Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 40
Page 1
KKP NPG InHouse 2112.xlsmKKP Audit NPG 2020.xlsm
PT NUSA PALAPA GEMILANG TBK
LAPORAN KEUANGAN
Untuk periode tahun yang berakhir pada tanggal
31 Maret 2024
dengan angka perbandingan periode yang sama tahun
2023
Page 2
PT. NUSA PALAPA GEMILANG, Tbk
LAPORAN KEUANGAN
Untuk periode tahun yang berakhir pada tanggal
31 Maret 2024
dengan angka perbandingan periode yang sama tahun
2023
Page 3
Page 4
DAFTAR ISI
SURAT PERNYATAAN DIREKSI
LAPORAN KEUANGAN
1. Laporan Posisi Keuangan 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023…………………………….….……....………... 1-2
2. Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Konprehensif Lain untuk periode tiga bulan yang berakhir pada tanggal
31 Maret 2024 dan 2023……..………….………………………………………………………………………..…..... 3
3. Laporan Perubahan Ekuitas untuk periode tiga bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2024 dan
2023…….……………………………………………………………………………………………………….………… 4
4. Laporan Arus Kas untuk periode tiga bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2024 dan
2022…………………………………………………………………………………………………………...……..…… 5
5. Catatan Atas Laporan Keuangan………………………………………………………………………………………. 6 - 36
Page 5
PT NUSA PALAPA GEMILANG TBK
LAPORAN POSISI KEUANGAN
Pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Catatan 31 Maret 2024 31 Desember 2023
ASET
ASET LANCAR
Kas dan bank 4 2.567.046.725 1.195.227.990
Piutang usaha 5
Pihak ketiga 88.006.555.478 94.482.407.566
Piutang lain-lain 6
Pihak ketiga 217.182.654 285.051.923
Persediaan 7 96.091.309.312 96.777.448.824
Pajak dibayar di muka 10a 504.036.329 215.694.868
Total Aset Lancar 187.386.130.498 192.955.831.171
ASET TIDAK LANCAR
Aset tetap - neto 8 72.322.182.677 73.497.701.322
Aset pajak tangguhan 10d 6.374.070.281 5.821.440.016
Total Aset Tidak lancar 78.696.252.958 79.319.141.338
TOTAL ASET 266.082.383.456 272.274.972.509
LIABILITIAS DAN EKUITAS
LIABILITAS JANGKA PENDEK
Utang usaha 9 4.808.858.137 8.758.169.346
Utang pajak 10b 76.410.261 402.974.366
Beban akrual 11 509.114.427 -
Pinjaman bank jangka pendek 12 26.271.278.065 26.400.000.000
Utang jangka panjang jatuh tempo
dalam satu tahun:
Pinjaman bank 13 1.680.000.000 1.680.000.000
Total Liabilitias Jangka Pendek 33.345.660.890 37.241.143.712
LIABILITAS JANGKA PANJANG
Utang jangka panjang setelah dikurangi
bagian jatuh tempo satu tahun:
Pinjaman bank 13 240.000.000 660.000.000
Liabilitas imbalan pascakerja 14 2.017.259.900 1.938.676.407
Total Liabilitas Jangka panjang 2.257.259.900 2.598.676.407
Total Liabilitas 35.602.920.790 39.839.820.119
-1-
Page 6
PT NUSA PALAPA GEMILANG TBK
LAPORAN POSISI KEUANGAN
Pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Catatan 31 Maret 2024 31 Desember 2023
EKUITAS
Modal saham - nilai nominal Rp 50 per saham
Modal dasar - 10.368.754.560 lembar saham
Modal ditempatkan dan disetor -
3.240.235.840 lembar saham 15 162.011.792.000 162.011.792.000
Tambahan modal disetor 16 28.928.827.008 28.928.827.008
Penghasilan komprehensif lain 14,10d (37.153.714) (35.092.018)
Saldo Laba 17
Telah ditentukan penggunaannya 3.753.526.629 3.753.526.629
Belum ditentukan penggunaannya 35.822.470.743 37.776.098.771
Total Ekuitas 230.479.462.666 232.435.152.390
TOTAL LIABILITAS DAN EKUITAS 266.082.383.456 272.274.972.509
Lihat Catatan Atas Laporan Keuangan sebagai bagian yang tidak
terpisahkan dari Laporan Keuangan secara keseluruhan
-2-
Page 7
PT NUSA PALAPA GEMILANG TBK
LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN
Untuk periode tiga bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2024 dan 2023
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2024 2023
Catatan (Tiga Bulan) (Tiga Bulan)
PENJUALAN 18 22.435.110.034 7.198.850.534
BEBAN POKOK PENJUALAN 19 (16.896.677.569) (33.182.295.224)
LABA BRUTO 5.538.432.465 (25.983.444.690)
BEBAN USAHA 20
Beban Marketing & Penjualan (1.578.693.754) (82.987.323)
Beban Umum dan Administrasi (4.003.947.176) (21.171.004.363)
Total Beban Usaha (5.582.640.930) (21.253.991.686)
LABA (RUGI) USAHA (44.208.465) (47.237.436.376)
PENGHASILAN (BEBAN) LAIN-LAIN 21
Penghasilan lain-lain (1.590.223.412) 78.239.214.139
Beban lain-lain (871.244.912) (8.341.843.128)
Penghasilan (Beban) Lain-lain - Neto (2.461.468.324) 69.897.371.011
LABA (RUGI) SEBELUM
PAJAK PENGHASILAN (2.505.676.789) 22.659.934.635
MANFAAT (BEBAN) PAJAK
PENGHASILAN 10c
Kini - -
Tangguhan 552.048.761 -
Beban pajak penghasilan - neto 552.048.761 -
LABA (RUGI) NETO PERIODE/
TAHUN BERJALAN (1.953.628.028) 22.659.934.635
PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN
Pos-pos yang tidak akan direklasifikasi
ke laba rugi:
Pengukuran kembali liabilitas
imbalan kerja 14 (2.643.200) -
Pajak penghasilan terkait 581.504 -
Total Penghasilan Komprehensif Lain (2.061.696) -
LABA (RUGI) KOMPREHENSIF
PERIODE/TAHUN BERJALAN (1.955.689.724) 22.659.934.635
LABA PER SAHAM DASAR 27 (0,60) 6,99
Lihat Catatan Atas Laporan Keuangan sebagai bagian yang tidak
terpisahkan dari Laporan Keuangan secara keseluruhan
-3-
Page 8
PT NUSA PALAPA GEMILANG TBK
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS
Untuk periode tiga bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2024 dan 2023
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Modal Saldo Laba
Tambahan Modal Penghasilan
Ditempatkan dan Telah ditentukan Belum ditentukan
Disetor Komprehensif Lain Total Ekuitas
Disetor penggunaannya penggunaannya
Saldo 01 Januari 2023 162.011.792.000 28.928.827.008 (26.845.236) 3.753.526.629 (22.358.599.349) 172.308.701.052
Laba komprehensif
tahun berjalan - - - - 22.659.934.635 22.659.934.635
Saldo 31 Maret 2023 162.011.792.000 28.928.827.008 (26.845.236) 3.753.526.629 301.335.286 194.968.635.687
Saldo 01 Januari 2024 162.011.792.000 28.928.827.008 (35.092.018) 3.753.526.629 37.776.098.771 232.435.152.390
Laba komprehensif
tahun berjalan - - (2.061.696) - (1.953.628.028) (1.955.689.724)
Saldo 31 Maret 2024 162.011.792.000 28.928.827.008 (37.153.714) 3.753.526.629 35.822.470.743 230.479.462.666
Lihat Catatan Atas Laporan Keuangan sebagai bagian yang tidak
terpisahkan dari Laporan Keuangan secara keseluruhan
-4-
Page 9
PT NUSA PALAPA GEMILANG TBK
LAPORAN ARUS KAS
Untuk periode tiga bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2024 dan 2023
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2024 2023
(Tiga Bulan) (Tiga Bulan)
ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASIONAL
Penerimaan dari pelanggan 28.910.962.122 91.558.095.203
Pembayaran ke pemasok (22.974.981.243) (104.296.590.069)
Pembayaran ke karyawan (1.570.995.029) (10.187.860.142)
Pembayaran beban operasional lainnya (1.620.927.882) (203.052.126)
Penerimaan penghasilan keuangan 3.635.760 31.402.905
Pembayaran beban keuangan (823.172.282) (8.138.791.002)
Pembayaran pajak penghasilan - (11.955.316)
Arus Kas Neto Diperoleh dari
(Digunakan untuk) Aktivitas Operasional 1.924.521.446 (31.248.750.547)
ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
Penerimaan dari penjualan aset pabrik - 256.006.677.580
Perolehan aset tetap (3.980.776) (19.525.025.936)
Uang muka pembelian aset - (10.600.000)
Arus Kas Neto Diperoleh dari
(Digunakan untuk) Aktivitas Investasi (3.980.776) 236.471.051.644
ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
Pembayaran utang bank jangka pendek (128.721.935) (74.626.116.218)
Pembayaran utang bank jangka panjang (420.000.000) (10.343.246.884)
Pembayaran utang pembiayaan konsumen - (88.475.350)
Penerimaan dari utang pihak berelasi - 31.488.015.990
Pembayaran utang pihak berelasi - (41.715.933.307)
Pembayaran utang pihak ketiga - (5.800.590.748)
Arus Kas Neto Diperoleh dari
(Digunakan untuk) Aktivitas Pendanaan (548.721.935) (101.086.346.517)
KENAIKAN (PENURUNAN) KAS DAN BANK NETO 1.371.818.735 104.135.954.580
KAS DAN BANK AWAL PERIODE/TAHUN 1.195.227.990 509.068.058
KAS DAN BANK AKHIR PERIODE/TAHUN 2.567.046.725 104.645.022.638
Lihat Catatan Atas Laporan Keuangan sebagai bagian yang tidak
terpisahkan dari Laporan Keuangan secara keseluruhan
-5-
Page 10
PT NUSA PALAPA GEMILANG TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023, serta
untuk periode tiga bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2024 dan 2023
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan Lain)
1. UMUM
a. Pendirian Perusahaan
PT Nusa Palapa Gemilang Tbk (“Perusahaan”) didirikan di Republik Indonesia pada tanggal 29 November 2001
berdasarkan Akta No. 111 oleh Untung Darmosoewirjo, S.H., Notaris di Surabaya.. Akta pendirian telah mendapatkan
pengesahan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dalam Surat Keputusan. No. C-04813
HT.01.01.TH 2002 pada tanggal 22 Maret 2002. Anggaran Dasar Perusahaan telah mengalami beberapa kali
perubahan, terakhir berdasarkan Akta No.16 tanggal 21 Juni 2023 oleh Dr. Susanti, S.H., M.Kn., Notaris di Surabaya
menyetujui perubahan susunan Direksi dan alamat domisili Perusahaan. Akta ini disahkan oleh Menteri Hukum
dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia berdasarkan Surat Keputusan No. AHU-0035152.AH.01.02 Tahun 2023
tanggal 21 Juni 2023.
Berdasarkan pasal 3 Anggaran Dasar Perusahaan, kegiatan usaha Perusahaan adalah menjalankan usaha dalam
bidang Industri pengolahan, Perdagangan besar dan eceran. Saat ini kegiatan usaha utama Perusahaan adalah
dalam bidang industri pengolahan Pupuk Buatan Majemuk Hara Makro Primer. Perusahaan berkantor pusat di Jl.
Raya Surabaya-Mojokerto KM.39. Desa Bakungtemenggungan, Kecamatan Balongbendo, Sidoarjo. Perusahaan
memulai kegiatan komersialnya sejak tahun 2003.
Ujang Suparman adalah pemegang saham pengendali akhir dari Perusahaan.
b. Penawaran Umum Saham
Pada tanggal 29 Maret 2021, Perusahaan memperoleh surat pernyataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK)
melalui Surat Nomor S-47/D.04/2021 untuk melakukan Penawaran Umum Perdana Saham sebanyak 648.047.200
saham biasa atas nama dengan nilai nominal Rp50 per saham dengan harga penawaran sebesar Rp100 per saham.
Selisih lebih jumlah yang diterima dari penerbitan saham terhadap nilai nominalnya adalah sebesar
Rp32.402.360.000,, dicatat dalam “Tambahan Modal Disetor” setelah dikurangi jumlah biaya emisi saham sebesar
Rp3.473.532.992.
c. Dewan Komisaris, Direksi dan Karyawan
Susunan Dewan Komisaris dan Direksi Perusahaan pada tanggal 30 September 2023 adalah sebagai berikut:
Dewan Komisaris
Komisaris Utama : Uus Sudianto
Komisaris : Harry Kurniawan
Komisaris : Gamal Nasir
Dewan Direksi
Direktur Utama : Ujang Suparman
Direktur : Edy Kurniawan
Direktur : Prim Galawira Atmaja
Komite Audit
Ketua : Gamal Nasir
Anggota : Yudi Koswinarko
Anggota : Tiara Dewi Fortuna
Sekretaris Perusahaan : Dita Yohana Putri Abrianto
Pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023, jumlah karyawan tetap Perusahaan masing- masing sebanyak
26 karyawan (tidak diaudit).
-6-
Page 11
PT NUSA PALAPA GEMILANG TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023, serta
untuk periode tiga bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2024 dan 2023
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan Lain)
d. Penyelesaian Laporan Keuangan
Manajemen Perusahaan bertanggung jawab atas penyusunan laporan keuangan ini, yang telah diselesaikan dan
disetujui untuk diterbitkan kembali oleh Direksi Perusahaan pada tanggal 26 April 2024.
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN
a. Pernyataan Kepatuhan
Laporan keuangan telah disusun dan disajikan sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia (“SAK”),
yang mencakup Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (“PSAK”) dan Interpretasi Standar Akuntansi Keuangan
(“ISAK”) yang dikeluarkan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia, serta Peraturan
Nomor VIII.G.7 tentang Penyajian dan Pengungkapan Laporan Keuangan Emiten atau Perusahaan Publik yang
terdapat di dalam Peraturan-Peraturan dan Pedoman Penyajian dan Pengungkapan Laporan Keuangan yang
diterbitkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (“OJK”).
b. Dasar Penyusunan Laporan Keuangan
Laporan keuangan disusun berdasarkan konsep akrual, kecuali laporan arus kas, dengan menggunakan konsep
biaya historis, kecuali untuk akun-akun tertentu yang diukur dengan dasar sebagaimana dijelaskan di dalam
kebijakan akuntansi terkait.
Laporan arus kas yang disusun dengan menggunakan metode langsung, menyajikan penerimaan dan pengeluaran
kas dan setara kas yang diklasifikasikan ke dalam aktivitas operasi, investasi dan pendanaan.
Mata uang pelaporan yang digunakan pada penyusunan laporan keuangan adalah Rupiah, yang juga merupakan mata
uang fungsional Perusahaan
c. Kas dan Bank
Kas dan bank terdiri dari kas dan bank yang tidak digunakan sebagai jaminan atau dibatasi penggunaannya.
d. Persediaan
Persediaan dinyatakan sebesar nilai yang lebih rendah antara biaya perolehan atau nilai realisasi neto. Biaya
perolehan ditentukan dengan metode rata-rata tertimbang.
Nilai realisasi neto merupakan estimasi harga jual dalam kegiatan usaha normal dikurangi estimasi biaya
penyelesaian dan estimasi biaya yang diperlukan untuk membuat penjualan.
e. Aset Tetap
Aset tetap pada awalnya dinyatakan sebesar harga perolehan. Setelah pengukuran awal, aset tetap kecuali bangunan
diukur dengan model biaya dicatat pada harga perolehan dikurangi akumulasi penyusutan dan kerugian penurunan
nilai.
Penyusutan dihitung dengan menggunakan metode garis lurus berdasarkan taksiran masa manfaat ekonomis aset,
sebagai berikut:
Masa Manfaat
(Tahun) Persentase
Bangunan 20 5,00%
Mesin Pabrik 16 6,25%
Peralatan Pabrik 4 25,00%
Kendaraan 8 12,50%
Peralatan Kantor 4 25,00%
-7-
Page 12
PT NUSA PALAPA GEMILANG TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023, serta
untuk periode tiga bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2024 dan 2023
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan Lain)
Biaya pemeliharaan dan perbaikan dibebankan ke dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain
pada saat terjadinya; biaya pergantian atau inspeksi yang signifikan dikapitalisasi pada saat terjadinya jika besar
kemungkinan manfaat ekonomis di masa depan berkenaan dengan aset tersebut akan mengalir ke Perusahaan
dan biaya perolehan aset dapat diukur secara andal.
f. Biaya Dibayar Dimuka
Biaya dibayar dimuka dibebankan pada laba rugi tahun berjalan sesuai masa manfaat masing-masing biaya dengan
menggunakan metode garis lurus.
g. Penurunan Nilai Aset Non-Keuangan
Berdasarkan PSAK No. 48 “Penurunan Nilai Aset”, pada setiap tanggal pelaporan, Perusahaan menilai apakah terdapat
indikasi aset mengalami penurunan nilai. Jika terdapat indikasi tersebut, maka Perusahaan mengestimasi jumlah
terpulihkan aset tersebut. Jumlah terpulihkan suatu aset atau unit penghasil kas adalah jumlah yang lebih tinggi antara
nilai wajar dikurangi biaya pelepasan dan nilai pakainya. Jika jumlah terpulihkan suatu aset lebih kecil dari jumlah
tercatatnya, jumlah tercatat aset harus diturunkan menjadi sebesar jumlah terpulihkan. Kerugian penurunan nilai
diakui segera dalam laba rugi.
Pembalikan rugi penurunan nilai untuk aset nonkeuangan, diakui jika, dan hanya jika, terdapat perubahan estimasi
yang digunakan dalam menentukan jumlah terpulihkan aset sejak pengujian penurunan nilai terakhir kali. Pembalikan
rugi penurunan nilai tersebut diakui segera dalam laba rugi.
h. Imbalan Pascakerja
Perusahaan menentukan liabilitas imbalan pascakerja sesuai dengan Undang-undang Cipta Kerja No. 11/2020
(“Undang-Undang”) tanggal 2 November 2020, PSAK 24 mensyaratkan Perusahaan menggunakan metode
“Projected Unit Credit” untuk menentukan nilai kini kewajiban imbalan pasti, biaya jasa kini terkait, dan biaya jasa lalu.
Perusahaan mengakui seluruh keuntungan atau kerugian aktuarial melalui penghasilan komprehensif lain. Keuntungan
dan kerugian aktuaria pada periode di mana keuntungan dan kerugian aktuaria terjadi, diakui sebagai penghasilan
komprehensif lain dan disajikan dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain.
Biaya jasa lalu diakui secara langsung laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain, kecuali perubahan
terhadap program pensiun tersebut mengharuskan karyawan tersebut tetap bekerja selama periode waktu tertentu
untuk mendapatkan hak tersebut (period vesting). Dalam hal ini, biaya jasa lalu diamortisasi secara garis lurus
sepanjang periode vesting. Biaya jasa kini diakui sebagai beban periode berjalan.
Perusahaan mengakui keuntungan atau kerugian atas kurtailmen atau penyelesaian suatu program imbalan pasti
ketika kurtailmen atau penyelesaian tersebut terjadi. Keuntungan atau kerugian atas kurtailmen atau penyelesaian
terdiri dari perubahan yang terjadi dalam nilai kini liabilitas imbalan pasti dan biaya jasa lalu yang belum diakui
sebelumnya.
i. Pengakuan Pendapatan dan Beban
Perusahaan menerapkan PSAK 72 “Pendapatan dari kontrak dengan pelanggan”. Berdasarkan PSAK ini, pengakuan
pendapatan dapat dilakukan secara bertahap sepanjang umur kontrak (over time) atau pada waktu tertentu (at a
point in time).
Perusahaan mengakui pendapatan ketika (atau selama) Perusahaan memenuhi kewajiban pelaksanaan dengan
mengalihkan barang atau jasa yang dijanjikan (yaitu aset) kepada pelanggan. Aset dialihkan ketika (atau selama)
pelanggan memperoleh pengendalian atas aset tersebut.
Pendapatan diakui sepanjang waktu (over time), jika satu dari kriteria berikut ini terpenuhi:
1. Pelanggan secara simultan menerima dan mengkonsumsi manfaat yang disediakan dari pelaksanaan
Perusahaan selama entitas melaksanakan kewajiban pelaksanaannya;
-8-
Page 13
PT NUSA PALAPA GEMILANG TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023, serta
untuk periode tiga bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2024 dan 2023
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan Lain)
2. Pelaksanaan Perusahaan menimbulkan atau meningkatkan aset yang dikendalikan pelanggan selama aset tersebut
ditimbulkan atau ditingkatkan; atau
3. Pelaksanaan Perusahaan tidak menimbulkan suatu aset dengan penggunaan alternatif bagi Perusahaan dan
Perusahaan memiliki hak atas pembayaran yang dapat dipaksakan atas pelaksanaan yang telah diselesaikan
sampai saat ini.
Jika suatu kewajiban pelaksanaan tidak memenuhi kriteria tersebut, maka Perusahaan memenuhi kewajiban
pelaksanaan pada suatu waktu tertentu (at a point in time) dimana pelanggan memperoleh pengendalian atas
aset yang dijanjikan dan Perusahaan memenuhi kewajiban pelaksanaan dengan mempertimbangkan indikator
pengalihan pengendalian antara lain:
1. Perusahaan memiliki hak kini atas pembayaran aset.
2. Pelanggan memiliki hak kepemilikan legal atas aset.
3. Perusahaan telah mengalihkan kepemilikan fisik atas aset.
4. Pelanggan memiliki risiko dan manfaat signifikan atas kepemilikan aset.
5. Pelanggan telah menerima aset.
Beban diakui pada saat terjadinya, dengan menggunakan dasar akrual.
j. Instrumen Keuangan
Perusahaan menerapkan PSAK No. 71 “Instrumen Keuangan”. Perusahaan mengakui aset dan liabilitas keuangan
dalam laporan posisi keuangan jika, dan hanya jika, Perusahaan menjadi salah satu pihak dalam ketentuan kontraktual
instrumen keuangan tersebut.
1. Aset keuangan
Perusahaan mengklasifikasikan aset keuangan dalam kategori berikut ini:
• diukur pada biaya perolehan diamortisasi; dan
• diukur pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain atau diukur melalui laba rugi.
Klasifikasi ini tergantung pada model bisnis Perusahaan dan persyaratan kontraktual arus kas.
a. Aset keuangan diukur pada biaya perolehan diamortisasi
Klasifikasi ini berlaku untuk instrumen utang yang dikelola dalam model bisnis dimiliki untuk mendapatkan
arus kas dan memiliki arus kas yang memenuhi kriteria “semata- mata dari pembayaran pokok dan bunga”.
Pada pengakuan awal, piutang usaha yang tidak memiliki komponen pendanaan yang signifikan, diakui
sebesar harga transaksi. Aset keuangan lainnya awalnya diakui sebesar nilai wajar dikurangi biaya transaksi
yang terkait. Aset keuangan ini selanjutnya diukur sebesar biaya perolehan diamortisasi menggunakan
metode suku bunga efektif. Keuntungan atau kerugian pada penghentian atau modifikasi aset keuangan yang
dicatat pada biaya perolehan diamortisasi diakui pada laba rugi.
b. Aset keuangan diukur pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain
(i) Instrumen utang yang dikelola dengan model bisnis yang bertujuan untuk memiliki aset keuangan dalam
rangka mendapatkan arus kas kontraktual dan menjual dan dimana arus kasnya memenuhi kriteria
“semata-mata dari pembayaran pokok dan bunga”.
Perubahan nilai wajar aset keuangan ini dicatat pada penghasilan komprehensif lain, kecuali pengakuan
keuntungan atau kerugian penurunan nilai, penghasilan bunga (termasuk biaya transaksi menggunakan
metode suku bunga efektif), keuntungan atau kerugian yang timbul dari penghentian pengakuan, serta
keuntungan atau kerugian dari selisih kurs diakui pada laba rugi.
Ketika aset keuangan dihentikan pengakuannya, keuntungan atau kerugian nilai wajar kumulatif yang
sebelumnya diakui pada penghasilan komprehensif lain direklasifikasi pada laba rugi.
-9-
Page 14
PT NUSA PALAPA GEMILANG TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023, serta
untuk periode tiga bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2024 dan 2023
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan Lain)
(ii) Investasi ekuitas dimana Perusahaan telah memilih secara takterbatalkan untuk menyajikan keuntungan
dan kerugian nilai wajar dari revaluasi pada penghasilan komprehensif lain.
Pilihan dapat didasarkan pada investasi individu, namun, tidak berlaku pada investasi ekuitas yang
dimiliki untuk diperdagangkan. Keuntungan atau kerugian nilai wajar dari revaluasi investasi ekuitas,
termasuk komponen selisih kurs, diakui pada penghasilan komprehensif lain. Ketika investasi ekuitas
dihentikan pengakuannya, keuntungan atau kerugian nilai wajar yang sebelumnya diakui dalam
penghasilan komprehensif lain tidak direklasifikasi pada laba rugi. Deviden diakui pada laba rugi ketika
hak untuk menerima pembayaran telah ditetapkan.
c. Aset keuangan diukur pada nilai wajar melalui laba rugi
Klasifikasi ini berlaku untuk aset keuangan berikut ini, dimana dalam semua kasus, biaya transaksi dibebankan
pada laba rugi:
(i) Instrumen utang yang tidak memiliki kriteria biaya perolehan diamortisasi atau nilai wajar melalui
penghasilan komprehensif lain. Keuntungan atau kerugian nilai wajar selanjutnya akan dicatat pada laba
rugi.
(ii) Investasi ekuitas yang dimiliki untuk diperdagangkan atau dimana pilihan penghasilan komprehensif lain
tidak berlaku. Keuntungan atau kerugian nilai wajar dan penghasilan dividen terkait diakui pada laba rugi.
Aset keuangan dihentikan pengakuannya ketika hak kontraktual atas arus kas dari aset keuangan tersebut telah
berakhir atau telah ditransfer dan Perusahaan telah mentransfer secara substansial seluruh risiko dan manfaat
atas kepemilikan aset. Pada saat penghentian pengakuan aset keuangan, selisih antara jumlah tercatat dengan
imbalan yang diterima diakui dalam laba rugi.
Penurunan Nilai Aset Keuangan
Penelaahan kerugian kredit ekspektasian masa depan diharuskan untuk: instrumen utang yang diukur pada
biaya perolehan diamortisasi atau diukur pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain, piutang usaha
yang tidak memberi hak tanpa syarat untuk menerima imbalan.
Perusahaan mengakui provisi atas kerugian penurunan nilai untuk kerugian kredit ekspektasian atas aset
keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi. Provisi atas kerugian penurunan nilai piutang usaha
diukur dengan jumlah yang sama dengan kerugian kredit ekspektasian sepanjang umurnya. Kerugian kredit
ekspektasian sepanjang umurnya adalah kerugian kredit ekspektasian yang dihasilkan dari semua kemungkinan
kejadian gagal bayar sepanjang umur yang diharapkan dari suatu instrumen keuangan.
Ketika menentukan apakah risiko kredit dari suatu aset keuangan telah meningkat secara signifikan sejak
pengakuan awal dan ketika memperkirakan kerugian kredit ekspektasian, Perusahaan mempertimbangkan
informasi relevan yang wajar dan dapat dibuktikan dan tersedia tanpa biaya atau usaha yang tidak semestinya.
Ini mencakup informasi dan analisis kuantitatif dan kualitatif, berdasarkan pengalaman historis Perusahaan dan
penilaian kredit dan termasuk informasi masa depan.
Perusahaan menganggap aset keuangan gagal bayar ketika pelanggan tidak mampu membayar kewajiban
kreditnya kepada Perusahaan secara penuh. Periode maksimum yang dipertimbangkan ketika memperkirakan
kerugian kredit ekspektasian adalah periode maksimum kontrak dimana Perusahaan terekspos terhadap risiko
kredit.
Kerugian kredit ekspektasian adalah perkiraan probabilitas-tertimbang dari kerugian kredit. Kerugian kredit diukur
sebagai nilai sekarang dari semua kekurangan penerimaan kas (yaitu perbedaan antara arus kas terutang dari
suatu entitas berdasarkan kontrak dan arus kas yang Perusahaan harapkan untuk diterima). Kerugian kredit
ekspektasian didiskontokan pada tingkat bunga efektif dari aset keuangan tersebut.
- 10 -
Page 15
PT NUSA PALAPA GEMILANG TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023, serta
untuk periode tiga bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2024 dan 2023
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan Lain)
2. Liabilitas Keuangan
Pada saat pengakuan awal, Perusahaan mengukur liabilitas keuangan pada nilai wajar ditambah atau dikurangi,
biaya transaksi yang terkait langsung dengan perolehan atau penerbitan liabilitas keuangan. Perusahaan
mengklasifikasikan semua liabilitas keuangannya ke dalam kategori liabilitas keuangan yang diukur pada biaya
perolehan diamortisasi.
Setelah pengakuan awal, liabilitas keuangan selanjutnya diukur pada biaya perolehan diamortisasi dengan
menggunakan metode suku bunga efektif. Keuntungan atau kerugian diakui dalam laba rugi ketika liabilitas
keuangan tersebut dihentikan pengakuannya atau mengalami penurunan nilai, dan melalui proses amortisasi.
Perusahaan mengeluarkan liabilitas keuangan dari laporan posisi keuangan jika, dan hanya jika, kewajiban
yang ditetapkan dalam kontrak dilepaskan atau dibatalkan atau kedaluwarsa. Selisih antara jumlah tercatat
liabilitas keuangan yang berakhir atau yang dialihkan ke pihak lain, dan imbalan yang dibayarkan, termasuk aset
nonkas yang dialihkan atau liabilitas yang ditanggung diakui dalam laba rugi.
3. Saling Hapus Instrumen Keuangan
Aset keuangan dan liabilitas keuangan saling hapus dan jumlah netonya dilaporkan dalam laporan posisi
keuangan jika, dan hanya jika, saat ini memiliki hak yang berkekuatan hukum untuk melakukan saling hapus
atas jumlah yang telah diakui dan terdapat niat untuk menyelesaikannya secara neto, atau untuk merealisasikan
aset dan menyelesaikan liabilitasnya secara simultan.
k. Transaksi dengan Pihak-pihak Berelasi
Perusahaan melakukan transaksi dengan pihak- pihak berelasi sebagaimana didefinisikan dalam PSAK No. 7,
“Pengungkapan Pihak-pihak Berelasi”.
Pihak berelasi adalah orang atau entitas yang terkait dengan entitas yang menyiapkan laporan keuangannya (entitas
pelapor).
1. Orang atau anggota keluarga terdekatnya dikatakan memiliki relasi dengan entitas pelapor jika orang tersebut:
a. Memiliki pengendalian ataupun pengendalian bersama terhadap entitas pelapor;
b. Memiliki pengaruh signifikan terhadap entitas pelapor, atau
c. Merupakan personil manajemen kunci dari entitas pelapor ataupun entitas induk dari entitas pelapor.
2. Suatu entitas dikatakan memiliki relasi dengan entitas pelapor jika memenuhi salah satu dari hal berikut ini:
a. Entitas tersebut dengan entitas pelapor adalah anggota dari Perusahaan yang sama.
b. Merupakan entitas asosiasi atau ventura bersama dari entitas (atau entitas asosiasi atau ventura bersama
tersebut merupakan anggota suatu Perusahaan di mana entitas adalah anggota dari Perusahaan tersebut).
c. Entitas tersebut dengan entitas lainnya adalah ventura bersama dari pihak ketiga yang sama.
d. Satu entitas yang merupakan ventura bersama dari pihak ketiga serta entitas lain yang merupakan entitas
asosiasi dari entitas ketiga.
e. Entitas yang merupakan suatu program imbalan pasca kerja untuk imbalan kerja dari entitas pelapor atau
entitas yang terkait dengan entitas pelapor. Jika entitas pelapor adalah penyelenggara program tersebut,
maka entitas sponsor juga berelasi dengan entitas pelapor.
f. Entitas yang dikendalikan atau dikendalikan bersama oleh orang yang diidentifikasi dalam angka (1) di atas.
g. Orang yang diidentifikasi dalam angka (1) (a) memiliki pengaruh signifikan terhadap entitas atau personil
manajemen kunci dari entitas tersebut.
Seluruh transaksi dan saldo yang signifikan dengan pihak-pihak berelasi dan telah diungkapkan dalam catatan atas
laporan keuangan.
l. Transaksi dan Saldo dalam Mata Uang Asing
Mata uang pelaporan yang digunakan pada penyusunan laporan keuangan adalah Rupiah, yang juga merupakan mata
uang fungsional Perusahaan.
- 11 -
Page 16
PT NUSA PALAPA GEMILANG TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023, serta
untuk periode tiga bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2024 dan 2023
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan Lain)
Transaksi dalam mata uang asing dijabarkan ke dalam Rupiah dengan kurs yang berlaku pada tanggal transaksi.
Pada akhir periode pelaporan, aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing dijabarkan ke dalam Rupiah
dengan menggunakan kurs tengah yang ditetapkan oleh Bank Indonesia pada tanggal tersebut.
Nilai tukar yang digunakan pada tanggal 31 Desember 2023 dan 31 Desember 2022 adalah sebagai berikut:
31 Desember 2023 31 Desember 2023
1 Dolar Amerika Serikat 15.445 15.345
m. Perpajakan
Perusahaan menerapkan PSAK No. 46, mengenai “Pajak Penghasilan”, yang mengharuskan Perusahaan untuk
memperhitungkan konsekuensi pajak kini dan pajak masa depan atas pemulihan di masa depan (penyelesaian) dari
jumlah tercatat aset (liabilitas) yang diakui dalam laporan posisi keuangan, dan transaksi-transaksi serta peristiwa
lain yang terjadi dalam tahun berjalan yang diakui dalam laporan keuangan.
Beban pajak kini ditetapkan berdasarkan taksiran penghasilan kena pajak tahun berjalan. Aset dan liabilitas pajak
tangguhan diakui atas perbedaan temporer antara aset dan liabilitas untuk tujuan komersial dan untuk tujuan
perpajakan setiap tanggal pelaporan. Manfaat pajak di masa mendatang, juga diakui sejauh realisasi atas manfaat
pajak tersebut dimungkinkan.
Aset dan liabilitas pajak tangguhan diukur pada tarif pajak yang diharapkan akan digunakan pada tahun ketika aset
direalisasi atau ketika liabilitas dilunasi berdasarkan tarif pajak (dan peraturan perpajakan) yang berlaku atau
secara substansial telah diberlakukan pada tanggal laporan posisi keuangan.
Perubahan nilai tercatat aset dan liabilitas pajak tangguhan yang disebabkan oleh perubahan tarif pajak dibebankan
pada tahun berjalan, kecuali untuk transaksi-transaksi yang sebelumnya telah langsung dibebankan atau dikreditkan
ke ekuitas.
n. Informasi Segmen
Perusahaan menerapkan PSAK No. 5 “Segmen Operasi”. Segmen adalah komponen dari Perusahaan yang dapat
dibedakan yang terlibat dalam penyediaan produk-produk tertentu (segmen usaha), atau dalam menyediakan produk
dalam lingkungan ekonomi tertentu (segmen geografis), yang memiliki risiko dan manfaat yang berbeda dari segmen
lainnya.
o. Laba per Saham
Perusahaan menerapkan PSAK No. 56 “Laba Per Saham”. Laba atau rugi per saham dasar dihitung dengan
membagi laba atau rugi yang dapat diatribusikan kepada pemegang saham biasa entitas induk, dengan jumlah
rata-rata tertimbang saham biasa yang beredar, dalam suatu periode.
Laba atau rugi per saham dilusian dihitung dengan membagi laba atau rugi yang dapat diatribusikan kepada
pemegang saham biasa entitas induk, dengan jumlah rata-rata tertimbang saham yang beredar, atas dampak semua
efek yang mempunyai potensi saham biasa yang bersifat dilutif.
Penyusunan laporan keuangan sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia mewajibkan manajemen
untuk membuat pertimbangan dan estimasi yang mempengaruhi jumlah-jumlah yang dilaporkan dalam laporan
keuangan. Sehubungan dengan adanya ketidakpastian yang melekat dalam membuat estimasi, hasil sebenarnya yang
dilaporkan di masa mendatang dapat berbeda dengan jumlah estimasi yang dibuat.
Perusahaan mendasarkan pertimbangan dan estimasinya pada parameter yang tersedia pada saat laporan
keuangan disusun. Situasi mengenai perkembangan masa depan mungkin berubah akibat perubahan pasar atau
situasi diluar kendali Perusahaan. Perubahan tersebut dicerminkan dalam pertimbangan terkait pada saat terjadinya.
- 12 -
Page 17
PT NUSA PALAPA GEMILANG TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023, serta
untuk periode tiga bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2024 dan 2023
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan Lain)
Pertimbangan dan estimasi berikut ini dibuat oleh manajemen dalam rangka penerapan kebijakan akuntansi
Perusahaan yang memiliki pengaruh paling signifikan atas jumlah yang diakui dalam laporan keuangan:
Menilai jumlah terpulihkan dari aset keuangan
Perusahaan mengevaluasi akun piutang tertentu yang diketahui bahwa pelanggan tertentu tidak dapat memenuhi
kewajiban keuangannya. Dalam hal tersebut, Perusahaan menggunakan pertimbangan, berdasarkan fakta dan
situasi yang tersedia, termasuk namun tidak terbatas pada, jangka waktu hubungan dengan pelanggan dan status
kredit dari pelanggan berdasarkan catatan kredit dari pihak ketiga yang tersedia dan faktor pasar yang telah
diketahui, untuk mencatat penyisihan spesifik atas pelanggan terhadap jumlah terutang guna mengurangi jumlah
piutang yang diharapkan dapat diterima oleh Perusahaan. Penyisihan spesifik ini dievaluasi kembali dan disesuaikan
jika tambahan informasi yang diterima mempengaruhi jumlah penyisihan atas penurunan nilai piutang.
Perpajakan
Pertimbangan signifikan dilakukan dalam menentukan penyisihan atas pajak penghasilan badan. Terdapat transaksi
dan perhitungan pajak tertentu yang penentuan akhirnya adalah tidak pasti dalam kegiatan usaha normal.
Perusahaan mengakui liabilitas atas pajak penghasilan badan berdasarkan estimasi apakah akan terdapat tambahan
pajak penghasilan badan. Ketika hasil pajak yang dikeluarkan berbeda dengan jumlah yang awalnya diakui,
perbedaan tersebut akan berdampak pada pajak penghasilan dan penyisihan pajak tangguhan pada periode di
mana penentuan tersebut dilakukan.
Penyusutan aset tetap
Biaya perolehan aset tetap disusutkan dengan menggunakan metode garis lurus berdasarkan estimasi masa manfaat
ekonomisnya. Manajemen mengestimasi masa manfaat ekonomis aset tetap antara 4 sampai dengan 20 tahun,
yang merupakan masa manfaat ekonomis yang secara umum diharapkan dalam industri di mana Perusahaan
menjalankan bisnisnya. Perubahan tingkat pemakaian dan perkembangan teknologi dapat mempengaruhi masa
manfaat ekonomis dan nilai residu aset, dan karenanya beban penyusutan masa depan mungkin direvisi.
Estimasi biaya dan liabilitas imbalan pascakerja
Penentuan liabilitas dan biaya imbalan pascakerja Perusahaan bergantung pada pemilihan asumsi yang digunakan
dalam menghitung jumlah-jumlah tersebut. Asumsi tersebut termasuk antara lain, tingkat diskonto, tingkat kenaikan
gaji, tingkat pengunduran diri, tingkat cacat, umur pensiun normal dan tingkat mortalitas. Sementara Perusahaan
berkeyakinan bahwa asumsi tersebut adalah wajar dan sesuai, perbedaan signifikan pada hasil aktual atau perubahan
signifikan dalam asumsi yang ditetapkan Perusahaan dapat mempengaruhi secara material liabilitas dan beban
imbalan kerja.
4. KAS DAN BANK
Akun ini terdiri dari :
31 Maret 2024 31 Desember 2023
Kas 6.081.000 1.884.000
Bank
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 2.552.086.508 1.182.521.634
PT Bank Central Asia Tbk 2.161.844 3.479.479
PT Bank Danamon Indonesia Tbk 1.293.383 2.036.560
PT Bank UOB Indonesia 2.802.981 2.560.307
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 2.621.009 2.746.010
2.560.965.725 1.193.343.990
Total 2.567.046.725 1.195.227.990
Seluruh kas dan bank dalam mata uang Rupiah dan tidak digunakan sebagai jaminan atau dibatasi penggunaannya.
- 13 -
Page 18
PT NUSA PALAPA GEMILANG TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023, serta
untuk periode tiga bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2024 dan 2023
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan Lain)
5. PIUTANG USAHA
Akun ini terdiri dari :
31 Maret 2024 31 Desember 2023
Pihak Ketiga 93.926.320.621 100.402.172.709
Cadangan penurunan nilai piutang (5.919.765.143) (5.919.765.143)
Neto 88.006.555.478 94.482.407.566
Rincian umur piutang usaha berdasarkan umur adalah sebagai berikut:
Status Piutang 31 Maret 2024 31 Desember 2023
Belum Jatuh Tempo 42.835.174.516 36.800.611.830
Telah Jatuh Tempo :
1 - 30 hari 8.692.421.127 14.529.974.552
31 - 60 hari 6.544.719.279 6.942.992.770
61 - 90 hari 17.975.838.096 25.562.662.871
> 90 hari 17.878.167.604 16.565.930.686
Sub-total 93.926.320.621 100.402.172.709
Cadangan penurunan nilai (5.919.765.143) (5.919.765.143)
Total 88.006.555.478 94.482.407.566
Mutasi untuk cadangan penurunan nilai piutang usaha adalah sebagai berikut:
31 Maret 2024 31 Desember 2023
Saldo awal tahun 5.919.765.143 4.206.088.429
Penyisihan - 1.713.676.714
Saldo akhir 5.919.765.143 5.919.765.143
Seluruh piutang usaha dalam mata uang Rupiah.
Manajemen berkeyakinan bahwa cadangan atas penurunan nilai adalah cukup untuk menutup kerugian atas piutang
usaha yang tidak tertagih.
Pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023, tidak ada piutang usaha yang dijadikan sebagai jaminan.
6. PIUTANG LAINNYA
Akun ini terdiri dari :
31 Maret 2024 31 Desember 2023
Pihak Ketiga
Piutang karyawan 217.182.654 285.051.923
Total 217.182.654 285.051.923
- 14 -
Page 19
PT NUSA PALAPA GEMILANG TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023, serta
untuk periode tiga bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2024 dan 2023
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan Lain)
7. PERSEDIAAN
Akun ini terdiri dari :
31 Maret 2024 31 Desember 2023
Bahan baku 68.937.032.961 69.839.539.529
Bahan pembantu 1.066.076.021 990.223.504
Barang dalam proses 2.519.370.569 2.530.472.930
Barang jadi 23.568.829.761 23.417.212.861
Total 96.091.309.312 96.777.448.824
Cadangan penurunan nilai persediaan - -
Neto 96.091.309.312 96.777.448.824
Berdasarkan penelaahan terhadap keadaan fisik dan nilai realisasi neto persediaan pada akhir tahun, manajemen
Perusahaan berkeyakinan bahwa tidak diperlukan penyisihan untuk persediaan yang usang atau penurunan nilai
persediaan.
Pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023 tidak terdapat persediaan yang dijaminkan.
Pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023 persediaan tidak diasuransikan .
8. ASET TETAP
Akun ini terdiri dari :
Saldo Saldo
01 Januari 2024 Penambahan Pengurangan Reklasifikasi 31 Maret 2024
Harga Perolehan
Tanah 15.339.585.050 - - - 15.339.585.050
Bangunan 27.224.123.198 - - - 27.224.123.198
Mesin pabrik 30.436.500.000 - - - 30.436.500.000
Peralatan pabrik 3.998.399.608 - - - 3.998.399.608
Kendaraan 5.074.615.857 - 1.164.533.634 - 3.910.082.223
Peralatan kantor 666.694.456 3.980.776 429.325.538 - 241.349.694
82.739.918.169 3.980.776 1.593.859.172 - 81.150.039.773
Akumulasi Penyusutan
Bangunan 3.326.385.185 340.301.540 - - 3.666.686.725
Mesin pabrik 745.080.729 475.570.314 - - 1.220.651.043
Peralatan pabrik 141.163.073 249.899.975 - - 391.063.048
Kendaraan 4.490.762.083 98.960.544 1.164.533.634 - 3.425.188.993
Peralatan kantor 538.825.777 14.767.048 429.325.538 - 124.267.287
9.242.216.847 1.179.499.421 1.593.859.172 - 8.827.857.096
Nilai buku 73.497.701.322 72.322.182.677
- 15 -
Page 20
PT NUSA PALAPA GEMILANG TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023, serta
untuk periode tiga bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2024 dan 2023
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan Lain)
Saldo Saldo
01 Januari 2023 Penambahan Pengurangan Reklasifikasi 31 Desember 2023
Harga Perolehan
Tanah 66.608.027.731 3.611.942.736 57.493.506.611 2.613.121.194 15.339.585.050
Bangunan 36.833.941.320 12.219.147.398 29.358.316.320 7.529.350.800 27.224.123.198
Mesin pabrik 89.280.067.137 11.253.249.084 89.280.067.137 19.183.250.916 30.436.500.000
Peralatan pabrik 6.937.301.576 3.998.399.608 6.937.301.576 - 3.998.399.608
Kendaraan 5.366.041.982 - 291.426.125 - 5.074.615.857
Peralatan kantor 782.537.809 76.274.400 192.117.753 - 666.694.456
Aset dalam penyelesaian 29.325.722.910 - - (29.325.722.910) -
235.133.640.465 31.159.013.226 183.552.735.522 - 82.739.918.169
Akumulasi Penyusutan
Bangunan 12.341.621.806 1.126.909.565 10.142.146.185 - 3.326.385.185
Mesin pabrik 18.064.906.881 1.672.473.095 18.992.299.247 - 745.080.729
Peralatan pabrik 5.603.544.311 273.939.444 5.736.320.681 - 141.163.073
Kendaraan 4.188.078.173 499.092.399 196.408.490 - 4.490.762.083
Peralatan kantor 669.366.471 55.628.858 186.169.551 - 538.825.777
40.867.517.642 3.628.043.361 35.253.344.154 - 9.242.216.847
Nilai buku 194.266.122.823 73.497.701.322
Beban penyusutan dialokasikan sebagai berikut:
2024 2023
(Tiga Bulan) (Tiga Bulan)
Beban produksi (Catatan 19) 972.326.516 1.333.611.927
Beban umum dan administrasi (Catatan 20) 207.172.905 134.724.871
Total 1.179.499.421 1.468.336.798
Pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023, Aset tetap kecuali peralatan pabrik, kendaraan dan peralatan kantor,
telah diasuransikan terhadap risiko kebakaran, kebanjiran, dan risiko lainnya berdasarkan suatu paket polis gabungan
kepada berbagai perusahaan asuransi pihak ketiga dengan keseluruhan jumlah pertanggungan masing-masing sebesar
Rp50.781.258.000
Pada tanggal 31 Maret 2024, Aset tetap dijaminkan sehubungan dengan fasilitas pinjaman bank (Catatan14 dan 15).
9. UTANG USAHA
Akun ini terdiri dari :
31 Maret 2024 31 Desember 2023
Pihak Ketiga
PT Adi Milindo Mesin 3.344.085.000 4.806.149.970
PT Permata Agro Persada 623.775.600 -
Lain-lain (masing-masing dibawah
10% dari utang usaha) 840.997.537 3.952.019.376
Total 4.808.858.137 8.758.169.346
Utang usaha timbul dari pembelian bahan baku, suku cadang dan bahan pembantu untuk produksi. Seluruh saldo
utang usaha tanpa jaminan dan tidak dikenakan bunga.
- 16 -
Page 21
PT NUSA PALAPA GEMILANG TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023, serta
untuk periode tiga bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2024 dan 2023
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan Lain)
10. PERPAJAKAN
a. Pajak Dibayar Di Muka
Akun ini terdiri dari:
31 Maret 2024 31 Desember 2023
Pajak Penghasilan
Pasal 23 - 174.579.338
Pasal 22 - 41.115.530
Pajak Pertambahan Nilai 504.036.329 -
Total 504.036.329 215.694.868
b. Utang Pajak
Akun ini terdiri dari:
31 Maret 2024 31 Desember 2023
Pajak Penghasilan
Pasal 23 49.151.753 -
Pasal 21 27.258.508 -
Pajak Pertambahan Nilai - 402.974.366
Total 76.410.261 402.974.366
c. Beban Pajak Penghasilan
Rincian manfaat (beban) pajak penghasilan Perusahaan adalah sebagai berikut:
2024 2023
(Tiga Bulan) (Tiga Bulan)
Pajak kini - -
Pajak tangguhan 552.048.761 -
Pajak Penghasilan - Neto 552.048.761 -
- 17 -
Page 22
PT NUSA PALAPA GEMILANG TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023, serta
untuk periode tiga bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2024 dan 2023
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan Lain)
Rekonsiliasi antara laba sebelum beban pajak penghasilan, sebagaimana disajikan dalam laporan laba rugi dan
penghasilan komprehensif lain dan taksiran laba kena pajak Perusahaan adalah sebagai berikut:
2024 2023
(Tiga Bulan) (Tiga Bulan)
Laba sebelum pajak penghasilan (2.505.676.789) 22.659.934.635
Beda waktu
Imbalan pascakerja 75.940.294 -
Beban penyusutan 23.528.209 35.142.972
Beda tetap
Penghasilan bunga yang telah dikenakan
pajak penghasilan final (3.635.760) (31.402.905)
Taksiran penghasilan kena pajak Perusahaan (2.409.844.046) 22.663.674.702
Kompensasi rugi pajak tahun sebelumnya (11.100.827.498) (42.824.358.212)
Taksiran penghasilan kena pajak Perusahaan
setelah kompensasi kerugian (13.510.671.544) (20.160.683.510)
Beban Pajak Penghasilan kini - Neto - -
Laba kena pajak untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 menjadi dasar dalam pengisian Surat
Pemberitahuan Tahunan (“SPT”) pajak penghasilan badan Perusahaan.
d. Pajak Tangguhan
Dikreditkan ke
Dikreditkan Penghasilan
Saldo (Dibebankan) ke Komprehensif Saldo
01 Januari 2024 Laba (Rugi) Lain 31 Maret 2024
Imbalan pascakerja 723.836.775 16.706.865 581.504 741.125.144
Penyusutan aset tetap 1.353.072.860 5.176.206 - 1.358.249.066
Provisi penurunan nilai piutang 1.302.348.331 - - 1.302.348.331
Rugi fiskal 2.442.182.050 530.165.690 - 2.972.347.740
Total 5.821.440.016 552.048.761 581.504 6.374.070.281
Dikreditkan ke
Dikreditkan Penghasilan
Saldo (Dibebankan) ke Komprehensif Saldo
01 Januari 2023 Laba (Rugi) Lain 31 Desember 2023
Imbalan pascakerja 654.683.301 66.827.459 2.326.016 723.836.775
Penyusutan aset tetap 1.322.147.044 30.925.816 - 1.353.072.860
Provisi penurunan nilai piutang 925.339.454 377.008.877 - 1.302.348.331
Rugi fiskal 9.326.305.566 (6.884.123.516) - 2.442.182.050
-
Total 12.228.475.365 (6.409.361.365) 2.326.016 5.821.440.016
- 18 -
Page 23
PT NUSA PALAPA GEMILANG TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023, serta
untuk periode tiga bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2024 dan 2023
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan Lain)
e. Administrasi
Berdasarkan peraturan perpajakan Indonesia, Perusahaan melaporkan SPT Tahunan berdasarkan perhitungan sendiri.
Otoritas Pajak dapat menilai atau mengubah besarnya liabilitas pajak dalam waktu lima tahun sejak tanggal
terutangnya pajak.
Apabila ada kewajiban perpajakan lainnya, akan diselesaikan oleh Perusahaan pada saat jatuh temponya.
Pada tanggal 29 Oktober 2021, Presiden Republik Indonesia menandatangani UU No.7/2021 tentang “Harmonisasi
Peraturan Perpajakan”, yang menerapkan, antara lain, tarif pajak penghasilan badan sebagai berikut:
a) Sebesar 22% yang mulai berlaku pada tahun pajak 2022 (sebelumnya 20% yang diatur dalam Perpu No.1 Tahun
2020 tertanggal 31 Maret 2020).
b) Perusahaan Terbuka dalam negeri dengan jumlah keseluruhan saham yang disetor diperdagangkan pada
bursa efek di Indonesia paling sedikit 40% dan memenuhi persyaratan tertentu sesuai dengan peraturan
pemerintah, dapat memperoleh tarif sebesar 3% lebih rendah dari tarif pada butir a di atas.
11. BEBAN AKRUAL
Akun ini terdiri dari :
31 Maret 2024 31 Desember 2023
Pihak Ketiga
Beban denda dan bunga perpajakan 509.114.427 -
Total 509.114.427 -
12. PINJAMAN BANK JANGKA PENDEK
Akun ini terdiri dari :
31 Maret 2024 31 Desember 2023
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. 26.271.278.065 26.400.000.000
Total 26.271.278.065 26.400.000.000
PT. Bank Negara Indonesia (Persero), Tbk.
Pada tanggal Pada tanggal 5 Juni 2015, Perusahaan dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) telah menandatangani
perjanjian kredit modal kerja. Pinjaman tersebut telah mengalami beberapa kali perubahan dengan perubahan terakhir
kali pada tanggal pada tanggal 24 April 2024 (Catatan 27: Peristiwa setelah tanggal neraca).
Pinjaman dari BNI atas fasilitas pinjaman sebagai berikut:
31 Maret 2024 31 Desember 2023
KMK 1 7.498.046.982 7.454.828.785
KMK 2 18.773.231.083 18.945.171.215
Total 26.271.278.065 26.400.000.000
- 19 -
Page 24
PT NUSA PALAPA GEMILANG TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023, serta
untuk periode tiga bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2024 dan 2023
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan Lain)
Berdasarkan keputusan kredit terakhir tersebut, BNI setuju untuk menyediakan jumlah pokok fasilitas pinjaman perubahan
perjanjian terdiri dari:
a. Fasilitas Kredit Modal Kerja-1 (KMK 1)
Jumlah fasilitas tersedia sebesar Rp7.500.000.000 dalam bentuk rekening koran terbatas-revolving yang hanya
digunakan untuk tambahan modal kerja pembiayaan industri pengolahan dan perdagangan pupuk. Fasilitas ini dikenakan
suku bunga sebesar 11,55% per tahun dan jangka waktu pinjaman sampai dengan 20 Maret 2025.
b. Fasilitas Kredit Modal Kerja-2 (KMK 2)
Jumlah fasilitas tersedia sebesar Rp20.000.000.000 dalam bentuk plafond-revolving yang hanya digunakan untuk modal
kerja transaksional berdasarkan sales contract/purchase order/SPK untuk pengolahan dan perdagangan pupuk yang
diperoleh Perusahaan. Fasilitas ini dikenakan suku bunga sebesar 11,55% per tahun dan jangka waktu pinjaman
sampai dengan 20 Maret 2025.
Perjanjian kredit diatas dijamin oleh:
a. Tanah dan bangunan pabrik tahap I dan tahap II yang terletak di Desa Banyu Tengah, Kecamatan Panceng,
Kabupaten Gresik, Propinsi Jawa Timur seluas 14.213 M2 yang dimiliki oleh PT Nusa Palapa Gemilang.
b. Mesin NPK Briket/mesin pupuk mikro briket dan mesin NPK Granul flake/dry granulation di pabrik tahap I dan II
yang terletak Desa Banyu Tengah, Kecamatan Panceng, Kabupaten Gresik, Propinsi Jawa Timur.
Pada tanggal 18 Desember 2023, Perusahaan dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) telah menandatangani persetujuan
penurunan maksimum dan penggantian jaminan No. CMB2/8/0170/R, telah disetujui ketentuan sebagai berikut:
1. Jaminan yang dilepas dan diroya:
a. 2 unit ruang office di Rasuna Office Park Kav.ZO 10-11, JI. H. Rasuna Said, kel. Menteng Atas, kec.Setiabudi,
Jakarta Selatan.
(i) Hak Milik atas Satuan Rumah Susun No.4744/111/Podium Selatan tgl.18-09-2008 an. Ujang Suparman
luas 29,55 M2, di atas SHGB No.144 tanggal 15-10-1997 berakhir s/d 18-06- 2037 dengan GS
No. 3589/1997 tgl 06-08-1997 seluas 68.925 m2.
(ii) Hak Milik atas Satuan Rumah Susun No.4745/111/Podium Selatan tgl.18-09-2008 an. Ujang Suparman
luas 29,55 M2, di atas SHGB No.144 tanggal 15-10-1997 berakhir sld 18-06- 2037 dengan GS
No. 3589/1997 tgl 06-08-1997 seluas 68.925 m2.
(iii) IMB No. 8647/IMB/1995 tgl. 31.07.1995.
b. Apartemen Taman Rasuna Tower 4 lantai 27 Unit A No.OB-27A, JI. HR. Rasuna Said, Kel. Menteng Atas,
Kec. Setiabudi, Jakarta Selatan.
(i) Hak Milik atas Satuan Rumah Susun No.918/XXVl/4 tgl.30 Desember 1997 dengan Gs. No. 5406/1997
seluas 73,82 m2 an. Ujang Suparman, di atas SHGB No.144 tanggal 15-10- 1997 berakhir s/d 18-06-
2037 dengan GS No. 3589/1997 tgl 06-08-1997 seluas 68.925 m2.
(ii) IMB No. 8647/IMB/1995 tgl. 31.07.1995.
c. Tanah Pekarangan, JI. Darussalam - Pelabuhan, Desa Sungai Awan Kanan, Kec. Muara Pawan, Kab.
Ketapang, Propinsi Kalimantan Barat.
(i) SHM No. 779 tgl. 16.02.2012, SU No.766/Sei Awan kanan/2011 tgl.01.12.2011, luas = 15.708 M2, an. Ujang
Suparman.
(ii) SHM No.780 tgl.16.02.2012, SU No.767/Sei Awan kanan/2011 tgl.01.12.2011, luas = 15.817 M2, an. Ujang
Suparman.
2. Jaminan pengganti:
a. Tanah dan bangunan pabrik tahap I dan tahap II yang terletak Desa Banyu Tengah, Kec. Paneeng, Kab.
Gresik, Propinsi Jawa Timur i. SHGB No.00011 tanggal 27-10-2019 JT tanggal 02/05/2053,
SU No.00921/12091510/2019 tanggal 14-10-2019, luas = 4.650 m2, an PT Nusa Palapa Gemilang.
(i) IMB No.503.5.1/471/437.74/2022 tanggal 27-12- 2022 LB= 2.123 m2.
(ii) SHGB No.00012 tanggal 30-10-2023 JT tanggal 30-10-2053, SU No.01146/12091510/2023 tanggal
19-09-2023, luas = 7.969 m2, an PT Nusa Palapa Gemilang.
(iii) SHGB No.00013 tanggal 30-10-2023 JT tanggal 30-10-2053, SU No.01147/12091510/2023 tanggal
19-09-2023, luas = 1.594 m2, an PT Nusa Palapa Gemilang.
(iv) IMB dalam proses.
- 20 -
Page 25
PT NUSA PALAPA GEMILANG TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023, serta
untuk periode tiga bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2024 dan 2023
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan Lain)
b. Mesin NPK Briket/mesin pupuk mikro briket dan mesin NPK Granul flake/dry granulation di pabrik tahap I dan
II yang terletak Desa Banyu Tengah, Kee. Paneeng, Kab. Gresik, Propinsi Jawa Timur.
(i) Mesin NPK Briket Dokumen Pembelian No.111/AMM-NPG/IX/2022 tanggal 05-09-2022.
(ii) Mesin NPK Dry Granulation Dokumen Pembelian No.112/AMM-NPG/X/2022 tanggal 06-10-2022.
3. Adapun penggantian jaminan dan pelepasan agunan dapat dilakukan dengan syarat sebagai berikut:
a. Telah dilakukan penurunan maksimum kredit atas fasilitas KMK Plafond dari maksimum awal sebesar
Rp.37.500.000.000,- (tiga puluh tujuh milyar lima ratus juta Rupiah) menjadi sebesar Rp.20.000.000.000,- (dua
puluh milyar Rupiah).
b. Agunan asli yang dilepas dan diroya dapat diserahkan kepada pemilik agunan atau pihak yang berwenang dan
didokumentasikan dengan tertib, dengan syarat :
(i) SKK dan P3K atas penurunan maksimum dan penggantian jaminan telah ditandatangani oleh pihak yang
berwenang.
(ii) Terhadap agunan yang insurable telah ditutup asuransi rekanan BNI dengan syarat Banker's Clause BNI atau
minimal telah ada order dan persetujuan dari perusahaan asuransi rekanan BNI dan telah dicadangkan dana
untuk biayanya.
(iii) Proses pengikatan agunan telah dilaksanakan, minimal SKMHT /APHT atas SHGB agunan baru dan Fidusia
Notariil atas Mesin telah ditandatangani oleh para pihak dihadapan notaris rekanan dan covernote dari notaris
rekanan telah diterima. Covernote notaris minimal berisi/menyatakan:
❖ Agunan yang akan diikat tidak sedang dalam permasalahan hukum dan dapat diikat
❖ Jangka waktu proses pengikatan
❖ Kesediaan/kesanggupan untuk menyerahkan sertifikat kepada BNI setelah proses pengikatan selesai
c. Menyerahkan surat pernyataan dan komitmen bahwa atas IMB dalam proses pengurusan apabila telah selesai
pengurusannya akan diserahkan kepada BNI pada kesempatan pertama.
d. Menyerahkan laporan KJPP atas penilaian asset tanah cfm SHGB No.00012 dan SHGB No.00013 paling lambat 30
hari sejak PPPK Pergantian Agunan ditandatangani
e. Lain-lain tetap sesuai syarat dan ketentuan pada Surat Keputusan Kredit (SKK) permanen terakhir No.SBM/1/314/R
tanggal 18-06-2022.
13. PINJAMAN BANK JANGKA PANJANG
Akun ini terdiri dari:
31 Maret 2024 31 Desember 2023
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. 1.920.000.000 2.340.000.000
Total 1.920.000.000 2.340.000.000
Rincian pinjaman bank jangka panjang berdasarkan periode jatuh tempo adalah sebagai berikut :
31 Maret 2024 31 Desember 2023
KMK Aflopend BNI 1.920.000.000 2.340.000.000
Total saldo pinjaman bank jangka panjang 1.920.000.000 2.340.000.000
Dikurangi bagian jatuh tempo dalam satu tahun 1.680.000.000 1.680.000.000
Bagian jangka panjang 240.000.000 660.000.000
- 21 -
Page 26
PT NUSA PALAPA GEMILANG TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023, serta
untuk periode tiga bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2024 dan 2023
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan Lain)
Rekonsiliasi saldo awal dan saldo akhir dari pinjaman bank jangka panjang adalah sebagai berikut:
31 Maret 2024 31 Desember 2023
Saldo awal 2.340.000.000 10.343.246.884
Penerimaan - 4.020.000.000
Pembayaran (420.000.000) (12.023.246.884)
Saldo akhir 1.920.000.000 2.340.000.000
PT. Bank Negara Indonesia (Persero), Tbk.
Berdasarkan Surat Perpanjangan Fasilitas Kredit No. CMB2 / 8 / 089 / R tanggal 24 April 2024 (Catatan 27: Peristiwa setelah
tanggal neraca), PT. Bank Negara Indonesia (Persero), Tbk. setuju untuk mereview fasilitas kredit jangka panjang yang masih
berjalan sebagai berikut:
Fasilitas Kredit Modal Kerja – Aflopend
Jumlah fasilitas tersedia sebesar Rp5.000.000.000 dalam bentuk Kredit Modal Kerja Aflopend yang tetap dilanjutkan sesuai
schedule Cfm. PK No. 014/SBM/PK-KMK/2022 tanggal 17-06-2022. Fasilitas ini dikenakan suku bunga sebesar 11,55%
per tahun dan jangka waktu angsuran pinjaman sampai dengan 19 Juni 2025.
Pada tanggal 31 Mei 2022 Fasilitas Kredit Modal Kerja-Aflopend telah dilunasi atau tidak terdapat baki debet, namun fasilitas
tersebut masih bisa digunakan dengan plafond maksimal Rp5.000.000.000.
Fasilitas Kredit Modal Kerja – Aflopend dari PT. Bank Negara Indonesia (Persero), Tbk. ini dijamin dengan aset bersamaan
dengan fasilitas pinjaman jangka pendek.
14. LIABILITAS IMBALAN PASCAKERJA
Perusahaan mencatat penyisihan imbalan kerja untuk memenuhi imbalan minimum yang diwajibkan untuk dibayar
kepada karyawan yang memenuhi persyaratan sesuai dengan Undang-Undang Cipta Kerja No. 11 Tahun 2020 dan
Peraturan Pemerintah No. 35 Tahun 2021.
Pada tanggal 31 Desember 2023 dihitung oleh KKA Marcel Pryadarshi Soepeno, aktuaris independen. Pada tanggal
31 Maret 2024 dihitung sementara oleh manajemen berdasarkan hasil perhituangan aktuaris tanggal 31 Desember 2023
tersebut.
Tabel berikut menyajikan komponen dari beban imbalan neto yang diakui dalam laporan laba rugi dan penghasilan
komprehensif lain dan jumlah yang diakui dalam laporan posisi keuangan untuk liabilitas diestimasi imbalan kerja
karyawan dengan menggunakan metode “Projected Unit Credit” dengan asumsi-asumsi sebagai berikut:
Perhitungan aktuaris menggunakan metode “Projected Unit Credit” dengan asumsi-asumsi sebagai berikut:
31 Maret 2024 31 Desember 2023
Tingkat diskonto per tahun 6,90% 6,90%
Kenaikan gaji rata-rata per tahun 6,00% 6,00%
Usia pensiun normal 56 Tahun 56 Tahun
Tingkat mortalitas TMI IV TMI IV
Tingkat cacat 5% dari TMI IV 5% dari TMI IV
- 22 -
Page 27
PT NUSA PALAPA GEMILANG TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023, serta
untuk periode tiga bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2024 dan 2023
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan Lain)
Mutasi liabilitas imbalan pascakerja karyawan adalah sebagai berikut:
31 Maret 2024 31 Desember 2023
Saldo awal tahun 1.938.676.407 1.624.342.434
Beban tahun berjalan 75.940.294 303.761.175
Rugi (penghasilan) komprehensif lain 2.643.200 10.572.798
Saldo Akhir 2.017.259.900 1.938.676.407
Rincian imbalan pasca masa kerja yang diakui di laporan laba rugi:
31 Maret 2024 31 Desember 2023
Beban jasa kini 45.889.959 183.559.835
Beban bunga 30.050.335 120.201.340
Total 75.940.294 303.761.175
Pengukuran kembali imbalan kerja yang diakui dalam penghasilan komprehensif lain adalah sebagai berikut:
31 Maret 2024 31 Desember 2023
Kerugian (keuntungan) aktuarial yang timbul dari:
Penyesuaian pengalaman pada kewajiban 544.545 2.178.179
Perubahan asumsi keuangan 2.098.655 8.394.619
Total 2.643.200 10.572.798
Analisa sensitivitas kuantitatif kewajiban imbalan pascakerja terhadap perubahan asumsi utama tertimbang pada tanggal
31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023 adalah sebagai berikut:
31 Maret 2024 31 Desember 2023
Perubahan asumsi tingkat diskonto
Penurunan 1% 2.041.006.851 1.961.498.282
Kenaikan 1% (1.997.503.990) (1.919.690.099)
Perubahan asumsi tingkat kenaikan gaji
Penurunan 1% (1.996.040.273) (1.918.283.402)
Kenaikan 1% 2.042.451.663 1.962.886.810
- 23 -
Page 28
PT NUSA PALAPA GEMILANG TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023, serta
untuk periode tiga bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2024 dan 2023
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan Lain)
15. MODAL SAHAM
Susunan pemegang saham perusahaan pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023 sebagai berikut:
Prosentase
Nama Pemegang Saham Lembar Saham Kepemilikan Jumlah Modal
PT Atmaja Makmur Gemilang 1.814.722.048 56,01% 90.736.102.400
PT Nebula Persada Gemilang 777.466.592 23,99% 38.873.329.600
Masyarakat (masing-masing
kurang dari 5% ) 648.047.200 20,00% 32.402.360.000
Total 3.240.235.840 100,00% 162.011.792.000
Berdasarkan Pernyataan Keputusan Pemegang Saham Perusahaan dalam Akta Notaris No. 44 dari Elizabeth Karina
Leonita, SH., M.Kn. tanggal 23 April 2021, notaris di Bogor, para pemegang saham Perusahaan menyetujui pengeluaran
saham baru sebanyak 648.047.200 saham dengan nilai nominal Rp50 melalui Penawaran Umum Saham Perdana kepada
masyarakat dengan memperhatikan peraturan perundang-undang yang berlaku. Perubahan anggaran dasar telah
mendapat persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia berdasarkan Surat Keputusan
No. AHU-0087549.AH.01.11.Tahun 2021 tanggal 11 Mei 2021.
16. TAMBAHAN MODAL DISETOR
31 Maret 2024 31 Desember 2023
Agio saham dari penawaran umum
saham perdana 32.402.360.000 32.402.360.000
Biaya emisi saham (3.473.532.992) (3.473.532.992)
Total 28.928.827.008 28.928.827.008
17. SALDO LABA
Berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan pada tanggal 23 Maret 2021 yang telah dituangkan dalam akta Notaris
No.114 oleh Elizabeth Karina Leonita, S.H, M.Kn tanggal 23 Juni 2021, pemegang saham setuju untuk menetapkan laba yang
ditentukan penggunaannya sebesar Rp1.069.750.453 sebagai cadangan umum dalam rangka memenuhi ketentuan pasal 70
Undang-undang Perseroan Terbatas No.40 tahun 2007.
Jumlah total cadangan umum pada tanggal 31 Desember 2020 adalah sebesar Rp 2.682.750.529
Jumlah total cadangan umum pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023 masing-masing sebesar
Rp3.753.526.629.
- 24 -
Page 29
PT NUSA PALAPA GEMILANG TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023, serta
untuk periode tiga bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2024 dan 2023
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan Lain)
Mutasi saldo laba selama periode tiga bulan yang berakhir tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Maret 2023 adalah sebagai berikut:
2024 2023
(Tiga Bulan) (Tiga Bulan)
Saldo laba awal periode 41.529.625.400 (18.605.072.720)
Tambah (Kurang) dari Laba tahun berjalan (1.953.628.028) 22.659.934.635
Koreksi saldo laba - -
Saldo laba akhir periode 39.575.997.372 4.054.861.915
18. PENJUALAN
Akun ini merupakan penjualan atas produksi pupuk dengan rincian penjualan berdasarkan pelanggan sebagai berikut :
2024 2023
(Tiga Bulan) (Tiga Bulan)
Pihak Berelasi
PT Pijar Nusa Pasifik 12.113.000.000 10.432.000.000
12.113.000.000 10.432.000.000
Pihak Ketiga
PT Borneo Langgeng Sejahtera 3.146.334.125 17.400.000.000
PT Wirakarya Sakti 2.386.800.000 11.234.855.454
Lain-lain (masing-masing dibawah
10% dari penjualan neto) 4.788.975.909 (31.868.004.920)
10.322.110.034 (3.233.149.466)
Total 22.435.110.034 7.198.850.534
Perincian penjualan berdasarkan jenis produk adalah sebagai berikut :
2024 2023
(Tiga Bulan) (Tiga Bulan)
NPK BRIKET 12.113.000.000 -
NPK GRANUL 6.613.568.702 -
MIKRO 3.146.334.125 500.000
LAIN-LAIN 560.000.000 7.198.350.534
DOLOMITE 2.207.207 -
Total 22.435.110.034 7.198.850.534
- 25 -
Page 30
PT NUSA PALAPA GEMILANG TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023, serta
untuk periode tiga bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2024 dan 2023
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan Lain)
19. BEBAN POKOK PENJUALAN
Akun ini merupakan harga pokok penjualan atas pupuk yang diproduksi dengan rincian sebagai berikut :
2024 2023
(Tiga Bulan) (Tiga Bulan)
Persediaan awal bahan baku 69.839.539.529 37.386.876.480
Pembelian bahan baku 13.644.596.311 1.937.690.792
Jumlah bahan baku yang tersedia 83.484.135.840 39.324.567.272
Persediaan akhir bahan baku (68.937.032.961) (12.341.498.530)
Jumlah pemakaian bahan baku 14.547.102.879 26.983.068.742
Beban produksi 2.490.089.229 1.366.183.388
Jumlah biaya produksi 17.037.192.108 28.349.252.130
Persediaan awal barang dalam proses 2.530.472.930 297.732.684
Persediaan akhir barang dalam proses (2.519.370.569) (297.732.684)
Total beban pokok produksi 17.048.294.469 28.349.252.130
Persediaan awal barang jadi 23.417.212.861 13.206.068.628
Persediaan akhir barang jadi (23.568.829.761) (8.373.025.534)
Total Beban Pokok Penjualan 16.896.677.569 33.182.295.224
Beban produksi tidak langsung terdiri dari:
2024 2023
(Tiga Bulan) (Tiga Bulan)
Upah tenaga kerja langsung 210.130.036 -
Biaya penyusutan (Catatan 8) 972.326.516 1.333.611.927
Utilitas dan bahan bakar 271.590.821 -
Perawatan dan pemeliharaan pabrik 140.183.247 -
Lain-lain 895.858.609 32.571.461
2.490.089.229 1.366.183.388
20. BEBAN USAHA
Akun ini terdiri dari:
2024 2023
(Tiga Bulan) (Tiga Bulan)
Beban Marketing & Penjualan
Promosi dan pemasaran 255.897.455 67.814.273
Pengujian 23.766.466 482.850
Transportasi 1.299.029.833 14.690.200
1.578.693.754 82.987.323
- 26 -
Page 31
PT NUSA PALAPA GEMILANG TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023, serta
untuk periode tiga bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2024 dan 2023
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan Lain)
2024 2023
(Tiga Bulan) (Tiga Bulan)
Beban Umum dan Administrasi
Gaji dan tunjangan karyawan 1.638.864.298 10.187.860.142
Transportasi dan perjalanan 223.467.363 193.680.043
Keperluan kantor 37.557.858 47.345.987
Retribusi dan Perijinan 80.000 51.749.034
Jasa Profesional 1.010.271.205 6.866.387.559
Pemeliharaan dan perbaikan 90.632.061 72.986.609
Asuransi 73.103.940 7.253.358
Pajak 517.247.252 3.440.466.760
Imbalan pascakerja 75.940.294 -
Sewa 105.100.000 166.020.000
Penyusutan Aset 207.172.905 134.724.871
Lain-lain 24.510.000 2.530.000
4.003.947.176 21.171.004.363
Total 5.582.640.930 21.253.991.686
21. PENGHASILAN (BEBAN) LAIN-LAIN
Akun ini terdiri dari:
2024 2023
(Tiga Bulan) (Tiga Bulan)
Pendapatan Lain-lain
Jasa giro 3.635.760 31.402.905
Pendapatan lain-lain penjualan/penghapusan aset (1.593.859.172) 78.207.811.234
(1.590.223.412) 78.239.214.139
Beban Lain-lain
Beban keuangan pinjaman bank (823.172.282) (8.138.791.002)
Administrasi bank (48.072.630) (203.052.126)
(871.244.912) (8.341.843.128)
Total (2.461.468.324) 69.897.371.011
- 27 -
Page 32
PT NUSA PALAPA GEMILANG TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023, serta
untuk periode tiga bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2024 dan 2023
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan Lain)
22. LABA PER SAHAM
Rincian perhitungan laba per saham dasar adalah sebagai berikut:
2024 2023
(Tiga Bulan) (Tiga Bulan)
Laba (rugi) neto periode berjalan (1.953.628.028) 22.659.934.635
Rata-rata tertimbang jumlah saham biasa yang beredar 3.240.235.840 3.240.235.840
Laba (rugi) per Saham Dasar (0,60) 6,99
23. SALDO DAN TRANSAKSI DENGAN PIHAK-PIHAK BERELASI
Selain informasi pihak berelasi yang telah diungkapkan dalam masing-masing Catatan atas Laporan Keuangan, berikut ini
transaksi signifikan antara Perusahaan dan pihak berelasi sesuai dengan persyaratan yang ditetapkan antara pihak-
pihak terkait:
Saldo dengan pihak berelasi adalah sebagai berikut :
31 Maret 2024 31 Desember 2023
Penjualan - Pihak Berelasi (Catatan 18)
PT Pijar Nusa Pasifik 12.113.000.000 10.432.000.000
12.113.000.000 10.432.000.000
Prosentase dari total penjualan 53,99% 144,91%
Pembelian - Pihak Berelasi (Catatan 19)
PT Pijar Nusa Pasifik 6.158.384.518 -
6.158.384.518 -
Prosentase dari total pembelian 45,13% 0,00%
Total remunerasi dari Dewan Komisaris dan Dewan Direksi pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023
masing-masing sebesar Rp409.530.906 dan Rp1.638.123.625.
Ringkasan sifat hubungan dan transaksi yang signifikan dengan pihak-pihak berelasi tersebut adalah sebagai berikut:
Entitas Hubungan Sifat transaksi
PT Pijar Nusa Pasifik Entitas sepengendali Pembelian dan penjualan
- 28 -
Page 33
PT NUSA PALAPA GEMILANG TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023, serta
untuk periode tiga bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2024 dan 2023
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan Lain)
24. INFORMASI SEGMEN
Informasi segmen di bawah ini dilaporkan berdasarkan informasi yang digunakan oleh manajemen untuk mengevaluasi
kinerja setiap segmen usaha dan di dalam mengalokasikan sumber daya. Bisnis Perusahaan hanya dikelompokkan
menjadi satu produk utama yaitu pengolahan pupuk.
2024 2023
(Tiga Bulan) (Tiga Bulan)
PENJUALAN 22.435.110.034 7.198.850.534
BEBAN POKOK PENJUALAN (16.896.677.569) (33.182.295.224)
HASIL SEGMEN 5.538.432.465 (25.983.444.690)
Beban usaha segmen (5.582.640.930) (21.253.991.686)
Pendapatan lain-Lain (1.590.223.412) 78.239.214.139
Beban lain-lain (871.244.912) (8.341.843.128)
Beban pajak penghasilan - neto 552.048.761 -
LABA SEGMEN (1.953.628.028) 22.659.934.635
Segmen Aset dan Liabilitas
Segmen Aset 266.082.383.456 270.529.738.030
Segmen Liabilitas 35.602.920.790 75.561.102.343
25. INSTRUMEN KEUANGAN
Tabel berikut menyajikan nilai tercatat dan taksiran nilai wajar dari instrumen keuangan yang dicatat laporan posisi
keuangan pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023:
31 Maret 2024 31 Desember 2023
Nilai Tercatat Nilai Wajar Nilai Tercatat Nilai Wajar
Aset Keuangan
Kas dan bank 2.567.046.725 2.567.046.725 1.195.227.990 1.195.227.990
Piutang usaha 88.006.555.478 88.006.555.478 94.482.407.566 94.482.407.566
Piutang lain-lain - Pihak Ketiga 217.182.654 217.182.654 285.051.923 285.051.923
Total 90.790.784.857 90.790.784.857 95.962.687.479 95.962.687.479
Liabilitas Keuangan
Utang usaha 4.808.858.137 4.808.858.137 8.758.169.346 8.758.169.346
Pinjaman bank jangka pendek 26.271.278.065 26.271.278.065 26.400.000.000 26.400.000.000
Pinjaman bank jangka panjang 1.920.000.000 1.920.000.000 2.340.000.000 2.340.000.000
Total 33.000.136.202 33.000.136.202 37.498.169.346 37.498.169.346
26. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN
Perusahaan dipengaruhi oleh berbagai risiko keuangan, termasuk risiko kredit dan risiko likuiditas. Tujuan manajemen risiko
Perusahaan secara keseluruhan adalah untuk secara efektif mengendalikan risiko-risiko ini dan meminimalisasi pengaruh
merugikan yang dapat terjadi terhadap kinerja keuangan Perusahaan. Manajemen mereview dan menyetujui kebijakan untuk
mengendalikan setiap risiko.
- 29 -
Page 34
PT NUSA PALAPA GEMILANG TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023, serta
untuk periode tiga bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2024 dan 2023
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan Lain)
Kebijakan manajemen risiko keuangan yang dijalankan oleh Perusahaan dalam menghadapi risiko tersebut adalah sebagai
berikut:
Risiko Kredit
Risiko kredit yang dihadapi oleh Perusahaan berasal dari penempatan rekening koran dan kredit yang diberikan
kepada pelanggan. Perusahaan melakukan pengawasan kolektibilitas piutang usaha sehingga dapat diterima
penagihannya secara tepat waktu dan juga melakukan penelaahan atas masing-masing piutang pelanggan secara
berkala untuk menilai potensi timbulnya kegagalan penagihan dan membentuk pencadangan berdasarkan hasil penelaahan
tersebut.
Eksposur Perusahaan terhadap risiko kredit timbul dari kelalaian pihak lain, dengan eksposur maksimum sebesar jumlah
tercatat aset keuangan Perusahaan, sebagai berikut:
31 Maret 2024 31 Desember 2023
Kas dan bank 2.567.046.725 1.195.227.990
Piutang usaha 88.006.555.478 94.482.407.566
Piutang lain-lain - Pihak Ketiga 217.182.654 285.051.923
Total 90.790.784.857 95.962.687.479
Risiko Likuiditas
Risiko likuiditas muncul pada situasi di mana Perusahaan mengalami kesulitan dalam memperoleh pendanaan.
Manajemen risiko likuiditas berarti menjaga kecukupan saldo kas dan bank. Perusahaan mengelola risiko likuiditas dengan
memonitor perkiraan arus kas dan arus kas aktual serta menyesuaikan profil jatuh tempo dari aset dan liabilitas
keuangan.
Tabel dibawah ini menggambarkan liabilitas keuangan Perusahaan berdasarkan jatuh temponya. Total yang terdapat
di tabel ini adalah nilai kontraktual yang tidak didiskontokan:
31 Maret 2024
Periode Jatuh Tempo
Sampai dengan Lebih dari 1 tahun Lebih dari
Jumlah Tercatat 1 tahun sampai 5 tahun 5 tahun
Liabilitas Keuangan
Utang usaha 4.808.858.137 4.808.858.137 - -
Pinjaman bank jangka pendek 26.271.278.065 26.271.278.065 - -
Pinjaman bank jangka panjang 1.920.000.000 1.680.000.000 240.000.000 -
Total 33.000.136.202 32.760.136.202 240.000.000 -
31 Desember 2023
Periode Jatuh Tempo
Sampai dengan Lebih dari 1 tahun Lebih dari
Jumlah Tercatat 1 tahun sampai 5 tahun 5 tahun
Liabilitas Keuangan
Utang usaha 8.758.169.346 8.758.169.346 - -
Pinjaman bank jangka pendek 26.400.000.000 26.400.000.000 - -
Pinjaman bank jangka panjang 2.340.000.000 1.680.000.000 660.000.000 -
Total 37.498.169.346 36.838.169.346 660.000.000 -
- 30 -
Page 35
PT NUSA PALAPA GEMILANG TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023, serta
untuk periode tiga bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2024 dan 2023
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan Lain)
Risiko Suku Bunga
Eksposur Perusahaan terhadap risiko tingkat suku bunga terutama berasal dari simpanan di bank dan fasilitas pinjaman
yang didasarkan pada tingkat suku bunga mengambang. Perusahaan mengelola risiko keuangan ini dengan melakukan
monitor terhadap tingkat suku bunga pasar.
Perusahaan mengelola risiko suku bunga dengan cara sangat berhati-hati dalam mengambil pinjaman bank dan
membatasinya pada tingkat yang wajar sesuai dengan arus kas Perusahaan.
Pengelolaan Risiko Modal
Tujuan Perusahaan dalam mengelola permodalan adalah untuk melindungi kemampuan Perusahaan dalam
mempertahankan kelangsungan usaha, sehingga dapat tetap memberikan imbal hasil bagi pemegang saham dan
manfaat bagi pemangku kepentingan lainnya dan untuk mengelola struktur modal yang optimal untuk meminimalisasi
biaya modal yang efektif.
27. PERISTIWA SETELAH TANGGAL NERACA
Pada tanggal 24 April 2024 telah dilakukan perpanjangan fasilitas pinjaman dari PT Bank Negara Indonesia (Persero), Tbk.
dengan Surat Perpanjangan Fasilitas Kredit No. CMB2 / 8 / 089 / R.
Perpanjangan atas fasilitas kredit perseroan dapat disetujui dengan syarat-syarat dan ketentuan sebagai berikut:
A. KREDIT MODAL KERJA – 1 RC TERBATAS (PERPANJANGAN)
1. Maksimum : Tetap sebesar Rp.7.500.000.000,- (tujuh miliar lima ratus juta Rupiah).
2. Keperluan : Tambahan modal kerja industri pengolahan pupuk.
3. Bentuk/sifat : Revolving / RC Terbatas.
4. Jangka waktu : 12 (dua belas) bulan sejak jatuh tempo atau sejak tanggal 21 Maret 2024 sampai
dengan tanggal 20 Maret 2025 termasuk perpanjangan sementara.
5. Bunga : 11,55% (sebelas koma lima lima persen) per tahun atau sesuai tarif bunga yang
berlaku di BNI dan selanjutnya akan direview setiap saat untuk disesuaikan
dengan tarif bunga yang berlaku di BNI pada saat itu.
6. Propisi : 0,25% (nol koma dua lima persen) per tahun dari maksimum kredit dipungut
secara proporsional.
7. Biaya Administrasi : Rp1.000.000,- (satu juta Rupiah).
8. Booking Office : BNI Graha Pangeran.
B. KREDIT MODAL KERJA – 2 PLAFOND (PERPANJANGAN)
1. Maksimum : Tetap Sebesar Rp.20.000.000.000,- (dua puluh miliar Rupiah).
2. Keperluan : Pembiayaan modal kerja usaha industri pengolahan pupuk.
3. Bentuk/sifat : Plafond dan bersifat Clean Up System.
- 31 -
Page 36
PT NUSA PALAPA GEMILANG TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023, serta
untuk periode tiga bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2024 dan 2023
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan Lain)
4. Jangka waktu : 12 (dua belas) bulan sejak jatuh tempo atau sejak tanggal 21 Maret 2024 sampai
dengan tanggal 20 Maret 2025 termasuk perpanjangan sementara.
5. Bunga : 11,55% (sebelas koma lima lima persen) per tahun atau sesuai tarif bunga yang
berlaku di BNI dan selanjutnya akan direview setiap saat untuk disesuaikan
dengan tarif bunga yang berlaku di BNI pada saat itu.
6. Propisi : 0,25% (nol koma dua lima persen) per tahun dari maksimum kredit dipungut
secara proporsional.
7. Biaya Administrasi : Rp1.000.000,- (satu juta Rupiah).
8. Booking Office : BNI Graha Pangeran.
C. KREDIT MODAL KERJA – AFLOPEND (REVIEW)
1. Maksimum : Tetap dengan baki debet per 23 Februari 2024 adalah sebesar
Rp2.200.000.000,- (dua miliar dua ratus juta Rupiah).
2. Keperluan : Pembiayaan modal kerja usaha industri pengolahan pupuk.
3. Bentuk/sifat : Aflopend.
4. Jangka waktu : Tetap selama 36 (tiga puluh enam) bulan sejak penandatanganan perjanjian
kredit atau sampai dnegan tanggal 19-06-2025.
5. Bunga : 11,55% (sebelas koma lima lima persen) per tahun atau sesuai tarif bunga yang
berlaku di BNI dan selanjutnya akan direview setiap saat untuk disesuaikan
dengan tarif bunga yang berlaku di BNI pada saat itu.
6. Propisi : 0,25% (nol koma dua lima persen) per tahun dari maksimum kredit dipungut
secara proporsional.
7. Biaya Administrasi : Rp500.000,- (lima ratus ribu Rupiah).
8. Booking Office : BNI Graha Pangeran.
28. PERJANJIAN PENTING DAN KOMITMEN
a. Perjanjian sewa menyewa
Pada tanggal 14 Juli 2021, berdasarkan Akta sewa menyewa No.11 oleh notaris Vivi Soraya, S.H., Perusahaan
menandatangani perjanjian dengan Pemerintah Desa Bakungtemenggungan, pihak ketiga mengenai sewa lahan
tanah kas desa untuk digunakan perusahaan dilahan yang dimiliki oleh Pemerintahan Desa Bakungtemenggungan
dengan luas 5.950 m2 yang berlokasi di Blok Vl Dusun Temenggungan, Desa Bakung Temenggungan, Kecamatan
Balongbendo, Kabupaten Sidoarjo, Provinsi Jawa Timur dengan jangka waktu selama 10 tahun.
b. Perjanjian dengan Pihak Berelasi
Pada tanggal 1 Juli 2022, berdasarkan Perjanjian Penyediaan Fasilitas Pinjaman No240/NPGDIR/ VII/2022,
Perusahaan dengan Ujang Suparman (Ujang), pihak berelasi, dimana Ujang memberikan pinjaman kepada
Perusahaan dengan nilai pinjaman maximum sebesar Rp13.000.000.000 selama 6 bulan dan tanpa bunga, Pada
tanggal 30 September 2022, telah ditandatangani addendum perjanjian Nomor: 299/NPG-DIR/IX/2022, dimana
berdasarkan perjanjian tersebut pinjaman dikenakan bunga 8% dengan maximum pinjaman sebesar
Rp40.000.000.000 dan jatuh tempo selama 6 bulan sejak tanggal perjanjian addendum.
- 32 -
Page 37
PT NUSA PALAPA GEMILANG TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023, serta
untuk periode tiga bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2024 dan 2023
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan Lain)
c. Perjanjian Jual Beli Aset Bersyarat
Pada tanggal 29 September 2022, Perusahaan dan PT Abadi Agrosindo Persada (AAP), pihak ketiga, menandatangani
perjanjian jual beli aset bersyarat dimana Perusahaan menjual aset tetap tanah, bangunan, mesin, peralatan pabrik,
persediaan bahan baku, lisensi dan merek kepada AAP dengan nilai transaksi sebesar Rp275.000.000.000 belum
termasuk PPN dan PPh, yang terdiri atas atas:
1. Aset tanah dan bangunan sebesar Rp121.000.000.000;
2. Aset Mesin sebesar Rp127.800.000.000;
3. Aset inventories sebesar Rp1.000.000.000;
4. Aset Kendaraan sebesar Rp200.000.000; dan
5. Pemberian lisensi merek dan jual beli merek masing masing sebesar Rp5.000.000.000 dan Rp20.000.000.000.
Pembayaran disepakati atas uang muka 10% atau Rp27.500.000.000 setelah 7 hari kerja setelah perjanjian
penampungan ditandantangani para pihak. Kemudian sisanya sebesar Rp134.543.043.372 dibayarkan ke Rekening
Perusahaan dan sebesar Rp30.176.726.713 untuk dibayarkan ke rekening Supplier Perusahaan. Berdasarkan
perjanjian harus memenuhi persyaratan pendahuluan yang terdiri atas beberapa hal berikut ini:
1. Mendapatkan persetujuan dari RUPS dan dari Dewan Komisaris;
2. Mendapatkan surat pelepasan aset yang dijaminkan yang ditandatangani Eximbank yang menegaskan bahwa aset
yang dijaminkan dapat dialihkan kepada Pembeli (AAP);
3. Perusahaan sebagai Perusahaan Terbuka melakukan dan memenuhi seluruh kewajiban untuk melakukan
transaksi sebagaimana dipersyaratkan oleh hukum yang berlaku khususnya peraturan OJK dan BEI;
4. Perusahaan telah memperoleh persetujuan yang diperlukan dari pihak lainnya termasuk Badan Pemberintahan
sehubungan dengan pelaksanaan transaksi dan pengalihan serta segala perijinan dari pemerintah Desa Bakung
dan Bupati Sidoarjo;
5. Perusahaan dan AAP menandatangani perjanjian lisensi merek;
6. Perusahaan dan AAP menandatangani perjanjian kerjasama sehubungan pengunaan Izin Edar Bersama;
7. Perusahaan telah menyerahkan bukti yang memuaskan bagi AAP yang menunjukan bahwa masing-masing
karyawan yang diahlihkan telah melakukan perjanjian pengalihan karyawan yang telah ditandatangani
sebagaimana mestinya oleh masing-masing karyawan dan perjanjian telah ditandatangani sebagaimana mestinya
oleh masing-masing karyawan yang dialihkan yang berlaku efektif pada saat penyelesaian;
8. Perusahaan harus memenuhi persyaratan pendahuluan selambat-lambatnya tanggal 10 Desember 2022 atau
tanggal lain yang disepakati oleh pembeli (Long Stop Date);
9. Dalam hal Perusahaan tidak dapat memenuhi persyaratan pendahuluan sampai dengan tanggal long stop date,
maka Perusahaan sepakat akan membayarkan denda penalti sebesar 0,1 % per hari dari harga transaksi yang
harus dibayarkan kepada AAP paling lambat 5 hari kerja setelah permintaan atas denda penalti dikirimkan
oleh AAP kepada Perusahaan; dan
10. Perusahaan dan AAP sepakat atas perjanjian dianggap telah selesai dan kepemilikan diahlikan kepada AAP
apabila AAP telah melunasi seluruh pembayarannya.
Pada tanggal 9 Desember 2022, Perusahaan dan PT Abadi Agrosindo Persada (AAP), pihak ketiga,
menandatangani perubahaan perjanjian jual beli aset bersyarat, dimana terdapat perubahaan atas persyaratan
sebagai berikut :
1. Persyaratan pendahuluan dimana sebelumnya persyaratan pendahuluan dipenuhi segera selambat-lambatnya
tanggal 10 Desember 2022, atau tanggal lain yang disepakati oleh pembeli (Long Stop Date) menjadi
persyaratan pendahuluan dipenuhi sesegera mungkin selambat-lambatnya tanggal 25 Januari 2023, atau tanggal
lain yang disepakati oleh pembeli (Long Stop Date).
2. Dalam hal penjual tidak dapat memenuhi persyaratan pendahuluan sampai dengan long stop date, maka penjual
sepakat membayarkan denda penalti sebesar 0,1% per hari dari harga transaksi yang dihitung sejak tanggal 15
Januari 2023 (Denda Penalti) yang harus dibayarkan kepada AAP paling lambat 5 hari kerja setelah permintaan
atas denda penalti dikirimkan oleh AAP kepada Perusahaan.
- 33 -
Page 38
PT NUSA PALAPA GEMILANG TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023, serta
untuk periode tiga bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2024 dan 2023
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan Lain)
d. Perjanjian Pengikatan Jual Beli
Pada tanggal 16 September 2022, berdasarkan Akta Perjanjian Pengikatan Jual Beli No.15 oleh notaris Widatul
Millah, S.H., dimana Perusahaan menandatangani perjanjian dengan Fandloli, pihak ketiga. atas pembelian sebidang
tanah Sertifikat Hak Milik No984/Desa Banyu Tengah seluas 4.650 m2 senilai Rp2.394.750.000 yang berlokasi di
Desa Banyu Tengah, Kecamatan Panceng, Kabupaten Gresik, Provinsi Jawa timur. Pembelian tanah sudah dilunasi
seluruhnya dan masih dalam proses balik nama.
e. Perjanjian Jual Beli Mesin NPK Briket / Pupuk Mikro Briket
Pada tanggal 5 September 2022, Perusahaan menandatangani perjanjian jual beli mesin NPK Briket /Pupuk Mikro
Briket Nomor:111/AMM- NPG/IX/2022 dengan PT Adi Millindo Mesin (AMM), pihak ketiga atas pembelian 15 unit
mesin sebesar Rp12.511.500.000 sebelum PPN dan PPh. Perusahaan dan PT Adi Millindo Mesin sepakat pembelian
mesin dibayarkan secara bertahap dengan ketentuan sebagai berikut:
1. Pembayaran tahap pertama sebesar 25% atau Rp3.127.875.000 setelah perikatan jual beli ditandatangani;
2. Pembayaran tahap kedua sebesar 25% atau Rp3.127.875.000 dibayarkan saat progress penyelesiaan mencapai
50%;
3. Pembayaran tahap ketiga sebesar 40% atau Rp5.004.600.000 dibayarkan saat progress penyelesiaan mencapai
100% yang dibuktikan dengan berita acara commisioning lengkap dan Trial Running; dan
4. Pembayaran retensi 10% atau Rp1.251.150.000 dibayarkan satu bulan seluruh mesin berfungsi degan baik dan
telah dilakukan instalasi maupun commissioning.
Pada tanggal 28 November 2022, Perusahaan dan AMM menandatangi addendum perjanjian
No.151.1/ADDPERJ/AMM-NPG/LGL/XI/2022 yang dimana para pihak sepakat merubah isi pasal 2 atas perjanjian
sebelumnya disebutkan “Pembayaran tahap kedua sebesar 25% atau Rp3.127.875.000 dibayarkan saat progress
penyelesiaan mencapai 50%” menjadi “Pembayaran tahap kedua sebesar 25% atau Rp3.127.875.000 dibayarkan
maksimal pada tanggal 20 Januari 2023.
Sampai dengan tanggal 30 Maret 2023, Perusahaan sudah membayarkan sebesar Rp11.260.350.000 sebagai uang
muka pembelian mesin dan mesin dalam proses pemasangan.
f. Perjanjian Jual Beli Mesin Dry Granulation
Pada tanggal 6 Oktober 2022, Perusahaan menandatangani perjanjian jual beli mesin Dry Granulation
Nomor:112/AMM-NPG/X/2020 dengan PT Adi Millindo Mesin (AMM), pihak ketiga, atas mesin Dry Granulation
termasuk commissioning dan erection sebesar Rp17.500.000.000 sebelum PPN dan PPh Perusahaan dan PT Adi
Millindo Mesin sepakat pembelian mesin dibayarkan secara bertahap dengan ketentuan sebagai berikut:
1. Pembayaran tahap pertama sebesar 30% atau Rp5.250.000.000 setelah perikatan jual beli ditandatangani;
2. Pembayaran tahap kedua sebesar 30% atau R5.250.000.000 dibayarkan saat progress penyelesiaan mencapai
30%;
3. Pembayaran tahap ketiga sebesar 30% atau Rp5.250.000.000 dibayarkan saat progress penyelesiaan mencapai
100% yang dibuktikan dengan berita acara commisioning lengkap dan Tryal Running; dan
4. Pembayaran retensi 10% atau Rp1.750.000.000 dibayarkan satu bulan seluruh mesin berfungsi degan baik.
Pada tanggal 19 Desember 2022, Perusahaan dan AMM menandatangi addendum perjanjian jual beli mesin dry
granulation No.152.1/ADDPERJ/AMM- NPG/LGL/XII/2022 yang dimana para pihak sepakat merubah pembayaran
secara bertahap dengan ketentuan sebagai berikut:
1. Pembayaran tahap pertama sebesar 90% atau Rp15.750.000.000 pada saat progress tersedianya mesin dan
perlengkapannya menjadi 100% dan berfungsi dengan baik yang dilengkapi dengan berita acara commissioning
dan trial production.
2. Pembayaran retensi 10% atau Rp1.750.000.000 dibayarkan setelah 3 bulan seluruh mesin berfungsi dengan baik.
Sampai dengan tanggal 30 Maret 2023, Perusahaan sudah membayarkan sebesar Rp8.131.621.213 sebagai uang
muka pembelian mesin.
- 34 -
Page 39
PT NUSA PALAPA GEMILANG TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023, serta
untuk periode tiga bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2024 dan 2023
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan Lain)
g. Perjanjian Pemborongan Pekerjaan Pembangunan Gudang Pabrik Pupuk Majemuk Panceng Gresik
Pada tanggal 27 September 2022, Perusahaan menandatangani Perjanjian Pekerjaan Pemborongan Pekerjaan
Pembangunan Gudang Pabrik Pupuk Majemuk Panceng Gresik No: 001/NPG-MTJP/SPPP/IX/2022 dengan PT
Mitrta Teknik Jaya Perkasa (MTJP) pihak ketiga,. Dimana Perusahaan menunjuk MTJP untuk membangun gedung
pabrik pembangunan gudang pabrik pupuk majemuk dengan nilai kontrak sebesar Rp6.265.224.000 dengan jangka
waktu pekerjaan sampai dengan tanggal 15 Januari 2023 dan disepakati dibayarkan secara bertahap dengan
ketentuan sebagai berikut:
1. Uang muka sebesar 30% dan nilai SPK setelah Perusahaan menerima Bank Garansi Bank Mandiri dengan
nilai yang sama dari MTJP dengan masa berlaku Bank Garansi 60 hari sejak tanggal 1 Oktober 2022;
2. Pembayaran kedua sebesar 15%, dibayar setelah progres mencapai 50%;
3. Pembayaran ketiga sebesar 20%, dibayar setelah progres mencapai 70%;
4. Pembayaran keempat sebesar 15%, dibayar setelah progres mencapai 85%;
5. Pembayaran kelima sebesar 15%, dibayar setelah progres mencapai. 100%; dan
6. Pembayann retensi 5% dibayarkan 3 bulan setelah berita acara serah terima pekerjaan di tanda-tangani oleh
kedua belah pihak.
Sampai dengan tanggal 30 Maret 2023, Perusahaan sudah membayarkan sebesar Rp4.553.120.600 untuk uang muka
pembangunan pabrik dan gedung masih dalam proses pembangunan.
h. Nota Kesepakatan Kerjasama Penyediaan Pupuk
1. Pada tanggal 8 September 2022, Perusahaan menandatangani Nota Kesepakatan Kerjsama Penyediaan Pupuk
NPK dan Pupuk Mikro dengan CV Mulyo Tani Makmur (MTM) yang dimana Perseroan dan MTM bersepakat
dalam hal kerjasama berikut ini:
- Produksi dan penyediaan pupuk NPK dan Mikro;
- Pengunaan merek SinutriHS dan Nutrimix GT pada produk pupuk NPK dan Mikro yg akan diproduksi
Perusahaan dan MTM; dan
- Perluasan ruang lingkup SPPT-SNI pihak MTM dalam rangka memproduksi pupuk NPK dengan merek
SinutriHS dan Nutrimix GT milik Perusahaan.
Pelaksanaan nota kesepakatan ini akan diatur lebih lanjut dalam perjanjian Kerjasama yang mengatur tentang
rincian pekerjaan, mekanisme, hak dan kewajiban pihak Perusahaan dan MTM.
2. Pada tanggal 9 September 2022, Perusahaan menandatangani Nota Kesepakatan Kerjsama Penyediaan Pupuk
NPK Briket dengan PT Prima Mulia Abadi (PMA) yang dimana Perseroan dan PMA bersepakat dalam hal
kerjasama berikut ini:
- Produksi dan penyediaan pupuk NPK dalam bentuk Briket;
- Pengunaan merek SinutriHS pada produk pupuk NPK dalam bentuk briket yang akan diproduksi oleh
Perusahaan dan PMA; dan
- Perluasan ruang lingkup SPPT-SNI pihak PMA dalam rangka memproduksi pupuk NPK dalam rangka
memproduksi pupuk NPK dengan merek SinutriHS dalam bentuk briket milik Perusahaan.
Pelaksanaan nota kesepakatan ini akan diatur lebih lanjut dalam perjanjian Kerjasama yang mengatur tentang
rincian pekerjaan, mekanisme, hak dan kewajiban pihak Perusahaan dan PMA.
3. Pada tanggal 9 September 2022, Perusahaan menandatangani Nota Kesepakatan Kerjsama Penyediaan Pupuk
NPK Granule dengan PT Prima Mulia Abadi (PMA) yang dimana Perseroan dan PMA bersepakat dalam hal
kerjasama berikut ini:
- Produksi dan penyediaan pupuk NPK dalam bentuk Granule;
- Pengunaan merek Lintang Songo pada produk pupuk NPK dalam bentuk Granule yang akan diproduksi oleh
Perusahaan dan PMA; dan
- Perluasan ruang lingkup SPPT-SNI pihak PMA dalam rangka memproduksi pupuk NPK dalam rangka
memproduksi pupuk NPK dengan merek Lintang Songo dalam bentuk Granule milik Perusahaan.
- 35 -
Page 40
PT NUSA PALAPA GEMILANG TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023, serta
untuk periode tiga bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2024 dan 2023
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan Lain)
Pelaksanaan nota kesepakatan ini akan diatur lebih lanjut dalam perjanjian Kerjasama yang mengatur tentang
rincian pekerjaan, mekanisme, hak dan kewajiban pihak Perusahaan dan PMA.
4. Pada tanggal 9 September 2022, Perusahaan menandatangani Nota Kesepakatan Kerjsama Penyediaan Pupuk
NPK Compound Granul dengan PT Hanampi Sejahtera Kahuripan (HSK) yang dimana Perseroan dan HSK
bersepakat dalam hal kerjasama berikut ini:
- Produksi dan penyediaan pupuk NPK compound dalam bentuk Granule;
- Pengunaan merek Ferticomp pada produk pupuk NPK dalam bentuk Granule yang akan diproduksi oleh
Perusahaan dan HSK; dan
- Perluasan ruang lingkup SPPT-SNI pihak HSK dalam rangka memproduksi pupuk NPK dalam rangka
memproduksi pupuk NPK dengan merek Ferticomp dalam bentuk Granule milik Perusahaan.
Pelaksanaan nota kesepakatan ini akan diatur lebih lanjut dalam perjanjian Kerjasama yang mengatur tentang
rincian pekerjaan, mekanisme, hak dan kewajiban pihak Perusahaan dan HSK.
- 36 -
Names mentioned 39 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
person
Untung Darmosoewirjo
· Notaris
p.10
unresolved
org
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
p.10 ×3
unresolved
org
Bank Indonesia
p.16
unresolved
org
PT Adi Milindo Mesin
p.20
unresolved
org
PT Permata Agro Persada
p.20
unresolved
person
H. Rasuna Said
p.24
unresolved
org
PT Atmaja Makmur Gemilang
p.28
unresolved
org
PT Nebula Persada Gemilang
p.28
unresolved
person
Elizabeth Karina Leonita
p.28 ×2
unresolved
org
PT Pijar Nusa Pasifik
p.29 ×4
unresolved
org
PT Borneo Langgeng Sejahtera
p.29
unresolved
person
Vivi Soraya
p.36
unresolved
org
PT Abadi Agrosindo Persada
p.37 ×2
unresolved
org
Pemberintahan
p.37
unresolved
person
Widatul Millah
p.38
unresolved
org
PT Adi Millindo Mesin
p.38 ×4
unresolved
org
PT Mitrta Teknik Jaya Perkasa
p.39
unresolved
org
Bank Garansi Bank Mandiri
p.39
unresolved
org
Bank Garansi
p.39
unresolved
org
PT Prima Mulia Abadi
p.39 ×2
unresolved
org
PT Hanampi Sejahtera Kahuripan
p.40
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.
Other files in this announcement 5
instance.zip
done
SPD NPGF 2403.pdf
done
FinancialStatement-2024-I-NPGF.xlsx
done
inlineXBRL.zip
done