Skip to content
Back to announcement

Checklist UNVR Q1 2024.pdf

Financial statement Text extracted UNVR

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 82

Page 1 OCR 0.938
CHECKLIST PENGUNGKAPAN LAPORAN KEUANGAN UNTUK SELURUH
INDUSTRI DI PASAR MODAL DI INDONESIA

Petunjuk Pengisian Checklist:

1. Seluruh Emiten dan Perusahaan Publik harus menggunakan Checklist Pengungkapan Laporan Keuangan ini, kecuali Emiten dan Perusahaan Publik
yang merupakan Perusahaan Efek. Setiap Perusahaan Efek harus menggunakan Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek (Peraturan No. VIII.G.17).

2. Tanda (V) diisi pada kolom "Ada' apabila Emiten/Perusahaan Publik telah memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan dan selanjutnya
pada kolom "Keterangan' ditambahkan cross reference ke nomor catatan atas laporan keuangan.

3. Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan maka tanda v) diisi pada kolom "Tidak Ada' dengan
menambahkan keterangan alasannya pada kolom keterangan.

4. Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memiliki pos-pos tertentu sehingga tidak wajib memenuhi persyaratan pengungkapan yang ada maka tanda
(V) diisi pada kolom 'N/A'.

5. Checklist ini wajib ditandatangani oleh Direktur yang membawahi akuntansi dan keuangan dan Akuntan (untuk laporan keuangan audited).

Data Umum

Nama Emiten/Perusahaan Publik PT Unilever Indonesia Tbk
Bidang Usaha Fast Moving Consumer Goods
Jenis penawaran Umum 5

Tahun Tahun Tahun Tahun
31 Maret 2024 31 Desember 2023 31 Desember 2022 31 Desember 2021
Nama Kantor Akuntan Publik - KAP Siddharta Widjaja & | KAP Siddharta Widjaja & | KAP Siddharta Widjaja &
Rekan Rekan Rekan
Nama Partner 5 Kartika Singodimejo, Budi Susanto, S.E., Budi Susanto, S.E.,
S.E., CPA M.B.A, CPA M.B.A, CPA

Opini Akuntan 5 Opini tanpa modifikasian | Opini tanpa modifikasian
Catatan tentang Opini (jika ada) - - 5 -

Page 2 OCR 0.922
Page 2 of 81

Ya Tidak
Pemenuhan Peraturan No.VIII.G.11 Tentang “Tanggung v
Jawab Direksi Atas Laporan Keuangan"
Pemenuhan Peraturan No.VIII.A.2 tentang “Independensi v
Be Yang Memberikan Jasa Audit di Pasar Modal”
Data Keuangan Penting
(dalam jutaan Rupiah, kecua dinyatakan lain)
31 Maret 31 Maret 31 Maret 31 Maret
Periode laporan keuangan 2024 2023 2022 2021
Laba Rugi Komprehensif
Pendapatan 10,079,541 10,604,855 10,838,042 10,282,521
Laba (rugi) bruto 5,032,703 5,229,942 5,273,005 5,392,926
Laba (rugi) usaha/operasional 1,881,334 1,857,523 2,639,620 2,226,128
EBITDA 2,148,313 2,095,310 2,869,462 2,483,552
Laba (rugi) Bersih periode
Berjalan 1,448,717 1,405,283 2,021,207 1,698,080
Laba (rugi) komprehensif 1,463,005 1,345,477 2,061,824 1,623,419
Laba Per saham (dasar) 38 37 53 45
Laba Per saham (dilusian) - - - -

Page 3 OCR 0.921
Page 3 of 81

31 Maret 31 Desember | 31 Desember 31 Desember
2024 2023 2022 2021
Laporan Posisi keuangan
Jumlah Aset 18,342,427 16,664,086 18,318,114 19,068,532
Jumlah Aset Lancar 7,466,904 6,191,839 7,567,768 7,642,208
Jumlah Aset Tidak Lancar 10,875,523 10,472,247 10,750,346 11,426,324
Jumlah Liabilitas 13,498,184 13,282,848 14,320,858 14,747,263
Jumlah Liabilitas Jangka
Pendek 11,399,262 11,223,968 12,442,223 12,445,152
Jumlah Liabilitas Jangka
Panjang 2,098,922 2,058,880 1,878,635 2,302,111
Jumlah Ekuitas 4,844,243 3,381,238 3,997,256 4,321,269
Modal Disetor (dan tambahan
modal disetor) 172,300 172,300 172,300 172,300
Saldo Laba 4,671,943 3,208,938 3,824,956 4,148,969
Rasio Keuangan
Rasio Lancar (Yo) 66X 5596 614 614
ROA 896 14 1096 81
ROE 3096 1299 519 39K
|. Ebitda thd pendapatan (Yo) 2196 2046 2616 2496

Catatan:

1. Pengungkapan yang dipersyaratkan untuk masing-masing pos wajib diungkapkan seluruhnya, kecuali pengungkapan tersebut tidak relevan
atau tidak dapat diterapkan pada Emiten atau Perusahaan Publ
dengan karakteristik industri apabila pengungkapan tersebut dipersyaratkan oleh SAK atau releva

atau Perusahaan Publik.

2. Emiten atau Perusahaan Publik yang merupakan Perusahaan Efek tidak mengacu pada checklist ini,

No VIII.G.17 tentang Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek.

. Emiten atau Perusahaan Publi

wajib menyesuaikan pengungkapan sesuai
n untuk memahami laporan keuangan Emiten

namun mengikuti peraturan Bapepam-LK

Page 4 OCR 0.938
Page 4 of 81

Laporan Keuangan Terdiri dari:

1 Laporan posisi keuangan pada akhir periode “
2 Laporan laba rugi komprehensif selama pel iode “
3 Laporan perubahan ekuitas selama periode “
4 Laporan arus kas selama periode “
5

Laporan posisi keuangan pada awal periode komparatif yang disajikan saat “
Perusahaan menerapkan suatu kebijakan akuntansi secara retrospektif atau
membuat penyajian kembali pos-pos laporan keuangan atau ketika Perusahaan
mereklasifikasi pos-pos dalam laporan keuangannya.

Ketentuan Umum

Perusahaan wajib menyajikan catatan atas laporan keuangan dengan urutan sebagai
berikut:

a. gambaran umum Perusahaan,

b. dasar penyusunan laporan keuangan dan ikhtisar kebijakan akuntansi sign! ikan yang
diterapkan,

c. informasi tambahan untuk pos-pos yang disajikan dalam laporan posisi keuangan,
laporan laba rugi komprehensif, laporan perubahan ekuitas dan laporan arus kas,
sesuai dengan urutan penyajian laporan dan penyajian masing-masing pos, dan

d. pengungkapan lainnya yang antara lain melipu!
1) informasi yang dipersyaratkan oleh SAK yang tidak disajikan di bagian manapun

dalam laporan keuangan, dan
2) informasi yang tidak disajikan di bagian manapun dalam laporan keuangan, tetapi
informasi tersebut relevan untuk memahami laporan keuangan.

Perusahaan wajib menyatakan dalam bentuk nilai atau persentase untuk menjelaskan
adanya bagian dari suatu jumlah, tidak menggunakan kata “sebagian”.

Perusahaan wajib mengungkapkan dalam penjelasan masing-masing pos mengenai Aset
yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan dijaminkan.

Dalam hal Aset Perusahaan diasuransikan, wajib diungkapkan jenis dan ni lai aset yang
diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan risiko yang ditutup serta pendapat
manajemen atas kecukupan pertanggungan asuransi, apabila tidak diasuransikan wajib
diungkapkan alasannya.

Page 5 OCR 0.924
Page 5 of 81

Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan

Gambaran Umum Perusahaan
Hal-hal yang harus diungkapkan, antara I:

a. Pendirian perusahaan
1) | Riwayat ringkas perusahaan:
2) | Nomor dan tanggal akta pen n serta perubahan terakhir, pengesahan dari instansi yang
berwenang, dan nomor serta tanggal Berita Negara:
3) | Kegiatan usaha sesuai anggaran dasar Perusahaan dan yang sedang dijalankan pada
periode pelaporan:
4) | Tempat kedudukan perusahaan dan lokasi utama kegiatan usaha:
5) | Tanggal mulai beroperasinya perusahaan secara komersial. Dalam hal perusahaan
melakukan ekspansi atau perampingan usaha secara signifikan pada periode laporan yang
disajikan, wajib disebutkan saat dimulainya operasi komersial dari ekspansi atau
perampingan usaha dan kapasitas produksinya: dan
5) | Nama entitas induk dan nama entitas induk terakhir dalam kelompok usaha (ultimate
parent of the group). Dalam hal tidak dapat diungkapkan, wajib disebutkan alasannya.
7) | Khusus Industri Media Perusahaan tidak termasuk
Penjelasan rinci tentang Perizinan yang dimi dalam industri in!
8) | Khusus Industri Jalan Tol 2
" :
Peraturan perundangan atau keputusan pemerintah yang mendasari penyelenggaraan jalan na Ha
tol tersebut.
9) | Khusus untuk Asuransi dan Pembiayaan Perusahaan tidak termasuk
Izin bidang usaha dari Menteri Keuangan atau Otoritas yang berwenang. dalam industi
10) | Khusus untuk Industri Perbankan
Pe
Izin usaha sebagai bank umum, sebagai bank devisa (jika ada), serta izin untuk Ba Pa
menjalankan kegiatan berdasarkan prinsip syariah (jika ada).
11) | Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi dan Pertambangan Umum

Area Eksplorasi dan Eksploitasi/Pengembangan.
Penjelasan mengenai area eksplorasi dan eksploitasi Perseroan meliputi :

a) Area Eksplorasi, meliputi
. Nama lokasi:

Perusahaan tidak termasuk
dalam industi

Page 6 OCR 0.917
Page 6 of 81

“Nama pemilik izin lokasi,
. Tanggal perolehan izin ekplorasi serta tanggal jatuh temponya,
. Persentasi kepemilikan saham Perseroan pada perusahaan pemilik izin lokasi, dan

«Jumlah biaya eksplorasi yang telah dibukukan sebagai Aset Minyak dan Gas Bumi
per tanggal Laporan Posisi Keuangan:

b) Area Eksploitasi/Pengembangan meliputi:
. Nama lokasi,
. Nama pemilik ijin lokasi.
. Tanggal perolehan ijin eksploitasi serta tanggal jatuh temponya,
. Persentasi kepemilikan saham Perseroan pada perusahaan pemi Ik ijin lokasi,

. Jumlah Cadangan Terbukti (P1), keterangan tentang pihak yang melakukan
sertifikasi, dan tanggal sertifikasi

. Jumlah produksi pada tahun berjalan: dan

. Akumulasi jumlah produksi sejak awal kegiatan eksploi tasi/pengembangan oleh
Perseroan hingga tanggal laporan posisi keuangan.

12) | Khusus Industri Kehutanan

Yang harus diungkapkan antara lain:
a) pelaksanaan kegiatan pengusahaan hutan, “
b) rincian luas areal sisa hutan yang belum dikelola selama masa sisa manfaat HPH, dan
Cc) sisa umur HPH.

Perusahaan tidak termasuk
dalam industri ini.

Penawaran Umum Efek, yang harus diungkapkan antara lain

1) | Tanggal dan/atau nomor surat efektif penawaran umum, termasuk penawaran Efek yang
diterbitkan di luar Indonesia,

2) | Jenis dan jumlah Efek yang ditawarkan, “

3) | Bursa tempat Efek dicatatkan: dan “

4) | Tindakan perusahaan yang dapat mempengaruhi jumlah Efek yang diterbitkan (corporate
action) sejak penawaran umum perdana sampai dengan periode pelaporan terakhir.

Struktur Perusahaan, entitas anak, dan Entitas Bertujuan Khusus (EBK)
Yang harus diungkapkan antara lain:

1) | Nama entitas anak dan/atau EBK yang dikendalikan baik secara langsung maupun tidak v

langsung, Tidak ada entitas anak.

2) | Tempat kedudukan, “ Tidak ada entitas anak.

Page 7 OCR 0.947
Page 7 of 81

Tidak ada entitas anak.

4) | Tahun beroperasi secara komersial: Tidak ada entitas anak.
5) | Persentase kepemilikan dan proporsi hak suara (jika berbeda): Tidak ada entitas anak.
6) | Total Aset: dan lak ada entitas anak.
7) | Informasi penting lainnya antara lai

a) sifat hubungan antara entitas induk dan entitas anak, apabila entitas induk tidak
memiliki baik langsung maupun tidak langsung melalui entitas anak, lebih dari 50Y6
(lima puluh perseratus) hak suara yang sah,

alasan mengapa kepemilikan baik langsung maupun tidak langsung lebih dari 5096 (lima
puluh perseratus) hak suara atau hak suara potensial atas investee tidak diikuti dengan
pengendalian,

b

c

akhir periode pelaporan dari laporan keuangan entitas anak apabila laporan keuangan
tersebut digunakan untuk menyusun laporan keuangan konsolidasian dan tanggal atau
periode berbeda dari tanggal laporan keuangan entitas induk, dan alasan menggunakan
tanggal atau periode yang berbeda:

d

sifat dan luas setiap restriksi signifikan dalam kemampuan entitas anak untuk
mentransfer dana ke entitas induk dalam bentuk dividen tunai, atau pembayaran
kembali pinjaman atau uang muka:

e

suatu rincian yang menunjukkan dampak setiap perubahan bagian kepemilikan entitas
induk pada entitas anak yang tidak mengakibatkan hilangnya Pengendalian atas ekuitas
yang dapat diatribusikan pada pemilik entitas induk, dan

f) dalam hal hilangnya Pengendalian atas entitas anak, maka entitas induk harus
mengungkapkan:

(1) keuntungan atau kerugian (jika ada) yang diakui dari hilangnya Pengendalian, dan
porsi dari keuntungan atau kerugian yang dapat diatribusikan pada pengakuan
sisa investasi pada entitas anak terdahulu dengan Nilai Wajar pada tanggal
hilangnya Pengendalian,

(2) jumlah persentase kepemilikan yang dilepaskan:

(3) jumlah harga yang diterima,

(4) bagian dari harga yang merupakan Kas dan Setara Kas,

(5) jumlah Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya
Pengendalian dilepaskan: dan

(6) jumlah Aset dan Liabilitas selain Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis

lainnya dimana Pengendalian dilepaskan, yang diikhtisarkan berdasarkan kategor
utamanya.

Tidak ada entitas anak.

Page 8 OCR 0.934
Page 8 of 81

Karyawan, direksi, komisaris, dan komite audit

Yang harus diungkapkan antara lai

1) | Nama dan jabatan untuk masing-masing anggota direksi, dewan komisaris, dan komite
audit,
2) | Cakupan manajemen kunci, dan
3) | Jumlah karyawan tetap pada masing-masing akhir periode atau rata-rata jumlah karyawan
tetap selama periode yang bersangkutan, secara konsolidasi untuk Perusahaan dan entitas
anak.
e. Penerbitan Laporan Keuangan
1) | Tanggal laporan keuangan diotorisasi untuk terbit, dan
2. Pihak yang see jawab mengotorisasi laporan keuangan.
Ta 2 -
2
Dalam bagian ini harus diungkapkan hal-hal sebagai berikut:
a. Pernyataan kepatuhan terhadap SAK
Pernyataan ini merupakan pernyataan bahwa laporan keuangan telah disusun dan disajikan
sesuai dengan SAK.
b. Dasar pengukuran dan penyusunan laporan keuangan
1) | Dasar pengukuran laporan keuangan yaitu berdasarkan biaya historis (historical cost),
biaya perolehan kini (current cost), nilai realisasi neto (net realizable value), Nilai Wajar
(fair value) atau jumlah yang dapat dipulihkan berdasarkan SAK yang berlaku.
2) | Dasar penyusunan laporan keuangan, yaitu dasar akrual, kecuali untuk laporan arus kas.
3) | Mata uang fungsional dan mata uang penyajian yang digunakan, meliputi:
a) mata uang fungsional Perusahaan dan entitas anak,
b) fakta dan alasan perubahan, apabila terdapat perubahan mata uang fungsional
Perusahaan maupun kegiatan usaha asing yang signifikan, dan
c) alasanperubahan mata uang penyajian (jika ada).
4) | Alasan perubahan periode pelaporan (jika ada). Tidak berlaku.

Penggunaan Pertimbangan, Estimasi, dan Asumsi Signifikan oleh Manajemen

Page 9 OCR 0.947
Page 9 of 81

bagian lain dari catatan atas laporan keuangan, pertimbangan yang telah dibuat
manajemen dalam proses penerapan kebijakan akuntansi dan memiliki dampak yang paling
signifikan terhadap jumlah yang diakui dalam laporan keuangan:

2)

Perusahaan harus mengungkapkan informasi tentang asumsi yang 'uat mengenai masa
depan, dan sumber utama dari estimasi ketidakpastian lain pada akhir periode pelaporan,
yang memiliki risiko signifikan yang mengakibatkan penyesuaian material terhadap jumlah
tercatat Aset dan Liabilitas dalam periode pelaporan berikutnya: dan

3)

Berkaitan dengan Aset dan Liabilitas sebagaimana dimaksud dalam angka 2), catatan atas
laporan keuangan memasukkan rincian atas sifat dan jumlah tercatat pada akhir periode
pelaporan.

Kebijakan Akuntansi Tertentu

Kebijakan akuntansi tertentu merupakan kebijakan akuntansi lainnya yang diterapkan dan
relevan untuk memahami laporan keuangan. Kebijakan akuntansi tertentu meliputi, tetapi
idak terbatas pada hal-hal sebagai berikut:

1)

Prinsip-prinsip konsolidasi

Yang harus dijelaskan antara lai

a) ruang lingkup Laporan Keuangan Konsolidasian, yang meliputi pos-pos entitas induk
dan entitas anak,

b) dasar dan kapan suatu entitas anak dikonsolidasikan ke dalam laporan keuangan
entitas induk:

c) kebijakan akuntansi sehubungan dengan perubahan kepemilikan tanpa kehilangan
Pengendalian atas entitas anak,

d) kebijakan akuntansi sehubungan dengan kehilangan Pengendalian atas entitas anak,

e) kebijakan akuntansi sehubungan dengan pencatatan dan penyajian kepentingan
nonpengendali: dan

f) pernyataan bahwa saldo pos dan transaksi material antar entitas yang dikonsolida:
telah dieliminasi.

Tidak ada entitas anak.

2)

Kombinasi bisnis
Yang harus dijelaskan antara lain

a) metode yang digunakan dalam kombinasi bisnis, termasuk metode yang digunakan
untuk mengukur kepentingan nonpengendali,

b) pengakuan awal untuk goodwill:
c) pengukuran setelah pengakuan awal untuk goodwill: dan

Tidak ada kombinasi bisnis
selama periode pelaporan.

Page 10 OCR 0.939
Page 10 of 81

Perusahaan, antara lain:
(1) pembelian dengan diskon,
(2) akuisisi secara bertahap: dan

(3) imbalan kontinjensi

3) | Kas dan setara kasj
Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan dalam menentukan komponen kas dan setara
kas.

4) | Instrumen Keuangan

a) Instrumen Keuangan selain Sukuk
Yang harus dijelaskan antara lain:

(1) pengakuan awal instrumen keuangan setiap kategori, termasuk perlakuan atas
biaya transaksi,

(2) pengukuran setelah pengakuan awal instrumen keuangan setiap kategori:

(3) ketentuan saling hapus dari instrumen keuangan,

(4) metode yang digunakan untuk menentukan Nilai Wajar instrumen keuangan,

(5) metode perhitungan yang digunakan untuk menentukan penurunan nilai dari aset
keuangan,

(6) ketentuan penghentian pengakuan Instrumen keuangan,

(7) khusus instrumen keuangan derivatif dan akuntansi lindung nilai, sel
penjelasan sebagaimana dimaksud dalam angka (1), angka (2), angka (3), angka
(4), angka (5), dan angka (6), wajib ditambahkan penjelasan mengenai,

(a) ketentuan pemenuhan kriteria akuntansi lindung nilai,

(b) klasifikasi lindung nilai untuk tujuan akuntansi Indung nilai atas instrumen
keuangan derivatif, dan

(G) perlakuan akuntansi lindung nilai untuk tujuan akuntansi lindung nilai

b) Investasi pada Sukuk
Yang harus dijelaskan antara lain:
(&) klasifikasi dan reklas
(2) pengakuan awal Sukuk,
(3) pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk,
(4) Penyajian pendapatan sukuk: dan
(5) penyajian amortisasi biaya transaksi.

asi investasi pada Sukuk,

Tidak ada investasi pada
sukuk dan sukuk yang
diterbitkan.

Page 11 OCR 0.940
Page 11 of 81

(1) pengakuan awal Sukuk:

(2) pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk:
(3) biaya transaksi penerbitan Sukuk:

(4) posisi penyajian Sukuk: dan

(5) akad syariah yang digunakan.

2)

5) | Khusus Industri Perbankan
a) Giro Wajib Minimum
Yang harus dijelaskan antara lain ketentuan mengenai jumlah giro wajib minimum.
b) Giro pada Bank Indonesia dan Bank Lain .
N Perusahaan tidak termasuk
Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian Giro pada Bank Indonesia dan Bank dalam industri ini
Lain.
c) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain
Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian Penempatan pada Bank Indonesia
dan Bank Lain.
6) tang Reverse Repo
Yang harus dijelaskan antara lain unsur-unsur Piutang Reverse Repo, metode pencatatan Tidak berlaku.
dan pengukurannya.
7) | Khusus Industri Perbankan
Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah
Yang harus dijelaskan antara lain: Perusahaan tidak termasuk
a) Kelompok obligasi rekapitalisasi yang dimiliki: dalam industri ini.
b) Pengakuan nilai pada investasi untuk setiap kelompok Obligasi Rekapitali
Pemerintah:dan
Cc) Dasar penyajian efek-efek dalam laporan keuangan.
8) | Khusus Industri Perbankan

Kredit

Yang harus dijelaskan antara |
(1) Penjelasan atas masing-masing jenis kredit yang diberikan:

(2) Dasar penyajian atas kredit,

(3) Kebijakan manajemen dan pelaksanaan pengendalian risiko portofolio kredit:
(4) Perlakuan akuntansi untuk kredit yang dibeli dari BPPN (jika ada): dan

Perusahaan tidak termasuk
dalam industri ini.

Page 12 OCR 0.949
Page 12 of 81

(5) Kebijakan bank akan agunan kredit.
b) Tagihan/Kewajiban Akseptasi

Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian atas tagihan/kewajiban akseptasi

c) Agunan yang Diambil Alih
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) Dasar penilaian dan penyajian,

(2) Perlakuan akuntansi atas nilai realisasi piutang/pembiayaan yang diberikan dengan
saldo piutang/pembiayaan yang tidak dapat ditagih, dan

(3) Perlakuan akuntansi atas keuntungan (kerugian) dari realisasi penjualan agunan.

9)

Khusus untuk Industi
Piutang Pembiayaan Konsumen
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Dasar penyajian piutang pembiayaan konsumen: dan

b) Dasar penilaian aset jika perusahaan menarik kembali aset pembiayaan konsumen dari
konsumennya.

Pembiayaan

Perusahaan tidak termasuk
dalam industri ini.

10)

Anjak Piutang

Yang harus dijelaskan antara lai
a) Jenis transaksi anjak piutang (dengan recourse atau tanpa recourse),
b) Penyajian transaksi anjak piutang,

c) Perlakuan akuntansi atas perbedaan antara harga pengalihan dan jumlah bersih
piutang dialihkan: dan

d) Perlakuan terhadap kegagalan atas tagihan anjak piutang(dita
atau ditanggung oleh perusahaan).

kan kembali ke klien

Tidak berlaku.

11)

Sewa
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) kebijakan penentuan suatu perjanjian mengandung suatu sewa,
b) kebijakan penentuan suatu sewa merupakan sewa pembiayaan atau sewa operasi, dan
c) kebijakan akuntansi apabila Perusahaan bertindak sebagai lessee dan/atau lessor.

12)

Persediaan :

yang harus dijelaskan antara lain mengenai kebijakan akuntansi yang digunakan dan
rumusan biaya yang digunakan.

Page 13 OCR 0.945
a)

Page 13 of 81

Khusus Industri Kehutanan
HTI Dalam Pengembangan
Yang harus dijelaskan antara lain:

Beban-beban yang dikapitalisasi, antara lain: kewajiban kepada negara, pemeliharaan
sarana dan pra-sarana.

HTI Siap Panen
Yang harus dijelaskan antara lain:
Biaya perolehan, mutasi pembebanan ke biaya produksi.

Perusahaan tidak termasuk

dalam industri

b

Khusus Industri Perkebunan
Tanaman Perkebunan
Yang harus dijelaskan antara lain:

(1) Dasar klasifikasi untuk jenis tanaman sebagai persediaan, tanaman belum
menghasilkan, atau tanaman telah menghasilkai

(2) Dasar penilaian dan pengukuran:

(3) Kebijakan akuntansi reklasifikasi tanaman belum menghasilkan ke tanaman telah
menghasilkan:

(4) Metode penyusutan dan masa manfaat tanaman yang
(5) Kebijakan akuntansi biaya pinjaman.

isusutkan: dan

Perusahaan tidak termasuk
dalam industri ini.

2)

Khusus Industri Peternakan
Hewan Ternak
Yang harus dijelaskan antara lain
(1) Hewan ternak telah menghasilkan :
(a) Metode penilaian:
(b) Metode amortisasi (deplesi): dan
(c) Cadangan kematian atau metode penghapusan langsung, jika ada.
(2) Hewan ternak dalam pertumbuhan (belum menghasilkan) :
(a) Metode penilaian: dan

(b) Perkiraan waktu yang dibutuhkan untuk dapat berpindah menjadi hewan
ternak telah menghasilkan.

Perusahaan tidak termasuk
dalam industri ini.

13)

Aset Tetaj

Yang harus dijelaskan antara lain:

a)

pengakuan awal Aset Tetap,

Page 14 OCR 0.926
Page 14 of 81

b) pengukuran

c) pengelompokan Aset Tetap,

d) metode penyusutan yang digunakan:

e) kapitalisasi biaya yang terkait dengan Aset Tetap:

f) estimasi umur manfaat dan tarif penyusutan,

g) penghentian pengakuan,

h) nilai residu, dan

i) pernyataan bahwa manajemen telah mengkaji ulang atas estimasi umur ekonomis,
metode penyusutan, dan nilai residu pada setiap akhir periode pelaporan.

14)

Investasi pada Entitas Asosiasi

Yang harus dijelaskan antara lain metode yang digunakan untuk mencatat investasi pada
asosiasi

Tidak berlaku.

15)

Bagian partisipasi dalam Ventura Bersama

Yang harus dijelaskan antara lain metode yang digunakan untuk mencatat bagian
partisipasi dalam Ventura Bersama.

Tidak berlaku.

16)

Pola Kerjasama

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Kriteria dari bentuk kerjasama,

b) Kebijakan akuntansi untuk setiap jenis aset dan liabilitas yang timbul, dan
c) Sistem pembagian hasil, jika ada.

Tidak berlaku.

17)

Aset Tak Berwujud
Yang harus dijelaskan antara lain :

a) pengakuan awal Aset Takberwujud:

b) pengukuran setelah pengakuan awal Aset Takbervujud:

c) umur manfaat tidak terbatas atau terbatas, dan apabila umur manfaat terbatas,
diungkapkan tarif amortisasi yang digunakan dan umur manfaatnya,

d) sumber terjadinya Aset Takberwujud.

e) metode amortisasi yang digunakan,

f) penghentian pengakuan Aset Takberwujudj: dan

g) riset dan pengembangan (jika ada).

Butir (f) dan (9) tidak
berlaku.

18)

Aset tidak lancar atau kelompok Lepasan yang dimi iki untuk dijual
Yang harus dijelaskan antara lain:

Tidak berlaku.

Page 15 OCR 0.936
Page 15 of 81

sebagai aset yang dimi untuk dijual, dan
b) pengukuran aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang dimi

19) | Properti Investasi :
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) pengakuan awal Properti Investasi,
b) pengukuran setelah pengakuan awal Properti Investasi: Tidak berlaku.
C) metode penyusutan yang digunakan, khusus untuk model biaya:
d) estimasi umur manfaat dan/atau tarif penyusutan untuk model biaya: dan
e) penghentian pengakuan Properti Investasi
20) | Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi
Aset Minyak dan Gas Bumi
Yang harus dijelaskan antara lal
a) Dasar pengukuran yang digunakan untuk menentukan jumlah tercatat bruto: Perusahaan tidak termasuk
b) Kriteria kapitalisasi biaya, penurunan nilai (impairment) dan penilaian kembali aset dalam industri ini.
(revaluasi):
C) Metode penyusutan dan amortisasi yang digunakan:
d) Masa manfaat atau tarif penyusutan dan amortisasi yang digunakan: dan
e) Pertanggungan Asuransi.
21) | Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan
Yang harus dijelaskan antara laii Tidak ada penurunan nilai
a) ketentuan peristiwa dan kondisi yang mengindikasikan kemungkinan terjadinya aset nonkeuangan pada
penurunan nilai: dan tahun ini.
b) kebijakan akuntansi pengakuan penurunan nilai aset nonkeuangan dan pembalikannya.
22) | Khusus Industri Perbankan

Liabilitas Segera

Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian liabilitas segera.
Simpanan Nasabah

Yang harus dijelaskan antara lain

a) Penjelasan atas simpanan: dan

b) Dasar penyajian dari masing-masing kategori simpanan.
Simpanan dari bank lain

Yang harus
a) Penjelasan atas simpanan dari bank lain dan

jelaskan antara lain:

Perusahaan tidak termasuk
dalam industri in

Page 16 OCR 0.949
Page 16 of 81

Surat Berharga yang Diterbitkan
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Kriteria dan jenis-jenis surat berharga yang diterbitkan, dan

b) Perlakuan akuntansi atas premi atau diskonto.

23)

Provisi
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) kondisi provisi yang harus diakui: dan
b) dasar penentuan nilai provisi.

24)

Utang Repo

Yang harus dijelaskan antara lain unsur-unsur Utang Repo, metode pencatatan dan
pengukurannya.

Tidak berlaku.

25)

Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi
Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/ Penyisihan
Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan.
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Perlakuan akuntansi atas pembebanan biaya PLH,
b) Metode amortisasi atas biaya PLH yang ditangguhkan:
c) Metode penyusutan prasarana PLH, dan
d) Tabel yang memuat penjelasan tentang:
(1) Lokasi penambangan,
(2) Saldo awal untuk masing-masing lokasi,
(3) Penambahan dan Pengurangan untuk masing-masing loka:
(4) Saldo akhir untuk masing-masing lokasi penambangan.

penambangan, dan

Perusahaan tidak termasuk

26)

Khusus Industri Pertambangan Umum
Biaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas kegiatan eksplorasi yang masih berjalan
dengan penjelasan mengenai jangka waktu kontrak untuk Area of Interest yang
bersangkutan,

b) Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas kegiatan eksplorasi yang sudah menemukan

adanya Cadangan Terbukti dengan penjelasan bahwa amortisasinya baru akan
dilaksanakan pada saat dimulainya produksi,

Perusahaan tidak termasuk
dalam industri ini

Page 17 OCR 0.943
Page 17 of 81

pekerjaan konstruksi dan prasarana: dan

d) Metode amortisasi dan penyusutan yang dipergunakan dengan penjelasan jangka
waktu perijinan penambangan, taksiran umur ekonomis tambang dan dasar
perhitungan amortisasi.

Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/ Penyisihan
Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan

Yang harus dijelaskan antara lain
a) Perlakuan akuntansi atas pembebanan biaya PLH,

b) Metode amortisasi atas biaya PLH yang ditangguhkan: dan
C) Metode penyusutan prasarana PLH.

27)

Pengakuan Pendapatan

a) Yang harus dijelaskan antara lai
(1) kondisi dan metode pengakuan pendapatan serta dasar pengukuran yang
digunakan berdasarkan jenis pendapatan yang ada, dan
(2) dalam hal terdapat transaksi hubungan keagenan, kebijakan pengakuan
pendapatan dan penjualan dari hubungan keagenan serta beban terkait.

Butir (a.2) tidak berlaku.

b) Pengakuan pendapatan dan Beban dengan menggunakan metode persentase
penyelesaian

Yang harus dijelaskan antara lain metode yang diterapkan untuk menentukan tahap
penyelesaian suatu kontrak.

Tidak berlaku.

c) Khusus Industri Asuransi
(1) Pengakuan pendapatan premi
Penjelasan yang harus ditambahkan antara lain:

(a) Tarif yang digunakan dalam perhitungan premi yang belum merupakan
pendapatan,

(b) Kebijakan akuntansi untuk transaksi reasuransi prospektif dan retroaktif, dan
(c) Penyajian pendapatan premi dalam laporan laba rugi

(2) Beban Klaim
Penjelasan yang harus ditambahkan antara lain:

(a) Kelompok beban klaim dalam bentuk: klaim yang disetujui, klaim dalam
proses penyelesaian, klaim yang terjadi namun belum dilaporkan dan beban
penyelesaian klaim: dan

(b) Penyajian beban klaim dalam laporan laba rugi

Perusahaan tidak termasuk
dalam industri ini

Page 18 OCR 0.942
Page 18 of 81

Real Estate
Kapitalisasi dan metode alokasi biaya proyek pengembangan Real Estat

Khusus Industri

Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) Unsur biaya yang kapitalisasi ke proyek pengembangan Real Estat,
(2) Unsur biaya yang dialokasikan sebagai beban proyek:

(3) Penyisihan atas realisasi pendapatan pada masa mendatang lebih rendah dari nilai
tercatat proyek,

(4) Metode alokasi biaya yang telah kapitalisasi ke setiap unit Real Estat,

(5) Biaya yang direvisi dan direalokasi akibat perubahan mendasar pada estimasi kini,
dan

(6) Unsur biaya yang diakui sebagai beban pada saat terjadinya.

Perusahaan tidak termasuk
dalam industri ini.

28)

Program Loyalitas Pelangan
Yang harus dijelaskan antara lain kebijakan terkait program loyalitas pelanggan

Tidak berlaku.

29)

Transksi dan Saldo dalam mata uang asing

Yang harus dijelaskan antara laii

a) ketentuan dalam penjabaran transaksi dan saldo dalam mata uang asing,

b) perlakuan akuntansi selisih kurs yang timbul dari penjabaran aset dan lial
moneter, dan

Cc) referensi dan kurs yang digunakan untuk menjabarkan transaksi dan saldo dalam mata
uang asing.

tas

30)

Transaksi dengan Pihak-pihak Berelasi
Yang harus
a) Dasar penetapan Pihak-pihak berelasi,

b) Pengungkapan Pihak-pihak berelasi dalam Laporan Keuangan: dan

ijelaskan antara lai

31)

Hibah Pemerintah

Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan akuntan
laporan keuangan.

tentang metode penyajian dalam

idak berlaku.

32)

Pajak Penghasilan

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) dasar penentuan tarif pajak untuk mengukur pajak kini dan pajak tangguhan:
b) ketentuan mengenai saling hapus,

c) pengakuan dan pengukuran aset pajak tangguhan, dan

d) metode yang digunakan dalam menilai aset (liabilitas) pajak tangguhan.

Page 19 OCR 0.939
Page 19 of 81

Yang harus dijelaskan antara Ia
a) jenis imbalan kerja yang diberikan kepada karyawan:
b) deskripsi umum mengenai jenis program imbalan pascakerja yang diselenggarakan
oleh Perusahaan:
Cc) kebijakan akuntansi Perusahaan dalam mengakui keuntungan dan kerugian aktuaria
dan
d) pengakuan keuntungan dan kerugian untuk curtailment dan penyelesaian.
34) | Saham Treasuri
Yang harus dijelaskan antara lain metode pengakuan dan pengukuran atas pembel n, idak berlaku.
penjualan, atau pembatalan saham treasui
35) | Pembayaran Berbasis Saham
Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan akuntansi untuk transaksi pembayaran berbasis
1 ' Tidak berlaku.
saham yang diselesaikan melalui instrumen ekuitas dan/atau diselesaikan melalui Kas,
termasuk pengukurannya.
36) | Kuasi-Reorganisasi
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Dasar dilakukannya kuasi-reorganisasi:
Ti .
b) Dasar penentuan nilai wajar Aset dan Liabilitas: dan idak berlaku
c) Perlakuan akuntansi untuk sel I revaluasi Aset dan Liabilitas.
Catatan: Berlaku untuk kuasi reorganisasi sebelum 1 Januari 2013.
37) | Biaya Pinjaman
Yang harus dijelaskan antara lainkondisi yang mengharuskan biaya pinjaman Tidak berlaku.
dikapitalisasikan sebagai bagian dari biaya perolehan aset kual
38) | Segmen Operasi
Yang harus dijelaskan antara lain dasar yang digunakan oleh manajemen untuk
mengidentifikasikan Segmen Operasi.
39) | Laba (Rugi) per saham
Yang harus dijelaskan antara lain dasar perhitungan laba (rugi) per saham dasar dan laba
(rugi) per saham dilusian.
Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keuangan

Page 20 OCR 0.933
Aset

Page 20 of 81

1) | Kas dan Setara Kas
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) unsur Kas dan Setara Kas pada pihak berelasi dan pihak ketiga,
b) rincian jumlah penempatan di bank berdasarkan nama bank serta jenis mata uang
asing,
c) kisaran suku bunga kontraktual dari Setara Kas selama periode pelaporan: dan
d) jumlah saldo Kas dan Setara Kas yang an yang tidak dapat digunakan oleh
kelompok usaha disertai pendapat manajemen.
2) | Khusus Industri Perbankan

a)

Kas

Yang harus diungkapkan adalah rincian jumlah kas berdasarkan jenis mata uang.

Perusahaan tidak termasuk
dalam industri ini.

b)

0 pada Bank Indonesi
Yang harus diungkapkan antara lain:

(4) Rincian jumlah Giro pada Bank Indonesia berdasarkan jenis mata uang (nilai
dalam mata uang original): dan

(2) Ketentuan Giro Wajib Minimum (GWM) menurut BI dan posisi GWM bank pada
saat periode pelaporan.

Perusahaan tidak termasuk
dalam industri ini

c)

Giro pada Bank Lain
ngkapkan antara lain:

Yang harus

Rincian jumlah Giro pada Bank Lain berdasarkan jenis mata uang,

(1) Jumlah penyisihan penurunan ni

(2) Perubahan penyisihan selama periode berjalan untuk masing-masing giro,

(3) Rincian jumlah Giro pada Bank Lain berdasarkan pihak yang mempunyai
hubungan istimewa dan pihak ketiga,

(4) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun, dan

(5) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai.

Perusahaan tidak termasuk
dalam industri ini

d)

Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain

Yang harus diungkapkan antara lain:

Page 21 OCR 0.931
Page 21 of 81

uang,

(2) Rincian penempatan berdasarkan yang mengalami penurunan nilai (impaired)
dan tidak mengalami penurunan nilai (unimpaired):

(3) Jangka waktu (rata-rata atau per kelompok),
(4) Jumlah penyisihan penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan:
(5)

incian jumlah penempatan berdasarkan pihak yang mempunyai hubungan
istimewa dan pihak ketiga:

(6) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun:
(7) Jumlah dana yang diblokir dan alasannya,

(8) Jumlah dana yang tidak dapat dicairkan pada bank bermasalah, bank beku
operasi atau likuidasi termasuk tingkat kemungkinan diterimanya kembali dana
tersebut berdasarkan informasi dari otoritas yang berwenang: dan

(9) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai.

Perusahaan tidak termasu
dalam industri ini.

3) | piutang Usaha
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) jumlah piutang yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi:
b) jumlah piutang menurut debitur,
Cc) jumlah piutang menurut mata uang:
d) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nila H
e) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan nilai
1 lektif, i P
secara individual dan kolektif, dan penghapusan piutang, | Ban
f) pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan atau keyakinan manajemen (9), (h), (Gi)
atas ketertagihan piutang apabila tidak dibentuk cadangan: an
9) piutang yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan dijaminkan:
h) jumlah diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga efektif: dan
i) informasi keterlibatan berkelanjutan atas piutang yang ditransfer, mel puti:
(4) jumlah yang ditransfer, beban bunga, retensi, jatuh tempo, dan ikatan penting
lain yang diatur dalam perjanjian: dan
(2) jaminan yang diberikan (bila ada).
4) | Khusus Industri Asuransi

a)

Piutang Premi
Tambahan pengungkapan mengenaiantara lain

Perusahaan tidak termasuk
dalam industri ini

Page 22 OCR 0.933
Page 22 of 81

(1) Jumlah piutang berdasarkan tertanggung danasuradur,
(2) Jumlah piutang berdasarkan jenis asuransi, dan

(3) Jumlah piutang premi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.

b)

Piutang Koasuransi
Tambahan pengungkapan mengenaiantara lai

(1) Jumlah berdasarkan ko-asuradur,
(2) Jumlah menurut jenis asuran: i: dan

(3) Jumlah piutang koasuransi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.

Perusahaan tidak termasuk
dalam industri ini.

9

Piutang Reasuransi
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

(4) Jumlah piutang berdasarkan reasuradur,
(2) Jumlah piutang atau utang reasuransi yang disalinghapuskan: dan

(3) Jumlah piutang reasuransi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.

Perusahaan tidak termasuk
dalam industri ini.

d)

Piutang Hasil Investasi
Tambahan pengungkapan mengenai antara lai

(&) Pemisahan antara piutang kepada pihak berelasi dan

(2) Jumlah piutang menurut jei nvesta:

(3) Jumlah piutang menurut mata uang, dan

(4) Jumlah piutang yang iperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.

Perusahaan tidak termasuk
dalam industri ini,

5)

Khusus Industri Pembiayaan

a)

Piutang Pembiayaan Konsumen
Yang harus diungkapkan antara lain

(1) Jumlah piutang menurut dan jenis obyek pembiayaan (contoh: kendaraan
bermotor, elektronik, rumah, dan lain-lain),

(2) Rincian umur dari angsuran pembiyaan konsumen,

(3) Bagian pinjaman yang yai bank-bank sehubungan dengan transaksi kerja

(4) sama pembiayaan bersama, penunjukan selaku pengelola piutang, penerusan
pinjaman dan pengambilalihan piutang apabila perusahaan membagi risiko tidak
tertagihnya piutang tersebut dengan bank-bank dalam rangka transaksi di atas,

(5) Pendapatan pembiayaan konsumen yang belum diakui,

Perusahaan tidak termasuk
dalam industri in

Page 23 OCR 0.949
Page 23 of 81

(6) Nilai dan jenis jaminan yang diserahkan oleh pelanggan atas piutang
pembiayaan konsumen yang diberikan berdasarkan objek pembiayaan,

(7) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: dan

(8) Piutang pembiayaan konsumen yang dialihkan dan atau digunakan sebagai
jaminan atas utang.

b)

Tagihan Anjak Piutang
Yang harus diungkapkan antara lain:
(4) Jumlah tagihan anjak piutang tanpa recourse dan dengan recourse, beserta

jumlah utang retensi anjak piutang dan pendapatan anjak piutang (tanpa
recourse) serta pendapatan anjak piutang tangguhan (dengan recourse): dan

(2) Pengungkapan mengenai tingkat bunga, jatuh tempo dan jumlah piutang yang
diperoleh serta ikatan penting yang diatur dalam perjanjian anjak piutang.

Perusahaan tidak termasuk
dalam industri

9

Piutang Sewa Pembiayaan
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:

(2) rekonsiliasi antara investasi sewa bruto dan nilai kini piutang pembayaran sewa
minimum pada akhir periode pelaporan. samping itu, lessor mengungkapkan
investasi. sewa bruto dan nilai piutang pembayaran sewa minimum pada akhir
periode pelaporan, untuk setiap periode berikut:

(a) kurang dari satu tahun
(b) lebih dari satu tahun sampai lima tahun

(c) lebih dari lima tahun

(3) pendapatan keuangan yang belum diterima:
(4) nilai residu yang tidak

jamin yang diakru sebagai manfaat lessor,
(S5) akumulasi penyisihan piutang tidak tertagih atas pembayaran sewa minimum:
(6) rental kontinjen yang diakui sebagai pendapatan dalam periode: dan

(7) penjelasan umum isi perjanjian sewa lessor yang material.

Perusahaan tidak termasuk
dalam industri it

d)

Piutang Sewa Operasi
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) jumlah agregat pembayaran sewa minimum masa depan dalam sewa operasi
yang tidak dapat dibatalkan untuk setiap periode berikut:

Perusahaan tidak termasuk

Page 24 OCR 0.934
Page 24 of 81

(a) kurang dari satu tahun

(b) lebih dari satu tahun sampai lima tahun

“9
(2) total rental kontinjen yang diakui sebagai pendapatan pada periode, dan

(3) penjelasan umum isi perjanjian sewa lessor.

6) | Khusus Kontrak Konstruksi

Piutang Retensi -
Yang harus diungkapkan antara lain: Perusahaan tidak termasuk
dalam industri
a) Jumlah piutang dari masing-masing kontrak konstruksi, dan
b) Pendapat manajemen akan kemungkinan tertagihnya piutang retensi.
7) | Tagihan Bruto kepada Pelanggan Tidak Berlaku.
Yang harus diungkapkan dalam pos ini antara lain tagihan bruto dari setiap kontrak “

konstruksi.
Dalam penjelasan tagihan tersebut, juga harus dirinci dalam bentuk tabel yaitu :

a) biaya kontrak yang terjadi,

b) laba yang diakui,

c) kerugian yang terjadi, dan

d) pekerjaan yang sudah ditagi (termin).

Page 25 OCR 0.943
Page 25 of 81

8)

Piutang Reverse Repo
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian mengenai jenis dan jumlah Efek yang ditransaksikan:
b) Tanggal dan harga dilakukannya pembelian dan penjualan kembali Efek:
c) Nama pihak/counterparts

d) Lokasi Efek jaminan:
e) Tingkat bunga piutang reverse repo:
f) Cadangan kerugian penurunan nilai (jika ada), dan

9) Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai (jika ada).

Tidak Berlaku.

2)

Agunan Yang Diambil Alih
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Nilai realisasi bersih pada saat diambilalih:

b) Selisih antara nilai realisasi bersih atas agunan yang diambilalih dengan saldo piutang
yang tidak tertagih: dan

C) Laba atau rugi yang timbul, termasuk biaya-biaya yang timbul setelah pengambilalihan
agunan tersebut.

Tidak Berlaku.

10)

Piutang Dividen dan Bunga

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlah tagihan dividen, bunga, dan
dendakepada pihak lain.

Tidak Berlaku.

11)

Piutang Lain-Lain

Yang harus diungkapkan antara lai

a) Rincian jenis dan jumlah piutang:

b) Jumlah Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN): dan

c) Pendapat manajemen atas kecukupan jumlah penyisihan.

Tidak diperlukan cadangan
penurunan nilai atas piutang
lain - lain.

12)

Aset Keuangan Lainnya
Pengungkapan ini telah diterapkan untuk aset keuangan lainnya yang bersifat lancar
maupun tidak lancar.

a) Pengelompokkan aset keuangan lainnya sesuai klasifikasi yang dipisahkan antara pihak
ketiga dan pihak berelasi

b) Yang harus diungkapkan antara lain:

Semua aset keuangan sudah
tercantum

Page 26 OCR 0.944
Page 26 of 81

(1) nilai tercatat aset keuangan untuk setiap kelompok dan rincian investasinya:

(2) laba atau rugi neto pada setiap kelompok aset keuangan berdasarkan klasifikasi,
baik yang disajikan pada pos pendapatan komprehensif lainnya maupun yang
kui sebagai laba atau rugi periode berjalan

(3) total pendapatan bunga yang dihitung menggunakan metode suku bunga efektif
untuk aset keuangan selain yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi,

(4) biaya perolehan termasuk jumlah premium dan diskonto yang belum diamortisasi,
untuk Efek dimiliki hingga jatuh tempo:

(5) peringkat Efek utang berikut nama pemeringkat (jika ada).

(6) uraian tentang alasan diambilnya keputusan menjual untuk aset keuangan yang
diklasifikasikan dimiliki gga jatuh tempo,

(7) ika terdapat rekla

as

aset keuangan, maka wajib diungkapkan:

(a) jumlah yang direklasifikasi ke dan dari setiap kategori:

(b) alasan reklasifikasi, dan

(c) sisa investasi dalam kelompok dimi hingga jatuh tempo yang telah
direklasifikasi dalam kelompok tersedia untuk dijual

(8) jumlah tercatat aset keuangan yang dijaminkan sebagai agunan untuk Liabilitas
atau liabilitas kontinjensi serta syarat dan kondisi yang terkait dengan penjaminan
tersebut,

(9) jumlah penurunan atas aset keuangan (jika ada), termasuk mutasinya,
dipisahkan antara aset keuangan yang mengalami penurunan ni lai dan aset
keuangan yang tidak mengalami penurunan nilai, serta dipisahkan antara
penurunan nilai yang dihitung secara kolektif dan individual, termasuk beban
penurunan nilai yang diakui dalam laba rugi, dan

(10) jumlah amortisasi keuntungan (kerugian) yang belum direalisasi atas investasi
Yang tersedia untuk dijual yang direklasifikasi menjadi dimi hingga jatuh
tempo.

13)

Khusus Deposito
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

a) nama bank, dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi,
b) kisaran suku bunga kontraktual selama periode pelaporan,

G) jenis dan jumlah deposito dalam mata uang asing dan

d) hal-hal lain yang dapat mempengaruhi kualitas pencairan deposito tersebut.

Tidak ada deposito dalam
mata uang asing.
Tidak berlaku.

Page 27 OCR 0.953
Page 27 of 81

14) | Khusus Investasi pada Sukuk Tidak berlaku.
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:
a) rincian Sukuk berdasarkan nama penerbit dan akad syariah,
b) tujuan model usaha yang digunakan:
Cc) jumlah investasi yang direklasifikasikan, jika ada, dan penyebabnya: dan
d) Nilai Wajar untuk investasi yang diukur pada biaya perolehan.
15) | Khusus Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah Tidak berlaku.
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:
a) Rincian jumlah nominal dan nilai pasar efek berdasarkan jenis:
b) Tanggal jatuh tempo dan frekuensi pembayaran bunga:
C) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: dan
d) Informasi penting lainnya.
16) | Khusus Unit Penyertaan Reksadana Tidak berlaku.
Tambahan pengungkapan mengenai antara Ia
a) Rincian unit penyertaan reksadana dan Nilai Aset Bersih: dan
b) laba atau rugi neto berdasarkan klasifikasi, baik yang disajikan pada pos pendapatan
komprehensif lainnya maupun yang diakui sebagai laba atau rugi periode berjalan
17) | Khusus Wesel Tagih Tidak berlaku.
Tambahan pengungkapan mengenaiantara lain, pihak penerbit, kisaran tingkat bunga,
jatuh tempo, jenis mata uang, dan uraian tentang sifat dan asal terjadinya (dari transaksi
usaha atau lainnya).
18) | Khusus Industri Asuransi Perusahaan tidak termasuk
Tambahan pengungkapan mengenai aset-aset yang menjadi dana jaminan. dalam industri ini.
19) | Pinjaman Polis Tidak berlaku.
Yang harus diungkapkan antaralain rincian berdasarkan:
a) Saldo pinjaman polis menurut jenis mata uang:
b) Tingkat suku bunga.
20) | Khusus Industri Perbankan

Kredit
Yang harus diungkapkan antara lain:

Perusahaan tidak termasuk
dalam industri ini

Page 28 OCR 0.937
n)
»
»
K

Page 28 of 81

Rincian jumlah kredit berdasarkan jenis, mata uang, sektor ekonomi dan jangka
waktu serta kolektibilitas,

Jumlah cadangan kerugian penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan,
Rincian jumlah kredit berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga,

Rasio kredit usaha ke

terhadap jumlah kredit yang diberikan:
Tingkat suku bunga rata-rata per tahun,

Rincian kredit bermasalah berdasarkan sektor dan jumlah cadangan penghapusan
menurut ketentuan Bank Indonesia,

Rasio kredit bermasalah terhadap jumlah Aset keuangan dan rasio jumlah
cadangan kerugian penurunan nilai Aset keuangan yang telah dibentuk terhadap
jumlah minimum cadangankerugian penurunan nilai Aset keuangan sesuai
ketentuan Bank Indonesia,

Jumlah kredit yang

estruktui

asi berdasarkan jenis dan kolektibilitas,

Jumlah dan persentase bagian bank atas kredit sindikasi baik selaku pimpinan,
agen, atau anggota sindikasi,

Ikhtisar pembi

n kredit dari BPPN berdasarkan periode pembelian, jika ada,

Pendapat manajemen akan ketaatan bank terhadap Batas Maksimum Pemberian
Kredit (BMPK) yang ditetapkan oleh Bank Indonesia:

Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai.

(4) total jumlah tercatat persediaan dan jumlah nilai tercatat menurut kla:
yang sesuai bagi Perusahaan,

(2) jumlah tercatat persediaan yang dicatat dengan Nilai Wajar dikurangi biaya
untuk menjual,

21)| Tagihan dan Liabilitas Akseptasi Tidak berlaku.
Yang harus ngkapkan antara lain
a) Rincian jumlah tagihan dan liabilitas berdasarkan pihak, mata uang, dan jatuh tempo,
b) Untuk tagihan akseptasi diungkapkan kolektibilitas, jumlah cadangan penghapusan
dan mutasi selama periode berjalan:
c) Rincian jumlah tagihan dan liabilitas berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:
d) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan
tagihan akseptasi
22) | Persediaan
a) Yang harus diungkapkan antara lain: Butir (5), (6), (7), dan (8)

tidak berlaku.

Page 29 OCR 0.949
Page 29 of 81

(3) jumlah persediaan yang diakui sebagai beban selama periode berjalan:

(4) jumlah setiap penurunan nilai yang diakui sebagai pengurang jumlah persediaan
yang diakui sebagai beban dalam periode berjalan:

(5) jumlah dari setiap pemulihan dari setiap penurunan nilai yang diakui sebagai
pengurang jumlah persediaan yang diakui sebagai beban dalam periode
berjalan:

(6) kondisi atau peristiwa penyebab terjadinya pemulihan nilai persediaan yang
diturunkan:

(7) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk persediaan yang
memenuhi kriteria aset kualifikasian, maka diungkapkan:

(i) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan: dan
(ii) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman
yang layak dikapitalisasi.

(8) persediaan yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan
dijaminkan: dan

(9) jenis dan nilai persediaan yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan
risiko yang ditutup serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan
asuransi, apabila tidak diasuransikan wajib ngkapkan alasannya.

b)

Khusus Industri Perhotelan

Tambahan pengungkapan nilai tercatat persediaan menurut klasifikasi yang harus
diungkapkan antara lain:

(1) Makanan dan minuman,
(2) Perlengkapan: dan
(3) Barang Dagangan.

Perusahaan tidak termasuk
dalam industri ini.

0)

Khusus Industri Real Estat
Tambahan pengungkapan antara lain:

(1) Pengungkapan nilai tercatat persediaan menurut klasifikasi

(a) Tanah Matang,
(b) Unit Bangunan: dan
(c) Unit Bangunan dalam Penyelesaian.
(2) Jumlah biaya perolehan aset Real Estat yang pengikatan jual belinya telah

berlaku namun penjualannya belum diakui, termasuk jumlah utang terk:
akan dialihkan, bila ada.

yang

Perusahaan tidak termasuk
dalam industi

Page 30 OCR 0.939
Page 30 of 81

d) Tanah untuk Pengembangan
Tambahan pengungkapan antara lain:
(1) Lokasi, luas tanah, proses perizinan,
(2) Jumlah biaya bunga dan rugi kurs yang dikapitalisasi ke tanah untuk
pengembangan, dan
(3) Proporsi tanah yang dijadikan jaminan utang.
e) Khusus Industri Media Perusahaan tidak termasuk.
dalam industri ini.
Tambahan pengungkapan antara lai
(4) Materi program : lokal, impor (media televisi
(2) Buku, kertas koran, barang pra cetak (media cetak),
(3) Barang promosi dan barter (media cetak), dan
(4) Bahan persediaan lain yang sesuai dengan industrinya.
f) Khusus Industri Rumah Sakit Perusahaan tidak termasuk
dalam industri ini.
Tambahan pengungkapan antara lain:
(1) Obat-obatan,
(2) Perlengkapan medis (disposable): dan
(3) Persediaan lainnya
g) Khusus Industri Peternakan

(1) Pengungkapan jumlah tercatat dan ilai tercatat menurut klasifikasi tertentu,
seperti hewan ternak menjadi

(a) Hewan Ternak Tersedia untuk Dijual, dan

(b) Hewan Ternak dalam Pertumbuhan.

(2) Hewan Ternak Produksi - Berumur Pendek
Yang harus diungkapkan antara |:

(a) Total jumlah tercatat dan nilai tercatat menurut klasifikasi hewan ternak
telah menghasilkan dan hewan ternak belum menghasi Ikan:

(b) Rekonsiliasi saldo awal dan akhir hewan ternak tiap kelompok selama paling
tidak 2 tahun terakhir,

Perusahaan tidak termasuk

Page 31 OCR 0.951
Page 31 of 81

(c) Nilai amortisasi (deplesi) atas hewan ternak telah menghasilkan:

(d) Pendapat manajemen atas kecukupan jumlah penyisihan atau penghapusan
persediaan yang mati atau hilang

(e) Nilai hewan ternak yang
risiko yang ditutup:

pertanggungan asuransi dan

(PM Jika tak ada asuransi untuk wabah penyakit, perlu dibuat cadangan kematian
atau metode penghapusan langsung,

(9) Pendapat manajemen atas kecukupan nilai pertanggungan asuransi: dan

(h) Nilai hewan ternak yang dijaminkan dan nama pihak yang menerima

jaminan.
23) | Pajak Dibayar Di muka
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) rincian menurut jenis dan jumlah masing-masing pajaknya: dan Butir (b) tidak berlaku.
b) uraian mengenai jumlah restitusi pajak yang diajukan dan statusnya.
24) | Biaya Dibayar Dimuka
Yang harus diungkapkan antara lain rincian menurut jenis dan jumlah.
25) | Aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang Dimiliki untuk Di jual tidak berlaku.

Yang harus diungkapkanantara lain:

(“d) n dari aset yang dimi untuk dijual atau kelompok lepasan:

(2) n fakta dan keadaan dari penjualan, atau yang mengarah kepada pelepasan
yang diharapkan, serta cara dan waktu pelepasan:

(3) kerugian penurunan nilai atau keuntungan pemulihan penurunan nilai

(4) dalam hal aset yang dimiliki untuk dijual belum dapat direalisasikan dalam satu
tahun, diungkapkan peristiwa atau keadaan yang dapat memperpanjang periode
penyelesaian penjualan menjadi lebih dari satu tahun:

(5) dalam hal dapat diterapkan, segmen yang dilaporkan dari aset yang dimiliki untuk
dijual dan kelompok lepasan disajikan sesuai dengan SAK yang berlaku: dan

(6) dalam hal aset yang diklasifikasikan sebagai aset yang dimiliki untuk dijual atau
kelompok lepasan dihentikan pengklasifikasiannya, diungkapkan:
(a) nilai dari aset tersebut, yaitu nilai yang lebih rendah antara:

jumlah tercatat aset tersebut sebelum aset atau kelompok lepasan

diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual, disesuaikan dengan

penyusutan, amortisasi atau penilaian kembali yang telah diakui apabila aset

Page 32 OCR 0.921
Page 32 of 81

atau kelompok lepasan tersebut tidak diklasifikasikan sebagai
dijual: dan
. jumlah terpulihkan pada saat tanggal keputusan untuk tidak menjual,
(b) uraian fakta dan keadaan yang mengarah kepada keputusan tersebut, dan
(c) dampaknya terhadap hasil opera: untuk periode tersebut dan periode sajian |
sebelumnya.

untuk

26) | Piutang Pihak Berelasi Non-Usaha

Yang harus diungkapkan antara lain :

a) rincian jenis, nama pihak berelasi, dan jumlah piutang,

b) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugianpenurunan nilai serta penjelasan

terjadinya piutang pihak berelasi tersebut, Tidak diperlukan adanya
CG) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan nilai ce cadangan penurunan nilai
secara individual dan kolektif, dan penghapusan piutang: atas akun i
d) pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai,
dan

@e) . dalam hal piutang berelasi non usaha disajikan dalam aset lancar, hal tersebut harus
dibuktikan serta diungkapkan alasannya.

27) | Investasi pada Entitas Asosiasi

Yang harusdiungkapkan antara lain:

a) nama entitas asosiasi

b) persentase kepemilikan dan penjelasan adanya pengaruh signifikan, beserta alasannya,

c) nilaitercatat dan N Wajar investasi dalam entitas asosiasi yang kuotasi harganya
tersedia,

d) ringkasan informasi keuangan entitas asosiasi termasuk jumlah agregat Aset,
Liabilitas, pendapatan, dan laba atau rugi:

e) alasan tidak adanya pengaruh signi kan walaupun Perusahaan memiliki lebih dari 206
(dua puluh perseratus) hak suara atau hak suara potensial investee secara langsung
atau tidak langsung, “ Tidak berlaku.

?) akhir periode pelaporan dari laporan keuangan entitas asosiasi, ketika laporan
keuangan tersebut digunakan dalam menerapkan metode ekuitas dan tanggal atau
periode yang berbeda dengan Perusahaan, dan alasan menggunakan tanggal atau
periode yang berbeda:

fat dan tingkatan setiap pembatasan signifikan atas kemampuan entitas asosiasi

untuk mentransfer dana kepada Perusahaan,

entitas asosiasi yang tidak diakui dan alasannya, apabila Perusahaan

menghentikan pengakuan bagiannya atas rugi entitas asosiasi, baik untuk periode

terjadinya kerugian tersebut maupun secara kumulatif,

bagian atas liabilitas kontinjensi entitas asosiasi yang terjadi bersama-sama dengan
investor I

9

h)

Page 33 OCR 0.950
Page 33 of 81

»

bilitas kontinjensi yang terjadi karena investor berkewajiban bersama-sama untuk
semua atau sebagian Liabilitas entitas asosiasi: dan

k) ringkasan informasi keuangan entitas asosiasi, secara individual atau dalam
kelompok, yang tidak dicatat dengan menggunakan metode ekuitas termasuk total

Aset, total tas, Pendapatan, dan laba atau rugi

28) | Khusus Industri Konstruksi Perusahaan tidak termasuk
Jaminan dalam industri ini
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jaminan yang diberikan dan jumlah jaminan
tersebut serta kontrak konstruksi yang mensyaratkan adanya jaminan tersebut.

29) | Khusus Industri Kehutanan Perusahaan tidak termasuk
HTI dan HTI dalam pengembangan dalam industri i
Berupabiaya yang ditangguhkan dalam pelaksanaan pembangunan HTI, yang disajikan
sebagai berikut:

a) Saldo awal:

b) Penyisihan periode berjalan:

C) Realisasi yang dilakukan selama periode berjalan: dan
d) Saldo akhir.

30) | Khusus Industri Jalan Tol Perusahaan tidak termasuk
Hak Bagi Hasil Tol dalam industri ini
Investor tanpa kuasa hak penyelenggaraan harus mengungkapkan hal-hal berikut:

(a) Dasar pengukuran hak bagi hasil tol:
(b) Masa hak bagi hasil tol dan amortisasinya,
(c) Perubahan hak bagi hasil tol selama periode berjalan: dan
(d) Reklasifikasi proyek kerjasama operasi dalam pelaksanaan ke hak bagi hasil tol.
31) | Khusus Industri Perkebunan Perusahaan tidak termasuk

Tanaman Perkebunan
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Untuk tanaman telah menghasilkan
(1) Rincian nilai tercatat dan akumulasi penyusutan menurut jenis tanaman,

2 asi nilai tercatat awal tahun dan akhir tahun tanaman untuk setiap
kelompok selama paling sedikit 2 tahun terakhir,

(3) Status tanah yang digunakan untuk menanam,
(4) Nilai tanaman telah menghasilkan berdasarkan area/lokasi penanamanj

(5) Perbandingan saldo tanaman belum menghasilkan selama paling sedikit 2 tahun,
dan

dalam industri ini,

Page 34 OCR 0.931
Page 34 of 81

(6) Tanaman yang dijaminkan.
b) Untuk tanaman belum menghasi Ikan
(4) Mutasi tanaman belum menghasilkan sebagai berikut :
(a) Saldo awal
i. Tambahan tahun berjalan
. Biaya langsung
(b) Jumlah kapitalisasi biaya pinjaman, dan rugi kurs dalam hal terjadi depresiasi

luar biasa
Pengurangan tahun berjalan
.. Jumlah yang direklasifikasi ke tanaman telah menghasilkan

(c) Pengurangan lainnya
(d) Saldo akhir,

(2) Nilai tanaman dalam Perkebunan Ini i Rakyat / Perkebunan Inti Plasma yang
menjadi milik perusahaan (inti) dan tanaman yang bukan milik perusahaan
(perkebunan rakyat/perkebunan plasma), dan

(3) Cadangan kerugian yang mungkin timbul pada plasma.

32) | Khusus Industri Peternakan
Hewan Ternak Produksi — Berumur Panjang
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Pengelompokan hewan ternak dalam pertumbuhan (belum menghasilkan) dan hewan
ternak telah menghasilkan:
b) Rekonsiliasi saldo awal dan akhir hewan ternak tiap kelompok selama paling tidak 2
tahun terakhir,
c) Nilai amortisasi (deplesi) atas hewan ternak telah menghasilkan:
d) Nilai hewan ternak tiap kelompok berdasarkan lokasi/area peternakan, Perusahaan tidak termasuk
e) Kondisi hewan ternak, dalam industi
f) Persentase kematian selama tiga tahun terakhir,
9) Nilai hewan ternak yang diasuransikan, n i pertanggungan asuransi dan risiko yang
ditutup:
h) Jika tak ada asuransi untuk wabah penyakit, perlu dibuat cadangan kematian atau
metode penghapusan langsung:
Nilai cadangan kematian atau metode penghapusan langsung, jika ada,
Pendapat manajemen atas kecukupan nilai cadangan kematian, jika ada, dan
k) Nilai hewan ternak yang dijaminkan dan nama pihak yang menerima jaminan.
33) | Properti Investasi

a) Yangharusdiungkapkan antara lain:

(1) model pengukuran setelah pengakuan awal yang digunakan, model Nilai Wajar
atau model biaya,

Tidak berlaku.

Page 35 OCR 0.949
Page 35 of 81

b)

2)

(2) metode dan asumsi signifikan yang diterapkan dalam menentukan Nilai Wajar
dari Properti Investasi:
(3) pernyataan bahwa penentuan Nilai Wajar didukung oleh bukti pasar atau
lebih banyak berdasarkan faktor lain karena sifat properti tersebut dan
keterbatasan data pasar yang dapat diperbandingkan:
(4) nama Penilai, tanggal penilaian, dan tanggal laporan penilaian terakhi
(5) jumlah yang diakui dalam laba rugi untuk:
(a) penghasilan sewa dari Properti Investasi
(b) beban operasi langsung yang terjadi baik dari Properti Investasi yang
menghasilkan maupun yang tidak menghasilkan penghasilan sewa selama
periode tersebut: dan

(c) perubahan kumulatif dalam Nilai Wajar yang diakui dalam laba rugi atas
penjualan Properti Investasi dari sekelompok aset yang menggunakan
model biaya ke kelompok aset yang menggunakan model Nilai Wajar,

(6) keberadaan dan jumlah pembatasan atas realisasi dari Properti Investasi atau
pembayaran penghasilan dan hasil pelepasan: dan

(7) kewajiban kontraktual untuk membeli, membangun atau mengembangkan
Properti Investasi atau untuk perbaikan, pemeliharaan atau peningkatan.

Khusus untuk Properti Investasi yang menggunakan model Nilai Wajar, selain

pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf (a) ditambahkan pengungkapan

antara lain:
(4) rekonsiliasi antara jumlah tercatat Properti Investasi pada awal dan akhir
periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi:

(2) saat suatu penilaian terhadap Properti Investasi disesuaikan secara sig
untuk tujuan pelaporan keuangan, maka Perusahaan harus mengungkapkan
rekonsiliasi antara penilaian tersebut dan penilaian yang telah disesuaikan yang
dilaporkan dalam laporan keuangan, dengan menunjukkan secara terpisal

(a) jumlah agregat dari pengakuan kewajiban sewa yang telah ditambahkan
kembali: dan

(b) penyesuaian signifikan lain.

Khusus untuk Properti Investasi yang menggunakan model biaya, selain
pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) ditambahkan pengungkapan
antara lain:

(1) umur manfaat,

(2) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi penyusutan Properti Investasi
pada awal dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan,
dan reklasifikasi

(3) jumlah penyusutan untuk masing-masing periode penyajian dan alokasi beban
penyusutan:

(4) jumlah rugi penurunan nilai yang diakui, dan jumlah pemulihan rugi penurunan
nilai, selama satu periode sesuai SAK yang berlaku:

(5S) transfer ke dan dari persediaan dan properti yang digunakan sendiri: dan

an

Page 36 OCR 0.927
Page 36 of 81

d)

(6) Nilai Wajar Properti Investasi

Khusus untuk Properti Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan,
Yang harus diungkapkan antara lai

(1) rincian Properti Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan,
(2) persentase jumlah tercatat terhadap nilai kontrak,

(3) estimasi saat penyelesaian,

(4) hambatan kelanjutan penyelesaian,

(5) jumlah pengeluaran yang diakui dalam jumlah tercatat Properti Investasi
dalam proses pembangunan dan pengembangan: dan

(6) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk properti investasi yang
memenuhi kriteria aset kualifikasian, maka wajib diungkapkan:

(a) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan, dan

(b) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman
yang layak dikapitalisasi.

34)

Aset Tetap

Yang harus diungkapkan antara lai

a)
b)
9)
d)
e)

4)

9)

setiap kelompok Aset Tetap wajib diungkapkan secara terpisah berdasarkan
kepemilikan aset yaitu aset pemilikan langsung dan/atau aset sewa pembiayaan,

rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi penyusutan Aset Tetap pada awal
dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi

jumlah penyusutan untuk masing-masing periode penyajian dan alokasi beban
penyusutan,

rugi penurunan
ekuitas (jika ada),

jumlah komitmen kontraktual dalam perolehan Aset Tetap,

jumlah kompensasi dari pihak ketiga untuk Aset Tetap yang mengalami penurunan
nilai, hilang, atau dihentikan yang dimasukkan dalam laba rugi, apabila tidak
diungkapkan secara terpisah pada laporan laba rugi komprehensif,

Dalam hal Aset Tetap disajikan pada jumlah revaluasian, yang harus diungkapkan:
(1) tanggal efektif revaluasi (Tanggal Penilaian),

(2) tanggal efektif persetujuan dari Direktorat Jenderal Pajak (DJP) apabila Aset Tetap
untuk perhitungan pajak menggunakan jumlah revaluasian,

(3) nama Penilai dan tanggal laporan penilaian terakhir,

(4) metode dan asumsi signifikan yang di unakan dalam mengestimasi Nilai Wajar
aset,

(5)jumlah tercatat untuk setiap Aset Tetap seandainya aset tersebut dicatat dengan
model biaya: dan

(6) surplus revaluasi atau rugi penurunan nilai, yang menunjukkan prubahan selama
periode dan pembatasan-pembatasan distribusi saldo surplus kepada para
pemegang saham.

idan jumlah yang dijurnal balik yang diakui dalam laba rugi dan

Butir (a), (d), (Ph, (9), (h.4),
(h.6), (1.1), (1.3), (1.4), (1.6),
(1.7), (i.8), dan (1-9) tidak
berlaku.

Page 37 OCR 0.946
Page 37 of 81

h) Khusus untuk Aset Tetap dalam proses pembangunan, yang harus diungkapkan antara
lain:

(1) rincian Aset Tetap yang sedang dalam pembangunan:
(2) persentase jumlah tercatat terhadap nilai kontrak,
(3) estimasi saat penyelesaian:

(4) hambatan kelanjutan penyelesaian (jika ada):

(5)jumlah pengeluaran yang diakui dalam jumlah tercatat aset tetap dalam
pembangunan: dan

(6) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk aset yang memenuhi kriteria
aset kualifikasian, maka wajib diungkapkan:

(a) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan: dan

(b) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman
yang layak dikapitalisasi.

Pengungkapan lainnya antara lain

(1)jumlah tercatat Aset Tetap yang tidak dipakai sementara:

(2) jumlah tercatat bruto dari setiap Aset Tetap yang telah disusutkan penuh dan
masih digunakan,

(3)jumlah tercatat Aset Tetap yang dihentikan dari penggunaan aktif dan tidak
diklasifikasikan sebagai tersedia untuk dijual,

(4) dalam hal model biaya digunakan, Nilai Wajar Aset Tetap apabila berbeda secara
material dari jumlah tercatat:

buku, hasil penjualan neto, keuntungan (kerugian) dari Aset Tetap yang

eentikan pengakuannya:

(6) dalam hal terdapat Aset Tetap yang berasal dari hibah, agar diungkapkan jenis
Aset, nilai tercatat, dan tanggal perolehan:

(7) perubahan estimasi masa guna dan/atau metode penyusutan menurut jenis Aset
Tetap,

(8) Kondisi atau peristiwa yang menyebabkan terjadinya penurunan nilai atau
pemulihan penurunan nilai

(9) Jumlah aset tetap yang dijadikan jaminan, nama pihak yang menerima jaminan dan
alasan penjaminan: dan

(10) Jenis dan nilai aset tetap yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan
risiko yang ditutup, serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan
asuransi, apabila tidak diasuransikan agar diungkapkan alasannya.

(5)

Page 38 OCR 0.936
Page 38 of 81

35) | Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi

Aset Minyak dan Gas Bumi

(khusus untuk perusahaan yang memil ki kegiatan hulu minyak dan gas bumi)
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Rincian aset menurut jenisnya, seperti: operated acreage, unoperated acreage, sumur
dan peralatan serta fasilitas yang berhubungan, peralatan kantor, kendaraan, sumur
dan peralatan serta fasilitas dalam pengerjaan,

(2) Tabel yang memuat penjelasan tentang : Ca
(a) Lokasi penambangan,
(b) Saldo awal untuk masing-masing lokasi,
(c) Penambahan dan Pengurangan untuk masing-masing lokasi penambangan, dan
(d) Saldo akhir untuk masing-masing lokasi penambangan

(3) Dalam hal saldo aset Minyak dan Gas Bumi tersebut mengandung hak tagih kepada
Regulator terkait, perlu penjelasan kolektabilitas tagihan tersebut dalam bentuk tabel
analisa umur tagihan.

Perusahaan tidak termasuk
dalam industri ini.

36) | Aset Tak Berwujud Ld
Yang harus diungkapkan untuk setiap jenis Aset Takberwujud antara lain:
a) jumlah tercatat bruto dan akumulasi amortisasi,

b) alokasi jumlah amortisasi Aset Takberwujud ke dalam pos laporan laba rugi
komprehensif,

c) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi amortisasi Aset Takberwujud pada
awal dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan
reklasifikasi:

dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk aset yang memenuhi kriteria aset
kualifikasian, maka harus diungkapkan:

(1) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan: dan

(2) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang Butir (d), (9), (h), (i), dan
layak dikapitalisasi, (j) tidak berlaku.

e) jumlah tercatat Aset dan faktor signifikan yang mendukung penentuan dan
penilaiannya untuk Aset Takberwujud yang dinilai dengan umur manfaat tidak
terbatas,

f) penjelasan atas jumlah tercatat dan sisa periode amortisasi dari setiap Aset
Takberwujud yang material terhadap laporan keuangan Perusahaan,

g) Aset Takberwujud yang diperoleh melalui Hibah Pemerintah dan awalnya diakui pada
Nilai Wajar sesuai SAK yang berlaku, diungkapkan:

(1) Nilai Wajar pada pengakuan awal atas aset-aset tersebut,
(2) jumlah tercatatnya: dan

(3) Aset tersebut diukur setelah pengakuan awal dengan model biaya atau model
revaluasi,

d

Page 39 OCR 0.946
Page 39 of 81

h)

)
»

keberadaan dan jumlah tercatat Aset Takberwujud yang kepemilikannya dibatasi dan
jumlah tercatat Aset Takberwujud yang menjadi jaminan untuk Liabilitas:

nilai komitmen kontraktual untuk akuisisi Aset Takberwujudj

Aset Takberwujud disajikan pada jumlah revaluasian, diungkapkan:
(1) tanggal efektif revaluasi (Tanggal Penilaian):

(2) nama Penilai dan tanggal laporan penilaian terakhir:

(3) jumlah tercatat Aset Takberwujud yang direvaluasi:

(4) metode dan asumsi signifikan yang digunakan dalam mengestimasi Nilai Wajar
aset,

(5) jumlah tercatat untuk setiap Aset Takberwujud seandainya Aset tersebut dicatat
dengan model biaya: dan

(6) surplus revaluasi atau rugi penurunan nilai, yang menunjukkan perubahan selama
periode dan pembatasan-pembatasan distribusi saldo surplus kepada para
pemegang saham.

37) | Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi dan Pertambangan umum

a)

Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/Penyisihan
Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan

Yang harus diungkapkan antara lain tabel yang memuat penjelasan tentang :
(1) Saldo awal:

(2) Penambahan dan pengurangan,

(3) Saldo akhir.

Perusahaan tidak termasuk
dalam industri

b)

Aset Eksplorasi dan Evaluasi

Yang harus diungkapkanantara laii

(1) rincian biaya perolehan aset eksplorasi dan evaluasi per area of interest yang
mencakup saldo awal, penambahan dan pengurangan, dan saldo akhir: dan

(2) Jumlah aset, liabilitas, penghasilan dan beban, arus kas operasi, dan arus kas
investasi yang timbul dari eksplorasi dan evaluasi pertambangan.

Perusahaan tidak termasuk
dalam industri ini.

9)

Bagian dari Biaya Eksplorasi Tangguha

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Kebijakan akuntansi sehubungan dengan:

(a) Metode pembebanan biaya pengupasan tanah, dan
(b) Metode perhitungan Rasio Rata-Rata Tanah Penutup.

(2) Jumlah Biaya Pengupasan Tanah yang Ditangguhkan yang terdiri dari (1) biaya
pengupasan awal, (2) biaya pengupasan lanjutan dengan penjelasan mengenai
perbedaan antara rasio aktual tanah menutup terhadap rasio rata-ratanya,

(3) Perubahan atas Rasio Rata-Rata Tanah Penutup (bila ada):

(4) Biaya Pengupasan Tanah yang Ditangguhkan dimana terjadi penundaan masa
produksi, meliputi penjelasan :

pengupasan tanah tambang.

Perusahaan tidak termasuk
dalam industri ini

Page 40 OCR 0.943
Page 40 of 81

(a) Alasan terjadinya penundaan:
(b) Amortisasi belum diperhitungkan karena belum dimulainya produksi, dan

(c) Jumlah penurunan (write down) akibat lakukannya evaluasi (jika ada),
terhadap biaya yang ditangguhkan tersebut, serta metode dan asumsi
utama yang dipergunakan dalam menghitung penurunan nilai tersebut.

d) Biaya Pengembangan Tangguhan
Yang harus diungkapkan antara lain :

(4) Mutasi Biaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan selama tahun berjalan
dengan menunjukkan:
(a) Lokasi eksplorasi dan pengembangan,
(b) Saldo awal:
(c) Penambahan/pengurangan:
(d) Amortisasi, dan
(e) Saldo akhir.

(2) Biaya pengembangan yang ditangguhkan atas kegiatan pengembangan yang
masih berjalan,

(3) Penjelasan apabila terjadi penghapusan biaya eksplorasi dan pengembangan
tangguhan yang menurut penelaahan manajemen tidak dapat dipulihkan,

(4) Jumlah biaya eksplorasi dan pengembangan yang ditangguhkan dimana terjadi
penundaan masa produksi, meliputi penjelasan:

(a) Alasan terjadinya penundaan,
(b) Amortisasi belum diperhitungkan karena belum din
(c) Jumlah penurunan (write down) akibat di lakukannya evaluasi bila ada,

terhadap biaya yang ditangguhkan tersebut, serta metode dan asumsi utama
yang dipergunakan dalam menghitung penurunan nilai tersebut.

(5) Apabila terdapat lebih dari satu Area of Interest, maka harus diungkapkan rincian
dari Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan untuk tiap-tiap Area of Interest.

Perusahaan tidak termasuk
dalam Industri ini.

iabilitas

1)

Utang Usaha

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) jumlah utang usaha yang dipisahkan antara pi hak ketiga dan pihak berelasi,

b) jumlah utang usaha menurut mata uang, dan

c) jaminan yang diberikan oleh Perusahaan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan.

Butir (c) tidak berlaku

Provisi

a) Pengungkapan untuk provisi berlaku untuk provi jangka pendek dan provisi jangka
panjang.

b) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) nilai tercatat pada awal dan akhir pei iode,

Page 41 OCR 0.952
Page 4I of 81

(2) provisi tambahan dalam periode bersangkutan,
(3) jumlah yang terjadi dan dibebankan pada provisi selama periode bersangkutan:

(4) jumlah yang dibatalkan selama periode bersangkutan atas jumlah yang belum
digunakan:

(5) peningkatan selama periode yang bersangkutan, dalam nilai kini, yang terjadi
karena berlalunya waktu dan dampak dari setiap perubahan tingkat diskonto:

(6) uraian mengenai karakteristik kewajiban dan perkiraan saat terjadinya arus
keluar sumber daya ekonomi:

(7) indikasi ketidakpastian waktu atau jumlah arus keluar sebagaimana dimaksud
dalam angka(6). Dalam hal diperlukan, Perusahaan mengungkapkan asumsi
utama yang mendasari prakiraan peristiwa masa depan: dan

(8) jumlah estimasi penggantian yang akan diterima dengan menyebutkan jumlah
Aset yang telah diakui untuk estimasi penggantian tersebut.

3) | Beban akrual
Yang wajib diungkapkan antara lain jenis dan jumlah dari unsur utama beban yang belum
jatuh tempo.
4) Khusus Industri Perbankan Perusahaan tidak termasuk
Liabilitas Segera dalam industri in
Yang harus ngkapkan antara lain:
a) Rincian berdasarkan jenis dan mata uang: dan
b) Uraian mengenai sifat masing-masing kewajiban.
5) Utang Repo
Yang harus diungkapkan antara lain:
- Tidak berlaku.
a) Rincian mengenai jenis dan jumlah Efek yang dijual Perusahaan pada transaksi repo:
b) Tanggal dan harga dilakukannya pembelian dan penjualan kembali Efek.
6) Khusus Kontrak Konstruksi
Utang Bruto kepada Pelanggan
Yang harus diungkapkan dalam pos ini antara lain liabilitas bruto dari setiap kontrak
konstruksi. Dalam penjelasan tagihan tersebut, juga harus dirinci dalam bentuk tabel
yaitu : Tidak berlaku.
a) biaya kontrak yang terjadi:
b) laba yang diakui,
C) kerugian yang dialami: dan
d) pekerjaan yang sudah ditagih (termin).
7) Khusus Industri Perbankan

a) Simpanan Nasabah

Page 42 OCR 0.939
Page 42 of 81

Yang harus diungkapkan antara lain rincian tiap jenis simpanan yang mengungkapkan:
(1) Rincian berdasarkan mata uang, dan jangka waktu,

(2) Rincian jumlah simpanan berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga,

(3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun,

(4) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan untuk sertil ikat deposito:

(5) Rincian simpanan bermasalah berdasarkan statusnya, misalnya diblokir atau
dijaminkan: dan

(6) Pemberian fasilitas istimewa kepada pemilik rekening giro.

b) Simpanan dari Bank Lain

Yang harus diungkapkan antara laii
(4) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan jangka waktu:

(2 Rincian jumlah simpanan berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:
(3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun,

(4) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan untuk sertifikat deposito, dan

(5) Rincian simpanan bermasalah berdasarkan jenis dan statusnya, misalnya diblokir
atau dijaminkan.

Perusahaan tidak termasuk
dalam industri ini

8)

Khusus Industri Asuransi Kerugian dan Jiwa
a) Kewajiban Manfaat Polis Masa Depan
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) Rincian berdasarkan program asuransi,
(2) Rincian berdasarkan jenis pertanggungan,
(3) Rincian berdasarkan mata uang,
(4) Dasar perhitungan dan asumsi aktuaris, dan

(5) Rekonsiliasi jumlah pada awal dan akhir periode yang memperl hatkan
penambahan dan pengurangan.

Perusahaan tidak termasuk
dalam industri

b) Utang Klaim
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan
(2) Jumlah utang klaim berdasarkan tertanggung,
(3) Jumlah utang klaim menurut jenis asuransi, dan
(4) Jumlah utang menurut mata uang.

Perusahaan tidak termasuk
dalam industri ini

c) Estimasi Klaim Retensi Sendiri
Yang harus diungkapkan antara lait
(1) Jumlah menurut jenis asuransi
(2) Jumlah menurut tertanggung,

Page 43 OCR 0.943
Page 43 of 81

(3) Jumlah menurut mata uang, dan
(4) Jumlah estimasi klaim yang sudah terjadi namun belum dilaporkan.

d)

Premi yang belum merupakan Pendapatan
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Jumlah menurut program asuransi:

(2) Jumlah menurut jenis pertanggungan,

(3) Pemisahan antara premi yang belum merupakan pendapatan kepada pihak

berelasi dan pihak ketiga:
(4) Metode perhitungan yang digunakan: dan

(5) Rekonsiliasi jumlah pada awal dan akhir periode yang memperlihatkan
penambahan dan pengurangan.

Perusahaan tidak termasuk
dalam industri ini

e)

Lg)

Utang Koasuransi (rewrite)
Yang harus diungkapkan antara lain
(1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga:
(2) Jumlah berdasarkan ko-asuradur:

(3) Jumlah menurut jenis mata uang, dan

(4) Jumlah menurut umur utang.

Utang Reasuransi

Yang harus diungkapkan antara lain

(1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga:
(2) Jumlah berdasarkan reasuradur,

(3) Jumlah menurut jenis mata uang:

(4) Jumlah menurut umur utang: dan

(5S) Jumlah utang atau piutang reasuransi yang disalinghapuskan.

Perusahaan tidak termasuk
dalam industri ini.

Perusahaan tidak termasuk
dalam industri ini.

9)

Utang Komisi

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Jumlah berdasarkan tertanggung dan asuradur:
(2) Jumlah menurut jenis mata uang, dan

(3) Jumlah menurut jenis asuransi.

Perusahaan tidak termasuk
dalam industri

Titipan Premi

Yang harus diungkapkan antara lain rincian menurut jenis asuransi

Hak Laba Pemegang Pol
Yang harus diungkapkan:
(1) Tanggal dan hasil keputusan rapat pemegang saham:

Yang Belum Dibagikan

Perusahaan tidak termasuk
dalam industri

Perusahaan tidak termasuk
dalam industri ini.

Page 44 OCR 0.943
Page 44 of 81

(2) Dasar perhitungan: dan
(3) Saldo menurut usia.

9) | Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Pendek
Yang harus diungkapkan antara lain jenis dan jumlahnya.

10) | Utang Pajak
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) jenis dan jumlahnya: dan
b) informasi mengenai ketetapan pajak.

11) | Khusus Industri Pembiayaan Perusahaan tidak termasuk
Kewajiban Anjak Piutang dalam industri ini.
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Jumlah liabilitas anjak piutang dalam rangka anjak piutang dengan recoursej dan
b) Jumlah beban tangguhan, piutang retensi anjak piutang, dan jatuh tempo serta ikatan
penting lainnya yang diatur dalam perjanjian anjak piutang.

12)| Khusus Kontrak Konstruksi
Uang Muka Kontrak Tidak berlaku.
Yang harus diungkapkan antara lain jumlah uang muka kontrak yang diterima.

13) | Bagian Lancar atas Liabilitas Jangka Panjang
Yang harus diungkapkan antara lain bagian lancar atas liabilitas jangka panjang sesuai
dengan pengungkapan utang bank dan lembaga keuangan jangka panjang sebagaimana
diatur dalam Checklist ini

14) | Liabilitas Keuangan Lainnya

a) Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Pengungkapan untuk liabilitas keuangan lainnya berlaku untuk liabilitas
keuangan lainnya yang bersifat jangka pendek dan jangka panjang,

(2) Perusahaan wajib mengelompokkan sesuai klasifikasi yang dipisahkan antara
pihak ketiga dan pihak berelasi,

(3) Yang harus diungkapkan antara lain:
(a) nilai tercatat liabilitas keuangan untuk setiap kategori:
(b) laba atau rugi neto pada setiap liabilitas keuangan, dan

(c) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam
memenuhi persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang
dan kondisi default).

b) Dalam hal terdapat restrukturisa: i Utang
Yang harus diungkapkan antara lain :

Butir (b) tidak berlaku,
perusahaan tidak melakukan
restrukturisasi utang.

Page 45 OCR 0.944
Page 45 of 81

(1) Penjelasan tentang pokok-pokok perubahan persyaratan dan penyelesaian
utang,

(2) Jumlah keuntungan atas restrukturisasi utang dan dampak pajak penghasilan
yang terkait,

(3) Jumlah keuntungan atau kerugian bersih atas pengalihan aset yang
selama periode tersebut: dan

(4) Jumlah utang kontinjen yang dimasukkan dalam nilai tercatat utang yang telah

estrukturisasi

kui

15)

Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi

Bagian Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup yang Jatuh Tempo
dalam Satu Tahun

Yang harus diungkapkan antara lain

ian jenis dan jumlahnya.

Perusahaan tidak termasuk

dalam industri ii

16)

Khusus Industri Pertambangan Umum

Bagian Penyisihan untuk Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup yang
Jatuh Tempo dalam Satu Tahun

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlahnya.

Perusahaan tidak termasuk
dalam industri ini

17)

Liabilitas terkait aset atau kelompok lepasan yang iki untuk dijual.

Yang harus diungkapkan antara lain liabilitas terkait aset atau kelompok lepasan yang
dimiliki untuk dijual sesuai dengan dan dapat digabung dengan pengungkapan aset tidak
lancar atau kelompok lepasan yang diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual.

Tidak berlaku

iabilitas Jangka Panjang

18)

Utang Pihak Berelasi Non-Usaha

Yang Harus diungkapkan antara lain :

a) rincian nama pihak berelasi, jenis, dan jumlah utang:

b) jumlah utang menurut mata uang, dan

Cc) jaminan yang diberikan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan.

Butir (c) tidak berlaku.

19)

Utang Bank dan Lembaga Keuangan Jangka Panjang

Yang Harus diungkapkan antara Ia!

a) rincian jumlah utang berdasarkan nama bank/lembaga keuangan dan jenis mata
uang:

b) kisaran suku bunga kontraktual selama periode pelaporan:

C) tanggal jatuh tempo:

d) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan:

e) penjelasan tentang fasilitas pinjaman yang diperoleh, termasuk jumlah dan tujuan
perolehannya:

? pembayaran yang dilakukan pada periode berjalan untuk masing-masing fasilitas
pinjaman,

Tidak ada utang bank dan
lembaga keuangan jangka
panjang.

Page 46 OCR 0.934
Page 46 of 81

9) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi
persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default),

h) jaminan yang diberikan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan,

» persyaratan lain yang penting, seperti adanya pembatasan pembagian dividen,
pembatasan rasio tertentu, dan/atau pembatasan perolehan utang baru, dan

» pengungkapan informasi sehubungan dengan liabilitas berbunga jangka panjang yang
akan jatuh tempo dalam jangka waktu 12 (dua belas) bulan sejak tanggal laporan
posisi keuangan tetapi tetap d klasifikasikan sebagai liabilitas jangka panjang, antara
lain adalah:
(1) nama bank/lembaga keuangan dan jumlahnya, dan
(2) ringkasan perjanjian lama dan baru, yang m iputi tanggal kesepakatan, jangka

waktu pinjaman, tanggal jatuh tempo, dan persyaratan penting.

20) | Utang Sewa Pembiayaan
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) jumlah neto nilai tercatat untuk setiap kelompok aset dan pemberi sewa (lessor)
pada tanggal laporan posisi keuangan,
b) rekonsiliasi antara total pembayaran sewa minimum di masa depan pada tanggal
laporan posisi keuangan, dengan nilai kininya. Selain itu wajib mengungkapkan total
pembayaran sewa minimum di masa depan pada tanggal laporan pos keuangan,
dan nilai kininya, untuk setiap periode berikut:
(1) sampai dengan satu tahun, Utang sewa terkait
(2) lebih dari satu tahun sampai 5 ima) tahun, dan Penerapan PSAK 73.
(3) lebih dari 5 (lima)tahun.
c) pembayaran sewa kontinjen yang diakui sebagai beban pada periode tersebut,
TT 4. i Butir c, d, e, dan f tidak
d) total pembayaran minimum sewa-lanjut (sublease) masa depan yang diperkirakan berlaku.
akan diterima dari kontrak sewa-lanjut yang tidak dapat d batalkan (non-cancellable
sublease) pada tanggal laporan posisi keuangan,
e) keuntungan atau kerugian yang ditangguhkan beserta amortisasinya sehubungan
dengan transaksi penjualan dan penyewaan kembali (sale and leaseback), dan
f) penjelasan umum isi perjanjian sewa yang material, antara lain:
(1) dasar penentuan utang sewa kontinjen,
(2) ada tidaknya klausul-klausul yang berkaitan dengan opsi perpanjangan atau
pembelian dan eskalasi beserta syarat-syaratnya, dan
(3) pembatasan-pembatasan yang ditetapkan dalam perjanjian sewa.
21) | Khusus Industri Perbankan

a) Surat Berharga yang Diterbitkan
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan jangka waktu,
(2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:

Page 47 OCR 0.946
Page 47 of 81

(3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun,

(4) Rincian berdasarkan peringkat efek dan perusahaan pemeringkat:

(5) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan,

(6) Ringkasan perjanjian yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu
perjanjian, tanggal jatuh tempo, kewajiban yang harus dipenuhi, dan
persyaratan penting lainnya (Debt Covenance):

(7) Pendapat manajemen tentang pemenuhan Debt Covenanceatas surat berharga

yang diterbitkan.

b) Pinjaman Diterima
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1)
(2)
(3)

4)
(5)

Rincian berdasarkan pihak, jenis, dan mata uang:

Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:

Ringkasan perjanjian yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu
perjanjian, tingkat bunga, tanggal jatuh tempo, nilai Aset bank yang dijaminkan,
dan persyaratan penting lainnya(debt covenance):

Pendapat manajemen terkait pemenuhan debt covenance,

Apabila bank menerima dana atau fasilitas pinjaman dari pemerintah atau pihak
lain dengan tingkat imbalan yang lebih rendah dari tingkat bunga pasar maka
manajemen mengungkapkan mengenai fasilitas tersebut dan dampaknya
terhadap laba bersih.

c) Estimasi Kerugian Komitmen dan Kontinjensi
Yang harus diungkapkan antara lain

(1)
(2)
(3)
4)

(5)

Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan kolektibilitas:
Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:
Jumlah penyisihan penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan,

Ketentuan minimum penyisihan penurunan nilai komitmen dan kontinjensi
menurut BI dan posisi penyisihan penghapusan bank pada saat periode
pelaporan: dan

Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai
komitmen dan kontinjensi.

Perusahaan tidak termasuk
dalam industri ini.

22)

Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi

Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan

Yang harus diungkapkan antara lain :

a) Mutasi taksiran provisi PLH selama tahun berjalan dengan menunjukkan:
(1) Saldo awal,

(2

Penyisihan yang dibentuk:

(3) Pengeluaran yang terjadi: dan

Perusahaan tidak termasuk
dalam industri ini

Page 48 OCR 0.907
Page 48 of 81

(aj “Saido akhir.

b) Kegiatan PLH yang telah dilaksanakan dan yang sedang berjalan,
&) Liabilitas bersyarat sehubungan dengan PLH dan liabilitas bersyarat lainnya

sebagaimana diatur dalam standar akuntansi keuangan:

d) Apabila dalam pos ini terdapat komponen biaya yang sifatnya material, misalnya beban

penutupan tambang, maka perusahaan dapat menyajikannya dalam pos yang
terpisah,

e) Tabel yang memuat penjelasan tentang:

(1) Saldo awal:
(2) Penambahan dan Pengurangan ,
(3) Saldo akhi

23)

Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Panjang
a) imbalan Pasti
Yang harus diungkapkan antara laii
(1) gambaran umum mengenai jenis program.

(2) rekonsiliasi saldo awal dan akhir dari nilai kini kewajiban imbalan pasti yang
menunjukkan secara terpisah, pengaruhnya selama periode berjalan yang dapat
diatribusikan ke dalam:

(a) biaya jasa kini,

(b) biaya bunga,

(c) iuran oleh peserta program,

(d) keuntungan dan kerugian aktuarial,

(e) perubahan kurs mata uang asing pada program yang diukur dengan mata
uang yang berbeda dengan mata uang penyajian,

(F) imbalan yang dibayarkan,
(9) biaya jasa lalu,

(h) kombinasi bisnis,

(i)  curtailment, dan

(j) penyelesaian.

(3) analisis kewajiban imbalan pasti terhadap jumlah yang dihasilkan dari program
yang seluruhnya tidak didanai dan jumlah yang dihasilkan dari program yang
seluruhnya atau sebagian didanai,

(4) rekonsiliasi saldo awal dan akhir dari Ni lai Wajar aset program serta saldo awal
dan akhir dari setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset sesua dengan
SAK menunjukkan secara terpisah, dampak selama periode yang dapat
diatribusikan pada setiap:

(a) hasil yang diharapkan dari aset program:

(b) keuntungan dan kerugian aktuarial,

Tidak berlaku untuk butir:
(a.2.e), (a.2.h), (a.2.1),
(a.2j), (3.3), (a.4.0),
(a49), (a.4.h), (a.5.0),
(a.5.d), (a.5.e), (a.6.d),
(a-6.e), (a.6.9), (a.6.h),
(a.7.b), (a.15), (a.10.a),
(a.16) dan (2.17).

Page 49 OCR 0.937
Page 49 of 81

(5)

(65)

7)

(8)

(6)

(c) perubahan kurs mata uang asing pada program yang diukur dengan mata
uang yang berbeda dengan mata uang penyajian,

(d) iuran oleh pemberi pekerja:
(e) iuran oleh peserta program,
(F) imbalan yang dibayarkan:
(9) kombinasi bisnis: dan

(h) penyelesaian:

rekonsiliasi nilai kini kewajiban imbalan pasti sebagaimana dimaksud dalam butir
(2) dan Nilai Wajar aset program sebagaimana dimaksud dalam butir (4) atas
Aset dan Liabilitas yang diakui dalam laporan posisi keuangan, paling kurang
mengungkapkan:

(a) keuntungan dan kerugian aktuarial neto yang tidak diakui dalam laporan
posisi keuangan:

(b) biaya jasa lalu yang tidak diakui dalam laporan posisi keuangan:

(c) setiap jumlah yang tidak diakui sebagai Aset, dikarenakan oleh batasan
dalam SAK,

(d) Nilai Wajar pada akhir periode pelaporan dari setiap hak penggantian yang
diakui sebagai Aset sesuai dengan SAK: dan

(e) jumlah lainnya yang diakui dalam laporan posisi keuangan,

total beban yang diak laba rugi untuk setiap hal-hal berikut dan nama pos
dimana hal tersebut termasuk:

(a) biaya jasa kini:
(b) biaya bunga:
(c) hasil yang diharapkan dari aset program:

(d) hasil yang diharapkan dari setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset
sesuai dengan SAK:

(e) keuntungan dan kerugian aktuarial, jika Perusahaan memilih metode koridor
1096 (sepuluh per seratus):

(f) biaya jasa lalu:
(9) dampak dari curtailment terutama terkait dengan penyelesaiannya: dan
(h) dampak dari batasan dalam SAK:

jumlah total yang diakui dalam pendapatan komprehensif lain yang akan diakui
segera dalam saldo laba, meliputi:

(a) keuntungan dan kerugian aktuarial: dan
(b) dampak dari batasan dalam SAK:

jumlah kumulatif dari keuntungan dan kerugian aktuarial yang diakui pada
pendapatan komprehensif lain, dalam hal Perusahaan mengakui keuntungan dan
kerugian dalam pendapatan komprehensif lain sesuai dengan SAK:

persentase atau jumlah setiap kategori utama yang merupakan Nilai Wajar total
aset program, untuk setiap kategori utama dari aset program, yang mencakup,

Page 50 OCR 0.945
Page 50 of 81

namun tidak terbatas pada, instrumen ekuitas, instrumen utang, properti, dan
seluruh aset lain,

(10) jumlah yang mencakup Nilai Wajar aset program untuk:
(a) setiap kategori instrumen keuangan m ik Perusahaan, dan
(b) setiap properti atau Aset lain yang digunakan oleh Perusahaan,

(11) penjelasan atas dasar yang digunakan untuk menentukan tingkat pengembalian
yang diharapkan atas Aset secara keseluruhan, termasuk dampak kategori
utama dari aset program,

(12) imbal hasil aktual atas aset program, serta imbal hasil aktual atas setiap hak
penggantian yang diakui sebagai Aset,

(13) Asumsi aktuarial utama yang gunakan sampai pada akhir periode pelaporan
dan diungkapkan dalam ukuran yang absolut dan tidak hanya sebagai marjin
antara persentase dan variabel lainnya, termasuk:

(a) tingkat diskonto:

(b) tingkat imbal hasil yang diharapkan atas setiap aset program untuk periode
yang disajikan dalam laporan keuangan,

(G) tingkat imbal hasil yang diharapkan untuk periode yang disajikan dalam
laporan keuangan pada setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset,

(d) tingkat kenaikan gaji yang diharapkan (dan perubahan dalam indeks atau
variabel tertentu lainnya dalam masa program formal atau konstruktif
sebagai dasar untuk kenaikan imbalan masa depan):

(e) tingkat tren biaya kesehatan, dan

(F) asumsi material lain yang digunakan dalam aktuaria,

(14) dampak kenaikan atau penurunan satu angka persentase dalam tingkat tren
biaya kesehatan yang diasumsikan pada:

(a) biaya jasa kini agregat dan komponen biaya bunga dari biaya kesehatan
pascakerja periodik neto: dan

(b) akumulasi kewajiban imbalan pascakerja untuk biaya kesehatan.

(c) Dalam hal program dioperasikan dalam lingkungan inflasi yang tinggi
wajib diungkapkan dampak persentase kenaikan atau penurunan tingkat
tren biaya kesehatan yang diasumsikan dari makna yang serupa dengan satu
angka persentase dalam lingkungan inflasi yang rendah.

(15) Jumlah periode tahunan saat ini dan periode empat tahun sebelumnya dari:

(a) nilai kini kewajiban imbalan pasti, Nilai Wajar aset program dan surplus atau
defisit pada program, dan

(b) penyesuaian yang timbul pada:

jabilitas program dinyatakan sebagai jumlah atau persentase dari
itas program pada akhir periode pelaporan, dan

aset program dinyatakan sebagai jumlah atau persentase dari aset
program pada akhir periode pelaporan,

Sudah tidak disyaratkan
untuk diungkapkan di PSAK
24 (Revisi 2013).

Page 51 OCR 0.940
Page 51 of 81

(16) estimasi terbaik pemberi kerja, segera setelah dapat ditentukan secara andal, dari
uran yang diharapkan akan dibayar dalam program selama periode tahunan
dimulai setelah periode pelaporan:
(17) khusus untuk program imbalan pasti yang membagi risiko antar entitas
sepengendali, wajib diungkapkan sebagai berikut:
(a) perjanjian kontraktual atau kebijakan tertulis untuk pembebanan biaya
imbalan pasti neto atau bukti bahwa tidak ada kebijakan seperti itu:
(b) dalam hal Perusahaan mencatat alokasi biaya imbalan pasti neto sesuai SAK,
maka Perusahaan mengungkapkan:

Ci) informasi yang memungkinkan pengguna laporan keuangan untuk
mengevaluasi sifat program imbalan pasti dan dampak keuangan atas
perubahan program selama periode tersebut,

(ii) pengungkapan gambaran umum jenis program sesui dengan huruf a)
butir (1) mencakup penjelasan praktik informal yang menimbulkan
kewajiban konstruktif termasuk dalam pengukuran kewajiban imbalan
pasti: dan

Cii)jika Perusahaan mencatat iuran yang terutang untuk periode sesuai SAK

nformasi tentang program secara keseluruhan disyaratkan sesuai dengan
butir (1), butir (2), butir (3), butir (4), butir (9), butir (13), butir (44),
dan butir (16) serta butir

b) Iuran Pasti
Perusahaan yang menyelenggarakan program iuran pastiharus mengungkapkan
jumlah yang diakui sebagai beban untuk program iuran pasti.

c) Imbalan Kerja Jangka Panjang Lainnya
Yang harus diungkapkan paling kurang jenis dan jumlah imbalan kerja jangka
panjang lainnya.

d) Pesangon Pemutusan Kontrak Kerja
Yang harus diungkapkanantara laii

(1) iuran program dan jumlah pesangon pemutusan kontrak kerja, dan
(2) penjelasan mengena 's kontinjen (jika ada).

24)

Utang Obligasi
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) rincian mengenai jenis, nilai nominal dan nilai tercatat dalam rupiah dan mata uang
asing, tanggal jatuh tempo, jadwal pembayaran bunga, suku bunga, bursa tempat
obligasi dicatatkan, dan tujuan penerbitannya,

b) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek:
c) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan,
d) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan,

Tidak berlaku.

Page 52 OCR 0.933
Page 52 of 81

e) jaminan serta pembentukan dana untuk pelunasan utang pokok obligasi dengan
menunjuk pos-pos yang berhubungan, jika ada:

f) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan,

9) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi
persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default):

dan
h) persyaratan penting lainnya.
25) | Sukuk
a) Perusahaan wajib mengelompokkan Sukuk berdasarkan akad syariah yang digunakan.
b) Perusahaan harus mengungkapkan antara lain:
(1) uraian tentang persyaratan utama dalam penerbitan Sukuk, termasuk:
(a) ringkasan akad syariah dan skema transaksisyariah yang digunakan:
(b) Aset, manfaat, atau aktivitas yang mendasari
(c) nilai nominal,
(d) besaran imbalan (untuk Sukuk ijarah),
(e) prinsip pembagian hasil usaha, dasar bagi hasil, dan besaran nisbah bagi
hasil (untuk Sukuk mudharabah),
(f) rencana jadwal dan tata cara pembagian dan/atau pembayaran imbalan
Be Tidak berlaku.
(9) jangka waktu,
(h) tujuan penerbitannya, dan
(i) persyaratan penting lain:
(2) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek,
(3) bursa tempat Sukuk dicatatkan,
(4)jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan,
(5) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan,
(6)jaminan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan (jika ada):
(7) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan: dan
(8) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Emiten atau Perusahaan Publik
dalam memenuhi persyaratan dan kondisi Sukuk (misalnya restrukturisasi Sukuk
dan kondisi default).
26) | Utang Subordinasi

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) nama kreditur, sifat ikatan, jangka waktu, jenis mata uang, dan kisaran suku bunga
kontraktual selama periode pelaporan

b) tujuan perolehannya,
c) persyaratan terkait dengan pelunasan utang subordinasi

Tidak berlaku.

Page 53 OCR 0.943
Page 53 of 81

d)

e)
?

kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi
persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default):

pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan: dan
persyaratan penting lainnya.

27)

Obligasi Konversi
Yang harus diungkapkan antara lain:

a)

b)

9)

d)
e)
Lu)

»
h)

9)
)
m)

rincian mengenai jenis, nilai nominal dan nilai tercatat, tanggal jatuh tempo, jadwal
pembayaran bunga, suku bunga, bursa tempat obligasi konversi dicatatkan, dan
tujuan penerbitannya:

periode konversi dan persyaratan konversi, antara lain meliputi rasio konversi, harga
pelaksanaan, hak konversi sebelum jatuh tempo serta persyaratannya, dan penalti:

dampak dilusi apabila seluruh obligasi dikonversikan, dengan memperhatikan
tingkat konversi atau harga pelaksanaan (exercise price) yang paling menguntungkan
dari sudut pandang pemegang obligasi konversi

jumlah obligasi yang telah dikonversikan dan dampak dilusinya:
peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek:

jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan:
nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan,

jaminan serta pembentukan dana untuk pelunasan utang pokok obligasi dengan
menunjuk pos-pos yang berhubungan (jika ada),

kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi
persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default):

dalam hal Perusahaan menerbitkan obligasi konversi tanpa melalui penawaran umum,
wajib diungkapkan tujuan penerbitan dan nama pembeli:

komponen Liabilitas dari obligasi konversi:
keberadaan fitur derivatif melekat, dan
persyaratan penting lainnya

Tidak berlaku.

Ekuitas

Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk

1)

Modal Saham
Yang harus diungkapkan antara lain :

a)

Bagi setiap jenis saham, antara lain:

(1) Rekonsiliasi jumlah saham beredar pada awal dan akhir periode:

(2) Hak, k imewaan, dan pembatasan yang melekat pada setiap jenis saham,
termasuk pembatasan atas dividen dan pembayaran kembali atas modal: dan

(3) Saham yang dicadangkan untuk penerbitan dengan hak opsi dan kontrak
penjualan saham, termasuk jumlah dan persyaratan:

Tidak berlaku untuk butir
(a.2), (a.3), (d), dan (e).

Page 54 OCR 0.930
Page 54 of 81

b) Penjelasan mengenai sifat dan tujuan setiap pos cadangan dalam ekuitas,

c) Susunan pemegang saham dengan mengungkapkan jumlah lembar saham dan
persentase kepemilikan, yaitu:

()
(2)
(3)

Pemegang saham yang memiliki 546 (lima perseratus) atau lebih,
Nama direktur dan komisaris yang memiliki saham: dan
Pemegang saham lainnya,

d) Dalam hal terjadi perubahan modal saham dalam periode berjalan:

(1)

(2)

(3)

Keputusan yang berhubungan dengan perubahan modal saham tersebut,
seperti pengesahan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, persetujuan
dan/atau pemberitahuan Menteri terkait, dan keputusan Rapat Umum
Pemegang Saham (RUPS),

Sumber peningkatan modal saham, antara lain dari kapitalisa agio, saldo laba,
penerbitan saham baru dari Penawaran Umum dengan dan/alau tanpa Hak
Memesan Efek Terlebih Dahulu (right issue dan private placement), pelaksanaan
waran, serta konversi obligasi, dan

Tujuan perubahan modal saham, antara | dalam rangka ekspansi,
penyelesaian pinjaman, atau pemenuhan kecukupan modal,

e) Dalam hal hanya sebagian saham Perusahaan yang dicatatkan di Bursa Efek, agar

disebutkan jumlah saham yang

Icatatkan dan yang tidak dicatatkan pada Bursa

Efek.

2)

Tambahan Modal Disetor (Additional Paid-in Capital)
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian jumlah tambahan modal disetor,

b) Uraian sumber agio saham,

c) Rincian biaya emisi Efek ekuitas berdasarkan penerbitan Efek ekuitas,

d) Uraian mengenai sifat dan asal sel sih kurs atas modal disetor,

e) Uraian mengenai sifat dan asal tambahan modal disetor lainnya,

f) Pengungkapan untuk selisih n Jai transaksi dengan entitas sepengendali, antara lain:

@)
(oo)

3)
4)

(5)
(6)

Nama dan penjelasan tentang entitas atau bisnis yang berkombinasi,
Penjelasan mengenai hubungan sepengendai dari entitas-entitas yang
bertransaksi dan bahwa hubungan tersebut tidak bersifat sementara,

Tanggal efektif transaksi,

Operasi atau kegiatan bisnis yang telah diputuskan untuk dijual atau dihentikan
ibat kombinasi bisnis tersebut,

Kepemilikan entitas atau bisnis yang dialihkan serta jenis dan jumlah imbalan
yang terjadi,

Nilai tercatat bisnis yang dikombinasikan atau dialihkan serta selisih antara n lai
tercatat tersebut dengan jumlah imbalan yang diserahkan atau diterima, dan

Tidak berlaku untuk butir
(0), (d), (e), (f.6) dan (f.7).

Page 55 OCR 0.941
Page 55 of 81

(7) Penyajian kembali laporan keuangan yang memberikan informasi antara lain:

(a) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan yang telah dilaporkan sebelumnya
untuk periode yang disajikan kembal

(b) Ikhtisar jumlah tercatat Aset dan Liabilitas entitas atau bisnis yang
dikombinasikan:

(c) Dampak penyesuaian kebijakan akuntansi: dan
(d) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan setelah disajikan kembali

3) | selisih Transaksi dengan Pihak Nonpengendali
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) Uraian transaksi perubahan kepemilikan tanpa hilangnya Pengendalian yang meliput
(1) Jenis transaksi dan perubahan persentase kepemilikan:
(2) Nama entitas anak: dan Tidak berlaku.
(3) Nama pihak yang bertransaksi:
b) Perhitungan selisih transaksi perubahan kepemilikan tanpa hilangnya Pengendalian:
dan
c) Jumlah yang direalisasi ke laba rugi atas pelepasan investasi pada saat hilangnya
Pengendalian.
4) | Saham Treasuri
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Latar belakang pembelian kembali saham, pelepasan, atau pengurangan modal
disetor,
b) Tanggal atau periode perolehan serta jumlah lembar dan nilai saham treasuri yang
diperoleh, Tidak berlaku.
c) Tanggal dan jumlah saham treasuri yang digunakan sebagai pengurangan modal
disetor,
d) Tanggal dan jumlah saham treasuri yang dilepaskan kembali serta selisih antara
harga perolehan dengan harga pelepasan saham treasuri: dan
e) Akumulasi jumlah lembar dan nilai saham treasuri.
3! Saldo Laba
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Alasan dan jumlah penyesuaian periode yang lalu (jika ada):
b) Bean saldo laba pada periode bersangkutan dan persetujuan RUPS yang terka'
lan
c) Saldo laba yang ditentukan penggunaannya, sifat, dan tujuan setiap pos cadangan.
6) | Waran

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) jenis waran dan harga pelaksanaan dari masing-masing waran:

Tidak berlaku.

Page 56 OCR 0.936
Page 56 of 81

b) dasar penentuan Nilai Wajar waran,
Cc) nilai waran yang belum dan tidak dilaksanakan (kadaluwarsa):
d) jumlah waran yang diterbitkan dan beredar serta dampak dilusinya, dan

e) ikatan-ikatan yang terkait dengan penerbitan waran.

Pendapatan Komprehensif Lainnya

Yang harus diungkapkan antara lain keterangan mengenai perubahan masing-masing
komponen pendapatan komprehensif lainnya.

8)

Kepentingan Nonpengendali
Yang harus diungkapkan antara lain rincian bagian pemegang saham nonpengendali atas

ekuitas masing-masing entitas anak yang tidak dapat diatribusikan secara langsung atau
tidak langsung pada entitas induk.

Tidak ada transaksi non
pengendali selama periode
berjalan.

Laba Rugi Komprehensi

1)

Pendapatan
Yang harus diungkapkan antara lain :

kan dari pendapatan yang diakui selama periode,
termasuk pendapatan yang berasal dari
(&) Penjualan barang
(2) Penjualan jasa,
(3) Bunga,

(4) Royalti: dan/atau
(5) Dividen:
iungkapkan secara terpisah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga,
b) Rincian jumlah dari kelompok produk/jasa utama,

C) Nama pihak pembeli dan jumlah
perseratus) dari pendapatan,

lai penjualan yang melebihi 1096 (sepuluh

d) Jumlah pendapatan yang berasal dari pertukaran barang atau jasa yang tercakup
dalam setiap kategori kan dari pendapatan (jika ada), yang diungkapkan terpisah
berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga,

e) Khusus untuk kontrak konstruksi, diungkapkan antara lain:
(1) Pendapatan kontrak konstruksi:

(a) Jumlah pendapatan kontrak yang diakui sebagai pendapatan dalam periode
berjalan

(b) Metode yang digunakan untuk menentukan pendapatan kontrak yang diakui
dalam periode berjalan: dan

Tidak berlaku untuk butir
(a.2), (a.4), (a.5), (e), dan
@

Page 57 OCR 0.945
Page 57 of 81

(c) Metode yang digunakan untuk menentukan tahap penyelesaian kontrak,
(2) Pekerjaan dalam proses penyelesaian pada tanggal akhir periode pelaporan:

(a) Jumlah agregat biaya yang terjadi dan laba/rugi yang diakui sampai tanggal
pelaporan,

(b) Jumlah uang muka yang diterima, dan
(c) Jumlah retensi:

(3) Jumlah tagihan dan utang bruto kepada pemberi kerja, masing-masing sebagai
Aset dan Liabilitas,

f) Dalam hal Perusahaan memiliki transaksi hubungan keagenan, diungkapkan secara
terpisah, antara lai

(1) Penjualan biasa dan penjualan dari hubungan keagenan:

(2) Pendapatan komisi yang diperoleh Perusahaan sebagai agen dari transaksi
keagenan dengan pendapatan lainnya: dan

(3) Perincian dari komponen pendapatan neto yang diperoleh Perusahaan sebagai
prinsipal dari transaksi keagenan, yang antara lain terdiri dari:

(a) Pendapatan bruto:
(b) Retur/rabat/diskon terkait: dan
(c) Total pendapatan neto.

2)

Khusus Industri yang Tarifnya Diatur oleh Regulator
Ketentuan Tarif

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Dasar ketentuan tarif,

b) Objek atau aktivitas yang dikenakan tarif:

c) Masa berlaku tarif:

d) dan

e) ji n lain yang terkait.

Tidak berlaku.

3)

Khusus Industri pembiayaan

Rincian jumlah berdasarkan kelompok produk/jasa utama antara lain:
a) Pendapatan pembiayaan konsumen:

b) Pendapatan anjak piutang: dan

c) Pendapatan sewa.

Perusahaan tidak termasuk
dalam industri in

4)

Khusus Industri Rumah Sakit
Terdiri dari

Jasa pelayanan medis, jasa penunjang lainnya, jasa dokter, rawat inap, rawat jalan dan
penunjang medis,

Rincian pengurang pendapatan, antara lain:

Perusahaan tidak termasuk
dalam industri ini.

Page 58 OCR 0.935
Page 58 of 81

a) Restitusi,
b) Subsidi tidak mampu, dan
perhitungan klaim.

5) | Khusus Industri Transportasi
Rincian jumlah dari kelompok produk/jasa utama antara lain:
a) Rincian pendapatan bersih jasa transportasi:
b) Rincian pendapatan usaha dari jasa penyewaan alat transportasi:
c) Rincian pendapatan usaha dari jasa ekspedisi, Perusahaan tidak termasuk
d) Rincian pendapatan usaha dari keagenan: dan Salam) Industai ini
e) Rincian pendapatan dipisahkan sesuai dengan jenisnya armada (bus, taksi, feri, tanker
dan pesawat udara) dengan ketentuan memisahkan atas dasar kepemi kan armada
tersebut.
6) | Khusus Industri Telekomunikasi
Rincian pendapatan usaha antara lain pendapatan usaha jasa interkoneksi, jasa Perusahaan tidak termasuk
telekomunikasi sendiri, jasa telekomunikasi yang dilaksanakan melalui kerjasama dengan dalam industri ini.
pihak lain.
7) | Khusus Industri Asuransi:
Pendapatan Premi
Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok premi bruto, Perusahaan tidak termasuk
premi reasuransi, dan penurunan (kenaikan) premi yang belum merupakan pendapatan
untuk setiap jet
Catatan: menyesuaikan dengan PSAK yang berlaku (PSAK 36 dan 62)
8) | Khusus Industri Jalan Tol:
Pendapatan
Yang harus diungkapkan antara lain:
an Tn " Perusahaan tidak termasuk
a) Penjualan meliputi rincian pendapatan jasa tol sendiri, rincian pendapatan jasa lain, dalam industri ini
dan rincian pendapatan kerjasama operasi,
b) a perusahaan memiliki hak penyelenggaraan sejumlah ruas jalan tol, maka
pendapatan usaha untuk setiap ruas jalan tol tersebut harus diungkapkan.
9) | Khusus Industri Perbankan

Pendapatan Bunga
Yang harus
Pendapatan bunga, yang dapat terdiri dari dan tidak terbatas pada :
a) Obligasi Pemerintah:

ngkapkan antara lain:

Perusahaan tidak termasuk
dalam industri ini.

Page 59 OCR 0.945
Page 59 of 81

b) Kredit, dengan pengungkapan tambahan untuk provisi dan komisi yang diakui:
c) Efek-efek: dan
d) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank lain.

10)

Beban Pokok Penjualan
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Untuk perusahaan manufaktur, diungkapkan beban pokok produksi yang dirinci
(1) Biaya bahan baku:
(2) Biaya tenaga kerja: dan
(3) Biaya overhead
ditambah dan dikurangi saldo awal dan akhir persediaan:

b) Nama pihak penjual dan nilai pembelian yang melebihi 10Yo (sepuluh perseratus) dari
pendapatan: dan

c) Untuk industri jasa, diungkapkan beban pokok berdasarkan pada jasa yang dijual

Butir (c) tidak berlaku

Khusus Industri Rumah Sakit

Beban Departementalisasi/Beban Operasional
Yang harus diungkapkan antara lain, rincian beban departementalisasi:
a) Beban bahan,

b) Beban jasa pelayanan:

c) Beban pegawai,

d) Beban penyusutan sarana medis,

e) Beban pemeliharaan sarana:

f) Beban asuransi:

9) Beban langganan daya dan jasa:

h) Beban depresiasi

Perusahaan tidak termasuk
dalam industri ini.

12)

Khusus Industri Asuransi:
a) Beban Klaim Asuransi Kerugian

Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok klaim
bruto, klaim reasuransi, dan kenaikan (penurunan) estimasi klaim retensi sendiri untuk.
setiap jenis asuransi

Perusahaan tidak termasuk
dalam industri ini.

b) Beban Klaim Asuransi Jiwa
Yang harus diungkapkan antara lai

Rincian dan jumlah beban menurut jenis klaim dan manfaat, diantaranya : klaim jatuh
tempo, klaim nilai tunai, dan klaim kematian.

c) Komisi Neto

Perusahaan tidak termasuk
dalam industri ini.

Perusahaan tidak termasuk
dalam industri in

Page 60 OCR 0.947
Page 60 of 81

Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok
pendapatan komisi dan beban komisi untuk setiap jenis asuransi

d) Hasil Investasi
Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah menurut jenis investasi.

Perusahaan
dalam industri

13)

Khusus Industri Perhotelan
Beban Departementalisasi

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian jumlah unsur-unsur beban departementalisasi:
b) Gaji dan beban pegawai lainnya: dan

c) Rincian jumlah unsur-unsur beban departemen lainnya.

Perusahaan tidak termasuk
dalam industri ii

14)

Beban Usaha

Yang harus diungkapkan rincian sifat beban berdasarkan kategori fungsinya, yaitu antara
lain:

a) Beban penjualan,
b) Beban distribusi: dan
c) Beban umum dan administrasi

15)

Khusus Industri Perbankan
a) Beban Bunga
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah beban bunga berdasarkan kelompok
produk/jasa utama.
b) Beban Provisi dan Komisi

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah beban beban provisi dan komisi
berdasarkan kelompok produk/jasa utama.

Perusahaan tidak termasuk
dalam industri ini.

Perusahaan tidak termasuk
dalam industri

16)

Khusus Industri Pembiayaan

BebanKerugian Penurunan Nilai
Yang harus diungkapkan antara lain jumlah beban kerugian penurunan nilai untuk masing-

g akun Piutang Pembiayaan Konsumen, Tagihan Anjak Piutang, dan Piutang Sewa

Perusahaan tidak termasuk
dalam industri in

17)

Pendapatan dan Beban Lainnya

Yang harus diungkapkan antara lain :
a) rincian dan jumlah Pendapatan lainnya.
b) rincian dan jumlah Beban lainnya.
c) Untuk Biaya Keuangan, meliputi :

“d) ya pinjaman meliputi

Butir (d) tidak berlaku.

Page 61 OCR 0.937
Page 61 of 81

(a) beban keuangan yang dihitung dengan menggunakan metode suku bunga

(b) beban keuangan dalam sewa pembiayaan yang diakui sesuai SAK yang
berlaku: dan

ih kurs yang berasal dari pinjaman dalam mata uang asing sepanjang
Ih kurs tersebut diperlakukan sebagai penyesuaian terhadap bunga,

(2) biaya keuangan lainnya yang terjadi dari transaksi instrumen keuangan meliputi
(a) penurunan nilai dari kuotasi atas investasi tersedia untuk dijual,

(b) rugi neto dari instrumen keuangan yang diakui pada Nilai Wajar melalui laba
rugi: dan

(c) amortisasi premi/diskonto kontrak berjangka yang bertujuan untuk lindung
nila

d) Untuk Bagian Laba Rugi dari Entitas Asosiasi dan/atau Ventura Bersama meliputi :

(1) bagian laba rugi dari masing-masing entitas asosiasi dan/atau Ventura Bersama
yang dicatat dengan menggunakan metode ekuitas: dan

(2) bagian laba rugi dari entitas asosiasi dari operasi yang dihentikan, yang
diungkapkan secara terpisah.

18)

Khusus Industri Perbankan

a) Beban Penyisihan Penurunan Nilai atas Aset Keuangan
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis aset keuangan.

b) Keuntungan (Kerugian) dari kenaikan (penurunan) nilai surat-surat berharga
dan Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis.

C) Keuntungan (Kerus
Pemerintah
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis.

n) Penjualan Surat-surat Berharga dan Obligasi Rekapitalisasi

Perusahaan tidak termasuk
dalam industri in

Perusahaan tidak termasuk
dalam industri ini

Perusahaan tidak termasuk
dalam industri ini.

19)

Pendapatan Komprehensif Lain
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) perubahan dalam surplus revalua:

Aset Tetap maupun Aset Takberwujud:
b) keuntungan dan kerugian aktuarial atas program manfaat pasti:

Cc) selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan,

d) keuntungan (keru

n) dari aset keuangan tersedia untuk dijual,

e) bagian efektif dari keuntungan dan kerugian instrumen lindung nilai dalam rangka
Indung nilai arus kas: dan

bagian pendapatan komprehensif lain dari entitas asosiasi dan/atau Ventura Bersama.

Tidak berlaku untuk butir
(a), (c), (d), dan (e).

20)

Pajak Penghasilan

Tidak berlaku untuk butir:

(2.5), (a.6), (2.7), (d.2), (N,

Page 62 OCR 0.938
Page 62 of 81

Yang harus diungkapkan antara lain :

2)

b)

9

d)

e)

»

KJ)

komponen beban (penghasilan) pajak yang terdiri dari:

(1) beban (penghasilan) pajak H

(2) penyesuaian yang diakui pada periode atas pajak kini yang berasal dari periode
lalu,

(3) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang berasal dari perbedaan
temporer dan pembalikannya:

(4) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan terkait dengan perubahan tarif
pajak atau penerapan peraturan perpajakan yang baru,

(5) jumlah manfaat yang berasal dari rugi pajak yang tidak diakui sebelumnya
atau perbedaan temporer suatu periode lalu yang digunakan untuk mengurangi
beban pajak kini dan beban pajak tangguhan,

(6) beban pajak tangguhan yang disebabkan Oleh penurunan atau pembalikan
penurunan sebelumnya atas aset pajak tangguhan: dan

(7) jumlah beban (penghasilan) terkait dengan perubahan kebijakan akuntansi dan
kesalahan yang diperhitungkan dalam laporan laba rugi komprehensif,
dikarenakan tidak dapat diperlakukan secara retrospektif,

agregat pajak kini dan pajak tangguhan terkait dengan transaksi yang dibebankan

atau dikreditkan langsung ke ekuitas,

jumlah pajak penghasilan terkait dengan setiap komponen pendapatan komprehensit

lain, kecuali untuk bagian pendapatan komprehensif lain dari entitas asosiasi

dan/atau Ventura Bersama,

penjelasan hubungan antara beban (penghasilan) pajak dan laba akuntansi dalam
satu atau kedua bentuk berikut in

(“) asi antara beban (penghasilan) pajak dan hasil perkalian laba akuntansi
pajak yang berlaku, dengan mengungkapkan dasar perhitungan
tarif pajak yang berlaku, atau
(2) rekonsiliasi antara tarif pajak efektif rata-rata dan tarif pajak yang berlaku,

dengan mengungkapkan dasar perhitungan tarif pajak yang berlaku,

penjelasan mengenai perubahan tarif pajak yang berlaku dan perbandingan dengan
tarif pajak yang berlaku pada periode akuntansi sebelumnya,

jumlah (dan batas waktu penggunaan, jika ada) perbedaan temporer yang dapat
dikurangkan dan rugi pajak belum dikompensasi yang tidak diakui sebagai aset pajak
tangguhan dalam laporan keuangan,

jumlah agregat perbedaan temporer yang terkail dengan investasi pada entitas anak,
cabang, entitas asosiasi, dan bagian partisipasi dalam Ventura Bersama atas liabilitas
pajak tangguhan yang belum diakui:

(9), (K9, W, (m), (n), dan
(0).

Page 63 OCR 0.950
Page 63 of 81

h)

m)

n)

0)

p)

rekonsiliasi fiskal dan perhitungan beban pajak kini dengan cara sebagai berikut:
(1) laba sebelum pajak menurut akuntansi
2 tambah/dikurangi koreksi positif atau negatif (dirinci): dan
(3) laba kena pajak:

perhitungan beban dan liabilitas pajak kini dengan menerapkan tarif pajak sesuai
dengan ketentuan perundang-undangan pajak yang berlaku:

pernyataan bahwa laba kena pajak hasil rekonsiliasi menjadi dasar dalam pengisian

SPT Tahunan PPh Badan:

setiap jenis perbedaan temporer dan setiap jenis rugi pajak yang belum

dikompensasi:

(1) jumlah aset dan liabilitas pajak tangguhan yang
keuangan untuk periode sajian: dan

(2) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang diakui dalam laba rugi,
apabila jumlah tersebut tidak terlihat dari perubahan jumlah aset atau liabilitas
pajak tangguhan yang diakui dalam laporan posisi keuangan:

beban pajak terkait dengan operasi yang dihentikan:
(1) keuntungan atau kerugian atas penghentian: dan

(2) laba rugi dari kegiatan normal atas operasi yang dihentikan selama periode,
bersama dengan jumlah terkait untuk setiap periode sajian:

jumlah konsekuensi pajak penghasilan atas dividen kepada pemegang saham

Perusahaan yang diusulkan atau diumumkan sebelum Laporan Keuangan

untuk Terbit namun tidak diakui sebagai Liabilitas dalam laporan keuangan:

uraian jumlah perubahan pada jumlah pengakuan untuk aset pajak tangguhan

praakuisisi apabila Perusahaan adalah pihak pengakuisisi dalam suatu kombinasi
bisnis:

kui pada laporan posisi

peristiwa atau perubahan keadaan yang menyebabkan manfaat pajak tangguhan
wajib diakui apabila manfaat pajak tangguhan yang diperoleh dari kombinasi bisnis
tidak diakui pada tanggal akuisisi tetapi diakui setelah tanggal akuisisi: dan

jumlah aset pajak tangguhan dan alasan atau bukti yang mendukung pengakuan atas
aset pajak tangguhan, apabila:

(1) penggunaan aset pajak tangguhan bergantung pada kondisi laba kena pajak

mendatang lebih besar dari laba pembalikan perbedaan temporer kena pajak
yang telah ada: dan

(2) entitas mengalami kerugian pada periode kini atau periode sebelumnya yang
mengakibatkan diakuinya aset pajak tangguhan terk:

21)

Laba (Rugi) per Saham Dasar dan Dilusian
Yang harus diungkapkan antara lain :

Tidak berlaku laba (rugi) per
saham dilusian.

Page 64 OCR 0.937
Page 64 of 81

a) jumlah yang digunakan sebagai pembilang dalam penghitungan laba per saham dasar
dan dilusian, dan rekonsiliasi jumlah tersebut terhadap laba atau rugi yang dapat
diatribusikan kepada entitas induk untuk periode tersebut. Rekonsiliasi tersebut
mencakup dampak individual dari setiap jenis instrumen yang mempengaruhi laba per
saham,

b) jumlah rata-rata tertimbang saham biasa yang digunakan sebagai penyebut dalam
penghitungan laba per saham dasar dan dilusian, dan rekonsiliasi penyebut tersebut.
Rekonsiliasi tersebut mencakup dampak individual dari setiap jenis instrumen yang
mempengaruhi laba per saham,

c)

instrumen (termasuk saham yang dapat diterbitkan secara kontinjen) yang berpotensi
mendilusi laba per saham dasar di masa depan, namun tidak dimasukkan dalam
penghitungan laba per saham dilusian karena instrumen tersebut bersifat antidilutif
untuk periode sajian:

penjelasan transaksi saham biasa atau transaksi instrumen berpotensi saham biasa,
selain yang dihitung sesuai dengan SAK yang berlaku, yang terjadi setelah periode
pelaporan dan akan secara signifikan mengubah jumlah saham biasa atau instrumen
berpotensi saham biasa yang beredar pada akhir periode tersebut seandainya transaksi
dimaksud terjadi sebelum akhir periode pelaporan: dan

d

e) laba per saham dasar dan dilusian untuk operasi yang

Butir (c), (d), dan (e) tidak
berlaku.

22)

Transaksi Pihak Berelasi
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Pengungkapan mengenai transaksi atau saldo dengan pihak berelasi, yang
jumlahnya:
(1) lebih dari Rp 1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah) untuk transaksi dengan
orang atau anggota keluarga terdekat, dan/atau
(2) lebih dari 0,59 (nol koma lima perseratus) dari modal disetor untuk transaksi
dengan entitas berelasi
b) terkait dengan transaksi dengan orang atau anggota keluarga terdekat meliputi
nama, sifat dan hubungan dengan pihak berelasi serta informasi tentang transak:
dan saldo dengan pihak dimaksud:

c) terkait dengan transaksi dengan entitas berelasi meliputi sifat dan hubungan dengan
ak-pihak berelasi serta informasi mengenai transaksi dan saldo, termasuk
komitmen, yang diperlukan untuk memahami potensi dampak hubungan tersebut
dalam laporan keuangan, paling kurang:

(1) jumlah transaksi beserta persentasenya terhadap total pendapatan dan beban
terkait,

(2) jumlah saldo beserta persentasenya terhadap total Aset atau Lial
termasuk komitmen, dan:

lak berlaku untuk butir
(a.1), (b), (c.3), (C4),

(0.2), (d.3), (d4), (d.5),

(e.4), (e.5) dan (f).

Page 65 OCR 0.942
Page 65 of 81

d)

e)

»

(a) persyaratan dan ketentuannya, termasuk apakah terdapat jaminan, dan

sifat imbalan yang akan diberikan, untuk penyelesaian: dan
(b) Incian garansi yang diberikan atau diterima:
(3) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian
penurunan nilai secara individual dan Kolektif, dan penghapusan piutang terkait
dengan jumlah saldo piutang usaha dan piutang pihak berelasi non-usaha: dan

(4) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan ni
dilakukan pembentukan:

pengungkapan yang disyaratkan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) dan b)
dilakukan secara terpisah untuk masing-masing kategori berikut:

(1) entitas induk:

(2) entitas dengan pengendalian bersama atau Pengaruh Signifikan terhadap
entitas:

(3) entitas anak,
(4
(5) Ventura Bersama dimana entitas merupakan venturer

(6) personil manajemen kunci dari entitas pelapor atau entitas induknya, dan
(7) pihak-pihak berelasi lainnya.

seluruh kompensasi yang diberikan kepada masing-masing anggota atau kelompok
direksi, komisaris, pemegang saham utama yang juga sebagai karyawan, dan
manajemen kunci lainnya untuk masing-masing kategori bet

(1) imbalan kerja jangka pendek
(2) imbalan pascakerja:

(3)
(4) pesangon pemutusan kontrak kerja: dan
(5) pembayaran berbasis saham.

untuk entitas berelasi dengan pemerintah :

(1) nama entitas berelasi dengan pemerintah dan sifat hubungannya dengan
Perusahaan,

(2) sifat dan jumlah setiap transaksi yang secara individual signifikan: dan

(3) untuk transaksi lainnya yang secara kolektif, tetapi tidak secara individual,
signifikan, indikasi secara kuantitatif atau kualitatif atas luasnya transaksi
tersebut.

i, jika

mbalan kerja jangka panjang lainnya:

23)

Aset dan Liabilitas dalam Mata Uang Asing
a) Mata uang asing yang dimaksud adalah mata uang selain mata uang fungsional.

b) Yang harus diungkapkan antara lain

Tidak berlaku untuk butir
(b.3) dan (b.5).

Page 66 OCR 0.939
Page 66 of 81

“d)
2)

(3)
(Ga)

(5)

cian aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing serta ekuivalennya
dalam mata uang fungsional,

posisi neto dari aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing,

rincian kontrak valuta berjangka dan ekuivalen dalam mata uang fungsional,
jumlah selisih kurs yang diakui dalam laba rugi, kecual untuk selisih kurs yang
timbul pada instrumen keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi
dan

selisih kurs neto diakui dalam pendapatan komprehensif lain dan diakumulasikan
dalam komponen ekuitas yang terpisah, serta rekonsiliasi sel sih kurs tersebut
pada awal dan akhir periode.

24) | Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) untuk setiap rugi penurunan nilai yang diakui atau dibalik selama periode tertentu
untuk suatu aset individual, termasuk goodwill atau suatu unit penghasil kas:
(1) peristiwa dan kondisi yang mengind Ikasikan pengakuan atau pembalikan rugi
penurunan nil
(2) jumlah rugi penurunan nilai yang diakui dalam laba rugi selama periode tersebut
dan unsur laporan laba rugi komprehensif yang didalamnya tercakup rugi
penurunan nilai,
(3) jumlah pembalikan rugi penurunan nilai yang diakui dalam laba rugi selama Tidak berlaku.
periode tersebut dan unsur laporan laba rugi komprehensif yang di dalamnya
tercakup rugi penurunan nilai yang dibalik,
(4) goodwill yang telah diakui rugi penurunan nilainya:
(5) jumlah rugi penurunan nilai atas aset revaluasian yang diakui dalam pendapatan
komprehensif lain selama periode tersebut, dan
(6) jumlah pembalikan rugi penurunan nilai atas aset revaluasian yang diakui dalam
pendapatan komprehensif lain selama periode tersebut.
b) Pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam angka (1) dilakukan untuk setiap
kelompok aset.
25) | perubahan Estimasi Akuntansi, Perubahan Kebijakan Akuntansi, dan Kesalahan Tidak berlaku untuk butir:

Periode Lalu

Perubahan Estimasi Akuntansi

Yang harus diungkapkan antara lain :

(1) sifat dan alasan perubahan estimasi akuntansi,

(2) jumlah perubahan estimasi yang berdampak pada periode berjalan, dan

a)

(a), (b), dan (c).

Page 67 OCR 0.944
Page 67 of 81

(3)

perkiraan dampak estirnasi pada periode mendatang. Dalam hal jumlah
dampak pada periode mendatang tidak praktis, fakta tersebut harus
diungkapkan.

b) Perubahan Kebijakan Akuntansi
Yang harus diungkapkan antara lain :

(1)
(2)

3)

4)

(5)

sifat dari perubahan kebijakan akuntansi,

alasan penerapan kebijakan akuntansi baru memberikan informasi yang andal
dan relevan:

jumlah penyesuaian untuk periode berjalan dan setiap periode lalu sajian:
(a) setiap pos laporan keuangan yang terpengaruh: dan
(b) laba per saham dasar dan dilusian:

jumlah penyesuaian yang terkait dengan periode-periode sebelum periode yang
disajikan. Dalam hal tidak praktis dilakukan, maka diungkapkan alasannya:
dan

keadaan yang membuat penerapan retrospektif tidak praktis untuk suatu
periode tertentu atau untuk periode-periode sebelum periode-periode tersebut
disajikan dan tanggal dimulainya perubahan kebijakan akuntansi.

c) Kesalahan Periode Lalu
Yang harus diungkapkan antara lain :

“)
2)

(3)
(4)

sifat dari kesalahan periode lalu:

jumlah koreksi untuk setiap periode sajian:

(a) bagi setiap pos laporan keuangan: dan

(b) laba per saham dasar dan dilusianj

jumlah koreksi pada awal periode sajian paling awal: dan

keadaan yang membuat penerapan retrospketif tidak praktis dilakukan dan
penjelasan mengenai cara dan waktu dilakukannya koreksi apabila penyajian
kembali retrospektif tidak praktis.

26)

Kombinasi Bisnis

a) Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal sebagai berikut untuk setiap kombinasi
bisnis yang terjadi selama periode pelaporan, yaitu:

d)
2)
(3)

(49

nama dan penjelasan tentang pihak yang diakuisisi,
tanggal akuisisi,

biaya terkait akuisisi, di luar biaya penerbitan Efek utang dan Efek ekuitas,
periode berjalan, dan akumulasinya untuk masing-masing kombinasi bisnis:

persentase kepentingan ekuitas berhak suara yang diperoleh:

Tidak ada kombinasi bisnis
selama periode berjalan.

Page 68 OCR 0.939
Page 68 of 81

(5)

(6)
7)

(3)

9)

(10)

(1)

(12)

(13)

alasan utama untuk kombinasi bisnis dan penjelasan tentang cara pihak
pengakuisisi memperoleh Pengendalian atas pihak yang diakuisisi,

penjelasan kualitatif tentang faktor yang membentuk goodwill yang diakui:

Nilai Wajar pada saat tanggal akuisisi atas total imbalan yang dialihkan dan Nilai
Wajar tanggal aku! untuk setiap kelompok utama imbalan,

kesepakatan imbalan kontinjensi dan aset indemn kasi

(a) jumlah yang diakui pada tanggal akuisisi,

(b) penjelasan tentang kesepakatan dan dasar penentuan jumlah pembayaran,
dan

(c) estimasi kisaran hasil (tidak didiskonto) atau, jika apabila kisaran tidak
dapat diestimasikan maka fakta dan alasan mengapa kisaran tersebut tidak
dapat diestimasikan. Dalam hal jumlah maksimum pembayaran tidak
terbatas, maka pihak pengakuisisi mengungkapkan fakta tersebut,

Perusahaan harus mengungkapkan piutang yang diperoleh berdasarkan
kelompok utama piutang, misalnya pinjaman yang diberikan, sewa pembiayaan
langsung, dan kelompok piutang lain, yaitu sebagai berikut:

(a) lai Wajar piutang,

(b) jumlah piutang bruto kontraktual, dan

(c) estimasi terbaik pada tanggal akuisisi atas jumlah arus kas kontraktual
yang diperkirakan tidak tertagih,

jumlah yang diakui pada tanggal akuisisi untuk setiap kelompok utama Aset

yang diperoleh dan Liabilitas yang diambil alih,

setiap liabilitas kontinjensi yang diakui pada Nilai Wajar:

(a) uraian mengenai karakteristik kewajiban dan perkiraan saat arus keluar
sumber daya ekonomi terjadi,

(b) indikasi ketidakpastian saat atau jumlah arus keluar tersebut. Dalam hal
diperlukan, Perusahaan harus mengungkapkan asumsi utama yang
mendasari prakiraan peristiwa masa depan, dan

(c) jumlah estimasi penggantian yang akan diterima dengan menyebutkan
jumlah Aset yang telah diakui untuk estimasi penggantian tersebut,

dalam hal liabilitas kontinjensi tidak diakui karena Nilai Wajarnya tidak dapat

diukur secara andal, maka pihak pengakuisisi mengungkapkan:

(a) informasi sebagaimana dimaksud dalam angka 33 huruf b) angka (4)
terkait perikatan dan kontijensi, dan

(b) alasan Liabilitas tidak dapat diukur secara andal,
dalam hal pembelian dengan diskon:

Page 69 OCR 0.950
Page 69 of 81

(14)

(15)

(16) Informasi sebagai beriku

(a) jumlah keuntungan yang diakui dan pos dalam laporan laba rugi
komprehensif dimana keuntungan tersebut diakui: dan

(b) penjelasan tentang alasan transaksi tersebut menghasilkan keuntungan:

setiap kombinasi bisnis dimana pihak pengakuisisi memiliki kurang dari 1006
(seratus perseratus) dari kepentingan ekuitas pihak yang diakuisisi pada
tanggal akuisisi:

(a) jumlah dari kepentingan nonpengendali pada pihak yang diakuisisi, yang
diakui pada tanggal akuisisi dan dasar pengukurannya: dan

(b) teknik penilaian dan input model utama yang digunakan dalam penentuan

lai tersebut, untuk setiap kepentingan nonpengendal pada pihak yang
diakuisisi yang diukur pada Nilai Wajar:

dalam hal suatu kombinasi bisnis yang dilakukan secara bertahap:

(a) Nilai Wajar pada tanggal akuisisi atas kepentingan ekuitas pihak yang
diakuisisi yang dimiliki oleh pihak pengakuisisi segera sebelum tanggal
akuisisi, dan

(b) jumlah keuntungan atau kerugian yang diakui sebagai hasil dari
pengukuran kembali Nilai Wajar dari kepentingan ekuitas pada pihak
yang diakuisisi yang dimiliki oleh pihak pengakui sebelum kombinasi
bisnis dan pos dalam laporan laba rugi komprehensif untuk mengakui
keuntungan atau kerugian tersebut:

(a) jumlah pendapatan dan laba atau rugi dari pihak yang diakuisisi sejak
tanggal akuisisi yang dimasukkan dalam laporan laba rugi komprehensif
pada periode pelaporan: dan

(b) pendapatan dan laba atau rugi dari entitas hasil penggabungan untuk
periode pelaporan berjalan seolah-olah tanggal akuisisi untuk semua
kombinasi bisnis yang terjadi selama tahun berjalan telah diperhitungkan
sejak awal periode pelaporan.

b) Terhadap kombinasi bisnis yang terjadi pada periode sekarang dan periode
sebelumnya, Perusahaan yang menjadi pihak pengakuisisi wajib mengungkapkan

informasi berikut untuk setiap kombinasi bisnis yang material atau secara kolekti

material:

d)

dalam hal akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesai untuk Aset,
bilitas, kepentingan nonpengendali tertentu atau jenis imbalan dan jumlah
yang diakui dalam laporan keuangan kombinasi bisnis sehingga ditentukan
hanya bersifat penyisihan, maka diungkapkan:

(a) alasan akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesai:

Page 70 OCR 0.930
Page 70 of 81

9)

d)

(b) Aset, Liabilitas, kepentingan ekuitas atau jenis imbalan yang akuntansi
awalnya belum selesai dan
(c) sifat dan jumlah dari setiap penyesuaian periode pengukuran yang diakui
selama periode pelaporan
(2) setiap periode pelaporan setelah tanggal akuisisi sampai dengan Perusahaan
mendapatkan, menjual atau kehilangan hak atas aset imbalan kontinjensi, atau
sampai dengan Perusahaan menyelesaikan liabilitas imbalan kontinjensi atau
abilitas tersebut dibatalkan atau lewat waktu, maka diungkapkan:
(a) setiap perubahan dalam jumlah yang diakui, termasuk setiap perbedaan
yang timbul selama penyelesaian,

(b) setiap perubahan dalam kisaran hasil (tidak
perubahan tersebut, dan

skonto) dan alasan

(c) teknik penilaian dan input model utama yang digunakan untuk mengukur
imbalan kontinjensi,

(3) liabilitas kontinjensi yang diakui dalam kombinasi bisnis, jika ada,
4 rekonsiliasi atas nilai tercatat goodwill pada awal dan akhir periode pelaporan,

(5) jumlah dan penjelasan dari setiap keuntungan atau kerugianyang diakui pada
periode pelaporan yang:
(a) terkait dengan aset teridenti ikasi yang diperoleh atau liabilitas yang
diambil-alih dalam kombinasi bisnis pada periode pelaporan berjalan atau
periode pelaporan sebelumnya, dan

(b) ukuran, sifat, atau kejadian relevan yang diungkapkan untuk memahami
laporan keuangan Perusahaan hasi penggabungan,

pernyataan kesesuaian dengan peraturan Bapepam dan LK dalam pelaksanaan
transaksi kombinasi bisnis, dan

Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal berikut secara keseluruhan, sehubungan
dengan perolehan atas entitas anak dan unit bisnis lainnya selama suatu periode:

(4) jumlah harga yang dibayarkan,
2) bagian dari harga yang merupakan Kas dan Setara Kas,

(3) jumlah Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya apabila
Pengendalian diperoleh: dan
Ti jumlah aset dan liabilitas selain Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau

bisnis lainnya apabila Pengendalian diperoleh, di khtisarkan berdasarkan
kategori utamanya.

Page 71 OCR 0.954
Page 71 of 81

27)

Segmen Operasi

Yang harus diungkapkan antara lain :

a) pengungkapan pada level segmen,
(1) informasi umum, yang terdiri dari

(a) faktor-faktor yang digunakan oleh manajemen untuk mengidentifikasi
segmen dilaporkan: dan
(b) jenis produk dan jasa yang menghasilkan pendapatan dari setiap segmen
dilaporkan:
(2) informasi mengenai laba atau rugi segmen, termasuk pendapatan dan beban
tertentu, aset segmen, dan liabilitas segmen dari segmen dilaporkan, serta dasar
pengukurannya:

(3) rekonsiliasi dari total pendapatan segmen, ukuran laba atau rugi segmen
dilaporkan, aset segmen, liabilitas segmen, dan unsur segmen material lainnya
terhadap jumlah yang terkait dalam laporan keuangan Perusahaan:

b) pengungkapan pada level entitas
(1) Informasi produk dan jasa

Pendapatan dari pelanggan eksternal untuk setiap produk dan jasa atau set iap
kelompok produk dan jasa yang serupa.
(2) Informasi wilayah geografis
(a) Pendapatan dari pelanggan eksternal yang diatribusikan kepada:
negara domi Perusahaan: dan
semua negara asing secara total dimana Perusahaan memperoleh
pendapatan. Dalam hal pendapatan dari suatu negara asing secara
Individual jumlahnya material, pendapatan tersebut diungkapkan secara
terpisah, termasuk dasar pengatribusian pendapatannya kepada negara
tersebut secara individual.

(b) Aset tidak lancar selain instrumen keuangan, aset pajak yang ditangguhkan,
aset imbalan pascakerja, dan hak yang terjadi akibat kontrak asuransi yang
berlokasi di:

negara doi i Perusahaan, dan

semua negara asing secara total dimana Perusahaan memiliki aset.
Dalam hal aset dari suatu negara asing secara individual jumlahnya
material, maka aset tersebut diungkapkan secara terpisah.

(3) Informasi pelanggan utama

Tidak berlaku untuk butir:
(b.2), (b.3)

Page 72 OCR 0.947
Page 72 of 81

Dalam hal pendapatan dari transaksi dengan pelanggan eksternal tunggal
mencapai 10Y6 (sepuluh perseratus) atau lebih dari pendapatan konsolidasi,
Perusahaan harus mengungkapkan:

(a) fakta,

(b) total pendapatan dari setiap pelanggan, dan

(c) identitas segmen yang melaporkan pendapatan tersebut.

28)

Operasi yang Dihentikan
a) Yang harus diungkapkan antara lain:

(4) uraian tentang alasan operasi dihentikan,

(2) uraian fakta dan keadaan dai penjualan, atau yang mengarah kepada pelepasan
yang diharapkan, cara, dan waktu pelepasan dari aset dan liabilitas operasi
yang dihentikan: dan

(3) pengaruh dari operasi yang dihentikan terhadap segmen yang dilaporkan dari
aset tidak lancar atau kelompok lepasan disajikan sesuai SAK yang berlaku.

b) Yang harus diungkapkan atas formasi terkait dengan laba (rugi) operasi yang
dihentikan, antara |:

(1) analisa atas jumlah tunggal yang isajikan dalam laporan laba rugi
komprehensif melipu

(a) pendapatan, beban, dan laba atau rugi sebelum pajak dari operasi yang
dihentikan dan beban pajak penghasilan yang terkait, dan

(b) laba atau rugi yang diakui dalam pengukuran ke Nilai Wajar setelah
dikurangi biaya untuk menjual atau pelepasan aset atau kelompok lepasan
yang terkait dengan operasi yang dihentikan dan beban pajak penghasilan
yang terkait:

(2) arus kas neto yang dapat diatribusikan pada aktivitas operasi, investasi dan
pendanaan dari operasi yang dihentikan, dan

(3) jumlah penghasilan dari operasi yang lanjutkan dan operasi yang dihentikan
yang dapat diatribusikan pada pem k entitas induk.

Tidak ada operasi yang
dihentikan selama periode
berjalan.

29)

Instrumen Derivatif selain Derivatif Melekat

a) Perusahaan wajib mengelompokkan instrumen derivatif sesuai dengan tujuannya,
yaitu untuk lindung nilai atau tujuan lainnya (non lindung nilai), seperti untuk tujuan
spekulasi:

b) Perusahaan yang mem atau menerbitkan instrumen derivatif wajib
mengungkapkan untuk setiap kontrak instrumen derivatif dalam kelompok klasifikasi

ndung nilai dan kelompok non lindung nilai

(1) hakikat dan sifat dari transaksi, berupa transaksi berjangka dalam bentuk
valuta, bunga, komoditas atau lain-lain,

(2) pihak lawan transaksi (counterparties),

(3) tanggal jatuh tempo,

ak terdapat transaksi dan
saldo derivatif untuk laporan
keuangan tahunan 2022 dan
2021.

Page 73 OCR 0.931
Page 73 of 81

(4) i keseluruhan kontrak dan Nilai Wajar pada tanggal laporan posisi

keuangan:
(5) beban atau Pendapatan pada periode pelaporan:
(6) pos Aset dan/atau Liabilitas yang dilindung nilai: dan
(7) persyaratan penting lainnya.
Cc) Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Hal-hal yang diperlukan untuk memahami tujuan transaksi derivatif dan strategi
untuk mencapai tujuan tersebut:

(2) Kebijakan manajemen risiko untuk setiap klasifikasi lindung nilai, termasuk
penjelasan mengenai Aset dan/atau Liabilitas dan jenis transaksi yang

nilai, dan
(3) Bagi instrumen yang tidak dimaksudkan sebagai suatu Indung nilai, disebutkan
tujuannya.
30) | Nilai Wajar Instrumen Keuangan
Yang harus diungkapkan untuk setiap kelompok aset keuangan dan liabilitas keuangan
antara lain
a) Nilai Wajar setiap kelompok Aset dan Liabilitas tersebut dengan cara yang
memungkinkan untuk dapat diperbandingkan dengan nilai tercatat dalam laporan posisi
keuangan, dan
b) hierarki, metode, dan asumsi signifikan yang digunakan dalam menentukan Nilai Wajar
n aset keuangan dan liabilitas keuangan.
31) | Dividen
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) jumlah dividen dan dividen per saham yang telah dideklarasikan dan dibayarkan
sebagai distribusi kepada pemilik pada periode pelaporan:
b) jumlah utang dividen untuk: MAA 5
idak berlaku untuk butir (c)
(1) periode pelaporan, dan dan (d).
(2) periode sebelumnya:
C) jumlah dividen dan dividen per saham yang diusulkan atau dideklarasikan setelah
periode pelaporan tetapi sebelum tanggal penyelesaian laporan keuangan dan tidak
diakui sebagai Liabilitas kepada pemilik pada akhir periode pelaporan: dan
d) jumlah dividen preferen kumulatif yang tidak diaku
32) | Bagian Partisipasi dalam Ventura Bersama

Yang harus diungkapkan antara lai

a) jumlah agregat dari liabilitas kontinjensi dengan jumlah liabilitas kontinjensi lainnya
secara terpisah,

Tidak berlaku.

Page 74 OCR 0.912
Page 74 of 81

b) jumlah agregat dari komitmen modal terkait dengan bagian partisipasinya dalam
Ventura Bersama secara terpisah dari komitmen lainnya,

c) daftar dan penjelasan bagian partisipasi dalam Ventura Bersama yang signifikan dan
bagian partisipasi kepemilikan dalam pengendalian bersama entitas, dan

d) dalam hal Ventura Bersama diakui dalam pengendalian bersama entitas, agar
ditambahkan pengungkapan tambahan tentan:
(1) metode yang digunakan untuk mengakui bagian partisipasinya, dan
(2) jumlah agregat setiap aset lancar, aset Jak lancar, liabilitas jangka pendek,

jabilitas jangka panjang, penghasilan dan beban yang terkait dengan bagian
partisipasinya dalam Ventura Bersama.

33

Perikatan dan Kontinjensi
a) Perikatan
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) perikatan yang meliputi

(a) perjanjian sewa, keagenan dan distribusi, bantuan manajemen dan teknis,
royalti, dan lisensi, diungkapkan:

pihak-pihak yang terkait dalam perjanjian,
periode berlakunya perikatan
dasar penentuan kompensasi dan denda,
iv. jumlah beban atau pendapatan pada pet
v.  pembatasan-pembatasan lainnya,

(b) kontrak atau perjanjian yang memerlukan penggunaan dana di masa yang
akan datang, seperti: pembangunan pabrik, perjanjian pembelian, ikatan
untuk investasi, diungkapka

i. pihak-pihak yang terkait dalam perjanjian,
il

de pelaporan, dan

periode berlakunya perikatan,
keseluruhan, mata uang, dan bagian yang telah direalisasi: dan
iv. sanksi-sanksi

. nik

diungkapkan:

ak-pihak yang dijamin dan yang menerima jaminan, yang dipisahkan
antara pihak berelasi dan pihak ketiga untuk pihak yang dijamin,

(b) latar belakang dikeluarkannya jaminan,

(c) periode berlakunya jaminan: dan

(dd) n
(3) fas

(2) pemberian jaminan atau garan'

(3)

jaminan,

-as kredit yang belum digunakan, misalnya fasilitas L/C, cerukan bank, dan

Tidak ada liabilitas
kontijensi selama periode
berjalan.

Tidak berlaku untuk butir:
(a.La.iii), (a.L.a.iv),
(a.La.v), (a.l.b.IV), (2.2),
(a.4), (b.1), (b.2), dan
(b.4).

Page 75 OCR 0.942
Page 75 of 81

b)

(4) uraian mengenai
Kontinjensi
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) perkara atau sengketa hukum,
diungkapkan:
(a) pihak-pihak yang terkait:
(b) jumlah yang diperkarakan:

(c) latar belakang, isi dan status perkaradan pendapat hukum (legal opinion):
dan

(d) dampak keuangan,

(2) Peraturan Pemerintah yang berdampak terhadap Perusahaan, misalnya masalah
ngkungan hidup, diungkapkan uraian singkat tentang peraturan dan estimasi
dampak keuangannya:

(3) kemungkinan liabilitas pajak tambahan:

(a) jenis ketetapan atau tagihan pajak, jenis pajak, tahun pajak serta jumlah
pokok dan denda atau bunganya: dan

(b) sikap Perusahaan terhadap ketetapan atau tagihan pajak (keberatan atau
banding):

(4) peristiwa kontinjensi lainnya, yang diungkapkan antara lain:
(a) karakteristik aset atau liabilitas kontinjensi:
(b) estimasi dari dampak keuangannya:

(c) indikasi tentang ketidakpastian yang terkait dengan jumlah atau waktu arus
keluar sumber daya: dan

(d) kemungkinan penggantian oleh pihak ketiga.

at, jenis, jumlah dan batasan-batasannya.

34)

Khusus Industri Perkebunan
Perkebunan Inti Rakyat dan Plasma

Yang harus diungkapkan antara lain:

)
b)
d
d)
e)

»

Isi perjanjian kerjasama IR/Plasma,

Pihak-pihak yang terkait dalam kerjasama,

Lokasi aset dan jangka waktu pengelolaan:

Hak dan liabilitas dari masing-masing pihak dalam kerjasama:
Ketentuan tentang perbahan perjanjian kerjasama, dan

Isi perubahan perjanjian, jika ada.

Perusahaan tidak termasuk
dalam industri ini.

Page 76 OCR 0.947
Page 76 of 81

35)

Manajemen Risiko Keuangan

a) Perusahaan harus mengungkapkan informasi yang memungl kan para pengguna
laporan keuangan untuk mengevaluasi sifat dan luas risiko yang timbul dari instrumen
keuangan, serta kebijakan dalam pengelolaan risiko, termasuk, namun tidak terbatas
pada risiko sebagai berikut:

(4) risiko kredit, antara lain ikhtisar analisis umur aset keuangan yang belum jatuh
tempo atau tidak mengalami penurunan lai dan yang lewat jatuh tempo pada
akhir periode pelaporan tetapi tidak mengalami penurunan ilai,

(2) risiko likuiditas, antara lain
(a) analisis jatuh tempo untuk bilitas keuangan derivatif dan nonderivatif yang

menunjukkan sisa jatuh tempo kontraktual yang bertujuan untuk
pemahaman terhadap periode arus kas, dan
(b) deskripsi mengenai cara Perusahaan mengelola ko likuiditas,

(3) risiko pasar, antara lain analisis sensitivitas untuk setiap jenis risiko pasar dimana
entitas terdampak pada akhir periode pelaporan, yang menunjukkan dampak
perubahan pada variabel risiko yang relevan pada tanggal tersebut terhadap laba
rugi dan ekuitas, dan

4 iko lainnya yang dimiliki oleh Perusahaan.

Pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) terdiri dari pengungkapan

kualitatif dan pengungkapan kuantitatif untuk setiap jenis risiko yang timbul dari

instrumen keuangan.

b

36)

Khusus Industri Perbankan
a) Rasio Kecukupan Modal (Capital Adeguacy Ratio)
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Rincian perhitungan dan jumlah rasio kecukupan modal pada tanggal laporan
posisi keuangan,

(2) Posisi CAR minimum berdasarkan peraturan Bank Indonesia, dan
(3) Aspek khusus yang mendasari perhitungan CAR.

Perusahaan tidak termasuk
dalam industri ini.

b) Posisi Devisa Neto

Yang harus diungkapkan antara lai

(1) Rincian perhitungan dan posisi devisa neto menurut jenis mata uang pada tanggal
laporan posisi keuangan:

(2) Posisi devisa neto maksimum berdasarkan peraturan Bank Indonesia:
(3) Aspek khusus yang mendasari perhitungan posisi devisa neto.

C) Jaminan Pemerintah terhadap Liabilitas Pembayaran Bank Umum

ngkapkan antara lain dasar hukum yang melandasi jaminan atas dana
bank.

Yang harus
pihak ketiga

Perusahaan tidak termasuk
dalam industri ini.

Perusahaan tidak termasuk
dalam industri ini

Page 77 OCR 0.922
Page 77 of 81

d) Aktivitas Fiduciary

Yang harus diungkapkan antara lain uraian masing-masing aktivitas fiduciaryyang
meliputi jasa kustodian, wali amanat, pengelolaan investasi dan reksadana.

37) | Kuasi-Reorganisasi
Yang harus diungkapkan antara | uraian mengenai kegiatan kuasi-reorganisasi yang
meliputi
a) Jumlah saldo negatif yang dieliminasi dalam laporan posisi keuangan dan jumlah
tersebut disajikan selama tiga tahun berurutan sejak kuasi-reorganisasi:
b) Status going concern perusahaan dan rencana manajemen dan pemegang saham
setelah kuasi-reorganisasi yang menggambarkan prospek usaha di masa mendatani H
1 Men Prosp 9 Tidak berlaku.
c) Penyajian laporan posisi keuangan sebelum, pada saat dan sesudah kuasi:
reorganisasij
d) cian dari jumlah yang membentuk akun selisih penilaian Aset dan liabilitas sebelum
igunakan untuk mengeliminasi defisit: dan
@) Keterangan tentang tanggal terjadinya kuasi-reorganisasi pada akun saldo laba dalam
laporan posisi keuangan untuk jangka waktu 10 tahun ke depan sejak kuasi-
reorganisasi.
38) | Pengelolaan Modal
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) informasi kualitatif tentang tujuan, kebijakan, dan proses Perusahaan dalam mengelola
permodalannya, termasuk:
(1) deskripsi tentang bagian yang dikelola sebagai modal:
(2) sifat persyaratan dan implementasinya dalam hal Perusahaan diharuskan untuk Terdapat dalam catatan
memenuhi persyaratan permodalan yang disyaratkan oleh pihak eksternal: dan manajemen resiko
3 P haan m — dal lola permodalannya: permodalan (Catatan 33).
(3)cara Perusahai emenuhi tujuannya dalam mengelola pei lalannya, Tidak berlaku untuk bu
b) ringkasan data kuantitatif tentang bagian yang dikelola sebagai modal: (a.2), (c), (d), dan (e).
C) setiap perubahan pada angka a) dan angka b) dari periode sebelumnya:
d) pernyataan atas kepatuhan terhadap setiap persyaratan permodalan dari pihak
eksternal (jika ada): dan
€) konsekuensi dari ketidakpatuhan persyaratan permodalan dari pihak eksternal, apabila
terjadi ketidakpatuhan.
39) | Transaksi Nonkas

Yang harus diungkapkan antara lain :

Transaksi pada aktivitas investasi dan pendanaan yang tidak memerlukan penggunaan Kas
dan Setara Kas yang tidak termasuk dalam laporan arus kas.

Page 78 OCR 0.936
Page 78 of 81

Transaksi tersebut antara lain berupa perolehan Aset secara kredit atau sewa pembiayaan,
penerbitan saham, dan konversi utang menjadi modal.

40) | Pembayaran Berbasis Saham
Yang harus ngkapkan antara lain :
a) rincian jumlah Liabilitas atas pembayaran berbasis saham baik untuk jangka pendek
ataupun jangka panjani
b) penjelasan mengenai setiap jenis perjanjian pembayaran berbasis saham yang ada
pada suatu periode, termasuk syarat dan ketentuan umum setiap perjanjian, seperti
kondisi vesting, jangka waktu maksimum atas opsi yang diberikan, dan metode
penyelesaian:
c) jumlah dan rata-rata tertimbang harga eksekusi opsi saham untuk setiap kelompok
opsi saham:
d) untuk opsi saham yang diekseku: selama periode, rata-rata tertimbang harga saham
pada tanggal eksekusi atau selama periode pelaporan,
&) kisaran harga eksekusi dan rata-rata tertimbang sisa umur kontrak untuk opsi saham Tidak berlaku.
yang beredar pada akhir periode,
) penentuan Nilai Wajar dengan mengungkapkan paling kurang hal-hal sebagi
berikut:
(1) opsi yang diberikan selama suatu periode, rata-rata tertimbang Nilai Wajar
opsi tersebut pada tanggal pengukuran dan informasi tentang bagaimana Nila
Wajar tersebut diukur, dan
(2) jumlah dan rata-rata tertimbang nilai wajar instrumen ekuitas tersebut pada
tanggal pengukuran, dan informasi tentang pengukuran N Wajar tersebut
untuk instrumen ekuitas lain yang diberikan selama suatu periode (yaitu selain
opsi saham),
g) dampak transaksi pembayaran berbasis saham terhadap laba rugi Perusahaan dalam
suatu periode dan terhadap posisi keuangannya.
41) | Khusus Industri Asuransi
a) Analisis kekayaan dan Perhitungan Batas Tingkat Solvabilitas
Yang harus diungkapkan antara lain :
Ga Perusahaan tidak termasuk
(2) Perhitungan batas tingkat solvabilitas, dalam industri ini.
(3) Batas tingkat solvabilitas yang harus dipenuhi,
(4) Tingkat solvabilitas yang dicapai perusahaan per tanggal pelaporan, dan
(5) Jumlah investasi yang diperkenankan dalam peri itungan solvabilitas.
42) | Aset Liabilitas dan Hasil Usaha Program Asuransi Syariah Tidak berlaku.

Page 79 OCR 0.940
Page 79 of 81

Hal-hal yang harus diungkapkan:

a) Ijin Menteri Keuangan atas pendirian unit Asuransi Syariah:
b) Jenis Akad Asuransi Syariah,
c) Rincian Aset, Liabilitas, Pendapatan, Beban, dan Laba Usaha U
dan
d) Zakat.
43) | Informasi Penting Lainnya
Yang harus diungkapkan antara lain sifat, jenis, jumlah dan dampak dari
a) Kontrak reasuransi,
b) Perjanjian penting dan ikatan lainnya:
Cc) Rasio keuangan penting,
d) Pendapatan, beban dan hasil underwriting: dan
e) Peristiwa atau keadaan yang mempengaruhi kinerja atau kelangsungan hidup
perusahaan.
44) | Khusus Industri Kehutanan :
a) n volume penjualan kayu bulat (jenis kayu):
b) Pemenuhan liabilitas terhadap negara seperti DR, IHH, BPPHH, IHPH dan iuran wajib
lainnya,
Cc) Realisasi kegiatan dan biaya yang berhubungan dengan pelaksanaan penanaman
kembali hutan alam (TPTI, pembinaan dan perlindungan hutan, penanaman tanah Perusahaan tidak termasuk
kosong dan usaha lainnya untuk kelestarian alam): dalam industri
d) Realisasi jenis kegiatan sehubungan pelaksanaan Bina desa hutan dan biayanya:
e) Khusus HTI, diungkapkan realisasi anggaran dan penanaman pada periode berjalan
dan akumulasinya: dan
f) Sehubungan dengan pembangunan sarana dan prasarana :
(1) Realisasi pembangunan jalan dan jembatan serta pemeliharaannya: dan
(2) Jenis jalan yang dibangun pada periode berjalan dan akumulasinya.
45) | Peristiwa Setelah Periode Pelaporan

Yang harus diungkapkan antara lai

a)

dalam hal Perusahaan menerima informasi setelah periode pelaporan tentang kondi:
yang ada pada akhir periode pelaporan, maka Perusahaan memutakhirkan
pengungkapan kondisi tersebut sesuai dengan informasi terkini: dan

contoh peristiwa setelah periode pelaporan yang mensyaratkan entitas untuk

menyesuaikan jumlah yang diakui dalam laporan keuangannya, atau untuk mengakui

peristiwa yang sebelumnya tidak diakui

Tidak ada peristiwa setelah
periode pelaporan.

Page 80 OCR 0.942
Page 80 of 81

b) dalam hal terdapat peristiwa nonpenyesuai yang material setelah periode pelaporan,
maka Perusahaan mengungkapkan uraian peristiwa, misalny:

(1) tanggal terjadinya,

(2) sifat peristiwa, dan

(3) estimasi atas dampak keuangan, atau pernyataan dan alasan bahwa estimasi
tersebut tidak dapat dibuat.

46)

Perkembangan Terakhir Standar Akuntansi Keuangan dan Peraturan yang Terkait
dengan Aktivitas Perusahaan

Dalam hal Perusahaan belum menerapkan suatu SAK dan/atau peraturan yang terkai
dengan aktivitas Perusahaan, yang telah diterbitkan tetapi belum efektif berlaku, Yang
ngkapkan antara lain:

a) judul SAK dan jenis peraturan baru tersebul,
b) sifat dari perubahan yang belum berlaku efektif atau perubahan kebijakan akuntansi,
c) tanggal penerapan SAK dan peraturan baru tersebut disyaratkan dan

d) pembahasan mengenai dampak penerapan awal SAK dan peraturan baru atas laporan
keuangan atau pernyataan manajemen bahwa dampak tersebut tidak dapat diketahui
atau diestimasi secara wajar.

Amandemen atas PSAK yang
telah terbit namun belum
berlaku efektif untuk laporan
keuangan tahunan 2022
dinilai tidak berdampak
material atau tidak relevan
dengan transaksi Perseroan.

47)

Reklasifikasi

a) Dalam hal Perusahaan mengubah penyajian atau pengklasifikasian pos-pos dalam
laporan keuangan, maka Perusahaan harus mengungkapkan antara lain:

(1) sifat reklasifikasi,

(2) jumlah masing-masing pos atau gabungan beberapa pos yang direklasifikasi,
dan

(3) alasan rekla:

kasi.

b) Dalam hal: reklasifikasi jumlah komparatif tidak praktis untuk
Perusahaan harus mengungkapkan:
(1) alasan tidak mereklasifikasi jumlah tersebut, dan
(2) sifat penyesuaian yang akan dilakukan jika jumlah tersebut direklasifikasi.

akukan, maka

Tidak berlaku.

48)

Hibah Pemerintah

Setiap Hibah Pemerintah yang diterima, Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal sebagai
berikut:

a) sifat dan luas Hibah Pemerintah yang diakui dalam laporan keuangan dan indikasi
bentuk lain dari bantuan pemerintah: dan

b) kondisi yang belum terpenuhi dan kontinjensi lain yang melekat atas bantuan
pemerintah yang telah diakui.

Tidak berlaku.

Page 81 OCR 0.946
Page 81 of 81

49) | Rekonsiliasi antara SAK dengan Standar Akuntansi di Negara Lain

a) Ketentuan ini berlaku bagi Perusahaan yang menyusun laporan keuangan dengan
menggunakan standar akuntansi selain SAK untuk memenuhi persyaratan otoritas
pasar modal di negara lain atau dalam rangka penawaran Efek di negara lain.

b) Yang harus diungkapkan antara lai

(1) ringkasan perbedaan SAK dengan standar akuntansi di negara lain,
(2) rekonsiliasi pos-pos yang berbeda untuk laporan posisi keuangan beserta v Tidak berlaku.
penjelasannya, dan
(3) rekonsiliasi pos-pos yang berbeda untuk laporan laba rugi komprehensif
beserta penjelasannya.
c) Dalam hal Perusahaan dipersyaratkan oleh otoritas pasar modal di negara lain untuk

melakukan pengungkapan tambahan mengikuti ketentuan yang berlaku di negara
tersebut, maka pengungkapan tersebut wajib ditambahkan dalam laporan keuangan.

50) | Informasi Penting Lainnya

Yang harus diungkapkan antara lain sifat, jenis, jumlah dan dampak dari peristiwa atau v
keadaan tertentu yang mempengaruhi kinerja perusahaan, seperti peristiwa/keadaan yang
mempengaruhi kelangsungan hidup perusahaan.

Tidak berlaku.

Tangerang, 24 April 2024 Mengetahui,

vek Agarwal Padwestiana Kristanti
Direktur yang membawahi bidang Akuntan untuk tahun buku terakhir
akuntansi dan keuangan

Page 82

          

File

File Open PDF
Source IDX
Size4.81 MB
Published24 Apr 2024
Pages82
Characters154,369
Text sourceOCR
OCR confidence0.939

Names mentioned 11 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org Unilever Indonesia Tbk p.1 ×2
possible person Budi Susanto p.1 ×3
unresolved org Siddharta Widjaja p.1 ×3
unresolved org Siddharta Widjaja & Rekan p.1
unresolved org Bapepam-LK p.3 ×2
unresolved org Menteri Keuangan p.5 ×2
unresolved org Bank Indonesia p.11 ×12
unresolved org Bank Indonesi p.20
unresolved org Direktorat Jenderal Pajak p.36
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia p.54
unresolved org Bapepam p.70 ×2

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 6

FinancialStatement-2024-I-UNVR.xlsx done
inlineXBRL.zip done
↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result