Back to announcement
20240426_SILO_Laporan Informasi dan Fakta Material_31630179_lamp2.pdf
Other Text extracted SILOSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 3
Page 1
PRESS RELEASE
UNTUK SEGERA DITERBITKAN
26 April 2024
Siloam Hospitals Mempertahankan Pertumbuhan dan Melayani Lebih
dari 1 Juta Pasien di Kuartal Pertama 2024
Ikhtisar Keuangan dan Operasional 1Q2024 vs 1Q2023:
• Pendapatan, Underlying EBITDA, dan Underlying Net Profit masing-masing sebesar Rp2,34 triliun,
Rp706 miliar, dan Rp334 miliar, masing-masing meningkat 14,4%, 17,2%, dan 29,7% dari tahun
sebelumnya.
• Jumlah pasien rawat inap, hari rawat inap, dan rawat jalan pada 1Q2024 tercatat sebanyak
82.840 pasien, 260.258 hari, dan 1.051.017 kunjungan, masing-masing tumbuh 16,2%, 15,5%,
dan 13,6% dibandingkan dengan tahun 2022.
PT Siloam International Hospitals Tbk (“Siloam” atau “Perseroan”; kode saham: “SILO”)
Tangerang, 26 Maret 2024 - Siloam mengumumkan kinerja keuangan dan operasional untuk kuartal
pertama tahun 2024. Perseroan mengawali tahun 2024 dengan pertumbuhan yang berkelanjutan dan
telah melayani lebih dari 1 juta pasien.
Siloam terus menerapkan teknologi medis terdepan, meningkatkan akurasi diagnostik dan hasil
pengobatan, serta berhasil meningkatkan jangkauan dan kompleksitas layanannya dengan berinvestasi
dalam pengembangan program klinis. Baik jumlah pasien yang masuk maupun Rata-rata Pendapatan per
Hari (Average Revenue per Days/ARPD) dari program-program klinis dengan kompleksitas tinggi seperti
Kardiologi dan Bedah Jantung, Onkologi dan Bedah Onkologi, Neurologi dan Bedah Saraf,
Gastroenterologi dan Bedah Ortopedi (CONGO) mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. ARPD CAGR
untuk setiap program CONGO telah menunjukkan hasil yang positif selama 4 kuartal terakhir.
Untuk mendukung pertumbuhan program-program tersebut, Perseroan melanjutkan strategi ekspansi
dengan membuka 1 hingga 2 rumah sakit per tahun dengan tetap mengoptimalkan kapasitas yang ada.
Per 1Q2024, Siloam mengoperasikan lebih dari 4 ribu tempat tidur dengan tingkat okupansi sebesar
70,6% secara keseluruhan.
Payer mix swasta (Out of Pocket, Korporasi dan Asuransi) tetap menjadi kontributor utama dari total
pendapatan Perseroan. Sebesar 82% dari pendapatan Siloam berasal dari pasien swasta, sementara
pendapatan BPJS tetap stabil di angka 18% pada 1Q2024.
Pada tahun 2019, Manajemen meninjau kembali daftar rumah sakit yang sedang dikembangkan dan
menghapus sejumlah besar rumah sakit sebagai bagian dari strategi baru untuk mengurangi laju ekspansi.
Setelah melakukan hal tersebut, masih terdapat sejumlah rumah sakit yang menurut Manajemen dapat
dilanjutkan. Beberapa dari rumah sakit tersebut (misalnya RS Siloam Paal Dua dan RS Siloam Ambon)
telah dibuka dan beroperasi dengan baik. Sebagai bagian dari proses rencana pengembangan strategis 5
tahun ke depan untuk Siloam yang dinamakan NGS (Next Generation Siloam), Manajemen telah
melakukan pengkajian dan memutuskan untuk bersikap hati-hati dan melakukan penyediaan atas jumlah
nilai tercatat rumah sakit yang masih ada sebelum tahun 2019. Peninjauan ini menghasilkan penyesuaian
non-tunai satu kali sebesar Rp308 miliar yang mengurangi Underlying EBITDA sebesar Rp706 miliar
menjadi Rp398 miliar dan Underlying Net Profit sebesar Rp334 miliar menjadi Rp25 miliar.
Page 2
Operational Results 1Q2024 1Q2023 % growth 1Q2024 4Q2023 % growth
Operational Beds (beds) 4,052 3,851 5.2% 4,052 3,987 1.6%
Inpatient Admissions 82,840 71,316 16.2% 82,840 79,272 4.5%
Inpatient Days (days) 260,258 225,324 15.5% 260,258 242,912 7.1%
Occupancy Rate (%) 70.6% 65.0% 8.6% 70.6% 66.2% 6.6%
Outpatient Visits 1,051,017 925,259 13.6% 1,051,017 1,066,474 -1.4%
Financial Results (IDR mn) 1Q2024 1Q2023 % growth 1Q2024 4Q2023 % growth
Net Revenue 2,340,756 2,046,587 14.4% 2,340,756 2,289,456 2.2%
Underlying EBITDA 706,259 602,736 17.2% 706,259 719,889 -1.9%
EBITDA Margin (%) 30.2% 29.5% 2.4% 30.2% 31.4% -4.0%
EBITDA 397,795 602,736 -34.0% 397,795 719,889 -44.7%
EBITDA Margin (%) 17.0% 29.5% -42.3% 17.0% 100.0% -83.0%
Underlying Net Profit 333,725 257,370 29.7% 333,725 363,212 -8.1%
Net Profit Margin (%) 14.3% 12.6% 13.4% 14.3% 15.9% -10.1%
Net Profit 25,262 257,370 -90.2% 25,262 363,212 -93.0%
Net Profit Margin (%) 1.1% 12.6% -91.4% 1.1% 50.5% -97.9%
Sambutan dari Presiden Direktur Siloam:
Presiden Direktur Siloam, Bapak Benny Haryanto, berkomentar: “Manajemen telah meletakkan dasar
yang kuat untuk pertumbuhan di masa depan. Siloam terus menavigasi lingkungan kesehatan yang
dinamis, dan tetap berdedikasi pada misinya untuk memberikan pelayanan kesehatan yang terbaik
kepada pasien sambil meraih keunggulan operasional dan kesinambungan finansial. Manajemen tetap
berkomitmen untuk memberikan pelayanan kesehatan yang berkualitas, mendorong inovasi dan
memberikan dampak positif bagi masyarakat yang kami layani.”
lain (radiasi, hormonal, sunti
Untuk informasi lebih lanjut, harap hubungi:
Wily Tjandera
Investor Relations Senior Officer
Siloam Hospitals Group
wily.tjandera@siloamhospitals.com
+628179000128
Tentang Siloam Hospitals Group
PT Siloam International Hospitals Tbk (“Siloam Hospitals”) merupakan jaringan rumah sakit swasta di Indonesia yang
berkomitmen untuk memberikan pelayanan kesehatan berkualitas tinggi di Indonesia. Memulai bisnis pada tahun 1996, saat ini
Siloam Hospitals mengelola dan mengoperasikan 41 rumah sakit, terdiri dari 15 rumah sakit di kawasan Jabodetabek dan 26
rumah sakit yang tersebar di pulau Jawa, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Bali, Nusa Tenggara, dan Ambon. Siloam Hospitals
Group juga mengoperasikan 73 Siloam Clinic.
Visi Siloam Hospitals adalah menyediakan pelayanan kesehatan dengan kualitas internasional dan menjangkau seluruh lapisan
masyarakat dalam skala nasional yang berlandaskan kasih Ilahi menjadi dasar bagi Siloam Hospitals untuk tanggap pada
transformasi sosial yang dinamis di Indonesia.
Misi Siloam Hospitals adalah menjadi pilihan terpercaya untuk layanan kesehatan holistik berkelas dunia, pendidikan kesehatan,
dan riset.
Siloam Hospitals merupakan pelopor akreditasi Joint Commission International (JCI) untuk rumah sakit di Indonesia. JCI
merupakan lembaga akreditasi internasional berpusat di Amerika Serikat yang fokus pada peningkatan kualitas pelayanan
kesehatan dan keselamatan pasien.
Untuk informasi lebih lanjut tentang Siloam Hospitals, kunjungi www.siloamhospitals.com.
Page 3
Pernyataan Pelepasan Tanggung Jawab: Siaran Pers ini disiapkan oleh Siloam Hospitals dan disebarluaskan hanya untuk menyampaikan informasi yang bersifat umum. Siaran Pers ini tidak dimaksudkan untuk suatu kalangan atau tujuan tertentu dan bukan merupakan rekomendasi terkait saham Siloam Hospitals. Tidak ada jaminan yang diberikan mengenai kelengkapan maupun kepastian informasi yang dimuat. Seluruh pendapat dan perkiraan yang dicantumkan dalam Siaran Pers ini merupakan pendapat kami pada tanggal ini dan dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan. Siloam Hospitals tidak bertanggung jawab atas kerugian yang mungkin dialami pihak manapun karena sebagian atau seluruh isi Siaran Pers ini, Siloam Hospitals beserta perusahaan-perusahaan yang terafiliasi termasuk karyawan-karyawan dan agen-agennya tidak bertanggung jawab atas kesalahan, kealpaan, kelalaian atau ketidaktepatan apapun juga yang dapat terjadi. Pernyataan Bersifat Prediktif: Beberapa pernyataan dalam Siaran Pers ini bersifat atau mungkin bersifat prediktif. Penyataan-pernyataan tersebut umumnya memuat kata-kata seperti “akan”, “berharap”, “mengantisipasi” atau sejenisnya. Sesuai dengan sifatnya, pernyataan prediktif mengandung risiko serta ketidakpastian yang mungkin dapat menyebabkan kenyataan yang berbeda dengan apa yang dijelaskan di dalam Siaran Pers ini. Faktor-faktor yang dapat menyebabkan kenyataan yang berbeda termasuk tetapi tidak terbatas pada: situasi ekonomi, sosial dan politik di Indonesia; situasi industri kesehatan di Indonesia; situasi pasar; penambahan beban peraturan di Indonesia, termasuk peraturan terkait lingkungan dan biaya pemenuhan peraturan; fluktuasi nilai tukar mata uang asing; perkembangan suku bunga, biaya modal dan ketersediaan modal; harga permintaan dan penyediaan yang diantisipasi terkait jasa kesehatan kami serta pengeluaran modal terkait dan investasi lainnya; biaya konstruksi; ketersediaan jasa kesehatan; kompetisi dari perusahaan-perusahan maupun lokasi-lokasi lain; perubahan dalam permintaan pelanggan; perubahan dalam biaya operasional, termasuk gaji karyawan, upah dan pelatihan, perubahan kebijakan publik dan pemerintah; kemampuan kami untuk tetap kompetitif; kondisi finansial, strategi bisnis serta rencana-rencana dan target-target yang ditetapkan manajemen kami untuk pengerjaan di masa depan; pengadaan pemasukan di masa depan; pemenuhan peraturan lingkungan dan remediasi. Apabila antara lain satu atau lebih dari risiko-risiko maupun ketidakpastian-ketidakpastian yang disebutkan di atas terjadi, hasil nyata dapat berbeda secara materil daripada yang diperkirakan, diantisipasi atau diproyeksi. Secara khusus namun tidak terbatas, biaya modal dapat meningkat, proyek dapat ditunda dan peningkatan produksi yang diantisipasi, kapasitas atau pelaksaan, mungkin tidak seluruhnya akan terjadi. Sekalipun kami meyakini bahwa harapan-harapan manajemen kami yang tertuang dalam penyataan-pernyataan bersifat prediktif adalah masuk akal berdasarkan informasi yang kami miliki pada saat ini, kami tidak dapat memberikan jaminan bahwa harapan-harapan ini dapat menjadi kenyataan. Tidak seharusnya anda bergantung pada pernyataan-pernyataan tersebut secara serta-merta. Bagaimanapun, pernyataan- pernyataan ini berlaku hanya pada tanggal saat dinyatakan, dan kami tidak bertanggung jawab untuk melakukan pembaharuan atau revisi, sekalipun tersedia informasi baru, kejadian-kejadian baru atau apapun juga.
Names mentioned 2 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
person
Benny Haryanto
p.2
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.