Skip to content
Back to announcement

20240416_DGNS_Tanggapan atas Permintaan Penjelasan Bursa_31626668_lamp3.pdf

Other Text extracted DGNS

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 94

Page 1
Kusnanto & rekan
 Independent Business Appraisers
License : 2.19.0162
Indonesia
Page 2
No. : 00040/2.0162-00/BS/10/0153/1/IV/2024                                   8 April 2024



Kepada Yth.

PT DIAGNOS LABORATORIUM UTAMA Tbk
Gedung Graha Anam
Jl. Teuku Cik Ditiro No. 11 A – C
Gondangdia, Menteng
Jakarta Pusat 10350

U.p. : Direksi

Hal : Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi


Dengan hormat,

Pada tanggal 13 Maret 2024, PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk (selanjutnya disebut
“Perseroan”) dan para pemegang saham Asa Ren Pte. Ltd. (selanjutnya disebut “Investor”)
telah menandatangani Investment Agreement (selanjutnya disebut “IA”), dimana Perseroan
merencanakan untuk melakukan akuisisi atas 3.926.750 saham atau setara dengan 97,96%
saham Asa Ren Pte. Ltd. (selanjutnya disebut “ARSG”) dari Investor dengan nilai transaksi
sebesar USD 24,10 juta dengan rincian sebagai berikut:

•   Perseroan merencanakan untuk melakukan pembelian atas 392.674 saham atau setara
    dengan 9,80% saham ARSG dari Investor dengan nilai transaksi sebesar USD 2,41 juta
    (selanjutnya disebut “Rencana Pembelian Saham”); dan

•   Perseroan merencanakan untuk melakukan akuisisi atas 3.534.076 saham atau setara
    dengan 88,17% saham ARSG (selanjutnya disebut “Saham ARSG”) dari Investor
    dengan nilai transaksi sebesar USD 21,69 juta (selanjutnya disebut “Rencana
    Akuisisi”).

Sehubungan dengan Rencana Akuisisi tersebut, Perseroan merencanakan untuk melakukan
penawaran umum terbatas dengan hak memesan efek terlebih dahulu atas saham dalam
portepel Perseroan sebagaimana diatur dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan
No. 14/POJK.04/2019 tanggal 30 April 2019 tentang “Perubahan atas Peraturan Otoritas
Jasa Keuangan Nomor 32/POJK.04/2015 tentang Penambahan Modal Perusahaan Terbuka
Dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu” (selanjutnya disebut
“POJK 14/2019”), dimana dalam rangka pelaksanaan Rencana Akuisisi, Investor setuju
mengikatkan diri untuk mengalihkan Saham ARSG kepada Perseroan sebesar
USD 21,69 juta, yang akan diperhitungkan sebagai penyetoran modal oleh Perseroan dalam
bentuk lain selain uang (inbreng) (selanjutnya disebut “Rencana PMDHMETD”).
Page 3
Berdasarkan keterangan yang diperoleh dari manajemen Perseroan, Rencana Pembelian
Saham, Rencana Akuisisi, dan Rencana PMDHMETD merupakan satu kesatuan transaksi
yang tidak dapat dipisahkan satu dengan yang lainnya dan selanjutnya secara
bersama-sama disebut “Rencana Transaksi”.

Sehubungan dengan Rencana Transaksi tersebut, manajemen Perseroan telah menunjuk
Kantor Jasa Penilai Publik (selanjutnya disebut “KJPP”) Kusnanto & rekan (selanjutnya
disebut “KR” atau “kami”) untuk memberikan pendapat sebagai penilai independen atas
kewajaran Rencana Transaksi sesuai dengan surat penugasan No. KR/240115-001 tanggal
15 Januari 2024 yang telah disetujui oleh manajemen Perseroan. Selanjutnya, kami sebagai
KJPP resmi berdasarkan Keputusan Menteri Keuangan No. 2.19.0162 tanggal 15 Juli 2019
dan terdaftar sebagai kantor jasa profesi penunjang pasar modal di Otoritas Jasa Keuangan
(selanjutnya disebut “OJK”) dengan Surat Tanda Terdaftar Profesi Penunjang Pasar Modal
dari OJK No. STTD.PB-01/PJ-1/PM.223/2023 (penilai bisnis), menyampaikan pendapat
kewajaran (fairness opinion) (selanjutnya disebut “Pendapat Kewajaran”) atas Rencana
Transaksi.

Sebelumnya, kami telah menyusun dan menerbitkan laporan pendapat kewajaran atas
Rencana Transaksi dengan No. 00020/2.0162-00/BS/10/0153/1/III/2024 tanggal
13 Maret 2024. Namun demikian, sehubungan dengan adanya penyesuaian dan
pengungkapan yang masih perlu ditambahkan ke dalam laporan pendapat kewajaran atas
Rencana Transaksi, maka dengan ini, kami menerbitkan laporan pendapat kewajaran atas
Rencana Transaksi. Perubahan-perubahan tersebut antara lain adalah sebagai berikut:

•   Penambahan pengungkapan pada analisis kualitatif atas rencana transaksi;

•   Penambahan pengungkapan pada analisis kuantitatif atas rencana transaksi;

•   Perubahan laporan penilaian 100,00% saham Perseroan per 31 Desember 2023 yang
    disusun oleh KJPP KR dari sebelumnya No. 00017/2.0162-00/BS/10/0153/1/III/2024
    tanggal 8 Maret 2024 menjadi No. 00034/2.0162-00/BS/10/0153/1/IV/2024 tanggal
    3 April 2024; dan

•   Perubahan laporan penilaian 97,96% saham ARSG per 31 Desember 2023 yang
    disusun oleh KJPP KR dari sebelumnya No. 00018/2.0162-00/BS/10/0153/1/III/2024
    tanggal 8 Maret 2024 menjadi No. 00035/2.0162-00/BS/10/0153/1/IV/2024 tanggal
    3 April 2024.

Perubahan-perubahan tersebut tidak mengubah kesimpulan laporan pendapat kewajaran
atas Rencana Transaksi.




                                           2
Page 4
Selanjutnya, kami telah menyusun dan menerbitkan laporan pendapat kewajaran atas
Rencana Transaksi dengan No. 00036/2.0162-00/BS/10/0153/1/III/2024 tanggal
3 April 2024. Namun demikian, sehubungan dengan adanya penyesuaian yang masih perlu
ditambahkan ke dalam laporan pendapat kewajaran atas Rencana Transaksi, maka dengan
ini, kami menerbitkan laporan pendapat kewajaran atas Rencana Transaksi.
Perubahan-perubahan tersebut antara lain adalah sebagai berikut:

•   Penyesuaian pengungkapan pada analisis kuantitatif atas Rencana Transaksi;

•   Penyesuaian pengungkapan pada analisis atas kewajaran Rencana Transaksi; dan

•   Perubahan laporan penilaian 100,00% saham Perseroan per 31 Desember 2023 yang
    disusun oleh KJPP KR dari sebelumnya No. 00034/2.0162-00/BS/10/0153/1/IV/2024
    tanggal 3 April 2024 menjadi No. 00039/2.0162-00/BS/10/0153/1/IV/2024 tanggal
    8 April 2024.

Perubahan-perubahan tersebut tidak mengubah kesimpulan laporan pendapat kewajaran
atas Rencana Transaksi.


ALASAN DAN LATAR BELAKANG RENCANA TRANSAKSI

Perseroan merupakan suatu perseroan terbatas berstatus perusahaan terbuka (publicly-held
company), didirikan dan menjalankan kegiatan usahanya di Indonesia. Ruang lingkup
kegiatan usaha Perseroan adalah bergerak dalam menyediakan pelayanan penunjang
kesehatan, seperti laboratorium kesehatan, pusat gambar diagnosa lainnya, laboratorium
pemeriksaan darah, gudang farmasi, bank mata, bank darah, bank sperma, bank
transplantasi organ, dan pelayanan penunjang medik lainnya serta sejak Juli 2022,
Perseroan juga bergerak dalam menyediakan aktivitas klinik swasta. Perseroan berdomisili
di Gedung Graha Anam, Jalan Teuku Cik Ditiro Nomor 11 A – C, Gondangdia, Menteng,
Jakarta    Pusat    10350,    dengan    nomor    telepon:   (021)    1500    358    dan
email: info@diagnos.co.id.

ARSG merupakan suatu perseroan terbatas berstatus perusahaan tertutup (privately-held
company), didirikan dan menjalankan kegiatan usahanya di Singapura. Ruang lingkup
kegiatan usaha ARSG adalah bergerak dalam bidang penelitian dan pengembangan
eksperimental pada bioteknologi, kehidupan dan ilmu kedokteran. Berdasarkan keterangan
yang diperoleh dari manajemen Perseroan, pada tanggal 31 Desember 2023, ARSG
memiliki penyertaan saham pada PT Asa Ren Global Nusantara (selanjutnya disebut
“ARGN”) dengan kepemilikan sebesar 99,99%.




                                           3
Page 5
ARGN merupakan suatu perseroan terbatas berstatus perusahaan tertutup (privately-held
company), didirikan dan menjalankan kegiatan usahanya di Indonesia. Ruang lingkup
kegiatan usaha ARGN adalah bergerak dalam bidang informasi dan komunikasi, aktivitas
profesional, ilmiah dan teknis, dan kesehatan manusia dan aktivitas sosial.

Dalam upaya mengembangkan bisnis dan meningkatkan layanan Perseroan kepada
masyarakat, Perseroan telah mengidentifikasi peluang signifikan untuk memperluas pasar
dan peluang bisnis Perseroan. Saat ini, Perseroan telah berhasil menghasilkan pendapatan
substansial, baik dari pelanggan setia di bawah Grup Bundamedik maupun dari institusi
kesehatan atau rumah sakit lain yang bekerja sama erat dengan Perseroan. Dengan
melayani lebih dari 6.000 pasien setiap minggunya melalui operasi offline Perseroan yang
tersebar di 28 laboratorium di 10 kota berbeda, Perseroan menyadari bahwa integrasi
teknologi ke dalam layanan Perseroan adalah kunci untuk memperluas jangkauan layanan
Perseroan dan memperbesar ukuran pasar Perseroan.

Sejalan dengan strategi bisnis Perseroan dalam upayanya untuk terus meningkatkan kinerja
keuangannya, Perseroan memandang fasilitas pemeriksaan genetik merupakan salah satu
bagian yang memiliki peran penting dalam memperkuat ekosistem layanan penunjang
kesehatan yang dimiliki Perseroan. Perseroan berpandangan bahwa ARSG merupakan
mitra teknologi yang sempurna bagi Perseroan. Perseroan percaya pada apa yang saat ini
sedang dilakukan ARSG, yaitu menggunakan data genetik Indonesia untuk merevolusi
industri kesehatan dan dapat menumbuhkan layanan-layanan produk dan jasa yang dimiliki
Perseroan. Dalam hal ini, Perseroan merencanakan untuk melakukan Rencana Transaksi,
dimana Perseroan berharap Rencana Transaksi tersebut dapat meningkatkan sinergi
Perseroan dan ARSG sehubungan dengan fokus kendali yang akan diperoleh Perseroan
terhadap ARSG dan memperkuat kelangsungan usaha Perseroan pada masa yang akan
datang.

Dengan melakukan Rencana Transaksi, kerjasama antara Perseroan dan ARSG akan
memungkinkan penggunaan sumber daya-sumber daya secara bersamaan, dimana dapat
membantu proses bisnis dalam pemanfaatan sumber daya sehingga dapat mengoptimalkan
biaya operasional Perseroan. Perseroan dan ARSG memiliki kapabilitas bisnis yang
berbeda, namun akan saling melengkapi kelemahan dan kekuatan masing-masing,
sehingga menciptakan efisiensi biaya yang mana berguna untuk mendukung
pengembangan bisnis Perseroan bisnis di masa depan.

Selanjutnya, manajemen Perseroan berkeyakinan bahwa Rencana Transaksi sejalan
dengan tujuan bersama untuk menciptakan perusahaan pelayanan penunjang kesehatan
yang lebih terintegrasi dan memperluas pangsa pasar Perseroan dan ARSG secara
konsolidasian serta menciptakan sinergi perusahaan yang lebih kuat dan lebih mampu
bersaing dengan perusahaan sejenis lainnya sehingga diharapkan dapat memberikan
kontribusi positif terhadap kinerja keuangan konsolidasian Perseroan yang pada akhirnya
memberikan nilai tambah bagi seluruh pemegang saham Perseroan.

Setelah Rencana Transaksi menjadi efektif, Perseroan memiliki potensi nilai tambah yang
dihasilkan dengan mengkonsolidasikan kinerja keuangan ARSG terhadap laporan keuangan
konsolidasian Perseroan yang diharapkan dapat meningkatkan struktur kapital dan
kapitalisasi pasar Perseroan di masa yang akan datang.




                                           4
Page 6
Alasan dilakukannya Rencana Transaksi adalah sebagai berikut:

•   Rencana Transaksi memberikan peluang bagi Perseroan untuk memperkuat
    keseimbangan model bisnisnya agar mampu memberikan pelayanan yang tepat dan
    optimal kepada para pasien yang ingin melakukan pengecekan terhadap kesehatan
    dengan akurat. Saat ini, Perseroan memiliki Diagnos Genomics yang dapat memberikan
    fasilitas pemeriksaan genetik yang digunakan untuk mendeteksi dan mengidentifikasi
    perubahan genetik dan kromosom. Selain memberikan dukungan pelayanan terhadap
    pasien, Perseroan tetap berupaya mengoptimalkan perolehan pendapatan dari bisnis
    utama Perseroan. Untuk itu, dibutuhkan fleksibilitas, adaptasi, dan respon yang tangkas
    dalam mengelola seluruh kegiatan usaha secara seimbang agar mampu meningkatkan
    kinerja pendapatan Perseroan.

•   Sejalan dengan strategi bisnis Perseroan dalam upayanya untuk terus meningkatkan
    kinerja keuangannya, Perseroan memandang fasilitas pemeriksaan genetik merupakan
    salah satu bagian yang memiliki peran penting dalam memperkuat ekosistem layanan
    penunjang kesehatan yang dimiliki Perseroan. Perseroan berpandangan bahwa ARSG
    merupakan mitra teknologi yang sempurna bagi Perseroan. Perseroan percaya pada
    apa yang saat ini sedang dilakukan ARSG, yaitu menggunakan data genetik Indonesia
    untuk merevolusi industri kesehatan dan dapat menumbuhkan layanan-layanan produk
    dan jasa yang dimiliki Perseroan. Dalam hal ini, Perseroan merencanakan untuk
    melakukan Rencana Transaksi, dimana Perseroan berharap Rencana Transaksi
    tersebut dapat meningkatkan sinergi Perseroan dan ARSG sehubungan dengan fokus
    kendali yang akan diperoleh Perseroan terhadap ARSG dan memperkuat kelangsungan
    usaha Perseroan pada masa yang akan datang.

•   Dengan melakukan Rencana Transaksi, kerjasama antara Perseroan dan ARSG akan
    memungkinkan penggunaan sumber daya-sumber daya secara bersamaan, dimana
    dapat membantu proses bisnis dalam pemanfaatan sumber daya sehingga dapat
    mengoptimalkan biaya operasional Perseroan. Perseroan dan ARSG memiliki
    kapabilitas bisnis yang berbeda, namun akan saling melengkapi kelemahan dan
    kekuatan masing-masing, sehingga menciptakan efisiensi biaya yang mana berguna
    untuk mendukung pengembangan bisnis Perseroan bisnis di masa depan.

•   Manajemen Perseroan berkeyakinan bahwa Rencana Transaksi sejalan dengan tujuan
    bersama untuk menciptakan perusahaan pelayanan penunjang kesehatan yang lebih
    terintegrasi dan memperluas pangsa pasar Perseroan dan ARSG secara konsolidasian
    serta menciptakan sinergi perusahaan yang lebih kuat dan lebih mampu bersaing
    dengan perusahaan sejenis lainnya sehingga diharapkan dapat memberikan kontribusi
    positif terhadap kinerja keuangan konsolidasian Perseroan yang pada akhirnya
    memberikan nilai tambah bagi seluruh pemegang saham Perseroan.

•   Rencana Transaksi merupakan salah satu strategi Perseroan dalam melakukan
    pengembangan portofolio bisnis yang akan didapat Perseroan melalui pertumbuhan
    anorganik, yaitu dengan melakukan akuisisi atas Saham ARSG dan menjalankan
    Rencana PMDHMETD dengan skema penyetoran modal dalam bentuk lain selain uang
    (inbreng) yang diyakini akan memberikan kemudahan atas perolehan sumber
    pendanaan, efisiensi atas biaya transaksi dan waktu.



                                             5
Page 7
•   Setelah Rencana Transaksi menjadi efektif, Perseroan memiliki potensi nilai tambah
    yang dihasilkan dengan mengkonsolidasikan kinerja keuangan ARSG terhadap laporan
    keuangan konsolidasian Perseroan yang diharapkan dapat meningkatkan struktur kapital
    dan kapitalisasi pasar Perseroan di masa yang akan datang.

Berdasarkan keterangan yang diperoleh dari manajemen Perseroan, Rencana Transaksi
bukan merupakan transaksi afiliasi sebagaimana diatur dalam Peraturan OJK
No. 42/POJK.04/2020 tanggal 1 Juli 2020 tentang “Transaksi Afiliasi dan Transaksi Benturan
Kepentingan”.

Selanjutnya, berdasarkan laporan keuangan konsolidasian Perseroan untuk tahun yang
berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik
(selanjutnya disebut “KAP”) Tanubrata, Sutanto, Fahmi, Bambang & Rekan (selanjutnya
disebut “TSFBR”), jumlah ekuitas Perseroan adalah sebesar Rp 195,59 miliar. Selanjutnya,
berdasarkan IA, nilai transaksi atas Rencana Transaksi tersebut adalah sebesar
SGD 24,10 juta atau setara dengan Rp 371,53 miliar dengan menggunakan kurs tengah
Bank Indonesia sebesar Rp 15.416 per USD.

Dengan demikian, jumlah nilai transaksi dari Rencana Transaksi tersebut mencerminkan
189,95% ekuitas Perseroan per tanggal 31 Desember 2023 sehingga berdasarkan
keterangan yang diperoleh dari manajemen Perseroan, Rencana Transaksi merupakan
transaksi  material,    sehingga    Perseroan   harus   memenuhi     Peraturan  OJK
No. 17/POJK.04/2020 tanggal 20 April 2020 tentang “Transaksi Material dan Perubahan
Kegiatan Usaha” (selanjutnya disebut “POJK 17/2020”).

Berdasarkan POJK 14/2019 pasal 9 butir (2).b., “Dalam hal penyetoran atas saham
dilakukan dalam bentuk lain selain uang, penyetoran dengan bentuk lain selain uang
dimaksud wajib memenuhi ketentuan menggunakan Penilai untuk menentukan nilai wajar
dari bentuk lain selain uang yang digunakan sebagai penyetoran dan kewajaran transaksi
penyetoran atas saham dalam bentuk lain selain uang.

Untuk transaksi yang tergolong dalam kategori transaksi material dan penyetoran atas
saham dalam bentuk lain selain uang, POJK 17/2020 dan POJK 14/2019 mensyaratkan
adanya laporan pendapat kewajaran atas transaksi tersebut, yang disiapkan oleh penilai
independen.

Dengan demikian, dalam rangka pelaksanaan Rencana Transaksi tersebut, maka Perseroan
menunjuk penilai independen, KR untuk memberikan Pendapat Kewajaran atas Rencana
Transaksi.

Selanjutnya, Pendapat Kewajaran ini hanya dapat digunakan sehubungan dengan Rencana
Transaksi dan tidak dapat digunakan untuk kepentingan lainnya. Pendapat Kewajaran ini
juga tidak dimaksudkan untuk memberikan rekomendasi untuk menyetujui atau tidak
menyetujui Rencana Transaksi atau mengambil tindakan tertentu atas Rencana Transaksi.




                                            6
Page 8
OBJEK TRANSAKSI PENDAPAT KEWAJARAN

Objek transaksi dalam Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi adalah sebagai
berikut:

•   Transaksi dimana Perseroan merencanakan untuk melakukan pembelian atas
    392.674 saham atau setara dengan 9,80% saham ARSG dari Investor dengan nilai
    transaksi sebesar USD 2,41 juta sehubungan dengan Rencana Pembelian Saham.

•   Transaksi dimana Perseroan merencanakan untuk melakukan akuisisi atas
    3.534.076 saham atau setara dengan 88,17% saham ARSG dari Investor dengan nilai
    transaksi sebesar USD 21,69 juta sehubungan dengan Rencana Akuisisi.

•   Transaksi dimana Perseroan merencanakan untuk melakukan penambahan modal
    dengan memberikan hak memesan efek terlebih dahulu sesuai dengan POJK 14/2019,
    dimana dalam rangka pelaksanaan Rencana Akuisisi, Investor setuju mengikatkan diri
    untuk mengalihkan Saham ARSG kepada Perseroan sebesar USD 21,69 juta, yang
    akan diperhitungkan sebagai penyetoran modal oleh Perseroan dalam bentuk lain selain
    uang (inbreng) sehubungan dengan Rencana PMDHMETD.


MAKSUD DAN TUJUAN PENDAPAT KEWAJARAN

Maksud dan tujuan penyusunan laporan pendapat kewajaran atas Rencana Transaksi
adalah untuk memberikan gambaran kepada Direksi Perseroan mengenai kewajaran
Rencana Transaksi dari aspek keuangan dan untuk memenuhi ketentuan yang berlaku,
yaitu POJK 17/2020 dan POJK 14.2019.

Pendapat Kewajaran ini disusun dengan memenuhi ketentuan-ketentuan dalam Peraturan
OJK No. 35/POJK.04/2020 tentang “Penilaian dan Penyajian Laporan Penilaian Bisnis di
Pasar Modal” tanggal 25 Mei 2020 (selanjutnya disebut “POJK 35/2020”) serta Standar
Penilaian Indonesia (selanjutnya disebut “SPI”) 2018.


TANGGAL PENDAPAT KEWAJARAN

Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi dalam Laporan Pendapat Kewajaran
diperhitungkan pada tanggal 31 Desember 2023. Tanggal ini dipilih atas dasar
pertimbangan kepentingan dan tujuan analisis Pendapat Kewajaran atas Rencana
Transaksi.


JENIS LAPORAN

Jenis Laporan Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi ini merupakan laporan terinci.




                                           7
Page 9
DATA DAN INFORMASI YANG DIGUNAKAN

Dalam menyusun Pendapat Kewajaran ini, kami telah menelaah, mempertimbangkan,
mengacu, atau melaksanakan prosedur atas data dan informasi, antara lain sebagai berikut:

1. Keterbukaan Informasi sehubungan dengan Rencana Transaksi yang disusun oleh
   manajemen Perseroan;

2. Laporan keuangan Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal
   31 Desember 2023 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik (selanjutnya disebut
   “KAP”) Tanubrata Sutanto Fahmi Bambang & Rekan (selanjutnya diqsebut “TSFBR”)
   sebagaimana tertuang dalam laporannya No. 00008/3.0423/AU.1/10/1042-2/1/III/2024
   tanggal 27 Februari 2023 dengan pendapat wajar tanpa pengecualian;

3. Laporan keuangan Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal
   31 Desember 2022 yang telah diaudit oleh KAP TSFBR sebagaimana tertuang dalam
   laporannya No. 00030/3.0423/AU.1/10/1836-1/1/III/2023 tanggal 29 Maret 2023 dengan
   pendapat wajar tanpa pengecualian;

4. Laporan keuangan Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal
   31 Desember 2021 yang telah diaudit oleh KAP TSFBR sebagaimana tertuang dalam
   laporannya No. 00032/3.0423/AU.1/10/1042-1/1/III/2022 tanggal 28 Maret 2022 dengan
   pendapat wajar tanpa pengecualian dengan hal lain;

5. Laporan keuangan Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal
   31 Desember 2020 yang telah diaudit oleh KAP Kosasih, Nurdiyaman, Mulyadi, Tjahjo &
   Rekan (selanjutnya disebut “KNMTR”) sebagaimana tertuang dalam laporannya
   No. 00158/2.1051/AU.1/10/0518-1/1/III/2021 tanggal 22 Maret 2021 dengan pendapat
   wajar tanpa pengecualian;

6. Laporan keuangan Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal
   31 Desember 2019 sebagaimana tertuang dalam laporan keuangan Perseroan untuk
   tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020 yang telah
   diaudit   oleh   KAP      KNMTR     sebagaimana     tertuang  dalam   laporannya
   No. 00158/2.1051/AU.1/10/0518-1/1/III/2021 tanggal 22 Maret 2021 dengan pendapat
   wajar tanpa pengecualian;

7. Laporan keuangan konsolidasian ARSG untuk tahun yang berakhir pada tanggal
   31 Desember 2023 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik (selanjutnya disebut
   “KAP”) BDO LLP (selanjutnya disebut “BDO”) sebagaimana tertuang dalam laporannya
   tanggal 8 Maret 2024 dengan pendapat wajar tanpa pengecualian;

8. Laporan keuangan konsolidasian ARSG untuk tahun yang berakhir pada tanggal
   31 Desember 2022 yang telah diaudit oleh KAP BDO sebagaimana tertuang dalam
   laporannya tanggal 8 Maret 2024 dengan pendapat wajar tanpa pengecualian dan hal
   lain dengan angka perbandingan untuk periode sejak tanggal pendirian 1 Maret 2021
   sampai dengan 31 Desember 2021;




                                           8
Page 10
9. Informasi keuangan konsolidasian Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal
   31 Desember 2023 sehubungan dengan Rencana Transaksi yang telah direviu oleh KAP
   TSFBR sebagaimana tertuang dalam laporannya No. 004/3.D1155/SB.2/12.23 tanggal
   13 Maret 2024.

10. Proyeksi laporan keuangan konsolidasian Perseroan sebelum dan setelah Rencana
    Transaksi untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2024 – 2033
    yang disusun oleh manajemen Perseroan;

11. Laporan penilaian 100,00% saham Perseroan per 31 Desember 2023 yang
    disusun    oleh   KJPP     KR     sebagaimana      tertuang    dalam laporannya
    No. 00039/2.0162-00/BS/10/0153/1/IV/2024 tanggal 8 April 2024;

12. Laporan penilaian 97,96% saham ARSG per 31 Desember                       2023 yang
    disusun    oleh   KJPP     KR     sebagaimana      tertuang    dalam       laporannya
    No. 00035/2.0162-00/BS/10/0153/1/IV/2024 tanggal 3 April 2024;

13. IA;

14. Anggaran dasar Perseroan yang terakhir sebagaimana dinyatakan dalam Akta Notaris
    No. 34 tanggal 19 Juni 2023 yang dibuat oleh Rahayu Ningsih S.H., mengenai
    perubahan mengenai perubahan Pasal 17 Anggaran Dasar Perseroan tentang Rencana
    Kerja Tahun buku dan Laporan Tahunan;

15. Anggaran dasar ARSG yang terakhir sebagaimana dinyatakan dalam 2nd Amandement
    Constitution of Asa Ren Pte. Ltd. tanggal 20 Desember 2022, mengenai perubahan
    anggaran dasar ARSG;

16. Hasil wawancara dengan pihak manajemen Perseroan, yaitu Fergus Richard dengan
    posisi sebagai Direktur, mengenai alasan, latar belakang, dan hal-hal lain yang terkait
    dengan Rencana Transaksi;

17. Informasi mengenai rencana-rencana bisnis yang akan dilakukan oleh Perseroan di
    masa mendatang;

18. Dokumen-dokumen lain yang berhubungan dengan Rencana Transaksi;

19. Data dan informasi industri berdasarkan media cetak maupun elektronik, antara lain
    website Aswath Damodaran, website Bank Indonesia, website Bursa Efek Indonesia,
    dan Bloomberg;

20. Data dan informasi pasar berdasarkan media cetak maupun elektronik, antara lain
    website Aswath Damodaran, website Bank Indonesia, website Bursa Efek Indonesia,
    dan Bloomberg;

21. Data dan informasi ekonomi berdasarkan media cetak maupun elektronik, antara lain
    website Aswath Damodaran, website Bank Indonesia, website Bursa Efek Indonesia,
    dan Bloomberg;




                                            9
Page 11
22. Informasi lain dari pihak manajemen Perseroan serta pihak-pihak lain yang relevan
    untuk penugasan; dan

23. Berbagai sumber informasi baik berdasarkan media cetak maupun elektronik dan hasil
    analisis lain yang kami anggap relevan.


KONDISI PEMBATAS DAN ASUMSI-ASUMSI POKOK

Analisis Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi dipersiapkan menggunakan data dan
informasi sebagaimana diungkapkan di atas, data dan informasi mana telah kami telaah.
Dalam melaksanakan analisis, kami bergantung pada keakuratan, kehandalan, dan
kelengkapan dari semua informasi keuangan, informasi atas status hukum Perseroan dan
informasi-informasi lain yang diberikan kepada kami oleh Perseroan atau yang tersedia
secara umum dan kami tidak bertanggung jawab atas kebenaran informasi-informasi
tersebut. Segala perubahan atas data dan informasi tersebut dapat mempengaruhi hasil
akhir pendapat kami secara material. Kami juga bergantung kepada jaminan dari
manajemen Perseroan bahwa mereka tidak mengetahui fakta-fakta yang menyebabkan
informasi-informasi yang diberikan kepada kami menjadi tidak lengkap atau menyesatkan.
Oleh karenanya, kami tidak bertanggung jawab atas perubahan kesimpulan atas Pendapat
Kewajaran kami dikarenakan adanya perubahan data dan informasi tersebut.

Proyeksi laporan keuangan konsolidasian Perseroan sebelum dan setelah Rencana
Transaksi disusun oleh manajemen Perseroan. Kami telah melakukan penelaahan atas
proyeksi laporan keuangan tersebut dan proyeksi laporan keuangan tersebut telah
menggambarkan kondisi operasi dan kinerja Perseroan. Secara garis besar, tidak ada
penyesuaian yang signifikan yang perlu kami lakukan terhadap target kinerja Perseroan.

Kami tidak melakukan inspeksi atas aset tetap atau fasilitas Perseroan. Selain itu, kami juga
tidak memberikan pendapat atas dampak perpajakan dari Rencana Transaksi. Jasa-jasa
yang kami berikan kepada Perseroan dalam kaitan dengan Rencana Transaksi hanya
merupakan pemberian Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi dan bukan jasa-jasa
akuntansi, audit, atau perpajakan. Kami tidak melakukan penelitian atas keabsahan
Rencana Transaksi dari aspek hukum dan implikasi aspek perpajakan. Pendapat Kewajaran
atas Rencana Transaksi hanya ditinjau dari segi ekonomis dan keuangan. Laporan
Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi bersifat non-disclaimer opinion dan
merupakan laporan yang terbuka untuk publik kecuali terdapat informasi yang bersifat
rahasia, yang dapat mempengaruhi operasional Perseroan. Selanjutnya, kami juga telah
memperoleh informasi atas status hukum Perseroan dan ARSG berdasarkan anggaran
dasar Perseroan dan ARSG.




                                             10
Page 12
Pekerjaan kami yang berkaitan dengan Rencana Transaksi tidak merupakan dan tidak dapat
ditafsirkan merupakan dalam bentuk apapun, suatu penelaahan atau audit, atau
pelaksanaan prosedur-prosedur tertentu atas informasi keuangan. Pekerjaan tersebut juga
tidak dapat dimaksudkan untuk mengungkapkan kelemahan dalam pengendalian internal,
kesalahan atau penyimpangan dalam laporan keuangan, atau pelanggaran hukum. Selain
itu, kami tidak mempunyai kewenangan dan tidak berada dalam posisi untuk mendapatkan
dan menganalisis suatu bentuk transaksi-transaksi lainnya di luar Rencana Transaksi yang
ada dan mungkin tersedia untuk Perseroan serta pengaruh dari transaksi-transaksi tersebut
terhadap Rencana Transaksi.

Pendapat Kewajaran ini disusun berdasarkan kondisi pasar dan perekonomian, kondisi
umum bisnis dan keuangan, serta peraturan-peraturan Pemerintah terkait dengan Rencana
Transaksi pada tanggal Pendapat Kewajaran ini diterbitkan.

Dalam penyusunan Pendapat Kewajaran ini, kami menggunakan beberapa asumsi, seperti
terpenuhinya semua kondisi dan kewajiban Perseroan serta semua pihak yang terlibat
dalam Rencana Transaksi. Rencana Transaksi akan dilaksanakan seperti yang telah
dijelaskan sesuai dengan jangka waktu yang telah ditetapkan serta keakuratan informasi
mengenai Rencana Transaksi yang diungkapkan oleh manajemen Perseroan.

Pendapat Kewajaran ini harus dipandang sebagai satu kesatuan dan penggunaan sebagian
dari analisis dan informasi tanpa mempertimbangkan informasi dan analisis lainnya secara
utuh sebagai satu kesatuan dapat menyebabkan pandangan dan kesimpulan yang
menyesatkan atas proses yang mendasari Pendapat Kewajaran. Penyusunan Pendapat
Kewajaran ini merupakan suatu proses yang rumit dan mungkin tidak dapat dilakukan
melalui analisis yang tidak lengkap.

Kami juga mengasumsikan bahwa dari tanggal penerbitan Pendapat Kewajaran sampai
dengan tanggal terjadinya Rencana Transaksi ini tidak terjadi perubahan apapun yang
berpengaruh secara material terhadap asumsi-asumsi yang digunakan dalam penyusunan
Pendapat Kewajaran ini. Kami tidak bertanggung jawab untuk menegaskan kembali atau
melengkapi, memutakhirkan pendapat kami karena adanya perubahan asumsi dan kondisi,
serta peristiwa-peristiwa yang terjadi setelah tanggal laporan ini. Perhitungan dan analisis
dalam rangka pemberian Pendapat Kewajaran telah dilakukan dengan benar dan kami
bertanggung jawab atas Laporan Pendapat Kewajaran.


Kesimpulan Pendapat Kewajaran ini berlaku bilamana tidak terdapat perubahan yang
memiliki dampak material terhadap Rencana Transaksi. Perubahan tersebut termasuk,
namun tidak terbatas pada, perubahan kondisi baik secara internal pada Perseroan maupun
secara eksternal, yaitu kondisi pasar dan perekonomian, kondisi umum bisnis, perdagangan
dan keuangan, serta peraturan-peraturan pemerintah Indonesia dan peraturan terkait
lainnya setelah tanggal Laporan Pendapat Kewajaran ini dikeluarkan. Bilamana setelah
tanggal Laporan Pendapat Kewajaran ini dikeluarkan terjadi perubahan-perubahan tersebut
di atas, maka Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi mungkin berbeda.




                                            11
Page 13
TINGKAT KEDALAMAN INVESTIGASI

Dalam menyusun Laporan Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi, KR diberikan
kesempatan untuk melakukan inspeksi guna mendukung proses penyusunan Laporan
Pendapat Kewajaran.


INDEPENDENSI PENILAI

Dalam mempersiapkan Laporan Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi, KR
bertindak secara independen tanpa adanya benturan kepentingan dan tidak terafiliasi
dengan Perseroan ataupun pihak-pihak yang terafiliasi dengan Perseroan. KR juga tidak
memilki kepentingan ataupun keuntungan pribadi terkait dengan penugasan ini. Selanjutnya,
Laporan Pendapat Kewajaran ini tidak dilakukan untuk memberikan keuntungan atau
merugikan pihak manapun. Imbalan yang kami terima adalah sama sekali tidak dipengaruhi
oleh kewajaran kesimpulan yang dihasilkan dari proses analisis Pendapat Kewajaran ini dan
KR hanya menerima imbalan sesuai dengan surat penugasan No. KR/240115-001 tanggal
15 Januari 2024 yang telah disetujui oleh manajemen Perseroan.


KEJADIAN PENTING SETELAH T ANGGAL PENDAPAT KEWAJARAN (SUBSEQUENT EVENTS)

Berdasarkan keterangan yang diperoleh dari manajemen Perseroan, dari tanggal Pendapat
Kewajaran, yaitu tanggal 31 Desember 2023, sampai dengan tanggal diterbitkannya
Laporan Pendapat Kewajaran, tidak terdapat kejadian penting setelah tanggal Pendapat
Kewajaran (subsequent events), yang secara signifikan dapat mempengaruhi Pendapat
Kewajaran.


PENDEKATAN DAN PROSEDUR PENDAPAT KEWAJARAN ATAS RENCANA TRANSAKSI

Dalam evaluasi Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi ini, kami telah melakukan
analisis melalui pendekatan dan prosedur Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi dari
hal-hal sebagai berikut:

I. Analisis atas Rencana Transaksi;
II. Analisis Kualitatif dan Kuantitatif atas Rencana Transaksi; dan
III. Analisis atas Kewajaran Rencana Transaksi.




                                             12
Page 14
I.         ANALISIS RENCANA TRANSAKSI

           Berdasarkan pendekatan dan prosedur Pendapat Kewajaran atas Rencana
           Transaksi sebagaimana diuraikan di atas, analisis Rencana Transaksi adalah
           sebagai berikut:

I.A.       Identifikasi dan Analisis Hubungan antara Pihak-pihak yang Bertransaksi

I.A.1.     PT Diagnos Laboratorium Tbk

           Dalam Rencana Transaksi, Perseroan merupakan pihak yang merencanakan
           untuk melakukan beberapa aksi korporasi sebagai berikut:

           •   Perseroan merencanakan untuk melakukan pembelian atas 392.674 saham
               atau setara dengan 9,80% saham ARSG dari Investor dengan nilai
               transaksi sebesar USD 2,41 juta sehubungan dengan Rencana Pembelian
               Saham.

           •   Perseroan merencanakan untuk melakukan akuisisi atas 3.534.076 saham
               atau setara dengan 88,17% saham ARSG dari Investor dengan nilai
               transaksi sebesar USD 21,69 juta sehubungan dengan Rencana Akuisisi.

           •   Perseroan merencanakan untuk melakukan penambahan modal dengan
               memberikan hak memesan efek terlebih dahulu sesuai dengan POJK
               14/2019, dimana dalam rangka pelaksanaan Rencana Akuisisi, Investor
               setuju mengikatkan diri untuk mengalihkan Saham ARSG kepada
               Perseroan sebesar USD 21,69 juta, yang akan diperhitungkan sebagai
               penyetoran modal oleh Perseroan dalam bentuk lain selain uang (inbreng)
               sehubungan dengan Rencana PMDHMETD.

           Berdasarkan keterangan yang diperoleh dari manajemen Perseroan, Investor
           merupakan pihak ketiga yang tidak terafiliasi dengan Perseroan. Latar
           belakang, manajemen, kepemilikan saham, dan kegiatan usaha Perseroan
           adalah sebagai berikut:

I.A.1.a.   Latar Belakang

           Perseroan didirikan di Republik Indonesia pada tanggal 29 Agustus 2007
           dalam rangka Undang- Undang Penanaman Modal Dalam Negeri No. 6 Tahun
           1968 berdasarkan Akta No. 17 tanggal 29 Agustus 2007, dari Martinef, S.H.,
           M.Si., Notaris di Bekasi. Akta pendirian tersebut telah disahkan oleh Menteri
           Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dalam Surat Keputusan
           No. C-02387 HT.01.01-TH.2007 Tahun 2007 tanggal 6 November 2007.




                                          13
Page 15
           Anggaran dasar Perseroan telah mengalami beberapa kali perubahan, terakhir
           dengan Akta No. 34 tanggal 19 Juni 2023 dari Rahayu Ningsih, S.H. Notaris di
           Jakarta, mengenai perubahan Pasal 17 Anggaran Dasar Perseroan tentang
           Rencana Kerja Tahun buku dan Laporan Tahunan. Perubahan ini telah
           disetujui oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
           dalam Surat Keputusan No. AHU-AH.01.03-0084623 tanggal 27 Juni 2023.

           Kantor pusat Perseroan beralamat di Gedung Graha Anam, Jalan Teuku Cik
           Ditiro No. 11 A – C, Jakarta Pusat 10350, dengan 30 outlet diantaranya
           termasuk 5 kantor cabang yang berlokasi di Ciputat, Denpasar, Padang, Batam
           dan Makassar.

I.A.1.b.   Manajemen

           Susunan Dewan Komisaris dan Direksi                     Perseroan        pada   tanggal
           31 Desember 2023 adalah sebagai berikut:

           Dewan Komisaris
           Komisaris Utama                     :   Ivan Rizal Sini
           Komisaris                           :   Nurhadi Yudiantho
           Komisaris Independen                :   Martinus Eliatulo Zega

           Direksi
           Direktur Utama                      :   Mesha Rizal Sini
           Direktur                            :   Renobulan Rizal Sini
           Direktur                            :   Fergus Richard
           Direktur                            :   Dennis Jacobus
           Direktur                            :   Dilly Dwiasri

I.A.1.c.   Kepemilikan Saham

           Susunan pemegang saham Perseroan berikut dengan kepemilikannya pada
           tanggal 31 Desember 2023 adalah sebagai berikut:

                                                                                       (Dalam Rupiah)
                                                                   Persentase
                       Pemegang Saham          Jumlah Saham                          Jumlah Modal
                                                                   Kepemilikan
           PT Bundamedik Tbk                        515.000.000            41,20%      12.875.000.000
           PT Bunda Investama Indonesia             485.000.000            38,80%      12.125.000.000
           Masyarakat                               250.000.000            20,00%       6.250.000.000
           Jumlah                                  1.250.000.000          100,00%      31.250.000.000



I.A.1.d.   Kegiatan Usaha

           Ruang lingkup kegiatan usaha Perseroan adalah bergerak dalam menyediakan
           pelayanan penunjang kesehatan, seperti laboratorium kesehatan, pusat
           gambar diagnosa lainnya, laboratorium pemeriksaan darah, gudang farmasi,
           bank mata, bank darah, bank sperma, bank transplantasi organ, dan pelayanan
           penunjang medik lainnya serta sejak Juli 2022, Perseroan juga bergerak dalam
           menyediakan aktivitas klinik swasta.


                                          14
Page 16
I.A.1.e.   Kegiatan Operasional dan Prospek Usaha

           Ruang lingkup kegiatan usaha Perseroan adalah bergerak dalam bidang
           menyediakan pelayanan penunjang kesehatan.

           Dalam menjawab tantangan tersebut, Perseroan mempersiapkan Integrated
           Clinical Laboratory System (“ICLS”), dimana Perseroan fokus untuk
           menyediakan High Quality Clinical Diagnostics Services yang konsisten,
           terpercaya, dan dapat diandalkan untuk semua mitra kerja dan pelanggan.
           Dalam ICLS, terdapat tiga komponen penting yang membentuk sebuah
           ekosistem laboratorium yang terintegrasi yaitu excellent laboratory, digital
           integration, dan diagnos institute. Dalam excellent laboratory, Perseroan fokus
           pada tiga macam laboratorium yang dapat membantu memaksimalkan
           pengumpulan sampel yaitu clinical laboratory, genomic laboratory, dan digital
           PCR laboratory. Setelah mengoptimalkan pengumpulan sample, Perseroan
           melakukan pelayanan informasi mengenai hasil sampel kepada masyarakat
           melalui proses digitalisasi dengan memberikan pelayanan rumah ke rumah dan
           juga customer service, konsultasi melalui daring, dan juga untuk melakukan
           pemesanan laboratorium melalui daring. Proses selanjutnya yang dapat
           membantu meningkatkan kualitas pelayanan laboratorium yaitu dengan riset
           dan pengembangan serta edukasi masyarakat mengenai kesehatan melalui
           Diagnos Institute.

           Perseroan juga meluncurkan laboratorium baru yaitu Diagnos Genomics yang
           merupakan perkembangan dari Diagnos Clinical Laboratory yang memiliki
           fokus untuk melakukan pemeriksaan genetik. Pemeriksaan genetik merupakan
           cara untuk mendeteksi dan mengidentifikasi perubahan genetik dan kromosom.
           Hasil pemeriksaan genetik membantu menunjukkan kondisi genetik serta
           mengetahui kemungkinan seseorang mewarisi kelainan genetik. Program
           selanjutnya Perseroan yaitu DNAnswer yang merupakan sebuah layanan di
           Diagnos Genomics yang melayani pengujian genetik dengan visi memberikan
           layanan berkualitas dan handal. Pemeriksaan genetik ini dapat membantu
           pasien-pasien yang ingin mengetahui sifat-sifat yang dibawa dan untuk
           mengetahui penyakit-penyakit apa saja yang terkategori sebagai penyakit
           bawaan.

           Selain itu, Perseroan meluncurkan DNAandMe sebuah platform digital yang
           fokus dalam memberikan informasi mengenai diet, nutrisi, dan risiko penyakit
           dari masing-masing individu yang sudah melakukan pemeriksaan genetik. Hasil
           dari tes yang dilakukan di laboratorium kemudian disajikan secara digital
           melalui aplikasi yang dapat membuat penggunanya dapat mengakses hasil dari
           tes dimanapun dan kapanpun. Beberapa fitur yang dapat dilihat pada
           DNAandMe antara lain adalah reaksi tubuh terhadap alergi, tingkat kebugaran,
           karakteristik perilaku, kesehatan gigi, dan sistem kekebalan tubuh.




                                          15
Page 17
         Dalam rangka mengembangkan kegiatan usaha Perseroan khususnya pada
         bidang laboratorium kesehatan, serta dalam rangka penerapan strategi dan
         upaya Perseroan dalam menghadapi pertumbuhan yang pesat dalam bisnis
         laboratorium kesehatan, Perseroan merencanakan untuk memperluas
         pasarnya dengan melakukan Rencana Akuisisi dengan harapan bahwa
         Perseroan dapat meningkatkan kinerja keuangan konsolidasiaan Perseroan
         dan mengurangi risiko bisnis. Langkah strategis ini akan meningkatkan daya
         saing kedua perusahaan secara keseluruhan dan berkontribusi pada
         pertumbuhan Perseroan, serta berpotensi meningkatkan daya tawar
         (bargaining power) dengan pemasok maupun pelanggan.

         Dari segi operasional, Perseroan akan terus meningkatkan produktivitas
         dengan mengembangkan sistem laboratorium kesehatan khususnya
         laboratorium pemeriksaan genetik. Selain dapat menghasilkan proses produksi
         yang lebih efektif dan efisien, langkah ini juga diharapkan dapat meningkatkan
         program efisiensi biaya yang tengah berjalan. Pengembangan kompetensi
         karyawan juga akan direalisasikan Perseroan secara berkesinambungan
         dengan ARSG. Perseroan selalu mengutamakan kepuasan pelanggan dengan
         menghasilkan hasil laboratorium yang akurat, pelayanan kepada pasien
         senyaman dan semaksimal mungkin, serta visualisasi hasil tes yang user
         friendly dan sudah dikemas dalam bentuk digital.

I.A.2.   Asa Ren Pte. Ltd.

         Dalam Rencana Transaksi, ARSG merupakan pihak yang sebanyak 392.674
         saham atau setara dengan 9,80% sahamnya akan dibeli oleh Perseroan dari
         Investor dengan nilai transaksi sebesar USD 2,41 juta sehubungan dengan
         Rencana Pembelian Saham dan sebanyak 3.534.076 saham atau setara
         dengan 88,17% sahamnya akan diakuisisi oleh Perseroan dari Investor dengan
         nilai transaksi sebesar USD 21,69 juta sehubungan dengan Rencana Akuisisi,
         yang mana dalam rangka pelaksanaan Rencana Akuisisi, Investor setuju untuk
         mengikatkan diri untuk mengalihkan Saham ARSG tersebut kepada Perseroan
         sebesar USD 21,69 juta, yang akan diperhitungkan sebagai penyetoran modal
         oleh Perseroan dalam bentuk lain selain uang (inbreng) akan diperhitungkan
         sebagai penyetoran modal oleh Perseroan dalam bentuk lain selain uang
         (inbreng) sehubungan dengan Rencana PMDHMETD.

         Berdasarkan keterangan yang diperoleh dari Perseroan, ARSG merupakan
         pihak ketiga yang tidak terafiliasi dengan Perseroan. Latar belakang,
         manajemen, kepemilikan saham dan kegiatan usaha ARSG adalah sebagai
         berikut:




                                        16
Page 18
I.A.2.a.   Latar Belakang

           ARSG merupakan suatu perusahaan yang didirikan berdasarkan hukum
           Singapura pada tanggal 1 Maret 2021, terdaftar dengan nomor registrasi
           202107180D dan berdomisili di Singapura.


           Anggaran dasar ARSG telah mengalami beberapa kali perubahan, terakhir
           dengan 2nd Amandement Constitution of Asa Ren Pte. Ltd. tanggal
           20 Desember 2022 mengenai perubahan anggaran dasar ARSG.

           Kantor pusat ARSG beralamat di 231 Bain Street #04 – 49, Bras Basah
           Complex, Singapore 180231.

I.A.2.b.   Manajemen

           Susunan Direksi ARSG pada tanggal 31 Desember 2023 adalah sebagai
           berikut:

           Direksi
           Direktur                         :   Aloysius Liang Jiahao
           Direktur                         :   Teo Teck San
           Direktur                         :   Billy Boen
           Direktur                         :   Irawan




                                       17
Page 19
I.A.2.c.   Kepemilikan Saham

           Susunan pemegang saham ARSG berikut dengan kepemilikannya pada
           tanggal 31 Desember 2023 adalah sebagai berikut:

                                                                                                  (Dalam SGD)
                                                                              Persentase
                        Pemegang Saham                      Jumlah Saham                       Jumlah Modal
                                                                              Kepemilikan
           Aloysius Liang Jiahao                                   681.000            16,99%               649
           Royal Arta Jayamanggala                                 205.000             5,11%               195
           Magzhan Kenesbai                                        164.000             4,09%               156
           Kelvin Davis Hardjono                                   200.000             4,99%           200.000
           Prundjaya Capital Pte. Ltd.                             200.000             4,99%           200.000
           Sastrawan Kamto                                         200.000             4,99%           200.000
           Selina Loh                                              200.000             4,99%           200.000
           Viko Technologies Pte. Ltd.                             200.000             4,99%           200.000
           Marcy Venture Partners Fund II LP                       436.437            10,89%         3.024.297
           SBI Kejora Orbit Fund I, L.P.                           293.278             7,32%         2.032.275
           Ilumin8.ai Pte. Ltd.                                    195.519             4,88%         1.354.850
           Magzhan Kanesbai                                        178.572             4,45%         1.237.416
           Top Harvest Fund I                                      157.932             3,94%         1.094.393
           Naya Investor Holding Limited                           136.863             3,41%           948.395
           Top Harvest Fund I (Q), LP                              115.794             2,89%           802.398
           PT Cakrawala Data Integrasi                              97.759             2,44%           677.425
           NSV Maxwell Limited                                      97.759             2,44%           677.425
           PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk                        58.656             1,46%           406.455
           Marcy Venture Partners Culture Fund II LP                52.360             1,31%           362.829
           Shor Administrative Consultancy LLC                      46.045             1,15%           319.068
           Orbit Capital (Malaysia) Sdn Bhd                         39.104             0,98%           270.970
           Ivan Rizal Sini                                          23.022             0,57%           159.530
           Maxime Franzetti                                         19.552             0,49%           135.485
           Stefanus Ade Hadiwidjaja                                  9.776             0,24%            67.742
           Jumlah                                                 4.008.428          100,00%        14.571.953



I.A.2.d.   Kegiatan Usaha

           Ruang lingkup kegiatan usaha ARSG adalah bergerak dalam bidang penelitian
           dan pengembangan eksperimental pada bioteknologi, kehidupan dan ilmu
           kedokteran.

I.A.3.     Investor

           Dalam Rencana Transaksi, Investor merupakan pihak yang akan melakukan
           beberapa aksi korporasi sebagai berikut:

           •   Investor merencanakan untuk melakukan penjualan atas 392.674 saham
               atau setara dengan 9,80% saham ARSG kepada Perseroan dengan nilai
               transaksi sebesar USD 2,41 juta sehubungan dengan Rencana Pembelian
               Saham.




                                                       18
Page 20
           •   Investor merencanakan untuk melakukan divestasi atas 3.534.076 saham
               atau setara dengan 88,17% saham ARSG kepada Perseroan dengan nilai
               transaksi sebesar USD 21,69 juta sehubungan dengan Rencana Akuisisi
               dan Investor setuju untuk mengikatkan diri untuk mengalihkan Saham
               ARSG tersebut kepada Perseroan sebesar USD 21,69 juta, yang akan
               diperhitungkan sebagai penyetoran modal oleh Perseroan dalam bentuk
               lain selain uang (inbreng) akan diperhitungkan sebagai penyetoran modal
               oleh Perseroan dalam bentuk lain selain uang (inbreng) sehubungan
               dengan Rencana PMDHMETD.

           Berdasarkan keterangan yang diperoleh dari Perseroan, Perseroan merupakan
           pihak ketiga yang tidak terafiliasi dengan Investor. Latar belakang kepemilikan
           saham Investor pada ARSG adalah sebagai berikut:

I.A.3.a.   Kepemilikan Saham

           Kepemilikan saham Investor pada ARSG pada tanggal 31 Desember 2023
           adalah sebagai berikut:

                                                                                                  (Dalam SGD)
                                                                              Persentase
                        Pemegang Saham                      Jumlah Saham                       Jumlah Modal
                                                                              Kepemilikan
           Aloysius Liang Jiahao                                   681.000            16,99%               649
           PT Cakrawala Data Integrasi                              97.759             2,44%               195
           Sastrawan Kamto                                         200.000             4,99%               156
           Kelvin Davis Hardjono                                   200.000             4,99%           200.000
           Top Harvest Fund I                                      157.932             3,94%           200.000
           NSV Maxwell Limited                                      97.759             2,44%           200.000
           Marcy Venture Partners Culture Fund II LP                52.360             1,31%           200.000
           Stefanus Ade Hadiwidjaja                                  9.776             0,24%           200.000
           Viko Technologies Pte. Ltd.                             200.000             4,99%         3.027.756
           Royal Arta Jayamanggala                                 205.000             5,11%         1.356.400
           Prundjaya Capital Pte. Ltd.                             200.000             4,99%         1.238.832
           SBI Kejora Orbit Fund I, L.P.                           293.278             7,32%           949.480
           Maxime Franzetti                                         19.552             0,49%           803.316
           Naya Investor Holding Limited                           136.863             3,41%           678.200
           Ilumin8.ai Pte. Ltd.                                    195.519             4,88%           678.200
           Top Harvest Fund I (Q), LP                              115.794             2,89%           406.920
           Selina Loh                                              200.000             4,99%           363.245
           Shor Administrative Consultancy LLC                      46.045             1,15%           319.433
           Magzhan Kenesbai                                        342.572             8,55%           430.992
           Marcy Venture Partners Fund II LP                       436.437            10,89%           135.640
           Orbit Capital (Malaysia) Sdn Bhd                         39.104             0,98%            67.821
           Jumlah                                                 3.926.750           97,96%        11.457.235




                                                       19
Page 21
I.B.   Analisis Perjanjian dan Persyaratan yang Disepakati dalam Rencana Transaksi

       Pada tanggal 13 Maret 2024, Perseroan dan Investor telah menandatangani IA
       sehubungan dengan Rencana Transaksi. Pokok-pokok kesepakatan penting
       dalam IA adalah sebagai berikut:

       •   Pihak-pihak yang Bertransaksi

           Pihak-pihak yang bertransaksi berdasarkan IA adalah Perseroan dan
           Investor.

       •   Objek dan Nilai Rencana Transaksi

           Objek transaksi berdasarkan IA adalah sebagai berikut:

           •   Perseroan merencanakan untuk melakukan pembelian atas 392.674
               saham atau setara dengan 9,80% saham ARSG dari Investor dengan
               nilai transaksi sebesar USD 2,41 juta.

           •   Perseroan    merencanakan       untuk   melakukan   akuisisi  atas
               3.534.076 saham atau setara dengan 88,17% saham ARSG dari
               Investor dengan nilai transaksi sebesar USD 21,69 juta, yang mana
               Saham ARSG tersebut akan diperhitungkan sebagai penyetoran modal
               oleh Perseroan dalam bentuk lain selain uang (inbreng) sehubungan
               dengan Rencana PMDHMETD.

       •   Prasayarat

           Prasyarat berdasarkan IA adalah sebagai berikut:

           •   Prasyarat Investor

               Penyelesaian Transfer akan tunduk pada kepuasan atau pelepasan,
               tergantung pada keadaan, ketentuan investor berikut:

               a) Perseroan telah menyelesaikan uji tuntas yang dilakukan terhadap
                  Grup Asa Ren dan hasilnya memuaskan Perseroan yang dibuktikan
                  dengan surat konfirmasi yang diterbitkan Perseroan kepada
                  Investor;

               b) Seluruh persetujuan dan/atau otorisasi yang diperlukan untuk
                  transaksi, termasuk namun tidak terbatas pada persetujuan
                  perusahaan, persetujuan pemegang saham dan persetujuan pihak
                  ketiga sebagaimana disyaratkan berdasarkan hukum yang berlaku,
                  dokumen konstitusional Investor dan Grup Asa Ren, dan setiap
                  perjanjian dan/atau dokumen lain dimana Investor atau Grup Asa
                  Ren menjadi salah satu pihak, atau yang terikat atau tunduk pada
                  saham yang dialihkan dan saham dijual, telah diperoleh oleh
                  Investor;


                                      20
Page 22
        c) Tidak adanya perubahan merugikan yang material;

        d) Perjanjian Penguncian telah ditandatangani dengan baik oleh
           masing-masing Investor dan Perseroan, dalam bentuk yang dapat
           diterima oleh Perseroan;

        e) Kondisi wajar lainnya yang dapat diidentifikasi oleh Perseroan
           berdasarkan kebijakan mutlaknya berdasarkan hasil uji tuntas yang
           dilakukan terhadap Grup Asa Ren; dan

        f)   Dokumen Pengalihan telah ditandatangani dengan baik oleh
             Investor dan Perseroan dalam bentuk yang dapat diterima oleh
             Perseroan.

    •   Prasyarat Perseroan

        Penyelesaian Transfer akan tunduk pada kepuasan atau pelepasan,
        tergantung pada kondisi Perseoran berikut:

        a) Investor telah menyelesaikan uji tuntas yang dilakukan terhadap
           Perseroan dan hasilnya memuaskan Investor yang dibuktikan
           dengan surat konfirmasi yang diterbitkan Investor kepada
           Perseroan;

        b) Seluruh persetujuan, persetujuan dan/atau otorisasi yang diperlukan
           untuk transaksi, termasuk namun tidak terbatas pada persetujuan
           korporasi, persetujuan pemegang saham dan persetujuan pihak
           ketiga sebagaimana disyaratkan berdasarkan Hukum Yang Berlaku,
           dokumen konstitusi Perseroan, dan setiap perjanjian dan/atau
           perjanjian lainnya. dokumen dimana Perusahaan menjadi salah satu
           pihak, atau dimana Hak yang Dialihkan terikat atau tunduk padanya,
           telah diperoleh oleh Perseroan;

        c) kondisi wajar lainnya yang dapat diidentifikasi oleh Investor
             berdasarkan kebijakan mutlaknya berdasarkan hasil uji tuntas yang
             dilakukan terhadap Perseroan;

        d) Perseroan telah memperoleh pernyataan efektif yang diterbitkan
           oleh OJK yang menyatakan Pernyataan Pendaftaran dinyatakan
           efektif.

•   Hukum yang Berlaku

    Perjanjian ini diatur oleh, ditafsirkan, dan dinterpretasikan sesuai dengan
    hukum Negara Republik Indonesia.




                                21
Page 23
I.C.   Analisis atas Manfaat dan Risiko dari Rencana Transaksi

       Manfaat Rencana Transaksi adalah sebagai berikut:

       •   Rencana Transaksi memberikan peluang bagi Perseroan untuk
           memperkuat keseimbangan model bisnisnya agar mampu memberikan
           pelayanan yang tepat dan optimal kepada para pasien yang ingin
           melakukan pengecekan terhadap kesehatan dengan akurat. Saat ini,
           Perseroan memiliki Diagnos Genomics yang dapat memberikan fasilitas
           pemeriksaan genetik yang digunakan untuk mendeteksi dan
           mengidentifikasi perubahan genetik dan kromosom. Selain memberikan
           dukungan pelayanan terhadap pasien, Perseroan tetap berupaya
           mengoptimalkan perolehan pendapatan dari bisnis utama Perseroan. Untuk
           itu, dibutuhkan fleksibilitas, adaptasi, dan respon yang tangkas dalam
           mengelola seluruh kegiatan usaha secara seimbang agar mampu
           meningkatkan kinerja pendapatan Perseroan.

       •   Sejalan dengan strategi bisnis Perseroan dalam upayanya untuk terus
           meningkatkan kinerja keuangannya, Perseroan memandang fasilitas
           pemeriksaan genetik merupakan salah satu bagian yang memiliki peran
           penting dalam memperkuat ekosistem layanan penunjang kesehatan yang
           dimiliki Perseroan. Perseroan berpandangan bahwa ARSG merupakan
           mitra teknologi yang sempurna bagi Perseroan. Perseroan percaya pada
           apa yang saat ini sedang dilakukan ARSG, yaitu menggunakan data
           genetik Indonesia untuk merevolusi industri kesehatan dan dapat
           menumbuhkan layanan-layanan produk dan jasa yang dimiliki Perseroan.
           Dalam hal ini, Perseroan merencanakan untuk melakukan Rencana
           Transaksi, dimana Perseroan berharap Rencana Transaksi tersebut dapat
           meningkatkan sinergi Perseroan dan ARSG sehubungan dengan fokus
           kendali yang akan diperoleh Perseroan terhadap ARSG dan memperkuat
           kelangsungan usaha Perseroan pada masa yang akan datang.

       •   Dengan melakukan Rencana Transaksi, kerjasama antara Perseroan dan
           ARSG akan memungkinkan penggunaan sumber daya-sumber daya secara
           bersamaan, dimana dapat membantu proses bisnis dalam pemanfaatan
           sumber daya sehingga dapat mengoptimalkan biaya operasional
           Perseroan. Perseroan dan ARSG memiliki kapabilitas bisnis yang berbeda,
           namun akan saling melengkapi kelemahan dan kekuatan masing-masing,
           sehingga menciptakan efisiensi biaya yang mana berguna untuk
           mendukung pengembangan bisnis Perseroan bisnis di masa depan.




                                     22
Page 24
•   Manajemen Perseroan berkeyakinan bahwa Rencana Transaksi sejalan
    dengan tujuan bersama untuk menciptakan perusahaan pelayanan
    penunjang kesehatan yang lebih terintegrasi dan memperluas pangsa
    pasar Perseroan dan ARSG secara konsolidasian serta menciptakan
    sinergi perusahaan yang lebih kuat dan lebih mampu bersaing dengan
    perusahaan sejenis lainnya sehingga diharapkan dapat memberikan
    kontribusi positif terhadap kinerja keuangan konsolidasian Perseroan yang
    pada akhirnya memberikan nilai tambah bagi seluruh pemegang saham
    Perseroan.

•   Rencana Transaksi merupakan salah satu strategi Perseroan dalam
    melakukan pengembangan portofolio bisnis yang akan didapat Perseroan
    melalui pertumbuhan anorganik, yaitu dengan melakukan akuisisi atas
    Saham ARSG dan menjalankan Rencana PMDHMETD dengan skema
    penyetoran modal dalam bentuk lain selain uang (inbreng) yang diyakini
    akan memberikan kemudahan atas perolehan sumber pendanaan, efisiensi
    atas biaya transaksi dan waktu.

•   Setelah Rencana Transaksi menjadi efektif, Perseroan memiliki potensi nilai
    tambah yang dihasilkan dengan mengkonsolidasikan kinerja keuangan
    ARSG terhadap laporan keuangan konsolidasian Perseroan yang
    diharapkan dapat meningkatkan struktur kapital dan kapitalisasi pasar
    Perseroan di masa yang akan datang.

Risiko Rencana Transaksi adalah sebagai berikut:

•   Perseroan mungkin akan kehilangan kesempatan untuk memanfaatkan
    sumber dana untuk investasi lain yang mungkin lebih menguntungkan
    dibandingkan dengan Rencana Pembelian Saham dan Rencana Akuisisi.

•   Setelah Rencana Transaksi menjadi efektif, bilamana manajemen
    Perseroan perlu melakukan suatu proses integrasi atas kegiatan
    operasional Perseroan dan ARSG yang dalam pelaksanaannya berpotensi
    meningkatnya biaya operasional, maka hal tersebut dapat memberikan
    dampak bagi kinerja keuangan konsolidasian Perseroan di masa yang akan
    datang.

•   Dalam menjalankan kegiatan usahanya di bidang menyediakan pelayanan
    penunjang kesehatan, seperti laboratorium kesehatan, pusat gambar
    diagnosa lainnya, laboratorium pemeriksaan darah, gudang farmasi, bank
    mata, bank darah, bank sperma, bank transplantasi organ, dan pelayanan
    penunjang medik lainnya serta sejak Juli 2022, Perseroan juga bergerak
    dalam menyediakan aktivitas klinik swasta, Perseroan tidak terlepas dari
    berbagai risiko usaha yang dihadapi, antara lain kebijakan/peraturan
    Pemerintah yang berpotensi memberikan dampak bagi kelangsungan
    Perseroan.




                                23
Page 25
II.       ANALISIS KUALITATIF ATAS RENCANA TRANSAKSI

II.A.     Asa Ren Pte. Ltd.

II.A.1.   Latar Belakang

          ARSG merupakan suatu perusahaan yang didirikan berdasarkan hukum
          Singapura pada tanggal 1 Maret 2021, terdaftar dengan nomor registrasi
          202107180D dan berdomisili di Singapura.

          Anggaran dasar ARSG telah mengalami beberapa kali perubahan, terakhir
          dengan 2nd Amandement Constitution of Asa Ren Pte. Ltd. tanggal
          20 Desember 2022 mengenai perubahan anggaran dasar ARSG.

          ARSG memiliki kantor pusat di 231 Bain Street #04 – 49, Bras Basah Complex,
          Singapore 180231. ARSG mulai beroperasi komersial pada tanggal
          1 Maret 2021.

II.A.2.   Kegiatan Usaha

          Ruang lingkup kegiatan usaha ARSG adalah bergerak dalam bidang penelitian
          dan pengembangan eksperimental pada bioteknologi, kehidupan dan ilmu
          kedokteran.

II.B.     Tinjauan Industri ARSG

II.B.1.   Tinjauan Industri Laboratorium Kesehatan di Dunia

          Industri laboratorium kesehatan merupakan sektor yang terus berkembang
          seiring dengan peningkatan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga
          kesehatan. Industri ini meliputi berbagai jenis layanan mulai dari pemeriksaan
          kesehatan dasar seperti tes darah dan urin hingga pemeriksaan lanjutan
          seperti tes genetik dan radiologi. Selain itu peningkatan jumlah kasus penyakit
          menular dan non-menular seperti penyakit tuberculosis, kardiovaskular, kanker,
          dan diabetes terus meningkat diseluruh dunia sehingga meningkatkan
          permintaan akan layanan laboratorium yang diperlukan untuk diagnosis dan
          pengobatan.




                                         24
Page 26
Ukuran Pasar Layanan Laboratorium Klinis
Untuk Tahun 2022 - 2030
(Dalam miliar USD)

        300,00

        250,00

        200,00

        150,00

        100,00

         50,00

              -
                  2022   2023   2024   2025   2026   2027   2028   2029   2030
      Miliar USD 210,00 216,72 223,87 231,48 239,59 248,21 257,39 267,18 277,59

Sumber : Precedence Research


Berdasarkan data yang didapat dari Precedence Research dalam laporannya
dengan judul Clinical Laboratory Services Market (By Test Type: Human and
Tumor Genetics, Clinical Chemistry, Medical Microbiology and Cytology,
Genetic Testing, Drug of Abuse Testing, Other Esoteric Tests; By Service
Provider: Hospital based laboratories, Standalone laboratories, Clinic based
laboratories; By Application) - Global Industry Analysis, Size, Share, Growth,
Trends, Regional Outlook, and Forecast 2023 – 2032, ukuran pasar layanan
laboratorium klinis mencapai angka USD 210,00 miliar pada tahun 2022, dan
akan mencapai angka USD 277,59 miliar pada tahun 2030. Hal yang menjadi
faktor dalam pertumbuhan industri ini adalah meningkatnya prevalensi penyakit
secara global. Penyakit seperti kanker, diabetes, dan HIV harus dilakukan
diagnosis dan diobati dengan alat dan teknologi terkini, maka dari itu
permintaan dan kebutuhan akan diagnosis penyakit dini meningkat di seluruh
dunia. Selain itu perkembangan teknologi juga membuat industri ini semakin
cepat berkembang.

Salah satu faktor lain yang mendorong pertumbuhan dan perkembangan pasar
layanan laboratorium klinis global adalah pertumbuhan populasi geriatri atau
populasi lanjut usia yang meningkat dengan cepat di negara-negara maju dan
berkembang. Orang tua mudah terkena gangguan kronis dan kadang-kadang
terinfeksi penyakit baru. Oleh karena itu, permintaan akan layanan laboratorium
klinis tumbuh dengan cepat. Dampak pandemi COVID-19 terhadap
pertumbuhan pasar layanan laboratorium klinis global bersifat moderat. Wabah
COVID-19 mengakibatkan peningkatan permintaan uji klinis di seluruh industri
layanan kesehatan. Akibat wabah virus corona, pentingnya layanan
laboratorium klinis telah meningkat secara signifikan. Ini berdampak positif
pada pertumbuhan pasar layanan laboratorium klinis.



                                25
Page 27
Kawasan Asia-Pasifik diperkirakan akan berkembang paling cepat. Tiongkok
dan India menjadi negara yang mendominasi pasar layanan laboratorium klinis
di Asia-Pasifik. Kegiatan penelitian dan pengembangan yang sedang
berlangsung dikombinasikan dengan inisiatif Pemerintah menciptakan peluang
baru bagi pertumbuhan pasar layanan laboratorium klinis di wilayah tersebut.
Selain itu, ada faktor seperti urbanisasi yang pesat dan peningkatan
pendapatan yang dapat dibelanjakan juga mendorong pertumbuhan pasar
layanan laboratorium klinis di Asia-Pasifik.

Berdasarkan data yang diperoleh dari Technavio, dengan judul laporannya
yaitu Clinical Laboratory Services Market by End-user, Application, and
Geography – Forecast and Analysis 2023 – 2027, Ukuran pasar untuk pasar
layanan laboratorium klinis diperkirakan akan tumbuh dengan pertumbuhan
majemuk tahunan (CAGR) sebesar 10,25% antara tahun 2022 – 2027. Ukuran
pasar ini diperkirakan akan meningkat sebesar USD 147,44 miliar. Faktor yang
mendukung pertumbuhan industri ini adalah pertumbuhan populasi geriatri,
peningkatan prevalensi penyakit kronis, dan munculnya otomatisasi dan
robotika laboratorium.

Otomatisasi dan robotika laboratorium mendorong pertumbuhan pasar.
Prosedur diagnostik dan pengujian kini lebih efektif dan efisien berkat adanya
robotika. Hal ini membuat laboratorium klinis yang sepenuhnya otomatis dapat
menawarkan hasil dengan kualitas yang tinggi dengan harga yang pantas.
Laboratorium klinis otomatis yang canggih dapat meningkatkan keluaran,
meningkatkan kualitas data eksperimen, dan mempersingkat waktu siklus untuk
proses laboratorium.

Berdasarkan data yang diperoleh dari dari Research and Markets, dengan
laporan nya yang berjudul Medical and Diagnostic Laboratory Services Global
Market Report 2024, pangsa pasar layanan laboratorium dan diagnostik telah
berkembang pesat dalam beberapa tahun terakhir. Pangsa pasar industri ini
akan tumbuh dari USD 189,45 miliar pada tahun 2023 menjadi
USD 207,50 miliar pada tahun 2024 atau setara dengan 9,50%. Faktor yang
membuat industri ini terus berkembang akibat penyakit global yang sedang
mengalami transformasi karena banyaknya faktor seperti prevalensi pekerjaan
menetap, gaya hidup sibuk, dan perubahan preferensi konsumen. Penyakit
yang semakin sering ditemui adalah kanker, diabetes, dan penyakit
kardiovaskular, yang disebabkan oleh jam kerja yang panjang, berkurangnya
aktivitas fisik, serta pola makan dan minum yang tidak sehat.




                               26
Page 28
          Berdasarkan data yang didapat dari Grand View Research, Pasar pengujian
          genetik bernilai USD 7.421,08 juta pada tahun 2022 dan didiperkirakan akan
          meningkat dengan CAGR sebesar 22,00%. Faktor yang membuat pasar
          mengalami pertumbuhan adalah meningkatnya kesadaran akan skrining bayi
          baru lahir dan meningkatnya prevalensi kelainan genentik. Lalu ada juga faktor
          seperti peningkatan program pemetaan genom, peningkatan pengeluaran
          layanan kesehatan, kemajuan teknologi dan peningkatan akan penerapan
          pengurutan generasi berikutnya. Teknologi pengurutan DNA semakin banyak
          digunakan untuk identifikasi dan karakterisasi berbagai jenis kanker dan
          beberapa kelainan genetik.

          Pengujian atau pembuatan profil genetik dengan penerapan pengurutan DNA
          tumor mengidentifikasi perubahan DNA yang unik. Pengetahuan tentang
          perubahan genetik selanjutnya membantu dalam menentukan rencana
          pengobatan yang ditargetkan secara spesifik. Oleh karena itu, peningkatan
          kejadian kanker dan kelainan genetik mendorong permintaan akan pengujian
          genetik di lingkungan klinis dan penelitian.

          Tes diagnostik seperti tes HbA1c untuk pemantauan diabetes, biopsi, tes
          penanda tumor, pemindaian tulang, dan teknik pencitraan tingkat lanjut seperti
          magnetic resonance imaging dan computed tomography (CT) scan untuk
          diagnosis kanker, serta elektrokardiogram, rontgen dada, CT scan jantung, dan
          tes stres untuk mendeteksi penyakit kardiovaskular, sangat diminati. Karena
          penyakit yang berhubungan dengan gaya hidup terus meningkat, permintaan
          akan tes diagnostik untuk mengidentifikasi dan mengelola kondisi ini
          diperkirakan akan mendorong pasar layanan laboratorium medis dan diagnostik
          ke depannya.

II.B.2.   Tinjauan Industri Laboratorium Kesehatan di Indonesia

          Laboratorium kesehatan memegang peranan penting dalam menunjang
          industri pelayanan kesehatan di setiap negara. Karena kontribusi dari setiap
          laboratorium kesehatan, para tenaga medis di rumah sakit atau klinik bisa
          mendiagnosis suatu penyakit atau gejala penyakit dengan tepat. Karena
          layanan yang beragam sehingga berpengaruh terhadap pertumbuhan industri
          laboratorium kesehatan dan diperkirakan akan terus mengalami peningkatan
          pada masa mendatang.




                                         27
Page 29
Jumlah Kematian di Indonesia Berdasarkan Penyebabnya
2017 - 2022
(Dalam ribu kasus)

            Lainnya

         Keracunan

 Kecelakaan lainnya

    Kecelakaan lalin

   Penyakit menular

Penyakit tak menular

                       -    1.000,00    2.000,00   3.000,00      4.000,00   5.000,00   6.000,00    7.000,00     8.000,00

           Penyakit tak                                              Kecelakaan
                           Penyakit menular   Kecelakaan lalin                         Keracunan              Lainnya
            menular                                                    lainnya
 Kasus      7.040,00           231,72              131,99               95,68            13,01                565,98

Sumber: Databoks

Selanjutnya, berdasarkan data yang diperoleh dari Databoks, jumlah kematian
di Indonesia pada tahun 2017 - 2022 berdasarkan penyebab nya paling banyak
disebabkan oleh penyakit yang tidak menular sebanyak 7,04 juta kasus dari
data sebanyak 8,08 juta kasus. Untuk hal itu menurut Menteri Kesehatan,
menyatakan bahwa penyakit tidak menular kini mendominasi di kalangan
pasien. Program yang dilakukan adalah skrining kesehatan menggunakan alat
berteknologi terbaru pada 14 penyakit, antara lain terhadap penyakit stroke,
diabetes, hipertensi, kanker, jantung, TBC, dan lainnya, yang dimana penyakit
tersebut perlu dilakukan diagnosa terlebih dahulu dan memerlukan
laboratorium kesehatan untuk melakukannya.

Indonesia saat ini sendiri menempati posisi ke empat dalam negara dengan
pengidap diabetes terbanyak di dunia. Berdasarkan data dari divisi Endokrin,
Metabolik dan Diabetes Departemen Ilmu Penyakit Dalam Rumah Sakit Dr
Cipto Mangunkusumo-Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, diperkirakan
saat ini di seluruh dunia, lebih dari 500 juta orang yang berusia 20 – 79 tahun
yang menderita diabetes dan diperkirakan akan mencapai 650 juta pada tahun
2030 sehingga mendorong industri laboratorium kesehatan sendiri terus untuk
memenuhi kebutuhan konsumen dengan menyediakan jasa yang berkualitas
dalam rangka menangani penyakit tersebut mengingat untuk melakukan
diagnosa atas penyakit tersebut diperlukan melalui deteksi atas tes darah.




                                              28
Page 30
Pendapatan Pasar Perawatan Rawat Inap Di Indonesia
Untuk Tahun 2023 - 2028
(Dalam miliar USD)

          20,00

          18,00

          16,00

          14,00

          12,00

          10,00

           8,00

           6,00

           4,00

           2,00

                -
                    2023    2024     2025     2026      2027      2028
      Miliar USD    14,39   15,16    15,94    16,77     17,61     18,44

Sumber : Statista


Berdasarkan data yang didapat dari Statista, pendapatan untuk pasar
perawatan rawat inap di Indonesia pada tahun 2023 mencapai angka
USD 14,39 miliar, dan akan bertumbuh sebesar USD 0,77 miliar atau setara
dengan 5,35% pada tahun 2024 sehingga mencapai angka USD 15,16 miliar.
Industri perawatan rawat inap memiliki CAGR sebesar 5,05% sehingga pada
tahun 2028 diproyeksikan pendapatan untuk pasar perawatan rawat ini ini
mencapai angka USD 18,44 miliar. Faktor utama pertumbuhan industri ini
adalah pertumbuhan populasi sehingga menyebabkan meningkatnya
kebutuhan layanan kesehatan, lalu terjadinya lonjakan permintaan
pertumbuhan kelas menengah dan peningkatan investasi Pemerintah dalam
infrastruktur layanan kesehatan. Selanjutnya, faktor lain yang membuat pasar
ini berkembang adalah meningkatnya jumlah lansia di Indonesia sehingga
membuat permintaan terhadap lansia yang memerlukan rawat inap dan
perawatan khusus lebih tinggi.

Dengan jumlah penduduk Indonesia yang sangat tinggi dan risiko akan
penyakit kronis yang diderita penduduk usia lanjut, maka kebutuhan akan
laboratorium kesehatan sebagai pendeteksi awal akan penyakit menjadi
penting. Dengan demikian, industri laboratorium kesehatan akan terus
berkontribusi bagi layanan kesehatan dan perekonomian Indonesia.




                                29
Page 31
II.C.   Kegiatan Operasional dan Prospek Usaha

        Ruang lingkup kegiatan usaha Perseroan adalah bergerak dalam bidang
        menyediakan pelayanan penunjang kesehatan.

        Dalam menjawab tantangan tersebut, Perseroan mempersiapkan ICLS, dimana
        Perseroan fokus untuk menyediakan High Quality Clinical Diagnostics Services
        yang konsisten, terpercaya, dan dapat diandalkan untuk semua mitra kerja dan
        pelanggan. Dalam ICLS, terdapat tiga komponen penting yang membentuk
        sebuah ekosistem laboratorium yang terintegrasi yaitu excellent laboratory,
        digital integration, dan diagnos institute. Dalam excellent laboratory, Perseroan
        fokus pada tiga macam laboratorium yang dapat membantu memaksimalkan
        pengumpulan sampel yaitu clinical laboratory, genomic laboratory, dan digital
        PCR laboratory. Setelah mengoptimalkan pengumpulan sample, Perseroan
        melakukan pelayanan informasi mengenai hasil sampel kepada masyarakat
        melalui proses digitalisasi dengan memberikan pelayanan rumah ke rumah dan
        juga customer service, konsultasi melalui daring, dan juga untuk melakukan
        pemesanan laboratorium melalui daring. Proses selanjutnya yang dapat
        membantu meningkatkan kualitas pelayanan laboratorium yaitu dengan riset
        dan pengembangan serta edukasi masyarakat mengenai kesehatan melalui
        Diagnos Institute.

        Perseroan juga meluncurkan laboratorium baru yaitu Diagnos Genomics yang
        merupakan perkembangan dari Diagnos Clinical Laboratory yang memiliki
        fokus untuk melakukan pemeriksaan genetik. Pemeriksaan genetik merupakan
        cara untuk mendeteksi dan mengidentifikasi perubahan genetik dan kromosom.
        Hasil pemeriksaan genetik membantu menunjukkan kondisi genetik serta
        mengetahui kemungkinan seseorang mewarisi kelainan genetik. Program
        selanjutnya Perseroan yaitu DNAnswer yang merupakan sebuah layanan di
        Diagnos Genomics yang melayani pengujian genetik dengan visi memberikan
        layanan berkualitas dan handal. Pemeriksaan genetik ini dapat membantu
        pasien-pasien yang ingin mengetahui sifat-sifat yang dibawa dan untuk
        mengetahui penyakit-penyakit apa saja yang terkategori sebagai penyakit
        bawaan.

        Selain itu, Perseroan meluncurkan DNAandMe sebuah platform digital yang
        fokus dalam memberikan informasi mengenai diet, nutrisi, dan risiko penyakit
        dari masing-masing individu yang sudah melakukan pemeriksaan genetik. Hasil
        dari tes yang dilakukan di laboratorium kemudian disajikan secara digital
        melalui aplikasi yang dapat membuat penggunanya dapat mengakses hasil dari
        tes dimanapun dan kapanpun. Beberapa fitur yang dapat dilihat pada
        DNAandMe antara lain adalah reaksi tubuh terhadap alergi, tingkat kebugaran,
        karakteristik perilaku, kesehatan gigi, dan sistem kekebalan tubuh.




                                        30
Page 32
        Dalam rangka mengembangkan kegiatan usaha Perseroan khususnya pada
        bidang laboratorium kesehatan, serta dalam rangka penerapan strategi dan
        upaya Perseroan dalam menghadapi pertumbuhan yang pesat dalam bisnis
        laboratorium kesehatan, Perseroan merencanakan untuk memperluas
        pasarnya dengan melakukan Rencana Akuisisi dengan harapan bahwa
        Perseroan dapat meningkatkan kinerja keuangan konsolidasiaan Perseroan
        dan mengurangi risiko bisnis. Langkah strategis ini akan meningkatkan daya
        saing kedua perusahaan secara keseluruhan dan berkontribusi pada
        pertumbuhan Perseroan, serta berpotensi meningkatkan daya tawar
        (bargaining power) dengan pemasok maupun pelanggan.

        Dari segi operasional, Perseroan akan terus meningkatkan produktivitas
        dengan mengembangkan sistem laboratorium kesehatan khususnya
        laboratorium pemeriksaan genetik. Selain dapat menghasilkan proses produksi
        yang lebih efektif dan efisien, langkah ini juga diharapkan dapat meningkatkan
        program efisiensi biaya yang tengah berjalan. Pengembangan kompetensi
        karyawan juga akan direalisasikan Perseroan secara berkesinambungan
        dengan ARSG. Perseroan selalu mengutamakan kepuasan pelanggan dengan
        menghasilkan hasil laboratorium yang akurat, pelayanan kepada pasien
        senyaman dan semaksimal mungkin, serta visualisasi hasil tes yang user
        friendly dan sudah dikemas dalam bentuk digital.

II.D.   Alasan Dilakukan Rencana Transaksi

        Alasan dilakukannya Rencana Transaksi adalah sebagai berikut:

        •   Rencana Transaksi memberikan peluang bagi Perseroan untuk
            memperkuat keseimbangan model bisnisnya agar mampu memberikan
            pelayanan yang tepat dan optimal kepada para pasien yang ingin
            melakukan pengecekan terhadap kesehatan dengan akurat. Saat ini,
            Perseroan memiliki Diagnos Genomics yang dapat memberikan fasilitas
            pemeriksaan genetik yang digunakan untuk mendeteksi dan
            mengidentifikasi perubahan genetik dan kromosom. Selain memberikan
            dukungan pelayanan terhadap pasien, Perseroan tetap berupaya
            mengoptimalkan perolehan pendapatan dari bisnis utama Perseroan. Untuk
            itu, dibutuhkan fleksibilitas, adaptasi, dan respon yang tangkas dalam
            mengelola seluruh kegiatan usaha secara seimbang agar mampu
            meningkatkan kinerja pendapatan Perseroan.




                                       31
Page 33
•   Sejalan dengan strategi bisnis Perseroan dalam upayanya untuk terus
    meningkatkan kinerja keuangannya, Perseroan memandang fasilitas
    pemeriksaan genetik merupakan salah satu bagian yang memiliki peran
    penting dalam memperkuat ekosistem layanan penunjang kesehatan yang
    dimiliki Perseroan. Perseroan berpandangan bahwa ARSG merupakan
    mitra teknologi yang sempurna bagi Perseroan. Perseroan percaya pada
    apa yang saat ini sedang dilakukan ARSG, yaitu menggunakan data
    genetik Indonesia untuk merevolusi industri kesehatan dan dapat
    menumbuhkan layanan-layanan produk dan jasa yang dimiliki Perseroan.
    Dalam hal ini, Perseroan merencanakan untuk melakukan Rencana
    Transaksi, dimana Perseroan berharap Rencana Transaksi tersebut dapat
    meningkatkan sinergi Perseroan dan ARSG sehubungan dengan fokus
    kendali yang akan diperoleh Perseroan terhadap ARSG dan memperkuat
    kelangsungan usaha Perseroan pada masa yang akan datang.

•   Dengan melakukan Rencana Transaksi, kerjasama antara Perseroan dan
    ARSG akan memungkinkan penggunaan sumber daya-sumber daya secara
    bersamaan, dimana dapat membantu proses bisnis dalam pemanfaatan
    sumber daya sehingga dapat mengoptimalkan biaya operasional
    Perseroan. Perseroan dan ARSG memiliki kapabilitas bisnis yang berbeda,
    namun akan saling melengkapi kelemahan dan kekuatan masing-masing,
    sehingga menciptakan efisiensi biaya yang mana berguna untuk
    mendukung pengembangan bisnis Perseroan bisnis di masa depan.

•   Manajemen Perseroan berkeyakinan bahwa Rencana Transaksi sejalan
    dengan tujuan bersama untuk menciptakan perusahaan pelayanan
    penunjang kesehatan yang lebih terintegrasi dan memperluas pangsa
    pasar Perseroan dan ARSG secara konsolidasian serta menciptakan
    sinergi perusahaan yang lebih kuat dan lebih mampu bersaing dengan
    perusahaan sejenis lainnya sehingga diharapkan dapat memberikan
    kontribusi positif terhadap kinerja keuangan konsolidasian Perseroan yang
    pada akhirnya memberikan nilai tambah bagi seluruh pemegang saham
    Perseroan.

•   Rencana Transaksi merupakan salah satu strategi Perseroan dalam
    melakukan pengembangan portofolio bisnis yang akan didapat Perseroan
    melalui pertumbuhan anorganik, yaitu dengan melakukan akuisisi atas
    Saham ARSG dan menjalankan Rencana PMDHMETD dengan skema
    penyetoran modal dalam bentuk lain selain uang (inbreng) yang diyakini
    akan memberikan kemudahan atas perolehan sumber pendanaan, efisiensi
    atas biaya transaksi dan waktu.

•   Setelah Rencana Transaksi menjadi efektif, Perseroan memiliki potensi nilai
    tambah yang dihasilkan dengan mengkonsolidasikan kinerja keuangan
    ARSG terhadap laporan keuangan konsolidasian Perseroan yang
    diharapkan dapat meningkatkan struktur kapital dan kapitalisasi pasar
    Perseroan di masa yang akan datang.




                                32
Page 34
II.E.   Analisis Keuntungan dan Kerugian dari Rencana Transaksi

        Keuntungan Rencana Transaksi adalah sebagai berikut:

        •   Rencana Transaksi memberikan peluang bagi Perseroan untuk
            memperkuat keseimbangan model bisnisnya agar mampu memberikan
            pelayanan yang tepat dan optimal kepada para pasien yang ingin
            melakukan pengecekan terhadap kesehatan dengan akurat. Saat ini,
            Perseroan memiliki Diagnos Genomics yang dapat memberikan fasilitas
            pemeriksaan genetik yang digunakan untuk mendeteksi dan
            mengidentifikasi perubahan genetik dan kromosom. Selain memberikan
            dukungan pelayanan terhadap pasien, Perseroan tetap berupaya
            mengoptimalkan perolehan pendapatan dari bisnis utama Perseroan. Untuk
            itu, dibutuhkan fleksibilitas, adaptasi, dan respon yang tangkas dalam
            mengelola seluruh kegiatan usaha secara seimbang agar mampu
            meningkatkan kinerja pendapatan Perseroan.

        •   Sejalan dengan strategi bisnis Perseroan dalam upayanya untuk terus
            meningkatkan kinerja keuangannya, Perseroan memandang fasilitas
            pemeriksaan genetik merupakan salah satu bagian yang memiliki peran
            penting dalam memperkuat ekosistem layanan penunjang kesehatan yang
            dimiliki Perseroan. Perseroan berpandangan bahwa ARSG merupakan
            mitra teknologi yang sempurna bagi Perseroan. Perseroan percaya pada
            apa yang saat ini sedang dilakukan ARSG, yaitu menggunakan data
            genetik Indonesia untuk merevolusi industri kesehatan dan dapat
            menumbuhkan layanan-layanan produk dan jasa yang dimiliki Perseroan.
            Dalam hal ini, Perseroan merencanakan untuk melakukan Rencana
            Transaksi, dimana Perseroan berharap Rencana Transaksi tersebut dapat
            meningkatkan sinergi Perseroan dan ARSG sehubungan dengan fokus
            kendali yang akan diperoleh Perseroan terhadap ARSG dan memperkuat
            kelangsungan usaha Perseroan pada masa yang akan datang.

        •   Dengan melakukan Rencana Transaksi, kerjasama antara Perseroan dan
            ARSG akan memungkinkan penggunaan sumber daya-sumber daya secara
            bersamaan, dimana dapat membantu proses bisnis dalam pemanfaatan
            sumber daya sehingga dapat mengoptimalkan biaya operasional
            Perseroan. Perseroan dan ARSG memiliki kapabilitas bisnis yang berbeda,
            namun akan saling melengkapi kelemahan dan kekuatan masing-masing,
            sehingga menciptakan efisiensi biaya yang mana berguna untuk
            mendukung pengembangan bisnis Perseroan bisnis di masa depan.




                                      33
Page 35
•   Manajemen Perseroan berkeyakinan bahwa Rencana Transaksi sejalan
    dengan tujuan bersama untuk menciptakan perusahaan pelayanan
    penunjang kesehatan yang lebih terintegrasi dan memperluas pangsa
    pasar Perseroan dan ARSG secara konsolidasian serta menciptakan
    sinergi perusahaan yang lebih kuat dan lebih mampu bersaing dengan
    perusahaan sejenis lainnya sehingga diharapkan dapat memberikan
    kontribusi positif terhadap kinerja keuangan konsolidasian Perseroan yang
    pada akhirnya memberikan nilai tambah bagi seluruh pemegang saham
    Perseroan.

•   Rencana Transaksi merupakan salah satu strategi Perseroan dalam
    melakukan pengembangan portofolio bisnis yang akan didapat Perseroan
    melalui pertumbuhan anorganik, yaitu dengan melakukan akuisisi atas
    Saham ARSG dan menjalankan Rencana PMDHMETD dengan skema
    penyetoran modal dalam bentuk lain selain uang (inbreng) yang diyakini
    akan memberikan kemudahan atas perolehan sumber pendanaan, efisiensi
    atas biaya transaksi dan waktu.

•   Setelah Rencana Transaksi menjadi efektif, Perseroan memiliki potensi nilai
    tambah yang dihasilkan dengan mengkonsolidasikan kinerja keuangan
    ARSG terhadap laporan keuangan konsolidasian Perseroan yang
    diharapkan dapat meningkatkan struktur kapital dan kapitalisasi pasar
    Perseroan di masa yang akan datang.

Kerugian Rencana Transaksi adalah sebagai berikut:

•   Perseroan mungkin akan kehilangan kesempatan untuk memanfaatkan
    sumber dana untuk investasi lain yang mungkin lebih menguntungkan
    dibandingkan dengan Rencana Pembelian Saham dan Rencana Akuisisi.

•   Setelah Rencana Transaksi menjadi efektif, bilamana manajemen
    Perseroan perlu melakukan suatu proses integrasi atas kegiatan
    operasional Perseroan dan ARSG yang dalam pelaksanaannya berpotensi
    meningkatnya biaya operasional, maka hal tersebut dapat memberikan
    dampak bagi kinerja keuangan konsolidasian Perseroan di masa yang akan
    datang.

•   Dalam menjalankan kegiatan usahanya di bidang menyediakan pelayanan
    penunjang kesehatan, seperti laboratorium kesehatan, pusat gambar
    diagnosa lainnya, laboratorium pemeriksaan darah, gudang farmasi, bank
    mata, bank darah, bank sperma, bank transplantasi organ, dan pelayanan
    penunjang medik lainnya serta sejak Juli 2022, Perseroan juga bergerak
    dalam menyediakan aktivitas klinik swasta, Perseroan tidak terlepas dari
    berbagai risiko usaha yang dihadapi, antara lain kebijakan/peraturan
    Pemerintah yang berpotensi memberikan dampak bagi kelangsungan
    Perseroan.




                                34
Page 36
II.F.   Analisis Keuntungan dan Kerugian apabila Perseroan membentuk entitas baru
        atau menambah kegiatan usaha baru yang sejenis dengan ARSG/entitas
        anaknya

        Keuntungan apabila Perseroan membentuk entitas baru atau menambah
        kegiatan usaha baru yang sejenis dengan ARSG/entitas anaknya sebagai
        berikut:

        •   Perseroan mungkin tidak perlu mengeluarkan biaya investasi yang besar
            seperti yang dikeluarkan Perseroan pada saat melakukan pengalihan
            saham ARSG, dan modal belanja perseroan dapat dialihkan untuk
            pengembangan produk dan pengembangan bisnis Perseroan.

        •   Memiliki kesempatan untuk membangun reputasi dan merek produk dari
            awal dan mengembangkan arah dan produk yang sesuai dengan visi dan
            nilai-nilai pendiri.

        •   Perseroan tidak perlu melakukan proses integrasi bisnis yang panjang dan
            melelahkan dikarenakan penyatuan budaya serta nilai perusahaan yang
            mungkin akan berbeda dikarenakan membuat usaha baru dari awal.

        Kerugian apabila Perseroan membentuk entitas baru atau menambah kegiatan
        usaha baru yang sejenis dengan ARSG/entitas anaknya sebagai berikut:

        •   Perseroan memerlukan investasi dana dan waktu yang lama untuk memulai
            penelitian dan pengembangan layanan kesehatan yang menggunakan
            teknologi genetik dan bioinformatik sehingga dapat melakukan analisa
            pemeriksaan yang dimiliki oleh ARSG.

        •   Perseroan harus membentuk tim yang tepat, guna membentuk layanan
            pemeriksaaan yang serupa, dimana dalam kondisi industri pemeriksaan
            genetik yang masih dini di Indonesia, ketersediaan sumber daya manusia
            akan menjadi tantangan yang besar yang menyebabkan resiko bisnis
            menjadi semakin lebih besar.

        •   Perseroan harus membentuk ulang reputasi dan merek produk dari awal
            dan akan memposisikan pemain-pemain genetik seperti ARSG yang
            menjadi early adopter sebagai saingan usaha yang kemampuan teknis
            yang lebih mumpuni.




                                      35
Page 37
III.       ANALISIS KUANTITATIF ATAS RENCANA TRANSAKSI

III.A.     Analisis atas Kinerja Historis Perseroan

           Laporan keuangan Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal
           31 Desember 2023 telah diaudit oleh KAP TSFBR dengan pendapat wajar
           tanpa pengecualian. Laporan keuangan Perseroan untuk tahun yang berakhir
           pada tanggal 31 Desember 2022 telah diaudit oleh KAP TSFBR dengan
           pendapat wajar tanpa pengecualian. Laporan keuangan Perseroan untuk tahun
           yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 telah diaudit oleh KAP TSFBR
           dengan pendapat wajar tanpa pengecualian dengan hal lain. Laporan
           keuangan Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal
           31 Desember 2020 telah diaudit oleh KAP KNMTR dengan pendapat wajar
           tanpa pengecualian. Laporan keuangan Perseroan untuk tahun yang berakhir
           pada tanggal 31 Desember 2019 sebagaimana tertuang dalam laporan
           keuangan Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal
           31 Desember 2020 telah diaudit oleh KAP KNMTR dengan pendapat wajar
           tanpa pengecualian.

           Ikhtisar data keuangan penting Perseroan adalah sebagai berikut:

III.A.1.   Laporan Posisi Keuangan
                                                                                              (Dalam jutaan Rupiah)

                                Keterangan            31/12/23    31/12/22    31/12/21    31/12/20     31/12/19

           ASET
           ASET LANCAR
           Kas dan bank                                  10.245      28.011      44.720      16.538          1.393
           Investasi jangka pendek                        1.696       2.543       6.507           -              -
           Piutang usaha
             Pihak berelasi - neto                       28.551      29.909      16.971      26.594          7.414
             Pihak ketiga - neto                          9.729      12.513      24.759      24.222             19
           Piutang lain-lain                              6.972       7.033      32.209      30.457             18
           Persediaan                                     5.142       6.567       7.760       5.813          2.123
           Biaya dibayar di muka dan uang muka           25.467      31.737      20.938       1.530            452
           Pajak dibayar di muka                              3          61           -           -              -
           Jumlah Aset Lancar                            87.805     118.373     153.864     105.154         11.420
           ASET TIDAK LANCAR
           Aset pajak tangguhan                           1.031       1.020       1.012         763              -
           Investasi saham                               12.951       8.445           -           -              -
           Beban dibayar dimuka jangka panjang            1.233       1.342           -           -              -
           Aset tetap - neto                            140.443     106.387      80.360      15.079         16.365
           Aset hak guna usaha - neto                    23.806       2.832       6.747       5.028              -
           Aset tak berwujud - neto                         720         681           -           -              -
           Aset tidak lancar lainnya                      3.486         857           -       6.550              -
           Piutang lain-lain - pihak berelasi                 -           -           -           -         28.138
           Beban tangguhan                                    -           -           -           -          3.300
           Jumlah Aset Tidak Lancar                     183.670     121.563      88.119      27.421         47.802
           JUMLAH ASET                                  271.475     239.936     241.983     132.575         59.222




                                                 36
Page 38
                                                                                                                    (Dalam jutaan Rupiah)

                                  Keterangan                              31/12/23     31/12/22     31/12/21    31/12/20     31/12/19

           LIABILITAS DAN EKUITAS
           LIABILITAS
           LIABILITAS JANGKA PENDEK
           Utang usaha
             Pihak berelasi                                                     346          390           92           -              -
             Pihak ketiga                                                     5.744        2.688        4.432      15.825          2.035
           Utang lain-lain                                                        -          149            -       1.117          1.590
           Utang pajak                                                          269          675       16.013      12.763          4.535
           Beban akrual                                                       3.178        1.556        3.125         140            393
           Uang muka pelanggan                                                  652          894            -           -              -
           Pinjaman jangka panjang jatuh tempo satu tahun:
             Utang pembelian aset tetap                                         546          628          576         132            169
             Liabilitas sewa                                                  3.710        1.811        2.390         635            393
             Utang bank                                                           -        1.701            -           -              -
           Jumlah Liabilitas Jangka Pendek                                   14.444       10.492       26.628      30.612          9.116
           LIABILITAS JANGKA PANJANG
           Liabilitas imbalan pasca kerja                                     2.156        1.686        3.103         708            512
           Pinjaman jangka panjang - setelah dikurangi bagian yang
             jatuh tempo satu tahun:
             Utang pembelian aset tetap                                       1.505          787          589         237            343
             Liabilitas sewa                                                 21.004          409        2.888       1.273          2.584
             Utang bank                                                      30.000        9.358            -           -              -
           Utang lain-lain - pihak berelasi                                   6.776        6.776        6.974         678            201
           Liabilitas pajak tangguhan                                             -            -            -           -              7
           Jumlah Liabilitas Jangka Panjang                                  61.441       19.016       13.554       2.896          3.646
           JUMLAH LIABILITAS                                                 75.885       29.508       40.182      33.508         12.763
           EKUITAS
           Modal saham                                                       31.250       31.250       31.250      25.000         25.000
           Tambahan modal disetor                                            36.707       36.707       36.707          29             29
           Penghasilan (kerugian) komprehensif lain                          (3.884)      (2.702)       1.335        (168)           (88)
           Saldo laba                                                       131.518      145.173      132.509      74.205         21.519
           JUMLAH EKUITAS                                                   195.590      210.428      201.800      99.066         46.459
           JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS                                    271.475      239.936      241.983     132.575         59.222




III.A.2.   Aset

           Jumlah aset Perseroan pada tanggal-tanggal 31 Desember 2023, 2022, 2021,
           2020, dan 2019 masing-masing adalah sebesar Rp 271,48 miliar,
           Rp 239,94 miliar, Rp 241,98 miliar, Rp 132,58 miliar, dan Rp 59,22 miliar.

           Pada tanggal 31 Desember 2023, jumlah aset Perseroan mengalami kenaikan
           sebesar Rp 31,54 miliar atau setara dengan 13,14% dibandingkan dengan
           jumlah aset pada tanggal 31 Desember 2022. Kenaikan ini terutama
           disebabkan oleh kenaikan aset tetap – neto sebesar Rp 34,06 miliar. Kenaikan
           aset tetap – neto terutama disebabkan oleh kenaikan perbaikan dan sarana
           serta peralatan laboratorium masing-masing sebesar Rp 14,78 miliar dan
           Rp 18,26 miliar.




                                                                     37
Page 39
Pada tanggal 31 Desember 2022, jumlah aset Perseroan mengalami
penurunan sebesar Rp 2,05 miliar atau setara dengan 0,85% dibandingkan
dengan jumlah aset pada tanggal 31 Desember 2021. Penurunan ini terutama
disebabkan oleh penurunan kas dan bank serta piutang lain-lain
masing-masing sebesar Rp 16,71 miliar dan Rp 25,18 miliar yang disertai
dengan kenaikan piutang usaha – pihak berelasi dan aset tetap – neto masing-
masing sebesar Rp 12,94 miliar dan Rp 26,03 miliar. Penurunan kas dan bank
terutama disebabkan oleh penurunan kas dan bank – PT Bank Mandiri
(Persero) Tbk sebesar Rp 30,44 miliar. Penurunan piutang lain-lain – PT Bunda
Investama Indonesia terutama disebabkan oleh penurunan piutang lain-lain
pihak berelasi sebesar Rp 25,01 miliar. Kenaikan piutang usaha – pihak
berelasi terutama disebabkan oleh piutang usaha – PT Bundamedik Tbk dan
PT Jonlin Sapta Medika masing-masing sebesar Rp 20,40 miliar dan Rp 6,77
miliar. Kenaikan aset tetap – neto terutama disebabkan oleh kenaikan
perbaikan dan prasarana sebesar Rp 5,04 miliar.

Pada tanggal 31 Desember 2021, jumlah aset Perseroan mengalami kenaikan
sebesar Rp 109,41 miliar atau setara dengan 82,53% dibandingkan dengan
jumlah aset pada tanggal 31 Desember 2020. Kenaikan ini terutama
disebabkan oleh kenaikan kas dan bank, biaya dibayar di muka dan uang muka
serta aset tetap – neto masing-masing sebesar Rp 28,18 miliar,
Rp 19,41 miliar, dan Rp 65,28 miliar. Kenaikan kas dan bank terutama
disebabkan oleh kenaikan kas dan bank – PT Bank Mandiri (Persero) Tbk dan
PT Bank Central Asia Tbk masing-masing sebesar Rp 23,05 miliar dan
Rp 1,77 miliar. Kenaikan biaya dibayar di muka dan uang muka terutama
disebabkan oleh kenaikan uang muka pembelian perlengkapan kantor sebesar
Rp 18,68 miliar. Kenaikan aset tetap – neto terutama disebabkan oleh kenaikan
aset tetap – tanah sebesar Rp 43,66 miliar.

Pada tanggal 31 Desember 2020, jumlah aset Perseroan mengalami kenaikan
sebesar Rp 73,35 miliar atau setara dengan 123,86% dibandingkan dengan
jumlah aset pada tanggal 31 Desember 2019. Kenaikan ini terutama
disebabkan oleh kenaikan piutang usaha – pihak berelasi, piutang usaha –
pihak ketiga, dan piutang lain-lain masing-masing sebesar Rp 19,18 miliar,
Rp 24,20 miliar dan Rp 30,44 miliar yang disertai dengan penurunan piutang
lain-lain – pihak berelasi sebesar Rp 28,14 miliar. Kenaikan piutang usaha –
pihak berelasi terutama disebabkan oleh kenaikan piutang usaha –
PT Bundamedik dan PT Morula Indonesia masing-masing sebesar
Rp 14,82 miliar dan Rp 2,92 miliar. Kenaikan piutang usaha – pihak ketiga
terutama disebabkan oleh kenaikan piutang usaha – PT Dawa Daya Kahuripan
dan lain-lain masing-masing sebesar Rp 2,16 miliar dan Rp 14,11 miliar.
Kenaikan piutang usaha – pihak berelasi terutama disebabkan oleh kenaikan
piutang lain-lain – PT Bundamedik sebesar Rp 19,31 miliar.




                               38
Page 40
III.A.3.   Liabilitas

           Jumlah liabilitas Perseroan pada tanggal-tanggal 31 Desember 2023, 2022,
           2021, 2020, dan 2019 masing-masing adalah sebesar Rp 75,89 miliar,
           Rp 29,51 miliar, Rp 40,18 miliar, Rp 33,51 miliar, dan Rp 12,76 miliar.

           Pada tanggal 31 Desember 2023, jumlah liabilitas Perseroan mengalami
           kenaikan sebesar Rp 46,38 miliar atau setara dengan 157,17% dibandingkan
           dengan jumlah liabilitas pada tanggal 31 Desember 2022. Kenaikan ini
           terutama disebabkan oleh kenaikan liabilitas sewa dan utang bank masing-
           masing sebesar Rp 22,49 miliar dan Rp 18,94 miliar. Kenaikan liabilitas sewa
           terutama disebabkan oleh kenaikan liabilitas sewa – PT Bunda Investama
           Indonesia sebesar Rp 22,57 miliar. Kenaikan utang bank terutama disebabkan
           oleh kenaikan utang bank – PT Bank Mandiri (Persero) Tbk sebesar
           Rp 30,00 miliar.

           Pada tanggal 31 Desember 2022, jumlah liabilitas Perseroan mengalami
           penurunan sebesar Rp 10,68 miliar atau setara dengan 26,57% dibandingkan
           dengan jumlah liabilitas pada tanggal 31 Desember 2021. Penurunan ini
           terutama disebabkan oleh penurunan utang pajak sebesar Rp 15,34 miliar.
           Penurunan utang pajak terutama disebabkan oleh penurunan pajak kini
           sebesar Rp 15,52 miliar.

           Pada tanggal 31 Desember 2021, jumlah liabilitas Perseroan mengalami
           kenaikan sebesar Rp 6,67 miliar atau setara dengan 19,92% dibandingkan
           dengan jumlah liabilitas pada tanggal 31 Desember 2020. Kenaikan ini
           terutama disebabkan oleh kenaikan utang lain-lain jangka panjang – pihak
           berelasi sebesar Rp 6,30 miliar. Kenaikan utang lain-lain jangka panjang
           terutama disebabkan oleh kenaikan utang lain-lain jangka panjang –
           PT Bundamedik Tbk dan PT Citra Ananda masing-masing sebesar
           Rp 5,37 miliar dan Rp 1,43 miliar.

           Pada tanggal 31 Desember 2020, jumlah liabilitas Perseroan mengalami
           kenaikan sebesar Rp 20,75 miliar atau setara dengan 162,55% dibandingkan
           dengan jumlah liabilitas pada tanggal 31 Desember 2019. Kenaikan ini
           terutama disebabkan oleh kenaikan utang usaha – pihak ketiga dan utang
           pajak masing-masing sebesar Rp 13,79 miliar dan Rp 8,23 miliar. Kenaikan
           utang usaha – pihak ketiga terutama disebabkan oleh kenaikan utang usaha –
           PT Tridinamika Jaya Instrument sebesar Rp 8,59 miliar.




                                         39
Page 41
III.A.4.   Ekuitas

           Jumlah ekuitas Perseroan pada tanggal-tanggal 31 Desember 2023, 2022,
           2021, 2020, dan 2019 masing-masing adalah sebesar Rp 195,59 miliar,
           Rp 210,43 miliar, Rp 201,80 miliar, Rp 99,07 miliar, dan Rp 46,46 miliar,

           Pada tanggal 31 Desember 2023, jumlah ekuitas Perseroan mengalami
           penurunan sebesar Rp 14,84 miliar atau setara dengan 7,05% dibandingkan
           dengan jumlah ekuitas pada tanggal 31 Desember 2022. Penurunan ini
           terutama disebabkan oleh rugi tahun berjalan yang dibukukan oleh Perseroan
           sebesar Rp 13,66 miliar.

           Pada tanggal 31 Desember 2022, jumlah ekuitas Perseroan mengalami
           kenaikan sebesar Rp 8,63 miliar atau setara dengan 4,28% dibandingkan
           dengan jumlah ekuitas pada tanggal 31 Desember 2021. Kenaikan ini terutama
           disebabkan oleh laba tahun berjalan yang dibukukan oleh Perseroan sebesar
           Rp 12,67 miliar.

           Pada tanggal 31 Desember 2021, jumlah ekuitas Perseroan mengalami
           kenaikan sebesar Rp 102,73 miliar atau setara dengan 103,70% dibandingkan
           dengan jumlah ekuitas pada tanggal 31 Desember 2020. Kenaikan ini terutama
           disebabkan oleh kenaikan tambahan modal disetor dan laba tahun berjalan
           yang dibukukan oleh Perseroan masing-masing sebesar Rp 36,68 miliar dan
           Rp 64,30 miliar.

           Pada tanggal 31 Desember 2020, jumlah ekuitas Perseroan mengalami
           kenaikan sebesar Rp 52,61 miliar atau setara dengan 113,23% dibandingkan
           dengan jumlah ekuitas pada tanggal 31 Desember 2020. Kenaikan ini terutama
           disebabkan oleh laba tahun berjalan yang dibukukan oleh Perseroan sebesar
           Rp 52,69 miliar.

III.A.5.   Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain
                                                                                                               (Dalam jutaan Rupiah)

                                  Keterangan                     31/12/23      31/12/22      31/12/21      31/12/20      31/12/19

           Pendapatan neto                                         145.696       192.886       302.182       183.171         51.338
           Beban pokok pendapatan                                   85.899        97.881       151.681        96.461         31.330
           Laba bruto                                                59.797        95.006      150.500         86.710        20.008
           Beban penjualan dan pemasaran                             (9.745)      (12.994)     (13.078)        (1.974)       (1.085)
           Beban umum dan administrasi                              (64.161)      (66.574)     (56.195)       (17.750)       (5.749)
           Pendapatan (beban) lain-lain - neto                          535         1.895        2.052            (11)         (531)
           Laba (rugi) sebelum pajak                                (13.573)      17.333         83.279        66.975        12.643
           Beban pajak                                                  (83)      (4.669)       (18.975)      (14.289)       (3.369)
           Laba (rugi) tahun berjalan                               (13.656)      12.665        64.304        52.687          9.275
           Penghasilan (rugi) komprehensif lain                      (1.182)      (4.037)        1.503           (80)           (81)
           Jumlah laba (rugi) komprehensif tahun berjalan           (14.838)       8.628        65.806        52.607          9.194




                                                            40
Page 42
III.A.6   Pendapatan Neto

          Pendapatan neto Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal
          31 Desember 2023, 2022, 2021, 2020, dan 2019 masing-masing adalah
          sebesar, Rp 145,70 miliar, Rp 192,89 miliar, Rp 302,18 miliar, Rp 183,17 miliar,
          dan Rp 51,34 miliar.

          Pendapatan neto Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal
          31 Desember 2023 mengalami penurunan sebesar Rp 47,19 miliar atau setara
          dengan 24,47% dibandingkan dengan pendapatan neto untuk tahun yang
          berakhir pada tanggal 31 Desember 2022. Penurunan ini disebabkan oleh
          penurunan pendapatan referensi dokter dan klien korporasi – pihak ketiga
          masing-masing sebesar Rp 14,07 miliar dan Rp 23,89 miliar.

          Pendapatan neto Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal
          31 Desember 2022 mengalami penurunan sebesar Rp 109,30 miliar atau
          setara dengan 36,17% dibandingkan dengan pendapatan neto untuk tahun
          yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021. Penurunan ini disebabkan oleh
          penurunan pendapatan klien korporasi – pihak ketiga dan pendapatan referensi
          dokter - pihak ketiga masing-masing sebesar Rp 59,84 miliar dan
          Rp 32,04 miliar.

          Pendapatan neto Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal
          31 Desember 2021 mengalami kenaikan sebesar Rp 119,01 miliar atau setara
          dengan 64,97% dibandingkan dengan pendapatan neto untuk tahun yang
          berakhir pada tanggal 31 Desember 2020. Kenaikan ini disebabkan oleh
          kenaikan pendapatan referensi dokter – pihak berelasi dan pendapatan klien
          korporasi - pihak ketiga masing-masing sebesar Rp 11,32 miliar dan
          Rp 65,34 miliar.

          Pendapatan neto Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal
          31 Desember 2020 mengalami kenaikan sebesar Rp 131,83 miliar atau setara
          dengan 256,80% dibandingkan dengan pendapatan neto untuk tahun yang
          berakhir pada tanggal 31 Desember 2019. Kenaikan ini disebabkan oleh
          kenaikan pendapatan referensi dokter – pihak berelasi dan pendapatan klien
          korporasi - pihak ketiga masing-masing sebesar Rp 63,05 miliar dan
          Rp 20,73 miliar.




                                          41
Page 43
III.A.7.   Laba (Rugi) Tahun Berjalan

           Rugi tahun berjalan Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal
           31 Desember 2023 adalah sebesar Rp 13,66 miliar. Laba tahun berjalan
           Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2022,
           2021, 2020, dan 2019 masing-masing adalah sebesar Rp 12,67 miliar,
           Rp 64,30 miliar, Rp 52,69 miliar, Rp 9,28 miliar.

           Rugi tahun berjalan Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal
           31 Desember 2023 mengalami kenaikan sebesar Rp 26,32 miliar atau setara
           dengan 207,82% dibandingkan dengan laba tahun berjalan untuk tahun yang
           berakhir pada tanggal 31 Desember 2022. Kenaikan ini terutama disebabkan
           oleh penurunan pendapatan neto yang dibukukan oleh Perseroan, beban
           pokok pendapatan, dan pendapatan lain-lain masing-masing sebesar
           Rp 47,19 miliar, Rp11,98 miliar, dan Rp 1,36 miliar.

           Laba tahun berjalan Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal
           31 Desember 2022 mengalami penurunan sebesar Rp 51,64 miliar atau setara
           dengan 80,30% dibandingkan dengan laba tahun berjalan untuk tahun yang
           berakhir pada tanggal 31 Desember 2021. Penurunan ini terutama disebabkan
           oleh penurunan pendapatan neto yang dibukukan oleh Perseroan dan beban
           pokok pendapatan masing-masing sebesar Rp 109,30 miliar dan
           Rp 53,80 miliar.

           Laba tahun berjalan Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal
           31 Desember 2021 mengalami kenaikan sebesar Rp 11,62 miliar atau setara
           dengan 22,05% dibandingkan dengan laba tahun berjalan untuk tahun yang
           berakhir pada tanggal 31 Desember 2020. Kenaikan ini terutama disebabkan
           oleh kenaikan pendapatan neto yang dibukukan oleh Perseroan dan beban
           pokok pendapatan masing-masing sebesar Rp 119,01 miliar dan
           Rp 55,22 miliar.

           Laba tahun berjalan Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal
           31 Desember 2020 mengalami kenaikan sebesar Rp 43,41 miliar atau setara
           dengan 468,07% dibandingkan dengan laba tahun berjalan untuk tahun yang
           berakhir pada tanggal 31 Desember 2019. Kenaikan ini terutama disebabkan
           oleh kenaikan pendapatan neto yang dibukukan oleh Perseroan dan beban
           pokok pendapatan masing-masing sebesar Rp131,83 miliar dan
           Rp 65,13 miliar.




                                        42
Page 44
III.A.8.   Laporan Arus Kas
                                                                                                                   (Dalam jutaan Rupiah)

                                Keterangan                          31/12/23      31/12/22       31/12/21      31/12/20      31/12/19

           ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
           Penerimaan kas dari pelanggan                              149.595        193.088        311.268      137.605         51.905
           Pembayaran kas kepada pemasok dan beban usaha              (73.187)      (117.796)      (185.778)     (83.116)       (27.033)
           Pembayaran kas kepada karyawan                             (63.132)       (61.203)       (52.746)     (21.473)       (11.516)
           Pembayaran beban keuangan                                     (475)          (772)             -            -              -
           Penerimaan penghasilan keuangan                                392            750          2.317          167             29
           Pembayaran pajak penghasilan                                   (10)       (20.082)       (16.185)      (6.955)        (2.190)
           Kas Bersih Diperoleh dari (Digunakan untuk)
            Aktivitas Operasi                                          13.184         (6.016)       58.875        26.228         11.196
           ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
           Penjualan aset tetap                                            650             -              -             -             -
           Perolehan aset tetap                                        (38.324)      (34.096)       (67.841)       (5.864)       (2.782)
           Perolehan aset tak berwujud                                    (208)         (757)             -             -             -
           Penerimaan (pembayaran) atas pemberian pinjaman
            kepada pihak berelasi                                            -       25.354          (1.219)      28.138        (26.457)
           Peningkatan investasi jangka panjang                         (4.506)      (7.195)              -            -              -
           Peningkatan aset keuangan lancar lainnya                          -         (857)         (6.507)           -              -
           Kas Bersih Diperoleh dari (Digunakan untuk)
            Aktivitas Investasi                                        (42.389)      (17.550)       (75.568)      22.274        (29.239)
           ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
           Pembayaran liabilitas sewa                                   (2.042)      (3.202)           (646)       (2.563)       (1.755)
           Pembayaran dividen                                                -            -          (6.000)            -             -
           Pembayaran utang pembelian aset tetap                        (3.810)        (715)         (4.254)         (370)       (5.096)
           Penerbitan modal saham                                            -            -           6.250             -             -
           Penerimaan pinjaman bank                                     38.978       11.606               -             -             -
           Pembayaran pinjaman bank                                    (21.686)        (833)              -             -             -
           Penerimaan hasil penerbitan saham pada penawaran                  -
            umum perdana saham                                               -               -      43.228              -             -
           Pemberian (pembayaran) pinjaman kepada pihak berelasi             -               -       6.296        (30.424)            -
           Penerimaan modal disetor                                          -               -           -              -        24.750
           Kas Bersih Diperoleh dari (Digunakan untuk)
            Aktivitas Pendanaan                                        11.439          6.857        44.874        (33.358)       17.899
           KENAIKAN (PENURUNAN) BERSIH KAS DAN
            SETARA KAS                                                 (17.766)      (16.709)       28.182        15.145           (144)
           KAS DAN SETARA KAS PADA AWAL TAHUN                          28.011        44.720         16.538         1.393          1.537
           KAS DAN SETARA KAS PADA AKHIR TAHUN                         10.245        28.011         44.720        16.538          1.393




           Arus Kas Dari (Untuk) Aktivitas Operasi

           Arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas operasi Perseroan untuk tahun
           yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2023, 2021, 2020, 2019, dan
           2018 masing-masing adalah sebesar Rp 13,18 miliar, Rp 58,88 miliar,
           Rp 26,23 miliar, dan Rp 11,20 miliar. Arus kas bersih yang digunakan untuk
           aktivitas operasi Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal
           31 Desember 2022 adalah sebesar Rp 6,02 miliar.

           Arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas operasi Perseroan untuk tahun
           yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 sebesar Rp 13,18 miliar
           terutama berasal dari penerimaan kas dari pelanggan sebesar Rp 149,60 miliar
           yang disertai dengan pembayaran kas kepada pemasok dan pembayaran kas
           kepada karyawan masing-masing sebesar Rp 73,19 miliar dan Rp 63,13 miliar.




                                                               43
Page 45
Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas operasi Perseroan untuk tahun
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 sebesar Rp 6,02 miliar
terutama berasal dari pembayaran kas kepada pemasok, pembayaran kas
kepada karyawan, dan pembayaran pajak penghasilan masing-masing sebesar
Rp 117,80 miliar, Rp 61,20 miliar, dan Rp 20,08 miliar yang disertai dengan
penerimaan kas dari pelanggan sebesar Rp 193,09 miliar.

Arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas operasi Perseroan untuk tahun
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 sebesar Rp 58,88 miliar
terutama berasal dari penerimaan kas dari pelanggan sebesar Rp 311,27 miliar
yang disertai dengan pembayaran kas kepada pemasok dan pembayaran kas
kepada karyawan masing-masing sebesar Rp 185,78 dan Rp 52,75 miliar.

Arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas operasi Perseroan untuk tahun
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020 sebesar Rp 26,23 miliar
terutama berasal dari penerimaan kas dari pelanggan sebesar Rp 137,61 miliar
yang disertai dengan pembayaran kas kepada pemasok dan pembayaran kas
kepada karyawan masing-masing sebesar Rp 83,12 miliar dan Rp 21,47 miliar.

Arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas operasi Perseroan untuk tahun
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2019 sebesar Rp 11,20 miliar
terutama berasal dari penerimaan kas dari pelanggan sebesar Rp 51,91 miliar
yang disertai dengan pembayaran kas kepada pemasok dan pembayaran kas
kepada karyawan masing-masing sebesar Rp 27,03 miliar dan Rp 11,52 miliar.

Arus Kas Dari (Untuk) Aktivitas Investasi

Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas investasi Perseroan untuk
tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2023, 2022, 2021, dan
2019 masing-masing adalah sebesar Rp 42,39 miliar, Rp 17,55 miliar,
Rp 75,57 miliar, dan Rp 29,24 miliar. Arus kas bersih yang diperoleh dari
aktivitas investasi Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal
31 Desember 2020 adalah sebesar Rp 22,27 miliar.

Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas investasi Perseroan untuk
tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 sebesar Rp 42,39 miliar
terutama berasal dari perolehan aset tetap dan peningkatan investasi jangka
panjang masing-masing sebesar Rp 38,32 miliar dan Rp 4,51 milar.

Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas investasi Perseroan untuk
tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 sebesar Rp 17,55 miliar
terutama berasal dari perolehan aset tetap dan peningkatan investasi jangka
panjang masing-masing sebesar Rp 34,10 miliar dan Rp 7,20 miliar yang
disertai dengan penerimaan atas pemberian pinjaman kepada pihak berelasi
sebesar Rp 25,35 miliar.




                              44
Page 46
Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas investasi Perseroan untuk
tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 sebesar Rp 75,57 miliar
terutama berasal dari perolehan aset tetap sebesar Rp 67,84 miliar.

Arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas investasi Perseroan untuk tahun
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020 sebesar Rp 22,27 miliar
terutama berasal dari penerimaan atas pemberian pinjaman kepada pihak
berelasi sebesar Rp 28,14 miliar.

Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas investasi Perseroan untuk
tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2019 sebesar Rp 29,24 miliar
terutama berasal dari pembayaran atas pemberian pinjaman kepada pihak
berelasi sebesar Rp 26,24 miliar.

Arus Kas Dari (Untuk) Aktivitas Pendanaan

Arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas pendanaan Perseroan untuk tahun
yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2023, 2022, 2021, dan 2019
masing-masing adalah sebesar Rp 11,44 miliar, Rp 6,86 miliar, Rp 44,87 miliar,
dan Rp 17,90 miliar. Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas
pendanaan Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember
2020 adalah sebesar Rp 33,36 miliar.

Arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas pendanaan Perseroan untuk tahun
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 sebesar Rp 11,44 miliar
terutama berasal dari penerimaan pinjaman bank sebesar Rp 38,98 miliar yang
disertai dengan pembayaran pinjaman bank sebesar Rp 21,69 miliar.

Arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas pendanaan Perseroan untuk tahun
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 sebesar Rp 6,86 miliar
terutama berasal dari penerimaan pinjaman bank sebesar Rp 11,61 miliar yang
disertai dengan pembayaran liabilitas sewa sebesar Rp 3,20 miliar.

Arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas pendanaan Perseroan untuk tahun
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 sebesar Rp 44,87 miliar
terutama berasal dari penerimaan hasil penerbitan pada penawaran umum
perdana saham sebesar Rp 43,23 miliar.

Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas pendanaan Perseroan untuk
tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020 sebesar Rp 33,36 miliar
terutama berasal dari pembayaran pinjaman kepada pihak berelasi sebesar
Rp 30,42 miliar.

Arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas pendanaan Perseroan untuk tahun
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2019 sebesar Rp 17,90 miliar
terutama berasal dari penerimaan modal disetor sebesar Rp 24,75 miliar.




                               45
Page 47
III.A.9.    Rasio-rasio Keuangan


                                    Keterangan            31/12/23    31/12/22    31/12/21    31/12/20    31/12/19

            Rasio Likuiditas
            Lancar                                             6,08       11,28        5,78        3,44        1,25
            Rasio Pengelolaan Aset
            Perputaran jumlah aset                             0,54        0,80        1,25        1,38        0,87
            Ekuitas terhadap jumlah aset                       0,72        0,88        0,83        0,75        0,78
            Rasio Solvabilitas
            Jumlah liabilitas terhadap jumlah aset             0,28        0,12        0,17        0,25        0,22
            Jumlah liabilitas terhadap ekuitas                 0,39        0,14        0,20        0,34        0,27
            Rasio Profitabilitas
            Marjin laba bruto                                41,04%      49,25%      49,80%      47,34%      38,97%
            Marjin laba (rugi) tahun berjalan                -9,37%       6,57%      21,28%      28,76%      18,07%
            Imbal hasil aset                                 -5,03%       5,28%      26,57%      39,74%      15,66%
            Imbal hasil ekuitas                              -6,98%       6,02%      31,86%      53,18%      19,96%




III.A.10.   Pengelolaan Aset

            Rasio perputaran jumlah aset mencerminkan kemampuan Perseroan dalam
            menghasilkan pendapatan dari jumlah investasi Perseroan. Pada
            tanggal-tanggal 31 Desember 2023, 2022 2021, 2020, dan 2019, rasio
            perputaran jumlah aset masing-masing adalah 0,54; 0,80; 1,25; 1,38; dan 0,87.

            Rasio ekuitas terhadap jumlah aset menunjukkan perbandingan ekuitas
            Perseroan terhadap jumlah aset Perseroan. Pada tanggal-tanggal
            31 Desember 2023, 2022, 2021, 2020, dan 2019, rasio ekuitas terhadap jumlah
            aset masing-masing adalah 0,72; 0,88; 0,83; 0,75; dan 0,78.

III.A.11.   Solvabilitas

            Solvabilitas menunjukkan kemampuan Perseroan untuk memenuhi seluruh
            liabilitasnya, yang diukur dengan menggunakan dua pendekatan, yaitu melalui
            perbandingan antara jumlah liabilitas dan jumlah aset dan melalui
            perbandingan antara jumlah liabilitas dengan ekuitas.

            Pada tanggal-tanggal 31 Desember 2023, 2022, 2021, 2020, dan 2019, rasio
            jumlah liabilitas terhadap jumlah aset masing-masing adalah 0,28; 0,12; 0,17;
            0,25; dan 0,22, sedangkan rasio jumlah liabilitas terhadap ekuitas
            masing-masing adalah 0,39; 0,14; 0,20; 0,34; dan 0,27.

III.A.12.   Profitabilitas

            Tingkat imbal hasil aset menunjukkan kemampuan Perseroan dalam
            menghasilkan laba bersih dari aset yang dimilikinya. Imbal hasil aset untuk
            tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2022, 2021, 2020, dan
            2019, masing-masing adalah 5,28%, 26,57%, 39,74%, dan 15,66%.

            Tingkat imbal hasil ekuitas menunjukkan kemampuan Perseroan dalam
            menghasilkan laba bersih dari ekuitas yang ditanamkan. Imbal hasil ekuitas
            untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2022, 2021,
            2020, dan 2019 masing-masing adalah 6,02%, 31,86%, 53,18%, dan 19,96%.


                                                     46
Page 48
III.B.     Analisis atas Kinerja Historis ARSG

           Laporan keuangan konsolidasian ARSG untuk tahun yang berakhir pada
           tanggal 31 Desember 2023 telah diaudit oleh KAP BDO dengan pendapat
           wajar tanpa pengecualian. Laporan keuangan konsolidasian ARSG untuk tahun
           yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 telah diaudit oleh KAP BDO
           dengan pendapat wajar tanpa pengecualian dan hal lain dengan angka dengan
           angka perbandingan untuk periode sejak tanggal pendirian 1 Maret 2021
           sampai dengan 31 Desember 2021.

           Ikhtisar data keuangan penting ARSG adalah sebagai berikut:

III.B.1.   Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
                                                                                            (Dalam ribuan SGD)

                                  Keterangan                              31/12/23     31/12/22     31/12/21*

           ASET
           ASET LANCAR
           Kas dan bank                                                       5.689          780           64
           Piutang usaha                                                        963          342            7
           Piutang lain-lain                                                     20        8.310          333
           Persediaan                                                            42           48           75
           Biaya dibayar di muka dan uang muka                                   50           26            1
           Refundable deposits                                                    3           12            -
           Jumlah Aset Lancar                                                 6.767        9.517          480
           ASET TIDAK LANCAR
           Aset tetap                                                           816        1.313          801
           Aset tak berwujud                                                    497          403            -
           Investasi                                                              -           47           24
           Refundable deposits                                                    9            9            6
           Jumlah Aset Tidak Lancar                                           1.322        1.772          831
           JUMLAH ASET                                                        8.089       11.290         1.310

           *) Tidak Diaudit


                                                                                            (Dalam ribuan SGD)

                                  Keterangan                              31/12/23     31/12/22     31/12/21*

           LIABILITAS DAN EKUITAS
           LIABILITAS
           LIABILITAS JANGKA PENDEK
           Utang usaha dan utang lain-lain                                      228          753          557
           Liabilitas kontrak                                                   879          386            -
           Liabilitas sewa                                                       47           88           46
           Jumlah Liabilitas Jangka Pendek                                    1.154        1.227          603
           LIABILITAS JANGKA PANJANG
           Liabilitas sewa                                                       21          404                -
           Liabilitas imbalan pasca kerja                                        20           10                -
           Jumlah Liabilitas Jangka Panjang                                      41          414                -
           JUMLAH LIABILITAS                                                  1.195        1.640          603
           EKUITAS
           Modal saham                                                       14.572       14.572         1.001
           Tambahan modal disetor                                            (2.715)      (2.695)            -
           Perbedaan dalam translasi                                            120           50            (2)
           Defisit                                                           (5.083)      (2.278)         (305)
           Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas
            induk                                                             6.894        9.649          693
           Kepentingan non-pengendali                                             0            0           14
           JUMLAH EKUITAS                                                     6.894        9.649          708
           JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS                                      8.089       11.290         1.310

           *) Tidak Diaudit




                                                                     47
Page 49
III.B.2.   Aset

           Jumlah aset ARSG pada tanggal-tanggal 31 Desember 2023, 2022, dan 2021
           masing-masing adalah sebesar SGD 8,09 juta, SGD 11,29 juta, dan
           SGD 1,31 juta.

           Pada tanggal 31 Desember 2023, jumlah aset ARSG mengalami penurunan
           sebesar SGD 3,20 juta atau setara dengan 28,35% dibandingkan dengan
           jumlah aset pada tanggal 31 Desember 2022. Penurunan ini terutama
           disebabkan oleh penurunan piutang lain-lain sebesar SGD 8,30 juta yang
           disertai kenaikan dengan kas dan bank sebesar SGD 4,91 juta.

           Pada tanggal 31 Desember 2022, jumlah aset ARSG mengalami kenaikan
           sebesar SGD 9,98 juta atau setara dengan 761,62% dibandingkan dengan
           jumlah aset pada tanggal 31 Desember 2021. Kenaikan ini terutama
           disebabkan oleh kenaikan piutang lain-lain sebesar SGD 7,98 juta.

III.B.3.   Liabilitas

           Jumlah liabilitas ARSG pada tanggal-tanggal 31 Desember 2023, 2022, dan
           2021 masing-masing adalah sebesar SGD 1,20 juta, SGD 1,64 juta. dan
           SGD 0,60 juta.

           Pada tanggal 31 Desember 2023, jumlah liabilitas ARSG mengalami
           penurunan sebesar SGD 0,45 juta atau setara dengan 27,13% dibandingkan
           dengan jumlah liabilitas pada tanggal 31 Desember 2022. Penurunan ini
           terutama disebabkan oleh penurunan utang usaha dan utang lain-lain serta
           liabilitas sewa masing-masing sebesar SGD 0,53 juta dan SGD 0,38 juta yang
           disertai dengan kenaikan liabilitas kontrak sebesar SGD 0,49 juta.

           Pada tanggal 31 Desember 2022, jumlah liabilitas ARSG mengalami kenaikan
           sebesar SGD 1,04 juta atau setara dengan 172,14% dibandingkan dengan
           jumlah liabilitas pada tanggal 31 Desember 2021. Kenaikan ini terutama
           disebabkan oleh kenaikan utang usaha dan utang lain-lain, liabilitas kontrak,
           dan liabilitas sewa masing-masing sebesar SGD 0,20 juta, SGD 0,39 juta, dan
           SGD 0,45 juta.

III.B.4.   Ekuitas

           Jumlah ekuitas ARSG pada tanggal-tanggal 31 Desember 2023, 2022, dan
           2021 masing-masing adalah sebesar SGD 6,89 juta, SGD 9,65 juta, dan
           SGD 0,71 juta.

           Pada tanggal 31 Desember 2023, jumlah ekuitas ARSG mengalami penurnan
           sebesar SGD 2,76 juta atau setara dengan 28,56% dibandingkan dengan
           jumlah ekuitas pada tanggal 31 Desember 2022. Penurunan ini terutama
           disebabkan oleh rugi bersih tahun berjalan yang dibukukan oleh ARSG sebesar
           SGD 2,80 juta.




                                          48
Page 50
           Pada tanggal 31 Desember 2022, jumlah ekuitas ARSG mengalami kenaikan
           sebesar SGD 8,94 juta dibandingkan dengan jumlah ekuitas pada tanggal
           31 Desember 2021. Kenaikan ini terutama disebabkan oleh kenaikan modal
           saham sebesar SGD 13,57 juta yang disertai dengan penurunan tambahan
           modal disetor sebesar SGD 2,70 juta.

III.B.5.   Laporan Laba Rugi Komprehensif Konsolidasian
                                                                               (Dalam ribuan SGD)
                                                           31/12/23      31/12/22     31/12/21*
                                 Keterangan
                                                          (1 Tahun)     (1 Tahun)     (9 Bulan)
           Pendapatan bersih                                    429            216           156
           Beban pokok pendapatan                               334            210           128
           Laba kotor                                             95              6            28
           Beban operasi                                      (2.755)        (1.777)         (378)
           Beban keuangan                                        (28)           (38)           (2)
           Pendapatan bunga                                      129              -             -
           Pendapatan (beban) lain-lain                         (245)          (163)           47
           Rugi sebelum beban pajak penghasilan               (2.804)        (1.973)         (305)
           Beban pajak penghasilan                                 -              -             -
           Rugi bersih periode/tahun berjalan                 (2.804)        (1.973)         (305)
           Pendapatan (rugi) komprehensif lainnya                 69             53            (2)
           Jumlah rugi komprehensif tahun berjalan            (2.735)        (1.920)         (308)

           *) Tidak Diaudit



III.B.6    Pendapatan Bersih

           Pendapatan bersih ARSG untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal
           31 Desember 2023, 2022, dan untuk periode sejak tanggal pendirian
           1 Maret 2021 hingga 31 Desember 2021 masing-masing adalah sebesar
           SGD 0,43 juta, SGD 0,22 juta, dan SGD 0,16 juta.

           Pendapatan bersih ARSG untuk tahun yang berakhir pada tanggal
           31 Desember 2023 mengalami kenaikan sebesar SGD 0,21 juta atau setara
           dengan 98,87% dibandingkan dengan pendapatan bersih untuk tahun yang
           berakhir pada tanggal 31 Desember 2022.

III.B.7.   Rugi Bersih Periode/Tahun Berjalan

           Rugi periode/tahun berjalan ARSG untuk tahun yang berakhir pada
           tanggal-tanggal 31 Desember 2023, 2022, dan untuk periode sejak tanggal
           pendirian 1 Maret 2021 hingga 31 Desember 2021 masing-masing adalah
           sebesar SGD 2,80 juta, SGD 1,97 juta, dan SGD 0,31 juta.

           Rugi tahun berjalan ARSG untuk tahun yang berakhir pada tanggal
           31 Desember 2023 mengalami kenaikan sebesar SGD 0,83 juta atau setara
           dengan 42,17% dibandingkan dengan rugi tahun berjalan untuk tahun yang
           berakhir pada tanggal 31 Desember 2022.




                                                     49
Page 51
III.B.8.   Laporan Arus Kas Konsolidasian
                                                                                           (Dalam ribuan SGD)
                                                                       31/12/23      31/12/22     31/12/21*
                                 Keterangan
                                                                      (1 Tahun)     (1 Tahun)     (9 Bulan)
           ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
           Penerimaan kas dari pelanggan                                     286            249           151
           Pembayaran kas kepada pemasok                                  (1.515)          (580)         (206)
           Pembayaran kas kepada karyawan                                 (1.482)          (971)         (266)
           Pembayaran untuk beban keuangan                                   (28)           (38)           (2)
           Penerimaan pendapatan bunga                                       129              -             -
           Kas Bersih Digunakan untuk Aktivitas Operasi                   (2.610)        (1.339)         (323)
           ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
           Perolehan aset tetap                                             (369)          (339)         (231)
           Investasi pada aset finansial                                       -            (23)          (24)
           Investasi pada aset takberwujud                                   (94)             -             -
           Kas Bersih Digunakan untuk Aktivitas Investasi                   (463)          (362)         (254)
           ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
           Penerbitan modal saham                                          8.088          2.587          700
           Pembayaran liabilitas sewa                                        (45)          (146)         (59)
           Kas Bersih Diperoleh dari Aktivitas Pendanaan                   8.043          2.440          641
           KENAIKAN BERSIH KAS DAN SETARA KAS                              4.970           739            64
           Pengaruh pergerakan valuta asing yang belum terealisasi           (62)           (22)            -
           KAS DAN SETARA KAS PADA AWAL TAHUN                               780             64              -
           KAS DAN SETARA KAS PADA AKHIR TAHUN                             5.689           780            64

           *) Tidak Diaudit



           Arus Kas untuk Aktivitas Operasi

           Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas operasi ARSG untuk tahun
           yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 dan untuk
           periode sejak tanggal pendirian 1 Maret 2021 hingga 31 Desember 2021
           masing-masing adalah sebesar SGD 2,61 juta, SGD 1,34 juta, dan
           SGD 0,32 juta.

           Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas operasi ARSG untuk tahun
           yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 sebesar SGD 2,61 juta
           terutama berasal dari pembayaran kas kepada pemasok dan pembayaran kas
           kepada karyawan masing-masing sebesar SGD 1,51 juta dan SGD 1,48 juta.

           Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas operasi ARSG untuk tahun
           yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 sebesar SGD 1,34 juta
           terutama berasal dari pembayaran kas kepada pemasok dan pembayaran kas
           kepada karyawan masing-masing sebesar SGD 0,58 juta dan SGD 0,97 juta.

           Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas operasi ARSG untuk periode
           sejak tanggal pendirian 1 Maret 2021 hingga 31 Desember 2021 sebesar
           SGD 0,32 juta terutama berasal dari pembayaran kas kepada pemasok dan
           pembayaran kas kepada karyawan masing-masing sebesar SGD 0,21 juta dan
           SGD 0,27 juta yang disertai dengan penerimaan kas dari pelanggan sebesar
           SGD 0,15 juta.




                                                                 50
Page 52
Arus Kas untuk Aktivitas Investasi

Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas investasi ARSG untuk tahun
yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 dan untuk
periode sejak tanggal pendirian 1 Maret 2021 hingga 31 Desember 2021
masing-masing adalah sebesar SGD 0,46 juta, SGD 0,36 juta, dan
SGD 0,25 juta.

Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas investasi ARSG untuk tahun
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 sebesar SGD 0,46 juta
terutama berasal dari perolehan aset tetap sebesar SGD 0,37 juta.

Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas investasi ARSG untuk tahun
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 sebesar SGD 0,36 juta yang
terutama berasal dari perolehan aset tetap sebesar SGD 0,34 juta.

Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas investasi ARSG untuk periode
sejak tanggal pendirian 1 Maret 2021 hingga 31 Desember 2021 sebesar
SGD 0,25 juta yang terutama berasal dari perolehan aset tetap sebesar
SGD 0,23 juta.

Arus Kas dari Aktivitas Pendanaan

Arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas pendanaan ARSG untuk tahun
yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 dan untuk
periode sejak tanggal pendirian 1 Maret 2021 hingga 31 Desember 2021
masing-masing adalah sebesar SGD 8,04 juta, SGD 2,44 juta, dan SGD 0,64
juta.

Arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas pendanaan ARSG untuk tahun
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 sebesar SGD 8,04 juta yang
terutama berasal dari penerbitan modal saham sebesar SGD 8,09 juta.

Arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas pendanaan ARSG untuk tahun
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 sebesar SGD 2,44 juta yang
terutama berasal dari penerbitan modal saham sebesar SGD 2,59 juta.

Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas pendanaan ARSG untuk
periode sejak tanggal pendirina 1 Maret 2021 hingga 31 Desember 2021
sebesar SGD 0,64 juta yang terutama berasal dari penerbitan modal saham
sebesar SGD 0,70 juta.




                              51
Page 53
III.B.9.    Rasio-rasio Keuangan


                                    Keterangan            31/12/23     31/12/22     31/12/21*

            Rasio Likuiditas
            Lancar                                             5,86         7,76          0,80
            Rasio Pengelolaan Aset
            Perputaran jumlah aset                             0,05         0,02          0,14
            Ekuitas terhadap jumlah aset                       0,85         0,85          0,54
            Rasio Solvabilitas
            Jumlah liabilitas terhadap jumlah aset             0,15         0,15          0,46
            Jumlah liabilitas terhadap ekuitas                 0,17         0,17          0,85
            Rasio Profitabilitas
            Marjin laba kotor                                 22,16%        2,78%       17,93%
            Marjin rugi                                     -653,86%     -914,63%     -195,38%
            Imbal hasil aset                                 -34,67%      -17,47%      -27,97%
            Imbal hasil ekuitas                              -40,68%      -20,44%      -51,79%

            *) Tidak Diaudit



III.B.10.   Pengelolaan Aset

            Rasio perputaran jumlah aset mencerminkan kemampuan ARSG dalam
            menghasilkan pendapatan dari jumlah investasi ARSG. Pada tanggal-tanggal
            31 Desember 2023, 2022, dan 2021, rasio perputaran jumlah aset
            masing-masing adalah 0,05; 0,02; dan 0,14.

            Rasio ekuitas terhadap jumlah aset menunjukkan perbandingan ekuitas ARSG
            terhadap jumlah aset ARSG. Pada tanggal-tanggal 31 Desember 2023, 2022,
            dan 2021, rasio ekuitas terhadap jumlah aset masing-masing adalah 0,85;
            0,85; dan 0,54.

III.B.11.   Solvabilitas

            Solvabilitas menunjukkan kemampuan ARSG untuk memenuhi seluruh
            liabilitasnya, yang diukur dengan menggunakan dua pendekatan, yaitu melalui
            perbandingan antara jumlah liabilitas dan jumlah aset dan melalui
            perbandingan antara jumlah liabilitas dengan ekuitas.

            Pada tanggal-tanggal 31 Desember 2023, 2022, dan 2021, rasio jumlah
            liabilitas terhadap jumlah aset masing-masing adalah 0,15; 0,15; dan 0,46,
            sedangkan rasio jumlah liabilitas terhadap ekuitas masing-masing adalah 0,17;
            0,17; dan 0,85.

III.B.12.   Profitabilitas

            Tingkat imbal hasil aset menunjukkan kemampuan ARSG dalam menghasilkan
            laba bersih dari aset yang dimilikinya.

            Tingkat imbal hasil ekuitas menunjukkan kemampuan                                    ARSG   dalam
            menghasilkan laba bersih dari ekuitas yang ditanamkan.




                                                     52
Page 54
III.C.   Analisis atas Laporan Proforma

         Analisis atas Informasi Keuangan Konsolidasian Proforma Perseroan Sebelum
         dan Setelah Rencana Transaksi.

         Tabel di bawah ini menunjukkan ikhtisar mengenai proforma laporan posisi
         keuangan konsolidasian Perseroan sebelum dan setelah Rencana Transaksi
         yang telah direviu oleh KAP TSFBR.

         Ikhtisar data keuangan penting proforma pada tanggal 31 Desember 2023:

                                                                           (Dalam jutaan Rupiah)
                                                                                    Setelah
                              Keterangan            31/12/23      Penyesuaian     Rencana
                                                                                  Transaksi
         ASET
         ASET LANCAR
         Kas dan bank                                    10.245         66.628           76.873
         Investasi jangka pendek                          1.696              -            1.696
         Piutang usaha
           Pihak berelasi - neto                         28.551         11.278           39.829
           Pihak ketiga - neto                            9.729              -            9.729
         Piutang lain-lain                                6.972            236            7.208
         Persediaan                                       5.142            489            5.630
         Biaya dibayar di muka dan uang muka             25.467            586           26.053
         Pajak dibayar di muka                                3              -                3
         Aset lancar lainnya                                  -             33               33
         Jumlah Aset Lancar                              87.805         79.250          167.055
         ASET TIDAK LANCAR
         Aset pajak tangguhan                             1.031              -            1.031
         Investasi saham                                 12.951              -           12.951
         Beban dibayar dimuka jangka panjang              1.233              -            1.233
         Aset tetap - neto                              140.443          9.561          150.004
         Aset hak guna usaha - neto                      23.806              -           23.806
         Aset tak berwujud - neto                           720          5.824            6.545
         Aset tidak lancar lainnya                        3.486            100            3.586
         Jumlah Aset Tidak Lancar                       183.670         15.486          199.155
         JUMLAH ASET                                    271.475         94.735          366.210




                                               53
Page 55
                                                                                    (Dalam jutaan Rupiah)
                                                                                             Setelah
                       Keterangan                         31/12/23       Penyesuaian       Rencana
                                                                                           Transaksi
LIABILITAS DAN EKUITAS
LIABILITAS
LIABILITAS JANGKA PENDEK
Utang usaha
  Pihak berelasi                                                  346               -                346
  Pihak ketiga                                                  5.744           2.673              8.417
Utang pajak                                                       269               -                269
Beban akrual                                                    3.178               -              3.178
Uang muka pelanggan                                               652          10.294             10.945
Liabilitas jangka panjang yang jatuh tempo dalam waktu
  satu tahun :
  Utang pembelian aset tetap                                      546               -                546
  Liabilitas sewa                                               3.710             548              4.258
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek                                14.444          13.515             27.959
LIABILITAS JANGKA PANJANG
Liabilitas imbalan pasca kerja                                  2.156             238              2.394
Pinjaman jangka panjang - setelah dikurangi bagian yang
jatuh tempo satu tahun:
   Utang pembelian aset tetap                                   1.505               -              1.505
   Liabilitas sewa                                             21.004             244             21.248
   Utang bank                                                  30.000               -             30.000
Utang lain-lain - pihak berelasi                                6.776               -              6.776
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang                               61.441             482             61.923
JUMLAH LIABILITAS                                              75.885          13.997             89.882
EKUITAS
Modal saham                                                    31.250               -             31.250
Modal proforma                                                      -          35.790             35.790
Tambahan modal disetor                                         36.707               -             36.707
Kerugian komprehensif lain                                     (3.884)              -             (3.884)
Saldo laba                                                    131.518          44.947            176.465
Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas
  induk                                                       195.590          80.737            276.327
Kepentingan non-pengendali                                          -               1                  1
JUMLAH EKUITAS                                                195.590          80.738            276.329
JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS                                 271.475          94.735            366.210



                                                                                    (Dalam jutaan Rupiah)
                                                                                             Setelah
                       Keterangan                         31/12/23       Penyesuaian       Rencana
                                                                                           Transaksi
Pendapatan neto                                               145.696           4.871            150.567
Beban pokok pendapatan                                         85.899           3.791             89.690
Laba bruto                                                     59.797            1.079            60.877
Beban penjualan dan pemasaran                                  (9.745)               -            (9.745)
Beban umum dan administrasi                                   (64.161)         (31.287)          (95.448)
Goodwill                                                            -           44.947            44.947
Pendapatan (beban) lain-lain - neto                               535           (1.639)           (1.104)
Rugi sebelum pajak                                            (13.573)         13.100               (473)
Beban pajak                                                       (83)              -                (83)
Rugi tahun berjalan                                           (13.656)         13.100               (556)
Rugi komprehensif lainnya                                      (1.182)              -             (1.182)
Jumlah rugi komprehensif tahun berjalan                       (14.838)         13.100             (1.738)




                                                54
Page 56
Asumsi dasar yang digunakan oleh Perseroan dalam penyusunan informasi
keuangan proforma adalah sebagai berikut:

•   Laporan posisi keuangan dan laporan laba rugi dan penghasilan
    komprehensif lain Perseroan untuk tahun yang berakhir tanggal
    31 Desember 2023 telah disusun dan disajikan sesuai dengan Standar
    Akuntansi Keuangan di Indonesia dan telah diaudit.

•   Laporan posisi keuangan dan laporan laba rugi dan penghasilan
    komprehensif lain ARSG untuk tahun yang berakhir 31 Desember 2023
    telah disusun dan disajikan sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di
    Indonesia dan telah diaudit dengan opini wajar tanpa modifikasian.

•   Berdasarkan rencana Perseroan untuk melakukan investasi dalam bentuk
    saham pada ARSG.

Penyesuaian-penyesuaian               dalam        penyusunan             informasi   keuangan
konsolidasian proforma

•   Pencatatan Perseroan atas pengeluaran kas untuk pembelian saham
    ARSG dengan harga keseluruhan sejumlah Rp 37.153.222.888 dengan
    memperoleh persentase kepemilikan sebesar 99,43% pada ARSG.

    Rincian akusisi saham ARSG dan Entitas Anak adalah sebagai berikut :

                                                                             (Dalam Rupiah)
                                                         Harga                  Nilai
            Pihak          Lembar saham
                                                      perolehan              Transaksi
     Seri A
     Perseroan                      3.985.580                     8.980     35.789.653.000
     Jumlah                                                                 35.789.653.000


•   Penyesuaian atas kas setara kas sebesar Rp 10.438.861.298 dengan
    perincian sebagai berikut:

                                                                    (Dalam Rupiah)

                          Keterangan                                  Jumlah

     Kas masuk dari penerbitan saham                               35.789.653.000
     Kas keluar untuk akuisisi 97,97% saham Asa Ren Pte. Ltd.
      dan entitas anak                                             (35.789.653.000)
     Kas dan setara kas Asa Ren Pte. Ltd. dan entitas anak pada
      saat diakuisisi                                              66.627.995.115
     Neto                                                          66.627.995.115




                                        55
Page 57
    Jumlah dana yang dikeluarkan untuk pembelian 99,43% saham pada
    ARSG pemegang saham sebelumnya, dengan nilai transaksi sebesar
    Rp 35.789.653.000.

•   Pencatatan berupa goodwill negative (“Keuntungan yang dihasilkan dari
    akuisisi”) atas pembelian dengan diskon dilakukan pengukurannya
    berdasarkan PSAK 22 - “Kombinasi Bisnis” berupa selisih atas nilai wajar
    perolehan dibawah nilai neto aset dan liabiltias teridentifikasi ARSG adalah
    sebesar Rp 44.947.360.551, dengan rincian sebagai berikut:

                                                                   (Dalam Rupiah)

                            Keterangan                               Jumlah

    Imbalan yang secara efektif dialihkan atas perolehan
      investasi Asa Ren Pte. Ltd.                                  35.789.653.000
    Aset Neto Asa Ren Pte. Ltd.                                   (80.737.013.511)
    Keuntungan yang dihasilkan dari akuisisi (goodwill negatif)   (44.947.360.511)



    Sesuai dengan PSAK 22 - “Kombinasi Bisnis”, Goodwill negative
    (“Keuntungan yang dihasilkan dari akuisisi”) diperlakukan langsung sebagai
    keuntungan dan dicatat pada laporan laba rugi komprehensif.




                                          56
Page 58
•   Penyesuaian sehubungan dengan Akuisisi ARSG dan entitas anak yang
    dilakukan penyesuaian atas saldo ARSG pada informasi keuangan
    proforma yang diambil dari laporan keuangan ARSG yang telah diaudit oleh
    auditor independen sebagai berikut:

                                                            (Dalam Rupiah)

                             Keterangan                       31/12/23

     ASET

     ASET LANCAR
     Kas dan setara kas                                     66.627.995.115
     Piutang usaha
       Pihak ketiga                                         11.277.789.193
     Piutang lain-lain
       Pihak ketiga                                            235.907.464
     Persediaan - neto                                         488.504.007
     Uang muka dan biaya dibayar di muka                       586.038.504
     Aset lancar lainnya                                        33.366.448
     Jumlah Aset Lancar                                     79.249.600.732
     ASET TIDAK LANCAR
     Aset tetap - neto                                       9.561.285.121
     Aset takberwujud - neto                                 5.824.254.644
     Aset tidak lancar lainnya                                 100.005.651
     Jumlah Aset Tidak Lancar                               15.485.545.416
     JUMLAH ASET                                            94.735.146.147




                                 57
Page 59
Penyesuaian pada informasi laporan keuangan proforma konsolidasian
atas akun ARSG:

Kas dan setara kas

Merupakan saldo kas di bank pada sebesar Rp 3.504.580.657
(SGD 299.240) dan deposito berjangka sebesar Rp 63.123.405.458
(SGD 5.389.803) pada tanggal 31 Desember 2023 milik ARSG.

Piutang usaha

Merupakan saldo piutang usaha milik ARSG yang terdiri dari piutang usaha
pihak ketiga sebesar Rp 11.277.789.193 (SGD 962.956) termasuk
cadangan penurunan nilai piutang sebesar Rp 18.868.032 (SGD 1.611)
pada tanggal 31 Desember 2023.

Piutang lain-lain – Pihak ketiga

Merupakan saldo piutang lain-lain milik ARSG yang terdiri dari piutang
pihak ketiga sebesar Rp 167.782.595 (SGD 14.327) dan pajak dibayar di
muka sebesar       Rp 68.114.869 (SGD 5.816)          pada tanggal
31 Desember 2023.

Persediaan

Merupakan      saldo   persediaan   neto     milik ARSG     sebesar
Rp 586.038.504 (SGD 41.711) terdiri dari persediaan barang jadi dan
bahan lainnya pada tanggal 31 Desember 2023.

Aset Tetap

Merupakan aset tetap milik ARSG dengan nilai perolehan sebesar
Rp    646.217.456.798    dan    akumulasi   penyusutan   sebesar
Rp 192.657.877.671 pada tanggal 31 Desember 2023 dengan perincian
sebagai berikut:

                                                                        (Dalam Rupiah)
                                      Biaya         Akumulasi
            Keterangan                                                Nilai Tercatat
                                   Perolehan        Penyusutan
Harga perolehan
Mesin dan peralatan                 9.890.012.672   (1.620.142.880)     8.269.869.792
Renovasi bangunan di sewa           1.583.911.008     (275.949.856)     1.307.961.152
Peralatan kantor                    1.045.240.800     (316.675.360)       728.565.440
Perlengkapan kantor                 1.502.334.304     (494.660.896)     1.007.673.408
Aset hak-guna                                                                       -
Bangunan                            2.493.101.600    (980.491.648)      1.512.609.952

Jumlah                             16.514.600.384   (3.687.920.640)    12.826.679.744




                             58
Page 60
Aset Takberwujud - Neto

Aset takberwujud terdiri dari perangkat lunak komputer dan riset dan
pengembangan sebesar Rp 5.824.254.644 (SGD 497.305)

                                                        (Dalam Rupiah)

                        Keterangan                       31/12/21

 LIABILITAS DAN EKUITAS
 LIABILITAS JANGKA PENDEK
 Utang usaha
   Pihak ketiga                                         2.672.993.303
 Uang muka pelanggan                                   10.293.555.099
 Liabilitas sewa                                          548.315.327
 Jumlah Liabilitas Jangka Pendek                       13.514.863.729
 ASET TIDAK LANCAR
 Liabilitas sewa                                          243.719.124
 Liabilitas imbalan pasca-kerja                           238.448.889
 Jumlah Liabilitas Jangka Panjang                         482.168.013
 JUMLAH LIABILITAS                                     13.997.031.742


Utang Usaha dan Lainnya

Merupakan saldo utang usaha kepada pemasok milik ARSG sebesar
Rp 2.672.993.303 (SGD 228.234) kepada pihak ketiga dan sebesar pada
tanggal 31 Desember 2023.

Uang Muka Pelanggan

Merupakan saldo liabilitas kontrak atas penerimaan pelanggan
Rp 10.293.555.099 (SGD 228.234) pada tanggal 31 Desember 2023.

Liabilitas Sewa

Merupakan saldo liabiltias atas sewa hak-guna sebesar Rp 792.024.452
(SGD 67.628) pada tanggal 31 Desember 2023.

Liabilitas Imbalan Pasca-Kerja

Merupakan saldo milik ARSG atas liabilitas imbalan pasca-kerja sebesar
Rp 238.448.889 (SGD 20.810) pada tanggal 31 Desember 2023.




                                  59
Page 61
III.D.   Analisis atas Laporan Penilaian 97,96% Saham ARSG

         KR, KJPP resmi berdasarkan Keputusan Menteri Keuangan No. 2.19.0162
         tanggal 15 Juli 2019 dan terdaftar sebagai kantor jasa profesi penunjang pasar
         modal di OJK dengan Surat Tanda Terdaftar Profesi Penunjang Pasar Modal
         dari OJK No. STTD.PB-01/PJ-1/PM.223/2023 (penilai bisnis), telah ditunjuk
         oleh manajemen Perseroan sebagai penilai independen sesuai dengan surat
         penugasan No. KR/240115-001 tanggal 15 Januari 2024 yang telah disetujui
         oleh manajemen Perseroan untuk memberikan pendapat sebagai penilai
         independen atas nilai pasar 97,96% saham ARSG. Hasil penilaian atas 97,96%
         saham ARSG tersebut tertuang dalam laporan penilaian 97,96% saham Asa
         Ren Pte. Ltd. dengan 00035/2.0162-00/BS/10/0153/1/IV/2024 tanggal
         3 April 2024 dengan ringkasan sebagai berikut:

         1. Pihak-pihak yang Bertransaksi

            Pihak-pihak yang bertransaksi dalam Rencana Transaksi adalah Perseroan
            dan Investor.

         2. Objek Penilaian

            Objek Penilaian adalah nilai pasar 97,96% saham ARSG.

         3. Tujuan Penilaian

            Tujuan penilaian adalah untuk memperoleh pendapat yang bersifat
            independen tentang nilai pasar dari Objek Penilaian yang dinyatakan dalam
            mata uang SGD dan/atau ekuivalensinya pada tanggal 31 Desember 2023.




                                        60
Page 62
4. Asumsi-asumsi dan Kondisi Pembatas

   Penilaian ini disusun berdasarkan kondisi pasar dan perekonomian, kondisi
   umum bisnis dan keuangan serta peraturan-peraturan Pemerintah yang
   berlaku sampai dengan tanggal penerbitan laporan penilaian ini.

   Penilaian Objek Penilaian yang dilakukan dengan metode diskonto arus kas
   didasarkan pada proyeksi laporan keuangan ARGN yang disusun oleh
   manajemen ARGN. Dalam penyusunan proyeksi laporan keuangan,
   berbagai asumsi dikembangkan berdasarkan kinerja ARGN pada tahun-
   tahun sebelumnya dan berdasarkan rencana manajemen di masa yang
   akan datang. Kami telah melakukan penyesuaian terhadap proyeksi
   laporan keuangan tersebut agar dapat menggambarkan kondisi operasi dan
   kinerja ARGN yang dinilai pada saat penilaian ini dengan lebih wajar.
   Secara garis besar, tidak ada penyesuaian yang signifikan yang kami
   lakukan terhadap target kinerja ARGN yang dinilai dan telah mencerminkan
   kemampuan pencapaiannya (fiduciary duty). Kami bertanggung jawab atas
   pelaksanaan penilaian dan kewajaran proyeksi laporan keuangan
   berdasarkan kinerja historis ARGN dan informasi manajemen ARGN
   terhadap proyeksi laporan keuangan ARGN tersebut. Kami juga
   bertanggung jawab atas laporan penilaian ARSG dan kesimpulan nilai
   akhir.

   Dalam penugasan penilaian ini, kami mengasumsikan terpenuhinya semua
   kondisi dan kewajiban Perseroan. Kami juga mengasumsikan bahwa dari
   tanggal penilaian sampai dengan tanggal diterbitkannya laporan penilaian
   tidak terjadi perubahan apapun yang berpengaruh secara material terhadap
   asumsi-asumsi yang digunakan dalam penilaian. Kami tidak bertanggung
   jawab untuk menegaskan kembali atau melengkapi, memutakhirkan
   (update) pendapat kami karena adanya perubahan asumsi dan kondisi
   serta peristiwa-peristiwa yang terjadi setelah tanggal laporan ini.

   Dalam melaksanakan analisis, kami mengasumsikan dan bergantung pada
   keakuratan, kehandalan, dan kelengkapan dari semua informasi keuangan
   dan informasi-informasi lain yang diberikan kepada kami oleh Perseroan
   dan ARSG atau yang tersedia secara umum yang pada hakekatnya adalah
   benar, lengkap, dan tidak menyesatkan dan kami tidak bertanggung jawab
   untuk melakukan pemeriksaan independen terhadap informasi-informasi
   tersebut. Kami juga bergantung kepada jaminan dari manajemen Perseroan
   dan ARSG bahwa mereka tidak mengetahui fakta-fakta yang menyebabkan
   informasi-informasi yang diberikan kepada kami menjadi tidak lengkap atau
   menyesatkan.




                              61
Page 63
   Analisis penilaian Objek Penilaian dipersiapkan menggunakan data dan
   informasi sebagaimana diungkapkan di atas. Segala perubahan atas data
   dan informasi tersebut dapat mempengaruhi hasil akhir pendapat kami
   secara material. Kami tidak bertanggung jawab atas perubahan kesimpulan
   atas penilaian kami maupun segala kehilangan, kerusakan, biaya, ataupun
   pengeluaran apapun yang disebabkan oleh ketidakterbukaan informasi
   sehingga data yang kami peroleh menjadi tidak lengkap dan/atau dapat
   disalahartikan.

   Karena hasil dari penilaian kami sangat tergantung dari data serta asumsi-
   asumsi yang mendasarinya, perubahan pada sumber data serta asumsi
   sesuai data pasar akan mengubah hasil dari penilaian kami. Oleh karena
   itu, kami sampaikan bahwa perubahan terhadap data yang digunakan
   dapat berpengaruh terhadap hasil penilaian dan bahwa perbedaan yang
   terjadi dapat bernilai material. Walaupun isi dari laporan penilaian ini telah
   dilaksanakan dengan itikad baik dan dengan cara yang profesional, kami
   tidak dapat menerima tanggung jawab atas kemungkinan terjadinya
   perbedaan kesimpulan yang disebabkan oleh adanya analisis tambahan,
   diaplikasikannya hasil penilaian sebagai dasar untuk melakukan analisis
   transaksi ataupun adanya perubahan dalam data yang dijadikan sebagai
   dasar penilaian. Laporan penilaian Objek Penilaian bersifat non-disclaimer
   opinion dan merupakan laporan yang terbuka untuk publik kecuali terdapat
   informasi yang bersifat rahasia, yang dapat mempengaruhi operasional
   Perseroan dan ARSG.

   Pekerjaan kami yang berkaitan dengan penilaian Objek Penilaian tidak
   merupakan dan tidak dapat ditafsirkan dalam bentuk apapun, suatu
   penelaahan atau audit, atau pelaksanaan prosedur-prosedur tertentu atas
   informasi keuangan. Pekerjaan tersebut juga tidak dapat dimaksudkan
   untuk mengungkapkan kelemahan dalam pengendalian internal, kesalahan
   atau penyimpangan dalam laporan keuangan, atau pelanggaran hukum.
   Selanjutnya, kami juga telah memperoleh informasi atas status hukum
   ARSG berdasarkan anggaran dasar ARSG.

5. Metode Penilaian yang Digunakan

   Metode penilaian yang digunakan dalam penilaian Objek Penilaian adalah
   metode diskonto arus kas (discounted cash flow [DCF] method), metode
   penyesuaian aset bersih (adjusted net asset method), dan metode
   kapitalisasi kelebihan pendapatan (capitalized excess earning method).

   Metode diskonto arus kas dipilih mengingat bahwa kegiatan usaha yang
   dilaksanakan oleh ARGN di masa depan masih akan berfluktuasi sesuai
   dengan perkiraan atas perkembangan usaha ARGN. Dalam melaksanakan
   penilaian dengan metode ini, operasi ARGN diproyeksikan sesuai dengan
   perkiraan atas perkembangan usaha ARGN. Arus kas yang dihasilkan
   berdasarkan proyeksi dikonversi menjadi nilai kini dengan tingkat diskonto
   yang sesuai dengan tingkat risiko. Indikasi nilai adalah total nilai kini dari
   arus kas tersebut.


                                62
Page 64
   Dalam melaksanakan penilaian dengan metode penyesuaian aset bersih,
   nilai dari semua komponen aset dan liabilitas/utang harus disesuaikan
   menjadi nilai pasarnya, kecuali untuk komponen-komponen yang telah
   menunjukkan nilai pasarnya (seperti kas/bank atau utang bank). Nilai pasar
   keseluruhan perusahaan kemudian diperoleh dengan menghitung selisih
   antara nilai pasar seluruh aset (berwujud maupun tak berwujud) dan nilai
   pasar liabilitas.

   Metode kapitalisasi kelebihan pendapatan yang digunakan dalam penilaian
   AGRN merupakan metode penilaian yang berdasarkan pada pendekatan
   aset. Dengan metode ini, nilai dari semua komponen aset dan liabilitas
   harus disesuaikan menjadi nilai pasarnya, kecuali untuk komponen-
   komponen yang telah menunjukkan nilai pasarnya (seperti kas/bank atau
   utang bank).

   Selain aset berwujud, nilai pasar aset tak berwujud seperti hak paten,
   lisensi, biaya riset dan pengembangan, karyawan yang telah terlatih dan
   siap bekerja dan daftar langganan, juga harus dihitung. Nilai pasar aset tak
   berwujud tersebut diperoleh dengan melakukan penilaian terhadap tiap-tiap
   aset tersebut secara terpisah. Nilai pasar ekuitas (net worth) kemudian
   diperoleh dengan menghitung selisih antara nilai seluruh aset dan liabilitas
   yang telah disesuaikan.

   Sebagai langkah selanjutnya perlu dihitung arus kas bersih dari perusahaan
   yang dinilai. Selisih antara arus kas bersih dengan pendapatan yang
   diharapkan merupakan kelebihan pendapatan yang dihasilkan oleh aset
   berwujud bersih. Nilai aset takberwujud kemudian dihitung dengan cara
   mengkapitalisasikan kelebihan pendapatan tersebut dengan tingkat
   kapitalisasi yang sesuai. Langkah berikutnya adalah menghitung indikasi
   nilai pasar saham dengan menjumlahkan nilai aset berwujud bersih dan
   nilai aset takberwujud.

   Pendekatan dan metode penilaian di atas adalah yang kami anggap paling
   sesuai untuk diaplikasikan dalam penugasan ini dan telah disepakati oleh
   pihak manajemen Perseroan dan ARSG. Tidak tertutup kemungkinan untuk
   diaplikasikannya pendekatan dan metode penilaian lain yang dapat
   memberikan hasil yang berbeda.

   Selanjutnya nilai-nilai yang diperoleh dari tiap-tiap metode tersebut
   direkonsiliasi dengan melakukan pembobotan.

6. Kesimpulan Penilaian

   Berdasarkan hasil analisis atas seluruh data dan informasi yang telah kami
   terima dan dengan mempertimbangkan semua faktor yang relevan yang
   mempengaruhi penilaian, maka menurut pendapat kami, nilai pasar Objek
   Penilaian pada tanggal 31 Desember 2023 adalah sebesar SGD 32,34 juta.




                               63
Page 65
III.E.   Analisis atas Laporan Penilaian 100,00% Saham Perseroan

         KR, KJPP resmi berdasarkan Keputusan Menteri Keuangan No. 2.19.0162
         tanggal 15 Juli 2019 dan terdaftar sebagai kantor jasa profesi penunjang pasar
         modal di OJK dengan Surat Tanda Terdaftar Profesi Penunjang Pasar Modal
         dari OJK No. STTD.PB-01/PJ-1/PM.223/2023 (penilai bisnis), telah ditunjuk
         oleh manajemen Perseroan sebagai penilai independen sesuai dengan surat
         penugasan No. KR/240115-001 tanggal 15 Januari 2024 yang telah disetujui
         oleh manajemen Perseroan untuk memberikan pendapat sebagai penilai
         independen atas nilai pasar 100,00% saham Perseroan. Hasil penilaian
         atas    100,00%       saham      Perseroan     tersebut     tertuang    dalam
         laporan penilaian 100,00% saham PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk
         dengan No. 00039/2.0162-00/BS/10/0153/1/IV/2024 tanggal 8 April 2024
         dengan ringkasan sebagai berikut:

         1. Pihak-pihak yang Bertransaksi

            Pihak-pihak yang bertransaksi dalam Rencana Transaksi adalah Perseroan
            dan Investor.

         2. Objek Penilaian

            Objek Penilaian adalah nilai pasar 100,00% saham Perseroan.

         3. Tujuan Penilaian

            Tujuan penilaian adalah untuk memperoleh pendapat yang bersifat
            independen tentang nilai pasar dari Objek Penilaian yang dinyatakan dalam
            mata    uang    Rupiah      dan/atau    ekuivalensinya     pada    tanggal
            31 Desember 2023.

         4. Asumsi-asumsi dan Kondisi Pembatas

            Penilaian ini disusun berdasarkan kondisi pasar dan perekonomian, kondisi
            umum bisnis dan keuangan, serta peraturan-peraturan Pemerintah yang
            berlaku sampai dengan tanggal penerbitan laporan penilaian ini.




                                        64
Page 66
Penilaian Objek Penilaian yang dilakukan dengan metode diskonto arus kas
didasarkan pada proyeksi laporan keuangan Perseroan yang disusun oleh
manajemen Perseroan. Dalam penyusunan proyeksi laporan keuangan,
berbagai asumsi dikembangkan berdasarkan kinerja Perseroan pada
tahun-tahun sebelumnya dan berdasarkan rencana manajemen di masa
yang akan datang. Kami telah melakukan penyesuaian terhadap proyeksi
laporan keuangan tersebut agar dapat menggambarkan kondisi operasi dan
kinerja Perseroan yang dinilai pada saat penilaian ini dengan lebih wajar.
Secara garis besar, tidak ada penyesuaian yang signifikan yang kami
lakukan terhadap target kinerja Perseroan yang dinilai dan telah
mencerminkan kemampuan pencapaiannya (fiduciary duty). Kami
bertanggung jawab atas pelaksanaan penilaian dan kewajaran proyeksi
laporan keuangan berdasarkan kinerja historis Perseroan dan informasi
manajemen Perseroan terhadap proyeksi laporan keuangan Perseroan
tersebut. Kami juga bertanggung jawab atas laporan penilaian Perseroan
dan kesimpulan nilai akhir.

Dalam penugasan penilaian ini, kami mengasumsikan terpenuhinya semua
kondisi dan kewajiban Perseroan. Kami juga mengasumsikan bahwa dari
tanggal penilaian sampai dengan tanggal diterbitkannya laporan penilaian
tidak terjadi perubahan apapun yang berpengaruh secara material terhadap
asumsi-asumsi yang digunakan dalam penilaian. Kami tidak bertanggung
jawab untuk menegaskan kembali atau melengkapi, memutakhirkan
(update) pendapat kami karena adanya perubahan asumsi dan kondisi
serta peristiwa-peristiwa yang terjadi setelah tanggal laporan ini.

Dalam melaksanakan analisis, kami mengasumsikan dan bergantung pada
keakuratan, kehandalan, dan kelengkapan dari semua informasi keuangan
dan informasi-informasi lain yang diberikan kepada kami oleh Perseroan
atau yang tersedia secara umum yang pada hakekatnya adalah benar,
lengkap, dan tidak menyesatkan dan kami tidak bertanggung jawab untuk
melakukan pemeriksaan independen terhadap informasi-informasi tersebut.
Kami juga bergantung kepada jaminan dari manajemen Perseroan bahwa
mereka tidak mengetahui fakta-fakta yang menyebabkan informasi-
informasi yang diberikan kepada kami menjadi tidak lengkap atau
menyesatkan.

Analisis penilaian Objek Penilaian dipersiapkan menggunakan data dan
informasi sebagaimana diungkapkan di atas. Segala perubahan atas data
dan informasi tersebut dapat mempengaruhi hasil akhir pendapat kami
secara material. Kami tidak bertanggung jawab atas perubahan kesimpulan
atas penilaian kami maupun segala kehilangan, kerusakan, biaya, ataupun
pengeluaran apapun yang disebabkan oleh ketidakterbukaan informasi
sehingga data yang kami peroleh menjadi tidak lengkap dan/atau dapat
disalahartikan.




                           65
Page 67
   Karena hasil dari penilaian kami sangat tergantung dari data serta asumsi-
   asumsi yang mendasarinya, perubahan pada sumber data serta asumsi
   sesuai data pasar akan mengubah hasil dari penilaian kami. Oleh karena
   itu, kami sampaikan bahwa perubahan terhadap data yang digunakan
   dapat berpengaruh terhadap hasil penilaian dan bahwa perbedaan yang
   terjadi dapat bernilai material. Walaupun isi dari laporan penilaian ini telah
   dilaksanakan dengan itikad baik dan dengan cara yang profesional, kami
   tidak dapat menerima tanggung jawab atas kemungkinan terjadinya
   perbedaan kesimpulan yang disebabkan oleh adanya analisis tambahan,
   diaplikasikannya hasil penilaian sebagai dasar untuk melakukan analisis
   transaksi ataupun adanya perubahan dalam data yang dijadikan sebagai
   dasar penilaian. Laporan penilaian Objek Penilaian bersifat non-disclaimer
   opinion dan merupakan laporan yang terbuka untuk publik kecuali terdapat
   informasi yang bersifat rahasia, yang dapat mempengaruhi operasional
   Perseroan.

   Pekerjaan kami yang berkaitan dengan penilaian Objek Penilaian tidak
   merupakan dan tidak dapat ditafsirkan dalam bentuk apapun, suatu
   penelaahan atau audit, atau pelaksanaan prosedur-prosedur tertentu atas
   informasi keuangan. Pekerjaan tersebut juga tidak dapat dimaksudkan
   untuk mengungkapkan kelemahan dalam pengendalian internal, kesalahan
   atau penyimpangan dalam laporan keuangan, atau pelanggaran hukum.
   Selanjutnya, kami juga telah memperoleh informasi atas status hukum
   Perseroan berdasarkan anggaran dasar Perseroan.

5. Metode Penilaian yang Digunakan

   Metode penilaian yang digunakan dalam penilaian Objek Penilaian adalah
   metode diskonto arus kas (discounted cash flow [DCF] method) dan
   metode pembanding perusahaan tercatat di bursa efek (guideline publicly
   traded company method).

   Metode diskonto arus kas dipilih mengingat bahwa kegiatan usaha yang
   dilaksanakan oleh Perseroan di masa depan masih akan berfluktuasi
   sesuai dengan perkiraan atas perkembangan usaha Perseroan. Dalam
   melaksanakan penilaian dengan metode ini, operasi Perseroan
   diproyeksikan sesuai dengan perkiraan atas perkembangan usaha
   Perseroan. Arus kas yang dihasilkan berdasarkan proyeksi dikonversi
   menjadi nilai kini dengan tingkat diskonto yang sesuai dengan tingkat risiko.
   Indikasi nilai adalah total nilai kini dari arus kas tersebut.

   Metode pembanding perusahaan tercatat di bursa efek digunakan dalam
   penilaian ini karena walaupun di pasar saham perusahaan terbuka tidak
   diperoleh informasi mengenai perusahaan sejenis dengan skala usaha dan
   aset yang setara, namun diperkirakan data saham perusahaan terbuka
   yang ada dapat digunakan sebagai data perbandingan atas nilai saham
   yang dimiliki oleh Perseroan.




                                66
Page 68
                Pendekatan dan metode penilaian di atas adalah yang kami anggap paling
                sesuai untuk diaplikasikan dalam penugasan ini dan telah disepakati oleh
                pihak manajemen Perseroan. Tidak tertutup kemungkinan untuk
                diaplikasikannya pendekatan dan metode penilaian lain yang dapat
                memberikan hasil yang berbeda.

                Selanjutnya nilai-nilai yang diperoleh dari tiap-tiap metode tersebut
                direkonsiliasi dengan melakukan pembobotan.

           6. Kesimpulan Penilaian

                Berdasarkan hasil analisis atas seluruh data dan informasi yang telah kami
                terima dan dengan mempertimbangkan semua faktor yang relevan yang
                mempengaruhi penilaian, maka menurut pendapat kami, nilai pasar Objek
                Penilaian pada tanggal 31 Desember 2023 adalah sebesar
                Rp 618,08 miliar.

III.F.     Analisis Inkremental

           Dalam evaluasi Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi ini, kami juga
           melakukan analisis inkremental dengan mempertimbangkan hal-hal antara lain
           sebagai berikut:

           •    Kontribusi nilai tambah terhadap perusahaan sebagai akibat dari transaksi
                yang akan dilakukan, termasuk dampaknya terhadap proyeksi keuangan
                Perseroan;
           •    Biaya atau pendapatan yang relevan;
           •    Informasi non-keuangan yang relevan; dan
           •    Prosedur pengambilan keputusan oleh perusahaan dalam menentukan
                rencana dan nilai transaksi dengan memperhatikan alternatif lain.

III.F.1.   Kontribusi Nilai Tambah terhadap Perseroan

           Berikut adalah proyeksi laporan laba rugi komprehensif Perseroan untuk tahun
           yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2024 – 2033:

           Sebelum Transaksi
                                                                                               (Dalam jutaan Rupiah)

                                  Keterangan        31/12/24     31/12/25     31/12/26     31/12/27     31/12/28

           Pendapatan neto                            163.506      183.369      205.280      230.194        254.542
           Beban pokok pendapatan                      90.911       98.721      107.627      115.967        125.556
           Laba bruto                                  72.595       84.648       97.654      114.227        128.986
           Beban usaha                                 59.913       64.937       68.191       67.898         71.234
           Laba usaha                                  12.683       19.711       29.463       46.329         57.752
           Beban lain-lain                             (2.338)      (2.223)      (2.060)      (1.885)        (1.697)
           Laba sebelum pajak penghasilan              10.345       17.487       27.403       44.444         56.055
           Beban pajak penghasilan                       (606)      (3.847)      (6.029)      (9.778)       (12.332)
           Laba bersih tahun berjalan                   9.739       13.640       21.374       34.666         43.723




                                               67
Page 69
                                                                                           (Dalam jutaan Rupiah)

                       Keterangan            31/12/29      31/12/30      31/12/31      31/12/32     31/12/33

Pendapatan neto                                277.182       301.932       328.999       358.604        390.996
Beban pokok pendapatan                         134.139       143.565       155.082       167.464        180.912
Laba bruto                                     143.043       158.367       173.916       191.141        210.083
Beban usaha                                     73.586        76.583        80.967        85.347         89.918
Laba usaha                                      69.457        81.784        92.949       105.794        120.165
Beban lain-lain                                 (1.495)       (1.277)       (1.043)         (792)          (522)
Laba sebelum pajak penghasilan                   67.962        80.507        91.905      105.002        119.643
Beban pajak penghasilan                         (14.952)      (17.711)      (20.219)     (23.100)       (26.321)
Laba bersih tahun berjalan                      53.010        62.795        71.686        81.901         93.321




Setelah Transaksi
                                                                                           (Dalam jutaan Rupiah)

                       Keterangan            31/12/24      31/12/25      31/12/26      31/12/27     31/12/28

Pendapatan neto                                178.498       222.949       281.814       349.445        425.654
Beban pokok pendapatan                          99.302       120.573       153.382       189.326        232.541
Laba bruto                                      79.196       102.377       128.431       160.119        193.113
Beban usaha                                     83.856        91.037        96.623        98.512        103.855
Laba (rugi) usaha                                (4.660)      11.340        31.808        61.607         89.258
Beban lain-lain                                  (2.615)      (2.480)       (2.306)       (2.144)        (1.920)
Laba (rugi) sebelum pajak penghasilan            (7.275)        8.860       29.502        59.463         87.338
Beban pajak penghasilan                            (606)       (3.847)      (6.029)       (9.778)       (12.332)
Laba (rugi) bersih tahun berjalan                (7.880)       5.013        23.474        49.686         75.006



                                                                                           (Dalam jutaan Rupiah)

                       Keterangan            31/12/29      31/12/30      31/12/31      31/12/32     31/12/33

Pendapatan neto                                508.820       594.637       669.413       740.883        821.191
Beban pokok pendapatan                         280.365       328.779       368.829       404.383        443.678
Laba bruto                                     228.455       265.857       300.584       336.499        377.513
Beban usaha                                    108.015       112.699       118.854       125.046        131.540
Laba (rugi) usaha                              120.440       153.159       181.730       211.453        245.973
Beban lain-lain                                 (1.678)       (1.415)       (1.130)         (845)          (770)
Laba (rugi) sebelum pajak penghasilan          118.762       151.744       180.600       210.608        245.204
Beban pajak penghasilan                        (21.883)      (33.384)      (39.732)      (46.334)       (53.945)
Laba (rugi) bersih tahun berjalan               96.879       118.360       140.868       164.275        191.259




Berdasarkan analisis tersebut di atas, proyeksi jumlah pendapatan neto dan
laba tahun berjalan Perseroan sebelum Rencana Transaksi masing-masing
adalah sebesar Rp 2,69 triliun dan Rp 0,49 triliun.

Selanjutnya, proyeksi jumlah pendapatan neto dan laba tahun berjalan
Perseroan setelah Rencana Transaksi masing-masing adalah sebesar
Rp 4,79 triliun dan Rp 0,86 triliun.

Dengan demikian, berdasarkan proyeksi laporan laba rugi komprehensif
tersebut di atas, setelah Rencana Transaksi menjadi efektif, Perseroan
berpotensi memperoleh tambahan laba tahun berjalan untuk tahun yang
berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2024 – 2033, sehingga diharapkan
dapat meningkatkan kinerja keuangan Perseroan pada masa yang akan
datang.




                                        68
Page 70
III.F.2.     Biaya atau Pendapatan yang Relevan

             Berdasarkan keterangan yang diperoleh dari manajemen Perseroan, tidak
             terdapat biaya atau pendapatan yang relevan yang signifikan terkait dengan
             Rencana Transaksi, selain yang telah diungkapkan dalam Laporan Pendapat
             Kewajaran.

III.F.3.     Informasi Non-Keuangan yang Relevan

III.F.3.a.   Jasa yang dihasilkan

             Perseroan merupakan perusahaan yang bergerak dalam menyediakan
             pelayanan penunjang kesehatan, seperti laboratorium kesehatan, pusat
             gambar diagnosa lainnya, laboratorium pemeriksaan darah, gudang farmasi,
             bank mata, bank darah bank sperma, bank transplantasi organ, dan pelayanan
             penunjang medik lainnya. Saat ini, Perseroan memiliki total sebaran sebanyak
             30 outlet diantaranya termasuk 5 kantor cabang yang berlokasi di Ciputat,
             Denpasar, Padang, Batam dan Makassar. Perseroan mulai beroperasi secara
             operasional sejak tahun 2008. Dengan demikian, jasa yang dihasilkan oleh
             DGNS adalah layanan penunjang kesehatan sebagai berikut:

             •   Laboratorium X-Ray;
             •   Laboratorium pemeriksaan darah;
             •   Pemeriksaan kesehatan homecare;
             •   Laboratorium patologi klinik;
             •   Laboratorium patologi anatomi; dan
             •   Laboratorium genetik.

III.F.3.b.   Pasar Geografis

             Dalam menjalankan kegiatan usahanya, pasar geografis Perseroan meliputi
             Pulau Sumatera, Pulau Jawa, Pulau Bali, dan Pulau Sulawesi.

III.F.3.c.   Pesaing Usaha

             Dalam menjalankan kegiatan usahanya, pesaing usaha Perseroan adalah
             sebagai berikut:

             •   PT Prodia Widyahusada Tbk;
             •   PT Simponi Sigmanera; dan
             •   PT Bio Medika.




                                            69
Page 71
III.F.3.d.   Strategi dan Rencana Masa Depan (Business Plan)

             Dalam menjalankan kegiatan usahanya, strategi dan rencana masa depan
             Perseroan adalah sebagai berikut:

             •   Mengoptimalkan layanan Lab Genomic dan laboratorium medik yang
                 tersedia;
             •   Memperbanyak dan memperluas jangkauan wilayah layanan Perseroan
                 dengan menambah outlet dan jejaring Perseroan;
             •   Mengembangkan produk layanan laboratorium yang baru dengan bekerja
                 sama dengan fasilitas-fasilitas kesehatan;
             •   Melakukan kegiatan akreditasi terhadap mutu dan kualitas layanan
                 Perseroan;
             •   Terbuka dan menerapkan perkembangan teknologi dalam layanan
                 laboratorium; dan
             •   Melakukan kerjasama dengan penyedia layanan kesehatan, untuk
                 mempercepat tumbuhnya jaringan Perseroan.

III.F.3.e.   Prosedur Pengambilan Keputusan atas Rencana Transaksi

             Berdasarkan informasi yang diperoleh dari manajemen Perseroan, proses
             pengambilan keputusan atas Rencana Transaksi telah dilakukan melalui
             proses yang sesuai prosedur internal Perseroan. Setelah menentukan rencana
             atas Rencana Transaksi, Direktur harus memperoleh persetujuan dari Direktur
             Utama dan Dewan Komisaris. Sebelum Direktur mengusulkan usulan rencana
             atas Rencana Transaksi, Direktur telah melalui tahapan proses analisis
             internal, sebagaimana konfirmasi dengan manajemen Perseroan. Dengan
             demikian, manajemen telah mengikuti prosedur pengambilan keputusan oleh
             perusahaan dalam menentukan rencana dan nilai transaksi dengan
             memperhatikan alternatif lain.




                                           70
Page 72
IV.   ANALISIS ATAS KEWAJARAN RENCANA TRANSAKSI

      Analisis kewajaran Rencana Transaksi secara lengkap adalah sebagai berikut:

      1. Sebagaimana tercantum dalam IA, Perseroan merencanakan untuk
         melakukan akuisisi atas 3.926.750 saham atau setara dengan 97,96%
         saham ARSG dari Investor dengan nilai transaksi sebesar USD 24,10 juta.
         Selanjutnya, berdasarkan penilaian yang dilakukan oleh KJPP KR terhadap
         97,96% saham ARSG sebagaimana termuat dalam laporannya
         No. 00035/2.0162-00/BS/10/0153/1/IV/2024 tanggal 3 April 2024, nilai
         pasar 97,96% saham ARSG adalah sebesar SGD 32,34 juta atau setara
         dengan USD 24,51 juta dengan menggunakan kurs Bloomberg pada
         tanggal 31 Desember 2023 yaitu sebesar USD 0,75781 per SGD.

         Dengan demikian, nilai transaksi sebesar USD 24,10 juta adalah lebih
         rendah dari nilai pasar 97,96% saham ARSG sebesar USD 24,51 juta
         sehingga Perseroan berpotensi membukukan keuntungan. Selisih nilai
         transaksi sebesar 1,65% tersebut telah sesuai dengan POJK 35/2020,
         persentase mana tidak melebihi 7,50% dari nilai pasar 97,96% saham
         ARSG sebesar USD 24,51 juta.

      2. Sebagaimana tercantum dalam IA, Perseroan merencanakan untuk
         melakukan penambahan modal dengan memberikan hak memesan efek
         terlebih dahulu sesuai dengan POJK 14/2019, dimana dalam rangka
         penyelesaian Rencana Akuisisi, ARSG setuju mengikatkan diri untuk
         mengalihkan Saham ARSG kepada Perseroan dengan harga saham
         inbreng sebesar USD 21,69 juta sehubungan dengan Rencana
         PMDHMETD.

         Berdasarkan IA, Perseroan merencanakan untuk melakukan akuisisi atas
         Saham ARSG dari Investor dengan nilai transaksi sebesar USD 21,69 juta
         atau setara dengan Rp 334,38 miliar dengan menggunakan kurs tengah
         Bank Indonesia pada tanggal 31 Desember 2023 yaitu sebesar Rp 15.416
         per USD sehubungan dengan Rencana Akuisisi.

         Setelah Rencana Transaksi menjadi efektif, susunan pemegang saham
         Perseroan adalah sebagai berikut:

                                                                                   (Dalam Rupiah)
                                                                  Persentase
                          Pemegang Saham        Jumlah Saham                     Jumlah Modal
                                                                  Kepemilikan
          PT Bundamedik Tbk                        515.000.000          27,28%    51.500.000.000
          PT Bunda investama Indonesia             485.000.000          25,69%    48.500.000.000
          Masyarakat                               250.000.000          13,24%    25.000.000.000
          Investor                                 637.826.200          33,79%    63.782.620.000
          Jumlah                                  1.887.826.200        100,00% 188.782.620.000




                                           71
Page 73
   Selanjutnya, berdasarkan penilaian yang dilakukan oleh KJPP KR terhadap
   100,00% saham Perseroan sebagaimana termuat dalam laporannya
   No. 00039/2.0162-00/BS/10/0153/1/IV/2024 tanggal 8 April 2024, nilai
   pasar 100,00% saham Perseroan adalah sebesar Rp 618,08 miliar.
   Dengan pertimbangan nilai kapitalisasi pasar Perseroan adalah sebesar
   Rp 618,08 miliar dan setelah Rencana Transaksi menjadi efektif,
   kepemilikan Investor adalah sebesar 33,79%, maka secara teoritis,
   peningkatan modal ditempatkan dan disetor pada Perseroan yang
   dilakukan oleh Investor adalah sebesar Rp 315,38 miliar, dengan
   perhitungan sebagai berikut:

                                                                                        (Dalam jutaan Rupiah)

                                Keterangan                           Nilai Pasar             Persentase

    Nilai kapitalisasi pasar Perseroan                                        618.077                    66,21%
    Nilai transaksi atas Rencana Transaksi                                    315.381                    33,79%
    Nilai kapitalisasi pasar Perseroan setelah
      Rencana Transaksi                                                       933.458                  100,00%


   Dengan demikian, nilai transaksi sebesar Rp 334,38 miliar adalah lebih
   tinggi dari nilai pasar atas 33,79% saham Perseroan sebesar
   Rp 315,38 miliar,  sehingga      Perseroan    berpotensi  membukukan
   keuntungan. Selisih nilai transaksi sebesar 6,02% tersebut telah sesuai
   dengan POJK 35/2020, persentase mana tidak melebihi 7,50% dari nilai
   pasar atas 33,79% saham Perseroan sebesar Rp 315,38 miliar.

3. Berikut adalah proyeksi laporan laba rugi komprehensif Perseroan untuk
   tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2024 – 2033:

   Sebelum Transaksi
                                                                                              (Dalam jutaan Rupiah)

                          Keterangan              31/12/24     31/12/25     31/12/26      31/12/27     31/12/28

   Pendapatan neto                                  163.506      183.369      205.280       230.194        254.542
   Beban pokok pendapatan                            90.911       98.721      107.627       115.967        125.556
   Laba bruto                                        72.595       84.648       97.654       114.227        128.986
   Beban usaha                                       59.913       64.937       68.191        67.898         71.234
   Laba usaha                                        12.683       19.711       29.463        46.329         57.752
   Beban lain-lain                                   (2.338)      (2.223)      (2.060)       (1.885)        (1.697)
   Laba sebelum pajak penghasilan                    10.345       17.487       27.403        44.444         56.055
   Beban pajak penghasilan                             (606)      (3.847)      (6.029)       (9.778)       (12.332)
   Laba bersih tahun berjalan                         9.739       13.640       21.374        34.666         43.723




                                             72
Page 74
                                                                                            (Dalam jutaan Rupiah)

                        Keterangan           31/12/29      31/12/30      31/12/31      31/12/32      31/12/33

Pendapatan neto                                 277.182       301.932       328.999       358.604        390.996
Beban pokok pendapatan                          134.139       143.565       155.082       167.464        180.912
Laba bruto                                      143.043       158.367       173.916       191.141        210.083
Beban usaha                                      73.586        76.583        80.967        85.347         89.918
Laba usaha                                       69.457        81.784        92.949       105.794        120.165
Beban lain-lain                                  (1.495)       (1.277)       (1.043)         (792)          (522)
Laba sebelum pajak penghasilan                   67.962        80.507        91.905       105.002        119.643
Beban pajak penghasilan                         (14.952)      (17.711)      (20.219)      (23.100)       (26.321)
Laba bersih tahun berjalan                       53.010        62.795        71.686        81.901         93.321




Setelah Transaksi
                                                                                           (Dalam jutaan Rupiah)

                       Keterangan            31/12/24      31/12/25      31/12/26      31/12/27      31/12/28

Pendapatan neto                                178.498       222.949       281.814       349.445        425.654
Beban pokok pendapatan                          99.302       120.573       153.382       189.326        232.541
Laba bruto                                      79.196       102.377       128.431       160.119        193.113
Beban usaha                                     83.856        91.037        96.623        98.512        103.855
Laba (rugi) usaha                                (4.660)      11.340        31.808        61.607         89.258
Beban lain-lain                                  (2.615)      (2.480)       (2.306)       (2.144)        (1.920)
Laba (rugi) sebelum pajak penghasilan            (7.275)        8.860       29.502        59.463          87.338
Beban pajak penghasilan                            (606)       (3.847)      (6.029)       (9.778)        (12.332)
Laba (rugi) bersih tahun berjalan                (7.880)       5.013        23.474        49.686         75.006



                                                                                           (Dalam jutaan Rupiah)

                        Keterangan           31/12/29      31/12/30      31/12/31      31/12/32      31/12/33

Pendapatan neto                                508.820       594.637        669.413       740.883        821.191
Beban pokok pendapatan                         280.365       328.779        368.829       404.383        443.678
Laba bruto                                     228.455       265.857        300.584       336.499        377.513
Beban usaha                                    108.015       112.699        118.854       125.046        131.540
Laba (rugi) usaha                              120.440       153.159        181.730       211.453        245.973
Beban lain-lain                                 (1.678)       (1.415)        (1.130)         (845)          (770)
Laba (rugi) sebelum pajak penghasilan          118.762       151.744        180.600       210.608        245.204
Beban pajak penghasilan                        (21.883)      (33.384)       (39.732)      (46.334)       (53.945)
Laba (rugi) bersih tahun berjalan               96.879       118.360        140.868       164.275        191.259




Berdasarkan analisis tersebut di atas, proyeksi jumlah pendapatan neto dan
laba tahun berjalan Perseroan sebelum Rencana Transaksi masing-masing
adalah sebesar Rp 2,69 triliun dan Rp 0,49 triliun.

Selanjutnya, proyeksi jumlah pendapatan neto dan laba tahun berjalan
Perseroan setelah Rencana Transaksi masing-masing adalah sebesar
Rp 4,79 triliun dan Rp 0,86 triliun.

Dengan demikian, berdasarkan proyeksi laporan laba rugi komprehensif
tersebut di atas, setelah Rencana Transaksi menjadi efektif, Perseroan
berpotensi memperoleh tambahan laba tahun berjalan untuk tahun yang
berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2024 – 2033, sehingga
diharapkan dapat meningkatkan kinerja keuangan Perseroan pada masa
yang akan datang.




                                        73
Page 75
4. Perhitungan jumlah nilai kini dari proyeksi laba tahun berjalan konsolidasian
   Perseroan sebelum dan setelah Rencana Transaksi untuk tahun yang
   berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2024 – 2033 masing-masing
   adalah sebesar Rp 0,27 triliun dan Rp 0,44 triliun. Dengan demikian, jumlah
   nilai kini dari proyeksi laba tahun berjalan konsolidasian Perseroan setelah
   Rencana Transaksi untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal
   31 Desember 2024 – 2033 lebih besar daripada jumlah nilai kini dari
   proyeksi laba tahun/periode berjalan konsolidasian Perseroan sebelum
   Rencana Transaksi untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal
   31 Desember 2024 – 2033. Dalam perhitungan nilai kini, digunakan tingkat
   diskonto sebesar 10,02%, yang merupakan biaya modal ekuitas Perseroan,
   yang ditentukan dengan menggunakan formula sebagai berikut:

   ke    =        Rf + ( β x RPm ) – RBDS

   dimana:

   ke        =   Tingkat balikan yang diharapkan dari suatu sekuritas tertentu,
                 atau biaya modal ekuitas/saham biasa
   Rf        =   Tingkat balikan yang tersedia untuk suatu sekuritas bebas risiko
                 (risk free rate)
   β         =   Beta
   RPm       =   Premi risiko ekuitas untuk pasar secara keseluruhan (equity risk
                 premium)

   Rf adalah tingkat suku bunga untuk instrumen-instrumen yang dianggap
   tidak memiliki kemungkinan gagal bayar. Di Indonesia, instrumen bebas
   risiko yang dapat dipilih adalah tingkat bunga Obligasi Pemerintah untuk
   jangka panjang. Terkait dengan tanggal penilaian yang jatuh pada tanggal
   31 Desember 2023, maka instrumen bebas risiko yang dipakai yaitu
   obligasi Indonesia berjangka panjang dalam mata uang Rupiah dengan
   jangka waktu 10 tahun dengan tingkat yield rata-rata sebesar 6,60%, yang
   diperoleh dari Indonesia Bond Pricing Agency (IBPA) dan angka tersebut
   akan digunakan sebagai tingkat balikan bebas risiko.

   RPm adalah selisih antara tingkat bunga investasi bebas risiko dengan
   tingkat balikan investasi dalam bentuk penyertaan. Penentuan equity
   market risk premium memasukkan premi untuk risiko spesifik negara
   (country-specific risk premiums) seperti volatilitas harga saham untuk
   menghasilkan base equity market risk premium. Dengan mengikutsertakan
   risiko-risiko ini, dihasilkan tingkat diskonto yang mengakomodasi
   perubahan-perubahan sentimen jangka pendek di sekuritas pada pasar
   negara yang bersangkutan. Untuk penilaian ini, kami menggunakan tingkat
   premi risiko sebesar 7,38%, yang diperoleh dari riset Aswath Damodaran
   (New York University Business School) tahun 2023 yang diterbitkan pada
   bulan Januari tahun 2024.




                                  74
Page 76
Beta (β) adalah faktor untuk meliput risiko sistematis dari suatu ekuitas.
Beta akan dikalikan dengan market risk premium untuk mendapatkan equity
risk premium. Unlevered beta rata-rata perusahaan pembanding diperoleh
dari riset Aswath Damodaran (New York University Business School)
sampai dengan tahun 2023 sebesar 0,74.

Berdasarkan nilai beta tersebut, maka dengan menggunakan persamaan
CAPM dengan memperhitungkan rating-based default spread sebesar
2,07% diperoleh biaya modal atas ekuitas Perseroan sebagaimana tampak
dalam perhitungan di bawah ini:

ke           =         Rf + ( β x RPm ) – RBDS
             =         6,60% + ( 0,74 x 7,38% ) – 2,07%
             =         10,02%

Perhitungan jumlah nilai kini dari proyeksi laba tahun berjalan Perseroan
untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2024 – 2033
adalah sebagai berikut:

Sebelum Transaksi
                                                                                       (Dalam jutaan Rupiah)
                                                                      Proyeksi
                       Keterangan
                                            31/12/24      31/12/25    31/12/26     31/12/27     31/12/28
Laba bersih tahun berjalan                      9.739        13.640      21.374       34.666         43.723
Faktor diskonto                                0,9534        0,8666      0,7877       0,7160         0,6508
Nilai kini                                      9.285        11.821      16.837       24.821         28.455



                                                                                       (Dalam jutaan Rupiah)
                                                                      Proyeksi
                       Keterangan
                                            31/12/29      31/12/30    31/12/31     31/12/32      31/12/33
Laba bersih tahun berjalan                     53.010        62.795       71.686       81.901        93.321
Faktor diskonto                                0,5915        0,5376       0,4886       0,4441        0,4037
Nilai kini                                     31.356        33.759       35.026       36.372        37.674
Jumlah nilai kini                             265.405




Setelah Transaksi
                                                                                       (Dalam jutaan Rupiah)
                                                                      Proyeksi
                       Keterangan
                                            31/12/24      31/12/25    31/12/26     31/12/27     31/12/28
Laba (rugi) bersih tahun berjalan              (7.880)        5.013       23.474      49.686         75.006
Faktor diskonto                                0,9534        0,8666       0,7877      0,7160         0,6508
Nilai kini                                      (7.513)       4.344       18.490      35.575         48.814



                                                                                       (Dalam jutaan Rupiah)
                                                                      Proyeksi
                       Keterangan
                                            31/12/29      31/12/30    31/12/31     31/12/32     31/12/33
Laba (rugi) bersih tahun berjalan              96.879       118.360      140.868     164.275        191.259
Faktor diskonto                                0,5915        0,5376       0,4886      0,4441         0,4037
Nilai kini                                     57.304        63.630       68.828      72.954         77.211
Jumlah nilai kini                             439.638




                                     75
Page 77
5. Berdasarkan perhitungan nilai kini (present value) atas Rencana Transaksi
   diperoleh hasil bahwa net present value (NPV) Rencana Transaksi adalah
   sebesar Rp 0,23 triliun dengan tingkat diskonto 11,37% untuk tahun
   2024 – 2028, 10,79% untuk tahun 2029, dan 10,61% untuk tahun
   2030 – 2033. Selanjutnya, hasil perhitungan internal rate of return (IRR)
   Rencana Transaksi adalah sebesar 16,70% atau lebih besar dari biaya
   modalnya. Dengan demikian, Rencana Transaksi adalah layak.
   Perhitungan NPV dan IRR atas Rencana Transaksi adalah sebagai berikut:
                                                                                                           (Dalam jutaan Rupiah)

                             Keterangan        31/12/24      31/12/25      31/12/26     31/12/27     31/12/28       31/12/29

    Arus kas bersih                                (7.750)      (10.304)        (219)      11.437         26.489        38.391
    Investasi awal                               (371.532)            -            -            -              -             -
    Nilai kekal                                         -             -            -            -              -             -
    Arus kas bersih                              (379.282)      (10.304)        (219)      11.437         26.489        38.391
    Faktor diskonto                                0,9476        0,8509       0,7641       0,6861         0,6161        0,5556
    Nilai kini arus kas bersih                   (359.408)       (8.767)        (167)       7.847         16.320        21.330



                                                                                            (Dalam jutaan Rupiah)

                             Keterangan        31/12/30      31/12/31      31/12/32     31/12/33    Nilai Kekal

    Arus kas bersih                               49.704        63.660        76.269       91.076              -
    Investasi awal                                     -             -             -            -              -
    Nilai kekal                                        -             -             -            -      1.232.378
    Arus kas bersih                               49.704        63.660        76.269       91.076      1.232.378
    Faktor diskonto                               0,5023        0,4541        0,4105       0,3711         0,3516
    Nilai kini arus kas bersih                    24.966        28.908        31.308       33.798        433.304
    Kriteria kelayakan:
      Net Present Value                          229.439
      Internal Rate of Return                     16,70%




6. Berdasarkan proforma laporan keuangan konsolidasian Perseroan sebelum
   dan setelah Rencana Transaksi untuk tahun yang berakhir pada tanggal
   31 Desember 2023 yang telah direviu oleh KAP TSFBR, setelah Rencana
   Transaksi menjadi efektif, Perseroan berpotensi menurunkan rasio DER
   (debt to equity ratio) Perseroan dari 38,80% menjadi 32,53% yang
   diharapkan dapat meningkatkan kinerja keuangan konsolidasian Perseroan
   dan memberikan nilai tambah bagi seluruh pemegang saham Perseroan.

7. Rencana Transaksi memberikan peluang bagi Perseroan untuk
   memperkuat keseimbangan model bisnisnya agar mampu memberikan
   pelayanan yang tepat dan optimal kepada para pasien yang ingin
   melakukan pengecekan terhadap kesehatan dengan akurat. Saat ini,
   Perseroan memiliki Diagnos Genomics yang dapat memberikan fasilitas
   pemeriksaan genetik yang digunakan untuk mendeteksi dan
   mengidentifikasi perubahan genetik dan kromosom. Selain memberikan
   dukungan pelayanan terhadap pasien, Perseroan tetap berupaya
   mengoptimalkan perolehan pendapatan dari bisnis utama Perseroan. Untuk
   itu, dibutuhkan fleksibilitas, adaptasi, dan respon yang tangkas dalam
   mengelola seluruh kegiatan usaha secara seimbang agar mampu
   meningkatkan kinerja pendapatan Perseroan.




                                          76
Page 78
8. Sejalan dengan strategi bisnis Perseroan dalam upayanya untuk terus
   meningkatkan kinerja keuangannya, Perseroan memandang fasilitas
   pemeriksaan genetik merupakan salah satu bagian yang memiliki peran
   penting dalam memperkuat ekosistem layanan penunjang kesehatan yang
   dimiliki Perseroan. Perseroan berpandangan bahwa ARSG merupakan
   mitra teknologi yang sempurna bagi Perseroan. Perseroan percaya pada
   apa yang saat ini sedang dilakukan ARSG, yaitu menggunakan data
   genetik Indonesia untuk merevolusi industri kesehatan dan dapat
   menumbuhkan layanan-layanan produk dan jasa yang dimiliki Perseroan.
   Dalam hal ini, Perseroan merencanakan untuk melakukan Rencana
   Transaksi, dimana Perseroan berharap Rencana Transaksi tersebut dapat
   meningkatkan sinergi Perseroan dan ARSG sehubungan dengan fokus
   kendali yang akan diperoleh Perseroan terhadap ARSG dan memperkuat
   kelangsungan usaha Perseroan pada masa yang akan datang.

9. Dengan melakukan Rencana Transaksi, kerjasama antara Perseroan dan
   ARSG akan memungkinkan penggunaan sumber daya-sumber daya secara
   bersamaan, dimana dapat membantu proses bisnis dalam pemanfaatan
   sumber daya sehingga dapat mengoptimalkan biaya operasional
   Perseroan. Perseroan dan ARSG memiliki kapabilitas bisnis yang berbeda,
   namun akan saling melengkapi kelemahan dan kekuatan masing-masing,
   sehingga menciptakan efisiensi biaya yang mana berguna untuk
   mendukung pengembangan bisnis Perseroan bisnis di masa depan.

10. Manajemen Perseroan berkeyakinan bahwa Rencana Transaksi sejalan
    dengan tujuan bersama untuk menciptakan perusahaan pelayanan
    penunjang kesehatan yang lebih terintegrasi dan memperluas pangsa
    pasar Perseroan dan ARSG secara konsolidasian serta menciptakan
    sinergi perusahaan yang lebih kuat dan lebih mampu bersaing dengan
    perusahaan sejenis lainnya sehingga diharapkan dapat memberikan
    kontribusi positif terhadap kinerja keuangan konsolidasian Perseroan yang
    pada akhirnya memberikan nilai tambah bagi seluruh pemegang saham
    Perseroan.

11. Rencana Transaksi merupakan salah satu strategi Perseroan dalam
    melakukan pengembangan portofolio bisnis yang akan didapat Perseroan
    melalui pertumbuhan anorganik, yaitu dengan melakukan akuisisi atas
    Saham ARSG dan menjalankan Rencana PMDHMETD dengan skema
    penyetoran modal dalam bentuk lain selain uang (inbreng) yang diyakini
    akan memberikan kemudahan atas perolehan sumber pendanaan, efisiensi
    atas biaya transaksi dan waktu.

12. Setelah Rencana Transaksi menjadi efektif, Perseroan memiliki potensi nilai
    tambah yang dihasilkan dengan mengkonsolidasikan kinerja keuangan
    ARSG terhadap laporan keuangan konsolidasian Perseroan yang
    diharapkan dapat meningkatkan struktur kapital dan kapitalisasi pasar
    Perseroan di masa yang akan datang.




                               77
Page 79
KESIMPULAN

Berdasarkan ruang lingkup pekerjaan, asumsi-asumsi, data, dan informasi yang diperoleh
dari manajemen Perseroan yang digunakan dalam penyusunan laporan ini, penelaahan atas
dampak keuangan Rencana Transaksi sebagaimana diungkapkan dalam Laporan Pendapat
Kewajaran ini, kami berpendapat bahwa Rencana Transaksi adalah wajar.


DISTRIBUSI PENDAPAT KEWAJARAN INI

Pendapat Kewajaran ini ditujukan untuk kepentingan Direksi Perseroan dalam kaitannya
dengan Rencana Transaksi dan tidak untuk digunakan oleh pihak lain atau untuk
kepentingan lain. Pendapat Kewajaran ini tidak merupakan rekomendasi kepada pemegang
saham untuk menyetujui Rencana Transaksi atau melakukan tindakan lainnya dalam kaitan
dengan Rencana Transaksi dan tidak dapat digunakan secara demikian oleh pemegang
saham.

Pendapat Kewajaran ini harus dipandang sebagai satu kesatuan dan penggunaan sebagian
dari analisis dan informasi tanpa mempertimbangkan isi Pendapat Kewajaran ini secara
keseluruhan dapat menyebabkan pandangan yang menyesatkan atas proses yang
mendasari Pendapat Kewajaran ini.

Pendapat Kewajaran ini juga disusun berdasarkan kondisi pasar dan perekonomian, kondisi
umum bisnis dan keuangan serta peraturan yang ada pada saat ini. Kami tidak bertanggung
jawab untuk memutakhirkan atau melengkapi Pendapat Kewajaran kami karena peristiwa-
peristiwa yang terjadi setelah tanggal Pendapat Kewajaran ini. Pendapat Kewajaran ini tidak
sah apabila tidak dibubuhi tanda tangan pihak yang berwenang dan stempel perusahaan
(corporate seal) dari KJPP Kusnanto & rekan.



Hormat kami,
KJPP KUSNANTO & REKAN




Willy D. Kusnanto
Pimpinan Rekan

Izin Penilai     : B-1.09.00153
STTD             : STTD.PB-01/PJ-1/PM.223/2023
Klasifikasi Izin : Penilai Bisnis
MAPPI            : 06-S-01996




                                            78
Page 80
                                                                             Lampiran A

                                PERNYATAAN PENILAI


1. KR tidak memiliki benturan kepentingan dan tidak terafiliasi dengan Perseroan ataupun
   pihak-pihak yang terafiliasi dengan Perseroan.

2. KR tidak memiliki kepentingan atau keuntungan pribadi terkait dengan penugasan ini.

3. KR tidak memiliki pinjaman dengan Perseroan ataupun pihak-pihak yang terafiliasi
   dengan Perseroan.

4. Laporan Pendapat Kewajaran ini tidak dilakukan untuk memberikan keuntungan atau
   merugikan pihak manapun.

5. KR hanya menerima imbalan jasa sesuai dengan surat penugasan KR.

6. Perhitungan dan analisis dalam rangka pemberian Pendapat Kewajaran telah dilakukan
   dengan benar dan kami bertanggung jawab atas Laporan Pendapat Kewajaran.




                                           79
Page 81
                                                                                                           Lampiran B

PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk
Proyeksi Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain Sebelum Rencana Transaksi
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2024 - 2033

                                                                                                        (Dalam jutaan Rupiah)

                       Keterangan                      31/12/24       31/12/25      31/12/26        31/12/27     31/12/28

Pendapatan neto                                           163.506       183.369       205.280         230.194        254.542
Beban pokok pendapatan                                     90.911        98.721       107.627         115.967        125.556
Laba bruto                                                 72.595        84.648          97.654       114.227        128.986
Beban usaha                                                59.913        64.937          68.191        67.898         71.234
Laba usaha                                                 12.683        19.711          29.463        46.329         57.752
Beban lain-lain                                            (2.338)       (2.223)         (2.060)       (1.885)        (1.697)
Laba sebelum pajak penghasilan                             10.345        17.487          27.403        44.444         56.055
Beban pajak penghasilan                                      (606)       (3.847)         (6.029)       (9.778)       (12.332)
Laba bersih tahun berjalan                                  9.739        13.640          21.374        34.666         43.723



                                                                                                        (Dalam jutaan Rupiah)

                       Keterangan                      31/12/29       31/12/30      31/12/31        31/12/32     31/12/33

Pendapatan neto                                           277.182       301.932       328.999         358.604        390.996
Beban pokok pendapatan                                    134.139       143.565       155.082         167.464        180.912
Laba bruto                                                143.043       158.367       173.916         191.141        210.083
Beban usaha                                                73.586        76.583        80.967          85.347         89.918
Laba usaha                                                 69.457        81.784          92.949       105.794        120.165
Beban lain-lain                                            (1.495)       (1.277)         (1.043)         (792)          (522)
Laba sebelum pajak penghasilan                              67.962        80.507          91.905      105.002        119.643
Beban pajak penghasilan                                    (14.952)      (17.711)        (20.219)     (23.100)       (26.321)
Laba bersih tahun berjalan                                 53.010        62.795          71.686        81.901         93.321




                                                          80
Page 82
PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk
Proyeksi Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain Setelah Rencana Transaksi
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2024 - 2033

                                                                                                        (Dalam jutaan Rupiah)

                       Keterangan                       31/12/24      31/12/25      31/12/26        31/12/27     31/12/28

Pendapatan neto                                            178.498       222.949         281.814      349.445        425.654
Beban pokok pendapatan                                      99.302       120.573         153.382      189.326        232.541
Laba bruto                                                  79.196       102.377         128.431      160.119        193.113
Beban usaha                                                 83.856        91.037          96.623       98.512        103.855
Laba (rugi) usaha                                           (4.660)       11.340          31.808       61.607         89.258
Beban lain-lain                                             (2.615)       (2.480)         (2.306)      (2.144)        (1.920)
Laba (rugi) sebelum pajak penghasilan                       (7.275)        8.860          29.502       59.463         87.338
Beban pajak penghasilan                                       (606)       (3.847)         (6.029)      (9.778)       (12.332)
Laba (rugi) bersih tahun berjalan                           (7.880)        5.013          23.474       49.686         75.006



                                                                                                        (Dalam jutaan Rupiah)

                       Keterangan                       31/12/29      31/12/30      31/12/31        31/12/32     31/12/33

Pendapatan neto                                            508.820       594.637         669.413      740.883        821.191
Beban pokok pendapatan                                     280.365       328.779         368.829      404.383        443.678
Laba bruto                                                 228.455       265.857         300.584      336.499        377.513
Beban usaha                                                108.015       112.699         118.854      125.046        131.540
Laba (rugi) usaha                                          120.440       153.159         181.730      211.453        245.973
Beban lain-lain                                             (1.678)       (1.415)         (1.130)        (845)          (770)
Laba (rugi) sebelum pajak penghasilan                      118.762       151.744         180.600      210.608        245.204
Beban pajak penghasilan                                    (21.883)      (33.384)        (39.732)     (46.334)       (53.945)
Laba (rugi) bersih tahun berjalan                           96.879       118.360         140.868      164.275        191.259




                                                           81
Page 83
                                                                                                        Lampiran C

PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk
Proyeksi Nilai Kini Laba Tahun Berjalan Sebelum Rencana Transaksi
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2024 - 2033

                                                                                                     (Dalam jutaan Rupiah)
                                                                                     Proyeksi
                       Keterangan
                                                         31/12/24        31/12/25    31/12/26    31/12/27     31/12/28
Laba bersih tahun berjalan                                    9.739         13.640      21.374      34.666         43.723
Faktor diskonto                                              0,9534         0,8666      0,7877      0,7160         0,6508
Nilai kini                                                    9.285         11.821      16.837      24.821         28.455



                                                                                                     (Dalam jutaan Rupiah)
                                                                                     Proyeksi
                       Keterangan
                                                         31/12/29        31/12/30    31/12/31    31/12/32     31/12/33
Laba bersih tahun berjalan                                   53.010         62.795      71.686      81.901         93.321
Faktor diskonto                                              0,5915         0,5376      0,4886      0,4441         0,4037
Nilai kini                                                   31.356         33.759      35.026      36.372         37.674
Jumlah nilai kini                                           265.405



PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk
Proyeksi Nilai Kini Laba Tahun Berjalan Setelah Rencana Transaksi
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2024 - 2033

                                                                                                     (Dalam jutaan Rupiah)
                                                                                     Proyeksi
                       Keterangan
                                                         31/12/24        31/12/25    31/12/26    31/12/27     31/12/28
Laba (rugi) bersih tahun berjalan                            (7.880)         5.013      23.474      49.686         75.006
Faktor diskonto                                              0,9534         0,8666      0,7877      0,7160         0,6508
Nilai kini                                                    (7.513)        4.344      18.490      35.575         48.814



                                                                                                     (Dalam jutaan Rupiah)
                                                                                     Proyeksi
                       Keterangan
                                                         31/12/29        31/12/30    31/12/31    31/12/32     31/12/33
Laba (rugi) bersih tahun berjalan                            96.879        118.360     140.868     164.275        191.259
Faktor diskonto                                              0,5915         0,5376      0,4886      0,4441         0,4037
Nilai kini                                                   57.304         63.630      68.828      72.954         77.211
Jumlah nilai kini                                           439.638




                                                            82
Page 84
                                                                                                                         Lampiran D
PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk
Perhitungan Studi Kelayakan atas Rencana Transaksi
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2024 - 2033

                                                                                                                       (Dalam jutaan Rupiah)

                         Keterangan                      31/12/24        31/12/25      31/12/26     31/12/27     31/12/28       31/12/29

Arus kas bersih                                              (7.750)        (10.304)        (219)      11.437         26.489        38.391
Investasi awal                                             (371.532)              -            -            -              -             -
Nilai kekal                                                       -               -            -            -              -             -
Arus kas bersih                                            (379.282)        (10.304)        (219)      11.437         26.489        38.391
Faktor diskonto                                              0,9476          0,8509       0,7641       0,6861         0,6161        0,5556
Nilai kini arus kas bersih                                 (359.408)         (8.767)        (167)       7.847         16.320        21.330



                                                                                                        (Dalam jutaan Rupiah)

                         Keterangan                      31/12/30        31/12/31      31/12/32     31/12/33    Nilai Kekal

Arus kas bersih                                              49.704         63.660        76.269       91.076              -
Investasi awal                                                    -              -             -            -              -
Nilai kekal                                                       -              -             -            -      1.232.378
Arus kas bersih                                              49.704         63.660        76.269       91.076      1.232.378
Faktor diskonto                                              0,5023         0,4541        0,4105       0,3711         0,3516
Nilai kini arus kas bersih                                   24.966         28.908        31.308       33.798        433.304
Kriteria kelayakan:
  Net Present Value                                         229.439
  Internal Rate of Return                                    16,70%




                                                                    83
Page 85
                                                                              Lampiran E


Analisis Perjanjian dan Persyaratan yang Disepakati dalam Rencana Transaksi

Pada tanggal 13 Maret 2024, Perseroan dan Investor telah menandatangani IA sehubungan
dengan Rencana Transaksi. Pokok-pokok kesepakatan penting dalam IA adalah sebagai
berikut:

•   Pihak-pihak yang Bertransaksi

    Pihak-pihak yang bertransaksi berdasarkan IA adalah Perseroan dan Investor.

•   Objek dan Nilai Rencana Transaksi

    Objek transaksi berdasarkan IA adalah sebagai berikut:

    •   Perseroan merencanakan untuk melakukan pembelian atas 392.674 saham atau
        setara dengan 9,80% saham ARSG dari Investor dengan nilai transaksi sebesar
        USD 2,41 juta.

    •   Perseroan        merencanakan      untuk      melakukan      akuisisi     atas
        3.534.076 saham atau setara dengan 88,17% saham ARSG dari Investor dengan
        nilai transaksi sebesar USD 21,69 juta, yang mana Saham ARSG tersebut akan
        diperhitungkan sebagai penyetoran modal oleh Perseroan dalam bentuk lain selain
        uang (inbreng) sehubungan dengan Rencana PMDHMETD.

•   Prasayarat

    Prasyarat berdasarkan IA adalah sebagai berikut:

    •   Prasyarat Investor

        Penyelesaian Transfer akan tunduk pada kepuasan atau pelepasan, tergantung
        pada keadaan, ketentuan investor berikut:

        g) Perseroan telah menyelesaikan uji tuntas yang dilakukan terhadap Grup Asa Ren
           dan hasilnya memuaskan Perseroan yang dibuktikan dengan surat konfirmasi
           yang diterbitkan Perseroan kepada Investor;

        h) Seluruh persetujuan dan/atau otorisasi yang diperlukan untuk transaksi,
           termasuk namun tidak terbatas pada persetujuan perusahaan, persetujuan
           pemegang saham dan persetujuan pihak ketiga sebagaimana disyaratkan
           berdasarkan hukum yang berlaku, dokumen konstitusional Investor dan Grup
           Asa Ren, dan setiap perjanjian dan/atau dokumen lain dimana Investor atau
           Grup Asa Ren menjadi salah satu pihak, atau yang terikat atau tunduk pada
           saham yang dialihkan dan saham dijual, telah diperoleh oleh Investor;

        i)   Tidak adanya perubahan merugikan yang material;



                                            84
Page 86
        j)   Perjanjian Penguncian telah ditandatangani dengan baik oleh masing-masing
             Investor dan Perseroan, dalam bentuk yang dapat diterima oleh Perseroan;

        k) Kondisi wajar lainnya yang dapat diidentifikasi oleh Perseroan berdasarkan
           kebijakan mutlaknya berdasarkan hasil uji tuntas yang dilakukan terhadap Grup
           Asa Ren; dan

        l)   Dokumen Pengalihan telah ditandatangani dengan baik oleh Investor dan
             Perseroan dalam bentuk yang dapat diterima oleh Perseroan.

    •   Prasyarat Perseroan

        Penyelesaian Transfer akan tunduk pada kepuasan atau pelepasan, tergantung
        pada kondisi Perseoran berikut:

        e) Investor telah menyelesaikan uji tuntas yang dilakukan terhadap Perseroan dan
           hasilnya memuaskan Investor yang dibuktikan dengan surat konfirmasi yang
           diterbitkan Investor kepada Perseroan;

        f)   Seluruh persetujuan, persetujuan dan/atau otorisasi yang diperlukan untuk
             transaksi, termasuk namun tidak terbatas pada persetujuan korporasi,
             persetujuan pemegang saham dan persetujuan pihak ketiga sebagaimana
             disyaratkan berdasarkan Hukum Yang Berlaku, dokumen konstitusi Perseroan,
             dan setiap perjanjian dan/atau perjanjian lainnya. dokumen dimana Perusahaan
             menjadi salah satu pihak, atau dimana Hak yang Dialihkan terikat atau tunduk
             padanya, telah diperoleh oleh Perseroan;

        g) kondisi wajar lainnya yang dapat diidentifikasi oleh Investor berdasarkan
             kebijakan mutlaknya berdasarkan hasil uji tuntas yang dilakukan terhadap
             Perseroan;

        h) Perseroan telah memperoleh pernyataan efektif yang diterbitkan oleh OJK yang
           menyatakan Pernyataan Pendaftaran dinyatakan efektif.

•   Hukum yang Berlaku

    Perjanjian ini diatur oleh, ditafsirkan, dan dinterpretasikan sesuai dengan hukum Negara
    Republik Indonesia.




                                            85
Page 87
                                                                           Lampiran E

Analisis atas Laporan Penilaian 97,96% Saham ARSG

KJPP KR telah ditunjuk oleh manajemen Perseroan sebagai penilai independen sesuai
dengan surat penugasan KR/240115-001 tanggal 15 Januari 2024 yang telah disetujui oleh
manajemen Perseroan untuk memberikan pendapat sebagai penilai independen atas nilai
pasar 97,96% saham ARSG. Hasil penilaian atas 97,96% saham ARSG
tersebut tertuang dalam laporan penilaian 97,96% saham Asa Ren Pte. Ltd. dengan
No. 00035/2.0162-00/BS/10/0153/1/IV/2024 tanggal 8 April 2024 dengan ringkasan sebagai
berikut:

1. Pihak-pihak yang Bertransaksi

   Pihak-pihak yang bertransaksi dalam Rencana Transaksi adalah Perseroan dan
   Investor.

2. Objek Penilaian

   Objek Penilaian adalah nilai pasar 97,96% saham Asa Ren Pte. Ltd.

3. Tujuan Penilaian

   Tujuan penilaian adalah untuk memperoleh pendapat yang bersifat independen tentang
   nilai pasar dari Objek Penilaian yang dinyatakan dalam mata uang SGD dan/atau
   ekuivalensinya pada tanggal 31 Desember 2023.

4. Asumsi-asumsi dan Kondisi Pembatas

   Penilaian ini disusun berdasarkan kondisi pasar dan perekonomian, kondisi umum bisnis
   dan keuangan serta peraturan-peraturan Pemerintah yang berlaku sampai dengan
   tanggal penerbitan laporan penilaian ini.

   Penilaian Objek Penilaian yang dilakukan dengan metode diskonto arus kas didasarkan
   pada proyeksi laporan keuangan ARGN yang disusun oleh manajemen ARGN. Dalam
   penyusunan proyeksi laporan keuangan, berbagai asumsi dikembangkan berdasarkan
   kinerja ARGN pada tahun-tahun sebelumnya dan berdasarkan rencana manajemen di
   masa yang akan datang. Kami telah melakukan penyesuaian terhadap proyeksi laporan
   keuangan tersebut agar dapat menggambarkan kondisi operasi dan kinerja ARGN yang
   dinilai pada saat penilaian ini dengan lebih wajar. Secara garis besar, tidak ada
   penyesuaian yang signifikan yang kami lakukan terhadap target kinerja ARGN yang
   dinilai dan telah mencerminkan kemampuan pencapaiannya (fiduciary duty). Kami
   bertanggung jawab atas pelaksanaan penilaian dan kewajaran proyeksi laporan
   keuangan berdasarkan kinerja historis ARGN dan informasi manajemen ARGN terhadap
   proyeksi laporan keuangan ARGN tersebut. Kami juga bertanggung jawab atas laporan
   penilaian ARSG dan kesimpulan nilai akhir.




                                          86
Page 88
Dalam penugasan penilaian ini, kami mengasumsikan terpenuhinya semua kondisi dan
kewajiban Perseroan. Kami juga mengasumsikan bahwa dari tanggal penilaian sampai
dengan tanggal diterbitkannya laporan penilaian tidak terjadi perubahan apapun yang
berpengaruh secara material terhadap asumsi-asumsi yang digunakan dalam penilaian.
Kami tidak bertanggung jawab untuk menegaskan kembali atau melengkapi,
memutakhirkan pendapat kami karena adanya perubahan asumsi dan kondisi serta
peristiwa-peristiwa yang terjadi setelah tanggal surat ini.

Dalam melaksanakan analisis, kami mengasumsikan dan bergantung pada keakuratan,
kehandalan, dan kelengkapan dari semua informasi keuangan dan informasi-informasi
lain yang diberikan kepada kami oleh Perseroan dan ARSG atau yang tersedia secara
umum yang pada hakekatnya adalah benar, lengkap, dan tidak menyesatkan dan kami
tidak bertanggung jawab untuk melakukan pemeriksaan independen terhadap
informasi-informasi tersebut. Kami juga bergantung kepada jaminan dari manajemen
Perseroan dan ARSG bahwa mereka tidak mengetahui fakta-fakta yang menyebabkan
informasi-informasi yang diberikan kepada kami menjadi tidak lengkap atau
menyesatkan.

Analisis penilaian Objek Penilaian dipersiapkan menggunakan data dan informasi
sebagaimana diungkapkan di atas. Segala perubahan atas data dan informasi tersebut
dapat mempengaruhi hasil akhir pendapat kami secara material. Kami tidak bertanggung
jawab atas perubahan kesimpulan atas penilaian kami maupun segala kehilangan,
kerusakan, biaya, ataupun pengeluaran apapun yang disebabkan oleh ketidakterbukaan
informasi sehingga data yang kami peroleh menjadi tidak lengkap dan/atau dapat
disalahartikan.

Karena hasil dari penilaian kami sangat tergantung dari data serta asumsi-asumsi yang
mendasarinya, perubahan pada sumber data serta asumsi sesuai data pasar akan
mengubah hasil dari penilaian kami. Oleh karena itu, kami sampaikan bahwa perubahan
terhadap data yang digunakan dapat berpengaruh terhadap hasil penilaian dan bahwa
perbedaan yang terjadi dapat bernilai material. Walaupun isi dari laporan penilaian ini
telah dilaksanakan dengan itikad baik dan dengan cara yang profesional, kami tidak
dapat menerima tanggung jawab atas kemungkinan terjadinya perbedaan kesimpulan
yang disebabkan oleh adanya analisis tambahan, diaplikasikannya hasil penilaian
sebagai dasar untuk melakukan analisis transaksi ataupun adanya perubahan dalam
data yang dijadikan sebagai dasar penilaian. Laporan penilaian Objek Penilaian bersifat
non-disclaimer opinion dan merupakan laporan yang terbuka untuk publik kecuali
terdapat informasi yang bersifat rahasia, yang dapat mempengaruhi operasional
Perseroan dan ARSG.

Pekerjaan kami yang berkaitan dengan penilaian Objek Penilaian tidak merupakan dan
tidak dapat ditafsirkan dalam bentuk apapun, suatu penelaahan atau audit, atau
pelaksanaan prosedur-prosedur tertentu atas informasi keuangan. Pekerjaan tersebut
juga tidak dapat dimaksudkan untuk mengungkapkan kelemahan dalam pengendalian
internal, kesalahan atau penyimpangan dalam laporan keuangan, atau pelanggaran
hukum. Selanjutnya, kami juga telah memperoleh informasi atas status hukum ARSG
berdasarkan anggaran dasar ARSG.




                                        87
Page 89
5. Metode Penilaian yang Digunakan

   Metode penilaian yang digunakan dalam penilaian Objek Penilaian adalah metode
   diskonto arus kas (discounted cash flow [DCF] method), metode penyesuaian aset
   bersih (adjusted net asset method), dan metode kapitalisasi kelebihan pendapatan
   (capitalized excess earning method).

   Metode diskonto arus kas dipilih mengingat bahwa kegiatan usaha yang dilaksanakan
   oleh ARGN di masa depan masih akan berfluktuasi sesuai dengan perkiraan atas
   perkembangan usaha ARGN. Dalam melaksanakan penilaian dengan metode ini,
   operasi ARGN diproyeksikan sesuai dengan perkiraan atas perkembangan usaha
   ARGN. Arus kas yang dihasilkan berdasarkan proyeksi dikonversi menjadi nilai kini
   dengan tingkat diskonto yang sesuai dengan tingkat risiko. Indikasi nilai adalah total nilai
   kini dari arus kas tersebut.

   Dalam melaksanakan penilaian dengan metode penyesuaian aset bersih, nilai dari
   semua komponen aset dan liabilitas/utang harus disesuaikan menjadi nilai pasarnya,
   kecuali untuk komponen-komponen yang telah menunjukkan nilai pasarnya (seperti
   kas/bank atau utang bank). Nilai pasar keseluruhan perusahaan kemudian diperoleh
   dengan menghitung selisih antara nilai pasar seluruh aset (berwujud maupun tak
   berwujud) dan nilai pasar liabilitas.

   Metode kapitalisasi kelebihan pendapatan yang digunakan dalam penilaian AGRN
   merupakan metode penilaian yang berdasarkan pada pendekatan aset. Dengan metode
   ini, nilai dari semua komponen aset dan liabilitas harus disesuaikan menjadi nilai
   pasarnya, kecuali untuk komponen-komponen yang telah menunjukkan nilai pasarnya
   (seperti kas/bank atau utang bank).

   Selain aset berwujud, nilai pasar aset tak berwujud seperti hak paten, lisensi, biaya riset
   dan pengembangan, karyawan yang telah terlatih dan siap bekerja dan daftar
   langganan, juga harus dihitung. Nilai pasar aset tak berwujud tersebut diperoleh dengan
   melakukan penilaian terhadap tiap-tiap aset tersebut secara terpisah. Nilai pasar ekuitas
   (net worth) kemudian diperoleh dengan menghitung selisih antara nilai seluruh aset dan
   liabilitas yang telah disesuaikan.

   Sebagai langkah selanjutnya perlu dihitung arus kas bersih dari perusahaan yang dinilai.
   Selisih antara arus kas bersih dengan pendapatan yang diharapkan merupakan
   kelebihan pendapatan yang dihasilkan oleh aset berwujud bersih. Nilai aset takberwujud
   kemudian dihitung dengan cara mengkapitalisasikan kelebihan pendapatan tersebut
   dengan tingkat kapitalisasi yang sesuai. Langkah berikutnya adalah menghitung indikasi
   nilai pasar saham dengan menjumlahkan nilai aset berwujud bersih dan nilai aset
   takberwujud.




                                             88
Page 90
   Pendekatan dan metode penilaian di atas adalah yang kami anggap paling sesuai untuk
   diaplikasikan dalam penugasan ini dan telah disepakati oleh pihak manajemen
   Perseroan dan ARSG. Tidak tertutup kemungkinan untuk diaplikasikannya pendekatan
   dan metode penilaian lain yang dapat memberikan hasil yang berbeda.

   Selanjutnya nilai-nilai yang diperoleh dari tiap-tiap metode tersebut direkonsiliasi dengan
   melakukan pembobotan.

6. Kesimpulan Penilaian

   Berdasarkan hasil analisis atas seluruh data dan informasi yang telah kami terima dan
   dengan mempertimbangkan semua faktor yang relevan yang mempengaruhi penilaian,
   maka menurut pendapat kami, nilai pasar Objek Penilaian pada tanggal
   31 Desember 2023 adalah sebesar SGD 32,34 juta.




                                             89
Page 91
                                                                           Lampiran F

IAnalisis atas Laporan Penilaian 100,00% Saham Perseroan

KR, KJPP resmi berdasarkan Keputusan Menteri Keuangan No. 2.19.0162 tanggal
15 Juli 2019 dan terdaftar sebagai kantor jasa profesi penunjang pasar modal di OJK
dengan     Surat    Tanda     Terdaftar    Profesi   Penunjang    Pasar    Modal    dari
OJK No. STTD.PB-01/PJ-1/PM.223/2023 (penilai bisnis), telah ditunjuk oleh manajemen
Perseroan sebagai penilai independen sesuai dengan surat penugasan No. KR/240115-001
tanggal 15 Januari 2024 yang telah disetujui oleh manajemen Perseroan untuk memberikan
pendapat sebagai penilai independen atas nilai pasar 100,00% saham Perseroan. Hasil
penilaian atas 100,00% saham Perseroan tersebut tertuang dalam laporan penilaian
100,00%      saham      PT      Diagnos       Laboratorium    Utama     Tbk      dengan
No. 00039/2.0162-00/BS/10/0153/1/IV/2024 tanggal 8 April 2024 dengan ringkasan sebagai
berikut:

1. Pihak-pihak yang Bertransaksi

   Pihak-pihak yang bertransaksi dalam Rencana Transaksi adalah Perseroan dan
   Investor.

2. Objek Penilaian

   Objek Penilaian adalah nilai pasar 100,00% saham Perseroan.

3. Tujuan Penilaian

   Tujuan penilaian adalah untuk memperoleh pendapat yang bersifat independen tentang
   nilai pasar dari Objek Penilaian yang dinyatakan dalam mata uang Rupiah dan/atau
   ekuivalensinya pada tanggal 31 Desember 2023.

4. Asumsi-asumsi dan Kondisi Pembatas

   Penilaian ini disusun berdasarkan kondisi pasar dan perekonomian, kondisi umum bisnis
   dan keuangan, serta peraturan-peraturan Pemerintah yang berlaku sampai dengan
   tanggal penerbitan laporan penilaian ini.




                                          90
Page 92
Penilaian Objek Penilaian yang dilakukan dengan metode diskonto arus kas didasarkan
pada proyeksi laporan keuangan Perseroan yang disusun oleh manajemen Perseroan.
Dalam penyusunan proyeksi laporan keuangan, berbagai asumsi dikembangkan
berdasarkan kinerja Perseroan pada tahun-tahun sebelumnya dan berdasarkan rencana
manajemen di masa yang akan datang. Kami telah melakukan penyesuaian terhadap
proyeksi laporan keuangan tersebut agar dapat menggambarkan kondisi operasi dan
kinerja Perseroan yang dinilai pada saat penilaian ini dengan lebih wajar. Secara garis
besar, tidak ada penyesuaian yang signifikan yang kami lakukan terhadap target kinerja
Perseroan yang dinilai dan telah mencerminkan kemampuan pencapaiannya (fiduciary
duty). Kami bertanggung jawab atas pelaksanaan penilaian dan kewajaran proyeksi
laporan keuangan berdasarkan kinerja historis Perseroan dan informasi manajemen
Perseroan terhadap proyeksi laporan keuangan Perseroan tersebut. Kami juga
bertanggung jawab atas laporan penilaian Perseroan dan kesimpulan nilai akhir.

Dalam penugasan penilaian ini, kami mengasumsikan terpenuhinya semua kondisi dan
kewajiban Perseroan. Kami juga mengasumsikan bahwa dari tanggal penilaian sampai
dengan tanggal diterbitkannya laporan penilaian tidak terjadi perubahan apapun yang
berpengaruh secara material terhadap asumsi-asumsi yang digunakan dalam penilaian.
Kami tidak bertanggung jawab untuk menegaskan kembali atau melengkapi,
memutakhirkan (update) pendapat kami karena adanya perubahan asumsi dan kondisi
serta peristiwa-peristiwa yang terjadi setelah tanggal laporan ini.

Dalam melaksanakan analisis, kami mengasumsikan dan bergantung pada keakuratan,
kehandalan, dan kelengkapan dari semua informasi keuangan dan informasi-informasi
lain yang diberikan kepada kami oleh Perseroan atau yang tersedia secara umum yang
pada hakekatnya adalah benar, lengkap, dan tidak menyesatkan dan kami tidak
bertanggung jawab untuk melakukan pemeriksaan independen terhadap informasi-
informasi tersebut. Kami juga bergantung kepada jaminan dari manajemen Perseroan
bahwa mereka tidak mengetahui fakta-fakta yang menyebabkan informasi-informasi
yang diberikan kepada kami menjadi tidak lengkap atau menyesatkan.

Analisis penilaian Objek Penilaian dipersiapkan menggunakan data dan informasi
sebagaimana diungkapkan di atas. Segala perubahan atas data dan informasi tersebut
dapat mempengaruhi hasil akhir pendapat kami secara material. Kami tidak bertanggung
jawab atas perubahan kesimpulan atas penilaian kami maupun segala kehilangan,
kerusakan, biaya, ataupun pengeluaran apapun yang disebabkan oleh ketidakterbukaan
informasi sehingga data yang kami peroleh menjadi tidak lengkap dan/atau dapat
disalahartikan.




                                        91
Page 93
   Karena hasil dari penilaian kami sangat tergantung dari data serta asumsi-asumsi yang
   mendasarinya, perubahan pada sumber data serta asumsi sesuai data pasar akan
   mengubah hasil dari penilaian kami. Oleh karena itu, kami sampaikan bahwa perubahan
   terhadap data yang digunakan dapat berpengaruh terhadap hasil penilaian dan bahwa
   perbedaan yang terjadi dapat bernilai material. Walaupun isi dari laporan penilaian ini
   telah dilaksanakan dengan itikad baik dan dengan cara yang profesional, kami tidak
   dapat menerima tanggung jawab atas kemungkinan terjadinya perbedaan kesimpulan
   yang disebabkan oleh adanya analisis tambahan, diaplikasikannya hasil penilaian
   sebagai dasar untuk melakukan analisis transaksi ataupun adanya perubahan dalam
   data yang dijadikan sebagai dasar penilaian. Laporan penilaian Objek Penilaian bersifat
   non-disclaimer opinion dan merupakan laporan yang terbuka untuk publik kecuali
   terdapat informasi yang bersifat rahasia, yang dapat mempengaruhi operasional
   Perseroan.

   Pekerjaan kami yang berkaitan dengan penilaian Objek Penilaian tidak merupakan dan
   tidak dapat ditafsirkan dalam bentuk apapun, suatu penelaahan atau audit, atau
   pelaksanaan prosedur-prosedur tertentu atas informasi keuangan. Pekerjaan tersebut
   juga tidak dapat dimaksudkan untuk mengungkapkan kelemahan dalam pengendalian
   internal, kesalahan atau penyimpangan dalam laporan keuangan, atau pelanggaran
   hukum. Selanjutnya, kami juga telah memperoleh informasi atas status hukum
   Perseroan berdasarkan anggaran dasar Perseroan.

5. Metode Penilaian yang Digunakan

   Metode penilaian yang digunakan dalam penilaian Objek Penilaian adalah metode
   diskonto arus kas (discounted cash flow [DCF] method) dan metode pembanding
   perusahaan tercatat di bursa efek (guideline publicly traded company method).

   Metode diskonto arus kas dipilih mengingat bahwa kegiatan usaha yang dilaksanakan
   oleh Perseroan di masa depan masih akan berfluktuasi sesuai dengan perkiraan atas
   perkembangan usaha Perseroan. Dalam melaksanakan penilaian dengan metode ini,
   operasi Perseroan diproyeksikan sesuai dengan perkiraan atas perkembangan usaha
   Perseroan. Arus kas yang dihasilkan berdasarkan proyeksi dikonversi menjadi nilai kini
   dengan tingkat diskonto yang sesuai dengan tingkat risiko. Indikasi nilai adalah total nilai
   kini dari arus kas tersebut.

   Metode pembanding perusahaan tercatat di bursa efek digunakan dalam penilaian ini
   karena walaupun di pasar saham perusahaan terbuka tidak diperoleh informasi
   mengenai perusahaan sejenis dengan skala usaha dan aset yang setara, namun
   diperkirakan data saham perusahaan terbuka yang ada dapat digunakan sebagai data
   perbandingan atas nilai saham yang dimiliki oleh Perseroan.




                                             92
Page 94
   Pendekatan dan metode penilaian di atas adalah yang kami anggap paling sesuai untuk
   diaplikasikan dalam penugasan ini dan telah disepakati oleh pihak manajemen
   Perseroan. Tidak tertutup kemungkinan untuk diaplikasikannya pendekatan dan metode
   penilaian lain yang dapat memberikan hasil yang berbeda.

   Selanjutnya nilai-nilai yang diperoleh dari tiap-tiap metode tersebut direkonsiliasi dengan
   melakukan pembobotan.

6. Kesimpulan Penilaian

   Berdasarkan hasil analisis atas seluruh data dan informasi yang telah kami terima dan
   dengan mempertimbangkan semua faktor yang relevan yang mempengaruhi penilaian,
   maka menurut pendapat kami, nilai pasar Objek Penilaian pada tanggal
   31 Desember 2023 adalah sebesar Rp 618,08 miliar.




                                             93

File

File Open PDF
Source IDX
Size0.96 MB
Published16 Apr 2024
Pages94
Characters253,944
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 54 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org DIAGNOS LABORATORIUM UTAMA Tbk p.2 ×27
linked person Menteng Jakarta Pusat p.2 ×2
linked person Ivan Rizal Sini p.15 ×2
linked person Mesha Rizal Sini p.15
linked — Renobulan Rizal Sini p.15
linked person Dennis Jacobus p.15
linked person Dilly Dwiasri p.15
linked org Bank Mandiri (Persero) Tbk p.39 ×8
linked org Bank Central Asia Tbk p.39 ×2
linked org Prodia Widyahusada Tbk p.70 ×2
possible org Otoritas Jasa Keuangan p.2 ×3
possible org Kosasih p.9
possible org Bursa Efek Indonesia p.10 ×3
possible org Bundamedik Tbk p.15 ×10
possible org PT Bunda Investama Indonesia p.15 ×6
possible org Negara Republik Indonesia p.22 ×2
unresolved org Asa Ren Pte. Ltd. p.2 ×13
unresolved org Menteri Keuangan p.3 ×4
unresolved org KJPP KR p.3 ×6
unresolved org PT Asa Ren Global Nusantara p.4
unresolved org Bambang & Rekan p.7
unresolved org Bank Indonesia p.7 ×5
unresolved org Tanubrata Sutanto Fahmi Bambang & Rekan p.9
unresolved org TSFBR p.9 ×7
unresolved org Tjahjo & Rekan p.9
unresolved org BDO LLP p.9 ×4
unresolved org Diagnos Laboratorium Tbk p.14 ×2
unresolved person Martinef p.14
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia p.14 ×2
unresolved person Rahayu Ningsih p.15
unresolved org Prundjaya Capital Pte. Ltd. p.19 ×2
unresolved org Viko Technologies Pte. Ltd. p.19 ×2
unresolved org Pte. Ltd. p.19 ×2
unresolved org Naya Investor Holding Limited p.19 ×2
unresolved org PT Cakrawala Data Integrasi p.19 ×2
unresolved org NSV Maxwell Limited p.19 ×2
unresolved org Shor Administrative Consultancy LLC p.19 ×2
unresolved org Menteri Kesehatan p.29
unresolved org Departemen Ilmu Penyakit Dalam Rumah Sakit Dr Cipto Mangunkusumo-Fakultas Kedokteran Universitas p.29
unresolved org KNMTR p.37 ×2
unresolved org PT Jonlin Sapta Medika p.39
unresolved org PT Morula Indonesia p.39
unresolved org PT Dawa Daya Kahuripan p.39
unresolved org PT Citra Ananda p.40
unresolved org PT Tridinamika Jaya Instrument p.40
unresolved org TSFBR. Ikhtisar p.54
unresolved org Aset Neto Asa Ren Pte. Ltd. p.57
unresolved — Pembat · Penilai p.62 ×4
unresolved org PT Simponi Sigmanera p.70
unresolved org PT Bio Medika. p.70
unresolved org PT Bunda p.72
unresolved org KJPP Kusnanto p.79 ×2
unresolved org KJPP KUSNANTO & REKAN p.79
unresolved person Willy D. Kusnanto · Pimpinan Rekan p.79

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result