Skip to content
Back to announcement

LK GRPH 31 Maret 2024 SPD Unaudited.pdf

Financial statement Text extracted GRPH

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 45

Page 1
PT GRIPTHA PUTRA PERSADA Tbk
LAPORAN KEUANGAN


TANGGAL 31 MARET 2024 DAN 31 DESEMBER 2023
DAN UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR
PADA 31 MARET 2024 DAN 2023

(TIDAK DIAUDIT)
Page 2
PT GRIPTHA PUTRA PERSADA Tbk
DAFTAR ISI


                                                       Halaman

Surat Pernyataan Direksi

Laporan Keuangan

 Laporan Posisi Keuangan                                 1

 Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain     2

 Laporan Perubahan Ekuitas                               3

 Laporan Arus Kas                                        4

 Catatan atas Laporan Keuangan                           5
Page 3

          
Page 4
 PT GRIPTHA PUTRA PERSADA Tbk
 LAPORAN POSISI KEUANGAN
 Tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023
 dan Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
 (Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)

                                                                                       31 Maret                 31 Desember
                                                                Catatan                  2024                         2023

ASET

ASET LANCAR
Kas dan Bank                                                          4              3.186.448.241                 606.573.516
Piutang Usaha dari Pihak Ketiga                                       5                205.822.326                 137.273.282
Persediaan                                                            6              1.320.385.688                 546.584.504
Uang Muka                                                             7                681.769.853               2.010.865.077
Aset Lancar Lainnya                                                   8                 25.238.454                  263.845.680
Jumlah Aset Lancar                                                                   5.419.664.562               3.565.142.059

ASET TIDAK LANCAR
Persediaan                                                            6             1.134.007.983                  564.509.924
Aset Tetap                                                            9            81.791.260.060               67.260.283.047
Aset Dalam Penyelesaian                                                                         -                            -
Aset Hak Guna                                                       10               2.133.333.333               2.158.333.333
Jumlah Aset Tidak Lancar                                                           85.058.601.376               69.983.126.304

JUMLAH ASET                                                                        90.478.265.938               73.548.268.363




Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan

                                                               - 1-
Page 5
 PT GRIPTHA PUTRA PERSADA Tbk
 LAPORAN POSISI KEUANGAN (Lanjutan)
 Tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023
 dan Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
 (Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)

                                                                                      31 Maret                 31 Desember
                                                                Catatan                 2024                        2023

LIABILITAS DAN EKUITAS

LIABILITAS JANGKA PENDEK
Utang Usaha                                                       11                  699.955.571                 737.690.712
Pendapatan Diterima Dimuka                                        12                1.379.228.361               1.601.214.525
Utang Pajak                                                       13a                 383.264.252                 572.167.687
Beban Akrual                                                       14                 281.391.870                 353.356.213
Bagian Lancar Liabilitas Jangka Panjang
  Utang Bank                                                       15               2.223.028.850               2.053.869.197
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek                                                     4.966.868.904               5.318.298.334

LIABILITAS JANGKA PANJANG
Liabilitas Jangka Panjang Dikurangi
Bagian Lancar
  Utang Bank                                                      15              11.025.920.625              12.213.966.578
Liabilitas Imbalan Pascakerja                                     16               1.483.045.667               1.483.045.667
Liabilitas Pajak Tangguhan                                        13c              1.673.002.321               1.755.351.768
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang                                                  14.181.968.613              15.452.364.013

JUMLAH LIABILITAS                                                                 19.148.837.517              20.770.662.347

EKUITAS
Modal Saham - Nilai Nominal
Rp 25,- Per Saham Pada 31 Desember 2023,
serta Rp 500.000,- Per Saham Pada
31 Desember 2022
  Modal Dasar Ditempatkan dan Disetor
  800.000.000 Saham Pada 31 Desember 2023,
  serta 900 Saham Pada 31 Desember 2022                           17a             25.000.000.000              20.000.000.000
Agio Saham                                                        17c             13.318.507.863                           -
Penghasilan Komprehensif Lain                                                     32.626.020.019              32.626.020.019
Saldo Laba (Akumulasi Rugi)                                       17b                384.900.539                 151.585.997

JUMLAH EKUITAS                                                                    71.329.428.421              52.777.606.016

JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS                                                     90.478.265.938              73.548.268.363




Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan

                                                               - 2-
Page 6
 PT GRIPTHA PUTRA PERSADA Tbk
 LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN
 Untuk Periode Tiga Bulan Yang Berakhir 31 Maret 2024 dan 2023
 (Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)

                                                                                 31 Maret 2024                31 Maret 2023
                                                                Catatan             (3 Bulan)                     (3 Bulan)

  PENDAPATAN USAHA                                                 19               6.624.935.493                5.282.739.389

  BEBAN LANGSUNG                                                   20              (3.643.030.459)               (2.828.643.965)

  LABA BRUTO                                                                        2.981.905.034                2.454.095.424

  Beban Umum dan Administrasi                                      21              (2.649.659.058)               (2.370.894.805)
  Pendapatan (Beban) Lain-lain                                     22                (115.649.985)                 (245.814.095)

  JUMLAH                                                                           (2.765.309.043)               (2.616.708.900)

  LABA SEBELUM PAJAK PENGHASILAN                                                       216.595.991                 (162.613.476)

  Deferred Tax                                                                          82.349.447                  (28.292.946)
  Beban Pajak Kini                                                13b                  (65.630.896)                           -

  LABA BERSIH TAHUN BERJALAN                                                           233.314.542                 (190.906.422)


  LABA KOMPREHENSIF TAHUN BERJALAN                                                     233.314.542                 (190.906.422)




Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan

                                                               - 3-
Page 7
PT GRIPTHA PUTRA PERSADA Tbk
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS
Untuk Periode Tiga Bulan Yang Berakhir 31 Maret 2024 dan 2023
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

                                                                                      Penghasilan                 Saldo Laba
                                                            Modal Saham             Komprehensif Lain          (Akumulasi Rugi)                Jumlah Ekuitas

 Saldo per 31 Desember 2022                                        450.000.000              (37.863.144)            (1.118.973.526)                (706.836.670)

 Rugi Tahun Berjalan                                                            -                         -           (190.906.422)                (190.906.422)
 Selisih Revaluasi Aset Tetap                                                   -                         -                      -                            --
 Pengukuran Kembali Imbalan Pasti                                               -                         -                      -                            --

 Saldo per 31 Maret 2023                                           450.000.000              (37.863.144)            (1.309.879.948)                (897.743.092)

 Saldo per 31 Desember 2023                                    20.000.000.000            32.626.020.019                 151.585.997              52.777.606.016

 Laba Tahun Berjalan                                                       -                              -            233.314.542                   233.314.542
 Setoran Modal                                                 5.000.000.000                              -                      -                 5.000.000.000
 Agio Saham                                                   13.318.507.863                              -                      -                13.318.507.863
 Selisih Revaluasi Aset Tetap                                              -                              -                      -                             --
 Pengukuran Kembali Imbalan Pasti                                          -                              -                      -                             --

 Saldo per 31 Maret 2024                                       38.318.507.863            32.626.020.019                 384.900.539               71.329.428.421




                    Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan

                                                                              -4-
Page 8
PT GRIPTHA PUTRA PERSADA Tbk
LAPORAN ARUS KAS
Untuk Periode Tiga Bulan Yang Berakhir 31 Maret 2024 dan 2023
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)


                                                                                   31 Maret 2024             31 Maret 2023
                                                                                     (3 Bulan)                 (3 Bulan)

 ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
 Penerimaan Kas dari Pelanggan                                                      6.334.400.285             5.507.739.983
 Pembayaran Kas kepada Karyawan                                                    (2.364.862.176)           (1.865.550.027)
 Pembayaran Kepada Pemasok                                                         (2.379.394.527)           (1.604.655.960)
 Pembayaran Kas untuk Beban
 Operasional Lainnya                                                               (1.075.237.736)           (1.211.983.022)

 Kas digunakan untuk operasi                                                           514.905.846               825.550.974
 Pembayaran Beban Bunga dan Keuangan                                                  (115.649.985)             (245.814.095)

 Kas neto digunakan untuk aktivitas operasi                                            399.255.861              579.736.879
 ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
 Hasil Penjualan Aset Tetap                                                                     -                 27.071.524
 Perolehan Aset Tetap                                                             (15.119.002.699)              (694.408.000)

 Kas neto digunakan untuk aktivitas investasi                                     (15.119.002.699)              (667.336.476)
 ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
 Penerimaan Pinjaman Bank                                                                       -                 73.301.231
 Pembayaran Pinjaman Bank                                                          (1.018.886.300)              (419.963.154)
 Pembayaran Liabilitas Sewa                                                                     -                (25.000.000)
 Penerimaan Utang Pemegang Saham                                                                -                423.867.114
 Penerimaan Setoran Modal Melalui Penawaran
 Umum Perdana Saham                                                                13.318.507.863                          -
 Setoran Modal                                                                      5.000.000.000                          -
 Kas neto diperoleh dari aktivitas pendanaan                                       17.299.621.563                 52.205.191
 PENURUNAN NETO KAS DAN SETARA KAS                                                  2.579.874.725                (35.394.406)
 SALDO KAS DAN BANK AWAL TAHUN                                                         606.573.516                54.751.850
 SALDO KAS DAN BANK AKHIR TAHUN                                                     3.186.448.241                 19.357.444




    Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan
                                                            -5-
Page 9
PT GRIPTHA PUTRA PERSADA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023
Serta Untuk Perode Tiga Bulan yang Berakhir Pada 31 Maret 2024
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

  1.    UMUM

        1.a. Pendirian dan Informasi Umum

             PT Griptha Putra Persada Tbk (“Perusahaan“) didirikan di Jakarta berdasarkan akta No. 26
             tanggal 14 April 2010 dari Drs. Ika Slamet Riyono S.H., Notaris di Kudus. Akta pendirian ini
             telah disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia berdasarkan
             Surat Keputusan No. AHU-33984.AH.01.01.Tahun 2010, tanggal 7 Juli 2010.

             Anggaran dasar Perusahaan telah mengalami beberapa kali perubahan, terakhir Akta No. 23
             tanggal 27 Juli 2023 dari Rini Yulianti S.H., Notaris di Kota Jakarta Timur, mengenai perubahan
             nilai nominal saham, peningkatan modal dasar, serta peningkatan modal ditempatkan dan
             disetor. Akta Perubahan ini telah disetujui Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik
             Indonesia sesuai dengan Surat Keputusan No. AHU-0143051.AH.01.11.Tahun 2023 tanggal 27
             Juli 2023.

             Sesuai dengan Pasal 3 Anggaran Dasar Perusahaan maksud dan tujuan Perusahaan adalah
             bidang perdagangan dan jasa. Untuk mencapai maksud dan tujuan tersebut Perusahaan
             melaksanakan kegiatan usaha yaitu Hotel Bintang, Restoran dan MICE. Perusahaan mulai
             beroperasi secara komersial sejak 1 Juli 2015 dengan menggunakan nama Hotel Griptha yang
             berlokasi di Kudus, Jawa Tengah.

             Perusahaan adalah pemilik dan pengelola Hotel Griptha yang berdomisili di Kudus dengan
             kantor beralamat di Jl. R. Agil Kusumadya, Jati Wetan, Kec. Jati, Kab. Kudus, Jawa Tengah.

             Pada saat ini kegiatan utama Perusahaan adalah menjalankan usaha dalam bidang perhotelan
             yaitu mengelola Hotel Griptha dan yang berlokasi di Jl. R. AKBP Agil Kusumadya 100, Kudus,
             Jawa Tengah.

             Perusahaan memiliki 67 karyawan tetap pada tanggal 31 Maret 2024, 31 Desember 2023, 2022
             dan 2021 (Tidak Diaudit).

             Perusahaan tergabung dalam kelompok usaha PT Mulia Jaya Palma, dengan Tn. Samuel
             Jeffrey Christiawan Soegeng sebagai pengendali terakhir.

        1.b. Susunan Dewan Komisaris dan Direksi

             Susunan pengurus Perusahaan pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023 adalah
             sebagai berikut:

                                                                 31 Maret 2024         31 Desember 2023

             Dewan Komisaris
                                                             Antanius Feliks          Antanius Feliks
             Komisaris Utama                               :
                                                             Santoso                  Santoso
             Komisaris                                     : Wira Tjahaja             Wira Tjahaja

             Dewan Direksi
                                                             Alexius Kenny Putra      Alexius Kenny Putra
             Direktur Utama                                :
                                                             Wijaya                   Wijaya
                                                             Oei, Selima Ivena        Oei, Selima Ivena
             Direktur Keuangan                             :
                                                             Wijaya                   Wijaya
             Direktur                                      : Yelina Ivone Chandra     Yelina Ivone Chandra

             Berdasarkan Surat Keputusan Dewan Komisaris PT Griptha Putra Persada Tbk
             No. 001/GPP/KOM/SPen/IX/2023 tanggal 27 September 2023, Perusahaan mengangkat
             Komite Audit adalah sebagai berikut:



                                                  - 6-
Page 10
PT GRIPTHA PUTRA PERSADA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023
Serta Untuk Perode Tiga Bulan yang Berakhir Pada 31 Maret 2024
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

             Komite Audit
             Ketua Komite Audit        : Ivarianie Virgiana
             Anggota Komite Audit      : Rossy Ronita
             Anggota Komite Audit      : Feliks Kurniawan

             Berdasarkan       Surat   Keputusan      Direksi   PT     Griptha     Putra     Persada    Tbk
             No. 005/GPP/DIR/SPen/IX/2023 tanggal 27 September 2023, Perusahaan mengangkat Herlin
             Listiyani sebagai Kepala Unit Audit Internal Perusahaan, efektif sejak tanggal Surat Keputusan
             Direksi tersebut.

             Berdasarkan    Surat   Keputusan     Direksi   PT      Griptha    Putra    Persada    Tbk
             No. 006/GPP/DIR/SPen/IX/2023 tanggal 27 September 2023, Perusahaan mengangkat Yelina
             Ivone Chandra sebagai Sekretaris Perusahaan, efektif sejak tanggal Surat Keputusan Direksi
             tersebut.

             Manajemen Kunci Perusahaan meliputi jabatan Direktur Utama dan Direktur.

        1.c. Penawaran Umum Saham Perusahaan

             Pada tanggal 10 Januari 2024 Perusahaan memperoleh pernyataan efektif dari Ketua Dewan
             Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dengan suratnya No. S-4/D.04/2024 untuk
             melakukan penawaran umum perdana 200.000.000 saham kepada masyarakat. Pada tanggal
             18 Januari 2024, saham tersebut telah dicatatkan pada Bursa Efek Indonesia.

             Pada tanggal 18 Januari 2024, 800.000.000 saham milik Pemegang Saham pendiri telah
             tercatat pada Bursa Efek Indonesia.

        1.d. Penyelesaian Laporan Keuangan

             Manajemen bertanggung jawab atas penyusunan dan penyajian laporan keuangan ini yang
             telah diselesaikan dan disetujui untuk diterbitkan oleh Direksi Perusahaan pada tanggal
             29 April 2024.

  2.    INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL

        2.a. Pernyataan Kepatuhan

             Laporan Keuangan Perusahaan disusun dan disajikan sesuai dengan Standar Akuntansi
             Keuangan di Indonesia yang meliputi Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) dan
             Interpretasi Standar Akuntansi Keuangan (ISAK) yang diterbitkan oleh Dewan Standar
             Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia (DSAK-IAI), dan peraturan pasar modal antara
             lain Peraturan Otoritas Jasa Keuangan/Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan
             (OJK/Bapepam-LK) No. VIII.G.7 tentang Penyajian dan Pengungkapan Laporan Keuangan
             Emiten atau Perusahaan Publik.

        2.b. Dasar Penyusunan Laporan Keuangan

             Laporan keuangan Perusahaan, kecuali laporan arus kas, disusun berdasarkan konsep akrual
             dengan menggunakan konsep biaya historis, kecuali seperti yang disebutkan dalam catatan
             atas laporan keuangan yang relevan.

             Laporan arus kas disajikan dengan metode langsung, menyajikan penerimaan dan pengeluaran
             kas dan bank yang diklasifikasikan sebagai aktivitas operasi, investasi dan pendanaan.

             Mata uang pelaporan yang digunakan dalam laporan keuangan adalah Rupiah yang merupakan
             mata uang fungsional Perusahaan. Seluruh angka dalam laporan keuangan ini disajikan dalam
             Rupiah penuh, kecuali bila dinyatakan lain.


                                                  - 7-
Page 11
PT GRIPTHA PUTRA PERSADA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023
Serta Untuk Perode Tiga Bulan yang Berakhir Pada 31 Maret 2024
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

        2.c. Perubahan atas Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK)

             Kecuali dinyatakan dibawah ini, kebijakan akuntansi pada dan untuk tahun yang berakhir pada
             tanggal 31 Desember 2023 telah diterapkan secara konsisten dengan laporan keuangan
             Perusahaan untuk tahun yang berakhir tanggal 31 Desember 2022 yang telah sesuai dengan
             Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia.

             Pada tanggal 1 Januari 2023, terdapat standar baru dan penyesuaian atau amendemen
             terhadap beberapa standar yang masih berlaku yang relevan dengan operasi Perushaan yang
             berlaku efektif sejak tanggal tersebut yaitu sebagai berikut:

              -    Amendemen PSAK 1 tentang Penyajian Laporan Keuangan tentang Pengungkapan
                   Kebijakan Akuntansi. Amendemen ini mengubah “informasi kebijakan akuntansi signifikan”
                   menjadi “informasi kebijakan akuntansi material” dan mengklarifikasi bahwa tidak seluruh
                   informasi kebijakan akuntansi terkait dengan transaksi, kejadian atau kondisi material
                   lainnya adalah material terhadap laporan keuangan.

              -    Amendemen PSAK 16 tentang Aset Tetap tentang Hasil Sebelum Penggunaan yang
                   Diintensikan. Amendemen ini mengklarifikasi contoh biaya yang dapat diatribusikan
                   secara langsung ke dalam nilai perolehan aset. Amendemen ini menambahkan
                   pengaturan atas pengakuan hasil penjualan dan biaya perolehan atas item yang dihasilkan
                   saat membawa aset tetap ke lokasi dan kondisi yang diperlukan sesuai dengan intensi
                   manajemen dalam laporan laba rugi serta pengukuran biaya perolehan atas item tersebut
                   dengan menerapkan persyaratan pengukuran dalam PSAK 14: Persediaan.

              -    Amendemen PSAK 25 tentang Kebijakan Akuntansi, Perubahan Estimasi Akuntansi dan
                   Kesalahan tentang Definisi Estimasi Akuntansi Amendemen PSAK 25 ini memperkenalkan
                   definisi estimasi akuntansi dan mengklarifikasi teknik estimasi dan teknik penilaian
                   merupakan contoh dari teknik pengukuran yang digunakan dalam mengembangkan
                   estimasi akuntansi, serta perubahan dalam estimasi akuntansi sebagai hasil informasi
                   baru atau perkembangan baru yang bukan merupakan koreksi kesalahan.

              -    Amendemen PSAK 46 tentang Pajak Penghasilan tentang Pajak Tangguhan Terkait Aset
                   dan Liabilitas Yang Timbul Dari Transaksi Tunggal. Amendemen PSAK 46 ini mewajibkan
                   agar entitas mengakui aset maupun liabilitas pajak tangguhan pada saat pengakuan
                   awalnya misalnya dari transaksi sewa, untuk menghilangkan perbedaan praktik di
                   lapangan atas transaksi tersebut dan transaksi serupa.

             Penerapan dari amandemen atas standar diatas tidak menimbulkan perubahan substansial atas
             kebijakan akuntansi Perusahaan dan tidak memiliki dampak signifikan terhadap laporan
             keuangan pada tahun berjalan atau tahun sebelumnya.

        2.d. Instrumen Keuangan

             Instrumen keuangan adalah kontrak yang menimbulkan aset keuangan bagi suatu entitas dan
             liabilitas keuangan atau instrumen ekuitas bagi entitas yang lain.

             (i). Aset Keuangan

                  Pengakuan awal

                  Klasifikasi dan pengukuran aset keuangan harus didasarkan pada bisnis model dan arus kas
                  kontraktual - apakah semata dari pembayaran pokok dan bunga.
                  Aset keuangan diklasifikasikan dalam dua kategori sebagai berikut:
                  1) Aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi;
                  2) Aset keuangan yang diukur dengan nilai wajar melalui laba rugi atau melalui penghasilan
                       komprehensif lain.


                                                   - 8-
Page 12
PT GRIPTHA PUTRA PERSADA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023
Serta Untuk Perode Tiga Bulan yang Berakhir Pada 31 Maret 2024
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

                 Perusahaan menentukan klasifikasi aset keuangan tersebut pada pengakuan awal dan tidak
                 bisa melakukan perubahan setelah penerapan awal tersebut.

                 Semua aset keuangan pada awalnya diakui sebesar nilai wajarnya ditambah dengan biaya-
                 biaya transaksi, kecuali aset keuangan dicatat pada nilai wajar melalui laba rugi.

                 Aset keuangan Perusahaan meliputi kas dan bank dan piutang usaha dari pihak ketiga.

                 Aset keuangan diklasifikasikan sebagai aset lancar, jika jatuh tempo dalam waktu 12 bulan,
                 jika tidak maka aset keuangan ini diklasifikasikan sebagai aset tidak lancar.

                 Pengukuran setelah pengakuan awal

                 Pengukuran aset keuangan setelah pengakuan awal tergantung pada klasifikasinya sebagai
                 berikut:

                 1)   Aset keuangan yang diukur dengan biaya perolehan diamortisasi.

                      Aset keuangan yang diukur dengan biaya diamortisasi selanjutnya diukur dengan
                      menggunakan metode suku bunga efektif (Effective Interest Rate) (“EIR”), setelah
                      dikurangi dengan penurunan nilai. Biaya perolehan yang diamortisasi dihitung dengan
                      memperhitungkan diskonto atau premi atas biaya akuisisi atau biaya yang merupakan
                      bagian integral dari EIR tersebut. Amortisasi EIR dicatat dalam laporan laba rugi.
                      Kerugian yang timbul dari penurunan nilai juga diakui pada laporan laba rugi.

                      Aset keuangan yang diukur dengan biaya diamortisasi Perusahaan terdiri dari kas dan
                      bank, dan piutang usaha.

                 2)   Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi atau melalui penghasilan
                      komprehensif lain.

                      Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi atau melalui penghasilan
                      komprehensif lain selanjutnya disajikan dalam laporan posisi keuangan sebesar nilai
                      wajar, dengan perubahan nilai wajar yang diakui dalam laba rugi atau penghasilan
                      komprehensif lain.

                      Perusahaan tidak memiliki aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi
                      atau melalui penghasilan komprehensif lain.

                      Penghentian pengakuan

                      Aset keuangan (atau mana yang berlaku, bagian dari aset keuangan atau bagian dari
                      kelompok aset keuangan sejenis) dihentikan pengakuannya pada saat:

                      1)   Hak untuk menerima arus kas yang berasal dari aset tersebut telah berakhir; atau

                      2)       Perusahaan telah mentransfer hak mereka untuk menerima arus kas yang berasal
                               dari aset atau berkewajiban untuk membayar arus kas yang diterima secara penuh
                               tanpa penundaan yang material kepada pihak ketiga dalam perjanjian
                               “passthrough”, dan salah satu diantara (a) Perusahaan telah mentransfer secara
                               substansial seluruh risiko dan manfaat dari aset, atau (b) Perusahaan tidak
                               mentransfer atau mempertahankan secara substansial seluruh risiko dan manfaat
                               atas aset, namun telah mentransfer kendali atas aset tersebut.
             (ii). Liabilitas Keuangan

                Pengakuan awal

                Tidak terdapat perubahan dalam klasifikasi dan pengukuran liabilitas keuangan.

                                                   - 9-
Page 13
PT GRIPTHA PUTRA PERSADA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023
Serta Untuk Perode Tiga Bulan yang Berakhir Pada 31 Maret 2024
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

                  Liabilitas keuangan dalam lingkup PSAK 71 diklasifikasikan sebagai berikut:
                  1) Liabilitas keuangan yang diukur dengan biaya perolehan diamortisasi.
                  2) Liabilitas keuangan yang diukur dengan nilai wajar melalui laba rugi atau melalui
                      penghasilan komprehensif lain.

                  Perusahaan menentukan klasifikasi liabilitas keuangan pada saat pengakuan awal.

                  Pengukuran setelah pengakuan awal

                  Setelah pengakuan awal, yaitu pada nilai wajar ditambah biaya transaksi, Perusahaan
                  mengukur seluruh liabilitas keuangan pada biaya perolehan diamortisasi dengan
                  menggunakan metode suku bunga efektif.

                  Penghentian pengakuan

                  Liabilitas keuangan dihentikan pengakuannya ketika liabilitas keuangan telah berakhir.

               (iii). Instrumen keuangan disalinghapus

                   Aset keuangan dan liabilitas keuangan disalinghapus dan jumlah netonya dilaporkan pada
                   laporan posisi keuangan ketika terdapat hak yang berkekuatan hukum untuk melakukan saling
                   hapus atas jumlah yang telah diakui tersebut dan adanya niat untuk menyelesaikan secara
                   neto, atau untuk merealisasikan aset dan menyelesaikan liabilitas secara bersamaan. Hak
                   yang berkekuatan hukum tidak boleh tergantung pada kejadian di masa yang akan datang
                   dan harus dapat dilaksanakan dalam kondisi bisnis yang normal dan dalam keadaan lalai,
                   tidak dapat membayar atau kebangkrutan Perusahaan atau pihak lawan.

        2.e. Penurunan Nilai Aset Keuangan

               Pada setiap periode pelaporan, Perusahaan menilai apakah risiko kredit dari instrumen
               keuangan telah meningkat secara signifikan sejak pengakuan awal. Ketika melakukan penilaian,
               Perusahaan menggunakan perubahan atas risiko gagal bayar yang terjadi sepanjang perkiraan
               usia instrumen keuangan.

               Perusahaan menerapkan pendekatan umum PSAK 71 untuk mengukur kerugian kredit
               ekspektasian yang menggunakan penyisihan kerugian ekspektasian sepanjang umurnya untuk
               semua piutang usaha dan aset keuangan lainnya.

               Dalam melakukan penilaian, Perusahaan membandingkan antara risiko gagal bayar yang terjadi
               atas instrumen keuangan pada saat tanggal pelaporan dengan risiko gagal bayar yang terjadi
               atas instrumen keuangan pada saat pengakuan awal dan mempertimbangkan kewajaran serta
               ketersediaan informasi, yang tersedia tanpa biaya atau usaha pada saat tanggal pelaporan
               terkait dengan kejadian masa lalu, kondisi terkini dan perkiraan atas kondisi ekonomi di masa
               depan, yang mengindikasikan kenaikan risiko kredit sejak pengakuan awal.

        2.f.   Transaksi Pihak Berelasi

               Berdasarkan PSAK 7, ”Pengungkapan Pihak-Pihak Berelasi”, entitas atau individu yang
               dikategorikan sebagai pihak berelasi memenuhi syarat sebagai berikut:

               a. Orang atau anggota keluarga dekatnya mempunyai relasi dengan entitas pelapor jika orang
                  tersebut:

                   i. Memiliki pengendalian atau pengendalian bersama entitas pelapor;
                   ii. Memiliki pengaruh signifikan atas entitas pelapor; atau
                   iii. Merupakan personil manajemen kunci entitas pelapor atau entitas induk dari entitas
                        pelapor.


                                                    - 10 -
Page 14
PT GRIPTHA PUTRA PERSADA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023
Serta Untuk Perode Tiga Bulan yang Berakhir Pada 31 Maret 2024
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

               b. Suatu entitas berelasi dengan entitas pelapor jika memenuhi salah satu hal berikut:

                  i.    Entitas dan entitas pelapor adalah anggota dari kelompok usaha yang sama (artinya
                        entitas induk, entitas anak, dan entitas anak berikutnya saling berelasi dengan entitas
                        lain).
                  ii. Satu entitas adalah entitas asosiasi atau ventura bersama dari entitas lain (atau entitas
                        asosiasi atau ventura bersama yang merupakan anggota suatu kelompok usaha, yang
                        mana entitas lain tersebut adalah anggotanya).
                  iii. Kedua entitas tersebut adalah ventura bersama dari pihak ketiga yang sama.
                  iv. Satu entitas adalah ventura bersama dari entitas ketiga dan entitas yang lain adalah
                        entitas asosiasi dari entitas ketiga.
                  v. Entitas tersebut adalah suatu program imbalan pascakerja untuk imbalan kerja dari
                        salah satu entitas pelapor atau entitas yang terkait dengan entitas pelapor. Jika entitas
                        pelapor adalah entitas yang menyelenggarakan program tersebut, maka entitas
                        sponsor juga berelasi dengan entitas pelapor.
                  vi. Entitas yang dikendalikan atau dikendalikan bersama oleh orang yang diidentifikasi
                        dalam huruf (a).
                  vii. Orang yang diidentifikasi dalam huruf (a) (i) memiliki pengaruh signifikan atas entitas
                        atau merupakan personil manajemen kunci entitas (atau entitas induk dari entitas).
                  viii. Entitas, atau anggota dari kelompok yang mana entitas merupakan bagian dari
                        kelompok tersebut, menyediakan jasa personil manajemen kunci kepada entitas
                        pelapor atau kepada entitas induk dari entitas pelapor.

               Perusahaan melakukan beberapa transaksi dengan pihak berelasi yang dilakukan dengan
               syarat dan kondisi yang sama dengan transaksi-transaksi dengan pihak ketiga.

        2.g. Dana Cadangan Untuk Penggantian Perabotan dan Perlengkapan Hotel

               Pemasukan yang diperoleh dari hasil pengelolaan hotel harus diambil sebagian terlebih dahulu
               untuk dimasukkan sebagai Dana Cadangan yang diperlukan untuk penggantian, penambahan
               perabotan dan semua perlengkapan yang tidak dapat digunakan lagi dalam pengelolaan hotel.

               Besar Dana Cadangan tersebut adalah 1% dari Pendapatan Total (Total Revenue).

               Dana Cadangan secara khusus disisihkan untuk menutupi cadangan dan disimpan dalam
               rekening bank.

               Dana Cadangan yang tidak digunakan dalam tahun-tahun yang bersangkutan dapat digunakan
               pada tahun-tahun berikutnya.

               Dana secara khusus disisihkan untuk menutupi cadangan dan disimpan dalam rekening bank.
               Bunga yang diperoleh dari rekening bank tersebut merupakan bagian dari dana cadangan.

             Beban penggantian dan penambahan perabotan dan perlengkapan hotel mengurangi saldo
             dana cadangan.
        2.h. Persediaan Hotel

               Persediaan hotel merupakan makanan dan minuman, perlengkapan hotel lainnya, peralatan
               operasional dan barang dagangan yang dinyatakan berdasarkan biaya perolehan atau nilai
               realisasi bersih, mana yang lebih rendah. Biaya perolehan ditentukan dengan metode rata-rata
               tertimbang (weighted average method). Nilai realisasi bersih merupakan estimasi harga jual dari
               persediaan dikurangi seluruh biaya penyelesaian dan estimasi biaya yang diperlukan untuk
               melakukan penjualan.

        2.i.   Kas dan Bank

               Kas dan bank terdiri atas saldo kas (cash on hand) dan bank yang tidak dijadikan sebagai
               jaminan atau tidak dibatasi penggunaannya.


                                                    - 11 -
Page 15
PT GRIPTHA PUTRA PERSADA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023
Serta Untuk Perode Tiga Bulan yang Berakhir Pada 31 Maret 2024
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

        2.j.   Sewa

               Perlakuan akuntansi sebelum penerapan PSAK 73: Sewa

               Penentuan apakah suatu perjanjian mengandung suatu sewa

               Pada tanggal permulaan kontrak, Perusahaan menilai apakah kontrak merupakan, atau
               mengandung sewa. Suatu kontrak merupakan, atau mengandung sewa jika kontrak tersebut
               memberikan hak untuk mengendalikan penggunaan aset selama jangka waktu tertentu untuk
               dipertukarkan dengan imbalan.

               Perusahaan menyewa aset tetap tertentu. Sewa aset tetap dimana Perusahaan, sebagai lessee,
               memiliki sebagian besar risiko dan manfaat kepemilikan diklasifikasikan sebagai sewa
               pembiayaan. Sewa pembiayaan dikapitalisasi pada awal masa sewa sebesar yang lebih rendah
               antara nilai wajar aset sewaan dan nilai kini pembayaran sewa minimum.

               Liabilitas sewa diukur pada nilai kini pembayaran sewa yang belum dibayar. Setiap pembayaran
               sewa dialokasikan antara porsi pelunasan liabilitas dan biaya keuangan. Liabilitas sewa,
               disajikan sebagai liabilitas jangka panjang kecuali untuk bagian yang jatuh tempo dalam waktu
               12 bulan atau kurang yang disajikan sebagai liabilitas jangka pendek. Unsur bunga dalam biaya
               keuangan dibebankan ke laba rugi selama masa sewa yang menghasilkan tingkat suku bunga
               konstan atas saldo liabilitas.

               Pembayaran yang dilakukan untuk sewa tersebut dibebankan ke laba rugi dengan dasar garis
               lurus selama masa sewa.

               Perlakuan akuntansi setelah penerapan PSAK 73: Sewa

               Pada tanggal insepsi suatu kontrak, Perusahaan menilai apakah suatu kontrak merupakan, atau
               mengandung, sewa. Suatu kontrak merupakan, atau mengandung sewa jika kontrak tersebut
               memberikan hak untuk mengendalikan penggunaan suatu aset identifikasian selama suatu
               jangka waktu untuk dipertukarkan dengan imbalan. Untuk menilai apakah suatu kontrak
               memberikan hak untuk mengendalikan suatu aset identifikasian, Perusahaan menilai apakah:

               a. Kontrak melibatkan penggunaan suatu aset identifikasian – ini dapat ditentukan secara
                  eksplisit atau implisit dan secara fisik dapat dibedakan atau mewakili secara substantial
                  seluruh kapasitas aset yang secara fisik dapat dibedakan. Jika pemasok memiliki hak
                  substitusi substantif, maka aset tersebut tidak teridentifikasi;
               b. Perusahaan memiliki hak untuk memperoleh secara substansial seluruh manfaat ekonomik
                  dari penggunaan aset selama periode penggunaan; dan

               c.   Perusahaan memiliki hak untuk mengarahkan penggunaan aset identifikasian. Perusahaan
                    memiliki hak ini ketika hak pengambilan keputusan yang paling relevan untuk mengubah
                    bagaimana dan untuk tujuan apa aset tersebut digunakan. Dalam kondisi tertentu di mana
                    semua keputusan tentang bagaimana dan untuk tujuan apa aset digunakan telah ditentukan
                    sebelumnya, Perusahaan memiliki hak untuk mengarahkan penggunaan aset tersebut jika:
                    •   Perusahaan memiliki hak untuk mengoperasikan aset; atau
                    •   Perusahaan mendesain aset dengan cara menetapkan sebelumnya bagaimana dan
                        untuk tujuan apa aset akan digunakan.

               Pada tanggal insepsi atau pada saat penilaian kembali suatu kontrak yang mengandung suatu
               komponen sewa, Perusahaan mengalokasikan imbalan dalam kontrak ke masing-masing
               komponen sewa berdasarkan harga tersendiri relatif dari komponen sewa.

               Perusahaan mengakui aset hak-guna dan utang sewa pada tanggal dimulainya sewa.
               Pembayaran atas kontrak yang termasuk ke dalam pengecualian, yakni pembayaran atas sewa
               jangka pendek dan sewa aset bernilai rendah diakui pada metode garis lurus dan dibebankan
               pada laba rugi. Pembayaran sewa terkait dengan sewa yang dikecualikan tersebut diakui
               sebagai beban dengan menggunakan metode garis lurus selama masa sewa.
                                                   - 12 -
Page 16
PT GRIPTHA PUTRA PERSADA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023
Serta Untuk Perode Tiga Bulan yang Berakhir Pada 31 Maret 2024
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

             Sewa jangka pendek adalah sewa dengan masa sewa kurang dari atau sama dengan 12 bulan.
             Sewa aset bernilai rendah adalah sewa untuk perlengkapan umum seperti komputer, laptop,
             telepon genggam, dan perlengkapan kantor lainnya, serta aset lain yang harga barunya tidak
             lebih dari plafon nilai rendah yang ditetapkan oleh Perusahaan.

        2.k. Aset Tetap

             Berdasarkan PSAK 16, “Aset Tetap”, pada saat pengakuan awal, aset tetap diukur pada biaya
             perolehan yang meliputi harga pembelian, biaya pinjaman dan biaya lainnya yang dapat
             diatribusikan secara langsung untuk membawa aset ke lokasi dan kondisi yang diperlukan.

             Setelah pengakuan awal, Perusahaan menggunakan model biaya dimana seluruh aset tetap
             selain tanah dan bangunan diukur sebesar biaya perolehan dikurangi akumulasi penyusutan
             dan akumulasi kerugian penurunan nilai (jika ada). Tanah dan bangunan dicatat menggunakan
             model revaluasi yang nilai wajarnya diukur secara andal pada jumlah revaluasian, yaitu nilai
             wajar pada tanggal revaluasi dikurangi akumulasi penyusutan dan akumulasi rugi penurunan
             nilai setelah tanggal revaluasi. Revaluasi dilakukan dengan keteraturan yang cukup regular
             untuk memastikan jumlah tercatat tidak berbeda secara material dengan jumlah yang ditentukan
             dengan menggunakan nilai wajar pada akhir periode pelaporan.

             Frekuensi revaluasi bergantung pada perubahan nilai wajar dari aset tetap yang direvaluasi.
             Aset tetap yang mengalami perubahan nilai wajar secara signifikan dan fluktuatif perlu
             direvaluasi secara tahunan. Revaluasi tahunan tersebut tidak perlu dilakukan untuk aset tetap
             yang perubahan nilai wajarnya tidak signifikan. Sebaliknya aset tetap tersebut mungkin perlu
             direvaluasi tiga atau lima tahun sekali.

             Tanah dan bangunan disajikan sebesar nilai wajar berdasarkan penilaian yang dilakukan oleh
             penilai independen eksternal yang terdaftar di OJK, dan disusutkan (Model Revaluasi). Model
             revaluasi pada tanah dan bangunan baru berlaku sejak 31 Juli 2023. Revaluasi dilakukan secara
             berkala untuk memastikan bahwa nilai wajar aset yang direvaluasi tidak berbeda secara material
             dengan jumlah tercatatnya. Kenaikan nilai tercatat yang timbul dari revaluasi dikreditkan pada
             surplus revaluasi aset tetap sebagai bagian dari penghasilan komprehensif lain. Jika aset yang
             direvaluasi dijual, jumlah yang dicatat didalam ekuitas dipindahkan ke saldo laba.

             Jika jumlah tercatat aset tanah dan bangunan meningkat akibat revaluasi, maka kenaikan
             tersebut diakui dalam penghasilan komprehensif lain dan terakumulasi dalam ekuitas pada
             bagian surplus revaluasi. Akan tetapi, kenaikan tersebut diakui dalam laba rugi hingga sebesar
             jumlah penurunan nilai aset yang sama akibat revaluasi yang pernah diakui sebelumnya dalam
             laba rugi.
             Biaya setelah perolehan awal termasuk dalam jumlah tercatat aset atau diakui sebagai aset
             yang terpisah, mana yang lebih tepat, ketika terdapat kemungkinan bahwa manfaat ekonomi di
             masa depan berkenaan dengan aset tersebut akan mengalir ke Perusahaan dan biaya tersebut
             dapat diukur secara andal. Jumlah tercatat komponen yang diganti dihentikan pengakuannya
             pada tahun dimana pada saat penggantian tersebut terjadi. Seluruh biaya perbaikan dan
             pemeliharaan dibebankan ke dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain.

             Penyusutan dihitung menggunakan metode garis lurus untuk mencatat jumlah penyusutan
             selama estimasi manfaat ekonomi aset tetap adalah sebagai berikut:

                                                                                Tahun          Persentase
              Bangunan dan Prasarana                                             40               2,5%
              Peralatan Hotel                                                  4 dan 8        25 dan 12,5%
              Peralatan Kantor                                                    4               25%

             Biaya pemeliharaan dan perbaikan dibebankan pada laporan laba rugi dan penghasilan
             komprehensif lain pada saat terjadinya, renovasi perbaikan yang signifikan dikapitalisasi. Ketika
             aset tidak digunakan lagi atau dilepas, biaya dan akumulasi penyusutannya dikeluarkan dari
             kelompok aset tetap dan laba atau rugi yang dihasilkan tercermin dalam laporan laba rugi dan
                                                  - 13 -
Page 17
PT GRIPTHA PUTRA PERSADA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023
Serta Untuk Perode Tiga Bulan yang Berakhir Pada 31 Maret 2024
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

               penghasilan komprehensif lain untuk periode tersebut.

               Perusahaan memiliki keyakinan masa manfaat bangunan hotel dapat mencapai 40 tahun
               sehubungan dengan perawatan gedung, sarana dan prasarana hotel dilakukan secara rutin.

               Aset tetap dihentikan pengakuannya pada saat dilepaskan atau tidak ada manfaat ekonomi
               masa depan yang diharapkan dari penggunaan atau pelepasannya. Laba atau rugi yang timbul
               dari penghentian pengakuan aset (dihitung sebagai perbedaan antara jumlah neto hasil
               pelepasan dan jumlah tercatat dari aset tetap) diakui dalam laporan laba rugi dan penghasilan
               komprehensif lain pada tahun aset tersebut itu dihentikan pengakuannya.

        2.l.   Aset Hak-Guna

               Aset Hak-Guna

               Berdasarkan PSAK 73, “Sewa”, aset hak-guna diakui pada tanggal dimulainya sewa (yaitu,
               tanggal aset pendasar tersedia untuk digunakan). Pada pengukuran awal, aset hak-guna diukur
               pada biaya perolehan yang meliputi jumlah pengukuran awal liabilitas sewa, biaya langsung
               awal yang dikeluarkan, pembayaran sewa yang dilakukan pada atau sebelum tanggal mulai
               dikurangi insentif sewa yang diterima dan estimasi biaya dalam membongkar dan memindahkan
               aset pendasar.

               Setelah pengakuan awal, aset hak-guna diukur dengan menggunakan model biaya dimana aset
               hak-guna diukur sebesar biaya perolehan dikurangi akumulasi penyusutan dan akumulasi
               kerugian penurunan nilai.

               Penyusutan dihitung menggunakan metode garis lurus untuk mencatat jumlah penyusutan
               selama estimasi manfaat ekonomi aset hak-guna adalah sebagai berikut:

                      Jenis Aset Hak-Guna                    Masa Manfaat
                Bangunan                                        30 tahun

               Perusahaan memiliki keyakinan masa manfaat bangunan hotel dapat mencapai 30 tahun
               sehubungan dengan perawatan gedung, sarana dan prasarana hotel dilakukan secara rutin.


               Liabilitas Sewa

               Pada tanggal dimulainya sewa, Perusahaan mengakui liabilitas sewa yang diukur pada nilai
               kini dari pembayaran sewa yang akan dilakukan selama masa sewa.
               Dalam menghitung nilai sekarang dari pembayaran sewa, Perusahaan menggunakan suku
               bunga pinjaman modal kerja pada tanggal dimulainya sewa. Setelah tanggal dimulainya, jumlah
               kewajiban sewa ditingkatkan untuk mencerminkan pertambahan bunga dan dikurangi untuk
               pembayaran sewa yang dilakukan. Selain itu, nilai tercatat kewajiban sewa diukur kembali jika
               ada modifikasi, perubahan jangka waktu sewa, perubahan pembayaran sewa.

               Sewa Jangka Pendek dan Sewa Aset Bernilai Rendah

               Perusahaan menerapkan pengecualian pengakuan sewa jangka pendek (untuk sewa yang
               memiliki jangka waktu selama 12 bulan atau kurang dari tanggal dimulainya dan tidak
               mengandung opsi pembelian). Pembayaran sewa untuk sewa jangka pendek dan sewa untuk
               aset bernilai rendah diakui sebagai beban dengan dasar garis lurus selama masa sewa.

               Perusahaan sebagai Pesewa

               Sewa dimana Perusahaan tidak mentransfer secara substansial seluruh risiko dan manfaat yang
               terkait dengan kepemilikan suatu aset diklasifikasikan sebagai sewa operasi. Pendapatan sewa
               yang timbul dicatat secara garis lurus selama masa sewa dan termasuk dalam pendapatan

                                                   - 14 -
Page 18
PT GRIPTHA PUTRA PERSADA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023
Serta Untuk Perode Tiga Bulan yang Berakhir Pada 31 Maret 2024
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

             dalam laporan laba rugi karena sifat operasinya.

        2.m. Penurunan Nilai Aset Non-Keuangan

             Pada setiap akhir periode pelaporan, Perusahaan menelaah nilai tercatat aset non-keuangan
             untuk menentukan apakah terdapat indikasi bahwa aset tersebut telah mengalami penurunan
             nilai. Jika terdapat indikasi tersebut, jumlah terpulihkan dari aset diestimasi untuk menentukan
             tingkat kerugian penurunan nilai (jika ada). Bila tidak memungkinkan untuk mengestimasi jumlah
             terpulihkan atas suatu aset individual, Perusahaan mengestimasi jumlah terpulihkan dari unit
             penghasil kas atas aset.

             Estimasi jumlah terpulihkan adalah nilai tertinggi antara nilai wajar dikurangi biaya pelepasan
             dan nilai pakai. Dalam menilai nilai pakai, estimasi arus kas masa depan didiskontokan ke nilai
             kini menggunakan tingkat diskonto sebelum pajak yang menggambarkan penilaian pasar kini
             dari nilai waktu uang dan risiko spesifik atas aset yang mana estimasi arus kas masa depan
             belum disesuaikan.

             Jika jumlah terpulihkan dari aset non-keuangan (unit penghasil kas) kurang dari nilai tercatatnya,
             nilai tercatat aset (unit penghasil kas) dikurangi menjadi sebesar jumlah terpulihkan dan rugi
             penurunan nilai diakui langsung ke laba rugi.

             Kebijakan akuntansi untuk penurunan nilai aset keuangan dijelaskan dalam Catatan 3.

        2.n. Imbalan Pascakerja

             Perusahaan memberikan imbalan pascakerja imbalan pasti untuk semua karyawan tetapnya
             sesuai dengan Undang - Undang Cipta Kerja No. 11/2020. Perusahaan telah menerapkan
             panduan dalam siaran pers dan klarifikasi pengatribusian imbalan pada periode jasa untuk
             program pensiun berbasis undang-undang ketenagakerjaan atau undang-undang cipta kerja
             beserta peraturan pelaksanaan (UU Ketenagakerjaan) sesuai dengan yang diterbitkan oleh
             DSAK-IAI pada April 2022. Perseroan telah menerapkan panduan dalam siaran pers dan
             menerapkan perubahan yang diperlukan atas kebijakan akuntansi secara prospektif. Tidak
             terdapat pendanaan yang disisihkan oleh Perusahaan sehubungan dengan imbalan pascakerja
             ini.

             Biaya penyediaan imbalan ditentukan dengan menggunakan metode projected unit credit
             dengan penilaian aktuaria yang dilakukan pada setiap akhir periode pelaporan tahunan.
             Pengukuran kembali, terdiri dari keuntungan dan kerugian aktuarial, perubahan dampak batas
             atas aset (jika ada) dan dari imbal hasil atas aset program (tidak termasuk bunga), yang
             tercermin langsung dalam laporan posisi keuangan yang dibebankan atau dikreditkan dalam
             penghasilan komprehensif lain periode terjadinya. Pengukuran kembali diakui dalam
             penghasilan komprehensif lain tercermin segera sebagai pos terpisah pada penghasilan
             komprehensif lain di ekuitas dan tidak akan direklasifikasi ke laba rugi. Biaya jasa lalu diakui
             dalam laba rugi pada periode amendemen program.
             Bunga neto dihitung dengan mengalikan tingkat diskonto pada awal periode imbalan pasti
             dengan liabilitas atau aset imbalan pasti neto. Biaya imbalan pasti dikategorikan sebagai berikut:

             • Biaya jasa (termasuk biaya jasa kini, biaya jasa lalu serta keuntungan dan kerugian
               kurtailmen dan penyelesaian).
             • Beban atau pendapatan bunga neto.
             • Pengukuran kembali.

             Perusahaan menyajikan dua komponen pertama dari biaya imbalan pasti di laba rugi.
             Keuntungan dan kerugian kurtailmen dicatat sebagai biaya jasa lalu.

             Liabilitas imbalan pensiun yang diakui pada laporan posisi keuangan merupakan defisit atau
             surplus aktual dalam program imbalan pasti Perusahaan. Surplus yang dihasilkan dari
             perhitungan ini terbatas pada nilai kini manfaat ekonomis yang tersedia dalam bentuk
             pengembalian dana program dan pengurangan iuran masa depan ke program.

                                                   - 15 -
Page 19
PT GRIPTHA PUTRA PERSADA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023
Serta Untuk Perode Tiga Bulan yang Berakhir Pada 31 Maret 2024
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)


        2.o. Biaya Pinjaman

             Biaya pinjaman yang dapat diatribusikan secara langsung dengan perolehan, konstruksi atau
             pembuatan aset kualifikasian, merupakan aset yang membutuhkan waktu yang cukup lama agar
             siap untuk digunakan atau dijual, ditambahkan pada biaya perolehan aset tersebut, sampai
             dengan saat selesainya aset secara substansial siap untuk digunakan atau dijual.

             Penghasilan investasi diperoleh atas investasi sementara dari pinjaman yang secara spesifik
             belum digunakan untuk pengeluaran aset kualifikasian dikurangi dari biaya pinjaman yang
             dikapitalisasi.
             Semua biaya pinjaman lainnya diakui dalam laba rugi pada periode terjadinya.

             Kapitalisasi biaya pinjaman dimulai pada saat aktivitas yang diperlukan untuk mempersiapkan
             aset agar dapat digunakan sesuai dengan maksudnya dan pengeluaran untuk aset tersebut dan
             biaya pinjaman telah terjadi. Kapitalisasi biaya pinjaman dihentikan pada saat selesainya secara
             substansial yang diperlukan untuk mempersiapkan aset kualifikasian agar dapat digunakan
             sesuai dengan maksudnya.

        2.p. Pengakuan Pendapatan dan Beban

             Pendapatan dari kontrak dengan pelanggan

             Perusahaan menerapkan PSAK 72 “Pendapatan dari Kontrak dengan Pelanggan”. Berdasarkan
             PSAK ini, pengakuan pendapatan dapat dilakukan secara bertahap sepanjang umur kontrak
             (overtime) atau pada waktu tertentu (at a point in time).

             Perusahaan mengakui pendapatan ketika (atau selama) entitas memenuhi kewajiban
             pelaksanaan dengan mengalihkan barang atau jasa yang dijanjikan (yaitu aset) kepada
             pelanggan. Aset dialihkan ketika (atau selama) pelanggan memperoleh pengendalian atas aset
             tersebut.

             Pendapatan diakui sepanjang waktu (overtime), jika satu dari kriteria berikut ini terpenuhi:

              1. Pelanggan secara simultan menerima dan mengkonsumsi manfaat yang disediakan dari
                 pelaksanaan entitas selama entitas melaksanakan kewajiban pelaksanaannya;
              2. Pelaksanaan entitas menimbulkan atau meningkatkan aset yang dikendalikan pelanggan
                 selama aset tersebut ditimbulkan atau ditingkatkan; atau
              3. Pelaksanaan entitas tidak menimbulkan suatu aset dengan penggunaan alternatif bagi
                 entitas dan entitas memiliki hak atas pembayaran yang dapat dipaksakan atas pelaksanaan
                 yang telah diselesakan sampai saat ini.
             Jika suatu kewajiban pelaksanaan tidak memenuhi kriteria tersebut, maka entitas memenuhi
             kewajiban pelaksanaan pada suatu waktu tertentu (at a point in time) dimana pelanggan
             memperoleh pengendalian atas aset yang dijanjikan dan entitas memenuhi kewajiban
             pelaksanaan dengan mempertimbangkan indikator pengalihan pengendalian antara lain:

             1.   Entitas memiliki hak kini atas pembayaran aset.
             2.   Pelanggan memiliki hak kepemilikan legal atas aset.
             3.   Entitas telah mengalihkan kepemilikan fisik atas aset.
             4.   Pelanggan memilliki risiko dan manfaat signifikan atas kepemilikan aset.
             5.   Pelanggan telah menerima aset.

             Beban

             Beban diakui pada saat terjadinya (accrual basis).




                                                  - 16 -
Page 20
PT GRIPTHA PUTRA PERSADA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023
Serta Untuk Perode Tiga Bulan yang Berakhir Pada 31 Maret 2024
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

        2.q. Pendapatan Diterima Dimuka

             Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, pendapatan diterima dimuka yang diklasifikasikan
             sebagai liabilitas jangka pendek merupakan uang muka tamu, uang muka event atau agen
             travel.

        2.r. Pajak Penghasilan

             Pajak saat terutang berdasarkan laba kena pajak untuk suatu tahun. Laba kena pajak berbeda
             dari laba sebelum pajak seperti yang dilaporkan dalam laporan laba rugi dan penghasilan
             komprehensif lain karena pos pendapatan atau beban yang dikenakan pajak atau dikurangkan
             pada tahun berbeda dan pos-pos yang tidak pernah dikenakan pajak atau tidak dapat
             dikurangkan.

             Beban pajak kini ditentukan berdasarkan laba kena pajak dalam periode yang bersangkutan
             yang dihitung berdasarkan tarif pajak yang berlaku.

             Pajak tangguhan diakui atas perbedaan temporer antara jumlah tercatat aset dan liabilitas dalam
             laporan keuangan dengan dasar pengenaan pajak yang digunakan dalam perhitungan laba
             kena pajak. Liabilitas pajak tangguhan umumnya diakui untuk seluruh perbedaan temporer kena
             pajak.

             Aset pajak tangguhan umumnya diakui untuk seluruh perbedaan temporer yang dapat
             dikurangkan sepanjang kemungkinan besar bahwa laba kena pajak akan tersedia sehingga
             perbedaan temporer dapat dimanfaatkan. Aset dan liabilitas pajak tangguhan tidak diakui jika
             perbedaan temporer timbul dari pengakuan awal (bukan kombinasi bisnis) dari aset dan liabilitas
             suatu transaksi yang tidak mempengaruhi laba kena pajak atau laba akuntansi. Selain itu,
             liabilitas pajak tangguhan tidak diakui jika perbedaan temporer timbul dari pengakuan awal
             goodwill.

             Aset dan liabilitas pajak tangguhan diukur dengan menggunakan tarif pajak yang
             diekspektasikan berlaku dalam periode ketika liabilitas diselesaikan atau aset dipulihkan dengan
             tarif pajak (dan peraturan pajak) yang telah berlaku atau secara substantif telah berlaku pada
             akhir periode pelaporan.

             Jumlah tercatat aset pajak tangguhan dikaji ulang pada akhir periode pelaporan dan dikurangi
             jumlah tercatatnya jika kemungkinan besar laba kena pajak tidak lagi tersedia dalam jumlah
             yang memadai untuk mengkompensasikan sebagian atau seluruh aset pajak tangguhan
             tersebut.

             Aset dan liabilitas pajak tangguhan saling hapus ketika entitas memiliki hak yang dapat
             dipaksakan secara hukum untuk melakukan saling hapus aset pajak kini terhadap liabilitas pajak
             kini dan ketika aset pajak tangguhan dan liabilitas pajak tangguhan terkait dengan pajak
             penghasilan yang dikenakan oleh otoritas perpajakan yang sama serta Perusahaan yang
             berbeda yang bermaksud untuk memulihkan aset dan liabilitas pajak kini dengan dasar neto.
             Pajak kini dan pajak tangguhan diakui sebagai beban atau penghasilan dalam laba atau rugi,
             kecuali sepanjang pajak penghasilan yang berasal dari transaksi atau kejadian yang diakui,
             diluar laba atau rugi (baik dalam pendapatan komprehensif lain maupun secara langsung di
             ekuitas), dalam hal tersebut pajak juga diakui di luar laba atau rugi yang timbul dari akuntansi
             awal untuk kombinasi bisnis. Dalam kasus kombinasi bisnis, pengaruh pajak termasuk dalam
             akuntansi kombinasi bisnis.

        2.s. Laba Per Saham

             Berdasarkan PSAK 56, “Laba per Saham”, laba per saham dasar dihitung dengan membagi
             laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas dengan jumlah rata-rata tertimbang dari
             saham yang beredar pada tahun yang bersangkutan yang disesuaikan dengan jumlah saham
             biasa yang dibeli kembali.


                                                  - 17 -
Page 21
PT GRIPTHA PUTRA PERSADA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023
Serta Untuk Perode Tiga Bulan yang Berakhir Pada 31 Maret 2024
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

        2.t.   Peristiwa Setelah Periode Pelaporan

               Peristiwa-peristiwa yang terjadi setelah periode pelaporan yang menyediakan tambahan
               informasi mengenai posisi keuangan Perusahaan pada tanggal laporan posisi keuangan
               (Peristiwa Penyesuaian), jika ada, telah tercermin dalam laporan keuangan. Peristiwa-peristiwa
               yang terjadi setelah periode pelaporan yang tidak memerlukan penyesuaian (Peristiwa Non
               Penyesuaian), apabila jumlahnya material, telah diungkapkan dalam laporan keuangan.

        2.u. Biaya Emisi Saham

               Biaya-biaya yang terjadi sehubungan dengan penerbitan modal saham Perusahaan kepada
               publik dikurangkan langsung dengan hasil emisi dan disajikan sebagai pengurang akun
               tambahan modal disetor dalam laporan posisi keuangan.


  3.    PERTIMBANGAN KRITIS AKUNTANSI DAN ESTIMASI AKUNTANSI YANG MATERIAL

        Dalam penerapan kebijakan akuntansi Perusahaan, yang dijelaskan dalam Catatan 2, direksi
        diwajibkan untuk membuat pertimbangan, estimasi dan asumsi tentang jumlah tercatat aset dan
        liabilitas yang tidak tersedia dari sumber lain. Estimasi dan asumsi yang terkait didasarkan pada
        pengalaman historis dan faktor-faktor lain yang dianggap relevan. Hasil aktualnya mungkin berbeda
        dari estimasi tersebut.

        Estimasi dan asumsi yang mendasari ditelaah secara berkelanjutan. Revisi estimasi akuntansi diakui
        dalam periode dimana estimasi tersebut direvisi jika revisi hanya mempengaruhi periode itu, atau
        pada periode revisi dan periode masa depan jika revisi mempengaruhi kedua periode tersebut.

        Pertimbangan Kritis dalam Penerapan Kebijakan Akuntansi

        Dalam proses penerapan kebijakan akuntansi yang dijelaskan dalam Catatan 2, tidak terdapat
        pertimbangan kritis yang memiliki dampak signifikan pada jumlah yang diakui dalam laporan
        keuangan, selain dari penyajian perkiraan yang diatur dibawah ini:

        Sumber Estimasi Ketidakpastian

        Asumsi utama mengenai masa depan dan sumber estimasi ketidakpastian utama lainnya pada akhir
        periode pelaporan, yang memiliki risiko signifikan yang mengakibatkan penyesuaian material
        terhadap jumlah tercatat aset dan liabilitas dalam periode pelaporan berikutnya dijelaskan dibawah
        ini:

        Penurunan Nilai Aset

        Pengujian atas penurunan nilai dilakukan apabila terdapat indikasi penurunan nilai. Penentuan nilai
        pakai aset memerlukan estimasi mengenai arus kas yang diharapkan untuk dihasilkan dari
        penggunaan aset (unit penghasil kas) dan penjualan aset tersebut serta tingkat diskonto yang sesuai
        untuk menentukan nilai sekarang.

        Walaupun asumsi yang digunakan dalam mengestimasi nilai pakai aset yang tercermin dalam laporan
        keuangan dianggap telah sesuai dan wajar, namun perubahan signifikan atas asumsi ini akan
        berdampak material terhadap penentuan jumlah yang dapat dipulihkan dan akibatnya kerugian
        penurunan nilai yang timbul akan berdampak terhadap hasil usaha.

        Berdasarkan pertimbangan manajemen, tidak terdapat indikator penurunan nilai atas aset
        Perusahaan.

        Imbalan Kerja

        Nilai kini dari kewajiban imbalan pasti tergantung pada sejumlah faktor yang ditentukan berdasarkan
        basis aktuarial dengan menggunakan sejumlah asumsi. Asumsi yang digunakan dalam menentukan
        biaya untuk imbalan pascakerja termasuk tingkat diskonto dan kenaikan gaji dimasa datang. Setiap

                                                   - 18 -
Page 22
PT GRIPTHA PUTRA PERSADA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023
Serta Untuk Perode Tiga Bulan yang Berakhir Pada 31 Maret 2024
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

        perubahan dalam asumsi ini akan berdampak pada nilai tercatat atas kewajiban imbalan pensiun.
        Perusahaan menentukan tingkat diskonto dan tingkat kenaikan gaji dimasa datang yang sesuai pada
        akhir periode pelaporan. Dalam menentukan tingkat suku bunga yang sesuai, Perusahaan
        mempertimbangkan tingkat suku bunga obligasi pemerintah yang didenominasikan dalam mata uang
        dimana imbalan akan dibayar dan memiliki jangka waktu yang serupa dengan jangka waktu liabilitas
        terkait. Dalam menentukan tingkat kenaikan gaji masa datang, Perusahaan mengumpulkan data
        historis mengenai perubahan gaji dasar pekerja dan menyesuaikan dengan perencanaan bisnis masa
        mendatang.

        Taksiran Masa Manfaat Ekonomis Aset Tetap dan Aset Hak-Guna

        Berdasarkan PSAK 16 dan PSAK 73, masa manfaat setiap aset tetap dan aset hak-guna Perusahaan
        ditentukan berdasarkan kegunaan yang diharapkan dari penggunaan aset tersebut. Estimasi ini
        ditentukan berdasarkan evaluasi teknis internal dan pengalaman atas aset sejenis. Masa manfaat
        setiap aset direviu secara periodik dan disesuaikan apabila perkiraan berbeda dengan estimasi
        sebelumnya karena keausan, keusangan teknis dan komersial, hukum atau keterbatasan lainnya atas
        pemakaian aset. Namun terdapat kemungkinan bahwa hasil operasi dimasa mendatang dapat
        dipengaruhi secara signifikan oleh perubahan atas jumlah serta periode pencatatan beban yang
        diakibatkan karena perubahan faktor yang disebutkan di atas.

        Perubahan masa manfaat aset tetap dan aset hak-guna dapat mempengaruhi jumlah beban
        penyusutan yang diakui dan penurunan nilai tercatat aset tetap dan aset hak-guna.

        Nilai tercatat aset tetap dan aset hak-guna diungkapkan dalam Catatan 9 dan 10.


  4.    KAS DAN BANK

                                                                          31 Maret          31 Desember
                                                                            2024                2023
                                                                       (Tidak diaudit)
        Kas                                                                   51.146.412      32.316.402
        Bank
         Bank Mandiri                                                     3.144.394.630      540.094.369
         Bank Central Asia                                                    5.531.865      284.322.495
         Bank Maybank Indonesia                                               3.346.127        2.575.242
         Bank CIMB Niaga                                                      2.678.209        6.512.830
         Bank BPD Jawa Tengah                                                 2.616.300        2.691.300
         Bank Rakyat Indonesia                                                1.973.152        1.906.558
        Jumlah                                                            3.211.686.695      870.419.196
        Dana/cadangan untuk Penggantian Perabotan dan
                                                                             (25.238.454)   (263.845.680)
        Perlengkapan Hotel (Catatan 8)
        Bersih                                                            3.186.448.241      606.573.516

        Dana cadangan untuk penggantian perabotan dan perlengkapan hotel merupakan dana yang secara
        khusus disisihkan untuk pembelian perabotan dan perlengkapan hotel. Dana ini dicatat sebagai aset
        lancar lainnya (Catatan 8).

        Perusahaan membentuk cadangan untuk penggantian perabotan dan perlengkapan hotel dengan
        persentase sebesar 1% dari pendapatan hotel yang kemudian dikurangi oleh pembelian peralatan
        dan perlengkapan operasional hotel pada tahun berjalan.

        Pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023 saldo kas dan bank ditempatkan pada pihak
        ketiga dan tidak dijaminkan.

        Tidak terdapat saldo kas yang tidak digunakan oleh kelompok usaha.




                                                 - 19 -
Page 23
PT GRIPTHA PUTRA PERSADA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023
Serta Untuk Perode Tiga Bulan yang Berakhir Pada 31 Maret 2024
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

  5.    PIUTANG USAHA DARI PIHAK KETIGA

                                                                         31 Maret
                                                                           2024          31 Desember
                                                                      (Tidak diaudit)        2023
        Korporasi                                                         78.855.000        53.945.660
        Banquet                                                           62.000.000        21.500.000
        Biro Perjalanan                                                   34.331.250        45.231.276
        Mesin EDC                                                         30.636.076        16.596.346
        Jumlah Piutang Usaha                                             205.822.326       137.273.282

        Rincian Pihak Ketiga sebagai berikut:

                                                                       31 Maret
                                                                         2024           31 Desember
                                                                    (Tidak diaudit)         2023
        Universitas Terbuka                                             60.000.000                   -
        Prima Top Boga                                                  39.171.088                   -
        MG Holiday                                                      29.231.250                   -
        Bank Indonesia                                                  17.000.000                   -
        Lembaga Penjamin Simpanan                                        9.000.000                   -
        Trip                                                             5.100.000                   -
        PT Sami                                                          4.550.000                   -
        BTN Kudus                                                        3.740.000                   -
        PT Multisarana Niaga Mandiri                                     3.000.000                   -
        Pura                                                             2.700.000                   -
        Bukit Muria Jaya                                                 2.525.000                   -
        Polytron                                                         2.430.000                   -
        Djarum                                                             700.000                   -
        PT Pura                                                                  -          22.520.000
        Bayu Buana Travel                                                        -          18.800.000
        PT Djarum                                                                -          11.996.380
        Travel Singapore Pte. Ltd (Trip.com)                                     -          10.846.250
        PT Norojono Kudus                                                        -           8.925.000
        PT Hwaseung Indonesia                                                    -           7.166.280
        Agoda Company Pte. Ltd (Agoda)                                           -           3.920.980
        PT Bukit Muria Jaya                                                      -           3.625.000
        PT Trinusa Travelindo (Traveloka)                                        -                   -
        PT Global Tiket Network (Tiket.com)                                      -                   -
        Lain-lain                                                       26.674.988          49.473.392
        Jumlah Piutang Usaha                                           205.822.326         137.273.282

        Rincian Umur Piutang Usaha sebagai berikut:

                                                                       31 Maret
                                                                         2024           31 Desember
                                                                    (Tidak diaudit)         2023
        Belum Jatuh Tempo                                               89.731.323         110.955.766
        Jatuh Tempo:
        1-30 Hari                                                      114.637.206          22.373.785
        31-60 Hari                                                       1.453.797           3.943.731
        Jumlah Bersih                                                  205.822.326         137.273.282

        Berdasarkan penelaahan pada akhir tahun berjalan, belum terdapat pengalaman piutang yang tidak
        terbayar dan pihak manajemen berkeyakinan bahwa semua nilai piutang dapat terlunasi dan
        dikualifikasikan sebagai piutang lancar, sehingga tidak diperlukan perhitungan untuk mengukur
        penyisihan penurunan nilai atas piutang usaha.




                                                - 20 -
Page 24
PT GRIPTHA PUTRA PERSADA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023
Serta Untuk Perode Tiga Bulan yang Berakhir Pada 31 Maret 2024
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

  6.    PERSEDIAAN

                                                                          31 Maret
                                                                            2024           31 Desember
                                                                       (Tidak diaudit)         2023
        Jangka Pendek
          Perlengkapan operasional hotel                                1.070.479.645         261.230.890
          Bahan baku                                                      249.906.043         285.353.614
        Sub Jumlah                                                      1.320.385.688         546.584.504


        Jangka Panjang
        Peralatan operasional hotel                                     1.134.007.983         564.509.924
        Jumlah                                                          2.454.393.671       1.111.094.428

        Persediaan yang diakui sebagai beban adalah sebagai berikut:
                                                                          31 Maret
                                                                            2024           31 Desember
                                                                       (Tidak diaudit)         2023
        Beban Langsung (Catatan 20)                                     1.706.081.772       6.783.834.422
        Jumlah                                                          1.706.081.772       6.783.834.422

        Persediaan perlengkapan operasional hotel merupakan persediaan berupa linen dan barang pecah
        belah serta perangkat pendukung operasional hotel lainnya.

        Persediaan bahan baku merupakan persediaan berupa bahan baku yang digunakan untuk
        operasional restoran.

        Berdasarkan penelaahan pada akhir tahun berjalan, pihak manajemen berkeyakinan bahwa semua
        jenis persediaan masih dalam kondisi baik dan masih dapat digunakan.


  7.    UANG MUKA

                                                                          31 Maret
                                                                            2024           31 Desember
                                                                       (Tidak diaudit)         2023
        Pembelian Perlengkapan                                            681.769.853           85.002.000
        Jasa Profesional                                                            -        1.925.863.077
        Jumlah                                                            681.769.853        2.010.865.077

        Uang muka pembelian adalah uang muka yang digunakan untuk pembelian perlengkapan
        operasional hotel seperti fasilitas pendukung dalam kamar hotel, peralatan katering dan restoran,
        dan fasilitas pendukung operasional hotel lainnya.

        Uang muka jasa profesional pada 31 Desember 2023 merupakan uang muka atas pembayaran jasa
        profesi dalam rangka proses penawaran umum perdana saham Perusahaan.


  8.    ASET LANCAR LAINNYA

        Aset lancar lainnya berupa dana cadangan untuk penggantian perabotan dan perlengkapan hotel
        merupakan dana yang secara khusus disisihkan untuk pembelian perabotan dan perlengkapan hotel.

        Perusahaan membentuk cadangan untuk penggantian perabotan dan perlengkapan hotel dengan
        persentase sebesar 1% dari pendapatan hotel yang kemudian dikurangi oleh pembelian peralatan
        dan perlengkapan operasional hotel tahun berjalan.

                                                 - 21 -
Page 25
PT GRIPTHA PUTRA PERSADA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023
Serta Untuk Perode Tiga Bulan yang Berakhir Pada 31 Maret 2024
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

        Dana secara khusus disisihkan untuk menutupi cadangan dan disimpan dalam rekening bank. Bunga
        yang diperoleh dari rekening bank tersebut merupakan bagian dari dana cadangan
        (Catatan 4).

                                                                           31 Maret
                                                                             2024                     31 Desember
                                                                        (Tidak diaudit)                   2023

        Saldo Awal                                                          263.845.680
                                                                                                            71.467.841
        Pembentukan Dana Cadangan                                             66.249.355
                                                                                                          262.122.361
        Penggunaan Dana Cadangan
                                                                           (304.856.581)                  (69.744.522)

        Saldo Akhir                                                             25.238.454                263.845.680


  9.    ASET TETAP

                                                                     31 Maret 2024
                                        Saldo Awal            Penambahan       Pengurangan                Saldo Akhir
        Biaya Perolehan
        Tanah                           37.092.000.000                                                    37.092.000.000
        Bangunan dan Prasarana          30.286.307.525          6.363.877.246                             36.650.184.771
        Peralatan Hotel                  7.422.403.403            327.458.512                              7.749.861.915
        Peralatan Kantor                   250.593.171                                                       250.593.171
        Sub Jumlah                      75.051.304.099          6.691.335.758                             81.742.639.857

        Aset Dalam Penyelesaian                       -         8.427.666.941                    -         8.427.666.941
        Jumlah                          75.051.304.099        15.119.002.699                     -        90.170.306.798

        Akumulasi Penyusutan
        Bangunan dan Prasarana           3.446.335.858           192.426.810                               3.638.762.668
        Peralatan Hotel                  4.174.386.720           381.248.262                               4.555.634.982
        Peralatan Kantor                   170.298.474            14.350.614                                 184.649.088
        Sub Jumlah                       7.791.021.052           588.025.686                               8.379.046.738
        3

        Nilai Buku                      67.260.283.047                                                    81.791.260.060

                                                                     31 Desember 2023
                                   Saldo Awal      Penambahan          Pengurangan        Revaluasi        Saldo Akhir
        Biaya Perolehan
        Tanah                      8.346.529.000                 -                 -    28.745.471.000    37.092.000.000
        Bangunan dan Prasarana    22.005.377.261     3.504.933.922                 -     4.775.996.342    30.286.307.525
        Peralatan Hotel            5.820.539.391     1.689.228.869        87.364.857                 -     7.422.403.403
        Peralatan Kantor             220.096.071        30.497.100                 -                 -       250.593.171
        Sub Jumlah                36.392.541.723     5.224.659.891        87.364.857    33.521.467.342    75.051.304.099
        Akumulasi Penyusutan
        Bangunan dan Prasarana     2.786.473.378       659.862.480                 -                  -    3.446.335.858
        Peralatan Hotel            2.728.163.166     1.496.419.874        50.196.320                  -    4.174.386.720
        Peralatan Kantor             115.366.960        54.931.514                 -                  -      170.298.474
        Sub Jumlah                 5.630.003.504     2.211.213.868        50.196.320                  -    7.791.021.052
        Nilai Buku                30.762.538.219                                                          67.260.283.047




                                                   - 22 -
Page 26
PT GRIPTHA PUTRA PERSADA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023
Serta Untuk Perode Tiga Bulan yang Berakhir Pada 31 Maret 2024
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

        Beban penyusutan dialokasikan sebagai berikut:

                                                                          31 Maret
                                                                            2024                 31 Desember
                                                                       (Tidak diaudit)               2023

        Beban Langsung (Catatan 20)                                          192.426.810            659.862.480
        Beban Umum dan Administrasi(Catatan 21)                              395.598.876           1.551.351.388

        Jumlah                                                               588.025.686           2.211.213.868

        Perusahaan memiliki sebidang tanah dan bangunan dengan kepemilikan berupa Hak Guna-
        Bangunan (HGB) No. 00065, seluas 8.620 m 2 yang berlokasi di Kel. Jati Wetan, Kec. Jati, Kab. Kudus,
        Jawa Tengah dengan masa berlaku selama 30 tahun yang akan berakhir pada tahun 2045. Pada
        tanah tersebut didirikan bangunan yang digunakan sebagai hotel dan tanah tersebut atas nama
        perusahaan.

        Aset milik Perusahaan berupa bangunan dan prasarana diasuransikan kepada PT BRI Asuransi
        Indonesia terhadap risiko kerusakan material dengan jumlah pertanggungan sebesar
        Rp 29.670.114.795 dan Rp 25.787.847.340 pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022.

        Perusahaan mengkapitalisasi biaya bunga pinjaman masing-masing sebesar Rp 304.546.438 dan Rp
        645.276.132 untuk tahun-tahun yang berakhir 31 Desember 2023 dan 2022.

        Perhitungan keuntungan penjualan aset tetap adalah sebagai berikut:

                                                                       31 Maret
                                                                         2024               31 Desember
                                                                    (Tidak diaudit)             2023

          Harga Jual                                                                -              80.020.558
          Dikurangi Nilai Buku
           Biaya Perolehan                                                          -              87.364.858
           Akumulasi Penyusutan                                                     -            (50.196.320)

          Nilai Buku                                                                -              37.168.538

         Laba atas Penjualan Aset Tetap-
         bersih (Catatan 24)                                                        -              42.852.020

        Pada tahun 2023, penilaian atas nilai wajar tanah dan bangunan milik Perusahaan dilakukan oleh
        Kantor Jasa Penilai Publik Kusno Raharjo dan Rekan dengan nama penilai Kusno Raharjo berlaku
        efektif untuk periode laporan keuangan yang berakhir 31 Desember 2023 sesuai dengan laporannya
        Nomor: 02106/2.0167-00/PI/09/0002/1/VIII/2023 tertanggal 04 Agustus 2023 dengan rincian sebagai
        berikut:

                                                                                                          Surplus
            Nomor Sertiifikat       Lokasi    Luas (m²)       Nilai Buku           Nilai Wajar           Revaluasi
          I. Tanah
             SHGB No. 65            Kudus    8.620 m²       8.346.529.000        37.092.000.000        28.745.471.000
          II. Bangunan dan
              Prasarana
              648/559/2001          Kudus    1.210,43 m²
              644/73/15.04/2023     Kudus    561,00 m²
              644/93/15.04/2023     Kudus    2.065,15 m²    21.502.003.658       26.278.000.000         4.775.996.342
              644.1/72/15.04/2023   Kudus    68,42 m²
              644/17/15.04/2023     Kudus    368,00 m²
          Total                                             29.848.532.658        63.370.000.000        33.521.467.342


        Jika tanah dan bangunan dicatat sebesar nilai buku, nilai tercatatnya adalah Rp 29.848.532.658.
        Perusahaan menggunakan model revaluasian pada tanah dan bangunan dengan mencatat nilai
        tanah dan bangunan pada jumlah revaluasian, yaitu sebesar nilai wajar pada tanggal revaluasian
                                                  - 23 -
Page 27
PT GRIPTHA PUTRA PERSADA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023
Serta Untuk Perode Tiga Bulan yang Berakhir Pada 31 Maret 2024
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

        dikurangi akumulasi penyusutan dan akumulasi rugi penurunan nilai yang terjadi setelah tanggal
        revaluasi. Metode penilaian yang digunakan adalah metode pendekatan pasar dan metode
        pendekatan pendapatan, tidak ada perpindahan level selama periode berjalan.


  10.   ASET HAK-GUNA

                                                                              31 Maret
                                                                                2024            31 Desember
                                                                           (Tidak diaudit)          2023
        Harga Perolehan                                                     3.000.000.000       3.000.000.000
        Akumulasi Amortisasi                                                (866.666.667)       (841.666.667)
        Jumlah                                                              2.133.333.333       2.158.333.333

        Perusahaan mengadakan perjanjian sewa-menyewa pada tanggal 1 Juli 2015 dengan Tn. Samuel
        Jeffrey Christiawan Soegeng atas 10 bidang tanah dengan luas masing-masing sebesar 293 m2 dan
        bangunan dengan Sertipikat Hak Milik (SHM) N0. 3354, 556, 1838, 139, 1911, 1857, 1835, 1837,
        1836, 1839 yang digunakan sebagai hotel dan kantor operasional, yang terletak di Desa Jati Wetan,
        Kudus, Jawa Tengah. Sewa tersebut untuk periode 30 tahun dengan total nilai sewa sebesar
        Rp 3.000.000.000 (Catatan 29). Berdasarkan Perjanjian Sewa Menyewa No.001/GPP/DIR/VII/2015
        pembayaran dilakukan secara bertahap setiap tanggal 1 Juli. Dalam kegiatan sewa-menyewa antara
        Tn Samuel Jeffrey Christian Soegeng dengan Persero terdapat persyaratan penting yaitu:
         - Perseroan tidak diperbolehkan untuk mengoper hak sewanya atau menyewakan lagi kepada
             pihak lain, kecuali mendapatkan persetujuan tertulis dari Tn. Samuel Jeffrey Christian Soegeng.
         - Perseroan tidak diperbolehkan meninggalkan tanah dan bangunan selama 6 bulan berturut-turut
             tanpa ada suatu pemberitahuan kepada pihak kedua.
         Rincian tanah yang digunakan sebagai aset hak-guna adalah sebagai berikut:

              Nomor              Nama                           Harga                         Nilai Saldo
             Sertifikat          Objek           Luas         Perolehan       Amortisasi       31 Maret
                                                                                                 2024
               3354              Tanah          293 M2       300.000.000      86.666.667     213.333.333
                556              Tanah          293 M2       300.000.000      86.666.667     213.333.333
               1838              Tanah          293 M2       300.000.000      86.666.667     213.333.333
                139              Tanah          293 M2       300.000.000      86.666.667     213.333.333
               1911              Tanah          293 M2       300.000.000      86.666.667     213.333.333
               1857              Tanah          293 M2       300.000.000      86.666.667     213.333.333
               1835              Tanah          293 M2       300.000.000      86.666.667     213.333.333
               1837              Tanah          293 M2       300.000.000      86.666.667     213.333.333
               1836              Tanah          293 M2       300.000.000      86.666.667     213.333.333
               1893              Tanah          293 M2       300.000.000      86.666.667     213.333.333
                          Total Nilai Sewa                  3.000.000.000                    2.133.333.334




                                                  - 24 -
Page 28
PT GRIPTHA PUTRA PERSADA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023
Serta Untuk Perode Tiga Bulan yang Berakhir Pada 31 Maret 2024
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

  11.   UTANG USAHA

                                                                            31 Maret
                                                                              2024         31 Desember
                                                                         (Tidak diaudit)       2023
        Toko Ibu Siti                                                       252.433.400     277.050.500
        Toko Al Fiil                                                        104.438.000      85.960.000
        Toko Anugrah Semarang                                                89.919.750      36.974.750
        Toko Lestari Jaya                                                    61.008.091      51.632.532
        Toko Morodadi                                                        59.933.630      64.477.578
        UD Oteha                                                             43.520.000      35.380.000
        Bima Sakti                                                           23.538.519               -
        Toko Buah "ABC"                                                      17.076.300      15.391.820
        Vista                                                                 9.655.000
        PT Kridha Muti Maga Prima                                                     -      26.452.619
        Toko Best One                                                                 -      14.161.034
        Toko Bu Giarto                                                                -      12.179.500
        CV Mitra Sejati                                                               -      12.149.000
        PT Multi Kimia Raya Nusantara                                                 -               -
        Lain-Lain (Dibawah Rp10.000.000)                                     38.432.881     105.881.379
        Jumlah                                                              699.955.571     737.690.712

        Utang usaha di atas tidak dikenakan bunga. Utang usaha lain-lain merupakan utang pembelian bahan
        baku restoran. Tidak ada surat jaminan yang diberikan maupun diterima untuk utang usaha.
        Rincian umur utang usaha sebagai berikut:

                                                                            31 Maret
                                                                              2024         31 Desember
                                                                         (Tidak diaudit)       2023
        Belum Jatuh Tempo                                                  563.489.095      634.011.621
        Jatuh Tempo:
          1-30 Hari                                                         96.913.800       56.792.387
          31-60 Hari                                                        38.324.518       46.886.704
          61-90 Hari                                                         1.228.158                -
        Jumlah Bersih                                                      699.955.571      737.690.712


  12.   PENDAPATAN DITERIMA DIMUKA

                                                                            31 Maret
                                                                              2024         31 Desember
                                                                         (Tidak diaudit)       2023
        Deposit Agen Perjalanan                                            445.499.247      544.058.881
        Restoran                                                           399.109.320      438.966.822
        Sewa Ruangan                                                       349.090.860      304.124.715
        Kamar                                                              185.528.934      314.064.107
        Jumlah                                                           1.379.228.361     1.601.214.525




                                                - 25 -
Page 29
PT GRIPTHA PUTRA PERSADA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023
Serta Untuk Perode Tiga Bulan yang Berakhir Pada 31 Maret 2024
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

  13.   PERPAJAKAN

        a. Utang Pajak
                                                                            31 Maret
                                                                              2024          31 Desember
                                                                         (Tidak diaudit)        2023
            Pajak Penghasilan:
             Pasal 21                                                         13.315.608       12.841.250
             Pasal 23                                                          1.409.189          327.711
             Pasal 25                                                                  -       91.738.879
             Pasal 29 :                                                                -                -
              Maret 2024                                                       7.425.615                -
              Desember 2023                                                  188.560.506      188.560.506
              Desember 2022                                                            -                -
            Pajak Hotel dan Restoran                                         172.553.334      278.699.341
            Jumlah                                                           383.264.252      572.167.687

        b. Pajak Penghasilan Badan
                                                                             31 Maret
                                                                               2024         31 Desember
                                                                          (Tidak diaudit)       2023
            Laba sebelum Pajak
            menurut laporan laba rugi:                                       216.595.990    2.353.599.623
            Koreksi Fiskal:
            Beda Temporer:
             Beban Imbalan Pascakerja                                                   -      252.627.683
             Penyusutan Aset Tetap                                          (162.896.810)    (512.212.484)
             Pendapatan Aktuaria                                                                         -
            Beda Tetap:
             Sumbangan                                                         2.050.000       12.095.000
             Tunjangan Karyawan                                                        -                -
             Bunga Pinjaman                                                            -                -
             Lain-lain                                                       412.037.403      161.292.292
            Jumlah Koreksi Fiskal Bersih                                     251.190.592      (86.197.509)
            Laba Kena Pajak                                                  467.786.583    2.267.402.114
            Pembulatan                                                       467.786.000    2.267.402.000
            Beban Pajak:
            Dengan Fasilitas                                                   37.282.025      45.672.878
            Non Fasilitas                                                      28.348.871     407.482.684
            Taksiran Beban Pajak Kini                                          65.630.896     453.155.562
            Dikurangi Pajak Penghasilan
            Dibayar Dimuka:
            Pasal 23                                                            8.927.355      20.947.110
            Pasal 25                                                           49.277.926     243.647.946
            Jumlah                                                             58.205.281     264.595.056
            Taksiran Utang Pajak Kini                                           7.425.615     188.560.506

           Laba kena pajak hasil rekonsiliasi pada tahun 31 Maret 2024, 2023 dan 2022 menjadi dasar dalam
           pengisian SPT Tahunan Pajak Penghasilan Badan dan tidak terdapat sengketa atau
           permasalahan terkait perpajakan yang memiliki dampak terhadap laporan keuangan.




                                                 - 26 -
Page 30
PT GRIPTHA PUTRA PERSADA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023
Serta Untuk Perode Tiga Bulan yang Berakhir Pada 31 Maret 2024
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)


         c. Liabilitas Pajak Tangguhan

                                                                              Dikreditkan
                                                                             (Dibebankan)
                                                         Dikreditkan        ke Penghasilan
                                                        (Dibebankan)        Komprehensif             31 Maret
                                      1 Januari 2024     ke laba rugi            Lain                  2024
            Aset Hak-Guna              (474.833.333)           5.500.000                      -    (469.333.333)
            Penyusutan Aset Tetap      (112.686.746)          76.849.448                      -     (35.837.298)
            Liabilitas Imbalan
                                       (326.270.047)                    -                     -    (326.270.047)
            Pascakerja
            Penghasilan
            Komprehensive Lain
                                       (838.036.684)                    -                     -    (838.036.684)
            dari Revaluasi Aset
            Tetap
            Penghasilan
            Komprehensive Lain           (3.524.958)                    -                     -      (3.524.958)
            dari Imbalan Pascakerja
            Liabilitas Sewa kepada
                                                   -                    -                     -                 -
            Pihak Berelasi
            Jumlah Liabilitas
                                      (1.755.351.768)         82.349.447                      -   (1.673.002.321)
            Pajak Tangguhan

                                                                              Dikreditkan
                                                                             (Dibebankan)
                                                         Dikreditkan        ke Penghasilan
                                                        (Dibebankan)        Komprehensif          31 Desember
                                      1 Januari 2023     ke laba rugi            Lain                 2023
            Aset Hak-Guna              (496.833.333)          22.000.000                      -    (474.833.333)
            Penyusutan Aset Tetap      (560.239.253)         447.552.507                      -    (112.686.746)
            Liabilitas Imbalan
            Pascakerja                   267.166.998        (593.437.045)                     -    (326.270.047)
            Penghasilan
            Komprehensive Lain
            dari Revaluasi Aset
            Tetap                                  -                    -     (838.036.684)        (838.036.684)
            Penghasilan
            Komprehensive Lain
            dari Imbalan Pascakerja                -                    -        (3.524.958)         (3.524.958)
            Liabilitas Sewa kepada
            Pihak Berelasi               506.000.000        (506.000.000)                     -                 -
            Jumlah Liabilitas
            Pajak Tangguhan            (283.905.588)        (629.884.538)      (841.561.642)      (1.755.351.768)



   14.   BEBAN AKRUAL
                                                                            31 Maret 2024
                                                                                 2024              31 Desember
                                                                            (Tidak diaudit)            2023
         Listrik                                                                147.105.986           185.398.385
         Binatu                                                                 134.285.884           167.957.828
         Jumlah                                                                 281.391.870           353.356.213




                                                   - 27 -
Page 31
PT GRIPTHA PUTRA PERSADA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023
Serta Untuk Perode Tiga Bulan yang Berakhir Pada 31 Maret 2024
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

   15.   UTANG BANK
                                                                           31 Maret 2024
                                                                                2024          31 Desember
                                                                           (Tidak diaudit)        2023
         Bank Rakyat Indonesia                                              10.285.748.325   10.994.748.325
         Bank KB Bukopin                                                     2.963.201.150    3.273.087.450
         Sub Jumlah                                                         13.248.949.475   14.267.835.775
         Dikurangi Bagian yang Jatuh Tempo Dalam Waktu
         Satu Tahun
         Bank Rakyat Indonesia                                               1.240.200.000    1.317.999.999
         Bank KB Bukopin                                                       982.828.850      735.869.198
         Utang Bank Jangka Panjang                                          11.025.920.625   12.213.966.578

         Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 rincian angsuran di masa mendatang atas utang jangka
         panjang dari bank adalah sebagai berikut:

                                                                           31 Maret 2024
                                                                                2024         31 Desember
                                                                           (Tidak diaudit)       2023
         Jatuh tempo dalam tahun:
           2023                                                                                           -
           2024                                                             1.034.982.897     2.053.869.197
           2025 – 2030                                                     12.213.966.578    12.213.966.578
         Jumlah                                                            13.248.949.475    14.267.835.775

         Bank Rakyat Indonesia

         Berdasarkan Akta Kredit No. 63 tanggal 17 April 2013 yang dibuat dihadapan Haji Sugeng Budiman,
         S.H., Sp.N., M.H., Notaris di Kota Semarang, Perusahaan memperoleh Kredit Investasi dari Bank
         Rakyat Indonesia (BRI). Sebagaimana diubah menjadi perjanjian terakhir berdasarkan Adendum
         Perjanjian Restrukturisasi Kredit No. 86 tanggal 25 September 2023 sebagai berikut:

             Plafon Kredit             :   Rp 11.155.000.000
             Bentuk Kredit             :   Kredit Investasi
             Jangka Waktu              :   84 Bulan s/d 29 Juni 2030
             Suku Bunga                :   11,5% p.a

         Agunan yang diserahkan:

         •     Sebidang tanah dengan Sertipikat Hak-Guna Bangunan (SHGB) No. 00065/Jati Wetan yang
               berlokasi di Kel. Jati Wetan, Kec. Jati, Kab. Kudus, Jawa Tengah atas nama PT Griptha Putra
               Persada Tbk.
         •     10 (Sepuluh) bidang tanah dengan Sertipikat Hak Milik (SHM) No. 3354, 556,1838, 139, 1911,
               1857, 1835, 1837, 1836, 1839 yang berlokasi di Kel. Jati Wetan, Kec. Jati, Kab. Kudus, Jawa
               Tengah atas nama Samuel Jeffrey Christiawan Soegeng.

         Berikut syarat dan ketentuan covenant:

         •     Hal-hal yang harus dilaksanakan (Affirmative Covenants):

               a. Debitur wajib menyalurkan minimal sebesar 50% dari seluruh transaksi keuangan usaha
                  melalui rekening di Bank, dan menggunakan jasa-jasa perbankan Bank antara lain SMS
                  banking, SMS notification, mobile banking, internet banking dan produk e-channel Bank;
               b. Debitur wajib menyerahkan laporan keuangan tahunan diserahkan kepada Bank selambat-
                  lambatnya 90 hari setelah tutup tahun buku yang bersangkutan; dan laporan keuangan
                  (neraca dan rugi/laba) bulanan, yang diserahkan kepada Bank selambat-lambatnya 30 hari
                  setelah tanggal akhir triwulan yang bersangkutan;
               c. Secara berkala Bank akan melaksanakan pemeriksaan lapangan minimal 3 (tiga) bulan sekali
                                                    - 28 -
Page 32
PT GRIPTHA PUTRA PERSADA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023
Serta Untuk Perode Tiga Bulan yang Berakhir Pada 31 Maret 2024
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

               dan setiap saat Debitur bersedia untuk dilakukan pemeriksaan terhadap administrasi
               pembukuan serta kondisi perusahaan oleh Bank atau pihak lain yang ditunjuk oleh Bank;
            d. Debitur harus sudah memenuhi peraturan-peraturan pemerintah termasuk ijin-ijin yang harus
               dimiliki dan disampaikan kepada Bank sebelum akta perjanjian kredit dan pengakuan hutang
               ditandatangani;
            e. Debitur wajib membayar kewajiban pajak dan biaya-biaya yang relevan dalam rangka
               pemberian kredit ini;
            f. Debitur harus segera memberitahu Bank mengenai sengketa dengan pemerintah dan atau
               pihak lainnya, tuntutan atas kerusakan yang diderita, dan tuntutan hukum terhadap debitur
               atau penjamin.

        •   Hal-hal yang tidak boleh dilakukan (Negative Covenants):

            Tanpa terlebih dahulu mendapat persetujuan dari bank, Perusahaan tidak diperkenankan antara
            lain tetapi tidak terbatas pada hal-hal sebagai berikut:

            a) Mengajukan permohonan pernyataan pailit kepada Pengadilan Niaga untuk menyatakan
               pailit dari pihak Debitur;
            b) Melakukan tindakan penggabungan usaha/merger, akuisisi dan penjualan aset perusahaan
               Pihak Debitur, go public atau perusahaan Debitur;
            c) Mengikatkan diri sebagai penjamin terhadap pihak lain, dan atau menjaminkan
               kekayaannya/kekayaan perusahaan kepada pihak lain, kecuali yang sudah ada saat ini;
            d) Melakukan perubahan anggaran dasar atau merubah susunan pengurus, perubahan/
               pengalihan kepemilikan saham dan komposisi permodalan;
            e) Melunasi dan atau membayar hutang kepada pemegang saham atau pihak ketiga lainnya
               sebelum hutang di pihak Bank dilunasi terlebih dahulu;
            f) Memberikan piutang kepada pemegang saham dengan alasan apapun;
            g) Mengadakan transaksi dengan seseorang atau sesuatu pihak, termasuk tetapi tidak terbatas
               pada perusahaan afiliasinya, dengan cara-cara yang berada di luar praktek-praktek dan
               kebiasaan yang wajar dan melakukan pembelian yang lebih mahal dan melakukan penjualan
               lebih murah dari harga pasar;
            h) Melakukan pembayaran atas bunga pinjaman kepada pemegang saham;
            i) Melakukan pembayaran/pengambilan deviden selama terdapat perjanjian kredit dengan
               Bank Rakyat Indonesia;
            j) Menerima pinjaman/kredit baru dari Bank lain atau lembaga keuangan lainnya, kecuali
               transaksi dagang yang lazim dan fasilitas Bank lain yang sudah ada saat ini;
            k) Menyewakan aset yang diagunkan di pihak Bank kepada pihak lain tanpa persetujuan dari
               Bank;
            l) Melakukan penyertaan saham ke anak perusahaan atau perusahaan lain, kecuali yang
               sudah ada saat ini, dan sepanjang cash flow tidak terganggu serta Nett Working Capital
               (NWC) masih positif;
            m) Menjual mulai jumlah Rp 100.000.000 atau ekuivalennya/menggadaikan dan/atau
               menjaminkan harta kekayaan Debitur baik yang bergerak maupun yang tidak bergerak
               kepada pihak lainnya, terkecuali yang telah disetujui Bank;
            n) Melakukan penarikan prive dengan jumlah diatas Rp 50.000.000 dalam setahun. Sedangkan
               untuk penarikan prive dibawah Rp 50.000.000 cukup dilaporkan di Bank setelah dilakukan
               penarikan;
            o) Melakukan investasi, perluasan usaha dan penjualan aset Debitur melebihi
               Rp 10.000.000.000 dalam 1 tahun;
            p) Melunasi dan/atau membayar hutang kepada pemegang saham sebelum hutang di Bank
               dilunasi terlebih dahulu;
            q) Jika terjadi penurunan usaha dan kemampuan menyelesaikan hutang jangka pendek mulai
               terganggu, maka Debitur wajib memprioritaskan pembayaran hutang-hutang kepada Bank
               dibandingkan melunasi hutang pihak ke-3 (tiga) sebelum kredit kepada Bank lunas;
            r) Memberikan pinjaman kepada pemegang saham dan melakukan penyertaan saham kepada
               Perusahaan lain melebihi Rp 5.000.000.000.




                                                 - 29 -
Page 33
PT GRIPTHA PUTRA PERSADA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023
Serta Untuk Perode Tiga Bulan yang Berakhir Pada 31 Maret 2024
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

        Perusahaan telah memperoleh persetujuan dari Bank Rakyat Indonesia melalui surat No. B.351/KC-
        VIII/ADK/09/2023 tanggal 27 September 2023, sehubungan dengan persetujuan perubahan status
        Perusahaan menjadi Perusahaan Terbuka dan untuk selanjutnya Perseroan hanya wajib melaporkan
        kepada Bank Rakyat Indonesia apabila terdapat perubahan kepengurusan, struktur permodalan,
        pembagian deviden kepada para pemegang saham selama terdapat perjanjian kredit dengan Bank
        Rakyat Indonesia, perubahan pemegang saham, pengambilan prive serta melakukan penyertaan
        modal pada Perusahaan lain. Dengan demikian, Perseroan tidak memerlukan persetujuan Bank
        Rakyat Indonesia apabila terdapat perubahan-perubahan tersebut, serta persetujuan mengenai
        Penawaran Umum Perdana Saham (IPO).

        Bank KB Bukopin

        Berdasarkan Akta Perjanjian Kredit dengan memakai jaminan Nomor 30 tanggal 27 Juni 2019 yang
        dibuat dihadapan Sugiyanto S.H., Notaris di Pati, Perusahaan memperoleh Kredit Investasi dari Bank
        KB Bukopin. Sebagaimana diubah menjadi perjanjian terakhir berdasarkan Adendum Perjanjian
        Kredit No. LI/038/KB BUKI – BA JKT KGD/ ADD-PK – RESTRUKTUR-1/VII/2021 dan No. LI/039/KB
        BUKI – BA JKT KGD/ ADD-PK – RESTRUKTUR-1/VII/2021 antara Perusahaan dengan Bank KB
        Bukopin tanggal 8 Juli 2021 sebagai berikut:

        Fasilitas Kredit Investasi 1

         Plafon                     :   Rp 3.476.500.992
         Bentuk Kredit              :   Kredit Investasi
         Jangka Waktu               :   60 bulan sejak tanggal restrukturisasi sampai dengan 27 Mei 2026
         Suku Bunga                 :   12 % p.a

        Fasilitas Kredit Investasi 2

         Plafon                     :   Rp 1.943.485.171
         Bentuk Kredit              :   Kredit Investasi
         Jangka Waktu               :   60 bulan sejak tanggal restrukturisasi sampai dengan 27 Mei 2026
         Suku Bunga                 :   12 % p.a efektif

        Agunan yang diserahkan:

        Berdasarkan Perjanjian Kredit dengan nilai jaminan tanah Rp 9.345.000.000,- dengan rincian agunan
        sebagai berikut:

         1. Sertipikat Hak Milik (“SHM”) No. 00362/Sokokulon, terletak di Provinsi Jawa Tengah, Kabupaten
            Pati yang dikeluarkan oleh Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Pati tanggal
            03 November 2014 terdaftar atas nama Tn. Samuel Jeffrey Christiawan Soegeng seluas 2.631
            m2 (dua ribu enam ratus tiga puluh satu meter persegi) sebagaimana diuraikan dalam Surat Ukur
            No. 00890/2014 tanggal 16 Oktober 2014;
         2. SHM No. 00443/Sokokulon, terletak di Provinsi Jawa Tengah, Kabupaten Pati seluas 3.359 m 2
            (tiga ribu tiga ratus lima puluh sembilan meter persegi) sebagaimana diuraikan dalam Surat Ukur
            No. 00891/2014 tanggal 16 Oktober 2014 terdaftar atas nama Tn. Samuel Jeffrey Christiawan
            Soegeng;
         3. SHM No. 00444/Sokokulon, terletak di Provinsi Jawa Tengah, Kabupaten Pati seluas 2.732 m2
            (dua ribu tujuh ratus tiga puluh dua meter persegi) sebagaimana diuraikan dalam Surat Ukur No.
            00889/2014 tanggal 16 Oktober 2014 atas nama Tn. Samuel Jeffrey Christiawan Soegeng.

        Berikut syarat dan ketentuan covenant:

        1.   Menyerahkan seluruh asli Sertifikat Hak Kepemilikan Atas Tanah dan dilakukan pengecekkan
             sertifikat terlebih dahulu pada Kantor Pertanahan setempat. Asli Sertipikat Hak Kepemilikan Atas
             Tanah disimpan di Bank KB Bukopin sampai dengan fasilitas kredit selesai.
        2.   Sepanjang sertifikat obyek dapat langsung dibebani dengan Hak Tanggungan Peringkat Kedua
             untuk kepentingan Bank.
        3.   Dilakukan taksasi/penilaian jaminan sesuai ketentuan. Akan tetapi apabila akan diberikan
             fasilitas kredit dengan plafond dimana jaminan dilakukan penilaian oleh Perusahaan Appraisal
                                                   - 30 -
Page 34
PT GRIPTHA PUTRA PERSADA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023
Serta Untuk Perode Tiga Bulan yang Berakhir Pada 31 Maret 2024
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

             lndependen, rekanan Bank, disarankan agar terhadap fisik obyek tetap dilakukan pengecekkan
             fisik ke lapangan serta dilakukan wawancara dengan pemilik jaminan oleh Cl Internal Bank.
         4. Menyerahkan ljin Mendirikan Bangunan apabila terdapat bangunan di atas tanah.
         5. Obyek bangunan (apabila terdapat bangunan di atas tanah) diasuransikan secara Banker's
             Clause Bank melalui perusahaan asuransi rekanan Bank (selama jangka waktu fasilitas kredit).
         6. Menyerahkan copy Akta Nikah, Kartu Keluarga dan KTP Pemilik Jaminan dan pasangan kawin.
         7. Pemilik Jaminan hadir bersama dengan pasangan kawin saat menandatangani dokumen
             pembebanan jaminan dengan membawa asli KTP, KK dan Akta Nikah.
         Perusahaan telah memperoleh persetujuan dari Bank KB Bukopin melalui surat No. 387/BUKI-
         KGD/XII/2022 tanggal 6 Desember 2022, sehubungan dengan persetujuan perubahan Perusahaan
         menjadi Perusahaan Terbuka dan serta persetujuan anggaran dasar Perusahaan yang meliputi
         perubahan modal, susuan pengurus dan pemegang saham, serta persetujuan mengenai Penawaran
         Umum Perdana Saham (IPO).

   16.   LIABILITAS IMBALAN PASCAKERJA

         Besarnya imbalan kerja jangka panjang dihitung berdasarkan peraturan yang berlaku, yakni Undang-
         Undang No. 11 tahun 2020 tentang “Cipta Kerja”. Tidak terdapat pendanaan khusus yang disisihkan
         sehubungan dengan imbalan kerja jangka panjang tersebut.

         Perhitungan imbalan pascakerja dihitung oleh aktuaris independen Kantor Konsultan Aktuaria Azwir
         Arifin dan Rekan untuk tanggal 31 Desember 2023 dengan nomor laporan 240276/LAA-AAR/II/2024
         tanggal 23 Februari 2024.

         Jumlah karyawan yang berhak atas imbalan pascakerja tersebut adalah 67 karyawan pada tanggal
         31 Desember 2023 dan 2022.

         Program pensiun imbalan pasti memberikan eksposur Perusahaan terhadap risiko aktuarial seperti
         risiko tingkat bunga, risiko harapan hidup, dan risiko gaji.

         Risiko Tingkat Bunga

         Penurunan suku bunga obligasi akan meningkatkan liabilitas program.

         Risiko Harapan Hidup

         Nilai kini kewajiban imbalan pasti dihitung dengan mengacu pada estimasi terbaik dari mortalitas
         peserta program baik selama dan setelah kontrak kerja. Peningkatan harapan hidup peserta program
         akan meningkatkan liabilitas program.

         Risiko Gaji

         Nilai kini kewajiban imbalan pasti dihitung dengan mengacu pada gaji masa depan peserta program.
         Dengan demikian, kenaikan gaji peserta program akan meningkatkan liabilitas program itu.

         Beban imbalan pascakerja yang diakui di laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain adalah
         sebagai berikut:

                                                                               2023             2022
         Saldo Awal                                                         1.214.395.447    1.048.543.149
         Biaya Jasa Kini                                                      183.765.496      185.605.680
         Biaya Bunga                                                           68.862.187       55.150.016
         Biaya Jasa Lalu Atas Perubahan
         Imbalan
         Jumlah yang diakui di laba Rugi                                    1.467.023.130    1.289.298.845
         Jumlah yang Diakui di Penghasilan
         Komprehensif Lain                                                     16.022.537      (74.903.398)
         Liabilitas Imbalan Pasti - Akhir                                   1.483.045.667    1.214.395.447
                                                  - 31 -
Page 35
PT GRIPTHA PUTRA PERSADA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023
Serta Untuk Perode Tiga Bulan yang Berakhir Pada 31 Maret 2024
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

         Asumsi utama yang digunakan dalam menentukan penilaian aktuarial adalah sebagai berikut:

                                                                                        31 Desember
                                                                                 2023                 2022
         Tingkat diskonto per tahun                                           6,37% - 7,10%     5,52% - 7,44%
         Tingkat kenaikan gaji per tahun                                         8,00%              8,00%
         Tingkat pensiun normal                                                55 Tahun            55 Tahun
         Tabel mortalitas                                                    TMI IV / 2019      TMI IV / 2019

         Asumsi aktuarial yang signifikan untuk penentuan liabilitas imbalan pasti adalah tingkat diskonto,
         kenaikan gaji yang diharapkan dan mortalitas.

         Tidak ada perubahan dalam metode dan asumsi yang digunakan dalam penyusunan analisis
         sensitivitas dari tahun sebelumnya.

         Perubahan sebesar satu persen pada tingkat diskonto akan berdampak pada nilai kini liabilitas imbalan
         kerja dan biaya jasa kini:

                                                                                        31 Desember
                                                                                 2023                  2022
         Kenaikan 1%
         Nilai kini                                                           1.381.901.453       1.304.128.226
         Penurunan 1%
         Nilai kini                                                           1.600.111.186       1.518.564.202

         Perubahan sebesar satu persen pada tingkat kenaikan gaji akan berdampak pada nilai kini liabilitas
         imbalan kerja dan biaya jasa kini:

                                                                                        31 Desember
                                                                                 2023                  2022
         Kenaikan 1%
         Nilai kini                                                           1.597.203.596       1.309.809.980
         Penurunan 1%
         Nilai kini                                                           1.382.376.979           864.551.692


   17.   MODAL SAHAM DAN SALDO LABA

         a) Modal Saham

                                                                            31 Maret 2024
                                                                   Nilai Nominal Rp 25,- Per Saham
                                                            Jumlah          Persentase         Jumlah Modal
                        Nama Pemegang Saham                 Saham          Pemilikan (%)          Disetor
                 PT Mulia Jaya Palma                        796.000.000          79,60%        19.900.000.000
                 Publik                                     200.000.000          20,00%         5.000.000.000
                 Tn. Samuel Jeffrey Christiawan
                 Soegeng                                      4.000.000           0,40%           100.000.000
                 Jumlah                                  1.000.000.000             100%        25.000.000.000

            Berdasarkan Akta No. 10 tanggal 18 Januari 2024 dari Notaris Rini Yulianti S.H., Notaris di Jakarta
            Timur, yang telah disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia No.
            AHU-AH.01.03-0017139. Akta ini mengenai perubahan-perubahan sebagai berikut:

             •     Menyetujui perubahan permodalan, terdiri dari peningkatan modal ditempatkan dan disetor
                   Perusahaan melalui pengeluaran saham baru yang dikeluarkan dari portepel Perusahaan
                   yaitu sebesar Rp 200.000.000 dengan nilai nominal saham Rp 25,- yang akan ditawarkan
                   kepada masyarakat melalui penawaran umum.

                                                   - 32 -
Page 36
PT GRIPTHA PUTRA PERSADA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023
Serta Untuk Perode Tiga Bulan yang Berakhir Pada 31 Maret 2024
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

            •     Meningkatkan modal ditempatkan dan modal disetor perseroan dari sebesar Rp
                  20.000.000.000 menjadi sebesar Rp 25.000.000.000

                                                                            31 Desember 2023
                                                                     Nilai Nominal Rp 25,- Per Saham
                                                              Jumlah          Persentase        Jumlah Modal
                       Nama Pemegang Saham                    Saham          Pemilikan (%)         Disetor
                PT Mulia Jaya Palma                           796.000.000          99,5%       19.900.000.000
                Tn. Samuel Jeffrey Christiawan Soegeng          4.000.000           0,5%          100.000.000
                Jumlah                                        800.000.000          100%        20.000.000.000


           Berdasarkan Akta No. 23 tanggal 27 Juli 2023 dari Notaris Rini Yulianti S.H., Notaris di Jakarta
           Timur, yang telah disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia No.
           AHU-0043378.AH.01.02.TAHUN 2023 tanggal 27 Juli 2023. Akta ini mengenai perubahan-
           perubahan sebagai berikut:

           • Perubahan nilai nominal saham dari sebesar Rp 500.000, menjadi sebesar Rp 25.
           • Meningkatkan Modal Dasar dari Rp 15.450.000.000, menjadi Rp 80.000.000.000.
           • Meningkatkan Modal Ditempatkan dan Disetor dari Rp 15.450.000.000, menjadi
             Rp 20.000.000.000.
           • Mengeluarkan 182.000.000 saham baru oleh Perseroan, masing-masing bernilai nominal
             Rp 25 atau sebesar Rp 4.550.000.000 yang seluruhnya diambil bagian oleh PT Mulia Jaya
             Palma melalui setoran tunai sehingga pembagian menjadi sebagai berikut:
             – PT Mulia Jaya Palma sebanyak 796.000.000 saham dengan nilai nominal
                Rp 19.900.000.000.
             – Tn. Samuel Jeffrey Christiawan Soegeng sebanyak 4.000.000 saham dengan nilai nominal
                sebesar Rp 100.000.000.

           Berdasarkan No. 12 tanggal 14 Juni 2023 dari Notaris Drs. Ika Slamet Riyono S.H., Notaris di
           Kudus, yang telah disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
           No. AHU-0039578.AH.01.02.TAHUN 2023 tanggal 12 Juli 2023. Akta ini mengenai perubahan-
           perubahan sebagai berikut:

           • Penjualan saham milik Tn. Samuel Jeffrey Christiawan Soegeng sejumlah 385 saham dengan
             nilai nominal sebesar Rp 192.500.000 kepada PT Mulia Jaya Palma, sehingga dari Modal
             Dasar yang telah disetor penuh sebagaimana dinyatakan sebesar 900 Saham dengan nilai
             nominal Rp 450.000.000 dengan pembagian sebagai berikut:
              - PT Mulia Jaya Palma sebanyak 700 saham dengan nilai nominal Rp 350.000.000.
              - Tn Samuel Jeffrey Christiawan Soegeng sebanyak 200 saham dengan nilai nominal
                   sebesar Rp 100.000.000.

           • Memberikan persetujuan Peningkatan Modal Ditempatkan dan Disetor yang sebelumnya
             sebesar Rp 450.000.000 terbagi atas 900 saham dengan nilai nominal Rp 500.000 menjadi
             Rp 15.450.000.000 terbagi atas 30.900 saham dengan nilai nominal Rp 500.000.

           PT Mulia Jaya Palma bersedia untuk mengambil seluruh saham dari peningkatan modal Perseroan
           tersebut sehingga pembagian menjadi sebagai berikut:
               - PT Mulia Jaya Palma sebanyak 30.700 saham dengan nilai nominal Rp 15.350.000.000.
               - Tn. Samuel Jeffrey Christiawan Soegeng sebanyak 200 saham dengan nilai nominal
                   sebesar Rp 100.000.000.




                                                     - 33 -
Page 37
PT GRIPTHA PUTRA PERSADA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023
Serta Untuk Perode Tiga Bulan yang Berakhir Pada 31 Maret 2024
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

         b) Saldo Laba (Akumulasi Rugi)

                                                                             31 Maret
                                                                               2024              31 Desember
                                                                          (Tidak diaudit)            2023
             Saldo Awal                                                       151.585.997        (1.118.973.526)
             Saldo Laba (Akumulasi
             Rugi) Tahun Berjalan                                             233.314.542         1.270.559.523
             Jumlah                                                           384.900.539           151.585.997

            Perusahaan tidak membentuk cadangan umum sebagaimana ditentukan pada Undang-undang
            Perseroan Terbatas dikarenakan nilai saldo laba pada tahun sebelumnya masih mengalami
            akumulasi rugi.

         c) Tambahan Modal Disetor

                                                                          31 Maret              31 Desember
                                                                            2024                    2023
             Agio Saham
               Penawaran Perdana Saham Sebesar 200.000.000
               Saham dengan nilai nominal Rp 25 yang
               Ditawarkan Rp 100                                        15.600.000.000
               Dikurangi dengan Biaya Emisi Saham                       (2.281.492.137)
             Jumlah                                                      13.318.507.863

   18.   PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN

                                                                             31 Maret
                                                                               2024              31 Desember
                                                                          (Tidak diaudit)            2023
          Saldo Awal                                                       32.626.020.019          (37.863.144)
          Pengukuran Kembali atas
          Kewajiban Imbalan Pascakerja
          (Catatan 17)                                                                      -       (16.022.537)
          Pajak Penghasilan                                                                 -     (841.561.642)
          Surplus Revaluasi Aset Tetap
           (Catatan 9)                                                                      -    33.521.467.342
          Jumlah                                                           32.626.020.019        32.626.020.019

         Pada tahun yang berakhir pada 31 Desember 2023, Perusahaan mengalami keuntungan
         komprehensif atas pengukuran imbalan pasti dan hasil dari surplus revaluasi aset tetap. Untuk tahun
         yang berakhir pada 31 Desember 2022, Perusahaan mengalami kerugian komprehensif atas pajak
         penghasilan.


   19.   PENDAPATAN USAHA
                                                                                        31 Maret
                                                                                 2024             2023
                                                                            (Tidak diaudit)  (Tidak diaudit)
          Kamar                                                               3.118.473.674        2.342.619.964
          Restoran                                                            2.733.657.537        2.429.603.194
          Sewa Ruangan                                                          772.804.282          507.679.867
          Lain-Lain                                                                       -            2.836.364
          Jumlah                                                              6.624.935.493        5.282.739.389




                                                  - 34 -
Page 38
PT GRIPTHA PUTRA PERSADA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023
Serta Untuk Perode Tiga Bulan yang Berakhir Pada 31 Maret 2024
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

         Pendapatan usaha lain-lain merupakan pendapatan atas denda kerusakan dan kehilangan yang
         diakibatkan oleh pengunjung hotel yang harus dibayarkan kepada manejemen.

         Tidak ada transaksi penjualan dari satu pelanggan yang penjualan kumulatifnya melebihi 10% dari
         penjualan untuk periode tiga bulan pada 31 Maret 2024 dan 2023, serta untuk tahun-tahun yang
         berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022.

         Tidak terdapat penjualan dan pendapatan usaha yang diperoleh dari pihak berelasi.


   20.   BEBAN LANGSUNG
                                                                                        31 Maret
                                                                                  2024             2023
                                                                             (Tidak diaudit)  (Tidak diaudit)
         Bahan Baku (Catatan 6)                                               1.706.081.772     1.225.547.393
         Gaji dan tunjangan                                                     774.513.749       683.647.070
         Keperluan Hotel                                                        487.210.239       341.857.908
         Listrik                                                                330.346.614       315.029.353
         Penyusutan Bangunan (Catatan 9)                                        192.426.810       156.638.658
         Keperluan Gedung                                                       127.451.275        80.923.583
         Biaya Amortisasi Aset Hak-Guna (Catatan 10)                             25.000.000        25.000.000

         Jumlah                                                               3.643.030.459     2.828.643.965

         Tidak ada transaksi pembelian dari satu suplier yang pembelian kumulatifnya melebihi 10% dari total
         beban langsung untuk periode tiga bulan pada 31 Maret 2024 dan 2023.


   21.   BEBAN UMUM DAN ADMINISTRASI

                                                                                       31 Maret
                                                                                2024              2023
                                                                           (Tidak diaudit)   (Tidak diaudit)
         Gaji dan Tunjangan                                                  1.524.099.072     1.169.661.108
         Penyusutan Aset Tetap                                                 395.598.876       356.321.617
         Utilitas                                                              133.089.100       134.116.984
         BPJS                                                                  117.165.777       120.498.302
         Pemeliharaan                                                          116.786.133        87.575.690
         Perjalanan Dinas                                                       80.796.615        53.549.000
         Alat Tulis dan Perlengkapan                                            80.014.851        19.331.207
         Iklan dan Pemasaran                                                    55.570.315        51.378.122
         Jasa Profesional                                                       31.811.692       108.908.425
         Biaya Pajak                                                            31.064.073        85.073.201
         Perijinan                                                               5.994.000       103.854.075
         Sumbangan                                                               2.050.000         6.295.000
         Lain-Lain                                                              75.618.554        74.332.074
         Jumlah                                                              2.649.659.058      2.370.894.805


   22.   PENDAPATAN (BEBAN) LAIN-LAIN

                                                                                        31 Maret
                                                                                2024               2023
                                                                           (Tidak diaudit)    (Tidak diaudit)
         Pendapatan Lain                                                        (9.799.477)         80.484.003
         Laba atas Penjualan Aset Tetap
          (Catatan 9)
         Beban Administrasi Bank                                              (20.970.021)        (13.115.360)
         Jumlah                                                               (30.769.498)          67.368.643

                                                       - 35 -
Page 39
PT GRIPTHA PUTRA PERSADA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023
Serta Untuk Perode Tiga Bulan yang Berakhir Pada 31 Maret 2024
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)


   23.   BEBAN BUNGA DAN KEUANGAN

                                                                                                         31 Maret
                                                                                                  2024              2023
                                                                                             (Tidak diaudit)   (Tidak diaudit)
         Pendapatan Bunga                                                                          24.233.212           155.339
         Biaya Bunga Pinjaman Bank                                                              (109.113.700)     (313.338.077)
         Jumlah                                                                                  (84.880.488)     (313.182.738)


   24.   LABA PER SAHAM

                                                                                                         31 Maret
                                                                                                  2024              2023
                                                                                             (Tidak diaudit)   (Tidak diaudit)
         Laba untuk Perhitungan
         Laba Per Saham                                                                         233.314.542       (190.906.422)
         Jumlah Saham                                                                           Lembar             Lembar
         Jumlah Saham untuk perhitungan
         Laba per Saham                                                                         201.698.630           4.438.356
         Laba per saham                                                                                  1,16            (43,01)


   25.   REKONSILIASI LIABILITAS YANG TIMBUL DARI AKTIVITAS PENDANAAN

                                                       Arus Kas (untuk) dari Aktivitas
                                                                Pendanaan

                                                                                                Perubahan
                                    Saldo Awal                                                Transaksi Non-     Saldo Akhir
                                  1 Januari 2023       Penerimaan        Pembayaran                Kas           31 Maret 2024
         Utang Bank               14.267.835.775                    -    (1.018.886.300)                    -    13.248.949.475
         Utang Kepada
         Pemegang Saham                            -                -                    -                  -                    -
         Liabilitas Sewa Kepada
         Pihak Berelasi                            -                -                    -                  -                    -
         Jumlah                   14.267.835.775                    -    (1.018.886.300)                    -    13.248.949.475



                                                       Arus Kas (untuk) dari Aktivitas
                                                                Pendanaan

                                                                                                Perubahan        Saldo Akhir
                                    Saldo Awal                                                Transaksi Non-     31 Desember
                                  1 Januari 2023       Penerimaan        Pembayaran                Kas               2023
         Utang Bank               15.507.176.845        794.528.128      (2.033.869.198)                    -    14.267.835.775
         Utang Kepada
         Pemegang Saham           13.674.338.943                    -   (13.674.338.943)                    -                    -
         Liabilitas Sewa Kepada
         Pihak Berelasi            2.300.000.000                    -    (2.300.000.000)                    -                    -
         Jumlah                   31.481.515.788        794.528.128     (18.008.208.141)                    -    14.267.835.775




                                                           - 36 -
Page 40
PT GRIPTHA PUTRA PERSADA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023
Serta Untuk Perode Tiga Bulan yang Berakhir Pada 31 Maret 2024
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

   26.   SIFAT DAN TRANSAKSI PIHAK BERELASI

         Perusahaan melakukan transaksi usaha kepada pihak-pihak berelasi dimana menurut manajemen
         dilakukan dengan persyaratan dan kondisi normal sebagaimana halnya bila dilakukan dengan pihak
         ketiga.

         Saldo dari transaksi dengan pihak-pihak berelasi adalah sebagai berikut:

                  Pihak Berelasi           Sifat Pihak Berelasi                 Sifat Transaksi
                                                                   Utang Kepada Pemegang Saham; Liabilitas
          Tn. Samuel Jeffrey Christiawan   Pemegang Saham
                                                                   Sewa


   27.   IKATAN

         a. PT Grab Teknologi Indonesia (Grab)

              Perjanjian kerjasama tanggal 23 Mei 2023 antara PT Grab Teknologi Indonesia rekanan untuk
              penjualan makanan dalam “Grab“ (aplikasi ponsel pintar yang mencocokan permintaan
              konsumen) khususnya untuk layanan GrabFood dengan Perseroan. Jangka waktu 1 (satu) tahun
              sejak tanggal efektif dan akan diperpanjang secara otomatis kecuali salah satu pihak memberikan
              pemberitahuan tertulis kepada pihak lainnya untuk tidak memperpanjang atau mengakhiri
              ketentuan komersial ini.

         b. PT Visionet Internasional (OVO)

              Perjanjian kerjasama tanggal 23 Mei 2023 antara PT Visionet Internasional (OVO) dengan
              Perseroan dalam rangka Pendaftaran sebagai OVO Merchant dan kerjasama penerimaan
              transaksi dengan OVO. Pernyataan Persetujuan ini akan terus berlaku selama ketentuan umum
              OVO berlaku, terhitung sejak Merchant menandatangani Pernyataan Persetujuan ini pada
              tanggal 23 Mei 2023.

         c. PT Mitra Global Holiday

              Perjanjian Top Up tanggal 06 Juni 2022 antara PT Mitra Global Holiday dengan Perseroan
              mengenai kerjasama pemasaran dan penjualan akomodasi milik Pemasok Akomodasi pada MG
              Bedbank yang bergerak di bidang Online Travel Agent (OTA). Jangka waktu berlaku mulai 1 Mei
              2022 sampai dengan 31 Desember 2023, dan akan diperpanjang secara otomatis sampai deposit
              telah digunakan sepenuhnya.

         d. PT Global Tiket Network

              Perjanjian Kerjasama Deposit Pembayaran Kamar tanggal 3 Januari 2023 antara Perseroan
              dengan PT Global Tiket Network mengenai kerjasama pemasaran dan penjualan akomodasi milik
              Mitra dan saling melibatkan pada setiap kegiatan yang sesuai dengan segmen pasar dari para
              pihak. Jangka waktu berlaku mulai 3 Januari 2023 sampai dengan 31 Desember 2023 dan akan
              diperpanjang otomatis sampai seluruh sisa deposit habis dipergunakan.

         e. PT Trinusa Travelindo

              Perjanjian Kerjasama Hotel tanggal 10 November 2022 antara Perseroan dengan PT Trinusa
              Travelindo mengenai penyediaan jasa reservasi oleh Traveloka untuk Hotel dengan metode
              Program Advance Deposit. Jangka waktu terhitung sejak tanggal ditandatanganinya perjanjian
              sampai dengan tanggal terakhir di bulan di mana Advance Deposit telah sepenuhnya digunakan.

         f.   Travel Singapore Pte.Ltd (Trip.com)

              Perjanjian Distribusi Umum – Prabayar tanggal 6 Januari 2022 antara Perseroan dengan Travel
              Singapore Pte.Ltd (Trip.com) sehubungan dengan pemasaran dan penjualan akomodasi milik
                                                   - 37 -
Page 41
PT GRIPTHA PUTRA PERSADA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023
Serta Untuk Perode Tiga Bulan yang Berakhir Pada 31 Maret 2024
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

              Hotel. Jangka waktu terhitung sejak 6 Januari 2022 sampai dengan 6 Januari 2024 dan
              diperpanjang secara otomatis untuk jangka waktu 1 (satu) tahun kecuali salah satu pihak
              menghendaki untuk tidak memperpanjang dengan memberitahukan terlebih dahulu 30 (tiga
              puluh) hari sebelumnya.

         g. Agoda Company Pte. Ltd

              Perjanjian Partisipasi Properti Akomodasi dengan Agoda 21 Oktober 2022 antara Agoda
              Company Pte. Ltd sehubungan dengan Agoda mengatur pemesanan secara elektronik di properti
              milik Griptha. Jangka waktu perjanjian ini berlaku saat pertama kali Griptha menggunakan salah
              satu layanan dan tetap berlaku hingga diakhiri oleh Perusahaan atau Agoda, terhitung efektif
              sejak 21 Oktober 2022.

         h. PT Nusa Satu Inti Artha (DOKU)

              Perjanjian Internet Payment Gateway Nomor 060/IPGDOKU/XI/2022 tanggal 25 November 2022
              antara PT Nusa Satu Inti Artha dengan Perseroan, dimana Merchant menggunakan layanan
              Direct Merchant dan Merchant telah menempuh verifikasi dan validasi atas dokumen legalitas
              yang dipersyaratkan oleh Bank/Aquirer yaitu bank dan/atau lembaga bukan bank yang ditunjuk
              oleh Merchant untuk memproses pembayaran atas setiap transaksi yang dilakukan oleh
              pelanggan serta memberikan dokumen tersebut kepada DOKU, sehingga Bank/Acquirer
              menunjuk DOKU untuk melakukan pekerjaan integrasi layanan Direct Merchant. Jangka waktu
              dimulai pada 25 November 2022 sampai dengan 24 November 2024 dan diperpanjang otomatis
              untuk setiap 1 (satu) tahun berikutnya dan seterusnya sampai salah satu pihak mengakhiri
              Perjanjian ini.

         i.   PT Bukit Muria Jaya

              Perjanjian kontrak Nomor 006/MKT-CR/HG/I/2023 tanggal 1 Januari 2023 antara Perseroan
              dengan PT Bukit Muria Jaya, dimana Hotel Griptha menyediakan kamar bagi tamu sesuai dengan
              harga yang telah disepakati oleh para pihak. Perjanjian ini berlaku mulai 1 Januari 2023 sampai
              dengan 31 Desember 2023.

         j.   PT Djarum

              Perjanjian kontrak Nomor 004/MKT-CR/HG/I/2023 tanggal 1 Januari 2023 antara Perseroan
              dengan PT Djarum, dimana Hotel Griptha menyediakan kamar bagi Djarum sesuai dengan harga
              yang telah disepakati oleh para pihak. Perjanjian ini berlaku mulai 1 Januari 2023 sampai dengan
              31 Desember 2023.

         k. Polytron Kudus

              Perjanjian kontrak Nomor 005/MKT-CR/HG/I/2023 tanggal 1 Januari 2023 Perseroan dengan
              Polytron Kudus, dimana Hotel Griptha menyediakan kamar bagi Polytron sesuai dengan harga
              yang telah disepakati oleh Para Pihak. Perjanjian ini berlaku mulai 1 Januari 2023 sampai dengan
              31 Desember 2023.

         l.   PT Nojorono

              Perjanjian kontrak Nomor 021/MKT-CR/HG/I/2023 tanggal 28 Juni 2023 antara Perseroan
              dengan PT Nojorono, dimana Hotel Griptha menyediakan kamar bagi Tamu sesuai dengan harga
              yang telah disepakati oleh Para Pihak. Perjanjian ini berlaku mulai 1 Juli 2023 sampai dengan 31
              Desember 2023.

         m. Universitas Muhammadiyah Kudus

              Perjanjian kontrak Nomor 027/MKT-CR/HG/I/2023 tanggal 1 Juli 2023 antara Perseroan dengan
              Universitas Muhammadiyah Kudus, dimana Hotel Griptha menyediakan kamar bagi tamu sesuai

                                                   - 38 -
Page 42
PT GRIPTHA PUTRA PERSADA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023
Serta Untuk Perode Tiga Bulan yang Berakhir Pada 31 Maret 2024
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

              dengan harga yang telah disepakati oleh Para Pihak. Perjanjian ini berlaku mulai 1 Juli 2023
              sampai dengan 31 Desember 2023.

         n. PT Sung Shin

              Perjanjian kontrak Nomor 025/MKT-CR/HG/I/2023 tanggal 1 Juli 2023 antara Perseroan dengan
              PT Sung Shin, dimana Hotel Griptha menyediakan kamar bagi tamu sesuai dengan harga yang
              telah disepakati oleh Para Pihak. Perjanjian ini berlaku mulai 1 Juli 2023 sampai dengan
              31 Desember 2023.

         o. SMK Muhammadiyah Kudus

              Perjanjian kontrak Nomor 028/MKT-CR/HG/I/2023 tanggal 1 Juli 2023 antara Perseroan dengan
              SMK Muhammadiyah Kudus, dimana Hotel Griptha menyediakan kamar bagi Tamu sesuai
              dengan harga yang telah disepakati oleh Para Pihak. Perjanjian ini berlaku mulai 1 Juli 2023
              sampai dengan 31 Desember 2023.

         p. Rumah Sakit Mardi Rahayu

              Perjanjian kontrak Nomor 026/MKT-CR/HG/I/2023 tanggal 1 Juli 2023 antara Perseroan dengan
              Rumah Sakit Mardi Rahayu, dimana Hotel Griptha menyediakan kamar bagi Tamu sesuai dengan
              harga yang telah disepakati oleh Para Pihak. Perjanjian ini berlaku mulai 1 Juli 2023 sampai
              dengan 31 Desember 2023.

         q. PT Rajawali Nusindo

              Perjanjian kontrak Nomor 023/MKT-CR/HG/I/2023 tanggal 1 Juli 2023 antara Perseroan dengan
              PT Rajawali Nusindo, dimana Hotel Griptha menyediakan kamar bagi Tamu sesuai dengan harga
              yang telah disepakati oleh Para Pihak. Perjanjian ini berlaku mulai 1 Juli 2023 sampai dengan 31
              Desember 2023.

         r.   Pura Grup

              Perjanjian kontrak Nomor 022/MKT-CR/HG/I/2023 tanggal 1 Juli 2023 antara Perseroan dengan
              Pura Grup, dimana Hotel Griptha menyediakan kamar bagi Tamu sesuai dengan harga yang telah
              disepakati oleh Para Pihak. Perjanjian ini berlaku mulai 1 Juli 2023 sampai dengan
              31 Desember 2023.

         s. PT Semarang Autocomp Manufacturing Indonesia

              Perjanjian kontrak Nomor 024/MKT-CR/HG/I/2023 tanggal 1 Juli 2023 antara Perseroan dengan
              PT Semarang Autocomp Manufacturing Indonesia, dimana Hotel Griptha menyediakan kamar
              bagi Tamu sesuai dengan harga yang telah disepakati oleh Para Pihak. Perjanjian ini berlaku
              mulai 1 Juli 2023 sampai dengan 31 Desember 2023.

         t.   Bank Mandiri Kudus

              Perjanjian kontrak Nomor 019/MKT-CR/HG/I/2023 tanggal 1 Juli 2023 antara Perseroan dengan
              Bank Mandiri Kudus, dimana Hotel Griptha menyediakan kamar bagi Tamu sesuai dengan harga
              yang telah disepakati oleh Para Pihak. Perjanjian ini berlaku mulai 1 Juli 2023 sampai dengan 31
              Desember 2023.

         u. CV Mandiri Garlica Pratama (Ishoku)

              Perjanjian kontrak Nomor 029/MKT-CR/HG/I/2023 tanggal 1 Agustus 2023 antara Perseroan
              dengan CV Mandiri Garlica Pratama (Ishoku), dimana Hotel Griptha menyediakan kamar bagi
              Tamu sesuai dengan harga yang telah disepakati oleh Para Pihak. Perjanjian ini berlaku mulai
              1 Agustus 2023 sampai dengan 31 Desember 2023.

                                                   - 39 -
Page 43
PT GRIPTHA PUTRA PERSADA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023
Serta Untuk Perode Tiga Bulan yang Berakhir Pada 31 Maret 2024
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

         v. PT Graha Lumbung Terpadu

             Perjanjian kontrak Nomor 018/MKT-CR/HG/I/2023 tanggal 1 Juli 2023 antara Perseroan dengan
             PT Graha Lumbung Terpadu, dimana Hotel Griptha menyediakan kamar bagi Tamu sesuai
             dengan harga yang telah disepakati oleh Para Pihak. Perjanjian ini berlaku mulai 1 Juli 2023
             sampai dengan 31 Desember 2023.

         w. Better Work Indonesia

             Perjanjian kontrak Nomor 016/MKT-CR/HG/I/2023 tanggal 1 Juli 2023 antara Perseroan dengan
             Better Work Indonesia, dimana Hotel Griptha menyediakan kamar bagi Tamu sesuai dengan
             harga yang telah disepakati oleh Para Pihak. Perjanjian ini berlaku mulai 1 Juli 2023 sampai
             dengan 31 Desember 2023.

         x. Perjanjian Sewa Menyewa

             Perjanjian Sewa-Menyewa Nomor 001/GPP/DIR/VII/2015 tanggal 1 Juli 2015 oleh dan antara
             Perseroan dengan Tn. Samuel Jeffrey Christiawan Soegeng dengan obyek sewa berupa
             Bangunan bertingkat empat yang didirikan di atas tanah seluas 2.930 m2 (“Tanah dan
             Bangunan”) yang kemudian digunakan sebagai Penginapan atau Hotel. Jangka waktu sewa
             dimulai pada 1 Juli 2015 sampai dengan 30 Juni 2045 dengan nilai sewa sebesar
             Rp 3.000.000.000. Perjanjian ini telah dilunasi pada 27 Juli 2023.

         y. Perjanjian Fasilitas Pinjaman

             Perjanjian Fasilitas Pinjaman Nomor 001/GPP/DIR/VIII/2017 tanggal 1 Agustus 2017 antara
             Perseroan dengan Tn. Samuel Jeffrey Christiawan Soegeng dimana Perseroan memerlukan
             tambahan dana untuk modal kerja dan investasi dan bermaksud untuk meminjam sejumlah dana
             kepada Tn. Samuel Jeffrey Christiawan Soegeng yang merupakan pemegang saham Perseroan.
             Jangka waktu perjanjian dimulai pada 1 Agustus 2017 sampai 1 Agustus 2027. Perjanjian ini telah
             dilunasi pada 14 Juni 2023.


   28.   PERISTIWA SETELAH PERIODE LAPORAN

         Pada tanggal 10 Januari 2024 Perusahaan memperoleh pernyataan efektif dari Ketua Dewan
         Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dengan suratnya No. S-4/D.04/2024 untuk melakukan
         penawaran umum perdana 200.000.000 saham kepada masyarakat. Pada tanggal 18 Januari 2024,
         saham tersebut telah dicatatkan pada Bursa Efek Indonesia.

         Pada tanggal 18 Januari 2024, 800.000.000 saham milik Pemegang Saham pendiri telah tercatat pada
         Bursa Efek Indonesia.

         Berdasarkan Surat Keputusan Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Nomor
         KEP-4/PM.02/2024 tanggal 10 Januari 2024 mengenai Penetapan Saham PT Griptha Putra Persada
         Tbk bahwa PT Griptha Putra Persada telah mengambil Keputusan hal-hal sebagai berikut:

         a. Menetapkan efek berupa Saham PT Griptha Putra Persada Tbk sebagai Efek Syarah dan masuk
            dalam Daftar Efek Syariah sebagaimana Keputusan Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan
            Nomor KEP-92/D.04/2023 tanggal 24 November 2023 tentang Daftar Efek Syariah.

         b. Sumber data yang digunakan sebagai bahan penelaahan dalam penyusunan Daftar Efek Syariah
            sebagaimana tercantum dalam Keputusan ini adalah
            • Dokumen Pernyataan Pendaftaran dalam rangka Penawaran Umum Perdana Saham oleh
               PT Griptha Putra Persada Tbk; dan
            • Data pendukung lainnya berupa data tertulis yang diperoleh dari Emiten maupun dari pihak-
               pihak lainnya yang dapat dipercaya.


                                                  - 40 -
Page 44
PT GRIPTHA PUTRA PERSADA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023
Serta Untuk Perode Tiga Bulan yang Berakhir Pada 31 Maret 2024
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

   29.   KATEGORI DAN KELAS INSTRUMEN KEUANGAN

                                                                                            Biaya
                                                                                          Perolehan
                                                                                         Diamortisasi
                                                                                         31 Maret 2024
          Aset Keuangan Lancar
          Kas di Bank                                                                        3.186.448.241
          Piutang Usaha dari Pihak Ketiga                                                      205.822.326
          Jumlah Aset Keuangan                                                               3.392.270.567

          Liabilitas Keuangan Jangka Pendek
          Utang Bank                                                                         2.223.028.850
          Utang Usaha kepada Pihak Ketiga                                                      699.955.572
          Beban Akrual                                                                         281.391.870
          Liabilitas Keuangan Jangka Panjang
          Utang Bank                                                                       11.025.920.625
          Jumlah Liabilitas Keuangan                                                       14.230.296.917

                                                                                            Biaya
                                                                                          Perolehan
                                                                                         Diamortisasi
                                                                                        31 Desember 2023
          Aset Keuangan Lancar
          Kas di Bank                                                                         870.419.196
          Piutang Usaha dari Pihak Ketiga                                                     137.273.282
          Jumlah Aset Keuangan                                                               1.007.692.478

          Liabilitas Keuangan Jangka Pendek
          Utang Bank                                                                         2.053.869.197
          Utang Usaha kepada Pihak Ketiga                                                      737.690.712
          Beban Akrual                                                                         353.356.213
          Liabilitas Keuangan Jangka Panjang
          Utang Bank                                                                       12.213.966.578
          Jumlah Liabilitas Keuangan                                                       15.358.882.700


   30.   INSTRUMEN KEUANGAN, MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN DAN RISIKO MODAL

         a. Manajemen Risiko Modal

            Perusahaan mengelola risiko modal untuk memastikan bahwa mereka akan mampu untuk
            melanjutkan keberlangsungan hidup, selain memaksimalkan keuntungan para pemegang saham
            melalui optimalisasi saldo utang dan ekuitas.

            Struktur modal Perusahaan terdiri dari kas dan bank dan ekuitas yang terdiri dari modal
            ditempatkan dan disetor. Direksi Perusahaan secara berkala akan melakukan reviu struktur
            permodalan Perusahaan. Sebagai bagian dari reviu ini, Direksi akan mempertimbangkan biaya
            permodalan dan risiko yang berhubungan.

            Tujuan dan Kebijakan Manajemen Risiko Keuangan

            Tujuan dan kebijakan manajemen risiko keuangan Perusahaan adalah untuk memastikan bahwa
            sumber daya keuangan yang memadai tersedia untuk operasi dan pengembangan bisnis, serta
            untuk mengelola risiko kredit Perusahaan beroperasi dengan pedoman yang telah ditentukan oleh
            Dewan Direksi.

                                                 - 41 -
Page 45
PT GRIPTHA PUTRA PERSADA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023
Serta Untuk Perode Tiga Bulan yang Berakhir Pada 31 Maret 2024
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

        b. Manajemen Risiko Likuiditas

            Tanggung jawab utama manajemen risiko likuiditas terletak pada dewan direksi, yang telah
            membentuk kerangka manajemen risiko likuiditas yang sesuai untuk persyaratan manajemen
            likuiditas dan pendanaan jangka pendek, menengah dan jangka panjang Perusahaan.
            Perusahaan mengelola risiko likuiditas dengan menjaga kecukupan simpanan, fasilitas bank dan
            fasilitas simpan pinjam dengan terus menerus memonitor perkiraan dan arus kas aktual dan
            mencocokkan profil jatuh tempo aset dan liabilitas keuangan.

            Tabel Risiko Likuiditas dan Suku Bunga

            Tabel berikut merinci sisa jatuh tempo kontrak untuk liabilitas keuangan non-derivatif dengan
            periode pembayaran yang disepakati Perusahaan. Tabel telah disusun berdasarkan arus kas
            yang tidak didiskontokan dari liabilitas keuangan berdasarkan tanggal terawal di mana
            Perusahaan dapat diminta untuk membayar. Tabel mencakup arus kas bunga dan pokok.
            Sepanjang arus bunga tingkat mengambang jumlah tidak didiskontokan berasal dari kurva suku
            bunga pada akhir periode pelaporan. Jatuh tempo kontrak didasarkan pada tanggal terawal
            dimana Perusahaan mungkin akan diminta untuk membayar.

                                                                         31 Maret 2024
                                                     Kurang dari           Lebih dari
                                                      1 Tahun               1 Tahun           Jumlah
             Tanpa Bunga
               Beban Akrual                              281.391.870                      -     281.391.870

             Dengan Bunga
               Utang Bank                              2.223.028.850       11.025.920.625     13.248.949.475
             Jumlah                                    2.504.420.720       11.025.920.625     13.530.341.345

                                                                       31 Desember 2023
                                                     Kurang dari           Lebih dari
                                                      1 Tahun               1 Tahun           Jumlah
             Tanpa Bunga
               Beban Akrual                              353.356.213                      -     353.356.213
               Utang Kepada Pemegang Saham                         -                      -               -

             Dengan Bunga
               Utang Bank                              2.053.869.197       12.213.966.578     14.267.835.775
             Jumlah                                    2.407.225.410       12.213.966.578     14.621.191.988



        c. Nilai Wajar Instrumen Keuangan

            Direksi menganggap bahwa nilai tercatat aset keuangan dan liabilitas keuangan diakui dalam
            laporan keuangan mendekati nilai wajarnya karena jatuh tempo dalam jangka pendek atau
            menggunakan tingkat bunga pasar.




                                                 - 42 -

File

File Open PDF
Source IDX
Size0.82 MB
Published29 Apr 2024
Pages45
Characters168,196
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 71 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org GRIPTHA PUTRA PERSADA Tbk p.1 ×153
linked org PT Mulia Jaya Palma p.9 ×18
linked org Bank Mandiri p.22 ×3
linked org Bank Central Asia p.22
linked org Bank CIMB Niaga p.22
linked org Bayu Buana p.23
linked org Bank KB Bukopin p.31 ×11
possible org Otoritas Jasa Keuangan p.10 ×5
possible org Bursa Efek Indonesia p.10 ×4
possible org Bank Bank Mandiri p.22
possible org Bank Rakyat Indonesia p.22 ×18
possible person Sugiyanto S.H. · Notaris p.33
unresolved person Drs. Ika Slamet Riyono S.H. p.9 ×2
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia p.9 ×2
unresolved — Herlin Listiyani · Kepala Unit Audit Internal p.10
unresolved — Yelina Ivone Chandra · Sekretaris Perusahaan p.10
unresolved org Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan p.10
unresolved org Bapepam-LK p.10 ×2
unresolved org Bank BPD Jawa Tengah p.22
unresolved org Bank Indonesia p.23
unresolved org PT Sami p.23
unresolved org PT Multisarana Niaga Mandiri p.23
unresolved org PT Pura p.23
unresolved org PT Djarum p.23 ×2
unresolved org Travel Singapore Pte. Ltd p.23
unresolved org PT Norojono Kudus p.23
unresolved org PT Hwaseung Indonesia p.23
unresolved org Agoda Company Pte. Ltd p.23 ×3
unresolved org PT Bukit Muria Jaya p.23 ×2
unresolved org PT Trinusa Travelindo p.23 ×2
unresolved org PT Global Tiket Network p.23 ×2
unresolved org PT BRI Asuransi Indonesia p.26
unresolved org Kantor Jasa Penilai Publik Kusno Raharjo dan Rekan p.26
unresolved org Kantor Jasa Penilai Publik Kusno Raharjo p.26
unresolved person Samuel Jeffrey Christian Soegeng. p.27
unresolved person Siti p.28
unresolved org PT Kridha Muti Maga Prima p.28
unresolved org PT Multi Kimia Raya Nusantara p.28
unresolved org Bank Rakyat Indonesia Berdasarkan Akta Kredit p.31
unresolved person Haji Sugeng Budiman · Notaris p.31
unresolved org Bank KB Bukopin Berdasarkan Akta Perjanjian Kredit p.33
unresolved org Bank KB Bukopin. Sebagaimana p.33
unresolved person Samuel Jeffrey Christiawan Soegeng. Berikut p.33 ×32
unresolved org Kantor Konsultan Aktuaria Azwir Arifin dan Rekan p.34
unresolved — Soegeng p.35
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia No. AHU-AH. p.35
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia No. AHU- p.36 ×2
unresolved — IKATAN p.40
unresolved org PT Grab Teknologi Indonesia p.40 ×2
unresolved org PT Visionet Internasional p.40 ×2
unresolved org PT Mitra Global Holiday Perjanjian Top Up p.40
unresolved org PT Mitra Global Holiday p.40
unresolved org PT Global Tiket Network Perjanjian Kerjasama Deposit Pembayaran p.40
unresolved org PT Trinusa Travelindo Perjanjian Kerjasama Hotel p.40
unresolved — Travel Singapore Pte.Ltd (Trip.com) p.40
unresolved org Travel Singapore Pte.Ltd p.40 ×2
unresolved org PT Nusa Satu Inti Artha p.41 ×2
unresolved org PT Bukit Muria Jaya Perjanjian p.41
unresolved org PT Djarum Perjanjian p.41
unresolved org PT Nojorono Perjanjian p.41
unresolved org PT Nojorono p.41
unresolved org PT Sung Shin Perjanjian p.42
unresolved org PT Sung Shin p.42
unresolved org PT Rajawali Nusindo Perjanjian p.42
unresolved org PT Rajawali Nusindo p.42
unresolved org PT Semarang Autocomp Manufacturing Indonesia Perjanjian p.42
unresolved org PT Semarang Autocomp Manufacturing Indonesia p.42
unresolved org Bank Mandiri Kudus Perjanjian p.42
unresolved org Bank Mandiri Kudus p.42
unresolved org PT Graha Lumbung Terpadu Perjanjian p.43
unresolved org PT Graha Lumbung Terpadu p.43

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 7

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result