Skip to content
Back to announcement

AnnualReport2025-ALII-att3.pdf

Other Text extracted ALII

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 148

Page 1

          
Page 2
Tema Laporan Keberlanjutan 2025
2025 Sustainability Report Theme
Page 3
               Membangun Keberlanjutan dalam
                    Operasi Pelayaran
                  Harboring Sustainability in Shipping Operations

Tema “Membangun Keberlanjutan dalam Operasi               The theme “Harboring Sustainability in Shipping
Pelayaran” menegaskan arah PT Ancara Logistics            Operations” underscores PT Ancara Logistics
Indonesia Tbk untuk menjadikan keberlanjutan              Indonesia Tbk’s direction to place sustainability as
sebagai salah satu prinsip dasar dalam setiap             one of the fundamental principles in all shipping and
aktivitas pelayaran dan logistik maritim. Bagi ALII,      maritime logistics activities. For ALII, business success
keberhasilan usaha tidak semata-mata diukur               is not measured solely by service reliability and
dari ketepatan layanan dan pencapaian kinerja             operational performance, but also by the Company’s
operasional, tetapi juga dari kemampuan Perseroan         ability to run its business in a more efficient,
untuk menjalankan proses bisnis yang efisien,             responsible, aligned with the increasingly demanding
bertanggung jawab, dan selaras dengan agenda              sustainability and compliance agenda of the industry.
keberlanjutan dan kepatuhan yang semakin menjadi
tuntutan industri.

Melalui tema ini, ALII menunjukkan komitmennya            Through this theme, ALII affirms its commitment to
untuk terus memperkuat modernisasi operasional            strengthening operational modernization by adopting
melalui penerapan teknologi yang lebih ramah              cleaner technologies, optimizing fuel consumption,
lingkungan, pengelolaan konsumsi bahan bakar              and maintaining consistent compliance with
yang lebih optimal, serta kepatuhan yang konsisten        applicable regulations and standards. These efforts
terhadap ketentuan dan standar yang berlaku.              are intended not only to improve efficiency and cost
Upaya tersebut tidak hanya mendukung efisiensi            control, but also to serve as concrete steps toward
dan pengendalian biaya, tetapi juga menjadi bagian        reducing the environmental footprint of the Company’s
dari langkah nyata untuk menekan jejak lingkungan         operations. At the same time, ALII continues to foster
dari kegiatan operasional Perseroan. Sejalan dengan       a work culture that is disciplined, adaptive, creative
itu, ALII juga terus mendorong terbentuknya budaya        and driven by continuous improvement.
kerja yang disiplin, adaptif, kreatif, dan berorientasi
pada peningkatan berkelanjutan.

Di tengah menguatnya perhatian global terhadap            Amid rising global attention to climate change, the
perubahan iklim, transisi energi, dan tanggung jawab      energy transition, and the role of corporations in
korporasi dalam menjaga keseimbangan antara               balancing economic growth with environmental
pertumbuhan ekonomi dan kelestarian lingkungan,           stewardship, the shipping industry is increasingly
sektor pelayaran dituntut untuk mengambil                 expected to play a more proactive role. ALII believes
peran yang lebih aktif. ALII memandang bahwa              that sustainability is not an optional add-on, but
keberlanjutan bukanlah elemen tambahan, melainkan         a strategic foundation that shapes long-term
fondasi strategis yang menentukan daya saing dan          competitiveness and business resilience. In this
ketahanan usaha di masa depan. Oleh karena itu,           regard, the theme reflects ALII’s resolves to build
tema ini mencerminkan tekad ALII untuk membangun          logistic operation, centered on shipping operations
operasi logistik yang bertumpu pada pelayaran dan         and jetty management that are not only commercially
pengelolaan jetty yang tidak hanya andal secara           reliable, but also capable of delivering broader value
bisnis, tetapi juga memberikan nilai yang lebih luas      to the environment, communities, and the maritime
bagi lingkungan, masyarakat, dan ekosistem maritim        and logistics ecosystem connected to the Company’s
dan logistik yang menjadi bagian dari perjalanan          business journey.
usaha Perseroan.
Page 4
                                                                51        Keanggotaan dalam Asosiasi



DAFTAR ISI
                                                                          Membership in Association
                                                                51        Proses Bisnis Pengangkutan dan Logistik Perseroan
                                                                          dan Entitas Anak
                                                                          Business Processes of Transportation and Logistics

Table of Contents
                                                                          within the Company and its Subsidiaries
                                                                52        Produk dan Jasa
                                                                          Product and Services

                                                                Tentang Tata Kelola
    8      Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan Tahun 2025            About Governance
           Sustainability Performance Highlights 2025           Halaman/Page 56
    10     Tautan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB)
                                                                58        Penanggung Jawab Penerapan Keuangan
           Sustainable Development Goals (SDGs) Linkage                   Berkelanjutan
                                                                          Unit in Charge of Sustainable Finance Implementation
    Sambutan Direksi                                            60        Keberagaman Dewan dalam Penerapan Tata Kelola
    Foreword of the Board of Directors                                    yang Baik
    Halaman/Page 12                                                       Board Diversity in the Implementation of Good
                                                                          Governance

    Perjalanan Keberlanjutan Kami                               61        Pembahasan Dampak, Risiko, dan Peluang
                                                                          Keberlanjutan
    Our Sustainability Journey                                            Discussion on Sustainability related Impacts, Risks, and
    Halaman/Page 24                                                       Opportunities
                                                                62        Penilaian Kinerja Dewan Komisaris dan Direksi
    24     Peta Jalan Keberlanjutan                                       The Board of Commissioners and Board of Directors
           Sustainability Roadmap                                         Performance Evaluation
    26     Mendengarkan Pemangku Kepentingan Kami               62        Perlindungan dan Perlakuan Setara Pemegang Saham
           Listening to Our Stakeholders                                  Shareholder Protection and Equal Treatment Evaluation
    29     Strategi Keberlanjutan                               63        Penilaian Risiko atas Penerapan Keuangan
           Sustainability Strategy                                        Berkelanjutan
                                                                          The Board of Commissioner and the Board of Directors
    Tentang Laporan Keberlanjutan 2025
                                                                65        Tantangan Implementasi Keberlanjutan dan Strategi
    About the Sustainability Report 2025                                  Mitigasi
    Halaman/Page 30                                                       Sustainability Implementation Challenges and
                                                                          Mitigation Strategies
    32     Tentang Laporan Keberlanjutan
           About Sustainability Report                          66        Keterlibatan Pemangku Kepentingan
                                                                          Stakeholder Engagement
    32     Standar Pelaporan
           Reporting Standards
                                                                70        Komitmen Anti Korupsi dan Anti Penyuapan
    33     Memastikan Kredibilitas Pelaporan                              Anti-Corruption and Anti-Bribery Commitment
           Ensuring Reporting Credibility
    33     Penentuan Struktur dan Isi Laporan
           Determination of Report Structure and Content
    33     Pernyataan Ulang                                     Kinerja Ekonomi dalam Mendukung TJSL
           Restatement                                          Economic Performance in Supporting TJSL
    34     Proses Penentuan Topik Material                      Halaman/Page 72
           Material Topic Determination Process
                                                                74        Manajemen Topik Material: Ekonomi
                                                                          Management of Material Topics: Economic
    35     Daftar Topik Material dan Batasan Laporan
           List of Material Topics and Reporting Boundaries     75        Kinerja Operasional 2025
                                                                          Operational Performance 2025

    Sekilas Bisnis Kami                                         76        Nilai Ekonomi bagi Para Pemangku Kepentingan
                                                                          Economic Value for Stakeholders
    Our Business at Glance
    Halaman/Page 40                                             77        Memberdayakan Pemasok Lokal
                                                                          Empowering Local Suppliers
    44     Identitas Perseroan
           Company Identity                                     78        Memberikan Produk dan Layanan Terbaik untuk Konsumen
                                                                          Provide the Best Products and Services for Consumers
    45     Entitas Anak Perseroan
                                                                79        Survei Kepuasan Pelanggan
           Company’s Subsidiaries                                         Customer Satisfaction Survey

    45     Wilayah Operasional                                  79        Program TJSL
           Operational Area                                               TJSL Program

    46     Visi, Misi, dan Nilai-Nilai Perseroan                82        Pencapaian TJSL Perseroan Tahun 2025
                                                                          The Company’s TJSL Program Achievements 2025
           Vision, Mission, and Corporate Values
    48     Struktur Kepemilikan Saham                           90        Sarana Pengaduan Masyarakat
                                                                          Community Grievance Channel
           Share Ownership Structure
    50     Komposisi Pemegang Saham
           Shareholders Composition                             Kinerja Pengembangan SDM
    50     Perubahan Signifikan pada Organisasi                 HR Development Performance
           Significant Changes to Organization                  Halaman/Page 92
                                                                94        Manajemen Topik Material: SDM
    50     Skala Perseroan                                                Management of Material Topics: HR
           Company Scale




4                                                             Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Ancara Logistics Indonesia Tbk
Page 5
95         Kinerja Pengembangan SDM                                   126      Memelihara Keanekaragaman Hayati
           HR Development Performance                                          Conserving Biodiversity
98         Rekrutmen dan Tingkat Pergantian Karyawan                  127      Pengelolaan Limbah
           Recruitment and Employee Turnover Rate                              Waste Management
100        Remunerasi, Tunjangan, dan Hak Cuti Melahirkan             129      Biaya Pengelolaan Lingkungan Hidup Tahun 2025
           Karyawan                                                            Environmental Management Cost in 2025
           Employee Remuneration, Benefits, and Maternity Leave
                                                                      130      Mekanisme dan Laporan Penanganan Pengaduan
101        Pelatihan Karyawan                                                  Grievance Handling Mechanism and Reports
           Employees Training
                                                                      Indeks
102        Membina Hubungan Industrial yang Selaras
                                                                      Index
           Fostering Harmonious Industrial Relations
                                                                      132      Referensi Indeks POJK 51
103        Komitmen Perseroan Terhadap HAM
           Company Commitment to Human Rights                         137      Indeks Konten GRI

                                                                      144      Keselarasan Laporan Keberlanjutan dengan Metrik ESG
                                                                               (IDX)
                                                                               (Alignment of Sustainability Reports with ESG Metrics
Kinerja K3                                                                     (IDX))
OHS Performance
Halaman/Page 104                                                      146      Lembar Umpan Balik
                                                                               Feedback Form
106        Manajemen Topik Material: K3
           Management of Material Topics: OHS
107        Sistem Manajemen K3
           OHS Management System
107        Manajemen Keselamatan Kontraktor
           Contractor Safety Management
108        Identifikasi Bahaya dan Penilaian Risiko K3
           Hazard Identification and OHS Risk Assessment
109        Identifikasi Dampak Kegiatan Operasional terhadap
           Masyarakat
           Identifying the Impact of Operational Activities on the
           Community
109        Struktur Organisasi K3
           Identifying the Impact of Operational Activities on the
           Community
110        Pelatihan K3
           OHS Training
112        Program K3
           OHS Program
113        Kinerja Pengelolaan K3
           OHS Management Performance


Kinerja Pengelolaan Lingkungan Hidup
Environmental Management Performance
Halaman/Page 114
116        Manajemen Topik Material: Lingkungan Hidup
           Management of Material Topics: Environmental
117        Sistem Manajemen Lingkungan
           Environmental Management System
117        Identifikasi, Pengelolaan, dan Pemantauan Dampak
           Lingkungan Hidup
           Identification, Management, and Monitoring of
           Environmental Impact
118        Volume Penggunaan Material
           Volume of Material Usage
119        Konsumsi Energi dan Pengelolaan Emisi GRK
           Energy Consumption and GHG Emissions Management
120        Program Kunci Transisi Energi
           Energy Transition Key Program
121        Konsumsi dan Intensitas Energi
           Energy Consumption and Intensity
122        Emisi GRK
           GHG Emissions
123        Pengendalian Polusi Udara
           Air Pollution Management
124        Konsumsi Air dan Pengelolaan Efluen
           Water Consumption and Effluent Management




     PT Ancara Logistics Indonesia Tbk | Sustainability Report 2025                                                                    5
Page 6
                                         Ikhtisar            TPB                         Sambutan                           Tentang Laporan                                 Sekilas Bisnis
                                         Highlights          SDG’s                              Foreword                            About Report                             Business at Glance




DAFTAR SINGKATAN DAN ISTILAH
List of Abbreviation and Terms
    ACT        PT Ancara Coal Terminal                                  KAP       Kantor Akuntan Publik                                            UKL        Upaya Pengelolaan Lingkungan


    AEI        Asosiasi Emiten Indonesia                                KHS       PT Kolaborasi Hambang Setiawan                                   UPL        Upaya Pemantauan Lingkungan


  AMDAL        Analisis Dampak Lingkungan                               KPI       Key Performance Index                                            UMKM       Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah


    APT        PT Ade Putra Tanranjeng                                 KSOP       Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan
                                                                                                                                                   UMP        Upah Minimum Provinsi

    ATS        PT Ancara Transshipment Services                        kWH        kilowatt-hour
                                                                                                                                                   UMR        Upah Minum Regional

    B3         Bahan Berbahaya dan Beracun                              LKS       Lembaga Kerja Sama
                                                                                                                                                   USD        United States Dollar
    BEI        Bursa Efek Indonesia                                     LoM       Life of Mine
                                                                                                                                                   WWTP       Wastewater Treatment Plant
  BUMDes       Badan Usaha Milik Desa                                   LSA       Life-saving Appliances
                                                                                                                                                   YSKI       Yayasan Sosialisasi Kanker Indonesia
    CEO        Chief Executive Officer                                MARPOL      Marine Pollution Convention
                                                                                                                                              Entitas Anak    ACT dan ATS
    CH4        Metana                                                   MCT       PT Mahakam Coal Terminal                                    Subsidiaries    ACT and ATS


    CO         Karbon monoksida                                         MCU       Medical Check Up                                             Laporan        Laporan Keberlanjutan PT Ancara Logstics Indonesia
                                                                                                                                             Keberlanjutan    Tbk tahun buku 2025
    CoC        Code of Conduct                                          MT        Metrik Ton                                                 Sustainability   Sustainability Report PT Ancara Logistics Indonesia for
                                                                                                                                                Report        Fiscal Year 2025
    CO₂        Karbon dioksida                                          MT        Million Tonnes
                                                                                                                                                              POJK No. 33/POJK.04/2014 tentang Direksi dan Dewan
                                                                                                                                               POJK No.       Komisaris Emiten atau Perusahaan Publik
    CSR        Corporate Social Responsibility                       Musrenbang   Musyawarah Perencanaan Pembangunan
                                                                                                                                               33/2014        POJK No. 33/POJK.04/2014 on Directors and Board of
    DEI        Diversity, Equity, and Inclusion                         NDC       Nationally Determined Contribution                                          Commissioners of Issuers or Public Companies


   DLHK        Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan                     NO₂       Nitrogen dioksida                                                           Peraturan Presiden Republik Indonesia No. 111
                                                                                                                                                              Tahun 2022 tentang Pelaksanaan Pencapaian Tujuan
                                                                                                                                              Perpres No.     Pembangunan Berkelanjutan
    DoC        Document of Compliance                                   OJK       Otoritas Jasa Keuangan
                                                                                                                                               111/2022       Presidential Regulation of the Republic of Indonesia
                                                                                                                                                              No. 111 of 2022 concerning the Implementation of the
   DPLH        Dokumen Pengelolaan Lingkungan Hidup                    OMW        Other Managed Water                                                         Achievement of the Sustainable Development Goals

    ESG        Environment, Social, and Governance                      OHS       Occupational Health and Safety                                              POJK No. 51/POJK.03/2017 tentang Penerapan
                                                                                                                                                              Keuangan Berkelanjutan bagi Lembaga Jasa Keuangan,
   ESDM        Energi dan Sumber Daya Mineral                          P2K3       Panitia Pembina Keselamatan dan Kesehatan Kerja                POJK         Emiten, dan Perusahaan Publik
                                                                                                                                              No.51/2017      POJK No. 51/POJK.03/2017 on the Implementation of
    FTU        Floating Transshipment Unit                             PDAM       Perusahaan Daerah Air Minum                                                 Sustainable Finance for Financial Services Institutions,
                                                                                                                                                              Issuers, and Public Companies

    GCG        Good Corporate Governance                               PFSO       Port Facility Security Officer
                                                                                                                                              Peta Jalan      Peta Jalan Keberlanjutan PT Ancara Logistics Indonesia
                                                                                                                                             Keberlanjutan    Tbk tahun 2026-2030
   GHG         Greenhouse Gases                                         PIC       Person in Charge
                                                                                                                                             Sustainability   Sustainability Roadmap PT Ancara Logistics Indonesia
                                                                                                                                               Roadmap        Tbk for 2026-2030
     GJ        Gigajoule                                                PKB       Perjanjian Kerja Bersama


   GMS         General Meeting of Shareholders                          PLN       Perusahaan Listrik Negara


    GPB        PT Guruh Putra Bersama                                  PLTU       Pembangkit Listrik Tenaga Uap


    GPS        Global Positioning System                                PMI       Palang Merah Indonesia


    GRI        Global Reporting Initiative                             PNBP       Penerimaan Negara Bukan Pajak


    GRK        Gas Rumah Kaca                                          POJK       Peraturan Otoritas Jasa Keuangan


   GWP         Global Warming Potential                               PWWD        Per Weather Working Day


   HAM                                                                  RKL       Rencana Pengelolaan Lingkungan Hidup
               Hak Asasi Manusia
Human Rights
                                                                        Rp        Rupiah
    HBA        Harga Batubara Acuan
                                                                       RPJM       Rencana Pembangunan Jangka Menengah
   HCGS        Human Capital General Services
                                                                        RPL       Rencana Pemantauan Lingkungan Hidup
               Hazard Identification, Risk Assessment, and
  HIRADC
               Determining Control                                      RT        Rukun Tetangga

    HP         Horsepower                                              RTRW       Rencana Tata Ruang dan Wilayah

    HR         Human Resources                                         RUPS       Rapat Umum Pemegang Saham

    HSE        Health, Safety and Environment                          SDGs       Sustainable Development Goals

    ICI        Indonesia Coal Price Index                               SDM       Sumber Daya Manusia

   ICMM        International Council on Mining and Metals               SLTA      Sekolah Lanjutan Tingkat Atas

   ICSA        Indonesian Corporate Secretary Association               SLTP      Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama

    IDX        Indonesia Stock Exchange                                 SMC       Safety Management Certificate

     IK        Instruksi Kerja                                         SMK3       Sistem Manajemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja

    IMO        International Maritime Organization                     SMKN       Sekolah Menengah Kejuruan Negeri

   INSA        Indonesian National Shipowners' Association              SO₂       Sulfur dioksida

    IPAL       Instalasi Pengolahan Air Limbah                         SOLAS      Safety of Life at Sea

   IPCC        Intergovernmental Panel on Climate Change                SOP       Standard Operating Procedure

    ISM        International Safety Management                         SOPEP      Shipboard Oil Pollution Emergency Plan

    ISP        Intermediate Stockpile                                   TBT       Tributyltin

    ISPS       International Ship & Port Facility Security               TI       Teknologi Informasi

    JSA        Job Safety Analysis                                      TJSL      Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan

    K3         Kesehatan dan Keselamatan Kerja                          TPB       Tujuan Pembangunan Berkelanjutan

   KAFA        PT Kaneta Efka Jaya




 6                                                                                                                 Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Ancara Logistics Indonesia Tbk
Page 7
  Tata Kelola          Ekonomi              SDM                  K3    Lingkungan Hidup   Indeks   Tanggapan
    Governance           Ecomonic            HRD                 OHS       Environment     Index    Feedback




PT Ancara Logistics Indonesia Tbk | Sustainability Report 2025                                                 7
Page 8
                   Ikhtisar               TPB             Sambutan                   Tentang Laporan                    Sekilas Bisnis
                     Highlights           SDG’s             Foreword                      About Report                  Business at Glance




Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan Tahun 2025
Sustainability Performance Highlights 2025

Kinerja Ekonomi
Economic Performance (POJK51-B.1)

JUMLAH VOLUME PENGANGKUTAN DAN
BONGKAR MUAT
Total volume of transportation and loading
                                                                       PENDAPATAN
and unloading
                                                          (MT)         Revenues                                                    Miliar/Billion



 2025                                         5.356.006                  2025                                             970


 2024                    4.539.736                                       2024                                     921


 2023                    4.759.019                                       2023                                           931


                                                                       PENGELUARAN UNTUK
LABA (RUGI) BERSIH                                                     PEMERINTAH
Net (Loss) Income                                 Miliar/Billion       Payments to Government                                       Miliar/Billion


 2025                                   423                              2025                                         124


 2024                             300                                    2024                                   58


 2023                 183                                                2023                                55




Pengelolaan Lingkungan
Environmental Management (POJK51-B.2)

KONSUMSI ENERGI                                                        EMISI GAS RUMAH KACA
Energy Consumption                                           GJ        Greenhouse Gas Emission                                       Ton eq. CO2


 2025            50.731,32                                               2025           4.331,29


 2024                                   240.081,67                       2024                                     15.894,19


 2023                             218.020,16*                            2023                                     15.968,47*


BIAYA LINGKUNGAN                                                       * Penyajian kembali karena perbaikan perhitungan. | Restating information due
Environmental Costs                                                    to improved calculations.
                                                           IDR


 2025                                   1.392.157.302


 2024                       1.183.415.266


 2023                    636.818.600




 8                                                                       Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Ancara Logistics Indonesia Tbk
Page 9
  Tata Kelola             Ekonomi                 SDM            Lingkungan Hidup         Indeks              Tanggapan
    Governance             Ecomonic                 HRD              Environment           Index               Feedback




Kinerja Sosial
Social Performance (POJK51-B.3)


JUMLAH KARYAWAN                                                  PELATIHAN KARYAWAN
Total Employee                                    Orang/People   Employee Training                                 Jam/Hour



 2025                                             128             2025                                  514


 2024                                         126                 2024              264


 2023                                       125                   2023                                504



KEMATIAN                                                         REALISASI UNTUK PROGRAM TJSL
Fatality                                          Orang/People   TJSL Program Realization                                 IDR



 2025            0                                                2025                                 4.538.254.609


 2024            0                                                2024                             4.097.554.091


 2023            0                                                2023                3.403.115.118




PT Ancara Logistics Indonesia Tbk | Sustainability Report 2025                                                            9
Page 10
                    Ikhtisar             TPB             Sambutan             Tentang Laporan              Sekilas Bisnis
                    Highlights           SDG’s            Foreword                About Report              Business at Glance




Tautan TPB
SDGs Linkage


   Pilar Keberlanjutan                                     Tujuan SDGs dan Inisiatif Perseroan
   Sustainability Pillars                                 SDGs Goals and the Company’s Initiative

 Pilar Ekonomi
 Economic Pillar

                                 • Menambah dan memaksimalkan jumlah dan utilitas armada Perseroan dan unit usaha.
                                   Increasing and optimizing the number and utilization of the Company’s fleet and business
                                   units.
                                 • Penghematan energi melalui efisiensi bahan bakar dan listrik untuk kapal dan kantor,
                                   serta mengganti dengan energi terbarukan seperti Biodiesel B40.
                                   Energy conservation through fuel and electricity efficiency for vessels and office as well
                                   as transitioning to renewable energy sources such as Biodiesel B40.
                                 • Upaya diversifikasi pelanggan untuk mendukung transisi ke low-carbon economy.
                                   Customer diversification efforts to support the transition to a low-carbon economy.
                                 • Penguatan kapasitas skill dan knowledge terkait keberlanjutan dan perubahan iklim
                                   kepada badan tata kelola, karyawan, dan awak kapal.
                                   Strengthening capacity-building for sustainability and climate change-related skills and
                                   knowledge among governance bodies, employees, and vessel crews.
                                 • Mendorong pengembangan teknologi untuk meningkatkan produktivitas armada dan
                                   alat pendukung kegiatan operasional lainnya.
                                   Encouraging the development of technology to enhance fleet productivity, and other
                                   operational acvitivities support equipment.
                                 • Mendorong pertumbuhan ekonomi nasional melalui salah satu upaya kepatuhan
                                   pembayaran pajak dan nilai ekonomi yang didistribusikan kepada pemangku
                                   kepentingan.
                                   Promoting national economic growth through one of effort for tax compliance and the
                                   distribution of economic value to stakeholders.




 Pilar Sosial
 Social Pillar

                                 • Pemberian kesempatan kerja di darat dan laut kepada masyarakat lokal.
                                   Providing employment opportunities both on land and at sea to local communities.
                                 • Menjaga standar integritas dan etika yang tinggi dalam semua urusan bisnis melalui
                                   sosialisasi dan upaya terlaksananya pelatihan anti-korupsi dan suap.
                                   Upholding high standards of integrity and ethics in all business dealings through
                                   comprehensive initiatives aimed at implementing anti-corruption and anti-bribery
                                   training.
                                 • Mengurangi angka kemiskinan dengan memastikan karyawan darat dan laut menerima
                                   upah sesuai dengan UMR dan melalui program pengembangan masyarakat.
                                   Reducing poverty rates by ensuring shore-based and seafaring employees receive
                                   wages in accordance with the UMR and through community development programs.




10                                                                   Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Ancara Logistics Indonesia Tbk
Page 11
  Tata Kelola            Ekonomi             SDM                 K3       Lingkungan Hidup          Indeks          Tanggapan
    Governance           Ecomonic             HRD                OHS           Environment             Index          Feedback




    Pilar Keberlanjutan                                       Tujuan SDGs dan Inisiatif Perseroan
    Sustainability Pillars                                   SDGs Goals and the Company’s Initiative

                                    • Memastikan kesehatan dan keselamatan kerja untuk karyawan darat dan laut, pekerja
                                      kontraktor dan masyarakat di sekitar site yang mengacu pada ISM Code, ISPS Code, ISO
                                      45001:2018 tentang SMK3, dan peraturan yang berlaku lainnya.
                                      Keep develop health and safety for shore-based and seafaring employees, contractor
                                      workers and communities ecosystem around the site in accordance with ISM Code, ISPS
                                      Code, ISO 45001:2018 on Occupational Safety and Health Management System, and
                                      other applicable regulations.
                                    • Menerapkan prinsip inklusivitas dan kesetaraan dalam proses perekrutan, serta
                                      pelatihan dan pendidikan karyawan dengan tetap mempertimbangkan affirmative
                                      action bagi masyarakat lokal.
                                      Implementing principles of inclusivity and equality in the recruitment process, as well
                                      as training and education of employees while considering affirmative action for local
                                      communities.
                                    • Membangun budaya lingkungan kerja yang harmonis tanpa membedakan suku, agama,
                                      gender, ras, dan antar golongan.
                                      Cultivating a work environment culture that is harmonious and free from discrimination
                                      based on ethnicity, religion, gender, race, and social status.
                                    • Tidak memperkerjakan anak di bawah umur dan tidak melakukan kerja paksa dan
                                      perbudakan modern.
                                      Prohibiting the employment of underage children and refraining from forced labor and
                                      modern slavery.
                                    • Kebebasan mengutarakan pendapat melalui LKS Bipartit dan forum karyawan lainnya.
                                      Ensuring the freedom to express opinions through the LKS Bipartite and other employee
                                      forums.
                                    • Melakukan upaya terlaksananya pelatihan terkait HAM terhadap pasukan keamanan
                                      untuk mencegah terjadinya kekerasan terhadap pemangku kepentingan.
                                      Undertake efforts to provide Human Rights training to security forces to prevent violence
                                      against stakeholders.
                                    • Melakukan upaya terlaksananya pelatihan anti-korupsi kepada seluruh karyawan dan
                                      manajemen Perseroan.
                                      Undertake efforts to conduct anti-corruption training for all employees and management
                                      of the Company.

  Pilar Lingkungan
  Environmental Pillar

                                    • Menerapkan kebijakan dan program yang mendukung kantor dan kapal ramah
                                      lingkungan sesuai dengan sertifikasi lingkungan hidup dan ISO 14001:2015 tentang
                                      Sistem Manajemen Lingkungan, serta menanggapi pengaduan terkait masalah
                                      lingkungan.
                                      Implement policies and programs that promote eco-friendly offices and vessels in
                                      accordance with the environmental certifications and ISO 14001:2015 on Environmental
                                      Management Systems and address complaints related to environmental issues.
                                    • Memasang himbauan agar karyawan dan awak kapal tidak membuang sampah plastik
                                      di laut.
                                      Installing advisories to remind employees and vessel crews not to dispose of plastic
                                      waste in the ocean.
                                    • Efisiensi penggunaan air untuk kegiatan operasional.
                                      Efficiency of use of water for operational activities.
                                    • Pengelolaan terhadap air limbah domestik.
                                      Management of domestic wastewater.
                                    • Pemantauan secara rutin terhadap kualitas air di sekitar wilayah operasional Perseroan.
                                      Regular monitoring of water quality around the Company’s operating area.
                                    • Perlindungan terhadap ekosistem dan keanekaragaman hayati.
                                      Protection of ecosystems and biodiversity.
                                    • Menerapkan ekonomi sirkular melalui reduce, reuse, dan recycle.
                                      Implementing circular economy principles through reduce, reuse, and recycle.
                                    • Melakukan upaya terlaksananya perhitungan emisi GRK dan program pengurangan
                                      emisi GRK.
                                      Conducting GHG emissions calculations and GHG emission reduction programs.




PT Ancara Logistics Indonesia Tbk | Sustainability Report 2025                                                             11
Page 12
01
SAMBUTAN DIREKSI
Foreword of the Board of Directors
(2-22) (POJK51-A.1) (POJK51-D.1) (POJK51-E.5)


Tahun 2025 merupakan periode yang menegaskan arah strategis dan
kedewasaan transformasi Perseroan dalam mengelola pertumbuhan
secara berkelanjutan. Di tengah dinamika pasar komoditas, tekanan
makroekonomi, serta tuntutan tata kelola dan keberlanjutan yang
semakin tinggi, Perseroan berupaya menjaga keseimbangan antara
kinerja operasional, ketahanan finansial, kepatuhan, dan tanggung
jawab sosial. Melalui penguatan posisi keuangan, optimalisasi
armada dan infrastruktur, penyusunan peta jalan keberlanjutan,
serta percepatan digitalisasi dan pengembangan SDM, Perseroan
menempatkan keberlanjutan sebagai bagian integral dari strategi
bisnis jangka panjang.
The year 2025 marks a pivotal period that reinforces the Company’s strategic direction and reflects
the increasing maturity of its transformation toward sustainable growth. Amid commodity market
volatility, macroeconomic pressures, and heightened expectations for governance and sustainability,
the Company remains steadfast in balancing operational performance, financial resilience,
compliance, and environmental and social responsibility. Through strengthening its financial
position, optimizing fleet and infrastructure performance, advancing its sustainability roadmap,
and accelerating digitalization and HR development, the Company positions sustainability as an
integral component of its long-term business strategy.
Page 13

          
Page 14
              Ikhtisar     TPB     Sambutan             Tentang Laporan              Sekilas Bisnis
              Highlights   SDG’s    Foreword                About Report              Business at Glance




 Faisal Mohamad Nur
      Direktur Utama
      President Director




14                                             Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Ancara Logistics Indonesia Tbk
Page 15
  Tata Kelola          Ekonomi              SDM                  K3         Lingkungan Hidup         Indeks         Tanggapan
    Governance           Ecomonic            HRD                 OHS             Environment           Index          Feedback




Para pemegang saham dan pemangku                                       Dear   honorable             shareholders           and
kepentingan yang terhormat,                                            stakeholders,
Dalam kesempatan ini, izinkan kami menyampaikan                        On this occasion, allow us to present the 2025
Laporan Keberlanjutan tahun 2025 yang menandai                         Sustainability Report, which marks a phase in
fase di mana konsolidasi finansial, operasional,                       which our financial, operational, and compliance
dan kepatuhan kami menjadi upaya nyata untuk                           consolidation translates into tangible efforts to
menciptakan keberlanjutan sebagai bagian integral                      embed sustainability as an integral part of the
dari perencanaan bisnis Perseroan. Di bawah ini,                       Company’s business planning. Below, we present our
kami menyajikan sambutan yang tersusun sesuai                          remarks in accordance with the main chapters of this
dengan bab-bab inti Laporan Keberlanjutan ini.                         Sustainability Report.

Komitmen dan Nilai Keberlanjutan                                       Commitment and Sustainability Values
Komitmen kami terhadap keberlanjutan bergerak dari                     Our commitment to sustainability has evolved
pernyataan prinsip menuju penerapan yang terukur.                      from statements of principles into measurable
Pada tahun 2025, Perseroan telah menyelesaikan                         implementation. In 2025, the Company completed
proses pelibatan pemangku kepentingan (stakeholder                     a     comprehensive      stakeholder     engagement
engagement) yang komprehensif dengan melibatkan                        process involving cross-functional stakeholders,
pemangku kepentingan lintas fungsi, diantaranya                        including employees, contractors, local authorities,
karyawan, kontraktor, otoritas lokal, komunitas, serta                 communities, and civil society organizations.
organisasi masyarakat.

Temuan dialog ini menjadi dasar penyusunan                             The outcomes of this engagement serve as the
Peta Jalan Keberlanjutan/Sustainability Roadmap                        foundation for the 2026–2030 Sustainability
2026–2030 yang memetakan prioritas dan indikator                       Roadmap, which outlines priorities and annual
tahunan pada area kunci. Secara substansial, Peta                      indicators across key areas. Substantively, the
Jalan Keberlanjutan menguraikan serangkaian                            Sustainability Roadmap sets out a series of structured
tindakan prioritas yang terstruktur untuk 2 tahun                      priority actions for the first 2 years, as follows:
pertama sebagai berikut:
    a.    Pada tahun 2026, fokus diarahkan pada                            a.   In 2026, the focus is directed toward
          penguatan     manajemen      air,    meliputi                         strengthening water management, including
          inventarisasi  sumber   air,      pencatatan                          the inventory of water sources; the recording
          penggunaan,       pembuangan,            dan                          of water withdrawal, discharge, and reuse;
          pemanfaatan kembali, serta penetapan                                  the establishment of reduction targets; and
          target pengurangan, disertai implementasi                             the implementation of wastewater control
          program pengendalian dan mitigasi air                                 and mitigation programs; and
          limbah; dan
    b.    Pada tahun 2027, prioritas beralih                               b.   In 2027, the priority shifts to enhancing energy
          pada peningkatan efisiensi energi dan                                 efficiency and developing a GHG emissions
          penyusunan rencana penurunan emisi GRK,                               reduction plan, including the formulation of
          termasuk pengembangan target berbasis                                 science-based targets, strengthening OHS
          sains (science-based targets), penguatan                              capacity, and the designation of a dedicated
          kapasitas K3, serta penunjukan fungsi                                 function responsible for managing climate-
          khusus yang bertanggung jawab atas                                    related issues.
          pengelolaan isu iklim.

Peta Jalan Keberlanjutan juga menempatkan aspek                        The Sustainability Roadmap also positions social
sosial dan tata kelola sebagai prioritas strategis.                    and governance aspects as strategic priorities. These
Hal itu mencakup peningkatan standar K3,                               include improving OHS standards, implementing
implementasi HAM, mekanisme ketenagakerjaan                            Human Rights principles, ensuring fair labor practices,
yang adil, pelibatan pemangku kepentingan secara                       maintaining continuous stakeholder engagement,
berkelanjutan, sarana pengaduan dan diskusi bagi                       providing grievance and dialogue mechanisms for
masyarakat sekitar, serta penguatan manajemen                          surrounding communities, and strengthening risk
risiko.                                                                management.

Perseroan meyakini bahwa penerapan nilai                               The Company believes that the implementation of
keberlanjutan berkontribusi dalam memperkuat                           sustainability values contributes to strengthening
ketahanan bisnis.



PT Ancara Logistics Indonesia Tbk | Sustainability Report 2025                                                             15
Page 16
                   Ikhtisar         TPB            Sambutan               Tentang Laporan              Sekilas Bisnis
                   Highlights       SDG’s            Foreword                 About Report              Business at Glance




Integrasi ESG diharapkan mampu menurunkan                       business resilience. The integration of ESG is
paparan risiko, meningkatkan reputasi Perseroan,                expected to reduce risk overview, enhance the
dan membuka peluang diversifikasi pendapatan.                   Company’s reputation, and create opportunities for
Oleh karena itu, roadmap ini tidak hanya diposisikan            revenue diversification. Therefore, this roadmap is
sebagai dokumen perencanaan, melainkan sebagai                  positioned not merely as a planning document, but as
panduan implementasi yang dilengkapi dengan                     an implementation guide supported by measurable
target yang terukur, indikator kinerja, penetapan               targets, key performance indicator, clearly defined
penanggung jawab, mekanisme pemantauan, dan                     responsibilities, regular monitoring, and evaluation
evaluasi secara berkala.                                        mechanism.

Strategi dan Respons atas Tantangan                             Strategy and Response to Sustainability
Keberlanjutan                                                   Challenges
Perseroan     menghadapi    sejumlah    tantangan               The Company faces a number of structural and
struktural dan eksternal yang memerlukan respons                external challenges that require adaptive and
strategis yang adaptif dan terintegrasi. Fluktuasi              integrated strategic response. Fluctuations in river
debit sungai dan peristiwa cuaca ekstrem,                       water levels and extreme weather events affect
memengaruhi keandalan jalur pelayaran. Untuk itu,               the reliability of shipping routes. To address this,
kami memperkuat pemantauan hidrologi secara                     we have strengthened continuous hydrological
berkelanjutan, meningkatkan manajemen risiko                    monitoring, enhanced navigation risk management,
pelayaran, dan mempererat koordinasi teknis dengan              and intensified technical coordination with relevant
otoritas terkait untuk meningkatkan prediktabilitas             authorities to improve operational predictability and
dan keandalan operasi.                                          reliability.

Dari sisi finansial, tekanan volatilitas harga komoditas        From a financial perspective, pressure from commodity
dan bahan bakar menegaskan urgensi efisiensi biaya              and fuel prices volatility underscores the urgency
dan optimasi utilisasi armada. Oleh karena itu, kami            of cost efficiency and fleet utilization optimization.
menerapkan prinsip pengelolaan biaya Perseroan                  Accordingly, the Company has implemented a better
secara optimal (better cost management). Pada tahun             cost management approach. In 2025, amid declining
2025, ketika terjadi penurunan harga batubara dan               coal prices and macroeconomic pressures, this
perekonomian makro sedang mengalami tekanan,                    approach enable the Company maintained sufficient
kami dapat memiliki ruang untuk melakukan respons               flexibility to respond effectively, thereby preserving its
dengan baik sehingga margin laba Perseroan terjaga              profit margins at a healthy level.
dengan baik.

Sementara itu, dari sisi pasar, komoditas turut                 Meanwhile, in terms of commodity markets,
dipengaruhi oleh dinamika global seperti transisi               influenced by global dynamics such as the transition
menuju energi hijau. Perseroan telah mengidentifikasi           toward green energy, the Company has identified
upaya-upaya yang perlu dilakukan. Data dari                     several strategic considerations. Data from the
Kementerian ESDM masih menunjukkan bahwa                        Ministry of ESDM indicates that approximately 60%–
sekitar 60%-70% bauran energi pembangkit listrik                70% of the national power generation energy mix is
nasional masih ditopang oleh batubara sebagai                   still supported by coal as the primary fuel. In addition,
bahan bakar utama. Selain itu, PLTU di Tiongkok                 coal-fired power plants in China and India—key
dan India yang menjadi negara tujuan ekspor juga                export destinations —remain major drivers of global
masih menjadi pendorong utama permintaan energi                 demand.
batubara secara global.

Di saat yang bersamaan, tekanan atas persyaratan                At the same time, global pressures related to green
energi hijau dan dekarbonisasi di tingkat global                energy requirements and decarbonization had
juga tidak lagi sebesar sebelumnya. Ini merupakan               moderated compared to previous periods. This
kondisi yang memperlihatkan bahwa kedepannya                    reflects a more pragmatic business environment,
pendekatan bisnis menjadi jauh lebih realistis,                 particularly in developing countries, where energy
khususnya di negara-negara berkembang, di mana                  security and affordability remain primary priorities.
ketahanan energi dan harga terjangkau masih
menjadi prioritas utama.

Dengan mempertimbangkan berbagai kondisi                        Taking these conditions into account, management
tersebut, manajemen tetap optimistis bahwa dalam                remains optimistic that coal will continue to be a
jangka waktu sekitar 20 tahun ke depan, batubara                viable commodity in Indonesia over the next 20 years.



 16                                                              Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Ancara Logistics Indonesia Tbk
Page 17
  Tata Kelola          Ekonomi              SDM                  K3         Lingkungan Hidup         Indeks        Tanggapan
    Governance           Ecomonic            HRD                 OHS             Environment          Index          Feedback




masih akan menjadi komoditas yang memiliki                             In line with this outlook, the Company is progressively
prospek di Indonesia. Sejalan dengan hal tersebut,                     aligning its operational activities with evolving
Perseroan secara bertahap terus menyelaraskan                          sustainability expectations and the dynamics of the
kegiatan operasionalnya dengan perkembangan                            energy transition.
ekspektasi keberlanjutan serta dinamika transisi
energi yang terus berkembang.

Selanjutnya, secara operasional, Perseroan juga telah                  Operationally, the Company has also implemented
menjalankan strategi bisnis dengan disiplin tinggi                     its business strategy with a high level discipline
dalam merespons perkembangan bisnis. Strategi                          in responding to business developments. These
tersebut diwujudkan dengan menjaga kelangsungan                        include maintaining the continuity of LoM contracts
kontrak LoM serta memastikan kesiapan operasional                      and ensuring operational readiness in line with
seiring peningkatan volume produksi pelanggan,                         increasing customer production volumes, alongside
disertai optimalisasi pemanfaatan seluruh armada                       optimizing the utilization of all fleets, and supporting
dan infrastruktur pendukung lainnya guna                               infrastructure to enhance fleet efficiency and
meningkatkan efisiensi dan produktivitas armada.                       productivity.

Untuk meningkatkan kualitas layanan, Perseroan                         To improve service quality, the Company has
melakukan penambahan armada dan akan                                   expanded its fleet and will develop new ISP facilities
membangun fasilitas ISP baru untuk memperkuat                          to strengthen handling capacity and operational
kapasitas handling dan fleksibilitas operasional.                      flexibility. Investments in digitalization have also
Investasi digitalisasi juga diperluas, baik di tingkat                 been intensified, both at the Company and subsidiary
Perseroan maupun entitas anak guna mendorong                           levels, to drive system integration, improve planning
integrasi sistem, meningkatkan akurasi perencanaan,                    accuracy, and accelerate data-driven decision-
serta mempercepat pengambilan keputusan berbasis                       making. At the same time, HR development remains
data. Di saat yang bersamaan, pengembangan SDM                         a priority to ensure that internal competencies and
terus diprioritaskan agar kompetensi dan succession                    succession planning are effectively alligned with the
planning berjalan dengan baik seiring dengan                           Company’s long-term business planning.
perencanaan bisnis jangka panjang.

Seluruh inisiatif tersebut diperkuat dengan                            All of these initiatives are reinforced by the
penyusunan Peta Jalan Keberlanjutan sebagai                            development of a Sustainability Roadmap as a
kerangka perencanaan bisnis jangka panjang, serta                      framework for long-term business planning, as well
upaya untuk melakukan diversifikasi pelanggan dan                      as efforts to diversify customers and services into
layanan ke komoditas non-batubara seperti bauksit,                     non-coal commodities, such as bauxite, nickel, and
nikel, dan mineral cair lainnya, sehingga struktur                     other liquid minerals, thereby enhancing the resilience
pendapatan Perseroan menjadi lebih resilien dan                        and adaptability of the Company’s revenue structure.
adaptif terhadap dinamika pasar.

Secara keseluruhan, berbagai tantangan eksternal                       Overall, various external challenges—operational,
baik yang bersifat operasional, finansial, maupun                      financial, and structural—have prompted the
struktural telah mendorong Perseroan untuk                             Company to respond with a measured, creative,
merespons dengan pendekatan yang terukur, kreatif,                     and adaptive approach. Through strengthening
dan adaptif. Melalui penguatan manajemen risiko                        navigation risk management, maintaining cost
pelayaran, disiplin pengelolaan biaya, optimasi                        discipline, optimizing fleet performance, investing in
armada, investasi digitalisasi, serta pengembangan                     digitalization, and developing HR, the Company not
SDM, Perseroan tidak hanya menjaga stabilitas                          only preserves performance stability amid volatility
kinerja di tengah volatilitas, tetapi juga membangun                   but also builds a foundation for long-term growth.
fondasi pertumbuhan jangka panjang.

Dengan tetap realistis terhadap dinamika transisi                      While remaining realistic about the dynamics of
energi global sekaligus mencermati prospek                             the global energy transition and recognizing the
permintaan batubara yang masih solid dalam                             continued solid outlook for coal demand in the coming
beberapa dekade mendatang, manajemen meyakini                          decades, management believes that the business
bahwa strategi bisnis yang dijalankan mampu                            strategy implemented will sustain a balance between
menjaga keseimbangan antara keberlanjutan usaha,                       business continuity, business competitiveness, and
daya saing bisnis, dan nilai yang berkesinambungan                     long-term value for all stakeholder, as well as to
bagi seluruh pemangku kepentingan, dan juga                            increase a sustainable shareholder’s value.
peningkatan shareholder’s value yang berkelanjutan.



PT Ancara Logistics Indonesia Tbk | Sustainability Report 2025                                                            17
Page 18
                   Ikhtisar        TPB            Sambutan               Tentang Laporan              Sekilas Bisnis
                   Highlights      SDG’s            Foreword                 About Report              Business at Glance




      Sebagai tonggak utama transformasi Perseroan pada
      tahun 2025, Peta Jalan Keberlanjutan disusun sebagai
      kerangka strategis yang mengintegrasikan hasil stakeholder
      engagement ke dalam rencana bisnis yang terukur,
      bertahap, dan berkelanjutan. Peta Jalan Keberlanjutan ini
      memprioritaskan penguatan tata kelola ESG, pengelolaan air
      dan air limbah, peningkatan efisiensi energi serta penurunan
      emisi GRK, implementasi penghormatan terhadap HAM,
      penguatan sistem HSE, serta pengembangan inisiatif ekonomi
      sirkular yang diawali melalui pendekatan percontohan
      sebelum diimplementasikan secara lebih luas.
      As a key milestone in the Company’s transformation in 2025, the Sustainability
      Roadmap has been developed as a strategic framework that translates
      stakeholder engagement outcomes into a measurable, phased, and sustainable
      business plan. This Sustainability Roadmap prioritizes the strengthening of ESG
      governance, water and wastewater management, improving energy efficiency
      and reducing GHG emissions, implementing respect for Human Rights, enhancing
      OHS systems, and developing circular economy initiatives, beginning with pilot
      approaches before broader implementation.




Pencapaian Keberlanjutan 2025
Sustainability Achievements 2025

A. Komitmen dan Nilai Keberlanjutan                            A. Governance

Tata kelola Perseroan terus diperkuat untuk                    The Company continues to strengthen its governance
memastikan integrasi ESG ke dalam pengambilan                  framework to ensure the integration of ESG
keputusan. Sepanjang 2025, Dewan Komisaris dan                 considerations into decision-making processes.
Direksi melaksanakan rapat-rapat strategis yang                Throughout 2025, the Board of Commissioners
membahas kinerja bisnis sekaligus aspek kepatuhan,             and the Board of Directors held strategic meetings
K3, dan keberlanjutan.                                         addressing business performance, as well as
                                                               compliance, K3, and sustainability aspects.

Pada tahun 2025, Perusahaan telah menyusun                     In 2025, the Company established a CoC as the
CoC sebagai pedoman utama dalam menjalankan                    primary guideline for conducting business activities
aktivitas bisnis yang berlandaskan prinsip etika dan           based on ethical principles and good governance
tata kelola yang baik. Sejalan dengan hal tersebut,            practices. In line with this, the Company also carried
Perseroan juga telah melakukan sosialisasi dan                 out the dissemination and signing of an Integrity
penandatanganan Pakta Integritas oleh seluruh                  Pact by all employees as a collective commitment to
karyawan sebagai bentuk komitmen bersama dalam                 uphold integrity, transparency, and accountability.
menjunjung tinggi nilai-nilai integritas, transparansi,
dan akuntabilitas.




 18                                                             Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Ancara Logistics Indonesia Tbk
Page 19
     Tata Kelola       Ekonomi              SDM                  K3         Lingkungan Hidup        Indeks        Tanggapan
      Governance         Ecomonic            HRD                 OHS            Environment           Index          Feedback




Langkah ini merupakan bagian dari upaya                                This initiative forms part of the Company’s ongoing
berkelanjutan Perseroan dalam memperkuat praktik                       efforts to strengthen GCG and to foster an ethical and
GCG serta membangun budaya kerja yang etis dan                         responsible corporate culture across all levels of the
bertanggung jawab di seluruh lini organisasi.                          organization.

Rencana penguatan struktur pengelolaan ESG akan                        Plans to further strengthen the ESG governance
terus dilaksanakan pada tahun-tahun mendatang                          structure will continue in the coming years, ensuring
sehingga Peta Jalan Keberlanjutan memiliki fungsi                      that the Sustainability Roadmap serves a practical
operasional nyata dalam hal pemantauan KPI, alokasi                    operational function, particularly in monitoring KPI,
anggaran, dan mekanisme eskalasi isu. Sepanjang                        allocating budgets, and establishing issue escalation
tahun pelaporan, Perseroan tidak menerima sanksi                       mechanisms. During the reporting year, the Company
material dari regulator. Hal ini mencerminkan bahwa                    did not receive any material sanctions from regulators,
Perseroan senantiasa berupaya mematuhi setiap                          this reflects that the Company consistently strive to
regulasi dan peraturan yang berlaku.                                   comply with all applicable laws and regulations.

B.     Ekonomi                                                         B.   Economy

Dinamika bisnis keuangan Perseroan pada 2025                           The Company’s financial and business dynamics
menunjukkan peningkatan volume dan profitabilitas.                     in 2025 demonstrate growth in both volume and
Volume angkutan batubara menggunakan tongkang                          profitability. The volume of coal transported using
Perseroan mencapai 5.356.006 MT atau meningkat                         the Company’s barges reached 5,356,006 MT,
17,98% dibandingkan dengan tahun 2024 sebesar                          representing an increase of 17.98% compared to
4.539.736 MT.                                                          4,539,736 MT in 2024.

Dari sisi keuangan, pendapatan Perseroan di tahun                      From a financial perspective, the Company recorded
2025 sebesar Rp970,23 miliar atau meningkat 5,40%                      revenue of Rp970.23 billion in 2025, an increase of
dibandingkan tahun 2024 sebesar Rp920,55 miliar,                       5.40% compared to Rp920.55 billion in 2024, while
sementara laba bersih mencapai Rp422,88 miliar                         net profit reached Rp422.88 billion, representing an
atau meningkat 41,15% dibandingkan tahun 2024                          increase of 41.15% compared to Rp299.62 billion in
sebesar Rp299,62 miliar.                                               2024.

Dari sisi aset, total aset Perseroan pada tahun 2025                   In terms of assets, the Company’s total assets in
meningkat menjadi Rp2,84 triliun atau meningkat                        2025 increased to Rp2.84 trillion, up 8.17% from
8,17% dibandingkan dengan tahun 2024 sebesar                           Rp2.63 trillion in 2024, while equity grew to Rp2.18
Rp2,63 triliun, dan ekuitas bertumbuh menjadi                          trillion, an increase of 17.39% compared to Rp1.85
Rp2,18 triliun atau meningkat sebesar 17,39%                           trillion in 2024. Collectively, these improvements have
dibandingkan dengan tahun 2024 sebesar Rp1,85                          strengthened the Company’s financial position.
triliun, yang secara kolektif memperkuat posisi
keuangan Perseroan.

Peningkatan   ini    didukung     restrukturisasi                      This growth was supported by financial restructuring
keuangan yang menurunkan beban keuangan                                that reduced financial expenses and minimized
dan mengurangi eksposur valuta asing. Perseroan                        foreign exchange exposure. The Company will
akan terus menyeimbangkan target pertumbuhan                           continue to balance growth targets with prudent risk
dengan manajemen risiko yang terukur dalam                             management in managing the Company’s business.
pengembangan bisnis Perseroan.




                         Pada tahun 2025, Perseroan berhasil membukukan
                         laba bersih sebesar Rp422,88 miliar atau naik
                         signifikan sebesar 41,15% dibandingkan dengan
                         tahun sebelumnya.
                         In 2025, the Company successfully recorded a net profit of Rp422.88
                         billion, representing a significant increase of 41.15% compared to the
                         previous year.



PT Ancara Logistics Indonesia Tbk | Sustainability Report 2025                                                            19
Page 20
                  Ikhtisar         TPB           Sambutan               Tentang Laporan              Sekilas Bisnis
                  Highlights       SDG’s           Foreword                 About Report              Business at Glance




C.   Lingkungan Hidup                                         C.   Environment

Dalam upaya mendukung target NDC dan                          In support of NDC targets and efforts to reduce
mengurangi intensitas karbon, Perseroan berfokus              carbon intensity, the Company focuses on lowering
pada pengurangan emisi operasional dan transisi               operational emission and advancing fuel transition
bahan bakar. Penggunaan biosolar B40 pada                     initiatives. The use of B40 biodiesel in operational
kegiatan operasional tercatat 1.201.772 liter                 activities reached 1.201.772 liters (an increase
(penurunan 88% dibanding periode sebelumnya),                 of approximately 88% compared to the previous
sebagai bagian dari langkah efisiensi dan substitusi          period), as part of efforts to improve efficiency and
bahan bakar yang lebih rendah emisi. Selain itu,              adopt lower emissions fuel alternatives. In addition,
penyempurnaan metodologi terkait inventarisasi                enhancements in emissions inventory methodology
emisi telah memperluas cakupan 1 dan cakupan                  have expanded the reporting scope, resulting in
2 yang dilaporkan mencapai 4.331,29 ton CO₂-eq.               reported scope 1 and scope 2 GHG emissions of
turun dibandingkan dengan tahun sebelumnya.                   4,331.29 tons of CO₂-eq, reflecting a decrease
Pencapaian ini menjadi landasan awal dalam                    compared to the previous year. This achievement
menetapkan sebuah target penurunan emisi                      serves as an initial foundation for establishing more
yang lebih optimal dan terukur dalam Peta Jalan               robust and measurable emission reduction targets
Keberlanjutan.                                                within the Sustainability Roadmap.

Peta Jalan Keberlanjutan juga menetapkan prioritas            The Sustainability Roadmap also prioritizes
pengelolaan air dan air limbah serta inisiatif                water and wastewater management, as well as
ekonomi sirkular yang akan diuji melalui proyek               circular economy initiatives to be piloted through
percontohan. Sejalan dengan hal tersebut, Perseroan           initial projects. In line with this, the Company will
akan merancang target kuantitatif tahunan yang                establish measurable annual quantitative targets,
terukur, disertai rencana mitigasi emisi pada                 supported by mitigation on fleet emission plans,
armada, antara lain melalui peningkatan efisiensi             including improving fuel efficiency, optimizing fleet
bahan bakar, optimalisasi perawatan armada,                   maintenance, and reducing idle time. These efforts
serta pengurangan waktu idle. Upaya ini diarahkan             are aimed at continuously lowering emissions
untuk menurunkan intensitas emisi per ton-kilometer           intensity per ton-kilometer.
secara berkelanjutan.

D.   Sosial                                                   D.   Social

Aspek sosial tetap menjadi landasan utama dalam               The social aspects remains fundamental pillar in
menjaga keberlanjutan Perseroan. Perseroan secara             maintaining the Company’s sustainability. The
konsisten mengupayakan standar keselamatan                    Company consistently upholds high safety standards
tinggi dan mencatat kinerja tanpa kecelakaan                  and recorded zero material workplace accidents
kerja material sepanjang periode pelaporan, yang              throughout the reporting period, supported by
didukung oleh penerapan sertifikasi manajemen                 the implementation of internationally recognized
keselamatan maritim internasional yang menjadi                maritime safety management certifications that
fondasi praktik operasional. Untuk pengembangan               underpin its operational practices. In terms of HR
SDM, sepanjang periode kami memfasilitasi program             development, the Company facilitated training
pelatihan K3, kepatuhan, dan keberlanjutan — pada             programs in OHS, compliance, and sustainability. In
periode sebelumnya tercatat 27 peserta pelatihan              the previous period, 27 participants attended OHS
K3 dan program lain yang terus kami perluas pada              training programs, with further expansion of such
2025.                                                         initiatives undertaken in 2025.

Dalam kegiatan TJSL, Perseroan memprioritaskan                Within its TJSL activities, the Company prioritizes
program yang berkelanjutan dan berdampak                      sustainable and impactful programs, including those
nyata,     diantaranya      pendidikan,   kesehatan,          in education, healthcare, basic infrastructure, and
infrastruktur dasar, serta serapan tenaga kerja lokal.        local employment absorption. Grievance and dialogue
Mekanisme pengaduan dan diskusi senantiasa                    mechanisms are consistently implemented to
kami implementasikan untuk menjaga hubungan                   maintain strong relationships with local stakeholders
baik dengan pemangku kepentingan lokal serta                  and to mitigate social risks.
memperkecil risiko sosial.

Selain kepada pihak eksternal, komitmen sosial                Beyond external initiatives, the Company’s social
Perseroan juga diarahkan pada penguatan kapasitas             commitment also focused on strengthening internal
internal sebagai fondasi keberlanjutan jangka                 capacity as a foundation for long-term sustainability.



 20                                                            Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Ancara Logistics Indonesia Tbk
Page 21
  Tata Kelola          Ekonomi              SDM                  K3         Lingkungan Hidup        Indeks        Tanggapan
    Governance           Ecomonic            HRD                 OHS            Environment          Index          Feedback




panjang. Perseroan meyakini bahwa pengelolaan                          The Company believes that responsible managing
bisnis yang bertanggung jawab hanya dapat                              business can only be achieved when all Company’s
terwujud apabila seluruh insan Perseroan memiliki                      personnel share a common understanding and
pemahaman dan kesadaran yang selaras terhadap                          awareness of ESG principles. Accordingly, the
prinsip-prinsip ESG. Oleh karena itu, Perseroan                        Company actively involves senior management
senantiasa melibatkan perwakilan manajemen                             representatives to ensure alignment in strategic
puncak, guna memastikan adanya kesamaan                                perspectives     between     decision-makers      and
perspektif strategis antara pengambil keputusan                        operational implementers. This initiative aims not
dan pelaksana operasional. Inisiatif ini tidak hanya                   only to enhance ESG awareness but also to foster an
bertujuan meningkatkan kesadaran tentang ESG,                          adaptive, ethical, and responsive corporate culture in
tetapi juga membangun budaya kerja yang adaptif,                       addressing increasingly complex sustainability risks
etis, dan responsif terhadap risiko serta peluang                      and opportunities in the future.
keberlanjutan yang semakin kompleks di masa
mendatang.




                         Dana TJSL pada tahun 2025 mencapai
                         Rp4.538.254.609 meningkat sebesar 10,76%
                         dibandingkan dengan tahun 2024.
                         The TJSL in 2025 reached Rp4,538,254,609, an increase of 10.76%
                         compared to 2024.


Peluang dan Prospek Usaha
Business Opportunities and Outlook

Perseroan senantiasa optimis terhadap prospek                          The Company remains optimistic about its future
bisnis Perseroan ke depan. Pada tahun 2026, kami                       business prospects. In 2026, we are targeting revenue
menargetkan peningkatan pendapatan yang akan                           growth driven by increased in coal distribution volume
didapatkan dari peningkatan volume distribusi                          (barging and loading/unloading). This target have
batubara (barging dan loading/unloading). Target                       been developed based on a comprehensive analysis
tersebut disusun berdasarkan analisis yang                             of the potential increase in production volumes from
komprehensif    terhadap    potensi  peningkatan                       the Company’s key customers and enhancing existing
volume produksi dari pelanggan utama Perseroan                         ISP capacity as well as expanding fleets (tugboat and
dan peningkatan kapasitas ISP saat ini, serta                          barges) and heavy equipment.
penambahan armada (tugboat dan barges) dan alat
berat.

Selain itu, sejalan dengan Sustainability Roadmap,                     In addition, in line with the sustainability roadmap,
strategi ini diharapkan tidak hanya memperkuat                         this strategy is expected not only to strengthen
kinerja operasional, tetapi juga menjadi instrumen                     operational performance but also to serve as a
untuk mengidentifikasi risiko ESG secara lebih dini                    mechanism for early identification of ESG risks and
serta mengonversinya menjadi peluang efisiensi dan                     their conversion into opportunities for efficiency and
inovasi bisnis.                                                        business innovation.




PT Ancara Logistics Indonesia Tbk | Sustainability Report 2025                                                           21
Page 22
                  Ikhtisar        TPB           Sambutan               Tentang Laporan              Sekilas Bisnis
                  Highlights      SDG’s           Foreword                 About Report              Business at Glance




Penutup
Closing Remarks

Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh                 We extend our sincere appreciation to all employees,
karyawan, mitra usaha, regulator, komunitas,                 business    partners,     regulators,    communities,
pemegang saham, serta seluruh pemangku                       shareholders, and all stakeholders for their continued
kepentingan atas dukungan yang berkelanjutan.                support.

Kami berharap Laporan Keberlanjutan ini tidak hanya          We hope that this Sustainability Report not only
merefleksikan capaian kerja, tetapi juga menjadi             reflects our achievements but also serves as a clear
panduan yang jelas bagi langkah-langkah perbaikan            guide for future improvement. The Company welcomes
ke depan. Perseroan membuka ruang diskusi secara             constructive dialogue, including technical input, pilot
konstruktif, baik untuk masukan teknis, usulan proyek        project proposals, and feedback on this Sustainability
percontohan, maupun umpan balik atas Laporan                 Report to ensure that the implementation of the
Keberlanjutan ini, guna memastikan implementasi              Sustainability Roadmap is effective and delivers
Peta Jalan Keberlanjutan dapat berjalan efektif dan          tangible impact.
memberikan dampak yang nyata.




                                             Jakarta, April 2026




                                          Faisal Mohamad Nur
                                             Presiden Direktur
                                             President Director




 22                                                           Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Ancara Logistics Indonesia Tbk
Page 23
  Tata Kelola          Ekonomi              SDM                  K3    Lingkungan Hidup   Indeks   Tanggapan
    Governance           Ecomonic            HRD                 OHS       Environment     Index    Feedback




PT Ancara Logistics Indonesia Tbk | Sustainability Report 2025                                           23
Page 24
                 Ikhtisar        TPB           Sambutan              Tentang Laporan              Sekilas Bisnis
                  Highlights     SDG’s           Foreword                About Report              Business at Glance




PERJALANAN KEBERLANJUTAN
KAMI
Our Sustainability Journey
(POJK51-A.1)



Perseroan percaya bahwa pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan
harus berjalan seiring dengan tanggung jawab terhadap masyarakat,
lingkungan, dan tata kelola yang baik. Sebagai perusahaan logistik
pertambangan yang beroperasi di jalur perairan dan darat Indonesia,
aktivitas kami membawa dampak lingkungan dan sosial, dari situlah
lahir kesadaran kami untuk bertindak secara bertanggung jawab.

The Company believes that sustainable business growth must go hand in hand with a commitment
to social responsibility, environmental stewardship, and good corporate governance. As a mining
logistics company operating along Indonesia’s waterways and land routes, our activities generate
environmental and social impacts, from which arises our commitment to act responsibly.




 24                                                         Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Ancara Logistics Indonesia Tbk
Page 25
  Tata Kelola          Ekonomi              SDM                  K3    Lingkungan Hidup   Indeks   Tanggapan
    Governance           Ecomonic            HRD                 OHS       Environment     Index    Feedback




PT Ancara Logistics Indonesia Tbk | Sustainability Report 2025                                           25
Page 26
Peta Jalan Keberlanjutan
Sustainability Roadmap

Komitmen keberlanjutan Perseroan tidak berhenti pada tataran kebijakan semata, melainkan dituangkan
secara konkret dalam sebuah peta jalan yang terstruktur dan terukur. Berdasarkan hasil keterlibatan
pemangku kepentingan dan analisis risiko yang komprehensif, Perseroan menyusun Peta Jalan Keberlanjutan
yang membagi perjalanan ini ke dalam 4 fase strategis yang saling berkesinambungan. Setiap fase dirancang
bertahap, dan pada akhirnya mewujudkan operasi logistik pertambangan yang hijau, aman, dan bertanggung
jawab, sebagaimana tercermin dalam ilustrasi berikut.
The Company’s commitment to sustainability goes beyond mere policy statement, it is concretely articulated in
a structured and measurable roadmap. Based on stakeholder engagement and a comprehensive risk analysis,
the Company has developed the Sustainability Roadmap, which divides this journey into 4 interconnected
strategic phases. Each phase is designed in stages, ultimately realizing green, safe, and responsible mining
logistics operations, as illustrated below.
Page 27

          
Page 28
                  Ikhtisar         TPB           Sambutan               Tentang Laporan              Sekilas Bisnis
                  Highlights       SDG’s           Foreword                 About Report              Business at Glance




2026 - Membangun Fondasi Sistem ESG                           2026 - Building the Foundation of the ESG System
Perseroan berfokus pada pembangunan fondasi                   The Company is focused on building the foundation
keberlanjutan melalui penyusunan kebijakan inti dan           of sustainability by formulating core policies and
pengembangan sistem pengelolaan data ESG.                     developing an ESG data management system.

2027 - Meningkatkan Efisiensi dan Ketahanan                   2027 - Improving Operational Efficiency and
Operasional                                                   Resilience
Perseroan   mendorong     peningkatan   kinerja               The Company drives improvements in operational
operasional melalui inisiatif efisiensi energi,               performance through energy-efficiency initiatives,
penyusunan rencana pengurangan emisi GRK, serta               the development of GHG emission reductionplans,
penguatan SMK3.                                               and the strengthening of SMK3.

2028-2029 - Memperkuat Kinerja Lingkungan dan                 2028–2029    -  Strengthening                 Environmental
Dampak Sosial                                                 Performance and Social Impact
Perseroan memperluas pengelolaan lingkungan                   The Company expands environmental management
melalui   program    pengendalian    pencemaran,              through pollution control programs, responsible
penerapan praktik pengadaan yang bertanggung                  procurement practices, and strengthened supplier
jawab, serta penguatan manajemen risiko pemasok.              risk management.

2030 - Mendorong Ketahanan Jangka Panjang                     2030 - Promoting Long-Term Resilience and
dan Inklusi                                                   Inclusion
Perseroan mengakselerasi upaya keberlanjutan                  The Company accelerates sustainability efforts
melalui penerapan strategi ketahanan jangka                   through the implementation of long-term resilience
panjang, mitigasi dan adaptasi perubahan iklim,               strategies, climate change mitigation and adaptation,
penguatan prinsip DEI di seluruh organisasi.                  and the strengthening of DEI principles throughout
                                                              the organization.



Mendengarkan Pemangku Kepentingan Kami
Listening to Our Stakeholders

Perseroan menyusun Peta Jalan Keberlanjutan                   The Company developed its Sustainability Roadmap
berdasarkan pemahaman yang cukup kuat terhadap                based on a well-established understanding of
perspektif pemangku kepentingan. Sejalan dengan               stakeholder perspectives. In line with the AA1000
prinsip AA1000 SES, Perseroan melaksanakan                    SES principles, the Company conducted structured
wawancara mendalam secara terstruktur dengan                  in-depth interviews with internal and external
pemangku kepentingan internal dan eksternal                   stakeholders to identify their needs, expectations, and
untuk mengidentifikasi kebutuhan, ekspektasi,                 key concerns regarding the Company’s performance.
serta perhatian utama terhadap kinerja Perseroan.             This input serves as the primary foundation for
Masukan tersebut menjadi landasan utama dalam                 formulating strategic directions and priorities in the
merumuskan arah strategis dan prioritas dalam Peta            Sustainability Roadmap.
Jalan Keberlanjutan.

Berdasarkan hasil keterlibatan tersebut, Perseroan            Based on the results of this engagement, the
mengidentifikasi isu-isu keberlanjutan yang material          Company identifies material sustainability issues
pada aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola. Setiap        across environmental, social, and governance
isu kemudian dianalisis menggunakan pendekatan                aspects. Each issue is then analyzed using a risk-
berbasis    risiko    dengan     mempertimbangkan             based approach, considering the likelihood of
kemungkinan terjadinya (likelihood) dan tingkat               occurrence and the severity of impact, and prioritized
dampaknya        (severity),  serta    diprioritaskan         based on urgency and feasibility of implementation.
berdasarkan tingkat urgensi dan kelayakan
implementasi.

Pendekatan ini memastikan bahwa Peta Jalan                    This approach ensures that the Company’s
Keberlanjutan. Perseroan bersifat relevan, terarah,           Sustainability Roadmap. is relevant, focused, and
dan mampu memberikan dampak yang optimal.                     capable of delivering optimal impact.


 28                                                            Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Ancara Logistics Indonesia Tbk
Page 29
  Tata Kelola          Ekonomi              SDM                  K3         Lingkungan Hidup        Indeks        Tanggapan
    Governance           Ecomonic            HRD                 OHS            Environment          Index          Feedback




Strategi Keberlanjutan
Sustainability Strategy (POJK51-A.1)

Sebagai implementasi dari Peta Jalan Keberlanjutan,                    As part of implementing its Sustainability Roadmap,
Perseroan menerapkan strategi yang terintegrasi                        the Company has adopted a strategy that is integrated
dengan model bisnis dan kerangka manajemen                             with its business model and risk management
risiko. Strategi ini difokuskan pada penguatan                         framework. This strategy focuses on strengthening
kinerja operasional, pengelolaan risiko lingkungan                     operational performance, managing environmental
dan sosial, serta peningkatan tata kelola yang                         and social risks, and enhancing governance to adapt
adaptif terhadap dinamika regulasi dan ekspektasi                      to regulatory changes and stakeholder expectations.
pemangku kepentingan.




Secara keseluruhan, strategi keberlanjutan Perseroan                   Overall, the Company’s sustainability strategy is
dirancang secara bertahap dan adaptif, dengan                          designed to be phased and adaptive, taking into
mempertimbangkan keseimbangan antara objektif                          account a balance between sustainability objective,
keberlanjutan, kesiapan operasional, serta kelayakan                   operational readiness, and economic viability, thereby
ekonomi, sehingga mampu mendukung transformasi                         supporting the transition toward more sustainable
menuju praktik bisnis yang lebih berkelanjutan dan                     and competitive business practices.
berdaya saing.




PT Ancara Logistics Indonesia Tbk | Sustainability Report 2025                                                           29
Page 30
                 Ikhtisar        TPB           Sambutan              Tentang Laporan              Sekilas Bisnis
                  Highlights     SDG’s           Foreword                About Report              Business at Glance




02
TENTANG LAPORAN
KEBERLANJUTAN 2025
About the Sustainability Report 2025

PT Ancara Logistics Indonesia Tbk menerbitkan Laporan Keberlanjutan
edisi ketiga ini sebagai wujud penguatan tata kelola dalam mengelola
dampak dan risiko keberlanjutan secara terstruktur. Laporan
Keberlanjutan ini menjadi instrumen akuntabilitas Perusahaan kepada
pemangku kepentingan atas penerapan prinsip keberlanjutan dalam
operasional, pengambilan keputusan, dan pengawasan kinerja.
Penyusunan Laporan Keberlanjutan mengacu pada POJK No.51/2017
serta Standar GRI 2021, sehingga memastikan bahwa pengungkapan
dilakukan secara sistematis, dapat ditelusuri, dan selaras dengan standar
pelaporan yang berlaku di tingkat nasional maupun internasional.
PT Ancara Logistics Indonesia Tbk has published a Sustainability Report as a manifestation of
its commitment to strengthening governance in managing sustainability impacts and risks in a
structured manner. This Sustainability Report serves as an instrument of accountability to the
Company’s stakeholders regarding the implementation of sustainability principles in operations,
decision-making, and performance oversight. The preparation of this Sustainability Report refers
to POJK No. 51/2017 and the GRI 2021 Standards, thereby ensuring that disclosures are presented
systematically, traceable, and aligned with applicable national and international reporting
standards.



 30                                                         Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Ancara Logistics Indonesia Tbk
Page 31
  Tata Kelola          Ekonomi              SDM                  K3    Lingkungan Hidup   Indeks   Tanggapan
    Governance           Ecomonic            HRD                 OHS       Environment     Index    Feedback




PT Ancara Logistics Indonesia Tbk | Sustainability Report 2025                                           31
Page 32
                 Ikhtisar        TPB           Sambutan               Tentang Laporan              Sekilas Bisnis
                  Highlights     SDG’s           Foreword                 About Report              Business at Glance




Tentang Laporan Keberlanjutan
About the Sustainability Report (2-2) (2-3)
Sebagai publikasi keberlanjutan ketiga, Laporan             As the Company’s third sustainability publication,
Keberlanjutan disusun untuk menyampaikan kepada             the Sustainability Report has been prepared to
para pemangku kepentingan capaian Perseroan                 communicate to stakeholders the Company’s
dalam mengelola dampak kegiatan operasional pada            achievements in managing the impacts of its
aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan, termasuk             operational activities across economic, social, and
penghormatan terhadap HAM. Cakupan Laporan                  environmental aspects, including respect for Human
Keberlanjutan ini diselaraskan dengan periode               Rights. The scope of this Sustainability Report is
pelaporan keuangan tahun 2025, yaitu sejak 1                aligned with the 2025 financial reporting period,
Januari hingga 31 Desember 2025 Penyusunan dan              covering the period from 1 January to 31 December
penerbitan Laporan Keberlanjutan ini dilaksanakan           2025. The preparation and publication of this
secara rutin setiap tahun sebagai bentuk kepatuhan          Sustainability Report are carried out annually as a
Perseroan terhadap POJK No. 51/2017 yang                    form of the Company’s compliance with POJK No.
mengatur kewajiban perusahaan terbuka dalam                 51/2017, which governs the obligations of public
menyampaikan Laporan Keberlanjutan. (2-3)                   companies to publish Sustainability Reports.

Informasi kinerja yang disajikan dalam Laporan              The performance information presented in the 2025
Keberlanjutan mencerminkan konsolidasi aspek                Sustainability Report reflects the consolidation
ekonomi, sosial, dan lingkungan antara Perseroan            of economic, social, and environmental aspects
dan Entitas Anak. Untuk mendukung kemudahan                 between the Company and its Subsidiaries. To
pemahaman pembaca, Laporan Keberlanjutan ini                facilitate readers’ understanding, this Sustainability
menggunakan sebutan “ALII”, “Perseroan”, dan                Report uses the terms “ALII”, “Company”, and “we”
“kami” sebagai representasi dari PT Ancara Logistics        interchangeably to refer to PT Ancara Logistics
Indonesia Tbk. (2-2)                                        Indonesia Tbk.




Standar Pelaporan
Reporting Standards
Penyusunan Laporan Keberlanjutan ini mengacu                The preparation of this Sustainability Report
pada penerapan prinsip wajib dan prinsip sukarela.          refers to the application of both mandatory and
Dalam memenuhi ketentuan wajib, Perseroan                   voluntary principles. In complying with mandatory
berpedoman pada POJK No. 51/2017 serta                      requirements, the Company adheres to POJK No.
Surat Edaran OJK Republik Indonesia Nomor 16/               51/2017 and the Circular Letter of the OJK No. 16/
SEOJK.04/2021 mengenai Bentuk dan Isi Laporan               SEOJK.04/2021 concerning the Form and Content
Tahunan Emiten atau Perusahaan Publik, khususnya            of Annual Reports of Issuers or Public Companies,
pada Pedoman Teknis Penyusunan Laporan                      particularly the Technical Guidelines for the
Keberlanjutan. Sementara itu, untuk memperkaya              Preparation of Sustainability Reports. Meanwhile,
kualitas pelaporan secara sukarela, Perseroan               to enrich the quality of disclosures on voluntary
mengadopsi pendekatan Standar GRI 2021: with                reporting, the Company adopts the GRI Standards
reference.                                                  2021: with reference approach.




 32                                                          Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Ancara Logistics Indonesia Tbk
Page 33
  Tata Kelola          Ekonomi              SDM                  K3             Lingkungan Hidup         Indeks        Tanggapan
    Governance           Ecomonic            HRD                 OHS                Environment           Index         Feedback




Memastikan Kredibilitas Pelaporan
Ensuring Reporting Credibility (2-5) (POJK51-G.1)
Laporan Keberlanjutan 2025 belum mendapatkan                               The 2025 Sustainability Report has not yet been
penjaminan atau verifikasi dari pihak eksternal.                           subject to external assurance or verification.
Namun demikian, Perseroan cukup percaya                                    Nevertheless, the Company has a sufficient
keandalan informasi melalui mekanisme verifikasi                           condifences in the reliability of the information
internal yang melibatkan unit kerja terkait dan                            presented through internal verification mechanisms
pemantauan oleh Direksi selaku pihak yang memiliki                         involving relevant business units and oversight by the
tanggung jawab tertinggi dalam tata kelola dan                             Board of Directors, as the party bearing the highest
penyusunan Laporan Keberlanjutan.                                          responsibility for governance and the preparation of
                                                                           the Sustainability Report.


Penentuan Struktur dan Isi Laporan
Determination of Report Structure and Content
Struktur Laporan Keberlanjutan mengikuti struktur                          The structure of the Sustainability Report follows the
berdasarkan regulasi POJK No.51/2017 sebagaimana                           framework stipulated under POJK No.51/2017, as
disampaikan berikut ini:                                                   outlined below:


Penjelasan Strategi Keberlanjutan                                      1    Explanation of Sustainability Strategies

Ikhtisar Aspek Keberlanjutan                                           2    Sustainability Highlights

Profil Singkat Emiten                                                  3    Company Profile

Penjelasan Direksi                                                     4    Board of Directors’ Statement

Tata Kelola Keberlanjutan                                              5    Sustainability Governance

Kinerja Keberlanjutan                                                       Sustainability Performance
a. Ekonomi                                                                  a. Economy
b. Lingkungan                                                          6    b. Environment
c. Manajemen SDM                                                            c. HR Management
d. K3                                                                       d. OHS
e. Masyarakat                                                               e. Community

Lembar Umpan balik                                                     7    Feedback Form


                                                                       8    Disclosure Index in accordance with POJK No.
Daftar Pengungkapan sesuai POJK No. 51/2017.
                                                                            51/2017.



Pernyataan Ulang
Restatement (2-4)
Perbaikan pendekatan perhitungan mendorong                                 Improvements in the calculation approach have
Perseroan untuk melakukan pernyataan kembali atas                          led the Company to restate certain data, including
beberapa data, termasuk aspek konsumsi energi,                             aspects of energy consumption, energy efficiency,
efisiensi energi, dan emisi GRK. Di samping itu,                           and GHG. In addition, the Company has adjusted the
Perseroan menyesuaikan penyajian informasi pada                            presentation of information on environmental, social,
aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola agar sejalan                     and governance aspects to align with the ASEAN
dengan kerangka ASEAN Exchanges Common ESG                                 Exchanges Common ESG Metrics framework.
Metrics.


PT Ancara Logistics Indonesia Tbk | Sustainability Report 2025                                                               33
Page 34
                  Ikhtisar           TPB              Sambutan               Tentang Laporan              Sekilas Bisnis
                   Highlights        SDG’s              Foreword                 About Report              Business at Glance




Proses Penentuan Topik Material
Material Topic Determination Process (3-1)
Penetapan topik material beserta batasannya                        The determination of material topics and their
dilakukan dengan memperhatikan isu-isu yang                        boundaries is carried out by taking into account
memiliki tingkat kepentingan tinggi bagi Perseroan                 issues that are of high importance to the Company
maupun para pemangku kepentingan. Berdasarkan                      and its stakeholders. Based on these considerations,
pertimbangan tersebut, Perseroan merancang                         the Company establishes the Sustainability Report
penentuan konten Laporan Keberlanjutan melalui                     content through the application of the following 4
penerapan 4 tahapan utama berikut ini:                             main stages below:


        Identifikasi
        Identification

       Identifikasi topik material dalam Laporan Keberlanjutan dilakukan melalui 2 mekanisme yang saling melengkapi.
       Perseroan mengumpulkan masukan-masukan dari pemangku kepentingan yang meliputi pelanggan, pemerintah
       daerah, karyawan, komunitas sekitar operasional, dan mitra usaha melalui survei yang menilai tingkat kepentingan
       setiap topik material. Di sisi lain, Perseroan juga mengkaji isu dan pengaduan dari pemangku kepentingan sebagai
       sumber informasi tambahan. Hasil dari kedua mekanisme tersebut memberikan dasar untuk menilai besaran
       dampak Perseroan, baik yang telah terjadi maupun yang berpotensi terjadi, terhadap ekonomi, lingkungan, dan
       masyarakat, termasuk dampak terkait HAM.
       The identification of material topics in Sustainability Report is conducted through 2 complementary mechanisms.
       The Company gathers input from stakeholders including customers, local governments, employees, surrounding
       communities, and business partners through surveys assessing the level of importance of each material topic.
       In addition, the Company reviews stakeholder issues and grievances as an additional source of information. The
       mechanisms provide a basis for assessing the magnitude of the Company’s impacts, both actual and potential, on
       the economy, environment, and society, including impacts related to Human Rights.


        Prioritas
        Prioritization
       Berdasarkan hasil identifikasi, Perseroan selanjutnya mengklasifikasikan dan menetapkan topik-topik terpilih
       dengan mempertimbangkan tingkat prioritas serta besaran dampak positif dan negatifnya. Proses ini dilakukan
       melalui pengolahan data kuantitatif dan kualitatif yang didukung oleh keterlibatan serta konsultasi dengan
       berbagai pemangku kepentingan.
       Based on the identification results, the Company classifies and determines selected topics by considering their
       level of priority, as well as the magnitude of their positive and negative impacts. This process is carried out through
       the analysis of both quantitative and qualitative data analysis, supported by stakeholder engagement and
       consultation.

        Validasi
        Validation

       Selanjutnya, Perseroan memverifikasi data dan informasi yang telah dikumpulkan sekaligus menilai kelengkapan
       bukti pendukung guna memastikan kualitas dan keandalan pelaporan.
       Subsequently, the Company verifies the data and information collected, while assessing the completeness of
       supporting evidence to ensure the quality and reliability of the reporting.


        Kajian
        Review

       Pada tahapan akhir, Perseroan melaksanakan reviu internal guna memastikan kesesuaian substansi Laporan
       Keberlanjutan dengan kebutuhan dan kepentingan para pemangku kepentingan. Proses ini sekaligus digunakan
       untuk mengumpulkan saran dan masukan yang selanjutnya ditindaklanjuti oleh PIC terkait di lingkungan Perseroan.
       In the final stage, the Company conducts an internal review to ensure that the substance of the Sustainability
       Report aligns with the needs and interests of stakeholders. This process also serves to gather feedback and
       recommendations, which are then followed up by the relevant PIC within the Company.


 34                                                                 Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Ancara Logistics Indonesia Tbk
Page 35
  Tata Kelola               Ekonomi          SDM                 K3         Lingkungan Hidup         Indeks                Tanggapan
     Governance             Ecomonic          HRD                OHS            Environment             Index               Feedback




Secara menyeluruh, tahapan penetapan konten                            Overall, the process of determining the content of the
Laporan Keberlanjutan Perseroan dirangkum dalam                        Company’s Sustainability Report are summarized in
alur proses sebagai berikut:                                           the following process flow:


      Konteks Keberlanjutan                  Materialitas                    Kelengkapan                  Pelibatan Pemangku
      Sustainability Context                 Materiality                     Completeness                     Kepentingan
                                                                                                        Stakeholder Engagement

 1                                     2                               3                            4




            Identifikasi                       Prioritas                        Validasi                           Kajian
           Identification                    Prioritization                    Validation                          Review




Daftar Topik Material dan Batasan Laporan
List of Material Topics and Reporting Boundaries (3-2)
Topik material yang telah ditentukan di bawah ini                      These material topics identified below have a
memiliki dampak signifikan terhadap keberlanjutan                      significant impact on the sustainability of the
bisnis Perseroan serta para pemangku kepentingan.                      Company’s business, as well as its stakeholders.
Materialitas dalam konteks keberlanjutan mengacu                       Materiality in the context of sustainability refers to
pada aspek-aspek yang dapat memengaruhi kinerja                        aspects that may influence the Company’s economic,
ekonomi, sosial, dan lingkungan Perseroan, baik dari                   social, and environmental performance, both in terms
segi risiko maupun peluang. Berikut topik material                     of risks and opportunities. The following are the
pada Laporan Keberlanjutan:                                            material topics presented in the Sustainability Report:



                                                                                                                     Batasan
     Topik Material                    Dampak terhadap Lingkungan, Manusia, dan Ekonomi                             Bounderies
     Material Topics                     Impact on the Environment, People, and Economy
                                                                                                                Internal    External
                             Kegiatan usaha Perseroan dijalankan dalam lingkungan kerja yang
                             mengandung tingkat risiko yang cukup tinggi terhadap keselamatan
                             dan kesehatan pekerja, termasuk potensi terjadinya kecelakaan kerja
                             dan penyakit akibat kerja. Apabila tidak dikelola melalui sistem K3 yang
                             memadai, risiko tersebut berpotensi meningkatkan insiden cedera maupun
                             fatalitas, yang selanjutnya dapat menurunkan produktivitas, meningkatkan
K3                           biaya operasional, serta mengganggu keberlangsungan rantai pasok.
OHS                          The Company’s business activities are conducted in a work environment
                                                                                                                  ✓
                             that poses significant risks to worker safety and health, including the
                             potential for occupational accidents and illnesses. If not managed through
                             an adequate OHS system, these risks may increase the incidence of injuries
                             and fatalities, which in turn could reduce productivity, increase operating
                             costs, and disrupt supply chain continuity.

                             Operasional Perseroan berkontribusi terhadap penciptaan nilai ekonomi di
                             tingkat lokal melalui pemanfaatan pemasok setempat serta penyerapan
                             tenaga kerja yang mendorong efek berganda bagi perekonomian daerah.
                             Di sisi lain, tanpa pengelolaan yang tepat, penerapan praktik usaha yang
                             belum sepenuhnya inklusif berpotensi membatasi manfaat ekonomi bagi
Kinerja Ekonomi              masyarakat sekitar dan memperlebar kesenjangan ekonomi.
Economic                     The Company’s operations contribute to the creation of economic value                ✓
Performance                  at the local level through the utilization of local suppliers and workforce
                             absorption, generating multiplier effects for the regional economy.
                             Conversely, without proper management, business practices that are
                             not yet fully inclusive may limit the economic benefits for surrounding
                             communities and potentially widen economic disparities.



PT Ancara Logistics Indonesia Tbk | Sustainability Report 2025                                                                   35
Page 36
                      Ikhtisar            TPB             Sambutan              Tentang Laporan              Sekilas Bisnis
                      Highlights          SDG’s             Foreword                About Report              Business at Glance




                                                                                                                     Batasan
  Topik Material                    Dampak terhadap Lingkungan, Manusia, dan Ekonomi                                Bounderies
  Material Topics                     Impact on the Environment, People, and Economy
                                                                                                              Internal         External

                           Perseroan berkomitmen untuk menyediakan lingkungan kerja yang
                           adil dan kondusif bagi seluruh karyawan serta mitra kerja. Komitmen
                           tersebut diwujudkan melalui penerapan sistem remunerasi, pengaturan
                           cuti, ketentuan jam kerja, dan mekanisme lembur yang telah diselaraskan
Kepegawaian                dengan peraturan perundang-undangan di bidang ketenagakerjaan.
Employment                 The Company is committed to providing a fair and conducive working
                                                                                                                  ✓
                           environment for all employees and business partners. This commitment is
                           demonstrated through the implementation of remuneration systems, leave
                           arrangements, working hour policies, and overtime mechanisms that are
                           aligned with applicable labor laws and regulations.

                           Penyelenggaraan program pelatihan dan pengembangan kompetensi
                           karyawan berperan dalam meningkatkan produktivitas serta kinerja
                           Perseroan. Dalam pelaksanaannya, Perseroan menjunjung prinsip non-
Pelatihan dan              diskriminasi dan memastikan akses kesempatan yang setara bagi seluruh
Pendidikan                 karyawan.
Training and               The implementation of employee training and competency development
                                                                                                                  ✓
Education                  programs play an important role in enhancing productivity and the
                           Company’s overall performance. In its execution, the Company upholds
                           the principle of non-discrimination and ensures equal opportunities for all
                           employees.

                           Perseroan menempatkan keberagaman sebagai bagian dari strategi
                           pengelolaan organisasi untuk menghasilkan solusi yang adaptif dan
                           berkelanjutan. Penerapan prinsip kesetaraan peluang diwujudkan melalui
Keanekaragaman             proses rekrutmen yang inklusif serta pemberian akses pengembangan
dan Kesempatan             yang setara, baik pada tingkat karyawan maupun struktur tata kelola.
Setara                     The Company places diversity as an integral part of its organizational                 ✓
Diversity and Equal        management strategy to foster adaptive and sustainable solutions. The
Opportunity                implementation of equal opportunity principles is reflected through
                           an inclusive recruitment process and the provision of equal access to
                           development opportunities, both at the employee level and within the
                           governance structure.


                           Dalam menjalankan kegiatan jasanya, Perseroan menghasilkan limbah
                           padat, limbah cair, serta limbah B3 yang memerlukan pengelolaan
                           terkontrol. Ketidaktepatan dalam pengelolaan limbah berpotensi
                           menimbulkan dampak lingkungan dan kesehatan masyarakat, sekaligus
                           meningkatkan sanksi hukum bagi Perseroan. Untuk memitigasi risiko
                           tersebut, Perseroan menerapkan pengelolaan limbah yang mengacu pada
                           baku mutu dan ketentuan peraturan perundang-undangan sesuai dengan
Limbah
Waste
                           karakteristik masing-masing jenis limbah.                                              ✓
                           In carrying out its service activities, the Company generates solid waste,
                           liquid waste, and hazardous and B3 waste, which require controlled
                           management. Improper waste management may lead to environmental and
                           public health impacts, as well as increased legal sanctions for the Company.
                           To mitigate these risks, the Company implements waste management
                           practices in accordance with applicable quality standards and regulatory
                           requirements, based on the characteristics of each type of waste.




                           Aktivitas di sektor logistik memiliki keterkaitan langsung dengan
                           pembentukan emisi GRK yang memicu perubahan iklim. Emisi karbon yang
                           dihasilkan dari fasilitas operasional Perseroan berpotensi menurunkan
                           kualitas udara serta memperkuat dampak pemanasan global. Untuk
                           merespons risiko tersebut, Perseroan mengimplementasikan pengelolaan
Emisi                      emisi yang difokuskan pada peningkatan efisiensi energi.
Emissions                  Activities in the logistics sector are directly associated with the generation
                                                                                                                  ✓
                           of GHG that contribute to climate change. Carbon emissions produced
                           from the Company’s operational facilities have the potential to degrade air
                           quality and exacerbate the impacts of global warming. In response to these
                           risks, the Company implements emissions management initiatives focused
                           on improving energy efficiency.




36                                                                     Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Ancara Logistics Indonesia Tbk
Page 37
  Tata Kelola          Ekonomi              SDM                  K3      Lingkungan Hidup           Indeks               Tanggapan
    Governance           Ecomonic            HRD                 OHS          Environment             Index               Feedback




                                                                                                                   Batasan
   Topik Material                   Dampak terhadap Lingkungan, Manusia, dan Ekonomi                              Bounderies
   Material Topics                    Impact on the Environment, People, and Economy
                                                                                                              Internal    External
                          Perseroan memandang perlindungan HAM sebagai faktor kunci dalam
                          menjaga stabilitas sosial dan kepatuhan hukum. Ketidakhadiran kebijakan
                          yang menjamin hak karyawan dan mencegah diskriminasi dapat memicu
                          ketimpangan, konflik internal, serta risiko hukum. Sebaliknya, penerapan
                          prinsip non-diskriminasi secara terstruktur berkontribusi pada lingkungan
                          kerja yang sehat dan aman, meningkatkan keterlibatan karyawan, serta
Non-diskriminasi          memperkuat reputasi Perseroan.
Non-discrimination        The Company views the protection of Human Rights as a key factor in
                                                                                                                ✓
                          maintaining social stability and legal compliance. The absence of policies
                          that safeguard employee rights and prevent discrimination may lead to
                          inequality, internal conflict, and legal risks. Conversely, the structured
                          implementation of non-discrimination principles contributes to a healthy
                          and safe work environment, enhances employee engagement, and
                          strengthens the Company’s reputation.
                          Perseroan mengidentifikasi pengelolaan penggunaan dan pembuangan
                          air sebagai aspek penting untuk mencegah penurunan kualitas dan
                          ketersediaan sumber daya air bagi komunitas lokal serta sektor lain yang
Air dan Efluen
Water and Effluents
                          bergantung pada sumber daya tersebut.                                                 ✓
                          The Company identifies water use and discharge as critical aspects
                          in preventing deterioration of water quality and availability for local
                          communities and other sectors that depend on these resources.
                          Perseroan memprioritaskan pengurangan ketergantungan pada energi
                          tak terbarukan sebagai bagian dari pengelolaan dampak lingkungan.
                          Pemantauan konsumsi dan intensitas energi dilakukan secara konsisten
                          guna mengendalikan kontribusi emisi karbon yang dihasilkan dari aktivitas
Energi                    operasional.
Energy                    The company prioritizes reducing its reliance on non-renewable energy
                                                                                                                ✓
                          as part of its environmental impact management. Monitoring of energy
                          consumption and intensity are monitored consistently to control Company’s
                          contribution to the carbon emissions generated from its operational
                          activities.

                          Perseroan menempatkan aspek keamanan layanan sebagai prioritas dalam
                          menjaga mutu layanan secara keseluruhan. Komitmen tersebut diwujudkan
                          melalui penerapan pengujian kualitas yang ketat, pemenuhan sertifikasi
                          dari otoritas berwenang, serta pemantauan berkala dan berkelanjutan
Keselamatan
                          terhadap setiap keluhan maupun insiden yang berpotensi terjadi.
Pelanggan
                          The Company places service safety as a priority in maintaining overall service
                                                                                                                             ✓
Customer Safety
                          quality. This commitment is demonstrated through the implementation of
                          rigorous quality testing, compliance with certifications from the relevant
                          authorities, and continuous monitoring and periodic evaluation of any
                          complaints or potential incidents that may occur.

                          Perseroan mengidentifikasi potensi risiko terhadap keanekaragaman
                          hayati yang dapat timbul dari aktivitas operasional, termasuk pencemaran
                          air laut dan pencemaran udara yang berdampak pada ekosistem serta
                          kesehatan masyarakat sekitar. Untuk mengendalikan risiko tersebut,
Keanekaragaman            Perseroan menerapkan pemantauan berkelanjutan dan melakukan
Hayati                    identifikasi dampak lingkungan pada setiap tahapan operasional.                                    ✓
Biodiversity              The Company identifies potential risks to biodiversity that may arise from
                          its operational activities, including marine water pollution and air pollution
                          that can impact ecosystems and the health of surrounding communities. To
                          manage these risks, the Company implements continuous monitoring and
                          identifies environmental impacts at every stage of its operations.



                          Perseroan berupaya mendorong praktik pekerjaan yang adil dan layak
                          sekaligus meningkatkan kesejahteraan ekonomi karyawan dan masyarakat
                          sekitar. Upaya tersebut diwujudkan melalui perekrutan tenaga kerja yang
                          berasal dari masyarakat setempat, pemberian upah dan tunjangan yang
                          kompetitif di sektor sejenis, serta kepatuhan terhadap ketentuan upah
Keberadaan Pasar
Market Presence
                          minimum yang berlaku.                                                                 ✓            ✓
                          The Company strives to promote fair and decent work practices while
                          enhancing the economic well-being of its employees and surrounding
                          communities. These efforts are realized through the recruitment of local
                          workforce, the provision of competitive wages and benefits within the
                          industry, and full compliance with applicable minimum wage regulations.




PT Ancara Logistics Indonesia Tbk | Sustainability Report 2025                                                                 37
Page 38
                    Ikhtisar           TPB             Sambutan              Tentang Laporan              Sekilas Bisnis
                    Highlights         SDG’s             Foreword                About Report              Business at Glance




                                                                                                                  Batasan
  Topik Material                  Dampak terhadap Lingkungan, Manusia, dan Ekonomi                               Bounderies
  Material Topics                   Impact on the Environment, People, and Economy
                                                                                                           Internal         External


                         Perseroan menjadikan pemanfaatan pemasok lokal sebagai bagian
                         dari strategi untuk memperkuat perekonomian setempat sekaligus
                         meningkatkan ketahanan rantai pasok. Pendekatan ini mendukung
                         keberlanjutan pasokan, mendorong stabilitas ekonomi lokal, serta menjaga
Praktik Pengadaan
                         hubungan yang konstruktif dengan masyarakat sekitar.                                  ✓
Procurement
                         The Company positions the utilization of local supplier as part of its
Practices
                         strategy to strengthen the local economy while enhancing supply chain
                         resilience. This approach supports the sustainability of supply, promotes
                         local economic stability, and maintains constructive relationships with
                         surrounding communities.


                         Perseroan mengelola dampak sosial dari keberadaan operasional di
                         tengah masyarakat lokal untuk mencegah potensi resistensi sosial yang
                         dapat berkembang menjadi konflik dan mengganggu kegiatan operasional.
                         Pendekatan ini diwujudkan melalui pelibatan aktif masyarakat dan
                         komunitas lokal dalam program TJSL, penyediaan mekanisme pengaduan
                         dan proses remediasi, serta partisipasi Perseroan dalam kegiatan yang
Masyarakat Lokal         diselenggarakan oleh masyarakat setempat.
Local Communities        The Company manages the social impacts raising from its operations
                                                                                                                                ✓
                         within local communities to prevent potential social resistance that could
                         escalate into conflict and disrupt operational activities. This approach is
                         implemented through the active engagement with local communities in
                         TJSL programs, the provision of grievance mechanism and remediation
                         processes, and the Company’s participation in activities organized by local
                         communities.


                         Sebagai pelaku usaha di sektor logistik, Perseroan mengidentifikasi
                         perannya dalam mendukung masa depan yang berkelanjutan melalui
                         pengendalian penggunaan sumber daya tak terbarukan dan peningkatan
                         pemanfaatan bahan daur ulang dalam kegiatan operasional dan di
Material
Material
                         lingkungan Perseroan.                                                                 ✓
                         As a business operator in the logistics sector, the Company recognizes its
                         role in supporting a sustainable future through the control of non-renewable
                         resource use and increased utilization recycled materials in its operations
                         and within the Company’s environment.



                         Sebagai bagian dari strategi penciptaan nilai bersama, Perseroan
                         memberikan kontribusi dukungan layanan yang mencakup konektivitas
                         transportasi, penyediaan layanan kesehatan, serta program kesejahteraan,
                         yang dirancang untuk memberikan dampak ekonomi langsung bagi
Dampak Ekonomi
                         masyarakat di sekitar wilayah operasional dan pemangku kepentingan
Tidak Langsung
Indirect Economic
                         lainnya.                                                                                               ✓
                         As part of its shared value creation strategy, the Company contributes
Impacts
                         through service initiatives that include transportation connectivity, the
                         provision of healthcare services, and welfare programs, all designed
                         to generate direct economic benefits for communities surrounding its
                         operational areas and other stakeholders.




                         Sebagai bagian dari komitmen terhadap praktik ketenagakerjaan yang
                         bertanggung jawab, Perseroan melakukan pengawasan atas unit bisnis
Tenaga Kerja Anak
                         dan mitra kerja untuk memastikan larangan pekerja anak, sekaligus
dan Tenaga Kerja
                         menjamin pengaturan jam kerja dilaksanakan sesuai dengan ketentuan
Paksa
Child Labor and
                         yang berlaku.                                                                         ✓
                         As part of its commitment to responsible labor practices, the Company
Forced Labor/
                         conducts oversight of its business units and business partners to ensure
Modern Slavery
                         the prohibition of child labor, while also ensuring that working hours are
                         implemented in accordance with applicable regulations.




38                                                                  Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Ancara Logistics Indonesia Tbk
Page 39
  Tata Kelola          Ekonomi              SDM                  K3         Lingkungan Hidup           Indeks      Tanggapan
    Governance           Ecomonic            HRD                 OHS            Environment             Index        Feedback




Perseroan menyediakan saluran komunikasi bagi                          The Company provides communication channels for
masyarakat untuk menyampaikan masukan maupun                           the public to submit input and feedback related to
umpan balik yang berkaitan dengan kegiatan                             its operational activities. Such submissions may be
operasional. Penyampaian tersebut dapat dilakukan                      made in through written correspondence or email,
melalui surat tertulis atau surat elektronik yang                      addressed to:
ditujukan kepada: (2–3)




                                             Alamat                                                  Kontak
                                             Address                                                 Contact

                                    PT Ancara Logistics Indonesia Tbk
                                                                                              Phone. +62 21 2991 2091
                                    Bakrie Tower Lantai 39
                                                                                              corsec@ancaralogistics.com
                                    Kompleks Rasuna Epicentrum
                                                                                              www.ancaralogistics.co.id
                                    Jl. H.R. Rasuna Said, Kuningan Jakarta
                                    Selatan, 12940




PT Ancara Logistics Indonesia Tbk | Sustainability Report 2025                                                             39
Page 40
                  Ikhtisar        TPB           Sambutan              Tentang Laporan              Sekilas Bisnis
                  Highlights      SDG’s           Foreword                About Report              Business at Glance




03
SEKILAS BISNIS KAMI
Our Business at Glance


PT Ancara Logistics Indonesia Tbk bergerak di bidang logistik batubara
yang mencakup pengangkutan laut, transshipment, dan pengelolaan
ISP. Didirikan pada Juli 2019 dan tercatat di BEI sejak 7 Februari
2024, Perseroan terus memperkuat kapabilitas operasional dan tata
kelola sebagai perusahaan terbuka. Bersama Entitas Anak, Perseroan
mengelola sistem logistik terintegrasi yang menghubungkan proses
pengiriman batubara dari pelanggan utama hingga pengguna akhir,
guna memastikan efisiensi distribusi dan keandalan layanan secara
berkelanjutan. (2-1) (2-2) (POJK51-C.4)

PT Ancara Logistics Indonesia Tbk operates in the coal logistics sector, providing services that
include sea transportation, transshipment, and ISP management. Established in July 2019 and listed
on the IDX on February 7, 2024, the Company continues to strengthen its operational capabilities
and corporate governance as a publicly listed entity. Together with its Subsidiaries, the Company
manages an integrated logistics system that connects coal delivery from major customers to end
users, ensuring efficient distribution and consistent, reliable service.




 40                                                          Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Ancara Logistics Indonesia Tbk
Page 41
  Tata Kelola          Ekonomi              SDM                  K3    Lingkungan Hidup   Indeks   Tanggapan
    Governance           Ecomonic            HRD                 OHS       Environment     Index    Feedback




PT Ancara Logistics Indonesia Tbk | Sustainability Report 2025                                           41
Page 42
                   Ikhtisar         TPB            Sambutan               Tentang Laporan              Sekilas Bisnis
                   Highlights       SDG’s            Foreword                 About Report              Business at Glance




Perseroan didirikan pada tahun 2019 dan pada tahun              The Company was established in 2019 and, in the
yang sama mengakuisisi 70% saham ACT (dahulu                    same year, acquired a 70% ownership stake in ACT
bernama MCT) sebagai bagian dari penguatan                      (formerly known as MCT) as part of its strategy to
infrastruktur logistik batubara. ACT, yang berlokasi di         strengthen coal logistics infrastructure. ACT, located
Desa Embalut, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur,              in Desa Embalut, Kutai Kartanegara, Kalimantan
mengelola fasilitas ISP yang berfungsi sebagai                  Timur, operates an ISP facility that serves as a
titik perpindahan, pengelolaan, dan penumpukan                  transfer, handling, and stockpiling for the main
batubara milik pelanggan utama dari tongkang                    customers’ coal from 180 feet barges to 300 feet
sungai 180 feet ke tongkang laut 300 feet baik secara           barges either directly or through interim stockpiling
langsung maupun melalui proses penumpukan di                    at stockpile.
stockpile.

Dalam pengembangan usahanya, Perseroan menjalin                 In its business development, the Company has
kontrak pengangkutan jangka panjang dengan 2                    entered into long-term coal transportation contracts
pelanggan utama Perseroan, yang diperkuat melalui               with its 2 key customers, further reinforced through
kontrak LoM. Perseroan juga menambah kapasitas                  LoM contracts. To support increased operational
operasional melalui pembelian FTU berkapasitas                  capacity, the Company also invested in a FTU with a
20.000 MT PWWD.                                                 loading capacity of 20,000 MT PWWD.

Pada tahun 2024, Perseroan mencatatkan                          In 2024, the Company listed its shares on the IDX
sahamnya di BEI dengan kode ALII serta melakukan                under the ticker code of ALII and undertook financial
restrukturisasi keuangan. Di tahun yang sama,                   restructuring initiatives. In the same year, the
Perseroan melakukan peningkatan modal di ACT,                   Company increased its capital investment in ACT,
sehingga kepemilikan saham Perseroan meningkat                  resulting in its shareholding rising to 78.12%. By the
menjadi 78,12%. Hingga akhir 2025, Perseroan                    end of 2024, the Company operated 49 units of 180
mengoperasikan 49 unit tongkang 180 feet, 49 unit               feet barges, 49 units of tugboats, and 2 units of assist
kapal tunda, dan 2 unit assist tug.                             tugs.

Memasuki tahun 2025, Perseroan melakukan strategi               Entering 2025, the Company pursued an expansion
ekspansi dengan melakukan pengambilalihan                       strategy through the acquisition of a 100% (-1
(akuisisi) saham ATS sebanyak 100% (-1 saham)                   share)shares in ATS to broaden and strengthen
untuk memperluas dan memperkuat kapasitas                       its operational service capacity in the field of coal
layanan operasionalnya dalam bidang pengangkutan                transportation and trading. In addition, by the end of
dan penjualan batubara. Selain itu, sampai                      the 2025, the Company’s fleet had further expanded
dengan akhir tahun 2025, armada Perseroan terus                 to 57 units of 180 feet barges, 57 units of tugboats,
bertambah hingga mencapai 57 unit tongkang 180                  and 2 units of assist tugs. In addition, ACT also
feet, 57 unit kapal tunda, dan 2 unit assist tug. Selain        provides coal loading services for the main customer
itu, ACT juga melayani jasa pemuatan batubara milik             onto barges owned by end-users.
pelanggan utama ke tongkang milik end-user.




 42                                                              Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Ancara Logistics Indonesia Tbk
Page 43
  Tata Kelola          Ekonomi              SDM                  K3    Lingkungan Hidup   Indeks   Tanggapan
    Governance           Ecomonic            HRD                 OHS       Environment     Index    Feedback




PT Ancara Logistics Indonesia Tbk | Sustainability Report 2025                                           43
Page 44
                  Ikhtisar            TPB           Sambutan              Tentang Laporan              Sekilas Bisnis
                  Highlights          SDG’s           Foreword                About Report              Business at Glance




Identitas Perseroan
Company Identity

NAMA USAHA
Company name                   PT Ancara Logistics Indonesia Tbk
(2-1)

BIDANG USAHA
                               Bidang jasa pengangkutan laut, transshipment, dan ISP.
Business Fields
                               Sea transportation, transshipment, and ISP.
(POJK51-C.4)

BENTUK LEGAL
                               Perusahaan Terbuka
Legal Form
                               Public Company
(2-1)

KODE SAHAM
                               ALII
Ticker Code


                               Bakrie Tower Lantai 39
                               Komplek Rasuna Epicentrum
KANTOR PUSAT                   Jl. H.R. Rasuna Said
Head Office                    Jakarta 12940, Indonesia
(2-1) (POJK51-C.2)             T +6221 2991 2091
                               Email: corsec@ancaralogistics.com
                               Website: www.ancaralogistics.co.id


                               Grand Tamansari, Cluster Ruko E2/9,
KANTOR CABANG
                               Jl. H. A. M. Rifaddin, Perumahan Loa Janan Ilir,
Branch Office
                               Samarinda, Kalimantan Timur, 75131, Indonesia

                               Akta Notaris Netty Maria Machdar, SH., No. 437, yang disahkan oleh Menteri Hukum dan
                               HAM Republik Indonesia dengan Surat Pengesahan Pendirian Badan Hukum Perseroan
                               Terbatas No. AHU-0037867.AH.01.01.Tahun 2019 tanggal 2 Agustus 2019, serta telah
DASAR HUKUM                    diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia No. 74, Tambahan No. 034727
PENDIRIAN                      Tahun 2020.
Legal Basis                    Notarial Deed of Netty Maria Machdar, SH., No. 437, which was ratified by the Minister of
(2-1)                          Law and Human Rights of the Republic of Indonesia with the Letter of Ratification of the
                               Establishment of a Limited Liability Company Legal Entity No. AHU-0037867.AH.01.01.
                               Year 2019 dated 2 August 2019, and has been announced in the State Gazette of the
                               Republic of Indonesia No. 74, Supplement No. 034727 of 2020.




 44                                                              Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Ancara Logistics Indonesia Tbk
Page 45
  Tata Kelola          Ekonomi              SDM                  K3         Lingkungan Hidup         Indeks     Tanggapan
    Governance           Ecomonic            HRD                 OHS            Environment           Index       Feedback




Entitas Anak Perseroan
Company’s Subsidiaries
                                                         ACT                                           ATS
NAMA PERSEROAN                      PT Ancara Coal Terminal                           PT Ancara Transshipment Services
Company name
(2-1)
BIDANG USAHA                        Jasa bongkar muat batubara                        Pengangkutan dan perdagangan
Business Fields                     Coal loading and unloading services               batubara
(POJK51-C.4)                                                                          Coal transportation and trading
ALAMAT                              Bakrie Tower Lantai 39                            Bakrie Tower Lantai 39
Address                             Komplek Rasuna Epicentrum                         Komplek Rasuna Epicentrum
(2-1) (POJK51-C.2)                  Jl. H.R. Rasuna Said                              Jl. H.R. Rasuna Said
                                    Jakarta 12940, Indonesia                          Jakarta 12940, Indonesia

WILAYAH OPERASIONAL                 Kabupaten Kutai Kertanegara,                      Belum beroperasi
Operational Area                    Provinsi Kalimantan Timur                         Not yet in operation
(POJK51-C.3)



Wilayah Operasional
Operational Area (POJK51-C.3)
Dermaga dan area stockpile PT ACT berada di                            The ACT jetty and stockpile area is located in Desa
Desa Embalut, Kecamatan Tenggarong Seberang,                           Embalut, Tenggarong Seberang, Kutai Kartanegara,
Kabupaten Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan                       Kalimantan Timur.
Timur.




                                                                                                       ACT




PT Ancara Logistics Indonesia Tbk | Sustainability Report 2025                                                          45
Page 46
                 Ikhtisar          TPB      Sambutan               Tentang Laporan              Sekilas Bisnis
                 Highlights        SDG’s      Foreword                 About Report              Business at Glance




Visi, Misi, dan Nilai-Nilai Perseroan
Vision, Mission, and Company’s Values
(2-12) (2-23) (2-24)(POJK51-C.1)


Direksi dengan persetujuan Dewan Komisaris               The Board of Directors, with the approval of the
telah mengkaji visi dan misi Perseroan dengan            Board of Commissioners, conducted review of the
mempertimbangkan perkembangan dan kondisi                Company’s vision and mission, taking into account
terkini Perseroan sebagai berikut: (2-12)                the developments and current conditions of the
                                                         Company as follows:




Visi
                               Menjadi penyedia layanan terdepan dari awal hingga akhir untuk
                               logistik dan jasa pertambangan yang mencakup transportasi,
                               transshipment, dan jasa lainnya mulai dari eksplorasi dan produksi
Vision                         hingga ke konsumen akhir, memberikan solusi yang aman,
                               efisien, andal kepada pelanggan, serta menjaga keberlanjutan
                               pertumbuhan nilai bagi pemegang saham.
                               To become a leading end-to-end mining logistics and services
                               encompasing transportation, transshipment, and other related
                               services from exploration and production to the end consumer,
                               providing safe, efficient, reliable solutions to our customers,
                               maintaining sustainable value growth for the shareholders.




                               Menyediakan jasa logistik dan solusi pertambangan yang unggul

Misi                           kepada pelanggan termasuk transportasi, transshipment, dan
                               jasa pertambangan, dengan tetap menjaga komitmen terhadap

Mission                        keselamatan, perlindungan lingkungan hidup, dan nilai bagi
                               seluruh pemangku kepentingan.
                               To provide superior logistics services and mining solutions including
                               transportation, transshipment, and mining services, while maintaining
                               a commitment to safety, environmental protection, and value to all
                               stakeholders.




 46                                                       Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Ancara Logistics Indonesia Tbk
Page 47
  Tata Kelola          Ekonomi              SDM                  K3    Lingkungan Hidup   Indeks      Tanggapan
    Governance           Ecomonic            HRD                 OHS       Environment     Index        Feedback




Nilai-Nilai Perseroan
Company’s Values
          Safety
          Keamanan

        Berkomitmen untuk menyediakan lingkungan kerja yang aman dan sehat bagi karyawan dan
        kontraktor Perseroan.
        Committed to providing a safe and healthy work environment for the Company’s employees and
        contractors.

          Efficiency
          Efisiensi

        Berusaha untuk mengangkut komoditas dan menyediakan layanan pertambangan lainnya
        seefisien mungkin, berbiaya rendah, dan dampak minimum terhadap lingkungan.
        Strive to transport commodities and provide other mining services as efficient as possible at low cost
        and minimum environmental impact.

          Reliability
          Keandalan

        Memenuhi kebutuhan pelanggan dan memenuhi komitmen Perseroan.
        Meeting customers’ need and fulfilling the Company’s commitments.

          Sustainability
          Keberlanjutan

        Berkomitmen untuk menjalankan bisnis secara berkelanjutan, dampak minimum terhadap
        lingkungan, dan mendukung pengembangan komunitas sekitar operasional Perseroan.
        Committed to conducting business sustainably, minimizing environmental impact, and supporting the
        development of the communities surrounding the Company’s operations.

          Integrity & Trust
          Integritas & Kepercayaan

        Menjalankan bisnis dengan cara yang adil dan jujur dan berkomitmen untuk selalu berperilaku
        etis dengan menerapkan standar Tata Kelola Perusahaan yang baik GCG.
        Conducted business in a fair and honest manner and committed upholding ethical behaviour by
        implementing GCG standards.

          Empowerment
          Pemberdayaan

        Mendorong karyawan untuk berusaha mencapai hasil terbaik.
        Encourage employees to strive to achieve the best possible results.




PT Ancara Logistics Indonesia Tbk | Sustainability Report 2025                                               47
Page 48
               Ikhtisar     TPB     Sambutan             Tentang Laporan              Sekilas Bisnis
               Highlights   SDG’s    Foreword                About Report              Business at Glance




Struktur Kepemilikan Saham
Shares Ownership Structure
(POJK51-C.3)




 48                                             Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Ancara Logistics Indonesia Tbk
Page 49
  Tata Kelola          Ekonomi              SDM                  K3    Lingkungan Hidup   Indeks   Tanggapan
    Governance           Ecomonic            HRD                 OHS       Environment     Index    Feedback




PT Ancara Logistics Indonesia Tbk | Sustainability Report 2025                                           49
Page 50
                      Ikhtisar         TPB                      Sambutan              Tentang Laporan                     Sekilas Bisnis
                      Highlights       SDG’s                     Foreword                 About Report                    Business at Glance




Komposisi Pemegang Saham
Shareholders Composition (2-1) (2-6) (POJK51-C.3)

                                       Jumlah Lembar
      Nama Pemegang Saham                                            Persentase
                                          Saham
        Shareholders Name                                            Percentage
                                      Number of shares

PT Graha Adika Niaga                   5.202.000.000                        32,87%

Solomed Capital Pte. Ltd.              4.998.000.000                        31,58%

Borneo Logistics Services Pte. Ltd.    1.744.000.000                        11,02%

Dewan Komisaris dan Direksi
Perseroan
The Board of Commissioners               364.963.050                         2,31%
and the Board of Directors of the
Company

Nalinkant Amratlal Rathod                352.621.500                         2,23%

Masyarakat
                                       3.164.215.450                        19,99%
Public

Total Modal Ditempatkan dan
Disetor Penuh
                                      15.825.800.000                100%
Total Authorized and Fully Paid-
in Capital



Perubahan Signifikan pada Organisasi
Significant Changes to Organization (2-6) (POJK51-C.6)
Di tahun 2025 tidak ada perubahan signifikan dalam                          In 2025, there are no significant changes in our
organisasi dan bisnis kami. (2-6) (POJK51-C.6)                              organization and business.


Skala Perseroan
Company Scale (2-6)(POJK51-C.3)
Jumlah Karyawan                                Jumlah Aset                                               Jumlah Liabilitas
Total Number of Employees                      Total Assets                                              Total Liability



128                                            Rp
                                                         2.839                                           Rp
                                                                                                                   664
Karyawan/Employees                             Miliar/Billion                                            Miliar/Billion




Total Ekuitas                                  Pendapatan Usaha                                          Laba (Rugi) Neto
Total Equity                                   Operation Revenues                                        Profit (Loss) Netto


Rp
          2.176                                Rp
                                                         970                                             Rp
                                                                                                                   423
Miliar/Billion                                 Miliar/Billion                                            Miliar/Billion




Jumlah Tongkang                                Jumlah Kapal Tunda                                        Jumlah Assist Tug
Total Number of Barges                         Total Number of Tugboats                                  Total Number of Assist Tug



57                                             57                                                        2
Satuan/Unit                                    Satuan/Unit                                               Satuan/Unit




 50                                                                          Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Ancara Logistics Indonesia Tbk
Page 51
  Tata Kelola          Ekonomi              SDM                  K3         Lingkungan Hidup        Indeks        Tanggapan
    Governance           Ecomonic            HRD                 OHS            Environment          Index          Feedback




Keanggotaan dalam Asosiasi
Membership in Association (2-28) (POJK51-C.5)
Hingga akhir 2025, ALII tercatat sebagai anggota                       Until the end of 2025, ALII is registered as a member
dari Indonesian National Shipowners’ Association                       of the Indonesian National Shipowners’ Association
(INSA), anggota Asosiasi Emiten Indonesia (AEI),                       (INSA), member of the Indonesian Public Listed
dan anggota Indonesian Corporate Secretary                             Companies Association (AEI), and member of the
Association (ICSA).                                                    Indonesian Corporate Secretary Association (ICSA).



Proses Bisnis Pengangkutan dan Logistik
Perseroan dan Entitas Anak
Business Process of Transportation and Logistics within the
Company and its Subsidiaries (2-6) (POJK51-C.4)
Perseroan menjalankan kegiatan pengiriman                              The Company conducts coal shipping and distribution
dan distribusi batubara dengan mengandalkan                            activities using water transportation modes,
moda     transportasi  perairan,   baik   sungai                       including river and sea transport. In its operations,
maupun laut. Dalam pelaksanaannya, Perseroan                           the Company operates its fleet along shipping routes
mengoperasikan armadanya pada jalur pelayaran                          designated by maritime transportation authorities to
yang telah ditetapkan oleh otoritas perhubungan                        ensure navigational safety and minimize potential
laut guna memastikan keselamatan navigasi serta                        technical risks during the transportation process.
meminimalkan potensi risiko teknis selama proses
pengangkutan.

Secara umum, alur logistik batubara yang diterapkan                    In general, the coal logistics flow implemented by the
oleh Perseroan dan Entitas Anak mencakup tahapan                       Company and its subsidiaries includes the following
berikut:                                                               stages:
a. Melakukan pemuatan (loading) batubara dari                          a. Loading coal from the Company’s key customers’
   area tambang pelanggan utama Perseroan ke                              mining areas onto 180 feet barges;
   tongkang 180 feet;
b. Mengangkut batubara menggunakan tongkang                            b. Transporting coal using 180 feet barges for loading
   180 feet untuk proses bongkar muat di fasilitas                        and unloading at ISP facilities;
   ISP;
c. Pemuatan (loading) batubara:                                        c. Coal loading operations:
   • Pemuatan (loading) ke tongkang 300 feet milik                        • Loading onto the Company’s 300 feet barges; or
      Perseroan; atau                                                     • Loading onto end-users’ barges.
   • Pemuatan (loading) ke tongkang milik end-user.
d. Pengangkutan ke end-user:                                           d. Transportation to end-users:
   • Pengangkutan dari tongkang 300 feet ke                               • Transferring coal from 300 feet barges to mother
      mother vessel dan selanjutnya ditransfer ke                            vessels followed by transfer to mother vessel
      mother vessel menggunakan FTU (untuk tujuan                            using FTU (for final delivery to international/
      akhir mancanegara atau ekspor); atau                                   export destinations)
   • Pengangkutan dari tongkang 300 feet ke jetty                         • Delivering coal from 300 feet barges to end-
      milik end-user (untuk tujuan domestik).                                users’ jetties (for domestic destination).




PT Ancara Logistics Indonesia Tbk | Sustainability Report 2025                                                           51
Page 52
                  Ikhtisar          TPB             Sambutan              Tentang Laporan              Sekilas Bisnis
                   Highlights       SDG’s             Foreword                About Report              Business at Glance




              Loading                        Tongkang
                                                                                   ISP
               Jetty                          180 feet




                                              Jetty End                         Tongkang
                                                User                             300 feet                                FTU




                                                                                                                       Mother
                                                                                                                       Vessel




Produk dan Jasa
Product and Services (POJK51-C.4)
  Tongkang Batubara – Coal Barges

                 Tongkang 180 Feet dan Kapal Tunda
                       180 Feet Barges and Tugboats

  Tongkang 180 feet digunakan Perseroan untuk mengangkut
  batubara dari area tambang milik pelanggan melalui
  Sungai Belayan ke ISP yang berlokasi di Sungai Mahakam.
  Saat ini, Perseroan memiliki 57 unit tongkang 180 feet yang
  sedang beroperasi.

  Kapal tunda merupakan kapal kecil bertenaga kuat yang
  digunakan untuk menarik tongkang. Kapal tunda memiliki
  tenaga yang besar bila dibandingkan dengan ukurannya.
  Saat ini, Perseroan memiliki 57 unit kapal tunda dengan
  mesin diesel yang berkekuatan rata-rata sebesar 350-380
  HP.


  The Company utilizes 180 feet barges to transport coal from customers’ mining areas along the Belayan River to the
  ISP located on the Mahakam River. Currently, the Company operates 57 units of 180 feet barges.

  Tugboats are small but powerful vessels used to tow or push barges. Despite their size, they are equipped with high
  engine power. Currently, the Company operates 57 units of tugboats, powered with diesel engines with an average
  power output of 350-380 HP.




52                                                               Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Ancara Logistics Indonesia Tbk
Page 53
  Tata Kelola          Ekonomi              SDM                  K3             Lingkungan Hidup          Indeks         Tanggapan
    Governance           Ecomonic            HRD                 OHS                 Environment           Index           Feedback




                                                                       Tongkang 300 Feet dan Kapal Tunda
                                                                       300 Feet Barges and Tugboats

                                                                       Tongkang 300 feet dirancang untuk bertahan dari segala
                                                                       jenis kondisi alam dan lebih berat dari jenis tongkang
                                                                       lainnya. Tongkang 300 feet digunakan untuk mengangkut
                                                                       batubara dari ISP ke jetty milik end-user (untuk beberapa
                                                                       pelanggan domestik) dan ke mother vessel (untuk tujuan
                                                                       akhir ke mancanegara atau ekspor).

                                                                       Saat ini,Perseroan menggunakan skema time charter untuk
                                                                       6 unit tongkang 300 feet beserta kapal tundanya dari pihak
                                                                       ketiga.
                                                                       Perseroan juga mengoperasikan 2 unit assist tug milik
                                                                       sendiri dan melakukan skema time charter untuk 2 unit
                                                                       lainnya dengan pihak ketiga. Assist tug digunakan untuk
                                                                       membantu dan mendukung tongkang 180 feet dan
                                                                       tongkang 300 feet saat proses penyandaran di pelabuhan
                                                                       atau dermaga.

   The 300 feet barges are designed to endure various natural conditions and offer optimal carrying capacity to support
   large-scale coal distribution. These barges are utilized to transport coal from the ISP to end-user’s jetties (for certain
   domestic customers) and to the mother vessel (for final delivery to international markets or export).
   Currently, the Company enter into a time charter scheme for 6 units of 300-foot barges along with their tugboats
   from the third parties.
   The Company operates 2 owned assist tugs and charters an additional 2 units from the third parties under a time
   charter arrangement. Assist tugs are used to support and assist the berthing process of both 180 feet and 300 feet
   barges at ports or jetties.


   ISP

   ISP dimiliki oleh Entitas Anak Perseroan, yaitu ACT, yang berlokasi di sisi Sungai Mahakam dan digunakan sebagai
   titik transfer untuk memindahkan batubara yang diangkut dari tongkang ke stockpile maupun sebaliknya, baik
   secara langsung maupun melalui proses penumpukan di stockpile.
   ISP dilengkapi dengan 4 tempat sandar khusus untuk membongkar batubara dari tongkang 180 feet dan 1 tempat
   sandar untuk memuat batubara ke tongkang 300 feet. Perseroan juga memiliki 1 tambahan tempat berlabuh yang
   dapat digunakan, baik untuk menurunkan atau menaikkan muatan barang (non-batubara).
   ISP dilengkapi dengan infrastruktur dan alat berat, seperti excavator, grab crane, dozer, wheel loader, conveyor belt
   dengan kapasitas 1.500 MT per jam, stockpile dengan kapasitas 260.000 MT, serta fasilitas lainnya. Pada tahun
   2025, ACT telah melakukan bongkar muat batubara sejumlah 4,11 juta MT.
   ISP is owned by the Company’s Subsidiary, ACT, and is located along the Mahakam River and it serves as a transfer
   point for coal, facilitating the movement of cargo from barges to the stockpile and and vice versa, either directly or
   through interim stockpiling at the stockpile.
   The ISP is equipped with 4 dedicated berths for unloading coal from the 180 feet barges and 1 berth for loading coal
   onto the 300 feet barges. The Company also has an additional mooring point that can be utilized for both loading
   and unloading non-coal cargo.
   The ISP is supported by infrastructure and heavy equipment, including excavators, grab cranes, dozers, wheel
   loaders, conveyor belts with a capacity of 1,500 MT per hour, stockpiles capable of holding 260,000 MT, and various
   other facilities. As of the end of 2025, ACT had handled a total coal throughput of 2.87 million MT of coal.




PT Ancara Logistics Indonesia Tbk | Sustainability Report 2025                                                                  53
Page 54
                  Ikhtisar          TPB             Sambutan              Tentang Laporan              Sekilas Bisnis
                  Highlights        SDG’s             Foreword                About Report              Business at Glance




 FTU

 Perseroan memiliki 1 unit FTU yang berlokasi di titik berlabuh Muara Berau, Kalimantan Timur. FTU merupakan alat
 bantu bongkar muat yang digunakan untuk memindahkan muatan, khususnya batubara dari tongkang ke mother
 vessel.
 FTU tidak memiliki mesin induk, sehingga pergerakannya bergantung pada kapal tunda untuk bermanuver di area
 operasional. Dengan kapasitas 20.000 MT PWWD, FTU milik Perseroan dapat digunakan untuk memindahkan
 batubara ke kapal Supramax, Panamax, dan Capesize.
 The Company owns 1 FTU located at the Muara Berau anchorage point, East Kalimantan. The FTU serves as a
 loading and unloading support facility, primarily used to transfer cargo, specifically coal, from barges to the mother
 vessel.
 The FTU is not equipped with a main engine; therefore, its movement depends on tugboats for maneuvering within
 the operational area. With a capacity of 20,000 MT PWWD, the Company’s FTU is capable of transferring coal to
 Supramax, Panamax, and Capesize.




54                                                               Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Ancara Logistics Indonesia Tbk
Page 55
  Tata Kelola          Ekonomi              SDM                  K3    Lingkungan Hidup   Indeks   Tanggapan
    Governance           Ecomonic            HRD                 OHS       Environment     Index    Feedback




PT Ancara Logistics Indonesia Tbk | Sustainability Report 2025                                           55
Page 56
                  Ikhtisar        TPB           Sambutan              Tentang Laporan              Sekilas Bisnis
                  Highlights      SDG’s           Foreword                About Report              Business at Glance




04
TENTANG TATA KELOLA
About Governance


Perseroan menempatkan tata kelola korporasi sebagai pilar strategis
dalam menjamin kesinambungan bisnis dan pertumbuhan berkelanjutan.
Setiap tindakan bisnis dirancang dan dilaksanakan dengan menjunjung
tinggi nilai-nilai etis, profesionalisme, dan tanggung jawab sosial untuk
menciptakan manfaat bagi Perseroan dan seluruh stakeholder, melalui
penerapan konsisten prinsip GCG. (2-1) (2-2) (POJK51-C.4)

The Company places corporate governance as a strategic pillar in ensuring business continuity and
sustainable growth. Every business action is designed and implemented in accordance with the
values of ethics, professionalism, and social responsibility to create benefits for the Company and
all stakeholders through the consistent application of GCG principles.




 56                                                          Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Ancara Logistics Indonesia Tbk
Page 57
  Tata Kelola          Ekonomi              SDM                  K3    Lingkungan Hidup   Indeks   Tanggapan
    Governance           Ecomonic            HRD                 OHS       Environment     Index    Feedback




PT Ancara Logistics Indonesia Tbk | Sustainability Report 2025                                           57
Page 58
                  Ikhtisar         TPB           Sambutan               Tentang Laporan              Sekilas Bisnis
                  Highlights       SDG’s           Foreword                 About Report              Business at Glance




Penanggung Jawab Penerapan Keuangan
Berkelanjutan
Unit in Charge of Sustainable Finance Implementation
(2-9) (2-11) (2-12) (2-13) (2-14) (POJK51-E.1) (G-06)


Perseroan menyadari pentingnya struktur dan peran             The Company recognizes the structure and
divisi tata kelola dalam mengawasi pengelolaan                responsibilities of governance division to oversee its
dampak Perseroan terhadap ekonomi, lingkungan,                impact on the economy, environment, society and
dan sosial, termasuk implikasinya terhadap HAM.               Human Rights.

Perseroan berkomitmen penuh dalam menerapkan                  The Company is fully committed to implementing
prinsip-prinsip GCG sebagaimana diamanatkan                   the principles of GCG as mandated in the POJK No.
dalam POJK No. 33/2014. Dalam pelaksanaannya,                 33/2014. In its implementation, the Company ensures
Perseroan      memastikan  adanya    pemisahan                a proper separation between the supervisory role
yang patut antara peran pengawasan yang                       performed by the Board of Commissioners and the
dijalankan oleh Dewan Komisaris dan fungsi                    business management functions carried out by the
pengelolaan bisnis yang dijalankan oleh Direksi.              Board of Directors. The application of this check-
Penerapan mekanisme check and balance tersebut                and-balance mechanism is intended to prevent
bertujuan untuk mencegah terjadinya konsentrasi               the concentration of authority in a single party,
kewenangan pada satu pihak, sehingga tercipta                 thereby fostering governance that is transparent,
tata kelola yang transparan, akuntabel, dan                   accountable, and conducted with integrity.
berintegritas.

Selain itu, Perseroan senantiasa mengacu kepada               In addition, the Company consistently refers to Law
UU No. 40/2007 dan POJK No. 21/2015 yang menjadi              No. 40/2007 and POJK No. 21/2015 as the primary
panduan utama dalam menjalankan prinsip GCG,                  guidelines in implementing the GCG principles
meliputi transparansi, akuntabilitas, responsibilitas,        encompassing        transparency,    accountability,
independensi, dan kewajaran (TARIF). Implementasi             responsibility, independence, and fairness (TARIF).
prinsip-prinsip   tersebut    diwujudkan     melalui          The implementation of these principles is reflected
penyampaian informasi yang terbuka, akurat, dan               through the disclosure of information that is
patut, baik terkait kinerja keuangan maupun non-              transparent, accurate, and proper, covering both
keuangan, termasuk pengelolaan risiko dan peluang             financial and non-financial performance, including
yang berkaitan dengan aspek keberlanjutan.                    the management of risks and opportunities related to
                                                              sustainability aspects.

Sejalan dengan komitmen tersebut, struktur                    In line with this commitment, the Company’s
tata kelola Perseroan terdiri atas RUPS, Dewan                governance structure comprises the GMS, the Board of
Komisaris, dan Direksi. RUPS memiliki wewenang                Commissioners, and the Board of Directors. The GMS
di luar Direksi dan Dewan Komisaris sesuai dengan             holds authority beyond the Board of Commissioners
peraturan perundang-undangan yang berlaku dan/                and the Board of Directors, in accordance with the
atau Anggaran Dasar. Dewan Komisaris bertugas                 applicable laws and regulations and the Articles of
mengawasi secara umum dan/atau khusus serta                   Association. The Board of Commissioners oversees
memberikan nasihat kepada Direksi sesuai dengan               the Company and advises the Board of Directors
anggaran dasar serta pedoman Dewan Komisaris                  in line with the Articles of Association and internal
dan Direksi. Direksi berwenang dan bertanggung                guidelines. The Board of Directors has full authority
jawab penuh atas pengurusan Perseroan. Pada                   and responsibility for managing the Company. In
tahun 2025, Direksi dipimpin oleh Faisal Mohamad              2025, the Board of Directors was led by Faisal
Nur, sedangkan Dewan Komisaris dipimpin oleh                  Mohamad Nur, while the Board of Commissioners
Nalinkant Amratlal Rathod. (2-9) (2-11)                       was chaired by Nalinkant Amratlal Rathod.

Hingga akhir tahun 2025, Perseroan terus dalam                As of the end of 2025, the Company has continued
usaha terbaiknya menerapkan prinsip GCG sehingga              its best efforts to implement GCG principles and
patut disyukuri tidak terdapat sanksi hukum dari              accordingly, it is noted that no legal sanction were
pihak berwenang yang diterima oleh Perseroan. Lebih           imposed on the Company by the relevant authorities.
lanjut, Perseroan telah membentuk Tim Pelaporan               The Company has also established a Sustainability
Keberlanjutan.    Tim   Pelaporan    Keberlanjutan            Reporting Team. This team is led by the Director and



 58                                                            Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Ancara Logistics Indonesia Tbk
Page 59
  Tata Kelola          Ekonomi              SDM                  K3           Lingkungan Hidup             Indeks           Tanggapan
    Governance           Ecomonic            HRD                 OHS               Environment              Index             Feedback




dipimpin langsung oleh Direktur dan beranggotakan                       includes representatives from Legal and Corporate
perwakilan dari berbagai divisi seperti Legal dan                       Secretary, HSE, CSR & Community Development,
Corporate Secretary, HSE, CSR & Community                               Supply Chain, HCGS, Internal Audit, Operations, and
Development, Supply Chain, HCGS, Internal Audit,                        Finance & Accounting.
Operations, dan Finance & Accounting. (2-13)

Peran badan tata kelola dan organisasi pendukung                        The roles of governance bodies and supporting
dalam penerapan keuangan berkelanjutan dapat                            functions in implementing sustainable finance are
dijelaskan melalui tabel berikut: (2-12) (2-13) (2-14)                  presented in the following table:
(POJK51-E.1)



                      Organ/Unit Kerja                                                  Tugas dan Wewenang
                     Organ/Working Unit                                                Roles and Responsibilities

                                                                   1. Membentuk dan meninjau pencapaian tujuan strategis
                                                                      keberlanjutan Perseroan.
                                                                      Develop and evaluate the Company’s strategic sustainability
                                                                      objectives.
                                                                   2. Meninjau laporan pengelolaan risiko dan dampak Perseroan
                                                                      terhadap ekonomi, lingkungan, dan sosial dari masing-masing
                                                                      departemen dan divisi.
                                                                      Evaluate risk management assessments and the Company’s
Direksi                                                               impact on economic, environmental, and social aspects across
Board of Directors                                                    all departments and divisions.
                                                                   3. Meninjau umpan balik dan masukan dari para pemangku
                                                                      kepentingan yang disampaikan kepada Perseroan.
                                                                      Evaluate stakeholder’s feedback and input received by the
                                                                      Company.
                                                                   4. Meninjau dan menyetujui informasi yang dilaporkan dalam
                                                                      Laporan Keberlanjutan, termasuk topik material Perseroan.
                                                                      Evaluate and authorize the content presented in the Sustainability
                                                                      Report, including the material topics pertinent to the Company.

                                                                   Merencanakan,      mengumpulkan    data, menganalisis,  dan
                                                                   mengevaluasi, serta melaporkan pelaksanaan dan kepatuhan
Tim Pelaporan Keberlanjutan                                        aspek keberlanjutan.
Sustainability Reporting Team                                      Planning, data collection, analysis, and evaluation, as well
                                                                   as reporting on the implementation of and compliance with
                                                                   sustainability aspects.

                                                                   Memastikan hak atas tempat kerja dan lingkungan yang aman dan
                                                                   sehat kepada seluruh pekerja Perseroan dan masyarakat sekitar
HSE                                                                operasional Perseroan.
OHS                                                                Ensuring the fulfilment of the right to a safe and healthy workplace
                                                                   and environment for all employees of the Company and the
                                                                   communities surrounding its operations.

                                                                   Mengelola masukan dan umpan balik dari masyarakat sekitar
Pengembangan Masyarakat & CSR                                      operasional Perseroan.
Community Development & CSR                                        Managing input and feedback from communities surrounding the
                                                                   Company’s operations.

                                                                   Memastikan kepatuhan terhadap CoC Perseroan, praktik GCG,
Audit Internal                                                     serta peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Internal Audit                                                     Ensuring compliance with the Company’s CoC, GCG practices, and
                                                                   applicable laws and regulations.

                                                                   Memastikan penghormatan HAM, K3, dan lingkungan di rantai
Rantai Pasok                                                       pasok.
Supply Chain                                                       Ensure Human Rights, OHS, and environmental standards
                                                                   throughout the supply chain.

                                                                   Memastikan penghormatan HAM terhadap seluruh karyawan
                                                                   Perseroan, baik di kantor pusat maupun di area operasional
                                                                   Perseroan, seperti hak atas tempat kerja yang kondusif, layak, serta
                                                                   hak atas kebebasan dari kerja paksa dan kerja anak.
HCGS
                                                                   Ensuring respect for Human Rights across all employees of the
                                                                   Company, both at the head office and operational areas, including
                                                                   the right to a conducive and decent workplace, as well as the right
                                                                   to be free from forced labor and child labor.

PT Ancara Logistics Indonesia Tbk | Sustainability Report 2025                                                                     59
Page 60
                 Ikhtisar        TPB           Sambutan               Tentang Laporan              Sekilas Bisnis
                  Highlights     SDG’s           Foreword                 About Report              Business at Glance




Struktur Tata Kelola Perusahaan Perseroan
Structure of the Corporate Governance of the Company




Keberagaman Dewan dalam Penerapan Tata
Kelola yang Baik
Board Diversity in the Implementation of Good Governance (2-9)
Perseroan meyakini bahwa keberagaman adalah                 The Company believes that diversity is a key element
elemen kunci dalam mendukung pengambilan                    in supporting effective and sustainable strategic
keputusan strategis yang efektif dan berkelanjutan.         decision-making. A diverse Board composition across
Komposisi Dewan yang beragam baik dari aspek                gender, professional background, expertise, industry
gender, latar belakang profesional, keahlian,               experience, and independence fosters constructive
pengalaman     industri,   maupun      independensi         dynamics in the decision-making process. This
menciptakan      dinamika      konstruktif   dalam          enables the Company to identify opportunities and
pengambilan keputusan. Hal ini memungkinkan                 challenges from multiple perspectives and formulate
Perseroan mengidentifikasi peluang dan tantangan            business strategies that are more adaptive and
dari berbagai perspektif serta merumuskan strategi          responsive to the needs of all stakeholders.
bisnis yang lebih adaptif dan responsif terhadap
kebutuhan seluruh pemangku kepentingan.

Keberagaman latar belakang profesional, keahlian            The diversity of professional backgrounds, expertise,
dan pengalaman industri memberikan kontribusi               and industry experience contributes significantly
signifikan dalam memperluas pemahaman terhadap              to broadening the Company’s understanding of
dinamika pasar serta meningkatkan sensitivitas              market dynamics, while enhancing its sensitivity to
terhadap isu sosial dan keberlanjutan. Di sisi lain,        social and sustainability-related issues. Meanwhile,
keberadaan anggota independen dalam proporsi                the presence of independent members in adequate
yang memadai berperan penting dalam menjaga                 proportions plays an important role in maintaining




 60                                                          Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Ancara Logistics Indonesia Tbk
Page 61
  Tata Kelola          Ekonomi              SDM                  K3         Lingkungan Hidup            Indeks        Tanggapan
    Governance           Ecomonic            HRD                 OHS             Environment             Index          Feedback




objektivitas fungsi pengawasan serta melindungi                        the objectivity of the supervisory function and in
kepentingan seluruh pemegang saham.                                    safeguarding the interests of all shareholders.

Keberagaman gender dan komposisi anggota                               The gender diversity and composition of independent
independen dalam susunan Dewan Komisaris dan                           members within the Company’s Board of
Direksi Perseroan dapat dilihat melalui tabel berikut:                 Commissioners and Board of Directors can be seen in
(G-01)                                                                 the following table:



Keberagaman Manajemen dan Independensi (G-01)
Board Diversity and Independence



          Manajemen Perseroan                      Laki-laki            Perempuan                Jumlah Pihak Independen
         Company’s Management                        Male                 Female               Number of Independent Parties

 Dewan Komisaris
 Board of Commissioners                                 2                    1                                   1

 Direksi
 Board of Directors                                     5                    -                                   -




Pembahasan Dampak, Risiko, dan Peluang
terkait Keberlanjutan
Discussion on Sustainability-related Impacts, Risks, and
Opportunities
Topik keberlanjutan beberapa kali menjadi agenda                       Sustainability topics were addressed on several
dalam rapat Dewan Komisaris dan Direksi. Hal ini                       occasions during meetings of the Board of
mencerminkan komitmen kuat Perseroan terhadap                          Commissioners and Board of Directors. This reflects
integrasi aspek ESG dalam pengambilan keputusan                        the Company’s strong commitment to integrating
Perseroan. Sepanjang tahun 2025, rapat Dewan                           ESG aspects into its decision-making processes.
Komisaris telah terlaksana sebanyak 11 kali dan                        Throughout 2025, the Board of Commissioners
rapat Direksi sebanyak 12 kali, dengan rata-rata                       convened 11 meetings, while the Board of Directors
persentase kehadiran yang sangat baik.                                 convened 12 meetings, with an overall average
                                                                       attendance rate that remained consistently high.


Total Kehadiran Dewan Komisaris dan Direksi dalam Rapat (G-02)
Total Attendance of the Board of Commissioners and the Board of Directors at Meetings



                                                     Jumlah Rapat                              Persentase Kehadiran
                                                   Number of Meetings                            Attendance Rate

 Jumlah Kehadiran Dewan Komisaris
 dalam Rapat
                                                             11                                      84,85%
 Total Attendance of the Board of
 Commissioners at Meetings

 Jumlah Kehadiran Direksi dalam Rapat
 Total Attendance of the Board of                            12                                       100%
 Directors at Meetings




PT Ancara Logistics Indonesia Tbk | Sustainability Report 2025                                                               61
Page 62
                 Ikhtisar        TPB           Sambutan               Tentang Laporan              Sekilas Bisnis
                  Highlights     SDG’s           Foreword                 About Report              Business at Glance




Penilaian Kinerja Dewan Komisaris dan Direksi
Board of Commissioners and Board of Directors Performance
Evaluation
(G-04)


Perseroan telah menetapkan kebijakan penilaian              The Company has established a performance
kinerja Dewan Komisaris dan Direksi sebagai bagian          evaluation policy for the Board of Commissioners and
dari penerapan GCG. Penilaian kinerja Dewan                 the Board of Directors as part of its implementation
Komisaris dilaksanakan melalui penyusunan laporan           of GCG. The performance evaluation of the Board of
pelaksanaan fungsi pengawasan yang disusun                  Commissioners is conducted through the preparation
setiap akhir tahun buku dan disampaikan kepada              of a supervisory function implementation report,
pemegang saham dalam RUPS Tahunan untuk                     which is compiled at the end of each financial year
dievaluasi dan disahkan. Sementara itu, penilaian           and submitted to shareholders at the Annual GMS for
kinerja Direksi dilakukan oleh Dewan Komisaris              evaluation and approval. Meanwhile, the performance
dalam rangka fungsi pengawasan yang dijalankan,             of the Board of Directors is assessed by the Board
dengan hasil penilaian tersebut diungkapkan                 of Commissioners as part of its supervisory function,
dalam Laporan Tahunan Perseroan. Mekanisme                  with the results of such evaluation disclosed in the
ini memastikan terselenggaranya proses evaluasi             Company’s Annual Report. This mechanism ensures
kinerja yang akuntabel dan transparan, dan selaras          that the performance evaluation process is carried
dengan prinsip-prinsip GCG.                                 out in an accountable and transparent manner, in line
                                                            with GCG principles.



Perlindungan dan Perlakuan Setara Pemegang
Saham
Shareholder Protection and Equal Treatment Evaluation
(G-08)


Perseroan menerapkan prinsip perlakuan yang setara          The Company upholds the principle of equal and fair
dan adil bagi seluruh pemegang saham. Perseroan             treatment for all shareholders. It ensures that each
memastikan bahwa setiap pemegang saham, baik                shareholder, whether majority or minority, has an
mayoritas maupun minoritas, memiliki kesempatan             equal opportunity to raise questions and exercise
yang sama untuk menyampaikan pertanyaan                     voting rights at the GMS. Information disclosure is
dan menggunakan hak suaranya dalam RUPS.                    carried out in a proper manner through the website of
Keterbukaan informasi juga dilakukan secara patut           IDX and the Company’s official website, in accordance
waktu melalui situs web BEI dan situs web Perseroan,        with prevailing capital market regulations. In
sesuai dengan ketentuan yang berlaku di pasar               addition, the Company has established a dividend
modal. Selain itu, Perseroan menetapkan kebijakan           distribution policy that is proportional to share
pembagian dividen secara proporsional berdasarkan           ownership, reflecting the principles of fairness for all
kepemilikan saham, sehingga mencerminkan prinsip            shareholders.
keadilan bagi seluruh pemegang saham.




 62                                                          Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Ancara Logistics Indonesia Tbk
Page 63
    Tata Kelola        Ekonomi              SDM                  K3         Lingkungan Hidup        Indeks        Tanggapan
     Governance          Ecomonic            HRD                 OHS            Environment          Index          Feedback




Penilaian Risiko atas Penerapan Keuangan
Berkelanjutan
Risk Assessment for the Implementation of Sustainable Finance
(2-12) (POJK51-E.3) (G-09)


Perseroan memiliki prosedur dan sistem pengendalian                    The Company has established good procedures
yang baik untuk mengidentifikasi dan memitigasi                        and a control system to identify and mitigate risks
risiko yang berkaitan dengan ekonomi, lingkungan,                      related to economic, environmental, and social
dan sosial. Seluruh fungsi di Perseroan bertanggung                    aspects. All functions within the Company are
jawab atas pengelolaan risiko, mulai dari Dewan                        responsible for risk management, ranging from the
Komisaris, Direksi, hingga seluruh karyawan di kantor                  Board of Commissioners, the Board of Directors, to all
pusat maupun di kantor cabang. (2-12)                                  employees at both the head office and branch office.


Metodologi yang digunakan Perseroan dalam                              The methodology applied by the Company
mengidentifikasi risiko dan peluang terkait                            in identifying sustainability-related risks and
keberlanjutan mencakup beberapa pendekatan                             opportunities encompasses several key approaches,
utama, yaitu:                                                          namely:
•     Materiality assessment, untuk mengidentifikasi                   •   Materiality assessment, to identify sustainability
      isu-isu keberlanjutan yang paling relevan                            issues that are most relevant to the Company’s
      dengan model bisnis serta rantai nilai Perseroan;                    business model and value chain;
•     Stakeholder engagement, yang dilakukan secara                    •   Stakeholder engagement, conducted on an
      berkelanjutan guna memperoleh masukan                                ongoing basis to obtain input in identifying actual
      dalam mengidentifikasi dampak aktual maupun                          and potential impacts arising from sustainability
      potensial dari isu-isu keberlanjutan; dan                            issues; and
•     Perencanaan dan penetapan target terkait                         •   Sustainability planning and target setting, serving
      keberlanjutan, sebagai dasar dalam mengelola                         as the foundation for managing risks, leveraging
      risiko, memanfaatkan peluang, serta memastikan                       opportunities, and ensuring the achievement of
      pencapaian kinerja keberlanjutan yang terukur.                       measurable sustainability performance.

Berikut gambaran umum risiko yang diidentifikasi                       The following presents an overview of the identified
beserta langkah mitigasi atas implementasi inisiatif                   risks along with mitigation measures related to the
keberlanjutan pada aspek ekonomi, lingkungan, dan                      implementation of sustainability initiatives across
sosial yang dilakukan pada tahun 2025. (POJK51-E.3)                    economic, environmental, and social aspects in 2025.




PT Ancara Logistics Indonesia Tbk | Sustainability Report 2025                                                           63
Page 64
                    Ikhtisar            TPB              Sambutan              Tentang Laporan              Sekilas Bisnis
                     Highlights         SDG’s              Foreword                About Report              Business at Glance




                   Uraian                                                             Mitigasi
                  Description                                                        Mitigations

Risiko Ekonomi
Economic Risk

Penguatan kinerja ekonomi Perseroan                1.   Aktif melakukan pemantauan terhadap pergerakan harga acuan
memengaruhi           penerapan       keuangan          batubara berdasarkan Indonesia Coal Price Index.
berkelanjutan. Namun demikian, kinerja                  Actively monitor movements in benchmark coal prices based on the
ekonomi Perseroan juga memiliki risiko                  Indonesia Coal Price Index.
seperti fluktuasi pendapatan dan adanya            2.   Berupaya melakukan diversifikasi pelanggan dan meningkatkan
situasi saat ini, dimana terbatasnya                    strategi pemasaran.
akses pendanaan timbul dari pandangan                   Pursue customer diversification and enhance marketing strategies.
ketergantungan pada komoditas batubara
dan belum terdiversifikasinya pelanggan            3.   Memberikan harga yang kompetitif dan meningkatkan kualitas jasa
Perseroan. Ketatnya persaingan usaha,                   pengangkutan, salah satunya dengan cara melakukan investasi
volatilitas harga bahan bakar atau biaya-               terhadap teknologi. Hal ini sekaligus dapat mencegah keterlambatan
biaya operasional lainnya, keterlambatan                pengiriman batubara atau perbaikan kapal.
pengiriman kapal baru atau perbaikan kapal,             Offer competitive pricing and enhance the quality of shipping service,
perubahan teknologi, perizinan,          kondisi        including through investments in technology. This also supports the
sosial, ekonomi, dan politik makro global turut         prevention of delays in coal delivery or vessel repairs.
memengaruhi kinerja ekonomi Perseroan.             4.   Menjalin kontrak jangka panjang dan eksklusif dengan vendor untuk
The strengthening of the Company’s                      menjamin pasokan bahan bakar.
economic performance influences the                     Establish long-term and exclusive contracts with vendors to ensure
implementation of sustainable finance.                  the stability of fuel supply.
However,       the      Company’s     economic     5.   Menjalin hubungan baik dengan lembaga keuangan perbankan dan
performance is also subject to risks, including         non-perbankan.
revenue fluctuations and currently limited              Maintain strong relationship with banking and non-banking financial
access to financing arising from perceived              institutions.
dependence of coal commodities and the lack        6.   Melakukan pemantauan dan memastikan kepatuhan terhadap
of diversification in its customer base. Intense        peraturan perundang-undangan yang berlaku yang telah ditetapkan
business competition, volatility in fuel prices         oleh pemerintah.
and other operational costs, delays in delivery         Conduct monitoring and ensure compliance with applicable laws
of new vessels or vessel repairs, technological         and regulations established by the government.
changes, licensing requirements, as well as
global macroeconomic, social, and political
conditions, also affect the Company’s
economic performance.

Risiko Lingkungan
Environment Risk

Perubahan kondisi cuaca dan alam                   1.   Meningkatkan akurasi prediksi terhadap kondisi cuaca dan alam
yang disebabkan oleh perubahan iklim                    berdasarkan data historis dan sumber-sumber lainnya.
menimbulkan risiko operasional Perseroan.               Enhance the accuracy of predictions of weather and natural
Selain itu, sistem pengelolaan yang ada                 conditions using historical data and other relevant sources.
saat ini masih perlu ditingkatkan agar             2.   Memastikan sistem manajemen lingkungan telah dijalankan secara
dapat secara efektif mengantisipasi dan                 konsisten dan berkelanjutan di semua aspek kegiatan operasional
memitigasi dampak operasional terhadap                  Perseroan.
lingkungan, termasuk tantangan yang                     Ensure the environmental management system is implemented
ditimbulkan oleh cuaca yang terkadang tidak             consistently and sustainably across all aspects of the Company’s
bersahabat dengan operasional Perseroan                 operational activities.
dan potensi pencemaran air. Kurang
suksesnya untuk memitigasi permasalahan
ini dapat berdampak negatif terhadap
reputasi Perseroan di mata para pemangku
kepentingan.
Changes in weather and natural conditions
due to climate change pose operational
risk to the Company. Furthermore, the
existing management system needs to be
strengthened to effectively anticipate and
mitigate the operational impacts on the
environment, including challenges from
adverse weather condition and potential
water pollution. Failure to adequately mitigate
these issues could adversely affect the
Company’s reputation among stakeholders.




64                                                                    Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Ancara Logistics Indonesia Tbk
Page 65
  Tata Kelola          Ekonomi              SDM                  K3         Lingkungan Hidup          Indeks       Tanggapan
    Governance           Ecomonic            HRD                 OHS            Environment            Index          Feedback




                    Uraian                                                               Mitigasi
                   Description                                                          Mitigations

Risiko Sosial
Social Risk

Continuous improvement belum berjalan                1. Memastikan sistem manajemen K3 telah dijalankan secara konsisten
efektif dalam rangka mengurangi risiko                  dan berkelanjutan di semua lini operasional Perseroan.
kecelakaan kerja dan mengatasi kelangkaan               Ensure that the OHS management system is implemented consistently
SDM, yang dapat berdampak negatif pada                  and sustainably across all operational lines of the Company.
kinerja operasional Perseroan.                       2. Melakukan pemantauan secara rutin dan pemeliharaan secara
The      implementation      of   continuous            berkala terhadap seluruh armada dan peralatan pendukungnya.
improvement has not yet been fully effective            Conduct routine monitoring and periodic maintenance of all fleet
in mitigating accident risks and address HR             assets and their supporting equipment.
shortage, which may adversely affect the
Company’s operational performance.                   3. Mengasuransikan sebagian besar kapal yang dimiliki, termasuk
                                                        hull and machinery (marine hull war risk; hull, machinery, materials,
                                                        equipment), serta shipowners’ protection and indemnity.
                                                        Insure the majority of owned vessels, including hull and machinery
                                                        (marine hull war risk; hull, machinery, materials, equipment), as well
                                                        as shipowners’ protection and indemnity.
                                                     4. Merekrut SDM yang berkualitas serta senantiasa memberikan
                                                        pelatihan-pelatihan yang bertujuan untuk mengembangkan
                                                        kompetensi dan kemampuan karyawan Perseroan.
                                                        Recruit qualified HR and continuously provide training programs
                                                        aimed at developing the competencies and capabilities of the
                                                        Company’s employees.
                                                     5. Menyediakan lingkungan kerja yang adil, aman, dan layak untuk
                                                        mempertahankan karyawan yang potensial dan meningkatkan
                                                        kesejahteraan karyawan.
                                                        Provide a fair, safe, and conducive working environment to retain
                                                        high-potential employees and enhance overall employee well-being.

Risiko Tata Kelola
 Governance Risk

Berjalannya tata kelola yang dilaksanakan            1. Berusaha menjalankan ESG secara konsisten dan meningkatkan
oleh Perseroan dalam mengelola aspek ESG                kualitas pengelolaan ESG Perseroan.
yang kurang efektif dapat berdampak pada                Strive to implement ESG practices consistently and enhance the
likuiditas saham serta dukungan dari investor           quality of the Company’s ESG management.
dan pemangku kepentingan lainnya.                    2. Memberikan pelatihan-pelatihan terkait pengelolaan risiko ESG
Ineffective governance in managing ESG                  kepada seluruh karyawan Perseroan.
aspects may adversely impact the Company                Provide training programs related to ESG risk management to all
share liquidity, as well as undermine support           employees of the Company.
from investors and other stakeholders.




Tantangan Implementasi Keberlanjutan dan
Strategi Mitigasi
Sustainability Implementation Challenges and Mitigation
Strategies
(POJK51-E.5)


Dalam mengimplementasikan prinsip keberlanjutan,                       In implementing sustainability principles, the Company
Perseroan menyadari adanya berbagai tantangan                          recognizes that there are various challenges that
yang perlu dikelola secara cermat dan berkelanjutan.                   must be carefully and continuously managed. These
Tantangan tersebut dapat berasal dari internal                         challenges may arise from both internal and external
maupun eksternal. Perseroan konsisten melakukan                        factors. The Company consistently undertakes efforts
upaya-upaya dalam mengatasi tantangan dan                              to the effectiveness of its sustainable operational
juga memantau tingkat keberhasilan penerapan                           practices on an annual basis. The following outlines
operasional yang berkelanjutan tiap tahunnya.                          the internal and external challenges, along with the
Berikut merupakan tantangan internal dan eksternal                     corresponding mitigation strategies.
serta cara mengatasinya.




PT Ancara Logistics Indonesia Tbk | Sustainability Report 2025                                                             65
Page 66
                  Ikhtisar        TPB             Sambutan               Tentang Laporan              Sekilas Bisnis
                  Highlights      SDG’s             Foreword                 About Report              Business at Glance




   Permasalahan (tantangan)                                    Permasalahan (tantangan)
                                 Cara Mengatasinya                                                  Cara Mengatasinya
             Internal                                                  Eksternal
                                   How to Solve It                                                    How to Solve It
       Internal Challenges                                        External Challenges

 Terbatasnya pemahaman dan       Fokus utama             Dinamika regulasi terkait               Perseroan melakukan
 kesadaran karyawan terhadap     Perseroan dalam 2       keberlanjutan yang terus                pemantauan regulasi
 prinsip keberlanjutan.          tahun mendatang         berkembang; dan                         secara aktif dan
 Limited understanding and       adalah internalisasi    The evolving dynamics of                memperkuat fungsi
 awareness among employees       konsep dan praktik      sustainability-related regulations;     kepatuhan; dan
 regarding sustainability        keberlanjutan           and                                     The Company actively
 principles.                     melalui                                                         monitors regulatory
                                 penyebarluasan          Keterbatasan mitra usaha yang
                                                         memenuhi standar keberlanjutan.         developments and
                                 pengetahuan dan                                                 strengthens its
                                 kesadaran akan          The limited availability of             compliance function;
                                 pentingnya bisnis       business partners that meet             and
                                 yang berkelanjutan.     sustainability standards.
                                                                                                 Perseroan menerapkan
                                 The Company’s                                                   kebijakan seleksi
                                 primary focus over                                              dan pengembangan
                                 the next 2 years                                                pemasok berbasis
                                 is to internalize                                               prinsip keberlanjutan.
                                 sustainability
                                 concepts and                                                    The Company
                                 practices through                                               implements supplier
                                 the dissemination                                               selection and
                                 of knowledge and                                                development policies
                                 the enhancement                                                 based on sustainability
                                 of awareness                                                    principles.
                                 regarding the
                                 importance of
                                 sustainable business
                                 practices.




Keterlibatan Pemangku Kepentingan
Stakeholder Engagement
(2-29) (POJK51-E.4)


Perseroan telah melaksanakan kegiatan stakeholder              The     Company      has    conducted     stakeholder
engagement sesuai standar AA1000SES melalui                    engagement activities in accordance with the
wawancara      mendalam      dengan       pemangku             AA1000SES, including in-depth interviews with key
kepentingan utama untuk mengidentifikasi isu-isu               stakeholders to identify material sustainability issues.
keberlanjutan yang material. Hasil engagement                  The results of this engagement form the basis of a
ini menjadi dasar analisis komprehensif yang                   comprehensive analysis that considers stakeholder
mempertimbangkan masukan para pemangku                         input, organizational context, and the Company’s
kepentingan, konteks organisasi, dan tujuan strategis          strategic objectives in formulating recommendations
Perseroan dalam merumuskan rekomendasi untuk                   for the development of the Company’s Sustainability
pengembangan Peta Jalan Keberlanjutan Perseroan.               Roadmap.

Keterlibatan pemangku kepentingan merupakan                    Stakeholder engagement is a strategic tool for the
instrumen     strategis  bagi     Perseroan    untuk           Company to identify actual and potential impacts
mengidentifikasi dampak aktual maupun potensial,               and formulate preventive and mitigating measures
serta merumuskan langkah-langkah pencegahan                    to address potential adverse impacts. The Company
dan mitigasi terhadap potensi dampak negatif yang              carries out this engagement process by promoting
mungkin muncul. Perseroan menjalankan proses                   the principles of two-way dialogue, equality,
pelibatan ini dengan mengedepankan prinsip dialog              transparency, and sustainability.
2 arah, kesetaraan, transparansi, dan keberlanjutan.

Metode pendekatan dan topik-topik yang dibahas                 The approach methods and topics discussed with
bersama pemangku kepentingan dapat diuraikan                   stakeholders can be outlined as follows:
sebagai berikut:




 66                                                             Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Ancara Logistics Indonesia Tbk
Page 67
  Tata Kelola             Ekonomi               SDM               K3          Lingkungan Hidup              Indeks            Tanggapan
      Governance           Ecomonic              HRD              OHS              Environment                Index              Feedback




Alur Stakeholders Engagement
Stakeholders Engagement Process Flow

  1                                                                       2
      Penyusunan Strategi Keterlibatan                                        Pemetaan Pemangku Kepentingan
      Development of Engagement                                               Stakeholder Mapping
      Strategy

      Meninjau kebijakan, prosedur, dan praktik keterlibatan.
      Reviewing engagement policies, procedures, and                          Mengidentifikasi pemangku kepentingan yang relevan.
      practices.                                                              Identifying relevant stakeholders.




  4                                                                       3
      Pelaksanaan Keterlibatan                                                Persiapan Keterlibatan
      Engagement Implementation                                               Engagement Preparation


      Melaksanakan proses keterlibatan pemangku                               Menyiapkan kebutuhan teknis, serta menyepakati
      kepentingan secara inklusif dan adil.                                   prinsip kesetaraan dan transparansi.
      Implementing an inclusive and fair stakeholder                          Preparing technical requirements and agreeing on
      engagement process.                                                     principles of inclusiveness, equality and transparency.




  5                                                                       6
      Penyusunan Rencana Tindak Lanjut                                        Umpan Balik Berkelanjutan
      Follow-up Action Plan Development                                       Continuous Feedback

      Mengidentifikasi dampak, risiko, dan peluang yang                       Mengintegrasikan hasil keterlibatan kedalam strategi
      muncul dari masukan pemangku kepentingan.                               dan kebijakan Perseroan.
      Identifying the impacts, risks, and opportunities arising               Integrating engagement outcomes into the Company’s
      from stakeholder input.                                                 strategies and policies.




Kategorisasi Topik Material terhadap Pemangku Kepentingan:
Categorization of Material Topics for Stakeholders:
                              Topik                                                   Pendekatan dan Frekuensi
                              Topics                                                   Approach and Frequency
Pemegang saham, investor, dan asosiasi/Shareholders, investors, and association
1. Tata kelola                                                     1. RUPS tahunan serta pelaksanaan GCG secara patut
   Governance                                                         diadakan setiap tahun dengan tenggat waktu sesuai dengan
2. Kinerja ekonomi dan dampak ekonomi langsung                        peraturan yang berlaku.
   Economic performance and direct economic impact                    The GMS and the proper implementation of GCG are held
                                                                      annually within the timeframe stipulated by the prevailing
3. Penggunaan energi                                                  regulations.
   Energy utilization
                                                                   2. Paparan Publik, diadakan minimal setahun sekali.
4. Pengelolaan air dan efluen                                         Public Expose sessions are conducted at least once a year.
   Water and effluent management
                                                                   3. Laporan Keuangan dilaporkan setiap kuartal.
5. Pelestarian keanekaragaman hayati                                  Financial Statements are reported on a quarterly basis.
   Biodiversity conservation
                                                                   4. Monitoring penggunaan energi, emisi udara, limbah, dan
6. Pengendalian emisi udara                                           pengelolaan air dan efluen secara berkala dan mengambil
   Air emission control                                               langkah-langkah yang diperlukan.
7. Penanganan limbah dan pencegahan pencemaran                        Monitoring of energy consumption, air emissions, waste, and
   Waste management and pollution prevention                          water and effluent management is carried out on a regular
8. Material terbarukan dan tak terbarukan yang                        basis and taken the necessary measures accordingly.
   digunakan                                                       5. Forum asosiasi diadakan secara berkala.
   Use of renewable and non-renewable materials                       Association forums are conducted on a regular basis.
                                                                   6. Keterbukaan informasi disampaikan sesuai dengan ketentuan
                                                                      yang berlaku di bidang pasar modal.
                                                                      Information disclosure is conducted in accordance with
                                                                      applicable capital market regulations.


PT Ancara Logistics Indonesia Tbk | Sustainability Report 2025                                                                          67
Page 68
                   Ikhtisar          TPB              Sambutan             Tentang Laporan              Sekilas Bisnis
                   Highlights        SDG’s             Foreword                About Report              Business at Glance




                         Topik                                               Pendekatan dan Frekuensi
                         Topics                                               Approach and Frequency
Pemerintah/Government
1. Kinerja ekonomi dan dampak ekonomi langsung           1. Pelaporan RKL dan RPL dilakukan setiap 6 bulan.
   Economic performance and direct economic impact          Reporting of RKL and RPL reports is conducted every 6
2. Dampak keberadaan pasar                                  months.
   Market presence impacts                               2. Diskusi, rapat, kunjungan ke lokasi operasional Perseroan
3. Dampak ekonomi tidak langsung                            dan sosialisasi peraturan baru diadakan sesuai dengan
   Indirect economic impacts                                kebutuhan.
                                                            Discussions, meetings, visits to the Company’s operation, and
4. Praktik pengadaan                                        socialization of new regulations are carried out as needed.
   Procurement practices
                                                         3. Pelaporan pembayaran pajak, PNBP, dan kewajiban-
5. Kepatuhan terhadap peraturan dan perundang-              kewajiban yang diatur lainnya, dilaporkan kepada pemerintah
   undangan yang berlaku, seperti kepatuhan                 sesuai dengan peraturan dan ketentuan yang berlaku.
   lingkungan dan K3                                        Reporting of tax payments, PNBP, and other regulatory
   Compliance with applicable laws and regulations,         obligations is submitted to the government in accordance
   such as environmental and OHS compliance.                with applicable laws and regulations.
6. Material terbarukan dan tak terbarukan yang
   digunakan
   Use of renewable and non-renewable materials.
Karyawan/Employees
1. Kinerja ekonomi dan dampak ekonomi langsung           1. Pemberian     gaji,  kompensasi,       dan    benefit  yang
   Economic performance and direct economic impact          kompetitifsesuai dengan ketentuan yang berlaku dan
2. Kinerja kepegawaian                                      penilaian kinerja sebagai bagian dari peningkatan kualitas
   Employment performance                                   dan kesejahteraan karyawan yang dilakukan setiap tahun.
                                                            The provision of competitive salaries, compensation, and
3. Kinerja K3                                               benefits, in accordance with applicable regulations and
   OHS performance                                          performance evaluations as part of efforts to enhance the
4. Pelatihan dan pendidikan karyawan                        quality and employee welfare, is carried out annually.
   Employee training and education                       2. Informasi yang berkaitan dengan Perseroan diungkapkan
5. Keanekaragaman dan kesempatan setara                     melalui media komunikasi Perseroan, seperti surat elektronik
   Diversity and equal opportunity                          dan situs web Perseroan, sesuai dengan kebutuhan.
6. Nondiskriminasi                                          Information related to the Company is disclosed through the
   Non-discrimination                                       Company’s communication channels, such as e-mail and the
                                                            Company’s website, as needed.
                                                         3. Induksi dan pelatihan-pelatihan diadakan sesuai dengan
                                                            kebutuhan masing-masing karyawan Perseroan.
                                                            Induction programs and training sessions are conducted in
                                                            accordance with the needs of each employee.
                                                         4. Pembentukan LKS Bipartit untuk menampung aduan,
                                                            masukan, dan saran dari perwakilan karyawan di kantor
                                                            pusat dan di lokasi operasional,, diadakan secara berkala
                                                            atau sesuai dengan kebutuhan.
                                                            The establishment of an LKS Bipartite to accommodate
                                                            complaints, feedback, and suggestions from employee
                                                            representatives at both the head office and operational sites
                                                            is carried out periodically or as needed.
                                                         5. Keterlibatan pegawai yang meliputi permintaan masukan
                                                            atau saran pengembangan terkait nilai dan budaya
                                                            Perseroan, pakta integritas, dan CoC, diadakan minimal
                                                            setahun sekali atau sesuai dengan kebutuhan.
                                                            Employee engagement initiatives encompassing the
                                                            solicitation of input and suggestions related to the Company’s
                                                            values and culture, integrity pact, and CoC, are conducted at
                                                            least once a year or as needed.
Rantai pasok (kontraktor, vendor, dan lain-lain)/Supply chain (contractors, vendors, etc.)
1. Praktik pengadaan                                     1. Penyelenggaraan penawaran (tender) kontrak kerja secara
   Procurement practices                                    terbuka dan transparan, diadakan sesuai dengan kebutuhan.
2. Penilaian lingkungan dan sosial pemasok                  Implementation of open and transparent tenders for work
   Supplier environmental and social assessment             contracts, conducted according to needs.
3. Kepatuhan terhadap peraturan dan perundang-           2. Kontrak kerja sama yang memuat komitmen ketaatan hukum,
   undangan yang berlaku, seperti kepatuhan                 termasuk dalam aspek HAM, K3, dan lingkungan, diadakan
                                                            sesuai dengan kebutuhan.
   lingkungan dan K3
   Compliance with applicable laws and regulations,         Cooperation agreements incorporate commitments to legal
   such as environmental and OHS compliance                 compliance, including aspects of Human Rights, OHS, and
                                                            environmental standards, and are established as required.
                                                         3. Forum atau diskusi bersama dengan kontraktor, apabila
                                                            diperlukan.
                                                            Forums or discussions with contractors are conducted, as
                                                            necessary.


68                                                                Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Ancara Logistics Indonesia Tbk
Page 69
  Tata Kelola          Ekonomi              SDM                  K3         Lingkungan Hidup         Indeks        Tanggapan
    Governance           Ecomonic            HRD                 OHS             Environment          Index          Feedback




                           Topik                                                   Pendekatan dan Frekuensi
                           Topics                                                   Approach and Frequency
Masyarakat sekitar operasional Perseroan/Community Surrounding the Company’s Operational Area
1. Dampak keberadaan pasar                                        1. Penyerapan tenaga kerja lokal dan pembangunan kemitraan
   Market presence impacts                                           dengan UMKM lokal dilakukan sesuai dengan kebutuhan
2. Pengelolaan air dan efluen                                        semaksimal mungkin.
   Water and effluent management                                     The employment of the local workforce and the development
                                                                     of partnerships with local UMKM are carried out as to the
3. Pelestarian keanekaragaman hayati                                 fullest possible, based on the Company’s needs
   Biodiversity conservation
                                                                  2. Pertemuan dan diskusi dengan masyarakat sekitar
4. Pengendalian emisi udara                                          operasional terkait rencana program CSR dan pengaduan
   Air emission control                                              masyarakat, diadakan sesuai dengan kebutuhan untuk
5. Penanganan limbah dan pencegahan pencemaran                       menjaga saluran komunikasi tetap terbuka.
   Waste management and pollution prevention                         Meetings and discussions with communities surrounding the
                                                                     Company’s operational areas regarding CSR program plans
6. Hak-hak masyarakat lokal
                                                                     and community grievances, are conducted as needed to
   Local community rights
                                                                     maintain open communication channels.
                                                                  3. Partisipasi dalam diskusi dan rapat-rapat dalam rangka
                                                                     perencanaan program BUMDes dan Musrenbang dengan
                                                                     melibatkan pemerintah daerah dan masyarakat, diadakan
                                                                     minimal setahun sekali atau sesuai dengan kebutuhan.
                                                                     Participation in discussions and meetings related to the
                                                                     planning of BUMDes programs and Musrenbang, involving
                                                                     local governments and communities, is conducted at least
                                                                     once a year or as required.
Lembaga Swadaya Masyarakat/Non-Governmental Organization
1. Dampak keberadaan pasar                                        1. Konsultasi dan diskusi publik, diadakan sesuai dengan
   Market presence impacts                                           kebutuhan.
2. Pengelolaan air dan efluen                                        Public consultations and discussions are conducted as
   Water and effluent management                                     needed.
3. Pelestarian keanekaragaman hayati                              2. Kerja sama penelitian sosial dan pemberdayaan masyarakat,
   Biodiversity conservation                                         diadakan sesuai dengan kebutuhan.
                                                                     Collaboration in social research and community
4. Penanganan limbah dan pencegahan pencemaran                       empowerment is carried out in accordance with identified
   Waste handling and pollution prevention                           needs.
5. Pengendalian emisi udara
   Air emission control
6. Hak-hak masyarakat lokal
   Local community rights
Pelanggan/ Costumers
1. Kepatuhan terhadap peraturan dan perundang- 1. Pembuatan kontrak layanan jasa sesuai dengan ketentuan
   undangan yang berlaku, seperti kepatuhan            yang berlaku, diadakan sesuai dengan kebutuhan.
   lingkungan dan K3                                   The development of service contracts is carried out in
   Compliance with applicable laws and regulations,    accordance with applicable regulations, as needed.
   such as environmental and OHS compliance         2. Penerapan standar K3 dalam seluruh proses bisnis Perseroan
2. Kinerja perlindungan kesehatan dan keselamatan      dan senantiasa melakukan evaluasi dan perbaikan
   pelanggan                                           berkelanjutan, yang diadakan secara berkala.
   Performance in customer health and safety           OHS standards are implemented across all of the Company’s
   protection                                          business processes, with regular evaluations and continuous
                                                       improvements undertaken periodically.
                                                    3. Pertemuan dan diskusi dengan pelanggan-pelanggan,
                                                       diadakan sesuai dengan kebutuhan.
                                                       Meetings and discussions with customers are conducted as
                                                       needed.




PT Ancara Logistics Indonesia Tbk | Sustainability Report 2025                                                            69
Page 70
                  Ikhtisar        TPB           Sambutan               Tentang Laporan              Sekilas Bisnis
                  Highlights      SDG’s           Foreword                 About Report              Business at Glance




Komitmen Anti Korupsi dan Anti Penyuapan
Anti-Corruption and Anti-Bribery Commitment
(205-1) (205-2) (205-3) (G-07)


Perseroan     menegaskan      komitmennya      dalam         The Company reaffirms its commitment to
menjunjung tinggi prinsip integritas dan etika bisnis        upholding integrity and ethical business through the
melalui penerapan kebijakan anti korupsi yang                implementation of anti-corruption policies set forth in
tertuang dalam CoC serta pakta integritas yang               the CoC and integrity pact, established and approved
telah disusun dan disetujui oleh Direksi. Kebijakan          by the Board of Directors. These policies apply to all
ini berlaku bagi seluruh insan Perseroan, baik dalam         Company personnel, both within internal operations
lingkungan internal maupun dalam interaksi dengan            and in interactions with external parties, including
pihak eksternal, termasuk pihak ketiga yang bekerja          third parties engaged by the Company.
sama dengan Perseroan.

Kebijakan tersebut secara tegas melarang segala              The policies strictly prohibit all forms of corruption,
bentuk korupsi, penyuapan, gratifikasi, pemerasan,           bribery, gratification, extortion, and other unethical
dan praktik tidak etis lainnya. Penerapannya                 practices. Their implementation forms part of the
menjadi bagian dari sistem pengendalian internal             Company’s internal control system to mitigate
untuk memitigasi risiko korupsi di seluruh aktivitas         corruption risks across all operational activities and
operasional dan rantai nilai Perseroan.                      its value chain.

Perseroan juga telah mengidentifikasi area                   The Company has also identified operational areas
operasional yang memiliki potensi risiko korupsi,            with potential exposure to corruption risks, particularly
khususnya pada fungsi yang berhubungan                       in functions that directly interact with contractors
langsung dengan kontraktor dan vendor. Untuk                 and vendors. To ensure effective implementation,
memastikan efektivitas implementasi, Perseroan               the Company regularly conducts communication and
secara berkala melakukan komunikasi dan                      awareness programs on anti-corruption policies and
sosialisasi terkait kebijakan dan prosedur anti              procedures as outlined in CoC, requires all employees
korupsi kepada karyawan yang tertuang didalam                to sign an integrity pact annually, and integrates
CoC, melakukan penandatanganan pakta integritas              integrity principles into its business processes and
oleh seluruh karyawan Perseroan setiap tahun, serta          decision-making.
mengintegrasikan prinsip integritas dalam proses
bisnis dan pengambilan keputusan.

Hingga akhir tahun 2025, tidak terdapat insiden              As of the end of 2025, there were no confirmed
korupsi yang terbukti maupun sanksi hukum terkait            incidents of corruption or any legal sanctions related
tindak pidana korupsi yang melibatkan Perseroan,             to corruption offenses involving the Company, the
Dewan Komisaris, Direksi, maupun karyawan.                   members of the Board of Commissioners, the Board
                                                             of Directors, or its employees.




 70                                                           Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Ancara Logistics Indonesia Tbk
Page 71
  Tata Kelola          Ekonomi              SDM                  K3    Lingkungan Hidup   Indeks   Tanggapan
    Governance           Ecomonic            HRD                 OHS       Environment     Index    Feedback




PT Ancara Logistics Indonesia Tbk | Sustainability Report 2025                                           71
Page 72
                   Ikhtisar         TPB            Sambutan              Tentang Laporan              Sekilas Bisnis
                   Highlights       SDG’s            Foreword                About Report              Business at Glance




05
KINERJA EKONOMI DALAM
MENDUKUNG TJSL
Economic Performance in Supporting TJSL

Perseroan menempatkan kinerja ekonomi sebagai bagian dari upaya
menciptakan nilai yang berkelanjutan bagi pemangku kepentingan
sekaligus mendorong pertumbuhan di wilayah operasional. Arah ini
diwujudkan melalui strategi bisnis yang terencana, penguatan investasi
aset dan infrastruktur, pemanfaatan teknologi yang lebih efisien dan
ramah lingkungan, serta penerapan kepatuhan terhadap ketentuan
yang berlaku.

The Company positions its economic performance as part of its efforts to create sustainable value
for stakeholders while also driving growth in its areas of operation. This direction is realized through
well-planned business strategies, strengthening investments in assets and infrastructure, the
adoption of more efficient and environmentally friendly technologies, and adherence to applicable
regulations.




 72                                                             Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Ancara Logistics Indonesia Tbk
Page 73
  Tata Kelola          Ekonomi              SDM                  K3    Lingkungan Hidup   Indeks   Tanggapan
    Governance           Ecomonic            HRD                 OHS       Environment     Index    Feedback




PT Ancara Logistics Indonesia Tbk | Sustainability Report 2025                                           73
Page 74
                  Ikhtisar        TPB           Sambutan                Tentang Laporan             Sekilas Bisnis
                  Highlights      SDG’s           Foreword                 About Report              Business at Glance




Manajemen Topik Material: Ekonomi
Management of Material Topics: Economic
(3-3) (2-23)



               Dampak Topik Material
               Impact of Material Topic (3-3)

Dalam menjalankan TJSL, Perseroan secara                     In implementing its TJSL programs, the Company
konsisten menjaga stabilitas kinerja ekonomi                 maintains the stability of its economic performance
dengan mengelola berbagai risiko yang berpotensi             by managing various risks that may affect business
memengaruhi performa usaha. Sepanjang tahun                  performance. Throughout 2025, attention was placed
2025, perhatian difokuskan pada sejumlah faktor              on several key factors, including weather variability
utama, antara lain dinamika cuaca dan potensi                and the potential disasters due to climate change,
bencana akibat perubahan iklim, fluktuasi harga              fluctuations in coal and fuel prices, risks of delays
batubara dan bahan bakar, risiko keterlambatan               in shipment or vessel repairs, as well as potential
pengiriman maupun perbaikan kapal, serta potensi             operational impacts on environmental and social
dampak operasional terhadap aspek lingkungan dan             aspects.
sosial.



               Komitmen & Kebijakan
               Commitment & Policies (2-23)

Nilai-nilai integritas diinternalisasikan melalui            Integrity values are internalized through the
penerapan CoC yang menjadi pedoman perilaku                  implementation of the CoC, which serves as a
bagi seluruh insan Perseroan. Di sisi lain, komitmen         behavior of all Company personnel. Meanwhile, the
terhadap kontribusi sosial diwujudkan melalui                Company’s commitment to social contribution is
kebijakan TJSL yang mengarahkan peran aktif                  reflected in its TJSL policy, which directs its active role
Perseroan    dalam     mendukung       kesejahteraan         in supporting the welfare of communities surrounding
masyarakat di sekitar wilayah operasional.                   its operational areas.



               Pengelolaan Dampak
               Management of Impacts

Fungsi pengendalian internal dijalankan oleh unit            The internal control function is carried out by the
Audit Internal melalui evaluasi atas berbagai aspek          Internal Audit unit through evaluations across various
operasional untuk memastikan efektivitas dan                 operational aspects to ensure the effectiveness
efisiensi kinerja, mencakup area keuangan, akuntansi,        and efficiency of performance, covering financial,
operasional, SDM, hingga teknologi informasi. Di sisi        accounting, operational, HR, and information
lain, pelaksanaan program TJSL dikoordinasikan oleh          technology areas. In addition, the implementation
PIC CSR guna memastikan setiap inisiatif berjalan            of TJSL programs is coordinated by the CSR PIC to
dengan efektif dan tepat sasaran.                            ensure that each initiative is executed effectively and
                                                             in a targeted manner.

Sepanjang tahun 2025, Perseroan juga melakukan               Throughout 2025, the Company also conducted
stakeholder engagement sebagai bagian dari upaya             stakeholder engagement as part of its efforts to
mengidentifikasi risiko serta memahami dampak                identify risks and better understand the operational
operasional terhadap masyarakat di sekitar wilayah           impacts on communities surrounding its areas of
operasional.                                                 operation.




 74                                                           Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Ancara Logistics Indonesia Tbk
Page 75
  Tata Kelola          Ekonomi              SDM                  K3         Lingkungan Hidup         Indeks        Tanggapan
    Governance           Ecomonic            HRD                 OHS             Environment          Index          Feedback




Kinerja Operasional 2025
Operational Performance 2025
(2-6) (201-2)


Model bisnis Perseroan ditopang oleh kerja sama                        The Company’s business model is supported
dengan pelanggan utama dalam pengangkutan                              by partnerships with key customers in coal
batubara. Melalui kontrak LoM, Perseroan bersama                       transportation. Through LoM contracts, the Company
Entitas Anak memperoleh visibilitas pendapatan                         and its Subsidiaries obtain revenue visibility that
yang berkelanjutan hingga berakhirnya masa izin                        extends until the expiration of the customer’s mining
usaha pertambangan pelanggan Perseroan.                                business license.

Kinerja distribusi Perseroan mengikuti profil                          The Company’s distribution performance follows the
produksi pelanggan tersebut. Pada tahun 2025,                          production profile of these customers. In 2025, the
realisasi target distribusi mencapai 5,3 juta MT dan                   distribution target realization reached 5.3 million MT,
ditargetkan meningkat menjadi 8,4 juta MT pada                         and is projected to increase to 8.4 million MT in 2026.
tahun 2026. Untuk menunjang pencapaian tersebut,                       To support these achievement, the Company operates
Perseroan mengoperasikan armada yang terdiri dari                      a fleet consisting of 57 units of 180 feet barges and 57
57 unit tongkang 180 feet dan 57 unit kapal tunda,                     units of tugboats, while also strengthening capacity
serta memperkuat kapasitas melalui skema time                          through a time charter scheme for 6 sets of 300-foot
charter untuk 6 set tongkang 300 feet beserta kapal                    barges along with their tugboats. In addition, the
tundanya. Selain itu, Perseroan juga mengoperasikan                    Company operates 2 units of assist tugs, leases 2
2 unit assist tug, menyewa tambahan 2 unit assist                      additional units of assist tugs, and owns 1 unit of
tug, serta memiliki 1 unit FTU dengan kapasitas                        FTU with a capacity of 20,000 MT PWWD. The size
20.000 MT PWWD. Jumlah armada tersebut juga                            of the fleet is also continuously and actively expanded
terus dikembangkan oleh Perseroan secara aktif                         by the Company to meet its targets over time.
untuk memenuhi target Perseroan dari waktu ke
waktu.

Dalam menjaga keberlangsungan operasional,                             In maintaining operational continuity, the Company
Perseroan secara aktif mengelola berbagai risiko                       actively manages various risks that may affect
yang berpotensi memengaruhi kinerja. Pada tahun                        performance. In 2025, climate change emerged as
2025, perubahan iklim menjadi salah satu faktor                        a key factor requiring special attention, particularly
yang memerlukan perhatian khusus, terutama terkait                     in relation to flunctuations in river water levels as
fluktuasi ketinggian air sungai sebagai jalur utama                    the primary distribution route. Conditions such as
distribusi. Kondisi curah hujan ekstrem maupun                         extreme rainfall and drought periods may restrict the
periode kekeringan dapat membatasi pergerakan                          movement of barges with certain tonnage capacities,
tongkang dengan tonase tertentu, sementara hujan                       while heavy rainfall also increases the risk of debris
lebat juga meningkatkan risiko debris yang dapat                       that may disrupt vessel operations. To mitigate these
mengganggu operasional kapal. Untuk memitigasi                         risks, the Company conducts proactive weather
hal tersebut, Perseroan melakukan pemantauan                           monitoring to ensure smooth sailing operations.
kondisi cuaca secara proaktif guna menjaga
kelancaran kegiatan pelayaran. (201-2)

Informasi lebih rinci mengenai kinerja operasional                     More detailed information on operational performance
dalam 3 tahun terakhir disajikan pada tabel berikut:                   over the past 3 years is presented in the following
                                                                       table:




PT Ancara Logistics Indonesia Tbk | Sustainability Report 2025                                                            75
Page 76
                  Ikhtisar       TPB          Sambutan               Tentang Laporan              Sekilas Bisnis
                  Highlights     SDG’s          Foreword                 About Report              Business at Glance




Jumlah Volume Pengangkutan dan Bongkar Muat
Total Volume of Transportation and Loading-Unloading Operations



                   Deskripsi
                                                           2025                    2024                      2023
                  Description

Tongkang batubara (180 feet)
                                                  4.037.285 MT               2.662.798 MT              2.822.424 MT
Coal barge (180 feet)

Tongkang batubara (300 feet)
                                                  1.318.721 MT               1.876.938 MT              1.936.595 MT
Coal barge (300 feet)

FTU                                                854.491 MT                2.414.837 MT              1.261.761 MT

Bongkar muat
                                                  4.110.774 MT               2.873.753 MT              2.710.931 MT
Loading and unloading




Nilai Ekonomi bagi Para Pemangku Kepentingan
Economic Value for Stakeholders (201-1) (201-4) (POJK51-F.2)

Sepanjang tahun 2025, Perseroan membukukan                 Throughout 2025, the Company recorded revenue of
pendapatan sebesar Rp970,23 miliar, atau mengalami         Rp970.23 billion, representing an increase of 5.40%
peningkatan sebesar 5,40% dibandingkan tahun               compared to the previous year. Amid these pressures,
sebelumnya. Di tengah tekanan tersebut, kinerja            profitability performance improved, with net income
profitabilitas menunjukkan perbaikan, dengan laba          rising significantly by 41.15% from Rp299.62 billion
bersih meningkat signifikan sebesar 41,15% dari            in 2024 to Rp422.88 billion in 2025.
Rp299,62 miliar pada tahun 2024 menjadi Rp422,88
miliar pada tahun 2025.

Kinerja    tersebut  mencerminkan     kemampuan            This performance reflects the Company’s ability
Perseroan     dalam   mengelola   nilai  ekonomi           to manage the economic value generated from
yang dihasilkan dari aktivitas usaha sekaligus             its business activities while distributing it to
mendistribusikannya kepada para pemangku                   stakeholders. The distribution of economic value is
kepentingan. Penyaluran nilai ekonomi dilakukan            carried out through various expenditure components,
melalui berbagai komponen pengeluaran, termasuk            including payments to governments, employees, and
pembayaran kepada pemerintah, tenaga kerja, serta          contributions to the community. As of the end of 2025,
kontribusi kepada masyarakat. Hingga akhir tahun           the Company did not receive any financial assistance
2025, Perseroan tidak menerima dukungan finansial          from the government in the form of incentives,
dari pemerintah dalam bentuk insentif, subsidi,            subsidies, or tax relief.
maupun keringanan pajak. (201-4)

Distribusi nilai ekonomi tersebut menjadi bagian           The distribution of this economic value forms part of
dari kontribusi Perseroan dalam mendukung                  the Company’s contribution to supporting economic
pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan para                 growth and the welfare of its stakeholders. Details of
pemangku kepentingan. Rincian alokasi nilai ekonomi        the allocation of the distributed economic value are
yang didistribusikan disajikan pada tabel berikut:         presented in the following table:
(201-1)




 76                                                         Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Ancara Logistics Indonesia Tbk
Page 77
   Tata Kelola         Ekonomi              SDM                  K3         Lingkungan Hidup            Indeks            Tanggapan
    Governance           Ecomonic            HRD                 OHS            Environment              Index              Feedback




                                                                                         Total dalam ribuan Rupiah
                             Keterangan                                                  Total in thousands of Rupiah
                             Description
                                                                              2025                 2024*                 2023*

 Nilai Ekonomi yang Dihasilkan/Economic Value Generated

 Pendapatan
                                                                            970.228.976          920.552.022        931.005.802
 Revenue

 Penghasilan Bunga
                                                                            169.023.686          149.227.853        124.034.188
 Interest Income

 Laba (Rugi) Neto Selisih Kurs
                                                                            23.046.824            2.299.586             2.343.113
 Net Gain (Loss) on Foreign Exchange

 Lain-lain – Bersih
                                                                             (531.785)           (9.637.979)        (3.536.086)
 Others – Net

 Total                                                                    1.161.767.701         1.062.442.482      1.053.847.017

 Nilai Ekonomi yang Didistribusikan/Economic Value Distributed

 Biaya Operasional
                                                                           569.339.467           557.021.575        596.658.479
 Operating Expenses

 Gaji dan Upah
                                                                            34.666.005           35.451.538             22.891.205
 Salaries and Wages

 Pembayaran Beban Bunga dan Keuangan
                                                                            34.479.603           96.396.150         193.498.733
 Payments of Interest and Finance Charges

 Pengeluaran untuk Pemerintah
                                                                           124.005.760           57.507.060             55.445.149
 Payments to the Government

 Pembayaran untuk Program Sosial Kemasyarakatan
                                                                            6.657.323             6.008.019             5.341.634
 Payment of Community Development Program

 Total                                                                     769.148.158           752.384.342        873.835.200

 Nilai Ekonomi yang Ditahan/Economic Value Retained                        392.619.543           310.057.140        180.011.817

Catatan/Note:
Penyajian ulang | Restatements




Memberdayakan Pemasok Lokal
Empowering Local Suppliers (204-1)
Keterlibatan pemasok lokal menjadi bagian dari                         The engagement of local suppliers forms part of
strategi pengelolaan rantai pasok Perseroan.                           the Company’s supply chain management strategy.
Pendekatan ini mendukung kesinambungan pasokan                         This approach supports supply continuity while also
sekaligus mendorong aktivitas ekonomi di wilayah                       promoting economic activity in the areas of operation
operasional serta memperkuat relasi dengan pelaku                      and strengthening relationships with local business
usaha setempat.                                                        actors.

Pada tahun 2025, nilai pengadaan dari pemasok                          In 2025, the value of procurement from local suppliers
lokal yang berasal dari Samarinda dan wilayah                          originating from Samarinda and the East Kalimantan
Kalimantan Timur (di luar Samarinda) tercatat sebesar                  region (outside Samarinda) amounted to Rp28.86
Rp28,86 miliar, atau setara dengan 98,88% dari total                   billion, representing 98.88% of the Company’s total
pembelian Perseroan. Capaian ini meningkat sebesar                     purchases. This achievement increased by 29.73%
29,73% dibandingkan dengan tahun 2024.                                 compared to 2024.




PT Ancara Logistics Indonesia Tbk | Sustainability Report 2025                                                                   77
Page 78
                      Ikhtisar           TPB                Sambutan               Tentang Laporan                Sekilas Bisnis
                      Highlights         SDG’s               Foreword                 About Report                Business at Glance




Nilai Pembelian Barang dan Jasa Perseroan dan Entitas Anak (dalam Rupiah)
Total Purchases of Goods and Services Perseroan and Its Subsidiaries (in Rupiah)


                                                   Nilai Pembelian Barang dan Jasa                            Jumlah Pemasok
              Wilayah                            Total Purchases of Goods and Services                        Total of Suppliers
               Area
                                             2025                  2024                  2023              2025        2024            2023

 Dalam Negeri/Domestic

 Samarinda/Samarinda                     8.873.958.634       14.379.929.383          9.206.365.514            82             87           54

 Kalimantan Timur/                      19.990.819.909       26.694.135.345         23.982.386.301            17             32           18
 East Kalimantan

 Nasional*/National                        325.864.420        4.580.311.307          7.558.795.657             6             36          25

 Total Domestik                         29.190.642.963       45.654.376.035         40.747.547.472          105            155           97
 Total Domestic

 Luar Negeri                                            -                      -                       -                       -              -
 International

 TOTAL                                  29.190.642.963       45.654.376.035         40.747.547.472          105            155           97

 % Dalam Negeri/Domestic                             100                    100                      100    100            100          100

 % Luar Negeri/Import                                   -                      -                       -          -            -              -

*Banjarmasin, Surabaya, Batam, dan Jakarta Utara | Banjarmasin, Surabaya, Batam, and North Jakarta




                      Penggunaan produk dan jasa dari pemasok lokal tercatat
                      sebesar Rp28.864.778.543, atau setara dengan
                      98,88 % dari total pembelian Perseroan.
                      The utilization of products and services from local suppliers amounted
                      to Rp28,864,778,543, or equivalent to 98.88 % of the Company’s total
                      purchases.


Memberikan Produk dan Layanan Terbaik untuk
Konsumen
Delivering the Best Products and Services for Customers
(416-1) (POJK51-F.17) (POJK51-F.27) (POJK51-F.28) (POJK51-F.29)

Konsistensi kualitas layanan dijaga melalui penerapan                   Consistency in service quality is maintained through
pengendalian mutu dan kuantitas pada setiap                             the implementation of quality and quantity at every
tahapan operasional. Pengukuran dilakukan sejak                         stage of operations. Measurements are conducted
batubara berada di stockpile, dilanjutkan dengan                        starting from when the coal is at the stockpile,
survei draft saat proses bongkar muat dari tongkang                     followed by draft surveys during the loading and
180 feet, hingga verifikasi pada saat pemuatan ke                       unloading process from 180 feet barges, and further
tongkang 300 feet untuk kebutuhan ekspor maupun                         verification during loading onto 300 feet barges for
domestik. Aspek keselamatan layanan turut menjadi                       both export and domestic purposes. Service safety is
perhatian melalui evaluasi oleh surveyor independen.                    also emphasized through evaluations conducted by
(416-1) (POJK51-F.27) (POJK51-F.28) (POJK51-F.30)                       independent surveyors.




 78                                                                      Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Ancara Logistics Indonesia Tbk
Page 79
  Tata Kelola          Ekonomi              SDM                  K3         Lingkungan Hidup        Indeks        Tanggapan
    Governance           Ecomonic            HRD                 OHS            Environment          Index          Feedback




Perseroan menerapkan prinsip kesetaraan dalam                          The Company applies the principle of equal treatment
pelayanan kepada seluruh pelanggan tanpa                               in serving all customers without discrimination based
pembedaan latar belakang. Peningkatan kualitas                         on background. Service quality improvements are
layanan didukung oleh pemeliharaan armada yang                         supported by continuous fleet maintenance, the
berkelanjutan, kesiapan awak kapal yang kompeten,                      readiness of competent crew members, and the
serta kelengkapan dokumen operasional guna                             completeness of operational documentation to
memastikan ketepatan waktu pengiriman. Kinerja                         ensure timely delivery. This performance is reflected
tersebut tercermin dari tidak adanya pembatalan                        in the absence of any cancellations of the shipping
kontrak jasa pelayaran selama tahun 2025.                              service contract throughout 2025.
(POJK51-F.17) (POJK51-F.29)



Survei Kepuasan Pelanggan
Customer Satisfaction Survey
(POJK51-F30)


Kepuasan pelanggan menjadi salah satu tolok ukur                       Customer satisfaction is one of the key indicators in
utama dalam menjaga keberlangsungan bisnis.                            maintaining business sustainability. Evaluations of
Evaluasi terhadap tingkat kepuasan dilakukan secara                    satisfaction levels are conducted periodically and
berkala dan dimanfaatkan sebagai dasar untuk                           are utilized as a basis for improving the Company’s
penyempurnaan layanan Perseroan ke depannya.                           service going forward.
(POJK51-F30)




Program TJSL
TJSL Program

Kerangka Kerja TJSL (413-1) (POJK51-F.23)                              TJSL Framework
Pada tahun 2025, Perseroan melaksanakan kegiatan                       In 2025, the Company conducted stakeholder
stakeholder engagement guna mengidentifikasi                           engagement process to identify potential impacts
potensi serta dampak operasional bisnis terhadap                       and long-term implications of its business operations
aspek lingkungan, masyarakat, dan tata kelola                          on environmental, social, and governance aspects.
dalam jangka panjang. Kegiatan ini dilaksanakan                        This activities was carried out with the support of a
dengan dukungan konsultan dengan menerapkan                            consultant, applying an approach aligned with the
pendekatan tersebut dalam kerangka yang selaras                        AA1000SES, ensuring that the engagement process
dengan AA1000SES, sehingga proses pelibatan                            was conducted in a systematic, inclusive, and credible
dilakukan secara sistematis, inklusif, dan kredibel.                   manner.


Untuk memperoleh informasi yang komprehensif,                          To obtain comprehensive insights, the Company
Perseroan melakukan serangkaian pendekatan yang                        employed a series of approaches, including direct
meliputi observasi langsung, penelitian sekunder,                      observations, secondary research and benchmarking
pembandingan dengan praktik terbaik, serta analisis                    of best practices, and qualitative data analysis
data kualitatif melalui wawancara mendalam                             through in-depth interviews with stakeholders. The
dengan para pemangku kepentingan. Seluruh proses                       processes from the foundation for the Company
tersebut menjadi landasan bagi Perseroan dalam                         in formulating its objectives and enhancing its
merumuskan tujuan serta menyempurnakan praktik                         operational practices going forward.
operasional kami kedepannya.

Salah satu konkret dari pelaksanaan proses                             One of the tangible outcomes of the stakeholder
stakeholder engagement adalah implementasi                             engagement process is the implementation of the
program TJSL yang dirancang dan dijalankan                             TJSL Program, which is designed and executed based
berdasarkan pilar-pilar strategis sebagai berikut:                     on the following strategic pillars:
(413-1) (POJK51-F.23)


PT Ancara Logistics Indonesia Tbk | Sustainability Report 2025                                                           79
Page 80
                   Ikhtisar        TPB                  Sambutan                  Tentang Laporan                Sekilas Bisnis
                   Highlights      SDG’s                  Foreword                    About Report                Business at Glance




•    Pemberdayaan usaha lokal;                                       •      Empowerment of local businesses;
•    Pengembangan kapasitas tenaga kerja lokal;                      •      Development of local workforce capacity;
•    Peningkatan kesehatan        serta       penyediaan             •      Improvement of healthcare and provision of
     infrastruktur dasar;                                                   basic infrastructure;
•    Penguatan aspek HSE;                                            •      Strengthening of OHS aspects;
•    Pemajuan HAM serta penerapan                     praktik        •      Promotion of Human Rights and                                  the
     ketenagakerjaan yang adil;                                             implementation of fair labor practices;
•    Pelaksanaan inisiatif inklusivitas dan kesetaraan;              •      Implementation           of   inclusivity     and          equality
                                                                            initiatives;
•    Penerapan prinsip ekonomi             sirkular    serta         •      Adoption of circular economy principles and
     pengelolaan limbah; dan                                                waste management; and
•    Penyediaan mekanisme pengaduan terpadu.                         •      Provision of an integrated grievance mechanism.

Setiap pilar TJSL dirancang dengan target tahunan,                   Each pillar is designed with annual targets, key
indikator kinerja utama, alokasi anggaran, serta                     performance indicators, budget allocation, and
skema prioritisasi berbasis matriks urgensi dan biaya.               prioritization schemes based on an urgency and
Pendekatan ini memastikan bahwa implementasi                         cost matrix. This approach ensures that TJSL
TJSL dapat dilaksanakan secara terukur, memberikan                   implementation remains measurable, delivers optimal
dampak yang optimal, dan selaras dengan prioritas                    impact, and aligns with the priorities set out in the
yang telah ditetapkan dalam Peta Jalan Keberlanjutan                 Company’s Sustainability Roadmap.
Perseroan.

Di masa yang akan datang, Perseroan berkomitmen                      Going forward, the Company is committed to
untuk     mengintegrasikan    hasil   stakeholder                    integrating stakeholder engagement outcomes as
engagement sebagai masukan strategis dalam                           strategic input in the formulation and enhancement
perumusan      dan    penyempurnaan      program                     of the TJSL program. In line with this, the Company
TJSL. Sejalan dengan hal tersebut, Perseroan                         aligns the planning and implementation of its TJSL
menyelaraskan perencanaan dan pelaksanaan                            programs with Musrenbang outcomes, national
program TJSL dengan hasil Musrenbang, RPJM di                        and regional RPJM, as well as the national and
tingkat nasional dan daerah, serta RTRW nasional                     regional RTRW, to ensure alignment with prevailing
maupun daerah guna memastikan keselarasan                            development priorities.
dengan prioritas pembangunan yang berlaku.

Pendekatan terintegrasi ini memperkuat kontribusi                    This integrated approach strengthens the Company’s
Perseroan terhadap agenda pembangunan yang                           contribution to broader development agendas and
lebih luas dan memastikan dukungan yang konsisten                    ensures consistent support for the achievement of
terhadap pencapaian TPB sebagaimana diatur                           the SDGs, as stipulated in Perpres No. 111/2022.
dalam Perpres No. 111/2022.




    80                                                                   Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Ancara Logistics Indonesia Tbk
Page 81
  Tata Kelola          Ekonomi              SDM                  K3    Lingkungan Hidup      Indeks           Tanggapan
    Governance           Ecomonic            HRD                 OHS       Environment        Index            Feedback




            Visi dan Misi Perseroan dalam Pelaksanaan TJSL
                           Vision and Mission of the Company in TJSL Implementation




Visi Vision
                                        Menjadi perusahaan yang berkomitmen untuk memberdayakan
                                        masyarakat menuju kemandirian dan menjaga lingkungan.
                                        To be a company dedicated to empowering communities towards
                                        self-reliance and environmental protection.




Misi Mission
                                        1. Membina hubungan baik dengan lingkungan dan semua stakeholder.
                                           To foster positive relationships with the environment and all stakeholders.
                                        2. Mengutamakan         keterlibatan   masyarakat     sekitar   Perseroan.
                                           To prioritize the involvement of communities surrounding the Company’s
                                           operation.
                                        3. Mempersiapkan           program          pengembangan      ekonomi
                                           masyarakat yang tumbuh, berkembang, dan berkelanjutan.
                                           To develop community economic development programs that are
                                           progressive, sustainable, and capable of long-term growth.
                                        4. Mewujudkan lingkungan yang sehat, bersih, dan                       kondusif.
                                           To promote a healthy, clean, and conducive environment.

Berikut dibawah ini adalah peta jalan TJSL:
Below is the TJSL roadmap:



                                                                                                      Pembentukan
        2022 - 2025                         2026                           2027                         Kedepan
         Diagnostik                     Pengembangan                    Sinkronisasi                     Onward
         Diagnostic                      Development                    Synchronize                   Establishment


      1. Penyusunan dan Peninjauan blueprint                                                 1. Menjadi Role Model
         Establishment and Review blueprint                                                     TJSL bagi Perusahaan
      2. Pengembangan TJSL                                                                      Lain
         Development TJSL                                                                       Bring a Role Model of
      3. Organisasi, Kebijakan, dan Komite                                                      TJSL for other Company
         Organization, Policy, and Committee                                                 2. Lisensi Sosial
      4. Penetapan Target Program Keberlanjutan                                                 Social License
         Setting Terget for Sustainability Program
      5. Standar Pengelolaan TJSL
         TJSL Management Standard




PT Ancara Logistics Indonesia Tbk | Sustainability Report 2025                                                        81
Page 82
                 Ikhtisar            TPB        Sambutan               Tentang Laporan                Sekilas Bisnis
                 Highlights          SDG’s       Foreword                 About Report                Business at Glance




Pencapaian TJSL Perseroan Tahun 2025
The Company’s TJSL Program Achievements in 2025
(203-1) (203-2) (413-1) (POJK51-F.23) (POJK51-F.25) (S-12)


Selama tahun 2025, program TJSL telah                       Throughout 2025, the TJSL program was implemented
diimplementasikan sesuai dengan alokasi anggaran            in accordance with the allocated budget, as illustrated
sebagaimana yang dipaparkan pada diagram di                 in the diagram below:
bawah ini:




                                   2023                      2024                        2025
                Target        Rp3.000.000.000        Rp4.000.000.000                Rp4.000.000.000
                Actual        Rp3.403.115.118        Rp4.097.554.091                Rp4.538.254.609

                                                Target      Actual




Secara rinci, program TJSL tahun 2025 kami                  In detail, the Company’s TJSL programs in 2025
kategorisasikan menjadi beberapa bidang seperti             are categorized into several areas, including public
bidang kesehatan dan keselamatan masyarakat,                health and safety, social and cultural development,
sosial dan budaya, pendapatan riil dan ekonomi,             real income and economic development, education,
pendidikan, lingkungan, dan infrastruktur yang akan         environment, and infrastructure, as outlined below:
dipaparkan dibawah ini:




 82                                                          Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Ancara Logistics Indonesia Tbk
Page 83
  Tata Kelola          Ekonomi              SDM                  K3        Lingkungan Hidup       Indeks       Tanggapan
    Governance           Ecomonic            HRD                 OHS           Environment         Index         Feedback




  Pendidikan
  Education

  Dukungan Pendidikan melalui Beasiswa dan Program Praktik Kerja Lapangan
  Educational Support through Scholarships and Internship Programs




  Melalui program TJSL pilar pendidikan, Perseroan berupaya mendorong pengembangan SDM sejak dini
  melalui pemberian beasiswa dan bantuan biaya pendidikan. Dukungan ini juga mencakup fasilitasi bagi
  siswa yang mengikuti praktik kerja lapangan sebagai sarana pembelajaran langsung di dunia kerja.
  Pada tahun pelaporan, sebanyak 60 siswa menjalani praktik kerja di area workshop dan kantor ACT.
  Inisiatif ini diharapkan dapat memperluas kesempatan belajar, meningkatkan keterampilan praktis,
  serta mempersiapkan generasi muda agar lebih siap menghadapi dunia profesional.

  Through the education pillar of its TJSL program, the Company seeks to promote early Human Rights
  development by providing scholarships and educational financial assistance. This support also includes
  facilitating students’ participation in internship programs (practical work placements) as a means of
  gaining direct exposure to the professional working environment. During the reporting year, a total of
  60 students undertook internships in the Company’s workshop and ACT office areas. This initiative is
  expected to broaden learning opportunities, enhance practical skills, and better prepare the younger
  generation to enter the professional workforce.


  Kesehatan dan Keselamatan Masyarakat
  Community Health and Safety

  Dukungan Kesehatan Masyarakat melalui Vaksin Hepatitis dan Bantuan Gizi Posyandu
  Public Health Support through Hepatitis Vaccination and Posyandu Nutritional Assistance

                                                                       Perseroan melaksanakan kegiatan di bidang
                                                                       kesehatan masyarakat yang berfokus pada
                                                                       pencegahan penyakit dan peningkatan gizi.
                                                                       Dalam program ini, vaksin hepatitis dilaksanakan
                                                                       di kantor ACT dengan jumlah penerima vaksin
                                                                       sebanyak 62 orang sebagai upaya meningkatkan
                                                                       perlindungan kesehatan bagi para penerima
                                                                       manfaat. Selain itu, Perseroan juga memberikan
                                                                       bantuan biaya untuk penyediaan makanan
  tambahan/gizi di 3 Posyandu di Desa Embalut guna mendukung kesehatan ibu dan anak, serta
  meningkatkan kualitas gizi masyarakat. Melalui kegiatan ini, Perseroan menunjukkan komitmennya
  untuk berkontribusi terhadap kesejahteraan masyarakat di sekitar wilayah operasional.

  The Company implemented public health initiatives focused on disease prevention and nutritional
  improvement. As part of this program, hepatitis vaccinations were administered at the ACT office, reaching
  62 beneficiaries to enhance health protection. In addition, the Company provided financial support for
  supplementary nutrition programs at 3 Posyandu in Desa Embalut to support maternal and child health
  and improve the community’s nutritional standard. Through these initiatives, the Company demonstrates
  its commitment to contributing to the well-being of communities surrounding its operational areas.




PT Ancara Logistics Indonesia Tbk | Sustainability Report 2025                                                        83
Page 84
                 Ikhtisar         TPB            Sambutan              Tentang Laporan              Sekilas Bisnis
                 Highlights       SDG’s            Foreword                About Report              Business at Glance




                                                              Bantuan rutin biaya operasional dan peralatan
                                                              kepada Barisan Sukarela Kebakaran dan
                                                              Bencana     (Balakarcana)    Desa      Embalut.
                                                              Balakarcana     merupakan     relawan    yang
                                                              membantu masyarakat yang terdampak banjir,
                                                              tanah longsor, kebakaran, dan lain-lain.

                                                              The Company provides regular financial support
                                                              for operational costs and equipment to the


Barisan Sukarela Kebakaran dan Bencana (Balakarcana) of Embalut Village. Balakarcana is a volunteer
group that assists communities affected by floods, landslides, fires, and other disasters.




Infrastruktur
Infrastructure

Peningkatan Infrastruktur Desa melalui Dukungan Semenisasi Jalan
Enhancement of Village Infrastructure through Road Concreting Support




Sebagai bentuk kontribusi terhadap pembangunan wilayah sekitar operasional Perseroan, Perseroan
turut mendukung pelaksanaan semenisasi jalan Desa Embalut sepanjang 430 meter. Bantuan ini
diberikan untuk meningkatkan kualitas infrastruktur dasar yang memiliki peran penting dalam aktivitas
sehari-hari masyarakat.

As part of its contribution to the development of communities surrounding its operations, the Company
supported the road concreting program in Embalut Village, covering a length of 430 meters. This
assistance aims to improve the quality of basic infrastructure, which plays a vital role in the daily activities
of the community.




84                                                            Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Ancara Logistics Indonesia Tbk
Page 85
  Tata Kelola          Ekonomi              SDM                  K3        Lingkungan Hidup      Indeks        Tanggapan
    Governance           Ecomonic            HRD                 OHS           Environment         Index         Feedback




  Sosial dan Budaya
  Social and Cultural




         Pembagian Paket Lebaran kepada                                Bantuan dana untuk Tari Jepen dan Dayak,
          Pengurus Masjid Desa Embalut                                    serta Tim Sepak Bola Desa Embalut
   Distribution of Eid Packages to the Management                      Financial assistance for Jepen and Dayak Dance,
              of the Desa Embalut Mosque                                  as well as the Desa Embalut football team




  Kegiatan Olahraga dan Kepemudaan
  Sports and Youth Development Activities




  Desa Embalut mempunyai agenda rutin setiap tahun, yaitu lomba balap ketinting, turnamen sepak bola,
  dan turnamen bola voli. ACT ikut berpartisipasi dan membantu terselenggaranya kegiatan tersebut.
  Kegiatan ini pun memberikan dampak positif pada peningkatan UMKM.

  Embalut Village organizes annual events, including the ketinting boat race competition, football
  tournaments, and volleyball tournaments. ACT participates in and supports the organization of these
  activities. These events not only preserve local culture but also have a positive impact on the growth of
  local UMKM.




PT Ancara Logistics Indonesia Tbk | Sustainability Report 2025                                                        85
Page 86
                Ikhtisar        TPB           Sambutan              Tentang Laporan              Sekilas Bisnis
                Highlights      SDG’s           Foreword                About Report              Business at Glance




Lingkungan
Environmental

Pemanfaatan Drum Bekas sebagai Tempat Pembuangan
Repurposing of Used Drums for Waste Management




Kegiatan pemanfaatan drum bekas yang sebelumnya digunakan sebagai wadah grease menjadi tempat
sampah merupakan bagian dari program lingkungan Perseroan yang bertujuan mengurangi timbunan
limbah sekaligus mendorong pemanfaatan kembali material yang sudah tidak terpakai. Melalui inisiatif
ini, drum bekas dialihfungsikan menjadi tempat sampah dan ditempatkan di beberapa area operasional
ACT, antara lain di area Jetty 3, pos keamanan, area istirahat kontraktor, serta di area luar kantor
ACT. Pelaksanaan kegiatan ini diharapkan dapat menyediakan sarana kebersihan yang memadai,
meningkatkan kesadaran terhadap pentingnya pengelolaan lingkungan, serta mendukung terciptanya
lingkungan kerja yang bersih, tertata, dan lebih ramah lingkungan.

The initiative to repurpose used drums, previously utilized as grease containers, into waste bins forms
part of the Company’s environmental program aimed at reducing waste generation while promoting
materials reuse. Through this initiative, the used drums were converted into waste bins and placed in
several operational areas of ACT, including Jetty 3, security post, contractor rest area, and the external
office area. This activity is expected to provide adequate sanitation facilities, raise awareness of
environmental management, and support the creation of a clean, organized, and more environmentally
friendly workplace.




Pengambilan Sampel Air Sungai Mahakam dan Embalut
Water Sampling of the Mahakam and Embalut Rivers




86                                                         Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Ancara Logistics Indonesia Tbk
Page 87
  Tata Kelola          Ekonomi              SDM                  K3          Lingkungan Hidup        Indeks       Tanggapan
    Governance           Ecomonic            HRD                 OHS             Environment          Index         Feedback




  Kegiatan pengambilan sampel air Sungai Mahakam dan Embalut dilaksanakan sebagai bentuk komitmen
  Perseroan dalam menjaga kualitas lingkungan di sekitar wilayah operasional.
  Kegiatan ini dilaksanakan pada bulan Juni 2025 untuk pemantauan Semester I dan pada bulan Desember
  2025 untuk pemantauan Semester II. Kegiatan ini dilaksanakan untuk memantau kondisi kualitas air
  secara berkala, mengidentifikasi potensi perubahan parameter lingkungan, serta memastikan bahwa
  aktivitas operasional tetap selaras dengan ketentuan yang berlaku.

  Water sampling activities at the Mahakam River and Embalut were conducted as part of the Company’s
  commitment to maintaining environmental quality around its operational areas. This activity was
  conducted in June 2025 for the first semester monitoring and in December 2025 for the second semester
  monitoring with the objective of periodically monitoring water quality conditions, identifying potential
  changes in environmental parameters, and ensuring that operational activities remain in compliance with
  applicable regulations.




  Pengambilan Uji Emisi
  Emissions Testing


                                                                       Perseroan melaksanakan kegiatan pengambilan
                                                                       uji emisi secara berkala untuk memantau tingkat
                                                                       emisi dari aktivitas operasional serta memastikan
                                                                       kesesuaiannya dengan standar lingkungan yang
                                                                       berlaku.

                                                                       The Company conducted periodic emissions
                                                                       testing activity to monitor emission levels from its
                                                                       operational activities and to ensure compliance with
                                                                       applicable environmental standards.




  Pengambilan Sampel Udara dan Kebisingan
  Air Quality and Noise Monitoring


                                                                       Perseroan melaksanakan kegiatan pengambilan
                                                                       sampel udara dan kebisingan secara berkala untuk
                                                                       memantau kualitas lingkungan di sekitar area
                                                                       operasional. Kegiatan ini bertujuan memastikan
                                                                       kondisi udara dan tingkat kebisingan tetap sesuai
                                                                       dengan standar yang berlaku serta menjadi
                                                                       dasar evaluasi dalam peningkatan pengelolaan
                                                                       lingkungan secara berkelanjutan.

                                                                       The Company carries out regular air quality and
                                                                       noise level monitoring to assess environmental
                                                                       conditions around its operational areas. This
                                                                       activity aimed to ensure that air quality and noise
                                                                       levels remained within applicable standards and
                                                                       to serve as a basis for continuous improvement in
                                                                       environmental management.




PT Ancara Logistics Indonesia Tbk | Sustainability Report 2025                                                           87
Page 88
               Ikhtisar        TPB           Sambutan              Tentang Laporan              Sekilas Bisnis
                Highlights     SDG’s           Foreword                About Report              Business at Glance




Pemberdayaan Masyarakat
Community Empowerment

Penguatan UMKM melalui Bantuan Modal Usaha dan Pembinaan
Strengthening UMKM through Business Capital Assistance and Capacity Building




Pada Juli 2025, Perseroan menyalurkan bantuan biaya pembinaan dan penambahan modal usaha
UMKM di Desa Embalut sebagai upaya mendorong pertumbuhan ekonomi lokal dan penguatan usaha
masyarakat. Program ini diberikan kepada 15 penerima manfaat, dengan skema setiap RT diwakili oleh
1 orang penerima. Melalui inisiatif ini, Perseroan berharap pelaku UMKM dapat meningkatkan kapasitas
usaha, memperluas peluang pendapatan, serta memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat secara
berkelanjutan.

In July 2025, the Company provided financial assistance for capacity building and additional working
capital for UMKM in Desa Embalut as part of its efforts to promote local economic growth and
strengthen community enterprises. The program benefited 15 recipients, with 1 representative from each
neighborhood unit (RT). Through this initiative, the Company expects UMKM owners to enhance their
business capacity, expand income opportunities, and support the sustainable economic independence of
the community.


Program Pengembangan Sapi
Cattle Development Program


Pada tahun 2025, ACT melaksanakan program pemberdayaan masyarakat dengan menyalurkan
5 ekor bibit sapi kepada warga untuk dipelihara dan dikembangbiakkan, sebagai upaya mendukung
peningkatan kesejahteraan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.

In 2025, ACT implemented a community empowerment program by distributing 5 head of cattle to local
residents for breeding and cultivation, as part of its efforts to support the sustainable improvement of
community economic welfare.




88                                                        Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Ancara Logistics Indonesia Tbk
Page 89
  Tata Kelola          Ekonomi              SDM                  K3    Lingkungan Hidup            Indeks            Tanggapan
    Governance           Ecomonic            HRD                 OHS       Environment              Index              Feedback




Realisasi Biaya TJSL 2025
Realization of Costs for the 2025 TJSL Program
Realisasi Biaya Program TJSL Tahun 2025
Realization of Costs for the 2025 TJSL Program


  No.                                       Program                                      Output/Jumlah Penerima Manfaat
                                                                                          Output/Number of Beneficiaries

   1       Pendidikan/Education                                                                                 89 orang/people

   2       Kesehatan dan Keselamatan/Health and Safety                                                       2.068 orang/people

                                                                                                  Jalan sepanjang 430 meter
   3       Infrastruktur/Infrastructure
                                                                                                        430-meter-long road

   4       Sosial dan Budaya/Social and Cultural                                                            42.024 orang/people

   5       Pengelolaan Lingkungan/Environmental                                                               222 orang/people

                                                                                         15 orang/people dan 5 bibit sapi/cow
   6       Pemberdayaan Masyarakat/Community Empowerment
                                                                                                                        seeds



                                            Realisasi TJSL Tahun 2025
                                             TJSL Realization in 2025
                     1.68%          1.24%
                 3.99%                        2.50%
        0.27%
                                                                         Pendidikan/Education

                                                                         Kesehatan dan Keselamatan/Health
                                                                         and Safety

                                Total                                    Infrastruktur/Infrastructure
                              Rp4,54
                           miliar/billion                                Sosial dan Budaya/Social and Culture

                                                                         Pengelolaan Lingkungan/Enviromental

                                                                         Pemberdayaan Masyarakat/
                                                                         Community Empowerment
                               90.32%




PT Ancara Logistics Indonesia Tbk | Sustainability Report 2025                                                              89
Page 90
                 Ikhtisar        TPB           Sambutan               Tentang Laporan              Sekilas Bisnis
                  Highlights     SDG’s           Foreword                 About Report              Business at Glance




Sarana Pengaduan Masyarakat
Community Grievances Channel
(POJK51-F.24)


Saran, kritik, dan masukan dari masyarakat                  Suggestions, feedback, and input from the community
merupakan komponen penting bagi inovasi dan                 are essential components in supporting innovation
tata kelola operasional bisnis Perseroan. Oleh              and the operational governance of the Company’s
sebab itu, Perseroan menyadari bahwa diperlukan             business activities. Therefore, the Company
sarana penyaluran yang baik dari Perseroan kepada           recognizes the importance of providing an effective
masyarakat.                                                 channel for communication between the Company
                                                            and the community.

Dalam rangka memfasilitasi hal tersebut, kami               To facilitate this, the Company has established a
membentuk sebuah mekanisme bernama ’Catatan                 mechanism called the “Community Grievance Log,”
Pengaduan Masyarakat’ yang berguna untuk                    which serves as a platform to receive and document
menyalurkan serta mendokumentasikan berbagai                various forms of community feedback. All submissions
masukan dari masyarakat. Setelah disalurkan                 are properly recorded and followed by appropriate
dan didokumentasikan, kami akan memastikan                  actions to ensure effective resolution.
bahwa masukan-masukan tersebut melalui proses
penindaklanjutan yang sesuai.

Bagi kami, membangun kolaborasi sosial bersama              The Company believes that fostering social
masyarakat lokal di sekitar operasi bisnis juga sama        collaboration with local communities surrounding
pentingnya dengan menciptakan nilai keuntungan              its operations is equally important as creating long-
ekonomi jangka panjang. Kolaborasi yang baik                term economic value. Such collaboration is expected
ini pada gilirannya akan berkontribusi pada                 to contribute to community welfare while supporting
kesejahteraan masyarakat sekaligus perkembangan             sustainable business growth.
bisnis.

Dengan pertimbangan hal-hal di atas, Perseroan              With the above consideration, the Company remains
terbuka terhadap setiap bentuk masukan, saran,              open to all forms of inputs, suggestions, and feedback,
dan umpan balik yang dapat disampaikan melalui              which may be submitted via mail or email addressed
surat atau surat elektronik yang ditujukan kepada           to corsec@ancaralogistics.com.
corsec@ancaralogistics.com.




 90                                                          Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Ancara Logistics Indonesia Tbk
Page 91
  Tata Kelola          Ekonomi              SDM                  K3    Lingkungan Hidup   Indeks   Tanggapan
    Governance           Ecomonic            HRD                 OHS       Environment     Index    Feedback




PT Ancara Logistics Indonesia Tbk | Sustainability Report 2025                                           91
Page 92
                  Ikhtisar         TPB           Sambutan              Tentang Laporan              Sekilas Bisnis
                   Highlights      SDG’s           Foreword                About Report              Business at Glance




06
KINERJA PENGEMBANGAN SDM
HR Development Performance

Keunggulan Perseroan didukung oleh kualitas SDM yang dimilikinya.
Oleh karena itu, Perseroan menempatkan pengelolaan SDM sebagai
prioritas strategis dengan membangun lingkungan kerja yang inklusif,
setara, dan berorientasi pada pengembangan SDM melalui pelatihan
yang terstruktur dan berkesinambungan. Implementasi kebijakan
SDM diarahkan untuk memperkuat keberagaman dan meningkatkan
kesejahteraan karyawan, antara lain melalui proses penerapan
rekrutmen berbasis merit, pemenuhan hak ketenagakerjaan secara
konsisten, serta penciptaan ruang yang aman dan konstruktif bagi
penyampaian aspirasi.


The Company’s strength is supported by the quality of its HR. Accordingly, the Company places
HR management as a strategic priority by fostering an inclusive and equitable work environment
that emphasizes HR development through structured and continues training program. The
implementation of HR policies is directed toward strengthening diversity and enhancing employee
welfare, including through the application of merit-based recruitment processes, consistent
fulfillment of labor rights, and the provision of a safe and constructive platform for the expression
of employees’ aspirations.



 92                                                           Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Ancara Logistics Indonesia Tbk
Page 93
  Tata Kelola          Ekonomi              SDM                  K3    Lingkungan Hidup   Indeks   Tanggapan
    Governance           Ecomonic            HRD                 OHS       Environment     Index    Feedback




PT Ancara Logistics Indonesia Tbk | Sustainability Report 2025                                           93
Page 94
                  Ikhtisar         TPB           Sambutan               Tentang Laporan              Sekilas Bisnis
                  Highlights       SDG’s           Foreword                 About Report              Business at Glance




Manajemen Topik Material: SDM
Management of Material Topics: HR
(3-3) (2-23) (2-27)




              Dampak Topik Material
              Impact of Material Topic (3-3)

Pengelolaan SDM yang kurang efektif berpotensi                Ineffective HR management may lead to increased
meningkatkan tingkat turnover karyawan, yang                  employee turnover, which could ultimately disrupt
pada akhirnya dapat mengganggu kelangsungan                   operational continuity and adversely affect the
operasional serta memengaruhi kinerja dan prospek             performance and growth prospects of the Company
pertumbuhan Perseroan dan unit usaha.                         and its business units.



              Komitmen & Kebijakan
              Commitment & Policies (2-23)

Perseroan menetapkan kerangka hubungan kerja                  The Company establishes its employment framework
melalui Peraturan Perusahaan yang mengatur hak                through Company Regulations that govern
dan kewajiban karyawan sekaligus menegaskan                   employees’ rights and obligations while reinforcing
komitmen terhadap kepatuhan terhadap regulasi. Di             its commitment to regulatory compliance. These
dalamnya, berbagai aspek pengelolaan SDM diatur               regulations comprehensively cover various aspects
secara menyeluruh, mulai dari proses rekrutmen yang           of HR management, ranging from recruitment
menjunjung prinsip kesetaraan, skema remunerasi               processes that uphold the principle of equal
yang dirancang kompetitif, hingga penyelenggaraan             opportunity to competitive remuneration schemes,
program pelatihan dan pengembangan untuk                      to the implementation of training and development
memperkuat      keterampilan     serta    kapabilitas         programs aimed at strengthening employees’ skills
karyawan.                                                     and capabilities.



              Pengelolaan Dampak
              Management of Impacts

Pemenuhan hak-hak ketenagakerjaan karyawan                    The fulfillment of employees’ labor rights constitutes
menjadi bagian dari tanggung jawab utama Divisi               a primary responsibility of the HCGS Division. This
HCGS. Peran ini dijalankan melalui upaya memastikan           role is carried out by ensuring fairness and equal
keadilan dan kesetaraan dalam kesempatan kerja,               employment opportunities, as well as implementing
serta penerapan sistem remunerasi dan tunjangan               remuneration and benefits systems that are aligned
yang selaras dengan kontribusi dan kompetensi                 with individual contributions and competencies.
individu HCGS. Di sisi lain, Divisi HCGS juga berperan        In addition, the HCGS Division plays a key role
dalam menjaga hubungan industrial yang kondusif               in maintaining harmonious industrial relations
dengan memastikan seluruh praktik ketenagakerjaan             by ensuring that all employment practices are in
sejalan dengan ketentuan hukum yang berlaku.                  compliance with applicable laws and regulations.




 94                                                            Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Ancara Logistics Indonesia Tbk
Page 95
  Tata Kelola            Ekonomi            SDM                  K3             Lingkungan Hidup         Indeks              Tanggapan
    Governance            Ecomonic           HRD                 OHS                Environment           Index               Feedback




Kinerja Pengembangan SDM
HR Development Performance
(2-7) (405-1) (406-1) (408-1) (409-1) (POJK51-F.18) (POJK51-F.19)


Sepanjang tahun 2025, ALII menjalankan komitmen                            Throughout 2025, ALII upheld the commitments
yang telah ditetapkan dalam Peraturan Perusahaan,                          set forth in its Company Regulations, as reflected
yang tercermin dari komposisi karyawan yang                                in a diverse workforce composition in terms of age,
beragam dari sisi usia, tingkat pendidikan, jenis                          educational background, gender, ethnicity, and
kelamin, suku, dan agama. Prinsip kesetaraan                               religion. The principle of equal opportunity serves
kesempatan menjadi landasan dalam seluruh siklus                           as a foundation across the entire employment
ketenagakerjaan, mulai dari proses rekrutmen                               lifecycle, covering recruitment to career development,
hingga pengembangan karir, promosi, pelatihan, dan                         promotion, training, and recognition.
pemberian apresiasi.

Evaluasi kinerja dilaksanakan secara objektif                              Performance evaluations are conducted objectively
menggunakan indikator prestasi yang terukur, dengan                        using measurable performance indicators, while
tetap menjunjung tinggi keadilan dan kesetaraan                            upholding fairness and equality without regard to
tanpa mempertimbangkan latar belakang individu.                            individual background. During the reporting period,
Sepanjang periode pelaporan, tidak terdapat                                there were no complaints related to discriminatory
pengaduan terkait praktik diskriminasi, pekerja anak,                      practices, child labor, or forced labor submitted
maupun kerja paksa melalui mekanisme pelaporan                             through the available reporting mechanism.
yang tersedia. (406-1) (408-1) (409-1) (POJK51-F.18)
(POJK51-F.19)

Sebagai perusahaan yang bergerak di bidang                                 As a company operating in mining logistics services,
layanan logistik pertambangan, struktur tenaga kerja                       the Company‘s workforce structure comprises both
Perseroan mencakup karyawan kantor serta awak                              office employees and vessel crews who support coal
kapal yang mendukung operasional pengangkutan                              transportation via maritime routes. Further details
batubara melalui jalur laut. Informasi lebih rinci                         regarding the composition of these 2 groups are
mengenai komposisi 2 kelompok tersebut disajikan                           presented in the table below:
pada tabel berikut: (S-01) (S-02) (S-04)


                   Kategori
                                                         2025                             2024                         2023
                   Category

Awak Kapal/Crew                                           44                                46                          45

Karyawan Kantor/Staff                                     84                                80                          80

Total                                                    128                               126                         125


Bukti ketercapaian kesetaraan dan keberagaman                              Evidence of the achievement of workforce equality
tenaga kerja berdasarkan jenis kelamin tercermin dari                      and diversity based on gender is reflected in the
komposisi karyawan selama tahun 2025, sebagai                              employee composition throughout 2025, as follows:
berikut: (2-7) (405-1) (S-01)



                 Jenis Kelamin                           2025                             2024                         2023
                    Gender                      Total                  %          Total            %         Total              %

Pria/Male                                          108            84%              110            87%         110              88%

Wanita/Female                                      20             16%              16             13%             15           12%

Total                                              128            100%             126            100%        125             100%




PT Ancara Logistics Indonesia Tbk | Sustainability Report 2025                                                                      95
Page 96
                      Ikhtisar          TPB                   Sambutan              Tentang Laporan                   Sekilas Bisnis
                      Highlights        SDG’s                  Foreword                   About Report                Business at Glance




               Jenis Kelamin dan Area Kerja
                                                                                   2025
                 Gender and Working Area

Karyawan Darat | at Shore-based Employees

Laki-laki/Male                                                                      64

Perempuan/Female                                                                    20

Karyawan Laut | Seafaring Employees

Laki-laki/Male                                                                      44

Perempuan/Female                                                                    -

Total                                                                              128


Tabel komposisi jenis kelamin dalam berbagai level jabatan pada tahun 2025:
Table of gender composition in various levels of positions in 2025: (S-01)


                                                       Laki-laki                                              Perempuan
                                                         Male                                                   Female

              Level                                                 Persentase                   Jumlah                    Persentase
                                   Jumlah Karyawan
                                                                    Karyawan                    Karyawan                   Karyawan
                                      Number of
                                                                   Percentage of                Number of                 Percentage of
                                      Employees
                                                                    Employees                   Employees                  Employees

Entry-level                                 84                       62,69%                              13                     9,70%

Mid-level                                   21                       15,67%                              2                      1,49%

Senior-level                                3                         2,24%                              5                      3,73%

Executive-level                             6                         4,48%                              0                      0,00%

Total                                      114                       85,07%                              20                    14,93%


Tabel komposisi karyawan pada tahun 2025 berdasarkan status kepegawaian:
Table of employee composition in 2025 based on employment status: (2-7) (S-04)


         Status Pekerja                         2025                                2024                                  2023
        Employee Status             Total                 %                Total                 %              Total                      %

Karyawan Kontrak
                                     48                37,50%               72                 57%               80                    64%
Contract Employees

Karyawan Tetap
                                     80                62,50%               54                 42%               45                    36%
Permanent Employees

Total                                128                                   126                100%              125                   100%



                       Status Pekerja
                                                                                   2025
                      Employee Status

Karyawan Darat | at Shore-based Employees

Permanen (PKWTT) | Permanent                                                        36

Kontrak (PKWT) | Contract                                                           48

Karyawan Laut | Seafaring Employees

Permanen (PKWTT) | Permanent                                                        -

Kontrak (PKWT) atau Perjanjian Kerja Laut (PKL) |
                                                                                    44
Contract/Marine Employment Agreement

Total                                                                              128




 96                                                                       Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Ancara Logistics Indonesia Tbk
Page 97
  Tata Kelola                Ekonomi            SDM                      K3            Lingkungan Hidup              Indeks               Tanggapan
    Governance               Ecomonic             HRD                   OHS                Environment                Index                Feedback




Tabel komposisi karyawan pada tahun 2025 berdasarkan usia:
Table of employee composition in 2025 by age: (S-02)


                 Usia                                 2025                                 2024                                 2023
                 Age                      Total                %                 Total                    %           Total                 %
18-25 tahun/years old                      11                8,59%                 10                    8%               15               12%
26-45 tahun/years old                      97                75,78%                98                 78%                 92               74%
46-55 tahun/years old                      15                11,72%                15                 12%                 16               13%
>55 tahun/years old                        5                 3,91%                    3                  2%                2                2%
Total                                     128                100%                 126                 100%                125              100%


Jumlah karyawan berdasarkan level, jenis kelamin, dan kelompok umur pada tahun 2025:
Number of employees by level, gender, and age group in 2025:


                                                                         Level Jabatan/Title

  Usia                   Entry-level                    Mid-level                     Senior-level               Executive-level            Jumlah
  Age                                                                                                                                        Total
                 Laki-laki    Perempuan    Laki-laki        Perempuan         Laki-laki    Perempuan          Laki-laki    Perempuan
                   Male         Female       Male             Female            Male         Female             Male         Female

18-24               7               3             0                 0             0               0              0              0               10

25-34               37              7           10                  1             0               1              0              0               56

35-44               25              3             5                 1             2               3              2              0               41

45-54               12              0             4                 0             1               1              1              0               19

>55                 3               0             2                 0             0               0              3              0                8


Tabel komposisi karyawan pada tahun 2025 berdasarkan wilayah operasi:
Table of employee composition in 2025 by operation area:


                     Wilayah
                                                                2025                              2024                              2023
                      Area

Kantor Pusat/Head Office (Jakarta)                                  26                                22                             20

Site (Kalimantan Timur/East                                     102                                  104                            105
Kalimantan)

Total                                                           128                                  126                            125



Tabel komposisi karyawan pada tahun 2025 berdasarkan jabatan:
Table of employee composition in 2025 by position: (S-04)


                     Jabatan
                                                                2025                              2024                              2023
                     Position

Manager                                                             8                                 8                              5

Assistant Manager                                                   7                                 7                              4

Supervisor                                                          17                                15                             17

Staff                                                               40                                36                             31

Non Staff                                                           56                                60                             68

Total                                                           128                                126                              125




PT Ancara Logistics Indonesia Tbk | Sustainability Report 2025                                                                                   97
Page 98
                   Ikhtisar          TPB      Sambutan                 Tentang Laporan              Sekilas Bisnis
                   Highlights        SDG’s        Foreword                 About Report              Business at Glance




Tabel komposisi karyawan pada tahun 2025 berdasarkan pendidikan:
Table of employee composition in 2025 by education:


        Pendidikan Karyawan
                                             2025                            2024                           2023
         Employee Education

Pascasarjana/Graduate (S3, S2)                5                                4                               4

Sarjana/Undergraduate (S1)                    43                              33                              30

Sarjana Muda/Diploma (D3, D4)                 19                              21                              23

Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA),
Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama
                                              61                              68                              68
(SLTP), dan lain-lain
High school, Junior School, and others

Total                                        128                              126                            125




Rekrutmen dan Tingkat Pergantian Karyawan
Recruitment and Employee Turnover Rate (401-1)
Kinerja rekrutmen dan pergantian karyawan pada               Recruitment and employee turnover performance in
tahun 2025 dapat dijelaskan melalui tabel-tabel di           2025 are presented in the tables below.
bawah.


Tabel rekrutmen karyawan berdasarkan kelompok usia:
Employee recruitment table by age group: (S-02)

Usia
                                             2025                             2024                            2023
Age

18-25 tahun/years old                          6                                 3                                 8

26-45 tahun/years old                          9                                13                              51

46-55 tahun/years old                          1                                 2                                 6

> 55 tahun/years old                           0                                 0                               0

Total                                         16                                18                               65

Tabel rekrutmen karyawan berdasarkan jenis kelamin:
Employee recruitment table by gender: (S-01)

Jenis Kelamin
                                             2025                            2024                           2023
Gender

Laki-laki/Male                                10                               15                             58

Perempuan/Female                              6                                3                               7

Total                                         16                               18                             65


Tabel rekrutmen karyawan berdasarkan wilayah operasi:
Employee recruitment table by area of operation:


Jenis Kelamin
                                             2025                            2024                           2023
Gender

Kantor Pusat/Head Office (Jakarta)            6                                4                              13

Site (Kalimantan Timur/East                   10                               14                             52
Kalimantan)

Total                                         16                               18                             65




 98                                                           Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Ancara Logistics Indonesia Tbk
Page 99
  Tata Kelola          Ekonomi              SDM                  K3         Lingkungan Hidup              Indeks             Tanggapan
    Governance           Ecomonic            HRD                 OHS            Environment                Index              Feedback




Tingkat          Pergantian          Karyawan            (S-01)        Employee Turnover Rate
(S-02) (S-03)
Sepanjang tahun 2025, jumlah karyawan yang                             Throughout 2025, a total of 14 employees separated
mengakhiri hubungan kerja tercatat sebanyak 14                         ended their employment relationship with the
orang. Tingkat turnover karyawan Perseroan pada                        Company. The Company‘s employee turnover rate in
tahun 2025 yakni sebesari 10,94%.                                      2025 was recorded at 10.94%. Employee turnover
                                                                       table by age group:

Tabel pergantian karyawan berdasarkan kelompok usia:
Employee turnover table by age group: (S-02)


Usia
                                                          2025                          2024                        2023
Age

18-25 tahun/years old                                       3                                 2                         0

26-45 tahun/years old                                      10                             11                            13

46-55 tahun/years old                                       1                                 4                         1

> 55 tahun/years old                                        0                                 0                         0

Total                                                      14                             17                            14



Tabel pergantian karyawan berdasarkan jenis kelamin:
Employee turnover table by gender: (S-01)

Jenis Kelamin
                                                          2025                          2024                        2023
Gender

Laki-laki/Male                                             12                             16                            13

Perempuan/Female                                            2                                 1                         1

Total                                                      14                             17                            14


Tabel pergantian karyawan berdasarkan wilayah operasi:
Employee turnover table by area of operation: (S-03)


Wilayah
                                                         2025                          2024                         2023
Area
Kantor Pusat/Head Office (Jakarta)                          2                             1                             3
Site (Kalimantan Timur/East                                12                            16                             11
Kalimantan)

Total                                                      14                            17                             14


Tingkat Pergantian Pegawai
Employee Turnover Rate


                                                  Jumlah Pegawai (dalam Tahun                     Percentage Pegawai (dalam Tahun
Deskripsi                                                   Pelaporan)                                       Pelaporan)
Description                                     Number of Employees (in the Reporting                Employee Percentage (in the
                                                               Year)                                       Reporting Year)

Jumlah Pegawai Mengundurkan Diri/
Pemutusan Hubungan Kerja
                                                                       14                                      10.94%
Number of Employees Resigned/
Terminated

Jumlah Pegawai Baru/Pengganti
Number of New/Replacement                                              16                                      12.50%
Employees



PT Ancara Logistics Indonesia Tbk | Sustainability Report 2025                                                                     99
Page 100
                   Ikhtisar        TPB           Sambutan                 Tentang Laporan              Sekilas Bisnis
                   Highlights      SDG’s            Foreword                    About Report            Business at Glance




Remunerasi, Tunjangan, dan Hak Cuti
Melahirkan
Employee Remuneration, Benefits, and Maternity Leave
(202-1) (401-2) (401-3) (405-2) (POJK51-F.20)


Perbandingan upah entry level karyawan dengan                  Comparison of entry-level employee wages with the
upah minimum di daerah: (202-1) (405-2)                        regional minimum wage:
(POJK51-F.20)


                        Upah          Upah Entry Level               Rasio Terhadap Upah           Rasio Upah per Jenis
                      Minimum             Perseroan                   Minimum Provinsi                    Kelamin
 Wilayah Operasi       Provinsi      The Company’s Entry            Ratio to Minimum Wage         Ratio of Minimum Wage
 Operation Area      Tahun 2025          Level Wage                                                  Based on Gender
                      Minimum       Laki-laki   Perempuan           Laki-laki       Perempuan
                     Wage 2025        Male        Female              Male            Female

Jakarta                5.729.876   5.729.876    5.729.876             100%               100%                 100%

Kalimantan Timur
                       3.991.797   3.991.797    3.991.797             100%               100%                 100%
East Kalimantan



Selain pemberian upah, Perseroan juga memberikan               In addition to wages, the Company also provides
tunjangan yang kompetitif dan inklusif yang dapat              competitive and inclusive benefits to enhance
meningkatkan kesejahteraan karyawan. Informasi                 employee welfare. Further information regarding
lebih lanjut mengenai tunjangan yang diberikan                 benefits provided to employees presented in the table
kepada karyawan disajikan pada tabel berikut:                  below:
(401-2)

                      Tunjangan                                  Karyawan Tetap                   Karyawan Kontrak
                       Benefits                                Permanent Employee                 Contract Employee

Tunjangan Transpor/Transportation Allowance                              Tidak                             Tidak
                                                               (termasuk dalam gaji)             (termasuk dalam gaji)
                                                                          No                                No
                                                                  (include in salary)               (include in salary)

Bantuan Pendidikan/Educational Assistance                              Tidak                               Tidak
                                                                        No                                  No

Penghargaan Siswa Berprestasi/Outstanding Student                      Tidak                               Tidak
Award                                                                   No                                  No

Penghargaan Masa Kerja/Long Service Awards                              Ya                                  Ya
                                                                        Yes                                 Yes

Tunjangan Komunikasi/Communication Allowance                            Ya                                   Ya
                                                                        Yes                                  Yes

Makan Siang Karyawan/Lunch Provision                                    Ya                                   Ya
                                                                        Yes                                  Yes



Perseroan telah mempunyai aturan bagi karyawan                 The Company has established provisions for female
wanita untuk memperoleh cuti melahirkan selama                 employees to obtain maternity leave of 1.5 months
1,5 bulan sebelum saatnya melahirkan dan 1,5 bulan             prior to childbirth and 1.5 months after childbirth, as
sesudah melahirkan menurut perhitungan dokter                  determined by an obstetrician or midwife, with full
kandungan atau bidan, dengan tetap menerima                    pay entitlement. We recorded no female employees
upah. Kami mencatat tidak ada karyawan wanita                  taking maternity leave in 2025.
yang mengambil cuti melahirkan pada tahun 2025.
(401-3)




 100                                                             Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Ancara Logistics Indonesia Tbk
Page 101
  Tata Kelola          Ekonomi              SDM                  K3         Lingkungan Hidup       Indeks        Tanggapan
    Governance           Ecomonic            HRD                 OHS            Environment         Index             Feedback




Pelatihan Karyawan
Employees Training
(404-1) (404-2) (POJK51-E.2) (POJK51-F.22) (POJK51-F.1)


Pengembangan kompetensi karyawan menjadi                               Employee competency development is an integral
bagian integral dari upaya Perseroan dalam                             part of the Company’s efforts to strengthen
memperkuat kapabilitas organisasi. Untuk itu,                          organizational capabilities. To this end, the Company
Perseroan secara konsisten menyelenggarakan                            consistently organizes various of training programs
berbagai program pelatihan yang dirancang guna                         designed to enhance employees’ skills, knowledge,
meningkatkan keterampilan, pengetahuan, dan                            and professionalism.
profesionalisme karyawan.

Implementasi strategi ini dilakukan melalui penyediaan                 This implementation of this strategy is carried
program     pembelajaran        yang    berkelanjutan,                 out through the provisions of continuous learning
mencakup pelatihan in house, maupun eksternal.                         initiatives, including in-house and external training
Pendekatan ini memungkinkan pengembangan                               programs. This approach enables competency
kompetensi yang lebih adaptif terhadap kebutuhan                       development that is more adaptive to operational
operasional dan dinamika industri. Rincian pelatihan                   needs and industry dynamics. Details of the training
yang dilaksanakan sepanjang tahun 2025 disajikan                       programs conducted throughout 2025 are presented
pada tabel berikut:                                                    in the following table:




 Program Pengembangan                  Jabatan Peserta/Jenis
                                                                                                   Waktu dan Tempat
       Kompetensi                   Pengembangan Kompetensi                Penyelenggara
                                                                                                     Pelaksanaan
  Development Program                Participant Position/Type of            Organizer
                                                                                                    Time and Place
       Competence                    Competency Development

First Line Leadership,                                                    Prasetiya Mulya                Jakarta,
                                    Operations Superintendent,
Becoming an Effective                                                    Executive Learning       23 – 25 Januari 2025
                                    Operations General Manager
Leader                                                                        Institute           23 – 25 January 2025

Pelatihan Pengendalian
Pencemaran Lingkungan                                                                                  Samarinda,
                                                                         PT Mozura Borneo
Hidup                                     HSE Supervisor                                            26 – 28 Mei 2025
                                                                             Konsultan
Environmental Pollution                                                                             26 – 28 May 2025
Control Training

                                                                          PT Kolaborasi                Samarinda,
Pelatihan IMSBC Code                Loading Master, Transhipment
                                                                        Hambang Setiawan          14 – 16 Agustus 2025
IMSBC Code Training                           Officer
                                                                              (KHS)               14 – 16 August 2025

                                                                                                         Bogor,
Maintenance & Operator                                                    PT Sany Makmur
                                       Maintenance Manager                                        27 – 29 Oktober 2025
Training Unit                                                                 Perkasa
                                                                                                  27 – 29 October 2025

Coal Quality & Stockpile                 Staff, Supervisor,              PT Zafina Analitika           Samarinda,
Management Training                   Superintendent, Manager               Inspektama           12 – 13 November 2025

                                                                                                        Jakarta,
Service Excellence Training               Office Boy & Girl               Swiss Bell Hotel           7- 8 Juli 2025
                                                                                                     7- 8 July 2025

                                                                                                  Zoom Meeting Online,
                                                                                               31 Juli 2025 - 04 September
                                                                        Maxwell Leadership
Thrive to Lead                           Executive Assistant                                            2025 (6 Sesi)
                                                                           Indonesia
                                                                                               31 July 2025 - 04 September
                                                                                                     2025 (6 Session)



                 Sepanjang tahun ini, Perseroan memfasilitasi
                 pelaksanaan pelatihan dengan total durasi mencapai
                 514 jam, yang diikuti oleh 33 karyawan.
                 During the year, the Company facilitated training programs with a
                 total duration of 514 hours, attended by 33 employees.

PT Ancara Logistics Indonesia Tbk | Sustainability Report 2025                                                          101
Page 102
                   Ikhtisar             TPB           Sambutan              Tentang Laporan              Sekilas Bisnis
                   Highlights           SDG’s          Foreword                 About Report              Business at Glance




Jumlah pelatihan menurut kelompok pelatihan:
Number of training by group: (S-05)



                                   Jenis Pelatihan                                                 Jumlah Aktivitas
                                   Type of Training                                               Number of Activities

Pelatihan Keterampilan Teknis/Basic Training                                                                 7

Total Peserta/Total Participants                                                                            33

Total Jam Training/Total Training Hours                                                                    514

Biaya Pelatihan Tahun 2025 (Rp)/Training Cost For 2025 (Rp)                                           120.200.000



Jumlah pelatihan dan rata-rata jam pelatihan menurut jenis kelamin: (404-1) (POJK51-F.22)
Number of training and average hours by gender:



  Jenis Kelamin        Jumlah Peserta Pelatihan          Jumlah Jam Pelatihan                  Rata-Rata Jam Pelatihan
     Gender            Total Training Participants        Total Training Hours                 Average Hours of Training

Laki-laki/Male                     33                                514                                 15,57

Wanita/Female                       0                                 0                                     0

Total                              33                                514                                 15,57



                 Pada tahun 2025, Perseroan mengeluarkan dana sebesar
                 Rp120.200.000 untuk meningkatkan kompetensi SDM.
                 In 2025, the Company spent Rp120,200,000 in funds to improve HR
                 competencies.


Membina Hubungan Industrial yang Selaras
Fostering Harmonious Industrial Relations
(402-1) (407-1) (2-30)


Perseroan menempatkan kebebasan berpendapat                       The Company recognizes freedom of expression
dan berserikat sebagai bagian dari hak dasar                      and association as fundamental employee rights
karyawan yang perlu dihormati. Prinsip ini menjadi                that must be respected. These principles serve as
fondasi dalam membangun hubungan industrial                       the foundation for building constructive industrial
yang konstruktif antara manajemen dan pekerja,                    relations between management and employees,
sekaligus mendukung terciptanya produktivitas dan                 while also supporting sustainable productivity and
kesejahteraan yang berkelanjutan.                                 employee welfare.

Meskipun belum terdapat kebijakan formal yang                     Although there is not yet a formal policy explicitly
secara khusus mengatur kebebasan berserikat,                      governing freedom of association, the Company
Perseroan telah memiliki LKS Bipartit sebagai sarana              has established an LKS Bipartite as a platform for
dialog dan konsultasi terkait isu-isu ketenagakerjaan.            dialogue and consultation on employment-related
Ke depan, optimalisasi peran LKS Bipartit terus                   matters. Going forward, the Company will continue to
dilakukan agar mampu menampung aspirasi                           optimize the role of LKS Bipartite to more effectively
karyawan secara lebih efektif, sekaligus menjadi                  accommodate employee aspirations, while also
pijakan awal dalam pengembangan kebijakan yang                    serving as a basis for the development of more
lebih komprehensif terkait kebebasan berserikat dan               comprehensive policies on freedom of association
perundingan kolektif.                                             and collective bargaining.




 102                                                               Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Ancara Logistics Indonesia Tbk
Page 103
  Tata Kelola          Ekonomi              SDM                  K3         Lingkungan Hidup        Indeks        Tanggapan
    Governance           Ecomonic            HRD                 OHS            Environment           Index          Feedback




Dalam memperkuat praktik hubungan industrial,                          In strengthening industrial practices, the Company
Perseroan juga mengacu pada pengaturan                                 also refers to employment provisions set forth in the
ketenagakerjaan yang telah dituangkan dalam                            Company Regulations and employment contracts.
Peraturan    Perusahaan       dan    kontrak   kerja.                  Employees’ understanding of their rights and
Pemahaman karyawan terhadap hak dan kewajiban                          obligations is supported through regular socialization
tersebut didukung melalui kegiatan sosialisasi yang                    programs. In addition, the dissemination of information
dilakukan secara berkala. Selain itu, penyampaian                      regarding policies and operational changes is carried
informasi terkait kebijakan maupun perubahan                           out through various internal communication channels,
operasional dilakukan melalui berbagai kanal                           such as email, internal memos, and coordination
komunikasi internal, seperti email, memo, dan forum                    forums. Through this approach, the Company seeks
koordinasi. Melalui pendekatan ini, ALII berupaya                      to maintain balanced industrial relations and foster
menjaga keseimbangan hubungan industrial serta                         an inclusive and productive work environment.
menciptakan lingkungan kerja yang inklusif dan
produktif.



Komitmen Perseroan Terhadap HAM
Company Commitment to Human Rights
(S-07) (S-09))


Perseroan berkomitmen untuk memastikan seluruh                         The Company is committed to ensuring that all
kegiatan operasional di setiap wilayah kerja                           operational activities across every work area are
dilaksanakan dengan menghormati prinsip-prinsip                        carried out in accordance with fundamental Human
dasar HAM. Komitmen ini mencakup hubungan                              Rights principles. This commitment covers both
kerja internal maupun interaksi dengan pihak                           internal employment relationships and interactions
eksternal, termasuk kontraktor dan mitra kerja, agar                   with external parties, including contractors and
seluruh aktivitas usaha berjalan tanpa praktik yang                    business partners, to ensure that all business
bertentangan dengan nilai-nilai HAM. Meskipun                          activities are conducted without practices that
hingga tahun pelaporan Perseroan belum memiliki                        conflict with human rights values. Although the
kebijakan HAM stand-alone, penerapan prinsip HAM                       Company has not yet established a standalone
tetap diintegrasikan dalam tata kelola perusahaan,                     Human Rights policy as of the reporting year, human
kepatuhan terhadap peraturan yang berlaku,                             rights principles have been integrated into corporate
serta pengawasan operasional. Sepanjang tahun                          governance, compliance with applicable regulations,
pelaporan 2025, tidak terdapat temuan maupun                           and operational oversight. Throughout the 2025
laporan pelanggaran HAM dalam seluruh kegiatan                         reporting year, there were no findings or reports
operasional Perseroan.                                                 of human rights violations across the Company’s
                                                                       operations.




PT Ancara Logistics Indonesia Tbk | Sustainability Report 2025                                                         103
Page 104
                  Ikhtisar         TPB           Sambutan              Tentang Laporan              Sekilas Bisnis
                  Highlights       SDG’s           Foreword                About Report              Business at Glance




07
KINERJA K3
OHS Performance

Kami meyakini bahwa pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan hanya
dapat terwujud dengan fondasi keselamatan kerja yang kokoh. Prinsip
safety first menjadi nilai inti yang kami integrasikan dalam seluruh lini
operasional, mulai dari aktivitas darat hingga jalur perairan, dengan
kepatuhan terhadap standar ISM, ISPS, dan regulasi yang berlaku
lainnya. Melalui upaya penerapan kebijakan serta prosedur K3 yang
komprehensif, kami berupaya menciptakan ekosistem kerja yang aman
dan terlindungi bagi seluruh insan Perseroan. Komitmen konsisten ini
membuahkan hasil yang baik pada tahun 2025, dengan keberhasilan
Perseroan mempertahankan zero accident dan nihilnya kasus penyakit
akibat kerja.

We believe that sustainable business growth can only be achieved through a strong foundation
of occupational safety. The principle of safety first is a core value that we consistently integrate
across all lines of operation, from onshore activities to maritime routes, in compliance with ISM,
ISPS, and other applicable regulations. Through the implementation of comprehensive OHS policies
and procedures, we foster a safe and secure working environment for all Company personnel.
This unwavering commitment delivering positive results in 2025 as the Company successfully
maintained a zero-accident record and reported no cases of work-related illness.



 104                                                          Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Ancara Logistics Indonesia Tbk
Page 105
  Tata Kelola          Ekonomi              SDM                  K3    Lingkungan Hidup   Indeks   Tanggapan
    Governance           Ecomonic            HRD                 OHS       Environment     Index    Feedback




PT Ancara Logistics Indonesia Tbk | Sustainability Report 2025                                        105
Page 106
                  Ikhtisar       TPB           Sambutan               Tentang Laporan              Sekilas Bisnis
                  Highlights     SDG’s           Foreword                 About Report              Business at Glance




Manajemen Topik Material: K3
Management of Material Topics: OHS
(3-3) (2-23)




               Dampak Topik Material
               Impact of Material Topic

Dalam operasional distribusi batubara, kami                 In coal distribution operations, we recognize that
menyadari     bahwa     potensi   risiko   terhadap         potential risks to worker safety are unavoidable.
keselamatan pekerja tidak dapat dihindari.                  Based on our analysis, there are 3 key work areas
Berdasarkan analisis kami, terdapat 3 area kerja            that present significant hazard levels, including
yang memiliki tingkat bahaya signifikan, antara lain        activities in marine zones, working at heights, and
aktivitas di zona perairan, bekerja di ketinggian,          the operation of heavy equipment. To address these
dan penggunaan alat-alat berat. Untuk mengatasi             challenges, we adopt a systematic approach that
tantangan ini, kami mengadopsi pendekatan                   includes early detection, proactive control measures,
sistematis yang mencakup deteksi dini, pengendalian         and minimization of potential threats through the
proaktif, dan minimalisasi ancaman potensial melalui        implementation of industry best practices. This
penerapan standar keunggulan industri. Komitmen             commitment is further reflected in the provision of
ini juga terwujud dalam penyediaan peralatan                adequate safety measures and is aimed at fostering
keselamatan kerja yang memadai, yang bertujuan              a safe and conducive working environment that
membangun ekosistem kerja yang aman dan kondusif            supports the safety and well-being of our workforce.
bagi keselamatan dan kesejahteraan tenaga kerja.




               Komitmen & Kebijakan
               Commitement & Policies (2-23) (S-11)

Buku manual manajemen keselamatan berisi                    The safety management manual provides detailed
panduan dan prosedur terperinci mengenai standar            guidelines and procedures regarding safety standards
keselamatan dalam operasional kapal. Selain                 for vessel operations. Furthermore, the Company has
itu, Perseroan telah mengadopsi ISPS Code yang              adopted the ISPS Code, which establishes procedures
menetapkan prosedur untuk mengidentifikasi dan              to identify and mitigate potential security threats to
memitigasi potensi ancaman keamanan terhadap                ships and port facilities.
kapal dan fasilitas pelabuhan.



               Pengelolaan Dampak
               Management of Impacts

Tanggung jawab pelaksanaan dan pengawasan                   The responsibility for the implementation and
program K3 di seluruh area operasional Perseroan            supervision of OHS programs across all operational
dan ACT, termasuk mitra kontraktor, berada di bawah         areas of the Company and ACT, including contractor
koordinasi Divisi HSE untuk memastikan ketaatan             partners, is coordinated by the OHS Division to
terhadap regulasi dan efektivitas implementasi.             ensure regulatory compliance and the effective
                                                            implementation.




 106                                                         Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Ancara Logistics Indonesia Tbk
Page 107
  Tata Kelola          Ekonomi              SDM                  K3         Lingkungan Hidup         Indeks        Tanggapan
    Governance           Ecomonic            HRD                 OHS             Environment          Index          Feedback




Sistem Manajemen K3
OHS Management System
(2-27) (403-1) (403-8) (POJK51-F.21)


Perseroan menerapkan SMK3 di atas kapal sesuai                         The Company implements the SMK3 on board in
dengan ISM Code. Selain itu, untuk memastikan                          accordance with the ISM Code. Additionally, to
keamanan di pelabuhan, kami juga mengadopsi ISPS                       ensure port security, we have adopted the ISPS Code.
Code. Penerapan kedua sistem ini telah diverifikasi                    The implementation of these two systems has been
melalui penerbitan DoC dan SMC untuk FTU ALI 1                         verified through the issuance of the DoC and SMC for
serta sertifikasi ISPS Code oleh Direktur Jenderal                     FTU ALI 1, as well as the ISPS Code certification by the
Perhubungan Laut, yang berlaku hingga tahun                            Directorate General of Sea Transportation, valid until
2028. Sistem manajemen K3 kami mencakup seluruh                        2028. Our OHS management system encompasses
karyawan serta pekerja kontraktor yang beroperasi                      all employees and contractor workers operating
di dalam area operasional. Berkat komitmen dan                         within operational areas. Thanks to the dedication
kerja keras seluruh pihak, kami berhasil mematuhi                      and efforts of all involved, we have successfully
semua peraturan K3 yang berlaku, sehingga kami                         complied with all applicable OHS regulations and
tidak menerima sanksi dan denda dalam bentuk                           have not incurred any sanctions or fines from the
apapun dari pemerintah. (403-1) (403-8)                                government.



Manajemen Keselamatan Kontraktor
Contractor Safety Management
(403-7)


Perseroan juga secara konsisten mempromosikan                          The Company consistently promotes a strong OHS
budaya K3 kepada seluruh kontraktor. Dalam proses                      culture to all contractors. During the vendor selection
pemilihan vendor, aspek K3 ditetapkan sebagai salah                    process, OHS is established as a key criterion in the
satu kriteria utama dalam evaluasi peserta tender.                     evaluation of tender participants. At the contract
Pada tahap pemberian kontrak, kami mewajibkan                          award stage, selected vendors are required to formally
vendor terpilih untuk menyatakan komitmen                              commit to full compliance with all applicable OHS
terhadap kepatuhan terhadap seluruh ketentuan K3                       regulations. During project execution, the Company
yang berlaku. Saat pelaksanaan proyek, Perseroan                       continuously monitors and measures contractors’
melakukan pemantauan dan pengukuran kinerja K3                         OHS performance through various mechanisms,
kontraktor secara berkelanjutan melalui berbagai                       including periodic OHS inspections, on-site
mekanisme, antara lain inspeksi K3 secara berkala,                     monitoring, planned task observations, operational
pemantauan langsung di lapangan (on-site                               traffic monitoring, as well as the investigations of
monitoring), observasi tugas terencana, pemantauan                     accidents, near misses, and work-related diseases.
lalu lintas operasional, serta investigasi kecelakaan,
kejadian berbahaya (near miss), dan penyakit akibat
kerja.

Selain itu, kami secara rutin mengadakan diskusi                       Furthermore, we regularly conduct discussions and
serta program peningkatan kapasitas bersama                            capacity-building programs with contractors. We
kontraktor. Kami meyakini bahwa pendekatan                             believe that a collaborative approach with contractors
kolaboratif dengan kontraktor merupakan faktor                         is a key factor in ensuring the effectiveness and
kunci dalam memastikan efektivitas dan keberhasilan                    successful implementation of the Company’s OHS
implementasi program-program K3 yang telah                             programs.
dirancang oleh Perseroan.




PT Ancara Logistics Indonesia Tbk | Sustainability Report 2025                                                         107
Page 108
                  Ikhtisar        TPB           Sambutan               Tentang Laporan              Sekilas Bisnis
                  Highlights      SDG’s           Foreword                 About Report              Business at Glance




Identifikasi Bahaya dan Penilaian Risiko K3
Hazard Identification and OHS Risk Assessment
(403-2) (403-4) (POJK51-F.21)


Dalam upaya mencegah kecelakaan dan penyakit                 In an effort to prevent occupational accidents and
akibat kerja, kami melaksanakan proses identifikasi          work-related illnesses, we conduct a comprehensive
bahaya serta evaluasi risiko secara menyeluruh               hazard identification and risk assessment process
pada setiap aktivitas dan prosedur yang berkaitan            for all activities and procedure related to the
dengan operasional Perseroan. Proses ini terdiri dari        Company’s operations. This process consists of 5 key
5 tahapan utama, yaitu konsultasi mengenai bahaya            stages, including consultation on hazards and risks,
dan risiko, penetapan konteks bahaya dan risiko,             establishment of hazard and risk context, hazard
identifikasi bahaya dan asesmen risiko, implementasi         identification and risk assessment, implementation of
pengendalian risiko, serta monitoring berkelanjutan.         risk controls, and continuous monitoring.

Metode yang kami gunakan adalah HIRADC dan JSA               The methodologies applied include HIRADC and
sebagai sebagai instrumen utama untuk mendeteksi             JSA as the primary instruments to identify hazards
bahaya dan mengukur tingkat risiko dari aspek                and assess risk level from an internal aspects. This
internal. Pendekatan komprehensif ini meliputi               comprehensive approach encompasses detailed
evaluasi mendetail terhadap berbagai potensi                 evaluations of various high-risk hazards, both in
bahaya berisiko tinggi, baik dalam kegiatan reguler          routine and non-routine activities, covering vessel
maupun insidental, yang mencakup operasi kapal,              operations, personnel, and environmental aspects.
personel, dan aspek lingkungan. Melalui metodologi           Through this methodologies, we are able to
ini, kami mampu merumuskan strategi mitigasi yang            formulate targeted mitigation strategies to minimize
tepat sasaran untuk menekan risiko serta menjaga             risks and maintain a safe and sustainable working
keberlanjutan kondisi kerja yang aman.                       environment.

Hasil dan temuan dari HIRADC dan JSA secara                  The result and findings from HIRADC and JSA are
konsisten disosialisasikan kepada semua karyawan             consistently communicated to all employees and
dan tenaga kerja kontraktor melalui toolbox meeting          contractor personnel through toolbox meetings prior
sebelum mulai bekerja, saluran komunikasi internal,          to work commencement, internal communication
dan forum pertemuan berkala. Selain itu, kami                channels, and periodic forums. In addition, all
menetapkan kewajiban bagi seluruh personel di                personnel within the Company and ACT are required
Perseroan dan ACT untuk segera melaporkan setiap             to promptly report any hazardous conditions to the
kondisi berbahaya kepada foreman atau pengawas.              foreman or supervisor.
(403-2) (403-4)

Sebagai wujud komitmen terhadap keselamatan                  As a manifestation of our commitment to
kerja, Divisi K3 telah menyelesaikan penyusunan              occupational safety, the HSE Division has completed
43 SOP untuk aktivitas sampai dengan akhir                   the development of 43 SOPs for routine activities
tahun 2025. SOP yang telah tersusun mencakup                 as of the end of 2025. The SOPs cover operational
prosedur operasional dari berbagai fungsi kerja,             procedures across various functions, ranging from
mulai dari handling material, operasional peralatan,         material handling and equipment operation to
hingga prosedur darurat. Dokumentasi yang cukup              emergency response procedures. This comprehensive
komprehensif ini tidak hanya berfungsi sebagai               documentation serves not only as a procedural
acuan prosedural, tetapi juga sebagai instrumen              reference but also as a learning instrument to
pembelajaran dan peningkatan budaya keselamatan              enhance the Company’s safety culture.
di lingkungan kerja Perseroan.




 108                                                          Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Ancara Logistics Indonesia Tbk
Page 109
  Tata Kelola          Ekonomi              SDM                  K3         Lingkungan Hidup        Indeks        Tanggapan
    Governance           Ecomonic            HRD                 OHS            Environment           Index          Feedback




Identifikasi Dampak Kegiatan Operasional
terhadap Masyarakat
Identifying the Impact of Operational Activities on the Community
(POJK51-F.21) (POJK51-F.23) (POJK51-F.28)


Perseroan     secara     berkelanjutan   melakukan                     The Company continuously identifies and manages
identifikasi dan pengelolaan dampak kegiatan                           the impact of its operational activities on surrounding
operasional terhadap masyarakat sekitar sebagai                        communities as part of its commitment to responsible
bagian dari komitmen terhadap praktik bisnis                           business practices. In 2025, this impact identification
yang bertanggung jawab. Pada tahun 2025,                               process was carried out through a stakeholder
proses identifikasi dampak tersebut dilakukan                          engagement approach involving communities in the
melalui pendekatan stakeholder engagement                              surrounding operational areas, to directly understand
yang melibatkan masyarakat di sekitar wilayah                          their perspective, aspirations, and concerns arising
operasional, dengan tujuan untuk memahami secara                       from the Company’s activities.
langsung pendapat, aspirasi, dan keluhan yang
muncul akibat aktivitas operasional Perseroan.
                                                                       Through this engagement process, the Company
Melalui proses keterlibatan tersebut, Perseroan                        obtains insight into both positive impacts, such
memperoleh masukan terkait dampak positif, seperti                     as contributions to local economic activities and
kontribusi terhadap aktivitas ekonomi lokal dan                        employment opportunities, as well as negative
ketersediaan lapangan kerja, serta dampak negatif                      impacts experienced by the surrounding communities.
yang dirasakan oleh masyarakat sekitar. Salah                          One of the key issues raised was the increase in
satu isu yang disampaikan adalah peningkatan                           road dust resulting from the mobilization of vehicles
debu jalan akibat mobilisasi kendaraan dan truk                        and coal hauling trucks crossing roads, which may
pengangkut batubara yang melintasi ruas jalan yang                     potentially reduce ambient air quality and affect the
juga digunakan oleh masyarakat (crossing roads),                       comfort of community activities.
sehingga berpotensi menurunkan kualitas udara
ambien dan kenyamanan aktivitas warga.

Sebagai tindak lanjut atas masukan tersebut,                           In response to this feedback, the Company has
Perseroan mengambil langkah mitigasi dengan                            undertaken mitigation measures by strengthening its
memperkuat pengelolaan debu (dust management).                         dust management practices. These efforts included
Upaya yang dilakukan antara lain dengan                                increasing the frequency of road watering along
meningkatkan frekuensi penyiraman jalan pada jalur                     hauling routes and at intersections with public access
hauling dan titik-titik persinggungan dengan akses                     roads, as well as optimizing the use of dust nets in
publik, serta mengoptimalkan fungsi dust net pada                      areas adjacent to residential communities. These
area-area yang berdekatan dengan pemukiman                             measures aim to reduce dust dispersion, preserve
warga. Langkah-langkah ini bertujuan untuk                             environmental quality, and minimize potential
menekan sebaran debu, menjaga kualitas lingkungan                      impacts on the health and safety of the surrounding
sekitar, serta meminimalkan potensi gangguan                           communities.
terhadap kesehatan dan keselamatan masyarakat.


Struktur Organisasi K3
OHS Organizational Structure
(403-4) (POJK51-F.21)


Kami     membentuk     P2K3     sebagai      wadah                     We established the P2K3 as a platform for
kolaborasi antara Perseroan dan karyawan untuk                         collaboration between the Company and its
mengembangkan kerja sama dan partisipasi efektif                       employees to foster cooperation and participation
dalam penerapan K3. Struktur P2K3 terdiri dari ketua,                  in the implementation of OHS. The P2K3 structure
sekretaris, dan anggota. Secara keseluruhan, P2K3                      consists of a chairman, secretary, and members.
memiliki tanggung jawab untuk memberikan saran                         The committee is primarily responsible for providing
dan pertimbangan kepada manajemen, baik diminta                        advice and recommendations to the management,



PT Ancara Logistics Indonesia Tbk | Sustainability Report 2025                                                         109
Page 110
                    Ikhtisar       TPB            Sambutan               Tentang Laporan              Sekilas Bisnis
                    Highlights     SDG’s            Foreword                 About Report              Business at Glance




maupun tidak, terkait dengan isu-isu K3 di area                whether requested or not, on OHS matters within
operasional Perseroan. Selain itu, panitia ini bertugas        the Company’s operational areas. Additionally, the
untuk mengumpulkan dan menganalisis data terkait               committee is tasked with collecting and analyzing
K3, memantau serta mengevaluasi pelaksanaan                    OHS-related data, monitoring and evaluating the
keselamatan di area operasional, tenaga kerja                  implementation of safety measures in operational
kontraktor, dan memberikan pemahaman kepada                    areas and among contractor workers, and educating
seluruh karyawan dan kontraktor tentang faktor-                all employees and contractors about OHS risk factors
faktor risiko K3 di lingkungan kerja.                          present in the work environment.



Susunan P2K3
Structure of P2K3




Pelatihan K3
OHS Training
(403-5) (POJK51-F.21) (POJK51-F.22)


Kami menyelenggarakan pelatihan K3 bagi                        We conduct HSE training programs for employees,
karyawan, baik yang bersifat wajib sesuai dengan               both mandatory programs in accordance with
peraturan maupun pelatihan yang dirancang                      regulatory requirements and additional training
untuk memenuhi kebutuhan operasional serta                     designed to address operational needs and enhance
meningkatkan kompetensi karyawan. Melalui                      employees’ competencies. Through these initiatives,
pelatihan tersebut, Perseroan berupaya memperkuat              the Company aims to strengthen the implementation
implementasi program K3, menurunkan tingkat                    of HSE programs, reduce risk levels, and foster a
risiko, serta menumbuhkan budaya keselamatan di                strong safety culture within the workplace.
lingkungan kerja.




 110                                                            Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Ancara Logistics Indonesia Tbk
Page 111
  Tata Kelola          Ekonomi              SDM                  K3          Lingkungan Hidup           Indeks                Tanggapan
    Governance           Ecomonic            HRD                 OHS             Environment             Index                 Feedback




Selain itu, Perseroan secara berkala mengadakan                        In addition, the Company regularly conducts
latihan tanggap darurat guna memastikan                                emergency response drills to ensure preparedness
kesiapsiagaan dan kecepatan respons dalam                              and a swift response to various potential emergencies,
menghadapi berbagai potensi keadaan darurat,                           such as fires and oil spills. Throughout 2025, the
seperti kemungkinan terjadinya kebakaran dan                           Company conducted one ISPS Code exercise in
tumpahan minyak. Sepanjang tahun 2025, Perseroan                       collaboration with KSOP, the local police station, and
telah melaksanakan 1 kali latihan ISPS Code                            relevant agencies in May 2025 at the ACT’s Jetty
bekerjasama dengan KSOP, Polsek serta instansi                         location.
terkait pada Bulan Mei 2025 di lokasi Jetty ACT.


Pelatihan K3 yang berhasil dilakukan dan diikuti selama tahun 2025:
OHS trainings that were successfully conducted and participated in throughout 2025:



                   Program Pelatihan                                 Jumlah Peserta                              Jam Pelatihan
  No
                    Training Program                               Number of Participants                        Training Hours

         Training Alat Berat Grab
                                                                                                                     2 hari
  1      (material handler)                                                  6
                                                                                                                     days
         Grab Heavy Equipment Training

                                                                                                                     2 hari
  2      ISPS Code IMO 3.24 & 3.25                                          11
                                                                                                                     days

         Penanggungjawab Pengendalian
                                                                                                                     3 hari
  3      Pencemaran Udara (PPPU)                                             1
                                                                                                                     days
         Air Pollution Control Officer (APCO)



Biaya pelatihan K3 tahun 2025:
OHS training costs in 2025:



                          Unit Usaha                                                     Jumlah (dalam Rupiah)
                         Business Unit                                                      Total (in Rupiah)

Samarinda dan Jetty Embalut                                                                    Rp13.000.000




PT Ancara Logistics Indonesia Tbk | Sustainability Report 2025                                                                   111
Page 112
                   Ikhtisar            TPB              Sambutan              Tentang Laporan              Sekilas Bisnis
                   Highlights          SDG’s             Foreword                 About Report              Business at Glance




Program K3
OHS Program
(403-3) (403-6) (403-7) (POJK51-F.21)


Sepanjang tahun 2025, Perseroan telah melaksanakan                  Throughout 2025, the Company has implemented
beberapa program K3, di antaranya adalah:                           several OHS program activities, including:



  No                                                            Program

   1     Rapat P2K3 | P2K3 meeting

   2     Investigasi insiden | Incident investigation

   3     Pengecekan dan sertifikasi peralatan | Equipment checks and certification

   4     Penilaian Life-saving Appliances (LSA) (bulanan) | Life-saving Appliances (LSA) assessment (monthly)

   5     Reviu dan tindak lanjut HIRADC, JSA, dan perizinan | Review and follow-up of HIRADC, JSA, and permits.

   6     Manajemen lalu lintas | Traffic management

   7     Pemantauan kebersihan dan kesehatan lingkungan kerja | Industrial hygiene and occupational health

   8     MCU periodik dan spesial | Periodic and special MCU

   9     Inspeksi tempat kerja berisiko tinggi | High-risks work area inspection

   10    Inspeksi tim tanggap darurat | Emergency response team inspection

   11    Pelatihan tanggap darurat (setiap 3 bulan) | Emergency drill (quarterly)

   12    Toolbox meeting setiap awal shift | Toolbox meeting at the commencement of each shift

   13    Inspeksi awal shift | Early shift inspection

   14    Safety talk untuk masing-masing divisi | Safety talk for all functional divisions

   15    Safety talk untuk kontraktor | Safety talk for contractors

   16    Pelatihan bagi kontraktor | Training for contractors

         Menjalankan induksi keselamatan untuk karyawan, tamu, dan vendor | Conducting safety induction for
   17
         employees, visitors, and vendors

   18    Kegiatan donor darah kerjasama dengan PMI | Blood donation activities in collaboration with PMI

   19    Kegiatan vaksin anti Hepatitis B | Anti-Hepatitis B Vaccine activity


Dalam menjamin kesehatan pekerja, Perseroan                         To protect the well-being of its workforce, the
telah mengikutsertakan semua karyawan ke dalam                      Company has provided comprehensive health and
jaminan kesehatan dan ketenagakerjaan serta                         employment insurance, along with private health
asuransi kesehatan swasta. (403-3) (403-6)                          insurance coverage to all employees.




Kinerja Pengelolaan K3
OHS Management Performance (403-9) (403-10)
Proses pencatatan dan analisis insiden K3                           The process of recording and analyzing OHS incidents
menjadi fondasi penting dalam strategi perbaikan                    as a critical foundation for the Company’s continuous
berkelanjutan Perseroan. Setiap laporan, khususnya                  improvement strategy. Each report, particularly near
kejadian near miss, tidak sekadar menjadi data                      miss incidents, is not merely statistical data, but is
statistik, melainkan dimanfaatkan sebagai materi                    utilized as active learning material in P2K3 forums and
pembelajaran aktif dalam forum P2K3 dan toolbox                     toolbox meetings. Through the discussion of these




 112                                                                 Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Ancara Logistics Indonesia Tbk
Page 113
  Tata Kelola           Ekonomi             SDM                  K3         Lingkungan Hidup        Indeks          Tanggapan
    Governance           Ecomonic            HRD                 OHS            Environment          Index            Feedback




meeting. Melalui pembahasan kasus nyata ini, kami                      real-life cases, we foster collective awareness of the
membangun kesadaran kolektif tentang pentingnya                        importance of vigilance and appropriate mitigation
kewaspadaan dan langkah-langkah mitigasi yang                          measures. This proactive yielded positive results
tepat. Pendekatan proaktif ini membuahkan hasil                        throughout 2025, with the Company successfully
positif di sepanjang tahun 2025 dengan berhasil                        maintaining a zero-accident record and reporting no
mempertahankan zero accident dan tanpa adanya                          cases of work-related illnesses.
kasus penyakit akibat kerja. (403-10)


Kinerja kami selama tahun 2025 dapat dilihat melalui tabel di bawah ini:
Our performance during 2025 can be seen in the table below: (403-9) (S-06)


                                                                                         Jumlah
                  Kategori Insiden                                                        Total
                 Incident Category
                                                            2025                         2024                 2023

Cidera Ringan
                                                                 0                            0                 0
Minor Injury

Cidera Berat
                                                                 0                            0                 0
Major Injury

Kematian
                                                                 0                            0                 0
Fatality

Insiden Nyaris Celaka
Near Miss Incidents                                              1                            1                 0

Total Tingkat Frekuensi Cidera yang Dapat
Dicatat (%)                                                 0.00%                       0.00%                 0.00%
Total Recordable Injury Frequency Rate (%)




PT Ancara Logistics Indonesia Tbk | Sustainability Report 2025                                                          113
Page 114
                  Ikhtisar         TPB           Sambutan              Tentang Laporan              Sekilas Bisnis
                  Highlights       SDG’s           Foreword                About Report              Business at Glance




08
KINERJA PENGELOLAAN
LINGKUNGAN HIDUP
Environmental Management Performance

Sebagai perusahaan logistik pertambangan, Perseroan menghadapi
risiko dan potensi isu lingkungan yang melekat pada karakteristik
operasional yang intensif energi dan bergantung pada transportasi
berbasis bahan bakar fosil. Perseroan konsisten dalam penguatan
pengelolaan lingkungan yang dapat membuka peluang peningkatan
efisiensi operasional, pengendalian biaya, serta penguatan kepercayaan
pemangku kepentingan.

As a mining logistics company, the Company faces environmental risks and potential environment
issues inherent in its energy-intensive operations and reliance on fossil fuel-based transportation.
The Company is consistent in strengthening its environmental management, which can open up
opportunities for improved operational efficiency, cost control, and strengthened stakeholder trust.



 114                                                          Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Ancara Logistics Indonesia Tbk
Page 115
  Tata Kelola          Ekonomi              SDM                  K3    Lingkungan Hidup   Indeks   Tanggapan
    Governance           Ecomonic            HRD                 OHS       Environment     Index    Feedback




PT Ancara Logistics Indonesia Tbk | Sustainability Report 2025                                        115
Page 116
                  Ikhtisar       TPB           Sambutan               Tentang Laporan              Sekilas Bisnis
                  Highlights     SDG’s           Foreword                 About Report              Business at Glance




Manajemen Topik Material: Lingkungan Hidup
Management of Material Topics: Environmental
(3-3) (2-23)



               Dampak Topik Material
               Impact of Material Topic

Perseroan menyadari bahwa kegiatan operasional              The Company recognizes that its operational
memiliki dampak langsung dan tidak langsung                 activities generate both direct and indirect
terhadap lingkungan. Dalam sektor jasa logistik             environmental impacts. In the coal logistics services
batubara, isu polusi lingkungan dan perubahan iklim         sector, environmental pollution and climate
menjadi topik material utama karena berpengaruh             change are considered key material topics, as they
terhadap keberlanjutan lingkungan serta berpotensi          affect environmental sustainability and may pose
menimbulkan risiko operasional dan finansial bagi           operational and financial risks to the Company.
Perseroan.



               Komitmen & Kebijakan
               Commitment & Policies (2-23)

Perseroan menerapkan kebijakan dan prosedur untuk           The Company implements policies and procedures
meminimalkan dampak lingkungan. Operasional                 aimed at minimizing environmental impacts. Maritime
pelayaran mengacu pada buku manual manajemen                operations are guided by the safety management
keselamatan, sementara kegiatan darat mengikuti             manual, while onshore activities are governed by
SOP yang mengatur kualitas udara, pengelolaan               standard operating procedures regulating ambient
limbah,    dan    perlindungan     keanekaragaman           air quality, waste management, and biodiversity
hayati. Kebijakan ini ditinjau secara berkala guna          protection. These policies and procedures are
memastikan efektivitas dan kesesuaiannya dengan             reviewed periodically to ensure their effectiveness
tujuan lingkungan Perseroan.                                and alignment with the Company’s environmental
                                                            objectives.



               Pengelolaan Dampak
               Management of Impacts

Sepanjang tahun 2025, Perseroan melaporkan kinerja          Throughout 2025, the Company reported its
pengelolaan lingkungan sebanyak 2 kali melalui RKL          environmental     management         performance    2
dan RPL, serta menjalani 2 kali audit eksternal oleh        timesthrough the RKL and RPL, and underwent 2
Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan serta Dinas            external audits conducted by the Environmental and
Perhubungan. Meskipun belum tersertifikasi ISO              Forestry Agency and the Transportation Agency.
14001, Perseroan telah menyelaraskan operasional            Although the Company has not yet obtained ISO
dengan prinsip ISO 14001 serta standar internasional        14001 certification, its operations have been aligned
SOLAS dan MARPOL.                                           with the principles of ISO 14001 as well as the
                                                            international standards of SOLAS and MARPOL.




 116                                                         Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Ancara Logistics Indonesia Tbk
Page 117
  Tata Kelola          Ekonomi              SDM                  K3         Lingkungan Hidup        Indeks        Tanggapan
    Governance           Ecomonic            HRD                 OHS            Environment          Index          Feedback




Sistem Manajemen Lingkungan
Environmental Management System
(2-27)


Meskipun Perseroan belum memperoleh sertifikasi                        Although the Company has not yet obtained ISO
ISO 14001, Perseroan terus berupaya agar aktivitas                     14001 certification, it continues to ensure that all
operasional selaras dengan prinsip manajemen                           operational activities are aligned with the principles
lingkungan ISO 14001 serta standar internasional                       of ISO14001 environmental management as well
lainnya, termasuk SOLAS dan MARPOL. Komitmen                           as other international standards, including SOLAS
terhadap kepatuhan tersebut tercermin dari                             and MARPOL. This commitment to compliance is
keberhasilan Perseroan dalam mempertahankan                            reflected in the Company’s successful maintenance
SMC dan DoC untuk ISM Code yang diterbitkan                            of the SMC and DoC under the ISM Code, issued by
oleh Direktorat Jenderal Perhubungan Laut dan                          the Directorate General of Sea Transportation and
berlaku untuk periode 2024-2028. Sepanjang tahun                       valid for 2024-2028 period. Throughout 2025, the
2025, Perseroan juga mematuhi seluruh peraturan                        Company complied with all applicable environmental
lingkungan yang berlaku dan tidak menerima sanksi                      regulations and did not receive any sanctions or fines
maupun denda dari pemerintah.                                          from the government.

Identifikasi, pengelolaan, dan pemantauan dampak                       The identification, management, and monitoring of
lingkungan dilakukan secara terencana dan terpadu                      environmental impacts are carried out in a planned
sesuai dengan DPLH yang telah disahkan oleh DLHK.                      and integrated manner in accordance with the
Pada tahun 2025, Perseroan kembali melaksanakan                        DPLH approved by the DLHK. In 2025, the Company
pengelolaan dan pemantauan terhadap 11 aspek                           continued to implement environmental management
lingkungan, termasuk kebisingan, kualitas udara                        and monitoring covering 11 environmental aspects,
ambien, air asam tambang, kualitas air serta biota                     including noise, ambient air quality, acid mine
perairan. Seluruh hasil pengelolaan dan pemantauan                     drainage, water quality, and aquatic biota. All
ini telah diverifikasi oleh lembaga independen                         management and monitoring results were verified by
bersertifikat, Laboratorium PT Mutuagung Lestari,                      an independent certified institution, PT Mutuagung
dan dilaporkan sesuai ketentuan.                                       Lestari Laboratory, and reported in accordance with
                                                                       applicable regulations.




Identifikasi, Pengelolaan, dan Pemantauan
Dampak Lingkungan Hidup
Identification, Management, and Monitoring of Environmental
Impact
(POJK51-F.23)


Sebagai perusahaan yang bergerak di bidang jasa                        As a company operating in the coal logistics services
logistik batubara, Perseroan menyadari bahwa                           sector, the Company recognizes that its operational
kegiatan operasional memiliki keterkaitan langsung                     activities are directly linked to environmental
dengan isu lingkungan, baik dalam bentuk dampak                        issues, both in terms of positive contributions and
positif maupun potensi dampak negatif. Oleh karena                     potential adverse impacts. Therefore, the Company
itu, Perseroan berkomitmen untuk mengelola dampak                      is committed to managing its environmental impacts
lingkungan secara bertanggung jawab sebagai                            responsibly as an integral part of its sustainability
bagian dari penerapan prinsip keberlanjutan dan                        and governance practices.
tata kelola.




PT Ancara Logistics Indonesia Tbk | Sustainability Report 2025                                                        117
Page 118
                      Ikhtisar          TPB                Sambutan               Tentang Laporan                Sekilas Bisnis
                      Highlights        SDG’s                Foreword                 About Report               Business at Glance




Berikut dampak lingkungan yang teridentifikasi:
The following environmental impacts have been identified: (POJK51-F.9) (POJK51-F.14) (POJK51-F.23)
(POJK51-F.28)


                 Dampak                                   Aktivitas Operasional                            Upaya Pengelolaan
                  Impact                                   Operational Activity                               Action Plan

                                                                                                     Penyiraman rutin jalan hauling
                                                                                                     dan area crossing; pembatasan
                                                                                                     kecepatan kendaraan; dan
                                                Kendaraan operasional Perseroan yang
 Penurunan kualitas udara ambien                                                                     pemantauan kualitas udara
                                                melintas dan crossing dengan jalan umum
 akibat debu                                                                                         ambien di area terdampak
                                                masyarakat
 Decrease in ambient air quality due to                                                              Regular watering of hauling
                                                Company operational vehicles passing
 dust                                                                                                roads and crossing areas;
                                                through and crossing public roads
                                                                                                     vehicle speed restrictions; and
                                                                                                     monitoring of ambient air quality
                                                                                                     in affected areas.

                                                                                                     Pemasangan air-minyak
                                                                                                     separator pada unit FTU;
                                                                                                     penggunaan sistem double hull
                                                                                                     pada mesin; dan pelengkapan
                                                                                                     seluruh unit tugboat dengan
 Potensi tumpahan minyak (oil spill) ke
                                                                                                     Shipboard Oil Pollution
 lingkungan perairan                            Operasional FTU dan tugboats
                                                                                                     Emergency Plan (SOPEP)
 Potential oil spills into the water            Operation of FTUs and tugboats
                                                                                                     Installation of oil-water
 environment
                                                                                                     separators on FTU; and use
                                                                                                     of double hull systems on
                                                                                                     engines; equipping all tugboats
                                                                                                     with Shipboard Oil Pollution
                                                                                                     Emergency Plans (SOPEP)


                                                                                                     Penerapan persyaratan
                                                                                                     lingkungan dalam kontrak
                                                                                                     kerja; evaluasi dan pemantauan
 Potensi pencemaran air dan udara oleh          Aktivitas operasional pemasok dan mitra
                                                                                                     melalui mekanisme SCM
 pemasok dan kontraktor                         kerja dalam rantai pasok
                                                                                                     Implementation of
 Potential water and air pollution by           Operational activities of suppliers and
                                                                                                     environmental requirements in
 suppliers and contractors                      partners in the supply chain
                                                                                                     work contracts; evaluation and
                                                                                                     monitoring through the the SCM
                                                                                                     mechanism




Volume Penggunaan Material
Volume of Material Usage
(301-1) (POJK51-F.5)


Kami memulai inisiatif ekonomi sirkular dan pelayaran                   We initiated a circular economy and more
yang lebih ramah lingkungan dengan memahami                             environmentally friendly shipping initiatives by
ketergantungan terhadap sumber daya, baik yang                          recognizing our reliance on both renewable and non-
terbarukan maupun yang tidak terbarukan.                                renewable resources.

Secara keseluruhan, pada tahun 2025, Perseroan                          Overall, in 2025, the Company increased its use of
telah meningkatkan penggunaan sumber daya                               renewable resources compared to non-renewable
terbarukan dibandingkan dengan yang tidak                               resources. Further details on material usage are
terbarukan.   Rincian    lebih  lanjut mengenai                         presented in the table below:
penggunaan material dapat dilihat pada tabel di
bawah ini: (301-1) (POJK51-F.5)




 118                                                                     Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Ancara Logistics Indonesia Tbk
Page 119
  Tata Kelola          Ekonomi              SDM                  K3            Lingkungan Hidup           Indeks           Tanggapan
    Governance           Ecomonic            HRD                 OHS               Environment             Index             Feedback




       Material             Satuan                                                                     Kegunaan
                                              2025                     2024
       Materials             Unit                                                                      Purposes

 Terbarukan/Renewable

 Kertas                                                                            Adminsitrasi perkantoran.
                               Kg              86                       76
 Papers                                                                            Office administration.

                                                                                   Bahan bakar kapal, kendaraan, pembangkit
 Biosolar B40                                                                      listrik, dan off-road transportation.
                              Liter        1.201.772         10.738.477,090
 Biodiesel B40                                                                     Fuel for vessels, vehicles, electricity generators,
                                                                                   and off-road transportation.

 Cat TBT-free anti-                                                                Mencegah pengotoran atau mengurangi
 fouling system                                                                    pertumbuhan organisme di badan kapal.
                              Liter             0                      3.819
 TBT-free       anti-                                                              Prevents fouling or reduces the growth of
 fouling paint                                                                     organism in the vessel‘s body.

 Kapur dan Tawas                                                                   Pengelolaan air di kolam pengendapan.
                               Kg            4.000                     3.250
 Lime and Alum                                                                     Settling pond water management.

 Tak Terbarukan/Non-renewable

 Oli hidrolik
                              Liter          14.058                    9.377       Mengoptimalkan kinerja, memperpanjang umur
 Hydraulic oil
                                                                                   pemakaian, dan mencegah terbentuknya korosi
 Oli Pelumas                                                                       atau karat pada mesin dan kendaraan.
                              Liter          5.704                     8.017
 Lubricant oil                                                                     Optimize performance, extend service life, and
                                                                                   prevent the formation of corrosion or rust on
 Gumuk                                                                             machines and vehicles.
                               Kg            2.151                     621
 Grease




Konsumsi Energi dan Pengelolaan Emisi GRK
Energy Consumption and GHG Emissions Management
(302-1) (302-3) (302-4) (305-1) (305-2) (305-4) (305-5) (305-7) (POJK51-F.3) (POJK51-F.6) (POJK51-F.7)
(POJK51-F.11) (POJK51-F.12) (POJK51-F.26)

Sebagai perusahaan yang bergerak di bidang                               As a company operating in the coal logistics services
jasa logistik batubara, sumber emisi GRK utama                           sector, the Company’s primary sources of GHG
Perseroan berasal dari aktivitas operasional yang                        emissions originate from operational activities that
menggunakan bahan bakar fosil, khususnya                                 rely on fossil fuels, particularly transportation vehicles,
penggunaan angkut, kapal tunda, FTU, serta alat                          tugboats, FTU, and heavy equipment supporting
berat pendukung kegiatan bongkar muat. Emisi                             loading and unloading operations. These emissions
tersebut terutama berupa emisi langsung (Scope 1)                        mainly consist of direct emissions (Scope 1) from the
dari pembakaran bahan bakar diesel, serta emisi                          combustion of diesel fuel, as well as indirect emissions
tidak langsung (Scope 3) yang berasal dari aktivitas                     (Scope 3) arising from the activities of suppliers and
pemasok dan kontraktor dalam rantai pasok logistik.                      contractors within the logistics supply chain. The
Perseroan menyadari bahwa karakteristik sektor                           Company recognizes that the characteristics of this
usaha ini memiliki intensitas energi yang relatif tinggi,                business sector are associated with relatively high
sehingga pengelolaan emisi menjadi salah satu fokus                      energy intensity, making emissions management
dalam penerapan praktik keberlanjutan.                                   a key focus in the implementation of sustainable
                                                                         practices.


Meskipun hingga saat ini Perseroan belum                                 Although the Company has not yet established a
menetapkan target net zero emission pada tingkat                         net zero emission target at the corporate level, it
perusahaan, Perseroan tetap mendukung komitmen                           remains committed to supporting the Government
Pemerintah Indonesia dalam pencapaian net zero                           of Indonesia’s pledge to achieve net zero emissions
emission pada tahun 2060 atau lebih cepat, serta                         by 2060 or earlier, as well as the implementation of
pelaksanaan target penurunan emisi sebagaimana                           national emission reduction targets as outlined in
tertuang dalam NDC Indonesia. Dukungan tersebut                          Indonesia’s NDC. This commitment is reflected in the
diwujudkan melalui penerapan langkah-langkah                             implementation of operational efficiency measures,




PT Ancara Logistics Indonesia Tbk | Sustainability Report 2025                                                                 119
Page 120
                 Ikhtisar        TPB           Sambutan               Tentang Laporan              Sekilas Bisnis
                 Highlights      SDG’s           Foreword                 About Report              Business at Glance




efisiensi operasional, pengendalian konsumsi bahan          fuel consumption control, enhanced fleet reliability
bakar, peningkatan keandalan dan perawatan                  and maintenance, and strengthened environmental
armada, serta penguatan pengelolaan dampak                  impact management across all operational activities
lingkungan di seluruh aktivitas operasional dan             and the supply chain.
rantai pasok. (E-06)

Saat ini, strategi dekarbonisasi Perseroan berfokus         At present, the Company’s decarbonization strategy
pada 3 program utama, yaitu peningkatan efisiensi           focuses on 3 main programs; namely improving
energi, pemakaian bahan bakar terbarukan,                   energy efficiency, adopting renewable fuels, and
dan elektrifikasi alat berat yang digunakan oleh            electrifying heavy equipment used by the Company.
Perseroan.



Program Kunci Transisi Energi
Energy Transition Key Program
(302-4) (305-5) (POJK51-F.3) (POJK51-F.7) (POJK51-F.12) (POJK51-F.26) (E-07)



              Efisiensi Energi
              Energy Efficiency

                • Mematikan lampu dan peralatan listrik saat tidak digunakan, termasuk saat shift
                  malam.
                  Turning off lights and electrical equipment when not in use, including during the night
                  shifts.
                • Kampanye penghematan air dan listrik untuk meningkatkan kesadaran.
                  Conducting water and electricity conservation campaigns to raise awareness.
                • Mengoptimalkan penggunaan unit kerja dengan mode standby, menghemat 5-17 liter
                  bahan bakar per jam per unit.
                  Optimizing unit usage by implementing standby mode, saving 5-17 liters of fuel per
                  hour per unit.
                • Pemeliharaan terencana untuk memastikan efisiensi mesin kapal.
                  Performing planned maintenance to ensure vessel engines operate efficiently.
                • Memanfaatkan cahaya matahari guna mengurangi penggunaan lampu.
                  Maximizing natural sunlight to reduce reliance on artificial lighting.
                • Mengatur sirkulasi udara agar lebih baik untuk mengurangi kebutuhan pendingin
                  ruangan.
                  Enhancing air circulation to minimize the need for air conditioning.



              Bahan Bakar Terbarukan dan Elektrifikasi Alat-alat Berat
              Renewable Fuel and Heavy Equipment Electrification (POJK51-F.26)
                • Menggunakan biosolar B40 di 100% kegiatan operasional baik untuk alat berat, truk,
                  kapal tunda, dan FTU.
                  Utilizing biodiesel B40 in 100% operational activities for heavy equipment, trucks,
                  tugboats, and FTU.
                • Elektrifikasi alat berat. Pada tahun 2024, kami bekerja sama dengan Liebherr untuk
                  menjajaki rencana transisi alat berat dari bahan bakar biosolar ke tenaga listrik.
                  Heavy equipment electrification. In 2024, we collaborated with Liebherr to explore the
                  transition of heavy equipment from biodiesel to electric power.




 120                                                         Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Ancara Logistics Indonesia Tbk
Page 121
   Tata Kelola           Ekonomi             SDM                 K3           Lingkungan Hidup             Indeks           Tanggapan
    Governance           Ecomonic             HRD                OHS               Environment              Index              Feedback




Konsumsi dan Intensitas Energi
Energy Consumption and Intensity (302-1) (302-3) (POJK51-F.6) (E-03)

   Jenis Bahan Bakar            Satuan
                                                         2025                               2024                        2023*
       Fuel Types                Unit

 Energi Terbarukan
 Renewable Energy

                                    Liter             1.201.772                     10.738.477,090                    9.471.390
 Biodiesel B40
                                     GJ               46.027,867                      236.300,188                   208.417,937

 Energi Tak Terbarukan
 Non-renewable Energy

                                    kWh               1.306.513                         1.050.412                     2.667.283
 Listrik dari PLN
 Purchased Electricity
 from PLN                            GJ                4.703,45                         3.781,483                     9.602,219


 Jumlah Penggunaan
 Energi
                                     GJ               50.731,317                      240.081,672                   218.020,156
 Total Energy
 Consumption

 Intensitas Energi
 Energy Intensity

 Jumlah Penggunaan
 Energi
                                     GJ               50.731,317                      240.081,672                   218.020,156
 Total Energy
 Consumption

 Volume Pengangkutan
 dan Bongkar Muat                            4.110.774 (Muat) (Loading)
 Volume of                           MT         4.113.495 (Bongkar)                     4.539.736                     4.759.019
 Transportation and                                 (Unloading)
 Loading and Unloading

 Pendapatan                   Thousands
                                                    1.353.379.597                     920.552.022                   931.005.802
 Revenue                         Rp

 Intensitas Energi
 (Energi per Volume)
                                    GJ/MT              0,00616                           0,05288                       0,04581
 Energy Intensity
 (Energy per Volume)

 Intensitas Energi
 (Energi per                     GJ/
 Pendapatan)                  Thousands               0,0000375                          0,000261                     0,000234
 Energy Intensity                Rp
 (Energy per Revenue)

Keterangan | Note:
**Cakupan energi di tahun 2023 hanya mencakup operasional FTU dan MCT di Embalut. | In 2023, energy coverage was limited to the
operations of the FTU and MCT in Embalut.
Konversi satuan fisik (liter dan kWh) ke satuan energi menggunakan IPCC: Guidelines for National Greenhouse Gas Inventories (2006 &
2019); Kementerian Lingkungan Hidup: Pedoman Penyelenggaraan Inventarisasi Gas Rumah Kaca Nasional, Buku II Volume 1 (2012). | The
conversion of physical units (liters and kWh) to energy units follows the IPCC: Guidelines for National Greenhouse Gas Inventories (2006 &
2019) and the Ministry of Environment: Guidelines for National Greenhouse Gas Inventory, Book II Volume 1 (2012).
Faktor konversi | Conversion factors: 1 kWh = 0,0036 GJ; 1 liter biodiesel = 0,022005 GJ/liter




PT Ancara Logistics Indonesia Tbk | Sustainability Report 2025                                                                   121
Page 122
                       Ikhtisar              TPB                      Sambutan                   Tentang Laporan                  Sekilas Bisnis
                       Highlights            SDG’s                      Foreword                        About Report              Business at Glance




Emisi GRK
GHG Emissions
(305-1) (305-2) (305-4) (POJK51-F.11) (E-01) (E-02)



                                                                 2025                                   2024                               2023*
         Sumber                     Satuan
         Source                      Unit            Jumlah                                 Jumlah                             Jumlah
                                                                      Ton CO2-eq                              Ton CO2-eq                        Ton CO2-eq
                                                      Total                                  Total                              Total

 Emisi Cakupan 1
 Scope 1 Emissions

 Pembakaran Tetap (Generator Set)
 Stationary Combustion (Generator Set)

 Biodiesel B40                 Liter                  5.416                  14,52            1.000                  1,371       6.532                 8,953
 Pembakaran Bergerak (Kapal Tunda, High Vehicle dan Kendaraan Operasional Lainnya)
 Mobile Combustion (Tugboats, High Vehicles and Other Operational Vehicles)

 Biodiesel B40                 Liter                 1.196.356              3.206,23      10.737.477,090        14.716,362     9.464.858           12.972,161
 Jumlah Emisi Cakupan 1                                  -                  3.220,75            -               14.716,362         -               12.972,161
 Total Scope 1 Emission

 Emisi Cakupan 2
 Scope 2 Emissions

 Listrik Dibeli dari PLN       kWh
 Purchased Electricity                               1.306.513              1.110,54        1.050.412              1.176,461   2.667.283           2.987,357
 from PLN

 Jumlah Emisi Cakupan 2                                  -                  1.110,54            -                  1.176,461       -               2.987,357
 Total Scope 2 Emission

 Jumlah Emisi Cakupan 1 & 2                              -                  4.331,29            -               15.894,194         -             15.968,470
 Total Scope 1 & 2 Emission

 Intensitas Emisi GRK
 GHG Emission Intensity

 Jumlah Emisi Cakupan 1 & 2 (Ton
 CO2eq)                                                          4.331,29                             15.894,194                         15.968,470
 Total Scope 1 & 2 Emission

 Volume Pengangkutan dan Bongkar
                                                4.110.774 (Muat) (Loading)
 Muat (MT)                                                                                              4.539.73                          4.759.019
 Volume of Transportation and                         4.113.495 (Bonkar)
 Loading and Unloading                                       (Unloading)

 Pendapatan (Ribu Rp)                                        1.353.379.597                          920.552.022                          931.005.802
 Revenue (Thousands Rp)

 Intensitas Emisi GRK (Ton CO2eq /
 MT)                                                          0,000525                                0,0035011                           0,003355
 GHG Emission Intensity

 Intensitas Emisi GRK (Ton CO2eq /
 Juta Rp)                                                     0,0000032                               0,000017                            0,000017
 GHG Emissions Intensity (Ton CO2eq
 / Billions Rp)

Keterangan | Note:
*Cakupan emisi di tahun 2023 hanya mencakup operasional FTU dan MCT di Embalut. | In 2023, emission coverage was limited to the
operations of the FTU and MCT in Embalut.
Referensi: IPCC: Guidelines for National Greenhouse Gas Inventories (2006 & 2019); Kementerian Lingkungan Hidup: Pedoman Penyeleng-
garaan Inventarisasi Gas Rumah Kaca Nasional, Buku II Volume 1 (2012); Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral: Data Inventory
Emisi GRK Sektor Energi (2015); GHG Protocol: Global Warming Potential Values (2016); Keputusan Menteri Energi dan Sumber daya Mine-
ral No: 163.K/HK.02/MEM.S/2021 tentang Penetapan Faktor Emisi Gas Rumah Kaca Sistem Ketenagalistrikan. | Reference: IPCC: Guidelines
for National Greenhouse Gas Inventories (2006 & 2019); Ministry of the Environment : Guidelines for Implementing the National Greenhouse
Gas Inventory, Book II Volume 1 (2012); Ministry of Energy and Mineral Resources: Energy Sector GHG Emission Inventory Data (2015); GHG
Protocol: Global Warming Potential Values (2016); Decree of Minister of Energy and Mineral Resources No: 163.K/HK.02/MEM.S/2021 on
GHG Emission Factor for Electricity System.
Faktor emisi | Emission factors: Listrik Grid Mahakam | Mahakam Grid Electricity = 0,001 Ton CO2/kWh; Biosolar | Biofuel = 0,062 Ton CO2/
GJ, 0,000005 Ton CH4/GJ, 0,000001 Ton N2O/GJ; GWP CH4 = 28; GWP N2O = 265.




 122                                                                                   Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Ancara Logistics Indonesia Tbk
Page 123
  Tata Kelola          Ekonomi              SDM                  K3         Lingkungan Hidup         Indeks        Tanggapan
    Governance           Ecomonic            HRD                 OHS             Environment          Index          Feedback




Pengendalian Polusi Udara
Air Pollution Management
(305-7) (POJK51-F.23) (POJK51-F.26)


Perseroan berkomitmen menjaga kualitas udara                           The Company is committed to maintaining ambient
ambien sesuai dengan ketentuan peraturan                               air quality in accordance with applicable laws
perundang-undangan guna melindungi kesehatan                           and regulations to protect the health and safety
dan keselamatan karyawan serta masyarakat di                           of employees and communities surrounding its
sekitar wilayah operasional. Komitmen tersebut                         operational areas. This commitment is implemented
diwujudkan melalui penerapan langkah-langkah                           through dust control measures, including regular
pengendalian debu, antara lain penyiraman jalan                        watering of hauling roads and public roads
hauling dan jalan yang beririsan dengan aktivitas                      intersecting with community activities using water
masyarakat menggunakan water truck minimal 2                           trucks at a minimum frequency of 2 times per hour
kali per jam pada day shift dan minimal 1 kali per                     during the day shift and at least 1 time per hour
jam pada night shift. Selain itu, batubara yang akan                   during the night shift. In addition, coal designated
dilakukan proses loading terlebih dahulu dibasahi                      for loading is pre-wetted using a fine mist spraying
menggunakan sistem semprot halus (mist spraying)                       system to minimize the dispersion of airborne dust.
untuk meminimalkan potensi debu beterbangan.

Sebagai bagian dari komitmen Perseroan terhadap                        As part of the Company’s commitment to sustainable
keuangan       berkelanjutan     dan     pengelolaan                   finance and medium-term environmental impact
dampak lingkungan jangka menengah, Perseroan                           management, the Company plans to invest in the
merencanakan       investasi   pemasangan      jaring                  installation of dust nets at stockpile areas located
penangkap debu (dust net) di area stockpile yang                       adjacent to residential settlements. The plan includes
berbatasan langsung dengan pemukiman warga.                            the installation of 8-meter-high dust nets at 3
Rencana tersebut mencakup pemasangan dust net                          designated locations, selected based on an analysis
setinggi 8 meter pada 3 titik lokasi yang ditetapkan                   of wind direction and proximity to residential areas.
berdasarkan analisis risiko arah angin dan tingkat                     As of 2025, the program is still in the vendor selection
kedekatan dengan pemukiman. Pada tahun 2025,                           phase to ensure its effectiveness and sustainability.
implementasi program ini masih berada pada tahap                       Additionally, the Company is working on the
seleksi vendor guna memastikan efektivitas dan                         development of the area surrounding its site.
keberlanjutan pelaksanaannya. Selain itu Perseroan
sedang dalam rangka pengembangan area
disekitar lokasi operasional Perseroan. (POJK51-F.3)
(POJK51-F.26)




PT Ancara Logistics Indonesia Tbk | Sustainability Report 2025                                                         123
Page 124
                    Ikhtisar           TPB               Sambutan                Tentang Laporan              Sekilas Bisnis
                    Highlights         SDG’s               Foreword                  About Report              Business at Glance




Hasil pemantauan nitrogen oksida, belerang oksida, dan emisi udara yang signifikan lainnya dapat dilihat
melalui tabel berikut:
The results of monitoring for nitrogen oxides, sulfur oxides, and other significant air emissions are presented
in the following table: (305-7)


                                                                                     Partikulat debu
                                    NO2           SO2                    CO              <100 µ
                                  (µg/Nm3)      (µg/Nm3)              (µg/Nm3)       Dust particulate
          Lokasi                                                                     <100 µ (µg/Nm3)               Keterangan
         Location                                                                                                  Description
                                 Baku Mutu     Baku Mutu         Baku Mutu              Baku Mutu
                                 Threshold:    Threshold:        Threshold:             Threshold:
                                    200           150             10.000                   230

Pabrikasi                                                                                                   Semester 1 2025
                                    < 10          < 24                 < 119                  16
Manufacturing                                                                                               1st semester, 2025

Perbatasan RT. 07
                                    < 10          < 24                 < 119                  13
RT. 07 border

Simpang crossing
                                   < 10           < 24                 < 119                  60
Crossing intersection

Perbatasan ACT & RT. 08
                                   < 10          < 24                  < 119                  31
ACT & RT. 08 border

Stockpile & kantor MCT
                                   < 10          < 24                  < 119                  31
Stockpile & ACT office

Pabrikasi                                                                                                   Semester 2 2025
                                   < 10          < 24                  <119                   45
Manufacturing                                                                                               2nd semenster, 2025

Perbatasan RT. 07
                                   < 10          < 24                  <119                   34
RT. 07 border

Simpang crossing
                                   < 10          < 24                  <119                   53
Crossing intersection

Perbatasan ACT & RT. 08
                                   < 10          < 24                  <119                   34
ACT & RT. 08 border

Stockpile & kantor ACT
                                   < 10          < 24                  <119                   65
Stockpile & ACT office




Konsumsi Air dan Pengelolaan Efluen
Water Consumption and Effluent Management
(303-1) (303-2) (303-3) (303-4) (303-5) (POJK51-F.8) (E-04)


Air merupakan sumber daya esensial yang                               Water is an essential resource used in daily activities.
digunakan dalam aktivitas sehari-hari. Meskipun                       Although the Company’s operations are not located in
operasi Perseroan tidak berada di wilayah                             areas at risk of water scarcity, the Company remains
dengan risiko kelangkaan air, komitmen untuk                          committed to adopting a sustainable approach to
menerapkan pendekatan berkelanjutan dalam                             water use and minimizing environmental impacts in
penggunaan air serta meminimalkan dampak                              the areas surrounding its operations. To support its
lingkungan   di   sekitar  wilayah   operasional                      operational needs, the Company uses water sourced
tetap    diimplementasikan     oleh   Perseroan.                      from the Mahakam River and a third party, namely
Dalam mendukung kebutuhan operasionalnya,                             the PDAM.
Perseroan menggunakan air yang berasal dari
Sungai Mahakam dan pihak ketiga, yaitu PDAM.
(303-1)




 124                                                                    Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Ancara Logistics Indonesia Tbk
Page 125
     Tata Kelola       Ekonomi              SDM                  K3          Lingkungan Hidup        Indeks         Tanggapan
      Governance         Ecomonic            HRD                 OHS             Environment          Index           Feedback




Pengelolaan air, termasuk air asam tambang, diatur                     Water management, including acid rock drainage, is
dalam buku manual manajemen keselamatan, SOP                           regulated under the safety management manual, SOP
MCT/SOP.16/20 tentang Pembuatan, Pengelolaan,                          MCT/SOP.16/20 on the Construction, Management,
dan Maintenance Settling Pond serta SOP MCT/                           and Maintenance of Settling Ponds, and SOP MCT/
SOP.17/20 tentang Penanganan Keadaan Darurat                           SOP.17/20 on Emergency Handling of Settling Pond
Tanggul Settling Pond Jebol. (303-2)                                   Dam Failure.

Lebih lanjut, Perseroan telah melakukan beberapa                       Furthermore, the Company had implemented several
program yaitu: (303-2)                                                 programs, as follows:
1. Menata       sistem   drainase/pengaliran  air                      1. Structuring the drainage system and flow of
    permukaan menuju settling pond/sediment pond;                          surface water to the settling ponds/sediment
                                                                           pond;
2.     Membuat kolam pengendapan (settling pond)                       2. Establishing settling ponds to collect surface
       untuk menampung air larian permukaan dari                           runoff water from the mine road and managing
       jalan tambang dan melakukan pengelolaan                             it by applying alum and lime. In 2025, 1,000
       dengan pemberian tawas dan kapur. Pada tahun                        kg of soda ash and 3,000 kg of alum for the
       2025, sebanyak 1.000 kg soda ash dan 3.000 kg                       management of sedimentation ponds;
       tawas untuk pengelolaan kolam pengendapan;
3.     Melakukan pemeliharaan dan pengerukan pada                      3.   Routinely maintaining and dredging of the settling
       settling pond secara rutin dan material kerukan                      ponds, with dredged materials repurposed as
       dipergunakan sebagai material backfill; dan                          backfill material; and
4.     Melakukan pengawasan kualitas air dibantu                       4.   Monitoring water quality in collaboration with a
       oleh lembaga independen bersertifikat, yaitu                         certified independent institution, PT Mutuagung
       Laboratorium PT Mutuagung Lestari.                                   Lestari Laboratory.

Penggunaan air oleh Perseroan di tahun 2025 secara                     The detail of the Company‘s water use throughout
detail disampaikan sebagai berikut: (303-3) (303-4)                    2025 is presented as follows:
(303-5) (POJK51-F.8) (E-04)



                                                                                                              Jumlah Air
          Kategori dan Metrik                    Sumber Air dan Tujuan Pembuangan Air
                                                                                                              (dalam m3)
          Category and Metrics                Source of Water and Water Discharge Destination
                                                                                                          Water Volume (in m3)

 Air Operasional
 Operational Water

                                          Air permukaan                                                              54.000
                                          Surface water

                                          Pihak ketiga (PAM/PDAM)                                                        410
 Pengambilan air operasional              Municipal Water
 Operational water inputs/
 withdrawal                               Air tanah                                                                         0
                                          Groundwater

                                          Air laut                                                                          0
                                          Seawater

 Jumlah pengambilan air operasional (A)                                                                              54.410
 Total operational water inputs/withdrawal (A)

                                          Air permukaan                                                              54.000
                                          Surface water

                                          Pihak ketiga (PAM/PDAM)                                                        410
 Pembuangan air operasional               Municipal Water
 Operational water outputs/
 discharge                                Air tanah                                                                         0
                                          Groundwater

                                          Air laut                                                                          0
                                          Seawater

 Jumlah pembuangan air operasional (B)                                                                               54.410
 Total operational water outputs/discharge (B)




PT Ancara Logistics Indonesia Tbk | Sustainability Report 2025                                                          125
Page 126
                     Ikhtisar           TPB              Sambutan               Tentang Laporan              Sekilas Bisnis
                      Highlights        SDG’s              Foreword                 About Report              Business at Glance




                                                                                                                Jumlah Air
        Kategori dan Metrik                    Sumber Air dan Tujuan Pembuangan Air
                                                                                                                (dalam m3)
        Category and Metrics                Source of Water and Water Discharge Destination
                                                                                                            Water Volume (in m3)
                                        Evaporasi air (misalnya: dari kegiatan pengendalian debu,                             54.410
                                        seperti penyiraman jalan, penyucian unit, dsb)
                                        Water evaporation (e.g. from dust suppression activity
                                        such as road watering, unit washing, etc.)

                                        Air yang terperangkap (misalnya: terperangkap di dalam                                     0
 Konsumsi air operasional               batubara, limbah (B3/non-B3), sediment/settling pond
 Operational water consumption          untuk mengelola air asam tambang, dsb)
                                        Water entrainment (e.g. in coal, waste (B3/non-B3),
                                        sediment/settling pond to manage acid mine drainage,
                                        etc)

                                        Kehilangan lainnya                                                                         0
                                        Other losses

 Jumlah konsumsi air operasional (C)                                                                                          54.410
 Total operational water consumption (C)

 Jumlah                                 Jumlah pengambilan air (A+D)                                                          54.410
 Total                                  Total water inputs/withdrawal (A+D)

                                        Jumlah pengambilan air (B+E)                                                          54.410
                                        Total water discharge (B+E)

                                        Total konsumsi air (C+F)*                                                             54.410
                                        Total water consumption (C+F)

 Intensitas Penggunaan Air
 Water Consumption Intensity

             Keterangan                                               Satuan                                          Jumlah
             Description                                               Unit                                            Total

 Total konsumsi air                                                                                                           54.410
                                                                        m3
 Total water consumption

 Pendapatan                                                     Ribu Rupiah                                        1.353.379.597
 Revenue                                                     Thousands Rupiah

 Intensitas air                                               m3/Ribu Rupiah                                              0,000040
 Water intensity                                           m3/Thousands Rupiah

Keterangan | Note:
*Jumlah konsumsi menggunakan Equation 4 dalam panduan ICMM Water Reporting: Good Practice Guide (2021). | Total consumption adopts
Equation 4 in ICMM Water Reporting: Good Practice Guide (2021).




Memelihara Keanekaragaman Hayati
Conserving Biodiversity (304-1) (304-2) (304-3) (POJK51-F.9) (POJK51-F.10)
Perseroan berkomitmen untuk mengantisipasi                            The Company is committed to anticipating and
dan    memitigasi    dampak   negatif   terhadap                      mitigating potential negative impacts on biodiversity
keanekaragaman hayati yang mungkin timbul                             that may arise from shipping activities. Stakeholder
akibat aktivitas pelayaran. Hasil stakeholder                         engagement conducted in 2025 indicated that the
engagement pada tahun 2025 menunjukkan bahwa                          Company’s vessel routes pass through the Mahakam
rute pelayaran kapal kami melewati kawasan                            Dolphin (Pesut Mahakam) aquatic conservation area
konservasi perairan Pesut Mahakam di wilayah                          located in the upstream region of Kutai Kartanegara
hulu Kabupaten Kutai Kartanegara, sebagaimana                         Regency, as designated under the Decree of the
ditetapkan dalam Keputusan Menteri Kelautan dan                       Minister of Marine Affairs and Fisheries No. 49 of
Perikanan No. 49 Tahun 2022. Kami terus mengkaji                      2022. The Company continues to assess and design
dan merancang program yang bertujuan untuk                            programs aimed at minimizing impacts on this species
meminimalkan dampak terhadap mamalia tersebut                         to support the sustainability of aquatic ecosystems.
guna memastikan keberlanjutan ekosistem perairan.
(304-1) (304-2) (POJK51-F.9)



 126                                                                   Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Ancara Logistics Indonesia Tbk
Page 127
     Tata Kelola       Ekonomi              SDM                  K3          Lingkungan Hidup        Indeks        Tanggapan
      Governance         Ecomonic            HRD                 OHS             Environment          Index          Feedback




Lebih   lanjut, mitigasi dampak     terhadap                           Furthermore, our commitment to mitigating the
keanekaragaman hayati kami tunjukkan dengan                            impacts on biodiversity is exemplified through several
beberapa program seperti: (304-2) (304-3)                              programs, such as:
(POJK51-F.10)
1.     Melakukan pengelolaan air limbah melalui IPAL                   1.   Treating wastewater through the Company-
       yang dimiliki Perseroan sebelum dilepaskan                           owned WWTP prior to discharge into public
       ke dalam perairan umum untuk dapat sesuai                            waters in accordance with government-
       dengan standar baku mutu yang ditetapkan oleh                        established quality standards.
       pemerintah.
2.     Melakukan pengelolaan limbah B3 dengan                          2.   Managing hazardous waste in cooperation with
       bekerja sama dengan pengepul limbah B3 yang                          licensed hazardous waste collectors.
       berizin.
3.     Melakukan pengelolaan limbah domestik                           3.   Managing domestic waste (operational solid
       (sampah sisa kegiatan) bekerja sama dengan                           waste) in cooperation with BUMDes.
       BUMDes.
4.     Melakukan pengelolaan air limbah domestik                       4.   Managing domestic wastewater (including
       (limbah septick tank, air sisa cucian, dan lain-                     septic tank waste, washing water, and similar
       lain) bekerjasama dengan BUMDes.                                     effluents) in cooperation with BUMDes.
5.     Tidak merubah atau merusak ruang terbuka                        5.   Preserving undeveloped green open spaces not
       hijau yang tidak digunakan oleh Perseroan yaitu                      utilized by the Company, covering approximately
       sekitar ± 3.000 m2 yang terletak di bagian selatan                   ±3,000 m² located in the southern area of the
       Perseroan.                                                           Company’s operational site.




Pengelolaan Limbah
Waste Management
(306-1) (306-2) (306-3) (306-3) (306-4) (306-5) (POJK51-F.13) (POJK51-F.14) (POJK51-F.15)


Perseroan     berkomitmen     untuk    memastikan                      The Company is committed to ensuring safe and
pembuangan limbah yang aman dan bertanggung                            responsible waste disposal across all operations, both
jawab di seluruh operasi, baik di darat maupun                         onshore and offshore, while minimizing the amount of
di laut, sekaligus meminimalkan jumlah limbah                          waste generated from its business activities. Waste
yang dihasilkan dari kegiatan usaha Perseroan.                         management is governed by the safety management
Pengelolaan limbah telah diatur dalam buku manual                      manual, the Hazardous Waste Management SOP
manajemen keselamatan, SOP Pengelolaan Limbah                          (MCT/SOP.21/20), and the Chemical Handling SOP
B3 (MCT/SOP.21/20), dan SOP Penanganan Bahan                           (MCT/SOP.20/20).
Kimia (MCT/SOP.20/20). (306-2) (POJK51-F.14)

Kami secara berkala meninjau catatan pembuangan                        The Company regularly reviews waste disposal
limbah guna memastikan kepatuhan terhadap                              records to ensure compliance with applicable
standar yang ditetapkan oleh peraturan yang                            regulatory standards and the MARPOL Convention.
berlaku serta Konvensi MARPOL. Jika ditemukan                          In the event of any non-compliance, coordination is
ketidaksesuaian, kami berkoordinasi dengan tim                         conducted with the relevant internal teams and vessel
terkait dan nahkoda kapal untuk segera melakukan                       masters to promptly implement corrective actions.
perbaikan.

Sepanjang tahun 2025, kami senantiasa memastikan                       Throughout 2025, the Company consistently ensured
kepatuhan penuh terhadap seluruh peraturan                             full compliance with all regulations related to waste
terkait penanganan limbah dan bahan kimia.                             and chemical handling. During this period, there were
Selama periode ini, tidak ada insiden tumpahan                         no spill incidents resulting in administrative sanctions
yang mengakibatkan sanksi administratif maupun                         or fines imposed on the Company by the government.
denda dari pemerintah kepada Perseroan. (306-3)
(POJK51-F.15)




PT Ancara Logistics Indonesia Tbk | Sustainability Report 2025                                                         127
Page 128
                      Ikhtisar              TPB            Sambutan              Tentang Laporan                Sekilas Bisnis
                      Highlights            SDG’s           Foreword                 About Report               Business at Glance




Secara umum limbah B3 dan non-B3 yang dihasilkan                       In general, the volumes of hazardous and non-
Perseroan sepanjang tahun 2025 disajikan pada                          hazardous waste generated by the Company during
tabel di bawah ini: (306-1) (306-3) (306-4) (306-5)                    2025 are presented in the table below:
(POJK51-F.13) (E-05)


                                                                           Pengelolaan Limbah B3
                                                                                    (B)
                                               Limbah                      B3 Waste Management
                                                 yang
                                                           Limbah yang         Limbah yang            Limbah yang                Sisa
        Jenis Limbah B3            Satuan     Dihasilkan
 No                                                        Dimanfaatkan        Dialihkan ke             Dibuang                 (A-B)
       Types of B3 waste            Unit          (A)
                                                              Kembali          Pihak Ketiga            ke Tempat              Remaining
                                              Generated
                                                Waste          Waste              Waste             Pemrosesan Akhir
                                                             Recycled/          Diverted to         Waste Directed to
                                                               Reuse            Third Party             Disposal

      Oli
1                                   Ton             57            -                  55                     -                        2
      Oil

      Filter Beroli
2                                   Ton             13            -                  12                     -                        1
      Oily Filter

      Majun Beroli
3                                   Ton             10            -                   9                     -                        1
      Oily Rags

      Hose Beroli
4                                   Ton             2             -                  22                     -                        0
      Oily Hoses

      Total (Ton)                                   82            -                  78                     -                        0




 128                                                                    Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Ancara Logistics Indonesia Tbk
Page 129
     Tata Kelola        Ekonomi               SDM                K3          Lingkungan Hidup             Indeks          Tanggapan
      Governance         Ecomonic                HRD             OHS               Environment             Index              Feedback




                                                                         Pengelolaan Limbah Non-B3
                                                                                     (B)
                                              Limbah                     Non-B3 Waste Management
             Jenis Limbah                       yang
                                                           Limbah yang          Limbah yang         Limbah yang              Sisa
                Non-B3              Satuan   Dihasilkan
 No                                                        Dimanfaatkan         Dialihkan ke          Dibuang               (A-B)
            Type of Non-B3           Unit        (A)
                                                              Kembali           Pihak Ketiga         ke Tempat            Remaining
                Waste                        Generated
                                               Waste           Waste               Waste          Pemrosesan Akhir
                                                             Recycled/           Diverted to      Waste Directed to
                                                               Reuse             Third Party          Disposal

 1      Limbah organik              Ton      6,24          -                   6,24               -                       0
        (sisa-sisa makanan
        dan daun)
        Organic waste (food
        scraps and leaves)

 2      Limbah non-organik Ton               0,3           0,1                 0,2                -                       0
        (potongan kecil kayu,
        kantung kertas,
        karton, koran, dan
        majalah)
        Non-organic waste
        (small pieces
        of wood, paper
        bags, cardboard,
        newspapers, and
        magazines)

 3      Limbah non-organik          Ton      1             1                   0                  -                       0
        (drum bekas dan tali
        kapal bekas)
        Non-organic waste
        (used drums and
        used vessel ropes)

 Total (Ton)                                 7,54          1,1                 6,44               -                       0

 Total Limbah Non-B3 Terpakai                14,58%
 Kembali
 Total Reused Non-B3 Waste

Keterangan | Note:
Drum bekas dimanfaatkan kembali menjadi kompor, kursi, dan berbagai produk lainnya, sedangkan tali bekas digunakan sebagai pengikat
keramba, dengan sebagian besar disalurkan kepada masyarakat dan kelompok nelayan. | Used drums are repurposed into stoves, chairs,
and other products, while used ropes are reused as ties for fish cages, with most of the materials distributed to local communities and
fishing groups.




Biaya Pengelolaan Lingkungan Hidup Tahun 2025
Environmental Management Cost in 2025
(POJK51-F.4)


Perseroan    menegaskan     komitmennya dalam                          The Company reaffirms its commitment to supporting
mendukung        pengelolaan dan pemantauan                            environmental management and monitoring through
lingkungan melalui alokasi anggaran yang                               the budget allocation that has been implemented. In
telah terealisasi. Pada tahun 2025, sejumlah                           2025, we have allocated Rp1,392,157,302 to support
Rp1.392.157.302 telah kami realisasikan untuk                          environmental management and monitoring efforts
mendukung upaya pengelolaan dan pemantauan                             at ACT.
lingkungan di ACT.




PT Ancara Logistics Indonesia Tbk | Sustainability Report 2025                                                                  129
Page 130
                 Ikhtisar        TPB           Sambutan               Tentang Laporan              Sekilas Bisnis
                  Highlights     SDG’s           Foreword                 About Report              Business at Glance




Mekanisme dan Laporan Penanganan Pengaduan
Grievance Handling Mechanism and Reports
(2-27) (306-3) (POJK51-F.15) (POJK51-F.16) (POJK51-F.24)


Perseroan menyediakan mekanisme pengaduan                   The Company provides a grievance mechanism that
bagi masyarakat untuk menyampaikan keluhan                  enables communities to submit complaints related
terkait dampak lingkungan di sekitar wilayah                to environmental impacts in areas surrounding its
operasional. Setiap pengaduan dipandang sebagai             operations. Each complaint is regarded as valuable
masukan yang bernilai dalam upaya peningkatan               input to support continuous improvement in
kinerja pengelolaan lingkungan dan perbaikan                environmental management performance.
berkelanjutan.

Pengaduan lingkungan dapat disampaikan secara               Environmental grievances may be submitted directly
langsung melalui PIC CSR di lokasi operasional.             through the site-based CSR PIC. In addition, as
Selain itu, dalam rangka pelaksanaan stakeholder            part of its stakeholder engagement activities,
engagement, Perseroan juga melibatkan konsultan             the Company engages independent third-party
pihak ketiga untuk menghimpun masukan dan                   consultants to collect feedback and perceptions
persepsi pemangku kepentingan secara independen.            from stakeholders. All complaints received, whether
Seluruh keluhan yang diterima, baik secara langsung         directly or through third-party consultants, are
maupun melalui konsultan, dicatat dan diteruskan            documented and forwarded to the relevant internal
kepada unit kerja terkait untuk dilakukan kajian            units for assessment and follow-up actions to
dan tindak lanjut guna meminimalkan dampak                  minimize potential environmental impacts.
lingkungan yang ditimbulkan.

Sepanjang tahun 2025, Perseroan menerima 2                  Throughout 2025, the Company received 2 types
jenis aduan terkait lingkungan yang dihimpun oleh           of environmental complaints collected by third-
konsultan pihak ketiga dalam proses stakeholder             party consultants during stakeholder engagement
engagement, yang terutama berkaitan dengan                  activities, primarily related to road dust generated
debu jalan dari aktivitas operasional serta tingkat         by operational activities and noise levels in areas
kebisingan di sekitar wilayah operasional. Perseroan        surrounding the Company’s operations. The Company
telah menindaklanjuti keluhan tersebut melalui              has addressed these complaints by strengthening
penguatan langkah pengendalian operasional                  operational control measures in accordance with
sesuai dengan ketentuan dan standar yang berlaku.           applicable regulations and standards.
(POJK51-F.16) (POJK51-F.24)




 130                                                         Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Ancara Logistics Indonesia Tbk
Page 131
  Tata Kelola          Ekonomi              SDM                  K3         Lingkungan Hidup        Indeks        Tanggapan
    Governance           Ecomonic            HRD                 OHS            Environment          Index          Feedback




Surat Pernyataan Dewan Komisaris dan Direksi tentang
Tanggung Jawab atas Laporan Keberlanjutan 2025
PT Ancara Logistics Indonesia Tbk
Statement of Board of Commissioners and Board of Directors on the Responsibility for
the 2025 Sustainability Report of PT Ancara Logistics Indonesia Tbk

Kami selaku Dewan Komisaris dan Direksi yang                           We, the undersigned, as the Board of Commissioners
bertanda tangan di bawah ini menyatakan bahwa                          and Board Directors, declare that all the information
semua informasi yang terdapat dalam Laporan                            presented in this Sustainability Report has been
Keberlanjutan ini telah disampaikan secara lengkap                     submitted comprehensively in accordance with POJK
sesuai dengan POJK No. 51/2017. Kami bertanggung                       No. 51/2017. We are fully responsible for the validity
jawab penuh atas kebenaran isi Laporan                                 of the Company’s Sustainability Report contents.
Keberlanjutan Perseroan.

Demikian lembar persetujuan ini dibuat dengan                          Thus, this consent form was made truthfully.
sebenarnya.




                                                       Jakarta, April 2026

                                                      Dewan Komisaris
                                                    Board of Commissioners




                                                Nalinkant Amratlal Rathod
                                                       Komisaris Utama
                                                    President Commissioner




  Aninditha Anestya Bakrie                                                                        Agus Suharyono
              Komisaris                                                                          Komisaris Independen
             Commissioner                                                                      Independent Commissioner

                                                                 Direksi
                                                        Board of Directors




                                                    Faisal Mohamad Nur
                                                         Direktur Utama
                                                        President Director

   Vishal Manharlal Parekh                                                                      Rahul Nalin Rathod
                 Direktur                                                                              Direktur
                 Director                                                                              Director




                 Munawir                                                                                 Aulia
                 Direktur                                                                              Direktur
                 Director                                                                              Director


PT Ancara Logistics Indonesia Tbk | Sustainability Report 2025                                                        131
Page 132
                    Ikhtisar         TPB              Sambutan             Tentang Laporan              Sekilas Bisnis
                    Highlights       SDG’s             Foreword                About Report              Business at Glance




Indeks Standar POJK No.51/2017
POJK No.51/2017 Index Standard (POJK51-G.4)

 No. Indeks                                        Nama Indeks                                                    Halaman
 Index No.                                         Index Name                                                      Page

Strategi Keberlanjutan
Sustainability Strategy

                Penjelasan Strategi Keberlanjutan
     A.1.                                                                                                               29
                Sustainability Strategy Explanation

Ikhtisar Kinerja Aspek Keberlanjutan
Overview on Sustainability Performance

                Aspek Ekonomi:
                Economic Aspect:
                a. Kuantitas produksi atau jasa yang dijual;
                   Quantity of production or service sold;
                b. Pendapatan atau penjualan;
                   Revenues or sales;
     B.1.       c. Laba atau rugi bersih;                                                                                8
                   Net profit or loss;
                d. Produk ramah lingkungan;
                   Eco-friendly product;
                e. Pelibatan pihak lokal yang berkaitan dengan proses bisnis Keuangan
                   Berkelanjutan
                   Involvement of local parties related to the Sustainable Finance business process

                Aspek Lingkungan Hidup:
                Environmental Aspect:
                a. Penggunaan energi;
                   Energy consumption;
                b. Pengurangan emisi yang dihasilkan;
     B.2.                                                                                                                8
                   Reducing the resulting emissions;
                c. Pengurangan limbah dan efluen;
                   Waste and effluent reduction;
                d. Pelestarian keanekaragaman hayati
                   Conservation of biodiversity

                Aspek Sosial
     B.3.                                                                                                                9
                Social Aspect

Profil Perusahaan
Company Profile

                Visi, Misi, dan Nilai Keberlanjutan                                                                     46
     C.1.
                Vision, Mission, and Values of Sustainability

                Alamat Perseroan                                                                                     44, 45
     C.2.
                Company Address

                Skala Usaha:
                Company Scale:
                a. Total aset atau kapitalisasi aset dan total kewajiban;
                   Total assets or assets capitalization and total liabilities;
                b. Jumlah karyawan menurut jenis kelamin, jabatan, usia, pendidikan, dan status
     C.3.          ketenagakerjaan;                                                                               45, 48, 50
                   Total employee by gender, job position, age, education, and employment status;
                c. Nama pemegang saham dan persentase kepemilikan saham;
                   Shareholder name and percentage of share ownership;
                d. Wilayah operasional
                   Operational area

                Produk, Layanan, dan Kegiatan Usaha yang Dijalankan                                         40, 44, 45, 51, 52
     C.4.
                Product, Services, and Business Activity


                Keanggotaan pada Asosiasi
     C.5.                                                                                                               51
                Membership in the Association




132                                                               Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Ancara Logistics Indonesia Tbk
Page 133
  Tata Kelola          Ekonomi              SDM                  K3     Lingkungan Hidup         Indeks     Tanggapan
    Governance           Ecomonic            HRD                 OHS        Environment           Index       Feedback




  No. Indeks                                              Nama Indeks                                     Halaman
  Index No.                                               Index Name                                       Page

      C.6.         Perubahan Emiten dan Perusahaan Publik yang Bersifat Signifikan
                                                                                                            50
                   Significant Changes in Issuers and Public Companies

Penjelasan Direksi
Director Statement

                   Penjelasan Direksi
                   Director Statement
                    a. Kebijakan untuk merespon tantangan dalam pemenuhan strategi
                         keberlanjutan
                         Policies to respond to challenges in meeting sustainability strategies
                         1. Nilai keberlanjutan yang dimiliki oleh Emiten dan Perusahaan Publik
                             Sustainability values ​​owned by Issuers and Public Companies
                         2. Respon Emiten dan Perusahaan Publik terhadap isu-isu yang terkait
                             Keuangan Berkelanjutan
                             Responses of Issuers and Public Companies to issues related to
                             Sustainable Finance
                         3. Komitmen pimpinan dalam menerapkan Keuangan Berkelanjutan
                             Director’s commitment in implementing Sustainable Finance
                         4. Penjelasan singkat mengenai capaian kinerja keberlanjutan
                             A brief description of the achievement of sustainability performance
                         5. Tantangan dalam menerapkan Keuangan Berkelanjutan
                             Challenges in implementing Sustainable Finance
                    b. Penerapan Keuangan Berkelanjutan
                         Implementation of Sustainable Finance
                         1. Pencapaian kinerja penerapan keberlanjutan (ekonomi, lingkungan hidup,
                             dan sosial) dibandingkan dengan target
      D.1.                                                                                                 12-22
                             Achievement of sustainability implementation performance (economic,
                             environmental, and social) compared to the target
                         2. Prestasi dan tantangan termasuk peristiwa penting selama periode
                             pelaporan
                             Achievements and challenges including key events during the reporting
                             period
                    c.   Strategi pencapaian target
                         Target achievement strategy
                         1. Informasi pengelolaan risiko atas penerapan Keuangan Berkelanjutan
                             terkait aspek ekonomi, lingkungan hidup, dan sosial yang berpotensi
                             mempengaruhi keberlanjutan Emiten dan Perusahaan Publik
                             Information on risk management on the implementation of Sustainable
                             Finance related to economic, environmental, and social aspects that have
                             the potential to affect the sustainability of Issuers and Public Companies
                         2. Pemanfaatan peluang dan prospek usaha
                             Utilization of business opportunities and prospects
                         3. Penjelasan situasi eksternal ekonomi, lingkungan hidup, dan sosial yang
                             berpotensi mempengaruhi keberlanjutan Emiten dan Perusahaan Publik
                             Explanation of external economic, environmental, and social situations
                             that have the potential to affect the sustainability of Issuers and Public
                             Companies

Tata Kelola Keberlanjutan
Sustainability Governance

                   Penanggung Jawab Penerapan Keuangan Berkelanjutan
       E.1.                                                                                                58, 59
                   Person Responsible for the Implementation of Sustainable Finance

                   Pengembangan Kompetensi Terkait Keuangan Berkelanjutan
       E.2.                                                                                                 101
                   Competency Development Related to Sustainable Finance

                   Penilaian Risiko atas Penerapan Keuangan Berkelanjutan
                   Risk Assessment on the Implementation of Sustainable Finance
                   a. Penjelasan mengenai prosedur dalam mengidentifikasi, mengukur, memantau,
                      dan mengendalikan risiko atas penerapan usaha keberlanjutan terkait aspek
                      ekonomi, lingkungan hidup, dan sosial
       E.3.           Explanation of procedures for identifying, measuring, monitoring, and controlling     63
                      risks on the implementation of sustainability efforts related to economic,
                      environmental and social aspects
                   b. Penjelasan peran anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris dalam
                      mengelola, melakukan telaah berkala, dan meninjau efektivitas proses
                      manajemen risiko yang dijalankan oleh Emiten dan Perusahaan Publik




PT Ancara Logistics Indonesia Tbk | Sustainability Report 2025                                                    133
Page 134
                    Ikhtisar          TPB            Sambutan              Tentang Laporan              Sekilas Bisnis
                    Highlights        SDG’s            Foreword                About Report              Business at Glance




 No. Indeks                                         Nama Indeks                                                   Halaman
 Index No.                                          Index Name                                                     Page

                    Explanation of the roles of members of the Board of Directors and members
                    of the Board of Commissioners in managing, conducting periodic reviews, and
                    reviewing the effectiveness of the risk management process carried out by
                    Issuers and Public Companies

                  Hubungan Dengan Pemangku Kepentingan
                  Stakeholder Relations
                  a. Keterlibatan pemangku kepentingan berdasarkan hasil penilaian (assessment)
                     manajemen, RUPS, surat keputusan, atau lainnya
                     Stakeholder involvement based on the results of management assessment,
                     GMS, decision letter, or others
     E.4.                                                                                                               66
                  b. Pendekatan yang digunakan Emiten dan Perusahaan Publik dalam melibatkan
                     pemangku kepentingan dalam penerapan Keuangan Berkelanjutan, antara lain
                     dalam bentuk dialog, survei, dan seminar
                     The approach used by Issuers and Public Companies in involving stakeholders
                     in the implementation of Sustainable Finance, among others in the form of
                     dialogues, surveys, and seminars

                  Permasalahan terhadap Penerapan Keuangan Berkelanjutan
     E.5.                                                                                                               65
                  Implementation of Sustainable Finance Issues

Kinerja Keberlanjutan
Sustainability Performance

                  Kegiatan Membangun Budaya Keberlanjutan
     F.1.                                                                                                         78, 79, 95
                  Development of Sustainability Culture

Kinerja Ekonomi
Economic Performance

                  Perbandingan Target dan Kinerja Produksi, Portofolio, Target Pembiayaan, atau
                  Investasi, Pendapatan dan Laba Rugi (dalam 3 tahun terakhir)
     F.2.                                                                                                               76
                  Comparison of Production Target and Performance, Portfolio, Financing Target, or
                  Investment, Income and Profit and Loss (in the last 3 years)

                  Perbandingan Target dan Kinerja Portofolio, Target Pembiayaan, atau Investasi
                  pada Instrumen Keuangan atau Proyek yang Sejalan dengan Keuangan
                  Berkelanjutan (dalam 3 tahun terakhir)                                                      Tidak Relevan/
     F.3.
                  Comparison of Portfolio Targets and Performance, Financing Targets, or                       Not Relevant
                  Investments in Financial Instruments or Projects Compatible with Sustainable
                  Finance (within the last 3 years)

Kinerja Lingkungan Hidup
Enviromental Performance

Aspek Umum
General Aspect

                  Biaya Lingkungan Hidup
     F.4.                                                                                                              129
                  Environmental Cost

Aspek Material
Material Aspect

                  Penggunaan Material yang Ramah Lingkungan
     F.5.                                                                                                              118
                  Eco-Friendly Material Usage

Aspek Energi
Energy Aspect

                  Jumlah dan Intensitas Energi yang Digunakan
     F.6.                                                                                                              121
                  Total and Intensity of Energy Consumption

                  Upaya dan Pencapaian Efisiensi Energi dan Penggunaan Energi Terbarukan
     F.7.         Activities and Achievements of Energy Efficiency and Use of Renewable Energy                     119, 120

Aspek Air
Water Aspect

                  Penggunaan Air
     F.8.                                                                                                              125
                  Water Usage




134                                                               Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Ancara Logistics Indonesia Tbk
Page 135
  Tata Kelola          Ekonomi              SDM                  K3     Lingkungan Hidup     Indeks         Tanggapan
    Governance           Ecomonic            HRD                 OHS        Environment       Index           Feedback




  No. Indeks                                              Nama Indeks                                    Halaman
  Index No.                                               Index Name                                      Page

Aspek Keanekaragaman Hayati
Biodiversity Aspect

                   Dampak dari Wilayah Operasional yang Dekat atau Berada di Daerah Konservasi
                   atau Memiliki Keanekaragaman Hayati
       F.9.                                                                                              110, 118
                   Impact of Operational Areas Near or Located in Conservation Areas or Possessing
                   Biodiversity

                   Usaha Konservasi Keanekaragaman Hayati
      F.10.                                                                                              126, 127
                   Biodiversity Conservation Activities

Aspek Emisi
Emission Aspect

                   Jumlah dan Intensitas Emisi yang Dihasilkan Berdasarkan Jenisnya
      F.11.                                                                                              119, 122
                   Total and Intensity of Resulted Emission by Type

                   Upaya dan Pencapaian Pengurangan Emisi yang Dilakukan
      F.12.                                                                                              119, 120
                   Activities and Achievements of Resulted Emission Reduction

Aspek Limbah Dan Efluen
Waste and Effluent Aspect

                   Jumlah Limbah dan Efluen yang Dihasilkan Berdasarkan Jenis
      F.13.                                                                                              127, 128
                   Total Waste and Effluent by Type

                   Mekanisme Pengelolaan Limbah dan Efluen
      F.14.                                                                                              118, 127
                   Mechanism of Waste and Effluent Management

                   Tumpahan yang Terjadi (jika ada)
      F.15.                                                                                              128, 130
                   Significant Spills (if any)

Aspek Pengaduan Terkait Lingkungan Hidup
Environmental Grievances Aspect

                   Jumlah dan Materi Pengaduan Lingkungan Hidup yang Diterima dan Diselesaikan
      F.16.                                                                                                130
                   Total and Environmental Grievances Received and Completed

Kinerja Sosial
Social Performance

                   Komitmen untuk Memberikan Layanan atas Produk dan/atau Jasa yang Setara
      F.17.        kepada Konsumen                                                                        78, 79
                   Commitment to Providing Services for Equal Products and/or Services to Consumers

Aspek Ketenagakerjaan
Employment Aspect

                   Kesetaraan Kesempatan Bekerja
      F.18.                                                                                                 95
                   Equality of Employment Opportunity

                   Tenaga Kerja Anak dan Tenaga Kerja Paksa
      F.19.                                                                                                 95
                   Child and Forced Labor

                   Upah Minimum Regional
      F.20.                                                                                                100
                   Regional Minimum Wages

                   Lingkungan Bekerja yang Layak dan Aman                                             107, 108, 109,
      F.21.
                   Decent and Safe Working Environment                                                     110

                   Pelatihan dan Pengembangan Kemampuan Pegawai
      F.22.                                                                                           101, 102, 110
                   Employee Training and Development

Aspek Masyarakat
Community Aspect

                   Dampak Operasi terhadap Masyarakat Sekitar                                         79, 80, 82, 109,
      F.23.        Company Operation Impact to Local Community                                           117, 118

                   Pengaduan Masyarakat
      F.24.        Community Grievances                                                                   90, 130




PT Ancara Logistics Indonesia Tbk | Sustainability Report 2025                                                   135
Page 136
                  Ikhtisar           TPB             Sambutan              Tentang Laporan              Sekilas Bisnis
                   Highlights        SDG’s             Foreword                About Report              Business at Glance




 No. Indeks                                         Nama Indeks                                                   Halaman
 Index No.                                          Index Name                                                     Page

                Kegiatan TJSL
    F.25.                                                                                                               82
                TJSL Activity

Tanggung Jawab Pengembangan Produk/Jasa Berkelanjutan
Sustainable Development of Products/Services Responsibilities

                Inovasi dan Pengembangan Produk/Jasa Keuangan Berkelanjutan
    F.26.                                                                                                          119, 120
                Sustainable Development of Products/Services Innovation

                Produk/Jasa yang Sudah Dievaluasi Keamanannya bagi Pelanggan
    F.27.                                                                                                            78, 79
                Safety Evaluated Products/Services for Customers

                Dampak Produk/Jasa
    F.28.                                                                                                    78, 79, 108, 118
                Impact of Products/Services

                Jumlah Produk yang Ditarik Kembali
    F.29.                                                                                                            78, 79
                Total Recalled Products

                Survei Kepuasan Pelanggan terhadap Produk dan/atau Jasa Keuangan
    F.30.       Berkelanjutan                                                                                           78
                Customer Satisfaction Survey of Sustainable Finance Products and/or Services

Lain-lain
Others

                Verifikasi Tertulis dari Pihak Independen (jika ada)
     G.1.                                                                                                               33
                Independent Verification (if any)

                Lembar Umpan Balik
     G.2.                                                                                                              146
                Feedback Form

                Tanggapan terhadap Umpan Balik Laporan Keberlanjutan Tahun Sebelumnya
     G.3.                                                                                                              147
                Responses to Previous Sustainability Report Feedback Form

                Daftar Pengungkapan sesuai POJK No.51/2017
     G.4.                                                                                                              132
                Table of Disclosures according to POJK No.51/2017




136                                                               Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Ancara Logistics Indonesia Tbk
Page 137
  Tata Kelola          Ekonomi               SDM                 K3       Lingkungan Hidup          Indeks          Tanggapan
    Governance           Ecomonic             HRD                OHS            Environment           Index           Feedback




Indeks Konten GRI
GRI Content Index
Pernyataan penggunaan               PT Ancara Logistics Indonesia Tbk telah melaporkan informasi yang dikutip dalam indeks
Statement of use                    konten GRI untuk periode 1 Januari 2025 - 31 Desember 2025 dengan merujuk kepada
                                    Standar GRI.
                                    PT Ancara Logistics Indonesia Tbk has reported the information cited in this GRI content
                                    index for the period 1 January 2025 - 31 December 2025 with reference to the GRI Standards.

GRI 1 yang digunakan                GRI 1: Landasan 2021
GRI 1 used                          GRI 1: Foundation 2021




      Standar GRI
      Sumber Lain                                                Pengungkapan                                      Lokasi
      GRI Standard                                                 Disclosure                                     Location
      Other Source

Pengungkapan Umum
General Disclosures

                              2-1 Rincian organisasi
                                                                                                                 44, 45, 50
                              2-1 Organizational details

                              2-2 Entitas yang dimasukkan dalam laporan keberlanjutan organisasi
                                                                                                                 32, 40, 56
                              2-2 Entities included in the organization’s sustainability reporting

                              2-3 Periode, frekuensi, dan titik kontak pelaporan
                                                                                                                     32
                              2-3 Reporting period, frequency, and contact point

                              2-4 Penyajian kembali informasi
                                                                                                                     33
                              2-4 Restatements of information

                              2-6 Aktivitas, rantai nilai, dan hubungan bisnis lainnya
                                                                                                                 50, 51, 75
                              2-6 Activities, value chain, and other business relationships

                              2-7 Tenaga kerja
                                                                                                                   95, 96
                              2-7 Employees

                              2-9 Struktur dan komposisi tata kelola
                                                                                                                 58, 59, 60
                              2-9 Governance structure and composition

                              2-11 Ketua badan tata kelola tertinggi
                                                                                                                   58, 59
GRI 2:                        2-11 Chair of the highest governance body
Pengungkapan Umum
2021                          2-12 Peran badan tata kelola tertinggi dalam mengawasi manajemen
General Disclosures           dampak
                                                                                                                 46, 58, 63
2021                          2-12 Role of the highest governance body in overseeing the management of
                              impacts

                              2-13 Delegasi tanggung jawab untuk mengelola dampak
                                                                                                                   58, 59
                              2-13 Delegation of responsibility for managing impacts

                              2-14 Peran badan tata kelola tertinggi dalam pelaporan keberlanjutan
                                                                                                                   58, 59
                              2-14 Role of the highest governance body in sustainability reporting

                              2-17 Pengetahuan kolektif badan tata kelola tertinggi
                                                                                                                   60, 61
                              2-17 Collective knowledge of the highest governance body

                              2-22 Pernyataan tentang strategi pembangunan berkelanjutan
                                                                                                                   12-22
                              2-22 Statement on sustainable development strategy

                              2-23 Komitmen kebijakan                                                          46, 74, 94, 106,
                              2-23 Policy commitments                                                                116

                              2-27 Kepatuhan terhadap hukum dan peraturan                                       94, 107, 117,
                              2-27 Compliance with laws and regulations                                              130

                              2-28 Asosiasi keanggotaan
                              2-28 Membership associations                                                           51




PT Ancara Logistics Indonesia Tbk | Sustainability Report 2025                                                            137
Page 138
                     Ikhtisar             TPB               Sambutan             Tentang Laporan              Sekilas Bisnis
                     Highlights           SDG’s              Foreword                About Report              Business at Glance




     Standar GRI
     Sumber Lain                                              Pengungkapan                                                 Lokasi
     GRI Standard                                               Disclosure                                                Location
     Other Source

                              2-29 Pendekatan untuk keterlibatan pemangku kepentingan
                                                                                                                               66
                              2-29 Approach to stakeholder engagement

                              2-30 Perjanjian perundingan kolektif
                                                                                                                              102
                              2-30 Collective bargaining agreements
Topik Material
Material Topics

                              3-1 Proses untuk menentukan topik material
GRI 3:                                                                                                                         34
                              3-1 Process to determine material topics
Topik Material 2021
Material Topics 2021          3-2 Daftar topik material
                                                                                                                            35-38
                              3-2 List of material topics

Kinerja Ekonomi
Economic Performance

GRI 3:
                              3-3 Manajemen topik material
Topik Material 2021                                                                                                            74
                              3-3 Management of material topics
Material Topics 2021

GRI 201:                      201-1 Nilai ekonomi langsung yang dihasilkan dan didistribusikan
                                                                                                                            76, 77
Kinerja Ekonomi 2016          201-1 Direct economic value generated and distributed
Economic Performance          201-4 Bantuan keuangan yang diterima dari pemerintah
2016                                                                                                                           76
                              201-4 Financial assistance received from government

Kehadiran Pasar
Market Presence

GRI 3:
Topik Material 2021           3-3 Manajemen topik material
                                                                                                                               94
GRI 3: Material Topics        3-3 Management of material topics
2021
                              202-1 Rasio upah entry level standar berdasarkan jenis kelamin
GRI 202:
                              dibandingkan dengan upah minimum lokal
Kehadiran Pasar 2016                                                                                                          100
                              202-1 Ratios of standard entry level wage by gender compared to local
Market Presence 2016
                              minimum wage
Dampak Ekonomi Tidak Langsung
Indirect Economic Impacts
GRI 3:
                              3-3 Manajemen topik material
Topik Material 2021                                                                                                            74
                              3-3 Management of material topics
Material Topics 2021
GRI 203:                      203-1 Investasi infrastruktur dan dukungan layanan
                                                                                                                               82
Dampak Ekonomi                203-1 Infrastructure investments and services supported
Tidak Langsung
 Indirect Economic            203-2 Dampak ekonomi tidak langsung yang signifikan
                                                                                                                               82
Impacts 2016                  203-2 Significant indirect economic impacts
Praktik Pengadaan
Procurement Practices
GRI 3:
                              3-3 Manajemen topik material
Topik Material 2021                                                                                                            74
                              3-3 Management of material topics
Material Topics 2021


GRI 204:
Praktik Pengadaan             204-1 Proporsi pengeluaran untuk pemasok lokal
                                                                                                                               77
Procurement Practices         204-1 Proportion of spending on local suppliers
2016


Material
Materials




138                                                                     Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Ancara Logistics Indonesia Tbk
Page 139
  Tata Kelola          Ekonomi              SDM                  K3       Lingkungan Hidup           Indeks      Tanggapan
    Governance           Ecomonic            HRD                 OHS            Environment           Index        Feedback




      Standar GRI
      Sumber Lain                                                Pengungkapan                                    Lokasi
      GRI Standard                                                 Disclosure                                   Location
      Other Source

GRI 3:
                              3-3 Manajemen topik material
Topik Material 2021                                                                                               116
                              3-3 Management of material topics
Material Topics 2021

GRI 301:
                              301-1 Material yang digunakan berdasarkan berat atau volume
Material 2016                                                                                                     118
                              301-1 Materials used by weight or volume
Materials 2016

Energi
Energy

GRI 3:
                              3-3 Manajemen topik material
Topik Material 2021                                                                                               116
                              3-3 Management of material topics
Material Topics 2021

                              302-1 Konsumsi energi dalam organisasi
                                                                                                                119, 121
                              302-1 Energy consumption within the organization
GRI 302:
                              302-3 Intensitas energi
Energi 2016                                                                                                       121
                              302-3 Energy intensity
Energy 2016
                              302-4 Pengurangan konsumsi energi
                                                                                                                120, 121
                              302-4 Energy consumption reduction

Air dan Efluen
Water and Effluents

GRI 3:
                              3-3 Manajemen topik material
Topik Material 2021                                                                                               116
                              3-3 Management of material topics
Material Topics 2021

                              303-1 Interaksi dengan air sebagai sumber daya bersama
                                                                                                                124-126
                              303-1 Interactions with water as a shared resource

                              303-2 Manajemen dampak yang berkaitan dengan pembuangan air
                                                                                                                124-126
                              303-2 Management of water discharge-related impacts
GRI 303:
Air dan Efluen 2018           303-3 Pengambilan air
                                                                                                                124-126
Water and Effluents           303-3 Water withdrawal
2018
                              303-4 Pembuangan air
                                                                                                                124-126
                              303-4 Water discharge

                              303-5 Konsumsi air
                                                                                                                124-126
                              303-5 Water consumption

Keanekaragaman Hayati
Biodiversity

GRI 3:
                              3-3 Manajemen topik material
Topik Material 2021                                                                                               116
                              3-3 Management of material topics
Material Topics 2021

                              304-1 Lokasi operasi yang dimiliki, disewa, dikelola, atau berdekatan
                              dengan kawasan lindung dan kawasan dengan nilai keanekaragaman
                              hayati tinggi di luar kawasan lindung                                             126-127
                              304-1 Operational sites owned, leased, managed in, or adjacent to
GRI 304:                      protected areas and areas of high biodiversity value outside protected areas
Keanekaragaman                304-2 Dampak signifikan dari aktivitas, produk, dan jasa pada
hayati 2016                   keanekaragaman hayati                                                             126-127
Biodiversity 2016             304-2 Significant impacts of activities, products, and services on biodiversity

                              304-3 Habitat yang dilindungi atau direstorasi
                                                                                                                126-127
                              304-3 Habitats protected or restored

Emisi
Emissions




PT Ancara Logistics Indonesia Tbk | Sustainability Report 2025                                                       139
Page 140
                     Ikhtisar             TPB             Sambutan              Tentang Laporan              Sekilas Bisnis
                     Highlights           SDG’s             Foreword                About Report              Business at Glance




    Standar GRI
    Sumber Lain                                              Pengungkapan                                                 Lokasi
    GRI Standard                                               Disclosure                                                Location
    Other Source


GRI 3:
                              3-3 Manajemen topik material
Topik Material 2021                                                                                                          116
                              3-3 Management of material topics
Material Topics 2021

                              305-1 Emisi GRK (Cakupan 1) langsung
                                                                                                                             122
                              305-1 Direct (Scope 1) GHG emissions

                              305-2 Emisi energi GRK (Cakupan 2) tidak langsung
                                                                                                                             122
                              305-2 Energy indirect (Scope 2) GHG emissions

                              305-4 Intensitas emisi GRK
GRI 305:                                                                                                                     122
                              305-4 GHG emissions intensity
Emisi 2016
Emissions 2016                305-5 Pengurangan emisi GRK
                                                                                                                             122
                              305-5 Reduction of GHG emissions

                              305-7 Nitrogen oksida (NOx), belerang oksida (SOx), dan emisi udara
                              signifikan lainnya
                                                                                                                         123, 124
                              305-7 Nitrogen oxides (NOx), sulfur oxides (SOx), and other significant air
                              emissions

Limbah
Waste

GRI 3:
                              3-3 Manajemen topik material
Topik Material 2021                                                                                                          116
                              3-3 Management of material topics
Material Topics 2021

                              306-1 Timbulan limbah dan dampak signifikan terkait limbah
                                                                                                                         127, 128
                              306-1 Waste generation and significant waste-related impacts

                              306-2 Manajemen dampak signifikan terkait limbah
                                                                                                                             127
                              306-2 Management of significant waste-related impacts
GRI 306:                      306-3 Timbulan limbah
Limbah 2020                                                                                                              127-129
                              306-3 Waste generated
Waste 2020
                              306-4 Limbah yang dialihkan dari pembuangan akhir
                                                                                                                         127-129
                              306-4 Waste diverted from disposal

                              306-5 Limbah yang dikirimkan ke pembuangan akhir
                                                                                                                         127-129
                              306-5 Waste directed to disposal

Efluen dan Limbah
Effluents and Waste

GRI 3:
                              3-3 Manajemen topik material
Topik Material 2021                                                                                                          116
                              3-3 Management of material topics
Material Topics 2021

GRI 306:
Efluen dan Limbah
                              306-3 Tumpahan yang signifikan
2016                                                                                                                         127
                              306-3 Significant spills
Effluent and Waste
2016

Kepegawaian
Employment

GRI 3:
                              3-3 Manajemen topik material
Topik Material 2021                                                                                                           94
                              3-3 Management of material topics
Material Topics 2021

                              401-1 Perekrutan karyawan baru dan pergantian karyawan
                                                                                                                              98
                              401-1 New employee hires and employee turnover
GRI 401:
Kepegawaian 2016              401-2 Tunjangan yang diberikan kepada karyawan purnawaktu yang tidak
Employment 2016               diberikan kepada karyawan pada kurun waktu tertentu atau paruh waktu
                                                                                                                             100
                              401-2 Benefits provided to full-time employees that are not provided to
                              temporary or part-time employees




140                                                                    Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Ancara Logistics Indonesia Tbk
Page 141
  Tata Kelola          Ekonomi              SDM                  K3       Lingkungan Hidup         Indeks    Tanggapan
    Governance           Ecomonic            HRD                 OHS            Environment         Index      Feedback




      Standar GRI
      Sumber Lain                                                Pengungkapan                                Lokasi
      GRI Standard                                                 Disclosure                               Location
      Other Source

                              401-3 Cuti melahirkan
                                                                                                            100-101
                              401-3 Maternity leave

Hubungan Tenaga Kerja/ Manajemen
Labor/management Relations

GRI 3:
                              3-3 Manajemen topik material
Topik Material 2021                                                                                           94
                              3-3 Management of material topics
Material Topics 2021

GRI 402:
Hubungan Tenaga
                              402-1 Periode pemberitahuan minimum terkait perubahan operasional
Kerja/ Manajemen 2016                                                                                       102-103
                              402-1 Minimum notice periods regarding operational changes
Labor/Management
Relations 2016

Kesehatan dan Keselamatan Kerja
Occupational Health and Safety

GRI 3:
                              3-3 Manajemen topik material
Topik Material 2021                                                                                           106
                              3-3 Management of material topics
Material Topics 2021

                              403-1 Sistem manajemen kesehatan dan keselamatan kerja
                                                                                                              107
                              403-1 Occupational health and safety management system

                              403-2 Pengidentifikasian bahaya, penilaian risiko, dan investigasi insiden
                                                                                                              108
                              403-2 Hazard identification, risk assessment, and incident investigation

                              403-3 Layanan kesehatan kerja
                                                                                                              112
                              403-3 Occupational health services

                              403-4 Partisipasi, konsultasi, dan komunikasi pekerja tentang kesehatan
                              dan keselamatan kerja
                                                                                                            108, 110
                              403-4 Worker participation, consultation, and communication on
                              occupational health and safety

                              403-5 Pelatihan pekerja mengenai kesehatan dan keselamatan kerja
GRI 403:                                                                                                      110
                              403-5 Worker training on occupational health and safety
Kesehatan dan
Keselamatan Kerja             403-6 Peningkatan kualitas kesehatan pekerja
2018                                                                                                          112
                              403-6 Promotion of worker health
Occupational Health
and Safety 2018               403-7 Pencegahan dan mitigasi dampak-dampak kesehatan dan
                              keselamatan kerja yang secara langsung terkait hubungan bisnis
                                                                                                            107, 112
                              403-7 Prevention and mitigation of occupational health and safety impacts
                              directly linked by business relationships

                              403-8 Pekerja yang tercakup dalam sistem manajemen kesehatan dan
                              keselamatan kerja
                                                                                                              107
                              403-8 Workers covered by an occupational health and safety management
                              system

                              403-9 Kecelakaan kerja
                                                                                                              113
                              403-9 Work-related injuries

                              403-10 Penyakit Akibat Kerja
                                                                                                              113
                              403-10 Occupational Disease

Pelatihan dan Pendidikan
Training and Education

GRI 3:
                              3-3 Manajemen topik material
Topik Material 2021                                                                                           94
                              3-3 Management of material topics
Material Topics 2021




PT Ancara Logistics Indonesia Tbk | Sustainability Report 2025                                                     141
Page 142
                    Ikhtisar              TPB             Sambutan              Tentang Laporan              Sekilas Bisnis
                     Highlights           SDG’s             Foreword                About Report              Business at Glance




    Standar GRI
    Sumber Lain                                              Pengungkapan                                                 Lokasi
    GRI Standard                                               Disclosure                                                Location
    Other Source

                              404-1 Rata-rata jam pelatihan per tahun per karyawan
                                                                                                                         101, 102
GRI 404:                      404-1 Average hours of training per year per employee
Pelatihan dan
Pendidikan 2016               404-2 Program untuk meningkatkan keterampilan karyawan dan program
Training and Education        bantuan peralihan
                                                                                                                             101
2016                          404-2 Programs for upgrading employee skills and transition assistance
                              programs

Keanekaragaman dan Peluang Setara
Diversity and Equal Opportunity

GRI 3:
                              3-3 Manajemen topik material
Topik Material 2021                                                                                                           94
                              3-3 Management of material topics
Material Topics 2021

GRI 405:                      405-1 Keanekaragaman badan tata kelola dan karyawan
                                                                                                                              95
Keanekargaman dan             405-1 Diversity of governance bodies and employees
Peluang Setara 2016
Diversity and Equal           405-2 Rasio gaji pokok dan remunerasi perempuan dibandingkan laki-laki
Opportunity 2016                                                                                                             100
                              405-2 Ratio of basic salary and remuneration of women to men

Nondiskriminasi
Non-Discrimination

GRI 3:
                              3-3 Manajemen topik material
Topik Material 2021                                                                                                           66
                              3-3 Management of material topics
Material Topics 2021

GRI 406:
Nondiskriminasi 206           406-1 Insiden diskriminasi dan tindakan perbaikan yang dilakukan
                                                                                                                              67
Non-discrimination            406-1 Incidents of discrimination and corrective actions taken
2016

Kebebasan Berserikat dan Perundingan Kolektif
Freedom of Association and Collective Bargaining

GRI 3:
                              3-3 Manajemen topik material
Topik Material 2021                                                                                                           94
                              3-3 Management of material topics
Material Topics 2021


GRI 407:
Kebebasan Berserikat
                              407-1 Operasi dan pemasok di mana hak atas kebebasan berserikat dan
dan Perundingan
                              perundingan kolektif mungkin berisiko
Kolektif 2016                                                                                                                 95
                              407-1 Operations and suppliers in which the right to freedom of association
Freedom of Association
                              and collective bargaining may be at risk
and Collective
Bargaining 2016

Pekerja Anak
Child Labor

GRI 3:
                              3-3 Manajemen topik material
Topik Material 2021                                                                                                           94
                              3-3 Management of material topics
Material Topics 2021

GRI 408:                      408-1 Operasi dan pemasok yang berisiko signifikan terhadap insiden
Pekerja Anak 2016             pekerja anak                                                                                   102
Child Labor 2016              408-1 Operations and suppliers at significant risk for incidents of child labor

Kerja Paksa dan Perbudakan Modern
Forced or Compulsory Labor




142                                                                    Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Ancara Logistics Indonesia Tbk
Page 143
  Tata Kelola          Ekonomi              SDM                  K3       Lingkungan Hidup         Indeks      Tanggapan
    Governance           Ecomonic            HRD                 OHS            Environment          Index       Feedback




      Standar GRI
      Sumber Lain                                                Pengungkapan                                  Lokasi
      GRI Standard                                                 Disclosure                                 Location
      Other Source



GRI 3:
                              3-3 Manajemen topik material
Topik Material 2021                                                                                             94
                              3-3 Management of material topics
Material Topics 2021




GRI 409:
                              409-1 Operasi dan pemasok yang berisiko signifikan terhadap insiden kerja
Kerja Paksa atau Wajib
                              paksa atau wajib kerja
Kerja 2016                                                                                                      95
                              409-1 Operations and suppliers at significant risk for incidents of forced or
Forced or Compulsory
                              compulsory labor
Labor 2016

Komunitas Lokal
Local Communities

GRI 3:
                              3-3 Manajemen topik material
Topik Material 2021                                                                                             74
                              3-3 Management of material topics
Material Topics 2021

GRI 413:                      413-1 Operasi dengan keterlibatan masyarakat setempat, penilaian
Komunitas Lokal 2016          dampak, dan program pengembangan
                                                                                                               79, 80
Local Communities             413-1 Operations with local community engagement, impact assessments,
2016                          and development programs

Kesehatan dan Keselamatan Pelanggan
Customer Health and Safety

GRI 3:
                              3-3 Manajemen topik material
Topik Material 2021                                                                                             74
                              3-3 Management of material topics
Material Topics 2021

GRI 416:
Kesehatan dan                 416-1 Penilaian dampak kesehatan dan keselamatan dari berbagai
Keselamatan                   kategori produk dan jasa
                                                                                                               78, 79
Pelanggan 2016                416-1 Assessment of the health and safety impacts of product and service
Customer Health and           categories
Safety 2016




PT Ancara Logistics Indonesia Tbk | Sustainability Report 2025                                                       143
Page 144
               Ikhtisar              TPB             Sambutan             Tentang Laporan              Sekilas Bisnis
               Highlights            SDG’s            Foreword                About Report              Business at Glance




Keselarasan Laporan Keberlanjutan dengan
Metrik ESG (IDX)
Alignment of Sustainability Reports with ESG Metrics (IDX)

   Kinerja     Kode                                        Nama Metrik                                             Halaman
 Performance   Code                                        Metric Name                                              Page

                            Laporan Emisi Gas Rumah Kaca
               E-01                                                                                                     122
                            Greenhouse Gas Emission Report

                            Intensitas Emisi Gas Rumah Kaca
               E-02                                                                                                     122
                            Greenhouse Gas Emission Intensity

                            Konsumsi Energi Listrik
               E-03                                                                                                     121
                            Electricity Energy Consumption

 Lingkungan                 Konsumsi Air
               E-04                                                                                                     124
 Environment                Water Consumption

                            Limbah yang Dihasilkan
               E-05                                                                                                 128-129
                            Waste Generated

                            Komitmen Perusahaan untuk Mencapai Target Net Zero Emission
               E-06                                                                                                     120
                            Company Commitment for Net Zero Emission Target

                            Komitmen Perusahaan untuk Mengurangi Emisi Gas Rumah Kaca
               E-07                                                                                                     120
                            Company Commitment for Greenhouse Gas Emission Reduction

                            Kesetaraan Gender
               S-01                                                                                                      95
                            Gender Equality

                            Pegawai Berdasarkan Gender dan Kelompok Umur
               S-02                                                                                                      95
                            Employees by Gender and Age Group

                            Tingkat Pergantian Pegawai
               S-03                                                                                                      99
                            Employee Turnover Rate

                            Jumlah Pegawai Sementara
               S-04                                                                                                      95
                            Number of Temporary Employee

                            Pelatihan dan Pengembangan Pegawai
               S-05                                                                                                     102
                            Employee Training and Development

                            Jumlah Kecelakaan Kerja
               S-06                                                                                                     113
                            Number of Work Accidents
   Sosial                   Kejadian Pelanggaran Hak Asasi Manusia
   Social      S-07                                                                                                     103
                            Human Rights Violations

                            Kebijakan Pelecehan Seksual dan/atau Non-diskriminasi
               S-08                                                                                                          -
                            Sexual Harassment and/or Non-Discrimination Policy

                            Kebijakan Mengenai Hak Asasi Manusia
               S-09                                                                                                     103
                            Human Rights Policy

                            Kebijakan Pekerja Anak dan/atau Pekerja Paksa
               S-10                                                                                                          -
                            Child Labor and/or Forced Labor Policy

                            Kebijakan Mengenai Kesehatan dan Keselamatan Kerja serta Lingkungan
                            Kerja yang Aman dan Layak diberikan Kepada Seluruh Karyawan
               S-11                                                                                                     106
                            Policies Regarding Occupational Health and Safety and a Safe and Decent
                            Working Environment are provided to All Employees

                            Tanggung Jawab Sosial
               S-12                                                                                                      82
                            Corporate Social Responsibility

                            Keberagaman Manajemen dan Independensi
               G-01         Management Diversity and Independence                                                        61
 Tata Kelola
 Governance                 Total Kehadiran Direksi dan Dewan Komisaris ke Rapat Dewan
               G-02         Total attendance of the Board of Directors and the Board of Commissioners                    61
                            at Board Meetings




144                                                              Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Ancara Logistics Indonesia Tbk
Page 145
  Tata Kelola          Ekonomi                 SDM               K3           Lingkungan Hidup      Indeks     Tanggapan
    Governance           Ecomonic               HRD              OHS                 Environment     Index      Feedback




   Kinerja           Kode                                              Nama Metrik                            Halaman
 Performance         Code                                              Metric Name                             Page

                                    Kebijakan Pemisahan Chairman of the Board dan Chief Executive Officer
                     G-03                                                                                        -
                                    Separation Policy for Chairman of the Board and Chief Executive Officer

                                    Kebijakan Penilaian Direksi dan Dewan Komisaris
                     G-04                                                                                       62
                                    The Board of Directors and the Board of Commissioners Assessment Policy

                                    Kebijakan Pelatihan Direksi dan Dewan Komisaris
                     G-05                                                                                        -
                                    The Board of Directors and the Board of Commissioners Training Policy

                                    Kriteria Khusus Pemilihan Dewan
                     G-06                                                                                       58
                                    Special Criteria for Council Selection

                                    Kode Etik dan/atau Anti-Korupsi
                     G-07                                                                                       70
                                    Code of Ethics and/or Anti-Corruption

                                    Kebijakan Perlakuan Adil terhadap Pemegang Saham
                     G-08                                                                                       62
                                    Fair Treatment Policy for Shareholders

                                    Pencegahan Konflik Kepentingan
                     G-09                                                                                       63
                                    Conflict of Interest Prevention




PT Ancara Logistics Indonesia Tbk | Sustainability Report 2025                                                       145
Page 146
                    Ikhtisar            TPB          Sambutan              Tentang Laporan               Sekilas Bisnis
                    Highlights          SDG’s          Foreword                 About Report             Business at Glance




Lembar Umpan Balik
Feedback Form (POJK51-G.2)

Nama/Name 		                     : __________________________________________________________________________


Institusi/Institution            : __________________________________________________________________________


Email/Email		                    : __________________________________________________________________________


Telp/Phone		                     : __________________________________________________________________________



Kategori Pemangku Kepentingan/Stakeholder Categories:

         Pemegang Saham                          LSM                                           Karyawan
         (Shareholder)                           (NGO)                                         (Employee)
         Pemasok/Kontraktor                      Pelanggan                                     Media
         (Supplier/Contractor)                   (Customer)                                    (Media)
         Masyarakat Sekitar                      Pemerintah/regulator                          Lainnya (mohon sebutkan)
         (Local Community)                       (Government/Regulatory)                       (Others (please specify))



Bagaimana penilaian anda terhadap Laporan Keberlanjutan PT Ancara Logistics Indonesia Tbk tahun 2025:
How do you rate PT Ancara Logistics Indonesia Tbk’s Sustainability Report 2025:


                                  Pertanyaan                                          Ya           Netral                Tidak
                                   Question                                           Yes          Neutral                No
 Apakah informasi dalam laporan ini memenuhi harapan dan
 kebutuhan Anda?
 Does the report meet your information requirements?
 Apakah laporan ini mudah dipahami?
 Do you find the report easy to understand?
 Apakah informasi yang dicantumkan                 dalam      laporan     ini
 bermanfaat?
 Does the report have useful information?
 Apakah laporan ini sudah memberikan informasi yang jelas
 mengenai pemenuhan tanggung jawab sosial dan lingkungan
 Perusahaan?
 Does this report provide clear information regarding the fulfillment
 of the Company’s social and environmental responsibilities?


Informasi atau materi yang anda ingin kami cantumkan dalam laporan berikutnya:
Information that you would like us to discuss further in the next report are:


………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………......................................


…………………………………………………………………………………………………………………………………………………...................................................




 146                                                              Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Ancara Logistics Indonesia Tbk
Page 147
  Tata Kelola          Ekonomi              SDM                  K3    Lingkungan Hidup   Indeks    Tanggapan
    Governance           Ecomonic            HRD                 OHS       Environment     Index      Feedback




Kontribusi apa yang anda rasa perlu ditingkatkan oleh Perseroan:
Contributions that you would like the Company to improve:


……………………………………………………………………………………………………………………………………………………………........................................…


……………………………………………………………………………………………………………………………………………………………........................................…



Saran dan masukan lain:
Other advice and feedback:


……………………………………………………………………………………………………………………………………………………………........................................…


……………………………………………………………………………………………………………………………………………………………........................................…




Terima kasih atas partisipasi anda.
Thank you for your participation.

Mohon Lembar Umpan Balik ini dikirimkan ke:
Please send this Feedback Sheet to:

PT Ancara Logistics Indonesia Tbk
Bakrie Tower Lantai 39
Komplek Rasuna Epicentrum
Jl. H.R. Rasuna Said, Kuningan Jakarta 12940
Phone. +62 21 2991 2091
corsec@ancaralogistics.com
www.ancaralogistics.co.id



  Kami menyampaikan terima kasih kepada para pemangku kepentingan atas tanggapan yang diberikan
  terhadap Laporan Keberlanjutan 2024. Secara umum, masukan yang diterima berkaitan dengan
  permintaan pengungkapan informasi yang lebih lengkap sesuai dengan standar GRI. Sebagai bentuk
  respons, kami telah menyajikan informasi yang lebih elaboratif serta menambah cakupan dan jumlah
  pengungkapan dalam laporan ini. (POJK51-G.3)
  We extend our sincere appreciation to stakeholders for their feedback on the 2024 Sustainability Report. In
  general, the responses received pertained to the need for more comprehensive disclosures in accordance
  with GRI Standards. In response, we have provided more elaborative information and increased the scope
  and number of disclosures in this report.




PT Ancara Logistics Indonesia Tbk | Sustainability Report 2025                                          147
Page 148
      Ikhtisar     TPB     Sambutan             Tentang Laporan              Sekilas Bisnis
      Highlights   SDG’s    Foreword                About Report              Business at Glance




148                                    Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Ancara Logistics Indonesia Tbk

File

File Open PDF
Source IDX
Size7.29 MB
Published30 Apr 2026
Pages148
Characters522,480
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 45 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org Ancara Logistics Indonesia Tbk p.3 ×381
linked org PT Mahakam Coal Terminal p.6
linked person Faisal Mohamad Nur p.14 ×3
linked person Nalinkant Amratlal Rathod p.50 ×4
linked org PT Mutuagung Lestari p.117
linked person Aninditha Anestya Bakrie p.131
linked person Agus Suharyono p.131
linked person Vishal Manharlal Parekh p.131
linked person Rahul Nalin Rathod p.131
possible org Bursa Efek Indonesia p.6
possible org Otoritas Jasa Keuangan p.6 ×2
possible org Negara Republik Indonesia p.44
possible org PT Graha Adika Niaga p.50
possible org Solomed Capital Pte. Ltd. p.50
unresolved org PT Ancara Logistics p.3 ×2
unresolved org Indonesia Tbk p.3 ×2
unresolved org PT Ancara Coal Terminal p.6 ×2
unresolved person KHS p.6 ×2
unresolved org PT Kolaborasi Hambang Setiawan p.6
unresolved org PT Ade Putra Tanranjeng p.6
unresolved org Milik Desa p.6
unresolved org Yayasan Sosialisasi Kanker Indonesia CEO p.6
unresolved org PT Ancara Logstics Indonesia Keberlanjutan p.6
unresolved org PT Ancara Logistics Indonesia Keberlanjutan p.6
unresolved org PT Ancara Logistics Indonesia Roadmap p.6
unresolved org PT Guruh Putra Bersama p.6
unresolved org Indonesia Stock Exchange p.6
unresolved org PT Kaneta Efka Jaya p.6
unresolved org Kementerian ESDM p.16
unresolved org Ministry of ESDM p.16
unresolved person H. A. M. Rifaddin p.44
unresolved person Akta Notaris Netty Maria Machdar p.44 ×2
unresolved org Menteri p.44
unresolved org Terbatas No. AHU- p.44
unresolved — Di tahun 2025 tidak ada perubahan signifikan p.50
unresolved — organisasi dan bisnis kami. (2-6) (POJK51-C.6) p.50
unresolved org PT Mozura Borneo Hidup p.101
unresolved org PT Sany Makmur Maintenance Manager p.101
unresolved org PT Zafina Analitika p.101
unresolved person FTU ALI · Direktur Jenderal p.107
unresolved org Directorate General of Sea Transportation p.107 ×2
unresolved org Direktorat Jenderal Perhubungan Laut p.117
unresolved org PT Mutuagung p.117

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 3

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result