menerapkan standar dan
prosedur operasionat pembiayaan; dan
• menyusun dan menerapkan sistem dan
prosedur pengendatian internat untuk
memastikan bahwa proses pemberian
pembiayaan ditakukan sesuai dengan
kebijakan dan strategi pembiayaan, serta
tidak metanggar peraturan perundangan.
Untuk metakukan fungsi-fungsi tersebut,
Perusahaan wajib memitiki pegawai yang
mempunyai pengetahuan dan pengataman
di bidang pembiayaan.
Perusahaan dapat melakukan kerjasama dengan √ Kerjasama dengan pihak ketiga selalu
pihak lain untuk melakukan fungsi penagihan dituangkan dalam perjanjian tertulis dan
kepada Debitur. Perusahaan harus menuangkan bermaterai.
kerjasama dengan pihak lain dalam bentuk
perjanjian tertulis bermaterai. Kerjasama dengan
pihak lain sebagaimana dimaksud wajib
memenuhi ketentuan sebagai berikut:
• pihak lain tersebut berbentuk badan
hukum;
• pihak lain tersebut memiliki izin dari
instansi berwenang; dan
• pihak lain tersebut memiliki sumber daya
manusia yang telah memperoleh sertifikasi
profesi di bidang penagihan dari lembaga
yang ditunjuk oleh asosiasi perusahaan
pembiayaan Indonesia. Perusahaan
bertanggung jawab penuh atas segala
dampak yang ditimbulkan dari kerjasama
dengan pihak lain. Perusahaan wajib
melakukan evaluasi secara berkala atas
kerjasama dengan pihak.
Manajemen Perusahaan wajib menerapkan manajemen √ Manajemen Resiko dikelola dalam satu Divisi
Risiko dan risiko dengan mengidentifikasi, menilai, dan tersendiri.
Pengendalian Manajemen risiko harus disesuaikan dengan
Internal tujuan, kebijakan usaha, ukuran dan
kompleksitas usaha serta kemampuan
Perusahaan. memantau risiko usaha secara
efektif.
Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance 279
Page 280
Tata Kelola
Perusahaan
Kesesuaian Perkembangan Penerapan GCG di Lingkup Mandiri Tunas Finance dengan Peraturan OJK No. 29/ POJK.05/2020 tentang
Perubahan atas Peraturan OJK No. 30/POJK.05/2014 tentang Tata Kelola Perusahaan yang Baik bagi Perusahaan Pembiayaan
Isi Peraturan sebagai Prinsip Kepatuhan Status Penerapan di Lingkup Mandiri Tunas Finance
Direksi Perusahaan wajib menetapkan √ Pengendalian Internal dilakukan oleh Divisi
pengendalian internal yang efektif dan efisien Manajemen Resiko dan Audit Internal.
untuk memberikan keyakinan yang memadai
bahwa kegiatan usaha dijalankan sesuai dengan
sasaran dan strategi bisnis serta anggaran dasar
dan aturan internal lain Perusahaan, dan
peraturan perundang- undangan
Pengendalian internal paling sedikit mencakup √ Pengendalian internal Perusahaan telah
hal- hal sebagai berikut: mencakup hal-hal sebagaimana yang diatur
• lingkungan pengendalian internal dalam pada ketentuan Otoritas Jasa Keuangan.
Perusahaan yang disiplin dan terstruktur;
• pengkajian dan pengelolaan risiko usaha,
yaitu suatu proses untuk mengidentifikasi,
menganalisis, menilai, dan mengelola
risiko usaha;
• aktivitas pengendalian, yaitu tindakan
yang dilakukan dalam suatu proses
pengendalian terhadap kegiatan
Perusahaan pada setiap tingkat dan unit
dalam struktur organisasi Perusahaan,
antara lain mengenai kewenangan,
otorisasi, verifikasi, rekonsiliasi, penilaian
atas prestasi kerja, pembagian tugas dan
keamanan terhadap aset perusahaan;
• sistem informasi dan komunikasi, yaitu
suatu proses penyajian laporan mengenai
kegiatan operasional, finansial, dan
ketaatan atas peraturan perundang-
undangan di bidang usaha pembiayaan;
• tata cara monitoring, yaitu proses
penilaian terhadap kualitas sistem
pengendalian internal termasuk fungsi
internal audit pada setiap tingkat dan unit
struktur organisasi Perusahaan, sehingga
dapat dilaksanakan secara optimal; dan
• mekanisme pelaporan kepada Direksi
dengan tembusan kepada komite audit,
dalam hal terjadi penyimpangan kualitas
sistem pengendalian internal termasuk
fungsi internal audit pada setiap tingkat
dan unit struktur organisasi Perusahaan.
280 Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance
Page 281
05
Kesesuaian Perkembangan Penerapan GCG di Lingkup Mandiri Tunas Finance dengan Peraturan OJK No. 29/ POJK.05/2020 tentang
Perubahan atas Peraturan OJK No. 30/POJK.05/2014 tentang Tata Kelola Perusahaan yang Baik bagi Perusahaan Pembiayaan
Isi Peraturan sebagai Prinsip Kepatuhan Status Penerapan di Lingkup Mandiri Tunas Finance
Rencana Bisnis Perusahaan wajib menyusun rencana bisnis √ Perusahaan telah menyusun rencana bisnis
Tahunan tahunan. Rencana bisnis tahunan paling sedikit tahunan.
meliputi:
• ringkasan eksekutif;
• evaluasi atas pelaksanaan Rencana Bisnis
periode sebelumnya;
• visi, misi, dan strategi bisnis;
• Kebijakan dan rencana manajemen,
meliputi:
Rencana kegiatan usaha;
Rencana pengembangan atau
perluasan usaha;
Rencana permodalan;
Rencana pendanaan;
Rencana pengembangan dan/atau
perubahan jaringan kantor atau
saluran distribusi;
Rencana pengembangan organsiasi,
sumber daya manusia, dan/atau
teknologi informasi; dan
Rencana kegiatan dalam rangka
meningkatkan literasi dan inklusi
keuangan bagi perusahaan
perusahaan pembiayaan.
• proyeksi laporan keuangan beserta asumsi
yang digunakan;
• proyeksi rasio dan pos tertentu;
• informasi lainnya.
Perusahaan wajib menyampaikan rencana bisnis √ Rencana Bisnis Tahunan telah dilaporkan
tahunan kepada OJK paling lambat pada tanggal sebelum tanggal jatuh tempo yang telah
30 November sebelum tahun Rencana Bisnis ditentukan.
dimulai.
Perusahaan wajib menyampaikan Laporan √ Laporan realisasi rencana bisnis telah disusun
Realisasi Rencana Bisnis secara semesteran sesuai dengan ketentuan dan disampaikan ke
kepada OJK. Laporan Realisasi Rencana Bisnis OJK sesuai batas waktu yang ditentukan.
secara semesteran meliputi:
• penjelasan mengenai pencapaian Rencana
Bisnis;
• penjelasan mengenai deviasi atas realisasi
Rencana Bisnis;
• tindak lanjut atas pencapaian Rencana
Bisnis;
• rasio keuangan dan pos tertentu; dan
• informasi lainnya.
Laporan Realisasi Rencana Bisnis secara √ Laporan realisasi rencana bisnis disampaikan
semesteran kepada OJK wajib disampaikan sesuai dengn ketentuan regulasi yang berlaku.
paling lambat 1 bulan setelah semester yang
bersangkutan berakhir.
Perusahaan wajib menyampaikan Laporan √ Laporan pengawasan rencana bisnis telah
Pengawasan Rencana Bisnis secara semesteran disusun sesuai dengan ketentuan dan
kepada Otoritas Jasa Keuangan. Laporan disampaikan ke OJK sesuai batas waktu yang
pengawasan rencana bisnis paling sedikit ditentukan.
memuat penilaian Dewan Komisaris mengenai:
• realisasi rencana bisnis baik secara
kuantitatif maupun kualitatif;
• Faktor yang mempengaruhi kinerja LJKNB;
dan
• Upaya perbaikan kinerja LJKNB.
Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance 281
Page 282
Tata Kelola
Perusahaan
Kesesuaian Perkembangan Penerapan GCG di Lingkup Mandiri Tunas Finance dengan Peraturan OJK No. 29/ POJK.05/2020 tentang
Perubahan atas Peraturan OJK No. 30/POJK.05/2014 tentang Tata Kelola Perusahaan yang Baik bagi Perusahaan Pembiayaan
Isi Peraturan sebagai Prinsip Kepatuhan Status Penerapan di Lingkup Mandiri Tunas Finance
Laporan Realisasi pengawasan rencana bisnis √ Laporan realisasi rencana bisnis disampaikan
kepada OJK wajib disampaikan paling lambat 1 sesuai dengn ketentuan regulasi yang berlaku.
bulan setelah semester yang bersangkutan
berakhir.
Keterbukaan Kebijakan dan strategi komunikasi Perusahaan √ Komunikasi Perusahaan dengan OJK melalui
Informasi harus memungkinkan informasi yang dibutuhkan Sekretaris Perusahaan.
diberikan kepada OJK secara lengkap, tepat
waktu, dan dengan cara yang efisien.
Perusahaan wajib memiliki sistem pelaporan √ Pelaporan keuangan telah dilakukan melalui
keuangan yang diandalkan untuk keperluan sistem yg diatur OJK dan BEI.
pengawasan dan Pemangku Kepentingan lain.
Perusahaan wajib mengungkapkan kepada OJK √ Perusahaan melakukan keterbukaan informasi.
mengenai hal-hal penting, paling sedikit
meliputi:
• pengunduran diri atau pemberhentian
auditor eksternal;
• transaksi material dengan pihak terkait;
• Benturan Kepentingan yang sedang
berlangsung dan/atau yang mungkin akan
terjadi; dan
• informasi material lain mengenai
Perusahaan.
Pengungkapan hal-hal penting dimuat dalam √ Telah termuat dalam Laporan Tata Kelola
laporan penerapan Tata Kelola Perusahaan yang Perusahaan yang Baik.
Baik.
Etika Bisnis Direksi, Dewan Komisaris, DPS, dan karyawan √ Tersedia dalam Peraturan Perusahaan.
Perusahaan dilarang menawarkan atau
memberikan sesuatu, baik langsung maupun
tidak langsung kepada pihak lain, untuk
mempengaruhi pengambilan keputusan yang
terkait dengan transaksi pembiayaan, dengan
melanggar ketentuan perundang-undangan yang
berlaku.
Direksi, Dewan Komisaris, DPS, dan karyawan √ Direksi, Dewan Komisaris, DPS, dan karyawan
Perusahaan dilarang menerima sesuatu untuk Perusahaan telah berkomitmen untuk tidak
kepentingan pribadinya dengan melanggar menerima sesuatu untuk kepentingan pribadi,
ketentuan perundang-undangan yang berlaku, sesuai tertuang pada Pakta Integritas Karyawan.
baik langsung maupun tidak langsung, dari
siapapun, yang dapat mempengaruhi
pengambilan keputusan yang terkait dengan
transaksi pembiayaan.
Perusahaan wajib membuat pedoman tentang √ Tercantum dalam Peraturan Perusahaan.
perilaku etis, yang memuat nilai etika berusaha,
sebagai panduan bagi Organ Perusahaan dan
seluruh karyawan Perusahaan.
282 Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance
Page 283
05
Kesesuaian Perkembangan Penerapan GCG di Lingkup Mandiri Tunas Finance dengan Peraturan OJK No. 29/ POJK.05/2020 tentang
Perubahan atas Peraturan OJK No. 30/POJK.05/2014 tentang Tata Kelola Perusahaan yang Baik bagi Perusahaan Pembiayaan
Isi Peraturan sebagai Prinsip Kepatuhan Status Penerapan di Lingkup Mandiri Tunas Finance
Pelaporan Perusahaan wajib menyusun laporan penerapan √ Perusahaan telah menyusun laporan
Tata Kelola Perusahaan yang Baik pada setiap penerapan Tata Kelola Perusahaan yang Baik
akhir tahun buku. Laporan penerapan Tata Kelola untuk OJK.
Perusahaan yang Baik paling sedikit memuat:
• transparansi penerapan Tata Kelola
Perusahaan Yang Baik yang
mengungkapkan seluruh aspek
pelaksanaan prinsip Tata Kelola
Perusahaan Yang Baik sesuai dengan
prinsip tata Kelola perusahaan yang baik;
dan
• rencana tindak yang meliputi tindakan
korektif yang diperlukan dan waktu
penyelesaian serta kendala/hambatan
penyelesaiannya, apabila masih terdapat
kekurangan dalam penerapan Tata Kelola
Perusahaan yang Baik. Laporan penerapan
Tata Kelola Perusahaan yang Baik wajib
disampaikan paling lambat tanggal 30
April tahun berikutnya.
Sanksi Perusahaan yang melanggar ketentuan Peraturan √ Perusahaan tidak melanggar ketentuan yang
Otoritas Jasa Keuangan ini dikenakan sanksi diatur dalam POJK.
administrasi berupa peringatan tertulis. Dalam
hal perusahaan melanggar ketentuan Peraturan
Otoritas Jasa Keuangan ini, namun pelanggaran
tersebut telah diselesaikan, tetap dikenakan
sanksi administratif berupa peringatan tertulis
yang berakhir dengan sendirinya. Dalam hal
perusahaan telah memenuhi ketentuan POJK
tersebut, OJK mencabut sanksi administratif
berupa peringatan tertulis.
Dalam hal OJK telah mengenakan sanksi √ Sepanjang tahun 2023 tidak terdapat sanksi
administratif dan perusahaan tidak memenuhi yang dikenakan ke Perusahaan.
ketentuan yang menyebabkan dikenakan sanksi
administratif, OJK dapat:
• menurunkan hasil penilaian tingkat risiko
atau tingkat kesehatan Perusahaan; dan
• melakukan penilaian kembali terhadap
pihak utama Perusahaan.
Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance 283
Page 284
06 Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan
Page 285
Page 286
Tanggung Jawab Sosial dan
Lingkungan Perusahaan
Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan
Perusahaan senantiasa menjalankan komitmen untuk menciptakan bisnis yang mampu memberikan dampak positif
kepada para pemangku kepentingan baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang, melalui komitmen dan
prinsip-prinsip penerapan keuangan berkelanjutan serta didukung oleh budaya keberlanjutan yang tinggi yang
bertujuan untuk menjamin kelangsungan bisnis dengan performa yang konsisten dan stabil melalui implementasi
nilai ekonomi, sosial, dan lingkungan (Economy Social Governance/ESG) sebagai strategi bisnis.
Informasi dan pembahasan terkait pelaksanaan, penyusunan berbagai strategi, pendekatan, desain program, serta
monitoring dan evaluasi kegiatan tanggung jawab sosial dan lingkungan Perusahaan dapat dilihat pada Laporan
Keberlanjutan yang dibuat dalam buku yang terpisah namun menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari Laporan
Tahunan ini.
286 Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance
Page 287
06
Dasar Penerapan TJSL 4. Prinsip Tata Kelola
Komitmen Perusahaan dalam menjalankan program TJSL 5. Prinsip Komunikasi yang Informatif
dan Aksi Keuangan Berkelanjutan berlandaskan pada 6. Prinsip Inklusif
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 51/POJK.03/2017 7. Prinsip Pengembangan Sektor Unggulan Prioritas
tentang Penerapan Keuangan Berkelanjutan Bagi 8. Prinsip Koordinasi dan Kolaborasi
Lembaga Jasa Keuangan, Emiten, dan Perseroan Publik.
Selain itu program dan kegiatan TJSL juga mengacu pada Pilar TJSL
Misi Perusahaan yang selaras dengan aspek Lingkungan, MTF memiliki 3 pilar strategi yaitu:
Sosial dan Tata Kelola (LST) atau Environmental, Social, 1. Menumbuhkan segmen bisnis captive yang berasal
and Governance (ESG). Program TJSL juga dijalankan dari Bank Mandiri.
dengan berpedoman pada beragam regulasi, mencakup: 2. Menjaga segmen bisnis yang berasal dari dealer dan
1. Undang-Undang No. 19 Tahun 2003 tentang Badan partner.
Usaha Milik Negara sebagaimana telah diubah 3. Mengoptimalkan database untuk memberikan nilai
terakhir dengan Undang-Undang No. 6 Tahun 2023 tambah pada pelanggan.
tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti
Undang-Undang No. 2 Tahun 2022 tentang Cipta Strategi Program TJSL
Kerja. Rencana dan Langkah-Langkah Strategi Jangka Panjang
2. Undang-Undang No. 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Periode 5 (Lima) Tahun. Rencana strategi jangka panjang
Terbatas sebagaimana telah diubah terakhir dengan perusahaan akan tetap berpegang pada 3 pilar strategi
Undang-Undang No. 6 Tahun 2023 tentang Penetapan yaitu menumbuhkan segmen bisnis captive yang berasal
Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang dari Bank Mandiri, menjaga segmen bisnis yang berasal
No. 2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja. dari dealer dan partner, serta mengoptimalkan database
3. Peraturan Pemerintah No. 47 Tahun 2012 tentang untuk memberikan nilai tambah bagi pelanggan.
Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perseroan
Terbatas; Strategi tersebut diimplementasikan ke dalam beberapa
4. Peraturan Menteri Badan Usaha Milik Negara tahapan, yaitu:
Republik Indonesia No. PER-1/MBU/03/2023 tanggal 1. Membangun fondasi baru melalui:
3 Maret 2023 tentang Penugasan Khusus dan Program a. Meningkatkan kompetensi SDM untuk menggarap
Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Badan Usaha segmen bisnis baru;
Milik Negara. b. Melakukan BPR untuk setiap segmen bisnis;
c. Membangun kapabilitas sistem dan digital;
Ruang Lingkup TJSL d. Membangun kemampuan data management &
Perseroan telah merumuskan subjek maupun isu prioritas data analytic untuk mendukung bisnis.
untuk kemudian dirancang sebagai program yang dapat
memastikan keberlanjutan dari berbagai aspek, yakni 2. Penguatan fokus bisnis utama melalui:
aspek ekonomi, aspek lingkungan, dan aspek sosial a. Menjalankan bisnis dengan new foundation;
agar Perseroan dapat tumbuh berkelanjutan, bersih dari b. Melakukan evaluasi atas kompetensi yang sudah
praktik korupsi, serta memberikan manfaat kepada para dibangun;
pemangku kepentingan. c. Mengembangkan kapabilitas digital untuk
segmen SME – Wholesales.
Prinsip TJSL 3. Percepatan pertumbuhan bisnis melalui:
Secara berkesinambungan, Perusahaan menjalankan a. Melakukan review atas ekspansi bisnis yang telah
berbagai aktivitas ESG yang bertumpu pada delapan dijalankan;
prinsip keuangan berkelanjutan yaitu : b. Meningkatkan perluasan cakupan bisnis;
1. Prinsip Investasi c. Menyusun strategi & Corporate Planning 2028-
2. Prinsip Strategi dan Praktik Bisnis Berkelanjutan 2032.
3. Prinsip Pengelolaan Risiko Sosial dan Lingkungan
Hidup
Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance 287
Page 288
Tanggung Jawab Sosial dan
Lingkungan Perusahaan
Struktur Pengelola TJSL
Perseroan saat ini belum memiliki struktur organisasi yang secara khusus bertanggung jawab terhadap pengelolaan
penerapan keuangan berkelanjutan. Pengelolaan penerapan keuangan berkelanjutan saat ini masih menjadi tanggung
jawab Direksi secara kolektif.
Pencapaian TJSL 2023
Sebagai wujud keberhasilan PT Mandiri Tunas Finance dalam menjalankan berbagai program Tanggung Jawab Sosial,
MTF meraih penghargaan dalam ajang TOP CSR Award 2023. Dalam ajang tersebut, MTF mendapat 2 penghargaan
sekaligus dimana Perseroan dinobatkan sebagai TOP CSR Award 2023 #Stars 4 serta Direktur Utama MTF Pinohadi G.
Sumardi dinobatkan sebagai TOP Leader on CSR Commitment 2023.
Highlight CSR 2023
Pada tahun 2023, Perseroan melaksanakan berbagai kegiatan CSR yang memberikan manfaat pada kesejahteraan
masyarakat.
Waktu
Kegiatan Keterangan
Pelaksanaan
Februari 2023 CSR Peduli Tempat Ibadah di Masjid Mandiri Tunas Finance memberikan bantuan dengan pemberian karpet
Endah Andansih di Purwakarta CSR guna pembaharuan atau renovasi untuk Masjid Andansih yang
berlokasi di Purwakarta.
Maret 2023 CSR Tanam Pohon Bersama MTF melaksanakan kegiatan tanam Pohon bekerja sama dengan
Infobank Infobank. Sebanyak 10.000 pohon Mangrove berhasil ditanam di Pulau
Tidung, Kepulauan Seribu, Jakarta.
27 Maret 2023 CSR MTF Santunan Yatim dan Pada bulan suci Ramadhan, MTF bekerja sama dengan Mandiri Amal
Yayasan Yatim Piatu Bulan Insani mengadakan kegiatan MTF Berbagi Dengan Anak Yatim yaitu
Ramadhan (Mandiri Amal Insani) berupa pemberian santunan uang tunai sebesar 25 Juta Rupiah.
29 Maret 2023 MTF Berbagi Takjil Ramadhan Dalam rangka semarak Ramadhan tahun 2023, MTF melaksanakan
kegiatan berbagi takjil bagi Masyarakat di sekitar Kantor Pusat. Dengan
tema "Mari Sebarkan Kebaikan di Bulan yang Penuh Berkah Ini” MTF
berhasil membagikan total 1000 pax takjil untuk Masyarakat yang
berpuasa.
April 2023 CSR Ramadhan Berbagi dengan Pada bulan suci Ramadhan, MTF mengadakan kegiatan MTF Berbagi
Anak yatim Dengan Anak Yatim yaitu berupa pemberian santunan uang tunai
sebesar 25 Juta Rupiah kepada Yayasan Al Kahfi Jakarta Pusat.
28 April 2023 CSR Kelompok Studi Pasar Modal MTF bekerja sama dengan Fakultas Ekonomi Bisnis Universitas
(KSPM) FEB UI Indonesia mengadakan rangkaian acara Kelompok Studi Pasar Modal
(KSPM) FEB UI. Rangkaian acara terdiri dari Webinar, Sekolah Pasar
Modal, Indonesia Stock Trading Competition dan Investment Outlook.
29 Juni 2023 MTF Berqurban Hari Raya Idul Adha Pada program Kurban 1444 Hijriah, MTF berkurban 1 ekor sapi seberat
900 kg yang berlokasi di Masjid Mandiri Amal Insani. Daging hewan
kurban tersebut kemudian didistribusikan ke penerima daging kurban
yang berhak menerima di wilayah Jabodetabek.
11 Agustus 2023 CSR Konservasi & Restorasi Hutan Bertepatan pada acara Board Forum, Mandiri Tunas Finance Bersama
Mandiri Group dengan Mandiri Group mengadakan kegiatan Konservasi dan Restorasi
Hutan yaitu penanaman bibit kayu merah Bersama seluruh Perusahaan
anak Bank Mandiri. Penanaman pohon secara simbolis dilakukan oleh
Jajaran Direksi MTF Bersama seluruh Direktur Bank Mandiri dan seluruh
Perusahaan Anak Bank Mandiri. Kegiatan berlangsung di Panbil Nature
Reserve, Kepulauan Riau, Batam.
288 Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance
Page 289
06
Waktu
Kegiatan Keterangan
Pelaksanaan
7 - 8 Oktober ESG Pemberian Pohon Bersama Pada acara Mandiri Karnaval, MTF bersama seluruh Perusahaan Anak
2023 Mandiri Group Bank Mandiri melakukan program pembagian pohon kepada
masyarakat dengan kontribusi MTF sebanyak 250 pohon. Acara ini
berlokasi di lapangan parkir timur Senayan.
21 Oktober 2023 ESG Kepedulian Lingkungan Mandiri Tunas Finance Bersama dengan Mandiri Group mengadakan
melalui Penanaman Pohon MTF kegiatan Konservasi dan Restorasi Hutan yaitu penanaman bibit kayu
merah, dimana MTF berkontribusi menanam sebanyak 230 pohon.
Kegiatan berlangsung di Panbil Nature Reserve, Kepulauan Riau,
Batam.
22 Oktober 2023 CSR Peduli Tempat Ibadah di Mandiri Tunas Finance memberikan bantuan dengan pemberian karpet
Masjid As-Salam Batam untuk Masjid As-Salam yang berlokasi di Batam.
23 November Donor Darah MTF 2023 MTF melaksanakan kegiatan Donor Darah MTF 2023 dengan
2023 menggandeng Palang Merah Indonesia (PMI) Jakarta Pusat. Berlokasi di
Kantor Pusat MTF, sebanyak 100 kantong darah berhasil dikumpulkan.
28 November Beasiswa Prestasi Program Peduli Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia (APPI) memberikan
2023 Pendidikan APPI beasiswa prestasi kepada karyawan Mandiri Tunas Finance yang duduk
di bangku SMA dan perkuliahan.
20 Desember Direksi Mengajar 2023 MTF melaksanakan kegiatan Direksi Mengajar secara online di
2023 Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta. Mahasiswa diberikan ilmu
secara langsung oleh William Francis Indra selaku Direktur Mandiri
Tunas Finance dengan materi yang diberikan terkait Penerapan
Manajemen Keuangan di Perusahaan Pembiayaan.
Informasi Penyampaian Laporan Berkelanjutan Secara Terpisah
Laporan Berkelanjutan Perseroan disusun dengan mengacu kepada Peraturan OJK No. 51/POJK.03/2017 tentang
Penerapan Keuangan Berkelanjutan bagi Lembaga Jasa Keuangan, Emiten, dan Perusahaan Publik. Meskipun menjadi
buku terpisah, Laporan Berkelanjutan merupakan dokumen yang tidak terpisahkan dari Laporan Tahunan ini,
sebagaimana disyaratkan dalam Surat Edaran OJK No. 16/SEOJK.04/2021 tentang Bentuk dan Isi Laporan Tahunan
Emiten atau Perusahaan Publik. Perseroan menyajikan Laporan Berkelanjutan secara terpisah sebagai bagian yang
terintegrasi dengan Laporan Tahunan ini, yang dirilis bersamaan dengan Laporan Tahunan.
Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance 289
Page 290
07 Laporan Keuangan
Page 291
Page 292
PT Mandiri Tunas Finance Laporan keuangan tanggal 31 Desember 2023 dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal tersebut beserta laporan auditor independen/ Financial statements as of 31 December 2023 and for the year then ended with independent auditor’s report
Page 293
Page 294
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
LAPORAN KEUANGAN FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 31 DESEMBER 2023 AS OF 31 DECEMBER 2023
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA AND FOR THE YEAR THEN ENDED
TANGGAL TERSEBUT WITH INDEPENDENT AUDITORʼS REPORT
BESERTA LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN
Daftar Isi Table of Contents
Halaman/
Page
Laporan Auditor Independen Independent Auditorʼs Report
Laporan Posisi Keuangan ............................................ 1-2 .................................... Statement of Financial Position
Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Statement of Profit or Loss and
Komprehensif Lain ................................................ 3 ................................. Other Comprehensive Income
Laporan Perubahan Ekuitas......................................... 4 ................................... Statement of Changes in Equity
Laporan Arus Kas........................................................ 5-6 ............................................. Statement of Cash Flows
Catatan atas Laporan Keuangan.................................. 7-129 ............................... Notes to the Financial Statements
***************************
Page 295
The original report included herein is in the Indonesian
language.
Laporan Auditor Independen Independent Auditor’s Report
Laporan No. 00026/2.1032/AU.1/09/1008- Report No. 00026/2.1032/AU.1/09/1008-
1/1/I/2024 1/1/I/2024
Pemegang Saham, Dewan Komisaris, dan Direksi The Shareholders and the Boards of
Commissioners and Directors
PT Mandiri Tunas Finance PT Mandiri Tunas Finance
Opini Opinion
Kami telah mengaudit laporan keuangan We have audited the accompanying financial
PT Mandiri Tunas Finance (“Perusahaan”) statements of PT Mandiri Tunas Finance (the
terlampir, yang terdiri dari laporan posisi “Company”), which comprise the statement of
keuangan tanggal 31 Desember 2023, serta financial position as of 31 December 2023, and
laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif the statements of profit or loss and other
lain, laporan perubahan ekuitas, dan laporan arus comprehensive income, statement of changes in
kas untuk tahun yang berakhir pada tanggal equity, and statement of cash flows for the year
tersebut, serta catatan atas laporan keuangan, then ended, and notes to the financial
termasuk informasi kebijakan akuntansi material. statements, including material accounting policy
information.
Menurut opini kami, laporan keuangan terlampir In our opinion, the accompanying financial
menyajikan secara wajar, dalam semua hal yang statements present fairly, in all material
material, posisi keuangan Perusahaan tanggal respects, the financial position of the Company as
31 Desember 2023, serta kinerja keuangan dan of 31 December 2023 and its financial
arus kasnya untuk tahun yang berakhir pada performance and cash flows for the year then
tanggal tersebut, sesuai dengan Standar Akuntansi ended, in accordance with Indonesian Financial
Keuangan di Indonesia. Accounting Standards.
i
Page 296
The original report included herein is in the Indonesian
language.
Laporan Auditor Independen (lanjutan) Independent Auditor’s Report (continued)
Laporan No. 00026/2.1032/AU.1/09/1008- Report No. 00026/2.1032/AU.1/09/1008-
1/1/I/2024 (lanjutan) 1/1/I/2024 (continued)
Basis opini Basis for opinion
Kami melaksanakan audit kami berdasarkan We conducted our audit in accordance with
Standar Audit yang ditetapkan oleh Institut Standards on Auditing established by the
Akuntan Publik Indonesia (“IAPI”). Tanggung jawab Indonesian Institute of Certified Public
kami menurut standar tersebut diuraikan lebih Accountants (“IICPA”). Our responsibilities under
lanjut dalam paragraf Tanggung Jawab Auditor those standards are further described in the
terhadap Audit atas Laporan Keuangan pada Auditor’s Responsibilities for the Audit of the
laporan kami. Kami independen terhadap Financial Statements paragraph of our report.
Perusahaan berdasarkan ketentuan etika yang We are independent of the Company in
relevan dalam audit kami atas laporan keuangan di accordance with the ethical requirements
Indonesia, dan kami telah memenuhi tanggung relevant to our audit of the financial statements
jawab etika lainnya berdasarkan ketentuan in Indonesia, and we have fulfilled our other
tersebut. Kami yakin bahwa bukti audit yang telah ethical responsibilities in accordance with such
kami peroleh adalah cukup dan tepat untuk requirements. We believe that the audit evidence
menyediakan suatu basis bagi opini kami. we have obtained is sufficient and appropriate to
provide a basis for our opinion.
Hal audit utama Key audit matters
Hal audit utama adalah hal-hal yang, menurut Key audit matters are those matters that, in our
pertimbangan profesional kami, merupakan hal-hal professional judgment, were of most significance
paling signifikan dalam audit kami atas laporan in our audit of the financial statements of the
keuangan periode kini. Hal audit utama tersebut current period. Such key audit matters were
disampaikan dalam konteks audit kami atas addressed in the context of our audit of the
laporan keuangan secara keseluruhan dan dalam financial statements taken as a whole and in
merumuskan opini audit kami terhadapnya, dan forming our audit opinion thereon, and we do not
kami tidak menyatakan suatu opini audit terpisah provide a separate audit opinion on such key
atas hal audit utama tersebut. Untuk hal audit audit matters. For the key audit matter below,
utama di bawah ini, penjelasan kami tentang our description of how our audit addressed such
bagaimana audit kami merespons hal tersebut key audit matter is provided in such context.
disampaikan dalam konteks tersebut.
Kami telah memenuhi tanggung jawab yang We have fulfilled the responsibilities described in
dijelaskan dalam paragraf Tanggung Jawab the Auditor’s Responsibilities for the Audit of the
Auditor terhadap Audit atas Laporan Keuangan Financial Statements paragraph of our report,
pada laporan kami, termasuk sehubungan dengan including in relation to the key audit matter
hal audit utama yang dikomunikasikan di bawah ini. communicated below. Accordingly, our audit
Oleh karena itu, audit kami mencakup pelaksanaan included the performance of procedures
prosedur yang dirancang untuk merespons designed to respond to our assessment of the
penilaian kami atas risiko kesalahan penyajian risks of material misstatement of the
material dalam laporan keuangan terlampir. Hasil accompanying financial statements. The results
prosedur audit kami, termasuk prosedur yang of our audit procedures, including the procedures
dilakukan untuk merespons hal audit utama di performed to address the key audit matter below,
bawah ini, memberikan dasar bagi opini kami atas provide the basis for our opinion on the
laporan keuangan terlampir. accompanying financial statements.
ii
Page 297
The original report included herein is in the Indonesian
language.
Laporan Auditor Independen (lanjutan) Independent Auditor’s Report (continued)
Laporan No. 00026/2.1032/AU.1/09/1008- Report No. 00026/2.1032/AU.1/09/1008-
1/1/I/2024 (lanjutan) 1/1/I/2024 (continued)
Cadangan kerugian penurunan nilai atas piutang Allowance for impairment losses on consumer
pembiayaan konsumen, piutang sewa financing receivables, finance lease receivables
pembiayaan dan anjak piutang (piutang and factoring receivables (financing
pembiayaan) receivables)
Penjelasan atas hal audit utama: Description of key audit matter:
Seperti tercantum dalam Catatan 5, 6, dan 7 atas As stated in Notes 5, 6, and 7 to the
laporan keuangan, nilai tercatat atas piutang accompanying financial statements, the carrying
pembiayaan konsumen, piutang sewa pembiayaan, value of consumer financing receivables, finance
anjak piutang dan cadangan kerugian penurunan lease receivables, factoring receivables and the
nilai terkaitnya adalah signifikan terhadap laporan related allowances are significant to the
keuangan Perusahaan terlampir. Pada tanggal 31 Company’s accompanying financial statements.
Desember 2023, nilai cadangan kerugian As of December 31, 2023, the amounts of
penurunan nilai atas piutang pembiayaan allowance for impairment losses for consumer
konsumen, piutang sewa pembiayaan dan anjak financing receivables, finance lease receivables
piutang adalah masing-masing sebesar Rp347,8 and factoring receivables are Rp347.8 billion,
miliar, Rp69,2 miliar, dan Rp436 juta. Informasi Rp69.2 billion, and Rp436 million, respectively.
kebijakan akuntansi material atas cadangan The material accounting policy information of
kerugian penurunan nilai aset keuangan allowance for impairment losses of financial
diungkapkan dalam Catatan 2 dalam laporan assets are disclosed in Note 2 to the
keuangan terlampir. accompanying financial statements.
Penentuan cadangan kerugian penurunan nilai Determination of allowance for impairment
aset keuangan tersebut di atas, memerlukan losses of the above-mentioned financial assets
pertimbangan dan memiliki ketidakpastian requires judgement and subject to estimation
estimasi mencakup penentuan model untuk uncertainty which includes determining the
menghitung cadangan kerugian penurunan nilai, model to calculate allowance for impairment
identifikasi eksposur kredit yang mengalami losses, identification of credit exposures with
penurunan kualitas kredit yang signifikan, dan significant deterioration in credit quality, and
penentuan asumsi yang digunakan dalam model determining assumptions used in the allowance
perhitungan cadangan kerugian penurunan nilai, for impairment losses calculation models,
termasuk faktor ekonomi makro berorientasi masa including forward-looking macroeconomics
depan. factors.
Karena penentuan cadangan kerugian penurunan Because the determination for allowance for
nilai piutang pembiayaan konsumen, piutang sewa impairment losses on consumer financing
pembiayaan dan tagihan anjak piutang melibatkan receivables, finance lease receivables and
pertimbangan dan estimasi signifikan dari factoring receivables involves significant
manajemen dan nilai tercatat yang signifikan, judgments and estimates from the management
maka hal ini adalah hal audit utama bagi kami. and the carrying amounts are significant, it is a
key audit matter for us.
iii
Page 298
The original report included herein is in the Indonesian
language.
Laporan Auditor Independen (lanjutan) Independent Auditor’s Report (continued)
Laporan No. 00026/2.1032/AU.1/09/1008- Report No. 00026/2.1032/AU.1/09/1008-
1/1/I/2024 (lanjutan) 1/1/I/2024 (continued)
Cadangan kerugian penurunan nilai atas piutang Allowance for impairment losses on consumer
pembiayaan konsumen, piutang sewa financing receivables, finance lease receivables
pembiayaan dan anjak piutang (piutang and factoring receivables (financing
pembiayaan) (lanjutan) receivables) (continued)
Respon audit: Audit response:
Kami menguji kontrol utama atas proses We tested the key controls over the process of
pemberian, pencatatan, dan pengawasan piutang origination, recording, and monitoring of the
pembiayaan konsumen, piutang sewa pembiayaan consumer financing receivables, finance lease
dan anjak piutang. Kami memperoleh pemahaman, receivables and factoring receivables. We
menilai metodologi pengukuran penurunan nilai, obtained understanding and assessed
dan melakukan validasi model pencadangan impairment measurement methodologies, and
kerugian penurunan nilai, serta data masukan, validated allowance for impairment losses’
dasar dan menilai kewajaran atas asumsi yang models, inputs, bases and assessed
digunakan oleh Perusahaan dalam menghitung reasonableness of assumptions used by the
cadangan kerugian penurunan nilai. Kami menguji Company in calculating the allowance for
tiga tahapan kualitas kredit portofolio sesuai impairment losses. We tested the classification
dengan kriteria tingkatan (staging) yang disusun into three stage credit quality of loans portfolio in
oleh Perusahaan untuk piutang pembiayaan accordance with staging criteria developed by the
konsumen, piutang sewa pembiayaan dan anjak Company for consumer financing receivables,
piutang. Kami membandingkan pengalaman finance lease receivables and factoring
historis dengan keadaan saat ini dan kerugian receivables. We compared the historical
terkini yang terjadi dalam portofolio, serta menilai experience with the current circumstances and
kewajaran atas penyesuaian berorientasi masa the recent losses incurred in the portfolios, and
depan, analisis faktor ekonomi makro, dan assessed reasonableness of forward-looking
beberapa skenario probabilitas tertimbang untuk adjustments, macroeconomic factor analysis,
piutang pembiayaan konsumen, piutang sewa and probability-weighted multiple scenarios for
pembiayaan dan anjak piutang. consumer financing receivables, finance lease
receivables and factoring receivables.
Kami menilai apakah pengungkapan di laporan We assessed whether the financial statements
keuangan cukup dan secara memadai disclosures are adequately and appropriately
mencerminkan eksposur Perusahaan terhadap reflecting the Company’s exposures to credit risk.
risiko kredit. Kami melibatkan pakar auditor We involved our auditor’s internal expert to assist
internal kami untuk membantu kami dalam us in the performance of th e above procedures
melakukan prosedur-prosedur di atas ketika when their specific skills are needed.
keahlian spesifik mereka diperlukan
Informasi lain Other information
Manajemen bertanggung jawab atas informasi lain. Management is responsible for the other
Informasi lain terdiri dari informasi yang tercantum information. Other information comprises the
dalam Laporan Tahunan 2023 (“Laporan information included in the Annual Report 2023
Tahunan”) selain laporan keuangan terlampir dan (the “Annual Report”) other than the
laporan auditor independen kami. Laporan accompanying financial statements and our
Tahunan diharapkan akan tersedia bagi kami independent auditor’s report thereon. The
setelah tanggal laporan auditor independen ini. Annual Report is expected to be made available
to us after the date of this independent auditors’
report.
iv
Page 299
The original report included herein is in the Indonesian
language.
Laporan Auditor Independen (lanjutan) Independent Auditor’s Report (continued)
Laporan No. 00026/2.1032/AU.1/09/1008- Report No. 00026/2.1032/AU.1/09/1008-
1/1/I/2024 (lanjutan) 1/1/I/2024 (continued)
Cadangan kerugian penurunan nilai atas piutang Allowance for impairment losses on consumer
pembiayaan konsumen, piutang sewa financing receivables, finance lease receivables
pembiayaan dan anjak piutang (piutang and factoring receivables (financing
pembiayaan) (lanjutan) receivables) (continued)
Informasi lain (lanjutan) Other information (continued)
Opini audit kami atas laporan keuangan terlampir Our opinion on the accompanying financial
tidak mencakup Laporan Tahunan, dan oleh karena statements does not cover the Annual Report,
itu, kami tidak menyatakan bentuk keyakinan and accordingly, we do not express any form of
apapun atas Laporan Tahunan tersebut. assurance on the Annual Report.
Sehubungan dengan audit kami atas laporan In connection with our audit of the accompanying
keuangan terlampir, tanggung jawab kami adalah financial statements, our responsibility is to read
untuk membaca Laporan Tahunan ketika tersedia the Annual Report when it becomes available
dan, dalam melaksanakannya, mempertimbangkan and, in doing so, consider whether the Annual
apakah Laporan Tahunan mengandung Report is materially inconsistent with the
ketidakkonsistensian material dengan laporan accompanying financial statements or our
keuangan terlampir atau pemahaman yang kami knowledge obtained in the audit, or otherwise
peroleh selama audit, atau mengandung kesalahan appears to be materially misstated.
penyajian material.
Ketika kami membaca Laporan Tahunan, jika kami When we read the Annual Report, if we conclude
menyimpulkan bahwa terdapat suatu kesalahan that there is a material misstatement therein, we
penyajian material di dalamnya, kami diharuskan are required to communicate the matter to those
untuk mengomunikasikan hal tersebut kepada charged with governance and take appropriate
pihak yang bertanggung jawab atas tata kelola dan actions based on the applicable laws and
melakukan tindakan yang tepat berdasarkan regulations.
peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Tanggung jawab manajemen dan pihak yang Responsibilities of management and those
bertanggung jawab atas tata kelola terhadap charged with governance for the financial
laporan keuangan statements
Manajemen bertanggung jawab atas penyusunan Management is responsible for the preparation
dan penyajian wajar laporan keuangan tersebut and fair presentation of financial statements in
sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di accordance with Indonesian Financial Accounting
Indonesia, dan atas pengendalian internal yang Standards, and for such internal control as
dianggap perlu oleh manajemen untuk management determines is necessary to enable
memungkinkan penyusunan laporan keuangan the preparation of financial statements that are
yang bebas dari kesalahan penyajian material, baik free from material misstatement, whether due to
yang disebabkan oleh kecurangan maupun fraud or error.
kesalahan.
v
Page 300
The original report included herein is in the Indonesian
language.
Laporan Auditor Independen (lanjutan) Independent Auditor’s Report (continued)
Laporan No. 00026/2.1032/AU.1/09/1008- Report No. 00026/2.1032/AU.1/09/1008-
1/1/I/2024 (lanjutan) 1/1/I/2024 (continued)
Tanggung jawab manajemen dan pihak yang Responsibilities of management and those
bertanggung jawab atas tata kelola terhadap charged with governance for the financial
laporan keuangan (lanjutan) statements (continued)
Dalam penyusunan laporan keuangan , manajemen In preparing the financial statements,
bertanggung jawab untuk menilai kemampuan management is responsible for assessing the
Perusahaan dalam mempertahankan Company’s ability to continue as a going concern,
kelangsungan usahanya, mengungkapkan, sesuai disclosing, as applicable, matters related to going
dengan kondisinya, hal-hal yang berkaitan dengan concern, and using the going concern basis of
kelangsungan usaha, dan menggunakan basis accounting, unless management either intends to
akuntansi kelangsungan usaha, kecuali manajemen liquidate the Company or to cease its operations,
memiliki intensi untuk melikuidasi Perusahaan atau or has no realistic alternative but to do so.
menghentikan operasinya atau tidak memiliki
alternatif yang realistis selain melaksanakannya.
Pihak yang bertanggung jawab atas tata kelola Those charged with governance are responsible
bertanggung jawab untuk mengawasi proses for overseeing the Company’s financial reporting
pelaporan keuangan Perusahaan. process.
Tanggung jawab auditor terhadap audit atas Auditor’s responsibilities for the audit of the
laporan keuangan financial statements
Tujuan kami adalah untuk memeroleh keyakinan Our objectives are to obtain reasonable
memadai tentang apakah laporan keuangan secara assurance about whether the financial
keseluruhan bebas dari kesalahan penyajian statements taken as a whole are free from
material, baik yang disebabkan oleh kecurangan material misstatement, whether due to fraud or
maupun kesalahan, dan untuk menerbitkan error, and to issue an independent auditor’s
laporan auditor independen yang mencakup opini report that includes our opinion. Reasonable
kami. Keyakinan memadai merupakan suatu assurance is a high level of assurance, but is not
tingkat keyakinan tinggi, namun bukan merupakan a guarantee that an audit conducted in
suatu jaminan bahwa audit yang dilaksanakan accordance with Standards on Auditing
berdasarkan Standar Audit yang ditetapkan oleh established by the IICPA will always detect a
IAPI akan selalu mendeteksi kesalahan penyajian material misstatement when it exists.
material ketika hal tersebut ada. Kesalahan Misstatements can arise from fraud or error and
penyajian dapat disebabkan oleh kecurangan are considered material if, individually or in the
maupun kesalahan dan dianggap material jika, baik aggregate, they could reasonably be expected to
secara individual maupun agregat, dapat influence the economic decisions of users taken
diekspektasikan secara wajar akan memengaruhi on the basis of these financial statements.
keputusan ekonomi yang diambil oleh pengguna
berdasarkan laporan keuangan tersebut.
vi
Page 301
The original report included herein is in the Indonesian
language.
Laporan Auditor Independen (lanjutan) Independent Auditor’s Report (continued)
Laporan No. 00026/2.1032/AU.1/09/1008- Report No. 00026/2.1032/AU.1/09/1008-
1/1/I/2024 (lanjutan) 1/1/I/2024 (continued)
Tanggung jawab auditor terhadap audit atas Auditor’s responsibilities for the audit of the
laporan keuangan (lanjutan) financial statements (continued)
Sebagai bagian dari suatu audit berdasarkan As part of an audit in accordance with Standards
Standar Audit yang ditetapkan oleh IAPI, kami on Auditing established by the IICPA, we exercise
menerapkan pertimbangan profesional dan professional judgment and maintain professional
mempertahankan skeptisisme profesional selama skepticism throughout the audit. We also:
audit. Kami juga:
Mengidentifikasi dan menilai risiko kesalahan Identify and assess the risks of material
penyajian material dalam laporan keuangan, misstatement of the financial statements,
baik yang disebabkan oleh kecurangan maupun whether due to fraud or error, design and
kesalahan, mendesain dan melaksanakan perform audit procedures responsive to such
prosedur audit yang responsif terhadap risiko risks, and obtain audit evidence that is
tersebut, serta memeroleh bukti audit yang sufficient and appropriate to provide a basis
cukup dan tepat untuk menyediakan basis bagi for our opinion. The risk of not detecting a
opini kami. Risiko tidak terdeteksinya suatu material misstatement resulting from fraud is
kesalahan penyajian material yang disebabkan higher than for one resulting from error, as
oleh kecurangan lebih tinggi dari yang fraud may involve collusion, forgery,
disebabkan oleh kesalahan, karena kecurangan intentional omissions, misrepresentations, or
dapat melibatkan kolusi, pemalsuan, override of internal control.
penghilangan secara sengaja, pernyataan
salah, atau pengabaian atas pengendalian
internal.
Memeroleh suatu pemahaman tentang Obtain an understanding of internal control
pengendalian internal yang relevan dengan relevant to the audit in order to design audit
audit untuk mendesain prosedur audit yang procedures that are appropriate in the
tepat sesuai dengan kondisinya, tetapi bukan circumstances, but not for the purpose of
untuk tujuan menyatakan opini atas expressing an opinion on the effectiveness of
keefektivitasan pengendalian internal the Company’s internal control.
Perusahaan.
Mengevaluasi ketepatan kebijakan akuntansi Evaluate the appropriateness of accounting
yang digunakan serta kewajaran estimasi policies used and the reasonableness of
akuntansi dan pengungkapan terkait yang accounting estimates and related disclosures
dibuat oleh manajemen. made by management.
vii
Page 302
The original report included herein is in the Indonesian
language.
Laporan Auditor Independen (lanjutan) Independent Auditor’s Report (continued)
Laporan No. 00026/2.1032/AU.1/09/1008- Report No. 00026/2.1032/AU.1/09/1008-
1/1/I/2024 (lanjutan) 1/1/I/2024 (continued)
Tanggung jawab auditor terhadap audit atas Auditor’s responsibilities for the audit of the
laporan keuangan (lanjutan) financial statements (continued)
Sebagai bagian dari suatu audit berdasarkan As part of an audit in accordance with Standards
Standar Audit yang ditetapkan oleh IAPI, kami on Auditing established by the IICPA, we exercise
menerapkan pertimbangan profesional dan professional judgment and maintain professional
mempertahankan skeptisisme profesional selama skepticism throughout the audit. We also:
audit. Kami juga: (lanjutan) (continued)
Menyimpulkan ketepatan penggunaan basis Conclude on the appropriateness of
akuntansi kelangsungan usaha oleh management's use of the going concern basis
manajemen dan, berdasarkan bukti audit yang of accounting and, based on the audit
diperoleh, apakah terdapat suatu evidence obtained, whether a material
ketidakpastian material yang terkait dengan uncertainty exists related to events or
peristiwa atau kondisi yang dapat conditions that may cast significant doubt on
menyebabkan keraguan signifikan atas the Company's ability to continue as a going
kemampuan Perusahaan untuk concern. If we conclude that a material
mempertahankan kelangsungan usahanya. uncertainty exists, we are required to draw
Ketika kami menyimpulkan bahwa terdapat attention in our independent auditor’s report
suatu ketidakpastian material, kami diharuskan to the related disclosures in the financial
untuk menarik perhatian dalam laporan auditor statements or, if such disclosures are
independen kami ke pengungkapan terkait inadequate, to modify our opinion. Our
dalam laporan keuangan atau, jika conclusion is based on the audit evidence
pengungkapan tersebut tidak memadai, obtained up to the date of our independent
memodifikasi opini kami. Kesimpulan kami auditor’s report. However, future events or
didasarkan pada bukti audit yang diperoleh conditions may cause the Company to cease
hingga tanggal laporan auditor independen to continue as a going concern.
kami. Namun, peristiwa atau kondisi masa
depan dapat menyebabkan Perusahaan tidak
dapat mempertahankan kelangsungan
usahanya.
Mengevaluasi penyajian, struktur, dan isi Evaluate the overall presentation, structure,
laporan keuangan secara keseluruhan, and content of the financial statements,
termasuk pengungkapannya, dan apakah including the disclosures, and whether the
laporan keuangan mencerminkan transaksi dan financial statements represent the underlying
peristiwa yang mendasarinya dengan suatu transactions and events in a manner that
cara yang mencapai penyajian wajar. achieves fair presentation.
Kami mengomunikasikan kepada pihak yang We communicate with those charged with
bertanggung jawab atas tata kelola mengenai, governance regarding, among other matters, the
antara lain, ruang lingkup dan saat yang planned scope and timing of the audit and
direncanakan atas audit serta temuan audit significant audit findings, including any
signifikan, termasuk setiap defisiensi signifikan significant deficiencies in internal control that we
dalam pengendalian internal yang teridentifikasi identify during our audit.
oleh kami selama audit.
viii
Page 303
Page 304
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
LAPORAN POSISI KEUANGAN STATEMENTS OF FINANCIAL POSITION
Tanggal 31 Desember 2023 As of 31 December 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
Catatan/ 31 Desember/ 31 Desember/
Notes December 2023 December 2022
ASET ASSETS
2c,2f
Kas dan setara kas 4,27 Cash and cash equivalents
Kas 18.194 13.602 Cash on hand
Kas pada bank Cash in banks
Pihak ketiga 1.495 15.553 Third parties
Pihak berelasi 2s,4,26a 832.451 811.281 Related parties
852.140 840.436
2c,2d,2g,5,
Piutang pembiayaan konsumen 27,28,29 Consumer financing receivables
Pihak ketiga 22.698.175 16.666.569 Third parties
Pihak berelasi 2s,5,26a 11.542 7.846 Related parties
22.709.717 16.674.415
Dikurangi: cadangan kerugian Less: allowance for
penurunan nilai 2j,5 (347.894) (333.578) impairment losses
22.361.823 16.340.837
2c,2d,2h,6,
Piutang sewa pembiayaan 27,28,29 Finance lease receivables
Pihak ketiga 5.416.865 5.782.025 Third parties
Dikurangi: cadangan kerugian Less: allowance for
penurunan nilai 2j,6 (69.293) (138.679) impairment losses
5.347.572 5.643.346
2c,2d,2i,7,
Anjak piutang 27,28 Factoring receivables
Pihak ketiga 35.758 42.469 Third parties
Dikurangi: cadangan kerugian Less: allowance for
penurunan nilai 2j,7 (436) (9.493) impairment losses
35.322 32.976
Piutang lain-lain 2c,8,27 Other receivables
Pihak ketiga 119.669 89.923 Third parties
Pihak berelasi 2s,8,26a 547.483 499.942 Related parties
667.152 589.865
Dikurangi: cadangan kerugian Less: allowance for
penurunan nilai 2j,8 (44.298) (140.425) impairment losses
622.854 449.440
Aset pajak tangguhan 2m,9c 100.789 116.452 Deferred tax assets
Piutang derivatif 2c,2t,16,27,28 28.933 24.534 Derivative receivables
Aset tetap Fixed assets
(setelah dikurangi akumulasi (net of accumulated
penyusutan masing-masing depreciation of Rp410,060 and
sebesar Rp410.060 dan Rp347.030 Rp347,030 as of
pada tanggal 31 Desember 2023 31 December 2023 and
dan 2022) 2l,10 283.625 219.763 2022, respectively)
2c,2k,11,
Aset lain-lain 27,28 Other assets
Pihak ketiga 93.432 60.931 Third parties
Pihak berelasi 25,11,26a 902 251 Related parties
TOTAL ASET 29.727.392 23.728.966 TOTAL ASSETS
Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan The accompanying notes to the financial statements
bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan form an integral part of these financial statements
secara keseluruhan. taken as a whole.
1
Page 305
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
LAPORAN POSISI KEUANGAN (lanjutan) STATEMENT OF FINANCIAL POSITION (continued)
Tanggal 31 Desember 2023 As of 31 December 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
Catatan/ 31 Desember/ 31 Desember/
Notes December 2023 December 2022
LIABILITAS DAN EKUITAS LIABILITIES AND EQUITY
LIABILITAS LIABILITIES
Utang usaha 2c,12,27,29 1.017.137 702.291 Trade payables
Utang lain-lain 2c,13,27 Other payables
Pihak ketiga 190.916 199.930 Third parties
Pihak berelasi 2s,13,26b 56.805 100.736 Related parties
Utang pajak kini 2m,9a 112.000 125.498 Current tax liabilities
Beban yang masih harus dibayar 2c,14,27 Accrued expenses
Pihak ketiga 257.626 308.087 Third parties
Pihak berelasi 2s,14,26b 4.472 3.535 Related parties
Pinjaman yang diterima 2c,2d,2e,15,27,28 Borrowings
Pihak ketiga 15.242.400 12.748.612 Third parties
Pihak berelasi 2s,15,26b 2.891.252 1.944.839 Related parties
18.133.652 14.693.451
Biaya provisi yang belum
diamortisasi 15 (36.937) (31.564) Unamortized provision cost
18.096.715 14.661.887
2c,2d,2r,
Surat berharga yang diterbitkan 17,27,28 Securities issued
Pihak ketiga 5.002.750 3.876.405 Third parties
Pihak berelasi 2s,17,26b 693.000 468.500 Related parties
5.695.750 4.344.905
Beban emisi yang belum
diamortisasi 17 (8.235) (5.668) Unamortized issuance cost
5.687.515 4.339.237
Liabilitas imbalan kerja karyawan 2n,18 274.546 194.940 Employee benefits obligation
TOTAL LIABILITAS 25.697.732 20.636.141 TOTAL LIABILITIES
EKUITAS EQUITY
Modal saham Share capital
Authorized capital -
Modal dasar - 10.000.000.000 10,000,000,000 ordinary
lembar saham biasa dengan shares with a par value
nilai nominal Rp100 (nilai penuh) of Rp100 (full amount)
per saham per share
Modal ditempatkan dan disetor Issued and fully paid up
penuh - 2.500.000.000 lembar capital - 2,500,000,000
saham 2o,19 250.000 250.000 ordinary shares
Penghasilan komprehensif lain: Other comprehensive income:
Pengukuran kembali
atas liabilitas imbalan Remeasurement of
kerja karyawan - neto 2n,18 (38.390) (30.198) employee benefits obligation - net
Keuntungan (kerugian) kumulatif
atas instrumen derivatif untuk Cumulative gain (loss) on derivative
lindung nilai arus kas - neto 2t,16 2.802 (6.188) instrument for cash flow hedges - net
Saldo laba Retained earnings
Sudah ditentukan penggunaannya 20 50.000 50.000 Appropriated
Belum ditentukan penggunaannya 3.765.248 2.829.211 Unappropriated
TOTAL EKUITAS 4.029.660 3.092.825 TOTAL EQUITY
TOTAL LIABILITAS DAN EKUITAS 29.727.392 23.728.966 TOTAL LIABILITIES AND EQUITY
Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan The accompanying notes to the financial statements
bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan form an integral part of these financial statements
secara keseluruhan. taken as a whole.
2
Page 306
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN STATEMENT OF PROFIT OR LOSS
KOMPREHENSIF LAIN AND OTHER COMPREHENSIVE INCOME
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal For the Year Ended
31 Desember 2023 31 December 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
Tahun yang Berakhir
pada tanggal 31 Desember/
Year ended 31 December
Catatan/
Notes 2023 2022
PENDAPATAN REVENUE
Pembiayaan konsumen 21a,26c 3.000.350 2.437.004 Consumer financing
Sewa pembiayaan 21b 652.751 565.529 Financial lease
Anjak piutang 21c 909 9.715 Factoring
Simpanan bank 21d,26c 17.134 15.163 Deposit in bank
Lain-lain - neto 21e,26c 1.081.756 904.097 Others - net
Total pendapatan 4.752.900 3.931.508 Total revenue
BEBAN EXPENSES
Beban keuangan 2r,2s,22,26d (1.510.165) (1.249.572) Financial charges
Gaji dan tunjangan 2s,23,26d (802.194) (823.406) Salaries and benefits
Umum dan administrasi 24,26d (349.836) (327.436) General and administration
Penyisihan kerugian
penurunan nilai: Provision for impairment losses:
Pembiayaan konsumen 2c,2g,5 (697.613) (487.604) Consumer financing
Sewa pembiayaan 2c,2h,6 (7.050) (49.556) Financial leases
Anjak piutang 2c,2i,7 9.057 (11.063) Factoring
Piutang lain-lain 2c,8 96.127 (18.877) Other receivables
Total beban (3.261.674) (2.967.514) Total expenses
LABA SEBELUM BEBAN 1.491.226 963.994 INCOME BEFORE
PAJAK FINAL DAN FINAL TAX AND
PAJAK PENGHASILAN INCOME TAX EXPENSE
BEBAN PAJAK FINAL 2m (3.427) (3.033) FINAL TAX EXPENSE
LABA SEBELUM BEBAN 1.487.799 960.961 INCOME BEFORE
PAJAK PENGHASILAN INCOME TAX EXPENSE
,
BEBAN PAJAK PENGHASILAN 2m,9b (326.698) (210.748) INCOME TAX EXPENSE
LABA TAHUN BERJALAN 1.161.101 750.213 INCOME FOR THE YEAR
PENGHASILAN KOMPREHENSIF OTHER COMPREHENSIVE
LAIN INCOME
Pos yang tidak akan Item that will not be
direklasifikasi ke laba rugi: reclassified to profit or loss:
Pengukuran kembali
atas liabilitas imbalan kerja Remeasurement of employee
karyawan (10.502) 3.070 benefit obligation
Pajak penghasilan terkait 2.310 (675) Income tax effect
(8.192) 2.395
Pos yang akan Item that will be
direklasifikasi ke laba rugi: reclassified to profit or loss:
Bagian efektif dari keuntungan (kerugian) Effective portion of gain
instrumen lindung nilai dalam (loss) on hedging instruments
rangka lindung nilai arus kas 2t 11.525 (7.002) in a cash flow hedge
Pajak penghasilan terkait (2.535) 1.540 Income tax effect
8.990 (5.462)
Laba/(Rugi) penghasilan komprehensif lain- Other comprehensive income/(loss)
setelah pajak 798 (3.067) net of tax
TOTAL PENGHASILAN
KOMPREHENSIF TOTAL COMPREHENSIVE
TAHUN BERJALAN 1.161.899 747.146 INCOME FOR THE YEAR
LABA PER SAHAM DASAR BASIC EARNINGS PER SHARE
(Nilai penuh) 2q,25 464 300 (Full amount)
Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan The accompanying notes to the financial statements
bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan form an integral part of these financial statements
secara keseluruhan. taken as a whole.
3
Page 307
The original financial statements included herein are in the Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS STATEMENT OF CHANGES IN EQUITY
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal For the Year Ended
31 Desember 2023 31 December 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
Keuntungan(kerugian)
kumulatif
atas instrumen
derivatif untuk
lindung nilai
arus kas- neto/
Pengukuran kembali Cumulative
atas liabilitas imbalan gain(loss) Saldo laba Saldo laba
kerja karyawan- neto/ on derivative sudah ditentukan belum ditentukan
Remeasurement of instrument for penggunaannya/ penggunaannya/
Catatan/ Modal saham/ employee benefits cash flow Appropriated Unappropriated Ekuitas/
Notes Share capital obligation- net hedges- net retained earnings retained earnings Equity
Saldo 31 Desember 2021 250.000 (32.593 ) (726) 50.000 2.128.173 2.394.854 Balance 31 December 2021
Pengukuran kembali atas liabilitas Remeasurement of employee
imbalan kerja karyawan - setelah pajak - 2.395 - - - 2.395 benefit obligation - net of tax
Kerugian bersih Net loss
atas instrumen derivatif untuk on derivative instrument
lindung nilai arus kas - - (5.462) - - (5.462) for cash flow hedging
Laba tahun berjalan 2022 - - - - 750.213 750.213 Income for the year 2022
Dividen yang dibayarkan 20 - - - - (49.175) (49.175) Dividends paid
Saldo 31 Desember 2022 250.000 (30.198 ) (6.188) 50.000 2.829.211 3.092.825 Balance 31 December 2022
Pengukuran kembali atas liabilitas Remeasurement of employee
imbalan kerja karyawan - setelah pajak - (8.192 ) - - - (8.192) benefit obligation - net of tax
Keuntungan bersih Net gain
atas instrumen derivatif untuk on derivative instrument
lindung nilai arus kas - - 8.990 - - 8.990 for cash flow hedging
Laba tahun berjalan 2023 - - - - 1.161.101 1.161.101 Income for the year 2023
Dividen yang dibayarkan 20 - - - - (225.064) (225.064) Dividends paid
Saldo 31 Desember 2023 250.000 (38.390 ) 2.802 50.000 3.765.248 4.029.660 Balance 31 December 2023
Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari The accompanying notes to the financial statements form an integral part of these
laporan keuangan secara keseluruhan. financial statements taken as a whole.
4
Page 308
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
LAPORAN ARUS KAS STATEMENT OF CASH FLOWS
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal For the Year Ended
31 Desember 2023 31 December 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
Tahun yang Berakhir
pada tanggal 31 Desember/
Year ended 31 December
Catatan/
Notes 2023 2022
ARUS KAS DARI CASH FLOWS FROM
AKTIVITAS OPERASI OPERATING ACTIVITIES
Penerimaan kas dari konsumen: Cash receipts from customers:
Pembiayaan konsumen 24.720.154 21.507.345 Consumer financing
Sewa pembiayaan 4.099.252 3.845.288 Finance lease
Anjak piutang 7.000 401.193 Factoring
Pembiayaan bersama 12.782.010 11.436.484 Joint Financing
Pendapatan bunga Interest income from
simpanan bank 13.688 15.144 deposit in bank
Pendapatan penalti 21e 148.794 134.027 Late payment penalties
Penerimaan dari piutang Recovery from
yang telah dihapusbukukan 21e 179.645 152.667 written-off receivables
Premi asuransi 1.651.382 1.408.879 Insurance premiums
Penerimaan tagihan kelebihan pajak 9d - 20.697 Receipts of excess tax bill
Pengeluaran kas untuk: Cash disbursements for:
Pembayaran fasilitas Repayments of joint
pembiayaan bersama (10.632.638) (10.458.484) financing facilities
Pembayaran kepada
penyalur kendaraan (33.458.424) (28.489.839) Payments to car dealers
Pembayaran beban keuangan (1.492.506) (1.268.963) Payments for finance charges
Pembayaran pajak penghasilan (324.758) (133.626) Payments for income tax
Pembayaran gaji dan Payments for
tunjangan (772.663) (649.104) salaries and allowances
Pembayaran beban Payments for general and
umum dan administrasi (340.005) (264.328) administrative expenses
Pembayaran kepada perusahaan Payments to insurance
asuransi (1.001.429) (847.557) companies
Kas neto yang digunakan untuk Net cash used in
untuk aktivitas operasi (4.420.498) (3.190.177) operating activities
ARUS KAS DARI AKTIVITAS CASH FLOWS FROM
INVESTASI INVESTING ACTIVITIES
Perolehan aset tetap 10 (86.892) (49.896) Acquisition of fixed assets
Perolehan aset hak guna (32.191) (15.731) Acquisition of right-of-use assets
Penjualan aset tetap 10 129 355 Sales of fixed assets
Kas neto yang digunakan Net cash used in
untuk aktivitas investasi (118.954) (65.272) investing activities
Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan The accompanying notes to the financial statements
bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan form an integral part of these financial statements
secara keseluruhan. taken as a whole.
5
Page 309
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
LAPORAN ARUS KAS (lanjutan) STATEMENT OF CASH FLOWS (continued)
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal For the Year Ended
31 Desember 2023 31 December 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
Tahun yang Berakhir
pada tanggal 31 Desember/
Year ended 31 December
Catatan/
Notes 2023 2022
ARUS KAS DARI AKTIVITAS CASH FLOWS FROM
PENDANAAN FINANCING ACTIVITIES
Penerimaan pinjaman 32 17.276.376 20.402.395 Proceeds from borrowings
Penerimaan surat berharga
yang diterbitkan 32 1.822.845 1.228.055 Proceeds from securities issued
Pembayaran pinjaman 32 (13.829.050) (15.330.618) Repayment of borrowings
Pembayaran surat berharga Repayment of
yang diterbitkan 17,32 (472.000) (2.382.000) securities issued
Pembayaran beban emisi Repayment of securities
surat berharga 17 (6.283) (3.118) issuance costs
Pembayaran dividen kas 20 (225.064) (49.175) Payment of cash dividends
Pembayaran utang sewa 32 (15.668) (10.036) Payment of lease liabilities
Kas neto yang diperoleh dari Net cash provided by
aktivitas pendanaan 4.551.156 3.855.503 financing activities
Kenaikan neto Net increase in
kas dan setara kas 11.704 600.054 cash and cash equivalents
Kas dan setara kas pada Cash and cash equivalents
awal tahun 4 840.436 240.382 at beginning of year
Kas dan setara kas pada Cash and cash equivalents
akhir tahun 4 852.140 840.436 at end of year
Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan The accompanying notes to the financial statements
bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan form an integral part of these financial statements
secara keseluruhan. taken as a whole.
6
Page 310
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan Untuk Tahun As of 31 December 2023
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
1. INFORMASI UMUM 1. GENERAL INFORMATION
PT Mandiri Tunas Finance (“Perseroan”) didirikan PT Mandiri Tunas Finance (the “Company”) was
dengan nama PT Tunas Financindo Corporation incorporated with the name of PT Tunas Financindo
pada tanggal 17 Mei 1989 berdasarkan Akta Notaris Corporation on 17 May 1989 based on Notarial
Misahardi Wilamarta, S.H., Notaris di Jakarta, Deed of Misahardi Wilamarta, S.H., Notary in
No. 262. Akta pendirian ini disahkan oleh Menteri Jakarta, No. 262. The Companyʼs Articles of
Kehakiman dalam Surat Keputusan No. C2- Association was approved by the Ministry of Justice
4868.HT.01.01.THʼ89 tanggal 1 Juni 1989 serta in its Decision Letter No. C2-4868.HT.01.01.THʼ89
diumumkan dalam Lembaran Berita Negara Republik dated 1 June 1989 and were published in the State
Indonesia No. 57, Tambahan No. 1369 tanggal Gazette of the Republic of Indonesia No. 57,
18 Juli 1989. Pada tanggal 18 Agustus 2000, Supplement No. 1369 dated 18 July 1989. On
Perseroan melakukan perubahan nama menjadi 18 August 2000, the Company changed its name to
PT Tunas Financindo Sarana berdasarkan Akta PT Tunas Financindo Sarana based on Notarial
Notaris Adam Kasdarmadji S.H., M.H., Notaris di Deed of Adam Kasdarmadji S.H., M.H., Notary in
Jakarta No. 49. Akta perubahan ini disetujui oleh Jakarta No. 49. This deed was approved by the
Menteri Hukum dan Perundang-Undangan melalui Minister of Law and Regulation in its Decision Letter
Surat Keputusan No. C-21195HT.01.04.TH2000 No. C-21195HT.01.04.TH2000 dated
tanggal 22 September 2000. Pada tanggal 22 September 2000. On 30 November 2007, the
30 November 2007, Perseroan melakukan Company complied its Articles of Association to The
penyesuaian Anggaran Dasar terhadap Undang- Law No. 40 of 2007 concerning Limited Liability
Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Company based on Notarial Deed No. 94 of
Terbatas berdasarkan Akta Notaris No. 94, Herawati, Herawati, S.H., Notary in Jakarta. This deed was
S.H., Notaris di Jakarta. Akta tersebut approved by Minister of Law And Human Rights in
telah disetujui oleh Menteri Hukum dan its Decision Letter No.AHU-06708.AH.01.02.Tahun
Hak Asasi Manusia dalam Surat Keputusan 2008 dated 12 February 2008.
No. AHU-06708.AH.01.02.Tahun 2008 tanggal
12 Februari 2008.
Pada tanggal 26 Juni 2009, Perseroan mengubah On 26 June 2009, the Company changed its name
nama Perseroan menjadi PT Mandiri Tunas Finance to PT Mandiri Tunas Finance based on the
berdasarkan perubahan Anggaran Dasar sesuai amendment of the Articles of Association by the
dengan Akta Notaris No. 181 Dr. Irawan Soerodjo, Notarial Deed No. 181 of Dr. Irawan Soerodjo,
S.H.,Msi., Notaris di Jakarta. Anggaran Dasar S.H.,Msi., Notary in Jakarta. The Articles of
Perseroan telah mengalami beberapa kali Association has been amended from time to time,
perubahan, perubahan terakhir dengan Akta, where in the latest amendment by Deed No. 160
No. 160 tanggal 29 September 2023 yang dibuat dated 29 September 2023 made before
dihadapan Muhammad Kholid Artha, S.H., Notaris di Muhammad Kholid Artha, S.H., Notary in Jakarta.
Jakarta, yang telah memperoleh persetujuan dari has obtained approval from the Minister of Law and
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Human Rights of the Republic of Indonesia as
Indonesia sebagaimana ternyata dalam Surat stated in Decree No. AHU-
Keputusan No. AHU-0060383.AH.01.02.TAHUN 0060383.AH.01.02.TAHUN 2023, dated 5 October
2023 tanggal 5 Oktober 2023. 2023.
Sesuai dengan Pasal 3 Anggaran Dasar Perseroan, Based on Article 3 of the Companyʼs Articles of
ruang lingkup kegiatan Perseroan adalah bergerak Association, the scope of activities of the Company
dalam bidang pembiayaan, yang meliputi: comprises of finance activities under:
a. Pembiayaan Investasi a. Investment financing
b. Pembiayaan Modal Kerja b. Working capital financing
c. Pembiayaan Multiguna c. Multi purposes financing
d. Kegiatan usaha pembiayaan lain berdasarkan d. Other financing activities based on the
persetujuan Otoritas Jasa Keuangan approval of Financial Services Authority.
e. Sewa operasi (operating lease) dan/atau e. Operating lease and/or fee based activities as
kegiatan berbasis imbal jasa sepanjang tidak long as not contradictory with the regulation in
bertentangan dengan peraturan perundang- financial services sector.
undangan di sektor jasa keuangan
7
Page 311
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan Untuk Tahun As of 31 December 2023
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
1. INFORMASI UMUM (lanjutan) 1. GENERAL INFORMATION (continued)
Kegiatan komersial Perseroan dimulai pada tahun The Company commenced commercial activities in
1989. Perseroan memperoleh ijin usaha sebagai 1989. The Company obtained a business license to
Perseroan pembiayaan dalam bidang sewa guna operate in leasing, factoring and consumer
usaha, anjak piutang dan pembiayaan konsumen dari financing from the Ministry of Finance in its
Menteri Keuangan berdasarkan Surat Keputusan Decision Letter No. 1021/KMK.013/1989 dated
No. 1021/KMK.013/1989 tanggal 7 September 1989, 7 September 1989, as amended by the Decision
sebagaimana diubah dengan Surat Keputusan Letter No. 54/KMK.013/1992 dated 15 January
No. 54/KMK.013/1992 tanggal 15 Januari 1992 dan 1992 and No. 19/KMK.017/2001 dated 19 January
No. 19/KMK.017/2001 tanggal 19 Januari 2001. 2001. The latest amendment was by the Ministry of
Amandemen terakhir diubah dengan Surat Finance Decision Letter No. KEP-352/KM.10/2009
Keputusan Menteri Keuangan dated 29 September 2009. Currently, the Company
No. KEP-352/KM.10/2009 tanggal 29 September is engaged in investing, working capital,
2009. Saat ini, Perseroan bergerak dalam kegiatan multipurpose, factoring and other financing
usaha pembiayaan investasi, modal kerja, multiguna, activities based on the approval of Financial
anjak piutang dan kegiatan usaha lain berdasarkan Services Authority.
persetujuan Otoritas Jasa Keuangan.
Perseroan berdomisili di Jakarta Pusat dan The Company is domiciled in Central Jakarta and
mempunyai 124 kantor cabang dan 9 kantor selain has 124 branches and 9 other branches that are
kantor cabang yang berlokasi dibeberapa tempat di located through other parts of Indonesia.
Indonesia.
Pada tanggal 6 Februari 2009, PT Tunas Ridean Tbk. On 6 February 2009, PT Tunas Ridean Tbk. and
dan PT Tunas Mobilindo Parama mengalihkan PT Tunas Mobilindo Parama have transferred their
kepemilikan sahamnya di Perseroan sejumlah ownership in the Company amounting to
masing-masing 650.000.000 lembar saham dan 650,000,000 shares and 625,000,000 shares,
625.000.000 lembar saham atau sebesar 51% dari respectively, representing 51% of total issued and
total saham ditempatkan dan disetor penuh kepada fully paid-up shares, to PT Bank Mandiri (Persero)
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. dengan akta notaris Tbk. by the Notarial Deed No. 8 of Dr. A.
No. 8, Dr. A. Partomuan Pohan, S.H., LL.M., tanggal Partomuan Pohan, S.H., LL.M., dated 6 February
6 Februari 2009. 2009.
Perseroan menerbitkan dan mendaftarkan Obligasi The Company issued and registered the following
Mandiri Tunas Finance ke Bursa Efek Indonesia Mandiri Tunas Finance Bonds in the Indonesia
sebagai berikut: Stock Exchange
Obligasi/Bonds Tanggal terbit/Issue date Nilai nominal/Nominal value
___________________ ______________________________________________ ____________________________________
I 29 Mei/May 2003 500.000
II 22 Juni/June 2004 350.000
III 8 Juli/July 2005 350.000
IV 22 Februari/February 2007 600.000
V 20 Februari/February 2008 600.000
VI 6 Mei/May 2011 600.000
Berkelanjutan I tahap I/ Continuing Bonds I Phase I 5 Juni/June 2013 500.000
Berkelanjutan I tahap II/ Continuing Bonds I Phase II 23 Mei/May 2014 600.000
Berkelanjutan I tahap III/ Continuing Bonds I Phase III 9 Juni/June 2015 150.000
Berkelanjutan II tahap I/ Continuing Bonds II Phase I 18 Desember/December 2015 600.000
Berkelanjutan II tahap II/ Continuing Bonds II Phase II 1 Juni/June 2016 1.400.000
Berkelanjutan III tahap I/ Continuing Bonds III Phase I 7 Oktober/October 2016 500.000
Berkelanjutan III tahap II/ Continuing Bonds III Phase II 8 Mei/May 2017 850.000
Berkelanjutan IV tahap I/ Continuing Bonds IV Phase I 8 Januari/January 2019 1.000.000
Berkelanjutan IV tahap II/ Continuing Bonds IV Phase II 26 Juli/July 2019 2.000.000
Berkelanjutan V tahap I/ Continuing Bonds V Phase I 13 Agustus/August 2020 858.000
Berkelanjutan V tahap II/ Continuing Bonds V Phase II 20 Mei/May 2021 1.400.850
Berkelanjutan V tahap III/ Continuing Bonds V Phase III 23 Februari/February 2022 1.228.055
Berkelanjutan VI tahap I/ Continuing Bonds VI Phase I 27 Juni/June 2023 691.735
Berkelanjutan VI tahap II/Continuing Bonds VI Phase II 27 September/September 2023 1.131.110
8
Page 312
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan Untuk Tahun As of 31 December 2023
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
1. INFORMASI UMUM (lanjutan) 1. GENERAL INFORMATION (continued)
Pada tanggal 8 Januari 2019, Perseroan telah On 8 January 2019, the Company issued and
menerbitkan dan mendaftarkan Obligasi registered Mandiri Tunas Finance Continuing
Berkelanjutan IV Tahap I Tahun 2019 (”Obligasi Bonds IV Phase I Year 2019 (“Continuing Bonds IV
Berkelanjutan IV Tahap I”) ke Bursa Efek Indonesia. Phase I”) in the Indonesia Stock Exchange. The
Penerbitan Obligasi Berkelanjutan IV Tahap I ini serta issuance of Continuing Bonds IV Phase I and
Penunjukan Wali Amanat dilakukan berdasarkan appointment of Trustee based on Trusteeship
Akta Perjanjian Perwaliamanatan Agreements No. 18 dated 9 October 2018 and
No. 18 tanggal 9 Oktober 2018 dan perubahan amendment to restatement of Trusteeship
pernyataan kembali Perjanjian Perwaliamanatan Agreements Continuing Bonds IV Phase I Year
Obligasi Berkelanjutan IV Mandiri Tunas Finance 2018 No.18 dated 19 November 2018 and then
Tahap I Tahun 2018 No.18 tanggal 19 November amendment I of Trusteeship Agreements
2018 serta perubahan I Perjanjian Penjaminan Continuing Bonds IV Phase I Year 2019 No.17
Perwaliamanatan Obligasi Berkelanjutan IV Mandiri dated 14 December 2018 were signed by the
Tunas Finance Tahap I Tahun 2019 No.17 tanggal Company and PT Bank Rakyat Indonesia (Persero)
14 Desember 2018 yang dibuat antara Perseroan Tbk, as the Trustee for the Continuing Bonds IV
dengan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, Phase I.
yang bertindak selaku Wali Amanat pemegang
Obligasi Berkelanjutan IV Tahap I.
Pada tanggal 26 Juli 2019, Perseroan telah On 26 July 2019, the Company issued and
menerbitkan dan mendaftarkan Obligasi registered Mandiri Tunas Finance Continuing
Berkelanjutan IV Tahap II Tahun 2019 (”Obligasi Bonds IV Phase II Year 2019 (“Continuing Bonds
Berkelanjutan IV Tahap II”) ke Bursa Efek Indonesia. IV Phase II”) in the Indonesia Stock Exchange. The
Penerbitan Obligasi Berkelanjutan IV Tahap II ini issuance of Continuing Bonds IV Phase II and
serta Penunjukan Wali Amanat dilakukan appointment of Trustee based on Trusteeship
berdasarkan Akta Perjanjian Perwaliamanatan Agreements No. 12 dated 8 July 2019 were signed
No. 12 tanggal 8 Juli 2019 yang dibuat antara by the Company and PT Bank Rakyat Indonesia
Perseroan dengan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, as the Trustee for the Continuing
(Persero) Tbk, yang bertindak selaku Wali Amanat Bonds IV Phase II.
pemegang Obligasi Berkelanjutan IV Tahap II.
Pada tanggal 13 Agustus 2020, Perseroan telah On 13 August 2020, the Company issued and
menerbitkan dan mendaftarkan Obligasi registered Mandiri Tunas Finance Continuing
Berkelanjutan V Tahap I Tahun 2020 (”Obligasi Bonds V Phase I Year 2020 (“Continuing Bonds V
Berkelanjutan V Tahap I”) ke Bursa Efek Indonesia. Phase I”) in the Indonesia Stock Exchange. The
Penerbitan Obligasi Berkelanjutan V Tahap I ini serta issuance of Continuing Bonds V Phase I and
Penunjukan Wali Amanat dilakukan berdasarkan appointment of Trustee based on Trusteeship
Akta Perjanjian Perwaliamanatan No. 12 tanggal Agreements No. 12 dated 11 May 2020 were
11 Mei 2020 yang dibuat antara Perseroan dengan signed by the Company and PT Bank Rakyat
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, yang Indonesia (Persero) Tbk, as the Trustee for the
bertindak selaku Wali Amanat pemegang Obligasi Continuing Bonds V Phase I.
Berkelanjutan V Tahap I.
Pada tanggal 20 Mei 2021, Perseroan telah On 20 May 2021, the Company issued and
menerbitkan dan mendaftarkan Obligasi registered Mandiri Tunas Finance Continuing
Berkelanjutan V Tahap II Tahun 2021 (”Obligasi Bonds V Phase II Year 2021 (“Continuing Bonds V
Berkelanjutan V Tahap II”) ke Bursa Efek Indonesia. Phase II”) in the Indonesia Stock Exchange. The
Penerbitan Obligasi Berkelanjutan V Tahap II ini serta issuance of Continuing Bonds V Phase II and
Penunjukan Wali Amanat dilakukan berdasarkan appointment of Trustee based on Trusteeship
Akta Perjanjian Perwaliamanatan No. 25 tanggal Agreements No. 25 dated 23 April 2021 were
23 April 2021 yang dibuat antara Perseroan dengan signed by the Company and PT Bank Rakyat
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, yang Indonesia (Persero) Tbk, as the Trustee for the
bertindak selaku Wali Amanat pemegang Obligasi Continuing Bonds V Phase II.
Berkelanjutan V Tahap II.
9
Page 313
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan Untuk Tahun As of 31 December 2023
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
1. INFORMASI UMUM (lanjutan) 1. GENERAL INFORMATION (continued)
Pada tanggal 23 Februari 2022, Perseroan telah On 23 February 2022, the Company issued and
menerbitkan dan mendaftarkan Obligasi registered Mandiri Tunas Finance Continuing
Berkelanjutan V Tahap III Tahun 2022 (”Obligasi Bonds V Phase III Year 2022 (“Continuing Bonds
Berkelanjutan V Tahap III”) ke Bursa Efek Indonesia. V Phase III”) in the Indonesia Stock Exchange. The
Penerbitan Obligasi Berkelanjutan V Tahap III ini issuance of Continuing Bonds V Phase III and
serta Penunjukan Wali Amanat dilakukan appointment of Trustee based on Trusteeship
berdasarkan Akta Perjanjian Perwaliamanatan No. 1 Agreements No. 1 dated 2 February 2022 were
tanggal 2 Februari 2022 yang dibuat antara signed by the Company and PT Bank Rakyat
Perseroan dengan PT Bank Rakyat Indonesia Indonesia (Persero) Tbk, as the Trustee for the
(Persero) Tbk, yang bertindak selaku Wali Amanat Continuing Bonds V Phase III.
pemegang Obligasi Berkelanjutan V Tahap III.
Pada tanggal 27 Juni 2023, Perseroan telah On 27 June 2023, the Company issued and
menerbitkan dan mendaftarkan Obligasi registered Mandiri Tunas Finance Continuing
Berkelanjutan VI Tahap I Tahun 2023 (”Obligasi Bonds VI Phase I Year 2023 (“Continuing Bonds
Berkelanjutan VI Tahap I”) ke Bursa Efek Indonesia. VI Phase I”) in the Indonesia Stock Exchange. The
Penerbitan Obligasi Berkelanjutan VI Tahap I ini serta issuance of Continuing Bonds VI Phase I and
Penunjukan Wali Amanat dilakukan berdasarkan appointment of Trustee based on Trusteeship
Akta Perjanjian Perwaliamanatan No. 29 tanggal Agreements No. 29 dated 17 March 2023 were
17 Maret 2023 yang dibuat antara Perseroan dengan signed by the Company and PT Bank Rakyat
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, yang Indonesia (Persero) Tbk, as the Trustee for the
bertindak selaku Wali Amanat pemegang Obligasi Continuing Bonds VI Phase I.
Berkelanjutan VI Tahap I.
Pada tanggal 27 September 2023, Perseroan telah On 27 September 2023, the Company issued and
menerbitkan dan mendaftarkan Obligasi registered Mandiri Tunas Finance Continuing
Berkelanjutan VI Tahap II Tahun 2023 (”Obligasi Bonds VI Phase II Year 2023 (“Continuing Bonds
Berkelanjutan VI Tahap II”) ke Bursa Efek Indonesia. VI Phase II”) in the Indonesia Stock Exchange.
Penerbitan Obligasi Berkelanjutan VI Tahap II ini The issuance of Continuing Bonds VI Phase II and
serta Penunjukan Wali Amanat dilakukan appointment of Trustee based on Trusteeship
berdasarkan Akta Perjanjian Perwaliamanatan No. 02 Agreements No. 02 dated 6 September 2023 were
tanggal 6 September 2023 yang dibuat antara signed by the Company and PT Bank Rakyat
Perseroan dengan PT Bank Rakyat Indonesia Indonesia (Persero) Tbk, as the Trustee for the
(Persero) Tbk, yang bertindak selaku Wali Amanat Continuing Bonds VI Phase II.
pemegang Obligasi Berkelanjutan VI Tahap II.
Perubahan susunan Direksi dan anggota Dewan The latest change in the composition of Directors
Komisaris yang terakhir dilakukan pada tanggal and the composition of the Board of Commissioner
28 Juni 2023, sebagaimana ternyata dalam Akta No. was conducted on 28 June 2023 as stated in the
138 yang dibuat oleh Muhammad Kholid Artha, S.H., Notary Deed No. 138 of Muhammad Kholid Artha,
Notaris di Jakarta. Penerimaan pemberitahuan S.H., Notary in Jakarta. The notification receipt of
perubahan data Perseroannya telah diterima dan the change in the corporate data has been received
dicatat di dalam database sistem administrasi Badan and recorded in the database administration
Hukum di Kementrian Hukum dan Hak Asasi Manusia system of legal entity in the Ministry of Laws and
Republik Indonesia No. AHU-AH.01.09-0133677 Human Rights of the Republic of Indonesia No.
tanggal 3 Juli 2023. AHU-AH.01.09-0133677 dated 3 July 2023.
10
Page 314
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan Untuk Tahun As of 31 December 2023
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
1. INFORMASI UMUM (lanjutan) 1. GENERAL INFORMATION (continued)
Susunan anggota Dewan Komisaris, Direksi, Komite The members of the Companyʼs Board of
Audit, Komite Pemantau Resiko, dan Komite Commissioners, Directors, Audit Committee, Risk
Nominasi dan Remunerasi Perseroan adalah Monitoring Committee, and Nomination and
sebagai berikut: Remuneration Committee are as follows:
31 Desember/ 31 Desember/
December 2023 December 2022
Dewan Komisaris Board of Commissioners
Komisaris Utama Rico Adisurja Setiawan Rico Adisurja Setiawan President Commissioner
Komisaris Totok Priyambodo Totok Priyambodo Commissioner
Komisaris Independen Fendy Eventius Mugni b) Ravik Karsidi a) Independent Commissioner
Direksi Directors
Pinohadi Gautama Pinohadi Gautama
Direktur Utama Sumardi Sumardi President Director
Direktur R. Eryawan Nurhariadi R. Eryawan Nurhariadi Director
Direktur William Francis Indra William Francis Indra Director
Komite Audit Audit Committee
Ketua Fendy Eventius Mugni b) Ravik Karsidi a) Chairman
Marlan Marthias
Anggota Achmad d) Allen Situngkir c) Member
Anggota Indra Riyawan Indra Riyawan Member
Komite Pemantau Resiko Risk Monitoring Committee
Ketua Fendy Eventius Mugni b) Ravik Karsidi a) Chairman
Anggota Totok Priyambodo Totok Priyambodo Member
Anggota Indra Riyawan Indra Riyawan Member
Anggota Irwan Tri Nugroho Irwan Tri Nugroho Member
Komite Nominasi dan Remunerasi Nomination and Remuneration
Committee
Ketua Fendy Eventius Mugni b) Ravik Karsidi a) Chairman
Anggota Totok Priyambodo Totok Priyambodo Member
Makah Indra
Anggota Purnomo f) Vivid Zulprimiadanni e) Member
a) Telah diberhentikan oleh Para Pemegang Saham Perseroan a) Has been dismissed by the Company Shareholders based on
berdasarkan keputusan Pemegang Saham No. 138 tanggal the decision of General Meeting of Shareholders No. 138 on
28 Juni 2023. 28 June 2023.
b) Telah diangkat berdasarkan keputusan Pemegang Saham b) Has been appointed based on the decision of General Meeting
Perseroan No. 138 tanggal 28 Juni 2023 dan efektif tanggal of Shareholders No. 138 on 28 June 2023 and effective on
8 Desember 2023 sesuai persetujuan dari OJK. 8 December 2023 according to approval of the OJK.
c) Telah diberhentikan berdasarkan Surat keputusan Dewan c) Has been dismissed based on the Board of Commissioner
Komisaris No. KEP.KOM/006/2023 tanggal 15 September 2023. decision letter No. KEP.KOM/006/2023 on 15 September
2023.
d) Telah diangkat berdasarkan Surat Keputusan Dewan Komisaris d) Has been appointed based on the Board of Commissioner
No. KEP.KOM/008/2023 tanggal 15 September 2023. decision letter No. KEP.KOM/008/2023 on 15 September
2023.
e) Telah diberhentikan berdasarkan Surat Keputusan Dewan e) Has been dismissed based on the Board of Commissioner
Komisaris No. KEP.KOM/003/2023 tanggal 28 Juli 2023. decision letter No. KEP.KOM/003/2023 on 28 July 2023.
f) Telah diangkat berdasarkan Surat Keputusan Dewan Komisaris f) Has been appointed based on the Board of Commissioner
No. KEP.KOM/003/2023 tanggal 28 Juli 2023. decision letter No. KEP.KOM/003/2023 on 28 July 2023.
Pembentukan Komite Audit Perseroan telah sesuai The appointment of the Companyʼs Audit
dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Committee is in compliance with Financial Services
No. 55/POJK.04/2015 tanggal 23 Desember 2015. Authority Regulation No. 55/POJK.04/2015 dated
23 December 2015.
Pembentukan Komite Pemantau Resiko Perseroan The appointment of the Companyʼs Risk Monitoring
telah sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Committee is in compliance with Financial Services
Keuangan No. 10/POJK.05/2014 tanggal Authority Regulation No. 10/POJK.05/2014 dated
27 Agustus 2014 dan Peraturan Otoritas Jasa 27 August 2014 and Financial Services Authority
Keuangan No. 1/POJK.05/2015 tanggal 23 Maret Regulation No. 1/POJK.05/2015 dated 23 March
2015. 2015.
11
Page 315
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan Untuk Tahun As of 31 December 2023
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
1. INFORMASI UMUM (lanjutan) 1. GENERAL INFORMATION (continued)
Pembentukan Komite Nominasi dan Remunerasi The appointment of the Companyʼs Nomination
Perseroan telah sesuai dengan Peraturan Otoritas and Remuneration Committee is in compliance with
Jasa Keuangan No. 34/POJK.04/2014 tanggal Financial Services Authority Regulation
8 Desember 2014. No. 34/POJK.04/2014 dated 8 December 2014.
Sekretaris Perusahaan Perseroan dan Kepala Divisi The Companyʼs Corporate Secretary and the Head
Audit Internal Perseroan adalah sebagai berikut: of Internal Audit Division are as follows:
31 Desember/ 31 Desember/
December 2023 December 2022
Sekretaris Perusahaan Arif Reza Fahlepi Arif Reza Fahlepi Corporate Secretary
Kepala Divisi Audit Internal Bayu Mario Bayu Mario Head of Internal Audit Division
Pembentukan Sekretaris Perusahaan Perseroan The establishment of the Companyʼs Corporate
telah sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Secretary is in compliance with Financial Services
Keuangan No. 35/POJK.04/2014 tanggal 8 Authority Regulation No. 35/POJK.04/2014 dated
Desember 2014. 8 December 2014.
Pembentukan Divisi Audit Internal Perseroan telah The establishment of the Companyʼs Internal Audit
sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Division is in compliance with Financial Services
No. 56/POJK.04/2015 tanggal 23 Desember 2015. Authority Regulation No. 56/POJK.04/2015 dated
23 December 2015.
Pada tanggal 31 Desember 2023, Perseroan memiliki As of 31 December 2023, the Company has 3,328
3.328 karyawan (31 Desember 2022: 3.306 employees (31 December 2022: 3,306 employees,
karyawan) (tidak diaudit). respectively) (unaudited).
Entitas induk langsung dan entitas induk terakhir The direct and ultimate holding entity of the
Perseroan adalah PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, Company is PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, state-
Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang dimiliki oleh owned company, owned by the Government of the
Pemerintah Republik Indonesia. Republic of Indonesia.
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
INFORMATION
Kebijakan akuntansi yang signifikan, yang diterapkan The significant accounting policies, applied in the
dalam penyusunan laporan keuangan Perseroan preparation of the Companyʼs financial statements
adalah sebagai berikut: were as follows:
a. Pernyataan kepatuhan a. Statement of compliance
Laporan keuangan disusun dan disajikan sesuai The financial statements have been prepared
dengan Standar Akuntansi Keuangan di and presented in accordance with Indonesian
Indonesia, yang mencakup Pernyataan dan Financial Accounting Standards, which
Interpretasi yang dikeluarkan oleh Dewan include the Statements and Interpretations
Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan issued by the Indonesian Accounting
Indonesia (DSAK-IAI) dan peraturan Bapepam- Standards Board (DSAK-IAI) and Indonesian
LK No. VIII.G.7 lampiran keputusan Ketua Capital Market Supervisory Agency (Bapepam-
Bapepam-LK No. KEP-347/BL/2012 tanggal LK) Regulation No. VIII.G.7 appendix of the
25 Juni 2012 tentang “Pedoman atas Penyajian Decision of the Chairman of Bapepam-LK
dan Pengungkapan Laporan Keuangan Emiten No. KEP-347/BL/2012 dated 25 June 2012
atau Perusahaan Publik”. regarding the “Guidelines on Financial
Statements Presentations and Disclosures for
Issuers or Public Companies”.
12
Page 316
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan Untuk Tahun As of 31 December 2023
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
(lanjutan) INFORMATION (continued)
b. Dasar penyusunan laporan keuangan b. Basis of preparation of the financial
statements
Laporan keuangan disusun berdasarkan konsep The financial statements have been prepared
akrual, kecuali laporan arus kas, dan on the accrual basis, except for the statement
menggunakan konsep biaya historis kecuali of cash flows, and using the historical cost
seperti yang disebutkan dalam catatan atas concept of accounting, except as disclosed in
laporan keuangan yang relevan. the relevant notes herein.
Laporan arus kas disusun menggunakan metode The statement of cash flows are prepared
langsung dan arus kas dikelompokkan atas based on direct method by classifying cash
dasar aktivitas operasi, investasi dan flows on the basis of operating, investing and
pendanaan. Untuk tujuan laporan arus kas, kas financing activities. For the purposes of the
dan setara kas mencakup kas, kas pada bank statement of cash flows, cash and cash
dan deposito berjangka dengan jangka waktu equivalents include cash on hand, cash in
jatuh tempo tiga bulan atau kurang, sepanjang banks and time deposits with original maturity
tidak digunakan sebagai jaminan atas pinjaman of three months or less, as long as they are not
atau dibatasi penggunaannya. being pledged as collateral for borrowings or
restricted.
Pos-pos dalam Penghasilan Komprehensif The items under Other Comprehensive Income
Lainnya disajikan terpisah antara akun - akun (OCI) are presented separately between items
yang akan direklasifikasikan ke laba rugi dan to be reclassified to profit or loss and those
akun - akun yang tidak akan direklasifikasikan ke items not to be reclassified to profit or loss.
laba rugi.
Dalam penyusunan laporan keuangan sesuai The preparation of financial statements in
dengan standar akuntansi keuangan Indonesia, conformity with Indonesian Financial
dibutuhkan estimasi dan asumsi yang Accounting Standards requires the use of
mempengaruhi: estimates and assumptions that affects:
- nilai aset dan liabilitas dilaporkan dan - the reported amounts of assets and
pengungkapan atas aset dan liabilitas liabilities and disclosure of contingent
kontinjensi pada tanggal laporan keuangan, assets and liabilities at the date of the
dan financial statements, and
- jumlah pendapatan dan beban selama - the reported amounts of revenues and
periode pelaporan. expenses during the reported period.
Walaupun estimasi ini dibuat berdasarkan Although these estimates are based on
pengetahuan terbaik manajemen atas kejadian managementʼs best knowledge of current
dan tindakan saat ini, hasil yang timbul mungkin events and activities, actual results may differ
berbeda dengan jumlah yang diestimasi semula. from those estimates.
Mata uang penyajian yang digunakan pada The presentation currency used in the
laporan keuangan adalah Rupiah, yang financial statements is Indonesian Rupiah,
merupakan mata uang fungsional. which is the functional currency of the
Company.
Seluruh angka dalam laporan keuangan ini, The amounts in the financial statements are
kecuali dinyatakan secara khusus, dibulatkan rounded to and stated in millions of Rupiah
menjadi dan disajikan dalam jutaan Rupiah unless otherwise stated.
kecuali dinyatakan lain.
13
Page 317
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan Untuk Tahun As of 31 December 2023
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
(lanjutan) INFORMATION (continued)
c. Aset dan liabilitas keuangan c. Financial assets and liabilities
Aset keuangan Financial assets
Perseroan menggunakan 2 (dua) dasar untuk The Company uses 2 (two) bases for
mengklasifikasikan aset keuangan yaitu classifying financial assets, namely evaluation
penilaian model bisnis dan penilaian mengenai of the business model and evaluation of
arus kas kontraktual yang diperoleh semata dari contractual cash flows obtained solely from
pembayaran pokok dan bunga. payment of principal and interest.
Penilaian model bisnis Valuation of the business model
Model bisnis ditentukan pada level yang The business model is determined at a level
mencerminkan bagaimana kelompok aset that reflects how groups of financial assets are
keuangan dikelola bersama-sama untuk managed together to achieve certain business
mencapai tujuan bisnis tertentu. objectives.
Penilaian model bisnis dilakukan dengan The evaluation of the business model is carried
mempertimbangkan, tetapi tidak terbatas pada, out by considering, but not limited to, the
hal-hal berikut: following:
Bagaimana kinerja dari model bisnis dan How the performance of the business
aset keuangan yang dimiliki dalam model model and financial assets held in the
bisnis dievaluasi dan dilaporkan kepada business model are evaluated and
personil manajemen kunci Perseroan; reported to the Company's key
management personnel;
Apakah risiko yang memengaruhi kinerja dari What risks affect the performance of the
model bisnis (termasuk aset keuangan yang business model (including financial
dimiliki dalam model bisnis) dan khususnya assets held in the business model) and
bagaimana cara aset keuangan tersebut specifically how the financial assets are
dikelola; dan managed; and
Bagaimana penilaian kinerja pengelola aset How to evaluate the performance of
keuangan (sebagai contoh, apakah penilaian managers of financial assets (for
kinerja berdasarkan nilai wajar dari aset yang example, whether performance
dikelola atau arus kas kontraktual yang appraisals are based on the fair value of
diperoleh); the assets being managed or the
contractual cash flows obtained);
Frekuensi, nilai, dan waktu penjualan yang Expected frequency, value, and timing of
diharapkan. sales.
Penilaian mengenai arus kas kontraktual yang Evaluation of contractual cash flows obtained
diperoleh semata dari pembayaran pokok dan solely from payment of principal and interest
bunga
Penilaian mengenai arus kas kontraktual yang An assessment of contractual cash flows
diperoleh semata dari pembayaran pokok dan obtained solely from principal and interest
bunga dilakukan dengan mempertimbangkan payments is made by considering contractual
persyaratan kontraktual, termasuk apakah aset terms, including whether financial assets
keuangan mengandung persyaratan kontraktual contain contractual terms that can change the
yang dapat mengubah waktu atau jumlah arus timing or amount of contractual cash flows. In
kas kontraktual. Dalam melakukan penilaian, assessing, the Company considers:
Perseroan mempertimbangkan:
Peristiwa kontinjensi yang akan mengubah Contingency events that will change the
waktu atau jumlah arus kas kontraktual; timing or amount of contractual cash flows;
Fitur leverage; Leverage feature;
Persyaratan pembayaran dimuka dan Terms of advance payment and
perpanjangan kontraktual; contractual extension;
Persyaratan mengenai klaim yang terbatas Requirements regarding limited claims for
atas arus kas yang berasal dari aset spesifik; cash flows from specific assets; and
dan
Fitur yang dapat mengubah nilai waktu dari Features that can change the time value of
elemen uang. the money element.
14
Page 318
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan Untuk Tahun As of 31 December 2023
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
(lanjutan) INFORMATION (continued)
c. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan) c. Financial assets and liabilities (continued)
Penilaian mengenai arus kas kontraktual yang Evaluation of contractual cash flows obtained
diperoleh semata dari pembayaran pokok dan solely from payment of principal and interest
bunga (lanjutan) (continued)
Perseroan mengklasifikasikan aset The Company classifies its financial assets
keuangannya berdasarkan kategori sebagai according to the following categories at initial
berikut pada saat pengakuan awal: recognition:
Aset keuangan yang diukur pada biaya Financial assets measured at amortized
perolehan diamortisasi; cost;
Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar Financial assets measured at fair value
melalui penghasilan komprehensif lain; through other comprehensive income;
Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar Financial assets measured at fair value
melalui laba rugi. through profit or loss.
Selama tahun berjalan dan pada tanggal laporan During the year and at the date of statement of
posisi keuangan, Perseroan hanya memiliki aset financial position, the Company only has
keuangan yang diukur pada biaya perolehan financial assets measured at amortized cost
diamortisasi serta derivatif lindung nilai sehingga and hedging derivatives. Therefore, the
kebijakan akuntansi selain klasifikasi aset accounting policies other than the
keuangan yang diukur pada biaya perolehan classifications of financial assets measured at
diamortisasi serta derivatif lindung nilai tidak amortized cost and hedging derivatives are not
diungkapkan. disclosed.
Aset keuangan yang diukur pada biaya Financial assets measured at amortized cost
perolehan diamortisasi
Aset keuangan diukur pada biaya perolehan Financial assets are measured at amortized
diamortisasi jika memenuhi kondisi: cost if they meet the following conditions:
aset keuangan dikelola dalam model bisnis financial assets are managed in a
yang bertujuan untuk memiliki aset business model that aims to have
keuangan dalam rangka mendapatkan arus financial assets in order to obtain
kas kontraktual; dan contractual cash flows; and
persyaratan kontraktual dari aset keuangan the contractual terms of the financial
tersebut memberikan hak pada tanggal asset provide rights on a certain date for
tertentu atas arus kas yang diperoleh semata cash flows obtained solely from payment
dari pembayaran pokok dan bunga (SPPI) of principal and interest (SPPI) on the
dari jumlah pokok terutang. principal amount owed.
Pada saat pengakuan awal, aset keuangan yang Financial assets carried at amortized cost are
diukur pada biaya perolehan diamortisasi diakui initially recognized at fair value plus
pada nilai wajarnya ditambah biaya transaksi transaction costs and administration income
dan pendapatan administrasi dan selanjutnya and subsequently measured at amortized cost
diukur pada biaya perolehan diamortisasi using the effective interest rate method.
dengan menggunakan suku bunga efektif.
Aset keuangan yang diukur pada biaya Financial assets carried at amortized cost
perolehan diamortisasi meliputi kas dan setara consist of cash and cash equivalents,
kas, piutang pembiayaan konsumen, piutang consumer financing receivables, finance lease
sewa pembiayaan, anjak piutang, piutang lain- receivables, factoring receivables, other
lain dan aset lain-lain (piutang karyawan, piutang receivables and other assets (employee
bunga, setoran dalam perjalanan dan uang receivables, interest receivables, deposit in
jaminan). transit and security deposit).
15
Page 319
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan Untuk Tahun As of 31 December 2023
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
(lanjutan) INFORMATION (continued)
c. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan) c. Financial assets and liabilities (continued)
Aset keuangan (lanjutan) Financial assets (continued)
Aset keuangan yang diukur pada biaya Financial assets measured at amortized cost
perolehan diamortisasi (lanjutan) (continued)
Pendapatan dari aset keuangan yang diukur Income from financial assets measured at
pada biaya perolehan diamortisasi dicatat dalam amortized cost is included in the statement of
laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif profit or loss and other comprehensive income
lain dan diakui sebagai “Pendapatan and is reported as “Consumer financing
pembiayaan konsumen”, ”Pendapatan sewa income”, “Finance lease income” and
pembiayaan” dan “Pendapatan anjak piutang”. “Factoring income”.
Dalam hal terjadi penurunan nilai, cadangan In the case of impairment, allowance for
kerugian penurunan nilai dilaporkan sebagai impairment losses is reported as a deduction
pengurang dari nilai tercatat dari aset keuangan from the carrying value of the financial assets
yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi, measured at amortized cost and recognized in
dan diakui di dalam laporan laba rugi dan the statement of profit or loss and other
penghasilan komprehensif lain sebagai comprehensive income as “Provision for
“Penyisihan kerugian penurunan nilai”. impairment losses”.
Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar Financial assets measured at fair value
melalui laba rugi through profit or loss
Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar Financial assets measured at fair value
melalui laba rugi termasuk aset keuangan untuk through profit or loss include financial assets
diperdagangkan dan aset keuangan yang held for trading and financial assets
ditetapkan pada saat pengakuan awal untuk designated upon initial recognition at fair value
diukur pada nilai wajar melalui laba rugi. through profit or loss.
Aset derivatif diklasifikasikan sebagai kelompok Derivative assets are classified as held for
diperdagangkan kecuali mereka ditetapkan trading unless they are designated as effective
sebagai instrumen lindung nilai efektif. Aset hedging instruments. Financial assets at fair
keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui value through profit or loss are carried in the
laba rugi disajikan dalam laporan posisi statement of financial position at fair value with
keuangan pada nilai wajar dengan keuntungan gains or losses recognized in the profit or loss.
atau kerugian dari perubahan nilai wajar diakui
dalam laba rugi.
Pengakuan Recognition
Perseroan menggunakan akuntansi tanggal The Company uses trade date accounting for
transaksi untuk kontrak reguler ketika mencatat regular way contracts when recording financial
transaksi aset keuangan. assets transactions.
Penurunan nilai dari aset keuangan Impairment of financial assets
Pada setiap tanggal pelaporan, Perseroan At each reporting date, the Company
mengukur penyisihan kerugian penurunan nilai measures the Allowance of impairment losses
instrumen keuangan sejumlah kredit on financial instruments over their lifetime
ekspektasian sepanjang umurnya, jika risiko expectancy, if the credit risk of the financial
kredit atas instrumen keuangan tersebut telah instrument has increased significantly since
meningkat secara signifikan sejak pengakuan initial recognition.
awal.
16
Page 320
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan Untuk Tahun As of 31 December 2023
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
(lanjutan) INFORMATION (continued)
c. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan) c. Financial assets and liabilities (continued)
Aset keuangan (lanjutan) Financial assets (continued)
Penurunan nilai dari aset keuangan (lanjutan) Impairment of financial assets (continued)
Jika pada tanggal pelaporan, risiko kredit atas If at the reporting date, the credit risk of the
instrumen keuangan tidak meningkat secara financial instrument has not increased
signifikan sejak pengakuan awal, entitas significantly since initial recognition, the entity
mengukur penyisihan kerugian untuk instrumen measures the allowance of impairment losses
keuangan tersebut sejumlah kerugian for the financial instrument in the amount of the
ekspektasian 12 bulan. Kerugian dimaksud expected 12-month loss. The aforementioned
merepresentasikan kerugian kredit ekspektasian losses represent expected loan losses arising
yang timbul dari peristiwa gagal bayar instrumen from financial instrument defaults that may
keuangan yang mungkin terjadi dalam 12 bulan occur 12 months after the reporting date.
setelah tanggal pelaporan.
Selanjutnya, Perseroan mengelompokkan aset Furthermore, the Company classifies financial
keuangan berdasarkan hasil evaluasi tersebut assets based on the evaluation results which
yang mencerminkan tingkat risiko kredit aset reflects the level of the credit risk of financial
keuangan. assets.
a) Stage 1 a) Stage 1
Pada tanggal evaluasi penurunan nilai, risiko At the evaluation date for impairment, the
kredit atas instrumen keuangan tidak credit risk for financial instruments is not
meningkat secara signifikan sejak increased significantly since initial
pengakuan awal yang dapat dibuktikan recognition as evidenced by no overdue of
dengan tidak terdapat tunggakan lebih dari more than 30 days. For this reason, the
30 hari. Atas hal tersebut, Perseroan akan Company will measure the allowance for
mengukur penyisihan kerugian untuk losses for the financial instrument in the
instrumen keuangan tersebut sejumlah amount of 12-month expected credit
kerugian kredit ekspektasian 12 bulan. losses.
Kerugian kredit ekspektasian 12 bulan The 12-month expected credit loss is part
adalah bagian dari kerugian kredit of the expected credit loss throughout its
ekspektasian sepanjang umurnya yang lifetime that represents an expected credit
merepresentasikan kerugian kredit loss arising from a default on financial
ekspektasian yang timbul dari peristiwa instruments that might occur 12 months
gagal bayar instrumen keuangan yang after reporting date.
mungkin terjadi dalam 12 bulan setelah
tanggal pelaporan.
b) Stage 2 b) Stage 2
Pada tanggal evaluasi penurunan nilai, risiko At the evaluation date of impairment, credit
kredit atas instrumen keuangan telah risk on financial instruments has increased
meningkat secara signifikan sejak significantly since initial recognition, which
pengakuan awal yang dapat dibuktikan can be proven by the overdue between
dengan terdapat tunggakan antara 31 hari 31 days and 90 days. For this reason, the
sampai dengan 90 hari. Atas hal tersebut, Company will measure the allowance for
Perseroan akan mengukur penyisihan losses for these financial instruments at the
kerugian untuk instrumen keuangan tersebut amount of expected credit losses over their
sejumlah kerugian kredit ekspektasian lifetime.
sepanjang umurnya.
17
Page 321
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan Untuk Tahun As of 31 December 2023
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
(lanjutan) INFORMATION (continued)
c. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan) c. Financial assets and liabilities (continued)
Aset keuangan (lanjutan) Financial assets (continued)
Penurunan nilai dari aset keuangan (lanjutan) Impairment of financial assets (continued)
c) Stage 3 c) Stage 3
Pada tanggal evaluasi penurunan nilai, At the evaluation date of impairment, there
terdapat bukti objektif bahwa instrumen is objective evidence that the financial
keuangan mengalami penurunan nilai yang instruments are impaired, which can be
dapat dibuktikan dengan terdapat tunggakan proven by being in overdue of more than
lebih dari 90 hari atau telah diserahkannya 90 days or motor vehicle collaterals owned
jaminan kendaraan milik konsumen untuk by customers have been submitted for
pelunasan piutang pembiayaan. Atas hal settlement of their financing receivables.
tersebut, Perseroan akan mengukur For this reason, the Company will measure
penyisihan kerugian untuk instrumen the allowance for losses for these financial
keuangan tersebut sejumlah kerugian kredit instruments at the amount of expected
ekspektasian sepanjang umurnya. credit losses over their lifetime.
Tujuan dari persyaratan penurunan nilai adalah The purpose of the impairment requirements is
untuk mengakui kerugian kredit ekspektasian to recognize expected credit losses over the life
sepanjang umurnya atas semua instrumen of all financial instruments that have
keuangan yang telah mengalami peningkatan experienced a significant increase in credit risk
risiko kredit secara signifikan sejak pengakuan since initial recognition - whether assessed
awal - baik dinilai secara individu atau kolektif - individually or collectively - taking into account
dengan mempertimbangkan semua informasi all reasonable and supportable information,
yang wajar dan terdukung, termasuk informasi including estimated future information (forward-
yang bersifat perkiraan masa depan (forward- looking).
looking).
Perseroan menerapkan persyaratan penurunan The Company applies an impairment
nilai untuk aset keuangan yang diukur pada biaya requirement for financial assets measured at
perolehan diamortisasi dan aset keuangan yang amortized cost and financial assets measured
diukur pada nilai wajar melalui penghasilan at fair value through other comprehensive
komprehensif lain. income.
Dalam beberapa keadaan Perseroan tidak In some circumstances the Company does not
memiliki informasi yang wajar dan terdukung have reasonable and supportable information
yang tersedia tanpa biaya atau upaya berlebihan available without fees or excessive efforts to
untuk mengukur kerugian kredit ekspektasian measure expected credit losses throughout its
sepanjang umurnya pada instrumen secara life on individual instruments. Expected credit
individual. Kerugian kredit ekspektasian losses for the entire lifetime are recognized
sepanjang umurnya diakui secara kolektif collectively by considering comprehensive
dengan mempertimbangkan informasi risiko credit risk information. The comprehensive
kredit komprehensif. Informasi risiko kredit credit risk information must include not only
komprehensif tersebut harus memasukan tidak arrears information but also all relevant credit
hanya informasi tunggakan tetapi juga seluruh information, including forward-looking
informasi kredit relevan, termasuk informasi macroeconomic information, to approach the
makroekonomi forward-looking, untuk mendekati outcome of recognizing expected credit losses
hasil dari pengakuan kerugian kredit over the life when there is a significant increase
ekspektasian sepanjang umurnya ketika terdapat in credit risk since initial recognition at the level
kenaikan signifikan pada risiko kredit sejak of individual instruments.
pengakuan awal pada level instrumen individu.
18
Page 322
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan Untuk Tahun As of 31 December 2023
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
(lanjutan) INFORMATION (continued)
c. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan) c. Financial assets and liabilities (continued)
Aset keuangan (lanjutan) Financial assets (continued)
Penurunan nilai dari aset keuangan (lanjutan) Impairment of financial assets (continued)
Cadangan kerugian penurunan nilai secara Allowance for impairment losses on impaired
individual dihitung dengan menggunakan financial assets that was assessed individually
metode diskonto arus kas (discounted cash is computed using discounted cash flows
flows). Sedangkan cadangan kerugian method. For allowance for impairment losses
penurunan nilai secara kolektif dihitung dengan on impaired financial assets that was assessed
menggunakan metode statistik dari data historis collectively, the Company uses statistical
berupa probability of default di masa lalu, waktu method of the historical data such as the
pengembalian dan jumlah kerugian yang terjadi probability of default, timing of recoveries, the
(Loss Given Default) yang selanjutnya amount of loss incurred (Loss Given Default),
disesuaikan lagi dengan pertimbangan considering managementʼs judgment of
manajemen terkait kondisi ekonomi dan kredit current economic and credit conditions.
saat ini.
Ketika suatu piutang tidak tertagih, piutang When a receivable is uncollectible, it is written
tersebut dihapus buku dengan menjurnal balik off against the related allowance for
cadangan kerugian penurunan nilai. Piutang impairment losses. Such receivables are
tersebut dapat dihapus buku setelah semua written off after all the necessary procedures
prosedur yang diperlukan telah dilakukan dan have been completed and the amount of the
jumlah kerugian telah ditentukan. Beban loss has been determined. Impairment
penurunan nilai yang terkait dengan pinjaman charges relating to loans and receivables are
yang diberikan dan piutang diklasifikasikan ke classified into “Allowance for impairment
dalam “Cadangan kerugian penurunan nilai”. losses”.
Jika pada periode berikutnya, jumlah kerugian If in the subsequent period, the amount of the
penurunan nilai berkurang dan pengurangan impairment loss decreases and the decrease
tersebut dapat dikaitkan secara obyektif pada can be related objectively to an event occurring
peristiwa yang terjadi setelah penurunan nilai after the impairment was recognized (such as
diakui (seperti meningkatnya peringkat piutang an improvement in the debtorʼs receivable
debitur), maka kerugian penurunan nilai yang rating), the previously recognized impairment
sebelumnya diakui harus dipulihkan, dengan loss is reversed by adjusting the allowance for
menyesuaikan akun cadangan kerugian impairment losses. The amount of the
penurunan nilai. Jumlah pemulihan aset impairment reversal is recognized in the
keuangan diakui pada laporan laba rugi dan statement of profit or loss and other
penghasilan komprehensif lain. comprehensive income.
Penerimaan kemudian atas piutang yang telah Subsequent recoveries of receivable written off
dihapusbukukan diakui sebagai pendapatan are recognized as other income upon receipt.
lain-lain pada saat diterima.
19
Page 323
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan Untuk Tahun As of 31 December 2023
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
(lanjutan) INFORMATION (continued)
c. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan) c. Financial assets and liabilities (continued)
Liabilitas keuangan Financial liabilities
Perseroan mengklasifikasikan liabilitas The Company classifies its financial liabilities
keuangan dalam kategori (i) liabilitas keuangan in the category of (i) financial liabilities
yang diukur pada nilai wajar melalui laporan laba measured at fair value through profit or loss
rugi dan (ii) liabilitas keuangan yang diukur pada and (ii) financial liabilities measured at
biaya perolehan diamortisasi. amortized cost.
Selama tahun berjalan dan pada tanggal laporan During the year and at the date of statement of
posisi keuangan, Perseroan tidak memiliki financial position, the Company does not have
liabilitas keuangan yang diukur pada nilai wajar financial liabilities that are measured at fair
melalui laporan laba rugi. Perseroan juga value through profit or loss. The Company has
memiliki utang derivatif yang diakui sebagai derivative payables that are accounted for as
lindung nilai yang efektif. an effective hedge.
Liabilitas keuangan yang diukur pada biaya Financial liabilities measured at amortized cost
perolehan diamortisasi
Pada saat pengakuan awal, liabilitas keuangan Financial liabilities at amortized cost are
yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi initially recognized at fair value less transaction
diukur pada nilai wajar dikurangi biaya transaksi. costs.
Setelah pengakuan awal, Perseroan mengukur After initial recognition, the Company
seluruh liabilitas keuangan yang diukur pada measures all financial liabilities at amortized
biaya perolehan diamortisasi dengan cost using effective interest rate method.
menggunakan metode suku bunga efektif.
Liabilitas keuangan yang diukur pada biaya Financial liabilities measured at amortized cost
perolehan diamortisasi antara lain utang usaha, include trade payables, other payables,
utang lain-lain, beban yang masih harus dibayar, accrued expenses, borrowings, and securities
pinjaman yang diterima, dan surat berharga yang issued.
diterbitkan.
Liabilitas keuangan yang diukur pada nilai wajar Financial liabilities measured at fair value
melalui laba atau rugi through profit or loss
Liabilitas keuangan yang diukur pada nilai wajar Financial liabilities measured at fair value
melalui laba atau rugi mencakup liabilitas through profit or loss include financial liabilities
keuangan yang diklasifikasikan dalam kelompok held for trading and financial liabilities
diperdagangkan dan liabilitas keuangan yang designated upon initial recognition at fair value
pada saat pengakuan awalnya, telah ditetapkan, through profit or loss.
diukur pada nilai wajar melalui laba atau rugi.
Liabilitas keuangan diklasifikasikan dalam Financial liabilities are classified as held for
kelompok diperdagangkan jika diperoleh atau trading if these are incurred for the purpose of
dimiliki untuk tujuan dijual dalam waktu dekat. selling in the near term. Derivative liabilities are
Liabilitas derivatif juga diklasifikasikan dalam also classified as held for trading unless these
kelompok diperdagangkan kecuali derivatif yang are designated as effective hedging
ditetapkan sebagai instrumen lindung nilai yang instruments.
efektif.
Laba atau rugi atas liabilitas keuangan dalam Gains or losses on financial liabilities held for
kelompok diperdagangkan harus diakui dalam trading are recognized in profit or loss.
laba rugi.
20
Page 324
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan Untuk Tahun As of 31 December 2023
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
(lanjutan) INFORMATION (continued)
c. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan) c. Financial assets and liabilities (continued)
Penghentian pengakuan Derecognition
Penghentian pengakuan aset keuangan Financial assets are derecognized when the
dilakukan ketika hak kontraktual atas arus kas contractual rights to receive the cash flows
yang berasal dari aset keuangan tersebut from these assets have ceased to exist or the
berakhir, atau ketika aset keuangan tersebut assets have been transferred and substantially
telah ditransfer dan secara substansial seluruh all the risks and rewards of ownership of the
risiko dan manfaat atas kepemilikan aset assets are also transferred (if substantially all
tersebut telah ditransfer (jika secara substansial the risk and rewards were not transferred, the
seluruh risiko dan manfaat tidak ditransfer, maka Company tests control to ensure that
Perseroan melakukan evaluasi untuk continuing involvement on the basis of any
memastikan keterlibatan berkelanjutan atas retained powers of control does not prevent
kendali yang masih dimiliki tidak mencegah derecognition). Financial liabilities are
penghentian pengakuan). Liabilitas keuangan derecognized when they have been redeemed
dihentikan pengakuannya ketika liabilitas telah or otherwise extinguished.
dilepaskan atau dibatalkan atau kadaluwarsa.
Penghentian pengakuan piutang pembiayaan Consumer financing receivables are
konsumen yang mengalami penurunan nilai, derecognized when the receivables have been
akan dilakukan ketika piutang telah written off. Doubtful receivables are written off
dihapusbukukan. Piutang ragu-ragu akan when they have been overdue for more than
dihapusbukukan setelah menunggak lebih dari 180 days or determined to be not collectible.
180 hari atau pada saat piutang tersebut The write-off of doubtful accounts do not
diputuskan tidak dapat tertagih. eliminate the right to collect and hence are still
Penghapusbukuan piutang ragu-ragu ini bukan to be pursued for collection continuously.
merupakan hapus tagih, sehingga upaya Consumer financing receivables could be
penagihan tetap dilakukan. Piutang pembiayaan settled by selling the motor vehicles that are
konsumen dapat diselesaikan dengan menjual financed by the Company.
kendaraan yang dibiayai Perseroan.
Perseroan menerima kendaraan dari konsumen The Company receives motor vehicles from
dan membantu untuk menjual kendaraan customers and assist them in selling their
tersebut sehingga konsumen dapat melunasi motor vehicles so that the customers are able
utang pembiayaan konsumennya. to settle their consumer financing payables.
Konsumen memberi kuasa kepada Perseroan The customers give the right to the Company
untuk menjual kendaraan ataupun melakukan to sell the motor vehicles or take any other
tindakan lainnya dalam upaya penyelesaian actions to settle the outstanding consumer
piutang pembiayaan konsumen bila terjadi financing receivables in the events of default.
wanprestasi terhadap perjanjian pembiayaan. Customers are entitled to the positive
Konsumen berhak atas selisih lebih antara nilai difference between the proceeds from sale of
penjualan dengan saldo piutang pembiayaan the motor vehicles and the outstanding
konsumen. Jika terjadi selisih kurang, kerugian consumer financing receivables. If difference is
yang terjadi dibebankan pada laporan laba rugi negative, the resulting loss is charged to the
dan penghasilan komprehensif lain tahun current year statement of profit or loss and
berjalan. other comprehensive income.
Jaminan kendaraan milik konsumen untuk Motor vehicle collaterals owned by customers
pelunasan piutang pembiayaan konsumen yang for settlement of their consumer financing
belum dihapus buku, dinyatakan sebesar nilai receivables that have not been written off are
tercatat piutang pembiayaan konsumen terkait presented at the carrying value of the related
setelah dikurangi penyisihan kerugian atas consumer financing receivables, less
penurunan nilai. allowance for impairment losses.
21
Page 325
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan Untuk Tahun As of 31 December 2023
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
(lanjutan) INFORMATION (continued)
c. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan) c. Financial assets and liabilities (continued)
Modifikasi atas Arus Kas Aset Keuangan Modification of Cash Flows of Financial
Assets
Penilaian apakah suatu aset keuangan telah An assessment of whether a financial asset
dimodifikasi baik secara substansial maupun has been modified substantially or not is
tidak substansial dilakukan oleh unit bisnis yang carried out by a business unit who authorized
berwenang melakukan modifikasi atau to modify or restructure the financial assets
restrukturisasi aset keuangan pada saat unit when the business unit carries out modification
bisnis tersebut melakukan tindakan modifikasi or restructuring of the financial assets.
atau restrukturisasi atas suatu aset keuangan.
Modifikasi aset keuangan dianggap substansial Modifications to financial assets are
dan Perseroan akan berhenti mengakui aset considered substantial and the Company will
keuangan awal ketika: derecognize the original financial assets when:
(a) aset keuangan (atau bagiannya) berakhir, (a) the financial asset (or a portion) expires,
yaitu jika debitur secara hukum dibebaskan that is, if the debtor is legally released from
dari tanggung jawab utama atas aset primary responsibility for the asset (or any
tersebut (atau bagiannya), baik melalui portion), either by legal process or by the
proses hukum maupun oleh kreditur creditor entering into a new credit contract
pembuatan kontrak kredit baru (sebagai (for example, the equity conversion
contoh, opsi equity conversion); atau option); or
(b) terdapat konversi mata uang. (b) there is a currency conversion.
Perseroan kemudian akan mengukur aset The Company will then measure the modified
keuangan yang telah dimodifikasi baik secara financial assets either substantially or not in the
substansial maupun tidak substansial dengan following manner:
cara berikut:
(a) Modifikasi Aset Keuangan yang Substansial (a) Substantial Modification of Financial
Assets
1. Saat arus kas kontraktual atas aset 1. When the contractual cash flows on
keuangan direnegosiasi atau financial assets are renegotiated or
dimodifikasi (antara lain ketika kredit modified (for example, when credit is
direstrukturisasi) dimana renegosiasi restructured) where the renegotiation
atau modifikasi tersebut menghasilkan or modification results in
penghentian pengakuan aset derecognition of the financial asset,
keuangan, Perseroan akan mencatat the Company will record the financial
aset keuangan tersebut sebagai aset asset as a new/modified financial
keuangan baru/modifikasian pada asset on the modification/negotiation
tanggal modifikasi/negosiasi. date.
2. Selisih jumlah tercatat bruto aset 2. The difference between the gross
keuangan awal dengan nilai wajar aset carrying amount of the original
modifikasian diakui di laba rugi. financial asset and the fair value of the
modified asset is recognized in profit
or loss.
3. Pendapatan atau biaya transaksi yang 3. Transaction income or costs incurred
terjadi sehubungan dengan kejadian in connection with a modification
modifikasi diakui sebagai bagian dari event are recognized as part of the
keuntungan atau kerugian atas gain or loss on the modification.
modifikasi tersebut.
4. Selanjutnya, Perseroan melakukan 4. Next, the Company will assess
penilaian apakah aset keuangan whether new/modified financial assets
baru/modifikasian merupakan aset are assets that arise from
yang berasal dari aset keuangan deteriorating financial assets.
memburuk.
22
Page 326
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan Untuk Tahun As of 31 December 2023
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
(lanjutan) INFORMATION (continued)
c. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan) c. Financial assets and liabilities (continued)
Modifikasi atas Arus Kas Aset Keuangan Modification of Cash Flows of Financial
(lanjutan) Assets (continued)
(a) Modifikasi Aset Keuangan yang Substansial (a) Substantial Modification of Financial
(lanjutan) Assets (continued)
5. Pengakuan pendapatan bunga atas 5. The recognition of interest income on
aset yang berasal dari aset keuangan assets originating from deteriorating
memburuk ditentukan berdasarkan financial assets is determined based
suku bunga efektif yang telah on the risk-adjusted effective interest
disesuaikan dengan risiko kredit (risk- rate to discount the cash flows of
adjusted effective interest rate) untuk modified financial assets.
mendiskontokan arus kas aset
keuangan yang telah dimodifikasi.
(b) Modifikasi Aset Keuangan yang Tidak (b) Non-Substantial Modification of Financial
Substansial Assets
1. Saat Perseroan melakukan renegosiasi 1. When the Company renegotiates or
atau modifikasi arus kas kontraktual modifies contractual cash flows for
atas aset keuangan (antara lain ketika financial assets (among others, when
kredit direstrukturisasi) yang tidak loans are restructured) that do not
memenuhi kriteria modifikasi aset meet the criteria for substantial
keuangan yang substansial di atas, modification of financial assets above,
maka renegosiasi atau modifikasi the renegotiation or modification does
tersebut tidak menghasilkan not result in derecognition of financial
penghentian pengakuan aset assets.
keuangan.
2. Jumlah tercatat bruto aset keuangan 2. The gross carrying amount of the
dihitung sebesar nilai kini (net present financial asset is computed at the net
value) dari arus kas kontraktual yang present value of modified or
telah dimodifikasi atau direnegosiasi renegotiated contractual cash flows
yang didiskontokan menggunakan suku discounted at the original effective
bunga efektif awal. interest rate.
3. Perseroan kemudian mengakui 3. The Company then recognizes the
keuntungan atau kerugian dari gain or loss from the modification
modifikasi (yaitu sebesar perubahan (namely the change in the gross
jumlah tercatat bruto aset keuangan) carrying amount of the financial asset)
dalam laporan laba rugi. in the income statement.
4. Pendapatan atau biaya transaksi yang 4. Transaction income or costs incurred
terjadi sehubungan dengan kejadian in connection with a modification
modifikasi diakui sebagai penyesuaian event are recognized as an
terhadap jumlah tercatat aset keuangan adjustment to the carrying amount of
yang telah dimodifikasi dan diamortisasi the modified financial asset and
selama sisa jangka waktu aset amortized over the remaining term of
keuangan modifikasian tersebut. the modified financial asset.
Saling hapus Offsetting
Aset dan liabilitas keuangan saling hapus Financial assets and liabilities are offset and
disajikan dalam laporan posisi keuangan jika the net amount is presented in the statement
memiliki hak yang berkekuatan hukum untuk of financial position when there is a legally
melakukan saling hapus buku atas jumlah yang enforceable right to offset the recognized
telah diakui tersebut dan berniat untuk amounts and there is intention to settle on a net
menyelesaikan secara neto atau untuk basis or to realize the asset and settle the
merealisasikan aset dan menyelesaikan liability simultaneously. This means that the
liabilitasnya secara simultan. Hak yang right to set off:
berkekuatan hukum berarti:
23
Page 327
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan Untuk Tahun As of 31 December 2023
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
(lanjutan) INFORMATION (continued)
c. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan) c. Financial assets and liabilities (continued)
Saling hapus (lanjutan) Offsetting (continued)
a. tidak terdapat kontinjensi di masa yang akan a. must not be contingent on a future event,
datang, dan and
b. hak yang berkekuatan hukum pada kondisi- b. must be legally enforceable in all of the
kondisi berikut ini: following circumstances:
i. kegiatan bisnis normal; i. the normal course of business;
ii. kondisi kegagalan usaha; dan ii. the event of default; and
iii. kondisi gagal bayar atau bangkrut. iii. the event of insolvency or bankruptcy.
Klasifikasi instrumen keuangan Classification of financial instruments
Perseroan mengklasifikasikan instrumen The Company classifies the financial
keuangan ke dalam klasifikasi tertentu yang instruments into classes that reflects the nature
mencerminkan sifat dari informasi dan of information and take into account the
mempertimbangkan karakteristik dari instrumen characteristics of those financial instruments.
keuangan tersebut. Klasifikasi ini dapat dilihat The classifications are shown in the table
pada tabel berikut: below:
Golongan
Kategori yang didefinisikan (ditentukan oleh Perseroan)/
oleh PSAK No.71/ Class (as determined by the Subgolongan/
Category as defined by SFAS No.71 Company) Subclasses
Kas dan setara kas/Cash and cash equivalents
- Kas pada bank/Cash in banks
- Deposito berjangka/Time deposit
Piutang pembiayaan konsumen/Consumer financing receivables
Piutang sewa pembiayaan/Finance lease receivables
Aset keuangan yang diukur Anjak piutang/Factoring receivables
pada biaya perolehan yang
Piutang lain-lain/Other receivables
Aset keuangan/ diamortisasi/Financial assets
Financial at amortized cost
assets Aset lain-lain/Other assets
- Piutang karyawan/Employee receivables
- Piutang bunga/Interest receivables
- Setoran dalam perjalanan/Deposit in transit
- Uang jaminan/Security deposit
Derivatif lindung nilai/ Hedging Lindung nilai atas nilai arus kas/Hedging instruments in cash flow hedges
derivatives - Piutang derivatif/Derivative receivables
Utang usaha/Trade payables
- Utang kendaraan/Vehicle payables
- Utang asuransi/Insurance payables
Utang lain-lain/Other payables
Liabilitas Liabilitas keuangan yang diukur - Kantor pendaftaran fidusia/Fiduciary register office
keuangan/ dengan biaya perolehan - Premi asuransi/Insurance premium
Financial diamortisasi/Financial liabilities - Pembiayaan bersama/Joint financing
liabilities at amortized cost Lain-lain/Others
Beban yang masih harus dibayar/Accrued expenses
Pinjaman yang diterima/Borrowings
Surat berharga yang diterbitkan/Securities issued
24
Page 328
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan Untuk Tahun As of 31 December 2023
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
(lanjutan) INFORMATION (continued)
d. Penentuan nilai wajar d. Determination of fair value
Nilai wajar adalah harga yang akan diterima Fair value is the price that would be received
untuk menjual suatu aset atau harga yang akan to sell an asset or paid to transfer a liability in
dibayar untuk mengalihkan suatu liabilitas dalam an orderly transaction between market
transaksi teratur antara pelaku pasar pada participants at the measurement date. The fair
tanggal pengukuran. Pengukuran nilai wajar value measurement is based on the
berdasarkan asumsi bahwa transaksi untuk presumption that the transaction to sell the
menjual aset atau mengalihkan liabilitas terjadi asset or transfer the liability takes place either:
di:
pasar utama untuk aset dan liabilitas in the principal market for the asset or
tersebut, atau liability, or
jika terdapat pasar utama, di pasar yang in the absence of the principal market, in
paling menguntungkan untuk aset atau the most advantageous market for the
liabilitas tersebut. asset or liability.
Perseroan harus memiliki akses ke pasar utama The principal or the most advantageous market
atau pasar yang paling menguntungkan tersebut. must be accessible by the Company.
Nilai wajar aset dan liabilitas diukur The fair value of an asset or a liability is
menggunakan asumsi yang akan digunakan measured using the assumptions that market
pelaku pasar ketika menentukan harga aset atau participants would use when pricing the asset
liabilitas tersebut, dengan asumsi bahwa pelaku or liability, assuming that market participants
pasar bertindak dalam kepentingan ekonomi act in their economic best interest.
terbaiknya.
Perseroan menggunakan teknik penilaian yang The Company uses valuation techniques that
sesuai dalam keadaan dan dimana data yang are appropriate in the circumstances and for
memadai tersedia untuk mengukur nilai wajar, which sufficient data are available to measure
memaksimalkan penggunaan input yang tidak fair value, maximizing the use of relevant
dapat diobservasi. observable inputs and minimizing the use of
unobservable inputs.
Semua aset dan liabilitas yang nilai wajarnya All assets and liabilities for which fair value is
diukur atau diungkapkan dalam laporan measured or disclosed in the financial
keuangan dikategorikan dalam hirarki nilai wajar, statements are categorized within the fair value
sebagaimana dijelaskan di bawah ini, hierarchy, described as follows, based on the
berdasarkan tingkatan level input yang terendah lowest level input that is significant to the fair
yang signifikan terhadap pengukuran nilai wajar value measurement as a whole:
secara keseluruhan:
Level 1 - harga kuotasian (tanpa Level 1 - quoted (unadjusted) market
penyesuaian) di pasar aktif untuk aset atau prices in active markets for identical
liabilitas yang identik. assets or liabilities.
Level 2 - teknik penilaian di mana tingkat Level 2 - valuation techniques for which
level input terendah yang signifikan the lowest level input that is significant to
terhadap pengukuran nilai wajar dapat the fair value measurement is directly or
diobservasi baik secara langsung atau tidak indirectly observable.
langsung.
Level 3 - teknik penilaian di mana tingkat Level 3 - valuation techniques for which
level input terendah yang signifikan the lowest level input that is significant to
terhadap pengukuran nilai wajar tidak dapat the fair value measurement is directly or
diobservasi baik secara langsung atau tidak indirectly unobservable.
langsung.
25
Page 329
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan Untuk Tahun As of 31 December 2023
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
(lanjutan) INFORMATION (continued)
d. Penentuan nilai wajar (lanjutan) d. Determination of fair value (continued)
Untuk aset dan liabilitas yang diukur secara For assets and liabilities that are recognized in
berulang dalam laporan keuangan, Perseroan the financial statements on a recurring basis,
menentukan apakah perpindahan antar level the Company determines whether transfers
hirarki telah terjadi dengan melakukan evaluasi have occurred between levels in hierarchy by
pengelompokan (berdasarkan level input yang reassessing categorization (based on the
terendah yang signifikan terhadap pengukuran lowest level input that is significant to the fair
nilai wajar secara menyeluruh) pada setiap akhir value measurement as a whole) at the end of
periode pelaporan. each reporting period.
e. Penjabaran mata uang asing e. Foreign currency translation
Transaksi dalam mata uang asing dijabarkan ke Transactions denominated in a foreign
mata uang Rupiah dengan menggunakan kurs currency are translated into Rupiah at the
yang berlaku pada tanggal transaksi. Pada exchange rate prevailing at the date of the
tanggal laporan posisi keuangan, aset dan transaction. At the date of statement of
liabilitas moneter dalam mata uang asing financial position, monetary assets and
dijabarkan dengan kurs tengah Bank Indonesia liabilities in foreign currencies are translated at
yang berlaku pada tanggal laporan posisi the exchange rates prevailing at that date as
keuangan. published by Bank Indonesia.
Keuntungan dan kerugian selisih kurs yang Exchange gains and losses arising on
timbul dari transaksi dalam mata uang asing dan transactions in foreign currency and on the
dari penjabaran aset dan liabilitas moneter translation of foreign currency monetary assets
dalam mata uang asing, diakui pada laporan laba and liabilities are recognized in the statement
rugi dan penghasilan komprehensif lain. of profit or loss and other comprehensive
income.
Kurs yang digunakan untuk menjabarkan aset The exchange rates used to translate the
dan liabilitas moneter dalam mata uang asing monetary assets and liabilities denominated in
pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 foreign currencies as of 31 December 2023
adalah sebagai berikut: and 2022 are as follows:
31 Desember/ 31 Desember/
December 2023 December 2022
Mata uang Currency
Dolar Amerika Serikat (AS$) 15.416 15.731 United States Dollar (US$)
f. Kas dan setara kas f. Cash and cash equivalents
Kas dan setara kas mencakup kas, kas di bank Cash and cash equivalents include cash on
dan deposito berjangka dengan jangka waktu hand, cash in banks and time deposits with
jatuh tempo tiga bulan atau kurang sejak dari original maturity of three months or less from
tanggal penempatannya, yang tidak dibatasi the date of placement, which are not restricted
penggunaannya, tidak digunakan sebagai and are not pledged as collateral for any
jaminan atas pinjaman dan dapat segera borrowing and that are readily convertible to
dijadikan kas tanpa terjadi perubahan nilai yang known amounts of cash which are subject to
sangat signifikan. insignificant risk of changes in value.
26
Page 330
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan Untuk Tahun As of 31 December 2023
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
(lanjutan) INFORMATION (continued)
g. Piutang pembiayaan konsumen g. Consumer financing receivables
Piutang pembiayaan konsumen diakui pada Consumer financing receivables are
awalnya dengan nilai wajar ditambah biaya- recognized initially at fair value, added with
biaya transaksi dan dikurangi yield enhancing directly attributable transactions costs and
income yang dapat diatribusikan secara deducted by yield enhancing income, and
langsung dan selanjutnya diukur dengan biaya subsequently measured at amortized cost
perolehan diamortisasi menggunakan metode using the effective interest rate method.
tingkat bunga efektif. Piutang pembiayaan Consumer financing receivables are classified
konsumen diklasifikasikan sebagai aset as financial assets measured at amortized
keuangan yang diukur pada biaya perolehan cost. Refer to Note 2c for the accounting policy
diamortisasi. Lihat Catatan 2c untuk kebijakan for financial assets measured at amortized
akuntansi atas aset keuangan yang diukur pada cost.
biaya perolehan diamortisasi.
Penyelesaian kontrak sebelum masa Early termination is treated as a cancellation of
pembiayaan konsumen berakhir diperlakukan an existing contract and the resulting gain or
sebagai pembatalan kontrak pembiayaan loss is credited or charged to the current year
konsumen dan laba atau rugi yang terjadi diakui statement of profit or loss and other
dalam laporan laba rugi dan penghasilan comprehensive income at the transaction date.
komprehensif lain tahun berjalan pada tanggal
terjadinya transaksi.
Pendapatan pembiayaan konsumen yang belum Unearned consumer financing income is the
diakui merupakan selisih antara jumlah difference between total installments to be
keseluruhan pembayaran angsuran yang akan received from customers and the total
diterima dari konsumen dan jumlah pokok financing which is recognized as income over
pembiayaan yang akan diakui sebagai the term of the contract using the effective
penghasilan sesuai dengan jangka waktu interest rate.
kontrak dengan menggunakan metode tingkat
suku bunga efektif.
Restrukturisasi kredit dapat dilakukan dengan Credit restructuring can be done by over
cara pengalihan kredit, merubah jatuh tempo, contract, change in due date, change in tenor
merubah tenor dan/atau menambah down and/or increase in down payment.
payment.
Kerugian yang timbul dari restrukturisasi kredit Losses on loan restructuring in respect of
yang berkaitan dengan modifikasi persyaratan modification of the terms of the loans are
kredit hanya diakui bila nilai kini penerimaan kas recognized only if the present value of total
masa depan yang telah ditentukan dalam future cash receipts specified in the new terms
persyaratan kredit yang baru, termasuk of the loans, including both receipt designated
penerimaan yang diperuntukkan sebagai bunga as interest, and those designated as loan
maupun pokok, adalah lebih kecil dari nilai kredit principal, are less than the recorded amounts
yang diberikan yang tercatat sebelum of loans before restructuring in the financial
restrukturisasi di laporan keuangan. statements.
Pembiayaan bersama Joint financing
Piutang pembiayaan konsumen merupakan Consumer financing receivables are stated at
jumlah piutang setelah dikurangi dengan piutang net of joint financing receivables, unearned
pembiayaan bersama, pendapatan pembiayaan consumer financing income and allowance for
yang belum diakui dan cadangan kerugian impairment losses.
penurunan nilai.
27
Page 331
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan Untuk Tahun As of 31 December 2023
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
(lanjutan) INFORMATION (continued)
g. Piutang pembiayaan konsumen (lanjutan) g. Consumer financing receivables
(continued)
Pembiayaan Bersama (lanjutan) Joint financing (continued)
Piutang pembiayaan konsumen yang dibiayai Joint financing receivables where the
bersama pihak-pihak lain dimana masing- Company and joint financing providers bear
masing pihak mendapatkan imbalan (rewards) credit risk in accordance with their portion are
dan menanggung risiko kredit sesuai dengan presented on a net basis in the statement of
porsinya disajikan di laporan posisi keuangan financial position. Administration income for
secara bersih. Pendapatan administrasi atas managing joint financing are presented in the
pengelolaan pembiayaan bersama disajikan di statement of profit or loss and other
laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif comprehensive income.
lain.
h. Piutang sewa pembiayaan h. Finance lease receivables
Piutang sewa pembiayaan merupakan jumlah Finance lease receivables represent lease
piutang sewa pembiayaan ditambah nilai sisa receivables plus the residual value at the end
yang akan diterima pada akhir masa sewa of the lease period and stated at net of
pembiayaan dikurangi dengan pendapatan sewa unearned lease income, security deposits and
pembiayaan tangguhan, simpanan jaminan dan allowances for impairment losses. The
cadangan kerugian penurunan nilai. Selisih difference between the gross lease receivable
antara nilai piutang usaha bruto dan nilai tunai and the present value of the lease receivable is
piutang diakui sebagai pendapatan sewa recognized as unearned lease income.
pembiayaan tangguhan. Pendapatan sewa Unearned lease income is allocated to current
pembiayaan tangguhan dialokasikan sebagai year statement of profit or loss and other
pendapatan di laporan laba rugi dan penghasilan comprehensive income based on a constant
komprehensif lain tahun berjalan berdasarkan rate of return on the net investment using
suatu tingkat pengembalian konstan atas effective interest rates.
investasi bersih dengan menggunakan suku
bunga efektif.
Penyewa pembiayaan memiliki hak opsi untuk The lessee has the option to purchase the
membeli aset yang disewa-pembiayaankan leased asset at the end of the lease period at
pada akhir masa sewa pembiayaan dengan a price mutually agreed upon at the
harga yang telah disetujui bersama pada saat commencement of the agreement.
dimulainya perjanjian sewa pembiayaan.
Penyelesaian kontrak sebelum masa sewa Early termination is treated as a cancellation of
pembiayaan berakhir diperlakukan sebagai an existing contract and the resulting gain or
pembatalan kontrak sewa dan laba atau rugi loss is credited or charged to the current year
yang timbul diakui dalam laporan laba rugi dan statement of profit or loss and other
penghasilan komprehensif lain tahun berjalan. comprehensive income.
Piutang sewa pembiayaan diklasifikasikan Finance lease receivables are classified as
sebagai aset keuangan yang diukur pada biaya financial assets measured at amortized cost.
perolehan diamortisasi. Lihat Catatan 2c untuk Refer to Note 2c for the accounting policy for
kebijakan akuntansi atas aset keuangan yang financial assets measured at amortized cost.
diukur pada biaya perolehan diamortisasi.
28
Page 332
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan Untuk Tahun As of 31 December 2023
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
(lanjutan) INFORMATION (continued)
i. Tagihan anjak piutang i. Factoring receivables
Tagihan anjak piutang dicatat berdasarkan Factoring receivables are recorded at the
jumlah yang dibayar oleh Perseroan yang amount paid by the Company which are
dihitung berdasarkan persentase tertentu dari calculated based on certain percentages of the
nilai piutang. Perbedaan antara jumlah yang receivable value. The difference in value
dibayar dan jumlah neto piutang dialihkan between the amounts paid by the Company
merupakan pendapatan belum diakui dan diakui and the net factoring receivable is recognized
sebagai pendapatan selama jangka waktu as unearned income and realized over the
perjanjian dengan menggunakan tingkat suku period of the contract using the effective
bunga efektif (Catatan 2c). interest method (Note 2c).
j. Cadangan kerugian penurunan nilai j. Allowance for impairment losses
Perseroan melakukan perhitungan cadangan The Company calculates the allowance for
kerugian penurunan nilai dengan menggunakan impairment losses using the “expected credit
metode kerugian kredit ekspektasian. Lihat losses” methodology. Refer to Note 2c.
Catatan 2c.
k. Beban dibayar di muka k. Prepaid expenses
Beban dibayar di muka diamortisasi selama Prepaid expenses are amortized over the
masa manfaat masing-masing biaya dengan periods benefited using the straight-line
menggunakan metode garis lurus. method.
l. Aset tetap, aset hak guna dan liabilitas sewa l. Fixed assets, right-of-use assets and lease
liabilities
Aset tetap Fixed assets
Aset tetap diakui sebesar biaya perolehan dan Fixed assets are stated at cost and
selanjutnya dipertanggungjawabkan dengan subsequently accounted using the cost
menggunakan model biaya (cost method) dan method and stated at cost less accumulated
dinyatakan sebesar nilai perolehan dikurangi depreciation.
dengan akumulasi penyusutan.
29
Page 333
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan Untuk Tahun As of 31 December 2023
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
(lanjutan) INFORMATION (continued)
l. Aset tetap, aset hak guna dan liabilitas sewa l. Fixed assets, right-of-use assets and lease
(lanjutan) liabilities (continued)
Aset tetap (lanjutan) Fixed assets (continued)
Harga perolehan mencakup semua pengeluaran Acquisition cost covers all expenditures that
yang terkait secara langsung dengan perolehan are directly attributable to the acquisition of the
aset tetap. items.
Biaya pengurusan legal hak atas tanah dalam The legal cost of land rights in the form of
bentuk Hak Guna Bangunan (“HGB”) ketika Building Usage Right (Hak Guna Bangunan or
tanah diperoleh pertama kali diakui sebagai “HGB”) when the land was acquired initially is
bagian dari biaya perolehan tanah pada akun recognized as part of the cost of the land under
“Aset Tetap” dan tidak diamortisasi. the “Fixed Assets” account and not amortized.
Sementara biaya pengurusan atas Meanwhile, the extension or the legal renewal
perpanjangan atau pembaruan legal hak atas costs of land rights in the form of HGB is
tanah dalam bentuk HGB diakui sebagai aset recognized as intangible asset and amortized
takberwujud dan diamortisasi sepanjang mana over the shorter of the rights' legal life and
yang lebih pendek antara umur hukum hak dan land's economic life.
umur ekonomi tanah.
Hak atas tanah tidak diamortisasi. Land rights is not amortized.
Aset dalam penyelesaian dinyatakan sebesar Construction in progress is stated at cost and
biaya perolehan dan akan dipindahkan ke transferred to the respective fixed asset
masing-masing aset tetap yang bersangkutan account when completed and ready for use.
pada saat selesai dan siap digunakan.
Penyusutan aset tetap selain tanah dan Depreciation on fixed assets other than land
bangunan dalam pengerjaan dihitung dengan and construction in progress are calculated
menggunakan metode garis lurus sepanjang using the straight-line method over their
estimasi masa manfaatnya sebagai berikut: estimated useful lives as follows:
Masa manfaat (tahun)/ Persentase/
Golongan Useful life (years) Percentage Classification
Bangunan 20 5,00% Buildings
Perabotan dan peralatan kantor 5 20,00% Furniture and office equipment
Kendaraan 5 20,00% Vehicles
Renovasi bangunan sewa 3-5 20,00% - 33,33% Leasehold improvement
Aset tetap kecuali tanah dan bangunan dalam Fixed assets except land and construction in
pengerjaan disusutkan sampai dengan nilai progress are depreciated to their residual
sisanya. value.
Biaya-biaya setelah pengakuan awal aset diakui Subsequent costs are included in the assetʼs
sebagai bagian dari nilai tercatat aset atau carrying amount or recognized as a separate
sebagai aset yang terpisah, sebagaimana asset, as appropriate, only when it is probable
seharusnya, hanya apabila kemungkinan besar that future economic benefits associated with
Perseroan akan mendapatkan manfaat the item will flow to the Company and the cost
ekonomis di masa depan berkenaan dengan of the item can be measured reliably. Amounts
aset tersebut dan biaya perolehan aset dapat in respect of replaced parts are derecognized.
diukur dengan andal. Nilai yang terkait dengan All other repairs and maintenance are charged
penggantian komponen tidak diakui. Biaya to the statement of profit or loss and other
perbaikan dan pemeliharaan dibebankan ke comprehensive income during the period in
dalam laporan laba rugi dan penghasilan which they are incurred.
komprehensif lain selama periode dimana biaya-
biaya tersebut terjadi.
30
Page 334
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan Untuk Tahun As of 31 December 2023
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
(lanjutan) INFORMATION (continued)
l. Aset tetap, aset hak guna dan liabilitas sewa l. Fixed assets, right-of-use assets and lease
(lanjutan) liabilities (continued)
Aset tetap (lanjutan) Fixed assets (continued)
Nilai residu dan umur manfaat aset ditelaah dan The assetsʼ residual values and useful lives are
disesuaikan, setiap tanggal laporan posisi reviewed, and adjusted if appropriate, at each
keuangan jika diperlukan. date of statement of financial position.
Apabila aset tetap tidak digunakan lagi atau When assets are retired or otherwise disposed
dijual, maka nilai tercatat dan akumulasi of, their carrying values and the related
penyusutannya dikeluarkan dari laporan accumulated depreciation are eliminated from
keuangan dan keuntungan atau kerugian yang the financial statements and the resulting gain
dihasilkan dari penjualan aset tetap diakui dalam or loss on the disposal of fixed assets is
laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif recognized in the statement of profit or loss
lain. and other comprehensive income.
Apabila nilai tercatat aset tetap lebih besar dari When the carrying amount of an asset is
nilai yang dapat diperoleh kembali, nilai tercatat greater than its estimated recoverable amount,
aset diturunkan menjadi sebesar nilai yang dapat it is written down immediately to its recoverable
diperoleh kembali. amount.
Penilaian dilakukan pada akhir setiap periode An assessment is made at each reporting
pelaporan apakah terdapat indikasi bahwa rugi period as to whether there is any indication that
penurunan nilai yang telah diakui dalam periode previously recognized impairment losses may
sebelumnya mungkin tidak ada lagi atau no longer exist or may have decreased. If such
mungkin telah menurun. Jika indikasi yang indication exists, the recoverable amount is
dimaksud ditemukan, maka entitas estimated.
mengestimasi jumlah terpulihkan aset tersebut.
Kerugian penurunan nilai yang telah diakui A previously recognized impairment losses is
dalam periode sebelumnya dibalik hanya jika reversed only if there has been a change in the
terdapat perubahan asumsi-asumsi yang assumptions used to determine the assetʼs
digunakan untuk menentukan jumlah terpulihkan recoverable amount since the last impairment
aset tersebut sejak rugi penurunan nilai terakhir loss was recognized. If that is the case, the
diakui. Dalam hal ini, jumlah tercatat aset carrying amount of the asset is increased to its
dinaikkan ke jumlah terpulihkannya. recoverable amount.
Pembalikan rugi penurunan nilai diakui dalam Reversal of an impairment loss is recognized
laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif in the statement of profit or loss and other
lain. Setelah pembalikan tersebut, penyusutan comprehensive income. After such a reversal,
aset tersebut disesuaikan di periode mendatang the depreciation charge on the asset is
untuk mengalokasikan jumlah tercatat aset yang adjusted in future periods to allocate the
direvisi, dikurangi nilai sisanya, dengan dasar assetʼs revised carrying amount, less any
yang sistematis selama sisa umur masa residual value, on a systematic basis over its
manfaatnya. remaining useful life.
31
Page 335
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan Untuk Tahun As of 31 December 2023
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
(lanjutan) INFORMATION (continued)
l. Aset tetap, aset hak guna dan liabilitas sewa l. Fixed assets, right-of-use assets and lease
(lanjutan) liabilities (continued)
Aset hak guna dan liabilitas sewa Right-of-use assets and lease liabilities
PSAK No. 73 memperkenalkan model akuntansi SFAS No. 73 introduces a single lessee
penyewa tunggal dan mensyaratkan penyewa accounting model and requires a lessee to
untuk mengakui aset dan liabilitas untuk semua recognize assets and liabilities for all leases
sewa dengan pengecualian sewa jangka pendek with the exemptions of short-term leases and
dan aset dengan nilai rendah. Penyewa the underlying asset is of low value. A lessee
diharuskan untuk mengakui aset hak-guna yang is required to recognize a right-of-use asset
mewakili haknya untuk menggunakan aset representing its right to use the underlying
sewaan dan liabilitas sewa yang mewakili leased asset and a lease liability representing
kewajibannya untuk melakukan pembayaran its obligation to make lease payments. SFAS
sewa. PSAK No. 73 secara substansial masih No. 73 substantially carries forward the lessor
menggunakan persyaratan akuntansi atas accounting requirements in SFAS No. 30
pesewa (lessor) sesuai PSAK No. 30 Sewa. Oleh Leases. Accordingly, a lessor continues to
karena itu, pesewa masih akan menggunakan classify its leases as operating leases or
klasifikasi sewa dalam sewa operasi atau finance leases, and to account for those two
pembiayaan, dan memperlakukan transaksi types of leases differently.
sewa atas kedua tipe sewa tersebut secara
berbeda.
Perseroan mengakui liabilitas sewa, sebagai The Company recognized a lease liability,
pembayaran sewa yang tersisa termasuk atas being the remaining lease payments including
opsi perpanjangan dimana perpanjangan hampir extension options where renewal is reasonably
dapat dipastikan, didiskontokan menggunakan certain, discounted using the incremental
tingkat bunga pinjaman inkremental pada borrowing rate at the date of initial application.
tanggal penerapan awal. Aset hak-guna yang The corresponding right-of-use asset
diakui adalah jumlah yang sama dengan liabilitas recognized was an amount equal to the lease
sewa, yang disesuaikan dengan jumlah liability, adjusted by the amount of prepaid or
pembayaran sewa dibayar dimuka atau terutang accrued lease payments relating to those
terkait sewa tersebut. leases.
Beban keuangan dicatat dalam laporan laba rugi. Finance expense is recorded in the statement
Aset sewa (disajikan sebagai bagian aset tetap) of income. Leased assets (presented under
disusutkan dengan metode garis lurus selama fixed assets) are depreciated using straight-line
jangka waktu yang lebih pendek antara umur method over the shorter of the estimated useful
manfaat aset sewa dan periode masa sewa, jika life of the assets and the lease term, if there is
tidak ada kepastian yang memadai bahwa no reasonable certainty that the Company will
Perseroan akan mendapatkan hak kepemilikan obtain ownership by the end of the lease term.
pada akhir masa sewa.
Pada saat penerapan adopsi PSAK No. 73, Upon adoption of SFAS No. 73, the Company
Perseroan menerapkan pendekatan pengakuan applied a single recognition and measurement
dan pengukuran tunggal untuk semua aset sewa approach for all leases except for short-term
kecuali sewa jangka pendek dan sewa aset yang leases and leases of low-value assets.
bernilai rendah.
32
Page 336
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan Untuk Tahun As of 31 December 2023
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
(lanjutan) INFORMATION (continued)
m. Perpajakan m. Taxation
Pajak Final Final Tax
Peraturan perpajakan di Indonesia mengatur Tax regulation in Indonesia determined that
beberapa jenis penghasilan dikenakan pajak certain taxable income is subject to final tax.
yang bersifat final. Pajak final yang dikenakan Final tax applied to the gross value of
atas nilai bruto transaksi tetap dikenakan transactions is applied even when the parties
walaupun atas transaksi tersebut pelaku carrying the transaction are recognizing
transaksi mengalami kerugian. losses.
Mengacu pada PSAK No. 46, “Pajak Referring to SFAS No. 46, “Income Tax”, final
Penghasilan”, pajak final tersebut tidak termasuk tax is no longer governed by SFAS No. 46.
dalam lingkup yang diatur oleh PSAK No. 46. Therefore, the Company has decided to present
Oleh karena itu, Perseroan memutuskan untuk all of the final tax arising from interest income as
menyajikan beban pajak final sehubungan separate line item.
dengan pendapatan bunga sebagai pos
tersendiri.
Pajak Kini Current Tax
Aset dan liabilitas pajak kini untuk tahun berjalan Current income tax assets and liabilities for the
diukur sebesar jumlah yang diharapkan dapat current year are measured at the amount
direstitusi dari atau dibayarkan kepada otoritas expected to be recovered from or paid to the
perpajakan. taxation authority.
Beban pajak kini ditentukan berdasarkan laba Current tax expense is determined based on
kena pajak tahun berjalan yang dihitung the taxable profit for the year computed using
berdasarkan tarif pajak yang berlaku. the prevailing tax rates.
Kekurangan/kelebihan pembayaran pajak Underpayment/overpayment of income tax are
penghasilan dicatat sebagai bagian dari “Beban presented as part of “Income Tax Expense” in
Pajak Penghasilan” dalam laporan laba rugi dan the statement of profit or loss and other
penghasilan komprehensif lain. Perseroan juga comprehensive income. The Company also
menyajikan bunga/denda, jika ada, sebagai presented interest/penalty, if any, as part of
bagian dari “Beban Pajak Penghasilan”. “Income Tax Expense”.
Koreksi terhadap liabilitas perpajakan diakui Amendments to tax obligations are recorded
pada saat surat ketetapan pajak diterima atau, when a tax assessment letter is received or, if
jika diajukan keberatan, pada saat keputusan appealed against, when the result of the
atas keberatan ditetapkan. appeal is determined.
Aset dan liabilitas pajak tangguhan diakui Deferred tax assets and liabilities are
menggunakan metode posisi keuangan atas recognized using the financial position
konsekuensi pajak pada masa mendatang yang method for the future tax consequences
timbul dari perbedaan jumlah tercatat aset dan attributable to the differences between the
liabilitas menurut laporan keuangan dengan carrying amounts of existing assets and
dasar pengenaan pajak aset dan liabilitas pada liabilities in the financial statements and their
setiap tanggal pelaporan. Liabilitas pajak respective tax bases at each reporting date.
tangguhan diakui untuk semua perbedaan Deferred tax liabilities are recognized for all
temporer kena pajak dan aset pajak tangguhan taxable temporary differences and deferred
diakui untuk perbedaan temporer yang boleh tax assets are recognized for deductible
dikurangkan dan akumulasi rugi fiskal, temporary differences and accumulated fiscal
sepanjang besar kemungkinan perbedaan losses to the extent that it is probable that
temporer yang boleh dikurangkan dan akumulasi taxable profit will be available in future years
rugi fiskal tersebut dapat dimanfaatkan untuk against which the deductible temporary
mengurangi laba kena pajak pada masa depan. differences and accumulated fiscal losses
can be utilized.
33
Page 337
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan Untuk Tahun As of 31 December 2023
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
(lanjutan) INFORMATION (continued)
m. Perpajakan (lanjutan) m. Taxation (continued)
Pajak Tangguhan Deferred Tax
Jumlah tercatat aset pajak tangguhan ditelaah The carrying amount of a deferred tax asset is
ulang pada akhir setiap periode pelaporan dan reviewed at the end of each reporting period
diturunkan apabila laba fiskal mungkin tidak and reduced to the extent that it is no longer
memadai untuk mengkompensasi sebagian atau probable that sufficient taxable profit will be
semua manfaat aset pajak tangguhan tersebut. available to allow the benefit of part or all of that
Pada akhir setiap periode pelaporan, Perseroan deferred tax asset to be utilized. At the end of
menilai kembali aset pajak tangguhan yang tidak each reporting period, the Company
diakui. Perseroan mengakui aset pajak reassesses unrecognized deferred tax assets.
tangguhan yang sebelumnya tidak diakui apabila The Company recognizes a previously
besar kemungkinan bahwa laba fiskal pada unrecognized deferred tax assets to the extent
masa depan akan tersedia untuk pemulihannya. that it has become probable that future taxable
profit will allow the deferred tax assets to be
recovered.
Pajak tangguhan dihitung dengan menggunakan Deferred tax is calculated at the tax rates that
tarif pajak yang berlaku atau secara substansial have been enacted or substantively enacted at
telah berlaku pada tanggal pelaporan. the reporting date. Changes in the carrying
Perubahan nilai tercatat aset dan liabilitas pajak amount of deferred tax assets and liabilities due
tangguhan yang disebabkan oleh perubahan to a change in tax rates are charged to current
tarif pajak dibebankan pada usaha tahun year operations, except to the extent that they
berjalan, kecuali untuk transaksi-transaksi yang relate to items previously charged or credited to
sebelumnya telah langsung dibebankan atau equity.
dikreditkan ke ekuitas.
Aset dan liabilitas pajak tangguhan disajikan Deferred tax assets and liabilities are offset in
secara saling hapus dalam laporan posisi the statement of financial position, except if they
keuangan, kecuali aset dan liabilitas pajak are for different legal entities, consistent with
tangguhan untuk entitas yang berbeda, sesuai the presentation of current tax assets and
dengan penyajian aset dan liabilitas pajak kini. liabilities.
n. Imbalan kerja n. Employee benefits
Imbalan kerja jangka pendek Short-term employee benefits
Imbalan kerja jangka pendek diakui pada saat Short-term employee benefits are recognized
terutang kepada karyawan berdasarkan metode when it is payable to the employees based on
akrual. accrual method.
Imbalan kerja jangka panjang dan imbalan Long-term employee benefits and post-
pasca-kerja employment benefits
Imbalan kerja jangka panjang dan imbalan Long-term employee benefits and post-
pasca-kerja, seperti pensiun, uang pisah, uang employment employee benefits, such as
penghargaan, dan imbalan lainnya, ditentukan pensions, severance pay, service pay, and other
sesuai dengan Peraturan Perseroan dan benefits are provided in accordance with the
Undang-Undang Ketenagakerjaan yang berlaku. Companyʼs Regulations and applicable Labor
Law.
Karena Undang-Undang Ketenagakerjaan Since Labor Law sets the formula for determining
menentukan rumus tertentu untuk menghitung the minimum amount of benefits, in substance
jumlah minimal imbalan pensiun, pada dasarnya, pension plans under the Labor Law represent
program pensiun berdasarkan Undang-Undang defined benefit plans. A defined benefit plan is a
Ketenagakerjaan adalah program imbalan pasti. pension plan that defines an amount of pension
Program pensiun imbalan pasti adalah program benefit to be provided, usually as a function of
pensiun yang menentukan jumlah imbalan one or more factors such as age, years of service
pensiun yang akan diberikan, biasanya or compensation.
berdasarkan pada satu faktor atau lebih seperti
usia, masa kerja atau kompensasi.
34
Page 338
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan Untuk Tahun As of 31 December 2023
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
(lanjutan) INFORMATION (continued)
n. Imbalan kerja (lanjutan) n. Employee benefits (continued)
Imbalan kerja jangka panjang dan imbalan Long-term employee benefits and post-
pasca-kerja (lanjutan) employment benefits (continued)
Liabilitas program pensiun imbalan pasti yang The liability recognized in the statement of
diakui di laporan posisi keuangan adalah nilai financial position in respect of defined benefit
kini liabilitas imbalan pasti pada tanggal laporan pension plans is the present value of the defined
posisi keuangan, serta disesuaikan dengan benefit obligation at the date of statement of
keuntungan atau kerugian aktuarial dan biaya financial position, together with adjustments for
jasa lalu yang belum diakui. Nilai kini liabilitas unrecognized actuarial gains or losses and past
imbalan pasti dihitung setiap tahun oleh aktuaris service cost. The present value of defined
independen menggunakan metode projected benefit obligation is calculated annually by an
unit credit. independent actuary using the projected unit
credit method.
Nilai kini liabilitas imbalan pasti ditentukan The present value of the defined benefit
dengan mendiskontokan estimasi arus kas obligation is determined by discounting the
keluar masa depan dengan menggunakan estimated future cash outflows using yields on
tingkat obligasi pemerintah jangka panjang Indonesian Government bonds that are
dalam mata uang yang sama dengan mata uang denominated in the currency in which the
imbalan yang akan dibayarkan dan waktu jatuh benefits will be paid, and that have terms to
tempo yang kurang lebih sama dengan waktu maturity approximating the terms of the related
jatuh tempo imbalan yang bersangkutan. pension liability.
Seluruh biaya jasa lalu diakui pada saat yang All past service costs are recognized at the
lebih dulu antara ketika amandemen/kurtailmen earlier of when the amendment/curtailment
terjadi atau ketika biaya restrukturisasi atau occurs and when the related restructuring or
pemutusan hubungan kerja diakui. Sebagai termination costs are recognized. As a result,
akibatnya, biaya jasa lalu yang belum vested unvested past service costs can no longer be
tidak lagi dapat ditangguhkan dan diakui selama deferred and recognized over the future
periode vesting masa depan. vesting period.
Bunga neto atas imbalan pasti neto merupakan Net interest on the net defined benefit liabilities
komponen pendapatan bunga dari aset program, is the interest income component of plan
biaya bunga atas liabilitas imbalan pasti dan assets, interest expense of defined benefit
bunga atas dampak batas atas dari aset. obligation and interest on the effect of asset
ceiling.
Pengukuran kembali liabilitas imbalan pasti neto Remeasurements of the net defined benefit
terdiri atas: obligation consists of:
- keuntungan dan kerugian aktuarial - actuarial gains and losses
- imbal hasil atas aset program, tidak termasuk - return on plan assets, excluding amount
jumlah yang dimasukkan dalam bunga neto included in net interest on the net defined
atas liabilitas imbalan pasti neto benefit obligation
- setiap perubahan dampak batas atas aset, - any change in effect of the asset ceiling,
tidak termasuk jumlah yang dimasukkan excluding amount included in net interest on
dalam bunga neto atas liabilitas imbalan pasti the net defined benefit obligation.
neto.
35
Page 339
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan Untuk Tahun As of 31 December 2023
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
(lanjutan) INFORMATION (continued)
n. Imbalan kerja (lanjutan) n. Employee benefits (continued)
Pesangon pemutusan hubungan kerja Termination benefits
Pesangon pemutusan hubungan kerja terutang Termination benefits are payable whenever an
ketika karyawan dihentikan kontrak kerjanya employeeʼs employment is terminated before
sebelum usia pensiun normal. Perseroan the normal retirement date. The Company
mengakui pesangon pemutusan hubungan kerja recognizes termination benefits when it is
ketika Perseroan menunjukkan komitmennya demonstrably committed to terminate the
untuk memutuskan hubungan kerja dengan employment of current employees according to
karyawan berdasarkan suatu rencana formal a detailed formal plan and the possibility to
terperinci yang kecil kemungkinannya untuk withdraw the plan is low. Benefits falling due
dibatalkan. Pesangon yang akan dibayarkan more than 12 months after statement of
dalam waktu lebih dari 12 bulan setelah tanggal financial position date are discounted to reflect
laporan posisi keuangan didiskontokan untuk its present value.
mencerminkan nilai kini.
o. Saham o. Share capital
Saham biasa diklasifikasikan sebagai ekuitas. Ordinary shares are classified as equity.
p. Dividen p. Dividends
Pembagian dividen final diakui sebagai liabilitas Final dividend distributions are recognized as
dalam laporan keuangan pada tanggal dividen a liability in the financial statements at the date
tersebut disetujui Rapat Umum Pemegang when the dividends are approved in the
Saham Perseroan. Companyʼs General Meeting of Shareholders.
q. Laba per saham q. Earnings per share
Laba per saham dihitung dengan membagi laba Earnings per share is calculated by dividing
tahun berjalan dengan jumlah rata-rata income for the year by the weighted average
tertimbang saham biasa yang beredar pada number of ordinary shares outstanding during
tahun yang bersangkutan. the year.
r. Surat berharga yang diterbitkan r. Securities issued
Surat berharga yang diterbitkan meliputi Securities issued consist of Medium-Term
Medium-Term Notes dan utang obligasi. Surat Notes and bonds payable. Securities issued
berharga yang diterbitkan diklasifikasikan are classified as financial liabilities at
sebagai liabilitas keuangan yang diukur dengan amortized cost. Incremental costs directly
biaya perolehan diamortisasi. Biaya tambahan attributable to the issuance of securities are
yang dapat diatribusikan secara langsung deducted from the amount of securities issued
dengan penerbitan surat berharga dikurangkan and amortized over the period of the securities
dari jumlah surat berharga yang diterbitkan dan issued using the effective interest rate method.
diamortisasi selama jangka waktu surat berharga Refer to Note 2c for the accounting policy of
yang diterbitkan tersebut dengan menggunakan financial liabilities at amortized cost.
metode suku bunga efektif. Lihat Catatan 2c
untuk kebijakan akuntansi atas liabilitas
keuangan yang diukur dengan biaya perolehan
diamortisasi.
36
Page 340
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan Untuk Tahun As of 31 December 2023
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
(lanjutan) INFORMATION (continued)
s. Transaksi dengan pihak-pihak berelasi s. Transactions with related parties
Perseroan mempunyai transaksi dengan pihak The Company has transactions with related
berelasi. Definisi pihak berelasi yang dipakai parties. The definition of related parties used is
adalah sebagai berikut: as follows:
Suatu pihak dianggap berelasi dengan The Company considers the following as its
Perseroan jika: related parties:
a. orang atau anggota keluarga dekatnya a. a person or a close member of that
mempunyai relasi dengan entitas pelapor personʼs family is related to a reporting
jika orang tersebut: entity if that person:
(i) memiliki pengendalian atau (i) has control or joint control of the
pengendalian bersama atas entitas reporting entity;
pelapor;
(ii) memiliki pengaruh signifikan atas (ii) has significant influence over the
entitas pelapor; atau reporting entity; or
(iii) merupakan personil manajemen kunci (iii) is a member of the key management
entitas pelapor atau entitas induk dari personnel of the reporting entity or of
entitas pelapor. a parent of the reporting entity.
b. suatu entitas berelasi dengan entitas pelapor b. an entity is related to a reporting entity if
jika memenuhi salah satu hal berikut: any of the following conditions applies:
(i) entitas dan entitas pelapor adalah (i) the entity and the reporting entity are
anggota dari kelompok usaha yang members of the same group (which
sama (artinya entitas induk, entitas means that each parent, subsidiary
anak, dan entitas anak berikutnya and fellow subsidiary is related to the
saling berelasi dengan entitas lainnya). others).
(ii) satu entitas adalah entitas asosiasi atau (ii) one entity is an associate or joint
ventura bersama dari entitas lain (atau venture of the other entity (or an
entitas asosiasi atau ventura bersama associate or joint venture of a
yang merupakan anggota suatu member of a group of which the other
kelompok usaha, yang mana entitas entity is a member).
lain tersebut adalah anggotanya).
(iii) kedua entitas tersebut adalah ventura (iii) both entities are joint ventures of the
bersama dari pihak ketiga yang sama. same third party.
(iv) satu entitas adalah ventura bersama (iv) one entity is a joint venture of a third
dari entitas ketiga dan entitas yang lain entity and the other entity is an
adalah entitas asosiasi dari entitas associate of the third entity.
ketiga.
(v) entitas tersebut adalah suatu program (v) the entity is a post-employment
imbalan pascakerja untuk imbalan kerja benefit plan for the benefit of
dari salah satu entitas pelapor atau employees of either the reporting
entitas yang terkait dengan entitas entity or an entity related to the
pelapor. Jika entitas pelapor adalah reporting entity. If the reporting entity
entitas yang menyelenggarakan is itself such a plan, the sponsoring
program tersebut, maka entitas sponsor employers are also related to the
juga berelasi dengan entitas pelapor. reporting entity.
(vi) entitas yang dikendalikan atau (vi) the entity is controlled or jointly
dikendalikan bersama oleh orang yang controlled by a person identified in
diidentifikasi dalam huruf (a). (a).
(vii) orang yang diidentifikasi dalam huruf (vii) a person identified in (a)(i) has
(a)(i) memiliki pengaruh signifikan atas significant influence over the entity or
entitas atau merupakan personil is a member of the key management
manajemen kunci entitas (atau entitas personnel of the entity (or of a parent
induk dari entitas). of the entity).
Seluruh transaksi material dengan pihak-pihak All material transactions with related parties
berelasi telah diungkapkan di catatan atas are disclosed in the notes to the financial
laporan keuangan. statements.
37
Page 341
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan Untuk Tahun As of 31 December 2023
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
(lanjutan) INFORMATION (continued)
t. Instrumen keuangan derivatif t. Derivative financial instruments
Instrumen derivatif diakui pertama-tama pada Derivative instruments are initially recognized
nilai wajar pada saat kontrak tersebut dilakukan, at fair value on the date the contracts are
dan selanjutnya diukur pada nilai wajarnya. entered into and are subsequently re-
Derivatif dicatat sebagai aset apabila memiliki measured at their fair values. Derivatives are
nilai wajar positif dan sebagai liabilitas apabila carried as assets when the fair value is positive
memiliki nilai wajar negatif. and as liabilities when the fair value is
negative.
Metode pengakuan keuntungan atau kerugian The method of recognizing the fair value gain
dari perubahan nilai wajar tergantung pada or loss depends on whether the derivative is
apakah derivatif tersebut adalah instrumen designated as a hedging instrument and, if so,
lindung nilai, dan sifat dari unsur yang dilindungi the nature of the item being hedged.
nilainya.
Perseroan menggunakan instrumen keuangan The Company uses derivative instruments,
derivatif, pertukaran (swap) mata uang asing dan cross currency and interest rate swaps as part
tingkat suku bunga, sebagai bagian dari aktivitas of its management activities to manage risks of
manajemen untuk melindungi dampak risiko foreign currency and interest rate on the
mata uang asing dan tingkat suku bunga atas Companyʼs bank loan. The Company applies
pinjaman Perseroan. Perseroan menerapkan cash flow hedge accounting when transactions
akuntansi lindung nilai arus kas pada saat meet the specified criteria for hedge
transaksi tersebut memenuhi kriteria perlakuan accounting treatment.
akuntansi lindung nilai.
Pada saat terjadinya transaksi, Perseroan The Company documents, at the inception of
membuat dokumentasi mengenai hubungan the transaction, the relationship between
antara instrumen lindung nilai dan unsur yang hedging instruments and hedged items, as well
dilindungi nilainya, juga tujuan manajemen risiko as its risk management objective and strategy
dan strategi yang diterapkan dalam melakukan for undertaking hedge transactions. This
transaksi lindung nilai. Proses dokumentasi ini process includes linking all derivatives
menghubungkan derivatif yang ditujukan designated as hedges to specific assets and
sebagai lindung nilai dengan aset dan liabilitas liabilities or to specific firm commitments or
tertentu atau dengan komitmen penuh tertentu forecast transactions.
atau transaksi yang diperkirakan.
Pada saat terjadinya transaksi lindung nilai dan The Company also documents its assessment,
pada periode berikutnya, Perseroan juga both at the hedge inception and on an ongoing
membuat dokumentasi atas penilaian apakah basis, as to whether the derivatives that are
derivatif yang digunakan sebagai transaksi used in hedging transactions are highly
lindung nilai memiliki efektivitas yang tinggi effective in offsetting changes in fair values or
dalam menandingi (offsetting) perubahan nilai cash flows of hedged items.
wajar atau arus kas dari unsur yang dilindungi
nilainya.
Hubungan lindung nilai memenuhi syarat untuk A hedging relationship qualifies for hedge
akuntansi lindung nilai jika memenuhi semua accounting if it meets all of the following
persyaratan efektivitas berikut: effectiveness requirements:
Ada 'hubungan ekonomik' antara item There is ʻan economic relationshipʼ
lindung nilai dan instrumen lindung nilai. between the hedged item and the hedging
instrument.
Pengaruh risiko kredit tidak 'mendominasi The effect of credit risk does not ʻdominate
perubahan nilai' yang dihasilkan dari the value changesʼ that result from that
hubungan ekonomik tersebut. economic relationship.
38
Page 342
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan Untuk Tahun As of 31 December 2023
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
(lanjutan) INFORMATION (continued)
t. Instrumen keuangan derivatif (lanjutan) t. Derivative financial instruments
(continued)
Hubungan lindung nilai memenuhi syarat untuk A hedging relationship qualifies for hedge
akuntansi lindung nilai jika memenuhi semua accounting if it meets all of the following
persyaratan efektivitas berikut: (lanjutan) effectiveness requirements: (continued)
Rasio lindung nilai dari hubungan lindung The hedge ratio of the hedging
nilai adalah rasio yang sama yang relationship is the same as that resulting
dihasilkan dari kuantitas item lindung nilaian from the quantity of the hedged item that
yang aktual digunakan oleh Perseroan the Company actually hedges and the
melindungi nilai sejumlah kuantitas quantity of the hedging instrument that the
instrumen lindung nilaian yang secara Company actually uses to hedge that
aktual digunakan oleh Perseroan untuk quantity of hedged item.
melindungi sejumlah kuantitas item lindung
nilaian.
Bagian yang efektif atas perubahan nilai wajar The effective portion of changes in the fair
derivatif yang ditujukan dan memenuhi kualifikasi value of derivatives that are designated and
sebagai lindung nilai arus kas, diakui sebagai qualified as cash flow hedges are recognized
“penghasilan komprehensif lain” pada bagian in “other comprehensive income” and reported
ekuitas. Keuntungan atau kerugian atas bagian to equity. The gain or loss relating to the
yang tidak efektif diakui langsung sebagai laba ineffective portion is recognized immediately in
atau rugi. Jumlah akumulasi keuntungan atau profit or loss. Amounts accumulated in equity
kerugian dalam ekuitas dibebankan sebagai laba are recycled to profit or loss in the periods in
atau rugi komprehensif ketika unsur yang which the hedged item will affect net profit.
dilindungi nilainya mempengaruhi laba neto.
Ketika instrumen lindung nilai kadaluwarsa atau When the hedging instrument expires or is
dijual, dihentikan, dilaksanakan, atau tidak lagi sold, terminated, exercised or no longer
memenuhi kriteria akuntansi lindung nilai, qualifies for hedge accounting, the cumulative
keuntungan atau kerugian kumulatif yang amount deferred in equity remains in the “other
ditangguhkan di ekuitas tetap diakui pada comprehensive income” and is subsequently
“penghasilan komprehensif lain” dan transferred to profit or loss when the hedged
direklasifikasi ke laba rugi ketika item yang item is recognized in the statement of profit or
dilindungi nilai diakui dalam laporan laba rugi dan loss and other comprehensive income.
penghasilan komprehensif lain.
u. Pengakuan pendapatan dan beban u. Income and expense recognition
Pendapatan dari pembiayaan konsumen dan Income from consumer financing and finance
sewa pembiayaan, komisi asuransi dan biaya lease, insurance commission and insurance
jasa perantara asuransi serta beban bunga untuk brokerage fee and expense for all interest
semua instrumen keuangan dengan interest bearing financial instruments are recognized
bearing diakui sesuai dengan jangka waktu over the term of the respective contracts using
kontrak berdasarkan metode suku bunga efektif. the effective interest rate method.
Metode suku bunga efektif adalah metode yang The effective interest method is a method of
digunakan untuk menghitung biaya perolehan calculating the amortized cost of a financial
diamortisasi dari aset keuangan atau liabilitas asset or a financial liability and of allocating the
keuangan dan metode untuk mengalokasikan interest income or interest expense over the
pendapatan bunga atau beban bunga selama relevant period. The effective interest rate is
periode yang relevan. Suku bunga efektif adalah the rate that exactly discounts estimated future
suku bunga yang secara tepat mendiskontokan cash payments or receipts through the
estimasi pembayaran atau penerimaan kas di expected life of the financial instrument or,
masa datang selama perkiraan umur dari when appropriate, a shorter period to the net
instrumen keuangan, atau jika lebih tepat, carrying amount of the financial asset or
digunakan periode yang lebih singkat untuk financial liability.
memperoleh nilai tercatat bersih dari aset
keuangan atau liabilitas keuangan.
39
Page 343
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan Untuk Tahun As of 31 December 2023
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
(lanjutan) INFORMATION (continued)
u. Pengakuan pendapatan dan beban (lanjutan) u. Income and expense recognition
(continued)
Pada saat menghitung suku bunga efektif, When calculating the effective interest rate, the
Perseroan mengestimasi arus kas dengan Company estimates cash flows considering all
mempertimbangkan seluruh persyaratan contractual terms of the financial instruments
kontraktual dalam instrumen keuangan tersebut, but does not consider future credit losses.
namun tidak mempertimbangkan kerugian kredit These calculations include transaction costs
di masa datang. Perhitungan ini mencakup biaya and administration income.
transaksi dan pendapatan administrasi.
Pendapatan bunga bank dan denda The bankʼs interest income and late payment
keterlambatan pembayaran diakui pada saat penalties are recognized upon receipt. Interest
terjadinya. Pendapatan bunga bank disajikan income is presented on a gross basis in the
secara bruto pada laporan laba rugi dan statement of profit or loss and other
penghasilan komprehensif lain. comprehensive income.
Pendapatan dan beban lain diakui pada saat Other Income and expense are recognized as
terjadinya, menggunakan dasar akrual. incurred on an accrual basis.
v. Segmen Operasi v. Operating Segment
Segmen operasi adalah suatu komponen dari An operating segment is a component of an
entitas: entity:
i. yang terlibat dalam aktivitas bisnis yang i. that engages with business activities to
memperoleh pendapatan dan menimbulkan generate income and expenses (including
beban (termasuk pendapatan dan beban income and expenses relating to the
yang terkait dengan transaksi dengan transactions with other components with the
komponen lain dari entitas yang sama); same entity);
ii. yang hasil operasinya dikaji ulang secara ii. whose operating results are observed
berkala oleh kepala operasional untuk regularly by the chief decision maker to
pembuatan keputusan tentang sumber daya make decisions regarding the allocation of
yang dialokasikan pada segmen tersebut dan resources and to evaluate the works; and,
menilai kinerjanya; dan,
iii. yang tersedia informasi keuangan yang dapat iii. for which separate financial information is
dipisahkan. available.
Perseroan menyajikan segmen operasi The Company presents operating segments
berdasarkan informasi yang disiapkan secara based on the information that is internally
internal untuk pengambil keputusan operasional. provided to the chief operating decision maker.
Pengambil keputusan operasional Perseroan The Companyʼs chief operating decision
adalah Direksi. makers are the Directors.
Segmen operasi Perseroan disajikan The Company discloses the operating
berdasarkan segmen usaha yang terdiri dari segment and presents based on business
Fleet dan ritel (lihat Catatan 30). segment which consists of Fleet and Retail
(refer to Note 30).
40
Page 344
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan Untuk Tahun As of 31 December 2023
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
(lanjutan) INFORMATION (continued)
w. Perubahan kebijakan akuntansi dan w. Changes in accounting policies and
pengungkapan disclosures
Perseroan telah menerapkan standar akuntansi The Company adopted the following
berikut pada tanggal 1 Januari 2023 yang accounting standards, which are considered
dianggap relevan: relevant, starting on 1 January 2023:
Amandemen PSAK 1: Penyajian laporan Amendment of PSAK 1: Presentation of
keuangan tentang Pengungkapan Kebijakan financial statements - Disclosure of accounting
Akuntansi policies
Amandemen ini memberikan panduan dan This amendments provides guidance and
contoh untuk membantu entitas menerapkan examples to help entities apply materiality
pertimbangan materialitas dalam pengungkapan judgements to accounting policy disclosures.
kebijakan akuntansi. Amandemen tersebut The amendment aims to help entities provide
bertujuan untuk membantu entitas menyediakan accounting policy disclosures that are more
pengungkapan kebijakan akuntansi yang lebih useful by replacing the requirement for entities
berguna dengan mengganti persyaratan untuk to disclose their ʻsignificantʼ accounting
mengungkapkan kebijakan akuntansi 'signifikan' policies with a requirement to disclose their
entitas dengan persyaratan untuk ʻmaterialʼ accounting policies and adding
mengungkapkan kebijakan akuntansi 'material' guidance on how entities apply the concept of
entitas dan menambahkan panduan tentang materiality in making decisions about
bagaimana entitas menerapkan konsep accounting policy disclosures.
materialitas dalam membuat keputusan tentang
pengungkapan kebijakan akuntansi.
Amandemen PSAK 16: Aset Tetap - Hasil Amendments to PSAK 16: Fixed Assets -
sebelum Penggunaan yang Diintensikan Proceeds before Intended Use.
Amandemen ini tidak memperbolehkan entitas The amendments prohibit entities to deduct
untuk mengurangi suatu hasil penjualan item from the cost of an item of fixed assets, any
yang diproduksi saat membawa aset tersebut ke proceeds from selling items produced while
lokasi dan kondisi yang diperlukan supaya aset bringing that asset to the location and
dapat beroperasi sesuai dengan intensi condition necessary for it to be capable of
manajemen dari biaya perolehan suatu aset operating in the manner intended by
tetap. Sebaliknya, entitas mengakui hasil dari management. Instead, an entity recognizes
penjualan item-item tersebut, dan biaya untuk the proceeds from selling such items, and the
memproduksi item-item tersebut, dalam laba costs of producing those items, in the profit or
rugi. loss.
Amandemen PSAK 25: Kebijakan Akuntansi, Amendment of PSAK 25: Accounting Policies,
Perubahan Estimasi Akuntansi, dan Kesalahan Changes in Accounting Estimates and Errors –
terkait Definisi Estimasi Akuntansi Definition of Accounting Estimates
Amandemen tersebut memperkenalkan definisi The amendments introduce a definition of
'estimasi akuntansi' dan mengklarifikasi ʻaccounting estimatesʼ and clarify the
perbedaan antara perubahan estimasi akuntansi distinction between changes in accounting
dan perubahan kebijakan akuntansi dan koreksi estimates and changes in accounting policies
kesalahan. Amandemen tersebut juga and the correction of errors. Also, they clarify
mengklarifikasi bagaimana entitas how entities use measurement techniques and
menggunakan teknik pengukuran dan input inputs to develop accounting estimates.
untuk mengembangkan estimasi akuntansi.
41
Page 345
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan Untuk Tahun As of 31 December 2023
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
(lanjutan) INFORMATION (continued)
w. Perubahan kebijakan akuntansi dan w. Changes in accounting policies and
pengungkapan (lanjutan) disclosures (continued)
Amandemen PSAK 46: Pajak Penghasilan Amendment of PSAK 46: Income Taxes –
tentang Pajak Tangguhan Terkait Aset dan Deferred Tax relating to Assets and Liabilities
Liabilitas Yang Timbul Dari Transaksi Tunggal arising from a Single Transaction
Amendemen ini mengusulkan agar entitas This amendment proposes that entities
mengakui aset maupun liabilitas pajak recognize deferred tax assets and liabilities at
tangguhan pada saat pengakuan awalnya the time of initial recognition, for example from
sebagai contoh dari transaksi sewa, untuk a lease transaction, to eliminate differences in
mengeliminasi perbedaan praktik saat ini atas current practice for such transactions and
transaksi tersebut dan transaksi lain yang similar transactions.
serupa.
Perseroan telah menganalisa penerapan The Company has assessed that the adoption
standar akuntansi di atas dan tidak memiliki of the above mentioned accounting standards
pengaruh yang signifikan terhadap laporan does not have significant impact to the financial
keuangan. statements.
3. PERTIMBANGAN, ESTIMASI DAN ASUMSI 3. SIGNIFICANT ACCOUNTING JUDGEMENTS,
AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN ESTIMATES AND ASSUMPTIONS
Penyusunan laporan keuangan Perseroan The preparation of the Companyʼs financial
mengharuskan manajemen untuk membuat statements requires management to make
pertimbangan, estimasi dan asumsi yang judgments, estimates and assumptions that affect
mempengaruhi jumlah yang dilaporkan atas the reported amounts of revenues, expenses,
pendapatan, beban, aset dan liabilitas dan assets and liabilities, and the disclosure of
pengungkapan atas liabilitas kontinjensi, pada akhir contingent liabilities, at the end of the reporting
periode pelaporan. period.
Ketidakpastian mengenai asumsi dan estimasi Uncertainty about these assumptions and
tersebut dapat mengakibatkan penyesuaian material estimates could result in outcomes that require a
terhadap nilai tercatat aset dan liabilitas dalam material adjustment to the carrying amount of the
periode pelaporan berikutnya. asset and liability affected in future periods.
Pertimbangan Judgements
Pertimbangan berikut ini dibuat oleh manajemen The following judgements are made by
dalam rangka penerapan kebijakan akuntansi management in the process of applying the
Perseroan yang memiliki pengaruh paling signifikan Companyʼs accounting policies that have the most
atas jumlah yang diakui dalam laporan keuangan: significant effects on the amounts recognized in the
financial statements:
Klasifikasi aset dan liabilitas keuangan Classification of financial assets and financial
liabilities
Aset keuangan dan liabilitas keuangan diakui sesuai Financial assets and financial liabilities are
dengan kebijakan akuntansi seperti yang accounted for in accordance with the accounting
diungkapkan pada Catatan 2c. policies as disclosed in Note 2c.
42
Page 346
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan Untuk Tahun As of 31 December 2023
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
3. PERTIMBANGAN, ESTIMASI DAN ASUMSI 3. SIGNIFICANT ACCOUNTING JUDGEMENTS,
AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (lanjutan) ESTIMATES AND ASSUMPTIONS (continued)
Pertimbangan (lanjutan) Judgements (continued)
Usaha yang berkelanjutan Going Concern
Manajemen Perseroan telah melakukan penilaian The Companyʼs management has made an
atas kemampuan Perseroan untuk melanjutkan assessment of the Companyʼs ability to continue as
kelangsungan usahanya dan berkeyakinan bahwa a going concern and is satisfied that the Company
Perseroan memiliki sumber daya untuk melanjutkan has the resources to continue its business for the
usahanya di masa mendatang. Selain itu, foreseeable future. Furthermore, the management
manajemen tidak mengetahui adanya ketidakpastian is not aware of any material uncertainties that may
material yang dapat menimbulkan keraguan yang cast significant doubt upon the Companyʼs ability to
signifikan terhadap kemampuan Perseroan untuk continue as a going concern. Therefore, the
melanjutkan kelangsungan usahanya. Oleh karena financial statements continue to be prepared on the
itu, laporan keuangan telah disusun atas dasar usaha going concern basis.
yang berkelanjutan.
Estimasi dan Asumsi Estimates and Assumptions
a. Cadangan kerugian penurunan nilai a. Allowance for impairment losses
PSAK 71 mensyaratkan penyertaan informasi SFAS 71 requires inclusion of information
tentang kejadian masa lalu, kondisi saat ini dan about past events, current conditions and
perkiraan kondisi ekonomi masa depan. forecasts of future economic conditions. The
Perkiraan perubahan dalam kerugian kredit yang estimates of changes in expected credit losses
diharapkan harus mencerminkan, dan secara should reflect, and be directionally consistent
langsung konsisten dengan, perubahan dalam with, changes in related observable data from
data terkait yang diobservasi dari periode ke period to period. The calculation of collective
periode. Perhitungan kerugian kredit expected credit losses of financial assets
ekspektasian secara kolektif atas aset keuangan requires estimation of forward looking
membutuhkan estimasi forward looking dari Probability of Default (PD), Loss Given Default
Probability of Default (PD), Loss Given Default (LGD) and Exposure at Default (EAD) (refer to
(LGD) dan Exposure at Default (EAD) (lihat Note 2c).
Catatan 2c).
b. Imbalan kerja b. Post-employment benefits
Perhitungan aktuaria menggunakan asumsi- The actuarial valuation involves making
asumsi seperti tingkat diskonto, tingkat assumptions about discount rate, expected
pengembalian investasi, tingkat kenaikan gaji, rate of return, on investments, future salary
tingkat kematian, tingkat pengunduran diri dan increases, mortality rate, resignation rate and
lain-lain. Perubahan asumsi ini akan others. Any changes in these assumptions will
mempengaruhi jumlah tercatat liabilitas imbalan impact the carrying amount of employee
kerja (lihat Catatan 2n). benefits obligations (refer to Note 2n).
c. Penyusutan dan estimasi umur manfaat aset c. Depreciation and estimated useful lives of
tetap fixed assets
Biaya perolehan aset tetap disusutkan dengan The costs of fixed assets are depreciated on a
menggunakan metode garis lurus berdasarkan straight-line method over their estimated
estimasi masa manfaat ekonomisnya. useful lives. Management properly estimates
Manajemen mengestimasi masa manfaat the useful lives of these fixed assets as
ekonomis aset tetap seperti diungkapkan pada disclosed in Note 2l. These are common life
Catatan 2l. Ini adalah umur yang secara umum expectancies applied in the industries where
diharapkan dalam industri dimana Perseroan the Company conducts its businesses.
menjalankan bisnisnya. Perubahan tingkat Changes in the expected level of usage and
pemakaian dan perkembangan teknologi dapat technological development could impact the
mempengaruhi masa manfaat ekonomis dan economic useful lives and the residual values
nilai sisa aset, dan karenanya biaya penyusutan of these assets, and therefore future
masa depan mungkin direvisi. depreciation charges could be revised.
43
Page 347
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan Untuk Tahun As of 31 December 2023
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
3. PERTIMBANGAN, ESTIMASI DAN ASUMSI 3. SIGNIFICANT ACCOUNTING JUDGEMENTS,
AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (lanjutan) ESTIMATES AND ASSUMPTIONS (continued)
Estimasi dan Asumsi (lanjutan) Estimates and Assumptions (continued)
d. Pajak penghasilan d. Income tax
Pertimbangan signifikan dilakukan dalam Significant judgment is involved in determining
menentukan provisi atas pajak penghasilan provision for corporate income tax. There are
badan. Terdapat transaksi dan perhitungan certain transaction and computation for which
tertentu yang penentuan pajak akhirnya adalah the ultimate tax determination is uncertain
tidak pasti sepanjang kegiatan usaha normal. during the ordinary course of business. The
Perseroan mengakui liabilitas atas pajak Company recognizes liabilities for expected
penghasilan badan berdasarkan estimasi corporate income tax issues based on
apakah terdapat tambahan pajak penghasilan estimates of whether additional corporate
badan. income tax will be due.
e. Pajak tangguhan e. Deferred tax assets
Aset pajak tangguhan diakui atas jumlah pajak Deferred tax assets are recognized for the
penghasilan terpulihkan (recoverable) pada future recoverable taxable income arising from
periode mendatang sebagai akibat perbedaan temporary difference.
temporer yang boleh dikurangkan.
Justifikasi manajemen diperlukan untuk Management judgment is required to
menentukan jumlah aset pajak tangguhan yang determine the amount of deferred tax assets
dapat diakui, sesuai dengan waktu yang tepat that can be recognized, based upon the likely
dan tingkat laba fiskal di masa mendatang timing or level of future taxable profits together
sejalan dengan strategi rencana perpajakan ke with future strategic planning (Note 2m).
depan (Catatan 2m).
f. Nilai wajar instrumen keuangan f. Fair values of financial instruments
Dalam menentukan nilai wajar aset keuangan In determining the fair value for financial assets
dan liabilitas yang tidak mempunyai harga pasar, and financial liabilities for which there is no
Perseroan menggunakan teknik penilaian observable market price, the Company uses
seperti yang dijelaskan dalam Catatan 2c. Untuk the valuation techniques as described in
instrumen keuangan yang jarang Note 2c. For financial instruments that are
diperdagangkan dan memiliki informasi harga traded infrequently and a lack of price
yang terbatas, nilai wajar menjadi kurang objektif transparency, fair value is less objective and
dan membutuhkan berbagai tingkat penilaian requires varying degrees of judgement
tergantung pada likuiditas, konsentrasi, faktor depending on liquidity, concentration,
ketidakpastian pasar, asumsi harga dan risiko uncertainty of market factors, pricing
lainnya. assumptions and other risks affecting the
specific instrument.
Masukan (input) untuk model ini berasal dari The input for this model comes from
data pasar yang bisa diamati. Bila data pasar observable market data. When observable
yang bisa diamati tersebut tidak tersedia, market data is not available, management
manajemen mempertimbangkan masukan dan considers necessary inputs and assumptions
asumsi diperlukan untuk menentukan nilai wajar. to determine the fair value. The above
Pertimbangan tersebut mencakup feedback considerations include liquidity and volatility
model atas likuiditas volatilitas untuk transaksi feedback model for derivative transactions and
derivatif dan tingkat diskonto yang berjangka long term discount rate, the level of early
waktu panjang, tingkat pelunasan dipercepat dan payment and the level of default assumption.
asumsi tingkat gagal bayar.
44
Page 348
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan Untuk Tahun As of 31 December 2023
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
3. PERTIMBANGAN, ESTIMASI DAN ASUMSI 3. SIGNIFICANT ACCOUNTING JUDGEMENTS,
AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (lanjutan) ESTIMATES AND ASSUMPTIONS (continued)
Estimasi dan Asumsi (lanjutan) Estimates and Assumptions (continued)
g. Penetapan masa sewa untuk kontrak sewa g. Determination of the lease term for lease
dengan opsi pembaruan dan penghentian contracts with renewal and termination
(Perseroan sebagai penyewa) options (The Company as a lessee)
Perseroan menentukan masa sewa sebagai The Company determines the lease term as
periode sewa yang tidak dapat dibatalkan, serta the noncancellable term of the lease, together
periode yang dicakup oleh opsi untuk with any periods covered by an option to
memperpanjang sewa, jika penyewa cukup pasti extend the lease if it is reasonably certain to be
untuk mengeksekusi opsi tersebut, dan periode exercised, or any periods covered by an option
yang dicakup oleh opsi untuk menghentikan to terminate the lease, if it is reasonably certain
sewa, jika penyewa cukup pasti untuk tidak not to be exercised.
mengeksekusi opsi tersebut.
Perseroan memiliki beberapa kontrak sewa The Company has several lease contracts that
dengan opsi perpanjangan dan opsi include extension and termination options. The
penghentian. Perseroan menerapkan Company applies judgement in evaluating
pertimbangan dalam mengevaluasi apakah whether it is reasonably certain whether or not
penyewa cukup pasti untuk mengeksekusi opsi to exercise the option to renew or terminate the
pembaruan atau penghentian sewa tersebut. lease. That is, it considers all relevant factors
Perseroan mempertimbangkan semua faktor- that create an economic incentive for it to
faktor relevan yang menciptakan insentif exercise either the renewal or termination.
ekonomi jika Perseroan mengeksekusi opsi After the commencement date, the Company
pembaruan atau penghentian tersebut. Setelah reassesses the lease term if there is a
dimulainya masa sewa, Perseroan menilai significant event or change in circumstances
kembali masa sewa jika terdapat peristiwa atau that is within its control that affects its ability to
perubahan signifikan pada lingkungan dalam exercise or not to exercise the option to renew
kendalinya yang mempengaruhi kemampuan or to terminate (e.g., construction of significant
Perseroan untuk mengeksekusi atau tidak leasehold improvements or significant
mengeksekusi opsi pembaruan atau customisation of the leased asset).
penghentian sewa (misalnya, konstruksi dari
pengembangan prasarana yang signifikan atau
penyesuaian signifikan dari aset sewa).
4. KAS DAN SETARA KAS 4. CASH AND CASH EQUIVALENTS
31 Desember/ 31 Desember/
December 2023 December 2022
Kas 18.194 13.602 Cash on hand
Kas pada bank Cash in banks
Pihak ketiga Third parties
Rupiah Rupiah
PT Bank Central Asia Tbk 1.138 1.023 PT Bank Central Asia Tbk
PT Bank Permata Tbk 56 16 PT Bank Permata Tbk
PT Bank OCBC NISP Tbk 31 31 PT Bank OCBC NISP Tbk
PT Bank Pan Indonesia Tbk 22 20 PT Bank Pan Indonesia Tbk
PT China Construction Bank PT China Construction Bank
Indonesia Tbk 19 10 Indonesia Tbk
PT Bank Danamon Indonesia Tbk 18 14.270 PT Bank Danamon Indonesia Tbk
PT Bank CTBC Indonesia 18 18 PT Bank CTBC Indonesia
PT Bank DKI 18 17 PT Bank DKI
PT Bank Pembangunan Daerah PT Bank Pembangunan Daerah
Jawa Barat dan Banten Tbk 18 15 Jawa Barat and Banten Tbk
PT Bank BTPN Tbk 17 21 PT Bank BTPN Tbk
PT Bank UOB Indonesia 17 16 PT Bank UOB Indonesia
PT Bank CIMB Niaga Tbk 16 17 PT Bank CIMB Niaga Tbk
45
Page 349
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan Untuk Tahun As of 31 December 2023
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
4. KAS DAN SETARA KAS (lanjutan) 4. CASH AND CASH EQUIVALENTS (continued)
31 Desember/ 31 Desember/
December 2023 December 2022
Kas pada bank (lanjutan) Cash in banks (continued)
Pihak ketiga (lanjutan) Third parties (continued)
Rupiah (lanjutan) Rupiah (continued)
PT Bank KEB Hana Indonesia 16 16 PT Bank KEB Hana Indonesia
MUFG Bank, Ltd., Cabang Jakarta 15 15 MUFG Bank, Ltd.,Jakarta Branch
PT Bank Oke Indonesia Tbk 15 8 PT Bank Oke Indonesia Tbk
PT Bank QNB Indonesia Tbk 14 15 PT Bank QNB Indonesia Tbk
PT Bank Mizuho Indonesia 14 11 PT Bank Mizuho Indonesia
PT Bank HSBC Indonesia 11 3 PT Bank HSBC Indonesia
PT Bank ANZ Indonesia 10 11 PT Bank ANZ Indonesia
PT Bank Maybank Indonesia Tbk 5 - PT Bank Maybank Indonesia Tbk
PT Bank of India Indonesia Tbk 5 - PT Bank of India Indonesia Tbk
PT Bank Maspion Indonesia Tbk 2 - PT Bank Maspion Indonesia Tbk
1.495 15.553
Pihak berelasi Related parties
Rupiah Rupiah
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 781.632 761.003 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
PT Bank Rakyat Indonesia PT Bank Rakyat Indonesia
(Persero) Tbk 798 264 (Persero) Tbk
PT Bank Tabungan Negara PT Bank Tabungan Negara
(Persero) Tbk 15 7 (Persero) Tbk
PT Bank Mandiri Taspen 6 7 PT Bank Mandiri Taspen
782.451 761.281
Deposito berjangka Time deposits
Pihak Berelasi Related Parties
Rupiah Rupiah
PT Bank Mandiri Taspen 50.000 50.000 PT Bank Mandiri Taspen
852.140 840.436
Jangka waktu deposito berjangka yang dimiliki oleh The period of time deposits held by the Company is
Perseroan adalah satu bulan. one month.
Tingkat suku bunga deposito berjangka dan giro The interest rates for time deposits and current
dalam mata uang Rupiah untuk tahun yang berakhir accounts for the year ended 31 December 2023 and
pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, berkisar 2022, are as follows:
sebagai berikut:
31 Desember/ 31 Desember/
December 2023 December 2022
Deposito 5,50% 4,75% - 5,25% Time deposits
Giro 0,00% - 3,00% 0,00% - 3,00% Current accounts
Penempatan deposito pada PT Bank Mandiri Taspen Placement of time deposit at PT Bank Mandiri
sebesar Rp50.000 adalah penempatan atas dana Taspen amounting to Rp50,000 represents the
hasil usaha yang berasal dari laba neto Perseroan placement of the funds derived from the Companyʼs
seperti yang dipersyaratkan oleh Undang-Undang net income as required by Law No. 40 article
No. 40 pasal 70 tentang “Perseroan Terbatas” yaitu 70 concerning “Limited Liability Companies”
kewajiban Perseroan untuk melakukan pencadangan whereby the Company shall make a reserve up to a
hingga mencapai paling sedikit 20% dari modal least 20% of the issued and fully paid up capital.
ditempatkan dan disetor penuh.
Lihat Catatan 26a untuk rincian saldo dan transaksi Refer to Note 26a for details of balances and
dengan pihak berelasi. transaction with related parties.
46
Page 350
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan Untuk Tahun As of 31 December 2023
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
5. PIUTANG PEMBIAYAAN KONSUMEN 5. CONSUMER FINANCING RECEIVABLES
31 Desember/ 31 Desember/
December 2023 December 2022
Piutang pembiayaan konsumen - bruto 56.405.366 46.507.804 Consumer financing receivables - gross
Dikurangi: Less:
Pembiayaan bersama - bruto: Joint financing - gross:
Rupiah Rupiah
Pihak berelasi (28.507.211) (25.720.307) Related parties
Piutang pembiayaan konsumen - bruto: Consumer financing receivables - gross:
Pembiayaan sendiri 27.898.155 20.787.497 Direct financing
Dikurangi: Less:
Pendapatan pembiayaan konsumen Unearned income
yang belum diakui on consumer financing
Rupiah Rupiah
Pihak ketiga (8.824.691) (7.307.297) Third parties
Dikurangi: Less:
Pendapatan yang belum diakui dari
pembiayaan bersama – bruto : Unearned joint financing - gross:
Rupiah Rupiah
Pihak berelasi 3.636.253 3.194.215 Related parties
Pendapatan pembiayaan Unearned income on consumer
konsumen yang belum diakui: financing:
Pembiayaan sendiri (5.188.438) (4.113.082) Direct financing
Piutang pembiayaan konsumen 22.709.717 16.674.415 Consumer finance receivables
Dikurangi: Less:
Cadangan kerugian penurunan nilai (347.894) (333.578) Allowance for impairment losses
Neto 22.361.823 16.340.837 Net
Perubahan nilai tercatat piutang pembiayaan The changes in the carrying value of consumer
konsumen dengan klasifikasi diamortisasi financing receivables classified as amortized by
berdasarkan stage untuk tahun yang berakhir stage for the year ended 31 December 2023 and
31 Desember 2023 dan 2022, adalah sebagai berikut: 2022, are as follows:
31 Desember/December 2023
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
Biaya perolehan diamortisasi Amortized cost
Saldo awal 16.281.263 258.696 134.456 16.674.415 Beginning balance
Pengalihan ke kerugian kredit ekspektasian Transfer to the 12-month expected
12 bulan (stage 1) 193.259 (179.414) (13.845) - credit loss (stage 1)
Pengalihan ke piutang yang tidak Transfer to receivables
mengalami penurunan nilai (stage 2) (1.020.750) 1.042.845 (22.095) - which are not impaired (stage 2)
Pengalihan ke piutang yang Transfer to receivables
mengalami penurunan nilai (stage 3) (205.779) (404.511) 610.290 - which are impaired (stage 3)
Total saldo awal setelah pengalihan 15.247.993 717.616 708.806 16.674.415 Total beginning balance after transfer
Pengukuran kembali bersih nilai tercatat (2.333.566) (34.702) (22.403) (2.390.671) Net remeasurement of carrying value
Aset keuangan baru yang New financial assets
diterbitkan atau dibeli 11.186.822 56.859 651.388 11.895.069 originated or purchased
Aset keuangan yang dihentikan
pengakuannya (1.910.577) (324.915) (550.307) (2.785.799) Derecognized financial assets
Aset keuangan yang dihapusbuku (12.052) (61.217) (610.028) (683.297) Financial assets written-off
Total penambahan (penurunan) Total addition (deduction)
tahun berjalan 6.930.627 (363.975) (531.350) 6.035.302 during the year
Saldo akhir 22.178.620 353.641 177.456 22.709.717 Ending balance
47
Page 351
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan Untuk Tahun As of 31 December 2023
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
5. PIUTANG PEMBIAYAAN KONSUMEN (lanjutan) 5. CONSUMER FINANCING RECEIVABLES
(continued)
Perubahan nilai tercatat piutang pembiayaan The changes in the carrying value of consumer
konsumen dengan klasifikasi diamortisasi financing receivables classified as amortized by
berdasarkan stage untuk tahun yang berakhir stage for the year ended 31 December 2023 and
31 Desember 2023 dan 2022, adalah sebagai berikut: 2022, are as follows: (continued)
(lanjutan)
31 Desember/December 2022
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
Biaya perolehan diamortisasi Amortized cost
Saldo awal 12.717.367 319.996 179.191 13.216.554 Beginning balance
Pengalihan ke kerugian kredit ekspektasian Transfer to the 12-month expected
12 bulan (stage 1) 250.858 (233.101) (17.757) - credit loss (stage 1)
Pengalihan ke piutang yang tidak Transfer to receivables
mengalami penurunan nilai (stage 2) (764.633) 794.619 (29.986) - which are not impaired (stage 2)
Pengalihan ke piutang yang Transfer to receivables
mengalami penurunan nilai (stage 3) (153.565) (360.132) 513.697 - which are impaired (stage 3)
Total saldo awal setelah pengalihan 12.050.027 521.382 645.145 13.216.554 Total beginning balance after transfer
Pengukuran kembali bersih nilai tercatat (2.861.586) (57.680) (23.567) (2.942.833) Net remeasurement of carrying value
Aset keuangan baru yang New financial assets
diterbitkan atau dibeli 8.578.771 22.742 714 8.602.227 originated or purchased
Aset keuangan yang dihentikan
pengakuannya (1.481.667) (203.198) (35.639) (1.720.504) Derecognized financial assets
Aset keuangan yang dihapusbuku (4.282) (24.550) (452.197) (481.029) Financial assets written-off
Total penambahan (penurunan) Total addition (deduction)
tahun berjalan 4.231.236 (262.686) (510.689) 3.457.861 during the year
Saldo akhir 16.281.263 258.696 134.456 16.674.415 Ending balance
Seluruh kontrak pembiayaan yang disalurkan All consumer financing contracts provided by
Perseroan adalah untuk kendaraan bermotor, Company are for motor vehicles, multipurpose,
multiguna, investasi, dan modal kerja. investment, and working capital.
Jangka waktu kontrak pembiayaan yang disalurkan The period of consumer financing contracts for
oleh Perseroan atas kendaraan bermotor berkisar motor vehicles ranged between 12 - 96 months.
antara 12 - 96 bulan.
Angsuran dari saldo piutang pembiayaan konsumen Installments of consumer financing receivables -
- bruto per 31 Desember 2023 dan 2022 yang akan gross balance as of 31 December 2023 and 2022
diterima dari konsumen berdasarkan tanggal jatuh which will be received from customers based on the
temponya adalah sebagai berikut: maturity dates, are as follows:
31 Desember/ 31 Desember/
December 2023 December 2022
Telah jatuh tempo Overdue
1 - 30 hari 1.200.143 979.753 1 – 30 days
31 - 60 hari 453.017 376.302 31 – 60 days
61 - 90 hari 376.890 270.030 61 – 90 days
> 90 hari 486.886 347.001 > 90 days
Belum jatuh tempo Not yet due
2023 - 16.590.471 2023
2024 19.103.105 13.752.419 2024
2025 16.392.797 8.636.469 2025
2026 10.731.796 4.222.184 2026
2027 dan seterusnya 7.660.732 1.333.175 2027 and on forward
56.405.366 46.507.804
48
Page 352
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan Untuk Tahun As of 31 December 2023
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
5. PIUTANG PEMBIAYAAN KONSUMEN (lanjutan) 5. CONSUMER FINANCING RECEIVABLES
(continued)
Rata-rata suku bunga efektif yang dikenakan kepada Average effective interest rates charged to
konsumen untuk tahun yang berakhir pada tanggal customers for the years ended 31 December 2023
31 Desember 2023 dan 2022, adalah sebagai berikut: and 2022, are as follows:
31 Desember/ 31 Desember/
December 2023 December 2022
Mobil 10,96% 12,91% Car
Sepeda Motor 12,59% 13,93% Motorcycle
Multiguna 18,03% 16,89% Multipurpose
Modal Kerja 9,50% 9,67% Working Capital
Analisa umur piutang pembiayaan konsumen - bruto The aging analysis of consumer financing
adalah sebagai berikut: receivables - gross, is as follows:
31 Desember/ 31 Desember/
December 2023 December 2022
Belum jatuh tempo 53.888.430 44.534.718 Current
Lewat jatuh tempo: Overdue:
1 - 90 hari 2.030.050 1.626.085 1 - 90 days
91 - 120 hari 227.964 158.343 91 - 120 days
121 - 180 hari 250.250 167.501 121 - 180 days
> 180 hari 8.672 21.157 > 180 days
56.405.366 46.507.804
Piutang pembiayaan konsumen - bruto berdasarkan Consumer financing receivables - gross based on
kolektabilitas sesuai peraturan OJK: collectability in accordance with OJK regulations:
31 Desember/ 31 Desember/
December 2023 December 2022
Lancar 53.906.649 44.615.253 Current
Dalam perhatian khusus 2.011.831 1.545.550 Special mention
Kurang lancar 227.964 158.343 Substandard
Diragukan 250.250 167.501 Doubtful
Macet 8.672 21.157 Loss
56.405.366 46.507.804
Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai untuk The movements in the allowance for impairment
tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 losses for years ended 31 December 2023 and
dan 2022 adalah sebagai berikut: 2022, are as follows:
31 Desember/ 31 Desember/
December 2023 December 2022
Saldo awal 333.578 327.003 Beginning balance
Penyisihan untuk tahun berjalan 697.613 487.604 Provision for the year
Penghapusan piutang (683.297) (481.029) Receivables written-off
Saldo akhir 347.894 333.578 Ending balance
49
Page 353
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan Untuk Tahun As of 31 December 2023
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
5. PIUTANG PEMBIAYAAN KONSUMEN (lanjutan) 5. CONSUMER FINANCING RECEIVABLES
(continued)
Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai untuk The movements in the allowance for impairment
tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 losses for years ended 31 December 2023 and
dan 2022 adalah sebagai berikut: (lanjutan) 2022, are as follows: (continued)
31 Desember/December 2023
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
Saldo awal 223.868 62.559 47.151 333.578 Beginning balance
Pengalihan ke: Transfer to:
Kerugian kredit ekspektasian 12 bulan The 12-month expected credit loss
(stage 1) 17.644 (15.153) (2.491) - (stage 1)
Kerugian kredit ekspektasian sepanjang
umurnya - tidak mengalami Lifetime expected credit losses -
penurunan nilai (stage 2) (25.402) 29.207 (3.805) - not credit-impairment (stage 2)
Kerugian kredit ekspektasian sepanjang
umurnya - mengalami Lifetime expected credit losses -
penurunan nilai (stage 3) (7.426) (41.206) 48.632 - credit-impairment (stage 3)
Total saldo awal setelah pengalihan 208.684 35.407 89.487 333.578 Total beginning balance after transfer
Pengukuran kembali bersih Net remeasurement
penyisihan kerugian (30.185) 154.578 759.144 883.537 of loss allowance
Aset keuangan baru yang New financial assets
diterbitkan atau dibeli 85.648 17.913 4.384 107.945 originated or purchased
Aset keuangan yang dihentikan
pengakuannya (28.998) (78.637) (186.234) (293.869) Derecognized financial assets
Total pembentukan tahun berjalan 26.465 93.854 577.294 697.613 Total build-up during the year
Aset keuangan yang dihapusbuku (12.052) (61.217) (610.028) (683.297) Financial assets written-off
Saldo akhir 223.097 68.044 56.753 347.894 Ending balance
31 Desember/December 2022
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
Saldo awal 228.154 45.516 53.333 327.003 Beginning balance
Pengalihan ke: Transfer to:
Kerugian kredit ekspektasian 12 bulan The 12-month expected credit loss
(stage 1) 15.784 (13.796) (1.988) - (stage 1)
Kerugian kredit ekspektasian sepanjang
umurnya - tidak mengalami Lifetime expected credit losses -
penurunan nilai (stage 2) (15.495) 19.256 (3.761) - not credit-impairment (stage 2)
Kerugian kredit ekspektasian sepanjang
umurnya - mengalami Lifetime expected credit losses -
penurunan nilai (stage 3) (4.569) (29.109) 33.678 - credit-impairment (stage 3)
Total saldo awal setelah pengalihan 223.874 21.867 81.262 327.003 Total beginning balance after transfer
Pengukuran kembali bersih Net remeasurement
penyisihan kerugian (78.806) 97.783 556.762 575.739 of loss allowance
Aset keuangan baru yang New financial assets
diterbitkan atau dibeli 99.446 10.233 426 110.105 originated or purchased
Aset keuangan yang dihentikan
pengakuannya (16.364) (42.774) (139.102) (198.240) Derecognized financial assets
Total pembentukan tahun berjalan 4.276 65.242 418.086 487.604 Total build-up during the year
Aset keuangan yang dihapusbuku (4.282) (24.550) (452.197) (481.029) Financial assets written-off
Saldo akhir 223.868 62.559 47.151 333.578 Ending balance
50
Page 354
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan Untuk Tahun As of 31 December 2023
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
5. PIUTANG PEMBIAYAAN KONSUMEN (lanjutan) 5. CONSUMER FINANCING RECEIVABLES
(continued)
Seluruh piutang pembiayaan konsumen pada tanggal All consumer financing receivables as of
31 Desember 2023 dan 2022 dievaluasi secara 31 December 2023 and 2022 are collectively
kolektif terhadap penurunan nilai. evaluated for impairment.
Jumlah minimum cadangan penyisihan penghapusan The minimum allowance for consumer financing
piutang pembiayaan untuk piutang pembiayaan receivables based on OJK Regulation
konsumen sesuai dengan Peraturan OJK No. No. 35/POJK.05/2018 dated 27 December 2018
35/POJK.05/2018 tanggal 27 Desember 2018 amounted to Rp317,568 and Rp240,278 as of
masing-masing adalah sebesar Rp317.568 dan 31 December 2023 and 2022, respectively.
Rp240.278 pada tanggal 31 Desember 2023 dan
2022.
Piutang pembiayaan konsumen yang The percentage of restructured consumer financing
direstrukturisasi pada tanggal 31 Desember 2023 receivables as of 31 December 2023 is 0.27% of the
adalah sebesar 0,27% dari saldo piutang consumer financing receivables balance - gross
pembiayaan konsumen - bruto (31 Desember 2022: (31 December 2022: 0.22%).
0,22%).
Pada tanggal 31 Desember 2023, piutang As of 31 December 2023, total consumer financing
pembiayaan konsumen yang digunakan sebagai receivables pledged as collateral for borrowings
jaminan atas pinjaman yang diterima oleh Perseroan and bonds payable as disclosed respectively in
dan utang obligasi seperti yang masing-masing Notes 15 and 17 amounted to Rp12,473,360
dijelaskan pada Catatan 15 dan 17 adalah sejumlah (31 December 2022: Rp9,414,454).
Rp12.473.360 (31 Desember 2022: Rp9.414.454).
Manajemen berkeyakinan bahwa cadangan kerugian Management believes that the allowance for
penurunan nilai tersebut adalah cukup untuk impairment losses is sufficient to cover any possible
menutupi kemungkinan kerugian dari tidak losses from uncollectible consumer financing
tertagihnya piutang pembiayaan konsumen. receivables.
51
Page 355
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan Untuk Tahun As of 31 December 2023
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
6. PIUTANG SEWA PEMBIAYAAN 6. FINANCE LEASE RECEIVABLES
31 Desember/ 31 Desember/
December 2023 December 2022
Piutang sewa pembiayaan Finance lease receivables
Piutang sewa pembiayaan - bruto 6.265.251 6.657.743 Finance lease receivables - gross
Dikurangi: Less:
Pembiayaan bersama - bruto: Joint financing - gross:
Rupiah Rupiah
Pihak berelasi (28.620) (102.811) Related parties
Nilai sisa yang terjamin 2.672.995 2.551.829 Guaranteed residual value
Piutang sewa pembiayaan - bruto: Finance lease receivables - gross:
Pembiayaan sendiri 8.909.626 9.106.761 Direct financing
Dikurangi: Less:
Pendapatan sewa pembiayaan Unearned income
yang belum diakui: on finance lease receivables:
Rupiah Rupiah
Pihak ketiga (820.377) (777.977) Third parties
Simpanan jaminan (2.672.995) (2.551.829) Security deposit
Dikurangi: Less:
Pendapatan yang belum diakui dari
pembiayaan bersama – bruto : Unearned joint financing - gross:
Rupiah Rupiah
Pihak berelasi 611 5.070 Related parties
Pendapatan sewa Unearned lease income
pembiayaan yang belum diakui: financing:
Pembiayaan sendiri (3.492.761) (3.324.736) Direct financing
Piutang sewa pembiayaan 5.416.865 5.782.025 Finance lease receivables
Dikurangi: Less:
Cadangan kerugian penurunan nilai (69.293) (138.679) Allowance for impairment losses
Neto 5.347.572 5.643.346 Net
Perubahan nilai tercatat piutang sewa pembiayaan The changes in the carrying value of finance lease
dengan klasifikasi diamortisasi berdasarkan stage receivables classified as amortized by stage for the
untuk tahun yang berakhir 31 Desember 2023 dan year ended 31 December 2023 and 2022, are as
2022, adalah sebagai berikut: follows:
31 Desember/December 2023
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
Biaya perolehan diamortisasi Amortized cost
Saldo awal 5.658.311 96.925 26.789 5.782.025 Beginning balance
Pengalihan ke kerugian kredit ekspektasian Transfer to the 12-month expected
12 bulan (stage 1) 31.076 (29.625) (1.451) - credit loss (stage 1)
Pengalihan ke piutang yang tidak Transfer to receivables
mengalami penurunan nilai (stage 2) (245.387) 248.808 (3.421) - which are not impaired (stage 2)
Pengalihan ke piutang yang Transfer to receivables
mengalami penurunan nilai (stage 3) (14.323) (46.353) 60.676 - which are impaired (stage 3)
Total saldo awal setelah pengalihan 5.429.677 269.755 82.593 5.782.025 Total beginning balance after transfer
Pengukuran kembali bersih nilai tercatat (1.849.789) (72.900) (802) (1.923.491) Net remeasurement of carrying value
Aset keuangan baru yang New financial assets
diterbitkan atau dibeli 2.459.900 40.856 78.587 2.579.343 originated or purchased
Aset keuangan yang dihentikan
pengakuannya (747.618) (130.776) (66.182) (944.576) Derecognized financial assets
Aset keuangan yang dihapusbuku (69) (1.252) (75.115) (76.436) Financial assets written-off
Total penurunan tahun berjalan (137.576) (164.072) (63.512) (365.160) Total deduction during the year
Saldo akhir 5.292.101 105.683 19.081 5.416.865 Ending balance
52
Page 356
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan Untuk Tahun As of 31 December 2023
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
6. PIUTANG SEWA PEMBIAYAAN (lanjutan) 6. FINANCE LEASE RECEIVABLES (continued)
31 Desember/December 2022
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
Biaya perolehan diamortisasi Amortized cost
Saldo awal 4.649.557 111.218 24.070 4.784.845 Beginning balance
Pengalihan ke kerugian kredit ekspektasian Transfer to the 12-month expected
12 bulan (stage 1) 65.550 (62.877) (2.673) - credit loss (stage 1)
Pengalihan ke piutang yang tidak Transfer to receivables
mengalami penurunan nilai (stage 2) (200.947) 207.924 (6.977) - which are not impaired (stage 2)
Pengalihan ke piutang yang Transfer to receivables
mengalami penurunan nilai (stage 3) (9.077) (61.745) 70.822 - which are impaired (stage 3)
Total saldo awal setelah pengalihan 4.505.083 194.520 85.242 4.784.845 Total beginning balance after transfer
Pengukuran kembali bersih nilai tercatat (1.068.792) (22.745) (1.621) (1.093.158) Net remeasurement of carrying value
Aset keuangan baru yang New financial assets
diterbitkan atau dibeli 2.897.322 25.071 6.008 2.928.401 originated or purchased
Aset keuangan yang dihentikan
pengakuannya (675.233) (99.820) (22.344) (797.397) Derecognized financial assets
Aset keuangan yang dihapusbuku (69) (101) (40.496) (40.666) Financial assets written-off
Total penambahan (penurunan) Total addition (deduction)
tahun berjalan 1.153.228 (97.595) (58.453) 997.180 during the year
Saldo akhir 5.658.311 96.925 26.789 5.782.025 Ending balance
Jangka waktu kontrak pembiayaan yang disalurkan The period of consumer financing contracts for
oleh Perseroan atas kendaraan bermotor dan alat motor vehicles and heavy equipment ranged
berat berkisar antara 12 - 66 bulan. between 12 - 66 months.
Piutang sewa pembiayaan - bruto sesuai dengan Finance lease receivables - gross based on
tanggal jatuh temponya sebagai berikut: maturity date, are as follows:
31 Desember/ 31 Desember/
December 2023 December 2022
Telah jatuh tempo Overdue
1 - 30 hari 121.427 82.260 1 – 30 days
31 - 60 hari 49.498 26.020 31 – 60 days
61 - 90 hari 73.545 81.639 61 – 90 days
> 90 hari 22.073 29.803 > 90 days
Belum jatuh tempo Not yet due
2023 - 3.256.233 2023
2024 3.152.308 2.282.796 2024
2025 1.887.193 805.659 2025
2026 780.060 85.755 2026
2027 dan seterusnya 179.147 7.578 2027 and on forward
6.265.251 6.657.743
Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai untuk The movements in the allowance for impairment
tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 losses for years ended 31 December 2023 and
dan 2022 adalah sebagai berikut: 2022, are as follows:
31 Desember/ 31 Desember/
December 2023 December 2022
Saldo awal 138.679 129.789 Beginning balance
Penyisihan untuk tahun berjalan 7.050 49.556 Provision for the year
Penghapusan piutang (76.436) (40.666) Receivables written-off
Saldo akhir 69.293 138.679 Ending balance
53
Page 357
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan Untuk Tahun As of 31 December 2023
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
6. PIUTANG SEWA PEMBIAYAAN (lanjutan) 6. FINANCE LEASE RECEIVABLES (continued)
Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai untuk The movements in the allowance for impairment
tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 losses for years ended 31 December 2023 and
dan 2022 adalah sebagai berikut: 2022, are as follows:
31 Desember/December 2023
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
Saldo awal 93.751 35.189 9.739 138.679 Beginning balance
Pengalihan ke: Transfer to:
Kerugian kredit ekspektasian 12 bulan The 12-month expected credit loss
(stage 1) 2.584 (2.447) (137) - (stage 1)
Kerugian kredit ekspektasian sepanjang
umurnya - tidak mengalami Lifetime expected credit losses -
penurunan nilai (stage 2) (4.088) 4.820 (732) - not credit-impaired (stage 2)
Kerugian kredit ekspektasian sepanjang
umurnya - mengalami Lifetime expected credit losses -
penurunan nilai (stage 3) (375) (4.549) 4.924 - credit-impaired (stage 3)
Total saldo awal setelah pengalihan 91.872 33.013 13.794 138.679 Total beginning balance after transfer
Pengukuran kembali bersih Net remeasurement
penyisihan kerugian (36.288) 2.692 86.479 52.883 of loss allowance
Aset keuangan baru yang New financial assets
diterbitkan atau dibeli 6.904 14.892 1.526 23.322 originated or purchased
Aset keuangan yang dihentikan
pengakuannya (17.232) (30.462) (21.461) (69.155) Derecognized financial assets
Total pembentukan tahun berjalan (46.616) (12. 878) 66.544 7.050 Total build-up during the year
Aset keuangan yang dihapusbuku (69) (1.252) (75.115) (76.436) Financial assets written-off
Saldo akhir 45.187 18.883 5.223 69.293 Ending balance
31 Desember/December 2022
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
Saldo awal 103.914 19.059 6.816 129.789 Beginning balance
Pengalihan ke: Transfer to:
Kerugian kredit ekspektasian 12 bulan The 12-month expected credit loss
(stage 1) 3.164 (2.910) (254) - (stage 1)
Kerugian kredit ekspektasian sepanjang
umurnya - tidak mengalami Lifetime expected credit losses -
penurunan nilai (stage 2) (2.399) 3.546 (1.147) - not credit-impaired (stage 2)
Kerugian kredit ekspektasian sepanjang
umurnya - mengalami Lifetime expected credit losses -
penurunan nilai (stage 3) (67) (4.579) 4.646 - credit-impaired (stage 3)
Total saldo awal setelah pengalihan 104.612 15.116 10.061 129.789 Total beginning balance after transfer
Pengukuran kembali bersih Net remeasurement
penyisihan kerugian (20.832) 29.184 58.555 66.907 of loss allowance
Aset keuangan baru yang New financial assets
diterbitkan atau dibeli 27.131 9.546 - 36.677 originated or purchased
Aset keuangan yang dihentikan
pengakuannya (17.091) (18.556) (18.381) (54.028) Derecognized financial assets
Total pembentukan tahun berjalan (10.792) 20.174 40.174 49.556 Total build-up during the year
Aset keuangan yang dihapusbuku (69) (101) (40.496) (40.666) Financial assets written-off
Saldo akhir 93.751 35.189 9.739 138.679 Ending balance
54
Page 358
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan Untuk Tahun As of 31 December 2023
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
6. PIUTANG SEWA PEMBIAYAAN (lanjutan) 6. FINANCE LEASE RECEIVABLES (continued)
Seluruh piutang sewa pembiayaan pada tanggal All finance lease receivables as of
31 Desember 2023 dan 2022 dievaluasi secara 31 December 2023 and 2022 are collectively
kolektif terhadap penurunan nilai. evaluated for impairment.
Jumlah minimum cadangan penyisihan penghapusan The minimum allowance for finance lease
piutang pembiayaan untuk piutang sewa pembiayaan receivables based on OJK Regulation
sesuai dengan Peraturan OJK No. 35/POJK.05/2018 No. 35/POJK.05/2018 dated 27 December 2018
tanggal 27 Desember 2018 adalah masing-masing amounted Rp69,742 and Rp74,543 as of
sebesar Rp69.742 dan Rp74.543 pada tanggal 31 December 2023 and 2022, respectively.
31 Desember 2023 dan 2022.
Piutang sewa pembiayaan yang direstrukturisasi The percentage of restructured finance lease
pada tanggal 31 Desember 2023 adalah sebesar receivables as of 31 December 2023
7,16% dari saldo piutang sewa pembiayaan - bruto is 7.16% of the finance lease receivables balance -
(31 Desember 2022: 2,83%). gross (31 December 2022: 2.83%).
Rata-rata suku bunga efektif yang dikenakan kepada Average effective interest rates charged to
konsumen piutang sewa pembiayaan untuk tahun customers for years ended 31 December 2023 and
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, are as follows:
2022 adalah sebagai berikut:
31 Desember/ 31 Desember/
December 2023 December 2022
Mobil 13,26% 10,28% Car
Alat berat 11,53% 11,85% Heavy equipment
Mesin 11,89% 12,39% Machine
Analisa umur piutang sewa pembiayaan - bruto The aging analysis of finance lease receivables -
adalah sebagai berikut: gross, are as follows:
31 Desember/ 31 Desember/
December 2023 December 2022
Belum jatuh tempo 5.998.708 6.438.020 Current
Lewat jatuh tempo: Overdue:
1 - 90 hari 244.470 189.920 1 - 90 days
91 - 120 hari 6.605 9.150 91 - 120 days
121 - 180 hari 15.468 20.653 121 - 180 days
6.265.251 6.657.743
Piutang sewa pembiayaan - bruto berdasarkan Finance lease receivables - gross based on
kolektabilitas sesuai peraturan OJK: collectability in accordance with OJK regulations:
31 Desember/ 31 Desember/
December 2023 December 2022
Lancar 6.003.045 6.446.268 Current
Dalam perhatian khusus 240.133 181.672 Special mention
Kurang lancar 6.605 9.150 Substandard
Diragukan 15.468 20.653 Doubtful
6.265.251 6.657.743
55
Page 359
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan Untuk Tahun As of 31 December 2023
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
6. PIUTANG SEWA PEMBIAYAAN (lanjutan) 6. FINANCE LEASE RECEIVABLES (continued)
Pada tanggal 31 Desember 2023, piutang sewa As of 31 December 2023, total finance lease
pembiayaan yang digunakan sebagai jaminan atas receivables pledged as collateral for borrowings
pinjaman yang diterima oleh Perseroan dan utang and bonds payable as disclosed respectively in
obligasi seperti yang dijelaskan masing-masing pada Note 15 and 17 amounted to Rp1,637,939
Catatan 15 dan 17 adalah sejumlah Rp1.637.939 (31 December 2021: Rp2,063,963).
(31 Desember 2022: Rp2.063.963).
Manajemen berpendapat bahwa jumlah cadangan Management believes that the existing allowance
kerugian penurunan nilai yang dibentuk adalah cukup for impairment losses is adequate to cover possible
untuk menutup kerugian yang mungkin timbul akibat losses arising from uncollectible finance lease
tidak tertagihnya piutang sewa pembiayaan. receivables.
7. ANJAK PIUTANG 7. FACTORING RECEIVABLES
Perseroan mengadakan perjanjian anjak piutang The Company has entered into factoring
dengan jaminan. Anjak piutang adalah sebagai agreements with recourse. Factoring receivables
berikut: are as follows:
31 Desember/ 31 Desember/
December 2023 December 2022
Anjak piutang - bruto: 50.954 42.561 Factoring receivables - gross:
Dikurangi: Less:
Pendapatan anjak piutang Unearned income
yang belum diakui: on factoring receivables:
Rupiah Rupiah
Pihak ketiga (15.196) (92) Third parties
Anjak piutang 35.758 42.469 Factoring receivables
Dikurangi: Less:
Cadangan kerugian penurunan nilai (436) (9.493) Allowance for impairments losses
Neto 35.322 32.976 Net
56
Page 360
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan Untuk Tahun As of 31 December 2023
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
7. ANJAK PIUTANG (lanjutan) 7. FACTORING RECEIVABLES (continued)
Perubahan nilai tercatat anjak piutang dengan The changes in the carrying value of factoring
klasifikasi diamortisasi berdasarkan stage untuk receivables classified as amortized by stage for the
tahun yang berakhir 31 Desember 2023 dan 2022, year ended 31 December 2023 and 2022, are as
adalah sebagai berikut: follows:
31 Desember/December 2023
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
Biaya perolehan diamortisasi Amortized cost
Saldo awal 42.469 - - 42.469 Beginning balance
Pengalihan ke kerugian kredit ekspektasian Transfer to the 12-month expected
12 bulan (stage 1) - - - - credit loss (stage 1)
Pengalihan ke piutang yang tidak Transfer to receivables
mengalami penurunan nilai (stage 2) - - - - which are not impaired (stage 2)
Pengalihan ke piutang yang Transfer to receivables
mengalami penurunan nilai (stage 3) - - - - which are impaired (stage 3)
Total saldo awal setelah pengalihan 42.469 - - 42.469 Total beginning balance after transfer
Pengukuran kembali bersih nilai tercatat (345) - - (345) Net remeasurement of carrying value
Aset keuangan baru yang New financial assets
diterbitkan atau dibeli 54.221 - - 54.221 originated or purchased
Aset keuangan yang dihentikan
pengakuannya (60.587) - - (60.587) Derecognized financial assets
Total pengurangan Total deduction
tahun berjalan (6.711) - - (6.711) during the year
Saldo akhir 35.758 - - 35.758 Ending balance
31 Desember/December 2022
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
Biaya perolehan diamortisasi Amortized cost
Saldo awal 150.732 - 2.500 153.232 Beginning balance
Pengalihan ke kerugian kredit ekspektasian Transfer to the 12-month expected
12 bulan (stage 1) - - - - credit loss (stage 1)
Pengalihan ke piutang yang tidak Transfer to receivables
mengalami penurunan nilai (stage 2) - - - - which are not impaired (stage 2)
Pengalihan ke piutang yang Transfer to receivables
mengalami penurunan nilai (stage 3) - - - - which are impaired (stage 3)
Total saldo awal setelah pengalihan 150.732 - 2.500 153.232 Total beginning balance after transfer
Pengukuran kembali bersih nilai tercatat - - - - Net remeasurement of carrying value
Aset keuangan baru yang New financial assets
diterbitkan atau dibeli 304.762 - - 304.762 originated or purchased
Aset keuangan yang dihentikan
pengakuannya (413.025) - - (413.025) Derecognized financial assets
Aset keuangan yang dihapusbuku - - (2.500) (2.500) Financial assets written-off
Total pengurangan Total deduction
tahun berjalan (108.263) - (2.500) (110.763) during the year
Saldo akhir 42.469 - - 42.469 Ending balance
Anjak piutang - bruto sesuai dengan tanggal jatuh Factoring receivables - gross based on maturity
temponya sebagai berikut: date, are as follows:
31 Desember/ 31 Desember/
December 2023 December 2022
Tahun Year
2023 - 42.561 2023
2024 11.117 - 2024
2025 11.117 - 2025
2026 11.117 - 2026
2027 dan seterusnya 17.603 - 2027 and on forward
50.954 42.561
57
Page 361
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan Untuk Tahun As of 31 December 2023
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
7. ANJAK PIUTANG (lanjutan) 7. FACTORING RECEIVABLES (continued)
Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai untuk The movements in the allowance for impairment
tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 losses for years ended 31 December 2023 and
dan 2022 adalah sebagai berikut: 2022, are as follows:
31 Desember/ 31 Desember/
December 2023 December 2022
Saldo awal 9.493 930 Beginning balance
Penambahan(pembalikan) Provision(reversal)
Untuk tahun berjalan (9.057) 11.063 for the year
Penghapusan piutang - (2.500) Receivables written-off
Saldo akhir 436 9.493 Ending balance
31 Desember/December 2023
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
Saldo awal 9.493 - - 9.493 Beginning balance
Pengalihan ke: Transfer to:
Kerugian kredit ekspektasian 12 bulan The 12-month expected credit loss
(stage1) - - - - (stage 1)
Kerugian kredit ekspektasian sepanjang
umurnya - tidak mengalami Lifetime expected credit losses -
penurunan nilai (stage 2) - - - - not credit-impaired (stage 2)
Kerugian kredit ekspektasian sepanjang
umurnya - mengalami Lifetime expected credit losses -
penurunan nilai (stage 3) - - - - credit-impaired (stage 3)
Total saldo awal setelah pengalihan 9.493 - - 9.493 Total beginning balance after transfer
Pengukuran kembali bersih Net remeasurement
penyisihan kerugian 12 - - 12 of loss allowance
Aset keuangan baru yang New financial assets
diterbitkan atau dibeli 484 - - 484 originated or purchased
Aset keuangan yang dihentikan
pengakuannya (9.553) - - (9.553) Derecognized financial assets
Total pembentukan tahun berjalan (9.057) - - (9.057) Total build-up during the year
Saldo akhir 436 - - 436 Ending balance
31 Desember/December 2022
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
Saldo awal 165 - 765 930 Beginning balance
Pengalihan ke: Transfer to:
Kerugian kredit ekspektasian 12 bulan The 12-month expected credit loss
(stage1) - - - - (stage 1)
Kerugian kredit ekspektasian sepanjang
umurnya - tidak mengalami Lifetime expected credit losses -
penurunan nilai (stage 2) - - - - not credit-impaired (stage 2)
Kerugian kredit ekspektasian sepanjang
umurnya - mengalami Lifetime expected credit losses -
penurunan nilai (stage 3) - - - - credit-impaired (stage 3)
Total saldo awal setelah pengalihan 165 - 765 930 Total beginning balance after transfer
Pengukuran kembali bersih Net remeasurement
penyisihan kerugian 10.313 - 1.735 12.048 of loss allowance
Aset keuangan baru yang New financial assets
diterbitkan atau dibeli 197 - - 197 originated or purchased
Aset keuangan yang dihentikan
pengakuannya (1.182) - - (1.182) Derecognized financial assets
Total pembentukan tahun berjalan 9.328 - 1.735 11.063 Total build-up during the year
Aset keuangan yang dihapusbuku - - (2.500) (2.500) Financial assets written-off
Saldo akhir 9.493 - - 9.493 Ending balance
58
Page 362
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan Untuk Tahun As of 31 December 2023
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
7. ANJAK PIUTANG (lanjutan) 7. FACTORING RECEIVABLES (continued)
Anjak piutang yang direstrukturisasi pada tanggal The percentage of restructured factoring
31 Desember 2023 adalah sebesar 100% dari saldo receivables as of 31 December 2023
anjak piutang - bruto (31 Desember 2022: 85,46%). is 100% of the factoring receivables balance - gross
(31 December 2022: 85.46%).
Jumlah minimum cadangan penyisihan penghapusan The minimum allowance for factoring receivables
piutang pembiayaan untuk anjak piutang sesuai based on OJK Regulation No. 35/POJK.05/2018
dengan Peraturan OJK No. 35/POJK.05/2018 dated 27 December 2018 amounted Rp358 and
tanggal 27 Desember 2018 adalah masing-masing Rp425 as of 31 December 2023 and 2022,
sebesar Rp358 dan Rp425 pada tanggal respectively.
31 Desember 2023 dan 2022.
Rata-rata suku bunga efektif yang dikenakan kepada Average effective interest rates charged to
konsumen untuk tahun yang berakhir pada tanggal customers for the years ended 31 December 2023
31 Desember 2023 dan 2022 adalah sebagai berikut: and 2022, are as follows:
31 Desember/ 31 Desember/
December 2023 December 2022
Anjak piutang 14,48% 12,74% Factoring receivables
Analisa umur anjak piutang - bruto adalah sebagai The aging analysis of factoring receivables - gross,
berikut: is as follows:
31 Desember/ 31 Desember/
December 2023 December 2022
Belum jatuh tempo 50.954 42.561 Current
50.954 42.561
Piutang sewa pembiayaan - bruto berdasarkan Finance lease receivables - gross based on
kolektabilitas sesuai peraturan OJK: collectability in accordance with OJK regulations:
31 Desember/ 31 Desember/
December 2023 December 2022
Lancar 50.954 42.561 Current
50.954 42.561
Manajemen berpendapat bahwa jumlah cadangan Management believes that the existing allowance
kerugian penurunan nilai yang dibentuk adalah cukup for impairment losses is adequate to cover possible
untuk menutup kerugian yang mungkin timbul akibat losses arising from uncollectible factoring
tidak tertagihnya anjak piutang. receivables.
59
Page 363
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan Untuk Tahun As of 31 December 2023
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
8. PIUTANG LAIN-LAIN 8. OTHER RECEIVABLES
31 Desember/ 31 Desember/
December 2023 December 2022
Pihak ketiga Third parties
Piutang asuransi 43.862 30.469 Insurance receivables
Piutang administrasi akseptasi 43.613 30.621 Acceptance administration receivables
Piutang penjualan kendaraan Receivables from sales of
jaminan 20.183 7.733 collateral vehicle
Lain-lain 12.011 21.100 Others
119.669 89.923
Pihak berelasi Related parties
Piutang pembiayaan bersama 473.710 385.343 Joint financing receivables
Piutang klaim penjaminan kredit 70.667 111.312 Credit guarantee claims receivables
Piutang administrasi akseptasi 2.486 2.667 Acceptance admnistration receivables
Lain-lain 620 620 Others
547.483 499.942
Piutang lain-lain 667.152 589.865 Other receivables
Dikurangi: Less:
Cadangan kerugian penurunan nilai (44.298) (140.425) Allowance for impairment losses
622.854 449.440
Piutang pembiayaan bersama merupakan piutang Joint financing receivables represent receivables
yang telah dijanjikan secara bersama untuk dibiayai, that have been jointly promised to be financed, but
namun belum ditagihkan ke pemberi pembiayaan have not been billed to the joint financing provider.
bersama.
Lihat Catatan 26a untuk rincian saldo dan transaksi Refer to Note 26a for details of balances and
dengan pihak berelasi. transactions with related parties.
Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai untuk The movements in the allowance for impairment
tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 losses for years ended 31 December 2023 and
dan 2022 adalah sebagai berikut: 2022, are as follows:
31 Desember/ 31 Desember/
December 2023 December 2022
Saldo awal 140.425 121.548 Beginning balance
(Pembalikan) penambahan (Reversal) provision
untuk tahun berjalan (96.127) 18.877 for the year
Saldo akhir 44.298 140.425 Ending balance
Manajemen berkeyakinan bahwa cadangan kerugian Management believes that the allowance for
penurunan nilai adalah cukup untuk menutupi impairment losses is sufficient to cover any possible
kemungkinan kerugian dari tidak tertagihnya piutang. losses from uncollectible receivables.
9. PERPAJAKAN 9. TAXATION
a. Utang pajak kini a. Current tax liabilities
31 Desember/ 31 Desember/
December 2023 December 2022
Pasal 25 25.677 21.039 Article 25
Pasal 29 86.323 104.459 Article 29
Saldo akhir 112.000 125.498 Ending balance
60
Page 364
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan Untuk Tahun As of 31 December 2023
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
9. PERPAJAKAN (lanjutan) 9. TAXATION (continued)
b. Beban pajak b. Tax expense
Tahun yang Berakhir
pada tanggal 31 Desember/
Year ended 31 December
2023 2022
Kini 311.260 248.585 Current
Tangguhan (lihat Catatan 9c) 15.438 (37.837) Deferred (refer to Note 9c)
326.698 210.748
Rekonsiliasi antara beban pajak penghasilan The reconciliation between income tax expense
dengan hasil perkalian laba akuntansi sebelum and the theoretical tax amount on the Companyʼs
pajak penghasilan dan tarif pajak yang berlaku income before income tax and the applicable tax
adalah sebagai berikut: rate is as follows:
Tahun yang Berakhir
pada tanggal 31 Desember/
Year ended 31 December
2023 2022
Laba sebelum beban pajak Income before final tax and
final dan pajak penghasilan 1.491.226 963.994 income tax expense
Pajak dihitung pada tarif pajak 328.070 212.079 Tax calculated at tax rates
Penghasilan bunga dikenakan Interest income subjected to
pajak final (3.770) (3.336) final tax
Beban yang tidak dapat
dikurangkan 2.398 2.005 Non-deductible expenses
Beban pajak 326.698 210.748 Tax expense
Rekonsiliasi antara laba sebelum beban pajak Reconciliation between income before income
penghasilan menurut laporan laba rugi dan tax expense, as shown in the statement of profit
penghasilan komprehensif lain dengan or loss and other comprehensive income, and
penghasilan kena pajak adalah sebagai berikut: estimated taxable income is as follows:
Tahun yang Berakhir
pada tanggal 31 Desember/
Year ended 31 December
2023 2022
Laba sebelum beban pajak 1.491.226 963.994 Income before final tax and
final dan pajak penghasilan income tax expense
Koreksi fiskal: Fiscal corrections:
Beda temporer Temporary differences
Penyisihan bonus (34.531) 117.836 Provision for bonus
Penyisihan imbalan kerja karyawan 69.103 49.597 Provision for employee benefits
Penyisihan kerugian penurunan nilai Provision for impairment losses on
atas piutang lain-lain (96.290) 18.877 other receivables
Selisih antara nilai buku aset Difference in net book value
tetap komersial dan fiskal 710 1.777 between commercial and fiscal
Penyisihan penghapusan Provision for write-off
customer deposit 495 906 on customer deposit
Penyisihan kerugian penurunan nilai Provision for impairment losses on
atas piutang sewa pembiayaan on finance lease receivables
dan anjak piutang (7.296) (18.332) and factoring receivables
Penyisihan biaya jasa profesional (2.664) - Provision for professional service
61
Page 365
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan Untuk Tahun As of 31 December 2023
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
9. PERPAJAKAN (lanjutan) 9. TAXATION (continued)
b. Beban pajak (lanjutan) b. Tax expense (continued)
Rekonsiliasi antara laba sebelum beban pajak Reconciliation between income before income
penghasilan menurut laporan laba rugi dan tax expense, as shown in the statement of profit
penghasilan komprehensif lain dengan or loss and other comprehensive income, and
penghasilan kena pajak adalah sebagai berikut: estimated taxable income is as follows:
(lanjutan) (continued)
Tahun yang Berakhir
pada tanggal 31 Desember/
Year ended 31 December
2023 2022
Beda temporer Temporary differences
Transaksi aset hak guna 300 1.324 Right-of-use asset transactions
(70.173) 171.985
Beda tetap Permanent differences
Beban yang tidak dapat dikurangkan 10.899 9.114 Non-deductible expenses
Penghasilan bunga dikenakan
pajak final (17.134) (15.163) Interest income subjected to final tax
(6.235) (6.049)
Penghasilan kena pajak 1.414.818 1.129.930 Taxable income
Beban pajak 311.260 248.585 Tax expense
Dikurangi: Less:
Pasal 23 (10.091) (3.483) Article 23
Pasal 25 (214.846) (140.643) Article 25
Utang pajak Corporate income
penghasilan badan 86.323 104.459 tax payable
Pada tanggal 29 Oktober 2021, Pemerintah On 29 October 2021, the Government
menetapkan Undang-Undang No. 7 Tahun stipulated Law No. 7 Year 2021 on the
2021 tentang Harmonisasi Peraturan Harmonization of Tax Regulations (“HPP Bill”).
Perpajakan (“UU HPP”). Salah satu pasal One of the article in this HPP Bill is that the
dalam UU HPP ini adalah tarif pajak corporate income tax rate applicable in 2022
penghasilan badan yang berlaku di tahun 2022 and so forth is 22%.
dan seterusnya adalah 22%.
Perhitungan pajak penghasilan badan untuk The above calculation of corporate income tax
tahun yang berakhir pada 31 Desember 2023 for the year ended 31 December 2023 will be
tersebut di atas akan menjadi dasar dalam used as basis for filing the Annual Tax Return
pengisian Surat Pemberitahuan Tahunan (“SPT”) of Corporate Income Tax.
(“SPT”) Pajak Penghasilan Badan.
Perhitungan pajak penghasilan badan untuk The calculation of corporate income tax for the
tahun yang berakhir pada 31 Desember 2022 year ended 31 December 2022 is same as the
sama dengan Surat Pemberitahuan Tahunan Annual Tax Return filed by the Company to the
yang disampaikan Perseroan ke Kantor Tax Office.
Pelayanan Pajak.
62
Page 366
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan Untuk Tahun As of 31 December 2023
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
9. PERPAJAKAN (lanjutan) 9. TAXATION (continued)
c. Aset (liabilitas) pajak tangguhan – neto c. Deferred tax assets (liabilities) – net
31 Desember/December 2023
Manfaat
(beban) pajak
tangguhan/
Saldo awal/ Deferred tax Saldo akhir/
Beginning income Ending
balance (expenses) balance
Aset (liabilitas) pajak
tangguhan dampak dari Deferred tax asset (liabilities)
laporan laba rugi effect from profit or loss
Penyisihan kerugian penurunan Provision for impairment losses on
nilai atas piutang lain-lain 30.894 (21.184) 9.710 other receivables
Penyisihan kerugian penurunan
nilai atas piutang Provision for impairment losses on
sewa pembiayaan finance lease
dan anjak piutang 1.605 (1.605) - and factoring receivables
Selisih antara nilai buku Difference in net book value
aset tetap komersial of fixed assets between
dan fiskal (1.548) 156 (1.392) commercial and fiscal
Penyisihan imbalan Provision for employee
kerja karyawan 34.371 15.203 49.574 benefits
Penyisihan bonus 38.317 (7.597) 30.720 Provision for bonus
Penyisihan penghapusan Provision for write-off
customer deposit 1.605 109 1.714 on customer deposit
Penyisihan biaya jasa profesional 586 (586) - Provision for professional fee
Transaksi aset hak guna 361 66 427 Right-of-use asset transactions
Aset pajak tangguhan Deferred tax assets effect
dampak dari penghasilan from other comprehensive
komprehensif lain income
Pengukuran kembali atas
liabilitas imbalan Remeasurement of employee
kerja karyawan 8.516 2.310 10.826 benefits obligation
Kerugian bersih
atas instrumen derivatif untuk Net loss on derivative
lindung nilai arus kas 1.745 (2.535) (790) instrument for cash flow hedging
116.452 (15.663) 100.789
31 Desember/December 2022
Manfaat
(beban) pajak
tangguhan/
Saldo awal/ Deferred tax Saldo akhir/
Beginning income Ending
balance (expenses) balance
Aset (liabilitas) pajak
tangguhan dampak dari Deferred tax asset (liabilities)
laporan laba rugi effect from profit or loss
Penyisihan kerugian penurunan Provision for impairment losses on
nilai atas piutang lain-lain 26.741 4.153 30.894 other receivables
Penyisihan kerugian penurunan
nilai atas piutang Provision for impairment losses on
sewa pembiayaan finance lease
dan anjak piutang 5.638 (4.033) 1.605 and factoring receivables
Selisih antara nilai buku Difference in net book value
aset tetap komersial of fixed assets between
dan fiskal (1.939) 391 (1.548) commercial and fiscal
Penyisihan imbalan Provision for employee
kerja karyawan 23.460 10.911 34.371 benefits
Penyisihan bonus 12.393 25.924 38.317 Provision for bonus
Penyisihan penghapusan Provision for write-off
customer deposit 1.405 200 1.605 on customer deposit
Penyisihan biaya jasa profesional 586 - 586 Provision for professional fee
Transaksi aset hak guna 70 291 361 Right-of-use asset transactions
63
Page 367
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan Untuk Tahun As of 31 December 2023
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
9. PERPAJAKAN (lanjutan) 9. TAXATION (continued)
31 Desember/December 2022
Manfaat
(beban) pajak
tangguhan/
Saldo awal/ Deferred tax Saldo akhir/
Beginning income Ending
balance (expenses) balance
Aset pajak tangguhan Deferred tax assets effect
dampak dari penghasilan from other comprehensive
komprehensif lain income
Pengukuran kembali atas
liabilitas imbalan Remeasurement of employee
kerja karyawan 9.191 (675) 8.516 benefits obligation
Kerugian bersih
atas instrumen derivatif untuk Net loss on derivative
lindung nilai arus kas 205 1.540 1.745 instrument for cash flow hedging
77.750 38.702 116.452
d. Surat ketetapan pajak d. Tax assessment letter
Tahun pajak 2015 dan 2014 Fiscal year 2015 and 2014
Pada tanggal 12 September 2018, Perseroan On 12 September 2018, the Company received
menerima Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar Tax Assessment Letter on Underpayment
(”SKPKB”) dari Direktorat Jendral Pajak (”DJP”) (“SKPKB”) from Directorate General of Taxes
atas Pajak Penghasilan Badan untuk tahun pajak (“DGT”) on Corporate Income Tax for fiscal
2015 dan 2014 masing-masing sebesar years 2015 and 2014 amounting to Rp60,999
Rp60.999 dan Rp31.453. Untuk jumlah kurang and Rp31,453, respectively. For the amount of
bayar dari SKPKB tersebut, Perseroan the underpayment of the SKPKB, the Company
mengajukan keberatan ke Kantor Pajak sebesar filed an objection to the Tax Office amounting
Rp90.879. Perseroan telah menyetujui to Rp90,879. The Company has approved the
keputusan dan telah membayar sejumlah Rp724 decision and has paid the amount of Rp724
dan Rp849 masing-masing atas SKPKB atas and Rp849, respectively for the SKPKB on
Pajak Penghasilan Badan untuk tahun pajak Corporate Income Tax for fiscal year 2015 and
2015 dan 2014 berdasarkan Pembahasan Akhir 2014 based on the Audit Result Final
Hasil Pemeriksaan pada tanggal 1 Oktober 2018. Discussion on 1 October 2018.
Pada tahun 2019, Kantor Pajak menolak semua In 2019, the Tax Office has rejected all
keberatan untuk tahun fiskal 2014 dan 2015. objections for fiscal year 2014 and 2015. In the
Pada tahun yang sama, Perseroan mengajukan same year, the Company appealed the
banding atas keputusan tersebut ke Pengadilan decision to the Tax Court.
Pajak.
Pada tanggal 14 Desember 2021, Pengadilan On 14 December 2021, the Tax Court read out
Pajak membacakan putusan terkait dengan the decision related to the appeal filed by the
banding yang diajukan Perseroan. Atas putusan Company. Based on the decision, the
tersebut, Perseroan menerima surat putusan dari Company received a decision letter from the
Pengadilan Pajak pada tanggal 27 Desember Tax Court on 27 December 2021. Based on the
2021. Berdasarkan hasil putusan tersebut, PPh results of the decision, the Corporate Income
Badan untuk tahun pajak 2015 dan 2014 telah Tax for fiscal year 2015 and 2014 was partially
dikabulkan sebagian, sebesar Rp90.862 dan granted in the amount of Rp90,862 and was not
tidak dikabulkan sebesar Rp17. Atas putusan granted in the amount of Rp17. For the
tersebut, utang yang masih harus dibayar decisions that have been received, the total
sebesar Rp17. Manajemen sepakat untuk accrued payable amounted Rp17.
menerima hasil putusan yang sudah ditetapkan Management agrees to accept the result of the
oleh Pengadilan Pajak. decisions that have been determined by the
Tax Court.
64
Page 368
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan Untuk Tahun As of 31 December 2023
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
9. PERPAJAKAN (lanjutan) 9. TAXATION (continued)
d. Surat ketetapan pajak (lanjutan) d. Tax assessment letter (continued)
Tahun pajak 2015 dan 2014 (lanjutan) Fiscal year 2015 and 2014 (continued)
Pada tanggal 4 April 2022, Kantor Pajak On 4 April 2022, Tax Office appealed the
mengajukan banding atas keputusan Pengadilan decision of Tax Court to Supreme Court. On
Pajak ke Mahkamah Agung. Pada tanggal 25 May 2023, the decision from Supreme Court
25 Mei 2023, hasil keputusan Mahkamah Agung rejected the appealed from Tax Office.
menolak pengajuan banding dari Kantor Pajak.
Tahun pajak 2020 Fiscal year 2020
Pada tanggal 11 April 2022, Perseroan On 11 April 2022, the Company received the
menerima Berita Acara Pembahasan Akhir Hasil Minutes of Final Discussion of Audit Results for
Pemeriksaan untuk pajak badan tahun 2020. the 2020 corporate tax. The Minutes stated that
Berita Acara tersebut menyatakan Perseroan the Company had overpaid taxes related to
memiliki lebih bayar pajak terkait Pajak Badan Corporate Tax for 2020 of Rp27,841,
untuk tahun 2020 sebesar Rp27.841, kurang underpaid Income Tax Article 21, Article 21
bayar Pajak Penghasilan Pasal 21, Pasal 21 Final , Article 23, Article 4 (2), Value Added Tax
Final, Pasal 23, Pasal 4 (2), Pajak Pertambahan (VAT), Letter of Invoice for VAT Tax and VAT
Nilai (PPN), Surat Tagihan Pajak PPN dan PPN for Utilization of JKP from Outside Customs
Pemanfaatan JKP dari Luar Pabean dengan with a total amount of Rp7,144. On 18 May
jumlah total Rp7.144. Pada tanggal 18 Mei 2022, 2022, the Company received a tax refund from
Perseroan menerima pengembalian pajak dari the Tax Office on Audit Results for the 2020
Kantor Pajak atas Hasil Pemeriksaan untuk corporate tax of Rp20,697. Management
pajak badan tahun 2020 sebesar Rp20.697. agrees to accept the result of the decisions that
Manajemen sepakat untuk menerima hasil have been determined by the Tax Office.
putusan yang sudah ditetapkan oleh Kantor
Pajak.
e. Administrasi e. Administration
Berdasarkan Undang-Undang Perpajakan yang Under the Taxation Laws of Indonesia, the
berlaku di Indonesia, Perseroan menghitung, Company submits tax returns on the basis of
menetapkan dan membayar sendiri besarnya self-assessment. The Director General of
jumlah pajak yang terutang. Direktur Jenderal Taxes may assess or amend taxes within a
Pajak dapat menetapkan atau mengubah certain period. For the fiscal years of 2008 and
liabilitas pajak dalam jangka waktu tertentu. onwards, the period is within five years from the
Untuk tahun pajak 2008 dan seterusnya, jangka time the tax becomes due.
waktunya adalah lima tahun sejak saat
terutangnya pajak.
65
Page 369
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan Untuk Tahun As of 31 December 2023
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
10. ASET TETAP 10. FIXED ASSETS
31 Desember/December 2023
1 Januari / Penambahan/ (Pengurangan)/ Reklasifikasi/ 31 Desember/
January 2023 Additions (Deductions) Reclassifications December 2023
Aset tetap Fixed assets
Kepemilikan langsung Direct ownership
Harga perolehan Cost
Tanah 48.570 - - - 48.570 Land
Bangunan 50.536 2.460 - - 52.996 Buildings
Kendaraan 28 - - - 28 Vehicles
Perabotan dan peralatan kantor 269.378 70.147 (5.080) - 334.445 Furniture and office equipment
Renovasi bangunan sewa 55.820 14.285 - - 70.105 Leasehold improvement
424.332 86.892 (5.080) - 506.144
Aset hak guna 142.461 45.080 - - 187.541 Right-of-use assets
566.793 131.972 (5.080) - 693.685
Akumulasi penyusutan Accumulated depreciation
Bangunan (18.231) (2.515) - - (20.746) Buildings
Kendaraan (27) - - (27) Vehicles
Perabot dan peralatan kantor (203.440) (33.145) 5.075 - (231.510) Furniture and office equipment
Renovasi bangunan sewa (44.898) (5.723) - - (50.621) Leasehold improvement
(266.596) (41.383) 5.075 - (302.904)
Aset hak guna (80.434) (26.722) - - (107.156) Right-of-use assets
(347.030) (68.105) 5.075 - (410.060)
Nilai buku neto 219.763 283.625 Net book value
31 Desember/December 2022
1 Januari/ Penambahan/ (Pengurangan)/ Reklasifikasi/ 31 Desember/
January 2022 Additions (Deductions) Reclassifications December 2022
Aset tetap Fixed assets
Kepemilikan langsung Direct ownership
Harga perolehan Cost
Tanah 48.570 - - - 48.570 Land
Bangunan 49.388 1.148 - 50.536 Buildings
Kendaraan 28 - - - 28 Vehicles
Perabotan dan peralatan kantor 244.325 40.521 (15.468) - 269.378 Furniture and office equipment
Renovasi bangunan sewa 47.593 8.227 - - 55.820 Leasehold improvement
389.904 49.896 (15.468) - 424.332
Aset hak guna 113.344 29.117 - - 142.461 Right-of-use assets
503.248 79.013 (15.468) - 566.793
Akumulasi penyusutan Accumulated depreciation
Bangunan (15.790) (2.441) - - (18.231) Buildings
Kendaraan (27) - - - (27) Vehicles
Perabot dan peralatan kantor (189.575) (29.128) 15.263 - (203.440) Furniture and office equipment
Renovasi bangunan sewa (41.885) (3.013) - - (44.898) Leasehold improvement
(247.277) (34.582) 15.263 - (266.596)
Aset hak guna (58.890) (21.544) - - (80.434) Right-of-use assets
(306.167) (56.126) 15.263 - (347.030)
Nilai buku neto 197.081 219.763 Net book value
Seluruh aset tetap kepemilikan langsung kecuali Directly owned fixed assets, except for land, are
tanah, telah diasuransikan dengan PT Zurich insured with PT Zurich Asuransi Indonesia Tbk and
Asuransi Indonesia Tbk dan PT AXA Insurance PT AXA Insurance Indonesia (formerly PT Mandiri
Indonesia (dahulu PT Mandiri AXA General AXA General Insurance), for a sum insured of
Insurance) dengan jumlah pertanggungan asuransi Rp427,198 and Rp372,503 as of
sebesar Rp427.198 dan Rp372.503 pada tanggal 31 December 2023 and 2022, respectively, which
31 Desember 2023 dan 2022 yang menurut according to the management, is sufficient to cover
manajemen cukup untuk menutupi kemungkinan possible losses due to fire, flood, public
kerugian karena kebakaran, kebanjiran, huru-hara disorder/riots and earthquake.
dan gempa bumi.
66
Page 370
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan Untuk Tahun As of 31 December 2023
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
10. ASET TETAP (lanjutan) 10. FIXED ASSETS (continued)
Tanah Perseroan berupa sertifikat Hak Guna Land is held in the form of certificates of Hak Guna
Bangunan (“HGB”) yang mempunyai masa manfaat Bangunan (“HGB”) which have useful lives of 20 to
selama 20 sampai dengan 30 tahun yang akan jatuh 30 years and will be due between 2 February 2023
tempo antara 2 Februari 2023 sampai dengan to 31 March 2046. Management believes that the
31 Maret 2046. Manajemen berpendapat bahwa HGB HGB can be renewed or extended upon expiration.
tersebut dapat diperbaharui atau diperpanjang pada Until the date of financial statements, the certificates
saat jatuh tempo. Sampai tanggal laporan keuangan, of Hak Guna Bangunan is still in progress.
Sertifikat Hak Guna Bangunan masih dalam masa
perpanjangan.
Rincian keuntungan atas pelepasan aset tetap Details of gain on disposal of fixed assets are as
adalah sebagai berikut: follows:
Tahun yang berakhir
pada tanggal 31 Desember/
Year ended 31 December
2023 2022
Hasil pelepasan aset tetap 129 355 Proceed from disposal of fixed assets
Nilai buku aset tetap (5) (205) Book value
Laba atas pelepasan aset tetap 124 150 Gain on disposal of fixed assets
Kerugian atau keuntungan atas pelepasan aset tetap Loss or gain on disposal of fixed assets is
diakui sebagai bagian dari “pendapatan lain-lain” recognized as part of “other income” in the
pada laporan laba rugi dan penghasilan statement of profit or loss and other comprehensive
komprehensif lain. income.
Manajemen berpendapat tidak terdapat indikasi Management believes that there is no impairment
penurunan nilai atas aset tetap yang dimiliki on the Companyʼs fixed assets as of
Perseroan masing-masing pada tanggal 31 December 2023 and 2022, respectively.
31 Desember 2023 dan 2022.
Pada 31 Desember 2023 dan 2022, jumlah bruto dari As of 31 December 2023 and 2022, the gross
aset tetap yang telah disusutkan penuh dan masih amount of fixed assets which have been fully
digunakan adalah masing-masing sebesar depreciated and still being used amounted to
Rp264.392 dan Rp176.686. Rp264,392 and Rp176,686, respectively.
Tidak ada aset tetap yang dijadikan jaminan pada There were no fixed assets pledged as collateral as
tanggal 31 Desember 2023 dan 2022. of 31 December 2023 and 31 December 2022.
Aset hak guna per 31 Desember 2023 dan 2022 Right-of-use of assets as of 31 December 2023 and
adalah sebagai berikut: 2022 are as follows:
31 Desember/December 2023
1 Januari/ Penambahan/ (Pengurangan)/ 31 Desember/
January 2023 Additions (Deductions) December 2023
r
Biaya perolehan Cost
Bangunan 131.935 36.099 - 168.034 Buildings
Kendaraan 10.526 8.981 - 19.507 Vehicles
142.461 45.080 - 187.541
Akumulasi penyusutan Accumulated depreciation
Bangunan (73.435) (22.033) - (95.468) Buildings
Kendaraan (6.999) (4.689) - (11.688) Vehicles
(80.434) (26.722) - (107.156)
Nilai buku neto 62.027 80.385 Net book value
67
Page 371
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan Untuk Tahun As of 31 December 2023
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
10. ASET TETAP (lanjutan) 10. FIXED ASSETS (continued)
Aset hak guna per 31 Desember 2023 dan 2022 Right-of-use of assets as of 31 December 2023 and
adalah sebagai berikut: (lanjutan) 2022 are as follows: (continued)
31 Desember/December 2022
1 Januari/ Penambahan/ (Pengurangan)/ 31 Desember/
January 2022 Additions (Deductions) December 2022
Biaya perolehan Cost
Bangunan 105.867 26.068 - 131.935 Buildings
Kendaraan 7.477 3.049 - 10.526 Vehicles
113.344 29.117 - 142.461
Akumulasi penyusutan Accumulated depreciation
Bangunan (53.662) (19.773) - (73.435) Buildings
Kendaraan (5.228) (1.771) - (6.999) Vehicles
(58.890) (21.544) - (80.434)
Nilai buku neto 54.454 62.027 Net book value
Perseroan menyewa beberapa aset termasuk The Company had rent a number of assets which
bangunan dan kendaraan. Jangka waktu masa sewa include buildings and vehicles. The period of lease
berkisar 1 - 5 tahun. term ranged between 1 - 5 years.
11. ASET LAIN-LAIN 11. OTHER ASSETS
31 Desember/ 31 Desember/
December 2023 December 2022
Pihak ketiga Third parties
Setoran dalam perjalanan 45.248 32.207 Deposit in transit
Uang muka 20.340 8.761 Advance payments
Setoran jaminan 2.537 2.355 Security deposits
Biaya provisi dibayar di muka 1.473 2.939 Prepaid provision cost
Biaya jasa penerbitan obligasi 445 434 Prepaid bonds issuance cost
Asuransi dibayar di muka 432 452 Prepaid insurance
Sewa dibayar di muka 83 112 Prepaid rent
Lain-lain 22.874 13.671 Other
93.432 60.931
Pihak berelasi Related parties
Sewa dibayar di muka 765 132 Prepaid rent
Piutang bunga deposito 137 119 Interest receivables - time deposits
902 251
94.334 61.182
Lain-lain merupakan pemeliharaan dan perawatan Others mainly represent repairment and
sistem teknologi informasi, piutang karyawan, dan maintenance of information technology system,
biaya dibayar dimuka. employee receivables, and prepaid expenses.
Lihat Catatan 26a untuk rincian saldo dan transaksi Refer to Note 26a for details of balances and
pihak berelasi. transactions with related parties.
68
Page 372
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan Untuk Tahun As of 31 December 2023
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
12. UTANG USAHA 12. TRADE PAYABLES
31 Desember/ 31 Desember/
December 2023 December 2022
Pihak ketiga Third parties
Utang kendaraan 861.602 568.676 Vehicle payables
Utang asuransi 155.535 133.615 Insurance payables
1.017.137 702.291
Utang usaha merupakan utang kepada pemasok atas Trade payables represent payables to suppliers for
pembiayaan kendaraan bermotor dan utang kepada motor vehicle financing and payables to insurance
perusahaan asuransi yang berkaitan dengan companies in relation to motor vehicle financing and
pembiayaan kendaraan bermotor dan alat berat. heavy equipment.
13. UTANG LAIN-LAIN 13. OTHER PAYABLES
31 Desember/ 31 Desember/
December 2023 December 2022
Pihak ketiga Third parties
Titipan konsumen 112.429 107.913 Customer deposits
PPN keluaran 25.032 44.289 VAT out
Liabilitas pajak Tax liabilities
Pasal 21 16.493 12.263 Article 21
Pasal 23 979 856 Article 23
PPh final 190 153 Final tax
Liabilitas sewa 8.219 1.532 Lease liabilities
Jasa notaris 2.156 7.183 Notary service
Barang dan jasa 830 500 Goods and services
Lain-lain 24.588 25.241 Others
190.916 199.930
Pihak berelasi Related parties
Liabilitas sewa 31.974 38.511 Lease liabilities
Pembiayaan bersama 24.591 61.985 Joint financing
Lain-lain 240 240 Others
56.805 100.736
247.721 300.666
Jumlah beban bunga atas liabilitas sewa masing- The balances of interest expense from lease
masing sebesar Rp2.928 dan Rp2.515 untuk tahun liabilities amounted to Rp2,928 and Rp2,515 for the
yang berakhir 31 Desember 2023 dan 2022. years ended 31 December 2023 and 2022,
respectively.
Analisis jatuh tempo utang lain-lain terkait sewa The maturity analysis of other payables related to
adalah sebagai berikut: lease is as follows:
31 Desember/ 31 Desember/
December 2023 December 2022
1 tahun 1.224 667 1 year
2 tahun 1.912 1.001 2 years
3 tahun 31.496 2.645 3 years
4 tahun 4.477 30.137 4 years
5 tahun 1.084 5.593 5 years
Total 40.193 40.043 Total
69
Page 373
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan Untuk Tahun As of 31 December 2023
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
13. UTANG LAIN-LAIN (lanjutan) 13. OTHER PAYABLES (continued)
Pembiayaan bersama sehubungan dengan porsi Joint financing represents the portion of installment
cicilan pembayaran piutang pembiayaan yang telah payments for financing receivables that have been
diterima dari konsumen namun belum dibayarkan received from customers but have not been paid to
kepada pemberi pembiayaan bersama. joint financing providers.
Lain-lain terutama terdiri dari utang kepada pihak Others mainly consist of payables to third parties
ketiga yang berkaitan dengan utang asuransi dan related to insurance payable and vehicle license
biaya biro jasa Surat Tanda Nomor Kendaraan. service fee.
Lihat Catatan 26b untuk rincian saldo dan transaksi Refer to Note 26b for details of balances and
pihak berelasi. transactions with related parties.
14. BEBAN YANG MASIH HARUS DIBAYAR 14. ACCRUED EXPENSES
31 Desember/ 31 Desember/
December 2023 December 2022
Pihak ketiga Third parties
Gaji dan tunjangan 148.356 198.083 Salaries and allowances
Bunga yang masih harus dibayar 96.164 79.250 Accrued Interest
Telepon 1.659 1.546 Telephone
Perbaikan dan pemeliharaan 1.037 2.425 Repairs and maintenance
Jasa profesional 934 3.376 Professional fee
Listrik dan air 454 448 Utilities
Promosi 374 3.094 Promotion
Lain-lain 8.648 19.865 Others
257.626 308.087
Pihak berelasi Related parties
Bunga yang masih harus dibayar 4.472 3.535 Accrued interest
262.098 311.622
Lain-lain terutama terdiri dari beban yang masih Others mainly consist of entertainment, stamps, PC
harus dibayar terkait jamuan, materai, sewa PC, alat rent, stationary, printing, travelling and training.
tulis kantor, cetakan, perjalanan dinas dan pelatihan.
Lihat Catatan 26b untuk rincian saldo dan transaksi Refer to Note 26b for details of balances and
pihak berelasi. transactions with related parties.
15. PINJAMAN YANG DITERIMA 15. BORROWINGS
31 Desember/ 31 Desember/
December 2023 December 2022
Revolving Revolving
Pinjaman bank 1.792.150 410.000 Bank loans
Non-revolving Non-revolving
Pinjaman bank 15.817.769 14.283.451 Bank loans
Pinjaman lembaga keuangan Financial institution
Non-bank 523.733 - non-bank loans
18.133.652 14.693.451
Biaya provisi yang belum diamortisasi (36.937) (31.564) Unamortized provision cost
18.096.715 14.661.887
70
Page 374
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan Untuk Tahun As of 31 December 2023
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
15. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan) 15. BORROWINGS (continued)
Jumlah fasilitas/ Jumlah pinjaman/ Jatuh tempo fasilitas/
Facility amount Loan amount Maturity date of the facility
31 Desember/ 31 Desember/ 31 Desember/ 31 Desember/ 31 Desember/ 31 Desember/
December 2023 December 2022 December 2023 December 2022 December 2023 December 2022
Pinjaman bank/Bank loans
Revolving
Rupiah
Pihak ketiga/Third parties
November/ November/
PT Bank OCBC NISP Tbk 200.000 200.000 - - November 2024 November 2023
Agustus/ Agustus/
PT Bank Danamon Indonesia Tbk 150.000 150.000 - - August 2024 August 2023
Juli/ Juli/
PT Bank HSBC Indonesia 250.000 250.000 - - July 2024 July 2023
MUFG Bank, Ltd., Cabang Jakarta/ Februari/ Februari/
MUFG Bank, Ltd., Jakarta Branch 770.800 786.550 - - February 2024 February 2023
Mei/ November/
PT Bank UOB Indonesia 124.999 25.000 - - May 2024 November 2023
Juni/ Juni/
PT Bank ANZ Indonesia 231.240 235.965 - - June 2024 June 2023
Juni/
308.320 - - - June 2024 -
Februari/ Desember/
PT Bank CTBC Indonesia 200.000 200.000 - - February 2024 December 2023
Maret/ Maret/
PT Bank Central Asia Tbk 553.000 553.000 - - March 2024 March 2024
Januari/ April/
PT Bank BTPN Tbk 300.000 300.000 200.000 - January 2024 April 2023
Februari/ November/
PT Bank Permata Tbk 100.000 100.000 - - February 2024 November 2022*)
Oktober/
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk 100.000 - - - October 2024 -
3.288.359 2.800.515 200.000 -
Pihak berelasi/Related parties
Desember/ Desember/
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 400.000 400.000 320.000 400.000 December 2027 December 2027
Januari/ Desember/
375.000 375.000 306.250 - January 2028 December 2023
Desember/
- 50.000 - - - December 2023
Desember/ Desember/
200.000 200.000 200.000 10.000 December 2028 December 2023
September/
97.000 - 92.150 - September 2028 -
November/
500.000 - 458.333 - November 2024 -
September/
550.000 - - - September 2024 -
Juli/
7.000 - 6.417 - July 2028 -
Desember/
9.000 - 9.000 - December 2028 -
September/
34.000 - - - September 2024 -
September/
200.000 - 200.000 - September 2024 -
2.372.000 1.025.000 1.592.150 410.000
Jumlah/Total revolving 5.660.359 3.825.515 1.792.150 410.000
*) Diperpanjang secara otomatis sampai Bank membatalkan, menghentikan atau *) Automatically extended until the Bank cancel, cease or discharge in writing the
membebaskan Perseroan dari kewajibannya secara tertulis. Company from its obligations.
71
Page 375
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan Untuk Tahun As of 31 December 2023
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
15. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan) 15. BORROWINGS (continued)
Jumlah fasilitas/ Jumlah pinjaman/ Jatuh tempo fasilitas/
Facility amount Loan amount Maturity date of the facility
31 Desember/ 31 Desember/ 31 Desember/ 31 Desember/ 31 Desember/ 31 Desember/
December 2023 December 2022 December 2023 December 2022 December 2023 December 2022
Pinjaman bank (lanjutan)/
Bank loans (continued)
Non-revolving
Rupiah
Pihak ketiga/Third parties
PT Bank Central Asia Tbk Desember/
- 500.000 - 166.667 - December 2023
Januari/ Januari/
555.000 555.000 15.417 200.417 January 2024 January 2024
Maret/ Maret/
700.000 700.000 58.333 291.667 March 2024 March 2024
Februari/ Februari/
500.000 500.000 194.444 361.111 February 2025 February 2025
September/ September
1.000.000 1.000.000 250.000 583.333 September 2024 September 2024
Juni/ Juni/
600.000 600.000 300.000 500.000 June 2025 June 2025
Oktober/ Oktober/
400.000 400.000 244.444 377.778 October 2025 October 2025
Juli/ Juli/
1.500.000 1.500.000 791.667 1.291.667 July 2025 July 2025
November/ November/
1.000.000 1.000.000 638.889 972.222 November 2025 November 2025
Januari/ November/
500.000 500.000 385.417 - January 2027 November 2023
Maret/ November
500.000 500.000 375.000 - March 2026 November 2023
Juni/
1.600.000 - 1.333.333 - June 2026 -
September/
500.000 - 458.333 - September 2026 -
Desember/
1.000.000 - 1.000.000 - December 2026 -
Desember/
400.000 - 400.000 - December 2026 -
Desember/
500.000 - 500.000 - December 2026 -
Kredit Sindikasi Lokal/ Juli/
Local Syndication Loan - 1.000.000 - 194.444 - July 2023
Oktober/
- 1.500.000 - 416.667 - October 2023
Maret/ Maret/
PT Bank UOB Indonesia 300.000 300.000 125.000 225.000 March 2025 March 2025
September/ September/
300.000 300.000 175.000 275.000 September 2025 September 2025
April/
PT Bank Danamon Indonesia Tbk - 500.000 - 55.556 - April 2023
Juni/
- 300.000 - 50.000 - June 2023
Desember/
- 500.000 - 166.667 - December 2023
Desember/ Desember/
500.000 500.000 166.667 333.333 December 2024 December 2024
Januari/ Januari/
500.000 500.000 180.556 347.222 January 2025 January 2025
Oktober/ Oktober/
1.000.000 1.000.000 611.111 944.444 October 2025 October 2025
November/
1.500.000 - - - November 2024 -
Januari/
PT Bank Pan Indonesia Tbk - 500.000 - 13.889 - January 2023
Juni/ Juni/
1.000.000 1.000.000 166.667 500.000 June 2024 June 2024
Mei/ Mei/
1.000.000 1.000.000 472.222 805.556 May 2025 May 2025
November/ November/
1.000.000 1.000.000 638.889 972.222 November 2025 November 2025
Maret/ Mei/
500.000 1.000.000 375.000 - March 2026 May 2023
April/
500.000 - 388.889 - April 2026 -
Oktober/
1.000.000 - 944.444 - October 2026 -
Desember/ Desember/
PT Bank KEB Hana Indonesia 300.000 300.000 106.295 206.165 December 2024 December 2024
Desember/ Desember/
PT Bank DKI 300.000 300.000 106.295 206.165 December 2024 December 2024
Maret/ Maret/
200.000 200.000 87.716 153.315 March 2025 March 2025
72
Page 376
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan Untuk Tahun As of 31 December 2023
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
15. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan) 15. BORROWINGS (continued)
Jumlah fasilitas/ Jumlah pinjaman/ Jatuh tempo fasilitas/
Facility amount Loan amount Maturity date of the facility
31 Desember/ 31 Desember/ 31 Desember/ 31 Desember/ 31 Desember/ 31 Desember/
December 2023 December 2022 December 2023 December 2022 December 2023 December 2022
Pinjaman bank (lanjutan)/
Bank loans (continued)
Non-revolving (lanjutan/continued)
Rupiah (lanjutan/continued)
Pihak ketiga (lanjutan)/Third parties (continued)
Februari/
PT Bank CIMB Niaga Tbk - 300.000 - 16.667 - February 2023
Maret/ Maret/
500.000 500.000 208.333 375.000 March 2025 March 2025
Maret/ Desember/
400.000 400.000 300.000 - March 2026 December 2023
Maret/
PT Bank QNB Indonesia Tbk - 500.000 - 41.667 - March 2023
Desember/ Desember/
300.000 300.000 100.000 200.000 December 2024 December 2024
Agustus/
300.000 - 266.667 - August 2026 -
Juni/ Juni/
PT Bank Permata Tbk 400.000 400.000 200.000 333.333 June 2025 June 2025
Januari/
800.000 - - - January 2024 -
Juni/ Juni/
PT Bank Oke Indonesia Tbk 500.000 500.000 261.494 422.923 June 2025 June 2025
Juli/ Juli/
PT Bank China Construction Bank Indonesia Tbk 430.000 430.000 236.782 374.904 July 2025 July 2025
November/
300.000 - 292.430 - November 2026 -
PT Bank Pembangunan Daerah Agustus/
Jawa Barat dan Banten Tbk 500.000 - 444.444 - August 2026 -
Agustus/
PT Bank of India Indonesia Tbk 500.000 - 444.444 - Agustus 2026 -
September/
PT Bank Maybank Indonesia Tbk 750.000 - - - September 2024 -
September/
PT Bank Maspion Indonesia Tbk 300.000 - - - September 2024 -
27.135.000 22.785.000 14.244.622 12.375.001
Mata uang asing/Foreign currency
Pihak ketiga/Third parties
Februari/ April/
PT Bank Mizuho Indonesia 756.250 786.550 578.100 - February 2026 April 2023
MUFG Bank, Ltd., Cabang Jakarta/ April/ April/
MUFG Bank, Ltd., Jakarta Branch 409.459 409.460 219.678 373.611 April 2025 April 2025
1.165.709 1.196.010 797.778 373.611
Rupiah
Pihak berelasi/Related parties
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk November/
- 875.000 - 287.048 - November 2023
April/ April/
200.000 200.000 24.346 94.074 April 2024 April 2024
Mei/ Mei/
400.000 400.000 154.592 254.870 May 2025 May 2025
Desember/ Desember/
450.000 450.000 225.000 337.500 December 2025 December 2025
Oktober/ Oktober/
93.000 93.000 65.875 89.125 October 2026 October 2026
Oktober/ Oktober/
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 500.000 500.000 305.556 472.222 October 2025 October 2025
1.643.000 2.518.000 775.369 1.534.839
Pinjaman Lembaga keuangan non-bank/
Financial institution non-bank loans
PT Sarana Multigriya Juli/
Finansial (Persero) 600.000 - 523.733 - July 2026 -
600.000 - 523.733 -
Jumlah/Total non-revolving 30.543.709 26.499.010 16.341.502 14.283.451
Jumlah/Total 36.204.068 30.324.525 18.133.652 14.693.451
73
Page 377
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan Untuk Tahun As of 31 December 2023
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
15. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan) 15. BORROWINGS (continued)
Kredit sindikasi lokal Local syndication credit
Pada tanggal 18 Desember 2019, Perseroan On 18 December 2019, the Company obtained a
memperoleh fasilitas pinjaman dari Anggota loan facility from a Syndicated Member with a
Sindikasi, dengan batas kredit maksimum maximum credit limit of Rp2,500,000,000,000 (full
Rp2.500.000.000.000 (nilai penuh). Penarikan amount). The first drawdown was on 21 July 2020
pertama dilakukan pada tanggal 21 Juli 2020 dengan with total of Rp1,000,000,000,000 (full amount).
jumlah Rp1.000.000.000.000 (nilai penuh). The second drawdown was on 14 October 2020
Penarikan kedua tanggal 14 Oktober 2020 dengan with total of Rp1,500,000,000,000 (full amount).
jumlah Rp1.500.000.000.000 (nilai penuh). Rincian Details are as follows:
nilai pinjamannya sebagai berikut:
31 Desember/ 31 Desember/
December 2023 December 2022
PT Bank Central Asia Tbk - 155.222 PT Bank Central Asia Tbk
PT Bank BTPN Tbk - 103.400 PT Bank BTPN Tbk
PT Bank Mizuho Indonesia - 103.400 PT Bank Mizuho Indonesia
PT Bank Pan Indonesia Tbk - 103.400 PT Bank Pan Indonesia Tbk
PT Bank Pembangunan Daerah - PT Bank Pembangunan Daerah
Jawa Barat dan Banten Tbk 41.555 Jawa Barat dan Banten Tbk
PT Bank Pembangunan Daerah Papua - 31.289 PT Bank Pembangunan Daerah Papua
PT Bank Shinhan Indonesia - 31.289 PT Bank Shinhan Indonesia
PT Bank SBI Indonesia - 20.778 PT Bank SBI Indonesia
PT Bank Nationalnobu Tbk - 20.778 PT Bank Nationalnobu Tbk
- 611.111
Perjanjian sindikasi mensyaratkan kondisi keuangan The syndication agreement has required financial
tertentu, yaitu: covenants, namely:
a. Perseroan akan memastikan rasio likuiditas tidak a. The Company shall ensure that the liquidity
kurang dari 1 kali untuk setiap tahun buku dan ratio is at a minimum of 1 time for each of its
semester tahun bukunya. financial years and its financial half-years.
b. Perseroan akan memastikan rasio utang terhadap b. The Company shall ensure that the gearing
ekuitas tidak melebihi 10 kali untuk setiap tahun ratio does not exceed 10 times for each of its
buku dan semester tahun bukunya. financial years and its financial half-years.
c. Perseroan akan memastikan bahwa pinjaman- c. The Company shall ensure that its Non-
pinjaman macetnya tidak melebihi 3 persen dari Performing Loans does not exceed 3 percent
keseluruhan piutang bersihnya untuk setiap tahun of its net receivables for each of its financial
buku dan semester tahun bukunya. years and its financial half-years.
Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, As of 31 December 2023 and 2022, the Company
Perseroan telah memenuhi persyaratan dan kondisi has complied with the terms and conditions set forth
yang tertuang di dalam perjanjian pinjaman bank. in the bank loan agreement.
Cicilan pinjaman bank, lembaga keuangan non bank, Bank loans, non-bank financial institution, and
dan pinjaman sindikasi sesuai dengan tanggal jatuh syndicated loansʼ installment based on maturity
temponya sebagai berikut: date follows:
31 Desember/ 31 Desember/
December 2023 December 2022
Tahun Year
2023 - 7.261.863 2023
2024 9.415.867 4.872.108 2024
2025 6.011.977 2.380.105 2025
2026 dan sesudahnya 2.705.808 179.375 2026 and there after
18.133.652 14.693.451
74
Page 378
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan Untuk Tahun As of 31 December 2023
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
15. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan) 15. BORROWINGS (continued)
Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, Perseroan As of 31 December 2023 and 2022, the Company
memiliki fasilitas pinjaman yang belum ditarik dengan has undrawn loan facilities with details as follows:
rincian sebagai berikut:
31 Desember/December 2023
Jumlah fasilitas
yang belum
ditarik/
Nama bank/ Jenis pinjaman/ Nomor perjanjian/ Tanggal perjanjian/ Jumlah fasilitas/ Undrawn facility Jatuh tempo fasilitas/
Bank name Loan type Agreement number Agreement date Facility amount amount Maturity date facility
Revolving:
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Pinjaman Kredit Modal Kerja 154 27 September/ 550.000 550.000 27 September/
Revolving/ September 2023 September 2024
Working Capital Facility
Revolving
Pinjaman Kredit Modal Kerja 154 27 September/ 700.000 41.667 21 Desember/
Revolving/ September 2023 December 2028
Working Capital Facility
Revolving
Pinjaman Kredit Modal Kerja 154 27 September/ 50.000 34.583 27 September/
Auto Loan Pegawai/ September 2023 September 2024
Working Capital Facility
Auto Loan Employee
Pinjaman Kredit Modal 154 27 September/ 775.000 56.600 14 September/
Kerja Revolving/ September 2023 September 2028
Working Capital Facility
Revolving
PT Bank ANZ Indonesia Fasilitas Modal Kerja/ 110/FA/ANZ/NEW/ 11 Oktober/ 231.240 231.240 28 Juni/
Working Capital Facility X/2018 October 2018 June 2024
Fasilitas Kredit Berulang 1138/FA/ANZ/NEW/IX/2023 22 September/ 308.320 308.320 22 Juni/
Tanpa Komitmen September 2023 June 2024
Loan Facility Revolving
Without Commitment
PT Bank Danamon Indonesia Tbk Fasilitas Modal Kerja/ 100 26 September/ 150.000 150.000 30 Agustus/
Working Capital Facility September 2019 August 2024
MUFG Bank, Ltd., Cabang Jakarta/ KMK Revolving/ 15-0581LN 11 Februari/ 770.800 770.800 28 Februari/
MUFG Bank, Ltd., Jakarta Branch Working Capital Facility February 2016 February 2024
Revolving
PT Bank OCBC NISP Tbk Fasilitas Demand Loan/ 102/CBL/PPP/III/2019 29 Maret/ 200.000 200.000 10 November/
Demand Loan Facility March 2019 November 2024
PT Bank BTPN Tbk Loan On Note (STL)/ BTPN/NS/0095 24 Mei/ 300.000 100.000 10 Januari/
Loan on Note May 2021 January 2024
PT Bank Central Asia Tbk Pinjaman Berjangka 17 6 April/ 553.000 553.000 11 Maret/
Money Market/ April 2022 March 2024
Term Loan
Money Market
PT Bank Permata Tbk Money Market Loan/ 46 27 April/ 100.000 100.000 15 Februari/
Money Market Loan April 2022 February 2024
PT Bank HSBC Indonesia Pinjaman Berulang I/ JAK/210416/U/00547045 17 Juni/ 250.000 250.000 31 Juli/
Revolving Loan I June 2021 July 2024
PT Bank CTBC Indonesia Pinjaman Jangka Pendek/ 317/XI/2022 2 November/ 200.000 200.000 7 Februari/
Short Term Loan November 2022 February 2024
PT Bank UOB Indonesia Revolving Credit Facility/ 1540 21 November/ 124.999 124.999 29 Mei/
Loan Facility Revolving November 2022 May 2024
PT Bank Rakyat Indonesia Kredit Jangka Pendek/ 86 24 Oktober/ 100.000 100.000 24 Oktober/
(Persero) Tbk Short Term Loan October 2023 October 2024
Non-revolving:
PT Bank Permata Tbk Term Loan 2/ 25 12 April/ 800.000 800.000 12 Januari/
Term Loan 2 April 2023 January 2024
PT Bank Maybank Indonesia Tbk Pinjaman Berjangka/ 9 7 September/ 750.000 750.000 7 September/
Term Loan September 2023 September 2024
PT Bank Maspion Indonesia Tbk Fixed Loan Sliding/ 85 18 September/ 300.000 300.000 18 September/
Fixed Loan Sliding September 2023 September 2024
PT Bank Danamon Indonesia Tbk Term Loan 6/ 14 13 November/ 1.500.000 1.500.000 13 November/
Term Loan 6 November 2023 November 2024
75
Page 379
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan Untuk Tahun As of 31 December 2023
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
15. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan) 15. BORROWINGS (continued)
Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, Perseroan As of 31 December 2023 and 2022, the Company
memiliki fasilitas pinjaman yang belum ditarik dengan has undrawn loan facilities with details as follows:
rincian sebagai berikut: (lanjutan) (continued)
31 Desember/December 2022
Jumlah fasilitas
yang belum
ditarik/
Nama bank/ Jenis pinjaman/ Nomor perjanjian/ Tanggal perjanjian/ Jumlah fasilitas/ Undrawn facility Jatuh tempo fasilitas/
Bank name Loan type Agreement number Agreement date Facility amount amount Maturity date facility
Revolving:
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk KMK Revolving 2 20 Desember/ 200.000 190.000 19 Desember/
December 2022 December 2023
Pinjaman Kredit Modal Kerja 221 20 Desember/ 50.000 50.000 20 Desember/
Auto Loan Pegawai December 2022 December 2023
Pinjaman Kredit Modal 222 20 Desember/ 375.000 375.000 20 Desember/
Kerja Revolving December 2022 December 2023
PT Bank ANZ Indonesia Fasilitas Modal Kerja/ 110/FA/ANZ/NEW/ 11 Oktober/ 235.965 235.965 30 Juni/
Working Capital Facility X/2018 October 2018 June 2023
PT Bank Danamon Indonesia Tbk Fasilitas Modal Kerja/ 100 26 September/ 150.000 150.000 30 Agustus/
Working Capital Facility September 2019 August 2023
MUFG Bank, Ltd., Cabang Jakarta/ KMK Revolving 15-0581LN 11 Februari/ 786.550 786.550 11 Februari/
MUFG Bank, Ltd., Jakarta Branch February 2016 February 2023
PT Bank OCBC NISP Tbk Fasilitas Demand Loan 102/CBL/PPP/III/2019 29 Maret/ 200.000 200.000 10 November/
March 2019 November 2023
PT Bank BTPN Tbk Loan On Note (STL) BTPN/NS/0095 24 Mei/ 300.000 300.000 28 April/
May 2021 April 2023
PT Bank Central Asia Tbk Pinjaman Berjangka 17 6 April/ 553.000 553.000 11 Maret/
Money Market April 2022 March 2024
PT Bank Permata Tbk Money Market Loan 46 27 April/ 100.000 100.000 15 November/
April 2022 November 2022*)
Non-revolving:
PT Bank HSBC Indonesia Pinjaman Berulang I JAK/210416/U/00547045 17 Juni/ 250.000 250.000 31 Juli/
June 2021 July 2023
PT Bank CTBC Indonesia Pinjaman Jangka Pendek 317/XI/2022 2 November/ 200.000 200.000 7 Desember/
November 2022 December 2023
PT Bank UOB Indonesia Revolving Credit Facility 1540 21 November/ 25.000 25.000 21 November/
November 2022 November 2023
Non-revolving:
PT Bank Central Asia Tbk Installment Loan – 16 17 06 April/ 1.000.000 1.000.000 15 November/
April 2022 November 2023
PT Bank Mizuho Indonesia Committed Loan on 406/AMD/MZH/0422 08 April/ 786.550 786.550 08 April/
Deeds Facility April 2022 April 2023
PT Bank Pan Indonesia Tbk Pinjaman Tetap 58 15 November/ 1.000.000 1.000.000 15 Mei/
November 2022 May 2023
PT Bank CIMB Niaga Tbk Pinjaman Transaksi Khusus 177 20 Desember/ 400.000 400.000 20 Desember/
December 2022 December 2023
*) Diperpanjang secara otomatis sampai Bank membatalkan, menghentikan atau *) Automatically extended until the Bank cancel, cease or discharge in writing the
membebaskan Perseroan dari kewajibannya secara tertulis. Company from its obligations.
Pinjaman bank dalam rupiah di atas dikenakan bunga The bank loans denominated in Rupiah bear
antara 6,00% - 7,60% dan 5,75% - 9,75% pada tahun interest rates ranging between 6.00% - 7.60% and
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 dan 5.75% - 9.75% for the year ended 31 December
2022. Pinjaman bank dalam mata uang asing 2023 and 2022. The bank loans denominated in
dikenakan bunga USD-SOFR+1,08%-1,20% per foreign currency bear interest of USD-
tahun dan USD-SOFR+1,20% per tahun pada tahun SOFR+1.08%-1.20% per annum and USD-
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 dan SOFR+1.20% per annum for the year ended
2022. 31 December 2023 and 2022, respectively.
Selama tahun yang berakhir pada tanggal During the years, ended 31 December 2023 and
31 Desember 2023 dan 2022, Perseroan telah 2022, the Company has paid the loan principal and
melakukan pembayaran cicilan pokok dan bunga interest installments on schedule.
pinjaman sesuai jadwal yang ditetapkan.
Pinjaman-pinjaman ini dijamin dengan piutang These loans are secured by consumer financing
pembiayaan konsumen sejumlah Rp9.818.990 pada receivables amounting to Rp9,818,990 as of
tanggal 31 Desember 2023 (31 Desember 2022: 31 December 2023 (31 December 2022:
Rp7.696.335) dan piutang sewa pembiayaan Rp7,696,335) and finance lease receivables
sejumlah Rp874.859 pada tanggal 31 Desember amounting to Rp874,859 as of 31 December 2023
2023 (31 Desember 2022: Rp1.175.138). (31 December 2022: Rp1,175,138).
76
Page 380
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan Untuk Tahun As of 31 December 2023
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
15. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan) 15. BORROWINGS (continued)
Fasilitas pinjaman dari beberapa bank dan bank The loan facilities from those banks and syndicated
sindikasi tersebut mensyaratkan Perseroan untuk banks require the Company to provide a written
memberikan pemberitahuan tertulis dalam hal notice in respect of dividend payments, changes of
pembagian dividen, perubahan modal dan pemegang capital and shareholders, changes of directors and
saham, perubahan susunan direksi dan komisaris, commissioners, changes of main business,
perubahan bisnis utama, investasi dan perolehan investment and obtaining new loan facilities from
pinjaman baru dari bank lain. other banks.
Dalam perjanjian pinjaman tersebut, Perseroan juga Under the loan agreements, the Company is also
diwajibkan untuk memenuhi persyaratan keuangan obliged to comply with financial covenants such as
seperti rasio jumlah utang bunga terhadap ekuitas gearing ratio not exceeding 10:1 and other reporting
tidak melebihi rasio 10:1 dan kewajiban penyampaian obligations. As of 31 December 2023 and 2022, the
laporan lainnya. Pada tanggal 31 Desember 2023 Company has complied with the terms and
dan 2022, Perseroan telah memenuhi persyaratan conditions set forth in the bank loan agreement.
dan kondisi yang tertuang di dalam perjanjian
pinjaman bank.
Fasilitas-fasilitas pinjaman ini dipergunakan untuk The loan facilities are used for the Companyʼs
modal kerja kegiatan usaha Perseroan. working capital.
Lihat Catatan 26b untuk rincian saldo dan transaksi Refer to Note 26b for details of balances and
dengan pihak berelasi. transactions with related parties.
Lihat Catatan 29 untuk perjanjian kerjasama Refer to Note 29 for joint financing and credit
pembiayaan bersama dan penyaluran pemberian channeling cooperation agreements.
kredit.
16. INSTRUMEN KEUANGAN DERIVATIF 16. DERIVATIVE FINANCIAL INSTRUMENTS
30 Desember/December 2023
Jumlah nosional Nilai wajar/Fair values
mata uang asing
(jumlah penuh)/ Piutang Utang
Notional amount in derivatif/ derivatif/
foreign currency Derivative Derivative
Instrumen (full amount) receivables payables Instruments
Terkait nilai tukar Foreign exchange and
dan suku bunga interest rate related
Swap mata uang asing dan Cross currency swaps and
suku bunga interest rate
MUFG Bank,Ltd.,Cabang Jakarta USD 28.500.000 12.374 - MUFG Bank,Ltd.,Jakarta Branch
PT Bank Mizuho Indonesia USD 50.000.000 16.559 - PT Bank Mizuho Indonesia
28.933 -
31 Desember/December 2022
Jumlah nosional Nilai wajar/Fair values
mata uang asing
(jumlah penuh)/ Piutang Utang
Notional amount in derivatif/ derivatif/
foreign currency Derivative Derivative
Instrumen (full amount) receivables payables Instruments
Terkait nilai tukar Foreign exchange and
dan suku bunga interest rate related
Swap mata uang asing dan Cross currency swaps and
suku bunga interest rate
MUFG Bank,Ltd.,Cabang Jakarta USD 28.500.000 24.534 - MUFG Bank,Ltd.,Jakarta Branch
24.534 -
77
Page 381
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan Untuk Tahun As of 31 December 2023
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
16. INSTRUMEN KEUANGAN DERIVATIF (lanjutan) 16. DERIVATIVE FINANCIAL INSTRUMENTS
(continued)
Perseroan menghadapi risiko pasar, terutama karena The Company is exposed to market risks, primarily
perubahan kurs mata uang asing dan tingkat bunga to changes in foreign currency exchange and
mengambang, dan menggunakan instrumen derivatif floating interest rates, and uses derivative
untuk lindung nilai atas risiko tersebut sebagai bagian instruments to hedge these risks as part of its risk
dari manajemen risiko. Perseroan tidak memiliki atau management activities. The Company does not
menerbitkan instrumen derivatif untuk tujuan-tujuan hold or issue derivative instruments for trading
diperdagangkan. purposes.
Selisih nilai wajar instrumen derivatif yang ditujukan The fair value difference of derivative instruments
sebagai lindung nilai arus kas dan laba (rugi) selisih designated as cash flow hedges and foreign
kurs atas utang bank dalam mata uang asing neto exchange gain (loss) of bank loan denominated in
setelah pajak dicatat pada penghasilan komprehensif foreign currency net of taxes were reported as other
lain sebesar Rp8.990 pada comprehensive income amounting to Rp8,990 in
31 Desember 2023 dan Rp(5.462) pada 31 31 December 2023 and Rp(5,462) in 31 December
Desember 2022. Saldo kerugian kumulatif yang 2022. Cumulative losses from the changes in fair
timbul dari perubahan nilai wajar instrumen derivatif value of derivative instrument are presented as
tersebut disajikan sebagai ”Keuntungan (kerugian) “Cumulative gain (loss) on derivative instrument for
kumulatif atas instrumen derivatif untuk lindung nilai cash flow hedges - net” a in the equity amounted to
arus kas - neto” pada ekuitas masing-masing sebesar Rp2,802 and Rp(6,188) as of 31 December 2023
Rp2.802 dan Rp(6.188) pada tanggal 31 Desember and 2022, respectively.
2023 dan 2022.
MUFG Bank, Ltd., Cabang Jakarta MUFG Bank, Ltd., Jakarta Branch
Perseroan melakukan kontrak swap mata uang dan The Company entered into cross currency swap
suku bunga dengan MUFG Bank, Ltd., Cabang contracts and interest rate swap contracts with
Jakarta dengan rincian sebagai berikut: MUFG Bank, Ltd., Jakarta Branch with details as
follows:
Dasar pinjaman/ Nilai kontrak/ Tanggal perjanjian/ Tanggal jatuh tempo/ Jenis kontrak swap/
Underlying loan Contract value Agreement date Maturity date Type of swap contract
6 April/ 11 April/ Swap mata uang dan suku bunga/
Bilateral Loan/Bilateral Loan USD28.500.000 April 2022 April 2025 Cross currency interest rate swaps
Perseroan membayar angsuran pokok dan bunga The Company pays installments of principal and
setiap 3 (tiga) bulan dengan tingkat suku bunga tetap interest every 3 (three) months at annual fixed rate
sebesar 6,00% dan menerima dengan tingkat suku by 6.00% and receives a floating rate of SOFR
bunga SOFR Compound + 1,20% dalam USD untuk Compound +1.20% in USD for cross-currency and
kontrak swap mata uang dan suku bunga. interest rate swap.
PT Bank Mizuho Indonesia PT Bank Mizuho Indonesia
Perseroan melakukan kontrak swap mata uang dan The Company entered into cross currency swap
suku bunga dengan PT Bank Mizuho Indonesia contracts and interest rate swap contracts with
dengan rincian sebagai berikut: PT Bank Mizuho Indonesia as follows:
Dasar pinjaman/ Nilai kontrak/ Tanggal perjanjian/ Tanggal jatuh tempo/ Jenis kontrak swap/
Underlying loan Contract value Agreement date Maturity date Type of swap contract
Bilateral loan/ 8 April/ 13 Februari/ Swap mata uang dan suku bunga/
Bilateral loan USD50.000.000 April 2022 February 2026 Cross currency interest rate swaps
78
Page 382
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan Untuk Tahun As of 31 December 2023
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
16. INSTRUMEN KEUANGAN DERIVATIF (lanjutan) 16. DERIVATIVE FINANCIAL INSTRUMENTS
(continued)
PT Bank Mizuho Indonesia PT Bank Mizuho Indonesia
Perseroan membayar angsuran pokok dan bunga The Company pays quarterly principal
setiap 3 (tiga) bulan dengan tingkat suku bunga tetap installments and interest with annual fixed rate of
sebesar 6,98%, dan menerima dengan tingkat 6.98% and has received a floating rate of SOFR
bunga mengambang SOFR Compound +1,08% Compound +1,08% in USD for cross-currency and
dalam USD untuk kontrak swap mata uang dan suku interest rate swap.
bunga.
Kontrak swap mata uang dan suku bunga Perseroan The Companyʼs cross currency and interest rate
telah memenuhi kriteria dan berlaku efektif sebagai swap contracts are designated as effective cash
lindung nilai arus kas. Oleh karenanya, nilai wajar flow hedge. Therefore, the fair value of the
instrumen lindung nilai disajikan pada penghasilan hedging instrument is presented under other
komprehensif lainnya di bagian ekuitas. Aset atau comprehensive income in the equity section. The
liabilitas terkait yang timbul dari transaksi swap related assets or liabilities arising from the swap
tersebut disajikan pada piutang atau utang derivatif. transaction is presented under derivative
receivables or payables.
17. SURAT BERHARGA YANG DITERBITKAN 17. SECURITIES ISSUED
31 Desember/ 31 Desember/
December 2023 December 2022
Obligasi Berkelanjutan IV Tahap I 200.000 200.000 Continuing Bonds IV Phase I
Obligasi Berkelanjutan IV Tahap II 658.000 658.000 Continuing Bonds IV Phase II
Obligasi Berkelanjutan V Tahap I 386.000 858.000 Continuing Bonds V Phase I
Obligasi Berkelanjutan V Tahap II 1.400.850 1.400.850 Continuing Bonds V Phase II
Obligasi Berkelanjutan V Tahap III 1.228.055 1.228.055 Continuing Bonds V Phase III
Obligasi Berkelanjutan VI Tahap I 691.735 - Continuing Bonds VI Phase I
Obligasi Berkelanjutan VI Tahap II 1.131.110 - Continuing Bonds VI Phase II
5.695.750 4.344.905
Dikurangi: Less:
Beban emisi yang belum diamortisasi: Unamortized issuance cost:
Saldo awal 5.668 6.164 Beginning balance
Penambahan 6.283 3.118 Additions
Amortisasi (lihat Catatan 22) (3.716) (3.614) Amortization (refer to Note 22)
8.235 5.668
Total 5.687.515 4.339.237 Total
Surat berharga yang diterbitkan sesuai dengan jatuh Securities issued based on maturity profile, are as
temponya sebagai berikut: follows:
31 Desember/ 31 Desember/
December 2023 December 2022
Tahun Year
2023 - 472.000 2023
2024 1.773.150 1.773.150 2024
2025 1.237.440 1.237.440 2025
2026 dan sesudahnya 2.685.160 862.315 2026 and there after
5.695.750 4.344.905
79
Page 383
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan Untuk Tahun As of 31 December 2023
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
17. SURAT BERHARGA YANG DITERBITKAN 17. SECURITIES ISSUED (continued)
(lanjutan)
Obligasi Berkelanjutan IV Continuing Bonds IV
Obligasi Berkelanjutan IV Mandiri Tunas Finance Mandiri Tunas Finance Continuing Bonds IV
Tahap I Tahun 2019 Phase I Year 2019
Pada tanggal 8 Januari 2019 Perseroan telah On 8 January 2019, the Company issued Mandiri
menerbitkan Obligasi Berkelanjutan IV Mandiri Tunas Finance Continuing Bonds IV Phase I Year
Tunas Finance Tahap I Tahun 2019 (”Obligasi 2019 (“Continuing Bonds IV Phase I”) with details
Berkelanjutan IV Tahap I”) dengan rincian sebagai as follows:
berikut:
Tingkat bunga
tetap per tahun/
Obligasi/ Nilai nominal/ Fixed interest Jatuh tempo/ Cicilan pokok Obligasi/
Bonds Nominal value rate per annum Due date Bonds principal installment
Seri/Series B 200.000 9,75% 8 Januari/ Pembayaran penuh pada saat jatuh
January 2024 tempo/Bullet payment on due date
Obligasi tersebut dijamin dengan piutang These bonds are secured by the Companyʼs
pembiayaan konsumen Perseroan sebesar minimum consumer financing receivables for a minimum
60% untuk Obligasi Berkelanjutan IV Tahap I dari amount of 60% of the nominal value of Continuing
pokok obligasi terutang. Pada tanggal 31 Desember Bonds IV Phase I. As of 31 December 2023 and
2023 dan 2022, piutang pembiayaan konsumen yang 2022, the amount of consumer financing
dijaminkan adalah masing-masing sejumlah receivables that are pledged as security for bonds
Rp101.379 dan Rp103.042, sedangkan piutang payable is Rp101,379 and Rp103,042,
sewa pembiayaan yang dijaminkan adalah masing- respectively, while finance lease receivables that
masing sejumlah Rp18.621 dan Rp16.958 (lihat are pledged is Rp18,621 and Rp16,958,
Catatan 5 dan 6). Jika jumlah piutang pembiayaan respectively (refer to Note 5 and 6). If the amount
konsumen kurang dari yang dipersyaratkan, maka of consumer financing receivables is less than the
akan dipenuhi dari uang tunai yang ditempatkan requirement, the Company has to place sufficient
pada rekening penampungan atas nama Perseroan cash into an escrow account established by
yang ditunjuk oleh PT Bank Rakyat Indonesia PT Bank Rakyat Indonesia Tbk as trustee for
(Persero) Tbk selaku wali amanat untuk Obligasi Continuing Bonds IV Phase I.
Berkelanjutan IV Tahap I.
Dalam perjanjian perwaliamanatan juga diatur The trustee agreement provides several negative
beberapa pembatasan yang harus dipenuhi oleh covenants to the Company, among others,
Perseroan, antara lain memberikan jaminan fidusia collateral with fiduciary transfer of consumer
berupa piutang pembiayaan konsumen dan rasio financing receivables and debt to equity ratio not to
jumlah pinjaman terhadap ekuitas tidak melebihi exceed 10:1. Moreover, during the year that the
rasio 10:1. Selain itu, selama pokok obligasi belum bond principals are still outstanding, the Company
dilunasi, Perseroan tidak diperkenankan, antara lain is not allowed to, among others, merge unless
melakukan penggabungan usaha kecuali dilakukan performed on the same business and to sell or
pada bidang usaha yang sama serta menjual atau assign more than 50% of the Companyʼs asset,
mengalihkan lebih dari 50% aset Perseroan kecuali except for the Companyʼs normal business
untuk kegiatan usaha Perseroan sehari-hari. transactions.
Perseroan telah memenuhi batasan-batasan yang The Company has complied with the covenants as
diwajibkan dalam perjanjian tersebut diatas. required by the trustee agreements.
PT Pefindo telah menetapkan peringkat idAA+ PT Pefindo has rated the Continuing Bonds as
(Double A Plus) terhadap Obligasi Berkelanjutan IV idAA+ (Double A plus) of Continuing Bonds IV
Tahap I sesuai dengan Suratnya No.RC-950/PEF- Phase I based on its report No.RC-950/PEF-
DIR/X/2019 tanggal 9 Oktober 2019 untuk periode DIR/X/2019 dated 9 October 2019 for the period
8 Oktober 2019 sampai dengan 1 Oktober 2020. 8 October 2019 until 1 October 2020.
80
Page 384
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan Untuk Tahun As of 31 December 2023
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
17. SURAT BERHARGA YANG DITERBITKAN 17. SECURITIES ISSUED (continued)
(lanjutan)
Obligasi Berkelanjutan IV (lanjutan) Continuing Bonds IV (continued)
Obligasi Berkelanjutan IV Mandiri Tunas Finance Mandiri Tunas Finance Continuing Bonds IV
Tahap I Tahun 2019 (lanjutan) Phase I Year 2019 (continued)
PT Pefindo telah menetapkan kembali peringkat PT Pefindo has rated the Continuing Bonds as
idAAA (Triple A) terhadap Obligasi Berkelanjutan IV idAAA (Triple A) of Continuing Bonds IV Phase I
Tahap I terakhir sesuai dengan suratnya No. RC- with the latest based on its report No. RC-236/PEF-
236/PEF-DIR/III/2023 tanggal 16 Maret 2023 untuk DIR/III/2023 dated 16 March 2023 for the period 16
periode 16 Maret 2023 sampai dengan 1 Maret 2024. March 2023 until 1 March 2024.
Obligasi Berkelanjutan IV Mandiri Tunas Finance Mandiri Tunas Finance Continuing Bonds IV
Tahap II Tahun 2019 Phase II Year 2019
Pada tanggal 26 Juli 2019 Perseroan telah On 26 July 2019, the Company issued Mandiri
menerbitkan Obligasi Berkelanjutan IV Mandiri Tunas Finance Continuing Bonds IV Phase II Year
Tunas Finance Tahap II Tahun 2019 (”Obligasi 2019 (“Continuing Bonds IV Phase II”) with details
Berkelanjutan IV Tahap II”) dengan rincian sebagai as follows:
berikut:
Tingkat bunga
tetap per tahun/
Obligasi/ Nilai nominal/ Fixed interest Jatuh tempo/ Cicilan pokok Obligasi/
Bonds Nominal value rate per annum Due date Bonds principal installment
Seri/Series B 658.000 9,50% 26 Juli/ Pembayaran penuh pada saat jatuh
July 2024 tempo/Bullet payment on due date
Obligasi tersebut dijamin dengan piutang These bonds are secured by the Companyʼs
pembiayaan konsumen Perseroan sebesar minimum consumer financing receivables for a minimum
60% untuk Obligasi Berkelanjutan IV Tahap II dari amount of 60% of the nominal value of Continuing
pokok obligasi terutang. Pada tanggal 31 Desember Bonds IV Phase II. As of 31 December 2023 and
2023 dan 2022, piutang pembiayaan konsumen yang 2022, the amount of consumer financing
dijaminkan adalah masing-masing sejumlah receivables that are pledged as security for bonds
Rp325.965 dan Rp282.203, sedangkan piutang payable is Rp325,965 and Rp282,203,
sewa pembiayaan yang dijaminkan adalah masing- respectively, while the amount of finance lease
masing sejumlah Rp68.835 dan Rp112.597 (lihat receivables that are pledged is Rp68,835 and
Catatan 5 dan 6). Jika jumlah piutang pembiayaan Rp112,597, respectively (refer to Note 5 and 6). If
konsumen kurang dari yang dipersyaratkan, maka the amount of consumer financing receivables is
akan dipenuhi dari uang tunai yang ditempatkan less than the requirement, the Company has to
pada rekening penampungan atas nama Perseroan place sufficient cash into an escrow account
yang ditunjuk oleh PT Bank Rakyat Indonesia established by PT Bank Rakyat Indonesia
(Persero) Tbk selaku wali amanat untuk Obligasi (Persero) Tbk as trustee for Continuing Bonds IV
Berkelanjutan IV Tahap II. Phase II.
Dalam perjanjian perwaliamanatan juga diatur The trustee agreement provides several negative
beberapa pembatasan yang harus dipenuhi oleh covenants to the Company, among others,
Perseroan, antara lain memberikan jaminan fidusia collateral with fiduciary transfer of consumer
berupa piutang pembiayaan konsumen dan rasio financing receivables and debt to equity ratio not to
jumlah pinjaman terhadap ekuitas tidak melebihi exceed 10:1. Moreover, during the year that the
rasio 10:1. Selain itu, selama pokok obligasi belum bond principals are still outstanding, the Company
dilunasi, Perseroan tidak diperkenankan, antara lain is not allowed to, among others, merge unless
melakukan penggabungan usaha kecuali dilakukan performed on the same business and to sell or
pada bidang usaha yang sama serta menjual atau assign more than 50% of the Companyʼs asset,
mengalihkan lebih dari 50% aset Perseroan kecuali except for the Companyʼs normal business
untuk kegiatan usaha Perseroan sehari-hari. transactions.
81
Page 385
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan Untuk Tahun As of 31 December 2023
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
17. SURAT BERHARGA YANG DITERBITKAN 17. SECURITIES ISSUED (continued)
(lanjutan)
Obligasi Berkelanjutan IV (lanjutan) Continuing Bonds IV (continued)
Obligasi Berkelanjutan IV Mandiri Tunas Finance Mandiri Tunas Finance Continuing Bonds IV
Tahap II Tahun 2019 (lanjutan) Phase II Year 2019 (continued)
Perseroan telah memenuhi batasan-batasan yang The Company has complied with the covenants as
diwajibkan dalam perjanjian tersebut diatas. required by the above trustee agreements.
PT Pefindo telah menetapkan peringkat idAA+ PT Pefindo has rated the Continuing Bonds as
(Double A Plus) terhadap Obligasi Berkelanjutan IV idAA+ (Double A plus) of Continuing Bonds IV
Tahap II sesuai dengan Suratnya No.RC-950/PEF- Phase II based on its report No.RC-950/PEF-
DIR/X/2019 tanggal 9 Oktober 2019 untuk periode 8 DIR/X/2019 dated 9 October 2019 for the period
Oktober 2019 sampai dengan 8 October 2019 until 1 October 2020.
1 Oktober 2020.
PT Pefindo telah menetapkan kembali peringkat PT Pefindo has rated the Continuing Bonds as
idAAA (Triple A) terhadap Obligasi Berkelanjutan IV idAAA (Triple A) of Continuing Bonds IV Phase II
Tahap II terakhir sesuai dengan suratnya No. RC- with the latest based on its report No. RC-236/PEF-
236/PEF-DIR/III/2023 tanggal 16 Maret 2023 untuk DIR/III/2023 dated 16 March 2023 for the period
periode 16 Maret 2023 sampai dengan 1 Maret 2024. 16 March 2023 until 1 March 2024.
Obligasi Berkelanjutan V Continuing Bonds V
Obligasi Berkelanjutan V Mandiri Tunas Finance Mandiri Tunas Finance Continuing Bonds V
Tahap I Tahun 2020 Phase I Year 2020
Pada tanggal 13 Agustus 2020 Perseroan telah On 13 August 2020, the Company issued Mandiri
menerbitkan Obligasi Berkelanjutan V Mandiri Tunas Tunas Finance Continuing Bonds V Phase I Year
Finance Tahap I Tahun 2020 (”Obligasi 2020 (“Continuing Bonds V Phase I”) with details as
Berkelanjutan V Tahap I”) dengan rincian sebagai follows:
berikut:
Tingkat bunga
tetap per tahun/
Obligasi/ Nilai nominal/ Fixed interest Jatuh tempo/ Cicilan pokok Obligasi/
Bonds Nominal value rate per annum Due date Bonds principal installment
Seri/Series A 472.000 8,00% 13 Agustus/ Pembayaran penuh pada saat jatuh
August 2023 tempo/Bullet payment on due date
Seri/Series B 386.000 8,60% 13 Agustus/ Pembayaran penuh pada saat jatuh
August 2025 tempo/Bullet payment on due date
Obligasi tersebut dijamin dengan piutang These bonds are secured by the Companyʼs
pembiayaan konsumen Perseroan sebesar minimum consumer financing receivables for a minimum
60% untuk Obligasi Berkelanjutan V Tahap I dari amount of 60% of the nominal value of Continuing
pokok obligasi terutang. Pada tanggal 31 Desember Bonds V Phase I. As of 31 December 2023 and
2023 dan 2022, piutang pembiayaan konsumen yang 2022, the amount of consumer financing
dijaminkan masing-masing adalah sejumlah receivables that are pledged as security for bonds
Rp231.600 dan Rp353.039, sedangkan piutang sewa payable is Rp231,600 and Rp353,039,
pembiayaan yang dijaminkan masing-masing adalah respectively, while finance lease receivables that
sejumlah RpNihil dan Rp161.762 (lihat Catatan 5 dan are pledged is RpNil and Rp161,762, respectively
6) (refer to Note 5 and 6).
Jika jumlah piutang pembiayaan konsumen kurang If the amount of consumer financing receivables is
dari yang dipersyaratkan, maka akan dipenuhi dari less than the requirement, the Company has to
uang tunai yang ditempatkan pada rekening place sufficient cash into an escrow account
penampungan atas nama Perseroan yang ditunjuk established by PT Bank Rakyat Indonesia
oleh PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk selaku (Persero) Tbk as trustee for Continuing Bonds V
wali amanat untuk Obligasi Berkelanjutan V Tahap I. Phase I.
82
Page 386
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan Untuk Tahun As of 31 December 2023
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
17. SURAT BERHARGA YANG DITERBITKAN 17. SECURITIES ISSUED (continued)
(lanjutan)
Obligasi Berkelanjutan V (lanjutan) Continuing Bonds V (Continued)
Obligasi Berkelanjutan V Mandiri Tunas Finance Mandiri Tunas Finance Continuing Bonds V
Tahap I Tahun 2020 (lanjutan) Phase I Year 2020 (continued)
Dalam perjanjian perwaliamanatan juga diatur The trustee agreement provides several negative
beberapa pembatasan yang harus dipenuhi oleh covenants to the Company, among others,
Perseroan, antara lain memberikan jaminan fidusia collateral with fiduciary transfer of consumer
berupa piutang pembiayaan konsumen dan rasio financing receivables and debt to equity ratio not to
jumlah pinjaman terhadap ekuitas tidak melebihi exceed 10:1. Moreover, during the year that the
rasio 10:1. Selain itu, selama pokok obligasi belum bond principals are still outstanding, the Company
dilunasi, Perseroan tidak diperkenankan, antara lain is not allowed to, among others, merge unless
melakukan penggabungan usaha kecuali dilakukan performed on the same business and to sell or
pada bidang usaha yang sama serta menjual atau assign more than 50% of the Companyʼs asset,
mengalihkan lebih dari 50% aset Perseroan kecuali except for the Companyʼs normal business
untuk kegiatan usaha Perseroan sehari-hari. transactions.
Perseroan telah memenuhi batasan-batasan yang The Company has complied with the covenants on
diwajibkan dalam perjanjian tersebut diatas. the trustee agreements
PT Pefindo telah menetapkan peringkat idAA+ PT Pefindo has rated the Continuing Bonds as
(Double A Plus) terhadap Obligasi Berkelanjutan V idAA+ (Double A plus) of Continuing Bonds V
Tahap I sesuai dengan suratnya No. RC-537/PEF- Phase I based on its report No. RC-537/PEF-
DIR/V/2020 tanggal 8 Mei 2020 untuk periode 8 Mei DIR/V/2020 dated 8 May 2020 for the period 8 May
2020 sampai dengan 1 Mei 2021. 2020 until 1 May 2021.
PT Pefindo telah menetapkan kembali peringkat PT Pefindo has rated the Continuing Bonds as
idAAA (Triple A) terhadap Obligasi Berkelanjutan V idAAA (Triple A) of Continuing Bonds V Phase I
Tahap I terakhir sesuai dengan suratnya No. RC- with the latest based on its report No. RC-236/PEF-
236/PEF-DIR/III/2023 tanggal 16 Maret 2023 untuk DIR/III/2023 dated 16 March 2023 for the period
periode 16 Maret 2023 sampai dengan 1 Maret 2024. 16 March 2023 until 1 March 2024.
Perseroan telah melunasi utang obligasi The company has paid off continuing Bonds V
Berkelanjutan V Tahap I seri A sebesar Rp472.000 Phase I serie A in the amount Rp472,000 on
pada tanggal 10 Agustus 2023. 10 August 2023.
Obligasi Berkelanjutan V Mandiri Tunas Finance Mandiri Tunas Finance Continuing Bonds V
Tahap II Tahun 2021 Phase II Year 2021
Pada tanggal 20 Mei 2021 Perseroan telah On 20 May 2021, the Company issued Mandiri
menerbitkan Obligasi Berkelanjutan V Mandiri Tunas Tunas Finance Continuing Bonds V Phase II Year
Finance Tahap II Tahun 2021 (”Obligasi 2021 (“Continuing Bonds V Phase II”) with details
Berkelanjutan V Tahap II”) dengan rincian sebagai as follows:
berikut:
Tingkat bunga
tetap per tahun/
Obligasi/ Nilai nominal/ Fixed interest Jatuh tempo/ Cicilan pokok Obligasi/
Bonds Nominal value rate per annum Due date Bonds principal installment
Seri/Series A 915.150 7,00% 20 Mei/ Pembayaran penuh pada saat jatuh
May 2024 tempo/Bullet payment on due date
Seri/Series B 485.700 7,65% 20 Mei/ Pembayaran penuh pada saat jatuh
May 2026 tempo/Bullet payment on due date
83
Page 387
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan Untuk Tahun As of 31 December 2023
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
17. SURAT BERHARGA YANG DITERBITKAN 17. SECURITIES ISSUED (continued)
(lanjutan)
Obligasi Berkelanjutan V (lanjutan) Continuing Bonds V (Continued)
Obligasi Berkelanjutan V Mandiri Tunas Finance Mandiri Tunas Finance Continuing Bonds V
Tahap II Tahun 2021 (lanjutan) Phase II Year 2021 (continued)
Obligasi tersebut dijamin dengan piutang pembiayaan These bonds are secured by the Companyʼs
konsumen Perseroan sebesar minimum 60% untuk consumer financing receivables for a minimum
Obligasi Berkelanjutan V Tahap II dari pokok oblgasi amount of 60% of the nominal value of Continuing
terutang. Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, Bonds V Phase II. As of 31 December 2023 and
piutang pembiayaan konsumen yang dijaminkan 2022, the amount of consumer financing receivables
adalah masing-masing sejumlah Rp728.320 dan that are pledged as security for bonds payable is
Rp596.304 sedangkan piutang sewa pembiayaan Rp728,320 and Rp596,304, respectively, while the
yang dijaminkan adalah masing-masing sejumlah amount of finance lease receivables that are pledged
Rp112.190 dan Rp244.206 (lihat Catatan 5 dan 6). is Rp112,190 and Rp244,206, respectively (refer to
Note 5 and 6).
Jika jumlah piutang pembiayaan konsumen kurang If the amount of consumer financing receivables is
dari yang dipersyaratkan, maka akan dipenuhi dari less than the requirement, the Company has to place
uang tunai yang ditempatkan pada rekening sufficient cash into an escrow account established by
penampungan atas nama Perseroan yang ditunjuk PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk as trustee
oleh PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk selaku for Continuing Bonds V Phase II.
wali amanat untuk Obligasi Berkelanjutan V Tahap II.
Dalam perjanjian perwaliamanatan juga diatur The trustee agreement provides several negative
beberapa pembatasan yang harus dipenuhi oleh covenants to the Company, among others, collateral
Perseroan, antara lain memberikan jaminan fidusia with fiduciary transfer of consumer financing
berupa piutang pembiayaan konsumen dan rasio receivables and debt to equity ratio not to exceed
jumlah pinjaman terhadap ekuitas tidak melebihi rasio 10:1. Moreover, during the year that the bond
10:1. Selain itu, selama pokok obligasi belum dilunasi, principals are still outstanding, the Company is not
Perseroan tidak diperkenankan, antara lain allowed to, among others, merge unless performed
melakukan penggabungan usaha kecuali dilakukan on the same business and to sell or assign more than
pada bidang usaha yang sama serta menjual atau 50% of the Companyʼs asset, except for the
mengalihkan lebih dari 50% aset Perseroan kecuali Companyʼs normal business transactions.
untuk kegiatan usaha Perseroan sehari-hari.
Perseroan telah memenuhi batasan-batasan yang The Company has complied with the covenants as
diwajibkan dalam perjanjian tersebut diatas. required by the above trustee agreements..
PT Pefindo telah menetapkan peringkat idAA+ PT Pefindo has rated the Continuing Bonds as
(Double A Plus) terhadap Obligasi Berkelanjutan V idAA+ (Double A plus) of Continuing Bonds V
Tahap II sesuai dengan suratnya No. RC-498/PEF- Phase II based on its report No. RC-498/PEF-
DIR/V/2021 tanggal 6 Mei 2021 untuk periode 6 Mei DIR/V/2021 dated 6 May 2021 for the period 6 May
2021 sampai dengan 1 Mei 2022. 2021 until 1 May 2022.
PT Pefindo telah menetapkan kembali peringkat PT Pefindo has rated the Continuing Bonds as
idAAA (Triple A) terhadap Obligasi Berkelanjutan V idAAA (Triple A) of Continuing Bonds V Phase II
Tahap II terakhir sesuai dengan suratnya No. RC- with the latest based on its report No. RC-236/PEF-
236/PEF-DIR/III/2023 tanggal 16 Maret 2023 untuk DIR/III/2023 dated 16 March 2023 for the period
periode 16 Maret 2023 sampai dengan 1 Maret 2024. 16 March 2023 until 1 March 2024.
84
Page 388
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan Untuk Tahun As of 31 December 2023
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
17. SURAT BERHARGA YANG DITERBITKAN 17. SECURITIES ISSUED (continued)
(lanjutan)
Obligasi Berkelanjutan V (lanjutan) Continuing Bonds V (Continued)
Obligasi Berkelanjutan V Mandiri Tunas Finance Mandiri Tunas Finance Continuing Bonds V
Tahap III Tahun 2022 Phase III Year 2022
Pada tanggal 23 Februari 2022, Perseroan telah On 23 February 2022, the Company issued Mandiri
menerbitkan Obligasi Berkelanjutan V Mandiri Tunas Tunas Finance Continuing Bonds V Phase III Year
Finance Tahap III Tahun 2022 (”Obligasi 2022 (“Continuing Bonds V Phase III”) with details
Berkelanjutan V Tahap III”) dengan rincian sebagai as follows:
berikut:
Tingkat bunga
tetap per tahun/
Obligasi/ Nilai nominal/ Fixed interest Jatuh tempo/ Cicilan pokok Obligasi/
Bonds Nominal value rate per annum Due date Bonds principal installment
Seri/Series A 851.440 5,90% 23 Februari/ Pembayaran penuh pada saat jatuh
February 2025 tempo/Bullet payment on due date
Seri/Series B 376.615 6,75% 23 Februari/ Pembayaran penuh pada saat jatuh
February 2027 tempo/Bullet payment on due date
Obligasi tersebut dijamin dengan piutang pembiayaan These bonds are secured by the Companyʼs
konsumen Perseroan sebesar minimum 60% untuk consumer financing receivables for a minimum
Obligasi Berkelanjutan V Tahap III dari pokok obligasi amount of 60% of the nominal value of Continuing
terutang. Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, Bonds V Phase III. As of 31 December 2023 and
piutang pembiayaan konsumen yang dijaminkan 2022, the amount of consumer financing
adalah sejumlah Rp612.911 dan Rp383.531 receivables that are pledged as security for bonds
sedangkan piutang sewa pembiayaan yang payable is Rp612,911 and Rp383,531 while the
dijaminkan adalah sejumlah Rp123.922 dan amount of finance lease receivables that are
Rp353.302 (lihat Catatan 5 dan 6). pledged is Rp123,922 and Rp353,302 (refer to
Note 5 and 6).
Jika jumlah piutang pembiayaan konsumen kurang If the amount of consumer financing receivables is
dari yang dipersyaratkan, maka akan dipenuhi dari less than the requirement, the Company has to
uang tunai yang ditempatkan pada rekening place sufficient cash into an escrow account
penampungan atas nama Perseroan yang ditunjuk established by PT Bank Rakyat Indonesia
oleh PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk selaku (Persero) Tbk as trustee for Continuing Bonds V
wali amanat untuk Obligasi Berkelanjutan V Tahap III. Phase III.
Dalam perjanjian perwaliamanatan juga diatur The trustee agreement provides several negative
beberapa pembatasan yang harus dipenuhi oleh covenants to the Company, among others,
Perseroan, antara lain memberikan jaminan fidusia collateral with fiduciary transfer of consumer
berupa piutang pembiayaan konsumen dan rasio financing receivables and debt to equity ratio not to
jumlah pinjaman terhadap ekuitas tidak melebihi rasio exceed 10:1. Moreover, during the year that the
10:1. Selain itu, selama pokok obligasi belum dilunasi, bond principals are still outstanding, the Company
Perseroan tidak diperkenankan, antara lain is not allowed to, among others, merge unless
melakukan penggabungan usaha kecuali dilakukan performed on the same business and to sell or
pada bidang usaha yang sama serta menjual atau assign more than 50% of the Companyʼs asset,
mengalihkan lebih dari 50% aset Perseroan kecuali except for the Companyʼs normal business
untuk kegiatan usaha Perseroan sehari-hari. transactions.
Perseroan telah memenuhi batasan-batasan yang The Company has complied with the covenants as
diwajibkan dalam perjanjian tersebut diatas. required by the trustee agreements.
85
Page 389
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan Untuk Tahun As of 31 December 2023
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
17. SURAT BERHARGA YANG DITERBITKAN 17. SECURITIES ISSUED (continued)
(lanjutan)
Obligasi Berkelanjutan V (lanjutan) Continuing Bonds V (Continued)
Obligasi Berkelanjutan V Mandiri Tunas Finance Mandiri Tunas Finance Continuing Bonds V
Tahap III Tahun 2022 (lanjutan) Phase III Year 2022 (continued)
PT Pefindo telah menetapkan peringkat idAA+ PT Pefindo has rated the Continuing Bonds as
(Double A Plus) terhadap Obligasi Berkelanjutan V idAA+ (Double A Plus) of Continuing Bonds V
Tahap III sesuai dengan suratnya No. RC-498/PEF- Phase III based on its report No. RC-498/PEF-
DIR/V/2021 tanggal 6 Mei 2021 untuk periode 6 Mei DIR/V/2021 dated 6 May 2021 for the period 6 May
2021 sampai dengan 1 Mei 2022. 2021 until 1 May 2022.
PT Pefindo telah menetapkan kembali peringkat PT Pefindo has rated the Continuing Bonds as
idAAA (Triple A) terhadap Obligasi Berkelanjutan V idAAA (Triple A) of Continuing Bonds V Phase III
Tahap III terakhir sesuai dengan suratnya No. RC- with the latest based on its report No. RC-236/PEF-
236/PEF-DIR/III/2023 tanggal 16 Maret 2023 untuk DIR/III/2023 dated 16 March 2023 for the period
periode 16 Maret 2023 sampai dengan 1 Maret 2024. 16 March 2023 until 1 March 2024.
Obligasi Berkelanjutan VI Continuing Bonds VI
Obligasi Berkelanjutan VI Mandiri Tunas Finance Mandiri Tunas Finance Continuing Bonds VI
Tahap I Tahun 2023 Phase I Year 2023
Pada tanggal 11 Juli 2023, Perseroan telah On 11 July 2023, the Company issued Mandiri
menerbitkan Obligasi Berkelanjutan V Mandiri Tunas Tunas Finance Continuing Bonds VI Phase I Year
Finance Tahap I Tahun 2023 (”Obligasi 2023 (“Continuing Bonds V Phase I”) with details as
Berkelanjutan VI Tahap I”) dengan rincian sebagai follows:
berikut:
Tingkat bunga
tetap per tahun/
Obligasi/ Nilai nominal/ Fixed interest Jatuh tempo/ Cicilan pokok Obligasi/
Bonds Nominal value rate per annum Due date Bonds principal installment
Seri/Series A 439.660 6.00% 11 Juli/ Pembayaran penuh pada saat jatuh
July 2026 tempo/Bullet payment on due date
Seri/Series B 252.075 6.25% 11 Juli/ Pembayaran penuh pada saat jatuh
July 2028 tempo/Bullet payment on due date
Obligasi tersebut dijamin dengan piutang pembiayaan These bonds are secured by the Companyʼs
konsumen Perseroan sebesar minimum 60% untuk consumer financing receivables for a minimum
Obligasi Berkelanjutan VI Tahap I dari pokok obligasi amount of 60% of the nominal value of Continuing
terutang. Pada tanggal 31 Desember 2023, piutang Bonds VI Phase I. As of 31 December 2023, the
pembiayaan konsumen yang dijaminkan adalah amount of consumer financing receivables that are
sejumlah Rp235.160 sedangkan piutang sewa pledged as security for bonds payable is Rp235,160
pembiayaan yang dijaminkan adalah sejumlah while the amount of finance lease receivables that
Rp179.881 (lihat Catatan 5 dan 6). are pledged is Rp179,881 (refer to Note 5 and 6).
Jika jumlah piutang pembiayaan konsumen kurang If the amount of consumer financing receivables is
dari yang dipersyaratkan, maka akan dipenuhi dari less than the requirement, the Company has to
uang tunai yang ditempatkan pada rekening place sufficient cash into an escrow account
penampungan atas nama Perseroan yang ditunjuk established by PT Bank Rakyat Indonesia
oleh PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk selaku (Persero) Tbk as trustee for Continuing Bonds VI
wali amanat untuk Obligasi Berkelanjutan VI Tahap I. Phase I.
86
Page 390
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan Untuk Tahun As of 31 December 2023
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
17. SURAT BERHARGA YANG DITERBITKAN 17. SECURITIES ISSUED (continued)
(lanjutan)
Obligasi Berkelanjutan VI (lanjutan) Continuing Bonds VI (Continued)
Obligasi Berkelanjutan VI Mandiri Tunas Finance Mandiri Tunas Finance Continuing Bonds VI
Tahap I Tahun 2023 (lanjutan) Phase I Year 2023 (continued)
Dalam perjanjian perwaliamanatan juga diatur The trustee agreement provides several negative
beberapa pembatasan yang harus dipenuhi oleh covenants to the Company, among others, collateral
Perseroan, antara lain memberikan jaminan fidusia with fiduciary transfer of consumer financing
berupa piutang pembiayaan konsumen dan rasio receivables and debt to equity ratio not to exceed
jumlah pinjaman terhadap ekuitas tidak melebihi 10:1. Moreover, during the year that the bond
rasio 10:1. Selain itu, selama pokok obligasi belum principals are still outstanding, the Company is not
dilunasi, Perseroan tidak diperkenankan, antara lain allowed to, among others, merge unless performed
melakukan penggabungan usaha kecuali dilakukan on the same business and to sell or assign more
pada bidang usaha yang sama serta menjual atau than 50% of the Companyʼs asset, except for the
mengalihkan lebih dari 50% aset Perseroan kecuali Companyʼs normal business transactions.
untuk kegiatan usaha Perseroan sehari-hari.
Perseroan telah memenuhi batasan-batasan yang The Company has complied with the covenants as
diwajibkan dalam perjanjian tersebut diatas. required by the trustee agreements.
PT Pefindo telah menetapkan peringkat idAAA (Triple PT Pefindo has rated the Continuing Bonds as
A) terhadap Obligasi Berkelanjutan VI Tahap I sesuai idAAA (Triple A) of Continuing Bonds VI Phase I
dengan suratnya No. RC-235/PEF-DIR/III/2023 based on its report No. RC-235/PEF-DIR/III/2023
tanggal 16 Maret 2023 untuk periode 16 Maret 2023 dated 16 March 2023 for the period 16 March 2023
sampai dengan 1 Maret 2024. until 1 March 2024.
Obligasi Berkelanjutan VI Mandiri Tunas Finance Mandiri Tunas Finance Continuing Bonds VI
Tahap II Tahun 2023 Phase II Year 2023
Pada tanggal 27 September 2023 Perseroan telah On 27 September 2023, the Company issued
menerbitkan Obligasi Berkelanjutan VI Mandiri Mandiri Tunas Finance Continuing Bonds VI Phase
Tunas Finance Tahap II Tahun 2023 (”Obligasi II Year 2023 (“Continuing Bonds V Phase II”) with
Berkelanjutan VI Tahap II”) dengan rincian sebagai details as follows:
berikut:
Tingkat bunga
tetap per tahun/
Obligasi/ Nilai nominal/ Fixed interest Jatuh tempo/ Cicilan pokok Obligasi/
Bonds Nominal value rate per annum Due date Bonds principal installment
Seri/Series A 804.175 6.50% 27 September/ Pembayaran penuh pada saat jatuh
September 2026 tempo/Bullet payment on due date
Seri/Series B 326.935 6.75% 27 September/ Pembayaran penuh pada saat jatuh
September 2028 tempo/Bullet payment on due date
Obligasi tersebut dijamin dengan piutang pembiayaan These bonds are secured by the Companyʼs
konsumen Perseroan sebesar minimum 60% untuk consumer financing receivables for a minimum
Obligasi Berkelanjutan VI Tahap II dari pokok obligasi amount of 60% of the nominal value of Continuing
terutang. Pada tanggal 31 Desember 2023, piutang Bonds VI Phase II As of 31 December 2023, the
pembiayaan konsumen yang dijaminkan adalah amount of consumer financing receivables that are
sejumlah Rp419.035 sedangkan piutang sewa pledged as security for bonds payable is
pembiayaan yang dijaminkan adalah sejumlah Rp419,035 while the amount of finance lease
Rp259.631 (lihat Catatan 5 dan 6). receivables that are pledged is Rp259,631 (refer
to Note 5 and 6).
87
Page 391
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan Untuk Tahun As of 31 December 2023
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
17. SURAT BERHARGA YANG DITERBITKAN 17. SECURITIES ISSUED (continued)
(lanjutan)
Obligasi Berkelanjutan VI (lanjutan) Continuing Bonds VI (Continued)
Obligasi Berkelanjutan VI Mandiri Tunas Finance Mandiri Tunas Finance Continuing Bonds VI
Tahap II Tahun 2023 (lanjutan) Phase II Year 2023 (continued)
Jika jumlah piutang pembiayaan konsumen kurang If the amount of consumer financing receivables is
dari yang dipersyaratkan, maka akan dipenuhi dari less than the requirement, the Company has to
uang tunai yang ditempatkan pada rekening place sufficient cash into an escrow account
penampungan atas nama Perseroan yang ditunjuk established by PT Bank Rakyat Indonesia
oleh PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk selaku (Persero) Tbk as trustee for Continuing Bonds VI
wali amanat untuk Obligasi Berkelanjutan VI Tahap II. Phase II.
Dalam perjanjian perwaliamanatan juga diatur The trustee agreement provides several negative
beberapa pembatasan yang harus dipenuhi oleh covenants to the Company, among others,
Perseroan, antara lain memberikan jaminan fidusia collateral with fiduciary transfer of consumer
berupa piutang pembiayaan konsumen dan rasio financing receivables and debt to equity ratio not to
jumlah pinjaman terhadap ekuitas tidak melebihi rasio exceed 10:1. Moreover, during the year that the
10:1. Selain itu, selama pokok obligasi belum dilunasi, bond principals are still outstanding, the Company
Perseroan tidak diperkenankan, antara lain is not allowed to, among others, merge unless
melakukan penggabungan usaha kecuali dilakukan performed on the same business and to sell or
pada bidang usaha yang sama serta menjual atau assign more than 50% of the Companyʼs asset,
mengalihkan lebih dari 50% aset Perseroan kecuali except for the Companyʼs normal business
untuk kegiatan usaha Perseroan sehari-hari. transactions.
Perseroan telah memenuhi batasan-batasan yang The Company has complied with the covenants as
diwajibkan dalam perjanjian tersebut diatas. required by the trustee agreements.
PT Pefindo telah menetapkan peringkat idAAA (Triple PT Pefindo has rated the Continuing Bonds as
A) terhadap Obligasi Berkelanjutan VI Tahap II sesuai idAAA (Triple A) of Continuing Bonds VI Phase II
dengan suratnya No. RC-235/PEF-DIR/III/2023 based on its report No. RC-235/PEF-DIR/III/2023
tanggal 16 Maret 2023 untuk periode 16 Maret 2023 dated 16 March 2023 for the period 16 March 2023
sampai dengan 1 Maret 2024. until 1 March 2024.
18. LIABILITAS IMBALAN KERJA KARYAWAN 18. EMPLOYEE BENEFITS OBLIGATION
Liabilitas imbalan kerja terdiri dari: Employee benefits liabilities consist of:
31 Desember/ 31 Desember/
December 2023 December 2022
Liabilitas program imbalan pasti 217.954 150.091 Defined benefit plan liabilities
Liabilitas jangka panjang lainnya 56.592 44.849 Other long-term benefit liabilities
Total 274.546 194.940 Total
88
Page 392
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan Untuk Tahun As of 31 December 2023
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
18. LIABILITAS IMBALAN KERJA KARYAWAN 18. EMPLOYEE BENEFITS OBLIGATION (continued)
(lanjutan)
a. Liabilitas program imbalan pasti a. Defined benefit plan liabilities
Jumlah yang diakui dalam laporan laba rugi dan The amounts recognized in the statement of
penghasilan komprehensif lain untuk program profit or loss and other comprehensive income
imbalan pasti adalah sebagai berikut: for defined benefit plan, are as follows:
Tahun yang berakhir
pada tanggal 31 Desember/
Year ended 31 December
2023 2022
Biaya jasa kini 23.444 17.857 Current service costs
Biaya bunga 10.636 9.120 Interest costs
Biaya jasa lalu 26.549 (18.885) Past service costs
60.629 8.092
Biaya pesangon pemutusan
hubungan kerja 2.080 6.685 Termination expense
Total 62.709 14.777 Total
Mutasi liabilitas imbalan kerja karyawan pada The movements in employee benefits obligation
laporan posisi keuangan untuk program imbalan in the statement of financial position for defined
pasti adalah sebagai berikut: benefit plan, are as follows:
31 Desember/ 31 Desember/
December 2023 December 2022
Saldo awal 150.091 148.413 Beginning balance
Penyisihan pada laba rugi 62.709 14.777 Provision in profit or loss
Penyisihan pada penghasilan Provision in other
komprehensif lain 10.502 (3.070) comprehensive income
Pembayaran tahun berjalan (5.348) (10.029) Payment during the year
Saldo akhir 217.954 150.091 Ending balance
Mutasi nilai kini kewajiban imbalan kerja karyawan The movements of present value of employee
yang diakui pada laporan posisi keuangan untuk benefit obligation presented in the statement of
program imbalan pasti adalah sebagai berikut: financial position for defined benefit plan, are as
follows:
31 Desember/ 31 Desember/
December 2023 December 2022
Saldo awal 150.091 148.413 Beginning balance
Biaya jasa kini 23.444 17.857 Current service costs
Biaya bunga 10.636 9.120 Interest costs
Biaya jasa lalu 26.549 (18.885) Past service costs
Pembayaran tahun berjalan (5.348) (10.029) Payments during the year
Biaya pesangon pemutusan
hubungan kerja 2.080 6.685 Termination
Kerugian (keuntungan) pada Actuarial losses (gains)
kewajiban aktuaria: on obligation:
Perbedaan historis 2.302 695 Experience adjustment
Asumsi keuangan 8.200 (3.765) Financial assumption
Saldo akhir 217.954 150.091 Ending balance
89
Page 393
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan Untuk Tahun As of 31 December 2023
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
18. LIABILITAS IMBALAN KERJA KARYAWAN 18. EMPLOYEE BENEFITS OBLIGATION
(lanjutan) (continued)
a. Liabilitas program imbalan pasti (lanjutan) a. Defined benefit plan liabilities (continued)
Mutasi kerugian aktuarial yang diakui sebagai The movements in the balance of actuarial loss
penghasilan komprehensif lain untuk program charged to other comprehensive income for
imbalan pasti, bruto pajak tangguhan sebagai defined benefit plan, gross deferred tax, are as
berikut: follows:
Tahun yang berakhir
pada tanggal 31 Desember/
Year ended 31 December
2023 2022
Saldo awal 38.714 41.784 Beginning balance
Kerugian (keuntungan) aktuarial Actuaria losses (gains)
yang diakui sebagai penghasilan charged to other
komprehensif lain 10.502 (3.070) comprehensive income
Saldo akhir 49.216 38.714 Ending balance
b. Liabilitas jangka panjang lainnya b. Other long-term liabilities
Jumlah yang diakui dalam laporan laba rugi dan The amounts recognized in the statement of
penghasilan komprehensif lain untuk liabilitas profit or loss and other comprehensive income
jangka panjang lainnya adalah sebagai berikut: for other long-term liabilities, are as follows:
Tahun yang berakhir
pada tanggal 31 Desember/
Year ended 31 December
2023 2022
Biaya jasa kini 6.521 5.668 Current service costs
Biaya bunga 4.688 - Interest costs
Biaya jasa lalu 6.797 39.181 Past service costs
18.006 44.849
Biaya pesangon pemutusan
hubungan kerja (6.263) - Termination expense
Total 11.743 44.849 Total
Mutasi liabilitas imbalan kerja karyawan pada The movements in employee benefits obligation
laporan posisi keuangan untuk liabilitas jangka in the statement of financial position for other
panjang lainnya adalah sebagai berikut: long-term liabilities, are as follows:
31 Desember/ 31 Desember/
December 2023 December 2022
Saldo awal 44.849 - Beginning balance
Penyisihan pada laba rugi 18.006 44.849 Provision in profit or loss
Pembayaran tahun berjalan (6.263) - Payment during the year
Saldo akhir 56.592 44.849 Ending balance
90
Page 394
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan Untuk Tahun As of 31 December 2023
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
18. LIABILITAS IMBALAN KERJA KARYAWAN 18. EMPLOYEE BENEFITS OBLIGATION
(lanjutan) (continued)
b. Liabilitas jangka panjang lainnya (lanjutan) b. Other long-term liabilities (continued)
Mutasi nilai kini kewajiban imbalan kerja karyawan The movements of present value of employee
yang diakui pada laporan posisi keuangan untuk benefit obligation presented in the statement of
liabilitas jangka panjang lainnya adalah sebagai financial position for other-long term liabilities,
berikut: are as follows:
31 Desember/ 31 Desember/
December 2023 December 2022
Saldo awal 44.849 - Beginning balance
Biaya jasa kini 6.521 5.668 Current service costs
Biaya bunga 4.688 - Interest costs
Biaya jasa lalu 6.797 39.181 Past service costs
62.855 44.849
Biaya pesangon pemutusan
hubungan kerja (6.263) - Termination expense
Saldo akhir 56.592 44.849 Ending balance
Liabilitas imbalan kerja karyawan pada tanggal The employee benefits obligation as of
31 Desember 2023 dan 2022 didasarkan atas 31 December 2023 and 2022 are based on the
estimasi perhitungan aktuaria yang tercantum estimated actuarial calculation of
pada laporan Steven & Mourits dengan Steven & Mourits using the projected unit credit
menggunakan metode projected unit credit method in its report dated
dalam laporan aktuarianya tanggal 2 Januari 2 January 2024 and 2 January 2023, respectively.
2024 dan 2 Januari 2023. Asumsi-asumsi dasar The principal actuarial assumptions used by the
yang digunakan aktuaris independen adalah independent actuary were as follows:
sebagai berikut:
31 Desember/ 31 Desember/
December 2023 December 2022
6,70% per tahun/ 7,25% per tahun/
Tingkat diskonto tetap - karyawan permanen per annum per annum Discount rate - permanent employees
6,40% per tahun/ 3,25% per tahun/
Tingkat diskonto tetap - karyawan kontrak per annum per annum Discount rate - contract employees
Tingkat kenaikan gaji 7% per tahun/per annum 7% per tahun/per annum Salary increment rate
Tingkat kematian TMI 4 TMI 4 Rate of mortality
Tingkat cacat 10% dari/from TMI 4 10% dari/from TMI 4 Rate of disability
Tingkat pengunduran diri 7% per tahun pada usia 7% per tahun pada usia Rate of resignations
sampai dengan 40 tahun sampai dengan 40 tahun
dan berkurang hingga dan berkurang hingga
0,00% pada usia 55 tahun/ 0,00% pada usia 55 tahun/
7% per annum up to 40 7% per annum up to 40
years old and decrease years old and decrease
linearly up to 0.00% at linearly up to 0.00% at
55 years old 55 years old
Tingkat pensiun Karyawan yang bergabung Karyawan yang bergabung Rate of retirements
sejak 1 September 2021, sejak 1 September 2021,
usia pensiun 56 tahun atau usia pensiun 56 tahun atau
46 tahun berdasarkan level/ 46 tahun berdasarkan level/
Employee who join since Employee who join since
1 September 2021, normal 1 September 2021, normal
retirement age 56 years or retirement age 56 years or
46 years based on level. 46 years based on level.
Karyawan yang bergabung Karyawan yang bergabung
sebelum 1 September 2021, sebelum 1 September 2021,
usia pensiun 55 tahun atau usia pensiun 55 tahun atau
56 tahun berdasarkan level/ 56 tahun berdasarkan level/
Employee who join before Employee who join before
1 September 2021, normal 1 September 2021, normal
retirement age 55 years or retirement age 55 years or
56 years based on level. 56 years based on level.
91
Page 395
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan Untuk Tahun As of 31 December 2023
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
18. LIABILITAS IMBALAN KERJA KARYAWAN 18. EMPLOYEE BENEFITS OBLIGATION
(lanjutan) (continued)
Tabel berikut menunjukkan sensitivitas atas The following table demonstrates the sensitivity to
kemungkinan perubahan tingkat diskonto dan tingkat a reasonably possible change in discount rates and
kenaikan gaji sebesar 1%, dengan variabel lain salary increment rate of 1%, with all other variables
dianggap tetap, terhadap nilai kewajiban imbalan held constant, of the present value of employee
kerja karyawan: (tidak diaudit) benefits obligation: (unaudited)
31 Desember/December 2023
Tingkat diskonto/ Tingkat kenaikan gaji/
Discount rate Salary increment rate
Kenaikan/ Penurunan/ Kenaikan/ Penurunan/
Increase Decrease Increase Decrease
Dampak pada nilai kini kewajiban (20.847) 23.591 25.166 (22.490) Effect on present value of
imbalan kerja karyawan employee benefit obligation
31 Desember/December 2022
Tingkat diskonto/ Tingkat kenaikan gaji/
Discount rate Salary increment rate
Kenaikan/ Penurunan/ Kenaikan/ Penurunan/
Increase Decrease Increase Decrease
Dampak pada nilai kini kewajiban Effect on present value of
imbalan kerja karyawan (14.714) 16.640 17.086 (15.373) employee benefit obligation
Analisa profil jatuh tempo pembayaran imbalan kerja The maturity profile analysis of the employee
karyawan pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022: benefits payments as of 31 December 2023 and
(tidak diaudit) 2022, is as follows: (unaudited)
31 Desember/ 31 Desember/
December 2023 December 2022
1 tahun 20.939 13.162 1 years
2 - 5 tahun 89.957 70.544 2 - 5 years
Lebih dari 5 tahun 508.988 361.789 More than 5 years
Saldo akhir 619.884 445.495 Ending balance
Durasi rata-rata tertimbang dari nilai kini kewajiban The weighted average duration of the present value
imbalan kerja karyawan untuk karyawan permanen di of employee benefits obligation for permanent
akhir periode pelaporan tanggal 31 Desember 2023 employees at the end of reporting period as of
dan 2022 masing-masing adalah 12,53 dan 12,48 31 December 2023 and 2022 is 12.53 and
tahun (tidak diaudit). 12.48 years, respectively (unaudited).
Durasi rata-rata tertimbang dari nilai kini kewajiban The weighted average duration of the present value
imbalan kerja karyawan untuk karyawan kontrak di of employee benefits obligation for contract
akhir periode pelaporan tanggal 31 Desember 2023 employees at the end of reporting period as of
dan 2022 masing-masing adalah 0,67 dan 0,72 tahun 31 December 2023 and 2022 is 0.67 and
(tidak diaudit). 0.72 years, respectively (unaudited).
92
Page 396
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan Untuk Tahun As of 31 December 2023
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
18. LIABILITAS IMBALAN KERJA KARYAWAN 18. EMPLOYEE BENEFITS OBLIGATION
(lanjutan) (continued)
Pada bulan April 2022, DSAK IAI (Dewan Standar In April 2022, DSAK IAI (Institute of Indonesia
Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia) Chartered Accountantsʼ Accounting Standard
menerbitkan materi penjelasan melalui siaran pers Board) issued an explanatory material through a
atas persyaratan pengatribusian imbalan pada press release regarding attribution of benefits to
periode jasa sesuai PSAK 24: Imbalan Kerja yang periods of service in accordance with PSAK 24:
diadopsi dari IAS 19 Employee Benefits. Materi Imbalan Kerja which was adopted from IAS 19
penjelasan tersebut menyampaikan informasi bahwa Employee Benefits. The explanatory material
pola fakta umum dari program pensiun berbasis conveyed the information that the fact pattern of the
undang-undang ketenagakerjaan yang berlaku di pension program based on the Labor Law currently
Indonesia saat ini memiliki pola fakta serupa dengan enacted in Indonesia is similar to those responded
yang ditanggapi dan disimpulkan dalam IFRS and concluded in the IFRS Intepretation Committee
Intepretation Committee (“IFRIC”) Agenda Decision (IFRIC) Agenda Decision Attributing Benefit to
Attributing Benefit to Periods of Service (IAS 19). Periods of Service (IAS 19). The Company has
Perseroan telah menerapkan materi penjelasan adopted the said explanatory material and
tersebut dan dengan demikian merubah kebijakan accordingly changed its accounting policy regarding
akuntansi menyangkut atribusi imbalan kerja pada attribution of benefits to periods of service. The
periode jasa. Dampak dari penerapan perubahan impact of the change of the accounting policy was
kebijakan akuntansi tersebut terhadap laporan insignificant to the financial statements as of
keuangan 31 Desember 2021 dan untuk tahun yang 31 December 2021 and for the year then ended,
berakhir pada tanggal tersebut tidak signifikan, oleh therefore, the Company recognised the impact of
karena itu, Perseroan membukukan dampak dari the change in accounting policy to the financial
perubahan kebijakan akuntansi di dalam laporan statements as of 31 December 2022 and for the
keuangan pada tanggal 31 Desember 2022 dan year then ended.
untuk tahun yang berakhir pada tanggal tersebut.
19. MODAL SAHAM 19. SHARE CAPITAL
Komposisi pemegang saham Perseroan pada The composition of the Companyʼs shareholders as
tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 adalah sebagai of 31 December 2023 and 2022, is as follows:
berikut:
Jumlah Persentase
saham/ kepemilikan/
Number of Nilai/ Percentage of
Pemegang saham shares Value ownership (%) Shareholders
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 1.275.000.000 127.500 51,00 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
PT Tunas Rideana) 1.225.000.000 122.500 49,00 PT Tunas Rideana)
2.500.000.000 250.000 100,00
a) Telah delisting dari Bursa Efek Indonesia efektif 6 April 2023 a) Has been delisted from Indonesia Stock Exchange effective
6 April 2023
20. PENGGUNAAN LABA 20. PROFIT DISTRIBUTIONS
Cadangan wajib telah dibentuk sesuai dengan A general reserve has been established in
Undang-undang No. 40/2007 mengenai Perseroan accordance with the Indonesian Limited Company
Terbatas, yang mengharuskan perseroan Indonesia Law No. 40/2007 which requires Indonesian
untuk membuat penyisihan cadangan wajib untuk companies to set up a general reserve amounting
ditentukan penggunaannya sebesar sekurang- to at least 20.00% of the Companyʼs issued and
kurangnya 20,00% dari jumlah modal Perseroan paid up share capital. There is no set period of time
yang ditempatkan dan disetor penuh. Undang- over which this amount should be accumulated.
undang tersebut tidak mengatur jangka waktu untuk The balance of the general reserve as of
mencapai cadangan wajib minimum tersebut. Saldo 31 December 2023 and 2022 is Rp50,000.
cadangan wajib pada tanggal 31 Desember 2023 dan
2022 adalah Rp50.000.
93
Page 397
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan Untuk Tahun As of 31 December 2023
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
20. PENGGUNAAN LABA (lanjutan) 20. PROFIT DISTRIBUTIONS (continued)
Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan tanggal The Annual General Shareholder Meeting on
28 Juni 2023 memutuskan untuk menyetujui 28 June 2023 resolved to approve the declaration
pembagian dividen final tahun 2022 sejumlah of 2022 final dividends amounting to Rp225,064
Rp225.064 dari laba neto tahun 2022. from the 2022 net income.
Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan tanggal The Annual General Shareholder Meeting on
17 Juni 2022 memutuskan untuk menyetujui 17 June 2022 resolved to approve the declaration
pembagian dividen final tahun 2021 sejumlah of 2021 final dividends amounting to Rp49,175 from
Rp49.175 dari laba neto tahun 2021. the 2021 net income.
21. PENDAPATAN 21. REVENUE
a. Pembiayaan konsumen a. Consumer financing
Tahun yang berakhir
pada tanggal 31 Desember/
Year ended 31 December
2023 2022
Pihak ketiga Third parties
Pendapatan Consumer
pembiayaan konsumen 1.890.945 1.463.045 financing income
Pendapatan administrasi dari Administration income from joint
pembiayaan bersama 846.890 855.909 income
Amortisasi biaya transaksi dan Amortization of transaction cost
yield enhancing income 251.448 110.832 and yield enhancing income
Pendapatan dari piutang Income
yang mengalami penurunan nilai 10.260 6.451 from impaired asset
2.999.543 2.436.237
Pihak berelasi Related parties
Realisasi pendapatan Realized consumer
pembiayaan konsumen 807 767 financing income
3.000.350 2.437.004
Lihat Catatan 26c untuk rincian saldo dan Refer to Note 26c for details of balances and
transaksi pihak berelasi. transactions with related parties.
b. Sewa pembiayaan b. Finance lease
Tahun yang berakhir
pada tanggal 31 Desember/
Year ended 31 December
2023 2022
Pihak ketiga Third parties
Pendapatan Financial
sewa pembiayaan 656.861 604.570 lease income
Amortisasi biaya transaksi dan Amortization of transaction cost
yield enhancing income (7.129) (49.080) and yield enhancing income
Pendapatan administrasi dari Administration income from joint
pembiayaan bersama 3.019 10.039 financing
652.751 565.529
94
Page 398
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan Untuk Tahun As of 31 December 2023
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
21. PENDAPATAN (lanjutan) 21. REVENUE (continued)
c. Anjak piutang c. Factoring
Tahun yang berakhir
pada tanggal 31 Desember/
Year ended 31 December
2023 2022
Pihak ketiga Third parties
Pendapatan Financial
anjak piutang 909 9.715 factoring income
d. Simpanan bank d. Deposit in bank
Tahun yang berakhir
pada tanggal 31 Desember/
Year ended 31 December
2023 2022
Pihak ketiga Third parties
Rekening koran 943 633 Current accounts
Pihak berelasi Related parties
Deposito berjangka Time deposits
dan rekening koran 16.191 14.530 and current accounts
17.134 15.163
Lihat Catatan 26c untuk rincian saldo dan Refer to Note 26c for details of balances and
transaksi dengan pihak berelasi. transactions with related parties.
e. Lain-lain – neto e. Others - net
Tahun yang berakhir
pada tanggal 31 Desember/
Year ended 31 December
2023 2022
Pihak ketiga Third parties
Pendapatan administrasi
akseptasi 320.302 266.025 Acceptance administration income
Komisi asuransi 263.666 223.007 Insurance commissions
Penerimaan kembali piutang yang Recovery from writen off
telah dihapusbukukan 179.645 152.667 receivables
Pendapatan penalti 148.794 134.027 Penalty income
Pendapatan penagihan 40.134 49.206 Collection income
Lain-lain 129.207 78.601 Others
1.081.748 903.533
Pihak berelasi Related parties
Pendapatan administrasi
akseptasi 8 88 Acceptance administration income
Pendapatan jasa pengurusan Financing management
pembiayaan - 476 services income
8 564
1.081.756 904.097
95
Page 399
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan Untuk Tahun As of 31 December 2023
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
21. PENDAPATAN (lanjutan) 21. REVENUE (continued)
e. Lain-lain – neto (lanjutan) e. Others – net (continued)
Komisi asuransi merupakan komisi yang diterima Insurance commissions represent
dari perusahaan asuransi terkait penutupan commissions from insurance companies in
asuransi atas kegiatan pembiayaan konsumen. relation to insurance coverage for consumer
Pendapatan administrasi akseptasi merupakan financing activities. Acceptance administration
pendapatan yang diterima Perseroan income represents income received by the
sehubungan dengan kepengurusan administrasi Company in relation to handling the
penerimaan asuransi. Utang kepada administrative insurance acceptance. The
perusahaan asuransi dicatat sebagai utang related payables to insurance companies are
usaha di laporan posisi keuangan (lihat recorded as trade payables in the statement of
Catatan 12). financial position (refer to Note 12).
Lain-lain merupakan pendapatan dari Others represent income for refund of
pengembalian premi asuransi atas kendaraan insurance premium for the auctioned vehicles,
yang telah dilelang, administrasi dari administration from auction registration, and
pendaftaran lelang, dan administrasi dari administration from installment payment via
pembayaran angsuran melalui loket payment point.
pembayaran.
Lihat Catatan 26c untuk rincian saldo dan Refer to Note 26c for details of balances and
transaksi dengan pihak berelasi. transactions with related parties.
22. BEBAN KEUANGAN 22. FINANCE CHARGES
Tahun yang berakhir
pada tanggal 31 Desember/
Year ended 31 December
2023 2022
Pihak ketiga Third parties
Bunga pinjaman yang diterima 921.592 683.340 Interest on borrowings
Bunga utang obligasi 354.777 397.921 Interest on bonds payable
Administrasi bank dan provisi bank 67.902 59.561 Bank administration and bank provision
Amortisasi biaya emisi Amortization of bonds payable
Utang obligasi (lihat Catatan 17) 3.716 3.614 issuance cost (refer to Note 17)
Laba (rugi) selisih kurs 591 (166) Forex gain (loss)
Lain-lain 2.584 3.936 Others
1.351.162 1.148.206
Pihak berelasi Related parties
Bunga pinjaman yang diterima 156.527 98.974 Interest on borrowings
Bunga liabilitas sewa 2.476 2.392 Interest on lease liabilities
159.003 101.366
1.510.165 1.249.572
Lihat Catatan 26d untuk rincian saldo dan transaksi Refer to Note 26d for details of balances and
pihak berelasi. transactions with related parties.
96
Page 400
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan Untuk Tahun As of 31 December 2023
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
23. BEBAN GAJI DAN TUNJANGAN 23. SALARIES AND BENEFITS EXPENSES
Tahun yang berakhir
pada tanggal 31 Desember/
Year ended 31 December
2023 2022
Pihak ketiga Third parties
Gaji dan tunjangan 698.736 741.543 Salaries and allowances
Imbalan pasca kerja karyawan 62.841 49.597 Post employment benefits
Biaya pesangon 5.348 10.029 Termination expense
Biaya imbalan jangka panjang lainnya 6.263 - Other long-term benefits
773.188 801.169
Pihak berelasi Related parties
Gaji dan tunjangan 19.653 16.723 Salaries and allowances
Tantiem 9.353 5.514 Tantiem
29.006 22.237
802.194 823.406
Lihat Catatan 26d untuk rincian saldo dan transaksi Refer to Note 26d for details of balances and
pihak berelasi. transactions with related parties.
24. BEBAN UMUM DAN ADMINISTRASI 24. GENERAL AND ADMINISTRATIVE EXPENSES
Tahun yang berakhir
pada tanggal 31 Desember/
Year ended December
2023 2022
Pihak ketiga Third parties
Biaya penagihan 112.067 112.693 Collection fee
Penyusutan aset tetap Depreciation of fixed assets
(lihat Catatan 10) 41.383 34.582 (refer to Note 10)
Perbaikan dan pemeliharaan 31.421 24.617 Repairs and maintenance
Penyusutan aset hak guna Depreciation of right-of-use assets
(lihat Catatan 10) 26.722 21.544 (refer to Note 10)
Jasa pihak ketiga 20.954 23.595 Third parties service
Perjalanan dinas 19.334 13.224 Travelling
Komunikasi 15.192 14.267 Communications
Iuran OJK 10.710 10.731 OJK fees
Keamanan 9.317 9.013 Security
Rekrutmen dan pelatihan 7.826 11.918 Recruitment and training
Jamuan bisnis 7.804 5.190 Corporate entertainment
Listrik dan air 6.947 6.105 Utilities
Jasa profesional 5.973 7.512 Professional fees
Alat tulis dan cetakan 5.613 4.829 Stationaries and printings
Sewa 3.252 3.368 Rent
Lain-lain 18.097 18.521 Others
Total 342.612 321.709 Total
Pihak berelasi Related parties
Sewa 7.224 5.727 Rent
Total 349.836 327.436 Total
Lain-lain merupakan beban perijinan, piknik Others represent legal, corporate event,
perayaan, iklan, marketing, asuransi, sumbangan, advertising, marketing, insurance expenses,
publikasi, ekspedisi, koran dan majalah. donation, publication, expedition, newspaper and
magazine.
97
Page 401
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan Untuk Tahun As of 31 December 2023
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
25. LABA PER SAHAM 25. EARNINGS PER SHARE
Tahun yang berakhir
pada tanggal 31 Desember/
Year ended 31 December
2023 2022
Laba tahun berjalan 1.161.101 750.213 Income for the year
Number of ordinary shares
Jumlah saham biasa yang beredar outstanding (in thousands)
(dalam ribuan) (lihat Catatan 19) 2.500.000 2.500.000 (refer to Note 19)
Laba per saham dasar Basic earnings per share
(nilai penuh) 464 300 (full amount)
26. SALDO DAN TRANSAKSI DENGAN PIHAK 26. BALANCES AND TRANSACTIONS WITH
BERELASI RELATED PARTIES
Sifat hubungan dengan pihak berelasi adalah The nature of relationships with related parties are
sebagai berikut: as follows:
Sifat hubungan dengan pihak berelasi/
Pihak berelasi/Related parties Nature of relationship with the related parties
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Pemegang saham mayoritas/Controlling shareholder
PT Tunas Ridean Pemegang saham minoritas/Minority shareholder
PT Bumi Daya Plaza Dikendalikan oleh Dana Pensiun Bank Mandiri/
Controlled by Dana Pensiun Bank Mandiri
PT Bank Mandiri Taspen Dikendalikan oleh PT Bank Mandiri (Persero) Tbk/
Controlled by PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
PT AXA Insurance Indonesia (dahulu/formerly Entitas asosiasi PT Bank Mandiri (Persero) Tbk/
PT Mandiri AXA General Insurance) Associate entity of PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
PT Bank Syariah Indonesia Tbk Dikendalikan oleh PT Bank Mandiri (Persero) Tbk/
Controlled by PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
Dana Pensiun Bank Mandiri Bank Mandiri sebagai pendiri/Bank Mandiri as founder
PT Surya Sudeco Dikendalikan oleh PT Tunas Ridean/
Controlled by PT Tunas Ridean
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Badan usaha milik negara/State-owned company
PT Asuransi Jasa Indonesia (Persero) Badan usaha milik negara/State-owned company
PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) Badan usaha milik negara/State-owned company
Perum Jaminan Kredit Indonesia Badan usaha milik negara/State-owned company
PT Balai Pustaka (Persero) Badan usaha milik negara/State-owned company
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk Badan usaha milik negara/State-owned company
PT Kimia Farma Apotek Entitas anak dari badan usaha milik negara/
Subsidiary of state-owned company
PT Kimia Farma Diagnostika Entitas anak dari badan usaha milik negara/
Subsidiary of state-owned company
PT Kimia Farma Trading & Distribution Entitas anak dari badan usaha milik negara/
Subsidiary of state-owned company
DPLK Bank Rakyat Indonesia Bank Rakyat Indonesia sebagai pendiri/
Bank Rakyat Indonesia as founder
Personil manajemen kunci Grup Personil manajemen kunci Group Bank Mandiri/
Key management personnel of Bank Mandiri Group
Karyawan kunci Anggota Dewan Komisaris dan Direksi/
Members of Boards of Commissioners and Director
98
Page 402
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan Untuk Tahun As of 31 December 2023
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
26. SALDO DAN TRANSAKSI DENGAN PIHAK 26. BALANCES AND TRANSACTIONS WITH
BERELASI (lanjutan) RELATED PARTIES (continued)
Pada tanggal 4 Oktober 2023, PT Bank Mandiri As of 4 October 2023, PT Bank Mandiri (Persero)
(Persero) Tbk mengalihkan seluruh saham miliknya Tbk transferred all of its shares in PT AXA
di PT AXA Insurance Indonesia. Insurance Indonesia.
Dalam kegiatan normal usaha, Perseroan melakukan In the normal course of business, the Company
transaksi dengan pihak berelasi karena hubungan enters into certain transactions with parties which
kepemilikan dan/atau kepengurusan. are related to the management and/or owned by the
same ultimate shareholder.
a. Aset a. Assets
31 Desember/ 31 Desember/
December 2023 December 2022
Kas dan setara kas Cash and cash equivalents
Kas pada bank (lihat Catatan 4) Cash in banks (refer to Note 4)
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 781.632 761.003 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
PT Bank Rakyat Indonesia PT Bank Rakyat Indonesia
(Persero) Tbk 798 264 (Persero) Tbk
PT Bank Tabungan Negara PT Bank Tabungan Negara
(Persero) Tbk 15 7 (Persero) Tbk
PT Bank Mandiri Taspen 6 7 PT Bank Mandiri Taspen
782.451 761.281
Deposito berjangka Time deposits
PT Bank Mandiri Taspen 50.000 50.000 PT Bank Mandiri Taspen
Piutang pembiayaan konsumen Consumer financing receivable
Personel manajemen kunci Grup 7.109 5.463 Groupʼs key management personnel
PT Kimia Farma Apotek 4.327 2.207 PT Kimia Farma Apotek
PT Kimia Farma Diagnostika 106 173 PT Kimia Farma Diagnostika
PT Kimia Farma Trading PT Kimia Farma Trading
& Distribution - 3 & Distribution
11.542 7.846
Piutang lain-lain Other receivables
(lihat Catatan 8) (refer to Note 8)
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 473.710 385.343 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
Perum Jaminan Kredit Indonesia 70.992 111.636 Perum Jaminan Kredit Indonesia
PT Asuransi Jasa PT Asuransi Jasa
Indonesia (Persero) 2.161 2.161 Indonesia (Persero)
PT Tunas Ridean 620 620 PT Tunas Ridean
PT AXA Insurance Indonesia PT AXA Insurance Indonesia
(dahulu PT Mandiri AXA (formerly PT Mandiri AXA
General Insurance) - 182 General Insurance)
547.483 499.942
Aset lain-lain Other assets
(lihat Catatan 11) (refer to Note 11)
PT Bumi Daya Plaza 765 132 PT Bumi Daya Plaza
PT Bank Mandiri Taspen 137 119 PT Bank Mandiri Taspen
902 251
Total aset Total assets associated with
kepada pihak berelasi 1.392.378 1.319.320 related parties
Persentase terhadap total aset 4,68% 5,56% Percentage to total assets
99
Page 403
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan Untuk Tahun As of 31 December 2023
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
26. SALDO DAN TRANSAKSI DENGAN PIHAK 26. BALANCES AND TRANSACTIONS WITH
BERELASI (lanjutan) RELATED PARTIES (continued)
a. Aset (lanjutan) a. Assets (continued)
Piutang lain-lain pihak berelasi kepada PT Tunas Other related party receivables from PT Tunas
Ridean, Perum Jaminan Kredit Indonesia, Ridean, Perum Jaminan Kredit Indonesia,
PT Asuransi Jasa Indonesia (Persero), dan PT Asuransi Jasa Indonesia (Persero), and
PT AXA Insurance Indonesia (dahulu PT Mandiri PT AXA Insurance Indonesia (formerly
AXA General Insurance) terutama berhubungan PT Mandiri AXA General Insurance) are in
dengan transaksi usaha. respect of trade activities.
Piutang lain-lain pihak berelasi kepada PT Bank Other related party receivables from PT Bank
Mandiri (Persero) Tbk merupakan pembayaran Mandiri (Persero) Tbk represent payments to
ke dealer untuk porsi pembiayaan bersama yang dealers for joint financing portion which was
dibayarkan terlebih dahulu oleh Perseroan. paid in advance by the Company.
Manajemen berkeyakinan bahwa cadangan Management believes that the allowance for
kerugian penurunan nilai untuk piutang impairment losses of consumer financing
pembiayaan konsumen dan piutang lain-lain - receivables and other receivables - related
pihak berelasi adalah cukup untuk menutupi party is sufficient to cover any possible losses
kemungkinan kerugian dari tidak tertagihnya from uncollectible accounts.
piutang tersebut.
b. Liabilitas b. Liabilities
31 Desember/ 31 Desember/
December 2023 December 2022
Utang lain-lain (lihat Catatan 13) Other payables (refer to Note 13)
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 24.591 61.985 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
PT Bumi Daya Plaza 23.865 30.137 PT Bumi Daya Plaza
PT Surya Sudeco 8.109 8.374 PT Surya Sudeco
PT Tunas Ridean 240 240 PT Tunas Ridean
56.805 100.736
Beban yang masih
harus dibayar (lihat Catatan 14) Accrued expenses (refer to Note 14)
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 3.381 2.457 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
PT Bank Tabungan Negara PT Bank Tabungan Negara
(Persero) Tbk 698 1.078 (Persero) Tbk
PT Sarana Multigriya Finansial PT Sarana Multigriya Finansial
(Persero) 393 - (Persero)
4.472 3.535
Pinjaman (lihat Catatan 15) Borrowings (refer to Note 15)
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 2.061.963 1.472.617 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
PT Bank Tabungan Negara PT Bank Tabungan Negara
(Persero) Tbk 305.556 472.222 (Persero) Tbk
PT Sarana Multigriya Finansial PT Sarana Multigriya Finansial
(Persero) 523.733 - (Persero)
2.891.252 1.944.839
100
Page 404
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan Untuk Tahun As of 31 December 2023
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
26. SALDO DAN TRANSAKSI DENGAN PIHAK 26. BALANCES AND TRANSACTIONS WITH
BERELASI (lanjutan) RELATED PARTIES (continued)
b. Liabilitas (lanjutan) b. Liabilities (continued)
31 Desember/ 31 Desember/
December 2023 December 2022
Surat berharga yang diterbitkan Securities issued
DPLK Bank Rakyat Indonesia 250.000 200.000 DPLK Bank Rakyat Indonesia
PT Bank Rakyat Indonesia PT Bank Rakyat Indonesia
(Persero) Tbk 308.000 152.500 (Persero) Tbk
Dana Pensiun Bank Mandiri 110.000 91.000 Dana Pensiun Bank Mandiri
Perum Jaminan Kredit Indonesia 25.000 25.000 Perum Jaminan Kredit Indonesia
693.000 468.500
Total liabilitas kepada pihak Total liabilities associated
berelasi 3.645.529 2.517.610 with related parties
Persentase terhadap total liabilitas 14,19% 12,20% Percentage to total liabilities
Utang lain-lain kepada pihak berelasi terutama Other payables to related parties are mainly in
berhubungan dengan utang angsuran pokok respect of payables related with installments
termasuk bunga kepada pemberi pembiayaan including interest to joint financing principals
bersama. providers.
c. Pendapatan c. Revenue
Tahun yang berakhir
pada tanggal 31 Desember/
Year ended 31 December
2023 2022
Pembiayaan konsumen Consumer financing
(lihat Catatan 21a) (refer to Note 21a)
Personil manajemen kunci Grup 512 614 Groupʼs key management personnel
PT Kimia Farma Apotek 267 - PT Kimia Farma Apotek
PT Kimia Farma Diagnostika 28 - PT Kimia Farma Diagnostika
PT Balai Pustaka (Persero) - 153 PT Balai Pustaka (Persero)
807 767
Simpanan Bank (lihat Catatan 21d) Deposit in bank (refer to Note 21d)
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 13.544 12.564 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
PT Bank Mandiri Taspen 2.645 1.964 PT Bank Mandiri Taspen
PT Bank Rakyat Indonesia PT Bank Rakyat Indonesia
(Persero) Tbk 2 2 (Persero) Tbk
16.191 14.530
Lain-lain (lihat Catatan 21e) Others (refer to Note 21e)
PT AXA Insurance Indonesia PT AXA Insurance Indonesia
(dahulu PT Mandiri AXA (formerly PT Mandiri AXA
General Insurance) 8 88 General Insurance)
PT Bank Syariah Indonesia Tbk - 476 PT Bank Syariah Indonesia Tbk
8 564
101
Page 405
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan Untuk Tahun As of 31 December 2023
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
26. SALDO DAN TRANSAKSI DENGAN PIHAK 26. BALANCES AND TRANSACTIONS WITH
BERELASI (lanjutan) RELATED PARTIES (continued)
c. Pendapatan (lanjutan) c. Revenue (continued)
Tahun yang berakhir
pada tanggal 31 Desember/
Year ended 31 December
2023 2022
Total pendapatan dari Total revenue associated
pihak berelasi 17.006 15.861 with related parties
Persentase terhadap total
pendapatan 0,36% 0,40% Percentage to total revenue
Pendapatan bunga simpanan bank berkaitan Interest income from deposit in bank to related
dengan penempatan dana kepada pihak berelasi parties has interest rates ranging from 0.00% -
dengan tingkat bunga 0,00% - 5,50% pada tahun 5.50% in 2023 and 2022.
2023 dan 2022.
d. Beban d. Expenses
Tahun yang berakhir
pada tanggal 31 Desember/
Year ended 31 December
2023 2022
Beban keuangan Financial charges
(lihat Catatan 22) (refer to Note 22)
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 112.682 92.172 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
PT Bank Tabungan Negara PT Bank Tabungan Negara
(Persero) Tbk 27.104 6.802 (Persero) Tbk
PT Sarana Multigriya Finansial PT Sarana Multigriya Finansial
(Persero) 16.741 - (Persero)
PT Bumi Daya Plaza 1.866 2.143 PT Bumi Daya Plaza
PT Surya Sudeco 610 249 PT Surya Sudeco
159.003 101.366
Beban gaji dan tunjangan Salaries and benefits
(lihat Catatan 23) (refer to Note 23)
Kompensasi Dewan Boards of Commissioners and
Komisaris dan Direksi Directors remuneration
Dewan Komisaris Board of Commissioners
Imbalan kerja jangka pendek: Short-term employee benefits:
Gaji dan tunjangan 5.335 4.593 Salaries and allowances
Tantiem 2.603 1.520 Tantiem
Direksi Directors
Imbalan kerja jangka pendek: Short-term employee benefits:
Gaji dan tunjangan 14.318 12.130 Salaries and allowances
Tantiem 6.750 3.994 Tantiem
29.006 22.237
Beban umum dan administrasi General and administrative expense
(lihat Catatan 24) (refer to Note 24)
PT Bumi Daya Plaza 7.224 5.727 PT Bumi Daya Plaza
Total beban kepada pihak Total expenses associated
berelasi 195.233 129.330 with related parties
Persentase terhadap total beban 5,99% 4,36% Percentage to total expenses
102
Page 406
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan Untuk Tahun As of 31 December 2023
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
27. MANAJEMEN RISIKO 27. RISK MANAGEMENT
Pendahuluan dan gambaran umum Introduction and overview
Perseroan memiliki eksposur terhadap risiko-risiko The Company has exposure to the following risks:
sebagai berikut:
Risiko pasar Market risk
Risiko kredit Credit risk
Risiko likuiditas Liquidity risk
Risiko operasional Operational risk
Kerangka manajemen risiko Risk management framework
Konsep manajemen risiko Perseroan adalah The concept of risk management of the Company
mengacu dari konsep Enterprise Risk Management refers to Enterprise Risk Management (ERM)
(ERM) yang digunakan oleh induk entitas Perseroan implemented by PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
yaitu PT Bank Mandiri (Persero) Tbk yang (parent company) which was adopted to the needs
disesuaikan dengan kebutuhan bisnis dan of the business and operations of the Company.
operasional Perseroan. ERM adalah sebuah proses ERM is an inherent business risk management
pengelolaan risiko yang melekat dalam proses bisnis process in the Companyʼs business process, which
Perseroan, artinya pengelolaan risiko menjadi bagian means, risk management becomes part of daily
yang menyatu dalam pengambilan keputusan bisnis business decision making. By using ERM, the
Perseroan sehari-hari. Dengan ERM, Perseroan Company will have systematic and comprehensive
akan memiliki kerangka kerja pengelolaan risiko yang framework for risk management (credit risk, market
sistematis dan menyeluruh (risiko kredit, risiko pasar risk and operational risk) by connecting capital
dan risiko operasional) dengan menghubungkan management and business process with the
pengelolaan modal dan proses bisnis dengan risiko encountered risk as whole. This year is a
yang dihadapi secara utuh. Tahun ini merupakan continuation from previous years in terms of
kelanjutan dari tahun-tahun sebelumnya terkait “Implementation of Consolidated Risk Management
dengan “Penerapan Manajemen Risiko secara For Bankʼs Controlling Subsidiary Companies”,
Konsolidasi bagi Bank yang Melakukan which is implemented by the Company in its
Pengendalian terhadap Entitas Anak”, yang capacity as the Subsidiary of
dilaksanakan Perseroan dalam kapasitasnya sebagai PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, the controlling
Entitas Anak dari PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, shareholder of the Company.
pemegang saham pengendali Perseroan.
Kerangka pengelolaan risiko ini mengacu pada This risk management framework refers to Bank
Peraturan Bank Indonesia (PBI) No. 5/8/PBI/2003 Indonesia Regulation (PBI) No 5/8/PBI/2003 dated
tanggal 19 Mei 2003 tentang Penerapan Manajemen 19 May 2003 concerning the Application of Risk
Risiko bagi Bank Umum, sebagaimana telah diubah Management for Commercial Bank as amended by
dengan PBI No. 11/25/PBI/2009 tanggal 1 Juli 2009 PBI No.11/25/PBI/2009 dated on 1 July 2009
tentang Perubahan atas Peraturan Bank Indonesia concerning the Amendment on Bank Indonesia
Nomor 5/8/PBI/2003 tentang Penerapan Manajemen Regulation No. 5/8/PBI/2003 concerning the
Risiko bagi Bank Umum. Application of Risk Management for Commercial
Bank.
Kerangka ini tercantum dalam Kebijakan Manajemen This framework is included in the Risk Management
Risiko Bank Mandiri (KMRBM) agar sejalan dengan Policy of Bank Mandiri (KMRBM) in line with the
rencana penerapan Basel II Accord secara bertahap plan to apply Basel II Accord gradually in Indonesia.
di Indonesia. Dalam kerangka pengelolaan risiko Within this risk management framework, the
tersebut diatur berbagai kebijakan agar manajemen Company set up a range of policies in order for risk
risiko berfungsi sebagai business enabler sehingga management to function as a business enabler so
bisnis dapat tetap tumbuh dalam koridor prinsip that business can still grow within the corridor of
kehati-hatian dengan menerapkan proses prudential principle by applying the ideal risk
manajemen risiko yang ideal (identifikasi - management process (risk identification -
pengukuran - pemantauan - pengendalian risiko) measurement - monitoring - management of risk) at
pada semua level organisasi. all levels of the organization.
103
Page 407
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan Untuk Tahun As of 31 December 2023
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
27. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 27. RISK MANAGEMENT (continued)
Kerangka manajemen risiko (lanjutan) Risk management framework (continued)
Lebih lanjut, kemitraan antara Perseroan dengan Further, the partnership between the Company and
Entitas Induk merupakan hal yang sangat penting, the parent company is a very important thing
mengingat keduanya menghadapi tantangan regional considering both have to face the same regional
dan global yang sama dalam mengelola and global challenge in managing fast business
pertumbuhan bisnis yang cepat dan dalam suasana growth and strict competition, but at the same time
kompetisi yang ketat, namun pada saat yang the Company must implement such business
bersamaan Perseroan harus tetap mampu practices based on prudential principle.
menyelenggarakan praktik bisnis tersebut
berdasarkan dan mengacu kepada prinsip kehati-
hatian.
Sebagai perusahaan yang bergerak di bidang As a company engaging in financing activities, the
pembiayaan, manajemen Perseroan memiliki Companyʼs management is fully committed to
komitmen penuh untuk menerapkan manajemen implement risk management comprehensively,
risiko secara komprehensif yang secara esensi which essentially covers the adequacy of policies,
mencakup kecukupan kebijakan, prosedur dan procedures and risk management methodology,
metodologi pengelolaan risiko sehingga kegiatan hence, the Company's business activities could
usaha Perseroan tetap dapat terarah dan terkendali remain to be directed and controlled at an
pada batasan risiko yang dapat diterima, serta tetap acceptable risk limit, at the same time the Company
menguntungkan Perseroan. Divisi Manajemen Risiko can still be profitable. Risk Management Division is
yang berperan secara aktif dalam playing an active role in coordinating preventive,
mengkoordinasikan tindakan-tindakan pencegahan, proactive and responsive actions with all
proaktif dan responsif dengan seluruh karyawan dari employees from various levels within the Company
berbagai tingkatan yang ada di dalam Perseroan in order to support the implementation of risk
untuk mendukung penerapan manajemen risiko ini, management, because all divisions of the Company
karena semua bagian di dalam Perseroan masing- will play their respective important roles.
masing akan memainkan peranan penting.
Dalam penerapan manajemen risiko, Perseroan In the implementation of risk management, the
menyadari pentingnya untuk memiliki sebuah Company realizes the importance of having an
mekanisme yang memadai dalam mengakomodasi adequate mechanism to accommodate the risks
risiko-risiko yang dihadapi oleh Perseroan. Perseroan faced by the Company. The Company has a
memiliki suatu mekanisme yang bertumpu pada 4 mechanism that is based upon 4 (four) risk
(empat) pilar manajemen risiko, yang dapat diuraikan management pillars, which could be described as
sebagai berikut: follows:
Pilar 1: Pengawasan Aktif Dewan Komisaris dan Pillar 1: Active Supervision by Boards of
Direksi Commissioners and Directors
Pengawasan aktif tersebut tercermin sejak Active supervision is reflected since annual
perencanaan bisnis tahunan, yang mencakup: business planning, which includes:
Menyetujui dan melakukan evaluasi kebijakan Approving and evaluating risk management
manajemen risiko secara berkala; policies on a regular basis;
Melakukan evaluasi dan menyetujui aktivitas yang Evaluating and approving activities that require
memerlukan persetujuan dari Dewan Komisaris approval from the Board of Commissioners or
atau Direksi; Directors;
Menetapkan kebijakan dan strategi manajemen Establishing risk management policies and
risiko termasuk penetapan otoritas dalam strategies, which include determining the
pemberian batasan serta tinjauan atas kualitas authorization in limits and reviewing the quality
portofolio secara berkala; of portfolio on a regular basis;
Terdapatnya Komite Audit dan sebagai organ The presence of the Audit Committee as an
Dewan Komisaris dalam melaksanakan fungsi organ of the Board of Commissioners in carrying
pengawasannya; dan melalui Surat Edaran out their supervisory functions; and through
No. 030/SE/MTF/VI/2012 membentuk Forum Circular Letter No. 030/SE/MTF/VI/2012
Enterprise Risk Management dengan dikoordinir established Enterprise Risk Management
oleh Direktorat Risk Management Forum coordinated by PT Bank Mandiri
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk sebagai bentuk (Persero) Tbk Risk Management Directorate in
konsolidasi manajemen risiko. terms of implementation of consolidated risk
management.
104
Page 408
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan Untuk Tahun As of 31 December 2023
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
27. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 27. RISK MANAGEMENT (continued)
Kerangka manajemen risiko (lanjutan) Risk management framework (continued)
Dalam penerapan manajemen risiko, Perseroan In the implementation of risk management, the
menyadari pentingnya untuk memiliki sebuah Company realizes the importance of having an
mekanisme yang memadai dalam mengakomodasi adequate mechanism to accommodate the risks
risiko-risiko yang dihadapi oleh Perseroan. Perseroan faced by the Company. The Company has a
memiliki suatu mekanisme yang bertumpu pada 4 mechanism that is based upon 4 (four) risk
(empat) pilar manajemen risiko, yang dapat diuraikan management pillars, which could be described as
sebagai berikut: (lanjutan) follows: (continued)
Pilar 1: Pengawasan Aktif Dewan Komisaris dan Pillar 1: Active Supervision by Boards of
Direksi (lanjutan) Commissioners and Directors (continued)
Kerangka konsolidasi manajemen risiko dengan The consolidated risk management framework with
Entitas Induk dibentuk dengan menempatkan wakil Parent Company is established through assigning
dari Entitas Induk sebagai Kepala Divisi yang representatives from Parent Company as Division
membawahi fungsi manajemen risiko Perseroan. Head of Risk Management. The framework is also
Kerangka tersebut juga dilaksanakan melalui implemented through regular performance
pemeriksaan kinerja secara berkala oleh Entitas assessment by the Parent Company on the
Induk terhadap Perseroan, menyangkut kinerja Company, concerning the financial performance,
keuangan, pengawasan sistem informasi akuntansi, monitoring on accounting information system, as
serta tingkat kesehatan dan profil risiko dari piutang well as the level of soundness and risk profile of the
pembiayaan konsumen. Companyʼs consumer financing receivables.
Pilar 2: Kebijakan dan Penerapan Batasan Pillar 2: Policy and Implementation of Limits
Perseroan menyusun kebijakan-kebijakan The Company develops policies related to risk
manajemen risiko yang diperiksa secara berkala dan management, which are assessed periodically and
selalu disesuaikan dengan keadaan usaha terkini. aligned constantly to fit the most recent business
Kebijakan tersebut diterjemahkan ke dalam Prosedur situation. The policy is translated into Standard
Operasi Standar dan Memo Internal yang Operating Procedures and Internal Memo, which
disosialisasikan kepada seluruh karyawan. are being socialized to all employees. The
Perseroan juga memiliki kebijakan-kebijakan Company also has policies regarding limitation on
mengenai batasan persetujuan/otorisasi untuk approval/authorization for both credit and non-credit
transaksi kredit maupun yang bukan transaksi kredit. transactions.
Salah satu contoh kemitraan dalam pengelolaan An example of partnership between the Company
manajemen risiko antara Perseroan dan Entitas and Parent Company in managing risk is joint
Induk adalah perjanjian kerjasama pemberian kredit financing agreement where the Company acts as
dimana Perseroan bertindak sebagai agen untuk an agent to underwrite, collect and administer
kegiatan seleksi konsumen, penagihan dan consumer financing based on limitation of product
pengurusan dokumen administrasi berdasarkan or pre-determined criteria established by Parent
batasan produk ataupun kriteria yang telah Company. The Companyʼs policy in relation with
ditentukan sebelumnya oleh Entitas Induk. Kebijakan allowance for impairment losses on receivables
penyisihan kerugian penurunan nilai piutang also comply with the Parent Company's policy,
Perseroan juga mengikuti kebijakan penyisihan pada which is in line and in compliance with Indonesian
Entitas Induk yang sejalan dan patuh terhadap Financial Accounting Standards.
Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia.
105
Page 409
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan Untuk Tahun As of 31 December 2023
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
27. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 27. RISK MANAGEMENT (continued)
Kerangka manajemen risiko (lanjutan) Risk management framework (continued)
Dalam penerapan manajemen risiko, Perseroan In the implementation of risk management, the
menyadari pentingnya untuk memiliki sebuah Company realizes the importance of having an
mekanisme yang memadai dalam mengakomodasi adequate mechanism to accommodate the risks
risiko-risiko yang dihadapi oleh Perseroan. Perseroan faced by the Company. The Company has a
memiliki suatu mekanisme yang bertumpu pada 4 mechanism that is based upon 4 (four) risk
(empat) pilar manajemen risiko, yang dapat diuraikan management pillars, which could be described as
sebagai berikut: (lanjutan) follows: (continued)
Pilar 3: Identifikasi, Pengukuran, Pengawasan Pillar 3: Identification, Measurement, Monitoring
dan Sistem Informasi Manajemen and Management Information System
Perseroan memiliki perangkat untuk The Company has a set of tools to identify, measure
mengidentifikasi, mengukur dan mengawasi risiko and monitor risks, especially credit risk and
terutama risiko kredit dan risiko operasional melalui operational risk through the existing reporting and
mekanisme pelaporan dan sistem informasi management information system mechanism, as
manajemen yang ada serta melalui pertemuan well as through the regular meetings of the
berkala Forum Enterprise Risk Management Companyʼs Enterprise Risk Management Forum
(FERMA) dengan Entitas induk. Selain itu, sistem (FERMA) with Parent Company. In addition, the
teknologi informasi utama Perseroan mampu Companyʼs major information technology system is
menyediakan data/informasi secara cepat dan akurat capable of providing instant and accurate
kepada pihak manajemen, Entitas Induk atau pihak data/information to the management, Parent
ketiga yang terkait lainnya. Company or other related third parties.
Kerangka konsolidasi manajemen risiko dengan The consolidated risk management framework with
Entitas Induk terlaksana melalui penyampaian Parent Company is conducted through the reporting
paparan risiko Perseroan yang ada secara berkala of the Companyʼs risk exposure periodically to
kepada Komite Manajemen Risiko Entitas Induk, Parent Companyʼs Risk Management Committee,
termasuk penyampaian laporan berkala terkait aspek including the periodic reporting in relation to the
kepatuhan, hukum dan lainnya kepada Entitas Induk. compliance, legal and other aspects to the Parent
Company.
Pilar 4: Pengendalian Internal Pillar 4: Internal Control
Perseroan memiliki Divisi Audit Internal yang secara The Company has an Internal Audit Division which
independen melaporkan proses dan hasil independently reports on the process and
pemeriksaannya kepada Direktur Utama dan assessment result to the President Director and
melakukan koordinasi dengan Komite Audit secara regularly coordinate with Audit Committee monthly.
rutin setiap bulan. Akuntabilitas dari Divisi Audit The accountability of the Internal Audit Division
Internal mencakup: includes:
Menyediakan penilaian atas kecukupan dan Providing assessment on the adequacy and
efektivitas dari semua proses yang ada di dalam effectiveness of all existing processes within the
Perseroan; Company;
Melaporkan masalah-masalah penting yang Reporting on important issues related to the
terkait dengan proses pengendalian aktivitas- control process of activities within the Company,
aktivitas didalam Perseroan, termasuk perbaikan including potential improvements to these
yang potensial terhadap proses-proses tersebut; processes; and
dan
Koordinasi dengan fungsi pengendali dan Coordinating with other controlling and
pengawasan lainnya (manajemen risiko, supervisory functions (risk management,
kepatuhan, hukum dan audit eksternal). compliance, legal and external audit).
Kerangka konsolidasi manajemen risiko dengan The consolidated risk management framework with
Entitas Induk juga dicerminkan dengan Parent Company is also reflected in the
dilaksanakannya audit reguler/audit teknologi implementation of regular audit/information
informasi/audit terintegrasi atas unit-unit di Perseroan technology audit/integrated audit on the business
oleh Satuan Kerja Audit Internal (SKAI) Entitas Induk. units in the Company by Parent Companyʼs Internal
Audit Unit (SKAI).
106
Page 410
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan Untuk Tahun As of 31 December 2023
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
27. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 27. RISK MANAGEMENT (continued)
Kerangka manajemen risiko (lanjutan) Risk management framework (continued)
Dalam penerapan manajemen risiko, Perseroan In the implementation of risk management, the
menyadari pentingnya untuk memiliki sebuah Company realizes the importance of having an
mekanisme yang memadai dalam mengakomodasi adequate mechanism to accommodate the risks
risiko-risiko yang dihadapi oleh Perseroan. Perseroan faced by the Company. The Company has a
memiliki suatu mekanisme yang bertumpu pada 4 mechanism that is based upon 4 (four) risk
(empat) pilar manajemen risiko, yang dapat diuraikan management pillars, which could be described as
sebagai berikut: (lanjutan) follows: (continued)
Pilar 4: Pengendalian Internal (lanjutan) Pillar 4: Internal Control (continued)
Guna penguatan pengendalian internal dan proses For the purpose of strengthening Internal Control
konsolidasi antara Entitas Induk dengan Entitas and consolidation process between Parent
Anak, Kepala Divisi Internal Audit perseroan diseleksi Company and Subsidiary Company, the Head of
dan ditetapkan oleh Entitas Induk sebelum Internal Audit Division is selected and determined
ditempatkan di Perseroan. by Parent Company before being assigned in the
Company.
Risiko pasar Market risk
Risiko pasar merupakan risiko yang terutama Market risk is the risk which is primarily caused by
disebabkan karena perubahan tingkat suku bunga, the changes in interest rates, exchange rate of
nilai tukar mata uang Rupiah, harga komoditas dan Rupiah currency, commodity prices and the price of
harga modal atau pinjaman, yang dapat membawa capital or loans, in which the Company may be
risiko bagi Perseroan. Dalam perencanaan usaha exposed to. In the Company's business planning,
Perseroan, risiko pasar yang memiliki dampak market risk with direct impact to the Company is in
langsung kepada Perseroan adalah dalam hal terms of interest rates management.
pengelolaan tingkat bunga.
Perubahan tingkat bunga acuan akan menjadi risiko Changes in interest rates would become a risk at
pada saat perubahannya, terutama ketika tingkat the point of change, especially when the interest
bunga dinaikkan, yang menyebabkan kerugian bagi rate increases, which would cause losses to the
Perseroan sehingga dapat menyebabkan risiko kredit Company, hence resulting in increased Company's
Perseroan meningkat. Untuk itu, Perseroan credit risk. Therefore, the Company consistently
menerapkan pengelolaan tingkat bunga tetap secara implements fixed interest rate management by
konsisten dengan menyesuaikan tingkat bunga kredit making adjustments on lending interest rate and
terhadap tingkat bunga pinjaman dan beban dana. cost of funds.
Sumber pendanaan Perseroan yang terbesar berasal The largest source of funding for the Company
dari skema pembiayaan bersama dengan PT Bank comes from a joint financing scheme with PT Bank
Mandiri (Persero) Tbk dengan tingkat bunga tetap Mandiri (Persero) Tbk with fixed interest rate and
dan jangka waktu yang sama dengan piutang same period with the consumer financing
pembiayaan konsumen. receivables.
Perseroan juga menerbitkan obligasi yang sebagian The Companyʼs source of funding is also derived
besar mempunyai jangka waktu yang panjang, yaitu from the issuance of bonds mostly for long-term, i.e.
3 (tiga) - 5 (lima) tahun dengan tingkat bunga tetap for 3 (three) - 5 (five) years, with fixed interest rates
serta sejumlah kecil pinjaman dari bank swasta and as well as a small number of loans from the
nasional dan asing dengan tingkat bunga tetap dan national and foreign private banks with fixed and
mengambang. floating interest rates.
Dengan pola aktivitas usaha yang dijalankan With the pattern of business activity currently
Perseroan saat ini, risiko pasar Perseroan adalah operated by the Company, the market risk of the
minimal. Perseroan tidak mempunyai kegiatan usaha Company is minimal. The Company does not have
pembiayaan konsumen dalam mata uang asing. consumer financing business in foreign currency.
107
Page 411
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan Untuk Tahun As of 31 December 2023
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
27. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 27. RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko pasar (lanjutan) Market risk (continued)
Tabel berikut menggambarkan rincian aset dan The following tables summarize the Companyʼs
liabilitas keuangan Perseroan yang dikelompokkan financial assets and liabilities categorized by the
menurut mana yang lebih awal antara tanggal earlier of contractual repricing or maturity dates to
repricing atau tanggal jatuh tempo kontraktual untuk see the impact of changes in interest rates (gross):
melihat dampak perubahan tingkat suku bunga
(bruto):
31 Desember/December 2023
Tingkat bunga tetap/Fixed interest rate
Lebih dari
1 tahun
Bunga Lebih dari 3 sampai 2 Tidak
mengambang Kurang dari 1 1 bulan bulan sampai 1 tahun/ Lebih dari dikenakan
<3 bulan/ bulan/Less sampai 3 bulan/ tahun/Over 3 Over 1 2 tahun/ bunga/No
Floating Rate < 3 than 1 month months year to 2 Over 2 interest rate
months 1 month to 3 months to 1 year years years charges Total
Aset keuangan Financial assets
Kas pada bank 833.946 - - - - - - 833.946 Cash in banks
Consumer financing
Piutang pembiayaan konsumen - 887.083 1.645.160 6.683.175 6.635.844 6.858.455 - 22.709.717 receivables
Piutang sewa pembiayaan - 298.722 581.208 2.153.439 1.617.585 765.911 - 5.416.865 Finance lease receivables
Anjak piutang - 650 1.300 5.851 7.802 20.155 - 35.758 Factoring receivables
Piutang lain lain - - - - - - 667.152 667.152 Other receivables
Piutang derivatif - - 28.933 - - - - 28.933 Derivative receivables
Aset lain-lain - - - - - - 49.049 49.049 Other assets
Jumlah aset keuangan 833.946 1.186.455 2.256.601 8.842.465 8.261.231 7.644.521 716.201 29.741.420 Total financial assets
Liabilitas keuangan Financial liabilities
Utang usaha - - - - - - 1.017.137 1.017.137 Trade payables
Utang lain-lain - 166.897 2.407 10.390 13.132 12.247 - 205.073 Other payables
Beban yang masih harus
dibayar - 2.113 259.985 - - - - 262.098 Accrued expenses
Pinjaman yang diterima - 1.206.954 1.576.225 6.614.262 5.999.465 2.699.809 - 18.096.715 Borrowings
Surat berharga yang diterbitkan - - 200.000 1.572.611 1.236.226 2.678.678 - 5.687.515 Securities issued
Jumlah liabilitas keuangan - 1.375.964 2.038.617 8.197.263 7.248.823 5.390.734 1.017.137 25.268.538 Total financial liabilities
Total interest
Jumlah selisih penilaian bunga 833.946 (189.509) 217.984 645.202 1.012.408 2.253.787 (300.936) 4.472.882 repricing gap
31 Desember/December 2022
Tingkat bunga tetap/Fixed interest rate
Lebih dari
1 tahun
Bunga Lebih dari 3 sampai 2 Tidak
mengambang Kurang dari 1 1 bulan bulan sampai 1 tahun/ Lebih dari dikenakan
<3 bulan/ bulan/Less sampai 3 bulan/ tahun/Over 3 Over 1 2 tahun/ bunga/No
Floating Rate < 3 than 1 month months year to 2 Over 2 interest rate
months 1 month to 3 months to 1 year years years charges Total
Aset keuangan Financial assets
Kas pada bank 826.834 - - - - - - 826.834 Cash in banks
Consumer financing
Piutang pembiayaan konsumen - 649.382 1.247.752 5.061.237 5.055.376 4.660.668 - 16.674.415 receivables
Piutang sewa pembiayaan - 288.588 556.039 2.200.168 1.982.951 754.279 - 5.782.025 Finance lease receivables
Anjak piutang - 38.369 4.100 - - - - 42.469 Factoring receivables
Piutang lain lain - - - - - - 589.865 589.865 Other receivables
Piutang derivatif - - 24.534 - - - - 24.534 Derivative receivables
Aset lain-lain - - - - - - 35.184 35.184 Other assets
Jumlah aset keuangan 826.834 976.339 1.832.425 7.261.405 7.038.327 5.414.947 625.049 23.975.326 Total financial assets
Liabilitas keuangan Financial liabilities
Utang usaha - - - - - - 702.291 702.291 Trade payables
Utang lain-lain - 211.292 1.913 8.064 10.100 18.920 - 250.289 Other payables
Beban yang masih harus
dibayar - 1.994 309.628 - - - - 311.622 Accrued expenses
Pinjaman yang diterima - 680.842 1.232.346 5.109.299 5.010.924 2.628.476 - 14.661.887 Borrowings
Surat berharga yang diterbitkan - - - 471.745 1.771.290 2.096.202 - 4.339.237 Securities issued
Jumlah liabilitas keuangan - 894.128 1.543.887 5.589.108 6.792.314 4.743.598 702.291 20.265.326 Total financial liabilities
Total interest
Jumlah selisih penilaian bunga 826.834 82.211 288.538 1.672.297 246.013 671.349 (77.242) 3.710.000 repricing gap
108
Page 412
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan Untuk Tahun As of 31 December 2023
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
27. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 27. RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko kredit Credit risk
Pengelolaan risiko kredit perseroan diarahkan untuk The Companyʼs credit risk management is directed
meningkatkan keseimbangan antara ekspansi kredit to improve the balance between healthy credit
yang sehat dengan pengelolaan kredit secara expansion with a prudent credit management to
prudent agar terhindar dari penurunan kualitas atau avoid the decline in the quality or being Non
menjadi Non Performing Loan (NPL), serta Performing Loan (NPL), as well as, capital
mengelola penggunaan modal untuk memperoleh management to earn optimal return. It starts from
return yang optimal. Dimulai dari proses awal the process of receiving credit applications
penerimaan aplikasi kredit yang selektif dan ditangani selectively and handling them with prudence
dengan prinsip kehati-hatian, yang mana aplikasi principle, where the credit application would go
kredit akan melalui proses survey dan analisa kredit through survey and credit analysis process before
sebelum disetujui oleh Komite Kredit. Perseroan juga being approved by the Credit Committee. The
menerapkan Pedoman Penerapan Prinsip Mengenal Company also implemented the Manual for
Nasabah yang diatur oleh Peraturan Menteri Implementation of Know Your Customer Principles
Keuangan No.30/PMK.010/2010 tentang Penerapan as regulated in the Ministry of Finance Regulation
Prinsip Mengenal Nasabah bagi Lembaga Keuangan No.30/PMK.010/2010 regarding the
Non Bank dan Peraturan Ketua Bapepam-LK Implementation of Know Your Customer Principles
No.PER-05/BL/2011 tentang Pedoman Penerapan for Non-Banking Financial Institutions and the
Prinsip Mengenal Nasabah bagi Perseroan Chairman of the Capital Market and Financial
Pembiayaan. Institution Supervisory Board (Bapepam-LK)
Regulation No.PER-05/BL/2011 regarding the
Manual for Implementation of Know Your Customer
Principles for Multifinance Companies.
Tahun 2012, Perseroan juga telah menjalankan In 2012, the Company also has implemented down
aturan uang muka kendaraan sesuai dengan payment regulation as regulated in the Ministry of
Peraturan Menteri Keuangan No.43/PMK.010/2012 Finance Regulation No.43/PMK.010/2012
tentang Uang Muka Pembiayaan Konsumen untuk concerning Down Payment for Consumer
kendaraan Bermotor Pada Perusahaan Pembiayaan Financing, and Bank Indonesia Circular Letter
serta Surat Edaran BI No.14/10/DPNP tanggal No.14/10/DPNP dated 15 March 2012 concerning
15 Maret 2012 tentang Penerapan Manajemen Risiko The Application of Bankʼs Risk Management on
pada Bank yang Melakukan Pemberian Kredit Mortgages and Motor Vehicle Credit effective
Pemilikan Rumah dan Kredit Kendaraan Bermotor 15 June 2012.
yang diberlakukan sejak 15 Juni 2012.
109
Page 413
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan Untuk Tahun As of 31 December 2023
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
27. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 27. RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko kredit (lanjutan) Credit risk (continued)
Untuk setiap kategori aset keuangan, Perseroan For each financial asset category, the Company
harus mengungkapkan eksposur maksimum should disclose maximum exposure to credit risk
terhadap risiko kredit dan analisa konsentrasi risiko and concentration of credit risk analysis.
kredit.
i. Eksposur maksimum terhadap risiko kredit i. Maximum exposure to credit risk
Nilai tercatat dari aset keuangan Perseroan The carrying amount of the Companyʼs
selain piutang sewa pembiayaan dan piutang financial assets other than finance lease
pembiayaan konsumen menggambarkan receivables and consumer financing
eksposur maksimum atas risiko tersebut. Dalam receivables represent the maximum exposure
hal piutang pembiayaan konsumen dan sewa of credit. In case of consumer financing and
pembiayaan, Perseroan menggunakan agunan finance lease receivables, the Company uses
untuk meminimalkan risiko kredit. Perseroan the collateral to minimize the credit risk. The
menetapkan jenis dan nilai agunan yang diterima Company determined the type and value of
antara lain tanah, bangunan dan Bukti Pemilikan collaterals accepted such as land, buildings,
Kendaraan Bermotor (BPKB) atas kendaraan and Certificate of Ownership of the vehicles
yang dibiayai Perseroan. Apabila terjadi default financed by the Company. In times of default,
(gagal bayar), Perseroan akan menggunakan the Company will use the collateral as the last
agunan tersebut sebagai pilihan terakhir untuk resort in recovering the obligation of the
pemenuhan kewajiban counterparty. counterparty.
Konsentrasi risiko kredit timbul ketika sejumlah Concentrations of credit risk arise when a
pelanggan bergerak dalam aktivitas usaha yang number of customers are engaged in similar
sama atau aktivitas dalam wilayah geografis business activities or activities within the same
yang sama, atau ketika mereka memiliki geographic region, or when they have similar
karakteristik yang sejenis yang akan characteristics that would cause their ability to
menyebabkan kemampuan untuk memenuhi meet contractual obligations to be similarly
kewajiban kontraktualnya sama-sama affected by changes in economic or other
dipengaruhi oleh perubahan kondisi ekonomi conditions.
atau yang lainnya.
Perseroan bergerak di bidang usaha The Company is currently engaged in
pembiayaan konsumen yang pelanggannya consumer financing business in which the
kebanyakan adalah individu dan tidak customers are mainly individuals and they are
terkonsentrasi pada wilayah geografis tertentu. not concentrated in the specific geographic
region.
110
Page 414
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan Untuk Tahun As of 31 December 2023
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
27. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 27. RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko kredit (lanjutan) Credit risk (continued)
ii. Analisis konsentrasi risiko kredit ii. Concentration of credit risk analysis
Tabel berikut menggambarkan jumlah risiko The following tables set out the total credit risk
kredit dan konsentrasi risiko aset keuangan and risk concentration of financial assets of the
konsumen yang dimiliki Perseroan (bruto): Company (gross):
a. Sektor geografis a. Geographical sector
31 Desember/December 2023
Lainnya/
Jawa Bali Sumatera Kalimantan Sulawesi Others Total
Kas pada bank 832.887 337 377 300 45 833.946 Cash in banks
Piutang pembiayaan Consumer financing
konsumen 13.211.028 3.419.462 3.440.187 2.302.492 336.548 22.709.717 receivables
Piutang sewa pembiayaan 4.765.045 256.861 246.374 123.483 25.102 5.416.865 Finance lease receivables
Anjak piutang 35.758 - - - - 35.758 Factoring receivables
Piutang lain-lain 667.152 - - - - 667.152 Other receivables
Piutang derivatif 28.933 - - - - 28.933 Derivative receivables
Aset lain-lain 917 - 26 34 48.072 49.049 Other assets
19.541.720 3.676.660 3.686.964 2.426.309 409.767 29.741.420
31 Desember/December 2022
Lainnya/
Jawa Bali Sumatera Kalimantan Sulawesi Others Total
Kas pada bank 826.021 318 205 245 45 826.834 Cash in banks
Piutang pembiayaan Consumer financing
konsumen 9.974.420 2.817.338 2.175.095 1.488.157 219.405 16.674.415 receivables
Piutang sewa pembiayaan 5.439.440 144.535 136.227 36.838 24.985 5.782.025 Finance lease receivables
Anjak piutang 42.469 - - - - 42.469 Factoring receivables
Piutang lain-lain 531.987 35.230 6.573 15.108 967 589.865 Other receivables
Piutang derivatif 24.534 - - - - 24.534 Derivative receivables
Aset lain-lain 154 - 41 24 34.965 35.184 Other assets
16.839.025 2.997.421 2.318.141 1.540.372 280.367 23.975.326
b. Sektor industri b. Industry sector
31 Desember/December 2023
Lembaga
Keuangan/
Financial Konsumen/ Lain-lain/
Institution Customers Others Total
Kas pada bank 833.946 - - 833.946 Cash in banks
Piutang pembiayaan Consumer financing
konsumen - 22.709.717 - 22.709.717 receivables
Piutang sewa pembiayaan - 5.416.865 - 5.416.865 Finance lease receivables
Anjak piutang - 35.758 - 35.758 Factoring receivables
Piutang lain-lain - - 667.152 667.152 Other receivables
Piutang derivatif 28.933 - - 28.933 Derivative receivables
Aset lain-lain - - 49.049 49.049 Other assets
862.879 28.162.340 716.201 29.741.420
111
Page 415
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan Untuk Tahun As of 31 December 2023
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
27. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 27. RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko kredit (lanjutan) Credit risk (continued)
ii. Analisis konsentrasi risiko kredit (lanjutan) ii. Concentration of credit risk analysis
(continued)
b. Sektor industri (lanjutan) b. Industry sector (continued)
31 Desember/December 2022
Lembaga
Keuangan/
Financial Konsumen/ Lain-lain/
Institution Customers Others Total
Kas pada bank 826.834 - - 826.834 Cash in banks
Piutang pembiayaan Consumer financing
konsumen - 16.674.415 - 16.674.415 receivables
Piutang sewa pembiayaan - 5.782.025 - 5.782.025 Finance lease receivables
Anjak piutang - 42.469 - 42.469 Factoring receivables
Piutang lain-lain - - 589.865 589.865 Other receivables
Piutang derivatif 24.534 - - 24.534 Derivative receivables
Aset lain-lain - - 35.184 35.184 Other assets
851.368 22.498.909 625.049 23.975.326
c. Berdasarkan kualitas kredit dari aset c. Based on quality of financial assets
keuangan
Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 As of 31 December 2023 and 2022, credit
eksposur risiko kredit atas aset keuangan risk exposure of financial assets is divided
terbagi atas: into:
31 Desember/December 2023
Cadangan
Jatuh tempo kerugian
dan tidak penurunan
Belum jatuh tempo dan mengalami Mengalami nilai/
tidak mengalami penurunan penurunan Allowance for
penurunan nilai/ Neither nilai/Past due nilai/ impairment
past due nor impaired but not impaired Impaired losses Total
High grade Standard grade
Kas pada bank 833.946 - - - - 833.946 Cash in banks
Piutang pembiayaan Consumer financing
konsumen 11.292.015 10.399.885 840.361 177.456 (347.894) 22.361.823 receivables
Piutang sewa pembiayaan 3.048.322 2.137.678 211.784 19.081 (69.293) 5.347.572 Finance lease receivables
Anjak piutang - 35.758 - - (436) 35.322 Factoring receivables
Piutang lain-lain 667.152 - - - (44.298) 622.854 Other receivables
Piutang derivatif 28.933 - - - - 28.933 Derivative receivables
Aset lain-lain 49.049 - - - - 49.049 Other assets
15.919.417 12.573.321 1.052.145 196.537 (461.921) 29.279.499
112
Page 416
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan Untuk Tahun As of 31 December 2023
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
27. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 27. RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko kredit (lanjutan) Credit risk (continued)
ii. Analisis konsentrasi risiko kredit (lanjutan) ii. Concentration of credit risk analysis
(continued)
c. Berdasarkan kualitas kredit dari aset c. Based on quality of financial assets
keuangan (lanjutan) (continued)
Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 As of 31 December 2023 and 2022, credit
eksposur risiko kredit atas aset keuangan risk exposure of financial assets is divided
terbagi atas: (lanjutan) into: (continued)
31 Desember/December 2022
Cadangan
Jatuh tempo kerugian
dan tidak penurunan
Belum jatuh tempo dan mengalami Mengalami nilai/
tidak mengalami penurunan penurunan Allowance for
penurunan nilai/ Neither nilai/Past due nilai/ impairment
past due nor impaired but not impaired Impaired losses Total
High grade Standard grade
Kas pada bank 826.834 - - - - 826.834 Cash in banks
Piutang pembiayaan Consumer financing
konsumen: 7.735.074 8.154.741 650.144 134.456 (333.578) 16.340.837 receivables
Piutang sewa pembiayaan 3.389.312 2.197.104 168.820 26.789 (138.679) 5.643.346 Finance lease receivables
Anjak piutang 42.469 - - - (9.493) 32.976 Factoring receivables
Piutang lain-lain 589.865 - - - (140.425) 449.440 Other receivables
Piutang derivatif 24.534 - - - - 24.534 Derivative receivables
Aset lain-lain 35.184 - - - - 35.184 Other assets
12.643.272 10.351.845 818.964 161.245 (622.175) 23.353.151
Penjelasan pembagian kualitas kredit yang The explanation of loan under quality
diberikan yang belum jatuh tempo dan tidak “neither past due nor impaired” were as
mengalami penurunan nilai: follows:
- High grade, yaitu tidak pernah mengalami - High grade, which never have past
tunggakan sebelumnya. due in the past.
- Standard grade, yaitu pernah mengalami - Standard grade, which have past due
tunggakan sebelumnya, namun sampai in the past but until now there has not
saat ini belum terdapat keterlambatan been overdue in payment of principal
dalam pembayaran cicilan pokok dan and interest.
bunga.
Piutang pembiayaan konsumen dan piutang Consumer financing and finance lease
sewa pembiayaan yang pembayaran receivables which installments are
angsurannya menunggak lebih dari 90 hari overdue for more than 90 days are
diklasifikasikan sebagai aset keuangan classified as impaired financial assets.
yang mengalami penurunan nilai.
Sebagai jaminan atas piutang pembiayaan As collateral to the consumer financing
konsumen yang diberikan, Perseroan receivables, the Company receives the
menerima jaminan dari konsumen berupa Certificates of Ownership (“BPKB”) of the
Bukti Pemilikan Kendaraan Bermotor motor vehicles financed by the Company,
(“BPKB”) atas kendaraan bermotor yang corporate guarantee, and personal
dibiayai Perseroan, jaminan perusahaan guarantee.
dan jaminan pribadi.
113
Page 417
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan Untuk Tahun As of 31 December 2023
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
27. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 27. RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko kredit (lanjutan) Credit risk (continued)
ii. Analisis konsentrasi risiko kredit (lanjutan) ii. Concentration of credit risk analysis
(continued)
c. Berdasarkan kualitas kredit dari aset c. Based on quality of financial assets
keuangan (lanjutan) (continued)
Tabel berikut menunjukkan aging analysis The following table summarizes the aging
terhadap piutang pembiayaan konsumen, analysis of consumer financing
piutang sewa pembiayaan dan anjak receivables, finance lease receivables and
piutang yang telah jatuh tempo tetapi tidak factoring receivables which are past due
mengalami penurunan nilai. but not impaired.
31 Desember/December 2023
1-30 hari/days 31-60 hari/days 61-90 hari/days Total
Piutang pembiayaan Consumer financing
konsumen 486.720 189.653 163.988 840.361 receivables
Piutang sewa pembiayaan 106.102 42.875 62.807 211.784 Finance lease receivables
592.822 232.528 226.795 1.052.145
31 Desember/December 2022
1-30 hari/days 31-60 hari/days 61-90 hari/days Total
Piutang pembiayaan Consumer financing
konsumen 391.448 148.889 109.807 650.144 receivables
Piutang sewa pembiayaan 71.895 22.893 74.032 168.820 Finance lease receivables
463.343 171.782 183.839 818.964
Risiko likuiditas Liquidity risk
Risiko likuiditas merupakan risiko, bilamana Liquidity risk is the risk when the Company does not
Perseroan tidak memiliki sumber keuangan yang have sufficient financial resources to discharge its
mencukupi untuk memenuhi kewajibannya yang telah matured liabilities. As the Company receives strong
jatuh tempo. Mengingat Perseroan memperoleh financial support from Parent Company through
dukungan keuangan yang kuat dari Entitas Induk joint financing scheme and borrowings facility, this
melalui skema pembiayaan bersama dan fasilitas risk could be managed properly. The management
pinjaman yang diterima, maka risiko ini dapat dikelola evaluates and monitors cash-in flows and cash-out
dengan baik. Manajemen melakukan evaluasi dan flows to ensure the availability of fund to settle the
pengawasan atas arus kas masuk dan arus kas obligations that are due.
keluar untuk memastikan tersedianya dana untuk
memenuhi kebutuhan pembayaran liabilitas yang
jatuh tempo.
114
Page 418
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan Untuk Tahun As of 31 December 2023
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
27. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 27. RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko likuiditas (lanjutan) Liquidity risk (continued)
Tabel berikut menggambarkan profil perbedaan jatuh The following table summarizes the maturity gap
tempo atas aset dan liabilitas keuangan Perseroan profile of the Companyʼs financial assets and
pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022: liabilities as of 31 December 2023 and 2022:
31 Desember/December 2023
Tidak
Lebih dari 6 mempunyai
Kurang dari bulan sampai 1 Lebih dari kontrak jatuh
satu bulan/ 1-6 tahun/More than 1 tahun/ tempo/No
Less than bulan/ 6 months up to More than contractual
one month months 1 year 1 year maturity Total
ASET ASSETS
Kas pada bank 833.946 - - - - 833.946 Cash in banks
Piutang pembiayaan konsumen 887.083 4.015.096 4.313.239 13.494.299 - 22.709.717 Consumer financing receivables
Piutang sewa pembiayaan 298.722 1.388.490 1.346.157 2.383.496 - 5.416.865 Finance lease receivables
Anjak piutang 650 3.250 3.901 27.957 - 35.758 Factoring receivables
Piutang lain-lain 596.485 70.667 - - - 667.152 Other receivables
Piutang derivatif - 28.933 - - - 28.933 Derivative receivables
Aset lain-lain 49.049 - - - - 49.049 Other assets
Total aset 2.665.935 5.506.436 5.663.297 15.905.752 - 29.741.420 Total assets
Utang usaha 1.017.137 - - - - 1.017.137 Trade payables
Utang lain-lain 166.897 5.925 6.872 25.379 - 205.073 Other payables
Beban yang
masih harus dibayar 2.113 259.985 - - - 262.098 Accrued expense
Pinjaman yang diterima 1.206.954 3.878.098 4.312.389 8.699.274 - 18.096.715 Borrowings
Surat berharga yang diterbitkan - 1.114.812 657.799 3.914.904 - 5.687.515 Securities issued
Total liabilitas 2.393.101 5.258.820 4.977.060 12.639.557 - 25.268.538 Total liabilities
Total perbedaan jatuh tempo 272.834 247.616 686.237 3.266.195 - 4.472.882 Total maturity gap
31 Desember/December 2022
Tidak
Lebih dari 6 mempunyai
Kurang dari bulan sampai 1 Lebih dari kontrak jatuh
satu bulan/ 1-6 tahun/More than 1 tahun/ tempo/No
Less than bulan/ 6 months up to More than contractual
one month months 1 year 1 year maturity Total
ASET ASSETS
Kas pada bank 826.834 - - - - 826.834 Cash in banks
Piutang pembiayaan konsumen 649.382 3.035.426 3.273.563 9.716.044 - 16.674.415 Consumer financing receivables
Piutang sewa pembiayaan 288.588 1.345.794 1.410.413 2.737.230 - 5.782.025 Finance lease receivables
Anjak piutang 38.369 4.100 - - - 42.469 Factoring receivables
Piutang lain-lain 589.865 - - - - 589.865 Other receivables
Piutang derivatif - 24.534 - - - 24.534 Derivative receivables
Aset lain-lain 35.184 - - - - 35.184 Other assets
Total aset 2.428.222 4.409.854 4.683.976 12.453.274 - 23.975.326 Total assets
Utang usaha 702.291 - - - - 702.291 Trade payables
Utang lain-lain 211.292 4.640 5.337 29.020 - 250.289 Other payables
Beban yang
masih harus dibayar 1.994 309.628 - - - 311.622 Accrued expense
Pinjaman yang diterima 680.842 3.039.916 3.301.729 7.639.400 - 14.661.887 Borrowings
Surat berharga yang diterbitkan - - 471.745 3.867.492 - 4.339.237 Securities issued
Total liabilitas 1.596.419 3.354.184 3.778.811 11.535.912 - 20.265.326 Total liabilities
Total perbedaan jatuh tempo 831.803 1.055.670 905.165 917.362 - 3.710.000 Total maturity gap
115
Page 419
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan Untuk Tahun As of 31 December 2023
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
27. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 27. RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko likuiditas (lanjutan) Liquidity risk (continued)
Tabel di bawah ini menunjukkan sisa jatuh tempo The tables below show the remaining contractual
kontraktual dari liabilitas keuangan berdasarkan maturities of financial liabilities based on
pada undiscounted cash flows pada tanggal undiscounted cash flows as of 31 December 2023
31 Desember 2023 dan 2022: and 2022:
31 Desember/December 2023
Lebih dari 6
Kurang dari sampai 1 Lebih dari
satu bulan/ tahun/More than 1 tahun/
Less than 1-6 bulan/ 6 months More than
one month months up to 1 year 1 year Total
LIABILITAS LIABILITIES
Utang usaha 1.017.137 - - - 1.017.137 Trade payables
Utang lain-lain 166.897 5.925 6.872 25.379 205.073 Other payables
Beban yang
masih harus dibayar 2.113 259.985 - - 262.098 Accrued expenses
Pinjaman yang diterima 1.299.278 4.274.763 4.658.637 9.149.680 19.382.358 Borrowings
Surat berharga yang diterbitkan 31.036 1.288.053 804.667 4.344.767 6.468.523 Securities issued
Total 2.516.461 5.828.726 5.470.176 13.519.826 27.335.189 Total
31 Desember/December 2022
Lebih dari 6
Kurang dari sampai 1 Lebih dari
satu bulan/ tahun/More than 1 tahun/
Less than 1-6 bulan/ 6 months More than
one month months up to 1 year 1 year Total
LIABILITAS LIABILITIES
Utang usaha 702.291 - - - 702.291 Trade payables
Utang lain-lain 211.292 4.640 5.337 29.020 250.289 Other payables
Beban yang
masih harus dibayar 1.994 309.628 - - 311.622 Accrued expenses
Pinjaman yang diterima 761.126 3.377.690 3.603.499 8.048.751 15.791.066 Borrowings
Surat berharga yang diterbitkan 20.503 144.417 627.224 4.247.677 5.039.821 Securities issued
Total 1.697.206 3.836.375 4.236.060 12.325.448 22.095.089 Total
Risiko operasional Operational risk
Perseroan juga sangat peduli terhadap risiko The Company is also very concerned about the
operasional, karena permasalahan yang timbul operational risk, because the problems arising from
sehubungan dengan risiko ini dapat berdampak dan this risk could bring significant impact and affect the
berpengaruh luas terhadap kinerja Perseroan secara Companyʼs overall performance. In general,
keseluruhan. Secara umum, risiko operasional operational risk is the risk caused by shortcomings
merupakan risiko yang disebabkan karena and failures of internal processes, human errors,
kekurangan dan kegagalan proses internal, system failures or problems that could bring impact
kesalahan manusia, kegagalan sistem ataupun to the Company's operations. The operational risks
permasalahan-permasalahan yang berdampak pada in the Company are handled through 3 (three) steps
operasi Perseroan. Penanganan risiko operasional as follows:
dalam Perseroan dilakukan dengan 3 (tiga) langkah,
yaitu:
- Pengidentifikasian risiko - Risk identification
- Pengukuran risiko - Risk measurement
- Manajemen, pengawasan dan pengendalian - Risk management, supervision and control
risiko
Ketiga langkah di atas merupakan satu kesatuan The three steps above are inseparable unified
proses yang tidak terpisahkan. Langkah di atas telah process. These have been converted to the
diterjemahkan Perseroan dalam mekanisme Company's operational risk management
manajemen risiko operasional sebagai berikut: mechanism as follows:
116
Page 420
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan Untuk Tahun As of 31 December 2023
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
27. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 27. RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko operasional (lanjutan) Operational risk (continued)
Operational Risk Management System (ORMS) Operational Risk Management System (ORMS)
ORMS merupakan implementasi dari kewajiban ORMS is an implementation of the obligation of the
Perseroan sebagai Perseroan Anak dari PT Bank Company as a Subsidiary of PT Bank Mandiri
Mandiri (Persero) Tbk untuk melakukan (Persero) Tbk to carry out operational risk control by
pengendalian risiko operasional dengan cara recording risk event at the time this risk event
melakukan pencatatan kejadian berisiko pada saat occurred, as regulated in Bank Indonesia
terjadinya kejadian berisiko tersebut, seperti yang Regulation No. 8/6/PBI/2006 dated 30 January
diatur di dalam Peraturan Bank Indonesia 2006 regarding "Implementation of Consolidated
No. 8/6/PBI/2006 tertanggal 30 Januari 2006 perihal Risk Management for Banks Performing Control on
“Penerapan Manajemen Risiko secara Konsolidasi Subsidiary Companies".
bagi Bank yang Melakukan Pengendalian terhadap
Perseroan Anak”.
ORMS adalah sebuah aplikasi intranet berbasis web ORMS is a web-based intranet application that is
yang digunakan sebagai alat bantu pengelola risiko used as an operational risk management tool and is
operasional yang dirancang agar pencatatan designed for recording the operational risk event at
kejadian berisiko dapat dilakukan pada saat the time of occurrence of this risk event and stored
terjadinya kejadian berisiko tersebut dan direkam ke into database. The report stored through the
dalam database. Laporan yang terekam melalui reporting menu would then be transferred to Parent
menu laporan tersebut kemudian akan dipindahkan Companyʼs ORMS application as the form of the
ke dalam aplikasi ORMS Entitas Induk sebagai consolidated Bankʼs Operational Risk Report.
bentuk dari perwujudan konsolidasi Laporan Risiko
Operasional Bank.
Manajemen permodalan Capital management
Tujuan Perseroan dalam mengelola permodalannya The Companyʼs objectives when managing capital
adalah menjaga kelangsungan usaha Perseroan are to safeguard the Companyʼs ability to continue
untuk dapat memberikan hasil kepada pemegang as a going concern in order to provide returns for
saham dan manfaat kepada pemangku kepentingan shareholders and benefits for other stakeholders
lainnya, dan memelihara optimalisasi struktur and to maintain an optimal capital structure to
permodalan untuk mengurangi biaya modal. reduce the cost of capital.
Dalam rangka memelihara atau menyesuaikan In order to maintain or adjust the capital structure,
struktur permodalan, Perseroan dapat menyesuaikan the Company may adjust the amount of dividends
jumlah dividen yang dibayarkan kepada pemegang paid to shareholders, return capital to shareholders
saham, imbalan hasil modal kepada pemegang or issue new shares to reduce debt.
saham atau menerbitkan saham baru untuk
mengurangi pinjaman.
Konsisten dengan pelaku industri lainnya, Perseroan Consistent with other players in the industry, the
memonitor permodalan berdasarkan gearing ratio. Company monitors capital on the basis of the
Rasio ini dihitung dari nilai bersih pinjaman (termasuk gearing ratio. This ratio is calculated as net debt
obligasi dan medium-term notes) dibagi dengan (including bonds payable and medium-term notes)
jumlah modal. Jumlah modal diambil dari ekuitas divided by total capital. Total capital is calculated as
yang tercantum dalam laporan posisi keuangan. equity shown in the statements of financial position.
Dalam mengelola permodalan, Perseroan melakukan In managing capital, the Company conducts
analisa secara bulanan untuk memastikan bahwa monthly analysis to ensure that the Company
Perseroan tetap mengikuti POJK No. complies with the POJK No. 35/POJK.05/2018
35/POJK.05/2018 tanggal 27 Desember 2018 dated 27 December 2018 regarding Finance
tentang Penyelenggaraan Usaha Perusahaan Companies which have some provisions as follows:
Pembiayaan yang diantaranya mengatur ketentuan
sebagai berikut:
117
Page 421
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan Untuk Tahun As of 31 December 2023
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
27. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 27. RISK MANAGEMENT (continued)
Manajemen permodalan (lanjutan) Capital management (continued)
- Modal disetor Perseroan minimum sebesar - The Company's paid-up capital of minimum
Rp100.000; Rp100,000;
- Ekuitas Perseroan minimum sebesar 50,00% dari - The Company's equity amounting to minimum
modal disetor; 50.00% of paid-up capital;
- Jumlah pinjaman yang dimiliki Perseroan - The amount of the Company's loan to equity and
dibandingkan modal sendiri dan utang subordinasi subordinated loan deducted by investment
dikurangi penyertaan (gearing ratio) ditetapkan (gearing ratio) is maximum 10 times, both for off-
setinggi-tingginya 10 kali, baik untuk pinjaman luar shore and on-shore domestic loans.
negeri maupun dalam negeri.
31 Desember/ 31 Desember/
December 2023 December 2022
Pinjaman Debt
Pinjaman yang diterima - neto 18.096.715 14.661.887 Borrowings - net
Obligasi - neto 5.687.515 4.339.237 Bonds payable - net
Total pinjaman 23.784.230 19.001.124 Total debt
Jumlah modal 4.029.660 3.092.825 Total capital
Gearing ratio (tidak diaudit) 5,90 6,14 Gearing ratio (unaudited)
Perseroan senantiasa menjaga jumlah maksimum The Company always maintains the maximum
gearing ratio lebih kecil dari ketentuan yang amount of gearing ratio at lower level than the
ditetapkan melalui analisa alternatif pembiayaan baik applicable regulation by performing an analysis to
melalui pinjaman bank, penerbitan obligasi ataupun determine financing alternative whether through the
optimalisasi dana joint financing. Perseroan juga bank loans, bonds issuance or joint financing fund
menghitung biaya dana dari alternatif pembiayaan optimization. The Company also calculates the cost
yang dipilih untuk memastikan biaya dana tersebut of fund of each financing alternative selected by the
dapat menghasilkan pendapatan maksimum bagi Company to ensure it could generate a maximum
Perseroan. income for the Company.
Informasi lainnya Other information
Berdasarkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Based on POJK No. 35/POJK.05/2018 dated
No.35/POJK.05/2018 tanggal 27 Desember 2018 27 December 2018 regarding “The Business
tentang ”Penyelenggaraan Usaha Perusahaan Operation of a Multifinance Company”. The
Pembiayaan”. Perseroan telah memenuhi jumlah Company has complied the minimum amount of
minimal ekuitas dan Batas Maksimum Pemberian equity and Limits for Giving Financing. The
Pembiayaan. Perseroan telah menghitung beberapa Company has calculated ratio as follows:
rasio antara lain: (tidak diaudit) (unaudited)
31 Desember/ 31 Desember/
Persyaratan/ December 31, December 31,
Requirements 2023 2022
Gearing ratio max. 10x 5,90x 6,14x Gearing ratio
Rasio permodalan min. 10% 16,21% 21,77% Capital ratio
Rasio ekuitas Equity to fully paid
terhadap modal disetor min.50% 1.611,86% 1.237,13% capital ratio
Rasio Non-Performing Non-Performing
Finance - neto max. 5% 0,48% 0,46% Finance - net
Rasio Non-Performing Non-Performing
Finance - gross - 0,70% 0,72% Finance - gross
Rasio piutang pembiayaan neto Net financing to
terhadap total aset min. 40% 93,33% 92,79% asset ratio
Rasio saldo piutang pembiayaan Net financing receivables
Neto terhadap total pendanaan - 116,65% 115,87% to total funding ratio
Rasio saldo piutang pembiayaan Balance of receivables for investment
investasi dan pembiayaan financing and working capital
modal kerja terhadap total financing to total balance of the
saldo piutang pembiayaan min. 10% 19,77% 26,56% financing receivables
Rasio penyertaan langsung - 0,00% 0,00% Direct participation ratio
118
Page 422
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan Untuk Tahun As of 31 December 2023
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
28. NILAI WAJAR ASET DAN LIABILITAS 28. FAIR VALUE OF FINANCIAL ASSETS AND
KEUANGAN LIABILITIES
Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, nilai As of 31 December 2023 and 2022, the carrying
tercatat dari aset dan liabilitas keuangan Perseroan value of the Companyʼs financial assets and
memiliki nilai yang hampir sama dengan nilai liabilities approximates their fair value except for the
wajarnya kecuali untuk instrumen berikut: following financial instruments:
31 Desember/December 31, 2023
Liabilitas
keuangan
yang diukur
dengan biaya
perolehan
diamortisasi/
Biaya Financial
perolehan Liabilities at Nilai tercatat/
diamortiasi/ amortized carrying Nilai wajar/
Amortized cost cost value fair value
ASET KEUANGAN FINANCIAL ASSETS
Aset yang nilai wajarnya Assets for which
diungkapkan fair value are disclosed
Piutang pembiayaan konsumen 22.361.823 - 22.361.823 22.753.229 Consumer financing receivables
Piutang sewa pembiayaan 5.347.572 - 5.347.572 5.026.849 Finance lease receivables
Anjak piutang 35.322 - 35.322 39.992 Factoring receivables
Total aset keuangan 27.744.717 - 27.744.717 27.820.070 Total financial assets
LIABILITAS KEUANGAN FINANCIAL LIABILITIES
Liabilitas yang nilai wajarnya Liabilities for which
diungkapkan fair value are disclosed
Pinjaman yang diterima - 18.096.715 18.096.715 17.851.258 Borrowings
Surat berharga yang diterbitkan - 5.687.515 5.687.515 5.699.069 Securities issued
Total liabilitas keuangan - 23.784.230 23.784.230 23.550.327 Total financial liabilities
31 Desember/December 31, 2022
Liabilitas
keuangan
yang diukur
dengan biaya
perolehan
diamortisasi/
Biaya Financial
perolehan Liabilities at Nilai tercatat/
diamortiasi/ amortized carrying Nilai wajar/
Amortized cost cost value fair value
ASET KEUANGAN FINANCIAL ASSETS
Aset yang nilai wajarnya Assets for which
diungkapkan fair value are disclosed
Piutang pembiayaan konsumen 16.340.837 - 16.340.837 16.936.440 Consumer financing receivables
Piutang sewa pembiayaan 5.643.346 - 5.643.346 5.480.139 Finance lease receivables
Anjak piutang 32.976 - 32.976 32.875 Factoring receivables
Total aset keuangan 22.017.159 - 22.017.159 22.449.454 Total financial assets
LIABILITAS KEUANGAN FINANCIAL LIABILITIES
Liabilitas yang nilai wajarnya Liabilities for which
diungkapkan fair value are disclosed
Pinjaman yang diterima - 14.661.887 14.661.887 14.461.528 Borrowings
Surat berharga yang diterbitkan - 4.339.237 4.339.237 4.406.897 Securities issued
Total liabilitas keuangan - 19.001.124 19.001.124 18.868.425 Total financial liabilities
119
Page 423
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan Untuk Tahun As of 31 December 2023
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
28. NILAI WAJAR ASET DAN LIABILITAS 28. FAIR VALUE OF FINANCIAL ASSETS AND
KEUANGAN (lanjutan) LIABILITIES (continued)
Tabel di bawah ini menyajikan analisa atas instrumen The tables below present the analysis of the above
keuangan tersebut sesuai dengan masing-masing financial instruments by the level in the fair value
tingkat dalam hirarki nilai wajar: hierarchy:
31 Desember/December 2023
Nilai tercatat/ Tingkat 1/ Tingkat 2/ Tingkat 3/
Carrying value Level 1 Level 2 Level 3 Total
ASET KEUANGAN FINANCIAL ASSETS
Aset yang nilai wajarnya Assets for which
diungkapkan fair value are disclosed
Piutang pembiayaan konsumen 22.361.823 - 22.753.229 - 22.753.229 Consumer financing receivables
Piutang sewa pembiayaan 5.347.572 - 5.026.849 - 5.026.849 Finance lease receivables
Anjak piutang 35.322 - 39.992 - 39.992 Factoring receivables
Total aset keuangan 27.744.717 - 27.820.070 - 27.820.070 Total financial assets
LIABILITAS KEUANGAN FINANCIAL LIABILITIES
Liabilitas yang nilai wajarnya Liabilities for which
diungkapkan fair value are disclosed
Pinjaman yang diterima 18.096.715 - 17.851.258 - 17.851.258 Borrowings
Surat berharga yang diterbitkan 5.687.515 - 5.699.069 - 5.699.069 Securities issued
Total liabilitas keuangan 23.784.230 - 23.550.327 - 23.550.327 Total financial liabilities
31 Desember/December 2022
Nilai tercatat/ Tingkat 1/ Tingkat 2/ Tingkat 3/
Carrying value Level 1 Level 2 Level 3 Total
ASET KEUANGAN FINANCIAL ASSETS
Aset yang nilai wajarnya Assets for which
diungkapkan fair value are disclosed
Piutang pembiayaan konsumen 16.340.837 - 16.936.440 - 16.936.440 Consumer financing receivables
Piutang sewa pembiayaan 5.643.346 - 5.480.139 - 5.480.139 Finance lease receivables
Anjak piutang 32.976 - 32.875 - 32.875 Factoring receivables
Total aset keuangan 22.017.159 - 22.449.454 - 22.449.454 Total financial assets
LIABILITAS KEUANGAN FINANCIAL LIABILITIES
Liabilitas yang nilai wajarnya Liabilities for which
diungkapkan fair value are disclosed
Pinjaman yang diterima 14.661.887 - 14.461.528 - 14.461.528 Borrowings
Surat berharga yang diterbitkan 4.339.237 - 4.406.897 - 4.406.897 Securities issued
Total liabilitas keuangan 19.001.124 - 18.868.425 - 18.868.425 Total financial liabilities
Metode dan asumsi yang digunakan untuk estimasi The following methods and assumptions are used
nilai wajar adalah sebagai berikut: to estimate the fair values:
Nilai wajar kas dan setara kas, piutang lain-lain, aset The fair value of cash and cash equivalents, other
lain-lain, utang usaha, beban bunga yang masih receivables, other assets, trade payables, accrued
harus dibayar dan utang lain-lain termasuk utang lain- interest expenses and other payables including
lain terkait sewa mendekati nilai tercatat karena other payables related to lease approximate their
jangka waktu jatuh tempo yang singkat atas carrying amounts largely due to short-term
instrumen keuangan tersebut. maturities of these instruments.
Nilai wajar piutang pembiayaan konsumen, piutang The fair value of consumer financing receivables,
sewa pembiayaan, anjak piutang, piutang derivatif, finance lease receivables, factoring receivables,
pinjaman dan surat berharga yang diterbitkan dinilai derivative receivables, borrowings, and securities
menggunakan diskonto arus kas berdasarkan tingkat issued are determined by discounting cash flows
suku bunga pasar pada tanggal 31 Desember 2023 using market interest rate as of 31 December 2023
dan 2022. and 2022.
Perseroan tidak memiliki perpindahan di antara The Company has no transfer between hierarchy
tingkat hirarki pada tahun 2023 dan 2022. level in 2023 and 2022.
120
Page 424
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan Untuk Tahun As of 31 December 2023
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
29. PERJANJIAN KERJASAMA 29. COOPERATION AGREEMENTS
Pembiayaan Bersama Joint financing
Perseroan mempunyai perjanjian kerjasama The Company entered into a joint financing
pembiayaan Bersama dan Perjanjian Kerjasama agreement and signed a Customer Asset Purchase
Pengambilalihan Piutang Pembiayaan dengan Agreement with PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Berdasarkan Based on the agreements, the amount of funds to
perjanjian, porsi fasilitas pembiayaan yang akan be financed by each party is a minimum of 1.00%
diberikan untuk konsumen dari masing-masing pihak from the Company and a maximum of 99.00% from
adalah minimal 1,00% dari Perseroan dan maksimal joint financing providers.
99,00% dari pemberi pembiayaan bersama.
Perjanjian ini telah mengalami beberapa kali The agreement was amended several times.
perubahan. Perubahan terakhir melalui amandemen The latest of which is the amendment of the Joint
Perjanjian Kerjasama Kendaraan Bermotor dan Financing agreement and a Customer Asset
Perjanjian Kerjasama Pengambilalihan Piutang Purchase Agreement between PT Mandiri Tunas
Pembiayaan antara PT Mandiri Tunas Finance dan Finance and PT Bank Mandiri (Persero) Tbk dated
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk tertanggal 31 Maret 31 March 2023, with the total joint financing facility
2023, dengan fasilitas pembiayaan bersama menjadi to Rp24,000,000 with the portion of joint financing
sebesar Rp24.000.000 dengan porsi fasilitas facility minimum of 1.00% from the Company and
pembiayaan bersama sebesar minimal 1,00% dari a maximum of 99.00% from joint financing
Perseroan dan maksimal 99,00% dari pemberi providers. The agreement is valid up to
pembiayaan bersama. Perjanjian ini berlaku sampai 28 February 2024.
dengan tanggal 28 Februari 2024.
Pada tanggal 21 Februari 2022, Perseroan dan On 21 February 2022, the Company and PT Bank
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk menandatangani Mandiri (Persero) Tbk signed Joint Financing
Perjanjian Kerjasama Pembiayaan Bersama dalam agreement for financing Passenger Vehicle,
bentuk pembiayaan Passenger Vehicle, Commercial Commercial Vehicle product, and Heavy equipment
Vehicle, dan Heavy Equipment kepada debitur to commercial debtors of Bank Mandiri, with the
komersial Bank Mandiri, dengan fasilitas pembiayaan total joint financing facility amounting to
bersama sebesar Rp3.000.000 dengan porsi fasilitas Rp3,000,000 with the portion of joint financing
pembiayaan bersama sebesar minimal 1,00% dari facility minimum of 1.00% from the Company and a
Perseroan dan maksimal 99,00% dari pemberi maximum of 99.00% from joint financing providers,
pembiayaan bersama, dimana Perseroan whereby the Company bears the credit risk and
menanggung risiko kredit dan menerima pendapatan receives income from debtors in accordance with its
sesuai dengan porsi pembiayaannya. Perjanjian ini financing portion. This agreement has been
telah diperpanjang sampai dengan tanggal extended up to 20 February 2024.
20 Februari 2024.
Pada tanggal 31 Mei 2018 dan 26 Juni 2018, On 31 May 2018 and 26 June 2018, the Company
Perseroan dan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk and PT Bank Mandiri (Persero) Tbk entered into
menandatangani Perjanjian Kerjasama a Cooperation Agreement for Acquisition of Finance
Pengambilalihan Piutang Sewa Pembiayaan Lease Receivables, with the total joint financing
dengan total fasilitas pembiayaan bersama akan facility to be determined from time to time based
ditetapkan dari waktu ke waktu berdasarkan on the decision of the authority holder at
keputusan pemegang kewenangan di PT Bank PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, whereby the
Mandiri (Persero) Tbk, dimana Perseroan Company bears the credit risk and receives income
menanggung risiko kredit dan menerima pendapatan from debtors in accordance with its financing
sesuai dengan porsi pembiayaannya. portion.
121
Page 425
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan Untuk Tahun As of 31 December 2023
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
29. PERJANJIAN KERJASAMA (lanjutan) 29. COOPERATION AGREEMENTS (continued)
Pembiayaan Bersama (lanjutan) Joint financing (continued)
Jumlah pembiayaan bersama dengan PT Bank Total joint financing amount with PT Bank Mandiri
Mandiri (Persero) Tbk yang dikelola oleh Perseroan (Persero) Tbk managed by the Company as of
pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 adalah 31 December 2023 and 2022 are as follows:
sebagai berikut:
31 Desember/ 31 Desember/
December 2023 December 2022
Piutang pembiayaan konsumen 24.870.958 22.526.092 Consumer financing receivables
Piutang sewa pembiayaan 28.009 97.741 Finance lease receivables
Rata - rata jangka pembiayaan (tahun) 3-4 3-4 Average of financing period (years)
Asuransi Insurance
Dalam menjalankan usahanya, Perseroan bekerja In the course of business, the Company entered
sama dengan, PT Asuransi Bina Dana Arta Tbk, into insurance agreements with PT Asuransi Bina
PT Asuransi Central Asia, PT Zurich Asuransi Dana Arta Tbk, PT Asuransi Central Asia,
Indonesia Tbk, PT Asuransi Artarindo, PT Asuransi PT Zurich Asuransi Indonesia Tbk, PT Asuransi
Wahana Tata, PT Asuransi Sahabat Artha Proteksi, Artarindo, PT Asuransi Wahana Tata, PT Asuransi
PT Asuransi Cakrawala Proteksi Indonesia, Sahabat Artha Proteksi, PT Asuransi Cakrawala
PT Asuransi Candi Utama, PT Asuransi Maximus Proteksi Indonesia, PT Asuransi Candi Utama,
Graha Persada Tbk, PT Multi Artha Guna Tbk (MAG), PT Asuransi Maximus Graha Persada Tbk,
PT AXA Insurance Indonesia (dahulu PT Mandiri AXA PT Multi Artha Guna Tbk (MAG), PT AXA Insurance
General Insurance), PT Asuransi Umum Mega, Indonesia (formerly PT Mandiri AXA General
PT Asuransi Mega Pratama, PT MNC Asuransi Insurance), PT Asuransi Umum Mega, PT Asuransi
Indonesia, PT Asuransi Mitra Pelindung Mustika Mega Pratama, PT MNC Asuransi Indonesia,
(MPM), PT Pan Pacific Insurance, PT Asuransi Raksa PT Asuransi Mitra Pelindung Mustika (MPM),
Pratikara, PT Asuransi Ramayana, PT Asuransi PT Pan Pacific Insurance, PT Asuransi Raksa
Sinar Mas, PT Asuransi Staco Mandiri, PT Asuransi Pratikara, PT Asuransi Ramayana, PT Asuransi
Total Bersama (TOB), PT AXA Mandiri Financial Sinar Mas, PT Asuransi Staco Mandiri, PT Asuransi
Services, PT Asuransi Ciputra Indonesia, Total Bersama (TOB), PT Asuransi Tugu Pratama
PT Jamkrida Jakarta, PT Avrist General Insurance, Indonesia Tbk, PT AXA Mandiri Financial Services,
PT Asuransi Jasaraharja Putera, PT Asuransi Harta PT Asuransi Ciputra Indonesia, PT Jamkrida
Aman Pratama Tbk. Jakarta, PT Avrist General Insurance, PT Asuransi
Jasaraharja Putera, PT Asuransi Harta Aman
Pratama Tbk.
122
Page 426
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan Untuk Tahun As of 31 December 2023
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
29. PERJANJIAN KERJASAMA (lanjutan) 29. COOPERATION AGREEMENTS (continued)
Sewa Gedung Building rental
Pada tanggal 31 Agustus 2009, Perseroan On 31 August 2009, the Company signed an office
menandatangani perjanjian sewa ruangan kantor space rental agreement with PT Bumi Daya Plaza
dengan PT Bumi Daya Plaza yang tidak dapat which is non-cancellable for the period of five years
dibatalkan untuk periode lima tahun. Perjanjian and will expire in 2014. The Company is required to
tersebut akan berakhir pada tahun 2014 dengan pay in advance of Rp507 for each quarter. The tariff
ketentuan pembayaran di muka sebesar Rp507 untuk will be reviewed on annual basis with a maximum
setiap jangka waktu 3 bulan dan akan ditinjau kembali tariff increase of 5.00% per annum.
setiap satu tahun sekali dengan kenaikan tarif
maksimal sebesar 5,00% per tahun.
Perjanjian ini telah mengalami beberapa kali The agreement was amended several times. On 15
perubahan. Pada tanggal 15 Februari 2022, February 2022, the Company is renewing this office
Perseroan memperpanjang perjanjian sewa ruangan space rental agreement for the period of 5 years
kantor ini dengan masa sewa 5 tahun dari 1 Januari from 1 January 2022 until 31 December 2026 in
2022 sampai dengan 31 Desember 2026 dengan which the Company is required to pay in advance
ketentuan pembayaran di muka sebesar Rp12.899 an amount of Rp12,899 for each year. On 1
per tahun. Pada tanggal 1 November 2022, terdapat November 2022, there was an addendum
addendum perjanjian penambahan obyek sewa agreement to addition rental office space with
kantor ini dengan PT Bumi Daya Plaza yang tidak PT Bumi Daya Plaza which is non-cancellable until
dapat dibatalkan. Perjanjian tersebut akan berakhir 31 December 2026 in which the Company is
pada 31 Desember 2026 dengan ketentuan required to pay the addition in advance an amount
tambahan pembayaran di muka sebesar Rp1.793 per of Rp1,793 for each year.
tahun.
Pada tanggal 27 Januari dan 22 Juni 2023, terdapat On 27 January and 22 June 2023, there was an
addendum perjanjian penambahan obyek sewa addendum agreement to addition rental office
kantor ini dengan PT Bumi Daya Plaza yang tidak space with PT Bumi Daya Plaza which is non-
dapat dibatalkan. Perjanjian tersebut akan berakhir cancellable until 31 December 2026 and 31 August
pada 31 Desember 2026 dan 31 Agustus 2026 2026 in which the Company is required to pay the
dengan ketentuan tambahan pembayaran di muka addition in advance an amount of Rp240 and
sebesar masing-masing Rp240 dan Rp2.366 per Rp2,366 for each year, respectively.
tahun.
Program MTF Mantap Combo MTF Mantap Combo Program
Pada tanggal 17 Maret 2020, Perseroan melakukan On 17 March 2020, the Company signed a
penandatanganan perjanjian kerjasama untuk cooperation agreement for the vehicle financing
program pembiayaan kendaraan bagi calon debitur program for prospective borrowers with the work of
dengan pekerjaan aparatur sipil negara (ASN) yang the state civil service (ASN) who will retire
akan memasuki masa pensiun (maksimal 5 tahun (maximum 5 years before retirement age) with a
menjelang usia pensiun) dengan tenor maksimum 10 maximum tenor of 10 (ten) years. The Company
(sepuluh) tahun. Perseroan bertindak sebagai acts as a decision maker for financing applications
pemutus permohonan pembiayaan dan akan and will manage the financing for ASN debtors in
mengelola pembiayaan selama debitur ASN dalam the active period as employees. Then, when
masa aktif sebagai pegawai. Selanjutnya, ketika entering retirement age the financing will be
memasuki usia pensiun pembiayaan akan dialihkan transferred to be managed by PT Bank Mandiri
untuk dikelola oleh PT Bank Mandiri Taspen. Taspen. This agreement is valid until 17 March
Perjanjian ini berlaku sampai tanggal 17 Maret 2025. 2025.
Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, saldo On 31 December 2023 and 2022, total consumer
piutang pembiayaan konsumen dari program ini financing receivables through this program
masing-masing adalah sejumlah Rpnihil. amounted to Rpnil, respectively.
123
Page 427
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan Untuk Tahun As of 31 December 2023
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
30. SEGMEN OPERASI 30. OPERATING SEGMENT
Segmen operasi Perseroan dibagi berdasarkan The Companyʼs operating segments represent the
kelompok nasabah utama dan produk yang disebut, Companyʼs key customer and product groups
Fleet dan ritel. Dalam menentukan hasil segmen, namely, Fleet and Retail. In determining the
beberapa akun aset dan liabilitas serta pendapatan segment results, certain assets and liabilities and
dan biaya yang terkait diatribusikan ke masing- related revenues and expenses are attributed to
masing segmen berdasarkan kebijakan pelaporan each segment based on internal management
internal manajemen. reporting policies.
Ringkasan berikut menjelaskan operasi masing- The following summary describes the operations in
masing segmen dalam pelaporan segmen each of the Companyʼs reportable segments:
Perseroan:
- Fleet - Fleet
Termasuk dalam pelaporan segmen fleet adalah Included in the fleet segment reporting are
seluruh indikator penilaian segmen operasi yang operating segments assessment indicators
secara nyata dapat diatribusikan sebagai bagian that can actually be attributed as part of
dari pembiayaan untuk nasabah korporasi. financing to corporate customers.
- Ritel - Retail
Termasuk dalam pelaporan segmen ritel adalah Included in the retail segment reporting are
seluruh indikator penilaian segmen operasi yang operating segments assessment indicators that
secara nyata dapat diatribusikan sebagai bagian can actually be attributed as part of consumer
dari pembiayaan konsumen untuk nasabah financing to individual customers at Region I
individu di Regional I dan II (Sumatera), Regional and II (Sumatera), Region III and IV
III dan IV (Jabodetabek), Regional V (Jawa (Jabodetabek), Region V (Jawa Barat), Region
Barat), Regional VI (Jawa Tengah, Yogyakarta), VI (Jawa Tengah, Yogyakarta), Region VII
Regional VII (Jawa Timur, Bali, Kupang, (Jawa Timur, Bali, Kupang, Mataram), Region
Mataram), Regional VIII (Kalimantan) dan VIII (Kalimantan), and Region IX (Sulawesi,
Regional IX (Sulawesi, Ambon, Papua, Sorong). Ambon Papua, Sorong).
- Lain-lain - Others
Termasuk dalam pelaporan segmen lain-lain Included in the other segment reporting is
adalah informasi pelaporan segmen operasi reporting segment information associated with
terkait dengan aktivitas kantor pusat. head office activities.
Informasi mengenai hasil dari masing-masing bisnis Information regarding the results of each reportable
segmen disajikan di bawah ini. Kinerja diukur segment is included below. Performance is
berdasarkan laba segmen sebelum pajak measured based on segment profit before income
penghasilan, sebagaimana dilaporkan dalam laporan tax, as included in the internal management reports
internal manajemen yang ditelaah oleh manajemen that are reviewed by the Companyʼs management.
Perseroan. Keuntungan segmen digunakan untuk Segment profit is used to measure performance of
mengukur kinerja dimana manajemen berkeyakinan that business segment as management believes
bahwa informasi tersebut paling relevan dalam that such information is the most relevant in
mengevaluasi hasil segmen tersebut relatif terhadap evaluating the results of those segments relative to
entitas lain yang beroperasi dalam industri tersebut. other entities that operate within these industries.
124
Page 428
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan Untuk Tahun As of 31 December 2023
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
30. SEGMEN OPERASI (lanjutan) 30. OPERATING SEGMENT (continued)
31 Desember/December 2023
Ritel/Retail Fleet/Fleet
Mobil/ Motor/ Mobil/ Motor/ Lain-lain/ Jumlah/ Information by
Informasi segmen usaha Car Motorcycle Car Motorcycle Others Total business segments
Pendapatan Revenue
Pembiayaan konsumen 2.715.052 106 285.142 50 - 3.000.350 Consumer financing
Sewa pembiayaan 206.950 - 445.801 - - 652.751 Financial lease
Anjak piutang - - 909 - - 909 Factoring
Simpanan bank 13.211 - 3.923 - - 17.134 Deposit in bank
Lain-lain - neto 1.011.717 378 69.644 17 - 1.081.756 Others - net
Total pendapatan 3.946.930 484 805.419 67 - 4.752.900 Total revenue
Beban Expenses
Beban keuangan (1.167.286 ) (2 ) (342.866 ) (11 ) - (1.510.165) Financial charges
Beban gaji dan tunjangan (747.809 ) (1.017 ) (53.368 ) - - (802.194) Salaries and benefits
Beban umum dan
administrasi (328.573 ) 273 (21.536 ) - - (349.836) General and administration
Penyisihan kerugian Provision for
penurunan nilai (574.622 ) 3 (24.851 ) (9 ) - (599.479) impairment losses
Total beban (2.818.290 ) (743 ) (442.621 ) (20 ) - (3.261.674) Total expenses
Laba (rugi) sebelum beban Income (loss) before
pajak final dan pajak final tax and income
penghasilan 1.128.640 (259 ) 362.798 47 - 1.491.226 tax expense
Total aset 22.827.261 95 5.142.242 171 1.757.623 29.727.392 Total assets
Total liabilitas 1.358.244 1.866 299.780 247 24.037.595 25.697.732 Total liabilities
31 Desember/December 2022
Ritel/Retail Fleet/Fleet
Mobil/ Motor/ Mobil/ Motor/ Lain-lain/ Jumlah/ Information by
Informasi segmen usaha Car Motorcycle Car Motorcycle Others Total business segments
Pendapatan Revenue
Pembiayaan konsumen 2.179.554 3 257.289 158 - 2.437.004 Consumer financing
Sewa pembiayaan 97.361 - 468.168 - - 565.529 Financial lease
Anjak piutang - - 9.715 - - 9.715 Factoring
Simpanan bank 10.369 - 4.793 1 - 15.163 Deposit in bank
Lain-lain - neto 858.085 503 45.483 26 - 904.097 Others - net
Total pendapatan 3.145.369 506 785.448 185 - 3.931.508 Total revenue
Beban Expenses
Beban keuangan (856.537 ) (4 ) (392.938 ) (93 ) - (1.249.572) Financial charges
Beban gaji dan tunjangan (759.613 ) (1.949 ) (61.844 ) - - (823.406) Salaries and benefits
Beban umum dan
administrasi (303.271 ) (524 ) (23.639 ) (2 ) - (327.436) General and administration
Penyisihan kerugian Provision for
penurunan nilai (443.390 ) - (123.716 ) 6 - (567.100) impairment losses
Total beban (2.362.811 ) (2.477 ) (602.137 ) (89 ) - (2.967.514) Total expenses
Laba (rugi) sebelum beban Income (loss) before
pajak final dan pajak final tax and income
penghasilan 782.558 (1.971 ) 183.311 96 - 963.994 tax expense
Total aset 15.789.086 157 6.505.706 859 1.433.158 23.728.966 Total assets
Total liabilitas 988.344 2.480 328.548 311 19.316.458 20.636.141 Total liabilities
125
Page 429
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan Untuk Tahun As of 31 December 2023
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
30. SEGMEN OPERASI (lanjutan) 30. OPERATING SEGMENT (continued)
Informasi wilayah geografis adalah sebagai berikut: Geographical information is as follows:
Tahun yang Berakhir
pada tanggal 31 Desember/
Year ended 31 December
2023 2022
Pendapatan Revenue
Regional I (Sumatera) 313.900 248.816 Region I (Sumatera)
Regional II (Sumatera) 409.839 388.458 Region II (Sumatera)
Regional III (Jabodetabek) 454.742 366.113 Region III (Jabodetabek)
Regional IV (Jabodetabek) 467.826 344.485 Region IV (Jabodetabek)
Regional V (Jawa Barat) 312.041 255.174 Region V (Jawa Barat)
Regional VI Region VI
(Jawa Tengah, Yogyakarta) 320.989 275.078 (Jawa Tengah, Yogyakarta)
Regional VII (Jawa Timur, Region VII (Jawa Timur,
Bali, Kupang, Mataram) 487.843 380.880 Bali, Kupang,Mataram)
Regional VIII (Kalimantan) 683.728 502.048 Region VIII (Kalimantan)
Regional IX (Sulawesi, Region IX (Sulawesi,
Ambon, Papua, Sorong) 496.506 384.823 Ambon, Papua, Sorong)
Fleet 805.486 785.633 Fleet
Total pendapatan 4.752.900 3.931.508 Total revenue
Beban Expenses
Regional I (Sumatera) (216.657) (175.805) Region I (Sumatera)
Regional II (Sumatera) (344.485) (315.651) Region II (Sumatera)
Regional III (Jabodetabek) (359.248) (300.883) Region III (Jabodetabek)
Regional IV (Jabodetabek) (352.327) (273.763) Region IV (Jabodetabek)
Regional V (Jawa Barat) (248.482) (210.096) Region V (Jawa Barat)
Regional VI Region VI
(Jawa Tengah, Yogyakarta) (235.793) (219.808) (Jawa Tengah, Yogyakarta)
Regional VII (Jawa Timur, Region VII (Jawa Timur,
Bali, Kupang, Mataram) (336.991) (301.041) Bali, Kupang, Mataram)
Regional VIII (Kalimantan) (397.296) (295.086) Region VIII (Kalimantan)
Regional IX (Sulawesi, Region IX (Sulawesi,
Ambon, Papua, Sorong) (327.754) (273.155) Ambon, Papua, Sorong)
Fleet (442.641) (602.226) Fleet
Total beban (3.261.674) (2.967.514) Total expenses
Laba sebelum beban pajak Income before final tax and
final dan pajak penghasilan 1.491.226 963.994 income tax expense
126
Page 430
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan Untuk Tahun As of 31 December 2023
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
30. SEGMEN OPERASI (lanjutan) 30. OPERATING SEGMENT (continued)
Informasi wilayah geografis adalah sebagai berikut: Geographical information is as follows: (continued)
(lanjutan)
31 Desember/ 31 Desember/
December 2023 December 2022
Aset Assets
Regional I (Sumatera) 1.745.446 1.200.186 Region I (Sumatera)
Regional II (Sumatera) 1.907.732 1.749.192 Region II (Sumatera)
Regional III (Jabodetabek) 3.118.550 2.029.203 Region III (Jabodetabek)
Regional IV (Jabodetabek) 3.345.820 2.178.293 Region IV (Jabodetabek)
Regional V (Jawa Barat) 1.706.071 1.244.413 Region V (Jawa Barat)
Regional VI Region VI
(Jawa Tengah, Yogyakarta) 1.743.026 1.369.361 (Jawa Tengah, Yogyakarta)
Regional VII (Jawa Timur, Region VII (Jawa Timur,
Bali, Kupang, Mataram) 2.841.407 1.968.517 Bali, Kupang,Mataram)
Regional VIII (Kalimantan) 3.650.156 2.291.273 Region VIII (Kalimantan)
Regional IX (Sulawesi, Region IX (Sulawesi,
Ambon, Papua, Sorong) 2.769.148 1.758.805 Ambon, Papua, Sorong)
Fleet 5.142.413 6.506.565 Fleet
Lain-lain 1.757.623 1.433.158 Others
Total aset 29.727.392 23.728.966 Total assets
31 Desember/ 31 Desember/
December 2023 December 2022
Liabilitas Liabilities
Regional I (Sumatera) 142.209 91.668 Region I (Sumatera)
Regional II (Sumatera) 140.667 113.875 Region II (Sumatera)
Regional III (Jabodetabek) 155.489 110.322 Region III (Jabodetabek)
Regional IV (Jabodetabek) 148.257 104.280 Region IV (Jabodetabek)
Regional V (Jawa Barat) 105.293 102.707 Region V (Jawa Barat)
Regional VI Region VI
(Jawa Tengah, Yogyakarta) 132.786 106.334 (Jawa Tengah, Yogyakarta)
Regional VII (Jawa Timur, Region VII (Jawa Timur,
Bali, Kupang,Mataram) 161.395 125.431 Bali, Kupang,Mataram)
Regional VIII (Kalimantan) 242.343 151.042 Region VIII (Kalimantan)
Regional IX (Sulawesi, Region IX (Sulawesi,
Ambon, Papua, Sorong) 131.671 85.165 Ambon, Papua, Sorong)
Fleet 300.027 328.859 Fleet
Lain-lain 24.037.595 19.316.458 Others
Total liabilitas 25.697.732 20.636.141 Total liabilities
31. LIABILITAS KONTINJENSI 31. CONTINGENT LIABILITIES
Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 The Company does not have any significant
Perseroan tidak mempunyai liabilitas kontinjensi yang contingent liabilities as of 31 December 2023 and
signifikan. 2022.
127
Page 431
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan Untuk Tahun As of 31 December 2023
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
32. TAMBAHAN INFORMASI ARUS KAS 32. SUPPLEMENTARY CASH FLOW INFORMATION
Rekonsiliasi liabilitas yang timbul dari aktivitas The reconciliation of liabilities that arise from
pendanaan adalah sebagai berikut: financing activities are as follows:
Perubahan non kas/
Non-cash activities
Pergerakan
valuta asing/
1 Januari/ Arus Kas/ Movement of Lainnya/ 31 Desember/
January 2023 Cash Flows foreign currency Others December 2023
Pinjaman yang diterima 14.693.451 3.447.326 (7.125) - 18.133.652 Borrowings
Surat berharga yang diterbitkan 4.344.905 1.350.845 - - 5.695.750 Securities issued
Liabilitas sewa 40.043 (15.668) - 15.818 40.193 Lease liabilities
Total liabilitas dari Total liabilities from financing
aktivitas pendanaan 19.078.399 4.782.503 (7.125) 15.818 23.869.595 activities
Perubahan nonkas/
Non-cash activities
Pergerakan
valuta asing/
1 Januari/ Arus Kas/ Movement of Lainnya/ 31 Desember/
January 2022 Cash Flows foreign currency Others December 2022
Pinjaman yang diterima 9.590.410 5.071.777 31.264 - 14.693.451 Borrowings
Surat berharga yang diterbitkan 5.498.850 (1.153.945) - - 4.344.905 Securities issued
Liabilitas sewa 34.177 (10.036) - 15.902 40.043 Lease liabilities
Total liabilitas dari Total liabilities from financing
aktivitas pendanaan 15.123.437 3.907.796 31.264 15.902 19.078.399 activities
33. STANDAR AKUNTANSI YANG TELAH DISAHKAN 33. ACCOUNTING STANDARDS ISSUED BUT NOT
NAMUN BELUM BERLAKU EFEKTIF YET EFFECTIVE
Berikut ini adalah beberapa Standar Akuntansi The following are several Financial Accounting
Keuangan, Interpretasi Standar Akuntansi Keuangan Standards, Interpretations of Financial Accounting
dan amandemen yang telah disahkan oleh Dewan Standards and amendment issued by the
Standar Akuntansi Keuangan (DSAK) yang Indonesian Financial Accounting Standards Board
dipandang relevan terhadap pelaporan keuangan (DSAK) that are considered relevant to the financial
Perseroan namun belum berlaku efektif untuk laporan reporting of the Company but are not yet effective
keuangan tahun 2023: for 2023 financial statements:
Amandemen PSAK 73: Liabilitas sewa pada Amendment of PSAK 73: Lease liabilities in a
transaksi jual dan sewa-balik sale and Leaseback
Amandemen ini memberikan penegasan atas This amendment provides affirmation of the
pengukuran selanjutnya untuk aset hak-guna subsequent measurement of lease rights and
dan liabilitas sewa dari transaksi jual dan sewa- liabilities from sale and leaseback
balik. Penjual-penyewa mengukur liabilitas sewa transactions. Lessor-lessee measures lease
dengan suatu cara sehingga penjual-penyewa liability in such a way that the lessor-lessee will
tidak akan mengakui jumlah keuntungan atau not recognize the amount of gain or loss
kerugian yang terkait dengan hak guna atas aset associated with the right of use to the retained
yang masih dipertahankan. asset.
Manajemen masih melakukan persiapan dalam The management intends to adopt these new
penerapan standar baru tersebut yang standards that are considered relevant to the
dipertimbangkan relevan terhadap Perseroan pada Company when they become effective, and the
saat efektif, dan pengaruhnya terhadap posisi dan impact to the financial position and performance of
kinerja keuangan Perseroan masih diestimasi sampai the Company is still being estimated until the report
tanggal laporan keuangan. date.
128
Page 432
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan Untuk Tahun As of 31 December 2023
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
34. REKLASIFIKASI AKUN 34. RECLASSIFICATION OF ACCOUNTS
Akun tertentu dalam laporan keuangan pada tanggal Certain accounts in the financial statements as of
31 Desember 2022 telah direklasifikasi agar sesuai 31 December 2022 had been reclassified to conform
dengan penyajian akun-akun pada laporan with the presentation of accounts in the financial
keuangan pada tanggal 31 Desember 2023 sebagai statements as of 31 December 2023 as follows:
berikut:
Dilaporkan Dilaporkan
sebelumnya/ saat ini/
As previously Reklasifikasi/ As currently
reported Reclassifications reported
31 Desember 2022 31 December 2022
Laporan Laba Rugi dan Statement of Profit or Loss and
Penghasilan Komprehensif Lain Other Comprehensive Income
Pendapatan Revenue
Lain-lain - neto 751.430 152.667 904.097 Others - net
Beban Expenses
Penyisihan kerugian Provision for
penurunan nilai impairment losses
Pembiayaan konsumen (352.965) (134.639) (487.604) Consumer finance
Sewa pembiayaan (31.528) (18.028) (49.556) Finance lease
35. PENYELESAIAN LAPORAN KEUANGAN 35. COMPLETION OF THE FINANCIAL
STATEMENTS
Manajemen Perseroan bertanggung jawab atas The management of the Company is responsible for
penyusunan dan penyajian wajar laporan keuangan the preparation and fair presentation of these
ini sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di financial statements in accordance with Indonesian
Indonesia, yang diselesaikan dan disetujui oleh Financial Accounting Standards which were
Direksi Perseroan untuk diterbitkan pada tanggal completed and authorized for issuance by the
22 Januari 2024. Board of Directors on 22 January 2024.
129
Page 433
07
Referensi Silang Surat Edaran Otoritas Jasa
Keuangan No. 16/SEOJK.04/2021
Lokasi
Keterangan Isi Laporan Tahunan
Halaman
1. Laporan Tahunan paling sedikit memuat informasi mengenai:
a. ikhtisar data keuangan penting; 12
b. informasi saham (jika ada); N/A
c. laporan Direksi; 36
d. laporan Dewan Komisaris; 32
e. profil Emiten atau Perusahaan Publik; 50
f. analisis dan pembahasan manajemen; 100 - 141
g. tata kelola Emiten atau Perusahaan Publik; 142 - 283
h. tanggung jawab sosial dan lingkungan Emiten atau Perusahaan Publik; 284 - 289
i. laporan keuangan tahunan yang telah diaudit; dan 290 - 432
surat pernyataan anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris tentang tanggung jawab atas
j. 44 - 45
Laporan Tahunan.
2. Uraian Isi Laporan Tahunan
Ikhtisar Data Keuangan Penting Ikhtisar Data Keuangan Penting memuat informasi keuangan yang
disajikan dalam bentuk perbandingan selama 3 (tiga) tahun buku atau sejak memulai usahanya
a
jika Emiten atau Perusahaan Publik tersebut menjalankan kegiatan usahanya kurang dari 3 (tiga)
tahun, paling sedikit memuat:
1) pendapatan/penjualan; 12
2) laba bruto; 12
3) laba (rugi); 12
jumlah laba (rugi) yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk dan kepentingan
4) 12
non- controlling;
5) total laba (rugi) komprehensif 12
jumlah laba (rugi) komprehensif yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk
6) 12
dan kepentingan non pengendali;
7) laba (rugi) per saham; 12
8) jumlah aset; 14
9) jumlah liabilitas; 15
10) jumlah ekuitas; 15
11) rasio laba (rugi) terhadap jumlah aset; 17
12) rasio laba (rugi) terhadap ekuitas; 17
13) rasio laba (rugi) terhadap pendapatan/penjualan; 17
14) rasio lancar; 17
15) rasio liabilitas terhadap ekuitas; 17
16) rasio liabilitas terhadap jumlah aset; dan 17
informasi dan rasio keuangan lainnya yang relevan dengan Emiten atau Perusahaan
17) 17
Publik dan jenis industrinya.
b. Informasi Saham
Informasi Saham bagi Perusahaan Terbuka paling sedikit memuat:
saham yang telah diterbitkan untuk setiap masa triwulan yang disajikan dalam bentuk
1)
perbandingan selama 2 (dua) tahun buku terakhir, paling sedikit meliputi:
Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance 433
Page 434
Laporan
Keuangan Audit
Lokasi
Keterangan Isi Laporan Tahunan
Halaman
(a) jumlah saham yang beredar; 18
(b) kapitalisasi pasar berdasarkan harga pada Bursa Efek tempat saham dicatatkan; N/A
(c) harga saham tertinggi, terendah, dan penutupan berdasarkan harga pada Bursa Efek
N/A
tempat saham dicatatkan; dan
(d) volume perdagangan pada Bursa Efek tempat saham dicatatkan; N/A
Informasi pada huruf b), c), dan huruf d) hanya diungkapkan jika sahamnya tercatat di
Bursa Efek;
dalam hal terjadi aksi korporasi, seperti pemecahan saham (stock split), penggabungan
saham (reverse stock), dividen saham, saham bonus, perubahan nilai nominal saham,
2)
penerbitan efek konversi, serta penambahan dan pengurangan modal, informasi saham
sebagaimana dimaksud pada angka 1) ditambahkan penjelasan paling sedikit mengenai:
(a) tanggal pelaksanaan aksi korporasi; 18
(b) rasio pemecahan saham (stock split), penggabungan saham (reverse stock), dividen
18
saham, saham bonus, dan perubahan nilai nominal saham;
(c) jumlah saham beredar sebelum dan sesudah aksi korporasi; 18
(d) jumlah efek konversi yang dilaksanakan (jika ada); dan 18
(e) harga saham sebelum dan sesudah aksi korporasi; 18
dalam hal terjadi penghentian sementara perdagangan saham (suspension), dan/atau
penghapusan pencatatan saham (delisting) dalam tahun buku, Emiten atau Perusahaan
3) N/A
Publik menjelaskan alasan penghentian sementara perdagangan saham (suspension)
dan/atau penghapusan pencatatan saham (delisting) tersebut; dan
dalam hal penghentian sementara perdagangan saham (suspension) dan/atau
penghapusan pencatatan saham (delisting) sebagaimana dimaksud pada angka 3) masih
berlangsung hingga akhir periode Laporan Tahunan, Emiten atau Perusahaan Publik
4) N/A
menjelaskan tindakan yang dilakukan untuk menyelesaikan penghentian sementara
perdagangan saham (suspension) dan/atau penghapusan pencatatan saham (delisting)
tersebut;
c. Laporan Direksi
Laporan Direksi paling sedikit memuat uraian singkat mengenai:
1) kinerja Emiten atau Perusahaan Publik, paling sedikit memuat:
(a) strategi dan kebijakan strategis Emiten atau Perusahaan Publik; 38
(b) peranan Direksi dalam perumusan strategi dan kebijakan strategis Emiten atau
38
Perusahaan Publik;
(c) proses yang dilakukan Direksi untuk memastikan implementasi strategi Emiten atau
38
Perusahaan Publik;
(d) perbandingan antara hasil yang dicapai dengan yang ditargetkan Emiten atau
38
Perusahaan Publik; dan
(e) kendala yang dihadapi Emiten atau Perusahaan Publik; 38
2) gambaran tentang prospek usaha; 39
3) penerapan tata kelola Emiten atau Perusahaan Publik. 39
d. laporan Dewan Komisaris
Laporan Dewan Komisaris paling sedikit memuat uraian singkat mengenai:
penilaian terhadap kinerja Direksi mengenai pengelolaan Emiten atau Perusahaan Publik,
1) termasuk pengawasan Dewan Komisaris dalam perumusan dan implementasi strategi 33
Emiten atau Perusahaan Publik yang dilakukan oleh Direksi;
434 Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance
Page 435
07
Lokasi
Keterangan Isi Laporan Tahunan
Halaman
pandangan atas prospek usaha Emiten atau Perusahaan Publik yang disusun oleh Direksi;
2) 33
dan
3) pandangan atas penerapan tata kelola Emiten atau Perusahaan Publik. 34
e. Profil Emiten atau Perusahaan Publik
Profil Emiten atau Perusahaan Publik paling sedikit memuat:
nama Emiten atau Perusahaan Publik termasuk apabila terdapat perubahan nama, alasan
1) 50
perubahan, dan tanggal efektif perubahan nama pada tahun buku;
akses terhadap Emiten atau Perusahaan Publik termasuk kantor cabang atau kantor
2) perwakilan yang memungkinkan masyarakat dapat memperoleh informasi mengenai
Emiten atau Perusahaan Publik, meliputi:
(a) alamat;
(b) nomor telepon;
(c) alamat surat elektronik; dan
(d) alamat Situs Web; 50
3) riwayat singkat Emiten atau Perusahaan Publik; 51
visi dan misi Emiten atau Perusahaan Publik serta budaya perusahaan (corporate culture)
4) 56-57
atau nilai-nilai perusahaan;
kegiatan usaha menurut anggaran dasar terakhir, kegiatan usaha yang dijalankan pada
5) 58-59
tahun buku, serta jenis barang dan/atau jasa yang dihasilkan;
wilayah operasional Emiten atau Perusahaan Publik; wilayah operasional merupakan
6) wilayah atau daerah pelaksanaan kegiatan operasional atau jangkauan dari kegiatan 92-99
operasional perusahaan;
struktur organisasi Emiten atau Perusahaan Publik dalam bentuk bagan, paling sedikit
7) sampai dengan struktur 1 (satu) tingkat di bawah Direksi termasuk komite di bawah Direksi 60-61
(jika ada) dan komite di bawah Dewan Komisaris, disertai dengan nama dan jabatan;
daftar keanggotaan asosiasi industri baik dalam skala nasional maupun internasional
8) 59
yang berkaitan dengan penerapan keuangan berkelanjutan;
9) profil Direksi, paling sedikit memuat:
(a) nama dan jabatan yang sesuai dengan tugas dan tanggung jawab; 66-69
(b) foto terbaru; 66-69
(c) usia; 66-69
(d) kewarganegaraan; 66-69
(e) riwayat pendidikan dan/atau sertifikasi; 66-69
(f) riwayat jabatan, meliputi informasi:
(1) dasar hukum pengangkatan sebagai anggota Direksi pada Emiten atau Perusahaan
66-69
Publik yang bersangkutan;
(2) rangkap jabatan, baik sebagai anggota Direksi, anggota Dewan Komisaris, dan/atau
anggota komite serta jabatan lainnya baik di dalam maupun di luar Emiten atau
66-69
Perusahaan Publik. Dalam hal anggota Direksi tidak memiliki rangkap jabatan, maka
diungkapkan mengenai hal tersebut; dan
(3) pengalaman kerja beserta periode waktunya baik di dalam maupun di luar Emiten atau
66-69
Perusahaan Publik;
(g) hubungan afiliasi dengan anggota Direksi lainnya, anggota Dewan Komisaris, pemegang
saham utama dan pengendali baik langsung maupun tidak langsung sampai kepada pemilik
66-69
individu, meliputi nama pihak yang terafiliasi. Dalam hal anggota Direksi tidak memiliki
hubungan afiliasi, maka Emiten atau Perusahaan Publik mengungkapkan hal tersebut; dan
Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance 435
Page 436
Laporan
Keuangan Audit
Lokasi
Keterangan Isi Laporan Tahunan
Halaman
(h) perubahan komposisi anggota Direksi dan alasan perubahannya. Dalam hal tidak
66-69
terdapat perubahan komposisi anggota Direksi, maka diungkapkan mengenai hal tersebut;
10) profil Dewan Komisaris, paling sedikit memuat:
(a) nama dan jabatan; 62-65
(b) foto terbaru; 62-65
(c) usia; 62-65
(d) kewarganegaraan; 62-65
(e) riwayat pendidikan dan/atau sertifikasi; 62-65
(f) riwayat jabatan, meliputi informasi: 62-65
(1) dasar hukum penunjukan sebagai anggota Dewan Komisaris 62-65
(2) dasar hukum penunjukan pertama kali sebagai anggota Dewan Komisaris yang
merupakan Komisaris Independen pada Emiten atau Perusahaan Publik yang 62-65
bersangkutan;
(3) rangkap jabatan, baik sebagai anggota Dewan Komisaris, anggota Direksi, dan/atau
anggota komite serta jabatan lainnya baik di dalam maupun di luar Emiten atau
62-65
Perusahaan Publik. Dalam hal anggota Dewan Komisaris tidak memiliki rangkap jabatan,
maka diungkapkanmengenai hal tersebut; dan
(4) pengalaman kerja beserta periode waktunya baik di dalam maupun di luar Emiten atau
62-65
Perusahaan Publik;
(g) hubungan Afiliasi dengan anggota Dewan Komisaris lainnya, pemegang saham utama,
dan pengendali baik langsung maupun tidak langsung sampai kepada pemilik individu,
62-65
meliputi nama pihak yang terafiliasi; Dalam hal anggota Dewan Komisaris tidak memiliki
hubungan afiliasi, maka Emiten atau Perusahaan Publik mengungkapkan hal tersebut;
(h) pernyataan independensi Komisaris Independen dalam hal Komisaris Independen
65
telah menjabat lebih dari 2 (dua) periode; dan
(i) perubahan komposisi anggota Dewan Komisaris dan alasan perubahannya. Dalam hal
tidak terdapat perubahan komposisi anggota Dewan Komisaris, maka diungkapkan 62-65
mengenai hal tersebut;
dalam hal terdapat perubahan susunan anggota Direksi dan/atau anggota Dewan
Komisaris yang terjadi setelah tahun buku berakhir sampai dengan batas waktu
11) penyampaian Laporan Tahunan, susunan yang dicantumkan dalam Laporan Tahunan 165
adalah susunan anggota Direksi dan/atau anggota Dewan Komisaris yang terakhir dan
sebelumnya;
jumlah karyawan menurut jenis kelamin, jabatan, usia, tingkat pendidikan, dan status
12) 74-77
ketenagakerjaan (tetap/kontrak) dalam tahun buku;
nama pemegang saham dan persentase kepemilikan pada akhir tahun buku, yang terdiri
13)
dari:
(a) pemegang saham yang memiliki 5% (lima persen) atau lebih saham Emiten atau
81
Perusahaan Publik;
(b) anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris yang memiliki saham Emiten atau
Perusahaan Publik. Dalam hal seluruh anggota Direksi dan/atau seluruh anggota Dewan 81
Komisaris tidak memiliki saham, maka diungkapkan mengenai hal tersebut; dan"
(c) kelompok pemegang saham masyarakat, yaitu kelompok pemegang saham yang
masing-masing memiliki kurang dari 5% (lima persen) saham Emiten atau Perusahaan 81
Publik; Informasi di atas dapat disajikan dalam bentuk tabel.
436 Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance
Page 437
07
Lokasi
Keterangan Isi Laporan Tahunan
Halaman
persentase kepemilikan tidak langsung atas saham Emiten atau Perusahaan Publik oleh
anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris pada awal dan akhir tahun buku, termasuk
informasi mengenai pemegang saham yang terdaftar dalam daftar pemegang saham
14) untuk kepentingan kepemilikan tidak langsung anggota Direksi dan anggota Dewan 81
Komisaris; Dalam hal seluruh anggota Direksi dan/atau seluruh anggota Dewan Komisaris
tidak memiliki kepemilikan tidak langsung atas saham Emiten atau Perusahaan Publik,
maka diungkapkan mengenai hal tersebut."
jumlah pemegang saham dan persentase kepemilikan per akhir tahun buku berdasarkan
15)
klasifikasi:
(a) kepemilikan institusi lokal; 81
(b) kepemilikan institusi asing; 81
(c) kepemilikan individu lokal; dan 81
(d) kepemilikan individu asing; 81
informasi mengenai pemegang saham utama dan pengendali Emiten atau Perusahaan
16) Publik, baik langsung maupun tidak langsung, sampai kepada pemilik individu, yang 81
disajikan dalam bentuk skema atau bagan;
nama entitas anak, perusahaan asosiasi, perusahaan ventura bersama dimana Emiten
atau Perusahaan Publik memiliki pengendalian bersama entitas (jika ada), beserta
17) persentase kepemilikan saham, bidang usaha, total aset, dan status operasi entitas anak, 87
perusahaan asosiasi, perusahaan ventura bersama;
Untuk entitas anak, ditambahkan informasi mengenai alamat entitas anak tersebut."
kronologis pencatatan saham, jumlah saham, nilai nominal, dan harga penawaran dari
awal pencatatan hingga akhir tahun buku serta nama Bursa Efek dimana saham Emiten
atau Perusahaan Publik dicatatkan, termasuk pemecahan saham (stock split),
18) N/A
penggabungan saham (reverse stock), dividen saham, saham bonus, dan perubahan nilai
nominal saham, pelaksanaan efek konversi, pelaksanaan penambahan dan pengurangan
modal (jika ada);
informasi pencatatan Efek lainnya selain Efek sebagaimana dimaksud pada angka 18),
yang belum jatuh tempo pada tahun buku paling sedikit memuat nama Efek, tahun
19) 85-86
penerbitan, tingkat suku bunga/imbal hasil, tanggal jatuh tempo, nilai penawaran, dan
peringkat efek (jika ada);
informasi penggunaan jasa akuntan publik (AP) dan kantor akuntan publik (KAP) beserta
20)
jaringan/asosiasi/aliansinya meliputi:
(a) nama dan alamat; 87
(b) periode penugasan; 87
(c) informasi jasa audit dan/atau non audit yang diberikan; 87
(d) biaya jasa (fee) audit dan/atau non audit untuk masing-masing penugasan yang
87
diberikan selama tahun buku; dan
(e) dalam hal AP dan KAP beserta jaringan/asosiasi/aliansinya, yang ditunjuk tidak
memberikan jasa non audit, maka diungkapkan mengenai informasi tersebut; dan
87
Pengungkapan informasi penggunaan jasa AP dan KAP beserta jaringan/asosiasi/
aliansinya dapat disajikan dalam bentuk tabel.
21) Nama dan alamat lembaga dan/atau profesi penunjang pasar modal selain AP dan KAP. 87
f. Analisis dan Pembahasan Manajemen
Analisis dan pembahasan manajemen memuat analisis dan pembahasan mengenai laporan
keuangan dan informasi penting lainnya dengan penekanan pada perubahan material yang
terjadi dalam tahun buku, yaitu paling sedikit memuat:
Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance 437
Page 438
Laporan
Keuangan Audit
Lokasi
Keterangan Isi Laporan Tahunan
Halaman
Tinjauan operasi per segmen operasi sesuai dengan jenis industri Emiten atau Perusahaan
1)
Publik, paling sedikit mengenai:
(a) produksi, yang meliputi proses, kapasitas, dan perkembangannya; 102-115
(b) pendapatan/penjualan; dan 102-115
(c) profitabilitas; 102-115
Kinerja keuangan komprehensif yang mencakup perbandingan kinerja keuangan dalam 2
2) (dua) tahun buku terakhir, penjelasan tentang penyebab adanya perubahan dan dampak
perubahan tersebut, paling sedikit mengenai:
(a) aset lancar, aset tidak lancar, dan total aset; 116-117
(b) liabilitas jangka pendek, liabilitas jangka panjang, dan total liabilitas; 116-117
(c) ekuitas; 116-117
(d) pendapatan/penjualan, beban, laba (rugi), penghasilan komprehensif lain, dan total
118-119
laba (rugi) komprehensif; dan
(e) arus kas; 120-122
Kemampuan membayar utang atau kewajiban dengan menyajikan perhitungan rasio yang
3) 123
relevan;
Tingkat kolektibilitas piutang Emiten atau Perusahaan Publik dengan menyajikan
4) 125-127
perhitungan rasio yang relevan;
Struktur modal (capital structure) dan kebijakan manajemen atas struktur modal (capital
5) 128-129
structure) tersebut disertai dasar penentuan kebijakan dimaksud;
Bahasan mengenai ikatan yang material untuk investasi barang modal dengan penjelasan
6)
paling sedikit meliputi:
(a) tujuan dari ikatan tersebut; 129
(b) sumber dana yang diharapkan untuk memenuhi ikatan tersebut; 129
(c) mata uang yang menjadi denominasi; dan 129
(d) langkah yang direncanakan Emiten atau Perusahaan Publik untuk melindungi risiko
129
dari posisi mata uang asing yang terkait;
Bahasan mengenai investasi barang modal yang direalisasikan dalam tahun buku terakhir,
7)
paling sedikit meliputi:
(a) jenis investasi barang modal; 129
(b) tujuan investasi barang modal; dan 129
(c) nilai investasi barang modal yang dikeluarkan; 129
8) Informasi dan fakta material yang terjadi setelah tanggal laporan akuntan (jika ada); 130
Prospek usaha dari Emiten atau Perusahaan Publik dikaitkan dengan kondisi industri,
9) ekonomi secara umum dan pasar internasional disertai data pendukung kuantitatif dari 131
sumber data yang layak dipercaya;
Perbandingan antara target/proyeksi pada awal tahun buku dengan hasil yang dicapai
10)
(realisasi), mengenai:
(a) pendapatan/penjualan; 130-131
(b) laba (rugi); 130-131
(c) struktur modal (capital structure); atau 130-131
(d) hal lainnya yang dianggap penting bagi Emiten atau Perusahaan Publik; 130-131
Target/proyeksi yang ingin dicapai Emiten atau Perusahaan Publik untuk 1 (satu) tahun
11)
mendatang, mengenai:
438 Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance
Page 439
07
Lokasi
Keterangan Isi Laporan Tahunan
Halaman
(a) pendapatan/penjualan; 131
(b) laba (rugi); 131
(c) struktur modal (capital structure); 131
(d) kebijakan dividen; atau 131
(e) hal lainnya yang dianggap penting bagi Emiten atau Perusahaan Publik; 131
Aspek pemasaran atas barang dan/atau jasa Emiten atau Perusahaan Publik, paling
12) 103
sedikit mengenai strategi pemasaran dan pangsa pasar;
13) Uraian mengenai dividen selama 2 (dua) tahun buku terakhir (jika ada), paling sedikit:
(a) kebijakan dividen, antara lain memuat informasi persentase jumlah dividen yang
132
dibagikan terhadap laba bersih;
(b) tanggal pembayaran dividen kas dan/atau tanggal distribusi dividen non kas; 132
(c) jumlah dividen per saham (kas dan/atau non kas); dan 132
(d) jumlah dividen per tahun yang dibayar;
Pengungkapan informasi dapat disajikan dalam bentuk tabel. Dalam hal Emiten atau
132
Perusahaan Publik tidak membagikan dividen dalam 2 (dua) tahun terakhir, maka
diungkapkan mengenai hal tersebut.
14) Realisasi penggunaan dana hasil Penawaran Umum, dengan ketentuan:
(a) dalam hal selama tahun buku, Emiten memiliki kewajiban menyampaikan laporan
realisasi penggunaan dana, maka diungkapkan realisasi penggunaan dana hasil Penawaran 133-134
Umum secara kumulatif sampai dengan akhir tahun buku; dan
(b) dalam hal terdapat perubahan penggunaan dana sebagaimana diatur dalam Peraturan
Otoritas Jasa Keuangan tentang Laporan Realisasi Penggunaan Dana Hasil Penawaran 134
Umum, maka Emiten menjelaskan perubahan tersebut;
informasi material (jika ada), antara lain mengenai investasi, ekspansi, divestasi,
penggabungan/ peleburan usaha, akuisisi, restrukturisasi utang/modal, transaksi
15)
material, transaksi Afiliasi, dan transaksi benturan kepentingan, yang terjadi pada tahun
buku, antara lain memuat:
(a) tanggal, nilai, dan objek transaksi; 134-137
(b) nama pihak yang melakukan transaksi; 134-137
(c) sifat hubungan afiliasi (jika ada); 134-137
(d) penjelasan mengenai kewajaran transaksi; 134-137
(e) pemenuhan ketentuan terkait; dan 134-137
(f) dalam hal terdapat hubungan afiliasi, selain mengungkapkan informasi sebagaimana
dimaksud dalam huruf a) sampai dengan huruf e), Emiten atau Perusahaan Publik juga
mengungkapkan informasi:
(1) pernyataan Direksi bahwa transaksi afiliasi telah melalui prosedur yang memadai
untuk memastikan bahwa transaksi afiliasi dilaksanakan sesuai dengan praktik bisnis
N/A
yang berlaku umum antara lain dilakukan dengan memenuhi prinsip transaksi yang wajar
(armslength principle); dan
(2) peran Dewan Komisaris dan komite audit dalam melakukan prosedur yang memadai
untuk memastikan bahwa transaksi afiliasi dilaksanakan sesuai dengan praktik bisnis
N/A
yang berlaku umum antara lain dilakukan dengan memenuhi prinsip transaksi yang wajar
(armslength principle);
Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance 439
Page 440
Laporan
Keuangan Audit
Lokasi
Keterangan Isi Laporan Tahunan
Halaman
(g) untuk transaksi afiliasi atau transaksi material yang merupakan kegiatan usaha yang
dijalankan dalam rangka menghasilkan pendapatan usaha dan dijalankan secara rutin,
berulang, dan/atau berkelanjutan, ditambahkan penjelasan bahwa transaksi afiliasi atau
transaksi material tersebut merupakan kegiatan usaha yang dijalankan dalam rangka
menghasilkan pendapatan usaha dan dijalankan secara rutin, berulang, dan/atau N/A
berkelanjutan;
Dalam hal transaksi afiliasi atau transaksi material dimaksud telah diungkapkan dalam
laporan keuangan tahunan, ditambahkan informasi mengenai rujukan pengungkapan
dalam laporan keuangan tahunan tersebut.
(h) untuk pengungkapan transaksi afiliasi dan/atau transaksi benturan kepentingan yang
merupakan hasil pelaksanaan transaksi afiliasi dan/atau transaksi benturan kepentingan
yang telah disetujui pemegang saham independen, ditambahkan informasi mengenai N/A
tanggal pelaksanaan RUPS yang menyetujui transaksi afiliasi dan/atau transaksi benturan
kepentingan tersebut;
(i) dalam hal tidak terdapat transaksi afiliasi dan/atau transaksi benturan kepentingan,
N/A
maka diungkapkan mengenai hal tersebut;
perubahan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berpengaruh signifikan
16) terhadap Emiten atau Perusahaan Publik dan dampaknya terhadap laporan keuangan 138
(jika ada); dan
perubahan kebijakan akuntansi, alasan dan dampaknya terhadap laporan keuangan (jika
17) 139
ada);
g. Tata Kelola Emiten atau Perusahaan Publik
Tata kelola Emiten atau Perusahaan Publik paling sedikit memuat uraian singkat mengenai:
1) RUPS, paling sedikit memuat:
(a) Informasi mengenai keputusan RUPS pada tahun buku dan 1 (satu) tahun sebelum
tahun buku meliputi:
(1) keputusan RUPS pada tahun buku dan 1 (satu) tahun sebelum tahun buku yang
156-159
direalisasikan pada tahun buku; dan
(2) keputusan RUPS pada tahun buku dan 1 (satu) tahun sebelum tahun buku yang belum
160
direalisasikan beserta alasan belum direalisasikan;
(b) dalam hal Emiten atau Perusahaan Publik menggunakan pihak independen dalam
pelaksanaan RUPS untuk melakukan perhitungan suara, maka diungkapkan mengenai hal N/A
tersebut;
2) Direksi, paling sedikit memuat:
(a) tugas dan tanggung jawab masing-masing anggota Direksi;
Informasi mengenai tugas dan tanggung jawab masing-masing anggota Direksi diuraikan 171-173
dan dapat disajikan dalam bentuk tabel."
(b) pernyataan bahwa Direksi memiliki pedoman atau piagam (charter) Direksi; 171
(c) kebijakan dan pelaksanaan frekuensi rapat Direksi, rapat Direksi bersama Dewan
Komisaris, dan tingkat kehadiran anggota Direksi dalam rapat tersebut termasuk kehadiran
dalam RUPS; 184
Informasi tingkat kehadiran anggota Direksi dalam rapat Direksi, rapat Direksi bersama
Dewan Komisaris, atau RUPS dapat disajikan dalam bentuk tabel."
(d) pelatihan dan/atau peningkatan kompetensi anggota Direksi: 174
(1) kebijakan pelatihan dan/atau peningkatan kompetensi anggota Direksi, termasuk
174
program orientasi bagi anggota Direksi yang baru diangkat (jika ada); dan
(2) pelatihan dan/atau peningkatan kompetensi yang diikuti anggota Direksi dalam tahun
174
buku (jika ada);
(e) penilaian Direksi terhadap kinerja komite yang mendukung pelaksanaan tugas Direksi
pada tahun buku paling sedikit memuat:
440 Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance
Page 441
07
Lokasi
Keterangan Isi Laporan Tahunan
Halaman
(1) prosedur penilaian kinerja; dan 177
(2) kriteria yang digunakan seperti capaian kinerja selama tahun buku, kompetensi dan
177
kehadiran dalam rapat; dan
(f) dalam hal Emiten atau Perusahaan Publik tidak memiliki komite yang mendukung
N/A
pelaksanaan tugas Direksi, maka diungkapkan mengenai hal tersebut.
3) Dewan Komisaris, paling sedikit memuat:
(a) tugas dan tanggung jawab Dewan Komisaris; 166-167
(b) pernyataan bahwa Dewan Komisaris memiliki pedoman atau piagam (charter) Dewan
165
Komisaris;
(c) kebijakan dan pelaksanaan frekuensi rapat Dewan Komisaris, rapat Dewan Komisaris
bersama Direksi, dan tingkat kehadiran anggota Dewan Komisaris dalam rapat tersebut
termasuk kehadiran dalam RUPS; 183
Informasi tingkat kehadiran anggota Dewan Komisaris dalam rapat Dewan Komisaris,
rapat Dewan Komisaris bersama Direksi, atau RUPS dapat disajikan dalam bentuk tabel."
(d) pelatihan dan/atau peningkatan kompetensi anggota Dewan Komisaris: 77
(1) kebijakan pelatihan dan/atau peningkatan kompetensi anggota Dewan Komisaris,
termasuk program orientasi bagi anggota Dewan Komisaris yang baru diangkat (jika ada); 167
dan
(2) pelatihan dan/atau peningkatan kompetensi yang diikuti anggota Dewan Komisaris
77
dalam tahun buku (jika ada);
(e) penilaian kinerja Direksi dan Dewan Komisaris serta masing-masing anggota Direksi
177
dan anggota Dewan Komisaris, paling sedikit memuat:
(1) prosedur pelaksanaan penilaian kinerja; 177-178
(2) kriteria yang digunakan seperti capaian kinerja selama tahun buku, kompetensi dan
177-178
kehadiran dalam rapat; dan
(3) pihak yang melakukan penilaian; dan 177-178
(f) penilaian Dewan Komisaris terhadap kinerja komite yang mendukung pelaksanaan
177-178
tugas Dewan Komisaris pada tahun buku meliputi:
(1) prosedur penilaian kinerja; dan 177-178
(2) kriteria yang digunakan seperti capaian kinerja selama tahun buku, kompetensi dan
177-178
kehadiran dalam rapat;
4) Nominasi dan remunerasi Direksi dan Dewan Komisaris, paling sedikit memuat:
(a) prosedur nominasi, meliputi uraian singkat mengenai kebijakan dan proses nominasi
178
anggota Direksi dan/atau anggota Dewan Komisaris; dan
(b) prosedur dan pelaksanaan remunerasi Direksi dan Dewan Komisaris, antara lain:
(1) prosedur penetapan remunerasi Direksi dan Dewan Komisaris; 180
(2) struktur remunerasi Direksi dan Dewan Komisaris seperti, gaji, tunjangan, tantiem/
180
bonus dan lainnya; dan
(3) besarnya remunerasi masing-masing anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris; 182
Pengungkapan informasi dapat disajikan dalam bentuk tabel.
Dewan Pengawas Syariah, bagi Emiten atau Perusahaan Publik yang menjalankan kegiatan
5) usaha berdasarkan prinsip syariah sebagaimana tertuang dalam anggaran dasar, paling
sedikit memuat:
(a) nama; N/A
(b) dasar hukum pengangkatan Dewan Pengawas Syariah; N/A
(c) periode penugasan Dewan Pengawas Syariah; N/A
Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance 441
Page 442
Laporan
Keuangan Audit
Lokasi
Keterangan Isi Laporan Tahunan
Halaman
(d) tugas dan tanggung jawab Dewan Pengawas Syariah; dan N/A
(e) frekuensi dan cara pemberian nasihat dan saran serta pengawasan pemenuhan Prinsip
N/A
Syariah di Pasar Modal terhadap Emiten atau Perusahaan Publik;
6) Komite Audit, paling sedikit memuat:
(a) nama dan jabatannya dalam keanggotaan komite; 194-196
(b) usia; 194-196
(c) kewarganegaraan; 194-196
(d) riwayat pendidikan; 194-196
(e) riwayat jabatan, meliputi informasi:
(1) dasar hukum penunjukan sebagai anggota komite; 194
(2) rangkap jabatan, baik sebagai anggota Dewan Komisaris, anggota Direksi, dan/atau
194-196
anggota komite serta jabatan lainnya (jika ada); dan
(3) pengalaman kerja beserta periode waktunya baik di dalam maupun di luar Emiten atau
194-196
Perusahaan Publik;
(f) periode dan masa jabatan anggota Komite Audit; 331
(g) pernyataan independensi Komite Audit; 196
(h) pelatihan dan/atau peningkatan kompetensi yang telah diikuti dalam tahun buku
198
(jika ada);
(i) kebijakan dan pelaksanaan frekuensi rapat Komite Audit dan tingkat kehadiran anggota
199
Komite Audit dalam rapat tersebut; dan
(j) pelaksanaan kegiatan Komite Audit pada tahun buku sesuai dengan yang dicantumkan
199-201
dalam pedoman atau piagam (charter) Komite Audit;
Komite atau fungsi nominasi dan remunerasi Emiten atau Perusahaan Publik, paling
7)
sedikit memuat:
(a) nama dan jabatannya dalam keanggotaan komite; 201-202
(b) usia; 201-202
(c) kewarganegaraan; 201-202
(d) riwayat pendidikan; 201-202
(e) riwayat jabatan, meliputi informasi: 201-202
(1) dasar hukum penunjukan sebagai anggota komite; 201-202
(2) rangkap jabatan, baik sebagai anggota Dewan Komisaris, anggota Direksi, dan/atau
201-202
anggota komite serta jabatan lainnya (jika ada); dan
(3) pengalaman kerja beserta periode waktunya baik di dalam maupun di luar Emiten atau
201-202
Perusahaan Publik;
(f) periode dan masa jabatan anggota komite; 201-202
(g) pernyataan independensi komite; 202
(h) pelatihan dan/atau peningkatan kompetensi yang telah diikuti dalam tahun buku
204
(jika ada);
(i) uraian tugas dan tanggung jawab; 203
(j) pernyataan bahwa telah memiliki pedoman atau piagam (charter) komite; 202
(k) kebijakan dan pelaksanaan tentang frekuensi rapat komite dan tingkat kehadiran
204
anggota komite dalam rapat tersebut;
(l) uraian singkat pelaksanaan kegiatan komite pada tahun buku; dan 205
442 Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance
Page 443
07
Lokasi
Keterangan Isi Laporan Tahunan
Halaman
(m) dalam hal tidak dibentuk komite nominasi dan remunerasi, Emiten atau Perusahaan
Publik cukup mengungkapkan informasi sebagaimana dimaksud dalam huruf i) sampai N/A
dengan huruf l) dan mengungkapkan:
(1) alasan tidak dibentuknya komite; dan N/A
(2) pihak yang melaksanakan fungsi nominasi dan remunerasi; N/A
Komite lain yang dimiliki Emiten atau Perusahaan Publik dalam rangka mendukung fungsi
8) dan tugas Direksi (jika ada) dan/atau komite yang mendukung fungsi dan tugas Dewan
Komisaris, paling sedikit memuat:
(a) nama dan jabatannya dalam keanggotaan komite; 205
(b) usia; 206
(c) kewarganegaraan; 206
(d) riwayat pendidikan; 206
(e) riwayat jabatan, meliputi informasi: 206
(1) dasar hukum penunjukan sebagai anggota komite; 206
(2) rangkap jabatan, baik sebagai anggota Dewan Komisaris, anggota Direksi, dan/atau
206
anggota komite serta jabatan lainnya (jika ada); dan
(3) pengalaman kerja beserta periode waktunya baik di dalam maupun di luar Emiten atau
206
Perusahaan Publik;
(f) periode dan masa jabatan anggota komite; 206
(g) pernyataan independensi komite; 207
(h) pelatihan dan/atau peningkatan kompetensi yang telah diikuti dalam tahun buku (jika
208
ada); dan
(i) uraian tugas dan tanggung jawab; 207-208
(j) pernyataan bahwa telah memiliki pedoman atau piagam (charter) komite; 207
(k) kebijakan dan pelaksanaan frekuensi rapat komite dan tingkat kehadiran anggota
208-209
komite dalam rapat tersebut; dan
(l) uraian singkat pelaksanaan kegiatan komite pada tahun buku; 209
9) Sekretaris Perusahaan, paling sedikit memuat:
(a) nama; 217
(b) domisili; 217
(c) riwayat jabatan, meliputi informasi:
(1) dasar hukum penunjukan sebagai Sekretaris Perusahaan; dan 217
(2) pengalaman kerja beserta periode waktunya baik di dalam maupun di luar Emiten atau
217
Perusahaan Publik;
(d) riwayat pendidikan; 217
(e) pelatihan dan/atau peningkatan kompetensi yang telah diikuti dalam tahun buku; dan 219
(f) uraian singkat pelaksanaan tugas Sekretaris Perusahaan pada tahun buku; 219
10) Unit Audit Internal, paling sedikit memuat:
(a) nama kepala Unit Audit Internal; 213
(b) riwayat jabatan, meliputi informasi: 213
Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance 443
Page 444
Laporan
Keuangan Audit
Lokasi
Keterangan Isi Laporan Tahunan
Halaman
(1) dasar hukum penunjukan sebagai kepala Unit Audit Internal; dan 213
(2) pengalaman kerja beserta periode waktunya baik di dalam maupun di luar Emiten atau
213
Perusahaan Publik;
(c) kualifikasi atau sertifikasi sebagai profesi audit internal (jika ada); 213
(d) pelatihan dan/atau peningkatan kompetensi yang diikuti dalam tahun buku; 234-235
(e) struktur dan kedudukan Unit Audit Internal; 232
(f) uraian tugas dan tanggung jawab; 234
(g) pernyataan bahwa telah memiliki pedoman atau piagam (charter) Unit Audit Internal;
233
dan
(h) uraian singkat pelaksanaan tugas Unit Audit Internal pada tahun buku termasuk
kebijakan dan pelaksanaan frekuensi rapat dengan Direksi, Dewan Komisaris, dan/atau 236
komite audit;
Uraian mengenai sistem pengendalian internal (internal control) yang diterapkan oleh
11)
Emiten atau Perusahaan Publik, paling sedikit mengenai:
(a) pengendalian keuangan dan operasional, serta kepatuhan terhadap peraturan
245
perundangundangan lainnya; dan
(b) tinjauan atas efektivitas sistem pengendalian internal; 246
(c) pernyataan Direksi dan/atau Dewan Komisaris atas kecukupan sistem pengendalian
246
internal;
Sistem manajemen risiko yang diterapkan oleh Emiten atau Perusahaan Publik, paling
12)
sedikit mengenai:
(a) gambaran umum mengenai sistem manajemen risiko Emiten atau Perusahaan Publik; 237-239
(b) jenis risiko dan cara pengelolaannya; 240-242
(c) tinjauan atas efektivitas sistem manajemen risiko Emiten atau Perusahaan Publik; dan 242
(d) pernyataan Direksi dan/atau Dewan Komisaris atau komite audit atas kecukupan
242
sistem manajemen risiko;
Perkara hukum yang berdampak material yang dihadapi oleh Emiten atau Perusahaan
13) Publik, entitas anak, anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris (jika ada), paling
sedikit memuat:
(a) pokok perkara/gugatan; 247-251
(b) status penyelesaian perkara/gugatan; dan 247-251
(c) pengaruhnya terhadap kondisi Emiten atau Perusahaan Publik; 247-251
Informasi tentang sanksi administratif / yang dikenakan kepada Emiten atau Perusahaan
14) Publik, anggota Dewan Komisaris dan Direksi, oleh Otoritas Jasa Keuangan dan otoritas 251
lainnya pada tahun buku (jika ada);
15) Informasi mengenai kode etik Emiten atau Perusahaan Publik meliputi:
(a) pokok-pokok kode etik; 257
(b) bentuk sosialisasi kode etik dan upaya penegakannya; dan 257
(c) pernyataan bahwa kode etik berlaku bagi anggota Direksi, anggota Dewan Komisaris,
257
dan karyawan Emiten atau Perusahaan Publik;
444 Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance
Page 445
07
Lokasi
Keterangan Isi Laporan Tahunan
Halaman
Uraian singkat mengenai kebijakan pemberian kompensasi jangka panjang berbasis
kinerja kepada manajemen dan/atau karyawan yang dimiliki oleh Emiten atau Perusahaan
Publik (jika ada), antara lain berupa program kepemilikan saham oleh manajemen
(management stock ownership program/MSOP) dan/atau program kepemilikan saham
16) oleh karyawan (employee stock ownership program/ESOP); 133
Dalam hal pemberian kompensasi berupa program kepemilikan saham oleh manajemen
(management stock ownership program/MSOP) dan/atau program kepemilikan saham
oleh karyawan (employee stock ownership program/ESOP), informasi yang diungkapkan
paling sedikit memuat:
(a) jumlah saham dan/atau opsi; N/A
(b) jangka waktu pelaksanaan; N/A
(c) persyaratan karyawan dan/atau manajemen yang berhak; dan N/A
(d) harga pelaksanaan atau penentuan harga pelaksanaan N/A
17) Uraian singkat mengenai kebijakan pengungkapan informasi mengenai:
(a) kepemilikan saham anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris paling lambat 3
(tiga) hari kerja setelah terjadinya kepemilikan atau setiap perubahan kepemilikan atas 192
saham Perusahaan Terbuka; dan
(b) pelaksanaan atas kebijakan dimaksud; 192
Uraian mengenai sistem pelaporan pelanggaran (whistleblowing system) di Emiten atau
18)
Perusahaan Publik, paling sedikit memuat:
(a) cara penyampaian laporan pelanggaran; 260
(b) perlindungan bagi pelapor; 261
(c) penanganan pengaduan; 261
(d) pihak yang mengelola pengaduan; dan 261
(e) hasil dari penanganan pengaduan, paling sedikit meliputi:
(1) jumlah pengaduan yang masuk dan diproses dalam tahun buku; dan 261
(2) tindak lanjut pengaduan; 261
Dalam hal Emiten atau Perusahaan Publik tidak memiliki sistem pelaporan pelanggaran
N/A
(whistleblowing system), maka diungkapkan mengenai hal tersebut.
Uraian mengenai kebijakan anti korupsi Emiten atau Perusahaan Publik, paling sedikit
19)
memuat:
(a) program dan prosedur yang dilakukan dalam mengatasi praktik korupsi, balas jasa
258
(kickbacks), fraud, suap dan/atau gratifikasi dalam Emiten atau Perusahaan Publik; dan
(b) pelatihan/sosialisasi anti korupsi kepada karyawan Emiten atau Perusahaan Publik; 259-260
Dalam hal Emiten atau Perusahaan Publik tidak memiliki kebijakan anti korupsi, maka
N/A
dijelaskan alasan tidak dimilikinya kebijakan dimaksud.
Penerapan atas Pedoman Tata Kelola Perusahaan Terbuka bagi Emiten yang menerbitkan
20)
Efek Bersifat Ekuitas atau Perusahaan Publik, meliputi:
(a) pernyataan mengenai rekomendasi yang telah dilaksanakan; dan/atau 152
(b) penjelasan atas rekomendasi yang belum dilaksanakan, disertai alasan dan alternatif
152
pelaksanaannya (jika ada);
Pengungkapan informasi dapat disajikan dalam bentuk tabel.
Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance 445
Page 446
Laporan
Keuangan Audit
Lokasi
Keterangan Isi Laporan Tahunan
Halaman
h. Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Emiten atau Perusahaan Publik
Bagian Tanggung jawab Sosial dan Lingkungan Emiten atau Perusahaan Publik disajikan dalam
bentuk Laporan Keberlanjutan (Sustainability Reporting) yang merupakan bagian tidak terpisahkan
dalam Laporan Tahunan ini.
i Laporan Keuangan Tahunan yang Telah Diaudit
Laporan keuangan tahunan yang dimuat dalam Laporan Tahunan disusun sesuai dengan standar
akuntansi keuangan di Indonesia dan telah diaudit oleh akuntan publik yang terdaftar di Otoritas 290-432
Jasa Keuangan.
Laporan keuangan tahunan dimaksud memuat pernyataan mengenai pertanggungjawaban atas
laporan keuangan sebagaimana diatur dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan mengenai
tanggung jawab Direksi atas laporan keuangan atau peraturan perundang-undangan di sektor 293
pasar modal yang mengatur mengenai laporan berkala perusahaan efek dalam hal Emiten
merupakan perusahaan efek.
Surat Pernyataan Anggota Direksi dan Anggota Dewan Komisaris tentang Tanggung Jawab atas
j 44-45
Laporan Tahunan
Surat pernyataan anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris tentang tanggung jawab atas
Laporan Tahunan disusun sesuai dengan format Surat Pernyataan Anggota Direksi dan Anggota
44-45
Dewan Komisaris tentang Tanggung Jawab atas Laporan Tahunan sebagaimana tercantum dalam
Lampiran yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan ini.
446 Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance
Page 447
07 Laporan Tahunan 2023 | PT Mandiri Tunas Finance 447
Page 448
Laporan Tahunan 2023 PT Mandiri Tunas Finance Graha Mandiri Lt. 3A Jl. Imam Bonjol No. 61 Jakarta 10310 Tel. (62-21) 2305608 Fax. (62-21) 2305618
Names mentioned 183 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
PT Mandiri Tunas Finance Tahun
p.2
unresolved
org
PT Mandiri Tunas Finance Tujuan
p.2
unresolved
person
Organ Pendukung
· Komisaris
p.9
unresolved
person
Nominasi
· Komisaris
p.9
unresolved
org
PT Mandiri
p.18 ×2
unresolved
org
PT Tunas Ridean
· Nama Perusahaan
p.18 ×18
unresolved
org
PT TUV Nord Indonesia
p.21
unresolved
org
Bank Mandiri. Pelaksanaan
p.27
unresolved
person
Mengajar Bapak William Francis Indra
· Direktur
p.29 ×24
unresolved
org
PT Mandiri Tunas Finance Rico Adisurja Setiawan
p.35
unresolved
org
Bank Indonesia
p.37 ×3
unresolved
org
PT Mandiri Tunas Finance Pinohadi G. Sumardi
p.40
unresolved
org
PT Mandiri Tunas Finance Tanggal Pendirian
p.50
unresolved
—
Pendirian
p.50
unresolved
org
PT Tunas Financindo Corporation
p.50 ×4
unresolved
org
PT Tunas Financindo Sarana
p.50 ×4
unresolved
person
Misahardi Wilamarta
p.50
unresolved
org
Menteri Kehakiman
p.50
unresolved
—
Pencatatan Obligasi
p.50
unresolved
person
Surel
· Sekretaris Perusahaan
p.50
unresolved
—
Facebook
p.50
unresolved
—
Instagram
p.50
unresolved
—
Linkedin
p.50
unresolved
—
Whatsap
p.50
unresolved
—
Youtube
p.50
unresolved
—
Tiktok
p.50
unresolved
—
Mobile Application
p.50
unresolved
org
PT Mandiri Tunas
p.51
unresolved
org
PT Tunas Financindo
p.51 ×4
unresolved
org
PT Pemeringkat Efek Indonesia
p.52 ×2
unresolved
org
PT Tunas
p.53 ×4
unresolved
org
Financindo Corporation
p.53
unresolved
org
PT Tunas Induk
p.53
unresolved
person
Adam Kasdarmadji S.H.
· Notaris
p.53
unresolved
org
Menteri Hukum Bank Mandiri
p.53
unresolved
org
PT Tunas Ridean. Sehubungan
p.53
unresolved
org
PT MANDIRI TUNAS FINANCE CORPORATION
p.53
unresolved
org
Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia
p.58
unresolved
org
PT Rapi Utama Indonesia
p.59
unresolved
—
RAPINDO
· Anggota
p.59
unresolved
—
KADIN
· Anggota
p.59
unresolved
—
Kepatutan Rico Adisurja Setiawan
· Komisaris Utama
p.63 ×21
unresolved
org
PT Tunas Mobilindo Perkasa
p.63 ×2
unresolved
org
PT Asia Surya Perkasa
p.63 ×2
unresolved
org
PT Tunas Dwipa Matra
p.63 ×4
unresolved
org
PT Rahardja Ekalancar
p.63 ×2
unresolved
org
PT Tunas Asset Sarana
p.63
unresolved
org
PT Surya Mobil Megahtama
p.63
unresolved
org
PT Surya Sudeco
p.63 ×4
unresolved
org
PT Tunas Mobilindo Parama
p.63 ×2
unresolved
org
PT Tunas Andalan Pratama
p.63
unresolved
—
SPPI
· Komisaris
p.64 ×2
unresolved
—
Kepatutan Totok Priyambodo
· Komisaris
p.64 ×21
unresolved
org
PT Mandiri AXA General Insurance
p.64 ×2
unresolved
—
Kepatutan Fendy Eventius Mugni
· Komisaris Independen
p.65 ×23
unresolved
person
Rangkap
· Komisaris Independen
p.65
unresolved
org
PT Eflag Solutions Indonesia
p.65
unresolved
—
Kepatutan Pinohadi G. Sumardi
· Direktur Utama
p.67 ×8
unresolved
—
Kepatutan R. Eryawan Nurhariadi
· Direktur
p.68 ×14
unresolved
org
Bank Riwayat Pekerjaan Mandiri (Persero) Tbk
p.68 ×2
unresolved
—
Kepatutan William Francis Indra
· Direktur
p.69
unresolved
org
PT Bank Mandiri Taspen
p.71 ×3
unresolved
org
PT AXA Mandiri Financial Services
p.71
unresolved
org
Bank Mandiri Singapore
p.71
unresolved
person
Di Bawah Supervisi
· Direktur
p.73 ×3
unresolved
person
Division Head
· Direktur
p.73
unresolved
—
Arif Reza Fahlepi
p.73
unresolved
—
Dadan Hamdhani
p.73
unresolved
—
Arief Aphrian Lambri
p.73
unresolved
—
Rully Rianto F
p.73
unresolved
—
Wicaksono Adi
p.73
unresolved
—
Ari Paisal Rohman
p.73
unresolved
org
PT Asanka Kreasi
p.79
unresolved
org
PT Tunas Ridean Informasi
p.81
unresolved
org
PT Tunas Jardine Cycle
p.82
unresolved
org
PT Tunas Ridean Carriage Ltd
p.82
unresolved
person
Akta Notaris Sutjipto
p.82
unresolved
org
PT Bank Bumi Daya (Persero)
p.82
unresolved
org
PT Bank Dagang Negara (Persero)
p.82
unresolved
org
PT Bank Ekspor Impor Indonesia (Persero)
p.82
unresolved
org
PT Bank Pembangunan Indonesia (Persero)
p.82
unresolved
org
Bank BUMN
p.82
unresolved
person
Arif Budimanta
· Komisaris
p.83
unresolved
—
Rohan Haf
· Direktur Keuangan
p.84
unresolved
org
PT Tunas Ridean. Perusahaan
p.84
unresolved
org
PT Tunas Aset Sarana
p.84
unresolved
org
PT Mitra Asri Pratama
p.84
unresolved
org
PT Mega Armada Sudeco. Pertengahan
p.84
unresolved
org
PT Tunas Ridean Nama Perusahaan
p.84
unresolved
org
PT Tunas Ridean Tanggal Pendirian
p.84
unresolved
org
PT Tunas Ridean Per
p.85
unresolved
person
Anton Setiawan
· Komisaris Utama
p.85
unresolved
person
Hong Anton Leoman
· Komisaris
p.85
unresolved
person
Wilfrid Foo Tsu-Jin
· Komisaris
p.85
unresolved
person
Alfredo Chandra
· Komisaris
p.85
unresolved
person
Andrew Ling
· Direktur
p.85
unresolved
person
Tenny Febyana Halim
· Direktur
p.85
unresolved
person
Ester Tanudjaja
· Direktur
p.85
unresolved
org
Kantor Akuntan Publik Purwantono
p.87 ×8
unresolved
org
Young Global Limited
p.87 ×7
unresolved
person
Handaja
p.87 ×2
unresolved
org
Purwantono
p.87
unresolved
org
PT Kustodian Sentral Efek Indonesia
p.88
unresolved
org
PT Fitch Rating DBS Bank Tower
p.88
unresolved
org
PT Mandiri Sekuritas Menara Mandiri Tower I
p.89
unresolved
org
PT BRI Danareksa Sekuritas
p.89
unresolved
person
PPAT Ir. Nanette Cahyanie Handari Adi Warsito
p.89 ×2
unresolved
org
BM & Partners
p.89
unresolved
person
Poernomo Idna Yashinta
p.89
unresolved
person
H. Adam Malik
p.94 ×2
unresolved
person
Dr. M. Hatta
p.94
unresolved
person
Hj. Tutty Alawiyah Duren Tiga
p.95
unresolved
person
Dr. Sutomo Gang
p.98
unresolved
org
Pusat Statistik
p.102
unresolved
org
Bank Mandiri Indonesia
p.103
unresolved
org
Bank Lain-lain
p.110
unresolved
org
PT Bumi Daya Plaza Bank Mandiri
p.135
unresolved
org
PT AXA Insurance Indonesia
p.135
unresolved
org
PT Bank Mandiri Akseptasi
p.135
unresolved
org
Dana Pensiun Bank Mandiri
p.135
unresolved
org
PT Asuransi Jasa Indonesia (Persero)
p.135
unresolved
org
PT Balai Pustaka (Persero)
p.135
unresolved
org
PT Kimia Farma Apotek
p.135
unresolved
org
PT Kimia Farma Diagnostika
p.135
unresolved
org
PT Kimia Farma Trading
p.135
unresolved
person
Nanette Cahyanie Handari Adi Anggaran Dasar Warsito
p.149
unresolved
person
Anton Zulkarnain
· Komisaris
p.156 ×2
unresolved
person
Akuntan Publik Danil Setiadi Handaja
p.157 ×3
unresolved
person
Armendra
· Direktur
p.160
unresolved
person
Akuntan Publik Yovita
p.161 ×3
unresolved
person
Pref. Dr Ravik Karsidi
· Komisaris Independen
p.162 ×2
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.