Skip to content
Back to announcement

AnnualReport2025-PPGD-att3.pdf

Other Text extracted PPGD

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 318

Page 1
Empowering
Wellness through
Sustainability     PT Prodia Widyahusada Tbk
Page 2
Tema ini menggambarkan perjalanan transformasi Pegadaian yang                       This theme captures Pegadaian’s ongoing transformation journey
terus berlanjut — menggabungkan inovasi dengan inklusivitas                         — one that combines innovation with inclusivity to create long-
untuk menciptakan nilai jangka panjang bagi masyarakat dan                          term value for people and the nation. “Inclusive Innovation” reflects
bangsa. “Inovasi Inklusif” mencerminkan komitmen Pegadaian                          Pegadaian’s commitment to ensuring that technological progress
untuk memastikan bahwa kemajuan teknologi dan solusi keuangan                       and new financial solutions, such as TRING and bullion services, are
baru, seperti TRING dan program investasi logam mulia, dapat                        accessible to all segments of society. It symbolizes a transformation
diakses oleh seluruh lapisan masyarakat. Tema ini melambangkan                      driven not just by digital advancement, but by empathy, equality, and
transformasi yang digerakkan bukan hanya oleh kemajuan digital,                     national purpose.
tetapi juga oleh empati, kesetaraan, dan tujuan kebangsaan.
Sementara “Dampak yang Berkelanjutan” menggambarkan hasil                           “Enduring Impact” expresses the result of this inclusive
dari transformasi inklusif tersebut: perubahan yang bermakna                        transformation: meaningful, sustainable change that extends beyond
dan berkelanjutan, melampaui kinerja bisnis semata. Tema ini                        business performance. It conveys Pegadaian’s role in empowering
menegaskan peran Pegadaian dalam memberdayakan individu,                            individuals, strengthening communities, and contributing to
memperkuat komunitas, serta berkontribusi pada ketahanan dan                        Indonesia’s economic resilience and prosperity through responsible,
kemakmuran ekonomi Indonesia melalui inisiatif yang bertanggung                     forward-looking initiatives.
jawab dan visioner.
Secara keseluruhan, tema ini mencerminkan keyakinan Pegadaian                       Together, the theme reflects Pegadaian’s belief that innovation
bahwa inovasi sejati harus melayani kemanusiaan dan bangsa.                         must serve humanity and the nation. By embedding inclusivity and
Dengan menanamkan prinsip inklusivitas dan keberlanjutan                            sustainability into every aspect of its transformation, Pegadaian
dalam setiap langkah transformasi, Pegadaian terus membangun                        continues to build trust, create shared value, and leave a lasting
kepercayaan, menciptakan nilai bersama, dan meninggalkan                            impact for generations to come.
dampak positif yang bertahan lintas generasi.


Sanggahan dan Batasan Tanggung Jawab                                                Disclaimer and Limitation of Liabilities
Laporan Keberlanjutan ini (“Laporan”) disusun untuk memberikan                      This Sustainability Report (“Report”) has been prepared to provide
gambaran umum tentang komitmen, strategi, kebijakan, dan kinerja                    an overview of PT Pegadaian’s (“the Company”) commitments,
PT Pegadaian (“Perusahaan” atau “Perseroan”) dalam menerapkan                       strategies, policies, and performance in implementing sustainability
prinsip keberlanjutan yang mencakup aspek Lingkungan, Sosial,                       principles covering Environmental, Social, and Governance (ESG)
dan Tata Kelola (Environment, Social, and Governance/ESG) dalam                     aspects in the Company’s activities and operations. The information
kegiatan dan operasional Perusahaan. Informasi yang disajikan                       presented is derived from internal data and other sources deemed
bersumber dari data internal dan sumber lain yang dianggap dapat                    reliable at the time of preparation. This Report may contain forward-
dipercaya saat penyusunan. Laporan ini mungkin memuat pernyataan                    looking statements based on management’s assumptions and views
prospektif (forward-looking statements) yang didasarkan pada                        regarding future conditions; therefore, actual results may differ due
asumsi dan pandangan manajemen mengenai kondisi di masa depan,                      to changes in economic, social, political, and regulatory conditions,
sehingga hasil aktual dapat berbeda akibat perubahan dalam kondisi                  as well as industry and market dynamics and other factors beyond
ekonomi, sosial, politik, regulasi, dinamika industri dan pasar, serta              the Company’s control. Pegadaian may update these forward-looking
faktor lain di luar kendali Perusahaan. Perusahaan dapat membarui                   statements at its discretion but does not assume an obligation to do
pernyataan berwawasan ke depan tersebut sesuai dengan kebijakan                     so. Any gender-specific terms included in this document are used
internal, namun tidak memiliki kewajiban untuk melakukannya.                        solely for ease of reading and apply to all genders. This report is
Penggunaan istilah yang merujuk pada gender dalam laporan ini                       published in two languages with equivalent content. The Indonesian
semata-mata untuk kemudahan pembacaan dan mencakup seluruh                          version is the official version for regulatory purposes. Numeric format
gender. Laporan ini diterbitkan dalam dua bahasa dengan konten                      follows the Indonesian convention (period for thousands, comma for
yang setara. Versi Bahasa Indonesia adalah versi resmi untuk tujuan                 decimals). The Indonesian version prevails in case of interpretational
regulasi. Format angka mengikuti konvensi Indonesia (titik untuk                    differences.
ribuan, koma untuk desimal). Versi Bahasa Indonesia berlaku jika
terdapat perbedaan penafsiran.


2                       IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 3
Visi                                        Vision

Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t   3
Page 4
Daftar Isi
Contents




Daftar Isi
Contents

Ikhtisar             06 Kinerja Aspek Ekonomi
Keberlanjutan             Economic Performance
Sustainability        07 Kinerja Aspek Lingkungan
Performance               Environmental Performance
                      07 Kinerja Aspek Sosial
                          Social Performance
                      07 Kinerja Aspek Tata Kelola
                          Governance Performance
Tentang               10 Identitas, Mandat dan Peran di
Pegadaian                 Indonesia
About Pegadaian           Identity, Mandate, and
                          Role in Indonesia
                      17 Model Bisnis Pegadaian
                          Pegadaian Business Model
                     22 Keanggotaan Asosiasi
                          Association Memberships
                     23 Perubahan Perusahaan yang Bersifat
                          Signifikan pada Organisasi
                          Significant Company Changes
                          to the Organization
                     24 Penghargaan                                                  Pengelolaan                118 Komitmen dan Kebijakan
                          Awards                                                     Kinerja Ekonomi                Commitments and Policies
                     26 Sertifikasi                                                  yang Terintegrasi          119 Perbandingan Target dan Kinerja
                          Certification                                              Integrated                     Produksi, Portofolio, Target
                                                                                     Economic                       Pembiayaan, atau Investasi,
Pernyataan Direktur Utama dan Presiden Komisaris                                                                    Pendapatan dan Laba Rugi
Statement from the President Director and                                            Performance
                                                                                     Management                     Comparison of Production Targets
the President Commissioner                                                                                          and Performance, Portfolio,
                                                                                                                    Financing Targets, Investments,
                                                                   30                                               Revenue, and Profit/Loss
Pernyataan Direksi dan Dewan Komisaris tentang Tanggung                                                         122 Perbandingan Target dan Kinerja
Jawab atas Laporan Keberlanjutan 2025                                                                               Portofolio, Target Pembiayaan, atau
Statements of the Board of Directors and the Board of Commissioners                                                 Investasi Pada Instrumen Keuangan
Regarding Responsibility for 2025 Sustainability Report                                                             atau Proyek yang Sejalan dengan
                                                                   46                                               Keuangan Berkelanjutan
                                                                                                                    Target Comparison and Portfolio
Strategi                50 Komitmen Dan Pendekatan                                                                  Performance, Financing Targets
Keberlanjutan                 Keberlanjutan                                                                         or Investments in Financial
Sustainability                Sustainability Commitment                                                             Instruments or Projects Aligned
Strategy                      and Approach                                                                          with Sustainable Finance
                         51 Strategi Keberlanjutan Pegadaian                                                    126 Bantuan Finansial dari Pemerintah
                              Pegadaian Sustainability Strategy                                                     Government Financial Assistance
Topik Materialitas      77 Framework Penentuan Topik Material                                                   126 Persentase dari Portofolio untuk Lini
Material Topics               di Pegadaian                                                                          Bisnis Menurut Wilayah, Ukuran dan
                              Framework Material Topics                                                             Sektor
                              Determination at Pegadaian                                                            Portfolio Percentage for Business
                        84 Hasil Penilaian Materialitas Tahun                                                       Lines by Region, Size, and Sector
                              2025                                                                              127 Keberadaan Pasar
                              Result of the Materiality Assessment                                                  Market Presence
                              for the Year 2025                                                                 128 Praktik Pengadaan Barang dan Jasa
Tata Kelola             90 Struktur dan Komposisi Tata Kelola                                                       Practices of Procurement
Keberlanjutan                 Governance Structure and Composition                                                  of Goods and Services
                        94 Benturan Kepentingan                                                                 131 Kontribusi pada Negara
Sustainability
                              Conflict of Interest                                                                  Contribution to the Country
Governance
                        95 Nominasi dan Seleksi Dewan                                Tumbuh Bersama             134 Komitmen dan Kebijakan
                              Komisaris dan Direksi                                  Masyarakat                     Commitments and Policies
                              Nomination and Selection of the Board                  Growing Together           135 Tanggung Jawab Sosial Lingkungan
                              of Commissioners and Directors                         with Communities               (TJSL)
                        96 Penilaian Kinerja Dewan Komisaris                                                        Social and Environmental
                              dan Direksi                                                                           Responsibility (TJSL)
                              Performance Evaluation of the Board                                               137 Dampak Operasi Terhadap
                              of Commissioners and Directors                                                        Masyarakat Sekitar
                        97 Kebijakan Remunerasi Dewan                                                               Operational Impacts on
                              Komisaris dan Direksi                                                                 Local Communities
                              Remuneration Policy for the Board                                                 152 Indeks Kepuasan Masyarakat
                              of Commissioners and Directors                                                        Community Satisfaction Index
                        99 Tata Kelola Keberlanjutan
                              Sustainability Governance
                       107 Manajemen Risiko Keuangan dan
                              Bisnis Secara Berkelanjutan
                              Sustainable Financial and
                              Business Risk Management



4                       IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 5
Produk & Layanan   156 Komitmen dan Kebijakan                                 Pengembangan          245 Remunerasi dan Tunjangan Karyawan
yang Bertanggung       Commitment and Policy                                  SDM yang Unggul            Employee Remuneration and Benefits
Jawab              159 Literasi dan Inklusi Keuangan                          Development of        246 Kewajiban Program Pensiun Manfaat
Responsible            Literacy and Financial Inclusion                       Superior Human             Pasti dan Program Pensiun Lainnya
Products &         167 Inovasi dan Pengembangan Produk/                       Resources                  Obligations for Defined Benefit Pension
Services               Layanan Keuangan Berkelanjutan                                                    Plans and Other Pension Programs
                       Innovation and Development                                                   248 Lingkungan Kerja yang Layak
                       of Sustainable Financial                                                          dan Aman
                       Products & Services                                                               A Decent and Safe Working
                   176 Keamanan Produk dan Layanan                                                       Environment
                       Product and Services Security                                                250 Kesehatan dan Keselamatan Kerja
                   181 Privasi dan Keamanan Data                                                         (K3)
                       Privacy and Data Security                                                         Occupational Health and Safety (OHS)
                   185 Proses Pemulihan Dampak Negatif                                              259 Kinerja K3
                       Recovery Process from                                                             OHS performance
                       Negative Impacts                                                             260 Survei Kepuasan/Keterikatan
                   188 Jumlah Produk yang Ditarik Kembali                                                Karyawan
                       Number of Products Recalled                                                       Employee Satisfaction /
                   189 Survei Kepuasan Pelanggan Terhadap                                                Engagement Survey
                       Produk dan/atau Layanan                               Praktik Bisnis         265 Code of Conduct
                       Customer Satisfaction Survey                          yang Bertanggung            Code of Conduct
                       on Products and/or Services                                                  268 Kepatuhan Terhadap Hukum dan
                                                                             Jawab
Pengelolaan        194 Komitmen dan Kebijakan                                Responsible                 Peraturan
Lingkungan yang        Commitment and Policy                                 Business Practices          Compliance with Laws and Regulations
Berkelanjutan      195 Aspek Umum                                                                   276 Komitmen terhadap Hak Asasi
Sustainable            General Aspects                                                                   Manusia
Environmental      196 Aspek Material                                                                    Commitment to Human Rights
Management             Materials Aspects                                                            277 Anti Korupsi
                   197 Aspek Energi                                                                      Anti-Corruption
                       Energy Aspects                                                               285 Kebijakan Perusahaan dan
                   203 Aspek Air                                                                         Mekanisme Penyebarluasan
                       Water Aspects                                                                     Informasi
                   205 Aspek Keanekaragaman Hayati                                                       Company Policies and Information
                       Biodiversity Aspects                                                              Distribution Mechanisms
                   208 Aspek Emisi                                                                  286 Whistleblowing System
                       Emissions Aspects                                                                 Whistleblowing System
                   214 Aspek Limbah dan Efluen                               Tentang Laporan Ini                                           288
                       Waste and Effluent Aspects                            About This Report
                   217 Aspek Pengaduan Terkait Lingkungan
                                                                             Third Party Assurance Statement                               291
                       Hidup
                       Environmental Complaints Aspects                      Third Party Assurance Statement
Pengembangan       220 Komitmen dan Kebijakan                                Lembar Umpan Balik                                            296
SDM yang Unggul        Commitment and Policy                                 Feedback Form
Development of     224 Kesetaraan Kesempatan Bekerja                         Daftar Pengungkapan Sesuai Peraturan Otoritas Jasa            298
Superior Human         Equal Employment Opportunity                          Keuangan Nomor 51/ POJK.03/2017
Resources          230 Rekrutmen dan Perputaran Karyawan                     List of Disclosure based on Financial Services Authority
                       Employee Recruitment and Turnover                     Regulation (POJK) Number 51/POJK.03/2017
                   234 Pelatihan dan Pengembangan
                                                                             Indeks Isi Consolidated Set of GRI Standard                   301
                       Kompetensi
                       Competency Training and Development                   Index of Consolidated Set Content of GRI Standard
                   240 Kebebasan Berserikat                                  Indeks Sustainability Accounting Standard Board               308
                       Freedom of Association                                (SASB) Standards Consumer Finance
                   242 Tenaga Kerja Anak dan                                 Sustainability Accounting Standard Board (SASB) Index of
                       Tenaga Kerja Paksa                                    Consumer Finance Standards
                       Child Labor and Forced Labor                          Tautan Standar GRI dengan TPB                                 309
                   243 Cuti Parental
                                                                             GRI Standards Link with SDGs
                       Parental Leave
                   244 Upah Minimum Regional
                       Regional Minimum Wage




                                        Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t                                      5
Page 6
Ikhtisar Keberlanjutan
Sustainability Performance




Ikhtisar Keberlanjutan
Sustainability Performance

Kinerja Aspek Ekonomi [OJK B.1]
Economic Performance
               Uraian | Description                          Satuan | Unit                     2025                           2024                        2023
Kuantitas Produksi atau Layanan Yang Dijual | Quantity of Production or Services Sold
Bisnis Gadai | Pawning Business
    Rekening Aktif | Active Account                              Unit                      9.861.514                    9.720.899                     9.447.318
                                               Dalam Jutaan Rupiah
 Omzet | Turnover                                                                         295.152.738                  194.303.910                   158.421.201
                                                  In IDR Millions
                                               Dalam Jutaan Rupiah
 Outstanding Loan | Outstanding Loan                                                       85.841.429                   58.328.629                   45.363.349
                                                  In IDR Millions
Bisnis Kredit Mikro Fidusia | Fiduciary Micro Credit Business
    Rekening Aktif | Active Account                              Unit                       148.414                       176.865                      186.357
                                                        Dalam Jutaan Rupiah
    Omzet | Turnover                                                                       5.859.758                     6.661.123                    6.912.788
                                                           In IDR Millions
                                                        Dalam Jutaan Rupiah
    Outstanding Loan | Outstanding Loan                                                    6.909.256                     7.472.384                    4.216.811
                                                           In IDR Millions
Bisnis Emas | Gold Business
    Rekening Aktif | Active Account                              Unit                      6.427.960                     3.977.333                    3.517.565
                                                        Dalam Jutaan Rupiah
    Omzet | Turnover                                                                      53.197.386                    16.077.189                    7.811.977
                                                           In IDR Millions
                                                        Dalam Jutaan Rupiah
    Outstanding Loan | Outstanding Loan                                                   13.583.188                     3.747.459                    1.798.663
                                                           In IDR Millions
Bisnis Gadai Syariah | Sharia Pawn Business
    Rekening Aktif | Active Account                              Unit                      1.606.297                     1.500.592                    1.436.622
                                           Dalam Jutaan Rupiah
 Omzet | Turnover                                                                          54.316.610                   36.980.010                   29.220.614
                                              In IDR Millions
                                           Dalam Jutaan Rupiah
 Outstanding Loan | Outstanding Loan                                                       15.717.479                   10.666.704                    8.441.499
                                              In IDR Millions
Bisnis Non Gadai Syariah | Non-Pawn Sharia Business
    Rekening Aktif | Active Account                              Unit                       273.403                       411.392                      411.234
                                                        Dalam Jutaan Rupiah
    Omzet | Turnover                                                                       3.091.492                     4.914.316                    5.593.921
                                                           In IDR Millions
                                                        Dalam Jutaan Rupiah
    Outstanding Loan | Outstanding Loan                                                    3.996.667                     5.163.678                    5.074.756
                                                           In IDR Millions
                                                                                     • 4 Bisnis Gadai            • 4 Bisnis Gadai                • 4 Bisnis Gadai
                                                                                     • 3 Bisnis Kredit Mikro     • 3 Bisnis Kredit Mikro         • 2 Bisnis Kredit Mikro
                                                                                       Fidusia                      Fidusia                        Fidusia
                                                                              • 4 Bisnis Syariah                 • 4 Bisnis Syariah              • 4 Bisnis Syariah
                                                                              • 1 Pembiayaan Emas                • 1 Pembiayaan Emas             • 1 Pembiayaan Emas
                                                                              • 9 Bisnis Jasa Lainnya            • 9 Bisnis Jasa Lainnya         • 9 Bisnis Jasa Lainnya
                                                          Unit Produk/Jasa
    Jenis Produk | Product Type                                              • 4 Pawn Businesses                • 4 Pawn Businesses             • 4 Pawn Businesses
                                                         Product/Service Unit • 3 Fiduciary Micro                • 3 Fiduciary Micro Credit      • 2 Fiduciary Micro
                                                                                       Credit Businesses            Businesses                     Credit Businesses
                                                                                     • 4 Sharia Businesses       • 4 Sharia Businesses           • 4 Sharia Businesses
                                                                                     • 1 Gold Financing          • 1 Gold Financing              • 1 Gold Financing
                                                                                     • 9 Other Service           • 9 Other Service               • 9 Other Service
                                                                                       Businesses                   Businesses                     Businesses
                                                        Dalam Jutaan Rupiah
    Pendapatan Usaha | Business Revenue                                                   89.582.409                    38.615.988                   24.433.794
                                                           In IDR Millions
    Laba (Rugi) Bersih Tahun Berjalan                  Dalam Jutaan Rupiah
                                                                                            8.344.212                     5.851.797                    4.376.677
     Net Profit (Loss) for the Current Year                In IDR Millions
Produk Ramah Lingkungan | Environmentally Friendly Products
    Produk Amanah EV                                          Produk
                                                                                                 85                            61                            89
     Amanah EV Products                                        Product
    Pembiayaan pada Produk Amanah EV                   Dalam Jutaan Rupiah
                                                                                             5.177,50                     4.129,70                      4.364,07
     Financing for Amanah EV Products                      In IDR Millions
    Pelibatan Pemasok Lokal                             Perusahaan/Mitra
                                                                                               1.731                          1.825                      1.590
     Involvement of Local Suppliers                       Company/Partner
Catatan | Note :
Penjelasan lebih lanjut mengenai tren masing-masing segmen bisnis dapat dilihat dalam Laporan Tahunan 2025
For a comprehensive overview of the trends in each business segment, please refer to the 2025 Annual Report.




6                            IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 7
Kinerja Aspek Lingkungan [OJK B.2]
Environmental Performance

                Uraian | Description                                  Satuan | Unit                              2025        2024                 2023
                                                                            Liter
                                                                                                              1.914.900    1.669.062           1.714.127,62
 Penggunaan BBM | Fuel Consumption                                          Liter
                                                                         Gigajoule                            65.489,58    55.151,75            56.601,42
                                                                            kWh                              44.968.457    28.396.887          22.094.823
 Penggunaan Listrik | Electricity Consumption
                                                                         Gigajoule                            161.886,44   102.228,79           79.541,36
 Penggunaan Air | Water Consumption                                          m3                                203.584      268.700              123.459
 Emisi GRK Cakupan 1
                                                                         TonCO2eq                                6.695       5.936                5.820
 GHG Emissions Scope 1
 Emisi GRK Cakupan 2
                                                                         TonCO2eq                               35.525      22.434               14.455
 GHG Emissions Scope 2

 Emisi GRK Cakupan 1 & 2                                                 TonCO2eq                               42.220      28.369               20.275
 GHG Emissions Scope 1 & 2                                                    %                                ↑ 49%        ↑ 40%                ↑ 4%
 Limbah Non B3                                                               Ton
                                                                                                                  635         446                  373
 Non-Hazardous Waste                                                        Tons
 Penanaman Pohon                                                           Pohon
                                                                                                                28.255      86.042               64.630
 Tree Planting                                                             Tree(s)

Catatan | Note :
Kenaikan emisi mencerminkan ekspansi bisnis dan aktivitas operasional. Lebih lanjut mengenai kinerja lingkungan Pegadaian dijelaskan
di bab yang relevan dalam Laporan ini.
Emissions growth reflects business expansion and increase in operational activities. A more detailed discussion on Pegadaian’s environmental
performance and initiatives can refer to relevant chapter in this Report.


Kinerja Aspek Sosial [OJK B.3]
Social Performance
                   Uraian | Description                                   Satuan | Unit                          2025        2024                 2023

 Dampak Positif | Positive Impact
   Biaya Pelatihan Tenaga Kerja                                    Dalam Jutaan Rupiah
                                                                                                               103.302      137.677             120.585
    Employee Training Costs                                            In IDR Millions
 Dampak Negatif | Negative Impact
   Pengaduan Nasabah                                                      Pengaduan
                                                                                                               193.188      67.031               80.881
    Customer Complaints                                                    Complaints
   Jumlah Kecelakaan Kerja                                                    Kasus
                                                                                                                    3          2                   11
    Number of Workplace Accidents                                              Cases
   Turnover Karyawan
                                                                                  %                                 4          3                   3,3
    Employee Turnover
Catatan | Note :
Pengaduan Nasabah 2025 naik signifikan didorong oleh migrasi platform
aplikasi Tring!. Seluruh pengaduan ini terselesaikan (100% closure rate.)
Significant increase in 2025 Customer Complaints was driven by Tring!
platform migration. All compalints are resolved with 100% closure rate.


Kinerja Aspek Tata Kelola
Governance Performance

50%                                      25%
anggota Dewan Komisaris                  anggota Direksi Pegadaian
Pegadaian adalah perempuan               adalah perempuan.
members of Pegadaian’s Board             members of Pegadaian’s
of Commissioners are women               Board of Directors are women.



                                                     Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t                                        7
Page 8
Tentang Pegadaian
About Pegadaian




                    Tentang
                    Pegadaian
                    About Pegadaian




8                    IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK
                                             IN OVASI
                                                 YAN GINBE
                                                         KLU
                                                           R KE
                                                              SIF,
                                                                LAND A
                                                                      JU TA NK | YA
                                                                        MPA          N G B EI R
                                                                                  I NCLUS     VEKEI L A N J U TAI O
                                                                                                    NNOVAT        NN, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 9
Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t   9
Page 10
Tentang Pegadaian
About Pegadaian




Tentang Pegadaian
About Pegadaian




        Pegadaian merupakan bagian dari Holding Ultra
        Mikro (UMi) yang dibentuk untuk menyediakan akses
        layanan keuangan yang terintegrasi dan inklusif,
        khususnya bagi pelaku usaha ultra mikro di
        seluruh Indonesia.
        Pegadaian is part of the Ultra Micro (UMi) Holding, which was established
        to provide integrated and inclusive access to financial services,
        particularly for ultra micro business operators throughout Indonesia.




Identitas, Mandat, dan Peran di Indonesia
Identity, Mandate, and Role In Indonesia

Pegadaian didirikan pada 1 April 1901 untuk menyediakan                         Pegadaian was established on April 1, 1901, to provide access
akses pembiayaan bagi masyarakat, khususnya segmen                              to financing, particularly for the lower- to middle-income
menengah ke bawah. Seiring perkembangannya,                                     segments. Over time, it has evolved from a traditional pawn
Pegadaian telah bertransformasi dari penyedia layanan                           service provider into a financial institution offering a broader
gadai menjadi institusi keuangan dengan portofolio                              range of services, including financing, investment, and other
layanan yang lebih beragam, termasuk pembiayaan,                                financial solutions. As a state-owned enterprise, Pegadaian
investasi, dan solusi keuangan lainnya. Sebagai bagian                          plays a strategic role in supporting economic growth and
dari BUMN, Pegadaian memiliki peran strategis dalam                             expanding financial inclusion in Indonesia.
mendorong pertumbuhan ekonomi dan memperluas
inklusi keuangan di Indonesia.

Perubahan struktur dan status hukum Perseroan dimulai                           The Company’s legal and ownership structure began to
pada tahun 2011 melalui Peraturan Pemerintah No. 51                             change in 2011 through Government Regulation No. 51 of
Tahun 2011, yang mengubah Pegadaian dari Perum menjadi                          2011, which transformed Pegadaian from a public enterprise
Persero. Selanjutnya, pada tahun 2021, melalui Peraturan                        (Perum) into a limited liability company (Persero). This
Pemerintah No. 73 Tahun 2021, struktur kepemilikan                              was followed by a further ownership restructuring in 2021
berubah dengan Pemerintah Republik Indonesia sebagai                            under Government Regulation No. 73 of 2021, whereby the
pemegang Saham Seri A Dwiwarna dan PT Bank Rakyat                               Government of Indonesia holds Series A Dwiwarna shares
Indonesia (Persero) Tbk sebagai pemegang Saham Seri B.                          and PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk holds Series B
Sejalan dengan perubahan tersebut, status badan hukum                           shares. In line with this change, Pegadaian’s legal status was
Pegadaian menjadi Perusahaan Terbatas (PT) sesuai                               updated to a limited liability company (PT), as stipulated in
Anggaran Dasar berdasarkan Akta No. 15 tanggal 23                               its Articles of Association under Deed No. 15 dated September
September 2021.                                                                 23, 2021.

Sejak tahun 2021, Pegadaian, bersama PT Bank Rakyat                             Since 2021, Pegadaian, together with PT Bank Rakyat
Indonesia (Persero) Tbk dan PT Permodalan Nasional                              Indonesia (Persero) Tbk and PT Permodalan Nasional
Madani (PNM), membentuk unit sinergis dalam satu                                Madani (PNM), has formed a synergistic unit under a single
perusahaan induk bernama Holding Ultra Mikro (UMi).                             holding company named the Ultra Micro (UMi) Holding. The




10                  IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 11
Pembentukan Holding ini bertujuan untuk memperluas                                establishment of this Holding aims to expand service reach,
jangkauan layanan, meningkatkan kualitas pendampingan,                            improve the quality of assistance, and empower ultra micro
dan memberdayakan pelaku usaha ultra mikro secara                                 business operators on a sustainable basis. The integration
berkelanjutan. Integrasi BRI sebagai induk Perusahaan                             of BRI as the parent company together with Pegadaian and
bersama Pegadaian dan PNM memperkuat upaya                                        PNM strengthens the government’s efforts to empower
pemerintah dalam memberdayakan pelaku usaha UMi,                                  UMi business operators, accelerate financial inclusion, and
mempercepat inklusi keuangan, serta memperluas akses                              expand access to sustainable financing.
pembiayaan berkelanjutan.



Identitas Perusahaan [OJK C.2][OJK C.3] [GRI 2-1, 2-6]
Company’s Identity

Nama                                                                               Modal Dasar
                  PT Pegadaian
Name                                                                               Authorized               Rp25.000.000.000.000
                                                                                   Capital
Bidang Usaha      Jasa Keuangan
Business Sector   Financial Services                                               Modal
                                                                                   Ditempatkan
Tanggal
                                                                                   dan Disetor
Pendirian
                  1 April 1901                                                     Penuh                    Rp6.250.000.000.000
Establishment
                                                                                   Issued and
Date
                                                                                   Fully Paid-in
Dasar Hukum       Akta Pendirian No. 01 tanggal 1 April 2012                       Capital
Pendirian         yang dibuat di hadapan Nanda Fauz Iwan,
                                                                                   Kepemilikan              • Pemerintah Republik Indonesia (Saham Seri
Legal Basis of    S.H., M.Kn., Notaris di Jakarta Selatan, dan
                                                                                   Ownership                  A Dwiwarna), 0,00002%
Establishment     kemudian disahkan berdasarkan Keputusan
                                                                                                            • PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
                  Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia
                                                                                                              (Saham Seri B), 99,99998%
                  Republik Indonesia No. AHU-17525.H.01.01
                  tahun 2012 tanggal 4 April 2012 tentang                                                   • Government of the Republic of Indonesia
                  Pengesahan Badan Hukum Perusahaan.                                                          (Series A Dwiwarna Shares): 0.00002%
                  Akta Pendirian mengalami penyempurnaan                                                    • PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
                  dengan perubahan terakhir dengan Akta No.                                                   (Series B Shares): 99.99998%
                  15 Tanggal 23 September 2021 yang dibuat                         Jumlah
                  di hadapan Notaris Nanda Fauz Iwan, S.H.,                        Karyawan
                  M.Kn., berkedudukan di Jakarta, dan telah                                                 12.313 Orang | People
                                                                                   Number of
                  disetujui oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi                       employees
                  Manusia berdasarkan Surat Keputusan No.
                  AHU-0053287.A.H.01.02 Tahun 2021 tanggal                         Kantor Pusat             Jl. Kramat Raya No. 162 Jakarta 10430,
                  29 September 2021.                                               Head Office              Indonesia PO Box 1090
                  The Deed of Establishment No. 01 dated April                                              +62 21 315 5550
                  1, 2012, was drafted before Nanda Fauz Iwan,                                              +62 21 8063 5162
                  S.H., M.Kn., Notary in South Jakarta, and later                                           1500 569
                  ratified based on the Decree of the Minister                                              sekper.pusat@pegadaian.co.id
                  of Law and Human Rights of the Republic of                                                www.pegadaian.co.id
                  Indonesia No. AHU-17525. H.01.01 of 2012 dated                   Media Sosial             Facebook: Pegadaian
                  April 4, 2012, concerning the company’s legal                    Social Media             X: @Pegadaian
                  entity approval. The Deed of Establishment                                                Instagram: Pegadaian_id
                  was amended with the latest changes in Deed                                               YouTube: Pegadaian Official
                  No. 15 dated September 23, 2021, drafted
                  before Notary Nanda Fauz Iwan, S.H., M.Kn.,
                  in Jakarta, and approved by the Minister of
                  Law and Human Rights per Decree No. AHU-
                  0053287. A.H.01.02 of 2021 dated September
                  29, 2021.




                                             Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t                                          11
Page 12
Tentang Pegadaian
Tentang Pegadaian
About Pegadaian
About Pegadaian




12                  IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 13
Visi        [OJK C.1]          The Leader in the Gold
Vision                         Ecosystem and Accelerator
                               of Financial Inclusion


Misi         [OJK C.1]


Mission

Membangun ekosistem emas dan keuangan terbaik dengan                       Building the best gold and financial ecosystem by prioritizing
mengutamakan manfaat dan keuntungan yang optimal bagi                      optimal benefits and profits for all stakeholders through core
seluruh stakeholder untuk menunjang bisnis inti.                           business development.
Mengembangkan varian bisnis baru sebagai pendorong                         Developing new business variants as growth drivers
pertumbuhan yang memberikan value added bagi seluruh                       that provide added value for all stakeholders.
stakeholder.
Memberikan service excellence kepada masyarakat dan                        Delivering service excellence to the community and MSMEs
UMKM dengan fokus:                                                         with a focus on:
a. Bisnis proses yang lebih sederhana dan digital.                         a. Simpler and more digital business processes
b. Jaringan kerja yang produktif dan efisien.                              b. Productive and efficient work networks
c. Teknologi informasi yang handal dan mutakhir                            c. Reliable and advanced information technology;
d. Penerapan prinsip keuangan berkelanjutan dan                            d. Implementation of sustainable finance principles and
   manajemen risiko terbaik.                                                  best risk management practices.
e. Sumber Daya Manusia (SDM) yang profesional berbudaya                    e. Professional human resources with a culture of good
   kinerja.                                                                   performance.




                                      Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t                               13
Page 14
Tentang Pegadaian
About Pegadaian




Budaya Perusahaan [OJK C.1]
Company Culture

Budaya Perusahaan merupakan salah satu landasan                                  Corporate culture is one of the main foundations for realizing
utama dalam mewujudkan visi dan misi Perusahaan. Untuk                           a company’s vision and mission. To ensure these values are
memastikan nilai-nilai tersebut dapat dijalankan secara                          consistently implemented, a strong work culture is needed to
konsisten, diperlukan implementasi budaya kerja yang kuat                        unify ways of thinking, behaving, and acting, both individually
guna menyatukan cara berpikir, bersikap, dan bertindak,                          and as a team. Thus, the implementation of corporate culture
baik secara individu maupun dalam kerja tim. Dengan                              can be aligned with achieving results-oriented business
demikian, penerapan Budaya Perusahaan dapat selaras                              performance (a performance-driven culture). [OJK C.1]
dengan pencapaian kinerja bisnis yang berorientasi pada
hasil (Performance-Driven Culture). [OJK C.1]
PT Pegadaian telah menetapkan Budaya Perusahaan yang                             PT Pegadaian established a Corporate Culture known as the
dikenal dengan nilai-nilai inti “BRILiaN Way”, sebagaimana                       “BRILiaN Ways” core values, as stipulated in Board of Directors
diatur dalam Peraturan Direksi Nomor 115 Tahun 2020                              Regulation Number 115 of 2020 concerning Corporate
tentang Budaya Perusahaan. Penerapan core values                                 Culture. The implementation of the BRILiaN Way core values
AKHLAK merupakan kebijakan Kementerian BUMN yang                                 was a policy of the Ministry of State-Owned Enterprises, as
tertuang dalam Surat Edaran Kementerian BUMN Nomor                               stipulated in Circular Letter of the Ministry of State-Owned
SE-7/MBU/07/2020 tentang Nilai-Nilai Utama (Core Values)                         Enterprises Number SE-7/MBU/07/2020 concerning the Core
Sumber Daya Manusia Badan Usaha Milik Negara.                                    Values of Human Resources in State-Owned Enterprises.

Core values BRILiaN Ways tersebut diselaraskan dan                               These BRILiaN Ways core values were aligned and realized
diwujudkan melalui perilaku kunci insan Pegadaian dalam                          through key behaviors of Pegadaian personnel in carrying out
pelaksanaan tugas dan aktivitas sehari-hari yang dapat                           daily tasks and activities that could be measured to support
diukur untuk mendukung pencapaian kinerja terbaik                                the Company’s achievement of optimal performance. These
Perusahaan. Perilaku kunci ini dijabarkan dalam Pegadaian                        key behaviors were outlined in Pegadaian BRILiaN Ways, as
BRILiaN Ways sebagaimana ditetapkan dalam Surat Edaran                           stipulated in Circular Letter Number 233 of 2023 concerning
Nomor 233 Tahun 2023 tentang Implementasi Pegadaian                              the Implementation of Pegadaian BRILiaN Ways.
BRILiaN Ways.
Pegadaian BRILiaN Ways adalah perilaku kunci Insan                               Pegadaian BRILiaN Ways was the key behavior of Pegadaian
Pegadaian sebagai perwujudan nilai-nilai utama AKHLAK                            personnel as an embodiment of the main values of AKHLAK
yang dapat diukur untuk mendukung pencapaian kinerja                             that could be measured to support the achievement of the
terbaik perusahaan (Performance Driven Culture). Perilaku-                       company’s best performance (performance-driven culture).
perilaku kritikal (critical few behaviours) Pegadaian BRILiaN                    The critical behaviors (critical few behaviors) of Pegadaian
Ways ditetapkan sebanyak empat dari delapan perilaku kunci                       BRILiaN Ways were determined as 4 (four) of the 8 (eight)
Pegadaian BRILiaN Ways yang didasarkan atas pertimbangan                         key behaviors of Pegadaian BRILiaN Ways which were based
perilaku yang memiliki dampak besar terhadap pencapaian                          on considerations of behavior that had a large impact on
tujuan bisnis, short-term result (dampak jangka pendek),                         achieving business goals, short-term results (short-term
actionable (mudah dilaksanakan), highly visible (nyata), dan                     impact), actionable (easy to implement), highly visible (real),
measurable (terukur).                                                            and measurable (measurable).

Pegadaian BRILiaN Ways merupakan perwujudan perilaku                             Pegadaian BRILiaN Ways was a manifestation of the behavior
Insan Pegadaian yang mencerminkan nilai-nilai AKHLAK                             of Pegadaian employees that reflects measurable AKHLAK
yang dapat diukur untuk mendukung pencapaian kinerja                             values to support the achievement of the company’s best
terbaik perusahaan (performance-driven culture). Dari                            performance (performance-driven culture). Of the eight
delapan perilaku kunci yang ditetapkan, dipilih empat                            key behaviors established, four main behaviors (critical few
perilaku utama (critical few behaviours) yang dinilai                            behaviors) were selected to have the most significant impact
memiliki dampak paling signifikan terhadap pencapaian                            on achieving business goals, short-term results, actionable
tujuan bisnis, short-term result (dampak jangka pendek),                         (easy to implement), highly visible (real), and measurable
actionable (mudah dilaksanakan), highly visible (nyata),                         (measurable).
dan measurable (terukur).




14                   IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 15
                                                                                                                           [OJK C.1]




“Menjunjung tinggi        “Bersinergi dan                  “Tanggung jawab                         “Adaptif, inovatif,     “Berempati
profesionalisme,          berkontribusi aktif              penuh terhadap                          dan terbuka             memberikan
etika, dan                untuk mencapai                   pengembangan                            terhadap proses         layanan & solusi
kejujuran dengan          tujuan bersama.”                 people, disiplin                        pembelajaran            yang sesuai
mempertimbangkan                                           dalam eksekusi                          di setiap tahap         dengan kebutuhan
risiko dalam setiap       “Synergize and                   untuk mencapai                          perubahan.”             nasabah.”
tindakan.”                actively contribute              hasil optimal.”
                          to achieve shared                                                        “Adaptive,              “Showing empathy
“Upholding                goals.”                          “Full responsibility                    innovative, and         by providing
professionalism,                                           for people                              open to the learning    services & solutions
ethics, and honesty                                        development,                            process at every        that align with
while considering                                          discipline in                           stage of change.”       customers’ needs.”
risks in every action.”                                    execution to achieve
                                                           optimal results.”



1 Jujur, objektif,        1 Menciptakan                     1 Melaksanakan                         1 Agile, proaktif,      1 Menyediakan
dan bertanggung           keterbukaan                       tugas dengan                           inovatif, dan adaptif   layanan yang
jawab atas tugas,         komunikasi antar                  tanggung jawab                         terhadap setiap         mudah, empatik,
keputusan dan             unit kerja                        dan melakukan                          perubahan               dan berfokus pada
tindakan yang             Creating openness                 perbaikan                              Agile, proactive,       kebutuhan nasabah
dilakukan                 in communication                  berkelanjutan                          innovative, and         Providing services
Honest, objective,        between work units                Carry out duties with                  adaptive to every       that are easy,
and responsible for                                         responsibility and                     change                  empathetic,
the tasks, decisions,     2 Bekerja sama                    perform continuous                                             and focused on
and actions taken         untuk mencapai                    improvement                            2 Memanfaatkan          customers’ needs
                          hasil yang optimal                                                       tantangan sebagai
2 Melaksanakan            dan menciptakan                   2 Disiplin eksekusi                    peluang untuk           2 Menerapkan
pekerjaan dengan          nilai tambah                      dan monitoring                         bertumbuh secara        prinsip perlindungan
profesional dan           Working together                  kinerja untuk hasil                    konsisten               konsumen dan
berdedikasi penuh         to achieve optimal                yang optimal                           Leveraging              pelayanan prima
sesuai dengan etika       results and create                Discipline in                          challenges as           untuk menjaga
Carry out work            added value.                      execution and                          opportunities to        kepercayaan
professionally and                                          performance                            grow consistently       nasabah
with full dedication      3 Bersinergi                      monitoring for                                                 Implementing
in accordance with        dengan pemangku                   optimal results.                       3 Terbuka               the principles of
ethics                    kepentingan untuk                                                        terhadap masukan        consumer protection
                          mencapai tujuan                   3 Berkomitmen                          dan menghargai          and excellent service
3 Sadar risiko            bersama                           untuk                                  keberagaman             to maintain customer
dan patuh pada            Synergize with                    mengembangkan                          Receptive to            trust
peraturan                 stakeholders to                   diri dan tim                           feedback and
Aware of the risks        achieve common                    Committed to                           respectful of           3 Peduli terhadap
and compliant with        goals                             developing oneself                     diversity               masyarakat dan
regulations                                                 and the teamgoals                                              lingkungan
                                                                                                                           Committed to the
                                                                                                                           well-being of the
                                                                                                                           community and the
                                                                                                                           environment




                                          Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t                                       15
Page 16
Tentang Pegadaian
About Pegadaian




Skala Perusahaan [OJK C.3]
Company Scale

Informasi mengenai skala usaha Pegadaian disajikan pada                                Information on the scale of Pegadaian’s business is presented
tabel berikut:                                                                         in the following table:


 Uraian                                    Satuan
                                                                              2025                               2024                            2023
 Description                                unit
 Pendapatan Usaha                 Dalam Jutaan Rupiah
                                                                          89.582.409                         38.615.988                        24.433.794
 Business Revenue                    In IDR Millions
 Total Aset [OJK C.3]             Dalam Jutaan Rupiah
                                                                          151.654.818                        102.616.631                       82.585.431
 Total Assets                        In IDR Millions
 Total Liabilitas [OJK C.3]       Dalam Jutaan Rupiah
                                                                          110.029.582                        66.642.222                        49.949.840
 Total Liabilities                   In IDR Millions
 Total Ekuitas [OJK C.3]          Dalam Jutaan Rupiah
                                                                          41.625.236                         35.974.409                        32.635.591
 Total Equity                        In IDR Millions
 Jumlah Karyawan*
                                           Orang
 [OJK C.3, GRI 2-7]                                                          12.313                             12.530                           13.519
                                           People
 Number of Employees

                                                                 • Pemerintah RI -        • Pemerintah RI dengan   • Pemerintah RI dengan
                                                                   kepemilikan saham Seri   kepemilikan saham Seri   kepemilikan saham Seri
                                                                   A Dwiwarna sebesar       A Dwiwarna sebesar       A Dwiwarna sebesar
                                                                   0,00002%                 0,00002%                 0,00002%
 Nama Pemegang                                                   • BRI dengan             • BRI dengan             • BRI dengan
 Saham dan Persentase                                              kepemilikan saham Seri   kepemilikan saham Seri   kepemilikan saham Seri
 Kepemilikan                              Persen                   B sebesar 99,99998%      B sebesar 99,99998%      B sebesar 99,99998%
 Stakeholders and                         Percent                • Government of the                • Government of the                • Government of the
 Ownership Percentage                                              Republic of Indonesia              Republic of Indonesia              Republic of Indonesia
                                                                   with Series A Dwiwarna             with Series A Dwiwarna             with Series A Dwiwarna
                                                                   shares ownership of                shares ownership of                shares ownership of
                                                                   0.00002%                           0.00002%                           0.00002%
                                                                 • BRI with Series B shares         • BRI with Series B shares         • BRI with Series B shares
                                                                   ownership of 99.99998%             ownership of 99.99998%             ownership of 99.99998%

 Jumlah Unit Kerja yang
 Beroperasi
                                           Outlet                             4.717                              4.729                           4.720
 Number of Operating
 Work Units
                                                                 • 4 Bisnis Gadai                   • 4 Bisnis Gadai                   • 4 Bisnis Gadai
                                                                 • 3 Bisnis Kredit Mikro            • 3 Bisnis Kredit Mikro            • 3 Bisnis Kredit Mikro
                                                                   Fidusia                            Fidusia                            Fidusia
                                                                 • 4 Bisnis Syariah                 • 4 Bisnis Syariah                 • 4 Bisnis Syariah
 Jumlah Produk dan                                               • 1 Pembiayaan Emas                • 1 Pembiayaan Emas                • 1 Pembiayaan Emas
 Jasa                                                            • 9 Bisnis Jasa Lainnya            • 9 Bisnis Jasa Lainnya            • 9 Bisnis Jasa Lainnya
                                    Unit Produk/Jasa
 Number of Products                                              • 4 Pawning Businesses             • 4 Pawning Businesses             • 4 Pawning Businesses
                                   Product/Service Unit
 and Services                                                    • 3 Fiduciary Micro Credit         • 3 Fiduciary Micro Credit         • 3 Fiduciary Micro Credit
                                                                   Businesses                         Businesses                         Businesses
                                                                 • 4 Sharia Business                • 4 Sharia Business                • 4 Sharia Business
                                                                 • 1 Gold Financing                 • 1 Gold Financing                 • 1 Gold Financing
                                                                 • 9 Other Service                  • 9 Other Service                  • 9 Other Service
                                                                   Businesses                         Businesses                         Businesses

Catatan | Notes:
*Restatement jumlah karyawan tahun 2024 karena laporan keberlanjutan sebelumnya memasukan angka jumlah karyawan beserta Direksi
*Restatement of the total number of employees in 2024 because the previous sustainability report includes the total number of employees and Directors.




16                         IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 17
DNA Pegadaian: Akses Mudah, Cepat, Aman,                                            Pegadaian DNA: Easy, Fast, Safe, and Reliable
dan Terpercaya                                                                      Access
Sebagai bagian dari Holding Ultra Mikro (UMi), Pegadaian                            As part of the Ultra Micro (UMi) Holding, Pegadaian provides
menyediakan produk dan layanan keuangan yang lengkap,                               comprehensive, integrated financial products and services
terintegrasi, dan disesuaikan dengan kebutuhan pelaku                               tailored to the needs of business operators, including the
usaha, termasuk segmen ultra mikro. Dengan layanan                                  ultra micro segment. With services that are easy to access,
yang mudah diakses, cepat, aman, dan terpercaya,                                    fast, safe, and reliable, Pegadaian is committed to reaching
Pegadaian berkomitmen menjangkau seluruh lapisan                                    all segments of society, promoting inclusivity, and supporting
masyarakat, mendorong inklusivitas, serta mendukung                                 the acceleration of business growth through sustainable
percepatan pertumbuhan usaha melalui pendampingan                                   assistance, so that ultra micro, micro, and small businesses
yang berkelanjutan, sehingga usaha ultra mikro, mikro,                              can increase their capacity and move up to the next level.
dan kecil dapat meningkat kapasitasnya dan naik kelas.


Model Bisnis Pegadaian
Pegadaian Business Model
Pegadaian menjalankan kegiatan usaha dengan tujuan                                  Pegadaian conducts business activities with the objective of
untuk menyalurkan pinjaman melalui usaha pergadaian,                                disbursing loans through pawn services, both conventionally
baik secara konvensional maupun berdasarkan prinsip                                 and based on sharia principles. These activities are supported
syariah. Kegiatan ini didukung oleh pemanfaatan Teknologi                           by the utilization of Information Technology, digital and non-
Informasi, platform digital maupun non-digital, serta                               digital platforms, as well as the optimization of the Company’s
optimalisasi sumber daya Perusahaan untuk menghadirkan                              resources to deliver high-quality and competitive services in
layanan berkualitas tinggi dan berdaya saing guna                                   order to increase the Company’s value.
meningkatkan nilai Perusahaan.


Produk, Layanan, dan Kegiatan Usaha yang Dijalankan [OJK C.4, GRI 2-6]
Products, Services, and Business Activities

Untuk mencapai tujuan tersebut, Pegadaian melaksanakan                              To achieve these objectives, Pegadaian carries out its main
kegiatan usaha utama dan kegiatan usaha lain melalui                                business activities and other business activities through the
berbagai lini bisnis berikut:                                                       following business lines:


Kegiatan Usaha Berdasarkan Anggaran Dasar                  Pelaksanaan Kegiatan Usaha Sesuai Anggaran Dasar
Business Activities Based on the Articles of               Implementation of Business Activities in Accordance with
Association                                                the Articles of Association
                                                          • Melaksanakan kegiatan Layanan Jasa taksiran untuk perhiasan emas berlian
Pelayanan jasa taksiran dan sertifikasinya terhadap         dan emas Batangan.
barang berharga.                                          • Menyediakan Layanan Laboratorium Gemologi untuk pengujian batu mulia dan
The provision of appraisal services and its certification   logam mulia.
for valuables.                                            • Carry out Appraisal Service activities for diamond gold jewelry and gold bullion.
                                                          • Provide Gemology Laboratory Services for testing gemstones and precious metals.
Kegiatan yang memberikan pendapatan berdasarkan Melaksanakan kegiatan layanan jasa payment, transaksi uang elektronik, fee
komisi (fee-based income) sepanjang tidak                 asuransi LKM/Si pintar, dan pendapatan remittance.
bertentangan dengan peraturan perundang-                  Carry out payment service activities, electronic money transactions, LKM/Si Pintar
undangan di bidang jasa keuangan.                         insurance fees, and remittance income.
Activities that generate commission-based income
(fee-based income), insofar as they do not conflict with
the prevailing laws and regulations in the financial
services sector.
                                                          • Melakukan kegiatan pelayanan berbasis digital lending sesuai dengan
                                                            persetujuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Kegiatan usaha lainnya dengan persetujuan Otoritas
                                                          • Melakukan kegiatan bullion services, yang meliputi pemberian pinjaman modal
Jasa Keuangan (OJK).
                                                            kerja dalam bentuk emas dan perdagangan emas.
Other business activities with the approval of the
                                                          • Conduct digital lending–based service activities in accordance with the approval of
Financial Services Authority (OJK).
                                                            the Financial Services Authority (OJK).
                                                          • Conduct bullion services activities, which include the provision of working capital
                                                            loans in the form of gold and gold trading.
                                                          Melakukan kerjasama penyewaan aset milik Pegadaian berupa tanah dan
Optimalisasi pemanfaatan sumber daya Perusahaan.
                                                          bangunan.
Optimization of the utilization of the Company’s
                                                          Enter into cooperation arrangements for the leasing of Pegadaian-owned assets in
resources.
                                                          the form of land and buildings.


                                               Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t                                17
Page 18
Tentang Pegadaian
About Pegadaian




Adapun produk dan jasa unggulan Pegadaian terbagi                                     Pegadaian’s flagship products and services are divided five
menjadi lima Lini Bisnis, yaitu Bisnis Gadai, Bisnis Kredit                           Business Lines, namely the Pawn Business, Micro Credit
Mikro Fidusia, Bisnis Syariah, Bisnis Pembiayaan Emas, dan                            with Fiduciary Business, Sharia Business, Gold Financing
Bisnis Jasa Lainnya.                                                                  Business, and Other Services Business


                                                                     Lima Lini Bisnis                       Skim Penjualan & Peruntukan
                                                                     Five lines Business                    Sales and Application
                                                                     Gadai                                  Produktif/Konsumtif
                                                                     Pawn                                   Productive/Comsumptive
                                                                     Kredit Mikro Fidusia                   Produktif/Konsumtif
 Layanan Pegadaian                                                   Fiduciary Micro Credit                 Productive/Comsumptive
 Pegadaian’s Services                                                Syariah                                Produktif/Konsumtif
                                                                     Sharia                                 Productive/Comsumptive
                                                                     Pembiayaan Emas                        Investasi
                                                                     Gold Financing                         Investment
                                                                     Bisnis Jasa Lainnya                    Remittance, Payment, Optimalisasi Aset
                                                                     Other Service Business                 Remittance, Payment, Asset Optimization


Produk dan jasa unggulan yang dimiliki Pegadaian antara                               Pegadaian’s flagship products and services include, among
lain:                                                                                 others:

 Jenis Produk                                                                           Nama Produk
 Product Type                                                                           Product Name
                            • Pegadaian Kredit Cepat Aman (KCA)                                   • Pegadaian Kredit Cepat Aman (KCA)
 Bisnis Gadai               • Pegadaian Kredit Angsuran Sistem Gadai (KRASIDA)                    • Pegadaian Kredit Angsuran Sistem Gadai (KRASIDA)
 Pawning Businesses         • Pegadaian Gadai Efek                                                • Pegadaian Securities Pawn
                            • Pegadaian Gadai Titipan Emas Fisik                                  • Pegadaian Physical Gold Deposit Pawn
 Bisnis Kredit Mikro        • Pegadaian Kredit Angsuran Sistem Fidusia (KREASI)                   • Pegadaian Kredit Angsuran Sistem Fidusia (KREASI)
 Fidusia                    • Pegadaian Kredit Serba Guna (KRESNA)                                • Pegadaian Kredit Serba Guna (KRESNA)
 Fiduciary Micro Credit     • Digital Lending                                                     • Digital Lending
 Businesses
                            • Pegadaian Rahn                                                      • Pegadaian Rahn
                            • Pegadaian Rahn Tasjily Tanah                                        • Pegadaian Rahn Tasjily Tanah
 Bisnis Syariah
                            • Pegadaian Arrum                                                     • Pegadaian Arrum
 Sharia Business
                              (Ar Rahn untuk Usaha Mikro/Kecil)                                     (Ar Rahn untuk Usaha Mikro/Kecil)
                            • Pegadaian Amanah Pembiayaan                                         • Pegadaian Amanah Pembiayaan
 Penyaluran Pinjaman
 Kepemilikan Emas
                            Penyaluran Uang Pinjaman dari transaksi Gadai                         Loan Disbursement from Pawning Transactions with
 Batangan
                            dengan Barang Jaminan Emas                                            Gold Collateral
 Gold Ownership Loan
 Disbursement
                            • Pegadaian Properti                                                  • Pegadaian Property
                            • Pegadaian Jasa Pembayaran Online                                    • Pegadaian Online Payment Services
                              (Multi Payment Online)                                                (Multi Payment Online)
                            • Pegadaian Remittance (Jasa Pengiriman Uang)                         • Pegadaian Remittance (Money Transfer Services)
 Bisnis Jasa Lainnya        • Pegadaian Jasa Taksiran                                             • Pegadaian Appraisal Services
 Other Service              • Pegadaian Jasa Titipan                                              • Pegadaian Custody Services
 Businesses                 • Pegadaian G-Lab                                                     • Pegadaian G-Lab
                            • Pegadaian Titipan Emas Fisik                                        • Pegadaian Gold Deposit Services
                            • Pegadaian Tabungan Emas                                             • Pegadaian Gold Savings
                            • Pegadaian Bullion Services                                          • Pegadaian Bullion Services



Seluruh produk dan layanan yang diberikan oleh Pegadaian                              All products and services provided by Pegadaian to our
kepada nasabah telah melalui proses persetujuan,                                      customers have undergone approval, supervision, and
pengawasan, dan evaluasi secara berkala oleh Otoritas                                 periodic evaluation by the Indonesia’s Financial Services
Jasa Keuangan (OJK) untuk memastikan keamanan dan                                     Authority to ensure their safety and relevance to customer
relevansi bagi nasabah. Informasi lengkap mengenai                                    needs. Further information on the Company’s products and
produk dan jasa Perusahaan dapat dilihat pada Bab                                     services can be found in the Company Profile section of
Profil Perusahaan Laporan Tahunan Pegadaian 2025.                                     Pegadaian’s 2025 Annual Report. [GRI 3-3] [GRI 416-1]
[GRI 3-3] [GRI 416-1]


18                        IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 19
Wilayah Operasional [OJK C.3, GRI 2-1]                                                 Operational Area [OJK C.3, GRI 2-1]

Pegadaian beroperasi di seluruh wilayah Negara Kesatuan                                Pegadaian operates throughout the territory of the Unitary
Republik Indonesia dan terus berupaya memberikan                                       State of the Republic of Indonesia and continues to strive to
layanan terbaik melalui jaringan operasional yang dimiliki.                            provide the best services through its operational network.
Jaringan layanan Pegadaian tersebar di berbagai provinsi                               Pegadaian’s service network is spread across various
dan daerah di Indonesia. Informasi lengkap mengenai                                    provinces and regions in Indonesia. Complete information on
lokasi kantor wilayah, kantor area, kantor cabang, serta                               the locations of regional offices, area offices, branch offices,
unit pelayanan cabang dapat dilihat pada bagian Profil                                 and branch service units can be found in the Company Profile
Perusahaan dalam Laporan Tahunan 2025.                                                 section of the 2025 Annual Report.




     Jaringan Layanan
     Service Network                                                                                                               4.717
                                                                                                                               Outlet yang terdiri dari:
                                                                                                                                Outlet consisting of:


                        1
                  Kantor Pusat
                                                                                                                      642
                                                                                                                      Kantor
                                                                                                                                     3.438
                                                                                                                                     Kantor Unit Pelayanan
                   Head Office                                                                                        Cabang         Cabang/Syariah
                                                                                                                      Branch         Branch/Sharia Service
                                                                                                                      Offices        Units


              12
         Kantor Wilayah                                                                                                              637
         Regional Office                                                                                                     Co-location Sentra Layanan
                                                                                                                               Ultra Mikro (SENYUM)
                                                                                                                              Ultra Micro Service Center

                            61
                                                                                                                               Co-location (SENYUM)



                                                                                                                                 65.762
                         Kantor Area
                         Area Offices
                                                                                                                                  Agen Pegadaian*
                                                                                                                                  Pegadaian Agents




                                                                 Jenis Kantor
                                                                                                                      2025            2024           2023
                                                                 Type of Office
                                                                 Kantor Pusat
                                                                                                                        1                1             1
                                                                 Head Office
                                                                 Kantor Wilayah
                                                                                                                        12              12             12
                                                                 Regional Office
                                                                 Kantor Area
                                                                                                                        61              61             61
                                                                 Area Office
                                                                 Outlet (a+b+c)
                                                                                                                      4.717           4.729          4.720
                                                                 Outlet (a+b+c)
                                                                  • Kantor Cabang (a)
                                                                                                                       642             642            642
                                                                 		 Branch Office (a)
                                                                   • Co-Location (b)                                   637             637            628
                                                                   • Kantor Unit Pelayanan Cabang (c)
                                                                                                                      3.438           3.450          3.450
                                                                   		 Branch Service Unit Office (c)
                                                                 Agen Aktif
                                                                                                                      65.762          78.436        71.906
                                                                 Active Agent

                                                                 Total                                                70.553         83.239         76.700


      *Catatan: Merupakan agen aktif Pegadaian di luar SENYUM Mobile, dengan jumlah agen yang telah melalui
      proses cleansing (tidak termasuk agen yang tidak memiliki transaksi dalam satu tahun terakhir).
      *Note: These are active Pegadaian agents outside of SENYUM Mobile, with the number of agents having been through the cleansing
      process (excluding agents who have not had any transactions in the past year).
                                                  Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t                                          19
Page 20
Tentang Pegadaian
About Pegadaian




Peran Strategis dalam Ekosistem Holding UMi                                      Strategic Role in the UMi Holding Ecosystem

Holding UMi menerapkan konsep pemberdayaan yang                                  The UMi Holding applies a comprehensive empowerment
komprehensif melalui Ultra Micro Business Journey, yang                          concept through the Ultra Micro Business Journey, which is
dirancang untuk meningkatkan kapasitas usaha pelaku UMi                          designed to increase the business capacity of UMi business
sehingga mampu naik kelas. Pada tahap pemberdayaan,                              operators so that they can move up to the next level. At the
PNM dan BRI memberikan pendampingan kepada nasabah                               empowerment stage, PNM and BRI provide assistance to
ultra mikro, terutama perempuan, yang sebelumnya belum                           ultra micro customers, especially women, who previously had
tersentuh layanan perbankan.                                                     not been reached by banking services.

Pada tahap integrasi, Pegadaian dan BRI menyediakan                              At the integration stage, Pegadaian and BRI provide financing
produk pembiayaan dan layanan keuangan bagi mereka                               products and financial services for those who are ready to
yang telah siap menjadi nasabah bank. Pendekatan                                 become bank customers. This sustainable empowerment
pemberdayaan yang berkelanjutan ini mendorong                                    approach encourages improvements in customer status
peningkatan status dan kapasitas nasabah melalui                                 and capacity through various products and services, such as
berbagai produk dan layanan, seperti Senyum Mobile,                              Senyum Mobile, Simpedes UMi, gold savings, gold pawning,
Simpedes UMi, tabungan emas, gadai emas, kredit BRI,                             BRI credit, and PNM Mekaar. This initiative directly supports
dan PNM Mekaar. Inisiatif ini secara langsung mendukung                          the achievement of the Sustainable Development Goals
pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs),                                 (SDGs), particularly SDG 1 (No Poverty) and SDG 8 (Decent
khususnya SDG 1 (No Poverty) dan SDG 8 (Decent Work and                          Work and Economic Growth).
Economic Growth).




           Pemberdayaan
           Kelompok Usaha
           Ultra Mikro
           Empowerment
           of Ultra Micro
           Business Groups




  Pemberdayaan masyarakat oleh              Integrasi nasabah ke dalam ekosistem                          Peningkatan tingkat layanan pembiayaan
  PNM yang bertujuan membangun              layanan yang lebih luas melalui pemanfaatan                   di mana nasabah didorong untuk naik kelas
  kapasitas nasabah agar mampu              berbagai produk dan fasilitas keuangan yang                   menuju akses pembiayaan mikro yang lebih
  menjadi pelaku usaha mandiri.             disediakan oleh BRI dan Pegadaian.                            tinggi melalui program-program BRI.
  Community empowerment by                  Integrating customers into a broader service                  Increased service levels in relation to
  PNM, which aims to build customer         ecosystem through utilizing various financial                 financing, where customers are encouraged to
  capacity so that they can become          products or facilities provided by BRI and                    move up to higher levels in micro-financing
  independent entrepreneurs.                Pegadaian.                                                    through BRI programs.




20                   IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 21
Value Creation Model Pegadaian                                                   Pegadaian Value Creation Model

Sebagai bagian dari Holding Ultra Mikro (UMi), Pegadaian                         As part of the Ultra Micro (UMi) Holding, Pegadaian plays a
berperan strategis dalam menciptakan nilai ekonomi, sosial,                      strategic role in creating economic, social, and environmental
dan lingkungan bagi masyarakat, khususnya bagi pelaku                            value for the public, particularly for ultra micro, micro, and
usaha ultra mikro, mikro, dan kecil. Value creation model                        small business operators. Pegadaian’s value creation model
Pegadaian dapat dijelaskan melalui empat elemen utama:                           can be explained through four main elements:




                        • Modal dari negara melalui kepemilikan saham dalam Perusahaan.
                        • Sumber daya manusia yang kompeten dan berpengalaman di bidang keuangan.
                        • Teknologi informasi dan platform digital yang mendukung layanan keuangan inklusif.
                        • Jaringan layanan yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia, termasuk kantor cabang, unit layanan,
                          dan agen digital.
                        • Capital from the state through share ownership in the Company.
         Input          • Competent and experienced human resources in the financial sector.
    (Sumber Daya)       • Information technology and digital platforms that support inclusive financial services.
   Input (Resources)    • A service network spread throughout Indonesia, including branch offices, service units, and digital agents.

                        • Menyediakan layanan gadai konvensional dan syariah, pembiayaan, tabungan emas, dan
                          layanan keuangan lainnya.
                        • Menjalin sinergi dalam Holding UMi bersama BRI dan PNM untuk memperluas jangkauan layanan,
                          memperkuat pendampingan usaha, dan memberdayakan pelaku usaha ultra mikro secara berkelanjutan.
                        • Melaksanakan program pemberdayaan, seperti Ultra Micro Business Journey, untuk meningkatkan
                          kapasitas usaha nasabah dan mendukung mereka naik kelas.
                        • Menjalin kemitraan dengan pemasok lokal, entitas anak, dan entitas asosiasi untuk mendukung
                          operasional dan layanan.
                        • Provide conventional and sharia pawn services, financing, gold savings, and other financial services.
   Proses (Kegiatan     • Build synergy within the UMi Holding together with BRI and PNM to expand service reach, strengthen business
  Bisnis dan Sinergi)     assistance, and empower ultra micro business operators on a sustainable basis.
  Process (Business     • Implement empowerment programs, such as the Ultra Micro Business Journey, to increase customers’ business
     Activities and       capacity and support them in moving up to the next level.
       Synergy)         • Establish partnerships with local suppliers, subsidiaries, and associates to support operations and services.


                        • Produk dan layanan keuangan terintegrasi dan mudah diakses, termasuk pinjaman, tabungan, investasi,
                          pembiayaan mikro, dan layanan digital.
                        • Jaringan layanan yang tersebar secara luas, memungkinkan inklusi keuangan bagi masyarakat yang
                          sebelumnya kurang terlayani.
                        • Pelatihan dan pendampingan bagi pelaku usaha ultra mikro, khususnya perempuan dan pekerja informal.
                        • Integrated and easily accessible financial products and services, including loans, savings, investment, micro
        Output            financing, and digital services.
     (Produk dan        • A widely distributed service network, enabling financial inclusion for communities that were previously
       Layanan)           underserved.
   Output (Products     • Training and assistance for ultra micro business operators, particularly women and informal workers.
    and Services)
                        • Ekonomi: peningkatan kapasitas usaha ultra mikro, naik kelas menjadi usaha mikro dan kecil, serta
                          peningkatan inklusi keuangan nasional.
                        • Sosial: pemberdayaan masyarakat, peningkatan kesejahteraan, dan penciptaan kesempatan kerja
                          di segmen ultra mikro.
                        • Lingkungan dan keberlanjutan: dukungan terhadap pembiayaan berkelanjutan dan inklusi keuangan
                          yang selaras dengan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 1 (No Poverty) dan
                          SDG 8 (Decent Work and Economic Growth).
                        • Economic: increased capacity of ultra micro businesses, moving up to become micro and small businesses,
   Outcome/Impact         and increased national financial inclusion.
  (Manfaat dan Nilai    • Social: community empowerment, improved welfare, and the creation of employment opportunities in
   yang Dihasilkan)       the ultra-micro segment.
   Outcome/Impact       • Environment and sustainability: support for sustainable financing and financial inclusion aligned with
  (Benefits and Value     the Sustainable Development Goals (SDGs), particularly SDG 1 (No Poverty) and SDG 8 (Decent Work and
      Generated)          Economic Growth).




                                             Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t                              21
Page 22
Tentang Pegadaian
About Pegadaian




Rantai Pasok dan Relasi Bisnis Lainnya [GRI 2-6]                                   Supply Chain and Other Business Relationships [GRI 2-6]

Dalam menjalankan aktivitas bisnis, Pegadaian bekerja sama                         In conducting our businesses, Pegadaian works with various
dengan berbagai mitra dan pemasok yang menyediakan                                 partners and suppliers, who provide us needed goods and
barang dan jasa yang dibutuhkan. Jenis mitra/pemasok yang                          services. These partners/suppliers include goods suppliers,
dilibatkan mencakup penyedia barang, jasa lainnya, teknologi                       other service providers, information technology (IT) providers,
informasi (TI), serta jasa konstruksi. Pada tahun 2025, mitra/                     and construction service providers. In 2025, Pagadaian’s
pemasok Pegadaian didominasi oleh pemasok lokal sebagai                            partners/suppliers are dominated by local suppliers as a part
wujud komitmen Perseroan dalam mendorong pertumbuhan                               of the Company’s commitment in promoting national economic
ekonomi nasional serta memperkuat ketahanan rantai pasok                           growth and strengthening domestic supply chain resilience.
domestik. Sepanjang periode pelaporan, Pegadaian menjalin                          Throughout this reporting period, Pegadaian has collaborated
kerja sama dengan 1.730 mitra/pemasok lokal, sementara                             with 1,730 local partners/suppliers, in contrast to only 1
keterlibatan pemasok internasional tercatat hanya sebanyak                         international partner/supplier. Likewise, the Company also
1 mitra/pemasok. Selain itu, Perseroan juga melakukan                              collaborates with subsidiaries and associated entities. These
kolaborasi dengan entitas anak dan entitas asosiasi. Sinergi                       synergies are implemented through the following activities:
tersebut dilaksanakan melalui kegiatan berikut:


              Nama Entitas                                                                        Sinergi
              Entity Names                                                                        Synergy

 Entitas Anak
 Subsidiaries

                                          Perusahaan yang bergerak di bidang perdagangan emas batangan, perdagangan perhiasan, dan
 PT Pegadaian Galeri Dua Empat           perdagangan batu mulia.
                                          A company engaged in gold bullion trading, jewelry trading, and gemstone trading.

 Entitas Asosiasi
 Associates

                                          Perusahaan yang bergerak di bidang biro kredit swasta dan menyediakan layanan Credit Scoring
                                          Report, yaitu laporan komprehensif mengenai identitas debitur dan profil perkreditan. Selain itu,
                                          Perusahaan juga menawarkan layanan Credit and Fraud Alerts, berupa notifikasi otomatis terkait
                                          perubahan profil kredit debitur, termasuk indikasi potensi kecurangan (fraud).
 PT Pefindo Biro Kredit
                                          The company operates in the private credit bureau sector and provides Credit Scoring Reports,
                                          comprehensive reports on a borrower’s identity and credit profile. In addition, the company offers
                                          Credit and Fraud Alerts, automated notifications of changes to a borrower’s credit profile, including
                                          potential fraud indicators.




Keanggotaan Asosiasi [OJK C.5, GRI 2-28]
Association Memberships
Pegadaian berperan aktif dalam berbagai asosiasi yang                              Pegadaian plays an active role in various relevant associations
relevan untuk mendukung kegiatan usaha Perusahaan.                                 to support the Company’s business activities. Pegadaian
Pegadaian meyakini bahwa partisipasi dalam asosiasi-asosiasi                       believes that participation in these associations increases the
tersebut meningkatkan manfaat jaringan, memperluas akses                           benefits of networking, expands access to information related
informasi terkait perkembangan pengelolaan bisnis, serta                           to developments in business management, and serves as a
menjadi sarana untuk menyuarakan aspirasi para pemangku                            forum to voice the aspirations of stakeholders. The following
kepentingan. Berikut adalah daftar asosiasi yang diikuti                           is a list of associations joined by Pegadaian up to the reporting
Pegadaian hingga periode pelaporan:                                                period:




22                     IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 23
                                                      Lingkup (Nasional/
                Nama Organisasi                          Internasional)                                   Peran dan Kontribusi Pegadaian
               Organization Name                       Scope (National/                                  Pegadaian’s Role and Contribution
                                                         International)
                                                                                      Sebagai leader dan inisiator Asosiasi Perkumpulan
                                                                                      Perusahaan Gadai di Indonesia, telah mendapatkan
                                                                                      persetujuan OJK sesuai surat Deputi Komisioner Pengawasan
                                                                                      IKNB II Nomor S-75/NB.2/2017 tanggal 7 Februari 2017 dan
                                                                                      izin dari Menteri BUMN selaku pemegang saham melalui
 Perkumpulan Perusahaan Gadai Indonesia                                               dengan surat Nomor S-345/MBU/06/2017 tanggal 9 Juni 2017.
                                                             Nasional
 Indonesian Pawnshop Companies
                                                             National                 As the leader and initiator of the Association of Pawn
 Association
                                                                                      Companies in Indonesia and has obtained OJK approval
                                                                                      according to the letter of the Deputy Commissioner for
                                                                                      Supervision of IKNB II No. S-75/ NB.2/2017 dated February 7,
                                                                                      2017 and permission from the Minister of BUMN as the GMS
                                                                                      issued with letter No. S-345 /MBU/06/dated June 9, 2017
 Forum Human Capital Indonesia                               Nasional                 Anggota FHCI BUMN
 Human Capital Indonesia Forum                               National                 Member of FHCI SOEs
 Forum Humas BUMN                                            Nasional                 Anggota FH BUMN
 SOEs’ Public Relation Forum                                 National                 Member of PRF SOEs
 Forum Teknologi Informasi BUMN                              Nasional                 Anggota FORTI BUMN
 SOEs’ Information Technology Forum                          National                 Member of FORTI SOEs
 Asosiasi Emiten Indonesia                                   Nasional                 Anggota AEI
 Indonesian Issuers Forum                                    National                 Member of AEI
 Perkumpulan Wakil Manajer Investasi Indonesia
                                                             Nasional                 Anggota PWMII untuk produk Gadai Efek
 Indonesian Investment Deputy Manager
                                                             National                 Member of PWMII for Securities Pawn Product
 Association
 Forum Komunikasi Satuan Pengawasan Internal                 Nasional                 Anggota FKSPI
 Internal Supervision Unit Communication Forum               National                 Member of FKSPI
 Forum TJSL BUMN                                             Nasional                 Anggota TJSL BUMN
 Forum TJSL BUMN                                             National                 Member of TJSL BUMN
 Indonesian Corporate Counsel Association                    Nasional                 Anggota ICCA
 Indonesian Corporate Counsel Association                    National                 Member of ICCA




Hingga tahun 2025, Pegadaian belum menjadi anggota                               As of 2025, Pegadaian has not yet become a member of the
asosiasi internasional United Nations Global Compact                             international association United Nations Global Compact
(UNGC). Namun demikian, induk perusahaan Pegadaian,                              (UNGC). However, Pegadaian’s parent company, PT Bank
yaitu PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, telah                              Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, has been registered as a
terdaftar sebagai anggota UNGC.                                                  member of the UNGC.




Perubahan Perusahaan yang Bersifat Signifikan
pada Organisasi [OJK C.6, GRI 2-6]
Significant Company Changes to the Organization

Selama tahun 2025, tidak terdapat perubahan signifikan                          During 2025, there were no significant changes in the
pada Perusahaan.                                                                Company.




                                            Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t                                        23
Page 24
Tentang Pegadaian
About Pegadaian




     Penghargaan
     Awards
                                                                                  ICCA AWARD 2025
                                                                                  Indonesia Contact Center Association
                                                                                  Predikat
                                                                                  • Platinum, kategori The Best Agent Digital Social Media (Publik)
                                                                                  • Platinum, kategori The Best Agent Digital Email (Publik)
                                                                                  • Gold, kategori The Best Cost Management
                                                                                  • Gold kategori The Best Digital Innovation
                                                                                  • Gold, kategori The Best Employee Engagement
                                                                                  • Bronze, kategori The Best Quality Assurance Digital
                                                                                  • Bronze, kategori The Best Agent Inbound Publik
                                                                                  • Bronze, kategori The Best of The Best Agent Voice
                                                                                  • Bronze, kategori The Best Customer Service Video
                                                                                  ICCA AWARD 2025
                                                                                  Indonesia Contact Center Association
                                                                                  Award Level
                                                                                  • Platinum, category: The Best Agent Digital Social Media (Public)
                                                                                  • Platinum, category: The Best Agent Digital Email (Public)
                                                                                  • Gold, category: The Best Cost Management
                                                                                  • Gold, category: The Best Digital Innovation
                                                                                  • Gold, category: The Best Employee Engagement
                                                                                  • Bronze, category: The Best Quality Assurance Digital
                                                                                  • Bronze, category: The Best Agent Inbound (Public)
                                                                                  • Bronze, category: The Best of The Best Agent Voice
                                                                                  • Bronze, category: The Best Customer Service Video




      WOMEN’S INSPIRATION AWARDS 2025                                                    SERVICE QUALITY AWARD 2025
      iNews Media Group                                                                  Frontier Consulting Group
      Predikat                                                                           Predikat
      Kategori Women in Business Leadership,                                             Apresiasi atas komitmen Pegadaian dalam memberikan
      subkategori Creating Indonesia’s First Gold Bank                                   pelayanan terbaik kepada nasabah
      WOMEN’S INSPIRATION AWARDS 2025                                                    SERVICE QUALITY AWARD 2025
      iNews Media Group                                                                  Frontier Consulting Group
      Award Level                                                                        Award Level
      Category: Women in Business Leadership,                                            Appreciation for Pegadaian’s commitment to providing the
      subcategory: Creating Indonesia’s First Gold Bank                                  best service to customers




                                                              INDONESIA’S IN-HOUSE COUNSEL AWARDS 2025
                                                              Hukumonline, Indonesian Corporate Counsel Association (ICCA),
                                                              Asia Pacific Corporate Counsel Alliance (APCCA)
                                                              Predikat: Indonesia’s Most Innovative In-House Counsel Team
                                                              2025 – Non-Bank Financial Services
                                                              INDONESIA’S IN-HOUSE COUNSEL AWARDS 2025
                                                              Hukumonline, Indonesian Corporate Counsel Association (ICCA),
                                                              Asia Pacific Corporate Counsel Alliance (APCCA)
                                                              Award Level: Indonesia’s Most Innovative In-House Counsel Team
                                                              2025 – Non-Bank Financial Services




24                      IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 25
                                                         INDONESIA REGULATORY COMPLIANCE AWARDS 2025
                                                         Hukumonline
                                                         Predikat: Diamond – Most Strategic Enterprise in Regulatory
                                                         Compliance, kategori Financial Services Non-Bank
                                                         INDONESIA REGULATORY COMPLIANCE AWARDS 2025
                                                         Hukumonline
                                                         Award Level: Diamond – Most Strategic Enterprise in Regulatory
                                                         Compliance, category: Financial Services (Non-Bank)




       CORPORATE GOVERNANCE PERCEPTION INDEX
       (CGPI) AWARD 2025                                                                           HARI ANTIKORUPSI SEDUNIA (HAKORDIA) 2025
       The Indonesian Institute for Corporate Governance (IICG),                                   Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)
       Majalah SWA                                                                                 Predikat: 10 besar instansi terbaik hasil penilaian Unit
       Predikat: Most Trusted Company                                                              Pengendalian Gratifikasi (UPG)
       CORPORATE GOVERNANCE PERCEPTION INDEX                                                       WORLD ANTI-CORRUPTION DAY (HAKORDIA) 2025
       (CGPI) AWARD 2025                                                                           Corruption Eradication Commission (KPK)
       The Indonesian Institute for Corporate Governance (IICG),                                   Award Level: Top 10 best agencies based on the
       SWA magazine                                                                                assessment of the Gratification Control Unit (UPG)
       Award Level: Most Trusted Company




                                       INDONESIA BEST FINANCIAL AWARDS 2025
                                       Majalah SWA
                                       Predikat: Best Brand Popularity In Special Financing Category

                                       INDONESIA BEST FINANCIAL AWARDS 2025
                                       SWA magazine
                                       Award Level: Best Brand Popularity In Special Financing Category




Catatan | Note :
Untuk daftar lengkap penghargaan yang kami dapatkan selama tahun
pelaporan ini, silakan merujuk ke Laporan Tahunan Pegadaian 2025.
For complete list of our awards during the reporting year, please refer to
Pegadaian Annual Report 2025




                                                       Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t                                      25
Page 26
Tentang Pegadaian
About Pegadaian




             Sertifikasi
             Certification




             ISO 27001:2022                                      Sertifikat Penghargaan Sistem Manajemen               Sertifikasi Sistem Business Continuity
             Sertifikat Sistem Manajemen                         Keselamatan dan Kesehatan Kerja                       Management System ISO 22301:2019
             Keamanan Informasi (SMKI)                           13 Mei 2022 – 12 Mei 2025                             16 Agustus 2022 – 15 Agustus 2025
             23 September 2025 - 22 September 2028               Kementerian Ketenagakerjaan                           Kantor Wilayah VIII Jakarta 1
             British Standards Institution (BSI)                 Republik Indonesia                                    British Standards Institution (BSI)

             Information Security Management System              Occupational Safety and Health Management             Business Continuity Management
             Certificate (ISMS)                                  System Award Certificate                              System Certification ISO 22301:2019
             September 23, 2025 - September 22, 2028             May 13, 2022 – May 12, 2025                           August 18, 2022 – August 15, 2025
             British Standards Institution (BSI)                 Ministry Labor of the Republic of Indonesia           Regional Office VIII Jakarta 1
                                                                                                                       British Standards Institution (BSI)




             Sertifikasi Sistem Business Continuity              Sertifikasi IT Service Management                     Sertifikasi Sistem Manajemen Anti
             Management System ISO 22301:2019                    System ISO 20000-1:2018                               Penyuapan (SMAP) ISO 37001:2016
             9 September 2022 – 8 September 2025                 28 Agustus 2025 - 28 Agustus 2028                     23 Agustus 2023 – 22 Agustus 2026
             Kantor Wilayah IX Jakarta 2                         British Standards Institution (BSI)                   Kantor Wilayah XII Surabaya
             British Standards Institution (BSI)                                                                       British Standards Institution (BSI)
             Business Continuity Management System               IT Service Management System                          Anti-Bribery Management System
             Certification ISO 22301:2019                        Certification ISO 20000-1:2018                        (ABMS) Certification ISO 37001:2016
             September 9, 2022 – September 8, 2025               August 28, 2025 - August 28, 2028                     August 23, 2023 – August 22, 2026
             Regional Office IX Jakarta 2                        British Standards Institution (BSI)                   Regional Office XII Surabaya
             British Standards Institution (BSI)                                                                       British Standards Institution (BSI)




26                       IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 27
Sertifikasi Sistem Manajemen Anti Penyuapan   Sertifikasi Sistem Manajemen Anti                            Sertifikasi Sistem Manajemen Anti Penyuapan
(SMAP) ISO 37001:2016                         Penyuapan (SMAP) ISO 37001:2016                              (SMAP) ISO 37001:2016
23 Agustus 2023 – 22 Agustus 2026             30 Agustus 2023 – 29 Agustus 2026                            25 September 2023 – 24 September 2026
Kantor Wilayah V Manado                       Kantor Wilayah X Bandung                                     Kantor Wilayah II Pekanbaru
British Standards Institution (BSI)           British Standards Institution (BSI)                          British Standards Institution (BSI)

Anti-Bribery Management System (ABMS)         Anti-Bribery Management System (ABMS)                        Anti-Bribery Management System (ABMS)
Certification ISO 37001:2016                  Certification ISO 37001:2016                                 Certification ISO 37001:2016
August 23, 2023 – August 22, 2026             August 30, 2023 – August 29, 2026                            September 25, 2023 – September 24, 2026
Regional Office V Manado                      Regional Office X Bandung                                    Regional Office II Pekanbaru
British Standards Institution (BSI)           British Standards Institutio                                 British Standards Institution (BSI)




Sertifikasi Sistem Manajemen Anti             Sertifikasi Sistem Manajemen Anti
Penyuapan (SMAP) ISO 37001:2016               Penyuapan (SMAP) ISO 37001:2016
25 September 2023 – 24 September 2026         1 September 2023 – 31 Agustus 2026
Kantor Wilayah III Palembang                  Kantor Wilayah VI Makassar
British Standards Institution (BSI)           British Standards Institution (BSI)
Anti-Bribery Management System (ABMS)         Anti-Bribery Management System
Certification ISO 37001:2016                  (ABMS) Certification ISO 37001:2016
September 25, 2023 – September 24, 2026       September 1, 2023 – August 31, 2026
Regional Office III Palembang                 Regional Office VI Makassar
British Standards Institution (BSI)           British Standards Institution (BSI)




                                                Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t                                        27
Page 28
Tentang Pegadaian
About Pegadaian




             Sertifikasi
             Certification




             Sertifikasi Sistem Manajemen Anti                  Sertifikasi Sistem Manajemen Anti                     IT Maturity Level Cobit 2019
             Penyuapan (SMAP) ISO 37001:2016                    Penyuapan (SMAP) ISO 37001:2016                       1 Agustus 2024 – 1 Agustus 2026
             2 Oktober 2023 – 1 Oktober 2026                    11 Oktober 2023 – 10 Oktober 2026                     PT Pegadaian
             Kantor Wilayah VII Denpasar                        Kantor Wilayah IV Balikpapan                          PT Sharing Vision Indonesia
             British Standards Institution (BSI)                British Standards Institution (BSI)
             Anti-Bribery Management System (ABMS)              Anti-Bribery Management System                        IT Maturity Level Cobit 2019
             Certification ISO 37001:2016                       (ABMS) Certification ISO 37001:2016                   August 1, 2024 – August 1, 2026
             October 2, 2023 – October 1, 2026                  October 11, 2023 – October 10, 2026                   PT Pegadaian
             Regional Office VII Denpasar                       Regional Office IV Balikpapan                         PT Sharing Vision Indonesia
             British Standards Institution (BSI)                British Standards Institution (BSI)




             Sertifikasi Sistem Manajemen Anti                  Sertifikasi Sistem Manajemen Anti                     Sertifikasi Sistem Manajemen Anti
             Penyuapan (SMAP) ISO 37001:2016                    Penyuapan (SMAP) ISO 37001:2016                       Penyuapan (SMAP) ISO 37001:2016
             20 Oktober 2024 – 19 Oktober 2027                  20 Oktober 2024 – 19 Oktober 2027                     12 November 2024 – 11 November 2027
             Kantor Wilayah I Medan                             Kantor Wilayah VIII Jakarta I                         Kantor Wilayah XI Semarang
             British Standards Institution (BSI)                British Standards Institution (BSI)                   British Standards Institution (BSI)
             Anti-Bribery Management System (ABMS)              Anti-Bribery Management System                        Anti-Bribery Management System
             Certification ISO 37001:2016                       (ABMS) Certification ISO 37001:2016                   (ABMS) Certification ISO 37001:2016
             October 20, 2024 – October 19, 2027                October 20, 2024 – October 19, 2027                   November 12, 2024 – November 11, 2027
             Regional Office I Medan                            Regional Office VIII Jakarta I                        Regional Office XI Semarang
             British Standards Institution (BSI)                British Standards Institution (BSI)                   British Standards Institution (BSI




28                      IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 29
Sertifikasi Sistem Manajemen          Information Security Management
Kepatuhan ISO 37301:2021              System – ISO/IEC 27001:2022
21 Oktober 2024 – 20 Oktober 2027     23 September 2022 – 22 September 2025
Divisi Kepatuhan                      PT Pegadaian
PT Chesna                             British Standards Institution (BSI)
Compliance Management System          Sistem Manajemen Keamanan Informasi
Certification ISO 37301:2021          – ISO/IEC 27001:2022
October 21, 2024 – October 21, 2027   14 November 2024–22 September 2025
Compliance Division                   PT Pegadaian
PT Chesna                             British Standards Institution (BSI)




Quality Management System (Contact
Center) – ISO/IEC 9001:2015
18 November 2024 - 25 Agustus 2027
PT Pegadaian
QSCert®
Quality Management System (Contact
Center) – ISO/IEC 9001:2015
November 18, 2024 - August 25, 2027
PT Pegadaian
QSCert®




                                       Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t   29
Page 30
Pernyataan Direktur Utama dan Presiden Komisaris
Statement from the President Director and the President Commissioner




                      Pernyataan
                      Direktur Utama
                      dan Presiden
                      Komisaris                                                                         [OJK D.1][GRI 2-22]




                      Statement from the
                      President Director and
                      the President Commissioner




30                            IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK
                                                      IN OVASI
                                                          YAN GINBE
                                                                  KLU
                                                                    R KE
                                                                       SIF,
                                                                         LAND A
                                                                               JU TA NK | YA
                                                                                 MPA          N G B EI R
                                                                                           I NCLUS     VEKEI L A N J U TAI O
                                                                                                             NNOVAT        NN, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 31
Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t   31
Page 32
Pernyataan Direktur Utama dan Presiden Komisaris
Statement from the President Director and the President Commissioner




Pernyataan Direktur Utama
Statement from the President Director



                                                                                                      Sepanjang tahun 2025, Pegadaian
                                                                                                      melanjutkan transformasi dengan
                                                                                                      menjadikan inovasi, inklusivitas,
                                                                                                      dan keberlanjutan sebagai fondasi
                                                                                                      penciptaan nilai jangka panjang.
                                                                                                      Melalui penguatan Holding UMi,
                                                                                                      kami menegaskan komitmen pada
                                                                                                      pembangunan ekonomi yang
                                                                                                      inklusif, memberikan perlindungan,
                                                                                                      pendampingan, dan peluang bagi
                                                                                                      pelaku usaha ultra mikro untuk
                                                                                                      tumbuh dan naik kelas secara
                                                                                                      berkelanjutan.
                                                                                                      Throughout 2025, Pegadaian advances our
                                                                                                      transformation by emphasizing innovation,
                                                                                                      inclusivity, and sustainability as fundamental
                                                                                                      pillars for long-term value creation. By
                                                                                                      strengthening HoldingUMi, we reaffirm our
                                                                                                      commitment to inclusive economic growth,
                                                                                                      offering protection, support, and opportunities
                                                                                                      for ultra-micro entrepreneurs to thrive and
                                                                                                      progress sustainably.




                                                                                                      Damar Latri Setiawan
                                                                                                      DIREKTUR UTAMA | PRESIDENT DIRECTOR




32                            IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK
                                                      IN OVASI
                                                          YAN GINBE
                                                                  KLU
                                                                    R KE
                                                                       SIF,
                                                                         LAND A
                                                                               JU TA NK | YA
                                                                                 MPA          N G B EI R
                                                                                           I NCLUS     VEKEI L A N J U TAI O
                                                                                                             NNOVAT        NN, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 33
Para Pemangku Kepentingan yang kami hormati,                                   To our esteemed stakeholders,

Puji dan syukur kami panjatkan ke hadirat Tuhan Yang                           We extend our sincere praise and gratitude to God Almighty
Maha Esa atas limpahan rahmat dan karunia-Nya, sehingga                        for His blessings and grace, which have enabled Pegadaian to
Pegadaian dapat melalui tahun 2025 dengan mencatatkan                          reach the year 2025 with numerous positive achievements in
berbagai capaian positif dalam perjalanan keberlanjutan                        the company’s sustainability journey. These accomplishments
Perseroan. Pencapaian ini mencerminkan komitmen                                reflect Pegadaian’s unwavering commitment to maintaining
Pegadaian untuk terus menjaga keseimbangan antara                              a balance between business performance, good governance,
kinerja bisnis, tata kelola yang baik, serta tanggung jawab                    and social as well as environmental responsibility, despite
sosial dan lingkungan di tengah dinamika dan tantangan                         the dynamic and evolving challenges within the business
lingkungan bisnis yang terus berkembang. [OJK D.1]                             environment. [OJK D.1]

Sebagai wujud komitmen dalam menerapkan prinsip-                               As a manifestation of our commitment to fully implementing
prinsip keberlanjutan secara menyeluruh, Pegadaian                             sustainability principles, Pegadaian continues to develop and
terus mengembangkan dan memperkuat kerangka kerja                              strengthen the Environmental, Social, and Governance (ESG)
Environmental, Social, and Governance (ESG) yang                               framework integrated into the company’s strategy, policies,
terintegrasi ke dalam strategi, kebijakan, serta proses                        and business processes.
bisnis Perseroan.

Kerangka kerja ESG Pegadaian menjadi fondasi bagi                              Pegadaian’s ESG framework serves as a foundational
Perseroan dalam mengelola risiko dan peluang,                                  structure for the Company in the management of risks
mengembangkan kapabilitas sumber daya manusia,                                 and opportunities, the development of human resource
serta menyesuaikan struktur dan proses organisasi                              capabilities, and the adaptation of organizational structure
agar senantiasa selaras dengan dinamika bisnis dan                             and processes to remain aligned with evolving business
kebutuhan para pemangku kepentingan. Kerangka ini                              dynamics and stakeholder requirements. This framework
disusun berdasarkan visi Pegadaian, yaitu “The Leader in                       is grounded in Pegadaian’s vision, “The Leader in the Gold
the Gold Ecosystem and Accelerator of Financial Inclusion                      Ecosystem and Accelerator of Financial Inclusion for a
for Sustainable Future” yang menjadi arah bagi Perseroan                       Sustainable Future,” which guides the Company in generating
dalam menciptakan nilai jangka panjang bagi seluruh                            long-term value for all stakeholders. In addition, the Company
pemangku kepentingan. Sejalan dengan itu, Perseroan                            also continuously promotes the development of products and
juga secara berkelanjutan mendorong pengembangan                               business portfolios that emphasize principles of sustainable
produk dan portofolio usaha yang mengedepankan prinsip                         and inclusive finance.
keuangan berkelanjutan dan inklusif.

Seluruh upaya tersebut dilandasi oleh nilai-nilai kolaborasi,                  All of these efforts are rooted in the values of collaboration,
transparansi, dan kepercayaan sebagai modal strategis                          transparency, and trust, which serve as strategic assets
Pegadaian dalam membangun ketahanan dan meningkatkan                           for Pegadaian in building resilience and enhancing the
daya saing Perseroan. Pendekatan ini menjadi pengungkit                        Company’s competitiveness. This approach acts as a lever
kinerja berkelanjutan melalui penguatan kapabilitas internal,                  for sustainable performance by strengthening internal
pengelolaan risiko sosial dan lingkungan yang bertanggung                      capabilities, responsible social and environmental risk
jawab, serta inovasi produk dan layanan yang memberikan                        management, and product and service innovation that have a
dampak jangka panjang bagi masyarakat.                                         long-term impact on society.


Roadmap ESG 2025–2029                                                          ESG Roadmap 2025–2029
Sebagai wujud komitmen jangka panjang terhadap prinsip                         As a commitment to long-term sustainability principles, the
keberlanjutan, Perseroan telah memperkuat integrasi                            Company has strengthened ESG integration through the
ESG melalui penyusunan Roadmap ESG Pegadaian Tahun                             development of the Pegadaian ESG Roadmap for 2025–2029.
2025–2029. Roadmap ini dirancang sebagai panduan                               This roadmap serves as a strategic guide to ensure that the
strategis untuk memastikan bahwa implementasi                                  implementation of sustainability initiatives is conducted in a
keberlanjutan dilaksanakan secara terarah, terukur, dan                        targeted, measurable, and sustainable manner, in line with
berkesinambungan, sejalan dengan visi dan misi Perseroan                       the Company’s vision and mission, and supported by relevant
serta didukung oleh kebijakan internal yang relevan.                           internal policies.




                                          Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t                                33
Page 34
Pernyataan Direktur Utama dan Presiden Komisaris
Statement from the President Director and the President Commissioner




Roadmap ESG Pegadaian berfokus pada empat area                                            The ESG Roadmap for Pegadaian focuses on four main
strategis utama:                                                                          strategic areas:
1. integrasi prinsip ESG ke dalam strategi bisnis Perseroan,                              1. integrating ESG principles into the company’s business strategy,
2. penguatan tata kelola dan manajemen risiko ESG,                                        2. strengthening ESG governance and risk management practices,
3. layanan berbasis keberlanjutan,                                                        3. developing products and services grounded in sustainability,
4. sumber daya manusia dalam penerapan ESG di seluruh                                     4. enhancing human resource competencies in the implementation
   lini organisasi.                                                                          of ESG across all organizational lines.

Pada tahun 2025 implementasi Roadmap ESG, Pegadaian                                       In the year 2025, Pegadaian’s ESG Roadmap implementation
mengusung tema “Building and Reshaping ESG                                                is centered around the theme ‘Building and Reshaping
Compliance”, yang sebagai cerminan komitmen Perseroan                                     ESG Compliance.’ This theme underscores the company’s
untuk memperkuat fondasi tata kelola keberlanjutan                                        commitment to strengthening the foundation of sustainable
sekaligus mentransformasikan kepatuhan ESG agar                                           governance, transforming ESG compliance fully into
terintegrasi secara menyeluruh dalam strategi dan                                         business strategies and operations, and promoting human
operasional bisnis serta keberpihakan kepada Hak Asasi                                    rights. The implementation is realized through strategic
Manusia. Implementasi ini diwujudkan melalui berbagai                                     initiatives, including strengthening governance, cultivating
inisiatif strategis yang mencakup penguatan tata kelola,                                  organizational culture, increasing the capacity of Pegadaian
pengembangan budaya organisasi, peningkatan kapasitas                                     employees, application of Diversity, Equity, and Inclusion
insan Pegadaian, penerapan Diversity, Equity, and Inclusion                               (DEI), and generating sustainable value for stakeholders.
(DEI), hingga penciptaan nilai berkelanjutan bagi para
pemangku kepentingan.

Dalam rangka memperkuat struktur tata kelola ESG,                                         To strengthen ESG governance structure, Pegadaian
Pegadaian membentuk Komite Keberlanjutan Penerapan                                        established the Sustainability Committee, chaired by the
Diversity, Equity, and Inclusion (DEI). Prioritas penerapan                               President Director, along with the ESG Division, under the
keberlanjutan bagi Perusahaan juga tercermin dalam                                        Director of Network and Operations. As a fundamental
Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan yang mengacu                                          operational measure, Pegadaian developed an ESG
pada kerangka dan regulasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK).                                  framework through the ESG Guidelines for Pegadaian, as
Sebagai landasan operasional, Pegadaian juga menyusun                                     specified in the Board of Directors Regulation Number 40 of
kerangka kerja ESG melalui penetapan Pedoman ESG Direksi                                  2025, which serves as a reference for planning, implementing,
PT Pegadaian. Sebagaimana diatur dalam Peraturan Nomor                                    and evaluating the company’s sustainability performance.
40 Tahun 2025 tentang Pedoman ESG, yang menjadi acuan
dalam perencanaan, pelaksanaan, serta evaluasi kinerja
keberlanjutan Perseroan.

Transformasi Inklusif & Inovasi untuk Nilai                                               Inclusive & Innovative Transformation for
yang Berkelanjutan                                                                        Sustainable Value
Sepanjang tahun 2025, Pegadaian melanjutkan perjalanan                                    Throughout 2025, Pegadaian persists in our transformative
transformasi dengan menempatkan inklusivitas dan inovasi                                  journey, emphasizing inclusivity and sustainable innovation
keberlanjutan sebagai fondasi utama dalam menciptakan                                     as the main foundations for generating long-term value
nilai jangka panjang bagi masyarakat dan bangsa.                                          for society and the nation. This transformation is not only
Transformasi ini tidak hanya berfokus pada penguatan                                      focuses on strengthening technological capabilities but also
teknologi, tetapi juga pada perluasan akses, peningkatan                                  involves expanding access, improving financial literacy, and
literasi keuangan, serta penciptaan dampak sosial dan                                     creates sustainable social and economic impacts.
ekonomi yang berkelanjutan.

Melalui penguatan aplikasi Tring! dan pengembangan                                        Through enhancements to the Tring! application and
layanan investasi emas (bullion), Pegadaian memperluas                                    the development of gold investment services (bullion),
jangkauan layanan keuangan yang aman, mudah diakses,                                      Pegadaian broadens our reach by offering secure, accessible,
dan inklusif.                                                                             and inclusive financial services.

Tring! dirancang sebagai platform terpadu yang                                            Tring! is designed as an integrated platform that connects
menghubungkan berbagai layanan Pegadaian (gadai,                                          Pegadaian’s services (pawn, gold savings, gold investment,
tabungan emas, investasi emas, hingga Bank Emas)                                          and Gold Bank) accessible anytime, anywhere. The name is




34                            IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 35
yang dapat diakses kapan saja di mana saja. Nama Tring                         rooted in the ‘Three Ring’ philosophy: growth, sustainability,
diinspirasi filosofi ‘Three Ring’ yang merepresentasikan                       and reliability. With a modern, adaptive design, Tring! aims to
pertumbuhan, keberlanjutan, dan keandalan. Dengan                              engage younger customers and strengthen national financial
desain modern dan adaptif, Tring! menjangkau generasi                          inclusion.
muda sekaligus memperkuat inklusi keuangan nasional.

Puncak dari perjalanan transformasi tahun 2025 ditandai                        The pinnacle of the 2025 transformation journey was marked
dengan peresmian layanan Bank Emas Pegadaian oleh                              by the inauguration of Pegadaian Gold Bank services by the
Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto seiring                          President of the Republic of Indonesia, Prabowo Subianto,
dengan diperolehnya persetujuan Otoritas Jasa Keuangan                         coinciding with the Financial Services Authority (OJK) approval
(OJK) untuk penyelenggaraan layanan berbasis emas,                             to operate gold-based services, including Gold Deposits, Gold
termasuk Deposito Emas, Pinjaman Modal Kerja Emas, Jasa                        Working Capital Loans, Corporate Gold Custody Services, and
Titipan Emas Korporasi, dan Perdagangan Emas. Inisiatif                        Gold Trading. This initiative aims to strengthen the national
ini dirancang untuk memperkuat ekosistem industri emas                         gold industry ecosystem, increase added value along the
nasional, meningkatkan nilai tambah di sepanjang gold                          gold value chain, and promote national economic resilience.
value chain, serta mendorong ketahanan ekonomi nasional.

Implementasi kegiatan usaha bulion memberikan dampak                           The implementation of bullion business activities has a
strategis dengan memperkuat peran Perseroan sebagai Bank                       strategic impact by strengthening the company’s role as
Emas pertama di Indonesia, meningkatkan pengelolaan                            Indonesia’s first Gold Bank, increasing gold management to
emas hingga 136 ton, serta memperkokoh posisi Pegadaian                        136 tons, and solidifying Pegadaian’s position as a market
sebagai pemimpin pasar dalam ekosistem emas nasional.                          leader in Indonesia’s national gold ecosystem.

Melalui transformasi digital, penguatan ekosistem emas,                        Through digital transformation, strengthening the gold
dan praktik bisnis yang bertanggung jawab, Pegadaian                           ecosystem, and responsible business practices, Pegadaian
terus berkomitmen menghadirkan solusi keuangan yang                            remains committed to providing financial solutions that
memberikan nilai nyata bagi masyarakat, memperluas                             deliver real value to the community, expanding financial
inklusi, serta menciptakan dampak positif yang berkelanjutan                   inclusion, and creating sustainable positive impacts for the
bagi bangsa dan generasi mendatang.                                            nation and future generations.

Kinerja Keberlanjutan Pegadaian                                                Pegadaian’s Sustainability Performance
Pada tahun 2025, Pegadaian berhasil mencatat kinerja                           In 2025, Pegadaian achieved positive sustainability performance.
keberlanjutan yang positif. Pada aspek lingkungan, meskipun                    Regarding environmental considerations, although the
kegiatan operasional, Perseroan tidak secara langsung                          company’s operations do not directly result in significant
menimbulkan dampak lingkungan yang signifikan. Pegadaian                       environmental impacts, Pegadaian remains committed to
tetap berkomitmen mengintegrasikan prinsip keberlanjutan                       integrating environmental sustainability principles into all
lingkungan dalam seluruh aktivitas bisnis. Sebagai bagian                      business activities. As part of our long-term strategy, Pegadaian
dari komitmen jangka panjang Pegadaian telah menyusun                          has developed a Net Zero Roadmap for the period of 2062-
Net Zero Roadmap periode 2062-2065 yang diselaraskan                           2065, aligned with the principles of Science-Based Targets.
dengan prinsip Science Based Targets. Roadmap ini menjadi                      This roadmap serves as a strategic guideline for the company
panduan strategis bagi Perseroan dalam mengelola risiko                        in managing climate and environmental risks while ensuring
iklim dan lingkungan sekaligus memastikan kontribusi nyata                     tangible contributions toward achieving global objectives in
terhadap pencapaian tujuan global sesuai Paris Agreement.                      accordance with the Paris Agreement.

Sebagai wujud komitmen Perseroan dalam mendukung                               As a manifestation of the company’s commitment to
kemandirian dan peningkatan kesejahteraan masyarakat                           supporting independence and improving the well-being of
sekitar, Pegadaian juga melaksanakan program TJSL yang                         the surrounding community, Pegadaian also implements a
berlandaskan pada tiga pilar strategis, yaitu:                                 TJSL program based on three strategic pillars, namely:
1. The Gade Environment,                                                       • The Gade Environment,
2. The Gade Empowerment, dan                                                   • The Gade Empowerment, and
3. The Gade Generation.                                                        • The Gade Generation.




                                          Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t                                  35
Page 36
Pernyataan Direktur Utama dan Presiden Komisaris
Statement from the President Director and the President Commissioner




Ketiga pilar tersebut menjadi kerangka utama dalam                                        The three pillars serve as the main framework for
mengintegrasikan kontribusi sosial Pegadaian terhadap                                     integrating Pegadaian’s social contributions into sustainable
upaya pembangunan berkelanjutan.                                                          development initiatives.

Melalui pilar The Gade Environment, Pegadaian                                             Through the Gade Environment pillar, Pegadaian promotes
mendorong kesadaran kolektif akan pentingnya                                              collective awareness of the importance of environmental
pelestarian lingkungan melalui berbagai inisiatif ramah                                   conservation through various environmentally conscious
lingkungan, termasuk Program The Gade Sustainable                                         initiatives, including the Gade Sustainable Farming Program,
Farming yang memperkenalkan praktik pertanian sirkuler                                    which facilitates circular farming practices that use resources
dengan pemanfaatan sumber daya secara efisien dan                                         efficiently and sustainably. Pegadaian recognizes the
berkelanjutan. Pegadaian menyadari pentingnya pelestarian                                 importance of biodiversity preservation. In commemoration
keanekaragaman hayati. Pada tahun 2025, dalam rangka                                      of World Habitat Day in 2025, Pegadaian implemented
memperingati World Habitat Day, Pegadaian turut                                           activities such as planting 28,255 mangrove seedlings to
melaksanakan kegiatan penanaman 28.255 bibit pohon                                        restore coastal habitats and strengthen natural defenses
mangrove sebagai upaya pemulihan habitat pesisir dan                                      along the shoreline.
penguatan perlindungan alami garis pantai.

Selain itu, dalam mewujudkan komitmen lingkungan,                                         Additionally, in realizing our environmental commitments,
Pegadaian terus mendorong partisipasi masyarakat                                          Pegadaian continues to encourage community participation
dalam pelestarian lingkungan melalui Program Memilah                                      in environmental preservation through the Waste Sorting
Sampah Menabung Emas (MSME). Program ini tidak hanya                                      and Gold Saving Program (MSME). This program not only
meningkatkan kesadaran pengelolaan sampah berbasis                                        raises awareness of waste management based on circular
prinsip ekonomi sirkular, tetapi juga memperkuat inklusi                                  economy principles but also strengthens financial inclusion
keuangan melalui investasi emas.                                                          via gold investment.

Kegiatan utama dalam program MSME mencakup pendampingan                                   The primary activities of the MSME program include the
425 Bank Sampah di seluruh Indonesia. Hingga tahun 2025,                                  mentorship of 425 Waste Banks across Indonesia. By the
program MSME telah berhasil mengelola sebanyak 5.999,85 ton                               year 2025, the program had effectively processed 5,999.85
sampah organik, dan 23.481,28 ton sampah anorganik. Program                               tons of organic waste and 23,481.28 tons of inorganic waste.
ini juga mencatat total saldo tabungan emas masyarakat                                    Additionally, as of December 2025, the program recorded a
sebesar 9,9 kilogram posisi Desember 2025. Dari sisi dampak                               total community gold savings balance of 9.9 kilograms. From
sosial, program MSME menghasilkan nilai Social Return on                                  a social perspective, the MSME program achieved a Social
Investment (SROI) sebesar 1:11,19, yang menunjukkan bahwa                                 Return on Investment (SROI) of 1:11.19, indicating that each
setiap investasi sebesar Rp1 mampu menciptakan manfaat                                    Rp1 invested generates social benefits amounting to Rp11.19.
sosial senilai Rp 11,19.

Pilar The Gade Empowerment difokuskan pada penguatan                                      The Gade Empowerment pillar focuses on strengthening the
ekonomi masyarakat dan pelaku UMKM secara inklusif.                                       community economy and inclusive MSME actors. Multiple
Berbagai program dijalankan untuk mendukung                                               programs are implemented to facilitate entrepreneurship
pengembangan kewirausahaan, peningkatan kapasitas                                         development, capacity enhancement, and social welfare
usaha, serta kesejahteraan sosial masyarakat. Program                                     initiatives. Notable programs such as GadePreneur and
unggulan seperti GadePreneur dan Pande Emas Pegadaian                                     Pegadaian Gold Pande are designed to improve the
dirancang untuk meningkatkan kompetensi pelaku usaha                                      competencies of entrepreneurs and partners, broaden market
dan mitra, memperluas akses pasar, serta menciptakan                                      access, and generate sustainable economic value.
nilai tambah ekonomi yang berkelanjutan.

Sementara itu, pilar The Gade Generation diarahkan                                        Meanwhile, the Gade Generation pillar is directed toward
pada pengembangan kualitas generasi muda agar                                             developing the quality of the younger generation to
memiliki kompetensi, kreativitas, dan daya saing global.                                  ensure they acquire competencies, creativity, and global
Inisiatif dalam pilar ini mencakup program pendidikan,                                    competitiveness. Initiatives within this pillar encompass
pengembangan       kreativitas,  kegiatan   kerelawanan                                   educational programs, creativity development, employee
karyawan, hingga program magang dan beasiswa. Melalui                                     volunteer activities, as well as internship and scholarship
The Gade Creative Lounge dan The Gade Sociopreneurship                                    programs. Through The Gade Creative Lounge and The Gade
Challenge, Pegadaian menyediakan ruang kolaboratif bagi                                   Sociopreneurship Challenge, Pegadaian offers collaborative
generasi muda untuk mengembangkan inovasi dan solusi                                      spaces for young individuals to develop innovations and
sosial yang relevan dengan tantangan masa depan.                                          social solutions relevant to future challenges.




36                            IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 37
Upaya peningkatan kualitas pendidikan juga diperkuat                        Efforts to improve educational quality are further reinforced
melalui pemberian beasiswa dan kerja sama riset dengan                      through scholarship grants and research collaborations with
berbagai perguruan tinggi. Kolaborasi ini tidak hanya                       various universities. These collaborations not only support
mendukung pengembangan ilmu pengetahuan dan                                 the advancement of knowledge and the improvement of
peningkatan mutu pendidikan, tetapi juga mendorong                          educational standards but also catalyze innovation applicable
lahirnya inovasi yang dapat diimplementasikan dalam                         to the Company’s operations. A notable outcome of these
operasional Perseroan. Salah satu hasil kerja sama                          research collaborations is the development of collateral
riset tersebut adalah pengembangan teknologi robot                          storage robot technology, which is scheduled for deployment
penyimpanan barang jaminan yang direncanakan untuk                          at multiple Pegadaian branches.
diterapkan di sejumlah cabang Pegadaian.

Upaya transisi menuju praktik operasional yang lebih                        The efforts to transition toward more environmentally friendly
ramah lingkungan juga diwujudkan melalui pemanfaatan                        operational practices are also manifested through the utilization
energi terbarukan, pengelolaan air yang efisien, serta                      of renewable energy sources, efficient water management, and
penerapan prinsip bangunan hijau.                                           the implementation of green building principles.

Sebagai pengakuan atas komitmen tersebut, Pegadaian                         In acknowledgment of this commitment, this year Pegadaian
berhasil memperoleh sertifikasi Green Building dari                         successfully attained Green Building certification from the
Green Building Council Indonesia. Pencapaian ini menjadi                    Green Building Council Indonesia this year. This achievement
tonggak penting yang menegaskan keseriusan Perseroan                        signifies a significant milestone that reaffirms the company’s
dalam menjalankan praktik bisnis yang bertanggung                           commitment to responsible, sustainable, and future-oriented
jawab, berkelanjutan, dan berorientasi pada masa depan.                     business practices.

Pada aspek sosial, Pegadaian secara konsisten memperkuat                    In the social aspect, Pegadaian consistently reinforces our
komitmen terhadap pengelolaan sumber daya manusia                           commitment to inclusive, fair, and sustainable human
yang inklusif, adil, dan berkelanjutan. Komitmen ini                        resource management practices. This commitment is
diwujudkan melalui upaya peningkatan keberagaman                            evident in initiatives that enhance gender diversity across all
gender di seluruh jenjang organisasi, termasuk pada                         organizational levels, including strategic positions that play a
posisi strategis yang berperan penting dalam mendukung                      vital role in supporting the company’s growth and resilience.
pertumbuhan dan ketahanan bisnis Perseroan.

Hingga akhir tahun 2025, Pegadaian mempekerjakan                            By the end of 2025, Pegadaian employed approximately
sebanyak 12.313 karyawan. Perempuan memiliki                                12,313 employees. Women are well represented, including
keterwakilan yang signifikan, termasuk pada fungsi-fungsi                   in strategic functions based on STEM, such as information
strategis berbasis STEM, seperti teknologi informasi,                       technology, system security, data management, and the
keamanan sistem, manajemen data, serta pengembangan                         development of applications and IT infrastructure.
aplikasi dan infrastruktur TI.

Selain kesetaraan gender, Pegadaian juga menjunjung                         In addition to gender equality, Pegadaian also champions the
tinggi prinsip inklusivitas dengan membuka kesempatan                       principle of inclusivity by providing equitable employment
kerja yang setara bagi penyandang disabilitas. Sejalan                      opportunities for persons with disabilities, in line with
dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang                          human rights principles. In accordance with applicable laws
berlaku, Perseroan berupaya menciptakan lingkungan                          and regulations, the company strives to create a friendly,
kerja yang ramah, aman, dan mendukung partisipasi aktif                     safe, and supportive work environment that encourages
seluruh insan Pegadaian tanpa diskriminasi. Hingga akhir                    active participation from all Pegadaian employees without
tahun 2025, Pegadaian telah mempekerjakan 53 karyawan                       discrimination. By the end of 2025, Pegadaian has employed
penyandang disabilitas.                                                     53 employees with disabilities.

Perseroan menyelenggarakan berbagai program pelatihan                       The Company conducts various training programs
yang mencakup literasi produk, pengembangan kompetensi                      encompassing product literacy, human resource development,
sumber daya manusia, serta penguatan praktik keuangan                       and the strengthening of sustainable financial practices.
berkelanjutan.

Pada aspek tata kelola, Pegadaian terus memperkuat                          Regarding governance, Pegadaian continues to strengthen
komitmen dalam menjalankan praktik bisnis yang                              our commitment to responsible, transparent, and integrity-
bertanggung jawab, transparan, dan berintegritas. Seluruh                   focused business practices. All of the company’s business
proses bisnis Perseroan dilandasi oleh penerapan nilai-                     processes are grounded in honesty, regulatory compliance,


                                       Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t                                 37
Page 38
Pernyataan Direktur Utama dan Presiden Komisaris
Statement from the President Director and the President Commissioner




nilai kejujuran, kepatuhan terhadap regulasi, keterbukaan                                 transparent communication, and the reinforcement of an
informasi, serta penguatan budaya antisuap sebagai bagian                                 anti-bribery culture, establishing a robust foundation for
dari fondasi tata kelola Perusahaan yang berkelanjutan.                                   sustainable corporate governance.

Sepanjang tahun 2025, konsistensi Pegadaian dalam                                         Throughout 2025, Pegadaian’s consistency in strengthening
memperkuat sistem kepatuhan dan pengelolaan risiko                                        compliance systems and risk management has garnered
memperoleh pengakuan eksternal melalui berbagai                                           esteemed external recognition through prestigious awards.
penghargaan bergengsi. Pada ajang Indonesia Regulatory                                    At the Indonesia Regulatory Compliance Awards (IRCA) 2025,
Compliance Awards (IRCA) 2025, Pegadaian meraih                                           Pegadaian was honored with the Diamond predicate – the
predikat Diamond – Most Strategic Enterprise in Regulatory                                Most Strategic Enterprise in Regulatory Compliance within
Compliance untuk kategori Financial Services Non-Bank.                                    the Non-Bank Financial Services category.

Pada tahun yang sama, Pegadaian dianugerahi penghargaan                                   In the same year, Pegadaian received the accolade of
“Indonesia’s Most Innovative In-House Counsel Team 2025                                   “Indonesia’s Most Innovative In-House Counsel Team 2025
– Non-Bank Financial Services” dalam ajang Indonesia In-                                  – Non-Bank Financial Services” at the Indonesia In-House
House Counsel Awards.                                                                     Counsel Awards.

Selain itu, Pegadaian kembali mempertahankan predikat                                     Additionally, Pegadaian reaffirmed our status as the Most
Most Trusted Company dalam ajang Corporate Governance                                     Trusted Company at the 2025 Corporate Governance
Perception Index (CGPI) Award 2025. Pencapaian ini                                        Perception Index (CGPI) Award. These accomplishments were
didasarkan pada evaluasi komprehensif terhadap                                            based on a comprehensive assessment of the implementation
implementasi prinsip Good Corporate Governance yang                                       of Good Corporate Governance principles, which were
dijalankan secara konsisten dan berkesinambungan                                          consistently and sustainably upheld throughout 2024–2025,
sepanjang periode 2024–2025, mencakup aspek struktur,                                     encompassing aspects related to structure, process, and
proses, dan budaya tata kelola.                                                           governance culture.

Selain penguatan sistem dan kebijakan, Pegadaian                                          Beyond strengthening systems and policies, Pegadaian
secara berkelanjutan berinvestasi dalam pengembangan                                      continuously allocates resources to the development of
kapasitas sumber daya manusia sebagai elemen kunci                                        human capital, recognizing it as a key element in building a
dalam membangun budaya antikorupsi yang kokoh. Salah                                      robust anti-corruption culture. A strategic initiative has been
satu upaya strategis yang dilakukan adalah keikutsertaan                                  undertaken, involving Pegadaian employees in the Anti-
insan Pegadaian dalam Program Sertifikasi Penyuluh Anti                                   Corruption Outreach Certification Program (PAKSI), which
Korupsi (PAKSI) yang diselenggarakan melalui kerja sama                                   is organized in partnership with the Corruption Eradication
dengan Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia.                                   Commission of the Republic of Indonesia.

Melalui penguatan kompetensi dan peran strategis sumber                                   By strengthening competencies and the strategic
daya manusia, Pegadaian memastikan bahwa penerapan                                        importance of human resources, Pegadaian ensures that
program antikorupsi tidak hanya bersifat normatif, tetapi                                 the implementation of anti-corruption programs is not
terimplementasi secara konsisten sebagai bagian dari                                      merely normative but also continually embedded within the
budaya kerja dan tata kelola perusahaan yang berintegritas                                corporate culture and governance, which are anchored in
dan berkelanjutan.                                                                        honesty and sustainability.

Memperkuat Keberpihakan bagi Usaha                                                        Strengthening Support for Ultra-Micro
Ultra Mikro                                                                               Enterprises
Pegadaian merupakan bagian integral dari Holding Ultra                                    Pegadaian represents an integral part of the Ultra Micro
Mikro (UMi), sebuah inisiatif strategis nasional yang                                     (UMi) Holding, a nationally strategic initiative established to
dibentuk untuk menghadirkan layanan keuangan yang                                         provide comprehensive, integrated, and accessible financial
lengkap, terintegrasi, dan mudah diakses oleh pelaku                                      services for entrepreneurs, particularly within the ultra-
usaha, khususnya di segmen ultra mikro. Holding ini lahir                                 micro segment. This holding emerges from the belief that
dari keyakinan bahwa pelaku usaha ultra mikro dan UMKM                                    ultra-micro entrepreneurs and MSMEs require a home—a
membutuhkan sebuah rumah, ruang yang memberikan                                           space that offers comfort, guidance, and opportunities for
kenyamanan, pendampingan, serta kesempatan untuk                                          sustainable growth and upward mobility.
tumbuh dan naik kelas secara berkelanjutan.




38                            IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 39
Melalui sinergi antara BRI, Pegadaian, dan PNM, Holding UMi                    Through synergy among BRI, Pegadaian, and PNM, the
dirancang untuk memperluas inklusi keuangan, memperkuat                        UMi Holding is designed to expand financial inclusion,
pembiayaan       berkelanjutan,    serta    memberdayakan                      strengthen sustainable financing, and empower ultra-
masyarakat ultra mikro sebagai fondasi utama ekonomi                           micro communities as the main foundation of the people’s
rakyat. Lebih dari sekadar integrasi bisnis, Holding UMi                       economy. More than merely integrating businesses, the UMi
merupakan motor penggerak ekonomi yang menghadirkan                            Holding is a driving force of the economy that delivers both
nilai ekonomi sekaligus nilai sosial bagi masyarakat.                          economic and social value to society.

Peran strategis Holding UMi tercermin dari capaian positif                     The strategic role of UMi Holding is reflected in its positive
pada tahun 2025, di mana Holding UMi telah menjangkau                          achievements as of 2025, when it attained 34.5 million active
34,5 juta debitur aktif dengan 185 juta rekening simpanan                      debtors and 185 million micro savings accounts. This reach
mikro. Jangkauan ini didukung oleh jaringan layanan yang                       is supported by a broad and integrated service network,
luas dan terintegrasi, mencakup lebih dari 15 ribu outlet                      comprising over 15,000 physical outlets, 1,035 SenyuM (Ultra
fisik, 1.035 outlet SenyuM (Sentra Layanan Ultra Mikro), 1,2                   Micro Service Centers), 1.2 million AgenBRILink agents, over
juta AgenBRILink, 687 ribu lebih kanal elektronik BRI, serta                   687,000 BRI electronic channels, and approximately 79,000
sekitar 79 ribu tenaga pemasar dan penasihat keuangan dari                     marketing and financial advisory personnel from BRI,
BRI, Pegadaian, dan PNM yang tersebar di seluruh Indonesia.                    Pegadaian, and PNM distributed throughout Indonesia.

Tantangan dalam Perjalanan Menuju                                              Challenges in the Journey Toward
Keberlanjutan                                                                  Sustainability
Di tengah berbagai capaian sepanjang tahun 2025, Pegadaian                     Amid various achievements throughout 2025, Pegadaian
menyadari bahwa perjalanan menuju penerapan keuangan                           recognizes that the journey toward the comprehensive
berkelanjutan yang menyeluruh masih dihadapkan pada                            implementation of sustainable finance continues to
sejumlah tantangan. Misalnya kebutuhan penguatan                               encounter numerous challenges, including the necessity to
pemahaman yang merata mengenai prinsip keberlanjutan                           strengthen a broad understanding of sustainability principles
di seluruh tingkatan organisasi. Untuk itu, Pegadaian secara                   across all organizational levels. To this end, Pegadaian
konsisten melaksanakan program sosialisasi dan pelatihan                       consistently conducts socialization and training programs on
keberlanjutan guna memastikan seluruh insan Pegadaian                          sustainability to ensure that all employees possess a thorough
memiliki pemahaman yang utuh dan mampu berkontribusi                           understanding and are able to contribute optimally to
secara optimal dalam menciptakan dampak positif yang                           generating positive, sustainable impacts for all stakeholders.
berkelanjutan bagi seluruh pemangku kepentingan.

Selain penanaman nilai dan budaya ESG, Pegadaian juga                          In addition to instilling ESG values and culture, Pegadaian
terus memperkuat kompetensi teknis insan Perseroan,                            continues to strengthen the technical competencies of its
khususnya dalam aspek keberlanjutan di sektor keuangan.                        personnel, particularly in aspects of sustainability within the
Upaya ini dilakukan melalui berbagai inisiatif internal,                       financial sector. This effort is carried out through various
termasuk kampanye keberlanjutan yang dijalankan secara                         internal initiatives, including sustainability campaigns that
berkelanjutan melalui kanal komunikasi internal, seperti                       are continuously promoted via internal communication
Life at Pegadaian.                                                             channels such as ‘Life at Pegadaian’.

Selain itu, berbagai capaian dan pengakuan eksternal yang                      Furthermore, the company’s accomplishments and external
diraih Perseroan tidak terlepas dari pengelolaan risiko                        recognitions are further validated by comprehensive and effective
yang terintegrasi dan efektif. Pegadaian telah memiliki                        risk management practices. Pegadaian has implemented
mekanisme pengelolaan risiko yang mencakup aspek                               risk management mechanisms that encompass economic,
ekonomi, lingkungan, sosial, dan tata kelola, yang secara                      environmental, social, and governance considerations. These
berkala dievaluasi untuk memastikan efektivitasnya.                            mechanisms are routinely assessed to ensure their effectiveness
Dalam menghadapi risiko dari sisi lingkungan, sosial dan                       in mitigating risks from environmental, social, and governance
tata kelola jangka pendek dan jangka panjang, mengacu                          perspectives, both in the immediate and long-term contexts,
pada standar internasional ISO 31000:2018.                                     in accordance with the international standard ISO 31000:2018.




                                          Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t                                 39
Page 40
Pernyataan Direktur Utama dan Presiden Komisaris
Statement from the President Director and the President Commissioner




Pada aspek lingkungan, Perseroan menghadapi berbagai                                      In the aspects of the environment, the Company faces various
risiko operasional yang berkaitan dengan perubahan iklim,                                 operational risks associated with climate change, including
seperti potensi banjir, cuaca ekstrem, angin kencang, serta                               potential flooding, extreme weather events, high winds, and
dampak kesehatan yang ditimbulkan. Untuk memitigasi                                       health-related impacts. To mitigate these risks, Pegadaian
risiko tersebut, Pegadaian meningkatkan kesiapan                                          improves our preparedness by monitoring early warning systems
melalui pemantauan sistem peringatan dini bencana,                                        for disasters, coordinating with official information sources from
koordinasi dengan informasi resmi dari Badan Meteorologi,                                 BMKG and BNPB, safeguarding assets and important documents,
Klimatologi dan Geofisika (BMKG) dan Badan Nasional                                       and implementing preventative measures within the work
Penanggulangan Bencana (BNPB), pengamanan aset dan                                        environment, such as maintaining cleanliness, ensuring effective
dokumen, serta penerapan langkah-langkah preventif                                        drainage, and enhancing safety protocols in operational areas.
di lingkungan kerja, termasuk pengelolaan kebersihan,
drainase, dan keselamatan area operasional.

Pada aspek sosial, tantangan utama yang dihadapi Perseroan                                In the social aspect, the Company’s main challenge is the
berkaitan dengan potensi risiko reputasi. Untuk mengelola                                 potential for reputational risk. To mitigate these risks,
risiko tersebut, Pegadaian memperkuat komunikasi eksternal                                Pegadaian strengthens coordinated external communication,
yang terkoordinasi, melakukan verifikasi dan klarifikasi atas                             verifies and clarifies emerging news, and optimizes the
pemberitaan yang berkembang, serta mengoptimalkan                                         services of our integrated contact center. Furthermore, the
layanan contact center terintegrasi. Selain itu, Perseroan                                Company consistently conducts supervision, evaluation,
secara konsisten melakukan pengawasan, evaluasi,                                          coaching, and strengthens complaint-handling mechanisms
pembinaan, serta penguatan mekanisme penanganan keluhan                                   through structured and ongoing systems.
melalui sistem yang terstruktur dan berkelanjutan.

Sementara itu, pada aspek tata kelola, Perseroan                                          Meanwhile, in the governance aspect, the Company identifies
mengidentifikasi risiko strategis, kepatuhan, dan hukum                                   strategic, compliance, and legal risks as areas requiring
sebagai area yang memerlukan perhatian berkelanjutan.                                     continuous attention. Mitigation efforts include refining
Upaya mitigasi dilakukan melalui penyempurnaan strategi                                   business strategies, improving the quality of financing
bisnis, peningkatan kualitas penyaluran pembiayaan, serta                                 distribution, and strengthening market share. In terms of
penguatan pangsa pasar. Di sisi kepatuhan, Perseroan                                      compliance, the Company proactively aligns internal policies
secara proaktif menyelaraskan kebijakan internal                                          with applicable regulations, conducts ongoing socialization
dengan regulasi yang berlaku, melaksanakan sosialisasi                                    on governance principles, the Code of Conduct, and anti-
berkelanjutan terkait prinsip tata kelola, Code of Conduct,                               bribery management systems, and ensures that every
serta sistem manajemen anti penyuapan, dan memastikan                                     new policy has undergone proper compliance certification
setiap kebijakan baru telah melalui proses sertifikasi                                    processes.
kepatuhan yang memadai.

Dengan fondasi pengelolaan risiko terintegrasi dan                                        With an integrated risk management foundation and
keunggulan kompetitif, Perseroan optimis dapat terus                                      competitive advantages, the Company remains optimistic
menciptakan nilai jangka panjang dan memperkuat prospek                                   regarding our ability to consistently generate long-term
pertumbuhan yang berkelanjutan.                                                           value and strengthen prospects for sustainable growth.

Apresiasi                                                                                 Appreciation
Kami menyadari bahwa capaian keberlanjutan yang diraih                                    We acknowledge that the sustainability accomplishments
hingga saat ini merupakan hasil dari sinergi, dedikasi,                                   achieved to date are attributable to the synergy, dedication,
dan kerja keras seluruh pemangku kepentingan. Oleh                                        and diligent efforts of all stakeholders. Consequently,
karena itu, kami menyampaikan apresiasi dan terima                                        we extend our sincere appreciation and gratitude to all
kasih kepada seluruh karyawan, mitra, pemegang saham,                                     employees, partners, shareholders, and other stakeholders
serta pemangku kepentingan lainnya atas dukungan dan                                      for their ongoing support and trust in Pegadaian.
kepercayaan yang terus diberikan kepada Pegadaian.




40                            IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 41
Ke depan, Pegadaian berkomitmen untuk terus                                Looking ahead, Pegadaian is committed to continuously
meningkatkan kinerja dan memperluas dampak positif                         improving performance and broadening our positive impact
melalui penguatan implementasi prinsip keberlanjutan                       by strengthening the implementation of sustainability
yang semakin terintegrasi dalam strategi dan aktivitas                     principles across the company’s strategies and operational
operasional Perseroan. Dengan semangat kolaborasi dan                      activities. With a spirit of collaboration and mutual trust,
amanah yang dijaga bersama, kami optimis Pegadaian akan                    we remain optimistic that Pegadaian will continue to grow
terus bertumbuh secara berkelanjutan serta mencapai                        sustainably and realize our long-term objectives for all
tujuan jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan                    stakeholders and future generations.
dan generasi mendatang.




                                                     Jakarta, 28 April 2026




                                                  Damar Latri Setiawan
                                      DIREKTUR UTAMA | PRESIDENT DIRECTOR




                                      Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t                             41
Page 42
Pernyataan Direktur Utama dan Presiden Komisaris
Statement from the President Director and the President Commissioner




Pernyataan Presiden Komisaris
Statement from the President Commissioner



                                                                                                      Kami yakin bahwa dengan tata
                                                                                                      kelola yang kokoh dan kompas
                                                                                                      keberlanjutan yang jelas,
                                                                                                      Pegadaian akan terus menjadi
                                                                                                      mitra terpercaya bagi Indonesia
                                                                                                      dalam membangun fondasi
                                                                                                      ekonomi yang inklusif, tangguh,
                                                                                                      dan bermartabat.
                                                                                                      We believe that with strong governance and
                                                                                                      a clear sustainability compass, Pegadaian
                                                                                                      will continue to be a trusted partner for
                                                                                                      Indonesia in building an inclusive, resilient,
                                                                                                      and dignified economic foundation.




                                                                                                      AM Putranto
                                                                                                      KOMISARIS UTAMA | PRESIDENT COMMISSIONER




42                            IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK
                                                      IN OVASI
                                                          YAN GINBE
                                                                  KLU
                                                                    R KE
                                                                       SIF,
                                                                         LAND A
                                                                               JU TA NK | YA
                                                                                 MPA          N G B EI R
                                                                                           I NCLUS     VEKEI L A N J U TAI O
                                                                                                             NNOVAT        NN, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 43
Para Pemangku Kepentingan yang kami hormati,                                 To our esteemed stakeholders,

Tahun 2025 menjadi momen penting dalam perjalanan                            The year 2025 marks a significant milestone in Pegadaian’s
transformasi Pegadaian, menandai keselarasan arah                            transformation journey, aligning the nation’s development
pembangunan nasional dengan komitmen Pegadaian untuk                         goals with Pegadaian’s commitment to fostering inclusive
menciptakan nilai yang inklusif dan berkelanjutan. Secara                    and sustainable value creation. Moreover, the Board of
lebih luas, Dewan Komisaris melihat peran Pegadaian                          Commissioners perceives Pegadaian’s role as an integral
sebagai bagian dari usaha bersama mewujudkan Asta Cita                       part of a collective effort to realize Asta Cita—the national
— cita-cita kebangsaan yang menempatkan kemandirian                          aspiration emphasizing economic independence, resource
ekonomi, hilirisasi sumber daya, serta pemberdayaan                          downstreaming, and grassroots community empowerment as
masyarakat akar rumput sebagai pilar utama kemajuan.                         the main pillars of progress. We recognize that Pegadaian’s
Kami menyadari bahwa kontribusi Pegadaian tidak hanya                        contribution extends beyond financial performance but also
diukur dari kinerja keuangan, tetapi juga dari sejauh mana                   include its efficacy in serving as an intermediary between the
mampu menjadi penghubung antara aspirasi negara, pasar,                      aspirations of the state, the market, and communities that
dan masyarakat yang selama ini kesulitan mengakses                           have long faced challenges in accessing formal financial
layanan keuangan formal.                                                     services.

Di tengah lanskap tersebut, Holding Ultra Mikro yang                         Within this landscape, the Ultra Micro Holding, established
dibangun bersama BRI dan PNM merupakan manifestasi                           in collaboration with BRI and PNM, stands as the most
paling nyata dari mandat kebangsaan ini. Sinergi dari tiga                   tangible embodiment of this national mandate. The
institusi yang saling melengkapi — bank umum, lembaga                        synergy among these three complementary institutions—
pembiayaan mikro, dan lembaga gadai — telah merubah                          comprising commercial banks, microfinance institutions, and
perspektif Indonesia terhadap inklusi keuangan: bukan                        pawnshops—has transformed Indonesia’s perspective on
sebagai kompetisi antar pemain, melainkan sebagai jaringan                   financial inclusion: not as competition among players, but as
yang saling mendukung untuk memperluas akses bagi pelaku                     a supportive network aimed at expanding access for ultra-
usaha ultra mikro. Dewan Komisaris memandang Holding                         micro entrepreneurs. The Board of Commissioners regards
UMi bukan sekadar sebagai struktur korporasi, melainkan                      the UMi Holding not merely as a corporate structure but as
sebagai infrastruktur sosial-ekonomi yang memfasilitasi                      a socio-economic infrastructure that facilitates vulnerable
kelompok rentan, perempuan pelaku usaha, dan komunitas                       groups, women entrepreneurs, and communities in frontier,
di wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal agar dapat                      outer, and lagging regions to achieve gradual and dignified
meningkat secara bertahap dan bermartabat.                                   improvement.

Dalam dimensi keberlanjutan, kami menghormati langkah                        In terms of sustainability, we commend the Board of
Direksi yang secara konsisten menempatkan aspek sosial                       Directors for consistently prioritising social aspects as the
sebagai fondasi strategi keuangan berkelanjutan Pegadaian.                   foundation of Pegadaian’s sustainable financial strategy. The
Penerbitan Obligasi Sosial dan Sukuk Sosial menunjukkan                      issuance of Social Bonds and Social Sukuk demonstrates the
keyakinan Perseroan bahwa keuangan berkelanjutan tidak                       company’s belief that sustainable finance need not always
harus selalu dimulai dari narasi lingkungan; dalam konteks                   begin with environmental narratives; in the Indonesian
Indonesia, keuangan berkelanjutan juga harus dimulai dari                    context, sustainable finance must also begin with human
pemberdayaan manusia. Fokus pada inklusi mikro dan                           empowerment. The focus on micro-inclusion and gender
keberpihakan terhadap pemberdayaan perempuan pelaku                          empowerment underscores Pegadaian’s understanding of its
usaha menegaskan bahwa Pegadaian memahami peran                              social role as a people’s financial institution. Moving forward,
sosialnya sebagai institusi keuangan rakyat. Ke depan,                       the Board of Commissioners encourages the company to
Dewan Komisaris mendorong Perseroan secara bertahap                          gradually integrate environmental dimensions into this
mengintegrasikan dimensi lingkungan ke dalam kerangka                        framework, so that Pegadaian’s sustainability evolves
ini, agar keberlanjutan Pegadaian berkembang dari fondasi                    from a solid social foundation towards a comprehensive
sosial yang kokoh menuju arsitektur lingkungan dan sosial                    environmental and social architecture—aligned with the
yang menyeluruh — sejalan dengan ekspektasi regulator,                       expectations of regulators, investors, and future generations.
investor, dan generasi yang akan datang.




                                        Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t                                 43
Page 44
Pernyataan Direktur Utama dan Presiden Komisaris
Statement from the President Director and the President Commissioner




Akhir kata, dalam menjalankan fungsi pengawasan, Dewan                                    In conclusion, in carrying out its supervisory functions, the
Komisaris akan terus memastikan bahwa setiap inisiatif                                    Board of Commissioners will continue to ensure that every
strategis Pegadaian didasarkan pada prinsip kehati-                                       strategic initiative of Pegadaian is based on principles
hatian, integritas, dan keseimbangan jangka panjang.                                      of prudence, integrity, and long-term balance. Future
Tantangan di masa mendatang menuntut bukan sekadar                                        challenges demand not only agility in execution but also
kelincahan dalam eksekusi, melainkan juga kebijaksanaan                                   wisdom in choosing growth paths that honour shareholders’
dalam memilih jalur pertumbuhan yang menghormati                                          trust, customer interests, and the sustainability of the
amanah pemegang saham, kepentingan nasabah, serta                                         broader ecosystem. We believe that with strong governance
keberlanjutan ekosistem yang lebih luas. Kami yakin bahwa                                 and a clear sustainability compass, Pegadaian will continue
dengan tata kelola yang kokoh dan kompas keberlanjutan                                    to be a trusted partner for Indonesia in building an inclusive,
yang jelas, Pegadaian akan terus menjadi mitra terpercaya                                 resilient, and dignified economic foundation.
bagi Indonesia dalam membangun fondasi ekonomi yang
inklusif, tangguh, dan bermartabat.

Atas nama Dewan Komisaris,                                                                On behalf of the Board of Commissioners,




                                                                       Jakarta, 28 April 2026




                                                                            AM Putranto
                                                     KOMISARIS UTAMA | PRESIDENT COMMISSIONER




44                            IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 45
Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t   45
Page 46
Pernyataan Direktur Utama dan Presiden Komisaris
Statement from the President Director and the President Commissioner




                          Pernyataan Direksi dan Dewan Komisaris
                               tentang Tanggung Jawab atas
                                Laporan Keberlanjutan 2025

                           Pemegang saham yang terhormat, Kami yang bertanda tangan di bawah ini
                          menyatakan bahwa seluruh informasi material dalam Laporan Keberlanjutan
                       PT Pegadaian tahun 2025 telah disampaikan secara lengkap dan kami bertanggung
                         jawab penuh atas kebenaran isi Laporan Keberlanjutan Perusahaan. Demikian
                                       pernyataan ini dibuat dengan sebenarnya. [GRI 2-14]



                                                                       Jakarta, 28 April 2026


                                                                            DIREKSI
                                                                       BOARD OF DIRECTORS




                                                                       Damar Latri Setiawan
                                                                          DIREKTUR UTAMA
                                                                        PRESIDENT DIRECTOR




          Budi Wahju Soesilo                                      Ferdian Timur Satyagraha                                          Eka Pebriansyah
         WAKIL DIREKTUR UTAMA                                          DIREKTUR KEUANGAN                                  DIREKTUR JARINGAN DAN OPERASI
       VICE PRESIDENT DIRECTOR                                     DAN PERENCANAAN STRATEGIS                              NETWORK & OPERATION DIRECTOR
                                                                       FINANCE AND STRATEGIC
                                                                          PLANING DIRECTOR




        Tribuana Tunggadewi                                                                                                             Ismail Ilyas
       DIREKTUR HUMAN CAPITAL                                                                                               DIREKTUR MANAJEMEN RISIKO,
       HUMAN CAPITAL DIRECTOR                                                                                                  LEGAL DAN KEPATUHAN
                                                                                                                              RISK MANAGEMENT, LEGAL,
                                                                                                                              AND COMPLIANCE DIRECTOR




            Selfie Dewiyanti                                                                                                    Yos Iman Jaya Dappu
DIREKTUR PEMASARAN, PENJUALAN                                                                                             DIREKTUR TEKNOLOGI INFORMASI
   DAN PENGEMBANGAN PRODUK                                                                                                         DAN DIGITAL
    MARKETING, SALES AND                                                                                                   INFORMATION TECHNOLOGY AND
PRODUCT DEVELOPMENT DIRECTOR                                                                                                     DIGITAL DIRECTOR




46                            IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 47
              Statements of the Board of Directors and
        the Board of Commissioners Regarding Responsibility
                    for 2025 Sustainability Report


                      Dear Respected Shareholders, We, the undersigned, hereby declare that all material
                      information in PT Pegadaian’s 2025 Sustainability Report has been disclosed in full
                        and we take full responsibility for the accuracy of the contents of the Company’s
                               Sustainability Report. This statement is made truthfully. [GRI 2-14]



                                                                  Jakarta, 28 April 2026


                                                               DEWAN KOMISARIS
                                                            BOARD OF COMMISSIONERS




                                                                      AM Putranto
                                                                    KOMISARIS UTAMA
                                                             PRESIDENT COMMISSIONER




   Umiyatun Hayati Triastuti                                   Loto Srinaita Ginting                                         Syafaat Perdana
                KOMISARIS                                                 KOMISARIS                                             KOMISARIS
             COMMISSIONER                                             COMMISSIONER                                            COMMISSIONER




    Kukrit Suryo Wicaksono                                                                                                 Trimedya Panjaitan
       KOMISARIS INDEPENDEN                                                                                                KOMISARIS INDEPENDEN
   INDEPENDENT COMMISSIONER                                                                                              INDEPENDENT COMMISSIONER




                 Martina                                                Abdul Karim*                                            Mei Ling*
       KOMISARIS INDEPENDEN                                      KOMISARIS INDEPENDEN                                           KOMISARIS
   INDEPENDENT COMMISSIONER                                  INDEPENDENT COMMISSIONER                                         COMMISSIONER


* Anggota Dewan Komisaris yang diangkat tersebut baru dapat melaksanakan tugasnya sebagai anggota Dewan Komisaris apabila telah mendapat persetujuan
  dari OJK dan memenuhi ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
  The appointed member of the Board of Commissioners may only carry out their duties as a member of the Board of Commssioners after obtaining approval from
  OJK and fulfilling the provisions of the applicable laws and regulations.

                                                     Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t                                  47
Page 48
Strategi Keberlanjutan
Sustainability Strategy




                          Strategi
                          Keberlanjutan
                          Sustainability Strategy




48                         IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK
                                                   IN OVASI
                                                       YAN GINBE
                                                               KLU
                                                                 R KE
                                                                    SIF,
                                                                      LAND A
                                                                            JU TA NK | YA
                                                                              MPA          N G B EI R
                                                                                        I NCLUS     VEKEI L A N J U TAI O
                                                                                                          NNOVAT        NN, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 49
Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t   49
Page 50
Strategi Keberlanjutan
Sustainability Strategy




Strategi Keberlanjutan
Sustainability Strategy




         Strategi keberlanjutan Pegadaian mencerminkan komitmen
         Perusahaan untuk berperan aktif dalam memperluas inklusi
         keuangan, mendorong pertumbuhan yang berdaya saing
         dan bertanggung jawab, serta mendukung pencapaian
         Tujuan Pembangunan Berkelanjutan.
         Pegadaian’s sustainability strategy reflects the Company’s commitment to
         playing an active role in expanding financial inclusion, encouraging competitive
         and responsible growth, and supporting the achievement of the Sustainable
         Development Goals.




Komitmen dan Pendekatan Keberlanjutan [OJK A.1] [GRI 2-23]
Sustainability Commitment And Approach
Di tengah dinamika global yang terus berkembang, yang                                 In the midst of continually evolving global dynamics, marked
ditandai oleh meningkatnya dampak perubahan iklim,                                    by the increasing impacts of climate change, global economic
ketidakpastian ekonomi global, percepatan transformasi                                uncertainty, the acceleration of digital transformation,
digital, serta semakin tingginya ekspektasi pemangku                                  and stakeholders’ rising expectations for responsible
kepentingan terhadap praktik bisnis yang bertanggung                                  business practices, sustainability has become a key factor in
jawab, keberlanjutan menjadi faktor kunci dalam menjaga                               maintaining business resilience and a company’s long-term
ketahanan usaha dan daya saing perusahaan dalam jangka                                competitiveness. At present, companies are required not
panjang. Saat ini, perusahaan dituntut untuk tidak hanya                              only to be oriented toward financial performance, but also
berorientasi pada kinerja finansial, tetapi juga mampu                                to be able to manage environmental, social, and governance
mengelola dampak lingkungan, sosial, dan tata kelola                                  impacts in an integrated manner.
secara terintegrasi.

Pada tahun 2015, Tujuan Pembangunan Berkelanjutan                                     In 2015, the Sustainable Development Goals (SDGs) were
(TPB) atau Sustainable Development Goals (SDGs)                                       established as a global development agenda aimed at
ditetapkan sebagai agenda pembangunan global yang                                     creating a balance between economic growth, social welfare,
bertujuan menciptakan keseimbangan antara pertumbuhan                                 and environmental preservation. Proclaimed by the United
ekonomi, kesejahteraan sosial, dan pelestarian lingkungan.                            Nations (UN), the SDGs comprise 17 main goals focused
Dicanangkan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB),                                    on poverty eradication, reducing inequality, protecting
TPB mencakup 17 tujuan utama yang berfokus pada                                       ecosystems, and accelerating inclusive and sustainable
pengentasan kemiskinan, pengurangan kesenjangan,                                      development.
perlindungan ekosistem, serta percepatan pembangunan
yang inklusif dan berkelanjutan.

Pada saat yang sama, Pemerintah Indonesia telah                                       At the same time, the Government of Indonesia affirmed
menegaskan komitmen terhadap agenda global tersebut                                   its commitment to the global agenda through the issuance
melalui penerbitan Peraturan Presiden Nomor 59 Tahun 2017                             of Presidential Regulation Number 59 of 2017 on the
tentang Pelaksanaan Pencapaian Tujuan Pembangunan                                     Implementation of the Achievement of the Sustainable
Berkelanjutan, yang selanjutnya diimplementasikan                                     Development Goals, which was subsequently implemented
melalui penyusunan Rencana Aksi Nasional (RAN) dan                                    through the formulation of the National Action Plan (RAN)
Rencana Aksi Daerah (RAD) TPB/SDGs.                                                   and Regional Action Plans (RAD) for the SDGs.

50                        IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 51
Sejalan dengan komitmen nasional tersebut, Pegadaian                         In line with this national commitment, Pegadaian actively
secara aktif mengambil peran dalam mendukung                                 takes a role in supporting sustainable development in
pembangunan berkelanjutan di Indonesia. Bagi Pegadaian,                      Indonesia. For Pegadaian, the application of Environmental,
penerapan prinsip Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola                        Social, and Governance (ESG) principles is not merely viewed
(Environmental, Social, and Governance/ESG) tidak                            as fulfilling regulatory obligations, but rather as a strategic
semata-mata dipandang sebagai pemenuhan kewajiban                            foundation for creating sustainable long-term value for the
regulasi, melainkan sebagai fondasi strategis dalam                          Company, stakeholders, and the broader community.
menciptakan nilai jangka panjang yang berkelanjutan bagi
Perusahaan, pemangku kepentingan, dan masyarakat luas.

Sebagai bagian dari Holding Ultra Mikro (UMi), Pegadaian                     As part of the Ultra Micro (UMi) Holding, Pegadaian also
juga melihat peluang strategis yang signifikan untuk terus                   sees significant strategic opportunities to continue expanding
memperluas inklusi keuangan bagi pelaku usaha ultra                          financial inclusion for ultra micro business operators in
mikro di Indonesia. Meningkatnya pemanfaatan layanan                         Indonesia. Increasing utilization of formal financial services,
keuangan formal, yang didukung oleh perkembangan                             supported by technological developments and improved
teknologi, serta peningkatan literasi digital masyarakat,                    public digital literacy, creates room for Pegadaian to expand
membuka ruang bagi Pegadaian untuk memperluas akses                          access to financing, strengthen economic empowerment,
pembiayaan, memperkuat pemberdayaan ekonomi, serta                           and sustainably narrow the gap in the utilization of financial
mempersempit kesenjangan dalam pemanfaatan layanan                           services.
keuangan secara berkelanjutan.

Dalam menjalankan peran tersebut, Pegadaian tidak hanya                      In carrying out this role, Pegadaian not only contributes to
berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional,                         national economic growth, but also performs an important
tetapi juga menjalankan fungsi sosial yang penting dalam                     social function in improving public welfare and strengthening
meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memperkuat                         the economic resilience of vulnerable groups. Expanding
ketahanan ekonomi kelompok rentan. Perluasan akses                           inclusive financial access is an integral part of the Company’s
keuangan yang inklusif menjadi bagian integral dari                          strategy in encouraging equitable, resilient, and sustainable
strategi perusahaan dalam mendorong pembangunan                              economic development.
ekonomi yang berkeadilan, tangguh, dan berkelanjutan.

Sebagai wujud nyata atas komitmen dan tanggung jawab                         As a tangible manifestation of this commitment and
tersebut, Pegadaian telah menyusun Rencana Jangka                            responsibility, Pegadaian has prepared the Company’s Long-
Panjang Perusahaan (RJPP) Tahun 2025–2029 sebagai                            Term Plan (RJPP) for 2025–2029 as the primary reference
acuan utama dalam menetapkan arah strategis perusahaan.                      in setting the Company’s strategic direction. The RJPP is
RJPP dirancang untuk mendorong pertumbuhan bisnis                            designed to promote sustainable business growth, strengthen
yang berkelanjutan, memperkuat daya saing, serta                             competitiveness, and transform the business model to be
mentransformasikan model bisnis agar adaptif terhadap                        adaptive to economic dynamics and changes in customer
dinamika perekonomian dan perubahan kebutuhan                                needs. The RJPP also serves as a guideline for all directorates
nasabah. RJPP sekaligus menjadi pedoman bagi seluruh                         and work functions in formulating the Company’s strategies,
direktorat dan fungsi kerja dalam merumuskan strategi,                       policies, and priority programs, including the management
kebijakan, serta program prioritas perusahaan, termasuk                      and implementation of ESG aspects in an integrated manner
dalam pengelolaan dan implementasi aspek ESG secara                          across all operational lines.
terintegrasi di seluruh lini operasional.



Strategi Keberlanjutan Pegadaian [GRI 2-23][GRI 2-24]
Pegadaian Sustainability Strategy

Sebagai perwujudan komitmen Pegadaian dalam                                  As a manifestation of Pegadaian’s commitment to
menerapkan keuangan berkelanjutan secara menyeluruh,                         implementing sustainable finance comprehensively,
Pegadaian mengembangkan kerangka kerja Environmental,                        Pegadaian has developed an Environmental, Social, and
Social, and Governance (ESG) yang terintegrasi ke                            Governance (ESG) framework that is integrated into the
dalam strategi, kebijakan, dan proses bisnis perusahaan.                     Company’s strategy, policies, and business processes. The
Pengembangan kerangka kerja ini didasarkan pada visi                         development of this framework is based on the Company’s
keberlanjutan Perusahaan, yaitu “The Leader in the Gold                      sustainability vision, namely “The Leader in the Gold
Ecosystem and Accelerator of Financial Inclusion.”                           Ecosystem and Accelerator of Financial Inclusion.”



                                        Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t                                51
Page 52
Strategi Keberlanjutan
Sustainability Strategy




Dalam implementasinya, kerangka kerja ESG menjadi                                          In its implementation, the ESG framework serves as a
acuan bagi Pegadaian dalam mengelola risiko dan peluang,                                   reference for Pegadaian in managing risks and opportunities,
mengembangkan kapabilitas sumber daya manusia,                                             developing human resource capabilities, and adjusting
serta menyesuaikan struktur dan proses organisasi agar                                     organizational structures and processes to be aligned with
selaras dengan dinamika bisnis dan kebutuhan pemangku                                      business dynamics and stakeholder needs. In addition,
kepentingan. Selain itu, Perusahaan terus mendorong                                        the Company continues to encourage the development of
pengembangan produk dan portofolio usaha yang sejalan                                      products and a business portfolio in line with the principles
dengan prinsip-prinsip keuangan berkelanjutan.                                             of sustainable finance.

Dalam menjalankan kegiatan usaha, Pegadaian senantiasa                                     In carrying out its business activities, Pegadaian consistently
berlandaskan pada nilai-nilai kolaborasi, transparansi,                                    relies on the values of collaboration, transparency, and trust
dan kepercayaan sebagai modal utama dalam membangun                                        as the primary capital in building the Company’s resilience
ketahanan dan daya saing Perusahaan. Pendekatan ini                                        and competitiveness. This approach supports the sustainable
mendukung peningkatan kinerja Perusahaan secara                                            improvement of the Company’s performance through
berkelanjutan melalui penguatan kapabilitas internal,                                      strengthening internal capabilities, managing social and
pengelolaan risiko sosial dan lingkungan, serta inovasi                                    environmental risks, and product innovation that delivers
produk yang memberikan nilai tambah jangka panjang.                                        long-term value added.




                                                                             Visi | Vision
                                                                “The Leader in the gold ecosystem and
                                                                  accelerator of financial inclusion”

                                                                               Misi | Mission

                                           1                                          2                                        3
                              Memberikan manfaat dan                  Memperluas jangkauan layanan               Memberikan service excellence
                           keuntungan optimal bagi seluruh           UMKM melalui sinergi Ultra Mikro                dengan fokus nasabah
                                 stakeholder dengan                  untuk meningkatkan proposisi nilai          Providing excelent service with
                              mengembangkan bisnis inti                  ke nasabah dan stakeholder                      customer focus
                          Provide benefits and profits with an           Expand MSME service coverage
                            optimal customer focus for all            through Ultra Micro synergies to
                           stakeholders by developing core              enchance value proposition to
                                      business                           customers and stakeholders

                                                               G7 STAR STRATEGY X BRAIN STRATEGY

                                  Environmental (E)                               Social (S)                            Governance (G)
                             Adaptasi dan Mitigasi Risiko                                                         Tata kelola ESG
                          E1 Perubahan Iklim                              Pengembangan Sumber Daya             G1 (kebijakan, manajemen risiko,
                                                                     S1
                                                                          Manusia
                             Climate Change Risk                                                                  dan komite ESG)
                                                                          Human Capital Development
                             Adaptation and Mitigation                                                            ESG Governance
                               Manajemen Aset yang                      Keberagaman, Kesetaraan, dan              (policy, risk management,
                          E2                                         S2 Inklusi (DEI)                             and ESG committee)
                               Bertanggung Jawab
                               Responsible Asset Management             Diversity, Equity, and Inclusion
                                                                                                                  Penguatan Business ethics
                                                                        (DEI)                                  G2 (SMAP, WBS, anti-bribery &
                             Inisiatif Keuangan                         Pemasaran yang Bertanggung                corruption, kepatuhan)
                          E3 Berkelanjutan                           S3 Jawab                                     Strengthening Business Ethics
                             Sustainable Finance Initiative             Responsible Marketing                     (SMAP, WBS, anti-bribery &
                               Strategi Dekarbonisasi                                                             corruption, compliance)
                          E4                                            Privasi & Keamanan Data
                               Decarbonization Strategy              S4 Pelanggan                                 Penerapan Responsible
                                                                        Customer Data Privacy &                G3 Investment
                                                                        Security                                  Implementation of Responsible
                                                                                                                  Investment
                                                                          Inklusi Keuangan
                                                                     S5                                           Integrasi ESG ke Dalam
                                                                          Financial Inclusion
                                                                                                               G4 Strategi Bisnis
                                                                          Pengembangan Komunitas                  Integration of ESG Into
                                                                     S6
                                                                          Community Development                   Business Strategy
                                                                                                                  Penawaran Produk yang
                                                                                                               G5 Bertanggung Jawab
                                                                                                                  Responsible Product Offering
                                                                                                                    Pengawasan Dewan
                                                                                                               G6
                                                                                                                    Board Oversight




                                                      Corporate Foundation (Good Corporate Governance, BRILiaN Way)
                                                                    17 Sustainable Development Goals




52                          IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 53
Pilar Keberlanjutan Pegadaian                                                      Pegadaian Sustainability Pillars

Kerangka kerja ESG Pegadaian mencakup tiga pilar                                   Pegadaian’s ESG framework covers three main pillars,
utama, yakni Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola, yang                             namely Environmental, Social, and Governance, which serve
menjadi fondasi dalam perumusan strategi Perusahaan                                as the foundation for formulating the Company’s strategy and
serta pengambilan keputusan di seluruh lini organisasi.                            decision-making across all organizational lines. Through this
Melalui kerangka ini, prinsip keuangan berkelanjutan                               framework, sustainable finance principles are consistently
diintegrasikan secara konsisten ke dalam operasional dan                           integrated into the Company’s operations and business
strategi bisnis Perusahaan dengan menjunjung tinggi nilai                          strategy by upholding the values of integrity, transparency,
integritas, transparansi, dan akuntabilitas.                                       and accountability.


                                                                     Lingkungan
                                                                     Environment
  Dalam aspek lingkungan, Pegadaian berkomitmen untuk                              In the environmental aspect, Pegadaian is committed to managing
  mengelola dampak lingkungan secara bertanggung jawab                             environmental impacts responsibly through the implementation
  melalui penerapan efisiensi energi, pengurangan emisi,                           of energy efficiency, emission reductions, waste management, and
  pengelolaan limbah, serta implementasi berbagai inisiatif                        the implementation of various environmentally friendly initiatives
  ramah lingkungan di seluruh jaringan operasional Perusahaan.                     across the Company’s operational network. This commitment is
  Komitmen ini merupakan bagian dari upaya Perusahaan dalam                        part of the Company’s efforts to support the transition toward a
  mendukung transisi menuju ekonomi rendah karbon serta                            low-carbon economy and to increase resilience to the impacts of
  meningkatkan ketahanan terhadap dampak perubahan iklim.                          climate change.
  Sebagai bagian dari strategi dekarbonisasi dan adaptasi
  perubahan iklim, Pegadaian secara aktif mendorong                                As part of its decarbonization strategy and climate change
  pengembangan 425 bank sampah yang tersebar di seluruh                            adaptation, Pegadaian actively encourages the development
  Indonesia melalui 12 Kantor Wilayah. Selain itu, Perusahaan                      of 425 waste banks spread throughout Indonesia through 12
  menerapkan konsep bangunan hijau (green building) dengan                         Regional Offices. In addition, the Company implements the green
  memanfaatkan kembali air bekas yang dialirkan ke Sewage                          building concept by reusing wastewater channeled to the Sewage
  Treatment Plant (STP) untuk digunakan sebagai air penyiraman                     Treatment Plant (STP) to be used as water for watering plants.
  tanaman.
  Pegadaian juga melaksanakan pengelolaan limbah secara                            Pegadaian also carries out sustainable waste management
  berkelanjutan melalui kerja sama dengan Bank Sampah                              through cooperation with waste banks fostered under the TJSL
  binaan program TJSL. Dari sisi efisiensi energi, Perusahaan                      program. In terms of energy efficiency, the Company continues
  terus berupaya menurunkan intensitas konsumsi energi yang                        to strive to reduce the intensity of energy consumption sourced
  bersumber dari energi tidak terbarukan sebagai bagian dari                       from non-renewable energy as part of its efforts to improve
  upaya peningkatan efisiensi operasional yang berkelanjutan.                      sustainable operational efficiency.
                                                                          Sosial
                                                                          Social
  Dalam aspek sosial, Pegadaian menempatkan perlindungan                           In the social aspect, Pegadaian places the protection of
  hak asasi manusia, penerapan keberagaman dan inklusi,                            human rights, the implementation of diversity and inclusion,
  kesehatan dan keselamatan kerja, perlindungan konsumen,                          occupational health and safety, consumer protection, and
  serta pemberdayaan masyarakat sebagai prioritas utama dalam                      community empowerment as top priorities in conducting its
  menjalankan kegiatan usaha. Komitmen ini diimplementasikan                       business activities. This commitment is implemented through
  melalui berbagai kebijakan dan program yang berorientasi                         various policies and programs oriented toward improving the
  pada peningkatan kesejahteraan karyawan, nasabah, dan                            welfare of employees, customers, and the community.
  masyarakat.
  Perusahaan menjunjung tinggi pemenuhan hak asasi manusia                         The Company upholds the fulfillment of human rights in the
  di lingkungan kerja melalui penerapan berbagai kebijakan                         workplace through the implementation of various internal
  internal. Untuk mendukung pengembangan kapabilitas                               policies. To support the development of human resource
  sumber daya manusia, Pegadaian menyediakan rata-rata 188                         capabilities, Pegadaian provides an average of 188 training hours
  jam pelatihan per karyawan, sejalan dengan Kebijakan Umum                        per employee, in line with General Policy Number 10 on Human
  Nomor 10 tentang Pengembangan Sumber Daya Manusia.                               Resource Development.
  Melalui program pemberdayaan masyarakat, Pegadaian telah                         Through community empowerment programs, Pegadaian has
  melibatkan lebih dari 10.000 pelaku usaha mikro, kecil, dan                      engaged more than 10,000 micro, small, and medium enterprise
  menengah (UMKM). Selain itu, Perseroan berkontribusi dalam                       (MSME) operators. In addition, the Company contributes to the
  pengembangan Generasi Emas di jenjang pendidikan tinggi                          development of the Golden Generation at the higher education
  dengan menyediakan akses terhadap sarana dan prasarana                           level by providing access to educational support facilities and
  pendukung pendidikan melalui The Gade Creative Lounge yang                       infrastructure through The Gade Creative Lounge, which has been
  telah hadir di 33 perguruan tinggi di seluruh Indonesia.                         established at 33 universities throughout Indonesia.
  Dalam rangka meningkatkan kualitas layanan dan perlindungan                      In order to improve service quality and consumer protection,
  konsumen, Pegadaian secara berkala melaksanakan Survei                           Pegadaian periodically conducts the Customer Satisfaction
  Customer Satisfaction Index (CSI) untuk mengukur tingkat                         Index (CSI) Survey to measure customer satisfaction, loyalty,
  kepuasan, loyalitas, keterlibatan, retensi, dan akuisisi nasabah,                engagement, retention, and acquisition, while also identifying
  sekaligus mengidentifikasi area peningkatan layanan secara                       areas for continuous service improvement.
  berkelanjutan.


                                              Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t                                         53
Page 54
Strategi Keberlanjutan
Sustainability Strategy




                                                                           Tata Kelola
                                                                           Governance
    Dalam aspek tata kelola, Pegadaian berkomitmen untuk                              In the governance aspect, Pegadaian is committed to
    menerapkan prinsip Good Corporate Governance (GCG)                                implementing the principles of Good Corporate Governance
    yang meliputi transparansi, akuntabilitas, independensi,                          (GCG), which include transparency, accountability, independence,
    dan kewajaran, serta memperkuat integritas dalam seluruh                          and fairness, and to strengthening integrity throughout the
    proses bisnis perusahaan. Komitmen ini diwujudkan melalui                         Company’s business processes. This commitment is realized
    penerapan berbagai kebijakan dan praktik tata kelola yang                         through the implementation of various responsible governance
    bertanggung jawab.                                                                policies and practices.
    Perusahaan menerapkan kebijakan anti-fraud, anti-korupsi,                         The Company implements anti-fraud and anti-corruption
    sistem pelaporan pelanggaran (whistleblowing system), serta                       policies, a whistleblowing system, and effective risk management
    manajemen risiko yang efektif sebagai bagian dari upaya                           as part of its efforts to maintain integrity and stakeholder trust.
    menjaga integritas dan kepercayaan pemangku kepentingan.                          Pegadaian is also committed to supporting the development of
    Pegadaian juga berkomitmen untuk mendukung pengembangan                           sustainable finance in Indonesia through strengthening corporate
    keuangan berkelanjutan di Indonesia melalui penguatan praktik                     governance practices.
    tata kelola perusahaan.
    Selain itu, Pegadaian terus memperkuat tata kelola melalui                        In addition, Pegadaian continues to strengthen governance
    penerapan etika bisnis, perolehan sertifikasi internasional,                      through the implementation of business ethics, the attainment of
    serta peningkatan peringkat ESG. Dalam aspek kepatuhan,                           international certifications, and improvements in ESG ratings. In
    Perusahaan berkomitmen untuk melaksanakan kewajiban                               the aspect of compliance, the Company is committed to fulfilling
    perpajakan secara jujur, transparan, dan dapat diaudit oleh                       its tax obligations honestly, transparently, and in a manner that
    publik sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-                               can be audited by the public in accordance with the prevailing laws
    undangan yang berlaku.                                                            and regulations.



Roadmap Keberlanjutan 2025–2029                                                       Sustainability Roadmap 2025–2029

Integrasi pilar-pilar keberlanjutan Pegadaian diperkuat                               The integration of Pegadaian’s sustainability pillars is
melalui penyusunan Roadmap ESG Pegadaian Tahun 2025–                                  strengthened through the formulation of the Pegadaian ESG
2029, yang dirancang sebagai panduan strategis untuk                                  Roadmap for 2025–2029, which is designed as a strategic
memastikan implementasi keberlanjutan berjalan secara                                 guide to ensure that sustainability implementation is carried
terarah, terukur, dan berkesinambungan.                                               out in a directed, measurable, and sustainable manner.

Berlandaskan visi dan misi Pegadaian, serta didukung oleh                             Grounded in Pegadaian’s vision and mission, and supported
berbagai kebijakan internal Perusahaan, Roadmap ESG                                   by various internal Company policies, the ESG Roadmap is
disusun sebagai pedoman dalam perencanaan strategis                                   prepared as a guideline for medium-term strategic and
dan operasional jangka menengah. Roadmap ini berfokus                                 operational planning. This Roadmap focuses on four main
pada empat area utama, yaitu:                                                         areas, namely:


   #1                                 #2                                      #3                                        #4
   Integrasi prinsip ESG ke           Penguatan tata kelola dan               Pengembangan produk                       Peningkatan kompetensi
   dalam strategi Perusahaan          manajemen risiko ESG                    dan layanan berbasis                      sumber daya manusia dalam
   Integration of ESG principles      Strengthening ESG                       keberlanjutan                             penerapan ESG
   into the Company’s strategy        governance and risk                     Development of sustainability-            Enhancement of human resource
                                      management                              based products and services               competencies in ESG implementation



Adapun pelaksanaan Roadmap ESG Pegadaian dibagi ke                                    The implementation of the Pegadaian ESG Roadmap is
dalam empat tahapan strategis, meliputi:                                              divided into four strategic stages, comprising:

                 2025
                                                         2026                                       2027                                 2028-2029
        Building and Reshaping
                                             Achieving ESG Business Goals                  Increasing ESG Impact                      New Value Creation
            ESG Compliance
 Penguatan kebijakan ESG serta             Integrasi ESG ke dalam proses              Digitalisasi pelaporan ESG              Perluasan portofolio
 penyusunan pelaporan awal                 bisnis dan pengambilan                     serta penguatan proyek-                 produk berkelanjutan serta
 yang mengacu pada standar                 keputusan manajerial.                      proyek keberlanjutan.                   peningkatan pelibatan
 internasional.                            Integration of ESG into business           Digitalization of ESG                   pemangku kepentingan.
 Strengthening ESG policies and            processes and managerial                   reporting and strengthening             Expansion of the sustainable
 preparing initial reporting that          decision-making.                           sustainability projects.                product portfolio and increased
 refers to international standards.                                                                                           stakeholder engagement.



54                        IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 55
Implementasi Strategi Roadmap ESG                                                    Implementation of the ESG Roadmap Strategy
[OJK F.1][GRI-2-23][GRI-2-24]                                                        [OJK F.1][GRI-2-23][GRI-2-24]


Sebagai bagian dari implementasi Roadmap ESG Tahun 2025,                             As part of the implementation of the 2025 ESG Roadmap,
Pegadaian mengusung tema “Building and Reshaping ESG                                 Pegadaian adopts the theme “Building and Reshaping ESG
Compliance”, yang mencerminkan komitmen Perusahaan                                   Compliance,” which reflects the Company’s commitment to
dalam memperkuat fondasi tata kelola keberlanjutan                                   strengthening the foundation of sustainability governance while
sekaligus mentransformasikan kepatuhan ESG agar                                      transforming ESG compliance so that it is comprehensively
terintegrasi secara menyeluruh dalam strategi dan operasional                        integrated into business strategy and operations. The
bisnis. Implementasi Roadmap ESG ini dilaksanakan melalui                            implementation of this ESG Roadmap is carried out through
serangkaian inisiatif strategis yang mencakup aspek tata                             a series of strategic initiatives covering governance aspects,
kelola, budaya organisasi, pengembangan kapasitas, hingga                            organizational culture, capacity development, and the creation
penciptaan nilai berkelanjutan bagi pemangku kepentingan.                            of sustainable value for stakeholders.



  Penguatan Tata                Dalam rangka memperkuat struktur tata kelola ESG, Pegadaian membentuk Komite Keberlanjutan yang
  Kelola Keberlanjutan          berfungsi sebagai pengarah dan pengawas implementasi keberlanjutan Perusahaan. Pembentukan komite
  Strengthening                 tersebut disertai dengan penetapan peran dan tanggung jawab yang jelas, yang didukung oleh:
  Sustainability                • Peraturan Direksi Nomor 43 Tahun 2024 tentang Pedoman Komite Keberlanjutan; dan
  Governance                    • Keputusan Direksi Nomor 126/KEP-DIR/2025 tentang Penetapan Satuan Tugas Implementasi
                                  Keberlanjutan PT Pegadaian Tahun 2025.
                                In order to strengthen the ESG governance structure, Pegadaian established a Sustainability Committee that
                                serves as the director and supervisor of the Company’s sustainability implementation. The establishment of the
                                committee was accompanied by the determination of clear roles and responsibilities, supported by:
                                • Board of Directors Regulation Number 43 of 2024 on the Guidelines for the Sustainability Committee; and
                                • Board of Directors Decree Number 126/KEP-DIR/2025 on the Establishment of the Sustainability
                                   Implementation Task Force of PT Pegadaian for 2025.
  Pengembangan                  Sebagai landasan operasional penerapan ESG, Pegadaian mengembangkan kerangka kerja dan kebijakan
  Kerangka dan                  keberlanjutan yang terintegrasi. Upaya ini diwujudkan melalui penyusunan Kebijakan Keberlanjutan PT
  Kebijakan                     Pegadaian Tahun 2025, sebagaimana diatur dalam Peraturan Nomor 40 Tahun 2025 tentang Pedoman ESG,
  Keberlanjutan                 yang menjadi acuan dalam perencanaan, pelaksanaan, serta evaluasi kinerja keberlanjutan Perusahaan.
  Development of                As an operational foundation for ESG implementation, Pegadaian develops an integrated sustainability
  the Sustainability            framework and policies. This effort is realized through the preparation of the PT Pegadaian Sustainability Policy
  Framework and                 for 2025, as stipulated in Regulation Number 40 of 2025 on ESG Guidelines, which serves as a reference for the
  Policies                      planning, implementation, and evaluation of the Company’s sustainability performance.




  Penguatan Kesadaran           Pegadaian secara berkelanjutan menanamkan nilai dan budaya ESG di seluruh lini organisasi melalui
  dan Budaya ESG                berbagai inisiatif internal. Penguatan kesadaran ESG dilakukan melalui:
  Strengthening ESG             • Kampanye internal keberlanjutan melalui kanal media sosial internal “Life at Pegadaian”, dengan fokus
  Awareness and Culture           pada efisiensi penggunaan listrik dan air serta pemilahan limbah; dan
                                • Implementasi Gerakan Aksi Hidup Hijau (Green Life Action Movement/GLAM) di seluruh unit kerja PT
                                  Pegadaian, sebagaimana diatur dalam Surat Nomor 81/SK-00026.03/2025 tanggal 21 Februari 2025.
                                Pegadaian continuously instills ESG values and culture across all organizational lines through various internal
                                initiatives. Strengthening ESG awareness is carried out through:
                                • Internal sustainability campaigns through the internal social media channel “Life at Pegadaian”, with a focus
                                   on efficiency in electricity and water usage as well as waste segregation; and
                                • The implementation of the Green Life Action Movement (GLAM) across all work units of PT Pegadaian, as
                                   stipulated in Letter Number 81/SK-00026.03/2025 dated February 21, 2025.
  Peningkatan                   Sebagai bagian dari perannya dalam mendorong inklusi keuangan, Pegadaian meningkatkan literasi
  Literasi Keuangan             keuangan berkelanjutan bagi karyawan dan nasabah melalui berbagai program kolaboratif. Inisiatif ini
  Berkelanjutan dan             meliputi:
  Inklusi Keuangan              • Pelaksanaan program literasi keuangan bersama mitra Pegadaian, termasuk 425 Bank Sampah binaan
  Improving Sustainable           (Tabungan Emas) serta The Gade Integrated Farming Community; dan
  Finance Literacy and          • Penerbitan surat edaran kepada seluruh Kantor Wilayah PT Pegadaian terkait pelaksanaan program
  Financial Inclusion             literasi keuangan melalui Surat Nomor 93/SK-00026.-00/2025 tanggal 3 Maret 2025.
                                As part of its role in promoting financial inclusion, Pegadaian improves sustainable finance literacy for
                                employees and customers through various collaborative programs. These initiatives include:
                                • The implementation of financial literacy programs together with Pegadaian’s partners, including 425 fostered
                                  waste banks (Gold Savings) as well as The Gade Integrated Farming Community; and
                                • The issuance of a circular letter to all Regional Offices of PT Pegadaian regarding the implementation of
                                  financial literacy programs through Letter Number 93/SK-00026.-00/2025 dated March 03, 2025.


                                                Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t                                 55
Page 56
Strategi Keberlanjutan
Sustainability Strategy




   Penyusunan Rencana             Dalam rangka memenuhi ketentuan regulator dan memperkuat praktik keuangan berkelanjutan, Pegadaian
   Aksi Keuangan                  menyusun dan mengimplementasikan Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan (RAKB). Langkah ini mencakup:
   Berkelanjutan                  • Penyampaian RAKB PT Pegadaian Tahun 2024–2029 kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui Surat
   Preparation of the               Nomor 742-S/00026.00/2024; serta
   Sustainable Finance            • Penyusunan dan implementasi Kerangka Social Loan PT Pegadaian pada tahun 2024.
   Action Plan                    • Laporan Implementasi RAKB Tahun 2025 kepada OJK
                                  In order to comply with regulatory requirements and strengthen sustainable finance practices, Pegadaian
                                  prepares and implements the RAKB. This step includes:
                                  • Submission of the PT Pegadaian RAKB for 2024–2029 to the Financial Services Authority (OJK) through Letter
                                     Number 742-S/00026.00/2024; and
                                  • The preparation and implementation of the PT Pegadaian Social Loan Framework in 2024.
                                  • Laporan Implementasi RAKB Tahun 2025 kepada OJK
   Penciptaan                     Pegadaian mengintegrasikan pendekatan Creating Shared Value (CSV) dalam pelaksanaan program TJSL
   Nilai Bersama                  untuk mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs). Berdasarkan Risalah RKA
   Creating Shared Value          Program TJSL Kementerian BUMN Tahun 2025 PT Pegadaian Nomor RIS-10/DSI.MBU.B/12/2024, Pegadaian
                                  menjalankan dua program CSV utama, yaitu:
                                  • Pande Emas Pegadaian, yang memberikan manfaat berupa peningkatan jumlah nasabah aktif bagi
                                    Perusahaan serta peningkatan nilai aset emas bagi masyarakat; dan
                                  • Gadepreneur, yang mendorong peningkatan jumlah nasabah aktif Pegadaian sekaligus mendukung UMKM
                                    untuk naik kelas dan meningkatkan daya saing usaha.
                                  Pegadaian integrates the Creating Shared Value (CSV) approach into the implementation of its TJSL programs to
                                  support the achievement of the Sustainable Development Goals (SDGs). Based on the Minutes of the 2025 TJSL
                                  Program Work Plan and Budget (RKA) of the Ministry of State-Owned Enterprises for PT Pegadaian Number RIS-
                                  10/DSI.MBU.B/12/2024, Pegadaian carries out two main CSV programs, namely:
                                  • Pande Emas Pegadaian, which provides benefits in the form of an increase in the number of active customers
                                    for the Company as well as an increase in the value of gold assets for the public; and
                                  • Gadepreneur, which encourages an increase in the number of Pegadaian’s active customers while also
                                    supporting MSMEs in moving up to the next level and improving business competitiveness.
   Inventarisasi Emisi            Sebagai bagian dari pengelolaan dampak lingkungan, Pegadaian melakukan inventarisasi emisi gas rumah
   dan Pemetaan Net               kaca (GRK) Cakupan 1, Cakupan 2, dan Cakupan 3, serta pemetaan skenario Net Zero Emission (NZE).
   Zero Emission                  Inventarisasi dilakukan melalui pemantauan konsumsi energi yang mencakup:
   Emissions Inventory            • Cakupan 1, yaitu penggunaan bahan bakar untuk genset dan kendaraan operasional;
   and Net Zero                   • Cakupan 2, berupa konsumsi listrik dari PLN; dan
   Emission Mapping               • Cakupan 3, meliputi konsumsi energi dari perjalanan dinas serta pengadaan bahan baku untuk Gade Coffee.
                                  As part of managing environmental impacts, Pegadaian conducts an inventory of greenhouse gas (GHG)
                                  emissions for Scope 1, Scope 2, and Scope 3, as well as mapping Net Zero Emission (NZE) scenarios. The
                                  inventory is carried out through monitoring energy consumption, which includes:
                                  • Scope 1, namely the use of fuel for generators and operational vehicles;
                                  • Scope 2, in the form of electricity consumption from PLN; and
                                  • Scope 3, covering energy consumption from business travel as well as the procurement of raw materials for
                                     Gade Coffee.
   Penilaian Kinerja              Dalam rangka meningkatkan transparansi dan kredibilitas kinerja keberlanjutan, Pegadaian mengikuti
   ESG oleh Lembaga               penilaian ESG oleh lembaga pemeringkat independen. Penilaian ESG Tahun 2025 dijadwalkan berlangsung
   Pemeringkat                    pada Oktober 2025, dengan tahapan persiapan yang meliputi pengumpulan data emisi GRK, pelaksanaan
   ESG Performance                assurance atas Laporan Keberlanjutan Tahun 2024, pembaruan informasi keberlanjutan pada situs web
   Assessment by                  Perusahaan, serta kajian kesenjangan (gap analysis) atas hasil pemeringkatan sebelumnya. Penilaian
   Rating Agencies                ini akan dilakukan oleh S&P Global, mengacu pada Surat BRI Nomor B.115.e SBM/LRS/07/2023 terkait
                                  implementasi keberlanjutan non-regulatori.
                                  In order to enhance the transparency and credibility of sustainability performance, Pegadaian participates in ESG
                                  assessments conducted by independent rating agencies. The 2025 ESG assessment is scheduled to take place in
                                  October 2025, with preparatory stages including the collection of GHG emissions data, the conduct of assurance
                                  for the 2024 Sustainability Report, updates to sustainability information on the Company’s website, and a gap
                                  analysis of the results of the previous rating. This assessment will be conducted by S&P Global, referring to BRI
                                  Letter Number B.115.e SBM/LRS/07/2023 regarding the implementation of non-regulatory sustainability.
   Penguatan Kapasitas            Pegadaian secara berkelanjutan meningkatkan kapabilitas sumber daya manusia dalam penerapan ESG
   Keberlanjutan                  melalui berbagai program pengembangan kompetensi, antara lain:
   Strengthening                  • Pelatihan IFRS 1 dan IFRS 2;
   Sustainability Capacity        • Sertifikasi Certified Sustainability Reporting Specialist (CSRS);
                                  • Pelatihan perhitungan SROI; serta
                                  • Program pelatihan bagi Satuan Tugas ESG terkait Enhancing ESG Practices & Certified Sustainability
                                    Development Specialist.
                                  Pegadaian continuously enhances human resource capabilities in ESG implementation through various
                                  competency development programs, including:
                                  • IFRS 1 and IFRS 2 training;
                                  • CSRS certification;
                                  • Training on the calculation of SROI; and
                                  • Training programs for the ESG Task Force related to Enhancing ESG Practices & Certified Sustainability
                                    Development Specialist.




56                        IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 57
Rencana Keuangan Berkelanjutan                                                           Sustainable Finance Plan

Sebagai bagian dari roadmap keberlanjutan Perusahaan,                                    As part of the Company’s sustainability roadmap, Pegadaian has
Pegadaian juga telah menetapkan target kegiatan prioritas                                also established priority activity targets to support sustainable
dalam mendukung keuangan berkelanjutan yang dituangkan                                   finance, as set out in the Sustainable Finance Action Plan
dalam dokumen Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan (RAKB).                                (RAKB) document. Through RAKB, by 2029, Pegadaian aims
Melalui RAKB, pada tahun 2029 Pegadaian menargetkan untuk                                to become a multi-product company that provides financial
mampu menjadi Perusahaan multi produk yang menjadi                                       solutions based on the values of collaboration, transparency,
solusi keuangan yang berpegang pada landasan nilai-nilai                                 and trust, with the resilience and competitiveness to improve
kolaborasi, transparansi, dan kepercayaan yang memiliki daya                             company performance through the development of human
tahan dan daya saing untuk peningkatan kinerja perusahaan                                resource capabilities, organizational adjustments, social and
melalui pengembangan kapabilitas sumber daya manusia,                                    environmental risk management, and the improvement of
penyesuaian organisasi, pengelolaan risiko berbasis sosial dan                           products and portfolios in line with the principles of sustainable
lingkungan hidup, serta peningkatan produk dan portofolio                                finance.
yang sesuai prinsip-prinsip keuangan berkelanjutan.

Dalam mendukung tujuan RAKB tersebut, Pegadaian                                          In supporting the RAKB objectives, Pegadaian has established
menetapkan rencana jangka panjang (lima tahun) 2025 –                                    the following long-term (five-year) plan for 2025-2029:
2029 sebagai berikut:

 Tahun           Target Kegiatan Prioritas              Tahun            Target Kegiatan Prioritas                      Tahun              Target Kegiatan Prioritas
  Year            Priority Activity Targets              Year             Priority Activity Targets                      Year               Priority Activity Targets
           Instalasi panel surya untuk kantor                         Ekspansi instalasi surya ke                                     Ekspansi penuh panel surya ke
           wilayah                                                    kantor wilayah dan cabang                                       seluruh kantor wilayah dan cabang
 2025




                                                        2026 - 2027




                                                                                                                        2028 - 2029
           Installation of solar panels for                           Expansion of solar panel                                        Full expansion of solar panels across
           regional offices                                           installation to regional and                                    all regional and branch offices
           Penggunaan kendaraan Listrik (EV)                          branch offices
                                                                                                                                      Reviu tahunan dampak emisi
           untuk operasional                                          Program pengimbangan karbon                                     GRK dengan target operasional
           Use of electric vehicles (EVs) for                         untuk emisi operasional                                         net-zero
           operations                                                 Carbon offset program for                                       Annual GHG emissions impact review
                                                                      operational emissions                                           with an operational net-zero target
           Strategi dekarbonisasi (perhitungan
                                                                      Peluncuran sistem pengadaan
           emisi GRK)                                                                                                                 Kemitraan internasional untuk
                                                                      hijau dan program pengurangan
           Decarbonization strategy (GHG                                                                                              pelatihan lanjutan dan praktik
                                                                      jejak karbon bagi karyawan
           emissions calculation)                                                                                                     terbaik DEI
                                                                      Launch of a green procurement
           Inisiasi pengadaan ramah                                                                                                   International partnerships for
                                                                      system and employee carbon
           lingkungan                                                                                                                 advanced training and DEI best
                                                                      footprint reduction program
           Initiation of green procurement                                                                                            practices
                                                                      Mentorship untuk
           Pengembangan modal manusia                                 pengembangan kepemimpinan                                       Program digitalisasi dan
           melalui pelatihan dan sertifikasi                          Mentorship program for                                          kewirausahaan di daerah pedesaan
           Human capital development through                          leadership development                                          Digitalization and entrepreneurship
           training and certification                                                                                                 programs in rural areas
                                                                      Kampanye kesadaran DEI
           Inklusi keuangan dan literasi                              dan peningkatan keterlibatan                                    Inisiatif “Pegadaian for All” untuk
           keuangan                                                   komunitas yang kurang                                           layanan inklusif bagi penyandang
           Financial inclusion and financial                          terwakili                                                       disabilitas
           literacy                                                   DEI awareness campaign and                                      “Pegadaian for All” initiative for
           Program pengembangan dan                                   increased engagement with                                       inclusive services for persons with
           keterlibatan masyarakat                                    underrepresented communities                                    disabilities
           Community development and                                  Penguatan program literasi                                      Implementasi sistem pengawasan
           engagement programs                                        keuangan dan inklusi                                            berbasis AI
           Implementasi tata kelola ESG dan                           Strengthening financial literacy                                Implementation of AI-based
           etika bisnis                                               and inclusion programs                                          monitoring systems
           Implementation of ESG governance                           Audit ESG berkala dan
           and business ethics                                        peningkatan pelaporan sesuai                                    Ekspansi program edukasi tata
                                                                      standar internasional                                           kelola untuk karyawan dan mitra
           Peluncuran produk bertanggung                              Regular ESG audits and                                          Expansion of governance education
           jawab                                                      enhanced reporting in                                           programs for employees and partners
           Launch of responsible products                             accordance with international
                                                                                                                                      Produk inklusif berbasis data yang
                                                                      standards
           Penilaian ESG dan pelaporan sesuai                                                                                         disesuaikan dengan kebutuhan
           standar IFRS                                               Pengembangan produk inklusif                                    pelanggan
           ESG assessment and reporting in                            Development of inclusive                                        Data-driven inclusive products
           accordance with IFRS standards                             products                                                        tailored to customer needs

Catatan: Roadmap Keberlanjutan di atas mengacu pada RAKB periode 2024–2028. Pada tahun 2026, dilakukan pembaruan peta jalan RAKB
untuk periode 2026–2030, yang akan disampaikan dalam laporan tahun berikutnya.
Note: The Sustainability Roadmap above refers to the RAKB for the 2024–2028 period. In 2026, an update to the RAKB roadmap for the 2026–2030
period was carried out, and this update will be presented in the following year’s report.

                                                    Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t                                                       57
Page 58
Strategi Keberlanjutan
Sustainability Strategy




Pada tahun 2025, implementasi RAKB difokuskan pada                                      In 2025, the implementation of the RAKB focuses on priority
program-program prioritas yang dirancang untuk memberikan                               programs designed to deliver tangible, measurable impact.
dampak nyata dan terukur. Di bidang lingkungan, Pegadaian                               In the environmental dimension, Pegadaian is implementing
melaksanakan inisiatif adaptasi dan mitigasi perubahan                                  climate change adaptation and mitigation initiatives, a
iklim, strategi dekarbonisasi, serta penguatan pembiayaan                               decarbonization strategy, and strengthening green financing
hijau melalui skema berlandaskan taksonomi OJK. Di pilar                                through schemes aligned with the OJK Taxonomy. Within the
sosial, program berfokus pada pengembangan kapasitas                                    social pillar, programs focus on developing human capital,
SDM, penguatan prinsip keberagaman, kesetaraan, dan                                     strengthening diversity, equity, and inclusion (DEI) principles,
inklusi, serta pemberdayaan masyarakat melalui berbagai                                 and empowering communities through various Pegadaian
program sosial Pegadaian Peduli. Sementara itu, pilar tata                              Peduli social initiatives. Meanwhile, the governance pillar
kelola difokuskan pada peningkatan kualitas pelaporan,                                  emphasizes enhancing the quality of reporting, ESG
penjaminan mutu ESG, sertifikasi, dan penguatan etika                                   assurance, and certification, and strengthening business
bisnis, termasuk pengembangan produk keuangan yang                                      ethics, including the development of responsible and
bertanggung jawab dan inklusif.                                                         inclusive financial products.

Pilar Environmental                                                                     Environmental Pillar

Pada pilar environmental, Pegadaian menitikberatkan                                     Under the environmental pillar, Pegadaian prioritizes
strategi pada upaya penanganan risiko perubahan                                         strategies to address climate-related risks, reduce emissions,
iklim, pengurangan emisi, serta pengelolaan sumber                                      and improve resource efficiency. These efforts are realized
daya yang lebih efisien. Fokus ini diwujudkan melalui                                   through climate change adaptation and mitigation initiatives,
inisiatif adaptasi dan mitigasi perubahan iklim, strategi                               a structured decarbonization strategy, the use of green
dekarbonisasi, pemanfaatan instrumen pembiayaan hijau                                   financing instruments such as sustainability bonds, and the
seperti sustainability bond, dan penerapan prinsip green                                implementation of green procurement principles throughout
procurement dalam proses rantai pasok Perusahaan.                                       the Company’s supply chain.


                                  Periode
                                                  Periode
                Uraian              Awal                                                      Satuan          Target   Capaian                   Keterangan
 No                                                Akhir                  PIC
              Description          Initial                                                     Unit           Target Achievement                 Description
                                                Final Period
                                   Period

 Adaptation and Mitigation of Climate Change Risks | Adaptation and Mitigation of Climate Change Risks

                                                                    Pengadaan                                                             Instalasi panel surya
                                                                    & Logistik;                                                           pada 8 kantor cabang
                                                                                             Kantor
         Instalasi Panel                                             Jaringan                                                             dilaksanakan dan selesai
                                                                                            Wilayah &
         Surya Kantor             Januari        Desember           Operasional                                                           pada bulan Desember
                                                                                             Cabang
   1     Office Solar Panel       January        December           Procurement                                  5              8         Installation of solar
         Installation                                                                    Regional Office
                                                                     & Logistics;                                                         panels was completed
                                                                                           & Branch
                                                                    Operational                                                           at 8 branch offices in
                                                                      Network                                                             December.
                                                                                                                                          Terdapat perubahan
                                                                                                                                          target dan indikator
                                                                                                                                          keberhasilan program
                                                                                                                                          pengadaan kendaraan
                                                                                                                                          listrik operasional, yang
         Kendaraan Listrik                                                                Mobil Listrik                                   semula 10 mobil listrik
                                                                    Pengadaan &
         Operasional                                                                      Operasional                                     menjadi 26 motor listrik
                                  Januari        Desember             Logistik
  2      Electronic Vehicle       January        December                                   Electric             10            26         There has been a change
                                                                   Procurement &
         for Business                                                                      Operational                                    in the target and success
                                                                      Logistics
         Operational                                                                         Vehicle                                      indicators for the electric
                                                                                                                                          vehicle procurement
                                                                                                                                          program, transitioning
                                                                                                                                          from the original 10
                                                                                                                                          electric cars to 26 electric
                                                                                                                                          motorcycles.




58                          IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 59
                           Periode
                                        Periode
           Uraian            Awal                                                      Satuan             Target   Capaian              Keterangan
No                                       Akhir                  PIC
         Description        Initial                                                     Unit              Target Achievement            Description
                                      Final Period
                            Period

Decarbonization Strategy | Decarbonization Strategy

                                                                                                                                 Perhitungan Emisi GRK
     Perhitungan Emisi                                                                                              100%         tahun buku 2025 telah
     Gas Rumah Kaca                                                                                              Terlaksana      dilaksanakan.
                           Januari     Desember                                   Pelaksanaan
     Tahun 2025                                                 ESG                                       100%
 3                         January     December                                  Implementation                      100%        The GHG emission
     GHG Calculation
     FY 2025                                                                                                         Done        calculation for the fiscal
                                                                                                                                 year 2025 was conducted.

Obligasi Keberlanjutan (Taksonomi OJK) | Sustainability Bond (OJK Taxonomy)

                                                                                                                                 Laporan omzet pada
     Transportasi
                                                                                                                                 tahun 2025 mencapai
     Ramah                                               Unit Usaha                                               5,18 Miliar
                                                                                                                                 5,18 miliar atau 52%
     Lingkungan                                        Syariah; Produk                                            (52% dari
                                                                                   Miliar Omzet                                  dari target capaian.
     (Amanah EV)           Januari     Desember             Mikro                                                   target)
                                                                                    Billion in              10                   The revenue report for
 4   Environmentally       January     December         Sharia Business                                           5.18 Billion
                                                                                     Revenue                                     the year 2025 indicates a
     Friendly                                             Unit; Micro                                               (52% of
                                                                                                                                 total of 5.18 billion IDR,
     Transportation                                        Products                                                 target)
                                                                                                                                 representing 52% of the
     (Amanah EV)
                                                                                                                                 targeted achievement.
     Kegiatan UMKM
     (KUR Syariah,
                                                                                                                                 Capaian omzet per
     KUPEDES, Kreasi                                       Unit Usaha
                                                                                   Miliar Omzet                                  Desember 2025.
     Umi, Arrum BPKB)      Januari     Desember             Syariah
                                                                                    Billion in             300       6.121       As of December 2025,
 5   MSME Activities       January     December         Sharia Business              Revenue                                     revenue performance has
     (KUR Syariah,                                           Unit
                                                                                                                                 been documented.
     KUPEDES, Kreasi
     Umi, Arrum BPKB)

Pengadaan Hijau | Green Procurement

                                                                                                                                 Divisi Pengadaan
                                                                                                                                 & Logistik telah
                                                                                                                                 menginisiasi konsep
                                                                                                                                 Green Procurement dan
     Inisiasi                                            Pengadaan &                                                100%         melaksanakan pelatihan
     Pengadaan Hijau                                       Logistik                                              Terlaksana
                           Januari     Desember                                   Pelaksanaan                                    The Procurement &
     Green                                                                                                100%
 6                         January     December         Procurement &            Implementation                      100%        Logistics Division has
     Procurement
     Initiation                                            Logistics                                                 Done        introduced the Green
                                                                                                                                 Procurement initiative
                                                                                                                                 and has conducted
                                                                                                                                 corresponding training
                                                                                                                                 sessions.




                                            Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t                                             59
Page 60
Strategi Keberlanjutan
Sustainability Strategy




Pilar Sosial [OJK B.3]                                                                 Social Pillar [OJK B.3]

Pilar sosial mendorong kontribusi Pegadaian dalam                                      he social pillar encourages Pegadaian’s contribution to
meningkatkan kualitas sumber daya manusia, memperkuat                                  improving the quality of human resources, strengthening
kesetaraan dan inklusi, serta menciptakan dampak sosial                                equality and inclusion, and generating sustainable social
yang berkelanjutan bagi masyarakat. Strategi ini mencakup                              impacts within the community. This strategy includes talent
pengembangan talenta melalui peningkatan kompetensi                                    development through enhancing employee competencies,
karyawan, penguatan budaya keberagaman dan inklusi,                                    reinforcing a culture of diversity and inclusion, and
serta pemberdayaan komunitas melalui program sosial                                    empowering communities through social programs that
yang mendukung literasi keuangan, pertumbuhan UMKM,                                    support financial literacy, the growth of MSMEs, and the
dan peningkatan kesejahteraan kelompok rentan.                                         enhancement of welfare for vulnerable populations.



                              Periode                          Penanggung
                                             Periode
               Uraian           Awal                              Jawab                  Satuan           Target        Capaian                Keterangan
  No                                          Akhir
             Description       Initial                         Personnel in               Unit            Target      Achievement              Description
                                           Final Period
                               Period                          Charge (PIC)

 Human Capital Development | Human Capital Development

                                                            Strategi Human
                                                           Capital, Pegadaian
                                                                                                                          100%    Terlaksana pelatihan dan
         Pelatihan &                                           Corporate
         Sertifikasi          Januari       Desember           University                                              Terlaksana sertifikasi CSRS & CSDS
                                                                               Pelaksanaan                                        Implementation of CSRS
 1       Training &           January       December        Strategi Human                                 100%           100%
                                                                              Implementation                                      & CSDS training and
         Certification                                     Capital, Pegadaian                                             Done    certification.
                                                               Corporate
                                                               University
         Program                                                                                                                  Pelaksanaan Pegadaian
         Pengembangan                                                                                                     100%    Leadership Development
                                                                Pegadaian                                              Terlaksana Program (PLDP)
         Kepemimpinan         Januari       Desember
                                                                Corporate           Pelaksanaan
 2       Leadership           January       December                                                       100%           100%    Execution of the Pegadaian
                                                                University         Implementation
         Development                                                                                                      Done    Leadership Development
         Program                                                                                                                  Program (PLDP).
         Pengembangan                                           Sekretariat
         Fisik dan                                             Perusahaan;                                                        Program peningkatan
         Spiritual                                             Operasional                                                100%    kesehatan jasmani dan
         Karyawan             Januari       Desember          Human Capital         Pelaksanaan                        Terlaksana rohani karyawan
 3       Employee             January       December            Sekretariat        Implementation          100%           100%    Program to improve
         Physical and                                          Perusahaan;                                                Done    employees’ physical and
         Spiritual                                             Operasional                                                        spiritual health.
         Development                                          Human Capital

 Diversity, Equity, and Inclusion (DEI) | Diversity, Equity, and Inclusion (DEI)

                                                                                                                                       Upaya peningkatan
                                                                                                                                       kapasitas terkait literasi
                                                                                                                                       & inklusi keuangan, salah
         Literasi                                                                                                                      satunya melalui program
         Keuangan &                                             Jaringan &                                                             Program Ngopi Emas &
         Inklusi              Januari       Desember           Operasi; ESG            Nasabah                                         Literasi Keuangan
 4                                                                                                        15.000         273.793
         Financial            January       December            Jaringan &             Customer                                        Efforts to enhance capacity
         Literacy &                                            Operasi; ESG                                                            related to financial literacy
         Inclusion                                                                                                                     & inclusion, including
                                                                                                                                       initiatives such as the
                                                                                                                                       Ngopi Emas & Financial
                                                                                                                                       Literacy Program.
         Pengelolaan
         Tempat                                                                                                           100%
                                                               Operasional                                                        Pemberian fasilitas
         Penitipan Anak                                                                                                Terlaksana penitipan anak & medis
                              Januari       Desember          Human Capital
         & Kesehatan                                                                Pelaksanaan
 5                            January       December           Operasional                                 100%           100%    Provision of child and
         Daycare                                                                   Implementation
                                                              Human Capital                                               Done    medical care facilities.
         & Medical
         Management




60                         IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 61
                       Periode                       Penanggung
                                    Periode
          Uraian         Awal                           Jawab                     Satuan              Target      Capaian           Keterangan
No                                   Akhir
        Description     Initial                      Personnel in                  Unit               Target    Achievement         Description
                                  Final Period
                        Period                       Charge (PIC)

Pengembangan Masyarakat (Pegadaian Peduli / Program CID) | Community Development (Pegadaian Peduli / CID Program)

                                                                                                                           Program community
                                                                                                                           development &
                                                                                                                           involvement dengan
                                                                                                                           fokus isu pemberdayaan
                                                                                                                   100%    masyarakat dan
     The Gade          Januari    Desember                                   Pelaksanaan                        Terlaksana pemenuhan kebutuhan
6    Empowerment       January    December                 ESG              Implementation             100%        100%    dasar masyarakat
                                                                                                                   Done    Community development
                                                                                                                           and involvement programs
                                                                                                                           focusing on environmental
                                                                                                                           issues, agriculture, and
                                                                                                                           livestock.
                                                                                                                           Program community
                                                                                                                           development &
                                                                                                                           involvement dengan fokus
                                                                                                                   100%    isu lingkungan, pertanian,
     The Gade          Januari    Desember                                   Pelaksanaan                        Terlaksana dan peternakan
7    Environment       January    December                 ESG              Implementation             100%        100%    Community development
                                                                                                                   Done    and involvement programs
                                                                                                                           focusing on environmental
                                                                                                                           issues, agriculture, and
                                                                                                                           livestock.
                                                                                                                           Program community
                                                                                                                           development &
                                                                                                                   100%    involvement dengan fokus
     The Gade          Januari    Desember                                   Pelaksanaan                        Terlaksana isu pendidikan
                                                           ESG
8    Generation        January    December                                  Implementation             100%        100%       Community development
                                                                                                                   Done       and involvement programs
                                                                                                                              focusing on educational
                                                                                                                              advancement.




                                            Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t                                       61
Page 62
Strategi Keberlanjutan
Sustainability Strategy




Pilar Governance                                                                        Governance Pillar

Pilar Governance menegaskan pentingnya tata kelola yang                                 Pilar Governance emphasizes the significance of transparent
transparan, akuntabel, dan sesuai dengan standar nasional                               and accountable governance that conforms to both national
maupun internasional. Strategi dalam pilar ini diarahkan                                and international standards. Strategies within this pillar aim
pada peningkatan kualitas praktik bisnis, termasuk                                      to enhance the quality of business practices, including the
penguatan etika usaha, penilaian dan sertifikasi kinerja                                reinforcement of business ethics, evaluation and certification
ESG, penyusunan laporan keberlanjutan yang kredibel,                                    of ESG performance, preparation of credible sustainability
serta pengembangan produk keuangan yang bertanggung                                     reports, and the development of responsible and inclusive
jawab dan inklusif. Pilar ini memastikan bahwa seluruh                                  financial products. This pillar ensures that all implementation
implementasi RAKB berjalan dalam kerangka tata kelola                                   of RAKB operates within a robust governance framework
yang kuat dan mendukung proses pengambilan keputusan                                    and supports risk-based as well as sustainability-oriented
berbasis risiko dan keberlanjutan.                                                      decision-making processes.



                               Periode        Periode
              Uraian             Awal          Akhir                                 Satuan            Target        Capaian                    Keterangan
 No                                                                PIC
            Description         Initial         Final                                 Unit             Target      Achievement                  Description
                                Period         Period

                                           Tata Kelola ESG dan Etika Bisnis | ESG Governance s Business Ethics

                                                                                                                                    Penyusunan Laporan
                                                                                                                                    Tahunan dan Keberlanjutan
        Laporan                                                                                                                     sudah terlaksana dan
                                                              Sekretaris
        Tahunan                                                                                                                     dipublikasi pada website
                                                             Perusahaan,                                               100%
        & Laporan                                                                                                                   official Pegadaian
                               Januari      Desember             ESG             Pelaksanaan                        Terlaksana
  1     Keberlanjutan                                                                                  100%                    The preparation of the Annual
                               January      December           Corporate        Implementation                          100%
        Annual Report                                                                                                          and Sustainability Reports
                                                               Secretary,                                               Done
        & Sustainability                                                                                                       has been completed, and the
                                                                  ESG
        Report                                                                                                                 reports have been published
                                                                                                                               on Pegadaian’s official
                                                                                                                               website.
                                                             Manajemen                                                         Pelaksanaan penilaian
                                                               Risiko                                                          ESG Rating (Corporate
        Penilaian, Audit,
                                                            Organisasi, IT                                             100%    Sustainability Asssessment)
        & Sertifikasi
                               Januari      Desember        Security, ESG   Pelaksanaan                             Terlaksana oleh SCP Global
        Assessment,                                                                                    100%
  2                            January      December        Organizational Implementation                               100%   Implementation of the
        Audit, &
                                                                 Risk                                                   Done   ESG Rating (Corporate
        Certification
                                                            Management,                                                        Sustainability Assessment) by
                                                             IT Security,                                                      SCP Global.
                                                                                                                               Pengembangan website
        Komunikasi                                                                                                     100%    dan halaman terkait ESG
        Keberlanjutan          Januari      Desember              ESG            Pelaksanaan                        Terlaksana Pegadaian.
  3                                                                                                    100%
        Sustainability         January      December              ESG           Implementation                          100%        Development of the
        Communication                                                                                                   Done        Pegadaian website and related
                                                                                                                                    ESG pages.

                                   Produk yang Bertanggung Jawab dan Inklusif | Responsible and Inclusive Product

                                                                                                                                    Program baru dilaunching
                                                                                                                                    pada Bulan Oktober dan
                                                                 Produk                                                             penyaluran terus berjalan
        Gadai dari             Januari      Desember              Gadai            Miliar OSL                                       hingga akhir tahun 2025.
  4                                                                                                     112,5          148,6
        Rumah 2.0              January      December              Pawn             Miliar OSL
                                                                Products                                                            The new program were
                                                                                                                                    launched in October and
                                                                                                                                    ongoing until the end of 2025.
                                                                                                                                    Penyaluran social loan
        Penyaluran                                                                                                                  non-gadai melalui produk
        Social Loan                                             Produk                                                              ARRUM, Rahn Tasjily Tanah
        Produk Non                                               Mikro             Nasabah                                          (RTT), dan KRASIDA
        Gadai                  Januari      Desember            Fidusia              Aktif                                          Non-collateralized social loans
                                                                                                       3.000          820.925
  5     Distribution           January      December             Micro              Active                                          are disbursed through the
        of Social Loan                                         Fiduciary           Customer                                         ARRUM, Rahn Tasjily Tanah
        Non-Collateral                                         Products                                                             (RTT), and KRASIDA products
        Products                                                                                                                    as part of the Company’s
                                                                                                                                    inclusive financing initiatives.

62                          IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 63
Capaian RAKB Pegadaian Tahun 2025
Achievements of RAKB Pegadaian in 2025
(dalam miliar | in billion rupiah)

                                            Uraian                                                                                    Capaian 2025
                                          Description                                                                               2025 Achievements
 Jumlah Produk yang Memenuhi Kriteria Kegiatan Usaha Berkelanjutan
 Number of Products that Meet the Criteria for Sustainable Business Activities

                                                                                                                        Social Loan                      1.100
       Penghimpunan Dana                                                                                          Social Bond &
  a
       Collection of Funds                                                                                         Social Sukuk
                                                                                                                                                    3.493,04
                                                                                                             Social Bonds & Social
                                                                                                                      Sukuk
                                                                                                               Produk Sustainable
       Penyaluran Dana                                                                                        Financing Pegadaian
  b
       Distribution of Funds                                                                                 Pegadaian Sustainable                      7.422,24
                                                                                                                Financing Product
 Total Aset Produktif Kegiatan Usaha Berkelanjutan
 Total Productive Assets of Sustainable Business Activities
       Total Kredit/Pembiayaan Kegiatan Usaha Berkelanjutan
  a                                                                                                                                     7.098,97
       Total Credit/Financing for Sustainable Business Activities
       Total Non-Kredit/Pembiayaan Kegiatan Usaha Berkelanjutan
  b                                                                                                                                      323,27
       Total Non-Credit/Financing of Sustainable Business Activities
 Prosentase Total Kredit/Pembiayaan Kegiatan Usaha Berkelanjutan terhadap Total Kredit/Pembiayaan Bank
 Percentage of Total Credit/Financing Allocated to Sustainable Business Activities Relative to Total Bank Credit/Financing.
 Jumlah dan Kualitas Kredit/Pembiayaan Berdasarkan Usaha                                                                                      Non-Performing Loan
 Kategori Kegiatan Usaha Berkelanjutan                                                                              Miliar (IDR)                   (NPL) (%)
 Number and Quality of Credit/Financing Based on Sustainable Business                                               Billion (IDR)             Non-Performing Loan
 Activity Category.                                                                                                                                (NPL) (%)
       Energi Terbarukan
  a                                                                                                                          -                             -
       Renewable energy
       Efisiensi Energi
  b                                                                                                                          -                             -
       Energy Efficiency
       Pencegahan dan Pengendalian Polusi
  c                                                                                                                          -                             -
       Pollution Prevention and Control
       Pengelolaan Sumber Daya Alam Hayati dan Penggunaan
  d Lahan yang Berkelanjutan                                                                                              952,07                         3,17%
       Management of Biological Natural Resources and Sustainable Land Use
       Konservasi Keanekaragaman Hayati dan Penggunaan Lahan
  e yang Berkelanjutan                                                                                                       -                             -
       Biodiversity Conservation and Sustainable Land Use
       Transportasi Ramah Lingkungan
  f                                                                                                                        5,18                          1,75%
       Environmentally Friendly Transportation
       Pengelolaan Air dan Air Limbah yang Berkelanjutan
  g                                                                                                                       20,38                          2,18%
       Sustainable Water and Wastewater Management
       Adaptasi Perubahan Iklim
  h                                                                                                                          -                             -
       Climate Change Adaptation
       Produk yang Dapat Mengurangi Penggunaan Sumber Daya
       dan Menghasilkan Lebih Sedikit Polusi (eco-efficient)
  i                                                                                                                          -                             -
       Products That Can Reduce Resource Usage and Produce Less Pollution
       (eco-efficient)
       Bangunan Berwawasan Lingkungan yang Memenuhi Standar
       atau Sertifikasi yang Diakui Secara Nasional, Regional, atau Internasional
                                                                                                                             -                             -
  j Environmentally Friendly Buildings that Meet Standards that hold Nationally,
       Regionally, or Internationally Recognized Certification
       Kegiatan Usaha dan/atau Kegiatan Lain yang Berwawasan
  k Lingkungan Lainnya                                                                                                       -                             -
       Business Activities and/or Other Activities with a Reason Other Environments
       Kegiatan UMKM
  l                                                                                                                      6.121,34                       2,66%
       MSME activities
Catatan: Uraian dan capaian pada tabel RAKB di atas mengacu pada RAKB periode 2024–2028. Pada tahun 2026, Pegadaian melakukan pembaruan
peta jalan untuk menyesuaikan dengan RJPP 2030, yang akan disampaikan dalam laporan tahun berikutnya.
Note: The descriptions and achievements in the RAKB table above refer to the RAKB for the 2024–2028 period. In 2026, Pegadaian updated the roadmap
to align with the RJPP 2030, which will be presented in the following year’s report.

                                                    Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t                                              63
Page 64
Strategi Keberlanjutan
Sustainability Strategy




Hubungan dengan Pemangku Kepentingan                                                     Relationships with The Stakeholders
[OJK E.4, GRI 2-29]                                                                      [OJK E.4, GRI 2-29]


Pemangku       kepentingan      Perseroan     (stakeholders),                            As stated in the GCG Code of PT Pegadaian, stakeholders are
sebagaimana diatur dalam GCG Code PT Pegadaian,                                          any parties with direct or indirect interests, whether financial
merupakan setiap pihak yang memiliki kepentingan, baik                                   or non-financial, who may influence or be influenced by
secara langsung maupun tidak langsung, finansial maupun                                  the Company’s business sustainability. Based on the due
nonfinansial, serta yang dapat memengaruhi atau dipengaruhi                              diligence conducted, Pegadaian has identified stakeholders
oleh kelangsungan usaha Perseroan. Berdasarkan proses                                    who are affected by or have influence over the Company’s
uji tuntas (due diligence), Pegadaian telah mengidentifikasi                             activities, with stakeholder mapping carried out by the
pemangku kepentingan yang terdampak maupun memiliki                                      Corporate Secretary Division in accordance with Board of
pengaruh terhadap kegiatan Perseroan, dengan pemetaan                                    Directors Regulation Number 27 of 2018. The Company
yang dilakukan oleh Divisi Corporate Secretary sesuai                                    also assesses economic, social, and environmental issues
Peraturan Direksi Nomor 27 Tahun 2018. Perseroan juga                                    related to its operational impacts, where economically the
melakukan kajian atas isu sosial, ekonomi, dan lingkungan                                Company contributes through taxes, levies, dividends, and
terkait dampak operasionalnya, di mana pada aspek ekonomi                                TJSL programs, socially by promoting community welfare,
Perseroan berkomitmen memberikan kontribusi melalui                                      and environmentally by minimizing negative impacts
pembayaran pajak, iuran, dan dividen serta program Tanggung                              including emissions, waste, and environmental preservation.
Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), pada aspek sosial                                    The mapping of material issues related to these aspects is
dengan mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat,                                   presented as follows:
dan pada aspek lingkungan dengan meminimalkan dampak
negatif operasional termasuk emisi, limbah, dan kelestarian
lingkungan hidup. Pemetaan isu-isu material terkait aspek
sosial, ekonomi, dan lingkungan disajikan sebagai berikut:



Pelibatan Pemangku Kepentingan, Topik Utama, dan Respon Perseroan
Stakeholder Engagement, Key Topics, and Company Response

                             Pendekatan Keterlibatan                   Topik yang Dikemukakan                         Respons Perseroan Terhadap Topik
    Pemangku
                                dan Frekuensinya                        dan Respons Perseroan                              dan Harapan yang Ada
   Kepentingan
                              Engagement Approach                        Topics Raised and the                        The Company’s Response to Topics
   Stakeholders
                                 and Frequency                           Company’s Response                                   and Expectations
 Nasabah                  Komunikasi sehari-hari di               Kualitas produk, keamanan,                   Garansi terhadap kualitas produk serta
 Customers                counter, call centre, media             kemudahan dan kenyamanan                     kemudahan dan keamanan layanan.
                          sosial, program literasi dan            bertransaksi, serta isu                      Guarantee of product quality as well as ease and
                          survei nasabah secara berkala.          keberlanjutan.                               security of services.
                          Daily communication at                  Product quality, security, ease and
                          counters, call centers, social          convenience of transactions, and
                          media, literacy programs, and           sustainability issues.
                          periodic customer surveys.
 Karyawan                 Kegiatan kerja setiap hari/             Lingkungan kerja yang                        Pengelolaan Sumber Daya Manusia (SDM) yang
 Employees                pertemuan berkala.                      kondusif, keamanan kesehatan                 baik dengan menjunjung tinggi kesetaraan,
                          Daily work activities and regular       kerja, perlakuan yang setara,                kesejahteraan karyawan (K3), pelatihan dan
                          meetings.                               pengembangan karier serta                    pengembangan akan membawa kesejahteraan
                                                                  membahas isu keberlanjutan.                  bagi karyawan dan Perseroan.
                                                                  A conducive working environment,             Good Human Resource (HR) management by
                                                                  occupational health and                      upholding equality, employee welfare, training,
                                                                  safety, equal treatment, career              and development.
                                                                  development, and discussing
                                                                  sustainability issues.
 Masyarakat               Kegiatan Tanggung Jawab                 Perhatian dan dukungan                       Komitmen bertumbuh bersama melalui
 Sekitar                  Sosial Perusahaan (CSR), call           pengembangan masyarakat serta                penyerapan tenaga lokal, kegiatan CSR,
 Local                    centre, acara bersama sesuai            membahas isu keberlanjutan.                  dukungan berupa donasi dan literasi.
 Communities              dengan program tahunan.                 Attention and support for                    Commitment to growing together through local
                          CSR activities, call centers, and       community development and                    workforce absorption, CSR activities, donations,
                          joint events as part of the annual      discussing sustainability issues.            and literacy programs.
                          program.




64                           IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 65
                   Pendekatan Keterlibatan                    Topik yang Dikemukakan                              Respons Perseroan Terhadap Topik
  Pemangku
                      dan Frekuensinya                         dan Respons Perseroan                                   dan Harapan yang Ada
 Kepentingan
                    Engagement Approach                         Topics Raised and the                             The Company’s Response to Topics
 Stakeholders
                       and Frequency                            Company’s Response                                        and Expectations
Pemerintah      Mengikuti ketentuan dan                 Kewajiban terhadap peraturan                       Berkomitmen menjadi warga korporasi yang
Government      peraturan melalui laporan               dan perundang-undangan.                            baik melalui kepatuhan hukum dan kontribusi
                wajib, pertemuan dan                    Compliance with regulations and                    pada pembangunan berkelanjutan melalui GCG
                sosialisasi secara berkala.             laws.                                              dan kegiatan sosial.
                Compliance through report                                                                  Committed to being a responsible corporate
                submissions, meetings, and                                                                 citizen through compliance and sustainable
                socialization sessions.                                                                    development contributions.
Pemegang        RUPS tahunan, laporan berkala           Transparansi, kinerja usaha dan                    • Keterbukaan informasi melalui laporan.
Saham           dan pertemuan formal lainnya.           imbal hasil investasi.                             • Akses informasi melalui website dan BEI.
Shareholders    AGMS, periodic reports, and             Transparency, performance, and                     • Implementasi GCG dan inovasi.
                formal meetings.                        returns on investment.                             • Ensuring transparency of information through
                                                                                                             annual reports, sustainability reports, and
                                                                                                             other reports.
                                                                                                           • Providing access to information through the
                                                                                                             Company’s website, media, and the Indonesia
                                                                                                             Stock Exchange.
                                                                                                           • Implementing GCG, business development,
                                                                                                             innovation, and efficiency to create
                                                                                                             sustainable economic and business value.
Pemasok         Pertemuan tender, komunikasi            Perlakuan setara dan inklusif                      Perlakuan setara melalui proses tender
Suppliers       konsultatif, dan kunjungan              serta isu keberlanjutan.                           terbuka dan peluang kerja sama tanpa
                lokasi.                                 Equal and inclusive treatment and                  hambatan birokrasi.
                Tender meetings, consultation,          sustainability issues.                             Equal treatment through open tender and
                and site visits.                                                                           collaboration opportunities.
Media Massa     Pertemuan untuk sosialisasi,            Menjaga komunikasi dan akses                       Menjaga hubungan harmonis dan mendukung
Mass Media      keterbukaan informasi dan               informasi.                                         keterbukaan informasi melalui media.
                pemasaran.                              Maintaining communication and                      Maintaining harmonious relationships and
                Meetings for socialization,             access to information.                             transparency through media.
                disclosure, and marketing.




                                              Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t                                         65
Page 66
Strategi Keberlanjutan
Sustainability Strategy




Strategi Pengelolaan Risiko dan Peluang                                               Risk and Opportunity Management Strategy
Terkait Keberlanjutan [GRI 3-3][GRI 201-2]                                            Related to Sustainability [GRI 3-3][GRI 201-2]
Sejalan dengan penerapan IFRS S1 dan IFRS S2, Pegadaian                               In line with the implementation of IFRS S1 and IFRS
mengembangkan strategi keberlanjutan yang secara                                      S2, Pegadaian develops a sustainability strategy that
komprehensif mempertimbangkan berbagai risiko dan                                     comprehensively considers various sustainability risks and
peluang keberlanjutan, termasuk risiko dan peluang yang                               opportunities, including risks and opportunities related to
terkait dengan perubahan iklim. Pendekatan ini dilakukan                              climate change. This approach is undertaken to ensure that
untuk memastikan bahwa faktor-faktor keberlanjutan                                    sustainability factors are integrated into strategic decision-
terintegrasi dalam pengambilan keputusan strategis serta                              making and the Company’s operational management.
pengelolaan operasional Perusahaan.
Pegadaian memahami bahwa risiko keberlanjutan,                                        Pegadaian understands that sustainability risks, particularly
khususnya risiko perubahan iklim, berpotensi memengaruhi                              climate change risks, have the potential to affect operational
kinerja operasional, kondisi keuangan, serta ketahanan                                performance, financial condition, and business resilience
bisnis dalam jangka pendek maupun jangka panjang.                                     in the short term as well as the long term. Therefore, the
Oleh karena itu, Perusahaan secara sistematis melakukan                               Company systematically identifies and maps sustainability
identifikasi dan pemetaan risiko serta peluang keberlanjutan,                         risks and opportunities, including those related to climate
termasuk yang berkaitan dengan perubahan iklim, guna                                  change, in order to anticipate potential impacts and to
mengantisipasi potensi dampak serta memanfaatkan                                      leverage opportunities arising from these dynamics.
peluang yang muncul dari dinamika tersebut.
Dalam mendukung proses tersebut, Pegadaian telah                                      To support this process, Pegadaian has implemented a
menerapkan sistem manajemen risiko yang terstruktur dan                               structured and integrated risk management system, which
terintegrasi, yang berfungsi untuk mengelola, memitigasi, dan                         functions to manage, mitigate, and monitor sustainability
memantau risiko keberlanjutan, sekaligus mengoptimalkan                               risks, while also optimizing opportunities relevant to the
peluang yang relevan dengan strategi bisnis Perusahaan.                               Company’s business strategy. In addition, Pegadaian has
Selain itu, Pegadaian telah menetapkan penanggung jawab                               designated a sustainable finance officer as part of the
keuangan berkelanjutan sebagai bagian dari struktur                                   sustainability governance structure, as described in the
tata kelola keberlanjutan, sebagaimana diuraikan dalam                                Sustainability Governance section. As part of strengthening
bagian Tata Kelola Keberlanjutan. Sebagai bagian dari                                 accountability and performance measurement, Pegadaian
penguatan akuntabilitas dan pengukuran kinerja, Pegadaian                             also establishes sustainability metrics and targets used as
juga menetapkan metrik serta target keberlanjutan yang                                the basis for performance monitoring.
digunakan sebagai dasar pemantauan kinerja.                                           As part of Pegadaian’s commitment to systematically
                                                                                      managing climate change risks and opportunities, the
Sebagai bagian dari komitmen Pegadaian dalam mengelola
                                                                                      Company is strengthening its emissions management and
risiko dan peluang perubahan iklim secara terstruktur,
                                                                                      climate resilience strategies by setting measurable targets,
Perusahaan memperkuat strategi pengelolaan emisi dan
                                                                                      expanding the scope of reporting, and integrating climate
ketahanan iklim melalui penetapan target yang terukur,
                                                                                      considerations into business decision-making.
perluasan cakupan pelaporan, serta integrasi aspek iklim
ke dalam pengambilan keputusan bisnis.
Pegadaian menetapkan target penurunan emisi gas rumah                                 Pegadaian has established greenhouse gas emission
kaca untuk Cakupan 1 dan Cakupan 2, baik dalam bentuk                                 reduction targets for Scope 1 and Scope 2, both in absolute
target absolut maupun intensitas, dengan menetapkan                                   and intensity terms, by defining a base year, target year, and
tahun dasar (base year), tahun target (target year), serta                            emission baseline that reflect the company’s operational
baseline emisi yang mencerminkan cakupan operasional                                  scope. These targets are supported by clear organizational
Perusahaan. Penetapan target ini didukung oleh kejelasan                              and operational boundaries and are complemented by an
batasan organisasi dan operasional, serta dilengkapi dengan                           annual review process to ensure their relevance amid business
mekanisme peninjauan tahunan untuk memastikan relevansi                               changes, regulatory developments, and advancements in
target terhadap dinamika bisnis, perkembangan regulasi,                               low-carbon technologies. The base year is set to 2023, when
dan ketersediaan teknologi rendah karbon. Tahun dasar                                 the GHG emissions inventory for Scopes 1, 2, and 3 will be
yang ditetapkan adalah tahun 2023 ketika inventarisasi                                conducted for the first time, with the goal of achieving net
emisi GRK untuk Cakupan 1, 2, dan 3 dimulai dan untuk                                 zero by 2062.
target Net Zero pada tahun 2062.
Sejalan dengan penguatan tersebut, Pegadaian secara                                   In line with this strengthening, Pegadaian is gradually
bertahap memperluas cakupan penghitungan dan pelaporan                                expanding the scope of its Scope 3 emissions calculation and
emisi Cakupan 3 dengan pendekatan yang transparan dan                                 reporting using a transparent and priority-based approach.




66                        IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 67
berbasis prioritas. Perluasan ini difokuskan pada kategori                     This expansion concentrates on emission categories with the
emisi dengan kontribusi dan risiko material tertinggi,                         largest material contributions and risks, including disclosure
disertai dengan pengungkapan metodologi, asumsi, serta                         of the methodology, assumptions, and data limitations used.
keterbatasan data yang digunakan. Pendekatan bertahap ini                      This phased approach allows for improved data quality
memungkinkan peningkatan kualitas data sekaligus menjaga                       while preserving the consistency and credibility of indirect
konsistensi dan kredibilitas pelaporan emisi tidak langsung.                   emissions reporting.
Pada tahun 2025, sebagai bagian dari upaya perusahaan                          In 2025, Pegadaian took initial steps to assess the financial
untuk terus meningkatkan kualitas laporan keberlanjutan,                       impact of climate change risks on the company’s financial and
melalui Financial Contingency Plan (FCP) Pegadaian telah                       operational position as part of its ongoing efforts to enhance
melakukan langkah awal untuk menghitung estimasi                               the quality of its sustainability reports. These calculations
dampak finansial risiko perubahan iklim terhadap posisi                        form part of the Company’s efforts to improve the quality of
keuangan dan operasional Perusahaan. Perhitungan ini                           financial impact measurement for sustainability risks and to
menjadi bagian dari upaya Perusahaan dalam meningkatkan                        strengthen the Company’s readiness to face climate-related
kualitas pengukuran dampak finansial risiko keberlanjutan                      risks going forward.
serta memperkuat kesiapan Perusahaan dalam menghadapi
risiko terkait iklim ke depan.
Sejak tahun 2024, PT Pegadaian telah melakukan identifikasi                    Since 2024, PT Pegadaian has conducted the identification of
risiko keberlanjutan dan perubahan iklim yang hingga                           sustainability and climate change risks, which remain relevant
tahun 2025 masih relevan dengan aktivitas operasional                          to the Company’s operational activities and financial exposures
dan eksposur keuangan Perseroan. Risiko perubahan                              as of 2025. Climate change risks, particularly physical risks, have
iklim, khususnya risiko fisik, telah diintegrasikan ke dalam                   been integrated into the Risk & Threat Assessment (RTA) and the
Risk & Threat Assessment (RTA) dan Business Continuity                         Business Continuity Management System (BCMS) and are reviewed
Management System (BCMS) serta ditinjau secara berkala,                        on a periodic basis, with both physical and transition risks evaluated
dengan evaluasi risiko fisik dan transisi melalui perspektif                   through regulatory, market, and reputational perspectives.
regulasi, pasar, dan reputasi.
Penilaian saat ini masih bersifat kualitatif dan belum                         At present, the assessment remains qualitative in nature and
mencakup estimasi finansial terperinci, analisis skenario                      does not yet include detailed financial impact estimations,
iklim formal, maupun rencana adaptasi yang spesifik per                        formal climate-related scenario analysis, or location-specific
lokasi. Kedepannya, risiko-risiko ini akan ditinjau kembali                    adaptation plans. Going forward, these risks will be revisited
untuk memperdalam analisisnya.                                                 to further deepen the analysis.
Rincian risiko-risiko tersebut adalah sebagai berikut:                         The details of these risks are as follows:


                                          Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t                                      67
Page 68
Strategi Keberlanjutan
Sustainability Strategy




Tabel Risiko Keberlanjutan dan Perubahan Iklim [OJK E.3]
Sustainability and Climate Change Risk Table

       Jenis Risiko                                                Implikasi Dampak
    Perubahan Iklim                   Keterangan                       Finansial                                     Upaya Mitigasi Risiko
     Type of Climate                  Description                   Financial Impact                                 Risk Mitigation Efforts
      Change Risk                                                     Implications

                                                                     LINGKUNGAN | ENVIRONMENT

Risiko Fisik              Risiko Fisik                             Risiko Fisik          Risiko Fisik
Physical Risk             Physical Risk                            Physical Risk         Physical Risk
Bencana banjir            1. Terjadinya banjır karena hujan        Terjadınya           1. Meningkatkan kesadaran terkait adanya peringatan atau indikasi
Flood                         deras.                               kerusakan               penyebab terjadinya bencana di lingkungan sekitar.
                          2. Hujan yang menyebabkan tanggul        aset fisik yang      2. Memantau dashboard early warning bencana https:// sites.google.
                              Sungai Tuntang jebol dan menjadi     menyebabkan             com/pegadaian.co.id/bcm, dan berita potensi bencana. dari Badan
                              banjir.                              kerugian bruto          Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) dan Badan Nasional
                          3. Hujan deras sehingga                  Damage to physical      Penanggulangan Bencana(BNPB).
                              menyebabkan banjir dan               assets occurred,     3. Menyimpan aset penting pendukung fungsi bisnis kritikal dan dokumen
                              pemadaman listrik.                   resulting in a gross    penting, seperti salinan Sekretariat Badan Geologi(SBG), Buku Pemilik
                          4. Hujan deras disertai angin            loss                    Kendaraan Bermotor (BPKB), sertifikat tanah, dokumen kontrak, dan
                              kencang yang menyebabkan                                     dokumen penting lainnya ke tempat yang aman.
                              plafon bagian ruang belakang         Peningkatan beban 4. Senantiasa beradaptası dengan adanya rısıko perubahan iklim yaitu
Petir disertai kilat          ambruk, asbes kamar mandı            operasional.            dengan menjaga kebersihan lingkungan dan memastikan drainase
Lightning                     bocor dan beberapa titik asbes       Increase in             bekerja dengan baik, serta merekomendasıkan penebangan atau
accompanied by                bocor.                               operating expense.      pemangkasan ranting dan pohon yang besar pada unit kerja masing-
thunder.                  5. Terjadi banjır yang menyebabkan                               masing.
                              air masuk ke dalam kantor.
Hujan badai                                                                              1. Increase awareness regarding warnings or indications of the causes of
Rainstorm                 1. Flooding due to heavy rain.                                    disasters in the surrounding environment.
                          2. Rain causing the Tuntang River                              2. Monitor the disaster early warning dashboard https:// sites.google.com/
Angin puting beliung         embankment to break and
Tornado                                                                                     pegadaian.co.id/bcm and news on potential disasters from Meteorology,
                             resulting in flooding.                                         Climatology, and Geophysical Agency(BMKG) and National Disaster
                          3. Heavy rain causing flooding and                                Management Agency (BNPB).
                             power outages.                                              3. Store important assets supporting critical business functions and
                          4. Heavy rain accompanied by strong                               important documents, such as copies of SBG, BPKB, land certificates,
                             winds causing the ceiling in the                               contract documents, and other important documents, in a safe place.
                             rear room area to collapse, the                             4. Continuously adapt to climate change risks by maintaining environmental
                             bathroom asbestos roof to leak, and                            cleanliness and ensuring that drainage functions properly, as well as
                             several asbestos points to leak.                               recommending the felling or pruning of large branches and trees at each
                          5. Flooding occurred causing water to                             respective work unit.
                             enter the office.
Serangan penyakit         Perubahan pola cuaca dapat               Peningkatan beban Pegadaian senantiasa turut serta secara aktif dalam pelaksanaan program
Disease outbreak          menyebabkan peningkatan beban            operasional       vaksinasi.
                          kerusakan pada sistem sanitasi           Increase in         Pegadaian consistently participates actively in the implementation of
                          dan pasokan operasional air,             operating expenses. vaccination programs.
                          meningkatkan risiko infeksi dan
                          penyakit yang terkait dengan
                          kondisi lingkungan yang buruk.
                          Changes in weather patterns may
                          lead to an increase in the burden
                          of damage to sanitation systems
                          and operational water supplies,
                          increasing the risk of infections
                          and diseases associated with poor
                          environmental conditions.

                                                                             SOSIAL | SOCIAL

Risiko reputasi           Risiko akibat menurunnya                 Peningkatan beban 1. Meningkatkan komunikasi terhadap pihak eksternal, pengendalian risiko
Reputation Risk           tingkat kepercayaan pemangku             operasional            reputasi dilakukan oleh bagian hubungan masyarakat pada sekretariat
                          kepentingan yang operasional             Increase in            perusahaan.
                          bersumber dari persepsi negatif          operating expenses. 2. Melakukan verifikasi dan menerbitkan konfirmasi atas berita negatif
                          terhadap Perusahaan.                                            yang muncul.
                          Risk arising from a decline in                               3. Optimalisasi layanan Contact Center terintegrasi.
                          the level of stakeholder trust,                              4. Melakukan pengawasan, evaluasi, dan pembinaan serta melakukan
                          operationally stemming from                                     upaya penagihan kepada Mitra Binaan.
                          negative perceptions of the                                  5. Melakukan intensifikasi atas penanganan keluhan yang terjadi melalui
                          Company.                                                        (ARIANA) hingga monitoring and evaluaton (Monev).
                                                                                       1. Improve communication with external parties; reputation risk control is
                                                                                          carried out by the public relations function within the corporate secretariat.
                                                                                       2. Conduct verification and issue confirmations regarding negative news that
                                                                                          arises.
                                                                                       3. Optimize integrated Contact Center services.
                                                                                       4. Conduct supervision, evaluation, and coaching, as well as undertake
                                                                                          collection efforts for Fostered Partners.
                                                                                       5. Intensify the handling of complaints through ARIANA up to monitoring and
                                                                                          evaluation (Monev).




68                         IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 69
     Jenis Risiko                                            Implikasi Dampak
  Perubahan Iklim                Keterangan                      Finansial                                            Upaya Mitigasi Risiko
   Type of Climate               Description                  Financial Impact                                        Risk Mitigation Efforts
    Change Risk                                                 Implications

                                                                 TATA KELOLA | GOVERNANCE

Risiko Strategi      Risiko yang timbul sebagai akibat       Peningkatan beban Perbaikan pada penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) Syariah, dan
Strategy Risk        ketidaktepatan dalam pengambilan        operasional         perbaikan pangsa pasar pembiayaan Pegadaian.
                     dan/atau pelaksanaan suatu              Increase in         Improvements in the disbursement of Sharia KUR, and improvements in
                     keputusan strategis serta               operating expenses. Pegadaian’s share of the financing market.
                     kegagalan dalam mengantisipasi
                     perubahan
                     lingkungan bisnis.
                     Risk arising as a result of
                     inaccuracies in making and/or
                     executing a strategic decision, as
                     well as failure to anticipate changes
                     in the business environment.
Risiko Kepatuhan     Risiko akibat Perusahaan                Peningkatan beban 1. Proaktif menyelaraskan kebijakan dan peraturan internal, baik bisnis
Compliance Risk      tidak mematuhi dan/atau                 operasional            maupun supporting, agar sesuai dengan regulasi.
                     tidak melaksanakan peraturan            Increase in         2. Melaksanakan sosialisasi berkelanjutan mengenai prinsip-prinsip tata
                     perundang-undangan dan                  operating expenses.    kelola, Code of Conduct (CoC) dan sıstem. manajemen anti penyuapan
                     ketentuan yang berlaku bagi                                    kepada seluruh karyawan dan stakeholders.
                     Perusahaan.                                                 3. Melakukan sertıfıkası kepatuhan untuk setiap kebijakan atau peraturan
                     Risk arising from the Company’s                                baru maupun updatıng agar tıdak melanggar ketentuan baik internal
                     failure to comply with and/or                                  maupun eksternal.
                     implement the prevailing laws                               4. Melakukan update ketentuan regulasi eksternal yang sesuai dengan
                     and regulations and applicable                                 bisnis Perusahaan.
                     provisions for the Company.                                       1. Proactively align internal policies and regulations, both business and
                                                                                          supporting, to comply with regulations.
                                                                                       2. Conduct ongoing socialization of governance principles, the Code of
                                                                                          Conduct (CoC), and the anti-bribery management system to all employees
                                                                                          and stakeholders.
                                                                                       3. Conduct compliance certification for each new or updated policy or
                                                                                          regulation to ensure it does not violate internal or external provisions.
                                                                                       4. Update external regulatory provisions relevant to the Company’s business.
Risiko Hukum         Risiko yang timbul akibat tuntutan      Peningkatan beban 1. Berkonsultasi dengan konsultan hukum dan aparat penegak hukum
Legal risk           hukum dan/atau kelemahan aspek          operasional            dalam rangka penyelesaian perkara.
                     hukum. Risiko yang teridentifikası      Increase in         2. Membakukan setiap proses penting yang dapat berakibat hukum.
                     seperti adanya gugatan perdata          operating expenses. 3. Melakukan koordinası dan konsultası dengan pihak eksternal.
                     yang belum terselesaikan dan                                4. Mengawasi secara rutin atas isu-isu risiko hukum.
                     adanya putusan pengadilan yang                              5. Melakukan sosialisasi dan pembinaan kepada seluruh Kantor Cabang
                     merugikan Perusahaan.                                          untuk menghindari terulangnya kasus yang serupa.
                     Risk arising from legal claims and/                               1. Conduct consultations with legal counsel and law enforcement authorities
                     or weaknesses in legal aspects.                                      in order to resolve cases.
                     Identified risks include unresolved                               2. Standardize each important process that may have legal consequences.
                     civil lawsuits and court decisions                                3. Conduct coordination and consultations with external parties.
                     that are detrimental to the                                       4. Conduct regular monitoring of legal risk issues.
                     Company.                                                          5. Conduct socialization and guidance for all Branch Offices to avoid the
                                                                                          recurrence of similar cases.




                                                  Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t                                            69
Page 70
Strategi Keberlanjutan
Sustainability Strategy




Tabel Peluang Keberlanjutan dan Perubahan Iklim
Sustainability and Climate Change Opportunity Table

 Tipe Peluang              Peluang Perubahan Iklim                                                                        Potensi Implikasi Finansial
 Opportunity Type          Climate Change Opportunity                                                                     Potential Financial Implications

 Ekonomi
 Economy
 Kuantitas Produksi        Peningkatan kuantitas produksi                                                                 Peningkatan pendapatan Pegadaian
 Production Quantity       Increasing production quantity                                                                 Increasing Pegadaian’s revenue
 Lingkungan
 Environment
 Efisiensi Penggunaan
                           Penghematan penggunaan energi melalui kampanye penghematan energi. Penurunan beban operasional
 Sumber Daya
                           Energy consumption savings through energy-saving campaigns.        Decrease in operating expenses.
 Resource Efficiency
 Sumber Energi             Optimalisasi pencahayaan alami dan pemakaian peralatan hemat energi.                           Penurunan beban operasional
 Energy Source             Maximize the use of natural lighting and use energy-efficient equipment.                       Decrease in operating expenses.
 Produk dan Layanan        Penyaluran pembiayaan Amanah EV (Electric Vehicle).                                            Peningkatan pendapatan Pegadaian
 Products and Services     Amanah EV (Electric Vehicle) financing disbursement.                                           Increase in Pegadaian’s Revenue
 Pasar                     Masuknya Pegadaian dalam pangsa pasar baru.                                                    Peningkatan pendapatan Pegadaian
 Market                    Pegadaian’s entry into a new market segment.                                                   Increase in Pegadaian’s revenue.
 Ketahanan                 Partisipasi dalam program penggunaan energi terbarukan.                                        Peningkatan pendapatan Pegadaian
 Resilience                Participation in renewable energy utilization programs.                                        Increase in Pegadaian’s revenue.
 Sosial
 Social
                           Menurunnya turnover karyawan sehingga mencerminkan peningkatan
 Turnover Karyawan         produktivitas karyawan                                                                         Peningkatan pendapatan Pegadaian
 Employee Turnover         A decrease in employee turnover, reflecting an increase in employee                            Increase in revenue Pegadaian
                           productivity.


Business Continuity Management System                                                 Business Continuity Management System
(BCMS)                                                                                (BCMS)

Pegadaian menerapkan Business Continuity Management                                   Pegadaian implements a Business Continuity Management
System (BCMS) sebagai kerangka kerja terpadu untuk                                    System (BCMS) as an integrated framework to ensure the
memastikan keberlangsungan operasional Perusahaan                                     company’s operational continuity in the face of extreme
dalam menghadapi kondisi ekstrem dan gangguan yang                                    conditions and disruptions that may impede business
berpotensi menghambat aktivitas bisnis. BCMS ini diatur                               activities. This BCMS is governed by Board of Directors
dalam Peraturan Direksi Nomor 100 Tahun 2025 dan                                      Regulation Number 100 of 2025 and is structured to uphold
dirancang untuk menjaga ketahanan operasional melalui                                 operational resilience through a systematic, measurable, and
pendekatan yang sistematis, terukur, dan berkelanjutan.                               sustainable approach.

BCMS mencakup berbagai komponen utama, antara lain                                    The BCMS includes several key components, including the
Business Continuity Plan (BCP), BCP Co-Location, Disaster                             Business Continuity Plan (BCP), BCP Co-Location, Disaster
Recovery Plan (DRP), Emergency Response Plan (ERP),                                   Recovery Plan (DRP), Emergency Response Plan (ERP), Risk
Risk & Threat Assessment (RTA), serta Business Impact                                 & Threat Assessment (RTA), and Business Impact Analysis
Analysis (BIA). Seluruh komponen tersebut berfungsi untuk                             (BIA). All these components collectively serve to identify risks,
mengidentifikasi risiko, memitigasi dampak gangguan,                                  mitigate the impact of disruptions, and ensure that recovery
serta memastikan proses pemulihan dan pengembalian                                    and service restoration processes are conducted efficiently.
layanan dapat berjalan secara efektif.

Sejalan dengan penerapan BCMS, Pegadaian juga mengelola                               In line with the implementation of BCMS), Pegadaian also
Sistem Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) yang diatur                               oversees the Occupational Health and Safety System (OHS),
dalam Peraturan Direksi Nomor 139 Tahun 2017 tentang                                  which is governed by Board of Directors Regulation Number
Panduan Implementasi K3 Kantor Operasional (Cabang dan                                139 of 2017 regarding the Implementation Guidelines for OHS
UPC/S). Pengelolaan K3 menjadi bagian integral dalam                                  at Operational Offices (Branches and UPC/S). The management
menjaga keselamatan insan Pegadaian sekaligus mendukung                               of OHS is integral to maintaining the safety of Pegadaian
keberlangsungan usaha secara menyeluruh.                                              employees and for supporting the overall business continuity.

Agar pedoman BCMS dan K3 dapat diimplementasikan                                      To ensure the optimal implementation of the BCMS and
secara optimal, Pegadaian menekankan pentingnya                                       OHS guidelines, Pegadaian emphasizes the significance



70                        IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 71
kesadaran dan kesiapsiagaan karyawan. Seluruh insan                            of employee awareness and preparedness. All Pegadaian
Pegadaian diharapkan memahami dan mampu menjalankan                            personnel are expected to understand and competently
strategi kelangsungan usaha secara menyeluruh, mulai                           execute comprehensive business continuity strategies,
dari upaya pencegahan hingga tahapan response, recovery,                       encompassing prevention, response, recovery, and restoration
dan restoration ketika terjadi situasi darurat atau bencana.                   phases in the event of emergencies or disasters.

Peningkatan Keterlibatan Karyawan dalam                                        Increasing Employee Engagement in BCMS
Implementasi BCMS                                                              Implementation

Sebagai bagian dari penguatan budaya kesiapsiagaan,                            In order to strengthen a culture of preparedness, Pegadaian
Pegadaian secara berkelanjutan menyelenggarakan berbagai                       continuously conducts various programs to increase
program untuk meningkatkan awareness, kompetensi, serta                        awareness, competence, and employee engagement in
keterlibatan karyawan dalam penerapan BCMS dan Sistem                          implementing BCMS and the Occupational Safety and Health
Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3).                              Management System (SMK3). These programs are designed
Program tersebut dirancang sebagai sarana pembelajaran                         as learning and exercise simulation tools, including:
dan simulasi (learning & exercise), antara lain melalui:

• Sosialisasi Pedoman BCMS Perusahaan                                          • Socialization of the Company BCMS Guidelines
  Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman                             This activity aims to enhance employees’ understanding of
  karyawan terhadap kebijakan, prosedur, serta praktik                            policies, procedures, and implementation practices related
  penerapan BCMS dan SMK3 yang selaras dengan standar                             to BCMS and SMK3, ensuring alignment with applicable
  dan praktik terbaik yang berlaku.                                               standards and best practices.

• Pelatihan dan Sertifikasi BCMS                                               • BCMS Training and Certification
  Program pelatihan dan sertifikasi diselenggarakan untuk                         The training and certification program is conducted
  memperkuat kapasitas dan kompetensi karyawan dalam                              to strengthen employees’ capacity and competence in
  mengelola risiko gangguan operasional serta menerapkan                          managing operational disruption risks and in consistently
  prinsip-prinsip BCMS dan SMK3 secara konsisten dan                              and professionally applying BCMS and SMK3 principles.
  profesional.

• Pengujian Business Continuity Plan (BCP Testing)                             • Business Continuity Plan (BCP) Testing
  Simulasi dan uji coba BCP dilakukan untuk meningkatkan                          Simulation and testing of the BCP are conducted
  kesiapsiagaan karyawan dalam menghadapi kondisi                                 to improve employee preparedness for emergency
  darurat. Melalui kegiatan ini, karyawan dibekali                                situations. Through these activities, employees acquire an
  pemahaman mengenai potensi bahaya bencana,                                      understanding of potential disaster hazards, emergency
  prosedur tanggap darurat, serta mekanisme evakuasi                              response procedures, and mechanisms for evacuation and
  dan pemulihan operasional.                                                      operational recovery.

Respons BCM terhadap Disrupsi Operasional                                      Respons BCM towards Operational Disruption
Tahun 2025                                                                     in 2025

Pada tahun 2025, Divisi Manajemen Risiko Operasi & Korporasi                   In 2025, the MROK Division, through the Business Continuity
(MROK) melalui Departemen Business Continuity Management                       Management (BCM) Department, actively supported the
(BCM) secara aktif mendukung Tim Manajemen Krisis Kantor                       Regional Office Crisis Management Team in managing
Wilayah dalam menangani berbagai gangguan operasional yang                     various operational disruptions in Aceh, North Sumatra,
terjadi di wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.                   and West Sumatra. This assistance was rendered as part of
Dukungan tersebut diberikan sebagai bagian dari respons cepat                  the Company’s rapid response to floods and landslides that
Perusahaan terhadap bencana banjir dan tanah longsor yang                      affected our operations.
berdampak pada operasional perusahaan.

Dalam pelaksanaannya, fungsi BCM memastikan respons                            In implementation, the BCM function ensures that emergency
darurat dilakukan secara cepat dan terkoordinasi, sehingga                     responses are executed promptly and in a coordinated manner,
proses recovery, resumption, dan restoration dapat                             enabling recovery, resumption, and restoration processes
berlangsung dalam waktu yang efektif. Tim BCM secara                           to proceed effectively. The BCM team directly monitors the
langsung memantau perkembangan situasi di lapangan                             situation on site and assists emergency response efforts to
serta memberikan dukungan terhadap upaya tanggap darurat                       minimize the impact of disruptions and ensure the ongoing
guna meminimalkan dampak gangguan dan memastikan                               continuity of services to the community.
keberlangsungan layanan kepada masyarakat tetap terjaga.

                                          Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t                              71
Page 72
Strategi Keberlanjutan
Sustainability Strategy




                          Pengelolaan Dampak Banjir terhadap Operasional Kantor Cabang
                             Management of Flood Impacts on Branch Office Operations


         Sebagai bagian dari upaya pengelolaan risiko iklim,                           As part of its climate risk management efforts,
         Pegadaian secara proaktif melakukan mitigasi dan                              Pegadaian proactively carries out mitigation and
         penanganan terhadap dampak insiden banjir yang                                response measures for the impacts of flood incidents
         berpotensi mengganggu kelangsungan operasional                                that have the potential to disrupt the continuity
         kantor cabang, khususnya di sejumlah wilayah rawan                            of branch office operations, particularly in several
         seperti Sumatra dan wilayah lainnya.                                          vulnerable areas such as Sumatra and other regions.
         Pada periode pelaporan, beberapa kantor cabang                                During the reporting period, several branch offices
         terdampak banjir, dengan jumlah cabang yang                                   were affected by flooding, with the number of branches
         teridentifikasi terdampak tercatat dalam Capital at                           identified as impacted recorded in the Company’s
         Risk (CaR) Perusahaan. Dampak utama yang dialami                              Capital at Risk (CaR). The main impacts experienced
         meliputi kerusakan aset operasional, terutama                                 included damage to operational assets, particularly
         perangkat komputer dan peralatan teknologi                                    computer devices and information technology
         informasi yang menunjang layanan kepada nasabah.                              equipment that support services to customers.
         Untuk memastikan keberlangsungan layanan,                                     To ensure service continuity, Pegadaian immediately
         Pegadaian segera mengganti perangkat komputer                                 replaced affected computer devices and implemented
         yang terdampak serta menerapkan langkah pemulihan                             rapid operational recovery measures. Through cross-
         operasional secara cepat. Melalui koordinasi lintas                           functional coordination, the operations of the affected
         fungsi, operasional kantor cabang yang terdampak                              branch offices were restored in less than one week, so
         berhasil dipulihkan dalam waktu kurang dari satu                              that services to the public could resume optimally.
         minggu, sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat
         kembali berjalan secara optimal.
         Sebagai bagian dari strategi respons cepat, Pegadaian                         As part of its rapid response strategy, Pegadaian
         menjalin kerja sama dengan toko penyedia perangkat                            established cooperation with computer device
         komputer di sekitar lokasi kejadian. Langkah ini                              suppliers located near the incident sites. This step
         memungkinkan penyaluran perangkat pengganti                                   enabled the immediate distribution of replacement
         secara segera ke outlet terdampak, sekaligus                                  devices to affected outlets, while also minimizing
         meminimalkan waktu henti operasional. Selain itu,                             operational downtime. In addition, the procurement
         pengadaan Personal Computer (PC) dan laptop,                                  of PCs and laptops, particularly for the Medan area,
         khususnya untuk wilayah Medan, dipercepat melalui                             was accelerated through a subsidy mechanism and
         mekanisme subsidi dan pengalihan pengadaan barang                             the reallocation of procurement that was prioritized
         yang diprioritaskan bagi outlet yang terdampak banjir.                        for outlets affected by flooding.
         Dari sisi perlindungan aset, seluruh kerusakan akibat                         In terms of asset protection, all damage resulting from
         insiden banjir telah tercakup dalam skema asuransi                            flood incidents has been covered under the Company’s
         Perusahaan. Proses perhitungan klaim asuransi telah                           insurance scheme. The insurance claim calculation
         dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku dan menjadi                           process has been carried out in accordance with
         dasar dalam pengelolaan keuangan serta penggantian                            prevailing provisions and serves as the basis for financial
         aset. Selanjutnya, dalam Rencana Kerja dan                                    management and asset replacement. Furthermore,
         Anggaran Perusahaan (RKAP) Tahun 2026, Pegadaian                              in the 2026 Company Work Plan and Budget (RKAP),
         merencanakan penghapusan aset yang rusak untuk                                Pegadaian plans to dispose of damaged assets, which
         kemudian digantikan dengan aset baru yang lebih                               will then be replaced with new assets that are more
         andal dan sesuai dengan kebutuhan operasional.                                reliable and in line with operational needs.
         Selain langkah respons dan pemulihan, Pegadaian                               In addition to response and recovery measures,
         juga mengedepankan pendekatan preventif dalam                                 Pegadaian also prioritizes a preventive approach in
         pengelolaan risiko iklim. Di wilayah yang memiliki                            managing climate risks. In areas with a high level of
         tingkat kerawanan banjir tinggi, seperti Bandung,                             flood vulnerability, such as Bandung, the Company
         Perusahaan telah melakukan renovasi berupa                                    has carried out renovations in the form of raising the
         peninggian bangunan kantor. Upaya ini bertujuan                               office building. This effort aims to protect important
         untuk melindungi aset dan infrastruktur penting agar                          assets and infrastructure so that they are not directly
         tidak terdampak secara langsung oleh genangan air                             affected by standing water in the future.
         di masa mendatang.




72                         IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 73
Melalui rangkaian langkah mitigasi, respons cepat,                      Through this series of mitigation measures, rapid
serta perencanaan jangka menengah dan panjang                           response, and medium- to long-term planning,
tersebut, Pegadaian berkomitmen untuk memperkuat                        Pegadaian is committed to strengthening operational
ketahanan operasional terhadap risiko iklim, sekaligus                  resilience to climate risks, while ensuring service
memastikan keberlanjutan layanan dan perlindungan                       continuity and the protection of the Company’s assets
aset Perusahaan di tengah meningkatnya frekuensi                        amid the increasing frequency of extreme weather
kejadian cuaca ekstrem.                                                 events.




                                    Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t                           73
Page 74
Topik Materialitas
Materiality Topics




                     Topik
                     Materialitas
                     Materiality Topics




74                    IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK
                                              IN OVASI
                                                  YAN GINBE
                                                          KLU
                                                            R KE
                                                               SIF,
                                                                 LAND A
                                                                       JU TA NK | YA
                                                                         MPA          N G B EI R
                                                                                   I NCLUS     VEKEI L A N J U TAI O
                                                                                                     NNOVAT        NN, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 75
Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t   75
Page 76
Topik Materialitas
Materiality Topics




Topik Material Pegadaian
Topik Material Pegadaian




         Melalui penilaian materialitas, Pegadaian
         menetapkan prioritas keberlanjutan secara terarah
         dan terukur, memastikan setiap isu yang paling
         berdampak terintegrasi dalam strategi bisnis,
         pengelolaan risiko, serta penciptaan nilai jangka
         panjang bagi para pemangku kepentingan.
         Through a materiality assessment, Pegadaian identifies targeted and
         measurable sustainability priorities, ensuring that the most significant
         issues are integrated into business strategy, risk management, and the
         creation of long-term value for stakeholders.




Membangun Fokus Keberlanjutan yang Relevan dan Berdampak
Building Relevant and Impactful Sustainability Focus
Sebagai institusi jasa keuangan yang berperan strategis dalam                      As a financial services institution that plays a strategic role in
mendorong inklusi keuangan serta memperkuat ekosistem                              promoting financial inclusion and strengthening the national
emas nasional, Pegadaian menempatkan keberlanjutan                                 gold ecosystem, Pegadaian places sustainability as an
sebagai bagian tak terpisahkan dari arah pertumbuhan jangka                        integral part of the company’s long-term growth direction.
panjang Perseroan. Keberlanjutan tidak dipandang semata                            Sustainability extends beyond merely fulfilling normative
sebagai pemenuhan komitmen normatif, melainkan sebagai                             commitments; it also serves as a strategic foundation for
landasan strategis dalam mengelola risiko, menangkap                               risk management, capturing opportunities, and addressing
peluang, dan merespons ekspektasi para pemangku                                    stakeholder expectations in a prudent and responsible
kepentingan secara terukur dan bertanggung jawab.                                  manner.

Dalam kerangka tersebut, penilaian materialitas                                    Within this framework, the assessment of materiality serves
menjadi mekanisme utama untuk mengidentifikasi dan                                 as the primary mechanism for identifying and prioritizing
memprioritaskan isu-isu keberlanjutan yang memiliki dampak                         sustainability issues that exert the most considerable
paling signifikan terhadap kinerja bisnis sekaligus terhadap                       impact on business performance, as well as on economic,
aspek ekonomi, lingkungan, dan sosial. Melalui proses                              environmental, and social aspects. Through this systematic
yang sistematis dan terstruktur ini, Perseroan memastikan                          and structured process, the company ensures that disclosures
bahwa pengungkapan dalam Laporan Keberlanjutan Tahun                               in the 2025 Sustainability Report not only comply with
2025 tidak hanya memenuhi ketentuan regulasi, tetapi juga                          regulatory requirements but also reflect strategic priorities
merefleksikan prioritas strategis serta pengelolaan risiko                         and integrated risk management within the Company’s
yang terintegrasi dengan tata kelola Perusahaan.                                   governance.




76                     IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 77
Framework Penentuan Topik Material di Pegadaian [GRI 2-14, 3-1, 3-2]
Framework Material Topics Determination at Pegadaian

Proses penetapan topik materialitas Pegadaian dilakukan                        The process of determining Pegadaian’s material topics is
melalui mekanisme terstruktur dengan melibatkan                                conducted through a structured mechanism, involving the
Divisi ESG sebagai koordinator dan Divisi Manajemen                            ESG Division as the coordinator, with contributions from the
Risiko dan Operasional Keberlanjutan (MROK) serta                              Risk Management and Sustainability Operations Division
divisi dan fungsi lain sebagai contributor, serta masukan                      (MROK) as well as other divisions and functions, and input
dari pemangku kepentingan eksternal. Hasil penilaian                           from external stakeholders. The assessment results are then
kemudian dilaporkan, ditinjau dan disetujui oleh Direksi                       reported, reviewed, and approved by the Board of Directors
yang membawahi dan mengawasi fungsi ESG di Pegadaian.                          responsible for and overseeing the ESG function at Pegadaian.

Penetapan topik material di Pegadaian dilaksanakan                             The identification of material topics at Pegadaian is carried
dengan pendekatan desktop materiality assessment yang                          out using a desktop materiality assessment approach, which
terdiri dari kombinasi pelibatan pemangku kepentingan                          combines stakeholder engagement with internal risk analysis
dan analisis risiko internal dan risiko terhadap Perusahaan.                   and the assessment of risks to the Company.




                                          Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t                              77
Page 78
Topik Materialitas
Materiality Topics




Proses penetapan topik material mencakup tahapan                                     The materiality determination process comprises the
sebagai berikut: [GRI 3-1]                                                           following stages: [GRI 3-1]


               Proses                                                                        Keterangan
               Process                                                                       Description
                                      Perseroan melakukan benchmarking terhadap perusahaan sejenis di sektor jasa keuangan dan consumer
                                      finance di tingkat nasional. Tahap ini membantu memahami tren ESG, praktik terbaik industri, serta
1.                                    ekspektasi regulator dan pasar terhadap transparansi dan tata kelola keberlanjutan. Proses ini dilakukan
Tolok Ukur terhadap                   ketika dibutuhkan.
Perusahaan Sejenis                    The company performs benchmarking against comparable firms within the financial services and
Peer Benchmark                        consumer finance sectors at both domestic and international levels. This stage helps to understand ESG
                                      trends, industry best practices, and the expectations of regulators and markets concerning transparency
                                      and sustainable governance.
                                      Daftar awal (long list) topik keberlanjutan diselaraskan dengan standar dan kerangka kerja global,
                                      termasuk GRI Standards, SASB Consumer Finance, serta referensi IFRS S1 dan IFRS S2. Penyelarasan
                                      ini memastikan bahwa topik yang dipertimbangkan relevan secara global dan kontekstual dengan
2.                                    karakteristik industri Pegadaian.
Pengecekan Kriteria                   The long list of sustainability topics aligns with international standards and frameworks, including the
Criteria Check                        GRI Standards and SASB Consumer Finance, as well as referencing IFRS S1 and IFRS S2. This alignment
                                      ensures that the topics addressed are globally relevant and contextualized to the characteristics of
                                      Pegadaian’s industry.
                                      Identifikasi Dampak Aktual dan Potensial | Analysis of Risk Level, Frequency and Scale
                                      Setiap topik material dianalisis dengan mempertimbangkan tingkat keparahan dampak dan peluang,
                                      frekuensi kejadian berdasarkan data historis dan potensi ke depan, serta skala risiko terhadap
                                      keberlanjutan bisnis. Analisis ini mengacu pada parameter tingkat, frekuensi, dan skala risiko yang telah
                                      ditetapkan oleh Divisi MROK dan dinilai relevansinya terhadap topik material yang diidentifikasi.
                                      Each material topic was analyzed by considering the severity of impacts and opportunities, the frequency
                                      of occurrence based on historical data and future potential, and the scale of risk to business sustainability.
3a.                                   This analysis refers to the risk level, frequency, and scale parameters established by the MROK Division and
Identifikasi, Analisis dan            assesses their relevance to the identified material topics.
Penilaian Risiko ESG                  Analisis Level, Frekuensi, dan Skala Risiko | Identification of Actual and Potential Impacts
Identification, Analysis and          Daftar topik material disusun berdasarkan peer benchmark dan pengecekan terhadap kriteria pelaporan
ESG Risk Assessment                   yang relevan. Topik-topik tersebut kemudian diidentifikasi berdasarkan dampak aktual dan potensial
                                      kegiatan Pegadaian terhadap aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan, termasuk risiko kepatuhan dan
                                      reputasi. Proses ini merujuk pada Risk and Threat Assessment (RTA) serta Laporan Profil Risiko yang
                                      telah disusun oleh Divisi MROK.
                                      The list of material topics was developed based on peer benchmarking and a review of relevant reporting
                                      criteria. These topics were then identified based on Pegadaian’s actual and potential impacts on economic,
                                      social, and environmental aspects, including compliance and reputational risks. This process refers to the
                                      Risk and Threat Assessment (RTA) and the Risk Profile Report prepared by the MROK Division.




78                       IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 79
           Proses                                                                         Keterangan
           Process                                                                        Description
                                Penilaian Risiko ESG | ESG Risk Assessment
3a.                             Divisi ESG bersama dengan Divisi MROK dan Keuangan melakukan penilaian lanjutan topik-topik material
Identifikasi, Analisis dan      untuk menilai dampaknya terhadap kinerja finansial dan operasional, kepatuhan regulasi, reputasi, serta
Penilaian Risiko ESG            risiko strategis Perusahaan.
Identification, Analysis andThe ESG Division, in collaboration with the MROK and Finance Divisions, conducted further assessments
ESG Risk Assessment         of the material topics to evaluate their impacts on the Company’s financial and operational performance,
                            regulatory compliance, reputation, and strategic risks.
                            Sebanyak 29 responden dari tujuh kelompok pemangku kepentingan utama dilibatkan dalam proses
                            survei. Kelompok tersebut meliputi nasabah, karyawan, pemerintah, pemegang saham, pemasok,
3.b                         masyarakat, dan media. Survei ini bertujuan untuk mengukur tingkat kepentingan masing-masing isu dari
Survei Pemangku Kepentingan perspektif eksternal.
Stakeholder Survey          A total of 29 respondents from seven key stakeholder groups participated in the survey. These groups
                            include customers, employees, government, shareholders, suppliers, communities, and media. The survey
                            aims to measure the level of importance of each issue from an external perspective.
                            Hasil penilaian pemangku kepentingan melalui survei, serta identifikasi, analisis, dan penilaian risiko
                            ESG atas topik material, digunakan untuk menentukan tingkat prioritas masing-masing topik material.
4.                          Prioritas tersebut kemudian dipetakan ke dalam matriks materialitas dengan hasil penilaian pemangku
Penentuan Topik Material    kepentingan pada Sumbu Y dan dampak terhadap bisnis pada Sumbu X. Matriks ini memvisualisasikan
yang Signifikan dan Matriks tingkat prioritas pengelolaan dan pengungkapan setiap topik material.
Materialitas                The results of the stakeholder assessment conducted through surveys, together with the identification,
Identification of Material      analysis, and assessment of ESG risks related to the material topics, were used to determine the priority
Topics dan Materiality Matrix   level of each material topic. These priorities were then mapped into a materiality matrix, with stakeholder
                                assessment results plotted on the Y-axis and the impact on the business plotted on the X-axis. The matrix
                                visualizes the priority level for the management and disclosure of each material topic.
                                Daftar final topik material beserta matriks materialitas kemudian disampaikan kepada Direksi untuk
                                memperoleh persetujuan resmi. Tahap ini memastikan bahwa seluruh isu material telah ditinjau dan
                                disetujui pada tingkat tata kelola tertinggi. Pendekatan ini mencerminkan komitmen Pegadaian terhadap
                                prinsip akuntabilitas, transparansi, dan manajemen risiko berbasis ESG. Berdasarkan proses finalisasi
5.
                                dan persetujuan manajemen, ditetapkan topik material dengan prioritas tinggi yang menjadi fokus
Finalisasi dan Persetujuan
                                pengelolaan dan pengungkapan dalam Laporan Keberlanjutan.
Manajemen
                                The final list of material topics and the materiality matrix were then submitted to the Board of Directors
Finalization and
                                for formal approval. This stage ensures that all material issues have been reviewed and approved at the
Management Approval
                                highest governance level. This approach reflects Pegadaian’s commitment to the principles of accountability,
                                transparency, and ESG-based risk management. Based on the finalization process and management approval,
                                high-priority material topics were identified as the focus for management and disclosure in the Sustainability
                                Report.




                                             Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t                             79
Page 80
Topik Materialitas
Materiality Topics




Pada tahun 2025, Pegadaian menyelaraskan metode                                     In 2025, Pegadaian aligned its sustainability materiality
penentuan dan penilaian topik material keberlanjutan                                determination and assessment methodology with
dengan regulasi serta standar pelaporan yang                                        applicable regulations and reporting standards,
berlaku, dengan mempertimbangkan dampak aktual                                      taking into account actual and potential impacts on
dan potensial terhadap aspek ekonomi, lingkungan,                                   economic, environmental, and social aspects (double
dan masyarakat (double materiality assessment).                                     materiality assessment). The material topics that have
Topik material yang telah ditetapkan ditinjau secara                                been identified are reviewed on a regular basis to
berkala untuk memastikan relevansinya dengan                                        ensure their continued relevance in line with evolving
perkembangan tren keberlanjutan dan kondisi                                         sustainability trends and the Company’s conditions
Perusahaan pada tahun pelaporan.                                                    during the reporting year.

Tahap-tahap diatas                diilustrasikan           di     dalam             The stages outlined above are illustrated in the
flowchart berikut ini:                                                              following flowchart:



                                                                              1.
                                                                      Tolok Ukur
                                                                       terhadap                                   Divisi ESG
                                                                  Perusahaan Sejenis                              ESG Division
             Divisi ESG                                                   Peer
             ESG Division                                             Benchmark




                                                                              2.
       Divisi ESGMROK
          Divisi
       ESGMROK
            Division
                  Division

                                                                       Pengecekan                                 Divisi ESG
                                                                          Kriteria                                ESG Division
             Divisi Treasuri                                          Criteria Check
             Treasury Division




               3a.                                                                                                                             3B.
     Identifikasi, Analisis
     dan Penilaian Risiko                                                                                                              Survei Pemangku
              ESG                                                                                                                        Kepentingan
        Identification,                                                                                                                  Stakeholder
        Analysis, and                                                                                                                       Survey
     Assessment of ESG
             Risks


                                                                              4.
                                                                    Penentuan Topik                                                         Divisi ESG
                                                                     Material yang                                                          ESG Division
                     Divisi ESG                                  Signifikan dan Matriks
                                                                      Materialitas
                     ESG Division
                                                                 Determination of Key
                                                                   Material Topic and
                                                                    Materiality Matrix




                                                                              5.                                             Direksi
                                                                                                                             Director
                                                                      Finalisasi dan
                                                                       Persetujuan
                                                                       Manajemen
                                                                      Finalisasi dan
                                                                       Persetujuan                                           Divisi ESG
                                                                       Manajemen                                             ESG Division



80                      IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 81
Review dan pembaruan topik                 materialitas                    The review and update of materiality topics involve
melibatkan aktor-aktor berikut:                                            the following actors:




                                                                                                          Divisi ESGMROK
                                                                                                             Divisi
                                                                                                          ESGMROK
                                                                                                               Division
                                                                                                                     Division

                                                                                                    sebagai koordinator dan
                                              Divisi Treasuri                                       pengambil keputusan teknis.
                                              Treasury Division                                     serving as the
                                                                                                    coordinator and technical
                                   sebagai kontributor                                              decisionmaker.
                                   data dan konteks.
        Divisi ESG                 serving as
        ESG Division               contributors of data
                                   and contextual input.

sebagai integrator topik
Risiko dengan aspek
keberlanjutan/ESG.
acting as the integrator of
risk topics with sustainability/
ESG aspects




        Direksi                                                                                                      Divisi-divisi terkait
        Director                                                                                                     Relevant divisions

                                                                                                            sebagai kontributor data
untuk pengesahan final                                                                                      dan konteks
daftar topik material                                                                                       serving as contributors of
providing final approval of                                                                                 data and contextual input
the list of material topics




Proses ini mengintegrasikan tiga pilar ESG: aspek                          This process integrates the three ESG pillars—
Lingkungan (E), Sosial (S), dan Tata Kelola (G)                            Environmental (E), Social (S), and Governance
sebagai kerangka kategorisasi topik. Hasil review                          (G)—as the framework for topic categorization. The
didokumentasikan dan tersedia untuk verifikasi                             review results are documented and made available
oleh pihak assurance independen.                                           for verification by an independent assurance
                                                                           provider.




                                      Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t                                      81
Page 82
Topik Materialitas
Materiality Topics




Pelibatan Pemangku Kepentingan                                                      Stakeholder Engagement

Perseroan secara aktif melibatkan pemangku                                          The Company actively engages with its key
kepentingan utama melalui berbagai pendekatan                                       stakeholders through structured and ongoing
yang terstruktur dan berkelanjutan untuk memahami                                   approaches to understand their needs, expectations,
kebutuhan, ekspektasi, serta isu yang relevan bagi                                  and relevant issues affecting operations and long-
operasional dan keberlanjutan usaha. Proses ini                                     term sustainability. This process includes regular
mencakup komunikasi rutin, forum formal, serta                                      communication, formal forums, and tailored
program keterlibatan yang disesuaikan dengan                                        engagement programs, enabling stakeholder
karakteristik masing-masing pemangku kepentingan,                                   feedback to be effectively integrated into decision-
sehingga masukan yang diperoleh dapat                                               making and continuous performance improvement.
diintegrasikan ke dalam pengambilan keputusan dan
peningkatan kinerja Perseroan.

Hubungan dengan Pemangku Kepentingan [OJK E.4] [GRI 2-29][FS5]
Relationships with The Stakeholders

 Pemangku Kepentingan                     Definisi                          Dasar Penetapan                                                   Frekuensi
                                                                                                                 Pendekatan (Approach)
     Stakeholders                        Definition                       Basis for Designation)                                             (Frequency)

           Nasabah          Masyarakat pengguna
                                                                    Kepuasan dan loyalitas                  Komunikasi melalui              Harian
         (Customers)        produk Pegadaian, termasuk
                                                                    nasabah mempengaruhi                    counter, call center, media     dan survei
                            pembiayaan, investasi emas,
                                                                    keberhasilan produk.                    sosial, program literasi.       berkala.
                            dan layanan lainnya.
                                                                    Customer satisfaction                   Engagement via counters,        Daily and
                            Users of Pegadaian’s products,
                                                                    and loyalty influence                   call centers, social media,     periodic
                            including financing, gold
                                                                    product success.                        and literacy programs.          surveys.
                            investment, and other services.
          Karyawan                                                  Aset penting bagi
         (Employees)                                                keberlanjutan perusahaan dan            Aktivitas kerja harian          Harian dan
                            Karyawan PKWT dan PKWTT.
                                                                    kesejahteraan jangka panjang.           dan pertemuan rutin.            berkala.
                            Fixed-term and
                                                                    Key assets for long-                    Daily operations and            Daily and
                            permanent employees.
                                                                    term sustainability and                 regular meetings.               periodic.
                                                                    employee well-being.
         Masyarakat         Masyarakat di sekitar                                                           Program CSR, kegiatan
        (Communities)                                               Aktivitas perusahaan                                                    Berkala
                            wilayah operasional dan                                                         sosial, call center, dan
                                                                    berdampak pada kualitas                                                 sesuai
                            masyarakat luas.                                                                kolaborasi komunitas.
                                                                    hidup masyarakat.                                                       program.
                            Communities around                                                              CSR programs, social
                                                                    Business activities impact                                              Periodic based
                            operational areas and                                                           activities, call centers, and
                                                                    community quality of life.                                              on programs.
                            the broader public.                                                             community engagement.
         Pemerintah
        (Government)                                                                                        Pelaporan wajib, sosialisasi,   Berkala
                            Pemerintah, termasuk                    Peran regulator dan
                                                                                                            dan koordinasi kebijakan.       dan sesuai
                            Kementerian terkait.                    pemilik perusahaan.
                                                                                                            Mandatory reporting,            kebutuhan.
                            Government, including                   Regulatory authority
                                                                                                            coordination, and               Periodic and
                            relevant ministries.                    and ownership role.
                                                                                                            regulatory engagement.          as required.

     Pemegang Saham
      (Shareholders)                                                Kinerja perusahaan
                            Kementerian BUMN sebagai                                                        RUPS, laporan berkala,          Tahunan dan
                                                                    mempengaruhi dividen
                            pemegang saham.                                                                 dan komunikasi formal.          berkala.
                                                                    dan nilai investasi.
                            Ministry of State-Owned                                                         AGMs, periodic reporting,       Annual and
                                                                    Financial performance impacts
                            Enterprises as shareholder.                                                     and formal communication.       periodic.
                                                                    dividends and returns.

           Pemasok
          (Suppliers)       Pihak yang mendukung
                                                                    Penting untuk kelangsungan              Proses tender, komunikasi,      Sesuai
                            kebutuhan operasional
                                                                    operasional.                            dan evaluasi pemasok.           kebutuhan
                            perusahaan.
                                                                    Critical for operational                Tender process, engagement,     operasional.
                            Parties supporting
                                                                    continuity.                             and supplier evaluation.        As required.
                            operational needs.

         Media Massa
         (Mass Media)       Media cetak, elektronik,                Sarana transparansi dan                 Pertemuan, publikasi, dan
                                                                                                                                            Sesuai
                            dan digital.                            penyebaran informasi.                   keterbukaan informasi.
                                                                                                                                            kebutuhan.
                            Print, electronic, and                  Key channel for transparency            Engagement, publications,
                                                                                                                                            As needed.
                            digital media.                          and public awareness.                   and disclosures.




82                      IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 83
Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t   83
Page 84
Topik Materialitas
Materiality Topics




Hasil Penilaian Materialitas Tahun 2025 [GRI 3-2]
Result of the Materiality Assessment for the Year 2025

Melalui pemetaan setiap topik dalam Matriks Materialitas                                By mapping each topic within the Materiality Matrix based
berdasarkan dua dimensi utama, yaitu dampak terhadap                                    on two main dimensions—namely, the impact on business
bisnis dan tingkat kepentingan bagi pemangku kepentingan,                               and the level of importance to stakeholders—Pegadaian
Pegadaian memperoleh gambaran yang lebih jelas mengenai                                 obtains a clearer picture of the priorities for sustainability
prioritas pengelolaan dan pengungkapan keberlanjutan.                                   management and disclosure.

Hasil pemetaan tersebut menunjukkan bahwa sejumlah                                      The mapping results indicate that several topics occupy
topik memiliki posisi strategis karena berkaitan langsung                               strategic positions due to their direct association with the
dengan model bisnis Perseroan, kepercayaan nasabah,                                     Company’s business model, customer trust, financial stability,
stabilitas keuangan, serta tanggung jawab sosial sebagai                                and social responsibility as a state-owned financial services
lembaga jasa keuangan milik negara.                                                     institution.

Berdasarkan hasil pemetaan dalam Matriks Materialitas,                                  Based on the mapping results in the Materiality Matrix,
topik-topik keberlanjutan selanjutnya diklasifikasikan ke                               sustainability topics are further classified into three priority
dalam tiga kategori prioritas, yaitu Top Material, Highly                               categories: Top Material, Highly Material, and Material. This
Material, dan Material. Klasifikasi ini memberikan arah                                 classification offers a structured direction in setting ESG
yang terstruktur dalam penetapan fokus strategi ESG,                                    strategy focus, strengthening risk management, and setting
penguatan manajemen risiko, serta penyusunan target                                     sustainability performance targets going forward.
kinerja keberlanjutan ke depan


Hasil Penilaian Materialitas [GRI 3-2]
Materiality Assessment Result

                                                                                                                  Sumbu X
                                                                                        Skala Prioritas             X Axis                            Skala Prioritas
                     Topik Material                                       Sumbu Y          Sumbu Y                                                       Sumbu X
  No                                                        Indeks                                       Tingkat
                     Material Topic                                        Y Axis        Priority Scale           Kemungkinan                          Priority Scale
                                                             Index                                      Keparahan                               Total
                                                                                             Y Axis                Likelihood                              X Axis
                                                                                                         Severity
          Inklusi Keuangan
   1                                                       GRI 203             3             Medium               3               3              9         High
          Financial Inclusion
          Privasi & Keamanan Data Nasabah
   2                                                       GRI 418             5               High               3               1              3          Low
          Customer Data Privacy & Security
          Keunggulan Layanan Nasabah
   3                                                     SEOJK F.30            2               Low                3               3              9         High
          Customer Service Excellence
          Inisiatif Keuangan Berkelanjutan
   4                                                        GRI 201            5               High               1               2              2          Low
          Sustainable Finance Initiatives
          Perlindungan dan Pengelolaan Aset
          Nasabah
   5                                                      GRI 201-2            1               Low                3               3              9         High
          Protection and Management of
          Cutomer Asset
          Kinerja Ekonomi
   6                                                        GRI 201            4             Medium               2               2              4        Medium
          Economic Performance
          Pengembangan Produk/Layanan
          Keuangan yang Bertanggung Jawab
   7                                                      GRI 201-2            2               Low                3               2              6        Medium
          Development of Responsible Financial
          Products/Services
          Integrasi ESG
   8                                                       GRI 2-22            2               Low                2               2              4        Medium
          ESG Integration
          Etika Bisnis, Anti-Suap & Anti
          Korupsi
   9                                                       GRI 205             2               Low                2               2              4        Medium
          Business Ethics, anti-bribery &
          Corruption, compliance
          Tata Kelola ESG
  10                                                        GRI 2-9            2               Low                2               2              4        Medium
          ESG Governance



84                          IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 85
                                                                                                                                                                                                               Sumbu X
                                                                                                                                                                                     Skala Prioritas             X Axis                               Skala Prioritas
                                                                                                 Topik Material                                                   Sumbu Y               Sumbu Y                                                          Sumbu X
No                                                                                                                                                 Indeks                                             Tingkat
                                                                                                 Material Topic                                                    Y Axis             Priority Scale           Kemungkinan                             Priority Scale
                                                                                                                                                    Index                                            Keparahan                                  Total
                                                                                                                                                                                          Y Axis                Likelihood                                 X Axis
                                                                                                                                                                                                      Severity
                                                                                 Pengawasan Dewan
11                                                                                                                                              GRI 2-12                2                  Low                     2                  2            4            Medium
                                                                                 Board Oversight
                                                                                 Investasi yang Bertanggung Jawab
12                                                                                                                                             GRI 201-2                1                  Low                     2                  2            4            Medium
                                                                                 Responsible Investment
                                                                                 Program Pengembangan Masyarakat                                GRI 413,
13                                                                                                                                                                      3               Medium                     2                  1            2                Low
                                                                                 Community Development                                          GRI 203
                                                                                 Adaptasi dan Mitigasi Risiko Perubahan
                                                                                 Iklim (Strategi Dekarbonisasi)
14                                                                                                                                             GRI 201-2                4               Medium                     1                  2            2                Low
                                                                                 Climate Change Risk Adaptation and
                                                                                 Mitigation (Decarbonization Strategy)
                                                                                 Rantai Pasok yang Bertanggung Jawab
15                                                                                                                                               GRI 414                4               Medium                     1                  2            2                Low
                                                                                 Responsible Supply Chain
                                                                                 Pemasaran yang Bertanggung Jawab
16                                                                                                                                               GRI 417                2                  Low                     2                  1            2                Low
                                                                                 Responsible Marketing
                                                                                 Pengembangan SDM
17                                                                                                                                              GRI 404                 2                  Low                     1                  1            1                Low
                                                                                 Human Capital Development
                                                                                 Keberagaman, Kesetaraan dan
18                                                                               Inklusi                                                        GRI 405                 2                  Low                     2                  1            2                Low
                                                                                 Diversity , Equity, and Inclusion (DEI)
                                                                                 Kesehatan dan Keselamatan Kerja
19                                                                                                                                              GRI 403                 2                  Low                     1                  1            1                Low
                                                                                 Occupational Health and Safety
                                                                                 Pengelolaan Limbah
20                                                                                                                                              GRI 306                 2                  Low                     1                  1            1                Low
                                                                                 Effluents and Waste



Pada tahun 2025, Keberadaan Pasar tidak lagi menjadi                                                                                                                                  In 2025, Market Presence is no longer considered a
topik material untuk Laporan Keberlanjutan Pegadaian.                                                                                                                                 material topic in Pegadaian’s Sustainability Report. During
Topik tersebut pada tahun pelaporan tidak muncul pada                                                                                                                                 the reporting year, this topic did not emerge from the
saat benchmarking assessment atau pun menjadi top risk                                                                                                                                benchmarking assessment nor was it identified as a top risk
dalam risk assessment yang dilakukan oleh Divisi MROK.                                                                                                                                in the risk assessment conducted by the MROK Division.

Oleh karena itu, topik material Keberadaan Pasar yang                                                                                                                                 Accordingly, the Market Presence material topic that appeared
muncul di tahun 2024 tidak lagi menjadi topik material                                                                                                                                in 2024 is no longer included as a material topic in the 2025
untuk Laporan Keberlanjutan Tahun 2025. Hal ini didorong                                                                                                                              Sustainability Report. This change is driven by the implementation
oleh ketentuan Upah Minimum Regional yang telah dikelola                                                                                                                              of regional minimum wage (UMR) regulations, which have been
dengan seksama oleh Pegadaian untuk memastikan                                                                                                                                        carefully managed by Pegadaian to ensure that employees receive
karyawan menerima gaji pokok sesuai ketentuan.                                                                                                                                        base salaries in compliance with applicable requirements.



                                                                             6
                                                                                                      Inisiatif Keuangan
Materialitas Dampak (Dari Dalam ke Luar) | Impact Materiality (Inside-Out)




                                                                                                      Berkelanjutan                           Privasi & Keamanan Data Nasabah
                                                                                                      Sustainable Finance Initiative          Privacy & Security Customer Data
                                                                             5

                                                                                                                           Adaptasi & Mitigas Risiko Perubahan Iklim
                                                                                                                           Climate Change Risk Adaptation
                                                                                                                           & Mitigation
                                                                             4                                                                                   Kinerja Ekonomi
                                                                                                                           Rantai Pasok yang Bertanggung
                                                                                                                           Jawab                                 Economic Performance
                                                                                                                           Responsible Supply Chains             Praktik Pengadaan                                                            Inklusi Keuangan
                                                                                                                                                                 Procurement Practices                                                        Financial Inclusion
                                                                                     Program Pengembangan Masyarakat
                                                                             3       Community Development Program
                                                                                                                                                                   Integrasi ESG
                                                                                                      Pengelolaan          Pemasaran yang                          ESG Integration                                                            Keunggulan Layanan Nasabah
                                                                                                      Limbah               Bertanggung Jawab                       Pengawasan Dewan                                                           Benefits Provided to Customers
                                                                                                      Waste                Responsible Marketing                   Board Oversight                       Pengembangan Produk/
                                                                             2                        Management                                                                                         Layanan Keuangan yang
                                                                                                                                                                   Tata Kelola ESG
                                                                                                                         Keberagaman, Kesetaraan                   ESG Governance                        Bertanggung Jawab                    Perlindungan dan Pengelolaan
                                                                                                      Pengembangan       dan Inklusi                                                                                                          Aset Nasabah
                                                                                                                                                                   Etika Bisnis, Anti-Suap               Responsible Financial Product/
                                                                                                      SDM                Diversity, Equality, and Inclusion (DEI)                                                                             Protection and Management
                                                                                                                                                                   & Anti Korupsi                        Service Development
                                                                                                      Human                                                                                                                                   of Cutomer Asset
                                                                             1                                                                                     Business Ethics, Anti-Bribery
                                                                                                      Resources Development
                                                                                                                                               Investasi yang      & Anti-Corruption
                                                                                                      Kesehatan dan Keselamatan
                                                                                                                                               Bertanggung Jawab
                                                                                                      Kerja
                                                                                                                                               Responsible Investment
                                                                             0                        Occupational Health and Safety

                                                                                 0                1                    2                  3                   4                  5                   6                   7                8               9                   10
                                                                                                                                               Risiko / Peluang (Dari Luar ke Dalam) | Risk / Opportunity (Outside-In)




                                                                                                                                              Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t                                                                85
Page 86
Topik Materialitas
Materiality Topics




                     Topik Materialitas Teratas ( Prioritas Tertinggi)                          Topik Materialitas Tertinggi                      Topik Material
                          Top Material Topics (Highest Priority)                                  Highly Material Topics                          Material Topics

  Topik-topik ini berkaitan langsung dengan model bisnis Pegadaian                              Topik ini memiliki pengaruh            Meskipun berada pada
  sebagai lembaga pembiayaan berbasis emas dan ultra mikro.                                     signifikan terhadap                    kategori material, topik
  Kepercayaan nasabah, pengelolaan risiko kredit, serta integrasi ESG                           operasional dan kontribusi             ini tetap dikelola secara
  dalam pembiayaan menjadi faktor kunci dalam menjaga reputasi dan                              sosial Pegadaian, serta                sistematis sebagai bagian
  stabilitas jangka panjang. Topik dalam kategori ini memiliki dampak                           mendukung penciptaan                   dari penguatan tata kelola
  paling signifikan terhadap keberlanjutan bisnis dan menjadi perhatian                         nilai bersama.                         dan budaya keberlanjutan.
  utama pemangku kepentingan.                                                                   This topic has a significant           Although it falls under
  These topics are directly related to Pegadaian’s business model as a gold-                    impact on Pegadaian’s                  the material category,
  based financing institution and ultra-microscale lending. Customer trust,                     operations and social                  this topic is still managed
  credit risk management, and ESG integration in financing are key factors in                   contributions, as well as              systematically as part of
  maintaining reputation and long-term stability. Topics in this category have                  supporting the creation of             strengthening governance
  the most significant impact on business sustainability and are a primary                      shared value.                          and sustainability culture.
  concern for stakeholders.



Topik
Materialitas
Teratas
Top Material
Topics

                             Inklusi Keuangan          Privasi dan                     Keunggulan                    Perlindungan dan              Inisiatif Keuangan
                             Financial Inclusion       Keamanan Data                   Layanan Nasabah               Pengelolaan Aset              Berkelanjutan
                                                       Nasabah                         Customer Service              Nasabah                       Sustainable Finance
                                                       Privacy and Security            Excellence                    Protection and                Initiative
                                                       of Customer Data                                              Management of
                                                                                                                     Cutomer Asset



Sebagai bagian dari komitmen untuk menjalankan praktik                                    As part of our commitment to conducting responsible and
bisnis yang bertanggung jawab dan berkelanjutan, Pegadaian                                sustainable business practices, Pegadaian periodically
secara berkala melakukan penilaian materialitas untuk                                     performs a materiality assessment to identify issues that
mengidentifikasi isu-isu yang paling relevan dan signifikan                               are most relevant and significant to the Company and
bagi Perusahaan serta para pemangku kepentingan. Proses                                   its stakeholders. This process considers various factors,
ini mempertimbangkan berbagai faktor, termasuk dampak                                     including the impacts of the Company’s business activities
kegiatan usaha terhadap lingkungan dan masyarakat,                                        on society and the environment, stakeholder expectations,
ekspektasi pemangku kepentingan, dinamika industri jasa                                   developments within the financial services industry, as well
keuangan, serta arah kebijakan dan strategi bisnis Perusahaan.                            as the Company’s strategic priorities and business direction.

Berdasarkan hasil penilaian materialitas terbaru, Pegadaian                               Based on the latest materiality assessment, Pegadaian
mengidentifikasi lima topik material utama yang menjadi                                   has identified five key material topics that represent the
prioritas dalam pengelolaan keberlanjutan, yaitu Inklusi                                  Company’s primary sustainability priorities, namely Financial
Keuangan, Privasi dan Keamanan Data Nasabah, Keunggulan                                   Inclusion, Customer Data Privacy and Security, Customer
Layanan Nasabah, Pengelolaan Aset yang Bertanggung                                        Service Excellence, Responsible Asset Management, and
Jawab, serta Inisiatif Keuangan Berkelanjutan. Kelima topik                               Sustainable Finance Initiatives. These topics are considered to
ini dinilai memiliki pengaruh yang signifikan baik terhadap                               have a significant influence on both the Company’s business
kinerja bisnis Pegadaian maupun terhadap kepentingan                                      performance and the interests of its stakeholders, including
pemangku kepentingan, termasuk nasabah, masyarakat,                                       customers, communities, regulators, and investors.
regulator, dan investor.

Fokus pada lima topik material ini mencerminkan peran                                     The prioritization of these five material topics reflects
strategis Pegadaian sebagai lembaga keuangan yang                                         Pegadaian’s strategic role as a financial institution that
mendukung perluasan akses layanan keuangan, menjaga                                       supports broader access to financial services, maintains
kepercayaan nasabah melalui perlindungan data dan                                         customer trust through strong data protection and service
kualitas layanan, serta mendorong pengelolaan bisnis yang                                 quality, and promotes responsible and sustainable business
bertanggung jawab dan berkelanjutan. Melalui pengelolaan                                  practices. Through focused management of these topics,
yang terarah pada topik-topik tersebut, Pegadaian berupaya                                Pegadaian aims to create long-term value for society
menciptakan nilai jangka panjang bagi masyarakat sekaligus                                while strengthening the sustainability and resilience of the
memperkuat keberlanjutan usaha Perusahaan.                                                Company’s operations.



86                            IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 87
Meskipun demikian, Pegadaian tetap menyadari pentingnya                       At the same time, Pegadaian recognizes the importance of
berbagai aspek keberlanjutan lainnya yang juga menjadi                        other sustainability aspects that also form an integral part
bagian dari operasional dan tanggung jawab Perusahaan.                        of the Company’s operations and responsibilities. Therefore,
Oleh karena itu, selain memprioritaskan lima topik utama                      while the Company places strategic emphasis on these
tersebut, Pegadaian tetap melaporkan kinerja dan inisiatif                    five priority topics, Pegadaian continues to disclose our
pada topik-topik keberlanjutan lainnya dalam laporan ini                      performance and initiatives related to other sustainability
guna memberikan gambaran yang komprehensif mengenai                           topics in this report to provide a comprehensive overview
upaya Perusahaan dalam mengelola aspek lingkungan,                            of how the Company manages environmental, social, and
sosial, dan tata kelola secara menyeluruh.                                    governance aspects across our business activities



     Pengelolaan Topik Material Prioritas [GRI 3-3]
     Management of High Priority Material Topics
               Topik Material
               Material Topic         Dampak Utama                                                  Mitigasi & Pengelolaan
                Referensi GRI          Main Impacts                                                Mitigation & Management
               GRI References
      Inklusi Keuangan             Akses pembiayaan              Produk mikro & syariah, literasi              Micro & sharia products, financial
      Financial                    UMKM & unbanked;              keuangan, sinergi ultra mikro,                literacy, ultra micro synergy,
      Inclusion                    reputasi nasional             monitoring portofolio inklusif                inclusive portfolio monitoring
      GRI 203                      Access to MSME &              Pemangku Kepentingan yang                     Related Stakeholders: FSA,
                                   unbanked financing;           terlibat: OJK, Nasabah                        Customers
                                   national reputation           Pihak Pegadaian yang terlibat:                Pegadaian Lead Functions:
                                                                 • Divisi ESG                                  • ESG Division
                                                                 • Divisi Keuangan                             • Finance Division
                                                                 • Divisi Pemasaran                            • Marketing Division
                                                                 • Divisi Penjualan                            • Sales Division
                                                                 • Divisi Jaringan                             • Network Division
                                                                 • Divisi Pengembangan Produk                  • Product Development Division
                                                                 • Divisi Operasional Produk                   • Product Operations Division
      Privasi &                    Risiko hukum, sanksi          Kebijakan perlindungan data,                  Data protection policies,
      Keamanan Data                regulator, reputasi           penguatan cybersecurity, audit IT,            strengthening cybersecurity, IT
      Nasabah                      Legal risks, regulatory       monitoring insiden                            audits, incident monitoring
      Privacy &                    sanctions, reputation         Pemangku Kepentingan Terkait:                 Related Stakeholders: FSA,
      Security of                                                OJK, Nasabah                                  Customers
      Customer Data                                              Pihak Pegadaian yang terlibat                 Pegadaian Involved Functions:
      GRI 418                                                    • MROK Division                               • MROK Division
                                                                 • IT Security Division                        • IT Security Division
      Keunggulan                   Kepuasan & loyalitas          Service excellence, survei kepuasan,          Service excellence, satisfaction
      Layanan                      nasabah                       digitalisasi layanan                          surveys, digitalization of services
      Nasabah                      Customer satisfaction         Pemangku Kepentingan Terkait:                 FSA, Customers
      Customer Service             & loyalty                     OJK, Nasabah                                  Pegadaian Involved Functions:
      Excellence                                                 Pihak Pegadaian yang terlibat                 • Marketing Division
      GRI 416, 417                                               • Marketing Division                          • Sales Division
      SEOJK F.30                                                 • Sales Division                              • Service and Contact Center
                                                                 • Service and Contact Center                     Division
                                                                    Division                                   • Network Division
                                                                 • Network Division
      Perlindungan                 Risiko kredit &               Manajemen risiko kredit, prinsip              Credit risk management, prudential
      dan Pengelolaan              stabilitas finansial          kehati-hatian, pengawasan internal            principles, internal supervision
      Aset Nasabah                 Credit risk & financial       Pemangku Kepentingan Terkait:                 Related Stakeholders: FSA,
      Protection and               stability                     OJK, Nasabah, Asuransi                        Customers, Insurance Companies
      Management of                                              Pihak Pegadaian yang terlibat                 Pegadaian Involved Functions:
      Cutomer Asset                                              • Divisi MAT                                  • MAT Division
      GRI 201                                                    • Divisi Risiko Kredit Asuransi               • Insurance Credit Risk Division
                                                                 • Divisi MROK                                 • MROK Division
      Inisiatif                    Risiko transisi &             Roadmap ESG, pembiayaan KKUB,                 ESG roadmap, KKUB financing, ESG
      Keuangan                     peluang pembiayaan            integrasi ESG dalam produk                    integration in products
      Berkelanjutan                hijau                         Pemangku Kepentingan Terkait:                 Related Stakeholders: FSA,
      Sustainable                  Transition risks &            OJK, Nasabah                                  Customers
      Finance Initiative           green financing               Pihak Pegadaian yang terlibat:                Pegadaian Involved Functions:
      GRI 201-2                    opportunities                 • Divisi ESG                                  • ESG Division
                                                                 • Divisi Produk                               • Product Division
                                                                 • Divisi Layanan                              • Service Division
                                                                 • Divisi lain yang relevan                    • Other relevant divisions


                                         Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t                                           87
Page 88
Tata Kelola Keberlanjutan
Sustainability Governance




                      Tata Kelola
                      Keberlanjutan
                      Sustainability Governance




88                          IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK
                                                    IN OVASI
                                                        YAN GINBE
                                                                KLU
                                                                  R KE
                                                                     SIF,
                                                                       LAND A
                                                                             JU TA NK | YA
                                                                               MPA          N G B EI R
                                                                                         I NCLUS     VEKEI L A N J U TAI O
                                                                                                           NNOVAT        NN, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 89
Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t   89
Page 90
Tata Kelola Keberlanjutan
Sustainability Governance




Struktur dan Komposisi Tata Kelola [GRI 2-9, GRI 2-11]
Governance Structure and Composition



           Melalui penerapan tata kelola keberlanjutan yang terarah,
           terukur, dan terintegrasi, Pegadaian memastikan bahwa
           pengelolaan ESG senantiasa menjadi fondasi utama dalam
           menjalankan operasional Perusahaan yang berorientasi
           pada masa depan.
           By implementing targeted, measurable, and integrated sustainability
           governance, Pegadaian ensures that ESG management remains the primary
           foundation for the Company’s operations with a future-oriented approach.




Pegadaian senantiasa menerapkan tata kelola perusahaan                                  Pegadaian consistently implements an integrated corporate
yang terintegrasi dengan berlandaskan pada prinsip-                                     governance structure grounded in the principles of Good
prinsip Good Corporate Governance (GCG). Implementasi                                   Corporate Governance (GCG). The execution of GCG is
GCG dijalankan melalui lima prinsip utama, yaitu                                        conducted through five fundamental principles, namely
keterbukaan (transparency), akuntabilitas (accountability),                             transparency, accountability, responsibility, independence or
pertanggungjawaban (responsibility), independensi atau                                  professionalism, and fairness. These principles constitute the
profesionalisme (independency/professional), serta kewajaran                            foundation of the Company in all decision-making processes
(fairness). Prinsip-prinsip tersebut menjadi fondasi Perusahaan                         and operational activities.
dalam setiap proses pengambilan keputusan dan pelaksanaan
operasional.

Sesuai Undang-Undang No. 40 Tahun 2007 tentang Perseroan                                In accordance with Law No. 40 of 2007 regarding Limited Liability
Terbatas, Pegadaian mengimplementasikan struktur tata                                   Companies, Pegadaian implements a two-tier governance
kelola dua tingkat (two-tier system) yang memisahkan secara                             structure that distinctly separates the supervisory responsibilities
tegas peran pengawasan oleh Dewan Komisaris dan peran                                   of the Board of Commissioners from the managerial duties of
pengelolaan oleh Direksi. Dewan Komisaris berfungsi sebagai                             the Board of Directors. The Board of Commissioners functions
pengawas independen, sementara Direksi menjalankan                                      as an independent supervisor, while the Board of Directors
manajemen operasional Perusahaan. Keduanya bertanggung                                  oversees the Company’s operational management. Both bodies
jawab kepada Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) sebagai                                   are accountable to the General Meeting of Shareholders
organ tertinggi perusahaan.                                                             (GMS), which serves as the highest organ of the company.

Komisaris Utama dan Direktur Utama masing-masing                                        The President Commissioner and the President Director each lead
memimpin fungsi pengawasan dan pengelolaan dalam                                        the oversight and management functions within the Company’s
struktur tata kelola. Perusahaan. Dalam menjalankan                                     governance structure. In carrying out its responsibilities, the
tugasnya, Direksi didukung oleh Sekretaris Perusahaan,                                  Board of Directors is supported by the Corporate Secretary,
Satuan Pengawas Intern, serta berbagai satuan kerja dan                                 Internal Audit, as well as various functions and committees,
komite, termasuk:                                                                       including:
• Komite Manajemen Risiko                                                               • Risk Management Committee
• Komite Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan                                           • Social and Environmental Responsibility Committee
• Komite Transformasi                                                                   • Transformation Committee
• Komite Aset dan Liabilitas                                                            • Asset and Liability Committee
• Komite Audit                                                                          • Audit Committee
• Komite Produk                                                                         • Product Committee
• Komite Investasi dan Belanja Modal                                                    • Investment and Capital Expenditure Committee
• Komite Teknologi Informasi                                                            • Information Technology Committee


90                          IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 91
Sedangkan, Dewan Komisaris didukung oleh:                                 Meanwhile, the Board of Commissioners is supported by:
• Komite Audit                                                            • Audit Committee
• Komite Pemantau Risiko                                                  • Risk Monitoring Committee
• Komite Nominasi dan Remunerasi                                          • Nomination and Remuneration Committee




                                     Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t                             91
Page 92
Tata Kelola Keberlanjutan
Sustainability Governance




Pada tahun 2025, jumlah Komisaris Independen Pegadaian                                      As of 2025, Pegadaian’s Board of Commissioners comprises
adalah empat dari delapan orang Dewan Komisaris,                                            four Independent Commissioners out of a total of eight
sedangkan Direksi berjumlah Delapan orang.                                                  members; the Board of Directors has eight members.
Berikut merupakan struktur tata kelola Pegadaian:                                           The following outlines Pegadaian’s governance structure:




Struktur Organisasi Korporasi                                                                                                                                   RUPS
Corporate Organizational Structure                                                                                                                        General Meeting of
                                                                                                                                                          Shareholders (GMS)




                            Board of Management                                          Board of Director
                                                                                                                                                           Direktur Utama
                                                                                                                                                          President Director


                                                                                                                                    Wakil Direktur
                                                                                                                                        Utama
                                                                                                                                    Vice President
                                                                                                                                       Director



                                                                                            Teknologi Informasi
                                                                                                                                Manajemen Risiko,
                                                                                                  & Digital
                                                                                                                               Legal, & Kepatuhan                 Human Capital
                                                                                                Information
                                                                                                                                Risk Management,                  Human Capital
                                                                                               Technology &
                                                                                                                               Legal, & Compliance
                                                                                                   Digital




                                General Affairs            Transformation Office
                                General Affairs            Transformation Office


                                                                                              Strategi Arsitektur &           Manajemen Risiko Operasi       Human Capital Business
     Kantor Wilayah           Pengadaan & Logistik               Innovation Center               Perencanaan TI                     & Korporasi                    Partner
     Regional Offices          Procurement & Logistics             Innovation Center         IT Architecture Strategy &             Operational Risk           Human Capital Business
                                                                                                    Planning                  Management & Coperation              Partner

                                                                                                    Operasional &
                              Manajemen Aset Tetap                  PMO                            Infrastruktur TI            Risiko Kredit & Asuransi       Human Capital Service
                             Fixed Asset Management       Project Management Office                  IT Operations &             Credit Risk & Insurance        Human Capital Service
                                                                                                    Infrastructure


                                                             Enterprise Business          Pengembangan Aplikasi TI                      Legal                 Human Capital Strategy
                                                             Enterprise Business          IT Application Development                    Legal                 Human Capital Strategy




                                                                                                     IT Security                      Kepatuhan                  Corporate University
                                                                                                     IT Security                      Compliance                 Corporate University



                                                                                                       Digital                                                    Corporate Culture
                                                                                                       Digital                                                    Corporate Culture



                                                                                               Manajemen Data TI
                                                                                              IT Data Management




             Direktur             Sub Direktorat / Setingkat               Divisi / Setingkat                    Garis Supervisi             Garis Koordinasi
             Director             Sub-Directorate / Equivalent             Division / Equivalent                 Supervisory Line            Coordination Line




92                          IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 93
                                                              Dewan Komisaris
                                                           Board of Commissioners




   Pemasaran,
   Penjualan &                  Keuangan &
                                                                      Jaringan dan
  Pengembangan                  Perencanaan
                                                                         Operasi
      Produk                      Strategis
                                                                      Network and
 Marketing, Sales &          Finance & Strategic
                                                                       Operations
     Product                      Planning
   Development



                                                                                                                             Satuan Pengawasan
                                                                                                                                    Intern
                                                                                                                              Internal Audit Unit


                              Perencanaan Strategis                       Jaringan                                                 Inspektorat
 Pengembangan Produk                                                                                Sekretariat Perusahaan
                                Strategic Planning                        Network                                                Pengembangan
  Product Development                                                                                 Corporate Secretary
                                                                                                                             Development Inspectorate



      Bisnis Bullion                    Akuntansi                Layanan & Contact Center                                       Inspektorat Pusat
     Bullion Business                   Accounting                Service & Contact Center                                     Central Inspectorate



       Pemasaran                          Tresuri                Operasional Produk Gadai                                     Inspektorat Wilayah 1
        Marketing                        Treasury                Pawn Product Operations                                      Regional Inspectorate 1


                               Manajemen Kinerja                 Operasional Produk Mikro
        Penjualan                  Perusahaan                             Bisnis                                              Inspektorat Wilayah 2
          Sales               Corporate Performance               Micro Business Product                                      Regional Inspectorate 2
                                  Management                            Operations


                                                                    Unit Usaha Syariah                                        Inspektorat Wilayah 3
                                                                    Sharia Business Unit                                      Regional Inspectorate 3



                                                                           ESG
                                                                                                                                   Investigator
                                                                 Environmental, Social, and
                                                                                                                                   Investigator
                                                                     Governance (ESG)



Komite Dewan Komisaris              :     Komite Pemantau Risiko, Komite Nominasi & Remunerasi, Komite Audit
Board of Commissioners Committees         Risk Monitoring Committee, Nomination & Remuneration Committee, Audit Committee
Komite Direksi                      :     Komite Produk, Komite Kredit, Komite Aset & Liabilitas (ALCO), Komite Investasi & Belanja Modal,
Board of Directors Committees             Komite Human Capital, Komite Risk Management, Komite Sustainability, Komite Teknologi Informasi, Komite
                                          Transformasi, Komite Penetapan Ganti Rugi Nasabah
                                          Product Committee, Credit Committte, Asset & Liability Committee (ALCO), Investment & Capital Spending
                                          Committee, Human Capital Committe, Risk Management Committee, Sustainability Committee, Technology
                                          Information Committee, Transformation Committee, Customer Compensation Determination Committee


                                         Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t                                              93
Page 94
Tata Kelola Keberlanjutan
Sustainability Governance




Pegadaian juga memastikan keberagaman dalam komposisi                                   Pegadaian also ensures diversity in the composition of
Direksi dan Dewan Komisaris, baik dari sisi latar belakang                              the Board of Directors and the Board of Commissioners,
pendidikan, pengalaman profesional, maupun keahlian.                                    including educational background, professional experience,
Perusahaan     mengupayakan      keberagaman        gender,                             and expertise. The Company strives for diversity in gender,
kompetensi, dan pengalaman, meliputi bidang keuangan,                                   competence, and experience across finance, marketing, risk
pemasaran, manajemen risiko dan kekayaan, sumber daya                                   and wealth management, human resources, information
manusia, teknologi informasi, komunikasi, dan audit.                                    technology, communications, and auditing.

Profil anggota Dewan Komisaris dan Direksi, termasuk                                    The profiles of the members of the Board of Commissioners
Komisaris Independen yang mencakup aspek independensi,                                  and Directors, including Independent Commissioners, covering
masa jabatan, dan gender dapat ditemukan pada Laporan                                   aspects of independence, tenure, and gender, are available
Tahunan Pegadaian 2025 bagian Profil Perusahaan. Sementara                              in the 2025 Pegadaian Annual Report under the Company
itu, uraian lengkap mengenai profil komite, tugas, dan                                  Profile section. Meanwhile, a comprehensive description of the
tanggung jawabnya, beserta hubungan kerja antara Dewan                                  committee’s profile, duties, and responsibilities, along with the
Komisaris dan Direksi, dijelaskan pada bagian Corporate                                 working relationship between the Board of Commissioners and
Governance dalam Laporan Tahunan Pegadaian 2025.                                        the Board of Directors, is provided in the Corporate Governance
                                                                                        section of the 2025 Pegadaian Annual Report.


Benturan Kepentingan [GRI 2-15]
Conflict of Interest
Pegadaian berkomitmen untuk memastikan seluruh                                          Pegadaian is committed to ensuring that all members of
anggota Dewan Komisaris dapat menjalankan fungsi                                        the Board of Commissioners can perform their supervisory
pengawasannya secara independen, objektif, dan bebas                                    responsibilities independently, objectively, and free from
dari pengaruh kepentingan pribadi maupun dari pihak                                     undue influence stemming from personal interests or
lainnya. Untuk itu, Perusahaan menerapkan kebijakan                                     external parties. Accordingly, the Company enforces a
benturan kepentingan (conflict of interest policy) yang                                 conflict of interest policy that provides guidance to the Board
menjadi pedoman bagi Dewan Komisaris dan Direksi                                        of Commissioners and Directors in identifying, avoiding, and
dalam menghindari serta mencegah potensi situasi yang                                   mitigating potential conflicts of interest, including those
dapat menimbulkan konflik kepentingan, termasuk dalam                                   associated with affiliate transactions, credit policies, and
transaksi afiliasi, kebijakan kredit, maupun ketentuan                                  other relevant internal regulations.
lainnya yang berlaku di internal Perusahaan.

Sebagai bentuk kepatuhan terhadap prinsip tersebut,                                     As a form of compliance with this principle, each member
setiap anggota Dewan Komisaris dan Direksi diwajibkan                                   of the Board of Commissioners and the Board of Directors
menandatangani pernyataan bebas benturan kepentingan                                    is obliged to sign a conflict of interest statement upon
pada saat pertama kali diangkat dan memperbaruinya                                      their initial appointment and to renew it at the start of
pada setiap awal tahun. Melalui pernyataan ini, Dewan                                   each calendar year. Through this statement, the Board of
Komisaris dan Direksi menegaskan bahwa baik secara                                      Commissioners and Directors affirm that, either personally
pribadi maupun melalui anggota keluarga, tidak memiliki                                 or through family members, they do not possess any share
kepemilikan saham, keterlibatan dalam kepengurusan,                                     ownership, management involvement, or other business
atau hubungan bisnis lain yang berkaitan langsung                                       relationships that are directly or indirectly associated with
maupun tidak langsung dengan kegiatan usaha Pegadaian.                                  Pegadaian’s business activities.

Hingga akhir Desember 2025, tidak ditemukan adanya                                      As of the end of December 2025, there were no financial,
hubungan afiliasi, baik keuangan, keluarga, maupun                                      familial, or managerial affiliations among members of
kepengurusan, antara anggota Dewan Komisaris,                                           the Board of Commissioners, the Board of Directors, and
Direksi, dan pemegang saham pengendali. Pemegang                                        the controlling shareholders. The Company’s controlling
saham pengendali Perusahaan adalah PT Bank Rakyat                                       shareholder is PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk,
Indonesia (Persero) Tbk dengan porsi kepemilikan sebesar                                which holds a stake of 99.99998%. Additional detailed
99,99998%. Informasi lebih rinci mengenai hubungan                                      information concerning the affiliations and share ownership
afiliasi serta kepemilikan saham para anggota Dewan                                     of the members of the Board of Commissioners and the
Komisaris dan Direksi dapat dilihat pada Laporan Tahunan                                Board of Directors is available in the 2025 Pegadaian Annual
Pegadaian 2025 bagian Profil Perusahaan.                                                Report within the Company Profile section.




94                          IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 95
Selain itu, sepanjang tahun 2025, Perusahaan tidak melakukan                      Furthermore, throughout 2025, the Company did not engage
transaksi material yang mengandung benturan kepentingan                           in any material transactions involving conflicts of interest or
maupun transaksi material yang termasuk dalam kategori                            transactions with affiliated parties. All information pertaining
transaksi dengan pihak afiliasi. Seluruh informasi mengenai                       to conflicts of interest transactions, affiliate transactions, and
transaksi benturan kepentingan, transaksi afiliasi, dan transaksi                 related party transactions has been fully disclosed in the 2025
pihak berelasi telah dilaporkan secara lengkap pada Laporan                       Pegadaian Annual Report, within the Management Analysis
Tahunan Pegadaian 2025 bagian Analisis dan Pembahasan                             and Discussion of Company Performance section.
Manajemen Atas Kinerja Perusahaan.


Nominasi dan Seleksi Dewan Komisaris dan Direksi [GRI 2-10]
Nomination and Selection of the Board of Commissioners
and Directors

Kebijakan nominasi bagi Dewan Komisaris diatur melalui                            The nomination policy for the Board of Commissioners is governed
Piagam Tata Tertib Kerja Dewan Komisaris (BOC Charter),                           by the Board of Commissioners Charter (BOC Charter), whereas
sementara kebijakan nominasi bagi Direksi tercantum                               the nomination policy for the Board of Directors is outlined in the
dalam Piagam Tata Tertib Kerja Direksi (BOD Charter).                             Board of Directors Charter (BOD Charter). The nomination process
Proses nominasi dilakukan secara sistematis dan                                   is conducted systematically and transparently by the Nomination
transparan melalui Komite Nominasi dan Remunerasi, yang                           and Remuneration Committee, which is responsible for evaluating
bertugas menilai integritas, kompetensi, serta reputasi                           the integrity, competence, and financial reputation of prospective
keuangan calon anggota Dewan Komisaris. Hasil evaluasi                            members of the Board of Commissioners. The outcomes of
tersebut kemudian disampaikan kepada Dewan Komisaris                              this evaluation are subsequently submitted to the Board of
untuk selanjutnya direkomendasikan kepada RUPS melalui                            Commissioners for further recommendation to the General Meeting
Pemegang Saham Seri B terbanyak, dengan tembusan                                  of Shareholders (GMS), via the majority Series B Shareholders, with
kepada Pemegang Saham Seri A Dwiwarna.                                            a copy transmitted to the Series A Dwiwarna Shareholders.

Untuk pencalonan Direksi, pengusulan kandidat kepada                              Regarding the nomination of Directors, the proposal of candidates
RUPS harus mempertimbangkan rekomendasi Dewan                                     to the GMS must take into account the recommendations of the
Komisaris atau Komite Nominasi dan Remunerasi. Calon                              Board of Commissioners or the Nomination and Remuneration
Direksi diangkat dari nama-nama yang diusulkan oleh                               Committee. Candidates for the Board of Directors are selected
Pemegang Saham Seri A Dwiwarna. Baik Dewan Komisaris                              from names proposed by Series A Dwiwarna Shareholders.
maupun Direksi diangkat dan diberhentikan oleh RUPS,                              Both the Board of Commissioners and the Board of Directors
dan keputusan tersebut berlaku setelah memperoleh                                 are appointed and dismissed by the GMS, with such decisions
persetujuan Pemegang Saham Seri A Dwiwarna sebagai                                are valid after securing the approval of Series A Dwiwarna
pemegang hak khusus.                                                              Shareholders, who hold special rights.

Seluruh calon anggota Dewan Komisaris dan Direksi                                 All candidates for the Board of Commissioners and the Board
diwajibkan memenuhi persyaratan sejak awal pengangkatan                           of Directors are required to meet the prerequisites from the
dan sepanjang masa jabatan. Proses nominasi tidak hanya                           beginning of their appointment and throughout their tenure.
mempertimbangkan aspek kompetensi dan integritas,                                 The nomination process assesses not only competence and
tetapi juga prinsip keberagaman dan independensi.                                 integrity but also principles of diversity and independence.
Pegadaian memasukkan unsur keberagaman usia, latar                                Pegadaian incorporates diversity in age, educational
belakang pendidikan, budaya, kebangsaan, keahlian, dan                            background, culture, nationality, expertise, and experience as
pengalaman sebagai bagian dari upaya membangun struktur                           part of its efforts to develop an adaptable leadership structure
kepemimpinan yang adaptif dan mencerminkan kompleksitas                           that reflects the complexity of the company’s business. This
bisnis perusahaan. Ketentuan ini sejalan dengan Peraturan                         provision aligns with Board of Directors Regulation No. 98
Direksi Nomor 98 Tahun 2020 tentang Pedoman Sumber Daya                           of 2020 concerning Human Resource Guidelines in Squad
Manusia dalam Squad, serta menjadi bagian dari komitmen                           and underscores the Company’s commitment to ensuring
Perusahaan untuk memastikan jajaran kepemimpinan yang                             inclusive and sustainability-oriented leadership.
inklusif dan berorientasi pada keberlanjutan.




                                             Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t                                   95
Page 96
Tata Kelola Keberlanjutan
Sustainability Governance




Selain itu, setiap calon anggota Dewan Komisaris dan                                    Furthermore, each candidate for the Board of Commissioners
Direksi harus memenuhi persyaratan penilaian kemampuan                                  and the Board of Directors must meet the requirements for
dan kepatutan sesuai Peraturan Otoritas Jasa Keuangan                                   competency and suitability assessments in accordance with the
mengenai Penilaian Kemampuan dan Kepatutan bagi                                         Financial Services Authority Regulation on Competency and
Pihak Utama Lembaga Jasa Keuangan. Seluruh informasi                                    Suitability Assessments for Key Parties of Financial Services
mengenai proses dan kebijakan nominasi Dewan Komisaris                                  Institutions. All information regarding the nomination procedures
dan Direksi disajikan lebih rinci dalam Laporan Tahunan                                 and policies for the Board of Commissioners and Directors are
Pegadaian 2025 bagian Corporate Governance.                                             elaborated in greater depth within the 2025 Pegadaian Annual
                                                                                        Report under the section on Corporate Governance.



Penilaian Kinerja Dewan Komisaris dan Direksi [GRI 2-18]
Performance Evaluation of the Board of Commissioners
and Directors

Pegadaian menerapkan mekanisme penilaian kinerja Dewan                                  Pegadaian implements a quarterly evaluation of the performance
Komisaris dan Direksi secara berkala setiap triwulan, sesuai                            of the Board of Commissioners and Directors, in accordance with
ketentuan dalam Surat Direksi PT Bank Rakyat Indonesia                                  the provisions of the Letter of the Board of Directors of PT Bank
(Persero) Tbk Nomor R.0568-DIR/SBM/12/2022 tanggal 5                                    Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Number R.0568-DIR/SBM/12/2022
Desember 2022 mengenai Penilaian Kinerja Direksi dan Anggota                            dated 5 December 2022, regarding the Performance Assessment of
Dewan Komisaris Perusahaan Anak BRI. Indikator Kinerja                                  the Board of Directors and Members of the Board of Commissioners
Utama atau Key Performance Indicator (KPI) bagi Dewan                                   of BRI Subsidiaries. The Key Performance Indicators (KPIs) for the
Komisaris dan Direksi ditetapkan oleh RUPS berdasarkan                                  Board of Commissioners and Directors are determined by the GMS
usulan Dewan Komisaris, yang kemudian digunakan sebagai                                 based on the recommendations of the Board of Commissioners and
tolok ukur utama dalam mengevaluasi efektivitas pelaksanaan                             serve as the primary benchmarks for evaluating the effectiveness
tugas dan tanggung jawab masing-masing organ.                                           of each organ’s duties and responsibilities.

Penilaian kinerja Direksi dan Dewan Komisaris didasarkan                                The performance evaluation of the Board of Directors and the Board
pada Key Performance Indicator (KPI) yang ditetapkan                                    of Commissioners is based on Key Performance Indicators (KPIs)
oleh Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) berdasarkan                                       established by the General Meeting of Shareholders (GMS) upon
usulan Dewan Komisaris. KPI tersebut menjadi tolok ukur                                 the recommendation of the Board of Commissioners. These KPIs
utama dalam mengevaluasi kinerja masing‑masing organ,                                   serve as the primary benchmarks for evaluating the performance
baik secara kolegial maupun individual. Selain mencakup                                 of each governing body, both collectively and individually. In
indikator kinerja keuangan dan operasional, proses evaluasi                             addition to financial and operational performance indicators, the
juga mengintegrasikan aspek keberlanjutan, termasuk capaian                             evaluation process also integrates sustainability aspects, including
Environmental, Social, and Governance (ESG) Rating serta                                achievements in the Environmental, Social, and Governance (ESG)
progres implementasi ESG Roadmap Perusahaan. Dengan                                     Rating as well as progress in the implementation of the Company’s
demikian, penilaian kinerja tidak hanya mencerminkan                                    ESG Roadmap. Accordingly, the performance assessment reflects not
pencapaian bisnis, tetapi juga kontribusi terhadap agenda                               only business achievements but also contributions to Pegadaian’s
keberlanjutan dan penciptaan nilai jangka panjang Pegadaian.                            sustainability agenda and long-term value creation.

Hasil penilaian kinerja Direksi dilakukan oleh Dewan Komisaris                          The results of the Board of Directors’ performance evaluation
dengan dukungan Komite di bawah Dewan Komisaris, sementara                              are assessed by the Board of Commissioners with the support
penilaian kinerja Dewan Komisaris mengacu pada Anggaran                                 of committees under the Board of Commissioners, while the
Dasar Perusahaan, Peraturan Menteri BUMN Nomor PER‑03/                                  performance evaluation of the Board of Commissioners refers to
MBU/03/2023, Piagam Tata Tertib Kerja Dewan Komisaris (Board                            the Company’s Articles of Association, Regulation of the Minister of
of Commissioners Charter), serta ketentuan yang berlaku dalam                           State-Owned Enterprises Number PER‑03/MBU/03/2023, the Board
Grup Holding BRI. Sepanjang tahun 2025, evaluasi menunjukkan                            of Commissioners Charter, and applicable provisions within the BRI
bahwa Direksi dan Dewan Komisaris secara keseluruhan berhasil                           Holding Group. Throughout 2025, the evaluation indicated that both
mencapai target kinerja yang ditetapkan serta menjalankan                               the Board of Directors and the Board of Commissioners collectively
tugas dan tanggung jawabnya sesuai dengan ketentuan yang                                achieved the established performance targets and carried out
berlaku. Hasil penilaian ini menjadi dasar dalam penetapan                              their duties and responsibilities in accordance with applicable
kebijakan remunerasi serta pertimbangan pengangkatan                                    regulations. The results of the evaluation serve as the basis for
kembali anggota Direksi dan Dewan Komisaris, dengan informasi                           determining remuneration policies and as key considerations in the
lebih lanjut disajikan dalam Laporan Tahunan Pegadaian Tahun                            reappointment of members of the Board of Directors and the Board
2025 pada bagian Tata Kelola Perusahaan.                                                of Commissioners, with further details disclosed in Pegadaian’s 2025
                                                                                        Annual Report under the Corporate Governance section.

96                          IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 97
Kebijakan Remunerasi Dewan Komisaris dan Direksi
Remuneration Policy for the Board of Commissioners
and Directors [GRI 2-19, GRI 2-20, GRI 2-21]
Kebijakan remunerasi bagi Dewan Komisaris dan Direksi                               The remuneration policy for the Board of Commissioners
Pegadaian disusun berdasarkan ketentuan Undang-Undang                               and the Board of Directors of Pegadaian is formulated in
No. 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas serta                                  accordance with Law No. 40 of 2007 on Limited Liability
Peraturan Menteri Badan Usaha Milik Negara Nomor PER-                               Companies, as well as the Regulation of the Minister of
3/MBU/03/2023 Tahun 2023 tentang Peraturan Menteri                                  State-Owned Enterprises No. PER-3/MBU/03/2023 of 2023
Badan Usaha Milik Negara tentang Organ dan Sumber Daya                              concerning the Organization and Human Resources of State-
Manusia Badan Usaha Milik Negara.                                                   Owned Enterprises.
Adapun komposisi remunerasi Dewan Komisaris dan Direksi                             The composition of the remuneration of the Board of
terdiri dari:                                                                       Commissioners and Directors consists of:
1. Remunerasi Dewan Komisaris                                                       1. Remuneration of the Board of Commissioners
    • Honorarium.                                                                      • Honorarium.
    • Tunjangan.                                                                       • Allowances.
    • Fasilitas.                                                                       • Facilities.
    • Tantiem/Insentif Kinerja.                                                        • Tantiems/Performance Incentives.
    • Long Term Incentive (LTI)                                                        • Long Term Incentive (LTI)
2. Remunerasi Direksi                                                               2. Remuneration for the Board of Directors
    • Gaji.                                                                            • Salary.
    • Tunjangan.                                                                       • Allowances.
    • Fasilitas.                                                                       • Facilities.
    • Tantiem/Insentif Kinerja.                                                        • Bonuses/Performance Incentives.
    • Long Term Incentive (LTI).                                                       • Long Term Incentive (LTI).

Besaran gaji, honorarium, dan tantiem bagi Dewan                                    The remuneration, including salaries, honoraria, and bonuses
Komisaris dan Direksi ditetapkan melalui keputusan                                  for the Board of Commissioners and Directors, is established
RUPS sebagai otoritas tertinggi Perusahaan. Dalam                                   through a resolution of the GMS, which constitutes the highest
proses penetapannya, Pegadaian memastikan bahwa                                     authority of the Company. In this process, Pegadaian ensures
aspek keberlanjutan turut menjadi pertimbangan melalui                              that sustainability aspects are also considered by integrating
integrasi pencapaian ESG Rating ke dalam mekanisme                                  ESG Rating accomplishments into the remuneration
remunerasi bagi Dewan Komisaris dan Direksi.                                        mechanism for the Board of Commissioners and Directors.
Informasi terperinci mengenai metodologi penetapan                                  Detailed information on the methodology for determining the
remunerasi Dewan Komisaris dan Direksi tersedia dalam                               remuneration of the Board of Commissioners and the Board
Laporan Tahunan Pegadaian 2025 bagian Corporate                                     of Directors is available in Pegadaian’s 2025 Annual Report,
Governance.                                                                         under the Corporate Governance section.
Sebagai bagian dari komitmen transparansi, Pegadaian juga                           In accordance with our commitment to transparency, Pegadaian
menyampaikan rasio total kompensasi Direksi terhadap                                additionally discloses the ratio of the total compensation of
rata-rata kompensasi karyawan. Total kompensasi                                     the Board of Directors to that of the average employee. Total
karyawan mencakup seluruh bentuk remunerasi yang                                    employee compensation includes all types of remuneration,
diterima, dengan rincian disajikan pada tabel berikut.                              with detailed information provided in the table below.

Tabel Rasio Gaji Tertinggi dan Terendah
Table of Ratio of Highest and Lowest Remuneration
                                                        Keterangan                                                           Perbandingan (a/b)
                                                        Description                                                              Ratio (a/b)
Rasio gaji karyawan, yang tertinggi (a) dan gaji karyawan, yang terendah (b)
                                                                                                                                   1 : 0,031
The ratio of the highest employee salary (a) to the lowest employee salary (b)
Rasio gaji anggota Direksi yang tertinggi (a) dan gaji anggota Direksi yang terendah (b)
                                                                                                                                   1 : 0,85
The ratio of the highest Director’s salary (a) to the lowest Director’s salary (b)
Rasio gaji Dewan Komisaris yang tertinggi (a) dan gaji anggota Dewan Komisaris yang terendah (b)
                                                                                                                                   1 : 0,90
The ratio of the highest salary of the Board of Commissioners (a) and the lowest salary of the Board of Commissioners
Rasio gaji anggota Direksi yang tertinggi (a) dan gaji anggota Dewan Komisaris yang tertinggi (b)
                                                                                                                                   1 : 0,45
The ratio of the highest salary of the Board of Directors (a) and the highest salary of the Board of Commissioners (b)
Rasio gaji anggota Direksi yang tertinggi (a) dan gaji karyawan, yang tertinggi (b)
                                                                                                                                   1 : 0,28
The ratio of the highest salary of the Board of Directors (a) and the highest employee salary (b)

                                               Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t                               97
Page 98
Tata Kelola Keberlanjutan
Sustainability Governance




                                             1:0,0235                                                1:0,41
                                             Rasio total kompensasi Direksi                          Rasio persentase kenaikan total gaji tahunan
                                             terhadap total median tahunan                           untuk karyawan dengan level tertinggi
                                             untuk semua karyawan.                                   terhadap rasio peningkatan persentase median
                                             The ratio of total Directors’                           total gaji untuk semua karyawan.
                                             compensation relative to the                            The ratio of the percentage increase in the total
                                             average annual salary of all                            annual salary for the highest-level employees
                                             employees.                                              to the median percentage increase in the total
                                                                                                     salary for all employees.




Keragaman Dewan Komisaris                                                               Diversity of the Board of
dan Direksi [GRI 3-3] [GRI 405-1]                                                       Commissioners and Board of
                                                                                        Directors [GRI 3-3] [GRI 405-1]
Kebijakan keragaman komposisi Dewan Komisaris dan Direksi                               The policy pertaining to diversity in the composition of
disusun dengan berpedoman pada Surat Edaran OJK No. 32/                                 the Board of Commissioners and the Board of Directors is
SEOJK.04/2015 mengenai Pedoman Tata Kelola Perusahaan                                   founded on OJK Circular Letter No. 32/SEOJK.04/2015, which
Terbuka. Dalam proses pengangkatan, Pegadaian menerapkan                                provides guidelines for the Corporate Governance of Public
prinsip keberagaman melalui pertimbangan menyeluruh atas                                Companies. Throughout the appointment process, Pegadaian
usia, jenis kelamin, latar belakang pendidikan, pengalaman                              adopts the principle of diversity by executing comprehensive
profesional, integritas, dedikasi, serta pemahaman terhadap                             assessments that take into account age, gender, educational
manajemen Perusahaan. Selain itu, setiap kandidat juga                                  background, professional experience, integrity, dedication,
harus memiliki kompetensi yang relevan dengan kebutuhan                                 and understanding of company management. In addition,
Perusahaan serta kemampuan untuk menyediakan waktu                                      each candidate is required to possess competencies relevant
yang memadai dalam menjalankan tugas pengawasan                                         to the Company’s needs and the ability to allocate sufficient
maupun pengelolaan.                                                                     time for supervisory and managerial responsibilities.

Komitmen tersebut tercermin dari representasi perempuan                                 This commitment is reflected in the representation of
pada organ tata kelola, yakni masing-masing 50% atau                                    women on the governance bodies, specifically 50% (2 out
4 dari 8 anggota Dewan Komisaris, dan 25% atau 2 dari                                   of 8 members) of the Board of Commissioners and 25% (2
8 anggota Direksi. Proporsi ini menunjukkan komitmen                                    out of 8 members) of the Board of Directors. This proportion
Perusahaan dalam menciptakan struktur kepemimpinan                                      demonstrates the Company’s commitment to creating a more
yang lebih inklusif dan beragam. [GRI 2-10]                                             inclusive and diverse leadership structure. [GRI 2-10]

Sebagai bagian dari penguatan tata kelola perusahaan                                    As part of our efforts to strengthen corporate governance,
yang baik, Pegadaian memformalkan dan memublikasikan                                    Pegadaian has formalized and publicly disclosed our
Board Diversity Policy sebagai kerangka kebijakan yang                                  Board Diversity Policy, establishing a clear framework
mengatur prinsip keberagaman dalam komposisi Dewan                                      to guide diversity within the composition of the Board of
Komisaris dan Direksi.                                                                  Commissioners and the Board of Directors.

Kebijakan ini disusun untuk memastikan bahwa aspek                                      This policy ensures that diversity is not only implemented but
keberagaman tidak hanya diterapkan sebagai praktik, tetapi                              is also clearly documented and verifiable by stakeholders.
juga terdokumentasi secara jelas dan dapat diverifikasi
oleh para pemangku kepentingan.

Board Diversity Policy Pegadaian menegaskan komitmen                                    Pegadaian’s Board Diversity Policy reflects the Company’s
perusahaan terhadap keberagaman latar belakang,                                         commitment to fostering diversity across a range of
keahlian, pengalaman profesional, usia, dan gender, dengan                              dimensions, including professional background, expertise,
tetap mengedepankan prinsip meritokrasi, integritas, dan                                experience, age, and gender, while maintaining a strong
kompetensi. Kebijakan ini menjadi acuan dalam proses                                    emphasis on meritocracy, integrity, and competence. The
nominasi, seleksi, dan evaluasi kinerja anggota Dewan,                                  policy provides a clear framework for the nomination,



98                          IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 99
guna mendukung pengambilan keputusan yang lebih                                         selection, and performance evaluation of Board members,
inklusif, objektif, dan berorientasi pada kepentingan jangka                            enabling more inclusive, objective, and long-term decision-
panjang perusahaan.                                                                     making.

Penerapan kebijakan keberagaman Dewan diawasi melalui                                   The implementation of the Board Diversity Policy is overseen
mekanisme tata kelola yang berlaku, termasuk peran                                      through established governance mechanisms, including
Komite Nominasi dan Remunerasi dalam memastikan                                         the Nomination and Remuneration Committee, which
kesesuaian proses pengangkatan dan evaluasi Dewan                                       ensures that Board appointment and evaluation processes
dengan kebijakan yang telah ditetapkan. Pegadaian juga                                  are aligned with the policy. Pegadaian also provides a
mengungkapkan secara ringkas komposisi Dewan serta                                      clear overview of its Board composition and progress in
perkembangan penerapan kebijakan keberagaman sebagai                                    implementing diversity principles as part of its commitment
bagian dari transparansi tata kelola perusahaan.                                        to transparency in governance.

Dengan memformalkan dan memublikasikan Board                                            By formalizing and disclosing its Board Diversity Policy,
Diversity Policy, Pegadaian memperkuat akuntabilitas dan                                Pegadaian strengthens accountability and the overall
kualitas tata kelola perusahaan, sekaligus memastikan                                   effectiveness of its governance framework, while ensuring
bahwa keberagaman perspektif di tingkat Dewan menjadi                                   that diverse perspectives at the Board level are reflected
bagian integral dalam pengelolaan risiko, penetapan                                     in risk management, strategic decision-making, and the
strategi, dan penciptaan nilai berkelanjutan.                                           creation of long-term sustainable value.


Tata Kelola Keberlanjutan [GRI 2-9, GRI 2-11]
Sustainability Governance
Sebagai bagian dari komitmen keberlanjutan, sejak tahun                                 As part of our commitment to sustainability, Pegadaian
2024, Pegadaian telah membentuk Komite Sustainability yang                              has established a Sustainability Committee since 2024 to
bertugas mengarahkan pelaksanaan agenda Environmental,                                  oversee the implementation of the Environmental, Social,
Social, and Governance (ESG). Kehadiran komite ini                                      and Governance (ESG) agenda. The committee’s presence
menegaskan keseriusan Perusahaan dalam membangun                                        affirms the Company’s commitment to building a structured
fondasi tata kelola keberlanjutan yang terstruktur dan selaras                          governance foundation that aligns with regulations and
dengan regulasi serta praktik terbaik.                                                  industry best practices.


Penanggung Jawab Penerapan                                                             Person Responsible for
Keuangan Berkelanjutan                                                                 Implementing Sustainable Finance
[OJK E.1, GRI 2-9, GRI 2-12, GRI 2-13, GRI 2-14]                                       [OJK E.1, GRI 2-9, GRI 2-12, GRI 2-13, GRI 2-14]


Pegadaian membentuk Komite Sustainability yang berada                                  Pegadaian has formed a Sustainability Committee under the
di bawah koordinasi langsung Direktur Utama. Komite ini                                direct supervision of the President Director. This committee
memiliki mandat untuk memperkuat koordinasi lintas                                     is mandated to strengthen coordination among different
unit kerja dan direktorat dalam merumuskan tujuan,                                     work units and directorates concerning the development of
menetapkan pedoman pelaksanaan, serta menyusun                                         objectives, the formulation of implementation guidelines,
pemetaan dan perencanaan program keberlanjutan.                                        and the mapping and planning of sustainability programmes.

Selain itu, Komite Sustainability juga bertugas memantau/                              Furthermore, the Sustainability Committee is also tasked
memonitor dan mengevaluasi implementasi aspek ESG,                                     with monitoring and evaluating the implementation of ESG
termasuk strategi adaptasi dan mitigasi perubahan iklim                                aspects, including strategies for climate change adaptation and
serta pelaksanaan program TJSL. Pembentukan komite                                     mitigation, as well as the implementation of TJSL programs.
ini diatur melalui Peraturan Direksi Nomor 43 Tahun                                    The establishment of this committee is governed by Board
2024 tanggal 21 Mei 2024 tentang Pedoman Komite                                        of Directors Regulation No. 43 of 2024, dated 21 May 2024,
Sustainability, yang menjadi dasar kelembagaan untuk                                   regarding the Guidelines for the Sustainability Committee,
memastikan penerapan keuangan berkelanjutan berjalan                                   which serves as the institutional basis for ensuring that
efektif, terarah, dan terukur.                                                         sustainable finance is executed efficiently, purposefully, and
                                                                                       with measurable outcomes.




                                                   Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t                               99
Page 100
Tata Kelola Keberlanjutan
Sustainability Governance




Adapun susunan keanggotaan Komite Sustainability terdiri dari:                          The membership of the Sustainability Committee includes:

 Ketua | Chairman                         Direktur Utama | President Director
 Wakil Ketua | Vice Chairman              Direktur Jaringan dan Operasi | Network and Operation Director
                                           1. Direktur Utama | President Director
                                           2. Direktur Pemasaran, Penjualan dan Pengembangan Produk | Marketing, Sales and Product
                                              Development Director
  Anggota                                 3. Direktur Jaringan dan Operasi | Network and Operation Director
   (Voting Member)                         4. Direktur Keuangan dan Perencanaan Strategis | Finance and Strategic Planning Director
   Member                                  5. Direktur Human Capital | Human Capital Director
   (Voting Member)                         6. Direktur Teknologi Informasi dan Digital | Information Technology and Digital Director
                                           7. Direktur Manajemen Risiko, Legal, dan Kepatuhan | Risk Management, Legal, and Compliance Director
                                           8. Kepala Transformation Office | Head of Transformation Office
                                           9. Kepala Satuan Pengawas Intern | Head of Internal Audit
  Sekretaris                              Kepala Divisi Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan
   Secretary                               Head of Social and Environmental Responsibility Division
  Anggota                                 Pemimpin Unit Kerja satu tingkat di bawah Direksi (Kelompok Jabatan Manajemen Senior)
   (Non-Voting Member)                     yang memimpin Satuan Kerja Bisnis dan Satuan Kerja Penunjang Bisnis
   Member                                  Work Unit Leader one level below the Board of Directors (Senior Management Position Group)
   (Non-Voting Member)                     who leads the business work unit and Business Support Work Unit.

Catatan | Note:
Penyebutan nama divisi di tabel di atas masih mengikuti penyebutan yang lama karena Peraturan Direksi untuk penyebutan yang baru masih dalam proses
pembaruan hingga akhir tahun 2025.
The division names listed in the table above still follow the old naming convention, as the Board of Directors’ Regulation for the new naming convention is still in
the process of being updated until the end of 2025.



Tugas dan           Tanggung        Jawab       Komite       Sustainability             The duties and responsibilities of the Sustainability Committee
adalah:                                                                                 are as follows:
a. Mengawasi, menetapkan, dan memberi arahan terkait                                    a. Supervising, establishing, and directing the setting of
   sasaran, strategi, roadmap, kebijakan, inisiatif dan                                    targets, strategies, roadmaps, policies, initiatives, and Key
   ukuran kinerja (KPI) terkait aspek ESG dan TJSL sesuai                                  Performance Indicators (KPIs) pertaining to Environmental,
   dengan Visi, Misi dan Tujuan Perusahaan, termasuk                                       ESG considerations, as well as TJSL, in alignment with the
   menentukan tata waktu dan topik material yang relevan                                   Company’s Vision, Mission, and Objectives. This also includes
   untuk setiap satuan unit kerja di perusahaan.                                           determining the timing and relevant material topics for each
b. Melakukan penyuluhan atau training kepada semua                                         work unit within the company.
   karyawan mengenai saran, strategi, roadmap, kebijakan,                               b. Conducting outreach or training for all employees on
   inisiatif, pedoman praktik terbaru, peraturan perundang-                                advice, strategies, roadmaps, policies, initiatives, the latest
   undangan dan regulasi baru lainnya terkait ESG dan TJSL.                                practice guidelines, laws and regulations, and other new
c. Menyusun kerangka laporan performa penerapan                                            regulations related to ESG and TJSL.
   strategi ESG berbasis impact yang sejalan dengan SDGs                                c. Developing a framework for reporting on the performance
   yang mengukur dan melaporkan dampak dari program-                                       of ESG strategy implementation, based on impact aligned
   program ESG yang dilaksanakan.                                                          with the SDGs, that measures and reports on the impact
d. Meninjau         pengungkapan           langkah-langkah                                 of ESG programs implemented.
   keberlanjutan dalam perusahaan baik itu inisiatif                                    d. Reviewing the disclosure of sustainability measures
   ESG maupun TJSL dalam artikel pemberitaan, Annual                                       within the company, whether ESG or TJSL initiatives, in
   Report (AR), Sustainability Report (SR), website, media                                 news articles, Annual Reports (AR), Sustainability Reports
   sosial, dan media lainnya.                                                              (SR), on websites, social media, and other media.
e. Menelaah informasi yang akan dikeluarkan kepada                                      e. Reviewing information to be disclosed to the public,
   publik, pihak otoritas maupun pihak lainnya.                                            authorities, and other relevant parties.
f. Menjalin hubungan kerja sama dengan pihak-pihak                                      f. Establishing collaborative relationships with external
   eksternal terkait Sustainability, seperti lembaga rating                                parties associated with sustainability, including ESG
   ESG, verifikator SROI, kementerian BUMN, dan Lembaga                                    rating agencies, SROI verifiers, the Ministry of State-
   yang berhubungan lainnya.                                                               Owned Enterprises, and other relevant institutions.
g. Melaksanakan        proses     benchmarking       dengan                             g. Conducting benchmarking processes with comparable
   perusahaan sejenis dalam pelaksanaan ESG dan TJSL.                                      companies in the implementation of ESG and TJSL.
h. Memberikan masukan terkait pelaksanaan pendanaan                                     h. Providing insights on the implementation of sustainability-
   eksternal perusahaan berbasis keberlanjutan, antara                                     oriented external financing for the company, including
   lain namun tidak terbatas pada Sustainability linked                                    but not limited to sustainability-linked financing, green
   financing, green financing, dan transition financing.                                   financing, and transition financing.


100                         IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 101
i. Mengidentifikasi dan mengelola risiko terkait ESG                          i. Identifying and managing ESG-related risks in accordance
   sesuai dengan kebijakan dan prosedur yang ditetapkan.                         with established policies and procedures.
j. Melakukan pemeriksaan dan memberikan rekomendasi                           j. Conducting audits and offering recommendations on the
   terhadap efektivitas manajemen risiko terkait ESG di                          effectiveness of ESG-related risk management across the
   seluruh organisasi.                                                           organization.
k. Memberikan saran kepada Dewan Komisaris dan                                k. Advising the Board of Commissioners and the parent
   juga induk perusahaan (PT Bank Rakyat Indonesia                               organization(PT Bank Rakyat Indonesia Tbk) regarding
   Tbk) dengan adanya potensi benturan kepentingan                               potential conflicts of interest between the organization
   perusahaan dan investor concern.                                              and investor concerns.
l. Menyusun RAKB dan penentuan carbon budget untuk                            l. Preparing a RAKB and determining a carbon budget to
   mencapai Net Zero di tahun 2062 (berdasarkan net zero                         achieve Net Zero by 2062 (based on Net Zero Roadmap
   roadmap 2062- 2065).                                                          2062-2065).
m. Menghitung emisi cakupan 1, 2, dan 3 dan merencanakan                      m. Calculating Scope 1, 2, and 3 emissions and planning CO2
   aksi reduksi emisi CO2.                                                       emission reduction actions.
n. Menganalisis produk dan jasa terkait ESG dan TJSL                          n. Analyzing ESG- and TJSL-related products and services
   yang akan diimplementasikan di perusahaan.                                    for implementation within the company.
o. Menetapkan isu material ESG, investor concerns atau                        o. Determining material ESG issues, investor concerns, or
   pemangku kepentingan lainnya terhadap kinerja dan                             other stakeholder interests concerning ESG performance
   implementasi ESG.                                                             and implementation.
p. Menindaklanjuti hasil rekomendasi atas penilaian                           p. Following up on the recommendations derived from the
   performance ESG Perusahaan.                                                   Company’s ESG performance assessment.
Tugas dan tanggung jawab Ketua Komite Sustainability                          The duties and responsibilities of the Chairman of the
adalah sebagai berikut:                                                       Sustainability Committee are as follows:
a. Merumuskan target dan workplan untuk Komite                                a. Formulating targets and work plans for the Sustainability
   Sustainability.                                                               Committee.
b. Berkoordinasi langsung dengan Direktur Jaringan dan                        b. Coordinating directly with the Network and Operations
   Operasi untuk hasil review dan pertanggungjawaban                             Director to review the results and ensure accountability
   inisiatif ESG.                                                                for ESG initiatives.
c. Memimpin rapat tahunan untuk tinjauan kinerja dengan                       c. Conducting the annual performance review meetings
   semua anggota komite.                                                         with all committee members.

Tugas dan tanggung jawab Wakil              Ketua        Komite               The duties and responsibilities of the Vice Chairman of the
Sustainability adalah sebagai berikut:                                        Sustainability Committee are as follows:
a. Berkoordinasi langsung dengan Direktur Utama                               a. Coordinating directly with the Chief Executive Officer
   untuk hasil pekerjaan dan pertanggungjawaban                                  regarding the results of work and accountability for ESG
   inisiatif ESG.                                                                initiatives.
b. Menggantikan Ketua Komite Sustainability jika Ketua                        b. Replacing the Chairman of the Sustainability Committee
   Komite Sustainability berhalangan.                                            in the event of their inability to attend.
c. Mengoordinasi semua sasaran, strategi, roadmap,                            c. Coordinating all ESG and TJSL-related aspects concerning
   kebijakan, inisiatif, dan ukuran kinerja (KPI) terkait                        targets, strategies, roadmaps, policies, initiatives, and
   aspek ESG dan TJSL.                                                           performance measures (KPIs).

Tugas dan tanggung jawab Sekretaris Komite Sustainability                     The duties and responsibilities of the Secretary of the
adalah sebagai berikut:                                                       Sustainability Committee are as follows:
a. Mengoordinasi pelaksanaan rapat pra komite dan                             a. Coordinating the implementation of pre-committee
   rapat Komite Sustainability, seperti meninjau dan                             meetings and Sustainability Committee meetings,
   mendistribusikan materi rapat, mempersiapkan agenda                           including the review and distribution of meeting materials,
   rapat dan pelaksanaan rapat dan mengoordinasi                                 the preparation of meeting agendas, the facilitation of
   peserta rapat.                                                                meetings, and the coordination of meeting participants.
b. Mengoordinasi inisiatif rapat Komite Sustainability                        b. Coordinating initiatives for the Sustainability Committee
   seperti membuat risalah rapat Komite Sustainability,                          meetings, which includes preparing the minutes of these
   menyampaikan risalah rapat Komite Sustainability                              meetings, submitting them to the relevant units, and
   kepada unit terkait, memonitor, mengoordinasikan hasil                        overseeing as well as coordinating the outcomes of the
   rapat Komite Sustainability dengan Unit Kerja terkait.                        Sustainability Committee meetings with relevant Work Units.




                                         Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t                             101
Page 102
Tata Kelola Keberlanjutan
Sustainability Governance




c. Membantu dan mewakili tugas-tugas ketua dan                                          c. Providing assistance and representation to the chairman
   wakil ketua atas arahan dan persetujuan yang                                            and vice-chairman in accordance with their designated
   diberikan.                                                                              approved duties and directives.
d. Mencatat semua kegiatan pertemuan internal dan                                       d. Documenting all internal and external company activities,
   eksternal perusahaan baik berupa rapat maupun                                           including meetings, ESG, and TJSL initiatives.
   kegiatan ESG dan TJSL.
Tugas dan tanggung jawab Anggota Komite Sustainability                                  The duties and responsibilities of the members of the
adalah sebagai berikut:                                                                 Sustainability Committee are as follows:
a. Mengikuti rapat tahunan untuk meninjau kinerja                                       a. Participating in annual meetings to review Sustainability
   Sustainability.                                                                         performance.
b. Memberikan saran kepada tim Komite Sustainability                                    b. Providing advice to the Sustainability Committee team
   dalam rapat tahunan untuk meninjau kinerja.                                             during annual meetings to review their performance.
c. Memberikan arahan strategis kepada tim Sustainability                                c. Providing strategic direction to the Sustainability team
   melalui skema voting right.                                                             through a voting rights scheme.

Pada tahun 2025, Komite Sustainability telah melaksanakan                               In 2025, the Sustainability Committee held two meetings,
dua kali rapat, masing-masing pada tanggal 2 Juli 2025                                  specifically on 2 July and 12 August. The meetings focused
dan 12 Agustus 2025. Rapat tersebut difokuskan pada                                     on the ESG Roadmap and Work Programme, as well as
pembahasan Roadmap dan Program Kerja ESG, serta                                         the implementation plan for the 2025 TJSL program
Rencana pelaksanaan program TJSL tahun 2025, sebagai                                    implementation plan, as part of efforts to strengthen the
bagian dari upaya memperkuat arah strategis keberlanjutan                               Company’s strategic direction for sustainability.
Perusahaan.

Dalam penerapan keuangan berkelanjutan, Direksi                                         As part of sustainable finance implementation, the Board
menunjuk Divisi Environmental, Sustainability, and                                      of Directors appointed the Environmental, Sustainability,
Governance (ESG) sebagai unit yang bertanggung jawab                                    and Governance (ESG) Division as the unit responsible for
atas koordinasi dan pelaksanaan program keuangan                                        coordinating and executing sustainable finance initiatives, as
berkelanjutan, sebagaimana diatur dalam Peraturan Direksi                               mandated by the Board of Directors Regulation No. 71 of 2024
Nomor 71 Tahun 2024 tentang Struktur Organisasi dan Tata                                concerning the Organisational Structure and Work Procedures
Kerja Divisi ESG. Divisi ini memegang peran strategis dalam                             of the ESG Division. This division assumes a strategic role in
menyusun dan mengelola strategi, kebijakan, dan pelaporan                               the development and management of ESG strategies, policies,
implementasi ESG, termasuk penyusunan dan pelaksanaan                                   and implementation reports, including the formulation and
RAKB dan program TJSL. [GRI 2-13]                                                       implementation of the RAKB and TJSL programs. [GRI 2-13]

Selain itu, Divisi ESG juga mengoordinasikan kegiatan                                   In addition, the ESG Division coordinates ESG communication,
komunikasi, literasi, serta publikasi ESG kepada pemangku                               literacy, and publication activities for both internal and
kepentingan internal dan eksternal; mengelola pendanaan                                 external stakeholders; manages funding and implementation
dan implementasi program pelibatan serta pengembangan                                   of community engagement and development programs;
masyarakat; membina pelaku UMK; serta mengelola                                         fosters MSME actors; and manages procurement processes
proses pengadaan di Divisi ESG. Seluruh langkah tersebut                                within the ESG Division. These measures are all intended to
diarahkan untuk memperkuat posisi Pegadaian sebagai                                     strengthen Pegadaian’s standing as a sustainability-oriented
perusahaan yang berorientasi pada keberlanjutan.                                        company.

Evaluasi atas pelaksanaan RAKB dilakukan secara berkala,                                Evaluations of RAKB implementation are conducted on a
triwulanan, semesteran, dan tahunan, dan dilaporkan                                     regular basis—quarterly, semi-annually, and annually—
kepada Direksi. Pada saat yang sama, Dewan Komisaris                                    and are subsequently reported to the Board of Directors.
terus menjalankan fungsi pengawasan guna memastikan                                     Concurrently, the Board of Commissioners maintains its
pelaksanaan agenda ESG berada pada jalur yang sesuai                                    supervisory function to ensure that the ESG agenda is
dengan strategi Perusahaan.                                                             implemented in line with the Company’s strategic objectives.




102                         IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 103
Pengembangan Kompetensi                                                                     Development of Competencies
Terkait Keuangan Berkelanjutan                                                              Related to Sustainable Finance
[OJK E.2, GRI 2-17, FS4]                                                                    [OJK E.2, GRI 2-17, FS4]


Sepanjang tahun 2025, Pegadaian secara konsisten                                            Throughout 2025, Pegadaian consistently provided
menyediakan program pengembangan kompetensi                                                 competency development programs for the Board of
bagi Dewan Komisaris dan Direksi terkait keuangan                                           Commissioners and the Board of Directors concerning
berkelanjutan. Berbagai pelatihan tersebut mencakup                                         sustainable finance. These training programs encompass
materi strategis mengenai ESG, keuangan berkelanjutan,                                      strategic material on ESG, sustainable finance, and the
dan isu-isu keberlanjutan terbaru, yang diselenggarakan                                     latest sustainability issues, organized by both internal and
oleh lembaga pelatihan internal maupun eksternal.                                           external training institutions. Full details regarding the types
Rincian lengkap mengenai jenis pelatihan, materi, dan                                       of training, materials, and organizers are outlined in the
penyelenggaranya disajikan pada tabel berikut.                                              following table.


Tabel Pengembangan Kompetensi Pembangunan Berkelanjutan bagi Dewan Komisaris
Table of Competency Development for Sustainable Development for the Board of Commissioners

                                                 Jenis Pelatihan dan
      Nama                 Jabatan       Materi Pengembangan Kompetensi                                  Tempat danTanggal                     Penyelenggara
      Name                 Position      Types of Training and Development                                 Place and Date                        Organizers
                                           Materials Competence/Training
                                       ​Pelatihan Bullion Competency                  ​Jakarta, 20 September 2025 dan 18 Oktober 2025   ​Lembaga Pengembangan
                                        Bullion Competency Training                    Jakarta, 20 September 2025 and 18 October 2025    Perbankan Indonesia (LPPI)
                                       ​Pelatihan dan Sertifikasi Qualified Risk                                                        ​Lembaga Sertifikasi Profesi
                                        Governance Professional (QRGP)                ​Jakarta, 27 – 28 November 2025                    Lembaga Pelatihan Kerja
                    ​Komisaris Utama
                                        Training and Certification Qualified Risk      Jakarta, 27 – 28 November 2025                    Mitra Kalyana Sejahtera
  ​AM Putranto 1        President
                                        Governance Professional (QRGP)                                                                   (LSP LPK MKS)
                      Commissioner
                                       ​Pelatihan Refreshing Finance for Non
                                        Finance                                       ​Bogor, 19-20 Desember 2025
                                                                                                                                        ​IPB Consulting
                                        Refresher Training in Finance for Non-         Bogor, 19-20 December 2025
                                        Finance Professionals
                                       ​Pelatihan Internal Control over
                                        Financial Reporting (ICoFR)               ​Bandung, 14-15 Februari 2025
                                                                                                                                        ​Dayacita Inovasi Indonesia
                                        Internal Control over Financial Reporting Bandung, 14-15 February 2025
                                        (ICoFR) Training
   ​Loto Srinaita       Komisaris      ​Pelatihan Bullion Competency                  ​Jakarta, 20 September 2025 dan 18 Oktober 2025   ​Lembaga Pengembangan
      Ginting 2       Commissioner      Bullion Competency Training                    Jakarta, 20 September and 18 October 2025         Perbankan Indonesia (LPPI)
                                       ​Pelatihan Refreshing Finance for Non
                                        Finance                                       ​Bogor, 19-20 Desember 2025
                                                                                                                                        ​IPB Consulting
                                        Refresher Training in Finance for Non-         Bogor, 19-20 December 2025
                                        Finance Professionals
                                       ​Pelatihan Internal Control over
                        ​Komisaris      Financial Reporting (ICoFR)               ​Bandung, 14-15 Februari 2025
 ​Makmur Keliat 6                                                                                                                       ​Dayacita Inovasi Indonesia
                       Independen       Internal Control over Financial Reporting Bandung, 14-15 February 2025
                                        (ICoFR) Training
                                       ​Pelatihan Internal Control over
                                        Financial Reporting (ICoFR)               ​Bandung, 14-15 Februari 2025
                                                                                                                                        ​Dayacita Inovasi Indonesia
                        Komisaris       Internal Control over Financial Reporting Bandung, 14-15 February 2025
     ​Sudarto5                          (ICoFR) Training
                      Commissioner
                                       ​Pelatihan Bullion Competency                  ​Jakarta, 20 September 2025 dan 18 Oktober 2025   ​Lembaga Pengembangan
                                        Bullion Competency Training                    Jakarta, 20 September 2025 and 18 October 2025    Perbankan Indonesia (LPPI)
                                       ​Pelatihan Internal Control over
                                        Financial Reporting (ICoFR)               ​Bandung, 14-15 Februari 2025
                                                                                                                                        ​Dayacita Inovasi Indonesia
                                        Internal Control over Financial Reporting Bandung, 14-15 February 2025
                                        (ICoFR) Training
                                       ​Workshop Pembekalan Fasilitator
                                        Kepemimpinan Nasional Tingkat I               ​Jakarta, 4 – 18 Juni 2025                        ​Lembaga Administrasi
                                        National Leadership Facilitator Level I        Jakarta, 4 – 18 June 2025                         Negara
 ​Umiyatun Hayati       Komisaris       Briefing Workshop
     Triastuti        Commissioner     ​Pelatihan Bullion Competency                  ​Jakarta, 20 September 2025 dan 18 Oktober 2025   ​Lembaga Pengembangan
                                        Bullion Competency Training                    Jakarta, 20 September 2025 and 18 October 2025    Perbankan Indonesia (LPPI)
                                       On The Job Training (OJT) at Asian             ​Jepang, 4 November – 5 Desember 2025             ​Bappenas dan
                                       Development Bank (ADB) Institute                Japan, 4 November – 5 December 2025               ​ADB Institute
                                       ​Pelatihan Refreshing Finance for
                                        Non Finance                                   ​Bogor, 19-20 Desember 2025
                                                                                                                                        ​IPB Consulting
                                        Refresher Training in Finance for Non-         Bogor, 19-20 December 2025
                                        Finance Professionals




                                                       Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t                                        103
Page 104
Tata Kelola Keberlanjutan
Sustainability Governance




                                                      Jenis Pelatihan dan
      Nama                   Jabatan          Materi Pengembangan Kompetensi                              Tempat danTanggal                               Penyelenggara
      Name                   Position         Types of Training and Development                             Place and Date                                  Organizers
                                                Materials Competence/Training
                                            ​Pelatihan Internal Control over
                                             Financial Reporting (ICoFR)               ​Bandung, 14-15 Februari 2025
                                                                                                                                                   ​Dayacita Inovasi Indonesia
                                             Internal Control over Financial Reporting Bandung, 14-15 February 2025
                          Komisaris          (ICoFR) Training
  ​Nezar Patria 7
                        Commissioner                                                     ​Online dengan live session 4-6 jam per Minggu,
                                                                                                                                                   ​National University of
                                            ​Public Policy with AI                        mulai 28 Maret 2025 selama 4 (empat) bulan
                                                                                                                                                    Singapore Lee Kuan Yew
                                             Public Policy with AI                        Online with 4-6 live sessions per week, starting March
                                                                                                                                                    School of Public Policy
                                                                                          28, 2025 for 4 months
                                            ​Pelatihan Internal Control over
                                             Financial Reporting (ICoFR)               ​Bandung, 14-15 Februari 2025
                                                                                                                                                   ​Dayacita Inovasi Indonesia
                                             Internal Control over Financial Reporting Bandung, 14-15 February 2025
                                             (ICoFR) Training
 ​Yudi Priambodo        ​Independent                                                     ​Jakarta, 06 s.d. 07 Maret 2025                           ​The Center of Internal Audit
                                            ​Internal Control COSO-2013 (COSO)
        P. 7           Commissioner                                                       Jakarta, 06-07 March 2025                                 Resources
                                            ​Konferensi Auditor Internal: Shifting
                                             Horizon for Internal Auditors:              ​Yogyakarta, 2-3 Juli 2025                                ​Yayasan Pendidikan Internal
                                             Navigating Emerging Risks, Governance        Yogyakarta, 2-3 July 2025                                 Audit (YPIA)
                                             and Opportunities in 2025
                                            ​Pelatihan Internal Control over
                             ​Komisaris      Financial Reporting (ICoFR)               ​Bandung, 14-15 Februari 2025
    ​M. Isnaini 7                                                                                                                                  ​Dayacita Inovasi Indonesia
                            Independen       Internal Control over Financial Reporting Bandung, 14-15 February 2025
                                             (ICoFR) Training
                                            ​Pelatihan Bullion Competency                ​Jakarta, 20 September 2025 dan 18 Oktober 2025           ​Lembaga Pengembangan
                                             Bullion Competency Training                  Jakarta, 20 September 2025 and 18 October 2025            Perbankan Indonesia (LPPI)
                                            ​Pelatihan dan Sertifikasi Qualified Risk                                                              ​Lembaga Sertifikasi Profesi
                          ​Komisaris         Governance Professional (QRGP)              ​Jakarta, 27 – 28 November 2025                            Lembaga Pelatihan Kerja
   ​Kukrit Suryo         Independen          Training and Certification Qualified Risk    Jakarta, 27 – 28 November 2025                            Mitra Kalyana Sejahtera
    Wicaksono 3          Independent         Governance Professional (QRGP)                                                                         (LSP LPK MKS)
                        Commissioner        ​Pelatihan Refreshing Finance for Non
                                             Finance                                     ​Bogor, 19-20 Desember 2025
                                                                                                                                                   ​IPB Consulting
                                             Refresher Training in Finance for Non-       Bogor, 19-20 December 2025
                                             Finance Professionals
                                            ​Pelatihan Bullion Competency                ​Jakarta, 20 September 2025 dan 18 Oktober 2025           ​Lembaga Pengembangan
                                             Bullion Competency Training                  Jakarta, 20 September 2025 and 18 October 2025            Perbankan Indonesia (LPPI)
                                            ​Pelatihan dan Sertifikasi Qualified Risk                                                              ​Lembaga Sertifikasi Profesi
                          ​Komisaris         Governance Professional (QRGP)              ​Jakarta, 27 – 28 November 2025                            Lembaga Pelatihan Kerja
     ​Trimedya           Independen          Training and Certification Qualified Risk    Jakarta, 27 – 28 November 2025                            Mitra Kalyana Sejahtera
    Panjaitan 3          Independent         Governance Professional (QRGP)                                                                         (LSP LPK MKS)
                        Commissioner        ​Pelatihan Refreshing Finance for Non
                                             Finance                                     ​Bogor, 19-20 Desember 2025
                                                                                                                                                   ​IPB Consulting
                                             Refresher Training in Finance for Non-       Bogor, 19-20 December 2025
                                             Finance Professionals
                                            ​Pelatihan Bullion Competency                ​Jakarta, 20 September 2025 dan 18 Oktober 2025           ​Lembaga Pengembangan
                                             Bullion Competency Training                  Jakarta, 20 September 2025 and 18 October 2025            Perbankan Indonesia (LPPI)
                                            ​Pelatihan dan Sertifikasi Qualified Risk                                                              ​Lembaga Sertifikasi Profesi
                          ​Komisaris         Governance Professional (QRGP)              ​Jakarta, 27 – 28 November 2025                            Lembaga Pelatihan Kerja
                         Independen          Refresher Training in Finance for Non-       Jakarta, 27 – 28 November 2025                            Mitra Kalyana Sejahtera
     ​Martina 3
                         Independent         Finance Professionals                                                                                  (LSP LPK MKS)
                        Commissioner        ​Pelatihan Refreshing Finance for Non
                                             Finance                                     ​Bogor, 19-20 Desember 2025
                                                                                                                                                   ​IPB Consulting
                                             Refresher Training in Finance for Non-       Bogor, 19-20 December 2025
                                             Finance Professionals
                                            ​Pelatihan Bullion Competency                ​Jakarta, 20 September 2025 dan 18 Oktober 2025           ​Lembaga Pengembangan
                                             Bullion Competency Training                  Jakarta, 20 September 2025 and 18 October 2025            Perbankan Indonesia (LPPI)
                                            ​Pelatihan dan Sertifikasi Qualified Risk                                                              ​Lembaga Sertifikasi Profesi
                                             Governance Professional (QRGP)              ​Jakarta, 27 – 28 November 2025                            Lembaga Pelatihan Kerja
      ​Syafaat            ​Komisaris         Training and Certification Qualified Risk    Jakarta, 27 – 28 November 2025                            Mitra Kalyana Sejahtera
     Perdana 3          Commissioner         Governance Professional (QRGP)                                                                         (LSP LPK MKS)
                                            ​Pelatihan Refreshing Finance for Non
                                             Finance                                     ​Bogor, 19-20 Desember 2025
                                                                                                                                                   ​IPB Consulting
                                             Refresher Training in Finance for Non-       Bogor, 19-20 December 2025
                                             Finance Professionals
                                            ​Pelatihan Refreshing Finance for Non
                          ​Komisaris         Finance                                     ​Bogor, 19-20 Desember 2025
    ​Mei Ling 4                                                                                                                                    ​IPB Consulting​
                        Commissioner         Refresher Training in Finance for Non-       Bogor, 19-20 December 2025
                                             Finance Professionals

Keterangan | Note:
1)
  Mulai menjabat sejak 17 September 2025 | Has served since September 17, 2025
2)
   Sebelumnya menjabat sebagai Komisaris Utama dan pengalihan penugasan menjadi Komisaris sejak 3 Juli 2025
Previously served as President Commissioner, and reassigned as Commissioner since July 3, 2025
3)
   Mulai menjabat sejak 3 Juli 2025 | Has served since July 3, 2025
4)
   Mulai menjabat sejak 15 Desember 2025 | Has served since December 15, 2025
5)
   Berhenti menjabat sejak 21 Oktober 2025 | Stopped serving on October 21, 2025
6)
   Berhenti menjabat sejak 27 Februari 2025 | Stopped serving on February 27, 2025
7)
   Berhenti menjabat sejak 3 Juli 2025 | Stopped serving on July 3, 2025


104                            IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 105
Tabel Pengembangan Kompetensi Pembangunan Berkelanjutan bagi Direksi
Table of Competency Development for Sustainable Development for the Board of Directors

                                                        Jenis Pelatihan dan
     Nama               Jabatan                 Materi Pengembangan Kompetensi                                  Tempat danTanggal        Penyelenggara
     Name               Position                Types of Training and Development                                 Place and Date           Organizers
                                                  Materials Competence/Training
                                          Sharia banking for executive                           17 Mei 2025
                                                                                                                                    Muamallat Institute
                                          Sharia Banking for Executive                           May 17, 2025

  Damar Latri                             Penerapan Tata Kelola Perusahaan yang Baik
                    Direktur Utama
   Setiawan        President Director     (GCG) bagi Direksi PT Pegadaian Tahun 2025                                                Divisi Kepatuhan
                                                                                                 11 Agustus 2025
                                          Implementation of Good Corporate Governance                                               Compliance Division
                                                                                                 August 11, 2025
                                          (GCG) for the Board of Directors of PT Pegadaian
                                          in 2025
                                          Penerapan Tata Kelola Perusahaan yang Baik
                     Wakil Direktur
                                          (GCG) bagi Direksi PT Pegadaian Tahun 2025
  Budi Wahju            Utama                                                                    ​Bandung, 14-15 Februari 2025
                                          Implementation of Good Corporate Governance                                               ​Dayacita Inovasi Indonesia
   Soesilo*          Vice President                                                               Bandung, 14-15 February 2025
                                          (GCG) for the Board of Directors of PT Pegadaian
                        Director
                                          in 2025
                   Direktur Teknologi
                  Informasi dan Digital
    Teguh
                       Information      -                                                        -                                  -
  Wahyono**
                     Technology and
                     Digital Director
   Gunawan          Direktur Umum
                                          -                                                      -                                  -
  Sulistyo***       General Director
                                          Pembekalan/Persiapan Mengikuti Sertifikasi
                                                                                                                                    Indonesian Risk
                                          Manajemen Risiko Jenjang 7                             15 dan 16 Oktober 2025
                                                                                                                                    Professional
                                          Briefing/Preparation for Risk Management               October 15 and 16, 2025
                                                                                                                                    Association (IRPA)
                                          Certification Level 7
                                                                                                                                    Badan Sertifikasi
                                                                                                                                    Manajemen
                                                                                                                                    Risiko (BSRM) dan
                                                                                                                                    Indonesian
                                                                                                                                    Risk Professional
                   Direktur Keuangan      Program Inaugurasi Gelar Certified Risk
                                                                                                                                    Association
                    dan Perencanaan       Management (CRM) LSP BSMR                              4 November 2025
 Ferdian Timur                                                                                                                      (IRPA)
                        Strategis         Certified Risk Management (CRM) Inauguration           November 4, 2025
  Satyagraha                                                                                                                        Risk Management
                  Finance and Strategic   Program – LSP BSMR
                                                                                                                                    Certification
                    Planning Director
                                                                                                                                    Body (BSRM) and
                                                                                                                                    Indonesian Risk
                                                                                                                                    Professional Association
                                                                                                                                    (IRPA)
                                          Penerapan Tata Kelola Perusahaan yang Baik
                                          (GCG) bagi Direksi PT Pegadaian Tahun 2025
                                                                                                 11 Agustus 2025                    Divisi Kepatuhan
                                          Implementation of Good Corporate Governance
                                                                                                 August 11, 2025                    Compliance Division
                                          (GCG) for the Board of Directors of PT Pegadaian
                                          in 2025
                  Direktur Jaringan       Penerapan Tata Kelola Perusahaan yang Baik
                  dan                     (GCG) bagi Direksi PT Pegadaian Tahun 2025 11 Agustus
                                                                                                                                    Divisi Kepatuhan
                  Operasi                 Implementation of Good Corporate Governance      2025
                                                                                                                                    Compliance Division
                  Network, and            (GCG) for the Board of Directors of PT Pegadaian August 11, 2025
Eka               Operation Director      in 2025
Pebriansyah                               Sustainability Development Specialist                  Oktober 2025                       Divisi Kepatuhan
                                          Sustainability Development Specialist                  October 2025                       Compliance Division
                                                                                                                                    IBS International Board
                                          Sustainability Development Specialist                  Oktober 2025
                                                                                                                                    of
                                          Sustainability Development Specialist                  October 2025
                                                                                                                                    Standars/USA
                  Direktur Pemasaran
                  dan Pengembangan
Elvi Rofiqotul    Produk
                                      -                                                          -                                  -
Hidayah**         Marketing and
                  Product Development
                  Director
                  Direktur
                  Manajemen
                  Risiko, Legal, dan                                                                                                BUMN School of
Udin                                      Chief Risk Officer (COR) School Tahun 2025             2-13 Mei 2025 dan 14-16 Mei 2025
                  Kepatuhan                                                                                                         Excellence
Salahudin**                               Chief Risk Officer (COR) School in 2025                2-13 May 2025 and 14-16 May 2025
                  Risk Management,                                                                                                  KBUMN
                  Legal, and
                  Compliance Director
                  Direktur Human
                  Capital
E.R.A. Taufiq**                           -                                                      -                                  -
                  Human Capital
                  Director




                                                      Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t                                   105
Page 106
Tata Kelola Keberlanjutan
Sustainability Governance




                                                          Jenis Pelatihan dan
         Nama               Jabatan               Materi Pengembangan Kompetensi                            Tempat danTanggal                         Penyelenggara
         Name               Position              Types of Training and Development                           Place and Date                            Organizers
                                                    Materials Competence/Training
                                            Penerapan Tata Kelola Perusahaan yang Baik
                     Direktur Human
                                            (GCG) bagi Direksi PT Pegadaian Tahun 2025
    Tribuana         Capital                                                                 11 Agustus 2025                                     Divisi Kepatuhan
                                            Implementation of Good Corporate Governance
    Tunggadewi*      Human Capital                                                           August 11, 2025                                     Compliance Division
                                            (GCG) for the Board of Directors of PT Pegadaian
                     Director
                                            in 2025
                     Direktur
                     Manajemen              Penerapan Tata Kelola Perusahaan yang Baik
                     Risiko, Legal dan      (GCG) bagi Direksi PT Pegadaian Tahun 2025
                                                                                             11 Agustus 2025                                     Divisi Kepatuhan
    Ismail Ilyas*    Kepatuhan              Implementation of Good Corporate Governance
                                                                                             August 11, 2025                                     Compliance Division
                     Risk Management,       (GCG) for the Board of Directors of PT Pegadaian
                     Legal, and             in 2025
                     Compliance Director
                     Direktur
                     Pemasaran,
                                            Penerapan Tata Kelola Perusahaan yang Baik
                     Penjualan dan
                                            (GCG) bagi Direksi PT Pegadaian Tahun 2025
    Selfie           Pengembangan                                                            11 Agustus 2025                                     Divisi Kepatuhan
                                            Implementation of Good Corporate Governance
    Dewiyanti*       Produk                                                                  August 11, 2025                                     Compliance Division
                                            (GCG) for the Board of Directors of PT Pegadaian
                     Marketing, Sales and   in 2025
                     Product Development
                     Director
                     Direktur Teknologi
                                            Penerapan Tata Kelola Perusahaan yang Baik
                     Informasi dan
                                            (GCG) bagi Direksi PT Pegadaian Tahun 2025
    Yos Iman Jaya    Digital                                                                 11 Agustus 2025                                     Divisi Kepatuhan
                                            Implementation of Good Corporate Governance
    Dappu*           Information                                                             August 11, 2025                                     Compliance Division
                                            (GCG) for the Board of Directors of PT Pegadaian
                     Technology and
                                            in 2025
                     Digital Director

*   Mulai menjabat sejak tanggal 3 Juli 2025
    Has served since July 3, 2025
** Berhenti menjabat sejak tanggal 3 Juli 2025
    Stopped serving on July 3, 2025
*** Berhenti menjabat sejak tanggal 27 Februari 2025
    Stopped serving on February 27, 2025




Selain Dewan Komisaris dan Direksi, Pegadaian juga                                       In addition to the Board of Commissioners and Directors,
mengikutsertakan unit penanggung jawab pembangunan                                       Pegadaian also engages the unit responsible for sustainable
berkelanjutan/Divisi Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan                                development, namely the Social and Environmental
pada pelatihan-pelatihan yang terkait dengan dengan                                      Responsibility Division, in training on sustainable finance.
keuangan berkelanjutan.




106                          IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 107
Tabel Pengembangan Kompetensi Pembangunan Berkelanjutan bagi Unit Penanggungjawab
Table of Competency Development for Sustainable Development Responsible Unit

                           Jumlah
         ​​​​ Jabatan      Peserta         Jenis Pendidikan dan Pelatihan                             Tempat dan Tanggal           Penyelenggara
             ​​​ Jabatan   Jumlah          Jenis Pendidikan dan Pelatihan                               Place and Date             Penyelenggara
                           Peserta
                                     Public Training GRI Standards & Certified                     Bali, 21 Januari s.d 02
                                     Sustainability Reporting Specialist (CSRS)                    Februari 2025              National Center for
                             2
                                     Public Training GRI Standards & Certified                     Bali, 21 January s.d 02    Corporate Reporting
 Kepala Departemen                   Sustainability Reporting Specialist (CSRS)                    February 2025
 Department Head                     Training ESG : Pelatihan ESG dan Sertifikasi                  Jakarta, 29 Juli s.d 24
                                     CSDS​                                                         November 2025
                             3                                                                                                Olah Karsa
                                     Training ESG : Pelatihan ESG dan Sertifikasi                  Jakarta, 29 July s.d 24
                                     CSDS                                                          November 2025
                                     Public Training GRI Standards & Certified
                                     Sustainability Reporting Specialist (CSRS)                    Bali, 21 Januari s.d 02
                                     Tahun 2025                                                    Februari 2025              National Center for
                             9
                                     Public Training GRI Standards & Certified                     Bali, 21 January s.d 02    Corporate Reporting
                                     Sustainability Reporting Specialist (CSRS)                    February 2025
 Staff
                                     Tahun 2025
 Staff
                                     Training ESG : Pelatihan ESG dan Sertifikasi                  ​Jakarta, 29 Juli s.d 24
                                     CSDS                                                           November 2025
                             5                                                                                                ​​ Olah Karsa
                                     Training ESG : Pelatihan ESG dan Sertifikasi                   Jakarta, 29 July s.d 24
                                     CSDS                                                           November 2025




Manajemen Risiko Keuangan dan Bisnis
Secara Berkelanjutan [OJK E.3, FS2]
Sustainable Financial and Business Risk Management

Pegadaian memahami bahwa risiko merupakan bagian                                  Pegadaian recognizes that risk is an inherent aspect of every
inheren dari setiap aktivitas dan proses pengambilan                              business activity and decision-making process. Various
keputusan bisnis. Berbagai bentuk risiko dapat memengaruhi                        forms of risk can influence the stability and sustainability of
stabilitas dan keberlangsungan Perusahaan, sehingga                               the Company, underscoring the importance of effective risk
pengelolaan risiko yang efektif menjadi fondasi utama.                            management as a key foundation. Therefore, Pegadaian has
Oleh karena itu, Pegadaian memiliki kerangka manajemen                            implemented a comprehensive risk management framework
risiko untuk mendukung pertumbuhan yang berkelanjutan                             to facilitate sustainable growth and uphold good corporate
(sustainable growth) serta penerapan tata kelola perusahaan                       governance. This framework is structured in accordance with
yang baik (Good Corporate Governance). Seluruh kerangka                           the Minister of State-Owned Enterprises Regulation Number
pengelolaan risiko ini disusun berdasarkan Peraturan                              PER-2/MBU/03/2023, as well as internationally recognized
Menteri BUMN Nomor PER-2/MBU/03/2023 serta standar                                standards ISO 31000:2018 and COSO ERM 2017, ensuring
internasional ISO 31000:2018 dan COSO ERM 2017, sehingga                          that its management remains adaptable to evolving business
pengelolaannya tetap adaptif mengikuti dinamika bisnis dan                        dynamics and external requirements.
tuntutan eksternal.

Dalam praktiknya, manajemen risiko di Pegadaian menjadi                           In practice, risk management at Pegadaian is embedded
bagian dari budaya kerja perusahaan. Seluruh karyawan,                            in the Company’s working culture. All employees, at both
baik di tingkat manajemen maupun operasional, berperan                            management and operational levels, play a role in identifying,
dalam mengidentifikasi, memahami, dan mengendalikan                               understanding, and managing risks early. This approach
risiko sejak dini. Pendekatan ini memastikan bahwa                                ensures that risk management is not only a technical
manajemen risiko tidak hanya menjadi fungsi teknis, tetapi                        function, but is integrated across all business activities.
terintegrasi dalam seluruh aktivitas perusahaan.




                                             Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t                                      107
Page 108
Tata Kelola Keberlanjutan
Sustainability Governance




                                                       Pendekatan Tiga Lini Pengendalian Risiko
                 Pengelolaan risiko di Pegadaian mengacu pada Three Lines Model, dengan pembagian peran yang jelas, yaitu:
                                                           Three Lines of Risk Control Approach
                       Risk management at Pegadaian refers to the Three Lines Model, with a clear division of roles, namely:




                                   1                                                                 2                                                3
                                                    Lini Kedua:                                                   Lini Ketiga:
 Lini Pertama:
                                                    Satuan Kerja Manajemen                                        Satuan Pengawasan
 Unit Pemilik Risiko
                                                    Risiko (SKMR)                                                 Intern (SPI)
 First Line:
                                                    Second Line:                                                  Third Line:
 Risk Owner Unit
                                                    Risk Management Work Unit (SKMR)                              Internal Audit Unit (SPI)


  Unit pemiliki risiko yang langsung                Fungsi manajemen risiko dan kepatuhan                          Fungsi audit intern yang memastikan tata
  mengidentifikasi dan mengelola                    independen yang mengukur, memantau,                            kelola dan pengendalian risiko diterapkan
  risiko dalam proses bisnis.                       dan memperlakukan risiko secara agregat,                       secara efektif oleh perusahaan.
  Risk owner units are responsible for              mengembangkan metodologi dan kebijakan                         An internal audit function that ensures
  directly identifying and managing risks           manajemen risiko perusahaan.                                   the company effectively implements
  within business processes.                        Independent risk management and compliance                     governance and risk control.
                                                    functions that measure, monitor, and manage
                                                    risks in aggregate, developing corporate risk
                                                    management methodologies and policies.




Pendekatan tiga lini ini menciptakan sinergi antara pengelola                           This three-lines approach creates strong alignment between risk
risiko dan fungsi pengawasan, sehingga pengendalian risiko                              management and oversight functions, enabling risk controls to be
dapat dilaksanakan secara lebih komprehensif dan konsisten.                             implemented in a more comprehensive and consistent manner.



Identifikasi, Pengukuran, Pemantauan, dan Pengendalian Risiko
Risk Identification, Measurement, Monitoring, and Control

Proses manajemen risiko di Pegadaian dilakukan melalui                                  The risk management process at Pegadaian is conducted
tahapan identifikasi, pengukuran, pemantauan, dan                                       through the stages of risk identification, measurement,
pengendalian risiko secara berkelanjutan untuk mencegah                                 monitoring, and control continuously to mitigate potential
potensi dampak negatif terhadap pencapaian sasaran                                      adverse impacts on the attainment of strategic objectives.
strategis. Pengelolaan risiko yang efektif tidak hanya                                  Effective risk management not only assists in preventing
membantu mencegah kegagalan operasional, tetapi                                         operational failures but also enhances the value of the
juga memberikan nilai tambah bagi proses pengambilan                                    Company’s decision-making process.
keputusan Perusahaan.

Dalam penerapannya, Pegadaian telah mengembangkan                                       In practice, Pegadaian has developed a framework that
kerangka kerja yang mengintegrasikan manajemen risiko                                   integrates risk management into all business activities. The
ke dalam seluruh aktivitas bisnis, melaksanakan Risk &                                  Company conducts a Risk & Control Self-Assessment (RCSA)
Control Self-Assessment (RCSA) setiap tiga bulan sekali                                 quarterly, using the Pegadaian New Risk Management
menggunakan aplikasi Pegadaian New Risk Management &                                    & Application (New PRISMA). In addition, Pegadaian
Application (New PRISMA). Selain itu, Pegadaian memonitor                               continuously monitors the company’s risk profile, oversees
profil risiko perusahaan, pemenuhan sarana K3 dan sarana                                compliance with occupational health, safety, and security
pengamanan, pengkinian Business Impact Analysis (BIA) dan                               measures, and updates the Business Impact Analysis (BIA)
Risk Threat & Assessment (RTA) tiga tahun sekali dan/atau                               and the Risk Threat & Assessment (RTA) every 3 years or as
ketika dibutuhkan/tentatif, dan penyosialisasian awareness                              needed(still tentative). The company also conducts awareness
BCMS, serta risiko digital yang diimplementasikan secara                                socialization, and periodically monitors digital risks. This
berkala. Proses ini memastikan setiap unit menilai kondisi                              process ensures that each unit assesses conditions and
dan potensi risiko sesuai karakteristiknya masing-masing,                               potential risks in accordance with its characteristics, at the
baik di Kantor Pusat maupun unit operasional, kantor                                    Head Office, operational units, regional offices, area offices,
wilayah, kantor area, kantor cabang konvensional dan                                    conventional and sharia branch offices, Branch Service Units
syariah, Unit Pelayanan Cabang (UPC), serta unit bisnis                                 (UPC), and micro-business units.
mikro.




108                         IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 109
Pegadaian juga mengevaluasi/ menilai risk maturity index                       Pegadaian also performs an annual risk maturity index
setiap tahun sekali dan dilakukan oleh induk holding dan                       assessment, which is conducted by the holding company
pihak eksternal. Untuk tahun 2025, Pegadaian mendapat                          in collaboration with external parties. For 2025, Pegadaian
skor risk maturity index 4,04 yang mengindikasikan “Fase                       obtained a risk maturity index score of 4,04, signifying “Better
Praktik yang Lebih Baik”.                                                      Practice Phase”.


Pelaporan dan Eskalasi Risiko
Risk Reporting and Escalation
Hasil RCSA selanjutnya diolah menjadi Key Risk Issues yang                     The results of the RCSA are subsequently processed into Key Risk
kemudian dibahas bersama divisi terkait untuk merumuskan                       Issues, which are then deliberated with the relevant divisions to
langkah mitigasi yang diperlukan. Selain itu, Divisi                           develop the requisite mitigation strategies. Furthermore, the
Manajemen Risiko Operasi dan Korporasi menyusun Laporan                        Operational and Corporate Risk Management Division consolidates
Profil Risiko Perusahaan secara bulanan dan triwulanan.                        monthly and quarterly Company Risk Profile Reports.

Laporan tersebut disampaikan kepada Direksi melalui                            These reports are submitted to the Board of Directors through the
forum Risk Management Committee (RMC) setiap tiga                              Risk Management Committee (RMC) forum on a quarterly basis
bulan sekali serta kepada Dewan Komisaris melalui Komite                       and to the Board of Commissioners through the Risk Monitoring
Pemantau Risiko (KPR) setiap bulan, sehingga pengawasan                        Committee (KPR) on a monthly basis, thereby facilitating risk
risiko dapat berjalan secara terukur dan berjenjang.                           monitoring in a measurable and hierarchical manner.

Laporan mengenai perkembangan risiko yang disampaikan                          Reports on risk developments submitted to both the RMC and
kepada Direksi baik di RMC dan KPR meliputi:                                   KPR include:
1. Laporan Profil Risiko Korporat.                                             1. Corporate Risk Profile Report;
2. Laporan Profil Risiko Kantor Wilayah.                                       2. Regional Office Risk Profile Report;
3. Laporan Profil Risiko Kredit per Produk.                                    3. Credit Risk Profile Report per Product;
4. Laporan Profil Risiko Digital.                                              4. Digital Risk Profile Report;
5. Usulan Top Risk Issue Korporat                                              5. Proposals for the Corporate Top Risk Issues
   (untuk forum RMC saja).                                                        (exclusively for the RMC forum).

Sebagai bagian dari komitmen Perusahaan dalam memperkuat                       In alignment with the Company’s commitment to
budaya manajemen risiko di seluruh lini operasional, Divisi                    strengthening the risk management culture across all
Manajemen Risiko Operasi dan Korporasi secara konsisten                        operational lines, the Operational and Corporate Risk
menyelenggarakan Regional Risk Forum (RRF) setiap                              Management Division consistently holds a Regional Risk
bulan. Forum ini berfungsi sebagai wadah dialog strategis                      Forum (RRF) on a monthly basis. This forum functions as a
bagi seluruh fungsi Lini Pertama untuk secara berkala                          strategic platform for dialogue among all First Line functions
menelaah perkembangan profil risiko pada masing-masing                         to periodically review the development of risk profiles within
unit operasional, mengevaluasi efektivitas pengendalian yang                   each operational unit, assess the effectiveness of existing
telah diterapkan, serta mengidentifikasi dan merumuskan                        controls, and identify and develop necessary improvements.
langkah-langkah perbaikan yang diperlukan. Melalui                             Through this forum, the risk monitoring process is conducted
pelaksanaan forum ini, proses pemantauan risiko dapat                          in a more systematic, coordinated, and adaptive manner,
dilakukan secara lebih sistematis, terkoordinasi, dan adaptif                  aligning with the Company’s operational dynamics.
terhadap dinamika operasional Perusahaan.

Penguatan tata kelola dan integritas organisasi juga                           Strengthening governance and organizational integrity remains
menjadi fokus utama Divisi Manajemen Risiko Operasi                            a key focus of the Operational and Corporate Risk Management
dan Korporasi (MROK) melalui pelaksanaan kampanye                              Division (MROK). This is achieved through the implementation
berkelanjutan yang menjangkau berbagai kanal dan forum                         of continuous campaigns that reach various internal channels
internal. Sebagai landasan implementasi, Divisi MROK telah                     and forums. As a foundation for implementation, the MROK
menyusun Pedoman Strategi Anti Fraud serta secara aktif                        Division has compiled the Anti-Fraud Strategy Guidelines and
menyelenggarakan seminar Strategi Anti Fraud di 12 Kantor                      has proactively organized Anti-Fraud Strategy seminars in 12
Wilayah di seluruh Indonesia. Kegiatan ini bertujuan untuk                     Regional Offices nationwide. These activities are designed to
menumbuhkan kesadaran dan pemahaman seluruh insan                              promote awareness and comprehension among all Pegadaian
Pegadaian terhadap pilar-pilar strategi anti fraud, yang                       employees regarding the pillars of the anti-fraud strategy, which
mencakup upaya pencegahan, pendeteksian, investigasi,                          include prevention, detection, investigation, reporting, sanctions,
pelaporan dan pemberian sanksi, serta pemantauan,                              as well as monitoring, evaluation, and follow-up on potential
evaluasi, dan tindak lanjut atas potensi kecurangan.                           fraudulent activities.

                                          Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t                                 109
Page 110
Tata Kelola Keberlanjutan
Sustainability Governance




Sebagai wujud penguatan komitmen kolektif, Divisi MROK                                  As a manifestation of strengthening collective commitment, the
juga menginisiasi pengukuhan komitmen anti fraud bagi                                   MROK Division has also initiated the confirmation of anti-fraud
seluruh pemangku kepentingan melalui penandatanganan                                    commitments among all stakeholders through the signing of
Pakta Integritas Anti Fraud oleh Direksi, pimpinan unit kerja,                          the Anti-Fraud Integrity Pact by the Board of Directors, work
dan seluruh karyawan. Inisiatif ini menjadi pernyataan sikap                            unit leaders, and all employees. This initiative serves as a
bersama dalam menjunjung tinggi nilai integritas dan                                    collective declaration reaffirming the principles of integrity
akuntabilitas dalam setiap aktivitas operasional Perusahaan.                            and accountability in all operational activities of the Company.

Seiring dengan meningkatnya kompleksitas risiko dalam                                   In response to the escalating complexity of risks associated
pengelolaan data pribadi, Divisi MROK turut merancang                                   with personal data management, the MROK Division has
dan mengimplementasikan berbagai langkah mitigasi                                       developed and implemented various mitigation strategies
untuk mencegah terjadinya penyalahgunaan data nasabah                                   aimed at preventing the misuse of customer data in violation
yang tidak sesuai dengan ketentuan. Langkah-langkah                                     of applicable regulations. These measures include increasing
tersebut meliputi peningkatan kesadaran karyawan                                        employee awareness through regular socialization and
melalui program sosialisasi dan pembinaan berkala                                       coaching programs on compliance with the Personal
terkait kepatuhan terhadap Undang-Undang Perlindungan                                   Data Protection Law (PDP Law), strengthening oversight
Data Pribadi (UU PDP), penguatan pengawasan serta                                       mechanisms, conducting internal audits of customer data
pelaksanaan audit internal atas aktivitas pengelolaan data                              management activities, and communicating the provisions
nasabah, serta penyampaian ketentuan mengenai sanksi                                    related to sanctions and consequences for violations of the
dan konsekuensi atas pelanggaran UU PDP yang telah                                      PDP Law to relevant units via the Regional Risk Forum (RRF)
dikomunikasikan kepada unit-unit terkait melalui Regional                               on 5 November 2025.
Risk Forum (RRF) pada 5 November 2025.

Seluruh profil risiko serta strategi mitigasi yang dijalankan                           All risk profiles and mitigation strategies implemented by the
Perusahaan selama tahun berjalan disajikan secara                                       Company throughout the current year are comprehensively
komprehensif dalam Laporan Tahunan Pegadaian 2025,                                      detailed in the 2025 Pegadaian Annual Report, specifically
khususnya pada bagian Corporate Governance.Pengurusan                                   within the Corporate Governance section:
aktif Direksi dan Pengawasan oleh Dewan Komisaris:
a. Direksi dan Dewan Komisaris bertanggung jawab                                        a. The Board of Directors and the Board of Commissioners
   atas efektivitas penerapan manajemen risiko di                                          are accountable for the effective implementation of risk
   Perusahaan.                                                                             management within the Company.
b. Direksi dan Dewan Komisaris harus memahami                                           b. The Board of Directors and the Board of Commissioners are
   risiko yang dihadapi Perusahaan, memberikan                                             required to comprehend the risks confronting the Company,
   arahan, mengawasi dan memitigasi secara aktif serta                                     offer strategic guidance, actively oversee and mitigate
   mengembangkan budaya manajemen risiko.                                                  these risks, and promote a culture of risk management.
c. Direksi menyusun struktur organisasi yang memadai,                                   c. The Board of Directors establishes an appropriate
   menetapkan tugas dan tanggung jawab yang jelas pada                                     organizational structure, defines clear tasks and
   masing-masing unit, serta memastikan kecukupan                                          responsibilities for each unit, and ensures that the quantity
   kuantitas dan kualitas sumber daya manusia untuk                                        and quality of human resources are adequate to support
   mendukung penerapan manajemen risiko secara efektif.                                    the effective implementation of risk management.

Pengawasan aktif Dewan Komisaris dan Direksi ini turut                                  The active supervision of the Board of Commissioners and
didukung oleh komite-komite, yaitu:                                                     Directors is supported by the following committees:
1. Komite Pemantau Risiko (Dewan Komisaris)                                             1. Risk Monitoring Committee (Board of Commissioners)
   Tugas dan tanggung jawab Komite Pemantau Risiko                                         Duties and responsibilities of the Risk Monitoring
   (Dewan Komisaris):                                                                      Committee (Board of Commissioners):
   a. Melakukan kajian sebagai masukan kepada Dewan                                        a. Conducting reviews to provide input to the Board of
      Komisaris atas Laporan Profil Risiko Perseroan yang                                     Commissioners on the Company’s Risk Profile Report
      disampaikan kepada Direksi.                                                             submitted to the Board of Directors;
   b. Memberikan masukan kepada Dewan Komisaris                                            b. Providing input to the Board of Commissioners regarding
      sehubungan dengan kebijakan dan/atau keputusan                                          business policies and/or decisions that deviate from normal
      bisnis yang menyimpang dari prosedur normal, seperti                                    procedures, such as significant business expansion beyond
      pelampauan ekspansi usaha yang signifikan dibandingkan                                  the Company’s previously established business plan or
      dengan rencana bisnis Perseroan yang telah ditetapkan                                   taking positions/risk exposures that exceed the established
      sebelumnya atau pengambilan posisi/eksposur risiko                                      limits;
      yang melampaui limit yang telah ditetapkan;



110                         IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 111
   c. Mengidentifikasi hal-hal yang memerlukan perhatian                         c. Identifying issues that require the attention of the
      Dewan Komisaris;                                                              Board of Commissioners;
   d. Melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh Dewan                          d. Performing additional responsibilities assigned by
      Komisaris sepanjang masih dalam lingkup tugas dan                             the Board of Commissioners, provided that these
      kewajiban Dewan Komisaris berdasarkan ketentuan                               responsibilities fall within the scope of their duties and
      peraturan perundang undangan.                                                 obligations under the provisions of laws and regulations.
2. Risk Management Committee (Direksi)                                        2. Risk Management Committee (Board of Directors)
   a. Menetapkan kebijakan, strategi, dan pedoman                                a. Establishing policies, strategies, and guidelines for the
      penerapan manajemen risiko serta perubahannya                                 implementation of risk management and associated
      termasuk contingency plan apabila kondisi internal                            modifications, including contingency plans in the event
      dan/atau kondisi eksternal tidak normal terjadi;                              of abnormal internal and/or external conditions;
   b. Menetapkan kerangka kerja dan metodologi Manajemen                         b. Establishing a Risk Management framework and
      Risiko untuk melakukan identifikasi, pengukuran, dan                          methodology for identifying, measuring, and mitigating
      mitigasi risiko dan contingency plan;                                         risks, as well as developing contingency plans;
   c. Memantau Profil Risiko dan pengelolaan seluruh risiko                      c. Monitoring the Risk Profile and managing all risks to
      dalam rangka menetapkan risk appetite, risk limit dan                         determine risk appetite, risk limits, and integrated risk
      strategi pengelolaan risiko yang terintegrasi;                                management strategies;
   d. Menyempurnakan penerapan manajemen risiko secara                           d. Refining the implementation of risk management on a
      berkala maupun insidental sebagai tindak lanjut                               regular and incidental basis as a follow-up to changes in
      adanya perubahan kondisi internal dan eksternal yang                          internal and external conditions affecting the Company’s
      memengaruhi profil risiko Perseroan;                                          risk profile;
   e. Membahas dan menetapkan hal-hal strategis dalam                            e. Discussing and determining strategic matters within the
      lingkup manajemen risiko termasuk manajemen risiko                            scope of risk management, including risk management
      di anak Perusahaan;                                                           in subsidiaries;
   f. Menetapkan hal-hal yang terkait dengan keputusan                           f. Determining issues related to business decisions with
      bisnis yang memiliki kondisi khusus (irregularities);                         special conditions (irregularities);
   g. Mendelegasikan kewenangan kepada pejabat yang                              g. Delegating authority to designated officials to carry out
      ditunjuk untuk melaksanakan hal-hal yang bersifat                             operational matters.
      operasional.




                                         Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t                               111
Page 112
Tata Kelola Keberlanjutan
Sustainability Governance




Mengelola Risiko Kredit secara Prudent dan Terstruktur [FS3]
Managing a Prudent and Structured Credit Risk [FS3]



                                                                                  0,38%
                                                                                  NPL tahun 2025
                                                                                  2025 NPL




                                                                          TAHAPAN | STAGES



                            Penyaluran Kredit                                          Pasca Pencairan Kredit                           Recovery Kredit
                               (Front End)                                                  (Middle End)                                  (Back End)
                            Credit Origination                                           Post-Disbursement                              Credit Recovery
                               (Front End)                                                  (Middle End)                                  (Back End)


     Permohonan                Rekomendasi              Kelengkapan Paket                     Dokumentasi dan                            Penyelamatan dan
        Kredit                    Kredit                  Documentation                      Administrasi Kredit                         Penyelesaian Kredit
        Credit                     Credit                 Completeness                      Credit Documentation                            Bermasalah
      Application             Recommendation                                                 and Administration                         Non-Performing Loan
                                                                →




                                                                                                                                          Restructuring and
                                    →




                                                                                                    →
         →




                                                        Pemberian Putusan                                                                    Resolution
    Pre-Screening             Negosiasi Kredit            Credit Approval                     Pembinaan Kredit
                                                                                                                                                 →




                             Credit Negotiation                                             Credit Monitoring and
         →




                                                                →




                                                                                                Development                           Penghapusbukuan Kredit
                                    →




     Analisis dan                                         Akad/Perjanjian                                                                     Macet
                                                                                                    →




       Evaluasi                 Penetapan                  Agreement /                                                                    Loan Write-Off
     Analysis and                Struktur                    Contract                        Pengawasan Kredit
      Evaluation                Structuring                                                   Credit Supervision
                                                                →




                               Determination
                                                                                                    →




                                                          Pencairan Kredit
                                                         Loan Disbursement                    Penagihan Kredit
                                                                                              Credit Collection




112                          IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 113
                       Pengelolaan Risiko Kredit secara Prudent dan Terintegrasi
                           Prudent and Integrated Credit Risk Management


Pegadaian mengimplementasikan pengelolaan risiko kredit melalui                   Pegadaian implements credit risk management through a structured
Kerangka Kerja Pengendalian Risiko Kredit yang terstruktur                        and integrated Credit Risk Control Framework, grounded in prudent
dan terintegrasi, dengan mengedepankan prinsip kehati-hatian                      principles. This approach aims to maintain portfolio quality while
(prudential principle). Pendekatan ini bertujuan untuk menjaga                    ensuring sustainable and healthy business growth. The process is
kualitas portofolio kredit sekaligus memastikan pertumbuhan                       managed end-to-end across three interconnected stages, supported
bisnis yang sehat dan berkelanjutan. Seluruh proses dijalankan                    by strong governance, systems, and monitoring mechanisms.
secara menyeluruh (end-to-end) melalui tiga tahapan utama yang
saling terhubung, didukung oleh tata kelola, sistem, dan mekanisme
pengawasan yang kuat.
Tahap Front End: Penyaluran Kredit yang Selektif dan Terukur                      Front End Stage: Selective and Measured Credit Origination
Pada tahap awal, Perusahaan memastikan bahwa setiap proses                        At the initial stage, the Company ensures that all credit origination
pemberian kredit dilakukan secara selektif, terukur, dan berbasis                 processes are conducted selectively, in a measured manner,
analisis yang komprehensif. Proses dimulai dari pengajuan                         and based on comprehensive analysis. The process begins with
permohonan, dilanjutkan dengan tahapan penyaringan (screening),                   application submission, followed by screening, creditworthiness
analisis kelayakan, hingga pencairan kredit.                                      assessment, and ultimately loan disbursement.
Strategi penyaluran kredit mengacu pada pipeline management dan                   Credit distribution strategies are guided by pipeline management
Loan Portfolio Guideline (LPG), yang berfungsi sebagai panduan                    and the Loan Portfolio Guideline (LPG), which directs financing
dalam mengarahkan pembiayaan ke sektor-sektor ekonomi yang                        toward prospective economic sectors aligned with the Company’s
prospektif sesuai dengan profil risiko. Proses screening dilakukan                risk profile. Screening processes include Know Your Customer (KYC)
melalui verifikasi Know Your Customer (KYC), pemanfaatan Sistem                   verification, utilization of the Financial Information Service System,
Layanan Informasi Keuangan, serta validasi dokumen sesuai Standar                 and document validation in accordance with Standard Operating
Operasional Prosedur (SOP).                                                       Procedures (SOP).
Selanjutnya, analisis kredit dilaksanakan secara menyeluruh                       Credit analysis is conducted comprehensively by integrating the
dengan mengintegrasikan pendekatan 5C+1P, Credit Risk Scoring                     5C+1P approach, Credit Risk Scoring (CRS), and the application of
(CRS), serta penerapan Four Eyes Principle sebagai bagian dari                    the Four Eyes Principle as part of internal control.
pengendalian internal.                                                            In the approval process, the Company also considers the applicant’s
Dalam proses persetujuan, Perusahaan juga mempertimbangkan                        total exposure, compliance with Maximum Lending Limits (BMPP),
total eksposur pemohon, kepatuhan terhadap Batas Maksimum                         and applicable authorization thresholds. Applications exceeding
Pemberian Pinjaman (BMPP), serta kewenangan otorisasi yang                        limits are decided through the Credit Committee, while a thorough
berlaku. Pengajuan di atas limit diputuskan melalui Komite Kredit,                review of document completeness and validity is conducted prior
sementara sebelum pencairan dilakukan review menyeluruh atas                      to disbursement.
kelengkapan dan keabsahan dokumen.
Tahap Middle End: Pemantauan dan Pembinaan Kredit                                 Middle End            Stage:     Ongoing   Monitoring   and   Credit
secara Berkelanjutan                                                              Management
Setelah pencairan, Perusahaan secara konsisten menjaga kualitas                   Following disbursement, the Company consistently maintains credit
kredit melalui pemantauan, pengawasan, serta pembinaan nasabah                    quality through continuous monitoring, supervision, and customer
secara berkelanjutan. Pemantauan dilakukan secara sistematis                      engagement. Monitoring is conducted systematically by assessing
dengan mengidentifikasi tingkat kolektibilitas kredit, termasuk                   credit collectibility, including accounts under special mention,
kategori dalam perhatian khusus, melalui indikator seperti Days                   using indicators such as Days Past Due (DPD), as well as early risk
Past Due (DPD), serta deteksi dini potensi risiko melalui parameter               detection through parameters such as First Installment Default
First Installment Default (FID) dan Second Installment Default (SID).             (FID) and Second Installment Default (SID).
Selain itu, Perusahaan melakukan pengawasan terhadap                              In addition, the Company monitors the use of credit to ensure
penggunaan kredit untuk memastikan kesesuaian dengan tujuan                       alignment with financing objectives, while providing guidance to
pembiayaan, sekaligus memberikan pendampingan kepada                              customers to support business sustainability. Collection processes
nasabah guna mendukung keberlangsungan usaha mereka. Proses                       are carried out progressively and in a structured manner, ranging
penagihan dilaksanakan secara bertahap dan terstruktur, mulai                     from soft collection and field collection to hard collection, as part
dari soft collection, field collection, hingga hard collection, sebagai           of a comprehensive risk mitigation strategy.
bagian dari strategi mitigasi risiko yang komprehensif.
Tahap Back End: Optimalisasi Pemulihan Kredit Bermasalah                          Back End Stage: Optimization of Non-Performing Loan Recovery
Pada tahap akhir, Perusahaan mengoptimalkan penanganan                            At the final stage, the Company optimizes the management of
kredit bermasalah melalui berbagai strategi penyelamatan dan                      non-performing loans through various structured recovery and
penyelesaian yang terukur. Upaya tersebut meliputi restrukturisasi                resolution strategies. These include credit restructuring, guarantee
kredit, pengajuan klaim penjaminan, penyelesaian melalui kerja                    claims, resolution through third-party collaboration, and collateral
sama dengan pihak ketiga, serta penjualan atau pelelangan agunan.                 sale or auction.
Apabila seluruh langkah penyelamatan dan penagihan belum                          If recovery and collection efforts do not yield optimal results, the
memberikan hasil yang optimal, Perusahaan akan menempuh                           Company may proceed with administrative actions in the form
langkah administratif berupa penghapusbukuan (write-off) sesuai                   of write-offs, in accordance with applicable regulations, while
dengan ketentuan yang berlaku, dengan tetap menjaga prinsip tata                  maintaining strong governance and accountability principles.
kelola yang baik dan akuntabilitas.




                                               Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t                                           113
Page 114
Tata Kelola Keberlanjutan
Sustainability Governance




Cakupan dan Frekuensi Audit [FS9]
Audit Scope and Frequency

Sebagai wujud pengawasan yang berkesinambungan,                                         As a form of ongoing oversight, Pegadaian ensures that all
Pegadaian memastikan bahwa seluruh kegiatan operasional                                 operational activities remain under effective supervision
berada dalam kendali yang efektif melalui fungsi Divisi                                 through the Internal Supervisory Unit (SPI) Division. In
Satuan Pengawas Intern (SPI). Dalam melaksanakan                                        carrying out its duties, SPI applies the Risk-Based Audit
tugasnya, SPI menerapkan metodologi Risk-Based Audit                                    (RBA) methodology to ensure that the assurance process
(RBA) sehingga proses assurance difokuskan pada area                                    is focused on business areas or work units with the highest
bisnis atau unit kerja yang memiliki tingkat risiko tertinggi.                          risk levels. The Annual Audit Plan (PAT) is meticulously
Penyusunan Perencanaan Audit Tahunan (PAT) dilakukan                                    developed, taking into account various strategic factors,
secara cermat dengan mempertimbangkan berbagai faktor                                   including the concerns of the Board of Directors, the Board
strategis, termasuk perhatian khusus Direksi, Dewan                                     of Commissioners, and the Audit Committee; the company’s
Komisaris, dan Komite Audit; arah kebijakan dan prioritas                               policy directives and priorities; as well as internal and
perusahaan; serta tren isu internal maupun eksternal yang                               external trends that could potentially impact the Company’s
dapat memengaruhi kinerja dan keberlanjutan Perusahaan.                                 performance and sustainability.

Dengan pendekatan tersebut, audit difokuskan pada titik-                                This approach ensures that audits focus on critical points that
titik kritis yang dapat berdampak signifikan terhadap                                   can significantly affect the achievement of the Company’s
pencapaian tujuan perusahaan, sehingga pengawasan                                       objectives, making supervision more targeted and more
menjadi lebih tepat sasaran dan bernilai tambah.                                        valuable.

Sepanjang tahun 2025, SPI melaksanakan seluruh rangkaian                                Throughout 2025, SPI undertook a comprehensive series of audits
audit sesuai PAT yang telah disetujui oleh Direktur Utama                               in accordance with the PAT approved by the President Director
dan Komisaris Utama. Hingga akhir Desember 2025, total                                  and President Commissioner. By the end of December 2025, a
9.523 kegiatan audit telah diselesaikan, mencakup audit                                 total of 9,523 audit activities had been finalized, encompassing
operasional, audit kepatuhan, audit teknologi informasi,                                operational audits, compliance audits, information technology
serta audit investigasi. Realisasi kegiatan audit mencapai                              audits, and investigative audits. The realization of audit activities
118% dari target yang ditetapkan oleh Satuan Pengawasan                                 reached 118% of the target set by the Internal Audit Unit (SPI),
Internal (SPI), yang dipengaruhi oleh perubahan tingkat                                 driven by changes in outlet risk levels, the implementation of
risiko outlet, pelaksanaan audit tematik tambahan, serta                                additional thematic audits, as well as SMAP and BCMS audits
audit SMAP dan BCMS atas permintaan manajemen dan                                       conducted upon the request of management and the Board of
Dewan Komisaris. Rincian lengkap atas pelaksanaan                                       Commissioners. Further details on the implementation of these
kegiatan audit tersebut disajikan pada tabel berikut ini:                               audit activities are presented in the following table:



Tabel Cakupan dan Frekuensi Audit 2025
Table of Audit Scope and Frequency 2025

                        Unit Kerja                                Populasi                      Target                    Realisasi             Pencapaian
                        Work Unit                                Population                     Target                   Realization            Achievement
 Divisi
                                                                       32                         44                          50                 113,64%
 Division
 Badan Hukum Terafiliasi/Terasosiasi
                                                                       7                           0                           0                  0,00%
 Affiliated/Associated Legal Entity
 Kantor Wilayah
                                                                       12                          12                         22                 183,33%
 Regional Office
 Kantor Area
                                                                       61                          61                         67                 109,84%
 Area Office
 Kantor Cabang
                                                                      642                        1.204                      1.804                149,83%
 Branch Office
 Unit Pelayanan
                                                                     4.075                       6.749                       7.580                112,31%
 Service Unit
 Total
                                                                     4.829                      8.070                       9.523                118,00%
 Total




114                         IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 115
Permasalahan Terhadap Penerapan Keuangan Berkelanjutan [OJK E.5]
Issues Concerning the Implementation of Sustainable Finance

Pada tahun 2025, Pegadaian masih menghadapi sejumlah                          In 2025, Pegadaian still faces several internal challenges,
tantangan internal, khususnya terkait peningkatan                             especially in strengthening our human resources’
pemahaman dan kapasitas SDM dalam penerapan keuangan                          understanding and capacity in implementing sustainable
berkelanjutan. Merespons hal tersebut, Perusahaan terus                       finance. In response, the Company continues to strengthen
memperkuat kompetensi internal melalui rangkaian                              internal competencies through a series of training sessions,
pelatihan, sosialisasi, dan pengembangan kemampuan                            socialization, and capacity-building initiatives for employees,
karyawan agar implementasi keuangan berkelanjutan                             ensuring that sustainable finance implementation is
dapat berjalan lebih efektif dan konsisten di seluruh lini.                   conducted more effectively and consistently across all lines.




                                         Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t                              115
Page 116
Pengelolaan Kinerja Ekonomi yang Terintegrasi
Integrated Economic Performance Management




                      Pengelolaan
                      Kinerja
                      Ekonomi yang
                      Terintegrasi
                      Integrated Economic
                      Performance Management




116                          IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 117
Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t   117
Page 118
Pengelolaan Kinerja Ekonomi yang Terintegrasi
Integrated Economic Performance Management




Pengelolaan Kinerja
Ekonomi Yang Terintegrasi
Integrated Economic Performance Management




         Pegadaian percaya bahwa pertumbuhan terbaik adalah
         yang mampu membawa manfaat bagi kehidupan banyak
         orang. Oleh karena itu, kami berkomitmen menghadirkan
         pertumbuhan yang membawa kebaikan untuk semua
         melalui pengelolaan kinerja ekonomi yang inklusif dan
         bertanggung jawab.
         Pegadaian believes that the best growth benefits the lives of many people.
         Therefore, we are committed to delivering growth that benefits all through
         inclusive and responsible economic performance management.




Komitmen dan Kebijakan
Commitment and Policy
Pegadaian senantiasa berkomitmen untuk mendorong                                         Pegadaian remains committed to driving sustainable growth
pertumbuhan yang berkelanjutan melalui pengelolaan                                       through consistent, responsible economic performance
kinerja ekonomi yang konsisten dan bertanggung jawab.                                    management. This effort aims not only to make broader
Upaya ini tidak hanya diarahkan untuk memberikan kontribusi                              positive contributions to society but also to create sustainable,
positif yang lebih luas bagi masyarakat, tetapi juga untuk                               long-term value for all stakeholders.
menciptakan nilai jangka panjang yang berkesinambungan
bagi seluruh pemangku kepentingan.

Dalam pelaksanaannya, Pegadaian merumuskan berbagai                                      In our implementation, Pegadaian has developed structured
inisiatif pengembangan usaha yang terstruktur, termasuk                                  business development initiatives, including strategies to
strategi untuk mencapai target-target keberlanjutan                                      achieve the Company’s sustainability targets. The focus
Perusahaan. Fokus peningkatan kinerja operasional terus                                  on improving operational performance is continuously
diperkuat agar manfaat yang dihasilkan semakin inklusif,                                 strengthened to increase inclusive benefits while ensuring
sekaligus memastikan ketangguhan dan kelangsungan                                        long-term business resilience and continuity.
bisnis dalam jangka panjang.




118                          IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 119
Perbandingan Target dan Kinerja Produksi,
Portofolio, Target Pembiayaan, atau Investasi,
Pendapatan, dan Laba Rugi [OJK F.2]
Comparison of Production Targets and
Performance, Portfolio, Financing Targets, Investments,
Revenue, and Profit/Loss

Sepanjang tahun 2025, Pegadaian menetapkan sejumlah                          Throughout 2025, Pegadaian set several key targets in our
sasaran utama dalam Rencana Kerja dan Anggaran                               Corporate Work Plan and Budget (RKAP) and demonstrated
Perusahaan (RKAP) dan menunjukkan performa yang solid                        solid performance in their realization. The company
dalam realisasinya. Perusahaan berhasil melampaui target                     successfully exceeded our corporate customer target,
jumlah nasabah corporate dengan realisasi 30.983.741                         reaching 30,983,741 customers, or 105.86% of the RKAP
nasabah, atau 105,86% dari sasaran RKAP. Capaian serupa                      target. A similar achievement was seen in total assets, which
juga terlihat pada total aset yang mencapai Rp 151,65                        reached Rp 151.65 trillion, equivalent to 120.25% of the
triliun, setara 120,25% dari target yang telah ditetapkan.                   established target.

Perseroan menunjukkan capaian yang baik pada sejumlah                        The Company recorded strong performance across several
indikator kinerja utama, meliputi Pinjaman yang Diberikan                    key performance indicators, including Net Loans Outstanding,
Neto, Pendapatan Usaha, Laba Usaha, dan Laba Bersih.                         Operating Revenue, Operating Profit, and Net Profit. As of
Hingga akhir Desember 2025, Perseroan membukukan                             the end of December 2025, the Company posted operating
pendapatan usaha sebesar Rp89,58 triliun atau mencapai                       revenue of IDR 89.58 trillion, representing 120.37% of the
120,37% dari target RKAP. Pada periode yang sama, laba                       RKAP target. During the same period, net profit amounted
bersih tercatat sebesar Rp8,34 triliun atau setara dengan                    to IDR 8.34 trillion, equivalent to 122.61% of the 2025 RKAP
122,61% dari target RKAP tahun 2025.                                         target.

Adapun informasi perbandingan target dan realisasi kinerja                   The comparative information on targets and the realization
produksi, pendapatan dan laba rugi disajikan sebagai                         of production performance, revenue, and profit and loss is
berikut:                                                                     presented as follows:




                                        Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t                            119
Page 120
Pengelolaan Kinerja Ekonomi yang Terintegrasi
Integrated Economic Performance Management




Tabel Perbandingan Target dan Kinerja Produksi, Pendapatan, dan Laba Rugi
Table of Comparison Between Target and Actual Performance in Production, Revenue, and Profit and Loss

                                                2025                                            2024                                                2023
                                                                                                            Pencapaian                                        Pencapaian
                                                         Pencapaian                                        Realisasi RKAP                                      Realisasi
                                                       Realisasi RKAP                                         Terhadap                                           RKAP
      Uraian                                           Terhadap Target                      Realisasi           Target                                         Terhadap
    Description           Target        Realisasi                            Target                                             Target        Realisasi         Target
                                                        Achievement                         Realisasi       Achievement
                          Target       Realization                           Target                            of RKAP          Target       Realization
                                                          of RKAP                          Realization                                                        Achievement
                                                         Realization                                         Realization                                        of RKAP
                                                       Against Target                                          Against                                         Realization
                                                                                                                Target                                          Against
Total Nasabah
(dalam orang)
                       29.267.484 30.983.741              105,86%          26.476.284      26.523.696         100,18%         23.392.126     23.683.149        101,24%
Total Customers
(in people)
Total Rekening
Pembiayaan
(dalam
rekening)              13.603.120 13.386.428              98,41%           13.912.520      12.489.130          89,77%         13.284.427         11.872.347     89,37%
Total Financing
Account (in
accounts)
Total Rekening
Aktif Tabungan            Target                                             Target
Emas (dalam              belum                                              belum
rekening)              ditetapkan                                         ditetapkan
                                        4.931.164             -                             3.297.951              -          3.339.769          3.129.453      93,70%
Total Active            No target                                          No target
Gold Savings            has been                                           has been
Accounts (in               set                                                set
accounts)
Total Aset
(dalam jutaan
rupiah)
                       126.119.181 151.654.818            120,76%         94.020.390       102.616.631        109,14%         79.804.172     82.585.431        103,49%
Total Assets
(in millions of
rupiah)
Pinjaman yang
Diberikan Neto
(dalam jutaan
rupiah)
                       98.925.114 121.341.872             122,66%         70.560.986       81.690.595          115,78%       60.229.434 64.456.296             106,89%
Net Loans
Disbursed (in
millions of
rupiah)
Pendapatan
Usaha (dalam
jutaan rupiah)
Business               74.424.878 89.582.409              120,37%         27.443.067       38.615.988          140,71%        25.539.836 24.433.794             95,67%
Income (in
millions of
rupiah)
Beban Usaha
(dalam jutaan
rupiah)
Operating              65.503.975 78.471.025              119,80%         20.520.920       30.958.216         150,86%         20.416.955         18.747.935     91,83%
Expenses (in
millions of
rupiah)
Laba Usaha
(dalam jutaan
rupiah)
                        8.920.902       11.111.384        124,55%          6.922.147        7.657.772          110,63%        5.122.881          5.685.860     110,99%
Operating Profit
(in millions of
rupiah)
Laba Bersih
(dalam jutaan
rupiah)
                       6.805.658        8.344.212         122,61%          5.306.814        5.851.797          110,27%        3.910.540          4.376.677     111,92%
Net Profit (in
millions of
rupiah)

120                          IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 121
                           Pegadaian Berhasil Kelola 136 Ton Emas
                       Pegadaian Successfully Manages 136 Tons of Gold

Sejak resmi mengoperasikan layanan Bullion Bank                         Since officially launching our Bullion Bank service in
pada Februari 2025, Pegadaian telah menunjukkan                         February 2025, Pegadaian has demonstrated strong
kinerja yang kuat dalam pengelolaan ekosistem emas                      performance in managing the national gold ecosystem.
nasional. Hingga akhir Desember 2025, total emas                        By the end of December 2025, the total customer gold
nasabah yang dikelola mencapai 136 ton, mencakup                        under management reached 136 tons, encompassing
seluruh portofolio layanan emas Pegadaian, mulai                        Pegadaian's entire gold portfolio, including bullion
dari bullion banking hingga produk gadai emas                           banking and gold pawn products as the main business
sebagai lini usaha utama.                                               line.

Layanan Bullion Bank Pegadaian adalah salah                             The bullion service is one of two services in Indonesia
satu dari 2 layanan di Indonesia telah memperoleh                       that received permission from the Financial Services
izin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada bulan                       Authority (OJK) in February 2025 to provide four main
Februari 2025 untuk menyelenggarakan empat                              activities: Gold Working Capital Loans (PMK), gold
aktivitas utama, yaitu Pinjaman Modal Kerja (PMK)                       trading, gold deposits, and corporate gold custody
Emas, perdagangan emas, deposito emas, serta jasa                       services. Each service has demonstrated solid growth
titipan emas korporasi. Setiap layanan menunjukkan                      and significantly contributed to strengthening the
pertumbuhan yang solid dan kontribusi signifikan                        Company’ s gold ecosystem.
terhadap penguatan ekosistem emas Perusahaan.

Pada produk deposito emas, Pegadaian mengelola                          In our gold deposit products, Pegadaian manages
sekitar 2,18 ton logam mulia dengan nilai setara                        approximately 2.18 tons of the precious metal, valued
Rp5,1 triliun. Sementara itu, layanan PMK Emas telah                    at Rp5.1 trillion. Meanwhile, our Gold PMK service has
menyalurkan pinjaman berbasis emas mencapai 570                         disbursed 570 kilograms of gold- based loans, with
kilogram, dengan nilai pembiayaan sekitar Rp1,07                        a financing value of approximately Rp 1. 07 billion.
miliar. Untuk layanan perdagangan emas fisik,                           For our physical gold trading services, transaction
volume transaksi telah mencapai 10,77 ton dengan                        volume has reached 10. 77 tons, valued at nearly Rp
nilai hampir Rp20,99 triliun. Adapun pada layanan                       20. 99 trillion. In our corporate gold custody services ,
jasa titipan emas korporasi, Pegadaian menyimpan                        Pegadaian holds approximately 3. 3.1 tons of corporate
sekitar 3,1 ton emas korporasi, senilai Rp7,2 triliun.                  gold, valued at Rp 7. 2 trillion.

Di luar layanan bullion, Pegadaian juga mencatat                        Beyond bullion services , Pegadaian also recorded
kinerja positif pada produk emas ritel. Tabungan                        positive performance in retail gold products. Gold
Emas yang menjadi salah satu layanan paling diminati,                   Savings, one of our most popular services, has now
kini mencapai 17,10 ton atau setara Rp39,7 triliun.                     reached 17. 10 tons, equivalent to IDR 39. 7 trillion.
Sedangkan sisa pembayaran telah mengelola sekitar                       Meanwhile, the remaining payments have managed
10,3 ton emas batangan dengan sisa pembiayaan per                       approximately 10.3. 3 tons of gold bullion, with remaining
31 Desember 2025 adalah 11,3 triliun.                                   financing as of December 31, 2025, at 11. 3 trillion.

Secara keseluruhan, layanan Bullion Bank Pegadaian                      Overall, Pegadaian Bank’ s Bullion service has
telah mengelola 136 ton emas hingga Desember                            managed 136 tons of gold as of December 2025. This
2025. Angka ini belum termasuk portofolio besar                         figure does not include the Company’ s large portfolio
dari bisnis utama perusahaan, yaitu gadai emas,                         of our main business, namely gold pawning, which
yang saat ini mencapai 86,91 ton.                                       currently reaches 86,91 tons.

Dengan demikian, melalui seluruh produk dan layanan                     Thus, through all gold products and services, Pegadaian,
emasnya, Pegadaian, sebagai anak perusahaan BRI,                        as a subsidiary of BRI, manages a total of approximately
mengelola total sekitar 136 ton emas, memperkuat                        136 tons of gold, strengthening our position as one of
posisinya sebagai salah satu institusi pengelola emas                   the largest gold management institutions in Indonesia.
terbesar di Indonesia.




                                   Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t                                 121
Page 122
Pengelolaan Kinerja Ekonomi yang Terintegrasi
Integrated Economic Performance Management




Perbandingan Target Dan Kinerja Portofolio, Target
Pembiayaan, atau Investasi Pada Instrumen Keuangan
Atau Proyek Yang Sejalan Dengan Keuangan
Berkelanjutan [OJK F.3, FS7]
Target Comparison and Portfolio Performance, Financing
Targets or Investments in Financial Instruments or Projects
Aligned with Sustainable Finance


Pada tahun 2025, Pegadaian terus memperkuat                                               In 2025, Pegadaian continued strengthening our contribution
kontribusinya terhadap keuangan berkelanjutan melalui                                     to sustainable finance by developing products and services
pengembangan produk dan layanan yang selaras dengan                                       aligned with the RAKB. Through the RAKB document, the
RAKB. Melalui dokumen RAKB tersebut, Perusahaan telah                                     Company has set clear targets for each sustainable financial
menetapkan target yang jelas untuk setiap produk dan                                      product and service it implements. This initiative includes
layanan keuangan berkelanjutan yang dijalankan. Inisiatif                                 two Company programs: the Distribution of MSME Products
ini termasuk dua program Perusahaan, yaitu Penyaluran                                     and the Electric/Hybrid Motor Vehicle (EV) Trusted Product.
Produk UMKM serta Produk Amanah Kendaraan UMKM
Bermotor Listrik/Hybrid (EV).

Penyaluran Produk kepada segmen UMKM dirancang untuk                                      The distribution of products to the MSME segment is designed
memperluas akses pembiayaan bagi pelaku usaha kecil yang                                  to expand access to financing for small business actors
membutuhkan modal usaha deng an skema yang transparan                                     who require working capital through transparent and fair
dan adil. Dalam hal ini UMKM sebagaimana didefinisikan                                    schemes. In this context, MSMEs are defined in accordance
dalam Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor                                       with Government Regulation of the Republic of Indonesia No.
7 tahun 2021, jika data terkait modal dan hasil penjualan                                 7 of 2021. Where data on capital and annual sales turnover
tahunan tidak tersedia, maka UMKM yang dapat masuk ke                                     is not available, MSMEs included in this category are those
dalam kategori ini adalah penyaluran pembiayaan UMKM di                                   receiving financing of below IDR 250 million. This program
bawah Rp250 Juta. Program ini menjadi salah satu solusi bagi                              serves as one of the solutions for MSMEs that continue
UMKM yang masih menghadapi kendala dalam memperoleh                                       to face challenges in obtaining access to financing from
akses pembiayaan dari lembaga keuangan konvensional.                                      conventional financial institutions. Through this support,
Melalui dukungan ini, Pegadaian turut memperkuat fondasi                                  Pegadaian contributes to strengthening the economic
ekonomi masyarakat dan mendorong pemberdayaan usaha                                       foundations of local communities and promotes more
mikro dan kecil secara lebih inklusif.                                                    inclusive empowerment of micro and small enterprises.

Selain pemberdayaan ekonomi, komitmen Pegadaian                                           Hybrid Motor Vehicle (EV) product. This product offers
terhadap keberlanjutan juga tercermin pada produk                                         affordable Sharia financing for those looking to switch to
Amanah Kendaraan Bermotor Listrik/Hybrid (EV). Produk                                     electric or hybrid vehicles as part of efforts to reduce carbon
ini menawarkan pembiayaan syariah yang terjangkau bagi                                    emissions. With a flexible financing scheme, people can more
masyarakat yang ingin beralih ke kendaraan listrik atau                                   easily access environmentally friendly vehicle options without
hybrid sebagai bagian dari upaya mengurangi emisi karbon.                                 the burden of high initial costs. This initiative supports the
Dengan skema pembiayaan yang ringan, masyarakat dapat                                     government’s policy direction of accelerating the adoption
lebih mudah mengakses opsi kendaraan ramah lingkungan                                     of electric vehicles as a strategy to mitigate climate change
tanpa terbebani biaya awal yang besar. Inisiatif ini mendukung                            and reduce dependence on fossil fuels. Through the Amanah
arah kebijakan pemerintah dalam mempercepat adopsi                                        EV financing product, Pegadaian plays an active role in
kendaraan listrik sebagai strategi mitigasi perubahan iklim                               encouraging the transition to greener and more sustainable
dan pengurangan ketergantungan pada bahan bakar fosil.                                    mobility.
Melalui produk pembiayaan Amanah EV, Pegadaian berperan
aktif dalam mendorong transisi menuju mobilitas yang lebih
hijau dan berkelanjutan.




122                          IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 123
Sepanjang tahun 2025, Pegadaian berhasil memenuhi                                      Throughout 2025, Pegadaian successfully achieved the
target yang telah ditetapkan untuk kedua produk tersebut.                              targets set for both products.


                        Penyaluran produk UMKM                                                       Realisasi pembiayaan Produk Amanah EV [FS8]
                        Disbursement of MSME products                                                Realization of financing for Amanah EV products [FS8]


                        Rp 6.121                                                                     Rp5,18
                        miliar | billion                                                             miliar | billion
                                                                                                     atau 0,63% dari total keseluruhan pembiayaan
                                                                                                     produk Amanah (pembiayaan kendaraan)
                                                                                                     sebesar Rp 819,7 miliar
                                                                                                     or 0.63% of Amanah (vehicle financing) product total
                                                                                                     financing amounting to IDR 819.7 billion.




Tabel Perbandingan Target dan Kinerja Produksi dan Pembiayaan yang Sejalan dengan Keuangan Berkelanjutan
Table of Target and Performance Comparison for Production and Financing Aligned with Sustainable Finance




                                                                                                    5,18                                          10
Amanah Kendaraan Bermotor                                                          Realisasi
Listrik/Hybrid (EV)                                                                                                                      Target
                                                                                   Realization                                           Target
Electric/Hybrid (EV) Motor
Vehicle Mandate




                                                                                          51,78%
                                  Pencapaian Realisasi Terhadap Target                                                                 Dalam Miliar Rupiah
                                  Achievement of Realization against Target                                                                 In IDR Billions


Catatan: Penentuan target penyaluran produk UMK berdasarkan modal dari RAKB.
Note: Determination of MSME distribution target is based on capital from RAKB.




Pegadaian juga menyalurkan pembiayaan yang selaras                                     Pegadaian also distributes financing aligned with sustainable
dengan prinsip keuangan berkelanjutan melalui instrumen                                financial principles through Social Instruments. Loan. This
Social Loan. Inisiatif ini merupakan bagian dari peta jalan                            initiative is part of the Company’s roadmap for implementing
implementasi prinsip ESG yang dijalankan Perusahaan.                                   environmental, social, and governance (ESG) principles.
Social Loan berfungsi sebagai sarana pembiayaan untuk                                  Loans serve as a financing vehicle for social projects that
proyek-proyek sosial yang memberikan manfaat nyata                                     provide tangible benefits to underserved communities. The
bagi kelompok masyarakat yang masih kurang terlayani.                                  financing targets several populations, including micro, small,
Pembiayaan tersebut ditujukan kepada sejumlah populasi                                 and medium enterprises (MSMEs), women entrepreneurs,
sasaran, termasuk pelaku usaha mikro, kecil, dan                                       individuals with limited access to banking services, and
menengah (UMKM), wirausaha perempuan, individu yang                                    students. The implementation of the social loan financing is
memiliki keterbatasan akses terhadap layanan perbankan,                                reported on a regular basis and verified by an independent
serta pelajar. Implementasi pembiayaan social loan                                     third party to ensure the accuracy of data and the resulting
dilaporkan secara berkala dan diverifikasi oleh pihak                                  impacts. This verification process aims to ensure that the
ketiga independen guna memastikan keakuratan data serta


                                                  Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t                                     123
Page 124
Pengelolaan Kinerja Ekonomi yang Terintegrasi
Integrated Economic Performance Management




dampak yang dihasilkan. Proses verifikasi ini bertujuan                                  disbursement and utilization of social loan funds have been
untuk memastikan bahwa penyaluran dan pemanfaatan                                        carried out consistently and in accordance with the established
dana social loan telah dilaksanakan secara konsisten                                     use of proceeds. Through this program, Pegadaian seeks to
dan sesuai dengan ketentuan use of proceeds yang telah                                   enhance social inclusion and expand sustainability impacts
ditetapkan. Melalui program ini, Pegadaian berupaya                                      at the community level.
meningkatkan inklusi sosial dan memperluas dampak
keberlanjutan di tingkat komunitas.


Tabel Informasi Obligasi dan Sukuk yang masih Beredar                                                                                            Dalam Juta Rupiah
Table of Outstanding Bonds and Sukuk Information                                                                                                   In Million Rupiah

                                                                                                                        Tanggal
                                                     Uraian                                                                                       Jumlah
 No.                                                                                                                  Penerbitan
                                                   Description                                                                                    Amount
                                                                                                                  Publication Date
       Obligasi Berkelanjutan V Tahap III Seri B                                                                     16 Juni 2023
   1                                                                                                                                              400.000
       Continuous Bonds V Phase III Series B                                                                        June 16, 2023
       Obligasi Berkelanjutan V Tahap IV Seri B                                                                   24 Agustus 2023
  2                                                                                                                                               228.025
       Continuous Bonds V Phase IV Series B                                                                        August 24, 2023
       Obligasi Berkelanjutan V Tahap V Seri B                                                                     6 Februari 2024
  3                                                                                                                                               201.190
       Continuous Bonds V Phase V Series B                                                                        February 6, 2024
       Obligasi Berkelanjutan VI Tahap I Seri B                                                                       5 Juli 2024
  4                                                                                                                                                51.115
       Continuous Bonds VI Phase I Series B                                                                          July 5, 2024
       Obligasi Sosial Berkelanjutan I Tahap I Seri B                                                                 5 Juli 2024
  5                                                                                                                                               30.005
       Social Continuous Bonds I Phase I Series B                                                                     July 5, 2024
       Obligasi Berkelanjutan VI Tahap II Seri A                                                                     28 Mei 2025
  6                                                                                                                                              2.148.105
       Continuous Bonds VI Phase II Series A                                                                        May 28, 2025
       Obligasi Berkelanjutan VI Tahap II Seri B                                                                     28 Mei 2025
  7                                                                                                                                              2.309.205
       Continuous Bonds VI Phase II Series B                                                                        May 28, 2025
       Obligasi Berkelanjutan VI Tahap III Seri A                                                                3 September 2025
  8                                                                                                                                              1.869.775
       Continuous Bonds VI Phase III Series A                                                                    September 3, 2025
       Obligasi Sosial Berkelanjutan I Tahap II Seri A                                                               28 Mei 2025
  9                                                                                                                                               954.245
       Social Continuous Bonds I Phase II Series A                                                                  May 28, 2025
       Obligasi Sosial Berkelanjutan I Tahap II Seri B                                                               28 Mei 2025
 10                                                                                                                                               985.590
       Social Continuous Bonds I Phase II Series B                                                                  May 28, 2025
       Obligasi Berkelanjutan VI Tahap III Seri B                                                                3 September 2025
 11                                                                                                                                               362.005
       Continuous Bonds VI Phase III Series B                                                                    September 3, 2025
       Obligasi Berkelanjutan VI Tahap IV Seri A                                                                 13 November 2025
 12                                                                                                                                              2.700.000
       Continuous Bonds VI Phase IV Series A                                                                     November 13, 2025
       Obligasi Berkelanjutan VI Tahap IV Seri B                                                                 13 November 2025
 13                                                                                                                                               521.435
       Continuous Bonds VI Phase IV Series B                                                                     November 13, 2025
Total Obligasi Berkelanjutan yang Masih Beredar di Tahun 2025
                                                                                                                                                 12.760.695
Total Outstanding Sustainable Bonds in 2025
       Sukuk Mudharabah Berkelanjutan II Tahap IV Tahun 2023                                                      24 Agustus 2023
  1                                                                                                                                               235.040
       Continuous Sukuk Mudharabah II Phase IV Year 2023                                                          August 24, 2023
       Sukuk Mudharabah Berkelanjutan III Tahap I Seri B                                                             5 Juli 2024
  2                                                                                                                                               18.045
       Continuous Sukuk Mudharabah III Phase I Series B                                                              July 5, 2024
       Sukuk Mudharabah Sosial Berkelanjutan I Tahap I Seri B                                                        5 Juli 2024
  3                                                                                                                                                 100
       Social Continuous Sukuk Mudharabah I Phase I Series B                                                         July 5, 2024
       Sukuk Mudharabah Berkelanjutan III Tahap III                                                              24 Desember 2024
  4                                                                                                                                               752.005
       Continuous Sukuk Mudharabah III Phase III                                                                 December 24, 2024
       Sukuk Mudharabah Berkelanjutan III Tahap IV Seri A                                                           28 Mei 2025
  5                                                                                                                                              1.517.220
       Continuous Sukuk Mudharabah III Phase IV Series A                                                            May 28, 2025
       Sukuk Mudharabah Berkelanjutan III Tahap IV Seri B                                                           28 Mei 2025
  6                                                                                                                                               234.720
       Continuous Sukuk Mudharabah III Phase IV Series B                                                            May 28, 2025
       Sukuk Mudharabah Berkelanjutan III Tahap V Seri A                                                         3 September 2025
  7                                                                                                                                              1.454.130
       Continuous Sukuk Mudharabah III Phase V Series A                                                          September 3, 2025
       Sukuk Mudharabah Berkelanjutan III Tahap V Seri B                                                         3 September 2025
  8                                                                                                                                               165.005
       Continuous Sukuk Mudharabah III Phase V Series B                                                          September 3, 2025
       Sukuk Mudharabah Sosial Berkelanjutan I Tahap II Seri A                                                   13 November 2025
  9                                                                                                                                              1.300.000
       Social Continuous Sukuk Mudharabah I Phase II Series A                                                    November 13, 2025
       Sukuk Mudharabah Sosial Berkelanjutan I Tahap II Seri B                                                   13 November 2025
 10                                                                                                                                               253.205
       Social Continuous Sukuk Mudharabah I Phase II Series B                                                    November 13, 2025
Total Sukuk Berkelanjutan yang masih Beredar di Tahun 2025
                                                                                                                                                 5.929.470
Total Outstanding Sustainable Shariah Bond in 2025
Total Obligasi & Sukuk Berkelanjutan yang Masih Beredar di Tahun 2025
                                                                                                                                                 18.690.165
Total Outstanding Sustainable & Shariah Bond in 2025

1 24                         IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 125
Selain penyaluran pembiayaan kepada UMKM serta                                         In addition to financing for MSMEs as well as the issuance
penerbitan obligasi dan sukuk berkelanjutan, Pegadaian                                 of sustainability bonds and sukuk, Pegadaian also provides
juga menyalurkan social loan untuk mendukung                                           social loans to support various social objectives, including
berbagai tujuan sosial, antara lain di bidang pendidikan,                              education, women’s empowerment, and MSME development
pemberdayaan perempuan, dan pengembangan UMKM                                          through improved access to financing, goods, and services.
melalui peningkatan akses terhadap pembiayaan, barang,                                 Detailed information and reports related to the distribution
dan layanan. Informasi dan laporan lengkap terkait                                     of these social loans are prepared separately and can be
penyaluran social loan tersebut disusun secara terpisah                                accessed through Pegadaian’s official website.
dan dapat dirujuk melalui situs resmi Pegadaian.


Nilai Ekonomi Langsung yang Dihasilkan dan Didistribusikan [GRI 201-1]
Direct Economic Value Generated and Distributed

Sementara itu, nilai ekonomi langsung yang dihasilkan dan                              Meanwhile, the direct economic value generated and
didistribusikan Pegadaian adalah sebagai berikut:                                      distributed by Pegadaian is as follows:



Tabel Distribusi Nilai Ekonomi Tahun 2023-2025 (dalam Jutaan Rupiah)
Table of Economic Value Distribution for 2023 - 2025 (in Million Rupiah)

 Uraian
                                                                                                                       2025        2024*        2023*
 Description
NILAI EKONOMI YANG DIHASILKAN
ECONOMIC VALUE GENERATED
 Pendapatan Usaha
                                                                                                                      89.582.409   38.615.988   24.433.794
 Business Income
 Pendapatan (Beban) Lain-lain Bersih
                                                                                                                         30.856        45.317       15.156
 Other Income (Expense) Net
 Jumlah Nilai Ekonomi Dihasilkan
                                                                                                                      89.613.265   38.661.305   24.448.950
 Total Economic Value Generated
NILAI EKONOMI YANG DIDISTRIBUSIKAN
DISTRIBUTED ECONOMIC VALUE
 Beban Usaha (beban karyawan, beban bunga dan bagi hasil, beban administrasi dan
 umum, beban pemasaran, pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai)
                                                                                                                      78.471.025   30.958.216   18.747.934
 Operating Expenses (personnel expenses, interest and profit-sharing expenses,
 administrative and general expenses, marketing expenses, provision for impairment losses)
 Beban Pajak Penghasilan
                                                                                                                       2.798.028    1.851.292    1.324.339
 Income Tax Expense
 Pembayaran Dividen
                                                                                                                       2.925.502   2.406.806             -
 Dividend Payment
 Beban PKBL
                                                                                                                        240.444      223.814      236.855
 PKBL Expenses
 Jumlah Nilai Ekonomi Didistribusikan
                                                                                                                      84.434.999   35.440.128   20.309.128
 Economic Value Distributed
 Nilai Ekonomi yang Ditahan
                                                                                                                       5.178.266    3.221.177    4.139.822
 Retained Economic Value


Catatan | Notes:
Berdasarkan hasil RUPS, pada tahun 2023 Perusahaan tidak melakukan pembayaran Dividen
*Restatement untuk angka Beban PKBL, Jumlah Nilai Ekonomi Didistribusikan, dan Nilai Ekonomi yang Ditahan pada tahun 2023 dan 2024
karena adanya human error.
Based on the resolutions of General Meeting of Shareholders (GMS), the Company did not declare or distribute dividend payment in 2023
*Restatement of PKBL expenses, total economic value distributed, and economic value retained for 2023 and 2024 due to a human error.




                                                  Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t                                     125
Page 126
Pengelolaan Kinerja Ekonomi yang Terintegrasi
Integrated Economic Performance Management




Bantuan Finansial dari Pemerintah [GRI 201-4]
Government Financial Assistance

Sepanjang tahun 2025, Pegadaian tidak menerima bentuk                                    Throughout 2025, Pegadaian did not receive any form of
bantuan finansial apa pun dari Pemerintah. Seluruh                                       financial assistance from the government. All operational and
kegiatan operasional dan pembiayaan usaha dijalankan                                     business financing activities will be conducted independently
secara mandiri sesuai prinsip tata kelola yang baik.                                     in accordance with good governance principles.



Persentase Portofolio untuk Lini Bisnis Menurut Wilayah,
Ukuran, dan Sektor [FS6]
Portfolio Percentage for Business Lines by Region, Size,
and Sector

Pegadaian mengelompokkan portofolio bisnis berdasarkan                                   Pegadaian groups our business portfolio into two main
dua kategori utama, sebagaimana diatur dalam Laporan                                     categories, as regulated in the Company’s Financial Report,
Keuangan Perusahaan, yaitu:                                                              namely:
1. Segmen Usaha, yang diklasifikasikan menjadi:                                          1. Business Segments, which are classified into:
   • Usaha konvensional                                                                     • Conventional business
   • Usaha syariah                                                                          • Sharia business
2. Segmen Geografis, yang mencerminkan persebaran                                        2. Geographical Segment, which reflects the distribution of
   kegiatan usaha di berbagai wilayah Indonesia,                                            business activities across various regions of Indonesia,
   yaitu:                                                                                   namely:
   • Sumatera                                                                               • Sumatera
   • Jawa                                                                                   • Java
   • Kalimantan                                                                             • Kalimantan
   • Bali dan Nusa Tenggara                                                                 • Bali and Nusa Tenggara
   • Sulawesi, Maluku, dan Papua                                                            • Sulawesi, Maluku, and Papua

Kedua segmentasi ini menjadi dasar pelaporan persentase                                  These two segmentations form the basis for reporting the
portofolio aset dan liabilitas Perusahaan, sehingga                                      percentage of the Company’s asset and liability portfolio,
memberikan gambaran yang jelas mengenai distribusi                                       providing a clear picture of the distribution of Pegadaian’s
bisnis Pegadaian secara wilayah maupun jenis usaha.                                      business by region and business type.

Berikut persentase portofolio aset dan liabilitas Pegadaian                              The following shows the percentage of Pegadaian’s asset and
berdasarkan segmen usaha dan segmen geografis.                                           liability portfolio based on business and geographic segments.

Tabel Persentase Portofolio Menurut Segmen Usaha
Table of Portfolio Percentage by Business Segment

                                                         2025                                                                      2024
 Segmen Usaha
                          Aset (Dalam           Persentase      Liabilitas       Persentase        Aset (Dalam        Persentase          Liabilitas    Persentase
                            Jutaan              Percentage       (Dalam          Percentage          Jutaan           Percentage           (Dalam       Percentage
                            Rupiah)                (%)           Jutaan             (%)              Rupiah)             (%)               Jutaan          (%)
                             Assets                              Rupiah)                              Assets                               Rupiah)
                            (In IDR                             Liabilities                          (In IDR                              Liabilities
                           Millions)                             (In IDR                            Millions)                              (In IDR
                                                                Millions)                                                                 Millions)
 Konvensional
                          129.787.727             86%          97.418.082            89%            85.898.617            84%            57.262.076       86%
 Conventional
 Syariah
                           21.867.091              14%         12.611.500            11%            16.718.014            16%             9.380.146        14%
 Sharia
 Jumlah
                          151.654.818             100%        110.029.582           100%           102.616.631           100%           66.642.222        100%
 Total


126                          IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 127
Tabel Persentase Portofolio Menurut Segmen Demografi
Table of Portfolio Percentage by Demographic Segment

                                         2025                                                                         2024
                                                Liabilitas                                                                   Liabilitas
     Segmen       Aset (Dalam                                                           Aset (Dalam
                                                 (Dalam                                                                       (Dalam
    Demografi       Jutaan                                                                Jutaan
                                Persentase       Jutaan             Persentase                               Persentase       Jutaan       Persentase
     Segmen         Rupiah)                                                               Rupiah)
                                Percentage       Rupiah)            Percentage                               Percentage       Rupiah)      Percentage
    Demografi        Assets                                                                Assets
                                   (%)          Liabilities            (%)                                      (%)          Liabilities      (%)
                    (In IDR                                                               (In IDR
                                                 (In IDR                                                                      (In IDR
                   Millions)                                                             Millions)
                                                Millions)                                                                    Millions)
 Sumatera          21.798.232      14%            11.475.267             10%                14.861.114          14%           6.888.622       10%
 Jawa              80.484.461      53%           76.113.950              69%               53.354.302           52%          46.227.744      69%
 Kalimantan        10.438.395      7%             4.800.100               4%                 7.085.545          7%            2.758.769       4%
 Bali dan Nusa
                   13.270.279      9%              5.710.141              5%                9.442.453           9%            3.480.146       5%
 Tenggara
 Sulawesi,
 Maluku dan        25.663.451      17%            11.930.124             11%                17.873.217          17%            7.286.941      11%
 Papua
 Total            151.654.818     100%         110.029.582              100%             102.616.631           100%       66.642.222         100%




Keberadaan Pasar [GRI 202-1][GRI 202-2]
Market Presence
Pegadaian terus berkomitmen meningkatkan kesejahteraan                        Pegadaian remains committed to improving employee
karyawan sebagai bagian dari upaya meningkatkan motivasi                      welfare as part of our efforts to increase motivation and
dan produktivitas kerja. Komitmen tersebut tercermin                          productivity. This commitment is reflected in our wage policy,
pada kebijakan pengupahan yang selalu berada di atas                          which consistently exceeds the Regional Minimum Wage
ketentuan Upah Minimum Regional (UMR) di seluruh wilayah                      (UMR) across all the Company’s operational areas. Pegadaian
operasional Perusahaan. Pegadaian memastikan kepatuhan                        ensures full compliance with all Regional Government
penuh terhadap seluruh ketentuan Pemerintah Daerah terkait                    regulations regarding the UMR. All the Company’s operational
UMR. Seluruh wilayah operasional Perusahaan diperlakukan                      areas are treated as significant operating locations.
sebagai lokasi operasi yang signifikan.

Penetapan struktur upah tersebut diterapkan secara                            The wage structure is applied consistently without gender
konsisten tanpa membedakan jenis kelamin, sehingga                            discrimination, ensuring that male and female employees
karyawan laki-laki dan perempuan menerima tingkat                             receive equal starting wages for the same position. During
upah awal yang setara untuk posisi yang sama. Selama                          the reporting period, the ratio of male entry-level wages to
periode pelaporan, rasio upah karyawan pemula laki-laki                       the minimum wage was 1:1.1, while the ratio of female entry-
terhadap UMR tercatat sebesar 1:1,1, sementara rasio upah                     level wages to the minimum wage was also 1:1.1. This equality
karyawan pemula perempuan terhadap UMR juga berada                            reflects Pegadaian’s commitment to fairness, compliance
pada tingkat 1:1,1. Kesetaraan ini mencerminkan komitmen                      with employment regulations, and non-discriminatory
Pegadaian dalam memastikan prinsip keadilan, kepatuhan                        treatment for all employees.
terhadap regulasi ketenagakerjaan, dan perlakuan yang
nondiskriminatif bagi seluruh karyawan.

Dalam hal keberadaan pasar, Pegadaian juga berperan                           In terms of market presence, Pegadaian also plays an active
aktif dalam mendukung pemberdayaan masyarakat lokal                           role in supporting local community empowerment through
melalui kebijakan rekrutmen yang memprioritaskan                              a recruitment policy that prioritizes Indonesian citizens.
Warga Negara Indonesia. Saat ini, seluruh anggota Dewan                       Currently, all members of the Board of Commissioners,
Komisaris, Direksi, serta seluruh karyawan merupakan                          Directors, and all employees are Indonesian citizens, ensuring
WNI, sehingga memastikan nilai ekonomi dan peluang                            that economic value and job opportunities are enjoyed by the
kerja dapat dinikmati oleh tenaga kerja lokal.                                local workforce.




                                         Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t                                          127
Page 128
Pengelolaan Kinerja Ekonomi yang Terintegrasi
Integrated Economic Performance Management




Praktik Pengadaan Barang dan Jasa [GRI 204-1]
Practices of Procurement of Goods and Services

Pelaksanaan pengadaan barang dan jasa di Pegadaian                                       The procurement of goods and services at Pegadaian is conducted
dilakukan berdasarkan Peraturan Direksi No 41 Tahun 2024                                 in accordance with Directors Regulation No. 41 of 2024, dated
tanggal 20 Mei 2024 tentang Pedoman Pengadaan Barang                                     May 20, 2024, concerning Guidelines for the Procurement of
dan Jasa. Seluruh proses pengadaan dijalankan dengan                                     Goods and Services. The entire procurement process is carried
menjunjung tinggi prinsip-prinsip utama pengadaan yang                                   out by upholding the main principles of good procurement,
baik, yaitu efisien, efektif, kompetitif, transparan, adil, wajar,                       namely efficiency, effectiveness, competitiveness, transparency,
terbuka, dan akuntabel. Pegadaian juga menunjukkan                                       fairness, reasonableness, openness, and accountability.
komitmen kuat untuk memperluas partisipasi pemasok                                       Pegadaian also demonstrates a strong commitment to
nasional, termasuk pelaku UMKM, sehingga mereka                                          expanding the participation of national suppliers, including
dapat berkembang, meningkatkan daya saing, dan turut                                     MSMEs, so they can develop, increase competitiveness, and
memperkuat perekonomian nasional. Upaya ini sekaligus                                    contribute to strengthening the national economy. This effort
mendukung penguatan penggunaan produk dalam negeri                                       also supports the strengthening of the use of domestic products
melalui pembentukan Tim Peningkatan Penggunaan                                           through the establishment of a Team to Increase the Use of
Produk Dalam Negeri (P3DN) yang bertugas memonitor                                       Domestic Products (P3DN), which is tasked with monitoring
dan memastikan penerapan Tingkat Komponen Dalam                                          and ensuring the implementation of the Domestic Component
Negeri (TKDN) pada setiap proses pengadaan.                                              Level (TKDN) in every procurement process.

Untuk meningkatkan efektivitas dan keterbukaan proses                                    To improve the effectiveness and transparency of the
pengadaan, Pegadaian menerapkan sistem e-procurement                                     procurement process, Pegadaian implements two
yang terintegrasi dengan platform PADI. Kerja sama dengan                                mechanisms: procurement through PADI and e-procurement.
pemasok ditentukan berdasarkan serangkaian kriteria                                      Supplier partnerships are determined based on a series of
yang mencakup legalitas perusahaan, pengalaman, dan                                      criteria, including company legality, experience, and capacity.
kapasitas. Perusahaan juga memastikan proses pengadaan                                   The company also ensures that the procurement process
dilakukan secara hati-hati, berwawasan, dan mandiri.                                     is carried out carefully, transparently, and independently.
Khusus untuk pengadaan terkait jasa konstruksi, Pegadaian                                Specifically for procurement related to construction services,
mensyaratkan penerapan Sistem Manajemen Keselamatan                                      Pegadaian requires the implementation of an Occupational
dan Kesehatan Kerja (SMK3).                                                              Safety and Health Management System (SMK3).

Seluruh calon pemasok diwajibkan memiliki sertifikat Daftar                              All prospective suppliers are required to have a
Rekanan Mampu (DRM) dengan melakukan pendaftaran                                         Capable Partner List (DRM) certificate by registering
melalui portal pengadaan elektronik Pegadaian di                                         through Pegadaian’s electronic procurement portal at
http://eprocurement.pegadaian.co.id. Setelah melengkapi                                  http:// eprocurement.pegadaian.co.id. After completing the
dokumen yang dipersyaratkan, pemasok akan melalui proses                                 required documents, suppliers will go through a verification
verifikasi dan persetujuan oleh Divisi Pengadaan dan Logistik                            and approval process by the Procurement and Logistics
di Kantor Pusat atau Departemen Logistik & Umum di Kantor                                Division at the Head Office or the Logistics & General Affairs
Wilayah. Informasi terkait seluruh proses dan perkembangan                               Department at Regional Offices. Information related to the
pengadaan dapat diakses secara publik melalui laman resmi                                entire procurement process and developments can be publicly
Perusahaan di https://www. pegadaian.co.id/pengadaan.                                    accessed through the Company’s official website.

Untuk memastikan kualitas layanan dan hasil pekerjaan                                    To ensure the quality of service and workmanship from our
dari para pemasok, Pegadaian melakukan pengawasan                                        suppliers, Pegadaian conducts comprehensive oversight and
menyeluruh dan penilaian kinerja terhadap setiap                                         performance assessments for each contract implementation.
pelaksanaan kontrak. Temuan dan hasil evaluasi ini                                       The findings and results of these evaluations serve as a
menjadi dasar penting dalam proses peningkatan kualitas                                  crucial basis for improving procurement quality and provide
pengadaan serta masukan bagi pemilihan pemasok pada                                      input for future supplier selection.
periode selanjutnya.




128                          IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 129
Adapun proses pengadaan barang dan/atau jasa dapat                                 The procurement process for goods and/or services can be
dilakukan dengan metode sebagai berikut:                                           carried out using the following methods:




      Swakelola              Pengadaan Langsung               Tender/Seleksi Terbatas                 Tender/Seleksi Umum        Penunjukan Langsung
     Self-managed             Direct Procurement              Tender/Limited Selection               Tender/General Selection     Direct Appointment

 Pelaksanaan pekerjaan      Pengadaan barang atau             Pengadaan barang dan                    Pengadaaan Barang          Pengadaan Barang dan
 yang direncanakan,         jasa yang langsung                jasa yang ditawarkan                    dan Jasa yang              Jasa yang dilakukan
 dikerjakan, dan            mengundang satu calon             kepada pihak terbatas                   Diumumkan secara luas      secara langsung
 diawasi sendiri dengan     penyedia jasa yang                paling sedikit dua                      melalui media massa        dengan menunjuk
 menggunakan tenaga         terdaftar dalam Daftar            penawaran.                              atau web Perusahaan        satu penyedia yang
 sendiri dan atau tenaga    Rekanan Mampu (DRM)               Procurement of goods                    guna memberikan            harus memenuhi
 dari luar (tenaga kerja    ataupun pembelian                 and services offered to                 kesempatan seluasnya       kriteria tertentu atau
 biasa/tenaga ahli)         terhadap barang yang              limited parties is limited              kepada calon penyedia      penunjukan melalui
 beserta peralatan kerja    terdapat di pasar                 to at least two offers.                 yang memenuhi              beauty contest.
 dan/atau materialnya.      dengan berdasarkan                                                        kualifikasi untuk          Procurement of Goods
 Implementation of work     harga pasar termasuk                                                      mengikuti pelelangan.      and Services is carried
 that is planned, carried   e-purchasing.
                                                                                                      Procurement of goods       out either by appointing
 out and supervised         Procurement of goods                                                      and services is widely     one provider who
 independently using        or services that directly                                                 announced through          must meet certain
 one’s own labor and/       invites one prospective                                                   mass media or the          criteria directly or by
 or external labor          service provider                                                          Company’s website          appointment through a
 (regular labor/expert      registered in the List of                                                 to provide the widest      beauty contest.
 labor) along with work     Capable Partners (DRM)                                                    possible opportunity for
 equipment and/or           or the purchase of goods                                                  qualified prospective
 materials.                 available on the market                                                   suppliers to participate
                            based on market prices,                                                   in the auction.
                            including e-purchasing.




Sebagai bagian dari upaya memperkuat tata kelola yang                              As part of efforts to strengthen clean and integrated
bersih dan berintegritas, proses pengadaan barang dan/                             governance, Pegadaian’s procurement of goods and/or
atau jasa di Pegadaian telah tersertifikasi ISO 37001:2016                         services has been certified under the ISO 37001:2016 Anti-
Sistem Manajemen Anti Penyuapan. Dengan diterapkannya                              Bribery Management System. With the implementation of this
standar internasional ini, seluruh pihak yang terlibat                             international standard, all parties involved in the procurement
dalam proses pengadaan diwajibkan untuk mematuhi etika                             process are required to comply with procurement ethics and
pengadaan dan menandatangani Pakta Integritas sebagai                              sign an Integrity Pact, committing to business practices free
bentuk komitmen terhadap praktik bisnis yang bebas dari                            from conflicts of interest and bribery.
konflik kepentingan dan tindakan penyuapan.

Etika serta Pakta Integritas Pegadaian adalah sebagai berikut:                     Pegadaian’s Ethics and Integrity Pact is as follows:
1. Melaksanakan tugas secara tertib, disertai rasa tanggung                        1. Carry out tasks in an orderly manner, with a sense of
   jawab untuk mencapai sasaran, kelancaran dan ketepatan                             responsibility to achieve targets, ensure smooth and
   tujuan pengadaan barang dan/atau jasa.                                             accurate procurement of goods and/or services.
2. Bekerja secara profesional dan mandiri, serta menjaga                           2. Work professionally and independently, and maintain
   kerahasiaan dokumen pengadaan barang dan/atau                                      the confidentiality of procurement documents for goods
   jasa yang menurut sifatnya harus dirahasiakan untuk                                and/or services, which, by their nature, must be kept
   mencegah terjadinya penyimpangan dalam pengadaan                                   confidential to prevent irregularities in the procurement
   barang dan/atau jasa.                                                              of goods and/or services.
3. Tidak saling memengaruhi baik langsung maupun                                   3. Do not influence each other, directly or indirectly, in ways
   tidak langsung yang berakibat terjadinya persaingan                                that result in unhealthy competition.
   tidak sehat.
4. Menerima dan bertanggung jawab atas segala keputusan                            4. Accept and be responsible for all decisions made in
   yang ditetapkan sesuai dengan kesepakatan para pihak.                              accordance with the agreement of the parties.


                                              Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t                                       129
Page 130
Pengelolaan Kinerja Ekonomi yang Terintegrasi
Integrated Economic Performance Management




5. Menghindari dan mencegah terjadinya pertentangan                                      5. Avoid and prevent conflicts of interest between related
   kepentingan para pihak yang terkait, baik secara langsung                                parties, both directly and indirectly, in the procurement
   maupun tidak langsung, dalam proses pengadaan barang                                     process for goods and/or services, in accordance with the
   dan/atau jasa yang mengacu pada ketentuan tentang                                        provisions on conflicts of interest set by the company.
   benturan kepentingan yang ditetapkan perusahaan.
6. Menghindari dan mencegah terjadinya pemborosan,                                       6. Avoid and prevent waste, financial leaks, and company
   kebocoran keuangan, dan kerugian Perusahaan.                                             losses.
7. Menghindari dan mencegah penyalahgunaan wewenang                                      7. Avoid and prevent abuse of authority and/or collusion
   dan/atau dengan tujuan untuk keuntungan pribadi,                                         for personal, group, or other party gain that directly or
   golongan, atau pihak lain yang secara langsung atau tidak                                indirectly harms the company.
   langsung merugikan Perusahaan.
8. Tidak menerima, tidak menawarkan atau tidak                                           8. Do not accept, offer, or promise to give or receive gifts,
   menjanjikan untuk memberi atau menerima hadiah,                                          rewards, commissions, rebates, or anything else to
   imbalan, komisi, rabat, atau berupa apa saja kepada                                      anyone who is known or suspected to be related to the
   siapa pun yang diketahui atau patut diduga berkaitan                                     procurement of goods and/or services, in accordance
   dengan pengadaan barang dan/atau jasa yang mengacu                                       with the company’s anti-bribery management system.
   kepada ketentuan tentang sistem manajemen anti
   penyuapan yang ditetapkan oleh Perusahaan.
Sejalan dengan komitmen Pegadaian dalam meningkatkan                                     line with Pegadaian’s commitment to increasing the use
penggunaan produk dalam negeri, seluruh pemasok yang                                     of domestic products, all suppliers it collaborated with
bekerja sama sepanjang tahun 2025 merupakan pemasok                                      throughout 2025 were national or local. The company
nasional atau lokal. Perusahaan berhasil melibatkan 1.732                                successfully engaged 1,732 suppliers for the procurement of
pemasok dalam proses pengadaan barang dan jasa, dengan                                   goods and services, with a total contract value of Rp1,175.33
total nilai kontrak mencapai Rp1.175,33 miliar. Kolaborasi                               billion. This collaboration not only strengthens the national
ini tidak hanya memperkuat rantai pasok nasional, tetapi                                 supply chain but also significantly contributes to developing
juga memberikan kontribusi nyata terhadap pengembangan                                   the capacity of local businesses.
kapasitas pelaku usaha lokal.

Tabel Jumlah Pemasok Barang dan Jasa
Table of Number of Goods and Services Supplier

          Lokasi Geografis                         Jumlah Pemasok Barang dan Jasa                           Nilai Kontrak Pekerjaan (Dalam Jutaan Rupiah)
              Pemasok                            Number of Goods and Services Supplier                          Value of Work Contract (In IDR Million)
         Supplier Geographic
              Location                          2025                  2024                  2023                 2025                  2024        2023
 Nasional (Lokal)
                                                 1.731                1.825                1.590               1.172.178            1.215.515    1.350.252
 National (Local)
 Internasional
                                                   1                    -                     -               3.149.648                  -           -
 International

 Total                                          1.732                 1.825                1.590              4.321.826             1.215.515    1.350.252




                                                   99,94%
                                                   Jumlah Pemasok Lokal
                                                   Total Local Suppliers




130                          IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 131
Kontribusi pada Negara
Contribution to The Country

Sebagai entitas hasil restrukturisasi BUMN yang berada                                   As a restructured state-owned enterprise under the
di bawah koordinasi Pemerintah Republik Indonesia serta                                  coordination of the Government of the Republic of Indonesia
menjadi bagian dari UMi bersama PT Bank Rakyat Indonesia                                 and part of the Ultra Micro Holding (UMi), together with PT
(Persero) Tbk dan PT Permodalan Nasional Madani,                                         Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk and PT Permodalan
Pegadaian memegang peran penting dalam memberikan                                        Nasional Madani, Pegadaian plays a vital role in adding value
nilai tambah bagi negara. Perusahaan berkomitmen untuk                                   to the nation. The company is committed to complying with all
mematuhi seluruh ketentuan perpajakan dan menjalankan                                    tax regulations and implementing transparent, accountable,
praktik pengelolaan pajak yang transparan, akuntabel, dan                                and regulatory-compliant tax management practices.
sesuai peraturan yang berlaku.

Sepanjang tahun 2025, Pegadaian telah memenuhi seluruh                                   Throughout 2025, Pegadaian fulfilled all our tax obligations
kewajiban perpajakannya melalui pembayaran berbagai                                      by paying various taxes to the government. This compliance
jenis pajak kepada negara. Kepatuhan ini mencerminkan                                    reflects the Company’s commitment to supporting national
komitmen Perusahaan sebagai bagian dari ekosistem                                        development through consistent and responsible fiscal
BUMN untuk mendukung pembangunan nasional melalui                                        contributions as part of the state-owned enterprise ecosystem.
kontribusi fiskal yang konsisten dan bertanggung jawab.



Tabel Kontribusi Kepada Negara
Table of Contribution to The Country
(Dalam Jutaan Rupiah / in IDR Millions)

                                      Jenis Pajak
 No.                                                                                                 2025                 2024            2023
                                       Tax Types

  A     Pajak | Tax

  1.    PPh Badan
                                                                                                 2.416.984              1.455.733       1.079.546
        Corporate Income Tax
  2.    PPh Pasal 21
                                                                                                   764.241              684.145          472.828
        Income Tax Article 21
  3.    PPh Pasal 22
                                                                                                   62.460                 7.035           4.105
        Income Tax Article 22
  4.    PPh Pasal 23
                                                                                                    37.983               33.428          28.832
        Income Tax Article 23
  5.    PPh Pasal 26
                                                                                                      129                 253              143
        Income Tax Article 26
  6.    PPh Pasal 4 Ayat 2
                                                                                                    31.052               36.166          34.158
        Income Tax Article 4 Paragraph 2
  7.    PPN
                                                                                                   447.753              332.449          221.933
        VAT
  8.    Pajak Daerah
                                                                                                    12.694               12.812           8.272
        Local Tax
 Total Kontribusi Pajak (Total A)
                                                                                                 3.773.296              2.562.021       1.849.817
 Total Tax Contribution (Total A)




                                                    Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t                               131
Page 132
Tumbuh Bersama Masyarakat
Growing Together with Communities




                     Tumbuh
                     Bersama
                     Masyarakat
                     Growing Together
                     with the Community




132                         IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 133
Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t   133
Page 134
Tumbuh Bersama Masyarakat
Growing Together with Communities




Tumbuh Bersama
Masyarakat
Growing Together with the Communities



         Melalui berbagai program TJSL, Pegadaian
         berupaya hadir lebih dekat dengan masyarakat,
         membawa manfaat nyata, sekaligus menjaga
         kelestarian lingkungan dan memperkuat fondasi
         ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.
         Through various TJSL programs, Pegadaian strives to be closer
         with the community, delivering tangible benefits, while protecting
         the environment and strengthening the foundations of an
         inclusive and sustainable economy.




Komitmen dan Kebijakan
Commitment And Policy

Bagi Pegadaian, keberadaan Perusahaan harus mampu                                       For Pegadaian, the company’s existence must be able to
memberikan nilai tambah bagi masyarakat. Oleh karena                                    provide added value to the community. Therefore, Pegadaian
itu, Pegadaian senantiasa menempatkan peningkatan                                       consistently prioritizes improving community welfare as a
kesejahteraan masyarakat sebagai salah satu fondasi utama                               key foundation in carrying out all our operational activities.
dalam menjalankan setiap aktivitas operasional. Perusahaan                              The company is committed to establishing harmonious and
berkomitmen menjalin hubungan yang harmonis dan                                         sustainable relationships with the community, enabling
berkelanjutan dengan masyarakat, sehingga dapat tumbuh                                  them to grow and develop together. This principle serves
dan berkembang bersama. Prinsip ini menjadi landasan bagi                               as the foundation for Pegadaian to continue making a real
Pegadaian untuk terus memberikan kontribusi nyata bagi                                  contribution to improving the community’s quality of life.
peningkatan kualitas hidup masyarakat.

Pegadaian mewujudkan komitmen tersebut melalui                                          Pegadaian realizes this commitment through the
implementasi berbagai Program Tanggung Jawab Sosial                                     implementation of various Social and Environmental
dan Lingkungan (TJSL). Dalam penyusunannya, Perusahaan                                  Responsibility Programs (TJSL). In its preparation, the
mengacu pada:                                                                           Company adheres to:
•   Peraturan Menteri Badan Usaha Milik Negara Nomor                                    •    Regulation of the Minister of State-Owned Enterprises
    PER-01/MBU/03/2023 tentang Penugasan Khusus dan                                          Number PER-01/MBU/03/2023 concerning Special
    Program TJSL BUMN.                                                                       Assignments and TJSL Programs for BUMN
•   Peraturan Direksi No.40 Tahun 2025 tentang Pedoman                                  •    Directors Regulation No. 40 of 2025 regarding
    Environmental, Social, Governance.                                                       Environmental, Social, and Governance Guidelines.
•   Peraturan Direksi No.116 Tahun 2024 tentang Pedoman                                 •    Directors Regulation No. 116 of 2024 regarding Guidelines
    Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).                                             for Social and Environmental Responsibility (TJSL).
•   Peraturan Direksi No.43 Tahun 2024 tentang Pedoman                                  •    Directors Regulation No. 43 of 2024 regarding
    Komite Sustainability.                                                                   Sustainability Committee Guidelines.
•   Peraturan Direksi No.51 Tahun 2025 tentang Pedoman                                  •    Directors Regulation No. 51 of 2025 regarding Guidelines
    Pengadaan Barang dan Jasa Program Tanggung Jawab                                         for Procurement of Goods and Services for Social and
    Sosial dan Lingkungan.                                                                   Environmental Responsibility Programs.




134                         IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 135
Seluruh perencanaan dilaksanakan dengan turut serta                         All planning is conducted through community participation,
melibatkan partisipasi masyarakat, mempertimbangkan                         considering the principles of efficiency and effectiveness
asas efisiensi dan efektivitas agar penyaluran program                      to ensure that program distribution is both effective and
dapat tepat guna dan tepat sasaran.                                         targeted.

Dalam pelaksanaannya, Pegadaian memastikan komunikasi                       In our implementation, Pegadaian ensures communication
dengan masyarakat dilakukan sejak tahap perencanaan,                        with the community is carried out from the planning stage,
melalui proses sosialisasi, pelibatan tokoh masyarakat,                     through the socialization process, involvement of community
pelaksanaan program, hingga layanan, pemantauan,                            leaders, program implementation, service delivery,
dan evaluasi. Secara berkala, Perusahaan melakukan                          monitoring, and evaluation. The Company conducts periodic
monitoring dan evaluasi untuk mengukur efektivitas serta                    monitoring and evaluation to measure the effectiveness and
meningkatkan kualitas implementasi program di masa                          improve the quality of future program implementation. This
mendatang. Proses evaluasi ini mencakup pengukuran                          evaluation process includes measuring impact using a Social
dampak menggunakan pendekatan Social Return on                              Return on Investment (SROI) and measuring the level of
Investment (SROI) dan pengukuran tingkat kepuasan                           beneficiary satisfaction through the Community Satisfaction
penerima manfaat melalui Indeks Kepuasan Masyarakat                         Index (SSI). [GRI 2-25] [OJK F.23]
(IKM). [GRI 2-25] [OJK F.23]

Sesuai dengan Peraturan Menteri BUMN, alokasi program                       In accordance with the Regulation of the Minister of State-
TJSL difokuskan pada sektor Pendidikan, Lingkungan, serta                   Owned Enterprises, the allocation of CSR programs is
Pengembangan Usaha Mikro dan Usaha Kecil (PUMK).                            focused on the Education, Environment, and Micro and
Seluruh pengelolaan TJSL dilaksanakan secara terstruktur                    Small Enterprise Development (PUMK) sectors. All CSR
dan terpadu, mulai dari perencanaan, pelaksanaan,                           management is implemented in a structured and integrated
pengawasan, hingga pelaporan, untuk memastikan                              manner, from planning and implementation to monitoring
tercapainya hasil yang optimal. Penyelenggaraan                             and reporting, to ensure optimal results. The implementation
program-program ini juga berkontribusi pada pencapaian                      of these programs also contributes to the achievement of the
17 Sustainable Development Goals (SDGs). [OJK F.23, F.25]                   17 Sustainable Development Goals (SDGs). [OJK F.23, F.25]



Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL)
Social and Environmental Responsibility (TJSL)

Divisi ESG Pegadaian                                                        Pegadaian ESG Division

Pegadaian memiliki Divisi ESG yang berfungsi sebagai                        Pegadaian has an ESG Division, which functions as a special
unit kerja khusus yang tidak hanya merancang dan                            working unit responsible for designing and implementing
melaksanakan program pemberdayaan masyarakat                                community empowerment programs or TJSL initiatives. It also
atau program TJSL, namun juga memastikan prinsip                            ensures that the principles of ESG are fully integrated into
Environmental, ESG terintegrasi secara menyeluruh dalam                     the company’s business strategy and operations. Pegadaian’s
strategi dan operasional bisnis perusahaan. Program                         TJSL programs are designed to deliver meaningful social
TJSL Pegadaian dirancang untuk menghasilkan dampak                          and environmental impact while supporting the Company’s
sosial dan lingkungan yang nyata sekaligus mendukung                        performance and competitiveness. The ESG Division ensures
kinerja dan daya saing Perseroan. Divisi ESG berperan                       these programs are implemented in a focused and effective
dalam memastikan program dijalankan secara terarah                          manner, creating value for communities, the environment,
untuk memberikan nilai bagi masyarakat, lingkungan,                         and the long-term sustainability of the business, while
dan keberlanjutan usaha, serta memperkuat kontribusi                        strengthening Pegadaian’s role beyond its core function as a
Pegadaian di luar fungsi utamanya sebagai lembaga                           non-bank financial institution.
keuangan non-bank.




                                       Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t                           135
Page 136
Tumbuh Bersama Masyarakat
Growing Together with Communities




Pilar Program TJSL                                                                               Pillars of the TJSL Program

Sebagai entitas anak dari BUMN, Perusahaan wajib                                                 As a subsidiary of a State-Owned Enterprise SOE the Company
melaksanakan program TJSL dengan memenuhi ketentuan                                              is required to implement the CSR program in accordance with
yang diatur dalam Peraturan Menteri Badan Usaha Milik                                            the provisions outlined in the Regulation of the Minister of State-
Negara Nomor PER-01/MBU/03/2023 tentang Penugasan                                                Owned Enterprises Number PER-01/MBU/03/2023 concerning
Khusus dan Program TJSL BUMN. Program TJSL BUMN                                                  Special Assignments and the BUMN CSR Program. The BUMN
dilaksanakan mengacu pada 4 (empat) Pilar Utama, yaitu:                                          CSR program is implemented with reference to 4(four) Main
                                                                                                 Pillars, namely:




                                                                                            Ekonomi
                                                                                                      ECONOMY
                                                       Lingkungan
                                                                     ENVIRONMENT




                                                                                                                          Tata Kelola
                                                                                                                           Hukum dan
                                                                                                                                         LAW AND GOVERNANCE
                             Sosial
                                        SOCIAL




       Pilar ini bertujuan pada              Pilar ini bertujuan                   Pilar ini bertujuan pada tercapainya            Pilar ini bertujuan pada terwujudnya
       tercapainya pemenuhan                 pada pengelolaan                      pertumbuhan ekonomi berkualitas melalui         kepastian hukum dan tata kelola
       hak dasar manusia yang                sumber daya alam                      keberlanjutan peluang kerja dan usaha,          yang efektif, transparan, akuntabel
       berkualitas secara adil dan           dan lingkungan yang                   inovasi, industri inklusif, infrastruktur       dan partisipatif untuk menciptakan
       setara untuk meningkatkan             berkelanjutan sebagai                 memadai, energi bersih yang terjangkau          stabilitas keamanan dan mencapai
       kesejahteraan bagi seluruh            penyangga seluruh                     dan didukung kemitraan.                         negara berdasarkan hukum.
       masyarakat.                           kehidupan.                            This pillar aims to achieve quality economic    This pillar aims to establish legal
       This pillar aims to fulfill           This pillar aims at                   growth through sustainable employment and       certainty and promote effective,
       basic human rights equally            sustainably managing                  business opportunities, innovation, inclusive   transparent, accountable, and
       and fairly to improve                 natural resources and                 industries, adequacy of infrastructure,         participatory governance to create
       the welfare of the entire             the environment as a                  affordable clean energy, and supported          security, stability, and a country based
       community.                            support for all life.                 partnerships.                                   on the rule of law.




Sejalan dengan Peraturan Menteri BUMN Nomor PER-01/                                              In line with Minister of State-Owned Enterprises Regulation
MBU/03/2023, program TJSL BUMN juga diharapkan dapat                                             No. PER-01/MBU/03/2023, the Corporate Social Responsibility
berfokus pada 3 (tiga) sektor utama, yaitu Pendidikan,                                           (CSR) program of state-owned enterprises is also expected to
Lingkungan, serta Pengembangan Usaha Mikro dan Usaha                                             focus on three main sectors, namely Education, Environment,
Kecil (PUMK). Menindaklanjuti hal tersebut, Pegadaian                                            and Micro and Small Business Development (MSBD). Following
telah mengembangkan pilar TJSL Perusahaan yang dikemas                                           up on this, Pegadaian has developed the Company’s Corporate
dalam tiga fokus strategis, yaitu The Gade Environment (Pilar                                    Social Responsibility pillars, which are packaged into three
Lingkungan), The Gade Empowerment (Pilar Ekonomi), dan                                           strategic focuses, namely The Gade Environment (Environmental
The Gade Generation (Pilar Pendidikan). Ketiga pilar ini                                         Pillar), The Gade Empowerment (Economic Pillar), and The
menjadi kerangka utama dalam mengintegrasikan nilai-nilai                                        Gade Generation (Education Pillar). These three pillars have
TJSL ke dalam program-program Perusahaan.                                                        become the main framework for integrating Corporate Social
                                                                                                 Responsibility values into the Company’s programs.



136                         IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 137
Dampak Operasi Terhadap Masyarakat Sekitar [OJK F.23][GRI 3-3][GRI 203-1][GRI 203-2]
Operational Impacts on Local Communities

Pegadaian memastikan bahwa keberadaan Perusahaan                               Pegadaian ensures that its presence in each operational
di setiap wilayah operasional harus mampu memberikan                           area adds value to the community. Positive impacts include
nilai tambah bagi masyarakat. Dampak positif yang                              creating new jobs, boosting local economic activity, improving
dihasilkan mencakup terciptanya lapangan pekerjaan                             infrastructure, and enhancing the quality of public services
baru, peningkatan aktivitas ekonomi lokal, perbaikan                           through Pegadaian’s network.
infrastruktur, serta meningkatnya kualitas layanan publik
melalui kehadiran jaringan layanan Pegadaian.

Pada saat yang sama, sebagai bagian dari penerapan prinsip                     At the same time, as part of its transparency and
transparansi dan akuntabilitas, Perusahaan menyediakan                         accountability principles, the Company provides various
berbagai kanal pengaduan yang mudah diakses oleh                               easily accessible complaint channels for the public to submit
masyarakat untuk menyampaikan masukan atau laporan                             feedback or reports regarding operational impacts. Each
terkait dampak operasional. Setiap laporan diterima,                           report is received, verified, and addressed by the complaint
diverifikasi, dan ditindaklanjuti oleh unit penanganan                         handling unit, both at the service office and at the head office,
pengaduan, baik di kantor layanan maupun kantor pusat,                         following established procedures.
mengacu pada prosedur yang berlaku.

Pegadaian menyediakan layanan pengaduan melalui Call                           Pegadaian offers several complaint services, including
Center Pegadaian Layanan informasi dan aduan nasabah                           through the email at whistle.blower@pegadaian.co.id; the
melalui Call (1500569), Video Call, Media Sosial, Chatbot                      website https://wbs.pegadaian.co.id/; WhatsApp at 0811 2250
Pevita, whatsapp, email, live chat, monev, APPK OJK,                           0569, and a Confidential Letter addressed to the Head of SPI
Lapor, dan Operator Telepon. [OJK F.24]                                        PT Pegadaian, Jalan Kramat Raya No. 162, Central Jakarta
                                                                               10430. [OJK F.24]

Pegadaian menyediakan berbagai saluran pengaduan dan                           Pegadaian provides multiple complaint channels and
layanan informasi untuk memastikan kemudahan akses serta                       information services to ensure easy access and timely responses
respons yang cepat bagi nasabah dan masyarakat lainnya.                        for customers and community. These services are managed
Layanan ini dikelola melalui Call Center Pegadaian yang                        through the Pegadaian Call Center, which can be reached via
dapat diakses melalui telepon di 1500569, serta didukung                       telephone at 1500569, and are supported by various digital
oleh berbagai kanal digital dan konvensional, antara lain                      and conventional channels, including video calls, social
video call, media sosial, chatbot Pevita, WhatsApp, email,                     media, the Pevita chatbot, WhatsApp, email, and live chat. In
dan live chat. Selain itu, Pegadaian juga memfasilitasi                        addition, Pegadaian facilitates the submission of complaints
penyampaian pengaduan melalui kanal eksternal dan                              through external channels and monitoring mechanisms, such
mekanisme pemantauan, seperti monev, Aplikasi Portal                           as monitoring and evaluation (monev), the Financial Services
Perlindungan Konsumen (APPK) OJK, Lapor, serta operator                        Authority’s Consumer Protection Portal Application (APPK OJK),
telepon. [OJK F.24]                                                            Lapor, and telephone operators. [OJK F.24]

Dengan pengelolaan yang konsisten dan pemantauan                               With consistent management and regular monitoring,
berkala, Pegadaian memastikan tidak terdapat dampak                            Pegadaian ensures there are no negative impacts on the
negatif terhadap masyarakat dari kegiatan operasional                          community from the Company’s operational activities during
Perusahaan selama periode pelaporan.                                           the reporting period.

Kegiatan Program TJSL [OJK F.25][GRI 203-2]                                    TJSL Program Activities [OJK F.25][GRI 203-2]

Salah satu bentuk kegiatan utama pelaksanaan TJSL                              One of Pegadaian’s main CSR activities is the distribution
Pegadaian adalah melalui penyaluran dana program yang                          of program funds on an annual basis. In 2025, Pegadaian
dialokasikan setiap tahun. Pada 2025, Pegadaian berhasil                       successfully disbursed Rp 240.444.112.560 in CSR funds,
merealisasikan dana TJSL sebesar Rp 240.444.112.560, atau                      representing 99.00% of the total budget of Rp 242.650.000.000.
99,00% dari total anggaran yang ditetapkan sebesar Rp                          This accomplishment reflects the Company’s commitment to
242.650.000.000. Pencapaian ini mencerminkan komitmen                          ensuring that social programs are implemented optimally
Perusahaan dalam memastikan program-program sosial                             and on target according to community needs.
terlaksana secara optimal dan tepat sasaran sesuai kebutuhan
masyarakat.

                                          Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t                                137
Page 138
Tumbuh Bersama Masyarakat
Growing Together with Communities




Adapun rincian dana TJSL yang disalurkan adalah sebagai                                           The details of the TJSL funds distributed are as follows:
berikut:
a. Penyaluran Community, Involvement & Development                                                a. Community, Involvement, & Development (CID)
   (CID) terdiri dari:                                                                               distribution includes:
   • Pendanaan UMK yang disalurkan melalui Kerjasama                                                 • MSME funding distributed through cooperation with
       dengan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk                                                     PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk reached IDR
       sebesar Rp 10.000.000.000 atau sebesar 100% dari                                                  10.000.000.000, achieving 100% of the 2025 target of
       target tahun 2025 sebesar Rp 10.000.000.000.                                                      IDR 10.000.000.000.
   • Penyaluran Dana TJSL CID sebesar Rp                                                             • The distribution of CID TJSL funds amounted to IDR
       226.963.194.293 atau sebesar 99% dari target                                                      226.963.194.293, or 99% of the target distribution of
       Penyaluran Dana TJSL CID Rp 229.875.000.000 di                                                    IDR 229.875.000.000 for 2025.
       tahun 2025.
b. Penyaluran Dana TJSL Non-CID                                                                   b. Distribution of Non-CID TJSL Funds
   • Penyaluran Dana TJSL Non-CID sd 31 Desember                                                     • Distribution of Non-CID TJSL funds until December
       2025 sebesar Rp 3.480.918.267.                                                                    31, 2025, totaling IDR 3.480.918.267.


Tabel Pencapaian Pelaksanaan Program TJSL Tahun 2025 (CID, PUMK & NON CID) [GRI 203-3]
Achievements in Implementing the TJSL Program in 2025 (CID, PUMK & NON CID)
                                                             RKA Tahun 2025                                 Realisasi                              Pencapaian Target
                              Pilar                      (dalam Jutaan Rupiah)                      (dalam Jutaan Rupiah)                           (dalam persen)
                              Pilar                            RKA for 2025                                Realization                            Target Achievement
                                                          (in Millions of Rupiah)                    (in Millions of Rupiah)                          (in percent)
          Pilar Sosial
                                                                   118.450                                    121.034                                      102%
          Social Pillar
          Pilar Ekonomi
                                                                   78.200                                      81.043                                      104%
          Economic Pillar
          Pilar Lingkungan
                                                                   36.000                                      34.818                                      97%
          Environmental Pillar
          Pilar Hukum dan Tata Kelola
                                                                   10.000                                      3.547                                       35%
          Legal and Governance Pillar
          Total
                                                                   242.650                                    240.444                                      99%
          Total


Tabel Kegiatan TJSL Tahun 2025 (CID) [GRI 203-2]
2025 TJSL Activity Table (CID)

                Tujuan Pembangunan
                                                               Nilai SROI                            Penjelasan Kegiatan                                    Capaian
                    Berkelanjutan
                                                               SROI value                            Activity Explanation                                 Achievements
            Sustainable Development Goals
          Pilar Sosial
          Social Pillar
​​​Pegadaian Generasi Emas                                           -               Pemberian bantuan beasiswa atau                                       11.093
   Scholarship (Gemas)​​                                                             dana pendidikan kepada pelajar yang                             Penerima beasiswa
   Pegadaian Golden Generation                                                       membutuhkan sesuai dengan kriteria yang                        Scholarship recipients
   Scholarship (Gemas)                                                               telah ditentukan
                                                                                     Providing scholarships or educational funding
                                                                                     to students in need according to predetermined
                                                                                     criteria.

                    ​​​​​​​

Pegadaian Peduli Cendekia                                            -               Program pemberian bantuan yang                                           ​​​3.801​​​
Pegadaian Peduli for Scholars                                                        bekerjasama dengan institusi pendidkan                                  Oran​​​g
                                                                                     dapat berupa sarana prasrana pendidikan                                 People
                                                                                     sesuai dengan kebutuhan dan ketentuan
                                                                                     termasuk didalamnya institusi/lembaga yang
                                                                                     telah dipilih untuk diberikan bantuan
                                                                                     The assistance program, in collaboration with
​​​​​​​                                                                              educational institutions, can take the form of
                                                                                     educational facilities and infrastructure based
                                                                                     on the needs and provisions, including the
                                                                                     institutions/agencies that have been selected to
                                                                                     receive assistance.

138                                   IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 139
               Tujuan Pembangunan
                                                 Nilai SROI                                Penjelasan Kegiatan                     Capaian
                   Berkelanjutan
                                                 SROI value                                Activity Explanation                  Achievements
           Sustainable Development Goals
​​The Gade Creative Lounge (TGCL)​​​​​​​​​           1,05                Program bantuan berupa pembuatan                              8
                                                                         coworking space yang bekerjasama dengan                      Unit
                                                                         universitas/perguruan tinggi dengan tujuan
                                                                         untuk peningkatan pendidikan
                                                                         An assistance program designed to establish
                                                                         coworking spaces in partnership with
                                                                         universities and colleges with the aim of
                                                                         improving education.
Pegadaian Research                                     -                 Program pemberian bantuan yang                                42
                                                                         bekerjasama dengan perguruan tinggi/                       Lembaga
                                                                         universitas/lembaga pendidikan lainnya                    Institution
                                                                         dalam pendanaan riset dan pengembangan
                                                                         penelitian
                  ​​​                                                    A program that offers support through
​​​​​​​                                                                  collaboration with universities, colleges, and
                                                                         other educational institutions for funding
                                                                         research and development.
​​Program Tematik​Pendidikan ​                         -                 Program TJSL yang diinisiasi oleh kantor                    36.555
Berkualitas​​​                                                           pusat, kantor wilayah sesuai dengan                         Orang
Qualified Education Thematic                                             kebutuhan dan ketentuan yang telah                          People ​
Program                                                                  ditetapkan
                                                                         The TJSL program initiated by the head
                                                                         office and regional offices in accordance with
                                                                         the needs and provisions that have been
                                                                         established.

Pegadaian Peduli - Tanpa Kelaparan                     -                 Program TJSL berupa pemberian bantuan                       33.461
Pegadaian Peduli - No Hunger                                             yang termasuk dalam pilar sosial TPB 2                      Orang
​​​                                                                      (Tanpa Kelaparan)                                           People ​
                                                                         The TJSL program is in the form of providing
                                                                         assistance as part of the social pillar of SDGs 2
                                                                         (Zero Hunger).
​​​​​​​
Pegadaian Peduli -                                     -                 Program TJSL berupa pemberian bantuan                        143
Kehidupan Sehat & Sejahtera                                              yang termasuk dalam pilar sosial TPB 3                       Unit ​​​​​​​​
Pegadaian Peduli -                                                       (Kehidupan Sehat & Sejahtera)
Healthy and Prosperous Lives                                             The TJSL program is in the form of providing
                                                                         assistance as part of the social pillar of SDGs 3
                                                                         (Healthy & Prosperous Life).


                  ​​​​​​​
          Pilar Ekonomi
          Economic Pillar
​​​​Pegadaian Peduli Desa​​​                  Desa Sutijo Padang:        Program TJSL melalui Pemberdayaan                            ​​​189
​​​​​​​                                              1,35                ekonomi desa melaksanakan kegiatan yang                     Desa
                                             Desa Panggungharjo:         bisa meningkatkan perekonomian desa                        Villages
                                                     17,32               seperti pelatihan.
                                                  Balkondes              The TJSL program through village economic
                                              Ngargogondo: 7,08          empowerment conducts activities, such as
                                                                         training, that can improve the village economy.
​​Pemberdayaan UMK​​​                                9,67                Program TJSL yang diberikan kepada mitra                   ​​​2.098
Empowerment of MSMEs                                                     binaan atau calon mitra binaan berupa                     Unit UMK
                                                                         Pelatihan, sertifikasi, pameran dan pemberian            SMEs (UMK)
                                                                         alat bantu produksi
                                                                         The TJSL program provided to fostered
                                                                         partners or prospective fostered partners
                                                                         encompasses training, certification, exhibitions,
​​​​​​​                                                                  and the provision of production aids.
​​Pande Emas Pegadaian​​​                            3,11                Program TJSL yang dengan memberdayakan                       ​​​101
​​​​​​​                                                                  kelompok pande emas dengan tujuan                     UMK Pande Emas​​​​​​
                                                                         untuk membantu peningkatan jual emas                SMEs (UMK) Pande Emas
                                                                         perusahaan serta berdampak pada
                                                                         peningkatan jumlah nasabah baru
                                                                         The TJSL program facilitates the empowerment
                                                                         of goldsmith groups with the objective of
                                                                         helping to increase the company’s gold sales
                                                                         and increasing the number of new customers.

                                                   Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t                                  139
Page 140
Tumbuh Bersama Masyarakat
Growing Together with Communities




               Tujuan Pembangunan
                                                          Nilai SROI                            Penjelasan Kegiatan                                    Capaian
                   Berkelanjutan
                                                          SROI value                            Activity Explanation                                 Achievements
           Sustainable Development Goals
​​Kerjasama Penyaluran Dana PUMK​​​                             -               Program TJSL berupa pemberian bantuan                                     ​​​100%​​​​​​
PUMK Fund Distribution Cooperation                                              yang termasuk dalam pilar ekonomi tak
​​​​​​​                                                                         terbatas pada TPB 8 tetapi yang dapat
                                                                                diakomodasi dalam pilar ekonomi
                                                                                The TJSL program offers assistance that falls
                                                                                within the economic pillars, not limited to
                                                                                TPB 8 but which can be accommodated in the
                                                                                economic pillars.
          Pilar Lingkungan
          Environmental Pillar
​​​Green Life Action Movements                                  -               Implementasi GLAM dalam budaya                                         413
   (GLAM)​​​                                                                    perusahaan                                                     Mitra dan Unit Kerja
   ​​​​​​​                                                                      Implementation of GLAM within corporate                      Partner and Working Unit
                                                                                culture.



​​The Gade Integrated                                     3,25 (2024)           Program TJSL yang berfokus pada                                           ​​​24
  Farming (TGIF)​​​                                                             bidang pertanian dan/atau perikanan                                  Kelompok tani​​​​ ​​
​​​​​​​                                                                         yang berkelanjutan bekerjasama dengan                                Farmer group ​​
                                                                                universitas/perguruan tinggi dan ahli dalam
                                                                                bidangnya
                                                                                TJSL program that focuses on sustainable
                                                                                agriculture and fisheries in collaboration with
                                                                                universities, colleges, and experts in their
                                                                                respective fields.
​​Pegadaian Go Green​​​                                  Bank Sampah            Program TJSL berupa inisiasi untuk                                      24.286
​​​​​​​                                                  Binaan: 11,19          melakukan atau mendukung kegiatan yang                                  Peserta​​​​ ​​
                                                                                bersifat ramah lingkungan dan berkelanjutan                           Participants
                                                                                yang bertujuan untuk pengurangan emisi
                                                                                karbon yang dihasilkan oleh kegiatan
                                                                                operasional perusahaan dengan membuat
                                                                                kampanye hidup lebih ramah lingkungan
                                                                                untuk karyawan dan lingkungan sekitar,
                                                                                termasuk didalamnya program MSME,
                                                                                Pendampingan bank sampah, Sarana
                                                                                prasarana bank sampah dan hal-hal lain
                                                                                yang masuk dalam program Pegadaian Go
                                                                                Green
                                                                                The TJSL program is an initiative to carry
                                                                                out or support activities that are eco friendly
                                                                                and sustainable, aimed at reducing carbon
                                                                                emissions generated by the company’s
                                                                                operational activities. This includes creating
                                                                                campaigns to promote environmentally
                                                                                friendly living among employees and the local
                                                                                community, as well as programs like MSME,
                                                                                waste bank assistance, waste bank facilities,
                                                                                and other activities included in the Go Green
                                                                                Pegadaian program.
​​Pegadaian EcoPower​​​                                         -               Program TJSL untuk mendukung energi                                         8
​​​​​​​                                                                         terbarukan dan keberlanjutan lingkungan                                    Unit
                                                                                untuk menciptakan solusi energi yang
                                                                                ramah lingkungan disetiap unit kerja (kantor
                                                                                wilayah) PT Pegadaian
                                                                                The TJSL program aims to support renewable
                                                                                energy and environmental sustainability by
                                                                                developing environmentally friendly energy
                                                                                solutions across all work units (regional
                                                                                offices) of PT Pegadaian.




140                              IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 141
            Tujuan Pembangunan
                                        Nilai SROI                               Penjelasan Kegiatan            Capaian
                Berkelanjutan
                                        SROI value                               Activity Explanation         Achievements
        Sustainable Development Goals
​​Pegadaian Peduli -                                           Program TJSL berupa pemberian bantuan              ​​​398
  Pilar Lingkungan ​​​                                         yang termasuk dalam pilar sosial TPB 11            Unit
  Pegadaian Peduli -                                           (Kota & Pemukiman Berkelanjutan)
  Environmental Pillar                                         The TJSL program provides assistance as part
  ​​​​​​​                                                      of the social pillar of SDGs 11 (Sustainable
                                                               Cities & Settlements).



       Pilar Hukum dan Tata Kelola
       Legal and Governance Pillars
​​​​Desa Sadar Hukum                       1,51                Program TJSL berupa pemberian bantuan               11
    (Desa Aan)                                                 yang termasuk ke dalam pilar hukum & tata          Unit
    ​​​​​​​                                                    kelola tidak terbatas pada TPB 16 tetapi
                                                               yang dapat diakomodasi dan termasuk
                                                               dalam kegiatan yang berkaitan dengan
                                                               pemberdayaan, pelibatan dan pengembangan
​​​​                                                           masyarakat
                                                               The TJSL program encompasses providing
                                                               assistance within the scope of the legal and
                                                               governance pillar, which extends beyond
                                                               SDGs 16 to include activities related to
                                                               empowerment, community involvement, and
                                                               development.




                                         Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t                   141
Page 142
Tumbuh Bersama Masyarakat
Growing Together with Communities




Pilar Sosial [OJK B.3]                                                                   Social Pillar [OJK B.3]
Pegadaian meyakini bahwa keberlanjutan pembangunan                                       Pegadaian believes that the sustainability of future national
nasional pada masa mendatang sangat ditentukan oleh                                      development is fundamentally influenced by the readiness
kesiapan dan kapasitas generasi muda saat ini. Oleh karena                               and capacity of today’s younger generation. Accordingly, this
itu, pilar ini dirancang untuk mendukung pengembangan                                    pillar is designed to support human resource development
sumber daya manusia melalui akses pendidikan bermutu,                                    through access to quality education, spaces for creativity and
ruang kreasi dan inovasi, pengalaman pembelajaran yang                                   innovation, learning experiences relevant to the needs of the
relevan dengan kebutuhan dunia kerja, pengembangan                                       workforce requirements, and the development of university
kapasitas riset perguruan tinggi.                                                        research capacity.
Berbagai inisiatif yang dijalankan dalam pilar ini meliputi program
                                                                                         Programs include scholarship educational assistance, The
bantuan pendidikan atau beasiswa Pegadaian Scholarship, The
                                                                                         Gade Creative Lounge (TGCL), The Gade Sociopreneurship
Gade Creative Lounge (TGCL), kompetisi kewirausahaan The Gade
                                                                                         entrepreneurship competition, challenges, research
Sociopreneurship Challenge, bantuan riset atau penelitian, dan
                                                                                         support, and assistance for educational facilities and
bantuan sarana dan prasarana pendidikan.
                                                                                         infrastructure.


Pegadaian Scholarship
Pegadaian Scholarship serta pelaksanaan kerja sama riset dengan berbagai perguruan tinggi. Inisiatif ini bertujuan untuk meningkatkan
mutu pendidikan, mendorong pengembangan ilmu pengetahuan, serta memperluas kesempatan belajar dan berprestasi bagi mahasiswa.
Hasil kerja sama riset tersebut juga diarahkan untuk menghasilkan publikasi ilmiah yang dapat menjadi dasar pengembangan inovasi dan
kreativitas civitas academica di Perguruan Tinggi maupun penerapan di lingkungan operasional Pegadaian.
Pegadaian engages in scholarship initiatives and research collaborations with various universities. This initiative aims to improve the quality
of education, foster scientific development, and broaden opportunities for students to learn and excel. The outcomes of these research
collaborations are also aimed at producing scientific publications that can serve as a basis for developing innovation and creativity within the
university community, academics, and the operational environment of Pegadaian.
The Gade Creative Lounge (TGCL)
Pada tahun 2025 Pegadaian memperluas pembangunan The Gade Creative Lounge di sejumlah lokasi strategis sebagai pusat aktivitas
kreatif dan kolaborasi anak muda. Pegadaian juga menyalurkan beasiswa kepada mahasiswa di empat perguruan tinggi, yaitu Universitas
Sebelas Maret (UNS), Universitas Mataram (UNRAM), Universitas Negeri Gorontalo, dan Universitas Andalas, masing-masing untuk
sepuluh mahasiswa hingga menyelesaikan pendidikan sarjana, yang mencakup bantuan biaya pendidikan dan tunjangan hidup. Di samping
itu, Pegadaian menyediakan beasiswa komunitas bagi para penggerak dan pengelola aktivitas The Gade Creative Lounge, berupa bantuan
biaya pendidikan selama satu tahun bagi tiga puluh penerima manfaat.
Sejalan dengan komitmen Pegadaian terhadap pembangunan berkelanjutan, Creative Lounge ini memiliki relevansi yang kuat dengan
pencapaian asta cita Indonesia dan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB), khususnya TPB ke-4 yang mendukung peningkatan
kualitas pendidikan dengan mendorong terciptanya literasi keuangan, kewirausahaan inklusif, serta inovasi sosial yang berdampak nyata
bagi masyarakat.
In 2025, Pegadaian expanded the construction of The Gade Creative Lounge in several strategic locations as centers for creative activities and
youth collaboration. Pegadaian also provides scholarships to students at four universities: Sebelas Maret University (UNS), Mataram University
(UNRAM), Gorontalo State University, and Andalas University, each for ten students until they complete their undergraduate studies. This
scholarship covers tuition assistance and a living allowance. In addition, Pegadaian provides community scholarships for the drivers and
managers of The Gade Creative activities. Lounge, in the form of one year of educational assistance for thirty beneficiaries.
Aligned with Pegadaian’s commitment to sustainable development, Creative This Lounge has a strong relevance to the achievement of
Indonesia’s aspirations and the Sustainable Development Goals (SDGs), particularly SDG 4, which aims to enhance the quality of education
through promoting financial literacy, inclusive entrepreneurship, and social innovation that generate tangible societal impacts.
The Gade Sociopreneurship Challenge
Pegadaian menyediakan wadah kolaboratif bagi generasi muda untuk mengekspresikan ide-ide kreatif, mengembangkan inovasi, serta
merancang solusi sosial yang menjawab tantangan masyarakat dan perkembangan zaman.
Pegadaian offers a collaborative platform for the younger generation to articulate creative ideas, develop innovations, and design social
solutions that address societal challenges and current time.


Pada tahun 2025, implementasi pilar Sosial mencakup berbagai                            In 2025, the implementation of Social pillar encompasses
kegiatan strategis, antara lain penyaluran bantuan pendidikan                           various strategic activities, including providing educational
bagi sekolah, pemasangan panel surya dan sistem reverse                                 assistance to schools, installing solar panels and reverse
osmosis di pesantren, serta pemberian beasiswa pendidikan.                              osmosis systems at Islamic boarding schools, and offering
Pegadaian juga menjalin kerja sama riset dengan sejumlah                                educational scholarships. Pegadaian also collaborates with
perguruan tinggi untuk menghasilkan jurnal ilmiah yang akan                             several universities to produce scientific journals, which will
dipublikasikan melalui forum dan lokakarya akademik. Salah                              be published through academic forums and workshops. One
satu hasil riset tersebut berupa pengembangan teknologi robot                           of the research outcomes is the development of a technology
penyimpanan barang jaminan, yang direncanakan menjadi                                   for a robot that stores collateral items, intended to serve
dasar penerapan operasional di beberapa cabang Pegadaian,                               as the basis for operational implementation at several
antara lain di Cimahi.                                                                  Pegadaian branches, including in Cimahi.


142                         IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 143
                        Kolaborasi Riset untuk Akselerasi Digitalisasi Layanan
                   Research Collaboration to Accelerate Service Digitalization


Sebagai bagian dari upaya memperkuat transformasi digital                   As part of its efforts to strengthen digital transformation and
dan meningkatkan keunggulan operasional, Pegadaian                          enhance operational excellence, Pegadaian has established
menjalin kolaborasi riset dengan Institut Teknologi                         a research collaboration with the Bandung Institute of
Bandung (ITB) untuk periode 2025–2026. Kerja sama ini                       Technology (ITB) for 2025–2026. This collaboration focuses
difokuskan pada pengembangan solusi berbasis teknologi                      to develop technology-based solutions that are expected to
yang diharapkan mampu meningkatkan efisiensi proses                         increase business process efficiency while providing more
bisnis sekaligus menghadirkan layanan yang semakin                          modern, secure, and reliable services to customers.
modern, aman, dan andal bagi nasabah.

Kolaborasi riset ini melibatkan tim akademisi ITB bersama                   This research collaboration involves a team of ITB academics
unit kerja terkait di Pegadaian, termasuk Kantor Cabang                     and relevant units at Pegadaian, including branch offices
dan G-Lab Pegadaian. Fokus pengembangan diarahkan                           and the Pegadaian G-Lab. The development focuses on key
pada teknologi-teknologi kunci yang mendukung                               technologies that support operations, such as automating
operasional, antara lain otomasi sistem penyimpanan dan                     collateral storage and retrieval systems to accelerate service
pengambilan barang jaminan guna mempercepat proses                          processes and minimize risks in handling goods, digitalizing
layanan serta meminimalkan risiko penanganan barang,                        gold testing, and using technology to enhance OHS in the
digitalisasi pengujian emas, serta pemanfaatan teknologi                    operational environment.
untuk meningkatkan K3 di lingkungan operasional.

Kerja sama ini dilatarbelakangi oleh pesatnya                               This collaboration is driven by the rapid growth of
perkembangan digitalisasi, kebutuhan untuk memperkuat                       digitalization, the need to strengthen Pegadaian’s business
pertumbuhan dan daya saing bisnis Pegadaian, serta                          expansion and competitiveness, and the Company’s
komitmen Perseroan dalam mendukung peningkatan                              commitment to enhancing the quality of higher education
kualitas pendidikan tinggi di Indonesia. Melalui kolaborasi                 in Indonesia. Through this collaboration, Pegadaian builds
ini, Pegadaian membangun jembatan sinergis antara                           a synergistic bridge between industry needs and academic
kebutuhan industri dan pengembangan akademik, sehingga                      development, ensuring that the innovations produced are not
inovasi yang dihasilkan tidak hanya relevan secara teknis,                  only technically relevant but also applicable and sustainable.
tetapi juga aplikatif dan berkelanjutan.

Pelaksanaan riset dilakukan secara terstruktur, dimulai                     The research process is structured, beginning with identifying
dari identifikasi kebutuhan layanan, perancangan konsep                     service needs, designing technology and robotics concepts,
teknologi dan robotik, pengujian dan validasi solusi,                       testing and validating solutions, and analyzing the readiness
hingga analisis kesiapan implementasi dalam operasional                     of implementation within Pegadaian’s operations. Each
Pegadaian. Setiap solusi yang dihasilkan akan melalui                       solution will undergo a pilot testing phase before broader
tahapan uji coba (piloting) sebelum diterapkan secara lebih                 implementation across all work units.
luas di seluruh unit kerja.

Pegadaian dan ITB menargetkan kolaborasi ini sebagai                        Pegadaian and ITB aim for this collaboration to be a
kemitraan jangka panjang yang berkelanjutan, tidak hanya                    sustainable, long-term partnership, not just to meet current
untuk menjawab kebutuhan operasional saat ini, tetapi juga                  operational needs but also to serve as a foundation for future
sebagai fondasi pengembangan inovasi teknologi di masa                      technological innovations, especially in the financial services
depan, khususnya di sektor jasa keuangan.                                   sector.

Penguatan Ekosistem Pendidikan dan Literasi Kampus                          Campus Education and Literacy Ecosystem
Selain kolaborasi riset, Pegadaian juga mendukung                           In addition to research collaboration, Pegadaian also supports
pengembangan ekosistem pendidikan dan kewirausahaan                         the development of the education and entrepreneurship
melalui The Gade Creative Lounge (TGCL) di Universitas                      ecosystem through The Gade Creative Lounge (TGCL) at
Andalas (UNAND). TGCL berperan sebagai ruang produktif                      Andalas University (UNAND). TGCL serves as a productive
bagi mahasiswa untuk mengembangkan potensi akademik,                        space for students to develop their academic potential,
kreativitas, dan jiwa kewirausahaan.                                        creativity, and entrepreneurial spirit.

Dalam rangka mengoptimalkan pemanfaatan TGCL,                               To optimize the use of TGCL, Andalas University established a
Universitas Andalas membentuk Komunitas Literasi                            Literacy Community to manage daily operations, implement
yang bertugas mendukung pengelolaan kegiatan harian,                        literacy programs, and continuously evaluate TGCL activities.
pelaksanaan program literasi, serta evaluasi aktivitas TGCL                 To support student capacity building, Pegadaian provided
secara berkelanjutan. Sebagai bentuk dukungan terhadap                      educational assistance to 30 student members of the literacy
pengembangan kapasitas mahasiswa, Pegadaian memberikan                      community through one-year semester funding.
bantuan pendidikan kepada 30 mahasiswa anggota komunitas
literasi berupa pembiayaan semester selama satu tahun.




                                       Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t                                      143
Page 144
Tumbuh Bersama Masyarakat
Growing Together with Communities




Sebagai bagian dari komitmen sosial, Pegadaian turut                                    As part of our social commitment, Pegadaian has implemented
mengimplementasikan berbagai program kemasyarakatan,                                    various community programs, including Pegadaian Peduli for
antara lain Pegadaian Peduli Desa dan Pegadaian Tanggap                                 Villages and Pegadaian Emergency Disaster Response, which
Darurat Bencana, yang memberikan dukungan langsung                                      provide direct support to communities in remote areas and
kepada masyarakat di wilayah terpencil maupun korban                                    disaster victims so they can recover and resume productivity.
bencana agar dapat pulih dan kembali produktif. Komitmen                                This commitment is reinforced by the Pegadaian Mengetuk
tersebut diperkuat melalui program Pegadaian Mengetuk                                   Pintu Langit program, a humanitarian assistance initiative
Pintu Langit, sebuah inisiatif bantuan kemanusiaan yang                                 that targets underprivileged communities and vulnerable
menyasar masyarakat prasejahtera dan kelompok rentan.                                   groups.




144                         IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 145
                       Bantuan Pegadaian untuk Penanganan Bencana Banjir
                           di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat
                        Pegadaian Assistance for Flood Disaster Management
                             in Aceh, North Sumatra, and West Sumatra

Sebagai bagian dari komitmen Tanggung Jawab Sosial dan                          As part of its Social and Environmental Responsibility (TJSL)
Lingkungan (TJSL), PT Pegadaian secara responsif memberikan                     commitment, PT Pegadaian responsively provided humanitarian
bantuan kemanusiaan kepada masyarakat terdampak bencana                         assistance to communities affected by the flood disaster in Aceh,
banjir di wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.                     North Sumatra, and West Sumatra. Aid distribution was conducted
Penyaluran bantuan dilakukan secara bertahap dengan pendekatan                  in stages using a structured approach that included emergency
terstruktur yang mencakup fase tanggap darurat, pemulihan awal,                 response, initial recovery, and post-disaster rehabilitation, to
hingga rehabilitasi pascabencana, guna memastikan bantuan                       ensure assistance was properly targeted and sustainable.
yang diberikan tepat sasaran dan berkelanjutan.

Tahap Tanggap Darurat (Response)                                                Emergency Response Stage (Response)
Pada periode 27 November hingga 5 Desember 2025, Pegadaian                      From 27 November to 5 December 2025, Pegadaian distributed
menyalurkan bantuan tanggap darurat sebagai respons                             emergency assistance as a rapid response immediately after
cepat segera setelah bencana terjadi. Bantuan ini difokuskan                    the disaster. This assistance focused to meet the basic needs
pada pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat terdampak,                            of affected communities, with a total value of Rp731,790,900
dengan total nilai bantuan yang telah disalurkan sebesar                        distributed. The assistance included basic necessities, hygiene
Rp731.790.900. Jenis bantuan meliputi kebutuhan pokok,                          supplies, sleeping and emergency supplies, temporary household
perlengkapan kebersihan, perlengkapan tidur dan darurat,                        supplies, and special needs for infants and toddlers.
perlengkapan rumah tangga sementara, serta kebutuhan
khusus bagi bayi dan balita.

Tahap Pemulihan Awal (Reactivation)                                             Initial Recovery Stage (Reactivation)
Memasuki fase ketika kondisi mulai berangsur membaik,                           Pegadaian is entering a phase in which conditions are gradually
Pegadaian melanjutkan dukungan melalui tahap pemulihan                          improving. The Company continues our support through the initial
awal yang dilaksanakan pada 6–19 Desember 2025. Pada tahap                      recovery phase, scheduled from 9 – 19 December 2025. During
ini, bantuan difokuskan pada penguatan layanan dasar dan                        this phase, assistance is focused on strengthening basic services
dukungan kesehatan masyarakat melalui penyediaan posko                          and supporting public health initiatives through the provision
bencana, layanan pemeriksaan kesehatan, distribusi sembako,                     of disaster posts, health check-up services, distribution of basic
kebutuhan pokok, serta pakaian layak pakai. Total nilai bantuan                 necessities, and suitable clothing. The total value of assistance
yang direncanakan pada tahap ini sebesar Rp2.275.000.000,                       allocated for this phase amounts to IDR 2,275,000,000, as part
sebagai bagian dari upaya mempercepat pemulihan aktivitas                       of an effort to accelerate the recovery of social and economic
sosial dan ekonomi masyarakat terdampak.                                        activities within the affected community.

Tahap Pemulihan Berkelanjutan (Recovery)                                        Continuous Recovery Phase (Recovery)
Pada tahap pemulihan jangka menengah yang dilaksanakan                          During the medium-term recovery phase, scheduled from the
mulai minggu keempat Desember 2025 hingga Januari                               fourth week of December 2025 through January 2026, Pegadaian
2026, Pegadaian merancang program pemulihan berbasis                            has designed a development-based recovery program and
pembangunan dan penguatan kapasitas masyarakat. Bantuan                         strengthened community capacity. Assistance during this stage
pada tahap ini mencakup dukungan konstruksi dan renovasi                        encompasses assistance with home construction and renovation,
rumah, bantuan pendidikan, pemenuhan kebutuhan pokok,                           educational support, meeting basic needs, and health check-up
serta layanan pemeriksaan kesehatan. Program pemulihan                          services. This recovery program is structured in stages to support
ini disusun secara bertahap untuk mendukung keberlanjutan                       the sustainability of community life in post-disaster-affected
kehidupan masyarakat di wilayah terdampak pascabencana.                         areas.

Selain penyaluran bantuan secara mandiri, Pegadaian juga                        In addition to independently distributing aid, Pegadaian
aktif berpartisipasi dalam berbagai inisiatif kolaboratif lintas                actively engages in various collaborative initiatives with state-
BUMN dan mitra strategis. Dalam Program Kolaborasi BUMN                         owned enterprises (SOEs) and strategic partners. Under the
untuk penanganan bencana di Aceh, Pegadaian berkontribusi                       SOE Collaboration Program for disaster management in Aceh,
sebesar Rp30 juta, bersama Bank Mandiri dan Pupuk Indonesia.                    Pegadaian contributed Rp 30 million, alongside Bank Mandiri and
Bantuan tersebut disalurkan ke Lhokseumawe dan diterima                         Pupuk Indonesia. The assistance was allocated to Lhokseumawe
oleh Bank Syariah Indonesia (BSI) sebagai koordinator tanggap                   and was received by Bank Syariah Indonesia (BSI), serving as the
bencana Aceh, serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah                         Aceh disaster response coordinator, and the Regional Disaster
(BPBD), dengan dukungan distribusi melalui penerbangan                          Management Agency (BPBD). The distribution was supported
Citilink pada 1 Desember 2025.                                                  through Citilink flights on 1 December 2025.

Pegadaian juga berkolaborasi dengan mitra dalam Program                         Pegadaian also collaborates with partners in the Gorilla
Kolaborasi Gorilla AirNav yang dilaksanakan pada 2 Desember                     Collaboration Program AirNav, which is scheduled to be
2025. Melalui kolaborasi ini, Pegadaian menyalurkan bantuan                     implemented on December 2, 2025. Through this collaboration,
senilai Rp10 juta berupa sarana penyediaan air bersih, yang                     Pegadaian distributed Rp 10 million in the form of clean
terdiri dari enam unit toren air dan dua unit tangki air. Bantuan               water facilities, including six water towers and two water
ini bertujuan untuk memastikan ketersediaan air bersih bagi                     tanks. This assistance aims to ensure the availability of clean
masyarakat terdampak dan mendukung pemulihan kondisi                            water for affected communities and to support the recovery of
kesehatan lingkungan pascabencana.                                              environmental health conditions following disasters.

Melalui pendekatan terpadu dan kolaboratif ini, Pegadaian                       Through this integrated and collaborative approach, Pegadaian is
berkomitmen untuk tidak hanya hadir pada saat tanggap                           committed to not only being present during emergency response,
darurat, tetapi juga berperan aktif dalam proses pemulihan                      but also playing an active role in the process of recovery and
dan pembangunan kembali kehidupan masyarakat terdampak                          rebuilding the lives of disaster-affected communities in a
bencana secara berkelanjutan.                                                   sustainable manner.



                                           Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t                                         145
Page 146
Tumbuh Bersama Masyarakat
Growing Together with Communities




Pilar Ekonomi                                                                           Economic Pillars

Pegadaian berkomitmen untuk menghadirkan dampak                                         Pegadaian is committed to delivering sustainable impact
berkelanjutan yang memberikan manfaat nyata                                             that yields tangible and enduring benefits for the community.
bagi masyarakat dalam jangka panjang. Perusahaan                                        The company is building an empowerment ecosystem that
membangun ekosistem pemberdayaan yang mendorong                                         encourages the inclusive growth among communities and
pertumbuhan masyarakat dan pelaku UMKM secara inklusif                                  MSMEs alongside Pegadaian. This pillar includes various
bersama Pegadaian. Pilar ini mencakup berbagai program                                  social development projects, health and community welfare
pembangunan sosial, kesehatan, dan kesejahteraan                                        programs, disaster emergency response efforts, MSME
masyarakat, penanganan tanggap darurat bencana,                                         development and guidance, as well as the implementation of
pengembangan dan pembinaan UMKM, serta pelaksanaan                                      the fostered village program.
program desa binaan.
                                                                                        Several flagship programs within this pillar include the
Sejumlah program unggulan dalam pilar ini antara lain                                   GadePreneur Program and the Pegadaian Gold Pande Program.
Program GadePreneur dan Program Pande Emas Pegadaian.


 GadePreneur                 Program GadePreneur dirancang untuk memperkuat kapasitas pelaku usaha mikro melalui pelatihan
                             kewirausahaan, pendampingan usaha, serta fasilitasi akses pengembangan pasar, sehingga pelaku UMKM dapat
                             meningkatkan skala usahanya dan menjadi lebih mandiri.
                             Pada tahun 2025, Program GadePreneur diperluas melalui pelaksanaan pelatihan bagi peserta di luar negeri
                             (ekspatriat) yang dipersiapkan sebagai afiliator untuk memasarkan produk ke pasar internasional. Program
                             ini dilaksanakan melalui kerja sama dengan perwakilan kedutaan serta menjadi bagian dari strategi ekspansi
                             Pegadaian ke luar negeri, termasuk pembukaan kantor di Timor Leste dan rencana ekspansi ke Hong Kong.
                             Selain itu, Pegadaian juga menjalankan Program Desa Migran, yang bertujuan meningkatkan literasi dan inklusi
                             keuangan bagi tenaga kerja Indonesia (TKI) dan tenaga kerja wanita (TKW) melalui edukasi menabung emas.
                             The GadePreneur program is designed to strengthen micro-entrepreneurs’ capacity through entrepreneurship
                             training, business mentoring, and facilitating access to market development. This enables MSMEs expand their
                             business scale and become more independent.
                             By 2025, the GadePreneur Program will be extended to include training for overseas participants (expatriates) who
                             are prepared to become affiliates and promote products internationally. This program is implemented in partnership
                             with embassy representatives and is part of Pegadaian’s strategy to expand globally, including opening an office
                             in Timor Leste and planning to expand to Hong Kong. Additionally, Pegadaian runs the Migrant Village Program,
                             which seeks to improve financial literacy and inclusion for Indonesian migrant workers (TKI) and female migrant
                             workers (TKW) through education on gold savings.

 Pande Emas                  Program Pande Emas Pegadaian berfokus pada peningkatan kompetensi mitra pandaii emas melalui pelatihan
 Pegadaian                   perbaikan dan pengolahan emas, guna meningkatkan nilai jual aset emas, khususnya pada proses lelang.
 Pegadaian                   Pegadaian’s Goldsmith Program focuses on improving the competencies of gold expert partners through training in
 Goldsmith                   gold repair and processing, to increasing the resale value of gold assets, particularly in auctions.


Pencapaian Pilar Ekonomi
Economic Pillar Achievement
    Nama Program                               Pencapaian                                  Nama Program                               Pencapaian
    Program Name                               Achievement                                 Program Name                               Achievement
 Program                      5                                                         Program                     4 stakeholders yang terdiri dari:
 Gadeprenur                   stakeholders terlibat                                     Pande Emas                     • 140 Nasabah Pegadaian
 Gadeprenur                   stakeholders involved                                     Goldsmith                      • 4 kelompok pande emas
 Program                      1.291                                                     Program                        • 1 Pendamping program
                              penerima manfaat                                                                         • PT Pegadaian
                              beneficiaries                                                                         4 stakeholders consisting of:
                              bisa ditambahkan :                                                                       • 140 Pegadaian customers
                              816                                                                                      • 4 goldsmith groups
                              orang mendapatkan pekerjaan                                                              • 1 program facilitator
                              186 orang mendapatkan pekerjaan                                                          • PT Pegadaian
                              Bantuan yang diberikan berupa:
                              pelatihan, modul pembelajaran, sarana
                              dan prasarana usaha, bantuan legalitas
                              usaha, keikutsertaan pada bazaar
                              Support was provided in the form of training,
                              educational modules, business facilities
                              and equipment, assistance with business
                              licensing, and participation in bazaars.


146                         IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 147
                       Program Gadepreneur: Penguatan Kapasitas UMKM
                            untuk Mendorong Kemandirian Ekonomi
                    Gadepreneur Program : Strengthening the Capacity of MSMEs
                              to Promote Economic Independence

  Gadepreneur merupakan inisiatif program untuk memperkuat                    Gadepreneur is a program initiative to strengthen community
  pemberdayaan ekonomi masyarakat, khususnya pelaku                           economic empowerment, particularly for MSMEs. This
  UMKM. Program ini berfokus pada pengembangan                                program focuses on developing entrepreneurial capacity
  kapasitas kewirausahaan melalui pendekatan terpadu yang                     through an integrated approach that includes business
  mencakup pelatihan pengembangan usaha, peningkatan                          development training, improving financial literacy, business
  literasi keuangan, pendampingan bisnis, serta penguatan                     mentoring, and enhancing branding and digital marketing
  kemampuan branding dan pemasaran digital. Melalui inisiatif                 capabilities. Through this initiative, Pegadaian encourages
  ini, Pegadaian mendorong UMKM agar mampu beradaptasi                        MSMEs to adapt to the dynamics of the modern economy and
  dengan dinamika ekonomi modern dan mengelola usahanya                       manage their businesses more professionally and sustainably.
  secara lebih profesional dan berkelanjutan.

  Gadepreneur dirancang sebagai program pengembangan                          Gadepreneur is designed as a comprehensive and
  UMKM yang komprehensif dan berkelanjutan. Peserta                           sustainable MSME development program. Participants are
  dibekali dengan keterampilan strategis dalam pengelolaan                    equipped with strategic skills in business management,
  usaha, perencanaan keuangan, serta pemanfaatan teknologi                    financial planning, and digital technology to expand
  digital untuk memperluas jangkauan pasar. Program ini juga                  market reach. The program also provides ongoing business
  memfasilitasi pendampingan bisnis secara berkelanjutan,                     mentoring, product branding training, and support in
  pelatihan branding produk, serta dukungan dalam                             meeting certification and legal requirements, enabling
  pemenuhan sertifikasi dan legalitas usaha, sehingga UMKM                    MSMEs to improve product quality, competitiveness, and
  binaan mampu meningkatkan kualitas produk, daya saing,                      added value. Pegadaian also provides access to partnership
  dan nilai tambah usahanya. Selain itu, Pegadaian membuka                    networks, financing opportunities, and promotional
  akses terhadap jejaring kemitraan, peluang pembiayaan,                      facilitation through exhibitions and digital onboarding
  serta fasilitasi promosi melalui pameran dan proses digital                 processes to various online marketing platforms.
  onboarding ke berbagai platform pemasaran daring.

  Melalui Program Gadepreneur, Pegadaian bertujuan                            Through the Gadepreneur Program, Pegadaian aims to foster
  menumbuhkan semangat kewirausahaan yang inklusif,                           an inclusive entrepreneurial spirit, improve the competence
  meningkatkan kompetensi dan kemandirian pelaku UMKM,                        and independence of MSMEs, and expand access to markets
  serta memperluas akses terhadap pasar dan sumber daya                       and financial resources. This program also aims to build a
  ekonomi. Program ini juga diarahkan untuk membangun                         sustainable business ecosystem through capacity building,
  ekosistem usaha yang berkelanjutan melalui penguatan                        product innovation, and accelerated digital marketing. With
  kapasitas, inovasi produk, dan percepatan digitalisasi                      this approach, the fostered MSMEs are expected to grow
  pemasaran. Dengan pendekatan tersebut, UMKM binaan                          into resilient, adaptable, and competitive businesses while
  diharapkan dapat berkembang menjadi usaha yang tangguh,                     contributing to economic growth at both the local and
  adaptif, dan berdaya saing, sekaligus berkontribusi terhadap                national levels.
  pertumbuhan ekonomi di tingkat lokal maupun nasional.

  Secara khusus, Program Gadepreneur bertujuan untuk:                         Specifically, the Gadepreneur Program aims to:
  1. Meningkatkan kapasitas kewirausahaan pelaku                              1. Increase the entrepreneurial capacity of MSME actors
      UMKM melalui pelatihan pengembangan usaha dan                               through business development training and sustainable
      pendampingan bisnis yang berkelanjutan;                                     business mentoring;
  2. Mendorong kemandirian ekonomi masyarakat dengan                          2. Encourage community economic independence by
      menciptakan dan memperkuat wirausaha yang berdaya saing;                    creating and strengthening competitive entrepreneurs;
  3. Memperluas akses pembiayaan dan pasar melalui                            3. Expand access to financing and markets by facilitating
      fasilitasi pemanfaatan produk pembiayaan Pegadaian                          the use of Pegadaian financing products and business
      serta peluang kemitraan usaha; dan                                          partnership opportunities; and
  4. Membangun ekosistem wirausaha binaan Pegadaian                           4. Develop an entrepreneurial ecosystem fostered by
      yang terhubung, kolaboratif, dan berorientasi pada                          Pegadaian that is connected, collaborative, and oriented
      pertumbuhan ekonomi lokal yang berkelanjutan.                               towards sustainable local economic growth.


Pegadaian telah melibatkan lebih dari 10.000 pelaku                           Pegadaian has engaged more than 10,000 micro, small,
usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dalam program                         and medium enterprise (MSME) actors in its empowerment
pemberdayaan sepanjang 2025. Program kapasitas                                programs throughout 2025. The MSME capacity-building
UMKM mencakup pelatihan literasi keuangan digital,                            program includes digital financial literacy training,
pendampingan penggunaan aplikasi TRING by Pegadaian,                          assistance in using the TRING by Pegadaian application,
serta akses ke layanan pembiayaan mikro dan gadai.                            and access to microfinancing services and pawn. The shift
Perubahan perilaku (behavior shift) nasabah didorong                          in customer behavior is driven by increased awareness and
oleh meningkatnya pemahaman dan kesadaran dalam                               understanding of business financing management, including
pengelolaan pembiayaan usaha, termasuk pemahaman                              a better understanding of the products and services provided
terhadap produk dan jasa yang disediakan oleh Pegadaian.                      by Pegadaian. This is supported through the implementation
Hal tersebut didukung melalui pelaksanaan program                             of mentoring programs as well as the provision of customer
pendampingan serta pemberian edukasi dan awareness                            education and awareness initiatives. The increased level




                                         Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t                                   147
Page 148
Tumbuh Bersama Masyarakat
Growing Together with Communities




        kepada nasabah. Peningkatan pemahaman ini tercermin                             of understanding is reflected in improved customer
        dari kepatuhan nasabah dalam memenuhi kewajiban                                 compliance with scheduled installment payments and the
        pembayaran angsuran sesuai dengan jadwal yang                                   enhanced performance of customers’ businesses.
        ditetapkan serta perkembangan usaha nasabah yang
        semakin baik.
        Dampak dari perubahan perilaku tersebut memberikan                              The impact of this behavioral shift has created opportunities
        peluang bagi nasabah untuk meningkatkan skala                                   for customers to scale up their businesses. In 2025, a total
        usahanya. Pada tahun 2025, sebanyak 32.810 nasabah                              of 32,810 KUR MSME customers successfully moved up to
        KUR UMKM berhasil naik kelas, yang ditunjukkan melalui                          a higher business category, as indicated by an increase in
        peningkatan plafon pembiayaan dari semula Rp10 juta                             financing ceilings from an initial IDR 10 million to up to IDR
        menjadi hingga Rp20 juta. [GRI 203-2]                                           20 million. [GRI 203-2]


                                Program Pande Emas: Pemberdayaan Perajin Lokal untuk
                                      Memperkuat Ekosistem Emas Berkelanjutan
                                   Goldsmith Program: Empowering Local Craftsmen to
                                        Strengthen a Sustainable Gold Ecosystem
        Program Pande Emas merupakan inisiatif strategis program                        The Goldsmith Program is a strategic initiative under
        TJSL Pegadaian yang dirancang untuk memperkuat                                  Pegadaian’s TJSL Program program aimed at boosting
        kemandirian ekonomi masyarakat melalui pengembangan                             community economic independence by developing vocational
        keterampilan vokasional di sektor kerajinan emas dan                            skills in the gold and jewelry craft sector. The program
        perhiasan. Program ini berfokus pada peningkatan kapasitas                      concentrates on increasing the capacity of local goldsmiths
        sumber daya manusia, khususnya para perajin emas lokal                          and micro-entrepreneurs through technical training,
        dan pelaku usaha mikro, melalui pelatihan teknis, sertifikasi                   competency certification, and ongoing business mentoring.
        kompetensi, serta pendampingan usaha yang berkelanjutan.
        Melalui pendekatan pendidikan dan peningkatan keahlian                          Through an educational and upskilling approach, the
        (up-skilling), Program Pande Emas bertujuan mendorong                           Goldsmith Program aims to boost the productivity and
        produktivitas dan kualitas hasil karya perajin, sekaligus                       quality of artisans’ work while expanding market access and
        memperluas akses pasar dan peluang ekonomi berbasis                             community-based economic opportunities. This initiative
        komunitas. Inisiatif ini dirancang untuk memberikan                             is designed to make a tangible impact on improving the
        dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan                                 well-being of local communities, while simultaneously
        komunitas lokal, sejalan dengan upaya penguatan ekonomi                         strengthening micro-economies and MSMEs in the gold craft
        mikro dan UMKM di sektor kerajinan emas.                                        sector.
        Program Pande Emas diimplementasikan sebagai bagian                             The Goldsmith Program is implemented as part of the
        dari strategi Creating Shared Value (CSV) Pegadaian, di                         Creating Strategy Shared Pegadaian’s Value (CSV) approach,
        mana penciptaan nilai ekonomi Perseroan berjalan seiring                        where the company’s creation of economic value aligns with
        dengan penciptaan nilai sosial bagi masyarakat. Melalui                         creating social value for the community. By empowering gold
        pemberdayaan perajin emas sebagai bagian dari rantai                            craftsmen as part of the upstream value chain, Pegadaian
        nilai hulu, Pegadaian berupaya menjaga dan meningkatkan                         aims to maintain and enhance the quality of gold as its
        kualitas emas sebagai aset utama, sekaligus memperkuat                          primary asset while also reinforcing the foundation of the
        fondasi ekosistem layanan berbasis emas perusahaan.                             company’s gold-based service ecosystem. This approach
        Pendekatan ini memungkinkan Pegadaian tidak hanya                               enables Pegadaian to serve not only as a financial services
        berperan sebagai penyedia layanan keuangan, tetapi juga                         provider but also as a community capacity-building partner,
        sebagai mitra pengembangan kapasitas komunitas yang                             directly contributing to business sustainability.
        berkontribusi langsung terhadap keberlanjutan bisnis.
        Lebih dari sekadar program pemberdayaan, Pande Emas                             More than just an empowerment program, the Goldsmith
        menjadi elemen strategis dalam penguatan ekosistem                              Program plays a strategic element in strengthening
        Bullion Services Pegadaian. Dengan meningkatkan                                 Pegadaian’s Bullion Services ecosystem. By improving
        kompetensi, standar kualitas, dan kesiapan perajin emas                         the competency, quality standards, and readiness of local
        lokal, Pegadaian memastikan keberlanjutan pasokan                               goldsmiths, Pegadaian ensures a sustainable supply of high-
        produk emas yang berkualitas, sekaligus menciptakan                             quality gold products while creating a mutually beneficial
        hubungan saling menguntungkan antara perusahaan dan                             relationship between the company and the community.
        komunitas. Melalui integrasi sosial dan bisnis ini, Program                     Through this social and business integration, the Goldsmith
        Pande Emas diharapkan mampu membangun fondasi                                   Program aims to build a sustainable economic foundation
        ekonomi yang berkelanjutan bagi komunitas perajin emas                          for Indonesia’s goldsmith community, while simultaneously
        di Indonesia, sekaligus meningkatkan daya saing Pegadaian                       increasing Pegadaian’s competitiveness in the national gold
        di industri emas nasional.                                                      industry.
        Program Pemberdayaan Pande Emas secara khusus bertujuan                         The Goldsmith Empowerment Program specifically
        untuk:                                                                          aims to:
        1. Membuka peluang kerja dan memperluas akses pasar                             1. Create job opportunities and expand market access for
            bagi komunitas perajin emas sehingga memberikan                                the community of gold craftsmen, thereby ensuring a
            dampak ekonomi yang berkelanjutan;                                             sustainable economic impact;
        2. Meningkatkan keterampilan dan produktivitas perajin                          2. Improve the skills and productivity of local gold artisans,
            emas lokal agar mampu menghasilkan produk dengan                               enabling them to produce higher-quality products with
            kualitas dan nilai tambah yang lebih tinggi; serta                             greater added value;
        3. Menyiapkan ekosistem perajin emas yang kompeten dan                          3. Develop an ecosystem of competent and integrated gold
            terintegrasi dalam sistem Bullion Services Pegadaian.                          craftsmen within the Pegadaian Bullion Services system.

148                         IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 149
Pilar Lingkungan                                                                Environmental Pillar

Pada aspek lingkungan, Pegadaian berupaya menumbuhkan                           On environmental aspect, Pegadaian strives to raise
kesadaran bahwa pelestarian bumi merupakan tugas                                awareness that protecting the Earth is a collective
bersama. Berbagai inisiatif ramah lingkungan dijalankan                         obligation. Numerous environmentally friendly initiatives are
untuk mendorong partisipasi masyarakat dalam menjaga                            implemented to encourage public participation in preserving
kualitas lingkungan hidup.                                                      environmental quality.

Salah satu program unggulan pada pilar ini adalah “Memilah                      A key program in this pillar is “Sorting Waste, Saving Gold,”
Sampah Menabung Emas”, yang mengajak masyarakat                                 which encourages the public to exchange inorganic waste for
menukar sampah anorganik dengan tabungan emas,                                  gold savings, thus creating an impactful economic incentive
sehingga menciptakan insentif ekonomi yang berdampak                            while reducing waste burden. Pegadaian has also launched
sekaligus mengurangi beban sampah. Pegadaian juga                               the GLAM (Green Live Action) Movement as a collective
berinisiatif menggerakkan Program GLAM (Green Live                              campaign to promote cleanliness and lower the carbon
Action Movement) sebagai kampanye kolektif untuk menjaga                        footprint through tangible actions. Additionally, the Company
kebersihan serta menekan jejak karbon melalui aksi-aksi                         has the Gade Integrated Farming Program, which introduces
nyata. Selain itu, Perusahaan memiliki Program The Gade                         the concept of circular farming by emphasizing efficient
Integrated Farming yang memperkenalkan konsep pertanian                         resource use and environmentally friendly cultivation
sirkuler dengan menekankan efisiensi penggunaan sumber                          practices.
daya dan praktik budidaya ramah lingkungan.

Pencapaian Pilar Lingkungan
Environmental Pillar Achievement
   Nama Program                      Pencapaian                                   Nama Program                                 Pencapaian
   Program Name                      Achievement                                  Program Name                                 Achievement

 Bank Sampah         • 425 Bank Sampah Binaan                                  The Gade                        • 1.120 petani penerima manfaat
 Forum Sahabat       • 57.329 Nasabah Bank Sampah                              Integrated Farming              • ± 825 Ha total luas lahan pertanian
 Emas Peduli         • 9,9 kilogram total transaksi emas                       The Gade                          kelompok binaan program
 Sampah Indonesia    • 425 Fostered Waste Banks                                Integrated Farming              • Peningkatan pendapatan petani rata-rata
 (FORSEPSI)          • 57,329 Waste Bank Customers                                                               sebesar Rp 367 juta per tahun
 Sahabat Emas Care   • 9.9 kilogram total gold transactions                                                    • Pengurangan 64.962,41 ton CO2 eq/tahun
 Forum for Waste                                                                                                 beban emisi karbot akibat pengunaan
 Bank (FORSEPSI)                                                                                                 pupuk urea sintesis
                                                                                                               • Pengurangan sampah organik sebesar
                                                                                                                 ±30 Ton/tahun/kelompok tani
                                                                                                               • Pelatihan yang diberikan:
                                                                                                                  • Pelatihan pembuatan produk turunan
                                                                                                                    (humus, pupuk organik cair, serum,
                                                                                                                    pestisida nabati, bakteri pembenah
                                                                                                                    tanah, pestisida daun mimba/neem oil).
                                                                                                                  • Pelatihan pembuatan enzimatik.
                                                                                                                  • Sosialisasi program pengembangan
                                                                                                                    pertanian organik di Indonesia.
                                                                                                                  • Pelatihan pembuatan pupuk organik.
                                                                                                               • 1,120 farmers beneficiaries.
                                                                                                               • Approximately 825 Ha total area of
                                                                                                                 agricultural land managed by the
                                                                                                                 program’s fostered groups.
                                                                                                               • Average farmer income increased by IDR
                                                                                                                 367 million annually
                                                                                                               • Reduced carbon emissions by 64,962.41
                                                                                                                 tons of CO2 eq per year due to decreased
                                                                                                                 use of synthetic urea fertilizer.
                                                                                                               • Organic waste decreased by about 30 tons
                                                                                                                 per year per farmer group.
                                                                                                               • Provided training includes:
                                                                                                                 • Making derivative products such as
                                                                                                                    humus, liquid organic fertilizer, serum,
                                                                                                                    botanical pesticides, soil-improving
                                                                                                                    bacteria, and neem leaf pesticides.
                                                                                                                 • Enzymatic manufacturing training.
                                                                                                                 • Socialization of organic farming
                                                                                                                    development programs in Indonesia.
                                                                                                                 • Organic fertilizer production training.


                                           Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t                                           149
Page 150
Tumbuh Bersama Masyarakat
Growing Together with Communities




               Bersama Pegadaian, Sampah Diolah Menjadi Investasi Emas melalui
          Bank Sampah Binaan FORSEPSI (Forum Sahabat Emas Peduli Sampah Indonesia)
            Together with Pegadaian, Waste is Converted into Gold Investments through
        a Waste Bank Supported by FORSEPSI (Forum Sahabat Emas Peduli Sampah Indonesia)

        Sejak 2018, Pegadaian konsisten mengembangkan program                           Since 2018, Pegadaian has consistently advanced the
        inovatif Memilah Sampah Menabung Emas (MSME), sebuah                            innovative program ‘Sort Trash, Save Gold’ (MSME), which
        inisiatif yang mendorong pemberdayaan bank sampah                               promotes the empowerment of waste banks in various
        di berbagai daerah di Indonesia. Program MSME adalah                            regions across Indonesia. The MSME program aims to engage
        program untuk mengajak masyarakat melalui edukasi dan                           communities through educational and literacy activities
        literasi yang dilakukan Bank Sampah, untuk memanfaatkan                         conducted by Waste Banks, encouraging the utilization of
        nilai lebih dari sampah rumah tangga dengan cara memilah                        the added value of household waste by first sorting inorganic
        terlebih dahulu sampah anorganik yang memiliki nilai                            waste with economic value to be exchanged for gold savings.
        ekonomis untuk ditukar menjadi tabungan emas.
        Hingga Tahun 2025, sebanyak 425 bank sampah telah                               By 2025, a total of 425 waste banks have joined FORSEPSI,
        tergabung dalam FORSEPSI yang tersebar di seluruh                               spread across Indonesia. As of 2025, Pegadaian-supported
        Indonesia. Data Tahun 2025, Bank Sampah binaan Pegadaian                        waste banks successfully attracted and managed 57,329
        berhasil menarik dan mengelola 57.329 nasabah bank                              waste bank customers, 16,746 gold savings customers, with
        sampah, 16.746 nasabah tabungan emas, total transaksi emas                      a total gold transaction of 9.9 kilograms throughout the
        9,9 kilo sepanjang pelaksanaan hingga 2025. Program ini juga                    implementation period until 2025. This program has also
        telah mengelola 23.481.286 kilogram sampah anorganik dan                        managed 5,999,855 tons of inorganic waste and 23,481,286
        5.999.855 kilogram sampah organik. Melalui giat edukasi yang                    tons of organic waste. Through annual educational activities,
        dilakukan setiap tahunnya, FORSEPSI berhasil mengedukasi                        FORSEPSI has successfully educated 57,177 community
        sebanyak 57.177 masyarakat Tahun 2025.                                          members by 2025.
        Dalam penguatan peran bank sampah di berbagai wilayah,                          To strengthen the role of waste banks in various regions,
        Pegadaian bersama FORSEPSI secara rutin menggelar aksi                          Pegadaian, together with FORSEPSI, regularly conducts
        lingkungan seperti Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN),                          environmental activities such as National Waste Care Day
        Hari Lingkungan Hidup (HLH), pelaksanaan konsolidasi                            (HPSN) and Environment Day (HLH), and consolidates
        Bank Sampah binaan di setiap kantor wilayah Pegadaian                           Pegadaian-supported waste banks managed by Pegadaian
        dengan melibatkan pemerintah kota setempat untuk                                at each regional offices, involving local governments to build
        membangun kolaborasi yang lebih kuat.                                           stronger collaboration.
        Bank Sampah Pancadaya di Sumatera Barat menjadi salah                           Pancadaya Waste Bank in West Sumatra is one of Pegadaian’s
        satu mitra binaan Pegadaian dalam wadah FORSEPSI (Forum                         supported partners within FORSEPSI (Forum of Gold
        Sahabat Emas Peduli Sampah Indonesia), yang menghimpun                          Friends Caring for Waste Indonesia), which brings together
        para penggerak dan komunitas peduli lingkungan untuk                            environmental activists and community groups to collaborate
        berkolaborasi mengatasi permasalahan sampah nasional.                           on addressing national waste issues. The collaboration
        Kolaborasi antara Bank Sampah dan Pemerintah Kota Padang                        between the Waste Bank and the Padang City Government
        semakin kuat dengan pelibatan peran Pancadaya dalam                             has grown stronger with Pancadaya’s role in managing 1,200
        mengelola sampah 1.200 ASN Pemko Padang. Hingga kini,                           civil servant waste management units for the city. So far,
        Pancadaya berhasil mengelola 80 unit bank sampah dibawah                        Pancadaya has successfully managed 80 waste bank units
        naungannya dengan total 5.666 nasabah.                                          under its umbrella, serving a total of 5.666 customers.
        Selain memberikan akses investasi bagi para nasabah,                            In addition to providing investment access for customers,
        Pegadaian turut memperkuat kapasitas pengelola melalui                          Pegadaian also strengthens the capacity of managers
        berbagai bentuk dukungan, seperti pelatihan public speaking,                    through various forms of support, such as public speaking
        pendanaan edukasi, beasiswa bagi anak pengurus, hingga                          training, educational funding, scholarships for managers’
        penyediaan perlindungan pekerja bukan penerima upah/                            children, and providing protection for non-wage workers/
        BPJS Ketenagakerjaan bagi para pengurus Bank Sampah.                            BPJS Employment for waste bank managers.
        Digitalisasi juga semakin memudahkan pengelolaan bank                           Digitalization also simplifies waste bank management. The
        sampah. Sistem pencatatan transaksi kini terintegrasi                           transaction recording system is now integrated with the
        dengan aplikasi Pegadaian Peduli, sehingga masyarakat                           Pegadaian Peduli app, enabling the community to monitor
        dapat memantau aktivitas secara real time dan transparan.                       activities in real-time and transparently.
        Lebih jauh lagi, keberadaan bank sampah ini menunjukkan                         Furthermore, the existence of these waste banks demonstrates
        bahwa limbah rumah tangga dapat menjadi peluang                                 that household waste can be an opportunity to improve
        peningkatan       kesejahteraan.   Melalui    semangat                          welfare. Through Pegadaian’s #mengEMASkanIndonesia
        #mengEMASkanIndonesia dari Pegadaian, masyarakat                                spirit, the community now views waste not as a burden but as
        kini melihat sampah bukan lagi sebagai beban, melainkan                         an investment that brings benefits for the future.
        sebagai investasi yang membawa manfaat bagi masa depan.




150                         IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 151
                 Pegadaian Turut Perkuat Ketahanan Pangan Nasional
                     melalui Program The Gade Integrated Farming
              Pegadaian Contributes to Strengthening National Food Security
                    Through The Gade Integrated Farming Program

Salah satu inisiatif program TJSL Pegadaian yang                         One of Pegadaian’s TJSL program initiatives that
melibatkan masyarakat secara langsung adalah                             directly involves the community is The Gade Integrated
The Gade Integrated Farming. Pegadaian The                               Farming. Pegadaian The Gade Integrated Farming
Gade Integrated Farming merupakan program                                is an empowerment program designed to improve
pemberdayaan yang dirancang untuk meningkatkan                           farmers’ welfare through training, mentoring, and the
kesejahteraan petani melalui pelatihan, pendampingan,                    utilization of integrated and sustainable agricultural
dan pemanfaatan teknologi pertanian terintegrasi dan                     technology. This program is a tangible manifestation
berkelanjutan. Program ini menjadi salah satu wujud                      of Pegadaian’s contribution to supporting the national
nyata kontribusi Pegadaian dalam mendukung agenda                        food security agenda while also strengthening the
ketahanan pangan nasional sekaligus memperkuat                           local agricultural ecosystem.
ekosistem pertanian lokal.

Hingga saat ini, program The Gade Integrated Farming                     To date, The Gade Integrated Farming program has
telah dijalankan di delapan daerah, yaitu Tulungagung,                   been implemented in eight regions: Tulungagung,
Madiun, Bantul, Kulonprogo, Magelang, Depok, Bogor,                      Madiun, Bantul, Kulonprogo, Magelang, Depok,
dan Bekasi. Penerima manfaat dalam program ini                           Bogor, and Bekasi. Beneficiaries of this program
telah mengikuti berbagai pelatihan dan sertifikasi                       have participated in various training sessions and
pelaku pertanian organik dalam rangka peningkatan                        certification programs for organic farmers to enhance
kapasitas dan kompetensi.                                                their capacity and competence.

Pada tahun 2025, Pegadaian kembali mempertegas                           By 2025, Pegadaian will reaffirm our contribution to
kontribusinya terhadap ketahanan pangan nasional                         national food security through the organization of
melalui penyelenggaraan Bimbingan Teknis dan Uji                         Technical Guidance and Organic Farming Facilitator
Kompetensi Fasilitator Pertanian Organik dalam                           Competency Tests as part of The Gade Integrated Farming
rangkaian program The Gade Integrated Farming.                           program. This initiative is designed to strengthen
Inisiatif ini dirancang untuk memperkuat kapasitas                       the capacity of farmer groups in various regions,
kelompok tani di berbagai daerah, dengan fokus pada                      focusing on developing flagship commodities that
pengembangan komoditas unggulan yang sesuai                              align with local potential. Through a series of training,
dengan potensi lokal. Melalui rangkaian pelatihan,                       mentoring, and competency certification, farmers are
pendampingan, dan sertifikasi kompetensi, para                           equipped with technical knowledge, practical skills,
petani dibekali pengetahuan teknis, keterampilan                         and an understanding of modern sustainable farming
praktis, serta pemahaman tentang praktik pertanian                       practices, enabling them to increase productivity and
modern yang berkelanjutan, sehingga mampu                                competitiveness.
meningkatkan produktivitas sekaligus daya saing.

Selain sesi pelatihan di kelas, peserta juga mengikuti                   In addition to classroom training sessions, participants
kunjungan lapangan ke sejumlah lokasi pertanian                          also visit innovative farming sites, such as Tani Organik
inovatif, seperti Tani Organik Merapi dan PT Indoraya                    Merapi and PT Indoraya Mitra Persada 168. These
Mitra Persada 168. Kunjungan ini memberikan wawasan                      visits provide firsthand insights into the application of
langsung mengenai penerapan pertanian organik,                           organic farming, biotechnology, and integrated farming
bioteknologi, serta praktik pertanian terintegrasi yang                  practices that can be adapted to their respective areas.
dapat diadaptasi di daerah masing-masing. Kegiatan                       The activities are attended by facilitators and agricultural
ini diikuti oleh fasilitator dan pendamping pertanian,                   mentors, program-assisted farmers under Pegadaian’s
petani binaan program TJSL Pegadaian, serta berbagai                     TJSL, and various stakeholders interested in developing
pemangku kepentingan yang memiliki perhatian                             the agricultural sector.
terhadap pengembangan sektor pertanian.




                                    Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t                                   151
Page 152
Tumbuh Bersama Masyarakat
Growing Together with Communities




Indeks Kepuasan Masyarakat
Community Satisfaction Index

Sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas dan                                      In an effort to improve the quality and effectiveness of
efektivitas program TJSL, Pegadaian secara berkala                                      the TJSL program, Pegadaian consistently measures the
melakukan pengukuran Indeks Kepuasan Masyarakat                                         Community Satisfaction Index. This evaluation aims to assess
(Community Satisfaction Index). Evaluasi ini bertujuan                                  community perceptions regarding program implementation
untuk menilai persepsi masyarakat terhadap pelaksanaan                                  and to provide a basis for improvements so that program
program, sekaligus menjadi dasar perbaikan agar layanan                                 services and benefits can increase from year to year.
dan manfaat program dapat meningkat dari tahun ke tahun.

Hasil survei Community Satisfaction Index tahun 2025                                    The findings from the 2025 Community Satisfaction Index
menunjukkan tingkat kepuasan masyarakat yang sangat baik                                survey indicate a very good level of community satisfaction
dan puas dengan program-program yang diselenggarakan                                    and satisfaction with the programs organized by Pegadaian.
oleh Pegadaian. Skor ini menjadi gambaran tingkat kepuasan                              This score not only reflects the level of community satisfaction
masyarakat sekaligus indikator efektivitas kegiatan                                     as well as an indicator of the effectiveness of empowerment
pemberdayaan dan layanan sosial yang dilaksanakan                                       activities and social services conducted by the Company.
Perusahaan.

Hasil Survei Indeks Kepuasan Masyarakat (Community Satisfaction Index)
Results of the Community Satisfaction Index Survey

                                                                                                   Skor Community
                                     Program TJSL                                                 Satisfaction Indeks                              Detil
                                     TJSL Program                                               Community Satisfaction                             Detail
                                                                                                      Index Score
 Pande Emas                                                                                                                                     Sangat Baik
                                                                                                           89,99
 Goldsmith                                                                                                                                       Very Good
                                                                                                                                                Sangat Baik
 Gadepreneur                                                                                               92,61
                                                                                                                                                 Very Good
 Pegadaian Peduli Liga 2                                                                                                                        Sangat Puas
                                                                                                           88,00
 Mengemaskan Indonesia Menuju Masa Depan Berkelanjutan                                                                                          Very Satisfied
 Kolaborasi BUMN Penyediaan Sarana Reverse Osmosis (RO)
 Panel surya di Pondok Pesantren Darussalam Al-Gontory Batam                                                                                    Sangat Puas
                                                                                                           98,55
 State-Owned Enterprise Collaboration for Reverse Osmosis (RO) Facilities                                                                       Very Satisfied
 Solar Panels at Darussalam Al-Gontory Islamic Boarding School in Batam




152                         IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 153
Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t   153
Page 154
Produk & Layanan yang Bertanggung Jawab
Responsible Products & Services




                    Produk &
                    Layanan yang
                    Bertanggung
                    Jawab
                    Responsible Products
                    & Services




154                        IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 155
Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t   155
Page 156
Produk & Layanan yang Bertanggung Jawab
Responsible Products & Services




Produk & Layanan yang
Bertanggung Jawab
Responsible Products & Services




                 Pegadaian berkomitmen menghadirkan produk
                 dan layanan yang inklusif, aman, dan bertanggung
                 jawab agar setiap orang memiliki kesempatan yang
                 adil untuk mengakses layanan keuangan, sekaligus
                 memperkuat pencapaian inklusi keuangan nasional.
                 Pegadaian is committed to offering inclusive, safe, and responsible
                 products and services, ensuring everyone has fair access to financial
                 services, while also strengthening the advancement of national
                 financial inclusion.




Komitmen dan Kebijakan [OJK F.17, FS15]
Commitment and Policy
Pegadaian berkomitmen untuk menyediakan produk dan                                     Pegadaian is committed to offering equal products and services
layanan yang setara bagi seluruh konsumen, sejalan                                     to all consumers, in accordance with the provisions of Financial
dengan ketentuan dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan                                Services Authority Regulation Number 22 of 2023 concerning
Nomor 22 Tahun 2023 tentang Perlindungan Konsumen dan                                  Consumer and Community Protection in the Financial Services
Masyarakat di Sektor Jasa Keuangan. Komitmen tersebut                                  Sector. This commitment is implemented through Board of
diimplementasikan melalui Peraturan Direksi Nomor 46                                   Directors Regulation Number 46 of 2024 regarding Guidelines
Tahun 2024 mengenai Pedoman Pengawasan Perilaku                                        for Basic Behavior Supervision (Market Conduct), which serves
Dasar (Market Conduct), yang menjadi acuan dalam                                       as a reference to ensure the fulfillment of consumer rights.
memastikan terpenuhinya hak-hak konsumen. Pedoman                                      The guidelines govern the company’s conduct in designing,
tersebut mengatur perilaku Perusahaan dalam merancang,                                 developing, marketing, providing services, handling complaints,
mengembangkan, memasarkan, memberikan layanan,                                         as well as monitoring and evaluating until product termination,
menangani pengaduan, serta melakukan pemantauan dan                                    so that all processes are conducted with a customer protection-
evaluasi hingga penghentian produk, sehingga seluruh proses                            oriented approach.
berjalan dengan berorientasi pada perlindungan nasabah.

Dalam penyediaan layanan, Pegadaian memastikan setiap                                  In the provision of services, Pegadaian ensures that each
konsumen memperoleh akses yang adil dan setara sesuai                                  customer is accorded fair and equal access in accordance
dengan klasifikasi, kebutuhan, dan kondisi masing-masing.                              with their classification, needs, and conditions. The Network
Unit Jaringan & Operasional bertanggung jawab menyediakan                              & Operations Unit bears the responsibility of delivering
layanan khusus bagi konsumen penyandang disabilitas                                    specialized services to consumers with disabilities and the
maupun lanjut usia. Untuk memastikan kualitas layanan tetap                            elderly. To maintain the highest quality of service, Pegadaian
optimal, Pegadaian secara konsisten memberikan pelatihan                               consistently provides ongoing training to staff to ensure they
berkelanjutan kepada petugas sehingga mereka memiliki                                  possess adequate competence in customer service.
kompetensi yang memadai dalam melayani nasabah.




156                        IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 157
Pegadaian juga terus memperluas aksesibilitas bagi                             Pegadaian also continues to expand accessibility for
calon nasabah dengan mengedepankan kemudahan                                   prospective customers by emphasizing the ease of service
dalam memperoleh layanan serta mendukung kegiatan                              acquisition and supporting financial inclusion initiatives
inklusi keuangan di berbagai wilayah, termasuk bagi                            across various regions, including among ultra-micro
pelaku usaha ultra mikro di seluruh Indonesia. Sebagai                         entrepreneurs throughout Indonesia. As part of the Ultra
bagian dari Holding UMi, Pegadaian senantiasa berupaya                         Micro (UMi) Holding, Pegadaian continually strives to
meningkatkan jangkauan layanan, memperkuat kualitas                            expand our service coverage, improve mentoring quality, and
pendampingan, serta memberdayakan pelaku usaha ultra                           sustainably empower ultra-micro entrepreneurs.
mikro secara berkelanjutan.

Komitmen untuk menyediakan produk dan layanan yang                             The commitment to delivering top-quality products and
unggul tercermin dari meningkatnya jumlah rekening                             services is reflected in the growth of active accounts. By the
aktif. Hingga akhir 2025, jumlah rekening aktif mencapai                       end of 2025, active accounts reached 18,317,588, showing a
18.317.588 rekening, tumbuh 16% dibandingkan tahun 2024                        16% increase from 2024, which had 15,787,081 accounts.
yang berjumlah 15.787.081 rekening.



Jumlah Rekening Aktif Nasabah
Total Number of Active Customer Accounts

                                                                                                                            Pertumbuhan
                     Segmen
                                                             2025                           2024              2023             Growth
                     Segmen
                                                                                                                             2025:2024
SEGMEN KONVENSIONAL
CONVENTIONAL SEGMENT
Gadai
                                                                 9.861.514                     9.720.899        9.447.318       1,4%
Pawn
Bisnis Kredit Mikro Fidusia
                                                                    148.414                       176.865         186.357      -16,0%
Fiduciary Microcredit Business
Bisnis Emas
                                                                 6.427.960                      3.977.333       3.517.565      61,6%
Gold trading
Total Jumlah Rekening Segmen Konvensional
                                                               16.437.888                     13.875.097       13.151.240      18,5%
Total Number of Conventional Segment Accounts
SEGMEN SYARIAH
SHARIA SEGMENT
Bisnis Gadai Syariah
                                                                 1.606.297                     1.500.592        1.436.622       7,0%
Sharia Pawn Business
Bisnis Non Gadai Syariah
                                                                   273.403                        411.392         411.234      -33,5%
Non-Sharia Pawn Business
Total Jumlah Rekening Segmen Syariah
                                                                 1.879.700                      1.911.984       1.847.856       -1,7%
Total Number of Sharia Segment Accounts
Jumlah Rekening Aktif
                                                                18.317.588                    15.787.081       14.999.096      16,0%
Number of Active Accounts




                                          Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t                             157
Page 158
Produk & Layanan yang Bertanggung Jawab
Responsible Products & Services




                                                                   Tahukah Anda,
                                             Bagaimana Pegadaian Menjaga Barang Jaminan?
     Sebagai perusahaan jasa keuangan yang berbasis pada penjaminan aset, Pegadaian menerapkan standar pengamanan berlapis
     untuk memastikan barang jaminan tetap terpelihara dengan baik hingga dikembalikan kepada pemiliknya. Pengelolaan barang
         jaminan dilakukan secara terukur mulai dari proses penerimaan, penyimpanan, hingga pengembalian kepada nasabah.
                           Did you know, How Pegadaian keeps the collateral items that are pawned?
        As a financial services company based on asset-backed collateral, Pegadaian upholds comprehensive security protocols to
      guarantee the appropriate safeguarding of collateral assets until their rightful return to owners. The management of collateral
            assets is conducted systematically, encompassing the acceptance process, storage, and eventual return to clients.




    Proses Verifikasi dan Pencatatan                                                            Penyimpanan pada Ruang
                                                                                             Penyimpanan Khusus yang Aman
yang Transparan
Proses ini memastikan setiap barang tercatat dengan jelas                                    Barang-barang jaminan disimpan dalam ruang
sehingga meminimalkan potensi sengketa dan memperkuat                                        penyimpanan yang dirancang untuk keamanan tinggi.
perlindungan konsumen.                                                                       Pegadaian juga menerapkan standar pengawasan
                                                                                             terpadu agar barang tetap terjaga dari risiko
Transparent Verification and Recording Process                                               kehilangan, kerusakan, maupun manipulasi.
This process ensures that each item is clearly recorded,
                                                                                             Storage in a secure, designated storage area.
minimizing potential disputes and enhancing consumer
protection.                                                                                  Collateral items are stored in a designated high-security
                                                                                             storage facility. Pegadaian also implements comprehensive
                                                                                             supervision standards to ensure the safety of these items
                                                                                             from risks such as loss, damage, or manipulation.
    Sistem Manajemen Risiko dan Asuransi
Barang Jaminan
Sebagai bagian dari perlindungan konsumen, Pegadaian
memberikan perlindungan asuransi atas barang                                                       Pemeliharaan Barang untuk Mencegah Kerusakan
jaminan selama berada dalam penguasaan perusahaan,                                           Untuk kategori barang tertentu, Pegadaian menerapkan
manajemen risiko internal yang mencakup pemeriksaan                                          pemeliharaan dasar, seperti
rutin dan kontrol kepatuhan, hingga standar penanganan                                       pembersihan serta pemanasan mesin kendaraan untuk menjaga
apabila terjadi insiden sesuai regulasi dan kebijakan                                        performa dan mencegah penurunan fungsi, penyimpanan pada
perusahaan.                                                                                  suhu dan kelembaban terkontrol, penggunaan wadah khusus
Risk Management System and Collateral Insurance                                              bagi barang elektronik atau barang mudah rusak, hingga
                                                                                             penanganan sesuai prosedur agar barang tetap dalam kondisi
As part of consumer protection, Pegadaian provides                                           yang sama seperti saat diterima.
insurance coverage for collateral items while they are in the
Company’s custody. This includes internal risk management,                                   Maintenance of Items to Prevent Damage
such as routine inspections and compliance controls, as                                      For specific categories of items, Pegadaian applies basic
well as incident handling standards in accordance with                                       maintenance practices, including cleaning and engine warming
regulations and company policies.                                                            for vehicles to maintain performance and prevent functional
                                                                                             deterioration, storage within temperature and humidity-controlled
                                                                                             environments, utilization of specialized containers for electronic
                                                                                             or fragile items, and handling procedures to preserve items in
                                                                                             their original condition upon receipt.

    Proses Pengembalian Barang yang
Terstandarisasi
Saat nasabah melunasi kewajibannya, Pegadaian
melakukan verifikasi identitas dan dokumen, melakukan
                                                                                                 Komitmen terhadap Perlindungan Konsumen
                                                                                             dan Tata Kelola yang Baik
pengecekan ulang kondisi barang jaminan, memastikan                                          Pegadaian memastikan seluruh proses berlangsung
barang dikembalikan kepada pemilik yang benar, dengan                                        transparan, aman, dan mengutamakan kepercayaan
standar pelayanan responsif dan aman.                                                        masyarakat sebagai fondasi bisnis berkelanjutan.
Standardized Return Process                                                                  Commitment to Consumer Protection and Good
When customers settle their obligations, Pegadaian                                           Governance
authenticates identity and documentation, re-examines the
                                                                                             Pegadaian ensures that all processes are transparent, secure,
condition of the collateral, ensures the item is returned to its
                                                                                             and uphold public trust as the foundation of sustainable
rightful owner, all while maintaining responsive and secure
                                                                                             business practices.
service standards.



Akses Layanan yang Merata [FS13, FS14]                                                 Equal Access to Services [FS13, FS14]
Dalam upaya memperluas akses layanan, Pegadaian                                        In an effort to expand access to services, Pegadaian operates
mengoperasikan jaringan yang tersebar di berbagai wilayah                              a network spanning various regions of Indonesia, including
Indonesia, termasuk provinsi dengan jumlah penduduk                                    provinces with relatively low populations. With a wide
relatif rendah. Dengan jangkauan layanan yang luas,                                    service reach, Pegadaian can ensure its presence in areas
Pegadaian dapat memastikan kehadirannya di wilayah-                                    such as North Kalimantan, Gorontalo, West Papua, North


158                        IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 159
wilayah seperti Kalimantan Utara, Gorontalo, Papua Barat,                        Maluku, and West Sulawesi. In addition to increasing the
Maluku Utara, dan Sulawesi Barat. Selain memperbanyak                            number of outlets as service points, the company continues
keberadaan outlet sebagai titik layanan, Perusahaan juga                         to innovate and strengthen its integrated online and real-
terus meningkatkan inovasi serta memperkuat sistem                               time information technology systems, so that services can be
teknologi informasi yang terintegrasi secara online dan                          accessed optimally by customers wherever they are.
real time, sehingga layanan dapat diakses secara optimal
oleh nasabah di mana pun mereka berada.


Tabel Jumlah Jaringan Pegadaian di Provinsi dengan Tingkat Kepadatan Penduduk Rendah Tahun 2025
Table of the Number of Pegadaian Networks in Provinces with Low Population Density in 2025

                     Penduduk (ribu)            Jumlah Jaringan | Total Networks
     Provinsi
                        Population

                                                                                                                137
     Province                          Kantor Cabang            Kantor Unit          Jumlah Outlet
                       (thousands)      Branch Office           Unit Office           Total Outlets
 Kalimantan Utara         749,4                5                      20                      25                outlet | outlets
                                                                                                                atau 3% dari total outlet Pegadaian melayani
 Gorontalo                1242,2               5                      36                      41                daerah berpopulasi rendah demi mendorong
                                                                                                                akses keuangan di Indonesia yang lebih
 Papua Barat              587,6                2                       11                     13                inklusif.
                                                                                                                or 3% from Pegadaian’s total outlets serve low-
 Maluku Utara             1373,8               3                       24                     27                population areas, advancing financial inclusion
                                                                                                                across underserved communities in Indonesia.
 Sulawesi Barat           1525,3               4                       27                     31


Pada saat yang sama, Pegadaian turut meningkatkan aksesibilitas                  At the same time, Pegadaian also increased accessibility for
bagi penyandang disabilitas melalui penyediaan fasilitas ramah                   individuals with disabilities by providing disability-friendly
difabel, seperti jalur landai (ramp) bagi pengguna kursi roda                    facilities, such as ramps for wheelchair users and other
maupun nasabah dengan kebutuhan khusus lainnya.                                  accommodations for persons with special needs.


Literasi dan Inklusi Keuangan [FS16]
Literacy and Financial Inclusion
Sebagai lembaga yang beroperasi di sektor jasa keuangan,                         As an institution operating within the financial services sector,
Pegadaian menempatkan perlindungan konsumen sebagai                              Pegadaian places consumer protection as a top priority. This
prioritas utama. Komitmen ini diwujudkan melalui                                 commitment is demonstrated through compliance with
pemenuhan ketentuan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan                             the provisions outlined in the Financial Services Authority
Nomor 22 Tahun 2023 tentang Perlindungan Konsumen dan                            Regulation Number 22 of 2023 concerning Consumer and
Masyarakat di Sektor Jasa Keuangan, serta Surat Edaran                           Community Protection in the Financial Services Sector,
Nomor 149/SE/2023 mengenai pedoman pelaksanaan                                   as well as Circular Letter Number 149/SE/2023, which
kegiatan literasi dan inklusi keuangan bagi nasabah dan                          provides guidelines for implementing financial literacy
masyarakat. Salah satu bentuk perlindungan tersebut                              and inclusion activities for customers and the community.
diwujudkan melalui penyediaan edukasi yang memadai                               One manifestation of this protection is the provision of
agar masyarakat dapat mengambil keputusan keuangan                               comprehensive education to empower the public to make
yang lebih bijak dan bertanggung jawab.                                          well-informed and responsible financial decisions.
Inklusi keuangan merupakan topik material utama Pegadaian                        Financial inclusion is Pegadaian’s primary material topic and
yang secara langsung berkontribusi pada pencapaian SDG 1                         directly contributes to the achievement of SDG 1 (No Poverty)
(No Poverty) dan SDG 10 (Reduced Inequalities).                                  and SDG 10 (Reduced Inequalities).
Sampai dengan akhir tahun 2025, Pegadaian melayani                               As of the end of 2025, Pegadaian served 22,355,826 active
22.355.826 nasabah aktif di seluruh Indonesia.                                   customers across Indonesia.
Program inklusi keuangan Pegadaian mencakup:                                     Pegadaian’s financial inclusion programs include:
• Literasi keuangan—menjangkau 273.793 peserta;                                  • Financial literacy — reaching 273,793 participants;
• Produk inklusif—tabungan emas mulai Rp10.000, gadai                            • Inclusive products — gold savings starting from IDR 10,000
   tanpa rekening bank;                                                             and pawn services without the need for a bank account;
• Digital access—TRING by Pegadaian dengan 2.971.755                             • Digital access — TRING by Pegadaian with 2,971,755 active
   pengguna aktif.                                                                  users.




                                            Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t                                               159
Page 160
Produk & Layanan yang Bertanggung Jawab
Responsible Products & Services




Sebagai bagian dari komitmen Pegadaian dalam memperluas                                As part of Pegadaian’s commitment to expanding financial
inklusi keuangan dan meningkatkan literasi keuangan                                    inclusion and improving financial literacy within the
masyarakat, perusahaan mengembangkan pendekatan yang                                   community, the company has implemented a structured
terstruktur dan terukur untuk memastikan bahwa akses                                   and measurable approach to ensure that access to financial
terhadap layanan keuangan diikuti dengan peningkatan                                   services is accompanied by increased understanding and
pemahaman dan penggunaan yang bertanggung jawab.                                       responsible utilization.

Dalam rangka memastikan fokus dan dampak yang lebih                                    To ensure more focused and impactful efforts, Pegadaian
terarah, Pegadaian mengelompokkan produk dan layanan                                   categorizes our financial inclusion products and services into
inklusi keuangan ke dalam beberapa segmen prioritas,                                   several priority segments, including micro and ultra-micro
antara lain pelaku usaha mikro dan ultra mikro, perempuan                              entrepreneurs, women entrepreneurs, and communities
pelaku usaha, serta masyarakat di wilayah tertinggal,                                  residing in remote, frontier, and outermost regions (3T).
terdepan, dan terluar (3T). Untuk masing-masing                                        For each segment, Pegadaian defines metrics that not only
segmen, Pegadaian menyajikan metrik yang tidak hanya                                   reflect access but also gauge the level of service utilization,
mencerminkan akses, tetapi juga tingkat penggunaan                                     such as the number of active users, transaction frequency,
layanan, seperti jumlah pengguna aktif, frekuensi transaksi,                           or the sustainability of product usage. This approach allows
atau keberlanjutan penggunaan produk. Pendekatan ini                                   for a more comprehensive assessment of financial inclusion,
memungkinkan penilaian dampak inklusi keuangan yang                                    extending beyond mere product distribution counts.
lebih komprehensif dibandingkan sekadar penghitungan
jumlah produk yang disalurkan.

Untuk kategori wilayah 3T, ada 2 kategori yang digunakan                               Regarding the 3T region category, two classifications are
sesuai Strategi Nasional Literasi Keuangan Indonesia                                   utilized in accordance with Indonesia’s National Financial
(SNKLI) 2021-2025 dari OJK, yaitu :                                                    Literacy Strategy (SNKLI) 2021-2025 from OJK, namely:
1. Kategori Daerah Tertinggal
                                                                                       1. Remote Area Category
		 Daerah Tertinggal didefinisikan sebagai kabupaten
                                                                                       		 Remote areas are defined as districts where the region
   yang wilayah serta masyarakatnya kurang berkembang
                                                                                          and the communities exhibit a lower level of development
   dibandingkan daerah lain secara nasional. Untuk periode
                                                                                          relative to other areas nationwide. For the period 2020-
   2020-2024, Pemerintah menetapkan 62 Kabupaten
                                                                                          2024, the government has designated 62 districts as
   sebagai Daerah Tertinggal. Daftar daerah ini bersifat
                                                                                          Remote Areas. This list is dynamic and can change at
   dinamis dan dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti
                                                                                          any time in accordance with updates to government
   pembaruan regulasi pemerintah. Oleh karena itu, kriteria
                                                                                          regulations. Consequently, Pegadaian’s location eligibility
   kelayakan lokasi oleh Pegadaian ini akan secara otomatis
                                                                                          criteria will automatically refer to the most recent list of
   mengacu pada daftar Daerah Tertinggal terbaru yang
                                                                                          Remote Areas as established by Presidential Regulations
   ditetapkan dalam Peraturan Presiden atau regulasi terkait
                                                                                          or other relevant regulations applicable at the time of
   lainnya yang berlaku pada saat penerbitan instrumen
                                                                                          instrument issuance or financing disbursement.
   atau penyaluran pembiayaan.




          Peta Wilayah DaerahTertinggal, Terdepan dan Terluar (3T)
          Map of Remote, Frontier and Outermost Regions (3T)


          Sumatra Utara              4
          North Sumatra

          Sumatra Barat
          West Sumatra
                                     1
          Sumatra Selatan
          South Sumatra
                                     1
          Lampung
                                     1




160                        IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 161
2. Kategori Daerah Terdepan dan Terluar                                        • Frontier and Outermost Area Category
		Pembiayaan di wilayah ini mendukung kedaulatan                                   Funding in these regions promotes national sovereignty
   negara melalui pendekatan kesejahteraan (prosperity                             through a prosperity approach. This list remains dynamic
   approach). Daftar daerah ini bersifat dinamis dan dapat                         and is subject to change following updates to national
   berubah sewaktu-waktu mengikuti pembaruan kebijakan                             development        policies.   Consequently,  Pegadaian’s
   pembangunan nasional. Oleh karena itu, kriteria                                 eligibility criteria for locations will automatically refer
   kelayakan lokasi oleh Pegadaian akan secara otomatis                            to the most recent list of Frontier and Outermost Areas
   mengacu pada daftar Daerah Terdepan dan Terluar                                 issued by BAPPENAS or other authorized governmental
   terbaru yang ditetapkan oleh BAPPENAS atau instansi                             agencies, applicable at the time of instrument issuance or
   pemerintah berwenang lainnya yang berlaku pada saat                             disbursement of financing.
   penerbitan instrumen atau penyaluran pembiayaan.
Untuk kategori perempuan, inklusi Pegadaian fokus pada                         Regarding the women’s category, Pegadaian’s inclusion
kelompok rentan yang masuk ke dalam kriteria target yang                       efforts focus on vulnerable groups that meet measurable
terukur untuk menjangkau segmen undereducated dan low                          target criteria to reach undereducated and low-income
income individuals, yaitu:                                                     segments. Specifically, these include:
•   Perempuan dengan tingkat pendidikan terbatas atau                          •    Women with limited or low levels of education (up to high
    berpendidikan rendah (undereducated) dengan kriteria                            school graduates);
    maksimal lulusan SMA;
•   Perempuan dengan pendapatan di bawah Upah                                  •    Women with income below the Provincial Minimum Wage
    Minimum Provinsi (UMP)                                                          (UMP);
•   Perempuan yang hidup di bawah Garis Kemiskinan                             •    Women living below the National Poverty Line.
    Nasional .

Selain penyediaan produk, Pegadaian memperkuat non-                            In addition to offering products, Pegadaian strengthens
financial support sebagai bagian dari ekosistem inklusi                        non-financial support as part of a comprehensive financial
keuangan yang terpadu. Dukungan ini mencakup program                           inclusion ecosystem. This support encompasses financial
literasi keuangan, pendampingan usaha, serta kemitraan                         literacy programs, business mentoring, and partnerships
dengan komunitas dan pemangku kepentingan lokal.                               with local communities and stakeholders. Pegadaian reports
Pegadaian melaporkan cakupan program secara agregat,                           on program coverage in aggregate, including the number
termasuk jumlah peserta, tingkat penyelesaian program                          of participants, program completion rates, and minimum
(completion rate), serta hasil minimal yang terukur, seperti                   measurable outcomes such as improved basic financial
peningkatan pemahaman dasar keuangan atau perubahan                            understanding or modest behavioral changes. Through this
perilaku finansial sederhana. Dengan pendekatan ini,                           approach, Pegadaian ensures that our financial inclusion
Pegadaian memastikan bahwa upaya inklusi keuangan                              efforts not only expand access but also foster community
tidak hanya memperluas akses, tetapi juga mendorong                            independence and financial resilience in a sustainable
kemandirian dan ketahanan finansial masyarakat secara                          manner.
berkelanjutan.




                   3       Sulawesi Tengah
                           Center Sulawesi

                   2       Maluku Utara
                           North Maluku

                   6       Maluku

                   23      Papua

                   8
                           Papua Barat
                           West Papua

                   13      Nusa Tenggara Timur (NTT)
                           East Nusa Tenggara (NTT)
                   1       Nusa Tenggara Barat (NTB)
                           West Nusa Tenggara (NTB)



                                          Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t                              161
Page 162
Produk & Layanan yang Bertanggung Jawab
Responsible Products & Services




Sepanjang tahun 2025, Pegadaian secara konsisten                                       Throughout 2025, Pegadaian consistently expands its
memperluas cakupan kegiatan literasi keuangan melalui                                  financial literacy initiatives through strategic partnerships
kemitraan strategis dengan berbagai perguruan tinggi serta                             with numerous universities and regional offices across the
kantor wilayah di seluruh area operasional Perusahaan.                                 company’s operational areas. This collaborative initiative
Inisiatif kolaboratif ini diarahkan untuk memperkuat                                   aims to strengthen public understanding of responsible
pemahaman masyarakat mengenai pengelolaan keuangan                                     financial management, promote economic well-being,
yang bertanggung jawab, mendorong peningkatan                                          and introduce the utilization of safe financial products and
kesejahteraan ekonomi, serta memperkenalkan pemanfaatan                                services that align with community needs.
produk dan layanan keuangan yang aman dan sesuai dengan
kebutuhan masyarakat.

Sejalan dengan upaya tersebut, Pegadaian Syariah turut                                 In alignment with these initiatives, Pegadaian Syariah has
menginisiasi Program Rahn Peduli sebagai langkah konkret                               also introduced the Rahn Peduli Program as a tangible
dalam memperluas akses terhadap layanan keuangan                                       measure to broaden access to Sharia-compliant financial
berbasis syariah. Program ini menyasar nasabah inaktif                                 services. This program specifically targets inactive customers
maupun calon nasabah baru dengan memberikan fasilitas                                  and prospective new clients by offering a waiver of the
pembebasan biaya mu’nah selama 60 hari, sehingga                                       mu’nah (service fee) for a period of 60 days, alleviating
dapat meringankan beban biaya sekaligus mendorong                                      financial burdens and promoting re-engagement with Sharia
pemanfaatan kembali layanan keuangan syariah.                                          financial services.

Lebih dari sekadar perluasan akses, Program Rahn Peduli                                Beyond just expanding access, the Rahn Peduli Program also
juga difokuskan pada peningkatan literasi keuangan                                     focuses on increasing Islamic financial literacy within the
syariah di tengah masyarakat. Hingga akhir periode                                     community. By the end of the reporting period, this initiative
pelaporan, program ini telah menjangkau lebih dari 50 ribu                             had engaged over 50,000 customers. Through this initiative,
nasabah. Melalui inisiatif tersebut, Pegadaian berharap                                Pegadaian aims to broaden public understanding of Islamic
dapat memperluas pemahaman masyarakat terhadap                                         principles and our products among the public, as well as to
prinsip dan produk keuangan syariah, serta meningkatkan                                elevate participation in the formal financial system.
partisipasi dalam sistem keuangan formal.

Salah satu inisiatif utama dalam rangkaian program                                     One of the main initiatives within this literacy program is the
literasi tersebut adalah penyelenggaraan Kegiatan Literasi                             organization of Islamic Financial Literacy Activities (LKS).
Keuangan Syariah (LKS). Kegiatan ini dirancang untuk                                   This activity is designed to strengthen public knowledge of
memperkuat pemahaman masyarakat mengenai ekonomi                                       Islamic economics and business, as well as to provide a more
dan bisnis syariah, sekaligus mengenalkan secara lebih                                 comprehensive introduction to the various Sharia-compliant
komprehensif berbagai produk dan layanan Pegadaian                                     products and services offered by Pegadaian.
berbasis syariah.

LKS Batch 1 dilaksanakan sebanyak 8 (delapan) kali                                     LKS Batch 1 was conducted eight times, engaging a total of
pelaksanaan dengan jumlah peserta 1.800. Fokus utama                                   1,800 participants. The primary focus of this initial batch was
batch pertama ini adalah memberikan pemahaman mengenai                                 to enhance understanding of Islamic economic and business
prinsip ekonomi dan bisnis syariah serta manfaatnya bagi                               principles, along with their benefits for the community.
masyarakat.

LKS Batch 2 dilaksanakan sebanyak 10 (Sepuluh) kali                                    LKS Batch 2 was conducted on ten occasions, engaging a
pelaksanaan dengan jumlah peserta 3.200 orang. Pada                                    total of 3,200 participants. At this stage, the activity focused
tahap ini, kegiatan difokuskan pada edukasi mengenai                                   on educating the community about the various Sharia-
ragam produk syariah yang disediakan Pegadaian,                                        compliant products offered by Pegadaian, so that the
sehingga masyarakat dapat memahami karakteristik dan                                   community could understand the distinctive features and
keunggulan masing-masing produk.                                                       benefits of each product..

Melalui rangkaian kegiatan literasi tersebut, Pegadaian                                Through these literacy activities, Pegadaian seeks to
berupaya memperkuat inklusi keuangan sekaligus memastikan                              strengthen financial inclusion and ensure that the community
masyarakat memiliki akses dan pemahaman yang lebih baik                                has better access to, and a deeper understanding of safe,
terhadap layanan keuangan yang aman, bertanggung jawab,                                responsible financial services that comply with both Sharia
dan sesuai prinsip syariah maupun konvensional.                                        and conventional principles.




162                        IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 163
   Kegiatan Literasi Keuangan Pegadaian Tahun 2025
   Sepanjang tahun 2025, Program Literasi Keuangan Pegadaian berhasil
                                                                                               ↘
   menunjukkan komitmen terhadap inklusivitas dengan menjangkau puluhan
   ribu peserta, baik pria maupun wanita, di berbagai wilayah Indonesia.
   Pegadaian Financial Literacy Activities 2025
   Throughout 2025, the Pegadaian Financial Literacy Program successfully
   demonstrated its commitment to inclusivity by reaching tens of thousands of
   participants, comprising both men and women, from various regions of Indonesia.



                 273.793                    12                               2.911
                 Jumlah peserta             wilayah                          sesi pelatihan
                 participants               regions                          training sessions




Pada tahun 2025, Pegadaian turut menginisiasi berbagai                           In 2025, Pegadaian also launched several initiatives centered
program dan kegiatan berbasis edukasi dan pemberdayaan                           on community education and empowerment, including the
masyarakat, antara lain Festival Ramadan, Bulan Inklusi                          Ramadan Festival, Financial Inclusion Month, and the TRING!
Keuangan, dan Festival TRING!. Rangkaian kegiatan ini                            Festival. These programs are packaged in the form of MSME
dikemas dalam konsep bazar UMKM, literasi keuangan,                              bazaars, financial literacy seminars, and educational talk
serta talkshow edukatif yang diselenggarakan secara                              shows conducted both in-person and at Pegadaian branch
luring dan tersebar di seluruh kantor wilayah Pegadaian.                         offices nationwide.

Penyelenggaraan kegiatan tersebut bertujuan untuk                                The purpose of these programs is to improve the community’s
meningkatkan tingkat literasi keuangan masyarakat secara                         overall financial literacy while simultaneously fostering the
luas, sekaligus mendukung pemberdayaan dan perluasan                             empowerment and growth of micro, small, and medium
usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Indonesia.                            enterprises (MSMEs) in Indonesia. Furthermore, these
Selain itu, kegiatan ini juga diarahkan untuk mendorong                          programs aim to stimulate tourism and regional economic
pertumbuhan potensi wisata dan ekonomi daerah di                                 growth at the event sites, expand the customer base to include
lokasi pelaksanaan, memperluas basis nasabah baru yang                           individuals previously unaware of Pegadaian’s services, and
sebelumnya belum mengenal layanan Pegadaian, serta                               increase the utilization and sales of the Company’s products
meningkatkan pemanfaatan dan penjualan produk dan                                and services.
layanan Perusahaan.

Dari sisi sosial, pelaksanaan program ini memberikan                             From a social perspective, the implementation of these
kontribusi nyata terhadap peningkatan literasi dan inklusi                       programs significantly contributes tangibly to enhancing
keuangan masyarakat, khususnya pada segmen unbanked                              financial literacy and inclusion within the community,
dan underbanked di wilayah pelaksanaan kegiatan. Interaksi                       particularly among the unbanked and underbanked
langsung melalui kegiatan edukatif dan komunitas turut                           populations in the event areas. Direct interaction through
memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap Pegadaian                             educational activities and community involvement further
sebagai mitra keuangan yang inklusif, mudah diakses, dan                         strengthens public trust in Pegadaian as an inclusive and
berorientasi pada edukasi.                                                       accessible financial partner dedicated to education.

Secara ekonomi, rangkaian kegiatan ini mendorong                                 Economically, these activities promote increased local
peningkatan aktivitas ekonomi lokal, terutama bagi UMKM                          economic engagement, especially for MSMEs participating
yang terlibat dalam kegiatan bazar dan pameran produk.                           in bazaars and product exhibitions. Moreover, Pegadaian
Selain itu, Pegadaian juga mencatat pertumbuhan jumlah                           has documented growth in our customer base from new
nasabah dari segmen dan komunitas baru sebagai hasil                             segments and communities, attributable to the expansion of
dari perluasan jangkauan layanan di berbagai daerah.                             our service reach across multiple regions.

Dari perspektif merek, penyelenggaraan kegiatan luring                           From a branding perspective, large-scale, offline, community-
berskala luas dan berbasis komunitas ini berkontribusi                           based activities strengthen Pegadaian’s brand awareness
pada penguatan brand awareness dan brand engagement                              and engagement. These initiatives further bolster the
Pegadaian. Inisiatif tersebut sekaligus mendukung                                company’s business growth and accelerate the penetration
pertumbuhan bisnis Perusahaan serta mempercepat penetrasi                        of Pegadaian’s services across various regions in Indonesia.
layanan Pegadaian ke berbagai wilayah di Indonesia.




                                            Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t                             163
Page 164
Produk & Layanan yang Bertanggung Jawab
Responsible Products & Services




UMKM menjadi bagian inti dari strategi inklusi keuangan                                MSMEs are a core component of Pegadaian’s financial inclusion
Pegadaian karena segmen ini merupakan tulang punggung                                  strategy, as this segment represents the backbone of Indonesia’s
ekonomi Indonesia yang secara historis underserved oleh                                economy and has historically been underserved by formal financial
lembaga keuangan formal. Melalui Holding UMi, proses                                   institutions. Through the Ultra Micro (UMi) Holding, the MSME
transformasi nasabah UMKM berjalan dalam tiga tahap:                                   customer transformation process is carried out in three stages:
•   Pemberdayaan awal oleh PNM — membangun                                             •    Initial empowerment by PNM — building capacity and
    kapasitas dan literasi keuangan dasar;                                                  basic financial literacy;
•   Integrasi produk Pegadaian — akses gadai, tabungan                                 •    Integration of Pegadaian products — access to pawn
    emas, dan kredit berbasis syariah;                                                      services, gold savings, and sharia-based financing;
•   Naik kelas ke pembiayaan dari KUR Super Mikro ke KUR                               •    Upgrading to formal microfinance from Pegadaian Super
    Mikro Pegadaian.                                                                        Micro KUR to Pegadaian Micro KUR.
32.810 nasabah berhasil naik kelas pada 2025, dengan 58%                               32,810 customers successfully upgraded in 2025, with 58% of
di antaranya adalah perempuan pengusaha ultra mikro.                                   them being women ultra-micro entrepreneurs. This initiative
Hal ini berkontribusi langsung untuk SDG 1 (No Poverty)                                directly contributes to SDG 1 (No Poverty) and SDG 8 (Decent
dan SDG 8 (Decent Work and Economic Growth).                                           Work and Economic Growth).




                                                    Program Sergap Agen Pegadaian
                                                    Pegadaian Agent Sergap Program




        Pegadaian mengimplementasikan Program Sergap Agen                              Pegadaian implements the Rapid Response – Agent Sergap
        sebagai strategi proaktif untuk memperluas jangkauan                           Program as a proactive strategy to expand service accessibility
        layanan melalui pendekatan jemput bola. Program ini                            through a door-to-door approach. This program assigns
        dilakukan dengan menempatkan Agen Pegadaian terpilih di                        selected Pegadaian Agents to each Regional Office to support
        setiap Kantor Wilayah melalui penyediaan sarana promosi                        promotional activities and service provision via booths or
        dan layanan berupa booth atau stand. Pada lokasi-lokasi                        stands. In strategically chosen locations with considerable
        yang dinilai strategis dan memiliki potensi pertumbuhan                        potential for the growth of agent performance, these facilities
        kinerja agen, fasilitas tersebut dapat ditingkatkan menjadi                    may be upgraded to Agent Boxes or Mini Outlets, thereby
        Agen Box atau Mini Outlet guna memperkuat kehadiran                            reinforcing the presence and service capacity within those
        dan kapasitas layanan di wilayah tersebut.                                     areas.
        Program Sergap Agen Pegadaian dirancang untuk                                  The Agent Sergap Program is designed to improve the visibility
        memperkuat visibilitas dan citra Agen Pegadaian di tengah                      and reputation of Pegadaian Agents within the community
        masyarakat, sekaligus memperluas akses layanan keuangan                        while simultaneously broadening access to financial services
        di wilayah yang masih memiliki keterbatasan akses (blank                       in underserved regions, including blank spot areas. Through
        spot area). Melalui model operasional yang efisien, program                    an efficient operational model, this program also facilitates
        ini juga mendukung peningkatan literasi dan inklusi keuangan                   enhanced financial literacy and inclusion at a comparatively
        masyarakat dengan biaya yang relatif rendah. Di sisi lain,                     low cost. Furthermore, the program provides Pegadaian
        program ini membuka peluang bagi Agen Pegadaian untuk                          Agents with opportunities to increase income by expanding
        meningkatkan pendapatan melalui perluasan basis nasabah                        their customer base and optimizing their services.
        dan optimalisasi aktivitas layanan.
        Pelaksanaan Program Sergap Agen memberikan dampak                              The implementation of the Agent Sergap Program has
        positif yang terukur, antara lain berupa penguatan                             demonstrable positive impacts, including improved branding
        branding Agen Pegadaian serta peningkatan kualitas                             for Pegadaian Agents and the improvement of the quality
        fasilitas yang diterima oleh para agen. Selain itu, program                    of facilities provided to them. Furthermore, this program
        ini berkontribusi signifikan terhadap pertumbuhan jumlah                       substantially contributes to the expansion of the customer
        nasabah baru melalui kanal Agen Pegadaian, yang tercatat                       base through the Pegadaian Agent channel, with an increase
        meningkat sekitar 36 persen dibandingkan dengan periode                        of approximately 36 percent compared with the period
        sebelum implementasi program.                                                  preceding the program’s implementation.




164                        IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 165
Holding UMi: Literasi dan Inklusi Keuangan                                    Holding UMi: Literacy and Financial Inclusion for
untuk Pelaku UMKM                                                             Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs)
Sejak tahun 2021, BRI bersama Pegadaian dan PNM                               Since 2021, BRI, in collaboration with Pegadaian and PNM,
membentuk sebuah unit sinergi di bawah perusahaan                             has formed a synergy unit within the parent company, Ultra
induk yang disebut Holding Ultra Mikro (UMi). Inisiatif                       Micro Holding (UMi). This initiative is intended to expand
ini dirancang untuk memperluas akses masyarakat                               public access to affordable financial services and to support
terhadap layanan keuangan yang terjangkau, sekaligus                          the achievement of national financial inclusion targets. The
mendukung pencapaian target inklusi keuangan nasional.                        formation of UMi Holding represents a strategic measure,
Pembentukan Holding UMi menjadi langkah strategis                             considering the numerous geographic, social, and literacy
mengingat masih banyak hambatan geografis, sosial, dan                        barriers that hinder vulnerable groups from accessing formal
literasi yang membuat kelompok rentan sulit menjangkau                        financial services.
layanan keuangan formal.
Melalui kolaborasi di dalam Holding UMi, Pegadaian tidak                      Through collaboration within UMi Holding, Pegadaian not
hanya menyediakan produk maupun layanan keuangan,                             only offers financial products and services but also actively
tetapi juga berperan aktif dalam pemberdayaan pelaku                          participates in empowering MSME actors, particularly by
UMKM, khususnya melalui peningkatan literasi keuangan.                        enhancing financial literacy. The empowerment approach
Pendekatan pemberdayaan dilakukan secara holistik                             is executed holistically through a mapping of four
menggunakan pemetaan empat tingkat kewirausahaan,                             entrepreneurial levels: unfeasible unbankable, unfeasible
yaitu unfeasible unbankable, unfeasible bankable, feasible                    bankable, feasible unbankable, and feasible bankable. These
unbankable, dan feasible bankable, yang kini semakin                          levels are now progressively more integrated owing to the
terintegrasi berkat keberadaan Holding UMi.                                   presence of UMi Holding.
Sepanjang tahun 2025, Pegadaian bersama BRI dan PNM telah                     Throughout 2025, Pegadaian, in collaboration with BRI and
melaksanakan Program Pelatihan Khusus bagi Pelaku UMKM                        PNM, has implemented a Special Training Program aimed at
Perempuan, meliputi pelatihan literasi keuangan dan literasi                  Female MSME Actors, including financial literacy and digital
digital yang diikuti oleh 405 pengusaha perempuan UMi.                        literacy, with participation from UMI women entrepreneurs
Upaya meningkatkan inklusi keuangan dijalankan dengan                         Efforts to increase financial inclusion begin with a deep
memahami kebutuhan masyarakat secara mendalam,                                understanding of community needs, including the challenges
termasuk tantangan yang menghambat mereka dalam                               that hinder access to financial services. To this end, UMi
mengakses layanan keuangan. Untuk itu, Holding UMi                            Holding has developed a comprehensive empowerment
mengembangkan pendekatan pemberdayaan yang                                    approach through the Ultra Micro Business Journey, a
komprehensif melalui Ultra Micro Business Journey, sebuah                     business development framework designed to assist micro
kerangka pengembangan usaha yang dirancang untuk                              and ultra-micro entrepreneurs improve their capacity and
membantu pelaku usaha mikro dan ultra mikro meningkatkan                      competitiveness, enabling their gradual progression into the
kapasitas dan daya saing usaha, sehingga secara bertahap                      formal financial ecosystem.
dapat naik kelas dan masuk ke ekosistem keuangan formal.
Dalam rangka memperkuat komitmen terhadap keuangan                            As part of efforts to strengthen its commitment to sustainable
berkelanjutan, Pegadaian sedang menyusun Sustainable                          finance, Pegadaian is in the process of developing a Sustainable
Financing Framework yang akan menjadi acuan dalam                             Financing Framework that will serve as a reference for classifying
pengklasifikasian produk dan portofolio yang mendukung                        products and portfolios supporting the sustainability agenda. This
agenda keberlanjutan. Framework ini akan selaras dengan                       framework will be aligned with the Indonesian Sustainable Finance
Taksonomi Keuangan Berkelanjutan Indonesia (TKBI) yang                        Taxonomy (Taksonomi Keuangan Berkelanjutan Indonesia/TKBI)
diterbitkan OJK, serta mengacu pada prinsip-prinsip Green                     issued by the Financial Services Authority (OJK), and will refer to
Bond/Loan Principles dan SDG Finance Taxonomy.                                the Green Bond/Loan Principles and the SDG Finance Taxonomy.
Hingga akhir periode pelaporan, Pegadaian telah                               As of the end of the reporting period, Pegadaian has identified
mengidentifikasi 3 segmen produk yang dapat dikategorikan                     three product segments that may be classified as sustainable
sebagai produk keuangan berkelanjutan: Pinjaman Sosial                        finance products: Social Loans (3 products), Social Bonds
(3 produk), Obligasi Sosial (2 produk), dan Sukuk Sosial                      (2 products), and Social Sukuk (4 products). Each segment
(4 produk). Setiap segmen memiliki kriteria khusus yang                       applies specific criteria designed to support social objectives,
dirancang untuk mendukung tujuan sosial, meliputi                             including education, women’s empowerment, and MSME
pendidikan, pemberdayaan perempuan, dan pengembangan                          development through improved access to financing, goods,
UMKM melalui peningkatan akses terhadap pembiayaan,                           and services. All products included in the sustainable finance
barang, dan layanan. Seluruh produk yang tercakup di                          segments are conventional and sharia-based financing
dalam segmen produk keuangan berkelanjutan merupakan                          backed by productive assets, including gold savings, which
pembiayaan konvensional dan syariah berbasis aset produktif,                  support financial inclusion for low-income communities.
termasuk tabungan emas, yang mendukung inklusi keuangan
masyarakat berpenghasilan rendah.
                                         Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t                                  165
Page 166
Produk & Layanan yang Bertanggung Jawab
Responsible Products & Services




       Peran Pegadaian dalam Mendorong Transformasi
       UMKM menuju Pembiayaan Formal
       Pegadaian’s Role in Enabling UMKM Transformation
       toward Formal Financing

       Pegadaian memainkan peran kunci dalam mempercepat transformasi UMKM dari segmen
       yang belum terlayani menjadi nasabah yang terintegrasi dalam sistem keuangan formal
       melalui solusi pembiayaan yang inklusif, mudah diakses, dan berbasis
       Pegadaian plays a key role in accelerating the transformation of MSMEs from an underserved
       segment into customers integrated into the formal financial system through inclusive,
       accessible, and technology-based financing solutions



       UMKM                                                                                                              Naik Kelas ke
       Underserved                              Peran Pegadaian | The Role of Pegadaian                                  Pembiayaan Formal
       UMKM
       Underserved
                                                    Akses, Integrasi, dan Akselerasi
                                                     Access, Integration, and Acceleration
                                                                                                                         Upscaling to
                                                                                                                         Formal Financing


  Fondasi                         • Membuka akses pembiayaan inklusif (gadai, mikro, syariah)
  Pemberdayaan (PNM)              • Menyediakan solusi keuangan berbasis emas (tabungan
  Foundation for                    emas, bullian)
  Empowerment (PNM)               • Menjembatani IMKM ke sistem keuangan formal
                                  • Memperluas jangkauan melalui jaringan luas & digital
  • Literasi &                      (TRING)
    pendampingan                  • Providing access to inclusive financing (pawnshop,
  • Pembiayaan ultra                microfinance, Sharia-compliant)
    mikro awal                    • Offering gold-based financial solutions (gold savings, bullion)
  • Literacy &                    • Connecting SMEs to the formal financial system                                     Naik Kelas
    Mentoring                     • Expanding reach through extensive networks and digital                             ke Pembiayaan Formal (BRI)
  • Early Ultra Micro               channels (TRING)                                                                   Upscaling to Formal Financing (BRI)
    Financing
                                                                                                                       • Akses kredit formal
                                                                                                                       • Peningkatan skala usaha
                                                       Pegadaian as the Bridge

                                                              
                                                                                                                       • Integrasi ke ekosistem perbankan
                                   Tidak memiliki rekening bank                  Pembiayaan formal                     • Access to formal financing
                                           (Unbanked)                             (Formal financing)


                                                             
                                                                                                                       • Business upscaling
                                           Akses terbatas               Akses berkelanjutan                            • Integration into the banking
                                          (Limited access)              (Sustainable access)
                                                                                                                         ecosystem

                                                      Pegadaian as the Bridge                                                  Dampak yang dihasilkan
                                                                                                                                oleh Peran Pegadaian
                                                                                                                                Impacts generated by
                                                                                                                                   Pegadaian’s role

                                                                                                                                         32.810
                                                                                                                               Nasabah naik kelas (2025)
                                                                                                                                Customer upscale (2025)



                                                                                        1 M+
                                  Literasi Keuangan           Produk Inklusif             Digital TRING                                   40%
                                  Financial Literacy         Inclusive Products                                                    Perempuan pelaku

                               273,793
                                                                                                                                   usaha ultra mikro
                                                                Tabungan emas,                                                    Women as ultra-micro
                                                              gadai tanpa rekening         Pengguna Aktif
                                                                  Gold savings,             Active Users                             entrepreneurs
                                                             pawn without an account                                                    6+ Juta
                                                                                                                              Nasabah dilayani (inklusi)
                                                                                                                            Customers are served (inclusion)



      Mempermudah akses, mempercepat pertumbuhan. Menjembatani ke pembiayaan
         formal. Enabling access, Accelerating growth. Bridging to formal finance.




166                        IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 167
Inovasi dan Pengembangan Produk/Layanan Keuangan
Berkelanjutan [OJK F.26]
Innovation and Development of Sustainable Financial
Products & Services

Pegadaian terus memperkuat kapasitas inovasi dan                             Pegadaian continues to strengthen our innovation capacity
pengembangan produk maupun jasa, termasuk inisiatif yang                     of products and services, including initiatives that support
mendukung keuangan berkelanjutan. Pada tahun 2025,                           sustainable finance. By 2025, various efforts are underway to
berbagai upaya kembali dilakukan untuk menghadirkan solusi                   deliver inclusive and environmentally sustainable financing
pembiayaan yang inklusif dan ramah lingkungan, antara lain                   solutions, such as strengthening the distribution of Sharia
melalui penguatan penyaluran KUR Syariah serta perluasan                     KUR and broadening the Amanah Program for electric and
Program Amanah untuk kendaraan listrik dan hybrid.                           hybrid vehicles.

Melalui produk-produk syariah seperti KUR Syariah, Rahn                      Through Sharia-compliant financial instruments such as
Tasjily Tanah, dan Arrum BPKB, Pegadaian berupaya                            Sharia KUR, Rahn Tasjily Land, and Arrum BPKB, Pegadaian
memberikan kemudahan permodalan yang aman,                                   aims to offer accessible, secure, and affordable financing that
terjangkau, dan sesuai prinsip syariah. Salah satunya                        complies with Sharia principles. Among these, the Sharia
melalui Program KUR Syariah menjadi instrumen penting                        KUR Program, which serves as an important instrument for
dalam meningkatkan akses pembiayaan bagi pelaku Usaha                        increasing access to financing for Micro, Small, and Medium
Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).                                           Enterprises (MSMEs).

Selain mendukung pengembangan UMKM, Pegadaian                                In addition to supporting the development of MSMEs,
juga berkontribusi terhadap upaya pengurangan                                Pegadaian also contributes to reducing environmental
dampak lingkungan melalui Produk Amanah Kendaraan                            impact through the Amanah Electric/Hybrid Vehicle Product.
Bermotor Listrik/Hybrid. Produk ini menyediakan fasilitas                    This product offers Sharia-compliant financing options for
pembiayaan berbasis syariah bagi masyarakat yang ingin                       communities seeking to transition to low-emission vehicles.
beralih ke kendaraan rendah emisi. Inisiatif tersebut                        Such an initiative represents a strategic move by Pegadaian
merupakan langkah strategis Pegadaian dalam mendorong                        to promote a reduction in carbon emissions by increasing the
penurunan emisi karbon melalui peningkatan penggunaan                        use of environmentally friendly vehicles.
kendaraan yang ramah lingkungan.




                                        Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t                              167
Page 168
Produk & Layanan yang Bertanggung Jawab
Responsible Products & Services




Dari sisi pelayanan, Pegadaian turut memperbarui proses                                In terms of service, Pegadaian has also updated our business
bisnis untuk meningkatkan efisiensi dan kualitas layanan.                              processes to improve efficiency and service quality. The
Pengembangan E-Form memungkinkan digitalisasi                                          development of the E-Form facilitates the digitalization of
proses pendaftaran nasabah baru, pengkinian data,                                      processes such as new customer registration, data updates,
serta transaksi gadai secara lebih praktis dan seamless.                               and pawn transactions, making these procedures more
Sementara itu, Customer Experience Management (CEM)                                    practical and seamless. Furthermore, the use of Customer
digunakan untuk mengumpulkan umpan balik melalui                                       Experience Management (CEM) to collect feedback by
survei yang dikirimkan otomatis via WhatsApp setelah                                   automatically dispatching post-transaction surveys via
nasabah melakukan transaksi, sehingga Perusahaan dapat                                 WhatsApp enables the company to continually refine our
meningkatkan mutu layanan secara berkelanjutan.                                        service quality.



Dukungan terhadap Ekosistem Kendaraan Listrik                                          Penyaluran KUR Syariah untuk UMKM
Assistance for the Electric Vehicle Ecosystem                                          Distribution of Shariah People’s Business Credit (KUR) for MSMEs

Sejalan dengan Instruksi Presiden Nomor 7 Tahun 2022 tentang                           Pegadaian Syariah menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR)
percepatan penggunaan kendaraan bermotor listrik berbasis                              Syariah sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan sektor
baterai (KBLBB), Pegadaian Syariah turut berkontribusi dalam                           usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Program ini
mendukung pengembangan ekosistem kendaraan listrik                                     menyediakan pembiayaan untuk kebutuhan modal kerja maupun
di Indonesia. Menyadari bahwa literasi masyarakat terkait                              investasi bagi pelaku UMKM, baik individu, badan usaha, maupun
kendaraan listrik masih belum merata serta terbatasnya jumlah                          kelompok usaha, yang memiliki usaha produktif dan layak atau
dealer yang bekerja sama, Pegadaian Syariah secara bertahap                            masih tergolong feasible but not bankable.
memperluas kemitraan dengan dealer kendaraan listrik.
                                                                                       Melalui penyaluran KUR Syariah, Pegadaian Syariah berkontribusi
Pada tahun 2025, upaya ini dilakukan melalui penyediaan                                dalam mendorong peningkatan aktivitas ekonomi masyarakat,
pembiayaan Cicil Kendaraan EV serta kegiatan sosialisasi kepada                        memperluas akses pembiayaan yang inklusif, serta mendukung
masyarakat bersama dealer mitra, termasuk melalui partisipasi                          penciptaan lapangan kerja secara berkelanjutan.
dalam berbagai pameran otomotif seperti IIMS dan GJAW.
Program pembiayaan ini bertujuan untuk mendorong adopsi                                Pegadaian Syariah distributes Shariah People’s Business Credit
kendaraan listrik, mendukung pengembangan                                              (KUR) to facilitate the growth of micro, small, and medium
ekosistem KBLBB, serta berkontribusi pada upaya                                        enterprises (MSMEs). This program provides financing for
pengurangan emisi karbon.                                                              operational capital or investments targeted at MSME actors,
                                                                                       including individuals, business entities, or business groups, which
In accordance with Presidential Instruction Number 7 of                                possess productive and viable businesses or are deemed feasible
2022 concerning the acceleration of battery-powered electric                           but not yet bankable.
vehicles (KBLBB), Pegadaian Syariah is actively contributing
                                                                                       By distributing the Shariah KUR, Pegadaian Syariah contributes
to the advancement of Indonesia’s electric vehicle ecosystem.
                                                                                       to boosting community economic activities, broadening access to
Acknowledging that public literacy regarding electric vehicles
                                                                                       inclusive financing, and supporting the creation of sustainable
remains inconsistent and that the number of collaborating dealers
                                                                                       employment opportunities.
is limited, Pegadaian Syariah is gradually expanding partnerships
with electric vehicle dealers.
By 2025, this initiative will be realized through the provision of
EV installment financing and the socialization activities for the
public in collaboration with partner dealers, including participation
in various automotive exhibitions such as IIMS and GJAW. This
financing program aims to promote the adoption of electric vehicles,
support the development of the KBLBB ecosystem, and contribute to
efforts to reduce carbon emissions.




168                        IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 169
                     Kolaborasi Pegadaian dan DFSK untuk Pembiayaan Kendaraan
                        Pegadaian and DFSK Collaboration for Vehicle Financing




      Pada tahun 2025, Pegadaian menjalin kerja sama strategis                   In 2025, Pegadaian established a strategic partnership with
      dengan DFSK, produsen otomotif asal Tiongkok yang                          DFSK, a Chinese automotive manufacturer operating in
      beroperasi di Indonesia melalui PT Sokonindo Automobile,                   Indonesia through PT Sokonindo Automobile, to expand
      dalam rangka memperluas akses pembiayaan kendaraan                         access to vehicle financing within the community. This
      bagi masyarakat. Kolaborasi ini menghadirkan skema                         collaboration introduces a sharia-compliant financing
      pembiayaan berbasis syariah yang dirancang dengan proses                   scheme featuring a streamlined process, flexible tenors, and
      yang lebih sederhana, tenor yang fleksibel, serta pilihan                  financing options customized to meet the needs of individual
      pembiayaan yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan                         consumers and business actors.
      konsumen individu maupun pelaku usaha.
      Melalui inisiatif tersebut, Pegadaian berupaya mendukung                   Through this initiative, Pegadaian aims to increase the
      peningkatan      adopsi     kendaraan    listrik sekaligus                 adoption of electric vehicles while assisting micro, small,
      memfasilitasi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah                      and medium enterprises (MSMEs) in acquiring more efficient
      (UMKM) dalam memperoleh armada komersial yang lebih                        and sustainable commercial fleets. Offering accessible, fast,
      efisien dan berkelanjutan. Penyediaan solusi kepemilikan                   and affordable vehicle ownership solutions is expected not
      kendaraan yang mudah diakses, cepat, dan terjangkau ini                    only expand financial inclusion but also to bolster business
      diharapkan tidak hanya memperluas inklusi keuangan,                        capacity and sustainable economic growth.
      tetapi juga berkontribusi pada penguatan kapasitas usaha
      serta pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.




Pada tahun 2025, Pegadaian berhasil meraih Sertifikasi                           In 2025, Pegadaian successfully earned ISO 56001:2024
ISO 56001:2024 sebagai bentuk pengakuan atas penerapan                           certification, recognizing its proven, standardized Innovation
Sistem Manajemen Inovasi yang teruji dan terstandar.                             Management System. This achievement demonstrates the
Pencapaian ini menandai komitmen perusahaan dalam                                company’s commitment to managing innovation through a
mengelola inovasi secara terstruktur, sistematis, dan                            structured, systematic, and sustainable approach, moving
berkelanjutan, sehingga tidak lagi bersifat ad-hoc.                              away from ad hoc methods.

Penerapan standar internasional tersebut memastikan bahwa                        Implementing this international standard ensures that all of
seluruh inisiatif inovasi Pegadaian selaras dengan strategi                      Pegadaian’s innovation initiatives align with the company’s
bisnis perusahaan serta mampu menghasilkan dampak                                business strategy and deliver tangible performance and
nyata bagi kinerja dan nilai tambah perusahaan. Dengan                           added value. With a well-managed innovation system,
sistem inovasi yang terkelola dengan baik, Pegadaian mampu                       Pegadaian can accelerate innovation development, improve
meningkatkan kecepatan, kualitas, dan tingkat keberhasilan                       the quality, and increase the success rate across various
pengembangan inovasi di berbagai lini operasional.                               operational lines.

Selain memperkuat efektivitas internal, sertifikasi ini juga                     Beyond strengthening internal effectiveness, this certification
meningkatkan tingkat kepercayaan regulator dan mitra                             also builds regulators’ and strategic partners’ confidence in the
strategis terhadap tata kelola inovasi perusahaan. Lebih                         company’s innovation governance. Furthermore, implementing
jauh, penerapan Sistem Manajemen Inovasi yang terstandar                         a standardized Innovation Management System encourages the
turut mendorong tumbuhnya budaya inovasi yang                                    growth of a sustainable innovation culture within the workplace
berkelanjutan di lingkungan kerja, sekaligus memperkuat                          and enhances Pegadaian’s competitiveness in navigating
daya saing Pegadaian dalam menghadapi dinamika industri                          industry dynamics and long-term challenges.
dan tantangan jangka panjang.

                                            Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t                                    169
Page 170
Produk & Layanan yang Bertanggung Jawab
Responsible Products & Services




Program Gadai             Sebagai bagian dari upaya memperluas inklusi keuangan dan memberikan keringanan bagi masyarakat,
Peduli                    Pegadaian melaksanakan Program Gadai Peduli berupa fasilitas bebas bunga untuk produk Gadai KCA (Regular
                          dan Fleksi) dengan jangka waktu hingga 60 hari. Program ini ditujukan bagi nasabah baru maupun nasabah gadai
                          yang sebelumnya tidak aktif, dengan plafon uang pinjaman hingga Rp2,5 juta. Implementasi program ini terbukti
                          efektif dalam menjaring nasabah baru sekaligus mengaktifkan kembali nasabah eksisting, dengan total nasabah
                          mencapai sekitar 558 ribu orang dan nilai outstanding loan (OSL) sebesar Rp240 miliar.
                     In an effort to expand financial inclusion and provide relief to the community, Pegadaian implements the Gadai Peduli
                     Program. This initiative offers interest-free facilities for Gadai KCA (Regular and Flexible) products, with terms of up to
                     60 days. The program is aimed at both new customers and previously inactive pawnshop customers, with a maximum
                     loan amount of IDR 2.5 million. The program has proven effective in attracting new customers and reactivating
                     dormant accounts, serving approximately 558,000 customers and an outstanding loan (OSL) value of IDR 240 billion.
Digitalisasi Proses  Pegadaian terus mendorong transformasi digital melalui pengembangan layanan gadai dan emas berbasis
Bisnis Gadai melalui digital yang memungkinkan nasabah melakukan transaksi secara end-to-end melalui sistem pemesanan
Layanan Emas dari (booking system) dan layanan Mobile Appraiser yang datang langsung ke lokasi nasabah. Layanan ini tidak hanya
Rumah                menjangkau nasabah Pegadaian, tetapi juga memperluas akses melalui sinergi dengan Bank BRI, khususnya
Digitalization of    melalui skema pairing dan referral di BO BRI. Hingga akhir periode pelaporan, layanan ini telah diujicobakan di
Pawn Business        26 titik di seluruh Indonesia dan memberikan dampak positif berupa peningkatan OSL serta optimalisasi sinergi
Processes through    dengan induk usaha BRI melalui perluasan kanal layanan BO BRI (SenyumMobile), dengan OSL tercatat sebesar
Gold Services from   Rp121 miliar pada periode September hingga 10 Desember 2025.
Home                 Pegadaian continues to promote digital transformation by developing digital-based pawn and gold services that
                     facilitate customers in conducting end-to-end transactions through a booking system and Mobile Appraiser services,
                     which are dispatched directly to customers’ locations. This service not only extends its reach to existing clientele but
                     also broadens access through synergy with Bank BRI, particularly via pairing schemes and referrals at BRI Branch
                     Offices (BO BRI). As of the end of the reporting period, this service has been piloted at 26 locations across Indonesia
                     and has demonstrated positive outcomes, including an increase in Outstanding Stock Loans (OSL) and optimizing
                     synergy with the parent company BRI, by expanding channel access through BRI Branch Offices (BO BRI) under the
                     branding of SenyumMobile. The OSL value was recorded at IDR 121 billion from September to December 10, 2025.
Penerapan Dynamic Dalam rangka memperkuat manajemen risiko dan meningkatkan nilai seumur hidup nasabah (lifetime value/
Customer Rating      LTV), Pegadaian menerapkan sistem Dynamic Customer Rating. Sistem ini mengelompokkan nasabah ke dalam
Implementation of    beberapa kategori, yaitu Platinum+, Gold+, Silver, dan Bronze, berdasarkan riwayat transaksi, portofolio nasabah,
Dynamic Customer     serta faktor eksternal lainnya. Implementasi inisiatif ini memberikan dampak signifikan terhadap optimalisasi
Rating               LTV dan peningkatan OSL, dengan rata-rata LTV meningkat sebesar 6,13 persen, kenaikan nilai uang pinjaman
                     mencapai Rp14,9 triliun, serta jumlah nasabah yang telah memperoleh penilaian rating mencapai 12,8 juta orang.
                          To strengthen risk management and improve customer lifetime value (LTV), Pegadaian has implemented a Dynamic
                          Customer Rating system. This system classifies customers into various groups: Platinum+, Gold+, Silver, and Bronze,
                          based on transaction history, customer portfolio, and other external factors. The initiative has significantly impacted
                          LTV optimization and OSL growth, resulting in an average LTV increase of 6.13%, a loan value increase of IDR 14.9
                          trillion, and the rating of 12.8 million customers.
Konversi Titipan          Menjawab kebutuhan nasabah yang menghadapi keterbatasan dalam penyimpanan emas secara mandiri,
Emas Fisik                Pegadaian mengembangkan layanan konversi Titipan Emas Fisik (TEF) sebagai fondasi penguatan gadai digital.
Physical Gold             Melalui layanan ini, nasabah dapat melakukan konversi barang jaminan dari produk Gadai KCA maupun Cicil Emas
Deposit Conversion        menjadi TEF, serta sebaliknya. Inisiatif ini berkontribusi pada optimalisasi Outstanding Stock Gold (OSG), dengan
                          capaian OSG sebesar 709 kilogram pada periode Agustus hingga Desember 2025.
                          In response to customer needs and addressing constraints in the self-storage of gold, Pegadaian has implemented
                          the Physical Gold Deposit (TEF) conversion service as a foundation for strengthening digital pawning. This service
                          facilitates the conversion of collateral from Gadai KCA or Cicil Emas products into TEF, and vice versa. Such an
                          initiative contributes to the optimization of the Outstanding Stock Gold (OSG), which amounted to 709 kilograms from
                          August to December 2025.
Sinergi dengan            Pegadaian juga memperkuat implementasi closed gold ecosystem melalui sinergi strategis dengan Galeri24.
Galeri24 dalam            Kolaborasi ini mencakup optimalisasi LTV berbasis agunan dari entitas dalam Pegadaian Group maupun Galeri24,
Penguatan Closed          serta pemanfaatan pembelian emas batangan hasil lelang oleh Galeri24. Sinergi tersebut memberikan dampak
Gold Ecosystem            positif berupa peningkatan OSL dan OSG, dengan capaian OSL sebesar Rp234 miliar, OSG mencapai 128 kilogram,
Synergy with              serta menjangkau 35.798 nasabah.
Galeri24 in               Pegadaian further promotes the implementation of the closed gold ecosystem through strategic collaboration with
Strengthening             Galeri24. This collaboration includes optimizing LTV based on collateral from Pegadaian Group entities and Galeri24,
the Closed Gold           as well as using gold bar purchases from Galeri24 auctions. The synergy has yielded positive outcomes for OSL and
Ecosystem                 OSG, with OSL reaching IDR 234 billion, OSG totaling 128 kilograms, and serving 35,798 customers.
AI-powered Digital        Pegadaian mengimplementasikan inovasi AI-powered Digital Lending sebagai bagian dari transformasi digital
Lending                   untuk memperkuat proses pengambilan keputusan kredit. Pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan ini
AI-powered Digital        memungkinkan analisis data yang lebih komprehensif dan presisi, sehingga mendukung proses persetujuan kredit
Lending                   yang lebih cepat, akurat, dan berbasis risiko. Inisiatif ini tidak hanya meningkatkan efisiensi operasional, tetapi
                          juga memperkuat kualitas portofolio pembiayaan serta mendukung penerapan prinsip kehati-hatian dalam bisnis
                          perusahaan.
                          Pegadaian has implemented AI-powered Digital Lending as part of its digital transformation to strengthen credit
                          decision-making processes. The use of artificial intelligence technology facilitates more comprehensive and precise
                          data analysis, supporting more accurate, and risk-based credit approval processes. This initiative not only improves
                          operational efficiency but also enhances the quality of the financing portfolio and supports the application of prudence
                          principles within the company’s business practices.




170                        IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 171
E-Form Pegadaian        Sebagai bagian dari peningkatan kualitas layanan dan tata kelola data, Pegadaian mengembangkan inovasi
E-Form Pegadaian        E-Form yang mentransformasikan proses layanan nasabah melalui mekanisme pendaftaran, pembaruan data,
                        dan transaksi yang terstandarisasi, terintegrasi, serta berbasis sistem. Penerapan E-Form mendorong peningkatan
                        produktivitas layanan, kepatuhan terhadap ketentuan yang berlaku, serta kualitas pengalaman nasabah secara
                        menyeluruh. Selain itu, sistem ini berkontribusi pada peningkatan kualitas data dan pengelolaan data consent
                        nasabah yang lebih tertib dan terdokumentasi, sehingga mendukung efektivitas pelayanan serta pengambilan
                        keputusan yang lebih andal.
                        To improve service quality and data governance, Pegadaian has developed the E-Form innovation, transforming
                        customer service processes through standardized, integrated, and system-based registration, data update, and
                        transaction mechanisms. The implementation of E-Form elevates service productivity, ensures compliance with
                        applicable regulations, and improves overall customer experience. Furthermore, this system contributes to better data
                        quality and more orderly documentation of customer consent data, supporting more effective service delivery and
                        more reliable decision-making.
Digital Partnership     Pegadaian memperluas ekosistem produk digital melalui pengembangan kemitraan strategis dengan berbagai
Pegadaian Product       pihak, termasuk perbankan, platform e-commerce, serta perusahaan yang menyediakan layanan aplikasi
                        keuangan digital. Kolaborasi ini diwujudkan melalui skema integrasi host to host, yang memungkinkan
                        konektivitas sistem secara aman dan andal guna mendukung perluasan distribusi produk dan layanan Pegadaian.
                        Pegadaian expands its digital product ecosystem via strategic partnerships with diverse parties, such as banking
                        institutions, e-commerce platforms, and providers of digital financial services. This collaboration is realized through
                        host-to-host integration schemes, enabling secure and reliable system connectivity to support the broader distribution
                        of Pegadaian’s products and services.



Aplikasi Tring! Pegadaian
Tring! Pegadaian Application

Pada tahun 2025, Pegadaian menginisiasi pengembangan dan                             In 2025, Pegadaian initiated the development and launched the
peluncuran Aplikasi Tring! sebagai bagian dari modernisasi                           Tring! Application as part of the modernization of Pegadaian
kanal layanan Pegadaian Digital Services. Inisiatif ini                              Digital Services channels. This initiative represents a strategic
merupakan langkah strategis perusahaan dalam memperbarui                             step for the company to update application technology, to
teknologi aplikasi guna meningkatkan kapabilitas transaksi,                          enhancing transaction capabilities, streamlining service
menyederhanakan proses layanan, serta memperkuat aspek                               processes, and strengthen overall system security.
keamanan sistem secara menyeluruh.

Melalui pengembangan Aplikasi Tring!, Pegadaian                                      Through the development of the Tring! Application, Pegadaian
menghadirkan alur registrasi dan transaksi yang lebih                                offers a more streamlined registration and transaction flow,
sederhana, didukung oleh metode komunikasi dan integrasi                             supported by more efficient and standardized communication
antar aplikasi yang lebih efisien dan terstandardisasi. Selain                       and integration between applications. Moreover, improving
itu, peningkatan sistem keamanan menjadi fokus utama                                 system security remains a primary focus to ensure data
untuk memastikan perlindungan data dan kenyamanan                                    protection and customer confidence in digital transactions.
nasabah dalam bertransaksi secara digital.

Peluncuran Aplikasi Tring! pada tahun 2025 juga menandai                             Peluncuran Aplikasi Tring! pada tahun 2025 juga menandai
pembaruan aplikasi Pegadaian Digital menjadi satu platform                           pembaruan aplikasi Pegadaian Digital menjadi satu platform
yang lebih andal dan adaptif terhadap kebutuhan pasar.                               yang lebih andal dan adaptif terhadap kebutuhan pasar.
Upaya ini dilakukan untuk memperluas potensi pasar,                                  Upaya ini dilakukan untuk memperluas potensi pasar,
meningkatkan reliabilitas layanan digital, serta memperkuat                          meningkatkan reliabilitas layanan digital, serta memperkuat
pengalaman pengguna. Implementasi Aplikasi Tring!                                    pengalaman pengguna. Implementasi Aplikasi Tring!
memberikan dampak positif berupa pembaruan teknologi                                 memberikan dampak positif berupa pembaruan teknologi
aplikasi, peningkatan jumlah pengguna dan transaksi digital,                         aplikasi, peningkatan jumlah pengguna dan transaksi digital,
kemudahan bertransaksi bagi nasabah, serta peningkatan                               kemudahan bertransaksi bagi nasabah, serta peningkatan
tingkat kepuasan dan Net Promoter Score (NPS) pelanggan.                             tingkat kepuasan dan Net Promoter Score (NPS) pelanggan.



                      2.971.755
                      Total nasabah onboarding Tring! pada tahun 2025
                      Total Tring! onboarding customers in 2025




                                                Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t                                171
Page 172
Produk & Layanan yang Bertanggung Jawab
Responsible Products & Services




                                      Hadirkan Aplikasi “Tring”,
               Pegadaian Perluas Akses Investasi dan Layanan Gadai Digital di Makassar
                                 Introducing the “Tring’s application:
              Pegadaian Expands Investment Access and Digital Pawn Services in Makassar




        Sebagai bagian dari akselerasi transformasi digital, Pegadaian                 As part of accelerating digital transformation, Pegadaian
        Kanwil VI Makassar meluncurkan aplikasi terbaru bertajuk                       Kanwil VI Makassar launched our newest application, Tring,
        Tring pada ajang Festival Tring Pegadaian 2025. Kehadiran                      at the Pegadaian Tring Festival 2025. This launch signifies a
        aplikasi ini menandai langkah penting Pegadaian dalam                          significant milestone for Pegadaian in delivering increasingly
        menghadirkan layanan keuangan yang semakin inklusif,                           inclusive, adaptable, and accessible financial services to the
        adaptif, dan mudah dijangkau oleh seluruh masyarakat.                          broader community.
        Tring dikembangkan untuk memberikan akses cepat dan                            Tring has been developed to provide swift and secure access
        aman terhadap berbagai kebutuhan keuangan, mulai                               to a range of financial services, including pawn services, gold
        dari layanan gadai, investasi emas, hingga Bank Emas.                          investment, and Gold Bank. The application enables the
        Aplikasi ini memungkinkan masyarakat menikmati layanan                         public to access Pegadaian’s services from any location and
        Pegadaian dari mana saja dan kapan saja, sehingga                              at any time, strengthening the company’s efforts to expand
        memperkuat upaya perusahaan dalam memperluas                                   our reach for digital-based services.
        jangkauan layanan berbasis digital.
        Nama “Tring” terinspirasi dari filosofi Three Ring, tiga                       The name “Tring” draws inspiration from the philosophy of the
        lingkaran hijau yang menjadi identitas Pegadaian, yang                         Three Rings, represented by three green circles that embody
        merepresentasikan pertumbuhan, keberlanjutan, dan                              Pegadaian’s identity, symbolizing growth, sustainability, and
        keandalan sebagai fondasi utama layanan perusahaan.                            reliability as the main foundation of the company’s services.
        Desain dan tampilan aplikasi dirancang dinamis untuk                           The design and appearance of the application are dynamically
        mendekatkan layanan Pegadaian dengan generasi muda,                            crafted to bring Pegadaian’s services more accessible to the
        termasuk Gen Z dan Gen Alpha, yang lekat dengan gaya                           younger generation, including Generation Z and Generation
        hidup digital.                                                                 Alpha, who are closely connected to a digital lifestyle.
        Tring menyediakan berbagai fitur modern seperti tabungan                       Tring offers various modern features such as gold savings,
        emas, titipan emas, deposito emas, hingga transfer emas                        gold deposits, gold storage, and gold transfers among users,
        antar pengguna, dengan pilihan nominal menabung mulai                          with savings options starting from Rp10,000. Through these
        dari Rp10.000. Melalui fitur-fitur ini, Pegadaian mendorong                    features, Pegadaian encourages the community to learn
        masyarakat untuk belajar menabung dan berinvestasi sejak                       about saving and investing from an early age and aims to
        dini, sekaligus memperkuat inklusi keuangan di seluruh                         bolster financial inclusion throughout Indonesia.
        Indonesia.




Kegiatan Usaha Bulion Pegadaian
Pegadaian Bullion Business Activities

Pada akhir tahun 2024, Pegadaian memperoleh persetujuan                                By the end of 2024, Pegadaian secured approval from the
dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui Surat Nomor                                  Financial Services Authority (OJK) via Letter Number S-325/
S-325/PL.02/2024 untuk menyelenggarakan kegiatan usaha                                 PL.02/2024 to engage in bullion business activities. This
bulion. Persetujuan ini membuka ruang bagi Pegadaian                                   approval authorizes Pegadaian to offer various gold-based
untuk mengoperasikan berbagai layanan berbasis emas,                                   services, including Gold Deposits, Gold Working Capital
meliputi Deposito Emas, Pinjaman Modal Kerja Emas, Jasa                                Loans, Corporate Gold Custody Services, and Gold Trading.
Titipan Emas Korporasi, serta Perdagangan Emas.




172                        IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 173
Kegiatan usaha bulion merupakan aktivitas jasa keuangan                         Bullion business activities are financial services associated
yang berkaitan dengan pengelolaan emas dan dirancang                            with gold management and are designed to support the
untuk mendukung pengembangan ekosistem industri emas                            development of the national gold industry ecosystem. By
nasional. Melalui penguatan rantai nilai emas di dalam negeri,                  strengthening the domestic gold value chain, these activities
kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan ketahanan serta                      are expected to bolster resilience and promote national
mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. Implementasi                            economic growth at the national level. The implementation
usaha bulion berkontribusi pada peningkatan nilai tambah                        of bullion activities contributes to increasing value creation
(value creation) di sepanjang gold value chain melalui                          along the gold value chain by strengthening domestic gold
penguatan kepemilikan emas domestik dan peningkatan                             ownership and the capacity of the capacities within the
kapasitas produksi industri emas nasional, termasuk sektor                      national gold industry, including manufacturing and refining
manufaktur dan pemurnian (refinery).                                            sectors.

Pelaksanaan kegiatan usaha bulion memberikan                                    The execution of bullion business activities yields several
sejumlah dampak strategis bagi Pegadaian, antara lain                           strategic impacts for Pegadaian, including strengthening
memperkuat peran Perusahaan sebagai Bank Emas                                   the company’s role as Indonesia’s first Gold Bank, an
pertama di Indonesia, meningkatkan kelolaan emas hingga                         increase in gold management to 136 tons, and solidifying
mencapai 136 ton, serta memperkokoh posisi Pegadaian                            Pegadaian’s position as a market leader within the national
sebagai market leader dalam ekosistem emas nasional.                            gold ecosystem. Product and business lines through bullion
Diversifikasi produk dan lini bisnis melalui layanan bulion                     services is also expected to support sustainable company
juga diharapkan dapat mendukung peningkatan kinerja                             performance and reinforce Pegadaian’s role in promoting
perusahaan secara berkelanjutan, sekaligus memperkuat                           financial inclusion.
positioning Pegadaian dalam mendorong inklusi keuangan.

Seiring dengan penguatan transformasi digital, Pegadaian                        In conjunction with digital transformation efforts, Pegadaian
juga mengembangkan Bullion Services sebagai platform                            is also advancing Bullion Services, an integrated application
aplikasi terintegrasi yang dirancang untuk mendukung                            platform engineered to facilitate comprehensive, end-
pengelolaan layanan emas batangan secara menyeluruh                             to-end management of bar gold services. This platform
(end-to-end). Platform ini mencakup deposito emas, transaksi                    encompasses gold deposits, trading transactions, digital gold
perdagangan, penyimpanan emas digital, pembiayaan                               storage, gold-based financing, and real-time reporting, all
berbasis emas, hingga pelaporan yang disajikan secara real-                     delivered securely and in a standardized manner.
time, aman, dan terstandarisasi.

Bullion Services berfungsi sebagai core digital platform                        Bullion Services functions as a core digital platform,
yang terhubung secara terpadu dengan kanal layanan                              seamlessly connected to customer service channels,
nasabah, sistem operasional internal Pegadaian, serta                           Pegadaian’s internal operational systems, and the ecosystem
ekosistem mitra dan regulator. Integrasi tersebut                               of partners and regulators. This integration facilitates more
memungkinkan proses layanan bullion dijalankan secara                           efficient and accurate bullion service processes while ensuring
lebih efisien dan akurat, sekaligus memastikan kepatuhan                        compliance with good corporate governance principles and
terhadap prinsip tata kelola perusahaan yang baik serta                         applicable laws and regulations.
ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Selain itu, sebagai bagian dari pengembangan layanan                            Furthermore, as part of gold-based service development,
berbasis emas, pada tahun 2025 Pegadaian melaksanakan                           Pegadaian will implement the Pegadaian Gold ATM in
implementasi ATM Emas Pegadaian. Fasilitas ini merupakan                        2025. This automated machine that allows customers
mesin otomatis yang memungkinkan nasabah melakukan                              to independently withdraw physical gold via the TRING!
penarikan emas fisik secara mandiri melalui aplikasi                            application, providing 24-hour operation, quick transaction
TRING!, dengan keunggulan operasional selama 24 jam,                            times of 1–3 minutes, and a variety of gold brands and
waktu transaksi yang cepat berkisar antara 1–3 menit, serta                     denominations.
pilihan merek dan denominasi emas yang beragam.

Implementasi ATM Emas diharapkan dapat memberikan nilai                         The implementation of the Gold ATM is expected to add value
tambah bagi Perusahaan dan nasabah, antara lain melalui                         for both the company and customers, including the potential
potensi peningkatan pendapatan seiring dengan perluasan                         revenue growth through expanded service channels, a
kanal layanan, perubahan pola pikir masyarakat untuk lebih                      notable shift in public perception toward greater trust and
percaya dan tidak ragu menabung emas di platform digital                        confidence in saving gold on the digital platform TRING!
TRING! karena kemudahan pencetakan emas kapan saja,                             attributable to the convenience of printing gold at any time,
serta peningkatan loyalitas nasabah melalui penyediaan                          and strengthened customer loyalty driven by faster, more
layanan yang lebih cepat, praktis, dan andal.                                   practical, and reliable services.

                                           Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t                              173
Page 174
Produk & Layanan yang Bertanggung Jawab
Responsible Products & Services




                                                                                            Pada tahun 2025, Presiden Republik Indonesia, Prabowo
                                                                                            Subianto meresmikan kehadiran layanan Bank Emas Pegadaian
                                                                                            di The Gade Tower, Jakarta. Presiden Prabowo secara simbolis
                                                                                            memasukkan emas batangan ke dalam kotak penyimpanan,
                                                                                            menjadikannya Bank Emas pertama di Indonesia. Inisiatif ini
                                                                                            merupakan bagian dari Asta Cita, yang menekankan pentingnya
                                                                                            hilirisasi dan penguatan pengelolaan komoditas emas nasional.
                                                                                            Sebagai pelopor layanan Bank Emas, Pegadaian menandai
                                                                                            babak baru dalam transformasi industri emas nasional, serta
                                                                                            menunjukkan kontribusi nyata Perusahaan dalam mendukung
                                                                                            agenda hilirisasi dan peningkatan daya saing ekonomi Indonesia.
                                                                                            Langkah ini juga memperkuat posisi Pegadaian untuk mendorong
                                                                                            pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

                                                                                            In 2025, the President of the Republic of Indonesia, Prabowo
                                                                                            Subianto, officially inaugurated the Pegadaian Gold Bank services
                                                                                            at The Gade Tower in Jakarta. President Prabowo symbolically
Presiden Prabowo Resmikan                                                                   placed gold bars into a storage box, marking the first Gold Bank in
Pegadaian sebagai Bank Emas                                                                 Indonesia. This initiative aligns with Asta Cita, which emphasizes
                                                                                            downstreaming and strengthening the management of the national
Pertama di Indonesia                                                                        gold commodity.
President Prabowo Officially                                                                As a pioneer in Gold Bank services, Pegadaian marks a new chapter
inaugurates Pegadaian as                                                                    in the transformation of the national gold industry, demonstrating
                                                                                            the company’s tangible contribution to downstreaming and
Indonesia’s First Gold Bank                                                                 enhancing Indonesia’s economic competitiveness. This step also
                                                                                            strengthens Pegadaian’s position in promoting inclusive and
                                                                                            sustainable economic growth.




                                                                                            Sebagai kelanjutan dari pengembangan bisnis bullion yang selaras
                                                                                            dengan misi hilirisasi dan industrialisasi dalam program Asta Cita,
                                                                                            Pegadaian resmi memperkenalkan fitur Deposito Emas yang kini
                                                                                            dapat diakses melalui aplikasi Pegadaian Digital.
                                                                                            Deposito Emas merupakan layanan penyimpanan emas
                                                                                            terstandarisasi yang dikelola Pegadaian berdasarkan kesepakatan
                                                                                            antara perusahaan dan nasabah. Melalui fitur ini, masyarakat
                                                                                            dapat menitipkan sejumlah emas kepada lembaga jasa keuangan
                                                                                            yang berizin untuk menyelenggarakan kegiatan usaha bullion.
                                                                                            Inovasi ini menawarkan alternatif investasi yang aman dan
                                                                                            kompetitif, mengingat emas merupakan instrumen yang relatif
                                                                                            stabil dan memiliki tren nilai yang meningkat dari waktu ke waktu.
                                                                                            Kehadiran fitur Deposito Emas sekaligus menegaskan komitmen
                                                                                            Pegadaian dalam menyediakan layanan keuangan modern yang
                                                                                            mendukung inklusi dan literasi keuangan masyarakat.


                                                                                            As a continuation of the bullion business development aligned
                                                                                            with the downstreaming and industrialization mission within the
                                                                                            Asta Cita program, Pegadaian officially introduced the Gold Deposit
                                                                                            feature, now accessible through the Pegadaian Digital app.
                                                                                            The Gold Deposit is a standardized gold storage service
                                                                                            administered by Pegadaian under an agreement between the
                                                                                            company and the customer. Through this feature, the public can
                                                                                            entrust a specified amount of gold to a licensed financial institution
Pegadaian Luncurkan Fitur Deposito                                                          authorized to conduct bullion business.

Emas melalui Pegadaian Digital                                                              This innovation offers a secure and competitive investment
                                                                                            alternative, as gold is a relatively stable asset with a consistent
Pegadaian Launches Gold Deposit                                                             upward trend in value over time. The presence of the Gold Deposit
Feature through Pegadaian Digital                                                           feature also reaffirms Pegadaian’s commitment to offering modern
                                                                                            financial services that promote financial inclusion and literacy.




1 74                       IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK
                                                   IN OVASI
                                                       YAN GINBE
                                                               KLU
                                                                 R KE
                                                                    SIF,
                                                                      LAND A
                                                                            JU TA NK | YA
                                                                              MPA          N G B EI R
                                                                                        I NCLUS     VEKEI L A N J U TAI O
                                                                                                          NNOVAT        NN, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 175
Pegadaian Perluas       Sebagai bagian dari komitmen untuk menghadirkan layanan investasi yang mudah
                        diakses dan relevan dengan kebutuhan masyarakat, Pegadaian meluncurkan fitur Setor
Akses Investasi         Fisik Emas sebagai inovasi terbaru dalam ekosistem Bank Emas Pegadaian. Layanan ini
melalui Fitur Setor     memungkinkan nasabah mengonversi emas batangan fisik menjadi saldo Tabungan Emas,
                        sehingga pengelolaan investasi dapat dilakukan dengan lebih aman, rapi, dan terintegrasi
Fisik Emas              secara digital.
Pegadaian Perluas       Fitur ini ditujukan bagi individu yang selama ini menyimpan emas dalam bentuk fisik
Akses Investasi         namun membutuhkan sarana pengelolaan yang lebih praktis. Melalui layanan Setor Fisik
                        Emas, nasabah cukup membawa emas batangan beserta identitas diri ke outlet Pegadaian
melalui Fitur Setor     yang telah ditetapkan. Setelah melalui proses verifikasi, emas tersebut dikonversi
Fisik Emas              langsung menjadi saldo Tabungan Emas. Saat ini, Pegadaian menerima berbagai merek
                        logam mulia, termasuk Galeri 24, Antam, UBS, dan Lotus Archi, dengan rentang berat
                        mulai dari 0,5 gram hingga 1 kilogram.
                        Kehadiran fitur ini sekaligus memperkuat upaya Pegadaian dalam mendorong literasi dan
                        inklusi keuangan melalui digitalisasi aset emas. Dengan saldo Tabungan Emas yang dapat
                        dipantau melalui aplikasi Pegadaian Digital, masyarakat memiliki fleksibilitas lebih besar
                        dalam mengelola investasi serta meningkatkan keamanan penyimpanan aset mereka.
                        Pada tahap awal, layanan Setor Fisik Emas tersedia di 13 outlet Pegadaian yang berlokasi
                        di Jabodetabek dan Balikpapan, termasuk Salemba, Pasar Senen, Bekasi Utama,
                        Karawang, Mall Ambassador, hingga Kantor Cabang Balikpapan. Ke depan, Pegadaian
                        berencana memperluas jangkauan layanan ini untuk memberikan akses investasi yang
                        semakin inklusif bagi masyarakat luas.
                        Pada tahun yang sama, Pegadaian memperoleh kehormatan untuk menjadi tuan rumah
                        penyelenggaraan Bullion Connect 2025 dengan tema “Linking Mines to Markets”. Forum
                        strategis ini mempertemukan pemangku kepentingan dari sisi hulu hingga hilir industri
                        emas nasional untuk memperkuat sinergi dan membangun ekosistem bullion Indonesia
                        yang semakin inklusif, transparan, dan berdaya saing global
                        Penyelenggaraan Bullion Connect 2025 merupakan inisiatif Kementerian Koordinator
                        Bidang Perekonomian bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK), bekerja sama dengan World
                        Gold Council (WGC) serta didukung oleh Kementerian Keuangan, Badan Pengawasan
                        BUMN, dan para pelaku industri emas. Keterlibatan berbagai institusi strategis ini
                        menegaskan pentingnya kolaborasi dalam memperkuat struktur industri emas nasional

                        Sebagai bagian dari komitmen untuk menghadirkan layanan investasi yang mudah diakses dan
                        relevan dengan kebutuhan masyarakat, Pegadaian also launched the Physical Gold Deposit
                        feature as the latest innovation within the Pegadaian Gold Bank ecosystem. This service allows
                        customers to convert physical gold bars into Gold Savings balances, enabling more secure,
                        organized, and digitally integrated investment management.
                        This feature is intended for individuals who possess physical gold and seek a more efficient
                        management platform. Through the Physical Gold Deposit service, customers are advised to
                        bring their gold bars, along with suitable identification, to designated Pegadaian outlets. Upon
                        verification, the gold is seamlessly converted into a Gold Savings account balance. Currently,
                        Pegadaian accepts a variety of gold bar brands ranging in weight from 0.5 grams to 1 kilogram.
                        The introduction of this feature further enhances Pegadaian’s initiatives to advance financial
                        literacy and inclusion through the digitalization of gold assets. With the Gold Savings balance
                        that can be monitored via the Pegadaian Digital application, the public gains increased
                        flexibility in managing investments and improved security for asset storage.
                        Initially, the Physical Gold Deposit service is available at 13 Pegadaian outlets in Jabodetabek
                        and Balikpapan. In the future, Pegadaian plans to expand this service to provide more inclusive
                        investment access to the wider community.
                        In the same year, Pegadaian was honored for hosting Bullion Connect 2025, under the theme
                        “Linking Mines to Markets.” This strategic forum brings together stakeholders across the
                        national gold industry, from upstream to downstream, with the objective of enhancing synergy
                        and building a more inclusive, transparent, and globally competitive Indonesian bullion
                        ecosystem.
                        Bullion Connect 2025 is an initiative led by the Coordinating Ministry for Economic Affairs,
                        in collaboration with the Financial Services Authority (OJK), in partnership with the World
                        Gold Council (WGC), and supported by the Ministry of Finance, the State-Owned Enterprises
                        Supervisory Agency, and industry players. The participation of these strategic institutions
                        underscores the significance of collaborative efforts in strengthening the national gold industry.




                      Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t                              175
Page 176
Produk & Layanan yang Bertanggung Jawab
Responsible Products & Services




Keamanan Produk dan Layanan [OJK F.27]
Product and Services Security

Seluruh produk dan layanan Pegadaian telah melalui proses                              All of Pegadaian’s products and services have received
persetujuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), sebagai bukti                                approval from the Financial Services Authority (OJK), as proof
kepatuhan Perusahaan terhadap regulasi yang berlaku                                    of the company’s adherence to relevant financial industry
di industri keuangan. Proses tersebut memastikan bahwa                                 regulations. This process guarantees that each product
setiap produk memenuhi standar keamanan, transparansi,                                 adheres to safety, transparency, and governance standards,
dan tata kelola yang diwajibkan, sehingga memberikan                                   thereby ensuring protection for customers.
jaminan perlindungan kepada nasabah.

Untuk menjaga kualitas dan keandalan layanan, Satuan                                   To maintain the quality and reliability of services,
Pengawas Intern Pegadaian juga secara rutin melaksanakan                               Pegadaian’s Internal Supervisory Unit regularly performs
audit terhadap proses bisnis. Audit ini bertujuan                                      audits on business processes. These audits are intended to
memperkuat efektivitas manajemen risiko, pengendalian                                  enhance risk management effectiveness, strengthen internal
internal, serta tata kelola perusahaan. Evaluasi berkala ini                           controls, and promote sound corporate governance. Such
memastikan bahwa kegiatan operasional berjalan sesuai                                  periodic evaluations confirm that operational activities meet
standar dan bahwa produk yang dihadirkan memberikan                                    established standards and that the products offered deliver
manfaat nyata bagi masyarakat.                                                         tangible benefits to the community.




 SMART CCTV AI PEGADAIAN
 Pada tahun 2025, Pegadaian sedang mengembangkan
 Smart CCTV berbasis Artificial Intelligence (AI) sebagai
 bagian dari penguatan sistem keamanan dan peningkatan
 kualitas layanan operasional. Sistem ini dirancang untuk
 melakukan deteksi kejadian secara otomatis melalui
 analisis data visual yang cerdas, sehingga tidak hanya
 berfungsi sebagai perangkat perekam, tetapi juga mampu
 menganalisis situasi dan memberikan respons secara real-
 time berdasarkan objek atau aktivitas yang terdeteksi.
 Penerapan Smart CCTV berbasis AI nantinya akan
 dimanfaatkan untuk memantau tingkat kesiapan outlet
 operasional, menjaga keamanan area kluis, serta
 menghitung jumlah kunjungan nasabah di cabang. Selain
 aspek operasional dan keamanan, sistem ini juga menjadi
 dasar bagi perbaikan kualitas pengalaman nasabah secara
 berkelanjutan.
 SMART CCTV AI PEGADAIAN
 In 2025, Pegadaian is advancing the development of AI-
 based Smart CCTV systems aimed at enhancing security
 systems and improve operational service quality. This system
 is engineered to automatically identify incidents through
 intelligent visual data analysis, thus serving not merely as a
 recording device but also as an analytical tool that assesses
 situations and provides real-time responses based on
 detected objects or activities.
 The implementation of AI-based Smart CCTV will
 subsequently be used to monitor the readiness of operational
 outlets, ensure the security of vault areas, and tally customer
 visits at branches. Beyond operational and security aspects,
 this system also serves as a foundation for continuously
 improving the quality of customer experience quality.




176                        IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 177
UPTIME INSTITUTE CERTIFIED                                         KEBIJAKAN RELAKSASI BAGI NASABAH
Pada tahun 2025, Pegadaian memperoleh                              TERDAMPAK BENCANA
sertifikasi internasional dari Uptime Institute,                   Sebagai bagian dari komitmen terhadap penerapan tata
sebuah lembaga global yang berfokus pada                           kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance)
peningkatan keandalan, ketersediaan, efisiensi,                    dan keberlanjutan usaha, Pegadaian melalui Divisi Jaringan
dan keberlanjutan pengelolaan pusat data                           dan Operasional (JO) menerapkan kebijakan relaksasi khusus
(data center). Sertifikasi ini menjadi pengakuan                   bagi nasabah yang terdampak bencana alam, termasuk banjir
atas komitmen Pegadaian dalam menerapkan                           bandang dan longsor yang melanda wilayah Sumatra Utara,
tata kelola infrastruktur teknologi informasi                      Sumatra Barat, dan Aceh pada akhir November 2025. Kebijakan
yang andal dan berstandar internasional.                           ini dirancang untuk memastikan keberlangsungan layanan,
Pencapaian ini mendorong terbentuknya                              memberikan perlindungan kepada nasabah, serta menjaga
standar operasional yang jelas,                                    kesinambungan aktivitas bisnis di tengah gangguan operasional
terdokumentasi, dan teruji, termasuk Standard                      akibat bencana.
Operating Procedures (SOP), Methods of                             Relaksasi diberikan dalam bentuk pengunduran tanggal jatuh
Procedure (MOP), dan Emergency Operating                           tempo dan cut-off transaksi, perpanjangan jangka waktu kredit,
Procedures (EOP). Selain itu, sertifikasi tersebut                 serta pembebasan denda keterlambatan untuk produk berbasis
meningkatkan kesiapan tim operasional dalam                        gadai maupun angsuran, sesuai dengan karakteristik dampak
menghadapi kondisi operasional normal,                             bencana yang terjadi. Implementasi kebijakan ini dilakukan
kegiatan pemeliharaan, maupun situasi insiden.                     secara terukur melalui koordinasi lintas fungsi, mencakup
Dengan penerapan standar Uptime Institute,                         penilaian kondisi operasional, keselamatan karyawan, pemulihan
proses pemeliharaan infrastruktur juga dapat                       infrastruktur, serta penyesuaian sistem aplikasi operasional.
dilakukan tanpa mengganggu keberlangsungan                         Seluruh pelaksanaan kebijakan dipantau secara berkelanjutan
layanan, khususnya pada pusat data dengan                          guna memastikan efektivitas, kepatuhan terhadap kerangka
klasifikasi Tier III dan Tier IV.                                  Business Continuity Management System (BCMS), serta
                                                                   keselarasan dengan rencana kerja dan anggaran perusahaan
UPTIME INSTITUTE CERTIFIED
                                                                   (RKA).
In 2025, Pegadaian obtained an international
certification from the Uptime Institute, a                         POLICY ON CUSTOMER RELAXATION
globally recognized organization dedicated to                      FOR DISASTER-AFFECTED INDIVIDUALS
improving the reliability, availability, efficiency,               As part of its commitment to good corporate governance and
and sustainability of data center management.                      business sustainability, Pegadaian, through the Network and
This certification acknowledges Pegadaian’s                        Operations Division (JO), has implemented a special relaxation
commitment to implementing reliable and                            policy for customers affected by natural disasters, including flash
internationally standardized IT infrastructure                     floods and landslides that transpired in North Sumatra, West
governance.                                                        Sumatra, and Aceh at the end of November 2025. This policy is
This accomplishment has led to the                                 designed to ensure service continuity, protect customers, and
development of well-defined, documented,                           maintain business activities amidst operational disruptions caused
and tested operational standards, including                        by these catastrophic events.
Standard Operating Procedures (SOP), Methods                       Relief measures include the postponement of due dates and
of Procedure (MOP), and Emergency Operating                        transaction cut-offs, extension of credit terms, and waiver of late
Procedures (EOP). Furthermore, the certification                   fees for both pawn-based and installment products, tailored to
improves the operational team’s preparedness                       the nature of the disaster’s impact. Implementation of this policy
to handle normal operational conditions,                           is conducted in a measured manner through cross-functional
maintenance tasks, and incident situations.                        coordination, encompassing assessments of operational conditions,
By adhering to Uptime Institute standards,                         employee safety, infrastructure reconstruction, and adjustments to
infrastructure maintenance processes can be                        operational systems. All policy applications are subject to ongoing
performed without disrupting service continuity,                   monitoring to verify their effectiveness, ensure compliance with the
particularly in data centers classified as Tier III                Business Continuity Management System (BCMS) framework, and
and Tier IV.                                                       alignment with the company’s work plan and budget (RKA).




                                             Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t                       177
Page 178
Produk & Layanan yang Bertanggung Jawab
Responsible Products & Services




Pemasaran dan Pelabelan Produk dan Layanan [GRI 417-1, 417-2, 417-3, FN-CF-270a.5]
Marketing and Labeling of Products and Services

Pegadaian menjunjung tinggi hak nasabah untuk                                          Pegadaian upholds customers’ right to obtain clear, accurate,
memperoleh informasi produk yang jelas, benar, dan                                     and transparent product information, as regulated by Law
transparan sebagaimana diatur dalam Undang-Undang                                      Number 8 of 1999 concerning Consumer Protection. This
Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen.                                      principle is reinforced by Board of Directors Regulation
Prinsip tersebut diperkuat melalui Peraturan Direksi Nomor                             Number 26 of 2024 on Market Conduct Supervision Guidelines,
26 Tahun 2024 tentang Pedoman Pengawasan Perilaku Pasar                                which establish standards for responsible communication in
(Market Conduct), yang mengatur standar komunikasi yang                                delivering product information.
bertanggung jawab dalam penyampaian informasi produk.

Dalam memberikan informasi kepada nasabah, Pegadaian                                   In providing information to customers, Pegadaian applies the
menerapkan prinsip keterbukaan dengan memastikan seluruh                               principle of transparency by ensuring that all explanations
penjelasan disampaikan secara akurat, tidak menyesatkan,                               are accurate, non-misleading, and easy to understand.
dan mudah dipahami. Seluruh produk Pegadaian telah                                     All Pegadaian products are equipped with comprehensive
dilengkapi spesifikasi dan penjelasan yang komprehensif,                               specifications and explanations, with complete information
dengan penyampaian informasi lengkap melalui situs resmi                               provided via the official company website and other supporting
perusahaan serta dokumen pendukung lainnya.                                            documentation.

Sementara pada aspek pemasaran, Pegadaian berkomitmen                                  In terms of marketing, Pegadaian is committed to
untuk menerapkan praktik pemasaran yang adil, etis, dan                                implementing fair, ethical, and regulation-compliant
sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan                                   marketing practices, including advertising, promotional
yang berlaku, mencakup kegiatan periklanan, promosi,                                   activities, and sponsorships. To maintain the integrity of
maupun sponsorship. Dalam menjaga integritas praktik                                   its marketing practices, Pegadaian consistently ensures
pemasaran, Pegadaian senantiasa memastikan kepatuhan                                   compliance with all applicable laws and regulations
terhadap seluruh ketentuan hukum yang mengatur                                         governing the sale of products and the provision of services
penjualan dan pelayanan produk kepada nasabah.                                         to customers.

Sepanjang periode pelaporan, terdapat temuan terbatas                                  During the reporting period, there were limited findings
terkait praktik pemasaran yang belum sepenuhnya sesuai                                 related to marketing practices that were not fully compliant
dengan regulasi yang berlaku dan menimbulkan dampak                                    with prevailing regulations and resulted in non-significant
kerugian material yang bersifat tidak signifikan. Atas temuan                          material impacts. In response to these findings, the Company
tersebut, Perusahaan telah melakukan langkah-langkah                                   has undertaken the necessary evaluation and corrective
evaluasi dan perbaikan yang diperlukan. Tidak terdapat proses                          actions. There were no legal proceedings arising from these
hukum yang menimbulkan kerugian material signifikan bagi                               incidents that resulted in significant material losses for the
Perusahaan. Kondisi ini mencerminkan komitmen terhadap                                 Company. This condition reflects Pegadaian’s commitment to
penerapan prinsip kehati-hatian, kepatuhan regulasi,                                   the application of prudence principles, regulatory compliance,
serta upaya berkelanjutan Pegadaian dalam memberikan                                   and continuous efforts to provide ethical, responsible, and
pelayanan yang etis, bertanggung jawab, dan berorientasi                               customer-oriented services.
pada perlindungan kepentingan nasabah.

Ruang lingkup Program Liga Gade mencakup pemberian fee                                 The scope of the Gade League Program includes providing
kepada unit kerja PNM, insentif atas keberhasilan penutupan                            fees to PNM work units, offering incentives for the successful
(closing) produk Pegadaian oleh tenaga pemasar BRI, serta                              closing of Pegadaian products by BRI marketing personnel,
pelaksanaan kompetisi kinerja (racing) bagi tenaga pemasar                             and conducting performance competitions (racing) for BRI
dan unit kerja BRI. Selain itu, Pegadaian melalui Kantor Area                          marketing personnel and work units. Furthermore, Pegadaian,
juga menyelenggarakan kegiatan gathering bagi tenaga                                   via Area Offices, also facilitates gatherings for BRI and PNM
pemasar dan unit kerja BRI serta PNM di wilayah operasional                            marketing personnel and work units in nearby operational areas
terdekat, guna memperkuat koordinasi, pemahaman produk,                                to strengthen coordination, deepen product understanding, and
dan hubungan kerja antar entitas.                                                      strengthen working relationships among entities.

Melalui pelaksanaan Program Liga Gade, Pegadaian                                       Through the implementation of the Gade League Program,
berupaya meningkatkan tingkat awareness dan pemahaman                                  Pegadaian aims to increase awareness and understanding
entitas dalam holding terhadap produk dan layanan                                      among entities within the Pegadaian Holding Group




178                        IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 179
Pegadaian. Sinergi ini diharapkan dapat berkontribusi pada                       regarding our products and services. This synergy is
peningkatan kinerja Perusahaan secara berkelanjutan                              anticipated to facilitate ongoing improvements in the
melalui optimalisasi potensi jaringan, sumber daya, dan                          Company’s performance through the optimization of the
kapabilitas pemasaran di dalam ekosistem holding.                                network potential, resources, and marketing capabilities
                                                                                 within the holding ecosystem.


Dampak Produk/Jasa [OJK F.28]
Impact on Products/ Services

Pegadaian berkomitmen menghadirkan produk dan layanan                            Pegadaian is committed to delivering products and services
yang memberikan manfaat ekonomi sekaligus memberikan                             that generate economic advantages while simultaneously
dampak positif bagi masyarakat dan lingkungan. Sejalan                           exerting a positive influence on society and the environment.
dengan prinsip Keuangan Berkelanjutan, setiap pengembangan                       Consistent with the principles of Sustainable Finance, all
produk, proses bisnis, dan aktivitas operasional diarahkan                       product development, business processes, and operational
untuk mendukung keseimbangan antara pertumbuhan usaha                            activities are directed to support a balance between business
dan kontribusi terhadap keberlanjutan jangka panjang.                            growth and contributions to long-term sustainability.

Melalui    pendekatan      tersebut,  Pegadaian      terus                       Through this approach, Pegadaian continues to optimize
mengoptimalkan dampak positif dari produk dan                                    the positive impact of its products and services, such as
layanannya, seperti peningkatan inklusi keuangan dan                             expanding financial inclusion and endorsing environmentally
dukungan terhadap pembiayaan ramah lingkungan, serta                             sustainable financing, whilst also mitigating potential
memitigasi potensi dampak negatif yang mungkin timbul.                           negative impacts that may occur. This focus serves as the
Fokus ini menjadi dasar Perseroan dalam memperkuat                               reinforcement of business resilience and the generation of
ketahanan bisnis sekaligus menciptakan nilai berkelanjutan                       sustainable value for all stakeholders.
bagi seluruh pemangku kepentingan.




     Tahu Kah Anda?                                                                     Did You Know?
     Setiap gram emas digital kami didukung                                             Every gram of our digital gold
     oleh emas fisik                                                                    is backed by physical gold
         Sebagian masyarakat mungkin bertanya:                                          Some customers may wonder
         Apakah emas digital benar-benar memiliki                                       whether digital gold is truly supported
         cadangan emas fisik?                                                           by real assets.
         Di Pegadaian, setiap gram emas digital yang tercatat dalam                          At Pegadaian, every gram of digital gold in our system is
         sistem kami didukung oleh emas fisik.                                               backed by physical gold.
    Seluruh produk investasi emas Pegadaian, termasuk Tabungan  All of our gold investment products, including Tabungan
         Emas dan layanan investasi emas digital lainnya didukung                              Emas (Gold Savings) and other digital gold services
         oleh cadangan emas fisik dengan rasio satu banding satu                               are supported by physical gold reserves on a one-to-
         (1:1). Artinya, setiap gram emas yang dimiliki nasabah dalam                          one basis. This means that every gram recorded in a
        rekening mereka memiliki padanan emas fisik yang disimpan                            customer’s account corresponds to an equivalent amount
         secara aman dalam pengelolaan Pegadaian.                                              of physical gold securely held under our custody.
         Sebelum nasabah melakukan transaksi pembelian emas                                    Before customers complete a digital gold transaction
         melalui platform digital kami, Pegadaian terlebih dahulu                              through our platforms, we ensure that sufficient physical
         memastikan bahwa cadangan emas fisik yang memadai telah                               gold reserves are already available. As a result, every
        tersedia. Dengan demikian, setiap saldo emas digital selalu
         didukung oleh aset dasar yang nyata (underlying asset).
                                                                                              digital gold balance is supported by a tangible underlying
                                                                                               asset, providing confidence and assurance to our
                                                                                               customers.
         Praktik tersebut telah ditetapkan secara resmi dalam
         kebijakan internal perusahaan yang mengatur pengelolaan                               This commitment has been formally embedded in our
         produk emas Pegadaian. Kebijakan ini memastikan bahwa                                 internal policies governing the management of gold
         pengelolaan emas nasabah dilakukan dengan menjunjung                                  products, ensuring that customers’ gold holdings are
        tinggi prinsip kehati-hatian, transparansi, dan perlindungan                         managed with the highest standards of prudence,
         konsumen.                                                                             transparency, and consumer protection.

     Melalui pendekatan ini, kami terus menjaga kepercayaan                             Through this approach, we continue to strengthen trust in
     masyarakat terhadap ekosistem investasi emas Pegadaian sekaligus                   our gold investment ecosystem while providing a secure and
     menyediakan sarana investasi yang aman dan mudah diakses bagi                      accessible way for customers to build long-term financial
     masyarakat untuk membangun ketahanan finansial jangka panjang.                     resilience.



                                            Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t                                       179
Page 180
Produk & Layanan yang Bertanggung Jawab
Responsible Products & Services




                                   Dampak Positif                                                                      Dampak Negatif
                                   Positive Impacts                                                                    Negative Impacts
 1. Peningkatan Literasi keuangan dan Ketahanan Keuangan                                     1. Sistem yang rentan terhadap
 Dengan menyediakan layanan yang lebih transparan dan berbasis                                  Perubahan Geopolitik Dunia
 pada sistem yang jelas, Pegadaian turut meningkatkan literasi                               Produk pembiayaan berbasis agunan emas, seperti
 keuangan di kalangan masyarakat. Masyarakat yang lebih paham                                Gadai Emas dan Krasida Emas, memang sangat rentan
 tentang cara mengelola keuangan dan memanfaatkan produk                                     terhadap fluktuasi harga emas yang dipengaruhi
 keuangan dengan bijak akan lebih mampu merencanakan keuangan                                oleh kondisi geopolitik dunia yang fluktuatif. Ketika
 untuk jangka panjang. Hal ini mendukung keberlanjutan pribadi dan                           harga emas naik atau turun secara signifikan, nilai
 bisnis, karena masyarakat dapat menghindari jebakan utang, seperti                          agunan juga akan berubah, yang dapat mempengaruhi
 ijon, rentenir, dan pinjaman tidak wajar lainnya yang memberatkan                           kemampuan nasabah untuk menebus pinjaman
 dan memilih solusi pembiayaan yang lebih sehat dan efisien.                                 mereka atau mendapatkan pinjaman yang cukup.
 1. Increased Financial Literacy and Resilience.                                             Untuk mengatasi hal ini, Pegadaian berkomitmen
 By offering more transparent services based on a clear system, Pegadaian                    melakukan literasi keuangan kepada masyarakat.
 facilitates the advancement of financial literacy within the community.                     Literasi keuangan ini bertujuan mendidik nasabah agar
 Individuals who acquire a deeper understanding of financial management                      tidak terjebak dalam ketergantungan jangka pendek
 and the prudent utilization of financial products will be better equipped                   pada pembiayaan berbasis agunan, serta memahami
 to plan their long-term financial strategies. This supports both personal                   dampak fluktuasi harga emas terhadap kemampuan
 and business sustainability by enabling the community to avoid debt                         mereka dalam mengelola utang. Dengan pemahaman
 traps such as usury, loan sharks, and other exploitative lending practices,                 yang lebih baik tentang manajemen keuangan dan
 and instead select healthier and more efficient financing options.                          risiko yang terkait dengan fluktuasi harga emas,
                                                                                             nasabah diharapkan dapat membuat keputusan
 2. Mendukung Pertumbuhan dan Pemberdayaan                                                   keuangan yang lebih bijak dan berkelanjutan.
    Usaha Mikro Kecil dan Menengah
                                                                                             1. System Vulnerable to Global Geopolitical Changes
 Program Penguatan Penyaluran KUR Syariah merupakan bagian dari
                                                                                             Gold-backed financing products, including Gadai Emas
 upaya Pegadaian untuk meningkatkan aksesibilitas pembiayaan bagi
                                                                                             and Krasida Emas, are highly susceptible to fluctuations
 Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Produk UMK Pegadaian
                                                                                             in gold prices, which are influenced by global geopolitical
 ini antara lain adalah KUR Syariah, KUPEDES, Kreasi UMI, dan Arrum
                                                                                             factors. Significant increases or decreases in gold
 BPKB. Melalui penyaluran produk UMK, Pegadaian ingin menjangkau
                                                                                             prices lead to corresponding changes in the collateral’s
 lebih banyak pelaku usaha kecil yang membutuhkan pembiayaan
                                                                                             value, potentially impacting customers’ ability to
 modal dengan skema yang transparan, adil, serta berbasis syariah.
                                                                                             redeem their loans or secure adequate financing.
 Ini menjadi solusi bagi UMKM yang mungkin kesulitan mengakses
 pembiayaan dari lembaga keuangan konvensional, sekaligus                                    In order to address this, Pegadaian is committed to providing
 mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat. Pegadaian                                        financial literacy to the community. This financial literacy
 menargetkan peningkatan jumlah penerima manfaat, khususnya di                               aims to educate customers so they do not become overly
 sektor-sektor strategis seperti pertanian, perdagangan, dan jasa.                           dependent on short-term, collateral-backed financing
                                                                                             and to improve their understanding of how fluctuations
 2. Supporting the Growth and Empowerment of Micro,
                                                                                             in gold prices can impact their debt management.
    Small, and Medium Enterprises (MSMEs)
                                                                                             With a better understanding of financial management
 The Shariah KUR Distribution Strengthening Program is an initiative                         and associated risks, customers are expected to make
 by Pegadaian aimed at increase access to financing for Micro, Small,                        more prudent and sustainable financial decisions.
 and Medium Enterprises (MSMEs). Pegadaian’s MSME products include
 Shariah KUR, KUPEDES, Kreasi UMI, and Arrum BPKB. Through the                               2. Risiko Pembiayaan Usaha yang tidak Berkelanjutan
 distribution of these MSME products, Pegadaian aims to reach more small                     Produk berbasis pembiayaan UMKM, jika tidak disertai
 business actors who require capital financing through transparent, fair,                    dengan proses penilaian kelayakan usaha yang tepat dapat
 and Shariah-compliant schemes. This provides a solution for MSMEs that                      menyebabkan lonjakan Non-Performing Loan (NPL) yang
 may encounter difficulties in securing funding from conventional financial                  berpotensi merusak keberlanjutan operasional Pegadaian.
 institutions, while also supporting community economic empowerment.                         Untuk mengatasi hal ini, diadakan pelatihan bagi tim
 Pegadaian targets an increase in the number of beneficiaries, particularly                  surveyor BPO (Business Process Outsourcing) yang
 within strategic sectors such as agriculture, trade, and services.                          bertujuan untuk meningkatkan keterampilan mereka
 3. Mendorong Pengembangan Produk dan Layanan yang fokus pada                                dalam melakukan penilaian dan pengawasan kelayakan
    Aspek Lingkungan                                                                         usaha dengan cermat dan efektif. Penerapan sistem
                                                                                             penilaian kelayakan yang cermat, pengelolaan risiko yang
 Pegadaian juga menunjukkan komitmennya terhadap agenda lingkungan
                                                                                             proaktif, serta pendampingan berkelanjutan untuk UMKM
 melalui program perluasan Amanah Kendaraan Bermotor Listrik/
                                                                                             adalah langkah-langkah penting untuk memastikan
 Hybrid (EV). Produk Amanah ini menawarkan pembiayaan syariah bagi
                                                                                             keberlanjutan baik untuk nasabah maupun Pegadaian.
 masyarakat yang ingin berkontribusi pada pengurangan emisi karbon
 dengan beralih ke kendaraan listrik atau hybrid. Dengan dukungan                            2. Risk of Unsustainable Business Financing
 pembiayaan yang ringan, Masyarakat dapat lebih mudah mengakses                              Products related to MSME financing, if not accompanied
 kendaraan yang lebih ramah lingkungan tanpa harus terbebani oleh                            by proper business feasibility assessments, may result
 biaya tinggi di awal.                                                                       in an increase in Non-Performing Loans (NPLs) that
 3. Promoting the development of products and services with an emphasis                      could threaten Pegadaian’s operational sustainability
    on Environmental Aspects                                                                 To mitigate this risk, training programs are provided for
 Pegadaian also demonstrates its commitment to environmental agendas by                      Business Process Outsourcing (BPO) survey teams to
 expanding the Amanah Electric/Hybrid Vehicle (EV) program. This Amanah                      improve their competencies in conducting thorough and
 product offers Shariah-compliant financing options for communities                          effective business feasibility assessments and supervision.
 seeking to contribute to reducing carbon emissions by switching to electric                 Implementing careful feasibility assessment systems,
 or hybrid vehicles. With accessible financing, communities can more readily                 proactive risk management strategies, and continuous
 acquire environmentally sustainable vehicles without being burdened by                      assistance to MSMEs are crucial steps to ensure
 high upfront costs.                                                                         sustainability for both customers and Pegadaian.



180                        IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 181
Privasi dan Keamanan Data [GRI 3-3, 418-1, 2-26, FN-CF-220a.1, FN-CF-220a.2, FN-CF-230a.1, FN-CF-230a.2, FN-CF-230a.3]
Privacy and Data Security

Pegadaian menempatkan perlindungan data pribadi sebagai                             Pegadaian prioritizes personal data protection in the
prioritas utama dalam operasional perusahaan. Komitmen                              Company’s operational practices. This commitment is
tersebut dituangkan dalam Kebijakan Data Pribadi dan Privasi                        articulated in the Customer Personal Data and Privacy Policy,
Nasabah serta Peraturan Direksi Nomor 71 Tahun 2023                                 as well as in the Board of Directors Regulation Number 71 of
tentang Pedoman Perlindungan Data Pribadi (PDP). Kebijakan                          2023 concerning Personal Data Protection Guidelines (PDP).
ini berlaku bagi seluruh karyawan, unit operasional, serta                          This policy is applicable to all employees, operational units,
pemasok atau mitra kerja yang menangani data pelanggan                              and suppliers or partners responsible for managing customer
maupun data internal Perusahaan.                                                    or internal company data.

Implementasi kebijakan perlindungan data dilaksanakan secara                        The implementation of the data protection policy is carried
ketat dan diawasi oleh Petugas Perlindungan Data Pribadi (PPDP)                     out strictly and is supervised by the Personal Data Protection
atau Data Protection Officer (DPO). Kebijakan ini telah terintegrasi                Officer (PPDP) or Data Protection Officer (DPO). This
dalam sistem manajemen risiko dan kepatuhan, sehingga seluruh                       policy has been integrated into the risk management and
proses pengelolaan data mengikuti prinsip keamanan, kerahasiaan,                    compliance system, ensuring that all data management
dan kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku. Pegadaian juga                        processes adhere to principles of security, confidentiality,
menerapkan mekanisme penegakan disiplin yang tegas, termasuk                        and compliance with applicable regulations. Pegadaian also
pemberian sanksi dan pelaporan kepada pihak berwenang apabila                       enforces strict disciplinary mechanisms, including sanctions
terjadi pelanggaran terhadap kebijakan perlindungan data. Hasil                     and reporting to authorities in the event of policy violations.
mekanisme pengawasan yang dilakukan akan dilaporkan dan                             The outcomes of the oversight mechanisms are reported to
dipertanggungjawabkan kepada Direksi.                                               and subject to accountability before the Board of Directors.

Berdasarkan Peraturan Direksi Nomor 91 Tahun 2025, Pegadaian                        Based to Board of Directors Regulation Number 91 of 2025, Pegadaian
menetapkan struktur organisasi pengelolaan perlindungan data                        has established an organizational structure for data protection
dengan menunjuk Steering Committee yang terdiri dari Direktur                       management by appointing a Steering Committee consisting of the
Manajemen Risiko, Legal, dan Kepatuhan, serta menerapkan                            Directors of Risk Management, Legal, and Compliance, supported by
prosedur pengamanan informasi yang mengacu pada standar                             the implementation of information security procedures in accordance
ISO 27001. Mekanisme ini didukung oleh pengawasan dan                               with ISO 27001 standards. This governance framework is reinforced
penegakan disiplin yang tegas, termasuk pemberian sanksi                            by a robust oversight and disciplinary enforcement mechanism,
dan pelaporan kepada pihak berwenang atas pelanggaran                               including the imposition of sanctions and reporting to the relevant
kebijakan perlindungan data, dimana hasil pelaksanaannya                            authorities in the event of violations of data protection policies, with
dilaporkan dan dipertanggungjawabkan kepada Direksi. [GRI 418-1]                    the results of such oversight reported and accounted for to the Board
                                                                                    of Directors. [GRI 418-1]

Untuk memastikan keamanan dan integritas data nasabah,                              To ensure the security and integrity of customer data,
Pegadaian secara konsisten melaksanakan audit kepatuhan                             Pegadaian consistently conducts compliance audits through
melalui audit internal serta pemantauan berkala oleh Satuan                         internal audits and periodic monitoring by the Internal
Pengawas Internal (SPI). Proses pengawasan ini memastikan                           Supervisory Unit (SPI). This oversight process ensures that
bahwa seluruh kebijakan privasi diimplementasikan secara                            all privacy policies are implemented consistently and that
konsisten dan bahwa produk serta layanan Pegadaian aman                             Pegadaian’s products and services are safe for public use.
digunakan oleh masyarakat.

Pada tahun 2024, Pegadaian telah melakukan standarisasi                             In 2024, Pegadaian standardized the process for accessing
proses akses data pribadi nasabah sebagai bagian dari                               customer personal data to fulfill data subject rights. This
pemenuhan hak-hak subjek data pribadi. Langkah ini                                  step strengthens data management certainty and improves
memperkuat kepastian pengelolaan data dan meningkatkan                              transparency for customers in accessing, updating, and
transparansi bagi nasabah dalam mengakses, memperbarui,                             protecting their personal information.
dan melindungi informasi pribadi mereka.

Adapun pada tahun 2025, Pegadaian melaksanakan program                              In 2025, Pegadaian implemented an IT Security Awareness
IT Security Awareness yang ditujukan kepada seluruh                                 program targeting all employees to strengthen the
karyawan sebagai bagian dari penguatan ketahanan siber                              company’s cybersecurity resilience. This program is designed




                                               Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t                                       181
Page 182
Produk & Layanan yang Bertanggung Jawab
Responsible Products & Services




perusahaan. Program ini dirancang untuk meningkatkan                                   to elevate employees’ understanding of various cyber threats
pemahaman karyawan terhadap berbagai potensi ancaman                                   and to equip them with the essential knowledge and vigilance
siber sekaligus membekali mereka dengan pengetahuan dan                                needed to prevent becoming vulnerabilities within the
kewaspadaan agar tidak menjadi titik lemah dalam sistem                                Company’s information security system.
keamanan informasi perusahaan.

Implementasi program IT Security Awareness memberikan                                  The implementation of the IT Security Awareness program
dampak signifikan terhadap penurunan insiden keamanan                                  has markedly decreased security incidents attributable
yang disebabkan oleh kesalahan manusia (human error),                                  to human error and has yielded cost efficiencies with a
sekaligus menghasilkan efisiensi biaya dengan tingkat                                  high return on investment. Additionally, employees serve
pengembalian investasi yang tinggi. Lebih jauh, karyawan                               proactively as an early-warning layer in detecting potential
berperan aktif sebagai lapisan pertahanan awal (early                                  security threats, supporting compliance with applicable
warning system) dalam mendeteksi potensi risiko                                        regulations, minimizing the risk of sanctions, and maintaining
keamanan, sehingga mendukung kepatuhan terhadap                                        Pegadaian’s reputation and trust.
ketentuan yang berlaku, meminimalkan risiko sanksi, serta
menjaga reputasi dan kepercayaan terhadap Pegadaian.

Pada tahun 2025, Pegadaian juga berhasil memperoleh                                    In 2025, Pegadaian also successfully obtained ISO 27001:2022
Sertifikasi ISO 27001:2022, yang merupakan standar                                     certification, an international standard for implementing
internasional dalam penerapan Sistem Manajemen                                         Information Security Management Systems. This certification
Keamanan Informasi. Sertifikasi ini mencerminkan komitmen                              reflects the company’s commitment to applying structured,
perusahaan dalam menerapkan pengelolaan keamanan                                       measurable, and sustainable information security
informasi yang terstruktur, terukur, dan berkelanjutan sesuai                          management practices aligned with global best practices.
dengan praktik terbaik global.

Penerapan standar ISO 27001:2022 memperkuat ketahanan                                  Adopting the ISO 27001:2022 standard strengthens
siber Pegadaian sekaligus meningkatkan kredibilitas dan                                Pegadaian’s cybersecurity resilience while enhances
kepercayaan pelanggan serta pemangku kepentingan.                                      credibility and trust among customers and stakeholders. In
Selain memastikan kepatuhan terhadap regulasi yang                                     addition to ensuring compliance with applicable regulations,
berlaku, standar ini juga mendorong efisiensi operasional                              this standard promotes operational efficiency and cost
dan pengendalian biaya, serta menumbuhkan perubahan                                    control, fostering a more disciplined and security-conscious
budaya kerja yang lebih disiplin dan berorientasi pada                                 work culture throughout the organization.
kesadaran keamanan informasi di seluruh organisasi.

Selain sertifikasi, Pegadaian melakukan Cybersecurity                                  In addition to certification, Pegadaian conducts a
Maturity Assessment mengacu pada kerangka NIST                                         Cybersecurity Maturity Assessment based on the NIST
Cybersecurity Framework (CSF) 2.0 untuk mengukur                                       Cybersecurity Framework (CSF) 2.0 to comprehensively
tingkat kematangan keamanan siber perusahaan secara                                    measure the company’s cybersecurity maturity level. This
komprehensif. Penilaian ini menjadi alat strategis dalam                               assessment serves as a strategic tool to evaluate governance
mengevaluasi efektivitas tata kelola, pengendalian risiko,                             effectiveness, risk control, and organizational readiness to
serta kesiapan organisasi dalam menghadapi ancaman                                     address evolving cyber threats.
siber yang terus berkembang.

Hasil asesmen ini mendorong perubahan perspektif                                       The results of this assessment encourage leadership to view
pimpinan terhadap keamanan siber sebagai bagian                                        cybersecurity as an integral part of governance functions
integral dari fungsi tata kelola (governance), sekaligus                               and to optimize security budget allocation through cost-
membantu optimalisasi alokasi anggaran keamanan                                        benefit analysis. Moreover, adopting the NIST framework
berbasis analisis manfaat dan risiko (cost-benefit). Selain                            creates a common language among technical and business
itu, penggunaan kerangka NIST menciptakan kesamaan                                     stakeholders, improving visibility and risk management
bahasa antara pemangku kepentingan teknis dan bisnis,                                  across the company’s supply chain.
serta meningkatkan visibilitas dan pengelolaan risiko
keamanan di sepanjang rantai pasok perusahaan.




182                        IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 183
Sebagai bagian dari penguatan ketahanan operasional                             Sebagai bagian dari penguatan ketahanan operasional dan
dan kepercayaan pemangku kepentingan di era digital,                            kepercayaan pemangku kepentingan di era digital, Pegadaian
Pegadaian memandang keamanan siber sebagai                                      memandang keamanan siber sebagai komponen integral dari
komponen integral dari manajemen risiko perusahaan dan                          manajemen risiko perusahaan dan kesinambungan layanan.
kesinambungan layanan. Pengelolaan keamanan siber                               Pengelolaan keamanan siber tidak hanya berfokus pada
tidak hanya berfokus pada aspek teknologi, tetapi juga                          aspek teknologi, tetapi juga pada tata kelola, sumber daya
pada tata kelola, sumber daya manusia, serta pengendalian                       manusia, serta pengendalian risiko di seluruh ekosistem
risiko di seluruh ekosistem digital Pegadaian.                                  digital Pegadaian.

Sejalan dengan perluasan ekosistem digital, Pegadaian                           Sejalan dengan perluasan ekosistem digital, Pegadaian
juga memperkuat pengendalian keamanan siber melalui                             juga memperkuat pengendalian keamanan siber melalui
peningkatan kesadaran dan kapabilitas sumber daya                               peningkatan kesadaran dan kapabilitas sumber daya
manusia, tidak hanya bagi karyawan internal, tetapi juga                        manusia, tidak hanya bagi karyawan internal, tetapi juga bagi
bagi agen dan mitra eksternal yang terhubung dengan sistem                      agen dan mitra eksternal yang terhubung dengan sistem
Pegadaian. Program pelatihan kesadaran keamanan digital                         Pegadaian. Program pelatihan kesadaran keamanan digital
dirancang secara bertahap dan disesuaikan dengan tingkat                        dirancang secara bertahap dan disesuaikan dengan tingkat
risiko, mencakup topik-topik utama seperti perlindungan                         risiko, mencakup topik-topik utama seperti perlindungan
data, pencegahan phishing, pengelolaan akses, dan praktik                       data, pencegahan phishing, pengelolaan akses, dan praktik
keamanan dasar dalam operasional digital.                                       keamanan dasar dalam operasional digital.

Cakupan dan efektivitas pelatihan keamanan siber dipantau                       The coverage and effectiveness of cybersecurity training
melalui metrik agregat, antara lain tingkat partisipasi                         are monitored through aggregate metrics, including
dan penyelesaian pelatihan oleh karyawan, agen, dan                             participation and completion rates among employees,
mitra, serta hasil evaluasi pascapelatihan. Pendekatan ini                      agents, and partners, as well as post-training evaluation
memastikan bahwa penguatan keamanan siber dilakukan                             results. This approach ensures that cybersecurity capabilities
secara menyeluruh pada seluruh rantai nilai digital                             are strengthened across Pegadaian’s entire digital value
Pegadaian, sekaligus meminimalkan risiko gangguan                               chain, while minimizing the risk of service disruptions and
layanan dan kebocoran data.                                                     data breaches.

Sebagai tindak lanjut atas pengaduan pelanggan sepanjang                        In response to customer complaints throughout 2025, the
tahun 2025, Perseroan menetapkan penguatan sistem                               Company has identified the strengthening of IT systems
teknologi informasi dan operasional contact center sebagai                      and contact center operations as a strategic priority. These
salah satu prioritas strategis. Inisiatif ini difokuskan pada:                  initiatives focus on:
• Optimalisasi platform digital                                                 • Optimizing digital platforms
• Peningkatan keandalan sistem                                                  • Enhancing system reliability
• Pemanfaatan otomatisasi dan kecerdasan buatan (AI)                            • Leveraging automation and artificial intelligence (AI)
• Penyempurnaan proses penanganan keluhan                                       • Refining complaint handling processes.




                                           Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t                               183
Page 184
Produk & Layanan yang Bertanggung Jawab
Responsible Products & Services




Ketahanan Siber Pegadaian
Pegadaian Cyber Resilience



                                 Pulihkan sistem dan operasi                                                            Tetapkan Kebijakan dan
                                         terdampak sembari                                                              pengawasan untuk menjamin
                                 mengevaluasi insiden untuk                                                             praktik keamanan siber yang
                                     memperkuat ketahanan.           RECOVER                             GOVERN         konsisten dan efektif.




                          Ambil tindakan cepat dan
                                                                                                                                   Kenali aset, data, dan risiko
                                     terukur untuk
                                                                                                                                   agar perlindungan dapat
                           menanggulangi ancaman
                                                                                                                                   difokuskan secara tepat.
                      serta meminimalkan dampak.
                                                          RESPOND                                                   IDENTIFY




                                        Pantau sistem secara
                                                                                                                        Terapkan enkripsi dan kontrol
                                         berkelanjutan guna
                                                                                                                        akses untuk mencegah akses
                                    mengidentifikasi aktivitas
                                                                                                                        tidak sah dan kebocoran data
                                    mencurigakan secara dini.        DETECT                              PROTECT



                      *based on NIST 2.0 framework

                      Call to Action:
                      Building a Secure, Trusted, and Resillient Digital Future for All
                                                                                                  Manfaat Bagi PT Pegadaian

                      GOVERNANCE READINESS                                                - Meningkatkan kepercayaan dan kepuasan para pemangku kepentingan
                                                                                          - Penguatan kepatuhan terhadap peraturan
                                                                                          - Menjamin keberlangsungan dan ketahanan operasional Perusahaan
                                                                                          - Melindungi reputasi merek serta menjaga nilai dan warisan Perusahaan
                                                                                          - Berkontribusi terhadap stabilitas sistem keuangan


                      Memastikan tata kelola dan kepatuhan yang kuat untuk membangun
                      kepercayaan digital serta ketahanan siber di Pegadaian.




Sepanjang tahun 2025, Pegadaian berhasil menjaga integritas                               Throughout 2025, Pegadaian successfully maintained the
dan kerahasiaan data pribadi nasabah. Tidak terdapat insiden                              integrity and confidentiality of customer personal data. There
pelanggaran privasi, pengaduan terkait penyalahgunaan                                     were no instances of privacy breaches, complaints concerning
data, maupun kejadian kebocoran, pencurian, atau kehilangan                               data misuse, or cases involving data leakage, theft, or loss.
data pribadi yang teridentifikasi. Capaian ini mencerminkan                               This accomplishment reflects the effectiveness of the data
efektivitas kebijakan perlindungan data serta komitmen                                    protection policies and Pegadaian’s commitment to ensuring
Pegadaian dalam memastikan keamanan informasi nasabah                                     the security of customer information across all operational
di seluruh lini operasional. [GRI 418-1]                                                  lines. [GRI 418-1]

Sebagai bagian dari upaya preventif, Pegadaian secara                                     As part of preventive measures, Pegadaian consistently
konsisten melaksanakan program peningkatan kesadaran                                      implements cybersecurity awareness programs, including
keamanan siber melalui simulasi phishing kepada                                           phishing simulations for employees. Throughout 2025,
karyawan. Sepanjang tahun 2025, simulasi phishing                                         phishing simulations were conducted in accordance with the
dilaksanakan sesuai dengan target yang telah ditetapkan,                                  set targets, achieving a 100% completion rate of the annual
dengan tingkat penyelesaian mencapai 100% dari rencana                                    plan to test vigilance, strengthen the culture of information
tahunan, guna menguji kewaspadaan, memperkuat budaya                                      security, and minimize social engineering-based cyberattack
keamanan informasi, serta meminimalkan risiko serangan                                    risks.
siber berbasis rekayasa sosial.

Dalam penerapannya, Pegadaian memastikan bahwa                                            In practice, Pegadaian ensures that all customer personal
seluruh data pribadi nasabah digunakan semata-                                            data is used exclusively for service and operational purposes
mata untuk kebutuhan layanan dan operasional, tanpa                                       and is not used for secondary purposes without the data
penggunaan untuk tujuan sekunder yang tidak sesuai                                        owner’s consent. During the reporting period, approximately
dengan persetujuan pemilik data. Sepanjang periode                                        5 million customers consented to the use of their data for
pelaporan, terdapat sekitar 5 juta nasabah yang setuju                                    secondary purposes, such as marketing and/or the sharing of
memberikan datanya untuk tujuan sekunder, seperti untuk                                   customer information with third parties, in compliance with
keperluan marketing dan/atau pertukaran data nasabah                                      applicable data protection regulations. Throughout the same
dengan pihak ketiga yang dilakukan sesuai dengan                                          period, no financial losses have arisen from legal proceedings
ketentuan perlindungan data yang berlaku. Pada periode                                    concerning customer privacy.
yang sama, tidak terdapat kerugian finansial yang timbul
akibat proses hukum terkait privasi pelanggan.

184                         IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 185
Berdasarkan SE No. 79/SE/2025 tentang Tata Cara                                Based on Circular Letter No. 79/SE/2025 on the Procedures for
Penanganan Pengaduan Nasabah, Pegadaian menetapkan                             Handling Customer Complaints, Pegadaian has established
standar layanan penyelesaian pengaduan yang berjenjang:                        tiered service standards for complaint resolution as follows:
•   Unit Pelayanan Cabang (UPC): 1 hari kerja; Kantor                          •    Branch Service Unit (UPC): 1 business day; Branch Office:
    Cabang: 3 hari kerja; Kantor Area: 4 hari kerja; Kantor                         3 business days; Area Office: 4 business days; Regional
    Wilayah: 7 hari kerja; Kantor Pusat: 5 hari kerja;                              Office: 7 business days; Head Office: 5 business days;
•   Batas maksimum penyelesaian: 20 hari kerja.                                •    Maximum resolution timeframe: 20 business days.

Pada 2025, total pengaduan nasabah tercatat 193.188 kasus.                     In 2025, a total of 193,188 customer complaints were recorded.
Pegadaian telah menyelesaikan pengaduan tersebut secara                        Pegadaian resolved these complaints within the stipulated
tepat waktu. Selama periode pelaporan, tidak terdapat                          timeframe. During the reporting period, no complaints were
pengaduan yang terkait dengan penyalahgunaan data pribadi                      reported related to the misuse of personal data or personal
atau kebocoran data pribadi.                                                   data breaches.

Pada aspek keamanan data, Pegadaian mampu meminimalkan                         Regarding data security aspect, Pegadaian can minimize
risiko pelanggaran data melalui penerapan pengendalian                         the risk of data breaches by implementing internal controls
internal dan teknologi keamanan informasi yang berlapis.                       and layered information security technologies. Throughout
Sepanjang tahun 2025, tidak terdapat kebocoran maupun                          2025, there were no instances of leaks or misuse of customer
penyalahgunaan data pribadi nasabah. Tidak terdapat insiden                    personal data. No incidents involving personal data occurred,
yang melibatkan data pribadi, serta tidak terdapat pemegang                    and no customer account holders were affected. In addition,
akun nasabah yang terdampak. Selain itu, Perusahaan tidak                      the Company did not receive any warnings or sanctions
menerima teguran terkait pelanggaran perlindungan data                         related to violations of personal data protection from
pribadi dari regulator maupun kementerian terkait.                             regulators or relevant government ministries.



Proses Pemulihan Dampak Negatif [GRI 2-25]
Recovery Process from Negative Impacts
Sebagai lembaga jasa keuangan, Pegadaian memahami                              As a financial services institution, Pegadaian recognizes that
bahwa risiko terkait privasi data tidak dapat dihilangkan                      data-related privacy risks cannot be entirely eradicated.
sepenuhnya. Namun, Perusahaan telah menerapkan langkah-                        Nevertheless, the Company has instituted robust preventive
langkah pencegahan yang kuat sebagaimana diatur dalam                          measures as outlined in the Personal Data and Customer
Kebijakan Data Pribadi dan Privasi Nasabah. Kebijakan ini                      Privacy Policy. This policy ensures that the personal data of all
memastikan bahwa setiap data pribadi nasabah dan calon                         customers and prospective customers is secured with optimal
nasabah disimpan dengan tingkat perlindungan yang optimal                      protection levels for the duration required to provide services.
selama periode yang diperlukan untuk penyediaan layanan.                       These efforts are further supported by improvements in
Upaya ini diiringi dengan peningkatan kualitas layanan guna                    service quality to uphold customer confidence in Pegadaian.
mempertahankan kepercayaan nasabah terhadap Pegadaian.

Apabila terjadi dampak negatif atau keluhan terkait privasi,                   In the event of negative impacts or complaints regarding
Pegadaian menyediakan mekanisme penanganan pengaduan                           privacy, Pegadaian offers a structured and accessible
yang terstruktur dan dapat diakses oleh nasabah. Layanan                       complaint-handling mechanism for customers. This service
pengaduan ini dikelola oleh Divisi Layanan dan Contact                         is overseen by the Service Division and Contact Center and
Center dengan proses penanganan yang mengacu pada                              is handled in accordance with Board of Directors Regulation
Peraturan Direksi Nomor 89 Tahun 2025 tentang Pedoman                          Number 89 of 2025 concerning the Complaint Resolution,
Penyelesaian, Pengaduan Nasabah, dan pengelolaan Layanan                       Customer Complaint Management, and the management of
helpdesk, Customer Service Digital (CS Digital) dan Team                       Helpdesk Services, Digital Customer Service (CS Digital), and
VerifikatorDivisi Jaringan dan Operasional, dengan proses                      the Verifier Team. Additionally, we adhere to Circular Letter
penanganan yang mengacu pada Peraturan Direksi Nomor 32                        No. 79/SE/2025, regarding Implementation Guidelines for
Tahun 2023 tentang Pedoman Penanganan dan Penyelesaian                         Handling and Resolving Customer Complaints.
Pengaduan Nasabah, serta Surat Edaran No 79/SE/2025
tentang Petunjuk Pelaksanaan Penanganan dan Penyelesaian
Pengaduan Nasabah.




                                          Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t                                185
Page 186
Produk & Layanan yang Bertanggung Jawab
Responsible Products & Services




Adapun layanan pengaduan                     yang      disediakan        oleh          The complaint services offered by Pegadaian are as
Pegadaian sebagai berikut:                                                             follows:
1. SAPA (Solusi Pengguna Aktif) Pegadaian, yakni layanan                               1. SAPA (Active User Solution) Pegadaian, a service for
   informasi keluhan nasabah dan non nasabah Pegadaian                                    providing complaint information for both customers and
   yang dapat diakses kapan saja dengan mengunduh                                         non-customers, accessible at any time by downloading
   aplikasinya melalui Appstore atau Playstore.                                           the application from the App Store or Play Store.
2. Call Center Pegadaian Layanan informasi dan                                         2. Pegadaian Call Center, which offers customer information
   aduan nasabah melalui Call (1500569), Video Call,                                      and complaint services through channels including
   Media Sosial, Chatbot Pevita, whatsapp, email,                                         telephone (1500569), video calls, social media, Pevita
   live chat, monev, APPK OJK, Lapor, dan Operator                                        Chatbot, WhatsApp, email, live chat, monitoring, OJK
   Telepon.                                                                               APPK, reports, and the telephone operator.
3. Outlet Nasabah dapat melakukan pengaduan langsung                                   3. Customers are also able to submit complaints directly at
   melalui outlet Pegadaian.                                                              Pegadaian outlets.

Setiap aduan ditangani secara responsif dan, bila tidak                                Each complaint is handled responsively, and If it cannot be
dapat diselesaikan melalui tiga jalur utama yang tersedia,                             resolved through the three main channels available, the case
kasus akan segera dieskalasikan ke unit terkait untuk                                  will be promptly escalated to the appropriate department for
penyelesaian lebih lanjut.                                                             further resolution.

Pegadaian juga melakukan evaluasi rutin untuk memastikan                               Pegadaian regularly conducts evaluations to ensure the
efektivitas saluran pengaduan, termasuk pemantauan                                     effectiveness of the complaint channels, including monitoring
atas waktu penyelesaian dan kepuasan pengguna layanan                                  resolution times and user satisfaction with the complaint
pengaduan. Kinerja layanan ini tercermin dalam hasil                                   services. The performance of this service is reflected in
survei kepuasan dan loyalitas nasabah yang dikelola oleh                               customer satisfaction and loyalty survey results managed by
Divisi Pemasaran.                                                                      the Marketing Division.

Sebagai tindak lanjut atas masukan pelanggan sepanjang                                 In response to customer feedback throughout 2025, at
tahun 2025, pada awal tahun 2026 Perusahaan memperkuat                                 the beginning of 2026 the Company strengthened its IT
kinerja teknologi informasi dan operasional contact center                             performance and contact center operations through targeted
melalui sejumlah inisiatif peningkatan yang terarah. Langkah                           improvement initiatives. These efforts included optimizing
ini mencakup optimalisasi platform digital, peningkatan                                digital platforms, enhancing system reliability, and leveraging
keandalan sistem, serta pemanfaatan otomatisasi dan                                    automation and AI to support faster and more responsive
kecerdasan buatan untuk mendukung layanan yang lebih                                   service delivery. The Company also refined its complaint
cepat dan responsif. Perseroan juga menyempurnakan                                     handling processes to ensure more structured and efficient
proses penanganan keluhan pelanggan guna memastikan                                    resolution, contributing to improved overall service stability.
penyelesaian yang lebih terstruktur dan efisien, sehingga
turut meningkatkan stabilitas layanan secara keseluruhan.



Pusat Layanan Pelanggan
Customer Service Center

Sebagai bagian dari komitmen terhadap pelayanan prima,                                 As part of our commitment to excellent service, Pegadaian
Pegadaian mengoperasikan Pusat Layanan Pelanggan                                       has established a Customer Service Center that functions as
yang menjadi titik kontak utama bagi masyarakat dan                                    the main point of contact for the community and customers.
nasabah. Melalui kanal ini, pelanggan dapat menyampaikan                               Through this channel, customers can submit inquiries,
pertanyaan, kritik, saran, maupun keluhan, serta                                       criticisms, suggestions, or grievances and obtain information
memperoleh informasi mengenai produk dan layanan                                       regarding Pegadaian’s products and services. The
Pegadaian. Keberadaan pusat layanan ini juga merupakan                                 establishment of this service center further demonstrates
bentuk kepatuhan terhadap ketentuan dalam Peraturan                                    adherence to POJK Regulation No. 22 of 2023 concerning
POJK Nomor 22 tahun 2023 Tentang Perlindungan Konsumen                                 Consumer and Community Protection within the Financial
dan Masyarakat di Sektor Jasa keuangan dan Masyarakat                                  Services Sector and Public Customer Protection.
mengenai perlindungan nasabah.




186                        IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 187
Pegadaian memastikan bahwa setiap pelanggan                                   Pegadaian ensures that each customer is treated equally and
diperlakukan secara setara dan memperoleh layanan yang                        receives services in accordance with the contractual terms.
sesuai dengan ketentuan kontrak. Seluruh pengaduan yang                       All complaints are handled professionally and followed
masuk ditangani secara profesional dan ditindaklanjuti                        up until resolution, reflecting Pegadaian’s commitment to
hingga tuntas, mencerminkan komitmen Pegadaian dalam                          maintaining service quality and customer satisfaction.
menjaga kualitas layanan dan kenyamanan pelanggan.

Sarana layanan pelanggan yang disediakan Pegadaian                            The customer service facilities provided by Pegadaian are as
adalah sebagai berikut:                                                       follows:




     Customer Care                    Email Customer Care                                                       Telepon +6221 80635 162,
     Customer Care     1500569                            customer.care@pegadaian.co.id
                                      Email Customer Care                                                       Telepon +6221 3155 550




                     Pegadaian                @Pegadaian                               Pegadaian_id              Pegadaian Official




Di Pegadaian, pengaduan diklasifikasikan ke dalam dua                         At Pegadaian, complaints are classified into two categories:
jenis, yaitu aduan transaksi dan aduan non‑transaksi.                         transaction-related complaints and non-transaction
Aduan transaksi merupakan pengaduan yang berhubungan                          complaints. Transaction-related complaints are those
langsung dengan aktivitas bisnis inti Perusahaan, khususnya                   that are directly related to the Company’s core business
yang melibatkan produk, layanan, atau transaksi keuangan                      activities, particularly those involving products, services, or
antara Perusahaan dan nasabah. Sementara itu, aduan                           financial transactions between the Company and customers.
non‑transaksi adalah pengaduan yang tidak berkaitan secara                    Meanwhile, non-transaction complaints are complaints that
langsung dengan aktivitas transaksi atau produk keuangan,                     are not directly related to transactional activities or financial
melainkan mencakup aspek umum Perusahaan, reputasi,                           products, but instead relate to general corporate matters,
maupun penyampaian informasi.                                                 reputation, or the provision of information.

Hingga akhir tahun 2025, Perusahaan mencatat sebanyak                         By the end of 2025, the company documented a total of
193.188 pengaduan pelanggan, meningkat dibandingkan                           193,188 customer complaints, representing an increase
tahun sebelumnya yang berjumlah 67.031 pengaduan.                             from the previous year’s total of 67,031 complaints. This
Peningkatan pengaduan pelanggan ini dikarenakan adanya                        rise in customer complaints is attributable to the transition
proses peralihan layanan dari aplikasi digital yang lama                      from the old digital application to the new one, which
ke yang baru sehingga berdampak pada penyesuaian                              affected system adjustments and user adaptation to the new
sistem serta adaptasi pengguna terhadap platform baru.                        platform. All received complaints have been followed up and
Seluruh pengaduan yang diterima telah ditindaklanjuti dan                     resolved 100%, demonstrating Pegadaian’s commitment to
terselesaikan 100%, mencerminkan komitmen Pegadaian                           maintaining customer trust and minimizing potential risks of
dalam menjaga kepercayaan pelanggan serta meminimalkan                        complaints in the future.
potensi risiko pengaduan di masa mendatang.

Penyelesaian pengaduan nasabah secara resmi diatur                            The resolution of customer complaints is formally regulated
dalam Peraturan Direksi tentang Pedoman Penanganan dan                        under the Board of Directors Regulation on Guidelines for
Penyelesaian Pengaduan Nasabah. Penerimaan pengaduan                          Handling and Resolving Customer Complaints. Complaints
dilakukan melalui unit pelayanan di kantor cabang, kantor                     may be submitted through service units at branch offices,
area, kantor wilayah, unit kerja kantor pusat, dan/atau                       area offices, regional offices, head office work units, and/or
Contact Centre.                                                               the Contact Centre.

Penanganan awal pengaduan dilaksanakan oleh unit                              Initial complaint handling is carried out by service units at
pelayanan di kantor cabang, kantor area, dan kantor                           branch, area, and regional offices, which perform preliminary
wilayah yang memiliki fungsi identifikasi awal, sepanjang                     identification, provided that the complaint can be resolved
pengaduan tersebut dapat diselesaikan secara langsung dan                     directly and does not require escalation to the complaint
tidak memerlukan eskalasi ke unit penanganan pengaduan                        handling unit at the head office.
di kantor pusat.

                                         Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t                                187
Page 188
Produk & Layanan yang Bertanggung Jawab
Responsible Products & Services




Apabila pengaduan tidak dapat diselesaikan pada tingkat                                If a complaint cannot be resolved at this level, it will be
tersebut, maka penanganannya akan dialihkan ke kantor                                  escalated to the head office for further handling. Subsequently,
pusat. Selanjutnya, penyelesaian pengaduan dilakukan                                   complaint resolution involves branch service units, branch
oleh unit pelayanan cabang, kantor cabang, kantor area,                                offices, area offices, regional offices, work units responsible
kantor wilayah, unit kerja yang membidangi layanan dan                                 for services and the Contact Centre, sharia operations units,
Contact Centre, unit operasional syariah, serta unit kerja                             and work units responsible for information technology
yang membidangi operasional teknologi informasi, dengan                                operations, with support from reconciliation function units,
dukungan unit kerja yang menangani fungsi rekonsiliasi,                                to address complaints that could not be resolved by the
guna menyelesaikan pengaduan yang belum dapat ditangani                                previous handling units.
oleh unit penanganan pengaduan sebelumnya.

Penyelesaian pengaduan yang berkaitan dengan aspek bisnis                              The resolution of complaints related to business aspects is
dikoordinasikan oleh unit kerja yang membidangi layanan                                coordinated by the work unit responsible for services and the
dan Contact Centre, sedangkan pengaduan yang berkaitan                                 Contact Centre, while complaints related to technical aspects
dengan aspek teknis dikoordinasikan oleh unit kerja yang                               are coordinated by the work unit responsible for information
membidangi operasional teknologi informasi [GRI 417-3]                                 technology operations. [GRI 417-3]

Untuk meningkatkan mutu pelayanan aplikasi Tring!,                                     To improve the quality of services in the Tring! application, a
dibentuk task force khusus yang bernama ‘Tring Taskforce                               dedicated task force named the “Tring Taskforce e-KYC” was
e-KYC’ yang berfokus pada perbaikan layanan verifikator                                established, focusing on enhancing complaint verification
pengaduan untuk penggunaan platform Tring. [GRI 416-2]                                 services for the Tring platform. [GRI 416-2]



Jumlah Pengaduan Nasabah 2023-2025
Number of Customer Complaints 2023-2025

                                                                                                                 Status Penyelesaian
                                                                Jumlah                                            Status Completion
           Jenis Pengaduan
                                                              Pengaduan
 No.       Type of Report                                                                 Selesai               Tidak Selesai              Dalam Penyelesaian
                                                              Total Report
                                                                                         Completed              Not Completed                  In Progress
                                                                                2025
    1      Transaksi | Transactions                               94.262                   94.262                       0                          0
    2      Non Transaksi | Non-Transactions                       98.926                   98.926                       0                          0
 Jumlah | Total                                                  193.188                   193.188                      0                          0
                                                                                2024
    1      Transaksi | Transactions                               54.028                   54.028                       0                          0
    2      Non Transaksi | Non-Transactions                       13.003                   13.003                       0                          0
 Jumlah | Total                                                   67.031                    67.031                      0                          0
                                                                                2023
    1      Transaksi | Transactions                               69.305                   69.305                       0                          0
    2      Non Transaksi | Non-Transactions                       11.576                    11.576                      0                          0
 Jumlah | Total                                                   80.881                   80.881                       0                          0




Jumlah Produk yang Ditarik Kembali [OJK F.29]
Number of Products Recalled
Sepanjang tahun 2025, Pegadaian tidak mencatat adanya                                  Throughout 2025, Pegadaian did not record any products that
produk yang harus ditarik kembali dari pasar. Hal ini                                  needed to be recalled from the market. This indicates that all
menunjukkan bahwa seluruh produk yang dipasarkan                                       marketed products have met established quality standards
telah memenuhi standar kualitas yang ditetapkan serta                                  and applicable regulatory requirements.
ketentuan regulasi yang berlaku.




188                        IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 189
Survei Kepuasan Pelanggan Terhadap Produk
dan/atau Layanan [OJK F.30]
Customer Satisfaction Survey on Products
and/or Services

Sebagai wujud komitmen menghadirkan layanan terbaik                             As a commitment to providing the best service and products
dan produk yang relevan dengan kebutuhan pelanggan,                             that align with customer needs, Pegadaian consistently
Pegadaian secara konsisten melakukan survei untuk                               undertakes surveys to assess customer satisfaction, loyalty,
mengukur tingkat kepuasan, loyalitas, serta persepsi                            and perceptions of service quality. In 2025, the Customer
pelanggan terhadap kualitas layanan. Pada tahun 2025,                           Satisfaction Index (CSI) was measured employing the
pengukuran Customer Satisfaction Index (CSI) dilakukan                          Customer Experience Mapping (CEM) tool, which automatically
melalui alat Customer Experience Mapping (CEM) yang                             dispatches surveys to customers via WhatsApp. Pegadaian
secara otomatis dikirimkan ke nasabah melalui WhatsApp.                         received responses from a total of 3,040 customers.
Pegadaian menerima 3.040 responden dari nasabah.

Survei ini mencakup 12 Kantor Wilayah Pegadaian di seluruh                      This survey covered 12 Pegadaian Regional Offices throughout
Indonesia, Medan, Palembang, Pekanbaru, Balikpapan,                             Indonesia, including Medan, Palembang, Pekanbaru, Balikpapan,
Manado, Makassar, Denpasar, Jakarta 1, Jakarta 2, Bandung,                      Manado, Makassar, Denpasar, Jakarta 1, Jakarta 2, Bandung,
Semarang, dan Surabaya, dengan cakupan seluruh lini                             Semarang, and Surabaya. It included all product lines and digital
produk dan layanan digital Pegadaian, termasuk Gadai, Emas,                     services offered by Pegadaian, such as Pawn, Gold, Fiduciary
Pembiayaan Fidusia, Fee-based, Syariah, serta Aplikasi Tring!.                  Financing, Fee-based, Sharia, and the Tring! Application.

Survei Customer Satisfaction Index (CSI) merupakan bagian                       The Customer Satisfaction Index (CSI) survey is part of an
dari upaya berkelanjutan untuk mengukur dan meningkatkan                        ongoing effort to assess and improve service quality for
kualitas layanan kepada nasabah. Survei ini dilaksanakan                        customers. This survey uses both quantitative and qualitative
menggunakan pendekatan kuantitatif dan kualitatif guna                          approaches to obtain a comprehensive understanding of
memperoleh gambaran yang komprehensif mengenai tingkat                          customer satisfaction levels, perceptions, and experiences in
kepuasan, persepsi, serta pengalaman nasabah dalam                              interactions with Pegadaian’s products and services.
berinteraksi dengan produk dan layanan Pegadaian.

Pelaksanaan survei ini bertujuan untuk menghitung secara                        The objective of this survey is to quantitatively assess
terukur tingkat kepuasan nasabah Pegadaian, mengidentifikasi                    Pegadaian customer satisfaction with Pegadaian, identify
faktor-faktor utama yang mendorong kepuasan maupun                              key factors influencing satisfaction or dissatisfaction, and
ketidakpuasan, serta menghasilkan rekomendasi yang bersifat                     offer actionable recommendations. These recommendations
aplikatif dan dapat ditindaklanjuti. Rekomendasi tersebut                       are based on a deeper understanding of customers’ daily
disusun berdasarkan pemahaman yang lebih mendalam                               realities and their evolving expectations and are intended to
terhadap realitas keseharian nasabah serta ekspektasi mereka                    strengthen customer engagement and loyalty.
yang terus berkembang, sehingga dapat dimanfaatkan dalam
penguatan customer engagement dan loyalitas nasabah.

Pada tahun 2025, hasil survei menunjukkan capaian kinerja                       In 2025, the survey results showed outstanding service
layanan yang sangat baik, tercermin dari skor Customer                          performance, evidenced by a CSI score of 95.46% and a
Satisfaction Index (CSI) sebesar 95,46 persen dan Customer                      Customer Loyalty Index (CLI) of 94.61%. These findings
Loyalty Index (CLI) sebesar 94,61 persen. Temuan ini menjadi                    constitute a vital foundation for Pegadaian to continuously
dasar penting bagi Pegadaian dalam melakukan perbaikan                          improve our services and contribute to increased customer
layanan secara berkelanjutan, sekaligus berkontribusi                           satisfaction and loyalty.
pada peningkatan tingkat kepuasan dan loyalitas nasabah.

Selain itu, skor indikator kepuasan nasabah yang dihasilkan                     Furthermore, the customer satisfaction scores derived from
dari survei ini dimanfaatkan sebagai salah satu rujukan                         this survey serve as a primary reference in the company’s
utama dalam pengambilan keputusan strategis Perusahaan,                         strategic decision-making process, particularly in the
khususnya dalam perumusan kebijakan peningkatan kualitas                        formulation of policies aimed at improving service quality,
layanan, pengembangan produk, serta penguatan hubungan                          developing products, and strengthen long-term customer
jangka panjang dengan nasabah.                                                  relationships.


                                           Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t                                189
Page 190
Produk & Layanan yang Bertanggung Jawab
Responsible Products & Services




Tabel Indeks Kepuasan dan Loyalitas Pelanggan
Table of Customer Satisfaction and Loyalty Index

                                                                                                                                    Kenaikan (Penurunan)
 Keterangan
                                                             2025                    2024                   2023                     Increase (Decrease)
 Description
                                                                                                                                         2025:2024
 Customer Satisfaction Index (CSI)                           95,46                    87                    88,4                               9,72%
 Customer Loyalty Index (CLI)                                94,61                  84,04                    87,7                              12,58%
 Net Promotor Score (NPS)                                    83,65                   76,4                   66,6                               9,49%
 Hassle Free Index (HFI)                                        -                    97,7                   95,4                                 -
 Customer Engagement Index (CEI)                                -                   82,03                    84,3                                -
 Customer Retention Index (CRI)                                 -                    85,8                    80,2                                -
 Customer Acquisition Index (CAI)                               -                    36,4                    28,5                                -
 Catatan: Sejak tahun 2025, Perseroan melakukan penyesuaian metode pengumpulan data survei melalui kanal digital WhatsApp. Untuk menjaga efektivitas
 dan kualitas respons, pertanyaan survei disederhanakan, yang berdampak pada tidak dilaksanakannya pengukuran HFI, CEI, CRI, dan CAI pada periode
 pelaporan.
 Note: Since 2025, the Company has adjusted its survey data collection method to the digital platform WhatsApp. To maintain the effectiveness and integrity of
 responses, survey questions have been simplified, which resulted in the discontinuation of measurements for HFI, CEI, CRI, and CAI during the reporting period.




Pada tahun 2025, Pegadaian mengembangkan Customer                                      In 2025, Pegadaian developed the Customer Experience
Experience Management Program sebagai bagian dari                                      Management Program as part of the Company’s commitment
komitmen Perusahaan dalam meningkatkan kualitas layanan                                to continuously improve service quality and customer
dan kepuasan nasabah secara berkelanjutan. Program ini                                 satisfaction. This program adopts an automated system to
mengadopsi sistem otomasi dalam evaluasi kepuasan                                      evaluate customer satisfaction with Pegadaian’s products
pelanggan terhadap produk dan layanan Pegadaian yang                                   and services on a routine, measurable basis. Through this
dilakukan secara rutin dan terukur. Melalui mekanisme ini,                             mechanism, Pegadaian gains access to service performance
Pegadaian mampu memperoleh indikator kinerja layanan,                                  indicators, such as the Customer Satisfaction Index (CSI) and
seperti Customer Satisfaction Index (CSI) dan Net Promoter                             Net Promoter Score (NPS), in real time and can deploy early
Score (NPS), secara real-time, serta menghadirkan sistem                               warning systems to identify potential declines in service
peringatan dini (early warning) terhadap potensi penurunan                             quality. Customer satisfaction surveys may be conducted
kualitas layanan. Survei kepuasan dapat dilakukan segera                               immediately following transactions, facilitating faster, more
setelah transaksi berlangsung, sehingga mendukung                                      accurate, and more cost-efficient decision-making.
pengambilan keputusan yang lebih cepat, akurat, serta efisien
dari sisi waktu dan biaya.

Selain itu, Pegadaian juga mengembangkan Customer Voice                                Additionally, Pegadaian has developed Customer Voice,
sebagai laporan analitis yang secara rutin menghimpun,                                 an analytical report that routinely collects, processes, and
mengolah, dan menganalisis suara nasabah setiap bulan,                                 analyzes customer feedback each month from both digital
baik yang berasal dari kanal digital maupun jaringan                                   channels and Pegadaian outlets. This initiative enables the
outlet Pegadaian. Inisiatif ini memungkinkan perusahaan                                company to understand customer perceptions, needs, and
untuk memahami persepsi, kebutuhan, serta permasalahan                                 issues comprehensively (end-to-end). Customer Voice serves
nasabah secara menyeluruh (end-to-end). Customer Voice                                 as a strategic foundation for enhancing customer experience
berperan sebagai landasan strategis dalam peningkatan                                  (CX) across all Pegadaian interaction points, reflecting
customer experience (CX) di seluruh titik interaksi Pegadaian,                         customer opinions and views on the company’s applications,
sekaligus mencerminkan pandangan dan opini pelanggan                                   features, and services. Through this approach, Pegadaian
terhadap aplikasi, fitur, serta layanan perusahaan.                                    gains a comprehensive picture of satisfaction levels,
Melalui pendekatan ini, Pegadaian memperoleh gambaran                                  expectations, and the challenges users face, thereby driving
komprehensif mengenai tingkat kepuasan, ekspektasi, dan                                more targeted and customer-oriented service improvements.
tantangan yang dihadapi pengguna, sehingga mendorong
perbaikan layanan yang lebih tepat sasaran dan berorientasi
pada kebutuhan nasabah.




190                        IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 191
                           Wujud Konsistensi Melayani Masyarakat,
                   Pegadaian Raih Penghargaan Service Quality Award 2025
                      The Reality of Consistent Service to the Community,
                        Pegadaian Wins the Service Quality Award 2025

Pegadaian kembali memperoleh pengakuan atas kualitas                        Pegadaian has once again been honored with an award at
layanan melalui apresiasi pada ajang Service Quality Award                  the Service Quality Award & Pre-National Customer Day
& Pre Hari Pelanggan Nasional (Harpelnas) 2025. Pencapaian                  (Harpelnas) 2025, acknowledging the excellence of its
ini mencerminkan kepercayaan dan kedekatan Pegadaian                        services. This recognition exemplifies the trust and rapport
dengan masyarakat, sekaligus menegaskan komitmen                            established between Pegadaian and the community,
Perusahaan dalam menyediakan layanan yang konsisten,                        reaffirming the company’s commitment to consistently
responsif, dan berorientasi pada kebutuhan nasabah.                         delivering responsive, customer-oriented services.
Sebagai institusi keuangan non-bank tertua di Indonesia,                    As Indonesia’s oldest non-bank financial institution,
Pegadaian terus memperluas perannya sebagai penyedia                        Pegadaian continues to expand its role as a provider of
solusi keuangan yang lebih inklusif dan adaptif bagi jutaan                 more inclusive and adaptable financial solutions to millions
masyarakat. Penghargaan ini menjadi dorongan bagi                           of people. This award serves to motivate Pegadaian to
Pegadaian untuk terus meningkatkan kualitas layanan serta                   continually improve service quality and to reinforce the
memperkuat transformasi Perusahaan dalam menghadirkan                       company’s transformation in delivering excellent and
pengalaman nasabah yang unggul dan berkesinambungan.                        sustainable customer experiences.




                    Pegadaian Raih Sejumlah Penghargaan pada ICCA 2025
                       Pegadaian Receives Several Awards at ICCA 2025

Pegadaian kembali menunjukkan kinerja unggul dalam                          Pegadaian once again demonstrates our outstanding
pengelolaan layanan pelanggan dengan meraih sejumlah                        performance in customer service management through
penghargaan pada ajang Indonesia Contact Center                             receiving multiple awards at the 19th Indonesia Contact
Association (ICCA) ke-19 Tahun 2025. Kompetisi berskala                     Center Association (ICCA) event in 2025. This nationwide
nasional ini mempertemukan berbagai perusahaan terbaik                      competition brings together top companies from diverse
dari sektor keuangan, pemerintahan, e-commerce, logistik,                   sectors, including finance, government, e-commerce,
hingga layanan publik.                                                      logistics, and public services.
Pada tahun 2025, Pegadaian berhasil membawa pulang 13                       In 2025, Pegadaian achieved considerable recognition by
penghargaan kategori individu dan 3 penghargaan kategori                    winning 13 awards in the individual category and 3 awards
korporat. Capaian tersebut mencakup dua penghargaan                         in the corporate category. These accomplishments include
Platinum untuk kategori individu “The Best Agent Digital                    two Platinum awards in the individual categories of “The
Social Media Publik” dan “The Best Agent Digital Email                      Best Agent Digital Social Media Public” and “The Best Agent
Publik”; tiga penghargaan Gold kategori korporat                            Digital Email Public”; three Gold awards in the corporate
untuk “The Best Cost Management”, “The Best Digital                         categories for “The Best Cost Management,” “The Best Digital
Innovation”, serta “The Best Employee Engagement”; dan                      Innovation,” and “The Best Employee Engagement”; and four
empat penghargaan Bronze kategori individu, yaitu “The                      Bronze awards in the individual categories for “The Best
Best Quality Assurance Digital”, “The Best Agent Inbound                    Quality Assurance Digital,” “The Best Agent Inbound Public,”
Publik”, “The Best of The Best Agent Voice”, serta “The Best                “The Best of The Best Agent Voice,” and “The Best Customer
Customer Service Video”.                                                    Service Video.”
Rangkaian penghargaan ini merefleksikan kualitas layanan                    This series of awards reflects the consistent quality of service
yang konsisten dan kerja keras seluruh insan Pegadaian,                     and the hard work of all Pegadaian staff, especially the contact
khususnya tim contact center, dalam memberikan                              center team, in delivering the best customer experience.
pengalaman terbaik bagi nasabah. Keberhasilan di ajang                      Achievements at ICCA 2025 further bolster Pegadaian’s
ICCA 2025 sekaligus mempertegas posisi Pegadaian                            position as a financial services company that is adaptive,
sebagai perusahaan jasa keuangan yang adaptif, modern,                      modern, and highly committed to customer satisfaction.
dan berkomitmen tinggi terhadap kepuasan pelanggan.




                                       Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t                                       191
Page 192
Pengelolaan Lingkungan yang Berkelanjutan
Sustainable Environmental Management




Pengelolaan
Lingkungan yang
Berkelanjutan
Sustainable Environmental
Management




192                         IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK
                                                    IN OVASI
                                                        YAN GINBE
                                                                KLU
                                                                  R KE
                                                                     SIF,
                                                                       LAND A
                                                                             JU TA NK | YA
                                                                               MPA          N G B EI R
                                                                                         I NCLUS     VEKEI L A N J U TAI O
                                                                                                           NNOVAT        NN, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 193
Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t   193
Page 194
Pengelolaan Lingkungan yang Berkelanjutan
Sustainable Environmental Management




Pengelolaan Lingkungan
yang Berkelanjutan
Sustainable Environmental Management




                 Pegadaian berkomitmen mengintegrasikan prinsip
                 keberlanjutan lingkungan secara konsisten dalam
                 seluruh proses bisnis sebagai bagian dari upaya menjaga
                 keberlanjutan usaha jangka panjang, serta mendukung
                 agenda pembangunan berkelanjutan nasional.
                 Pegadaian is committed to consistently integrating principles of
                 environmental sustainability into all business processes as part of our
                 efforts to ensure long-term business sustainability and support the national
                 sustainable development agenda.




Komitmen dan Kebijakan
Commitment and Policy

Pegadaian memandang pengelolaan lingkungan sebagai                                      Pegadaian considers environmental management an
bagian integral dari upaya menjaga keberlanjutan usaha                                  integral part of our efforts to ensure long-term business
dalam jangka panjang. Meskipun kegiatan operasional                                     sustainability. Although the Company’s operational activities
Perusahaan tidak secara langsung menimbulkan dampak                                     do not directly result in substantial environmental impacts,
lingkungan yang signifikan, Pegadaian tetap berkomitmen                                 Pegadaian remains committed to consistently integrating
untuk memastikan bahwa prinsip keberlanjutan lingkungan                                 environmental sustainability into all business processes and
terintegrasi secara konsisten dalam seluruh proses bisnis                               operations..
dan aktivitas operasional.

Komitmen tersebut mencerminkan peran aktif Pegadaian                                    This commitment reflects Pegadaian’s active role in
dalam mendukung agenda pembangunan berkelanjutan                                        supporting the national agenda for sustainable development
nasional, serta berkontribusi terhadap pencapaian Tujuan                                and contributes to the achievement of the Sustainable
Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development                                      Development Goals (SDGs) set by the Government.
Goals/SDGs) yang dicanangkan oleh Pemerintah.

Sejalan dengan hal tersebut, Pegadaian terus memperkuat                                 In line with this, Pegadaian persistently strengthens our
kebijakan dan program lingkungan secara berkelanjutan                                   environmental policies and programs in a sustainable
guna mendukung upaya Pemerintah dalam menangani isu                                     manner to support the Government’s initiatives in addressing
lingkungan dan perubahan iklim. Berbagai inisiatif dijalankan                           environmental issues and climate change. Various
untuk meminimalkan potensi dampak lingkungan dari                                       initiatives are being implemented to minimize the potential
aktivitas operasional serta meningkatkan kesadaran dan                                  environmental impact of operational activities and to promote
tanggung jawab lingkungan di seluruh lini organisasi.                                   environmental awareness and responsibility throughout all
                                                                                        levels of the organization.




194                         IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 195
Aspek Umum
General Aspects
Biaya Lingkungan Hidup [OJK F.4]
Environmental Costs

Dalam menjalankan kegiatan usaha, Pegadaian senantiasa                         In conducting our business activities, Pegadaian always strives
berupaya memberikan kontribusi positif terhadap                                to make a positive contribution to environmental preservation.
pelestarian lingkungan hidup. Upaya tersebut diwujudkan                        Such efforts are manifested through the implementation
melalui pelaksanaan berbagai program Tanggung Jawab                            of diverse Social and Environmental Responsibility (TJSL)
Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang berorientasi pada                            programs oriented toward sustainability. Further detailed
keberlanjutan. Informasi lebih rinci mengenai program-                         information regarding the TJSL programs implemented by
program TJSL yang dijalankan Perusahaan dapat dilihat                          the Company is available in the Community chapter of this
pada Bab Masyarakat dalam Laporan Keberlanjutan ini.                           Sustainability Report.

Sepanjang tahun 2025, Perusahaan telah mengalokasikan                          Throughout 2025, the Company has allocated environmental
biaya lingkungan hidup sebesar Rp 927 juta, yang                               costs totaling Rp 927 millions, which are used to support the
digunakan untuk mendukung pelaksanaan program dan                              implementation of environmental programs and initiatives in
inisiatif lingkungan sesuai dengan komitmen keberlanjutan                      line with the Company’s sustainability commitments.
Perusahaan.


Tabel Rincian Biaya Lingkungan
Table of Environmental Cost Details
(Dalam Jutaan Rupiah | in IDR Millions)

 Keterangan                                                                                                                 Biaya
 Description                                                                                                               Expense
 Penanaman Pohon
                                                                                                                              282
 Tree Planting
 Pegadaian Eco Power                                                                                                          645
 Total                                                                                                                        927




                                          Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t                              195
Page 196
Pengelolaan Lingkungan yang Berkelanjutan
Sustainable Environmental Management




Aspek Material
Material Aspects

Penggunaan Material yang Ramah Lingkungan [OJK F.5]
Utilization of Environmentally Friendly Materials

Sebagai bagian dari komitmen dalam menjaga kelestarian                                  In line with our commitment to environmental preservation,
lingkungan, Pegadaian menerapkan penggunaan material                                    Pegadaian implements the use of more environmentally
yang lebih ramah lingkungan dalam mendukung aktivitas                                   friendly materials to support the Company’s operational
operasional Perusahaan. Salah satu upaya utama yang                                     activities. A principal initiative involves the optimal
dilakukan adalah pemanfaatan teknologi digital secara                                   deployment of digital technology, including an internal
optimal, termasuk kampanye internal untuk mendorong                                     campaign designed to promote the use of electronic devices
penggunaan perangkat elektronik dalam proses                                            in administrative and communication processes.
administrasi dan komunikasi.

Penerapan digitalisasi ini bertujuan untuk mengurangi                                   The implementation of digitalization aims to reduce
ketergantungan terhadap penggunaan kertas serta                                         dependence on paper and support the development of a more
mendukung terciptanya proses kerja yang lebih efisien                                   efficient and paperless work process. In addition, Pegadaian
dan paperless. Selain itu, Pegadaian juga menerapkan                                    also uses more energy-efficient LED lighting within the office
penggunaan lampu LED yang lebih hemat energi sebagai                                    environment, which are equipped with motion sensors.
sarana penerangan di lingkungan kantor dimana lampu
LED tersebut mempunyai sensor gerak.

Upaya pengurangan limbah plastik turut dilakukan melalui                                Efforts to reduce plastic waste encompass the utilization
penggunaan tas kain (tote bag), tas daur ulang, dan tas                                 of cloth bags (tote bags), recycled bags, and paper bags as
kertas sebagai alternatif kantong plastik, khususnya                                    alternatives to plastic bags, particularly during meetings
dalam kegiatan rapat dan acara internal. Pegadaian juga                                 and internal events. Pegadaian has also reduced the use of
mengurangi penggunaan kemasan sekali pakai dengan                                       disposable packaging by adopting tumblers and reusable
menggantinya menggunakan tumbler serta wadah makanan                                    food containers, reflecting the Company’s commitment to
yang dapat digunakan kembali, sebagai bagian dari komitmen                              reducing plastic waste.
Perusahaan dalam mengurangi sampah plastik.

Berikut beberapa upaya yang telah dilakukan Pegadaian                                   The following outlines some of the initiatives Pegadaian has
dalam mengurangi penggunaan kertas, yaitu:                                              undertaken to reduce paper usage:
1. Pemakaian kertas secara bolak balik dan penggunaan                                   1. Using both sides of the paper and recycled paper for
   kertas bekas untuk membuat draf.                                                        drafts.
2. Mencetak Surat Bukti Kredit (SBK) hanya 1 kali selama                                2. Printing Credit Evidence Letters (SBK) only once, as long
   barang jaminan belum ditebus.                                                           as the collateral has not been redeemed.
3. Mengirim surat melalui email.                                                        3. Dispatching correspondence via email.
4. Melakukan tes tertulis secara online.                                                4. Conducting written tests via online platforms.
5. Materi dan ujian diklat online.                                                      5. Online training materials and exam.
6. Menggunakan media sosial sebagai sarana pemasaran                                    6. Using social media for marketing and promotion.
   dan promosi.
7. Menggunakan gadget untuk materi rapat misal melalui                                  7. Utilizing applications such as the Pevita application,
   aplikasi Pevita, email dan WhatsApp Group.                                              email, and WhatsApp Group for meeting materials.
8. Menyimpan arsip melalui arsip digital pada website                                   8. Storing archives digitally on the corporate website for
   korporat yang dapat diakses oleh seluruh karyawan.                                      access by all employees.




196                         IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 197
Aspek Energi
Energy Aspects
Pegadaian menyadari bahwa energi merupakan elemen                                  Pegadaian recognizes that energy is a fundamental
fundamental dalam mendukung keberlangsungan dan                                    element in facilitating the sustainability and efficiency of
efektivitas kegiatan operasional Perusahaan. Pemanfaatan                           the Company’s operational activities. The management of
energi dikelola secara terencana untuk memastikan                                  energy consumption is conducted in a planned manner to
kelancaran operasional sekaligus mendukung komitmen                                ensure seamless operations and to uphold the Company’s
Perusahaan terhadap praktik bisnis yang bertanggung jawab.                         commitment to responsible business practices.

Dalam menjalankan aktivitas operasional, Pegadaian                                 In our operational functions, Pegadaian primarily relies on
menggunakan dua sumber energi utama, yaitu energi listrik                          two main energy sources: electricity supplied by PT PLN
yang dipasok oleh PT PLN (Persero) serta bahan bakar                               (Persero) and fuel oil (BBM) designated for use in official
minyak (BBM) yang digunakan untuk mendukung operasional                            vehicles and other supporting equipment.
kendaraan dinas dan peralatan pendukung lainnya.


Jumlah dan Intensitas Energi yang Digunakan [OJK B.2][OJK F.6][OJK F.7][GRI 302-1, 302-2, 302-3]
Amount and Intensity of Energy Used

Sepanjang periode pelaporan, Perusahaan memanfaatkan                               Throughout the reporting period, the Company used electricity
energi listrik dan BBM yang seluruhnya diperoleh dari pihak                        and fuel oil, all of which were procured from third parties.
ketiga. Energi listrik digunakan untuk menunjang operasional                       Electricity was used to sustain office operations across the
kantor di seluruh wilayah kerja Perusahaan, sementara                              Company’s premises, whereas fuel oil served as an energy
BBM digunakan sebagai sumber energi bagi kendaraan                                 source for operational vehicles and generators that provided
operasional, serta genset yang berfungsi sebagai sumber                            backup power supply during disruptions or interruptions to
energi cadangan apabila terjadi gangguan atau penghentian                          the electricity supply from PT PLN (Persero). All these energy
pasokan listrik dari PT PLN (Persero). Seluruh sumber energi                       sources are non-renewable resources.
ini merupakan sumber daya tidak terbarukan.

Sebagai bagian dari upaya transisi menuju penggunaan                               In pursuit of our efforts to transition to more sustainable
energi yang lebih berkelanjutan, Pegadaian juga telah                              energy practices, Pegadaian has implemented the utilization
memanfaatkan energi terbarukan melalui pemasangan panel                            of renewable energy sources by installing solar panels across
surya di beberapa lokasi operasional, yaitu Kantor Pusat,                          various operational locations, including the Head Office,
Kantor Cabang Bekasi Utama, Kantor Cabang Tangerang, dan                           Bekasi Utama Branch Office, Tangerang Branch Office, and
Kantor Cabang Kebon Nanas. Masing-masing lokasi tersebut                           Kebon Nanas Branch Office. Each location is equipped with
memiliki kapasitas panel surya sebesar 3,4 kWp. Pada tahun                         a 3.4 kWp. In 2025, the Company realized the installation
2025, Perusahaan merealisasikan pemasangan panel surya di                          of solar panels at 8 outlets, exceeding the target set in the
8 outlet, melampaui target RAKB berdasarkan hasil penilaian                        RAKB based on vendor feasibility assessments and budget
kelayakan vendor dan kesesuaian anggaran. Hingga akhir                             availability. By the end of 2025, the total number of installed
tahun 2025, total panel surya terpasang di berbagai lokasi                         solar panels across Pegadaian’s outlet locations reached 11
outlet Pegadaian mencapai 11 unit.                                                 units.


Tabel Lokasi Pemasangan Panel Surya Pegadaian Tahun 2025
Table of Pegadaian Solar Panel Installation Locations in 2025

        Kantor Wilayah         Kantor Area                 Kantor Cabang
 No
        Regional Offices       Area Offices                Branch Offices
  1   Bandung              Area Bandung 1             CP Cimahi
  2   Bandung              Area Cirebon               CP Pamanukan
  3   Bandung              Area Cirebon               CP Plered
  4   Bandung              Area Tasikmalaya           CP Cicalengka
  5   Semarang             Area Surakarta             CP Gading
  6   Semarang             Area Surakarta             CP Karanganyar
  7   Semarang             Area Yogyakarta            CP Basen
  8   Semarang             Area Yogyakarta            CP Lempuyangan

                                              Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t                              197
Page 198
Pengelolaan Lingkungan yang Berkelanjutan
Sustainable Environmental Management




Namun demikian, hingga akhir tahun 2025, Perusahaan                                     However, until the end of 2025, the Company has not measured
belum melakukan pengukuran terhadap penggunaan                                          energy consumption beyond Pegadaian’s operational scope.
energi yang berasal dari luar lingkup operasional                                       Furthermore, the Company neither consumes nor sells
Pegadaian. Selain itu, Perusahaan tidak mengonsumsi                                     heating, cooling, or steam energy, nor does it engage in the
maupun menjual energi pemanas, pendingin, dan uap,                                      sale of electrical energy.
serta tidak melakukan penjualan energi listrik.

Penggunaan energi listrik dan BBM mencakup seluruh                                      Electricity and fuel consumption covers all of Pegadaian’s
wilayah operasional Pegadaian, yang terdiri atas 1                                      operational areas, which consist of 1 Head Office, 12 Regional
Kantor Pusat, 12 Kantor Wilayah, 61 Kantor Area, dan 642                                Offices, 61 Area Offices, and 642 Branch Offices. In 2025,
Kantor Cabang. Pada tahun 2025, total pemakaian energi                                  Pegadaian’s total energy consumption reached 227,376.03
Pegadaian sebesar 227.376,03 GJ, meningkat sebesar                                      GJ, an increase of 44% compared to 157,380.54 GJ in 2024.
44% dari pemakaian tahun 2024 sebesar 157.380,54 GJ.                                    This increase reflects the expansion of operational activities
Peningkatan ini berkaitan dengan penguatan aktivitas                                    and operational network strengthening, as well as higher
dan jaringan operasional, serta kebutuhan mobilitas                                     operational mobility requirements in the field. The increase
operasional di lapangan. Jumlah rekening aktif yang                                     in the number of active accounts in 2025 also contributed
meningkat pada tahun 2025 juga menyebabkan intensitas                                   to a higher energy intensity per product, which rose to 12.41
pemakaian energi per produk meningkat menjadi 12,41 GJ/                                 GJ per thousand active account units. A breakdown of total
Ribu Unit Rekening Aktif. Rincian jumlah serta intensitas                               energy consumption and energy intensity is presented in the
penggunaan energi disajikan pada tabel berikut:                                         table below:


Tabel Pemakaian BBM (Sumber Daya Tidak Terbarukan)
Table of Fuel Consumption (Non-Renewable Resources)

               Energi                              Satuan
                                                                                     2025                             2024                          2023
               Energy                               Unit
                                                     Liter
 Mobile Combustion                                                               1,899,361.00                    1,644,830.60                   1,702,391.35
                                                     Litre
 Mobile Combustion
                                                      GJ                           64,958.15                       56,253.21                      58,221.78
                                                     Liter
 Stationary Combustion                                                             15,539.00                       24,231.78                      11,736.27
                                                     Litre
 Stationary Combustion
                                                      GJ                             531.43                          828.73                        401.38
                                                     Liter
 Jumlah                                                                         1,914,900.00                     1,669,062.38                   1,714,127.62
                                                     Litre
 Total
                                                      GJ                          65,489.58                        57,081.93                      58,623.16

Keterangan | Note:
Pedoman Penyelenggaraan Inventarisasi Gas Rumah Kaca Nasional – Kementerian Lingkungan Hidup 2012. Konversi
dari liter ke gigajoule berdasarkan dari unitcoverters.net (1 Liter = 0,0342 GJ)
Guidelines for Conducting National Greenhouse Gas Inventories – Ministry of Environment 2012. Conversion from liters to
gigajoules is based on unitconverters.net (1 liter = 0.0342 GJ).


Tabel Pemakaian Listrik (Sumber Daya Tidak Terbarukan)
Table of Electricity Consumption (Non-Renewable Resources)

               Energi                              Satuan
                                                                                     2025                             2024                          2023
               Energy                               Unit

                                                     kWh                        44,968,457.00                   28,396,887.22                   22,094,823.85
 Listrik
 Electricity
                                                      GJ                          161,886.45                      102,228.79                      79,541.37

Keterangan | Note:
Konversi dari kWh ke gigajoule berdasarkan dari hextobinary.com (1 kWh = 0,0036 GJ)
Conversion from kWh to gigajoules is based on hextobinary.com (1 kWh = 0.0036 GJ).




198                         IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 199
Tabel Intensitas Pemakaian Energi
Table of Electricity Consumption (Non-Renewable Resources)

                Energi                                       Satuan
                                                                                                       2025                  2024                  2023
                Energy                                        Unit
Listrik                                                      kWh                                   44.968.457            28.396.887,22        22.094.823,85
Electricity                                              Gigajoules                                161.886,44             102.228,79            79.541,36
                                                             Liter                                  1.914.900            1.669.062,38          1.714.127,62
BBM
                                                         Gigajoules                                65.489,58               55.151,75            56.601,42
Total                                                    Gigajoules                                227.376,03             157.380,54            136.142,78
Pendapatan                                         Dalam Miliar Rupiah
                                                                                                      89.582                38.616                24.434
Revenue                                             In billions of rupiah
Total Produksi                                   Ribu Unit Rekening Aktif
                                                                                                       18.317               15.787                14.999
Total Production                               Thousands of Active Accounts
Intensitas Pemakaian Energi/
                                                  Gigajoules/Miliar Rupiah
Miliar Rupiah                                                                                           2,54                 4,08                   5,57
                                                  Gigajoules/Billion Rupiah
Energy Intensity/Billion Rupiah
                                                        Gigajoules/
Intensitas Pemakaian Energi/
                                                 Ribu Unit Rekening Aktif
Produksi                                                                                               12,41                 9,97                   9,08
                                                Gigajoules/Thousand Active
Energy Intensity/Production
                                                         Accounts
Keterangan | Note:
Pedoman Penyelenggaraan Inventarisasi Gas Rumah Kaca Nasional – Kementerian Lingkungan Hidup 2012 (ref: IPCC 2006), Pertamax (1lt=0,033 Gj) dan
Solar (1lt=0,0036 Gj) Convert kWh ke Gigajoule: convertunits.com
Guidelines for Conducting National Greenhouse Gas Inventories – Ministry of Environment 2012 (ref: IPCC 2006), Pertamax (1 litre = 0.033 GJ) and Solar (1 litre =
0.0036 GJ). Convert kWh to gigajoules: convertunits.com




Upaya dan Pencapaian Efisiensi Energi dan Penggunaan Energi
Terbarukan [OJK F.7, GRI 302-4, 302-5]
Efforts and Achievements in Energy Efficiency and Renewable
Energy Use

Pegadaian menyadari bahwa sebagian besar energi yang                                      Pegadaian acknowledges that the majority of energy
digunakan dalam aktivitas operasional masih bersumber                                     consumed in our operations continues to derive from non-
dari energi tak terbarukan yang ketersediaannya                                           renewable sources, which are limited in supply. Therefore,
terbatas. Oleh karena itu, Perusahaan berkomitmen untuk                                   the Company is committed to implementing more efficient
menerapkan pengelolaan energi secara lebih efisien                                        and responsible energy management practices as part of our
dan bertanggung jawab sebagai bagian dari strategi                                        long-term sustainability strategy.
keberlanjutan jangka panjang.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui penerapan                                            This commitment is realized through the implementation
kebijakan penghematan energi yang telah disosialisasikan                                  of energy-saving policies that have been disseminated
secara internal, antara lain melalui Surat Edaran Nomor                                   internally, including Circular Letter No. 74/LG.100311/2011
74/LG.100311/2011 tentang Penghematan Energi Listrik dan                                  concerning Electricity and Water Conservation and Circular
Air serta Surat Edaran Nomor 22/Bg.200312/2008 tentang                                    Letter No. 22/Bg.200312/2008 regarding the Implementation
Pelaksanaan Kebersihan Lingkungan Kerja dan Tempat                                        of Cleanliness in the Workplace and Residence, Energy
Tinggal, Penghematan Energi, serta Penghijauan. Kebijakan                                 Conservation, and Greening. These policies function as
ini menjadi pedoman bagi seluruh insan Pegadaian dalam                                    guidelines for all Pegadaian employees in implementing
menerapkan praktik efisiensi penggunaan energi, baik                                      energy-efficiency practices, pertaining to electricity and fuel
listrik maupun bahan bakar minyak (BBM), dalam kegiatan                                   oil (BBM), in their daily operational activities.
operasional sehari-hari.

Efisiensi penggunaan listrik dan BBM yang dilakukan oleh                                  The efficiency of electricity and fuel oil consumption managed
Pegadaian antara lain sebagai berikut:                                                    by Pegadaian includes the following:
1. Mengatur jadwal mematikan lampu untuk penggunaan                                       1. Setting a schedule for turning lights on and off in buildings
   gedung (pagi dan malam),                                                                  (morning and night),



                                                     Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t                                       199
Page 200
Pengelolaan Lingkungan yang Berkelanjutan
Sustainable Environmental Management




2. Menghimbau seluruh karyawan agar mematikan lampu                                     2. Encouraging all employees to turn off lights and other
    dan peralatan listrik lainnya (komputer, charger) setiap                               electrical equipment (computers, chargers) whenever they
    meninggalkan ruang kerja.                                                              leave their workspace.
3. Penggunaan solar panel di 11 outlet Pegadaian                                        3. Implementation of solar panels at 11 Pegadaian outlets
4. Penggunaan mobil elektrik berbasis baterai sebagai                                   4. Utilization of battery-powered electric cars as operational
    kendaraan operasional, termasuk layanan gadai dari                                     vehicles, including services like home pawn services
    rumah
5. Pegadaian menggunakan lampu penerangan secukupnya                                    5. Pegadaian ensures adequate lighting during daylight hours
    pada siang hari di ruangan-ruangan dengan panel kaca                                   in rooms with glass panels that receive sunlight.
    yang mendapat pancaran sinar matahari.
6. Pengaturan suhu sistem pendingin udara (AC) pada posisi                              6. Set the air conditioning (AC) temperature to a range of
    24º-25º Celsius sehingga tidak boros                                                    24º-25º Celsius to avoid wasting energy consumption.
7. Mengganti lampu biasa dengan lampu LED yang lebih                                    7. Replacing conventional lighting with more energy-efficient
    hemat energi                                                                            LED lights
8. Pengaturan operasional lift dilakukan melalui pembatasan                             8. Operational adjustments to the lifts are implemented by
    jumlah lift yang beroperasi, termasuk mematikan lift                                    restricting the number of lifts in service, including turning
    setelah pukul 21.00, sebagai upaya efisiensi energi                                     off lifts after 9:00 PM, to improve energy efficiency
9. Pengaturan operasional lift diluar jam rush hour, 3 lift                             9. Lift operations outside rush hours are adjusted, with 3 lifts
    tidak beroperasi, hal ini sebagai upaya efesiensi energi.                               not in service for energy efficiency
10. Penghematan penggunaan BBM antara lain dilakukan dengan                             10. Fuel consumption is reduced, among other things, by
    mengurangi rapat tatap muka langsung dan mengoptimalkan                                 reducing face-to-face meetings, optimizing online meetings
    rapat secara online dengan aplikasi teknologi informasi                                 through the use of information technology applications, and
    sehingga penggunaan kendaraan operasional bisa dikurangi.                               reducing the use of operational vehicles.



 Office Solar Panel         Implementasi Solar Panel PV off-grid di kantor-kantor cabang dirancang untuk menyediakan sumber listrik
 Installation               mandiri berbasis energi terbarukan yang digunakan terutama sebagai daya penerangan pylon box di outlet
                            Pegadaian. Sistem off grid ini memanfaatkan panel surya yang terhubung dengan baterai penyimpanan sehingga
                            tidak bergantung pada jaringan listrik PLN dan mampu menjaga kontinuitas penerangan meskipun terjadi
                            gangguan pasokan listrik konvensional.
                            Tujuan utama program ini adalah:
                            1. Tersedianya sumber listrik dari energi terbarukan untuk kebutuhan penerangan pylon box di kantor cabang
                               Pegadaian;
                            2. Peningkatan efisiensi biaya listrik melalui pengurangan konsumsi energi dari sumber fosil; dan
                            3. Kontribusi nyata dalam mengurangi emisi Gas Rumah Kaca (GRK) melalui pemanfaatan energi surya.
                            The implementation of off-grid PV solar panels at branch offices aims to provide an independent, renewable energy-
                            based power supply. This system is primarily designed to power pylon boxes at Pegadaian outlets. The off-grid system
                            uses solar panels linked to storage batteries, eliminating reliance on the PLN electricity grid and maintaining lighting
                            even during disruptions to the conventional electricity supply.
                            The main objectives of this program are:
                            1. Availability of electricity from renewable energy sources for lighting pylon boxes at Pegadaian branch offices;
                            2. Increased electricity cost efficiency through the reduction of energy consumption from fossil fuels; and
                            3. A tangible contribution to reducing greenhouse gas (GHG) emissions through the use of solar energy.

 EV for Business            Program EV for Business Operational diarahkan untuk mendukung transformasi layanan Gadai dari Rumah (GDR)
 Operational                melalui penyediaan armada motor listrik sebagai sarana kerja mobile appraiser. Motor listrik ini digunakan oleh
                            petugas untuk melakukan penilaian jaminan dan pelayanan jemput bola langsung ke lokasi nasabah, sehingga
                            proses gadai dapat berlangsung lebih cepat, mudah, dan inklusif tanpa nasabah harus datang ke kantor cabang.
                            Pada 2025, target awal pengadaan 10 unit kendaraan listrik disesuaikan menjadi 26 unit motor listrik dan
                            seluruhnya telah terealisasi. Pemanfaatan motor listrik sebagai kendaraan operasional mobile appraiser tidak
                            hanya meningkatkan kualitas dan jangkauan layanan GDR, tetapi juga berkontribusi pada pengurangan konsumsi
                            BBM, efisiensi biaya operasional, serta penurunan emisi gas rumah kaca dari aktivitas transportasi perusahaan.
                            The Electric Vehicle (EV) for Business Operational program is strategically designed to facilitate the transformation
                            of Gadai dari Rumah (GDR) services by providing a fleet of electric motorcycles as a means of transportation for
                            mobile appraisers. These electric motorcycles are used by officers to assess collateral and offer direct pickup
                            services at customer locations. This approach enables the pawn process to be conducted more swiftly, conveniently,
                            and inclusively, eliminating the necessity for customers to visit the branch office. In 2025, the initial procurement
                            target of 10 electric vehicles was adjusted to 26 electric motorcycles, and all units have been realized. Using
                            electric motorcycles as operational vehicles for mobile appraisers not only improves the quality and accessibility
                            of GDR services but also contributes to reduced fuel consumption, improves operational cost efficiency, and lowers
                            greenhouse gas emissions resulting from the company’s transportation activities.




200                         IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 201
Dalam rangka mempercepat transisi energi yang                                    To speed up the shift to sustainable energy, Pegadaian is
berkelanjutan, Pegadaian berkomitmen untuk mengembangkan                         dedicated to expanding energy-efficiency and renewable-
inisiatif efisiensi dan pemanfaatan energi terbarukan dari tahap                 energy projects from the pilot phase into organized,
uji coba (pilot) menjadi program yang terstruktur dan berskala                   nationwide programs. This effort is supported by setting
nasional (program scale-up). Penguatan ini dilakukan melalui                     clear, measurable, and verifiable targets, aligned with
penetapan target yang jelas, terukur, dan dapat diverifikasi,                    initiatives to sustainably reduce energy use and greenhouse
sejalan dengan upaya pengurangan konsumsi energi dan emisi                       gas emissions.
gas rumah kaca secara berkelanjutan.

Sebagai langkah awal, Pegadaian memprioritaskan                                  For the first step, Pegadaian is focusing on implementing
implementasi program pada outlet dengan tingkat konsumsi                         the program at outlets with the highest energy use (high
energi tertinggi (high consumption sites). Penetapan cakupan                     consumption sites). The scope of priority outlets is gradually
outlet prioritas dilakukan secara bertahap berdasarkan                           determined based on energy intensity mapping results,
hasil pemetaan intensitas energi, sehingga intervensi yang                       ensuring that the interventions have the most effective
dilakukan dapat memberikan dampak penghematan yang                               and significant impact on the company’s overall energy
optimal dan signifikan terhadap kinerja energi perusahaan                        performance.
secara keseluruhan.

Hingga saat ini, Perusahaan belum menetapkan tahun dasar                         To date, the Company has not set a base year for the calculation
(base year) untuk perhitungan kinerja energi. Namun demikian,                    of energy performance metrics. Nonetheless, to assess the
untuk menilai efektivitas pelaksanaan program efisiensi energi,                  effectiveness of energy efficiency initiatives, the Company
Perusahaan melakukan analisis perbandingan kinerja dengan                        undertakes a comparative analysis of performance against
tahun sebelumnya. Berdasarkan hasil evaluasi tersebut, pada                      the previous year. Based on the results of this assessment, in
tahun 2025, intensitas konsumsi energi per pendapatan menjadi                    2025, the Company successfully reduced energy consumption
2,54 gigajoule per miliar rupiah, lebih tinggi dibandingkan                      intensity per unit of production to 2.54 gigajoules per billion
dengan tahun 2024 yang tercatat sebesar 4,07 gigajoule                           rupiah, representing an improvement over the 2024 figure of
per miliar rupiah. Perusahaan akan terus berupaya untuk                          4.07 gigajoules per billion rupiah. This achievement reflects
meningkatkan efektivitas pengelolaan energi sebagai bagian                       increased effectiveness in energy management attributable to
dari upaya efisiensi yang diterapkan secara berkelanjutan.                       ongoing efficiency measures.

List Outlet dan Kapasitas untuk Panel Surya [GRI 302-4]
List of Outlets and Capacity for Solar Panels

             Outlet                  Panel Surya (kWp)
             Outlet                  Solar Panel (kWp)
 CP Basen                                 4,96 kWp
 CP Cimahi                                4,96 kWp
 CP Cicalengka                            4,96 kWp
 CP Gading                                4,96 kWp
 CP Karanganyar                           4,96 kWp
 CP Lempuyangan                           4,96 kWp
 CP Pamanukan                             4,96 kWp
 CP Plered                                4,96 kWp


Untuk memastikan efektivitas program serta akuntabilitas                         To ensure program effectiveness and accountability in
pelaporan, Pegadaian menerapkan standar Measurement and                          reporting, Pegadaian implements integrated, consistent
Verification (M&V) yang terintegrasi dan konsisten. Standar ini                  Measurement and Verification (M&V) standards. These
digunakan untuk mengukur dan memverifikasi penghematan                           standards are used to measure and verify energy savings
energi (kWh) serta dampak penurunan emisi gas rumah kaca                         (kWh) and the impact of greenhouse gas emission reductions
(tCO₂e), sehingga hasil program dapat diaudit, dilaporkan                        (tCO₂e), allowing for transparent reporting, auditing, and
secara transparan, dan dibandingkan secara periodik dari                         periodic comparison of program results.
waktu ke waktu.
Dengan pendekatan ini, Pegadaian memastikan bahwa setiap                         With this approach, Pegadaian ensures that each energy
inisiatif transisi energi tidak hanya memberikan manfaat                         transition initiative not only delivers operational advantages
operasional, tetapi juga menciptakan nilai lingkungan yang                       but also creates measurable, sustainable environmental
terukur dan berkelanjutan.                                                       value.

                                            Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t                               201
Page 202
Pengelolaan Lingkungan yang Berkelanjutan
Sustainable Environmental Management




202                         IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 203
Aspek Air
Water Aspects
Penggunaan Air [OJK B.2][OJK F.8]
Water Use
Dalam mendukung kelancaran kegiatan operasional,                                      To support our smooth operations, Pegadaian uses water
Pegadaian menggunakan air yang seluruhnya dipasok oleh                                supplied exclusively by a third party, namely the Regional
pihak ketiga, yaitu Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM).                               Water Company (PDAM). The water serves multiple purposes
Air tersebut dimanfaatkan untuk berbagai keperluan                                    within the office, including sanitation facilities, religious
operasional kantor, antara lain untuk fasilitas sanitasi,                             activities, and kitchen needs.
kegiatan ibadah, serta kebutuhan dapur.

Selain digunakan untuk keperluan dasar operasional,                                   In addition to meeting basic operational needs, the Company
Perusahaan juga melakukan pengolahan air PDAM menjadi                                 also processes PDAM water into drinking water as part of our
air siap minum sebagai bagian dari upaya peningkatan                                  efforts to improve the efficiency and quality of water resource
efisiensi dan kualitas pemanfaatan sumber daya air.                                   utilization.

Pada tahun 2025, Pegadaian mulai menginisiasi penerapan                               In 2025, Pegadaian began implementing a circular water
circular water management system, yaitu sistem pengelolaan                            management system that focuses on optimizing the use,
air yang berfokus pada optimalisasi penggunaan, pengolahan,                           treatment, and reuse of water to minimize waste and increase
dan pemanfaatan kembali air guna meminimalkan                                         water-use efficiency across all of the Company’s operational
pemborosan serta meningkatkan efisiensi pemakaian air di                              activities.
seluruh aktivitas operasional Perusahaan.

Sepanjang tahun 2025, total konsumsi air Perusahaan                                   Throughout 2025, the Company’s total water consumption
tercatat sebesar 203.584 m³, dengan total biaya                                       was 203,584 m³, with a total water usage cost of IDR
penggunaan air sebesar Rp 2.554.974.179. Perhitungan                                  2,554,974,179. The water usage calculation was based on
jumlah penggunaan air dilakukan dengan pendekatan                                     an estimated approach, namely by dividing the total water
estimasi, yaitu dengan membagi total biaya tagihan air                                bill cost by the PDAM base tariff for category IV B (high-rise
dengan tarif dasar PDAM sesuai kategori IV B (gedung                                  buildings) of Rp 12,550 per m³.
bertingkat tinggi) sebesar Rp 12.550 per m³.


Tabel Konsumsi Air
Table of Water Consumption

                                                                  Pemakaian Air (m3)
                                                                Water Consumption (m3)
                               Sumber
                                                                                          2025                        2024            2023
                               Source
 Air Pihak Ketiga
                                                                                        203.584                      268.700         123.459
 Third Party Water
 Total
                                                                                       203.584                       268.700         123.459
 Total
 Keterangan | Note:
 Penggunaan air di Kantor Pusat dan 12 Kantor Wilayah
 Water use at Head Office and 12 Regional Offices


Pada tahun 2025, total pengolahan air (recycle clean                                  In 2025, the total water treatment (recycled clean water)
water) yang di laksanakan Pegadaian di kantor pusat                                   carried out by Pegadaian at the head office will be 1.198
sebesar 1.198 m³.                                                                     m³.[DK1]




                                                 Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t                              203
Page 204
Pengelolaan Lingkungan yang Berkelanjutan
Sustainable Environmental Management




                                                    Konsep Green Building Pegadaian
                                                   Pegadaian’s Green Building Concept

        Sebagai     wujud      komitmen    terhadap     penerapan                       As a manifestation of our commitment to implementing
        prinsip bangunan hijau (green building), Pegadaian                              green building principles, Pegadaian implements responsible
        mengimplementasikan pengelolaan air limbah yang                                 and sustainable approach to wastewater management.
        bertanggung jawab dan berkelanjutan. Air limbah yang                            Wastewater produced from operational activities is first
        dihasilkan dari aktivitas operasional terlebih dahulu                           directed to a Sewage Treatment Plant (STP) for treatment in
        dialirkan ke fasilitas Sewage Treatment Plant (STP) untuk                       accordance with relevant standards prior to reuse.
        melalui proses pengolahan sesuai dengan standar yang
        berlaku sebelum dimanfaatkan kembali.
        Air hasil pengolahan tersebut kemudian digunakan kembali                        The treated water is then reused for non-consumptive
        untuk keperluan non-konsumsi, seperti penyiraman area                           purposes, such as irrigating green spaces around the office.
        hijau di lingkungan kantor. Praktik ini berkontribusi dalam                     This practice reduces the consumption of clean water and the
        menekan penggunaan air bersih sekaligus mengurangi                              volume of liquid waste discharged into the environment.
        volume limbah cair yang dibuang ke lingkungan.
        Penerapan sistem pengolahan dan pemanfaatan ulang                               The implementation of this water treatment and reuse
        air ini merupakan bagian dari upaya Pegadaian dalam                             system represents Pegadaian’s initiative to support the
        mendukung prinsip zero run off, yaitu meminimalkan                              principle of zero runoff, which aims to reduce direct
        aliran air limbah yang dilepas langsung ke lingkungan                           wastewater discharge into the environment and improve
        serta meningkatkan efisiensi pengelolaan sumber daya air                        overall water resource management efficiency.
        secara menyeluruh.
        Pada tahun 2025, Pegadaian telah memperoleh sertifikasi                         In 2025, Pegadaian received Green Building certification from
        Green Building dari Green Building Council Indonesia (GBCI)                     the Green Building Council Indonesia (GBCI), recognizing the
        sebagai bentuk pengakuan atas komitmen Perusahaan                               Company’s commitment to implementing environmentally
        dalam menerapkan praktik pembangunan dan operasional                            friendly, resource-efficient, and sustainable building
        gedung yang ramah lingkungan, efisien dalam penggunaan                          construction and operational practices.
        sumber daya, serta berkelanjutan.




Penggunaan Air Uji Emas
Use of Gold Test Water

Dalam mendukung proses bisnis inti, Pegadaian menggunakan                               To support our core business process, Pegadaian uses water
air uji sebagai bagian dari proses pengukuran kadar emas                                testing to assess the gold content used as collateral by
yang dijadikan jaminan oleh nasabah. Pengujian kadar emas                               customers. The assessment of gold content is a crucial stage
merupakan tahapan krusial dalam operasional Pegadaian,                                  in Pegadaian’s operations, given that approximately 97% of
mengingat sekitar 97% barang jaminan gadai yang dikelola                                the collateral handled by the Company comprises gold bars
Perusahaan berupa emas batangan dan perhiasan.                                          and jewelry.

Sejalan dengan tingginya proporsi jaminan emas tersebut,                                Considering the high proportion of gold collateral, Pegadaian
Pegadaian memberikan perhatian khusus terhadap akurasi                                  places particular emphasis on the accuracy and safety of the
dan keamanan proses pengujian. Pengukuran kadar emas                                    testing process. Gold content measurements are performed
dilakukan oleh karyawan yang telah memiliki sertifikasi                                 by employees who have special certification and expertise,
dan kompetensi khusus, dengan menggunakan air uji yang                                  utilizing test water consisting of two chemical compounds,
terdiri atas dua jenis senyawa kimia, yaitu larutan asam                                namely nitric acid (HNO₃) and hydrochloric acid (HCl).
nitrat (HNO₃) dan asam klorida (HCl).

Hingga 31 Desember 2025, total penggunaan air uji tercatat                              As of 31 December 2025, the total volume of test water utilized
sebesar 3.080 liter, yang seluruhnya digunakan untuk                                    was recorded at 3,080 liters. All of this water was used to
mendukung proses pengujian kadar emas secara terkendali                                 facilitate the gold content testing process in a controlled
dan sesuai dengan prosedur operasional yang berlaku.                                    manner, strictly adhering to applicable operational procedures.




204                         IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 205
Tabel Penggunaan Air Uji Emas
Table Usage for Gold Test Water

                Deskripsi                       Satuan
                                                                                2025                                2024              2023
               Description                       Unit
 Larutan asam nitrat (HNO3)                      Liter
                                                                               2.464                                1.722             5.322
 Nitric acid solution (HNO3)                     Liter
 Larutan asam klorida (HCl)                      Liter
                                                                                 616                                430               3.547
 Hydrochloric acid solution (HCl)                Liter
 Jumlah
                                                                               3.080                                2.152             8.869
 Total

Keterangan | Note:
*Restatement untuk angka penggunaan air uji emas tahun 2024 karena karena adanya perubahan metodologi dalam pengumpulan data.
*Restatement of Usage for Gold Test Water 2024 due to changes in data collection and methodology.




Aspek Keanekaragaman Hayati [OJK B.2]
Biodiversity Aspects
Pegadaian berkomitmen untuk berperan aktif dalam                                     Pegadaian is committed to playing an active role in maintaining
menjaga kualitas lingkungan melalui penerapan berbagai                               environmental quality through the implementation of
kebijakan dan program pelestarian yang dilaksanakan                                  diverse sustainable conservation policies and programs. This
secara berkelanjutan. Komitmen tersebut mencakup upaya                               commitment includes efforts to protect and preserve biodiversity
perlindungan dan pelestarian keanekaragaman hayati sebagai                           as part of the Company’s environmental responsibility.
bagian dari tanggung jawab lingkungan Perusahaan.

Dalam konteks penilaian materialitas keberlanjutan,                                  In the context of assessing sustainability materiality, the
isu biodiversitas sesungguhnya tidak termasuk sebagai                                issue of biodiversity is not considered a material or relevant
topik yang material dan relevan bagi model bisnis serta                              topic for Pegadaian’s business model or operational impact.
dampak operasional Pegadaian. Hal ini disebabkan oleh                                This is attributable to the characteristics of Pegadaian’s
karakteristik usaha Pegadaian yang bergerak di sektor                                business, which are focused on the financial services sector
jasa keuangan, tanpa aktivitas operasional yang berkaitan                            and do not involve activities directly related to land use, land-
langsung dengan pemanfaatan lahan, perubahan fungsi                                  use changes, or activities that have the potential to cause
kawasan, ataupun kegiatan yang berpotensi menimbulkan                                significant pressure on natural ecosystems.
tekanan signifikan terhadap ekosistem alam.

Meskipun demikian, Pegadaian tetap menyadari pentingnya                              Nevertheless, Pegadaian remains aware of the significance
pelestarian keanekaragaman hayati sebagai bagian dari                                of biodiversity conservation as an integral component of
tanggung jawab sosial dan lingkungan perusahaan. Oleh                                the Company’s social and environmental responsibilities.
karena itu, Pegadaian tetap menunjukkan komitmen dukungan                            Consequently, Pegadaian consistently demonstrates our
terhadap upaya perlindungan lingkungan melalui program-                              commitment to environmental protection initiatives through
program kolaboratif bersama BUMN dan pemerintah daerah                               collaborative programs with state-owned enterprises and local
setempat, antara lain keikutsertaan Pegadaian dalam Program                          governments. This includes participation in the Mangrove
Penanaman Mangrove yang menjadi inisiatif penghijauan dan                            Planting Program, an initiative aimed at greening and
rehabilitasi ekosistem mangrove di berbagai wilayah pesisir                          rehabilitating mangrove ecosystems across various coastal
Indonesia untuk menjaga kualitas lingkungan, mencegah                                regions of Indonesia to maintain environmental quality, prevent
abrasi, serta meningkatkan keberlanjutan ekosistem pesisir.                          abrasion, and improve the sustainability of coastal ecosystems.

Kontribusi ini dilakukan sebagai bentuk keterlibatan                                 This contribution is part of Pegadaian’s proactive involvement
aktif Pegadaian dalam inisiatif nasional pembangunan                                 in national sustainable development initiatives, despite the
berkelanjutan, meskipun topik biodiversitas tidak menjadi                            fact that biodiversity does not directly correlate to Pegadaian’s
dampak langsung dari kegiatan usaha utama Pegadaian.                                 primary business activities. Through this approach, Pegadaian
Dengan pendekatan tersebut, Pegadaian memastikan bahwa                               ensures that the principle of sustainability remains embedded
prinsip keberlanjutan tetap terintegrasi dalam operasi dan                           within the company’s operations and strategies while
strategi perusahaan, sekaligus mendukung upaya pelestarian                           simultaneously supporting environmental conservation efforts
lingkungan hidup di Indonesia.                                                       across Indonesia.


                                                Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t                                205
Page 206
Pengelolaan Lingkungan yang Berkelanjutan
Sustainable Environmental Management




Dampak dari Wilayah Operasional yang Dekat atau Berada
di Daerah Konservasi atau Memiliki Keanekaragaman Hayati dan
Usaha Konservasi Keanekaragaman Hayati [OJK F.9, F.10]
Impact of Operational Areas that are Close to or Located
in Conservation Areas or have Biodiversity and Biodiversity
Conservation Efforts

Pegadaian secara konsisten memastikan bahwa seluruh                                     Pegadaian consistently ensures that none of our operational
wilayah operasionalnya tidak berada di dalam maupun                                     areas are located within or adjacent to conservation areas
berdekatan dengan kawasan konservasi atau area yang                                     or regions designated for protected biodiversity values.
memiliki nilai keanekaragaman hayati yang dilindungi.                                   Thus, throughout 2025, there were no operational activities
Dengan demikian, sepanjang tahun 2025 tidak terdapat                                    conducted by the Company that intersected with conservation
kegiatan operasional Perusahaan yang bersinggungan                                      areas.
dengan wilayah konservasi.

Berdasarkan kondisi tersebut, aktivitas operasional                                     Based on these conditions, the Company’s operational
Perusahaan tidak menimbulkan dampak negatif yang                                        activities did not have a significant negative impact on
signifikan terhadap keanekaragaman hayati. Meskipun                                     biodiversity. Nevertheless, Pegadaian continues to strive
demikian, Pegadaian tetap berupaya memberikan                                           to make a positive contribution through various initiatives
kontribusi positif melalui berbagai inisiatif dan program                               and programs that support biodiversity conservation and
yang mendukung upaya konservasi dan pelestarian                                         preservation efforts, including:
keanekaragaman hayati, antara lain melalui:
1. Transplantasi karang di Kawasan Dego-Degona Bira,                                    1. Coral transplantation was conducted in the Dego-Degona
   Desa Darubiah, Kecamatan Bonto Bahari, Bulukumba,                                       Bira region, Darubiah Village, Bonto Bahari District,
   Sulawesi Selatan. Kegiatan ini dilaksanakan menjelang                                   Bulukumba, South Sulawesi. This activity was carried out
   World Habitat Day dan bertujuan untuk melestarikan                                      prior to World Habitat Day and aimed to preserve coral
   terumbu karang serta meningkatkan kesadaran                                             reefs while raising public awareness of the importance of
   masyarakat akan pentingnya ekosistem laut                                               marine ecosystems
2. Pelestarian lingkungan melalui serangkaian kegiatan                                  2. Environmental preservation through a series of tree-
   penanaman pohon di berbagai daerah di Indonesia                                         planting activities across diverse regions of Indonesia.




206                         IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 207
                        Komitmen Pegadaian Menjadi Agen Perubahan
                           untuk Menjaga Kelestarian Lingkungan
                     Pegadaian’s Commitment to Being an Agent of Change
                               for Environmental Sustainability


Pegadaian menegaskan perannya tidak hanya sebagai                           Pegadaian affirms its role not only as a financial service
penyedia layanan keuangan, tetapi juga sebagai agen                         provider but also as an agent of change that actively
perubahan yang berkontribusi aktif dalam menjaga                            contributes to environmental sustainability. This commitment
kelestarian lingkungan. Komitmen tersebut tercermin                         is reflected in various sustainability initiatives, including
dalam berbagai inisiatif keberlanjutan, termasuk upaya                      efforts to protect marine ecosystems and coastal regions as
perlindungan ekosistem laut dan wilayah pesisir sebagai                     part of the Company’s environmental responsibility.
bagian dari tanggung jawab lingkungan Perusahaan.
Dalam rangka memperingati World Habitat Day 2025 yang                       In commemoration of World Habitat Day 2025, held on
diselenggarakan di Pulau Harapan, Kepulauan Seribu,                         Harapan Island in the Thousand Islands, Pegadaian placed
Pegadaian menempatkan keberlanjutan laut dan habitat                        marine sustainability and coastal habitats. Through this
pesisir sebagai fokus utama kegiatan. Melalui inisiatif ini,                initiative, Pegadaian strives to support the realization of a
Pegadaian berupaya mendukung terwujudnya ekosistem                          healthy, productive, and sustainable marine ecosystem that
laut yang sehat, produktif, dan berkelanjutan, sehingga                     benefits both present and future generations.
dapat terus memberikan manfaat bagi generasi masa kini
dan mendatang.
Mengusung tema “Hijaukan Lingkungan, MengEmaskan                            Under the theme “Green the Environment, Secure the Future
Masa Depan bersama Pegadaian”, kegiatan World Habitat                       with Pegadaian,” the World Habitat Day 2025 event is part of
Day 2025 menjadi bagian dari implementasi prinsip                           the implementation of Environmental, Social, and Governance
Environmental, Social, and Governance (ESG), khususnya                      (ESG), with a particular emphasis on the environmental
pada aspek lingkungan. Dalam pelaksanaannya, Pegadaian                      aspect. In its implementation, Pegadaian planted 1,000
melakukan penanaman 1.000 bibit mangrove sebagai upaya                      mangrove seedlings to rehabilitate coastal habitats and
pemulihan habitat pesisir dan penguatan perlindungan                        strengthen natural coastal protection, accompanied by coral
alami garis pantai, disertai dengan kegiatan transplantasi                  reef transplantation and turtle release activities as part of
terumbu karang serta pelepasan tukik sebagai bagian dari                    marine ecosystem conservation.
konservasi ekosistem laut.




                                       Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t                                    207
Page 208
Pengelolaan Lingkungan yang Berkelanjutan
Sustainable Environmental Management




Aspek Emisi
Emission Aspects

Pegadaian berkomitmen untuk menjalankan kegiatan                                        Pegadaian is committed to executing our operational
operasional yang berlandaskan prinsip keberlanjutan,                                    activities in accordance with the principles of sustainability,
termasuk melalui penerapan pengelolaan energi yang                                      which includes the implementation of responsible
bertanggung jawab sebagai bagian dari upaya mitigasi                                    energy management as part of its initiatives to mitigate
dampak lingkungan. Salah satu fokus utama Perusahaan                                    environmental impacts. A primary focus of the Company is
adalah pengendalian emisi karbon dioksida (CO₂), sejalan                                the regulation of carbon dioxide (CO₂) emissions, aligning
dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable                                    with the Sustainable Development Goals (SDGs) and national
Development Goals/SDGs) serta komitmen nasional dalam                                   commitments to address the challenges of climate change.
menghadapi tantangan perubahan iklim.



Jumlah dan Intensitas Emisi yang Dihasilkan Berdasarkan Jenisnya
[OJK B.2][OJK F.11][GRI 305-1, 305-2, 305-3, 305-4]

Amount and Intensity of Emissions Generated by Type

Pegadaian menyadari bahwa perubahan iklim dan                                           Pegadaian recognizes that climate change and global
pemanasan global merupakan isu global yang menjadi                                      warming are shared concerns, including within the business
perhatian bersama, termasuk bagi pelaku usaha.                                          sector. The increase in greenhouse gas (GHG) emissions,
Meningkatnya emisi gas rumah kaca (GRK), yang antara                                    which result from activities such as electricity consumption
lain bersumber dari penggunaan energi listrik dan bahan                                 and fuel oil usage, contributes to climate change.
bakar minyak (BBM), berkontribusi terhadap terjadinya
perubahan iklim tersebut.

Sejalan dengan komitmen Perusahaan dalam menjaga                                        In line with the Company’s commitment to environmental
kelestarian lingkungan, Pegadaian telah melakukan                                       preservation, Pegadaian has calculated GHG emissions
perhitungan emisi GRK yang dihasilkan dari aktivitas                                    generated from its operational activities. This calculation
operasional. Perhitungan emisi mencakup Emisi GRK                                       includes Scope 1 (direct) and Scope 2 (indirect) GHG
Cakupan 1 (langsung) dan Cakupan 2 (tidak langsung),                                    emissions, as well as a portion of Scope 3 emissions, based
serta sebagian Cakupan 3 sesuai dengan ketersediaan data.                               on available data.

Emisi GRK Cakupan 1 bersumber dari aktivitas mobile                                     Scope 1 GHG emissions originate from mobile combustion,
combustion, stationary combustion, dan penggunaan                                       stationary combustion, and refrigerant utilization. Conversely,
refrigeran. Sementara itu, emisi dari konsumsi energi                                   emissions from electricity consumption are classified as
listrik diklasifikasikan sebagai Emisi GRK Cakupan 2.                                   Scope 2 GHG emissions. All emissions calculations are
Seluruh perhitungan emisi didasarkan pada akumulasi                                     derived from the accumulation of energy consumption
penggunaan energi di seluruh wilayah operasional                                        across the Company’s entire operational area. As of the end of
Perseroan. Hingga akhir tahun 2025, Perusahaan belum                                    2025, the Company has not included emissions arising from
melakukan perhitungan emisi yang berasal dari aktivitas                                 customer or client activities.
nasabah atau pelanggan.

Perhitungan Emisi GRK Cakupan 1 yang berasal dari                                       The calculation of Scope 1 GHG emissions from mobile
mobile combustion dilakukan dengan mengacu pada                                         combustion is conducted in accordance with the methodology
metodologi yang ditetapkan oleh Intergovernmental Panel                                 established by the Intergovernmental Panel on Climate
on Climate Change (IPCC) menggunakan pendekatan Tier                                    Change (IPCC), employing the Tier 1 approach. This approach
1. Pendekatan ini merupakan metode perhitungan yang                                     is the most commonly used calculation method, which
paling umum digunakan, dengan cara mengalikan jumlah                                    involves multiplying the amount of fuel consumed by the
konsumsi bahan bakar dengan faktor emisi CO₂ standar                                    IPCC standard CO₂ emission factor of 69,300 kg/TJ.
IPCC sebesar 69.300 kg/TJ.




208                         IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 209
Perhitungan emisi dari stationary combustion juga dilakukan                          Emissions resulting from stationary combustion are also
berdasarkan jumlah bahan bakar yang digunakan dalam                                  calculated using the IPCC Tier 1 methodology, utilizing an
kegiatan operasional, dengan mengacu pada metodologi                                 emission factor of 74,100 kg/TJ, derived from the quantity of
IPCC Tier 1 menggunakan faktor emisi sebesar 74.100 kg/TJ.                           fuel used during operational activities.

Sementara itu, perhitungan emisi yang berasal dari                                   Meanwhile, emissions from the use of refrigerants in air
penggunaan refrigeran pada sistem pendingin udara (AC)                               conditioning (AC) systems are calculated using the GHG
dilakukan dengan mengacu pada metode yang diterbitkan                                Protocol’s method for hydrofluorocarbon (HFC) emissions.
oleh GHG Protocol untuk emisi hydrofluorocarbon (HFC).                               The calculation focuses on operational emissions during AC
Perhitungan difokuskan pada emisi operasional yang                                   use, with a Global Warming Potential (GWP) value of 2,256 for
dihasilkan selama penggunaan AC, dengan menggunakan                                  the R-410A refrigerant.
nilai Global Warming Potential (GWP) sebesar 2.256 untuk
jenis refrigeran R-410A.

Tabel Emisi GRK Cakupan 1 (BBM) yang Digunakan
Table of Scope 1 GHG Emissions (Fossil Fuels) Used

                Sumber Emisi GRK                          Satuan
                                                                                             2025                     2024                  2023
               GHG emission sources                        Unit
 Mobile Combustion                                      Ton Co2eq                           4.449                    3.852,17              3,986.38
 Stationary Combustion                                  Ton Co2eq                              41                     65,04                 31,49
 Refrigerant                                            Ton Co2eq                         2.205,43                   2.018,40              1.802,10
 Jumlah
                                                        Ton Co2eq                         6.695,43                  5.935,61              5.819,97
 Total

 Keterangan | Note:
 Gas yang termasuk dalam perhitungan berupa CO₂, CH₄ dan N₂O
 Gases included in the calculation are CO₂, CH₄, and N₂O.


Emisi GRK Cakupan 2 dihitung dari konsumsi energi listrik                            Scope 2 GHG emissions are calculated from the consumption
yang dibeli dan digunakan di seluruh jaringan kantor                                 of electricity purchased and used throughout the Company’s
Perusahaan, meliputi kantor pusat, kantor wilayah, kantor                            entire office network, including the head office, regional offices,
area, hingga kantor cabang. Penggunaan listrik tersebut                              area offices, and branch offices. This electricity consumption
mencakup kebutuhan penerangan, peralatan kerja, sistem                               includes lighting, work equipment, air conditioning systems,
pendingin udara, serta perangkat operasional lainnya.                                and other operational devices

Perhitungan emisi dilakukan dengan mengalikan total                                  Emissions are calculated by multiplying total electricity
konsumsi listrik dengan faktor emisi yang mengacu pada                               consumption by the emission factor referred to in ISO 14064-
ISO 14064-1, yaitu sebesar 790 gCO₂/kWh.                                             1, which is 790 gCO₂/kWh

Kenaikan emisi Cakupan 1 dan Cakupan 2 disebabkan oleh                               The increase in Scope 1 and Scope 2 emissions is primarily
ekspansi bisnis Perusahaan yang meningkatkan aktivitas                               driven by the Company’s business expansion, which has led
operasional dan cakupan layanan. Ekspansi tersebut                                   to higher operational activities and broader service coverage.
berdampak pada meningkatnya konsumsi BBM untuk                                       This expansion has resulted in increased fuel consumption for
operasional serta penggunaan listrik di berbagai fasilitas.                          operational purposes and higher electricity usage across various
Kondisi ini sejalan dengan bertambahnya skala dan intensitas                         facilities. Such increases are aligned with the growth in the scale
kegiatan operasional Perusahaan. [OJK F.12][GRI 305-1, 305-2]                        and intensity of the Company’s operations. [OJK F.12][GRI 305-1, 305-2]


Tabel Emisi GRK Cakupan 2 (Listrik) yang Dihasilkan
Table of Scope 2 (Electricity) GHG Emissions Generated Information:
 Sumber Emisi GRK                                     Satuan
                                                                                                2025                    2024                 2023
 GHG emission sources                                  Unit
 Listrik
                                                        kWh                                 44.968.457              28.396.887,22       22.094.823,85
 Electricity
 Jumlah
                                                    Ton Co2eq                                  35.525                22.433,54            14.454,91
 Total
 Keterangan | Note:
 Gas yang termasuk dalam perhitungan berupa CO₂, CH₄ dan N₂O
 Gases included in the calculation are CO₂, CH₄, and N₂O.


                                                Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t                                     209
Page 210
Pengelolaan Lingkungan yang Berkelanjutan
Sustainable Environmental Management




Tabel Intensitas Emisi GRK Cakupan 1 dan Cakupan 2
Table of GHG Emission Intensity Scope 1 and Scope 2

 Keterangan                                                         Satuan
                                                                                                           2025                   2024            2023
 Description                                                         Unit
 Emisi GRK Cakupan 1
                                                                  Ton CO2-eq                            6.695,43                5.935,61         5.819,97
 GHG emissions Scope 1
 Emisi GRK Cakupan 2
                                                                  Ton CO2-eq                              35.525                22.433,54       14.454,91
 GHG emissions Scope 2
 Jumlah
                                                                  Ton CO2-eq                           42.220,43                28.369,15       20.274,88
 Total
 Pendapatan                                                Dalam Miliar Rupiah
                                                                                                          89.582                  38.616          24.434
 Revenue                                                      In Billion Rupiah
 Total Produksi                                          Ribu Unit Rekening Aktif
                                                                                                          18.317                  15.787          14.999
 Total Production                                    Thousand of Active Account Units
 Intensitas Emisi GRK /Miliar Rupiah                    Ton CO2-eq/ Miliar Rupiah
                                                                                                            0,47                   0,73            0,83
 GHG Emission Intensity /Billion Rupiah                  Ton CO2-eq/Bilion Rupiah
                                                   Ton CO2-eq/Ribu Unit Rekening Aktif
 Intensitas Emisi GRK/Produksi
                                                          Ton CO2-eq/Thousand of                            2,30                   1,80            1,35
 GHG Emission Intensity/Production
                                                            Active Account Units
Keterangan | Note:
Gas yang termasuk dalam perhitungan berupa CO₂, CH₄ dan N₂O
Gases included in the calculation are CO₂, CH₄, and N₂O.



Perusahaan juga melakukan perhitungan Emisi GRK Cakupan 3                               The company also calculates Scope 3 GHG emissions for
untuk kategori 1 dan kategori 6. Emisi GRK Cakupan 3 Kategori                           categories 1 and 6. Scope 3 emissions for Category 1 stem from
1 berasal dari pembelian barang dan jasa, yang mencakup                                 the purchase of goods and services and include all upstream
seluruh emisi hulu (cradle-to-gate) dari proses ekstraksi,                              emissions (cradle-to-gate) associated with the extraction,
produksi, hingga transportasi barang dan jasa yang dibeli                               production, and transportation of goods and services purchased
oleh Perusahaan selama periode pelaporan. Faktor emisi                                  by the Company during the reporting period. The emission
yang digunakan dalam perhitungan ini adalah 790 gCO₂/kWh.                               factor applied in this calculation is 790 gCO₂/kWh.
Emisi GRK Cakupan 3 Kategori 6 berasal dari perjalanan                                  Scope 3 GHG emissions for Category 6 originate from
dinas karyawan untuk kepentingan bisnis, yang menggunakan                               employee business travel using transportation not owned
sarana transportasi yang tidak dimiliki atau dioperasikan oleh                          or operated by the Company. The emission factor applied is
Perusahaan. Faktor emisi yang digunakan adalah sebesar                                  90.95 gCO₂e per passenger-kilometer.
90,95 gCO₂e per penumpang-kilometer.
Pada tahun 2025, total emisi GRK Cakupan 3 sebesar                                      In 2025, total Scope 3 greenhouse gas (GHG) emissions amounted
1.174,73 tCO2eq, meningkat dibandingkan tahun 2024                                      to 1,174.73 tCO₂eq, representing an increase compared to 2024,
sebesar 395,14 tCO2eq. Peningkatan ini dipengaruhi oleh                                 which recorded 395.14 tCO₂eq. This increase was influenced by
perubahan metodologi perhitungan untuk Cakupan 3                                        changes in the calculation methodology for Scope 3 Category
Kategori 1 (Barang & Jasa yang Dibeli) dan Kategori 6                                   1 (Purchased Goods and Services) and Category 6 (Business
(Perjalanan Dinas), serta tingginya aktivitas perjalanan                                Travel), as well as elevated business travel activity during the
dinas. Rincian jumlah dan intensitas Emisi GRK Cakupan 3                                year. Details on the amount and intensity of Scope 3 GHG
disajikan pada tabel berikut:                                                           emissions are presented in the table below:

Tabel Emisi GRK Cakupan 3 [GRI 305-4]
Table of Scope 3 GHG Emissions
 Keterangan                                                        Satuan
                                                                                                   2025                       2024               2023
 Description                                                        Unit
 Emisi GRK Cakupan 3-Kategori 1
                                                                Ton CO2-eq                        720,06                     167,62              39,15
 GHG emissions Scope 3- Category 1
 Emisi GRK Cakupan 3-Kategori 6
                                                                Ton CO2-eq                        454,67                     227,52             2.690,59
 GHG emissions Scope 3- Category 6
 Jumlah
                                                                Ton CO2-eq                       1.174,73                    395,14             2.729,74
 Total

Keterangan | Note:
Gas yang termasuk dalam perhitungan berupa CO₂, CH₄ dan N₂O
Gases included in the calculation are CO₂, CH₄, and N₂O.




210                         IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 211
Tabel Intensitas Emisi GRK Cakupan 1, Cakupan 2 dan Cakupan 3
Table of Scope 1, Scope 2 and Scope 3 GHG Emission Intensity

 Keterangan                                                 Satuan
                                                                                                        2025       2024              2023
 Description                                                 Unit
 Emisi GRK Cakupan 1
                                                         Ton CO2-eq                                   6.695,43   5.935,61          5.819,97
 GHG emissions Scope 1
 Emisi GRK Cakupan 2
                                                         Ton CO2-eq                                    35.525    22.433,54         14.454,91
 GHG emissions Scope 2
 Emisi GRK Cakupan 3
                                                         Ton CO2-eq                                   1.174,73    395,14            2.729,74
 GHG emissions Scope 3
 Jumlah
                                                         Ton CO2-eq                                  43.395,16   28.764,29         23.004,62
 Total
 Pendapatan                                        Dalam Miliar Rupiah
                                                                                                       89.582     38.616            24.434
 Revenue                                             In billion Rupiah
 Total Produksi                               Ribu Unit Rekening Aktif
                                                                                                       18,317     15.787            14.999
 Total Production                          Thousand of Active Account Units
 Intensitas Emisi GRK /Miliar Rupiah           Ton CO2-eq/ Miliar Rupiah
                                                                                                         0,48      0,75              0,94
 GHG Emission Intensity /Billion Rupiah         Ton CO2-eq/Bilion Rupiah
                                          Ton CO2-eq/Ribu Unit Rekening Aktif
 Intensitas Emisi GRK/Produksi
                                                Ton CO2-eq/Thousand of                                   2,37      1,82               1,53
 GHG Emission Intensity/Production
                                                  Active Account Units




Upaya dan Pencapaian Pengurangan Emisi yang Dilakukan [OJK F.12, GRI 305-5]
Efforts and Achievements in Emission Reduction
Pegadaian menyadari bahwa konsumsi energi dalam                                  Pegadaian recognizes that energy consumption in our
aktivitas operasional berkontribusi terhadap pembentukan                         operational activities contributes to GHG emissions. Therefore,
emisi gas rumah kaca (GRK). Oleh karena itu, Perusahaan                          the Company continuously implements various initiatives to
secara berkelanjutan menerapkan berbagai inisiatif untuk                         control and reduce emissions, reflecting our commitment to
mengendalikan dan menurunkan emisi yang dihasilkan                               responsible environmental management.
sebagai bagian dari komitmen terhadap pengelolaan
lingkungan yang bertanggung jawab.

Salah satu upaya yang dilakukan adalah penerapan                                 One of these initiatives is a policy to use leased operational
kebijakan penggunaan kendaraan operasional sewaan yang                           vehicles that have passed emission tests and are no older than
telah lulus uji emisi, dengan ketentuan usia kendaraan                           five years. This policy aims to ensure the use of more efficient
maksimal lima tahun. Kebijakan ini bertujuan untuk                               and environmentally friendly vehicles. In addition, emission
memastikan penggunaan kendaraan yang lebih efisien dan                           reduction efforts are carried out in an integrated manner
ramah lingkungan. Selain itu, upaya pengurangan emisi                            through the implementation of energy efficiency programs,
juga dilakukan secara terintegrasi melalui pelaksanaan                           as described in the Energy Aspect in this Sustainability
program efisiensi energi, sebagaimana telah diuraikan                            Report.
pada Aspek Energi dalam Laporan Keberlanjutan ini.

Hingga tahun 2025, Perusahaan belum menetapkan tahun                             As of 2025, the Company has not yet established a baseline
dasar (baseline) emisi GRK yang dikarenakan angka emisi                          for GHG emission due to the emission figures from prior years
yang dihasilkan pada tahun sebelumnya belum mendekati                            have not yet approximated actual emissions. Nevertheless, to
angka aktual. Namun demikian, untuk mengevaluasi                                 assess the effectiveness of the emission reduction initiatives
efektivitas upaya penurunan emisi yang telah dilaksanakan,                       implemented, the Company conducts a comparative analysis
Perusahaan melakukan analisis perbandingan kinerja emisi                         of emission performance relative to the previous year. Based
dengan tahun sebelumnya. Berdasarkan hasil evaluasi                              on this analysis, in 2025, the Company’s GHG emission
tersebut, pada tahun 2025 intensitas emisi GRK Perusahaan                        intensity was 0.48 tons of CO₂e per billion rupiah, a decrease
tercatat sebesar 0,48 ton CO₂e per miliar rupiah, menurun                        from 2024, which was 0.75 tons of CO₂e per billion rupiah.
dibandingkan dengan tahun 2024 yang sebesar 0,75 ton CO₂e                        This reduction underscores the positive impact of various
per miliar rupiah. Penurunan ini mencerminkan dampak                             energy efficiency and emission management initiatives
positif dari berbagai inisiatif efisiensi energi dan pengelolaan                 implemented.
emisi yang telah diterapkan.

                                            Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t                                  211
Page 212
Pengelolaan Lingkungan yang Berkelanjutan
Sustainable Environmental Management




     Net Zero Roadmap Pegadaian                                                         Pegadaian Net Zero Roadmap

     Sebagai bagian dari komitmen jangka panjang terhadap                               As part of our long-term commitment to the mitigation
     mitigasi perubahan iklim, Pegadaian telah menyusun                                 of climate change, Pegadaian has compiled projections
     proyeksi inventarisasi emisi GRK hingga tahun                                      for a GHG emissions inventory through the year 2065,
     2065, termasuk identifikasi dan penetapan proyek-                                  which includes the identification and establishment of
     proyek dekarbonisasi. Proyeksi emisi GRK tersebut                                  decarbonization projects. These GHG emissions projections
     dikombinasikan dengan proyeksi pengurangan emisi GRK                               are integrated with GHG reduction projections resulting
     yang dihasilkan dari berbagai inisiatif pengendalian emisi.                        from various emissions control initiatives.

     Kedua proyeksi tersebut diakumulasikan secara tahunan                              Both projections are accumulated annually to illustrate
     untuk menggambarkan lintasan pencapaian net zero.                                  the pathway to net zero. Net zero will be achieved when
     Kondisi net zero akan tercapai ketika akumulasi                                    the cumulative GHG emission reductions surpass the total
     pengurangan emisi GRK telah melampaui akumulasi                                    GHG emissions generated. Details regarding the data
     emisi GRK yang dihasilkan. Rincian data dan skema                                  and the scheme for achieving net zero are presented in
     pencapaian net zero disajikan dalam bentuk tabel dan                               the tables and graphs included in the appendix of this
     grafik yang tercantum pada bagian lampiran Laporan                                 Sustainability Report.
     Keberlanjutan ini.

     Penyusunan Net Zero Roadmap Pegadaian didasarkan                                   The preparation of Pegadaian’s Net Zero Roadmap is based
     pada prinsip Science Based Targets (SBT) yang                                      on the Science Based Targets (SBT) principle developed by
     dikembangkan oleh Science Based Targets initiative                                 the Science Based Targets initiative (SBTi). This approach
     (SBTi). Pendekatan ini memberikan kerangka ilmiah bagi                             provides a scientific framework enabling the Company to
     Perseroan dalam menetapkan target pengurangan emisi                                set emission reduction targets aligned with the goals of
     yang selaras dengan tujuan Paris Agreement, sekaligus                              the Paris Agreement. Furthermore, it supports climate
     mendukung pengelolaan risiko perubahan iklim dan                                   change risk management and strengthening business
     penguatan keberlanjutan bisnis.                                                    sustainability.

     Perusahaan telah menetapkan Net Zero Roadmap untuk                                 The company has set Net Zero Roadmap for the period
     periode tahun 2062 hingga 2065. Berdasarkan hasil                                  extending from 2062 to 2065. Based on meticulous
     perhitungan dan proyeksi yang dilakukan, Perusahaan                                calculations and projections, the company aims to achieve
     menargetkan pencapaian net zero emission pada tahun                                net zero emissions by the year 2062. The setting of 2062
     2062. Penetapan tahun 2062 sebagai target net zero                                 as the net zero target is grounded in various strategic
     didasarkan pada sejumlah pertimbangan strategis, yaitu:                            considerations, specifically:
     •    Target net-zero pemerintahan Indonesia yang                                   •    The Indonesian government’s goal of achieving
          selaras dengan Paris Agreement dan dituangkan                                      net-zero emissions by 2060, aligned with the Paris
          dalam     Enhanced       Nationally    Determined                                  Agreement and outlined in the Enhanced Nationally
          Contribution (E-NDC) adalah pada tahun 2060.                                       Determined Contribution (E-NDC).
     •    Target net zero oleh perusahaan holding PT Bank                               •    The net-zero target of the holding company PT Bank
          Rakyat Indonesia adalah pada tahun 2050.                                           Rakyat Indonesia is set for the year 2050.
     •    Reduksi emisi dari proyek dekarbonisasi yang sudah                            •    Emissions reductions from decarbonization projects
          didaftarkan dan dihitung menggunakan metode                                        that have been registered and calculated using
          yang konservatif.                                                                  conservative methodologies.

     Dalam skema net zero tersebut, akumulasi emisi GRK                                 Under this net zero scheme, the Company’s accumulated
     Perusahaan diproyeksikan mengalami peningkatan                                     GHG emissions are projected to increase in line with
     seiring dengan perkembangan aktivitas usaha. Namun                                 the growth of our business activities. Nonetheless, the
     demikian, akumulasi pengurangan emisi GRK juga                                     cumulative reduction in GHG emissions is also projected to
     diproyeksikan meningkat secara progresif dari tahun                                increase progressively each year. The point of intersection
     ke tahun. Titik perpotongan antara akumulasi emisi                                 between the accumulation of GHG emissions and the
     GRK dan akumulasi pengurangan emisi, yang menandai                                 accumulation of emission reductions—indicating the
     tercapainya kondisi net zero, diproyeksikan terjadi pada                           achievement of net zero—is anticipated to be reached in
     tahun 2062, sebagaimana ditampilkan dalam grafik                                   2062, as shown in the following Net Zero Roadmap graph:
     Net Zero Roadmap berikut:




212                         IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 213
                  Peta Net Zero PT Pegadaian Tahun 2062
                  Net Zero Map PT Pegadaian Year 2062




  Mengacu pada ketentuan Science Based Targets (SBT),                        Under the Science Based Targets (SBT) framework, interim
  penetapan interim target mensyaratkan adanya                               targets necessitate a minimum annual increase of 4.2%
  pertumbuhan reduksi emisi gas rumah kaca (GRK) yang                        in GHG emission reductions derived from decarbonization
  berasal dari proyek dekarbonisasi dengan laju minimum                      projects. In this context, the Company anticipates a
  sebesar 4,2% per tahun. Dalam konteks ini, Perusahaan                      significant reduction in emissions.
  menunjukkan proyeksi kinerja penurunan emisi yang
  signifikan.

  Pegadaian merencanakan capaian reduksi emisi sebesar                       Pegadaian aims to achieve emission reductions of 2,948
  2.948 tonCO₂e pada tahun 2026, yang selanjutnya                            tons of CO₂e by 2026, with an escalation to 18,291 tons
  meningkat menjadi 18.291 tonCO₂e pada tahun 2036.                          of CO₂e by 2036. Consequently, over a decade, there will
  Dengan demikian, selama periode sepuluh tahun, terdapat                    be a cumulative increase of 520%, corresponding to an
  peningkatan akumulatif sebesar 520%, atau setara dengan                    average annual growth rate of 52% per year, exceeding the
  rata-rata pertumbuhan 52% per tahun, yang melampaui                        minimum requirements set by the SBT.
  ketentuan minimum yang ditetapkan oleh SBT.

  Sejalan dengan komitmen jangka panjang tersebut,                           In line with this long-term commitment, the Company
  Perusahaan juga telah menetapkan target penurunan emisi                    has also set a target to reduce emissions by 53% by
  sebesar 53% hingga tahun 2036. Target ini merefleksikan                    2036. This target reflects the need for an average annual
  kebutuhan rata-rata penurunan emisi sebesar 5,3% per                       emission reduction of 5.3%, serving as the basis for the
  tahun, yang menjadi landasan dalam perencanaan dan                         planning and implementation of gradual and sustainable
  implementasi inisiatif dekarbonisasi secara bertahap dan                   decarbonization initiatives.
  berkelanjutan.




Pengendalian Emisi Penipis Lapisan Ozon [GRI 305-6]
Regulating Ozone Depleting Substance (ODS)

Pegadaian menyadari bahwa penggunaan peralatan                               Pegadaian recognizes that the utilization of equipment
yang mengandung bahan perusak lapisan ozon (Ozone                            containing ozone-depleting substances (ODS), such as
Depleting Substances/ODS), seperti chlorofluorocarbons                       chlorofluorocarbons   (CFCs),   hydrochlorofluorocarbons
(CFCs), hydrochlorofluorocarbons (HCFCs), halon, dan                         (HCFCs), halons, and methyl bromide, may contribute to
methyl bromide, dapat berkontribusi terhadap kerusakan                       environmental damage, climate change, and global warming.
lingkungan, perubahan iklim, serta pemanasan global.
                                                                             As part of our commitment to environmental conservation,
Sebagai bentuk komitmen terhadap perlindungan                                the Company has announced that by the conclusion of 2025,
lingkungan, hingga akhir tahun 2025, Perusahaan tidak                        will cease all production, importation, and exportation of
memproduksi, mengimpor, maupun mengekspor bahan-                             substances classified as ODS. To prevent their utilization
bahan yang tergolong sebagai ODS. Untuk menghindari                          in operational processes, the Company has implemented a


                                        Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t                           213
Page 214
Pengelolaan Lingkungan yang Berkelanjutan
Sustainable Environmental Management




penggunaannya dalam operasional, Perusahaan telah                                       centralized air conditioning system that does not produce
menerapkan penggunaan sistem pendingin udara sentral                                    CFCs and has ensured that all split air conditioning units and
yang tidak menghasilkan CFC, serta memastikan bahwa                                     internal server cooling systems are free of ozone-depleting
AC split dan sistem pendingin server internal seluruhnya                                substances.
bebas dari zat perusak ozon.

Selain itu, Perusahaan juga telah memastikan bahwa alat                                 Furthermore, the Company has ensured that the fire
pemadam api ringan (APAR) yang digunakan tidak lagi                                     extinguishers no longer contain halon-based extinguishing
mengandung bahan pemadam berbasis halon, sehingga lebih                                 agents, making them more environmental friendly and
ramah lingkungan dan selaras dengan prinsip keberlanjutan.                              aligning with sustainability principles.


Beban Emisi Non GRK [GRI 305-7]
Non-GHG Emissions
Hingga akhir tahun 2025, Pegadaian belum melakukan                                      As of the end of 2025, Pegadaian has not measured the
pengukuran atas beban emisi non-GRK yang dihasilkan                                     non-GHG emissions generated by our operational activities.
dari aktivitas operasional. Ke depan, Perusahaan akan                                   Looking ahead, the Company will consider developing a more
mempertimbangkan pengembangan sistem pengukuran                                         comprehensive measurement system to strengthen our overall
yang lebih komprehensif guna memperkuat pengelolaan                                     management and reporting of environmental impact.
dan pelaporan dampak lingkungan secara menyeluruh.


Aspek Limbah dan Efluen
Waste and Effluent Aspects
Pegadaian memandang pengelolaan limbah sebagai salah                                    Waste and effluent management is regarded by Pegadaian
satu aspek krusial dalam meminimalkan potensi dampak                                    as a crucial aspect in minimizing potential adverse effects
negatif terhadap lingkungan dan kesehatan manusia.                                      on the environment and public health. In alignment with
Sejalan dengan prinsip keberlanjutan serta dukungan                                     sustainability principles and the pursuit of the Sustainable
terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan                                    Development Goals (SDGs), the Company implements
(SDGs), Perseroan menerapkan tata kelola limbah yang                                    responsible waste disposal practices, with particular
bertanggung jawab, dengan perhatian khusus pada                                         emphasis on hazardous and toxic waste.
pengelolaan limbah bahan berbahaya dan beracun (B3).

Untuk memastikan kepatuhan terhadap peraturan yang                                      To ensure adherence to pertinent regulations, the Company
berlaku, Perusahaan bekerja sama dengan pihak ketiga                                    partners with third parties that hold the necessary permits
yang memiliki perizinan dan kompetensi dalam penanganan                                 and experienced in handling hazardous waste. Through
limbah B3. Melalui kerja sama tersebut, seluruh proses                                  these collaborations, all procedures—from segregation
pemilahan, pengangkutan, hingga pengolahan limbah                                       and transportation to waste treatment—are carried out in
dilakukan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan                                    compliance with applicable laws and regulations.
yang berlaku.


Jumlah Limbah dan Efluen yang Dihasilkan Berdasarkan Jenis [OJK F.13]
Amount of Waste and Effluent Generated by Category
Dalam kegiatan operasional sehari-hari, Perusahaan                                      In our daily operations, the Company generates both hazardous
menghasilkan limbah yang tergolong limbah B3 maupun                                     and non-hazardous waste. Hazardous waste includes used
non-B3. Limbah B3 antara lain meliputi oli bekas dan aki                                oil and batteries from operational vehicles, unused electronic
bekas kendaraan operasional, limbah elektronik yang tidak                               waste, and used packaging from air fresheners and various
terpakai, serta kemasan bekas pengharum ruangan dan                                     chemicals. Conversely, non-hazardous waste originates from
bahan kimia lainnya. Sementara itu, limbah non-B3 berasal                               office kitchen waste, paper waste, and other domestic waste
dari limbah dapur perkantoran, limbah kertas, serta                                     generated across all operational areas of the Company.
sampah domestik lainnya yang dihasilkan dari seluruh
wilayah operasional Perusahaan.



214                         IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 215
Hingga akhir tahun 2025, volume limbah non-B3 meningkat                        By the end of 2025, the volume of non-hazardous (non-B3) waste
sebesar 42% dibandingkan tahun 2024, yang disebabkan oleh                      increased by 42% compared to 2024. This increase was primarily
perpindahan kantor pusat dari Kantor Pegadaian Kenari                          driven by the relocation of the head office from the Pegadaian
ke Gade Tower yang memiliki kapasitas lebih besar serta                        Kenari Office to Gade Tower, which has a larger capacity and
mengonsolidasikan aktivitas operasional dalam satu lokasi.                     consolidates operational activities into one location.

Tabel Jumlah Limbah yang Dihasilkan
Table of Amount of Waste Generated

 Jenis
                                                                                           2025                       2024                      2023
 Type
 Limbah Non-B3 (Ton)
                                                                                         635,04                      445,92                    372,96
 Non-Hazardous Waste (Tons)
 Jumlah
                                                                                         635,04                      445,92                    372,96
 Total


Mekanisme Pengelolaan Limbah dan Efluen [OJK F.14]
Waste and Effluent Management Mechanism
Pegadaian menerapkan mekanisme pengelolaan limbah                              Pegadaian implements a structured and responsible waste
yang terstruktur dan bertanggung jawab sebagai bagian                          management mechanism as part of our commitment to
dari komitmen menjaga kualitas lingkungan operasional.                         maintaining the quality of our operational environment.
Pengelolaan limbah dilakukan melalui proses kategorisasi,                      Waste management is conducted through a categorization
yang mencakup limbah B3 serta limbah non-B3, dengan                            process that distinguishes between hazardous and non-
pendekatan pengelolaan yang disesuaikan berdasarkan                            hazardous waste, with management strategies tailored to the
karakteristik dan potensi dampaknya terhadap lingkungan.                       specific characteristics and potential environmental impacts.

Untuk limbah B3, yaitu bahan sisa pembangunan gedung                           The Company has delegated the complete transportation
di kantor pusat, Perusahaan menyerahkan seluruh proses                         and management process of hazardous waste, specifically
pengangkutan dan pengelolaan kepada pihak ketiga yang                          construction waste from the head office building, to a third-party
telah memiliki perizinan resmi dan menjalin kerja sama                         entity possessing official licensing and maintaining a cooperative
dengan Pegadaian. Sepanjang tahun 2025, Perusahaan                             relationship with Pegadaian. Throughout 2025, the Company
melakukan pengangkutan limbah B3 sebanyak 2 kali yang                          conducted two transports of hazardous waste, all arising from
berasal dari pembangunan gedung. Langkah ini memastikan                        building construction activities. This measure ensures that
pengelolaan limbah B3 dilakukan secara aman sesuai dengan                      hazardous waste is managed safely in accordance with applicable
ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.                           legal and regulatory requirements. It is noted that hazardous
Adapun limbah B3 dari kegiatan operasional tidak signifikan.                   waste generated from operational activities is negligible.

Sementara itu, pengelolaan limbah non-B3 difokuskan pada                       Meanwhile, non-hazardous waste management emphasizes
upaya daur ulang melalui kemitraan dengan komunitas                            recycling through partnerships with communities, supported
binaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL),                            by the Social and Environmental Responsibility (TJSL)
khususnya Bank Sampah. Limbah non-B3 yang dihasilkan                           program, notably the Waste Bank. Non-hazardous waste
dari seluruh wilayah operasional Perusahaan disalurkan                         generated across all of the Company’s operational areas is
kepada mitra binaan untuk didaur ulang dan dimanfaatkan                        allocated to partners for recycling and reuse as economically
kembali menjadi produk bernilai ekonomis. Pendekatan                           valuable products. This approach not only reduces the
ini tidak hanya mengurangi volume limbah yang berakhir                         volume of waste disposed of in landfills but also yields
di tempat pembuangan akhir, tetapi juga memberikan                             economic benefits to the community. The amount of non-
manfaat ekonomi bagi masyarakat. Adapun jumlah limbah                          hazardous waste recycled is detailed as follows:
non B3 yang didaur ulang sebagai berikut:

Tabel Daur Ulang Limbah Non B3
Table of Non Hazardous Waste Recycling
                                                                                                         Catatan | Note:
 Jenis                                                                                                   *Sampah dari Gade Tower
                                               2025                2024               2023
 Type                                                                                                    **Hasil perhitungan di Kantor Pusat sebelum
                                                                                                         penggabungan di Gade Tower, yaitu kantor Kenari
                                                                                                         dan Kantor Kramat Raya
 Limbah Non-B3 (Ton)                                                                                     *Trash from Gade Tower
                                                1,44               298,4               88,8
 Non-Hazardous Waste (Tons)                                                                              **Results of calculations at the Head Office before the
                                                                                                         merger at Gade Tower, namely the Kenari office and the
                                                                                                         Kramat Raya office

                                          Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t                                               215
Page 216
Pengelolaan Lingkungan yang Berkelanjutan
Sustainable Environmental Management




Penurunan tingkat daur ulang limbah non-B3 pada tahun                                   The decline in the recycling rate for non-hazardous waste
pelaporan dipengaruhi oleh perbedaan karakteristik                                      during the reporting year was influenced by variations in
aktivitas operasional dibandingkan tahun sebelumnya.                                    operational characteristics compared to the previous year. In
Pada tahun 2024, perusahaan melaksanakan pembangunan                                    2024, the Company carried out building construction activities
gedung yang menghasilkan timbulan limbah non-B3 dalam                                   that generated a substantial volume of non-hazardous waste.
jumlah signifikan, khususnya dari aktivitas konstruksi.                                 The majority of this waste was managed through a recycling
Sebagian besar limbah tersebut dapat dikelola melalui                                   scheme, resulting in an elevated recycling rate during that
skema daur ulang sehingga mendorong peningkatan                                         period.
capaian tingkat daur ulang pada periode tersebut.

Seiring dengan selesainya fase pembangunan dan                                          Following the completion of the construction phase and a
operasional yang kembali stabil pada tahun 2025, volume                                 return to stable operations in 2025, the volume of non-
timbulan limbah non-B3 cenderung lebih terkendali dan                                   hazardous waste generated was more controlled and
berada pada tingkat normal. Kondisi ini turut memengaruhi                               returned to normal levels. This condition also affected
dinamika pengelolaan serta persentase capaian daur ulang                                management dynamics and the percentage of recycling
dibandingkan tahun sebelumnya.                                                          achieved compared to the previous year.




                                     Program Memilah Sampah Menabung Emas (MSME)
                                       Waste Sorting and Gold Savings Program (MSME)

        Program Memilah Sampah Menabung Emas (MSME)                                     The Waste Sorting and Gold Savings Program (MSME) is
        merupakan inisiatif Perusahaan yang bertujuan                                   an initiative by the Company to increase public awareness
        meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat                               and engagement in waste management and to promote
        dalam pengelolaan sampah sekaligus mendorong inklusi                            financial inclusion through gold investment. The program
        keuangan berbasis investasi emas. Melalui program ini,                          gives the community an opportunity to accumulate gold
        masyarakat memperoleh kesempatan untuk menabung                                 as appreciation for their involvement in waste sorting and
        emas sebagai bentuk apresiasi atas keterlibatan mereka                          recycling activities.
        dalam kegiatan pemilahan dan daur ulang sampah.

        Pelaksanaan program MSME didukung oleh Sahabat Emas                             The implementation of the MSME program is supported by
        Peduli Sampah Indonesia (FORSEPSI), sebuah forum yang                           Sahabat Emas Peduli Sampah Indonesia (FORSEPSI), a forum
        berfokus pada penguatan kapasitas masyarakat dalam                              focused on strengthening community capacity in sustainable
        pengelolaan sampah berkelanjutan dengan menerapkan                              waste management through the application of the 5R
        prinsip 5R, yaitu Reuse, Reduce, Recycle, Replace, dan Replant.                 principles: Reuse, Reduce, Recycle, Replace, and Replant.
        Kolaborasi ini memperkuat ekosistem pengelolaan sampah                          This collaboration strengthens the community-based waste
        berbasis komunitas yang berorientasi pada keberlanjutan                         management ecosystem oriented toward environmental
        lingkungan dan peningkatan kesejahteraan sosial.                                sustainability and improved social welfare.

        Kegiatan utama dalam program ini mencakup:                                      The main activities in this program include:
        • Pendampingan 240 Bank Sampah di seluruh Indonesia.                            • Assistance provided to 240 Waste Banks across Indonesia.
        • Pemberian Tabungan Emas sebagai insentif bagi                                 • Provision of Gold Savings as an incentive for communities
            masyarakat yang aktif berpartisipasi.                                           that actively participate.
        • Literasi Keuangan dan Investasi Emas untuk edukasi                            • Financial literacy and gold investment education for
            masyarakat.                                                                     communities.
        • Perlombaan Inovasi Bank Sampah sebagai ajang                                  • The Waste Bank Innovation Competition serves as an
            penghargaan bagi inovasi pengelolaan sampah.                                    award for innovation in waste management practices.
        • Penguatan Sarana & Prasarana bank sampah yang                                 • Improving the facilities and infrastructure of the waste
            dibina.                                                                         banks under mentorship.
        • Inisiatif ramah lingkungan lainnya seperti Green Life Action                  • Other environmentally friendly initiatives include the Green Life
            Movement (GLAM) dan Inovasi Pengelolaan Sampah.                                 Action Movement (GLAM) and Waste Management Innovation.

        Hingga tahun 2025, program MSME telah berhasil                                  By 2025, the MSME program has successfully managed
        mengelola sebanyak 5.999.855 kilogram sampah organik                            5,999,855 kilogram of organic waste and 23,481,286 kilogram
        dan 23.481.286 kilogram sampah anorganik. Dari sisi                             of inorganic waste. In terms of social impact, the MSME
        dampak sosial, program MSME menghasilkan nilai                                  program has generated a Social Return on Investment
        Social Return on Investment (SROI) sebesar 1:11,19, yang                        (SROI) of 1:11.19, indicating that every investment of Rp1 can
        menunjukkan bahwa setiap investasi sebesar Rp1 mampu                            create social benefits worth Rp11,19. Through this initiative,
        menciptakan manfaat sosial senilai Rp 11,19. Melalui                            Pegadaian has made a tangible contribution to achieving
        inisiatif ini, Pegadaian berkontribusi nyata terhadap                           the Sustainable Development Goals (SDGs), particularly
        pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs),                             in environmental protection and community economic
        khususnya dalam aspek perlindungan lingkungan dan                               empowerment.
        pemberdayaan ekonomi masyarakat.




216                         IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 217
Tumpahan yang Terjadi [OJK F.15]
Occurred Spill

Sepanjang tahun 2025, Perusahaan tidak mencatat adanya                        Throughout 2025, the Company did not record any incidents
insiden tumpahan bahan kimia, minyak, maupun bahan                            of chemical, oil, or fuel spills that could potentially impact
bakar yang berpotensi menimbulkan dampak terhadap                             soil, water, air, biodiversity, or human health. This reflects
tanah, air, udara, keanekaragaman hayati, maupun                              the effectiveness of operational controls and the consistent
kesehatan manusia. Kondisi ini mencerminkan efektivitas                       application of environmental safety procedures.
pengendalian operasional dan penerapan prosedur
keselamatan lingkungan yang konsisten.



Aspek Pengaduan Terkait Lingkungan Hidup [OJK F.16]
Environmental Complaints Aspect

Selama tahun 2025, Perusahaan tidak menerima pengaduan                        Throughout 2025, the Company did not receive any complaints
yang berkaitan dengan aspek lingkungan hidup maupun                           related to environmental aspects or findings of violations
temuan pelanggaran terhadap ketentuan lingkungan yang                         of applicable environmental regulations. Additionally,
berlaku. Selain itu, Perusahaan juga tidak dikenakan sanksi                   the Company was not subject to administrative sanctions,
administratif, denda, maupun sanksi non-moneter akibat                        fines, or non-monetary sanctions for noncompliance with
ketidakpatuhan terhadap regulasi lingkungan. Capaian                          environmental regulations. This achievement demonstrates
ini menunjukkan bahwa kebijakan, program, dan praktik                         that the Company’s environmental management policies,
pengelolaan lingkungan yang diterapkan Perusahaan telah                       programs, and practices have been effective and sustainable.
berjalan secara efektif dan berkelanjutan.




                                         Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t                             217
Page 218
Pengembangan SDM yang Unggul
Development of Superior Human Resources




Pengembangan
SDM yang
Unggul
Development of Superior
Human Resources




218                         IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK
                                                    IN OVASI
                                                        YAN GINBE
                                                                KLU
                                                                  R KE
                                                                     SIF,
                                                                       LAND A
                                                                             JU TA NK | YA
                                                                               MPA          N G B EI R
                                                                                         I NCLUS     VEKEI L A N J U TAI O
                                                                                                           NNOVAT        NN, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 219
Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t   219
Page 220
Pengembangan SDM yang Unggul
Development of Superior Human Resources




Pengembangan
SDM yang Unggul
Development of Superior Human Resources




               Pegadaian menempatkan karyawan sebagai motor
               penggerak keberlanjutan. Oleh karena itu, Perusahaan
               berkomitmen mengelola SDM secara bertanggung
               jawab melalui pengembangan kompetensi, hubungan
               kerja yang harmonis, serta penciptaan lingkungan kerja
               yang aman, inklusif, dan berkeadilan.
               Pegadaian places our employees as the driving force behind sustainability.
               Therefore, the Company is committed to managing our human resources
               responsibly through competency development, harmonious working
               relationships, and creating a safe, inclusive, and fair work environment.




Komitmen dan Kebijakan
Commitment and Policy
Bagi Pegadaian, karyawan merupakan aset strategis yang                                  For Pegadaian, employees are regarded as a strategic asset
memiliki peran penting dalam menjaga dan memperkuat                                     that plays a crucial role in maintaining and strengthening
keberlanjutan bisnis. Peran karyawan tidak hanya terbatas                               business sustainability. Their role extends beyond operational
pada pelaksanaan kegiatan operasional semata, melainkan                                 activities and also serves as the driving force behind the
sebagai motor penggerak yang memastikan terwujudnya                                     Company’s vision for sustainability. Therefore, Pegadaian is
visi keberlanjutan Perusahaan. Oleh karena itu, Pegadaian                               committed to responsibly managing its Human Resources
berkomitmen untuk mengelola Sumber Daya Manusia                                         (HR) through employee capability development, creating
(SDM) secara bertanggung jawab melalui pengembangan                                     a safe and inclusive work environment that upholds the
kapabilitas karyawan, penciptaan lingkungan kerja yang                                  principle of equality, and providing adequate benefits and
aman, inklusif, dan menjunjung tinggi prinsip kesetaraan,                               welfare for all Pegadaian employees.
serta penyediaan manfaat dan kesejahteraan yang layak
bagi seluruh insan Pegadaian.

Sebagai perwujudan komitmen tersebut, Pegadaian secara                                  As a manifestation of this commitment, Pegadaian
konsisten menyelenggarakan berbagai program pelatihan,                                  consistently organizes various training, competency
pengembangan kompetensi, dan pengelolaan karier yang                                    development, and career management programs that
memberikan ruang bagi karyawan untuk mengoptimalkan                                     offer employees opportunities to optimize their potential
potensi dan kinerja terbaiknya. Selain itu, fokus pengelolaan                           and achieve their best performance. Furthermore, human
SDM juga diarahkan pada pembentukan hubungan kerja                                      resource management focuses on establishing harmonious,
yang harmonis, adil, dan konstruktif dengan seluruh                                     fair, and constructive working relationships with all
karyawan. Seluruh Inisiatif ini tidak hanya ditujukan untuk                             employees. All these initiatives aim not only to increase
meningkatkan produktivitas individu dan organisasi, tetapi                              individual and organizational productivity but also to
juga untuk memperkuat fondasi keberlanjutan Perusahaan.                                 strengthen the foundation of the Company’s sustainability.



220                         IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 221
Sebagai bagian dari strategi penguatan daya saing dan                         As part of its strategy to strengthen competitiveness and
keberlanjutan bisnis, Pegadaian mengelola Sumber Daya                         ensure business sustainability, Pegadaian manages its
Manusia sebagai portofolio human capital yang terukur                         human resources as a valuable human capital portfolio
dan bernilai tambah bagi Perusahaan. Pendekatan ini                           that contributes to the Company. This approach emphasizes
menempatkan pengembangan talenta, kesejahteraan                               talent development, employee welfare, and effective human
karyawan, serta efektivitas manajemen SDM sebagai faktor                      resource management as essential elements in supporting
kunci dalam mendukung kinerja jangka panjang.                                 long-term performance.

Pegadaian menyajikan Human Capital Management (HCM)                           Pegadaian presents Human Capital Management (HCM) as
sebagai portofolio pengembangan yang terstruktur,                             a structured development portfolio, including the disclosure
dengan pengungkapan indikator kuantitatif utama, antara                       of key quantitative indicators such as training participant
lain cakupan peserta pelatihan, rata-rata jam pelatihan per                   coverage, average training hours per full-time equivalent
karyawan setara penuh waktu (full-time equivalent/FTE),                       (FTE) employee, program completion rate, and essential
tingkat penyelesaian program (completion rate), serta                         outcomes, such as certification, competency improvement,
outcome minimum yang dihasilkan, seperti perolehan                            and employee internal mobility. This disclosure aims to
sertifikasi, peningkatan kompetensi, dan mobilitas internal                   ensure that HR development investments produce results
karyawan. Pengungkapan ini digunakan untuk memastikan                         that are aligned with the organization’s needs.
bahwa investasi pengembangan SDM memberikan hasil
yang relevan dengan kebutuhan organisasi.

Sesuai dengan Peraturan Direksi Nomor 65 tahun 2025                           According to Board Regulation No. 65 of 2025 concerning
tentang Pedoman Perencanaan Human Capital, Pegadaian                          Human Capital Planning Guidelines, Pegadaian also
juga memperkenalkan indikator return on investment (ROI)                      introduced a practical human capital return on investment
human capital yang praktis untuk menilai nilai bisnis dari                    (ROI) indicator to evaluate the business value of HR
investasi SDM. Pendekatan ini antara lain membandingkan                       investments. This approach includes comparing training
biaya pelatihan per FTE dengan indikator hasil seperti                        costs per FTE with outcome indicators such as employee
tingkat retensi karyawan atau produktivitas unit kerja.                       retention rates or work unit productivity. Therefore, human
Dengan demikian, pengembangan SDM tidak hanya                                 resource development is seen not just as a cost but as a
dipandang sebagai biaya, tetapi sebagai investasi strategis                   strategic investment that boosts the company’s operational
yang mendukung kinerja operasional dan keberlanjutan                          performance and sustainability.
perusahaan.

Dalam rangka memastikan keterkaitan yang kuat antara                          To ensure a strong connection between individual
kinerja individu dan pengembangan karier, Pegadaian                           performance and career development, Pegadaian enhances
memperkuat integrasi antara proses penilaian kinerja                          the integration of the performance appraisal process,
(appraisal), pengembangan kompetensi, dan sistem                              competency development, and the reward system. Appraisal
penghargaan. Hasil appraisal menjadi dasar dalam                              results serve as the foundation for creating Individual
penyusunan Individual Development Plan (IDP), sekaligus                       Development Plans (IDPs) and are also considered in the
digunakan sebagai salah satu pertimbangan dalam                               reward and career development schemes, thereby promoting
skema penghargaan dan pengembangan karier, sehingga                           a performance culture focused on learning and achievement.
mendorong budaya kinerja yang berorientasi pada
pembelajaran dan pencapaian.




                                         Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t                           221
Page 222
Pengembangan SDM yang Unggul
Development of Superior Human Resources




                                    Penguatan Budaya Perusahaan melalui Gerakan 3S
                                              dan Forum Peningkatan Kinerja
                                    Strengthening Corporate Culture with the Gerakan 3S
                                           and Performance Improvement Forum

        Dalam menjalankan aktivitas bisnisnya, Pegadaian                                In carrying out our business activities, Pegadaian is
        berkomitmen untuk menanamkan prinsip keberlanjutan                              committed to consistently instilling sustainability principles
        secara konsisten melalui penguatan budaya perusahaan di                         by strengthening our corporate culture internally. One of
        lingkungan internal. Salah satu inisiatif utama yang dijalankan                 our main initiatives is the Gerakan 3S (Smile, Greet, and Say
        adalah Gerakan 3S (Senyum, Sapa, Salam), sebuah gerakan                         Hello), a joint initiative for all Pegadaian employees aimed
        bersama bagi seluruh insan Pegadaian yang bertujuan                             at shaping behavioral change which is oriented towards
        membentuk perubahan perilaku (behaviour change) yang                            building and managing relationships sustainably.
        berorientasi pada pembangunan dan pengelolaan hubungan
        secara berkelanjutan.
        Melalui pendekatan yang bersifat personal dan inklusif,                         Through a personal and inclusive approach, the 3S Movement
        Gerakan 3S dirancang agar selaras (inline) dengan berbagai                      is designed to align with various Company support programs,
        program pendukung Perusahaan, sekaligus memperkuat                              while strengthening the values of service, collaboration, and
        nilai-nilai layanan, kolaborasi, dan keterlibatan karyawan                      employee engagement to support long-term performance
        dalam mendukung pencapaian kinerja jangka panjang.                              achievement.

        Sebagai pelengkap penguatan budaya kerja tersebut,                              To complement the strengthening of this work culture,
        Pegadaian mengelola Forum Peningkatan Kinerja (FPK)                             Pegadaian maintains a Performance Improvement Forum
        sebagai wadah kolaboratif yang melibatkan seluruh                               (FPK) as a collaborative platform involving all employees,
        karyawan, baik organik maupun non-organik, serta unit kerja                     both organic and non-organic, as well as work units across
        di seluruh organisasi. FPK menjadi sarana strategis untuk                       the organization. The FPK serves as a strategic tool to
        menerjemahkan arah kebijakan dan strategi Perusahaan ke                         translate the Company’s policy direction and strategy into
        dalam langkah-langkah nyata melalui pelaksanaan Capital                         concrete steps through the implementation of the Culture
        Action Plan (CAP) Nasional, sehingga tercipta sinergi dalam                     Improvement Activation Program (CAP), creating synergy to
        peningkatan kinerja dan pencapaian target Perusahaan                            improve performance and optimally achieve the Company’s
        secara optimal.                                                                 targets.

        Melalui FPK, Pegadaian menyelenggarakan berbagai aktivitas                      Through the FPK, Pegadaian organizes various collaborative
        kolaboratif yang bertujuan untuk meningkatkan produktivitas                     activities aimed at increasing employee productivity and
        dan efektivitas kerja insan Pegadaian. Implementasi program                     effectiveness. These are implemented through initiatives like
        ini antara lain dilakukan melalui Culture Activation Program                    the Culture Activation Program (CAP), which includes the
        (CAP), yang mencakup Gerakan Nasional 3S, Gerakan 5R,                           National Gerakan 3S, the Gerakan 5R, and the acceleration
        serta percepatan transformasi digital melalui program Digital                   of digital transformation through the Digital Turbocharge
        Turbocharge with 3S. Inisiatif-inisiatif tersebut dirancang                     program with 3S. These initiatives are designed to foster
        untuk mendorong sinergi lintas unit, memperkuat kolaborasi,                     cross-unit synergy, strengthen collaboration, and sustainably
        serta meningkatkan produktivitas secara berkelanjutan.                          boost productivity.

        Selain itu, Pegadaian juga menyelenggarakan kegiatan                            Furthermore, Pegadaian also organizes team-building
        team building dan employee gathering yang dirancang                             activities and employee gatherings within each work unit.
        oleh masing-masing unit kerja. Kegiatan ini bertujuan                           These activities aim to boost motivation, strengthen a
        untuk menumbuhkan motivasi kerja, memperkuat rasa                               sense of togetherness, and foster employee ownership
        kebersamaan, serta membangun rasa kepemilikan dan                               and involvement in the success of the work units and the
        keterlibatan karyawan terhadap keberhasilan unit kerja dan                      company.
        Perusahaan secara keseluruhan.




222                         IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 223
Sebagai bagian dari komitmen Pegadaian dalam                                   As part of Pegadaian’s commitment to creating a fair,
menciptakan lingkungan kerja yang adil, inklusif, dan                          inclusive, and mutually respectful work environment, the
saling menghormati, Perusahaan terus memperkuat                                Company continues to strengthen its employment policies
kebijakan dan praktik ketenagakerjaan yang menjunjung                          and practices that uphold human rights, equal opportunities,
tinggi hak asasi manusia, kesetaraan kesempatan, serta                         and the welfare of all Pegadaian employees. This is stated in
kesejahteraan seluruh insan Pegadaian. Hal ini telah                           General Policy No. 10 on Human Capital and the Collective
tercantum dalam Kebijakan Umum No. 10 tentang Human                            Labor Agreement (PKB) between PT Pegadaian and the
Capital dan Perjanjian Kerja Bersama (PKB) antara PT                           Pegadaian Workers Union for the 2023-2025 period as stated
Pegadaian dengan Serikat Pekerja Pegadaian Periode 2023-                       in agreement letter No. 1679 of 2023 and 99/DPP-SP/14/2023
2025 tertuang dalam surat perjanjian No. 1679 Tahun 2023                       dated November 20, 2023.
dan 99/ DPP-SP/14/2023 tanggal 20 November 2023.

Pegadaian memublikasikan kebijakan anti-diskriminasi dan                       Pegadaian has published an anti-discrimination and
anti-pelecehan yang berlaku bagi seluruh karyawan tanpa                        anti-harassment policy that applies to all employees,
memandang gender, usia, latar belakang, maupun status                          regardless of gender, age, background, or other status.
lainnya. Kebijakan ini dilengkapi dengan kanal pelaporan                       This policy is complemented by a secure and confidential
yang dapat diakses secara aman dan rahasia, mekanisme                          reporting channel, a whistleblower protection mechanism, a
perlindungan bagi pelapor (whistleblower protection), alur                     transparent investigation process, and standard response and
investigasi yang jelas, serta standar waktu respons dan                        resolution times for reports. To increase transparency and
penyelesaian laporan. Untuk meningkatkan transparansi                          accountability, Pegadaian discloses aggregate metrics that
dan akuntabilitas, Pegadaian mengungkapkan metrik                              are safe for public release, including the scope of training on
agregat yang aman untuk dipublikasikan, antara lain cakupan                    ethical behavior and anti-harassment, the number of reports
pelatihan terkait perilaku etis dan anti-pelecehan, jumlah                     received, and the overall status of case resolutions, without
laporan yang diterima, serta status penyelesaian kasus secara                  disclosing individual identities.
keseluruhan, tanpa mengungkapkan identitas individu.

Adapun prinsip-prinsip RWP (Respectful Workplace Policy)                       The principles of the Respectful Workplace Policy (RWP) that
yang wajib dimplementasikan adalah sebagai berikut:                            must be implemented are as follows:
•   Mengakui dan menghargai perbedaan dalam
                                                                               •    Recognizing and respecting differences within a diverse
    lingkungan kerja yang beragam dengan berbagai
                                                                                    workplace, including various backgrounds, perspectives,
    macam latar belakang, sudut pandang dan karakteristik
                                                                                    and other individual characteristics, to foster a productive
    individu lainnya dan sudut pandang untuk mendorong
                                                                                    working environment.
    lingkungan kerja yang produktif.
                                                                               •    Unit leaders ensure that no employee is treated differently
•   Pemimpin unit kerja menjamin setiap Karyawannya
                                                                                    based on their personal characteristics and that all
    tidak diperlakukan berbeda karena karakteristiknya
                                                                                    employees have equal and fair access to facilities and
    serta memiliki kesempatan akses sarana dan prasarana
                                                                                    infrastructure.
    yang sama dan adil.
                                                                               •    Creating and maintaining a work environment that
•   Menciptakan dan membangun lingkungan kerja yang
                                                                                    promotes mutual respect and is free from discrimination,
    saling menghargai, tidak melakukan diskriminasi,
                                                                                    violence, and harassment in any form.
    kekerasan, dan pelecehan dalam bentuk apapun

Dalam rangka mendorong kesetaraan gender dan                                   To promote gender equality and diversity in the workplace,
keberagaman di tempat kerja, Pegadaian menstandarkan                           Pegadaian standardizes the disclosure of workforce data by
pengungkapan data tenaga kerja berdasarkan gender,                             gender, including total employees, management, and key
mencakup total karyawan, manajemen, dan kepemimpinan                           leadership. This disclosure is complemented with trends
kunci. Pengungkapan ini dilengkapi dengan tren dua                             from the past two to three years and data on recruitment,
hingga tiga tahun terakhir, serta data rekrutmen, promosi,                     promotion, and turnover rates by gender. This approach helps
dan tingkat turnover berdasarkan gender. Pendekatan ini                        monitor progress in gender representation continuously and
digunakan untuk memantau perkembangan representasi                             forms the basis for developing inclusive talent policies.
gender secara berkelanjutan dan menjadi dasar dalam
penyusunan kebijakan pengembangan talenta yang inklusif.




                                          Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t                                223
Page 224
Pengembangan SDM yang Unggul
Development of Superior Human Resources




Pegadaian juga memprioritaskan pengungkapan data                                        Pegadaian also prioritizes disclosing employee nationality
kewarganegaraan tenaga kerja (Warga Negara Indonesia                                    data (Indonesian citizens and foreign nationals) as a form
dan Warga Negara Asing) sebagai bentuk kepatuhan                                        of minimum compliance with regulations and reporting
minimum terhadap regulasi dan standar pelaporan. Sejalan                                standards. In line with the personal data protection principles,
dengan prinsip perlindungan data pribadi, Pegadaian                                     Pegadaian explains the limitations of disclosing race and
menjelaskan batasan pengungkapan terkait ras dan etnis,                                 ethnicity, and only uses additional inclusion indicators
serta hanya menggunakan indikator inklusi tambahan                                      that are relevant, safe, and do not pose privacy risks when
yang relevan, aman, dan tidak menimbulkan risiko privasi                                necessary for internal monitoring.
apabila diperlukan untuk tujuan pemantauan internal.




Kesetaraan Kesempatan Bekerja [OJK F.18] [GRI 2-23][GRI 405-1]
Equal Employment Opportunity
Pegadaian menjunjung tinggi prinsip kesempatan yang                                     Pegadaian upholds the principle of equal employment
setara dalam berkerja bagi seluruh calon pekerja maupun                                 opportunities for all prospective and current employees.
karyawan. Dalam setiap proses rekrutmen, pengelolaan,                                   In every recruitment, management, and human resource
dan pengembangan SDM, Perusahaan menerapkan prinsip                                     development process, the company applies the principle of
non-diskriminasi tanpa membedakan suku, agama, ras,                                     non-discrimination regardless of ethnicity, religion, race,
antar golongan, kelas sosial, maupun gender. Pegadaian                                  social class, or gender. Pegadaian firmly rejects all forms of
secara tegas menolak segala bentuk praktik diskriminatif                                discriminatory practices and ensures that every individual
dan memastikan bahwa setiap individu memiliki peluang                                   has equal opportunities for development.
yang setara untuk berkembang.

Komitmen terhadap kesetaraan ini diwujudkan melalui                                     This commitment to equality is realized through providing
pemberian kesempatan yang sama bagi seluruh karyawan                                    equal opportunities for all employees in competency
dalam peningkatan kompetensi, evaluasi kinerja,                                         development, performance assessment, career development,
pengembangan karier, serta penerimaan remunerasi yang                                   and receiving fair and proportional remuneration. This
adil dan proporsional. Prinsip tersebut telah diatur secara                             principle is officially outlined in General Policy No. 10
formal dalam Kebijakan Umum No. 10 tentang Human                                        regarding Human Capital and serves as a guideline for HR
Capital dan menjadi pedoman dalam pengelolaan SDM di                                    management across all work units, including the following:
seluruh unit kerja, termasuk di antaranya sebagai berikut:
a. Perusahaan mendukung dan menghormati perlindungan                                    a. The company supports and respects the protection of
   atas hak asasi manusia yang diproklamirkan secara                                       internationally proclaimed human rights.
   internasional.
b. Perusahaan memastikan bahwa kegiatan usaha tidak                                     b. The company ensures that business activities do not
   terlibat dalam pelanggaran hak asasi manusia.                                           involve human rights violations.
c. Perusahaan menghormati keberagaman, kebebasan                                        c. The company respects diversity, freedom of association,
   berserikat, dan pengakuan secara efektif atas hak untuk                                 and recognizes the right to collective bargaining.
   melakukan perundingan.
d. Perusahaan turut serta menegakkan penghapusan kerja                                  d. The company participates in enforcing the elimination of
   paksa.                                                                                  forced labor..
e. Perusahaan turut serta menegakkan penghapusan                                        e. The company works to eliminate child labor.
   karyawan anak.
f. Perusahaan melarang adanya diskriminasi dalam bentuk                                 f.   The company prohibits discrimination in any form.
   apapun.
g. Perusahaan menghormati dan menciptakan keberagaman.                                  g. The company promotes and respects diversity.
h. Perusahaan menjamin hak untuk menciptakan kondisi                                    h. The company guarantees the right to establish healthy
   kerja yang sehat dan aman.                                                              and safe working conditions.

Upaya pemberian kesempatan yang setara merupakan                                        Efforts to provide equal opportunities are part of Pegadaian’s
bagian dari komitmen Pegadaian dalam membangun                                          commitment to building an inclusive and diversity-oriented
lingkungan kerja yang inklusif dan berorientasi pada                                    work environment. This is reflected, among other ways, by
keberagaman. Hal ini tercermin, antara lain, dari                                       the opportunities given to female employees in managerial
terbukanya peluang bagi karyawan perempuan untuk                                        and leadership roles. More detailed information regarding



224                         IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 225
menduduki posisi manajerial dan struktural. Informasi                                       diversity within the governance and employee ranks is shown
mengenai keberagaman pada jajaran tata kelola dan                                           in the following table.
karyawan disajikan secara lebih rinci dalam tabel berikut.


Keberagaman Bagan Tata Kelola Berdasarkan Level Organisasi, Usia, dan Jenis Kelamin [OJK C.3][GRI 2-7] [GRI 405-1]
Diversity of Governance and Employee Charts by Organizational Level, Age, and Gender

                                        2025                                                    2024                                              2023
Rentang Usia




                                                             Jumlah




                                                                                                                       Jumlah




                                                                                                                                                                   Jumlah
                                        Female




                                                                                                Female




                                                                                                                                                  Female
                                        Wanita




                                                                                                Wanita




                                                                                                                                                  Wanita
                                                              Total




                                                                                                                        Total




                                                                                                                                                                    Total
                    Male




                                                                         Male




                                                                                                                                 Male
Age Range
                    Pria




                                                                         Pria




                                                                                                                                 Pria
                                 %                 %                                  %                      %                             %                 %


Dewan Komisaris | Board of Commissioners
< 30
                      0         0,00      0       0,00          0          0         0,00         0         0,00           0      0       0,00      0       0,00     0
tahun | year
30-50
                      1         0,01      2       0,02          3          0         0,00         0         0,00           0      0       0,00      0       0,00     0
tahun | year
>50
                      3         0,02      2       0,02          5          5         0,04         2         0,02            7     5       0,04      3       0,02     8
tahun | year
Sub Total             4         0,03      4       0,03          8          5         0,04         2         0,02            7     5       0,04      3       0,02     8
Direksi | Board of Directors
< 30
                      0         0,00      0       0,00          0          0         0,00         0         0,00           0      0       0,00      0       0,00     0
tahun | year
30-50
                      2         0,02      0       0,00          2          1         0,01         0         0,00            1     2       0,01      0       0,00     2
tahun | year
>50
                      4         0,03      2       0,02          6          5         0,04         1         0,01           6      5       0,04      1       0,01     6
tahun | year
Sub Total             6         0,05      2       0,02          8          6         0,05         1         0,01            7     7       0,05      1       0,01     8
Manajemen Menengah | Middle Management
< 30
                      0         0,00      0       0,00          0          0         0,00         0         0,00           0      0       0,00      0       0,00     0
tahun | year
30-50
                     48         0,39      9       0,07         57          45        0,36         8         0,06           53     35      0,26      4       0,03    39
tahun | year
>50
                     94         0,76     11       0,09        105         118        0,95         10        0,08           128   109      0,81     15       0,11    124
tahun | year
Sub Total            142        1,15     20       0,16        162         163        1,31         18        0,14           181   144      1,08     19       0,14    163
Manajemen Pelaksana | Executor Management
< 30
                      3         0,02      1       0.01          4          23        0,18         0         0,00           23     8       0,06      3       0,02     11
tahun | year
30-50
                     917        7,44     443      3,59       1.360       1.433      11,50        500        4,01       1.933     879      6,53     384      2,85   1.263
tahun | year
>50
                     430        3,49     200      1,62        630         547        4,39        241        1,93           788   575      4,27     248      1,84    823
tahun | year
Sub Total           1.350      10,95    644       5,22       1.994       2.003      16,08        741        5,95       2.744     1.462   10,95    635       4,76   2.097
Staf | Staff
< 30
                     959        7,78     838      6,80       1.797        892        7,16        749        6,01       1.641     1.113    8,27     702      5,26   1.815
tahun | year
30-50
                    4.625       37,51   2.921    23,69       7.546       4.183      33,58       2.874      23,07       7.057     4.650   34,57    2.922    21,88   7.572
tahun | year
>50
                    480         3,89     171      1,39        651         535        4,29        191        1,53           726   559      4,19     233      1,75    792
tahun | year
Sub Total          6.064       49,18    3.930    31,88       9.994       5.610      45,03       3.814      30,61       9.424     6.322   47,35    3.857    28,89   10.179
Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT) | Fixed Term Employment Agreement (PKWT)
< 30
                     66         0,54     56       0,45        122          20        0,16         16        0,13           36    298      1,48     436      3,27    734
tahun | year
30-50
                     24         0,19      4       0,03         28          46        0,37         11        0,09           57     122     0,91     138      1,03    260
tahun | year
>50
                     13         0,11      0       0,00         13          2         0,02         0         0,00           2      3       0,02      0       0,00     3
tahun | year
Sub Total            103        0,84     60       0,49        163          68        0,55         27        0,22           95    323      2,42     574      4,30    897
Jumlah
                    7.669      62,20%   4.660    37,80% 12.329           7.855     63.05%       4.603     36.95% 12.458          8.363   62.17%   5.089    37.83% 13.452
Total

Catatan: Jenis karyawan dengan status PKWT meliputi Advisor, Administrator, Kasir, Kepala Divisi, Lead, Manajer Operasional Usaha Gade,
Officer, Pranata, Specialist, dan Staf.
Note: The types of employees with PKWT status include Advisors, Administrators, Cashiers, Division Heads, Leads, Gade Business Operations
Managers, Officers, Pranata, Specialists, and Staff.




                                                       Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t                                            225
Page 226
Pengembangan SDM yang Unggul
Development of Superior Human Resources




Secara keseluruhan, jumlah karyawan tersebar di berbagai                                Overall, the Company’s workforce is distributed across 12
12 kantor wilayah dengan konsentrasi yang relatif merata,                               regional offices with a relatively balanced concentration, with
di antaranya Kantor Wilayah VII (Denpasar), Kantor Wilayah                              Regional Office VII (Denpasar), Regional Office XII (Surabaya),
XII (Surabaya), dan Kantor Wilayah VI (Makassar) sebagai                                and Regional Office VI (Makassar) representing the regions
wilayah dengan jumlah karyawan terbesar. Komposisi ini                                  with the largest number of employees. This composition
mencerminkan upaya Perusahaan dalam memastikan                                          reflects the Company’s efforts to ensure adequate human
kecukupan sumber daya manusia di seluruh wilayah                                        resource capacity across all operational areas, while
operasional, sekaligus tetap mendorong penerapan prinsip                                continuously promoting the principles of diversity and
keberagaman dan inklusivitas di lingkungan kerja.                                       inclusivity in the workplace.

Keberagaman Karyawan Berdasarkan Lokasi Unit Kerja [OJK C.3][GRI 2-7][GRI 405-1]
Diversity of Employee based on Work Unit Loaction

 Unit Kerja                                                                                                         Pria               Wanita
                                                                                                                                                 Total
 Work Unit                                                                                                          Male               Female

 Kantor Pusat | Head Office                                                                                         1.064                440    1.504

 Kantor Wilayah I (Medan) | Regional Office I (Medan)                                                                402                 374     776

 Kantor Wilayah II (Pekanbaru) | Regional Office II (Pekanbaru)                                                      318                 277     595

 Kantor Wilayah III (Palembang) | Regional Office III (Palembang)                                                    357                 263     620

 Kantor Wilayah IV (Balikpapan) | Regional Office IV (Balikpapan)                                                    519                 345     864

 Kantor Wilayah IX (Jakarta 2) | Regional Office IX (Jakarta 2)                                                      486                 381     867

 Kantor Wilayah V (Manado) | Regional Office V (Manado)                                                              520                 299     819

 Kantor Wilayah VI (Makassar) | Regional Office VI (Makassar)                                                        699                 421     1.120

 Kantor Wilayah VII (Denpasar) | Regional Office VII (Denpasar)                                                      791                 359    1.150

 Kantor Wilayah VIII (Jakarta 1) | Regional Office VIII (Jakarta 1)                                                  537                 370     907

 Kantor Wilayah X (Bandung) | Regional Office X (Bandung)                                                            522                 339     861

 Kantor Wilayah XI (Semarang) | Regional Office XI (Semarang)                                                        662                 421    1.083

 Kantor Wilayah XII (Surabaya) | Regional Office XII (Surabaya)                                                      782                 365     1.147

 Jumlah
                                                                                                                    7.659               4.654   12.313
 Total



Di tahun 2025, Pegadaian telah mempekerjakan sebanyak                                   In 2025, Pegadaian employed a total of 22,392 outsourced
22.392 tenaga kerja alih daya (outsource) untuk mendukung                               workers to support the smooth and effective conduct of its
kelancaran dan efektivitas kegiatan operasional. Tenaga                                 operational activities. Outsourced workers covered various
kerja alih daya terdiri dari Satpam, Cleaning Service (Office                           support functions, including security personnel, cleaning
Boy), Pengemudi, Petugas Keamanan Dalam (PTK), Customer                                 services (office boy), drivers, internal security officers,
Relationship Officer (CRO), Supervisor (SPV), Admin Kredit,                             Customer Relationship Officers (CRO), Supervisors (SPV), Credit
Collection, Kredit Usaha Rakyat (KUR), Manager Business-                                Administration staff, Collection officers, support personnel for the
to-Business (MB2B) Senior dan Junior, serta fungsi admin                                People’s Business Credit (Kredit Usaha Rakyat/KUR) program,
lainnya. Perusahaan memandang pekerja alih daya sebagai                                 Senior and Junior Business‑to‑Business (B2B) Managers, as
bagian dari ekosistem ketenagakerjaan yang berkontribusi                                well as other administrative functions. The Company considers
pada keberlanjutan operasional, dengan tetap memastikan                                 outsourced workers to be an integral part of its labor ecosystem
kepatuhan terhadap ketentuan ketenagakerjaan yang                                       that contributes to operational sustainability, while ensuring
berlaku. [GRI 2-8]                                                                      compliance with applicable labor regulations. [GRI 2-8]




226                         IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 227
Per 31 Desember 2025, Perusahaan mempekerjakan 22.392                        Per 31 December 2025, Perusahaan mempekerjakan 22.392
tenaga kerja outsourcing yang tersebar di Kantor Wilayah                     tenaga kerja outsourcing yang tersebar di Kantor Wilayah
dan Kantor Pusat, dengan komposisi peran yang mencakup                       dan Kantor Pusat, dengan komposisi peran yang mencakup
Satuan Pengamanan (Satpam) sebagai porsi terbesar,                           Satuan Pengamanan (Satpam) sebagai porsi terbesar,
diikuti oleh Petugas Keamanan Dalam (PTK), Customer                          diikuti oleh Petugas Keamanan Dalam (PTK), Customer
Relationship Officer (CRO), Cleaning Service (Office Boy),                   Relationship Officer (CRO), Cleaning Service (Office Boy),
Pengemudi, Collection, Kredit Usaha Rakyat (KUR), Admin                      Pengemudi, Collection, Kredit Usaha Rakyat (KUR), Admin
Kredit, Supervisor (SPV), MB2B Senior dan Junior, serta                      Kredit, Supervisor (SPV), MB2B Senior dan Junior, serta
fungsi administrasi yang meliputi data entry, sekretaris,                    fungsi administrasi yang meliputi data entry, sekretaris,
dan call center. Komposisi ini mencerminkan kebutuhan                        dan call center. Komposisi ini mencerminkan kebutuhan
operasional Perusahaan terhadap fungsi pendukung                             operasional Perusahaan terhadap fungsi pendukung non-
non-core business, khususnya dalam aspek keamanan,                           core business, khususnya dalam aspek keamanan, kelancaran
kelancaran layanan kepada nasabah, dan dukungan                              layanan kepada nasabah, dan dukungan administratif guna
administratif guna menunjang operasional yang efektif di                     menunjang operasional yang efektif di seluruh jaringan kerja
seluruh jaringan kerja Perusahaan. [GRI 2-8]                                 Perusahaan. [GRI 2-8]




                                        Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t                           227
Page 228
Pengembangan SDM yang Unggul
Development of Superior Human Resources




Pegadaian menunjukkan komitmen yang berkelanjutan                                       Pegadaian demonstrates a continuous commitment to
dalam meningkatkan keberagaman gender di seluruh                                        increasing gender diversity at all levels of the organization,
tingkatan organisasi, termasuk pada posisi-posisi                                       including in strategic positions that play a crucial role in
strategis yang memiliki peran penting dalam mendorong                                   driving business growth and sustainability. This commitment
pertumbuhan dan keberlanjutan bisnis. Komitmen tersebut                                 is implemented through:
diimplementasikan pada:
•   Keberagaman Gender di Seluruh Level Organisasi:                                     •    Gender Diversity Across Organizational Levels: measures
    mengukur proporsi karyawan perempuan dalam berbagai                                      the proportion of female employees across management
    level manajemen dan operasional sebagai bagian dari                                      and operational levels as part of efforts to create an
    upaya menciptakan lingkungan kerja yang inklusif.                                        inclusive work environment.
•   Peran Perempuan dalam Revenue-Generating Functions:                                 •    The Role of Women in Revenue-Generating Functions:
    mengidentifikasi dan melaporkan keterwakilan                                             Identify and report on the representation of women in
    perempuan dalam peran yang berkontribusi langsung                                        roles that directly contribute to revenue, such as line
    terhadap pendapatan, seperti lini manajemen di divisi                                    management in sales and operations. This confirms the
    penjualan dan operasional. Hal tersebut menegaskan                                       presence of women across all levels of the Company.
    peran perempuan terdapat di seluruh lini Perusahaan.
Hingga akhir tahun 2025, Pegadaian mempekerjakan                                        By the end of 2025, Pegadaian will employ a total of 12,330
total 12,313 karyawan. Dari jumlah tersebut, 44 karyawan                                employees. Of these, 44 female employees, or 21.89% of the
perempuan atau sebesar 21,89% dari total karyawan mengisi                               total employees, fill positions in STEM (Science, Technology,
posisi yang berkaitan dengan bidang STEM (Sains, Teknologi,                             Engineering, and Mathematics) fields, including the IT Security
Teknik, dan Matematika), untuk mencakup Divisi IT Security,                             Division, IT Application Development Division, IT Operations
Divisi Pengembangan Aplikasi TI, Divisi Operasional dan                                 and Infrastructure Division, IT Strategy, Architecture, and
Infrastruktur TI, Divisi Strategi, Arsitektur, dan Perencanaan                          Planning Division, IT Data Management Division, and the
TI, Divisi Manajemen Data TI, serta Departemen Human                                    Human Capital Information System Department. So far,
Capital Information System. Hingga saat ini, Pegadaian                                  Pegadaian has not established a specific target for women in
belum menetapkan target khusus untuk perempuan pada                                     STEM positions, considering that the share of these positions
posisi STEM, mengingat proporsi peran tersebut di dalam                                 within the organization remains relatively limited and has
organisasi masih relatif terbatas dan belum terklasifikasi                              not been systematically classified. Nevertheless, Pegadaian
secara sistematis. Kendati demikian, Pegadaian berkomitmen                              is committed to promoting greater gender diversity,
untuk terus mendorong peningkatan keanekaragaman                                        particularly in technical and STEM functions, aligning with
gender, termasuk pada fungsi-fungsi teknis dan STEM, seiring                            the organization’s future development and transformation.
dengan perkembangan dan transformasi organisasi ke depan.
Sementara itu, pada fungsi pemasaran dan penjualan,                                     Meanwhile, in the marketing and sales function, women hold
perempuan menempati 2.395 posisi atau setara dengan                                     2,395 positions, making up 35.75% of employees in the Sales
35,75% dari karyawan pada jabatan dalam fungsi Sales &                                  & Marketing function, which includes the Marketing Division,
Marketing yang meliputi Divisi Pemasaran, Divisi Penjualan,                             Sales Division, and all operational units in Regional Offices,
serta seluruh unit operasional di Kantor Wilayah, Kantor                                Branch Offices, and Areas.
Cabang, dan Area.

Dari sisi struktur jabatan, keterwakilan perempuan pada posisi                          Regarding job structure, female representation on the Board
Direksi tercatat sebanyak 2 orang atau 25% dari seluruh                                 of Directors position is recorded at 2 people, or 25% of the
jajaran Direksi. Pada tingkat manajemen menengah (Job Grade                             total board. At middle management levels (Job Grade 14-18
14-18 / BOD-1 & BOD-2), perempuan berjumlah 20 orang                                    / BOD-1 & BOD-2), women numbered 20 people or 13.58% of
atau 13,58% dari seluruh karyawan pada jabatan tersebut,                                all employees in those roles. At the executive management
sedangkan pada tingkat manajemen pelaksana (Job Grade                                   level (Job Grade 11-13 / BOD-3), there are 644 women, or
11-13 / BOD-3) adalah berjumlah 644 orang atau 32,30% dari                              32.30% of the total employees in that position. At the Staff
total karyawan pada jabatan tersebut. Adapun pada tingkat                               level (Job Grade 4-10 / BOD-4 & BOD-5), women occupy 3,930
Staff (Job Grade 4-10/BOD-4 & BOD-5), perempuan mengisi                                 positions, accounting for 39.32% of the total Staff employees.
3.930 posisi atau 39,32% dari total karyawan Staff.
Sejak tahun 2020, Pegadaian telah menetapkan target                                     Since 2020, Pegadaian has aimed to nominate women as
woman nominated talent sebagai bagian dari komitmen                                     talent, aligning with the company’s commitment to increasing
Perusahaan dalam meningkatkan keberagaman talenta                                       talent diversity and supporting shareholder aspirations. This
sekaligus mendukung aspirasi pemegang saham. Target                                     target focuses on middle to senior management levels, with a
ini difokuskan pada jenjang manajemen menengah hingga                                   goal of reaching 31.77% female representation by 2025.
atas, dengan sasaran keterwakilan perempuan sebesar
31,77% pada tahun 2025.


228                         IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 229
               Direktur Pegadaian Raih Woman Empower Woman Award 2025
               Pegadaian Director Wins Woman Empower Woman Award 2025




Pada tahun 2025, Direktur Pemasaran, Penjualan, dan                         In 2025, Selfie Dewiyanti, the Director of Marketing, Sales,
Pengembangan Produk PT Pegadaian, Selfie Dewiyanti,                         and Product Development at PT Pegadaian, received the Best
memperoleh penghargaan Best Performance Director pada                       Performance Director award in the Business Innovation and
kategori Inovasi Bisnis dan Transformasi Jasa Keuangan                      Retail Financial Services Transformation category at the Woman
Ritel dalam ajang Woman Empower Woman Award 2025.                           Empower Woman Award 2025. This recognition reflects strategic
Pengakuan ini mencerminkan kepemimpinan strategis dalam                     leadership in strengthening Pegadaian’s service ecosystem and
memperkuat ekosistem layanan Pegadaian serta mendorong                      driving adaptive and sustainable business transformation.
transformasi bisnis yang adaptif dan berkelanjutan.
Di bawah arahannya, Pegadaian terus mempercepat digitalisasi                Under her leadership, Pegadaian continues to accelerate the
layanan, menghadirkan produk yang semakin inklusif seperti                  digitalization of its services, introducing more inclusive products
Tabungan Emas, serta mengembangkan aplikasi Tring! sebagai                  like Gold Savings and developing the Tring! app as part of its
bagian dari upaya memperluas akses layanan keuangan bagi                    efforts to expand access to financial services for the public.
masyarakat. Selain itu, berbagai inisiatif literasi keuangan                Additionally, various financial literacy initiatives and women’s
dan program pemberdayaan perempuan turut diperkuat guna                     empowerment programs are being strengthened to create a
menciptakan dampak sosial yang lebih luas dan berkelanjutan                 broader and more sustainable social impact across Indonesia.
di berbagai wilayah Indonesia.
Pencapaian ini sekaligus menegaskan komitmen Pegadaian                      This achievement also affirms Pegadaian’s commitment to
dalam membangun budaya inovasi, memperkuat                                  fostering a culture of innovation, strengthening women’s
kepemimpinan perempuan, serta mendorong terciptanya                         leadership, and encouraging the creation of shared value for
nilai bersama bagi masyarakat dan pemangku kepentingan.                     the community and stakeholders.




                                       Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t                                          229
Page 230
Pengembangan SDM yang Unggul
Development of Superior Human Resources




Kesempatan Kerja Bagi Penyandang Disabilitas                                             Employment Opportunities for People with Disabilities
Pegadaian berkomitmen untuk memastikan tersedianya                                       Pegadaian is committed to providing equal employment
kesempatan kerja yang setara bagi seluruh individu,                                      opportunities for all individuals, including those with
termasuk penyandang disabilitas. Komitmen ini sejalan                                    disabilities. This commitment aligns with Government
dengan ketentuan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 42                                      Regulation (PP) Number 42 of 2020 concerning Accessibility to
Tahun 2020 tentang Aksesibilitas terhadap Permukiman,                                    Housing, Public Services, and Disaster Protection for Persons
Pelayanan Publik, dan Pelindungan dari Bencana bagi                                      with Disabilities. By applying the principle of inclusivity in
Penyandang Disabilitas. Melalui penerapan prinsip                                        human resource management, Pegadaian strives to create a
inklusivitas dalam pengelolaan SDM, Pegadaian berupaya                                   friendly, safe work environment that encourages the active
menciptakan lingkungan kerja yang ramah, aman, dan                                       participation of persons with disabilities. By the end of 2025,
mendukung partisipasi aktif penyandang disabilitas.                                      Pegadaian employ 53 employees with disabilities.
Hingga akhir tahun 2025, Pegadaian mempekerjakan
sebanyak 53 karyawan penyandang disabilitas.

Komposisi Karyawan Penyandang Disabilitas 2025 [GRI 405-1]
Composition of Employees with Disabilities 2025

 Jenis Penyandang                                     Jenis Kelamin                                                       Kelompok Usia
 Disabilitas                                          Jenis Kelamin                                                       Kelompok Usia
 The Types of                      Pria                  Wanita                 Jumlah                                                                Jumlah
 Disability                                     %                       %                      <30         %       30-50        %         >51   %
                                   Male                  Female                  Total                                                                 Total
 Tuna Daksa
                                     31        70%          13        30%           44          16       36%         25        57%          3   7%      44
 Physically disabled
 Tuna Netra
                                      5       100%           0         0%           5           1        20%          3        60%          1   20%     5
 Visually Impaired
 Tuna Rungu
                                      3        75%           1        25%           4           1        25%          2        50%          1   25%     4
 Hearing-Impaired
 Tuna Wicara
                                      0         0%           0         0%           0           0         0%          0         0%          0   0%      0
 Speech-impaired
 Jumlah
                                     39        74%          14        26%           53          18       34%         30        57%          5   9%      53
 Total




Rekrutmen dan Perputaran Karyawan [GRI 401-1]
Employee Recruitment and Turnover
Seiring dengan dinamika perkembangan teknologi dan                                       Along with the dynamics of technological developments and
transformasi industri keuangan, kebutuhan akan sumber                                    the transformation of the financial industry, the demand
daya manusia yang kompeten, adaptif, dan berdaya saing                                   for competent, adaptable, and highly competitive human
tinggi semakin meningkat. Sebagai Perusahaan yang                                        resources is growing. As a company focused on service
berorientasi pada kualitas layanan, Pegadaian secara                                     quality, Pegadaian consistently fulfills its human resource
berkelanjutan melakukan pemenuhan kebutuhan SDM                                          needs through a planned and structured recruitment process.
melalui proses rekrutmen yang terencana dan terstruktur.

Pelaksanaan rekrutmen Pegadaian mengacu pada Peraturan                                   Pegadaian’s recruitment process adheres to Board of Directors
Direksi Nomor 117 Tahun 2021 tentang Pedoman Penjaringan                                 Regulation No. 117 of 2021 regarding Talent Selection
Talenta. Program rekrutmen dilaksanakan melalui dua                                      Guidelines. The recruitment program is implemented
skema utama, yaitu internal hiring serta eksternal hiring                                through two main schemes: internal hiring and external
yang mencakup general hiring dan professional hiring.                                    hiring, which cover general hiring and professional hiring. In
Sepanjang tahun 2025, Pegadaian telah merekrut sebanyak                                  2025, Pegadaian recruited 575 new employees to meet the
575 karyawan baru untuk mendukung kebutuhan organisasi.                                  Company’s needs.




230                         IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 231
Rekrutmen Karyawan Baru (Eksternal) Berdasarkan Kelompok Usia
New Employee Recruitment (External) Based on Age Group

 Kelompok Usia
                                                                                    2025                   2024          2023      %
 Age Range
 > 50 Tahun | Year                                                                    0                     0             2      0,00%
 > 45-50 Tahun | Year                                                                  1                    -             1      0,01%
 > 40-45 Tahun | Year                                                                 2                     3             1      0,02%
 > 35-40 Tahun | Year                                                                 21                    3             14     0,17%
 > 30-35 Tahun | Year                                                                89                     8            117     0,72%
 > 25-30 Tahun | Year                                                                285                    16           368     2,31%
 <25 tahun | Year                                                                    177                    2            113     1,44%
 Jumlah
                                                                                     575                    32           616     4,66%
 Total


Komposisi Karyawan Baru (Eksternal) Berdasarkan Jenis Kelamin
Composition of New (External) Employees by Gender

 Uraian
                                                                                    2025                   2024          2023      %
 Description
 Pria
                                                                                     299                    24           245      52%
 Male
 Wanita
                                                                                     276                    8            371      48%
 Female
 Total
                                                                                     575                    32           616     4,66%
 Total

Rekrutmen Karyawan Baru (Eksternal) Berdasarkan Wilayah Kerja
New Employee Recruitment (External) Based on Work Area

 Wilayah
                                                                                    2025                   2024          2023      %
 Region
 Kantor Pusat
                                                                                     167                    28            30      29%
 Head Office
 Kantor di Daerah
                                                                                     408                    4            586      71%
 Regional Offices
 Jumlah
                                                                                     575                    32           616     4,66%
 Total

Rekrutmen Karyawan Internal Hiring
Internal Hiring Employee Recruitment

 Wilayah
                                                                                        2025                      2024          2023
 Region
 Perekrutan Internal
                                                                                           675                    354           400
 Internal Hiring




Adapun perputaran karyawan terjadi sebagai bagian dari                      Employee turnover occurs as part of organizational dynamics,
dinamika organisasi, yang antara lain disebabkan oleh                       arising due to natural retirement, early retirement, death,
pensiun alami, pensiun dini, meninggal dunia, pengunduran                   resignation, and dismissal due to violations of company
diri, serta pemberhentian akibat pelanggaran ketentuan                      policies.
perusahaan.




                                       Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t                                 231
Page 232
Pengembangan SDM yang Unggul
Development of Superior Human Resources




Komposisi Karyawan Berhenti Bekerja Berdasarkan Kelompok Usia
Composition of New (External) Employees by Gender

 Kelompok Usia
                                                                                                   2025                       2024              2023
 Age Range
 > 50 Tahun | Year                                                                                  346                        282               275
 > 45-50 Tahun | Year                                                                               18                          7                15
 > 40-45 Tahun | Year                                                                               44                          18               23
 > 35-40 Tahun | Year                                                                               32                         28                84
 > 30-35 Tahun | Year                                                                               41                          19               117
 > 25-30 Tahun | Year                                                                               15                         22                 17
 <25 Tahun | Year                                                                                    1                          0                 1
 Jumlah
                                                                                                    497                        376               454
 Total


Komposisi Karyawan Berhenti Bekerja Berdasarkan Jenis Kelamin
Composition of Retired meployess Based on Age Group

 Uraian
                                                                                                           2025                       2024       2023
 Description
 Pria | Male                                                                                               282                         266        313
 Wanita | Female                                                                                           115                         110        141
 Jumlah
                                                                                                           497                         376       454
 Total


Komposisi Karyawan Berhenti Bekerja Berdasarkan Wilayah Kerja
Composition of Retired Employees Based on Work Area

 Wilayah
                                                                                                           2025                          2024         2023
 Region
 Kantor Pusat
                                                                                                           46                             35           47
 Head Office
 Kantor di Daerah
                                                                                                           451                            341          407
 Regional Offices
 Jumlah
                                                                                                           497                           376           454
 Total

Latar Belakang Karyawan Berhenti Bekerja
Background of Employee Resignation
 Uraian
                                                                                                   2025                       2024              2023
 Description
 Pensiun Alami
                                                                                                    317                        254               244
 Natural Retirement
 Pensiun Dini
                                                                                                     0                          0                 0
 Early Retirement
 Meninggal Dunia
                                                                                                    33                         34                31
 Death
 Mengundurkan Diri
                                                                                                    45                         54                86
 Resignation
 Diberhentikan karena melakukan pelanggaran
                                                                                                    102                        34                91
 Terminated for disciplinary reasons
 Total Karyawan Meninggalkan Perusahaan
                                                                                                    497                        376               454
 Total Employees Resigning from the Company
 Total Karyawan
                                                                                                  12.313                     12.434             13.519
 Total Employees
 Persentase Turnover
                                                                                                  4,04%                      3,02%              3,36%
 Turnover Percentage



232                         IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 233
Tabel Turnover Karyawan Berdasarkan Usia
Table of Employee Turnover Based on Age

Uraian
                                                                                       2025                2024            2023
Description
> 50 Tahun | Year                                                                     2,81%                19%             18%
> 45-50 Tahun | Year                                                                  0,15%                 1%              1%
> 40-45 Tahun | Year                                                                  0,36%                 1%              2%
> 35-40 Tahun | Year                                                                  0,26%                 1%              2%
> 30-35 Tahun | Year                                                                  0,33%                 1%              4%
> 25-30 Tahun | Year                                                                  0,12%                 1%              1%
<25 Tahun | Year                                                                      0,01%                 0%              0%


Tabel Turnover Karyawan Berdasarkan Jenis Kelamin
Table of Turnover by Gender

Uraian
                                                                                       2025                2024            2023
Description
Pria | Male                                                                             3%                  3%              4%
Wanita | Female                                                                         1%                  2%              3%


Tabel Turnover Karyawan Berdasarkan Wilayah Kerja
Table of Turnover Based on Work Area

Uraian
                                                                                       2025                2024            2023
Description
Kantor Pusat | Head Office                                                             0,4%                 2%              3%
Kantor di Daerah | Regional Offices                                                    3,7%                 3%              3%


Tabel Biaya Rekrutmen
Table of Recruitment Cost

Keterangan                                       Satuan
                                                                                       2025                2024            2023
Description                                       Unit
Biaya Rekrutmen                         Dalam Rupiah Penuh
                                                                                    3.090.000.000         1.550.000.000   1.800.000.000
Recruitment Costs                        Amount in Rupiah
Biaya Rekrutmen per Karyawan            Dalam Rupiah Penuh
                                                                                           2.468.051         4.015.500       4.090.000
Recruitment Costs per Employee           Amount in Rupiah




                                      Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t                            233
Page 234
Pengembangan SDM yang Unggul
Development of Superior Human Resources




Pelatihan dan Pengembangan Kompetensi [OJK F.22, GRI 404-1, 404-2, 404-3]
Competency Training and Development
Perkembangan industri keuangan yang semakin pesat dan                                   The rapid and complex development of the financial industry
kompleks menuntut Pegadaian untuk terus meningkatkan                                    requires Pegadaian to constantly improve our human resource
kapabilitas sumber daya manusia agar mampu beradaptasi                                  capabilities to adapt to market changes, customer needs,
terhadap perubahan pasar, kebutuhan nasabah, serta kemajuan                             and technological and regulatory advancements. Therefore,
teknologi dan regulasi. Oleh karena itu, pengembangan                                   developing human resource competencies is a strategic
kompetensi SDM menjadi salah satu prioritas strategis dalam                             priority for maintaining the Company’s competitiveness and
menjaga daya saing dan keberlanjutan Perusahaan.                                        sustainability.

Pegadaian secara konsisten memberikan kesempatan setara                                 Pegadaian consistently provides equal opportunities for all
bagi seluruh karyawan untuk mengembangkan kompetensinya                                 employees to develop their competencies through various
melalui berbagai program pendidikan dan pelatihan,                                      education and training programs, as stipulated in General
sebagaimana diatur dalam Kebijakan Umum No. 10 tentang                                  Policy No. 10 concerning Human Capital. Throughout 2025,
Human Capital. Sepanjang tahun 2025, sebanyak 12.786                                    a total of 12,786 employees participated in different training
karyawan telah mengikuti berbagai program pelatihan. Total                              programs to improve their competencies. The total training
jam pelatihan yang diselenggarakan mencapai 1.943.486 jam,                              hours provided amounted to 1,943,486 hours, with an average
dengan rata-rata jam pelatihan sebesar 152 jam per karyawan.                            of 152 hours per employee.



Tabel Rata-Rata Jam Pelatihan Karyawan Tahun 2025 [OJK F.22]
Table of Average Employee Training Hours in 2025

                                                              Jumlah Karyawan yang                                                      Rata-rata Jam Pelatihan
                        Uraian                                Memperoleh Pelatihan                        Jam Pelatihan                      Setiap Pekerja
                      Description                            Number of Employees Who                      Training Hours               Average Training Hours Per
                                                                Received Training                                                              Employee
 Keseluruhan
                                                                          12.786                             1.943.486                            152
 Overall
 Berdasarkan Jenis Kelamin
 Based on Gender
 Pria
                                                                          8.005                              1.190.876                           148,77
 Male
 Wanita
                                                                           4.781                              752.610                            157,42
 Female
 Berdasarkan Kategori Jabatan yang Mengikuti Pelatihan
 Training Based on Position Categories
 Top Manajemen
                                                                             45                                2.714                             60,31
 Top Management
 Manajemen Menengah
                                                                            677                               106.794                            157,75
 Middle Management
 Manajemen Pelaksana
                                                                           1.748                              353.336                           202,14
 Operational Management
 Staf
                                                                          10.185                             1.473.490                          144,67
 Staff
 PKWT                                                                       131                                 7.152                            54,60



Untuk mendukung peningkatan kompetensi tersebut,                                        To support the improvement of these competencies,
Pegadaian menyelenggarakan berbagai program pelatihan                                   Pegadaian conducts various training programs tailored to
yang dirancang sesuai dengan kebutuhan organisasi dan                                   the organization’s needs and the development of individual
pengembangan individu karyawan, sebagaimana diuraikan                                   employees, as detailed in the following section:
pada bagian berikut:




234                         IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 235
Tabel Pelatihan dan Pendidikan
Training and Education Table

                                                                                               Jumlah Peserta | Number of Participants
                           Jenis Pelatihan
                                                                                              2025                                        2024*
                           Type of Training
                                                                             Pria | Male           Wanita | Female       Pria | Male             Wanita | Female
Pelatihan Leadership & Strategy
                                                                                 6.483                     3.725               ​​6.348                3.281
Leadership & Strategy Training
Pelatihan Business
                                                                                 4.626                     2.835               ​​2.103                822
Business Training
Pelatihan IT & Finance
                                                                                 3.054                     2.038               ​​2.953                1.307
IT & Finance Training
Pelatihan Operation & Service
                                                                                 5.491                     3.354               ​​2.507                661
Operation & Service Training
e-Learning
                                                                                 7.694                     4.657               8.375                 5.233
e-Learning
​​Lain-lain (MOOC, LW ​)
                                                                                 6.898                     4.393               7.711                 4.878
  Others (MOOC, LW)
Jumlah
                                                                                34.246                    21.002            29.997                   15.521
​​​ otal
   T
*Restatement untuk angka jumlah peserta tahun 2024 karena karena adanya perubahan metodologi dalam pengumpulan data.
*Restatement of participant numbers for 2024 due to changes in data collection methodology.

                                                                                                 Jumlah Peserta | Number of Participants
                           Jenis Pelatihan
                                                                                                                    2023*
                           Type of Training
                                                                                            Pria | Male                              Wanita | Female
Pelatihan Leadership
                                                                                                3.758                                      1.434
Leadership Training
Pelatihan Business
                                                                                                7.878                                      3.028
Business Training
Pelatihan Supporting
                                                                                                14.181                                     9.593
Supporting Training
e-Learning
                                                                                                8.476                                      5.187
e-Learning
Lain-lain
                                                                                                8.022                                      5.066
Others
Jumlah
                                                                                               42.315                                     24.308
   T
​​​ otal
*Restatement untuk angka jumlah peserta tahun 2023 karena karena adanya perubahan metodologi dalam pengumpulan data.
*Restatement of participant numbers for 2023 due to changes in data collection methodology.

Tabel Biaya Pelatihan dan Pendidikan
Table of Training and Education Costs

                                  2025                                         2024                                                 2023
                    Target     Realisasi                        Target      Realisasi                                Target      Realisasi
Jenis                                     Penyerapan                                   Penyerapan                                                   Penyerapan
                   (dalam       (dalam                         (dalam        (dalam                                 (dalam        (dalam
Pelatihan                                  Anggaran                                     Anggaran                                                     Anggaran
                   jutaan       jutaan                         jutaan        jutaan                                 jutaan        jutaan
Type of                                   (dalam %)                                    (dalam %)                                                    (dalam %)
                  rupiah)       rupiah)                        rupiah)       rupiah)                                rupiah)       rupiah)
Training                                    Budget                                       Budget                                                       Budget
                    Target   Realization                      Target (In Realization                               Target (In Realization
                                          Absorption                                   Absorption                                                   Absorption
                (In millions (In millions                     millions of (In millions                             millions of (In millions
                                            (In %)                                       (In %)                                                       (In %)
                 of rupiah) of rupiah)                         rupiah)     of rupiah)                               rupiah)     of rupiah)
Biaya
Pelatihan
Tenaga Kerja
                  118.046         103.302     87,51%             143.436           137.677               96%         167.989           120.585          72%
Employee
Training
Costs




                                               Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t                                              235
Page 236
Pengembangan SDM yang Unggul
Development of Superior Human Resources




Sebagai bagian dari upaya sistematis dalam membangun                                    As part of a systematic effort to build the adaptive and
kapabilitas insan Pegadaian yang adaptif dan berdaya                                    competitive capabilities of Pegadaian’s employees, Pegadaian
saing, Pegadaian mengelola Program Divisi Corporate                                     manages the Corporate Division University Program aimed at
University yang dirancang untuk mendukung penguatan                                     supporting leadership development, future competencies, and
kepemimpinan, kompetensi masa depan, serta pemenuhan                                    compliance with regulatory and sustainability requirements.
kewajiban regulasi dan keberlanjutan. Program ini                                       The program encompasses leadership development, digital
mencakup pengembangan kepemimpinan, kapabilitas                                         and artificial intelligence capabilities, ESG and capital
digital dan kecerdasan buatan, kompetensi ESG dan pasar                                 markets competencies, fostering a coaching culture, and
modal, penguatan budaya coaching, serta peningkatan                                     strengthening knowledge in the bullion business.
keahlian di bidang bisnis bullion.


      Nama                                                                                                                                        Jumlah
     Program                                                                   Keterangan                                                         Peserta
     Program                                                                   Information                                                         Total
      Name                                                                                                                                      Participants
 Pegadaian            Melalui Pegadaian Leadership Development Program (PLDP), Perusahaan secara berkelanjutan
 Leadership           mengembangkan kompetensi kepemimpinan di berbagai jenjang organisasi. Program ini meliputi
 Development          pemantauan perjalanan pengembangan peserta (monitoring journey) yang dilaksanakan bersama
 Program              Divisi SHC dan OHC, serta pelaksanaan PLDP tingkat 3 hingga 5. Pada tahun 2025, Pegadaian juga
 Pegadaian            menyelenggarakan Pegadaian Future Leader Program (PFLP) sebagai bagian dari upaya menyiapkan
 Leadership           talenta kepemimpinan masa depan yang siap menghadapi tantangan bisnis dan transformasi organisasi.
                                                                                                                                                    418
 Development          Through the Pegadaian Leadership Development Program (PLDP), the company continuously develops
 Program              leadership competencies at various organizational levels. This program includes monitoring the
                      development journey of participants, which is carried out together with the SHC and OHC Divisions, as well
                      as implementing PLDP levels 3 to 5. In 2025, Pegadaian launched the Pegadaian Future Leader Program
                      (PFLP) as part of an effort to prepare future leadership talents capable of facing business challenges and
                      organizational transformation.
 AI Capabilities      Sejalan dengan agenda transformasi digital dan pertumbuhan berkelanjutan, Pegadaian memperkuat
 AI Capabilities      kapabilitas kecerdasan buatan melalui berbagai inisiatif pembelajaran. Kegiatan tersebut mencakup
                      penyelenggaraan AI Webinar Series: Exploring the Future of Work with AI, implementasi dan penguatan
                      kompetensi AI untuk mendukung pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan, serta pengembangan dan
                      pemanfaatan data governance tools sebagai fondasi pengambilan keputusan berbasis data (data for
                      sustainable growth).                                                                                                          122
                      In line with its digital transformation and sustainable growth agenda, Pegadaian is strengthening its
                      artificial intelligence capabilities through various learning initiatives. These include hosting the AI Webinars
                      Series: Exploring the Future of Work with AI, implementing and strengthening AI competencies to support
                      sustainable business growth, and developing and utilizing data governance tools as a foundation for
                      decision-making data for sustainable growth.
 ESG &                Dalam mendukung penerapan prinsip keberlanjutan dan kepatuhan terhadap regulasi, Pegadaian
 Obligation           mengembangkan program ESG & Obligation Competency. Program ini difokuskan pada penguatan
 Competency           pemahaman dan kompetensi terkait ESG dan Return of Social Investment, penyelenggaraan pelatihan
 ESG & Bonds          serta sertifikasi kompetensi ESG (Certified Sustainability Development Specialist (CSDS) dan Certified
 Competency           Sustainability Reporting Specialist (CSRS)), serta pelaksanaan pelatihan dan sertifikasi Wakil Manajer
                      Investasi dan pelatihan pasar modal sepanjang tahun 2025.
                      In supporting the implementation of sustainability principles and regulatory compliance, Pegadaian                            14
                      has developed an ESG & Obligation program competency. This program focuses on strengthening
                      understanding and skills related to ESG and the Return of Social Investment, as well as implementing
                      training and ESG competency certification (Certified Sustainability Development Specialist (CSDS) and
                      Certified Sustainability Reporting Specialist (CSRS)). Additionally, it includes training and certification for
                      Deputy Investment Managers and capital market training throughout 2025.
 Coaching             Untuk mendorong budaya pembelajaran berkelanjutan dan pengembangan kinerja individu, Pegadaian
 Capability           menginisiasi berbagai program Coaching Capability. Inisiatif ini meliputi pelatihan dan sertifikasi
 Coaching             coaching (Certified Coaching Skills), penyelenggaraan Webinar Coaching Culture, pembentukan
 Capability           Coaching Lab sebagai wadah praktik dan pengembangan, serta pelatihan Leadership for Business
                      Manager Course guna memperkuat peran pemimpin sebagai coach di unit kerja masing-masing. Hingga
                      tahun 2025, Pegadaian memiliki 57 karyawan pada level deputy yang telah memiliki sertifikasi coach.                           57
                      To encourage a culture of continuous learning and individual performance development, Pegadaian
                      initiated various coaching programs. This initiative includes coaching training and certification (Certified
                      Coaching), hosting webinars on Coaching Culture, establishing a Coaching Lab as a space for practice and
                      development, and providing Leadership training through the Business Manager Course to enhance leaders’
                      roles as coaches within their respective work units.




236                         IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 237
   Nama                                                                                                                   Jumlah
  Program                                                        Keterangan                                               Peserta
  Program                                                        Information                                               Total
   Name                                                                                                                 Participants
Bullion      Dalam rangka mendukung penguatan lini bisnis bullion, Pegadaian menyelenggarakan berbagai
Competency   program peningkatan kompetensi yang mencakup sosialisasi produk dan operasional bisnis bullion,
Bullion      penguatan kompetensi di bidang bullion dan analisis pasar emas, peningkatan kemampuan relationship            11.506
Competency   manager dan analis kredit bisnis bullion, pengembangan kompetensi terkait operasional bullion dan           (Termasuk
             bisnis pertambangan, serta pelatihan inventory management untuk mendukung pengelolaan aset                  e-learning
             secara optimal.                                                                                                 dan
             To support the strengthening of the bullion business line, Pegadaian organizes various competency           pelatihan)
             improvement programs. These include socializing bullion business products and operations , strengthening    (Including
             competencies in bullion and gold market analysis, improving relationship capabilities among bullion         e-learning
             business credit managers and analysts, developing competencies related to bullion and mining business      and training)
             operations, and providing inventory training management to support optimal asset management.




                                        Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t                        237
Page 238
Pengembangan SDM yang Unggul
Development of Superior Human Resources




                                            PELATIHAN SUSTAINABILITY DAN ESG PEGADAIAN [GRI 2-24]
              Dalam rangka memperkuat pemahaman dan kapabilitas insan Pegadaian terhadap prinsip keberlanjutan dan ESG,
           sepanjang tahun 2025, Perusahaan menyelenggarakan berbagai program pelatihan yang dirancang secara komprehensif,
              mencakup literasi produk, pengembangan sumber daya manusia, serta penguatan praktik keuangan berkelanjutan.

                                                            SUSTAINABILITY AND ESG TRAINING
                    To strengthen the understanding and capabilities of Pegadaian employees regarding sustainability and ESG
                     principles, the Company conducted various comprehensive training programs throughout 2025, covering
                         product literacy, human resource development, and strengthening sustainable financial practices.
Peningkatan Literasi Produk                              Pengembangan Human Capital                                  Penguatan Kapabilitas
Pegadaian secara berkelanjutan                           melalui Coaching                                            Keuangan Berkelanjutan
meningkatkan literasi karyawan terhadap                  Sebagai bagian dari strategi pengembangan                   Dalam mendukung penerapan standar
pembaruan fitur dan pengembangan                         talenta, Pegadaian menyelenggarakan                         pelaporan keberlanjutan, Pegadaian
produk melalui program sosialisasi                       Individual Development Program berupa                       menyelenggarakan pelatihan Sustainability
yang dilaksanakan dengan metode                          pelatihan dan sertifikasi coaching yang                     Reporting Standards and Implementation
e-learning dan diikuti oleh seluruh                      dilaksanakan secara in-house. Program ini                   terkait Pernyataan Standar Pengungkapan
karyawan. Materi pelatihan mencakup                      diikuti oleh perwakilan Deputi Bisnis dan                   Keberlanjutan (PSPK) 1 dan PSPK 2.
pengajuan baru gadai efek melalui aplikasi               Deputi Operasional dari seluruh Kantor                      Pelatihan ini dilaksanakan secara in-house
BRIGHTS, fitur setor fisik Tabungan Emas,                Wilayah, dengan materi yang mencakup                        dan diikuti oleh perwakilan dari Divisi
penyelenggaraan kegiatan usaha bullion,                  pengenalan coaching, penerapan Basic CARE                   Akuntansi, ESG, MAT, PL, dan Treasury
serta pendalaman produk bisnis bullion,                  Model, serta pengembangan kompetensi                        pada jenjang Grade 13 hingga 7. Materi
termasuk deposito emas dan jasa titipan                  dalam membangun kejelasan, kesadaran,                       pelatihan meliputi integrasi pelaporan IR
korporasi. Inisiatif ini bertujuan untuk                 solusi, dan pemberdayaan individu. Program                  dan ESG hingga comprehensive corporate
memastikan pemahaman yang selaras                        ini ditujukan untuk memperkuat peran                        reporting, serta pemahaman atas
atas inovasi produk dan mendukung                        pimpinan sebagai coach dalam mendorong                      pengungkapan informasi keberlanjutan dan
kualitas layanan kepada nasabah.                         kinerja dan pengembangan tim.                               iklim sesuai dengan PSPK 1 dan PSPK 2.
Product Literacy Enhancement                             Human Capital Development through Coaching                  Strengthening Sustainable
Pegadaian continuously enhances employee                 As part of its talent development strategy,                 Financial Capabilities
literacy regarding feature updates and                   Pegadaian held an Individual Development                    To support the implementation of
product development through an e-learning                Program in the form of in-house coaching                    sustainability reporting standards, Pegadaian
socialization program attended by all                    training and certification program. This                    held Sustainability training. This training
employees. Training materials include                    program was attended by representatives of                  focused on Reporting Standards and their
new security pawn applications via the                   Business Deputies and Operational Deputies                  implementation related to the Sustainability
BRIGHTS application, the physical deposit                from all Regional Offices, with materials                   Disclosure Standards Statement (PSPK)
feature for Gold Savings, bullion business               covering an introduction to coaching,                       1 and PSPK 2. This training was held
operations, and in-depth understanding of                the application of the Basic CARE Model,                    internally and attended by representatives
bullion business products, including gold                and competency development in building                      from the Accounting, ESG, MAT, PL, and
deposits and corporate safekeeping services.             clarity, awareness, solutions, and individual               Treasury Divisions at levels from Grade
This initiative aims to ensure consistent                empowerment. The program aims to strengthen                 13 to 7. The training material covered the
understanding of product innovation                      the role of leaders as coaches in enhancing                 integration of IR and ESG reporting into
and support quality customer service.                    team performance and development.                           comprehensive corporate reporting, as
                                                                                                                     well as understanding the disclosure of
                                                                                                                     sustainability and climate information in
                                                                                                                     accordance with PSPK 1 and PSPK 2.
Peningkatan Kompetensi ESG dan                           Penguatan Kompetensi TJSL                                   Pemberdayaan Perempuan
Sertifikasi Keberlanjutan                                dan Pengukuran Dampak                                       melalui Kepemimpinan
Pegadaian juga menyelenggarakan                          Dalam mendukung efektivitas program TJSL,                   Sebagai bagian dari komitmen terhadap
pelatihan Enhancing ESG Practices yang                   Pegadaian menyelenggarakan pelatihan                        kesetaraan gender dan inklusi, Pegadaian
dilengkapi dengan sertifikasi Certified                  peningkatan kompetensi TJSL dan ESG                         menyelenggarakan Webinar Perempuan
Sustainability Development Specialist.                   dengan pendekatan SROI. Pelatihan ini                       EMAS: Women Leadership Series yang
Program ini ditujukan bagi person in                     dilaksanakan secara in-house dan diikuti                    dilaksanakan secara hybrid, baik luring
charge penyusunan laporan keberlanjutan,                 oleh insan TJSL Pegadaian di Kantor Pusat                   maupun daring. Kegiatan ini diikuti
dengan cakupan materi meliputi konsep                    dan Kantor Wilayah. Materi yang diberikan                   oleh seluruh karyawati Pegadaian
keberlanjutan dan SDGs, dasar-dasar ESG,                 mencakup pengenalan ESG, penyusunan                         dan difokuskan pada penguatan peran
praktik terbaik ESG, serta pengungkapan                  program TJSL dan ESG, strategi komunikasi                   perempuan dalam kepemimpinan serta
dan pelaporan ESG. Program ini bertujuan                 dan publikasi program, serta pengukuran                     peningkatan partisipasi perempuan
untuk memastikan kualitas pelaporan                      dampak program menggunakan metode SROI.                     dalam pengambilan keputusan
keberlanjutan yang kredibel dan selaras                                                                              di lingkungan Perusahaan.
dengan standar yang berlaku.                             Strengthening TJSL Competencies
                                                         and Measurable Impact                                       Women’s Empowerment
Enhancement of ESG Competency                            To support the effectiveness of the TJSL                    through Leadership
and Certification in Sustainability                      program, Pegadaian held training sessions                   As part of its commitment to gender equality
Pegadaian also provides the Enhancing                    to enhance TJSL and ESG competencies with                   and inclusion, Pegadaian is hosting the
ESG Practices training, which encompasses                a TJSL approach and a Return on Investment                  EMAS Women Webinar: Women Leadership
a Certified ESG certification and a                      (SROI). The in-house training was attended                  series. Held in a hybrid format, both
Sustainability Development Specialist                    by Pegadaian’s CSR personnel at the Head                    offline and online, it was attended by all
qualification. This program is intended                  Office and Regional Offices. The material                   female Pegadaian employees and focused
for individuals responsible for preparing                included an introduction to ESG, CSR,                       on strengthening women’s leadership
sustainability reports. The materials cover              developing ESG programs, communication,                     roles and increasing their participation in
concepts of sustainability and the SDGs,                 and publication strategies, and measuring                   decision-making within the company.
ESG fundamentals, ESG best practices,                    program impact using the SROI method.
and ESG disclosure and reporting. The
program aims to ensure that the quality
of sustainability reports is credible and
aligned with applicable standards.


238                         IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 239
Selain itu, sebagai bagian dari komitmen Pegadaian dalam                          Furthermore, as part of Pegadaian’s commitment to
mendampingi karyawan sepanjang siklus kariernya, Perusahaan                       supporting employees throughout their careers, the
juga menyelenggarakan Pelatihan Pra Purna Tugas bagi                              Company also provides Pre-Retirement Training for
karyawan yang akan memasuki masa purna bakti. Program                             employees approaching retirement. This program aims to
ini dirancang untuk membantu karyawan mempersiapkan                               help employees prepare for the transition to retirement
transisi menuju masa pensiun secara menyeluruh, baik dari                         thoroughly, both mentally and psychologically, so they can
aspek mental maupun psikologis, sehingga dapat menjalani                          experience retirement with greater peace of mind, proper
masa purna tugas dengan lebih tenang, terencana, dan tetap                        planning, and maintain a good quality of life. In 2025, 296
memiliki kualitas hidup yang baik. Sepanjang tahun 2025,                          employees took part in Pegadaian’s Pre-Retirement Training.
sebanyak 296 karyawan telah mengikuti Pelatihan Pra Purna
Tugas yang diselenggarakan oleh Pegadaian.


Tabel Pelaksanaan Pelatihan Pra Purna Tugas
Table of Pre-Retirement Training Implementation
   Tahun             Materi Pelatihan            Jumlah Angkatan                                  Tempat Pelatihan         Jumlah Peserta
    Year             Training Material           Number of Batches                                Training Location       Total Participants
              Pelatihan Pra Purna Tugas               9 angkatan                          Lombok, Yogyakarta, Bogor,
    2025                                                                                                                         296
              Pre-Retirement Training                  9 batches                             Jakarta, Denpasar
              Pelatihan Pra Purna Tugas               9 angkatan
    2024                                                                                  Jakarta, Bandung, Denpasar             277
              Pre-Retirement Training                  9 batches
              Pelatihan Pra Purna Tugas               6 angkatan
    2023                                                                                                 Jakarta                 185
              Pre-Retirement Training                  6 batches




Dalam rangka memastikan efektivitas pengelolaan                                   To ensure effective human resource management and
sumber daya manusia serta mendorong pengembangan                                  encourage sustainable employee development, Pegadaian
karyawan secara berkelanjutan, Pegadaian secara konsisten                         consistently conducts annual employee performance
melaksanakan penilaian kinerja karyawan setiap tahun. Proses                      assessments. This assessment process is carried out through
penilaian ini dilakukan melalui sejumlah mekanisme yang                           several structured and transparent mechanisms, serving
terstruktur dan transparan, sebagai dasar dalam mengevaluasi                      as the foundation for assessing individual performance
pencapaian kinerja individu maupun kontribusi terhadap                            achievements and contributions to the Company’s objectives,
tujuan Perusahaan, yaitu sebagai berikut:                                         as follows:


 Penilaian Kinerja Tim           Penilaian ini didasarkan pada Key Performance Indicators (KPI) unit kerja, di mana target ditetapkan
 Team Performance Assessment     untuk dicapai oleh suatu unit kerja sebagai sebuah tim.
                                 This assessment is based on the work unit’s Key Performance Indicators (KPIs), which set to be achieved by
                                 a work unit as a team.
 Penilaian Kinerja Individu      Setiap karyawan memiliki KPI individu yang melekat pada target masing-masing. Evaluasi ini
 Individual Performance          dilakukan secara terukur dan sistematis, serta ditindaklanjuti secara berkala oleh manajemen untuk
 Assessment                      memastikan pencapaian yang optimal.
                                 Each employee has individual KPIs linked to their respective targets. These evaluations are conducted in a
                                 measurable and systematic way, with management regularly following up to ensure optimal achievement.
 Penilaian 360° (AKHLAK &        Penilaian ini menilai kesesuaian karyawan dengan nilai AKHLAK dan tujuan perusahaan. Metode ini
 Nilai Perusahaan).              berbasis umpan balik dari berbagai pihak, termasuk rekan kerja, bawahan langsung, dan atasan guna
 360° Assessment (Company        memperoleh perspektif yang lebih objektif dan menyeluruh.
 Morals & Values).               This assessment assesses an employee’s alignment with the company’s AKHLAK values and goals. This
                                 method is based on feedback from various parties, including coworkers, direct reports, and superiors, to
                                 obtain a more objective and comprehensive perspective.
 Penilaian Tindak Lanjut         Proses ini melibatkan percakapan rutin antara atasan dan karyawan untuk memberikan umpan balik
 Pengembangan Karyawan           berkelanjutan. Tujuannya adalah untuk meninjau ulang tujuan, mengidentifikasi hambatan, serta
 Employee Development            memastikan efektivitas kinerja secara berkala.
 Follow-up Assessment            This process involves regular conversations between supervisors and employees to provide continuous
                                 feedback. The aim is to periodically review objectives, identify obstacles, and ensure effective performance.




                                             Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t                            239
Page 240
Pengembangan SDM yang Unggul
Development of Superior Human Resources




Penilaian kinerja tersebut juga berfungsi sebagai bentuk                                The performance appraisal also serves as a form of
apresiasi atas dedikasi dan kontribusi karyawan sepanjang                               appreciation for employee dedication and contributions
periode pelaporan, sekaligus sebagai sarana untuk                                       during the reporting period, as well to realize the principles
mewujudkan prinsip keadilan, dukungan, dan penetapan target                             of fairness, support, and clear performance targets for all
kinerja yang jelas bagi seluruh karyawan. Berdasarkan hasil                             employees. Based on the evaluation results, employees who
evaluasi, karyawan dengan kinerja unggul berkesempatan                                  perform well may be rewarded with job promotions. Besides
memperoleh penghargaan dalam bentuk promosi jabatan.                                    benefiting employee well-being and career development, job
Selain memberikan dampak positif terhadap kesejahteraan                                 promotions also contribute to increasing loyalty, motivation,
dan pengembangan karier karyawan, promosi jabatan turut                                 and work enthusiasm. They are part of the Company’s efforts
berkontribusi dalam meningkatkan loyalitas, motivasi, dan                               to prepare for sustainable leadership within the organization.
semangat kerja, serta menjadi bagian dari upaya Perusahaan
dalam mempersiapkan keberlanjutan kepemimpinan di
lingkungan organisasi.

Pada tahun 2025, 100% karyawan telah mendapatkan tinjauan                               In 2025, 100% of employees received performance reviews,
kinerja, yang terdiri dari 7.659 karyawan pria (62,20%) dan                             comprising 7,659 men (62.20%) and 4,654 women (37.80%).
4.654 karyawan wanita (37,80%). Penilaian kinerja dilakukan                             Performance assessments were conducted through the
melalui penetapan Key Performance Indicators (KPI) tahunan,                             establishment of annual Key Performance Indicators
penilaian AKHLAK, penilaian 360 derajat, serta penilaian                                (KPIs), AKHLAK assessments, 360‑degree evaluations, and
tindak lanjut pengembangan karyawan.Hasil penilaian kinerja                             follow‑up assessments on employee development. The
karyawan selanjutnya menjadi salah satu faktor penentu                                  results of employee performance assessments become one of
dalam pengelolaan jenjang karier karyawan dan disajikan                                 the determining factors in managing employees career level
secara lebih rinci dalam tabel berikut:                                                 and are presented in more detail in the following table:


Tabel Tinjauan Rutin Karyawan dan Jenjang Karier [GRI 404-3]
Table of Employee Routine Review and Career Path

                        Jumlah Karyawan yang                                               Hasil Penilaian dan Relevansi Pengembangan Karier
       Tahun            Mendapatkan Peninjauan                                           Assessment Results and Relevance of Career Development
        Year            Number of Employees Who                                           Promosi                  Mutasi/Rotasi                 Demosi
                        Received a Review                                                Promotion                Mutation/Rotation             Demotion
                        12.313 (100% dari total karyawan)
        2025                                                                                4.229                          460                     12
                        12,313 (100% of total employees)
                        12.530 (100% dari total karyawan)
        2024                                                                                2.153                         1.028                    3
                        12.530 (100% of total employees)
                        13.519 (100% dari total karyawan)
        2023                                                                                3.977                          530                     1
                        13.519 (100% of total employees)




Kebebasan Berserikat [GRI 2-30]
Freedom of Association
Pegadaian berkomitmen untuk membangun dan                                               Pegadaian is committed to building and maintaining
memelihara hubungan industrial yang harmonis sebagai                                    harmonious industrial relations as a key foundation for
fondasi penting bagi keberlangsungan operasional dan                                    the Company’s operational sustainability and performance.
pencapaian kinerja Perusahaan. Dalam kerangka tersebut,                                 Within this regard, Pegadaian respects and guarantees
Pegadaian menghormati dan menjamin hak setiap karyawan                                  the right of every employee to organize as part of efforts
untuk berserikat sebagai bagian dari upaya perlindungan                                 to protect labor rights and address various labor issues
hak-hak ketenagakerjaan serta penyelesaian berbagai isu                                 through constructive dialogue.
ketenagakerjaan secara konstruktif dan dialogis.

Komitmen terhadap kebebasan berserikat ini dijalankan                                   This commitment to freedom of association is carried out by
dengan mematuhi ketentuan peraturan perundang-undangan                                  complying with applicable laws and regulations, including
yang berlaku, termasuk Undang-Undang Nomor 6 Tahun                                      Law Number 6 of 2023 concerning the Stipulation of
2023 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti                                   Government Regulation in place of Law Number 2 of 2022
Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja                                    concerning Job Creation into Law, as well as the International



24 0                        IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 241
menjadi Undang-Undang, serta Konvensi International                              Labour Organization (ILO) No. 87 concerning Freedom
Labour Organization (ILO) Nomor 87 tentang Kebebasan                             of Association and Protection of the Right to Organize.
Berserikat dan Perlindungan Hak untuk Berorganisasi.                             Pegadaian guarantees all employees the freedom to join
Pegadaian menjamin kebebasan seluruh karyawan untuk                              professionally managed workers’ organizations as a means
bergabung dalam organisasi pekerja yang dikelola secara                          of communication and partnership between employees and
profesional sebagai sarana komunikasi dan kemitraan antara                       management, fostering a mutually respectful and beneficial
karyawan dan manajemen, guna menciptakan hubungan                                working relationship.
kerja yang saling menghormati dan menguntungkan.

Sejalan dengan komitmen tersebut, Pegadaian memiliki                             In line with this commitment, Pegadaian has a Collective
Perjanjian Kerja Bersama (PKB) yang mengatur secara                              Labor Agreement (CLA) that clearly defines the rights
jelas hak dan kewajiban Perusahaan dan karyawan. PKB                             and obligations of the Company and employees. The CLA
antara PT Pegadaian dan Serikat Pekerja Pegadaian untuk                          between PT Pegadaian and the Pegadaian Workers Union
periode 2025–2026 dituangkan dalam Surat Edaran 300/                             for 2025–2026 is outlined in Circular Letter 300/SE/2025
SE/2025 tentang Pemberitahuan Perjanjian Kerja Bersama.                          regarding Notification of the Collective Labor Agreement.
PKB ini mengatur berbagai ketentuan penting, antara                              This CLA regulates various important provisions, including
lain dukungan Perusahaan dalam penyediaan sarana dan                             the Company’s support in providing facilities and
fasilitas bagi kegiatan serikat pekerja, pemberian dispensasi                    infrastructure for union activities, granting time off for union
waktu bagi pengurus dan/atau anggota serikat pekerja                             administrators and/or members to address employment
dalam menyelesaikan permasalahan ketenagakerjaan,                                issues, and prohibiting management from exerting any form
serta larangan bagi manajemen untuk melakukan segala                             of pressure, discrimination, or intimidation against union
bentuk tekanan, diskriminasi, maupun intimidasi terhadap                         members and administrators. All Pegadaian employees are
anggota dan pengurus serikat pekerja. Seluruh karyawan                           covered by the CLA.
Pegadaian tercakup dalam PKB tersebut.

Hingga 31 Desember 2025, 100% karyawan terdaftar                                 By 31 December 2025, 100% of employees are registered as
sebagai anggota Serikat Pekerja Pegadaian. Keanggotaan                           members of the Pegadaian Workers Union. Membership in
Serikat Pekerja Pegadaian menganut sistem stelsel pasif,                         the Pegadaian Workers Union operates on a passive system,
di mana setiap karyawan secara otomatis terdaftar sebagai                        meaning every employee is automatically registered as a
anggota serikat pekerja.                                                         union member.

Dalam rangka menjamin pemenuhan hak karyawan dan                                 To ensure the fulfillment of employee rights are upheld
menjaga transparansi, Pegadaian senantiasa menyampaikan                          and transparency is maintained, Pegadaian consistently
informasi kepada karyawan apabila terdapat perubahan                             informs employees of any changes in operational policies,
kebijakan operasional, penyesuaian struktur organisasi,                          organizational structure adjustments, or other strategic
maupun keputusan strategis lainnya. Penyampaian informasi                        decisions. Information is disseminated through various
dilakukan melalui berbagai kanal komunikasi, termasuk                            communication channels, including internal communication
sosialisasi internal dan publikasi melalui situs web korporasi,                  and publication on the corporate website, to minimize
guna meminimalkan potensi kesenjangan informasi serta                            potential information gaps and create a sense of security
menciptakan rasa aman dan nyaman bagi karyawan.                                  and comfort among employees. Provisions regarding the
Ketentuan mengenai masa pemberitahuan, mekanisme                                 notification period, consultation mechanisms, and the
konsultasi, dan proses negosiasi atas perubahan tersebut                         negotiation process for these changes are stipulated in the
telah diatur dalam PKB. [GRI 402-1]                                              CLA. [GRI 402-1]

Pegadaian terus mengedepankan dialog dan pendekatan                              Pegadaian continues to prioritize dialogue and a family-like
kekeluargaan dalam menjaga hubungan industrial yang                              approach to maintain conducive industrial relations. When
kondusif. Apabila terjadi permasalahan ketenagakerjaan,                          labor-related issues arise, the company prioritizes resolution
Perusahaan mengutamakan penyelesaian melalui mekanisme                           through deliberation and mediation. However, if necessary,
musyawarah dan mediasi. Namun demikian, apabila                                  resolution can be pursued through the Industrial Relations
diperlukan, penyelesaian dapat ditempuh melalui mekanisme                        Court mechanism in accordance with statutory provisions.
Pengadilan Hubungan Industrial sesuai dengan ketentuan                           To ensure employee complaints are handled systematically
peraturan perundang-undangan. Untuk memastikan                                   and fairly, Pegadaian has established the following complaint
penanganan keluhan karyawan dilakukan secara sistematis                          resolution steps:
dan adil, Pegadaian telah menetapkan langkah-langkah
penyelesaian keluhan, yaitu sebagai berikut:




                                            Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t                               24 1
Page 242
Pengembangan SDM yang Unggul
Development of Superior Human Resources




1. Pembukaan ruang dialog antara karyawan dan                                           1. Creating a dialogue space between employees and
   manajemen yang dapat difasilitasi oleh Serikat Pekerja                                  management facilitated by the Pegadaian Workers
   Pegadaian.                                                                              Union.
2. Menyediakan sarana komunikasi melalui portal di                                      2. Offering a communication portal on the official
   situs resmi Pegadaian yang hanya dapat diakses oleh                                     Pegadaian website that is accessible only to employees,
   karyawan, dimana keluhan yang disampaikan akan                                          where submitted complaints are forwarded by the public
   diteruskan oleh bagian humas ke pihak terkait.                                          relations department to the appropriate parties.
3. LKS Bipartit, sebagai sarana komunikasi, konsultasi dan                              3. The LKS Bipartite serves as a platform for communication,
   musyawarah untuk membahas isu terkait hubungan                                          consultation, and deliberation to discuss issues related
   industrial untuk meningkatkan produktivitas dan                                         to industrial relations, aiming to enhance employee
   kesejahteraan karyawan serta untuk menjamin                                             productivity and welfare, ensure business continuity, and
   kelangsungan usaha dan menciptakan ketenangan kerja.                                    create a peaceful work environment.



Tenaga Kerja Anak dan Tenaga Kerja Paksa [OJK F.19]
Child Labor and Forced Labor
Pegadaian menegaskan komitmennya untuk menolak segala                                   Pegadaian affirms our commitment to rejecting all forms
bentuk pekerja anak dan kerja paksa dalam seluruh aktivitas                             of child labor and forced labor across all its operational
operasional Perusahaan. Komitmen ini merupakan bagian                                   activities. This commitment is part of Pegadaian’s efforts to
dari upaya Pegadaian dalam menjunjung tinggi prinsip hak                                uphold the principles of human rights, social justice, and
asasi manusia, keadilan sosial, serta perlindungan terhadap                             protection of worker welfare.
kesejahteraan tenaga kerja.

Dalam pelaksanaan kegiatan usaha, Pegadaian menerapkan                                  In conducting our business activities, Pegadaian implements
kebijakan yang tegas terkait batas usia minimum karyawan                                strict policies regarding minimum age limit for employees
dan pengaturan jam kerja. Berdasarkan undang-undang                                     and the regulation of working hours. According to the
Ketenagakerjaan, Perusahaan dilarang untuk mempekerjakan                                Employment Law, the Company is prohibited from employing
anak dibawah umur. Pegadaian berkomitmen untuk tidak                                    minors. Pegadaian is committed to not employing underage
mempekerjakan pekerja dibawah umur. Perusahaan                                          workers. The Company provides compensation in line with the
memberikan kompensasi sesuai dengan ketentuan yang                                      provisions set in the Company’s internal regulations. This policy
diatur dalam ketentuan internal Perusahaan. Kebijakan                                   demonstrates Pegadaian’s real contribution to prevent child
ini merupakan bentuk kontribusi nyata Pegadaian dalam                                   labor and forced labor practices in the workplace. During the
mencegah praktik pekerja anak dan kerja paksa di lingkungan                             reporting period, no cases of child labor or forced labor were
kerja. Sepanjang periode pelaporan, tidak terdapat temuan                               found at Pegadaian.
kasus pekerja anak maupun kerja paksa di Pegadaian.

Komitmen Pegadaian tersebut sejalan dengan ketentuan                                    Pegadaian’s commitment aligns with the provisions of Law
Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Penetapan                                      Number 6 of 2023 concerning the Stipulation of Government
Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor                                      Regulation in place of Law Number 2 of 2022 concerning Job
2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja menjadi Undang-Undang.                                 Creation into Law. Furthermore, the company’s policies also
Selain itu, kebijakan Perusahaan juga mengacu pada standar                              adhere to international standards, including the International
internasional, termasuk Konvensi International Labour                                   Labor Organization (ILO) Convention No. 138 on Minimum
Organization (ILO) Nomor 138 tentang Usia Minimum dan                                   Age and ILO Convention No. 182 on the Worst Forms of Child
Konvensi ILO Nomor 182 tentang Bentuk-Bentuk Pekerjaan                                  Labor. Meanwhile, the commitment to preventing forced
Terburuk bagi Anak. Sementara itu, komitmen terhadap                                    labor is in line with ILO Convention No. 29 on Forced Labor
pencegahan kerja paksa selaras dengan Konvensi ILO                                      and ILO Convention No. 105 on the Abolition of Forced Labor.
Nomor 29 tentang Kerja Paksa serta Konvensi ILO Nomor
105 tentang Penghapusan Kerja Paksa.




242                         IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 243
Cuti Parental [OJK F.19][GRI 401-2, 401-3]
Parental Leave
Pegadaian senantiasa berupaya memenuhi hak-hak                                    Pegadaian consistently strives to fulfill employees’
ketenagakerjaan karyawan, termasuk pemenuhan hak atas                             employment rights, including maternity leave. The provisions
cuti melahirkan. Ketentuan mengenai cuti bersalin telah                           regarding maternity leave are clearly stipulated in the
diatur secara jelas dalam Perjanjian Kerja Bersama (PKB),                         Collective Labor Agreement (CLA), which states that female
di mana karyawan perempuan yang akan melahirkan                                   employees expecting a baby are entitled to paid leave without
berhak memperoleh cuti dengan tetap menerima upah,                                losing their annual leave entitlement.
tanpa mengurangi hak atas cuti tahunan.

Cuti melahirkan diberikan selama 3 (tiga) bulan atau setara                       Maternity leave is granted for 3 (three) months or the
dengan 12 minggu, yang terdiri atas 1,5 (satu setengah)                           equivalent of 12 weeks, split into 1.5 (one and a half)
bulan sebelum tanggal perkiraan kelahiran sesuai                                  months before the estimated due date, as recommended
rekomendasi dokter dan 1,5 (satu setengah) bulan setelah                          by a doctor, and 1.5 (one and a half) months after birth. In
melahirkan. Selain itu, Pegadaian juga memberikan cuti                            addition, Pegadaian also provides leave to female employees
kepada karyawan perempuan yang mengalami keguguran                                experiencing a miscarriage for 1.5 (one and a half) months
selama 1,5 (satu setengah) bulan atau sesuai dengan                               or as advised by an obstetrician or midwife, while still
keterangan dokter kandungan atau bidan, dengan tetap                              maintaining their annual leave rights.
mempertahankan hak atas cuti tahunan.


                                                                                              2025                      2024                 2023
 Uraian
 Description                                                                          Pria          Wanita       Pria      Wanita     Pria      Wanita
                                                                                      Male          Female       Male      Female     Male      Female
 Jumlah karyawan yang berhak cuti melahirkan (parental leave)
                                                                                       343             222       303           444    335           179
 Number of employees eligible for parental leave
 Jumlah karyawan yang mengambil hak cuti melahirkan
 (parental leave)                                                                      343             222       303           444    335           179
 Number of employees who took parental leave
 Jumlah karyawan yang kembali setelah cuti melahirkan
 (parental leave)                                                                      343             222       303           444    335           179
 Number of employees who returned to work after parental leave
 Jumlah karyawan yang tetap bekerja hingga 12 bulan
 setelah mengambil cuti melahirkan (parental leave)
                                                                                       343             222       303           444    335           179
 Number of employees who remained employed
 for 12 months after taking parental leave
 Return to work rate                                                                  100%           100%        100%          100%   100%          100%
 Retention rate                                                                       100%           100%        100%          100%   100%          100%



Sebagai bentuk dukungan terhadap peran keluarga,                                  To ensure consistent application of the principle of fair
Pegadaian turut memberikan cuti bagi karyawan laki-laki                           compensation, Pegadaian has developed a straightforward
untuk mendampingi istri yang melahirkan selama 3 (tiga)                           and transparent pay equity indicator, such as median
hari kerja. Di samping itu, Pegadaian juga memberikan                             salary comparison or salary ratio based on job grade.
fleksibilitas bagi karyawan untuk mengajukan cuti tahunan                         The methodology is briefly described and supported by
guna mengurus anggota keluarga, seperti anak, pasangan,                           control measures, including periodic pay equity audits and
maupun orang tua.                                                                 monitoring of promotions and career development processes
                                                                                  to reduce the risk of unreasonable disparities




                                             Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t                                        24 3
Page 244
Pengembangan SDM yang Unggul
Development of Superior Human Resources




Upah Minimum Regional [OJK F.20, GRI 202-1, 401-2, 405-2]
Regional Minimum Wage
Dalam pengelolaan remunerasi karyawan, Pegadaian telah                                  In managing employee remuneration, Pegadaian has
menetapkan Pedoman Remunerasi Karyawan yang tertuang                                    established Employee Remuneration Guidelines as outlined
dalam Peraturan Direksi Nomor 12 Tahun 2024. Pedoman                                    in the Board of Directors Regulation Number 12 of 2024. These
ini disusun dengan mengacu pada Perjanjian Kerja Bersama                                guidelines were prepared with reference to the Collective
(PKB) Periode 2023–2025 Nomor 1679/00028.02/2023                                        Labor Agreement (CLA) for the 2023–2025 period, Number
dan Nomor 99/DPP-SP/14/2023 tertanggal 20 November                                      1679/00028.02/2023 and Number 99/DPP-SP/14/2023, dated
2023.                                                                                   November 20, 2023

Untuk memastikan prinsip keadilan remunerasi diterapkan                                 To ensure consistent application of the principle of fair
secara konsisten, Pegadaian menetapkan satu indikator pay                               compensation, Pegadaian has developed a straightforward
equity yang sederhana dan dapat dipertanggungjawabkan,                                  and transparent pay equity indicator, such as median
seperti perbandingan median gaji atau rasio gaji berdasarkan                            salary comparison or salary ratio based on job grade.
jenjang jabatan (job grade). Metodologi pengukuran dijelaskan                           The methodology is briefly described and supported by
secara ringkas dan didukung oleh langkah pengendalian,                                  control measures, including periodic pay equity audits and
antara lain pelaksanaan audit pay equity secara berkala serta                           monitoring of promotions and career development processes
pemantauan proses promosi dan pengembangan karier guna                                  to reduce the risk of unreasonable disparities
meminimalkan potensi kesenjangan yang tidak wajar.

Penetapan besaran gaji pokok karyawan mengacu pada                                      The determination of employee base salaries aligns with the
ketentuan Upah Minimum Regional (UMR) yang berlaku                                      Regional Minimum Wage (UMR) provisions applicable in each
di masing-masing provinsi tempat Perusahaan beroperasi.                                 province where the company operates. Pegadaian ensures
Pegadaian memastikan tidak terdapat perbedaan perlakuan                                 that there is no wage discrimination between male and
remunerasi antara karyawan laki-laki dan perempuan untuk                                female employees in equivalent positions and responsibilities,
posisi dan tanggung jawab yang setara atau 1:1. Sepanjang                               maintaining a 1:1 ratio. Throughout the reporting period, the
periode pelaporan, Perseroan telah memberikan remunerasi                                Company has provided remuneration to all employees above
kepada seluruh karyawan di atas ketentuan upah minimum                                  the minimum wage requirements in their respective operational
yang berlaku di wilayah operasional masing-masing.                                      areas.

Tabel Upah Minimum Regional Karyawan Tahun 2025
Table of Employees’ Regional Minimum Wages for 2025
                                                                                                               Imbal Jasa Karyawan
          Unit Usaha                             Provinsi/Daerah                      Upah Minimum Provinsi      Tingkat Terendah    Persentase
         Business Unit                           Province/Region                     Provincial Minimum Wage The Lowest Remuneration Percentage
                                                                                                                   for Employees
Kantor Pusat
                                   DKI Jakarta                                                     Rp2,992,599.00                      Rp3,151,000.00   105.29%
Head Offices
Kantor Wilayah Medan       Sumatera Utara | Nort Sumatra                                           Rp2,994,193.00                     Rp3,202,000.00    106.94%
Medan Regional Office      Nanggroe Aceh Darussalam (NAD)                                          Rp3,104,430.00                     Rp3,253,000.00    104.79%
                           Riau                                                                    Rp2,996,560.00                     Rp3,151,000.00    105.15%
Kantor Wilayah Pekanbaru
                           Kepulauan Riau                                                          Rp5,396,760.00                     Rp5,698,291.00    105.59%
Kantor Wilayah Pekanbaru
                           Sumatera Barat | West Sumatra                                           Rp5,396,760.00                     Rp5,698,291.00    105.59%
                           Sumatera Selatan | South Sumatra                                        Rp5,396,760.00                     Rp5,698,291.00    105.59%
Kantor Wilayah Palembang Lampung                                                                   Rp2,670,039.00                     Rp2,821,039.00    105.66%
Palembang Regional Office Bengkulu                                                                 Rp2,893,069.00                     Rp3,044,070.00    105.22%
                           Bangka Belitung                                                         Rp3,681,570.00                     Rp3,934,571.00    106.87%
                           Kalimantan Timur | East Kalimantan                                      Rp3,496,194.00                     Rp3,749,195.00    107.24%
                           Kalimantan Barat | West Kalimantan                                       Rp3,657,527.00                    Rp3,961,527.00    108.31%
Kantor Wilayah Balikpapan Kalimantan Selatan | South Kalimantan                                    Rp3,775,425.00                     Rp4,079,425.00    108.05%
Balikpapan Regional Office Kalimantan Tengah | Central
                                                                                                    Rp3,221,731.00                     Rp3,474,731.00   107.85%
                           Kalimantan
                           Kalimantan Utara | North Kalimantan                                     Rp3,579,313.00                     Rp3,895,566.00    108.84%
                           Sulawesi Utara | North Sulawesi                                         Rp3,876,600.00                     Rp4,180,600.00    107.84%
                           Sulawesi Tengah | Central Sulawesi                                      Rp4,285,848.00                     Rp4,691,850.00    109.47%
                           Gorontalo                                                               Rp3,073,551.00                     Rp3,516,389.00    114.41%
Kantor Wilayah Manado      Maluku Utara | North Maluku                                             Rp3,623,653.00                     Rp4,152,061.00    114.58%
Manado Regional Office     Papua                                                                   Rp3,508,775.00                     Rp4,143,962.00    118.10%
                           Papua Barat | West Papua                                                Rp2,905,119.00                     Rp3,408,640.00    117.33%
                           Papua Selatan | South Papua                                             Rp2,914,583.00                     Rp3,524,230.00    120.92%
                           Papua Tengah | Central Papua                                            Rp3,473,621.00                     Rp4,104,864.00    118.17%

24 4                        IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 245
                                                                                              Imbal Jasa Karyawan
        Unit Usaha                     Provinsi/Daerah              Upah Minimum Provinsi       Tingkat Terendah       Persentase
       Business Unit                   Province/Region             Provincial Minimum Wage The Lowest Remuneration Percentage
                                                                                                  for Employees
                            Sulawesi Selatan | South Sulawesi                 Rp2,878,286.00            Rp3,473,230.00 120.67%
Kantor Wilayah Makassar     Sulawesi Barat | West Sulawesi                    Rp3,615,000.00           Rp4,386,600.00 121.34%
Makassar Regional Office    Sulawesi Tenggara | Southeast Sulawesi            Rp3,141,699.00            Rp3,811,299.00 121.31%
                            Maluku                                            Rp3,580,160.00            Rp4,297,811.00 120.05%
                            Bali                                              Rp3,408,000.00            Rp4,027,387.00 118.17%
                            Nusa Tenggara Barat
Kantor Wilayah Denpasar                                                       Rp4,285,848.00            Rp5,325,967.00 124.27%
                            West Nusa Tenggara
Denpasar Regional Office
                            Nusa Tenggara Timur
                                                                              Rp2,264,080.00            Rp3,151,000.00 139.17%
                            East Nusa Tenggara
Kantor Wilayah Jakarta 1    DKI Jakarta                                       Rp4,285,848.00           Rp5,240,248.00 122.27%
Jakarta 1 Regional Office   Jawa Barat | West java                            Rp2,305,984.00           Rp3,100,000.00 134.43%
Kantor Wilayah Jakarta 2    DKI Jakarta                                       Rp2,169,348.00           Rp3,100,000.00 142.90%
Jakarta 2 Regional Office   Banten                                             Rp2,191,232.00          Rp3,100,000.00 141.47%
Kantor Wilayah Bandung
                            Jawa Barat | West java                                            Rp2,191,232.00       Rp3,100,000.00   141.47%
Bandung Regional Office
Kantor Wilayah Semarang     Jawa Tengah | Central Java                                       Rp2,602,931.00        Rp3,151,000.00   121.06%
Semarang Regional Office    DI Yogyakarta                                                    Rp2,328,969.00        Rp3,100,000.00   133.11%
Kantor Wilayah Surabaya
                            Jawa Timur | East Java                                           Rp3,685,615.00        Rp4,091,616.00   111.02%
Surabaya Regional Office




Remunerasi dan Tunjangan Karyawan [GRI 401-2]
Employee Remuneration and Benefits
Selain gaji pokok, Pegadaian memberikan berbagai tunjangan                       In addition to the base salary, Pegadaian provides various
kepada karyawan tetap dan karyawan kontrak sesuai                                benefits to both permanent and contract employees in
dengan ketentuan yang diatur dalam Peraturan Direksi                             accordance with the provisions outlined in Board of Directors
Nomor 12 Tahun 2024 tanggal 2 Januari 2024 tentang                               Regulation Number 12 of 2024, dated January 2, 2024,
Pedoman Remunerasi Karyawan. Pemberian tunjangan ini                             regarding Employee Remuneration Guidelines. These benefits
merupakan bagian dari upaya Perusahaan dalam memastikan                          are part of the Company’s effort to ensure comprehensive
kesejahteraan karyawan secara menyeluruh dan berkeadilan.                        and fair employee welfare.

Adapun tunjangan tertentu diberikan secara khusus                                Certain benefits are specifically provided to permanent
kepada karyawan tetap, antara lain tunjangan pensiun                             employees, including pension benefits and appreciation
dan tunjangan apresiasi. Tunjangan apresiasi merupakan                           allowances. Appreciation allowances recognize the dedication
bentuk penghargaan atas dedikasi dan loyalitas karyawan                          and loyalty of employees who have served the Company for at
yang telah mengabdi kepada Perseroan selama minimal 15                           least 15 years. This appreciation is given in non-cash forms,
tahun. Apresiasi tersebut diberikan dalam bentuk non-tunai                       including a certificate of appreciation and a gold medal
(non-cash), berupa piagam penghargaan serta medali emas                          weighing 24 grams, and are granted to all employees who
dengan nilai setara 24 gram, dan diberikan kepada seluruh                        meet the established criteria. This allowance applies to all
karyawan yang memenuhi kriteria yang telah ditetapkan.                           employees who meet the following criteria:
Tunjangan ini diberikan kepada seluruh karyawan yang
memenuhi kriteria berikut:
•   Karyawan tetap yang masih aktif bekerja di                                   •    Permanent employees who are actively working at the
    Perusahaan.                                                                       Company.
•   Karyawan yang berkontribusi dalam menciptakan                                •    Employees who contribute to create a conducive work
    lingkungan kerja yang kondusif.                                                   environment.
•   Karyawan dengan masa kerja 15, 20, 25, 30, dan 35 tahun.                     •    Employees with 15, 20, 25, 30, or 35 years of service.
•   Karyawan yang tidak sedang: mengalami hukuman                                •    Employees who are not currently undergoing disciplinary
    disiplin, menghadapi pemutusan hubungan kerja (PHK)                               action, facing employment termination (PHK) for certain
    karena alasan tertentu, terlibat dalam kasus hukum.                               reasons, or involved in legal cases.




                                            Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t                            24 5
Page 246
Pengembangan SDM yang Unggul
Development of Superior Human Resources




Berikut tunjangan yang diberikan kepada karyawan                                        The following benefits provided to employees are described
diuraikan sebagai berikut.                                                              as follows:
Tabel Tunjangan Karyawan Tahun 2025
Table of Employees Benefits 2025

 Bentuk Manfaat                                                                                       Karyawan Tetap                      Karyawan Kontrak
 Form of Benefits                                                                                  Permanent Employees                    Contract Employees
 Gaji pokok | Basic salary                                                                                      √                                 √
 BPJS Ketenagakerjaan | BPJS Employment                                                                         √                                 √
 BPJS kesehatan dan asuransi kesehatan | BPJS health and health insurance                                       √                                 √
 Tunjangan kecelakaan kerja | Work accident benefits                                                            √                                 √
 Tunjangan pensiun | Retirement benefits                                                                        √                                 x
 Tunjangan hari raya | Holiday allowance                                                                        √                                 √
 Tunjangan Cuti | Leave Allowance                                                                               √                                 √
 Tunjangan Pakaian Kerja | Work Clothing Allowance                                                              √                                 √



Kewajiban Program Pensiun Manfaat Pasti dan
Program Pensiun Lainnya [GRI 201-3, 403-6]
Obligations for Defined Benefit Pension Plans and
Other Pension Programs
Pegadaian senantiasa memastikan pemenuhan hak-hak                                       Pegadaian consistently ensures the fulfillment of employee
karyawan, termasuk penyediaan gaji, tunjangan, serta                                    rights, including the payment of salaries, benefits, and
program imbalan pascakerja. Selain kompensasi rutin,                                    post-employment benefit programs. In addition to routine
Perusahaan turut mendistribusikan nilai ekonomi melalui                                 compensation, the Company also distributes economic
penyelenggaraan program pensiun sesuai ketentuan                                        value through a pension program in accordance with legal
perundang-undangan, antara lain UU No. 6 Tahun                                          provisions, including Law No. 6 of 2023 concerning Job
2023 tentang Cipta Kerja. Program ini dirancang untuk                                   Creation. This program is designed to provide financial
memberikan perlindungan finansial bagi karyawan yang                                    protection for employees upon retirement.
memasuki masa pensiun.

Pegadaian menyediakan program pensiun yang mencakup                                     Pegadaian provides a pension program that includes mandatory
skema wajib sebagaimana diatur dalam UU No. 40 Tahun                                    schemes regulated by Law No. 40 of 2004 concerning the
2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional, PP No. 45                                  National Social Security System, Government Regulation
Tahun 2015 tentang Jaminan Pensiun, serta PP No. 46                                     No. 45 of 2015 concerning Pension Guarantees, as well as
Tahun 2015 beserta perubahannya, PP No. 60 Tahun 2015                                   Government Regulation No. 46 of 2015 and its amendments,
mengenai Jaminan Hari Tua. Seluruh program tersebut                                     and Government Regulation No. 60 of 2015 concerning Old
diselenggarakan melalui BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS                                   Age Security. All these programs are administered through
Kesehatan, serta dilengkapi dengan program tambahan                                     BPJS Employment and BPJS Health, and are supplemented
yang disediakan oleh Perusahaan.                                                        by additional programs provided by the Company.

Perusahaan mengelola dua jenis program imbalan pensiun,                                 The company manages two types of pension benefit
yaitu Program Pensiun Iuran Pasti (PPIP) dan Program                                    programs: the Defined Contribution Pension Program (PPIP)
Pensiun Manfaat Pasti (PPMP).                                                           and the Defined Benefit Pension Program (PPMP).


 Program Pensiun Iuran Pasti (PPIP)                         Program Pensiun Manfaat Pasti (PPMP) memberikan manfaat pensiun yang nilainya
 merupakan skema di mana Perusahaan dan                     ditentukan berdasarkan faktor-faktor seperti usia, masa kerja, dan besaran kompensasi
 karyawan menyetor iuran tertentu ke dana                   terakhir. Manfaat diberikan kepada karyawan yang telah memasuki usia pensiun atau
 pensiun yang terpisah.                                     berhenti bekerja sesuai ketentuan dana pensiun.
 Defined Contribution Pension Program (PPIP)                A Defined Benefit Pension Plan (PPMP) provides retirement benefits determined based
 is a scheme where the Company and employees                on factors such as age, length of service, and final compensation. Benefits are paid to
 contribute certain amounts to a separate                   employees who have reached retirement age or retired in accordance with the pension
 pension fund.                                              fund’s rules.




24 6                        IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 247
Merujuk Keputusan Direksi No. 105/KEP-DIR/2024 tentang                             Referring to Board of Directors Decree No. 105/KEP-DIR/2024
Penetapan Iuran Masa Tua Karyawan dan Iuran BPJS                                   regarding the Determination of Employee Old-Age Contributions
Ketenagakerjaan. Program ini didanai melalui kontribusi                            and BPJS Ketenagakerjaan Contributions, this program is
sebesar 19,6% dari Upah Pokok Pensiun (UPP) yang                                   funded by a contribution of 19.6% of the Basic Pension Wage
ditanggung perusahaan dan 6,5% dari UPP yang ditanggung                            (UPP) paid by the company and 6.5% of the UPP paid by the
karyawan. Sementara itu, PPIP berlaku bagi karyawan yang                           employee. Meanwhile, PPIP applies to employees hired since
diangkat sejak 1 Januari 2007, dengan skema pendanaan                              January 1, 2007, with a funding scheme of 18.46% of the UPP
18,46% UPP oleh perusahaan dan 8% UPP oleh karyawan.                               from the company and 8% of the UPP from the employee.

Selain manfaat pensiun, seluruh karyawan juga                                      In addition to pension benefits, all employees also receive
memperoleh perlindungan melalui program Jaminan                                    protection through the Old Age Security (JHT) program. JHT
Hari Tua (JHT). Pendanaan JHT mengikuti ketentuan                                  funding complies with the provisions of Directors’ Decree
Surat Keputusan Direksi No. 105/KEP-DIR/2024 tentang                               No. 105/KEP-DIR/2024 concerning the Determination of
Penetapan Iuran Masa Tua Karyawan dan Iuran BPJS                                   Employee Old Age Contributions and BPJS Ketenagakerjaan
Ketenagakerjaan. Dalam skema ini, karyawan menanggung                              Contributions. Under this scheme, employees contribute 2%
iuran sebesar 2% dari upah pokok pensiun, upah pokok non                           of their basic pensionable salary, non-pensionable basic
pensiun, dan tunjangan personal, sedangkan perusahaan                              salary, and personal allowances, while the company covers
menanggung 3,7% dari komponen upah yang sama.                                      3.7% of those same wage components.

Program Pasca Kerja dan Program Pensiun
Post-Employment and Retirement Programs

             Uraian                           Perusahaan                               Pembayaran Iuran                      Penerimaan
           Description                         Company                              Payment of Contributions                  Recipients
 Dana Pensiun                            Dana Pensiun Pegadaian                      Perusahaan + Karyawan                     Bulanan
 Pension Fund                            Pegadaian Pension Fund                       Company + Employees                      Monthly
 Tunjangan Hari Tua                             TASPEN                               Perusahaan + Karyawan                     Sekaligus
 Retirement Allowance                           TASPEN                                Company + Employees                       At once
 Jaminan Hari Tua                         BPJS Ketenagakerjaan                       Perusahaan + Karyawan            < 15 sekaligus, 15 < bulanan
 Retirement Benefits                      BPJS Ketenagakerjaan                        Company + Employees              < 15 at once, 15 < monthly
 Pensiun                                  BPJS Ketenagakerjaan                       Perusahaan + Karyawan            < 15 sekaligus, 15 < bulanan
 Retirement                               BPJS Ketenagakerjaan                        Company + Employees              < 15 at once, 15 < monthly
 Uang Kompensasi PHK                                 -                               Perusahaan + Karyawan                     Sekaligus
 Uang Kompensasi PHK                                                                  Company + Employees                       At once

Jumlah Karyawan yang Diikutsertakan dalam Program Pensiun
Number of Employees Participating in the Pension Program

                               Program
                                                                                               2025               2024                 2023
                               Program
 Program Pensiun Manfaat Pasti
                                                                                               1.748              2.060                2.327
 Fixed Benefit Retirement Program
 Program Pensiun Iuran Pasti
                                                                                              10.362              10.374               10.211
 Fixed Contribution Retirement Program
 Program Jaminan Hari Tua
                                                                                              12.313              12.530               13.519
 Retirement Benefits Program




                                              Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t                                 247
Page 248
Pengembangan SDM yang Unggul
Development of Superior Human Resources




Lingkungan Kerja Yang Layak dan Aman [OJK F.21]
A Decent and Safe Work Environment

Pegadaian meyakini bahwa tersedianya lingkungan kerja                                   Pegadaian believes that providing a decent, safe, and
yang layak, aman, dan kondusif memiliki peran penting dalam                             conducive work environment is crucial to supporting
mendukung kinerja dan produktivitas karyawan. Oleh karena                               employee performance and productivity. Therefore, the
itu, Perseroan secara berkelanjutan berupaya menciptakan                                Company continuously strives to create a work environment
lingkungan kerja yang memenuhi standar keselamatan,                                     that meets safety, health, and comfort standards for all
kesehatan, dan kenyamanan bagi seluruh insan Pegadaian.                                 Pegadaian employees.

Dalam mendukung upaya tersebut, Pegadaian menerapkan                                    In support of these efforts, Pegadaian implements the
prinsip-prinsip Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) serta                              principles of Occupational Safety and Health (OSH) and
menyediakan berbagai fasilitas pendukung di lingkungan                                  provides various supporting facilities in the workplace
kerja. Fasilitas tersebut meliputi toilet yang memadai, ruang                           environment. These facilities include adequate toilets,
makan, ruang menyusui atau ruang laktasi, fasilitas penitipan                           dining areas, nursing or lactation rooms, childcare facilities
anak (daycare), sistem deteksi asap dan peralatan pemadam                               (daycare), smoke detection systems and fire extinguishing
kebakaran, tempat ibadah, area parkir, serta fasilitas lainnya                          equipment, places of worship, parking areas, as well as
yang menunjang kenyamanan dan keselamatan karyawan.                                     other facilities that support employees’ comfort and safety.
Fasilitas seperti klinik tersedia di kantor pusat, sementara                            Facilities such as a clinic are available at the Head Office,
Unit Kesehatan Kantor (UKK) dan ruang laktasi tersedia                                  while the Office Health Unit (Unit Kesehatan Kantor/UKK)
di seluruh kantor wilayah. Selain itu, fasilitas disabilitas                            and lactation rooms are available across all Regional Offices.
disediakan di kantor pusat serta di beberapa unit kerja                                 In addition, facilities for persons with disabilities are provided
Pegadaian.                                                                              at the Head Office and at several Pegadaian work units.

Pegadaian juga memahami pentingnya dukungan bagi                                        Pegadaian also recognizes the importance of support for
karyawan yang memiliki anak usia dini. Oleh karena itu,                                 employees with young children. Therefore, the Company
Perusahaan menyediakan fasilitas childcare yang aman                                    provides safe and comfortable childcare facilities at the
dan nyaman di kantor pusat, sehingga karyawan dapat                                     Head Office, enabling employees to perform their duties
menjalankan tugasnya dengan lebih tenang dan produktif.                                 with greater peace of mind and productivity. This initiative
Inisiatif ini mencerminkan komitmen Pegadaian dalam                                     reflects Pegadaian’s commitment to supporting the well-
mendukung kesejahteraan keluarga karyawan sekaligus                                     being of employees’ families while fostering an inclusive work
menciptakan lingkungan kerja yang inklusif.                                             environment.

Selain itu, Pegadaian memberikan perhatian khusus                                       Furthermore, Pegadaian pays special attention to the health
terhadap kesehatan dan kesejahteraan ibu menyusui dengan                                and well-being of breastfeeding mothers by providing
menyediakan ruang laktasi yang nyaman dan privat di                                     comfortable and private lactation rooms at both the Head
lingkungan kerja pusat maupun kantor wilayah. Fasilitas                                 Office and Regional Office workplaces. These facilities are
ini dirancang untuk memberikan ruang yang aman bagi                                     designed to offer a safe space for mothers to breastfeed or
ibu dalam menyusui atau memompa ASI selama jam kerja,                                   express breast milk during working hours, thereby ensuring
sehingga keseimbangan antara tanggung jawab profesional                                 a healthy balance between professional responsibilities and
dan peran keluarga dapat terjaga dengan baik.                                           family roles.

Sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan kerja yang                             To create a healthy work environment overall, Pegadaian
sehat secara menyeluruh, Pegadaian juga menyelenggarakan                                also organizes an integrated mental health management
program pengelolaan kesehatan mental yang terintegrasi                                  program within the Employee Support Programs. This
dalam Employee Support Programs. Program ini mencakup                                   program includes counseling services as a form of
layanan konseling sebagai bentuk dukungan psikologis bagi                               psychological support for employees experiencing emotional
karyawan yang menghadapi tekanan emosional. Selain itu,                                 stress. Moreover, Pegadaian provides a platform to nurture
Pegadaian menyediakan wadah pengembangan minat dan                                      employee interests and potential in various fields, including
potensi karyawan di berbagai bidang, termasuk olahraga                                  sports and religious activities, through the internal Gade
dan kegiatan keagamaan, melalui komunitas internal Gade                                 Community.
Community.




24 8                        IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 249
            Penguatan Kesehatan Mental Karyawan melalui Program HC Talk
           Enhancing Employee Mental Well-Being through the HC Talk Program

Sebagai bagian dari komitmen perusahaan dalam                               As part of the company’s commitment to promote healthy
membangun sumber daya manusia yang sehat dan                                and sustainable human resources, Pegadaian is hosting a
berkelanjutan, Pegadaian menyelenggarakan program                           mental health program through the HC Talk channel with
kesehatan mental melalui channel HC Talk dengan tema                        the theme “Balanced Life, Peaceful Work.” This program aims
“Hidup Seimbang, Kerja Tenang.” Program ini dirancang                       to raise employee awareness of the importance of balancing
untuk meningkatkan kesadaran karyawan akan pentingnya                       work demands and personal needs to support optimal and
keseimbangan antara tuntutan pekerjaan dan kebutuhan                        sustainable performance.
pribadi dalam mendukung kinerja yang optimal dan
berkesinambungan.
HC Talk menjadi wadah komunikasi dan edukasi yang strategis                 HC Talk serves as a strategic communication and educational
bagi karyawan untuk memperoleh pemahaman yang lebih                         platform for employees to gain a more comprehensive
komprehensif mengenai kesehatan mental di lingkungan                        understanding of mental health in the workplace. The company
kerja. Dalam pelaksanaannya, perusahaan menghadirkan                        invites professional psychologists to provide scientific insights
praktisi psikolog profesional yang memberikan perspektif                    and practical guidance on stress management, recognizing
keilmuan serta panduan praktis terkait pengelolaan stres,                   personal boundaries, and maintaining a balance between
pengenalan batasan diri, dan upaya menjaga keseimbangan                     work and personal life.
antara kehidupan profesional dan personal.
Melalui sesi diskusi yang terstruktur dan interaktif,                       Through structured and interactive discussion sessions,
karyawan diajak untuk mengenali dinamika beban kerja,                       employees are encouraged to recognize workload dynamics,
memahami dampaknya terhadap kondisi psikologis, serta                       understand our impact on psychological well-being, and
mengembangkan strategi coping yang sehat dan adaptif.                       develop healthy, adaptive coping strategies. This program
Program ini juga mendorong terciptanya budaya kerja yang                    also promotes a more open, supportive work culture that
lebih terbuka, suportif, dan berorientasi pada kesejahteraan                prioritizes employee well-being holistically.
karyawan secara holistik.
Implementasi HC Talk dengan tema “Hidup Seimbang,                           The implementation of HC Talk, themed “Balanced Life,
Kerja Tenang” mencerminkan perhatian perusahaan                             Peaceful Work,” reflects the company’s focus on mental
terhadap aspek kesehatan mental sebagai bagian integral                     health as an integral part of human capital management.
dari pengelolaan human capital. Dengan karyawan yang                        Employees who maintain a healthy work-life balance are likely
memiliki keseimbangan hidup yang baik, diharapkan                           to foster a conducive work environment, boost productivity,
tercipta lingkungan kerja yang kondusif, peningkatan                        and strengthen long-term engagement and loyalty.
produktivitas, serta penguatan engagement dan loyalitas
karyawan dalam jangka panjang.




                                       Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t                                        249
Page 250
Pengembangan SDM yang Unggul
Development of Superior Human Resources




Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3)
Occupational Health and Safety (OHS)

Pegadaian berkomitmen untuk menumbuhkan dan                                             Pegadaian is committed to promoting and strengthening a
memperkuat budaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja                                       culture of Occupational Safety and Health (OHS) throughout
(K3) di seluruh lingkungan kerja. Perusahaan memandang                                  our workplace. The company considers OHS protection as
perlindungan terhadap aspek K3 sebagai kewajiban                                        both a fundamental obligation and a basic right of every
fundamental sekaligus hak dasar setiap karyawan. Penerapan                              employee. Consistent implementation of OHS standards aims
standar K3 yang konsisten bertujuan untuk memastikan                                    to ensure a safe, healthy, and comfortable work environment.
terciptanya lingkungan kerja yang aman, sehat, dan nyaman.

Lingkungan kerja yang memenuhi standar K3 diyakini                                      A work environment that complies with OHS standards
dapat meningkatkan motivasi, loyalitas, dan dedikasi                                    is believed to boost employee motivation, loyalty, and
karyawan, yang pada akhirnya memberikan kontribusi                                      dedication, ultimately contributing positively to the Company’s
positif terhadap kinerja operasional dan keberlanjutan                                  operational performance and long-term sustainability.
Perusahaan dalam jangka panjang.


Kebijakan dan Implementasi [GRI 403-1, 403-2, 403-7, 403-8]
Policy and Implementation

Penerapan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3)                                          The Company’s implementation of Occupational Health
Perusahaan merujuk pada berbagai regulasi dan pedoman                                   and Safety (OHS) refers to various OHS regulations and
K3, di antaranya:                                                                       guidelines, including:
1. Undang-Undang No. 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan                                   1. Law No. 1 of 1970 concerning Work Safety
   Kerja
2. Undang-undang (UU) Nomor 17 Tahun 2023 tentang                                       2. Law Number 17 of 2023 concerning Health
   Kesehatan
3. UU No. 6 Tahun 2023 tentang Penetapan Peraturan                                      3. Law No. 6 of 2023 concerning the Stipulation of
   Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 2 Tahun                                        Government Regulation in place of Law Number 2 of
   2022 tentang Cipta Kerja menjadi Undang-Undang                                          2022 concerning Job Creation into Law
4. Perdir No. 112 Tahun 2013 tentang Pedoman Sistem                                     4. Regulation No. 112 of 2013 concerning Guidelines for
   Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja                                               Occupational Safety and Health Management Systems
5. Surat Edaran No. 249/SE/2021 tentang Prosedur Sistem                                 5. Circular Letter No. 249/SE/2021 concerning Occupational
   Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3)                                        Safety and Health Management System (SMK3) Procedures)
6. Surat Edaran No. 248/SE/2021 tentang Manual Sistem                                   6. Circular Letter No. 248/SE/2021 concerning the Occupational
   Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3)                                        Safety and Health Management System (SMK3) Manual

Berkaitan dengan K3, Pegadaian berkomitmen untuk:                                       Regarding OHS, Pegadaian is committed to:
1. Pemenuhan Visi dan Misi Perusahaan.                                                  1. Fulfillment of the Company’s Vision and Mission.
2. Patuh dan menerapkan terhadap standar dan peraturan                                  2. Comply with and implement national and international
   nasional dan internasional terkait K3 seperti ISO                                       standards and regulations related to OHS, such as ISO
   45001, SMK3, serta peraturan lain yang relevan untuk                                    45001, SMK3, and other relevant regulations, to ensure
   memenuhi hak-hak keselamatan dan kesehatan kerja                                        the occupational safety and health rights of all Company
   seluruh karyawan Perusahaan.                                                            employees.
3. Meningkatkan kinerja sistem manajemen K3 Pegadaian                                   3. Improve the performance of Pegadaian’s OHS management
   melalui penyediaan sarana dan prasarana untuk                                           system by providing facilities and infrastructure that
   mendukung pencapaian tujuan “Zero Accident” dan                                         support achieving the “Zero Accident” goal and prevent
   mencegah sakit akibat hubungan kerja di seluruh wilayah                                 work-related illnesses across all Company work
   kerja Perusahaan.                                                                       areas.
4. Menetapkan prioritas dan rencana tindakan dengan                                     4. Establish priorities and action plans by providing a
   penyediaan tempat kerja yang aman, nyaman dan efisien                                   safe, comfortable, and efficient workplace to encourage
   untuk mendorong produktivitas dan menurunkan risiko                                     productivity and reduce the risk of occupational safety
   bahaya keselamatan dan kesehatan kerja pada seluruh                                     and health hazards at all stages of the Company’s
   tahapan kegiatan atau aktivitas Perusahaan.                                             activities.


250                         IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 251
5. Upaya untuk melindungi perempuan, memberikan rasa                           5. Promote efforts to protect women, provide a sense of
   aman, serta kesempatan yang sama dalam pemenuhan                               security, and ensure equal opportunities to fulfill their
   hak-haknya di seluruh wilayah kerja Perusahaan.                                rights throughout the Company’s work areas.
6. Upaya untuk melindungi dan memenuhi kebutuhan                               6. Advance initiatives to protect and meet the needs and
   serta hak-hak penyandang disabilitas (Difabel) di                              rights of people with disabilities (Difabel) in all Company
   seluruh wilayah kerja Perusahaan.                                              work areas.
7. Larangan penyalahgunaan obat-obatan terlarang                               7. Prohibit the abuse of illegal drugs (narcotics) and alcoholic
   (narkoba) dan minuman keras bagi seluruh karyawan                              beverages for all employees both inside and outside the
   dalam lingkungan kerja maupun di luar lingkungan kerja.                        work environment.
8. Upaya untuk mendukung dan menjalankan tindakan                              8. Support and implement preventive measures against
   pencegahan terhadap penyakit menular seperti HIV/AIDS,                         infectious diseases such as HIV/AIDS, COVID-19, and
   COVID-19 dan penyakit menular lainnya baik di dalam                            other infectious diseases both inside and outside the work
   lingkungan kerja maupun di luar lingkungan kerja.                              environment.
9. Pelibatan seluruh karyawan dalam pelaksanaan                                9. Encourage full employee involvement in the
   dan konsultasi terkait K3 yang didukung penuh oleh                             implementation and consultation processes related to
   manajemen Perusahaan yang berorientasi pada                                    OHS, supported by the Company’s management, which
   proses berkelanjutan pemenuhan terhadap peraturan                              is oriented towards a continuous compliance with
   perundangan yang berlaku.                                                      applicable laws and regulations.


Pegadaian telah menerapkan Sistem Manajemen                                    Pegadaian has implemented an Occupational Safety and
Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) sebagai bagian                          Health Management System (SMK3) as an integral part of the
integral dari tata kelola operasional Perusahaan. Penerapan                    Company’s operational governance. The implementation of
SMK3 tersebut diatur dalam Peraturan Direksi Nomor 112                         SMK3 is regulated in Board of Directors Regulation Number
Tahun 2013 yang memuat kebijakan dan komitmen K3,                              112 of 2013, which outlines OHS policies and commitments,
perencanaan K3, pelaksanaan dan operasional K3, serta                          planning, implementation, operations, and mechanisms
mekanisme pemantauan dan pengukuran kinerja K3,                                for monitoring and measuring OHS performance. It also
termasuk panduan pelaksanaan K3 di Kantor Pusat, Kantor                        includes guidelines for OHS practices at the Head Office,
Wilayah, dan Kantor Cabang.                                                    Regional Offices, and Branch Offices.

Dalam mendukung implementasi K3 secara konsisten di                            To ensure consistent application of OHS across all
seluruh unit operasional, Pegadaian juga menetapkan                            operational units, Pegadaian also established Directors’
Peraturan Direksi Nomor 139 Tahun 2017 tentang Panduan                         Regulation No. 139 of 2017 concerning Guidelines for the
Implementasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di                           Implementation of Occupational Safety and Health (OHS)
Kantor Operasional, yang mencakup Kantor Cabang dan Unit                       in Operational Offices, including Branch Offices and Branch
Pelayanan Cabang (UPC/S). Selain itu, Pegadaian memiliki                       Service Units (UPC/S). Additionally, Pegadaian has Business
Pedoman Business Continuity Management System (BCMS)                           Continuity Guidelines and Management System (BCMS),
yang tertuang dalam Peraturan Direksi Nomor 72 Tahun                           as outlined in Board of Directors Regulation Number 72 of
2023. Sistem ini dirancang dan dikelola untuk memastikan                       2023. This system is designed and managed to ensure the
keberlangsungan operasional Perusahaan dalam menghadapi                        continuity of the Company’s operations during emergencies
kondisi darurat maupun situasi ekstrem yang berpotensi                         or extreme situations that have the potential to disrupt
mengganggu aktivitas bisnis.                                                   business activities.

Penerapan K3 berlaku bagi karyawan dan non-karyawan                            The implementation of OHS at Pegadaian is comprehensive,
serta seluruh pemangku kepentingan, dan mencakup                               applies to both employees and non-employees, as well as all
seluruh wilayah operasional Perusahaan. Untuk                                  stakeholders, and covers all of the Company’s operational areas.
memastikan efektivitas pelaksanaannya, Pegadaian secara                        To ensure its effectiveness, Pegadaian conducts regular monitoring
rutin melakukan pemantauan dan evaluasi penerapan K3                           and evaluation of OHS implementation on a quarterly basis
setiap triwulan di seluruh kantor wilayah dan kantor cabang.                   across all regional and branch offices. In addition, Pegadaian has
Selain itu, Pegadaian telah menjalani audit eksternal dari                     undergone an external audit by the Ministry of Manpower, with the
Kementerian Ketenagakerjaan, dengan hasil penilaian                            assessment results indicating that Pegadaian has implemented
menunjukkan bahwa Pegadaian telah menerapkan Sistem                            the Occupational Health and Safety Management System (SMK3)
Manajemen K3 dengan tingkat pencapaian sebesar 93,3%.                          with an achievement level of 93.3%.

Sebagai bagian dari upaya pengendalian risiko, Pegadaian                       As part of risk management efforts, Pegadaian conducts
melakukan identifikasi bahaya, penilaian, serta evaluasi                       hazard identification, assessment, and evaluation of major
risiko besar (berpotensi terjadinya fatality) terhadap                         risks (including those with the potential for fatalities) to
kesehatan dan keselamatan kerja yang terbagi menjadi                           occupational health and safety, which are divided into


                                          Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t                                 251
Page 252
Pengembangan SDM yang Unggul
Development of Superior Human Resources




beberapa kegiatan yaitu:                                                                several activities, namely:
a. Kegiatan rutin operasional                                                           a. Routine operational activities
b. Penggunaan peralatan atau fasilitas perkantoran/gedung                               b. Use of office and building equipment or facilities
c. Pemeliharaan, perawatan kantor/gedung dan utilitas                                   c. Maintenance, office and building upkeep, and other
   lainnya                                                                                 utilities
d. Aktivitas lainnya                                                                    d. Other activities
e. Penanganan insiden/kedaruratan                                                       e. Incident and emergency handling

Identifikasi bahaya dan pengendalian risiko dilakukan                                   Hazard identification and risk control are performed through
melalui pelaksanaan Risk and Threat Analysis (RTA).                                     the implementation of Risk and Threat Analysis (RTA). This
Analisis ini dilakukan terhadap seluruh siklus dalam                                    analysis is carried out throughout the entire cycle in the
Business Continuity Management System (BCMS) guna                                       Business Continuity Management System (BCMS) to identify
mengidentifikasi dan menilai potensi ancaman yang                                       and assess potential threats that could disrupt or halt the
dapat menghambat atau menghentikan kelangsungan                                         continuity of the Company’s business operations. The use of
operasional bisnis Perusahaan. Pelaksanaan RTA tersebut                                 RTA refers to Circular Letter Number 229 of 2022 concerning
mengacu pada Surat Edaran Nomor 229 Tahun 2022 tentang                                  Guidelines for the Implementation of Risk Management and
Petunjuk Pelaksanaan Risk and Threat Assessment (RTA).                                  Threat Assessment (RTA).

Dalam hal terjadi insiden atau bencana, Pegadaian telah                                 In the event of an incident or disaster, Pegadaian has
menetapkan mekanisme pelaporan yang terstruktur. Karyawan                               implemented a structured reporting mechanism. Employees
dapat menyampaikan Laporan Awal Kejadian Bencana melalui                                are permitted to submit Initial Disaster Incident Reports
sistem pelaporan digital yang telah disediakan, seperti melalui                         through the designated digital reporting system, such as the
google form pada link https://sites.google.com/pegadaian.                               Google form available at the link https://sites.google.com/
co.id/bcm. Perusahaan memberikan jaminan perlindungan                                   pegadaian.co.id/bcm. The company provides guaranteed
bagi pelapor. Laporan tersebut selanjutnya diteruskan kepada                            protection for whistleblowers. The report is subsequently
Tim Manajemen Krisis di unit kerja terkait. Tim Manajemen                               forwarded to the Crisis Management Team within the relevant
Krisis akan berkoordinasi dengan Tim Tanggap Darurat untuk                              work unit. The Crisis Management Team will coordinate with
melakukan evakuasi serta damage assessment atau penilaian                               the Emergency Response Team to execute evacuations and
tingkat kerusakan di lokasi kejadian. Apabila hasil penilaian                           conduct damage assessments at the location of the incident.
menunjukkan kategori bencana, Ketua Tim Manajemen Krisis                                If the assessment indicate a disaster category, the Crisis
akan mendeklarasikan status bencana dan mengaktifkan                                    Management Team Leader will declare a disaster and initiate
Business Continuity Plan (BCP). Selanjutnya, Tim Manajemen                              the Business Continuity Plan (BCP). Additionally, the Crisis
Krisis bertanggung jawab atas penanganan dan pemulihan                                  Management Team is responsible for post-disaster handling
pasca bencana guna memastikan keberlangsungan                                           and recovery efforts to ensure the continuity of the Company’s
operasional Perusahaan.                                                                 operations.

Pegadaian akan melakukan investigasi dan penanganan                                     Pegadaian will investigate and respond to any accidents
pada kecelakaan yang terjadi. Mekanisme penanganan                                      that occur. The accident handling mechanism is outlined as
kecelakaan tersebut adalah sebagai berikut.                                             follows.
1. Seluruh karyawan wajib melaporkan kepada atasannya                                   1. All employees are required to report to their superiors
   atau pihak ketiga yang terkait setiap terjadi kecelakaan                                or relevant third parties, who will then forward the
   untuk diteruskan ke Sekretaris P2K3.                                                    reports to the P2K3 Secretary.
2. Sekretaris P2K3 mengundang seluruh Tim P2K3 untuk                                    2. The P2K3 Secretary invited the entire P2K3 Team to
   membahas tindakan yang harus segera diambil untuk                                       discuss immediate actions to handle the accident. If
   menangani kecelakaan. Apabila terdapat korban jiwa                                      there are any fatalities, the incident should be reported
   maka kejadian tersebut segera dilaporkan kepada pihak                                   immediately to the relevant authorities, such as the
   terkait (rumah sakit dan Polisi) untuk memperoleh                                       hospital and police, for response. If injuries—whether
   penanganan, dan apabila terjadi cedera (ringan, sedang                                  minor, moderate, or severe—occur, on-site first-aid
   atau berat) maka petugas P3K yang berada di lokasi                                      personnel should provide immediate care until a
   segera memberikan pertolongan pertama sampai                                            medical professional arrives.
   bantuan medis datang.
3. Tempat Kejadian Perkara harus diamankan agar barang                                  3. The accident scene must be secured so that evidence at
   bukti yang ada di tempat kejadian kecelakaan dapat                                      the scene of the accident can be used as material for the
   digunakan sebagai bahan penyelidikan kecelakaan.                                        investigation.




252                         IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 253
4. Tim P2K3 menyelidiki kecelakaan sesegera mungkin                             4. The P2K3 team investigates accidents as soon as possible
   setelah terjadi kecelakaan, dengan menggunakan                                  after they occur, using an Accident Investigation Report
   formulir Laporan Penyelidikan Kecelakaan. Penyelidikan                          form. Accident investigations involve collecting evidence
   kecelakaan dilakukan dengan mengumpulkan barang                                 or available data, such as pictures and photos, and
   bukti atau data-data yang ada, misalnya berupa                                  finding the cause by interviewing witnesses who were
   gambar, foto, serta mencari penyebabnya dengan cara                             present at the time of the accident
   mewawancarai para saksi yang berada pada waktu
   kejadian kecelakaan.
5. Setelah barang bukti dan informasi terkumpul, tim                            5. After collecting the evidence and information, the
   penyelidik mengadakan rapat untuk membahas hasil                                investigation team holds a meeting to review the findings,
   temuan tersebut, yang akan digunakan untuk menentukan                           which will be used to determine recommendations
   rekomendasi penyebab kecelakaan, tindakan perbaikan                             for the cause of the accident, corrective actions, and
   dan tindakan pencegahan.                                                        preventive measures..
6. Sekretaris P2K3 mengisi Form Laporan Kecelakaan untuk                        6. The P2K3 Secretary fills out the Accident Report Form
   diserahkan kepada Ketua Tim P2K3 dan laporan hasil                              to submit to the P2K3 Team Leader, and the accident
   penyelidikan kecelakaan kemudian dibahas dalam agenda                           investigation report is then discussed in the P2K3 meeting
   rapat P2K3 untuk menentukan penyebab kecelakaan,                                agenda to identify the cause of the accident, corrective
   tindakan perbaikan dan tindakan pencegahan.                                     actions, and preventive measures.
7. Ketua P2K3 menandatangani laporan kecelakaan tersebut                        7. The Head of P2K3 signs the accident report for
   untuk diserahkan kepada Disnaker setempat sebagai                               submission to the local Manpower Office.
   laporan.
8. Sekretaris P2K3 menyimpan semua bukti kecelakaan                             8. The P2K3 Secretary keeps all evidence of accidents,
   seperti Form Laporan Insiden, Form Laporan kecelakaan,                          such as Incident Report Forms, Accident Report Forms,
   Form Laporan Penyelidikan Kecelakaan, gambar, foto,                             Accident Investigation Report Forms, pictures, photos,
   risalah rapat serta seluruh dokumen terkait sesuai                              minutes of meetings, and all related documents,
   dengan Prosedur Catatan K3.                                                     following the OHS Record Procedure.



Implementasi Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) [GRI 403-5]
Implementation of Occupational Safety and Health Management System (SMK3)

Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja                                The Occupational Safety and Health Management System
(SMK3) merupakan bagian tak terpisahkan dari penerapan                          (SMK3) is an integral part of implementing the Business
Strategi Kelangsungan Usaha pada tahapan pencegahan                             Continuity Strategy during the prevention phase. The
(prevention). Adapun implementasi SMK3 pada tahun 2025                          implementation of SMK3 in 2025 includes:
di antaranya yaitu:


Training SMK3        Pelatihan dan simulasi Emergency Drill merupakan bentuk kegiatan yang dilakukan untuk melatih kesiapan,
Emergency Drill      koordinasi, dan respons individu atau kelompok dalam menghadapi berbagai skenario bahaya (seperti
                     kebakaran, gempa, atau kecelakaan).
                     Pelaksanaan training Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) dilatih oleh trainer
                     yang berpengalaman di bidang Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dengan tujuan agar karyawan dapat
                     meningkatkan kesiapsiagaan, kecepatan respons serta menentukan langkah-langkah yang perlu diambil
                     dalam mengendalikan bahaya potensial yang terjadi selama keadaan darurat.
                     Kegiatan Training Emergency Drill terdiri dari:
                     · Latihan Evakuasi Kebakaran
                     · Latihan Penanggulangan Gempa Bumi
                     · Latihan Penggunaan Alat Pemadam Api
                     · Latihan Pertolongan Pertama
                     Emergency training and simulation drills are activities conducted to improve the readiness, coordination, and
                     response of individuals or groups in facing various hazard scenarios (such as fire, earthquake, or accident).
                     The implementation of the Occupational Safety and Health Management System (SMK3) training is conducted
                     by experienced trainers in the field of Occupational Safety and Health (OHS) to help employees improve their
                     preparedness, response efficiency, and ability to identify the necessary steps for controlling potential hazards that
                     occur during emergencies.
                     Training Activities for Emergency Drills include:
                     · Fire Evacuation Drill
                     · Earthquake Response Drill
                     · Fire Extinguisher Practice Drill
                     · First Aid Training


                                           Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t                            253
Page 254
Pengembangan SDM yang Unggul
Development of Superior Human Resources




 First Aid Training           Pelatihan first aid training (AED) merupakan bentuk latihan keterampilan dasar dalam memberikan
 (AED)                        pertolongan pertama untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan mencegah kondisi memburuk.
                              First aid training (AED) is a basic skills course that teaches how to provide emergency care to increase readiness
                              and prevent conditions from worsening.
 Simulasi Tanggap             Sebagai bentuk kepatuhan terhadap Undang-Undang, Peraturan Pemerintah tentang Penerapan Sistem
 Darurat (BCP                 Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) dan Peraturan Direksi Nomor 112 tahun 2013 tentang
 Testing)                     Pedoman SMK3 serta bentuk implementasi dari Pedoman Business Continuity Management System (BCMS)
                              yang tertuang dalam Peraturan Direksi Nomor 100 Tahun 2025, di mana pelaksanaan simulasi tanggap
                              darurat perlu dilakukan secara berkala.
                              Adapun maksud diselenggarakannya simulasi tanggap darurat adalah agar karyawan dapat lebih siap dalam
                              menghadapi bencana dan mengetahui prosedur penanganan bencana mulai dari tahapan pencegahan,
                              evakuasi tanggap darurat, pemulihan baik TI dan Non-TI sampai dengan operasional kembali berjalan
                              normal.
                              As a form of compliance with the Law, Government Regulations concerning the Implementation of the
                              Occupational Safety and Health Management System (SMK3), and Board of Directors Regulation Number 112
                              of 2013 regarding SMK3 Guidelines, as well as a form of guidelines for implementing the Business Continuity
                              Management System (BCMS) as stipulated in Board of Directors Regulation Number 100 of 2025, where the
                              implementation of emergency response simulations must be conducted periodically.
                              The purpose of conducting an emergency response simulation is to help employees become better prepared
                              for handling disasters and understanding disaster management procedures, from prevention and emergency
                              response evacuation to the recovery of both TI and non-TI systems until operations return to normal.


Layanan Kesehatan [GRI 401-2,403-3, 403-6, 403-10]
Health Services
Sebagai bagian dari komitmen untuk menjaga kesehatan dan                                As part of its commitment to maintaining employee health
kesejahteraan karyawan, Pegadaian menyediakan program                                   and well-being, Pegadaian provides a comprehensive health
jaminan pemeliharaan kesehatan yang komprehensif. Seluruh                               insurance program. All employees are registered as BPJS
karyawan telah terdaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan,                                Kesehatan participants, while additional health coverage
sementara perlindungan kesehatan tambahan melalui                                       through commercial insurance is provided to employees at
asuransi komersial disediakan bagi karyawan pada level                                  certain levels through BRI Life and Mandiri Inhealth. The
tertentu melalui BRI Life dan Mandiri Inhealth. Pelaksanaan                             implementation of this health insurance program follows
program penjaminan kesehatan tersebut mengacu pada Surat                                Circular Letter Number 131 of 2024 regarding Guidelines for
Edaran Nomor 131 Tahun 2024 tentang Petunjuk Pelaksanaan                                the Implementation of Health Care Insurance and Employee
Jaminan Pemeliharaan Kesehatan dan Bantuan Biaya                                        Medical Cost Assistance. Through this scheme, employees
Pengobatan Karyawan. Melalui skema ini, karyawan dapat                                  can access health services based on their needs, while
mengakses layanan kesehatan sesuai dengan kebutuhan,                                    still complying with the rules applicable to each health
dengan tetap mengikuti ketentuan yang berlaku pada masing-                              insurance plan.
masing program jaminan kesehatan.

Untuk mendukung upaya pencegahan penyakit dan                                           To support disease prevention efforts and ensure
memastikan kondisi kesehatan karyawan tetap optimal,                                    employee health remains optimal, Pegadaian consistently
Pegadaian secara konsisten melaksanakan program Medical                                 implements the Medical Health program. The Check-Up
Check Up (MCU) secara berkala setiap tahun. Program ini                                 (MCU) program is conducted annually. This program aims
bertujuan untuk mendeteksi potensi risiko kesehatan secara                              to detect potential health risks early and promote long-
dini serta mendukung pengelolaan kesehatan jangka panjang                               term health management for employees. In addition to
bagi karyawan. Selain aspek kesehatan fisik, Pegadaian                                  physical health, Pegadaian also focuses on mental health
juga memberikan perhatian terhadap kesehatan mental                                     through psychological counseling services. These services
melalui penyediaan layanan konseling psikologis. Layanan                                provide support for employees to cope with emotional stress
ini dihadirkan sebagai sarana pendampingan bagi karyawan                                and psychological challenges, thereby maintaining mental
dalam menghadapi tekanan emosional maupun tantangan                                     well-being and work productivity.
psikologis, sehingga dapat menjaga keseimbangan mental
dan produktivitas kerja.




254                         IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 255
 Employee Well-being Program
 Sebagai bagian dari komitmen Pegadaian dalam menciptakan lingkungan kerja yang sehat, suportif, dan produktif, Perusahaan
 menyelenggarakan Employee Well-being Program yang berfokus pada penguatan kesehatan mental, hubungan kerja yang harmonis,
 serta kesejahteraan finansial karyawan. Melalui pendekatan konseling yang terstruktur, program ini dirancang untuk mengoptimalkan
 potensi individu sekaligus mendorong peningkatan kinerja dan produktivitas secara berkelanjutan.
 Program ini didukung oleh Tim Evaluasi Psikologis yang bekerja sama dengan psikolog eksternal dari Himpunan Psikologi Indonesia
 (HIMPSI), guna memastikan layanan konseling yang profesional, independen, dan sesuai dengan standar etika psikologi.
 Employee Well-being Program
 As part of Pegadaian’s commitment to creating a healthy, supportive, and productive work environment, the Company organizes an
 Employee Well-Being Program that focuses on strengthening mental health, harmonious work relationships, and employee financial
 well-being. Through a structured counseling approach, this program aims to optimize individual potential while encouraging sustainable
 performance and productivity improvements.
 Program ini didukung oleh Tim Evaluasi Psikologis yang bekerja sama dengan psikolog eksternal dari Himpunan Psikologi Indonesia
 (HIMPSI), guna memastikan layanan konseling yang profesional, independen, dan sesuai dengan standar etika psikologi.
 Pengembangan Individu                            Pendampingan dalam                                                 Pendekatan Well-being
 melalui Konseling                                Performance Improvement Plan                                       yang Menyeluruh
 Selain coaching, mentoring, dan pelatihan,       Pegadaian juga menyediakan dukungan                                Employee Well-being Program Pegadaian
 Pegadaian menjadikan layanan konseling           konselor dalam pelaksanaan Performance                             dirancang secara holistik dengan mencakup
 sebagai salah satu instrumen penting             Improvement Plan (PIP). Dalam proses ini,                          aspek kesehatan mental, penguatan
 dalam Individual Development Plan.               konselor berperan membantu karyawan                                hubungan kerja dan mediasi konflik
 Melalui pendampingan ini, karyawan               dan atasan dalam mengidentifikasi                                  (employee relations & conflict mediation),
 memperoleh ruang yang aman dan                   ekspektasi kinerja, memetakan hambatan                             serta peningkatan kesejahteraan finansial
 konstruktif untuk mengenali potensi diri,        yang dihadapi, serta merumuskan langkah                            karyawan. Pendekatan menyeluruh ini
 mengelola tantangan personal maupun              perbaikan yang realistis dan berorientasi                          diharapkan dapat menciptakan lingkungan
 profesional, serta menyusun rencana              pada pengembangan berkelanjutan.                                   kerja yang kondusif, meningkatkan
 pengembangan yang selaras dengan                 Mentoring within the Performance                                   ketahanan individu, serta memperkuat
 kebutuhan individu dan organisasi.               Improvement Plan                                                   keterikatan dan loyalitas karyawan
 Individual Development through                                                                                      terhadap Perusahaan.
                                                  Pegadaian also provides counseling
 Counseling                                       support for implementing the Performance                           Comprehensive Well-Being Approach
 In addition to coaching, mentoring, and          Improvement Plan (PIP). In this process,                           Pegadaian’s Employee Well-being Program
 training, Pegadaian employs counseling           counselors assist employees and their                              is designed holistically by covering aspects
 services as a key component of the Individual    superiors in identifying performance                               of mental health, strengthening work
 Development Plan. Through this support,          expectations, mapping obstacles, and                               relationships, conflict mediation, and
 employees gain a safe and constructive           formulate realistic steps oriented toward                          improve employees’ financial well-being.
 space to identify their potential, manage        sustainable development.                                           This comprehensive approach aims to create
 personal and professional challenges, and                                                                           a conducive work environment, increase
 develop plans that align with individual and                                                                        individual resilience, and strengthen
 organizational needs                                                                                                employee engagement and loyalty to the
                                                                                                                     company.




Sebagai bagian dari komitmen dalam menciptakan lingkungan                             As part of our commitment to creating a healthy, inclusive,
kerja yang sehat, inklusif, dan suportif, Pegadaian memfasilitasi                     and supportive work environment, Pegadaian facilitates the
pembentukan Gade Community, yaitu wadah bagi insan                                    formation of the Gade Community, a forum for Pegadaian
Pegadaian untuk mengembangkan serta menyalurkan minat                                 employees to develop and express their interests and talents
dan bakat di berbagai bidang di luar aktivitas kerja. Kehadiran                       in various fields outside of work. This community is designed
komunitas ini dirancang untuk memperkuat keterikatan                                  to strengthen employee engagement, promote a balance
karyawan (employee engagement), mendukung keseimbangan                                between work and personal life (work-life balance), and
antara kehidupan kerja dan pribadi (work-life balance), serta                         improve the social and emotional well-being of employees.
meningkatkan kesejahteraan sosial dan emosional karyawan.

Hingga tahun 2025, Pegadaian telah membina sebanyak 30                                By 2025, Pegadaian have fostered 30 Gades communities that
komunitas Gaders yang aktif berkontribusi dalam menciptakan                           actively contribute to creating a balanced and collaborative
lingkungan kerja yang seimbang dan kolaboratif. Komunitas                             work environment. These communities include a variety
tersebut mencakup beragam kegiatan di bidang olahraga, seni                           of activities in sports, arts and culture, as well as spiritual
dan budaya, serta kerohanian dan sosial. Melalui aktivitas                            and social activities. Through these activities, Pegadaian
komunitas ini, Pegadaian mendorong terciptanya budaya                                 encourages a more harmonious, collaborative work culture
kerja yang lebih harmonis, kolaboratif, dan berorientasi pada                         oriented toward the overall well-being of employees.
kesejahteraan karyawan secara menyeluruh.




                                                 Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t                                            255
Page 256
Pengembangan SDM yang Unggul
Development of Superior Human Resources




                     Olahraga                                             Seni dan Budaya                                 Kegiatan Sosial dan Keagamaan
                       Sport                                              Arts and Culture                                 Social and Religious Activities




 Pegadaian menyediakan komunitas                        Karyawan juga bisa bergabung dalam kegiatan                 Komunitas ini turut mengadakan donor
 olahraga seperti sepak bola, futsal, golf,             seni seperti teater, band, seni tari, stand-up              darah, bantuan sosial, dan kegiatan amal
 lari, basket, tenis, renang, dan lainnya.              comedy, paduan suara, nasyid, dan fotografi.                bagi anak yatim.
 Pegadaian provides sports communities like             Employees can also participate in arts activities           This community also organizes blood
 football, futsal, golf, running, basketball,           such as theater, bands, dance, stand-up comedy,             donations, social assistance, and charity
 tennis, swimming, and more.                            choir, nasyid, and photography                              events for orphans.




                                              Pegadaian Selenggarakan Gade Fest 2025
                                                  Pegadaian Hosts Gade Fest 2025

        Pada tahun 2025, Pegadaian menyelenggarakan Gade                                In 2025, Pegadaian hosted Gade Fest 2025 as a platform to
        Fest 2025 sebagai ajang pengembangan kebersamaan                                promote togetherness and strengthen a positive work culture
        dan penguatan budaya kerja yang positif di lingkungan                           within the company. The event featured nine competitions
        Perusahaan. Kegiatan ini menghadirkan sembilan cabang                           covering sports and the arts, with participation from
        pertandingan yang mencakup bidang olahraga dan seni,                            Pegadaian employees from various work units.
        serta diikuti oleh insan Pegadaian dari berbagai unit kerja.
        Penyelenggaraan Gade Fest bertujuan untuk menciptakan                           Gade Fest aims to create a healthy and inclusive work
        lingkungan kerja yang sehat dan inklusif, sekaligus                             environment while encouraging a positive spirit of
        menumbuhkan semangat sportivitas, kolaborasi, dan daya                          sportsmanship, collaboration, and a spirit of teamwork.
        juang yang positif. Melalui kompetisi yang berlangsung                          Through healthy competition and emphasizing the values
        secara sehat dan menjunjung tinggi nilai kebersamaan, Gade                      of togetherness, Gade Fest is expected to inspire a winning
        Fest diharapkan dapat membentuk mental juara, memperkuat                        mindset, boost employee engagement, and support a balance
        keterikatan karyawan, serta mendukung keseimbangan                              between performance and employee well-being.
        antara kinerja dan kesejahteraan insan Pegadaian.




256                         IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 257
Pelibatan Karyawan dan Protokol Komunikasi K3 [GRI 403-4, 403-5]
Employee Engagement and OHS Communication Protocol

Pegadaian secara aktif melibatkan seluruh karyawan                         Pegadaian actively involves all employees in managing
dalam pengelolaan keselamatan dan kesehatan kerja (K3)                     occupational safety and health (K3) to implement a safe
sebagai bagian dari penerapan budaya kerja yang aman                       and sustainable work culture. One form of this involvement
dan berkelanjutan. Salah satu bentuk pelibatan tersebut                    is realized through the establishment of the Occupational
diwujudkan melalui pembentukan Panitia Pembina                             Safety and Health Development Committee (P2K3), which
Keselamatan dan Kesehatan Kerja (P2K3), yang dibentuk                      was established in accordance with the provisions of the
sesuai dengan ketentuan Peraturan Menteri Tenaga Kerja                     Regulation of the Minister of Manpower of the Republic
Republik Indonesia Nomor PER.04/MEN/1987 tentang                           of Indonesia Number PER.04/MEN/1987 concerning the
Panitia Pembina Keselamatan dan Kesehatan Kerja serta                      Occupational Safety and Health Development Committee
Tata Cara Penunjukan Ahli Keselamatan Kerja.                               and Procedures for Appointing Occupational Safety Experts.

P2K3 yang melibatkan unsur manajemen dan pekerja                           The Occupational Safety and Health Committee (P2K3)
dengan ketua merupakan pengurus yang ditunjuk oleh                         involves management and workers, with the chairperson
pimpinan tertinggi dan sekretaris yang merupakan ahli                      being an administrator appointed by the highest authority
K3 yang ditunjuk oleh Kementerian Ketenagakerjaan                          and the secretary being an occupational safety and health
dan dibentuk berdasarkan Peraturan Pemerintah No.50                        expert appointed by the Ministry of Manpower. It is formed
Tahun 2012 tentang Sistem Keselamatan dan Kesehatan                        based on Government Regulation No. 50 of 2012 concerning
Kerja.                                                                     the Occupational Safety and Health System.

P2K3 yang melibatkan unsur manajemen dan pekerja                           The P2K3, which involves management and workers, with
dengan ketua merupakan pengurus yang ditunjuk oleh                         the chairperson being an administrator appointed by the
pimpinan tertinggi dan sekretaris yang merupakan ahli                      highest leadership and the secretary being an OSH expert
K3 yang ditunjuk oleh Kementerian Ketenagakerjaan dan                      appointed by the Ministry of Manpower, is formed based
dibentuk berdasarkan Peraturan Pemerintah No.50 Tahun                      on Government Regulation No. 50 of 2012 concerning the
2012 tentang Sistem Keselamatan dan Kesehatan Kerja.                       Occupational Safety and Health System.




                                      Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t                         257
Page 258
Pengembangan SDM yang Unggul
Development of Superior Human Resources




Selain melalui struktur P2K3, Pegadaian secara berkelanjutan                            In addition to the P2K3 structure, Pegadaian continuously
meningkatkan kesadaran dan kompetensi karyawan terkait K3                               improves employee awareness and competency regarding
melalui berbagai program sosialisasi dan pelatihan. Upaya ini                           OHS through various outreach and training programs.
bertujuan untuk membekali karyawan dengan pemahaman                                     These efforts aim to equip employees with sufficient
yang memadai agar mampu mengambil tindakan proaktif                                     understanding to take proactive and preventive actions
dan preventif dalam mencegah terjadinya kecelakaan kerja                                to avoid workplace accidents and occupational illnesses.
maupun penyakit akibat kerja. Pada tahun 2025, Pegadaian                                In 2025, Pegadaian conducted outreach on the Business
telah melaksanakan sosialisasi terkait Business Continuity                              Continuity Management System (BCMS) through an
Management System (BCMS) melalui platform e-learning,                                   e-learning platform, helping employees learn how to
yang memberikan pemahaman kepada karyawan mengenai                                      manage business continuity during operational disruptions
sistem manajemen kelangsungan usaha dalam menghadapi                                    or disasters. This e-learning outreach program was
gangguan operasional atau situasi bencana. Program                                      attended by 12,155 employees, representing 85% of the total
sosialisasi e-learning ini diikuti oleh 12.155 karyawan atau                            registered e-learning participants.
setara dengan 85% dari total peserta e-learning yang
didaftarkan.

Selain itu, Perusahaan juga menyelenggarakan berbagai                                   In addition, the Company also conducts various OHS
pelatihan K3 sebagai bagian dari upaya penguatan budaya                                 training programs as part of its efforts to strengthen the
keselamatan di seluruh lini organisasi, di antaranya:                                   safety culture across all lines of the organization, including:

1. Training SMK3 awareness air uji Pelaksanaan training                                 1. SMK3 training on water testing awareness. The
    Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja                                       implementation of the Occupational Safety and Health
    (SMK3) dilatih oleh Trainer yang berpengalaman di                                      Management System (SMK3) training is conducted by
    bidang Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dengan                                     experienced trainers in the field of Occupational Safety
    tujuan agar karyawan dapat meningkatkan pengetahuan,                                   and Health (OHS) to help employees increase their
    pemahaman, keterampilan dan sebagai bentuk awareness                                   knowledge, understanding, and skills, as well as to
    dalam penggunaan air uji dalam proses bisnis penaksiran                                raise awareness of using water tests in the process of
    barang jaminan.                                                                        assessing collateral.
2. Training Awareness SMK3 dan Sosialisasi Implementasi                                 2. Training on SMK3 Awareness and Socialization of OHS
    Lingkungan K3 Kantor Pusat Training awareness SMK3                                     Environment Implementation at the Head Office. The
    dilaksanakan untuk meningkatkan kesadaran karyawan                                     SMK3 awareness training is conducted to enhance
    dalam penerapan atau implementasi SMK3 dan sebagai                                     employees’ understanding of how to apply or implement
    upaya Perusahaan untuk memberikan awareness                                            SMK3, as part of the Company’s effort to raise awareness
    pencegahan terjadinya Kecelakaan Akibat Kerja (KAK)                                    of preventing Occupational Accidents (KAK) and
    dan Penyakit Akibat Kerja (PAK). Pelaksanaan training                                  Occupational Diseases (PAK). The training is delivered
    awareness SMK3 bekerjasama dengan Instruktur dari                                      in collaboration with instructors from MBQ Consulting,
    MBQ Consulting yang berpengalaman di bidang K3 dan                                     who are experienced in OHS and serve as vendors for
    merupakan vendor dalam pelaksanaan audit SMK3 di                                       conducting SMK3 audits at PT Pegadaian
    PT Pegadaian.
3. Simulasi Tanggap Darurat Sebagai bentuk implementasi                                 3. Emergency Response Simulation serves as a way
    dari Pedoman Business Continuity Management System                                     to implement the Business Continuity Guidelines
    (BCMS) yang tertuang dalam Peraturan Direksi Nomor                                     Management System (BCMS) as stipulated in Board of
    100 tahun 2025, Pegadaian secara rutin melaksanakan                                    Directors Regulation Number 100 of 2025. Pegadaian
    simulasi tanggap darurat. Simulasi tanggap darurat                                     routinely conducts emergency response simulations at
    dilaksanakan di seluruh Kantor Wilayah dan Kantor                                      all Regional Offices and the Head Office. The simulations
    Pusat. Adapun simulasi yang diberikan adalah:                                          provided are:
   • Simulasi Tanggap Darurat Huru Hara                                                    · Riot Emergency Response Simulation
   • Simulasi Tanggap Darurat Banjir                                                       · Flood Emergency Response Simulation
   • Simulasi Tanggap Darurat Kerusakan Peralatan                                          · Equipment Failure Emergency Response Simulation
   • Simulasi Tanggap Darurat Gempa Bumi                                                   · Earthquake Emergency Response Simulation
   • Simulasi Tanggap Darurat Kegagalan Aplikasi                                           · Application Failure Emergency Response Simulation
   • Simulasi Tanggap Darurat Kebakaran                                                    · Fire Emergency Response Simulation
   • Simulasi Tanggap Darurat Gangguan Jaringan                                            · Network Disruptions Emergency Response Simulation
   • Simulasi Tanggap Darurat Kebocoran Informasi                                          · Data Breach Emergency Response Simulation




258                         IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 259
Kinerja K3 [GRI 403-9, 403-10]
OHS Performance

Pemantauan dan pengukuran kinerja keselamatan dan                                       Monitoring and measurement of occupational health
kesehatan kerja (K3) merupakan bagian penting dalam                                     and safety (OHS) performance constitute an essential
upaya Pegadaian untuk memastikan efektivitas strategi,                                  part of Pegadaian’s efforts to ensure the effectiveness of
kebijakan, dan proses pengelolaan risiko di lingkungan kerja.                           its strategies, policies, and workplace risk management
Melalui pemantauan yang dilakukan secara berkelanjutan,                                 processes. Through continuous monitoring, the Company
Perusahaan memperoleh gambaran mengenai kondisi K3                                      gains an overview of the current OHS conditions while also
terkini sekaligus menilai kemajuan implementasi berbagai                                assessing the progress of various preventive measures that
langkah pencegahan yang telah diterapkan.                                               have been implemented.

Sepanjang tahun 2025, Pegadaian mencatat sebanyak 3                                     Throughout 2025, Pegadaian reported 3 workplace
kasus kecelakaan kerja dengan kategori luka ringan. Pada                                accidents, categorized as minor injuries. During the same
periode yang sama, tidak terdapat kasus fatalitas akibat                                period, there were no fatalities from workplace accidents or
kecelakaan kerja maupun kematian yang disebabkan oleh                                   deaths caused by work-related illnesses. Additionally, no
penyakit terkait pekerjaan. Selain itu, tidak ditemukan kasus                           cases of work-related illnesses were recorded during the
penyakit akibat kerja yang tercatat selama tahun pelaporan.                             reporting year. This achievement reflects the Company’s
Capaian ini mencerminkan konsistensi Perusahaan dalam                                   consistent commitment to maintaining occupational safety
menjaga standar keselamatan kerja serta memperkuat                                      standards and strengthening OHS risk prevention efforts
upaya pencegahan risiko K3 di seluruh wilayah operasional.                              across all operational areas.

Tabel Kecelakaan Kerja
Work Accident Table

 Kecelakaan Kerja
                                       2025        2024            2023
 Workplace Accident
 Luka Ringan
 Minor Injuries
                                         3            2              10                   0,13% 0%
                                                                                          Tingkat                      Fatalitas di
 Luka Berat
                                         0            0               1                   Kecelakaan Kerja             tahun 2025
 Major Injuries
                                                                                          2025                         Fatalities in
 Meninggal                                                                                Rate of Recordable           2025
                                         0            0              0
 Fatalities                                                                               Injuries 2025
 Jumlah
                                         3            2              11
 Total

Keterangan | Note:
Tingkat Cedera yang Dapat Dicatat Tahun 2025
Perhitungan: Jumlah Insiden / Total Jam Kerja × 1.000.000
Rate of Recordable Injuries 2025
Calculation: Number of Incidents/Total Hours Worked x 1,000,000


Selama tahun 2025 tidak terdapat kematian akibat penyakit                               Through 2025, there were no fatalities due to occupational
kerja dan tidak terdapat kasus penyakit terkait pekerjaan                               diseases and no recorded cases of work-related illnesses.
yang tercatat.




                                                   Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t                           259
Page 260
Pengembangan SDM yang Unggul
Development of Superior Human Resources




Survei Kepuasan/Keterikatan Karyawan
Employee Satisfaction / Engagement Survey

Sebagai bagian dari komitmen untuk menciptakan lingkungan                               As part of its commitment to creating a conducive and
kerja yang kondusif dan berkelanjutan, Pegadaian secara                                 sustainable work environment, Pegadaian regularly conducts
rutin melaksanakan Employee Engagement Survey untuk                                     an Employee Engagement Survey to assess employee
mengukur tingkat keterikatan dan kepuasan karyawan.                                     engagement and satisfaction. This survey is designed to gain
Survei ini dirancang untuk memperoleh pemahaman yang                                    a comprehensive understanding of employees’ perceptions
komprehensif mengenai persepsi karyawan terhadap                                        of the work environment, organizational culture, and factors
lingkungan kerja, budaya organisasi, serta faktor-faktor                                that influence their motivation and loyalty.
yang memengaruhi motivasi dan loyalitas mereka.

Hasil survei keterikatan karyawan menjadi dasar                                         The results of the employee engagement survey serve as an
penting bagi Perusahaan dalam merumuskan berbagai                                       essential foundation for the Company in developing various
program pengembangan sumber daya manusia serta                                          human resource development programs and refining internal
penyempurnaan kebijakan internal. Melalui pendekatan                                    policies. Through this approach, Pegadaian strives to foster
ini, Pegadaian berupaya mendorong terciptanya lingkungan                                a more productive and harmonious work environment that
kerja yang semakin produktif, harmonis, dan mendukung                                   supports sustainable employee career development.
pengembangan karier karyawan secara berkelanjutan.

Terdapat beberapa elemen yang menjadi matriks penilaian                                 Several elements form the assessment matrix in the
dalam Survei Employee Engagement, yaitu:                                                Employee Survey. Engagement, specifically:
1. Growth (Pertumbuhan)                                                                 1. Growth (Pertumbuhan)
   • Mengukur bagaimana karyawan berkembang dan                                            • Measuring how employees develop and improve their
      meningkatkan keterampilan di perusahaan.                                                skills within the company.
   • Bertujuan untuk menciptakan kepuasan dan                                              • Aims to create satisfaction and happiness at work.
      kebahagiaan dalam bekerja.
2. Teamwork (Kerja Sama Tim)                                                            2. Teamwork (Kerja Sama Tim)
   • Menilai hubungan antar karyawan, termasuk                                             • Assess relationships among employees, including
      keberadaan rekan kerja yang mendukung dan                                               supportive coworkers and collaborative efforts toward
      kolaborasi dalam mencapai tujuan bersama.                                               shared goals.
   • Bertujuan untuk mengurangi tingkat stres dan                                          • Aims to reduce stress and boost productivity through
      meningkatkan produktivitas melalui sinergi tim.                                         team synergy.
3. Management Support (Dukungan Manajemen)                                              3. Management Support (Dukungan Manajemen)
   • Berfokus pada motivasi eksternal yang diberikan                                       • Focus on external motivation provided by
      oleh manajemen untuk mendukung karyawan                                                 management to support employees in delivering their
      dalam memberikan kinerja terbaik setiap hari.                                           best performance every day
   • Termasuk aspek bimbingan, umpan balik, serta                                          • Including aspects of guidance, feedback, and access
      akses terhadap sumber daya dan pelatihan.                                               to resources and training.
4. Basic (Motivasi Dasar)                                                               4. Basic (Motivasi Dasar)
   • Mengukur motivasi internal karyawan, terutama                                         • Measuring employees’ internal motivation, especially
      dalam memahami ekspektasi perusahaan terhadap                                           in understanding the company’s expectations of their
      peran dan tanggung jawabnya.                                                            roles and responsibilities.
   • Mencerminkan sejauh mana karyawan merasa                                              • Reflects the extent to which employees feel they have
      memiliki kejelasan tujuan dan pemahaman terhadap                                        clarity of purpose and understanding of their tasks.
      tugas mereka.


Melalui pertimbangan keempat elemen ini, survei keterikatan                             By considering these four elements, employee engagement
karyawan dapat memberikan wawasan yang lebih mendalam                                   surveys can offer deeper insights into the factors that drive
mengenai faktor-faktor yang berkontribusi terhadap                                      loyalty, motivation, and job satisfaction within the Company.
loyalitas, motivasi, dan kepuasan kerja di dalam Perusahaan.




260                         IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 261
Namun demikian, pada tahun 2025 Pegadaian melakukan                          However, in 2025, Pegadaian changed its employee
perubahan metodologi pengukuran keterikatan karyawan                         engagement measurement methodology by adopting the
dengan mengadopsi Organizational Health Index (OHI). Pada                    Organizational Health Index (OHI). In 2023 and 2024, the
tahun 2023 dan 2024, pengukuran masih menggunakan                            measurement will still use the GALLUP theory-based
pendekatan berbasis teori GALLUP.                                            approach.

Framework OHI melakukan pengukuran secara lebih                              The OHI framework provides more comprehensive
komprehensif dengan menilai overall organizational health                    measurements by assessing overall organizational health
serta efektivitas Perusahaan dalam menjalankan aktivitas                     and effectiveness in carrying out operational activities.
operasional. Pendekatan ini berbeda dengan metodologi                        This approach differs from the GALLUP methodology,
GALLUP yang berfokus pada pengukuran tingkat employee                        which focuses on measuring employee performance levels,
engagement dan pengalaman karyawan.                                          employee engagement, and experience.

Selain itu, OHI juga mengevaluasi dimensi yang lebih luas,                   Additionally, OHI evaluates broader dimensions, including
termasuk tingkat entropi budaya yang pada tahun-tahun                        the level of cultural entropy, which in previous years was the
sebelumnya menjadi parameter utama dalam pengukuran                          main parameter used to measure corporate health.
kesehatan Perusahaan.

Perubahan metodologi ini dilaksanakan sejalan dengan                         This change in methodology aligns with the initiatives
rekomendasi inisiatif dalam RJPP 2025–2029, guna                             outlined in the 2025–2029 Long-Term Development Plan
memastikan pengukuran yang lebih strategis, terintegrasi,                    (RJPP), aiming to ensure a more strategic, integrated
dan selaras dengan arah transformasi Perusahaan.                             measurement aligned with the Company’s transformation
Dibandingkan dengan pendekatan sebelumnya, framework                         direction. Compared to the previous approach, the OHI
OHI memberikan analisis yang lebih mendalam dan detail                       framework provides a more in-depth and detailed analysis
dalam memetakan kapabilitas organisasi serta area                            in mapping organizational capabilities and areas needing
perbaikan yang diperlukan.                                                   improvement.

Berdasarkan hasil pengukuran tahun 2025, skor OHI                            Based on the 2025 measurement results, the Company’s OHI
Perseroan mencapai 86,76 dengan kategori Unggul,                             score reached 86.76, categorized as Excellent, surpassing the
melampaui target yang ditetapkan sebesar 80,00. Capaian                      target of 80.00. This achievement reflects a strong level of
ini mencerminkan tingkat kesehatan organisasi yang kuat                      organizational health and increasingly optimal operational
serta efektivitas operasional yang semakin optimal dalam                     effectiveness in supporting the Company’s sustainable
mendukung keberlanjutan kinerja Perusahaan.                                  performance.




     Indeks Keterikatan Karyawan
     Employee Engagement Index                                                                      86,76       dari 100
                                                                                                                From 100




                                        Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t                             261
Page 262
Praktik Bisnis yang Bertanggung Jawab
Praktik Bisnis yang Bertanggung Jawab




Praktik
Bisnis yang
Bertanggung
Jawab
Praktik Bisnis yang
Bertanggung Jawab




262                         IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 263
Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t   263
Page 264
Praktik Bisnis yang Bertanggung Jawab
Praktik Bisnis yang Bertanggung Jawab




Praktik Bisnis yang
Bertanggung Jawab
Responsible Business Practices




           Pegadaian menempatkan keberlanjutan dan tanggung
           jawab sebagai fondasi utama dalam seluruh proses
           bisnis dengan senantiasa menjunjung tinggi kejujuran,
           integritas, keterbukaan informasi, penerapan prinsip
           anti suap, pengelolaan benturan kepentingan, hingga
           perlindungan atas keamanan dan kerahasiaan data serta
           informasi Perusahaan.
           Pegadaian places sustainability and responsibility as fundamental
           principles in all business processes by always upholding honesty, integrity,
           transparency of information, adherence to anti-bribery principles,
           management of conflicts of interest, and protection of the security and
           confidentiality of company data and information.




Pegadaian berkomitmen untuk mendorong praktik bisnis                                    Pegadaian is committed to promoting responsible business
yang bertanggung jawab. Dalam setiap proses bisnis,                                     practices. In every business process, the Company consistently
Perusahaan secara konsisten menjunjung tinggi nilai-                                    upholds the values of honesty, integrity, transparency of
nilai kejujuran, integritas, keterbukaan informasi, serta                               information, and anti-bribery principles. Pegadaian ensures
penerapan prinsip anti suap. Pegadaian memastikan seluruh                               that all Company personnel carry out their activities in
insan Perusahaan menjalankan aktivitasnya dengan                                        compliance with applicable laws and regulations, manage
mematuhi ketentuan peraturan perundang-undangan                                         potential conflicts of interest responsibly, and maintain
yang berlaku, mengelola potensi benturan kepentingan                                    the security and confidentiality of Company data and
secara bertanggung jawab, hingga menjaga keamanan dan                                   information. Pegadaian consistently places sustainability and
kerahasiaan data serta informasi Perusahaan. Pegadaian                                  responsibility as the primary foundation of all our business
senantiasa menempatkan keberlanjutan dan tanggung                                       activities.
jawab sebagai fondasi utama dalam menjalankan seluruh
kegiatan usaha.




264                         IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 265
Code of Conduct
Code of Conduct
Pegadaian memiliki komitmen dalam penerapan Good                               Pegadaian is committed to implementing Good Corporate
Corporate Governance (GCG) salah satunya melalui                               Governance (GCG), including through the Standards of
Standar Etika Bisnis dan Perilaku (Code Of Conduct) yang                       Business Ethics and Behavior (Code of Conduct), regulated
diatur dalam Peraturan Direksi Nomor 114 Tahun 2024.                           in the Board of Directors Regulation Number 114 of 2024.
Code of Conduct (CoC) ini berlaku bagi Insan Pegadaian                         This Code of Conduct (CoC) guides Pegadaian Personnel
sebagai pedoman dalam menjalankan usaha secara                                 in conducting business with integrity, transparency, and
berintegritas, transparan, dan akuntabel. Berlandaskan                         accountability. Based on GCG principles, these Standards of
prinsip-prinsip Tata Kelola Perusahaan yang Baik (Good                         Business Ethics and Behavior emphasize the importance of
Corporate Governance/GCG), Standar Etika Bisnis dan                            maintaining harmonious relationships with all stakeholders,
Perilaku ini menekankan pentingnya menjaga hubungan                            both internal and external.
yang harmonis dengan seluruh pemangku kepentingan,
baik internal maupun eksternal.

Dalam implementasinya Standar Etika Bisnis dan Perilaku                        In our implementation, the Standards of Business Ethics
memiliki prinsip yaitu etika bisnis dengan prinsip kejujuran,                  and Conduct are based on principles such as honesty,
prinsip integritas moral, prinsip loyalitas, prinsip otonomi                   moral integrity, loyalty, autonomy, and justice. Additionally,
dan prinsip keadilan. Sedangkan prinsip etika perilaku                         the principles of ethical behavior include integrity,
adalah prinsip integritas, profesional, sinergi, pelayanan                     professionalism, synergy, service, and confidentiality.
dan kerahasian. Perusahaan memastikan setiap individu di                       The company ensures that every individual within the
dalam organisasi mematuhi ketentuan hukum, menghindari                         organization complies with legal requirements, avoids
benturan kepentingan, serta menjaga kerahasiaan data                           conflicts of interest, and maintains the confidentiality of
dan informasi. Pegadaian juga memberikan perhatian                             data and information. Pegadaian also emphasizes fair
pada prinsip-prinsip seperti kesempatan kerja yang adil,                       employment opportunities, occupational health and safety,
kesehatan dan keselamatan kerja, serta perlindungan                            and intellectual property protection, all of which support a
kekayaan intelektual, yang seluruhnya mendukung                                healthy and sustainable business environment.
terciptanya lingkungan bisnis yang sehat dan berkelanjutan.

Dalam kebijakan Standar Etika Bisnis dan Perilaku (Code                        The Business Ethics and Behavior Standards (Code of
Of Conduct) terdapat tugas dan tanggung jawab Dewan                            Conduct) policy outlines the duties and responsibilities of
Komisaris yaitu memberikan arahan atas penerapan standar                       the Board of Commissioners, including providing direction
etika bisnis dan perilaku, melaksanakan pengawasan                             on implementing business ethics and behavior standards,
terhadap penerapannya dan menjadi role model yang                              supervising their application, and serving as a role model.
baik, sementara Direksi dalam melaksanakan tugas                               Meanwhile, the Board of Directors in carrying out their
dan tanggung jawabnya adalah mengesahkan kebijakan                             duties and responsibilities is to ratify the business ethics
standar etika bisnis dan perilaku, melakukan pemantauan                        and behavior standards policy, monitoring and evaluating
dan evaluasi atas penerapannya, menjadi role model serta                       the implementation, be a role model and signing an
menandatangani pakta integritas penerapan GCG untuk                            integrity pact for the implementation of GCG, especially
tindakan transaksional yang memerlukan persetujuan                             for transactions requiring approval from the Board of
Dewan Komisaris/Dewan Pengawas dan/atau RUPS. Setiap                           Commissioners/Supervisory Board or GMS. All employees
karyawan diwajibkan memahami dan menandatangani pakta                          is required to understand and sign the integrity pact.
integritas. Pada saat yang sama, Perusahaan menyediakan                        Additionally, the Company provides a Whistleblowing
Whistleblowing System (WBS) sebagai saluran aman untuk                         System (WBS) as a secure channel for reporting suspected
melaporkan dugaan pelanggaran.                                                 violations.

Kebijakan ini juga dievaluasi secara berkala guna                              This policy is evaluated periodically to ensure it remains
memastikan kesesuaiannya dengan dinamika bisnis yang                           aligned with evolving business dynamics. Through these
terus berkembang. Melalui berbagai upaya tersebut,                             efforts, Pegadaian is committed to conducting our business
Pegadaian berkomitmen menjalankan usaha secara etis,                           ethically, fairly, and transparently, while maintaining our
adil, dan transparan, sekaligus menjaga reputasi sebagai                       reputation as a trusted financial institution.
lembaga keuangan yang terpercaya.




                                          Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t                             265
Page 266
Praktik Bisnis yang Bertanggung Jawab
Praktik Bisnis yang Bertanggung Jawab




Sebagai bagian dari komitmen terhadap tata kelola                                       As part of our commitment to integrity-based governance
yang berintegritas dan praktik bisnis yang bertanggung                                  and responsible business practices, Pegadaian implements a
jawab, Pegadaian menerapkan kerangka Etika Bisnis                                       Business Ethics framework that emphasizes the prevention,
yang menekankan pencegahan, deteksi, dan penanganan                                     detection, and resolution of violations in a transparent and
pelanggaran secara transparan dan berkelanjutan.                                        sustainable manner. This approach ensures that ethical
Pendekatan ini memastikan bahwa prinsip etika tidak                                     principles are not only embedded in corporate policies
hanya tertuang dalam kebijakan, tetapi juga tercermin                                   but are also reflected in daily operational practices across
dalam praktik operasional sehari-hari di seluruh ekosistem                              Pegadaian’s service ecosystem.
layanan Pegadaian.

Di sisi pencegahan, Pegadaian memperkuat internalisasi                                  From a preventive perspective, Pegadaian strengthens
nilai etika melalui program pembelajaran berkelanjutan                                  the internalization of ethical values through continuous
yang dirancang secara end-to-end. Program ini mencakup                                  learning programs designed in an end-to-end format. These
micro-learning wajib dan simulasi studi kasus yang relevan                              programs include mandatory micro-learning modules and
dengan risiko operasional, khususnya bagi karyawan di                                   case-based simulations that address operational risks,
outlet, agen, serta pengelola kanal digital.                                            particularly for employees working in outlets, agents, and
                                                                                        digital channel management.

Pegadaian mengungkapkan cakupan peserta pelatihan,                                      Pegadaian also discloses the scope of training participation,
tingkat kelulusan, serta tindak lanjut atas temuan                                      completion rates, and follow-up actions related to internal
audit internal yang terkait dengan etika dan kepatuhan.                                 audit findings concerning ethics and compliance. This
Pendekatan ini memastikan bahwa peningkatan kesadaran                                   approach ensures that improvements in ethical awareness
etika diikuti dengan penguatan pengendalian dan perbaikan                               are accompanied by strengthened internal controls and
proses secara nyata.                                                                    tangible process improvements.

Selain itu, Pegadaian menyusun UN Global Compact                                        In addition, Pegadaian has developed a company-level
(UNGC) alignment statement di tingkat perusahaan untuk                                  alignment statement with the United Nations Global
menjelaskan keterkaitan antara Prinsip-Prinsip UNGC                                     Compact (UNGC) to clarify the linkage between the UNGC
dengan kebijakan dan praktik operasional Pegadaian.                                     Principles and Pegadaian’s policies and operational
                                                                                        practices.




266                         IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 267
Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t   267
Page 268
Praktik Bisnis yang Bertanggung Jawab
Praktik Bisnis yang Bertanggung Jawab




Kepatuhan Terhadap Hukum dan Peraturan [GRI 2-27, FN-CF-270a.5]
Compliance With Laws and Regulations

Dalam menjalankan setiap aktivitas bisnis, Pegadaian                                    In conducting all our business activities, Pegadaian adheres
berpegang pada prinsip bahwa keberlanjutan hanya dapat                                  to the principle that sustainability can only be achieved if the
dicapai apabila perusahaan mematuhi seluruh ketentuan                                   company complies with all legal requirements, both national
hukum, baik nasional maupun internasional. Karena itu,                                  and international. Therefore, Pegadaian adheres to several
Pegadaian merujuk pada sejumlah standar global yang                                     global standards that form the foundation of responsible
menjadi fondasi praktik bisnis yang bertanggung jawab,                                  business practices, including the UN Guiding Principles on
termasuk UN Guiding Principles on Business and Human                                    Business and Human Rights and the ILO Declaration on
Rights serta ILO Declaration on Fundamental Principles                                  Fundamental Principles and Rights at Work. At the national
and Rights at Work. Di tingkat nasional, perusahaan juga                                level, the company also ensures that all the operations
memastikan seluruh operasionalnya sejalan dengan berbagai                               align with various relevant laws and regulations, including:
peraturan perundang-undangan yang relevan, di antaranya:

1. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 40 Tahun                                      1. Law of the Republic of Indonesia Number 40 of 2007
    2007 tentang Perseroan Terbatas                                                        concerning Limited Liability Companies
2. Undang-Undang No. 6 Tahun 2023 tentang Penetapan                                     2 Law No. 6 of 2023 concerning the Stipulation of
    Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang                                           Government Regulation in Lieu of Law Number 2 of 2022
    Nomor 2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja menjadi                                         concerning Job Creation to become Law
    Undang-Undang
3. Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang                                            3    Law Number 32 of 2009 concerning Environmental
    Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup                                            Protection and Management
4. Undang-Undang No. 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan                                   4    Law no. 1 of 1970 concerning Occupational Safety and
    dan Kesehatan Kerja                                                                      Health
5. Undang-Undang (UU) Nomor 17 Tahun 2023 tentang                                       5    Law Number 17 of 2023 concerning Health
    Kesehatan
6. Undang-Undang Republik Indonesia No. 8 Tahun 1999                                    6. Law of the Republic of Indonesia No. 8 of 1999 concerning
    tentang Perlindungan Konsumen                                                          Consumer Protection
7. Undang-Undang No. 31 Tahun 1999 Jo. Undang-Undang                                    7. Law No. 31 of 1999, in conjunction with Law No. 20 of
    No. 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak                                         2001 concerning the Eradication of Criminal Acts of
    Pidana Korupsi                                                                         Corruption
8. Undang-Undang Nomor 21 Tahun 1999 tentang                                            8. Law Number 21 of 1999 concerning the Ratification
    Pengesahan ILO Convention No. 111 Concerning                                           of ILO Convention No. 111 Concerning Discrimination
    Discrimination in Respect of Employment and                                            in Respect of Employment and Occupation, as well as
    Occupation (Konvensi ILO Mengenai Diskriminasi dalam                                   Guidelines for Equality and Non-Discrimination in the
    Pekerjaan dan Jabatan), serta Panduan Kesetaraan                                       Workplace in Indonesia (Ministry of Manpower and
    dan Non Diskriminasi di Tempat Kerja di Indonesia                                      Transmigration of the Republic of Indonesia).
    (Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi RI).
9. Peraturan Pemerintah Nomor 73 Tahun 2021 tentang                                     9. Government Regulation Number 73 of 2021 concerning
    Penyertaan Modal Negara Ke Dalam Modal Saham                                            State Capital Participation in the Share Capital of PT
    Perseroan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk                                        Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
10. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 33/POJK.04/2014                                10. Financial Services Authority Regulation No. 33/
    tentang Direksi dan Dewan Komisaris Emiten atau                                         POJK.04/2014 concerning the Board of Directors and
    Perseroan Publik;                                                                       Board of Commissioners of Issuers or Public Companies;
11. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 34/                                          11. Financial Services Authority Regulation Number
    POJK.04/2014 tentang Komite Nominasi dan Remunerasi                                     34/POJK.04/2014 concerning the Nomination and
    Emiten atau Perseroan Publik;                                                           Remuneration Committee of Issuers or Public Companies;
12. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 55/                                          12 Financial Services Authority Regulation Number 55/
    POJK.04/2015 tentang Pembentukan dan Pedoman                                            POJK.04/2015 concerning the Establishment and Guidelines
    Pelaksanaan Kerja Komite Audit;                                                         for Implementing the Work of the Audit Committee;
13. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 31/                                          13. Financial Services Authority Regulation Number 31/
    POJK.05/2016 tentang Usaha Pergadaian;                                                  POJK.05/2016 concerning Pawnshop Business;
14. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 42/                                          14. Financial Services Authority Regulation Number 42/
    POJK.04/2020 tentang Transaksi Afiliasi dan Transaksi                                   POJK.04/2020 concerning Affiliated Transactions and
    Benturan Kepentingan;                                                                   Conflict of Interest Transactions;

268                         IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 269
15. Peraturan Menteri Badan Usaha Milik Negara Nomor:                         15. Regulation of the Minister of State-Owned Enterprises
    PER-1/MBU/03/2023 tentang Penugasan Khusus dan                                Number: PER-1/MBU/03/2023 concerning Special
    Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan                                  Assignments       and    Social    and     Environmental
    Badan Usaha Milik Negara;                                                     Responsibility Programs of State-Owned Enterprises;
16. Peraturan Menteri Badan Usaha Milik Negara Nomor:                         16. Regulation of the Minister of State-Owned Enterprises
    PER-2/MBU/03/2023 tentang Pedoman Tata Kelola dan                             Number: PER-2/MBU/03/2023 concerning Guidelines
    Kegiatan Korporasi Signifikan Badan Usaha Milik Negara;                       for Governance and Significant Corporate Activities;
17. Peraturan Menteri Badan Usaha Milik Negara Nomor:                         17. Regulation of the Minister of State-Owned Enterprises
    PER-3/MBU/03/2023 tentang Organ dan Sumber Daya                               Number: PER-3/MBU/03/2023 concerning Organs and
    Manusia Badan Usaha Milik Negara                                              Human Resources of State-Owned Enterprises
18. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan 39 Tahun 2024                            18. Financial Services Authority Regulation 39 of 2024
    tentang Pergadaian                                                            concerning Pawnshops
19. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan 48 Tahun 2024                            19. Financial Services Authority Regulation No. 48 of
    Juncto Surat Edaran Nomor 28 Tahun 2025 Tentang                               2024, in conjunction with Circular Letter No. 28 of 2025
    Tata Kelola yang baik bagi Lembaga Pembiayaan,                                concerning Good Governance for Financing Institutions,
    Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro,                             Venture Capital Companies, Microfinance Institutions,
    dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya                                             and Other Financial Services Institutions
20. Peraturan KPK Nomor 1 Tahun 2026 tentang Perubahan                        20. KPK Regulation Number 1 of 2026 concerning Amendments
    Atas Peraturan Komisi Pemberantasan Korupsi Nomor                             to Corruption Eradication Commission Regulation Number
    2 Tahun 2019 Tentang Pelaporan Gratifikasi                                    2 of 2019 concerning Reporting of Gratification
21. POJK 42/2024 tentang Penerapan Manajemen Risiko                           21. Financial Services Authority Regulation (POJK) No.
    dari Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura,                            42 of 2024 concerning the Implementation of Risk
    Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa Keuangan                             Management for Financing Institutions, Venture Capital
    Lainnya.                                                                      Companies, Microfinance Institutions, and Other
                                                                                  Financial Services Institutions.
22. POJK 12/2024 Tentang Penerapan Strategi Anti Fraud                        22. Financial Services Authority Regulation (POJK) No. 12
    Bagi Lembaga Jasa Keuangan                                                    of 2024 concerning the Implementation of Anti-Fraud
                                                                                  Strategies for Financial Services Institutions.
23. Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 50 Tahun 2012                             23. Government Regulation (PP) No. 50 of 2012 concerning
    tentang Penerapan Sistem Manajemen Keselamatan                                the Implementation of the Occupational Safety and
    Dan Kesehatan Kerja (SMK3)                                                    Health Management System (SMK3).

Di samping itu, Perusahaan juga senantiasa memastikan                         Additionally, the Company consistently ensures that all
bahwa seluruh proses bisnis telah sesuai dengan standar                       business processes meet international standards, which
internasional yang mencakup:                                                  include:

1. ISO 31000:2018 tentang Manajemen Risiko                                    1. ISO 31000:2018 on Risk Management
2. ISO 37001:2016 tentang Sistem Manajemen Anti                               2. ISO 37001:2016 on Anti-Bribery Management Systems
   Penyuapan (SMAP)                                                              (ABMS)
3. ISO 9001:2008 tentang Sistem Manajemen Mutu                                3. ISO 9001:2008 on Quality Management Systems
4. ISO 27001:2022 tentang Sistem Manajemen Keamanan                           4. ISO 27001:2022 on Information Security Management
   Informasi                                                                     Systems
5. ISO 37301:2021 tentang Sistem Manajemen Kepatuhan                          5. ISO 37301:2021 on Compliance Management Systems
6. ISO 20000-1:2018 Sistem Manajemen Layanan Teknologi                        6. ISO 20000-1:2018 Information Technology Service
   Informasi                                                                     Management System
7. ISO 22301:2019 Tentang Business Continuity                                 7. ISO 22301:2019 on Business Continuity Management
   Management ISO/IEC 9001:2015                                                  ISO/IEC 9001:2015 on Quality Management Systems

Seluruh ketentuan tersebut kemudian diinternalisasikan ke                     All these provisions are then internalized into company
dalam kebijakan-kebijakan Perusahaan. Setiap kebijakan                        policies. Each policy is developed with a focus on due
disusun dengan mengedepankan proses uji tuntas (due                           diligence to ensure that business decisions do not negatively
diligence) untuk memastikan keputusan bisnis tidak                            impact the environment or society. This process serves as
menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan                                a safeguard, ensuring the company operates according
maupun masyarakat. Proses ini menjadi mekanisme                               to prudent principles and simultaneously supporting
pengamanan yang memastikan perusahaan berjalan sesuai                         Pegadaian’s commitment to sustainability.
prinsip kehati-hatian dan sekaligus mendukung komitmen
Pegadaian terhadap keberlanjutan.


                                         Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t                            269
Page 270
Praktik Bisnis yang Bertanggung Jawab
Praktik Bisnis yang Bertanggung Jawab




Kebijakan                                                               Uji Tuntas                                                Penanggungjawab
Policy                                                                  Due Diligence                                             Person responsible
                                                                                                                                  Divisi Manajemen Risiko
Kebijakan Manajemen Risiko                                              ISO 31000:2018 tentang Manajemen Risiko                   Operasional & Korporasi
Risk Management Policy                                                  ISO 31000:2018 on Risk Management                         Operational & Corporate
                                                                                                                                  Risk Management Division
                                                                        ISO 37001:2016 tentang Sistem
Kebijakan Anti Korupsi                                                  Manajemen Anti Penyuapan (SMAP)                           Divisi Kepatuhan
Anti-Corruption Policy                                                  ISO 37001:2016 on Anti-Bribery                            Compliance Division
                                                                        Management Systems (ABMS)
Kebijakan Keuangan dan Perencanaan Strategis                            Audit Laporan Keuangan                                    Divisi Perencanaan Strategis
Financial Policy and Strategic Planning                                 Financial Statement Audit                                 Strategic Planning Division
                                                                        ISO 27001:2022 tentang Sistem
Kebijakan Data Pribadi dan Privasi Nasabah                              Manajemen Keamanan Informasi                              Divisi IT Security
Customer Personal Data and Privacy Policy                               ISO 27001:2022 on Information                             IT Security Division
                                                                        Security Management Systems
                                                                                                                    Divisi Gadai, Unit Usaha
                                                                                                                    Syariah, Digital Lending,
                                                                        ISO 9001:2008 tentang
Kebijakan Operasional Produk                                                                                        Divisi Mikro, Divisi Emas
                                                                        Sistem Manajemen Mutu
Product Operational Policy                                                                                          Pawn Division, Sharia Business
                                                                        ISO 9001:2008 on Quality Management Systems
                                                                                                                    Unit, Digital Lending, Micro
                                                                                                                    Division, Gold Division
Kebijakan Perpajakan                                                    Pelaporan Pajak                             Divisi Akuntansi
Tax Policy                                                              Tax Reporting                               Accounting Division
                                                                                                                    Divisi Manajemen Risiko
Pedoman Business Continuity
                                                                                                                    Operasi & Koperasi, Kepatuhan
Management System (BCMS)                                                Evaluasi berkala
                                                                                                                    Operational & Cooperative
Business Continuity Management                                          Periodic evaluation
                                                                                                                    Risk Management
System (BCMS) Guidelines
                                                                                                                    Division, Compliance
Pedoman Komite Sustainability                                           Evaluasi berkala                            Divisi ESG
Sustainability Committee Guidelines                                     Periodic evaluation                         ESG Division
Pedoman Komite Kredit                                                   Evaluasi berkala                            Divisi Risiko Kredit & Asuransi
Credit Committee Guidelines                                             Periodic evaluation                         Credit Risk & Insurance Division
Pedoman Perkreditan Gadai, Pedoman Perkreditan
Non-Gadai dan Perkreditan Bisnis Bullion                    Evaluasi berkala                                                      Divisi Risiko Kredit & Asuransi
Pawn Loan Guidelines, Non-Pawn Loan Guidelines              Periodic evaluation                                                   Credit Risk & Insurance Division
and Bullion Business Loan Guidelines
Kebijakan Umum Perkreditan                                  Evaluasi berkala                                                      Divisi Risiko Kredit & Asuransi
General Credit Policy                                       Periodic evaluation                                                   Credit Risk & Insurance Division
Pedoman Pengadaan Barang dan Jasa                           Evaluasi berkala                                                      Divisi Pengadaan Logistik
Guidelines for Procurement of Goods and Services            Periodic evaluation                                                   Logistics Procurement Division
Pedoman Penerapan Program Anti Pencucian
Uang, Pencegahan Pendanaan Terorisme, dan
Pencegahan Pendanaan Proliferasi Senjata
Pemusnah Massal (APU, PPT, dan PPPSM)                       Evaluasi berkala                                                      Divisi Kepatuhan
Guidelines for the Implementation of Anti-Money             Periodic evaluation                                                   Compliance Division
Laundering, Prevention of Terrorism Financing, and
Prevention of the Financing of the Proliferation of Weapons
of Mass Destruction (APU, PPT, and PPPSM) Programs
                                                                                                                                  Divisi Manajemen Risiko
Pedoman Sistem Manajemen Keselamatan
                                                                                                                                  Operasi & Koperasi, Kepatuhan
dan Kesehatan Kerja (SMK3)                                              Evaluasi berkala
                                                                                                                                  Operational & Cooperative
Occupational Safety and Health Management                               Periodic evaluation
                                                                                                                                  Risk Management
System (SMK3) Guidelines
                                                                                                                                  Division, Compliance
                                                                        ISO 37001:2016 tentang Sistem
Pedoman Pengendalian Gratifikasi                                        Manajemen Anti Penyuapan (SMAP)                           Divisi Kepatuhan
Gratification Control Guidelines                                        ISO 37001:2016 on Anti-Bribery                            Compliance Division
                                                                        Management Systems (ABMS)
Standar Etika Bisnis dan Perilaku (Code of Conduct)
                                                                                                                                  Divisi Kepatuhan
Standards of Business Ethics and                                        Assessment Good Corporate Governance
                                                                                                                                  Compliance Division
Behavior (Code of Conduct)
Piagam Tata Kelola Perusahaan yang Baik
                                                                                                                                  Divisi Kepatuhan
(Good Corporate Governance Code)                                        Assessment Good Corporate Governance
                                                                                                                                  Compliance Division
Good Corporate Governance Code
                                                                                                                                  Sekretariat Dekom
Piagam Tata Tertib Kerja Dewan Komisaris (BOC Charter)
                                                        Assessment Good Corporate Governance                                      Secretary of the Board
Board of Commissioners Charter of Conduct (BOC Charter)
                                                                                                                                  of Commissioners
Piagam Tata Tertib Kerja Direksi (BOD Charter)                                                                                    Sekertariat Perusahaan
                                                                        Assessment Good Corporate Governance
Board of Directors Charter (BOD Charter)                                                                                          Corporate Secretary



270                         IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 271
Selain menerapkan uji tuntas dalam proses pembiayaan,                            In addition to implementing due diligence during the financing
Pegadaian juga mengedepankan prinsip kehati-hatian melalui                       process, Pegadaian also emphasizes the principle of prudence
penerapan Peraturan Direksi Nomor 99 Tahun 2025 tentang                          through the implementation of Board of Directors Regulation
Pedoman Komite Kredit. Pedoman ini menjadi landasan dalam                        No. 99 of 2025 concerning Credit Committee Guidelines. This
memastikan bahwa setiap fasilitas pembiayaan disalurkan secara                   guideline serves as the foundation for ensuring that every
bertanggung jawab, dengan mempertimbangkan risiko sosial dan                     financing facility is distributed responsibly issued, considering
lingkungan, serta tidak mendukung aktivitas yang berpotensi                      social and environmental risks, and avoiding support for activities
bertentangan dengan prinsip pembangunan berkelanjutan.                           that potentially conflict with sustainable development principles.
Dalam rangka memperkuat efektivitas pengawasan, Satuan                           To strengthen the effectiveness of supervision, the Internal
Pengawasan Intern (SPI) menjalankan fungsi assurance                             Audit Unit (SPI) performs our assurance function by applying
dengan menerapkan pendekatan Risk Based Audit sebagai                            a Risk-Based Audit approach as the basis for determining audit
dasar penetapan prioritas audit. Pendekatan ini diterapkan                       priorities. This approach is applied consistently, resulting in
secara konsisten, sehingga pada periode pelaporan, realisasi                     assurance activities reaching 118% of the target during the
kegiatan assurance mencapai 118% dari target yang ditetapkan.                    reporting period. Besides the assurance function, SPI also offers
Selain fungsi assurance, SPI juga melaksanakan peran advisory                    advisory support through various strategic initiatives, including
melalui berbagai inisiatif strategis, antara lain pemberian                      consulting on strengthening governance, risk management, and
konsultansi terkait penguatan tata kelola, manajemen                             internal controls for work units and developing new products.
risiko, dan pengendalian internal bagi unit kerja maupun
pengembangan produk baru.
SPI juga mengimplementasikan program “Auditor Mengajar” di                       SPI also implemented the Auditor Mengajar (Auditor Knowledge
tingkat Kantor Wilayah, sebagai wadah berbagi pengetahuan                        Sharing) program at the regional office level, providing a
dan pembelajaran mengenai tata kelola, manajemen risiko,                         platform for sharing knowledge and learning about governance,
serta pengendalian internal kepada jajaran Kantor Wilayah                        risk management, and internal control among regional and
dan Kantor Cabang. Lebih lanjut, kolaborasi lintas unit kerja                    branch offices. Furthermore, cross-unit collaboration was
diperkuat melalui kegiatan “One Hour”, yang memungkinkan                         strengthened through the “One Hour” activity, which allowed
SPI memperoleh pemutakhiran informasi terkait produk dan                         SPI to receive updates on new products and work programs
program kerja baru dari unit-unit terkait.                                       from related units.
Dalam aspek pembiayaan berkelanjutan, Pegadaian                                  Regarding sustainable financing, Pegadaian ensures that
memastikan bahwa setiap kebijakan internal disusun                               every internal policy is developed by integrating the principles
dengan mengintegrasikan prinsip Sustainable Finance,                             of Sustainable Finance, covering environmental, social, and
mencakup pengelolaan risiko lingkungan, sosial, dan tata                         governance risk management. These provisions are further
kelola. Ketentuan tersebut diatur lebih lanjut dalam Standar                     regulated in the Standard Operating Procedures (SOP) for each
Operasional Prosedur (SOP) masing-masing produk, sejalan                         product, aligned with the General Credit Policy. Additionally,
dengan Kebijakan Umum Perkreditan. Selain itu, Pegadaian                         Pegadaian has established a Loan Policy and Portfolio Guideline
menetapkan kebijakan Loan Portfolio Guideline (LPG) di dalam                     (LPG) in Board of Directors Regulation No. 92 of 2024 to guide
Peraturan Direksi No. 92 Tahun 2024 sebagai pedoman dalam                        the allocation of financing to prospective and sustainable
mengarahkan penyaluran pembiayaan ke sektor-sektor yang                          sectors, while limiting financing exposure to sectors that have
prospektif dan berkelanjutan, sekaligus membatasi eksposur                       the potential to damage the environment.
pembiayaan pada sektor yang berpotensi merusak lingkungan.
Sebagai institusi jasa keuangan yang mengemban amanah                            As a financial services institution entrusted with public
publik, Pegadaian menempatkan kepatuhan terhadap hukum                           responsibility, Pegadaian places compliance with laws and
dan regulasi sebagai prinsip utama dalam menjalankan setiap                      regulations as a fundamental principle in conducting all
aktivitas bisnis. Komitmen ini diwujudkan melalui pemantauan                     business activities. This commitment is reflected through
berkelanjutan atas seluruh ketentuan perundang‑undangan                          continuous monitoring of all applicable laws and regulations,
yang berlaku serta penerapan tata kelola yang disiplin                           as well as the implementation of disciplined governance across
di seluruh lini operasional. Sepanjang tahun 2025, tidak                         all operational lines. Throughout 2025, there were no instances
terdapat ketidakpatuhan yang berujung pada sanksi hukum                          of non-compliance resulting in legal sanctions against the
terhadap Perusahaan. Namun demikian, masih terdapat dua                          Company. Nevertheless, there were two (2) administrative non-
(2) ketidaksesuaian bersifat administratif, yaitu keterlambatan                  compliance findings, namely delays in regulatory reporting
penyampaian pelaporan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK)                        submissions to the Financial Services Authority (OJK) and
serta penyesuaian narasi dalam materi pemasaran agar                             adjustments to marketing material narratives to ensure
selaras dengan ketentuan regulasi. Ketidaksesuaian tersebut                      alignment with regulatory requirements. All findings were
tidak menimbulkan dampak material yang signifikan bagi                           addressed cooperatively and have been leveraged to strengthen
Perusahaan. Seluruh temuan telah ditindaklanjuti secara                          compliance and enhance the Company’s governance practices.
kooperatif dan dimanfaatkan sebagai penguatan kepatuhan                          [GRI 2‑27]
serta peningkatan tata kelola Perusahaan. [GRI 2‑27]


                                            Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t                                  271
Page 272
Praktik Bisnis yang Bertanggung Jawab
Praktik Bisnis yang Bertanggung Jawab




                     Pegadaian Ukur Maturitas GRC untuk Perkuat Tata Kelola Perusahaan
                    Pegadaian Measures GRC Maturity to Strengthen Corporate Governance




        Sebagai bagian dari upaya berkelanjutan dalam                                   As part of our ongoing efforts to strengthen corporate
        memperkuat tata kelola perusahaan, Pegadaian untuk                              governance, Pegadaian conducted our first Governance,
        pertama kalinya melaksanakan pengukuran tingkat                                 Risk, and Compliance (GRC) maturity assessment during the
        kematangan Governance, Risk, and Compliance (GRC) pada                          reporting year. This initiative is a strategic step to assess and
        tahun pelaporan. Inisiatif ini menjadi langkah strategis                        strengthen the integration of governance, risk management,
        untuk menilai sekaligus memperkuat integrasi antara tata                        and compliance across all of the Company’s operations.
        kelola, manajemen risiko, dan kepatuhan di seluruh lini
        operasional Perusahaan.
        Pengukuran maturitas GRC dilakukan oleh lembaga                                 GRC maturity assessments were conducted by an external
        independen eksternal, PT Robere Manajemen Indonesia,                            independent agency, PT Robere Manajemen Indonesia, to
        guna memastikan objektivitas dan kredibilitas hasil                             ensure the objectivity and credibility of the assessment
        penilaian. Dari proses tersebut, Pegadaian memperoleh                           results. The process led to Pegadaian achieving a score of
        skor 3,36 dengan kategori “consistent”, yang menunjukkan                        3.36, categorized as “consistent,” indicating that GRC practices
        bahwa praktik GRC telah terdokumentasi dengan baik                              are well-documented and consistently implemented in the
        dan diimplementasikan secara konsisten dalam aktivitas                          company’s activities.
        Perusahaan.
        Penerapan sistem GRC dirancang untuk memastikan                                 The implementation of the GRC system is designed to
        efektivitas dan keterpaduan proses tata kelola, manajemen                       ensure the effectiveness and integration of governance, risk
        risiko, serta kepatuhan dalam mendukung pencapaian                              management, and compliance processes in supporting the
        tujuan strategis Perusahaan. Melalui sistem ini, Pegadaian                      achievement of the Company’s strategic objectives. Through
        mendorong pengambilan keputusan yang lebih terstruktur,                         this system, Pegadaian encourages more structured,
        transparan, dan akuntabel, sekaligus memperkuat                                 transparent, and accountable decision-making, while
        penciptaan nilai jangka panjang serta meningkatkan                              strengthening long-term value creation and boosting
        kepercayaan para pemangku kepentingan.                                          stakeholder trust.
        Proses penilaian dilakukan dengan mengukur tingkat                              The assessment process involves measuring the level of
        kapabilitas dan kematangan penerapan GRC melalui empat                          capability and maturity of GRC implementation across four
        aspek utama, yaitu pembelajaran (learning), penyelarasan                        main aspects: learning, alignment, execution, and evaluation.
        (alignment), pelaksanaan (execution), dan evaluasi                              This assessment framework provides a comprehensive
        (evaluation). Kerangka penilaian tersebut memberikan                            overview of an organization’s readiness to manage risk and
        gambaran komprehensif mengenai kesiapan organisasi                              compliance in an integrated manner.
        dalam mengelola risiko dan kepatuhan secara terintegrasi.
        Penilaian mengacu pada standar Open Compliance & Ethics                         The assessment refers to the Open Compliance & Ethics Group
        Group (OCEG) GRC Assessment Framework versi 3.5.1,                              (OCEG) GRC Assessment Framework version 3.5.1 standard,
        serta memperhatikan ketentuan regulasi yang berlaku,                            considering applicable regulatory provisions, including the
        termasuk Peraturan Menteri BUMN dan Peraturan Otoritas                          Regulation of the Minister of State-Owned Enterprises and the
        Jasa Keuangan (OJK), serta praktik terbaik nasional seperti                     Regulation of the Financial Services Authority (OJK), as well
        Pedoman Umum Governansi Korporat Indonesia (PUG-                                as national best practices such as the General Guidelines for
        KI). Metodologi penilaian mencakup pengkajian dokumen                           Indonesian Corporate Governance (PUG-KI). The assessment
        dan analisis data, observasi, penyebaran kuesioner, serta                       methodology includes reviewing documents and data analysis,
        wawancara dengan pemangku kepentingan terkait untuk                             observation, questionnaire distribution, and conducting
        memperoleh gambaran yang menyeluruh dan berimbang.                              interviews with relevant stakeholders to obtain a comprehensive
                                                                                        and balanced understanding.




272                         IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 273
          Pegadaian Raih Penghargaan IRCA 2025 untuk Komitmen Kepatuhan
           Pegadaian Receives IRCA 2025 Award for Compliance Commitment




Pada ajang Indonesia Regulatory Compliance Awards (IRCA)                    At the 2025 Indonesia Regulatory Compliance Awards
2025, Pegadaian kembali mencatatkan prestasi dengan                         (IRCA), Pegadaian once again achieved success by earning
meraih predikat Diamond – Most Strategic Enterprise in                      the Diamond – Most Strategic Enterprise in Regulatory
Regulatory Compliance untuk kategori Financial Services                     Compliance award in the Non-Bank Financial Services
Non-Bank. Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk                          category. This award recognizes Pegadaian’s ongoing efforts
apresiasi atas upaya berkelanjutan Pegadaian dalam                          to strengthen compliance practices, boost innovation,
memperkuat praktik kepatuhan, meningkatkan inovasi,                         and demonstrate consistent leadership in regulatory
serta menunjukkan kepemimpinan yang konsisten dalam                         implementation.
penerapan regulasi.
Capaian ini mencerminkan komitmen kuat Pegadaian                            This accomplishment reflects Pegadaian’s strong commitment
dalam membangun budaya kepatuhan yang menyeluruh,                           to building a comprehensive culture of compliance, ensuring
memastikan seluruh kegiatan usaha berjalan sesuai                           all business activities adhere to laws and regulations, and
ketentuan perundang-undangan, serta menjaga integritas                      maintaining the company’s integrity. Through the principles
Perusahaan. Melalui prinsip tata kelola perusahaan yang                     of good corporate governance, Pegadaian continues to ensure
baik, Pegadaian terus memastikan proses bisnis dilaksanakan                 that business processes are conducted ethically, healthily,
secara etis, sehat, dan berorientasi pada keberlanjutan.                    and sustainably.
Penghargaan ini juga diharapkan menjadi motivasi bagi                       This award is also expected to motivate all Pegadaian
seluruh Insan Pegadaian untuk terus meningkatkan kualitas                   employees to continuously improve the quality of their
fungsi kepatuhan, memperkuat budaya kepatuhan, dan                          compliance functions, strengthen their compliance culture,
memastikan setiap insan Perusahaan memahami perannya                        and ensure that every employee understands their role in
dalam menjaga integritas organisasi. Peningkatan tersebut                   maintaining organizational integrity. These improvements
tidak hanya mendukung efektivitas operasional, tetapi juga                  not only support operational effectiveness but also contribute
berkontribusi pada peningkatan maturitas kepatuhan serta                    to enhanced compliance maturity and improved corporate
peringkat tata kelola perusahaan (GCG).                                     governance (GCG) rankings.
Sebagai wujud implementasi nyata, Pegadaian terus                           As a concrete implementation, Pegadaian continues to
mengembangkan berbagai inisiatif berbasis teknologi                         develop various technology-based initiatives to make it easier
untuk mempermudah karyawan dalam mengakses dan                              for employees to access and implement company regulations.
menjalankan ketentuan perusahaan. Beberapa di antaranya                     Some of these include:
meliputi:
• “Be Comply”, platform repository kebijakan yang                           •    “Be Comply,” a policy repository platform that enables
  memungkinkan karyawan memperoleh informasi                                     employees to obtain internal regulatory information
  regulasi internal secara cepat dan akurat,                                     quickly and accurately,
• Sistem Monitoring Pelaporan (SIMPEL), yang membantu                       •    Monitoring System (SIMPEL), which helps ensure the
  memastikan proses pelaporan berjalan efektif dan                               reporting process is effective and well documented, and
  terdokumentasi dengan baik, serta
• Aplikasi Pelaporan Gratifikasi (APASI) sebagai sarana                     •    Gratification Reporting Application (APASI), as a reporting
  pelaporan untuk memperkuat integritas dan budaya anti                          tool to strengthen integrity and the anti-gratification
  gratifikasi di lingkungan perusahaan.                                          culture in the company environment.

Melalui inisiatif tersebut, Pegadaian terus memperkuat                      Through this initiative, Pegadaian continues to strengthen
ekosistem kepatuhan yang modern, adaptif, dan                               our modern, adaptive, and sustainable compliance ecosystem
berkelanjutan demi memberikan kontribusi optimal bagi                       to provide optimal contributions to all stakeholders.
seluruh pemangku kepentingan.




                                       Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t                                       273
Page 274
Praktik Bisnis yang Bertanggung Jawab
Praktik Bisnis yang Bertanggung Jawab




Pengukuran Maturitas Tata Kelola dan Maturitas Kepatuhan Tahun 2025
atas penilaian Tahun buku 2024
Governance Maturity and Compliance Maturity Assessment in 2025 on the
Assessment of the 2024 financial year




                                    4,35
                                    untuk Skor Maturitas Tata Kelola
                                                                                                                       4,27
                                                                                                                       untuk Skor Maturitas Kepatuhan
                                    meningkat 0,23 dibandingkan tahun                                                  meningkat 0,17 dibandingkan tahun
                                    sebelumnya                                                                         sebelumnya
                                    for Governance Maturity Score                                                      for Compliance Maturity Score
                                    increased by 0.23 compared to the                                                  increased by 0.17 compared to the
                                    previous year                                                                      previous year




                                       Pegadaian Raih Penghargaan Indonesia’s
                                            In-House Counsel Awards 2025
                                Pegadaian Wins Indonesia’s In-House Counsel Award 2025

        Pegadaian kembali menunjukkan penguatan praktik tata                            Pegadaian has again demonstrated the strength of our
        kelola dan fungsi hukum perusahaan melalui pencapaian                           corporate governance practices and legal functions by
        penghargaan “Indonesia’s Most Innovative In-House                               winning the “Indonesia’s Most Innovative In-House Counsel
        Counsel Team 2025 – Non-Bank Financial Services”                                Team 2025 – Non-Bank Financial Services” award at the 2025
        dalam ajang Indonesia In-House Counsel Awards 2025.                             Indonesia In-House Counsel Awards. This award recognizes
        Penghargaan ini menjadi pengakuan atas peran strategis                          the strategic role of Pegadaian’s legal team in supporting
        tim hukum Pegadaian dalam mendukung tata kelola                                 corporate governance based on integrity, adaptability, and
        perusahaan yang berintegritas, adaptif, dan berorientasi                        oriented towards sustainability.
        pada keberlanjutan.
        Ajang penghargaan tersebut merupakan hasil kolaborasi                           The awards are a collaboration between Hukumonline,
        antara Hukumonline, Indonesian Corporate Counsel                                the Indonesian Corporate Counsel Association (ICCA), and
        Association (ICCA), dan Asia Pacific Corporate Counsel                          the Asia Pacific Corporate Counsel Alliance (APCCA). They
        Alliance (APCCA), yang secara konsisten memberikan                              consistently recognize corporate legal professionals for their
        apresiasi kepada profesional hukum perusahaan atas                              contributions to strengthening compliance, innovation, and
        kontribusinya dalam memperkuat kepatuhan, inovasi, serta                        the quality of corporate decision-making. This recognition
        kualitas pengambilan keputusan korporasi. Pengakuan ini                         reflects the growing importance of the legal function as a
        mencerminkan semakin pentingnya fungsi hukum sebagai                            strategic partner for management in navigating evolving
        mitra strategis manajemen dalam menghadapi dinamika                             regulatory dynamics and business complexities.
        regulasi dan kompleksitas bisnis yang terus berkembang.
        Pencapaian ini menegaskan komitmen Pegadaian untuk                              This achievement highlights Pegadaian’s commitment
        tidak hanya berfokus pada penciptaan nilai ekonomi, tetapi                      to focusing not only generating economic value but also
        juga pada penguatan fondasi tata kelola dan inovasi hukum                       strengthening the foundations of governance and legal
        yang menopang keberlanjutan bisnis jangka panjang. Di                           innovation that support long-term business sustainability.
        tengah percepatan transformasi digital serta meningkatnya                       Amidst the face of rapid digital transformation and rising
        tuntutan kepatuhan dan standar global, fungsi hukum                             demands for compliance and global standards, the company’s
        perusahaan memegang peranan kunci dalam memastikan                              legal function plays a key role in ensuring that all innovations
        bahwa setiap inovasi dan ekspansi usaha dijalankan secara                       and business expansion is carried out prudently, compliantly,
        prudent, patuh, dan bertanggung jawab.                                          and responsibly.
        Penghargaan kategori “Most Innovative” diraih atas                              The “Most Innovative” award was awarded to Pegadaian’s
        keberhasilan Divisi Legal Pegadaian dalam mengembangkan                         Legal Division for our success in developing legal solutions
        solusi hukum yang responsif terhadap perubahan model                            responsive to changes in the Company’s business model and
        bisnis dan kebutuhan operasional Perusahaan. Inovasi                            operational needs. This innovation is particularly relevant
        tersebut menjadi semakin relevan seiring peran Pegadaian                        as Pegadaian leads in Gold Banking Services in Indonesia
        sebagai pelopor Layanan Bank Emas di Indonesia serta                            and launches the Tring! superapp, enhancing the digital
        peluncuran superapps Tring! yang memperkuat ekosistem                           financial and investment ecosystem. Through an adaptable
        keuangan dan investasi digital. Melalui pendekatan hukum                        and proactive legal approach, the Legal Division contributes
        yang adaptif dan proaktif, Divisi Legal berkontribusi                           directly to supporting the development of sustainable
        langsung dalam mendukung pengembangan produk dan                                products and services while maintaining compliance with all
        layanan yang berkelanjutan, sekaligus menjaga kepatuhan                         applicable regulations.
        terhadap regulasi yang berlaku.




2 74                        IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 275
     Pegadaian Pertahankan Predikat Most Trusted Company di Ajang CGPI 2025
     Pegadaian Maintains the Status as the Most Trusted Company at CGPI 2025.

Pegadaian kembali menunjukkan konsistensi penerapan                         Pegadaian has once again demonstrated our consistent
tata kelola perusahaan yang baik melalui keberhasilannya                    implementation of good corporate governance by successfully
mempertahankan predikat Most Trusted Company dalam                          maintaining the Most Trusted Company title in the 2025
ajang Corporate Governance Perception Index (CGPI) Award                    Corporate Governance Perception Index (CGPI) Award. This
2025. Pengakuan ini diberikan berdasarkan penilaian                         recognition was granted based on a thorough assessment
menyeluruh atas implementasi prinsip Good Corporate                         of the implementation of Good Corporate Governance (GCG)
Governance (GCG) yang dijalankan secara berkelanjutan                       principles, which were upheld sustainably throughout 2024–
sepanjang periode 2024–2025.                                                2025.
Program CGPI merupakan inisiatif yang diselenggarakan                       The CGPI program is an initiative organized by The Indonesian
oleh The Indonesian Institute for Corporate Governance                      Institute for Corporate Governance (IICG) in collaboration with
(IICG) bekerja sama dengan majalah SWA, yang bertujuan                      SWA magazine. It aims to encourage companies to integrate,
untuk     mendorong     perusahaan    mengintegrasikan,                     build, and realign internal and external resources to develop
membangun, serta menyelaraskan kembali sumber daya                          new capabilities, enhance competitiveness, and strengthen
internal dan eksternal guna menciptakan kapabilitas baru,                   transparency and accountability in response to the dynamic
meningkatkan daya saing, serta memperkuat transparansi                      and ever-evolving business environment.
dan akuntabilitas dalam menghadapi dinamika lingkungan
bisnis yang terus berkembang.
Keberhasilan Pegadaian dalam mempertahankan predikat                        Pegadaian’s success in maintaining this predicate is also
tersebut juga tercermin dari peningkatan skor penerapan                     reflected in the consistent increase in our GCG implementation
GCG yang konsisten sejak pertama kali Perusahaan                            score since the Company first participated in the CGPI
berpartisipasi dalam program CGPI pada tahun 2019. Tahun                    program in 2019. 2025 marks the seventh year of Pegadaian’s
2025 menjadi tahun ketujuh keikutsertaan Pegadaian                          participation in the IICG assessment, with a score of 89.05,
dalam penilaian IICG, dengan capaian skor sebesar 89,05                     up from the previous year. This improvement demonstrates
meningkat dibandingkan dengan tahun sebelumnya.                             the Company’s ongoing commitment to strengthening our
Peningkatan ini menunjukkan komitmen berkelanjutan                          governance system as the foundation for long-term business
Perusahaan dalam memperkuat sistem tata kelola sebagai                      sustainability.
fondasi utama keberlanjutan bisnis jangka panjang.
Proses penilaian CGPI dilakukan melalui tahapan yang                        The CGPI assessment process is conducted through
komprehensif dan ketat, meliputi pengisian kuesioner                        comprehensive and rigorous stages, including filling out
self-assessment oleh responden internal dan pemangku                        a self-assessment questionnaire by internal respondents
kepentingan, evaluasi atas kelengkapan dan kualitas                         and stakeholders, evaluating the completeness and quality
dokumentasi kebijakan, serta pemaparan kinerja dan praktik                  of policy documentation, and presenting the Company’s
tata kelola Perusahaan yang disesuaikan dengan tema CGPI                    performance and governance practices in accordance with
tahun berjalan. Penilaian tersebut berfokus pada tiga aspek                 the current year’s CGPI theme. The assessment focuses
utama, yaitu struktur tata kelola (governance structure),                   on three main aspects: governance structure, governance
proses tata kelola (governance process), dan hasil tata                     process, and governance outcome, which collectively reflect
kelola (governance outcome), yang secara bersama-sama                       the effectiveness of GCG implementation at Pegadaian.
mencerminkan efektivitas implementasi GCG di Pegadaian.




                                       Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t                                      275
Page 276
Praktik Bisnis yang Bertanggung Jawab
Praktik Bisnis yang Bertanggung Jawab




Komitmen Terhadap Hak Asasi Manusia [GRI 2-23]
Commitment to Human Rights

Pegadaian menjunjung tinggi penghormatan terhadap                                       Pegadaian upholds respect for human rights throughout our
hak asasi manusia di seluruh rantai bisnisnya, mulai dari                               entire business chain, from internal work environments and
lingkungan kerja internal, operasi perusahaan, hingga                                   company operations to relationships with business partners.
hubungan dengan mitra usaha. Perusahaan memastikan                                      The company ensures that we do not work with parties
tidak menjalin kerja sama dengan pihak-pihak yang terlibat                              involved in human rights violations, including child labor,
dalam praktik pelanggaran HAM, termasuk pekerja anak,                                   forced labor, and other forms of exploitation.
kerja paksa, dan bentuk-bentuk eksploitasi lainnya.

Untuk memperkuat budaya saling menghormati, Pegadaian                                   To strengthen a culture of mutual respect, Pegadaian issued
menerbitkan Surat Edaran Nomor 06/SE/2024 tentang                                       Circular Letter No. 06/SE/2024 regarding the Respectful
Respectful Workplace Policy. Kebijakan ini menegaskan                                   Workplace Policy. This policy emphasizes the importance of
pentingnya lingkungan kerja yang aman, setara, bebas dari                               a safe, equitable work environment free from discrimination,
diskriminasi, perundungan, pelecehan, maupun kekerasan                                  bullying, harassment, and physical or mental violence. This
baik fisik maupun mental. Kebijakan ini menjadi landasan                                policy serves as the foundation for creating an inclusive,
dalam menciptakan kultur kerja yang inklusif, produktif,                                productive, and conducive work culture for all Pegadaian
dan kondusif bagi seluruh Insan Pegadaian. Komitmen ini                                 employees. This commitment is evident in the absence of
terbukti nyata dengan tidak adanya insiden pelanggaran                                  significant human rights violations, including any incidents
HAM, termasuk kasus terkait diskriminasi, yang signifikan                               related to discrimination throughout 2025. [GRI 406-1]
yang terjadi sepanjang tahun 2025. [GRI 406-1]

Seluruh karyawan memiliki peran penting dalam                                           All employees play a crucial role in maintaining an
memastikan lingkungan kerja yang beretika dan                                           ethical work environment that respects the rights of every
menghormati hak setiap individu. Karena itu, prinsip-                                   individual. Therefore, the principles of the Respectful
prinsip dalam Respectful Workplace Policy wajib diterapkan                              Workplace Policy must be applied at all levels, as follows:
di seluruh lini, yaitu sebagai berikut:
1. Mengakui dan menghargai perbedaan dalam                                              1    Recognize and appreciate differences in a diverse work
   lingkungan kerja yang beragam dengan berbagai                                             environment with a variety of backgrounds, perspectives,
   macam latar belakang, sudut pandang dan karakteristik                                     and individual characteristics and viewpoints, to promote
   individu lainnya dan sudut pandang untuk mendorong                                        productivity.
   lingkungan kerja yang produktif.
2. Pemimpin unit kerja menjamin setiap Karyawannya                                      2    The work unit leader ensures that no employee is
   tidak diperlakukan berbeda karena karakteristiknya                                        treated differently because of their characteristics and
   serta memiliki kesempatan akses sarana dan prasarana                                      that everyone has equal and fair access to facilities and
   yang sama dan adil.                                                                       infrastructure.
3. Menciptakan dan membangun lingkungan kerja yang                                      3    Creating and maintaining a mutually respectful work
   saling menghargai, tidak melakukan diskriminasi,                                          environment involves preventing discrimination, violence,
   kekerasan, dan pelecehan dalam bentuk apapun.                                             or harassment in any form.

Sebagai bagian dari komitmen Pegadaian dalam                                            As part of Pegadaian’s commitment to conducting responsible
menjalankan kegiatan usaha yang bertanggung jawab                                       and ethical business activities, the Company affirms our
dan beretika, Perusahaan menegaskan penghormatan                                        respect for Human Rights across the entire value chain. This
terhadap Hak Asasi Manusia (HAM) di seluruh rantai nilai.                               commitment is implemented through policies, processes,
Komitmen ini diwujudkan melalui kebijakan, proses, dan                                  and control mechanisms that refer to widely recognized
mekanisme pengendalian yang mengacu pada standar                                        international standards while being aligned with Pegadaian’s
internasional yang diakui secara luas, serta disesuaikan                                operational characteristics.
dengan karakteristik operasional Pegadaian.

Pegadaian memublikasikan Human Rights Commitment                                        Pegadaian has published a Human Rights Commitment that
yang secara eksplisit mengacu pada Prinsip-Prinsip                                      explicitly refers to the United Nations Guiding Principles on
Panduan PBB tentang Bisnis dan HAM (United Nations                                      Business and Human Rights (UNGP) and the OECD Guidelines
Guiding Principles on Business and Human Rights/                                        on Responsible Business Conduct. This commitment covers




276                         IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 277
UNGP) dan pedoman OECD terkait perilaku usaha yang                            the respect and protection of human rights for employees,
bertanggung jawab. Komitmen ini mencakup penghormatan                         customers, and business partners, including vendors, agents,
dan perlindungan HAM bagi karyawan, nasabah, serta mitra                      and other third parties involved in Pegadaian’s operations.
usaha, termasuk vendor, agen, dan pihak ketiga lainnya
yang terlibat dalam kegiatan operasional Pegadaian.

Pegadaian juga melakukan penilaian risiko HAM berbasis                        Pegadaian also conducts human rights risk assessments
proses bisnis utama, termasuk layanan di outlet, aktivitas                    based on key business processes, including services at
penagihan (collection), pengelolaan vendor keamanan,                          outlets, collection activities, the management of security
perlindungan data dan privasi nasabah, serta pengelolaan                      vendors, customer data protection and privacy, as well as the
agen dan mitra. Berdasarkan hasil penilaian tersebut,                         management of agents and partners. Based on the assessment
Pegadaian memublikasikan ringkasan risiko HAM                                 results, Pegadaian publishes a summary of prioritized human
yang diprioritaskan beserta langkah pengendalian dan                          rights risks along with the control and mitigation measures
mitigasi yang telah diterapkan, sehingga meningkatkan                         implemented, thereby enhancing transparency without
transparansi tanpa mengungkapkan informasi sensitif.                          disclosing sensitive information.

Dalam aspek mitigasi dan remediasi, Pegadaian memperkuat                      In terms of mitigation and remediation, Pegadaian
mekanisme penanganan pengaduan dengan menautkan                               strengthens its grievance handling mechanisms by linking
kanal pengaduan yang ada pada isu-isu HAM. Perusahaan                         existing complaint channels to human rights-related issues.
menetapkan standar waktu layanan (service level agreement/                    The Company establishes service level agreements (SLA)
SLA) untuk penanganan dan penyelesaian pengaduan,                             for the handling and resolution of complaints and discloses
serta mengungkapkan metrik agregat yang aman untuk                            aggregated metrics that are safe for publication, such as the
dipublikasikan, seperti jumlah laporan terkait HAM dan                        number of human rights-related reports and their resolution
status penyelesaiannya. Pendekatan ini memastikan bahwa                       status. This approach ensures that any alleged human rights
setiap dugaan pelanggaran HAM ditangani secara adil,                          violations are addressed fairly, promptly, and responsibly,
tepat waktu, dan bertanggung jawab, sekaligus menjaga                         while maintaining the confidentiality and protection of all
kerahasiaan dan perlindungan pihak-pihak terkait.                             relevant parties.


Anti Korupsi [GRI 205-1]
Anti-Corruption
Pegadaian memahami bahwa integritas adalah fondasi                            Pegadaian recognizes that integrity is the primary
utama keberlanjutan bisnis. Dengan jaringan operasional                       foundation of business sustainability. With our extensive
yang luas, Perusahaan menyadari adanya potensi risiko                         operational network, the Company recognizes the potential
korupsi yang dapat muncul di berbagai lini kerja, khususnya                   risks of corruption that can occur across various lines of
pada proses pemberian kredit serta pengadaan barang dan                       work, particularly in the credit issuance process and the
jasa. Oleh karena itu, Pegadaian secara proaktif melakukan                    procurement of goods and services. Therefore, Pegadaian
identifikasi area-area yang memiliki potensi penyuapan,                       proactively identifies areas where bribery could happen,
agar langkah pengawasan dan pencegahannya dapat                               enabling more precise and prevention measures can be
dijalankan secara lebih tepat dan terarah.                                    implemented more precisely and effectively.

Komitmen untuk membangun organisasi yang bersih                               The commitment to building an organization free from
dari praktik Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN) terus                       Corruption, Collusion, and Nepotism (KKN) practices continues
diwujudkan melalui berbagai inisiatif. Seluruh karyawan                       to be realized through various initiatives. All employees are
diwajibkan menandatangani pakta integritas sebagai                            required to sign an integrity pact as a sign of commitment
bentuk komitmen dalam penerapan Good Corporate                                to implementing the Company’s Good Corporate Governance,
Governance Perusahaan yaitu mewujudkan lingkungan                             which aims to foster a conducive work environment in
kerja yang kondusif guna mewujudkan Perusahaan yang                           order to realize a Company free from corruption, collusion,
bersih dari praktek korupsi, kolusi, nepotisme, kecurangan                    nepotism, fraud, and other legal violations. The Company
(fraud) dan pelanggaran hukum lainnya. Perusahaan juga                        also regularly conducts anti-corruption socialization as well
secara rutin menyelenggarakan sosialisasi anti korupsi                        as moral and spiritual development activities to strengthen a
serta kegiatan pembinaan moral dan kerohanian untuk                           culture of integrity in the workplace. The same commitment
memperkuat budaya integritas di lingkungan kerja.                             also applies to external partners, where each prospective
Komitmen yang sama juga diberlakukan kepada mitra                             vendor must agree to an integrity pact before starting the
eksternal, di mana setiap calon vendor harus menyetujui                       procurement process.
pakta integritas sebelum memasuki proses pengadaan.

                                         Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t                            277
Page 278
Praktik Bisnis yang Bertanggung Jawab
Praktik Bisnis yang Bertanggung Jawab




Dalam menjalankan prinsip-prinsip antikorupsi, Pegadaian                                In implementing anti-corruption principles, Pegadaian
senantiasa merujuk dan mematuhi ketentuan perundang-                                    consistently refers to and complies with applicable laws
undangan yang berlaku, termasuk Undang-Undang No. 20                                    and regulations, including Law No. 20 of 2001 concerning
Tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-Undang No.                                     Amendments to Law No. 31 of 1999 on the Eradication
31 Tahun 1999 mengenai Pemberantasan Tindak Pidana                                      of Criminal Acts of Corruption. The company has also
Korupsi. Perusahaan juga telah menerapkan ISO 37001:2016                                implemented the ISO 37001:2016 Anti-Bribery Management
Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) sejak tahun 2020                                 System (SMAP) since 2020, ensuring business operations are
dengan melakukan komitmen untuk menjalankan usaha                                       based on the Company’s values and the 4 No’s principles,
berdasarkan nilai-nilai Perusahaan dan prinsip 4 No’s yaitu:                            namely:



               No Bribery                                 No Kickback                                   No Gift                      No Luxurious Hospitality

 Tidak boleh ada suap-menyuap,               Tidak boleh ada komisi, uang                Tidak boleh ada hadiah yang              Tidak boleh ada jamuan yang
 sogok dan pemerasan                         terima kasih dan uang bagi-bagi             tidak wajar                              berlebihan
 There must be no bribery,                   There should be no commissions,             There must be no unreasonable            There must be no unreasonable
 kickbacks, or extortion.                    gratitude payments, or profit-              gifts.                                   gifts.
                                             sharing.



Sebagai bagian dari penguatan sistem pencegahan korupsi                                 As part of strengthening the corruption prevention system
dan penerapan praktik tata kelola yang berintegritas,                                   and implementing integrity-based governance practices,
Pegadaian telah menerapkan Sertifikasi Sistem Manajemen                                 Pegadaian has implemented the ISO 37001:2016 Anti-Bribery
Anti Penyuapan ISO 37001:2016 di seluruh Kantor                                         Management System Certification in all Regional Offices
Wilayah dan pada Unit Kerja Divisi Bullion. Sertifikasi                                 and in the Bullion Division Work Units. This certification is
ini menjadi bukti nyata penerapan sistem anti korupsi                                   concrete evidence of the implementation of a structured
yang terstruktur dan terstandarisasi, sekaligus berfungsi                               and standardized anti-corruption system and also serving
sebagai evidence atas komitmen Perusahaan dalam                                         as evidence of the Company’s commitment to preventing
pencegahan tindak pidana korupsi yang dilaporkan kepada                                 criminal acts of corruption reported to the Corruption
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Melalui penerapan                                   Eradication Commission (KPK). Through the implementation
standar ini, Pegadaian secara berkelanjutan membangun                                   of this standard, Pegadaian continuously promotes anti-
kesadaran dan budaya antikorupsi di kalangan karyawan,                                  corruption awareness and culture among employees, while
serta memperkuat tata kelola perusahaan dan efektivitas                                 also reinforcing corporate governance and enhancing the
sistem pengendalian internal.                                                           effectiveness of the internal control system.

Selain penguatan sistem, Pegadaian memfasilitasi                                        Along with strengthening the system, Pegadaian facilitates
karyawan dalam gerakan pencegahan dan pemberantasan                                     employees in anti-corruption prevention and eradication
antikorupsi bagi Perusahaan dan Negara melalui                                          movement for the Company and the State through
partisipasi dalam Sertifikasi Penyuluh Antikorupsi                                      participation in the Anti-Corruption Counselor Certification
(PAKSI) yang diselenggarakan bekerja sama dengan                                        (PAKSI), organized in collaboration with the Anti-Corruption
Anti Corruption Learning Center (ACLC) pada Direktorat                                  Learning Center (ACLC) at the Directorate of Education and
Pendidikan dan Pelatihan Komisi Pemberantasan Korupsi                                   Training of the Corruption Eradication Commission (KPK).
(KPK). Program sertifikasi ini diikuti oleh 39 karyawan yang                            This certification program was attended by 39 employees
berasal dari berbagai fungsi strategis, termasuk Inspektur,                             from various strategic functions, including Inspectors,
Investigator, Kepala Audit Intern Kantor Wilayah, Kepala                                Investigators, Heads of Internal Audit at Regional Offices,
Divisi, Kepala Departemen, serta Compliance Senior Officer,                             Heads of Divisions, Heads of Departments, and Senior
dan dilaksanakan mulai dari tanggal 30 April s.d. 9 Mei                                 Compliance Officers, and was held from 30 April to 9 May
2025. Keikutsertaan dalam program ini bertujuan untuk                                   2025. Participation in this program aims to ensure the
memastikan implementasi Program Antikorupsi berjalan                                    effective implementation of the Anti-Corruption Program
secara efektif, sekaligus memperkuat peran para peserta                                 and strengthen the role of participants in overseeing the
dalam mengawal pelaksanaan dan internalisasi program                                    implementation and internalization of the anti-corruption
antikorupsi di masing-masing unit kerja.                                                program in each work unit.




278                         IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 279
Sebagai bagian dari program pemberantasan korupsi,                                  As part of the anti-corruption program, Pegadaian has
Pegadaian juga telah menyelenggarakan Bribery Risk                                  also conducted Bribery Risk Assessments at the regional
Assessment di kantor wilayah. Kegiatan ini merupakan                                office level. This initiative serves as a strategic measure
langkah strategis untuk mengidentifikasi dan memetakan                              to identify and map corruption or bribery risks inherent in
risiko korupsi atau penyuapan yang melekat pada proses                              business processes at regional offices, while also assessing
bisnis di kantor wilayah, sekaligus menilai kecukupan                               the adequacy of existing control measures. The results
pengendalian yang telah diterapkan. Hasil self-assessment                           of this self-assessment form the basis for strengthening
ini menjadi dasar dalam memperkuat sistem pencegahan                                the Company’s anti-bribery prevention system, enhancing
penyuapan, meningkatkan kewaspadaan Perusahaan                                      organizational awareness of potential corruption risks, and
terhadap potensi risiko korupsi, serta memastikan bahwa                             ensuring that risk management is carried out proactively,
pengelolaan risiko dilakukan secara proaktif, terintegrasi,                         in an integrated manner, and in alignment with prudential
dan selaras dengan prinsip kehati-hatian serta standar tata                         principles and good governance standards.
kelola yang baik.




    40          orang | person
    (39 dari jalur Perusahaan dan 1 dari jalur pengalaman)
    menjadi penyuluh antikorupsi pada tahun 2025
    (39 from the Corporate track and 1 from the Experience track)
    become an anti-corruption instructor in 2025)


Pada saat yang sama, sebagai bagian dari prinsip tata kelola                        At the same time, as part of our good governance principles,
yang baik, Pegadaian menerapkan sikap netral terhadap                               Pegadaian maintains a neutral stance toward political
aktivitas politik. Pegadaian tidak terlibat dalam kegiatan                          activity. Pegadaian does not participate in practical political
politik praktis, tidak memberikan donasi dalam bentuk apapun                        activities and does not make donations in any form to political
kepada partai politik, kandidat, pelobi, organisasi politik,                        parties, candidates, lobbyists, political organizations, trade
asosiasi perdagangan, atau kelompok lain yang berpotensi                            associations, or other groups that could potentially create a
menimbulkan konflik kepentingan. Seluruh prinsip ini                                conflict of interest. All of these principles are reinforced through
dipertegas melalui Peraturan Direksi Nomor 114 Tahun 2024                           Board of Directors Regulation Number 114 of 2024 concerning
mengenai Standar Etika Bisnis dan Perilaku (Code of Conduct).                       Standards of Business Ethics and Behavior (Code of Conduct).

Berikut perwujudan netralitas aktivitas politik Perusahaan,                         The following is a manifestation of the Company’s neutrality regarding
Insan Pegadaian dilarang untuk:                                                     political activities. Pegadaian personnel are prohibited from:
a. Menggunakan fasilitas kantor, segala atribut dan                                 a. Using office facilities, all attributes, and other Company
   sumber daya Perusahaan lain untuk kampanye politik                                  resources for political campaigns or fundraising
   atau penggalangan dana politik
b. Menjadi pengurus partai politik di semua tingkatan dan/                          b. Becoming a political party official at any level and/or
   atau pencalonan anggota legislatif/Kepala Daerah/                                   nominating legislative members, Regional Heads, or
   Kepala Desa kecuali peraturan perundang-undangan                                    Village Heads, unless otherwise mandated by law
   menyebutkan lain;
c. Melakukan atau terlibat dalam kegiatan yang                                      c. Participating in activities that are perceived as political
   dipersepsikan sebagai aktivitas kampanye politik,                                   campaign actions, such as but not limited to putting up
   seperti namun tidak terbatas pada pemasangan                                        banners, distributing certain political symbols, images, or
   spanduk, mengedarkan simbol, gambar dan ornamen                                     ornaments within the Company environment.
   politik tertentu pada lingkungan Perusahaan

Sepanjang tahun 2025, Pegadaian memastikan bahwa tidak                              Throughout 2025, Pegadaian affirmed that no financial
ada kontribusi dana, dukungan materi, maupun bentuk                                 contributions, material support, or other forms of assistance
bantuan lainnya yang diberikan untuk mendukung kegiatan                             were given to support political campaign activities. This
kampanye politik. Informasi ini mencakup 100% proses bisnis                         information covers 100% of the Company’s business processes
Perusahaan, sekaligus menegaskan komitmen Pegadaian                                 and affirms Pegadaian’s commitment to maintaining the
dalam menjaga integritas dan akuntabilitas Perusahaan.                              Company’s integrity and accountability. [GRI 415-1]
[GRI 415-1]




                                               Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t                                    279
Page 280
Praktik Bisnis yang Bertanggung Jawab
Praktik Bisnis yang Bertanggung Jawab




Komunikasi dan Pelatihan Tentang Kebijakan
dan Prosedur Anti-Korupsi [GRI 205-2]
Communication and Training on Anti-Corruption Policies and
Procedures

Untuk memastikan terciptanya lingkungan kerja yang                                      To ensure a work environment of integrity, Pegadaian places
berintegritas, Pegadaian menempatkan edukasi antikorupsi                                anti-corruption education a key part of our corporate culture.
sebagai bagian penting dari budaya Perusahaan. Setiap                                   Every Pegadaian employee is equipped with adequate
insan Pegadaian dibekali pengetahuan dan pemahaman                                      knowledge and understanding through various outreach and
yang memadai melalui berbagai program sosialisasi dan                                   training programs that are designed to be easily accessible
pelatihan yang dirancang agar mudah diakses dan relevan                                 and relevant to the Company’s operational dynamics
dengan dinamika operasional Perusahaan.

Tingkat pemahaman anti korupsi disampaikan melalui                                      The level of anti-corruption awareness is provided via the
platform e-learning Pegadaian, memungkinkan seluruh                                     Pegadaian e-learning platform, enabling all employees to
karyawan untuk mengikuti modul Anti Korupsi dan Gratifikasi                             access the Anti-Corruption and Gratification module online
secara daring, kapanpun dan dimanapun. Pegadaian juga                                   anytime and anywhere. Pegadaian also participated in
mengikuti e-learning peningkatan pemahaman gratifikasi                                  e-learning sessions to improve understanding of gratification,
oleh Pusat Edukasi Korupsi yang diselenggarakan oleh Komisi                             organized by the Corruption Education Center, organized by
Pemberantasan Korupsi (KPK) pada tanggal 3 Juli s.d. 5 Juli                             the Corruption Eradication Commission (KPK) from 3 – 7
2025 dan diikuti oleh Karyawan Departemen Manajemen                                     July 2025. These sessions were attended by employees from
Risiko Kantor Wilayah. Bagi karyawan baru, Pegadaian                                    the Regional Office Risk Management Department. For new
juga memasukkan materi Pengendalian Gratifikasi dan Anti                                employees, Pegadaian incorporated Gratification Control and
Penyuapan ke dalam agenda Sosialisasi Code of Conduct                                   Anti-Bribery materials into the Code of Conduct Socialization
pada Tanggal 07 Maret 2025, sehingga prinsip integritas                                 agenda on 7 March 2025, to help instill the principle of
dapat tertanam sejak awal mereka bergabung.                                             integrity from the start of their employment.

Berbagai upaya juga dilakukan Pegadaian untuk membangun                                 Pegadaian has also made various efforts to build an anti-
budaya anti korupsi, dengan melakukan:                                                  corruption culture, including:

1. Kampanye sebagai sarana komunikasi Pengendalian                                      1. Campaigns as a means of communication for Gratuity
   Gratifikasi dan Anti Penyuapan                                                          Control and Anti-Bribery
2. Berpartisipasi pada Hari Anti Korupsi Sedunia yang                                   2. Participated in the International Anti-Corruption Day
   diselenggarakan KPK RI di Yogyakarta                                                    organized by the Indonesian Corruption Eradication
                                                                                           Commission in Yogyakarta.
3. Sertifikasi awareness dan surveillance ISO 37001:2016                                3. ISO 37001:2016 awareness and surveillance certification
   tentang Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP)                                          related to the Anti-Bribery Management System (SMAP)
   kepada Unit Kerja yang menjadi lingkup Sertifikasi ISO                                  for Work Units within the scope of ISO Certification.
4. Sosialisasi Pembangun Integritas Anti Korupsi Insan                                  4. Socialization of Anti-Corruption Integrity Building for
   Pegadaian Melalui Sertifikasi Penyuluh Antikorupsi                                      Pegadaian Employees through Certification of Anti-
   (PAKSI) & Ahli Pembangun Integritas (API) PT Pegadaian                                  Corruption Counselors (PAKSI) & Integrity Building Experts
   kepada Middle dan Senior Management                                                     (API) of PT Pegadaian for Middle and Senior Management.
5. Tingkat Pemahaman yang diselenggarakan oleh                                          5. The company’s level of understanding through e-Learning
   Perusahaan melalui e-Learning penerapan GCG yang                                        on the implementation of GCG, conducted by Pegadaian
   dilaksanakan oleh Insan Pegadaian serta e-Learning                                      personnel, as well as e-Learning on the understanding of
   tingkat pemahaman gratifikasi oleh Pusat Edukasi                                        gratification provided by the Corruption Education Center
   Korupsi pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)                                         at the Corruption Eradication Commission (KPK).



Adapun jumlah partisipasi Dewan Komisaris, Direksi, dan                                 The number of participants from the Board of Commissioners,
karyawan dalam sosialisasi dan pelatihan anti korupsi                                   Directors, and employees in anti-corruption socialization and
pada tahun 2025 sebagai berikut:                                                        training in 2025 is as follows:




280                         IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 281
Tabel Jumlah Dewan Komisaris dan Direksi yang telah mengikuti sosialisasi tentang
Kebijakan dan Prosedur Anti-Korupsi melalui tingkat pemahaman/e-learning
Table of the number of Board of Commissioners and Directors who have participated in the socialization of
Anti-Corruption Policies and Procedures through the level of understanding/e-learning.
Wilayah                                                              Jumlah                                                Persentase
Region                                                               Amount                                                Percentage
Kantor Pusat
                                                                         15                                                    100%
Headquarters


Tabel Sosialisasi Kebijakan Anti Korupsi Bagi Karyawan melalui tingkat pemahaman/e-learning
Table of Employee Socialization of Anti-Corruption Policy through Understanding/E-learning
Kategori Karyawan                                                                       Jumlah Karyawan                            Persentase
Employee Category                                                                      Number of Employees                         Percentage
Organ Pendukung Dewan Komisaris
                                                                                                      5                                100%
Supporting Organs of the Board of Commissioners
Karyawan Kantor Pusat
                                                                                                   1.103                              80.08%
Head Office Employees
Karyawan Kantor Wilayah
                                                                                                   9.083                              84.25%
Regional Office Employees
Jumlah
                                                                                                  10.214                              83.68%
Total




                                                                                Tabel Sosialisasi anti korupsi bagi
                                                                                Karyawan Pegadaian dan Mitra Perusahaan
                                                                                melalui webinar [GRI 205-3]
                                                                                Table of Anti-corruption socialization for
                                                                                Pegadaian employees and company partners via
                                                                                webinar.
                                                                                 Peserta                                                   Jumlah
                                                                                 Participant                                               Amount
                                                                                 Insan Pegadaian (PKWTT, PKWT, dan
                                                                                 Outsourcing)                                           1.739 Peserta
                                                                                 Pegadaian Employees (PKWTT, PKWT, and                   Participants
                                                                                 Outsourcing)
                                                                                 Mitra Perusahaan                                        121 Peserta
                                                                                 Company’s Partners                                      Participants
                                                                                Catatan | Note:
                                                                                Pada tahun 2025, terdapat 91 mitra (5% dari 1.732 total mitra Pegadaian)
                                                                                yang mengikuti sosialisasi anti-korupsi yang diselenggarakan oleh
                                                                                Perusahaan.
                                                                                In 2025, a total of 91 business partners (representing 5% of Pegadaian’s
                                                                                1,732 total partners) participated in the anti-corruption awareness program
                                                                                conducted by the Company.

                                                                                Tabel Pelatihan Antikorupsi (PAKSI)
                                                                                Bagi Karyawan
                                                                                Table of Anti-corruption Training (PAKSI)
                                                                                for Employee
                                                                                 Wilayah                                         Karyawan Tetap
                                                                                 Participant                                   Permanent Employee
                                                                                 Kantor Pusat
                                                                                                                                          27
                                                                                 Head office
                                                                                 Kantor Wilayah
                                                                                                                                          12
                                                                                 Regional Office




                                           Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t                                            281
Page 282
Praktik Bisnis yang Bertanggung Jawab
Praktik Bisnis yang Bertanggung Jawab




Tabel Sosialisasi Anti-Korupsi dengan Mitra
Perusahaan di Indonesia
Table of Anti-Corruption Socialization with
Partners/Suppliers in Indonesia
 Wilayah                                            Jumlah Mitra
 Participant                                  Total Partners/Suppliers
 Jakarta                                                    53
  Banten                                                     4
  Jawa Barat                                                 5
  Jawa Tengah                                                2
  Jawa Timur                                                10
  Yogyakarta                                                 1
  Sumatera Utara                                             3
  Riau                                                       1
  Kep. Riau                                                  2
  Aceh                                                       1
  Bali                                                       1
  Sulawesi Selatan                                           2
  Sulawesi Utara                                             2
  Kalimantan Barat                                           1
  Kalimantan Timur                                           1
  Kalimantan Selatan                                         1
  Papua                                                      1
  TOTAL                                                     91


Sosialisasi dilakukan secara lebih luas kepada berbagai                                 Sosialisasi dilakukan secara lebih luas kepada berbagai unit
unit kerja, mulai dari Divisi di Kantor Pusat hingga Kantor                             kerja, mulai dari Divisi di Kantor Pusat hingga Kantor Wilayah,
Wilayah, Kantor Area, dan Kantor Cabang. Pegadaian juga                                 Kantor Area, dan Kantor Cabang. Pegadaian juga melakukan
melakukan sosialisasi kepada mitra kerja yang berada di 12                              sosialisasi kepada mitra kerja yang berada di 12 wilayah kerja dan
wilayah kerja dan kantor pusat. Pendekatan ini memastikan                               kantor pusat. This approach ensures that anti-corruption policies
bahwa kebijakan antikorupsi dipahami secara konsisten di                                are consistently understood across all levels of the organization.
seluruh tingkatan organisasi.

Komitmen Pegadaian tidak berhenti pada internal perusahaan.                             Pegadaian’s commitment extends beyond the Company’s internal
Sepanjang tahun 2025, Pegadaian memberikan sosialisasi                                  environment. Throughout 2025, Pegadaian also conducted
kebijakan anti korupsi kepada Mitra Bisnis Pegadaian                                    socialization of its anti-corruption policy to Pegadaian’s business
melalui Sosialisasi Pencegahan dan Pengendalian Gratifikasi                             partners through a Gratification Prevention and Control Socialization
di momen Hari Raya pada tanggal 19 Maret 2025 melalui                                   program during the Eid festive period on March 19, 2025. The
aplikasi zoom dan disiarkan pada youtube Perusahaan.                                    session was delivered through a Zoom meeting and broadcast via
Penyampaian sosialisasi pada Kantor Wilayah melalui                                     the Company’s official YouTube channel. At the regional level, the
tatap muka, pertemuan daring, maupun surat tertulis,                                    socialization was conducted through face-to-face sessions, virtual
termasuk pada saat proses tender. Setiap mitra diwajibkan                               meetings, as well as written communication, including during the
menandatangani surat pernyataan dalam pengadaan barang/                                 tender process. Each business partner is required to sign a statement
jasa sebagai bukti komitmen mematuhi peraturan perundang-                               letter during the procurement of goods and services as evidence of
undangan yang terkait dengan pencegahan korupsi.                                        their commitment to comply with applicable laws and regulations
                                                                                        related to corruption prevention.




282                         IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 283
                 Dukung Antikorupsi, Pegadaian Turut Berpartisipasi
                          dalam Peringatan HAKORDIA 2025
       Pegadaian Participates in HAKORDIA 2025 to Support Anti-Corruption Efforts

Sebagai bagian dari komitmen berkelanjutan dalam                              As part of our ongoing commitment to supporting the national
mendukung agenda nasional pemberantasan korupsi,                              anti-corruption agenda, Pegadaian actively participated in
Pegadaian berpartisipasi aktif dalam rangkaian Peringatan                     the series of World Anti-Corruption Day (HAKORDIA) 2025
Hari Antikorupsi Sedunia (HAKORDIA) 2025 yang                                 commemoration organized by the Corruption Eradication
diselenggarakan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di                    Commission (KPK) in Yogyakarta on 6–9 December, 2025.
Yogyakarta pada 6–9 Desember 2025. Kegiatan ini melibatkan                    This event involved various stakeholders, including ministries
berbagai pemangku kepentingan, termasuk kementerian dan                       and government institutions, business actors, academics, and
lembaga negara, pelaku usaha, akademisi, serta masyarakat                     the broader community, as a collective effort to strengthen
luas, sebagai upaya kolektif untuk memperkuat gerakan                         the anti-corruption movement in a comprehensive and
antikorupsi secara menyeluruh dan berkelanjutan.                              sustainable way.
HAKORDIA 2025 tidak hanya menjadi momentum peringatan,                        HAKORDIA 2025 is not just a commemorative momentum,
tetapi juga berfungsi sebagai forum edukasi publik melalui                    but also serves as a public education forum through various
beragam pameran, diskusi, dan aktivitas kreatif yang                          exhibitions, discussions, and creative activities that encourage
mendorong partisipasi lintas sektor. Dalam mendukung                          cross-sector participation. To support this initiative,
inisiatif tersebut, Pegadaian turut ambil bagian dengan                       Pegadaian participated by opening a booth at the HAKORDIA
membuka booth dalam Integrity Expo HAKORDIA yang                              Integrity Expo at Benteng Vredeburg, Yogyakarta. Under the
berlokasi di Benteng Vredeburg, Yogyakarta. Melalui tema                      theme “Eradicate Corruption with Pegadaian,” the Company
“Basmi Korupsi Bersama Pegadaian”, Perusahaan menegaskan                      emphasized our commitment to providing professional,
komitmennya dalam menghadirkan layanan yang profesional,                      transparent, and integrity-based services across all business
transparan, dan berintegritas di seluruh proses bisnis.                       processes.
Sejalan dengan visi Perusahaan untuk mengEMASkan                              Aligned with the Company’s vision to “GOLD” Indonesia,
Indonesia, kehadiran Pegadaian dalam HAKORDIA                                 Pegadaian’s presence at HAKORDIA embodies integrity— a
merepresentasikan integritas sebagai nilai fundamental                        fundamental value equivalent to gold: pure, solid, and of
yang setara dengan emas: murni, kokoh, dan bernilai jangka                    long-term value. This value forms the foundation for building
panjang. Nilai ini menjadi fondasi dalam membangun budaya                     a healthy organizational culture and supporting overall
organisasi yang sehat serta mendukung keberlanjutan usaha                     business sustainability.
secara menyeluruh.
Upaya Pegadaian dalam mendorong integritas tidak hanya                        Pegadaian’s efforts to promote integrity focus not only
berfokus pada pengawasan internal, tetapi juga pada                           on internal oversight but also on cultivating a consistent
pembangunan budaya antikorupsi yang konsisten dan                             and sustainable anti-corruption culture. The company
berkelanjutan. Perusahaan mengembangkan berbagai inisiatif                    has developed several strategic initiatives, including the
strategis, antara lain program Penyuluh Antikorupsi (PAKSI),                  Anti-Corruption Counseling Program (PAKSI), an Integrity
kebijakan Integrity governance (Pedoman Pengendalian                          Governance Policy (Guidelines for Gratification Control and an
Gratifikasi dan Sistem Manajemen Anti Penyuapan), serta                       Anti-Bribery Management System), and the implementation
penerapan Whistleblowing System (WBS) sebagai sarana                          of a Whistleblowing System (WBS) for early detection of
deteksi dini terhadap potensi penyimpangan.                                   potential irregularities.
Program PAKSI dijalankan oleh insan Pegadaian yang telah                      The PAKSI program is led by Pegadaian personnel equipped
dibekali kompetensi khusus dalam menyosialisasikan nilai-                     with specialized competencies to promote integrity values,
nilai integritas, memberikan penyuluhan antikorupsi, serta                    provide anti-corruption counseling, and oversee compliance
mengawal penerapan kebijakan kepatuhan di lingkungan                          policy implementation internally. Through this role,
internal. Melalui peran ini, Pegadaian memperluas                             Pegadaian expands our preventive measures, boosts integrity
pendekatan pencegahan, meningkatkan literasi integritas di                    literacy among employees, and strengthens a corporate
kalangan karyawan, serta memperkuat budaya perusahaan                         culture that rejects all forms of corruption.
yang menolak segala bentuk praktik koruptif.
Selain itu, Pegadaian menerapkan kebijakan anti-gratifikasi                   Additionally, Pegadaian enforces an anti-gratification policy
yang berlaku di seluruh unit kerja, dilengkapi dengan                         applicable to all work units, complemented by a specially
mekanisme pelaporan dan penanganan yang diawasi secara                        supervised reporting and handling mechanism. This policy is
khusus. Kebijakan ini dirancang untuk memastikan setiap                       designed to ensure that every employee understands ethical
karyawan memahami batasan etika dalam bekerja serta                           boundaries at work and the legal consequences of giving
implikasi hukum yang terkait dengan pemberian maupun                          or receiving gratuities. The implementation is backed by a
penerimaan gratifikasi. Implementasinyaz didukung oleh                        standardized internal investigation system and regular audits
sistem investigasi internal yang terstandar serta audit berkala               to maintain consistent compliance across all operational
guna memastikan kepatuhan yang konsisten di seluruh lini                      lines.
operasional.
Pegadaian juga menyediakan Whistleblowing System berbasis                     Pegadaian also offers a secure, independent, digital-based
digital yang aman, independen, dan menjamin kerahasiaan                       whistleblowing system that guarantees confidentiality for
pelapor, baik bagi karyawan maupun masyarakat. Sistem                         employees and the public. This system is designed to be
ini dirancang agar mudah diakses dan responsif, sehingga                      accessible and responsive, encouraging active stakeholder
mendorong partisipasi aktif pemangku kepentingan dalam                        participation in maintaining the company’s integrity and
menjaga integritas Perusahaan serta memastikan setiap                         ensuring that every report is managed professionally and in
laporan ditindaklanjuti secara profesional sesuai dengan                      accordance with applicable regulations.
ketentuan yang berlaku.




                                         Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t                                       283
Page 284
Praktik Bisnis yang Bertanggung Jawab
Praktik Bisnis yang Bertanggung Jawab




Insiden Korupsi yang Terbukti dan Tindakan yang Diambil [GRI 205-3]
Evidence of Corruption Incidents and Actions Taken




Pada tahun pelaporan, Perusahaan mencatat 139 insiden                                   During the reporting year, the Company recorded 139 integrity
pelanggaran integritas terkait fraud yang diterima melalui                              violation incidents related to fraud, which were reported through
sistem Whistleblowing dan hasil temuan audit, dengan 44                                 the Whistleblowing System and audit findings. Of these cases,
karyawan telah dikenakan sanksi (seperti surat peringatan,                              44 employees were subject to sanctions (including written
pemutusan hubungan kerja, dan/atau dibebas tugaskan)                                    warnings, termination of employment, and/or being cleared
dan insiden lainnya masih dalam proses pemeriksaan.                                     with no sanctions imposed) while the remaining incidents are still
Peristiwa ini menjadi perhatian serius bagi manajemen dan                               under investigation. Employees have been subject to sanctions,
diperlakukan sebagai momentum evaluasi menyeluruh                                       while the remaining incidents are still under investigation.
atas efektivitas sistem pencegahan dan pengendalian                                     These incidents were of serious concern to management and
internal yang telah diterapkan.                                                         provided an opportunity to thoroughly evaluate the effectiveness
                                                                                        of internal prevention and control systems.

Sejalan dengan prinsip zero tolerance terhadap korupsi,                                 In accordance with the zero-tolerance policy for corruption,
Perusahaan segera mengambil langkah tegas dan terukur                                   the Company immediately took decisive and appropriate action
sesuai dengan ketentuan hukum dan kebijakan internal                                    in line with applicable laws and internal policies. Incidents
yang berlaku. Penanganan insiden dilakukan secara                                       were handled transparently through an independent internal
transparan melalui mekanisme investigasi internal yang                                  investigation mechanism, accompanied by cooperation from
independen, disertai dengan kerja sama yang kooperatif                                  law enforcement officials and other relevant parties.
dengan aparat penegak hukum dan pihak terkait lainnya.

Sebagai tindak lanjut, Perusahaan melakukan penguatan                                   As a follow-up, the Company comprehensively strengthened
sistem anti korupsi secara komprehensif, mencakup                                       our anti-corruption system, encompassing policy reviews
peninjauan dan penyempurnaan kebijakan, penguatan                                       and refinements, strengthening internal controls, and
pengendalian internal, serta peningkatan efektivitas                                    improvements in risk-based oversight effectiveness. The
pengawasan berbasis risiko. Perusahaan juga memperluas                                  Company also expanded our integrity outreach and training
program sosialisasi dan pelatihan integritas kepada                                     programs for all employees to foster a deeper understanding
seluruh insan Perusahaan guna memastikan pemahaman                                      of ethical values, compliance, and professional responsibility.
yang lebih mendalam terhadap nilai-nilai etika, kepatuhan,
dan tanggung jawab profesional.

Insiden tersebut menjadi pembelajaran penting dalam                                     This incident serves as a vital reminder for continuous
mendorong      perbaikan      berkelanjutan    (continuous                              improvement in the corporate governance system. Through
improvement) atas sistem tata kelola perusahaan. Melalui                                the corrective and preventative actions implemented, the
langkah-langkah korektif dan preventif yang telah                                       Company reaffirms our commitment to cultivating a strong
diterapkan, Perusahaan menegaskan kembali komitmen                                      culture of integrity, preventing similar incidents from
untuk membangun budaya integritas yang kuat, mencegah                                   recurring, and maintaining business continuity based on
terulangnya kejadian serupa, serta memastikan keberlanjutan                             Good Corporate Governance principles.
usaha yang berlandaskan prinsip Good Corporate Governance.



284                         IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 285
Kebijakan Perusahaan dan Mekanisme Penyebarluasan Informasi
Company Policy And Information Distribution Mechanism

Seluruh kebijakan perusahaan telah disahkan oleh Direksi                       All company policies have been approved by the Board of
dan berlaku bagi seluruh jenjang organisasi. Kebijakan yang                    Directors and are applicable at all levels of the organization.
bersifat publik, seperti Kebijakan Anti Korupsi, Kebijakan                     Public policies, such as the Anti-Corruption Policy, the
Data Pribadi dan Privasi Nasabah, Kebijakan Operasional                        Personal Data and Customer Privacy Policy, the Product
Produk, serta Kebijakan Perpajakan dan Rencana Strategis,                      Operations Policy, and the Tax Policy and Strategic Plan, can
dapat diakses melalui situs resmi Pegadaian.                                   be found on Pegadaian’s official website.

Sementara itu, kebijakan internal yang sifatnya operasional                    Meanwhile, internal operational policies are socialized
disosialisasikan melalui portal internal KITA PEGADAIAN, agar                  through the KITA PEGADAIAN internal portal to ensure all
seluruh karyawan memahaminya dan dapat menerapkannya                           employees understand and can apply them in their daily tasks.
dalam aktivitas sehari-hari. Pegadaian juga memastikan mitra                   Pegadaian also ensures that business partners understand
bisnis memahami standar perusahaan melalui pertemuan                           the Company’s standards through in-person meetings and
langsung serta ketentuan yang dituangkan dalam kontrak                         the provisions outlined in employment contracts.
kerja.

Kebijakan tersebut kemudian diterjemahkan lebih rinci ke                       These policies are then translated into more detailed Work
dalam berbagai Pedoman Kerja sebagai acuan pelaksanaan di                      Guidelines to guide implementation in the field. To ensure
lapangan. Untuk memastikan implementasi berjalan efektif,                      effective implementation, Pegadaian offers various training
Pegadaian menyediakan ragam pelatihan seperti Leadership                       programs, including Leadership & Strategy, Business, IT
& Strategy, Business, IT & Finance, serta Operation & Service                  & Finance, and Operation & Service, delivered through
melalui pembelajaran tatap muka maupun e-learning.                             both face-to-face and e-learning formats. This training
Pelatihan ini membantu meningkatkan kapasitas karyawan                         helps improve employee capacity, ensuring consistent and
sehingga penerapan kebijakan dapat berlangsung konsisten,                      measurable policy implementation while supporting the
terukur, dan mendukung tujuan keberlanjutan Perusahaan.                        Company’s sustainability objectives.

Dalam implementasinya, Pegadaian melaksanakan Survei                           In our implementation, Pegadaian carried out a Company
Indeks Efektivitas Komunikasi Publik Perusahaan. Survei                        Public Communication Effectiveness Index Survey. This
ini menjadi instrumen penting dalam upaya peningkatan                          survey is a key tool in efforts to improve the overall quality
kualitas pengelolaan komunikasi secara menyeluruh.                             of communication management. Through this survey, the
Melalui survei ini, Perusahaan memperoleh alat ukur yang                       Company gained an objective and structured measuring tool
objektif dan terstruktur untuk menilai sejauh mana pesan-                      to evaluate how well management messages are delivered
pesan manajemen disampaikan secara konsisten, dipahami                         consistently, understood clearly, and relevant to various
dengan baik, dan relevan bagi berbagai kelompok pemangku                       stakeholder groups. The survey results are used as a basis
kepentingan. Hasil survei tersebut dimanfaatkan sebagai                        for evaluation and ongoing improvement, ensuring that the
dasar evaluasi dan perbaikan berkelanjutan, sehingga strategi                  Company’s communication strategy remains aligned with
komunikasi Perusahaan dapat terus diselaraskan dengan                          stakeholder information needs and support the creation of
kebutuhan informasi pemangku kepentingan serta mendukung                       transparency and accountability.
terciptanya transparansi dan akuntabilitas.




                                          Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t                              285
Page 286
Praktik Bisnis yang Bertanggung Jawab
Praktik Bisnis yang Bertanggung Jawab




Whistleblowing System [OJK F.24, GRI 2-16, 2-26, FN-CF-270a.4]
Whistleblowing System

Pegadaian memastikan bahwa suara masyarakat, nasabah,                                   Pegadaian ensures that the voices of the public, customers,
maupun pemangku kepentingan lainnya mendapatkan                                         and other stakeholders are properly heard and acted upon.
ruang yang layak untuk didengar dan ditindaklanjuti.                                    To this end, the Company operates a Whistleblowing System
Untuk itu, Perusahaan mengoperasikan Whistleblowing                                     (WBS), regulated by Board of Directors Regulation No. 107 of
System (WBS) yang diatur melalui Peraturan Direksi                                      2024, as a means for anyone to report suspected violations of
No. 107 Tahun 2024 sebagai sarana bagi siapapun untuk                                   ethics, integrity, norms, or Company regulations.
melaporkan dugaan pelanggaran etika, integritas, norma,
atau ketentuan Perusahaan.

Berbagai kanal pelaporan disediakan agar mudah diakses,                                 Various reporting channels are available for easy access,
mulai dari surat elektronik whistle.blower@pegadaian.                                   including email at whistle.blower@pegadaian.co.id, the
co.id, situs web https://wbs.pegadaian.co.id/, Whatsapp                                 website, WhatsApp at 0811 2250 0569, or a Confidential Letter
0811 2250 0569, maupun Surat Rahasia yang ditujukan                                     addressed to the Head of the Internal Audit Unit (SPI) of PT
kepada Kepala Satuan Pengawasan Intern (SPI) PT                                         Pegadaian, Jalan Kramat Raya No.162, Central Jakarta 10430.
Pegadaian, Jalan Kramat Raya No.162, Jakarta Pusat 10430.                               All incoming reports are managed independently by the
Seluruh laporan yang masuk dikelola secara independen                                   Investigator Work Unit to ensure objective and professional
oleh Unit Kerja Investigator untuk memastikan penanganan                                handling.
yang objektif dan profesional.

Pada tahun 2025, Satuan Pengawasan Intern (SPI)                                         In 2025, the Internal Audit Unit (SPI) optimized the
mengoptimalkan penerapan Whistleblowing System (WBS)                                    implementation of the Whistleblowing System (WBS) as a key
sebagai salah satu instrumen utama dalam memperkuat                                     instrument for strengthening corporate transparency and
transparansi dan akuntabilitas Perusahaan. Optimalisasi                                 accountability. This optimization was carried out by ensuring
ini dilakukan dengan memastikan terjaminnya kerahasiaan                                 the confidentiality of the whistleblower’s identity, which
identitas pelapor, sehingga mendorong keberanian dan                                    encourages individuals to submit complaints with confidence
kepercayaan dalam menyampaikan pengaduan secara                                         and courage.
bertanggung jawab.

Seluruh laporan yang diterima melalui WBS diproses secara                               All reports received through the WBS are processed
konsisten sesuai dengan pedoman dan prosedur yang                                       consistently following SPI’s guidelines and procedures,
berlaku di SPI, guna memastikan penanganan yang objektif,                               ensuring objective, independent, and accountable handling.
independen, dan dapat dipertanggungjawabkan. Mekanisme                                  This reporting mechanism is designed inclusively, allowing
pelaporan ini dirancang secara inklusif, memungkinkan                                   anyone at any level of the organization, including the Board
penyampaian pengaduan atas dugaan pelanggaran yang                                      of Directors and the Board of Commissioners, to submit
melibatkan seluruh lapisan organisasi, termasuk Direksi                                 complaints about alleged violations. It reflects the Company’s
dan Dewan Komisaris, sebagai wujud komitmen Perusahaan                                  commitment to the principles of equality before the law and
terhadap prinsip kesetaraan di hadapan kebijakan dan zero                               zero tolerance for breaches of integrity.
tolerance terhadap pelanggaran integritas.

Sebagai bentuk perlindungan, Pegadaian menjamin                                         As a form of protection, Pegadaian guarantees the
kerahasiaan identitas dan keamanan pelapor, baik bagi                                   confidentiality of whistleblowers’ identities and their security,
mereka yang melapor secara terbuka maupun anonim.                                       whether they report publicly or anonymously. The company
Perusahaan melarang segala bentuk intimidasi atau                                       prohibits any form of intimidation or harassment against
tindakan tidak menyenangkan terhadap pelapor selama                                     whistleblowers, as long as the information they provide
informasi yang disampaikan dijaga kerahasiaannya.                                       remains confidential.

Sepanjang tahun 2025, sistem WBS menerima 202 laporan                                   Throughout 2025, the WBS system received 202 reports
indikasi pelanggaran. Sebagian besar laporan berkaitan                                  indicating violations. Most reports concerned violations of
dengan pelanggaran terhadap Perjanjian Kerja Bersama                                    the Collective Labor Agreement (CLA) and internal company
(PKB) dan kebijakan internal perusahaan. Setiap laporan                                 policies. Each report was analyzed, verified, and followed up
dianalisis, diverifikasi, dan ditindaklanjuti sesuai prosedur,                          according to procedures, as shown in the following data:
sebagaimana data berikut:



286                         IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 287
Pelanggaran yang Diterima dan Diproses melalui Whistleblowing System
Reports of Violations Received and Processed through the Whistleblowing System

                                                                                                                   2025
                                                                                                Selesai/ Diteruskan
                    Jenis Pelanggaran                                        Selesai/                                  Dihentikan/
                                                            Jumlah                               ke Pihak Terkait
 No.                 Type of Violation                                       Terbukti                                 Tidak Terbukti   Dalam Proses
                                                            Amount                                  Completed/
                                                                            Completed/                                Discontinued/     In Process
                                                                                                   Forwarded to
                                                                              Proven                                    Not Proven
                                                                                                  Related Parties
  1    Fraud                                                    17                 14                        0              0               3
       Pelanggaran Etika
  2                                                             24                  1                        20             3               0
       Ethical Violation
       Pelanggaran hukum atau peraturan
  3    perundang undangan yang berlaku                          23                 2                         14             5               2
       Violation of applicable laws or regulations
       Pelanggaran atas Perjanjian Kerja Bersama
       (PKB) dan kebijakan Perseroan yang berlaku
  4                                                             111                23                        37            46               5
       Violation of the Collective Labor Agreement
       (CLA) and applicable Company policies
       Pelanggaran atas Code of Conduct
       atau Tata Nilai Perseroan
  5                                                             21                  1                        10            10               0
       Violation of the Code of Conduct or
       Company Values
       Benturan kepentingan
  6                                                              6                 0                         0              6               0
       Conflict of Interest
 Jumlah
                                                               202                 41                        81            70              10
 Total



Selama periode pelaporan, Pegadaian secara konsisten                                Throughout the reporting period, Pegadaian consistently
mengkomunikasikan kepada Dewan Komisaris dan Direksi                                informed the Board of Commissioners and the Board
berbagai isu penting terkait tata kelola, termasuk aspek-                           of Directors regarding various important governance
aspek yang berkaitan dengan kepatuhan, perlindungan                                 issues, including aspects related to compliance, consumer
konsumen, dan kualitas layanan. Setiap temuan atau                                  protection, and service quality. Any findings or potential
potensi pelanggaran yang berdampak pada pelanggan                                   violations affecting customers are of primary concern and
menjadi perhatian utama dan dilaporkan secara berkala                               are reported periodically as part of the internal oversight
sebagai bagian dari mekanisme pengawasan internal.                                  mechanism.

Di samping itu, badan tata kelola tertinggi menerima                                Additionally, the highest governance body receives reports
laporan terkait pelanggaran yang berpotensi menimbulkan                             of violations with potential financial and non-financial
konsekuensi finansial maupun non-finansial, termasuk                                consequences, including the percentage of cases resulting
persentase kasus yang berujung pada pemberian                                       in compensation to customers. This information serves as
kompensasi kepada pelanggan. Informasi ini menjadi dasar                            the basis for evaluations aimed at strengthening internal
evaluasi untuk memperkuat pengendalian internal dan                                 controls and ensuring that all sales and service processes
memastikan seluruh proses penjualan serta pelayanan                                 comply with regulations.
produk berjalan sesuai ketentuan.

Pegadaian juga menyampaikan kepada badan tata kelola                                Pegadaian also reported the total financial losses incurred
tertinggi mengenai total kerugian finansial yang timbul                             due to legal proceedings related to product sales and
akibat proses hukum terkait penjualan dan pelayanan                                 services to the highest governance body. This transparency
produk. Transparansi ini dilakukan untuk memastikan                                 ensures that all legal risks are managed accountably and
bahwa setiap risiko hukum dikelola secara akuntabel,                                serves as a basis for continuous improvement to enhance
sekaligus menjadi bahan perbaikan berkelanjutan agar                                service quality and consumer protection.
kualitas layanan dan perlindungan konsumen semakin
meningkat.




                                               Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t                                287
Page 288
Tentang Laporan Keberlanjutan Ini
About This Report




Tentang Laporan
Keberlanjutan Ini
About This Report




                      Melalui Laporan Keberlanjutan, Pegadaian
                      berkomitmen untuk mendukung pencapaian
                      SDGs yang sejalan dengan agenda prioritas
                      Pemerintah.
                      Through the Sustainability Report, Pegadaian is
                      committed to supporting the achievement of the SDGs in
                      line with the government’s priority agenda.




Laporan Keberlanjutan PT Pegadaian (“Pegadaian”                                          The Sustainability Report of PT Pegadaian (“Pegadaian”
atau “Perusahaan”) Tahun 2025 merupakan edisi ke-8                                       or “the Company”) for the year 2025 is the eighth (8th)
(delapan) yang menyajikan informasi komprehensif                                         edition edition, presenting comprehensive information on
mengenai komitmen, kebijakan, serta kinerja Perusahaan                                   the Company’s commitments, policies, and performance
pada aspek tata kelola, ekonomi, sosial, dan lingkungan.                                 across governance, economy, society, and the environment.
Laporan ini juga menggambarkan berbagai langkah                                          This report also outlines the strategic steps Pegadaian has
strategis yang ditempuh Pegadaian untuk meminimalkan                                     taken to minimize operational impacts while responding to
dampak operasional, sekaligus merespons tantangan dan                                    challenges and opportunities in the sustainability agenda.
peluang dalam agenda keberlanjutan. Melalui laporan ini,                                 Through this report, Pegadaian is committed to supporting
Pegadaian berkomitmen untuk mendukung pencapaian                                         the achievement of the Sustainable Development Goals
Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), berkontribusi                                   (SDGs), contributing to a sustainability vision aligned with
terhadap visi keberlanjutan yang selaras dengan agenda                                   the Indonesian Government’s priority agenda, and creating
prioritas Pemerintah Indonesia, serta menciptakan nilai                                  added value for all stakeholders.
tambah bagi seluruh pemangku kepentingan.

Pedoman dan Standar                                                                      Reporting Guidelines and Standards

Laporan Keberlanjutan Pegadaian disusun dengan                                           Pegadaian’s Sustainability Report is prepared in accordance
mengacu pada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK)                                     withces Authority Regulation (POJK) Number 51/
Nomor 51/POJK.03/2017 tentang Penerapan Keuangan                                         POJK.03/2017 concerning the Implementation of Sustainable
Berkelanjutan bagi Lembaga Jasa Keuangan, Emiten,                                        Finance for Financial Services Institutions, Issuers, and Public
dan Perusahaan Publik, serta Surat Edaran Otoritas Jasa                                  Companies, and with Financial Services Authority Circular
Keuangan Nomor 16/SEOJK.04/2021 tentang Bentuk dan Isi                                   Letter Number 16/SEOJK.04/2021 co Financial Servincerning
Laporan Tahunan Emiten atau Perusahaan Publik. Selain                                    the Form and Content of Annual Reports of Issuers or Public
itu, penyusunan laporan ini dilakukan sesuai dengan (“in                                 Companies. In addition, this report has been prepared in
accordance to”) Consolidated Set of GRI Standards, GRI G4                                accordance with the Consolidated Set of GRI Standards, GRI
Sector Disclosure Financial Services, dan Sustainability                                 G4 Sector Disclosure Financial Services, and Sustainability
Accounting Standards Board (SASB) Standards – Consumer                                   Accounting Standards Board (SASB) Standards – Consumer
Finance.                                                                                 Finance.




288                          IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 289
Cakupan dan Batasan [GRI 2-2]                                                    Reporting Scope and Boundary [GRI 2-2]

Laporan Keberlanjutan Pegadaian 2025 menyajikan informasi                        The Pegadaian Sustainability Report 2025 provides
kinerja keberlanjutan pada aspek ekonomi, lingkungan, sosial,                    information on sustainability performance in economic,
dan tata kelola yang mencakup seluruh wilayah operasional                        environmental, social, and governance aspects, covering all
Perusahaan, namun tidak termasuk data dari entitas anak dan                      of the Company’s operational areas, but does not include data
entitas asosiasi. Dengan demikian, cakupan pelaporan dalam                       from subsidiaries and associate entities. Thus, the scope of
laporan ini berbeda dengan Laporan Keuangan Konsolidasian,                       reporting in this report differs from that of the Consolidated
kecuali pada bagian tertentu yang secara khusus mencantumkan                     Financial Statements, except for certain sections that
kontribusi entitas anak dan entitas asosiasi.                                    specifically mention the contributions of subsidiaries.

Periode Pelaporan [GRI 2-3]                                                      Reporting Period [GRI 2-3]

Laporan Keberlanjutan Pegadaian diterbitkan secara                               Pegadaian’s Sustainability Report is published annually. The
tahunan. Informasi dalam Laporan Keberlanjutan 2025                              information in the 2025 Sustainability Report covers the period
mencakup periode 1 Januari 2025 hingga 31 Desember 2025,                         from January 1, 2025, to December 31, 2025, in line with the
selaras dengan periode pelaporan pada Laporan Keuangan                           reporting period in the Consolidated Financial Statements.
Konsolidasian. Laporan ini dipublikasikan bersamaan                              The report is published together with the Company’s Annual
dengan Laporan Tahunan Perusahaan dan dirilis pada                               Report and released on 30 April 2026.
tanggal 30 April 2026

Penyajian Kembali [GRI 2-4]                                                      Restatement Of Information [GRI 2-4]

Dalam laporan ini, terdapat penyajian kembali informasi, yaitu:                  This Report contains restated information, including:
1. Jumlah Karyawan tahun 2024                                                    1. Number of employees in 2024
2. Angka beban PKBL, Jumlah Nilai Ekonomi Didistribusikan,                       2. PKBL expenses, distributed economic value, and retained
   dan Nilai Ekonomi yang Ditahan pada tahun 2023 dan 2024                          economic value in 2023 and 2024
3. Jumlah peserta dan jenis pelatihan untuk tahun 2024                           3. Number of participants and types of training in 2024 and
   dan 2023                                                                         2023
4. Jumlah Air Uji Emas tahun 2024                                                4. Usage for Gold Test Water for 2024

Penyajian kembali dilakukan karena adanya human error                            The presentation was restated due to human error during
pada saat penginputan data, perbedaan methodologi, dan                           data entry, differences in methodology, and variations in data
cakupan data yang berbeda.                                                       coverage.

Kontak Pelaporan [GRI 2-3]                                                       Reporting Contact [GRI 2-3]

Pegadaian menyediakan akses informasi bagi seluruh                               Pegadaian provides access to information for all stakeholders
pemangku kepentingan yang memerlukan penjelasan lebih                            who need further clarification regarding this Sustainability
lanjut mengenai Laporan Keberlanjutan ini. Pemangku                              Report. Stakeholders can contact the following:
kepentingan dapat menghubungi kontak berikut:




                    Sekretaris Perusahaan                                                   Telepon
                     Corporate Secretary                                                   Telephone
                         PT Pegadaian                                                    +62-21 3155550
                         Kantor Pusat                                                       Faksimili
                      Head Office [OJK C.2]                                                 Facsimile
                   Jl. Kramat Raya No. 162                                               +62-21 3914221
                    Jakarta Pusat 10430 –
                          Indonesia
                                                                                         Email
                                                                             sekper.pusat@pegadaian.co.id




                                            Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t                             289
Page 290
Tentang Laporan Keberlanjutan Ini
About This Report




Verifikasi dari Pihak Independen [OJK G.1, GRI 2-5]                                      Independent Verification [OJK G.1, GRI 2-5]

Sebagai bagian dari komitmen Pegadaian dalam                                             As part of Pegadaian’s commitment to strengthening
meningkatkan transparansi, kredibilitas, dan keandalan                                   transparency, credibility, and the reliability of sustainability
pengungkapan keberlanjutan, perusahaan secara bertahap                                   disclosures, the Company continues to enhance the
memperkuat proses penjaminan (assurance) atas Laporan                                    assurance process for its Sustainability Report. This effort
Keberlanjutan. Penguatan ini dilakukan untuk memastikan                                  is undertaken to ensure that the sustainability information
bahwa informasi keberlanjutan yang disajikan telah disusun                               presented is prepared in a reliable, consistent, and
secara andal, konsisten, dan dapat dipercaya oleh para                                   trustworthy manner for stakeholders.
pemangku kepentingan.

Pada periode pelaporan ini, Pegadaian melaksanakan                                       During the reporting period, Pegadaian conducted a Type
sustainability report assurance tipe 2 (reasonable                                       2 sustainability report assurance (reasonable assurance)
assurance) yang dilakukan oleh pihak independen, dengan                                  performed by an independent party, in accordance with the
mengacu pada standar AA1000AS. Penerapan assurance tipe                                  AA1000AS standard. The implementation of Type 2 assurance
2 mencerminkan tingkat kedalaman pengujian yang lebih                                    reflects a deeper level of verification, encompassing the
komprehensif, mencakup evaluasi atas proses pengumpulan                                  evaluation of data collection processes, internal controls,
data, pengendalian internal, serta keandalan informasi                                   and the reliability of the sustainability information disclosed
keberlanjutan yang diungkapkan dalam laporan.                                            in the report.

Ruang lingkup assurance mencakup indikator keberlanjutan                                 The scope of assurance covers key material sustainability
utama yang bersifat material, termasuk aspek lingkungan,                                 indicators, including environmental, social, and governance
sosial, dan tata kelola, serta kesesuaian pengungkapan                                   aspects, as well as the alignment of disclosures with the
dengan standar pelaporan yang diacu oleh perusahaan.                                     reporting standards adopted by the Company. The assurance
Proses assurance dilakukan secara independen dan objektif,                               process is conducted independently and objectively, with
dengan tujuan memberikan tingkat keyakinan yang lebih                                    the objective of providing a higher level of confidence in the
tinggi atas kualitas dan integritas data yang disajikan.                                 quality and integrity of the reported data.

Hasil assurance digunakan sebagai dasar untuk perbaikan                                  The assurance results serve as a basis for continuous
berkelanjutan dalam sistem pelaporan keberlanjutan                                       improvement in Pegadaian’s sustainability reporting system,
Pegadaian, termasuk penguatan tata kelola data,                                          including strengthening data governance, enhancing
peningkatan konsistensi metodologi, dan penyempurnaan                                    methodological consistency, and refining internal control
proses pengendalian internal. Dengan melaksanakan                                        processes. By implementing Type 2 sustainability report
sustainability report assurance tipe 2 sesuai standar                                    assurance in accordance with the AA1000AS standard,
AA1000AS, Pegadaian menunjukkan komitmen kuat                                            Pegadaian demonstrates a strong commitment to
terhadap prinsip transparansi, akuntabilitas, dan praktik                                transparency, accountability, and credible sustainability
pelaporan keberlanjutan yang terpercaya.                                                 reporting practices.

Seluruh data, pengungkapan, dan klaim keberlanjutan                                      All sustainability data, disclosures, and claims presented in
yang disajikan dalam laporan ini telah ditelaah dan                                      this report have been reviewed and approved by the Board of
disetujui oleh Direksi dan Dewan Komisaris PT Pegadaian,                                 Directors and the Board of Commissioners of PT Pegadaian,
serta telah diverifikasi dan diberikan penjaminan secara                                 and have been externally verified and assured by PT Surveyor
eksternal oleh PT Surveyor Carbon Consulting Indonesia                                   Carbon Consulting Indonesia (SCCI) in accordance with
(SCCI) sesuai dengan Standar Penjaminan AA1000.                                          the AA1000 Assurance Standard. The detailed assurance
Pernyataan serta laporan penjaminan secara rinci dapat                                   statement and report can be found on pages 287-289 of
ditemukan pada halaman 287-289 laporan ini. Dalam                                        this report. In appointing external assurance providers,
penunjukan penyedia jasa penjaminan eksternal, Pegadaian                                 Pegadaian refers to the applicable Company policies, taking
mengacu pada kebijakan Perusahaan yang berlaku dengan                                    into consideration their competence, reputation, and the
mempertimbangkan kompetensi, reputasi, serta tidak                                       absence of potential conflicts of interest.
adanya potensi benturan kepentingan.




290                          IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 291
Third Party Assurance Statement
Third Party Assurance Statement




                        Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t   291
Page 292
Third Party Assurance Statement
Third Party Assurance Statement




292                          IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 293
Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t   293
Page 294
Third Party Assurance Statement
Third Party Assurance Statement




294                          IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 295
                                                                                       IAC0592604SN




        Laporan Kesesuaian dengan Standar GRI dan
                  SEOJK 16/OJK.04/2021
   Statement of GRI Standards and SEOJK 16/OJK.04/2021
                   in Accordance Check

National Center for Corporate                           The National Center for Corporate
Reporting        (NCCR)        telah                    Reporting      has    conducted      a
melakukan pengecekan kesesuaian                         GRI Standards and SEOJK 16/
dengan Standar GRI dan SEOJK                            OJK.04/2021 in Accordance Check on
16 OJK.04/2021 atas Laporan                             PT Pegadaian (Persero) Sustainability
Keberlanjutan      PT      Pegadaian                    Report 2025 (“Report”). The check
(Persero)      2025      (“Laporan”).                   communicates the extent to which
Pengecekan       dilakukan      untuk                   the GRI Standards and SEOJK 16/
memberikan      gambaran      tentang                   OJK.04/2021 have been applied in the
sejauh mana Standar GRI dan                             Report. The check does not provide
SEOJK       16/OJK.04/2021       telah                  an opinion on the sustainability
diterapkan dalam Laporan tersebut.                      performance of the reporter or the
Pengecekan ini bukan merupakan                          quality of the information provided in
opini atas kinerja keberlanjutan                        the Report.
maupun kualitas informasi yang
dimuat dalam Laporan tersebut.

Kami menyimpulkan bahwa Laporan                         We conclude that this report has
ini telah disusun sesuai dengan                         been prepared in accordance with
Standar GRI dan SEOJK 16/                               GRI Standards and SEOJK 16/
OJK.04/2021.                                            OJK.04/2021.

Jakarta, 27 April 2026                                  Jakarta, April 27, 2026


                    National Center for Corporate Reporting
                        GRI Standards Aligning Service




             Andrew K. Twohig, BCom, BA (Hons), MA, CSRA
                                Director




                   Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t                  295
Page 296
Lembar Umpan Balik
Feedback Form




Lembar
                                                     A. Mohon beri tanda ceklis (√) pada kolom setuju atau tidak setuju
                                                        Please check (√) the box for agree or disagree


Umpan
                                                          1. Laporan ini telah memberikan informasi yang bermanfaat mengenai
                                                             kinerja ekonomi, sosial, dan lingkungan Perusahaan?


Balik
                                                             This report offers valuable insights into the Company’s economic, social,
                                                             and environmental performance?
                     [OJK G.2]
                                                                     Setuju | Agree              Tidak Setuju | Disagree
Feedback Form                                             2. Data dan informasi yang diungkapkan mudah dipahami, lengkap,
                                                             transparan, dan berimbang?
                                                             Are the disclosed data and information easy to understand, complete,
                                                             transparent, and balanced?
Setelah membaca Laporan
Keberlanjutan PT Pegadaian, kami                                     Setuju | Agree              Tidak Setuju | Disagree
mohon kesediaan para pemangku
                                                          3. Data dan informasi yang disajikan berguna dalam pengambilan
kepentingan untuk memberikan
                                                             keputusan?
umpan balik dengan mengirim
                                                             Is the data and information presented useful for decision-making?
email atau mengirim formulir ini
melalui fax/pos.                                                     Setuju | Agree              Tidak Setuju | Disagree

After reading the PT Pegadaian                            4. Laporan ini menarik dan mudah dibaca?
Sustainability Report, we ask                                Is this report engaging and easy to read?
stakeholders to provide feedback
by sending an email or sending this                                  Setuju | Agree              Tidak Setuju | Disagree
form via fax/post.
                                                     B. Mohon berikan nilai mengenai topik material yang terdapat dalam
                                                        laporan Keberlanjutan ini (nilai 1 = paling penting, 2 = penting,
                                                        3 = tidak penting, 4 = sangat tidak penting).
                                                        Please rate the material topics in this Sustainability Report
                                                        (1 = Most Important, 2 = Important, 3 = Not Important, 4 = Very
                                                        Unimportant)
                                                          • Inklusi Keuangan | Financial Inclusion				                                    [   ]
                                                          • Privasi dan Keamanan Data Nasabah | Sustainable Growth		                      [   ]
                                                          • Keunggulan Layanan Nasabah | Customer Service Excellence                      [   ]
                                                          • Pengelolaan Aset yang Bertanggung Jawab
                                                            Responsible Asset Management					                                             [   ]
                                                          • Inisiatif Keuangan Berkelanjutan | Sustainable Finance Initiative             [   ]
                                                          • Kinerja Ekonomi | Economic Performance			                        [                ]
                                                          • Praktik Pengadaan | Procurement Practices			                     [                ]
                                                          • Investasi yang Bertanggung Jawab | Responsible Investment        [                ]
                                                          • Produk yang Bertanggung Jawab | Responsible Products		           [                ]
                                                          • Kesehatan dan Keselamatan Kerja | Occupational Health and Safety [                ]
                                                          • Program Pengembangan Masyarakat
                                                            Community Development Program				                                [                ]
                                                          • Adaptasi dan Mitigasi Risiko Perubahan Iklim
                                                            Adaptation and Mitigation of Climate Change Risks			                          [   ]
                                                          • Integrasi ESG dalam Strategi | ESG Integration in Strategy		                  [   ]
                                                          • Etika Bisnis, Anti Suap dan Anti Korupsi
                                                            Business Ethics, Anti-Bribery and Anti-Corruption			                          [   ]
                                                          • Tata Kelola ESG dan Pengawasan Dewan
                                                            ESG Governance and Board Oversight				                                        [   ]
                                                          • Pengembangan SDM | Human resource development		                               [   ]
                                                          • Keberagaman, Kesetaraan dan Inklusi
                                                            Diversity, Equality, and Inclusion				                                        [   ]
                                                          • Limbah Cair dan Padat | Liquid and Solid Waste			                             [   ]
                                                          • Pemasaran yang Bertanggung Jawab | Responsible Marketing                      [   ]




296                   IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 297
C. Identitas Pemangku Kepentingan                                                  D. Saran dan tanggapan yang Anda
   Stakeholder Identity                                                               berikan atas informasi yang disajikan
                                                                                      dalam laporan ini mohon dikirimkan
  Nama | Name:
                                                                                      kepada:
                                                                                      Please send your feedback and comments
                                                                                      regarding the information presented in this
                                                                                      report to:
  Pekerjaan | Occupation:                                                                Sekretaris Perusahaan | Company Secretary:




  Institusi/Perusahaan | Institution/Company:                                            Kantor Pusat | Headquarters:

                                                                                                        Jl. Kramat Raya No. 162
                                                                                                    Jakarta Pusat 10430 – Indonesia

  Kontak (telepon, email) | Contact (phone, email):                                      Telepon | Phone:


                                                                                                            +62-21 3155550

                                                                                         Faksimili | Fax:
   Kategori Pemangku Kepentingan | Stakeholder Category:

       Nasabah | Customers                                                                                  +62-21 3914221
       Karyawan | Employee
       Masyarakat Sekitar | Local Community                                              Email | Email:

       Pemerintah | Government
                                                                                                      sekper.pusat@pegadaian.co.id
       Pemegang Saham | Shareholder
       Pemasok | Vendors
       Media Massa | Mass Media
       Lainnya | Others




                                        Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t                             297
Page 298
Daftar Pengungkapan Sesuai Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 51/ POJK.03/2017
List of Disclosure based on Financial Services Authority Regulation (POJK) Number 51/POJK.03/2017




Daftar Pengungkapan Sesuai Peraturan
Otoritas Jasa Keuangan Nomor 51/ POJK.03/2017
List of Disclosure based on Financial Services Authority
Regulation (POJK) Number 51/POJK.03/2017

    No. Indeks                                                               Nama Indeks                                                              Halaman
  Index Number                                                               Nama Index                                                               Halaman
Strategi Keberlanjutan
Sustainability Strategy
                    Penjelasan Strategi Keberlanjutan
        A.1                                                                                                                                             50-57
                    Explanation on Sustainability Strategies
Ikhtisar Kinerja Aspek Keberlanjutan
Overview of Sustainability Aspects Performance
                    Aspek Ekonomi
        B.1                                                                                                                                               6
                    Economy Aspects
                    Aspek Lingkungan Hidup
        B.2                                                                                                                                               7
                    Environmental Aspects
                    Aspek Sosial
        B.3                                                                                                                                               7
                    Social Aspects
Profil Perusahaan
Company Profile
                    Visi, Misi, dan Nilai Keberlanjutan
        C.1                                                                                                                                             13,14
                    Vission, Mission, Sustainable Values
                    Alamat Perusahaan
        C.2                                                                                                                                            11, 289
                    Company Address
                    Skala Usaha:
                    • Total aset atau kapitalisasi dan total kewajiban;
                    • Jumlah karyawan menurut jenis kelamin, jabatan, usia, pendidikan, dan status
                      ketenagakerjaan;
                    • Nama pemegang saham dan persentase kepemilikan saham; dan
        C.3         • Wilayah operasional                                                                                                         11, 16, 19, 225-226
                   Business Scale:
                   • Total assets or assets capitalizationm and total liabilities;
                   • Total employee based on gender, position, age, education and employment status;
                   • Percentage of share ownership; and
                   • Operational area.
                   Produk, Layanan, dan Kegiatan Usaha yang Dijalankan
       C.4                                                                                                                                                17
                   Product, Service and Business Activities
                   Keanggotaan pada Asosiasi
       C.5                                                                                                                                              22-23
                   Member Association
                   Perubahan Emiten dan Perusahaan Publik yang Bersifat Signifikan
       C.6                                                                                                                                                23
                   Significant Changes
Penjelasan Direksi
Director Explanation
                   Penjelasan Direksi
       D.1                                                                                                                                                33
                   Director Explanation
Tata Kelola Keberlanjutan
Sustainable Corporate Governance
                   Penanggung Jawab Penerapan Keuangan Berkelanjutan
       E.1                                                                                                                                             98-102
                   Person in Charge Responsibility for Sustainable Finance
                   Pengembangan Kompetensi Terkait Keuangan Berkelanjutan
       E.2                                                                                                                                             103-107
                   Sustainable Finance Competency Development
                   Penilaian Risiko Atas Penerapan Keuangan Berkelanjutan
       E.3                                                                                                                                             107-113
                   Sustainable Finance Risk Assessment Implementation
                   Hubungan dengan Pemangku Kepentingan
       E.4                                                                                                                                              64-65
                   Stakeholders Relations




298                           IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 299
   No. Indeks                                                  Nama Indeks                                           Halaman
 Index Number                                                  Nama Index                                            Halaman
                  Permasalahan Terhadap Penerapan Keuangan Berkelanjutan
       E.5                                                                                                             115
                  Sustainable Finance Implementation Problems
Kinerja Keberlanjutan
Sustainable Performance
                  Kegiatan Membangun Budaya Keberlanjutan
       F.1                                                                                                            55-63
                  The Activities of Building a Culture of Sustainability
Kinerja Ekonomi
Economic Performance
                    Perbandingan Target dan Kinerja Produksi, Portofolio, Target Pembiayaan, atau Investasi,
                    Pendapatan dan Laba Rugi
       F.2                                                                                                           119-121
                    Comparison of Production Targets and Performance, Portfolio, Financial Targets, or Investment,
                    Revenue and Profit
                    Perbandingan Target dan Kinerja Portofolio, Target Pembiayaan, atau Investasi pada
                    Instrumen Keuangan atau Proyek yang Sejalan dengan Keuangan Berkelanjutan
       F.3                                                                                                           122-124
                    Comparison of Portfolio Targets and Performance, Financing Targets, or Investments in
                    Financial Instruments or Projects in Line With the Implementation of Sustainable Finance
Kinerja Lingkungan Hidup
Environmental Performance
                    Biaya Lingkungan Hidup
       F.4                                                                                                             195
                    Environment Cost Incurred
Aspek Material
Material Aspect
                    Penggunaan Material yang Ramah Lingkungan
       F.5                                                                                                             196
                    Use of Environmentally Friendly Materials
Aspek Energi
Aspek Energi
                    Jumlah dan Intensitas Energi yang Digunakan
       F.6                                                                                                           197-199
                    The Amount and Intensity of Energy Used
                    Upaya dan Pencapaian Efisiensi Energi dan Penggunaan Energi Terbarukan
       F.7                                                                                                           199-202
                    Efforts and Achievement of Energy Efficiency Including Use of Renewable Energy Sources
Aspek Air
Water Aspect
                    Penggunaan Air
       F.8                                                                                                           203-205
                    Water Used
Aspek Keanekaragaman Hayati
Biodiversity Aspect
                    Dampak dari Wilayah Operasional yang Dekat atau Berada di Daerah Konservasi atau
       F.9          Memiliki Keanekaragaman Hayati                                                                   206-207
                    Impacts from Operational Areas Close to or in Conservation Areas or Having Biodiversity
                    Usaha Konservasi Keanekaragaman Hayati
      F.10                                                                                                             206
                    Biodiversity Conservation Efforts
Aspek Emisi
Emission Aspect
                    Jumlah dan Intensitas Emisi yang Dihasilkan Berdasarkan Jenisnya
       F.11                                                                                                          208-211
                    The Amount and Intensity of Emissions Produced by Type
                    Upaya dan Pencapaian Pengurangan Emisi yang Dilakukan
      F.12                                                                                                           211-213
                    Efforts and Achievement Emission Reduction Carried Out
Aspek Limbah dan Efluen
Waste and Effluent Aspect
                    Jumlah Limbah dan Efluen yang Dihasilkan Berdasarkan Jenis
      F.13                                                                                                           214-215
                    The Amount of Waste and Effluent Produced by Type
                    Mekanisme Pengelolaan Limbah dan Efluen
      F.14                                                                                                           215-216
                    Mechanism of Waste and Effluent Management
                    Tumpahan yang Terjadi (jika ada)
      F.15                                                                                                             217
                    Spills that Occur (if any)
Aspek Pengaduan Terkait Lingkungan Hidup
Environmental Complaint Aspect
                    Jumlah dan Materi Pengaduan Lingkungan Hidup yang Diterima dan Diselesaikan
      F.16                                                                                                             217
                    The Amount and Material of Environmental Complaints Received and Resolved




                                              Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t                299
Page 300
Indeks Isi Consolidated Set of GRI Standard
Index of Consolidated Set Content of GRI Standard




    No. Indeks                                                           Nama Indeks                                                                  Halaman
  Index Number                                                           Nama Index                                                                   Halaman
Kinerja Sosial
Social Aspect
                    Komitmen untuk Memberikan Layanan atas Produk dan/atau Jasa yang Setara kepada
         F.17       Konsumen                                                                                                                             156
                    Commitment to Provide Services for Equivalent Products and/or Services to Consumers
Aspek Ketenagakerjaan
Employment Aspect
                    Kesetaraan Kesempatan Bekerja
       F.18                                                                                                                                           224-230
                    Equality of Employment Opportunities
                    Tenaga Kerja Anak dan Tenaga Kerja Paksa
       F.19                                                                                                                                           242-243
                    Child Labor and Forced Labor
                    Upah Minimum Regional
      F.20                                                                                                                                            244-245
                    The Regional Minimum Wage
                    Lingkungan Bekerja yang Layak dan Aman
       F.21                                                                                                                                           248-249
                    Decent and Safe Working Environment
                    Pelatihan dan Pengembangan Kemampuan Karyawan
      F.22                                                                                                                                            234-239
                    Training and Capacity Building of Employees
Aspek Masyarakat
Society Aspect
                    Dampak Operasi Terhadap Masyarakat Sekitar
      F.23                                                                                                                                            134-138
                    Operational Impacts to the Surrounding Community
                    Pengaduan Masyarakat
      F.24                                                                                                                                             137,286
                    Public Complaints
                    Kegiatan Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL)
      F.25                                                                                                                                            134-151
                    Environmental and Social Responsibility Activities
Tanggung Jawab Pengembangan Produk/Jasa Berkelanjutan
Responsibilities for Developing Sustainable Products/Services
                    Inovasi dan Pengembangan Produk/Jasa Keuangan Berkelanjutan
      F.26                                                                                                                                             167-175
                    Innovation and Development of Sustainable Financial Products and/or Services
                    Produk/Jasa yang Sudah Dievaluasi Keamanannya bagi Pelanggan
       F.27                                                                                                                                            176-177
                    Products/Services that have been Evaluated for Safety for Customers
                    Dampak Produk/Jasa
      F.28                                                                                                                                            179-180
                    Products/Service Impacts
                    Jumlah Produk yang Ditarik Kembali
      F.29                                                                                                                                               188
                    Number of Products Recalled
                    Survei Kepuasan Pelanggan Terhadap Produk dan/atau Jasa Keuangan Berkelanjutan
      F.30                                                                                                                                            189-191
                    Customer Satisfaction Survey of Sustainable Finance and/or Services
Lain-lain | Lain-lain
                         Verifikasi Tertulis dari Pihak Independen (jika ada)
         G.1                                                                                                                                          291-293
                         Written Verification from an Independent Party (if any)
                         Lembar Umpan Balik
         G.2                                                                                                                                          294-295
                         Feedback Form
                                                                                                                                              Kami menyatakan bahwa
                                                                                                                                                 tidak ada tanggapan
                                                                                                                                                terhadap umpan balik
                                                                                                                                               laporan keberlanjutan
                                                                                                                                             tahun sebelumnya karena
                                                                                                                                                 kami tidak menerima
                                                                                                                                                    tanggapan yang
                         Tanggapan Terhadap Umpan Balik Laporan Keberlanjutan Tahun Sebelumnya                                               signifikan dari pemangku
         G.3
                         Feedback on Previous Year’s Sustainability Report                                                                            kepentingan.
                                                                                                                                                 We declare that there
                                                                                                                                                  was no feedback on
                                                                                                                                                   the previous year's
                                                                                                                                              sustainability report since
                                                                                                                                               we did not received any
                                                                                                                                              significant feedback from
                                                                                                                                               any of our stakeholders.
                         Daftar Pengungkapan Sesuai Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 51/POJK.03/2017
                         tentang Penerapan Keuangan Berkelanjutan bagi Lembaga Jasa Keuangan, Emiten, dan
         G.4             Perusahaan Publik                                                                                                            297-298
                         Disclosure List Based on POJK No.51/POJK.03/2017 regarding the Implementation of
                         Sustainable Finance for Financial Services Institutions, Listed Companies and Public Companies



300                           IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 301
Indeks Isi Consolidated Set of GRI Standard
Index of Consolidated Set Content of GRI Standard

                                                                        PT Pegadaian menyusun laporan keberlanjutan sesuai dengan (in accordance
Pernyataan Penggunaan Standar                                           with) GRI Standards untuk periode 01 Januari 2025 sampai 31 Desember 2025.
Statement of use                                                        PT Pegadaian has reported in accordance with the GRI Standards for the period
                                                                        01 January 2025 to 31 December 2025.
GRI 1 yang digunakan
                                                                        GRI 1: Foundation 2021
GRI 1 used
Standar Sektoral yang Digunakan
                                                                        GRI G4 Sector Disclosure Financial Services
Applicable GRI Sector Standard(s)


                                                                                                                  Omission | Omission                    Referensi
  Standar GRI/                                                                                                                                        Standar Sektor
  Sumber Lain                        Pengungkapan                             Lokasi          Persyaratan                                                 GRI. No.
  GRI Standard/                        Disclosure                            Location          Omission                  Alasan         Penjelasan       Gri Sector
  Other Source                                                                               Requirement(S)              Reason         Explanation    Standard Ref.
                                                                                                Omitted                                                     No.

General disclosures | General disclosures
                   2-1 Detail Organisasi | Organizational details              11, 19
                   2-2 Entitas yang termasuk dalam pelaporan
                   keberlanjutan organisasi | Entities included in the          289
                   organization’s sustainability reporting
                   2-3 Periode pelaporan, frekuensi dan titik kontak
                                                                                289
                   | Reporting period, frequency and contact point.
                   2-4 Penyataan ulang mengenai informasi |
                                                                                289
                   Restatements of information
                   2-5 Assurance dari pihak eksternal | External
                                                                             291-293
                   assurance
                   2-6 Kegiatan, rantai pasokan, dan hubungan
                                                                             11, 17, 22,
                   bisnis lainnya | Activities, value chain and other
                                                                                 23
                   business relationships
                                                                              16, 225,
                   2-7 Karyawan | Employees
                                                                                226
                   2-8 Pekerja yang bukan karyawan | Workers who
                                                                              226,227
                   are not employees
GRI 2:
                   2-9 Struktur dan komposisi tata kelola |
Pengungkapan                                                                   90,99
                   Governance structure and composition
Umum 2021
GRI 2: General     2-10 Nominasi dan pemilihan badan tata kelola
Disclosures 2021   tertinggi | Nomination and selection of the                 95-98
                   highest governance body
                   2-11 Ketua badan tata kelola tertinggi | Chair of
                                                                               90.99
                   the highest governance body
                   2-12 Peran badan tata kelola tertinggi dalam
                   mengawasi pengelolaan dampak | Role of the
                                                                                 99
                   highest governance body in overseeing the
                   management of impacts.
                   2-13 Pendelegasian tanggung jawab untuk
                   mengelola dampak | Delegation of responsibility            99,102
                   for managing impacts
                   2-14 Peran badan tata kelola tertinggi dalam
                                                                              42, 43,
                   pelaporan keberlanjutan | Role of the highest
                                                                               77,99
                   governance body in sustainability reporting
                   2-15 Konflik kepentingan | Conflicts of interest              94

                   2-16 Komunikasi tentang masalah-masalah
                                                                                286
                   kritis | Communication of critical concerns




                                                     Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t                                        301
Page 302
Indeks Isi Consolidated Set of GRI Standard
Index of Consolidated Set Content of GRI Standard




                                                                                                                Omission | Omission                       Referensi
   Standar GRI/                                                                                                                                        Standar Sektor
   Sumber Lain                              Pengungkapan                         Lokasi       Persyaratan                                                  GRI. No.
   GRI Standard/                              Disclosure                        Location       Omission              Alasan              Penjelasan       Gri Sector
   Other Source                                                                              Requirement(S)          Reason              Explanation    Standard Ref.
                                                                                                Omitted                                                      No.
                        2-17 Pengetahuan kolektif badan tata kelola
                        tertinggi | Collective knowledge of the highest           103
                        governance body
                        2-18 Evaluasi kinerja badan tata kelola tertinggi
                        | Evaluation of the performance of the highest             96
                        governance body.
                        2-19 Kebijakan remunerasi | Remuneration
                                                                                   97
                        policies
                        2-20 Proses untuk menentukan remunerasi |
                                                                                   97
                        Process to determine remuneration
                        2-21 Rasio kompensasi total tahunan | Annual
                                                                                   97
                        total compensation ratio.
                        2-22 Pernyataan tentang strategi pembangunan
                        berkelanjutan | Statement on sustainable                   30
                        development strategy
 GRI 2:                 2-23 Komitmen kebijakan |                              46, 47, 55,
 Pengungkapan           Policy commitments                                      224,276
 Umum 2021              2-24 Menanamkan komitmen kebijakan |                     47, 55,
 GRI 2: General         Embedding policy commitments.                             238
 Disclosures 2021
                        2-25 Proses untuk memulihkan dampak negatif |
                                                                                135,185
                        Processes to remediate negative impacts

                        2-26 Mekanisme untuk meminta saran dan
                        menyampaikan kekhawatiran | Mechanisms for              181,286
                        seeking advice and raising concerns.

                        2-27 Kepatuhan terhadap hukum dan peraturan |
                                                                                  270
                        Compliance with laws and regulations

                        2-28 Keanggotaan asosiasi | Membership
                                                                                   22
                        associations
                        2-29 Pendekatan terhadap keterlibatan
                        pemangku kepentingan | Approach to stakeholder           64,82
                        engagement
                        2-30 Perjanjian kerja bersama | Collective
                                                                                  240
                        bargaining agreements
 Topik Material | Material topics

 GRI 3: Topik           3-1 Proses untuk menentukan topik material |
 Material 2021                                                                     77
                        Process to determine material topics
 GRI 3: Material
 Topics 2021            3-2 Daftar topik material | List of material topics        84
 Kinerja Ekonomi | Economic Performance
                                                                               18, 66-70,
 GRI 3: Topik
                                                                                 87,98-
 Material 2021          3-3 Pengelolaan topik-topik material |
                                                                                102,137-
 GRI 3: Material        Management of material topics
                                                                                138,181-
 Topics 2021
                                                                                  184
                        201-1 Nilai ekonomi langsung yang dihasilkan
                        dan didistribusikan                                       125
                        Direct economic value generated and distributed
                        201-2 Implikasi finansial serta risiko dan
                        peluang lain akibat dari perubahan iklim
 GRI 201: Kinerja                                                                66-70
                        Financial implications and other risks and
 Ekonomi 2016           opportunities due to climate change
 GRI 201: Economic
 Performance 2016       201-3 Kewajiban program pensiun manfaat pasti
                        dan program pensiun lainnya | Defined benefit           246-247
                        plan obligations and other retirement plans
                        201-4 Bantuan finansial yang diterima dari
                        pemerintah                                                126
                        Financial assistance received from government




302                           IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 303
                                                                                                                  Omission | Omission                    Referensi
  Standar GRI/                                                                                                                                        Standar Sektor
  Sumber Lain                         Pengungkapan                            Lokasi          Persyaratan                                                 GRI. No.
  GRI Standard/                         Disclosure                           Location          Omission                  Alasan         Penjelasan       Gri Sector
  Other Source                                                                               Requirement(S)              Reason         Explanation    Standard Ref.
                                                                                                Omitted                                                     No.
Dampak Ekonomi Tidak Langsung | Indirect Economic Impacts
GRI 3: Topik
Material 2021       3-3 Pengelolaan topik-topik material |
                                                                                 87
GRI 3: Material     Management of material topics
Topics 2021
                    203-1 Investasi infrastruktur dan dukungan
GRI 203: Dampak     layanan
Ekonomi Tidak                                                                 137-151
                    203-1 Infrastructure investments and services
Langsung 2016       supported
GRI 203: Indirect
Economic Impacts    203-2 Dampak ekonomi tidak langsung yang
2016                signifikan                                                137-141
                    203-2 Significant indirect economic impacts
Keberadaan Pasar | Market Presence
GRI 3: Topik
Material 2021       3-3 Pengelolaan topik-topik material |
                                                                                 87
GRI 3: Material     Management of material topics
Topics 2021
                 202-1 Rasio standar upah karyawan pemula
                 berdasarkan jenis kelamin terhadap upah
GRI 202:         minimum regional | Ratios of standard entry level           244-245
Keberadaan Pasar wage by gender compared to
2016             local minimum wage
GRI 202:
Market Presence  202-2 Proporsi manajemen senior yang berasal
2016             dari masyarakat setempat | Proportion of senior
                                                                                127
                 management hired from the local
                 community

Praktik Pengadaan | Procurement Practices
GRI 3: Topik
Material 2021       3-3 Pengelolaan topik-topik material |
                                                                                 87
GRI 3: Material     Management of material topics
Topics 2021
GRI 204: Praktik
                    204-1 Proporsi pengeluaran untuk pemasok
Pengadaan 2016
                    lokal / Proportion of spending on local                  128-130
Procurement
                    suppliers
Practices 2016
Antikorupsi | Anti-corruption
GRI 3: Topik
Material 2021       3-3 Pengelolaan topik-topik material |
                                                                                 87
GRI 3: Material     Management of material topics
Topics 2021
                    205-1 Operasi-operasi yang dinilai memiliki
                    risiko terkait korupsi | Operations assessed for         274-279
                    risks related to corruption
GRI 205:            205-2 Komunikasi dan pelatihan tentang
Antikorupsi 2016    kebijakan dan prosedur anti-korupsi |
                                                                             280-282
GRI 205: Anti-      Communication and training about anti-
corruption 2016     corruption policies and procedures
                    205-3 Insiden korupsi yang terbukti dan
                    tindakan yang diambil | Confirmed incidents of              284
                    corruption and actions taken
Energy | Energi
GRI 3: Topik
Material 2021       3-3 Pengelolaan topik-topik material |
                                                                                 87
GRI 3: Material     Management of material topics
Topics 2021




                                                     Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t                                        303
Page 304
Indeks Isi Consolidated Set of GRI Standard
Index of Consolidated Set Content of GRI Standard




                                                                                                                Omission | Omission                       Referensi
   Standar GRI/                                                                                                                                        Standar Sektor
   Sumber Lain                              Pengungkapan                         Lokasi       Persyaratan                                                  GRI. No.
   GRI Standard/                              Disclosure                        Location       Omission              Alasan              Penjelasan       Gri Sector
   Other Source                                                                              Requirement(S)          Reason              Explanation    Standard Ref.
                                                                                                Omitted                                                      No.
                        302-1 Konsumsi Energi dalam Organisasi |
                                                                                194-198
                        Energy Consumption Within the Organization

                        302-2 Konsumsi energi di luar organisasi |
                                                                                194-198
                        Energy consumption outside of the organization
 GRI 302: Energi
 2016
                        302-3 Intensitas Energi | Energy Intensity              194-198
 GRI 302: Energy
 2016                   302-4 Pengurangan konsumsi energi | Reduction
                                                                                198-203
                        of energy consumption
                        302-5 Pengurangan pada energi yang
                        dibutuhkan untuk produk dan jasa | Reduction in         198-203
                        energy requirements of products and services
 Emisi | Emissions
 GRI 3: Topik
 Material 2021          3-3 Pengelolaan topik-topik material |
                                                                                   87
 GRI 3: Material        Management of material topics
 Topics 2021
                        305-1 Emisi GRK Langsung(Cakupan 1) | Direct
                                                                                209-210
                        (Scope1) GHG Emissions
                        305-2 Emisi energi GRK (Cakupan 2) tidak
                        langsung | Energy indirect (Scope 2) GHG                209-210
                        emissions
                        305-3 OEmisi GRK (Cakupan 3) tidak langsung
                                                                                  210
                        lainnya | Other indirect (Scope 3) GHG emisions
 GRI 305: Emisi
                    305-4 Intensitas Emisi GRK | GHG emissions
 2018                                                                             210
                    intensity
 GRI 305: Emissions
 2016               305-5 Pengurangan Emisi GRK | Reduction of
                                                                                211-213
                    GHG emissions
                        305-6 Emisi zat perusak ozon (ODS) | Emissions
                                                                                213-214
                        of ozone-depleting substances (ODS)
                        305-7 Nitrogen Oksida (NOX), Sulfur Oksida
                        (SOX), dan Emisi Udara Signifikan Lainnya |
                                                                                  214
                        Nitrogen oxides (NOx), sulfur oxides (SOx), and
                        other significant air emissions
 Ketenagakerjaan | Employment
 GRI 3: Topik
 Material 2021          3-3 Pengelolaan topik-topik material |
                                                                                   87
 GRI 3: Material        Management of material topics
 Topics 2021
                        401-1 Perekrutan Karyawan Baru dan
                        Pengantian Karyawan | New employee hires and              230
                        employee turnover
 GRI 401:
 Ketenagakerjaan        401-2 Tunjangan yang Diberikan Kepada
 2016                   Karyawan Purnawaktu yang Tidak Diberikan
                                                                                 243-
 GRI 401:               Kepada Karyawan Sementara atau Paruh Waktu
                                                                                245,254
 Employment 2016        | Benefits provided to full-time employees that are
                        not provided to temporary or part-time employees
                        401-3 Cuti melahirkan | Parental leave                    243

 Hubungan Tenaga Kerja/Manajemen 2016 | Labor/Management Relations 2016
 GRI 3: Topik
 Material 2021          3-3 Pengelolaan topik-topik material |
                                                                                   87
 GRI 3: Material        Management of material topics
 Topics 2021
 GRI 402:
 Hubungan Tenaga
 Kerja/Manajemen 402-1 Periode pemberitahuan minimum terkait
 2016            perubahan operasional | Minimum notice periods                   241
 GRI 402: Labor/ regarding operational changes
 Management
 Relations 2016
 Keselamatan dan Kesehatan Kerja | Occupational Health and Safety
 GRI 3: Topik
 Material 2021          3-3 Pengelolaan topik-topik material |
                                                                                   87
 GRI 3: Material        Management of material topics
 Topics 2021




304                           IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 305
                                                                                                                  Omission | Omission                    Referensi
  Standar GRI/                                                                                                                                        Standar Sektor
  Sumber Lain                         Pengungkapan                            Lokasi          Persyaratan                                                 GRI. No.
  GRI Standard/                         Disclosure                           Location          Omission                  Alasan         Penjelasan       Gri Sector
  Other Source                                                                               Requirement(S)              Reason         Explanation    Standard Ref.
                                                                                                Omitted                                                     No.
                    403-1 Sistem Manajemen Kesehatan dan
                                                                             246,250,
                    Keselamatan Kerja | Occupational health and
                                                                               255
                    safety management system
                    403-2 Identifikasi bahaya, penilaian risiko, dan
                    investigasi insiden | Hazard identification, risk           250
                    assessment, and incident investigation
                    403-3 Layanan Kesehatan Kerja | Occupational
                                                                                254
                    health services
                    403-4 Partisipasi, Konsultan, dan Komunikasi
                    Pekerja pada Kesehatan dan Keselamatan
                                                                                257
                    Kerja | Worker participation, consultation, and
                    communication on occupational health and safety
GRI 403:            403-5 Pelatihan bagi pekerja mengenai
Keselamatan Dan     keselamatan dan kesehatan kerja | Worker                  253,257
Kesehatan Kerja     training on occupational health and safety
2018
                    403-6 Peningkatan kualitas kesehatan pekerja |
GRI 403:                                                                     246,254
                    Promotion of worker health
Occupational
Health and Safety   403-7 Pencegahan dan Mitigasi Kesehatan dan
2018                Keselamatan Kerja
                    yang Berdampak Langsung dalam Hubungan
                                                                                250
                    Bisnis | Prevention and mitigation of occupational
                    health and safety impacts directly linked by
                    business relationships
                    403-8 Pekerja yang tercakup dalam sistem
                    manajemen
                    keselamatan dan kesehatan kerja | Workers                   250
                    covered by an occupational health and safety
                    management system
                    403-9 Kecelakaan kerja | Work-related injuries              259
                    403-10 Penyakit akibat kerja | Work-related ill
                                                                             254,259
                    health
Pelatihan & Pendidikan | Training and education
GRI 3: Topik
Material 2021       3-3 Pengelolaan topik-topik material |
                                                                                 87
GRI 3: Material     Management of material topics
Topics 2021
                    404-1 Rata-Rata Jam Pelatihan Per Tahun Per
                    Karyawan | Average hours of training per year per           234
                    employee
GRI 404:            404-2 Program untuk Meningkatkan
Pelatihan &         Keterampilan Karyawan dan Program Bantuan
                                                                                234
Pendidikan 2016     Peralihan | Programs for upgrading employee
GRI 404: Training   skills and transition assistance programs
and Education
2016                404-3 Persentase Karyawan yang Menerima
                    Tinjauan Rutin Terhadap Kinerja dan
                    Pengembangan Karier | Percentage of employees            234,240
                    receiving regular performance and career
                    development reviews
Non-diskriminasi 2016 | Non-Discrimination 2016

GRI 3: Topik
Material 2021       3-3 Pengelolaan topik-topik material |
                                                                                 87
GRI 3: Material     Management of material topics
Topics 2021
GRI 406: Non-
diskriminasi 2016   406-1 Insiden Diskriminasi dan Tindakan
GRI 406: Non-       Perbaikan yang Dilakukan | Incidents of                     276
discrimination      discrimination and corrective actions taken
2016
Pemasaran dan Pelabelan | Marketing and Labeling
GRI 3: Topik
Material 2021       3-3 Pengelolaan topik-topik material |
                                                                                 87
GRI 3: Material     Management of material topics
Topics 2021




                                                     Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t                                        305
Page 306
Indeks Isi Consolidated Set of GRI Standard
Index of Consolidated Set Content of GRI Standard




                                                                                                                Omission | Omission                       Referensi
   Standar GRI/                                                                                                                                        Standar Sektor
   Sumber Lain                              Pengungkapan                         Lokasi       Persyaratan                                                  GRI. No.
   GRI Standard/                              Disclosure                        Location       Omission              Alasan              Penjelasan       Gri Sector
   Other Source                                                                              Requirement(S)          Reason              Explanation    Standard Ref.
                                                                                                Omitted                                                      No.
                        417-1 Persyaratan untuk pelabelan dan
                        informasi produk dan jasa | Requirements for
                                                                                  178
                        product and service information and
                        labeling
 GRI 417:               417-2 Insiden ketidakpatuhan sehubungan
 Pemasaran dan          dengan dampak kesehatan dan
 Pelabelan 2016         keselamatan dari produk dan jasa |
                                                                                  178
 Marketing and          Incidents of non-compliance concerning
 Labeling 2016          product and service information and
                        labeling
                        417-3 Insiden ketidakpatuhan terkait komunikasi
                        pemasaran | Incidents of non-compliance                 178,188
                        concerning marketing communications
 Privasi Pelanggan | Customer Privacy
 GRI 3: Topik
 Material 2021          3-3 Pengelolaan topik-topik material |
                                                                                   87
 GRI 3: Material        Management of material topics
 Topics 2021
                        418-1 Pengaduan yang berdasar mengenai
 GRI 418: Privasi       pelanggaran terhadap privasi pelanggan
 Nasabah 2016           dan hilangnya data pelanggan |
                                                                                181,184
 Customer Privacy       Substantiated complaints concerning
 2016                   breaches of customer privacy and loss of
                        customer data
 Kesehatan dan Keselamatan Pelanggan | Customer Health and Safety
 GRI 3: Topik
 Material 2021          3-3 Pengelolaan topik-topik material |
 GRI 3: Material        Management of material topics
                                                                                   87
 Topics 2021
                        416-1 Penilaian dampak kesehatan dan
                        keselamatan dari berbagai kategori produk dan
 GRI 416:
                        jasa | Assessment of the health and safety impacts
                                                                                   18
 Kesehatan dan
                        of product and service categories
 Keselamatan
 Pelanggan 2016         416-2 Insiden ketidakpatuhan sehubungan
 Customer Health        dengan dampak kesehatan dan keselamatan dari
 and Safety 2016        produk dan jasa |                                         188
                        Incidents of non-compliance concerning the
                        health and safety impacts of products and services



 G4 Suplemen Sektor Keuangan / G4 Financial Sector Supplement
                        FS1 Kebijakan dengan komponen lingkungan
                        dan sosial yang spesifik yang diaplikasikan
                        pada lini bisnis. | Policies with specific                107
                        environmental and social components applied to
                        business lines
                        FS2 Prosedur untuk memeriksa dan menyaring
                        risiko lingkungan dan sosial pada lini
                        bisnis. | Procedures for assessing and                    124
                        screening environmental and social risks in
                        business lines
 G4 Suplemen            FS3 Proses pemantauan implementasi klien
                                                                                  112
 Sektor Keuangan        Processes for monitoring clients’ implementation
 Financial Sector
 Supplement             FS4 Proses untuk meningkatkan kompetensi
                        staf untuk menerapkan kebijakan dan prosedur
                        lingkungan dan sosial sebagaimana diterapkan
                        pada lini bisnis. | The process of improving staff        103
                        competency to implement environmental and
                        social policies and procedures as applied to
                        business lines.

                        FS5 Interaksi dengan klien/pihak yang
                        diinvestasikan (investee)/mitra bisnis
                                                                                   82
                        Interactions with clients/investees/business
                        partners




306                           IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 307
                                                                                                                  Omission | Omission                    Referensi
  Standar GRI/                                                                                                                                        Standar Sektor
  Sumber Lain                        Pengungkapan                             Lokasi          Persyaratan                                                 GRI. No.
  GRI Standard/                        Disclosure                            Location          Omission                  Alasan         Penjelasan       Gri Sector
  Other Source                                                                               Requirement(S)              Reason         Explanation    Standard Ref.
                                                                                                Omitted                                                     No.
                   FS6 Persentase dari portofolio untuk lini
                   bisnis menurut wilayah, menurut ukuran
                   (contoh: mikro/SME/besar), dan menurut
                                                                                126
                   sektor.
                   Percentage of the portfolio by business line,
                   region, size (e.g., micro/SME/large), and sector
                   FS7 Nilai moneter dari produk dan layanan yang
                   dirancang untuk memberikan keuntungan sosial
                   yang spesifik untuk setiap lini bisnis. | Monetary           122
                   value of products and services designed to deliver
                   specific social benefits for each business line.

                   FS8 Monetary value of products and services
                   designed to deliver a specific environmental
                                                                                123
                   benefit for each business line broken down by
                   purpose
                   FS9 Cakupan dan frekuensi audit serta
G4 Suplemen        prosedur penilaian risiko |
                                                                                114
Sektor Keuangan    Scope and frequency of audits and risk
Financial Sector   assessment procedures
Supplement         FS13 Titik akses di daerah berpenduduk rendah
                   atau kurang beruntung secara ekonomi
                   berdasarkan jenis. | Access points in                        158
                   lowpopulated or economically disadvantaged
                   areas by type.
                   FS14 Inisiatif untuk meningkatkan akses ke
                   layanan keuangan bagi orang-orang
                   yang kurang beruntung. | Initiatives to                      158
                   improve access to financial services for
                   disadvantaged people.
                   FS15 Kebijakan untuk rancangan dan penjualan
                   produk dan layanan yang adil. | Policies
                                                                                156
                   for the fair design and sale of financial
                   products and services.
                   FS16 Inisiatif untuk meningkatkan literasi
                   keuangan berdasarkan jenis atau
                                                                                159
                   penerima manfaat. | Initiatives to enhance
                   financial literacy by type of beneficiary




                                                     Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t                                        307
Page 308
Indeks Sustainability Accounting Standard Board (SASB) Standards Consumer Finance
Sustainability Accounting Standard Board (SASB) Index of Consumer Finance Standards




Indeks Sustainability Accounting Standard
Board (SASB) Standards Consumer Finance
Sustainability Accounting Standard Board (SASB)
Index of Consumer Finance Standards
           Topik                                                           Metrik                                                    Indeks      Halaman
           Topic                                                           Metric                                                     Index        Page
                                Jumlah pemegang akun yang informasinya digunakan untuk tujuan
                                sekunder
                                                                                                                                                   181
                                Number of account holders whose information is used for secondary                                FN-CF-220a.1
 Privasi Pelanggan              purposes
 Customer Privacy
                                Total kerugian finansial akibat proses hukum yang terkait dengan privasi
                                pelanggan
                                                                                                                                 FN-CF-220a.2      181
                                Total amount of monetary losses as a result of legal proceedings associated
                                with customer privacy
                                (1) Jumlah pelanggaran data, (2) persentase yang merupakan
                                pelanggaran data pribadi, (3) jumlah pemegang akun yang terdampak
                                                                                                                                 FN-CF-230a.1      181
                                (1) Number of data breaches, (2) percentage that are personal data
                                breaches, (3) number of account holders affected
                                Kerugian akibat penipuan terkait kartu dari (1) card-not-present fraud
 Keamanan Data
                                dan (2) card-present serta penipuan lainnya
 Data Security                                                                                                                   FN-CF-230a.2      181
                                Card-related fraud losses from (1) card-not-present fraud and (2) card-
                                present and other fraud
                                Deskripsi pendekatan dalam mengidentifikasi dan menangani risiko
                                keamanan data                                                                                    FN-CF-230a.3      181
                                Description of approach to identifying and addressing data security risks
                                Persentase total remunerasi karyawan yang tercakup yang bersifat
                                variabel dan terkait dengan jumlah produk dan layanan yang dijual
                                                                                                                                 FN-CF-270a.1      n/a
                                Percentage of total remuneration for covered employees that is variable
                                and linked to the amount of products and services sold
                                Tingkat persetujuan untuk (1) kredit dan (2) produk prabayar bagi
                                pemohon                                                                                          FN-CF-270a.2      n/a
                                Approval rate for (1) credit and (2) prepaid products for applicants
                                (1) Rata-rata biaya dari produk tambahan, (2) rata-rata APR produk
                                kredit, (3) rata-rata usia produk kredit, (4) rata-rata jumlah akun kredit,
                                dan (5) rata-rata biaya tahunan untuk produk prabayar
                                                                                                                                 FN-CF-270a.3      n/a
 Praktik Penjualan              (1) Average fees from add-on products, (2) average APR of credit products,
 Selling Practices              (3) average age of credit products, (4) average number of credit accounts,
                                and (5) average annual fees for pre-paid products
                                (1) Jumlah pengaduan pelanggan yang diajukan, (2) persentase
                                yang mendapatkan penyelesaian berupa kompensasi finansial atau
                                nonfinansial                                                                                     FN-CF-270a.4      286
                                (1) Number of customer complaints filed, (2) percentage with monetary or
                                nonmonetary relief
                                Total kerugian finansial akibat proses hukum yang terkait dengan
                                penjualan dan layanan produk
                                                                                                                                 FN-CF-270a.5    178,270
                                Total amount of monetary losses as a result of legal proceedings associated
                                with selling and servicing of products
                                Jumlah konsumen unik dengan akun aktif (1) kartu kredit dan (2) kartu
                                debit prabayar
                                                                                                                                 FN-CF-000.A       n/a
 Metrik Aktivitas               Number of unique consumers with an active (1) credit card account and (2)
 Activity Metric                pre-paid debit card account
                                Jumlah (1) akun kartu kredit dan (2) akun kartu debit prabayar
                                                                                                                                 FN-CF-000.B       n/a
                                Number of (1) credit card accounts and (2) pre-paid debit card accounts




308                          IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 309
Tautan Standar GRI dengan TPB
GRI Standards Link with TPB


PT Pegadaian berkomitmen untuk mendukung pencapaian                                PT Pegadaian is committed to supporting the achievement
TPB/SDGs di Indonesia. Dukungan ini disampaikan melalui                            of the SDGs in Indonesia. This support is conveyed through
hubungan antara program dan kegiatan yang dijalankan                               the relationship between the programs and activities
Bank Jatim dengan standar GRI dan SDGs, sesuai                                     carried out by Bank Jatim with GRI and SDG standards, in
panduan SDG Compass yang diterbitkan oleh GRI, United                              accordance with the SDG Compass guidelines published
Nations Global Compact, dan World Business Council for                             by GRI, the United Nations Global Compact, and the World
Sustainable Development (WBCSD), seperti yang tercantum                            Business Council for Sustainable Development (WBCSD), as
dalam tabel berikut.                                                               listed in the following table.


                              Tujuan                  Relevansi GRI Standard                                                   Judul Indikator
                                                                                         Disclosure
                               Goal                    Relevant GRI Standard                                                    Indicator Title
                                                                                                          Persentase dari portofolio untuk lini bisnis menurut
                                                                                                          wilayah, menurut ukuran (contoh: mikro/SME/besar),
                                                                                             FS6          dan menurut sektor.
                                                                                                          Percentage of the portfolio by business line, region, and
                                                                                                          size (e.g., micro/SME/large), and sector.
                                                                                                          Nilai moneter dari produk dan layanan yang dirancang
                                                                                                          untuk memberikan keuntungan sosial yang spesifik
                                                                                             FS7          untuk setiap lini bisnis.
                                                                                                          Monetary value of products and services designed to
                                                                                                          deliver specific social benefits for each business line.
                 Mengakhiri kemiskinan dalam         G4 Suplemen Sektor
                 segala bentuk di mana pun.          Keuangan                                             Titik akses di daerah berpenduduk rendah atau kurang
                 End poverty in all its forms        G4 Sector Supplement                                 beruntung secara ekonomi berdasarkan jenis.
                                                                                            FS13
                 everywhere                          for Finance                                          Access points in low-population or economically
                                                                                                          disadvantaged areas by type.
                                                                                                          Inisiatif untuk meningkatkan akses ke layanan
                                                                                                          keuangan bagi orang-orang yang kurang beruntung.
                                                                                            FS14
                                                                                                          Initiatives to improve access to financial services for
                                                                                                          disadvantaged people.
                                                                                                          Inisiatif untuk meningkatkan literasi keuangan
                                                                                                          berdasarkan jenis atau penerima manfaat.
                                                                                            FS16
                                                                                                          Initiatives to enhance financial literacy by type or
                                                                                                          beneficiary.
                 Mengakhiri kelaparan, mencapai
                 ketahanan pangan, memperbaiki
                 nutrisi dan mempromosikan
                 pertanian yang berkelanjutan.
                 End hunger, achieve food security
                 and improved nutrition and
                 promote sustainable agriculture.
                                                                                                          Emisi GRK Langsung (Cakupan 1)
                                                                                            305-1
                                                                                                          Direct GHG emissions (Scope 1)
                                                                                                          Energi tidak langsung (Cakupan 2) Emisi GRK
                                                                                           305-2
                                                                                                          Energy indirect (Scope 2) GHG emissions
                                                                                                          Emisi GRK (Cakupan 3) tidak langsung lainnya
                                                                                           305-3
                                                     GRI 305: Emisi 2016                                  Other indirect (Scope 3) GHG emissions
                 Menjamin kehidupan yang sehat       GRI 305: Emissions 2016
                                                                                                          Emisi zat perusak ozon (BPO)
                 dan mendorong kesejahteraan                                               305-6
                                                                                                          Emissions of ozonedepleting substances (ODS)
                 bagi semua orang di segala usia.
                 Ensure healthy lives and promote                                                         Nitrogen oksida (NOx), sulfur oksida (SOx), dan emisi
                 well-being for all at all ages.                                                          udara signifikan lainnya
                                                                                            305-7
                                                                                                          Nitrogen oxides (NOx), sulfur oxides (SOx), and other
                                                                                                          significant air emissions
                                                                                                          Tunjangan yang diberikan kepada karyawan tetap yang
                                                     GRI 401: Kepegawaian
                                                                                                          tidak diberikan kepada karyawan sementara atau
                                                     2016
                                                                                           401-2          paruh waktu
                                                     GRI 401: Employment
                                                                                                          Benefits provided to full-time employees that are
                                                     2016
                                                                                                          not given to temporary or part-time employees




                                              Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t                                                  309
Page 310
Tautan Standar GRI dengan TPB
GRI Standards Link with TPB




                                      Tujuan                   Relevansi GRI Standard                                             Judul Indikator
                                                                                             Disclosure
                                       Goal                     Relevant GRI Standard                                              Indicator Title
                                                                                                             Peningkatan kualitas kesehatan kerja
                                                                                                403-6
                                                                                                             Promotion of worker health
                        Menjamin kehidupan yang sehat
                                                               GRI 403: Kesehatan dan                        Kecelakaan kerja
                        dan mendorong kesejahteraan                                             403-9
                                                               Keselamatan Kerja 2018                        Work-related injuries
                        bagi semua orang di segala usia.
                                                               GRI 403: Occupational
                        Ensure healthy lives and promote
                                                               Health and Safety 2018
                        well-being for all at all ages.                                                      Penyakit akibat kerja
                                                                                               403-10
                                                                                                             Work-related ill health


                        Menjamin kualitas pendidikan
                        yang inklusif dan merata serta
                        meningkatkan kesempatan
                                                               GRI 404: Pelatihan dan
                        belajar sepanjang hayat untuk
                                                               Pendidikan 2016                               Rata-rata jam pelatihan per tahun per karyawan
                        semua pada tahun 2030.                                                  404-1
                                                               GRI 404: Training and                         Average hours of training per year per employee
                        Ensure inclusive and equitable
                                                               Education 2016
                        quality education and promote
                        lifelong learning opportunities for
                        all in 2030.
                                                               GRI 2: Pengungkapan
                                                               Umum 2021                                     Struktur dan komposisi tata kelola
                                                                                                 2-9
                                                               GRI 2: General                                Governance structure and composition
                                                               Disclosures 2021
                                                                                                             Nominasi dan pemilihan badan tata kelola tertinggi
                                                                                                 2-10        Nomination and selection of the highest governance
                                                                                                             body
                                                               GRI 202: Keberadaan                           Rasio standar upah karyawan pemula berdasarkan
                                                               Pasar 2016                                    jenis kelamin terhadap upah minimum regional
                                                                                                202-1
                                                               GRI 202: Market                               Ratios of standard entry level wage by gender compared
                                                               Presence 2016                                 to local minimum wage
                                                                                                             Perekrutan karyawan baru dan perputaran karyawan
                                                                                                401-1
                                                                                                             New employee hires and employee turnover

                        Mencapai kesetaraan gender                                                           Tunjangan yang diberikan kepada karyawan tetap yang
                                                               GRI 401: Kepegawaian
                        dan memberdayakan semua                                                              tidak diberikan kepada karyawan sementara atau
                                                               2016
                        perempuan dan anak                                                      401-2        paruh waktu
                                                               GRI 401: Employment
                        perempuan.                                                                           Benefits provided to full-time employees that are
                                                               2016
                        Achieve gender equality and                                                          not given to temporary or part-time employees
                        empower all women and girls.                                                         Cuti Melahirkan
                                                                                                404-3
                                                                                                             Parental leave
                                                                                                             Rata-rata jam pelatihan per tahun per karyawan
                                                                                                404-1
                                                               GRI 404: Pelatihan dan                        Average hours of training per year per employee
                                                               Pendidikan 2016                               Persentase karyawan yang menerima tinjauan rutin
                                                               GRI 404: Training and                         terhadap kinerja dan pengembangan karir
                                                               Education 2016                   404-3
                                                                                                             Percentage of employees receiving regular performance
                                                                                                             and career development reviews
                                                                                                             Keberagaman badan tata kelola dan karyawan
                                                               GRI 405: Keberagaman             405-1
                                                                                                             Diversity of governance bodies and employees
                                                               dan Kesetaraan
                                                               Kesempatan 2016                               Rasio gaji pokok dan remunerasi perempuan terhadap
                                                               GRI 405: Diversity and                        laki-laki
                                                                                                405-2
                                                               Equal Opportunity 2016                        Ratio of basic salary and remuneration of
                                                                                                             women to men
                        Memastikan masyarakat
                        mencapai akses universal air
                        bersih dan sanitasi.
                        Ensure availability and
                        sustainable management of water
                        and sanitation for all




310                         IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 311
             Tujuan                  Relevansi GRI Standard                                                  Judul Indikator
                                                                        Disclosure
              Goal                    Relevant GRI Standard                                                   Indicator Title
                                                                                         Konsumsi energi di dalam organisasi
                                                                           302-1
                                                                                         Energy consumption within the organization
Menjamin akses energi yang                                                               Konsumsi energi di luar organisasi
terjangkau, andal,                                                        302-2
                                                                                         Energy consumption outside the organization
berkelanjutan, dan modern
untuk semua lapisan                                                                      Intensitas energi
                                    GRI 302: Energi 2016                  302-3
masyarakat.                                                                              Energy intensity
                                    GRI 302: Energy 2016
Menjamin akses energi yang
terjangkau, andal, berkelanjutan,                                                        Reduksi konsumsi energi
                                                                          302-4
dan modern untuk semua lapisan                                                           Reduction of energy consumption
masyarakat.                                                                              Pengurangan kebutuhan energi dari produk dan jasa
                                                                          302-5          Reduction in energy requirements of products and
                                                                                         services
                                                                                         Karyawan
                                                                            2-7
                                                                                         Employees
                                    GRI 2: Pengungkapan
                                    Umum 2021                                            Pekerja yang bukan karyawan
                                                                            2-8
                                    GRI 2: General                                       Workers who are not employees
                                    Disclosures 2021
                                                                                         Perjanjian kerja bersama
                                                                           2-30
                                                                                         Collective bargaining agreements
                                    GRI 201: Kinerja
                                    Ekonomi                                              Nilai ekonomi langsung yang dihasilkan dan
                                    2016                                   201-1         didistribusikan
                                    GRI 201: Economic                                    Direct economic value generated and distributed
                                    Performance 2016
                                    GRI 202: Keberadaan                                  Rasio standar upah karyawan pemula berdasarkan
                                    Pasar 2016                                           jenis kelamin terhadap upah minimum regional
                                                                           202-1
                                    GRI 202: Market                                      Ratios of standard entry level wage by gender compared
                                    Presence 2016                                        to local minimum wage
                                    GRI 204: Praktik
                                    Pengadaan 2016                                       Proporsi pengeluaran untuk pemasok lokal
                                                                          204-1
                                    GRI 204: Procurement                                 Proportion of spending on local suppliers
                                    Practices 2016
Berusaha meningkatkan                                                                    Konsumsi energi di dalam organisasi
pertumbuhan ekonomi yang                                                   302-1
                                                                                         Energy consumption within the organization
inklusif dan berkelanjutan,
kesempatan kerja yang produktif                                                          Konsumsi energi di luar organisasi
                                                                          302-2
dan menyeluruh serta pekerjaan                                                           Energy consumption outside the organization
yang layak untuk semua.
                                                                                         Intensitas energi
Promote sustained, inclusive and    GRI 302: Energi 2016                  302-3
                                                                                         Energy intensity
sustainable economic growth, full   GRI 302: Energy 2016
and productive employment and                                                            Reduksi konsumsi energi
decent work for all.                                                      302-4
                                                                                         Reduction of energy consumption
                                                                                         Pengurangan kebutuhan energi dari produk dan jasa
                                                                          302-5          Reduction in energy requirements of products and
                                                                                         services
                                                                                         Perekrutan karyawan baru dan perputaran karyawan
                                                                           401-1
                                                                                         New employee hires and employee turnover
                                                                                         Tunjangan yang diberikan kepada karyawan tetap yang
                                    GRI 401: Kepegawaian
                                                                                         tidak diberikan kepada karyawan sementara atau
                                    2016
                                                                          401-2          paruh waktu
                                    GRI 401: Employment
                                                                                         Benefits provided to full-time employees that are
                                    2016
                                                                                         not given to temporary or part-time employees
                                                                                         Cuti Melahirkan
                                                                           401-3
                                                                                         Parental leave
                                                                                         Sistem manajemen kesehatan dan keselamatan kerja
                                                                           403-1
                                                                                         Occupational health and safety management system
                                    GRI 403: Kesehatan dan
                                    Keselamatan Kerja 2018                               Sistem manajemen kesehatan dan keselamatan kerja
                                                                          403-2
                                    GRI 403: Occupational                                Occupational health and safety management system
                                    Health and Safety 2018
                                                                                         Layanan kesehatan kerja
                                                                          403-3
                                                                                         Occupational health services




                             Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t                                             311
Page 312
Tautan Standar GRI dengan TPB
GRI Standards Link with TPB




                                      Tujuan                    Relevansi GRI Standard                                            Judul Indikator
                                                                                              Disclosure
                                       Goal                      Relevant GRI Standard                                             Indicator Title
                                                                                                             Partisipasi pekerja, konsultasi, dan komunikasi tentang
                                                                                                             kesehatan dan keselamatan kerja
                                                                                                403-4
                                                                                                             Worker participation, consultation, and communication
                                                                                                             on occupational health and safety
                                                                                                             Pelatihan pekerja tentang kesehatan dan keselamatan
                                                                                                403-5        kerja
                                                                                                             Worker training on occupational health and safety
                                                                                                             Pencegahan dan mitigasi dampak-dampak
                                                                                                             keselamatan dan kesehatan kerja yang secara
                                                               GRI 403: Kesehatan dan                        langsung terkait dengan hubungan bisnis
                                                               Keselamatan Kerja 2018           403-7
                                                                                                             Prevention and mitigation of
                                                               GRI 403: Occupational                         occupational health and safety impacts directly linked by
                                                               Health and Safety 2018                        business relationships
                                                                                                             Pekerja yang tercakup dalam sistem manajemen
                                                                                                             keselamatan dan kesehatan kerja
                                                                                                403-8
                                                                                                             Workers covered by an occupational health and safety
                                                                                                             management system
                                                                                                             Kecelakaan kerja
                                                                                                403-9
                                                                                                             Work-related injuries
                                                                                                             Penyakit akibat kerja
                                                                                                403-10
                                                                                                             Work-related ill health
                                                                                                             Rata-rata jam pelatihan per tahun per karyawan
                                                                                                404-1
                                                                                                             Average hours of training per year per employee
                                                                                                             Program untuk meningkatkan keterampilan karyawan
                        Berusaha meningkatkan                  GRI 404: Pelatihan dan                        dan program bantuan peralihan
                        pertumbuhan ekonomi yang                                                404-2
                                                               Pendidikan 2016                               Programs for upgrading employee skills and transition
                        inklusif dan berkelanjutan,            GRI 404: Training and                         assistance programs
                        kesempatan kerja yang produktif        Education 2016
                        dan menyeluruh serta pekerjaan                                                       Persentase karyawan yang menerima tinjauan rutin
                        yang layak untuk semua.                                                              terhadap kinerja dan pengembangan karir
                                                                                                404-3
                        Promote sustained, inclusive and                                                     Percentage of employees receiving regular performance
                        sustainable economic growth, full                                                    and career development reviews
                        and productive employment and                                                        Keberagaman badan tata kelola dan karyawan
                        decent work for all.                   GRI 405: Keberagaman             405-1
                                                               dan Kesetaraan                                Diversity of governance bodies and employees
                                                               Kesempatan 2016                               Rasio gaji pokok dan remunerasi perempuan terhadap
                                                               GRI 405: Diversity and           405-2        laki-laki
                                                               Equal Opportunity 2016                        Ratio of basic salary and remuneration of women to men
                                                                                                             Persentase dari portofolio untuk lini bisnis menurut
                                                                                                             wilayah, ukuran, dan sektor
                                                                                                 FS6
                                                                                                             Percentage of the portfolio by business line, region, and
                                                                                                             sector
                                                                                                             Nilai moneter dari produk dan layanan yang dirancang
                                                                                                             untuk memberikan keuntungan sosial yang spesifik
                                                                                                 FS7         untuk setiap lini bisnis.
                                                                                                             Monetary value of products and services designed to
                                                                                                             deliver specific social benefits for each business line.
                                                               G4 Suplemen Sektor
                                                                                                             Titik akses di daerah berpenduduk rendah atau kurang
                                                               Keuangan
                                                                                                             beruntung secara ekonomi berdasarkan jenis.
                                                               G4 Sector Supplement              FS13
                                                                                                             Access points in low-population or economically
                                                               for Finance
                                                                                                             disadvantaged areas by type.
                                                                                                             Inisiatif untuk meningkatkan akses ke layanan
                                                                                                             keuangan bagi orang-orang yang kurang beruntung.
                                                                                                 FS14
                                                                                                             Initiatives to improve access to financial services for
                                                                                                             disadvantaged people.
                                                                                                             Inisiatif untuk meningkatkan literasi keuangan
                                                                                                             berdasarkan jenis atau penerima manfaat.
                                                                                                 FS16
                                                                                                             Initiatives to enhance financial literacy by type or
                                                                                                             beneficiary.




312                         IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 313
             Tujuan                  Relevansi GRI Standard                                                   Judul Indikator
                                                                        Disclosure
              Goal                    Relevant GRI Standard                                                    Indicator Title
                                    GRI 201: Kinerja
                                    Ekonomi                                              Nilai ekonomi langsung yang dihasilkan dan
                                                                           201-1
                                    2016                                                 didistribusikan
                                    GRI 201: Economic                                    Direct economic value generated and distributed
Membangun infrastruktur yang        Performance 2016
tangguh, meningkatkan industri
inklusif dan berkelanjutan, serta                                                        Persentase dari portofolio untuk lini bisnis menurut
mendorong inovasi.                                                                       wilayah, ukuran, dan sektor
                                                                            FS6
Build resilient infrastructure,                                                          Percentage of the portfolio by business line, region, and
promote inclusive and sustainable   G4 Suplemen Sektor                                   sector
industrialization and foster        Keuangan
innovation                          G4 Sector Supplement                                 Nilai moneter dari produk dan layanan yang dirancang
                                    for Finance                                          untuk memberikan keuntungan sosial yang spesifik
                                                                            FS7          untuk setiap lini bisnis.
                                                                                         Monetary value of products and services designed to
                                                                                         deliver specific social benefits for each business line.
                                    GRI 2: Pengungkapan
                                    Umum 2021                                            Karyawan
                                                                            2-7
                                    GRI 2: General                                       Employees
                                    Disclosures 2021
                                    GRI 401: Kepegawaian
                                    2016                                                 Perekrutan karyawan baru dan perputaran karyawan
                                                                           401-1
                                    GRI 401: Employment                                  New employee hires and employee turnover
                                    2016
                                                                                         Rata-rata jam pelatihan per tahun per karyawan
                                                                          404-1
                                    GRI 404: Pelatihan dan                               Average hours of training per year per employee
                                    Pendidikan 2016                                      Persentase karyawan yang menerima tinjauan rutin
                                    GRI 404: Training and                                terhadap kinerja dan pengembangan karir
                                    Education 2016                        404-3
                                                                                         Percentage of employees receiving regular performance
                                                                                         and career development reviews
                                    GRI 405: Keberagaman
                                    dan Kesetaraan                                       Rasio gaji pokok dan remunerasi perempuan terhadap
                                    Kesempatan 2016                       405-2          laki-laki
                                    GRI 405: Diversity and                               Ratio of basic salary and remuneration of women to men
                                    Equal Opportunity 2016
                                                                                         Kebijakan dengan komponen lingkungan dan sosial
                                                                                         yang spesifik yang diaplikasikan pada lini bisnis.
                                                                            FS1
Mengurangi Kesenjangan Intra                                                             Policies with specific environmental and social
dan Antar Negara                                                                         components applied to business lines.
Reduce inequality within and
among countries.                                                                         Prosedur untuk memeriksa dan menyaring risiko
                                                                                         lingkungan dan sosial pada lini bisnis.
                                                                            FS2
                                                                                         Procedures for assessing and screening environmental
                                                                                         and social risks in business lines
                                                                                         Proses untuk meningkatkan kompetensi staf untuk
                                                                                         menerapkan kebijakan dan prosedur lingkungan dan
                                                                                         sosial sebagaimana diterapkan pada lini bisnis.
                                                                            FS4
                                                                                         The process of improving staff competency to implement
                                    G4 Suplemen Sektor                                   environmental and social policies and procedures as
                                    Keuangan                                             applied to business lines.
                                    G4 Sector Supplement
                                    for Finance                                          Nilai moneter dari produk dan layanan yang dirancang
                                                                                         untuk memberikan keuntungan sosial yang spesifik
                                                                            FS7          untuk setiap lini bisnis.
                                                                                         Monetary value of products and services designed to
                                                                                         deliver specific social benefits for each business line.
                                                                                         Cakupan dan frekuensi audit serta prosedur penilaian
                                                                                         risiko
                                                                            FS9
                                                                                         Cakupan dan frekuensi audit serta prosedur penilaian
                                                                                         risiko
                                                                                         Titik akses di daerah berpenduduk rendah atau kurang
                                                                                         beruntung secara ekonomi berdasarkan jenis.
                                                                           FS13
                                                                                         Access points in low-population or economically
                                                                                         disadvantaged areas by type.




                             Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t                                                 313
Page 314
Tautan Standar GRI dengan TPB
GRI Standards Link with TPB




                                      Tujuan                    Relevansi GRI Standard                                            Judul Indikator
                                                                                              Disclosure
                                       Goal                      Relevant GRI Standard                                             Indicator Title
                                                                                                             Inisiatif untuk meningkatkan akses ke layanan
                                                                                                             keuangan bagi orang-orang yang kurang beruntung.
                                                                                                 FS14
                                                                                                             IInitiatives to improve access to financial services for
                                                                                                             disadvantaged people.
                        Mengurangi Kesenjangan Intra           G4 Suplemen Sektor                            Kebijakan untuk produk dan layanan keuangan yang
                        dan Antar Negara                       Keuangan                                      adil
                                                                                                 FS15
                        Reduce inequality within and           G4 Sector Supplement                          IInitiatives to improve access to financial services for
                        among countries.                       for Finance                                   disadvantaged people.
                                                                                                             Inisiatif untuk meningkatkan literasi keuangan
                                                                                                             berdasarkan jenis atau penerima manfaat.
                                                                                                 FS16
                                                                                                             Initiatives to enhance financial literacy by type or
                                                                                                             beneficiary.
                        Menjadikan kota dan pemukiman
                                                                                                             Nilai moneter dari produk dan layanan yang dirancang
                        inklusif, aman, tangguh dan            G4 Suplemen Sektor
                                                                                                             untuk memberikan keuntungan sosial yang spesifik
                        berkelanjutan                          Keuangan
                                                                                                 FS7         untuk setiap lini bisnis.
                        Make cities and human                  G4 Sector Supplement
                                                                                                             Monetary value of products and services designed to
                        settlements inclusive, safe,           for Finance
                                                                                                             deliver specific social benefits for each business line.
                        resilient and sustainable.
                                                                                                             Konsumsi energi di dalam organisasi
                                                                                                302-1
                                                                                                             Energy consumption within the organization
                                                                                                             Konsumsi energi di luar organisasi
                                                                                                302-2
                                                                                                             Energy consumption outside the organization
                                                                                                             Intensitas energi
                                                               GRI 302: Energi 2016             302-3
                                                                                                             Energy intensity
                                                               GRI 302: Energy 2016
                                                                                                             Reduksi konsumsi energi
                                                                                                302-4
                                                                                                             Reduction of energy consumption
                                                                                                             Pengurangan kebutuhan energi dari produk dan jasa
                                                                                                302-5        Reduction in energy requirements of products and
                                                                                                             services
                                                                                                             Emisi GRK Langsung (Cakupan 1)
                        Menjamin pola produksi dan                                              305-1
                                                                                                             Direct GHG emissions (Scope 1)
                        konsumsi yang
                        bertanggungjawab                                                                     Energi tidak langsung (Cakupan 2) Emisi GRK
                                                                                                305-2
                        Ensuring responsible production                                                      Energy indirect (Scope 2) GHG emissions
                        and consumption patterns
                                                                                                             Emisi GRK (Cakupan 3) tidak langsung lainnya
                                                                                                305-3
                                                               GRI 305: Emisi 2016                           Other indirect (Scope 3) GHG emissions
                                                               GRI 305: Emissions 2016
                                                                                                             Emisi zat perusak ozon (BPO)
                                                                                                305-6
                                                                                                             Emissions of ozonedepleting substances (ODS)
                                                                                                             Nitrogen oksida (NOx), sulfur oksida (SOx), dan emisi
                                                                                                             udara signifikan lainnya
                                                                                                305-7
                                                                                                             Nitrogen oxides (NOx), sulfur oxides (SOx), and other
                                                                                                             significant air emissions
                                                                                                             Persyaratan untuk pelabelan dan informasi produk
                                                               GRI 417: Pemasaran dan                        dan jasa
                                                               Pelabelan 2016                                Requirements for product and service labeling and
                                                                                                417-1
                                                               GRI 417: Marketing and
                                                                                                             information
                                                               Labeling 2016




314                         IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 315
             Tujuan                   Relevansi GRI Standard                                                  Judul Indikator
                                                                         Disclosure
              Goal                     Relevant GRI Standard                                                   Indicator Title
                                     GRI 201: Kinerja
                                                                                          Implikasi finansial serta risiko dan peluang lain akibat
                                     Ekonomi
                                                                            201-2         perubahan iklim
                                     2016
                                                                                          Financial implications, risks, and opportunities due to
                                     GRI 201: Economic
                                                                                          climate change
                                     Performance 2016
                                                                                          Konsumsi energi di dalam organisasi
                                                                            302-1
                                                                                          Energy consumption within the organization
                                                                                          Konsumsi energi di luar organisasi
                                                                           302-2
                                                                                          Energy consumption outside the organization
                                                                                          Intensitas energi
                                     GRI 302: Energi 2016                  302-3
Mengambil aksi segera untuk                                                               Energy intensity
                                     GRI 302: Energy 2016
memerangi perubahan iklim dan                                                             Reduksi konsumsi energi
dampaknya karena perubahan                                                 302-4
                                                                                          Reduction of energy consumption
iklim adalah tantangan global
yang SDG 13memengaruhi setiap                                                             Pengurangan kebutuhan energi dari produk dan
orang.                                                                     302-5          jasa Reduction in energy requirements of products and
Take urgent action to combat                                                              services
climate change and its impacts
is a global challenge that affects                                                        Emisi GRK Langsung (Cakupan 1)
                                                                            305-1
everyone.                                                                                 Direct GHG emissions (Scope 1)
                                                                                          Energi tidak langsung (Cakupan 2) Emisi GRK
                                                                           305-2
                                                                                          Energy indirect (Scope 2) GHG emissions
                                                                                          Emisi GRK (Cakupan 3) tidak langsung lainnya
                                                                           305-3
                                     GRI 305: Emisi 2016                                  Other indirect (Scope 3) GHG emissions
                                     GRI 305: Emissions 2016
                                                                                          Emisi zat perusak ozon (BPO)
                                                                           305-6
                                                                                          Emissions of ozonedepleting substances (ODS)
                                                                                          Nitrogen oksida (NOx), sulfur oksida (SOx), dan emisi
                                                                                          udara signifikan lainnya
                                                                            305-7
                                                                                          Nitrogen oxides (NOx), sulfur oxides (SOx), and other
                                                                                          significant air emissions
                                                                                          Emisi GRK Langsung (Cakupan 1)
                                                                            305-1
                                                                                          Direct GHG emissions (Scope 1)

Melestarikan dan memanfaatkan                                                             Energi tidak langsung (Cakupan 2) Emisi GRK
                                                                           305-2
secara berkelanjutan sumber                                                               Energy indirect (Scope 2) GHG emissions
daya kelautan dan samudera
                                                                                          Emisi GRK (Cakupan 3) tidak langsung lainnya
untuk pembangunan                                                          305-3
                                     GRI 305: Emisi 2016                                  Other indirect (Scope 3) GHG emissions
berkelanjutan
                                     GRI 305: Emissions 2016
Conserve and sustainably use                                                              Emisi zat perusak ozon (BPO)
the oceans, seas and marine                                                305-6
                                                                                          Emissions of ozonedepleting substances (ODS)
resources for sustainable
development.                                                                              Nitrogen oksida (NOx), sulfur oksida (SOx), dan emisi
                                                                                          udara signifikan lainnya
                                                                            305-7
                                                                                          Nitrogen oxides (NOx), sulfur oxides (SOx), and other
                                                                                          significant air emissions
Melindungi, Merestorasi dan                                                               Emisi GRK Langsung (Cakupan 1)
                                                                            305-1
Meningkatkan Pemanfaatan                                                                  Direct GHG emissions (Scope 1)
Berkelanjutan Ekosistem
Daratan,                                                                                  Energi tidak langsung (Cakupan 2) Emisi GRK
                                                                           305-2
Mengelola Hutan Secara Lestari,                                                           Energy indirect (Scope 2) GHG emissions
Menghentikan Penggurunan,                                                                 Emisi GRK (Cakupan 3) tidak langsung lainnya
Memulihkan Degradasi lahan,                                                305-3
                                                                                          Other indirect (Scope 3) GHG emissions
serta Menghentikan Kehilangan        GRI 305: Emisi 2016
Keanekaragaman Hayati                GRI 305: Emissions 2016                              Emisi zat perusak ozon (BPO)
                                                                           305-6
Protect, restore and promote                                                              Emissions of ozonedepleting substances (ODS)
sustainable use of terrestrial
ecosystems, sustainably manage                                                            Nitrogen oksida (NOx), sulfur oksida (SOx), dan emisi
forests, combat desertification,                                                          udara signifikan lainnya
and halt and reverse land                                                   305-7
                                                                                          Nitrogen oxides (NOx), sulfur oxides (SOx), and other
degradation and halt biodiversity                                                         significant air emissions
loss.




                              Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t                                               315
Page 316
Tautan Standar GRI dengan TPB
GRI Standards Link with TPB




                                      Tujuan                   Relevansi GRI Standard                                             Judul Indikator
                                                                                             Disclosure
                                       Goal                     Relevant GRI Standard                                              Indicator Title
                                                                                                             Struktur dan komposisi tata kelola
                                                                                                 2-9
                                                                                                             Governance structure and composition
                                                                                                             Nominasi dan pemilihan badan tata kelola tertinggi
                                                                                                 2-10        Nomination and selection of the highest governance
                                                                                                             body
                                                                                                             Ketua badan tata kelola tertinggi
                                                                                                 2-11
                                                                                                             Chair of the highest governance body
                                                                                                             Peran badan tata kelola tertinggi dalam mengawasi
                                                                                                             pengelolaan dampak
                                                                                                 2-12
                                                                                                             Role of the highest governance body in overseeing
                                                                                                             impact management
                                                               GRI 2: Pengungkapan                           Benturan kepentingan
                                                               Umum 2021                         2-15
                                                                                                             Conflicts of interest
                                                               GRI 305: Emissions 2016
                                                                                                             Komunikasi hal-hal penting
                                                                                                 2-16
                                                                                                             Communication of critical concerns
                                                                                                             Komitmen kebijakan
                                                                                                 2-23
                                                                                                             Policy commitments
                                                                                                             Proses untuk memulihkan dampak negatif
                                                                                                 2-25
                                                                                                             Processes to remediate negative impacts
                                                                                                             Mekanisme pemberian umpan balik/saran dan
                                                                                                 2-26        menyampaikan kekhawatiran
                        Menguatkan Masyarakat yang                                                           Mechanisms for seeking advice and raising concerns
                        Inklusif dan Damai untuk
                        Pembangunan Berkelanjutan,                                                           Pendekatan keterlibatan pemangku kepentingan
                                                                                                 2-29
                        Menyediakan Akses Keadilan                                                           Approach to stakeholder engagement
                        untuk Semua, dan Membangun
                        Kelembagaan yang Efektif,                                                            Operasi-operasi yang dinilai memiliki risiko terkait
                        Akuntabel, dan Inklusif di Semua                                        205-1        korupsi
                        Tingkatan                                                                            Operations assessed for risks related to corruption
                        Promote peaceful and inclusive         GRI 205: Anti Korupsi                         Komunikasi dan pelatihan tentang kebijakan dan
                        societies for sustainable              2016                                          prosedur anti korupsi
                        development, provide access to                                          205-2
                                                               GRI 205: Anti-corruption                      Communication and training on anti-corruption policies
                        justice for all and build effective,   2016                                          and procedures
                        accountable and inclusive
                        institutions at all levels.                                                          Insiden korupsi yang terbukti dan tindakan yang
                                                                                                205-3        diambil
                                                                                                             Confirmed incidents of corruption and actions taken
                                                                                                             Partisipasi pekerja, konsultasi, dan komunikasi tentang
                                                                                                             kesehatan dan keselamatan kerja
                                                                                                403-4
                                                                                                             Worker participation, consultation, and communication
                                                               GRI 403: Kesehatan dan                        on occupational health and safety
                                                               Keselamatan Kerja 2018
                                                               GRI 403: Occupational                         Kecelakaan kerja
                                                                                                403-9
                                                               Health and Safety 2018                        Work-related injur
                                                                                                             Penyakit akibat kerja
                                                                                               403-10
                                                                                                             Work-related ill health
                                                                                                             Insiden ketidakpatuhan sehubungan dengan dampak
                                                                                                             kesehatan dan keselamatan dari produk dan jasa
                                                               GRI 417: Pemasaran dan           417-2
                                                                                                             Incidents of non-compliance concerning product and
                                                               Pelabelan 2016                                service health and safety impacts
                                                               GRI 417: Marketing and
                                                               Labeling 2016                                 Insiden ketidakpatuhan terkait komunikasi pemasaran
                                                                                                417-3        Incidents of non-compliance concerning marketing
                                                                                                             communications
                                                                                                             Pengaduan yang berdasar mengenai pelanggaran
                                                               GRI 418: Privasi
                                                                                                             terhadap privasi pelanggan dan hilangnya data
                                                               Pelanggan 2016
                                                                                                418-1        pelanggan
                                                               GRI 418: Customer
                                                                                                             Substantiated complaints concerning breaches of
                                                               Privacy 2016
                                                                                                             customer privacy and loss of customer data
                        Menguatkan Sarana
                        Pelaksanaan
                        dan Merevitalisasi Kemitraan
                        Global untuk Pembangunan
                        Berkelanjutan
                        Strengthen the
                        means of implementation and
                        revitalize the Global Partnership
                        for Sustainable Development




316                         IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 317
Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t   317
Page 318
Tentang Laporan Keberlanjutan Ini
About This Report




318                          IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT

File

File Open PDF
Source IDX
Size18.69 MB
Published30 Apr 2026
Pages318
Characters1,716,765
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 94 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org Prodia Widyahusada Tbk p.1 ×2
linked org PT Bank Rakyat p.10 ×5
linked org Pemerintah RI p.16 ×3
linked person Damar Latri Setiawan p.32 ×3
linked person AM Putranto p.42 ×4
linked person Budi Wahju Soesilo p.46
linked person Ferdian Timur Satyagraha p.46
linked person Eka Pebriansyah p.46
linked person Tribuana Tunggadewi p.46
linked person Ismail Ilyas p.46 ×2
linked person Selfie Dewiyanti p.46
linked person Yos Iman Jaya Dappu p.46
linked person Umiyatun Hayati Triastuti p.47
linked person Loto Srinaita Ginting · Komisaris p.47 ×2
linked person Syafaat Perdana p.47
linked person Abdul Karim p.47
linked person Mei Ling p.47
linked person Makmur Keliat p.103
possible org PT Pegadaian’s p.2 ×2
possible org PT Pegadaian p.2 ×17
possible org Pemerintah Republik Indonesia p.10 ×2
possible org Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk p.10 ×24
possible org Perusahaan. p.11
possible org Otoritas Jasa Keuangan p.17 ×5
possible person Kukrit Suryo Wicaksono p.47
possible person Trimedya Panjaitan p.47
possible org Bank (Persero) Tbk p.96 ×2
unresolved org Financial Services Authority p.5 ×6
unresolved org Indonesia (Persero) Tbk p.10 ×3
unresolved org PT Pegadaian Name p.11
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia p.11
unresolved org Government of the Republic of Indonesia p.11
unresolved — M.Kn., berkedudukan di Jakarta, dan telah p.11
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi p.11
unresolved — AHU-0053287.A.H.01.02 Tahun 2021 p.11
unresolved — AHU-17525. H.01.01 of 2012 dated p.11
unresolved — 4, 2012, concerning the company’s legal p.11
unresolved person Notary Nanda Fauz Iwan p.11 ×2
unresolved org Minister of Law and Human Rights p.11
unresolved org Kementerian BUMN p.14 ×2
unresolved org Ministry of State-Owned Enterprises p.14 ×2
unresolved person Ministry of State-Owned SE- p.14
unresolved org Milik Negara. p.14 ×3
unresolved org PT Pegadaian Galeri Dua Empat p.22
unresolved org PT Pefindo Biro Kredit p.22
unresolved org Menteri BUMN p.23
unresolved org Minister of BUMN p.23
unresolved org Rakyat Indonesia (Persero) Tbk p.23 ×2
unresolved org Bank Financial Services INDONESIA’S IN-HOUSE COUNSEL AWARDS p.24
unresolved org Bank INDONESIA p.25
unresolved org Bank INDONESIA REGULATORY COMPLIANCE AWARDS p.25
unresolved org Kementerian Ketenagakerjaan p.26
unresolved org PT Pegadaian Kantor Wilayah VII Denpasar p.28
unresolved org PT Sharing Vision Indonesia British Standards Institution p.28 ×2
unresolved org PT Pegadaian Regional Office VII Denpasar p.28
unresolved org PT Chesna p.29 ×2
unresolved org PT Pegadaian QSCert p.29 ×2
unresolved org PT Pegadaian. Sebagaimana p.34
unresolved org Bank Emas Pegadaian p.35
unresolved org Meteorologi p.40
unresolved org Nasional p.40 ×2
unresolved org PT Pegadaian Tahun p.55 ×6
unresolved org PT Pegadaian Sustainability Policy Framework p.55
unresolved org PT Pegadaian RAKB p.56
unresolved org PT Pegadaian Social Loan Framework p.56
unresolved org Kementerian BUMN Tahun p.56
unresolved org PT Pegadaian Nomor RIS- p.56
unresolved org PT Pegadaian Number RIS- p.56
unresolved org Indonesia Stock Exchange p.65
unresolved — Suppliers p.65
unresolved — Mass Media p.65
unresolved org Geologi p.68
unresolved org Departemen Business Continuity Management p.71
unresolved person Sub Direktorat · Direktur p.92
unresolved person Sub-Directorate · Director p.92
unresolved person Piagam Tata Tertib Kerja · Komisaris p.95
unresolved — BOC Charter · Komisaris p.95
unresolved person Seri A Dwiwarna. Baik · Komisaris p.95
unresolved person Institutions. All · Komisaris p.96
unresolved org Menteri BUMN Nomor PER p.96
unresolved org Menteri Badan Usaha Milik Negara Nomor PER- p.97
unresolved person Keragaman · Komisaris p.98
unresolved person Diversity · Komisaris p.98
unresolved person Vice · Wakil Ketua p.100 ×3
unresolved person Pemimpin Unit Kerja · Anggota p.100
unresolved person Work Unit Leader · Member p.100
unresolved org Ministry of State-yang p.100
unresolved person Bullion Competency Training · Commissioner p.103
unresolved person Briefing Workshop · Komisaris p.103
unresolved — Triastuti · Commissioner p.103
unresolved org PT Pegadaian Legal p.106
unresolved org PT Pegadaian Marketing p.106
unresolved org PT Pegadaian Technology p.106

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result