Back to announcement
20240416_DGNS_Tanggapan atas Permintaan Penjelasan Bursa_31626668_lamp2.pdf
Other Text extracted DGNSSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 21
Page 1
Kusnanto & rekan Independent Business Appraisers License : 2.19.0162 Indonesia
Page 2
No. : 00040/2.0162-00/BS/10/0153/1/IV/2024 8 April 2024
Kepada Yth.
PT DIAGNOS LABORATORIUM UTAMA Tbk
Gedung Graha Anam
Jl. Teuku Cik Ditiro No. 11 A – C
Gondangdia, Menteng
Jakarta Pusat 10350
U.p. : Direksi
Hal : Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi
Dengan hormat,
Pada tanggal 13 Maret 2024, PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk (selanjutnya disebut
“Perseroan”) dan para pemegang saham Asa Ren Pte. Ltd. (selanjutnya disebut “Investor”)
telah menandatangani Investment Agreement (selanjutnya disebut “IA”), dimana Perseroan
merencanakan untuk melakukan akuisisi atas 3.926.750 saham atau setara dengan 97,96%
saham Asa Ren Pte. Ltd. (selanjutnya disebut “ARSG”) dari Investor dengan nilai transaksi
sebesar USD 24,10 juta dengan rincian sebagai berikut:
• Perseroan merencanakan untuk melakukan pembelian atas 392.674 saham atau setara
dengan 9,80% saham ARSG dari Investor dengan nilai transaksi sebesar USD 2,41 juta
(selanjutnya disebut “Rencana Pembelian Saham”); dan
• Perseroan merencanakan untuk melakukan akuisisi atas 3.534.076 saham atau setara
dengan 88,17% saham ARSG (selanjutnya disebut “Saham ARSG”) dari Investor
dengan nilai transaksi sebesar USD 21,69 juta (selanjutnya disebut “Rencana
Akuisisi”).
Sehubungan dengan Rencana Akuisisi tersebut, Perseroan merencanakan untuk melakukan
penawaran umum terbatas dengan hak memesan efek terlebih dahulu atas saham dalam
portepel Perseroan sebagaimana diatur dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan
No. 14/POJK.04/2019 tanggal 30 April 2019 tentang “Perubahan atas Peraturan Otoritas
Jasa Keuangan Nomor 32/POJK.04/2015 tentang Penambahan Modal Perusahaan Terbuka
Dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu” (selanjutnya disebut
“POJK 14/2019”), dimana dalam rangka pelaksanaan Rencana Akuisisi, Investor setuju
mengikatkan diri untuk mengalihkan Saham ARSG kepada Perseroan sebesar
USD 21,69 juta, yang akan diperhitungkan sebagai penyetoran modal oleh Perseroan dalam
bentuk lain selain uang (inbreng) (selanjutnya disebut “Rencana PMDHMETD”).
Page 3
Berdasarkan keterangan yang diperoleh dari manajemen Perseroan, Rencana Pembelian
Saham, Rencana Akuisisi, dan Rencana PMDHMETD merupakan satu kesatuan transaksi
yang tidak dapat dipisahkan satu dengan yang lainnya dan selanjutnya secara
bersama-sama disebut “Rencana Transaksi”.
Sehubungan dengan Rencana Transaksi tersebut, manajemen Perseroan telah menunjuk
Kantor Jasa Penilai Publik (selanjutnya disebut “KJPP”) Kusnanto & rekan (selanjutnya
disebut “KR” atau “kami”) untuk memberikan pendapat sebagai penilai independen atas
kewajaran Rencana Transaksi sesuai dengan surat penugasan No. KR/240115-001 tanggal
15 Januari 2024 yang telah disetujui oleh manajemen Perseroan. Selanjutnya, kami sebagai
KJPP resmi berdasarkan Keputusan Menteri Keuangan No. 2.19.0162 tanggal 15 Juli 2019
dan terdaftar sebagai kantor jasa profesi penunjang pasar modal di Otoritas Jasa Keuangan
(selanjutnya disebut “OJK”) dengan Surat Tanda Terdaftar Profesi Penunjang Pasar Modal
dari OJK No. STTD.PB-01/PJ-1/PM.223/2023 (penilai bisnis), menyampaikan pendapat
kewajaran (fairness opinion) (selanjutnya disebut “Pendapat Kewajaran”) atas Rencana
Transaksi.
Sebelumnya, kami telah menyusun dan menerbitkan laporan pendapat kewajaran atas
Rencana Transaksi dengan No. 00020/2.0162-00/BS/10/0153/1/III/2024 tanggal
13 Maret 2024. Namun demikian, sehubungan dengan adanya penyesuaian dan
pengungkapan yang masih perlu ditambahkan ke dalam laporan pendapat kewajaran atas
Rencana Transaksi, maka dengan ini, kami menerbitkan laporan pendapat kewajaran atas
Rencana Transaksi. Perubahan-perubahan tersebut antara lain adalah sebagai berikut:
• Penambahan pengungkapan pada analisis kualitatif atas rencana transaksi;
• Penambahan pengungkapan pada analisis kuantitatif atas rencana transaksi;
• Perubahan laporan penilaian 100,00% saham Perseroan per 31 Desember 2023 yang
disusun oleh KJPP KR dari sebelumnya No. 00017/2.0162-00/BS/10/0153/1/III/2024
tanggal 8 Maret 2024 menjadi No. 00034/2.0162-00/BS/10/0153/1/IV/2024 tanggal
3 April 2024; dan
• Perubahan laporan penilaian 97,96% saham ARSG per 31 Desember 2023 yang
disusun oleh KJPP KR dari sebelumnya No. 00018/2.0162-00/BS/10/0153/1/III/2024
tanggal 8 Maret 2024 menjadi No. 00035/2.0162-00/BS/10/0153/1/IV/2024 tanggal
3 April 2024.
Perubahan-perubahan tersebut tidak mengubah kesimpulan laporan pendapat kewajaran
atas Rencana Transaksi.
2
Page 4
Selanjutnya, kami telah menyusun dan menerbitkan laporan pendapat kewajaran atas
Rencana Transaksi dengan No. 00036/2.0162-00/BS/10/0153/1/III/2024 tanggal
3 April 2024. Namun demikian, sehubungan dengan adanya penyesuaian yang masih perlu
ditambahkan ke dalam laporan pendapat kewajaran atas Rencana Transaksi, maka dengan
ini, kami menerbitkan laporan pendapat kewajaran atas Rencana Transaksi.
Perubahan-perubahan tersebut antara lain adalah sebagai berikut:
• Penyesuaian pengungkapan pada analisis kuantitatif atas Rencana Transaksi;
• Penyesuaian pengungkapan pada analisis atas kewajaran Rencana Transaksi; dan
• Perubahan laporan penilaian 100,00% saham Perseroan per 31 Desember 2023 yang
disusun oleh KJPP KR dari sebelumnya No. 00034/2.0162-00/BS/10/0153/1/IV/2024
tanggal 3 April 2024 menjadi No. 00039/2.0162-00/BS/10/0153/1/IV/2024 tanggal
8 April 2024.
Perubahan-perubahan tersebut tidak mengubah kesimpulan laporan pendapat kewajaran
atas Rencana Transaksi.
ALASAN DAN LATAR BELAKANG RENCANA TRANSAKSI
Perseroan merupakan suatu perseroan terbatas berstatus perusahaan terbuka (publicly-held
company), didirikan dan menjalankan kegiatan usahanya di Indonesia. Ruang lingkup
kegiatan usaha Perseroan adalah bergerak dalam menyediakan pelayanan penunjang
kesehatan, seperti laboratorium kesehatan, pusat gambar diagnosa lainnya, laboratorium
pemeriksaan darah, gudang farmasi, bank mata, bank darah, bank sperma, bank
transplantasi organ, dan pelayanan penunjang medik lainnya serta sejak Juli 2022,
Perseroan juga bergerak dalam menyediakan aktivitas klinik swasta. Perseroan berdomisili
di Gedung Graha Anam, Jalan Teuku Cik Ditiro Nomor 11 A – C, Gondangdia, Menteng,
Jakarta Pusat 10350, dengan nomor telepon: (021) 1500 358 dan
email: info@diagnos.co.id.
ARSG merupakan suatu perseroan terbatas berstatus perusahaan tertutup (privately-held
company), didirikan dan menjalankan kegiatan usahanya di Singapura. Ruang lingkup
kegiatan usaha ARSG adalah bergerak dalam bidang penelitian dan pengembangan
eksperimental pada bioteknologi, kehidupan dan ilmu kedokteran. Berdasarkan keterangan
yang diperoleh dari manajemen Perseroan, pada tanggal 31 Desember 2023, ARSG
memiliki penyertaan saham pada PT Asa Ren Global Nusantara (selanjutnya disebut
“ARGN”) dengan kepemilikan sebesar 99,99%.
3
Page 5
ARGN merupakan suatu perseroan terbatas berstatus perusahaan tertutup (privately-held
company), didirikan dan menjalankan kegiatan usahanya di Indonesia. Ruang lingkup
kegiatan usaha ARGN adalah bergerak dalam bidang informasi dan komunikasi, aktivitas
profesional, ilmiah dan teknis, dan kesehatan manusia dan aktivitas sosial.
Dalam upaya mengembangkan bisnis dan meningkatkan layanan Perseroan kepada
masyarakat, Perseroan telah mengidentifikasi peluang signifikan untuk memperluas pasar
dan peluang bisnis Perseroan. Saat ini, Perseroan telah berhasil menghasilkan pendapatan
substansial, baik dari pelanggan setia di bawah Grup Bundamedik maupun dari institusi
kesehatan atau rumah sakit lain yang bekerja sama erat dengan Perseroan. Dengan
melayani lebih dari 6.000 pasien setiap minggunya melalui operasi offline Perseroan yang
tersebar di 28 laboratorium di 10 kota berbeda, Perseroan menyadari bahwa integrasi
teknologi ke dalam layanan Perseroan adalah kunci untuk memperluas jangkauan layanan
Perseroan dan memperbesar ukuran pasar Perseroan.
Sejalan dengan strategi bisnis Perseroan dalam upayanya untuk terus meningkatkan kinerja
keuangannya, Perseroan memandang fasilitas pemeriksaan genetik merupakan salah satu
bagian yang memiliki peran penting dalam memperkuat ekosistem layanan penunjang
kesehatan yang dimiliki Perseroan. Perseroan berpandangan bahwa ARSG merupakan
mitra teknologi yang sempurna bagi Perseroan. Perseroan percaya pada apa yang saat ini
sedang dilakukan ARSG, yaitu menggunakan data genetik Indonesia untuk merevolusi
industri kesehatan dan dapat menumbuhkan layanan-layanan produk dan jasa yang dimiliki
Perseroan. Dalam hal ini, Perseroan merencanakan untuk melakukan Rencana Transaksi,
dimana Perseroan berharap Rencana Transaksi tersebut dapat meningkatkan sinergi
Perseroan dan ARSG sehubungan dengan fokus kendali yang akan diperoleh Perseroan
terhadap ARSG dan memperkuat kelangsungan usaha Perseroan pada masa yang akan
datang.
Dengan melakukan Rencana Transaksi, kerjasama antara Perseroan dan ARSG akan
memungkinkan penggunaan sumber daya-sumber daya secara bersamaan, dimana dapat
membantu proses bisnis dalam pemanfaatan sumber daya sehingga dapat mengoptimalkan
biaya operasional Perseroan. Perseroan dan ARSG memiliki kapabilitas bisnis yang
berbeda, namun akan saling melengkapi kelemahan dan kekuatan masing-masing,
sehingga menciptakan efisiensi biaya yang mana berguna untuk mendukung
pengembangan bisnis Perseroan bisnis di masa depan.
Selanjutnya, manajemen Perseroan berkeyakinan bahwa Rencana Transaksi sejalan
dengan tujuan bersama untuk menciptakan perusahaan pelayanan penunjang kesehatan
yang lebih terintegrasi dan memperluas pangsa pasar Perseroan dan ARSG secara
konsolidasian serta menciptakan sinergi perusahaan yang lebih kuat dan lebih mampu
bersaing dengan perusahaan sejenis lainnya sehingga diharapkan dapat memberikan
kontribusi positif terhadap kinerja keuangan konsolidasian Perseroan yang pada akhirnya
memberikan nilai tambah bagi seluruh pemegang saham Perseroan.
Setelah Rencana Transaksi menjadi efektif, Perseroan memiliki potensi nilai tambah yang
dihasilkan dengan mengkonsolidasikan kinerja keuangan ARSG terhadap laporan keuangan
konsolidasian Perseroan yang diharapkan dapat meningkatkan struktur kapital dan
kapitalisasi pasar Perseroan di masa yang akan datang.
4
Page 6
Alasan dilakukannya Rencana Transaksi adalah sebagai berikut:
• Rencana Transaksi memberikan peluang bagi Perseroan untuk memperkuat
keseimbangan model bisnisnya agar mampu memberikan pelayanan yang tepat dan
optimal kepada para pasien yang ingin melakukan pengecekan terhadap kesehatan
dengan akurat. Saat ini, Perseroan memiliki Diagnos Genomics yang dapat memberikan
fasilitas pemeriksaan genetik yang digunakan untuk mendeteksi dan mengidentifikasi
perubahan genetik dan kromosom. Selain memberikan dukungan pelayanan terhadap
pasien, Perseroan tetap berupaya mengoptimalkan perolehan pendapatan dari bisnis
utama Perseroan. Untuk itu, dibutuhkan fleksibilitas, adaptasi, dan respon yang tangkas
dalam mengelola seluruh kegiatan usaha secara seimbang agar mampu meningkatkan
kinerja pendapatan Perseroan.
• Sejalan dengan strategi bisnis Perseroan dalam upayanya untuk terus meningkatkan
kinerja keuangannya, Perseroan memandang fasilitas pemeriksaan genetik merupakan
salah satu bagian yang memiliki peran penting dalam memperkuat ekosistem layanan
penunjang kesehatan yang dimiliki Perseroan. Perseroan berpandangan bahwa ARSG
merupakan mitra teknologi yang sempurna bagi Perseroan. Perseroan percaya pada
apa yang saat ini sedang dilakukan ARSG, yaitu menggunakan data genetik Indonesia
untuk merevolusi industri kesehatan dan dapat menumbuhkan layanan-layanan produk
dan jasa yang dimiliki Perseroan. Dalam hal ini, Perseroan merencanakan untuk
melakukan Rencana Transaksi, dimana Perseroan berharap Rencana Transaksi
tersebut dapat meningkatkan sinergi Perseroan dan ARSG sehubungan dengan fokus
kendali yang akan diperoleh Perseroan terhadap ARSG dan memperkuat kelangsungan
usaha Perseroan pada masa yang akan datang.
• Dengan melakukan Rencana Transaksi, kerjasama antara Perseroan dan ARSG akan
memungkinkan penggunaan sumber daya-sumber daya secara bersamaan, dimana
dapat membantu proses bisnis dalam pemanfaatan sumber daya sehingga dapat
mengoptimalkan biaya operasional Perseroan. Perseroan dan ARSG memiliki
kapabilitas bisnis yang berbeda, namun akan saling melengkapi kelemahan dan
kekuatan masing-masing, sehingga menciptakan efisiensi biaya yang mana berguna
untuk mendukung pengembangan bisnis Perseroan bisnis di masa depan.
• Manajemen Perseroan berkeyakinan bahwa Rencana Transaksi sejalan dengan tujuan
bersama untuk menciptakan perusahaan pelayanan penunjang kesehatan yang lebih
terintegrasi dan memperluas pangsa pasar Perseroan dan ARSG secara konsolidasian
serta menciptakan sinergi perusahaan yang lebih kuat dan lebih mampu bersaing
dengan perusahaan sejenis lainnya sehingga diharapkan dapat memberikan kontribusi
positif terhadap kinerja keuangan konsolidasian Perseroan yang pada akhirnya
memberikan nilai tambah bagi seluruh pemegang saham Perseroan.
• Rencana Transaksi merupakan salah satu strategi Perseroan dalam melakukan
pengembangan portofolio bisnis yang akan didapat Perseroan melalui pertumbuhan
anorganik, yaitu dengan melakukan akuisisi atas Saham ARSG dan menjalankan
Rencana PMDHMETD dengan skema penyetoran modal dalam bentuk lain selain uang
(inbreng) yang diyakini akan memberikan kemudahan atas perolehan sumber
pendanaan, efisiensi atas biaya transaksi dan waktu.
5
Page 7
• Setelah Rencana Transaksi menjadi efektif, Perseroan memiliki potensi nilai tambah
yang dihasilkan dengan mengkonsolidasikan kinerja keuangan ARSG terhadap laporan
keuangan konsolidasian Perseroan yang diharapkan dapat meningkatkan struktur kapital
dan kapitalisasi pasar Perseroan di masa yang akan datang.
Berdasarkan keterangan yang diperoleh dari manajemen Perseroan, Rencana Transaksi
bukan merupakan transaksi afiliasi sebagaimana diatur dalam Peraturan OJK
No. 42/POJK.04/2020 tanggal 1 Juli 2020 tentang “Transaksi Afiliasi dan Transaksi Benturan
Kepentingan”.
Selanjutnya, berdasarkan laporan keuangan konsolidasian Perseroan untuk tahun yang
berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik
(selanjutnya disebut “KAP”) Tanubrata, Sutanto, Fahmi, Bambang & Rekan (selanjutnya
disebut “TSFBR”), jumlah ekuitas Perseroan adalah sebesar Rp 195,59 miliar. Selanjutnya,
berdasarkan IA, nilai transaksi atas Rencana Transaksi tersebut adalah sebesar
SGD 24,10 juta atau setara dengan Rp 371,53 miliar dengan menggunakan kurs tengah
Bank Indonesia sebesar Rp 15.416 per USD.
Dengan demikian, jumlah nilai transaksi dari Rencana Transaksi tersebut mencerminkan
189,95% ekuitas Perseroan per tanggal 31 Desember 2023 sehingga berdasarkan
keterangan yang diperoleh dari manajemen Perseroan, Rencana Transaksi merupakan
transaksi material, sehingga Perseroan harus memenuhi Peraturan OJK
No. 17/POJK.04/2020 tanggal 20 April 2020 tentang “Transaksi Material dan Perubahan
Kegiatan Usaha” (selanjutnya disebut “POJK 17/2020”).
Berdasarkan POJK 14/2019 pasal 9 butir (2).b., “Dalam hal penyetoran atas saham
dilakukan dalam bentuk lain selain uang, penyetoran dengan bentuk lain selain uang
dimaksud wajib memenuhi ketentuan menggunakan Penilai untuk menentukan nilai wajar
dari bentuk lain selain uang yang digunakan sebagai penyetoran dan kewajaran transaksi
penyetoran atas saham dalam bentuk lain selain uang.
Untuk transaksi yang tergolong dalam kategori transaksi material dan penyetoran atas
saham dalam bentuk lain selain uang, POJK 17/2020 dan POJK 14/2019 mensyaratkan
adanya laporan pendapat kewajaran atas transaksi tersebut, yang disiapkan oleh penilai
independen.
Dengan demikian, dalam rangka pelaksanaan Rencana Transaksi tersebut, maka Perseroan
menunjuk penilai independen, KR untuk memberikan Pendapat Kewajaran atas Rencana
Transaksi.
Selanjutnya, Pendapat Kewajaran ini hanya dapat digunakan sehubungan dengan Rencana
Transaksi dan tidak dapat digunakan untuk kepentingan lainnya. Pendapat Kewajaran ini
juga tidak dimaksudkan untuk memberikan rekomendasi untuk menyetujui atau tidak
menyetujui Rencana Transaksi atau mengambil tindakan tertentu atas Rencana Transaksi.
6
Page 8
OBJEK TRANSAKSI PENDAPAT KEWAJARAN
Objek transaksi dalam Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi adalah sebagai
berikut:
• Transaksi dimana Perseroan merencanakan untuk melakukan pembelian atas
392.674 saham atau setara dengan 9,80% saham ARSG dari Investor dengan nilai
transaksi sebesar USD 2,41 juta sehubungan dengan Rencana Pembelian Saham.
• Transaksi dimana Perseroan merencanakan untuk melakukan akuisisi atas
3.534.076 saham atau setara dengan 88,17% saham ARSG dari Investor dengan nilai
transaksi sebesar USD 21,69 juta sehubungan dengan Rencana Akuisisi.
• Transaksi dimana Perseroan merencanakan untuk melakukan penambahan modal
dengan memberikan hak memesan efek terlebih dahulu sesuai dengan POJK 14/2019,
dimana dalam rangka pelaksanaan Rencana Akuisisi, Investor setuju mengikatkan diri
untuk mengalihkan Saham ARSG kepada Perseroan sebesar USD 21,69 juta, yang
akan diperhitungkan sebagai penyetoran modal oleh Perseroan dalam bentuk lain selain
uang (inbreng) sehubungan dengan Rencana PMDHMETD.
MAKSUD DAN TUJUAN PENDAPAT KEWAJARAN
Maksud dan tujuan penyusunan laporan pendapat kewajaran atas Rencana Transaksi
adalah untuk memberikan gambaran kepada Direksi Perseroan mengenai kewajaran
Rencana Transaksi dari aspek keuangan dan untuk memenuhi ketentuan yang berlaku,
yaitu POJK 17/2020 dan POJK 14.2019.
Pendapat Kewajaran ini disusun dengan memenuhi ketentuan-ketentuan dalam Peraturan
OJK No. 35/POJK.04/2020 tentang “Penilaian dan Penyajian Laporan Penilaian Bisnis di
Pasar Modal” tanggal 25 Mei 2020 (selanjutnya disebut “POJK 35/2020”) serta Standar
Penilaian Indonesia (selanjutnya disebut “SPI”) 2018.
TANGGAL PENDAPAT KEWAJARAN
Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi dalam Laporan Pendapat Kewajaran
diperhitungkan pada tanggal 31 Desember 2023. Tanggal ini dipilih atas dasar
pertimbangan kepentingan dan tujuan analisis Pendapat Kewajaran atas Rencana
Transaksi.
JENIS LAPORAN
Jenis Laporan Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi ini merupakan laporan terinci.
7
Page 9
DATA DAN INFORMASI YANG DIGUNAKAN
Dalam menyusun Pendapat Kewajaran ini, kami telah menelaah, mempertimbangkan,
mengacu, atau melaksanakan prosedur atas data dan informasi, antara lain sebagai berikut:
1. Keterbukaan Informasi sehubungan dengan Rencana Transaksi yang disusun oleh
manajemen Perseroan;
2. Laporan keuangan Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal
31 Desember 2023 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik (selanjutnya disebut
“KAP”) Tanubrata Sutanto Fahmi Bambang & Rekan (selanjutnya diqsebut “TSFBR”)
sebagaimana tertuang dalam laporannya No. 00008/3.0423/AU.1/10/1042-2/1/III/2024
tanggal 27 Februari 2023 dengan pendapat wajar tanpa pengecualian;
3. Laporan keuangan Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal
31 Desember 2022 yang telah diaudit oleh KAP TSFBR sebagaimana tertuang dalam
laporannya No. 00030/3.0423/AU.1/10/1836-1/1/III/2023 tanggal 29 Maret 2023 dengan
pendapat wajar tanpa pengecualian;
4. Laporan keuangan Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal
31 Desember 2021 yang telah diaudit oleh KAP TSFBR sebagaimana tertuang dalam
laporannya No. 00032/3.0423/AU.1/10/1042-1/1/III/2022 tanggal 28 Maret 2022 dengan
pendapat wajar tanpa pengecualian dengan hal lain;
5. Laporan keuangan Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal
31 Desember 2020 yang telah diaudit oleh KAP Kosasih, Nurdiyaman, Mulyadi, Tjahjo &
Rekan (selanjutnya disebut “KNMTR”) sebagaimana tertuang dalam laporannya
No. 00158/2.1051/AU.1/10/0518-1/1/III/2021 tanggal 22 Maret 2021 dengan pendapat
wajar tanpa pengecualian;
6. Laporan keuangan Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal
31 Desember 2019 sebagaimana tertuang dalam laporan keuangan Perseroan untuk
tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020 yang telah
diaudit oleh KAP KNMTR sebagaimana tertuang dalam laporannya
No. 00158/2.1051/AU.1/10/0518-1/1/III/2021 tanggal 22 Maret 2021 dengan pendapat
wajar tanpa pengecualian;
7. Laporan keuangan konsolidasian ARSG untuk tahun yang berakhir pada tanggal
31 Desember 2023 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik (selanjutnya disebut
“KAP”) BDO LLP (selanjutnya disebut “BDO”) sebagaimana tertuang dalam laporannya
tanggal 8 Maret 2024 dengan pendapat wajar tanpa pengecualian;
8. Laporan keuangan konsolidasian ARSG untuk tahun yang berakhir pada tanggal
31 Desember 2022 yang telah diaudit oleh KAP BDO sebagaimana tertuang dalam
laporannya tanggal 8 Maret 2024 dengan pendapat wajar tanpa pengecualian dan hal
lain dengan angka perbandingan untuk periode sejak tanggal pendirian 1 Maret 2021
sampai dengan 31 Desember 2021;
8
Page 10
9. Informasi keuangan konsolidasian Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal
31 Desember 2023 sehubungan dengan Rencana Transaksi yang telah direviu oleh KAP
TSFBR sebagaimana tertuang dalam laporannya No. 004/3.D1155/SB.2/12.23 tanggal
13 Maret 2024.
10. Proyeksi laporan keuangan konsolidasian Perseroan sebelum dan setelah Rencana
Transaksi untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2024 – 2033
yang disusun oleh manajemen Perseroan;
11. Laporan penilaian 100,00% saham Perseroan per 31 Desember 2023 yang
disusun oleh KJPP KR sebagaimana tertuang dalam laporannya
No. 00039/2.0162-00/BS/10/0153/1/IV/2024 tanggal 8 April 2024;
12. Laporan penilaian 97,96% saham ARSG per 31 Desember 2023 yang
disusun oleh KJPP KR sebagaimana tertuang dalam laporannya
No. 00035/2.0162-00/BS/10/0153/1/IV/2024 tanggal 3 April 2024;
13. IA;
14. Anggaran dasar Perseroan yang terakhir sebagaimana dinyatakan dalam Akta Notaris
No. 34 tanggal 19 Juni 2023 yang dibuat oleh Rahayu Ningsih S.H., mengenai
perubahan mengenai perubahan Pasal 17 Anggaran Dasar Perseroan tentang Rencana
Kerja Tahun buku dan Laporan Tahunan;
15. Anggaran dasar ARSG yang terakhir sebagaimana dinyatakan dalam 2nd Amandement
Constitution of Asa Ren Pte. Ltd. tanggal 20 Desember 2022, mengenai perubahan
anggaran dasar ARSG;
16. Hasil wawancara dengan pihak manajemen Perseroan, yaitu Fergus Richard dengan
posisi sebagai Direktur, mengenai alasan, latar belakang, dan hal-hal lain yang terkait
dengan Rencana Transaksi;
17. Informasi mengenai rencana-rencana bisnis yang akan dilakukan oleh Perseroan di
masa mendatang;
18. Dokumen-dokumen lain yang berhubungan dengan Rencana Transaksi;
19. Data dan informasi industri berdasarkan media cetak maupun elektronik, antara lain
website Aswath Damodaran, website Bank Indonesia, website Bursa Efek Indonesia,
dan Bloomberg;
20. Data dan informasi pasar berdasarkan media cetak maupun elektronik, antara lain
website Aswath Damodaran, website Bank Indonesia, website Bursa Efek Indonesia,
dan Bloomberg;
21. Data dan informasi ekonomi berdasarkan media cetak maupun elektronik, antara lain
website Aswath Damodaran, website Bank Indonesia, website Bursa Efek Indonesia,
dan Bloomberg;
9
Page 11
22. Informasi lain dari pihak manajemen Perseroan serta pihak-pihak lain yang relevan
untuk penugasan; dan
23. Berbagai sumber informasi baik berdasarkan media cetak maupun elektronik dan hasil
analisis lain yang kami anggap relevan.
KONDISI PEMBATAS DAN ASUMSI-ASUMSI POKOK
Analisis Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi dipersiapkan menggunakan data dan
informasi sebagaimana diungkapkan di atas, data dan informasi mana telah kami telaah.
Dalam melaksanakan analisis, kami bergantung pada keakuratan, kehandalan, dan
kelengkapan dari semua informasi keuangan, informasi atas status hukum Perseroan dan
informasi-informasi lain yang diberikan kepada kami oleh Perseroan atau yang tersedia
secara umum dan kami tidak bertanggung jawab atas kebenaran informasi-informasi
tersebut. Segala perubahan atas data dan informasi tersebut dapat mempengaruhi hasil
akhir pendapat kami secara material. Kami juga bergantung kepada jaminan dari
manajemen Perseroan bahwa mereka tidak mengetahui fakta-fakta yang menyebabkan
informasi-informasi yang diberikan kepada kami menjadi tidak lengkap atau menyesatkan.
Oleh karenanya, kami tidak bertanggung jawab atas perubahan kesimpulan atas Pendapat
Kewajaran kami dikarenakan adanya perubahan data dan informasi tersebut.
Proyeksi laporan keuangan konsolidasian Perseroan sebelum dan setelah Rencana
Transaksi disusun oleh manajemen Perseroan. Kami telah melakukan penelaahan atas
proyeksi laporan keuangan tersebut dan proyeksi laporan keuangan tersebut telah
menggambarkan kondisi operasi dan kinerja Perseroan. Secara garis besar, tidak ada
penyesuaian yang signifikan yang perlu kami lakukan terhadap target kinerja Perseroan.
Kami tidak melakukan inspeksi atas aset tetap atau fasilitas Perseroan. Selain itu, kami juga
tidak memberikan pendapat atas dampak perpajakan dari Rencana Transaksi. Jasa-jasa
yang kami berikan kepada Perseroan dalam kaitan dengan Rencana Transaksi hanya
merupakan pemberian Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi dan bukan jasa-jasa
akuntansi, audit, atau perpajakan. Kami tidak melakukan penelitian atas keabsahan
Rencana Transaksi dari aspek hukum dan implikasi aspek perpajakan. Pendapat Kewajaran
atas Rencana Transaksi hanya ditinjau dari segi ekonomis dan keuangan. Laporan
Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi bersifat non-disclaimer opinion dan
merupakan laporan yang terbuka untuk publik kecuali terdapat informasi yang bersifat
rahasia, yang dapat mempengaruhi operasional Perseroan. Selanjutnya, kami juga telah
memperoleh informasi atas status hukum Perseroan dan ARSG berdasarkan anggaran
dasar Perseroan dan ARSG.
10
Page 12
Pekerjaan kami yang berkaitan dengan Rencana Transaksi tidak merupakan dan tidak dapat
ditafsirkan merupakan dalam bentuk apapun, suatu penelaahan atau audit, atau
pelaksanaan prosedur-prosedur tertentu atas informasi keuangan. Pekerjaan tersebut juga
tidak dapat dimaksudkan untuk mengungkapkan kelemahan dalam pengendalian internal,
kesalahan atau penyimpangan dalam laporan keuangan, atau pelanggaran hukum. Selain
itu, kami tidak mempunyai kewenangan dan tidak berada dalam posisi untuk mendapatkan
dan menganalisis suatu bentuk transaksi-transaksi lainnya di luar Rencana Transaksi yang
ada dan mungkin tersedia untuk Perseroan serta pengaruh dari transaksi-transaksi tersebut
terhadap Rencana Transaksi.
Pendapat Kewajaran ini disusun berdasarkan kondisi pasar dan perekonomian, kondisi
umum bisnis dan keuangan, serta peraturan-peraturan Pemerintah terkait dengan Rencana
Transaksi pada tanggal Pendapat Kewajaran ini diterbitkan.
Dalam penyusunan Pendapat Kewajaran ini, kami menggunakan beberapa asumsi, seperti
terpenuhinya semua kondisi dan kewajiban Perseroan serta semua pihak yang terlibat
dalam Rencana Transaksi. Rencana Transaksi akan dilaksanakan seperti yang telah
dijelaskan sesuai dengan jangka waktu yang telah ditetapkan serta keakuratan informasi
mengenai Rencana Transaksi yang diungkapkan oleh manajemen Perseroan.
Pendapat Kewajaran ini harus dipandang sebagai satu kesatuan dan penggunaan sebagian
dari analisis dan informasi tanpa mempertimbangkan informasi dan analisis lainnya secara
utuh sebagai satu kesatuan dapat menyebabkan pandangan dan kesimpulan yang
menyesatkan atas proses yang mendasari Pendapat Kewajaran. Penyusunan Pendapat
Kewajaran ini merupakan suatu proses yang rumit dan mungkin tidak dapat dilakukan
melalui analisis yang tidak lengkap.
Kami juga mengasumsikan bahwa dari tanggal penerbitan Pendapat Kewajaran sampai
dengan tanggal terjadinya Rencana Transaksi ini tidak terjadi perubahan apapun yang
berpengaruh secara material terhadap asumsi-asumsi yang digunakan dalam penyusunan
Pendapat Kewajaran ini. Kami tidak bertanggung jawab untuk menegaskan kembali atau
melengkapi, memutakhirkan pendapat kami karena adanya perubahan asumsi dan kondisi,
serta peristiwa-peristiwa yang terjadi setelah tanggal laporan ini. Perhitungan dan analisis
dalam rangka pemberian Pendapat Kewajaran telah dilakukan dengan benar dan kami
bertanggung jawab atas Laporan Pendapat Kewajaran.
Kesimpulan Pendapat Kewajaran ini berlaku bilamana tidak terdapat perubahan yang
memiliki dampak material terhadap Rencana Transaksi. Perubahan tersebut termasuk,
namun tidak terbatas pada, perubahan kondisi baik secara internal pada Perseroan maupun
secara eksternal, yaitu kondisi pasar dan perekonomian, kondisi umum bisnis, perdagangan
dan keuangan, serta peraturan-peraturan pemerintah Indonesia dan peraturan terkait
lainnya setelah tanggal Laporan Pendapat Kewajaran ini dikeluarkan. Bilamana setelah
tanggal Laporan Pendapat Kewajaran ini dikeluarkan terjadi perubahan-perubahan tersebut
di atas, maka Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi mungkin berbeda.
11
Page 13
TINGKAT KEDALAMAN INVESTIGASI
Dalam menyusun Laporan Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi, KR diberikan
kesempatan untuk melakukan inspeksi guna mendukung proses penyusunan Laporan
Pendapat Kewajaran.
INDEPENDENSI PENILAI
Dalam mempersiapkan Laporan Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi, KR
bertindak secara independen tanpa adanya benturan kepentingan dan tidak terafiliasi
dengan Perseroan ataupun pihak-pihak yang terafiliasi dengan Perseroan. KR juga tidak
memilki kepentingan ataupun keuntungan pribadi terkait dengan penugasan ini. Selanjutnya,
Laporan Pendapat Kewajaran ini tidak dilakukan untuk memberikan keuntungan atau
merugikan pihak manapun. Imbalan yang kami terima adalah sama sekali tidak dipengaruhi
oleh kewajaran kesimpulan yang dihasilkan dari proses analisis Pendapat Kewajaran ini dan
KR hanya menerima imbalan sesuai dengan surat penugasan No. KR/240115-001 tanggal
15 Januari 2024 yang telah disetujui oleh manajemen Perseroan.
KEJADIAN PENTING SETELAH T ANGGAL PENDAPAT KEWAJARAN (SUBSEQUENT EVENTS)
Berdasarkan keterangan yang diperoleh dari manajemen Perseroan, dari tanggal Pendapat
Kewajaran, yaitu tanggal 31 Desember 2023, sampai dengan tanggal diterbitkannya
Laporan Pendapat Kewajaran, tidak terdapat kejadian penting setelah tanggal Pendapat
Kewajaran (subsequent events), yang secara signifikan dapat mempengaruhi Pendapat
Kewajaran.
PENDEKATAN DAN PROSEDUR PENDAPAT KEWAJARAN ATAS RENCANA TRANSAKSI
Dalam evaluasi Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi ini, kami telah melakukan
analisis melalui pendekatan dan prosedur Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi dari
hal-hal sebagai berikut:
I. Analisis atas Rencana Transaksi;
II. Analisis Kualitatif dan Kuantitatif atas Rencana Transaksi; dan
III. Analisis atas Kewajaran Rencana Transaksi.
12
Page 14
IV. ANALISIS ATAS KEWAJARAN RENCANA TRANSAKSI
Analisis kewajaran Rencana Transaksi secara lengkap adalah sebagai berikut:
1. Sebagaimana tercantum dalam IA, Perseroan merencanakan untuk
melakukan akuisisi atas 3.926.750 saham atau setara dengan 97,96%
saham ARSG dari Investor dengan nilai transaksi sebesar USD 24,10 juta.
Selanjutnya, berdasarkan penilaian yang dilakukan oleh KJPP KR terhadap
97,96% saham ARSG sebagaimana termuat dalam laporannya
No. 00035/2.0162-00/BS/10/0153/1/IV/2024 tanggal 3 April 2024, nilai
pasar 97,96% saham ARSG adalah sebesar SGD 32,34 juta atau setara
dengan USD 24,51 juta dengan menggunakan kurs Bloomberg pada
tanggal 31 Desember 2023 yaitu sebesar USD 0,75781 per SGD.
Dengan demikian, nilai transaksi sebesar USD 24,10 juta adalah lebih
rendah dari nilai pasar 97,96% saham ARSG sebesar USD 24,51 juta
sehingga Perseroan berpotensi membukukan keuntungan. Selisih nilai
transaksi sebesar 1,65% tersebut telah sesuai dengan POJK 35/2020,
persentase mana tidak melebihi 7,50% dari nilai pasar 97,96% saham
ARSG sebesar USD 24,51 juta.
2. Sebagaimana tercantum dalam IA, Perseroan merencanakan untuk
melakukan penambahan modal dengan memberikan hak memesan efek
terlebih dahulu sesuai dengan POJK 14/2019, dimana dalam rangka
penyelesaian Rencana Akuisisi, ARSG setuju mengikatkan diri untuk
mengalihkan Saham ARSG kepada Perseroan dengan harga saham
inbreng sebesar USD 21,69 juta sehubungan dengan Rencana
PMDHMETD.
Berdasarkan IA, Perseroan merencanakan untuk melakukan akuisisi atas
Saham ARSG dari Investor dengan nilai transaksi sebesar USD 21,69 juta
atau setara dengan Rp 334,38 miliar dengan menggunakan kurs tengah
Bank Indonesia pada tanggal 31 Desember 2023 yaitu sebesar Rp 15.416
per USD sehubungan dengan Rencana Akuisisi.
Setelah Rencana Transaksi menjadi efektif, susunan pemegang saham
Perseroan adalah sebagai berikut:
(Dalam Rupiah)
Persentase
Pemegang Saham Jumlah Saham Jumlah Modal
Kepemilikan
PT Bundamedik Tbk 515.000.000 27,28% 51.500.000.000
PT Bunda investama Indonesia 485.000.000 25,69% 48.500.000.000
Masyarakat 250.000.000 13,24% 25.000.000.000
Investor 637.826.200 33,79% 63.782.620.000
Jumlah 1.887.826.200 100,00% 188.782.620.000
13
Page 15
Selanjutnya, berdasarkan penilaian yang dilakukan oleh KJPP KR terhadap
100,00% saham Perseroan sebagaimana termuat dalam laporannya
No. 00039/2.0162-00/BS/10/0153/1/IV/2024 tanggal 8 April 2024, nilai
pasar 100,00% saham Perseroan adalah sebesar Rp 618,08 miliar.
Dengan pertimbangan nilai kapitalisasi pasar Perseroan adalah sebesar
Rp 618,08 miliar dan setelah Rencana Transaksi menjadi efektif,
kepemilikan Investor adalah sebesar 33,79%, maka secara teoritis,
peningkatan modal ditempatkan dan disetor pada Perseroan yang
dilakukan oleh Investor adalah sebesar Rp 315,38 miliar, dengan
perhitungan sebagai berikut:
(Dalam jutaan Rupiah)
Keterangan Nilai Pasar Persentase
Nilai kapitalisasi pasar Perseroan 618.077 66,21%
Nilai transaksi atas Rencana Transaksi 315.381 33,79%
Nilai kapitalisasi pasar Perseroan setelah
Rencana Transaksi 933.458 100,00%
Dengan demikian, nilai transaksi sebesar Rp 334,38 miliar adalah lebih
tinggi dari nilai pasar atas 33,79% saham Perseroan sebesar
Rp 315,38 miliar, sehingga Perseroan berpotensi membukukan
keuntungan. Selisih nilai transaksi sebesar 6,02% tersebut telah sesuai
dengan POJK 35/2020, persentase mana tidak melebihi 7,50% dari nilai
pasar atas 33,79% saham Perseroan sebesar Rp 315,38 miliar.
3. Berikut adalah proyeksi laporan laba rugi komprehensif Perseroan untuk
tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2024 – 2033:
Sebelum Transaksi
(Dalam jutaan Rupiah)
Keterangan 31/12/24 31/12/25 31/12/26 31/12/27 31/12/28
Pendapatan neto 163.506 183.369 205.280 230.194 254.542
Beban pokok pendapatan 90.911 98.721 107.627 115.967 125.556
Laba bruto 72.595 84.648 97.654 114.227 128.986
Beban usaha 59.913 64.937 68.191 67.898 71.234
Laba usaha 12.683 19.711 29.463 46.329 57.752
Beban lain-lain (2.338) (2.223) (2.060) (1.885) (1.697)
Laba sebelum pajak penghasilan 10.345 17.487 27.403 44.444 56.055
Beban pajak penghasilan (606) (3.847) (6.029) (9.778) (12.332)
Laba bersih tahun berjalan 9.739 13.640 21.374 34.666 43.723
14
Page 16
(Dalam jutaan Rupiah)
Keterangan 31/12/29 31/12/30 31/12/31 31/12/32 31/12/33
Pendapatan neto 277.182 301.932 328.999 358.604 390.996
Beban pokok pendapatan 134.139 143.565 155.082 167.464 180.912
Laba bruto 143.043 158.367 173.916 191.141 210.083
Beban usaha 73.586 76.583 80.967 85.347 89.918
Laba usaha 69.457 81.784 92.949 105.794 120.165
Beban lain-lain (1.495) (1.277) (1.043) (792) (522)
Laba sebelum pajak penghasilan 67.962 80.507 91.905 105.002 119.643
Beban pajak penghasilan (14.952) (17.711) (20.219) (23.100) (26.321)
Laba bersih tahun berjalan 53.010 62.795 71.686 81.901 93.321
Setelah Transaksi
(Dalam jutaan Rupiah)
Keterangan 31/12/24 31/12/25 31/12/26 31/12/27 31/12/28
Pendapatan neto 178.498 222.949 281.814 349.445 425.654
Beban pokok pendapatan 99.302 120.573 153.382 189.326 232.541
Laba bruto 79.196 102.377 128.431 160.119 193.113
Beban usaha 83.856 91.037 96.623 98.512 103.855
Laba (rugi) usaha (4.660) 11.340 31.808 61.607 89.258
Beban lain-lain (2.615) (2.480) (2.306) (2.144) (1.920)
Laba (rugi) sebelum pajak penghasilan (7.275) 8.860 29.502 59.463 87.338
Beban pajak penghasilan (606) (3.847) (6.029) (9.778) (12.332)
Laba (rugi) bersih tahun berjalan (7.880) 5.013 23.474 49.686 75.006
(Dalam jutaan Rupiah)
Keterangan 31/12/29 31/12/30 31/12/31 31/12/32 31/12/33
Pendapatan neto 508.820 594.637 669.413 740.883 821.191
Beban pokok pendapatan 280.365 328.779 368.829 404.383 443.678
Laba bruto 228.455 265.857 300.584 336.499 377.513
Beban usaha 108.015 112.699 118.854 125.046 131.540
Laba (rugi) usaha 120.440 153.159 181.730 211.453 245.973
Beban lain-lain (1.678) (1.415) (1.130) (845) (770)
Laba (rugi) sebelum pajak penghasilan 118.762 151.744 180.600 210.608 245.204
Beban pajak penghasilan (21.883) (33.384) (39.732) (46.334) (53.945)
Laba (rugi) bersih tahun berjalan 96.879 118.360 140.868 164.275 191.259
Berdasarkan analisis tersebut di atas, proyeksi jumlah pendapatan neto dan
laba tahun berjalan Perseroan sebelum Rencana Transaksi masing-masing
adalah sebesar Rp 2,69 triliun dan Rp 0,49 triliun.
Selanjutnya, proyeksi jumlah pendapatan neto dan laba tahun berjalan
Perseroan setelah Rencana Transaksi masing-masing adalah sebesar
Rp 4,79 triliun dan Rp 0,86 triliun.
Dengan demikian, berdasarkan proyeksi laporan laba rugi komprehensif
tersebut di atas, setelah Rencana Transaksi menjadi efektif, Perseroan
berpotensi memperoleh tambahan laba tahun berjalan untuk tahun yang
berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2024 – 2033, sehingga
diharapkan dapat meningkatkan kinerja keuangan Perseroan pada masa
yang akan datang.
15
Page 17
4. Perhitungan jumlah nilai kini dari proyeksi laba tahun berjalan konsolidasian
Perseroan sebelum dan setelah Rencana Transaksi untuk tahun yang
berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2024 – 2033 masing-masing
adalah sebesar Rp 0,27 triliun dan Rp 0,44 triliun. Dengan demikian, jumlah
nilai kini dari proyeksi laba tahun berjalan konsolidasian Perseroan setelah
Rencana Transaksi untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal
31 Desember 2024 – 2033 lebih besar daripada jumlah nilai kini dari
proyeksi laba tahun/periode berjalan konsolidasian Perseroan sebelum
Rencana Transaksi untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal
31 Desember 2024 – 2033. Dalam perhitungan nilai kini, digunakan tingkat
diskonto sebesar 10,02%, yang merupakan biaya modal ekuitas Perseroan,
yang ditentukan dengan menggunakan formula sebagai berikut:
ke = Rf + ( β x RPm ) – RBDS
dimana:
ke = Tingkat balikan yang diharapkan dari suatu sekuritas tertentu,
atau biaya modal ekuitas/saham biasa
Rf = Tingkat balikan yang tersedia untuk suatu sekuritas bebas risiko
(risk free rate)
β = Beta
RPm = Premi risiko ekuitas untuk pasar secara keseluruhan (equity risk
premium)
Rf adalah tingkat suku bunga untuk instrumen-instrumen yang dianggap
tidak memiliki kemungkinan gagal bayar. Di Indonesia, instrumen bebas
risiko yang dapat dipilih adalah tingkat bunga Obligasi Pemerintah untuk
jangka panjang. Terkait dengan tanggal penilaian yang jatuh pada tanggal
31 Desember 2023, maka instrumen bebas risiko yang dipakai yaitu
obligasi Indonesia berjangka panjang dalam mata uang Rupiah dengan
jangka waktu 10 tahun dengan tingkat yield rata-rata sebesar 6,60%, yang
diperoleh dari Indonesia Bond Pricing Agency (IBPA) dan angka tersebut
akan digunakan sebagai tingkat balikan bebas risiko.
RPm adalah selisih antara tingkat bunga investasi bebas risiko dengan
tingkat balikan investasi dalam bentuk penyertaan. Penentuan equity
market risk premium memasukkan premi untuk risiko spesifik negara
(country-specific risk premiums) seperti volatilitas harga saham untuk
menghasilkan base equity market risk premium. Dengan mengikutsertakan
risiko-risiko ini, dihasilkan tingkat diskonto yang mengakomodasi
perubahan-perubahan sentimen jangka pendek di sekuritas pada pasar
negara yang bersangkutan. Untuk penilaian ini, kami menggunakan tingkat
premi risiko sebesar 7,38%, yang diperoleh dari riset Aswath Damodaran
(New York University Business School) tahun 2023 yang diterbitkan pada
bulan Januari tahun 2024.
16
Page 18
Beta (β) adalah faktor untuk meliput risiko sistematis dari suatu ekuitas.
Beta akan dikalikan dengan market risk premium untuk mendapatkan equity
risk premium. Unlevered beta rata-rata perusahaan pembanding diperoleh
dari riset Aswath Damodaran (New York University Business School)
sampai dengan tahun 2023 sebesar 0,74.
Berdasarkan nilai beta tersebut, maka dengan menggunakan persamaan
CAPM dengan memperhitungkan rating-based default spread sebesar
2,07% diperoleh biaya modal atas ekuitas Perseroan sebagaimana tampak
dalam perhitungan di bawah ini:
ke = Rf + ( β x RPm ) – RBDS
= 6,60% + ( 0,74 x 7,38% ) – 2,07%
= 10,02%
Perhitungan jumlah nilai kini dari proyeksi laba tahun berjalan Perseroan
untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2024 – 2033
adalah sebagai berikut:
Sebelum Transaksi
(Dalam jutaan Rupiah)
Proyeksi
Keterangan
31/12/24 31/12/25 31/12/26 31/12/27 31/12/28
Laba bersih tahun berjalan 9.739 13.640 21.374 34.666 43.723
Faktor diskonto 0,9534 0,8666 0,7877 0,7160 0,6508
Nilai kini 9.285 11.821 16.837 24.821 28.455
(Dalam jutaan Rupiah)
Proyeksi
Keterangan
31/12/29 31/12/30 31/12/31 31/12/32 31/12/33
Laba bersih tahun berjalan 53.010 62.795 71.686 81.901 93.321
Faktor diskonto 0,5915 0,5376 0,4886 0,4441 0,4037
Nilai kini 31.356 33.759 35.026 36.372 37.674
Jumlah nilai kini 265.405
Setelah Transaksi
(Dalam jutaan Rupiah)
Proyeksi
Keterangan
31/12/24 31/12/25 31/12/26 31/12/27 31/12/28
Laba (rugi) bersih tahun berjalan (7.880) 5.013 23.474 49.686 75.006
Faktor diskonto 0,9534 0,8666 0,7877 0,7160 0,6508
Nilai kini (7.513) 4.344 18.490 35.575 48.814
(Dalam jutaan Rupiah)
Proyeksi
Keterangan
31/12/29 31/12/30 31/12/31 31/12/32 31/12/33
Laba (rugi) bersih tahun berjalan 96.879 118.360 140.868 164.275 191.259
Faktor diskonto 0,5915 0,5376 0,4886 0,4441 0,4037
Nilai kini 57.304 63.630 68.828 72.954 77.211
Jumlah nilai kini 439.638
17
Page 19
5. Berdasarkan perhitungan nilai kini (present value) atas Rencana Transaksi
diperoleh hasil bahwa net present value (NPV) Rencana Transaksi adalah
sebesar Rp 0,23 triliun dengan tingkat diskonto 11,37% untuk tahun
2024 – 2028, 10,79% untuk tahun 2029, dan 10,61% untuk tahun
2030 – 2033. Selanjutnya, hasil perhitungan internal rate of return (IRR)
Rencana Transaksi adalah sebesar 16,70% atau lebih besar dari biaya
modalnya. Dengan demikian, Rencana Transaksi adalah layak.
Perhitungan NPV dan IRR atas Rencana Transaksi adalah sebagai berikut:
(Dalam jutaan Rupiah)
Keterangan 31/12/24 31/12/25 31/12/26 31/12/27 31/12/28 31/12/29
Arus kas bersih (7.750) (10.304) (219) 11.437 26.489 38.391
Investasi awal (371.532) - - - - -
Nilai kekal - - - - - -
Arus kas bersih (379.282) (10.304) (219) 11.437 26.489 38.391
Faktor diskonto 0,9476 0,8509 0,7641 0,6861 0,6161 0,5556
Nilai kini arus kas bersih (359.408) (8.767) (167) 7.847 16.320 21.330
(Dalam jutaan Rupiah)
Keterangan 31/12/30 31/12/31 31/12/32 31/12/33 Nilai Kekal
Arus kas bersih 49.704 63.660 76.269 91.076 -
Investasi awal - - - - -
Nilai kekal - - - - 1.232.378
Arus kas bersih 49.704 63.660 76.269 91.076 1.232.378
Faktor diskonto 0,5023 0,4541 0,4105 0,3711 0,3516
Nilai kini arus kas bersih 24.966 28.908 31.308 33.798 433.304
Kriteria kelayakan:
Net Present Value 229.439
Internal Rate of Return 16,70%
6. Berdasarkan proforma laporan keuangan konsolidasian Perseroan sebelum
dan setelah Rencana Transaksi untuk tahun yang berakhir pada tanggal
31 Desember 2023 yang telah direviu oleh KAP TSFBR, setelah Rencana
Transaksi menjadi efektif, Perseroan berpotensi menurunkan rasio DER
(debt to equity ratio) Perseroan dari 38,80% menjadi 32,53% yang
diharapkan dapat meningkatkan kinerja keuangan konsolidasian Perseroan
dan memberikan nilai tambah bagi seluruh pemegang saham Perseroan.
7. Rencana Transaksi memberikan peluang bagi Perseroan untuk
memperkuat keseimbangan model bisnisnya agar mampu memberikan
pelayanan yang tepat dan optimal kepada para pasien yang ingin
melakukan pengecekan terhadap kesehatan dengan akurat. Saat ini,
Perseroan memiliki Diagnos Genomics yang dapat memberikan fasilitas
pemeriksaan genetik yang digunakan untuk mendeteksi dan
mengidentifikasi perubahan genetik dan kromosom. Selain memberikan
dukungan pelayanan terhadap pasien, Perseroan tetap berupaya
mengoptimalkan perolehan pendapatan dari bisnis utama Perseroan. Untuk
itu, dibutuhkan fleksibilitas, adaptasi, dan respon yang tangkas dalam
mengelola seluruh kegiatan usaha secara seimbang agar mampu
meningkatkan kinerja pendapatan Perseroan.
18
Page 20
8. Sejalan dengan strategi bisnis Perseroan dalam upayanya untuk terus
meningkatkan kinerja keuangannya, Perseroan memandang fasilitas
pemeriksaan genetik merupakan salah satu bagian yang memiliki peran
penting dalam memperkuat ekosistem layanan penunjang kesehatan yang
dimiliki Perseroan. Perseroan berpandangan bahwa ARSG merupakan
mitra teknologi yang sempurna bagi Perseroan. Perseroan percaya pada
apa yang saat ini sedang dilakukan ARSG, yaitu menggunakan data
genetik Indonesia untuk merevolusi industri kesehatan dan dapat
menumbuhkan layanan-layanan produk dan jasa yang dimiliki Perseroan.
Dalam hal ini, Perseroan merencanakan untuk melakukan Rencana
Transaksi, dimana Perseroan berharap Rencana Transaksi tersebut dapat
meningkatkan sinergi Perseroan dan ARSG sehubungan dengan fokus
kendali yang akan diperoleh Perseroan terhadap ARSG dan memperkuat
kelangsungan usaha Perseroan pada masa yang akan datang.
9. Dengan melakukan Rencana Transaksi, kerjasama antara Perseroan dan
ARSG akan memungkinkan penggunaan sumber daya-sumber daya secara
bersamaan, dimana dapat membantu proses bisnis dalam pemanfaatan
sumber daya sehingga dapat mengoptimalkan biaya operasional
Perseroan. Perseroan dan ARSG memiliki kapabilitas bisnis yang berbeda,
namun akan saling melengkapi kelemahan dan kekuatan masing-masing,
sehingga menciptakan efisiensi biaya yang mana berguna untuk
mendukung pengembangan bisnis Perseroan bisnis di masa depan.
10. Manajemen Perseroan berkeyakinan bahwa Rencana Transaksi sejalan
dengan tujuan bersama untuk menciptakan perusahaan pelayanan
penunjang kesehatan yang lebih terintegrasi dan memperluas pangsa
pasar Perseroan dan ARSG secara konsolidasian serta menciptakan
sinergi perusahaan yang lebih kuat dan lebih mampu bersaing dengan
perusahaan sejenis lainnya sehingga diharapkan dapat memberikan
kontribusi positif terhadap kinerja keuangan konsolidasian Perseroan yang
pada akhirnya memberikan nilai tambah bagi seluruh pemegang saham
Perseroan.
11. Rencana Transaksi merupakan salah satu strategi Perseroan dalam
melakukan pengembangan portofolio bisnis yang akan didapat Perseroan
melalui pertumbuhan anorganik, yaitu dengan melakukan akuisisi atas
Saham ARSG dan menjalankan Rencana PMDHMETD dengan skema
penyetoran modal dalam bentuk lain selain uang (inbreng) yang diyakini
akan memberikan kemudahan atas perolehan sumber pendanaan, efisiensi
atas biaya transaksi dan waktu.
12. Setelah Rencana Transaksi menjadi efektif, Perseroan memiliki potensi nilai
tambah yang dihasilkan dengan mengkonsolidasikan kinerja keuangan
ARSG terhadap laporan keuangan konsolidasian Perseroan yang
diharapkan dapat meningkatkan struktur kapital dan kapitalisasi pasar
Perseroan di masa yang akan datang.
19
Page 21
KESIMPULAN
Berdasarkan ruang lingkup pekerjaan, asumsi-asumsi, data, dan informasi yang diperoleh
dari manajemen Perseroan yang digunakan dalam penyusunan laporan ini, penelaahan atas
dampak keuangan Rencana Transaksi sebagaimana diungkapkan dalam Laporan Pendapat
Kewajaran ini, kami berpendapat bahwa Rencana Transaksi adalah wajar.
DISTRIBUSI PENDAPAT KEWAJARAN INI
Pendapat Kewajaran ini ditujukan untuk kepentingan Direksi Perseroan dalam kaitannya
dengan Rencana Transaksi dan tidak untuk digunakan oleh pihak lain atau untuk
kepentingan lain. Pendapat Kewajaran ini tidak merupakan rekomendasi kepada pemegang
saham untuk menyetujui Rencana Transaksi atau melakukan tindakan lainnya dalam kaitan
dengan Rencana Transaksi dan tidak dapat digunakan secara demikian oleh pemegang
saham.
Pendapat Kewajaran ini harus dipandang sebagai satu kesatuan dan penggunaan sebagian
dari analisis dan informasi tanpa mempertimbangkan isi Pendapat Kewajaran ini secara
keseluruhan dapat menyebabkan pandangan yang menyesatkan atas proses yang
mendasari Pendapat Kewajaran ini.
Pendapat Kewajaran ini juga disusun berdasarkan kondisi pasar dan perekonomian, kondisi
umum bisnis dan keuangan serta peraturan yang ada pada saat ini. Kami tidak bertanggung
jawab untuk memutakhirkan atau melengkapi Pendapat Kewajaran kami karena peristiwa-
peristiwa yang terjadi setelah tanggal Pendapat Kewajaran ini. Pendapat Kewajaran ini tidak
sah apabila tidak dibubuhi tanda tangan pihak yang berwenang dan stempel perusahaan
(corporate seal) dari KJPP Kusnanto & rekan.
Hormat kami,
KJPP KUSNANTO & REKAN
Willy D. Kusnanto
Pimpinan Rekan
Izin Penilai : B-1.09.00153
STTD : STTD.PB-01/PJ-1/PM.223/2023
Klasifikasi Izin : Penilai Bisnis
MAPPI : 06-S-01996
20
Names mentioned 21 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Asa Ren Pte. Ltd.
p.2 ×3
unresolved
org
Menteri Keuangan
p.3
unresolved
org
KJPP KR
p.3 ×5
unresolved
org
PT Asa Ren Global Nusantara
p.4
unresolved
org
Bambang & Rekan
p.7
unresolved
org
Bank Indonesia
p.7 ×5
unresolved
org
Tanubrata Sutanto Fahmi Bambang & Rekan
p.9
unresolved
org
TSFBR
p.9 ×4
unresolved
org
Tjahjo & Rekan
p.9
unresolved
org
BDO LLP
p.9 ×2
unresolved
org
PT Bunda
p.14
unresolved
org
KJPP Kusnanto
p.21 ×2
unresolved
org
KJPP KUSNANTO & REKAN
p.21
unresolved
person
Willy D. Kusnanto
· Pimpinan Rekan
p.21
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.