Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 318
Page 1
Empowering Wellness through Sustainability PT Prodia Widyahusada Tbk
Page 2
Tema ini menggambarkan perjalanan transformasi Pegadaian yang This theme captures Pegadaian’s ongoing transformation journey terus berlanjut — menggabungkan inovasi dengan inklusivitas — one that combines innovation with inclusivity to create long- untuk menciptakan nilai jangka panjang bagi masyarakat dan term value for people and the nation. “Inclusive Innovation” reflects bangsa. “Inovasi Inklusif” mencerminkan komitmen Pegadaian Pegadaian’s commitment to ensuring that technological progress untuk memastikan bahwa kemajuan teknologi dan solusi keuangan and new financial solutions, such as TRING and bullion services, are baru, seperti TRING dan program investasi logam mulia, dapat accessible to all segments of society. It symbolizes a transformation diakses oleh seluruh lapisan masyarakat. Tema ini melambangkan driven not just by digital advancement, but by empathy, equality, and transformasi yang digerakkan bukan hanya oleh kemajuan digital, national purpose. tetapi juga oleh empati, kesetaraan, dan tujuan kebangsaan. Sementara “Dampak yang Berkelanjutan” menggambarkan hasil “Enduring Impact” expresses the result of this inclusive dari transformasi inklusif tersebut: perubahan yang bermakna transformation: meaningful, sustainable change that extends beyond dan berkelanjutan, melampaui kinerja bisnis semata. Tema ini business performance. It conveys Pegadaian’s role in empowering menegaskan peran Pegadaian dalam memberdayakan individu, individuals, strengthening communities, and contributing to memperkuat komunitas, serta berkontribusi pada ketahanan dan Indonesia’s economic resilience and prosperity through responsible, kemakmuran ekonomi Indonesia melalui inisiatif yang bertanggung forward-looking initiatives. jawab dan visioner. Secara keseluruhan, tema ini mencerminkan keyakinan Pegadaian Together, the theme reflects Pegadaian’s belief that innovation bahwa inovasi sejati harus melayani kemanusiaan dan bangsa. must serve humanity and the nation. By embedding inclusivity and Dengan menanamkan prinsip inklusivitas dan keberlanjutan sustainability into every aspect of its transformation, Pegadaian dalam setiap langkah transformasi, Pegadaian terus membangun continues to build trust, create shared value, and leave a lasting kepercayaan, menciptakan nilai bersama, dan meninggalkan impact for generations to come. dampak positif yang bertahan lintas generasi. Sanggahan dan Batasan Tanggung Jawab Disclaimer and Limitation of Liabilities Laporan Keberlanjutan ini (“Laporan”) disusun untuk memberikan This Sustainability Report (“Report”) has been prepared to provide gambaran umum tentang komitmen, strategi, kebijakan, dan kinerja an overview of PT Pegadaian’s (“the Company”) commitments, PT Pegadaian (“Perusahaan” atau “Perseroan”) dalam menerapkan strategies, policies, and performance in implementing sustainability prinsip keberlanjutan yang mencakup aspek Lingkungan, Sosial, principles covering Environmental, Social, and Governance (ESG) dan Tata Kelola (Environment, Social, and Governance/ESG) dalam aspects in the Company’s activities and operations. The information kegiatan dan operasional Perusahaan. Informasi yang disajikan presented is derived from internal data and other sources deemed bersumber dari data internal dan sumber lain yang dianggap dapat reliable at the time of preparation. This Report may contain forward- dipercaya saat penyusunan. Laporan ini mungkin memuat pernyataan looking statements based on management’s assumptions and views prospektif (forward-looking statements) yang didasarkan pada regarding future conditions; therefore, actual results may differ due asumsi dan pandangan manajemen mengenai kondisi di masa depan, to changes in economic, social, political, and regulatory conditions, sehingga hasil aktual dapat berbeda akibat perubahan dalam kondisi as well as industry and market dynamics and other factors beyond ekonomi, sosial, politik, regulasi, dinamika industri dan pasar, serta the Company’s control. Pegadaian may update these forward-looking faktor lain di luar kendali Perusahaan. Perusahaan dapat membarui statements at its discretion but does not assume an obligation to do pernyataan berwawasan ke depan tersebut sesuai dengan kebijakan so. Any gender-specific terms included in this document are used internal, namun tidak memiliki kewajiban untuk melakukannya. solely for ease of reading and apply to all genders. This report is Penggunaan istilah yang merujuk pada gender dalam laporan ini published in two languages with equivalent content. The Indonesian semata-mata untuk kemudahan pembacaan dan mencakup seluruh version is the official version for regulatory purposes. Numeric format gender. Laporan ini diterbitkan dalam dua bahasa dengan konten follows the Indonesian convention (period for thousands, comma for yang setara. Versi Bahasa Indonesia adalah versi resmi untuk tujuan decimals). The Indonesian version prevails in case of interpretational regulasi. Format angka mengikuti konvensi Indonesia (titik untuk differences. ribuan, koma untuk desimal). Versi Bahasa Indonesia berlaku jika terdapat perbedaan penafsiran. 2 IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 3
Visi Vision Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t 3
Page 4
Daftar Isi
Contents
Daftar Isi
Contents
Ikhtisar 06 Kinerja Aspek Ekonomi
Keberlanjutan Economic Performance
Sustainability 07 Kinerja Aspek Lingkungan
Performance Environmental Performance
07 Kinerja Aspek Sosial
Social Performance
07 Kinerja Aspek Tata Kelola
Governance Performance
Tentang 10 Identitas, Mandat dan Peran di
Pegadaian Indonesia
About Pegadaian Identity, Mandate, and
Role in Indonesia
17 Model Bisnis Pegadaian
Pegadaian Business Model
22 Keanggotaan Asosiasi
Association Memberships
23 Perubahan Perusahaan yang Bersifat
Signifikan pada Organisasi
Significant Company Changes
to the Organization
24 Penghargaan Pengelolaan 118 Komitmen dan Kebijakan
Awards Kinerja Ekonomi Commitments and Policies
26 Sertifikasi yang Terintegrasi 119 Perbandingan Target dan Kinerja
Certification Integrated Produksi, Portofolio, Target
Economic Pembiayaan, atau Investasi,
Pernyataan Direktur Utama dan Presiden Komisaris Pendapatan dan Laba Rugi
Statement from the President Director and Performance
Management Comparison of Production Targets
the President Commissioner and Performance, Portfolio,
Financing Targets, Investments,
30 Revenue, and Profit/Loss
Pernyataan Direksi dan Dewan Komisaris tentang Tanggung 122 Perbandingan Target dan Kinerja
Jawab atas Laporan Keberlanjutan 2025 Portofolio, Target Pembiayaan, atau
Statements of the Board of Directors and the Board of Commissioners Investasi Pada Instrumen Keuangan
Regarding Responsibility for 2025 Sustainability Report atau Proyek yang Sejalan dengan
46 Keuangan Berkelanjutan
Target Comparison and Portfolio
Strategi 50 Komitmen Dan Pendekatan Performance, Financing Targets
Keberlanjutan Keberlanjutan or Investments in Financial
Sustainability Sustainability Commitment Instruments or Projects Aligned
Strategy and Approach with Sustainable Finance
51 Strategi Keberlanjutan Pegadaian 126 Bantuan Finansial dari Pemerintah
Pegadaian Sustainability Strategy Government Financial Assistance
Topik Materialitas 77 Framework Penentuan Topik Material 126 Persentase dari Portofolio untuk Lini
Material Topics di Pegadaian Bisnis Menurut Wilayah, Ukuran dan
Framework Material Topics Sektor
Determination at Pegadaian Portfolio Percentage for Business
84 Hasil Penilaian Materialitas Tahun Lines by Region, Size, and Sector
2025 127 Keberadaan Pasar
Result of the Materiality Assessment Market Presence
for the Year 2025 128 Praktik Pengadaan Barang dan Jasa
Tata Kelola 90 Struktur dan Komposisi Tata Kelola Practices of Procurement
Keberlanjutan Governance Structure and Composition of Goods and Services
94 Benturan Kepentingan 131 Kontribusi pada Negara
Sustainability
Conflict of Interest Contribution to the Country
Governance
95 Nominasi dan Seleksi Dewan Tumbuh Bersama 134 Komitmen dan Kebijakan
Komisaris dan Direksi Masyarakat Commitments and Policies
Nomination and Selection of the Board Growing Together 135 Tanggung Jawab Sosial Lingkungan
of Commissioners and Directors with Communities (TJSL)
96 Penilaian Kinerja Dewan Komisaris Social and Environmental
dan Direksi Responsibility (TJSL)
Performance Evaluation of the Board 137 Dampak Operasi Terhadap
of Commissioners and Directors Masyarakat Sekitar
97 Kebijakan Remunerasi Dewan Operational Impacts on
Komisaris dan Direksi Local Communities
Remuneration Policy for the Board 152 Indeks Kepuasan Masyarakat
of Commissioners and Directors Community Satisfaction Index
99 Tata Kelola Keberlanjutan
Sustainability Governance
107 Manajemen Risiko Keuangan dan
Bisnis Secara Berkelanjutan
Sustainable Financial and
Business Risk Management
4 IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 5
Produk & Layanan 156 Komitmen dan Kebijakan Pengembangan 245 Remunerasi dan Tunjangan Karyawan
yang Bertanggung Commitment and Policy SDM yang Unggul Employee Remuneration and Benefits
Jawab 159 Literasi dan Inklusi Keuangan Development of 246 Kewajiban Program Pensiun Manfaat
Responsible Literacy and Financial Inclusion Superior Human Pasti dan Program Pensiun Lainnya
Products & 167 Inovasi dan Pengembangan Produk/ Resources Obligations for Defined Benefit Pension
Services Layanan Keuangan Berkelanjutan Plans and Other Pension Programs
Innovation and Development 248 Lingkungan Kerja yang Layak
of Sustainable Financial dan Aman
Products & Services A Decent and Safe Working
176 Keamanan Produk dan Layanan Environment
Product and Services Security 250 Kesehatan dan Keselamatan Kerja
181 Privasi dan Keamanan Data (K3)
Privacy and Data Security Occupational Health and Safety (OHS)
185 Proses Pemulihan Dampak Negatif 259 Kinerja K3
Recovery Process from OHS performance
Negative Impacts 260 Survei Kepuasan/Keterikatan
188 Jumlah Produk yang Ditarik Kembali Karyawan
Number of Products Recalled Employee Satisfaction /
189 Survei Kepuasan Pelanggan Terhadap Engagement Survey
Produk dan/atau Layanan Praktik Bisnis 265 Code of Conduct
Customer Satisfaction Survey yang Bertanggung Code of Conduct
on Products and/or Services 268 Kepatuhan Terhadap Hukum dan
Jawab
Pengelolaan 194 Komitmen dan Kebijakan Responsible Peraturan
Lingkungan yang Commitment and Policy Business Practices Compliance with Laws and Regulations
Berkelanjutan 195 Aspek Umum 276 Komitmen terhadap Hak Asasi
Sustainable General Aspects Manusia
Environmental 196 Aspek Material Commitment to Human Rights
Management Materials Aspects 277 Anti Korupsi
197 Aspek Energi Anti-Corruption
Energy Aspects 285 Kebijakan Perusahaan dan
203 Aspek Air Mekanisme Penyebarluasan
Water Aspects Informasi
205 Aspek Keanekaragaman Hayati Company Policies and Information
Biodiversity Aspects Distribution Mechanisms
208 Aspek Emisi 286 Whistleblowing System
Emissions Aspects Whistleblowing System
214 Aspek Limbah dan Efluen Tentang Laporan Ini 288
Waste and Effluent Aspects About This Report
217 Aspek Pengaduan Terkait Lingkungan
Third Party Assurance Statement 291
Hidup
Environmental Complaints Aspects Third Party Assurance Statement
Pengembangan 220 Komitmen dan Kebijakan Lembar Umpan Balik 296
SDM yang Unggul Commitment and Policy Feedback Form
Development of 224 Kesetaraan Kesempatan Bekerja Daftar Pengungkapan Sesuai Peraturan Otoritas Jasa 298
Superior Human Equal Employment Opportunity Keuangan Nomor 51/ POJK.03/2017
Resources 230 Rekrutmen dan Perputaran Karyawan List of Disclosure based on Financial Services Authority
Employee Recruitment and Turnover Regulation (POJK) Number 51/POJK.03/2017
234 Pelatihan dan Pengembangan
Indeks Isi Consolidated Set of GRI Standard 301
Kompetensi
Competency Training and Development Index of Consolidated Set Content of GRI Standard
240 Kebebasan Berserikat Indeks Sustainability Accounting Standard Board 308
Freedom of Association (SASB) Standards Consumer Finance
242 Tenaga Kerja Anak dan Sustainability Accounting Standard Board (SASB) Index of
Tenaga Kerja Paksa Consumer Finance Standards
Child Labor and Forced Labor Tautan Standar GRI dengan TPB 309
243 Cuti Parental
GRI Standards Link with SDGs
Parental Leave
244 Upah Minimum Regional
Regional Minimum Wage
Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t 5
Page 6
Ikhtisar Keberlanjutan
Sustainability Performance
Ikhtisar Keberlanjutan
Sustainability Performance
Kinerja Aspek Ekonomi [OJK B.1]
Economic Performance
Uraian | Description Satuan | Unit 2025 2024 2023
Kuantitas Produksi atau Layanan Yang Dijual | Quantity of Production or Services Sold
Bisnis Gadai | Pawning Business
Rekening Aktif | Active Account Unit 9.861.514 9.720.899 9.447.318
Dalam Jutaan Rupiah
Omzet | Turnover 295.152.738 194.303.910 158.421.201
In IDR Millions
Dalam Jutaan Rupiah
Outstanding Loan | Outstanding Loan 85.841.429 58.328.629 45.363.349
In IDR Millions
Bisnis Kredit Mikro Fidusia | Fiduciary Micro Credit Business
Rekening Aktif | Active Account Unit 148.414 176.865 186.357
Dalam Jutaan Rupiah
Omzet | Turnover 5.859.758 6.661.123 6.912.788
In IDR Millions
Dalam Jutaan Rupiah
Outstanding Loan | Outstanding Loan 6.909.256 7.472.384 4.216.811
In IDR Millions
Bisnis Emas | Gold Business
Rekening Aktif | Active Account Unit 6.427.960 3.977.333 3.517.565
Dalam Jutaan Rupiah
Omzet | Turnover 53.197.386 16.077.189 7.811.977
In IDR Millions
Dalam Jutaan Rupiah
Outstanding Loan | Outstanding Loan 13.583.188 3.747.459 1.798.663
In IDR Millions
Bisnis Gadai Syariah | Sharia Pawn Business
Rekening Aktif | Active Account Unit 1.606.297 1.500.592 1.436.622
Dalam Jutaan Rupiah
Omzet | Turnover 54.316.610 36.980.010 29.220.614
In IDR Millions
Dalam Jutaan Rupiah
Outstanding Loan | Outstanding Loan 15.717.479 10.666.704 8.441.499
In IDR Millions
Bisnis Non Gadai Syariah | Non-Pawn Sharia Business
Rekening Aktif | Active Account Unit 273.403 411.392 411.234
Dalam Jutaan Rupiah
Omzet | Turnover 3.091.492 4.914.316 5.593.921
In IDR Millions
Dalam Jutaan Rupiah
Outstanding Loan | Outstanding Loan 3.996.667 5.163.678 5.074.756
In IDR Millions
• 4 Bisnis Gadai • 4 Bisnis Gadai • 4 Bisnis Gadai
• 3 Bisnis Kredit Mikro • 3 Bisnis Kredit Mikro • 2 Bisnis Kredit Mikro
Fidusia Fidusia Fidusia
• 4 Bisnis Syariah • 4 Bisnis Syariah • 4 Bisnis Syariah
• 1 Pembiayaan Emas • 1 Pembiayaan Emas • 1 Pembiayaan Emas
• 9 Bisnis Jasa Lainnya • 9 Bisnis Jasa Lainnya • 9 Bisnis Jasa Lainnya
Unit Produk/Jasa
Jenis Produk | Product Type • 4 Pawn Businesses • 4 Pawn Businesses • 4 Pawn Businesses
Product/Service Unit • 3 Fiduciary Micro • 3 Fiduciary Micro Credit • 2 Fiduciary Micro
Credit Businesses Businesses Credit Businesses
• 4 Sharia Businesses • 4 Sharia Businesses • 4 Sharia Businesses
• 1 Gold Financing • 1 Gold Financing • 1 Gold Financing
• 9 Other Service • 9 Other Service • 9 Other Service
Businesses Businesses Businesses
Dalam Jutaan Rupiah
Pendapatan Usaha | Business Revenue 89.582.409 38.615.988 24.433.794
In IDR Millions
Laba (Rugi) Bersih Tahun Berjalan Dalam Jutaan Rupiah
8.344.212 5.851.797 4.376.677
Net Profit (Loss) for the Current Year In IDR Millions
Produk Ramah Lingkungan | Environmentally Friendly Products
Produk Amanah EV Produk
85 61 89
Amanah EV Products Product
Pembiayaan pada Produk Amanah EV Dalam Jutaan Rupiah
5.177,50 4.129,70 4.364,07
Financing for Amanah EV Products In IDR Millions
Pelibatan Pemasok Lokal Perusahaan/Mitra
1.731 1.825 1.590
Involvement of Local Suppliers Company/Partner
Catatan | Note :
Penjelasan lebih lanjut mengenai tren masing-masing segmen bisnis dapat dilihat dalam Laporan Tahunan 2025
For a comprehensive overview of the trends in each business segment, please refer to the 2025 Annual Report.
6 IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 7
Kinerja Aspek Lingkungan [OJK B.2]
Environmental Performance
Uraian | Description Satuan | Unit 2025 2024 2023
Liter
1.914.900 1.669.062 1.714.127,62
Penggunaan BBM | Fuel Consumption Liter
Gigajoule 65.489,58 55.151,75 56.601,42
kWh 44.968.457 28.396.887 22.094.823
Penggunaan Listrik | Electricity Consumption
Gigajoule 161.886,44 102.228,79 79.541,36
Penggunaan Air | Water Consumption m3 203.584 268.700 123.459
Emisi GRK Cakupan 1
TonCO2eq 6.695 5.936 5.820
GHG Emissions Scope 1
Emisi GRK Cakupan 2
TonCO2eq 35.525 22.434 14.455
GHG Emissions Scope 2
Emisi GRK Cakupan 1 & 2 TonCO2eq 42.220 28.369 20.275
GHG Emissions Scope 1 & 2 % ↑ 49% ↑ 40% ↑ 4%
Limbah Non B3 Ton
635 446 373
Non-Hazardous Waste Tons
Penanaman Pohon Pohon
28.255 86.042 64.630
Tree Planting Tree(s)
Catatan | Note :
Kenaikan emisi mencerminkan ekspansi bisnis dan aktivitas operasional. Lebih lanjut mengenai kinerja lingkungan Pegadaian dijelaskan
di bab yang relevan dalam Laporan ini.
Emissions growth reflects business expansion and increase in operational activities. A more detailed discussion on Pegadaian’s environmental
performance and initiatives can refer to relevant chapter in this Report.
Kinerja Aspek Sosial [OJK B.3]
Social Performance
Uraian | Description Satuan | Unit 2025 2024 2023
Dampak Positif | Positive Impact
Biaya Pelatihan Tenaga Kerja Dalam Jutaan Rupiah
103.302 137.677 120.585
Employee Training Costs In IDR Millions
Dampak Negatif | Negative Impact
Pengaduan Nasabah Pengaduan
193.188 67.031 80.881
Customer Complaints Complaints
Jumlah Kecelakaan Kerja Kasus
3 2 11
Number of Workplace Accidents Cases
Turnover Karyawan
% 4 3 3,3
Employee Turnover
Catatan | Note :
Pengaduan Nasabah 2025 naik signifikan didorong oleh migrasi platform
aplikasi Tring!. Seluruh pengaduan ini terselesaikan (100% closure rate.)
Significant increase in 2025 Customer Complaints was driven by Tring!
platform migration. All compalints are resolved with 100% closure rate.
Kinerja Aspek Tata Kelola
Governance Performance
50% 25%
anggota Dewan Komisaris anggota Direksi Pegadaian
Pegadaian adalah perempuan adalah perempuan.
members of Pegadaian’s Board members of Pegadaian’s
of Commissioners are women Board of Directors are women.
Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t 7
Page 8
Tentang Pegadaian
About Pegadaian
Tentang
Pegadaian
About Pegadaian
8 IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK
IN OVASI
YAN GINBE
KLU
R KE
SIF,
LAND A
JU TA NK | YA
MPA N G B EI R
I NCLUS VEKEI L A N J U TAI O
NNOVAT NN, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 9
Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t 9
Page 10
Tentang Pegadaian
About Pegadaian
Tentang Pegadaian
About Pegadaian
Pegadaian merupakan bagian dari Holding Ultra
Mikro (UMi) yang dibentuk untuk menyediakan akses
layanan keuangan yang terintegrasi dan inklusif,
khususnya bagi pelaku usaha ultra mikro di
seluruh Indonesia.
Pegadaian is part of the Ultra Micro (UMi) Holding, which was established
to provide integrated and inclusive access to financial services,
particularly for ultra micro business operators throughout Indonesia.
Identitas, Mandat, dan Peran di Indonesia
Identity, Mandate, and Role In Indonesia
Pegadaian didirikan pada 1 April 1901 untuk menyediakan Pegadaian was established on April 1, 1901, to provide access
akses pembiayaan bagi masyarakat, khususnya segmen to financing, particularly for the lower- to middle-income
menengah ke bawah. Seiring perkembangannya, segments. Over time, it has evolved from a traditional pawn
Pegadaian telah bertransformasi dari penyedia layanan service provider into a financial institution offering a broader
gadai menjadi institusi keuangan dengan portofolio range of services, including financing, investment, and other
layanan yang lebih beragam, termasuk pembiayaan, financial solutions. As a state-owned enterprise, Pegadaian
investasi, dan solusi keuangan lainnya. Sebagai bagian plays a strategic role in supporting economic growth and
dari BUMN, Pegadaian memiliki peran strategis dalam expanding financial inclusion in Indonesia.
mendorong pertumbuhan ekonomi dan memperluas
inklusi keuangan di Indonesia.
Perubahan struktur dan status hukum Perseroan dimulai The Company’s legal and ownership structure began to
pada tahun 2011 melalui Peraturan Pemerintah No. 51 change in 2011 through Government Regulation No. 51 of
Tahun 2011, yang mengubah Pegadaian dari Perum menjadi 2011, which transformed Pegadaian from a public enterprise
Persero. Selanjutnya, pada tahun 2021, melalui Peraturan (Perum) into a limited liability company (Persero). This
Pemerintah No. 73 Tahun 2021, struktur kepemilikan was followed by a further ownership restructuring in 2021
berubah dengan Pemerintah Republik Indonesia sebagai under Government Regulation No. 73 of 2021, whereby the
pemegang Saham Seri A Dwiwarna dan PT Bank Rakyat Government of Indonesia holds Series A Dwiwarna shares
Indonesia (Persero) Tbk sebagai pemegang Saham Seri B. and PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk holds Series B
Sejalan dengan perubahan tersebut, status badan hukum shares. In line with this change, Pegadaian’s legal status was
Pegadaian menjadi Perusahaan Terbatas (PT) sesuai updated to a limited liability company (PT), as stipulated in
Anggaran Dasar berdasarkan Akta No. 15 tanggal 23 its Articles of Association under Deed No. 15 dated September
September 2021. 23, 2021.
Sejak tahun 2021, Pegadaian, bersama PT Bank Rakyat Since 2021, Pegadaian, together with PT Bank Rakyat
Indonesia (Persero) Tbk dan PT Permodalan Nasional Indonesia (Persero) Tbk and PT Permodalan Nasional
Madani (PNM), membentuk unit sinergis dalam satu Madani (PNM), has formed a synergistic unit under a single
perusahaan induk bernama Holding Ultra Mikro (UMi). holding company named the Ultra Micro (UMi) Holding. The
10 IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 11
Pembentukan Holding ini bertujuan untuk memperluas establishment of this Holding aims to expand service reach,
jangkauan layanan, meningkatkan kualitas pendampingan, improve the quality of assistance, and empower ultra micro
dan memberdayakan pelaku usaha ultra mikro secara business operators on a sustainable basis. The integration
berkelanjutan. Integrasi BRI sebagai induk Perusahaan of BRI as the parent company together with Pegadaian and
bersama Pegadaian dan PNM memperkuat upaya PNM strengthens the government’s efforts to empower
pemerintah dalam memberdayakan pelaku usaha UMi, UMi business operators, accelerate financial inclusion, and
mempercepat inklusi keuangan, serta memperluas akses expand access to sustainable financing.
pembiayaan berkelanjutan.
Identitas Perusahaan [OJK C.2][OJK C.3] [GRI 2-1, 2-6]
Company’s Identity
Nama Modal Dasar
PT Pegadaian
Name Authorized Rp25.000.000.000.000
Capital
Bidang Usaha Jasa Keuangan
Business Sector Financial Services Modal
Ditempatkan
Tanggal
dan Disetor
Pendirian
1 April 1901 Penuh Rp6.250.000.000.000
Establishment
Issued and
Date
Fully Paid-in
Dasar Hukum Akta Pendirian No. 01 tanggal 1 April 2012 Capital
Pendirian yang dibuat di hadapan Nanda Fauz Iwan,
Kepemilikan • Pemerintah Republik Indonesia (Saham Seri
Legal Basis of S.H., M.Kn., Notaris di Jakarta Selatan, dan
Ownership A Dwiwarna), 0,00002%
Establishment kemudian disahkan berdasarkan Keputusan
• PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia
(Saham Seri B), 99,99998%
Republik Indonesia No. AHU-17525.H.01.01
tahun 2012 tanggal 4 April 2012 tentang • Government of the Republic of Indonesia
Pengesahan Badan Hukum Perusahaan. (Series A Dwiwarna Shares): 0.00002%
Akta Pendirian mengalami penyempurnaan • PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
dengan perubahan terakhir dengan Akta No. (Series B Shares): 99.99998%
15 Tanggal 23 September 2021 yang dibuat Jumlah
di hadapan Notaris Nanda Fauz Iwan, S.H., Karyawan
M.Kn., berkedudukan di Jakarta, dan telah 12.313 Orang | People
Number of
disetujui oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi employees
Manusia berdasarkan Surat Keputusan No.
AHU-0053287.A.H.01.02 Tahun 2021 tanggal Kantor Pusat Jl. Kramat Raya No. 162 Jakarta 10430,
29 September 2021. Head Office Indonesia PO Box 1090
The Deed of Establishment No. 01 dated April +62 21 315 5550
1, 2012, was drafted before Nanda Fauz Iwan, +62 21 8063 5162
S.H., M.Kn., Notary in South Jakarta, and later 1500 569
ratified based on the Decree of the Minister sekper.pusat@pegadaian.co.id
of Law and Human Rights of the Republic of www.pegadaian.co.id
Indonesia No. AHU-17525. H.01.01 of 2012 dated Media Sosial Facebook: Pegadaian
April 4, 2012, concerning the company’s legal Social Media X: @Pegadaian
entity approval. The Deed of Establishment Instagram: Pegadaian_id
was amended with the latest changes in Deed YouTube: Pegadaian Official
No. 15 dated September 23, 2021, drafted
before Notary Nanda Fauz Iwan, S.H., M.Kn.,
in Jakarta, and approved by the Minister of
Law and Human Rights per Decree No. AHU-
0053287. A.H.01.02 of 2021 dated September
29, 2021.
Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t 11
Page 12
Tentang Pegadaian Tentang Pegadaian About Pegadaian About Pegadaian 12 IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 13
Visi [OJK C.1] The Leader in the Gold
Vision Ecosystem and Accelerator
of Financial Inclusion
Misi [OJK C.1]
Mission
Membangun ekosistem emas dan keuangan terbaik dengan Building the best gold and financial ecosystem by prioritizing
mengutamakan manfaat dan keuntungan yang optimal bagi optimal benefits and profits for all stakeholders through core
seluruh stakeholder untuk menunjang bisnis inti. business development.
Mengembangkan varian bisnis baru sebagai pendorong Developing new business variants as growth drivers
pertumbuhan yang memberikan value added bagi seluruh that provide added value for all stakeholders.
stakeholder.
Memberikan service excellence kepada masyarakat dan Delivering service excellence to the community and MSMEs
UMKM dengan fokus: with a focus on:
a. Bisnis proses yang lebih sederhana dan digital. a. Simpler and more digital business processes
b. Jaringan kerja yang produktif dan efisien. b. Productive and efficient work networks
c. Teknologi informasi yang handal dan mutakhir c. Reliable and advanced information technology;
d. Penerapan prinsip keuangan berkelanjutan dan d. Implementation of sustainable finance principles and
manajemen risiko terbaik. best risk management practices.
e. Sumber Daya Manusia (SDM) yang profesional berbudaya e. Professional human resources with a culture of good
kinerja. performance.
Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t 13
Page 14
Tentang Pegadaian About Pegadaian Budaya Perusahaan [OJK C.1] Company Culture Budaya Perusahaan merupakan salah satu landasan Corporate culture is one of the main foundations for realizing utama dalam mewujudkan visi dan misi Perusahaan. Untuk a company’s vision and mission. To ensure these values are memastikan nilai-nilai tersebut dapat dijalankan secara consistently implemented, a strong work culture is needed to konsisten, diperlukan implementasi budaya kerja yang kuat unify ways of thinking, behaving, and acting, both individually guna menyatukan cara berpikir, bersikap, dan bertindak, and as a team. Thus, the implementation of corporate culture baik secara individu maupun dalam kerja tim. Dengan can be aligned with achieving results-oriented business demikian, penerapan Budaya Perusahaan dapat selaras performance (a performance-driven culture). [OJK C.1] dengan pencapaian kinerja bisnis yang berorientasi pada hasil (Performance-Driven Culture). [OJK C.1] PT Pegadaian telah menetapkan Budaya Perusahaan yang PT Pegadaian established a Corporate Culture known as the dikenal dengan nilai-nilai inti “BRILiaN Way”, sebagaimana “BRILiaN Ways” core values, as stipulated in Board of Directors diatur dalam Peraturan Direksi Nomor 115 Tahun 2020 Regulation Number 115 of 2020 concerning Corporate tentang Budaya Perusahaan. Penerapan core values Culture. The implementation of the BRILiaN Way core values AKHLAK merupakan kebijakan Kementerian BUMN yang was a policy of the Ministry of State-Owned Enterprises, as tertuang dalam Surat Edaran Kementerian BUMN Nomor stipulated in Circular Letter of the Ministry of State-Owned SE-7/MBU/07/2020 tentang Nilai-Nilai Utama (Core Values) Enterprises Number SE-7/MBU/07/2020 concerning the Core Sumber Daya Manusia Badan Usaha Milik Negara. Values of Human Resources in State-Owned Enterprises. Core values BRILiaN Ways tersebut diselaraskan dan These BRILiaN Ways core values were aligned and realized diwujudkan melalui perilaku kunci insan Pegadaian dalam through key behaviors of Pegadaian personnel in carrying out pelaksanaan tugas dan aktivitas sehari-hari yang dapat daily tasks and activities that could be measured to support diukur untuk mendukung pencapaian kinerja terbaik the Company’s achievement of optimal performance. These Perusahaan. Perilaku kunci ini dijabarkan dalam Pegadaian key behaviors were outlined in Pegadaian BRILiaN Ways, as BRILiaN Ways sebagaimana ditetapkan dalam Surat Edaran stipulated in Circular Letter Number 233 of 2023 concerning Nomor 233 Tahun 2023 tentang Implementasi Pegadaian the Implementation of Pegadaian BRILiaN Ways. BRILiaN Ways. Pegadaian BRILiaN Ways adalah perilaku kunci Insan Pegadaian BRILiaN Ways was the key behavior of Pegadaian Pegadaian sebagai perwujudan nilai-nilai utama AKHLAK personnel as an embodiment of the main values of AKHLAK yang dapat diukur untuk mendukung pencapaian kinerja that could be measured to support the achievement of the terbaik perusahaan (Performance Driven Culture). Perilaku- company’s best performance (performance-driven culture). perilaku kritikal (critical few behaviours) Pegadaian BRILiaN The critical behaviors (critical few behaviors) of Pegadaian Ways ditetapkan sebanyak empat dari delapan perilaku kunci BRILiaN Ways were determined as 4 (four) of the 8 (eight) Pegadaian BRILiaN Ways yang didasarkan atas pertimbangan key behaviors of Pegadaian BRILiaN Ways which were based perilaku yang memiliki dampak besar terhadap pencapaian on considerations of behavior that had a large impact on tujuan bisnis, short-term result (dampak jangka pendek), achieving business goals, short-term results (short-term actionable (mudah dilaksanakan), highly visible (nyata), dan impact), actionable (easy to implement), highly visible (real), measurable (terukur). and measurable (measurable). Pegadaian BRILiaN Ways merupakan perwujudan perilaku Pegadaian BRILiaN Ways was a manifestation of the behavior Insan Pegadaian yang mencerminkan nilai-nilai AKHLAK of Pegadaian employees that reflects measurable AKHLAK yang dapat diukur untuk mendukung pencapaian kinerja values to support the achievement of the company’s best terbaik perusahaan (performance-driven culture). Dari performance (performance-driven culture). Of the eight delapan perilaku kunci yang ditetapkan, dipilih empat key behaviors established, four main behaviors (critical few perilaku utama (critical few behaviours) yang dinilai behaviors) were selected to have the most significant impact memiliki dampak paling signifikan terhadap pencapaian on achieving business goals, short-term results, actionable tujuan bisnis, short-term result (dampak jangka pendek), (easy to implement), highly visible (real), and measurable actionable (mudah dilaksanakan), highly visible (nyata), (measurable). dan measurable (terukur). 14 IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 15
[OJK C.1]
“Menjunjung tinggi “Bersinergi dan “Tanggung jawab “Adaptif, inovatif, “Berempati
profesionalisme, berkontribusi aktif penuh terhadap dan terbuka memberikan
etika, dan untuk mencapai pengembangan terhadap proses layanan & solusi
kejujuran dengan tujuan bersama.” people, disiplin pembelajaran yang sesuai
mempertimbangkan dalam eksekusi di setiap tahap dengan kebutuhan
risiko dalam setiap “Synergize and untuk mencapai perubahan.” nasabah.”
tindakan.” actively contribute hasil optimal.”
to achieve shared “Adaptive, “Showing empathy
“Upholding goals.” “Full responsibility innovative, and by providing
professionalism, for people open to the learning services & solutions
ethics, and honesty development, process at every that align with
while considering discipline in stage of change.” customers’ needs.”
risks in every action.” execution to achieve
optimal results.”
1 Jujur, objektif, 1 Menciptakan 1 Melaksanakan 1 Agile, proaktif, 1 Menyediakan
dan bertanggung keterbukaan tugas dengan inovatif, dan adaptif layanan yang
jawab atas tugas, komunikasi antar tanggung jawab terhadap setiap mudah, empatik,
keputusan dan unit kerja dan melakukan perubahan dan berfokus pada
tindakan yang Creating openness perbaikan Agile, proactive, kebutuhan nasabah
dilakukan in communication berkelanjutan innovative, and Providing services
Honest, objective, between work units Carry out duties with adaptive to every that are easy,
and responsible for responsibility and change empathetic,
the tasks, decisions, 2 Bekerja sama perform continuous and focused on
and actions taken untuk mencapai improvement 2 Memanfaatkan customers’ needs
hasil yang optimal tantangan sebagai
2 Melaksanakan dan menciptakan 2 Disiplin eksekusi peluang untuk 2 Menerapkan
pekerjaan dengan nilai tambah dan monitoring bertumbuh secara prinsip perlindungan
profesional dan Working together kinerja untuk hasil konsisten konsumen dan
berdedikasi penuh to achieve optimal yang optimal Leveraging pelayanan prima
sesuai dengan etika results and create Discipline in challenges as untuk menjaga
Carry out work added value. execution and opportunities to kepercayaan
professionally and performance grow consistently nasabah
with full dedication 3 Bersinergi monitoring for Implementing
in accordance with dengan pemangku optimal results. 3 Terbuka the principles of
ethics kepentingan untuk terhadap masukan consumer protection
mencapai tujuan 3 Berkomitmen dan menghargai and excellent service
3 Sadar risiko bersama untuk keberagaman to maintain customer
dan patuh pada Synergize with mengembangkan Receptive to trust
peraturan stakeholders to diri dan tim feedback and
Aware of the risks achieve common Committed to respectful of 3 Peduli terhadap
and compliant with goals developing oneself diversity masyarakat dan
regulations and the teamgoals lingkungan
Committed to the
well-being of the
community and the
environment
Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t 15
Page 16
Tentang Pegadaian
About Pegadaian
Skala Perusahaan [OJK C.3]
Company Scale
Informasi mengenai skala usaha Pegadaian disajikan pada Information on the scale of Pegadaian’s business is presented
tabel berikut: in the following table:
Uraian Satuan
2025 2024 2023
Description unit
Pendapatan Usaha Dalam Jutaan Rupiah
89.582.409 38.615.988 24.433.794
Business Revenue In IDR Millions
Total Aset [OJK C.3] Dalam Jutaan Rupiah
151.654.818 102.616.631 82.585.431
Total Assets In IDR Millions
Total Liabilitas [OJK C.3] Dalam Jutaan Rupiah
110.029.582 66.642.222 49.949.840
Total Liabilities In IDR Millions
Total Ekuitas [OJK C.3] Dalam Jutaan Rupiah
41.625.236 35.974.409 32.635.591
Total Equity In IDR Millions
Jumlah Karyawan*
Orang
[OJK C.3, GRI 2-7] 12.313 12.530 13.519
People
Number of Employees
• Pemerintah RI - • Pemerintah RI dengan • Pemerintah RI dengan
kepemilikan saham Seri kepemilikan saham Seri kepemilikan saham Seri
A Dwiwarna sebesar A Dwiwarna sebesar A Dwiwarna sebesar
0,00002% 0,00002% 0,00002%
Nama Pemegang • BRI dengan • BRI dengan • BRI dengan
Saham dan Persentase kepemilikan saham Seri kepemilikan saham Seri kepemilikan saham Seri
Kepemilikan Persen B sebesar 99,99998% B sebesar 99,99998% B sebesar 99,99998%
Stakeholders and Percent • Government of the • Government of the • Government of the
Ownership Percentage Republic of Indonesia Republic of Indonesia Republic of Indonesia
with Series A Dwiwarna with Series A Dwiwarna with Series A Dwiwarna
shares ownership of shares ownership of shares ownership of
0.00002% 0.00002% 0.00002%
• BRI with Series B shares • BRI with Series B shares • BRI with Series B shares
ownership of 99.99998% ownership of 99.99998% ownership of 99.99998%
Jumlah Unit Kerja yang
Beroperasi
Outlet 4.717 4.729 4.720
Number of Operating
Work Units
• 4 Bisnis Gadai • 4 Bisnis Gadai • 4 Bisnis Gadai
• 3 Bisnis Kredit Mikro • 3 Bisnis Kredit Mikro • 3 Bisnis Kredit Mikro
Fidusia Fidusia Fidusia
• 4 Bisnis Syariah • 4 Bisnis Syariah • 4 Bisnis Syariah
Jumlah Produk dan • 1 Pembiayaan Emas • 1 Pembiayaan Emas • 1 Pembiayaan Emas
Jasa • 9 Bisnis Jasa Lainnya • 9 Bisnis Jasa Lainnya • 9 Bisnis Jasa Lainnya
Unit Produk/Jasa
Number of Products • 4 Pawning Businesses • 4 Pawning Businesses • 4 Pawning Businesses
Product/Service Unit
and Services • 3 Fiduciary Micro Credit • 3 Fiduciary Micro Credit • 3 Fiduciary Micro Credit
Businesses Businesses Businesses
• 4 Sharia Business • 4 Sharia Business • 4 Sharia Business
• 1 Gold Financing • 1 Gold Financing • 1 Gold Financing
• 9 Other Service • 9 Other Service • 9 Other Service
Businesses Businesses Businesses
Catatan | Notes:
*Restatement jumlah karyawan tahun 2024 karena laporan keberlanjutan sebelumnya memasukan angka jumlah karyawan beserta Direksi
*Restatement of the total number of employees in 2024 because the previous sustainability report includes the total number of employees and Directors.
16 IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 17
DNA Pegadaian: Akses Mudah, Cepat, Aman, Pegadaian DNA: Easy, Fast, Safe, and Reliable
dan Terpercaya Access
Sebagai bagian dari Holding Ultra Mikro (UMi), Pegadaian As part of the Ultra Micro (UMi) Holding, Pegadaian provides
menyediakan produk dan layanan keuangan yang lengkap, comprehensive, integrated financial products and services
terintegrasi, dan disesuaikan dengan kebutuhan pelaku tailored to the needs of business operators, including the
usaha, termasuk segmen ultra mikro. Dengan layanan ultra micro segment. With services that are easy to access,
yang mudah diakses, cepat, aman, dan terpercaya, fast, safe, and reliable, Pegadaian is committed to reaching
Pegadaian berkomitmen menjangkau seluruh lapisan all segments of society, promoting inclusivity, and supporting
masyarakat, mendorong inklusivitas, serta mendukung the acceleration of business growth through sustainable
percepatan pertumbuhan usaha melalui pendampingan assistance, so that ultra micro, micro, and small businesses
yang berkelanjutan, sehingga usaha ultra mikro, mikro, can increase their capacity and move up to the next level.
dan kecil dapat meningkat kapasitasnya dan naik kelas.
Model Bisnis Pegadaian
Pegadaian Business Model
Pegadaian menjalankan kegiatan usaha dengan tujuan Pegadaian conducts business activities with the objective of
untuk menyalurkan pinjaman melalui usaha pergadaian, disbursing loans through pawn services, both conventionally
baik secara konvensional maupun berdasarkan prinsip and based on sharia principles. These activities are supported
syariah. Kegiatan ini didukung oleh pemanfaatan Teknologi by the utilization of Information Technology, digital and non-
Informasi, platform digital maupun non-digital, serta digital platforms, as well as the optimization of the Company’s
optimalisasi sumber daya Perusahaan untuk menghadirkan resources to deliver high-quality and competitive services in
layanan berkualitas tinggi dan berdaya saing guna order to increase the Company’s value.
meningkatkan nilai Perusahaan.
Produk, Layanan, dan Kegiatan Usaha yang Dijalankan [OJK C.4, GRI 2-6]
Products, Services, and Business Activities
Untuk mencapai tujuan tersebut, Pegadaian melaksanakan To achieve these objectives, Pegadaian carries out its main
kegiatan usaha utama dan kegiatan usaha lain melalui business activities and other business activities through the
berbagai lini bisnis berikut: following business lines:
Kegiatan Usaha Berdasarkan Anggaran Dasar Pelaksanaan Kegiatan Usaha Sesuai Anggaran Dasar
Business Activities Based on the Articles of Implementation of Business Activities in Accordance with
Association the Articles of Association
• Melaksanakan kegiatan Layanan Jasa taksiran untuk perhiasan emas berlian
Pelayanan jasa taksiran dan sertifikasinya terhadap dan emas Batangan.
barang berharga. • Menyediakan Layanan Laboratorium Gemologi untuk pengujian batu mulia dan
The provision of appraisal services and its certification logam mulia.
for valuables. • Carry out Appraisal Service activities for diamond gold jewelry and gold bullion.
• Provide Gemology Laboratory Services for testing gemstones and precious metals.
Kegiatan yang memberikan pendapatan berdasarkan Melaksanakan kegiatan layanan jasa payment, transaksi uang elektronik, fee
komisi (fee-based income) sepanjang tidak asuransi LKM/Si pintar, dan pendapatan remittance.
bertentangan dengan peraturan perundang- Carry out payment service activities, electronic money transactions, LKM/Si Pintar
undangan di bidang jasa keuangan. insurance fees, and remittance income.
Activities that generate commission-based income
(fee-based income), insofar as they do not conflict with
the prevailing laws and regulations in the financial
services sector.
• Melakukan kegiatan pelayanan berbasis digital lending sesuai dengan
persetujuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Kegiatan usaha lainnya dengan persetujuan Otoritas
• Melakukan kegiatan bullion services, yang meliputi pemberian pinjaman modal
Jasa Keuangan (OJK).
kerja dalam bentuk emas dan perdagangan emas.
Other business activities with the approval of the
• Conduct digital lending–based service activities in accordance with the approval of
Financial Services Authority (OJK).
the Financial Services Authority (OJK).
• Conduct bullion services activities, which include the provision of working capital
loans in the form of gold and gold trading.
Melakukan kerjasama penyewaan aset milik Pegadaian berupa tanah dan
Optimalisasi pemanfaatan sumber daya Perusahaan.
bangunan.
Optimization of the utilization of the Company’s
Enter into cooperation arrangements for the leasing of Pegadaian-owned assets in
resources.
the form of land and buildings.
Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t 17
Page 18
Tentang Pegadaian
About Pegadaian
Adapun produk dan jasa unggulan Pegadaian terbagi Pegadaian’s flagship products and services are divided five
menjadi lima Lini Bisnis, yaitu Bisnis Gadai, Bisnis Kredit Business Lines, namely the Pawn Business, Micro Credit
Mikro Fidusia, Bisnis Syariah, Bisnis Pembiayaan Emas, dan with Fiduciary Business, Sharia Business, Gold Financing
Bisnis Jasa Lainnya. Business, and Other Services Business
Lima Lini Bisnis Skim Penjualan & Peruntukan
Five lines Business Sales and Application
Gadai Produktif/Konsumtif
Pawn Productive/Comsumptive
Kredit Mikro Fidusia Produktif/Konsumtif
Layanan Pegadaian Fiduciary Micro Credit Productive/Comsumptive
Pegadaian’s Services Syariah Produktif/Konsumtif
Sharia Productive/Comsumptive
Pembiayaan Emas Investasi
Gold Financing Investment
Bisnis Jasa Lainnya Remittance, Payment, Optimalisasi Aset
Other Service Business Remittance, Payment, Asset Optimization
Produk dan jasa unggulan yang dimiliki Pegadaian antara Pegadaian’s flagship products and services include, among
lain: others:
Jenis Produk Nama Produk
Product Type Product Name
• Pegadaian Kredit Cepat Aman (KCA) • Pegadaian Kredit Cepat Aman (KCA)
Bisnis Gadai • Pegadaian Kredit Angsuran Sistem Gadai (KRASIDA) • Pegadaian Kredit Angsuran Sistem Gadai (KRASIDA)
Pawning Businesses • Pegadaian Gadai Efek • Pegadaian Securities Pawn
• Pegadaian Gadai Titipan Emas Fisik • Pegadaian Physical Gold Deposit Pawn
Bisnis Kredit Mikro • Pegadaian Kredit Angsuran Sistem Fidusia (KREASI) • Pegadaian Kredit Angsuran Sistem Fidusia (KREASI)
Fidusia • Pegadaian Kredit Serba Guna (KRESNA) • Pegadaian Kredit Serba Guna (KRESNA)
Fiduciary Micro Credit • Digital Lending • Digital Lending
Businesses
• Pegadaian Rahn • Pegadaian Rahn
• Pegadaian Rahn Tasjily Tanah • Pegadaian Rahn Tasjily Tanah
Bisnis Syariah
• Pegadaian Arrum • Pegadaian Arrum
Sharia Business
(Ar Rahn untuk Usaha Mikro/Kecil) (Ar Rahn untuk Usaha Mikro/Kecil)
• Pegadaian Amanah Pembiayaan • Pegadaian Amanah Pembiayaan
Penyaluran Pinjaman
Kepemilikan Emas
Penyaluran Uang Pinjaman dari transaksi Gadai Loan Disbursement from Pawning Transactions with
Batangan
dengan Barang Jaminan Emas Gold Collateral
Gold Ownership Loan
Disbursement
• Pegadaian Properti • Pegadaian Property
• Pegadaian Jasa Pembayaran Online • Pegadaian Online Payment Services
(Multi Payment Online) (Multi Payment Online)
• Pegadaian Remittance (Jasa Pengiriman Uang) • Pegadaian Remittance (Money Transfer Services)
Bisnis Jasa Lainnya • Pegadaian Jasa Taksiran • Pegadaian Appraisal Services
Other Service • Pegadaian Jasa Titipan • Pegadaian Custody Services
Businesses • Pegadaian G-Lab • Pegadaian G-Lab
• Pegadaian Titipan Emas Fisik • Pegadaian Gold Deposit Services
• Pegadaian Tabungan Emas • Pegadaian Gold Savings
• Pegadaian Bullion Services • Pegadaian Bullion Services
Seluruh produk dan layanan yang diberikan oleh Pegadaian All products and services provided by Pegadaian to our
kepada nasabah telah melalui proses persetujuan, customers have undergone approval, supervision, and
pengawasan, dan evaluasi secara berkala oleh Otoritas periodic evaluation by the Indonesia’s Financial Services
Jasa Keuangan (OJK) untuk memastikan keamanan dan Authority to ensure their safety and relevance to customer
relevansi bagi nasabah. Informasi lengkap mengenai needs. Further information on the Company’s products and
produk dan jasa Perusahaan dapat dilihat pada Bab services can be found in the Company Profile section of
Profil Perusahaan Laporan Tahunan Pegadaian 2025. Pegadaian’s 2025 Annual Report. [GRI 3-3] [GRI 416-1]
[GRI 3-3] [GRI 416-1]
18 IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 19
Wilayah Operasional [OJK C.3, GRI 2-1] Operational Area [OJK C.3, GRI 2-1]
Pegadaian beroperasi di seluruh wilayah Negara Kesatuan Pegadaian operates throughout the territory of the Unitary
Republik Indonesia dan terus berupaya memberikan State of the Republic of Indonesia and continues to strive to
layanan terbaik melalui jaringan operasional yang dimiliki. provide the best services through its operational network.
Jaringan layanan Pegadaian tersebar di berbagai provinsi Pegadaian’s service network is spread across various
dan daerah di Indonesia. Informasi lengkap mengenai provinces and regions in Indonesia. Complete information on
lokasi kantor wilayah, kantor area, kantor cabang, serta the locations of regional offices, area offices, branch offices,
unit pelayanan cabang dapat dilihat pada bagian Profil and branch service units can be found in the Company Profile
Perusahaan dalam Laporan Tahunan 2025. section of the 2025 Annual Report.
Jaringan Layanan
Service Network 4.717
Outlet yang terdiri dari:
Outlet consisting of:
1
Kantor Pusat
642
Kantor
3.438
Kantor Unit Pelayanan
Head Office Cabang Cabang/Syariah
Branch Branch/Sharia Service
Offices Units
12
Kantor Wilayah 637
Regional Office Co-location Sentra Layanan
Ultra Mikro (SENYUM)
Ultra Micro Service Center
61
Co-location (SENYUM)
65.762
Kantor Area
Area Offices
Agen Pegadaian*
Pegadaian Agents
Jenis Kantor
2025 2024 2023
Type of Office
Kantor Pusat
1 1 1
Head Office
Kantor Wilayah
12 12 12
Regional Office
Kantor Area
61 61 61
Area Office
Outlet (a+b+c)
4.717 4.729 4.720
Outlet (a+b+c)
• Kantor Cabang (a)
642 642 642
Branch Office (a)
• Co-Location (b) 637 637 628
• Kantor Unit Pelayanan Cabang (c)
3.438 3.450 3.450
Branch Service Unit Office (c)
Agen Aktif
65.762 78.436 71.906
Active Agent
Total 70.553 83.239 76.700
*Catatan: Merupakan agen aktif Pegadaian di luar SENYUM Mobile, dengan jumlah agen yang telah melalui
proses cleansing (tidak termasuk agen yang tidak memiliki transaksi dalam satu tahun terakhir).
*Note: These are active Pegadaian agents outside of SENYUM Mobile, with the number of agents having been through the cleansing
process (excluding agents who have not had any transactions in the past year).
Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t 19
Page 20
Tentang Pegadaian
About Pegadaian
Peran Strategis dalam Ekosistem Holding UMi Strategic Role in the UMi Holding Ecosystem
Holding UMi menerapkan konsep pemberdayaan yang The UMi Holding applies a comprehensive empowerment
komprehensif melalui Ultra Micro Business Journey, yang concept through the Ultra Micro Business Journey, which is
dirancang untuk meningkatkan kapasitas usaha pelaku UMi designed to increase the business capacity of UMi business
sehingga mampu naik kelas. Pada tahap pemberdayaan, operators so that they can move up to the next level. At the
PNM dan BRI memberikan pendampingan kepada nasabah empowerment stage, PNM and BRI provide assistance to
ultra mikro, terutama perempuan, yang sebelumnya belum ultra micro customers, especially women, who previously had
tersentuh layanan perbankan. not been reached by banking services.
Pada tahap integrasi, Pegadaian dan BRI menyediakan At the integration stage, Pegadaian and BRI provide financing
produk pembiayaan dan layanan keuangan bagi mereka products and financial services for those who are ready to
yang telah siap menjadi nasabah bank. Pendekatan become bank customers. This sustainable empowerment
pemberdayaan yang berkelanjutan ini mendorong approach encourages improvements in customer status
peningkatan status dan kapasitas nasabah melalui and capacity through various products and services, such as
berbagai produk dan layanan, seperti Senyum Mobile, Senyum Mobile, Simpedes UMi, gold savings, gold pawning,
Simpedes UMi, tabungan emas, gadai emas, kredit BRI, BRI credit, and PNM Mekaar. This initiative directly supports
dan PNM Mekaar. Inisiatif ini secara langsung mendukung the achievement of the Sustainable Development Goals
pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), (SDGs), particularly SDG 1 (No Poverty) and SDG 8 (Decent
khususnya SDG 1 (No Poverty) dan SDG 8 (Decent Work and Work and Economic Growth).
Economic Growth).
Pemberdayaan
Kelompok Usaha
Ultra Mikro
Empowerment
of Ultra Micro
Business Groups
Pemberdayaan masyarakat oleh Integrasi nasabah ke dalam ekosistem Peningkatan tingkat layanan pembiayaan
PNM yang bertujuan membangun layanan yang lebih luas melalui pemanfaatan di mana nasabah didorong untuk naik kelas
kapasitas nasabah agar mampu berbagai produk dan fasilitas keuangan yang menuju akses pembiayaan mikro yang lebih
menjadi pelaku usaha mandiri. disediakan oleh BRI dan Pegadaian. tinggi melalui program-program BRI.
Community empowerment by Integrating customers into a broader service Increased service levels in relation to
PNM, which aims to build customer ecosystem through utilizing various financial financing, where customers are encouraged to
capacity so that they can become products or facilities provided by BRI and move up to higher levels in micro-financing
independent entrepreneurs. Pegadaian. through BRI programs.
20 IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 21
Value Creation Model Pegadaian Pegadaian Value Creation Model
Sebagai bagian dari Holding Ultra Mikro (UMi), Pegadaian As part of the Ultra Micro (UMi) Holding, Pegadaian plays a
berperan strategis dalam menciptakan nilai ekonomi, sosial, strategic role in creating economic, social, and environmental
dan lingkungan bagi masyarakat, khususnya bagi pelaku value for the public, particularly for ultra micro, micro, and
usaha ultra mikro, mikro, dan kecil. Value creation model small business operators. Pegadaian’s value creation model
Pegadaian dapat dijelaskan melalui empat elemen utama: can be explained through four main elements:
• Modal dari negara melalui kepemilikan saham dalam Perusahaan.
• Sumber daya manusia yang kompeten dan berpengalaman di bidang keuangan.
• Teknologi informasi dan platform digital yang mendukung layanan keuangan inklusif.
• Jaringan layanan yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia, termasuk kantor cabang, unit layanan,
dan agen digital.
• Capital from the state through share ownership in the Company.
Input • Competent and experienced human resources in the financial sector.
(Sumber Daya) • Information technology and digital platforms that support inclusive financial services.
Input (Resources) • A service network spread throughout Indonesia, including branch offices, service units, and digital agents.
• Menyediakan layanan gadai konvensional dan syariah, pembiayaan, tabungan emas, dan
layanan keuangan lainnya.
• Menjalin sinergi dalam Holding UMi bersama BRI dan PNM untuk memperluas jangkauan layanan,
memperkuat pendampingan usaha, dan memberdayakan pelaku usaha ultra mikro secara berkelanjutan.
• Melaksanakan program pemberdayaan, seperti Ultra Micro Business Journey, untuk meningkatkan
kapasitas usaha nasabah dan mendukung mereka naik kelas.
• Menjalin kemitraan dengan pemasok lokal, entitas anak, dan entitas asosiasi untuk mendukung
operasional dan layanan.
• Provide conventional and sharia pawn services, financing, gold savings, and other financial services.
Proses (Kegiatan • Build synergy within the UMi Holding together with BRI and PNM to expand service reach, strengthen business
Bisnis dan Sinergi) assistance, and empower ultra micro business operators on a sustainable basis.
Process (Business • Implement empowerment programs, such as the Ultra Micro Business Journey, to increase customers’ business
Activities and capacity and support them in moving up to the next level.
Synergy) • Establish partnerships with local suppliers, subsidiaries, and associates to support operations and services.
• Produk dan layanan keuangan terintegrasi dan mudah diakses, termasuk pinjaman, tabungan, investasi,
pembiayaan mikro, dan layanan digital.
• Jaringan layanan yang tersebar secara luas, memungkinkan inklusi keuangan bagi masyarakat yang
sebelumnya kurang terlayani.
• Pelatihan dan pendampingan bagi pelaku usaha ultra mikro, khususnya perempuan dan pekerja informal.
• Integrated and easily accessible financial products and services, including loans, savings, investment, micro
Output financing, and digital services.
(Produk dan • A widely distributed service network, enabling financial inclusion for communities that were previously
Layanan) underserved.
Output (Products • Training and assistance for ultra micro business operators, particularly women and informal workers.
and Services)
• Ekonomi: peningkatan kapasitas usaha ultra mikro, naik kelas menjadi usaha mikro dan kecil, serta
peningkatan inklusi keuangan nasional.
• Sosial: pemberdayaan masyarakat, peningkatan kesejahteraan, dan penciptaan kesempatan kerja
di segmen ultra mikro.
• Lingkungan dan keberlanjutan: dukungan terhadap pembiayaan berkelanjutan dan inklusi keuangan
yang selaras dengan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 1 (No Poverty) dan
SDG 8 (Decent Work and Economic Growth).
• Economic: increased capacity of ultra micro businesses, moving up to become micro and small businesses,
Outcome/Impact and increased national financial inclusion.
(Manfaat dan Nilai • Social: community empowerment, improved welfare, and the creation of employment opportunities in
yang Dihasilkan) the ultra-micro segment.
Outcome/Impact • Environment and sustainability: support for sustainable financing and financial inclusion aligned with
(Benefits and Value the Sustainable Development Goals (SDGs), particularly SDG 1 (No Poverty) and SDG 8 (Decent Work and
Generated) Economic Growth).
Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t 21
Page 22
Tentang Pegadaian
About Pegadaian
Rantai Pasok dan Relasi Bisnis Lainnya [GRI 2-6] Supply Chain and Other Business Relationships [GRI 2-6]
Dalam menjalankan aktivitas bisnis, Pegadaian bekerja sama In conducting our businesses, Pegadaian works with various
dengan berbagai mitra dan pemasok yang menyediakan partners and suppliers, who provide us needed goods and
barang dan jasa yang dibutuhkan. Jenis mitra/pemasok yang services. These partners/suppliers include goods suppliers,
dilibatkan mencakup penyedia barang, jasa lainnya, teknologi other service providers, information technology (IT) providers,
informasi (TI), serta jasa konstruksi. Pada tahun 2025, mitra/ and construction service providers. In 2025, Pagadaian’s
pemasok Pegadaian didominasi oleh pemasok lokal sebagai partners/suppliers are dominated by local suppliers as a part
wujud komitmen Perseroan dalam mendorong pertumbuhan of the Company’s commitment in promoting national economic
ekonomi nasional serta memperkuat ketahanan rantai pasok growth and strengthening domestic supply chain resilience.
domestik. Sepanjang periode pelaporan, Pegadaian menjalin Throughout this reporting period, Pegadaian has collaborated
kerja sama dengan 1.730 mitra/pemasok lokal, sementara with 1,730 local partners/suppliers, in contrast to only 1
keterlibatan pemasok internasional tercatat hanya sebanyak international partner/supplier. Likewise, the Company also
1 mitra/pemasok. Selain itu, Perseroan juga melakukan collaborates with subsidiaries and associated entities. These
kolaborasi dengan entitas anak dan entitas asosiasi. Sinergi synergies are implemented through the following activities:
tersebut dilaksanakan melalui kegiatan berikut:
Nama Entitas Sinergi
Entity Names Synergy
Entitas Anak
Subsidiaries
Perusahaan yang bergerak di bidang perdagangan emas batangan, perdagangan perhiasan, dan
PT Pegadaian Galeri Dua Empat perdagangan batu mulia.
A company engaged in gold bullion trading, jewelry trading, and gemstone trading.
Entitas Asosiasi
Associates
Perusahaan yang bergerak di bidang biro kredit swasta dan menyediakan layanan Credit Scoring
Report, yaitu laporan komprehensif mengenai identitas debitur dan profil perkreditan. Selain itu,
Perusahaan juga menawarkan layanan Credit and Fraud Alerts, berupa notifikasi otomatis terkait
perubahan profil kredit debitur, termasuk indikasi potensi kecurangan (fraud).
PT Pefindo Biro Kredit
The company operates in the private credit bureau sector and provides Credit Scoring Reports,
comprehensive reports on a borrower’s identity and credit profile. In addition, the company offers
Credit and Fraud Alerts, automated notifications of changes to a borrower’s credit profile, including
potential fraud indicators.
Keanggotaan Asosiasi [OJK C.5, GRI 2-28]
Association Memberships
Pegadaian berperan aktif dalam berbagai asosiasi yang Pegadaian plays an active role in various relevant associations
relevan untuk mendukung kegiatan usaha Perusahaan. to support the Company’s business activities. Pegadaian
Pegadaian meyakini bahwa partisipasi dalam asosiasi-asosiasi believes that participation in these associations increases the
tersebut meningkatkan manfaat jaringan, memperluas akses benefits of networking, expands access to information related
informasi terkait perkembangan pengelolaan bisnis, serta to developments in business management, and serves as a
menjadi sarana untuk menyuarakan aspirasi para pemangku forum to voice the aspirations of stakeholders. The following
kepentingan. Berikut adalah daftar asosiasi yang diikuti is a list of associations joined by Pegadaian up to the reporting
Pegadaian hingga periode pelaporan: period:
22 IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 23
Lingkup (Nasional/
Nama Organisasi Internasional) Peran dan Kontribusi Pegadaian
Organization Name Scope (National/ Pegadaian’s Role and Contribution
International)
Sebagai leader dan inisiator Asosiasi Perkumpulan
Perusahaan Gadai di Indonesia, telah mendapatkan
persetujuan OJK sesuai surat Deputi Komisioner Pengawasan
IKNB II Nomor S-75/NB.2/2017 tanggal 7 Februari 2017 dan
izin dari Menteri BUMN selaku pemegang saham melalui
Perkumpulan Perusahaan Gadai Indonesia dengan surat Nomor S-345/MBU/06/2017 tanggal 9 Juni 2017.
Nasional
Indonesian Pawnshop Companies
National As the leader and initiator of the Association of Pawn
Association
Companies in Indonesia and has obtained OJK approval
according to the letter of the Deputy Commissioner for
Supervision of IKNB II No. S-75/ NB.2/2017 dated February 7,
2017 and permission from the Minister of BUMN as the GMS
issued with letter No. S-345 /MBU/06/dated June 9, 2017
Forum Human Capital Indonesia Nasional Anggota FHCI BUMN
Human Capital Indonesia Forum National Member of FHCI SOEs
Forum Humas BUMN Nasional Anggota FH BUMN
SOEs’ Public Relation Forum National Member of PRF SOEs
Forum Teknologi Informasi BUMN Nasional Anggota FORTI BUMN
SOEs’ Information Technology Forum National Member of FORTI SOEs
Asosiasi Emiten Indonesia Nasional Anggota AEI
Indonesian Issuers Forum National Member of AEI
Perkumpulan Wakil Manajer Investasi Indonesia
Nasional Anggota PWMII untuk produk Gadai Efek
Indonesian Investment Deputy Manager
National Member of PWMII for Securities Pawn Product
Association
Forum Komunikasi Satuan Pengawasan Internal Nasional Anggota FKSPI
Internal Supervision Unit Communication Forum National Member of FKSPI
Forum TJSL BUMN Nasional Anggota TJSL BUMN
Forum TJSL BUMN National Member of TJSL BUMN
Indonesian Corporate Counsel Association Nasional Anggota ICCA
Indonesian Corporate Counsel Association National Member of ICCA
Hingga tahun 2025, Pegadaian belum menjadi anggota As of 2025, Pegadaian has not yet become a member of the
asosiasi internasional United Nations Global Compact international association United Nations Global Compact
(UNGC). Namun demikian, induk perusahaan Pegadaian, (UNGC). However, Pegadaian’s parent company, PT Bank
yaitu PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, telah Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, has been registered as a
terdaftar sebagai anggota UNGC. member of the UNGC.
Perubahan Perusahaan yang Bersifat Signifikan
pada Organisasi [OJK C.6, GRI 2-6]
Significant Company Changes to the Organization
Selama tahun 2025, tidak terdapat perubahan signifikan During 2025, there were no significant changes in the
pada Perusahaan. Company.
Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t 23
Page 24
Tentang Pegadaian
About Pegadaian
Penghargaan
Awards
ICCA AWARD 2025
Indonesia Contact Center Association
Predikat
• Platinum, kategori The Best Agent Digital Social Media (Publik)
• Platinum, kategori The Best Agent Digital Email (Publik)
• Gold, kategori The Best Cost Management
• Gold kategori The Best Digital Innovation
• Gold, kategori The Best Employee Engagement
• Bronze, kategori The Best Quality Assurance Digital
• Bronze, kategori The Best Agent Inbound Publik
• Bronze, kategori The Best of The Best Agent Voice
• Bronze, kategori The Best Customer Service Video
ICCA AWARD 2025
Indonesia Contact Center Association
Award Level
• Platinum, category: The Best Agent Digital Social Media (Public)
• Platinum, category: The Best Agent Digital Email (Public)
• Gold, category: The Best Cost Management
• Gold, category: The Best Digital Innovation
• Gold, category: The Best Employee Engagement
• Bronze, category: The Best Quality Assurance Digital
• Bronze, category: The Best Agent Inbound (Public)
• Bronze, category: The Best of The Best Agent Voice
• Bronze, category: The Best Customer Service Video
WOMEN’S INSPIRATION AWARDS 2025 SERVICE QUALITY AWARD 2025
iNews Media Group Frontier Consulting Group
Predikat Predikat
Kategori Women in Business Leadership, Apresiasi atas komitmen Pegadaian dalam memberikan
subkategori Creating Indonesia’s First Gold Bank pelayanan terbaik kepada nasabah
WOMEN’S INSPIRATION AWARDS 2025 SERVICE QUALITY AWARD 2025
iNews Media Group Frontier Consulting Group
Award Level Award Level
Category: Women in Business Leadership, Appreciation for Pegadaian’s commitment to providing the
subcategory: Creating Indonesia’s First Gold Bank best service to customers
INDONESIA’S IN-HOUSE COUNSEL AWARDS 2025
Hukumonline, Indonesian Corporate Counsel Association (ICCA),
Asia Pacific Corporate Counsel Alliance (APCCA)
Predikat: Indonesia’s Most Innovative In-House Counsel Team
2025 – Non-Bank Financial Services
INDONESIA’S IN-HOUSE COUNSEL AWARDS 2025
Hukumonline, Indonesian Corporate Counsel Association (ICCA),
Asia Pacific Corporate Counsel Alliance (APCCA)
Award Level: Indonesia’s Most Innovative In-House Counsel Team
2025 – Non-Bank Financial Services
24 IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 25
INDONESIA REGULATORY COMPLIANCE AWARDS 2025
Hukumonline
Predikat: Diamond – Most Strategic Enterprise in Regulatory
Compliance, kategori Financial Services Non-Bank
INDONESIA REGULATORY COMPLIANCE AWARDS 2025
Hukumonline
Award Level: Diamond – Most Strategic Enterprise in Regulatory
Compliance, category: Financial Services (Non-Bank)
CORPORATE GOVERNANCE PERCEPTION INDEX
(CGPI) AWARD 2025 HARI ANTIKORUPSI SEDUNIA (HAKORDIA) 2025
The Indonesian Institute for Corporate Governance (IICG), Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)
Majalah SWA Predikat: 10 besar instansi terbaik hasil penilaian Unit
Predikat: Most Trusted Company Pengendalian Gratifikasi (UPG)
CORPORATE GOVERNANCE PERCEPTION INDEX WORLD ANTI-CORRUPTION DAY (HAKORDIA) 2025
(CGPI) AWARD 2025 Corruption Eradication Commission (KPK)
The Indonesian Institute for Corporate Governance (IICG), Award Level: Top 10 best agencies based on the
SWA magazine assessment of the Gratification Control Unit (UPG)
Award Level: Most Trusted Company
INDONESIA BEST FINANCIAL AWARDS 2025
Majalah SWA
Predikat: Best Brand Popularity In Special Financing Category
INDONESIA BEST FINANCIAL AWARDS 2025
SWA magazine
Award Level: Best Brand Popularity In Special Financing Category
Catatan | Note :
Untuk daftar lengkap penghargaan yang kami dapatkan selama tahun
pelaporan ini, silakan merujuk ke Laporan Tahunan Pegadaian 2025.
For complete list of our awards during the reporting year, please refer to
Pegadaian Annual Report 2025
Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t 25
Page 26
Tentang Pegadaian
About Pegadaian
Sertifikasi
Certification
ISO 27001:2022 Sertifikat Penghargaan Sistem Manajemen Sertifikasi Sistem Business Continuity
Sertifikat Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja Management System ISO 22301:2019
Keamanan Informasi (SMKI) 13 Mei 2022 – 12 Mei 2025 16 Agustus 2022 – 15 Agustus 2025
23 September 2025 - 22 September 2028 Kementerian Ketenagakerjaan Kantor Wilayah VIII Jakarta 1
British Standards Institution (BSI) Republik Indonesia British Standards Institution (BSI)
Information Security Management System Occupational Safety and Health Management Business Continuity Management
Certificate (ISMS) System Award Certificate System Certification ISO 22301:2019
September 23, 2025 - September 22, 2028 May 13, 2022 – May 12, 2025 August 18, 2022 – August 15, 2025
British Standards Institution (BSI) Ministry Labor of the Republic of Indonesia Regional Office VIII Jakarta 1
British Standards Institution (BSI)
Sertifikasi Sistem Business Continuity Sertifikasi IT Service Management Sertifikasi Sistem Manajemen Anti
Management System ISO 22301:2019 System ISO 20000-1:2018 Penyuapan (SMAP) ISO 37001:2016
9 September 2022 – 8 September 2025 28 Agustus 2025 - 28 Agustus 2028 23 Agustus 2023 – 22 Agustus 2026
Kantor Wilayah IX Jakarta 2 British Standards Institution (BSI) Kantor Wilayah XII Surabaya
British Standards Institution (BSI) British Standards Institution (BSI)
Business Continuity Management System IT Service Management System Anti-Bribery Management System
Certification ISO 22301:2019 Certification ISO 20000-1:2018 (ABMS) Certification ISO 37001:2016
September 9, 2022 – September 8, 2025 August 28, 2025 - August 28, 2028 August 23, 2023 – August 22, 2026
Regional Office IX Jakarta 2 British Standards Institution (BSI) Regional Office XII Surabaya
British Standards Institution (BSI) British Standards Institution (BSI)
26 IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 27
Sertifikasi Sistem Manajemen Anti Penyuapan Sertifikasi Sistem Manajemen Anti Sertifikasi Sistem Manajemen Anti Penyuapan
(SMAP) ISO 37001:2016 Penyuapan (SMAP) ISO 37001:2016 (SMAP) ISO 37001:2016
23 Agustus 2023 – 22 Agustus 2026 30 Agustus 2023 – 29 Agustus 2026 25 September 2023 – 24 September 2026
Kantor Wilayah V Manado Kantor Wilayah X Bandung Kantor Wilayah II Pekanbaru
British Standards Institution (BSI) British Standards Institution (BSI) British Standards Institution (BSI)
Anti-Bribery Management System (ABMS) Anti-Bribery Management System (ABMS) Anti-Bribery Management System (ABMS)
Certification ISO 37001:2016 Certification ISO 37001:2016 Certification ISO 37001:2016
August 23, 2023 – August 22, 2026 August 30, 2023 – August 29, 2026 September 25, 2023 – September 24, 2026
Regional Office V Manado Regional Office X Bandung Regional Office II Pekanbaru
British Standards Institution (BSI) British Standards Institutio British Standards Institution (BSI)
Sertifikasi Sistem Manajemen Anti Sertifikasi Sistem Manajemen Anti
Penyuapan (SMAP) ISO 37001:2016 Penyuapan (SMAP) ISO 37001:2016
25 September 2023 – 24 September 2026 1 September 2023 – 31 Agustus 2026
Kantor Wilayah III Palembang Kantor Wilayah VI Makassar
British Standards Institution (BSI) British Standards Institution (BSI)
Anti-Bribery Management System (ABMS) Anti-Bribery Management System
Certification ISO 37001:2016 (ABMS) Certification ISO 37001:2016
September 25, 2023 – September 24, 2026 September 1, 2023 – August 31, 2026
Regional Office III Palembang Regional Office VI Makassar
British Standards Institution (BSI) British Standards Institution (BSI)
Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t 27
Page 28
Tentang Pegadaian
About Pegadaian
Sertifikasi
Certification
Sertifikasi Sistem Manajemen Anti Sertifikasi Sistem Manajemen Anti IT Maturity Level Cobit 2019
Penyuapan (SMAP) ISO 37001:2016 Penyuapan (SMAP) ISO 37001:2016 1 Agustus 2024 – 1 Agustus 2026
2 Oktober 2023 – 1 Oktober 2026 11 Oktober 2023 – 10 Oktober 2026 PT Pegadaian
Kantor Wilayah VII Denpasar Kantor Wilayah IV Balikpapan PT Sharing Vision Indonesia
British Standards Institution (BSI) British Standards Institution (BSI)
Anti-Bribery Management System (ABMS) Anti-Bribery Management System IT Maturity Level Cobit 2019
Certification ISO 37001:2016 (ABMS) Certification ISO 37001:2016 August 1, 2024 – August 1, 2026
October 2, 2023 – October 1, 2026 October 11, 2023 – October 10, 2026 PT Pegadaian
Regional Office VII Denpasar Regional Office IV Balikpapan PT Sharing Vision Indonesia
British Standards Institution (BSI) British Standards Institution (BSI)
Sertifikasi Sistem Manajemen Anti Sertifikasi Sistem Manajemen Anti Sertifikasi Sistem Manajemen Anti
Penyuapan (SMAP) ISO 37001:2016 Penyuapan (SMAP) ISO 37001:2016 Penyuapan (SMAP) ISO 37001:2016
20 Oktober 2024 – 19 Oktober 2027 20 Oktober 2024 – 19 Oktober 2027 12 November 2024 – 11 November 2027
Kantor Wilayah I Medan Kantor Wilayah VIII Jakarta I Kantor Wilayah XI Semarang
British Standards Institution (BSI) British Standards Institution (BSI) British Standards Institution (BSI)
Anti-Bribery Management System (ABMS) Anti-Bribery Management System Anti-Bribery Management System
Certification ISO 37001:2016 (ABMS) Certification ISO 37001:2016 (ABMS) Certification ISO 37001:2016
October 20, 2024 – October 19, 2027 October 20, 2024 – October 19, 2027 November 12, 2024 – November 11, 2027
Regional Office I Medan Regional Office VIII Jakarta I Regional Office XI Semarang
British Standards Institution (BSI) British Standards Institution (BSI) British Standards Institution (BSI
28 IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 29
Sertifikasi Sistem Manajemen Information Security Management
Kepatuhan ISO 37301:2021 System – ISO/IEC 27001:2022
21 Oktober 2024 – 20 Oktober 2027 23 September 2022 – 22 September 2025
Divisi Kepatuhan PT Pegadaian
PT Chesna British Standards Institution (BSI)
Compliance Management System Sistem Manajemen Keamanan Informasi
Certification ISO 37301:2021 – ISO/IEC 27001:2022
October 21, 2024 – October 21, 2027 14 November 2024–22 September 2025
Compliance Division PT Pegadaian
PT Chesna British Standards Institution (BSI)
Quality Management System (Contact
Center) – ISO/IEC 9001:2015
18 November 2024 - 25 Agustus 2027
PT Pegadaian
QSCert®
Quality Management System (Contact
Center) – ISO/IEC 9001:2015
November 18, 2024 - August 25, 2027
PT Pegadaian
QSCert®
Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t 29
Page 30
Pernyataan Direktur Utama dan Presiden Komisaris
Statement from the President Director and the President Commissioner
Pernyataan
Direktur Utama
dan Presiden
Komisaris [OJK D.1][GRI 2-22]
Statement from the
President Director and
the President Commissioner
30 IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK
IN OVASI
YAN GINBE
KLU
R KE
SIF,
LAND A
JU TA NK | YA
MPA N G B EI R
I NCLUS VEKEI L A N J U TAI O
NNOVAT NN, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 31
Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t 31
Page 32
Pernyataan Direktur Utama dan Presiden Komisaris
Statement from the President Director and the President Commissioner
Pernyataan Direktur Utama
Statement from the President Director
Sepanjang tahun 2025, Pegadaian
melanjutkan transformasi dengan
menjadikan inovasi, inklusivitas,
dan keberlanjutan sebagai fondasi
penciptaan nilai jangka panjang.
Melalui penguatan Holding UMi,
kami menegaskan komitmen pada
pembangunan ekonomi yang
inklusif, memberikan perlindungan,
pendampingan, dan peluang bagi
pelaku usaha ultra mikro untuk
tumbuh dan naik kelas secara
berkelanjutan.
Throughout 2025, Pegadaian advances our
transformation by emphasizing innovation,
inclusivity, and sustainability as fundamental
pillars for long-term value creation. By
strengthening HoldingUMi, we reaffirm our
commitment to inclusive economic growth,
offering protection, support, and opportunities
for ultra-micro entrepreneurs to thrive and
progress sustainably.
Damar Latri Setiawan
DIREKTUR UTAMA | PRESIDENT DIRECTOR
32 IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK
IN OVASI
YAN GINBE
KLU
R KE
SIF,
LAND A
JU TA NK | YA
MPA N G B EI R
I NCLUS VEKEI L A N J U TAI O
NNOVAT NN, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 33
Para Pemangku Kepentingan yang kami hormati, To our esteemed stakeholders,
Puji dan syukur kami panjatkan ke hadirat Tuhan Yang We extend our sincere praise and gratitude to God Almighty
Maha Esa atas limpahan rahmat dan karunia-Nya, sehingga for His blessings and grace, which have enabled Pegadaian to
Pegadaian dapat melalui tahun 2025 dengan mencatatkan reach the year 2025 with numerous positive achievements in
berbagai capaian positif dalam perjalanan keberlanjutan the company’s sustainability journey. These accomplishments
Perseroan. Pencapaian ini mencerminkan komitmen reflect Pegadaian’s unwavering commitment to maintaining
Pegadaian untuk terus menjaga keseimbangan antara a balance between business performance, good governance,
kinerja bisnis, tata kelola yang baik, serta tanggung jawab and social as well as environmental responsibility, despite
sosial dan lingkungan di tengah dinamika dan tantangan the dynamic and evolving challenges within the business
lingkungan bisnis yang terus berkembang. [OJK D.1] environment. [OJK D.1]
Sebagai wujud komitmen dalam menerapkan prinsip- As a manifestation of our commitment to fully implementing
prinsip keberlanjutan secara menyeluruh, Pegadaian sustainability principles, Pegadaian continues to develop and
terus mengembangkan dan memperkuat kerangka kerja strengthen the Environmental, Social, and Governance (ESG)
Environmental, Social, and Governance (ESG) yang framework integrated into the company’s strategy, policies,
terintegrasi ke dalam strategi, kebijakan, serta proses and business processes.
bisnis Perseroan.
Kerangka kerja ESG Pegadaian menjadi fondasi bagi Pegadaian’s ESG framework serves as a foundational
Perseroan dalam mengelola risiko dan peluang, structure for the Company in the management of risks
mengembangkan kapabilitas sumber daya manusia, and opportunities, the development of human resource
serta menyesuaikan struktur dan proses organisasi capabilities, and the adaptation of organizational structure
agar senantiasa selaras dengan dinamika bisnis dan and processes to remain aligned with evolving business
kebutuhan para pemangku kepentingan. Kerangka ini dynamics and stakeholder requirements. This framework
disusun berdasarkan visi Pegadaian, yaitu “The Leader in is grounded in Pegadaian’s vision, “The Leader in the Gold
the Gold Ecosystem and Accelerator of Financial Inclusion Ecosystem and Accelerator of Financial Inclusion for a
for Sustainable Future” yang menjadi arah bagi Perseroan Sustainable Future,” which guides the Company in generating
dalam menciptakan nilai jangka panjang bagi seluruh long-term value for all stakeholders. In addition, the Company
pemangku kepentingan. Sejalan dengan itu, Perseroan also continuously promotes the development of products and
juga secara berkelanjutan mendorong pengembangan business portfolios that emphasize principles of sustainable
produk dan portofolio usaha yang mengedepankan prinsip and inclusive finance.
keuangan berkelanjutan dan inklusif.
Seluruh upaya tersebut dilandasi oleh nilai-nilai kolaborasi, All of these efforts are rooted in the values of collaboration,
transparansi, dan kepercayaan sebagai modal strategis transparency, and trust, which serve as strategic assets
Pegadaian dalam membangun ketahanan dan meningkatkan for Pegadaian in building resilience and enhancing the
daya saing Perseroan. Pendekatan ini menjadi pengungkit Company’s competitiveness. This approach acts as a lever
kinerja berkelanjutan melalui penguatan kapabilitas internal, for sustainable performance by strengthening internal
pengelolaan risiko sosial dan lingkungan yang bertanggung capabilities, responsible social and environmental risk
jawab, serta inovasi produk dan layanan yang memberikan management, and product and service innovation that have a
dampak jangka panjang bagi masyarakat. long-term impact on society.
Roadmap ESG 2025–2029 ESG Roadmap 2025–2029
Sebagai wujud komitmen jangka panjang terhadap prinsip As a commitment to long-term sustainability principles, the
keberlanjutan, Perseroan telah memperkuat integrasi Company has strengthened ESG integration through the
ESG melalui penyusunan Roadmap ESG Pegadaian Tahun development of the Pegadaian ESG Roadmap for 2025–2029.
2025–2029. Roadmap ini dirancang sebagai panduan This roadmap serves as a strategic guide to ensure that the
strategis untuk memastikan bahwa implementasi implementation of sustainability initiatives is conducted in a
keberlanjutan dilaksanakan secara terarah, terukur, dan targeted, measurable, and sustainable manner, in line with
berkesinambungan, sejalan dengan visi dan misi Perseroan the Company’s vision and mission, and supported by relevant
serta didukung oleh kebijakan internal yang relevan. internal policies.
Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t 33
Page 34
Pernyataan Direktur Utama dan Presiden Komisaris Statement from the President Director and the President Commissioner Roadmap ESG Pegadaian berfokus pada empat area The ESG Roadmap for Pegadaian focuses on four main strategis utama: strategic areas: 1. integrasi prinsip ESG ke dalam strategi bisnis Perseroan, 1. integrating ESG principles into the company’s business strategy, 2. penguatan tata kelola dan manajemen risiko ESG, 2. strengthening ESG governance and risk management practices, 3. layanan berbasis keberlanjutan, 3. developing products and services grounded in sustainability, 4. sumber daya manusia dalam penerapan ESG di seluruh 4. enhancing human resource competencies in the implementation lini organisasi. of ESG across all organizational lines. Pada tahun 2025 implementasi Roadmap ESG, Pegadaian In the year 2025, Pegadaian’s ESG Roadmap implementation mengusung tema “Building and Reshaping ESG is centered around the theme ‘Building and Reshaping Compliance”, yang sebagai cerminan komitmen Perseroan ESG Compliance.’ This theme underscores the company’s untuk memperkuat fondasi tata kelola keberlanjutan commitment to strengthening the foundation of sustainable sekaligus mentransformasikan kepatuhan ESG agar governance, transforming ESG compliance fully into terintegrasi secara menyeluruh dalam strategi dan business strategies and operations, and promoting human operasional bisnis serta keberpihakan kepada Hak Asasi rights. The implementation is realized through strategic Manusia. Implementasi ini diwujudkan melalui berbagai initiatives, including strengthening governance, cultivating inisiatif strategis yang mencakup penguatan tata kelola, organizational culture, increasing the capacity of Pegadaian pengembangan budaya organisasi, peningkatan kapasitas employees, application of Diversity, Equity, and Inclusion insan Pegadaian, penerapan Diversity, Equity, and Inclusion (DEI), and generating sustainable value for stakeholders. (DEI), hingga penciptaan nilai berkelanjutan bagi para pemangku kepentingan. Dalam rangka memperkuat struktur tata kelola ESG, To strengthen ESG governance structure, Pegadaian Pegadaian membentuk Komite Keberlanjutan Penerapan established the Sustainability Committee, chaired by the Diversity, Equity, and Inclusion (DEI). Prioritas penerapan President Director, along with the ESG Division, under the keberlanjutan bagi Perusahaan juga tercermin dalam Director of Network and Operations. As a fundamental Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan yang mengacu operational measure, Pegadaian developed an ESG pada kerangka dan regulasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK). framework through the ESG Guidelines for Pegadaian, as Sebagai landasan operasional, Pegadaian juga menyusun specified in the Board of Directors Regulation Number 40 of kerangka kerja ESG melalui penetapan Pedoman ESG Direksi 2025, which serves as a reference for planning, implementing, PT Pegadaian. Sebagaimana diatur dalam Peraturan Nomor and evaluating the company’s sustainability performance. 40 Tahun 2025 tentang Pedoman ESG, yang menjadi acuan dalam perencanaan, pelaksanaan, serta evaluasi kinerja keberlanjutan Perseroan. Transformasi Inklusif & Inovasi untuk Nilai Inclusive & Innovative Transformation for yang Berkelanjutan Sustainable Value Sepanjang tahun 2025, Pegadaian melanjutkan perjalanan Throughout 2025, Pegadaian persists in our transformative transformasi dengan menempatkan inklusivitas dan inovasi journey, emphasizing inclusivity and sustainable innovation keberlanjutan sebagai fondasi utama dalam menciptakan as the main foundations for generating long-term value nilai jangka panjang bagi masyarakat dan bangsa. for society and the nation. This transformation is not only Transformasi ini tidak hanya berfokus pada penguatan focuses on strengthening technological capabilities but also teknologi, tetapi juga pada perluasan akses, peningkatan involves expanding access, improving financial literacy, and literasi keuangan, serta penciptaan dampak sosial dan creates sustainable social and economic impacts. ekonomi yang berkelanjutan. Melalui penguatan aplikasi Tring! dan pengembangan Through enhancements to the Tring! application and layanan investasi emas (bullion), Pegadaian memperluas the development of gold investment services (bullion), jangkauan layanan keuangan yang aman, mudah diakses, Pegadaian broadens our reach by offering secure, accessible, dan inklusif. and inclusive financial services. Tring! dirancang sebagai platform terpadu yang Tring! is designed as an integrated platform that connects menghubungkan berbagai layanan Pegadaian (gadai, Pegadaian’s services (pawn, gold savings, gold investment, tabungan emas, investasi emas, hingga Bank Emas) and Gold Bank) accessible anytime, anywhere. The name is 34 IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 35
yang dapat diakses kapan saja di mana saja. Nama Tring rooted in the ‘Three Ring’ philosophy: growth, sustainability,
diinspirasi filosofi ‘Three Ring’ yang merepresentasikan and reliability. With a modern, adaptive design, Tring! aims to
pertumbuhan, keberlanjutan, dan keandalan. Dengan engage younger customers and strengthen national financial
desain modern dan adaptif, Tring! menjangkau generasi inclusion.
muda sekaligus memperkuat inklusi keuangan nasional.
Puncak dari perjalanan transformasi tahun 2025 ditandai The pinnacle of the 2025 transformation journey was marked
dengan peresmian layanan Bank Emas Pegadaian oleh by the inauguration of Pegadaian Gold Bank services by the
Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto seiring President of the Republic of Indonesia, Prabowo Subianto,
dengan diperolehnya persetujuan Otoritas Jasa Keuangan coinciding with the Financial Services Authority (OJK) approval
(OJK) untuk penyelenggaraan layanan berbasis emas, to operate gold-based services, including Gold Deposits, Gold
termasuk Deposito Emas, Pinjaman Modal Kerja Emas, Jasa Working Capital Loans, Corporate Gold Custody Services, and
Titipan Emas Korporasi, dan Perdagangan Emas. Inisiatif Gold Trading. This initiative aims to strengthen the national
ini dirancang untuk memperkuat ekosistem industri emas gold industry ecosystem, increase added value along the
nasional, meningkatkan nilai tambah di sepanjang gold gold value chain, and promote national economic resilience.
value chain, serta mendorong ketahanan ekonomi nasional.
Implementasi kegiatan usaha bulion memberikan dampak The implementation of bullion business activities has a
strategis dengan memperkuat peran Perseroan sebagai Bank strategic impact by strengthening the company’s role as
Emas pertama di Indonesia, meningkatkan pengelolaan Indonesia’s first Gold Bank, increasing gold management to
emas hingga 136 ton, serta memperkokoh posisi Pegadaian 136 tons, and solidifying Pegadaian’s position as a market
sebagai pemimpin pasar dalam ekosistem emas nasional. leader in Indonesia’s national gold ecosystem.
Melalui transformasi digital, penguatan ekosistem emas, Through digital transformation, strengthening the gold
dan praktik bisnis yang bertanggung jawab, Pegadaian ecosystem, and responsible business practices, Pegadaian
terus berkomitmen menghadirkan solusi keuangan yang remains committed to providing financial solutions that
memberikan nilai nyata bagi masyarakat, memperluas deliver real value to the community, expanding financial
inklusi, serta menciptakan dampak positif yang berkelanjutan inclusion, and creating sustainable positive impacts for the
bagi bangsa dan generasi mendatang. nation and future generations.
Kinerja Keberlanjutan Pegadaian Pegadaian’s Sustainability Performance
Pada tahun 2025, Pegadaian berhasil mencatat kinerja In 2025, Pegadaian achieved positive sustainability performance.
keberlanjutan yang positif. Pada aspek lingkungan, meskipun Regarding environmental considerations, although the
kegiatan operasional, Perseroan tidak secara langsung company’s operations do not directly result in significant
menimbulkan dampak lingkungan yang signifikan. Pegadaian environmental impacts, Pegadaian remains committed to
tetap berkomitmen mengintegrasikan prinsip keberlanjutan integrating environmental sustainability principles into all
lingkungan dalam seluruh aktivitas bisnis. Sebagai bagian business activities. As part of our long-term strategy, Pegadaian
dari komitmen jangka panjang Pegadaian telah menyusun has developed a Net Zero Roadmap for the period of 2062-
Net Zero Roadmap periode 2062-2065 yang diselaraskan 2065, aligned with the principles of Science-Based Targets.
dengan prinsip Science Based Targets. Roadmap ini menjadi This roadmap serves as a strategic guideline for the company
panduan strategis bagi Perseroan dalam mengelola risiko in managing climate and environmental risks while ensuring
iklim dan lingkungan sekaligus memastikan kontribusi nyata tangible contributions toward achieving global objectives in
terhadap pencapaian tujuan global sesuai Paris Agreement. accordance with the Paris Agreement.
Sebagai wujud komitmen Perseroan dalam mendukung As a manifestation of the company’s commitment to
kemandirian dan peningkatan kesejahteraan masyarakat supporting independence and improving the well-being of
sekitar, Pegadaian juga melaksanakan program TJSL yang the surrounding community, Pegadaian also implements a
berlandaskan pada tiga pilar strategis, yaitu: TJSL program based on three strategic pillars, namely:
1. The Gade Environment, • The Gade Environment,
2. The Gade Empowerment, dan • The Gade Empowerment, and
3. The Gade Generation. • The Gade Generation.
Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t 35
Page 36
Pernyataan Direktur Utama dan Presiden Komisaris Statement from the President Director and the President Commissioner Ketiga pilar tersebut menjadi kerangka utama dalam The three pillars serve as the main framework for mengintegrasikan kontribusi sosial Pegadaian terhadap integrating Pegadaian’s social contributions into sustainable upaya pembangunan berkelanjutan. development initiatives. Melalui pilar The Gade Environment, Pegadaian Through the Gade Environment pillar, Pegadaian promotes mendorong kesadaran kolektif akan pentingnya collective awareness of the importance of environmental pelestarian lingkungan melalui berbagai inisiatif ramah conservation through various environmentally conscious lingkungan, termasuk Program The Gade Sustainable initiatives, including the Gade Sustainable Farming Program, Farming yang memperkenalkan praktik pertanian sirkuler which facilitates circular farming practices that use resources dengan pemanfaatan sumber daya secara efisien dan efficiently and sustainably. Pegadaian recognizes the berkelanjutan. Pegadaian menyadari pentingnya pelestarian importance of biodiversity preservation. In commemoration keanekaragaman hayati. Pada tahun 2025, dalam rangka of World Habitat Day in 2025, Pegadaian implemented memperingati World Habitat Day, Pegadaian turut activities such as planting 28,255 mangrove seedlings to melaksanakan kegiatan penanaman 28.255 bibit pohon restore coastal habitats and strengthen natural defenses mangrove sebagai upaya pemulihan habitat pesisir dan along the shoreline. penguatan perlindungan alami garis pantai. Selain itu, dalam mewujudkan komitmen lingkungan, Additionally, in realizing our environmental commitments, Pegadaian terus mendorong partisipasi masyarakat Pegadaian continues to encourage community participation dalam pelestarian lingkungan melalui Program Memilah in environmental preservation through the Waste Sorting Sampah Menabung Emas (MSME). Program ini tidak hanya and Gold Saving Program (MSME). This program not only meningkatkan kesadaran pengelolaan sampah berbasis raises awareness of waste management based on circular prinsip ekonomi sirkular, tetapi juga memperkuat inklusi economy principles but also strengthens financial inclusion keuangan melalui investasi emas. via gold investment. Kegiatan utama dalam program MSME mencakup pendampingan The primary activities of the MSME program include the 425 Bank Sampah di seluruh Indonesia. Hingga tahun 2025, mentorship of 425 Waste Banks across Indonesia. By the program MSME telah berhasil mengelola sebanyak 5.999,85 ton year 2025, the program had effectively processed 5,999.85 sampah organik, dan 23.481,28 ton sampah anorganik. Program tons of organic waste and 23,481.28 tons of inorganic waste. ini juga mencatat total saldo tabungan emas masyarakat Additionally, as of December 2025, the program recorded a sebesar 9,9 kilogram posisi Desember 2025. Dari sisi dampak total community gold savings balance of 9.9 kilograms. From sosial, program MSME menghasilkan nilai Social Return on a social perspective, the MSME program achieved a Social Investment (SROI) sebesar 1:11,19, yang menunjukkan bahwa Return on Investment (SROI) of 1:11.19, indicating that each setiap investasi sebesar Rp1 mampu menciptakan manfaat Rp1 invested generates social benefits amounting to Rp11.19. sosial senilai Rp 11,19. Pilar The Gade Empowerment difokuskan pada penguatan The Gade Empowerment pillar focuses on strengthening the ekonomi masyarakat dan pelaku UMKM secara inklusif. community economy and inclusive MSME actors. Multiple Berbagai program dijalankan untuk mendukung programs are implemented to facilitate entrepreneurship pengembangan kewirausahaan, peningkatan kapasitas development, capacity enhancement, and social welfare usaha, serta kesejahteraan sosial masyarakat. Program initiatives. Notable programs such as GadePreneur and unggulan seperti GadePreneur dan Pande Emas Pegadaian Pegadaian Gold Pande are designed to improve the dirancang untuk meningkatkan kompetensi pelaku usaha competencies of entrepreneurs and partners, broaden market dan mitra, memperluas akses pasar, serta menciptakan access, and generate sustainable economic value. nilai tambah ekonomi yang berkelanjutan. Sementara itu, pilar The Gade Generation diarahkan Meanwhile, the Gade Generation pillar is directed toward pada pengembangan kualitas generasi muda agar developing the quality of the younger generation to memiliki kompetensi, kreativitas, dan daya saing global. ensure they acquire competencies, creativity, and global Inisiatif dalam pilar ini mencakup program pendidikan, competitiveness. Initiatives within this pillar encompass pengembangan kreativitas, kegiatan kerelawanan educational programs, creativity development, employee karyawan, hingga program magang dan beasiswa. Melalui volunteer activities, as well as internship and scholarship The Gade Creative Lounge dan The Gade Sociopreneurship programs. Through The Gade Creative Lounge and The Gade Challenge, Pegadaian menyediakan ruang kolaboratif bagi Sociopreneurship Challenge, Pegadaian offers collaborative generasi muda untuk mengembangkan inovasi dan solusi spaces for young individuals to develop innovations and sosial yang relevan dengan tantangan masa depan. social solutions relevant to future challenges. 36 IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 37
Upaya peningkatan kualitas pendidikan juga diperkuat Efforts to improve educational quality are further reinforced
melalui pemberian beasiswa dan kerja sama riset dengan through scholarship grants and research collaborations with
berbagai perguruan tinggi. Kolaborasi ini tidak hanya various universities. These collaborations not only support
mendukung pengembangan ilmu pengetahuan dan the advancement of knowledge and the improvement of
peningkatan mutu pendidikan, tetapi juga mendorong educational standards but also catalyze innovation applicable
lahirnya inovasi yang dapat diimplementasikan dalam to the Company’s operations. A notable outcome of these
operasional Perseroan. Salah satu hasil kerja sama research collaborations is the development of collateral
riset tersebut adalah pengembangan teknologi robot storage robot technology, which is scheduled for deployment
penyimpanan barang jaminan yang direncanakan untuk at multiple Pegadaian branches.
diterapkan di sejumlah cabang Pegadaian.
Upaya transisi menuju praktik operasional yang lebih The efforts to transition toward more environmentally friendly
ramah lingkungan juga diwujudkan melalui pemanfaatan operational practices are also manifested through the utilization
energi terbarukan, pengelolaan air yang efisien, serta of renewable energy sources, efficient water management, and
penerapan prinsip bangunan hijau. the implementation of green building principles.
Sebagai pengakuan atas komitmen tersebut, Pegadaian In acknowledgment of this commitment, this year Pegadaian
berhasil memperoleh sertifikasi Green Building dari successfully attained Green Building certification from the
Green Building Council Indonesia. Pencapaian ini menjadi Green Building Council Indonesia this year. This achievement
tonggak penting yang menegaskan keseriusan Perseroan signifies a significant milestone that reaffirms the company’s
dalam menjalankan praktik bisnis yang bertanggung commitment to responsible, sustainable, and future-oriented
jawab, berkelanjutan, dan berorientasi pada masa depan. business practices.
Pada aspek sosial, Pegadaian secara konsisten memperkuat In the social aspect, Pegadaian consistently reinforces our
komitmen terhadap pengelolaan sumber daya manusia commitment to inclusive, fair, and sustainable human
yang inklusif, adil, dan berkelanjutan. Komitmen ini resource management practices. This commitment is
diwujudkan melalui upaya peningkatan keberagaman evident in initiatives that enhance gender diversity across all
gender di seluruh jenjang organisasi, termasuk pada organizational levels, including strategic positions that play a
posisi strategis yang berperan penting dalam mendukung vital role in supporting the company’s growth and resilience.
pertumbuhan dan ketahanan bisnis Perseroan.
Hingga akhir tahun 2025, Pegadaian mempekerjakan By the end of 2025, Pegadaian employed approximately
sebanyak 12.313 karyawan. Perempuan memiliki 12,313 employees. Women are well represented, including
keterwakilan yang signifikan, termasuk pada fungsi-fungsi in strategic functions based on STEM, such as information
strategis berbasis STEM, seperti teknologi informasi, technology, system security, data management, and the
keamanan sistem, manajemen data, serta pengembangan development of applications and IT infrastructure.
aplikasi dan infrastruktur TI.
Selain kesetaraan gender, Pegadaian juga menjunjung In addition to gender equality, Pegadaian also champions the
tinggi prinsip inklusivitas dengan membuka kesempatan principle of inclusivity by providing equitable employment
kerja yang setara bagi penyandang disabilitas. Sejalan opportunities for persons with disabilities, in line with
dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang human rights principles. In accordance with applicable laws
berlaku, Perseroan berupaya menciptakan lingkungan and regulations, the company strives to create a friendly,
kerja yang ramah, aman, dan mendukung partisipasi aktif safe, and supportive work environment that encourages
seluruh insan Pegadaian tanpa diskriminasi. Hingga akhir active participation from all Pegadaian employees without
tahun 2025, Pegadaian telah mempekerjakan 53 karyawan discrimination. By the end of 2025, Pegadaian has employed
penyandang disabilitas. 53 employees with disabilities.
Perseroan menyelenggarakan berbagai program pelatihan The Company conducts various training programs
yang mencakup literasi produk, pengembangan kompetensi encompassing product literacy, human resource development,
sumber daya manusia, serta penguatan praktik keuangan and the strengthening of sustainable financial practices.
berkelanjutan.
Pada aspek tata kelola, Pegadaian terus memperkuat Regarding governance, Pegadaian continues to strengthen
komitmen dalam menjalankan praktik bisnis yang our commitment to responsible, transparent, and integrity-
bertanggung jawab, transparan, dan berintegritas. Seluruh focused business practices. All of the company’s business
proses bisnis Perseroan dilandasi oleh penerapan nilai- processes are grounded in honesty, regulatory compliance,
Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t 37
Page 38
Pernyataan Direktur Utama dan Presiden Komisaris Statement from the President Director and the President Commissioner nilai kejujuran, kepatuhan terhadap regulasi, keterbukaan transparent communication, and the reinforcement of an informasi, serta penguatan budaya antisuap sebagai bagian anti-bribery culture, establishing a robust foundation for dari fondasi tata kelola Perusahaan yang berkelanjutan. sustainable corporate governance. Sepanjang tahun 2025, konsistensi Pegadaian dalam Throughout 2025, Pegadaian’s consistency in strengthening memperkuat sistem kepatuhan dan pengelolaan risiko compliance systems and risk management has garnered memperoleh pengakuan eksternal melalui berbagai esteemed external recognition through prestigious awards. penghargaan bergengsi. Pada ajang Indonesia Regulatory At the Indonesia Regulatory Compliance Awards (IRCA) 2025, Compliance Awards (IRCA) 2025, Pegadaian meraih Pegadaian was honored with the Diamond predicate – the predikat Diamond – Most Strategic Enterprise in Regulatory Most Strategic Enterprise in Regulatory Compliance within Compliance untuk kategori Financial Services Non-Bank. the Non-Bank Financial Services category. Pada tahun yang sama, Pegadaian dianugerahi penghargaan In the same year, Pegadaian received the accolade of “Indonesia’s Most Innovative In-House Counsel Team 2025 “Indonesia’s Most Innovative In-House Counsel Team 2025 – Non-Bank Financial Services” dalam ajang Indonesia In- – Non-Bank Financial Services” at the Indonesia In-House House Counsel Awards. Counsel Awards. Selain itu, Pegadaian kembali mempertahankan predikat Additionally, Pegadaian reaffirmed our status as the Most Most Trusted Company dalam ajang Corporate Governance Trusted Company at the 2025 Corporate Governance Perception Index (CGPI) Award 2025. Pencapaian ini Perception Index (CGPI) Award. These accomplishments were didasarkan pada evaluasi komprehensif terhadap based on a comprehensive assessment of the implementation implementasi prinsip Good Corporate Governance yang of Good Corporate Governance principles, which were dijalankan secara konsisten dan berkesinambungan consistently and sustainably upheld throughout 2024–2025, sepanjang periode 2024–2025, mencakup aspek struktur, encompassing aspects related to structure, process, and proses, dan budaya tata kelola. governance culture. Selain penguatan sistem dan kebijakan, Pegadaian Beyond strengthening systems and policies, Pegadaian secara berkelanjutan berinvestasi dalam pengembangan continuously allocates resources to the development of kapasitas sumber daya manusia sebagai elemen kunci human capital, recognizing it as a key element in building a dalam membangun budaya antikorupsi yang kokoh. Salah robust anti-corruption culture. A strategic initiative has been satu upaya strategis yang dilakukan adalah keikutsertaan undertaken, involving Pegadaian employees in the Anti- insan Pegadaian dalam Program Sertifikasi Penyuluh Anti Corruption Outreach Certification Program (PAKSI), which Korupsi (PAKSI) yang diselenggarakan melalui kerja sama is organized in partnership with the Corruption Eradication dengan Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia. Commission of the Republic of Indonesia. Melalui penguatan kompetensi dan peran strategis sumber By strengthening competencies and the strategic daya manusia, Pegadaian memastikan bahwa penerapan importance of human resources, Pegadaian ensures that program antikorupsi tidak hanya bersifat normatif, tetapi the implementation of anti-corruption programs is not terimplementasi secara konsisten sebagai bagian dari merely normative but also continually embedded within the budaya kerja dan tata kelola perusahaan yang berintegritas corporate culture and governance, which are anchored in dan berkelanjutan. honesty and sustainability. Memperkuat Keberpihakan bagi Usaha Strengthening Support for Ultra-Micro Ultra Mikro Enterprises Pegadaian merupakan bagian integral dari Holding Ultra Pegadaian represents an integral part of the Ultra Micro Mikro (UMi), sebuah inisiatif strategis nasional yang (UMi) Holding, a nationally strategic initiative established to dibentuk untuk menghadirkan layanan keuangan yang provide comprehensive, integrated, and accessible financial lengkap, terintegrasi, dan mudah diakses oleh pelaku services for entrepreneurs, particularly within the ultra- usaha, khususnya di segmen ultra mikro. Holding ini lahir micro segment. This holding emerges from the belief that dari keyakinan bahwa pelaku usaha ultra mikro dan UMKM ultra-micro entrepreneurs and MSMEs require a home—a membutuhkan sebuah rumah, ruang yang memberikan space that offers comfort, guidance, and opportunities for kenyamanan, pendampingan, serta kesempatan untuk sustainable growth and upward mobility. tumbuh dan naik kelas secara berkelanjutan. 38 IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 39
Melalui sinergi antara BRI, Pegadaian, dan PNM, Holding UMi Through synergy among BRI, Pegadaian, and PNM, the
dirancang untuk memperluas inklusi keuangan, memperkuat UMi Holding is designed to expand financial inclusion,
pembiayaan berkelanjutan, serta memberdayakan strengthen sustainable financing, and empower ultra-
masyarakat ultra mikro sebagai fondasi utama ekonomi micro communities as the main foundation of the people’s
rakyat. Lebih dari sekadar integrasi bisnis, Holding UMi economy. More than merely integrating businesses, the UMi
merupakan motor penggerak ekonomi yang menghadirkan Holding is a driving force of the economy that delivers both
nilai ekonomi sekaligus nilai sosial bagi masyarakat. economic and social value to society.
Peran strategis Holding UMi tercermin dari capaian positif The strategic role of UMi Holding is reflected in its positive
pada tahun 2025, di mana Holding UMi telah menjangkau achievements as of 2025, when it attained 34.5 million active
34,5 juta debitur aktif dengan 185 juta rekening simpanan debtors and 185 million micro savings accounts. This reach
mikro. Jangkauan ini didukung oleh jaringan layanan yang is supported by a broad and integrated service network,
luas dan terintegrasi, mencakup lebih dari 15 ribu outlet comprising over 15,000 physical outlets, 1,035 SenyuM (Ultra
fisik, 1.035 outlet SenyuM (Sentra Layanan Ultra Mikro), 1,2 Micro Service Centers), 1.2 million AgenBRILink agents, over
juta AgenBRILink, 687 ribu lebih kanal elektronik BRI, serta 687,000 BRI electronic channels, and approximately 79,000
sekitar 79 ribu tenaga pemasar dan penasihat keuangan dari marketing and financial advisory personnel from BRI,
BRI, Pegadaian, dan PNM yang tersebar di seluruh Indonesia. Pegadaian, and PNM distributed throughout Indonesia.
Tantangan dalam Perjalanan Menuju Challenges in the Journey Toward
Keberlanjutan Sustainability
Di tengah berbagai capaian sepanjang tahun 2025, Pegadaian Amid various achievements throughout 2025, Pegadaian
menyadari bahwa perjalanan menuju penerapan keuangan recognizes that the journey toward the comprehensive
berkelanjutan yang menyeluruh masih dihadapkan pada implementation of sustainable finance continues to
sejumlah tantangan. Misalnya kebutuhan penguatan encounter numerous challenges, including the necessity to
pemahaman yang merata mengenai prinsip keberlanjutan strengthen a broad understanding of sustainability principles
di seluruh tingkatan organisasi. Untuk itu, Pegadaian secara across all organizational levels. To this end, Pegadaian
konsisten melaksanakan program sosialisasi dan pelatihan consistently conducts socialization and training programs on
keberlanjutan guna memastikan seluruh insan Pegadaian sustainability to ensure that all employees possess a thorough
memiliki pemahaman yang utuh dan mampu berkontribusi understanding and are able to contribute optimally to
secara optimal dalam menciptakan dampak positif yang generating positive, sustainable impacts for all stakeholders.
berkelanjutan bagi seluruh pemangku kepentingan.
Selain penanaman nilai dan budaya ESG, Pegadaian juga In addition to instilling ESG values and culture, Pegadaian
terus memperkuat kompetensi teknis insan Perseroan, continues to strengthen the technical competencies of its
khususnya dalam aspek keberlanjutan di sektor keuangan. personnel, particularly in aspects of sustainability within the
Upaya ini dilakukan melalui berbagai inisiatif internal, financial sector. This effort is carried out through various
termasuk kampanye keberlanjutan yang dijalankan secara internal initiatives, including sustainability campaigns that
berkelanjutan melalui kanal komunikasi internal, seperti are continuously promoted via internal communication
Life at Pegadaian. channels such as ‘Life at Pegadaian’.
Selain itu, berbagai capaian dan pengakuan eksternal yang Furthermore, the company’s accomplishments and external
diraih Perseroan tidak terlepas dari pengelolaan risiko recognitions are further validated by comprehensive and effective
yang terintegrasi dan efektif. Pegadaian telah memiliki risk management practices. Pegadaian has implemented
mekanisme pengelolaan risiko yang mencakup aspek risk management mechanisms that encompass economic,
ekonomi, lingkungan, sosial, dan tata kelola, yang secara environmental, social, and governance considerations. These
berkala dievaluasi untuk memastikan efektivitasnya. mechanisms are routinely assessed to ensure their effectiveness
Dalam menghadapi risiko dari sisi lingkungan, sosial dan in mitigating risks from environmental, social, and governance
tata kelola jangka pendek dan jangka panjang, mengacu perspectives, both in the immediate and long-term contexts,
pada standar internasional ISO 31000:2018. in accordance with the international standard ISO 31000:2018.
Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t 39
Page 40
Pernyataan Direktur Utama dan Presiden Komisaris Statement from the President Director and the President Commissioner Pada aspek lingkungan, Perseroan menghadapi berbagai In the aspects of the environment, the Company faces various risiko operasional yang berkaitan dengan perubahan iklim, operational risks associated with climate change, including seperti potensi banjir, cuaca ekstrem, angin kencang, serta potential flooding, extreme weather events, high winds, and dampak kesehatan yang ditimbulkan. Untuk memitigasi health-related impacts. To mitigate these risks, Pegadaian risiko tersebut, Pegadaian meningkatkan kesiapan improves our preparedness by monitoring early warning systems melalui pemantauan sistem peringatan dini bencana, for disasters, coordinating with official information sources from koordinasi dengan informasi resmi dari Badan Meteorologi, BMKG and BNPB, safeguarding assets and important documents, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) dan Badan Nasional and implementing preventative measures within the work Penanggulangan Bencana (BNPB), pengamanan aset dan environment, such as maintaining cleanliness, ensuring effective dokumen, serta penerapan langkah-langkah preventif drainage, and enhancing safety protocols in operational areas. di lingkungan kerja, termasuk pengelolaan kebersihan, drainase, dan keselamatan area operasional. Pada aspek sosial, tantangan utama yang dihadapi Perseroan In the social aspect, the Company’s main challenge is the berkaitan dengan potensi risiko reputasi. Untuk mengelola potential for reputational risk. To mitigate these risks, risiko tersebut, Pegadaian memperkuat komunikasi eksternal Pegadaian strengthens coordinated external communication, yang terkoordinasi, melakukan verifikasi dan klarifikasi atas verifies and clarifies emerging news, and optimizes the pemberitaan yang berkembang, serta mengoptimalkan services of our integrated contact center. Furthermore, the layanan contact center terintegrasi. Selain itu, Perseroan Company consistently conducts supervision, evaluation, secara konsisten melakukan pengawasan, evaluasi, coaching, and strengthens complaint-handling mechanisms pembinaan, serta penguatan mekanisme penanganan keluhan through structured and ongoing systems. melalui sistem yang terstruktur dan berkelanjutan. Sementara itu, pada aspek tata kelola, Perseroan Meanwhile, in the governance aspect, the Company identifies mengidentifikasi risiko strategis, kepatuhan, dan hukum strategic, compliance, and legal risks as areas requiring sebagai area yang memerlukan perhatian berkelanjutan. continuous attention. Mitigation efforts include refining Upaya mitigasi dilakukan melalui penyempurnaan strategi business strategies, improving the quality of financing bisnis, peningkatan kualitas penyaluran pembiayaan, serta distribution, and strengthening market share. In terms of penguatan pangsa pasar. Di sisi kepatuhan, Perseroan compliance, the Company proactively aligns internal policies secara proaktif menyelaraskan kebijakan internal with applicable regulations, conducts ongoing socialization dengan regulasi yang berlaku, melaksanakan sosialisasi on governance principles, the Code of Conduct, and anti- berkelanjutan terkait prinsip tata kelola, Code of Conduct, bribery management systems, and ensures that every serta sistem manajemen anti penyuapan, dan memastikan new policy has undergone proper compliance certification setiap kebijakan baru telah melalui proses sertifikasi processes. kepatuhan yang memadai. Dengan fondasi pengelolaan risiko terintegrasi dan With an integrated risk management foundation and keunggulan kompetitif, Perseroan optimis dapat terus competitive advantages, the Company remains optimistic menciptakan nilai jangka panjang dan memperkuat prospek regarding our ability to consistently generate long-term pertumbuhan yang berkelanjutan. value and strengthen prospects for sustainable growth. Apresiasi Appreciation Kami menyadari bahwa capaian keberlanjutan yang diraih We acknowledge that the sustainability accomplishments hingga saat ini merupakan hasil dari sinergi, dedikasi, achieved to date are attributable to the synergy, dedication, dan kerja keras seluruh pemangku kepentingan. Oleh and diligent efforts of all stakeholders. Consequently, karena itu, kami menyampaikan apresiasi dan terima we extend our sincere appreciation and gratitude to all kasih kepada seluruh karyawan, mitra, pemegang saham, employees, partners, shareholders, and other stakeholders serta pemangku kepentingan lainnya atas dukungan dan for their ongoing support and trust in Pegadaian. kepercayaan yang terus diberikan kepada Pegadaian. 40 IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 41
Ke depan, Pegadaian berkomitmen untuk terus Looking ahead, Pegadaian is committed to continuously
meningkatkan kinerja dan memperluas dampak positif improving performance and broadening our positive impact
melalui penguatan implementasi prinsip keberlanjutan by strengthening the implementation of sustainability
yang semakin terintegrasi dalam strategi dan aktivitas principles across the company’s strategies and operational
operasional Perseroan. Dengan semangat kolaborasi dan activities. With a spirit of collaboration and mutual trust,
amanah yang dijaga bersama, kami optimis Pegadaian akan we remain optimistic that Pegadaian will continue to grow
terus bertumbuh secara berkelanjutan serta mencapai sustainably and realize our long-term objectives for all
tujuan jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan stakeholders and future generations.
dan generasi mendatang.
Jakarta, 28 April 2026
Damar Latri Setiawan
DIREKTUR UTAMA | PRESIDENT DIRECTOR
Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t 41
Page 42
Pernyataan Direktur Utama dan Presiden Komisaris
Statement from the President Director and the President Commissioner
Pernyataan Presiden Komisaris
Statement from the President Commissioner
Kami yakin bahwa dengan tata
kelola yang kokoh dan kompas
keberlanjutan yang jelas,
Pegadaian akan terus menjadi
mitra terpercaya bagi Indonesia
dalam membangun fondasi
ekonomi yang inklusif, tangguh,
dan bermartabat.
We believe that with strong governance and
a clear sustainability compass, Pegadaian
will continue to be a trusted partner for
Indonesia in building an inclusive, resilient,
and dignified economic foundation.
AM Putranto
KOMISARIS UTAMA | PRESIDENT COMMISSIONER
42 IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK
IN OVASI
YAN GINBE
KLU
R KE
SIF,
LAND A
JU TA NK | YA
MPA N G B EI R
I NCLUS VEKEI L A N J U TAI O
NNOVAT NN, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 43
Para Pemangku Kepentingan yang kami hormati, To our esteemed stakeholders,
Tahun 2025 menjadi momen penting dalam perjalanan The year 2025 marks a significant milestone in Pegadaian’s
transformasi Pegadaian, menandai keselarasan arah transformation journey, aligning the nation’s development
pembangunan nasional dengan komitmen Pegadaian untuk goals with Pegadaian’s commitment to fostering inclusive
menciptakan nilai yang inklusif dan berkelanjutan. Secara and sustainable value creation. Moreover, the Board of
lebih luas, Dewan Komisaris melihat peran Pegadaian Commissioners perceives Pegadaian’s role as an integral
sebagai bagian dari usaha bersama mewujudkan Asta Cita part of a collective effort to realize Asta Cita—the national
— cita-cita kebangsaan yang menempatkan kemandirian aspiration emphasizing economic independence, resource
ekonomi, hilirisasi sumber daya, serta pemberdayaan downstreaming, and grassroots community empowerment as
masyarakat akar rumput sebagai pilar utama kemajuan. the main pillars of progress. We recognize that Pegadaian’s
Kami menyadari bahwa kontribusi Pegadaian tidak hanya contribution extends beyond financial performance but also
diukur dari kinerja keuangan, tetapi juga dari sejauh mana include its efficacy in serving as an intermediary between the
mampu menjadi penghubung antara aspirasi negara, pasar, aspirations of the state, the market, and communities that
dan masyarakat yang selama ini kesulitan mengakses have long faced challenges in accessing formal financial
layanan keuangan formal. services.
Di tengah lanskap tersebut, Holding Ultra Mikro yang Within this landscape, the Ultra Micro Holding, established
dibangun bersama BRI dan PNM merupakan manifestasi in collaboration with BRI and PNM, stands as the most
paling nyata dari mandat kebangsaan ini. Sinergi dari tiga tangible embodiment of this national mandate. The
institusi yang saling melengkapi — bank umum, lembaga synergy among these three complementary institutions—
pembiayaan mikro, dan lembaga gadai — telah merubah comprising commercial banks, microfinance institutions, and
perspektif Indonesia terhadap inklusi keuangan: bukan pawnshops—has transformed Indonesia’s perspective on
sebagai kompetisi antar pemain, melainkan sebagai jaringan financial inclusion: not as competition among players, but as
yang saling mendukung untuk memperluas akses bagi pelaku a supportive network aimed at expanding access for ultra-
usaha ultra mikro. Dewan Komisaris memandang Holding micro entrepreneurs. The Board of Commissioners regards
UMi bukan sekadar sebagai struktur korporasi, melainkan the UMi Holding not merely as a corporate structure but as
sebagai infrastruktur sosial-ekonomi yang memfasilitasi a socio-economic infrastructure that facilitates vulnerable
kelompok rentan, perempuan pelaku usaha, dan komunitas groups, women entrepreneurs, and communities in frontier,
di wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal agar dapat outer, and lagging regions to achieve gradual and dignified
meningkat secara bertahap dan bermartabat. improvement.
Dalam dimensi keberlanjutan, kami menghormati langkah In terms of sustainability, we commend the Board of
Direksi yang secara konsisten menempatkan aspek sosial Directors for consistently prioritising social aspects as the
sebagai fondasi strategi keuangan berkelanjutan Pegadaian. foundation of Pegadaian’s sustainable financial strategy. The
Penerbitan Obligasi Sosial dan Sukuk Sosial menunjukkan issuance of Social Bonds and Social Sukuk demonstrates the
keyakinan Perseroan bahwa keuangan berkelanjutan tidak company’s belief that sustainable finance need not always
harus selalu dimulai dari narasi lingkungan; dalam konteks begin with environmental narratives; in the Indonesian
Indonesia, keuangan berkelanjutan juga harus dimulai dari context, sustainable finance must also begin with human
pemberdayaan manusia. Fokus pada inklusi mikro dan empowerment. The focus on micro-inclusion and gender
keberpihakan terhadap pemberdayaan perempuan pelaku empowerment underscores Pegadaian’s understanding of its
usaha menegaskan bahwa Pegadaian memahami peran social role as a people’s financial institution. Moving forward,
sosialnya sebagai institusi keuangan rakyat. Ke depan, the Board of Commissioners encourages the company to
Dewan Komisaris mendorong Perseroan secara bertahap gradually integrate environmental dimensions into this
mengintegrasikan dimensi lingkungan ke dalam kerangka framework, so that Pegadaian’s sustainability evolves
ini, agar keberlanjutan Pegadaian berkembang dari fondasi from a solid social foundation towards a comprehensive
sosial yang kokoh menuju arsitektur lingkungan dan sosial environmental and social architecture—aligned with the
yang menyeluruh — sejalan dengan ekspektasi regulator, expectations of regulators, investors, and future generations.
investor, dan generasi yang akan datang.
Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t 43
Page 44
Pernyataan Direktur Utama dan Presiden Komisaris
Statement from the President Director and the President Commissioner
Akhir kata, dalam menjalankan fungsi pengawasan, Dewan In conclusion, in carrying out its supervisory functions, the
Komisaris akan terus memastikan bahwa setiap inisiatif Board of Commissioners will continue to ensure that every
strategis Pegadaian didasarkan pada prinsip kehati- strategic initiative of Pegadaian is based on principles
hatian, integritas, dan keseimbangan jangka panjang. of prudence, integrity, and long-term balance. Future
Tantangan di masa mendatang menuntut bukan sekadar challenges demand not only agility in execution but also
kelincahan dalam eksekusi, melainkan juga kebijaksanaan wisdom in choosing growth paths that honour shareholders’
dalam memilih jalur pertumbuhan yang menghormati trust, customer interests, and the sustainability of the
amanah pemegang saham, kepentingan nasabah, serta broader ecosystem. We believe that with strong governance
keberlanjutan ekosistem yang lebih luas. Kami yakin bahwa and a clear sustainability compass, Pegadaian will continue
dengan tata kelola yang kokoh dan kompas keberlanjutan to be a trusted partner for Indonesia in building an inclusive,
yang jelas, Pegadaian akan terus menjadi mitra terpercaya resilient, and dignified economic foundation.
bagi Indonesia dalam membangun fondasi ekonomi yang
inklusif, tangguh, dan bermartabat.
Atas nama Dewan Komisaris, On behalf of the Board of Commissioners,
Jakarta, 28 April 2026
AM Putranto
KOMISARIS UTAMA | PRESIDENT COMMISSIONER
44 IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 45
Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t 45
Page 46
Pernyataan Direktur Utama dan Presiden Komisaris
Statement from the President Director and the President Commissioner
Pernyataan Direksi dan Dewan Komisaris
tentang Tanggung Jawab atas
Laporan Keberlanjutan 2025
Pemegang saham yang terhormat, Kami yang bertanda tangan di bawah ini
menyatakan bahwa seluruh informasi material dalam Laporan Keberlanjutan
PT Pegadaian tahun 2025 telah disampaikan secara lengkap dan kami bertanggung
jawab penuh atas kebenaran isi Laporan Keberlanjutan Perusahaan. Demikian
pernyataan ini dibuat dengan sebenarnya. [GRI 2-14]
Jakarta, 28 April 2026
DIREKSI
BOARD OF DIRECTORS
Damar Latri Setiawan
DIREKTUR UTAMA
PRESIDENT DIRECTOR
Budi Wahju Soesilo Ferdian Timur Satyagraha Eka Pebriansyah
WAKIL DIREKTUR UTAMA DIREKTUR KEUANGAN DIREKTUR JARINGAN DAN OPERASI
VICE PRESIDENT DIRECTOR DAN PERENCANAAN STRATEGIS NETWORK & OPERATION DIRECTOR
FINANCE AND STRATEGIC
PLANING DIRECTOR
Tribuana Tunggadewi Ismail Ilyas
DIREKTUR HUMAN CAPITAL DIREKTUR MANAJEMEN RISIKO,
HUMAN CAPITAL DIRECTOR LEGAL DAN KEPATUHAN
RISK MANAGEMENT, LEGAL,
AND COMPLIANCE DIRECTOR
Selfie Dewiyanti Yos Iman Jaya Dappu
DIREKTUR PEMASARAN, PENJUALAN DIREKTUR TEKNOLOGI INFORMASI
DAN PENGEMBANGAN PRODUK DAN DIGITAL
MARKETING, SALES AND INFORMATION TECHNOLOGY AND
PRODUCT DEVELOPMENT DIRECTOR DIGITAL DIRECTOR
46 IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 47
Statements of the Board of Directors and
the Board of Commissioners Regarding Responsibility
for 2025 Sustainability Report
Dear Respected Shareholders, We, the undersigned, hereby declare that all material
information in PT Pegadaian’s 2025 Sustainability Report has been disclosed in full
and we take full responsibility for the accuracy of the contents of the Company’s
Sustainability Report. This statement is made truthfully. [GRI 2-14]
Jakarta, 28 April 2026
DEWAN KOMISARIS
BOARD OF COMMISSIONERS
AM Putranto
KOMISARIS UTAMA
PRESIDENT COMMISSIONER
Umiyatun Hayati Triastuti Loto Srinaita Ginting Syafaat Perdana
KOMISARIS KOMISARIS KOMISARIS
COMMISSIONER COMMISSIONER COMMISSIONER
Kukrit Suryo Wicaksono Trimedya Panjaitan
KOMISARIS INDEPENDEN KOMISARIS INDEPENDEN
INDEPENDENT COMMISSIONER INDEPENDENT COMMISSIONER
Martina Abdul Karim* Mei Ling*
KOMISARIS INDEPENDEN KOMISARIS INDEPENDEN KOMISARIS
INDEPENDENT COMMISSIONER INDEPENDENT COMMISSIONER COMMISSIONER
* Anggota Dewan Komisaris yang diangkat tersebut baru dapat melaksanakan tugasnya sebagai anggota Dewan Komisaris apabila telah mendapat persetujuan
dari OJK dan memenuhi ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
The appointed member of the Board of Commissioners may only carry out their duties as a member of the Board of Commssioners after obtaining approval from
OJK and fulfilling the provisions of the applicable laws and regulations.
Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t 47
Page 48
Strategi Keberlanjutan
Sustainability Strategy
Strategi
Keberlanjutan
Sustainability Strategy
48 IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK
IN OVASI
YAN GINBE
KLU
R KE
SIF,
LAND A
JU TA NK | YA
MPA N G B EI R
I NCLUS VEKEI L A N J U TAI O
NNOVAT NN, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 49
Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t 49
Page 50
Strategi Keberlanjutan
Sustainability Strategy
Strategi Keberlanjutan
Sustainability Strategy
Strategi keberlanjutan Pegadaian mencerminkan komitmen
Perusahaan untuk berperan aktif dalam memperluas inklusi
keuangan, mendorong pertumbuhan yang berdaya saing
dan bertanggung jawab, serta mendukung pencapaian
Tujuan Pembangunan Berkelanjutan.
Pegadaian’s sustainability strategy reflects the Company’s commitment to
playing an active role in expanding financial inclusion, encouraging competitive
and responsible growth, and supporting the achievement of the Sustainable
Development Goals.
Komitmen dan Pendekatan Keberlanjutan [OJK A.1] [GRI 2-23]
Sustainability Commitment And Approach
Di tengah dinamika global yang terus berkembang, yang In the midst of continually evolving global dynamics, marked
ditandai oleh meningkatnya dampak perubahan iklim, by the increasing impacts of climate change, global economic
ketidakpastian ekonomi global, percepatan transformasi uncertainty, the acceleration of digital transformation,
digital, serta semakin tingginya ekspektasi pemangku and stakeholders’ rising expectations for responsible
kepentingan terhadap praktik bisnis yang bertanggung business practices, sustainability has become a key factor in
jawab, keberlanjutan menjadi faktor kunci dalam menjaga maintaining business resilience and a company’s long-term
ketahanan usaha dan daya saing perusahaan dalam jangka competitiveness. At present, companies are required not
panjang. Saat ini, perusahaan dituntut untuk tidak hanya only to be oriented toward financial performance, but also
berorientasi pada kinerja finansial, tetapi juga mampu to be able to manage environmental, social, and governance
mengelola dampak lingkungan, sosial, dan tata kelola impacts in an integrated manner.
secara terintegrasi.
Pada tahun 2015, Tujuan Pembangunan Berkelanjutan In 2015, the Sustainable Development Goals (SDGs) were
(TPB) atau Sustainable Development Goals (SDGs) established as a global development agenda aimed at
ditetapkan sebagai agenda pembangunan global yang creating a balance between economic growth, social welfare,
bertujuan menciptakan keseimbangan antara pertumbuhan and environmental preservation. Proclaimed by the United
ekonomi, kesejahteraan sosial, dan pelestarian lingkungan. Nations (UN), the SDGs comprise 17 main goals focused
Dicanangkan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), on poverty eradication, reducing inequality, protecting
TPB mencakup 17 tujuan utama yang berfokus pada ecosystems, and accelerating inclusive and sustainable
pengentasan kemiskinan, pengurangan kesenjangan, development.
perlindungan ekosistem, serta percepatan pembangunan
yang inklusif dan berkelanjutan.
Pada saat yang sama, Pemerintah Indonesia telah At the same time, the Government of Indonesia affirmed
menegaskan komitmen terhadap agenda global tersebut its commitment to the global agenda through the issuance
melalui penerbitan Peraturan Presiden Nomor 59 Tahun 2017 of Presidential Regulation Number 59 of 2017 on the
tentang Pelaksanaan Pencapaian Tujuan Pembangunan Implementation of the Achievement of the Sustainable
Berkelanjutan, yang selanjutnya diimplementasikan Development Goals, which was subsequently implemented
melalui penyusunan Rencana Aksi Nasional (RAN) dan through the formulation of the National Action Plan (RAN)
Rencana Aksi Daerah (RAD) TPB/SDGs. and Regional Action Plans (RAD) for the SDGs.
50 IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 51
Sejalan dengan komitmen nasional tersebut, Pegadaian In line with this national commitment, Pegadaian actively
secara aktif mengambil peran dalam mendukung takes a role in supporting sustainable development in
pembangunan berkelanjutan di Indonesia. Bagi Pegadaian, Indonesia. For Pegadaian, the application of Environmental,
penerapan prinsip Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola Social, and Governance (ESG) principles is not merely viewed
(Environmental, Social, and Governance/ESG) tidak as fulfilling regulatory obligations, but rather as a strategic
semata-mata dipandang sebagai pemenuhan kewajiban foundation for creating sustainable long-term value for the
regulasi, melainkan sebagai fondasi strategis dalam Company, stakeholders, and the broader community.
menciptakan nilai jangka panjang yang berkelanjutan bagi
Perusahaan, pemangku kepentingan, dan masyarakat luas.
Sebagai bagian dari Holding Ultra Mikro (UMi), Pegadaian As part of the Ultra Micro (UMi) Holding, Pegadaian also
juga melihat peluang strategis yang signifikan untuk terus sees significant strategic opportunities to continue expanding
memperluas inklusi keuangan bagi pelaku usaha ultra financial inclusion for ultra micro business operators in
mikro di Indonesia. Meningkatnya pemanfaatan layanan Indonesia. Increasing utilization of formal financial services,
keuangan formal, yang didukung oleh perkembangan supported by technological developments and improved
teknologi, serta peningkatan literasi digital masyarakat, public digital literacy, creates room for Pegadaian to expand
membuka ruang bagi Pegadaian untuk memperluas akses access to financing, strengthen economic empowerment,
pembiayaan, memperkuat pemberdayaan ekonomi, serta and sustainably narrow the gap in the utilization of financial
mempersempit kesenjangan dalam pemanfaatan layanan services.
keuangan secara berkelanjutan.
Dalam menjalankan peran tersebut, Pegadaian tidak hanya In carrying out this role, Pegadaian not only contributes to
berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional, national economic growth, but also performs an important
tetapi juga menjalankan fungsi sosial yang penting dalam social function in improving public welfare and strengthening
meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memperkuat the economic resilience of vulnerable groups. Expanding
ketahanan ekonomi kelompok rentan. Perluasan akses inclusive financial access is an integral part of the Company’s
keuangan yang inklusif menjadi bagian integral dari strategy in encouraging equitable, resilient, and sustainable
strategi perusahaan dalam mendorong pembangunan economic development.
ekonomi yang berkeadilan, tangguh, dan berkelanjutan.
Sebagai wujud nyata atas komitmen dan tanggung jawab As a tangible manifestation of this commitment and
tersebut, Pegadaian telah menyusun Rencana Jangka responsibility, Pegadaian has prepared the Company’s Long-
Panjang Perusahaan (RJPP) Tahun 2025–2029 sebagai Term Plan (RJPP) for 2025–2029 as the primary reference
acuan utama dalam menetapkan arah strategis perusahaan. in setting the Company’s strategic direction. The RJPP is
RJPP dirancang untuk mendorong pertumbuhan bisnis designed to promote sustainable business growth, strengthen
yang berkelanjutan, memperkuat daya saing, serta competitiveness, and transform the business model to be
mentransformasikan model bisnis agar adaptif terhadap adaptive to economic dynamics and changes in customer
dinamika perekonomian dan perubahan kebutuhan needs. The RJPP also serves as a guideline for all directorates
nasabah. RJPP sekaligus menjadi pedoman bagi seluruh and work functions in formulating the Company’s strategies,
direktorat dan fungsi kerja dalam merumuskan strategi, policies, and priority programs, including the management
kebijakan, serta program prioritas perusahaan, termasuk and implementation of ESG aspects in an integrated manner
dalam pengelolaan dan implementasi aspek ESG secara across all operational lines.
terintegrasi di seluruh lini operasional.
Strategi Keberlanjutan Pegadaian [GRI 2-23][GRI 2-24]
Pegadaian Sustainability Strategy
Sebagai perwujudan komitmen Pegadaian dalam As a manifestation of Pegadaian’s commitment to
menerapkan keuangan berkelanjutan secara menyeluruh, implementing sustainable finance comprehensively,
Pegadaian mengembangkan kerangka kerja Environmental, Pegadaian has developed an Environmental, Social, and
Social, and Governance (ESG) yang terintegrasi ke Governance (ESG) framework that is integrated into the
dalam strategi, kebijakan, dan proses bisnis perusahaan. Company’s strategy, policies, and business processes. The
Pengembangan kerangka kerja ini didasarkan pada visi development of this framework is based on the Company’s
keberlanjutan Perusahaan, yaitu “The Leader in the Gold sustainability vision, namely “The Leader in the Gold
Ecosystem and Accelerator of Financial Inclusion.” Ecosystem and Accelerator of Financial Inclusion.”
Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t 51
Page 52
Strategi Keberlanjutan
Sustainability Strategy
Dalam implementasinya, kerangka kerja ESG menjadi In its implementation, the ESG framework serves as a
acuan bagi Pegadaian dalam mengelola risiko dan peluang, reference for Pegadaian in managing risks and opportunities,
mengembangkan kapabilitas sumber daya manusia, developing human resource capabilities, and adjusting
serta menyesuaikan struktur dan proses organisasi agar organizational structures and processes to be aligned with
selaras dengan dinamika bisnis dan kebutuhan pemangku business dynamics and stakeholder needs. In addition,
kepentingan. Selain itu, Perusahaan terus mendorong the Company continues to encourage the development of
pengembangan produk dan portofolio usaha yang sejalan products and a business portfolio in line with the principles
dengan prinsip-prinsip keuangan berkelanjutan. of sustainable finance.
Dalam menjalankan kegiatan usaha, Pegadaian senantiasa In carrying out its business activities, Pegadaian consistently
berlandaskan pada nilai-nilai kolaborasi, transparansi, relies on the values of collaboration, transparency, and trust
dan kepercayaan sebagai modal utama dalam membangun as the primary capital in building the Company’s resilience
ketahanan dan daya saing Perusahaan. Pendekatan ini and competitiveness. This approach supports the sustainable
mendukung peningkatan kinerja Perusahaan secara improvement of the Company’s performance through
berkelanjutan melalui penguatan kapabilitas internal, strengthening internal capabilities, managing social and
pengelolaan risiko sosial dan lingkungan, serta inovasi environmental risks, and product innovation that delivers
produk yang memberikan nilai tambah jangka panjang. long-term value added.
Visi | Vision
“The Leader in the gold ecosystem and
accelerator of financial inclusion”
Misi | Mission
1 2 3
Memberikan manfaat dan Memperluas jangkauan layanan Memberikan service excellence
keuntungan optimal bagi seluruh UMKM melalui sinergi Ultra Mikro dengan fokus nasabah
stakeholder dengan untuk meningkatkan proposisi nilai Providing excelent service with
mengembangkan bisnis inti ke nasabah dan stakeholder customer focus
Provide benefits and profits with an Expand MSME service coverage
optimal customer focus for all through Ultra Micro synergies to
stakeholders by developing core enchance value proposition to
business customers and stakeholders
G7 STAR STRATEGY X BRAIN STRATEGY
Environmental (E) Social (S) Governance (G)
Adaptasi dan Mitigasi Risiko Tata kelola ESG
E1 Perubahan Iklim Pengembangan Sumber Daya G1 (kebijakan, manajemen risiko,
S1
Manusia
Climate Change Risk dan komite ESG)
Human Capital Development
Adaptation and Mitigation ESG Governance
Manajemen Aset yang Keberagaman, Kesetaraan, dan (policy, risk management,
E2 S2 Inklusi (DEI) and ESG committee)
Bertanggung Jawab
Responsible Asset Management Diversity, Equity, and Inclusion
Penguatan Business ethics
(DEI) G2 (SMAP, WBS, anti-bribery &
Inisiatif Keuangan Pemasaran yang Bertanggung corruption, kepatuhan)
E3 Berkelanjutan S3 Jawab Strengthening Business Ethics
Sustainable Finance Initiative Responsible Marketing (SMAP, WBS, anti-bribery &
Strategi Dekarbonisasi corruption, compliance)
E4 Privasi & Keamanan Data
Decarbonization Strategy S4 Pelanggan Penerapan Responsible
Customer Data Privacy & G3 Investment
Security Implementation of Responsible
Investment
Inklusi Keuangan
S5 Integrasi ESG ke Dalam
Financial Inclusion
G4 Strategi Bisnis
Pengembangan Komunitas Integration of ESG Into
S6
Community Development Business Strategy
Penawaran Produk yang
G5 Bertanggung Jawab
Responsible Product Offering
Pengawasan Dewan
G6
Board Oversight
Corporate Foundation (Good Corporate Governance, BRILiaN Way)
17 Sustainable Development Goals
52 IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 53
Pilar Keberlanjutan Pegadaian Pegadaian Sustainability Pillars
Kerangka kerja ESG Pegadaian mencakup tiga pilar Pegadaian’s ESG framework covers three main pillars,
utama, yakni Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola, yang namely Environmental, Social, and Governance, which serve
menjadi fondasi dalam perumusan strategi Perusahaan as the foundation for formulating the Company’s strategy and
serta pengambilan keputusan di seluruh lini organisasi. decision-making across all organizational lines. Through this
Melalui kerangka ini, prinsip keuangan berkelanjutan framework, sustainable finance principles are consistently
diintegrasikan secara konsisten ke dalam operasional dan integrated into the Company’s operations and business
strategi bisnis Perusahaan dengan menjunjung tinggi nilai strategy by upholding the values of integrity, transparency,
integritas, transparansi, dan akuntabilitas. and accountability.
Lingkungan
Environment
Dalam aspek lingkungan, Pegadaian berkomitmen untuk In the environmental aspect, Pegadaian is committed to managing
mengelola dampak lingkungan secara bertanggung jawab environmental impacts responsibly through the implementation
melalui penerapan efisiensi energi, pengurangan emisi, of energy efficiency, emission reductions, waste management, and
pengelolaan limbah, serta implementasi berbagai inisiatif the implementation of various environmentally friendly initiatives
ramah lingkungan di seluruh jaringan operasional Perusahaan. across the Company’s operational network. This commitment is
Komitmen ini merupakan bagian dari upaya Perusahaan dalam part of the Company’s efforts to support the transition toward a
mendukung transisi menuju ekonomi rendah karbon serta low-carbon economy and to increase resilience to the impacts of
meningkatkan ketahanan terhadap dampak perubahan iklim. climate change.
Sebagai bagian dari strategi dekarbonisasi dan adaptasi
perubahan iklim, Pegadaian secara aktif mendorong As part of its decarbonization strategy and climate change
pengembangan 425 bank sampah yang tersebar di seluruh adaptation, Pegadaian actively encourages the development
Indonesia melalui 12 Kantor Wilayah. Selain itu, Perusahaan of 425 waste banks spread throughout Indonesia through 12
menerapkan konsep bangunan hijau (green building) dengan Regional Offices. In addition, the Company implements the green
memanfaatkan kembali air bekas yang dialirkan ke Sewage building concept by reusing wastewater channeled to the Sewage
Treatment Plant (STP) untuk digunakan sebagai air penyiraman Treatment Plant (STP) to be used as water for watering plants.
tanaman.
Pegadaian juga melaksanakan pengelolaan limbah secara Pegadaian also carries out sustainable waste management
berkelanjutan melalui kerja sama dengan Bank Sampah through cooperation with waste banks fostered under the TJSL
binaan program TJSL. Dari sisi efisiensi energi, Perusahaan program. In terms of energy efficiency, the Company continues
terus berupaya menurunkan intensitas konsumsi energi yang to strive to reduce the intensity of energy consumption sourced
bersumber dari energi tidak terbarukan sebagai bagian dari from non-renewable energy as part of its efforts to improve
upaya peningkatan efisiensi operasional yang berkelanjutan. sustainable operational efficiency.
Sosial
Social
Dalam aspek sosial, Pegadaian menempatkan perlindungan In the social aspect, Pegadaian places the protection of
hak asasi manusia, penerapan keberagaman dan inklusi, human rights, the implementation of diversity and inclusion,
kesehatan dan keselamatan kerja, perlindungan konsumen, occupational health and safety, consumer protection, and
serta pemberdayaan masyarakat sebagai prioritas utama dalam community empowerment as top priorities in conducting its
menjalankan kegiatan usaha. Komitmen ini diimplementasikan business activities. This commitment is implemented through
melalui berbagai kebijakan dan program yang berorientasi various policies and programs oriented toward improving the
pada peningkatan kesejahteraan karyawan, nasabah, dan welfare of employees, customers, and the community.
masyarakat.
Perusahaan menjunjung tinggi pemenuhan hak asasi manusia The Company upholds the fulfillment of human rights in the
di lingkungan kerja melalui penerapan berbagai kebijakan workplace through the implementation of various internal
internal. Untuk mendukung pengembangan kapabilitas policies. To support the development of human resource
sumber daya manusia, Pegadaian menyediakan rata-rata 188 capabilities, Pegadaian provides an average of 188 training hours
jam pelatihan per karyawan, sejalan dengan Kebijakan Umum per employee, in line with General Policy Number 10 on Human
Nomor 10 tentang Pengembangan Sumber Daya Manusia. Resource Development.
Melalui program pemberdayaan masyarakat, Pegadaian telah Through community empowerment programs, Pegadaian has
melibatkan lebih dari 10.000 pelaku usaha mikro, kecil, dan engaged more than 10,000 micro, small, and medium enterprise
menengah (UMKM). Selain itu, Perseroan berkontribusi dalam (MSME) operators. In addition, the Company contributes to the
pengembangan Generasi Emas di jenjang pendidikan tinggi development of the Golden Generation at the higher education
dengan menyediakan akses terhadap sarana dan prasarana level by providing access to educational support facilities and
pendukung pendidikan melalui The Gade Creative Lounge yang infrastructure through The Gade Creative Lounge, which has been
telah hadir di 33 perguruan tinggi di seluruh Indonesia. established at 33 universities throughout Indonesia.
Dalam rangka meningkatkan kualitas layanan dan perlindungan In order to improve service quality and consumer protection,
konsumen, Pegadaian secara berkala melaksanakan Survei Pegadaian periodically conducts the Customer Satisfaction
Customer Satisfaction Index (CSI) untuk mengukur tingkat Index (CSI) Survey to measure customer satisfaction, loyalty,
kepuasan, loyalitas, keterlibatan, retensi, dan akuisisi nasabah, engagement, retention, and acquisition, while also identifying
sekaligus mengidentifikasi area peningkatan layanan secara areas for continuous service improvement.
berkelanjutan.
Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t 53
Page 54
Strategi Keberlanjutan
Sustainability Strategy
Tata Kelola
Governance
Dalam aspek tata kelola, Pegadaian berkomitmen untuk In the governance aspect, Pegadaian is committed to
menerapkan prinsip Good Corporate Governance (GCG) implementing the principles of Good Corporate Governance
yang meliputi transparansi, akuntabilitas, independensi, (GCG), which include transparency, accountability, independence,
dan kewajaran, serta memperkuat integritas dalam seluruh and fairness, and to strengthening integrity throughout the
proses bisnis perusahaan. Komitmen ini diwujudkan melalui Company’s business processes. This commitment is realized
penerapan berbagai kebijakan dan praktik tata kelola yang through the implementation of various responsible governance
bertanggung jawab. policies and practices.
Perusahaan menerapkan kebijakan anti-fraud, anti-korupsi, The Company implements anti-fraud and anti-corruption
sistem pelaporan pelanggaran (whistleblowing system), serta policies, a whistleblowing system, and effective risk management
manajemen risiko yang efektif sebagai bagian dari upaya as part of its efforts to maintain integrity and stakeholder trust.
menjaga integritas dan kepercayaan pemangku kepentingan. Pegadaian is also committed to supporting the development of
Pegadaian juga berkomitmen untuk mendukung pengembangan sustainable finance in Indonesia through strengthening corporate
keuangan berkelanjutan di Indonesia melalui penguatan praktik governance practices.
tata kelola perusahaan.
Selain itu, Pegadaian terus memperkuat tata kelola melalui In addition, Pegadaian continues to strengthen governance
penerapan etika bisnis, perolehan sertifikasi internasional, through the implementation of business ethics, the attainment of
serta peningkatan peringkat ESG. Dalam aspek kepatuhan, international certifications, and improvements in ESG ratings. In
Perusahaan berkomitmen untuk melaksanakan kewajiban the aspect of compliance, the Company is committed to fulfilling
perpajakan secara jujur, transparan, dan dapat diaudit oleh its tax obligations honestly, transparently, and in a manner that
publik sesuai dengan ketentuan peraturan perundang- can be audited by the public in accordance with the prevailing laws
undangan yang berlaku. and regulations.
Roadmap Keberlanjutan 2025–2029 Sustainability Roadmap 2025–2029
Integrasi pilar-pilar keberlanjutan Pegadaian diperkuat The integration of Pegadaian’s sustainability pillars is
melalui penyusunan Roadmap ESG Pegadaian Tahun 2025– strengthened through the formulation of the Pegadaian ESG
2029, yang dirancang sebagai panduan strategis untuk Roadmap for 2025–2029, which is designed as a strategic
memastikan implementasi keberlanjutan berjalan secara guide to ensure that sustainability implementation is carried
terarah, terukur, dan berkesinambungan. out in a directed, measurable, and sustainable manner.
Berlandaskan visi dan misi Pegadaian, serta didukung oleh Grounded in Pegadaian’s vision and mission, and supported
berbagai kebijakan internal Perusahaan, Roadmap ESG by various internal Company policies, the ESG Roadmap is
disusun sebagai pedoman dalam perencanaan strategis prepared as a guideline for medium-term strategic and
dan operasional jangka menengah. Roadmap ini berfokus operational planning. This Roadmap focuses on four main
pada empat area utama, yaitu: areas, namely:
#1 #2 #3 #4
Integrasi prinsip ESG ke Penguatan tata kelola dan Pengembangan produk Peningkatan kompetensi
dalam strategi Perusahaan manajemen risiko ESG dan layanan berbasis sumber daya manusia dalam
Integration of ESG principles Strengthening ESG keberlanjutan penerapan ESG
into the Company’s strategy governance and risk Development of sustainability- Enhancement of human resource
management based products and services competencies in ESG implementation
Adapun pelaksanaan Roadmap ESG Pegadaian dibagi ke The implementation of the Pegadaian ESG Roadmap is
dalam empat tahapan strategis, meliputi: divided into four strategic stages, comprising:
2025
2026 2027 2028-2029
Building and Reshaping
Achieving ESG Business Goals Increasing ESG Impact New Value Creation
ESG Compliance
Penguatan kebijakan ESG serta Integrasi ESG ke dalam proses Digitalisasi pelaporan ESG Perluasan portofolio
penyusunan pelaporan awal bisnis dan pengambilan serta penguatan proyek- produk berkelanjutan serta
yang mengacu pada standar keputusan manajerial. proyek keberlanjutan. peningkatan pelibatan
internasional. Integration of ESG into business Digitalization of ESG pemangku kepentingan.
Strengthening ESG policies and processes and managerial reporting and strengthening Expansion of the sustainable
preparing initial reporting that decision-making. sustainability projects. product portfolio and increased
refers to international standards. stakeholder engagement.
54 IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 55
Implementasi Strategi Roadmap ESG Implementation of the ESG Roadmap Strategy
[OJK F.1][GRI-2-23][GRI-2-24] [OJK F.1][GRI-2-23][GRI-2-24]
Sebagai bagian dari implementasi Roadmap ESG Tahun 2025, As part of the implementation of the 2025 ESG Roadmap,
Pegadaian mengusung tema “Building and Reshaping ESG Pegadaian adopts the theme “Building and Reshaping ESG
Compliance”, yang mencerminkan komitmen Perusahaan Compliance,” which reflects the Company’s commitment to
dalam memperkuat fondasi tata kelola keberlanjutan strengthening the foundation of sustainability governance while
sekaligus mentransformasikan kepatuhan ESG agar transforming ESG compliance so that it is comprehensively
terintegrasi secara menyeluruh dalam strategi dan operasional integrated into business strategy and operations. The
bisnis. Implementasi Roadmap ESG ini dilaksanakan melalui implementation of this ESG Roadmap is carried out through
serangkaian inisiatif strategis yang mencakup aspek tata a series of strategic initiatives covering governance aspects,
kelola, budaya organisasi, pengembangan kapasitas, hingga organizational culture, capacity development, and the creation
penciptaan nilai berkelanjutan bagi pemangku kepentingan. of sustainable value for stakeholders.
Penguatan Tata Dalam rangka memperkuat struktur tata kelola ESG, Pegadaian membentuk Komite Keberlanjutan yang
Kelola Keberlanjutan berfungsi sebagai pengarah dan pengawas implementasi keberlanjutan Perusahaan. Pembentukan komite
Strengthening tersebut disertai dengan penetapan peran dan tanggung jawab yang jelas, yang didukung oleh:
Sustainability • Peraturan Direksi Nomor 43 Tahun 2024 tentang Pedoman Komite Keberlanjutan; dan
Governance • Keputusan Direksi Nomor 126/KEP-DIR/2025 tentang Penetapan Satuan Tugas Implementasi
Keberlanjutan PT Pegadaian Tahun 2025.
In order to strengthen the ESG governance structure, Pegadaian established a Sustainability Committee that
serves as the director and supervisor of the Company’s sustainability implementation. The establishment of the
committee was accompanied by the determination of clear roles and responsibilities, supported by:
• Board of Directors Regulation Number 43 of 2024 on the Guidelines for the Sustainability Committee; and
• Board of Directors Decree Number 126/KEP-DIR/2025 on the Establishment of the Sustainability
Implementation Task Force of PT Pegadaian for 2025.
Pengembangan Sebagai landasan operasional penerapan ESG, Pegadaian mengembangkan kerangka kerja dan kebijakan
Kerangka dan keberlanjutan yang terintegrasi. Upaya ini diwujudkan melalui penyusunan Kebijakan Keberlanjutan PT
Kebijakan Pegadaian Tahun 2025, sebagaimana diatur dalam Peraturan Nomor 40 Tahun 2025 tentang Pedoman ESG,
Keberlanjutan yang menjadi acuan dalam perencanaan, pelaksanaan, serta evaluasi kinerja keberlanjutan Perusahaan.
Development of As an operational foundation for ESG implementation, Pegadaian develops an integrated sustainability
the Sustainability framework and policies. This effort is realized through the preparation of the PT Pegadaian Sustainability Policy
Framework and for 2025, as stipulated in Regulation Number 40 of 2025 on ESG Guidelines, which serves as a reference for the
Policies planning, implementation, and evaluation of the Company’s sustainability performance.
Penguatan Kesadaran Pegadaian secara berkelanjutan menanamkan nilai dan budaya ESG di seluruh lini organisasi melalui
dan Budaya ESG berbagai inisiatif internal. Penguatan kesadaran ESG dilakukan melalui:
Strengthening ESG • Kampanye internal keberlanjutan melalui kanal media sosial internal “Life at Pegadaian”, dengan fokus
Awareness and Culture pada efisiensi penggunaan listrik dan air serta pemilahan limbah; dan
• Implementasi Gerakan Aksi Hidup Hijau (Green Life Action Movement/GLAM) di seluruh unit kerja PT
Pegadaian, sebagaimana diatur dalam Surat Nomor 81/SK-00026.03/2025 tanggal 21 Februari 2025.
Pegadaian continuously instills ESG values and culture across all organizational lines through various internal
initiatives. Strengthening ESG awareness is carried out through:
• Internal sustainability campaigns through the internal social media channel “Life at Pegadaian”, with a focus
on efficiency in electricity and water usage as well as waste segregation; and
• The implementation of the Green Life Action Movement (GLAM) across all work units of PT Pegadaian, as
stipulated in Letter Number 81/SK-00026.03/2025 dated February 21, 2025.
Peningkatan Sebagai bagian dari perannya dalam mendorong inklusi keuangan, Pegadaian meningkatkan literasi
Literasi Keuangan keuangan berkelanjutan bagi karyawan dan nasabah melalui berbagai program kolaboratif. Inisiatif ini
Berkelanjutan dan meliputi:
Inklusi Keuangan • Pelaksanaan program literasi keuangan bersama mitra Pegadaian, termasuk 425 Bank Sampah binaan
Improving Sustainable (Tabungan Emas) serta The Gade Integrated Farming Community; dan
Finance Literacy and • Penerbitan surat edaran kepada seluruh Kantor Wilayah PT Pegadaian terkait pelaksanaan program
Financial Inclusion literasi keuangan melalui Surat Nomor 93/SK-00026.-00/2025 tanggal 3 Maret 2025.
As part of its role in promoting financial inclusion, Pegadaian improves sustainable finance literacy for
employees and customers through various collaborative programs. These initiatives include:
• The implementation of financial literacy programs together with Pegadaian’s partners, including 425 fostered
waste banks (Gold Savings) as well as The Gade Integrated Farming Community; and
• The issuance of a circular letter to all Regional Offices of PT Pegadaian regarding the implementation of
financial literacy programs through Letter Number 93/SK-00026.-00/2025 dated March 03, 2025.
Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t 55
Page 56
Strategi Keberlanjutan
Sustainability Strategy
Penyusunan Rencana Dalam rangka memenuhi ketentuan regulator dan memperkuat praktik keuangan berkelanjutan, Pegadaian
Aksi Keuangan menyusun dan mengimplementasikan Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan (RAKB). Langkah ini mencakup:
Berkelanjutan • Penyampaian RAKB PT Pegadaian Tahun 2024–2029 kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui Surat
Preparation of the Nomor 742-S/00026.00/2024; serta
Sustainable Finance • Penyusunan dan implementasi Kerangka Social Loan PT Pegadaian pada tahun 2024.
Action Plan • Laporan Implementasi RAKB Tahun 2025 kepada OJK
In order to comply with regulatory requirements and strengthen sustainable finance practices, Pegadaian
prepares and implements the RAKB. This step includes:
• Submission of the PT Pegadaian RAKB for 2024–2029 to the Financial Services Authority (OJK) through Letter
Number 742-S/00026.00/2024; and
• The preparation and implementation of the PT Pegadaian Social Loan Framework in 2024.
• Laporan Implementasi RAKB Tahun 2025 kepada OJK
Penciptaan Pegadaian mengintegrasikan pendekatan Creating Shared Value (CSV) dalam pelaksanaan program TJSL
Nilai Bersama untuk mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs). Berdasarkan Risalah RKA
Creating Shared Value Program TJSL Kementerian BUMN Tahun 2025 PT Pegadaian Nomor RIS-10/DSI.MBU.B/12/2024, Pegadaian
menjalankan dua program CSV utama, yaitu:
• Pande Emas Pegadaian, yang memberikan manfaat berupa peningkatan jumlah nasabah aktif bagi
Perusahaan serta peningkatan nilai aset emas bagi masyarakat; dan
• Gadepreneur, yang mendorong peningkatan jumlah nasabah aktif Pegadaian sekaligus mendukung UMKM
untuk naik kelas dan meningkatkan daya saing usaha.
Pegadaian integrates the Creating Shared Value (CSV) approach into the implementation of its TJSL programs to
support the achievement of the Sustainable Development Goals (SDGs). Based on the Minutes of the 2025 TJSL
Program Work Plan and Budget (RKA) of the Ministry of State-Owned Enterprises for PT Pegadaian Number RIS-
10/DSI.MBU.B/12/2024, Pegadaian carries out two main CSV programs, namely:
• Pande Emas Pegadaian, which provides benefits in the form of an increase in the number of active customers
for the Company as well as an increase in the value of gold assets for the public; and
• Gadepreneur, which encourages an increase in the number of Pegadaian’s active customers while also
supporting MSMEs in moving up to the next level and improving business competitiveness.
Inventarisasi Emisi Sebagai bagian dari pengelolaan dampak lingkungan, Pegadaian melakukan inventarisasi emisi gas rumah
dan Pemetaan Net kaca (GRK) Cakupan 1, Cakupan 2, dan Cakupan 3, serta pemetaan skenario Net Zero Emission (NZE).
Zero Emission Inventarisasi dilakukan melalui pemantauan konsumsi energi yang mencakup:
Emissions Inventory • Cakupan 1, yaitu penggunaan bahan bakar untuk genset dan kendaraan operasional;
and Net Zero • Cakupan 2, berupa konsumsi listrik dari PLN; dan
Emission Mapping • Cakupan 3, meliputi konsumsi energi dari perjalanan dinas serta pengadaan bahan baku untuk Gade Coffee.
As part of managing environmental impacts, Pegadaian conducts an inventory of greenhouse gas (GHG)
emissions for Scope 1, Scope 2, and Scope 3, as well as mapping Net Zero Emission (NZE) scenarios. The
inventory is carried out through monitoring energy consumption, which includes:
• Scope 1, namely the use of fuel for generators and operational vehicles;
• Scope 2, in the form of electricity consumption from PLN; and
• Scope 3, covering energy consumption from business travel as well as the procurement of raw materials for
Gade Coffee.
Penilaian Kinerja Dalam rangka meningkatkan transparansi dan kredibilitas kinerja keberlanjutan, Pegadaian mengikuti
ESG oleh Lembaga penilaian ESG oleh lembaga pemeringkat independen. Penilaian ESG Tahun 2025 dijadwalkan berlangsung
Pemeringkat pada Oktober 2025, dengan tahapan persiapan yang meliputi pengumpulan data emisi GRK, pelaksanaan
ESG Performance assurance atas Laporan Keberlanjutan Tahun 2024, pembaruan informasi keberlanjutan pada situs web
Assessment by Perusahaan, serta kajian kesenjangan (gap analysis) atas hasil pemeringkatan sebelumnya. Penilaian
Rating Agencies ini akan dilakukan oleh S&P Global, mengacu pada Surat BRI Nomor B.115.e SBM/LRS/07/2023 terkait
implementasi keberlanjutan non-regulatori.
In order to enhance the transparency and credibility of sustainability performance, Pegadaian participates in ESG
assessments conducted by independent rating agencies. The 2025 ESG assessment is scheduled to take place in
October 2025, with preparatory stages including the collection of GHG emissions data, the conduct of assurance
for the 2024 Sustainability Report, updates to sustainability information on the Company’s website, and a gap
analysis of the results of the previous rating. This assessment will be conducted by S&P Global, referring to BRI
Letter Number B.115.e SBM/LRS/07/2023 regarding the implementation of non-regulatory sustainability.
Penguatan Kapasitas Pegadaian secara berkelanjutan meningkatkan kapabilitas sumber daya manusia dalam penerapan ESG
Keberlanjutan melalui berbagai program pengembangan kompetensi, antara lain:
Strengthening • Pelatihan IFRS 1 dan IFRS 2;
Sustainability Capacity • Sertifikasi Certified Sustainability Reporting Specialist (CSRS);
• Pelatihan perhitungan SROI; serta
• Program pelatihan bagi Satuan Tugas ESG terkait Enhancing ESG Practices & Certified Sustainability
Development Specialist.
Pegadaian continuously enhances human resource capabilities in ESG implementation through various
competency development programs, including:
• IFRS 1 and IFRS 2 training;
• CSRS certification;
• Training on the calculation of SROI; and
• Training programs for the ESG Task Force related to Enhancing ESG Practices & Certified Sustainability
Development Specialist.
56 IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 57
Rencana Keuangan Berkelanjutan Sustainable Finance Plan
Sebagai bagian dari roadmap keberlanjutan Perusahaan, As part of the Company’s sustainability roadmap, Pegadaian has
Pegadaian juga telah menetapkan target kegiatan prioritas also established priority activity targets to support sustainable
dalam mendukung keuangan berkelanjutan yang dituangkan finance, as set out in the Sustainable Finance Action Plan
dalam dokumen Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan (RAKB). (RAKB) document. Through RAKB, by 2029, Pegadaian aims
Melalui RAKB, pada tahun 2029 Pegadaian menargetkan untuk to become a multi-product company that provides financial
mampu menjadi Perusahaan multi produk yang menjadi solutions based on the values of collaboration, transparency,
solusi keuangan yang berpegang pada landasan nilai-nilai and trust, with the resilience and competitiveness to improve
kolaborasi, transparansi, dan kepercayaan yang memiliki daya company performance through the development of human
tahan dan daya saing untuk peningkatan kinerja perusahaan resource capabilities, organizational adjustments, social and
melalui pengembangan kapabilitas sumber daya manusia, environmental risk management, and the improvement of
penyesuaian organisasi, pengelolaan risiko berbasis sosial dan products and portfolios in line with the principles of sustainable
lingkungan hidup, serta peningkatan produk dan portofolio finance.
yang sesuai prinsip-prinsip keuangan berkelanjutan.
Dalam mendukung tujuan RAKB tersebut, Pegadaian In supporting the RAKB objectives, Pegadaian has established
menetapkan rencana jangka panjang (lima tahun) 2025 – the following long-term (five-year) plan for 2025-2029:
2029 sebagai berikut:
Tahun Target Kegiatan Prioritas Tahun Target Kegiatan Prioritas Tahun Target Kegiatan Prioritas
Year Priority Activity Targets Year Priority Activity Targets Year Priority Activity Targets
Instalasi panel surya untuk kantor Ekspansi instalasi surya ke Ekspansi penuh panel surya ke
wilayah kantor wilayah dan cabang seluruh kantor wilayah dan cabang
2025
2026 - 2027
2028 - 2029
Installation of solar panels for Expansion of solar panel Full expansion of solar panels across
regional offices installation to regional and all regional and branch offices
Penggunaan kendaraan Listrik (EV) branch offices
Reviu tahunan dampak emisi
untuk operasional Program pengimbangan karbon GRK dengan target operasional
Use of electric vehicles (EVs) for untuk emisi operasional net-zero
operations Carbon offset program for Annual GHG emissions impact review
operational emissions with an operational net-zero target
Strategi dekarbonisasi (perhitungan
Peluncuran sistem pengadaan
emisi GRK) Kemitraan internasional untuk
hijau dan program pengurangan
Decarbonization strategy (GHG pelatihan lanjutan dan praktik
jejak karbon bagi karyawan
emissions calculation) terbaik DEI
Launch of a green procurement
Inisiasi pengadaan ramah International partnerships for
system and employee carbon
lingkungan advanced training and DEI best
footprint reduction program
Initiation of green procurement practices
Mentorship untuk
Pengembangan modal manusia pengembangan kepemimpinan Program digitalisasi dan
melalui pelatihan dan sertifikasi Mentorship program for kewirausahaan di daerah pedesaan
Human capital development through leadership development Digitalization and entrepreneurship
training and certification programs in rural areas
Kampanye kesadaran DEI
Inklusi keuangan dan literasi dan peningkatan keterlibatan Inisiatif “Pegadaian for All” untuk
keuangan komunitas yang kurang layanan inklusif bagi penyandang
Financial inclusion and financial terwakili disabilitas
literacy DEI awareness campaign and “Pegadaian for All” initiative for
Program pengembangan dan increased engagement with inclusive services for persons with
keterlibatan masyarakat underrepresented communities disabilities
Community development and Penguatan program literasi Implementasi sistem pengawasan
engagement programs keuangan dan inklusi berbasis AI
Implementasi tata kelola ESG dan Strengthening financial literacy Implementation of AI-based
etika bisnis and inclusion programs monitoring systems
Implementation of ESG governance Audit ESG berkala dan
and business ethics peningkatan pelaporan sesuai Ekspansi program edukasi tata
standar internasional kelola untuk karyawan dan mitra
Peluncuran produk bertanggung Regular ESG audits and Expansion of governance education
jawab enhanced reporting in programs for employees and partners
Launch of responsible products accordance with international
Produk inklusif berbasis data yang
standards
Penilaian ESG dan pelaporan sesuai disesuaikan dengan kebutuhan
standar IFRS Pengembangan produk inklusif pelanggan
ESG assessment and reporting in Development of inclusive Data-driven inclusive products
accordance with IFRS standards products tailored to customer needs
Catatan: Roadmap Keberlanjutan di atas mengacu pada RAKB periode 2024–2028. Pada tahun 2026, dilakukan pembaruan peta jalan RAKB
untuk periode 2026–2030, yang akan disampaikan dalam laporan tahun berikutnya.
Note: The Sustainability Roadmap above refers to the RAKB for the 2024–2028 period. In 2026, an update to the RAKB roadmap for the 2026–2030
period was carried out, and this update will be presented in the following year’s report.
Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t 57
Page 58
Strategi Keberlanjutan
Sustainability Strategy
Pada tahun 2025, implementasi RAKB difokuskan pada In 2025, the implementation of the RAKB focuses on priority
program-program prioritas yang dirancang untuk memberikan programs designed to deliver tangible, measurable impact.
dampak nyata dan terukur. Di bidang lingkungan, Pegadaian In the environmental dimension, Pegadaian is implementing
melaksanakan inisiatif adaptasi dan mitigasi perubahan climate change adaptation and mitigation initiatives, a
iklim, strategi dekarbonisasi, serta penguatan pembiayaan decarbonization strategy, and strengthening green financing
hijau melalui skema berlandaskan taksonomi OJK. Di pilar through schemes aligned with the OJK Taxonomy. Within the
sosial, program berfokus pada pengembangan kapasitas social pillar, programs focus on developing human capital,
SDM, penguatan prinsip keberagaman, kesetaraan, dan strengthening diversity, equity, and inclusion (DEI) principles,
inklusi, serta pemberdayaan masyarakat melalui berbagai and empowering communities through various Pegadaian
program sosial Pegadaian Peduli. Sementara itu, pilar tata Peduli social initiatives. Meanwhile, the governance pillar
kelola difokuskan pada peningkatan kualitas pelaporan, emphasizes enhancing the quality of reporting, ESG
penjaminan mutu ESG, sertifikasi, dan penguatan etika assurance, and certification, and strengthening business
bisnis, termasuk pengembangan produk keuangan yang ethics, including the development of responsible and
bertanggung jawab dan inklusif. inclusive financial products.
Pilar Environmental Environmental Pillar
Pada pilar environmental, Pegadaian menitikberatkan Under the environmental pillar, Pegadaian prioritizes
strategi pada upaya penanganan risiko perubahan strategies to address climate-related risks, reduce emissions,
iklim, pengurangan emisi, serta pengelolaan sumber and improve resource efficiency. These efforts are realized
daya yang lebih efisien. Fokus ini diwujudkan melalui through climate change adaptation and mitigation initiatives,
inisiatif adaptasi dan mitigasi perubahan iklim, strategi a structured decarbonization strategy, the use of green
dekarbonisasi, pemanfaatan instrumen pembiayaan hijau financing instruments such as sustainability bonds, and the
seperti sustainability bond, dan penerapan prinsip green implementation of green procurement principles throughout
procurement dalam proses rantai pasok Perusahaan. the Company’s supply chain.
Periode
Periode
Uraian Awal Satuan Target Capaian Keterangan
No Akhir PIC
Description Initial Unit Target Achievement Description
Final Period
Period
Adaptation and Mitigation of Climate Change Risks | Adaptation and Mitigation of Climate Change Risks
Pengadaan Instalasi panel surya
& Logistik; pada 8 kantor cabang
Kantor
Instalasi Panel Jaringan dilaksanakan dan selesai
Wilayah &
Surya Kantor Januari Desember Operasional pada bulan Desember
Cabang
1 Office Solar Panel January December Procurement 5 8 Installation of solar
Installation Regional Office
& Logistics; panels was completed
& Branch
Operational at 8 branch offices in
Network December.
Terdapat perubahan
target dan indikator
keberhasilan program
pengadaan kendaraan
listrik operasional, yang
Kendaraan Listrik Mobil Listrik semula 10 mobil listrik
Pengadaan &
Operasional Operasional menjadi 26 motor listrik
Januari Desember Logistik
2 Electronic Vehicle January December Electric 10 26 There has been a change
Procurement &
for Business Operational in the target and success
Logistics
Operational Vehicle indicators for the electric
vehicle procurement
program, transitioning
from the original 10
electric cars to 26 electric
motorcycles.
58 IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 59
Periode
Periode
Uraian Awal Satuan Target Capaian Keterangan
No Akhir PIC
Description Initial Unit Target Achievement Description
Final Period
Period
Decarbonization Strategy | Decarbonization Strategy
Perhitungan Emisi GRK
Perhitungan Emisi 100% tahun buku 2025 telah
Gas Rumah Kaca Terlaksana dilaksanakan.
Januari Desember Pelaksanaan
Tahun 2025 ESG 100%
3 January December Implementation 100% The GHG emission
GHG Calculation
FY 2025 Done calculation for the fiscal
year 2025 was conducted.
Obligasi Keberlanjutan (Taksonomi OJK) | Sustainability Bond (OJK Taxonomy)
Laporan omzet pada
Transportasi
tahun 2025 mencapai
Ramah Unit Usaha 5,18 Miliar
5,18 miliar atau 52%
Lingkungan Syariah; Produk (52% dari
Miliar Omzet dari target capaian.
(Amanah EV) Januari Desember Mikro target)
Billion in 10 The revenue report for
4 Environmentally January December Sharia Business 5.18 Billion
Revenue the year 2025 indicates a
Friendly Unit; Micro (52% of
total of 5.18 billion IDR,
Transportation Products target)
representing 52% of the
(Amanah EV)
targeted achievement.
Kegiatan UMKM
(KUR Syariah,
Capaian omzet per
KUPEDES, Kreasi Unit Usaha
Miliar Omzet Desember 2025.
Umi, Arrum BPKB) Januari Desember Syariah
Billion in 300 6.121 As of December 2025,
5 MSME Activities January December Sharia Business Revenue revenue performance has
(KUR Syariah, Unit
been documented.
KUPEDES, Kreasi
Umi, Arrum BPKB)
Pengadaan Hijau | Green Procurement
Divisi Pengadaan
& Logistik telah
menginisiasi konsep
Green Procurement dan
Inisiasi Pengadaan & 100% melaksanakan pelatihan
Pengadaan Hijau Logistik Terlaksana
Januari Desember Pelaksanaan The Procurement &
Green 100%
6 January December Procurement & Implementation 100% Logistics Division has
Procurement
Initiation Logistics Done introduced the Green
Procurement initiative
and has conducted
corresponding training
sessions.
Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t 59
Page 60
Strategi Keberlanjutan
Sustainability Strategy
Pilar Sosial [OJK B.3] Social Pillar [OJK B.3]
Pilar sosial mendorong kontribusi Pegadaian dalam he social pillar encourages Pegadaian’s contribution to
meningkatkan kualitas sumber daya manusia, memperkuat improving the quality of human resources, strengthening
kesetaraan dan inklusi, serta menciptakan dampak sosial equality and inclusion, and generating sustainable social
yang berkelanjutan bagi masyarakat. Strategi ini mencakup impacts within the community. This strategy includes talent
pengembangan talenta melalui peningkatan kompetensi development through enhancing employee competencies,
karyawan, penguatan budaya keberagaman dan inklusi, reinforcing a culture of diversity and inclusion, and
serta pemberdayaan komunitas melalui program sosial empowering communities through social programs that
yang mendukung literasi keuangan, pertumbuhan UMKM, support financial literacy, the growth of MSMEs, and the
dan peningkatan kesejahteraan kelompok rentan. enhancement of welfare for vulnerable populations.
Periode Penanggung
Periode
Uraian Awal Jawab Satuan Target Capaian Keterangan
No Akhir
Description Initial Personnel in Unit Target Achievement Description
Final Period
Period Charge (PIC)
Human Capital Development | Human Capital Development
Strategi Human
Capital, Pegadaian
100% Terlaksana pelatihan dan
Pelatihan & Corporate
Sertifikasi Januari Desember University Terlaksana sertifikasi CSRS & CSDS
Pelaksanaan Implementation of CSRS
1 Training & January December Strategi Human 100% 100%
Implementation & CSDS training and
Certification Capital, Pegadaian Done certification.
Corporate
University
Program Pelaksanaan Pegadaian
Pengembangan 100% Leadership Development
Pegadaian Terlaksana Program (PLDP)
Kepemimpinan Januari Desember
Corporate Pelaksanaan
2 Leadership January December 100% 100% Execution of the Pegadaian
University Implementation
Development Done Leadership Development
Program Program (PLDP).
Pengembangan Sekretariat
Fisik dan Perusahaan; Program peningkatan
Spiritual Operasional 100% kesehatan jasmani dan
Karyawan Januari Desember Human Capital Pelaksanaan Terlaksana rohani karyawan
3 Employee January December Sekretariat Implementation 100% 100% Program to improve
Physical and Perusahaan; Done employees’ physical and
Spiritual Operasional spiritual health.
Development Human Capital
Diversity, Equity, and Inclusion (DEI) | Diversity, Equity, and Inclusion (DEI)
Upaya peningkatan
kapasitas terkait literasi
& inklusi keuangan, salah
Literasi satunya melalui program
Keuangan & Jaringan & Program Ngopi Emas &
Inklusi Januari Desember Operasi; ESG Nasabah Literasi Keuangan
4 15.000 273.793
Financial January December Jaringan & Customer Efforts to enhance capacity
Literacy & Operasi; ESG related to financial literacy
Inclusion & inclusion, including
initiatives such as the
Ngopi Emas & Financial
Literacy Program.
Pengelolaan
Tempat 100%
Operasional Pemberian fasilitas
Penitipan Anak Terlaksana penitipan anak & medis
Januari Desember Human Capital
& Kesehatan Pelaksanaan
5 January December Operasional 100% 100% Provision of child and
Daycare Implementation
Human Capital Done medical care facilities.
& Medical
Management
60 IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 61
Periode Penanggung
Periode
Uraian Awal Jawab Satuan Target Capaian Keterangan
No Akhir
Description Initial Personnel in Unit Target Achievement Description
Final Period
Period Charge (PIC)
Pengembangan Masyarakat (Pegadaian Peduli / Program CID) | Community Development (Pegadaian Peduli / CID Program)
Program community
development &
involvement dengan
fokus isu pemberdayaan
100% masyarakat dan
The Gade Januari Desember Pelaksanaan Terlaksana pemenuhan kebutuhan
6 Empowerment January December ESG Implementation 100% 100% dasar masyarakat
Done Community development
and involvement programs
focusing on environmental
issues, agriculture, and
livestock.
Program community
development &
involvement dengan fokus
100% isu lingkungan, pertanian,
The Gade Januari Desember Pelaksanaan Terlaksana dan peternakan
7 Environment January December ESG Implementation 100% 100% Community development
Done and involvement programs
focusing on environmental
issues, agriculture, and
livestock.
Program community
development &
100% involvement dengan fokus
The Gade Januari Desember Pelaksanaan Terlaksana isu pendidikan
ESG
8 Generation January December Implementation 100% 100% Community development
Done and involvement programs
focusing on educational
advancement.
Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t 61
Page 62
Strategi Keberlanjutan
Sustainability Strategy
Pilar Governance Governance Pillar
Pilar Governance menegaskan pentingnya tata kelola yang Pilar Governance emphasizes the significance of transparent
transparan, akuntabel, dan sesuai dengan standar nasional and accountable governance that conforms to both national
maupun internasional. Strategi dalam pilar ini diarahkan and international standards. Strategies within this pillar aim
pada peningkatan kualitas praktik bisnis, termasuk to enhance the quality of business practices, including the
penguatan etika usaha, penilaian dan sertifikasi kinerja reinforcement of business ethics, evaluation and certification
ESG, penyusunan laporan keberlanjutan yang kredibel, of ESG performance, preparation of credible sustainability
serta pengembangan produk keuangan yang bertanggung reports, and the development of responsible and inclusive
jawab dan inklusif. Pilar ini memastikan bahwa seluruh financial products. This pillar ensures that all implementation
implementasi RAKB berjalan dalam kerangka tata kelola of RAKB operates within a robust governance framework
yang kuat dan mendukung proses pengambilan keputusan and supports risk-based as well as sustainability-oriented
berbasis risiko dan keberlanjutan. decision-making processes.
Periode Periode
Uraian Awal Akhir Satuan Target Capaian Keterangan
No PIC
Description Initial Final Unit Target Achievement Description
Period Period
Tata Kelola ESG dan Etika Bisnis | ESG Governance s Business Ethics
Penyusunan Laporan
Tahunan dan Keberlanjutan
Laporan sudah terlaksana dan
Sekretaris
Tahunan dipublikasi pada website
Perusahaan, 100%
& Laporan official Pegadaian
Januari Desember ESG Pelaksanaan Terlaksana
1 Keberlanjutan 100% The preparation of the Annual
January December Corporate Implementation 100%
Annual Report and Sustainability Reports
Secretary, Done
& Sustainability has been completed, and the
ESG
Report reports have been published
on Pegadaian’s official
website.
Manajemen Pelaksanaan penilaian
Risiko ESG Rating (Corporate
Penilaian, Audit,
Organisasi, IT 100% Sustainability Asssessment)
& Sertifikasi
Januari Desember Security, ESG Pelaksanaan Terlaksana oleh SCP Global
Assessment, 100%
2 January December Organizational Implementation 100% Implementation of the
Audit, &
Risk Done ESG Rating (Corporate
Certification
Management, Sustainability Assessment) by
IT Security, SCP Global.
Pengembangan website
Komunikasi 100% dan halaman terkait ESG
Keberlanjutan Januari Desember ESG Pelaksanaan Terlaksana Pegadaian.
3 100%
Sustainability January December ESG Implementation 100% Development of the
Communication Done Pegadaian website and related
ESG pages.
Produk yang Bertanggung Jawab dan Inklusif | Responsible and Inclusive Product
Program baru dilaunching
pada Bulan Oktober dan
Produk penyaluran terus berjalan
Gadai dari Januari Desember Gadai Miliar OSL hingga akhir tahun 2025.
4 112,5 148,6
Rumah 2.0 January December Pawn Miliar OSL
Products The new program were
launched in October and
ongoing until the end of 2025.
Penyaluran social loan
Penyaluran non-gadai melalui produk
Social Loan Produk ARRUM, Rahn Tasjily Tanah
Produk Non Mikro Nasabah (RTT), dan KRASIDA
Gadai Januari Desember Fidusia Aktif Non-collateralized social loans
3.000 820.925
5 Distribution January December Micro Active are disbursed through the
of Social Loan Fiduciary Customer ARRUM, Rahn Tasjily Tanah
Non-Collateral Products (RTT), and KRASIDA products
Products as part of the Company’s
inclusive financing initiatives.
62 IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 63
Capaian RAKB Pegadaian Tahun 2025
Achievements of RAKB Pegadaian in 2025
(dalam miliar | in billion rupiah)
Uraian Capaian 2025
Description 2025 Achievements
Jumlah Produk yang Memenuhi Kriteria Kegiatan Usaha Berkelanjutan
Number of Products that Meet the Criteria for Sustainable Business Activities
Social Loan 1.100
Penghimpunan Dana Social Bond &
a
Collection of Funds Social Sukuk
3.493,04
Social Bonds & Social
Sukuk
Produk Sustainable
Penyaluran Dana Financing Pegadaian
b
Distribution of Funds Pegadaian Sustainable 7.422,24
Financing Product
Total Aset Produktif Kegiatan Usaha Berkelanjutan
Total Productive Assets of Sustainable Business Activities
Total Kredit/Pembiayaan Kegiatan Usaha Berkelanjutan
a 7.098,97
Total Credit/Financing for Sustainable Business Activities
Total Non-Kredit/Pembiayaan Kegiatan Usaha Berkelanjutan
b 323,27
Total Non-Credit/Financing of Sustainable Business Activities
Prosentase Total Kredit/Pembiayaan Kegiatan Usaha Berkelanjutan terhadap Total Kredit/Pembiayaan Bank
Percentage of Total Credit/Financing Allocated to Sustainable Business Activities Relative to Total Bank Credit/Financing.
Jumlah dan Kualitas Kredit/Pembiayaan Berdasarkan Usaha Non-Performing Loan
Kategori Kegiatan Usaha Berkelanjutan Miliar (IDR) (NPL) (%)
Number and Quality of Credit/Financing Based on Sustainable Business Billion (IDR) Non-Performing Loan
Activity Category. (NPL) (%)
Energi Terbarukan
a - -
Renewable energy
Efisiensi Energi
b - -
Energy Efficiency
Pencegahan dan Pengendalian Polusi
c - -
Pollution Prevention and Control
Pengelolaan Sumber Daya Alam Hayati dan Penggunaan
d Lahan yang Berkelanjutan 952,07 3,17%
Management of Biological Natural Resources and Sustainable Land Use
Konservasi Keanekaragaman Hayati dan Penggunaan Lahan
e yang Berkelanjutan - -
Biodiversity Conservation and Sustainable Land Use
Transportasi Ramah Lingkungan
f 5,18 1,75%
Environmentally Friendly Transportation
Pengelolaan Air dan Air Limbah yang Berkelanjutan
g 20,38 2,18%
Sustainable Water and Wastewater Management
Adaptasi Perubahan Iklim
h - -
Climate Change Adaptation
Produk yang Dapat Mengurangi Penggunaan Sumber Daya
dan Menghasilkan Lebih Sedikit Polusi (eco-efficient)
i - -
Products That Can Reduce Resource Usage and Produce Less Pollution
(eco-efficient)
Bangunan Berwawasan Lingkungan yang Memenuhi Standar
atau Sertifikasi yang Diakui Secara Nasional, Regional, atau Internasional
- -
j Environmentally Friendly Buildings that Meet Standards that hold Nationally,
Regionally, or Internationally Recognized Certification
Kegiatan Usaha dan/atau Kegiatan Lain yang Berwawasan
k Lingkungan Lainnya - -
Business Activities and/or Other Activities with a Reason Other Environments
Kegiatan UMKM
l 6.121,34 2,66%
MSME activities
Catatan: Uraian dan capaian pada tabel RAKB di atas mengacu pada RAKB periode 2024–2028. Pada tahun 2026, Pegadaian melakukan pembaruan
peta jalan untuk menyesuaikan dengan RJPP 2030, yang akan disampaikan dalam laporan tahun berikutnya.
Note: The descriptions and achievements in the RAKB table above refer to the RAKB for the 2024–2028 period. In 2026, Pegadaian updated the roadmap
to align with the RJPP 2030, which will be presented in the following year’s report.
Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t 63
Page 64
Strategi Keberlanjutan
Sustainability Strategy
Hubungan dengan Pemangku Kepentingan Relationships with The Stakeholders
[OJK E.4, GRI 2-29] [OJK E.4, GRI 2-29]
Pemangku kepentingan Perseroan (stakeholders), As stated in the GCG Code of PT Pegadaian, stakeholders are
sebagaimana diatur dalam GCG Code PT Pegadaian, any parties with direct or indirect interests, whether financial
merupakan setiap pihak yang memiliki kepentingan, baik or non-financial, who may influence or be influenced by
secara langsung maupun tidak langsung, finansial maupun the Company’s business sustainability. Based on the due
nonfinansial, serta yang dapat memengaruhi atau dipengaruhi diligence conducted, Pegadaian has identified stakeholders
oleh kelangsungan usaha Perseroan. Berdasarkan proses who are affected by or have influence over the Company’s
uji tuntas (due diligence), Pegadaian telah mengidentifikasi activities, with stakeholder mapping carried out by the
pemangku kepentingan yang terdampak maupun memiliki Corporate Secretary Division in accordance with Board of
pengaruh terhadap kegiatan Perseroan, dengan pemetaan Directors Regulation Number 27 of 2018. The Company
yang dilakukan oleh Divisi Corporate Secretary sesuai also assesses economic, social, and environmental issues
Peraturan Direksi Nomor 27 Tahun 2018. Perseroan juga related to its operational impacts, where economically the
melakukan kajian atas isu sosial, ekonomi, dan lingkungan Company contributes through taxes, levies, dividends, and
terkait dampak operasionalnya, di mana pada aspek ekonomi TJSL programs, socially by promoting community welfare,
Perseroan berkomitmen memberikan kontribusi melalui and environmentally by minimizing negative impacts
pembayaran pajak, iuran, dan dividen serta program Tanggung including emissions, waste, and environmental preservation.
Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), pada aspek sosial The mapping of material issues related to these aspects is
dengan mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat, presented as follows:
dan pada aspek lingkungan dengan meminimalkan dampak
negatif operasional termasuk emisi, limbah, dan kelestarian
lingkungan hidup. Pemetaan isu-isu material terkait aspek
sosial, ekonomi, dan lingkungan disajikan sebagai berikut:
Pelibatan Pemangku Kepentingan, Topik Utama, dan Respon Perseroan
Stakeholder Engagement, Key Topics, and Company Response
Pendekatan Keterlibatan Topik yang Dikemukakan Respons Perseroan Terhadap Topik
Pemangku
dan Frekuensinya dan Respons Perseroan dan Harapan yang Ada
Kepentingan
Engagement Approach Topics Raised and the The Company’s Response to Topics
Stakeholders
and Frequency Company’s Response and Expectations
Nasabah Komunikasi sehari-hari di Kualitas produk, keamanan, Garansi terhadap kualitas produk serta
Customers counter, call centre, media kemudahan dan kenyamanan kemudahan dan keamanan layanan.
sosial, program literasi dan bertransaksi, serta isu Guarantee of product quality as well as ease and
survei nasabah secara berkala. keberlanjutan. security of services.
Daily communication at Product quality, security, ease and
counters, call centers, social convenience of transactions, and
media, literacy programs, and sustainability issues.
periodic customer surveys.
Karyawan Kegiatan kerja setiap hari/ Lingkungan kerja yang Pengelolaan Sumber Daya Manusia (SDM) yang
Employees pertemuan berkala. kondusif, keamanan kesehatan baik dengan menjunjung tinggi kesetaraan,
Daily work activities and regular kerja, perlakuan yang setara, kesejahteraan karyawan (K3), pelatihan dan
meetings. pengembangan karier serta pengembangan akan membawa kesejahteraan
membahas isu keberlanjutan. bagi karyawan dan Perseroan.
A conducive working environment, Good Human Resource (HR) management by
occupational health and upholding equality, employee welfare, training,
safety, equal treatment, career and development.
development, and discussing
sustainability issues.
Masyarakat Kegiatan Tanggung Jawab Perhatian dan dukungan Komitmen bertumbuh bersama melalui
Sekitar Sosial Perusahaan (CSR), call pengembangan masyarakat serta penyerapan tenaga lokal, kegiatan CSR,
Local centre, acara bersama sesuai membahas isu keberlanjutan. dukungan berupa donasi dan literasi.
Communities dengan program tahunan. Attention and support for Commitment to growing together through local
CSR activities, call centers, and community development and workforce absorption, CSR activities, donations,
joint events as part of the annual discussing sustainability issues. and literacy programs.
program.
64 IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 65
Pendekatan Keterlibatan Topik yang Dikemukakan Respons Perseroan Terhadap Topik
Pemangku
dan Frekuensinya dan Respons Perseroan dan Harapan yang Ada
Kepentingan
Engagement Approach Topics Raised and the The Company’s Response to Topics
Stakeholders
and Frequency Company’s Response and Expectations
Pemerintah Mengikuti ketentuan dan Kewajiban terhadap peraturan Berkomitmen menjadi warga korporasi yang
Government peraturan melalui laporan dan perundang-undangan. baik melalui kepatuhan hukum dan kontribusi
wajib, pertemuan dan Compliance with regulations and pada pembangunan berkelanjutan melalui GCG
sosialisasi secara berkala. laws. dan kegiatan sosial.
Compliance through report Committed to being a responsible corporate
submissions, meetings, and citizen through compliance and sustainable
socialization sessions. development contributions.
Pemegang RUPS tahunan, laporan berkala Transparansi, kinerja usaha dan • Keterbukaan informasi melalui laporan.
Saham dan pertemuan formal lainnya. imbal hasil investasi. • Akses informasi melalui website dan BEI.
Shareholders AGMS, periodic reports, and Transparency, performance, and • Implementasi GCG dan inovasi.
formal meetings. returns on investment. • Ensuring transparency of information through
annual reports, sustainability reports, and
other reports.
• Providing access to information through the
Company’s website, media, and the Indonesia
Stock Exchange.
• Implementing GCG, business development,
innovation, and efficiency to create
sustainable economic and business value.
Pemasok Pertemuan tender, komunikasi Perlakuan setara dan inklusif Perlakuan setara melalui proses tender
Suppliers konsultatif, dan kunjungan serta isu keberlanjutan. terbuka dan peluang kerja sama tanpa
lokasi. Equal and inclusive treatment and hambatan birokrasi.
Tender meetings, consultation, sustainability issues. Equal treatment through open tender and
and site visits. collaboration opportunities.
Media Massa Pertemuan untuk sosialisasi, Menjaga komunikasi dan akses Menjaga hubungan harmonis dan mendukung
Mass Media keterbukaan informasi dan informasi. keterbukaan informasi melalui media.
pemasaran. Maintaining communication and Maintaining harmonious relationships and
Meetings for socialization, access to information. transparency through media.
disclosure, and marketing.
Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t 65
Page 66
Strategi Keberlanjutan
Sustainability Strategy
Strategi Pengelolaan Risiko dan Peluang Risk and Opportunity Management Strategy
Terkait Keberlanjutan [GRI 3-3][GRI 201-2] Related to Sustainability [GRI 3-3][GRI 201-2]
Sejalan dengan penerapan IFRS S1 dan IFRS S2, Pegadaian In line with the implementation of IFRS S1 and IFRS
mengembangkan strategi keberlanjutan yang secara S2, Pegadaian develops a sustainability strategy that
komprehensif mempertimbangkan berbagai risiko dan comprehensively considers various sustainability risks and
peluang keberlanjutan, termasuk risiko dan peluang yang opportunities, including risks and opportunities related to
terkait dengan perubahan iklim. Pendekatan ini dilakukan climate change. This approach is undertaken to ensure that
untuk memastikan bahwa faktor-faktor keberlanjutan sustainability factors are integrated into strategic decision-
terintegrasi dalam pengambilan keputusan strategis serta making and the Company’s operational management.
pengelolaan operasional Perusahaan.
Pegadaian memahami bahwa risiko keberlanjutan, Pegadaian understands that sustainability risks, particularly
khususnya risiko perubahan iklim, berpotensi memengaruhi climate change risks, have the potential to affect operational
kinerja operasional, kondisi keuangan, serta ketahanan performance, financial condition, and business resilience
bisnis dalam jangka pendek maupun jangka panjang. in the short term as well as the long term. Therefore, the
Oleh karena itu, Perusahaan secara sistematis melakukan Company systematically identifies and maps sustainability
identifikasi dan pemetaan risiko serta peluang keberlanjutan, risks and opportunities, including those related to climate
termasuk yang berkaitan dengan perubahan iklim, guna change, in order to anticipate potential impacts and to
mengantisipasi potensi dampak serta memanfaatkan leverage opportunities arising from these dynamics.
peluang yang muncul dari dinamika tersebut.
Dalam mendukung proses tersebut, Pegadaian telah To support this process, Pegadaian has implemented a
menerapkan sistem manajemen risiko yang terstruktur dan structured and integrated risk management system, which
terintegrasi, yang berfungsi untuk mengelola, memitigasi, dan functions to manage, mitigate, and monitor sustainability
memantau risiko keberlanjutan, sekaligus mengoptimalkan risks, while also optimizing opportunities relevant to the
peluang yang relevan dengan strategi bisnis Perusahaan. Company’s business strategy. In addition, Pegadaian has
Selain itu, Pegadaian telah menetapkan penanggung jawab designated a sustainable finance officer as part of the
keuangan berkelanjutan sebagai bagian dari struktur sustainability governance structure, as described in the
tata kelola keberlanjutan, sebagaimana diuraikan dalam Sustainability Governance section. As part of strengthening
bagian Tata Kelola Keberlanjutan. Sebagai bagian dari accountability and performance measurement, Pegadaian
penguatan akuntabilitas dan pengukuran kinerja, Pegadaian also establishes sustainability metrics and targets used as
juga menetapkan metrik serta target keberlanjutan yang the basis for performance monitoring.
digunakan sebagai dasar pemantauan kinerja. As part of Pegadaian’s commitment to systematically
managing climate change risks and opportunities, the
Sebagai bagian dari komitmen Pegadaian dalam mengelola
Company is strengthening its emissions management and
risiko dan peluang perubahan iklim secara terstruktur,
climate resilience strategies by setting measurable targets,
Perusahaan memperkuat strategi pengelolaan emisi dan
expanding the scope of reporting, and integrating climate
ketahanan iklim melalui penetapan target yang terukur,
considerations into business decision-making.
perluasan cakupan pelaporan, serta integrasi aspek iklim
ke dalam pengambilan keputusan bisnis.
Pegadaian menetapkan target penurunan emisi gas rumah Pegadaian has established greenhouse gas emission
kaca untuk Cakupan 1 dan Cakupan 2, baik dalam bentuk reduction targets for Scope 1 and Scope 2, both in absolute
target absolut maupun intensitas, dengan menetapkan and intensity terms, by defining a base year, target year, and
tahun dasar (base year), tahun target (target year), serta emission baseline that reflect the company’s operational
baseline emisi yang mencerminkan cakupan operasional scope. These targets are supported by clear organizational
Perusahaan. Penetapan target ini didukung oleh kejelasan and operational boundaries and are complemented by an
batasan organisasi dan operasional, serta dilengkapi dengan annual review process to ensure their relevance amid business
mekanisme peninjauan tahunan untuk memastikan relevansi changes, regulatory developments, and advancements in
target terhadap dinamika bisnis, perkembangan regulasi, low-carbon technologies. The base year is set to 2023, when
dan ketersediaan teknologi rendah karbon. Tahun dasar the GHG emissions inventory for Scopes 1, 2, and 3 will be
yang ditetapkan adalah tahun 2023 ketika inventarisasi conducted for the first time, with the goal of achieving net
emisi GRK untuk Cakupan 1, 2, dan 3 dimulai dan untuk zero by 2062.
target Net Zero pada tahun 2062.
Sejalan dengan penguatan tersebut, Pegadaian secara In line with this strengthening, Pegadaian is gradually
bertahap memperluas cakupan penghitungan dan pelaporan expanding the scope of its Scope 3 emissions calculation and
emisi Cakupan 3 dengan pendekatan yang transparan dan reporting using a transparent and priority-based approach.
66 IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 67
berbasis prioritas. Perluasan ini difokuskan pada kategori This expansion concentrates on emission categories with the
emisi dengan kontribusi dan risiko material tertinggi, largest material contributions and risks, including disclosure
disertai dengan pengungkapan metodologi, asumsi, serta of the methodology, assumptions, and data limitations used.
keterbatasan data yang digunakan. Pendekatan bertahap ini This phased approach allows for improved data quality
memungkinkan peningkatan kualitas data sekaligus menjaga while preserving the consistency and credibility of indirect
konsistensi dan kredibilitas pelaporan emisi tidak langsung. emissions reporting.
Pada tahun 2025, sebagai bagian dari upaya perusahaan In 2025, Pegadaian took initial steps to assess the financial
untuk terus meningkatkan kualitas laporan keberlanjutan, impact of climate change risks on the company’s financial and
melalui Financial Contingency Plan (FCP) Pegadaian telah operational position as part of its ongoing efforts to enhance
melakukan langkah awal untuk menghitung estimasi the quality of its sustainability reports. These calculations
dampak finansial risiko perubahan iklim terhadap posisi form part of the Company’s efforts to improve the quality of
keuangan dan operasional Perusahaan. Perhitungan ini financial impact measurement for sustainability risks and to
menjadi bagian dari upaya Perusahaan dalam meningkatkan strengthen the Company’s readiness to face climate-related
kualitas pengukuran dampak finansial risiko keberlanjutan risks going forward.
serta memperkuat kesiapan Perusahaan dalam menghadapi
risiko terkait iklim ke depan.
Sejak tahun 2024, PT Pegadaian telah melakukan identifikasi Since 2024, PT Pegadaian has conducted the identification of
risiko keberlanjutan dan perubahan iklim yang hingga sustainability and climate change risks, which remain relevant
tahun 2025 masih relevan dengan aktivitas operasional to the Company’s operational activities and financial exposures
dan eksposur keuangan Perseroan. Risiko perubahan as of 2025. Climate change risks, particularly physical risks, have
iklim, khususnya risiko fisik, telah diintegrasikan ke dalam been integrated into the Risk & Threat Assessment (RTA) and the
Risk & Threat Assessment (RTA) dan Business Continuity Business Continuity Management System (BCMS) and are reviewed
Management System (BCMS) serta ditinjau secara berkala, on a periodic basis, with both physical and transition risks evaluated
dengan evaluasi risiko fisik dan transisi melalui perspektif through regulatory, market, and reputational perspectives.
regulasi, pasar, dan reputasi.
Penilaian saat ini masih bersifat kualitatif dan belum At present, the assessment remains qualitative in nature and
mencakup estimasi finansial terperinci, analisis skenario does not yet include detailed financial impact estimations,
iklim formal, maupun rencana adaptasi yang spesifik per formal climate-related scenario analysis, or location-specific
lokasi. Kedepannya, risiko-risiko ini akan ditinjau kembali adaptation plans. Going forward, these risks will be revisited
untuk memperdalam analisisnya. to further deepen the analysis.
Rincian risiko-risiko tersebut adalah sebagai berikut: The details of these risks are as follows:
Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t 67
Page 68
Strategi Keberlanjutan
Sustainability Strategy
Tabel Risiko Keberlanjutan dan Perubahan Iklim [OJK E.3]
Sustainability and Climate Change Risk Table
Jenis Risiko Implikasi Dampak
Perubahan Iklim Keterangan Finansial Upaya Mitigasi Risiko
Type of Climate Description Financial Impact Risk Mitigation Efforts
Change Risk Implications
LINGKUNGAN | ENVIRONMENT
Risiko Fisik Risiko Fisik Risiko Fisik Risiko Fisik
Physical Risk Physical Risk Physical Risk Physical Risk
Bencana banjir 1. Terjadinya banjır karena hujan Terjadınya 1. Meningkatkan kesadaran terkait adanya peringatan atau indikasi
Flood deras. kerusakan penyebab terjadinya bencana di lingkungan sekitar.
2. Hujan yang menyebabkan tanggul aset fisik yang 2. Memantau dashboard early warning bencana https:// sites.google.
Sungai Tuntang jebol dan menjadi menyebabkan com/pegadaian.co.id/bcm, dan berita potensi bencana. dari Badan
banjir. kerugian bruto Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) dan Badan Nasional
3. Hujan deras sehingga Damage to physical Penanggulangan Bencana(BNPB).
menyebabkan banjir dan assets occurred, 3. Menyimpan aset penting pendukung fungsi bisnis kritikal dan dokumen
pemadaman listrik. resulting in a gross penting, seperti salinan Sekretariat Badan Geologi(SBG), Buku Pemilik
4. Hujan deras disertai angin loss Kendaraan Bermotor (BPKB), sertifikat tanah, dokumen kontrak, dan
kencang yang menyebabkan dokumen penting lainnya ke tempat yang aman.
plafon bagian ruang belakang Peningkatan beban 4. Senantiasa beradaptası dengan adanya rısıko perubahan iklim yaitu
Petir disertai kilat ambruk, asbes kamar mandı operasional. dengan menjaga kebersihan lingkungan dan memastikan drainase
Lightning bocor dan beberapa titik asbes Increase in bekerja dengan baik, serta merekomendasıkan penebangan atau
accompanied by bocor. operating expense. pemangkasan ranting dan pohon yang besar pada unit kerja masing-
thunder. 5. Terjadi banjır yang menyebabkan masing.
air masuk ke dalam kantor.
Hujan badai 1. Increase awareness regarding warnings or indications of the causes of
Rainstorm 1. Flooding due to heavy rain. disasters in the surrounding environment.
2. Rain causing the Tuntang River 2. Monitor the disaster early warning dashboard https:// sites.google.com/
Angin puting beliung embankment to break and
Tornado pegadaian.co.id/bcm and news on potential disasters from Meteorology,
resulting in flooding. Climatology, and Geophysical Agency(BMKG) and National Disaster
3. Heavy rain causing flooding and Management Agency (BNPB).
power outages. 3. Store important assets supporting critical business functions and
4. Heavy rain accompanied by strong important documents, such as copies of SBG, BPKB, land certificates,
winds causing the ceiling in the contract documents, and other important documents, in a safe place.
rear room area to collapse, the 4. Continuously adapt to climate change risks by maintaining environmental
bathroom asbestos roof to leak, and cleanliness and ensuring that drainage functions properly, as well as
several asbestos points to leak. recommending the felling or pruning of large branches and trees at each
5. Flooding occurred causing water to respective work unit.
enter the office.
Serangan penyakit Perubahan pola cuaca dapat Peningkatan beban Pegadaian senantiasa turut serta secara aktif dalam pelaksanaan program
Disease outbreak menyebabkan peningkatan beban operasional vaksinasi.
kerusakan pada sistem sanitasi Increase in Pegadaian consistently participates actively in the implementation of
dan pasokan operasional air, operating expenses. vaccination programs.
meningkatkan risiko infeksi dan
penyakit yang terkait dengan
kondisi lingkungan yang buruk.
Changes in weather patterns may
lead to an increase in the burden
of damage to sanitation systems
and operational water supplies,
increasing the risk of infections
and diseases associated with poor
environmental conditions.
SOSIAL | SOCIAL
Risiko reputasi Risiko akibat menurunnya Peningkatan beban 1. Meningkatkan komunikasi terhadap pihak eksternal, pengendalian risiko
Reputation Risk tingkat kepercayaan pemangku operasional reputasi dilakukan oleh bagian hubungan masyarakat pada sekretariat
kepentingan yang operasional Increase in perusahaan.
bersumber dari persepsi negatif operating expenses. 2. Melakukan verifikasi dan menerbitkan konfirmasi atas berita negatif
terhadap Perusahaan. yang muncul.
Risk arising from a decline in 3. Optimalisasi layanan Contact Center terintegrasi.
the level of stakeholder trust, 4. Melakukan pengawasan, evaluasi, dan pembinaan serta melakukan
operationally stemming from upaya penagihan kepada Mitra Binaan.
negative perceptions of the 5. Melakukan intensifikasi atas penanganan keluhan yang terjadi melalui
Company. (ARIANA) hingga monitoring and evaluaton (Monev).
1. Improve communication with external parties; reputation risk control is
carried out by the public relations function within the corporate secretariat.
2. Conduct verification and issue confirmations regarding negative news that
arises.
3. Optimize integrated Contact Center services.
4. Conduct supervision, evaluation, and coaching, as well as undertake
collection efforts for Fostered Partners.
5. Intensify the handling of complaints through ARIANA up to monitoring and
evaluation (Monev).
68 IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 69
Jenis Risiko Implikasi Dampak
Perubahan Iklim Keterangan Finansial Upaya Mitigasi Risiko
Type of Climate Description Financial Impact Risk Mitigation Efforts
Change Risk Implications
TATA KELOLA | GOVERNANCE
Risiko Strategi Risiko yang timbul sebagai akibat Peningkatan beban Perbaikan pada penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) Syariah, dan
Strategy Risk ketidaktepatan dalam pengambilan operasional perbaikan pangsa pasar pembiayaan Pegadaian.
dan/atau pelaksanaan suatu Increase in Improvements in the disbursement of Sharia KUR, and improvements in
keputusan strategis serta operating expenses. Pegadaian’s share of the financing market.
kegagalan dalam mengantisipasi
perubahan
lingkungan bisnis.
Risk arising as a result of
inaccuracies in making and/or
executing a strategic decision, as
well as failure to anticipate changes
in the business environment.
Risiko Kepatuhan Risiko akibat Perusahaan Peningkatan beban 1. Proaktif menyelaraskan kebijakan dan peraturan internal, baik bisnis
Compliance Risk tidak mematuhi dan/atau operasional maupun supporting, agar sesuai dengan regulasi.
tidak melaksanakan peraturan Increase in 2. Melaksanakan sosialisasi berkelanjutan mengenai prinsip-prinsip tata
perundang-undangan dan operating expenses. kelola, Code of Conduct (CoC) dan sıstem. manajemen anti penyuapan
ketentuan yang berlaku bagi kepada seluruh karyawan dan stakeholders.
Perusahaan. 3. Melakukan sertıfıkası kepatuhan untuk setiap kebijakan atau peraturan
Risk arising from the Company’s baru maupun updatıng agar tıdak melanggar ketentuan baik internal
failure to comply with and/or maupun eksternal.
implement the prevailing laws 4. Melakukan update ketentuan regulasi eksternal yang sesuai dengan
and regulations and applicable bisnis Perusahaan.
provisions for the Company. 1. Proactively align internal policies and regulations, both business and
supporting, to comply with regulations.
2. Conduct ongoing socialization of governance principles, the Code of
Conduct (CoC), and the anti-bribery management system to all employees
and stakeholders.
3. Conduct compliance certification for each new or updated policy or
regulation to ensure it does not violate internal or external provisions.
4. Update external regulatory provisions relevant to the Company’s business.
Risiko Hukum Risiko yang timbul akibat tuntutan Peningkatan beban 1. Berkonsultasi dengan konsultan hukum dan aparat penegak hukum
Legal risk hukum dan/atau kelemahan aspek operasional dalam rangka penyelesaian perkara.
hukum. Risiko yang teridentifikası Increase in 2. Membakukan setiap proses penting yang dapat berakibat hukum.
seperti adanya gugatan perdata operating expenses. 3. Melakukan koordinası dan konsultası dengan pihak eksternal.
yang belum terselesaikan dan 4. Mengawasi secara rutin atas isu-isu risiko hukum.
adanya putusan pengadilan yang 5. Melakukan sosialisasi dan pembinaan kepada seluruh Kantor Cabang
merugikan Perusahaan. untuk menghindari terulangnya kasus yang serupa.
Risk arising from legal claims and/ 1. Conduct consultations with legal counsel and law enforcement authorities
or weaknesses in legal aspects. in order to resolve cases.
Identified risks include unresolved 2. Standardize each important process that may have legal consequences.
civil lawsuits and court decisions 3. Conduct coordination and consultations with external parties.
that are detrimental to the 4. Conduct regular monitoring of legal risk issues.
Company. 5. Conduct socialization and guidance for all Branch Offices to avoid the
recurrence of similar cases.
Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t 69
Page 70
Strategi Keberlanjutan
Sustainability Strategy
Tabel Peluang Keberlanjutan dan Perubahan Iklim
Sustainability and Climate Change Opportunity Table
Tipe Peluang Peluang Perubahan Iklim Potensi Implikasi Finansial
Opportunity Type Climate Change Opportunity Potential Financial Implications
Ekonomi
Economy
Kuantitas Produksi Peningkatan kuantitas produksi Peningkatan pendapatan Pegadaian
Production Quantity Increasing production quantity Increasing Pegadaian’s revenue
Lingkungan
Environment
Efisiensi Penggunaan
Penghematan penggunaan energi melalui kampanye penghematan energi. Penurunan beban operasional
Sumber Daya
Energy consumption savings through energy-saving campaigns. Decrease in operating expenses.
Resource Efficiency
Sumber Energi Optimalisasi pencahayaan alami dan pemakaian peralatan hemat energi. Penurunan beban operasional
Energy Source Maximize the use of natural lighting and use energy-efficient equipment. Decrease in operating expenses.
Produk dan Layanan Penyaluran pembiayaan Amanah EV (Electric Vehicle). Peningkatan pendapatan Pegadaian
Products and Services Amanah EV (Electric Vehicle) financing disbursement. Increase in Pegadaian’s Revenue
Pasar Masuknya Pegadaian dalam pangsa pasar baru. Peningkatan pendapatan Pegadaian
Market Pegadaian’s entry into a new market segment. Increase in Pegadaian’s revenue.
Ketahanan Partisipasi dalam program penggunaan energi terbarukan. Peningkatan pendapatan Pegadaian
Resilience Participation in renewable energy utilization programs. Increase in Pegadaian’s revenue.
Sosial
Social
Menurunnya turnover karyawan sehingga mencerminkan peningkatan
Turnover Karyawan produktivitas karyawan Peningkatan pendapatan Pegadaian
Employee Turnover A decrease in employee turnover, reflecting an increase in employee Increase in revenue Pegadaian
productivity.
Business Continuity Management System Business Continuity Management System
(BCMS) (BCMS)
Pegadaian menerapkan Business Continuity Management Pegadaian implements a Business Continuity Management
System (BCMS) sebagai kerangka kerja terpadu untuk System (BCMS) as an integrated framework to ensure the
memastikan keberlangsungan operasional Perusahaan company’s operational continuity in the face of extreme
dalam menghadapi kondisi ekstrem dan gangguan yang conditions and disruptions that may impede business
berpotensi menghambat aktivitas bisnis. BCMS ini diatur activities. This BCMS is governed by Board of Directors
dalam Peraturan Direksi Nomor 100 Tahun 2025 dan Regulation Number 100 of 2025 and is structured to uphold
dirancang untuk menjaga ketahanan operasional melalui operational resilience through a systematic, measurable, and
pendekatan yang sistematis, terukur, dan berkelanjutan. sustainable approach.
BCMS mencakup berbagai komponen utama, antara lain The BCMS includes several key components, including the
Business Continuity Plan (BCP), BCP Co-Location, Disaster Business Continuity Plan (BCP), BCP Co-Location, Disaster
Recovery Plan (DRP), Emergency Response Plan (ERP), Recovery Plan (DRP), Emergency Response Plan (ERP), Risk
Risk & Threat Assessment (RTA), serta Business Impact & Threat Assessment (RTA), and Business Impact Analysis
Analysis (BIA). Seluruh komponen tersebut berfungsi untuk (BIA). All these components collectively serve to identify risks,
mengidentifikasi risiko, memitigasi dampak gangguan, mitigate the impact of disruptions, and ensure that recovery
serta memastikan proses pemulihan dan pengembalian and service restoration processes are conducted efficiently.
layanan dapat berjalan secara efektif.
Sejalan dengan penerapan BCMS, Pegadaian juga mengelola In line with the implementation of BCMS), Pegadaian also
Sistem Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) yang diatur oversees the Occupational Health and Safety System (OHS),
dalam Peraturan Direksi Nomor 139 Tahun 2017 tentang which is governed by Board of Directors Regulation Number
Panduan Implementasi K3 Kantor Operasional (Cabang dan 139 of 2017 regarding the Implementation Guidelines for OHS
UPC/S). Pengelolaan K3 menjadi bagian integral dalam at Operational Offices (Branches and UPC/S). The management
menjaga keselamatan insan Pegadaian sekaligus mendukung of OHS is integral to maintaining the safety of Pegadaian
keberlangsungan usaha secara menyeluruh. employees and for supporting the overall business continuity.
Agar pedoman BCMS dan K3 dapat diimplementasikan To ensure the optimal implementation of the BCMS and
secara optimal, Pegadaian menekankan pentingnya OHS guidelines, Pegadaian emphasizes the significance
70 IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 71
kesadaran dan kesiapsiagaan karyawan. Seluruh insan of employee awareness and preparedness. All Pegadaian
Pegadaian diharapkan memahami dan mampu menjalankan personnel are expected to understand and competently
strategi kelangsungan usaha secara menyeluruh, mulai execute comprehensive business continuity strategies,
dari upaya pencegahan hingga tahapan response, recovery, encompassing prevention, response, recovery, and restoration
dan restoration ketika terjadi situasi darurat atau bencana. phases in the event of emergencies or disasters.
Peningkatan Keterlibatan Karyawan dalam Increasing Employee Engagement in BCMS
Implementasi BCMS Implementation
Sebagai bagian dari penguatan budaya kesiapsiagaan, In order to strengthen a culture of preparedness, Pegadaian
Pegadaian secara berkelanjutan menyelenggarakan berbagai continuously conducts various programs to increase
program untuk meningkatkan awareness, kompetensi, serta awareness, competence, and employee engagement in
keterlibatan karyawan dalam penerapan BCMS dan Sistem implementing BCMS and the Occupational Safety and Health
Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3). Management System (SMK3). These programs are designed
Program tersebut dirancang sebagai sarana pembelajaran as learning and exercise simulation tools, including:
dan simulasi (learning & exercise), antara lain melalui:
• Sosialisasi Pedoman BCMS Perusahaan • Socialization of the Company BCMS Guidelines
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman This activity aims to enhance employees’ understanding of
karyawan terhadap kebijakan, prosedur, serta praktik policies, procedures, and implementation practices related
penerapan BCMS dan SMK3 yang selaras dengan standar to BCMS and SMK3, ensuring alignment with applicable
dan praktik terbaik yang berlaku. standards and best practices.
• Pelatihan dan Sertifikasi BCMS • BCMS Training and Certification
Program pelatihan dan sertifikasi diselenggarakan untuk The training and certification program is conducted
memperkuat kapasitas dan kompetensi karyawan dalam to strengthen employees’ capacity and competence in
mengelola risiko gangguan operasional serta menerapkan managing operational disruption risks and in consistently
prinsip-prinsip BCMS dan SMK3 secara konsisten dan and professionally applying BCMS and SMK3 principles.
profesional.
• Pengujian Business Continuity Plan (BCP Testing) • Business Continuity Plan (BCP) Testing
Simulasi dan uji coba BCP dilakukan untuk meningkatkan Simulation and testing of the BCP are conducted
kesiapsiagaan karyawan dalam menghadapi kondisi to improve employee preparedness for emergency
darurat. Melalui kegiatan ini, karyawan dibekali situations. Through these activities, employees acquire an
pemahaman mengenai potensi bahaya bencana, understanding of potential disaster hazards, emergency
prosedur tanggap darurat, serta mekanisme evakuasi response procedures, and mechanisms for evacuation and
dan pemulihan operasional. operational recovery.
Respons BCM terhadap Disrupsi Operasional Respons BCM towards Operational Disruption
Tahun 2025 in 2025
Pada tahun 2025, Divisi Manajemen Risiko Operasi & Korporasi In 2025, the MROK Division, through the Business Continuity
(MROK) melalui Departemen Business Continuity Management Management (BCM) Department, actively supported the
(BCM) secara aktif mendukung Tim Manajemen Krisis Kantor Regional Office Crisis Management Team in managing
Wilayah dalam menangani berbagai gangguan operasional yang various operational disruptions in Aceh, North Sumatra,
terjadi di wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. and West Sumatra. This assistance was rendered as part of
Dukungan tersebut diberikan sebagai bagian dari respons cepat the Company’s rapid response to floods and landslides that
Perusahaan terhadap bencana banjir dan tanah longsor yang affected our operations.
berdampak pada operasional perusahaan.
Dalam pelaksanaannya, fungsi BCM memastikan respons In implementation, the BCM function ensures that emergency
darurat dilakukan secara cepat dan terkoordinasi, sehingga responses are executed promptly and in a coordinated manner,
proses recovery, resumption, dan restoration dapat enabling recovery, resumption, and restoration processes
berlangsung dalam waktu yang efektif. Tim BCM secara to proceed effectively. The BCM team directly monitors the
langsung memantau perkembangan situasi di lapangan situation on site and assists emergency response efforts to
serta memberikan dukungan terhadap upaya tanggap darurat minimize the impact of disruptions and ensure the ongoing
guna meminimalkan dampak gangguan dan memastikan continuity of services to the community.
keberlangsungan layanan kepada masyarakat tetap terjaga.
Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t 71
Page 72
Strategi Keberlanjutan
Sustainability Strategy
Pengelolaan Dampak Banjir terhadap Operasional Kantor Cabang
Management of Flood Impacts on Branch Office Operations
Sebagai bagian dari upaya pengelolaan risiko iklim, As part of its climate risk management efforts,
Pegadaian secara proaktif melakukan mitigasi dan Pegadaian proactively carries out mitigation and
penanganan terhadap dampak insiden banjir yang response measures for the impacts of flood incidents
berpotensi mengganggu kelangsungan operasional that have the potential to disrupt the continuity
kantor cabang, khususnya di sejumlah wilayah rawan of branch office operations, particularly in several
seperti Sumatra dan wilayah lainnya. vulnerable areas such as Sumatra and other regions.
Pada periode pelaporan, beberapa kantor cabang During the reporting period, several branch offices
terdampak banjir, dengan jumlah cabang yang were affected by flooding, with the number of branches
teridentifikasi terdampak tercatat dalam Capital at identified as impacted recorded in the Company’s
Risk (CaR) Perusahaan. Dampak utama yang dialami Capital at Risk (CaR). The main impacts experienced
meliputi kerusakan aset operasional, terutama included damage to operational assets, particularly
perangkat komputer dan peralatan teknologi computer devices and information technology
informasi yang menunjang layanan kepada nasabah. equipment that support services to customers.
Untuk memastikan keberlangsungan layanan, To ensure service continuity, Pegadaian immediately
Pegadaian segera mengganti perangkat komputer replaced affected computer devices and implemented
yang terdampak serta menerapkan langkah pemulihan rapid operational recovery measures. Through cross-
operasional secara cepat. Melalui koordinasi lintas functional coordination, the operations of the affected
fungsi, operasional kantor cabang yang terdampak branch offices were restored in less than one week, so
berhasil dipulihkan dalam waktu kurang dari satu that services to the public could resume optimally.
minggu, sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat
kembali berjalan secara optimal.
Sebagai bagian dari strategi respons cepat, Pegadaian As part of its rapid response strategy, Pegadaian
menjalin kerja sama dengan toko penyedia perangkat established cooperation with computer device
komputer di sekitar lokasi kejadian. Langkah ini suppliers located near the incident sites. This step
memungkinkan penyaluran perangkat pengganti enabled the immediate distribution of replacement
secara segera ke outlet terdampak, sekaligus devices to affected outlets, while also minimizing
meminimalkan waktu henti operasional. Selain itu, operational downtime. In addition, the procurement
pengadaan Personal Computer (PC) dan laptop, of PCs and laptops, particularly for the Medan area,
khususnya untuk wilayah Medan, dipercepat melalui was accelerated through a subsidy mechanism and
mekanisme subsidi dan pengalihan pengadaan barang the reallocation of procurement that was prioritized
yang diprioritaskan bagi outlet yang terdampak banjir. for outlets affected by flooding.
Dari sisi perlindungan aset, seluruh kerusakan akibat In terms of asset protection, all damage resulting from
insiden banjir telah tercakup dalam skema asuransi flood incidents has been covered under the Company’s
Perusahaan. Proses perhitungan klaim asuransi telah insurance scheme. The insurance claim calculation
dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku dan menjadi process has been carried out in accordance with
dasar dalam pengelolaan keuangan serta penggantian prevailing provisions and serves as the basis for financial
aset. Selanjutnya, dalam Rencana Kerja dan management and asset replacement. Furthermore,
Anggaran Perusahaan (RKAP) Tahun 2026, Pegadaian in the 2026 Company Work Plan and Budget (RKAP),
merencanakan penghapusan aset yang rusak untuk Pegadaian plans to dispose of damaged assets, which
kemudian digantikan dengan aset baru yang lebih will then be replaced with new assets that are more
andal dan sesuai dengan kebutuhan operasional. reliable and in line with operational needs.
Selain langkah respons dan pemulihan, Pegadaian In addition to response and recovery measures,
juga mengedepankan pendekatan preventif dalam Pegadaian also prioritizes a preventive approach in
pengelolaan risiko iklim. Di wilayah yang memiliki managing climate risks. In areas with a high level of
tingkat kerawanan banjir tinggi, seperti Bandung, flood vulnerability, such as Bandung, the Company
Perusahaan telah melakukan renovasi berupa has carried out renovations in the form of raising the
peninggian bangunan kantor. Upaya ini bertujuan office building. This effort aims to protect important
untuk melindungi aset dan infrastruktur penting agar assets and infrastructure so that they are not directly
tidak terdampak secara langsung oleh genangan air affected by standing water in the future.
di masa mendatang.
72 IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 73
Melalui rangkaian langkah mitigasi, respons cepat, Through this series of mitigation measures, rapid
serta perencanaan jangka menengah dan panjang response, and medium- to long-term planning,
tersebut, Pegadaian berkomitmen untuk memperkuat Pegadaian is committed to strengthening operational
ketahanan operasional terhadap risiko iklim, sekaligus resilience to climate risks, while ensuring service
memastikan keberlanjutan layanan dan perlindungan continuity and the protection of the Company’s assets
aset Perusahaan di tengah meningkatnya frekuensi amid the increasing frequency of extreme weather
kejadian cuaca ekstrem. events.
Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t 73
Page 74
Topik Materialitas
Materiality Topics
Topik
Materialitas
Materiality Topics
74 IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK
IN OVASI
YAN GINBE
KLU
R KE
SIF,
LAND A
JU TA NK | YA
MPA N G B EI R
I NCLUS VEKEI L A N J U TAI O
NNOVAT NN, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 75
Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t 75
Page 76
Topik Materialitas
Materiality Topics
Topik Material Pegadaian
Topik Material Pegadaian
Melalui penilaian materialitas, Pegadaian
menetapkan prioritas keberlanjutan secara terarah
dan terukur, memastikan setiap isu yang paling
berdampak terintegrasi dalam strategi bisnis,
pengelolaan risiko, serta penciptaan nilai jangka
panjang bagi para pemangku kepentingan.
Through a materiality assessment, Pegadaian identifies targeted and
measurable sustainability priorities, ensuring that the most significant
issues are integrated into business strategy, risk management, and the
creation of long-term value for stakeholders.
Membangun Fokus Keberlanjutan yang Relevan dan Berdampak
Building Relevant and Impactful Sustainability Focus
Sebagai institusi jasa keuangan yang berperan strategis dalam As a financial services institution that plays a strategic role in
mendorong inklusi keuangan serta memperkuat ekosistem promoting financial inclusion and strengthening the national
emas nasional, Pegadaian menempatkan keberlanjutan gold ecosystem, Pegadaian places sustainability as an
sebagai bagian tak terpisahkan dari arah pertumbuhan jangka integral part of the company’s long-term growth direction.
panjang Perseroan. Keberlanjutan tidak dipandang semata Sustainability extends beyond merely fulfilling normative
sebagai pemenuhan komitmen normatif, melainkan sebagai commitments; it also serves as a strategic foundation for
landasan strategis dalam mengelola risiko, menangkap risk management, capturing opportunities, and addressing
peluang, dan merespons ekspektasi para pemangku stakeholder expectations in a prudent and responsible
kepentingan secara terukur dan bertanggung jawab. manner.
Dalam kerangka tersebut, penilaian materialitas Within this framework, the assessment of materiality serves
menjadi mekanisme utama untuk mengidentifikasi dan as the primary mechanism for identifying and prioritizing
memprioritaskan isu-isu keberlanjutan yang memiliki dampak sustainability issues that exert the most considerable
paling signifikan terhadap kinerja bisnis sekaligus terhadap impact on business performance, as well as on economic,
aspek ekonomi, lingkungan, dan sosial. Melalui proses environmental, and social aspects. Through this systematic
yang sistematis dan terstruktur ini, Perseroan memastikan and structured process, the company ensures that disclosures
bahwa pengungkapan dalam Laporan Keberlanjutan Tahun in the 2025 Sustainability Report not only comply with
2025 tidak hanya memenuhi ketentuan regulasi, tetapi juga regulatory requirements but also reflect strategic priorities
merefleksikan prioritas strategis serta pengelolaan risiko and integrated risk management within the Company’s
yang terintegrasi dengan tata kelola Perusahaan. governance.
76 IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 77
Framework Penentuan Topik Material di Pegadaian [GRI 2-14, 3-1, 3-2]
Framework Material Topics Determination at Pegadaian
Proses penetapan topik materialitas Pegadaian dilakukan The process of determining Pegadaian’s material topics is
melalui mekanisme terstruktur dengan melibatkan conducted through a structured mechanism, involving the
Divisi ESG sebagai koordinator dan Divisi Manajemen ESG Division as the coordinator, with contributions from the
Risiko dan Operasional Keberlanjutan (MROK) serta Risk Management and Sustainability Operations Division
divisi dan fungsi lain sebagai contributor, serta masukan (MROK) as well as other divisions and functions, and input
dari pemangku kepentingan eksternal. Hasil penilaian from external stakeholders. The assessment results are then
kemudian dilaporkan, ditinjau dan disetujui oleh Direksi reported, reviewed, and approved by the Board of Directors
yang membawahi dan mengawasi fungsi ESG di Pegadaian. responsible for and overseeing the ESG function at Pegadaian.
Penetapan topik material di Pegadaian dilaksanakan The identification of material topics at Pegadaian is carried
dengan pendekatan desktop materiality assessment yang out using a desktop materiality assessment approach, which
terdiri dari kombinasi pelibatan pemangku kepentingan combines stakeholder engagement with internal risk analysis
dan analisis risiko internal dan risiko terhadap Perusahaan. and the assessment of risks to the Company.
Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t 77
Page 78
Topik Materialitas
Materiality Topics
Proses penetapan topik material mencakup tahapan The materiality determination process comprises the
sebagai berikut: [GRI 3-1] following stages: [GRI 3-1]
Proses Keterangan
Process Description
Perseroan melakukan benchmarking terhadap perusahaan sejenis di sektor jasa keuangan dan consumer
finance di tingkat nasional. Tahap ini membantu memahami tren ESG, praktik terbaik industri, serta
1. ekspektasi regulator dan pasar terhadap transparansi dan tata kelola keberlanjutan. Proses ini dilakukan
Tolok Ukur terhadap ketika dibutuhkan.
Perusahaan Sejenis The company performs benchmarking against comparable firms within the financial services and
Peer Benchmark consumer finance sectors at both domestic and international levels. This stage helps to understand ESG
trends, industry best practices, and the expectations of regulators and markets concerning transparency
and sustainable governance.
Daftar awal (long list) topik keberlanjutan diselaraskan dengan standar dan kerangka kerja global,
termasuk GRI Standards, SASB Consumer Finance, serta referensi IFRS S1 dan IFRS S2. Penyelarasan
ini memastikan bahwa topik yang dipertimbangkan relevan secara global dan kontekstual dengan
2. karakteristik industri Pegadaian.
Pengecekan Kriteria The long list of sustainability topics aligns with international standards and frameworks, including the
Criteria Check GRI Standards and SASB Consumer Finance, as well as referencing IFRS S1 and IFRS S2. This alignment
ensures that the topics addressed are globally relevant and contextualized to the characteristics of
Pegadaian’s industry.
Identifikasi Dampak Aktual dan Potensial | Analysis of Risk Level, Frequency and Scale
Setiap topik material dianalisis dengan mempertimbangkan tingkat keparahan dampak dan peluang,
frekuensi kejadian berdasarkan data historis dan potensi ke depan, serta skala risiko terhadap
keberlanjutan bisnis. Analisis ini mengacu pada parameter tingkat, frekuensi, dan skala risiko yang telah
ditetapkan oleh Divisi MROK dan dinilai relevansinya terhadap topik material yang diidentifikasi.
Each material topic was analyzed by considering the severity of impacts and opportunities, the frequency
of occurrence based on historical data and future potential, and the scale of risk to business sustainability.
3a. This analysis refers to the risk level, frequency, and scale parameters established by the MROK Division and
Identifikasi, Analisis dan assesses their relevance to the identified material topics.
Penilaian Risiko ESG Analisis Level, Frekuensi, dan Skala Risiko | Identification of Actual and Potential Impacts
Identification, Analysis and Daftar topik material disusun berdasarkan peer benchmark dan pengecekan terhadap kriteria pelaporan
ESG Risk Assessment yang relevan. Topik-topik tersebut kemudian diidentifikasi berdasarkan dampak aktual dan potensial
kegiatan Pegadaian terhadap aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan, termasuk risiko kepatuhan dan
reputasi. Proses ini merujuk pada Risk and Threat Assessment (RTA) serta Laporan Profil Risiko yang
telah disusun oleh Divisi MROK.
The list of material topics was developed based on peer benchmarking and a review of relevant reporting
criteria. These topics were then identified based on Pegadaian’s actual and potential impacts on economic,
social, and environmental aspects, including compliance and reputational risks. This process refers to the
Risk and Threat Assessment (RTA) and the Risk Profile Report prepared by the MROK Division.
78 IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 79
Proses Keterangan
Process Description
Penilaian Risiko ESG | ESG Risk Assessment
3a. Divisi ESG bersama dengan Divisi MROK dan Keuangan melakukan penilaian lanjutan topik-topik material
Identifikasi, Analisis dan untuk menilai dampaknya terhadap kinerja finansial dan operasional, kepatuhan regulasi, reputasi, serta
Penilaian Risiko ESG risiko strategis Perusahaan.
Identification, Analysis andThe ESG Division, in collaboration with the MROK and Finance Divisions, conducted further assessments
ESG Risk Assessment of the material topics to evaluate their impacts on the Company’s financial and operational performance,
regulatory compliance, reputation, and strategic risks.
Sebanyak 29 responden dari tujuh kelompok pemangku kepentingan utama dilibatkan dalam proses
survei. Kelompok tersebut meliputi nasabah, karyawan, pemerintah, pemegang saham, pemasok,
3.b masyarakat, dan media. Survei ini bertujuan untuk mengukur tingkat kepentingan masing-masing isu dari
Survei Pemangku Kepentingan perspektif eksternal.
Stakeholder Survey A total of 29 respondents from seven key stakeholder groups participated in the survey. These groups
include customers, employees, government, shareholders, suppliers, communities, and media. The survey
aims to measure the level of importance of each issue from an external perspective.
Hasil penilaian pemangku kepentingan melalui survei, serta identifikasi, analisis, dan penilaian risiko
ESG atas topik material, digunakan untuk menentukan tingkat prioritas masing-masing topik material.
4. Prioritas tersebut kemudian dipetakan ke dalam matriks materialitas dengan hasil penilaian pemangku
Penentuan Topik Material kepentingan pada Sumbu Y dan dampak terhadap bisnis pada Sumbu X. Matriks ini memvisualisasikan
yang Signifikan dan Matriks tingkat prioritas pengelolaan dan pengungkapan setiap topik material.
Materialitas The results of the stakeholder assessment conducted through surveys, together with the identification,
Identification of Material analysis, and assessment of ESG risks related to the material topics, were used to determine the priority
Topics dan Materiality Matrix level of each material topic. These priorities were then mapped into a materiality matrix, with stakeholder
assessment results plotted on the Y-axis and the impact on the business plotted on the X-axis. The matrix
visualizes the priority level for the management and disclosure of each material topic.
Daftar final topik material beserta matriks materialitas kemudian disampaikan kepada Direksi untuk
memperoleh persetujuan resmi. Tahap ini memastikan bahwa seluruh isu material telah ditinjau dan
disetujui pada tingkat tata kelola tertinggi. Pendekatan ini mencerminkan komitmen Pegadaian terhadap
prinsip akuntabilitas, transparansi, dan manajemen risiko berbasis ESG. Berdasarkan proses finalisasi
5.
dan persetujuan manajemen, ditetapkan topik material dengan prioritas tinggi yang menjadi fokus
Finalisasi dan Persetujuan
pengelolaan dan pengungkapan dalam Laporan Keberlanjutan.
Manajemen
The final list of material topics and the materiality matrix were then submitted to the Board of Directors
Finalization and
for formal approval. This stage ensures that all material issues have been reviewed and approved at the
Management Approval
highest governance level. This approach reflects Pegadaian’s commitment to the principles of accountability,
transparency, and ESG-based risk management. Based on the finalization process and management approval,
high-priority material topics were identified as the focus for management and disclosure in the Sustainability
Report.
Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t 79
Page 80
Topik Materialitas
Materiality Topics
Pada tahun 2025, Pegadaian menyelaraskan metode In 2025, Pegadaian aligned its sustainability materiality
penentuan dan penilaian topik material keberlanjutan determination and assessment methodology with
dengan regulasi serta standar pelaporan yang applicable regulations and reporting standards,
berlaku, dengan mempertimbangkan dampak aktual taking into account actual and potential impacts on
dan potensial terhadap aspek ekonomi, lingkungan, economic, environmental, and social aspects (double
dan masyarakat (double materiality assessment). materiality assessment). The material topics that have
Topik material yang telah ditetapkan ditinjau secara been identified are reviewed on a regular basis to
berkala untuk memastikan relevansinya dengan ensure their continued relevance in line with evolving
perkembangan tren keberlanjutan dan kondisi sustainability trends and the Company’s conditions
Perusahaan pada tahun pelaporan. during the reporting year.
Tahap-tahap diatas diilustrasikan di dalam The stages outlined above are illustrated in the
flowchart berikut ini: following flowchart:
1.
Tolok Ukur
terhadap Divisi ESG
Perusahaan Sejenis ESG Division
Divisi ESG Peer
ESG Division Benchmark
2.
Divisi ESGMROK
Divisi
ESGMROK
Division
Division
Pengecekan Divisi ESG
Kriteria ESG Division
Divisi Treasuri Criteria Check
Treasury Division
3a. 3B.
Identifikasi, Analisis
dan Penilaian Risiko Survei Pemangku
ESG Kepentingan
Identification, Stakeholder
Analysis, and Survey
Assessment of ESG
Risks
4.
Penentuan Topik Divisi ESG
Material yang ESG Division
Divisi ESG Signifikan dan Matriks
Materialitas
ESG Division
Determination of Key
Material Topic and
Materiality Matrix
5. Direksi
Director
Finalisasi dan
Persetujuan
Manajemen
Finalisasi dan
Persetujuan Divisi ESG
Manajemen ESG Division
80 IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 81
Review dan pembaruan topik materialitas The review and update of materiality topics involve
melibatkan aktor-aktor berikut: the following actors:
Divisi ESGMROK
Divisi
ESGMROK
Division
Division
sebagai koordinator dan
Divisi Treasuri pengambil keputusan teknis.
Treasury Division serving as the
coordinator and technical
sebagai kontributor decisionmaker.
data dan konteks.
Divisi ESG serving as
ESG Division contributors of data
and contextual input.
sebagai integrator topik
Risiko dengan aspek
keberlanjutan/ESG.
acting as the integrator of
risk topics with sustainability/
ESG aspects
Direksi Divisi-divisi terkait
Director Relevant divisions
sebagai kontributor data
untuk pengesahan final dan konteks
daftar topik material serving as contributors of
providing final approval of data and contextual input
the list of material topics
Proses ini mengintegrasikan tiga pilar ESG: aspek This process integrates the three ESG pillars—
Lingkungan (E), Sosial (S), dan Tata Kelola (G) Environmental (E), Social (S), and Governance
sebagai kerangka kategorisasi topik. Hasil review (G)—as the framework for topic categorization. The
didokumentasikan dan tersedia untuk verifikasi review results are documented and made available
oleh pihak assurance independen. for verification by an independent assurance
provider.
Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t 81
Page 82
Topik Materialitas
Materiality Topics
Pelibatan Pemangku Kepentingan Stakeholder Engagement
Perseroan secara aktif melibatkan pemangku The Company actively engages with its key
kepentingan utama melalui berbagai pendekatan stakeholders through structured and ongoing
yang terstruktur dan berkelanjutan untuk memahami approaches to understand their needs, expectations,
kebutuhan, ekspektasi, serta isu yang relevan bagi and relevant issues affecting operations and long-
operasional dan keberlanjutan usaha. Proses ini term sustainability. This process includes regular
mencakup komunikasi rutin, forum formal, serta communication, formal forums, and tailored
program keterlibatan yang disesuaikan dengan engagement programs, enabling stakeholder
karakteristik masing-masing pemangku kepentingan, feedback to be effectively integrated into decision-
sehingga masukan yang diperoleh dapat making and continuous performance improvement.
diintegrasikan ke dalam pengambilan keputusan dan
peningkatan kinerja Perseroan.
Hubungan dengan Pemangku Kepentingan [OJK E.4] [GRI 2-29][FS5]
Relationships with The Stakeholders
Pemangku Kepentingan Definisi Dasar Penetapan Frekuensi
Pendekatan (Approach)
Stakeholders Definition Basis for Designation) (Frequency)
Nasabah Masyarakat pengguna
Kepuasan dan loyalitas Komunikasi melalui Harian
(Customers) produk Pegadaian, termasuk
nasabah mempengaruhi counter, call center, media dan survei
pembiayaan, investasi emas,
keberhasilan produk. sosial, program literasi. berkala.
dan layanan lainnya.
Customer satisfaction Engagement via counters, Daily and
Users of Pegadaian’s products,
and loyalty influence call centers, social media, periodic
including financing, gold
product success. and literacy programs. surveys.
investment, and other services.
Karyawan Aset penting bagi
(Employees) keberlanjutan perusahaan dan Aktivitas kerja harian Harian dan
Karyawan PKWT dan PKWTT.
kesejahteraan jangka panjang. dan pertemuan rutin. berkala.
Fixed-term and
Key assets for long- Daily operations and Daily and
permanent employees.
term sustainability and regular meetings. periodic.
employee well-being.
Masyarakat Masyarakat di sekitar Program CSR, kegiatan
(Communities) Aktivitas perusahaan Berkala
wilayah operasional dan sosial, call center, dan
berdampak pada kualitas sesuai
masyarakat luas. kolaborasi komunitas.
hidup masyarakat. program.
Communities around CSR programs, social
Business activities impact Periodic based
operational areas and activities, call centers, and
community quality of life. on programs.
the broader public. community engagement.
Pemerintah
(Government) Pelaporan wajib, sosialisasi, Berkala
Pemerintah, termasuk Peran regulator dan
dan koordinasi kebijakan. dan sesuai
Kementerian terkait. pemilik perusahaan.
Mandatory reporting, kebutuhan.
Government, including Regulatory authority
coordination, and Periodic and
relevant ministries. and ownership role.
regulatory engagement. as required.
Pemegang Saham
(Shareholders) Kinerja perusahaan
Kementerian BUMN sebagai RUPS, laporan berkala, Tahunan dan
mempengaruhi dividen
pemegang saham. dan komunikasi formal. berkala.
dan nilai investasi.
Ministry of State-Owned AGMs, periodic reporting, Annual and
Financial performance impacts
Enterprises as shareholder. and formal communication. periodic.
dividends and returns.
Pemasok
(Suppliers) Pihak yang mendukung
Penting untuk kelangsungan Proses tender, komunikasi, Sesuai
kebutuhan operasional
operasional. dan evaluasi pemasok. kebutuhan
perusahaan.
Critical for operational Tender process, engagement, operasional.
Parties supporting
continuity. and supplier evaluation. As required.
operational needs.
Media Massa
(Mass Media) Media cetak, elektronik, Sarana transparansi dan Pertemuan, publikasi, dan
Sesuai
dan digital. penyebaran informasi. keterbukaan informasi.
kebutuhan.
Print, electronic, and Key channel for transparency Engagement, publications,
As needed.
digital media. and public awareness. and disclosures.
82 IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 83
Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t 83
Page 84
Topik Materialitas
Materiality Topics
Hasil Penilaian Materialitas Tahun 2025 [GRI 3-2]
Result of the Materiality Assessment for the Year 2025
Melalui pemetaan setiap topik dalam Matriks Materialitas By mapping each topic within the Materiality Matrix based
berdasarkan dua dimensi utama, yaitu dampak terhadap on two main dimensions—namely, the impact on business
bisnis dan tingkat kepentingan bagi pemangku kepentingan, and the level of importance to stakeholders—Pegadaian
Pegadaian memperoleh gambaran yang lebih jelas mengenai obtains a clearer picture of the priorities for sustainability
prioritas pengelolaan dan pengungkapan keberlanjutan. management and disclosure.
Hasil pemetaan tersebut menunjukkan bahwa sejumlah The mapping results indicate that several topics occupy
topik memiliki posisi strategis karena berkaitan langsung strategic positions due to their direct association with the
dengan model bisnis Perseroan, kepercayaan nasabah, Company’s business model, customer trust, financial stability,
stabilitas keuangan, serta tanggung jawab sosial sebagai and social responsibility as a state-owned financial services
lembaga jasa keuangan milik negara. institution.
Berdasarkan hasil pemetaan dalam Matriks Materialitas, Based on the mapping results in the Materiality Matrix,
topik-topik keberlanjutan selanjutnya diklasifikasikan ke sustainability topics are further classified into three priority
dalam tiga kategori prioritas, yaitu Top Material, Highly categories: Top Material, Highly Material, and Material. This
Material, dan Material. Klasifikasi ini memberikan arah classification offers a structured direction in setting ESG
yang terstruktur dalam penetapan fokus strategi ESG, strategy focus, strengthening risk management, and setting
penguatan manajemen risiko, serta penyusunan target sustainability performance targets going forward.
kinerja keberlanjutan ke depan
Hasil Penilaian Materialitas [GRI 3-2]
Materiality Assessment Result
Sumbu X
Skala Prioritas X Axis Skala Prioritas
Topik Material Sumbu Y Sumbu Y Sumbu X
No Indeks Tingkat
Material Topic Y Axis Priority Scale Kemungkinan Priority Scale
Index Keparahan Total
Y Axis Likelihood X Axis
Severity
Inklusi Keuangan
1 GRI 203 3 Medium 3 3 9 High
Financial Inclusion
Privasi & Keamanan Data Nasabah
2 GRI 418 5 High 3 1 3 Low
Customer Data Privacy & Security
Keunggulan Layanan Nasabah
3 SEOJK F.30 2 Low 3 3 9 High
Customer Service Excellence
Inisiatif Keuangan Berkelanjutan
4 GRI 201 5 High 1 2 2 Low
Sustainable Finance Initiatives
Perlindungan dan Pengelolaan Aset
Nasabah
5 GRI 201-2 1 Low 3 3 9 High
Protection and Management of
Cutomer Asset
Kinerja Ekonomi
6 GRI 201 4 Medium 2 2 4 Medium
Economic Performance
Pengembangan Produk/Layanan
Keuangan yang Bertanggung Jawab
7 GRI 201-2 2 Low 3 2 6 Medium
Development of Responsible Financial
Products/Services
Integrasi ESG
8 GRI 2-22 2 Low 2 2 4 Medium
ESG Integration
Etika Bisnis, Anti-Suap & Anti
Korupsi
9 GRI 205 2 Low 2 2 4 Medium
Business Ethics, anti-bribery &
Corruption, compliance
Tata Kelola ESG
10 GRI 2-9 2 Low 2 2 4 Medium
ESG Governance
84 IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 85
Sumbu X
Skala Prioritas X Axis Skala Prioritas
Topik Material Sumbu Y Sumbu Y Sumbu X
No Indeks Tingkat
Material Topic Y Axis Priority Scale Kemungkinan Priority Scale
Index Keparahan Total
Y Axis Likelihood X Axis
Severity
Pengawasan Dewan
11 GRI 2-12 2 Low 2 2 4 Medium
Board Oversight
Investasi yang Bertanggung Jawab
12 GRI 201-2 1 Low 2 2 4 Medium
Responsible Investment
Program Pengembangan Masyarakat GRI 413,
13 3 Medium 2 1 2 Low
Community Development GRI 203
Adaptasi dan Mitigasi Risiko Perubahan
Iklim (Strategi Dekarbonisasi)
14 GRI 201-2 4 Medium 1 2 2 Low
Climate Change Risk Adaptation and
Mitigation (Decarbonization Strategy)
Rantai Pasok yang Bertanggung Jawab
15 GRI 414 4 Medium 1 2 2 Low
Responsible Supply Chain
Pemasaran yang Bertanggung Jawab
16 GRI 417 2 Low 2 1 2 Low
Responsible Marketing
Pengembangan SDM
17 GRI 404 2 Low 1 1 1 Low
Human Capital Development
Keberagaman, Kesetaraan dan
18 Inklusi GRI 405 2 Low 2 1 2 Low
Diversity , Equity, and Inclusion (DEI)
Kesehatan dan Keselamatan Kerja
19 GRI 403 2 Low 1 1 1 Low
Occupational Health and Safety
Pengelolaan Limbah
20 GRI 306 2 Low 1 1 1 Low
Effluents and Waste
Pada tahun 2025, Keberadaan Pasar tidak lagi menjadi In 2025, Market Presence is no longer considered a
topik material untuk Laporan Keberlanjutan Pegadaian. material topic in Pegadaian’s Sustainability Report. During
Topik tersebut pada tahun pelaporan tidak muncul pada the reporting year, this topic did not emerge from the
saat benchmarking assessment atau pun menjadi top risk benchmarking assessment nor was it identified as a top risk
dalam risk assessment yang dilakukan oleh Divisi MROK. in the risk assessment conducted by the MROK Division.
Oleh karena itu, topik material Keberadaan Pasar yang Accordingly, the Market Presence material topic that appeared
muncul di tahun 2024 tidak lagi menjadi topik material in 2024 is no longer included as a material topic in the 2025
untuk Laporan Keberlanjutan Tahun 2025. Hal ini didorong Sustainability Report. This change is driven by the implementation
oleh ketentuan Upah Minimum Regional yang telah dikelola of regional minimum wage (UMR) regulations, which have been
dengan seksama oleh Pegadaian untuk memastikan carefully managed by Pegadaian to ensure that employees receive
karyawan menerima gaji pokok sesuai ketentuan. base salaries in compliance with applicable requirements.
6
Inisiatif Keuangan
Materialitas Dampak (Dari Dalam ke Luar) | Impact Materiality (Inside-Out)
Berkelanjutan Privasi & Keamanan Data Nasabah
Sustainable Finance Initiative Privacy & Security Customer Data
5
Adaptasi & Mitigas Risiko Perubahan Iklim
Climate Change Risk Adaptation
& Mitigation
4 Kinerja Ekonomi
Rantai Pasok yang Bertanggung
Jawab Economic Performance
Responsible Supply Chains Praktik Pengadaan Inklusi Keuangan
Procurement Practices Financial Inclusion
Program Pengembangan Masyarakat
3 Community Development Program
Integrasi ESG
Pengelolaan Pemasaran yang ESG Integration Keunggulan Layanan Nasabah
Limbah Bertanggung Jawab Pengawasan Dewan Benefits Provided to Customers
Waste Responsible Marketing Board Oversight Pengembangan Produk/
2 Management Layanan Keuangan yang
Tata Kelola ESG
Keberagaman, Kesetaraan ESG Governance Bertanggung Jawab Perlindungan dan Pengelolaan
Pengembangan dan Inklusi Aset Nasabah
Etika Bisnis, Anti-Suap Responsible Financial Product/
SDM Diversity, Equality, and Inclusion (DEI) Protection and Management
& Anti Korupsi Service Development
Human of Cutomer Asset
1 Business Ethics, Anti-Bribery
Resources Development
Investasi yang & Anti-Corruption
Kesehatan dan Keselamatan
Bertanggung Jawab
Kerja
Responsible Investment
0 Occupational Health and Safety
0 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10
Risiko / Peluang (Dari Luar ke Dalam) | Risk / Opportunity (Outside-In)
Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t 85
Page 86
Topik Materialitas
Materiality Topics
Topik Materialitas Teratas ( Prioritas Tertinggi) Topik Materialitas Tertinggi Topik Material
Top Material Topics (Highest Priority) Highly Material Topics Material Topics
Topik-topik ini berkaitan langsung dengan model bisnis Pegadaian Topik ini memiliki pengaruh Meskipun berada pada
sebagai lembaga pembiayaan berbasis emas dan ultra mikro. signifikan terhadap kategori material, topik
Kepercayaan nasabah, pengelolaan risiko kredit, serta integrasi ESG operasional dan kontribusi ini tetap dikelola secara
dalam pembiayaan menjadi faktor kunci dalam menjaga reputasi dan sosial Pegadaian, serta sistematis sebagai bagian
stabilitas jangka panjang. Topik dalam kategori ini memiliki dampak mendukung penciptaan dari penguatan tata kelola
paling signifikan terhadap keberlanjutan bisnis dan menjadi perhatian nilai bersama. dan budaya keberlanjutan.
utama pemangku kepentingan. This topic has a significant Although it falls under
These topics are directly related to Pegadaian’s business model as a gold- impact on Pegadaian’s the material category,
based financing institution and ultra-microscale lending. Customer trust, operations and social this topic is still managed
credit risk management, and ESG integration in financing are key factors in contributions, as well as systematically as part of
maintaining reputation and long-term stability. Topics in this category have supporting the creation of strengthening governance
the most significant impact on business sustainability and are a primary shared value. and sustainability culture.
concern for stakeholders.
Topik
Materialitas
Teratas
Top Material
Topics
Inklusi Keuangan Privasi dan Keunggulan Perlindungan dan Inisiatif Keuangan
Financial Inclusion Keamanan Data Layanan Nasabah Pengelolaan Aset Berkelanjutan
Nasabah Customer Service Nasabah Sustainable Finance
Privacy and Security Excellence Protection and Initiative
of Customer Data Management of
Cutomer Asset
Sebagai bagian dari komitmen untuk menjalankan praktik As part of our commitment to conducting responsible and
bisnis yang bertanggung jawab dan berkelanjutan, Pegadaian sustainable business practices, Pegadaian periodically
secara berkala melakukan penilaian materialitas untuk performs a materiality assessment to identify issues that
mengidentifikasi isu-isu yang paling relevan dan signifikan are most relevant and significant to the Company and
bagi Perusahaan serta para pemangku kepentingan. Proses its stakeholders. This process considers various factors,
ini mempertimbangkan berbagai faktor, termasuk dampak including the impacts of the Company’s business activities
kegiatan usaha terhadap lingkungan dan masyarakat, on society and the environment, stakeholder expectations,
ekspektasi pemangku kepentingan, dinamika industri jasa developments within the financial services industry, as well
keuangan, serta arah kebijakan dan strategi bisnis Perusahaan. as the Company’s strategic priorities and business direction.
Berdasarkan hasil penilaian materialitas terbaru, Pegadaian Based on the latest materiality assessment, Pegadaian
mengidentifikasi lima topik material utama yang menjadi has identified five key material topics that represent the
prioritas dalam pengelolaan keberlanjutan, yaitu Inklusi Company’s primary sustainability priorities, namely Financial
Keuangan, Privasi dan Keamanan Data Nasabah, Keunggulan Inclusion, Customer Data Privacy and Security, Customer
Layanan Nasabah, Pengelolaan Aset yang Bertanggung Service Excellence, Responsible Asset Management, and
Jawab, serta Inisiatif Keuangan Berkelanjutan. Kelima topik Sustainable Finance Initiatives. These topics are considered to
ini dinilai memiliki pengaruh yang signifikan baik terhadap have a significant influence on both the Company’s business
kinerja bisnis Pegadaian maupun terhadap kepentingan performance and the interests of its stakeholders, including
pemangku kepentingan, termasuk nasabah, masyarakat, customers, communities, regulators, and investors.
regulator, dan investor.
Fokus pada lima topik material ini mencerminkan peran The prioritization of these five material topics reflects
strategis Pegadaian sebagai lembaga keuangan yang Pegadaian’s strategic role as a financial institution that
mendukung perluasan akses layanan keuangan, menjaga supports broader access to financial services, maintains
kepercayaan nasabah melalui perlindungan data dan customer trust through strong data protection and service
kualitas layanan, serta mendorong pengelolaan bisnis yang quality, and promotes responsible and sustainable business
bertanggung jawab dan berkelanjutan. Melalui pengelolaan practices. Through focused management of these topics,
yang terarah pada topik-topik tersebut, Pegadaian berupaya Pegadaian aims to create long-term value for society
menciptakan nilai jangka panjang bagi masyarakat sekaligus while strengthening the sustainability and resilience of the
memperkuat keberlanjutan usaha Perusahaan. Company’s operations.
86 IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 87
Meskipun demikian, Pegadaian tetap menyadari pentingnya At the same time, Pegadaian recognizes the importance of
berbagai aspek keberlanjutan lainnya yang juga menjadi other sustainability aspects that also form an integral part
bagian dari operasional dan tanggung jawab Perusahaan. of the Company’s operations and responsibilities. Therefore,
Oleh karena itu, selain memprioritaskan lima topik utama while the Company places strategic emphasis on these
tersebut, Pegadaian tetap melaporkan kinerja dan inisiatif five priority topics, Pegadaian continues to disclose our
pada topik-topik keberlanjutan lainnya dalam laporan ini performance and initiatives related to other sustainability
guna memberikan gambaran yang komprehensif mengenai topics in this report to provide a comprehensive overview
upaya Perusahaan dalam mengelola aspek lingkungan, of how the Company manages environmental, social, and
sosial, dan tata kelola secara menyeluruh. governance aspects across our business activities
Pengelolaan Topik Material Prioritas [GRI 3-3]
Management of High Priority Material Topics
Topik Material
Material Topic Dampak Utama Mitigasi & Pengelolaan
Referensi GRI Main Impacts Mitigation & Management
GRI References
Inklusi Keuangan Akses pembiayaan Produk mikro & syariah, literasi Micro & sharia products, financial
Financial UMKM & unbanked; keuangan, sinergi ultra mikro, literacy, ultra micro synergy,
Inclusion reputasi nasional monitoring portofolio inklusif inclusive portfolio monitoring
GRI 203 Access to MSME & Pemangku Kepentingan yang Related Stakeholders: FSA,
unbanked financing; terlibat: OJK, Nasabah Customers
national reputation Pihak Pegadaian yang terlibat: Pegadaian Lead Functions:
• Divisi ESG • ESG Division
• Divisi Keuangan • Finance Division
• Divisi Pemasaran • Marketing Division
• Divisi Penjualan • Sales Division
• Divisi Jaringan • Network Division
• Divisi Pengembangan Produk • Product Development Division
• Divisi Operasional Produk • Product Operations Division
Privasi & Risiko hukum, sanksi Kebijakan perlindungan data, Data protection policies,
Keamanan Data regulator, reputasi penguatan cybersecurity, audit IT, strengthening cybersecurity, IT
Nasabah Legal risks, regulatory monitoring insiden audits, incident monitoring
Privacy & sanctions, reputation Pemangku Kepentingan Terkait: Related Stakeholders: FSA,
Security of OJK, Nasabah Customers
Customer Data Pihak Pegadaian yang terlibat Pegadaian Involved Functions:
GRI 418 • MROK Division • MROK Division
• IT Security Division • IT Security Division
Keunggulan Kepuasan & loyalitas Service excellence, survei kepuasan, Service excellence, satisfaction
Layanan nasabah digitalisasi layanan surveys, digitalization of services
Nasabah Customer satisfaction Pemangku Kepentingan Terkait: FSA, Customers
Customer Service & loyalty OJK, Nasabah Pegadaian Involved Functions:
Excellence Pihak Pegadaian yang terlibat • Marketing Division
GRI 416, 417 • Marketing Division • Sales Division
SEOJK F.30 • Sales Division • Service and Contact Center
• Service and Contact Center Division
Division • Network Division
• Network Division
Perlindungan Risiko kredit & Manajemen risiko kredit, prinsip Credit risk management, prudential
dan Pengelolaan stabilitas finansial kehati-hatian, pengawasan internal principles, internal supervision
Aset Nasabah Credit risk & financial Pemangku Kepentingan Terkait: Related Stakeholders: FSA,
Protection and stability OJK, Nasabah, Asuransi Customers, Insurance Companies
Management of Pihak Pegadaian yang terlibat Pegadaian Involved Functions:
Cutomer Asset • Divisi MAT • MAT Division
GRI 201 • Divisi Risiko Kredit Asuransi • Insurance Credit Risk Division
• Divisi MROK • MROK Division
Inisiatif Risiko transisi & Roadmap ESG, pembiayaan KKUB, ESG roadmap, KKUB financing, ESG
Keuangan peluang pembiayaan integrasi ESG dalam produk integration in products
Berkelanjutan hijau Pemangku Kepentingan Terkait: Related Stakeholders: FSA,
Sustainable Transition risks & OJK, Nasabah Customers
Finance Initiative green financing Pihak Pegadaian yang terlibat: Pegadaian Involved Functions:
GRI 201-2 opportunities • Divisi ESG • ESG Division
• Divisi Produk • Product Division
• Divisi Layanan • Service Division
• Divisi lain yang relevan • Other relevant divisions
Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t 87
Page 88
Tata Kelola Keberlanjutan
Sustainability Governance
Tata Kelola
Keberlanjutan
Sustainability Governance
88 IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK
IN OVASI
YAN GINBE
KLU
R KE
SIF,
LAND A
JU TA NK | YA
MPA N G B EI R
I NCLUS VEKEI L A N J U TAI O
NNOVAT NN, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 89
Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t 89
Page 90
Tata Kelola Keberlanjutan
Sustainability Governance
Struktur dan Komposisi Tata Kelola [GRI 2-9, GRI 2-11]
Governance Structure and Composition
Melalui penerapan tata kelola keberlanjutan yang terarah,
terukur, dan terintegrasi, Pegadaian memastikan bahwa
pengelolaan ESG senantiasa menjadi fondasi utama dalam
menjalankan operasional Perusahaan yang berorientasi
pada masa depan.
By implementing targeted, measurable, and integrated sustainability
governance, Pegadaian ensures that ESG management remains the primary
foundation for the Company’s operations with a future-oriented approach.
Pegadaian senantiasa menerapkan tata kelola perusahaan Pegadaian consistently implements an integrated corporate
yang terintegrasi dengan berlandaskan pada prinsip- governance structure grounded in the principles of Good
prinsip Good Corporate Governance (GCG). Implementasi Corporate Governance (GCG). The execution of GCG is
GCG dijalankan melalui lima prinsip utama, yaitu conducted through five fundamental principles, namely
keterbukaan (transparency), akuntabilitas (accountability), transparency, accountability, responsibility, independence or
pertanggungjawaban (responsibility), independensi atau professionalism, and fairness. These principles constitute the
profesionalisme (independency/professional), serta kewajaran foundation of the Company in all decision-making processes
(fairness). Prinsip-prinsip tersebut menjadi fondasi Perusahaan and operational activities.
dalam setiap proses pengambilan keputusan dan pelaksanaan
operasional.
Sesuai Undang-Undang No. 40 Tahun 2007 tentang Perseroan In accordance with Law No. 40 of 2007 regarding Limited Liability
Terbatas, Pegadaian mengimplementasikan struktur tata Companies, Pegadaian implements a two-tier governance
kelola dua tingkat (two-tier system) yang memisahkan secara structure that distinctly separates the supervisory responsibilities
tegas peran pengawasan oleh Dewan Komisaris dan peran of the Board of Commissioners from the managerial duties of
pengelolaan oleh Direksi. Dewan Komisaris berfungsi sebagai the Board of Directors. The Board of Commissioners functions
pengawas independen, sementara Direksi menjalankan as an independent supervisor, while the Board of Directors
manajemen operasional Perusahaan. Keduanya bertanggung oversees the Company’s operational management. Both bodies
jawab kepada Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) sebagai are accountable to the General Meeting of Shareholders
organ tertinggi perusahaan. (GMS), which serves as the highest organ of the company.
Komisaris Utama dan Direktur Utama masing-masing The President Commissioner and the President Director each lead
memimpin fungsi pengawasan dan pengelolaan dalam the oversight and management functions within the Company’s
struktur tata kelola. Perusahaan. Dalam menjalankan governance structure. In carrying out its responsibilities, the
tugasnya, Direksi didukung oleh Sekretaris Perusahaan, Board of Directors is supported by the Corporate Secretary,
Satuan Pengawas Intern, serta berbagai satuan kerja dan Internal Audit, as well as various functions and committees,
komite, termasuk: including:
• Komite Manajemen Risiko • Risk Management Committee
• Komite Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan • Social and Environmental Responsibility Committee
• Komite Transformasi • Transformation Committee
• Komite Aset dan Liabilitas • Asset and Liability Committee
• Komite Audit • Audit Committee
• Komite Produk • Product Committee
• Komite Investasi dan Belanja Modal • Investment and Capital Expenditure Committee
• Komite Teknologi Informasi • Information Technology Committee
90 IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 91
Sedangkan, Dewan Komisaris didukung oleh: Meanwhile, the Board of Commissioners is supported by:
• Komite Audit • Audit Committee
• Komite Pemantau Risiko • Risk Monitoring Committee
• Komite Nominasi dan Remunerasi • Nomination and Remuneration Committee
Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t 91
Page 92
Tata Kelola Keberlanjutan
Sustainability Governance
Pada tahun 2025, jumlah Komisaris Independen Pegadaian As of 2025, Pegadaian’s Board of Commissioners comprises
adalah empat dari delapan orang Dewan Komisaris, four Independent Commissioners out of a total of eight
sedangkan Direksi berjumlah Delapan orang. members; the Board of Directors has eight members.
Berikut merupakan struktur tata kelola Pegadaian: The following outlines Pegadaian’s governance structure:
Struktur Organisasi Korporasi RUPS
Corporate Organizational Structure General Meeting of
Shareholders (GMS)
Board of Management Board of Director
Direktur Utama
President Director
Wakil Direktur
Utama
Vice President
Director
Teknologi Informasi
Manajemen Risiko,
& Digital
Legal, & Kepatuhan Human Capital
Information
Risk Management, Human Capital
Technology &
Legal, & Compliance
Digital
General Affairs Transformation Office
General Affairs Transformation Office
Strategi Arsitektur & Manajemen Risiko Operasi Human Capital Business
Kantor Wilayah Pengadaan & Logistik Innovation Center Perencanaan TI & Korporasi Partner
Regional Offices Procurement & Logistics Innovation Center IT Architecture Strategy & Operational Risk Human Capital Business
Planning Management & Coperation Partner
Operasional &
Manajemen Aset Tetap PMO Infrastruktur TI Risiko Kredit & Asuransi Human Capital Service
Fixed Asset Management Project Management Office IT Operations & Credit Risk & Insurance Human Capital Service
Infrastructure
Enterprise Business Pengembangan Aplikasi TI Legal Human Capital Strategy
Enterprise Business IT Application Development Legal Human Capital Strategy
IT Security Kepatuhan Corporate University
IT Security Compliance Corporate University
Digital Corporate Culture
Digital Corporate Culture
Manajemen Data TI
IT Data Management
Direktur Sub Direktorat / Setingkat Divisi / Setingkat Garis Supervisi Garis Koordinasi
Director Sub-Directorate / Equivalent Division / Equivalent Supervisory Line Coordination Line
92 IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 93
Dewan Komisaris
Board of Commissioners
Pemasaran,
Penjualan & Keuangan &
Jaringan dan
Pengembangan Perencanaan
Operasi
Produk Strategis
Network and
Marketing, Sales & Finance & Strategic
Operations
Product Planning
Development
Satuan Pengawasan
Intern
Internal Audit Unit
Perencanaan Strategis Jaringan Inspektorat
Pengembangan Produk Sekretariat Perusahaan
Strategic Planning Network Pengembangan
Product Development Corporate Secretary
Development Inspectorate
Bisnis Bullion Akuntansi Layanan & Contact Center Inspektorat Pusat
Bullion Business Accounting Service & Contact Center Central Inspectorate
Pemasaran Tresuri Operasional Produk Gadai Inspektorat Wilayah 1
Marketing Treasury Pawn Product Operations Regional Inspectorate 1
Manajemen Kinerja Operasional Produk Mikro
Penjualan Perusahaan Bisnis Inspektorat Wilayah 2
Sales Corporate Performance Micro Business Product Regional Inspectorate 2
Management Operations
Unit Usaha Syariah Inspektorat Wilayah 3
Sharia Business Unit Regional Inspectorate 3
ESG
Investigator
Environmental, Social, and
Investigator
Governance (ESG)
Komite Dewan Komisaris : Komite Pemantau Risiko, Komite Nominasi & Remunerasi, Komite Audit
Board of Commissioners Committees Risk Monitoring Committee, Nomination & Remuneration Committee, Audit Committee
Komite Direksi : Komite Produk, Komite Kredit, Komite Aset & Liabilitas (ALCO), Komite Investasi & Belanja Modal,
Board of Directors Committees Komite Human Capital, Komite Risk Management, Komite Sustainability, Komite Teknologi Informasi, Komite
Transformasi, Komite Penetapan Ganti Rugi Nasabah
Product Committee, Credit Committte, Asset & Liability Committee (ALCO), Investment & Capital Spending
Committee, Human Capital Committe, Risk Management Committee, Sustainability Committee, Technology
Information Committee, Transformation Committee, Customer Compensation Determination Committee
Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t 93
Page 94
Tata Kelola Keberlanjutan
Sustainability Governance
Pegadaian juga memastikan keberagaman dalam komposisi Pegadaian also ensures diversity in the composition of
Direksi dan Dewan Komisaris, baik dari sisi latar belakang the Board of Directors and the Board of Commissioners,
pendidikan, pengalaman profesional, maupun keahlian. including educational background, professional experience,
Perusahaan mengupayakan keberagaman gender, and expertise. The Company strives for diversity in gender,
kompetensi, dan pengalaman, meliputi bidang keuangan, competence, and experience across finance, marketing, risk
pemasaran, manajemen risiko dan kekayaan, sumber daya and wealth management, human resources, information
manusia, teknologi informasi, komunikasi, dan audit. technology, communications, and auditing.
Profil anggota Dewan Komisaris dan Direksi, termasuk The profiles of the members of the Board of Commissioners
Komisaris Independen yang mencakup aspek independensi, and Directors, including Independent Commissioners, covering
masa jabatan, dan gender dapat ditemukan pada Laporan aspects of independence, tenure, and gender, are available
Tahunan Pegadaian 2025 bagian Profil Perusahaan. Sementara in the 2025 Pegadaian Annual Report under the Company
itu, uraian lengkap mengenai profil komite, tugas, dan Profile section. Meanwhile, a comprehensive description of the
tanggung jawabnya, beserta hubungan kerja antara Dewan committee’s profile, duties, and responsibilities, along with the
Komisaris dan Direksi, dijelaskan pada bagian Corporate working relationship between the Board of Commissioners and
Governance dalam Laporan Tahunan Pegadaian 2025. the Board of Directors, is provided in the Corporate Governance
section of the 2025 Pegadaian Annual Report.
Benturan Kepentingan [GRI 2-15]
Conflict of Interest
Pegadaian berkomitmen untuk memastikan seluruh Pegadaian is committed to ensuring that all members of
anggota Dewan Komisaris dapat menjalankan fungsi the Board of Commissioners can perform their supervisory
pengawasannya secara independen, objektif, dan bebas responsibilities independently, objectively, and free from
dari pengaruh kepentingan pribadi maupun dari pihak undue influence stemming from personal interests or
lainnya. Untuk itu, Perusahaan menerapkan kebijakan external parties. Accordingly, the Company enforces a
benturan kepentingan (conflict of interest policy) yang conflict of interest policy that provides guidance to the Board
menjadi pedoman bagi Dewan Komisaris dan Direksi of Commissioners and Directors in identifying, avoiding, and
dalam menghindari serta mencegah potensi situasi yang mitigating potential conflicts of interest, including those
dapat menimbulkan konflik kepentingan, termasuk dalam associated with affiliate transactions, credit policies, and
transaksi afiliasi, kebijakan kredit, maupun ketentuan other relevant internal regulations.
lainnya yang berlaku di internal Perusahaan.
Sebagai bentuk kepatuhan terhadap prinsip tersebut, As a form of compliance with this principle, each member
setiap anggota Dewan Komisaris dan Direksi diwajibkan of the Board of Commissioners and the Board of Directors
menandatangani pernyataan bebas benturan kepentingan is obliged to sign a conflict of interest statement upon
pada saat pertama kali diangkat dan memperbaruinya their initial appointment and to renew it at the start of
pada setiap awal tahun. Melalui pernyataan ini, Dewan each calendar year. Through this statement, the Board of
Komisaris dan Direksi menegaskan bahwa baik secara Commissioners and Directors affirm that, either personally
pribadi maupun melalui anggota keluarga, tidak memiliki or through family members, they do not possess any share
kepemilikan saham, keterlibatan dalam kepengurusan, ownership, management involvement, or other business
atau hubungan bisnis lain yang berkaitan langsung relationships that are directly or indirectly associated with
maupun tidak langsung dengan kegiatan usaha Pegadaian. Pegadaian’s business activities.
Hingga akhir Desember 2025, tidak ditemukan adanya As of the end of December 2025, there were no financial,
hubungan afiliasi, baik keuangan, keluarga, maupun familial, or managerial affiliations among members of
kepengurusan, antara anggota Dewan Komisaris, the Board of Commissioners, the Board of Directors, and
Direksi, dan pemegang saham pengendali. Pemegang the controlling shareholders. The Company’s controlling
saham pengendali Perusahaan adalah PT Bank Rakyat shareholder is PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk,
Indonesia (Persero) Tbk dengan porsi kepemilikan sebesar which holds a stake of 99.99998%. Additional detailed
99,99998%. Informasi lebih rinci mengenai hubungan information concerning the affiliations and share ownership
afiliasi serta kepemilikan saham para anggota Dewan of the members of the Board of Commissioners and the
Komisaris dan Direksi dapat dilihat pada Laporan Tahunan Board of Directors is available in the 2025 Pegadaian Annual
Pegadaian 2025 bagian Profil Perusahaan. Report within the Company Profile section.
94 IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 95
Selain itu, sepanjang tahun 2025, Perusahaan tidak melakukan Furthermore, throughout 2025, the Company did not engage
transaksi material yang mengandung benturan kepentingan in any material transactions involving conflicts of interest or
maupun transaksi material yang termasuk dalam kategori transactions with affiliated parties. All information pertaining
transaksi dengan pihak afiliasi. Seluruh informasi mengenai to conflicts of interest transactions, affiliate transactions, and
transaksi benturan kepentingan, transaksi afiliasi, dan transaksi related party transactions has been fully disclosed in the 2025
pihak berelasi telah dilaporkan secara lengkap pada Laporan Pegadaian Annual Report, within the Management Analysis
Tahunan Pegadaian 2025 bagian Analisis dan Pembahasan and Discussion of Company Performance section.
Manajemen Atas Kinerja Perusahaan.
Nominasi dan Seleksi Dewan Komisaris dan Direksi [GRI 2-10]
Nomination and Selection of the Board of Commissioners
and Directors
Kebijakan nominasi bagi Dewan Komisaris diatur melalui The nomination policy for the Board of Commissioners is governed
Piagam Tata Tertib Kerja Dewan Komisaris (BOC Charter), by the Board of Commissioners Charter (BOC Charter), whereas
sementara kebijakan nominasi bagi Direksi tercantum the nomination policy for the Board of Directors is outlined in the
dalam Piagam Tata Tertib Kerja Direksi (BOD Charter). Board of Directors Charter (BOD Charter). The nomination process
Proses nominasi dilakukan secara sistematis dan is conducted systematically and transparently by the Nomination
transparan melalui Komite Nominasi dan Remunerasi, yang and Remuneration Committee, which is responsible for evaluating
bertugas menilai integritas, kompetensi, serta reputasi the integrity, competence, and financial reputation of prospective
keuangan calon anggota Dewan Komisaris. Hasil evaluasi members of the Board of Commissioners. The outcomes of
tersebut kemudian disampaikan kepada Dewan Komisaris this evaluation are subsequently submitted to the Board of
untuk selanjutnya direkomendasikan kepada RUPS melalui Commissioners for further recommendation to the General Meeting
Pemegang Saham Seri B terbanyak, dengan tembusan of Shareholders (GMS), via the majority Series B Shareholders, with
kepada Pemegang Saham Seri A Dwiwarna. a copy transmitted to the Series A Dwiwarna Shareholders.
Untuk pencalonan Direksi, pengusulan kandidat kepada Regarding the nomination of Directors, the proposal of candidates
RUPS harus mempertimbangkan rekomendasi Dewan to the GMS must take into account the recommendations of the
Komisaris atau Komite Nominasi dan Remunerasi. Calon Board of Commissioners or the Nomination and Remuneration
Direksi diangkat dari nama-nama yang diusulkan oleh Committee. Candidates for the Board of Directors are selected
Pemegang Saham Seri A Dwiwarna. Baik Dewan Komisaris from names proposed by Series A Dwiwarna Shareholders.
maupun Direksi diangkat dan diberhentikan oleh RUPS, Both the Board of Commissioners and the Board of Directors
dan keputusan tersebut berlaku setelah memperoleh are appointed and dismissed by the GMS, with such decisions
persetujuan Pemegang Saham Seri A Dwiwarna sebagai are valid after securing the approval of Series A Dwiwarna
pemegang hak khusus. Shareholders, who hold special rights.
Seluruh calon anggota Dewan Komisaris dan Direksi All candidates for the Board of Commissioners and the Board
diwajibkan memenuhi persyaratan sejak awal pengangkatan of Directors are required to meet the prerequisites from the
dan sepanjang masa jabatan. Proses nominasi tidak hanya beginning of their appointment and throughout their tenure.
mempertimbangkan aspek kompetensi dan integritas, The nomination process assesses not only competence and
tetapi juga prinsip keberagaman dan independensi. integrity but also principles of diversity and independence.
Pegadaian memasukkan unsur keberagaman usia, latar Pegadaian incorporates diversity in age, educational
belakang pendidikan, budaya, kebangsaan, keahlian, dan background, culture, nationality, expertise, and experience as
pengalaman sebagai bagian dari upaya membangun struktur part of its efforts to develop an adaptable leadership structure
kepemimpinan yang adaptif dan mencerminkan kompleksitas that reflects the complexity of the company’s business. This
bisnis perusahaan. Ketentuan ini sejalan dengan Peraturan provision aligns with Board of Directors Regulation No. 98
Direksi Nomor 98 Tahun 2020 tentang Pedoman Sumber Daya of 2020 concerning Human Resource Guidelines in Squad
Manusia dalam Squad, serta menjadi bagian dari komitmen and underscores the Company’s commitment to ensuring
Perusahaan untuk memastikan jajaran kepemimpinan yang inclusive and sustainability-oriented leadership.
inklusif dan berorientasi pada keberlanjutan.
Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t 95
Page 96
Tata Kelola Keberlanjutan
Sustainability Governance
Selain itu, setiap calon anggota Dewan Komisaris dan Furthermore, each candidate for the Board of Commissioners
Direksi harus memenuhi persyaratan penilaian kemampuan and the Board of Directors must meet the requirements for
dan kepatutan sesuai Peraturan Otoritas Jasa Keuangan competency and suitability assessments in accordance with the
mengenai Penilaian Kemampuan dan Kepatutan bagi Financial Services Authority Regulation on Competency and
Pihak Utama Lembaga Jasa Keuangan. Seluruh informasi Suitability Assessments for Key Parties of Financial Services
mengenai proses dan kebijakan nominasi Dewan Komisaris Institutions. All information regarding the nomination procedures
dan Direksi disajikan lebih rinci dalam Laporan Tahunan and policies for the Board of Commissioners and Directors are
Pegadaian 2025 bagian Corporate Governance. elaborated in greater depth within the 2025 Pegadaian Annual
Report under the section on Corporate Governance.
Penilaian Kinerja Dewan Komisaris dan Direksi [GRI 2-18]
Performance Evaluation of the Board of Commissioners
and Directors
Pegadaian menerapkan mekanisme penilaian kinerja Dewan Pegadaian implements a quarterly evaluation of the performance
Komisaris dan Direksi secara berkala setiap triwulan, sesuai of the Board of Commissioners and Directors, in accordance with
ketentuan dalam Surat Direksi PT Bank Rakyat Indonesia the provisions of the Letter of the Board of Directors of PT Bank
(Persero) Tbk Nomor R.0568-DIR/SBM/12/2022 tanggal 5 Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Number R.0568-DIR/SBM/12/2022
Desember 2022 mengenai Penilaian Kinerja Direksi dan Anggota dated 5 December 2022, regarding the Performance Assessment of
Dewan Komisaris Perusahaan Anak BRI. Indikator Kinerja the Board of Directors and Members of the Board of Commissioners
Utama atau Key Performance Indicator (KPI) bagi Dewan of BRI Subsidiaries. The Key Performance Indicators (KPIs) for the
Komisaris dan Direksi ditetapkan oleh RUPS berdasarkan Board of Commissioners and Directors are determined by the GMS
usulan Dewan Komisaris, yang kemudian digunakan sebagai based on the recommendations of the Board of Commissioners and
tolok ukur utama dalam mengevaluasi efektivitas pelaksanaan serve as the primary benchmarks for evaluating the effectiveness
tugas dan tanggung jawab masing-masing organ. of each organ’s duties and responsibilities.
Penilaian kinerja Direksi dan Dewan Komisaris didasarkan The performance evaluation of the Board of Directors and the Board
pada Key Performance Indicator (KPI) yang ditetapkan of Commissioners is based on Key Performance Indicators (KPIs)
oleh Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) berdasarkan established by the General Meeting of Shareholders (GMS) upon
usulan Dewan Komisaris. KPI tersebut menjadi tolok ukur the recommendation of the Board of Commissioners. These KPIs
utama dalam mengevaluasi kinerja masing‑masing organ, serve as the primary benchmarks for evaluating the performance
baik secara kolegial maupun individual. Selain mencakup of each governing body, both collectively and individually. In
indikator kinerja keuangan dan operasional, proses evaluasi addition to financial and operational performance indicators, the
juga mengintegrasikan aspek keberlanjutan, termasuk capaian evaluation process also integrates sustainability aspects, including
Environmental, Social, and Governance (ESG) Rating serta achievements in the Environmental, Social, and Governance (ESG)
progres implementasi ESG Roadmap Perusahaan. Dengan Rating as well as progress in the implementation of the Company’s
demikian, penilaian kinerja tidak hanya mencerminkan ESG Roadmap. Accordingly, the performance assessment reflects not
pencapaian bisnis, tetapi juga kontribusi terhadap agenda only business achievements but also contributions to Pegadaian’s
keberlanjutan dan penciptaan nilai jangka panjang Pegadaian. sustainability agenda and long-term value creation.
Hasil penilaian kinerja Direksi dilakukan oleh Dewan Komisaris The results of the Board of Directors’ performance evaluation
dengan dukungan Komite di bawah Dewan Komisaris, sementara are assessed by the Board of Commissioners with the support
penilaian kinerja Dewan Komisaris mengacu pada Anggaran of committees under the Board of Commissioners, while the
Dasar Perusahaan, Peraturan Menteri BUMN Nomor PER‑03/ performance evaluation of the Board of Commissioners refers to
MBU/03/2023, Piagam Tata Tertib Kerja Dewan Komisaris (Board the Company’s Articles of Association, Regulation of the Minister of
of Commissioners Charter), serta ketentuan yang berlaku dalam State-Owned Enterprises Number PER‑03/MBU/03/2023, the Board
Grup Holding BRI. Sepanjang tahun 2025, evaluasi menunjukkan of Commissioners Charter, and applicable provisions within the BRI
bahwa Direksi dan Dewan Komisaris secara keseluruhan berhasil Holding Group. Throughout 2025, the evaluation indicated that both
mencapai target kinerja yang ditetapkan serta menjalankan the Board of Directors and the Board of Commissioners collectively
tugas dan tanggung jawabnya sesuai dengan ketentuan yang achieved the established performance targets and carried out
berlaku. Hasil penilaian ini menjadi dasar dalam penetapan their duties and responsibilities in accordance with applicable
kebijakan remunerasi serta pertimbangan pengangkatan regulations. The results of the evaluation serve as the basis for
kembali anggota Direksi dan Dewan Komisaris, dengan informasi determining remuneration policies and as key considerations in the
lebih lanjut disajikan dalam Laporan Tahunan Pegadaian Tahun reappointment of members of the Board of Directors and the Board
2025 pada bagian Tata Kelola Perusahaan. of Commissioners, with further details disclosed in Pegadaian’s 2025
Annual Report under the Corporate Governance section.
96 IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 97
Kebijakan Remunerasi Dewan Komisaris dan Direksi
Remuneration Policy for the Board of Commissioners
and Directors [GRI 2-19, GRI 2-20, GRI 2-21]
Kebijakan remunerasi bagi Dewan Komisaris dan Direksi The remuneration policy for the Board of Commissioners
Pegadaian disusun berdasarkan ketentuan Undang-Undang and the Board of Directors of Pegadaian is formulated in
No. 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas serta accordance with Law No. 40 of 2007 on Limited Liability
Peraturan Menteri Badan Usaha Milik Negara Nomor PER- Companies, as well as the Regulation of the Minister of
3/MBU/03/2023 Tahun 2023 tentang Peraturan Menteri State-Owned Enterprises No. PER-3/MBU/03/2023 of 2023
Badan Usaha Milik Negara tentang Organ dan Sumber Daya concerning the Organization and Human Resources of State-
Manusia Badan Usaha Milik Negara. Owned Enterprises.
Adapun komposisi remunerasi Dewan Komisaris dan Direksi The composition of the remuneration of the Board of
terdiri dari: Commissioners and Directors consists of:
1. Remunerasi Dewan Komisaris 1. Remuneration of the Board of Commissioners
• Honorarium. • Honorarium.
• Tunjangan. • Allowances.
• Fasilitas. • Facilities.
• Tantiem/Insentif Kinerja. • Tantiems/Performance Incentives.
• Long Term Incentive (LTI) • Long Term Incentive (LTI)
2. Remunerasi Direksi 2. Remuneration for the Board of Directors
• Gaji. • Salary.
• Tunjangan. • Allowances.
• Fasilitas. • Facilities.
• Tantiem/Insentif Kinerja. • Bonuses/Performance Incentives.
• Long Term Incentive (LTI). • Long Term Incentive (LTI).
Besaran gaji, honorarium, dan tantiem bagi Dewan The remuneration, including salaries, honoraria, and bonuses
Komisaris dan Direksi ditetapkan melalui keputusan for the Board of Commissioners and Directors, is established
RUPS sebagai otoritas tertinggi Perusahaan. Dalam through a resolution of the GMS, which constitutes the highest
proses penetapannya, Pegadaian memastikan bahwa authority of the Company. In this process, Pegadaian ensures
aspek keberlanjutan turut menjadi pertimbangan melalui that sustainability aspects are also considered by integrating
integrasi pencapaian ESG Rating ke dalam mekanisme ESG Rating accomplishments into the remuneration
remunerasi bagi Dewan Komisaris dan Direksi. mechanism for the Board of Commissioners and Directors.
Informasi terperinci mengenai metodologi penetapan Detailed information on the methodology for determining the
remunerasi Dewan Komisaris dan Direksi tersedia dalam remuneration of the Board of Commissioners and the Board
Laporan Tahunan Pegadaian 2025 bagian Corporate of Directors is available in Pegadaian’s 2025 Annual Report,
Governance. under the Corporate Governance section.
Sebagai bagian dari komitmen transparansi, Pegadaian juga In accordance with our commitment to transparency, Pegadaian
menyampaikan rasio total kompensasi Direksi terhadap additionally discloses the ratio of the total compensation of
rata-rata kompensasi karyawan. Total kompensasi the Board of Directors to that of the average employee. Total
karyawan mencakup seluruh bentuk remunerasi yang employee compensation includes all types of remuneration,
diterima, dengan rincian disajikan pada tabel berikut. with detailed information provided in the table below.
Tabel Rasio Gaji Tertinggi dan Terendah
Table of Ratio of Highest and Lowest Remuneration
Keterangan Perbandingan (a/b)
Description Ratio (a/b)
Rasio gaji karyawan, yang tertinggi (a) dan gaji karyawan, yang terendah (b)
1 : 0,031
The ratio of the highest employee salary (a) to the lowest employee salary (b)
Rasio gaji anggota Direksi yang tertinggi (a) dan gaji anggota Direksi yang terendah (b)
1 : 0,85
The ratio of the highest Director’s salary (a) to the lowest Director’s salary (b)
Rasio gaji Dewan Komisaris yang tertinggi (a) dan gaji anggota Dewan Komisaris yang terendah (b)
1 : 0,90
The ratio of the highest salary of the Board of Commissioners (a) and the lowest salary of the Board of Commissioners
Rasio gaji anggota Direksi yang tertinggi (a) dan gaji anggota Dewan Komisaris yang tertinggi (b)
1 : 0,45
The ratio of the highest salary of the Board of Directors (a) and the highest salary of the Board of Commissioners (b)
Rasio gaji anggota Direksi yang tertinggi (a) dan gaji karyawan, yang tertinggi (b)
1 : 0,28
The ratio of the highest salary of the Board of Directors (a) and the highest employee salary (b)
Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t 97
Page 98
Tata Kelola Keberlanjutan
Sustainability Governance
1:0,0235 1:0,41
Rasio total kompensasi Direksi Rasio persentase kenaikan total gaji tahunan
terhadap total median tahunan untuk karyawan dengan level tertinggi
untuk semua karyawan. terhadap rasio peningkatan persentase median
The ratio of total Directors’ total gaji untuk semua karyawan.
compensation relative to the The ratio of the percentage increase in the total
average annual salary of all annual salary for the highest-level employees
employees. to the median percentage increase in the total
salary for all employees.
Keragaman Dewan Komisaris Diversity of the Board of
dan Direksi [GRI 3-3] [GRI 405-1] Commissioners and Board of
Directors [GRI 3-3] [GRI 405-1]
Kebijakan keragaman komposisi Dewan Komisaris dan Direksi The policy pertaining to diversity in the composition of
disusun dengan berpedoman pada Surat Edaran OJK No. 32/ the Board of Commissioners and the Board of Directors is
SEOJK.04/2015 mengenai Pedoman Tata Kelola Perusahaan founded on OJK Circular Letter No. 32/SEOJK.04/2015, which
Terbuka. Dalam proses pengangkatan, Pegadaian menerapkan provides guidelines for the Corporate Governance of Public
prinsip keberagaman melalui pertimbangan menyeluruh atas Companies. Throughout the appointment process, Pegadaian
usia, jenis kelamin, latar belakang pendidikan, pengalaman adopts the principle of diversity by executing comprehensive
profesional, integritas, dedikasi, serta pemahaman terhadap assessments that take into account age, gender, educational
manajemen Perusahaan. Selain itu, setiap kandidat juga background, professional experience, integrity, dedication,
harus memiliki kompetensi yang relevan dengan kebutuhan and understanding of company management. In addition,
Perusahaan serta kemampuan untuk menyediakan waktu each candidate is required to possess competencies relevant
yang memadai dalam menjalankan tugas pengawasan to the Company’s needs and the ability to allocate sufficient
maupun pengelolaan. time for supervisory and managerial responsibilities.
Komitmen tersebut tercermin dari representasi perempuan This commitment is reflected in the representation of
pada organ tata kelola, yakni masing-masing 50% atau women on the governance bodies, specifically 50% (2 out
4 dari 8 anggota Dewan Komisaris, dan 25% atau 2 dari of 8 members) of the Board of Commissioners and 25% (2
8 anggota Direksi. Proporsi ini menunjukkan komitmen out of 8 members) of the Board of Directors. This proportion
Perusahaan dalam menciptakan struktur kepemimpinan demonstrates the Company’s commitment to creating a more
yang lebih inklusif dan beragam. [GRI 2-10] inclusive and diverse leadership structure. [GRI 2-10]
Sebagai bagian dari penguatan tata kelola perusahaan As part of our efforts to strengthen corporate governance,
yang baik, Pegadaian memformalkan dan memublikasikan Pegadaian has formalized and publicly disclosed our
Board Diversity Policy sebagai kerangka kebijakan yang Board Diversity Policy, establishing a clear framework
mengatur prinsip keberagaman dalam komposisi Dewan to guide diversity within the composition of the Board of
Komisaris dan Direksi. Commissioners and the Board of Directors.
Kebijakan ini disusun untuk memastikan bahwa aspek This policy ensures that diversity is not only implemented but
keberagaman tidak hanya diterapkan sebagai praktik, tetapi is also clearly documented and verifiable by stakeholders.
juga terdokumentasi secara jelas dan dapat diverifikasi
oleh para pemangku kepentingan.
Board Diversity Policy Pegadaian menegaskan komitmen Pegadaian’s Board Diversity Policy reflects the Company’s
perusahaan terhadap keberagaman latar belakang, commitment to fostering diversity across a range of
keahlian, pengalaman profesional, usia, dan gender, dengan dimensions, including professional background, expertise,
tetap mengedepankan prinsip meritokrasi, integritas, dan experience, age, and gender, while maintaining a strong
kompetensi. Kebijakan ini menjadi acuan dalam proses emphasis on meritocracy, integrity, and competence. The
nominasi, seleksi, dan evaluasi kinerja anggota Dewan, policy provides a clear framework for the nomination,
98 IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 99
guna mendukung pengambilan keputusan yang lebih selection, and performance evaluation of Board members,
inklusif, objektif, dan berorientasi pada kepentingan jangka enabling more inclusive, objective, and long-term decision-
panjang perusahaan. making.
Penerapan kebijakan keberagaman Dewan diawasi melalui The implementation of the Board Diversity Policy is overseen
mekanisme tata kelola yang berlaku, termasuk peran through established governance mechanisms, including
Komite Nominasi dan Remunerasi dalam memastikan the Nomination and Remuneration Committee, which
kesesuaian proses pengangkatan dan evaluasi Dewan ensures that Board appointment and evaluation processes
dengan kebijakan yang telah ditetapkan. Pegadaian juga are aligned with the policy. Pegadaian also provides a
mengungkapkan secara ringkas komposisi Dewan serta clear overview of its Board composition and progress in
perkembangan penerapan kebijakan keberagaman sebagai implementing diversity principles as part of its commitment
bagian dari transparansi tata kelola perusahaan. to transparency in governance.
Dengan memformalkan dan memublikasikan Board By formalizing and disclosing its Board Diversity Policy,
Diversity Policy, Pegadaian memperkuat akuntabilitas dan Pegadaian strengthens accountability and the overall
kualitas tata kelola perusahaan, sekaligus memastikan effectiveness of its governance framework, while ensuring
bahwa keberagaman perspektif di tingkat Dewan menjadi that diverse perspectives at the Board level are reflected
bagian integral dalam pengelolaan risiko, penetapan in risk management, strategic decision-making, and the
strategi, dan penciptaan nilai berkelanjutan. creation of long-term sustainable value.
Tata Kelola Keberlanjutan [GRI 2-9, GRI 2-11]
Sustainability Governance
Sebagai bagian dari komitmen keberlanjutan, sejak tahun As part of our commitment to sustainability, Pegadaian
2024, Pegadaian telah membentuk Komite Sustainability yang has established a Sustainability Committee since 2024 to
bertugas mengarahkan pelaksanaan agenda Environmental, oversee the implementation of the Environmental, Social,
Social, and Governance (ESG). Kehadiran komite ini and Governance (ESG) agenda. The committee’s presence
menegaskan keseriusan Perusahaan dalam membangun affirms the Company’s commitment to building a structured
fondasi tata kelola keberlanjutan yang terstruktur dan selaras governance foundation that aligns with regulations and
dengan regulasi serta praktik terbaik. industry best practices.
Penanggung Jawab Penerapan Person Responsible for
Keuangan Berkelanjutan Implementing Sustainable Finance
[OJK E.1, GRI 2-9, GRI 2-12, GRI 2-13, GRI 2-14] [OJK E.1, GRI 2-9, GRI 2-12, GRI 2-13, GRI 2-14]
Pegadaian membentuk Komite Sustainability yang berada Pegadaian has formed a Sustainability Committee under the
di bawah koordinasi langsung Direktur Utama. Komite ini direct supervision of the President Director. This committee
memiliki mandat untuk memperkuat koordinasi lintas is mandated to strengthen coordination among different
unit kerja dan direktorat dalam merumuskan tujuan, work units and directorates concerning the development of
menetapkan pedoman pelaksanaan, serta menyusun objectives, the formulation of implementation guidelines,
pemetaan dan perencanaan program keberlanjutan. and the mapping and planning of sustainability programmes.
Selain itu, Komite Sustainability juga bertugas memantau/ Furthermore, the Sustainability Committee is also tasked
memonitor dan mengevaluasi implementasi aspek ESG, with monitoring and evaluating the implementation of ESG
termasuk strategi adaptasi dan mitigasi perubahan iklim aspects, including strategies for climate change adaptation and
serta pelaksanaan program TJSL. Pembentukan komite mitigation, as well as the implementation of TJSL programs.
ini diatur melalui Peraturan Direksi Nomor 43 Tahun The establishment of this committee is governed by Board
2024 tanggal 21 Mei 2024 tentang Pedoman Komite of Directors Regulation No. 43 of 2024, dated 21 May 2024,
Sustainability, yang menjadi dasar kelembagaan untuk regarding the Guidelines for the Sustainability Committee,
memastikan penerapan keuangan berkelanjutan berjalan which serves as the institutional basis for ensuring that
efektif, terarah, dan terukur. sustainable finance is executed efficiently, purposefully, and
with measurable outcomes.
Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t 99
Page 100
Tata Kelola Keberlanjutan
Sustainability Governance
Adapun susunan keanggotaan Komite Sustainability terdiri dari: The membership of the Sustainability Committee includes:
Ketua | Chairman Direktur Utama | President Director
Wakil Ketua | Vice Chairman Direktur Jaringan dan Operasi | Network and Operation Director
1. Direktur Utama | President Director
2. Direktur Pemasaran, Penjualan dan Pengembangan Produk | Marketing, Sales and Product
Development Director
Anggota 3. Direktur Jaringan dan Operasi | Network and Operation Director
(Voting Member) 4. Direktur Keuangan dan Perencanaan Strategis | Finance and Strategic Planning Director
Member 5. Direktur Human Capital | Human Capital Director
(Voting Member) 6. Direktur Teknologi Informasi dan Digital | Information Technology and Digital Director
7. Direktur Manajemen Risiko, Legal, dan Kepatuhan | Risk Management, Legal, and Compliance Director
8. Kepala Transformation Office | Head of Transformation Office
9. Kepala Satuan Pengawas Intern | Head of Internal Audit
Sekretaris Kepala Divisi Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan
Secretary Head of Social and Environmental Responsibility Division
Anggota Pemimpin Unit Kerja satu tingkat di bawah Direksi (Kelompok Jabatan Manajemen Senior)
(Non-Voting Member) yang memimpin Satuan Kerja Bisnis dan Satuan Kerja Penunjang Bisnis
Member Work Unit Leader one level below the Board of Directors (Senior Management Position Group)
(Non-Voting Member) who leads the business work unit and Business Support Work Unit.
Catatan | Note:
Penyebutan nama divisi di tabel di atas masih mengikuti penyebutan yang lama karena Peraturan Direksi untuk penyebutan yang baru masih dalam proses
pembaruan hingga akhir tahun 2025.
The division names listed in the table above still follow the old naming convention, as the Board of Directors’ Regulation for the new naming convention is still in
the process of being updated until the end of 2025.
Tugas dan Tanggung Jawab Komite Sustainability The duties and responsibilities of the Sustainability Committee
adalah: are as follows:
a. Mengawasi, menetapkan, dan memberi arahan terkait a. Supervising, establishing, and directing the setting of
sasaran, strategi, roadmap, kebijakan, inisiatif dan targets, strategies, roadmaps, policies, initiatives, and Key
ukuran kinerja (KPI) terkait aspek ESG dan TJSL sesuai Performance Indicators (KPIs) pertaining to Environmental,
dengan Visi, Misi dan Tujuan Perusahaan, termasuk ESG considerations, as well as TJSL, in alignment with the
menentukan tata waktu dan topik material yang relevan Company’s Vision, Mission, and Objectives. This also includes
untuk setiap satuan unit kerja di perusahaan. determining the timing and relevant material topics for each
b. Melakukan penyuluhan atau training kepada semua work unit within the company.
karyawan mengenai saran, strategi, roadmap, kebijakan, b. Conducting outreach or training for all employees on
inisiatif, pedoman praktik terbaru, peraturan perundang- advice, strategies, roadmaps, policies, initiatives, the latest
undangan dan regulasi baru lainnya terkait ESG dan TJSL. practice guidelines, laws and regulations, and other new
c. Menyusun kerangka laporan performa penerapan regulations related to ESG and TJSL.
strategi ESG berbasis impact yang sejalan dengan SDGs c. Developing a framework for reporting on the performance
yang mengukur dan melaporkan dampak dari program- of ESG strategy implementation, based on impact aligned
program ESG yang dilaksanakan. with the SDGs, that measures and reports on the impact
d. Meninjau pengungkapan langkah-langkah of ESG programs implemented.
keberlanjutan dalam perusahaan baik itu inisiatif d. Reviewing the disclosure of sustainability measures
ESG maupun TJSL dalam artikel pemberitaan, Annual within the company, whether ESG or TJSL initiatives, in
Report (AR), Sustainability Report (SR), website, media news articles, Annual Reports (AR), Sustainability Reports
sosial, dan media lainnya. (SR), on websites, social media, and other media.
e. Menelaah informasi yang akan dikeluarkan kepada e. Reviewing information to be disclosed to the public,
publik, pihak otoritas maupun pihak lainnya. authorities, and other relevant parties.
f. Menjalin hubungan kerja sama dengan pihak-pihak f. Establishing collaborative relationships with external
eksternal terkait Sustainability, seperti lembaga rating parties associated with sustainability, including ESG
ESG, verifikator SROI, kementerian BUMN, dan Lembaga rating agencies, SROI verifiers, the Ministry of State-
yang berhubungan lainnya. Owned Enterprises, and other relevant institutions.
g. Melaksanakan proses benchmarking dengan g. Conducting benchmarking processes with comparable
perusahaan sejenis dalam pelaksanaan ESG dan TJSL. companies in the implementation of ESG and TJSL.
h. Memberikan masukan terkait pelaksanaan pendanaan h. Providing insights on the implementation of sustainability-
eksternal perusahaan berbasis keberlanjutan, antara oriented external financing for the company, including
lain namun tidak terbatas pada Sustainability linked but not limited to sustainability-linked financing, green
financing, green financing, dan transition financing. financing, and transition financing.
100 IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 101
i. Mengidentifikasi dan mengelola risiko terkait ESG i. Identifying and managing ESG-related risks in accordance
sesuai dengan kebijakan dan prosedur yang ditetapkan. with established policies and procedures.
j. Melakukan pemeriksaan dan memberikan rekomendasi j. Conducting audits and offering recommendations on the
terhadap efektivitas manajemen risiko terkait ESG di effectiveness of ESG-related risk management across the
seluruh organisasi. organization.
k. Memberikan saran kepada Dewan Komisaris dan k. Advising the Board of Commissioners and the parent
juga induk perusahaan (PT Bank Rakyat Indonesia organization(PT Bank Rakyat Indonesia Tbk) regarding
Tbk) dengan adanya potensi benturan kepentingan potential conflicts of interest between the organization
perusahaan dan investor concern. and investor concerns.
l. Menyusun RAKB dan penentuan carbon budget untuk l. Preparing a RAKB and determining a carbon budget to
mencapai Net Zero di tahun 2062 (berdasarkan net zero achieve Net Zero by 2062 (based on Net Zero Roadmap
roadmap 2062- 2065). 2062-2065).
m. Menghitung emisi cakupan 1, 2, dan 3 dan merencanakan m. Calculating Scope 1, 2, and 3 emissions and planning CO2
aksi reduksi emisi CO2. emission reduction actions.
n. Menganalisis produk dan jasa terkait ESG dan TJSL n. Analyzing ESG- and TJSL-related products and services
yang akan diimplementasikan di perusahaan. for implementation within the company.
o. Menetapkan isu material ESG, investor concerns atau o. Determining material ESG issues, investor concerns, or
pemangku kepentingan lainnya terhadap kinerja dan other stakeholder interests concerning ESG performance
implementasi ESG. and implementation.
p. Menindaklanjuti hasil rekomendasi atas penilaian p. Following up on the recommendations derived from the
performance ESG Perusahaan. Company’s ESG performance assessment.
Tugas dan tanggung jawab Ketua Komite Sustainability The duties and responsibilities of the Chairman of the
adalah sebagai berikut: Sustainability Committee are as follows:
a. Merumuskan target dan workplan untuk Komite a. Formulating targets and work plans for the Sustainability
Sustainability. Committee.
b. Berkoordinasi langsung dengan Direktur Jaringan dan b. Coordinating directly with the Network and Operations
Operasi untuk hasil review dan pertanggungjawaban Director to review the results and ensure accountability
inisiatif ESG. for ESG initiatives.
c. Memimpin rapat tahunan untuk tinjauan kinerja dengan c. Conducting the annual performance review meetings
semua anggota komite. with all committee members.
Tugas dan tanggung jawab Wakil Ketua Komite The duties and responsibilities of the Vice Chairman of the
Sustainability adalah sebagai berikut: Sustainability Committee are as follows:
a. Berkoordinasi langsung dengan Direktur Utama a. Coordinating directly with the Chief Executive Officer
untuk hasil pekerjaan dan pertanggungjawaban regarding the results of work and accountability for ESG
inisiatif ESG. initiatives.
b. Menggantikan Ketua Komite Sustainability jika Ketua b. Replacing the Chairman of the Sustainability Committee
Komite Sustainability berhalangan. in the event of their inability to attend.
c. Mengoordinasi semua sasaran, strategi, roadmap, c. Coordinating all ESG and TJSL-related aspects concerning
kebijakan, inisiatif, dan ukuran kinerja (KPI) terkait targets, strategies, roadmaps, policies, initiatives, and
aspek ESG dan TJSL. performance measures (KPIs).
Tugas dan tanggung jawab Sekretaris Komite Sustainability The duties and responsibilities of the Secretary of the
adalah sebagai berikut: Sustainability Committee are as follows:
a. Mengoordinasi pelaksanaan rapat pra komite dan a. Coordinating the implementation of pre-committee
rapat Komite Sustainability, seperti meninjau dan meetings and Sustainability Committee meetings,
mendistribusikan materi rapat, mempersiapkan agenda including the review and distribution of meeting materials,
rapat dan pelaksanaan rapat dan mengoordinasi the preparation of meeting agendas, the facilitation of
peserta rapat. meetings, and the coordination of meeting participants.
b. Mengoordinasi inisiatif rapat Komite Sustainability b. Coordinating initiatives for the Sustainability Committee
seperti membuat risalah rapat Komite Sustainability, meetings, which includes preparing the minutes of these
menyampaikan risalah rapat Komite Sustainability meetings, submitting them to the relevant units, and
kepada unit terkait, memonitor, mengoordinasikan hasil overseeing as well as coordinating the outcomes of the
rapat Komite Sustainability dengan Unit Kerja terkait. Sustainability Committee meetings with relevant Work Units.
Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t 101
Page 102
Tata Kelola Keberlanjutan Sustainability Governance c. Membantu dan mewakili tugas-tugas ketua dan c. Providing assistance and representation to the chairman wakil ketua atas arahan dan persetujuan yang and vice-chairman in accordance with their designated diberikan. approved duties and directives. d. Mencatat semua kegiatan pertemuan internal dan d. Documenting all internal and external company activities, eksternal perusahaan baik berupa rapat maupun including meetings, ESG, and TJSL initiatives. kegiatan ESG dan TJSL. Tugas dan tanggung jawab Anggota Komite Sustainability The duties and responsibilities of the members of the adalah sebagai berikut: Sustainability Committee are as follows: a. Mengikuti rapat tahunan untuk meninjau kinerja a. Participating in annual meetings to review Sustainability Sustainability. performance. b. Memberikan saran kepada tim Komite Sustainability b. Providing advice to the Sustainability Committee team dalam rapat tahunan untuk meninjau kinerja. during annual meetings to review their performance. c. Memberikan arahan strategis kepada tim Sustainability c. Providing strategic direction to the Sustainability team melalui skema voting right. through a voting rights scheme. Pada tahun 2025, Komite Sustainability telah melaksanakan In 2025, the Sustainability Committee held two meetings, dua kali rapat, masing-masing pada tanggal 2 Juli 2025 specifically on 2 July and 12 August. The meetings focused dan 12 Agustus 2025. Rapat tersebut difokuskan pada on the ESG Roadmap and Work Programme, as well as pembahasan Roadmap dan Program Kerja ESG, serta the implementation plan for the 2025 TJSL program Rencana pelaksanaan program TJSL tahun 2025, sebagai implementation plan, as part of efforts to strengthen the bagian dari upaya memperkuat arah strategis keberlanjutan Company’s strategic direction for sustainability. Perusahaan. Dalam penerapan keuangan berkelanjutan, Direksi As part of sustainable finance implementation, the Board menunjuk Divisi Environmental, Sustainability, and of Directors appointed the Environmental, Sustainability, Governance (ESG) sebagai unit yang bertanggung jawab and Governance (ESG) Division as the unit responsible for atas koordinasi dan pelaksanaan program keuangan coordinating and executing sustainable finance initiatives, as berkelanjutan, sebagaimana diatur dalam Peraturan Direksi mandated by the Board of Directors Regulation No. 71 of 2024 Nomor 71 Tahun 2024 tentang Struktur Organisasi dan Tata concerning the Organisational Structure and Work Procedures Kerja Divisi ESG. Divisi ini memegang peran strategis dalam of the ESG Division. This division assumes a strategic role in menyusun dan mengelola strategi, kebijakan, dan pelaporan the development and management of ESG strategies, policies, implementasi ESG, termasuk penyusunan dan pelaksanaan and implementation reports, including the formulation and RAKB dan program TJSL. [GRI 2-13] implementation of the RAKB and TJSL programs. [GRI 2-13] Selain itu, Divisi ESG juga mengoordinasikan kegiatan In addition, the ESG Division coordinates ESG communication, komunikasi, literasi, serta publikasi ESG kepada pemangku literacy, and publication activities for both internal and kepentingan internal dan eksternal; mengelola pendanaan external stakeholders; manages funding and implementation dan implementasi program pelibatan serta pengembangan of community engagement and development programs; masyarakat; membina pelaku UMK; serta mengelola fosters MSME actors; and manages procurement processes proses pengadaan di Divisi ESG. Seluruh langkah tersebut within the ESG Division. These measures are all intended to diarahkan untuk memperkuat posisi Pegadaian sebagai strengthen Pegadaian’s standing as a sustainability-oriented perusahaan yang berorientasi pada keberlanjutan. company. Evaluasi atas pelaksanaan RAKB dilakukan secara berkala, Evaluations of RAKB implementation are conducted on a triwulanan, semesteran, dan tahunan, dan dilaporkan regular basis—quarterly, semi-annually, and annually— kepada Direksi. Pada saat yang sama, Dewan Komisaris and are subsequently reported to the Board of Directors. terus menjalankan fungsi pengawasan guna memastikan Concurrently, the Board of Commissioners maintains its pelaksanaan agenda ESG berada pada jalur yang sesuai supervisory function to ensure that the ESG agenda is dengan strategi Perusahaan. implemented in line with the Company’s strategic objectives. 102 IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 103
Pengembangan Kompetensi Development of Competencies
Terkait Keuangan Berkelanjutan Related to Sustainable Finance
[OJK E.2, GRI 2-17, FS4] [OJK E.2, GRI 2-17, FS4]
Sepanjang tahun 2025, Pegadaian secara konsisten Throughout 2025, Pegadaian consistently provided
menyediakan program pengembangan kompetensi competency development programs for the Board of
bagi Dewan Komisaris dan Direksi terkait keuangan Commissioners and the Board of Directors concerning
berkelanjutan. Berbagai pelatihan tersebut mencakup sustainable finance. These training programs encompass
materi strategis mengenai ESG, keuangan berkelanjutan, strategic material on ESG, sustainable finance, and the
dan isu-isu keberlanjutan terbaru, yang diselenggarakan latest sustainability issues, organized by both internal and
oleh lembaga pelatihan internal maupun eksternal. external training institutions. Full details regarding the types
Rincian lengkap mengenai jenis pelatihan, materi, dan of training, materials, and organizers are outlined in the
penyelenggaranya disajikan pada tabel berikut. following table.
Tabel Pengembangan Kompetensi Pembangunan Berkelanjutan bagi Dewan Komisaris
Table of Competency Development for Sustainable Development for the Board of Commissioners
Jenis Pelatihan dan
Nama Jabatan Materi Pengembangan Kompetensi Tempat danTanggal Penyelenggara
Name Position Types of Training and Development Place and Date Organizers
Materials Competence/Training
Pelatihan Bullion Competency Jakarta, 20 September 2025 dan 18 Oktober 2025 Lembaga Pengembangan
Bullion Competency Training Jakarta, 20 September 2025 and 18 October 2025 Perbankan Indonesia (LPPI)
Pelatihan dan Sertifikasi Qualified Risk Lembaga Sertifikasi Profesi
Governance Professional (QRGP) Jakarta, 27 – 28 November 2025 Lembaga Pelatihan Kerja
Komisaris Utama
Training and Certification Qualified Risk Jakarta, 27 – 28 November 2025 Mitra Kalyana Sejahtera
AM Putranto 1 President
Governance Professional (QRGP) (LSP LPK MKS)
Commissioner
Pelatihan Refreshing Finance for Non
Finance Bogor, 19-20 Desember 2025
IPB Consulting
Refresher Training in Finance for Non- Bogor, 19-20 December 2025
Finance Professionals
Pelatihan Internal Control over
Financial Reporting (ICoFR) Bandung, 14-15 Februari 2025
Dayacita Inovasi Indonesia
Internal Control over Financial Reporting Bandung, 14-15 February 2025
(ICoFR) Training
Loto Srinaita Komisaris Pelatihan Bullion Competency Jakarta, 20 September 2025 dan 18 Oktober 2025 Lembaga Pengembangan
Ginting 2 Commissioner Bullion Competency Training Jakarta, 20 September and 18 October 2025 Perbankan Indonesia (LPPI)
Pelatihan Refreshing Finance for Non
Finance Bogor, 19-20 Desember 2025
IPB Consulting
Refresher Training in Finance for Non- Bogor, 19-20 December 2025
Finance Professionals
Pelatihan Internal Control over
Komisaris Financial Reporting (ICoFR) Bandung, 14-15 Februari 2025
Makmur Keliat 6 Dayacita Inovasi Indonesia
Independen Internal Control over Financial Reporting Bandung, 14-15 February 2025
(ICoFR) Training
Pelatihan Internal Control over
Financial Reporting (ICoFR) Bandung, 14-15 Februari 2025
Dayacita Inovasi Indonesia
Komisaris Internal Control over Financial Reporting Bandung, 14-15 February 2025
Sudarto5 (ICoFR) Training
Commissioner
Pelatihan Bullion Competency Jakarta, 20 September 2025 dan 18 Oktober 2025 Lembaga Pengembangan
Bullion Competency Training Jakarta, 20 September 2025 and 18 October 2025 Perbankan Indonesia (LPPI)
Pelatihan Internal Control over
Financial Reporting (ICoFR) Bandung, 14-15 Februari 2025
Dayacita Inovasi Indonesia
Internal Control over Financial Reporting Bandung, 14-15 February 2025
(ICoFR) Training
Workshop Pembekalan Fasilitator
Kepemimpinan Nasional Tingkat I Jakarta, 4 – 18 Juni 2025 Lembaga Administrasi
National Leadership Facilitator Level I Jakarta, 4 – 18 June 2025 Negara
Umiyatun Hayati Komisaris Briefing Workshop
Triastuti Commissioner Pelatihan Bullion Competency Jakarta, 20 September 2025 dan 18 Oktober 2025 Lembaga Pengembangan
Bullion Competency Training Jakarta, 20 September 2025 and 18 October 2025 Perbankan Indonesia (LPPI)
On The Job Training (OJT) at Asian Jepang, 4 November – 5 Desember 2025 Bappenas dan
Development Bank (ADB) Institute Japan, 4 November – 5 December 2025 ADB Institute
Pelatihan Refreshing Finance for
Non Finance Bogor, 19-20 Desember 2025
IPB Consulting
Refresher Training in Finance for Non- Bogor, 19-20 December 2025
Finance Professionals
Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t 103
Page 104
Tata Kelola Keberlanjutan
Sustainability Governance
Jenis Pelatihan dan
Nama Jabatan Materi Pengembangan Kompetensi Tempat danTanggal Penyelenggara
Name Position Types of Training and Development Place and Date Organizers
Materials Competence/Training
Pelatihan Internal Control over
Financial Reporting (ICoFR) Bandung, 14-15 Februari 2025
Dayacita Inovasi Indonesia
Internal Control over Financial Reporting Bandung, 14-15 February 2025
Komisaris (ICoFR) Training
Nezar Patria 7
Commissioner Online dengan live session 4-6 jam per Minggu,
National University of
Public Policy with AI mulai 28 Maret 2025 selama 4 (empat) bulan
Singapore Lee Kuan Yew
Public Policy with AI Online with 4-6 live sessions per week, starting March
School of Public Policy
28, 2025 for 4 months
Pelatihan Internal Control over
Financial Reporting (ICoFR) Bandung, 14-15 Februari 2025
Dayacita Inovasi Indonesia
Internal Control over Financial Reporting Bandung, 14-15 February 2025
(ICoFR) Training
Yudi Priambodo Independent Jakarta, 06 s.d. 07 Maret 2025 The Center of Internal Audit
Internal Control COSO-2013 (COSO)
P. 7 Commissioner Jakarta, 06-07 March 2025 Resources
Konferensi Auditor Internal: Shifting
Horizon for Internal Auditors: Yogyakarta, 2-3 Juli 2025 Yayasan Pendidikan Internal
Navigating Emerging Risks, Governance Yogyakarta, 2-3 July 2025 Audit (YPIA)
and Opportunities in 2025
Pelatihan Internal Control over
Komisaris Financial Reporting (ICoFR) Bandung, 14-15 Februari 2025
M. Isnaini 7 Dayacita Inovasi Indonesia
Independen Internal Control over Financial Reporting Bandung, 14-15 February 2025
(ICoFR) Training
Pelatihan Bullion Competency Jakarta, 20 September 2025 dan 18 Oktober 2025 Lembaga Pengembangan
Bullion Competency Training Jakarta, 20 September 2025 and 18 October 2025 Perbankan Indonesia (LPPI)
Pelatihan dan Sertifikasi Qualified Risk Lembaga Sertifikasi Profesi
Komisaris Governance Professional (QRGP) Jakarta, 27 – 28 November 2025 Lembaga Pelatihan Kerja
Kukrit Suryo Independen Training and Certification Qualified Risk Jakarta, 27 – 28 November 2025 Mitra Kalyana Sejahtera
Wicaksono 3 Independent Governance Professional (QRGP) (LSP LPK MKS)
Commissioner Pelatihan Refreshing Finance for Non
Finance Bogor, 19-20 Desember 2025
IPB Consulting
Refresher Training in Finance for Non- Bogor, 19-20 December 2025
Finance Professionals
Pelatihan Bullion Competency Jakarta, 20 September 2025 dan 18 Oktober 2025 Lembaga Pengembangan
Bullion Competency Training Jakarta, 20 September 2025 and 18 October 2025 Perbankan Indonesia (LPPI)
Pelatihan dan Sertifikasi Qualified Risk Lembaga Sertifikasi Profesi
Komisaris Governance Professional (QRGP) Jakarta, 27 – 28 November 2025 Lembaga Pelatihan Kerja
Trimedya Independen Training and Certification Qualified Risk Jakarta, 27 – 28 November 2025 Mitra Kalyana Sejahtera
Panjaitan 3 Independent Governance Professional (QRGP) (LSP LPK MKS)
Commissioner Pelatihan Refreshing Finance for Non
Finance Bogor, 19-20 Desember 2025
IPB Consulting
Refresher Training in Finance for Non- Bogor, 19-20 December 2025
Finance Professionals
Pelatihan Bullion Competency Jakarta, 20 September 2025 dan 18 Oktober 2025 Lembaga Pengembangan
Bullion Competency Training Jakarta, 20 September 2025 and 18 October 2025 Perbankan Indonesia (LPPI)
Pelatihan dan Sertifikasi Qualified Risk Lembaga Sertifikasi Profesi
Komisaris Governance Professional (QRGP) Jakarta, 27 – 28 November 2025 Lembaga Pelatihan Kerja
Independen Refresher Training in Finance for Non- Jakarta, 27 – 28 November 2025 Mitra Kalyana Sejahtera
Martina 3
Independent Finance Professionals (LSP LPK MKS)
Commissioner Pelatihan Refreshing Finance for Non
Finance Bogor, 19-20 Desember 2025
IPB Consulting
Refresher Training in Finance for Non- Bogor, 19-20 December 2025
Finance Professionals
Pelatihan Bullion Competency Jakarta, 20 September 2025 dan 18 Oktober 2025 Lembaga Pengembangan
Bullion Competency Training Jakarta, 20 September 2025 and 18 October 2025 Perbankan Indonesia (LPPI)
Pelatihan dan Sertifikasi Qualified Risk Lembaga Sertifikasi Profesi
Governance Professional (QRGP) Jakarta, 27 – 28 November 2025 Lembaga Pelatihan Kerja
Syafaat Komisaris Training and Certification Qualified Risk Jakarta, 27 – 28 November 2025 Mitra Kalyana Sejahtera
Perdana 3 Commissioner Governance Professional (QRGP) (LSP LPK MKS)
Pelatihan Refreshing Finance for Non
Finance Bogor, 19-20 Desember 2025
IPB Consulting
Refresher Training in Finance for Non- Bogor, 19-20 December 2025
Finance Professionals
Pelatihan Refreshing Finance for Non
Komisaris Finance Bogor, 19-20 Desember 2025
Mei Ling 4 IPB Consulting
Commissioner Refresher Training in Finance for Non- Bogor, 19-20 December 2025
Finance Professionals
Keterangan | Note:
1)
Mulai menjabat sejak 17 September 2025 | Has served since September 17, 2025
2)
Sebelumnya menjabat sebagai Komisaris Utama dan pengalihan penugasan menjadi Komisaris sejak 3 Juli 2025
Previously served as President Commissioner, and reassigned as Commissioner since July 3, 2025
3)
Mulai menjabat sejak 3 Juli 2025 | Has served since July 3, 2025
4)
Mulai menjabat sejak 15 Desember 2025 | Has served since December 15, 2025
5)
Berhenti menjabat sejak 21 Oktober 2025 | Stopped serving on October 21, 2025
6)
Berhenti menjabat sejak 27 Februari 2025 | Stopped serving on February 27, 2025
7)
Berhenti menjabat sejak 3 Juli 2025 | Stopped serving on July 3, 2025
104 IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 105
Tabel Pengembangan Kompetensi Pembangunan Berkelanjutan bagi Direksi
Table of Competency Development for Sustainable Development for the Board of Directors
Jenis Pelatihan dan
Nama Jabatan Materi Pengembangan Kompetensi Tempat danTanggal Penyelenggara
Name Position Types of Training and Development Place and Date Organizers
Materials Competence/Training
Sharia banking for executive 17 Mei 2025
Muamallat Institute
Sharia Banking for Executive May 17, 2025
Damar Latri Penerapan Tata Kelola Perusahaan yang Baik
Direktur Utama
Setiawan President Director (GCG) bagi Direksi PT Pegadaian Tahun 2025 Divisi Kepatuhan
11 Agustus 2025
Implementation of Good Corporate Governance Compliance Division
August 11, 2025
(GCG) for the Board of Directors of PT Pegadaian
in 2025
Penerapan Tata Kelola Perusahaan yang Baik
Wakil Direktur
(GCG) bagi Direksi PT Pegadaian Tahun 2025
Budi Wahju Utama Bandung, 14-15 Februari 2025
Implementation of Good Corporate Governance Dayacita Inovasi Indonesia
Soesilo* Vice President Bandung, 14-15 February 2025
(GCG) for the Board of Directors of PT Pegadaian
Director
in 2025
Direktur Teknologi
Informasi dan Digital
Teguh
Information - - -
Wahyono**
Technology and
Digital Director
Gunawan Direktur Umum
- - -
Sulistyo*** General Director
Pembekalan/Persiapan Mengikuti Sertifikasi
Indonesian Risk
Manajemen Risiko Jenjang 7 15 dan 16 Oktober 2025
Professional
Briefing/Preparation for Risk Management October 15 and 16, 2025
Association (IRPA)
Certification Level 7
Badan Sertifikasi
Manajemen
Risiko (BSRM) dan
Indonesian
Risk Professional
Direktur Keuangan Program Inaugurasi Gelar Certified Risk
Association
dan Perencanaan Management (CRM) LSP BSMR 4 November 2025
Ferdian Timur (IRPA)
Strategis Certified Risk Management (CRM) Inauguration November 4, 2025
Satyagraha Risk Management
Finance and Strategic Program – LSP BSMR
Certification
Planning Director
Body (BSRM) and
Indonesian Risk
Professional Association
(IRPA)
Penerapan Tata Kelola Perusahaan yang Baik
(GCG) bagi Direksi PT Pegadaian Tahun 2025
11 Agustus 2025 Divisi Kepatuhan
Implementation of Good Corporate Governance
August 11, 2025 Compliance Division
(GCG) for the Board of Directors of PT Pegadaian
in 2025
Direktur Jaringan Penerapan Tata Kelola Perusahaan yang Baik
dan (GCG) bagi Direksi PT Pegadaian Tahun 2025 11 Agustus
Divisi Kepatuhan
Operasi Implementation of Good Corporate Governance 2025
Compliance Division
Network, and (GCG) for the Board of Directors of PT Pegadaian August 11, 2025
Eka Operation Director in 2025
Pebriansyah Sustainability Development Specialist Oktober 2025 Divisi Kepatuhan
Sustainability Development Specialist October 2025 Compliance Division
IBS International Board
Sustainability Development Specialist Oktober 2025
of
Sustainability Development Specialist October 2025
Standars/USA
Direktur Pemasaran
dan Pengembangan
Elvi Rofiqotul Produk
- - -
Hidayah** Marketing and
Product Development
Director
Direktur
Manajemen
Risiko, Legal, dan BUMN School of
Udin Chief Risk Officer (COR) School Tahun 2025 2-13 Mei 2025 dan 14-16 Mei 2025
Kepatuhan Excellence
Salahudin** Chief Risk Officer (COR) School in 2025 2-13 May 2025 and 14-16 May 2025
Risk Management, KBUMN
Legal, and
Compliance Director
Direktur Human
Capital
E.R.A. Taufiq** - - -
Human Capital
Director
Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t 105
Page 106
Tata Kelola Keberlanjutan
Sustainability Governance
Jenis Pelatihan dan
Nama Jabatan Materi Pengembangan Kompetensi Tempat danTanggal Penyelenggara
Name Position Types of Training and Development Place and Date Organizers
Materials Competence/Training
Penerapan Tata Kelola Perusahaan yang Baik
Direktur Human
(GCG) bagi Direksi PT Pegadaian Tahun 2025
Tribuana Capital 11 Agustus 2025 Divisi Kepatuhan
Implementation of Good Corporate Governance
Tunggadewi* Human Capital August 11, 2025 Compliance Division
(GCG) for the Board of Directors of PT Pegadaian
Director
in 2025
Direktur
Manajemen Penerapan Tata Kelola Perusahaan yang Baik
Risiko, Legal dan (GCG) bagi Direksi PT Pegadaian Tahun 2025
11 Agustus 2025 Divisi Kepatuhan
Ismail Ilyas* Kepatuhan Implementation of Good Corporate Governance
August 11, 2025 Compliance Division
Risk Management, (GCG) for the Board of Directors of PT Pegadaian
Legal, and in 2025
Compliance Director
Direktur
Pemasaran,
Penerapan Tata Kelola Perusahaan yang Baik
Penjualan dan
(GCG) bagi Direksi PT Pegadaian Tahun 2025
Selfie Pengembangan 11 Agustus 2025 Divisi Kepatuhan
Implementation of Good Corporate Governance
Dewiyanti* Produk August 11, 2025 Compliance Division
(GCG) for the Board of Directors of PT Pegadaian
Marketing, Sales and in 2025
Product Development
Director
Direktur Teknologi
Penerapan Tata Kelola Perusahaan yang Baik
Informasi dan
(GCG) bagi Direksi PT Pegadaian Tahun 2025
Yos Iman Jaya Digital 11 Agustus 2025 Divisi Kepatuhan
Implementation of Good Corporate Governance
Dappu* Information August 11, 2025 Compliance Division
(GCG) for the Board of Directors of PT Pegadaian
Technology and
in 2025
Digital Director
* Mulai menjabat sejak tanggal 3 Juli 2025
Has served since July 3, 2025
** Berhenti menjabat sejak tanggal 3 Juli 2025
Stopped serving on July 3, 2025
*** Berhenti menjabat sejak tanggal 27 Februari 2025
Stopped serving on February 27, 2025
Selain Dewan Komisaris dan Direksi, Pegadaian juga In addition to the Board of Commissioners and Directors,
mengikutsertakan unit penanggung jawab pembangunan Pegadaian also engages the unit responsible for sustainable
berkelanjutan/Divisi Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan development, namely the Social and Environmental
pada pelatihan-pelatihan yang terkait dengan dengan Responsibility Division, in training on sustainable finance.
keuangan berkelanjutan.
106 IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 107
Tabel Pengembangan Kompetensi Pembangunan Berkelanjutan bagi Unit Penanggungjawab
Table of Competency Development for Sustainable Development Responsible Unit
Jumlah
Jabatan Peserta Jenis Pendidikan dan Pelatihan Tempat dan Tanggal Penyelenggara
Jabatan Jumlah Jenis Pendidikan dan Pelatihan Place and Date Penyelenggara
Peserta
Public Training GRI Standards & Certified Bali, 21 Januari s.d 02
Sustainability Reporting Specialist (CSRS) Februari 2025 National Center for
2
Public Training GRI Standards & Certified Bali, 21 January s.d 02 Corporate Reporting
Kepala Departemen Sustainability Reporting Specialist (CSRS) February 2025
Department Head Training ESG : Pelatihan ESG dan Sertifikasi Jakarta, 29 Juli s.d 24
CSDS November 2025
3 Olah Karsa
Training ESG : Pelatihan ESG dan Sertifikasi Jakarta, 29 July s.d 24
CSDS November 2025
Public Training GRI Standards & Certified
Sustainability Reporting Specialist (CSRS) Bali, 21 Januari s.d 02
Tahun 2025 Februari 2025 National Center for
9
Public Training GRI Standards & Certified Bali, 21 January s.d 02 Corporate Reporting
Sustainability Reporting Specialist (CSRS) February 2025
Staff
Tahun 2025
Staff
Training ESG : Pelatihan ESG dan Sertifikasi Jakarta, 29 Juli s.d 24
CSDS November 2025
5 Olah Karsa
Training ESG : Pelatihan ESG dan Sertifikasi Jakarta, 29 July s.d 24
CSDS November 2025
Manajemen Risiko Keuangan dan Bisnis
Secara Berkelanjutan [OJK E.3, FS2]
Sustainable Financial and Business Risk Management
Pegadaian memahami bahwa risiko merupakan bagian Pegadaian recognizes that risk is an inherent aspect of every
inheren dari setiap aktivitas dan proses pengambilan business activity and decision-making process. Various
keputusan bisnis. Berbagai bentuk risiko dapat memengaruhi forms of risk can influence the stability and sustainability of
stabilitas dan keberlangsungan Perusahaan, sehingga the Company, underscoring the importance of effective risk
pengelolaan risiko yang efektif menjadi fondasi utama. management as a key foundation. Therefore, Pegadaian has
Oleh karena itu, Pegadaian memiliki kerangka manajemen implemented a comprehensive risk management framework
risiko untuk mendukung pertumbuhan yang berkelanjutan to facilitate sustainable growth and uphold good corporate
(sustainable growth) serta penerapan tata kelola perusahaan governance. This framework is structured in accordance with
yang baik (Good Corporate Governance). Seluruh kerangka the Minister of State-Owned Enterprises Regulation Number
pengelolaan risiko ini disusun berdasarkan Peraturan PER-2/MBU/03/2023, as well as internationally recognized
Menteri BUMN Nomor PER-2/MBU/03/2023 serta standar standards ISO 31000:2018 and COSO ERM 2017, ensuring
internasional ISO 31000:2018 dan COSO ERM 2017, sehingga that its management remains adaptable to evolving business
pengelolaannya tetap adaptif mengikuti dinamika bisnis dan dynamics and external requirements.
tuntutan eksternal.
Dalam praktiknya, manajemen risiko di Pegadaian menjadi In practice, risk management at Pegadaian is embedded
bagian dari budaya kerja perusahaan. Seluruh karyawan, in the Company’s working culture. All employees, at both
baik di tingkat manajemen maupun operasional, berperan management and operational levels, play a role in identifying,
dalam mengidentifikasi, memahami, dan mengendalikan understanding, and managing risks early. This approach
risiko sejak dini. Pendekatan ini memastikan bahwa ensures that risk management is not only a technical
manajemen risiko tidak hanya menjadi fungsi teknis, tetapi function, but is integrated across all business activities.
terintegrasi dalam seluruh aktivitas perusahaan.
Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t 107
Page 108
Tata Kelola Keberlanjutan
Sustainability Governance
Pendekatan Tiga Lini Pengendalian Risiko
Pengelolaan risiko di Pegadaian mengacu pada Three Lines Model, dengan pembagian peran yang jelas, yaitu:
Three Lines of Risk Control Approach
Risk management at Pegadaian refers to the Three Lines Model, with a clear division of roles, namely:
1 2 3
Lini Kedua: Lini Ketiga:
Lini Pertama:
Satuan Kerja Manajemen Satuan Pengawasan
Unit Pemilik Risiko
Risiko (SKMR) Intern (SPI)
First Line:
Second Line: Third Line:
Risk Owner Unit
Risk Management Work Unit (SKMR) Internal Audit Unit (SPI)
Unit pemiliki risiko yang langsung Fungsi manajemen risiko dan kepatuhan Fungsi audit intern yang memastikan tata
mengidentifikasi dan mengelola independen yang mengukur, memantau, kelola dan pengendalian risiko diterapkan
risiko dalam proses bisnis. dan memperlakukan risiko secara agregat, secara efektif oleh perusahaan.
Risk owner units are responsible for mengembangkan metodologi dan kebijakan An internal audit function that ensures
directly identifying and managing risks manajemen risiko perusahaan. the company effectively implements
within business processes. Independent risk management and compliance governance and risk control.
functions that measure, monitor, and manage
risks in aggregate, developing corporate risk
management methodologies and policies.
Pendekatan tiga lini ini menciptakan sinergi antara pengelola This three-lines approach creates strong alignment between risk
risiko dan fungsi pengawasan, sehingga pengendalian risiko management and oversight functions, enabling risk controls to be
dapat dilaksanakan secara lebih komprehensif dan konsisten. implemented in a more comprehensive and consistent manner.
Identifikasi, Pengukuran, Pemantauan, dan Pengendalian Risiko
Risk Identification, Measurement, Monitoring, and Control
Proses manajemen risiko di Pegadaian dilakukan melalui The risk management process at Pegadaian is conducted
tahapan identifikasi, pengukuran, pemantauan, dan through the stages of risk identification, measurement,
pengendalian risiko secara berkelanjutan untuk mencegah monitoring, and control continuously to mitigate potential
potensi dampak negatif terhadap pencapaian sasaran adverse impacts on the attainment of strategic objectives.
strategis. Pengelolaan risiko yang efektif tidak hanya Effective risk management not only assists in preventing
membantu mencegah kegagalan operasional, tetapi operational failures but also enhances the value of the
juga memberikan nilai tambah bagi proses pengambilan Company’s decision-making process.
keputusan Perusahaan.
Dalam penerapannya, Pegadaian telah mengembangkan In practice, Pegadaian has developed a framework that
kerangka kerja yang mengintegrasikan manajemen risiko integrates risk management into all business activities. The
ke dalam seluruh aktivitas bisnis, melaksanakan Risk & Company conducts a Risk & Control Self-Assessment (RCSA)
Control Self-Assessment (RCSA) setiap tiga bulan sekali quarterly, using the Pegadaian New Risk Management
menggunakan aplikasi Pegadaian New Risk Management & & Application (New PRISMA). In addition, Pegadaian
Application (New PRISMA). Selain itu, Pegadaian memonitor continuously monitors the company’s risk profile, oversees
profil risiko perusahaan, pemenuhan sarana K3 dan sarana compliance with occupational health, safety, and security
pengamanan, pengkinian Business Impact Analysis (BIA) dan measures, and updates the Business Impact Analysis (BIA)
Risk Threat & Assessment (RTA) tiga tahun sekali dan/atau and the Risk Threat & Assessment (RTA) every 3 years or as
ketika dibutuhkan/tentatif, dan penyosialisasian awareness needed(still tentative). The company also conducts awareness
BCMS, serta risiko digital yang diimplementasikan secara socialization, and periodically monitors digital risks. This
berkala. Proses ini memastikan setiap unit menilai kondisi process ensures that each unit assesses conditions and
dan potensi risiko sesuai karakteristiknya masing-masing, potential risks in accordance with its characteristics, at the
baik di Kantor Pusat maupun unit operasional, kantor Head Office, operational units, regional offices, area offices,
wilayah, kantor area, kantor cabang konvensional dan conventional and sharia branch offices, Branch Service Units
syariah, Unit Pelayanan Cabang (UPC), serta unit bisnis (UPC), and micro-business units.
mikro.
108 IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 109
Pegadaian juga mengevaluasi/ menilai risk maturity index Pegadaian also performs an annual risk maturity index
setiap tahun sekali dan dilakukan oleh induk holding dan assessment, which is conducted by the holding company
pihak eksternal. Untuk tahun 2025, Pegadaian mendapat in collaboration with external parties. For 2025, Pegadaian
skor risk maturity index 4,04 yang mengindikasikan “Fase obtained a risk maturity index score of 4,04, signifying “Better
Praktik yang Lebih Baik”. Practice Phase”.
Pelaporan dan Eskalasi Risiko
Risk Reporting and Escalation
Hasil RCSA selanjutnya diolah menjadi Key Risk Issues yang The results of the RCSA are subsequently processed into Key Risk
kemudian dibahas bersama divisi terkait untuk merumuskan Issues, which are then deliberated with the relevant divisions to
langkah mitigasi yang diperlukan. Selain itu, Divisi develop the requisite mitigation strategies. Furthermore, the
Manajemen Risiko Operasi dan Korporasi menyusun Laporan Operational and Corporate Risk Management Division consolidates
Profil Risiko Perusahaan secara bulanan dan triwulanan. monthly and quarterly Company Risk Profile Reports.
Laporan tersebut disampaikan kepada Direksi melalui These reports are submitted to the Board of Directors through the
forum Risk Management Committee (RMC) setiap tiga Risk Management Committee (RMC) forum on a quarterly basis
bulan sekali serta kepada Dewan Komisaris melalui Komite and to the Board of Commissioners through the Risk Monitoring
Pemantau Risiko (KPR) setiap bulan, sehingga pengawasan Committee (KPR) on a monthly basis, thereby facilitating risk
risiko dapat berjalan secara terukur dan berjenjang. monitoring in a measurable and hierarchical manner.
Laporan mengenai perkembangan risiko yang disampaikan Reports on risk developments submitted to both the RMC and
kepada Direksi baik di RMC dan KPR meliputi: KPR include:
1. Laporan Profil Risiko Korporat. 1. Corporate Risk Profile Report;
2. Laporan Profil Risiko Kantor Wilayah. 2. Regional Office Risk Profile Report;
3. Laporan Profil Risiko Kredit per Produk. 3. Credit Risk Profile Report per Product;
4. Laporan Profil Risiko Digital. 4. Digital Risk Profile Report;
5. Usulan Top Risk Issue Korporat 5. Proposals for the Corporate Top Risk Issues
(untuk forum RMC saja). (exclusively for the RMC forum).
Sebagai bagian dari komitmen Perusahaan dalam memperkuat In alignment with the Company’s commitment to
budaya manajemen risiko di seluruh lini operasional, Divisi strengthening the risk management culture across all
Manajemen Risiko Operasi dan Korporasi secara konsisten operational lines, the Operational and Corporate Risk
menyelenggarakan Regional Risk Forum (RRF) setiap Management Division consistently holds a Regional Risk
bulan. Forum ini berfungsi sebagai wadah dialog strategis Forum (RRF) on a monthly basis. This forum functions as a
bagi seluruh fungsi Lini Pertama untuk secara berkala strategic platform for dialogue among all First Line functions
menelaah perkembangan profil risiko pada masing-masing to periodically review the development of risk profiles within
unit operasional, mengevaluasi efektivitas pengendalian yang each operational unit, assess the effectiveness of existing
telah diterapkan, serta mengidentifikasi dan merumuskan controls, and identify and develop necessary improvements.
langkah-langkah perbaikan yang diperlukan. Melalui Through this forum, the risk monitoring process is conducted
pelaksanaan forum ini, proses pemantauan risiko dapat in a more systematic, coordinated, and adaptive manner,
dilakukan secara lebih sistematis, terkoordinasi, dan adaptif aligning with the Company’s operational dynamics.
terhadap dinamika operasional Perusahaan.
Penguatan tata kelola dan integritas organisasi juga Strengthening governance and organizational integrity remains
menjadi fokus utama Divisi Manajemen Risiko Operasi a key focus of the Operational and Corporate Risk Management
dan Korporasi (MROK) melalui pelaksanaan kampanye Division (MROK). This is achieved through the implementation
berkelanjutan yang menjangkau berbagai kanal dan forum of continuous campaigns that reach various internal channels
internal. Sebagai landasan implementasi, Divisi MROK telah and forums. As a foundation for implementation, the MROK
menyusun Pedoman Strategi Anti Fraud serta secara aktif Division has compiled the Anti-Fraud Strategy Guidelines and
menyelenggarakan seminar Strategi Anti Fraud di 12 Kantor has proactively organized Anti-Fraud Strategy seminars in 12
Wilayah di seluruh Indonesia. Kegiatan ini bertujuan untuk Regional Offices nationwide. These activities are designed to
menumbuhkan kesadaran dan pemahaman seluruh insan promote awareness and comprehension among all Pegadaian
Pegadaian terhadap pilar-pilar strategi anti fraud, yang employees regarding the pillars of the anti-fraud strategy, which
mencakup upaya pencegahan, pendeteksian, investigasi, include prevention, detection, investigation, reporting, sanctions,
pelaporan dan pemberian sanksi, serta pemantauan, as well as monitoring, evaluation, and follow-up on potential
evaluasi, dan tindak lanjut atas potensi kecurangan. fraudulent activities.
Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t 109
Page 110
Tata Kelola Keberlanjutan
Sustainability Governance
Sebagai wujud penguatan komitmen kolektif, Divisi MROK As a manifestation of strengthening collective commitment, the
juga menginisiasi pengukuhan komitmen anti fraud bagi MROK Division has also initiated the confirmation of anti-fraud
seluruh pemangku kepentingan melalui penandatanganan commitments among all stakeholders through the signing of
Pakta Integritas Anti Fraud oleh Direksi, pimpinan unit kerja, the Anti-Fraud Integrity Pact by the Board of Directors, work
dan seluruh karyawan. Inisiatif ini menjadi pernyataan sikap unit leaders, and all employees. This initiative serves as a
bersama dalam menjunjung tinggi nilai integritas dan collective declaration reaffirming the principles of integrity
akuntabilitas dalam setiap aktivitas operasional Perusahaan. and accountability in all operational activities of the Company.
Seiring dengan meningkatnya kompleksitas risiko dalam In response to the escalating complexity of risks associated
pengelolaan data pribadi, Divisi MROK turut merancang with personal data management, the MROK Division has
dan mengimplementasikan berbagai langkah mitigasi developed and implemented various mitigation strategies
untuk mencegah terjadinya penyalahgunaan data nasabah aimed at preventing the misuse of customer data in violation
yang tidak sesuai dengan ketentuan. Langkah-langkah of applicable regulations. These measures include increasing
tersebut meliputi peningkatan kesadaran karyawan employee awareness through regular socialization and
melalui program sosialisasi dan pembinaan berkala coaching programs on compliance with the Personal
terkait kepatuhan terhadap Undang-Undang Perlindungan Data Protection Law (PDP Law), strengthening oversight
Data Pribadi (UU PDP), penguatan pengawasan serta mechanisms, conducting internal audits of customer data
pelaksanaan audit internal atas aktivitas pengelolaan data management activities, and communicating the provisions
nasabah, serta penyampaian ketentuan mengenai sanksi related to sanctions and consequences for violations of the
dan konsekuensi atas pelanggaran UU PDP yang telah PDP Law to relevant units via the Regional Risk Forum (RRF)
dikomunikasikan kepada unit-unit terkait melalui Regional on 5 November 2025.
Risk Forum (RRF) pada 5 November 2025.
Seluruh profil risiko serta strategi mitigasi yang dijalankan All risk profiles and mitigation strategies implemented by the
Perusahaan selama tahun berjalan disajikan secara Company throughout the current year are comprehensively
komprehensif dalam Laporan Tahunan Pegadaian 2025, detailed in the 2025 Pegadaian Annual Report, specifically
khususnya pada bagian Corporate Governance.Pengurusan within the Corporate Governance section:
aktif Direksi dan Pengawasan oleh Dewan Komisaris:
a. Direksi dan Dewan Komisaris bertanggung jawab a. The Board of Directors and the Board of Commissioners
atas efektivitas penerapan manajemen risiko di are accountable for the effective implementation of risk
Perusahaan. management within the Company.
b. Direksi dan Dewan Komisaris harus memahami b. The Board of Directors and the Board of Commissioners are
risiko yang dihadapi Perusahaan, memberikan required to comprehend the risks confronting the Company,
arahan, mengawasi dan memitigasi secara aktif serta offer strategic guidance, actively oversee and mitigate
mengembangkan budaya manajemen risiko. these risks, and promote a culture of risk management.
c. Direksi menyusun struktur organisasi yang memadai, c. The Board of Directors establishes an appropriate
menetapkan tugas dan tanggung jawab yang jelas pada organizational structure, defines clear tasks and
masing-masing unit, serta memastikan kecukupan responsibilities for each unit, and ensures that the quantity
kuantitas dan kualitas sumber daya manusia untuk and quality of human resources are adequate to support
mendukung penerapan manajemen risiko secara efektif. the effective implementation of risk management.
Pengawasan aktif Dewan Komisaris dan Direksi ini turut The active supervision of the Board of Commissioners and
didukung oleh komite-komite, yaitu: Directors is supported by the following committees:
1. Komite Pemantau Risiko (Dewan Komisaris) 1. Risk Monitoring Committee (Board of Commissioners)
Tugas dan tanggung jawab Komite Pemantau Risiko Duties and responsibilities of the Risk Monitoring
(Dewan Komisaris): Committee (Board of Commissioners):
a. Melakukan kajian sebagai masukan kepada Dewan a. Conducting reviews to provide input to the Board of
Komisaris atas Laporan Profil Risiko Perseroan yang Commissioners on the Company’s Risk Profile Report
disampaikan kepada Direksi. submitted to the Board of Directors;
b. Memberikan masukan kepada Dewan Komisaris b. Providing input to the Board of Commissioners regarding
sehubungan dengan kebijakan dan/atau keputusan business policies and/or decisions that deviate from normal
bisnis yang menyimpang dari prosedur normal, seperti procedures, such as significant business expansion beyond
pelampauan ekspansi usaha yang signifikan dibandingkan the Company’s previously established business plan or
dengan rencana bisnis Perseroan yang telah ditetapkan taking positions/risk exposures that exceed the established
sebelumnya atau pengambilan posisi/eksposur risiko limits;
yang melampaui limit yang telah ditetapkan;
110 IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 111
c. Mengidentifikasi hal-hal yang memerlukan perhatian c. Identifying issues that require the attention of the
Dewan Komisaris; Board of Commissioners;
d. Melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh Dewan d. Performing additional responsibilities assigned by
Komisaris sepanjang masih dalam lingkup tugas dan the Board of Commissioners, provided that these
kewajiban Dewan Komisaris berdasarkan ketentuan responsibilities fall within the scope of their duties and
peraturan perundang undangan. obligations under the provisions of laws and regulations.
2. Risk Management Committee (Direksi) 2. Risk Management Committee (Board of Directors)
a. Menetapkan kebijakan, strategi, dan pedoman a. Establishing policies, strategies, and guidelines for the
penerapan manajemen risiko serta perubahannya implementation of risk management and associated
termasuk contingency plan apabila kondisi internal modifications, including contingency plans in the event
dan/atau kondisi eksternal tidak normal terjadi; of abnormal internal and/or external conditions;
b. Menetapkan kerangka kerja dan metodologi Manajemen b. Establishing a Risk Management framework and
Risiko untuk melakukan identifikasi, pengukuran, dan methodology for identifying, measuring, and mitigating
mitigasi risiko dan contingency plan; risks, as well as developing contingency plans;
c. Memantau Profil Risiko dan pengelolaan seluruh risiko c. Monitoring the Risk Profile and managing all risks to
dalam rangka menetapkan risk appetite, risk limit dan determine risk appetite, risk limits, and integrated risk
strategi pengelolaan risiko yang terintegrasi; management strategies;
d. Menyempurnakan penerapan manajemen risiko secara d. Refining the implementation of risk management on a
berkala maupun insidental sebagai tindak lanjut regular and incidental basis as a follow-up to changes in
adanya perubahan kondisi internal dan eksternal yang internal and external conditions affecting the Company’s
memengaruhi profil risiko Perseroan; risk profile;
e. Membahas dan menetapkan hal-hal strategis dalam e. Discussing and determining strategic matters within the
lingkup manajemen risiko termasuk manajemen risiko scope of risk management, including risk management
di anak Perusahaan; in subsidiaries;
f. Menetapkan hal-hal yang terkait dengan keputusan f. Determining issues related to business decisions with
bisnis yang memiliki kondisi khusus (irregularities); special conditions (irregularities);
g. Mendelegasikan kewenangan kepada pejabat yang g. Delegating authority to designated officials to carry out
ditunjuk untuk melaksanakan hal-hal yang bersifat operational matters.
operasional.
Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t 111
Page 112
Tata Kelola Keberlanjutan
Sustainability Governance
Mengelola Risiko Kredit secara Prudent dan Terstruktur [FS3]
Managing a Prudent and Structured Credit Risk [FS3]
0,38%
NPL tahun 2025
2025 NPL
TAHAPAN | STAGES
Penyaluran Kredit Pasca Pencairan Kredit Recovery Kredit
(Front End) (Middle End) (Back End)
Credit Origination Post-Disbursement Credit Recovery
(Front End) (Middle End) (Back End)
Permohonan Rekomendasi Kelengkapan Paket Dokumentasi dan Penyelamatan dan
Kredit Kredit Documentation Administrasi Kredit Penyelesaian Kredit
Credit Credit Completeness Credit Documentation Bermasalah
Application Recommendation and Administration Non-Performing Loan
→
Restructuring and
→
→
→
Pemberian Putusan Resolution
Pre-Screening Negosiasi Kredit Credit Approval Pembinaan Kredit
→
Credit Negotiation Credit Monitoring and
→
→
Development Penghapusbukuan Kredit
→
Analisis dan Akad/Perjanjian Macet
→
Evaluasi Penetapan Agreement / Loan Write-Off
Analysis and Struktur Contract Pengawasan Kredit
Evaluation Structuring Credit Supervision
→
Determination
→
Pencairan Kredit
Loan Disbursement Penagihan Kredit
Credit Collection
112 IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 113
Pengelolaan Risiko Kredit secara Prudent dan Terintegrasi
Prudent and Integrated Credit Risk Management
Pegadaian mengimplementasikan pengelolaan risiko kredit melalui Pegadaian implements credit risk management through a structured
Kerangka Kerja Pengendalian Risiko Kredit yang terstruktur and integrated Credit Risk Control Framework, grounded in prudent
dan terintegrasi, dengan mengedepankan prinsip kehati-hatian principles. This approach aims to maintain portfolio quality while
(prudential principle). Pendekatan ini bertujuan untuk menjaga ensuring sustainable and healthy business growth. The process is
kualitas portofolio kredit sekaligus memastikan pertumbuhan managed end-to-end across three interconnected stages, supported
bisnis yang sehat dan berkelanjutan. Seluruh proses dijalankan by strong governance, systems, and monitoring mechanisms.
secara menyeluruh (end-to-end) melalui tiga tahapan utama yang
saling terhubung, didukung oleh tata kelola, sistem, dan mekanisme
pengawasan yang kuat.
Tahap Front End: Penyaluran Kredit yang Selektif dan Terukur Front End Stage: Selective and Measured Credit Origination
Pada tahap awal, Perusahaan memastikan bahwa setiap proses At the initial stage, the Company ensures that all credit origination
pemberian kredit dilakukan secara selektif, terukur, dan berbasis processes are conducted selectively, in a measured manner,
analisis yang komprehensif. Proses dimulai dari pengajuan and based on comprehensive analysis. The process begins with
permohonan, dilanjutkan dengan tahapan penyaringan (screening), application submission, followed by screening, creditworthiness
analisis kelayakan, hingga pencairan kredit. assessment, and ultimately loan disbursement.
Strategi penyaluran kredit mengacu pada pipeline management dan Credit distribution strategies are guided by pipeline management
Loan Portfolio Guideline (LPG), yang berfungsi sebagai panduan and the Loan Portfolio Guideline (LPG), which directs financing
dalam mengarahkan pembiayaan ke sektor-sektor ekonomi yang toward prospective economic sectors aligned with the Company’s
prospektif sesuai dengan profil risiko. Proses screening dilakukan risk profile. Screening processes include Know Your Customer (KYC)
melalui verifikasi Know Your Customer (KYC), pemanfaatan Sistem verification, utilization of the Financial Information Service System,
Layanan Informasi Keuangan, serta validasi dokumen sesuai Standar and document validation in accordance with Standard Operating
Operasional Prosedur (SOP). Procedures (SOP).
Selanjutnya, analisis kredit dilaksanakan secara menyeluruh Credit analysis is conducted comprehensively by integrating the
dengan mengintegrasikan pendekatan 5C+1P, Credit Risk Scoring 5C+1P approach, Credit Risk Scoring (CRS), and the application of
(CRS), serta penerapan Four Eyes Principle sebagai bagian dari the Four Eyes Principle as part of internal control.
pengendalian internal. In the approval process, the Company also considers the applicant’s
Dalam proses persetujuan, Perusahaan juga mempertimbangkan total exposure, compliance with Maximum Lending Limits (BMPP),
total eksposur pemohon, kepatuhan terhadap Batas Maksimum and applicable authorization thresholds. Applications exceeding
Pemberian Pinjaman (BMPP), serta kewenangan otorisasi yang limits are decided through the Credit Committee, while a thorough
berlaku. Pengajuan di atas limit diputuskan melalui Komite Kredit, review of document completeness and validity is conducted prior
sementara sebelum pencairan dilakukan review menyeluruh atas to disbursement.
kelengkapan dan keabsahan dokumen.
Tahap Middle End: Pemantauan dan Pembinaan Kredit Middle End Stage: Ongoing Monitoring and Credit
secara Berkelanjutan Management
Setelah pencairan, Perusahaan secara konsisten menjaga kualitas Following disbursement, the Company consistently maintains credit
kredit melalui pemantauan, pengawasan, serta pembinaan nasabah quality through continuous monitoring, supervision, and customer
secara berkelanjutan. Pemantauan dilakukan secara sistematis engagement. Monitoring is conducted systematically by assessing
dengan mengidentifikasi tingkat kolektibilitas kredit, termasuk credit collectibility, including accounts under special mention,
kategori dalam perhatian khusus, melalui indikator seperti Days using indicators such as Days Past Due (DPD), as well as early risk
Past Due (DPD), serta deteksi dini potensi risiko melalui parameter detection through parameters such as First Installment Default
First Installment Default (FID) dan Second Installment Default (SID). (FID) and Second Installment Default (SID).
Selain itu, Perusahaan melakukan pengawasan terhadap In addition, the Company monitors the use of credit to ensure
penggunaan kredit untuk memastikan kesesuaian dengan tujuan alignment with financing objectives, while providing guidance to
pembiayaan, sekaligus memberikan pendampingan kepada customers to support business sustainability. Collection processes
nasabah guna mendukung keberlangsungan usaha mereka. Proses are carried out progressively and in a structured manner, ranging
penagihan dilaksanakan secara bertahap dan terstruktur, mulai from soft collection and field collection to hard collection, as part
dari soft collection, field collection, hingga hard collection, sebagai of a comprehensive risk mitigation strategy.
bagian dari strategi mitigasi risiko yang komprehensif.
Tahap Back End: Optimalisasi Pemulihan Kredit Bermasalah Back End Stage: Optimization of Non-Performing Loan Recovery
Pada tahap akhir, Perusahaan mengoptimalkan penanganan At the final stage, the Company optimizes the management of
kredit bermasalah melalui berbagai strategi penyelamatan dan non-performing loans through various structured recovery and
penyelesaian yang terukur. Upaya tersebut meliputi restrukturisasi resolution strategies. These include credit restructuring, guarantee
kredit, pengajuan klaim penjaminan, penyelesaian melalui kerja claims, resolution through third-party collaboration, and collateral
sama dengan pihak ketiga, serta penjualan atau pelelangan agunan. sale or auction.
Apabila seluruh langkah penyelamatan dan penagihan belum If recovery and collection efforts do not yield optimal results, the
memberikan hasil yang optimal, Perusahaan akan menempuh Company may proceed with administrative actions in the form
langkah administratif berupa penghapusbukuan (write-off) sesuai of write-offs, in accordance with applicable regulations, while
dengan ketentuan yang berlaku, dengan tetap menjaga prinsip tata maintaining strong governance and accountability principles.
kelola yang baik dan akuntabilitas.
Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t 113
Page 114
Tata Kelola Keberlanjutan
Sustainability Governance
Cakupan dan Frekuensi Audit [FS9]
Audit Scope and Frequency
Sebagai wujud pengawasan yang berkesinambungan, As a form of ongoing oversight, Pegadaian ensures that all
Pegadaian memastikan bahwa seluruh kegiatan operasional operational activities remain under effective supervision
berada dalam kendali yang efektif melalui fungsi Divisi through the Internal Supervisory Unit (SPI) Division. In
Satuan Pengawas Intern (SPI). Dalam melaksanakan carrying out its duties, SPI applies the Risk-Based Audit
tugasnya, SPI menerapkan metodologi Risk-Based Audit (RBA) methodology to ensure that the assurance process
(RBA) sehingga proses assurance difokuskan pada area is focused on business areas or work units with the highest
bisnis atau unit kerja yang memiliki tingkat risiko tertinggi. risk levels. The Annual Audit Plan (PAT) is meticulously
Penyusunan Perencanaan Audit Tahunan (PAT) dilakukan developed, taking into account various strategic factors,
secara cermat dengan mempertimbangkan berbagai faktor including the concerns of the Board of Directors, the Board
strategis, termasuk perhatian khusus Direksi, Dewan of Commissioners, and the Audit Committee; the company’s
Komisaris, dan Komite Audit; arah kebijakan dan prioritas policy directives and priorities; as well as internal and
perusahaan; serta tren isu internal maupun eksternal yang external trends that could potentially impact the Company’s
dapat memengaruhi kinerja dan keberlanjutan Perusahaan. performance and sustainability.
Dengan pendekatan tersebut, audit difokuskan pada titik- This approach ensures that audits focus on critical points that
titik kritis yang dapat berdampak signifikan terhadap can significantly affect the achievement of the Company’s
pencapaian tujuan perusahaan, sehingga pengawasan objectives, making supervision more targeted and more
menjadi lebih tepat sasaran dan bernilai tambah. valuable.
Sepanjang tahun 2025, SPI melaksanakan seluruh rangkaian Throughout 2025, SPI undertook a comprehensive series of audits
audit sesuai PAT yang telah disetujui oleh Direktur Utama in accordance with the PAT approved by the President Director
dan Komisaris Utama. Hingga akhir Desember 2025, total and President Commissioner. By the end of December 2025, a
9.523 kegiatan audit telah diselesaikan, mencakup audit total of 9,523 audit activities had been finalized, encompassing
operasional, audit kepatuhan, audit teknologi informasi, operational audits, compliance audits, information technology
serta audit investigasi. Realisasi kegiatan audit mencapai audits, and investigative audits. The realization of audit activities
118% dari target yang ditetapkan oleh Satuan Pengawasan reached 118% of the target set by the Internal Audit Unit (SPI),
Internal (SPI), yang dipengaruhi oleh perubahan tingkat driven by changes in outlet risk levels, the implementation of
risiko outlet, pelaksanaan audit tematik tambahan, serta additional thematic audits, as well as SMAP and BCMS audits
audit SMAP dan BCMS atas permintaan manajemen dan conducted upon the request of management and the Board of
Dewan Komisaris. Rincian lengkap atas pelaksanaan Commissioners. Further details on the implementation of these
kegiatan audit tersebut disajikan pada tabel berikut ini: audit activities are presented in the following table:
Tabel Cakupan dan Frekuensi Audit 2025
Table of Audit Scope and Frequency 2025
Unit Kerja Populasi Target Realisasi Pencapaian
Work Unit Population Target Realization Achievement
Divisi
32 44 50 113,64%
Division
Badan Hukum Terafiliasi/Terasosiasi
7 0 0 0,00%
Affiliated/Associated Legal Entity
Kantor Wilayah
12 12 22 183,33%
Regional Office
Kantor Area
61 61 67 109,84%
Area Office
Kantor Cabang
642 1.204 1.804 149,83%
Branch Office
Unit Pelayanan
4.075 6.749 7.580 112,31%
Service Unit
Total
4.829 8.070 9.523 118,00%
Total
114 IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 115
Permasalahan Terhadap Penerapan Keuangan Berkelanjutan [OJK E.5]
Issues Concerning the Implementation of Sustainable Finance
Pada tahun 2025, Pegadaian masih menghadapi sejumlah In 2025, Pegadaian still faces several internal challenges,
tantangan internal, khususnya terkait peningkatan especially in strengthening our human resources’
pemahaman dan kapasitas SDM dalam penerapan keuangan understanding and capacity in implementing sustainable
berkelanjutan. Merespons hal tersebut, Perusahaan terus finance. In response, the Company continues to strengthen
memperkuat kompetensi internal melalui rangkaian internal competencies through a series of training sessions,
pelatihan, sosialisasi, dan pengembangan kemampuan socialization, and capacity-building initiatives for employees,
karyawan agar implementasi keuangan berkelanjutan ensuring that sustainable finance implementation is
dapat berjalan lebih efektif dan konsisten di seluruh lini. conducted more effectively and consistently across all lines.
Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t 115
Page 116
Pengelolaan Kinerja Ekonomi yang Terintegrasi
Integrated Economic Performance Management
Pengelolaan
Kinerja
Ekonomi yang
Terintegrasi
Integrated Economic
Performance Management
116 IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 117
Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t 117
Page 118
Pengelolaan Kinerja Ekonomi yang Terintegrasi
Integrated Economic Performance Management
Pengelolaan Kinerja
Ekonomi Yang Terintegrasi
Integrated Economic Performance Management
Pegadaian percaya bahwa pertumbuhan terbaik adalah
yang mampu membawa manfaat bagi kehidupan banyak
orang. Oleh karena itu, kami berkomitmen menghadirkan
pertumbuhan yang membawa kebaikan untuk semua
melalui pengelolaan kinerja ekonomi yang inklusif dan
bertanggung jawab.
Pegadaian believes that the best growth benefits the lives of many people.
Therefore, we are committed to delivering growth that benefits all through
inclusive and responsible economic performance management.
Komitmen dan Kebijakan
Commitment and Policy
Pegadaian senantiasa berkomitmen untuk mendorong Pegadaian remains committed to driving sustainable growth
pertumbuhan yang berkelanjutan melalui pengelolaan through consistent, responsible economic performance
kinerja ekonomi yang konsisten dan bertanggung jawab. management. This effort aims not only to make broader
Upaya ini tidak hanya diarahkan untuk memberikan kontribusi positive contributions to society but also to create sustainable,
positif yang lebih luas bagi masyarakat, tetapi juga untuk long-term value for all stakeholders.
menciptakan nilai jangka panjang yang berkesinambungan
bagi seluruh pemangku kepentingan.
Dalam pelaksanaannya, Pegadaian merumuskan berbagai In our implementation, Pegadaian has developed structured
inisiatif pengembangan usaha yang terstruktur, termasuk business development initiatives, including strategies to
strategi untuk mencapai target-target keberlanjutan achieve the Company’s sustainability targets. The focus
Perusahaan. Fokus peningkatan kinerja operasional terus on improving operational performance is continuously
diperkuat agar manfaat yang dihasilkan semakin inklusif, strengthened to increase inclusive benefits while ensuring
sekaligus memastikan ketangguhan dan kelangsungan long-term business resilience and continuity.
bisnis dalam jangka panjang.
118 IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 119
Perbandingan Target dan Kinerja Produksi,
Portofolio, Target Pembiayaan, atau Investasi,
Pendapatan, dan Laba Rugi [OJK F.2]
Comparison of Production Targets and
Performance, Portfolio, Financing Targets, Investments,
Revenue, and Profit/Loss
Sepanjang tahun 2025, Pegadaian menetapkan sejumlah Throughout 2025, Pegadaian set several key targets in our
sasaran utama dalam Rencana Kerja dan Anggaran Corporate Work Plan and Budget (RKAP) and demonstrated
Perusahaan (RKAP) dan menunjukkan performa yang solid solid performance in their realization. The company
dalam realisasinya. Perusahaan berhasil melampaui target successfully exceeded our corporate customer target,
jumlah nasabah corporate dengan realisasi 30.983.741 reaching 30,983,741 customers, or 105.86% of the RKAP
nasabah, atau 105,86% dari sasaran RKAP. Capaian serupa target. A similar achievement was seen in total assets, which
juga terlihat pada total aset yang mencapai Rp 151,65 reached Rp 151.65 trillion, equivalent to 120.25% of the
triliun, setara 120,25% dari target yang telah ditetapkan. established target.
Perseroan menunjukkan capaian yang baik pada sejumlah The Company recorded strong performance across several
indikator kinerja utama, meliputi Pinjaman yang Diberikan key performance indicators, including Net Loans Outstanding,
Neto, Pendapatan Usaha, Laba Usaha, dan Laba Bersih. Operating Revenue, Operating Profit, and Net Profit. As of
Hingga akhir Desember 2025, Perseroan membukukan the end of December 2025, the Company posted operating
pendapatan usaha sebesar Rp89,58 triliun atau mencapai revenue of IDR 89.58 trillion, representing 120.37% of the
120,37% dari target RKAP. Pada periode yang sama, laba RKAP target. During the same period, net profit amounted
bersih tercatat sebesar Rp8,34 triliun atau setara dengan to IDR 8.34 trillion, equivalent to 122.61% of the 2025 RKAP
122,61% dari target RKAP tahun 2025. target.
Adapun informasi perbandingan target dan realisasi kinerja The comparative information on targets and the realization
produksi, pendapatan dan laba rugi disajikan sebagai of production performance, revenue, and profit and loss is
berikut: presented as follows:
Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t 119
Page 120
Pengelolaan Kinerja Ekonomi yang Terintegrasi
Integrated Economic Performance Management
Tabel Perbandingan Target dan Kinerja Produksi, Pendapatan, dan Laba Rugi
Table of Comparison Between Target and Actual Performance in Production, Revenue, and Profit and Loss
2025 2024 2023
Pencapaian Pencapaian
Pencapaian Realisasi RKAP Realisasi
Realisasi RKAP Terhadap RKAP
Uraian Terhadap Target Realisasi Target Terhadap
Description Target Realisasi Target Target Realisasi Target
Achievement Realisasi Achievement
Target Realization Target of RKAP Target Realization
of RKAP Realization Achievement
Realization Realization of RKAP
Against Target Against Realization
Target Against
Total Nasabah
(dalam orang)
29.267.484 30.983.741 105,86% 26.476.284 26.523.696 100,18% 23.392.126 23.683.149 101,24%
Total Customers
(in people)
Total Rekening
Pembiayaan
(dalam
rekening) 13.603.120 13.386.428 98,41% 13.912.520 12.489.130 89,77% 13.284.427 11.872.347 89,37%
Total Financing
Account (in
accounts)
Total Rekening
Aktif Tabungan Target Target
Emas (dalam belum belum
rekening) ditetapkan ditetapkan
4.931.164 - 3.297.951 - 3.339.769 3.129.453 93,70%
Total Active No target No target
Gold Savings has been has been
Accounts (in set set
accounts)
Total Aset
(dalam jutaan
rupiah)
126.119.181 151.654.818 120,76% 94.020.390 102.616.631 109,14% 79.804.172 82.585.431 103,49%
Total Assets
(in millions of
rupiah)
Pinjaman yang
Diberikan Neto
(dalam jutaan
rupiah)
98.925.114 121.341.872 122,66% 70.560.986 81.690.595 115,78% 60.229.434 64.456.296 106,89%
Net Loans
Disbursed (in
millions of
rupiah)
Pendapatan
Usaha (dalam
jutaan rupiah)
Business 74.424.878 89.582.409 120,37% 27.443.067 38.615.988 140,71% 25.539.836 24.433.794 95,67%
Income (in
millions of
rupiah)
Beban Usaha
(dalam jutaan
rupiah)
Operating 65.503.975 78.471.025 119,80% 20.520.920 30.958.216 150,86% 20.416.955 18.747.935 91,83%
Expenses (in
millions of
rupiah)
Laba Usaha
(dalam jutaan
rupiah)
8.920.902 11.111.384 124,55% 6.922.147 7.657.772 110,63% 5.122.881 5.685.860 110,99%
Operating Profit
(in millions of
rupiah)
Laba Bersih
(dalam jutaan
rupiah)
6.805.658 8.344.212 122,61% 5.306.814 5.851.797 110,27% 3.910.540 4.376.677 111,92%
Net Profit (in
millions of
rupiah)
120 IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 121
Pegadaian Berhasil Kelola 136 Ton Emas
Pegadaian Successfully Manages 136 Tons of Gold
Sejak resmi mengoperasikan layanan Bullion Bank Since officially launching our Bullion Bank service in
pada Februari 2025, Pegadaian telah menunjukkan February 2025, Pegadaian has demonstrated strong
kinerja yang kuat dalam pengelolaan ekosistem emas performance in managing the national gold ecosystem.
nasional. Hingga akhir Desember 2025, total emas By the end of December 2025, the total customer gold
nasabah yang dikelola mencapai 136 ton, mencakup under management reached 136 tons, encompassing
seluruh portofolio layanan emas Pegadaian, mulai Pegadaian's entire gold portfolio, including bullion
dari bullion banking hingga produk gadai emas banking and gold pawn products as the main business
sebagai lini usaha utama. line.
Layanan Bullion Bank Pegadaian adalah salah The bullion service is one of two services in Indonesia
satu dari 2 layanan di Indonesia telah memperoleh that received permission from the Financial Services
izin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada bulan Authority (OJK) in February 2025 to provide four main
Februari 2025 untuk menyelenggarakan empat activities: Gold Working Capital Loans (PMK), gold
aktivitas utama, yaitu Pinjaman Modal Kerja (PMK) trading, gold deposits, and corporate gold custody
Emas, perdagangan emas, deposito emas, serta jasa services. Each service has demonstrated solid growth
titipan emas korporasi. Setiap layanan menunjukkan and significantly contributed to strengthening the
pertumbuhan yang solid dan kontribusi signifikan Company’ s gold ecosystem.
terhadap penguatan ekosistem emas Perusahaan.
Pada produk deposito emas, Pegadaian mengelola In our gold deposit products, Pegadaian manages
sekitar 2,18 ton logam mulia dengan nilai setara approximately 2.18 tons of the precious metal, valued
Rp5,1 triliun. Sementara itu, layanan PMK Emas telah at Rp5.1 trillion. Meanwhile, our Gold PMK service has
menyalurkan pinjaman berbasis emas mencapai 570 disbursed 570 kilograms of gold- based loans, with
kilogram, dengan nilai pembiayaan sekitar Rp1,07 a financing value of approximately Rp 1. 07 billion.
miliar. Untuk layanan perdagangan emas fisik, For our physical gold trading services, transaction
volume transaksi telah mencapai 10,77 ton dengan volume has reached 10. 77 tons, valued at nearly Rp
nilai hampir Rp20,99 triliun. Adapun pada layanan 20. 99 trillion. In our corporate gold custody services ,
jasa titipan emas korporasi, Pegadaian menyimpan Pegadaian holds approximately 3. 3.1 tons of corporate
sekitar 3,1 ton emas korporasi, senilai Rp7,2 triliun. gold, valued at Rp 7. 2 trillion.
Di luar layanan bullion, Pegadaian juga mencatat Beyond bullion services , Pegadaian also recorded
kinerja positif pada produk emas ritel. Tabungan positive performance in retail gold products. Gold
Emas yang menjadi salah satu layanan paling diminati, Savings, one of our most popular services, has now
kini mencapai 17,10 ton atau setara Rp39,7 triliun. reached 17. 10 tons, equivalent to IDR 39. 7 trillion.
Sedangkan sisa pembayaran telah mengelola sekitar Meanwhile, the remaining payments have managed
10,3 ton emas batangan dengan sisa pembiayaan per approximately 10.3. 3 tons of gold bullion, with remaining
31 Desember 2025 adalah 11,3 triliun. financing as of December 31, 2025, at 11. 3 trillion.
Secara keseluruhan, layanan Bullion Bank Pegadaian Overall, Pegadaian Bank’ s Bullion service has
telah mengelola 136 ton emas hingga Desember managed 136 tons of gold as of December 2025. This
2025. Angka ini belum termasuk portofolio besar figure does not include the Company’ s large portfolio
dari bisnis utama perusahaan, yaitu gadai emas, of our main business, namely gold pawning, which
yang saat ini mencapai 86,91 ton. currently reaches 86,91 tons.
Dengan demikian, melalui seluruh produk dan layanan Thus, through all gold products and services, Pegadaian,
emasnya, Pegadaian, sebagai anak perusahaan BRI, as a subsidiary of BRI, manages a total of approximately
mengelola total sekitar 136 ton emas, memperkuat 136 tons of gold, strengthening our position as one of
posisinya sebagai salah satu institusi pengelola emas the largest gold management institutions in Indonesia.
terbesar di Indonesia.
Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t 121
Page 122
Pengelolaan Kinerja Ekonomi yang Terintegrasi Integrated Economic Performance Management Perbandingan Target Dan Kinerja Portofolio, Target Pembiayaan, atau Investasi Pada Instrumen Keuangan Atau Proyek Yang Sejalan Dengan Keuangan Berkelanjutan [OJK F.3, FS7] Target Comparison and Portfolio Performance, Financing Targets or Investments in Financial Instruments or Projects Aligned with Sustainable Finance Pada tahun 2025, Pegadaian terus memperkuat In 2025, Pegadaian continued strengthening our contribution kontribusinya terhadap keuangan berkelanjutan melalui to sustainable finance by developing products and services pengembangan produk dan layanan yang selaras dengan aligned with the RAKB. Through the RAKB document, the RAKB. Melalui dokumen RAKB tersebut, Perusahaan telah Company has set clear targets for each sustainable financial menetapkan target yang jelas untuk setiap produk dan product and service it implements. This initiative includes layanan keuangan berkelanjutan yang dijalankan. Inisiatif two Company programs: the Distribution of MSME Products ini termasuk dua program Perusahaan, yaitu Penyaluran and the Electric/Hybrid Motor Vehicle (EV) Trusted Product. Produk UMKM serta Produk Amanah Kendaraan UMKM Bermotor Listrik/Hybrid (EV). Penyaluran Produk kepada segmen UMKM dirancang untuk The distribution of products to the MSME segment is designed memperluas akses pembiayaan bagi pelaku usaha kecil yang to expand access to financing for small business actors membutuhkan modal usaha deng an skema yang transparan who require working capital through transparent and fair dan adil. Dalam hal ini UMKM sebagaimana didefinisikan schemes. In this context, MSMEs are defined in accordance dalam Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor with Government Regulation of the Republic of Indonesia No. 7 tahun 2021, jika data terkait modal dan hasil penjualan 7 of 2021. Where data on capital and annual sales turnover tahunan tidak tersedia, maka UMKM yang dapat masuk ke is not available, MSMEs included in this category are those dalam kategori ini adalah penyaluran pembiayaan UMKM di receiving financing of below IDR 250 million. This program bawah Rp250 Juta. Program ini menjadi salah satu solusi bagi serves as one of the solutions for MSMEs that continue UMKM yang masih menghadapi kendala dalam memperoleh to face challenges in obtaining access to financing from akses pembiayaan dari lembaga keuangan konvensional. conventional financial institutions. Through this support, Melalui dukungan ini, Pegadaian turut memperkuat fondasi Pegadaian contributes to strengthening the economic ekonomi masyarakat dan mendorong pemberdayaan usaha foundations of local communities and promotes more mikro dan kecil secara lebih inklusif. inclusive empowerment of micro and small enterprises. Selain pemberdayaan ekonomi, komitmen Pegadaian Hybrid Motor Vehicle (EV) product. This product offers terhadap keberlanjutan juga tercermin pada produk affordable Sharia financing for those looking to switch to Amanah Kendaraan Bermotor Listrik/Hybrid (EV). Produk electric or hybrid vehicles as part of efforts to reduce carbon ini menawarkan pembiayaan syariah yang terjangkau bagi emissions. With a flexible financing scheme, people can more masyarakat yang ingin beralih ke kendaraan listrik atau easily access environmentally friendly vehicle options without hybrid sebagai bagian dari upaya mengurangi emisi karbon. the burden of high initial costs. This initiative supports the Dengan skema pembiayaan yang ringan, masyarakat dapat government’s policy direction of accelerating the adoption lebih mudah mengakses opsi kendaraan ramah lingkungan of electric vehicles as a strategy to mitigate climate change tanpa terbebani biaya awal yang besar. Inisiatif ini mendukung and reduce dependence on fossil fuels. Through the Amanah arah kebijakan pemerintah dalam mempercepat adopsi EV financing product, Pegadaian plays an active role in kendaraan listrik sebagai strategi mitigasi perubahan iklim encouraging the transition to greener and more sustainable dan pengurangan ketergantungan pada bahan bakar fosil. mobility. Melalui produk pembiayaan Amanah EV, Pegadaian berperan aktif dalam mendorong transisi menuju mobilitas yang lebih hijau dan berkelanjutan. 122 IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 123
Sepanjang tahun 2025, Pegadaian berhasil memenuhi Throughout 2025, Pegadaian successfully achieved the
target yang telah ditetapkan untuk kedua produk tersebut. targets set for both products.
Penyaluran produk UMKM Realisasi pembiayaan Produk Amanah EV [FS8]
Disbursement of MSME products Realization of financing for Amanah EV products [FS8]
Rp 6.121 Rp5,18
miliar | billion miliar | billion
atau 0,63% dari total keseluruhan pembiayaan
produk Amanah (pembiayaan kendaraan)
sebesar Rp 819,7 miliar
or 0.63% of Amanah (vehicle financing) product total
financing amounting to IDR 819.7 billion.
Tabel Perbandingan Target dan Kinerja Produksi dan Pembiayaan yang Sejalan dengan Keuangan Berkelanjutan
Table of Target and Performance Comparison for Production and Financing Aligned with Sustainable Finance
5,18 10
Amanah Kendaraan Bermotor Realisasi
Listrik/Hybrid (EV) Target
Realization Target
Electric/Hybrid (EV) Motor
Vehicle Mandate
51,78%
Pencapaian Realisasi Terhadap Target Dalam Miliar Rupiah
Achievement of Realization against Target In IDR Billions
Catatan: Penentuan target penyaluran produk UMK berdasarkan modal dari RAKB.
Note: Determination of MSME distribution target is based on capital from RAKB.
Pegadaian juga menyalurkan pembiayaan yang selaras Pegadaian also distributes financing aligned with sustainable
dengan prinsip keuangan berkelanjutan melalui instrumen financial principles through Social Instruments. Loan. This
Social Loan. Inisiatif ini merupakan bagian dari peta jalan initiative is part of the Company’s roadmap for implementing
implementasi prinsip ESG yang dijalankan Perusahaan. environmental, social, and governance (ESG) principles.
Social Loan berfungsi sebagai sarana pembiayaan untuk Loans serve as a financing vehicle for social projects that
proyek-proyek sosial yang memberikan manfaat nyata provide tangible benefits to underserved communities. The
bagi kelompok masyarakat yang masih kurang terlayani. financing targets several populations, including micro, small,
Pembiayaan tersebut ditujukan kepada sejumlah populasi and medium enterprises (MSMEs), women entrepreneurs,
sasaran, termasuk pelaku usaha mikro, kecil, dan individuals with limited access to banking services, and
menengah (UMKM), wirausaha perempuan, individu yang students. The implementation of the social loan financing is
memiliki keterbatasan akses terhadap layanan perbankan, reported on a regular basis and verified by an independent
serta pelajar. Implementasi pembiayaan social loan third party to ensure the accuracy of data and the resulting
dilaporkan secara berkala dan diverifikasi oleh pihak impacts. This verification process aims to ensure that the
ketiga independen guna memastikan keakuratan data serta
Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t 123
Page 124
Pengelolaan Kinerja Ekonomi yang Terintegrasi
Integrated Economic Performance Management
dampak yang dihasilkan. Proses verifikasi ini bertujuan disbursement and utilization of social loan funds have been
untuk memastikan bahwa penyaluran dan pemanfaatan carried out consistently and in accordance with the established
dana social loan telah dilaksanakan secara konsisten use of proceeds. Through this program, Pegadaian seeks to
dan sesuai dengan ketentuan use of proceeds yang telah enhance social inclusion and expand sustainability impacts
ditetapkan. Melalui program ini, Pegadaian berupaya at the community level.
meningkatkan inklusi sosial dan memperluas dampak
keberlanjutan di tingkat komunitas.
Tabel Informasi Obligasi dan Sukuk yang masih Beredar Dalam Juta Rupiah
Table of Outstanding Bonds and Sukuk Information In Million Rupiah
Tanggal
Uraian Jumlah
No. Penerbitan
Description Amount
Publication Date
Obligasi Berkelanjutan V Tahap III Seri B 16 Juni 2023
1 400.000
Continuous Bonds V Phase III Series B June 16, 2023
Obligasi Berkelanjutan V Tahap IV Seri B 24 Agustus 2023
2 228.025
Continuous Bonds V Phase IV Series B August 24, 2023
Obligasi Berkelanjutan V Tahap V Seri B 6 Februari 2024
3 201.190
Continuous Bonds V Phase V Series B February 6, 2024
Obligasi Berkelanjutan VI Tahap I Seri B 5 Juli 2024
4 51.115
Continuous Bonds VI Phase I Series B July 5, 2024
Obligasi Sosial Berkelanjutan I Tahap I Seri B 5 Juli 2024
5 30.005
Social Continuous Bonds I Phase I Series B July 5, 2024
Obligasi Berkelanjutan VI Tahap II Seri A 28 Mei 2025
6 2.148.105
Continuous Bonds VI Phase II Series A May 28, 2025
Obligasi Berkelanjutan VI Tahap II Seri B 28 Mei 2025
7 2.309.205
Continuous Bonds VI Phase II Series B May 28, 2025
Obligasi Berkelanjutan VI Tahap III Seri A 3 September 2025
8 1.869.775
Continuous Bonds VI Phase III Series A September 3, 2025
Obligasi Sosial Berkelanjutan I Tahap II Seri A 28 Mei 2025
9 954.245
Social Continuous Bonds I Phase II Series A May 28, 2025
Obligasi Sosial Berkelanjutan I Tahap II Seri B 28 Mei 2025
10 985.590
Social Continuous Bonds I Phase II Series B May 28, 2025
Obligasi Berkelanjutan VI Tahap III Seri B 3 September 2025
11 362.005
Continuous Bonds VI Phase III Series B September 3, 2025
Obligasi Berkelanjutan VI Tahap IV Seri A 13 November 2025
12 2.700.000
Continuous Bonds VI Phase IV Series A November 13, 2025
Obligasi Berkelanjutan VI Tahap IV Seri B 13 November 2025
13 521.435
Continuous Bonds VI Phase IV Series B November 13, 2025
Total Obligasi Berkelanjutan yang Masih Beredar di Tahun 2025
12.760.695
Total Outstanding Sustainable Bonds in 2025
Sukuk Mudharabah Berkelanjutan II Tahap IV Tahun 2023 24 Agustus 2023
1 235.040
Continuous Sukuk Mudharabah II Phase IV Year 2023 August 24, 2023
Sukuk Mudharabah Berkelanjutan III Tahap I Seri B 5 Juli 2024
2 18.045
Continuous Sukuk Mudharabah III Phase I Series B July 5, 2024
Sukuk Mudharabah Sosial Berkelanjutan I Tahap I Seri B 5 Juli 2024
3 100
Social Continuous Sukuk Mudharabah I Phase I Series B July 5, 2024
Sukuk Mudharabah Berkelanjutan III Tahap III 24 Desember 2024
4 752.005
Continuous Sukuk Mudharabah III Phase III December 24, 2024
Sukuk Mudharabah Berkelanjutan III Tahap IV Seri A 28 Mei 2025
5 1.517.220
Continuous Sukuk Mudharabah III Phase IV Series A May 28, 2025
Sukuk Mudharabah Berkelanjutan III Tahap IV Seri B 28 Mei 2025
6 234.720
Continuous Sukuk Mudharabah III Phase IV Series B May 28, 2025
Sukuk Mudharabah Berkelanjutan III Tahap V Seri A 3 September 2025
7 1.454.130
Continuous Sukuk Mudharabah III Phase V Series A September 3, 2025
Sukuk Mudharabah Berkelanjutan III Tahap V Seri B 3 September 2025
8 165.005
Continuous Sukuk Mudharabah III Phase V Series B September 3, 2025
Sukuk Mudharabah Sosial Berkelanjutan I Tahap II Seri A 13 November 2025
9 1.300.000
Social Continuous Sukuk Mudharabah I Phase II Series A November 13, 2025
Sukuk Mudharabah Sosial Berkelanjutan I Tahap II Seri B 13 November 2025
10 253.205
Social Continuous Sukuk Mudharabah I Phase II Series B November 13, 2025
Total Sukuk Berkelanjutan yang masih Beredar di Tahun 2025
5.929.470
Total Outstanding Sustainable Shariah Bond in 2025
Total Obligasi & Sukuk Berkelanjutan yang Masih Beredar di Tahun 2025
18.690.165
Total Outstanding Sustainable & Shariah Bond in 2025
1 24 IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 125
Selain penyaluran pembiayaan kepada UMKM serta In addition to financing for MSMEs as well as the issuance
penerbitan obligasi dan sukuk berkelanjutan, Pegadaian of sustainability bonds and sukuk, Pegadaian also provides
juga menyalurkan social loan untuk mendukung social loans to support various social objectives, including
berbagai tujuan sosial, antara lain di bidang pendidikan, education, women’s empowerment, and MSME development
pemberdayaan perempuan, dan pengembangan UMKM through improved access to financing, goods, and services.
melalui peningkatan akses terhadap pembiayaan, barang, Detailed information and reports related to the distribution
dan layanan. Informasi dan laporan lengkap terkait of these social loans are prepared separately and can be
penyaluran social loan tersebut disusun secara terpisah accessed through Pegadaian’s official website.
dan dapat dirujuk melalui situs resmi Pegadaian.
Nilai Ekonomi Langsung yang Dihasilkan dan Didistribusikan [GRI 201-1]
Direct Economic Value Generated and Distributed
Sementara itu, nilai ekonomi langsung yang dihasilkan dan Meanwhile, the direct economic value generated and
didistribusikan Pegadaian adalah sebagai berikut: distributed by Pegadaian is as follows:
Tabel Distribusi Nilai Ekonomi Tahun 2023-2025 (dalam Jutaan Rupiah)
Table of Economic Value Distribution for 2023 - 2025 (in Million Rupiah)
Uraian
2025 2024* 2023*
Description
NILAI EKONOMI YANG DIHASILKAN
ECONOMIC VALUE GENERATED
Pendapatan Usaha
89.582.409 38.615.988 24.433.794
Business Income
Pendapatan (Beban) Lain-lain Bersih
30.856 45.317 15.156
Other Income (Expense) Net
Jumlah Nilai Ekonomi Dihasilkan
89.613.265 38.661.305 24.448.950
Total Economic Value Generated
NILAI EKONOMI YANG DIDISTRIBUSIKAN
DISTRIBUTED ECONOMIC VALUE
Beban Usaha (beban karyawan, beban bunga dan bagi hasil, beban administrasi dan
umum, beban pemasaran, pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai)
78.471.025 30.958.216 18.747.934
Operating Expenses (personnel expenses, interest and profit-sharing expenses,
administrative and general expenses, marketing expenses, provision for impairment losses)
Beban Pajak Penghasilan
2.798.028 1.851.292 1.324.339
Income Tax Expense
Pembayaran Dividen
2.925.502 2.406.806 -
Dividend Payment
Beban PKBL
240.444 223.814 236.855
PKBL Expenses
Jumlah Nilai Ekonomi Didistribusikan
84.434.999 35.440.128 20.309.128
Economic Value Distributed
Nilai Ekonomi yang Ditahan
5.178.266 3.221.177 4.139.822
Retained Economic Value
Catatan | Notes:
Berdasarkan hasil RUPS, pada tahun 2023 Perusahaan tidak melakukan pembayaran Dividen
*Restatement untuk angka Beban PKBL, Jumlah Nilai Ekonomi Didistribusikan, dan Nilai Ekonomi yang Ditahan pada tahun 2023 dan 2024
karena adanya human error.
Based on the resolutions of General Meeting of Shareholders (GMS), the Company did not declare or distribute dividend payment in 2023
*Restatement of PKBL expenses, total economic value distributed, and economic value retained for 2023 and 2024 due to a human error.
Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t 125
Page 126
Pengelolaan Kinerja Ekonomi yang Terintegrasi
Integrated Economic Performance Management
Bantuan Finansial dari Pemerintah [GRI 201-4]
Government Financial Assistance
Sepanjang tahun 2025, Pegadaian tidak menerima bentuk Throughout 2025, Pegadaian did not receive any form of
bantuan finansial apa pun dari Pemerintah. Seluruh financial assistance from the government. All operational and
kegiatan operasional dan pembiayaan usaha dijalankan business financing activities will be conducted independently
secara mandiri sesuai prinsip tata kelola yang baik. in accordance with good governance principles.
Persentase Portofolio untuk Lini Bisnis Menurut Wilayah,
Ukuran, dan Sektor [FS6]
Portfolio Percentage for Business Lines by Region, Size,
and Sector
Pegadaian mengelompokkan portofolio bisnis berdasarkan Pegadaian groups our business portfolio into two main
dua kategori utama, sebagaimana diatur dalam Laporan categories, as regulated in the Company’s Financial Report,
Keuangan Perusahaan, yaitu: namely:
1. Segmen Usaha, yang diklasifikasikan menjadi: 1. Business Segments, which are classified into:
• Usaha konvensional • Conventional business
• Usaha syariah • Sharia business
2. Segmen Geografis, yang mencerminkan persebaran 2. Geographical Segment, which reflects the distribution of
kegiatan usaha di berbagai wilayah Indonesia, business activities across various regions of Indonesia,
yaitu: namely:
• Sumatera • Sumatera
• Jawa • Java
• Kalimantan • Kalimantan
• Bali dan Nusa Tenggara • Bali and Nusa Tenggara
• Sulawesi, Maluku, dan Papua • Sulawesi, Maluku, and Papua
Kedua segmentasi ini menjadi dasar pelaporan persentase These two segmentations form the basis for reporting the
portofolio aset dan liabilitas Perusahaan, sehingga percentage of the Company’s asset and liability portfolio,
memberikan gambaran yang jelas mengenai distribusi providing a clear picture of the distribution of Pegadaian’s
bisnis Pegadaian secara wilayah maupun jenis usaha. business by region and business type.
Berikut persentase portofolio aset dan liabilitas Pegadaian The following shows the percentage of Pegadaian’s asset and
berdasarkan segmen usaha dan segmen geografis. liability portfolio based on business and geographic segments.
Tabel Persentase Portofolio Menurut Segmen Usaha
Table of Portfolio Percentage by Business Segment
2025 2024
Segmen Usaha
Aset (Dalam Persentase Liabilitas Persentase Aset (Dalam Persentase Liabilitas Persentase
Jutaan Percentage (Dalam Percentage Jutaan Percentage (Dalam Percentage
Rupiah) (%) Jutaan (%) Rupiah) (%) Jutaan (%)
Assets Rupiah) Assets Rupiah)
(In IDR Liabilities (In IDR Liabilities
Millions) (In IDR Millions) (In IDR
Millions) Millions)
Konvensional
129.787.727 86% 97.418.082 89% 85.898.617 84% 57.262.076 86%
Conventional
Syariah
21.867.091 14% 12.611.500 11% 16.718.014 16% 9.380.146 14%
Sharia
Jumlah
151.654.818 100% 110.029.582 100% 102.616.631 100% 66.642.222 100%
Total
126 IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 127
Tabel Persentase Portofolio Menurut Segmen Demografi
Table of Portfolio Percentage by Demographic Segment
2025 2024
Liabilitas Liabilitas
Segmen Aset (Dalam Aset (Dalam
(Dalam (Dalam
Demografi Jutaan Jutaan
Persentase Jutaan Persentase Persentase Jutaan Persentase
Segmen Rupiah) Rupiah)
Percentage Rupiah) Percentage Percentage Rupiah) Percentage
Demografi Assets Assets
(%) Liabilities (%) (%) Liabilities (%)
(In IDR (In IDR
(In IDR (In IDR
Millions) Millions)
Millions) Millions)
Sumatera 21.798.232 14% 11.475.267 10% 14.861.114 14% 6.888.622 10%
Jawa 80.484.461 53% 76.113.950 69% 53.354.302 52% 46.227.744 69%
Kalimantan 10.438.395 7% 4.800.100 4% 7.085.545 7% 2.758.769 4%
Bali dan Nusa
13.270.279 9% 5.710.141 5% 9.442.453 9% 3.480.146 5%
Tenggara
Sulawesi,
Maluku dan 25.663.451 17% 11.930.124 11% 17.873.217 17% 7.286.941 11%
Papua
Total 151.654.818 100% 110.029.582 100% 102.616.631 100% 66.642.222 100%
Keberadaan Pasar [GRI 202-1][GRI 202-2]
Market Presence
Pegadaian terus berkomitmen meningkatkan kesejahteraan Pegadaian remains committed to improving employee
karyawan sebagai bagian dari upaya meningkatkan motivasi welfare as part of our efforts to increase motivation and
dan produktivitas kerja. Komitmen tersebut tercermin productivity. This commitment is reflected in our wage policy,
pada kebijakan pengupahan yang selalu berada di atas which consistently exceeds the Regional Minimum Wage
ketentuan Upah Minimum Regional (UMR) di seluruh wilayah (UMR) across all the Company’s operational areas. Pegadaian
operasional Perusahaan. Pegadaian memastikan kepatuhan ensures full compliance with all Regional Government
penuh terhadap seluruh ketentuan Pemerintah Daerah terkait regulations regarding the UMR. All the Company’s operational
UMR. Seluruh wilayah operasional Perusahaan diperlakukan areas are treated as significant operating locations.
sebagai lokasi operasi yang signifikan.
Penetapan struktur upah tersebut diterapkan secara The wage structure is applied consistently without gender
konsisten tanpa membedakan jenis kelamin, sehingga discrimination, ensuring that male and female employees
karyawan laki-laki dan perempuan menerima tingkat receive equal starting wages for the same position. During
upah awal yang setara untuk posisi yang sama. Selama the reporting period, the ratio of male entry-level wages to
periode pelaporan, rasio upah karyawan pemula laki-laki the minimum wage was 1:1.1, while the ratio of female entry-
terhadap UMR tercatat sebesar 1:1,1, sementara rasio upah level wages to the minimum wage was also 1:1.1. This equality
karyawan pemula perempuan terhadap UMR juga berada reflects Pegadaian’s commitment to fairness, compliance
pada tingkat 1:1,1. Kesetaraan ini mencerminkan komitmen with employment regulations, and non-discriminatory
Pegadaian dalam memastikan prinsip keadilan, kepatuhan treatment for all employees.
terhadap regulasi ketenagakerjaan, dan perlakuan yang
nondiskriminatif bagi seluruh karyawan.
Dalam hal keberadaan pasar, Pegadaian juga berperan In terms of market presence, Pegadaian also plays an active
aktif dalam mendukung pemberdayaan masyarakat lokal role in supporting local community empowerment through
melalui kebijakan rekrutmen yang memprioritaskan a recruitment policy that prioritizes Indonesian citizens.
Warga Negara Indonesia. Saat ini, seluruh anggota Dewan Currently, all members of the Board of Commissioners,
Komisaris, Direksi, serta seluruh karyawan merupakan Directors, and all employees are Indonesian citizens, ensuring
WNI, sehingga memastikan nilai ekonomi dan peluang that economic value and job opportunities are enjoyed by the
kerja dapat dinikmati oleh tenaga kerja lokal. local workforce.
Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t 127
Page 128
Pengelolaan Kinerja Ekonomi yang Terintegrasi Integrated Economic Performance Management Praktik Pengadaan Barang dan Jasa [GRI 204-1] Practices of Procurement of Goods and Services Pelaksanaan pengadaan barang dan jasa di Pegadaian The procurement of goods and services at Pegadaian is conducted dilakukan berdasarkan Peraturan Direksi No 41 Tahun 2024 in accordance with Directors Regulation No. 41 of 2024, dated tanggal 20 Mei 2024 tentang Pedoman Pengadaan Barang May 20, 2024, concerning Guidelines for the Procurement of dan Jasa. Seluruh proses pengadaan dijalankan dengan Goods and Services. The entire procurement process is carried menjunjung tinggi prinsip-prinsip utama pengadaan yang out by upholding the main principles of good procurement, baik, yaitu efisien, efektif, kompetitif, transparan, adil, wajar, namely efficiency, effectiveness, competitiveness, transparency, terbuka, dan akuntabel. Pegadaian juga menunjukkan fairness, reasonableness, openness, and accountability. komitmen kuat untuk memperluas partisipasi pemasok Pegadaian also demonstrates a strong commitment to nasional, termasuk pelaku UMKM, sehingga mereka expanding the participation of national suppliers, including dapat berkembang, meningkatkan daya saing, dan turut MSMEs, so they can develop, increase competitiveness, and memperkuat perekonomian nasional. Upaya ini sekaligus contribute to strengthening the national economy. This effort mendukung penguatan penggunaan produk dalam negeri also supports the strengthening of the use of domestic products melalui pembentukan Tim Peningkatan Penggunaan through the establishment of a Team to Increase the Use of Produk Dalam Negeri (P3DN) yang bertugas memonitor Domestic Products (P3DN), which is tasked with monitoring dan memastikan penerapan Tingkat Komponen Dalam and ensuring the implementation of the Domestic Component Negeri (TKDN) pada setiap proses pengadaan. Level (TKDN) in every procurement process. Untuk meningkatkan efektivitas dan keterbukaan proses To improve the effectiveness and transparency of the pengadaan, Pegadaian menerapkan sistem e-procurement procurement process, Pegadaian implements two yang terintegrasi dengan platform PADI. Kerja sama dengan mechanisms: procurement through PADI and e-procurement. pemasok ditentukan berdasarkan serangkaian kriteria Supplier partnerships are determined based on a series of yang mencakup legalitas perusahaan, pengalaman, dan criteria, including company legality, experience, and capacity. kapasitas. Perusahaan juga memastikan proses pengadaan The company also ensures that the procurement process dilakukan secara hati-hati, berwawasan, dan mandiri. is carried out carefully, transparently, and independently. Khusus untuk pengadaan terkait jasa konstruksi, Pegadaian Specifically for procurement related to construction services, mensyaratkan penerapan Sistem Manajemen Keselamatan Pegadaian requires the implementation of an Occupational dan Kesehatan Kerja (SMK3). Safety and Health Management System (SMK3). Seluruh calon pemasok diwajibkan memiliki sertifikat Daftar All prospective suppliers are required to have a Rekanan Mampu (DRM) dengan melakukan pendaftaran Capable Partner List (DRM) certificate by registering melalui portal pengadaan elektronik Pegadaian di through Pegadaian’s electronic procurement portal at http://eprocurement.pegadaian.co.id. Setelah melengkapi http:// eprocurement.pegadaian.co.id. After completing the dokumen yang dipersyaratkan, pemasok akan melalui proses required documents, suppliers will go through a verification verifikasi dan persetujuan oleh Divisi Pengadaan dan Logistik and approval process by the Procurement and Logistics di Kantor Pusat atau Departemen Logistik & Umum di Kantor Division at the Head Office or the Logistics & General Affairs Wilayah. Informasi terkait seluruh proses dan perkembangan Department at Regional Offices. Information related to the pengadaan dapat diakses secara publik melalui laman resmi entire procurement process and developments can be publicly Perusahaan di https://www. pegadaian.co.id/pengadaan. accessed through the Company’s official website. Untuk memastikan kualitas layanan dan hasil pekerjaan To ensure the quality of service and workmanship from our dari para pemasok, Pegadaian melakukan pengawasan suppliers, Pegadaian conducts comprehensive oversight and menyeluruh dan penilaian kinerja terhadap setiap performance assessments for each contract implementation. pelaksanaan kontrak. Temuan dan hasil evaluasi ini The findings and results of these evaluations serve as a menjadi dasar penting dalam proses peningkatan kualitas crucial basis for improving procurement quality and provide pengadaan serta masukan bagi pemilihan pemasok pada input for future supplier selection. periode selanjutnya. 128 IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 129
Adapun proses pengadaan barang dan/atau jasa dapat The procurement process for goods and/or services can be
dilakukan dengan metode sebagai berikut: carried out using the following methods:
Swakelola Pengadaan Langsung Tender/Seleksi Terbatas Tender/Seleksi Umum Penunjukan Langsung
Self-managed Direct Procurement Tender/Limited Selection Tender/General Selection Direct Appointment
Pelaksanaan pekerjaan Pengadaan barang atau Pengadaan barang dan Pengadaaan Barang Pengadaan Barang dan
yang direncanakan, jasa yang langsung jasa yang ditawarkan dan Jasa yang Jasa yang dilakukan
dikerjakan, dan mengundang satu calon kepada pihak terbatas Diumumkan secara luas secara langsung
diawasi sendiri dengan penyedia jasa yang paling sedikit dua melalui media massa dengan menunjuk
menggunakan tenaga terdaftar dalam Daftar penawaran. atau web Perusahaan satu penyedia yang
sendiri dan atau tenaga Rekanan Mampu (DRM) Procurement of goods guna memberikan harus memenuhi
dari luar (tenaga kerja ataupun pembelian and services offered to kesempatan seluasnya kriteria tertentu atau
biasa/tenaga ahli) terhadap barang yang limited parties is limited kepada calon penyedia penunjukan melalui
beserta peralatan kerja terdapat di pasar to at least two offers. yang memenuhi beauty contest.
dan/atau materialnya. dengan berdasarkan kualifikasi untuk Procurement of Goods
Implementation of work harga pasar termasuk mengikuti pelelangan. and Services is carried
that is planned, carried e-purchasing.
Procurement of goods out either by appointing
out and supervised Procurement of goods and services is widely one provider who
independently using or services that directly announced through must meet certain
one’s own labor and/ invites one prospective mass media or the criteria directly or by
or external labor service provider Company’s website appointment through a
(regular labor/expert registered in the List of to provide the widest beauty contest.
labor) along with work Capable Partners (DRM) possible opportunity for
equipment and/or or the purchase of goods qualified prospective
materials. available on the market suppliers to participate
based on market prices, in the auction.
including e-purchasing.
Sebagai bagian dari upaya memperkuat tata kelola yang As part of efforts to strengthen clean and integrated
bersih dan berintegritas, proses pengadaan barang dan/ governance, Pegadaian’s procurement of goods and/or
atau jasa di Pegadaian telah tersertifikasi ISO 37001:2016 services has been certified under the ISO 37001:2016 Anti-
Sistem Manajemen Anti Penyuapan. Dengan diterapkannya Bribery Management System. With the implementation of this
standar internasional ini, seluruh pihak yang terlibat international standard, all parties involved in the procurement
dalam proses pengadaan diwajibkan untuk mematuhi etika process are required to comply with procurement ethics and
pengadaan dan menandatangani Pakta Integritas sebagai sign an Integrity Pact, committing to business practices free
bentuk komitmen terhadap praktik bisnis yang bebas dari from conflicts of interest and bribery.
konflik kepentingan dan tindakan penyuapan.
Etika serta Pakta Integritas Pegadaian adalah sebagai berikut: Pegadaian’s Ethics and Integrity Pact is as follows:
1. Melaksanakan tugas secara tertib, disertai rasa tanggung 1. Carry out tasks in an orderly manner, with a sense of
jawab untuk mencapai sasaran, kelancaran dan ketepatan responsibility to achieve targets, ensure smooth and
tujuan pengadaan barang dan/atau jasa. accurate procurement of goods and/or services.
2. Bekerja secara profesional dan mandiri, serta menjaga 2. Work professionally and independently, and maintain
kerahasiaan dokumen pengadaan barang dan/atau the confidentiality of procurement documents for goods
jasa yang menurut sifatnya harus dirahasiakan untuk and/or services, which, by their nature, must be kept
mencegah terjadinya penyimpangan dalam pengadaan confidential to prevent irregularities in the procurement
barang dan/atau jasa. of goods and/or services.
3. Tidak saling memengaruhi baik langsung maupun 3. Do not influence each other, directly or indirectly, in ways
tidak langsung yang berakibat terjadinya persaingan that result in unhealthy competition.
tidak sehat.
4. Menerima dan bertanggung jawab atas segala keputusan 4. Accept and be responsible for all decisions made in
yang ditetapkan sesuai dengan kesepakatan para pihak. accordance with the agreement of the parties.
Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t 129
Page 130
Pengelolaan Kinerja Ekonomi yang Terintegrasi
Integrated Economic Performance Management
5. Menghindari dan mencegah terjadinya pertentangan 5. Avoid and prevent conflicts of interest between related
kepentingan para pihak yang terkait, baik secara langsung parties, both directly and indirectly, in the procurement
maupun tidak langsung, dalam proses pengadaan barang process for goods and/or services, in accordance with the
dan/atau jasa yang mengacu pada ketentuan tentang provisions on conflicts of interest set by the company.
benturan kepentingan yang ditetapkan perusahaan.
6. Menghindari dan mencegah terjadinya pemborosan, 6. Avoid and prevent waste, financial leaks, and company
kebocoran keuangan, dan kerugian Perusahaan. losses.
7. Menghindari dan mencegah penyalahgunaan wewenang 7. Avoid and prevent abuse of authority and/or collusion
dan/atau dengan tujuan untuk keuntungan pribadi, for personal, group, or other party gain that directly or
golongan, atau pihak lain yang secara langsung atau tidak indirectly harms the company.
langsung merugikan Perusahaan.
8. Tidak menerima, tidak menawarkan atau tidak 8. Do not accept, offer, or promise to give or receive gifts,
menjanjikan untuk memberi atau menerima hadiah, rewards, commissions, rebates, or anything else to
imbalan, komisi, rabat, atau berupa apa saja kepada anyone who is known or suspected to be related to the
siapa pun yang diketahui atau patut diduga berkaitan procurement of goods and/or services, in accordance
dengan pengadaan barang dan/atau jasa yang mengacu with the company’s anti-bribery management system.
kepada ketentuan tentang sistem manajemen anti
penyuapan yang ditetapkan oleh Perusahaan.
Sejalan dengan komitmen Pegadaian dalam meningkatkan line with Pegadaian’s commitment to increasing the use
penggunaan produk dalam negeri, seluruh pemasok yang of domestic products, all suppliers it collaborated with
bekerja sama sepanjang tahun 2025 merupakan pemasok throughout 2025 were national or local. The company
nasional atau lokal. Perusahaan berhasil melibatkan 1.732 successfully engaged 1,732 suppliers for the procurement of
pemasok dalam proses pengadaan barang dan jasa, dengan goods and services, with a total contract value of Rp1,175.33
total nilai kontrak mencapai Rp1.175,33 miliar. Kolaborasi billion. This collaboration not only strengthens the national
ini tidak hanya memperkuat rantai pasok nasional, tetapi supply chain but also significantly contributes to developing
juga memberikan kontribusi nyata terhadap pengembangan the capacity of local businesses.
kapasitas pelaku usaha lokal.
Tabel Jumlah Pemasok Barang dan Jasa
Table of Number of Goods and Services Supplier
Lokasi Geografis Jumlah Pemasok Barang dan Jasa Nilai Kontrak Pekerjaan (Dalam Jutaan Rupiah)
Pemasok Number of Goods and Services Supplier Value of Work Contract (In IDR Million)
Supplier Geographic
Location 2025 2024 2023 2025 2024 2023
Nasional (Lokal)
1.731 1.825 1.590 1.172.178 1.215.515 1.350.252
National (Local)
Internasional
1 - - 3.149.648 - -
International
Total 1.732 1.825 1.590 4.321.826 1.215.515 1.350.252
99,94%
Jumlah Pemasok Lokal
Total Local Suppliers
130 IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 131
Kontribusi pada Negara
Contribution to The Country
Sebagai entitas hasil restrukturisasi BUMN yang berada As a restructured state-owned enterprise under the
di bawah koordinasi Pemerintah Republik Indonesia serta coordination of the Government of the Republic of Indonesia
menjadi bagian dari UMi bersama PT Bank Rakyat Indonesia and part of the Ultra Micro Holding (UMi), together with PT
(Persero) Tbk dan PT Permodalan Nasional Madani, Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk and PT Permodalan
Pegadaian memegang peran penting dalam memberikan Nasional Madani, Pegadaian plays a vital role in adding value
nilai tambah bagi negara. Perusahaan berkomitmen untuk to the nation. The company is committed to complying with all
mematuhi seluruh ketentuan perpajakan dan menjalankan tax regulations and implementing transparent, accountable,
praktik pengelolaan pajak yang transparan, akuntabel, dan and regulatory-compliant tax management practices.
sesuai peraturan yang berlaku.
Sepanjang tahun 2025, Pegadaian telah memenuhi seluruh Throughout 2025, Pegadaian fulfilled all our tax obligations
kewajiban perpajakannya melalui pembayaran berbagai by paying various taxes to the government. This compliance
jenis pajak kepada negara. Kepatuhan ini mencerminkan reflects the Company’s commitment to supporting national
komitmen Perusahaan sebagai bagian dari ekosistem development through consistent and responsible fiscal
BUMN untuk mendukung pembangunan nasional melalui contributions as part of the state-owned enterprise ecosystem.
kontribusi fiskal yang konsisten dan bertanggung jawab.
Tabel Kontribusi Kepada Negara
Table of Contribution to The Country
(Dalam Jutaan Rupiah / in IDR Millions)
Jenis Pajak
No. 2025 2024 2023
Tax Types
A Pajak | Tax
1. PPh Badan
2.416.984 1.455.733 1.079.546
Corporate Income Tax
2. PPh Pasal 21
764.241 684.145 472.828
Income Tax Article 21
3. PPh Pasal 22
62.460 7.035 4.105
Income Tax Article 22
4. PPh Pasal 23
37.983 33.428 28.832
Income Tax Article 23
5. PPh Pasal 26
129 253 143
Income Tax Article 26
6. PPh Pasal 4 Ayat 2
31.052 36.166 34.158
Income Tax Article 4 Paragraph 2
7. PPN
447.753 332.449 221.933
VAT
8. Pajak Daerah
12.694 12.812 8.272
Local Tax
Total Kontribusi Pajak (Total A)
3.773.296 2.562.021 1.849.817
Total Tax Contribution (Total A)
Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t 131
Page 132
Tumbuh Bersama Masyarakat
Growing Together with Communities
Tumbuh
Bersama
Masyarakat
Growing Together
with the Community
132 IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 133
Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t 133
Page 134
Tumbuh Bersama Masyarakat
Growing Together with Communities
Tumbuh Bersama
Masyarakat
Growing Together with the Communities
Melalui berbagai program TJSL, Pegadaian
berupaya hadir lebih dekat dengan masyarakat,
membawa manfaat nyata, sekaligus menjaga
kelestarian lingkungan dan memperkuat fondasi
ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.
Through various TJSL programs, Pegadaian strives to be closer
with the community, delivering tangible benefits, while protecting
the environment and strengthening the foundations of an
inclusive and sustainable economy.
Komitmen dan Kebijakan
Commitment And Policy
Bagi Pegadaian, keberadaan Perusahaan harus mampu For Pegadaian, the company’s existence must be able to
memberikan nilai tambah bagi masyarakat. Oleh karena provide added value to the community. Therefore, Pegadaian
itu, Pegadaian senantiasa menempatkan peningkatan consistently prioritizes improving community welfare as a
kesejahteraan masyarakat sebagai salah satu fondasi utama key foundation in carrying out all our operational activities.
dalam menjalankan setiap aktivitas operasional. Perusahaan The company is committed to establishing harmonious and
berkomitmen menjalin hubungan yang harmonis dan sustainable relationships with the community, enabling
berkelanjutan dengan masyarakat, sehingga dapat tumbuh them to grow and develop together. This principle serves
dan berkembang bersama. Prinsip ini menjadi landasan bagi as the foundation for Pegadaian to continue making a real
Pegadaian untuk terus memberikan kontribusi nyata bagi contribution to improving the community’s quality of life.
peningkatan kualitas hidup masyarakat.
Pegadaian mewujudkan komitmen tersebut melalui Pegadaian realizes this commitment through the
implementasi berbagai Program Tanggung Jawab Sosial implementation of various Social and Environmental
dan Lingkungan (TJSL). Dalam penyusunannya, Perusahaan Responsibility Programs (TJSL). In its preparation, the
mengacu pada: Company adheres to:
• Peraturan Menteri Badan Usaha Milik Negara Nomor • Regulation of the Minister of State-Owned Enterprises
PER-01/MBU/03/2023 tentang Penugasan Khusus dan Number PER-01/MBU/03/2023 concerning Special
Program TJSL BUMN. Assignments and TJSL Programs for BUMN
• Peraturan Direksi No.40 Tahun 2025 tentang Pedoman • Directors Regulation No. 40 of 2025 regarding
Environmental, Social, Governance. Environmental, Social, and Governance Guidelines.
• Peraturan Direksi No.116 Tahun 2024 tentang Pedoman • Directors Regulation No. 116 of 2024 regarding Guidelines
Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). for Social and Environmental Responsibility (TJSL).
• Peraturan Direksi No.43 Tahun 2024 tentang Pedoman • Directors Regulation No. 43 of 2024 regarding
Komite Sustainability. Sustainability Committee Guidelines.
• Peraturan Direksi No.51 Tahun 2025 tentang Pedoman • Directors Regulation No. 51 of 2025 regarding Guidelines
Pengadaan Barang dan Jasa Program Tanggung Jawab for Procurement of Goods and Services for Social and
Sosial dan Lingkungan. Environmental Responsibility Programs.
134 IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 135
Seluruh perencanaan dilaksanakan dengan turut serta All planning is conducted through community participation,
melibatkan partisipasi masyarakat, mempertimbangkan considering the principles of efficiency and effectiveness
asas efisiensi dan efektivitas agar penyaluran program to ensure that program distribution is both effective and
dapat tepat guna dan tepat sasaran. targeted.
Dalam pelaksanaannya, Pegadaian memastikan komunikasi In our implementation, Pegadaian ensures communication
dengan masyarakat dilakukan sejak tahap perencanaan, with the community is carried out from the planning stage,
melalui proses sosialisasi, pelibatan tokoh masyarakat, through the socialization process, involvement of community
pelaksanaan program, hingga layanan, pemantauan, leaders, program implementation, service delivery,
dan evaluasi. Secara berkala, Perusahaan melakukan monitoring, and evaluation. The Company conducts periodic
monitoring dan evaluasi untuk mengukur efektivitas serta monitoring and evaluation to measure the effectiveness and
meningkatkan kualitas implementasi program di masa improve the quality of future program implementation. This
mendatang. Proses evaluasi ini mencakup pengukuran evaluation process includes measuring impact using a Social
dampak menggunakan pendekatan Social Return on Return on Investment (SROI) and measuring the level of
Investment (SROI) dan pengukuran tingkat kepuasan beneficiary satisfaction through the Community Satisfaction
penerima manfaat melalui Indeks Kepuasan Masyarakat Index (SSI). [GRI 2-25] [OJK F.23]
(IKM). [GRI 2-25] [OJK F.23]
Sesuai dengan Peraturan Menteri BUMN, alokasi program In accordance with the Regulation of the Minister of State-
TJSL difokuskan pada sektor Pendidikan, Lingkungan, serta Owned Enterprises, the allocation of CSR programs is
Pengembangan Usaha Mikro dan Usaha Kecil (PUMK). focused on the Education, Environment, and Micro and
Seluruh pengelolaan TJSL dilaksanakan secara terstruktur Small Enterprise Development (PUMK) sectors. All CSR
dan terpadu, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, management is implemented in a structured and integrated
pengawasan, hingga pelaporan, untuk memastikan manner, from planning and implementation to monitoring
tercapainya hasil yang optimal. Penyelenggaraan and reporting, to ensure optimal results. The implementation
program-program ini juga berkontribusi pada pencapaian of these programs also contributes to the achievement of the
17 Sustainable Development Goals (SDGs). [OJK F.23, F.25] 17 Sustainable Development Goals (SDGs). [OJK F.23, F.25]
Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL)
Social and Environmental Responsibility (TJSL)
Divisi ESG Pegadaian Pegadaian ESG Division
Pegadaian memiliki Divisi ESG yang berfungsi sebagai Pegadaian has an ESG Division, which functions as a special
unit kerja khusus yang tidak hanya merancang dan working unit responsible for designing and implementing
melaksanakan program pemberdayaan masyarakat community empowerment programs or TJSL initiatives. It also
atau program TJSL, namun juga memastikan prinsip ensures that the principles of ESG are fully integrated into
Environmental, ESG terintegrasi secara menyeluruh dalam the company’s business strategy and operations. Pegadaian’s
strategi dan operasional bisnis perusahaan. Program TJSL programs are designed to deliver meaningful social
TJSL Pegadaian dirancang untuk menghasilkan dampak and environmental impact while supporting the Company’s
sosial dan lingkungan yang nyata sekaligus mendukung performance and competitiveness. The ESG Division ensures
kinerja dan daya saing Perseroan. Divisi ESG berperan these programs are implemented in a focused and effective
dalam memastikan program dijalankan secara terarah manner, creating value for communities, the environment,
untuk memberikan nilai bagi masyarakat, lingkungan, and the long-term sustainability of the business, while
dan keberlanjutan usaha, serta memperkuat kontribusi strengthening Pegadaian’s role beyond its core function as a
Pegadaian di luar fungsi utamanya sebagai lembaga non-bank financial institution.
keuangan non-bank.
Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t 135
Page 136
Tumbuh Bersama Masyarakat
Growing Together with Communities
Pilar Program TJSL Pillars of the TJSL Program
Sebagai entitas anak dari BUMN, Perusahaan wajib As a subsidiary of a State-Owned Enterprise SOE the Company
melaksanakan program TJSL dengan memenuhi ketentuan is required to implement the CSR program in accordance with
yang diatur dalam Peraturan Menteri Badan Usaha Milik the provisions outlined in the Regulation of the Minister of State-
Negara Nomor PER-01/MBU/03/2023 tentang Penugasan Owned Enterprises Number PER-01/MBU/03/2023 concerning
Khusus dan Program TJSL BUMN. Program TJSL BUMN Special Assignments and the BUMN CSR Program. The BUMN
dilaksanakan mengacu pada 4 (empat) Pilar Utama, yaitu: CSR program is implemented with reference to 4(four) Main
Pillars, namely:
Ekonomi
ECONOMY
Lingkungan
ENVIRONMENT
Tata Kelola
Hukum dan
LAW AND GOVERNANCE
Sosial
SOCIAL
Pilar ini bertujuan pada Pilar ini bertujuan Pilar ini bertujuan pada tercapainya Pilar ini bertujuan pada terwujudnya
tercapainya pemenuhan pada pengelolaan pertumbuhan ekonomi berkualitas melalui kepastian hukum dan tata kelola
hak dasar manusia yang sumber daya alam keberlanjutan peluang kerja dan usaha, yang efektif, transparan, akuntabel
berkualitas secara adil dan dan lingkungan yang inovasi, industri inklusif, infrastruktur dan partisipatif untuk menciptakan
setara untuk meningkatkan berkelanjutan sebagai memadai, energi bersih yang terjangkau stabilitas keamanan dan mencapai
kesejahteraan bagi seluruh penyangga seluruh dan didukung kemitraan. negara berdasarkan hukum.
masyarakat. kehidupan. This pillar aims to achieve quality economic This pillar aims to establish legal
This pillar aims to fulfill This pillar aims at growth through sustainable employment and certainty and promote effective,
basic human rights equally sustainably managing business opportunities, innovation, inclusive transparent, accountable, and
and fairly to improve natural resources and industries, adequacy of infrastructure, participatory governance to create
the welfare of the entire the environment as a affordable clean energy, and supported security, stability, and a country based
community. support for all life. partnerships. on the rule of law.
Sejalan dengan Peraturan Menteri BUMN Nomor PER-01/ In line with Minister of State-Owned Enterprises Regulation
MBU/03/2023, program TJSL BUMN juga diharapkan dapat No. PER-01/MBU/03/2023, the Corporate Social Responsibility
berfokus pada 3 (tiga) sektor utama, yaitu Pendidikan, (CSR) program of state-owned enterprises is also expected to
Lingkungan, serta Pengembangan Usaha Mikro dan Usaha focus on three main sectors, namely Education, Environment,
Kecil (PUMK). Menindaklanjuti hal tersebut, Pegadaian and Micro and Small Business Development (MSBD). Following
telah mengembangkan pilar TJSL Perusahaan yang dikemas up on this, Pegadaian has developed the Company’s Corporate
dalam tiga fokus strategis, yaitu The Gade Environment (Pilar Social Responsibility pillars, which are packaged into three
Lingkungan), The Gade Empowerment (Pilar Ekonomi), dan strategic focuses, namely The Gade Environment (Environmental
The Gade Generation (Pilar Pendidikan). Ketiga pilar ini Pillar), The Gade Empowerment (Economic Pillar), and The
menjadi kerangka utama dalam mengintegrasikan nilai-nilai Gade Generation (Education Pillar). These three pillars have
TJSL ke dalam program-program Perusahaan. become the main framework for integrating Corporate Social
Responsibility values into the Company’s programs.
136 IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 137
Dampak Operasi Terhadap Masyarakat Sekitar [OJK F.23][GRI 3-3][GRI 203-1][GRI 203-2]
Operational Impacts on Local Communities
Pegadaian memastikan bahwa keberadaan Perusahaan Pegadaian ensures that its presence in each operational
di setiap wilayah operasional harus mampu memberikan area adds value to the community. Positive impacts include
nilai tambah bagi masyarakat. Dampak positif yang creating new jobs, boosting local economic activity, improving
dihasilkan mencakup terciptanya lapangan pekerjaan infrastructure, and enhancing the quality of public services
baru, peningkatan aktivitas ekonomi lokal, perbaikan through Pegadaian’s network.
infrastruktur, serta meningkatnya kualitas layanan publik
melalui kehadiran jaringan layanan Pegadaian.
Pada saat yang sama, sebagai bagian dari penerapan prinsip At the same time, as part of its transparency and
transparansi dan akuntabilitas, Perusahaan menyediakan accountability principles, the Company provides various
berbagai kanal pengaduan yang mudah diakses oleh easily accessible complaint channels for the public to submit
masyarakat untuk menyampaikan masukan atau laporan feedback or reports regarding operational impacts. Each
terkait dampak operasional. Setiap laporan diterima, report is received, verified, and addressed by the complaint
diverifikasi, dan ditindaklanjuti oleh unit penanganan handling unit, both at the service office and at the head office,
pengaduan, baik di kantor layanan maupun kantor pusat, following established procedures.
mengacu pada prosedur yang berlaku.
Pegadaian menyediakan layanan pengaduan melalui Call Pegadaian offers several complaint services, including
Center Pegadaian Layanan informasi dan aduan nasabah through the email at whistle.blower@pegadaian.co.id; the
melalui Call (1500569), Video Call, Media Sosial, Chatbot website https://wbs.pegadaian.co.id/; WhatsApp at 0811 2250
Pevita, whatsapp, email, live chat, monev, APPK OJK, 0569, and a Confidential Letter addressed to the Head of SPI
Lapor, dan Operator Telepon. [OJK F.24] PT Pegadaian, Jalan Kramat Raya No. 162, Central Jakarta
10430. [OJK F.24]
Pegadaian menyediakan berbagai saluran pengaduan dan Pegadaian provides multiple complaint channels and
layanan informasi untuk memastikan kemudahan akses serta information services to ensure easy access and timely responses
respons yang cepat bagi nasabah dan masyarakat lainnya. for customers and community. These services are managed
Layanan ini dikelola melalui Call Center Pegadaian yang through the Pegadaian Call Center, which can be reached via
dapat diakses melalui telepon di 1500569, serta didukung telephone at 1500569, and are supported by various digital
oleh berbagai kanal digital dan konvensional, antara lain and conventional channels, including video calls, social
video call, media sosial, chatbot Pevita, WhatsApp, email, media, the Pevita chatbot, WhatsApp, email, and live chat. In
dan live chat. Selain itu, Pegadaian juga memfasilitasi addition, Pegadaian facilitates the submission of complaints
penyampaian pengaduan melalui kanal eksternal dan through external channels and monitoring mechanisms, such
mekanisme pemantauan, seperti monev, Aplikasi Portal as monitoring and evaluation (monev), the Financial Services
Perlindungan Konsumen (APPK) OJK, Lapor, serta operator Authority’s Consumer Protection Portal Application (APPK OJK),
telepon. [OJK F.24] Lapor, and telephone operators. [OJK F.24]
Dengan pengelolaan yang konsisten dan pemantauan With consistent management and regular monitoring,
berkala, Pegadaian memastikan tidak terdapat dampak Pegadaian ensures there are no negative impacts on the
negatif terhadap masyarakat dari kegiatan operasional community from the Company’s operational activities during
Perusahaan selama periode pelaporan. the reporting period.
Kegiatan Program TJSL [OJK F.25][GRI 203-2] TJSL Program Activities [OJK F.25][GRI 203-2]
Salah satu bentuk kegiatan utama pelaksanaan TJSL One of Pegadaian’s main CSR activities is the distribution
Pegadaian adalah melalui penyaluran dana program yang of program funds on an annual basis. In 2025, Pegadaian
dialokasikan setiap tahun. Pada 2025, Pegadaian berhasil successfully disbursed Rp 240.444.112.560 in CSR funds,
merealisasikan dana TJSL sebesar Rp 240.444.112.560, atau representing 99.00% of the total budget of Rp 242.650.000.000.
99,00% dari total anggaran yang ditetapkan sebesar Rp This accomplishment reflects the Company’s commitment to
242.650.000.000. Pencapaian ini mencerminkan komitmen ensuring that social programs are implemented optimally
Perusahaan dalam memastikan program-program sosial and on target according to community needs.
terlaksana secara optimal dan tepat sasaran sesuai kebutuhan
masyarakat.
Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t 137
Page 138
Tumbuh Bersama Masyarakat
Growing Together with Communities
Adapun rincian dana TJSL yang disalurkan adalah sebagai The details of the TJSL funds distributed are as follows:
berikut:
a. Penyaluran Community, Involvement & Development a. Community, Involvement, & Development (CID)
(CID) terdiri dari: distribution includes:
• Pendanaan UMK yang disalurkan melalui Kerjasama • MSME funding distributed through cooperation with
dengan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk reached IDR
sebesar Rp 10.000.000.000 atau sebesar 100% dari 10.000.000.000, achieving 100% of the 2025 target of
target tahun 2025 sebesar Rp 10.000.000.000. IDR 10.000.000.000.
• Penyaluran Dana TJSL CID sebesar Rp • The distribution of CID TJSL funds amounted to IDR
226.963.194.293 atau sebesar 99% dari target 226.963.194.293, or 99% of the target distribution of
Penyaluran Dana TJSL CID Rp 229.875.000.000 di IDR 229.875.000.000 for 2025.
tahun 2025.
b. Penyaluran Dana TJSL Non-CID b. Distribution of Non-CID TJSL Funds
• Penyaluran Dana TJSL Non-CID sd 31 Desember • Distribution of Non-CID TJSL funds until December
2025 sebesar Rp 3.480.918.267. 31, 2025, totaling IDR 3.480.918.267.
Tabel Pencapaian Pelaksanaan Program TJSL Tahun 2025 (CID, PUMK & NON CID) [GRI 203-3]
Achievements in Implementing the TJSL Program in 2025 (CID, PUMK & NON CID)
RKA Tahun 2025 Realisasi Pencapaian Target
Pilar (dalam Jutaan Rupiah) (dalam Jutaan Rupiah) (dalam persen)
Pilar RKA for 2025 Realization Target Achievement
(in Millions of Rupiah) (in Millions of Rupiah) (in percent)
Pilar Sosial
118.450 121.034 102%
Social Pillar
Pilar Ekonomi
78.200 81.043 104%
Economic Pillar
Pilar Lingkungan
36.000 34.818 97%
Environmental Pillar
Pilar Hukum dan Tata Kelola
10.000 3.547 35%
Legal and Governance Pillar
Total
242.650 240.444 99%
Total
Tabel Kegiatan TJSL Tahun 2025 (CID) [GRI 203-2]
2025 TJSL Activity Table (CID)
Tujuan Pembangunan
Nilai SROI Penjelasan Kegiatan Capaian
Berkelanjutan
SROI value Activity Explanation Achievements
Sustainable Development Goals
Pilar Sosial
Social Pillar
Pegadaian Generasi Emas - Pemberian bantuan beasiswa atau 11.093
Scholarship (Gemas) dana pendidikan kepada pelajar yang Penerima beasiswa
Pegadaian Golden Generation membutuhkan sesuai dengan kriteria yang Scholarship recipients
Scholarship (Gemas) telah ditentukan
Providing scholarships or educational funding
to students in need according to predetermined
criteria.
Pegadaian Peduli Cendekia - Program pemberian bantuan yang 3.801
Pegadaian Peduli for Scholars bekerjasama dengan institusi pendidkan Orang
dapat berupa sarana prasrana pendidikan People
sesuai dengan kebutuhan dan ketentuan
termasuk didalamnya institusi/lembaga yang
telah dipilih untuk diberikan bantuan
The assistance program, in collaboration with
educational institutions, can take the form of
educational facilities and infrastructure based
on the needs and provisions, including the
institutions/agencies that have been selected to
receive assistance.
138 IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 139
Tujuan Pembangunan
Nilai SROI Penjelasan Kegiatan Capaian
Berkelanjutan
SROI value Activity Explanation Achievements
Sustainable Development Goals
The Gade Creative Lounge (TGCL) 1,05 Program bantuan berupa pembuatan 8
coworking space yang bekerjasama dengan Unit
universitas/perguruan tinggi dengan tujuan
untuk peningkatan pendidikan
An assistance program designed to establish
coworking spaces in partnership with
universities and colleges with the aim of
improving education.
Pegadaian Research - Program pemberian bantuan yang 42
bekerjasama dengan perguruan tinggi/ Lembaga
universitas/lembaga pendidikan lainnya Institution
dalam pendanaan riset dan pengembangan
penelitian
A program that offers support through
collaboration with universities, colleges, and
other educational institutions for funding
research and development.
Program TematikPendidikan - Program TJSL yang diinisiasi oleh kantor 36.555
Berkualitas pusat, kantor wilayah sesuai dengan Orang
Qualified Education Thematic kebutuhan dan ketentuan yang telah People
Program ditetapkan
The TJSL program initiated by the head
office and regional offices in accordance with
the needs and provisions that have been
established.
Pegadaian Peduli - Tanpa Kelaparan - Program TJSL berupa pemberian bantuan 33.461
Pegadaian Peduli - No Hunger yang termasuk dalam pilar sosial TPB 2 Orang
(Tanpa Kelaparan) People
The TJSL program is in the form of providing
assistance as part of the social pillar of SDGs 2
(Zero Hunger).
Pegadaian Peduli - - Program TJSL berupa pemberian bantuan 143
Kehidupan Sehat & Sejahtera yang termasuk dalam pilar sosial TPB 3 Unit
Pegadaian Peduli - (Kehidupan Sehat & Sejahtera)
Healthy and Prosperous Lives The TJSL program is in the form of providing
assistance as part of the social pillar of SDGs 3
(Healthy & Prosperous Life).
Pilar Ekonomi
Economic Pillar
Pegadaian Peduli Desa Desa Sutijo Padang: Program TJSL melalui Pemberdayaan 189
1,35 ekonomi desa melaksanakan kegiatan yang Desa
Desa Panggungharjo: bisa meningkatkan perekonomian desa Villages
17,32 seperti pelatihan.
Balkondes The TJSL program through village economic
Ngargogondo: 7,08 empowerment conducts activities, such as
training, that can improve the village economy.
Pemberdayaan UMK 9,67 Program TJSL yang diberikan kepada mitra 2.098
Empowerment of MSMEs binaan atau calon mitra binaan berupa Unit UMK
Pelatihan, sertifikasi, pameran dan pemberian SMEs (UMK)
alat bantu produksi
The TJSL program provided to fostered
partners or prospective fostered partners
encompasses training, certification, exhibitions,
and the provision of production aids.
Pande Emas Pegadaian 3,11 Program TJSL yang dengan memberdayakan 101
kelompok pande emas dengan tujuan UMK Pande Emas
untuk membantu peningkatan jual emas SMEs (UMK) Pande Emas
perusahaan serta berdampak pada
peningkatan jumlah nasabah baru
The TJSL program facilitates the empowerment
of goldsmith groups with the objective of
helping to increase the company’s gold sales
and increasing the number of new customers.
Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t 139
Page 140
Tumbuh Bersama Masyarakat
Growing Together with Communities
Tujuan Pembangunan
Nilai SROI Penjelasan Kegiatan Capaian
Berkelanjutan
SROI value Activity Explanation Achievements
Sustainable Development Goals
Kerjasama Penyaluran Dana PUMK - Program TJSL berupa pemberian bantuan 100%
PUMK Fund Distribution Cooperation yang termasuk dalam pilar ekonomi tak
terbatas pada TPB 8 tetapi yang dapat
diakomodasi dalam pilar ekonomi
The TJSL program offers assistance that falls
within the economic pillars, not limited to
TPB 8 but which can be accommodated in the
economic pillars.
Pilar Lingkungan
Environmental Pillar
Green Life Action Movements - Implementasi GLAM dalam budaya 413
(GLAM) perusahaan Mitra dan Unit Kerja
Implementation of GLAM within corporate Partner and Working Unit
culture.
The Gade Integrated 3,25 (2024) Program TJSL yang berfokus pada 24
Farming (TGIF) bidang pertanian dan/atau perikanan Kelompok tani
yang berkelanjutan bekerjasama dengan Farmer group
universitas/perguruan tinggi dan ahli dalam
bidangnya
TJSL program that focuses on sustainable
agriculture and fisheries in collaboration with
universities, colleges, and experts in their
respective fields.
Pegadaian Go Green Bank Sampah Program TJSL berupa inisiasi untuk 24.286
Binaan: 11,19 melakukan atau mendukung kegiatan yang Peserta
bersifat ramah lingkungan dan berkelanjutan Participants
yang bertujuan untuk pengurangan emisi
karbon yang dihasilkan oleh kegiatan
operasional perusahaan dengan membuat
kampanye hidup lebih ramah lingkungan
untuk karyawan dan lingkungan sekitar,
termasuk didalamnya program MSME,
Pendampingan bank sampah, Sarana
prasarana bank sampah dan hal-hal lain
yang masuk dalam program Pegadaian Go
Green
The TJSL program is an initiative to carry
out or support activities that are eco friendly
and sustainable, aimed at reducing carbon
emissions generated by the company’s
operational activities. This includes creating
campaigns to promote environmentally
friendly living among employees and the local
community, as well as programs like MSME,
waste bank assistance, waste bank facilities,
and other activities included in the Go Green
Pegadaian program.
Pegadaian EcoPower - Program TJSL untuk mendukung energi 8
terbarukan dan keberlanjutan lingkungan Unit
untuk menciptakan solusi energi yang
ramah lingkungan disetiap unit kerja (kantor
wilayah) PT Pegadaian
The TJSL program aims to support renewable
energy and environmental sustainability by
developing environmentally friendly energy
solutions across all work units (regional
offices) of PT Pegadaian.
140 IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 141
Tujuan Pembangunan
Nilai SROI Penjelasan Kegiatan Capaian
Berkelanjutan
SROI value Activity Explanation Achievements
Sustainable Development Goals
Pegadaian Peduli - Program TJSL berupa pemberian bantuan 398
Pilar Lingkungan yang termasuk dalam pilar sosial TPB 11 Unit
Pegadaian Peduli - (Kota & Pemukiman Berkelanjutan)
Environmental Pillar The TJSL program provides assistance as part
of the social pillar of SDGs 11 (Sustainable
Cities & Settlements).
Pilar Hukum dan Tata Kelola
Legal and Governance Pillars
Desa Sadar Hukum 1,51 Program TJSL berupa pemberian bantuan 11
(Desa Aan) yang termasuk ke dalam pilar hukum & tata Unit
kelola tidak terbatas pada TPB 16 tetapi
yang dapat diakomodasi dan termasuk
dalam kegiatan yang berkaitan dengan
pemberdayaan, pelibatan dan pengembangan
masyarakat
The TJSL program encompasses providing
assistance within the scope of the legal and
governance pillar, which extends beyond
SDGs 16 to include activities related to
empowerment, community involvement, and
development.
Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t 141
Page 142
Tumbuh Bersama Masyarakat
Growing Together with Communities
Pilar Sosial [OJK B.3] Social Pillar [OJK B.3]
Pegadaian meyakini bahwa keberlanjutan pembangunan Pegadaian believes that the sustainability of future national
nasional pada masa mendatang sangat ditentukan oleh development is fundamentally influenced by the readiness
kesiapan dan kapasitas generasi muda saat ini. Oleh karena and capacity of today’s younger generation. Accordingly, this
itu, pilar ini dirancang untuk mendukung pengembangan pillar is designed to support human resource development
sumber daya manusia melalui akses pendidikan bermutu, through access to quality education, spaces for creativity and
ruang kreasi dan inovasi, pengalaman pembelajaran yang innovation, learning experiences relevant to the needs of the
relevan dengan kebutuhan dunia kerja, pengembangan workforce requirements, and the development of university
kapasitas riset perguruan tinggi. research capacity.
Berbagai inisiatif yang dijalankan dalam pilar ini meliputi program
Programs include scholarship educational assistance, The
bantuan pendidikan atau beasiswa Pegadaian Scholarship, The
Gade Creative Lounge (TGCL), The Gade Sociopreneurship
Gade Creative Lounge (TGCL), kompetisi kewirausahaan The Gade
entrepreneurship competition, challenges, research
Sociopreneurship Challenge, bantuan riset atau penelitian, dan
support, and assistance for educational facilities and
bantuan sarana dan prasarana pendidikan.
infrastructure.
Pegadaian Scholarship
Pegadaian Scholarship serta pelaksanaan kerja sama riset dengan berbagai perguruan tinggi. Inisiatif ini bertujuan untuk meningkatkan
mutu pendidikan, mendorong pengembangan ilmu pengetahuan, serta memperluas kesempatan belajar dan berprestasi bagi mahasiswa.
Hasil kerja sama riset tersebut juga diarahkan untuk menghasilkan publikasi ilmiah yang dapat menjadi dasar pengembangan inovasi dan
kreativitas civitas academica di Perguruan Tinggi maupun penerapan di lingkungan operasional Pegadaian.
Pegadaian engages in scholarship initiatives and research collaborations with various universities. This initiative aims to improve the quality
of education, foster scientific development, and broaden opportunities for students to learn and excel. The outcomes of these research
collaborations are also aimed at producing scientific publications that can serve as a basis for developing innovation and creativity within the
university community, academics, and the operational environment of Pegadaian.
The Gade Creative Lounge (TGCL)
Pada tahun 2025 Pegadaian memperluas pembangunan The Gade Creative Lounge di sejumlah lokasi strategis sebagai pusat aktivitas
kreatif dan kolaborasi anak muda. Pegadaian juga menyalurkan beasiswa kepada mahasiswa di empat perguruan tinggi, yaitu Universitas
Sebelas Maret (UNS), Universitas Mataram (UNRAM), Universitas Negeri Gorontalo, dan Universitas Andalas, masing-masing untuk
sepuluh mahasiswa hingga menyelesaikan pendidikan sarjana, yang mencakup bantuan biaya pendidikan dan tunjangan hidup. Di samping
itu, Pegadaian menyediakan beasiswa komunitas bagi para penggerak dan pengelola aktivitas The Gade Creative Lounge, berupa bantuan
biaya pendidikan selama satu tahun bagi tiga puluh penerima manfaat.
Sejalan dengan komitmen Pegadaian terhadap pembangunan berkelanjutan, Creative Lounge ini memiliki relevansi yang kuat dengan
pencapaian asta cita Indonesia dan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB), khususnya TPB ke-4 yang mendukung peningkatan
kualitas pendidikan dengan mendorong terciptanya literasi keuangan, kewirausahaan inklusif, serta inovasi sosial yang berdampak nyata
bagi masyarakat.
In 2025, Pegadaian expanded the construction of The Gade Creative Lounge in several strategic locations as centers for creative activities and
youth collaboration. Pegadaian also provides scholarships to students at four universities: Sebelas Maret University (UNS), Mataram University
(UNRAM), Gorontalo State University, and Andalas University, each for ten students until they complete their undergraduate studies. This
scholarship covers tuition assistance and a living allowance. In addition, Pegadaian provides community scholarships for the drivers and
managers of The Gade Creative activities. Lounge, in the form of one year of educational assistance for thirty beneficiaries.
Aligned with Pegadaian’s commitment to sustainable development, Creative This Lounge has a strong relevance to the achievement of
Indonesia’s aspirations and the Sustainable Development Goals (SDGs), particularly SDG 4, which aims to enhance the quality of education
through promoting financial literacy, inclusive entrepreneurship, and social innovation that generate tangible societal impacts.
The Gade Sociopreneurship Challenge
Pegadaian menyediakan wadah kolaboratif bagi generasi muda untuk mengekspresikan ide-ide kreatif, mengembangkan inovasi, serta
merancang solusi sosial yang menjawab tantangan masyarakat dan perkembangan zaman.
Pegadaian offers a collaborative platform for the younger generation to articulate creative ideas, develop innovations, and design social
solutions that address societal challenges and current time.
Pada tahun 2025, implementasi pilar Sosial mencakup berbagai In 2025, the implementation of Social pillar encompasses
kegiatan strategis, antara lain penyaluran bantuan pendidikan various strategic activities, including providing educational
bagi sekolah, pemasangan panel surya dan sistem reverse assistance to schools, installing solar panels and reverse
osmosis di pesantren, serta pemberian beasiswa pendidikan. osmosis systems at Islamic boarding schools, and offering
Pegadaian juga menjalin kerja sama riset dengan sejumlah educational scholarships. Pegadaian also collaborates with
perguruan tinggi untuk menghasilkan jurnal ilmiah yang akan several universities to produce scientific journals, which will
dipublikasikan melalui forum dan lokakarya akademik. Salah be published through academic forums and workshops. One
satu hasil riset tersebut berupa pengembangan teknologi robot of the research outcomes is the development of a technology
penyimpanan barang jaminan, yang direncanakan menjadi for a robot that stores collateral items, intended to serve
dasar penerapan operasional di beberapa cabang Pegadaian, as the basis for operational implementation at several
antara lain di Cimahi. Pegadaian branches, including in Cimahi.
142 IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 143
Kolaborasi Riset untuk Akselerasi Digitalisasi Layanan
Research Collaboration to Accelerate Service Digitalization
Sebagai bagian dari upaya memperkuat transformasi digital As part of its efforts to strengthen digital transformation and
dan meningkatkan keunggulan operasional, Pegadaian enhance operational excellence, Pegadaian has established
menjalin kolaborasi riset dengan Institut Teknologi a research collaboration with the Bandung Institute of
Bandung (ITB) untuk periode 2025–2026. Kerja sama ini Technology (ITB) for 2025–2026. This collaboration focuses
difokuskan pada pengembangan solusi berbasis teknologi to develop technology-based solutions that are expected to
yang diharapkan mampu meningkatkan efisiensi proses increase business process efficiency while providing more
bisnis sekaligus menghadirkan layanan yang semakin modern, secure, and reliable services to customers.
modern, aman, dan andal bagi nasabah.
Kolaborasi riset ini melibatkan tim akademisi ITB bersama This research collaboration involves a team of ITB academics
unit kerja terkait di Pegadaian, termasuk Kantor Cabang and relevant units at Pegadaian, including branch offices
dan G-Lab Pegadaian. Fokus pengembangan diarahkan and the Pegadaian G-Lab. The development focuses on key
pada teknologi-teknologi kunci yang mendukung technologies that support operations, such as automating
operasional, antara lain otomasi sistem penyimpanan dan collateral storage and retrieval systems to accelerate service
pengambilan barang jaminan guna mempercepat proses processes and minimize risks in handling goods, digitalizing
layanan serta meminimalkan risiko penanganan barang, gold testing, and using technology to enhance OHS in the
digitalisasi pengujian emas, serta pemanfaatan teknologi operational environment.
untuk meningkatkan K3 di lingkungan operasional.
Kerja sama ini dilatarbelakangi oleh pesatnya This collaboration is driven by the rapid growth of
perkembangan digitalisasi, kebutuhan untuk memperkuat digitalization, the need to strengthen Pegadaian’s business
pertumbuhan dan daya saing bisnis Pegadaian, serta expansion and competitiveness, and the Company’s
komitmen Perseroan dalam mendukung peningkatan commitment to enhancing the quality of higher education
kualitas pendidikan tinggi di Indonesia. Melalui kolaborasi in Indonesia. Through this collaboration, Pegadaian builds
ini, Pegadaian membangun jembatan sinergis antara a synergistic bridge between industry needs and academic
kebutuhan industri dan pengembangan akademik, sehingga development, ensuring that the innovations produced are not
inovasi yang dihasilkan tidak hanya relevan secara teknis, only technically relevant but also applicable and sustainable.
tetapi juga aplikatif dan berkelanjutan.
Pelaksanaan riset dilakukan secara terstruktur, dimulai The research process is structured, beginning with identifying
dari identifikasi kebutuhan layanan, perancangan konsep service needs, designing technology and robotics concepts,
teknologi dan robotik, pengujian dan validasi solusi, testing and validating solutions, and analyzing the readiness
hingga analisis kesiapan implementasi dalam operasional of implementation within Pegadaian’s operations. Each
Pegadaian. Setiap solusi yang dihasilkan akan melalui solution will undergo a pilot testing phase before broader
tahapan uji coba (piloting) sebelum diterapkan secara lebih implementation across all work units.
luas di seluruh unit kerja.
Pegadaian dan ITB menargetkan kolaborasi ini sebagai Pegadaian and ITB aim for this collaboration to be a
kemitraan jangka panjang yang berkelanjutan, tidak hanya sustainable, long-term partnership, not just to meet current
untuk menjawab kebutuhan operasional saat ini, tetapi juga operational needs but also to serve as a foundation for future
sebagai fondasi pengembangan inovasi teknologi di masa technological innovations, especially in the financial services
depan, khususnya di sektor jasa keuangan. sector.
Penguatan Ekosistem Pendidikan dan Literasi Kampus Campus Education and Literacy Ecosystem
Selain kolaborasi riset, Pegadaian juga mendukung In addition to research collaboration, Pegadaian also supports
pengembangan ekosistem pendidikan dan kewirausahaan the development of the education and entrepreneurship
melalui The Gade Creative Lounge (TGCL) di Universitas ecosystem through The Gade Creative Lounge (TGCL) at
Andalas (UNAND). TGCL berperan sebagai ruang produktif Andalas University (UNAND). TGCL serves as a productive
bagi mahasiswa untuk mengembangkan potensi akademik, space for students to develop their academic potential,
kreativitas, dan jiwa kewirausahaan. creativity, and entrepreneurial spirit.
Dalam rangka mengoptimalkan pemanfaatan TGCL, To optimize the use of TGCL, Andalas University established a
Universitas Andalas membentuk Komunitas Literasi Literacy Community to manage daily operations, implement
yang bertugas mendukung pengelolaan kegiatan harian, literacy programs, and continuously evaluate TGCL activities.
pelaksanaan program literasi, serta evaluasi aktivitas TGCL To support student capacity building, Pegadaian provided
secara berkelanjutan. Sebagai bentuk dukungan terhadap educational assistance to 30 student members of the literacy
pengembangan kapasitas mahasiswa, Pegadaian memberikan community through one-year semester funding.
bantuan pendidikan kepada 30 mahasiswa anggota komunitas
literasi berupa pembiayaan semester selama satu tahun.
Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t 143
Page 144
Tumbuh Bersama Masyarakat Growing Together with Communities Sebagai bagian dari komitmen sosial, Pegadaian turut As part of our social commitment, Pegadaian has implemented mengimplementasikan berbagai program kemasyarakatan, various community programs, including Pegadaian Peduli for antara lain Pegadaian Peduli Desa dan Pegadaian Tanggap Villages and Pegadaian Emergency Disaster Response, which Darurat Bencana, yang memberikan dukungan langsung provide direct support to communities in remote areas and kepada masyarakat di wilayah terpencil maupun korban disaster victims so they can recover and resume productivity. bencana agar dapat pulih dan kembali produktif. Komitmen This commitment is reinforced by the Pegadaian Mengetuk tersebut diperkuat melalui program Pegadaian Mengetuk Pintu Langit program, a humanitarian assistance initiative Pintu Langit, sebuah inisiatif bantuan kemanusiaan yang that targets underprivileged communities and vulnerable menyasar masyarakat prasejahtera dan kelompok rentan. groups. 144 IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 145
Bantuan Pegadaian untuk Penanganan Bencana Banjir
di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat
Pegadaian Assistance for Flood Disaster Management
in Aceh, North Sumatra, and West Sumatra
Sebagai bagian dari komitmen Tanggung Jawab Sosial dan As part of its Social and Environmental Responsibility (TJSL)
Lingkungan (TJSL), PT Pegadaian secara responsif memberikan commitment, PT Pegadaian responsively provided humanitarian
bantuan kemanusiaan kepada masyarakat terdampak bencana assistance to communities affected by the flood disaster in Aceh,
banjir di wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. North Sumatra, and West Sumatra. Aid distribution was conducted
Penyaluran bantuan dilakukan secara bertahap dengan pendekatan in stages using a structured approach that included emergency
terstruktur yang mencakup fase tanggap darurat, pemulihan awal, response, initial recovery, and post-disaster rehabilitation, to
hingga rehabilitasi pascabencana, guna memastikan bantuan ensure assistance was properly targeted and sustainable.
yang diberikan tepat sasaran dan berkelanjutan.
Tahap Tanggap Darurat (Response) Emergency Response Stage (Response)
Pada periode 27 November hingga 5 Desember 2025, Pegadaian From 27 November to 5 December 2025, Pegadaian distributed
menyalurkan bantuan tanggap darurat sebagai respons emergency assistance as a rapid response immediately after
cepat segera setelah bencana terjadi. Bantuan ini difokuskan the disaster. This assistance focused to meet the basic needs
pada pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat terdampak, of affected communities, with a total value of Rp731,790,900
dengan total nilai bantuan yang telah disalurkan sebesar distributed. The assistance included basic necessities, hygiene
Rp731.790.900. Jenis bantuan meliputi kebutuhan pokok, supplies, sleeping and emergency supplies, temporary household
perlengkapan kebersihan, perlengkapan tidur dan darurat, supplies, and special needs for infants and toddlers.
perlengkapan rumah tangga sementara, serta kebutuhan
khusus bagi bayi dan balita.
Tahap Pemulihan Awal (Reactivation) Initial Recovery Stage (Reactivation)
Memasuki fase ketika kondisi mulai berangsur membaik, Pegadaian is entering a phase in which conditions are gradually
Pegadaian melanjutkan dukungan melalui tahap pemulihan improving. The Company continues our support through the initial
awal yang dilaksanakan pada 6–19 Desember 2025. Pada tahap recovery phase, scheduled from 9 – 19 December 2025. During
ini, bantuan difokuskan pada penguatan layanan dasar dan this phase, assistance is focused on strengthening basic services
dukungan kesehatan masyarakat melalui penyediaan posko and supporting public health initiatives through the provision
bencana, layanan pemeriksaan kesehatan, distribusi sembako, of disaster posts, health check-up services, distribution of basic
kebutuhan pokok, serta pakaian layak pakai. Total nilai bantuan necessities, and suitable clothing. The total value of assistance
yang direncanakan pada tahap ini sebesar Rp2.275.000.000, allocated for this phase amounts to IDR 2,275,000,000, as part
sebagai bagian dari upaya mempercepat pemulihan aktivitas of an effort to accelerate the recovery of social and economic
sosial dan ekonomi masyarakat terdampak. activities within the affected community.
Tahap Pemulihan Berkelanjutan (Recovery) Continuous Recovery Phase (Recovery)
Pada tahap pemulihan jangka menengah yang dilaksanakan During the medium-term recovery phase, scheduled from the
mulai minggu keempat Desember 2025 hingga Januari fourth week of December 2025 through January 2026, Pegadaian
2026, Pegadaian merancang program pemulihan berbasis has designed a development-based recovery program and
pembangunan dan penguatan kapasitas masyarakat. Bantuan strengthened community capacity. Assistance during this stage
pada tahap ini mencakup dukungan konstruksi dan renovasi encompasses assistance with home construction and renovation,
rumah, bantuan pendidikan, pemenuhan kebutuhan pokok, educational support, meeting basic needs, and health check-up
serta layanan pemeriksaan kesehatan. Program pemulihan services. This recovery program is structured in stages to support
ini disusun secara bertahap untuk mendukung keberlanjutan the sustainability of community life in post-disaster-affected
kehidupan masyarakat di wilayah terdampak pascabencana. areas.
Selain penyaluran bantuan secara mandiri, Pegadaian juga In addition to independently distributing aid, Pegadaian
aktif berpartisipasi dalam berbagai inisiatif kolaboratif lintas actively engages in various collaborative initiatives with state-
BUMN dan mitra strategis. Dalam Program Kolaborasi BUMN owned enterprises (SOEs) and strategic partners. Under the
untuk penanganan bencana di Aceh, Pegadaian berkontribusi SOE Collaboration Program for disaster management in Aceh,
sebesar Rp30 juta, bersama Bank Mandiri dan Pupuk Indonesia. Pegadaian contributed Rp 30 million, alongside Bank Mandiri and
Bantuan tersebut disalurkan ke Lhokseumawe dan diterima Pupuk Indonesia. The assistance was allocated to Lhokseumawe
oleh Bank Syariah Indonesia (BSI) sebagai koordinator tanggap and was received by Bank Syariah Indonesia (BSI), serving as the
bencana Aceh, serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah Aceh disaster response coordinator, and the Regional Disaster
(BPBD), dengan dukungan distribusi melalui penerbangan Management Agency (BPBD). The distribution was supported
Citilink pada 1 Desember 2025. through Citilink flights on 1 December 2025.
Pegadaian juga berkolaborasi dengan mitra dalam Program Pegadaian also collaborates with partners in the Gorilla
Kolaborasi Gorilla AirNav yang dilaksanakan pada 2 Desember Collaboration Program AirNav, which is scheduled to be
2025. Melalui kolaborasi ini, Pegadaian menyalurkan bantuan implemented on December 2, 2025. Through this collaboration,
senilai Rp10 juta berupa sarana penyediaan air bersih, yang Pegadaian distributed Rp 10 million in the form of clean
terdiri dari enam unit toren air dan dua unit tangki air. Bantuan water facilities, including six water towers and two water
ini bertujuan untuk memastikan ketersediaan air bersih bagi tanks. This assistance aims to ensure the availability of clean
masyarakat terdampak dan mendukung pemulihan kondisi water for affected communities and to support the recovery of
kesehatan lingkungan pascabencana. environmental health conditions following disasters.
Melalui pendekatan terpadu dan kolaboratif ini, Pegadaian Through this integrated and collaborative approach, Pegadaian is
berkomitmen untuk tidak hanya hadir pada saat tanggap committed to not only being present during emergency response,
darurat, tetapi juga berperan aktif dalam proses pemulihan but also playing an active role in the process of recovery and
dan pembangunan kembali kehidupan masyarakat terdampak rebuilding the lives of disaster-affected communities in a
bencana secara berkelanjutan. sustainable manner.
Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t 145
Page 146
Tumbuh Bersama Masyarakat
Growing Together with Communities
Pilar Ekonomi Economic Pillars
Pegadaian berkomitmen untuk menghadirkan dampak Pegadaian is committed to delivering sustainable impact
berkelanjutan yang memberikan manfaat nyata that yields tangible and enduring benefits for the community.
bagi masyarakat dalam jangka panjang. Perusahaan The company is building an empowerment ecosystem that
membangun ekosistem pemberdayaan yang mendorong encourages the inclusive growth among communities and
pertumbuhan masyarakat dan pelaku UMKM secara inklusif MSMEs alongside Pegadaian. This pillar includes various
bersama Pegadaian. Pilar ini mencakup berbagai program social development projects, health and community welfare
pembangunan sosial, kesehatan, dan kesejahteraan programs, disaster emergency response efforts, MSME
masyarakat, penanganan tanggap darurat bencana, development and guidance, as well as the implementation of
pengembangan dan pembinaan UMKM, serta pelaksanaan the fostered village program.
program desa binaan.
Several flagship programs within this pillar include the
Sejumlah program unggulan dalam pilar ini antara lain GadePreneur Program and the Pegadaian Gold Pande Program.
Program GadePreneur dan Program Pande Emas Pegadaian.
GadePreneur Program GadePreneur dirancang untuk memperkuat kapasitas pelaku usaha mikro melalui pelatihan
kewirausahaan, pendampingan usaha, serta fasilitasi akses pengembangan pasar, sehingga pelaku UMKM dapat
meningkatkan skala usahanya dan menjadi lebih mandiri.
Pada tahun 2025, Program GadePreneur diperluas melalui pelaksanaan pelatihan bagi peserta di luar negeri
(ekspatriat) yang dipersiapkan sebagai afiliator untuk memasarkan produk ke pasar internasional. Program
ini dilaksanakan melalui kerja sama dengan perwakilan kedutaan serta menjadi bagian dari strategi ekspansi
Pegadaian ke luar negeri, termasuk pembukaan kantor di Timor Leste dan rencana ekspansi ke Hong Kong.
Selain itu, Pegadaian juga menjalankan Program Desa Migran, yang bertujuan meningkatkan literasi dan inklusi
keuangan bagi tenaga kerja Indonesia (TKI) dan tenaga kerja wanita (TKW) melalui edukasi menabung emas.
The GadePreneur program is designed to strengthen micro-entrepreneurs’ capacity through entrepreneurship
training, business mentoring, and facilitating access to market development. This enables MSMEs expand their
business scale and become more independent.
By 2025, the GadePreneur Program will be extended to include training for overseas participants (expatriates) who
are prepared to become affiliates and promote products internationally. This program is implemented in partnership
with embassy representatives and is part of Pegadaian’s strategy to expand globally, including opening an office
in Timor Leste and planning to expand to Hong Kong. Additionally, Pegadaian runs the Migrant Village Program,
which seeks to improve financial literacy and inclusion for Indonesian migrant workers (TKI) and female migrant
workers (TKW) through education on gold savings.
Pande Emas Program Pande Emas Pegadaian berfokus pada peningkatan kompetensi mitra pandaii emas melalui pelatihan
Pegadaian perbaikan dan pengolahan emas, guna meningkatkan nilai jual aset emas, khususnya pada proses lelang.
Pegadaian Pegadaian’s Goldsmith Program focuses on improving the competencies of gold expert partners through training in
Goldsmith gold repair and processing, to increasing the resale value of gold assets, particularly in auctions.
Pencapaian Pilar Ekonomi
Economic Pillar Achievement
Nama Program Pencapaian Nama Program Pencapaian
Program Name Achievement Program Name Achievement
Program 5 Program 4 stakeholders yang terdiri dari:
Gadeprenur stakeholders terlibat Pande Emas • 140 Nasabah Pegadaian
Gadeprenur stakeholders involved Goldsmith • 4 kelompok pande emas
Program 1.291 Program • 1 Pendamping program
penerima manfaat • PT Pegadaian
beneficiaries 4 stakeholders consisting of:
bisa ditambahkan : • 140 Pegadaian customers
816 • 4 goldsmith groups
orang mendapatkan pekerjaan • 1 program facilitator
186 orang mendapatkan pekerjaan • PT Pegadaian
Bantuan yang diberikan berupa:
pelatihan, modul pembelajaran, sarana
dan prasarana usaha, bantuan legalitas
usaha, keikutsertaan pada bazaar
Support was provided in the form of training,
educational modules, business facilities
and equipment, assistance with business
licensing, and participation in bazaars.
146 IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 147
Program Gadepreneur: Penguatan Kapasitas UMKM
untuk Mendorong Kemandirian Ekonomi
Gadepreneur Program : Strengthening the Capacity of MSMEs
to Promote Economic Independence
Gadepreneur merupakan inisiatif program untuk memperkuat Gadepreneur is a program initiative to strengthen community
pemberdayaan ekonomi masyarakat, khususnya pelaku economic empowerment, particularly for MSMEs. This
UMKM. Program ini berfokus pada pengembangan program focuses on developing entrepreneurial capacity
kapasitas kewirausahaan melalui pendekatan terpadu yang through an integrated approach that includes business
mencakup pelatihan pengembangan usaha, peningkatan development training, improving financial literacy, business
literasi keuangan, pendampingan bisnis, serta penguatan mentoring, and enhancing branding and digital marketing
kemampuan branding dan pemasaran digital. Melalui inisiatif capabilities. Through this initiative, Pegadaian encourages
ini, Pegadaian mendorong UMKM agar mampu beradaptasi MSMEs to adapt to the dynamics of the modern economy and
dengan dinamika ekonomi modern dan mengelola usahanya manage their businesses more professionally and sustainably.
secara lebih profesional dan berkelanjutan.
Gadepreneur dirancang sebagai program pengembangan Gadepreneur is designed as a comprehensive and
UMKM yang komprehensif dan berkelanjutan. Peserta sustainable MSME development program. Participants are
dibekali dengan keterampilan strategis dalam pengelolaan equipped with strategic skills in business management,
usaha, perencanaan keuangan, serta pemanfaatan teknologi financial planning, and digital technology to expand
digital untuk memperluas jangkauan pasar. Program ini juga market reach. The program also provides ongoing business
memfasilitasi pendampingan bisnis secara berkelanjutan, mentoring, product branding training, and support in
pelatihan branding produk, serta dukungan dalam meeting certification and legal requirements, enabling
pemenuhan sertifikasi dan legalitas usaha, sehingga UMKM MSMEs to improve product quality, competitiveness, and
binaan mampu meningkatkan kualitas produk, daya saing, added value. Pegadaian also provides access to partnership
dan nilai tambah usahanya. Selain itu, Pegadaian membuka networks, financing opportunities, and promotional
akses terhadap jejaring kemitraan, peluang pembiayaan, facilitation through exhibitions and digital onboarding
serta fasilitasi promosi melalui pameran dan proses digital processes to various online marketing platforms.
onboarding ke berbagai platform pemasaran daring.
Melalui Program Gadepreneur, Pegadaian bertujuan Through the Gadepreneur Program, Pegadaian aims to foster
menumbuhkan semangat kewirausahaan yang inklusif, an inclusive entrepreneurial spirit, improve the competence
meningkatkan kompetensi dan kemandirian pelaku UMKM, and independence of MSMEs, and expand access to markets
serta memperluas akses terhadap pasar dan sumber daya and financial resources. This program also aims to build a
ekonomi. Program ini juga diarahkan untuk membangun sustainable business ecosystem through capacity building,
ekosistem usaha yang berkelanjutan melalui penguatan product innovation, and accelerated digital marketing. With
kapasitas, inovasi produk, dan percepatan digitalisasi this approach, the fostered MSMEs are expected to grow
pemasaran. Dengan pendekatan tersebut, UMKM binaan into resilient, adaptable, and competitive businesses while
diharapkan dapat berkembang menjadi usaha yang tangguh, contributing to economic growth at both the local and
adaptif, dan berdaya saing, sekaligus berkontribusi terhadap national levels.
pertumbuhan ekonomi di tingkat lokal maupun nasional.
Secara khusus, Program Gadepreneur bertujuan untuk: Specifically, the Gadepreneur Program aims to:
1. Meningkatkan kapasitas kewirausahaan pelaku 1. Increase the entrepreneurial capacity of MSME actors
UMKM melalui pelatihan pengembangan usaha dan through business development training and sustainable
pendampingan bisnis yang berkelanjutan; business mentoring;
2. Mendorong kemandirian ekonomi masyarakat dengan 2. Encourage community economic independence by
menciptakan dan memperkuat wirausaha yang berdaya saing; creating and strengthening competitive entrepreneurs;
3. Memperluas akses pembiayaan dan pasar melalui 3. Expand access to financing and markets by facilitating
fasilitasi pemanfaatan produk pembiayaan Pegadaian the use of Pegadaian financing products and business
serta peluang kemitraan usaha; dan partnership opportunities; and
4. Membangun ekosistem wirausaha binaan Pegadaian 4. Develop an entrepreneurial ecosystem fostered by
yang terhubung, kolaboratif, dan berorientasi pada Pegadaian that is connected, collaborative, and oriented
pertumbuhan ekonomi lokal yang berkelanjutan. towards sustainable local economic growth.
Pegadaian telah melibatkan lebih dari 10.000 pelaku Pegadaian has engaged more than 10,000 micro, small,
usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dalam program and medium enterprise (MSME) actors in its empowerment
pemberdayaan sepanjang 2025. Program kapasitas programs throughout 2025. The MSME capacity-building
UMKM mencakup pelatihan literasi keuangan digital, program includes digital financial literacy training,
pendampingan penggunaan aplikasi TRING by Pegadaian, assistance in using the TRING by Pegadaian application,
serta akses ke layanan pembiayaan mikro dan gadai. and access to microfinancing services and pawn. The shift
Perubahan perilaku (behavior shift) nasabah didorong in customer behavior is driven by increased awareness and
oleh meningkatnya pemahaman dan kesadaran dalam understanding of business financing management, including
pengelolaan pembiayaan usaha, termasuk pemahaman a better understanding of the products and services provided
terhadap produk dan jasa yang disediakan oleh Pegadaian. by Pegadaian. This is supported through the implementation
Hal tersebut didukung melalui pelaksanaan program of mentoring programs as well as the provision of customer
pendampingan serta pemberian edukasi dan awareness education and awareness initiatives. The increased level
Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t 147
Page 148
Tumbuh Bersama Masyarakat
Growing Together with Communities
kepada nasabah. Peningkatan pemahaman ini tercermin of understanding is reflected in improved customer
dari kepatuhan nasabah dalam memenuhi kewajiban compliance with scheduled installment payments and the
pembayaran angsuran sesuai dengan jadwal yang enhanced performance of customers’ businesses.
ditetapkan serta perkembangan usaha nasabah yang
semakin baik.
Dampak dari perubahan perilaku tersebut memberikan The impact of this behavioral shift has created opportunities
peluang bagi nasabah untuk meningkatkan skala for customers to scale up their businesses. In 2025, a total
usahanya. Pada tahun 2025, sebanyak 32.810 nasabah of 32,810 KUR MSME customers successfully moved up to
KUR UMKM berhasil naik kelas, yang ditunjukkan melalui a higher business category, as indicated by an increase in
peningkatan plafon pembiayaan dari semula Rp10 juta financing ceilings from an initial IDR 10 million to up to IDR
menjadi hingga Rp20 juta. [GRI 203-2] 20 million. [GRI 203-2]
Program Pande Emas: Pemberdayaan Perajin Lokal untuk
Memperkuat Ekosistem Emas Berkelanjutan
Goldsmith Program: Empowering Local Craftsmen to
Strengthen a Sustainable Gold Ecosystem
Program Pande Emas merupakan inisiatif strategis program The Goldsmith Program is a strategic initiative under
TJSL Pegadaian yang dirancang untuk memperkuat Pegadaian’s TJSL Program program aimed at boosting
kemandirian ekonomi masyarakat melalui pengembangan community economic independence by developing vocational
keterampilan vokasional di sektor kerajinan emas dan skills in the gold and jewelry craft sector. The program
perhiasan. Program ini berfokus pada peningkatan kapasitas concentrates on increasing the capacity of local goldsmiths
sumber daya manusia, khususnya para perajin emas lokal and micro-entrepreneurs through technical training,
dan pelaku usaha mikro, melalui pelatihan teknis, sertifikasi competency certification, and ongoing business mentoring.
kompetensi, serta pendampingan usaha yang berkelanjutan.
Melalui pendekatan pendidikan dan peningkatan keahlian Through an educational and upskilling approach, the
(up-skilling), Program Pande Emas bertujuan mendorong Goldsmith Program aims to boost the productivity and
produktivitas dan kualitas hasil karya perajin, sekaligus quality of artisans’ work while expanding market access and
memperluas akses pasar dan peluang ekonomi berbasis community-based economic opportunities. This initiative
komunitas. Inisiatif ini dirancang untuk memberikan is designed to make a tangible impact on improving the
dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan well-being of local communities, while simultaneously
komunitas lokal, sejalan dengan upaya penguatan ekonomi strengthening micro-economies and MSMEs in the gold craft
mikro dan UMKM di sektor kerajinan emas. sector.
Program Pande Emas diimplementasikan sebagai bagian The Goldsmith Program is implemented as part of the
dari strategi Creating Shared Value (CSV) Pegadaian, di Creating Strategy Shared Pegadaian’s Value (CSV) approach,
mana penciptaan nilai ekonomi Perseroan berjalan seiring where the company’s creation of economic value aligns with
dengan penciptaan nilai sosial bagi masyarakat. Melalui creating social value for the community. By empowering gold
pemberdayaan perajin emas sebagai bagian dari rantai craftsmen as part of the upstream value chain, Pegadaian
nilai hulu, Pegadaian berupaya menjaga dan meningkatkan aims to maintain and enhance the quality of gold as its
kualitas emas sebagai aset utama, sekaligus memperkuat primary asset while also reinforcing the foundation of the
fondasi ekosistem layanan berbasis emas perusahaan. company’s gold-based service ecosystem. This approach
Pendekatan ini memungkinkan Pegadaian tidak hanya enables Pegadaian to serve not only as a financial services
berperan sebagai penyedia layanan keuangan, tetapi juga provider but also as a community capacity-building partner,
sebagai mitra pengembangan kapasitas komunitas yang directly contributing to business sustainability.
berkontribusi langsung terhadap keberlanjutan bisnis.
Lebih dari sekadar program pemberdayaan, Pande Emas More than just an empowerment program, the Goldsmith
menjadi elemen strategis dalam penguatan ekosistem Program plays a strategic element in strengthening
Bullion Services Pegadaian. Dengan meningkatkan Pegadaian’s Bullion Services ecosystem. By improving
kompetensi, standar kualitas, dan kesiapan perajin emas the competency, quality standards, and readiness of local
lokal, Pegadaian memastikan keberlanjutan pasokan goldsmiths, Pegadaian ensures a sustainable supply of high-
produk emas yang berkualitas, sekaligus menciptakan quality gold products while creating a mutually beneficial
hubungan saling menguntungkan antara perusahaan dan relationship between the company and the community.
komunitas. Melalui integrasi sosial dan bisnis ini, Program Through this social and business integration, the Goldsmith
Pande Emas diharapkan mampu membangun fondasi Program aims to build a sustainable economic foundation
ekonomi yang berkelanjutan bagi komunitas perajin emas for Indonesia’s goldsmith community, while simultaneously
di Indonesia, sekaligus meningkatkan daya saing Pegadaian increasing Pegadaian’s competitiveness in the national gold
di industri emas nasional. industry.
Program Pemberdayaan Pande Emas secara khusus bertujuan The Goldsmith Empowerment Program specifically
untuk: aims to:
1. Membuka peluang kerja dan memperluas akses pasar 1. Create job opportunities and expand market access for
bagi komunitas perajin emas sehingga memberikan the community of gold craftsmen, thereby ensuring a
dampak ekonomi yang berkelanjutan; sustainable economic impact;
2. Meningkatkan keterampilan dan produktivitas perajin 2. Improve the skills and productivity of local gold artisans,
emas lokal agar mampu menghasilkan produk dengan enabling them to produce higher-quality products with
kualitas dan nilai tambah yang lebih tinggi; serta greater added value;
3. Menyiapkan ekosistem perajin emas yang kompeten dan 3. Develop an ecosystem of competent and integrated gold
terintegrasi dalam sistem Bullion Services Pegadaian. craftsmen within the Pegadaian Bullion Services system.
148 IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 149
Pilar Lingkungan Environmental Pillar
Pada aspek lingkungan, Pegadaian berupaya menumbuhkan On environmental aspect, Pegadaian strives to raise
kesadaran bahwa pelestarian bumi merupakan tugas awareness that protecting the Earth is a collective
bersama. Berbagai inisiatif ramah lingkungan dijalankan obligation. Numerous environmentally friendly initiatives are
untuk mendorong partisipasi masyarakat dalam menjaga implemented to encourage public participation in preserving
kualitas lingkungan hidup. environmental quality.
Salah satu program unggulan pada pilar ini adalah “Memilah A key program in this pillar is “Sorting Waste, Saving Gold,”
Sampah Menabung Emas”, yang mengajak masyarakat which encourages the public to exchange inorganic waste for
menukar sampah anorganik dengan tabungan emas, gold savings, thus creating an impactful economic incentive
sehingga menciptakan insentif ekonomi yang berdampak while reducing waste burden. Pegadaian has also launched
sekaligus mengurangi beban sampah. Pegadaian juga the GLAM (Green Live Action) Movement as a collective
berinisiatif menggerakkan Program GLAM (Green Live campaign to promote cleanliness and lower the carbon
Action Movement) sebagai kampanye kolektif untuk menjaga footprint through tangible actions. Additionally, the Company
kebersihan serta menekan jejak karbon melalui aksi-aksi has the Gade Integrated Farming Program, which introduces
nyata. Selain itu, Perusahaan memiliki Program The Gade the concept of circular farming by emphasizing efficient
Integrated Farming yang memperkenalkan konsep pertanian resource use and environmentally friendly cultivation
sirkuler dengan menekankan efisiensi penggunaan sumber practices.
daya dan praktik budidaya ramah lingkungan.
Pencapaian Pilar Lingkungan
Environmental Pillar Achievement
Nama Program Pencapaian Nama Program Pencapaian
Program Name Achievement Program Name Achievement
Bank Sampah • 425 Bank Sampah Binaan The Gade • 1.120 petani penerima manfaat
Forum Sahabat • 57.329 Nasabah Bank Sampah Integrated Farming • ± 825 Ha total luas lahan pertanian
Emas Peduli • 9,9 kilogram total transaksi emas The Gade kelompok binaan program
Sampah Indonesia • 425 Fostered Waste Banks Integrated Farming • Peningkatan pendapatan petani rata-rata
(FORSEPSI) • 57,329 Waste Bank Customers sebesar Rp 367 juta per tahun
Sahabat Emas Care • 9.9 kilogram total gold transactions • Pengurangan 64.962,41 ton CO2 eq/tahun
Forum for Waste beban emisi karbot akibat pengunaan
Bank (FORSEPSI) pupuk urea sintesis
• Pengurangan sampah organik sebesar
±30 Ton/tahun/kelompok tani
• Pelatihan yang diberikan:
• Pelatihan pembuatan produk turunan
(humus, pupuk organik cair, serum,
pestisida nabati, bakteri pembenah
tanah, pestisida daun mimba/neem oil).
• Pelatihan pembuatan enzimatik.
• Sosialisasi program pengembangan
pertanian organik di Indonesia.
• Pelatihan pembuatan pupuk organik.
• 1,120 farmers beneficiaries.
• Approximately 825 Ha total area of
agricultural land managed by the
program’s fostered groups.
• Average farmer income increased by IDR
367 million annually
• Reduced carbon emissions by 64,962.41
tons of CO2 eq per year due to decreased
use of synthetic urea fertilizer.
• Organic waste decreased by about 30 tons
per year per farmer group.
• Provided training includes:
• Making derivative products such as
humus, liquid organic fertilizer, serum,
botanical pesticides, soil-improving
bacteria, and neem leaf pesticides.
• Enzymatic manufacturing training.
• Socialization of organic farming
development programs in Indonesia.
• Organic fertilizer production training.
Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t 149
Page 150
Tumbuh Bersama Masyarakat
Growing Together with Communities
Bersama Pegadaian, Sampah Diolah Menjadi Investasi Emas melalui
Bank Sampah Binaan FORSEPSI (Forum Sahabat Emas Peduli Sampah Indonesia)
Together with Pegadaian, Waste is Converted into Gold Investments through
a Waste Bank Supported by FORSEPSI (Forum Sahabat Emas Peduli Sampah Indonesia)
Sejak 2018, Pegadaian konsisten mengembangkan program Since 2018, Pegadaian has consistently advanced the
inovatif Memilah Sampah Menabung Emas (MSME), sebuah innovative program ‘Sort Trash, Save Gold’ (MSME), which
inisiatif yang mendorong pemberdayaan bank sampah promotes the empowerment of waste banks in various
di berbagai daerah di Indonesia. Program MSME adalah regions across Indonesia. The MSME program aims to engage
program untuk mengajak masyarakat melalui edukasi dan communities through educational and literacy activities
literasi yang dilakukan Bank Sampah, untuk memanfaatkan conducted by Waste Banks, encouraging the utilization of
nilai lebih dari sampah rumah tangga dengan cara memilah the added value of household waste by first sorting inorganic
terlebih dahulu sampah anorganik yang memiliki nilai waste with economic value to be exchanged for gold savings.
ekonomis untuk ditukar menjadi tabungan emas.
Hingga Tahun 2025, sebanyak 425 bank sampah telah By 2025, a total of 425 waste banks have joined FORSEPSI,
tergabung dalam FORSEPSI yang tersebar di seluruh spread across Indonesia. As of 2025, Pegadaian-supported
Indonesia. Data Tahun 2025, Bank Sampah binaan Pegadaian waste banks successfully attracted and managed 57,329
berhasil menarik dan mengelola 57.329 nasabah bank waste bank customers, 16,746 gold savings customers, with
sampah, 16.746 nasabah tabungan emas, total transaksi emas a total gold transaction of 9.9 kilograms throughout the
9,9 kilo sepanjang pelaksanaan hingga 2025. Program ini juga implementation period until 2025. This program has also
telah mengelola 23.481.286 kilogram sampah anorganik dan managed 5,999,855 tons of inorganic waste and 23,481,286
5.999.855 kilogram sampah organik. Melalui giat edukasi yang tons of organic waste. Through annual educational activities,
dilakukan setiap tahunnya, FORSEPSI berhasil mengedukasi FORSEPSI has successfully educated 57,177 community
sebanyak 57.177 masyarakat Tahun 2025. members by 2025.
Dalam penguatan peran bank sampah di berbagai wilayah, To strengthen the role of waste banks in various regions,
Pegadaian bersama FORSEPSI secara rutin menggelar aksi Pegadaian, together with FORSEPSI, regularly conducts
lingkungan seperti Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN), environmental activities such as National Waste Care Day
Hari Lingkungan Hidup (HLH), pelaksanaan konsolidasi (HPSN) and Environment Day (HLH), and consolidates
Bank Sampah binaan di setiap kantor wilayah Pegadaian Pegadaian-supported waste banks managed by Pegadaian
dengan melibatkan pemerintah kota setempat untuk at each regional offices, involving local governments to build
membangun kolaborasi yang lebih kuat. stronger collaboration.
Bank Sampah Pancadaya di Sumatera Barat menjadi salah Pancadaya Waste Bank in West Sumatra is one of Pegadaian’s
satu mitra binaan Pegadaian dalam wadah FORSEPSI (Forum supported partners within FORSEPSI (Forum of Gold
Sahabat Emas Peduli Sampah Indonesia), yang menghimpun Friends Caring for Waste Indonesia), which brings together
para penggerak dan komunitas peduli lingkungan untuk environmental activists and community groups to collaborate
berkolaborasi mengatasi permasalahan sampah nasional. on addressing national waste issues. The collaboration
Kolaborasi antara Bank Sampah dan Pemerintah Kota Padang between the Waste Bank and the Padang City Government
semakin kuat dengan pelibatan peran Pancadaya dalam has grown stronger with Pancadaya’s role in managing 1,200
mengelola sampah 1.200 ASN Pemko Padang. Hingga kini, civil servant waste management units for the city. So far,
Pancadaya berhasil mengelola 80 unit bank sampah dibawah Pancadaya has successfully managed 80 waste bank units
naungannya dengan total 5.666 nasabah. under its umbrella, serving a total of 5.666 customers.
Selain memberikan akses investasi bagi para nasabah, In addition to providing investment access for customers,
Pegadaian turut memperkuat kapasitas pengelola melalui Pegadaian also strengthens the capacity of managers
berbagai bentuk dukungan, seperti pelatihan public speaking, through various forms of support, such as public speaking
pendanaan edukasi, beasiswa bagi anak pengurus, hingga training, educational funding, scholarships for managers’
penyediaan perlindungan pekerja bukan penerima upah/ children, and providing protection for non-wage workers/
BPJS Ketenagakerjaan bagi para pengurus Bank Sampah. BPJS Employment for waste bank managers.
Digitalisasi juga semakin memudahkan pengelolaan bank Digitalization also simplifies waste bank management. The
sampah. Sistem pencatatan transaksi kini terintegrasi transaction recording system is now integrated with the
dengan aplikasi Pegadaian Peduli, sehingga masyarakat Pegadaian Peduli app, enabling the community to monitor
dapat memantau aktivitas secara real time dan transparan. activities in real-time and transparently.
Lebih jauh lagi, keberadaan bank sampah ini menunjukkan Furthermore, the existence of these waste banks demonstrates
bahwa limbah rumah tangga dapat menjadi peluang that household waste can be an opportunity to improve
peningkatan kesejahteraan. Melalui semangat welfare. Through Pegadaian’s #mengEMASkanIndonesia
#mengEMASkanIndonesia dari Pegadaian, masyarakat spirit, the community now views waste not as a burden but as
kini melihat sampah bukan lagi sebagai beban, melainkan an investment that brings benefits for the future.
sebagai investasi yang membawa manfaat bagi masa depan.
150 IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 151
Pegadaian Turut Perkuat Ketahanan Pangan Nasional
melalui Program The Gade Integrated Farming
Pegadaian Contributes to Strengthening National Food Security
Through The Gade Integrated Farming Program
Salah satu inisiatif program TJSL Pegadaian yang One of Pegadaian’s TJSL program initiatives that
melibatkan masyarakat secara langsung adalah directly involves the community is The Gade Integrated
The Gade Integrated Farming. Pegadaian The Farming. Pegadaian The Gade Integrated Farming
Gade Integrated Farming merupakan program is an empowerment program designed to improve
pemberdayaan yang dirancang untuk meningkatkan farmers’ welfare through training, mentoring, and the
kesejahteraan petani melalui pelatihan, pendampingan, utilization of integrated and sustainable agricultural
dan pemanfaatan teknologi pertanian terintegrasi dan technology. This program is a tangible manifestation
berkelanjutan. Program ini menjadi salah satu wujud of Pegadaian’s contribution to supporting the national
nyata kontribusi Pegadaian dalam mendukung agenda food security agenda while also strengthening the
ketahanan pangan nasional sekaligus memperkuat local agricultural ecosystem.
ekosistem pertanian lokal.
Hingga saat ini, program The Gade Integrated Farming To date, The Gade Integrated Farming program has
telah dijalankan di delapan daerah, yaitu Tulungagung, been implemented in eight regions: Tulungagung,
Madiun, Bantul, Kulonprogo, Magelang, Depok, Bogor, Madiun, Bantul, Kulonprogo, Magelang, Depok,
dan Bekasi. Penerima manfaat dalam program ini Bogor, and Bekasi. Beneficiaries of this program
telah mengikuti berbagai pelatihan dan sertifikasi have participated in various training sessions and
pelaku pertanian organik dalam rangka peningkatan certification programs for organic farmers to enhance
kapasitas dan kompetensi. their capacity and competence.
Pada tahun 2025, Pegadaian kembali mempertegas By 2025, Pegadaian will reaffirm our contribution to
kontribusinya terhadap ketahanan pangan nasional national food security through the organization of
melalui penyelenggaraan Bimbingan Teknis dan Uji Technical Guidance and Organic Farming Facilitator
Kompetensi Fasilitator Pertanian Organik dalam Competency Tests as part of The Gade Integrated Farming
rangkaian program The Gade Integrated Farming. program. This initiative is designed to strengthen
Inisiatif ini dirancang untuk memperkuat kapasitas the capacity of farmer groups in various regions,
kelompok tani di berbagai daerah, dengan fokus pada focusing on developing flagship commodities that
pengembangan komoditas unggulan yang sesuai align with local potential. Through a series of training,
dengan potensi lokal. Melalui rangkaian pelatihan, mentoring, and competency certification, farmers are
pendampingan, dan sertifikasi kompetensi, para equipped with technical knowledge, practical skills,
petani dibekali pengetahuan teknis, keterampilan and an understanding of modern sustainable farming
praktis, serta pemahaman tentang praktik pertanian practices, enabling them to increase productivity and
modern yang berkelanjutan, sehingga mampu competitiveness.
meningkatkan produktivitas sekaligus daya saing.
Selain sesi pelatihan di kelas, peserta juga mengikuti In addition to classroom training sessions, participants
kunjungan lapangan ke sejumlah lokasi pertanian also visit innovative farming sites, such as Tani Organik
inovatif, seperti Tani Organik Merapi dan PT Indoraya Merapi and PT Indoraya Mitra Persada 168. These
Mitra Persada 168. Kunjungan ini memberikan wawasan visits provide firsthand insights into the application of
langsung mengenai penerapan pertanian organik, organic farming, biotechnology, and integrated farming
bioteknologi, serta praktik pertanian terintegrasi yang practices that can be adapted to their respective areas.
dapat diadaptasi di daerah masing-masing. Kegiatan The activities are attended by facilitators and agricultural
ini diikuti oleh fasilitator dan pendamping pertanian, mentors, program-assisted farmers under Pegadaian’s
petani binaan program TJSL Pegadaian, serta berbagai TJSL, and various stakeholders interested in developing
pemangku kepentingan yang memiliki perhatian the agricultural sector.
terhadap pengembangan sektor pertanian.
Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t 151
Page 152
Tumbuh Bersama Masyarakat
Growing Together with Communities
Indeks Kepuasan Masyarakat
Community Satisfaction Index
Sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas dan In an effort to improve the quality and effectiveness of
efektivitas program TJSL, Pegadaian secara berkala the TJSL program, Pegadaian consistently measures the
melakukan pengukuran Indeks Kepuasan Masyarakat Community Satisfaction Index. This evaluation aims to assess
(Community Satisfaction Index). Evaluasi ini bertujuan community perceptions regarding program implementation
untuk menilai persepsi masyarakat terhadap pelaksanaan and to provide a basis for improvements so that program
program, sekaligus menjadi dasar perbaikan agar layanan services and benefits can increase from year to year.
dan manfaat program dapat meningkat dari tahun ke tahun.
Hasil survei Community Satisfaction Index tahun 2025 The findings from the 2025 Community Satisfaction Index
menunjukkan tingkat kepuasan masyarakat yang sangat baik survey indicate a very good level of community satisfaction
dan puas dengan program-program yang diselenggarakan and satisfaction with the programs organized by Pegadaian.
oleh Pegadaian. Skor ini menjadi gambaran tingkat kepuasan This score not only reflects the level of community satisfaction
masyarakat sekaligus indikator efektivitas kegiatan as well as an indicator of the effectiveness of empowerment
pemberdayaan dan layanan sosial yang dilaksanakan activities and social services conducted by the Company.
Perusahaan.
Hasil Survei Indeks Kepuasan Masyarakat (Community Satisfaction Index)
Results of the Community Satisfaction Index Survey
Skor Community
Program TJSL Satisfaction Indeks Detil
TJSL Program Community Satisfaction Detail
Index Score
Pande Emas Sangat Baik
89,99
Goldsmith Very Good
Sangat Baik
Gadepreneur 92,61
Very Good
Pegadaian Peduli Liga 2 Sangat Puas
88,00
Mengemaskan Indonesia Menuju Masa Depan Berkelanjutan Very Satisfied
Kolaborasi BUMN Penyediaan Sarana Reverse Osmosis (RO)
Panel surya di Pondok Pesantren Darussalam Al-Gontory Batam Sangat Puas
98,55
State-Owned Enterprise Collaboration for Reverse Osmosis (RO) Facilities Very Satisfied
Solar Panels at Darussalam Al-Gontory Islamic Boarding School in Batam
152 IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 153
Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t 153
Page 154
Produk & Layanan yang Bertanggung Jawab
Responsible Products & Services
Produk &
Layanan yang
Bertanggung
Jawab
Responsible Products
& Services
154 IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 155
Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t 155
Page 156
Produk & Layanan yang Bertanggung Jawab
Responsible Products & Services
Produk & Layanan yang
Bertanggung Jawab
Responsible Products & Services
Pegadaian berkomitmen menghadirkan produk
dan layanan yang inklusif, aman, dan bertanggung
jawab agar setiap orang memiliki kesempatan yang
adil untuk mengakses layanan keuangan, sekaligus
memperkuat pencapaian inklusi keuangan nasional.
Pegadaian is committed to offering inclusive, safe, and responsible
products and services, ensuring everyone has fair access to financial
services, while also strengthening the advancement of national
financial inclusion.
Komitmen dan Kebijakan [OJK F.17, FS15]
Commitment and Policy
Pegadaian berkomitmen untuk menyediakan produk dan Pegadaian is committed to offering equal products and services
layanan yang setara bagi seluruh konsumen, sejalan to all consumers, in accordance with the provisions of Financial
dengan ketentuan dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Services Authority Regulation Number 22 of 2023 concerning
Nomor 22 Tahun 2023 tentang Perlindungan Konsumen dan Consumer and Community Protection in the Financial Services
Masyarakat di Sektor Jasa Keuangan. Komitmen tersebut Sector. This commitment is implemented through Board of
diimplementasikan melalui Peraturan Direksi Nomor 46 Directors Regulation Number 46 of 2024 regarding Guidelines
Tahun 2024 mengenai Pedoman Pengawasan Perilaku for Basic Behavior Supervision (Market Conduct), which serves
Dasar (Market Conduct), yang menjadi acuan dalam as a reference to ensure the fulfillment of consumer rights.
memastikan terpenuhinya hak-hak konsumen. Pedoman The guidelines govern the company’s conduct in designing,
tersebut mengatur perilaku Perusahaan dalam merancang, developing, marketing, providing services, handling complaints,
mengembangkan, memasarkan, memberikan layanan, as well as monitoring and evaluating until product termination,
menangani pengaduan, serta melakukan pemantauan dan so that all processes are conducted with a customer protection-
evaluasi hingga penghentian produk, sehingga seluruh proses oriented approach.
berjalan dengan berorientasi pada perlindungan nasabah.
Dalam penyediaan layanan, Pegadaian memastikan setiap In the provision of services, Pegadaian ensures that each
konsumen memperoleh akses yang adil dan setara sesuai customer is accorded fair and equal access in accordance
dengan klasifikasi, kebutuhan, dan kondisi masing-masing. with their classification, needs, and conditions. The Network
Unit Jaringan & Operasional bertanggung jawab menyediakan & Operations Unit bears the responsibility of delivering
layanan khusus bagi konsumen penyandang disabilitas specialized services to consumers with disabilities and the
maupun lanjut usia. Untuk memastikan kualitas layanan tetap elderly. To maintain the highest quality of service, Pegadaian
optimal, Pegadaian secara konsisten memberikan pelatihan consistently provides ongoing training to staff to ensure they
berkelanjutan kepada petugas sehingga mereka memiliki possess adequate competence in customer service.
kompetensi yang memadai dalam melayani nasabah.
156 IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 157
Pegadaian juga terus memperluas aksesibilitas bagi Pegadaian also continues to expand accessibility for
calon nasabah dengan mengedepankan kemudahan prospective customers by emphasizing the ease of service
dalam memperoleh layanan serta mendukung kegiatan acquisition and supporting financial inclusion initiatives
inklusi keuangan di berbagai wilayah, termasuk bagi across various regions, including among ultra-micro
pelaku usaha ultra mikro di seluruh Indonesia. Sebagai entrepreneurs throughout Indonesia. As part of the Ultra
bagian dari Holding UMi, Pegadaian senantiasa berupaya Micro (UMi) Holding, Pegadaian continually strives to
meningkatkan jangkauan layanan, memperkuat kualitas expand our service coverage, improve mentoring quality, and
pendampingan, serta memberdayakan pelaku usaha ultra sustainably empower ultra-micro entrepreneurs.
mikro secara berkelanjutan.
Komitmen untuk menyediakan produk dan layanan yang The commitment to delivering top-quality products and
unggul tercermin dari meningkatnya jumlah rekening services is reflected in the growth of active accounts. By the
aktif. Hingga akhir 2025, jumlah rekening aktif mencapai end of 2025, active accounts reached 18,317,588, showing a
18.317.588 rekening, tumbuh 16% dibandingkan tahun 2024 16% increase from 2024, which had 15,787,081 accounts.
yang berjumlah 15.787.081 rekening.
Jumlah Rekening Aktif Nasabah
Total Number of Active Customer Accounts
Pertumbuhan
Segmen
2025 2024 2023 Growth
Segmen
2025:2024
SEGMEN KONVENSIONAL
CONVENTIONAL SEGMENT
Gadai
9.861.514 9.720.899 9.447.318 1,4%
Pawn
Bisnis Kredit Mikro Fidusia
148.414 176.865 186.357 -16,0%
Fiduciary Microcredit Business
Bisnis Emas
6.427.960 3.977.333 3.517.565 61,6%
Gold trading
Total Jumlah Rekening Segmen Konvensional
16.437.888 13.875.097 13.151.240 18,5%
Total Number of Conventional Segment Accounts
SEGMEN SYARIAH
SHARIA SEGMENT
Bisnis Gadai Syariah
1.606.297 1.500.592 1.436.622 7,0%
Sharia Pawn Business
Bisnis Non Gadai Syariah
273.403 411.392 411.234 -33,5%
Non-Sharia Pawn Business
Total Jumlah Rekening Segmen Syariah
1.879.700 1.911.984 1.847.856 -1,7%
Total Number of Sharia Segment Accounts
Jumlah Rekening Aktif
18.317.588 15.787.081 14.999.096 16,0%
Number of Active Accounts
Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t 157
Page 158
Produk & Layanan yang Bertanggung Jawab
Responsible Products & Services
Tahukah Anda,
Bagaimana Pegadaian Menjaga Barang Jaminan?
Sebagai perusahaan jasa keuangan yang berbasis pada penjaminan aset, Pegadaian menerapkan standar pengamanan berlapis
untuk memastikan barang jaminan tetap terpelihara dengan baik hingga dikembalikan kepada pemiliknya. Pengelolaan barang
jaminan dilakukan secara terukur mulai dari proses penerimaan, penyimpanan, hingga pengembalian kepada nasabah.
Did you know, How Pegadaian keeps the collateral items that are pawned?
As a financial services company based on asset-backed collateral, Pegadaian upholds comprehensive security protocols to
guarantee the appropriate safeguarding of collateral assets until their rightful return to owners. The management of collateral
assets is conducted systematically, encompassing the acceptance process, storage, and eventual return to clients.
Proses Verifikasi dan Pencatatan Penyimpanan pada Ruang
Penyimpanan Khusus yang Aman
yang Transparan
Proses ini memastikan setiap barang tercatat dengan jelas Barang-barang jaminan disimpan dalam ruang
sehingga meminimalkan potensi sengketa dan memperkuat penyimpanan yang dirancang untuk keamanan tinggi.
perlindungan konsumen. Pegadaian juga menerapkan standar pengawasan
terpadu agar barang tetap terjaga dari risiko
Transparent Verification and Recording Process kehilangan, kerusakan, maupun manipulasi.
This process ensures that each item is clearly recorded,
Storage in a secure, designated storage area.
minimizing potential disputes and enhancing consumer
protection. Collateral items are stored in a designated high-security
storage facility. Pegadaian also implements comprehensive
supervision standards to ensure the safety of these items
from risks such as loss, damage, or manipulation.
Sistem Manajemen Risiko dan Asuransi
Barang Jaminan
Sebagai bagian dari perlindungan konsumen, Pegadaian
memberikan perlindungan asuransi atas barang Pemeliharaan Barang untuk Mencegah Kerusakan
jaminan selama berada dalam penguasaan perusahaan, Untuk kategori barang tertentu, Pegadaian menerapkan
manajemen risiko internal yang mencakup pemeriksaan pemeliharaan dasar, seperti
rutin dan kontrol kepatuhan, hingga standar penanganan pembersihan serta pemanasan mesin kendaraan untuk menjaga
apabila terjadi insiden sesuai regulasi dan kebijakan performa dan mencegah penurunan fungsi, penyimpanan pada
perusahaan. suhu dan kelembaban terkontrol, penggunaan wadah khusus
Risk Management System and Collateral Insurance bagi barang elektronik atau barang mudah rusak, hingga
penanganan sesuai prosedur agar barang tetap dalam kondisi
As part of consumer protection, Pegadaian provides yang sama seperti saat diterima.
insurance coverage for collateral items while they are in the
Company’s custody. This includes internal risk management, Maintenance of Items to Prevent Damage
such as routine inspections and compliance controls, as For specific categories of items, Pegadaian applies basic
well as incident handling standards in accordance with maintenance practices, including cleaning and engine warming
regulations and company policies. for vehicles to maintain performance and prevent functional
deterioration, storage within temperature and humidity-controlled
environments, utilization of specialized containers for electronic
or fragile items, and handling procedures to preserve items in
their original condition upon receipt.
Proses Pengembalian Barang yang
Terstandarisasi
Saat nasabah melunasi kewajibannya, Pegadaian
melakukan verifikasi identitas dan dokumen, melakukan
Komitmen terhadap Perlindungan Konsumen
dan Tata Kelola yang Baik
pengecekan ulang kondisi barang jaminan, memastikan Pegadaian memastikan seluruh proses berlangsung
barang dikembalikan kepada pemilik yang benar, dengan transparan, aman, dan mengutamakan kepercayaan
standar pelayanan responsif dan aman. masyarakat sebagai fondasi bisnis berkelanjutan.
Standardized Return Process Commitment to Consumer Protection and Good
When customers settle their obligations, Pegadaian Governance
authenticates identity and documentation, re-examines the
Pegadaian ensures that all processes are transparent, secure,
condition of the collateral, ensures the item is returned to its
and uphold public trust as the foundation of sustainable
rightful owner, all while maintaining responsive and secure
business practices.
service standards.
Akses Layanan yang Merata [FS13, FS14] Equal Access to Services [FS13, FS14]
Dalam upaya memperluas akses layanan, Pegadaian In an effort to expand access to services, Pegadaian operates
mengoperasikan jaringan yang tersebar di berbagai wilayah a network spanning various regions of Indonesia, including
Indonesia, termasuk provinsi dengan jumlah penduduk provinces with relatively low populations. With a wide
relatif rendah. Dengan jangkauan layanan yang luas, service reach, Pegadaian can ensure its presence in areas
Pegadaian dapat memastikan kehadirannya di wilayah- such as North Kalimantan, Gorontalo, West Papua, North
158 IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 159
wilayah seperti Kalimantan Utara, Gorontalo, Papua Barat, Maluku, and West Sulawesi. In addition to increasing the
Maluku Utara, dan Sulawesi Barat. Selain memperbanyak number of outlets as service points, the company continues
keberadaan outlet sebagai titik layanan, Perusahaan juga to innovate and strengthen its integrated online and real-
terus meningkatkan inovasi serta memperkuat sistem time information technology systems, so that services can be
teknologi informasi yang terintegrasi secara online dan accessed optimally by customers wherever they are.
real time, sehingga layanan dapat diakses secara optimal
oleh nasabah di mana pun mereka berada.
Tabel Jumlah Jaringan Pegadaian di Provinsi dengan Tingkat Kepadatan Penduduk Rendah Tahun 2025
Table of the Number of Pegadaian Networks in Provinces with Low Population Density in 2025
Penduduk (ribu) Jumlah Jaringan | Total Networks
Provinsi
Population
137
Province Kantor Cabang Kantor Unit Jumlah Outlet
(thousands) Branch Office Unit Office Total Outlets
Kalimantan Utara 749,4 5 20 25 outlet | outlets
atau 3% dari total outlet Pegadaian melayani
Gorontalo 1242,2 5 36 41 daerah berpopulasi rendah demi mendorong
akses keuangan di Indonesia yang lebih
Papua Barat 587,6 2 11 13 inklusif.
or 3% from Pegadaian’s total outlets serve low-
Maluku Utara 1373,8 3 24 27 population areas, advancing financial inclusion
across underserved communities in Indonesia.
Sulawesi Barat 1525,3 4 27 31
Pada saat yang sama, Pegadaian turut meningkatkan aksesibilitas At the same time, Pegadaian also increased accessibility for
bagi penyandang disabilitas melalui penyediaan fasilitas ramah individuals with disabilities by providing disability-friendly
difabel, seperti jalur landai (ramp) bagi pengguna kursi roda facilities, such as ramps for wheelchair users and other
maupun nasabah dengan kebutuhan khusus lainnya. accommodations for persons with special needs.
Literasi dan Inklusi Keuangan [FS16]
Literacy and Financial Inclusion
Sebagai lembaga yang beroperasi di sektor jasa keuangan, As an institution operating within the financial services sector,
Pegadaian menempatkan perlindungan konsumen sebagai Pegadaian places consumer protection as a top priority. This
prioritas utama. Komitmen ini diwujudkan melalui commitment is demonstrated through compliance with
pemenuhan ketentuan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan the provisions outlined in the Financial Services Authority
Nomor 22 Tahun 2023 tentang Perlindungan Konsumen dan Regulation Number 22 of 2023 concerning Consumer and
Masyarakat di Sektor Jasa Keuangan, serta Surat Edaran Community Protection in the Financial Services Sector,
Nomor 149/SE/2023 mengenai pedoman pelaksanaan as well as Circular Letter Number 149/SE/2023, which
kegiatan literasi dan inklusi keuangan bagi nasabah dan provides guidelines for implementing financial literacy
masyarakat. Salah satu bentuk perlindungan tersebut and inclusion activities for customers and the community.
diwujudkan melalui penyediaan edukasi yang memadai One manifestation of this protection is the provision of
agar masyarakat dapat mengambil keputusan keuangan comprehensive education to empower the public to make
yang lebih bijak dan bertanggung jawab. well-informed and responsible financial decisions.
Inklusi keuangan merupakan topik material utama Pegadaian Financial inclusion is Pegadaian’s primary material topic and
yang secara langsung berkontribusi pada pencapaian SDG 1 directly contributes to the achievement of SDG 1 (No Poverty)
(No Poverty) dan SDG 10 (Reduced Inequalities). and SDG 10 (Reduced Inequalities).
Sampai dengan akhir tahun 2025, Pegadaian melayani As of the end of 2025, Pegadaian served 22,355,826 active
22.355.826 nasabah aktif di seluruh Indonesia. customers across Indonesia.
Program inklusi keuangan Pegadaian mencakup: Pegadaian’s financial inclusion programs include:
• Literasi keuangan—menjangkau 273.793 peserta; • Financial literacy — reaching 273,793 participants;
• Produk inklusif—tabungan emas mulai Rp10.000, gadai • Inclusive products — gold savings starting from IDR 10,000
tanpa rekening bank; and pawn services without the need for a bank account;
• Digital access—TRING by Pegadaian dengan 2.971.755 • Digital access — TRING by Pegadaian with 2,971,755 active
pengguna aktif. users.
Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t 159
Page 160
Produk & Layanan yang Bertanggung Jawab
Responsible Products & Services
Sebagai bagian dari komitmen Pegadaian dalam memperluas As part of Pegadaian’s commitment to expanding financial
inklusi keuangan dan meningkatkan literasi keuangan inclusion and improving financial literacy within the
masyarakat, perusahaan mengembangkan pendekatan yang community, the company has implemented a structured
terstruktur dan terukur untuk memastikan bahwa akses and measurable approach to ensure that access to financial
terhadap layanan keuangan diikuti dengan peningkatan services is accompanied by increased understanding and
pemahaman dan penggunaan yang bertanggung jawab. responsible utilization.
Dalam rangka memastikan fokus dan dampak yang lebih To ensure more focused and impactful efforts, Pegadaian
terarah, Pegadaian mengelompokkan produk dan layanan categorizes our financial inclusion products and services into
inklusi keuangan ke dalam beberapa segmen prioritas, several priority segments, including micro and ultra-micro
antara lain pelaku usaha mikro dan ultra mikro, perempuan entrepreneurs, women entrepreneurs, and communities
pelaku usaha, serta masyarakat di wilayah tertinggal, residing in remote, frontier, and outermost regions (3T).
terdepan, dan terluar (3T). Untuk masing-masing For each segment, Pegadaian defines metrics that not only
segmen, Pegadaian menyajikan metrik yang tidak hanya reflect access but also gauge the level of service utilization,
mencerminkan akses, tetapi juga tingkat penggunaan such as the number of active users, transaction frequency,
layanan, seperti jumlah pengguna aktif, frekuensi transaksi, or the sustainability of product usage. This approach allows
atau keberlanjutan penggunaan produk. Pendekatan ini for a more comprehensive assessment of financial inclusion,
memungkinkan penilaian dampak inklusi keuangan yang extending beyond mere product distribution counts.
lebih komprehensif dibandingkan sekadar penghitungan
jumlah produk yang disalurkan.
Untuk kategori wilayah 3T, ada 2 kategori yang digunakan Regarding the 3T region category, two classifications are
sesuai Strategi Nasional Literasi Keuangan Indonesia utilized in accordance with Indonesia’s National Financial
(SNKLI) 2021-2025 dari OJK, yaitu : Literacy Strategy (SNKLI) 2021-2025 from OJK, namely:
1. Kategori Daerah Tertinggal
1. Remote Area Category
Daerah Tertinggal didefinisikan sebagai kabupaten
Remote areas are defined as districts where the region
yang wilayah serta masyarakatnya kurang berkembang
and the communities exhibit a lower level of development
dibandingkan daerah lain secara nasional. Untuk periode
relative to other areas nationwide. For the period 2020-
2020-2024, Pemerintah menetapkan 62 Kabupaten
2024, the government has designated 62 districts as
sebagai Daerah Tertinggal. Daftar daerah ini bersifat
Remote Areas. This list is dynamic and can change at
dinamis dan dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti
any time in accordance with updates to government
pembaruan regulasi pemerintah. Oleh karena itu, kriteria
regulations. Consequently, Pegadaian’s location eligibility
kelayakan lokasi oleh Pegadaian ini akan secara otomatis
criteria will automatically refer to the most recent list of
mengacu pada daftar Daerah Tertinggal terbaru yang
Remote Areas as established by Presidential Regulations
ditetapkan dalam Peraturan Presiden atau regulasi terkait
or other relevant regulations applicable at the time of
lainnya yang berlaku pada saat penerbitan instrumen
instrument issuance or financing disbursement.
atau penyaluran pembiayaan.
Peta Wilayah DaerahTertinggal, Terdepan dan Terluar (3T)
Map of Remote, Frontier and Outermost Regions (3T)
Sumatra Utara 4
North Sumatra
Sumatra Barat
West Sumatra
1
Sumatra Selatan
South Sumatra
1
Lampung
1
160 IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 161
2. Kategori Daerah Terdepan dan Terluar • Frontier and Outermost Area Category
Pembiayaan di wilayah ini mendukung kedaulatan Funding in these regions promotes national sovereignty
negara melalui pendekatan kesejahteraan (prosperity through a prosperity approach. This list remains dynamic
approach). Daftar daerah ini bersifat dinamis dan dapat and is subject to change following updates to national
berubah sewaktu-waktu mengikuti pembaruan kebijakan development policies. Consequently, Pegadaian’s
pembangunan nasional. Oleh karena itu, kriteria eligibility criteria for locations will automatically refer
kelayakan lokasi oleh Pegadaian akan secara otomatis to the most recent list of Frontier and Outermost Areas
mengacu pada daftar Daerah Terdepan dan Terluar issued by BAPPENAS or other authorized governmental
terbaru yang ditetapkan oleh BAPPENAS atau instansi agencies, applicable at the time of instrument issuance or
pemerintah berwenang lainnya yang berlaku pada saat disbursement of financing.
penerbitan instrumen atau penyaluran pembiayaan.
Untuk kategori perempuan, inklusi Pegadaian fokus pada Regarding the women’s category, Pegadaian’s inclusion
kelompok rentan yang masuk ke dalam kriteria target yang efforts focus on vulnerable groups that meet measurable
terukur untuk menjangkau segmen undereducated dan low target criteria to reach undereducated and low-income
income individuals, yaitu: segments. Specifically, these include:
• Perempuan dengan tingkat pendidikan terbatas atau • Women with limited or low levels of education (up to high
berpendidikan rendah (undereducated) dengan kriteria school graduates);
maksimal lulusan SMA;
• Perempuan dengan pendapatan di bawah Upah • Women with income below the Provincial Minimum Wage
Minimum Provinsi (UMP) (UMP);
• Perempuan yang hidup di bawah Garis Kemiskinan • Women living below the National Poverty Line.
Nasional .
Selain penyediaan produk, Pegadaian memperkuat non- In addition to offering products, Pegadaian strengthens
financial support sebagai bagian dari ekosistem inklusi non-financial support as part of a comprehensive financial
keuangan yang terpadu. Dukungan ini mencakup program inclusion ecosystem. This support encompasses financial
literasi keuangan, pendampingan usaha, serta kemitraan literacy programs, business mentoring, and partnerships
dengan komunitas dan pemangku kepentingan lokal. with local communities and stakeholders. Pegadaian reports
Pegadaian melaporkan cakupan program secara agregat, on program coverage in aggregate, including the number
termasuk jumlah peserta, tingkat penyelesaian program of participants, program completion rates, and minimum
(completion rate), serta hasil minimal yang terukur, seperti measurable outcomes such as improved basic financial
peningkatan pemahaman dasar keuangan atau perubahan understanding or modest behavioral changes. Through this
perilaku finansial sederhana. Dengan pendekatan ini, approach, Pegadaian ensures that our financial inclusion
Pegadaian memastikan bahwa upaya inklusi keuangan efforts not only expand access but also foster community
tidak hanya memperluas akses, tetapi juga mendorong independence and financial resilience in a sustainable
kemandirian dan ketahanan finansial masyarakat secara manner.
berkelanjutan.
3 Sulawesi Tengah
Center Sulawesi
2 Maluku Utara
North Maluku
6 Maluku
23 Papua
8
Papua Barat
West Papua
13 Nusa Tenggara Timur (NTT)
East Nusa Tenggara (NTT)
1 Nusa Tenggara Barat (NTB)
West Nusa Tenggara (NTB)
Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t 161
Page 162
Produk & Layanan yang Bertanggung Jawab Responsible Products & Services Sepanjang tahun 2025, Pegadaian secara konsisten Throughout 2025, Pegadaian consistently expands its memperluas cakupan kegiatan literasi keuangan melalui financial literacy initiatives through strategic partnerships kemitraan strategis dengan berbagai perguruan tinggi serta with numerous universities and regional offices across the kantor wilayah di seluruh area operasional Perusahaan. company’s operational areas. This collaborative initiative Inisiatif kolaboratif ini diarahkan untuk memperkuat aims to strengthen public understanding of responsible pemahaman masyarakat mengenai pengelolaan keuangan financial management, promote economic well-being, yang bertanggung jawab, mendorong peningkatan and introduce the utilization of safe financial products and kesejahteraan ekonomi, serta memperkenalkan pemanfaatan services that align with community needs. produk dan layanan keuangan yang aman dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Sejalan dengan upaya tersebut, Pegadaian Syariah turut In alignment with these initiatives, Pegadaian Syariah has menginisiasi Program Rahn Peduli sebagai langkah konkret also introduced the Rahn Peduli Program as a tangible dalam memperluas akses terhadap layanan keuangan measure to broaden access to Sharia-compliant financial berbasis syariah. Program ini menyasar nasabah inaktif services. This program specifically targets inactive customers maupun calon nasabah baru dengan memberikan fasilitas and prospective new clients by offering a waiver of the pembebasan biaya mu’nah selama 60 hari, sehingga mu’nah (service fee) for a period of 60 days, alleviating dapat meringankan beban biaya sekaligus mendorong financial burdens and promoting re-engagement with Sharia pemanfaatan kembali layanan keuangan syariah. financial services. Lebih dari sekadar perluasan akses, Program Rahn Peduli Beyond just expanding access, the Rahn Peduli Program also juga difokuskan pada peningkatan literasi keuangan focuses on increasing Islamic financial literacy within the syariah di tengah masyarakat. Hingga akhir periode community. By the end of the reporting period, this initiative pelaporan, program ini telah menjangkau lebih dari 50 ribu had engaged over 50,000 customers. Through this initiative, nasabah. Melalui inisiatif tersebut, Pegadaian berharap Pegadaian aims to broaden public understanding of Islamic dapat memperluas pemahaman masyarakat terhadap principles and our products among the public, as well as to prinsip dan produk keuangan syariah, serta meningkatkan elevate participation in the formal financial system. partisipasi dalam sistem keuangan formal. Salah satu inisiatif utama dalam rangkaian program One of the main initiatives within this literacy program is the literasi tersebut adalah penyelenggaraan Kegiatan Literasi organization of Islamic Financial Literacy Activities (LKS). Keuangan Syariah (LKS). Kegiatan ini dirancang untuk This activity is designed to strengthen public knowledge of memperkuat pemahaman masyarakat mengenai ekonomi Islamic economics and business, as well as to provide a more dan bisnis syariah, sekaligus mengenalkan secara lebih comprehensive introduction to the various Sharia-compliant komprehensif berbagai produk dan layanan Pegadaian products and services offered by Pegadaian. berbasis syariah. LKS Batch 1 dilaksanakan sebanyak 8 (delapan) kali LKS Batch 1 was conducted eight times, engaging a total of pelaksanaan dengan jumlah peserta 1.800. Fokus utama 1,800 participants. The primary focus of this initial batch was batch pertama ini adalah memberikan pemahaman mengenai to enhance understanding of Islamic economic and business prinsip ekonomi dan bisnis syariah serta manfaatnya bagi principles, along with their benefits for the community. masyarakat. LKS Batch 2 dilaksanakan sebanyak 10 (Sepuluh) kali LKS Batch 2 was conducted on ten occasions, engaging a pelaksanaan dengan jumlah peserta 3.200 orang. Pada total of 3,200 participants. At this stage, the activity focused tahap ini, kegiatan difokuskan pada edukasi mengenai on educating the community about the various Sharia- ragam produk syariah yang disediakan Pegadaian, compliant products offered by Pegadaian, so that the sehingga masyarakat dapat memahami karakteristik dan community could understand the distinctive features and keunggulan masing-masing produk. benefits of each product.. Melalui rangkaian kegiatan literasi tersebut, Pegadaian Through these literacy activities, Pegadaian seeks to berupaya memperkuat inklusi keuangan sekaligus memastikan strengthen financial inclusion and ensure that the community masyarakat memiliki akses dan pemahaman yang lebih baik has better access to, and a deeper understanding of safe, terhadap layanan keuangan yang aman, bertanggung jawab, responsible financial services that comply with both Sharia dan sesuai prinsip syariah maupun konvensional. and conventional principles. 162 IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 163
Kegiatan Literasi Keuangan Pegadaian Tahun 2025
Sepanjang tahun 2025, Program Literasi Keuangan Pegadaian berhasil
↘
menunjukkan komitmen terhadap inklusivitas dengan menjangkau puluhan
ribu peserta, baik pria maupun wanita, di berbagai wilayah Indonesia.
Pegadaian Financial Literacy Activities 2025
Throughout 2025, the Pegadaian Financial Literacy Program successfully
demonstrated its commitment to inclusivity by reaching tens of thousands of
participants, comprising both men and women, from various regions of Indonesia.
273.793 12 2.911
Jumlah peserta wilayah sesi pelatihan
participants regions training sessions
Pada tahun 2025, Pegadaian turut menginisiasi berbagai In 2025, Pegadaian also launched several initiatives centered
program dan kegiatan berbasis edukasi dan pemberdayaan on community education and empowerment, including the
masyarakat, antara lain Festival Ramadan, Bulan Inklusi Ramadan Festival, Financial Inclusion Month, and the TRING!
Keuangan, dan Festival TRING!. Rangkaian kegiatan ini Festival. These programs are packaged in the form of MSME
dikemas dalam konsep bazar UMKM, literasi keuangan, bazaars, financial literacy seminars, and educational talk
serta talkshow edukatif yang diselenggarakan secara shows conducted both in-person and at Pegadaian branch
luring dan tersebar di seluruh kantor wilayah Pegadaian. offices nationwide.
Penyelenggaraan kegiatan tersebut bertujuan untuk The purpose of these programs is to improve the community’s
meningkatkan tingkat literasi keuangan masyarakat secara overall financial literacy while simultaneously fostering the
luas, sekaligus mendukung pemberdayaan dan perluasan empowerment and growth of micro, small, and medium
usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Indonesia. enterprises (MSMEs) in Indonesia. Furthermore, these
Selain itu, kegiatan ini juga diarahkan untuk mendorong programs aim to stimulate tourism and regional economic
pertumbuhan potensi wisata dan ekonomi daerah di growth at the event sites, expand the customer base to include
lokasi pelaksanaan, memperluas basis nasabah baru yang individuals previously unaware of Pegadaian’s services, and
sebelumnya belum mengenal layanan Pegadaian, serta increase the utilization and sales of the Company’s products
meningkatkan pemanfaatan dan penjualan produk dan and services.
layanan Perusahaan.
Dari sisi sosial, pelaksanaan program ini memberikan From a social perspective, the implementation of these
kontribusi nyata terhadap peningkatan literasi dan inklusi programs significantly contributes tangibly to enhancing
keuangan masyarakat, khususnya pada segmen unbanked financial literacy and inclusion within the community,
dan underbanked di wilayah pelaksanaan kegiatan. Interaksi particularly among the unbanked and underbanked
langsung melalui kegiatan edukatif dan komunitas turut populations in the event areas. Direct interaction through
memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap Pegadaian educational activities and community involvement further
sebagai mitra keuangan yang inklusif, mudah diakses, dan strengthens public trust in Pegadaian as an inclusive and
berorientasi pada edukasi. accessible financial partner dedicated to education.
Secara ekonomi, rangkaian kegiatan ini mendorong Economically, these activities promote increased local
peningkatan aktivitas ekonomi lokal, terutama bagi UMKM economic engagement, especially for MSMEs participating
yang terlibat dalam kegiatan bazar dan pameran produk. in bazaars and product exhibitions. Moreover, Pegadaian
Selain itu, Pegadaian juga mencatat pertumbuhan jumlah has documented growth in our customer base from new
nasabah dari segmen dan komunitas baru sebagai hasil segments and communities, attributable to the expansion of
dari perluasan jangkauan layanan di berbagai daerah. our service reach across multiple regions.
Dari perspektif merek, penyelenggaraan kegiatan luring From a branding perspective, large-scale, offline, community-
berskala luas dan berbasis komunitas ini berkontribusi based activities strengthen Pegadaian’s brand awareness
pada penguatan brand awareness dan brand engagement and engagement. These initiatives further bolster the
Pegadaian. Inisiatif tersebut sekaligus mendukung company’s business growth and accelerate the penetration
pertumbuhan bisnis Perusahaan serta mempercepat penetrasi of Pegadaian’s services across various regions in Indonesia.
layanan Pegadaian ke berbagai wilayah di Indonesia.
Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t 163
Page 164
Produk & Layanan yang Bertanggung Jawab
Responsible Products & Services
UMKM menjadi bagian inti dari strategi inklusi keuangan MSMEs are a core component of Pegadaian’s financial inclusion
Pegadaian karena segmen ini merupakan tulang punggung strategy, as this segment represents the backbone of Indonesia’s
ekonomi Indonesia yang secara historis underserved oleh economy and has historically been underserved by formal financial
lembaga keuangan formal. Melalui Holding UMi, proses institutions. Through the Ultra Micro (UMi) Holding, the MSME
transformasi nasabah UMKM berjalan dalam tiga tahap: customer transformation process is carried out in three stages:
• Pemberdayaan awal oleh PNM — membangun • Initial empowerment by PNM — building capacity and
kapasitas dan literasi keuangan dasar; basic financial literacy;
• Integrasi produk Pegadaian — akses gadai, tabungan • Integration of Pegadaian products — access to pawn
emas, dan kredit berbasis syariah; services, gold savings, and sharia-based financing;
• Naik kelas ke pembiayaan dari KUR Super Mikro ke KUR • Upgrading to formal microfinance from Pegadaian Super
Mikro Pegadaian. Micro KUR to Pegadaian Micro KUR.
32.810 nasabah berhasil naik kelas pada 2025, dengan 58% 32,810 customers successfully upgraded in 2025, with 58% of
di antaranya adalah perempuan pengusaha ultra mikro. them being women ultra-micro entrepreneurs. This initiative
Hal ini berkontribusi langsung untuk SDG 1 (No Poverty) directly contributes to SDG 1 (No Poverty) and SDG 8 (Decent
dan SDG 8 (Decent Work and Economic Growth). Work and Economic Growth).
Program Sergap Agen Pegadaian
Pegadaian Agent Sergap Program
Pegadaian mengimplementasikan Program Sergap Agen Pegadaian implements the Rapid Response – Agent Sergap
sebagai strategi proaktif untuk memperluas jangkauan Program as a proactive strategy to expand service accessibility
layanan melalui pendekatan jemput bola. Program ini through a door-to-door approach. This program assigns
dilakukan dengan menempatkan Agen Pegadaian terpilih di selected Pegadaian Agents to each Regional Office to support
setiap Kantor Wilayah melalui penyediaan sarana promosi promotional activities and service provision via booths or
dan layanan berupa booth atau stand. Pada lokasi-lokasi stands. In strategically chosen locations with considerable
yang dinilai strategis dan memiliki potensi pertumbuhan potential for the growth of agent performance, these facilities
kinerja agen, fasilitas tersebut dapat ditingkatkan menjadi may be upgraded to Agent Boxes or Mini Outlets, thereby
Agen Box atau Mini Outlet guna memperkuat kehadiran reinforcing the presence and service capacity within those
dan kapasitas layanan di wilayah tersebut. areas.
Program Sergap Agen Pegadaian dirancang untuk The Agent Sergap Program is designed to improve the visibility
memperkuat visibilitas dan citra Agen Pegadaian di tengah and reputation of Pegadaian Agents within the community
masyarakat, sekaligus memperluas akses layanan keuangan while simultaneously broadening access to financial services
di wilayah yang masih memiliki keterbatasan akses (blank in underserved regions, including blank spot areas. Through
spot area). Melalui model operasional yang efisien, program an efficient operational model, this program also facilitates
ini juga mendukung peningkatan literasi dan inklusi keuangan enhanced financial literacy and inclusion at a comparatively
masyarakat dengan biaya yang relatif rendah. Di sisi lain, low cost. Furthermore, the program provides Pegadaian
program ini membuka peluang bagi Agen Pegadaian untuk Agents with opportunities to increase income by expanding
meningkatkan pendapatan melalui perluasan basis nasabah their customer base and optimizing their services.
dan optimalisasi aktivitas layanan.
Pelaksanaan Program Sergap Agen memberikan dampak The implementation of the Agent Sergap Program has
positif yang terukur, antara lain berupa penguatan demonstrable positive impacts, including improved branding
branding Agen Pegadaian serta peningkatan kualitas for Pegadaian Agents and the improvement of the quality
fasilitas yang diterima oleh para agen. Selain itu, program of facilities provided to them. Furthermore, this program
ini berkontribusi signifikan terhadap pertumbuhan jumlah substantially contributes to the expansion of the customer
nasabah baru melalui kanal Agen Pegadaian, yang tercatat base through the Pegadaian Agent channel, with an increase
meningkat sekitar 36 persen dibandingkan dengan periode of approximately 36 percent compared with the period
sebelum implementasi program. preceding the program’s implementation.
164 IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 165
Holding UMi: Literasi dan Inklusi Keuangan Holding UMi: Literacy and Financial Inclusion for
untuk Pelaku UMKM Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs)
Sejak tahun 2021, BRI bersama Pegadaian dan PNM Since 2021, BRI, in collaboration with Pegadaian and PNM,
membentuk sebuah unit sinergi di bawah perusahaan has formed a synergy unit within the parent company, Ultra
induk yang disebut Holding Ultra Mikro (UMi). Inisiatif Micro Holding (UMi). This initiative is intended to expand
ini dirancang untuk memperluas akses masyarakat public access to affordable financial services and to support
terhadap layanan keuangan yang terjangkau, sekaligus the achievement of national financial inclusion targets. The
mendukung pencapaian target inklusi keuangan nasional. formation of UMi Holding represents a strategic measure,
Pembentukan Holding UMi menjadi langkah strategis considering the numerous geographic, social, and literacy
mengingat masih banyak hambatan geografis, sosial, dan barriers that hinder vulnerable groups from accessing formal
literasi yang membuat kelompok rentan sulit menjangkau financial services.
layanan keuangan formal.
Melalui kolaborasi di dalam Holding UMi, Pegadaian tidak Through collaboration within UMi Holding, Pegadaian not
hanya menyediakan produk maupun layanan keuangan, only offers financial products and services but also actively
tetapi juga berperan aktif dalam pemberdayaan pelaku participates in empowering MSME actors, particularly by
UMKM, khususnya melalui peningkatan literasi keuangan. enhancing financial literacy. The empowerment approach
Pendekatan pemberdayaan dilakukan secara holistik is executed holistically through a mapping of four
menggunakan pemetaan empat tingkat kewirausahaan, entrepreneurial levels: unfeasible unbankable, unfeasible
yaitu unfeasible unbankable, unfeasible bankable, feasible bankable, feasible unbankable, and feasible bankable. These
unbankable, dan feasible bankable, yang kini semakin levels are now progressively more integrated owing to the
terintegrasi berkat keberadaan Holding UMi. presence of UMi Holding.
Sepanjang tahun 2025, Pegadaian bersama BRI dan PNM telah Throughout 2025, Pegadaian, in collaboration with BRI and
melaksanakan Program Pelatihan Khusus bagi Pelaku UMKM PNM, has implemented a Special Training Program aimed at
Perempuan, meliputi pelatihan literasi keuangan dan literasi Female MSME Actors, including financial literacy and digital
digital yang diikuti oleh 405 pengusaha perempuan UMi. literacy, with participation from UMI women entrepreneurs
Upaya meningkatkan inklusi keuangan dijalankan dengan Efforts to increase financial inclusion begin with a deep
memahami kebutuhan masyarakat secara mendalam, understanding of community needs, including the challenges
termasuk tantangan yang menghambat mereka dalam that hinder access to financial services. To this end, UMi
mengakses layanan keuangan. Untuk itu, Holding UMi Holding has developed a comprehensive empowerment
mengembangkan pendekatan pemberdayaan yang approach through the Ultra Micro Business Journey, a
komprehensif melalui Ultra Micro Business Journey, sebuah business development framework designed to assist micro
kerangka pengembangan usaha yang dirancang untuk and ultra-micro entrepreneurs improve their capacity and
membantu pelaku usaha mikro dan ultra mikro meningkatkan competitiveness, enabling their gradual progression into the
kapasitas dan daya saing usaha, sehingga secara bertahap formal financial ecosystem.
dapat naik kelas dan masuk ke ekosistem keuangan formal.
Dalam rangka memperkuat komitmen terhadap keuangan As part of efforts to strengthen its commitment to sustainable
berkelanjutan, Pegadaian sedang menyusun Sustainable finance, Pegadaian is in the process of developing a Sustainable
Financing Framework yang akan menjadi acuan dalam Financing Framework that will serve as a reference for classifying
pengklasifikasian produk dan portofolio yang mendukung products and portfolios supporting the sustainability agenda. This
agenda keberlanjutan. Framework ini akan selaras dengan framework will be aligned with the Indonesian Sustainable Finance
Taksonomi Keuangan Berkelanjutan Indonesia (TKBI) yang Taxonomy (Taksonomi Keuangan Berkelanjutan Indonesia/TKBI)
diterbitkan OJK, serta mengacu pada prinsip-prinsip Green issued by the Financial Services Authority (OJK), and will refer to
Bond/Loan Principles dan SDG Finance Taxonomy. the Green Bond/Loan Principles and the SDG Finance Taxonomy.
Hingga akhir periode pelaporan, Pegadaian telah As of the end of the reporting period, Pegadaian has identified
mengidentifikasi 3 segmen produk yang dapat dikategorikan three product segments that may be classified as sustainable
sebagai produk keuangan berkelanjutan: Pinjaman Sosial finance products: Social Loans (3 products), Social Bonds
(3 produk), Obligasi Sosial (2 produk), dan Sukuk Sosial (2 products), and Social Sukuk (4 products). Each segment
(4 produk). Setiap segmen memiliki kriteria khusus yang applies specific criteria designed to support social objectives,
dirancang untuk mendukung tujuan sosial, meliputi including education, women’s empowerment, and MSME
pendidikan, pemberdayaan perempuan, dan pengembangan development through improved access to financing, goods,
UMKM melalui peningkatan akses terhadap pembiayaan, and services. All products included in the sustainable finance
barang, dan layanan. Seluruh produk yang tercakup di segments are conventional and sharia-based financing
dalam segmen produk keuangan berkelanjutan merupakan backed by productive assets, including gold savings, which
pembiayaan konvensional dan syariah berbasis aset produktif, support financial inclusion for low-income communities.
termasuk tabungan emas, yang mendukung inklusi keuangan
masyarakat berpenghasilan rendah.
Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t 165
Page 166
Produk & Layanan yang Bertanggung Jawab
Responsible Products & Services
Peran Pegadaian dalam Mendorong Transformasi
UMKM menuju Pembiayaan Formal
Pegadaian’s Role in Enabling UMKM Transformation
toward Formal Financing
Pegadaian memainkan peran kunci dalam mempercepat transformasi UMKM dari segmen
yang belum terlayani menjadi nasabah yang terintegrasi dalam sistem keuangan formal
melalui solusi pembiayaan yang inklusif, mudah diakses, dan berbasis
Pegadaian plays a key role in accelerating the transformation of MSMEs from an underserved
segment into customers integrated into the formal financial system through inclusive,
accessible, and technology-based financing solutions
UMKM Naik Kelas ke
Underserved Peran Pegadaian | The Role of Pegadaian Pembiayaan Formal
UMKM
Underserved
Akses, Integrasi, dan Akselerasi
Access, Integration, and Acceleration
Upscaling to
Formal Financing
Fondasi • Membuka akses pembiayaan inklusif (gadai, mikro, syariah)
Pemberdayaan (PNM) • Menyediakan solusi keuangan berbasis emas (tabungan
Foundation for emas, bullian)
Empowerment (PNM) • Menjembatani IMKM ke sistem keuangan formal
• Memperluas jangkauan melalui jaringan luas & digital
• Literasi & (TRING)
pendampingan • Providing access to inclusive financing (pawnshop,
• Pembiayaan ultra microfinance, Sharia-compliant)
mikro awal • Offering gold-based financial solutions (gold savings, bullion)
• Literacy & • Connecting SMEs to the formal financial system Naik Kelas
Mentoring • Expanding reach through extensive networks and digital ke Pembiayaan Formal (BRI)
• Early Ultra Micro channels (TRING) Upscaling to Formal Financing (BRI)
Financing
• Akses kredit formal
• Peningkatan skala usaha
Pegadaian as the Bridge
• Integrasi ke ekosistem perbankan
Tidak memiliki rekening bank Pembiayaan formal • Access to formal financing
(Unbanked) (Formal financing)
• Business upscaling
Akses terbatas Akses berkelanjutan • Integration into the banking
(Limited access) (Sustainable access)
ecosystem
Pegadaian as the Bridge Dampak yang dihasilkan
oleh Peran Pegadaian
Impacts generated by
Pegadaian’s role
32.810
Nasabah naik kelas (2025)
Customer upscale (2025)
1 M+
Literasi Keuangan Produk Inklusif Digital TRING 40%
Financial Literacy Inclusive Products Perempuan pelaku
273,793
usaha ultra mikro
Tabungan emas, Women as ultra-micro
gadai tanpa rekening Pengguna Aktif
Gold savings, Active Users entrepreneurs
pawn without an account 6+ Juta
Nasabah dilayani (inklusi)
Customers are served (inclusion)
Mempermudah akses, mempercepat pertumbuhan. Menjembatani ke pembiayaan
formal. Enabling access, Accelerating growth. Bridging to formal finance.
166 IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 167
Inovasi dan Pengembangan Produk/Layanan Keuangan
Berkelanjutan [OJK F.26]
Innovation and Development of Sustainable Financial
Products & Services
Pegadaian terus memperkuat kapasitas inovasi dan Pegadaian continues to strengthen our innovation capacity
pengembangan produk maupun jasa, termasuk inisiatif yang of products and services, including initiatives that support
mendukung keuangan berkelanjutan. Pada tahun 2025, sustainable finance. By 2025, various efforts are underway to
berbagai upaya kembali dilakukan untuk menghadirkan solusi deliver inclusive and environmentally sustainable financing
pembiayaan yang inklusif dan ramah lingkungan, antara lain solutions, such as strengthening the distribution of Sharia
melalui penguatan penyaluran KUR Syariah serta perluasan KUR and broadening the Amanah Program for electric and
Program Amanah untuk kendaraan listrik dan hybrid. hybrid vehicles.
Melalui produk-produk syariah seperti KUR Syariah, Rahn Through Sharia-compliant financial instruments such as
Tasjily Tanah, dan Arrum BPKB, Pegadaian berupaya Sharia KUR, Rahn Tasjily Land, and Arrum BPKB, Pegadaian
memberikan kemudahan permodalan yang aman, aims to offer accessible, secure, and affordable financing that
terjangkau, dan sesuai prinsip syariah. Salah satunya complies with Sharia principles. Among these, the Sharia
melalui Program KUR Syariah menjadi instrumen penting KUR Program, which serves as an important instrument for
dalam meningkatkan akses pembiayaan bagi pelaku Usaha increasing access to financing for Micro, Small, and Medium
Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Enterprises (MSMEs).
Selain mendukung pengembangan UMKM, Pegadaian In addition to supporting the development of MSMEs,
juga berkontribusi terhadap upaya pengurangan Pegadaian also contributes to reducing environmental
dampak lingkungan melalui Produk Amanah Kendaraan impact through the Amanah Electric/Hybrid Vehicle Product.
Bermotor Listrik/Hybrid. Produk ini menyediakan fasilitas This product offers Sharia-compliant financing options for
pembiayaan berbasis syariah bagi masyarakat yang ingin communities seeking to transition to low-emission vehicles.
beralih ke kendaraan rendah emisi. Inisiatif tersebut Such an initiative represents a strategic move by Pegadaian
merupakan langkah strategis Pegadaian dalam mendorong to promote a reduction in carbon emissions by increasing the
penurunan emisi karbon melalui peningkatan penggunaan use of environmentally friendly vehicles.
kendaraan yang ramah lingkungan.
Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t 167
Page 168
Produk & Layanan yang Bertanggung Jawab
Responsible Products & Services
Dari sisi pelayanan, Pegadaian turut memperbarui proses In terms of service, Pegadaian has also updated our business
bisnis untuk meningkatkan efisiensi dan kualitas layanan. processes to improve efficiency and service quality. The
Pengembangan E-Form memungkinkan digitalisasi development of the E-Form facilitates the digitalization of
proses pendaftaran nasabah baru, pengkinian data, processes such as new customer registration, data updates,
serta transaksi gadai secara lebih praktis dan seamless. and pawn transactions, making these procedures more
Sementara itu, Customer Experience Management (CEM) practical and seamless. Furthermore, the use of Customer
digunakan untuk mengumpulkan umpan balik melalui Experience Management (CEM) to collect feedback by
survei yang dikirimkan otomatis via WhatsApp setelah automatically dispatching post-transaction surveys via
nasabah melakukan transaksi, sehingga Perusahaan dapat WhatsApp enables the company to continually refine our
meningkatkan mutu layanan secara berkelanjutan. service quality.
Dukungan terhadap Ekosistem Kendaraan Listrik Penyaluran KUR Syariah untuk UMKM
Assistance for the Electric Vehicle Ecosystem Distribution of Shariah People’s Business Credit (KUR) for MSMEs
Sejalan dengan Instruksi Presiden Nomor 7 Tahun 2022 tentang Pegadaian Syariah menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR)
percepatan penggunaan kendaraan bermotor listrik berbasis Syariah sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan sektor
baterai (KBLBB), Pegadaian Syariah turut berkontribusi dalam usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Program ini
mendukung pengembangan ekosistem kendaraan listrik menyediakan pembiayaan untuk kebutuhan modal kerja maupun
di Indonesia. Menyadari bahwa literasi masyarakat terkait investasi bagi pelaku UMKM, baik individu, badan usaha, maupun
kendaraan listrik masih belum merata serta terbatasnya jumlah kelompok usaha, yang memiliki usaha produktif dan layak atau
dealer yang bekerja sama, Pegadaian Syariah secara bertahap masih tergolong feasible but not bankable.
memperluas kemitraan dengan dealer kendaraan listrik.
Melalui penyaluran KUR Syariah, Pegadaian Syariah berkontribusi
Pada tahun 2025, upaya ini dilakukan melalui penyediaan dalam mendorong peningkatan aktivitas ekonomi masyarakat,
pembiayaan Cicil Kendaraan EV serta kegiatan sosialisasi kepada memperluas akses pembiayaan yang inklusif, serta mendukung
masyarakat bersama dealer mitra, termasuk melalui partisipasi penciptaan lapangan kerja secara berkelanjutan.
dalam berbagai pameran otomotif seperti IIMS dan GJAW.
Program pembiayaan ini bertujuan untuk mendorong adopsi Pegadaian Syariah distributes Shariah People’s Business Credit
kendaraan listrik, mendukung pengembangan (KUR) to facilitate the growth of micro, small, and medium
ekosistem KBLBB, serta berkontribusi pada upaya enterprises (MSMEs). This program provides financing for
pengurangan emisi karbon. operational capital or investments targeted at MSME actors,
including individuals, business entities, or business groups, which
In accordance with Presidential Instruction Number 7 of possess productive and viable businesses or are deemed feasible
2022 concerning the acceleration of battery-powered electric but not yet bankable.
vehicles (KBLBB), Pegadaian Syariah is actively contributing
By distributing the Shariah KUR, Pegadaian Syariah contributes
to the advancement of Indonesia’s electric vehicle ecosystem.
to boosting community economic activities, broadening access to
Acknowledging that public literacy regarding electric vehicles
inclusive financing, and supporting the creation of sustainable
remains inconsistent and that the number of collaborating dealers
employment opportunities.
is limited, Pegadaian Syariah is gradually expanding partnerships
with electric vehicle dealers.
By 2025, this initiative will be realized through the provision of
EV installment financing and the socialization activities for the
public in collaboration with partner dealers, including participation
in various automotive exhibitions such as IIMS and GJAW. This
financing program aims to promote the adoption of electric vehicles,
support the development of the KBLBB ecosystem, and contribute to
efforts to reduce carbon emissions.
168 IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 169
Kolaborasi Pegadaian dan DFSK untuk Pembiayaan Kendaraan
Pegadaian and DFSK Collaboration for Vehicle Financing
Pada tahun 2025, Pegadaian menjalin kerja sama strategis In 2025, Pegadaian established a strategic partnership with
dengan DFSK, produsen otomotif asal Tiongkok yang DFSK, a Chinese automotive manufacturer operating in
beroperasi di Indonesia melalui PT Sokonindo Automobile, Indonesia through PT Sokonindo Automobile, to expand
dalam rangka memperluas akses pembiayaan kendaraan access to vehicle financing within the community. This
bagi masyarakat. Kolaborasi ini menghadirkan skema collaboration introduces a sharia-compliant financing
pembiayaan berbasis syariah yang dirancang dengan proses scheme featuring a streamlined process, flexible tenors, and
yang lebih sederhana, tenor yang fleksibel, serta pilihan financing options customized to meet the needs of individual
pembiayaan yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan consumers and business actors.
konsumen individu maupun pelaku usaha.
Melalui inisiatif tersebut, Pegadaian berupaya mendukung Through this initiative, Pegadaian aims to increase the
peningkatan adopsi kendaraan listrik sekaligus adoption of electric vehicles while assisting micro, small,
memfasilitasi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah and medium enterprises (MSMEs) in acquiring more efficient
(UMKM) dalam memperoleh armada komersial yang lebih and sustainable commercial fleets. Offering accessible, fast,
efisien dan berkelanjutan. Penyediaan solusi kepemilikan and affordable vehicle ownership solutions is expected not
kendaraan yang mudah diakses, cepat, dan terjangkau ini only expand financial inclusion but also to bolster business
diharapkan tidak hanya memperluas inklusi keuangan, capacity and sustainable economic growth.
tetapi juga berkontribusi pada penguatan kapasitas usaha
serta pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
Pada tahun 2025, Pegadaian berhasil meraih Sertifikasi In 2025, Pegadaian successfully earned ISO 56001:2024
ISO 56001:2024 sebagai bentuk pengakuan atas penerapan certification, recognizing its proven, standardized Innovation
Sistem Manajemen Inovasi yang teruji dan terstandar. Management System. This achievement demonstrates the
Pencapaian ini menandai komitmen perusahaan dalam company’s commitment to managing innovation through a
mengelola inovasi secara terstruktur, sistematis, dan structured, systematic, and sustainable approach, moving
berkelanjutan, sehingga tidak lagi bersifat ad-hoc. away from ad hoc methods.
Penerapan standar internasional tersebut memastikan bahwa Implementing this international standard ensures that all of
seluruh inisiatif inovasi Pegadaian selaras dengan strategi Pegadaian’s innovation initiatives align with the company’s
bisnis perusahaan serta mampu menghasilkan dampak business strategy and deliver tangible performance and
nyata bagi kinerja dan nilai tambah perusahaan. Dengan added value. With a well-managed innovation system,
sistem inovasi yang terkelola dengan baik, Pegadaian mampu Pegadaian can accelerate innovation development, improve
meningkatkan kecepatan, kualitas, dan tingkat keberhasilan the quality, and increase the success rate across various
pengembangan inovasi di berbagai lini operasional. operational lines.
Selain memperkuat efektivitas internal, sertifikasi ini juga Beyond strengthening internal effectiveness, this certification
meningkatkan tingkat kepercayaan regulator dan mitra also builds regulators’ and strategic partners’ confidence in the
strategis terhadap tata kelola inovasi perusahaan. Lebih company’s innovation governance. Furthermore, implementing
jauh, penerapan Sistem Manajemen Inovasi yang terstandar a standardized Innovation Management System encourages the
turut mendorong tumbuhnya budaya inovasi yang growth of a sustainable innovation culture within the workplace
berkelanjutan di lingkungan kerja, sekaligus memperkuat and enhances Pegadaian’s competitiveness in navigating
daya saing Pegadaian dalam menghadapi dinamika industri industry dynamics and long-term challenges.
dan tantangan jangka panjang.
Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t 169
Page 170
Produk & Layanan yang Bertanggung Jawab
Responsible Products & Services
Program Gadai Sebagai bagian dari upaya memperluas inklusi keuangan dan memberikan keringanan bagi masyarakat,
Peduli Pegadaian melaksanakan Program Gadai Peduli berupa fasilitas bebas bunga untuk produk Gadai KCA (Regular
dan Fleksi) dengan jangka waktu hingga 60 hari. Program ini ditujukan bagi nasabah baru maupun nasabah gadai
yang sebelumnya tidak aktif, dengan plafon uang pinjaman hingga Rp2,5 juta. Implementasi program ini terbukti
efektif dalam menjaring nasabah baru sekaligus mengaktifkan kembali nasabah eksisting, dengan total nasabah
mencapai sekitar 558 ribu orang dan nilai outstanding loan (OSL) sebesar Rp240 miliar.
In an effort to expand financial inclusion and provide relief to the community, Pegadaian implements the Gadai Peduli
Program. This initiative offers interest-free facilities for Gadai KCA (Regular and Flexible) products, with terms of up to
60 days. The program is aimed at both new customers and previously inactive pawnshop customers, with a maximum
loan amount of IDR 2.5 million. The program has proven effective in attracting new customers and reactivating
dormant accounts, serving approximately 558,000 customers and an outstanding loan (OSL) value of IDR 240 billion.
Digitalisasi Proses Pegadaian terus mendorong transformasi digital melalui pengembangan layanan gadai dan emas berbasis
Bisnis Gadai melalui digital yang memungkinkan nasabah melakukan transaksi secara end-to-end melalui sistem pemesanan
Layanan Emas dari (booking system) dan layanan Mobile Appraiser yang datang langsung ke lokasi nasabah. Layanan ini tidak hanya
Rumah menjangkau nasabah Pegadaian, tetapi juga memperluas akses melalui sinergi dengan Bank BRI, khususnya
Digitalization of melalui skema pairing dan referral di BO BRI. Hingga akhir periode pelaporan, layanan ini telah diujicobakan di
Pawn Business 26 titik di seluruh Indonesia dan memberikan dampak positif berupa peningkatan OSL serta optimalisasi sinergi
Processes through dengan induk usaha BRI melalui perluasan kanal layanan BO BRI (SenyumMobile), dengan OSL tercatat sebesar
Gold Services from Rp121 miliar pada periode September hingga 10 Desember 2025.
Home Pegadaian continues to promote digital transformation by developing digital-based pawn and gold services that
facilitate customers in conducting end-to-end transactions through a booking system and Mobile Appraiser services,
which are dispatched directly to customers’ locations. This service not only extends its reach to existing clientele but
also broadens access through synergy with Bank BRI, particularly via pairing schemes and referrals at BRI Branch
Offices (BO BRI). As of the end of the reporting period, this service has been piloted at 26 locations across Indonesia
and has demonstrated positive outcomes, including an increase in Outstanding Stock Loans (OSL) and optimizing
synergy with the parent company BRI, by expanding channel access through BRI Branch Offices (BO BRI) under the
branding of SenyumMobile. The OSL value was recorded at IDR 121 billion from September to December 10, 2025.
Penerapan Dynamic Dalam rangka memperkuat manajemen risiko dan meningkatkan nilai seumur hidup nasabah (lifetime value/
Customer Rating LTV), Pegadaian menerapkan sistem Dynamic Customer Rating. Sistem ini mengelompokkan nasabah ke dalam
Implementation of beberapa kategori, yaitu Platinum+, Gold+, Silver, dan Bronze, berdasarkan riwayat transaksi, portofolio nasabah,
Dynamic Customer serta faktor eksternal lainnya. Implementasi inisiatif ini memberikan dampak signifikan terhadap optimalisasi
Rating LTV dan peningkatan OSL, dengan rata-rata LTV meningkat sebesar 6,13 persen, kenaikan nilai uang pinjaman
mencapai Rp14,9 triliun, serta jumlah nasabah yang telah memperoleh penilaian rating mencapai 12,8 juta orang.
To strengthen risk management and improve customer lifetime value (LTV), Pegadaian has implemented a Dynamic
Customer Rating system. This system classifies customers into various groups: Platinum+, Gold+, Silver, and Bronze,
based on transaction history, customer portfolio, and other external factors. The initiative has significantly impacted
LTV optimization and OSL growth, resulting in an average LTV increase of 6.13%, a loan value increase of IDR 14.9
trillion, and the rating of 12.8 million customers.
Konversi Titipan Menjawab kebutuhan nasabah yang menghadapi keterbatasan dalam penyimpanan emas secara mandiri,
Emas Fisik Pegadaian mengembangkan layanan konversi Titipan Emas Fisik (TEF) sebagai fondasi penguatan gadai digital.
Physical Gold Melalui layanan ini, nasabah dapat melakukan konversi barang jaminan dari produk Gadai KCA maupun Cicil Emas
Deposit Conversion menjadi TEF, serta sebaliknya. Inisiatif ini berkontribusi pada optimalisasi Outstanding Stock Gold (OSG), dengan
capaian OSG sebesar 709 kilogram pada periode Agustus hingga Desember 2025.
In response to customer needs and addressing constraints in the self-storage of gold, Pegadaian has implemented
the Physical Gold Deposit (TEF) conversion service as a foundation for strengthening digital pawning. This service
facilitates the conversion of collateral from Gadai KCA or Cicil Emas products into TEF, and vice versa. Such an
initiative contributes to the optimization of the Outstanding Stock Gold (OSG), which amounted to 709 kilograms from
August to December 2025.
Sinergi dengan Pegadaian juga memperkuat implementasi closed gold ecosystem melalui sinergi strategis dengan Galeri24.
Galeri24 dalam Kolaborasi ini mencakup optimalisasi LTV berbasis agunan dari entitas dalam Pegadaian Group maupun Galeri24,
Penguatan Closed serta pemanfaatan pembelian emas batangan hasil lelang oleh Galeri24. Sinergi tersebut memberikan dampak
Gold Ecosystem positif berupa peningkatan OSL dan OSG, dengan capaian OSL sebesar Rp234 miliar, OSG mencapai 128 kilogram,
Synergy with serta menjangkau 35.798 nasabah.
Galeri24 in Pegadaian further promotes the implementation of the closed gold ecosystem through strategic collaboration with
Strengthening Galeri24. This collaboration includes optimizing LTV based on collateral from Pegadaian Group entities and Galeri24,
the Closed Gold as well as using gold bar purchases from Galeri24 auctions. The synergy has yielded positive outcomes for OSL and
Ecosystem OSG, with OSL reaching IDR 234 billion, OSG totaling 128 kilograms, and serving 35,798 customers.
AI-powered Digital Pegadaian mengimplementasikan inovasi AI-powered Digital Lending sebagai bagian dari transformasi digital
Lending untuk memperkuat proses pengambilan keputusan kredit. Pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan ini
AI-powered Digital memungkinkan analisis data yang lebih komprehensif dan presisi, sehingga mendukung proses persetujuan kredit
Lending yang lebih cepat, akurat, dan berbasis risiko. Inisiatif ini tidak hanya meningkatkan efisiensi operasional, tetapi
juga memperkuat kualitas portofolio pembiayaan serta mendukung penerapan prinsip kehati-hatian dalam bisnis
perusahaan.
Pegadaian has implemented AI-powered Digital Lending as part of its digital transformation to strengthen credit
decision-making processes. The use of artificial intelligence technology facilitates more comprehensive and precise
data analysis, supporting more accurate, and risk-based credit approval processes. This initiative not only improves
operational efficiency but also enhances the quality of the financing portfolio and supports the application of prudence
principles within the company’s business practices.
170 IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 171
E-Form Pegadaian Sebagai bagian dari peningkatan kualitas layanan dan tata kelola data, Pegadaian mengembangkan inovasi
E-Form Pegadaian E-Form yang mentransformasikan proses layanan nasabah melalui mekanisme pendaftaran, pembaruan data,
dan transaksi yang terstandarisasi, terintegrasi, serta berbasis sistem. Penerapan E-Form mendorong peningkatan
produktivitas layanan, kepatuhan terhadap ketentuan yang berlaku, serta kualitas pengalaman nasabah secara
menyeluruh. Selain itu, sistem ini berkontribusi pada peningkatan kualitas data dan pengelolaan data consent
nasabah yang lebih tertib dan terdokumentasi, sehingga mendukung efektivitas pelayanan serta pengambilan
keputusan yang lebih andal.
To improve service quality and data governance, Pegadaian has developed the E-Form innovation, transforming
customer service processes through standardized, integrated, and system-based registration, data update, and
transaction mechanisms. The implementation of E-Form elevates service productivity, ensures compliance with
applicable regulations, and improves overall customer experience. Furthermore, this system contributes to better data
quality and more orderly documentation of customer consent data, supporting more effective service delivery and
more reliable decision-making.
Digital Partnership Pegadaian memperluas ekosistem produk digital melalui pengembangan kemitraan strategis dengan berbagai
Pegadaian Product pihak, termasuk perbankan, platform e-commerce, serta perusahaan yang menyediakan layanan aplikasi
keuangan digital. Kolaborasi ini diwujudkan melalui skema integrasi host to host, yang memungkinkan
konektivitas sistem secara aman dan andal guna mendukung perluasan distribusi produk dan layanan Pegadaian.
Pegadaian expands its digital product ecosystem via strategic partnerships with diverse parties, such as banking
institutions, e-commerce platforms, and providers of digital financial services. This collaboration is realized through
host-to-host integration schemes, enabling secure and reliable system connectivity to support the broader distribution
of Pegadaian’s products and services.
Aplikasi Tring! Pegadaian
Tring! Pegadaian Application
Pada tahun 2025, Pegadaian menginisiasi pengembangan dan In 2025, Pegadaian initiated the development and launched the
peluncuran Aplikasi Tring! sebagai bagian dari modernisasi Tring! Application as part of the modernization of Pegadaian
kanal layanan Pegadaian Digital Services. Inisiatif ini Digital Services channels. This initiative represents a strategic
merupakan langkah strategis perusahaan dalam memperbarui step for the company to update application technology, to
teknologi aplikasi guna meningkatkan kapabilitas transaksi, enhancing transaction capabilities, streamlining service
menyederhanakan proses layanan, serta memperkuat aspek processes, and strengthen overall system security.
keamanan sistem secara menyeluruh.
Melalui pengembangan Aplikasi Tring!, Pegadaian Through the development of the Tring! Application, Pegadaian
menghadirkan alur registrasi dan transaksi yang lebih offers a more streamlined registration and transaction flow,
sederhana, didukung oleh metode komunikasi dan integrasi supported by more efficient and standardized communication
antar aplikasi yang lebih efisien dan terstandardisasi. Selain and integration between applications. Moreover, improving
itu, peningkatan sistem keamanan menjadi fokus utama system security remains a primary focus to ensure data
untuk memastikan perlindungan data dan kenyamanan protection and customer confidence in digital transactions.
nasabah dalam bertransaksi secara digital.
Peluncuran Aplikasi Tring! pada tahun 2025 juga menandai Peluncuran Aplikasi Tring! pada tahun 2025 juga menandai
pembaruan aplikasi Pegadaian Digital menjadi satu platform pembaruan aplikasi Pegadaian Digital menjadi satu platform
yang lebih andal dan adaptif terhadap kebutuhan pasar. yang lebih andal dan adaptif terhadap kebutuhan pasar.
Upaya ini dilakukan untuk memperluas potensi pasar, Upaya ini dilakukan untuk memperluas potensi pasar,
meningkatkan reliabilitas layanan digital, serta memperkuat meningkatkan reliabilitas layanan digital, serta memperkuat
pengalaman pengguna. Implementasi Aplikasi Tring! pengalaman pengguna. Implementasi Aplikasi Tring!
memberikan dampak positif berupa pembaruan teknologi memberikan dampak positif berupa pembaruan teknologi
aplikasi, peningkatan jumlah pengguna dan transaksi digital, aplikasi, peningkatan jumlah pengguna dan transaksi digital,
kemudahan bertransaksi bagi nasabah, serta peningkatan kemudahan bertransaksi bagi nasabah, serta peningkatan
tingkat kepuasan dan Net Promoter Score (NPS) pelanggan. tingkat kepuasan dan Net Promoter Score (NPS) pelanggan.
2.971.755
Total nasabah onboarding Tring! pada tahun 2025
Total Tring! onboarding customers in 2025
Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t 171
Page 172
Produk & Layanan yang Bertanggung Jawab
Responsible Products & Services
Hadirkan Aplikasi “Tring”,
Pegadaian Perluas Akses Investasi dan Layanan Gadai Digital di Makassar
Introducing the “Tring’s application:
Pegadaian Expands Investment Access and Digital Pawn Services in Makassar
Sebagai bagian dari akselerasi transformasi digital, Pegadaian As part of accelerating digital transformation, Pegadaian
Kanwil VI Makassar meluncurkan aplikasi terbaru bertajuk Kanwil VI Makassar launched our newest application, Tring,
Tring pada ajang Festival Tring Pegadaian 2025. Kehadiran at the Pegadaian Tring Festival 2025. This launch signifies a
aplikasi ini menandai langkah penting Pegadaian dalam significant milestone for Pegadaian in delivering increasingly
menghadirkan layanan keuangan yang semakin inklusif, inclusive, adaptable, and accessible financial services to the
adaptif, dan mudah dijangkau oleh seluruh masyarakat. broader community.
Tring dikembangkan untuk memberikan akses cepat dan Tring has been developed to provide swift and secure access
aman terhadap berbagai kebutuhan keuangan, mulai to a range of financial services, including pawn services, gold
dari layanan gadai, investasi emas, hingga Bank Emas. investment, and Gold Bank. The application enables the
Aplikasi ini memungkinkan masyarakat menikmati layanan public to access Pegadaian’s services from any location and
Pegadaian dari mana saja dan kapan saja, sehingga at any time, strengthening the company’s efforts to expand
memperkuat upaya perusahaan dalam memperluas our reach for digital-based services.
jangkauan layanan berbasis digital.
Nama “Tring” terinspirasi dari filosofi Three Ring, tiga The name “Tring” draws inspiration from the philosophy of the
lingkaran hijau yang menjadi identitas Pegadaian, yang Three Rings, represented by three green circles that embody
merepresentasikan pertumbuhan, keberlanjutan, dan Pegadaian’s identity, symbolizing growth, sustainability, and
keandalan sebagai fondasi utama layanan perusahaan. reliability as the main foundation of the company’s services.
Desain dan tampilan aplikasi dirancang dinamis untuk The design and appearance of the application are dynamically
mendekatkan layanan Pegadaian dengan generasi muda, crafted to bring Pegadaian’s services more accessible to the
termasuk Gen Z dan Gen Alpha, yang lekat dengan gaya younger generation, including Generation Z and Generation
hidup digital. Alpha, who are closely connected to a digital lifestyle.
Tring menyediakan berbagai fitur modern seperti tabungan Tring offers various modern features such as gold savings,
emas, titipan emas, deposito emas, hingga transfer emas gold deposits, gold storage, and gold transfers among users,
antar pengguna, dengan pilihan nominal menabung mulai with savings options starting from Rp10,000. Through these
dari Rp10.000. Melalui fitur-fitur ini, Pegadaian mendorong features, Pegadaian encourages the community to learn
masyarakat untuk belajar menabung dan berinvestasi sejak about saving and investing from an early age and aims to
dini, sekaligus memperkuat inklusi keuangan di seluruh bolster financial inclusion throughout Indonesia.
Indonesia.
Kegiatan Usaha Bulion Pegadaian
Pegadaian Bullion Business Activities
Pada akhir tahun 2024, Pegadaian memperoleh persetujuan By the end of 2024, Pegadaian secured approval from the
dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui Surat Nomor Financial Services Authority (OJK) via Letter Number S-325/
S-325/PL.02/2024 untuk menyelenggarakan kegiatan usaha PL.02/2024 to engage in bullion business activities. This
bulion. Persetujuan ini membuka ruang bagi Pegadaian approval authorizes Pegadaian to offer various gold-based
untuk mengoperasikan berbagai layanan berbasis emas, services, including Gold Deposits, Gold Working Capital
meliputi Deposito Emas, Pinjaman Modal Kerja Emas, Jasa Loans, Corporate Gold Custody Services, and Gold Trading.
Titipan Emas Korporasi, serta Perdagangan Emas.
172 IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 173
Kegiatan usaha bulion merupakan aktivitas jasa keuangan Bullion business activities are financial services associated
yang berkaitan dengan pengelolaan emas dan dirancang with gold management and are designed to support the
untuk mendukung pengembangan ekosistem industri emas development of the national gold industry ecosystem. By
nasional. Melalui penguatan rantai nilai emas di dalam negeri, strengthening the domestic gold value chain, these activities
kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan ketahanan serta are expected to bolster resilience and promote national
mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. Implementasi economic growth at the national level. The implementation
usaha bulion berkontribusi pada peningkatan nilai tambah of bullion activities contributes to increasing value creation
(value creation) di sepanjang gold value chain melalui along the gold value chain by strengthening domestic gold
penguatan kepemilikan emas domestik dan peningkatan ownership and the capacity of the capacities within the
kapasitas produksi industri emas nasional, termasuk sektor national gold industry, including manufacturing and refining
manufaktur dan pemurnian (refinery). sectors.
Pelaksanaan kegiatan usaha bulion memberikan The execution of bullion business activities yields several
sejumlah dampak strategis bagi Pegadaian, antara lain strategic impacts for Pegadaian, including strengthening
memperkuat peran Perusahaan sebagai Bank Emas the company’s role as Indonesia’s first Gold Bank, an
pertama di Indonesia, meningkatkan kelolaan emas hingga increase in gold management to 136 tons, and solidifying
mencapai 136 ton, serta memperkokoh posisi Pegadaian Pegadaian’s position as a market leader within the national
sebagai market leader dalam ekosistem emas nasional. gold ecosystem. Product and business lines through bullion
Diversifikasi produk dan lini bisnis melalui layanan bulion services is also expected to support sustainable company
juga diharapkan dapat mendukung peningkatan kinerja performance and reinforce Pegadaian’s role in promoting
perusahaan secara berkelanjutan, sekaligus memperkuat financial inclusion.
positioning Pegadaian dalam mendorong inklusi keuangan.
Seiring dengan penguatan transformasi digital, Pegadaian In conjunction with digital transformation efforts, Pegadaian
juga mengembangkan Bullion Services sebagai platform is also advancing Bullion Services, an integrated application
aplikasi terintegrasi yang dirancang untuk mendukung platform engineered to facilitate comprehensive, end-
pengelolaan layanan emas batangan secara menyeluruh to-end management of bar gold services. This platform
(end-to-end). Platform ini mencakup deposito emas, transaksi encompasses gold deposits, trading transactions, digital gold
perdagangan, penyimpanan emas digital, pembiayaan storage, gold-based financing, and real-time reporting, all
berbasis emas, hingga pelaporan yang disajikan secara real- delivered securely and in a standardized manner.
time, aman, dan terstandarisasi.
Bullion Services berfungsi sebagai core digital platform Bullion Services functions as a core digital platform,
yang terhubung secara terpadu dengan kanal layanan seamlessly connected to customer service channels,
nasabah, sistem operasional internal Pegadaian, serta Pegadaian’s internal operational systems, and the ecosystem
ekosistem mitra dan regulator. Integrasi tersebut of partners and regulators. This integration facilitates more
memungkinkan proses layanan bullion dijalankan secara efficient and accurate bullion service processes while ensuring
lebih efisien dan akurat, sekaligus memastikan kepatuhan compliance with good corporate governance principles and
terhadap prinsip tata kelola perusahaan yang baik serta applicable laws and regulations.
ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Selain itu, sebagai bagian dari pengembangan layanan Furthermore, as part of gold-based service development,
berbasis emas, pada tahun 2025 Pegadaian melaksanakan Pegadaian will implement the Pegadaian Gold ATM in
implementasi ATM Emas Pegadaian. Fasilitas ini merupakan 2025. This automated machine that allows customers
mesin otomatis yang memungkinkan nasabah melakukan to independently withdraw physical gold via the TRING!
penarikan emas fisik secara mandiri melalui aplikasi application, providing 24-hour operation, quick transaction
TRING!, dengan keunggulan operasional selama 24 jam, times of 1–3 minutes, and a variety of gold brands and
waktu transaksi yang cepat berkisar antara 1–3 menit, serta denominations.
pilihan merek dan denominasi emas yang beragam.
Implementasi ATM Emas diharapkan dapat memberikan nilai The implementation of the Gold ATM is expected to add value
tambah bagi Perusahaan dan nasabah, antara lain melalui for both the company and customers, including the potential
potensi peningkatan pendapatan seiring dengan perluasan revenue growth through expanded service channels, a
kanal layanan, perubahan pola pikir masyarakat untuk lebih notable shift in public perception toward greater trust and
percaya dan tidak ragu menabung emas di platform digital confidence in saving gold on the digital platform TRING!
TRING! karena kemudahan pencetakan emas kapan saja, attributable to the convenience of printing gold at any time,
serta peningkatan loyalitas nasabah melalui penyediaan and strengthened customer loyalty driven by faster, more
layanan yang lebih cepat, praktis, dan andal. practical, and reliable services.
Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t 173
Page 174
Produk & Layanan yang Bertanggung Jawab
Responsible Products & Services
Pada tahun 2025, Presiden Republik Indonesia, Prabowo
Subianto meresmikan kehadiran layanan Bank Emas Pegadaian
di The Gade Tower, Jakarta. Presiden Prabowo secara simbolis
memasukkan emas batangan ke dalam kotak penyimpanan,
menjadikannya Bank Emas pertama di Indonesia. Inisiatif ini
merupakan bagian dari Asta Cita, yang menekankan pentingnya
hilirisasi dan penguatan pengelolaan komoditas emas nasional.
Sebagai pelopor layanan Bank Emas, Pegadaian menandai
babak baru dalam transformasi industri emas nasional, serta
menunjukkan kontribusi nyata Perusahaan dalam mendukung
agenda hilirisasi dan peningkatan daya saing ekonomi Indonesia.
Langkah ini juga memperkuat posisi Pegadaian untuk mendorong
pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.
In 2025, the President of the Republic of Indonesia, Prabowo
Subianto, officially inaugurated the Pegadaian Gold Bank services
at The Gade Tower in Jakarta. President Prabowo symbolically
Presiden Prabowo Resmikan placed gold bars into a storage box, marking the first Gold Bank in
Pegadaian sebagai Bank Emas Indonesia. This initiative aligns with Asta Cita, which emphasizes
downstreaming and strengthening the management of the national
Pertama di Indonesia gold commodity.
President Prabowo Officially As a pioneer in Gold Bank services, Pegadaian marks a new chapter
inaugurates Pegadaian as in the transformation of the national gold industry, demonstrating
the company’s tangible contribution to downstreaming and
Indonesia’s First Gold Bank enhancing Indonesia’s economic competitiveness. This step also
strengthens Pegadaian’s position in promoting inclusive and
sustainable economic growth.
Sebagai kelanjutan dari pengembangan bisnis bullion yang selaras
dengan misi hilirisasi dan industrialisasi dalam program Asta Cita,
Pegadaian resmi memperkenalkan fitur Deposito Emas yang kini
dapat diakses melalui aplikasi Pegadaian Digital.
Deposito Emas merupakan layanan penyimpanan emas
terstandarisasi yang dikelola Pegadaian berdasarkan kesepakatan
antara perusahaan dan nasabah. Melalui fitur ini, masyarakat
dapat menitipkan sejumlah emas kepada lembaga jasa keuangan
yang berizin untuk menyelenggarakan kegiatan usaha bullion.
Inovasi ini menawarkan alternatif investasi yang aman dan
kompetitif, mengingat emas merupakan instrumen yang relatif
stabil dan memiliki tren nilai yang meningkat dari waktu ke waktu.
Kehadiran fitur Deposito Emas sekaligus menegaskan komitmen
Pegadaian dalam menyediakan layanan keuangan modern yang
mendukung inklusi dan literasi keuangan masyarakat.
As a continuation of the bullion business development aligned
with the downstreaming and industrialization mission within the
Asta Cita program, Pegadaian officially introduced the Gold Deposit
feature, now accessible through the Pegadaian Digital app.
The Gold Deposit is a standardized gold storage service
administered by Pegadaian under an agreement between the
company and the customer. Through this feature, the public can
entrust a specified amount of gold to a licensed financial institution
Pegadaian Luncurkan Fitur Deposito authorized to conduct bullion business.
Emas melalui Pegadaian Digital This innovation offers a secure and competitive investment
alternative, as gold is a relatively stable asset with a consistent
Pegadaian Launches Gold Deposit upward trend in value over time. The presence of the Gold Deposit
Feature through Pegadaian Digital feature also reaffirms Pegadaian’s commitment to offering modern
financial services that promote financial inclusion and literacy.
1 74 IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK
IN OVASI
YAN GINBE
KLU
R KE
SIF,
LAND A
JU TA NK | YA
MPA N G B EI R
I NCLUS VEKEI L A N J U TAI O
NNOVAT NN, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 175
Pegadaian Perluas Sebagai bagian dari komitmen untuk menghadirkan layanan investasi yang mudah
diakses dan relevan dengan kebutuhan masyarakat, Pegadaian meluncurkan fitur Setor
Akses Investasi Fisik Emas sebagai inovasi terbaru dalam ekosistem Bank Emas Pegadaian. Layanan ini
melalui Fitur Setor memungkinkan nasabah mengonversi emas batangan fisik menjadi saldo Tabungan Emas,
sehingga pengelolaan investasi dapat dilakukan dengan lebih aman, rapi, dan terintegrasi
Fisik Emas secara digital.
Pegadaian Perluas Fitur ini ditujukan bagi individu yang selama ini menyimpan emas dalam bentuk fisik
Akses Investasi namun membutuhkan sarana pengelolaan yang lebih praktis. Melalui layanan Setor Fisik
Emas, nasabah cukup membawa emas batangan beserta identitas diri ke outlet Pegadaian
melalui Fitur Setor yang telah ditetapkan. Setelah melalui proses verifikasi, emas tersebut dikonversi
Fisik Emas langsung menjadi saldo Tabungan Emas. Saat ini, Pegadaian menerima berbagai merek
logam mulia, termasuk Galeri 24, Antam, UBS, dan Lotus Archi, dengan rentang berat
mulai dari 0,5 gram hingga 1 kilogram.
Kehadiran fitur ini sekaligus memperkuat upaya Pegadaian dalam mendorong literasi dan
inklusi keuangan melalui digitalisasi aset emas. Dengan saldo Tabungan Emas yang dapat
dipantau melalui aplikasi Pegadaian Digital, masyarakat memiliki fleksibilitas lebih besar
dalam mengelola investasi serta meningkatkan keamanan penyimpanan aset mereka.
Pada tahap awal, layanan Setor Fisik Emas tersedia di 13 outlet Pegadaian yang berlokasi
di Jabodetabek dan Balikpapan, termasuk Salemba, Pasar Senen, Bekasi Utama,
Karawang, Mall Ambassador, hingga Kantor Cabang Balikpapan. Ke depan, Pegadaian
berencana memperluas jangkauan layanan ini untuk memberikan akses investasi yang
semakin inklusif bagi masyarakat luas.
Pada tahun yang sama, Pegadaian memperoleh kehormatan untuk menjadi tuan rumah
penyelenggaraan Bullion Connect 2025 dengan tema “Linking Mines to Markets”. Forum
strategis ini mempertemukan pemangku kepentingan dari sisi hulu hingga hilir industri
emas nasional untuk memperkuat sinergi dan membangun ekosistem bullion Indonesia
yang semakin inklusif, transparan, dan berdaya saing global
Penyelenggaraan Bullion Connect 2025 merupakan inisiatif Kementerian Koordinator
Bidang Perekonomian bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK), bekerja sama dengan World
Gold Council (WGC) serta didukung oleh Kementerian Keuangan, Badan Pengawasan
BUMN, dan para pelaku industri emas. Keterlibatan berbagai institusi strategis ini
menegaskan pentingnya kolaborasi dalam memperkuat struktur industri emas nasional
Sebagai bagian dari komitmen untuk menghadirkan layanan investasi yang mudah diakses dan
relevan dengan kebutuhan masyarakat, Pegadaian also launched the Physical Gold Deposit
feature as the latest innovation within the Pegadaian Gold Bank ecosystem. This service allows
customers to convert physical gold bars into Gold Savings balances, enabling more secure,
organized, and digitally integrated investment management.
This feature is intended for individuals who possess physical gold and seek a more efficient
management platform. Through the Physical Gold Deposit service, customers are advised to
bring their gold bars, along with suitable identification, to designated Pegadaian outlets. Upon
verification, the gold is seamlessly converted into a Gold Savings account balance. Currently,
Pegadaian accepts a variety of gold bar brands ranging in weight from 0.5 grams to 1 kilogram.
The introduction of this feature further enhances Pegadaian’s initiatives to advance financial
literacy and inclusion through the digitalization of gold assets. With the Gold Savings balance
that can be monitored via the Pegadaian Digital application, the public gains increased
flexibility in managing investments and improved security for asset storage.
Initially, the Physical Gold Deposit service is available at 13 Pegadaian outlets in Jabodetabek
and Balikpapan. In the future, Pegadaian plans to expand this service to provide more inclusive
investment access to the wider community.
In the same year, Pegadaian was honored for hosting Bullion Connect 2025, under the theme
“Linking Mines to Markets.” This strategic forum brings together stakeholders across the
national gold industry, from upstream to downstream, with the objective of enhancing synergy
and building a more inclusive, transparent, and globally competitive Indonesian bullion
ecosystem.
Bullion Connect 2025 is an initiative led by the Coordinating Ministry for Economic Affairs,
in collaboration with the Financial Services Authority (OJK), in partnership with the World
Gold Council (WGC), and supported by the Ministry of Finance, the State-Owned Enterprises
Supervisory Agency, and industry players. The participation of these strategic institutions
underscores the significance of collaborative efforts in strengthening the national gold industry.
Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t 175
Page 176
Produk & Layanan yang Bertanggung Jawab Responsible Products & Services Keamanan Produk dan Layanan [OJK F.27] Product and Services Security Seluruh produk dan layanan Pegadaian telah melalui proses All of Pegadaian’s products and services have received persetujuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), sebagai bukti approval from the Financial Services Authority (OJK), as proof kepatuhan Perusahaan terhadap regulasi yang berlaku of the company’s adherence to relevant financial industry di industri keuangan. Proses tersebut memastikan bahwa regulations. This process guarantees that each product setiap produk memenuhi standar keamanan, transparansi, adheres to safety, transparency, and governance standards, dan tata kelola yang diwajibkan, sehingga memberikan thereby ensuring protection for customers. jaminan perlindungan kepada nasabah. Untuk menjaga kualitas dan keandalan layanan, Satuan To maintain the quality and reliability of services, Pengawas Intern Pegadaian juga secara rutin melaksanakan Pegadaian’s Internal Supervisory Unit regularly performs audit terhadap proses bisnis. Audit ini bertujuan audits on business processes. These audits are intended to memperkuat efektivitas manajemen risiko, pengendalian enhance risk management effectiveness, strengthen internal internal, serta tata kelola perusahaan. Evaluasi berkala ini controls, and promote sound corporate governance. Such memastikan bahwa kegiatan operasional berjalan sesuai periodic evaluations confirm that operational activities meet standar dan bahwa produk yang dihadirkan memberikan established standards and that the products offered deliver manfaat nyata bagi masyarakat. tangible benefits to the community. SMART CCTV AI PEGADAIAN Pada tahun 2025, Pegadaian sedang mengembangkan Smart CCTV berbasis Artificial Intelligence (AI) sebagai bagian dari penguatan sistem keamanan dan peningkatan kualitas layanan operasional. Sistem ini dirancang untuk melakukan deteksi kejadian secara otomatis melalui analisis data visual yang cerdas, sehingga tidak hanya berfungsi sebagai perangkat perekam, tetapi juga mampu menganalisis situasi dan memberikan respons secara real- time berdasarkan objek atau aktivitas yang terdeteksi. Penerapan Smart CCTV berbasis AI nantinya akan dimanfaatkan untuk memantau tingkat kesiapan outlet operasional, menjaga keamanan area kluis, serta menghitung jumlah kunjungan nasabah di cabang. Selain aspek operasional dan keamanan, sistem ini juga menjadi dasar bagi perbaikan kualitas pengalaman nasabah secara berkelanjutan. SMART CCTV AI PEGADAIAN In 2025, Pegadaian is advancing the development of AI- based Smart CCTV systems aimed at enhancing security systems and improve operational service quality. This system is engineered to automatically identify incidents through intelligent visual data analysis, thus serving not merely as a recording device but also as an analytical tool that assesses situations and provides real-time responses based on detected objects or activities. The implementation of AI-based Smart CCTV will subsequently be used to monitor the readiness of operational outlets, ensure the security of vault areas, and tally customer visits at branches. Beyond operational and security aspects, this system also serves as a foundation for continuously improving the quality of customer experience quality. 176 IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 177
UPTIME INSTITUTE CERTIFIED KEBIJAKAN RELAKSASI BAGI NASABAH
Pada tahun 2025, Pegadaian memperoleh TERDAMPAK BENCANA
sertifikasi internasional dari Uptime Institute, Sebagai bagian dari komitmen terhadap penerapan tata
sebuah lembaga global yang berfokus pada kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance)
peningkatan keandalan, ketersediaan, efisiensi, dan keberlanjutan usaha, Pegadaian melalui Divisi Jaringan
dan keberlanjutan pengelolaan pusat data dan Operasional (JO) menerapkan kebijakan relaksasi khusus
(data center). Sertifikasi ini menjadi pengakuan bagi nasabah yang terdampak bencana alam, termasuk banjir
atas komitmen Pegadaian dalam menerapkan bandang dan longsor yang melanda wilayah Sumatra Utara,
tata kelola infrastruktur teknologi informasi Sumatra Barat, dan Aceh pada akhir November 2025. Kebijakan
yang andal dan berstandar internasional. ini dirancang untuk memastikan keberlangsungan layanan,
Pencapaian ini mendorong terbentuknya memberikan perlindungan kepada nasabah, serta menjaga
standar operasional yang jelas, kesinambungan aktivitas bisnis di tengah gangguan operasional
terdokumentasi, dan teruji, termasuk Standard akibat bencana.
Operating Procedures (SOP), Methods of Relaksasi diberikan dalam bentuk pengunduran tanggal jatuh
Procedure (MOP), dan Emergency Operating tempo dan cut-off transaksi, perpanjangan jangka waktu kredit,
Procedures (EOP). Selain itu, sertifikasi tersebut serta pembebasan denda keterlambatan untuk produk berbasis
meningkatkan kesiapan tim operasional dalam gadai maupun angsuran, sesuai dengan karakteristik dampak
menghadapi kondisi operasional normal, bencana yang terjadi. Implementasi kebijakan ini dilakukan
kegiatan pemeliharaan, maupun situasi insiden. secara terukur melalui koordinasi lintas fungsi, mencakup
Dengan penerapan standar Uptime Institute, penilaian kondisi operasional, keselamatan karyawan, pemulihan
proses pemeliharaan infrastruktur juga dapat infrastruktur, serta penyesuaian sistem aplikasi operasional.
dilakukan tanpa mengganggu keberlangsungan Seluruh pelaksanaan kebijakan dipantau secara berkelanjutan
layanan, khususnya pada pusat data dengan guna memastikan efektivitas, kepatuhan terhadap kerangka
klasifikasi Tier III dan Tier IV. Business Continuity Management System (BCMS), serta
keselarasan dengan rencana kerja dan anggaran perusahaan
UPTIME INSTITUTE CERTIFIED
(RKA).
In 2025, Pegadaian obtained an international
certification from the Uptime Institute, a POLICY ON CUSTOMER RELAXATION
globally recognized organization dedicated to FOR DISASTER-AFFECTED INDIVIDUALS
improving the reliability, availability, efficiency, As part of its commitment to good corporate governance and
and sustainability of data center management. business sustainability, Pegadaian, through the Network and
This certification acknowledges Pegadaian’s Operations Division (JO), has implemented a special relaxation
commitment to implementing reliable and policy for customers affected by natural disasters, including flash
internationally standardized IT infrastructure floods and landslides that transpired in North Sumatra, West
governance. Sumatra, and Aceh at the end of November 2025. This policy is
This accomplishment has led to the designed to ensure service continuity, protect customers, and
development of well-defined, documented, maintain business activities amidst operational disruptions caused
and tested operational standards, including by these catastrophic events.
Standard Operating Procedures (SOP), Methods Relief measures include the postponement of due dates and
of Procedure (MOP), and Emergency Operating transaction cut-offs, extension of credit terms, and waiver of late
Procedures (EOP). Furthermore, the certification fees for both pawn-based and installment products, tailored to
improves the operational team’s preparedness the nature of the disaster’s impact. Implementation of this policy
to handle normal operational conditions, is conducted in a measured manner through cross-functional
maintenance tasks, and incident situations. coordination, encompassing assessments of operational conditions,
By adhering to Uptime Institute standards, employee safety, infrastructure reconstruction, and adjustments to
infrastructure maintenance processes can be operational systems. All policy applications are subject to ongoing
performed without disrupting service continuity, monitoring to verify their effectiveness, ensure compliance with the
particularly in data centers classified as Tier III Business Continuity Management System (BCMS) framework, and
and Tier IV. alignment with the company’s work plan and budget (RKA).
Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t 177
Page 178
Produk & Layanan yang Bertanggung Jawab Responsible Products & Services Pemasaran dan Pelabelan Produk dan Layanan [GRI 417-1, 417-2, 417-3, FN-CF-270a.5] Marketing and Labeling of Products and Services Pegadaian menjunjung tinggi hak nasabah untuk Pegadaian upholds customers’ right to obtain clear, accurate, memperoleh informasi produk yang jelas, benar, dan and transparent product information, as regulated by Law transparan sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Number 8 of 1999 concerning Consumer Protection. This Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen. principle is reinforced by Board of Directors Regulation Prinsip tersebut diperkuat melalui Peraturan Direksi Nomor Number 26 of 2024 on Market Conduct Supervision Guidelines, 26 Tahun 2024 tentang Pedoman Pengawasan Perilaku Pasar which establish standards for responsible communication in (Market Conduct), yang mengatur standar komunikasi yang delivering product information. bertanggung jawab dalam penyampaian informasi produk. Dalam memberikan informasi kepada nasabah, Pegadaian In providing information to customers, Pegadaian applies the menerapkan prinsip keterbukaan dengan memastikan seluruh principle of transparency by ensuring that all explanations penjelasan disampaikan secara akurat, tidak menyesatkan, are accurate, non-misleading, and easy to understand. dan mudah dipahami. Seluruh produk Pegadaian telah All Pegadaian products are equipped with comprehensive dilengkapi spesifikasi dan penjelasan yang komprehensif, specifications and explanations, with complete information dengan penyampaian informasi lengkap melalui situs resmi provided via the official company website and other supporting perusahaan serta dokumen pendukung lainnya. documentation. Sementara pada aspek pemasaran, Pegadaian berkomitmen In terms of marketing, Pegadaian is committed to untuk menerapkan praktik pemasaran yang adil, etis, dan implementing fair, ethical, and regulation-compliant sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan marketing practices, including advertising, promotional yang berlaku, mencakup kegiatan periklanan, promosi, activities, and sponsorships. To maintain the integrity of maupun sponsorship. Dalam menjaga integritas praktik its marketing practices, Pegadaian consistently ensures pemasaran, Pegadaian senantiasa memastikan kepatuhan compliance with all applicable laws and regulations terhadap seluruh ketentuan hukum yang mengatur governing the sale of products and the provision of services penjualan dan pelayanan produk kepada nasabah. to customers. Sepanjang periode pelaporan, terdapat temuan terbatas During the reporting period, there were limited findings terkait praktik pemasaran yang belum sepenuhnya sesuai related to marketing practices that were not fully compliant dengan regulasi yang berlaku dan menimbulkan dampak with prevailing regulations and resulted in non-significant kerugian material yang bersifat tidak signifikan. Atas temuan material impacts. In response to these findings, the Company tersebut, Perusahaan telah melakukan langkah-langkah has undertaken the necessary evaluation and corrective evaluasi dan perbaikan yang diperlukan. Tidak terdapat proses actions. There were no legal proceedings arising from these hukum yang menimbulkan kerugian material signifikan bagi incidents that resulted in significant material losses for the Perusahaan. Kondisi ini mencerminkan komitmen terhadap Company. This condition reflects Pegadaian’s commitment to penerapan prinsip kehati-hatian, kepatuhan regulasi, the application of prudence principles, regulatory compliance, serta upaya berkelanjutan Pegadaian dalam memberikan and continuous efforts to provide ethical, responsible, and pelayanan yang etis, bertanggung jawab, dan berorientasi customer-oriented services. pada perlindungan kepentingan nasabah. Ruang lingkup Program Liga Gade mencakup pemberian fee The scope of the Gade League Program includes providing kepada unit kerja PNM, insentif atas keberhasilan penutupan fees to PNM work units, offering incentives for the successful (closing) produk Pegadaian oleh tenaga pemasar BRI, serta closing of Pegadaian products by BRI marketing personnel, pelaksanaan kompetisi kinerja (racing) bagi tenaga pemasar and conducting performance competitions (racing) for BRI dan unit kerja BRI. Selain itu, Pegadaian melalui Kantor Area marketing personnel and work units. Furthermore, Pegadaian, juga menyelenggarakan kegiatan gathering bagi tenaga via Area Offices, also facilitates gatherings for BRI and PNM pemasar dan unit kerja BRI serta PNM di wilayah operasional marketing personnel and work units in nearby operational areas terdekat, guna memperkuat koordinasi, pemahaman produk, to strengthen coordination, deepen product understanding, and dan hubungan kerja antar entitas. strengthen working relationships among entities. Melalui pelaksanaan Program Liga Gade, Pegadaian Through the implementation of the Gade League Program, berupaya meningkatkan tingkat awareness dan pemahaman Pegadaian aims to increase awareness and understanding entitas dalam holding terhadap produk dan layanan among entities within the Pegadaian Holding Group 178 IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 179
Pegadaian. Sinergi ini diharapkan dapat berkontribusi pada regarding our products and services. This synergy is
peningkatan kinerja Perusahaan secara berkelanjutan anticipated to facilitate ongoing improvements in the
melalui optimalisasi potensi jaringan, sumber daya, dan Company’s performance through the optimization of the
kapabilitas pemasaran di dalam ekosistem holding. network potential, resources, and marketing capabilities
within the holding ecosystem.
Dampak Produk/Jasa [OJK F.28]
Impact on Products/ Services
Pegadaian berkomitmen menghadirkan produk dan layanan Pegadaian is committed to delivering products and services
yang memberikan manfaat ekonomi sekaligus memberikan that generate economic advantages while simultaneously
dampak positif bagi masyarakat dan lingkungan. Sejalan exerting a positive influence on society and the environment.
dengan prinsip Keuangan Berkelanjutan, setiap pengembangan Consistent with the principles of Sustainable Finance, all
produk, proses bisnis, dan aktivitas operasional diarahkan product development, business processes, and operational
untuk mendukung keseimbangan antara pertumbuhan usaha activities are directed to support a balance between business
dan kontribusi terhadap keberlanjutan jangka panjang. growth and contributions to long-term sustainability.
Melalui pendekatan tersebut, Pegadaian terus Through this approach, Pegadaian continues to optimize
mengoptimalkan dampak positif dari produk dan the positive impact of its products and services, such as
layanannya, seperti peningkatan inklusi keuangan dan expanding financial inclusion and endorsing environmentally
dukungan terhadap pembiayaan ramah lingkungan, serta sustainable financing, whilst also mitigating potential
memitigasi potensi dampak negatif yang mungkin timbul. negative impacts that may occur. This focus serves as the
Fokus ini menjadi dasar Perseroan dalam memperkuat reinforcement of business resilience and the generation of
ketahanan bisnis sekaligus menciptakan nilai berkelanjutan sustainable value for all stakeholders.
bagi seluruh pemangku kepentingan.
Tahu Kah Anda? Did You Know?
Setiap gram emas digital kami didukung Every gram of our digital gold
oleh emas fisik is backed by physical gold
Sebagian masyarakat mungkin bertanya: Some customers may wonder
Apakah emas digital benar-benar memiliki whether digital gold is truly supported
cadangan emas fisik? by real assets.
Di Pegadaian, setiap gram emas digital yang tercatat dalam At Pegadaian, every gram of digital gold in our system is
sistem kami didukung oleh emas fisik. backed by physical gold.
Seluruh produk investasi emas Pegadaian, termasuk Tabungan All of our gold investment products, including Tabungan
Emas dan layanan investasi emas digital lainnya didukung Emas (Gold Savings) and other digital gold services
oleh cadangan emas fisik dengan rasio satu banding satu are supported by physical gold reserves on a one-to-
(1:1). Artinya, setiap gram emas yang dimiliki nasabah dalam one basis. This means that every gram recorded in a
rekening mereka memiliki padanan emas fisik yang disimpan customer’s account corresponds to an equivalent amount
secara aman dalam pengelolaan Pegadaian. of physical gold securely held under our custody.
Sebelum nasabah melakukan transaksi pembelian emas Before customers complete a digital gold transaction
melalui platform digital kami, Pegadaian terlebih dahulu through our platforms, we ensure that sufficient physical
memastikan bahwa cadangan emas fisik yang memadai telah gold reserves are already available. As a result, every
tersedia. Dengan demikian, setiap saldo emas digital selalu
didukung oleh aset dasar yang nyata (underlying asset).
digital gold balance is supported by a tangible underlying
asset, providing confidence and assurance to our
customers.
Praktik tersebut telah ditetapkan secara resmi dalam
kebijakan internal perusahaan yang mengatur pengelolaan This commitment has been formally embedded in our
produk emas Pegadaian. Kebijakan ini memastikan bahwa internal policies governing the management of gold
pengelolaan emas nasabah dilakukan dengan menjunjung products, ensuring that customers’ gold holdings are
tinggi prinsip kehati-hatian, transparansi, dan perlindungan managed with the highest standards of prudence,
konsumen. transparency, and consumer protection.
Melalui pendekatan ini, kami terus menjaga kepercayaan Through this approach, we continue to strengthen trust in
masyarakat terhadap ekosistem investasi emas Pegadaian sekaligus our gold investment ecosystem while providing a secure and
menyediakan sarana investasi yang aman dan mudah diakses bagi accessible way for customers to build long-term financial
masyarakat untuk membangun ketahanan finansial jangka panjang. resilience.
Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t 179
Page 180
Produk & Layanan yang Bertanggung Jawab
Responsible Products & Services
Dampak Positif Dampak Negatif
Positive Impacts Negative Impacts
1. Peningkatan Literasi keuangan dan Ketahanan Keuangan 1. Sistem yang rentan terhadap
Dengan menyediakan layanan yang lebih transparan dan berbasis Perubahan Geopolitik Dunia
pada sistem yang jelas, Pegadaian turut meningkatkan literasi Produk pembiayaan berbasis agunan emas, seperti
keuangan di kalangan masyarakat. Masyarakat yang lebih paham Gadai Emas dan Krasida Emas, memang sangat rentan
tentang cara mengelola keuangan dan memanfaatkan produk terhadap fluktuasi harga emas yang dipengaruhi
keuangan dengan bijak akan lebih mampu merencanakan keuangan oleh kondisi geopolitik dunia yang fluktuatif. Ketika
untuk jangka panjang. Hal ini mendukung keberlanjutan pribadi dan harga emas naik atau turun secara signifikan, nilai
bisnis, karena masyarakat dapat menghindari jebakan utang, seperti agunan juga akan berubah, yang dapat mempengaruhi
ijon, rentenir, dan pinjaman tidak wajar lainnya yang memberatkan kemampuan nasabah untuk menebus pinjaman
dan memilih solusi pembiayaan yang lebih sehat dan efisien. mereka atau mendapatkan pinjaman yang cukup.
1. Increased Financial Literacy and Resilience. Untuk mengatasi hal ini, Pegadaian berkomitmen
By offering more transparent services based on a clear system, Pegadaian melakukan literasi keuangan kepada masyarakat.
facilitates the advancement of financial literacy within the community. Literasi keuangan ini bertujuan mendidik nasabah agar
Individuals who acquire a deeper understanding of financial management tidak terjebak dalam ketergantungan jangka pendek
and the prudent utilization of financial products will be better equipped pada pembiayaan berbasis agunan, serta memahami
to plan their long-term financial strategies. This supports both personal dampak fluktuasi harga emas terhadap kemampuan
and business sustainability by enabling the community to avoid debt mereka dalam mengelola utang. Dengan pemahaman
traps such as usury, loan sharks, and other exploitative lending practices, yang lebih baik tentang manajemen keuangan dan
and instead select healthier and more efficient financing options. risiko yang terkait dengan fluktuasi harga emas,
nasabah diharapkan dapat membuat keputusan
2. Mendukung Pertumbuhan dan Pemberdayaan keuangan yang lebih bijak dan berkelanjutan.
Usaha Mikro Kecil dan Menengah
1. System Vulnerable to Global Geopolitical Changes
Program Penguatan Penyaluran KUR Syariah merupakan bagian dari
Gold-backed financing products, including Gadai Emas
upaya Pegadaian untuk meningkatkan aksesibilitas pembiayaan bagi
and Krasida Emas, are highly susceptible to fluctuations
Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Produk UMK Pegadaian
in gold prices, which are influenced by global geopolitical
ini antara lain adalah KUR Syariah, KUPEDES, Kreasi UMI, dan Arrum
factors. Significant increases or decreases in gold
BPKB. Melalui penyaluran produk UMK, Pegadaian ingin menjangkau
prices lead to corresponding changes in the collateral’s
lebih banyak pelaku usaha kecil yang membutuhkan pembiayaan
value, potentially impacting customers’ ability to
modal dengan skema yang transparan, adil, serta berbasis syariah.
redeem their loans or secure adequate financing.
Ini menjadi solusi bagi UMKM yang mungkin kesulitan mengakses
pembiayaan dari lembaga keuangan konvensional, sekaligus In order to address this, Pegadaian is committed to providing
mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat. Pegadaian financial literacy to the community. This financial literacy
menargetkan peningkatan jumlah penerima manfaat, khususnya di aims to educate customers so they do not become overly
sektor-sektor strategis seperti pertanian, perdagangan, dan jasa. dependent on short-term, collateral-backed financing
and to improve their understanding of how fluctuations
2. Supporting the Growth and Empowerment of Micro,
in gold prices can impact their debt management.
Small, and Medium Enterprises (MSMEs)
With a better understanding of financial management
The Shariah KUR Distribution Strengthening Program is an initiative and associated risks, customers are expected to make
by Pegadaian aimed at increase access to financing for Micro, Small, more prudent and sustainable financial decisions.
and Medium Enterprises (MSMEs). Pegadaian’s MSME products include
Shariah KUR, KUPEDES, Kreasi UMI, and Arrum BPKB. Through the 2. Risiko Pembiayaan Usaha yang tidak Berkelanjutan
distribution of these MSME products, Pegadaian aims to reach more small Produk berbasis pembiayaan UMKM, jika tidak disertai
business actors who require capital financing through transparent, fair, dengan proses penilaian kelayakan usaha yang tepat dapat
and Shariah-compliant schemes. This provides a solution for MSMEs that menyebabkan lonjakan Non-Performing Loan (NPL) yang
may encounter difficulties in securing funding from conventional financial berpotensi merusak keberlanjutan operasional Pegadaian.
institutions, while also supporting community economic empowerment. Untuk mengatasi hal ini, diadakan pelatihan bagi tim
Pegadaian targets an increase in the number of beneficiaries, particularly surveyor BPO (Business Process Outsourcing) yang
within strategic sectors such as agriculture, trade, and services. bertujuan untuk meningkatkan keterampilan mereka
3. Mendorong Pengembangan Produk dan Layanan yang fokus pada dalam melakukan penilaian dan pengawasan kelayakan
Aspek Lingkungan usaha dengan cermat dan efektif. Penerapan sistem
penilaian kelayakan yang cermat, pengelolaan risiko yang
Pegadaian juga menunjukkan komitmennya terhadap agenda lingkungan
proaktif, serta pendampingan berkelanjutan untuk UMKM
melalui program perluasan Amanah Kendaraan Bermotor Listrik/
adalah langkah-langkah penting untuk memastikan
Hybrid (EV). Produk Amanah ini menawarkan pembiayaan syariah bagi
keberlanjutan baik untuk nasabah maupun Pegadaian.
masyarakat yang ingin berkontribusi pada pengurangan emisi karbon
dengan beralih ke kendaraan listrik atau hybrid. Dengan dukungan 2. Risk of Unsustainable Business Financing
pembiayaan yang ringan, Masyarakat dapat lebih mudah mengakses Products related to MSME financing, if not accompanied
kendaraan yang lebih ramah lingkungan tanpa harus terbebani oleh by proper business feasibility assessments, may result
biaya tinggi di awal. in an increase in Non-Performing Loans (NPLs) that
3. Promoting the development of products and services with an emphasis could threaten Pegadaian’s operational sustainability
on Environmental Aspects To mitigate this risk, training programs are provided for
Pegadaian also demonstrates its commitment to environmental agendas by Business Process Outsourcing (BPO) survey teams to
expanding the Amanah Electric/Hybrid Vehicle (EV) program. This Amanah improve their competencies in conducting thorough and
product offers Shariah-compliant financing options for communities effective business feasibility assessments and supervision.
seeking to contribute to reducing carbon emissions by switching to electric Implementing careful feasibility assessment systems,
or hybrid vehicles. With accessible financing, communities can more readily proactive risk management strategies, and continuous
acquire environmentally sustainable vehicles without being burdened by assistance to MSMEs are crucial steps to ensure
high upfront costs. sustainability for both customers and Pegadaian.
180 IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 181
Privasi dan Keamanan Data [GRI 3-3, 418-1, 2-26, FN-CF-220a.1, FN-CF-220a.2, FN-CF-230a.1, FN-CF-230a.2, FN-CF-230a.3]
Privacy and Data Security
Pegadaian menempatkan perlindungan data pribadi sebagai Pegadaian prioritizes personal data protection in the
prioritas utama dalam operasional perusahaan. Komitmen Company’s operational practices. This commitment is
tersebut dituangkan dalam Kebijakan Data Pribadi dan Privasi articulated in the Customer Personal Data and Privacy Policy,
Nasabah serta Peraturan Direksi Nomor 71 Tahun 2023 as well as in the Board of Directors Regulation Number 71 of
tentang Pedoman Perlindungan Data Pribadi (PDP). Kebijakan 2023 concerning Personal Data Protection Guidelines (PDP).
ini berlaku bagi seluruh karyawan, unit operasional, serta This policy is applicable to all employees, operational units,
pemasok atau mitra kerja yang menangani data pelanggan and suppliers or partners responsible for managing customer
maupun data internal Perusahaan. or internal company data.
Implementasi kebijakan perlindungan data dilaksanakan secara The implementation of the data protection policy is carried
ketat dan diawasi oleh Petugas Perlindungan Data Pribadi (PPDP) out strictly and is supervised by the Personal Data Protection
atau Data Protection Officer (DPO). Kebijakan ini telah terintegrasi Officer (PPDP) or Data Protection Officer (DPO). This
dalam sistem manajemen risiko dan kepatuhan, sehingga seluruh policy has been integrated into the risk management and
proses pengelolaan data mengikuti prinsip keamanan, kerahasiaan, compliance system, ensuring that all data management
dan kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku. Pegadaian juga processes adhere to principles of security, confidentiality,
menerapkan mekanisme penegakan disiplin yang tegas, termasuk and compliance with applicable regulations. Pegadaian also
pemberian sanksi dan pelaporan kepada pihak berwenang apabila enforces strict disciplinary mechanisms, including sanctions
terjadi pelanggaran terhadap kebijakan perlindungan data. Hasil and reporting to authorities in the event of policy violations.
mekanisme pengawasan yang dilakukan akan dilaporkan dan The outcomes of the oversight mechanisms are reported to
dipertanggungjawabkan kepada Direksi. and subject to accountability before the Board of Directors.
Berdasarkan Peraturan Direksi Nomor 91 Tahun 2025, Pegadaian Based to Board of Directors Regulation Number 91 of 2025, Pegadaian
menetapkan struktur organisasi pengelolaan perlindungan data has established an organizational structure for data protection
dengan menunjuk Steering Committee yang terdiri dari Direktur management by appointing a Steering Committee consisting of the
Manajemen Risiko, Legal, dan Kepatuhan, serta menerapkan Directors of Risk Management, Legal, and Compliance, supported by
prosedur pengamanan informasi yang mengacu pada standar the implementation of information security procedures in accordance
ISO 27001. Mekanisme ini didukung oleh pengawasan dan with ISO 27001 standards. This governance framework is reinforced
penegakan disiplin yang tegas, termasuk pemberian sanksi by a robust oversight and disciplinary enforcement mechanism,
dan pelaporan kepada pihak berwenang atas pelanggaran including the imposition of sanctions and reporting to the relevant
kebijakan perlindungan data, dimana hasil pelaksanaannya authorities in the event of violations of data protection policies, with
dilaporkan dan dipertanggungjawabkan kepada Direksi. [GRI 418-1] the results of such oversight reported and accounted for to the Board
of Directors. [GRI 418-1]
Untuk memastikan keamanan dan integritas data nasabah, To ensure the security and integrity of customer data,
Pegadaian secara konsisten melaksanakan audit kepatuhan Pegadaian consistently conducts compliance audits through
melalui audit internal serta pemantauan berkala oleh Satuan internal audits and periodic monitoring by the Internal
Pengawas Internal (SPI). Proses pengawasan ini memastikan Supervisory Unit (SPI). This oversight process ensures that
bahwa seluruh kebijakan privasi diimplementasikan secara all privacy policies are implemented consistently and that
konsisten dan bahwa produk serta layanan Pegadaian aman Pegadaian’s products and services are safe for public use.
digunakan oleh masyarakat.
Pada tahun 2024, Pegadaian telah melakukan standarisasi In 2024, Pegadaian standardized the process for accessing
proses akses data pribadi nasabah sebagai bagian dari customer personal data to fulfill data subject rights. This
pemenuhan hak-hak subjek data pribadi. Langkah ini step strengthens data management certainty and improves
memperkuat kepastian pengelolaan data dan meningkatkan transparency for customers in accessing, updating, and
transparansi bagi nasabah dalam mengakses, memperbarui, protecting their personal information.
dan melindungi informasi pribadi mereka.
Adapun pada tahun 2025, Pegadaian melaksanakan program In 2025, Pegadaian implemented an IT Security Awareness
IT Security Awareness yang ditujukan kepada seluruh program targeting all employees to strengthen the
karyawan sebagai bagian dari penguatan ketahanan siber company’s cybersecurity resilience. This program is designed
Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t 181
Page 182
Produk & Layanan yang Bertanggung Jawab Responsible Products & Services perusahaan. Program ini dirancang untuk meningkatkan to elevate employees’ understanding of various cyber threats pemahaman karyawan terhadap berbagai potensi ancaman and to equip them with the essential knowledge and vigilance siber sekaligus membekali mereka dengan pengetahuan dan needed to prevent becoming vulnerabilities within the kewaspadaan agar tidak menjadi titik lemah dalam sistem Company’s information security system. keamanan informasi perusahaan. Implementasi program IT Security Awareness memberikan The implementation of the IT Security Awareness program dampak signifikan terhadap penurunan insiden keamanan has markedly decreased security incidents attributable yang disebabkan oleh kesalahan manusia (human error), to human error and has yielded cost efficiencies with a sekaligus menghasilkan efisiensi biaya dengan tingkat high return on investment. Additionally, employees serve pengembalian investasi yang tinggi. Lebih jauh, karyawan proactively as an early-warning layer in detecting potential berperan aktif sebagai lapisan pertahanan awal (early security threats, supporting compliance with applicable warning system) dalam mendeteksi potensi risiko regulations, minimizing the risk of sanctions, and maintaining keamanan, sehingga mendukung kepatuhan terhadap Pegadaian’s reputation and trust. ketentuan yang berlaku, meminimalkan risiko sanksi, serta menjaga reputasi dan kepercayaan terhadap Pegadaian. Pada tahun 2025, Pegadaian juga berhasil memperoleh In 2025, Pegadaian also successfully obtained ISO 27001:2022 Sertifikasi ISO 27001:2022, yang merupakan standar certification, an international standard for implementing internasional dalam penerapan Sistem Manajemen Information Security Management Systems. This certification Keamanan Informasi. Sertifikasi ini mencerminkan komitmen reflects the company’s commitment to applying structured, perusahaan dalam menerapkan pengelolaan keamanan measurable, and sustainable information security informasi yang terstruktur, terukur, dan berkelanjutan sesuai management practices aligned with global best practices. dengan praktik terbaik global. Penerapan standar ISO 27001:2022 memperkuat ketahanan Adopting the ISO 27001:2022 standard strengthens siber Pegadaian sekaligus meningkatkan kredibilitas dan Pegadaian’s cybersecurity resilience while enhances kepercayaan pelanggan serta pemangku kepentingan. credibility and trust among customers and stakeholders. In Selain memastikan kepatuhan terhadap regulasi yang addition to ensuring compliance with applicable regulations, berlaku, standar ini juga mendorong efisiensi operasional this standard promotes operational efficiency and cost dan pengendalian biaya, serta menumbuhkan perubahan control, fostering a more disciplined and security-conscious budaya kerja yang lebih disiplin dan berorientasi pada work culture throughout the organization. kesadaran keamanan informasi di seluruh organisasi. Selain sertifikasi, Pegadaian melakukan Cybersecurity In addition to certification, Pegadaian conducts a Maturity Assessment mengacu pada kerangka NIST Cybersecurity Maturity Assessment based on the NIST Cybersecurity Framework (CSF) 2.0 untuk mengukur Cybersecurity Framework (CSF) 2.0 to comprehensively tingkat kematangan keamanan siber perusahaan secara measure the company’s cybersecurity maturity level. This komprehensif. Penilaian ini menjadi alat strategis dalam assessment serves as a strategic tool to evaluate governance mengevaluasi efektivitas tata kelola, pengendalian risiko, effectiveness, risk control, and organizational readiness to serta kesiapan organisasi dalam menghadapi ancaman address evolving cyber threats. siber yang terus berkembang. Hasil asesmen ini mendorong perubahan perspektif The results of this assessment encourage leadership to view pimpinan terhadap keamanan siber sebagai bagian cybersecurity as an integral part of governance functions integral dari fungsi tata kelola (governance), sekaligus and to optimize security budget allocation through cost- membantu optimalisasi alokasi anggaran keamanan benefit analysis. Moreover, adopting the NIST framework berbasis analisis manfaat dan risiko (cost-benefit). Selain creates a common language among technical and business itu, penggunaan kerangka NIST menciptakan kesamaan stakeholders, improving visibility and risk management bahasa antara pemangku kepentingan teknis dan bisnis, across the company’s supply chain. serta meningkatkan visibilitas dan pengelolaan risiko keamanan di sepanjang rantai pasok perusahaan. 182 IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 183
Sebagai bagian dari penguatan ketahanan operasional Sebagai bagian dari penguatan ketahanan operasional dan
dan kepercayaan pemangku kepentingan di era digital, kepercayaan pemangku kepentingan di era digital, Pegadaian
Pegadaian memandang keamanan siber sebagai memandang keamanan siber sebagai komponen integral dari
komponen integral dari manajemen risiko perusahaan dan manajemen risiko perusahaan dan kesinambungan layanan.
kesinambungan layanan. Pengelolaan keamanan siber Pengelolaan keamanan siber tidak hanya berfokus pada
tidak hanya berfokus pada aspek teknologi, tetapi juga aspek teknologi, tetapi juga pada tata kelola, sumber daya
pada tata kelola, sumber daya manusia, serta pengendalian manusia, serta pengendalian risiko di seluruh ekosistem
risiko di seluruh ekosistem digital Pegadaian. digital Pegadaian.
Sejalan dengan perluasan ekosistem digital, Pegadaian Sejalan dengan perluasan ekosistem digital, Pegadaian
juga memperkuat pengendalian keamanan siber melalui juga memperkuat pengendalian keamanan siber melalui
peningkatan kesadaran dan kapabilitas sumber daya peningkatan kesadaran dan kapabilitas sumber daya
manusia, tidak hanya bagi karyawan internal, tetapi juga manusia, tidak hanya bagi karyawan internal, tetapi juga bagi
bagi agen dan mitra eksternal yang terhubung dengan sistem agen dan mitra eksternal yang terhubung dengan sistem
Pegadaian. Program pelatihan kesadaran keamanan digital Pegadaian. Program pelatihan kesadaran keamanan digital
dirancang secara bertahap dan disesuaikan dengan tingkat dirancang secara bertahap dan disesuaikan dengan tingkat
risiko, mencakup topik-topik utama seperti perlindungan risiko, mencakup topik-topik utama seperti perlindungan
data, pencegahan phishing, pengelolaan akses, dan praktik data, pencegahan phishing, pengelolaan akses, dan praktik
keamanan dasar dalam operasional digital. keamanan dasar dalam operasional digital.
Cakupan dan efektivitas pelatihan keamanan siber dipantau The coverage and effectiveness of cybersecurity training
melalui metrik agregat, antara lain tingkat partisipasi are monitored through aggregate metrics, including
dan penyelesaian pelatihan oleh karyawan, agen, dan participation and completion rates among employees,
mitra, serta hasil evaluasi pascapelatihan. Pendekatan ini agents, and partners, as well as post-training evaluation
memastikan bahwa penguatan keamanan siber dilakukan results. This approach ensures that cybersecurity capabilities
secara menyeluruh pada seluruh rantai nilai digital are strengthened across Pegadaian’s entire digital value
Pegadaian, sekaligus meminimalkan risiko gangguan chain, while minimizing the risk of service disruptions and
layanan dan kebocoran data. data breaches.
Sebagai tindak lanjut atas pengaduan pelanggan sepanjang In response to customer complaints throughout 2025, the
tahun 2025, Perseroan menetapkan penguatan sistem Company has identified the strengthening of IT systems
teknologi informasi dan operasional contact center sebagai and contact center operations as a strategic priority. These
salah satu prioritas strategis. Inisiatif ini difokuskan pada: initiatives focus on:
• Optimalisasi platform digital • Optimizing digital platforms
• Peningkatan keandalan sistem • Enhancing system reliability
• Pemanfaatan otomatisasi dan kecerdasan buatan (AI) • Leveraging automation and artificial intelligence (AI)
• Penyempurnaan proses penanganan keluhan • Refining complaint handling processes.
Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t 183
Page 184
Produk & Layanan yang Bertanggung Jawab
Responsible Products & Services
Ketahanan Siber Pegadaian
Pegadaian Cyber Resilience
Pulihkan sistem dan operasi Tetapkan Kebijakan dan
terdampak sembari pengawasan untuk menjamin
mengevaluasi insiden untuk praktik keamanan siber yang
memperkuat ketahanan. RECOVER GOVERN konsisten dan efektif.
Ambil tindakan cepat dan
Kenali aset, data, dan risiko
terukur untuk
agar perlindungan dapat
menanggulangi ancaman
difokuskan secara tepat.
serta meminimalkan dampak.
RESPOND IDENTIFY
Pantau sistem secara
Terapkan enkripsi dan kontrol
berkelanjutan guna
akses untuk mencegah akses
mengidentifikasi aktivitas
tidak sah dan kebocoran data
mencurigakan secara dini. DETECT PROTECT
*based on NIST 2.0 framework
Call to Action:
Building a Secure, Trusted, and Resillient Digital Future for All
Manfaat Bagi PT Pegadaian
GOVERNANCE READINESS - Meningkatkan kepercayaan dan kepuasan para pemangku kepentingan
- Penguatan kepatuhan terhadap peraturan
- Menjamin keberlangsungan dan ketahanan operasional Perusahaan
- Melindungi reputasi merek serta menjaga nilai dan warisan Perusahaan
- Berkontribusi terhadap stabilitas sistem keuangan
Memastikan tata kelola dan kepatuhan yang kuat untuk membangun
kepercayaan digital serta ketahanan siber di Pegadaian.
Sepanjang tahun 2025, Pegadaian berhasil menjaga integritas Throughout 2025, Pegadaian successfully maintained the
dan kerahasiaan data pribadi nasabah. Tidak terdapat insiden integrity and confidentiality of customer personal data. There
pelanggaran privasi, pengaduan terkait penyalahgunaan were no instances of privacy breaches, complaints concerning
data, maupun kejadian kebocoran, pencurian, atau kehilangan data misuse, or cases involving data leakage, theft, or loss.
data pribadi yang teridentifikasi. Capaian ini mencerminkan This accomplishment reflects the effectiveness of the data
efektivitas kebijakan perlindungan data serta komitmen protection policies and Pegadaian’s commitment to ensuring
Pegadaian dalam memastikan keamanan informasi nasabah the security of customer information across all operational
di seluruh lini operasional. [GRI 418-1] lines. [GRI 418-1]
Sebagai bagian dari upaya preventif, Pegadaian secara As part of preventive measures, Pegadaian consistently
konsisten melaksanakan program peningkatan kesadaran implements cybersecurity awareness programs, including
keamanan siber melalui simulasi phishing kepada phishing simulations for employees. Throughout 2025,
karyawan. Sepanjang tahun 2025, simulasi phishing phishing simulations were conducted in accordance with the
dilaksanakan sesuai dengan target yang telah ditetapkan, set targets, achieving a 100% completion rate of the annual
dengan tingkat penyelesaian mencapai 100% dari rencana plan to test vigilance, strengthen the culture of information
tahunan, guna menguji kewaspadaan, memperkuat budaya security, and minimize social engineering-based cyberattack
keamanan informasi, serta meminimalkan risiko serangan risks.
siber berbasis rekayasa sosial.
Dalam penerapannya, Pegadaian memastikan bahwa In practice, Pegadaian ensures that all customer personal
seluruh data pribadi nasabah digunakan semata- data is used exclusively for service and operational purposes
mata untuk kebutuhan layanan dan operasional, tanpa and is not used for secondary purposes without the data
penggunaan untuk tujuan sekunder yang tidak sesuai owner’s consent. During the reporting period, approximately
dengan persetujuan pemilik data. Sepanjang periode 5 million customers consented to the use of their data for
pelaporan, terdapat sekitar 5 juta nasabah yang setuju secondary purposes, such as marketing and/or the sharing of
memberikan datanya untuk tujuan sekunder, seperti untuk customer information with third parties, in compliance with
keperluan marketing dan/atau pertukaran data nasabah applicable data protection regulations. Throughout the same
dengan pihak ketiga yang dilakukan sesuai dengan period, no financial losses have arisen from legal proceedings
ketentuan perlindungan data yang berlaku. Pada periode concerning customer privacy.
yang sama, tidak terdapat kerugian finansial yang timbul
akibat proses hukum terkait privasi pelanggan.
184 IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 185
Berdasarkan SE No. 79/SE/2025 tentang Tata Cara Based on Circular Letter No. 79/SE/2025 on the Procedures for
Penanganan Pengaduan Nasabah, Pegadaian menetapkan Handling Customer Complaints, Pegadaian has established
standar layanan penyelesaian pengaduan yang berjenjang: tiered service standards for complaint resolution as follows:
• Unit Pelayanan Cabang (UPC): 1 hari kerja; Kantor • Branch Service Unit (UPC): 1 business day; Branch Office:
Cabang: 3 hari kerja; Kantor Area: 4 hari kerja; Kantor 3 business days; Area Office: 4 business days; Regional
Wilayah: 7 hari kerja; Kantor Pusat: 5 hari kerja; Office: 7 business days; Head Office: 5 business days;
• Batas maksimum penyelesaian: 20 hari kerja. • Maximum resolution timeframe: 20 business days.
Pada 2025, total pengaduan nasabah tercatat 193.188 kasus. In 2025, a total of 193,188 customer complaints were recorded.
Pegadaian telah menyelesaikan pengaduan tersebut secara Pegadaian resolved these complaints within the stipulated
tepat waktu. Selama periode pelaporan, tidak terdapat timeframe. During the reporting period, no complaints were
pengaduan yang terkait dengan penyalahgunaan data pribadi reported related to the misuse of personal data or personal
atau kebocoran data pribadi. data breaches.
Pada aspek keamanan data, Pegadaian mampu meminimalkan Regarding data security aspect, Pegadaian can minimize
risiko pelanggaran data melalui penerapan pengendalian the risk of data breaches by implementing internal controls
internal dan teknologi keamanan informasi yang berlapis. and layered information security technologies. Throughout
Sepanjang tahun 2025, tidak terdapat kebocoran maupun 2025, there were no instances of leaks or misuse of customer
penyalahgunaan data pribadi nasabah. Tidak terdapat insiden personal data. No incidents involving personal data occurred,
yang melibatkan data pribadi, serta tidak terdapat pemegang and no customer account holders were affected. In addition,
akun nasabah yang terdampak. Selain itu, Perusahaan tidak the Company did not receive any warnings or sanctions
menerima teguran terkait pelanggaran perlindungan data related to violations of personal data protection from
pribadi dari regulator maupun kementerian terkait. regulators or relevant government ministries.
Proses Pemulihan Dampak Negatif [GRI 2-25]
Recovery Process from Negative Impacts
Sebagai lembaga jasa keuangan, Pegadaian memahami As a financial services institution, Pegadaian recognizes that
bahwa risiko terkait privasi data tidak dapat dihilangkan data-related privacy risks cannot be entirely eradicated.
sepenuhnya. Namun, Perusahaan telah menerapkan langkah- Nevertheless, the Company has instituted robust preventive
langkah pencegahan yang kuat sebagaimana diatur dalam measures as outlined in the Personal Data and Customer
Kebijakan Data Pribadi dan Privasi Nasabah. Kebijakan ini Privacy Policy. This policy ensures that the personal data of all
memastikan bahwa setiap data pribadi nasabah dan calon customers and prospective customers is secured with optimal
nasabah disimpan dengan tingkat perlindungan yang optimal protection levels for the duration required to provide services.
selama periode yang diperlukan untuk penyediaan layanan. These efforts are further supported by improvements in
Upaya ini diiringi dengan peningkatan kualitas layanan guna service quality to uphold customer confidence in Pegadaian.
mempertahankan kepercayaan nasabah terhadap Pegadaian.
Apabila terjadi dampak negatif atau keluhan terkait privasi, In the event of negative impacts or complaints regarding
Pegadaian menyediakan mekanisme penanganan pengaduan privacy, Pegadaian offers a structured and accessible
yang terstruktur dan dapat diakses oleh nasabah. Layanan complaint-handling mechanism for customers. This service
pengaduan ini dikelola oleh Divisi Layanan dan Contact is overseen by the Service Division and Contact Center and
Center dengan proses penanganan yang mengacu pada is handled in accordance with Board of Directors Regulation
Peraturan Direksi Nomor 89 Tahun 2025 tentang Pedoman Number 89 of 2025 concerning the Complaint Resolution,
Penyelesaian, Pengaduan Nasabah, dan pengelolaan Layanan Customer Complaint Management, and the management of
helpdesk, Customer Service Digital (CS Digital) dan Team Helpdesk Services, Digital Customer Service (CS Digital), and
VerifikatorDivisi Jaringan dan Operasional, dengan proses the Verifier Team. Additionally, we adhere to Circular Letter
penanganan yang mengacu pada Peraturan Direksi Nomor 32 No. 79/SE/2025, regarding Implementation Guidelines for
Tahun 2023 tentang Pedoman Penanganan dan Penyelesaian Handling and Resolving Customer Complaints.
Pengaduan Nasabah, serta Surat Edaran No 79/SE/2025
tentang Petunjuk Pelaksanaan Penanganan dan Penyelesaian
Pengaduan Nasabah.
Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t 185
Page 186
Produk & Layanan yang Bertanggung Jawab Responsible Products & Services Adapun layanan pengaduan yang disediakan oleh The complaint services offered by Pegadaian are as Pegadaian sebagai berikut: follows: 1. SAPA (Solusi Pengguna Aktif) Pegadaian, yakni layanan 1. SAPA (Active User Solution) Pegadaian, a service for informasi keluhan nasabah dan non nasabah Pegadaian providing complaint information for both customers and yang dapat diakses kapan saja dengan mengunduh non-customers, accessible at any time by downloading aplikasinya melalui Appstore atau Playstore. the application from the App Store or Play Store. 2. Call Center Pegadaian Layanan informasi dan 2. Pegadaian Call Center, which offers customer information aduan nasabah melalui Call (1500569), Video Call, and complaint services through channels including Media Sosial, Chatbot Pevita, whatsapp, email, telephone (1500569), video calls, social media, Pevita live chat, monev, APPK OJK, Lapor, dan Operator Chatbot, WhatsApp, email, live chat, monitoring, OJK Telepon. APPK, reports, and the telephone operator. 3. Outlet Nasabah dapat melakukan pengaduan langsung 3. Customers are also able to submit complaints directly at melalui outlet Pegadaian. Pegadaian outlets. Setiap aduan ditangani secara responsif dan, bila tidak Each complaint is handled responsively, and If it cannot be dapat diselesaikan melalui tiga jalur utama yang tersedia, resolved through the three main channels available, the case kasus akan segera dieskalasikan ke unit terkait untuk will be promptly escalated to the appropriate department for penyelesaian lebih lanjut. further resolution. Pegadaian juga melakukan evaluasi rutin untuk memastikan Pegadaian regularly conducts evaluations to ensure the efektivitas saluran pengaduan, termasuk pemantauan effectiveness of the complaint channels, including monitoring atas waktu penyelesaian dan kepuasan pengguna layanan resolution times and user satisfaction with the complaint pengaduan. Kinerja layanan ini tercermin dalam hasil services. The performance of this service is reflected in survei kepuasan dan loyalitas nasabah yang dikelola oleh customer satisfaction and loyalty survey results managed by Divisi Pemasaran. the Marketing Division. Sebagai tindak lanjut atas masukan pelanggan sepanjang In response to customer feedback throughout 2025, at tahun 2025, pada awal tahun 2026 Perusahaan memperkuat the beginning of 2026 the Company strengthened its IT kinerja teknologi informasi dan operasional contact center performance and contact center operations through targeted melalui sejumlah inisiatif peningkatan yang terarah. Langkah improvement initiatives. These efforts included optimizing ini mencakup optimalisasi platform digital, peningkatan digital platforms, enhancing system reliability, and leveraging keandalan sistem, serta pemanfaatan otomatisasi dan automation and AI to support faster and more responsive kecerdasan buatan untuk mendukung layanan yang lebih service delivery. The Company also refined its complaint cepat dan responsif. Perseroan juga menyempurnakan handling processes to ensure more structured and efficient proses penanganan keluhan pelanggan guna memastikan resolution, contributing to improved overall service stability. penyelesaian yang lebih terstruktur dan efisien, sehingga turut meningkatkan stabilitas layanan secara keseluruhan. Pusat Layanan Pelanggan Customer Service Center Sebagai bagian dari komitmen terhadap pelayanan prima, As part of our commitment to excellent service, Pegadaian Pegadaian mengoperasikan Pusat Layanan Pelanggan has established a Customer Service Center that functions as yang menjadi titik kontak utama bagi masyarakat dan the main point of contact for the community and customers. nasabah. Melalui kanal ini, pelanggan dapat menyampaikan Through this channel, customers can submit inquiries, pertanyaan, kritik, saran, maupun keluhan, serta criticisms, suggestions, or grievances and obtain information memperoleh informasi mengenai produk dan layanan regarding Pegadaian’s products and services. The Pegadaian. Keberadaan pusat layanan ini juga merupakan establishment of this service center further demonstrates bentuk kepatuhan terhadap ketentuan dalam Peraturan adherence to POJK Regulation No. 22 of 2023 concerning POJK Nomor 22 tahun 2023 Tentang Perlindungan Konsumen Consumer and Community Protection within the Financial dan Masyarakat di Sektor Jasa keuangan dan Masyarakat Services Sector and Public Customer Protection. mengenai perlindungan nasabah. 186 IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 187
Pegadaian memastikan bahwa setiap pelanggan Pegadaian ensures that each customer is treated equally and
diperlakukan secara setara dan memperoleh layanan yang receives services in accordance with the contractual terms.
sesuai dengan ketentuan kontrak. Seluruh pengaduan yang All complaints are handled professionally and followed
masuk ditangani secara profesional dan ditindaklanjuti up until resolution, reflecting Pegadaian’s commitment to
hingga tuntas, mencerminkan komitmen Pegadaian dalam maintaining service quality and customer satisfaction.
menjaga kualitas layanan dan kenyamanan pelanggan.
Sarana layanan pelanggan yang disediakan Pegadaian The customer service facilities provided by Pegadaian are as
adalah sebagai berikut: follows:
Customer Care Email Customer Care Telepon +6221 80635 162,
Customer Care 1500569 customer.care@pegadaian.co.id
Email Customer Care Telepon +6221 3155 550
Pegadaian @Pegadaian Pegadaian_id Pegadaian Official
Di Pegadaian, pengaduan diklasifikasikan ke dalam dua At Pegadaian, complaints are classified into two categories:
jenis, yaitu aduan transaksi dan aduan non‑transaksi. transaction-related complaints and non-transaction
Aduan transaksi merupakan pengaduan yang berhubungan complaints. Transaction-related complaints are those
langsung dengan aktivitas bisnis inti Perusahaan, khususnya that are directly related to the Company’s core business
yang melibatkan produk, layanan, atau transaksi keuangan activities, particularly those involving products, services, or
antara Perusahaan dan nasabah. Sementara itu, aduan financial transactions between the Company and customers.
non‑transaksi adalah pengaduan yang tidak berkaitan secara Meanwhile, non-transaction complaints are complaints that
langsung dengan aktivitas transaksi atau produk keuangan, are not directly related to transactional activities or financial
melainkan mencakup aspek umum Perusahaan, reputasi, products, but instead relate to general corporate matters,
maupun penyampaian informasi. reputation, or the provision of information.
Hingga akhir tahun 2025, Perusahaan mencatat sebanyak By the end of 2025, the company documented a total of
193.188 pengaduan pelanggan, meningkat dibandingkan 193,188 customer complaints, representing an increase
tahun sebelumnya yang berjumlah 67.031 pengaduan. from the previous year’s total of 67,031 complaints. This
Peningkatan pengaduan pelanggan ini dikarenakan adanya rise in customer complaints is attributable to the transition
proses peralihan layanan dari aplikasi digital yang lama from the old digital application to the new one, which
ke yang baru sehingga berdampak pada penyesuaian affected system adjustments and user adaptation to the new
sistem serta adaptasi pengguna terhadap platform baru. platform. All received complaints have been followed up and
Seluruh pengaduan yang diterima telah ditindaklanjuti dan resolved 100%, demonstrating Pegadaian’s commitment to
terselesaikan 100%, mencerminkan komitmen Pegadaian maintaining customer trust and minimizing potential risks of
dalam menjaga kepercayaan pelanggan serta meminimalkan complaints in the future.
potensi risiko pengaduan di masa mendatang.
Penyelesaian pengaduan nasabah secara resmi diatur The resolution of customer complaints is formally regulated
dalam Peraturan Direksi tentang Pedoman Penanganan dan under the Board of Directors Regulation on Guidelines for
Penyelesaian Pengaduan Nasabah. Penerimaan pengaduan Handling and Resolving Customer Complaints. Complaints
dilakukan melalui unit pelayanan di kantor cabang, kantor may be submitted through service units at branch offices,
area, kantor wilayah, unit kerja kantor pusat, dan/atau area offices, regional offices, head office work units, and/or
Contact Centre. the Contact Centre.
Penanganan awal pengaduan dilaksanakan oleh unit Initial complaint handling is carried out by service units at
pelayanan di kantor cabang, kantor area, dan kantor branch, area, and regional offices, which perform preliminary
wilayah yang memiliki fungsi identifikasi awal, sepanjang identification, provided that the complaint can be resolved
pengaduan tersebut dapat diselesaikan secara langsung dan directly and does not require escalation to the complaint
tidak memerlukan eskalasi ke unit penanganan pengaduan handling unit at the head office.
di kantor pusat.
Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t 187
Page 188
Produk & Layanan yang Bertanggung Jawab
Responsible Products & Services
Apabila pengaduan tidak dapat diselesaikan pada tingkat If a complaint cannot be resolved at this level, it will be
tersebut, maka penanganannya akan dialihkan ke kantor escalated to the head office for further handling. Subsequently,
pusat. Selanjutnya, penyelesaian pengaduan dilakukan complaint resolution involves branch service units, branch
oleh unit pelayanan cabang, kantor cabang, kantor area, offices, area offices, regional offices, work units responsible
kantor wilayah, unit kerja yang membidangi layanan dan for services and the Contact Centre, sharia operations units,
Contact Centre, unit operasional syariah, serta unit kerja and work units responsible for information technology
yang membidangi operasional teknologi informasi, dengan operations, with support from reconciliation function units,
dukungan unit kerja yang menangani fungsi rekonsiliasi, to address complaints that could not be resolved by the
guna menyelesaikan pengaduan yang belum dapat ditangani previous handling units.
oleh unit penanganan pengaduan sebelumnya.
Penyelesaian pengaduan yang berkaitan dengan aspek bisnis The resolution of complaints related to business aspects is
dikoordinasikan oleh unit kerja yang membidangi layanan coordinated by the work unit responsible for services and the
dan Contact Centre, sedangkan pengaduan yang berkaitan Contact Centre, while complaints related to technical aspects
dengan aspek teknis dikoordinasikan oleh unit kerja yang are coordinated by the work unit responsible for information
membidangi operasional teknologi informasi [GRI 417-3] technology operations. [GRI 417-3]
Untuk meningkatkan mutu pelayanan aplikasi Tring!, To improve the quality of services in the Tring! application, a
dibentuk task force khusus yang bernama ‘Tring Taskforce dedicated task force named the “Tring Taskforce e-KYC” was
e-KYC’ yang berfokus pada perbaikan layanan verifikator established, focusing on enhancing complaint verification
pengaduan untuk penggunaan platform Tring. [GRI 416-2] services for the Tring platform. [GRI 416-2]
Jumlah Pengaduan Nasabah 2023-2025
Number of Customer Complaints 2023-2025
Status Penyelesaian
Jumlah Status Completion
Jenis Pengaduan
Pengaduan
No. Type of Report Selesai Tidak Selesai Dalam Penyelesaian
Total Report
Completed Not Completed In Progress
2025
1 Transaksi | Transactions 94.262 94.262 0 0
2 Non Transaksi | Non-Transactions 98.926 98.926 0 0
Jumlah | Total 193.188 193.188 0 0
2024
1 Transaksi | Transactions 54.028 54.028 0 0
2 Non Transaksi | Non-Transactions 13.003 13.003 0 0
Jumlah | Total 67.031 67.031 0 0
2023
1 Transaksi | Transactions 69.305 69.305 0 0
2 Non Transaksi | Non-Transactions 11.576 11.576 0 0
Jumlah | Total 80.881 80.881 0 0
Jumlah Produk yang Ditarik Kembali [OJK F.29]
Number of Products Recalled
Sepanjang tahun 2025, Pegadaian tidak mencatat adanya Throughout 2025, Pegadaian did not record any products that
produk yang harus ditarik kembali dari pasar. Hal ini needed to be recalled from the market. This indicates that all
menunjukkan bahwa seluruh produk yang dipasarkan marketed products have met established quality standards
telah memenuhi standar kualitas yang ditetapkan serta and applicable regulatory requirements.
ketentuan regulasi yang berlaku.
188 IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 189
Survei Kepuasan Pelanggan Terhadap Produk
dan/atau Layanan [OJK F.30]
Customer Satisfaction Survey on Products
and/or Services
Sebagai wujud komitmen menghadirkan layanan terbaik As a commitment to providing the best service and products
dan produk yang relevan dengan kebutuhan pelanggan, that align with customer needs, Pegadaian consistently
Pegadaian secara konsisten melakukan survei untuk undertakes surveys to assess customer satisfaction, loyalty,
mengukur tingkat kepuasan, loyalitas, serta persepsi and perceptions of service quality. In 2025, the Customer
pelanggan terhadap kualitas layanan. Pada tahun 2025, Satisfaction Index (CSI) was measured employing the
pengukuran Customer Satisfaction Index (CSI) dilakukan Customer Experience Mapping (CEM) tool, which automatically
melalui alat Customer Experience Mapping (CEM) yang dispatches surveys to customers via WhatsApp. Pegadaian
secara otomatis dikirimkan ke nasabah melalui WhatsApp. received responses from a total of 3,040 customers.
Pegadaian menerima 3.040 responden dari nasabah.
Survei ini mencakup 12 Kantor Wilayah Pegadaian di seluruh This survey covered 12 Pegadaian Regional Offices throughout
Indonesia, Medan, Palembang, Pekanbaru, Balikpapan, Indonesia, including Medan, Palembang, Pekanbaru, Balikpapan,
Manado, Makassar, Denpasar, Jakarta 1, Jakarta 2, Bandung, Manado, Makassar, Denpasar, Jakarta 1, Jakarta 2, Bandung,
Semarang, dan Surabaya, dengan cakupan seluruh lini Semarang, and Surabaya. It included all product lines and digital
produk dan layanan digital Pegadaian, termasuk Gadai, Emas, services offered by Pegadaian, such as Pawn, Gold, Fiduciary
Pembiayaan Fidusia, Fee-based, Syariah, serta Aplikasi Tring!. Financing, Fee-based, Sharia, and the Tring! Application.
Survei Customer Satisfaction Index (CSI) merupakan bagian The Customer Satisfaction Index (CSI) survey is part of an
dari upaya berkelanjutan untuk mengukur dan meningkatkan ongoing effort to assess and improve service quality for
kualitas layanan kepada nasabah. Survei ini dilaksanakan customers. This survey uses both quantitative and qualitative
menggunakan pendekatan kuantitatif dan kualitatif guna approaches to obtain a comprehensive understanding of
memperoleh gambaran yang komprehensif mengenai tingkat customer satisfaction levels, perceptions, and experiences in
kepuasan, persepsi, serta pengalaman nasabah dalam interactions with Pegadaian’s products and services.
berinteraksi dengan produk dan layanan Pegadaian.
Pelaksanaan survei ini bertujuan untuk menghitung secara The objective of this survey is to quantitatively assess
terukur tingkat kepuasan nasabah Pegadaian, mengidentifikasi Pegadaian customer satisfaction with Pegadaian, identify
faktor-faktor utama yang mendorong kepuasan maupun key factors influencing satisfaction or dissatisfaction, and
ketidakpuasan, serta menghasilkan rekomendasi yang bersifat offer actionable recommendations. These recommendations
aplikatif dan dapat ditindaklanjuti. Rekomendasi tersebut are based on a deeper understanding of customers’ daily
disusun berdasarkan pemahaman yang lebih mendalam realities and their evolving expectations and are intended to
terhadap realitas keseharian nasabah serta ekspektasi mereka strengthen customer engagement and loyalty.
yang terus berkembang, sehingga dapat dimanfaatkan dalam
penguatan customer engagement dan loyalitas nasabah.
Pada tahun 2025, hasil survei menunjukkan capaian kinerja In 2025, the survey results showed outstanding service
layanan yang sangat baik, tercermin dari skor Customer performance, evidenced by a CSI score of 95.46% and a
Satisfaction Index (CSI) sebesar 95,46 persen dan Customer Customer Loyalty Index (CLI) of 94.61%. These findings
Loyalty Index (CLI) sebesar 94,61 persen. Temuan ini menjadi constitute a vital foundation for Pegadaian to continuously
dasar penting bagi Pegadaian dalam melakukan perbaikan improve our services and contribute to increased customer
layanan secara berkelanjutan, sekaligus berkontribusi satisfaction and loyalty.
pada peningkatan tingkat kepuasan dan loyalitas nasabah.
Selain itu, skor indikator kepuasan nasabah yang dihasilkan Furthermore, the customer satisfaction scores derived from
dari survei ini dimanfaatkan sebagai salah satu rujukan this survey serve as a primary reference in the company’s
utama dalam pengambilan keputusan strategis Perusahaan, strategic decision-making process, particularly in the
khususnya dalam perumusan kebijakan peningkatan kualitas formulation of policies aimed at improving service quality,
layanan, pengembangan produk, serta penguatan hubungan developing products, and strengthen long-term customer
jangka panjang dengan nasabah. relationships.
Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t 189
Page 190
Produk & Layanan yang Bertanggung Jawab
Responsible Products & Services
Tabel Indeks Kepuasan dan Loyalitas Pelanggan
Table of Customer Satisfaction and Loyalty Index
Kenaikan (Penurunan)
Keterangan
2025 2024 2023 Increase (Decrease)
Description
2025:2024
Customer Satisfaction Index (CSI) 95,46 87 88,4 9,72%
Customer Loyalty Index (CLI) 94,61 84,04 87,7 12,58%
Net Promotor Score (NPS) 83,65 76,4 66,6 9,49%
Hassle Free Index (HFI) - 97,7 95,4 -
Customer Engagement Index (CEI) - 82,03 84,3 -
Customer Retention Index (CRI) - 85,8 80,2 -
Customer Acquisition Index (CAI) - 36,4 28,5 -
Catatan: Sejak tahun 2025, Perseroan melakukan penyesuaian metode pengumpulan data survei melalui kanal digital WhatsApp. Untuk menjaga efektivitas
dan kualitas respons, pertanyaan survei disederhanakan, yang berdampak pada tidak dilaksanakannya pengukuran HFI, CEI, CRI, dan CAI pada periode
pelaporan.
Note: Since 2025, the Company has adjusted its survey data collection method to the digital platform WhatsApp. To maintain the effectiveness and integrity of
responses, survey questions have been simplified, which resulted in the discontinuation of measurements for HFI, CEI, CRI, and CAI during the reporting period.
Pada tahun 2025, Pegadaian mengembangkan Customer In 2025, Pegadaian developed the Customer Experience
Experience Management Program sebagai bagian dari Management Program as part of the Company’s commitment
komitmen Perusahaan dalam meningkatkan kualitas layanan to continuously improve service quality and customer
dan kepuasan nasabah secara berkelanjutan. Program ini satisfaction. This program adopts an automated system to
mengadopsi sistem otomasi dalam evaluasi kepuasan evaluate customer satisfaction with Pegadaian’s products
pelanggan terhadap produk dan layanan Pegadaian yang and services on a routine, measurable basis. Through this
dilakukan secara rutin dan terukur. Melalui mekanisme ini, mechanism, Pegadaian gains access to service performance
Pegadaian mampu memperoleh indikator kinerja layanan, indicators, such as the Customer Satisfaction Index (CSI) and
seperti Customer Satisfaction Index (CSI) dan Net Promoter Net Promoter Score (NPS), in real time and can deploy early
Score (NPS), secara real-time, serta menghadirkan sistem warning systems to identify potential declines in service
peringatan dini (early warning) terhadap potensi penurunan quality. Customer satisfaction surveys may be conducted
kualitas layanan. Survei kepuasan dapat dilakukan segera immediately following transactions, facilitating faster, more
setelah transaksi berlangsung, sehingga mendukung accurate, and more cost-efficient decision-making.
pengambilan keputusan yang lebih cepat, akurat, serta efisien
dari sisi waktu dan biaya.
Selain itu, Pegadaian juga mengembangkan Customer Voice Additionally, Pegadaian has developed Customer Voice,
sebagai laporan analitis yang secara rutin menghimpun, an analytical report that routinely collects, processes, and
mengolah, dan menganalisis suara nasabah setiap bulan, analyzes customer feedback each month from both digital
baik yang berasal dari kanal digital maupun jaringan channels and Pegadaian outlets. This initiative enables the
outlet Pegadaian. Inisiatif ini memungkinkan perusahaan company to understand customer perceptions, needs, and
untuk memahami persepsi, kebutuhan, serta permasalahan issues comprehensively (end-to-end). Customer Voice serves
nasabah secara menyeluruh (end-to-end). Customer Voice as a strategic foundation for enhancing customer experience
berperan sebagai landasan strategis dalam peningkatan (CX) across all Pegadaian interaction points, reflecting
customer experience (CX) di seluruh titik interaksi Pegadaian, customer opinions and views on the company’s applications,
sekaligus mencerminkan pandangan dan opini pelanggan features, and services. Through this approach, Pegadaian
terhadap aplikasi, fitur, serta layanan perusahaan. gains a comprehensive picture of satisfaction levels,
Melalui pendekatan ini, Pegadaian memperoleh gambaran expectations, and the challenges users face, thereby driving
komprehensif mengenai tingkat kepuasan, ekspektasi, dan more targeted and customer-oriented service improvements.
tantangan yang dihadapi pengguna, sehingga mendorong
perbaikan layanan yang lebih tepat sasaran dan berorientasi
pada kebutuhan nasabah.
190 IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 191
Wujud Konsistensi Melayani Masyarakat,
Pegadaian Raih Penghargaan Service Quality Award 2025
The Reality of Consistent Service to the Community,
Pegadaian Wins the Service Quality Award 2025
Pegadaian kembali memperoleh pengakuan atas kualitas Pegadaian has once again been honored with an award at
layanan melalui apresiasi pada ajang Service Quality Award the Service Quality Award & Pre-National Customer Day
& Pre Hari Pelanggan Nasional (Harpelnas) 2025. Pencapaian (Harpelnas) 2025, acknowledging the excellence of its
ini mencerminkan kepercayaan dan kedekatan Pegadaian services. This recognition exemplifies the trust and rapport
dengan masyarakat, sekaligus menegaskan komitmen established between Pegadaian and the community,
Perusahaan dalam menyediakan layanan yang konsisten, reaffirming the company’s commitment to consistently
responsif, dan berorientasi pada kebutuhan nasabah. delivering responsive, customer-oriented services.
Sebagai institusi keuangan non-bank tertua di Indonesia, As Indonesia’s oldest non-bank financial institution,
Pegadaian terus memperluas perannya sebagai penyedia Pegadaian continues to expand its role as a provider of
solusi keuangan yang lebih inklusif dan adaptif bagi jutaan more inclusive and adaptable financial solutions to millions
masyarakat. Penghargaan ini menjadi dorongan bagi of people. This award serves to motivate Pegadaian to
Pegadaian untuk terus meningkatkan kualitas layanan serta continually improve service quality and to reinforce the
memperkuat transformasi Perusahaan dalam menghadirkan company’s transformation in delivering excellent and
pengalaman nasabah yang unggul dan berkesinambungan. sustainable customer experiences.
Pegadaian Raih Sejumlah Penghargaan pada ICCA 2025
Pegadaian Receives Several Awards at ICCA 2025
Pegadaian kembali menunjukkan kinerja unggul dalam Pegadaian once again demonstrates our outstanding
pengelolaan layanan pelanggan dengan meraih sejumlah performance in customer service management through
penghargaan pada ajang Indonesia Contact Center receiving multiple awards at the 19th Indonesia Contact
Association (ICCA) ke-19 Tahun 2025. Kompetisi berskala Center Association (ICCA) event in 2025. This nationwide
nasional ini mempertemukan berbagai perusahaan terbaik competition brings together top companies from diverse
dari sektor keuangan, pemerintahan, e-commerce, logistik, sectors, including finance, government, e-commerce,
hingga layanan publik. logistics, and public services.
Pada tahun 2025, Pegadaian berhasil membawa pulang 13 In 2025, Pegadaian achieved considerable recognition by
penghargaan kategori individu dan 3 penghargaan kategori winning 13 awards in the individual category and 3 awards
korporat. Capaian tersebut mencakup dua penghargaan in the corporate category. These accomplishments include
Platinum untuk kategori individu “The Best Agent Digital two Platinum awards in the individual categories of “The
Social Media Publik” dan “The Best Agent Digital Email Best Agent Digital Social Media Public” and “The Best Agent
Publik”; tiga penghargaan Gold kategori korporat Digital Email Public”; three Gold awards in the corporate
untuk “The Best Cost Management”, “The Best Digital categories for “The Best Cost Management,” “The Best Digital
Innovation”, serta “The Best Employee Engagement”; dan Innovation,” and “The Best Employee Engagement”; and four
empat penghargaan Bronze kategori individu, yaitu “The Bronze awards in the individual categories for “The Best
Best Quality Assurance Digital”, “The Best Agent Inbound Quality Assurance Digital,” “The Best Agent Inbound Public,”
Publik”, “The Best of The Best Agent Voice”, serta “The Best “The Best of The Best Agent Voice,” and “The Best Customer
Customer Service Video”. Service Video.”
Rangkaian penghargaan ini merefleksikan kualitas layanan This series of awards reflects the consistent quality of service
yang konsisten dan kerja keras seluruh insan Pegadaian, and the hard work of all Pegadaian staff, especially the contact
khususnya tim contact center, dalam memberikan center team, in delivering the best customer experience.
pengalaman terbaik bagi nasabah. Keberhasilan di ajang Achievements at ICCA 2025 further bolster Pegadaian’s
ICCA 2025 sekaligus mempertegas posisi Pegadaian position as a financial services company that is adaptive,
sebagai perusahaan jasa keuangan yang adaptif, modern, modern, and highly committed to customer satisfaction.
dan berkomitmen tinggi terhadap kepuasan pelanggan.
Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t 191
Page 192
Pengelolaan Lingkungan yang Berkelanjutan
Sustainable Environmental Management
Pengelolaan
Lingkungan yang
Berkelanjutan
Sustainable Environmental
Management
192 IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK
IN OVASI
YAN GINBE
KLU
R KE
SIF,
LAND A
JU TA NK | YA
MPA N G B EI R
I NCLUS VEKEI L A N J U TAI O
NNOVAT NN, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 193
Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t 193
Page 194
Pengelolaan Lingkungan yang Berkelanjutan
Sustainable Environmental Management
Pengelolaan Lingkungan
yang Berkelanjutan
Sustainable Environmental Management
Pegadaian berkomitmen mengintegrasikan prinsip
keberlanjutan lingkungan secara konsisten dalam
seluruh proses bisnis sebagai bagian dari upaya menjaga
keberlanjutan usaha jangka panjang, serta mendukung
agenda pembangunan berkelanjutan nasional.
Pegadaian is committed to consistently integrating principles of
environmental sustainability into all business processes as part of our
efforts to ensure long-term business sustainability and support the national
sustainable development agenda.
Komitmen dan Kebijakan
Commitment and Policy
Pegadaian memandang pengelolaan lingkungan sebagai Pegadaian considers environmental management an
bagian integral dari upaya menjaga keberlanjutan usaha integral part of our efforts to ensure long-term business
dalam jangka panjang. Meskipun kegiatan operasional sustainability. Although the Company’s operational activities
Perusahaan tidak secara langsung menimbulkan dampak do not directly result in substantial environmental impacts,
lingkungan yang signifikan, Pegadaian tetap berkomitmen Pegadaian remains committed to consistently integrating
untuk memastikan bahwa prinsip keberlanjutan lingkungan environmental sustainability into all business processes and
terintegrasi secara konsisten dalam seluruh proses bisnis operations..
dan aktivitas operasional.
Komitmen tersebut mencerminkan peran aktif Pegadaian This commitment reflects Pegadaian’s active role in
dalam mendukung agenda pembangunan berkelanjutan supporting the national agenda for sustainable development
nasional, serta berkontribusi terhadap pencapaian Tujuan and contributes to the achievement of the Sustainable
Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Development Goals (SDGs) set by the Government.
Goals/SDGs) yang dicanangkan oleh Pemerintah.
Sejalan dengan hal tersebut, Pegadaian terus memperkuat In line with this, Pegadaian persistently strengthens our
kebijakan dan program lingkungan secara berkelanjutan environmental policies and programs in a sustainable
guna mendukung upaya Pemerintah dalam menangani isu manner to support the Government’s initiatives in addressing
lingkungan dan perubahan iklim. Berbagai inisiatif dijalankan environmental issues and climate change. Various
untuk meminimalkan potensi dampak lingkungan dari initiatives are being implemented to minimize the potential
aktivitas operasional serta meningkatkan kesadaran dan environmental impact of operational activities and to promote
tanggung jawab lingkungan di seluruh lini organisasi. environmental awareness and responsibility throughout all
levels of the organization.
194 IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 195
Aspek Umum
General Aspects
Biaya Lingkungan Hidup [OJK F.4]
Environmental Costs
Dalam menjalankan kegiatan usaha, Pegadaian senantiasa In conducting our business activities, Pegadaian always strives
berupaya memberikan kontribusi positif terhadap to make a positive contribution to environmental preservation.
pelestarian lingkungan hidup. Upaya tersebut diwujudkan Such efforts are manifested through the implementation
melalui pelaksanaan berbagai program Tanggung Jawab of diverse Social and Environmental Responsibility (TJSL)
Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang berorientasi pada programs oriented toward sustainability. Further detailed
keberlanjutan. Informasi lebih rinci mengenai program- information regarding the TJSL programs implemented by
program TJSL yang dijalankan Perusahaan dapat dilihat the Company is available in the Community chapter of this
pada Bab Masyarakat dalam Laporan Keberlanjutan ini. Sustainability Report.
Sepanjang tahun 2025, Perusahaan telah mengalokasikan Throughout 2025, the Company has allocated environmental
biaya lingkungan hidup sebesar Rp 927 juta, yang costs totaling Rp 927 millions, which are used to support the
digunakan untuk mendukung pelaksanaan program dan implementation of environmental programs and initiatives in
inisiatif lingkungan sesuai dengan komitmen keberlanjutan line with the Company’s sustainability commitments.
Perusahaan.
Tabel Rincian Biaya Lingkungan
Table of Environmental Cost Details
(Dalam Jutaan Rupiah | in IDR Millions)
Keterangan Biaya
Description Expense
Penanaman Pohon
282
Tree Planting
Pegadaian Eco Power 645
Total 927
Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t 195
Page 196
Pengelolaan Lingkungan yang Berkelanjutan Sustainable Environmental Management Aspek Material Material Aspects Penggunaan Material yang Ramah Lingkungan [OJK F.5] Utilization of Environmentally Friendly Materials Sebagai bagian dari komitmen dalam menjaga kelestarian In line with our commitment to environmental preservation, lingkungan, Pegadaian menerapkan penggunaan material Pegadaian implements the use of more environmentally yang lebih ramah lingkungan dalam mendukung aktivitas friendly materials to support the Company’s operational operasional Perusahaan. Salah satu upaya utama yang activities. A principal initiative involves the optimal dilakukan adalah pemanfaatan teknologi digital secara deployment of digital technology, including an internal optimal, termasuk kampanye internal untuk mendorong campaign designed to promote the use of electronic devices penggunaan perangkat elektronik dalam proses in administrative and communication processes. administrasi dan komunikasi. Penerapan digitalisasi ini bertujuan untuk mengurangi The implementation of digitalization aims to reduce ketergantungan terhadap penggunaan kertas serta dependence on paper and support the development of a more mendukung terciptanya proses kerja yang lebih efisien efficient and paperless work process. In addition, Pegadaian dan paperless. Selain itu, Pegadaian juga menerapkan also uses more energy-efficient LED lighting within the office penggunaan lampu LED yang lebih hemat energi sebagai environment, which are equipped with motion sensors. sarana penerangan di lingkungan kantor dimana lampu LED tersebut mempunyai sensor gerak. Upaya pengurangan limbah plastik turut dilakukan melalui Efforts to reduce plastic waste encompass the utilization penggunaan tas kain (tote bag), tas daur ulang, dan tas of cloth bags (tote bags), recycled bags, and paper bags as kertas sebagai alternatif kantong plastik, khususnya alternatives to plastic bags, particularly during meetings dalam kegiatan rapat dan acara internal. Pegadaian juga and internal events. Pegadaian has also reduced the use of mengurangi penggunaan kemasan sekali pakai dengan disposable packaging by adopting tumblers and reusable menggantinya menggunakan tumbler serta wadah makanan food containers, reflecting the Company’s commitment to yang dapat digunakan kembali, sebagai bagian dari komitmen reducing plastic waste. Perusahaan dalam mengurangi sampah plastik. Berikut beberapa upaya yang telah dilakukan Pegadaian The following outlines some of the initiatives Pegadaian has dalam mengurangi penggunaan kertas, yaitu: undertaken to reduce paper usage: 1. Pemakaian kertas secara bolak balik dan penggunaan 1. Using both sides of the paper and recycled paper for kertas bekas untuk membuat draf. drafts. 2. Mencetak Surat Bukti Kredit (SBK) hanya 1 kali selama 2. Printing Credit Evidence Letters (SBK) only once, as long barang jaminan belum ditebus. as the collateral has not been redeemed. 3. Mengirim surat melalui email. 3. Dispatching correspondence via email. 4. Melakukan tes tertulis secara online. 4. Conducting written tests via online platforms. 5. Materi dan ujian diklat online. 5. Online training materials and exam. 6. Menggunakan media sosial sebagai sarana pemasaran 6. Using social media for marketing and promotion. dan promosi. 7. Menggunakan gadget untuk materi rapat misal melalui 7. Utilizing applications such as the Pevita application, aplikasi Pevita, email dan WhatsApp Group. email, and WhatsApp Group for meeting materials. 8. Menyimpan arsip melalui arsip digital pada website 8. Storing archives digitally on the corporate website for korporat yang dapat diakses oleh seluruh karyawan. access by all employees. 196 IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 197
Aspek Energi
Energy Aspects
Pegadaian menyadari bahwa energi merupakan elemen Pegadaian recognizes that energy is a fundamental
fundamental dalam mendukung keberlangsungan dan element in facilitating the sustainability and efficiency of
efektivitas kegiatan operasional Perusahaan. Pemanfaatan the Company’s operational activities. The management of
energi dikelola secara terencana untuk memastikan energy consumption is conducted in a planned manner to
kelancaran operasional sekaligus mendukung komitmen ensure seamless operations and to uphold the Company’s
Perusahaan terhadap praktik bisnis yang bertanggung jawab. commitment to responsible business practices.
Dalam menjalankan aktivitas operasional, Pegadaian In our operational functions, Pegadaian primarily relies on
menggunakan dua sumber energi utama, yaitu energi listrik two main energy sources: electricity supplied by PT PLN
yang dipasok oleh PT PLN (Persero) serta bahan bakar (Persero) and fuel oil (BBM) designated for use in official
minyak (BBM) yang digunakan untuk mendukung operasional vehicles and other supporting equipment.
kendaraan dinas dan peralatan pendukung lainnya.
Jumlah dan Intensitas Energi yang Digunakan [OJK B.2][OJK F.6][OJK F.7][GRI 302-1, 302-2, 302-3]
Amount and Intensity of Energy Used
Sepanjang periode pelaporan, Perusahaan memanfaatkan Throughout the reporting period, the Company used electricity
energi listrik dan BBM yang seluruhnya diperoleh dari pihak and fuel oil, all of which were procured from third parties.
ketiga. Energi listrik digunakan untuk menunjang operasional Electricity was used to sustain office operations across the
kantor di seluruh wilayah kerja Perusahaan, sementara Company’s premises, whereas fuel oil served as an energy
BBM digunakan sebagai sumber energi bagi kendaraan source for operational vehicles and generators that provided
operasional, serta genset yang berfungsi sebagai sumber backup power supply during disruptions or interruptions to
energi cadangan apabila terjadi gangguan atau penghentian the electricity supply from PT PLN (Persero). All these energy
pasokan listrik dari PT PLN (Persero). Seluruh sumber energi sources are non-renewable resources.
ini merupakan sumber daya tidak terbarukan.
Sebagai bagian dari upaya transisi menuju penggunaan In pursuit of our efforts to transition to more sustainable
energi yang lebih berkelanjutan, Pegadaian juga telah energy practices, Pegadaian has implemented the utilization
memanfaatkan energi terbarukan melalui pemasangan panel of renewable energy sources by installing solar panels across
surya di beberapa lokasi operasional, yaitu Kantor Pusat, various operational locations, including the Head Office,
Kantor Cabang Bekasi Utama, Kantor Cabang Tangerang, dan Bekasi Utama Branch Office, Tangerang Branch Office, and
Kantor Cabang Kebon Nanas. Masing-masing lokasi tersebut Kebon Nanas Branch Office. Each location is equipped with
memiliki kapasitas panel surya sebesar 3,4 kWp. Pada tahun a 3.4 kWp. In 2025, the Company realized the installation
2025, Perusahaan merealisasikan pemasangan panel surya di of solar panels at 8 outlets, exceeding the target set in the
8 outlet, melampaui target RAKB berdasarkan hasil penilaian RAKB based on vendor feasibility assessments and budget
kelayakan vendor dan kesesuaian anggaran. Hingga akhir availability. By the end of 2025, the total number of installed
tahun 2025, total panel surya terpasang di berbagai lokasi solar panels across Pegadaian’s outlet locations reached 11
outlet Pegadaian mencapai 11 unit. units.
Tabel Lokasi Pemasangan Panel Surya Pegadaian Tahun 2025
Table of Pegadaian Solar Panel Installation Locations in 2025
Kantor Wilayah Kantor Area Kantor Cabang
No
Regional Offices Area Offices Branch Offices
1 Bandung Area Bandung 1 CP Cimahi
2 Bandung Area Cirebon CP Pamanukan
3 Bandung Area Cirebon CP Plered
4 Bandung Area Tasikmalaya CP Cicalengka
5 Semarang Area Surakarta CP Gading
6 Semarang Area Surakarta CP Karanganyar
7 Semarang Area Yogyakarta CP Basen
8 Semarang Area Yogyakarta CP Lempuyangan
Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t 197
Page 198
Pengelolaan Lingkungan yang Berkelanjutan
Sustainable Environmental Management
Namun demikian, hingga akhir tahun 2025, Perusahaan However, until the end of 2025, the Company has not measured
belum melakukan pengukuran terhadap penggunaan energy consumption beyond Pegadaian’s operational scope.
energi yang berasal dari luar lingkup operasional Furthermore, the Company neither consumes nor sells
Pegadaian. Selain itu, Perusahaan tidak mengonsumsi heating, cooling, or steam energy, nor does it engage in the
maupun menjual energi pemanas, pendingin, dan uap, sale of electrical energy.
serta tidak melakukan penjualan energi listrik.
Penggunaan energi listrik dan BBM mencakup seluruh Electricity and fuel consumption covers all of Pegadaian’s
wilayah operasional Pegadaian, yang terdiri atas 1 operational areas, which consist of 1 Head Office, 12 Regional
Kantor Pusat, 12 Kantor Wilayah, 61 Kantor Area, dan 642 Offices, 61 Area Offices, and 642 Branch Offices. In 2025,
Kantor Cabang. Pada tahun 2025, total pemakaian energi Pegadaian’s total energy consumption reached 227,376.03
Pegadaian sebesar 227.376,03 GJ, meningkat sebesar GJ, an increase of 44% compared to 157,380.54 GJ in 2024.
44% dari pemakaian tahun 2024 sebesar 157.380,54 GJ. This increase reflects the expansion of operational activities
Peningkatan ini berkaitan dengan penguatan aktivitas and operational network strengthening, as well as higher
dan jaringan operasional, serta kebutuhan mobilitas operational mobility requirements in the field. The increase
operasional di lapangan. Jumlah rekening aktif yang in the number of active accounts in 2025 also contributed
meningkat pada tahun 2025 juga menyebabkan intensitas to a higher energy intensity per product, which rose to 12.41
pemakaian energi per produk meningkat menjadi 12,41 GJ/ GJ per thousand active account units. A breakdown of total
Ribu Unit Rekening Aktif. Rincian jumlah serta intensitas energy consumption and energy intensity is presented in the
penggunaan energi disajikan pada tabel berikut: table below:
Tabel Pemakaian BBM (Sumber Daya Tidak Terbarukan)
Table of Fuel Consumption (Non-Renewable Resources)
Energi Satuan
2025 2024 2023
Energy Unit
Liter
Mobile Combustion 1,899,361.00 1,644,830.60 1,702,391.35
Litre
Mobile Combustion
GJ 64,958.15 56,253.21 58,221.78
Liter
Stationary Combustion 15,539.00 24,231.78 11,736.27
Litre
Stationary Combustion
GJ 531.43 828.73 401.38
Liter
Jumlah 1,914,900.00 1,669,062.38 1,714,127.62
Litre
Total
GJ 65,489.58 57,081.93 58,623.16
Keterangan | Note:
Pedoman Penyelenggaraan Inventarisasi Gas Rumah Kaca Nasional – Kementerian Lingkungan Hidup 2012. Konversi
dari liter ke gigajoule berdasarkan dari unitcoverters.net (1 Liter = 0,0342 GJ)
Guidelines for Conducting National Greenhouse Gas Inventories – Ministry of Environment 2012. Conversion from liters to
gigajoules is based on unitconverters.net (1 liter = 0.0342 GJ).
Tabel Pemakaian Listrik (Sumber Daya Tidak Terbarukan)
Table of Electricity Consumption (Non-Renewable Resources)
Energi Satuan
2025 2024 2023
Energy Unit
kWh 44,968,457.00 28,396,887.22 22,094,823.85
Listrik
Electricity
GJ 161,886.45 102,228.79 79,541.37
Keterangan | Note:
Konversi dari kWh ke gigajoule berdasarkan dari hextobinary.com (1 kWh = 0,0036 GJ)
Conversion from kWh to gigajoules is based on hextobinary.com (1 kWh = 0.0036 GJ).
198 IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 199
Tabel Intensitas Pemakaian Energi
Table of Electricity Consumption (Non-Renewable Resources)
Energi Satuan
2025 2024 2023
Energy Unit
Listrik kWh 44.968.457 28.396.887,22 22.094.823,85
Electricity Gigajoules 161.886,44 102.228,79 79.541,36
Liter 1.914.900 1.669.062,38 1.714.127,62
BBM
Gigajoules 65.489,58 55.151,75 56.601,42
Total Gigajoules 227.376,03 157.380,54 136.142,78
Pendapatan Dalam Miliar Rupiah
89.582 38.616 24.434
Revenue In billions of rupiah
Total Produksi Ribu Unit Rekening Aktif
18.317 15.787 14.999
Total Production Thousands of Active Accounts
Intensitas Pemakaian Energi/
Gigajoules/Miliar Rupiah
Miliar Rupiah 2,54 4,08 5,57
Gigajoules/Billion Rupiah
Energy Intensity/Billion Rupiah
Gigajoules/
Intensitas Pemakaian Energi/
Ribu Unit Rekening Aktif
Produksi 12,41 9,97 9,08
Gigajoules/Thousand Active
Energy Intensity/Production
Accounts
Keterangan | Note:
Pedoman Penyelenggaraan Inventarisasi Gas Rumah Kaca Nasional – Kementerian Lingkungan Hidup 2012 (ref: IPCC 2006), Pertamax (1lt=0,033 Gj) dan
Solar (1lt=0,0036 Gj) Convert kWh ke Gigajoule: convertunits.com
Guidelines for Conducting National Greenhouse Gas Inventories – Ministry of Environment 2012 (ref: IPCC 2006), Pertamax (1 litre = 0.033 GJ) and Solar (1 litre =
0.0036 GJ). Convert kWh to gigajoules: convertunits.com
Upaya dan Pencapaian Efisiensi Energi dan Penggunaan Energi
Terbarukan [OJK F.7, GRI 302-4, 302-5]
Efforts and Achievements in Energy Efficiency and Renewable
Energy Use
Pegadaian menyadari bahwa sebagian besar energi yang Pegadaian acknowledges that the majority of energy
digunakan dalam aktivitas operasional masih bersumber consumed in our operations continues to derive from non-
dari energi tak terbarukan yang ketersediaannya renewable sources, which are limited in supply. Therefore,
terbatas. Oleh karena itu, Perusahaan berkomitmen untuk the Company is committed to implementing more efficient
menerapkan pengelolaan energi secara lebih efisien and responsible energy management practices as part of our
dan bertanggung jawab sebagai bagian dari strategi long-term sustainability strategy.
keberlanjutan jangka panjang.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui penerapan This commitment is realized through the implementation
kebijakan penghematan energi yang telah disosialisasikan of energy-saving policies that have been disseminated
secara internal, antara lain melalui Surat Edaran Nomor internally, including Circular Letter No. 74/LG.100311/2011
74/LG.100311/2011 tentang Penghematan Energi Listrik dan concerning Electricity and Water Conservation and Circular
Air serta Surat Edaran Nomor 22/Bg.200312/2008 tentang Letter No. 22/Bg.200312/2008 regarding the Implementation
Pelaksanaan Kebersihan Lingkungan Kerja dan Tempat of Cleanliness in the Workplace and Residence, Energy
Tinggal, Penghematan Energi, serta Penghijauan. Kebijakan Conservation, and Greening. These policies function as
ini menjadi pedoman bagi seluruh insan Pegadaian dalam guidelines for all Pegadaian employees in implementing
menerapkan praktik efisiensi penggunaan energi, baik energy-efficiency practices, pertaining to electricity and fuel
listrik maupun bahan bakar minyak (BBM), dalam kegiatan oil (BBM), in their daily operational activities.
operasional sehari-hari.
Efisiensi penggunaan listrik dan BBM yang dilakukan oleh The efficiency of electricity and fuel oil consumption managed
Pegadaian antara lain sebagai berikut: by Pegadaian includes the following:
1. Mengatur jadwal mematikan lampu untuk penggunaan 1. Setting a schedule for turning lights on and off in buildings
gedung (pagi dan malam), (morning and night),
Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t 199
Page 200
Pengelolaan Lingkungan yang Berkelanjutan
Sustainable Environmental Management
2. Menghimbau seluruh karyawan agar mematikan lampu 2. Encouraging all employees to turn off lights and other
dan peralatan listrik lainnya (komputer, charger) setiap electrical equipment (computers, chargers) whenever they
meninggalkan ruang kerja. leave their workspace.
3. Penggunaan solar panel di 11 outlet Pegadaian 3. Implementation of solar panels at 11 Pegadaian outlets
4. Penggunaan mobil elektrik berbasis baterai sebagai 4. Utilization of battery-powered electric cars as operational
kendaraan operasional, termasuk layanan gadai dari vehicles, including services like home pawn services
rumah
5. Pegadaian menggunakan lampu penerangan secukupnya 5. Pegadaian ensures adequate lighting during daylight hours
pada siang hari di ruangan-ruangan dengan panel kaca in rooms with glass panels that receive sunlight.
yang mendapat pancaran sinar matahari.
6. Pengaturan suhu sistem pendingin udara (AC) pada posisi 6. Set the air conditioning (AC) temperature to a range of
24º-25º Celsius sehingga tidak boros 24º-25º Celsius to avoid wasting energy consumption.
7. Mengganti lampu biasa dengan lampu LED yang lebih 7. Replacing conventional lighting with more energy-efficient
hemat energi LED lights
8. Pengaturan operasional lift dilakukan melalui pembatasan 8. Operational adjustments to the lifts are implemented by
jumlah lift yang beroperasi, termasuk mematikan lift restricting the number of lifts in service, including turning
setelah pukul 21.00, sebagai upaya efisiensi energi off lifts after 9:00 PM, to improve energy efficiency
9. Pengaturan operasional lift diluar jam rush hour, 3 lift 9. Lift operations outside rush hours are adjusted, with 3 lifts
tidak beroperasi, hal ini sebagai upaya efesiensi energi. not in service for energy efficiency
10. Penghematan penggunaan BBM antara lain dilakukan dengan 10. Fuel consumption is reduced, among other things, by
mengurangi rapat tatap muka langsung dan mengoptimalkan reducing face-to-face meetings, optimizing online meetings
rapat secara online dengan aplikasi teknologi informasi through the use of information technology applications, and
sehingga penggunaan kendaraan operasional bisa dikurangi. reducing the use of operational vehicles.
Office Solar Panel Implementasi Solar Panel PV off-grid di kantor-kantor cabang dirancang untuk menyediakan sumber listrik
Installation mandiri berbasis energi terbarukan yang digunakan terutama sebagai daya penerangan pylon box di outlet
Pegadaian. Sistem off grid ini memanfaatkan panel surya yang terhubung dengan baterai penyimpanan sehingga
tidak bergantung pada jaringan listrik PLN dan mampu menjaga kontinuitas penerangan meskipun terjadi
gangguan pasokan listrik konvensional.
Tujuan utama program ini adalah:
1. Tersedianya sumber listrik dari energi terbarukan untuk kebutuhan penerangan pylon box di kantor cabang
Pegadaian;
2. Peningkatan efisiensi biaya listrik melalui pengurangan konsumsi energi dari sumber fosil; dan
3. Kontribusi nyata dalam mengurangi emisi Gas Rumah Kaca (GRK) melalui pemanfaatan energi surya.
The implementation of off-grid PV solar panels at branch offices aims to provide an independent, renewable energy-
based power supply. This system is primarily designed to power pylon boxes at Pegadaian outlets. The off-grid system
uses solar panels linked to storage batteries, eliminating reliance on the PLN electricity grid and maintaining lighting
even during disruptions to the conventional electricity supply.
The main objectives of this program are:
1. Availability of electricity from renewable energy sources for lighting pylon boxes at Pegadaian branch offices;
2. Increased electricity cost efficiency through the reduction of energy consumption from fossil fuels; and
3. A tangible contribution to reducing greenhouse gas (GHG) emissions through the use of solar energy.
EV for Business Program EV for Business Operational diarahkan untuk mendukung transformasi layanan Gadai dari Rumah (GDR)
Operational melalui penyediaan armada motor listrik sebagai sarana kerja mobile appraiser. Motor listrik ini digunakan oleh
petugas untuk melakukan penilaian jaminan dan pelayanan jemput bola langsung ke lokasi nasabah, sehingga
proses gadai dapat berlangsung lebih cepat, mudah, dan inklusif tanpa nasabah harus datang ke kantor cabang.
Pada 2025, target awal pengadaan 10 unit kendaraan listrik disesuaikan menjadi 26 unit motor listrik dan
seluruhnya telah terealisasi. Pemanfaatan motor listrik sebagai kendaraan operasional mobile appraiser tidak
hanya meningkatkan kualitas dan jangkauan layanan GDR, tetapi juga berkontribusi pada pengurangan konsumsi
BBM, efisiensi biaya operasional, serta penurunan emisi gas rumah kaca dari aktivitas transportasi perusahaan.
The Electric Vehicle (EV) for Business Operational program is strategically designed to facilitate the transformation
of Gadai dari Rumah (GDR) services by providing a fleet of electric motorcycles as a means of transportation for
mobile appraisers. These electric motorcycles are used by officers to assess collateral and offer direct pickup
services at customer locations. This approach enables the pawn process to be conducted more swiftly, conveniently,
and inclusively, eliminating the necessity for customers to visit the branch office. In 2025, the initial procurement
target of 10 electric vehicles was adjusted to 26 electric motorcycles, and all units have been realized. Using
electric motorcycles as operational vehicles for mobile appraisers not only improves the quality and accessibility
of GDR services but also contributes to reduced fuel consumption, improves operational cost efficiency, and lowers
greenhouse gas emissions resulting from the company’s transportation activities.
200 IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 201
Dalam rangka mempercepat transisi energi yang To speed up the shift to sustainable energy, Pegadaian is
berkelanjutan, Pegadaian berkomitmen untuk mengembangkan dedicated to expanding energy-efficiency and renewable-
inisiatif efisiensi dan pemanfaatan energi terbarukan dari tahap energy projects from the pilot phase into organized,
uji coba (pilot) menjadi program yang terstruktur dan berskala nationwide programs. This effort is supported by setting
nasional (program scale-up). Penguatan ini dilakukan melalui clear, measurable, and verifiable targets, aligned with
penetapan target yang jelas, terukur, dan dapat diverifikasi, initiatives to sustainably reduce energy use and greenhouse
sejalan dengan upaya pengurangan konsumsi energi dan emisi gas emissions.
gas rumah kaca secara berkelanjutan.
Sebagai langkah awal, Pegadaian memprioritaskan For the first step, Pegadaian is focusing on implementing
implementasi program pada outlet dengan tingkat konsumsi the program at outlets with the highest energy use (high
energi tertinggi (high consumption sites). Penetapan cakupan consumption sites). The scope of priority outlets is gradually
outlet prioritas dilakukan secara bertahap berdasarkan determined based on energy intensity mapping results,
hasil pemetaan intensitas energi, sehingga intervensi yang ensuring that the interventions have the most effective
dilakukan dapat memberikan dampak penghematan yang and significant impact on the company’s overall energy
optimal dan signifikan terhadap kinerja energi perusahaan performance.
secara keseluruhan.
Hingga saat ini, Perusahaan belum menetapkan tahun dasar To date, the Company has not set a base year for the calculation
(base year) untuk perhitungan kinerja energi. Namun demikian, of energy performance metrics. Nonetheless, to assess the
untuk menilai efektivitas pelaksanaan program efisiensi energi, effectiveness of energy efficiency initiatives, the Company
Perusahaan melakukan analisis perbandingan kinerja dengan undertakes a comparative analysis of performance against
tahun sebelumnya. Berdasarkan hasil evaluasi tersebut, pada the previous year. Based on the results of this assessment, in
tahun 2025, intensitas konsumsi energi per pendapatan menjadi 2025, the Company successfully reduced energy consumption
2,54 gigajoule per miliar rupiah, lebih tinggi dibandingkan intensity per unit of production to 2.54 gigajoules per billion
dengan tahun 2024 yang tercatat sebesar 4,07 gigajoule rupiah, representing an improvement over the 2024 figure of
per miliar rupiah. Perusahaan akan terus berupaya untuk 4.07 gigajoules per billion rupiah. This achievement reflects
meningkatkan efektivitas pengelolaan energi sebagai bagian increased effectiveness in energy management attributable to
dari upaya efisiensi yang diterapkan secara berkelanjutan. ongoing efficiency measures.
List Outlet dan Kapasitas untuk Panel Surya [GRI 302-4]
List of Outlets and Capacity for Solar Panels
Outlet Panel Surya (kWp)
Outlet Solar Panel (kWp)
CP Basen 4,96 kWp
CP Cimahi 4,96 kWp
CP Cicalengka 4,96 kWp
CP Gading 4,96 kWp
CP Karanganyar 4,96 kWp
CP Lempuyangan 4,96 kWp
CP Pamanukan 4,96 kWp
CP Plered 4,96 kWp
Untuk memastikan efektivitas program serta akuntabilitas To ensure program effectiveness and accountability in
pelaporan, Pegadaian menerapkan standar Measurement and reporting, Pegadaian implements integrated, consistent
Verification (M&V) yang terintegrasi dan konsisten. Standar ini Measurement and Verification (M&V) standards. These
digunakan untuk mengukur dan memverifikasi penghematan standards are used to measure and verify energy savings
energi (kWh) serta dampak penurunan emisi gas rumah kaca (kWh) and the impact of greenhouse gas emission reductions
(tCO₂e), sehingga hasil program dapat diaudit, dilaporkan (tCO₂e), allowing for transparent reporting, auditing, and
secara transparan, dan dibandingkan secara periodik dari periodic comparison of program results.
waktu ke waktu.
Dengan pendekatan ini, Pegadaian memastikan bahwa setiap With this approach, Pegadaian ensures that each energy
inisiatif transisi energi tidak hanya memberikan manfaat transition initiative not only delivers operational advantages
operasional, tetapi juga menciptakan nilai lingkungan yang but also creates measurable, sustainable environmental
terukur dan berkelanjutan. value.
Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t 201
Page 202
Pengelolaan Lingkungan yang Berkelanjutan Sustainable Environmental Management 202 IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 203
Aspek Air
Water Aspects
Penggunaan Air [OJK B.2][OJK F.8]
Water Use
Dalam mendukung kelancaran kegiatan operasional, To support our smooth operations, Pegadaian uses water
Pegadaian menggunakan air yang seluruhnya dipasok oleh supplied exclusively by a third party, namely the Regional
pihak ketiga, yaitu Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM). Water Company (PDAM). The water serves multiple purposes
Air tersebut dimanfaatkan untuk berbagai keperluan within the office, including sanitation facilities, religious
operasional kantor, antara lain untuk fasilitas sanitasi, activities, and kitchen needs.
kegiatan ibadah, serta kebutuhan dapur.
Selain digunakan untuk keperluan dasar operasional, In addition to meeting basic operational needs, the Company
Perusahaan juga melakukan pengolahan air PDAM menjadi also processes PDAM water into drinking water as part of our
air siap minum sebagai bagian dari upaya peningkatan efforts to improve the efficiency and quality of water resource
efisiensi dan kualitas pemanfaatan sumber daya air. utilization.
Pada tahun 2025, Pegadaian mulai menginisiasi penerapan In 2025, Pegadaian began implementing a circular water
circular water management system, yaitu sistem pengelolaan management system that focuses on optimizing the use,
air yang berfokus pada optimalisasi penggunaan, pengolahan, treatment, and reuse of water to minimize waste and increase
dan pemanfaatan kembali air guna meminimalkan water-use efficiency across all of the Company’s operational
pemborosan serta meningkatkan efisiensi pemakaian air di activities.
seluruh aktivitas operasional Perusahaan.
Sepanjang tahun 2025, total konsumsi air Perusahaan Throughout 2025, the Company’s total water consumption
tercatat sebesar 203.584 m³, dengan total biaya was 203,584 m³, with a total water usage cost of IDR
penggunaan air sebesar Rp 2.554.974.179. Perhitungan 2,554,974,179. The water usage calculation was based on
jumlah penggunaan air dilakukan dengan pendekatan an estimated approach, namely by dividing the total water
estimasi, yaitu dengan membagi total biaya tagihan air bill cost by the PDAM base tariff for category IV B (high-rise
dengan tarif dasar PDAM sesuai kategori IV B (gedung buildings) of Rp 12,550 per m³.
bertingkat tinggi) sebesar Rp 12.550 per m³.
Tabel Konsumsi Air
Table of Water Consumption
Pemakaian Air (m3)
Water Consumption (m3)
Sumber
2025 2024 2023
Source
Air Pihak Ketiga
203.584 268.700 123.459
Third Party Water
Total
203.584 268.700 123.459
Total
Keterangan | Note:
Penggunaan air di Kantor Pusat dan 12 Kantor Wilayah
Water use at Head Office and 12 Regional Offices
Pada tahun 2025, total pengolahan air (recycle clean In 2025, the total water treatment (recycled clean water)
water) yang di laksanakan Pegadaian di kantor pusat carried out by Pegadaian at the head office will be 1.198
sebesar 1.198 m³. m³.[DK1]
Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t 203
Page 204
Pengelolaan Lingkungan yang Berkelanjutan
Sustainable Environmental Management
Konsep Green Building Pegadaian
Pegadaian’s Green Building Concept
Sebagai wujud komitmen terhadap penerapan As a manifestation of our commitment to implementing
prinsip bangunan hijau (green building), Pegadaian green building principles, Pegadaian implements responsible
mengimplementasikan pengelolaan air limbah yang and sustainable approach to wastewater management.
bertanggung jawab dan berkelanjutan. Air limbah yang Wastewater produced from operational activities is first
dihasilkan dari aktivitas operasional terlebih dahulu directed to a Sewage Treatment Plant (STP) for treatment in
dialirkan ke fasilitas Sewage Treatment Plant (STP) untuk accordance with relevant standards prior to reuse.
melalui proses pengolahan sesuai dengan standar yang
berlaku sebelum dimanfaatkan kembali.
Air hasil pengolahan tersebut kemudian digunakan kembali The treated water is then reused for non-consumptive
untuk keperluan non-konsumsi, seperti penyiraman area purposes, such as irrigating green spaces around the office.
hijau di lingkungan kantor. Praktik ini berkontribusi dalam This practice reduces the consumption of clean water and the
menekan penggunaan air bersih sekaligus mengurangi volume of liquid waste discharged into the environment.
volume limbah cair yang dibuang ke lingkungan.
Penerapan sistem pengolahan dan pemanfaatan ulang The implementation of this water treatment and reuse
air ini merupakan bagian dari upaya Pegadaian dalam system represents Pegadaian’s initiative to support the
mendukung prinsip zero run off, yaitu meminimalkan principle of zero runoff, which aims to reduce direct
aliran air limbah yang dilepas langsung ke lingkungan wastewater discharge into the environment and improve
serta meningkatkan efisiensi pengelolaan sumber daya air overall water resource management efficiency.
secara menyeluruh.
Pada tahun 2025, Pegadaian telah memperoleh sertifikasi In 2025, Pegadaian received Green Building certification from
Green Building dari Green Building Council Indonesia (GBCI) the Green Building Council Indonesia (GBCI), recognizing the
sebagai bentuk pengakuan atas komitmen Perusahaan Company’s commitment to implementing environmentally
dalam menerapkan praktik pembangunan dan operasional friendly, resource-efficient, and sustainable building
gedung yang ramah lingkungan, efisien dalam penggunaan construction and operational practices.
sumber daya, serta berkelanjutan.
Penggunaan Air Uji Emas
Use of Gold Test Water
Dalam mendukung proses bisnis inti, Pegadaian menggunakan To support our core business process, Pegadaian uses water
air uji sebagai bagian dari proses pengukuran kadar emas testing to assess the gold content used as collateral by
yang dijadikan jaminan oleh nasabah. Pengujian kadar emas customers. The assessment of gold content is a crucial stage
merupakan tahapan krusial dalam operasional Pegadaian, in Pegadaian’s operations, given that approximately 97% of
mengingat sekitar 97% barang jaminan gadai yang dikelola the collateral handled by the Company comprises gold bars
Perusahaan berupa emas batangan dan perhiasan. and jewelry.
Sejalan dengan tingginya proporsi jaminan emas tersebut, Considering the high proportion of gold collateral, Pegadaian
Pegadaian memberikan perhatian khusus terhadap akurasi places particular emphasis on the accuracy and safety of the
dan keamanan proses pengujian. Pengukuran kadar emas testing process. Gold content measurements are performed
dilakukan oleh karyawan yang telah memiliki sertifikasi by employees who have special certification and expertise,
dan kompetensi khusus, dengan menggunakan air uji yang utilizing test water consisting of two chemical compounds,
terdiri atas dua jenis senyawa kimia, yaitu larutan asam namely nitric acid (HNO₃) and hydrochloric acid (HCl).
nitrat (HNO₃) dan asam klorida (HCl).
Hingga 31 Desember 2025, total penggunaan air uji tercatat As of 31 December 2025, the total volume of test water utilized
sebesar 3.080 liter, yang seluruhnya digunakan untuk was recorded at 3,080 liters. All of this water was used to
mendukung proses pengujian kadar emas secara terkendali facilitate the gold content testing process in a controlled
dan sesuai dengan prosedur operasional yang berlaku. manner, strictly adhering to applicable operational procedures.
204 IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 205
Tabel Penggunaan Air Uji Emas
Table Usage for Gold Test Water
Deskripsi Satuan
2025 2024 2023
Description Unit
Larutan asam nitrat (HNO3) Liter
2.464 1.722 5.322
Nitric acid solution (HNO3) Liter
Larutan asam klorida (HCl) Liter
616 430 3.547
Hydrochloric acid solution (HCl) Liter
Jumlah
3.080 2.152 8.869
Total
Keterangan | Note:
*Restatement untuk angka penggunaan air uji emas tahun 2024 karena karena adanya perubahan metodologi dalam pengumpulan data.
*Restatement of Usage for Gold Test Water 2024 due to changes in data collection and methodology.
Aspek Keanekaragaman Hayati [OJK B.2]
Biodiversity Aspects
Pegadaian berkomitmen untuk berperan aktif dalam Pegadaian is committed to playing an active role in maintaining
menjaga kualitas lingkungan melalui penerapan berbagai environmental quality through the implementation of
kebijakan dan program pelestarian yang dilaksanakan diverse sustainable conservation policies and programs. This
secara berkelanjutan. Komitmen tersebut mencakup upaya commitment includes efforts to protect and preserve biodiversity
perlindungan dan pelestarian keanekaragaman hayati sebagai as part of the Company’s environmental responsibility.
bagian dari tanggung jawab lingkungan Perusahaan.
Dalam konteks penilaian materialitas keberlanjutan, In the context of assessing sustainability materiality, the
isu biodiversitas sesungguhnya tidak termasuk sebagai issue of biodiversity is not considered a material or relevant
topik yang material dan relevan bagi model bisnis serta topic for Pegadaian’s business model or operational impact.
dampak operasional Pegadaian. Hal ini disebabkan oleh This is attributable to the characteristics of Pegadaian’s
karakteristik usaha Pegadaian yang bergerak di sektor business, which are focused on the financial services sector
jasa keuangan, tanpa aktivitas operasional yang berkaitan and do not involve activities directly related to land use, land-
langsung dengan pemanfaatan lahan, perubahan fungsi use changes, or activities that have the potential to cause
kawasan, ataupun kegiatan yang berpotensi menimbulkan significant pressure on natural ecosystems.
tekanan signifikan terhadap ekosistem alam.
Meskipun demikian, Pegadaian tetap menyadari pentingnya Nevertheless, Pegadaian remains aware of the significance
pelestarian keanekaragaman hayati sebagai bagian dari of biodiversity conservation as an integral component of
tanggung jawab sosial dan lingkungan perusahaan. Oleh the Company’s social and environmental responsibilities.
karena itu, Pegadaian tetap menunjukkan komitmen dukungan Consequently, Pegadaian consistently demonstrates our
terhadap upaya perlindungan lingkungan melalui program- commitment to environmental protection initiatives through
program kolaboratif bersama BUMN dan pemerintah daerah collaborative programs with state-owned enterprises and local
setempat, antara lain keikutsertaan Pegadaian dalam Program governments. This includes participation in the Mangrove
Penanaman Mangrove yang menjadi inisiatif penghijauan dan Planting Program, an initiative aimed at greening and
rehabilitasi ekosistem mangrove di berbagai wilayah pesisir rehabilitating mangrove ecosystems across various coastal
Indonesia untuk menjaga kualitas lingkungan, mencegah regions of Indonesia to maintain environmental quality, prevent
abrasi, serta meningkatkan keberlanjutan ekosistem pesisir. abrasion, and improve the sustainability of coastal ecosystems.
Kontribusi ini dilakukan sebagai bentuk keterlibatan This contribution is part of Pegadaian’s proactive involvement
aktif Pegadaian dalam inisiatif nasional pembangunan in national sustainable development initiatives, despite the
berkelanjutan, meskipun topik biodiversitas tidak menjadi fact that biodiversity does not directly correlate to Pegadaian’s
dampak langsung dari kegiatan usaha utama Pegadaian. primary business activities. Through this approach, Pegadaian
Dengan pendekatan tersebut, Pegadaian memastikan bahwa ensures that the principle of sustainability remains embedded
prinsip keberlanjutan tetap terintegrasi dalam operasi dan within the company’s operations and strategies while
strategi perusahaan, sekaligus mendukung upaya pelestarian simultaneously supporting environmental conservation efforts
lingkungan hidup di Indonesia. across Indonesia.
Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t 205
Page 206
Pengelolaan Lingkungan yang Berkelanjutan Sustainable Environmental Management Dampak dari Wilayah Operasional yang Dekat atau Berada di Daerah Konservasi atau Memiliki Keanekaragaman Hayati dan Usaha Konservasi Keanekaragaman Hayati [OJK F.9, F.10] Impact of Operational Areas that are Close to or Located in Conservation Areas or have Biodiversity and Biodiversity Conservation Efforts Pegadaian secara konsisten memastikan bahwa seluruh Pegadaian consistently ensures that none of our operational wilayah operasionalnya tidak berada di dalam maupun areas are located within or adjacent to conservation areas berdekatan dengan kawasan konservasi atau area yang or regions designated for protected biodiversity values. memiliki nilai keanekaragaman hayati yang dilindungi. Thus, throughout 2025, there were no operational activities Dengan demikian, sepanjang tahun 2025 tidak terdapat conducted by the Company that intersected with conservation kegiatan operasional Perusahaan yang bersinggungan areas. dengan wilayah konservasi. Berdasarkan kondisi tersebut, aktivitas operasional Based on these conditions, the Company’s operational Perusahaan tidak menimbulkan dampak negatif yang activities did not have a significant negative impact on signifikan terhadap keanekaragaman hayati. Meskipun biodiversity. Nevertheless, Pegadaian continues to strive demikian, Pegadaian tetap berupaya memberikan to make a positive contribution through various initiatives kontribusi positif melalui berbagai inisiatif dan program and programs that support biodiversity conservation and yang mendukung upaya konservasi dan pelestarian preservation efforts, including: keanekaragaman hayati, antara lain melalui: 1. Transplantasi karang di Kawasan Dego-Degona Bira, 1. Coral transplantation was conducted in the Dego-Degona Desa Darubiah, Kecamatan Bonto Bahari, Bulukumba, Bira region, Darubiah Village, Bonto Bahari District, Sulawesi Selatan. Kegiatan ini dilaksanakan menjelang Bulukumba, South Sulawesi. This activity was carried out World Habitat Day dan bertujuan untuk melestarikan prior to World Habitat Day and aimed to preserve coral terumbu karang serta meningkatkan kesadaran reefs while raising public awareness of the importance of masyarakat akan pentingnya ekosistem laut marine ecosystems 2. Pelestarian lingkungan melalui serangkaian kegiatan 2. Environmental preservation through a series of tree- penanaman pohon di berbagai daerah di Indonesia planting activities across diverse regions of Indonesia. 206 IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 207
Komitmen Pegadaian Menjadi Agen Perubahan
untuk Menjaga Kelestarian Lingkungan
Pegadaian’s Commitment to Being an Agent of Change
for Environmental Sustainability
Pegadaian menegaskan perannya tidak hanya sebagai Pegadaian affirms its role not only as a financial service
penyedia layanan keuangan, tetapi juga sebagai agen provider but also as an agent of change that actively
perubahan yang berkontribusi aktif dalam menjaga contributes to environmental sustainability. This commitment
kelestarian lingkungan. Komitmen tersebut tercermin is reflected in various sustainability initiatives, including
dalam berbagai inisiatif keberlanjutan, termasuk upaya efforts to protect marine ecosystems and coastal regions as
perlindungan ekosistem laut dan wilayah pesisir sebagai part of the Company’s environmental responsibility.
bagian dari tanggung jawab lingkungan Perusahaan.
Dalam rangka memperingati World Habitat Day 2025 yang In commemoration of World Habitat Day 2025, held on
diselenggarakan di Pulau Harapan, Kepulauan Seribu, Harapan Island in the Thousand Islands, Pegadaian placed
Pegadaian menempatkan keberlanjutan laut dan habitat marine sustainability and coastal habitats. Through this
pesisir sebagai fokus utama kegiatan. Melalui inisiatif ini, initiative, Pegadaian strives to support the realization of a
Pegadaian berupaya mendukung terwujudnya ekosistem healthy, productive, and sustainable marine ecosystem that
laut yang sehat, produktif, dan berkelanjutan, sehingga benefits both present and future generations.
dapat terus memberikan manfaat bagi generasi masa kini
dan mendatang.
Mengusung tema “Hijaukan Lingkungan, MengEmaskan Under the theme “Green the Environment, Secure the Future
Masa Depan bersama Pegadaian”, kegiatan World Habitat with Pegadaian,” the World Habitat Day 2025 event is part of
Day 2025 menjadi bagian dari implementasi prinsip the implementation of Environmental, Social, and Governance
Environmental, Social, and Governance (ESG), khususnya (ESG), with a particular emphasis on the environmental
pada aspek lingkungan. Dalam pelaksanaannya, Pegadaian aspect. In its implementation, Pegadaian planted 1,000
melakukan penanaman 1.000 bibit mangrove sebagai upaya mangrove seedlings to rehabilitate coastal habitats and
pemulihan habitat pesisir dan penguatan perlindungan strengthen natural coastal protection, accompanied by coral
alami garis pantai, disertai dengan kegiatan transplantasi reef transplantation and turtle release activities as part of
terumbu karang serta pelepasan tukik sebagai bagian dari marine ecosystem conservation.
konservasi ekosistem laut.
Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t 207
Page 208
Pengelolaan Lingkungan yang Berkelanjutan Sustainable Environmental Management Aspek Emisi Emission Aspects Pegadaian berkomitmen untuk menjalankan kegiatan Pegadaian is committed to executing our operational operasional yang berlandaskan prinsip keberlanjutan, activities in accordance with the principles of sustainability, termasuk melalui penerapan pengelolaan energi yang which includes the implementation of responsible bertanggung jawab sebagai bagian dari upaya mitigasi energy management as part of its initiatives to mitigate dampak lingkungan. Salah satu fokus utama Perusahaan environmental impacts. A primary focus of the Company is adalah pengendalian emisi karbon dioksida (CO₂), sejalan the regulation of carbon dioxide (CO₂) emissions, aligning dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable with the Sustainable Development Goals (SDGs) and national Development Goals/SDGs) serta komitmen nasional dalam commitments to address the challenges of climate change. menghadapi tantangan perubahan iklim. Jumlah dan Intensitas Emisi yang Dihasilkan Berdasarkan Jenisnya [OJK B.2][OJK F.11][GRI 305-1, 305-2, 305-3, 305-4] Amount and Intensity of Emissions Generated by Type Pegadaian menyadari bahwa perubahan iklim dan Pegadaian recognizes that climate change and global pemanasan global merupakan isu global yang menjadi warming are shared concerns, including within the business perhatian bersama, termasuk bagi pelaku usaha. sector. The increase in greenhouse gas (GHG) emissions, Meningkatnya emisi gas rumah kaca (GRK), yang antara which result from activities such as electricity consumption lain bersumber dari penggunaan energi listrik dan bahan and fuel oil usage, contributes to climate change. bakar minyak (BBM), berkontribusi terhadap terjadinya perubahan iklim tersebut. Sejalan dengan komitmen Perusahaan dalam menjaga In line with the Company’s commitment to environmental kelestarian lingkungan, Pegadaian telah melakukan preservation, Pegadaian has calculated GHG emissions perhitungan emisi GRK yang dihasilkan dari aktivitas generated from its operational activities. This calculation operasional. Perhitungan emisi mencakup Emisi GRK includes Scope 1 (direct) and Scope 2 (indirect) GHG Cakupan 1 (langsung) dan Cakupan 2 (tidak langsung), emissions, as well as a portion of Scope 3 emissions, based serta sebagian Cakupan 3 sesuai dengan ketersediaan data. on available data. Emisi GRK Cakupan 1 bersumber dari aktivitas mobile Scope 1 GHG emissions originate from mobile combustion, combustion, stationary combustion, dan penggunaan stationary combustion, and refrigerant utilization. Conversely, refrigeran. Sementara itu, emisi dari konsumsi energi emissions from electricity consumption are classified as listrik diklasifikasikan sebagai Emisi GRK Cakupan 2. Scope 2 GHG emissions. All emissions calculations are Seluruh perhitungan emisi didasarkan pada akumulasi derived from the accumulation of energy consumption penggunaan energi di seluruh wilayah operasional across the Company’s entire operational area. As of the end of Perseroan. Hingga akhir tahun 2025, Perusahaan belum 2025, the Company has not included emissions arising from melakukan perhitungan emisi yang berasal dari aktivitas customer or client activities. nasabah atau pelanggan. Perhitungan Emisi GRK Cakupan 1 yang berasal dari The calculation of Scope 1 GHG emissions from mobile mobile combustion dilakukan dengan mengacu pada combustion is conducted in accordance with the methodology metodologi yang ditetapkan oleh Intergovernmental Panel established by the Intergovernmental Panel on Climate on Climate Change (IPCC) menggunakan pendekatan Tier Change (IPCC), employing the Tier 1 approach. This approach 1. Pendekatan ini merupakan metode perhitungan yang is the most commonly used calculation method, which paling umum digunakan, dengan cara mengalikan jumlah involves multiplying the amount of fuel consumed by the konsumsi bahan bakar dengan faktor emisi CO₂ standar IPCC standard CO₂ emission factor of 69,300 kg/TJ. IPCC sebesar 69.300 kg/TJ. 208 IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 209
Perhitungan emisi dari stationary combustion juga dilakukan Emissions resulting from stationary combustion are also
berdasarkan jumlah bahan bakar yang digunakan dalam calculated using the IPCC Tier 1 methodology, utilizing an
kegiatan operasional, dengan mengacu pada metodologi emission factor of 74,100 kg/TJ, derived from the quantity of
IPCC Tier 1 menggunakan faktor emisi sebesar 74.100 kg/TJ. fuel used during operational activities.
Sementara itu, perhitungan emisi yang berasal dari Meanwhile, emissions from the use of refrigerants in air
penggunaan refrigeran pada sistem pendingin udara (AC) conditioning (AC) systems are calculated using the GHG
dilakukan dengan mengacu pada metode yang diterbitkan Protocol’s method for hydrofluorocarbon (HFC) emissions.
oleh GHG Protocol untuk emisi hydrofluorocarbon (HFC). The calculation focuses on operational emissions during AC
Perhitungan difokuskan pada emisi operasional yang use, with a Global Warming Potential (GWP) value of 2,256 for
dihasilkan selama penggunaan AC, dengan menggunakan the R-410A refrigerant.
nilai Global Warming Potential (GWP) sebesar 2.256 untuk
jenis refrigeran R-410A.
Tabel Emisi GRK Cakupan 1 (BBM) yang Digunakan
Table of Scope 1 GHG Emissions (Fossil Fuels) Used
Sumber Emisi GRK Satuan
2025 2024 2023
GHG emission sources Unit
Mobile Combustion Ton Co2eq 4.449 3.852,17 3,986.38
Stationary Combustion Ton Co2eq 41 65,04 31,49
Refrigerant Ton Co2eq 2.205,43 2.018,40 1.802,10
Jumlah
Ton Co2eq 6.695,43 5.935,61 5.819,97
Total
Keterangan | Note:
Gas yang termasuk dalam perhitungan berupa CO₂, CH₄ dan N₂O
Gases included in the calculation are CO₂, CH₄, and N₂O.
Emisi GRK Cakupan 2 dihitung dari konsumsi energi listrik Scope 2 GHG emissions are calculated from the consumption
yang dibeli dan digunakan di seluruh jaringan kantor of electricity purchased and used throughout the Company’s
Perusahaan, meliputi kantor pusat, kantor wilayah, kantor entire office network, including the head office, regional offices,
area, hingga kantor cabang. Penggunaan listrik tersebut area offices, and branch offices. This electricity consumption
mencakup kebutuhan penerangan, peralatan kerja, sistem includes lighting, work equipment, air conditioning systems,
pendingin udara, serta perangkat operasional lainnya. and other operational devices
Perhitungan emisi dilakukan dengan mengalikan total Emissions are calculated by multiplying total electricity
konsumsi listrik dengan faktor emisi yang mengacu pada consumption by the emission factor referred to in ISO 14064-
ISO 14064-1, yaitu sebesar 790 gCO₂/kWh. 1, which is 790 gCO₂/kWh
Kenaikan emisi Cakupan 1 dan Cakupan 2 disebabkan oleh The increase in Scope 1 and Scope 2 emissions is primarily
ekspansi bisnis Perusahaan yang meningkatkan aktivitas driven by the Company’s business expansion, which has led
operasional dan cakupan layanan. Ekspansi tersebut to higher operational activities and broader service coverage.
berdampak pada meningkatnya konsumsi BBM untuk This expansion has resulted in increased fuel consumption for
operasional serta penggunaan listrik di berbagai fasilitas. operational purposes and higher electricity usage across various
Kondisi ini sejalan dengan bertambahnya skala dan intensitas facilities. Such increases are aligned with the growth in the scale
kegiatan operasional Perusahaan. [OJK F.12][GRI 305-1, 305-2] and intensity of the Company’s operations. [OJK F.12][GRI 305-1, 305-2]
Tabel Emisi GRK Cakupan 2 (Listrik) yang Dihasilkan
Table of Scope 2 (Electricity) GHG Emissions Generated Information:
Sumber Emisi GRK Satuan
2025 2024 2023
GHG emission sources Unit
Listrik
kWh 44.968.457 28.396.887,22 22.094.823,85
Electricity
Jumlah
Ton Co2eq 35.525 22.433,54 14.454,91
Total
Keterangan | Note:
Gas yang termasuk dalam perhitungan berupa CO₂, CH₄ dan N₂O
Gases included in the calculation are CO₂, CH₄, and N₂O.
Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t 209
Page 210
Pengelolaan Lingkungan yang Berkelanjutan
Sustainable Environmental Management
Tabel Intensitas Emisi GRK Cakupan 1 dan Cakupan 2
Table of GHG Emission Intensity Scope 1 and Scope 2
Keterangan Satuan
2025 2024 2023
Description Unit
Emisi GRK Cakupan 1
Ton CO2-eq 6.695,43 5.935,61 5.819,97
GHG emissions Scope 1
Emisi GRK Cakupan 2
Ton CO2-eq 35.525 22.433,54 14.454,91
GHG emissions Scope 2
Jumlah
Ton CO2-eq 42.220,43 28.369,15 20.274,88
Total
Pendapatan Dalam Miliar Rupiah
89.582 38.616 24.434
Revenue In Billion Rupiah
Total Produksi Ribu Unit Rekening Aktif
18.317 15.787 14.999
Total Production Thousand of Active Account Units
Intensitas Emisi GRK /Miliar Rupiah Ton CO2-eq/ Miliar Rupiah
0,47 0,73 0,83
GHG Emission Intensity /Billion Rupiah Ton CO2-eq/Bilion Rupiah
Ton CO2-eq/Ribu Unit Rekening Aktif
Intensitas Emisi GRK/Produksi
Ton CO2-eq/Thousand of 2,30 1,80 1,35
GHG Emission Intensity/Production
Active Account Units
Keterangan | Note:
Gas yang termasuk dalam perhitungan berupa CO₂, CH₄ dan N₂O
Gases included in the calculation are CO₂, CH₄, and N₂O.
Perusahaan juga melakukan perhitungan Emisi GRK Cakupan 3 The company also calculates Scope 3 GHG emissions for
untuk kategori 1 dan kategori 6. Emisi GRK Cakupan 3 Kategori categories 1 and 6. Scope 3 emissions for Category 1 stem from
1 berasal dari pembelian barang dan jasa, yang mencakup the purchase of goods and services and include all upstream
seluruh emisi hulu (cradle-to-gate) dari proses ekstraksi, emissions (cradle-to-gate) associated with the extraction,
produksi, hingga transportasi barang dan jasa yang dibeli production, and transportation of goods and services purchased
oleh Perusahaan selama periode pelaporan. Faktor emisi by the Company during the reporting period. The emission
yang digunakan dalam perhitungan ini adalah 790 gCO₂/kWh. factor applied in this calculation is 790 gCO₂/kWh.
Emisi GRK Cakupan 3 Kategori 6 berasal dari perjalanan Scope 3 GHG emissions for Category 6 originate from
dinas karyawan untuk kepentingan bisnis, yang menggunakan employee business travel using transportation not owned
sarana transportasi yang tidak dimiliki atau dioperasikan oleh or operated by the Company. The emission factor applied is
Perusahaan. Faktor emisi yang digunakan adalah sebesar 90.95 gCO₂e per passenger-kilometer.
90,95 gCO₂e per penumpang-kilometer.
Pada tahun 2025, total emisi GRK Cakupan 3 sebesar In 2025, total Scope 3 greenhouse gas (GHG) emissions amounted
1.174,73 tCO2eq, meningkat dibandingkan tahun 2024 to 1,174.73 tCO₂eq, representing an increase compared to 2024,
sebesar 395,14 tCO2eq. Peningkatan ini dipengaruhi oleh which recorded 395.14 tCO₂eq. This increase was influenced by
perubahan metodologi perhitungan untuk Cakupan 3 changes in the calculation methodology for Scope 3 Category
Kategori 1 (Barang & Jasa yang Dibeli) dan Kategori 6 1 (Purchased Goods and Services) and Category 6 (Business
(Perjalanan Dinas), serta tingginya aktivitas perjalanan Travel), as well as elevated business travel activity during the
dinas. Rincian jumlah dan intensitas Emisi GRK Cakupan 3 year. Details on the amount and intensity of Scope 3 GHG
disajikan pada tabel berikut: emissions are presented in the table below:
Tabel Emisi GRK Cakupan 3 [GRI 305-4]
Table of Scope 3 GHG Emissions
Keterangan Satuan
2025 2024 2023
Description Unit
Emisi GRK Cakupan 3-Kategori 1
Ton CO2-eq 720,06 167,62 39,15
GHG emissions Scope 3- Category 1
Emisi GRK Cakupan 3-Kategori 6
Ton CO2-eq 454,67 227,52 2.690,59
GHG emissions Scope 3- Category 6
Jumlah
Ton CO2-eq 1.174,73 395,14 2.729,74
Total
Keterangan | Note:
Gas yang termasuk dalam perhitungan berupa CO₂, CH₄ dan N₂O
Gases included in the calculation are CO₂, CH₄, and N₂O.
210 IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 211
Tabel Intensitas Emisi GRK Cakupan 1, Cakupan 2 dan Cakupan 3
Table of Scope 1, Scope 2 and Scope 3 GHG Emission Intensity
Keterangan Satuan
2025 2024 2023
Description Unit
Emisi GRK Cakupan 1
Ton CO2-eq 6.695,43 5.935,61 5.819,97
GHG emissions Scope 1
Emisi GRK Cakupan 2
Ton CO2-eq 35.525 22.433,54 14.454,91
GHG emissions Scope 2
Emisi GRK Cakupan 3
Ton CO2-eq 1.174,73 395,14 2.729,74
GHG emissions Scope 3
Jumlah
Ton CO2-eq 43.395,16 28.764,29 23.004,62
Total
Pendapatan Dalam Miliar Rupiah
89.582 38.616 24.434
Revenue In billion Rupiah
Total Produksi Ribu Unit Rekening Aktif
18,317 15.787 14.999
Total Production Thousand of Active Account Units
Intensitas Emisi GRK /Miliar Rupiah Ton CO2-eq/ Miliar Rupiah
0,48 0,75 0,94
GHG Emission Intensity /Billion Rupiah Ton CO2-eq/Bilion Rupiah
Ton CO2-eq/Ribu Unit Rekening Aktif
Intensitas Emisi GRK/Produksi
Ton CO2-eq/Thousand of 2,37 1,82 1,53
GHG Emission Intensity/Production
Active Account Units
Upaya dan Pencapaian Pengurangan Emisi yang Dilakukan [OJK F.12, GRI 305-5]
Efforts and Achievements in Emission Reduction
Pegadaian menyadari bahwa konsumsi energi dalam Pegadaian recognizes that energy consumption in our
aktivitas operasional berkontribusi terhadap pembentukan operational activities contributes to GHG emissions. Therefore,
emisi gas rumah kaca (GRK). Oleh karena itu, Perusahaan the Company continuously implements various initiatives to
secara berkelanjutan menerapkan berbagai inisiatif untuk control and reduce emissions, reflecting our commitment to
mengendalikan dan menurunkan emisi yang dihasilkan responsible environmental management.
sebagai bagian dari komitmen terhadap pengelolaan
lingkungan yang bertanggung jawab.
Salah satu upaya yang dilakukan adalah penerapan One of these initiatives is a policy to use leased operational
kebijakan penggunaan kendaraan operasional sewaan yang vehicles that have passed emission tests and are no older than
telah lulus uji emisi, dengan ketentuan usia kendaraan five years. This policy aims to ensure the use of more efficient
maksimal lima tahun. Kebijakan ini bertujuan untuk and environmentally friendly vehicles. In addition, emission
memastikan penggunaan kendaraan yang lebih efisien dan reduction efforts are carried out in an integrated manner
ramah lingkungan. Selain itu, upaya pengurangan emisi through the implementation of energy efficiency programs,
juga dilakukan secara terintegrasi melalui pelaksanaan as described in the Energy Aspect in this Sustainability
program efisiensi energi, sebagaimana telah diuraikan Report.
pada Aspek Energi dalam Laporan Keberlanjutan ini.
Hingga tahun 2025, Perusahaan belum menetapkan tahun As of 2025, the Company has not yet established a baseline
dasar (baseline) emisi GRK yang dikarenakan angka emisi for GHG emission due to the emission figures from prior years
yang dihasilkan pada tahun sebelumnya belum mendekati have not yet approximated actual emissions. Nevertheless, to
angka aktual. Namun demikian, untuk mengevaluasi assess the effectiveness of the emission reduction initiatives
efektivitas upaya penurunan emisi yang telah dilaksanakan, implemented, the Company conducts a comparative analysis
Perusahaan melakukan analisis perbandingan kinerja emisi of emission performance relative to the previous year. Based
dengan tahun sebelumnya. Berdasarkan hasil evaluasi on this analysis, in 2025, the Company’s GHG emission
tersebut, pada tahun 2025 intensitas emisi GRK Perusahaan intensity was 0.48 tons of CO₂e per billion rupiah, a decrease
tercatat sebesar 0,48 ton CO₂e per miliar rupiah, menurun from 2024, which was 0.75 tons of CO₂e per billion rupiah.
dibandingkan dengan tahun 2024 yang sebesar 0,75 ton CO₂e This reduction underscores the positive impact of various
per miliar rupiah. Penurunan ini mencerminkan dampak energy efficiency and emission management initiatives
positif dari berbagai inisiatif efisiensi energi dan pengelolaan implemented.
emisi yang telah diterapkan.
Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t 211
Page 212
Pengelolaan Lingkungan yang Berkelanjutan
Sustainable Environmental Management
Net Zero Roadmap Pegadaian Pegadaian Net Zero Roadmap
Sebagai bagian dari komitmen jangka panjang terhadap As part of our long-term commitment to the mitigation
mitigasi perubahan iklim, Pegadaian telah menyusun of climate change, Pegadaian has compiled projections
proyeksi inventarisasi emisi GRK hingga tahun for a GHG emissions inventory through the year 2065,
2065, termasuk identifikasi dan penetapan proyek- which includes the identification and establishment of
proyek dekarbonisasi. Proyeksi emisi GRK tersebut decarbonization projects. These GHG emissions projections
dikombinasikan dengan proyeksi pengurangan emisi GRK are integrated with GHG reduction projections resulting
yang dihasilkan dari berbagai inisiatif pengendalian emisi. from various emissions control initiatives.
Kedua proyeksi tersebut diakumulasikan secara tahunan Both projections are accumulated annually to illustrate
untuk menggambarkan lintasan pencapaian net zero. the pathway to net zero. Net zero will be achieved when
Kondisi net zero akan tercapai ketika akumulasi the cumulative GHG emission reductions surpass the total
pengurangan emisi GRK telah melampaui akumulasi GHG emissions generated. Details regarding the data
emisi GRK yang dihasilkan. Rincian data dan skema and the scheme for achieving net zero are presented in
pencapaian net zero disajikan dalam bentuk tabel dan the tables and graphs included in the appendix of this
grafik yang tercantum pada bagian lampiran Laporan Sustainability Report.
Keberlanjutan ini.
Penyusunan Net Zero Roadmap Pegadaian didasarkan The preparation of Pegadaian’s Net Zero Roadmap is based
pada prinsip Science Based Targets (SBT) yang on the Science Based Targets (SBT) principle developed by
dikembangkan oleh Science Based Targets initiative the Science Based Targets initiative (SBTi). This approach
(SBTi). Pendekatan ini memberikan kerangka ilmiah bagi provides a scientific framework enabling the Company to
Perseroan dalam menetapkan target pengurangan emisi set emission reduction targets aligned with the goals of
yang selaras dengan tujuan Paris Agreement, sekaligus the Paris Agreement. Furthermore, it supports climate
mendukung pengelolaan risiko perubahan iklim dan change risk management and strengthening business
penguatan keberlanjutan bisnis. sustainability.
Perusahaan telah menetapkan Net Zero Roadmap untuk The company has set Net Zero Roadmap for the period
periode tahun 2062 hingga 2065. Berdasarkan hasil extending from 2062 to 2065. Based on meticulous
perhitungan dan proyeksi yang dilakukan, Perusahaan calculations and projections, the company aims to achieve
menargetkan pencapaian net zero emission pada tahun net zero emissions by the year 2062. The setting of 2062
2062. Penetapan tahun 2062 sebagai target net zero as the net zero target is grounded in various strategic
didasarkan pada sejumlah pertimbangan strategis, yaitu: considerations, specifically:
• Target net-zero pemerintahan Indonesia yang • The Indonesian government’s goal of achieving
selaras dengan Paris Agreement dan dituangkan net-zero emissions by 2060, aligned with the Paris
dalam Enhanced Nationally Determined Agreement and outlined in the Enhanced Nationally
Contribution (E-NDC) adalah pada tahun 2060. Determined Contribution (E-NDC).
• Target net zero oleh perusahaan holding PT Bank • The net-zero target of the holding company PT Bank
Rakyat Indonesia adalah pada tahun 2050. Rakyat Indonesia is set for the year 2050.
• Reduksi emisi dari proyek dekarbonisasi yang sudah • Emissions reductions from decarbonization projects
didaftarkan dan dihitung menggunakan metode that have been registered and calculated using
yang konservatif. conservative methodologies.
Dalam skema net zero tersebut, akumulasi emisi GRK Under this net zero scheme, the Company’s accumulated
Perusahaan diproyeksikan mengalami peningkatan GHG emissions are projected to increase in line with
seiring dengan perkembangan aktivitas usaha. Namun the growth of our business activities. Nonetheless, the
demikian, akumulasi pengurangan emisi GRK juga cumulative reduction in GHG emissions is also projected to
diproyeksikan meningkat secara progresif dari tahun increase progressively each year. The point of intersection
ke tahun. Titik perpotongan antara akumulasi emisi between the accumulation of GHG emissions and the
GRK dan akumulasi pengurangan emisi, yang menandai accumulation of emission reductions—indicating the
tercapainya kondisi net zero, diproyeksikan terjadi pada achievement of net zero—is anticipated to be reached in
tahun 2062, sebagaimana ditampilkan dalam grafik 2062, as shown in the following Net Zero Roadmap graph:
Net Zero Roadmap berikut:
212 IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 213
Peta Net Zero PT Pegadaian Tahun 2062
Net Zero Map PT Pegadaian Year 2062
Mengacu pada ketentuan Science Based Targets (SBT), Under the Science Based Targets (SBT) framework, interim
penetapan interim target mensyaratkan adanya targets necessitate a minimum annual increase of 4.2%
pertumbuhan reduksi emisi gas rumah kaca (GRK) yang in GHG emission reductions derived from decarbonization
berasal dari proyek dekarbonisasi dengan laju minimum projects. In this context, the Company anticipates a
sebesar 4,2% per tahun. Dalam konteks ini, Perusahaan significant reduction in emissions.
menunjukkan proyeksi kinerja penurunan emisi yang
signifikan.
Pegadaian merencanakan capaian reduksi emisi sebesar Pegadaian aims to achieve emission reductions of 2,948
2.948 tonCO₂e pada tahun 2026, yang selanjutnya tons of CO₂e by 2026, with an escalation to 18,291 tons
meningkat menjadi 18.291 tonCO₂e pada tahun 2036. of CO₂e by 2036. Consequently, over a decade, there will
Dengan demikian, selama periode sepuluh tahun, terdapat be a cumulative increase of 520%, corresponding to an
peningkatan akumulatif sebesar 520%, atau setara dengan average annual growth rate of 52% per year, exceeding the
rata-rata pertumbuhan 52% per tahun, yang melampaui minimum requirements set by the SBT.
ketentuan minimum yang ditetapkan oleh SBT.
Sejalan dengan komitmen jangka panjang tersebut, In line with this long-term commitment, the Company
Perusahaan juga telah menetapkan target penurunan emisi has also set a target to reduce emissions by 53% by
sebesar 53% hingga tahun 2036. Target ini merefleksikan 2036. This target reflects the need for an average annual
kebutuhan rata-rata penurunan emisi sebesar 5,3% per emission reduction of 5.3%, serving as the basis for the
tahun, yang menjadi landasan dalam perencanaan dan planning and implementation of gradual and sustainable
implementasi inisiatif dekarbonisasi secara bertahap dan decarbonization initiatives.
berkelanjutan.
Pengendalian Emisi Penipis Lapisan Ozon [GRI 305-6]
Regulating Ozone Depleting Substance (ODS)
Pegadaian menyadari bahwa penggunaan peralatan Pegadaian recognizes that the utilization of equipment
yang mengandung bahan perusak lapisan ozon (Ozone containing ozone-depleting substances (ODS), such as
Depleting Substances/ODS), seperti chlorofluorocarbons chlorofluorocarbons (CFCs), hydrochlorofluorocarbons
(CFCs), hydrochlorofluorocarbons (HCFCs), halon, dan (HCFCs), halons, and methyl bromide, may contribute to
methyl bromide, dapat berkontribusi terhadap kerusakan environmental damage, climate change, and global warming.
lingkungan, perubahan iklim, serta pemanasan global.
As part of our commitment to environmental conservation,
Sebagai bentuk komitmen terhadap perlindungan the Company has announced that by the conclusion of 2025,
lingkungan, hingga akhir tahun 2025, Perusahaan tidak will cease all production, importation, and exportation of
memproduksi, mengimpor, maupun mengekspor bahan- substances classified as ODS. To prevent their utilization
bahan yang tergolong sebagai ODS. Untuk menghindari in operational processes, the Company has implemented a
Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t 213
Page 214
Pengelolaan Lingkungan yang Berkelanjutan Sustainable Environmental Management penggunaannya dalam operasional, Perusahaan telah centralized air conditioning system that does not produce menerapkan penggunaan sistem pendingin udara sentral CFCs and has ensured that all split air conditioning units and yang tidak menghasilkan CFC, serta memastikan bahwa internal server cooling systems are free of ozone-depleting AC split dan sistem pendingin server internal seluruhnya substances. bebas dari zat perusak ozon. Selain itu, Perusahaan juga telah memastikan bahwa alat Furthermore, the Company has ensured that the fire pemadam api ringan (APAR) yang digunakan tidak lagi extinguishers no longer contain halon-based extinguishing mengandung bahan pemadam berbasis halon, sehingga lebih agents, making them more environmental friendly and ramah lingkungan dan selaras dengan prinsip keberlanjutan. aligning with sustainability principles. Beban Emisi Non GRK [GRI 305-7] Non-GHG Emissions Hingga akhir tahun 2025, Pegadaian belum melakukan As of the end of 2025, Pegadaian has not measured the pengukuran atas beban emisi non-GRK yang dihasilkan non-GHG emissions generated by our operational activities. dari aktivitas operasional. Ke depan, Perusahaan akan Looking ahead, the Company will consider developing a more mempertimbangkan pengembangan sistem pengukuran comprehensive measurement system to strengthen our overall yang lebih komprehensif guna memperkuat pengelolaan management and reporting of environmental impact. dan pelaporan dampak lingkungan secara menyeluruh. Aspek Limbah dan Efluen Waste and Effluent Aspects Pegadaian memandang pengelolaan limbah sebagai salah Waste and effluent management is regarded by Pegadaian satu aspek krusial dalam meminimalkan potensi dampak as a crucial aspect in minimizing potential adverse effects negatif terhadap lingkungan dan kesehatan manusia. on the environment and public health. In alignment with Sejalan dengan prinsip keberlanjutan serta dukungan sustainability principles and the pursuit of the Sustainable terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan Development Goals (SDGs), the Company implements (SDGs), Perseroan menerapkan tata kelola limbah yang responsible waste disposal practices, with particular bertanggung jawab, dengan perhatian khusus pada emphasis on hazardous and toxic waste. pengelolaan limbah bahan berbahaya dan beracun (B3). Untuk memastikan kepatuhan terhadap peraturan yang To ensure adherence to pertinent regulations, the Company berlaku, Perusahaan bekerja sama dengan pihak ketiga partners with third parties that hold the necessary permits yang memiliki perizinan dan kompetensi dalam penanganan and experienced in handling hazardous waste. Through limbah B3. Melalui kerja sama tersebut, seluruh proses these collaborations, all procedures—from segregation pemilahan, pengangkutan, hingga pengolahan limbah and transportation to waste treatment—are carried out in dilakukan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan compliance with applicable laws and regulations. yang berlaku. Jumlah Limbah dan Efluen yang Dihasilkan Berdasarkan Jenis [OJK F.13] Amount of Waste and Effluent Generated by Category Dalam kegiatan operasional sehari-hari, Perusahaan In our daily operations, the Company generates both hazardous menghasilkan limbah yang tergolong limbah B3 maupun and non-hazardous waste. Hazardous waste includes used non-B3. Limbah B3 antara lain meliputi oli bekas dan aki oil and batteries from operational vehicles, unused electronic bekas kendaraan operasional, limbah elektronik yang tidak waste, and used packaging from air fresheners and various terpakai, serta kemasan bekas pengharum ruangan dan chemicals. Conversely, non-hazardous waste originates from bahan kimia lainnya. Sementara itu, limbah non-B3 berasal office kitchen waste, paper waste, and other domestic waste dari limbah dapur perkantoran, limbah kertas, serta generated across all operational areas of the Company. sampah domestik lainnya yang dihasilkan dari seluruh wilayah operasional Perusahaan. 214 IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 215
Hingga akhir tahun 2025, volume limbah non-B3 meningkat By the end of 2025, the volume of non-hazardous (non-B3) waste
sebesar 42% dibandingkan tahun 2024, yang disebabkan oleh increased by 42% compared to 2024. This increase was primarily
perpindahan kantor pusat dari Kantor Pegadaian Kenari driven by the relocation of the head office from the Pegadaian
ke Gade Tower yang memiliki kapasitas lebih besar serta Kenari Office to Gade Tower, which has a larger capacity and
mengonsolidasikan aktivitas operasional dalam satu lokasi. consolidates operational activities into one location.
Tabel Jumlah Limbah yang Dihasilkan
Table of Amount of Waste Generated
Jenis
2025 2024 2023
Type
Limbah Non-B3 (Ton)
635,04 445,92 372,96
Non-Hazardous Waste (Tons)
Jumlah
635,04 445,92 372,96
Total
Mekanisme Pengelolaan Limbah dan Efluen [OJK F.14]
Waste and Effluent Management Mechanism
Pegadaian menerapkan mekanisme pengelolaan limbah Pegadaian implements a structured and responsible waste
yang terstruktur dan bertanggung jawab sebagai bagian management mechanism as part of our commitment to
dari komitmen menjaga kualitas lingkungan operasional. maintaining the quality of our operational environment.
Pengelolaan limbah dilakukan melalui proses kategorisasi, Waste management is conducted through a categorization
yang mencakup limbah B3 serta limbah non-B3, dengan process that distinguishes between hazardous and non-
pendekatan pengelolaan yang disesuaikan berdasarkan hazardous waste, with management strategies tailored to the
karakteristik dan potensi dampaknya terhadap lingkungan. specific characteristics and potential environmental impacts.
Untuk limbah B3, yaitu bahan sisa pembangunan gedung The Company has delegated the complete transportation
di kantor pusat, Perusahaan menyerahkan seluruh proses and management process of hazardous waste, specifically
pengangkutan dan pengelolaan kepada pihak ketiga yang construction waste from the head office building, to a third-party
telah memiliki perizinan resmi dan menjalin kerja sama entity possessing official licensing and maintaining a cooperative
dengan Pegadaian. Sepanjang tahun 2025, Perusahaan relationship with Pegadaian. Throughout 2025, the Company
melakukan pengangkutan limbah B3 sebanyak 2 kali yang conducted two transports of hazardous waste, all arising from
berasal dari pembangunan gedung. Langkah ini memastikan building construction activities. This measure ensures that
pengelolaan limbah B3 dilakukan secara aman sesuai dengan hazardous waste is managed safely in accordance with applicable
ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. legal and regulatory requirements. It is noted that hazardous
Adapun limbah B3 dari kegiatan operasional tidak signifikan. waste generated from operational activities is negligible.
Sementara itu, pengelolaan limbah non-B3 difokuskan pada Meanwhile, non-hazardous waste management emphasizes
upaya daur ulang melalui kemitraan dengan komunitas recycling through partnerships with communities, supported
binaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), by the Social and Environmental Responsibility (TJSL)
khususnya Bank Sampah. Limbah non-B3 yang dihasilkan program, notably the Waste Bank. Non-hazardous waste
dari seluruh wilayah operasional Perusahaan disalurkan generated across all of the Company’s operational areas is
kepada mitra binaan untuk didaur ulang dan dimanfaatkan allocated to partners for recycling and reuse as economically
kembali menjadi produk bernilai ekonomis. Pendekatan valuable products. This approach not only reduces the
ini tidak hanya mengurangi volume limbah yang berakhir volume of waste disposed of in landfills but also yields
di tempat pembuangan akhir, tetapi juga memberikan economic benefits to the community. The amount of non-
manfaat ekonomi bagi masyarakat. Adapun jumlah limbah hazardous waste recycled is detailed as follows:
non B3 yang didaur ulang sebagai berikut:
Tabel Daur Ulang Limbah Non B3
Table of Non Hazardous Waste Recycling
Catatan | Note:
Jenis *Sampah dari Gade Tower
2025 2024 2023
Type **Hasil perhitungan di Kantor Pusat sebelum
penggabungan di Gade Tower, yaitu kantor Kenari
dan Kantor Kramat Raya
Limbah Non-B3 (Ton) *Trash from Gade Tower
1,44 298,4 88,8
Non-Hazardous Waste (Tons) **Results of calculations at the Head Office before the
merger at Gade Tower, namely the Kenari office and the
Kramat Raya office
Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t 215
Page 216
Pengelolaan Lingkungan yang Berkelanjutan
Sustainable Environmental Management
Penurunan tingkat daur ulang limbah non-B3 pada tahun The decline in the recycling rate for non-hazardous waste
pelaporan dipengaruhi oleh perbedaan karakteristik during the reporting year was influenced by variations in
aktivitas operasional dibandingkan tahun sebelumnya. operational characteristics compared to the previous year. In
Pada tahun 2024, perusahaan melaksanakan pembangunan 2024, the Company carried out building construction activities
gedung yang menghasilkan timbulan limbah non-B3 dalam that generated a substantial volume of non-hazardous waste.
jumlah signifikan, khususnya dari aktivitas konstruksi. The majority of this waste was managed through a recycling
Sebagian besar limbah tersebut dapat dikelola melalui scheme, resulting in an elevated recycling rate during that
skema daur ulang sehingga mendorong peningkatan period.
capaian tingkat daur ulang pada periode tersebut.
Seiring dengan selesainya fase pembangunan dan Following the completion of the construction phase and a
operasional yang kembali stabil pada tahun 2025, volume return to stable operations in 2025, the volume of non-
timbulan limbah non-B3 cenderung lebih terkendali dan hazardous waste generated was more controlled and
berada pada tingkat normal. Kondisi ini turut memengaruhi returned to normal levels. This condition also affected
dinamika pengelolaan serta persentase capaian daur ulang management dynamics and the percentage of recycling
dibandingkan tahun sebelumnya. achieved compared to the previous year.
Program Memilah Sampah Menabung Emas (MSME)
Waste Sorting and Gold Savings Program (MSME)
Program Memilah Sampah Menabung Emas (MSME) The Waste Sorting and Gold Savings Program (MSME) is
merupakan inisiatif Perusahaan yang bertujuan an initiative by the Company to increase public awareness
meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat and engagement in waste management and to promote
dalam pengelolaan sampah sekaligus mendorong inklusi financial inclusion through gold investment. The program
keuangan berbasis investasi emas. Melalui program ini, gives the community an opportunity to accumulate gold
masyarakat memperoleh kesempatan untuk menabung as appreciation for their involvement in waste sorting and
emas sebagai bentuk apresiasi atas keterlibatan mereka recycling activities.
dalam kegiatan pemilahan dan daur ulang sampah.
Pelaksanaan program MSME didukung oleh Sahabat Emas The implementation of the MSME program is supported by
Peduli Sampah Indonesia (FORSEPSI), sebuah forum yang Sahabat Emas Peduli Sampah Indonesia (FORSEPSI), a forum
berfokus pada penguatan kapasitas masyarakat dalam focused on strengthening community capacity in sustainable
pengelolaan sampah berkelanjutan dengan menerapkan waste management through the application of the 5R
prinsip 5R, yaitu Reuse, Reduce, Recycle, Replace, dan Replant. principles: Reuse, Reduce, Recycle, Replace, and Replant.
Kolaborasi ini memperkuat ekosistem pengelolaan sampah This collaboration strengthens the community-based waste
berbasis komunitas yang berorientasi pada keberlanjutan management ecosystem oriented toward environmental
lingkungan dan peningkatan kesejahteraan sosial. sustainability and improved social welfare.
Kegiatan utama dalam program ini mencakup: The main activities in this program include:
• Pendampingan 240 Bank Sampah di seluruh Indonesia. • Assistance provided to 240 Waste Banks across Indonesia.
• Pemberian Tabungan Emas sebagai insentif bagi • Provision of Gold Savings as an incentive for communities
masyarakat yang aktif berpartisipasi. that actively participate.
• Literasi Keuangan dan Investasi Emas untuk edukasi • Financial literacy and gold investment education for
masyarakat. communities.
• Perlombaan Inovasi Bank Sampah sebagai ajang • The Waste Bank Innovation Competition serves as an
penghargaan bagi inovasi pengelolaan sampah. award for innovation in waste management practices.
• Penguatan Sarana & Prasarana bank sampah yang • Improving the facilities and infrastructure of the waste
dibina. banks under mentorship.
• Inisiatif ramah lingkungan lainnya seperti Green Life Action • Other environmentally friendly initiatives include the Green Life
Movement (GLAM) dan Inovasi Pengelolaan Sampah. Action Movement (GLAM) and Waste Management Innovation.
Hingga tahun 2025, program MSME telah berhasil By 2025, the MSME program has successfully managed
mengelola sebanyak 5.999.855 kilogram sampah organik 5,999,855 kilogram of organic waste and 23,481,286 kilogram
dan 23.481.286 kilogram sampah anorganik. Dari sisi of inorganic waste. In terms of social impact, the MSME
dampak sosial, program MSME menghasilkan nilai program has generated a Social Return on Investment
Social Return on Investment (SROI) sebesar 1:11,19, yang (SROI) of 1:11.19, indicating that every investment of Rp1 can
menunjukkan bahwa setiap investasi sebesar Rp1 mampu create social benefits worth Rp11,19. Through this initiative,
menciptakan manfaat sosial senilai Rp 11,19. Melalui Pegadaian has made a tangible contribution to achieving
inisiatif ini, Pegadaian berkontribusi nyata terhadap the Sustainable Development Goals (SDGs), particularly
pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), in environmental protection and community economic
khususnya dalam aspek perlindungan lingkungan dan empowerment.
pemberdayaan ekonomi masyarakat.
216 IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 217
Tumpahan yang Terjadi [OJK F.15]
Occurred Spill
Sepanjang tahun 2025, Perusahaan tidak mencatat adanya Throughout 2025, the Company did not record any incidents
insiden tumpahan bahan kimia, minyak, maupun bahan of chemical, oil, or fuel spills that could potentially impact
bakar yang berpotensi menimbulkan dampak terhadap soil, water, air, biodiversity, or human health. This reflects
tanah, air, udara, keanekaragaman hayati, maupun the effectiveness of operational controls and the consistent
kesehatan manusia. Kondisi ini mencerminkan efektivitas application of environmental safety procedures.
pengendalian operasional dan penerapan prosedur
keselamatan lingkungan yang konsisten.
Aspek Pengaduan Terkait Lingkungan Hidup [OJK F.16]
Environmental Complaints Aspect
Selama tahun 2025, Perusahaan tidak menerima pengaduan Throughout 2025, the Company did not receive any complaints
yang berkaitan dengan aspek lingkungan hidup maupun related to environmental aspects or findings of violations
temuan pelanggaran terhadap ketentuan lingkungan yang of applicable environmental regulations. Additionally,
berlaku. Selain itu, Perusahaan juga tidak dikenakan sanksi the Company was not subject to administrative sanctions,
administratif, denda, maupun sanksi non-moneter akibat fines, or non-monetary sanctions for noncompliance with
ketidakpatuhan terhadap regulasi lingkungan. Capaian environmental regulations. This achievement demonstrates
ini menunjukkan bahwa kebijakan, program, dan praktik that the Company’s environmental management policies,
pengelolaan lingkungan yang diterapkan Perusahaan telah programs, and practices have been effective and sustainable.
berjalan secara efektif dan berkelanjutan.
Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t 217
Page 218
Pengembangan SDM yang Unggul
Development of Superior Human Resources
Pengembangan
SDM yang
Unggul
Development of Superior
Human Resources
218 IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK
IN OVASI
YAN GINBE
KLU
R KE
SIF,
LAND A
JU TA NK | YA
MPA N G B EI R
I NCLUS VEKEI L A N J U TAI O
NNOVAT NN, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 219
Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t 219
Page 220
Pengembangan SDM yang Unggul
Development of Superior Human Resources
Pengembangan
SDM yang Unggul
Development of Superior Human Resources
Pegadaian menempatkan karyawan sebagai motor
penggerak keberlanjutan. Oleh karena itu, Perusahaan
berkomitmen mengelola SDM secara bertanggung
jawab melalui pengembangan kompetensi, hubungan
kerja yang harmonis, serta penciptaan lingkungan kerja
yang aman, inklusif, dan berkeadilan.
Pegadaian places our employees as the driving force behind sustainability.
Therefore, the Company is committed to managing our human resources
responsibly through competency development, harmonious working
relationships, and creating a safe, inclusive, and fair work environment.
Komitmen dan Kebijakan
Commitment and Policy
Bagi Pegadaian, karyawan merupakan aset strategis yang For Pegadaian, employees are regarded as a strategic asset
memiliki peran penting dalam menjaga dan memperkuat that plays a crucial role in maintaining and strengthening
keberlanjutan bisnis. Peran karyawan tidak hanya terbatas business sustainability. Their role extends beyond operational
pada pelaksanaan kegiatan operasional semata, melainkan activities and also serves as the driving force behind the
sebagai motor penggerak yang memastikan terwujudnya Company’s vision for sustainability. Therefore, Pegadaian is
visi keberlanjutan Perusahaan. Oleh karena itu, Pegadaian committed to responsibly managing its Human Resources
berkomitmen untuk mengelola Sumber Daya Manusia (HR) through employee capability development, creating
(SDM) secara bertanggung jawab melalui pengembangan a safe and inclusive work environment that upholds the
kapabilitas karyawan, penciptaan lingkungan kerja yang principle of equality, and providing adequate benefits and
aman, inklusif, dan menjunjung tinggi prinsip kesetaraan, welfare for all Pegadaian employees.
serta penyediaan manfaat dan kesejahteraan yang layak
bagi seluruh insan Pegadaian.
Sebagai perwujudan komitmen tersebut, Pegadaian secara As a manifestation of this commitment, Pegadaian
konsisten menyelenggarakan berbagai program pelatihan, consistently organizes various training, competency
pengembangan kompetensi, dan pengelolaan karier yang development, and career management programs that
memberikan ruang bagi karyawan untuk mengoptimalkan offer employees opportunities to optimize their potential
potensi dan kinerja terbaiknya. Selain itu, fokus pengelolaan and achieve their best performance. Furthermore, human
SDM juga diarahkan pada pembentukan hubungan kerja resource management focuses on establishing harmonious,
yang harmonis, adil, dan konstruktif dengan seluruh fair, and constructive working relationships with all
karyawan. Seluruh Inisiatif ini tidak hanya ditujukan untuk employees. All these initiatives aim not only to increase
meningkatkan produktivitas individu dan organisasi, tetapi individual and organizational productivity but also to
juga untuk memperkuat fondasi keberlanjutan Perusahaan. strengthen the foundation of the Company’s sustainability.
220 IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 221
Sebagai bagian dari strategi penguatan daya saing dan As part of its strategy to strengthen competitiveness and
keberlanjutan bisnis, Pegadaian mengelola Sumber Daya ensure business sustainability, Pegadaian manages its
Manusia sebagai portofolio human capital yang terukur human resources as a valuable human capital portfolio
dan bernilai tambah bagi Perusahaan. Pendekatan ini that contributes to the Company. This approach emphasizes
menempatkan pengembangan talenta, kesejahteraan talent development, employee welfare, and effective human
karyawan, serta efektivitas manajemen SDM sebagai faktor resource management as essential elements in supporting
kunci dalam mendukung kinerja jangka panjang. long-term performance.
Pegadaian menyajikan Human Capital Management (HCM) Pegadaian presents Human Capital Management (HCM) as
sebagai portofolio pengembangan yang terstruktur, a structured development portfolio, including the disclosure
dengan pengungkapan indikator kuantitatif utama, antara of key quantitative indicators such as training participant
lain cakupan peserta pelatihan, rata-rata jam pelatihan per coverage, average training hours per full-time equivalent
karyawan setara penuh waktu (full-time equivalent/FTE), (FTE) employee, program completion rate, and essential
tingkat penyelesaian program (completion rate), serta outcomes, such as certification, competency improvement,
outcome minimum yang dihasilkan, seperti perolehan and employee internal mobility. This disclosure aims to
sertifikasi, peningkatan kompetensi, dan mobilitas internal ensure that HR development investments produce results
karyawan. Pengungkapan ini digunakan untuk memastikan that are aligned with the organization’s needs.
bahwa investasi pengembangan SDM memberikan hasil
yang relevan dengan kebutuhan organisasi.
Sesuai dengan Peraturan Direksi Nomor 65 tahun 2025 According to Board Regulation No. 65 of 2025 concerning
tentang Pedoman Perencanaan Human Capital, Pegadaian Human Capital Planning Guidelines, Pegadaian also
juga memperkenalkan indikator return on investment (ROI) introduced a practical human capital return on investment
human capital yang praktis untuk menilai nilai bisnis dari (ROI) indicator to evaluate the business value of HR
investasi SDM. Pendekatan ini antara lain membandingkan investments. This approach includes comparing training
biaya pelatihan per FTE dengan indikator hasil seperti costs per FTE with outcome indicators such as employee
tingkat retensi karyawan atau produktivitas unit kerja. retention rates or work unit productivity. Therefore, human
Dengan demikian, pengembangan SDM tidak hanya resource development is seen not just as a cost but as a
dipandang sebagai biaya, tetapi sebagai investasi strategis strategic investment that boosts the company’s operational
yang mendukung kinerja operasional dan keberlanjutan performance and sustainability.
perusahaan.
Dalam rangka memastikan keterkaitan yang kuat antara To ensure a strong connection between individual
kinerja individu dan pengembangan karier, Pegadaian performance and career development, Pegadaian enhances
memperkuat integrasi antara proses penilaian kinerja the integration of the performance appraisal process,
(appraisal), pengembangan kompetensi, dan sistem competency development, and the reward system. Appraisal
penghargaan. Hasil appraisal menjadi dasar dalam results serve as the foundation for creating Individual
penyusunan Individual Development Plan (IDP), sekaligus Development Plans (IDPs) and are also considered in the
digunakan sebagai salah satu pertimbangan dalam reward and career development schemes, thereby promoting
skema penghargaan dan pengembangan karier, sehingga a performance culture focused on learning and achievement.
mendorong budaya kinerja yang berorientasi pada
pembelajaran dan pencapaian.
Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t 221
Page 222
Pengembangan SDM yang Unggul
Development of Superior Human Resources
Penguatan Budaya Perusahaan melalui Gerakan 3S
dan Forum Peningkatan Kinerja
Strengthening Corporate Culture with the Gerakan 3S
and Performance Improvement Forum
Dalam menjalankan aktivitas bisnisnya, Pegadaian In carrying out our business activities, Pegadaian is
berkomitmen untuk menanamkan prinsip keberlanjutan committed to consistently instilling sustainability principles
secara konsisten melalui penguatan budaya perusahaan di by strengthening our corporate culture internally. One of
lingkungan internal. Salah satu inisiatif utama yang dijalankan our main initiatives is the Gerakan 3S (Smile, Greet, and Say
adalah Gerakan 3S (Senyum, Sapa, Salam), sebuah gerakan Hello), a joint initiative for all Pegadaian employees aimed
bersama bagi seluruh insan Pegadaian yang bertujuan at shaping behavioral change which is oriented towards
membentuk perubahan perilaku (behaviour change) yang building and managing relationships sustainably.
berorientasi pada pembangunan dan pengelolaan hubungan
secara berkelanjutan.
Melalui pendekatan yang bersifat personal dan inklusif, Through a personal and inclusive approach, the 3S Movement
Gerakan 3S dirancang agar selaras (inline) dengan berbagai is designed to align with various Company support programs,
program pendukung Perusahaan, sekaligus memperkuat while strengthening the values of service, collaboration, and
nilai-nilai layanan, kolaborasi, dan keterlibatan karyawan employee engagement to support long-term performance
dalam mendukung pencapaian kinerja jangka panjang. achievement.
Sebagai pelengkap penguatan budaya kerja tersebut, To complement the strengthening of this work culture,
Pegadaian mengelola Forum Peningkatan Kinerja (FPK) Pegadaian maintains a Performance Improvement Forum
sebagai wadah kolaboratif yang melibatkan seluruh (FPK) as a collaborative platform involving all employees,
karyawan, baik organik maupun non-organik, serta unit kerja both organic and non-organic, as well as work units across
di seluruh organisasi. FPK menjadi sarana strategis untuk the organization. The FPK serves as a strategic tool to
menerjemahkan arah kebijakan dan strategi Perusahaan ke translate the Company’s policy direction and strategy into
dalam langkah-langkah nyata melalui pelaksanaan Capital concrete steps through the implementation of the Culture
Action Plan (CAP) Nasional, sehingga tercipta sinergi dalam Improvement Activation Program (CAP), creating synergy to
peningkatan kinerja dan pencapaian target Perusahaan improve performance and optimally achieve the Company’s
secara optimal. targets.
Melalui FPK, Pegadaian menyelenggarakan berbagai aktivitas Through the FPK, Pegadaian organizes various collaborative
kolaboratif yang bertujuan untuk meningkatkan produktivitas activities aimed at increasing employee productivity and
dan efektivitas kerja insan Pegadaian. Implementasi program effectiveness. These are implemented through initiatives like
ini antara lain dilakukan melalui Culture Activation Program the Culture Activation Program (CAP), which includes the
(CAP), yang mencakup Gerakan Nasional 3S, Gerakan 5R, National Gerakan 3S, the Gerakan 5R, and the acceleration
serta percepatan transformasi digital melalui program Digital of digital transformation through the Digital Turbocharge
Turbocharge with 3S. Inisiatif-inisiatif tersebut dirancang program with 3S. These initiatives are designed to foster
untuk mendorong sinergi lintas unit, memperkuat kolaborasi, cross-unit synergy, strengthen collaboration, and sustainably
serta meningkatkan produktivitas secara berkelanjutan. boost productivity.
Selain itu, Pegadaian juga menyelenggarakan kegiatan Furthermore, Pegadaian also organizes team-building
team building dan employee gathering yang dirancang activities and employee gatherings within each work unit.
oleh masing-masing unit kerja. Kegiatan ini bertujuan These activities aim to boost motivation, strengthen a
untuk menumbuhkan motivasi kerja, memperkuat rasa sense of togetherness, and foster employee ownership
kebersamaan, serta membangun rasa kepemilikan dan and involvement in the success of the work units and the
keterlibatan karyawan terhadap keberhasilan unit kerja dan company.
Perusahaan secara keseluruhan.
222 IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 223
Sebagai bagian dari komitmen Pegadaian dalam As part of Pegadaian’s commitment to creating a fair,
menciptakan lingkungan kerja yang adil, inklusif, dan inclusive, and mutually respectful work environment, the
saling menghormati, Perusahaan terus memperkuat Company continues to strengthen its employment policies
kebijakan dan praktik ketenagakerjaan yang menjunjung and practices that uphold human rights, equal opportunities,
tinggi hak asasi manusia, kesetaraan kesempatan, serta and the welfare of all Pegadaian employees. This is stated in
kesejahteraan seluruh insan Pegadaian. Hal ini telah General Policy No. 10 on Human Capital and the Collective
tercantum dalam Kebijakan Umum No. 10 tentang Human Labor Agreement (PKB) between PT Pegadaian and the
Capital dan Perjanjian Kerja Bersama (PKB) antara PT Pegadaian Workers Union for the 2023-2025 period as stated
Pegadaian dengan Serikat Pekerja Pegadaian Periode 2023- in agreement letter No. 1679 of 2023 and 99/DPP-SP/14/2023
2025 tertuang dalam surat perjanjian No. 1679 Tahun 2023 dated November 20, 2023.
dan 99/ DPP-SP/14/2023 tanggal 20 November 2023.
Pegadaian memublikasikan kebijakan anti-diskriminasi dan Pegadaian has published an anti-discrimination and
anti-pelecehan yang berlaku bagi seluruh karyawan tanpa anti-harassment policy that applies to all employees,
memandang gender, usia, latar belakang, maupun status regardless of gender, age, background, or other status.
lainnya. Kebijakan ini dilengkapi dengan kanal pelaporan This policy is complemented by a secure and confidential
yang dapat diakses secara aman dan rahasia, mekanisme reporting channel, a whistleblower protection mechanism, a
perlindungan bagi pelapor (whistleblower protection), alur transparent investigation process, and standard response and
investigasi yang jelas, serta standar waktu respons dan resolution times for reports. To increase transparency and
penyelesaian laporan. Untuk meningkatkan transparansi accountability, Pegadaian discloses aggregate metrics that
dan akuntabilitas, Pegadaian mengungkapkan metrik are safe for public release, including the scope of training on
agregat yang aman untuk dipublikasikan, antara lain cakupan ethical behavior and anti-harassment, the number of reports
pelatihan terkait perilaku etis dan anti-pelecehan, jumlah received, and the overall status of case resolutions, without
laporan yang diterima, serta status penyelesaian kasus secara disclosing individual identities.
keseluruhan, tanpa mengungkapkan identitas individu.
Adapun prinsip-prinsip RWP (Respectful Workplace Policy) The principles of the Respectful Workplace Policy (RWP) that
yang wajib dimplementasikan adalah sebagai berikut: must be implemented are as follows:
• Mengakui dan menghargai perbedaan dalam
• Recognizing and respecting differences within a diverse
lingkungan kerja yang beragam dengan berbagai
workplace, including various backgrounds, perspectives,
macam latar belakang, sudut pandang dan karakteristik
and other individual characteristics, to foster a productive
individu lainnya dan sudut pandang untuk mendorong
working environment.
lingkungan kerja yang produktif.
• Unit leaders ensure that no employee is treated differently
• Pemimpin unit kerja menjamin setiap Karyawannya
based on their personal characteristics and that all
tidak diperlakukan berbeda karena karakteristiknya
employees have equal and fair access to facilities and
serta memiliki kesempatan akses sarana dan prasarana
infrastructure.
yang sama dan adil.
• Creating and maintaining a work environment that
• Menciptakan dan membangun lingkungan kerja yang
promotes mutual respect and is free from discrimination,
saling menghargai, tidak melakukan diskriminasi,
violence, and harassment in any form.
kekerasan, dan pelecehan dalam bentuk apapun
Dalam rangka mendorong kesetaraan gender dan To promote gender equality and diversity in the workplace,
keberagaman di tempat kerja, Pegadaian menstandarkan Pegadaian standardizes the disclosure of workforce data by
pengungkapan data tenaga kerja berdasarkan gender, gender, including total employees, management, and key
mencakup total karyawan, manajemen, dan kepemimpinan leadership. This disclosure is complemented with trends
kunci. Pengungkapan ini dilengkapi dengan tren dua from the past two to three years and data on recruitment,
hingga tiga tahun terakhir, serta data rekrutmen, promosi, promotion, and turnover rates by gender. This approach helps
dan tingkat turnover berdasarkan gender. Pendekatan ini monitor progress in gender representation continuously and
digunakan untuk memantau perkembangan representasi forms the basis for developing inclusive talent policies.
gender secara berkelanjutan dan menjadi dasar dalam
penyusunan kebijakan pengembangan talenta yang inklusif.
Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t 223
Page 224
Pengembangan SDM yang Unggul Development of Superior Human Resources Pegadaian juga memprioritaskan pengungkapan data Pegadaian also prioritizes disclosing employee nationality kewarganegaraan tenaga kerja (Warga Negara Indonesia data (Indonesian citizens and foreign nationals) as a form dan Warga Negara Asing) sebagai bentuk kepatuhan of minimum compliance with regulations and reporting minimum terhadap regulasi dan standar pelaporan. Sejalan standards. In line with the personal data protection principles, dengan prinsip perlindungan data pribadi, Pegadaian Pegadaian explains the limitations of disclosing race and menjelaskan batasan pengungkapan terkait ras dan etnis, ethnicity, and only uses additional inclusion indicators serta hanya menggunakan indikator inklusi tambahan that are relevant, safe, and do not pose privacy risks when yang relevan, aman, dan tidak menimbulkan risiko privasi necessary for internal monitoring. apabila diperlukan untuk tujuan pemantauan internal. Kesetaraan Kesempatan Bekerja [OJK F.18] [GRI 2-23][GRI 405-1] Equal Employment Opportunity Pegadaian menjunjung tinggi prinsip kesempatan yang Pegadaian upholds the principle of equal employment setara dalam berkerja bagi seluruh calon pekerja maupun opportunities for all prospective and current employees. karyawan. Dalam setiap proses rekrutmen, pengelolaan, In every recruitment, management, and human resource dan pengembangan SDM, Perusahaan menerapkan prinsip development process, the company applies the principle of non-diskriminasi tanpa membedakan suku, agama, ras, non-discrimination regardless of ethnicity, religion, race, antar golongan, kelas sosial, maupun gender. Pegadaian social class, or gender. Pegadaian firmly rejects all forms of secara tegas menolak segala bentuk praktik diskriminatif discriminatory practices and ensures that every individual dan memastikan bahwa setiap individu memiliki peluang has equal opportunities for development. yang setara untuk berkembang. Komitmen terhadap kesetaraan ini diwujudkan melalui This commitment to equality is realized through providing pemberian kesempatan yang sama bagi seluruh karyawan equal opportunities for all employees in competency dalam peningkatan kompetensi, evaluasi kinerja, development, performance assessment, career development, pengembangan karier, serta penerimaan remunerasi yang and receiving fair and proportional remuneration. This adil dan proporsional. Prinsip tersebut telah diatur secara principle is officially outlined in General Policy No. 10 formal dalam Kebijakan Umum No. 10 tentang Human regarding Human Capital and serves as a guideline for HR Capital dan menjadi pedoman dalam pengelolaan SDM di management across all work units, including the following: seluruh unit kerja, termasuk di antaranya sebagai berikut: a. Perusahaan mendukung dan menghormati perlindungan a. The company supports and respects the protection of atas hak asasi manusia yang diproklamirkan secara internationally proclaimed human rights. internasional. b. Perusahaan memastikan bahwa kegiatan usaha tidak b. The company ensures that business activities do not terlibat dalam pelanggaran hak asasi manusia. involve human rights violations. c. Perusahaan menghormati keberagaman, kebebasan c. The company respects diversity, freedom of association, berserikat, dan pengakuan secara efektif atas hak untuk and recognizes the right to collective bargaining. melakukan perundingan. d. Perusahaan turut serta menegakkan penghapusan kerja d. The company participates in enforcing the elimination of paksa. forced labor.. e. Perusahaan turut serta menegakkan penghapusan e. The company works to eliminate child labor. karyawan anak. f. Perusahaan melarang adanya diskriminasi dalam bentuk f. The company prohibits discrimination in any form. apapun. g. Perusahaan menghormati dan menciptakan keberagaman. g. The company promotes and respects diversity. h. Perusahaan menjamin hak untuk menciptakan kondisi h. The company guarantees the right to establish healthy kerja yang sehat dan aman. and safe working conditions. Upaya pemberian kesempatan yang setara merupakan Efforts to provide equal opportunities are part of Pegadaian’s bagian dari komitmen Pegadaian dalam membangun commitment to building an inclusive and diversity-oriented lingkungan kerja yang inklusif dan berorientasi pada work environment. This is reflected, among other ways, by keberagaman. Hal ini tercermin, antara lain, dari the opportunities given to female employees in managerial terbukanya peluang bagi karyawan perempuan untuk and leadership roles. More detailed information regarding 224 IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 225
menduduki posisi manajerial dan struktural. Informasi diversity within the governance and employee ranks is shown
mengenai keberagaman pada jajaran tata kelola dan in the following table.
karyawan disajikan secara lebih rinci dalam tabel berikut.
Keberagaman Bagan Tata Kelola Berdasarkan Level Organisasi, Usia, dan Jenis Kelamin [OJK C.3][GRI 2-7] [GRI 405-1]
Diversity of Governance and Employee Charts by Organizational Level, Age, and Gender
2025 2024 2023
Rentang Usia
Jumlah
Jumlah
Jumlah
Female
Female
Female
Wanita
Wanita
Wanita
Total
Total
Total
Male
Male
Male
Age Range
Pria
Pria
Pria
% % % % % %
Dewan Komisaris | Board of Commissioners
< 30
0 0,00 0 0,00 0 0 0,00 0 0,00 0 0 0,00 0 0,00 0
tahun | year
30-50
1 0,01 2 0,02 3 0 0,00 0 0,00 0 0 0,00 0 0,00 0
tahun | year
>50
3 0,02 2 0,02 5 5 0,04 2 0,02 7 5 0,04 3 0,02 8
tahun | year
Sub Total 4 0,03 4 0,03 8 5 0,04 2 0,02 7 5 0,04 3 0,02 8
Direksi | Board of Directors
< 30
0 0,00 0 0,00 0 0 0,00 0 0,00 0 0 0,00 0 0,00 0
tahun | year
30-50
2 0,02 0 0,00 2 1 0,01 0 0,00 1 2 0,01 0 0,00 2
tahun | year
>50
4 0,03 2 0,02 6 5 0,04 1 0,01 6 5 0,04 1 0,01 6
tahun | year
Sub Total 6 0,05 2 0,02 8 6 0,05 1 0,01 7 7 0,05 1 0,01 8
Manajemen Menengah | Middle Management
< 30
0 0,00 0 0,00 0 0 0,00 0 0,00 0 0 0,00 0 0,00 0
tahun | year
30-50
48 0,39 9 0,07 57 45 0,36 8 0,06 53 35 0,26 4 0,03 39
tahun | year
>50
94 0,76 11 0,09 105 118 0,95 10 0,08 128 109 0,81 15 0,11 124
tahun | year
Sub Total 142 1,15 20 0,16 162 163 1,31 18 0,14 181 144 1,08 19 0,14 163
Manajemen Pelaksana | Executor Management
< 30
3 0,02 1 0.01 4 23 0,18 0 0,00 23 8 0,06 3 0,02 11
tahun | year
30-50
917 7,44 443 3,59 1.360 1.433 11,50 500 4,01 1.933 879 6,53 384 2,85 1.263
tahun | year
>50
430 3,49 200 1,62 630 547 4,39 241 1,93 788 575 4,27 248 1,84 823
tahun | year
Sub Total 1.350 10,95 644 5,22 1.994 2.003 16,08 741 5,95 2.744 1.462 10,95 635 4,76 2.097
Staf | Staff
< 30
959 7,78 838 6,80 1.797 892 7,16 749 6,01 1.641 1.113 8,27 702 5,26 1.815
tahun | year
30-50
4.625 37,51 2.921 23,69 7.546 4.183 33,58 2.874 23,07 7.057 4.650 34,57 2.922 21,88 7.572
tahun | year
>50
480 3,89 171 1,39 651 535 4,29 191 1,53 726 559 4,19 233 1,75 792
tahun | year
Sub Total 6.064 49,18 3.930 31,88 9.994 5.610 45,03 3.814 30,61 9.424 6.322 47,35 3.857 28,89 10.179
Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT) | Fixed Term Employment Agreement (PKWT)
< 30
66 0,54 56 0,45 122 20 0,16 16 0,13 36 298 1,48 436 3,27 734
tahun | year
30-50
24 0,19 4 0,03 28 46 0,37 11 0,09 57 122 0,91 138 1,03 260
tahun | year
>50
13 0,11 0 0,00 13 2 0,02 0 0,00 2 3 0,02 0 0,00 3
tahun | year
Sub Total 103 0,84 60 0,49 163 68 0,55 27 0,22 95 323 2,42 574 4,30 897
Jumlah
7.669 62,20% 4.660 37,80% 12.329 7.855 63.05% 4.603 36.95% 12.458 8.363 62.17% 5.089 37.83% 13.452
Total
Catatan: Jenis karyawan dengan status PKWT meliputi Advisor, Administrator, Kasir, Kepala Divisi, Lead, Manajer Operasional Usaha Gade,
Officer, Pranata, Specialist, dan Staf.
Note: The types of employees with PKWT status include Advisors, Administrators, Cashiers, Division Heads, Leads, Gade Business Operations
Managers, Officers, Pranata, Specialists, and Staff.
Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t 225
Page 226
Pengembangan SDM yang Unggul
Development of Superior Human Resources
Secara keseluruhan, jumlah karyawan tersebar di berbagai Overall, the Company’s workforce is distributed across 12
12 kantor wilayah dengan konsentrasi yang relatif merata, regional offices with a relatively balanced concentration, with
di antaranya Kantor Wilayah VII (Denpasar), Kantor Wilayah Regional Office VII (Denpasar), Regional Office XII (Surabaya),
XII (Surabaya), dan Kantor Wilayah VI (Makassar) sebagai and Regional Office VI (Makassar) representing the regions
wilayah dengan jumlah karyawan terbesar. Komposisi ini with the largest number of employees. This composition
mencerminkan upaya Perusahaan dalam memastikan reflects the Company’s efforts to ensure adequate human
kecukupan sumber daya manusia di seluruh wilayah resource capacity across all operational areas, while
operasional, sekaligus tetap mendorong penerapan prinsip continuously promoting the principles of diversity and
keberagaman dan inklusivitas di lingkungan kerja. inclusivity in the workplace.
Keberagaman Karyawan Berdasarkan Lokasi Unit Kerja [OJK C.3][GRI 2-7][GRI 405-1]
Diversity of Employee based on Work Unit Loaction
Unit Kerja Pria Wanita
Total
Work Unit Male Female
Kantor Pusat | Head Office 1.064 440 1.504
Kantor Wilayah I (Medan) | Regional Office I (Medan) 402 374 776
Kantor Wilayah II (Pekanbaru) | Regional Office II (Pekanbaru) 318 277 595
Kantor Wilayah III (Palembang) | Regional Office III (Palembang) 357 263 620
Kantor Wilayah IV (Balikpapan) | Regional Office IV (Balikpapan) 519 345 864
Kantor Wilayah IX (Jakarta 2) | Regional Office IX (Jakarta 2) 486 381 867
Kantor Wilayah V (Manado) | Regional Office V (Manado) 520 299 819
Kantor Wilayah VI (Makassar) | Regional Office VI (Makassar) 699 421 1.120
Kantor Wilayah VII (Denpasar) | Regional Office VII (Denpasar) 791 359 1.150
Kantor Wilayah VIII (Jakarta 1) | Regional Office VIII (Jakarta 1) 537 370 907
Kantor Wilayah X (Bandung) | Regional Office X (Bandung) 522 339 861
Kantor Wilayah XI (Semarang) | Regional Office XI (Semarang) 662 421 1.083
Kantor Wilayah XII (Surabaya) | Regional Office XII (Surabaya) 782 365 1.147
Jumlah
7.659 4.654 12.313
Total
Di tahun 2025, Pegadaian telah mempekerjakan sebanyak In 2025, Pegadaian employed a total of 22,392 outsourced
22.392 tenaga kerja alih daya (outsource) untuk mendukung workers to support the smooth and effective conduct of its
kelancaran dan efektivitas kegiatan operasional. Tenaga operational activities. Outsourced workers covered various
kerja alih daya terdiri dari Satpam, Cleaning Service (Office support functions, including security personnel, cleaning
Boy), Pengemudi, Petugas Keamanan Dalam (PTK), Customer services (office boy), drivers, internal security officers,
Relationship Officer (CRO), Supervisor (SPV), Admin Kredit, Customer Relationship Officers (CRO), Supervisors (SPV), Credit
Collection, Kredit Usaha Rakyat (KUR), Manager Business- Administration staff, Collection officers, support personnel for the
to-Business (MB2B) Senior dan Junior, serta fungsi admin People’s Business Credit (Kredit Usaha Rakyat/KUR) program,
lainnya. Perusahaan memandang pekerja alih daya sebagai Senior and Junior Business‑to‑Business (B2B) Managers, as
bagian dari ekosistem ketenagakerjaan yang berkontribusi well as other administrative functions. The Company considers
pada keberlanjutan operasional, dengan tetap memastikan outsourced workers to be an integral part of its labor ecosystem
kepatuhan terhadap ketentuan ketenagakerjaan yang that contributes to operational sustainability, while ensuring
berlaku. [GRI 2-8] compliance with applicable labor regulations. [GRI 2-8]
226 IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 227
Per 31 Desember 2025, Perusahaan mempekerjakan 22.392 Per 31 December 2025, Perusahaan mempekerjakan 22.392
tenaga kerja outsourcing yang tersebar di Kantor Wilayah tenaga kerja outsourcing yang tersebar di Kantor Wilayah
dan Kantor Pusat, dengan komposisi peran yang mencakup dan Kantor Pusat, dengan komposisi peran yang mencakup
Satuan Pengamanan (Satpam) sebagai porsi terbesar, Satuan Pengamanan (Satpam) sebagai porsi terbesar,
diikuti oleh Petugas Keamanan Dalam (PTK), Customer diikuti oleh Petugas Keamanan Dalam (PTK), Customer
Relationship Officer (CRO), Cleaning Service (Office Boy), Relationship Officer (CRO), Cleaning Service (Office Boy),
Pengemudi, Collection, Kredit Usaha Rakyat (KUR), Admin Pengemudi, Collection, Kredit Usaha Rakyat (KUR), Admin
Kredit, Supervisor (SPV), MB2B Senior dan Junior, serta Kredit, Supervisor (SPV), MB2B Senior dan Junior, serta
fungsi administrasi yang meliputi data entry, sekretaris, fungsi administrasi yang meliputi data entry, sekretaris,
dan call center. Komposisi ini mencerminkan kebutuhan dan call center. Komposisi ini mencerminkan kebutuhan
operasional Perusahaan terhadap fungsi pendukung operasional Perusahaan terhadap fungsi pendukung non-
non-core business, khususnya dalam aspek keamanan, core business, khususnya dalam aspek keamanan, kelancaran
kelancaran layanan kepada nasabah, dan dukungan layanan kepada nasabah, dan dukungan administratif guna
administratif guna menunjang operasional yang efektif di menunjang operasional yang efektif di seluruh jaringan kerja
seluruh jaringan kerja Perusahaan. [GRI 2-8] Perusahaan. [GRI 2-8]
Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t 227
Page 228
Pengembangan SDM yang Unggul
Development of Superior Human Resources
Pegadaian menunjukkan komitmen yang berkelanjutan Pegadaian demonstrates a continuous commitment to
dalam meningkatkan keberagaman gender di seluruh increasing gender diversity at all levels of the organization,
tingkatan organisasi, termasuk pada posisi-posisi including in strategic positions that play a crucial role in
strategis yang memiliki peran penting dalam mendorong driving business growth and sustainability. This commitment
pertumbuhan dan keberlanjutan bisnis. Komitmen tersebut is implemented through:
diimplementasikan pada:
• Keberagaman Gender di Seluruh Level Organisasi: • Gender Diversity Across Organizational Levels: measures
mengukur proporsi karyawan perempuan dalam berbagai the proportion of female employees across management
level manajemen dan operasional sebagai bagian dari and operational levels as part of efforts to create an
upaya menciptakan lingkungan kerja yang inklusif. inclusive work environment.
• Peran Perempuan dalam Revenue-Generating Functions: • The Role of Women in Revenue-Generating Functions:
mengidentifikasi dan melaporkan keterwakilan Identify and report on the representation of women in
perempuan dalam peran yang berkontribusi langsung roles that directly contribute to revenue, such as line
terhadap pendapatan, seperti lini manajemen di divisi management in sales and operations. This confirms the
penjualan dan operasional. Hal tersebut menegaskan presence of women across all levels of the Company.
peran perempuan terdapat di seluruh lini Perusahaan.
Hingga akhir tahun 2025, Pegadaian mempekerjakan By the end of 2025, Pegadaian will employ a total of 12,330
total 12,313 karyawan. Dari jumlah tersebut, 44 karyawan employees. Of these, 44 female employees, or 21.89% of the
perempuan atau sebesar 21,89% dari total karyawan mengisi total employees, fill positions in STEM (Science, Technology,
posisi yang berkaitan dengan bidang STEM (Sains, Teknologi, Engineering, and Mathematics) fields, including the IT Security
Teknik, dan Matematika), untuk mencakup Divisi IT Security, Division, IT Application Development Division, IT Operations
Divisi Pengembangan Aplikasi TI, Divisi Operasional dan and Infrastructure Division, IT Strategy, Architecture, and
Infrastruktur TI, Divisi Strategi, Arsitektur, dan Perencanaan Planning Division, IT Data Management Division, and the
TI, Divisi Manajemen Data TI, serta Departemen Human Human Capital Information System Department. So far,
Capital Information System. Hingga saat ini, Pegadaian Pegadaian has not established a specific target for women in
belum menetapkan target khusus untuk perempuan pada STEM positions, considering that the share of these positions
posisi STEM, mengingat proporsi peran tersebut di dalam within the organization remains relatively limited and has
organisasi masih relatif terbatas dan belum terklasifikasi not been systematically classified. Nevertheless, Pegadaian
secara sistematis. Kendati demikian, Pegadaian berkomitmen is committed to promoting greater gender diversity,
untuk terus mendorong peningkatan keanekaragaman particularly in technical and STEM functions, aligning with
gender, termasuk pada fungsi-fungsi teknis dan STEM, seiring the organization’s future development and transformation.
dengan perkembangan dan transformasi organisasi ke depan.
Sementara itu, pada fungsi pemasaran dan penjualan, Meanwhile, in the marketing and sales function, women hold
perempuan menempati 2.395 posisi atau setara dengan 2,395 positions, making up 35.75% of employees in the Sales
35,75% dari karyawan pada jabatan dalam fungsi Sales & & Marketing function, which includes the Marketing Division,
Marketing yang meliputi Divisi Pemasaran, Divisi Penjualan, Sales Division, and all operational units in Regional Offices,
serta seluruh unit operasional di Kantor Wilayah, Kantor Branch Offices, and Areas.
Cabang, dan Area.
Dari sisi struktur jabatan, keterwakilan perempuan pada posisi Regarding job structure, female representation on the Board
Direksi tercatat sebanyak 2 orang atau 25% dari seluruh of Directors position is recorded at 2 people, or 25% of the
jajaran Direksi. Pada tingkat manajemen menengah (Job Grade total board. At middle management levels (Job Grade 14-18
14-18 / BOD-1 & BOD-2), perempuan berjumlah 20 orang / BOD-1 & BOD-2), women numbered 20 people or 13.58% of
atau 13,58% dari seluruh karyawan pada jabatan tersebut, all employees in those roles. At the executive management
sedangkan pada tingkat manajemen pelaksana (Job Grade level (Job Grade 11-13 / BOD-3), there are 644 women, or
11-13 / BOD-3) adalah berjumlah 644 orang atau 32,30% dari 32.30% of the total employees in that position. At the Staff
total karyawan pada jabatan tersebut. Adapun pada tingkat level (Job Grade 4-10 / BOD-4 & BOD-5), women occupy 3,930
Staff (Job Grade 4-10/BOD-4 & BOD-5), perempuan mengisi positions, accounting for 39.32% of the total Staff employees.
3.930 posisi atau 39,32% dari total karyawan Staff.
Sejak tahun 2020, Pegadaian telah menetapkan target Since 2020, Pegadaian has aimed to nominate women as
woman nominated talent sebagai bagian dari komitmen talent, aligning with the company’s commitment to increasing
Perusahaan dalam meningkatkan keberagaman talenta talent diversity and supporting shareholder aspirations. This
sekaligus mendukung aspirasi pemegang saham. Target target focuses on middle to senior management levels, with a
ini difokuskan pada jenjang manajemen menengah hingga goal of reaching 31.77% female representation by 2025.
atas, dengan sasaran keterwakilan perempuan sebesar
31,77% pada tahun 2025.
228 IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 229
Direktur Pegadaian Raih Woman Empower Woman Award 2025
Pegadaian Director Wins Woman Empower Woman Award 2025
Pada tahun 2025, Direktur Pemasaran, Penjualan, dan In 2025, Selfie Dewiyanti, the Director of Marketing, Sales,
Pengembangan Produk PT Pegadaian, Selfie Dewiyanti, and Product Development at PT Pegadaian, received the Best
memperoleh penghargaan Best Performance Director pada Performance Director award in the Business Innovation and
kategori Inovasi Bisnis dan Transformasi Jasa Keuangan Retail Financial Services Transformation category at the Woman
Ritel dalam ajang Woman Empower Woman Award 2025. Empower Woman Award 2025. This recognition reflects strategic
Pengakuan ini mencerminkan kepemimpinan strategis dalam leadership in strengthening Pegadaian’s service ecosystem and
memperkuat ekosistem layanan Pegadaian serta mendorong driving adaptive and sustainable business transformation.
transformasi bisnis yang adaptif dan berkelanjutan.
Di bawah arahannya, Pegadaian terus mempercepat digitalisasi Under her leadership, Pegadaian continues to accelerate the
layanan, menghadirkan produk yang semakin inklusif seperti digitalization of its services, introducing more inclusive products
Tabungan Emas, serta mengembangkan aplikasi Tring! sebagai like Gold Savings and developing the Tring! app as part of its
bagian dari upaya memperluas akses layanan keuangan bagi efforts to expand access to financial services for the public.
masyarakat. Selain itu, berbagai inisiatif literasi keuangan Additionally, various financial literacy initiatives and women’s
dan program pemberdayaan perempuan turut diperkuat guna empowerment programs are being strengthened to create a
menciptakan dampak sosial yang lebih luas dan berkelanjutan broader and more sustainable social impact across Indonesia.
di berbagai wilayah Indonesia.
Pencapaian ini sekaligus menegaskan komitmen Pegadaian This achievement also affirms Pegadaian’s commitment to
dalam membangun budaya inovasi, memperkuat fostering a culture of innovation, strengthening women’s
kepemimpinan perempuan, serta mendorong terciptanya leadership, and encouraging the creation of shared value for
nilai bersama bagi masyarakat dan pemangku kepentingan. the community and stakeholders.
Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t 229
Page 230
Pengembangan SDM yang Unggul
Development of Superior Human Resources
Kesempatan Kerja Bagi Penyandang Disabilitas Employment Opportunities for People with Disabilities
Pegadaian berkomitmen untuk memastikan tersedianya Pegadaian is committed to providing equal employment
kesempatan kerja yang setara bagi seluruh individu, opportunities for all individuals, including those with
termasuk penyandang disabilitas. Komitmen ini sejalan disabilities. This commitment aligns with Government
dengan ketentuan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 42 Regulation (PP) Number 42 of 2020 concerning Accessibility to
Tahun 2020 tentang Aksesibilitas terhadap Permukiman, Housing, Public Services, and Disaster Protection for Persons
Pelayanan Publik, dan Pelindungan dari Bencana bagi with Disabilities. By applying the principle of inclusivity in
Penyandang Disabilitas. Melalui penerapan prinsip human resource management, Pegadaian strives to create a
inklusivitas dalam pengelolaan SDM, Pegadaian berupaya friendly, safe work environment that encourages the active
menciptakan lingkungan kerja yang ramah, aman, dan participation of persons with disabilities. By the end of 2025,
mendukung partisipasi aktif penyandang disabilitas. Pegadaian employ 53 employees with disabilities.
Hingga akhir tahun 2025, Pegadaian mempekerjakan
sebanyak 53 karyawan penyandang disabilitas.
Komposisi Karyawan Penyandang Disabilitas 2025 [GRI 405-1]
Composition of Employees with Disabilities 2025
Jenis Penyandang Jenis Kelamin Kelompok Usia
Disabilitas Jenis Kelamin Kelompok Usia
The Types of Pria Wanita Jumlah Jumlah
Disability % % <30 % 30-50 % >51 %
Male Female Total Total
Tuna Daksa
31 70% 13 30% 44 16 36% 25 57% 3 7% 44
Physically disabled
Tuna Netra
5 100% 0 0% 5 1 20% 3 60% 1 20% 5
Visually Impaired
Tuna Rungu
3 75% 1 25% 4 1 25% 2 50% 1 25% 4
Hearing-Impaired
Tuna Wicara
0 0% 0 0% 0 0 0% 0 0% 0 0% 0
Speech-impaired
Jumlah
39 74% 14 26% 53 18 34% 30 57% 5 9% 53
Total
Rekrutmen dan Perputaran Karyawan [GRI 401-1]
Employee Recruitment and Turnover
Seiring dengan dinamika perkembangan teknologi dan Along with the dynamics of technological developments and
transformasi industri keuangan, kebutuhan akan sumber the transformation of the financial industry, the demand
daya manusia yang kompeten, adaptif, dan berdaya saing for competent, adaptable, and highly competitive human
tinggi semakin meningkat. Sebagai Perusahaan yang resources is growing. As a company focused on service
berorientasi pada kualitas layanan, Pegadaian secara quality, Pegadaian consistently fulfills its human resource
berkelanjutan melakukan pemenuhan kebutuhan SDM needs through a planned and structured recruitment process.
melalui proses rekrutmen yang terencana dan terstruktur.
Pelaksanaan rekrutmen Pegadaian mengacu pada Peraturan Pegadaian’s recruitment process adheres to Board of Directors
Direksi Nomor 117 Tahun 2021 tentang Pedoman Penjaringan Regulation No. 117 of 2021 regarding Talent Selection
Talenta. Program rekrutmen dilaksanakan melalui dua Guidelines. The recruitment program is implemented
skema utama, yaitu internal hiring serta eksternal hiring through two main schemes: internal hiring and external
yang mencakup general hiring dan professional hiring. hiring, which cover general hiring and professional hiring. In
Sepanjang tahun 2025, Pegadaian telah merekrut sebanyak 2025, Pegadaian recruited 575 new employees to meet the
575 karyawan baru untuk mendukung kebutuhan organisasi. Company’s needs.
230 IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 231
Rekrutmen Karyawan Baru (Eksternal) Berdasarkan Kelompok Usia
New Employee Recruitment (External) Based on Age Group
Kelompok Usia
2025 2024 2023 %
Age Range
> 50 Tahun | Year 0 0 2 0,00%
> 45-50 Tahun | Year 1 - 1 0,01%
> 40-45 Tahun | Year 2 3 1 0,02%
> 35-40 Tahun | Year 21 3 14 0,17%
> 30-35 Tahun | Year 89 8 117 0,72%
> 25-30 Tahun | Year 285 16 368 2,31%
<25 tahun | Year 177 2 113 1,44%
Jumlah
575 32 616 4,66%
Total
Komposisi Karyawan Baru (Eksternal) Berdasarkan Jenis Kelamin
Composition of New (External) Employees by Gender
Uraian
2025 2024 2023 %
Description
Pria
299 24 245 52%
Male
Wanita
276 8 371 48%
Female
Total
575 32 616 4,66%
Total
Rekrutmen Karyawan Baru (Eksternal) Berdasarkan Wilayah Kerja
New Employee Recruitment (External) Based on Work Area
Wilayah
2025 2024 2023 %
Region
Kantor Pusat
167 28 30 29%
Head Office
Kantor di Daerah
408 4 586 71%
Regional Offices
Jumlah
575 32 616 4,66%
Total
Rekrutmen Karyawan Internal Hiring
Internal Hiring Employee Recruitment
Wilayah
2025 2024 2023
Region
Perekrutan Internal
675 354 400
Internal Hiring
Adapun perputaran karyawan terjadi sebagai bagian dari Employee turnover occurs as part of organizational dynamics,
dinamika organisasi, yang antara lain disebabkan oleh arising due to natural retirement, early retirement, death,
pensiun alami, pensiun dini, meninggal dunia, pengunduran resignation, and dismissal due to violations of company
diri, serta pemberhentian akibat pelanggaran ketentuan policies.
perusahaan.
Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t 231
Page 232
Pengembangan SDM yang Unggul
Development of Superior Human Resources
Komposisi Karyawan Berhenti Bekerja Berdasarkan Kelompok Usia
Composition of New (External) Employees by Gender
Kelompok Usia
2025 2024 2023
Age Range
> 50 Tahun | Year 346 282 275
> 45-50 Tahun | Year 18 7 15
> 40-45 Tahun | Year 44 18 23
> 35-40 Tahun | Year 32 28 84
> 30-35 Tahun | Year 41 19 117
> 25-30 Tahun | Year 15 22 17
<25 Tahun | Year 1 0 1
Jumlah
497 376 454
Total
Komposisi Karyawan Berhenti Bekerja Berdasarkan Jenis Kelamin
Composition of Retired meployess Based on Age Group
Uraian
2025 2024 2023
Description
Pria | Male 282 266 313
Wanita | Female 115 110 141
Jumlah
497 376 454
Total
Komposisi Karyawan Berhenti Bekerja Berdasarkan Wilayah Kerja
Composition of Retired Employees Based on Work Area
Wilayah
2025 2024 2023
Region
Kantor Pusat
46 35 47
Head Office
Kantor di Daerah
451 341 407
Regional Offices
Jumlah
497 376 454
Total
Latar Belakang Karyawan Berhenti Bekerja
Background of Employee Resignation
Uraian
2025 2024 2023
Description
Pensiun Alami
317 254 244
Natural Retirement
Pensiun Dini
0 0 0
Early Retirement
Meninggal Dunia
33 34 31
Death
Mengundurkan Diri
45 54 86
Resignation
Diberhentikan karena melakukan pelanggaran
102 34 91
Terminated for disciplinary reasons
Total Karyawan Meninggalkan Perusahaan
497 376 454
Total Employees Resigning from the Company
Total Karyawan
12.313 12.434 13.519
Total Employees
Persentase Turnover
4,04% 3,02% 3,36%
Turnover Percentage
232 IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 233
Tabel Turnover Karyawan Berdasarkan Usia
Table of Employee Turnover Based on Age
Uraian
2025 2024 2023
Description
> 50 Tahun | Year 2,81% 19% 18%
> 45-50 Tahun | Year 0,15% 1% 1%
> 40-45 Tahun | Year 0,36% 1% 2%
> 35-40 Tahun | Year 0,26% 1% 2%
> 30-35 Tahun | Year 0,33% 1% 4%
> 25-30 Tahun | Year 0,12% 1% 1%
<25 Tahun | Year 0,01% 0% 0%
Tabel Turnover Karyawan Berdasarkan Jenis Kelamin
Table of Turnover by Gender
Uraian
2025 2024 2023
Description
Pria | Male 3% 3% 4%
Wanita | Female 1% 2% 3%
Tabel Turnover Karyawan Berdasarkan Wilayah Kerja
Table of Turnover Based on Work Area
Uraian
2025 2024 2023
Description
Kantor Pusat | Head Office 0,4% 2% 3%
Kantor di Daerah | Regional Offices 3,7% 3% 3%
Tabel Biaya Rekrutmen
Table of Recruitment Cost
Keterangan Satuan
2025 2024 2023
Description Unit
Biaya Rekrutmen Dalam Rupiah Penuh
3.090.000.000 1.550.000.000 1.800.000.000
Recruitment Costs Amount in Rupiah
Biaya Rekrutmen per Karyawan Dalam Rupiah Penuh
2.468.051 4.015.500 4.090.000
Recruitment Costs per Employee Amount in Rupiah
Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t 233
Page 234
Pengembangan SDM yang Unggul
Development of Superior Human Resources
Pelatihan dan Pengembangan Kompetensi [OJK F.22, GRI 404-1, 404-2, 404-3]
Competency Training and Development
Perkembangan industri keuangan yang semakin pesat dan The rapid and complex development of the financial industry
kompleks menuntut Pegadaian untuk terus meningkatkan requires Pegadaian to constantly improve our human resource
kapabilitas sumber daya manusia agar mampu beradaptasi capabilities to adapt to market changes, customer needs,
terhadap perubahan pasar, kebutuhan nasabah, serta kemajuan and technological and regulatory advancements. Therefore,
teknologi dan regulasi. Oleh karena itu, pengembangan developing human resource competencies is a strategic
kompetensi SDM menjadi salah satu prioritas strategis dalam priority for maintaining the Company’s competitiveness and
menjaga daya saing dan keberlanjutan Perusahaan. sustainability.
Pegadaian secara konsisten memberikan kesempatan setara Pegadaian consistently provides equal opportunities for all
bagi seluruh karyawan untuk mengembangkan kompetensinya employees to develop their competencies through various
melalui berbagai program pendidikan dan pelatihan, education and training programs, as stipulated in General
sebagaimana diatur dalam Kebijakan Umum No. 10 tentang Policy No. 10 concerning Human Capital. Throughout 2025,
Human Capital. Sepanjang tahun 2025, sebanyak 12.786 a total of 12,786 employees participated in different training
karyawan telah mengikuti berbagai program pelatihan. Total programs to improve their competencies. The total training
jam pelatihan yang diselenggarakan mencapai 1.943.486 jam, hours provided amounted to 1,943,486 hours, with an average
dengan rata-rata jam pelatihan sebesar 152 jam per karyawan. of 152 hours per employee.
Tabel Rata-Rata Jam Pelatihan Karyawan Tahun 2025 [OJK F.22]
Table of Average Employee Training Hours in 2025
Jumlah Karyawan yang Rata-rata Jam Pelatihan
Uraian Memperoleh Pelatihan Jam Pelatihan Setiap Pekerja
Description Number of Employees Who Training Hours Average Training Hours Per
Received Training Employee
Keseluruhan
12.786 1.943.486 152
Overall
Berdasarkan Jenis Kelamin
Based on Gender
Pria
8.005 1.190.876 148,77
Male
Wanita
4.781 752.610 157,42
Female
Berdasarkan Kategori Jabatan yang Mengikuti Pelatihan
Training Based on Position Categories
Top Manajemen
45 2.714 60,31
Top Management
Manajemen Menengah
677 106.794 157,75
Middle Management
Manajemen Pelaksana
1.748 353.336 202,14
Operational Management
Staf
10.185 1.473.490 144,67
Staff
PKWT 131 7.152 54,60
Untuk mendukung peningkatan kompetensi tersebut, To support the improvement of these competencies,
Pegadaian menyelenggarakan berbagai program pelatihan Pegadaian conducts various training programs tailored to
yang dirancang sesuai dengan kebutuhan organisasi dan the organization’s needs and the development of individual
pengembangan individu karyawan, sebagaimana diuraikan employees, as detailed in the following section:
pada bagian berikut:
234 IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 235
Tabel Pelatihan dan Pendidikan
Training and Education Table
Jumlah Peserta | Number of Participants
Jenis Pelatihan
2025 2024*
Type of Training
Pria | Male Wanita | Female Pria | Male Wanita | Female
Pelatihan Leadership & Strategy
6.483 3.725 6.348 3.281
Leadership & Strategy Training
Pelatihan Business
4.626 2.835 2.103 822
Business Training
Pelatihan IT & Finance
3.054 2.038 2.953 1.307
IT & Finance Training
Pelatihan Operation & Service
5.491 3.354 2.507 661
Operation & Service Training
e-Learning
7.694 4.657 8.375 5.233
e-Learning
Lain-lain (MOOC, LW )
6.898 4.393 7.711 4.878
Others (MOOC, LW)
Jumlah
34.246 21.002 29.997 15.521
otal
T
*Restatement untuk angka jumlah peserta tahun 2024 karena karena adanya perubahan metodologi dalam pengumpulan data.
*Restatement of participant numbers for 2024 due to changes in data collection methodology.
Jumlah Peserta | Number of Participants
Jenis Pelatihan
2023*
Type of Training
Pria | Male Wanita | Female
Pelatihan Leadership
3.758 1.434
Leadership Training
Pelatihan Business
7.878 3.028
Business Training
Pelatihan Supporting
14.181 9.593
Supporting Training
e-Learning
8.476 5.187
e-Learning
Lain-lain
8.022 5.066
Others
Jumlah
42.315 24.308
T
otal
*Restatement untuk angka jumlah peserta tahun 2023 karena karena adanya perubahan metodologi dalam pengumpulan data.
*Restatement of participant numbers for 2023 due to changes in data collection methodology.
Tabel Biaya Pelatihan dan Pendidikan
Table of Training and Education Costs
2025 2024 2023
Target Realisasi Target Realisasi Target Realisasi
Jenis Penyerapan Penyerapan Penyerapan
(dalam (dalam (dalam (dalam (dalam (dalam
Pelatihan Anggaran Anggaran Anggaran
jutaan jutaan jutaan jutaan jutaan jutaan
Type of (dalam %) (dalam %) (dalam %)
rupiah) rupiah) rupiah) rupiah) rupiah) rupiah)
Training Budget Budget Budget
Target Realization Target (In Realization Target (In Realization
Absorption Absorption Absorption
(In millions (In millions millions of (In millions millions of (In millions
(In %) (In %) (In %)
of rupiah) of rupiah) rupiah) of rupiah) rupiah) of rupiah)
Biaya
Pelatihan
Tenaga Kerja
118.046 103.302 87,51% 143.436 137.677 96% 167.989 120.585 72%
Employee
Training
Costs
Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t 235
Page 236
Pengembangan SDM yang Unggul
Development of Superior Human Resources
Sebagai bagian dari upaya sistematis dalam membangun As part of a systematic effort to build the adaptive and
kapabilitas insan Pegadaian yang adaptif dan berdaya competitive capabilities of Pegadaian’s employees, Pegadaian
saing, Pegadaian mengelola Program Divisi Corporate manages the Corporate Division University Program aimed at
University yang dirancang untuk mendukung penguatan supporting leadership development, future competencies, and
kepemimpinan, kompetensi masa depan, serta pemenuhan compliance with regulatory and sustainability requirements.
kewajiban regulasi dan keberlanjutan. Program ini The program encompasses leadership development, digital
mencakup pengembangan kepemimpinan, kapabilitas and artificial intelligence capabilities, ESG and capital
digital dan kecerdasan buatan, kompetensi ESG dan pasar markets competencies, fostering a coaching culture, and
modal, penguatan budaya coaching, serta peningkatan strengthening knowledge in the bullion business.
keahlian di bidang bisnis bullion.
Nama Jumlah
Program Keterangan Peserta
Program Information Total
Name Participants
Pegadaian Melalui Pegadaian Leadership Development Program (PLDP), Perusahaan secara berkelanjutan
Leadership mengembangkan kompetensi kepemimpinan di berbagai jenjang organisasi. Program ini meliputi
Development pemantauan perjalanan pengembangan peserta (monitoring journey) yang dilaksanakan bersama
Program Divisi SHC dan OHC, serta pelaksanaan PLDP tingkat 3 hingga 5. Pada tahun 2025, Pegadaian juga
Pegadaian menyelenggarakan Pegadaian Future Leader Program (PFLP) sebagai bagian dari upaya menyiapkan
Leadership talenta kepemimpinan masa depan yang siap menghadapi tantangan bisnis dan transformasi organisasi.
418
Development Through the Pegadaian Leadership Development Program (PLDP), the company continuously develops
Program leadership competencies at various organizational levels. This program includes monitoring the
development journey of participants, which is carried out together with the SHC and OHC Divisions, as well
as implementing PLDP levels 3 to 5. In 2025, Pegadaian launched the Pegadaian Future Leader Program
(PFLP) as part of an effort to prepare future leadership talents capable of facing business challenges and
organizational transformation.
AI Capabilities Sejalan dengan agenda transformasi digital dan pertumbuhan berkelanjutan, Pegadaian memperkuat
AI Capabilities kapabilitas kecerdasan buatan melalui berbagai inisiatif pembelajaran. Kegiatan tersebut mencakup
penyelenggaraan AI Webinar Series: Exploring the Future of Work with AI, implementasi dan penguatan
kompetensi AI untuk mendukung pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan, serta pengembangan dan
pemanfaatan data governance tools sebagai fondasi pengambilan keputusan berbasis data (data for
sustainable growth). 122
In line with its digital transformation and sustainable growth agenda, Pegadaian is strengthening its
artificial intelligence capabilities through various learning initiatives. These include hosting the AI Webinars
Series: Exploring the Future of Work with AI, implementing and strengthening AI competencies to support
sustainable business growth, and developing and utilizing data governance tools as a foundation for
decision-making data for sustainable growth.
ESG & Dalam mendukung penerapan prinsip keberlanjutan dan kepatuhan terhadap regulasi, Pegadaian
Obligation mengembangkan program ESG & Obligation Competency. Program ini difokuskan pada penguatan
Competency pemahaman dan kompetensi terkait ESG dan Return of Social Investment, penyelenggaraan pelatihan
ESG & Bonds serta sertifikasi kompetensi ESG (Certified Sustainability Development Specialist (CSDS) dan Certified
Competency Sustainability Reporting Specialist (CSRS)), serta pelaksanaan pelatihan dan sertifikasi Wakil Manajer
Investasi dan pelatihan pasar modal sepanjang tahun 2025.
In supporting the implementation of sustainability principles and regulatory compliance, Pegadaian 14
has developed an ESG & Obligation program competency. This program focuses on strengthening
understanding and skills related to ESG and the Return of Social Investment, as well as implementing
training and ESG competency certification (Certified Sustainability Development Specialist (CSDS) and
Certified Sustainability Reporting Specialist (CSRS)). Additionally, it includes training and certification for
Deputy Investment Managers and capital market training throughout 2025.
Coaching Untuk mendorong budaya pembelajaran berkelanjutan dan pengembangan kinerja individu, Pegadaian
Capability menginisiasi berbagai program Coaching Capability. Inisiatif ini meliputi pelatihan dan sertifikasi
Coaching coaching (Certified Coaching Skills), penyelenggaraan Webinar Coaching Culture, pembentukan
Capability Coaching Lab sebagai wadah praktik dan pengembangan, serta pelatihan Leadership for Business
Manager Course guna memperkuat peran pemimpin sebagai coach di unit kerja masing-masing. Hingga
tahun 2025, Pegadaian memiliki 57 karyawan pada level deputy yang telah memiliki sertifikasi coach. 57
To encourage a culture of continuous learning and individual performance development, Pegadaian
initiated various coaching programs. This initiative includes coaching training and certification (Certified
Coaching), hosting webinars on Coaching Culture, establishing a Coaching Lab as a space for practice and
development, and providing Leadership training through the Business Manager Course to enhance leaders’
roles as coaches within their respective work units.
236 IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 237
Nama Jumlah
Program Keterangan Peserta
Program Information Total
Name Participants
Bullion Dalam rangka mendukung penguatan lini bisnis bullion, Pegadaian menyelenggarakan berbagai
Competency program peningkatan kompetensi yang mencakup sosialisasi produk dan operasional bisnis bullion,
Bullion penguatan kompetensi di bidang bullion dan analisis pasar emas, peningkatan kemampuan relationship 11.506
Competency manager dan analis kredit bisnis bullion, pengembangan kompetensi terkait operasional bullion dan (Termasuk
bisnis pertambangan, serta pelatihan inventory management untuk mendukung pengelolaan aset e-learning
secara optimal. dan
To support the strengthening of the bullion business line, Pegadaian organizes various competency pelatihan)
improvement programs. These include socializing bullion business products and operations , strengthening (Including
competencies in bullion and gold market analysis, improving relationship capabilities among bullion e-learning
business credit managers and analysts, developing competencies related to bullion and mining business and training)
operations, and providing inventory training management to support optimal asset management.
Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t 237
Page 238
Pengembangan SDM yang Unggul
Development of Superior Human Resources
PELATIHAN SUSTAINABILITY DAN ESG PEGADAIAN [GRI 2-24]
Dalam rangka memperkuat pemahaman dan kapabilitas insan Pegadaian terhadap prinsip keberlanjutan dan ESG,
sepanjang tahun 2025, Perusahaan menyelenggarakan berbagai program pelatihan yang dirancang secara komprehensif,
mencakup literasi produk, pengembangan sumber daya manusia, serta penguatan praktik keuangan berkelanjutan.
SUSTAINABILITY AND ESG TRAINING
To strengthen the understanding and capabilities of Pegadaian employees regarding sustainability and ESG
principles, the Company conducted various comprehensive training programs throughout 2025, covering
product literacy, human resource development, and strengthening sustainable financial practices.
Peningkatan Literasi Produk Pengembangan Human Capital Penguatan Kapabilitas
Pegadaian secara berkelanjutan melalui Coaching Keuangan Berkelanjutan
meningkatkan literasi karyawan terhadap Sebagai bagian dari strategi pengembangan Dalam mendukung penerapan standar
pembaruan fitur dan pengembangan talenta, Pegadaian menyelenggarakan pelaporan keberlanjutan, Pegadaian
produk melalui program sosialisasi Individual Development Program berupa menyelenggarakan pelatihan Sustainability
yang dilaksanakan dengan metode pelatihan dan sertifikasi coaching yang Reporting Standards and Implementation
e-learning dan diikuti oleh seluruh dilaksanakan secara in-house. Program ini terkait Pernyataan Standar Pengungkapan
karyawan. Materi pelatihan mencakup diikuti oleh perwakilan Deputi Bisnis dan Keberlanjutan (PSPK) 1 dan PSPK 2.
pengajuan baru gadai efek melalui aplikasi Deputi Operasional dari seluruh Kantor Pelatihan ini dilaksanakan secara in-house
BRIGHTS, fitur setor fisik Tabungan Emas, Wilayah, dengan materi yang mencakup dan diikuti oleh perwakilan dari Divisi
penyelenggaraan kegiatan usaha bullion, pengenalan coaching, penerapan Basic CARE Akuntansi, ESG, MAT, PL, dan Treasury
serta pendalaman produk bisnis bullion, Model, serta pengembangan kompetensi pada jenjang Grade 13 hingga 7. Materi
termasuk deposito emas dan jasa titipan dalam membangun kejelasan, kesadaran, pelatihan meliputi integrasi pelaporan IR
korporasi. Inisiatif ini bertujuan untuk solusi, dan pemberdayaan individu. Program dan ESG hingga comprehensive corporate
memastikan pemahaman yang selaras ini ditujukan untuk memperkuat peran reporting, serta pemahaman atas
atas inovasi produk dan mendukung pimpinan sebagai coach dalam mendorong pengungkapan informasi keberlanjutan dan
kualitas layanan kepada nasabah. kinerja dan pengembangan tim. iklim sesuai dengan PSPK 1 dan PSPK 2.
Product Literacy Enhancement Human Capital Development through Coaching Strengthening Sustainable
Pegadaian continuously enhances employee As part of its talent development strategy, Financial Capabilities
literacy regarding feature updates and Pegadaian held an Individual Development To support the implementation of
product development through an e-learning Program in the form of in-house coaching sustainability reporting standards, Pegadaian
socialization program attended by all training and certification program. This held Sustainability training. This training
employees. Training materials include program was attended by representatives of focused on Reporting Standards and their
new security pawn applications via the Business Deputies and Operational Deputies implementation related to the Sustainability
BRIGHTS application, the physical deposit from all Regional Offices, with materials Disclosure Standards Statement (PSPK)
feature for Gold Savings, bullion business covering an introduction to coaching, 1 and PSPK 2. This training was held
operations, and in-depth understanding of the application of the Basic CARE Model, internally and attended by representatives
bullion business products, including gold and competency development in building from the Accounting, ESG, MAT, PL, and
deposits and corporate safekeeping services. clarity, awareness, solutions, and individual Treasury Divisions at levels from Grade
This initiative aims to ensure consistent empowerment. The program aims to strengthen 13 to 7. The training material covered the
understanding of product innovation the role of leaders as coaches in enhancing integration of IR and ESG reporting into
and support quality customer service. team performance and development. comprehensive corporate reporting, as
well as understanding the disclosure of
sustainability and climate information in
accordance with PSPK 1 and PSPK 2.
Peningkatan Kompetensi ESG dan Penguatan Kompetensi TJSL Pemberdayaan Perempuan
Sertifikasi Keberlanjutan dan Pengukuran Dampak melalui Kepemimpinan
Pegadaian juga menyelenggarakan Dalam mendukung efektivitas program TJSL, Sebagai bagian dari komitmen terhadap
pelatihan Enhancing ESG Practices yang Pegadaian menyelenggarakan pelatihan kesetaraan gender dan inklusi, Pegadaian
dilengkapi dengan sertifikasi Certified peningkatan kompetensi TJSL dan ESG menyelenggarakan Webinar Perempuan
Sustainability Development Specialist. dengan pendekatan SROI. Pelatihan ini EMAS: Women Leadership Series yang
Program ini ditujukan bagi person in dilaksanakan secara in-house dan diikuti dilaksanakan secara hybrid, baik luring
charge penyusunan laporan keberlanjutan, oleh insan TJSL Pegadaian di Kantor Pusat maupun daring. Kegiatan ini diikuti
dengan cakupan materi meliputi konsep dan Kantor Wilayah. Materi yang diberikan oleh seluruh karyawati Pegadaian
keberlanjutan dan SDGs, dasar-dasar ESG, mencakup pengenalan ESG, penyusunan dan difokuskan pada penguatan peran
praktik terbaik ESG, serta pengungkapan program TJSL dan ESG, strategi komunikasi perempuan dalam kepemimpinan serta
dan pelaporan ESG. Program ini bertujuan dan publikasi program, serta pengukuran peningkatan partisipasi perempuan
untuk memastikan kualitas pelaporan dampak program menggunakan metode SROI. dalam pengambilan keputusan
keberlanjutan yang kredibel dan selaras di lingkungan Perusahaan.
dengan standar yang berlaku. Strengthening TJSL Competencies
and Measurable Impact Women’s Empowerment
Enhancement of ESG Competency To support the effectiveness of the TJSL through Leadership
and Certification in Sustainability program, Pegadaian held training sessions As part of its commitment to gender equality
Pegadaian also provides the Enhancing to enhance TJSL and ESG competencies with and inclusion, Pegadaian is hosting the
ESG Practices training, which encompasses a TJSL approach and a Return on Investment EMAS Women Webinar: Women Leadership
a Certified ESG certification and a (SROI). The in-house training was attended series. Held in a hybrid format, both
Sustainability Development Specialist by Pegadaian’s CSR personnel at the Head offline and online, it was attended by all
qualification. This program is intended Office and Regional Offices. The material female Pegadaian employees and focused
for individuals responsible for preparing included an introduction to ESG, CSR, on strengthening women’s leadership
sustainability reports. The materials cover developing ESG programs, communication, roles and increasing their participation in
concepts of sustainability and the SDGs, and publication strategies, and measuring decision-making within the company.
ESG fundamentals, ESG best practices, program impact using the SROI method.
and ESG disclosure and reporting. The
program aims to ensure that the quality
of sustainability reports is credible and
aligned with applicable standards.
238 IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 239
Selain itu, sebagai bagian dari komitmen Pegadaian dalam Furthermore, as part of Pegadaian’s commitment to
mendampingi karyawan sepanjang siklus kariernya, Perusahaan supporting employees throughout their careers, the
juga menyelenggarakan Pelatihan Pra Purna Tugas bagi Company also provides Pre-Retirement Training for
karyawan yang akan memasuki masa purna bakti. Program employees approaching retirement. This program aims to
ini dirancang untuk membantu karyawan mempersiapkan help employees prepare for the transition to retirement
transisi menuju masa pensiun secara menyeluruh, baik dari thoroughly, both mentally and psychologically, so they can
aspek mental maupun psikologis, sehingga dapat menjalani experience retirement with greater peace of mind, proper
masa purna tugas dengan lebih tenang, terencana, dan tetap planning, and maintain a good quality of life. In 2025, 296
memiliki kualitas hidup yang baik. Sepanjang tahun 2025, employees took part in Pegadaian’s Pre-Retirement Training.
sebanyak 296 karyawan telah mengikuti Pelatihan Pra Purna
Tugas yang diselenggarakan oleh Pegadaian.
Tabel Pelaksanaan Pelatihan Pra Purna Tugas
Table of Pre-Retirement Training Implementation
Tahun Materi Pelatihan Jumlah Angkatan Tempat Pelatihan Jumlah Peserta
Year Training Material Number of Batches Training Location Total Participants
Pelatihan Pra Purna Tugas 9 angkatan Lombok, Yogyakarta, Bogor,
2025 296
Pre-Retirement Training 9 batches Jakarta, Denpasar
Pelatihan Pra Purna Tugas 9 angkatan
2024 Jakarta, Bandung, Denpasar 277
Pre-Retirement Training 9 batches
Pelatihan Pra Purna Tugas 6 angkatan
2023 Jakarta 185
Pre-Retirement Training 6 batches
Dalam rangka memastikan efektivitas pengelolaan To ensure effective human resource management and
sumber daya manusia serta mendorong pengembangan encourage sustainable employee development, Pegadaian
karyawan secara berkelanjutan, Pegadaian secara konsisten consistently conducts annual employee performance
melaksanakan penilaian kinerja karyawan setiap tahun. Proses assessments. This assessment process is carried out through
penilaian ini dilakukan melalui sejumlah mekanisme yang several structured and transparent mechanisms, serving
terstruktur dan transparan, sebagai dasar dalam mengevaluasi as the foundation for assessing individual performance
pencapaian kinerja individu maupun kontribusi terhadap achievements and contributions to the Company’s objectives,
tujuan Perusahaan, yaitu sebagai berikut: as follows:
Penilaian Kinerja Tim Penilaian ini didasarkan pada Key Performance Indicators (KPI) unit kerja, di mana target ditetapkan
Team Performance Assessment untuk dicapai oleh suatu unit kerja sebagai sebuah tim.
This assessment is based on the work unit’s Key Performance Indicators (KPIs), which set to be achieved by
a work unit as a team.
Penilaian Kinerja Individu Setiap karyawan memiliki KPI individu yang melekat pada target masing-masing. Evaluasi ini
Individual Performance dilakukan secara terukur dan sistematis, serta ditindaklanjuti secara berkala oleh manajemen untuk
Assessment memastikan pencapaian yang optimal.
Each employee has individual KPIs linked to their respective targets. These evaluations are conducted in a
measurable and systematic way, with management regularly following up to ensure optimal achievement.
Penilaian 360° (AKHLAK & Penilaian ini menilai kesesuaian karyawan dengan nilai AKHLAK dan tujuan perusahaan. Metode ini
Nilai Perusahaan). berbasis umpan balik dari berbagai pihak, termasuk rekan kerja, bawahan langsung, dan atasan guna
360° Assessment (Company memperoleh perspektif yang lebih objektif dan menyeluruh.
Morals & Values). This assessment assesses an employee’s alignment with the company’s AKHLAK values and goals. This
method is based on feedback from various parties, including coworkers, direct reports, and superiors, to
obtain a more objective and comprehensive perspective.
Penilaian Tindak Lanjut Proses ini melibatkan percakapan rutin antara atasan dan karyawan untuk memberikan umpan balik
Pengembangan Karyawan berkelanjutan. Tujuannya adalah untuk meninjau ulang tujuan, mengidentifikasi hambatan, serta
Employee Development memastikan efektivitas kinerja secara berkala.
Follow-up Assessment This process involves regular conversations between supervisors and employees to provide continuous
feedback. The aim is to periodically review objectives, identify obstacles, and ensure effective performance.
Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t 239
Page 240
Pengembangan SDM yang Unggul
Development of Superior Human Resources
Penilaian kinerja tersebut juga berfungsi sebagai bentuk The performance appraisal also serves as a form of
apresiasi atas dedikasi dan kontribusi karyawan sepanjang appreciation for employee dedication and contributions
periode pelaporan, sekaligus sebagai sarana untuk during the reporting period, as well to realize the principles
mewujudkan prinsip keadilan, dukungan, dan penetapan target of fairness, support, and clear performance targets for all
kinerja yang jelas bagi seluruh karyawan. Berdasarkan hasil employees. Based on the evaluation results, employees who
evaluasi, karyawan dengan kinerja unggul berkesempatan perform well may be rewarded with job promotions. Besides
memperoleh penghargaan dalam bentuk promosi jabatan. benefiting employee well-being and career development, job
Selain memberikan dampak positif terhadap kesejahteraan promotions also contribute to increasing loyalty, motivation,
dan pengembangan karier karyawan, promosi jabatan turut and work enthusiasm. They are part of the Company’s efforts
berkontribusi dalam meningkatkan loyalitas, motivasi, dan to prepare for sustainable leadership within the organization.
semangat kerja, serta menjadi bagian dari upaya Perusahaan
dalam mempersiapkan keberlanjutan kepemimpinan di
lingkungan organisasi.
Pada tahun 2025, 100% karyawan telah mendapatkan tinjauan In 2025, 100% of employees received performance reviews,
kinerja, yang terdiri dari 7.659 karyawan pria (62,20%) dan comprising 7,659 men (62.20%) and 4,654 women (37.80%).
4.654 karyawan wanita (37,80%). Penilaian kinerja dilakukan Performance assessments were conducted through the
melalui penetapan Key Performance Indicators (KPI) tahunan, establishment of annual Key Performance Indicators
penilaian AKHLAK, penilaian 360 derajat, serta penilaian (KPIs), AKHLAK assessments, 360‑degree evaluations, and
tindak lanjut pengembangan karyawan.Hasil penilaian kinerja follow‑up assessments on employee development. The
karyawan selanjutnya menjadi salah satu faktor penentu results of employee performance assessments become one of
dalam pengelolaan jenjang karier karyawan dan disajikan the determining factors in managing employees career level
secara lebih rinci dalam tabel berikut: and are presented in more detail in the following table:
Tabel Tinjauan Rutin Karyawan dan Jenjang Karier [GRI 404-3]
Table of Employee Routine Review and Career Path
Jumlah Karyawan yang Hasil Penilaian dan Relevansi Pengembangan Karier
Tahun Mendapatkan Peninjauan Assessment Results and Relevance of Career Development
Year Number of Employees Who Promosi Mutasi/Rotasi Demosi
Received a Review Promotion Mutation/Rotation Demotion
12.313 (100% dari total karyawan)
2025 4.229 460 12
12,313 (100% of total employees)
12.530 (100% dari total karyawan)
2024 2.153 1.028 3
12.530 (100% of total employees)
13.519 (100% dari total karyawan)
2023 3.977 530 1
13.519 (100% of total employees)
Kebebasan Berserikat [GRI 2-30]
Freedom of Association
Pegadaian berkomitmen untuk membangun dan Pegadaian is committed to building and maintaining
memelihara hubungan industrial yang harmonis sebagai harmonious industrial relations as a key foundation for
fondasi penting bagi keberlangsungan operasional dan the Company’s operational sustainability and performance.
pencapaian kinerja Perusahaan. Dalam kerangka tersebut, Within this regard, Pegadaian respects and guarantees
Pegadaian menghormati dan menjamin hak setiap karyawan the right of every employee to organize as part of efforts
untuk berserikat sebagai bagian dari upaya perlindungan to protect labor rights and address various labor issues
hak-hak ketenagakerjaan serta penyelesaian berbagai isu through constructive dialogue.
ketenagakerjaan secara konstruktif dan dialogis.
Komitmen terhadap kebebasan berserikat ini dijalankan This commitment to freedom of association is carried out by
dengan mematuhi ketentuan peraturan perundang-undangan complying with applicable laws and regulations, including
yang berlaku, termasuk Undang-Undang Nomor 6 Tahun Law Number 6 of 2023 concerning the Stipulation of
2023 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Government Regulation in place of Law Number 2 of 2022
Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja concerning Job Creation into Law, as well as the International
24 0 IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 241
menjadi Undang-Undang, serta Konvensi International Labour Organization (ILO) No. 87 concerning Freedom
Labour Organization (ILO) Nomor 87 tentang Kebebasan of Association and Protection of the Right to Organize.
Berserikat dan Perlindungan Hak untuk Berorganisasi. Pegadaian guarantees all employees the freedom to join
Pegadaian menjamin kebebasan seluruh karyawan untuk professionally managed workers’ organizations as a means
bergabung dalam organisasi pekerja yang dikelola secara of communication and partnership between employees and
profesional sebagai sarana komunikasi dan kemitraan antara management, fostering a mutually respectful and beneficial
karyawan dan manajemen, guna menciptakan hubungan working relationship.
kerja yang saling menghormati dan menguntungkan.
Sejalan dengan komitmen tersebut, Pegadaian memiliki In line with this commitment, Pegadaian has a Collective
Perjanjian Kerja Bersama (PKB) yang mengatur secara Labor Agreement (CLA) that clearly defines the rights
jelas hak dan kewajiban Perusahaan dan karyawan. PKB and obligations of the Company and employees. The CLA
antara PT Pegadaian dan Serikat Pekerja Pegadaian untuk between PT Pegadaian and the Pegadaian Workers Union
periode 2025–2026 dituangkan dalam Surat Edaran 300/ for 2025–2026 is outlined in Circular Letter 300/SE/2025
SE/2025 tentang Pemberitahuan Perjanjian Kerja Bersama. regarding Notification of the Collective Labor Agreement.
PKB ini mengatur berbagai ketentuan penting, antara This CLA regulates various important provisions, including
lain dukungan Perusahaan dalam penyediaan sarana dan the Company’s support in providing facilities and
fasilitas bagi kegiatan serikat pekerja, pemberian dispensasi infrastructure for union activities, granting time off for union
waktu bagi pengurus dan/atau anggota serikat pekerja administrators and/or members to address employment
dalam menyelesaikan permasalahan ketenagakerjaan, issues, and prohibiting management from exerting any form
serta larangan bagi manajemen untuk melakukan segala of pressure, discrimination, or intimidation against union
bentuk tekanan, diskriminasi, maupun intimidasi terhadap members and administrators. All Pegadaian employees are
anggota dan pengurus serikat pekerja. Seluruh karyawan covered by the CLA.
Pegadaian tercakup dalam PKB tersebut.
Hingga 31 Desember 2025, 100% karyawan terdaftar By 31 December 2025, 100% of employees are registered as
sebagai anggota Serikat Pekerja Pegadaian. Keanggotaan members of the Pegadaian Workers Union. Membership in
Serikat Pekerja Pegadaian menganut sistem stelsel pasif, the Pegadaian Workers Union operates on a passive system,
di mana setiap karyawan secara otomatis terdaftar sebagai meaning every employee is automatically registered as a
anggota serikat pekerja. union member.
Dalam rangka menjamin pemenuhan hak karyawan dan To ensure the fulfillment of employee rights are upheld
menjaga transparansi, Pegadaian senantiasa menyampaikan and transparency is maintained, Pegadaian consistently
informasi kepada karyawan apabila terdapat perubahan informs employees of any changes in operational policies,
kebijakan operasional, penyesuaian struktur organisasi, organizational structure adjustments, or other strategic
maupun keputusan strategis lainnya. Penyampaian informasi decisions. Information is disseminated through various
dilakukan melalui berbagai kanal komunikasi, termasuk communication channels, including internal communication
sosialisasi internal dan publikasi melalui situs web korporasi, and publication on the corporate website, to minimize
guna meminimalkan potensi kesenjangan informasi serta potential information gaps and create a sense of security
menciptakan rasa aman dan nyaman bagi karyawan. and comfort among employees. Provisions regarding the
Ketentuan mengenai masa pemberitahuan, mekanisme notification period, consultation mechanisms, and the
konsultasi, dan proses negosiasi atas perubahan tersebut negotiation process for these changes are stipulated in the
telah diatur dalam PKB. [GRI 402-1] CLA. [GRI 402-1]
Pegadaian terus mengedepankan dialog dan pendekatan Pegadaian continues to prioritize dialogue and a family-like
kekeluargaan dalam menjaga hubungan industrial yang approach to maintain conducive industrial relations. When
kondusif. Apabila terjadi permasalahan ketenagakerjaan, labor-related issues arise, the company prioritizes resolution
Perusahaan mengutamakan penyelesaian melalui mekanisme through deliberation and mediation. However, if necessary,
musyawarah dan mediasi. Namun demikian, apabila resolution can be pursued through the Industrial Relations
diperlukan, penyelesaian dapat ditempuh melalui mekanisme Court mechanism in accordance with statutory provisions.
Pengadilan Hubungan Industrial sesuai dengan ketentuan To ensure employee complaints are handled systematically
peraturan perundang-undangan. Untuk memastikan and fairly, Pegadaian has established the following complaint
penanganan keluhan karyawan dilakukan secara sistematis resolution steps:
dan adil, Pegadaian telah menetapkan langkah-langkah
penyelesaian keluhan, yaitu sebagai berikut:
Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t 24 1
Page 242
Pengembangan SDM yang Unggul Development of Superior Human Resources 1. Pembukaan ruang dialog antara karyawan dan 1. Creating a dialogue space between employees and manajemen yang dapat difasilitasi oleh Serikat Pekerja management facilitated by the Pegadaian Workers Pegadaian. Union. 2. Menyediakan sarana komunikasi melalui portal di 2. Offering a communication portal on the official situs resmi Pegadaian yang hanya dapat diakses oleh Pegadaian website that is accessible only to employees, karyawan, dimana keluhan yang disampaikan akan where submitted complaints are forwarded by the public diteruskan oleh bagian humas ke pihak terkait. relations department to the appropriate parties. 3. LKS Bipartit, sebagai sarana komunikasi, konsultasi dan 3. The LKS Bipartite serves as a platform for communication, musyawarah untuk membahas isu terkait hubungan consultation, and deliberation to discuss issues related industrial untuk meningkatkan produktivitas dan to industrial relations, aiming to enhance employee kesejahteraan karyawan serta untuk menjamin productivity and welfare, ensure business continuity, and kelangsungan usaha dan menciptakan ketenangan kerja. create a peaceful work environment. Tenaga Kerja Anak dan Tenaga Kerja Paksa [OJK F.19] Child Labor and Forced Labor Pegadaian menegaskan komitmennya untuk menolak segala Pegadaian affirms our commitment to rejecting all forms bentuk pekerja anak dan kerja paksa dalam seluruh aktivitas of child labor and forced labor across all its operational operasional Perusahaan. Komitmen ini merupakan bagian activities. This commitment is part of Pegadaian’s efforts to dari upaya Pegadaian dalam menjunjung tinggi prinsip hak uphold the principles of human rights, social justice, and asasi manusia, keadilan sosial, serta perlindungan terhadap protection of worker welfare. kesejahteraan tenaga kerja. Dalam pelaksanaan kegiatan usaha, Pegadaian menerapkan In conducting our business activities, Pegadaian implements kebijakan yang tegas terkait batas usia minimum karyawan strict policies regarding minimum age limit for employees dan pengaturan jam kerja. Berdasarkan undang-undang and the regulation of working hours. According to the Ketenagakerjaan, Perusahaan dilarang untuk mempekerjakan Employment Law, the Company is prohibited from employing anak dibawah umur. Pegadaian berkomitmen untuk tidak minors. Pegadaian is committed to not employing underage mempekerjakan pekerja dibawah umur. Perusahaan workers. The Company provides compensation in line with the memberikan kompensasi sesuai dengan ketentuan yang provisions set in the Company’s internal regulations. This policy diatur dalam ketentuan internal Perusahaan. Kebijakan demonstrates Pegadaian’s real contribution to prevent child ini merupakan bentuk kontribusi nyata Pegadaian dalam labor and forced labor practices in the workplace. During the mencegah praktik pekerja anak dan kerja paksa di lingkungan reporting period, no cases of child labor or forced labor were kerja. Sepanjang periode pelaporan, tidak terdapat temuan found at Pegadaian. kasus pekerja anak maupun kerja paksa di Pegadaian. Komitmen Pegadaian tersebut sejalan dengan ketentuan Pegadaian’s commitment aligns with the provisions of Law Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Penetapan Number 6 of 2023 concerning the Stipulation of Government Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor Regulation in place of Law Number 2 of 2022 concerning Job 2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja menjadi Undang-Undang. Creation into Law. Furthermore, the company’s policies also Selain itu, kebijakan Perusahaan juga mengacu pada standar adhere to international standards, including the International internasional, termasuk Konvensi International Labour Labor Organization (ILO) Convention No. 138 on Minimum Organization (ILO) Nomor 138 tentang Usia Minimum dan Age and ILO Convention No. 182 on the Worst Forms of Child Konvensi ILO Nomor 182 tentang Bentuk-Bentuk Pekerjaan Labor. Meanwhile, the commitment to preventing forced Terburuk bagi Anak. Sementara itu, komitmen terhadap labor is in line with ILO Convention No. 29 on Forced Labor pencegahan kerja paksa selaras dengan Konvensi ILO and ILO Convention No. 105 on the Abolition of Forced Labor. Nomor 29 tentang Kerja Paksa serta Konvensi ILO Nomor 105 tentang Penghapusan Kerja Paksa. 242 IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 243
Cuti Parental [OJK F.19][GRI 401-2, 401-3]
Parental Leave
Pegadaian senantiasa berupaya memenuhi hak-hak Pegadaian consistently strives to fulfill employees’
ketenagakerjaan karyawan, termasuk pemenuhan hak atas employment rights, including maternity leave. The provisions
cuti melahirkan. Ketentuan mengenai cuti bersalin telah regarding maternity leave are clearly stipulated in the
diatur secara jelas dalam Perjanjian Kerja Bersama (PKB), Collective Labor Agreement (CLA), which states that female
di mana karyawan perempuan yang akan melahirkan employees expecting a baby are entitled to paid leave without
berhak memperoleh cuti dengan tetap menerima upah, losing their annual leave entitlement.
tanpa mengurangi hak atas cuti tahunan.
Cuti melahirkan diberikan selama 3 (tiga) bulan atau setara Maternity leave is granted for 3 (three) months or the
dengan 12 minggu, yang terdiri atas 1,5 (satu setengah) equivalent of 12 weeks, split into 1.5 (one and a half)
bulan sebelum tanggal perkiraan kelahiran sesuai months before the estimated due date, as recommended
rekomendasi dokter dan 1,5 (satu setengah) bulan setelah by a doctor, and 1.5 (one and a half) months after birth. In
melahirkan. Selain itu, Pegadaian juga memberikan cuti addition, Pegadaian also provides leave to female employees
kepada karyawan perempuan yang mengalami keguguran experiencing a miscarriage for 1.5 (one and a half) months
selama 1,5 (satu setengah) bulan atau sesuai dengan or as advised by an obstetrician or midwife, while still
keterangan dokter kandungan atau bidan, dengan tetap maintaining their annual leave rights.
mempertahankan hak atas cuti tahunan.
2025 2024 2023
Uraian
Description Pria Wanita Pria Wanita Pria Wanita
Male Female Male Female Male Female
Jumlah karyawan yang berhak cuti melahirkan (parental leave)
343 222 303 444 335 179
Number of employees eligible for parental leave
Jumlah karyawan yang mengambil hak cuti melahirkan
(parental leave) 343 222 303 444 335 179
Number of employees who took parental leave
Jumlah karyawan yang kembali setelah cuti melahirkan
(parental leave) 343 222 303 444 335 179
Number of employees who returned to work after parental leave
Jumlah karyawan yang tetap bekerja hingga 12 bulan
setelah mengambil cuti melahirkan (parental leave)
343 222 303 444 335 179
Number of employees who remained employed
for 12 months after taking parental leave
Return to work rate 100% 100% 100% 100% 100% 100%
Retention rate 100% 100% 100% 100% 100% 100%
Sebagai bentuk dukungan terhadap peran keluarga, To ensure consistent application of the principle of fair
Pegadaian turut memberikan cuti bagi karyawan laki-laki compensation, Pegadaian has developed a straightforward
untuk mendampingi istri yang melahirkan selama 3 (tiga) and transparent pay equity indicator, such as median
hari kerja. Di samping itu, Pegadaian juga memberikan salary comparison or salary ratio based on job grade.
fleksibilitas bagi karyawan untuk mengajukan cuti tahunan The methodology is briefly described and supported by
guna mengurus anggota keluarga, seperti anak, pasangan, control measures, including periodic pay equity audits and
maupun orang tua. monitoring of promotions and career development processes
to reduce the risk of unreasonable disparities
Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t 24 3
Page 244
Pengembangan SDM yang Unggul
Development of Superior Human Resources
Upah Minimum Regional [OJK F.20, GRI 202-1, 401-2, 405-2]
Regional Minimum Wage
Dalam pengelolaan remunerasi karyawan, Pegadaian telah In managing employee remuneration, Pegadaian has
menetapkan Pedoman Remunerasi Karyawan yang tertuang established Employee Remuneration Guidelines as outlined
dalam Peraturan Direksi Nomor 12 Tahun 2024. Pedoman in the Board of Directors Regulation Number 12 of 2024. These
ini disusun dengan mengacu pada Perjanjian Kerja Bersama guidelines were prepared with reference to the Collective
(PKB) Periode 2023–2025 Nomor 1679/00028.02/2023 Labor Agreement (CLA) for the 2023–2025 period, Number
dan Nomor 99/DPP-SP/14/2023 tertanggal 20 November 1679/00028.02/2023 and Number 99/DPP-SP/14/2023, dated
2023. November 20, 2023
Untuk memastikan prinsip keadilan remunerasi diterapkan To ensure consistent application of the principle of fair
secara konsisten, Pegadaian menetapkan satu indikator pay compensation, Pegadaian has developed a straightforward
equity yang sederhana dan dapat dipertanggungjawabkan, and transparent pay equity indicator, such as median
seperti perbandingan median gaji atau rasio gaji berdasarkan salary comparison or salary ratio based on job grade.
jenjang jabatan (job grade). Metodologi pengukuran dijelaskan The methodology is briefly described and supported by
secara ringkas dan didukung oleh langkah pengendalian, control measures, including periodic pay equity audits and
antara lain pelaksanaan audit pay equity secara berkala serta monitoring of promotions and career development processes
pemantauan proses promosi dan pengembangan karier guna to reduce the risk of unreasonable disparities
meminimalkan potensi kesenjangan yang tidak wajar.
Penetapan besaran gaji pokok karyawan mengacu pada The determination of employee base salaries aligns with the
ketentuan Upah Minimum Regional (UMR) yang berlaku Regional Minimum Wage (UMR) provisions applicable in each
di masing-masing provinsi tempat Perusahaan beroperasi. province where the company operates. Pegadaian ensures
Pegadaian memastikan tidak terdapat perbedaan perlakuan that there is no wage discrimination between male and
remunerasi antara karyawan laki-laki dan perempuan untuk female employees in equivalent positions and responsibilities,
posisi dan tanggung jawab yang setara atau 1:1. Sepanjang maintaining a 1:1 ratio. Throughout the reporting period, the
periode pelaporan, Perseroan telah memberikan remunerasi Company has provided remuneration to all employees above
kepada seluruh karyawan di atas ketentuan upah minimum the minimum wage requirements in their respective operational
yang berlaku di wilayah operasional masing-masing. areas.
Tabel Upah Minimum Regional Karyawan Tahun 2025
Table of Employees’ Regional Minimum Wages for 2025
Imbal Jasa Karyawan
Unit Usaha Provinsi/Daerah Upah Minimum Provinsi Tingkat Terendah Persentase
Business Unit Province/Region Provincial Minimum Wage The Lowest Remuneration Percentage
for Employees
Kantor Pusat
DKI Jakarta Rp2,992,599.00 Rp3,151,000.00 105.29%
Head Offices
Kantor Wilayah Medan Sumatera Utara | Nort Sumatra Rp2,994,193.00 Rp3,202,000.00 106.94%
Medan Regional Office Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) Rp3,104,430.00 Rp3,253,000.00 104.79%
Riau Rp2,996,560.00 Rp3,151,000.00 105.15%
Kantor Wilayah Pekanbaru
Kepulauan Riau Rp5,396,760.00 Rp5,698,291.00 105.59%
Kantor Wilayah Pekanbaru
Sumatera Barat | West Sumatra Rp5,396,760.00 Rp5,698,291.00 105.59%
Sumatera Selatan | South Sumatra Rp5,396,760.00 Rp5,698,291.00 105.59%
Kantor Wilayah Palembang Lampung Rp2,670,039.00 Rp2,821,039.00 105.66%
Palembang Regional Office Bengkulu Rp2,893,069.00 Rp3,044,070.00 105.22%
Bangka Belitung Rp3,681,570.00 Rp3,934,571.00 106.87%
Kalimantan Timur | East Kalimantan Rp3,496,194.00 Rp3,749,195.00 107.24%
Kalimantan Barat | West Kalimantan Rp3,657,527.00 Rp3,961,527.00 108.31%
Kantor Wilayah Balikpapan Kalimantan Selatan | South Kalimantan Rp3,775,425.00 Rp4,079,425.00 108.05%
Balikpapan Regional Office Kalimantan Tengah | Central
Rp3,221,731.00 Rp3,474,731.00 107.85%
Kalimantan
Kalimantan Utara | North Kalimantan Rp3,579,313.00 Rp3,895,566.00 108.84%
Sulawesi Utara | North Sulawesi Rp3,876,600.00 Rp4,180,600.00 107.84%
Sulawesi Tengah | Central Sulawesi Rp4,285,848.00 Rp4,691,850.00 109.47%
Gorontalo Rp3,073,551.00 Rp3,516,389.00 114.41%
Kantor Wilayah Manado Maluku Utara | North Maluku Rp3,623,653.00 Rp4,152,061.00 114.58%
Manado Regional Office Papua Rp3,508,775.00 Rp4,143,962.00 118.10%
Papua Barat | West Papua Rp2,905,119.00 Rp3,408,640.00 117.33%
Papua Selatan | South Papua Rp2,914,583.00 Rp3,524,230.00 120.92%
Papua Tengah | Central Papua Rp3,473,621.00 Rp4,104,864.00 118.17%
24 4 IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 245
Imbal Jasa Karyawan
Unit Usaha Provinsi/Daerah Upah Minimum Provinsi Tingkat Terendah Persentase
Business Unit Province/Region Provincial Minimum Wage The Lowest Remuneration Percentage
for Employees
Sulawesi Selatan | South Sulawesi Rp2,878,286.00 Rp3,473,230.00 120.67%
Kantor Wilayah Makassar Sulawesi Barat | West Sulawesi Rp3,615,000.00 Rp4,386,600.00 121.34%
Makassar Regional Office Sulawesi Tenggara | Southeast Sulawesi Rp3,141,699.00 Rp3,811,299.00 121.31%
Maluku Rp3,580,160.00 Rp4,297,811.00 120.05%
Bali Rp3,408,000.00 Rp4,027,387.00 118.17%
Nusa Tenggara Barat
Kantor Wilayah Denpasar Rp4,285,848.00 Rp5,325,967.00 124.27%
West Nusa Tenggara
Denpasar Regional Office
Nusa Tenggara Timur
Rp2,264,080.00 Rp3,151,000.00 139.17%
East Nusa Tenggara
Kantor Wilayah Jakarta 1 DKI Jakarta Rp4,285,848.00 Rp5,240,248.00 122.27%
Jakarta 1 Regional Office Jawa Barat | West java Rp2,305,984.00 Rp3,100,000.00 134.43%
Kantor Wilayah Jakarta 2 DKI Jakarta Rp2,169,348.00 Rp3,100,000.00 142.90%
Jakarta 2 Regional Office Banten Rp2,191,232.00 Rp3,100,000.00 141.47%
Kantor Wilayah Bandung
Jawa Barat | West java Rp2,191,232.00 Rp3,100,000.00 141.47%
Bandung Regional Office
Kantor Wilayah Semarang Jawa Tengah | Central Java Rp2,602,931.00 Rp3,151,000.00 121.06%
Semarang Regional Office DI Yogyakarta Rp2,328,969.00 Rp3,100,000.00 133.11%
Kantor Wilayah Surabaya
Jawa Timur | East Java Rp3,685,615.00 Rp4,091,616.00 111.02%
Surabaya Regional Office
Remunerasi dan Tunjangan Karyawan [GRI 401-2]
Employee Remuneration and Benefits
Selain gaji pokok, Pegadaian memberikan berbagai tunjangan In addition to the base salary, Pegadaian provides various
kepada karyawan tetap dan karyawan kontrak sesuai benefits to both permanent and contract employees in
dengan ketentuan yang diatur dalam Peraturan Direksi accordance with the provisions outlined in Board of Directors
Nomor 12 Tahun 2024 tanggal 2 Januari 2024 tentang Regulation Number 12 of 2024, dated January 2, 2024,
Pedoman Remunerasi Karyawan. Pemberian tunjangan ini regarding Employee Remuneration Guidelines. These benefits
merupakan bagian dari upaya Perusahaan dalam memastikan are part of the Company’s effort to ensure comprehensive
kesejahteraan karyawan secara menyeluruh dan berkeadilan. and fair employee welfare.
Adapun tunjangan tertentu diberikan secara khusus Certain benefits are specifically provided to permanent
kepada karyawan tetap, antara lain tunjangan pensiun employees, including pension benefits and appreciation
dan tunjangan apresiasi. Tunjangan apresiasi merupakan allowances. Appreciation allowances recognize the dedication
bentuk penghargaan atas dedikasi dan loyalitas karyawan and loyalty of employees who have served the Company for at
yang telah mengabdi kepada Perseroan selama minimal 15 least 15 years. This appreciation is given in non-cash forms,
tahun. Apresiasi tersebut diberikan dalam bentuk non-tunai including a certificate of appreciation and a gold medal
(non-cash), berupa piagam penghargaan serta medali emas weighing 24 grams, and are granted to all employees who
dengan nilai setara 24 gram, dan diberikan kepada seluruh meet the established criteria. This allowance applies to all
karyawan yang memenuhi kriteria yang telah ditetapkan. employees who meet the following criteria:
Tunjangan ini diberikan kepada seluruh karyawan yang
memenuhi kriteria berikut:
• Karyawan tetap yang masih aktif bekerja di • Permanent employees who are actively working at the
Perusahaan. Company.
• Karyawan yang berkontribusi dalam menciptakan • Employees who contribute to create a conducive work
lingkungan kerja yang kondusif. environment.
• Karyawan dengan masa kerja 15, 20, 25, 30, dan 35 tahun. • Employees with 15, 20, 25, 30, or 35 years of service.
• Karyawan yang tidak sedang: mengalami hukuman • Employees who are not currently undergoing disciplinary
disiplin, menghadapi pemutusan hubungan kerja (PHK) action, facing employment termination (PHK) for certain
karena alasan tertentu, terlibat dalam kasus hukum. reasons, or involved in legal cases.
Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t 24 5
Page 246
Pengembangan SDM yang Unggul Development of Superior Human Resources Berikut tunjangan yang diberikan kepada karyawan The following benefits provided to employees are described diuraikan sebagai berikut. as follows: Tabel Tunjangan Karyawan Tahun 2025 Table of Employees Benefits 2025 Bentuk Manfaat Karyawan Tetap Karyawan Kontrak Form of Benefits Permanent Employees Contract Employees Gaji pokok | Basic salary √ √ BPJS Ketenagakerjaan | BPJS Employment √ √ BPJS kesehatan dan asuransi kesehatan | BPJS health and health insurance √ √ Tunjangan kecelakaan kerja | Work accident benefits √ √ Tunjangan pensiun | Retirement benefits √ x Tunjangan hari raya | Holiday allowance √ √ Tunjangan Cuti | Leave Allowance √ √ Tunjangan Pakaian Kerja | Work Clothing Allowance √ √ Kewajiban Program Pensiun Manfaat Pasti dan Program Pensiun Lainnya [GRI 201-3, 403-6] Obligations for Defined Benefit Pension Plans and Other Pension Programs Pegadaian senantiasa memastikan pemenuhan hak-hak Pegadaian consistently ensures the fulfillment of employee karyawan, termasuk penyediaan gaji, tunjangan, serta rights, including the payment of salaries, benefits, and program imbalan pascakerja. Selain kompensasi rutin, post-employment benefit programs. In addition to routine Perusahaan turut mendistribusikan nilai ekonomi melalui compensation, the Company also distributes economic penyelenggaraan program pensiun sesuai ketentuan value through a pension program in accordance with legal perundang-undangan, antara lain UU No. 6 Tahun provisions, including Law No. 6 of 2023 concerning Job 2023 tentang Cipta Kerja. Program ini dirancang untuk Creation. This program is designed to provide financial memberikan perlindungan finansial bagi karyawan yang protection for employees upon retirement. memasuki masa pensiun. Pegadaian menyediakan program pensiun yang mencakup Pegadaian provides a pension program that includes mandatory skema wajib sebagaimana diatur dalam UU No. 40 Tahun schemes regulated by Law No. 40 of 2004 concerning the 2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional, PP No. 45 National Social Security System, Government Regulation Tahun 2015 tentang Jaminan Pensiun, serta PP No. 46 No. 45 of 2015 concerning Pension Guarantees, as well as Tahun 2015 beserta perubahannya, PP No. 60 Tahun 2015 Government Regulation No. 46 of 2015 and its amendments, mengenai Jaminan Hari Tua. Seluruh program tersebut and Government Regulation No. 60 of 2015 concerning Old diselenggarakan melalui BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Age Security. All these programs are administered through Kesehatan, serta dilengkapi dengan program tambahan BPJS Employment and BPJS Health, and are supplemented yang disediakan oleh Perusahaan. by additional programs provided by the Company. Perusahaan mengelola dua jenis program imbalan pensiun, The company manages two types of pension benefit yaitu Program Pensiun Iuran Pasti (PPIP) dan Program programs: the Defined Contribution Pension Program (PPIP) Pensiun Manfaat Pasti (PPMP). and the Defined Benefit Pension Program (PPMP). Program Pensiun Iuran Pasti (PPIP) Program Pensiun Manfaat Pasti (PPMP) memberikan manfaat pensiun yang nilainya merupakan skema di mana Perusahaan dan ditentukan berdasarkan faktor-faktor seperti usia, masa kerja, dan besaran kompensasi karyawan menyetor iuran tertentu ke dana terakhir. Manfaat diberikan kepada karyawan yang telah memasuki usia pensiun atau pensiun yang terpisah. berhenti bekerja sesuai ketentuan dana pensiun. Defined Contribution Pension Program (PPIP) A Defined Benefit Pension Plan (PPMP) provides retirement benefits determined based is a scheme where the Company and employees on factors such as age, length of service, and final compensation. Benefits are paid to contribute certain amounts to a separate employees who have reached retirement age or retired in accordance with the pension pension fund. fund’s rules. 24 6 IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 247
Merujuk Keputusan Direksi No. 105/KEP-DIR/2024 tentang Referring to Board of Directors Decree No. 105/KEP-DIR/2024
Penetapan Iuran Masa Tua Karyawan dan Iuran BPJS regarding the Determination of Employee Old-Age Contributions
Ketenagakerjaan. Program ini didanai melalui kontribusi and BPJS Ketenagakerjaan Contributions, this program is
sebesar 19,6% dari Upah Pokok Pensiun (UPP) yang funded by a contribution of 19.6% of the Basic Pension Wage
ditanggung perusahaan dan 6,5% dari UPP yang ditanggung (UPP) paid by the company and 6.5% of the UPP paid by the
karyawan. Sementara itu, PPIP berlaku bagi karyawan yang employee. Meanwhile, PPIP applies to employees hired since
diangkat sejak 1 Januari 2007, dengan skema pendanaan January 1, 2007, with a funding scheme of 18.46% of the UPP
18,46% UPP oleh perusahaan dan 8% UPP oleh karyawan. from the company and 8% of the UPP from the employee.
Selain manfaat pensiun, seluruh karyawan juga In addition to pension benefits, all employees also receive
memperoleh perlindungan melalui program Jaminan protection through the Old Age Security (JHT) program. JHT
Hari Tua (JHT). Pendanaan JHT mengikuti ketentuan funding complies with the provisions of Directors’ Decree
Surat Keputusan Direksi No. 105/KEP-DIR/2024 tentang No. 105/KEP-DIR/2024 concerning the Determination of
Penetapan Iuran Masa Tua Karyawan dan Iuran BPJS Employee Old Age Contributions and BPJS Ketenagakerjaan
Ketenagakerjaan. Dalam skema ini, karyawan menanggung Contributions. Under this scheme, employees contribute 2%
iuran sebesar 2% dari upah pokok pensiun, upah pokok non of their basic pensionable salary, non-pensionable basic
pensiun, dan tunjangan personal, sedangkan perusahaan salary, and personal allowances, while the company covers
menanggung 3,7% dari komponen upah yang sama. 3.7% of those same wage components.
Program Pasca Kerja dan Program Pensiun
Post-Employment and Retirement Programs
Uraian Perusahaan Pembayaran Iuran Penerimaan
Description Company Payment of Contributions Recipients
Dana Pensiun Dana Pensiun Pegadaian Perusahaan + Karyawan Bulanan
Pension Fund Pegadaian Pension Fund Company + Employees Monthly
Tunjangan Hari Tua TASPEN Perusahaan + Karyawan Sekaligus
Retirement Allowance TASPEN Company + Employees At once
Jaminan Hari Tua BPJS Ketenagakerjaan Perusahaan + Karyawan < 15 sekaligus, 15 < bulanan
Retirement Benefits BPJS Ketenagakerjaan Company + Employees < 15 at once, 15 < monthly
Pensiun BPJS Ketenagakerjaan Perusahaan + Karyawan < 15 sekaligus, 15 < bulanan
Retirement BPJS Ketenagakerjaan Company + Employees < 15 at once, 15 < monthly
Uang Kompensasi PHK - Perusahaan + Karyawan Sekaligus
Uang Kompensasi PHK Company + Employees At once
Jumlah Karyawan yang Diikutsertakan dalam Program Pensiun
Number of Employees Participating in the Pension Program
Program
2025 2024 2023
Program
Program Pensiun Manfaat Pasti
1.748 2.060 2.327
Fixed Benefit Retirement Program
Program Pensiun Iuran Pasti
10.362 10.374 10.211
Fixed Contribution Retirement Program
Program Jaminan Hari Tua
12.313 12.530 13.519
Retirement Benefits Program
Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t 247
Page 248
Pengembangan SDM yang Unggul Development of Superior Human Resources Lingkungan Kerja Yang Layak dan Aman [OJK F.21] A Decent and Safe Work Environment Pegadaian meyakini bahwa tersedianya lingkungan kerja Pegadaian believes that providing a decent, safe, and yang layak, aman, dan kondusif memiliki peran penting dalam conducive work environment is crucial to supporting mendukung kinerja dan produktivitas karyawan. Oleh karena employee performance and productivity. Therefore, the itu, Perseroan secara berkelanjutan berupaya menciptakan Company continuously strives to create a work environment lingkungan kerja yang memenuhi standar keselamatan, that meets safety, health, and comfort standards for all kesehatan, dan kenyamanan bagi seluruh insan Pegadaian. Pegadaian employees. Dalam mendukung upaya tersebut, Pegadaian menerapkan In support of these efforts, Pegadaian implements the prinsip-prinsip Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) serta principles of Occupational Safety and Health (OSH) and menyediakan berbagai fasilitas pendukung di lingkungan provides various supporting facilities in the workplace kerja. Fasilitas tersebut meliputi toilet yang memadai, ruang environment. These facilities include adequate toilets, makan, ruang menyusui atau ruang laktasi, fasilitas penitipan dining areas, nursing or lactation rooms, childcare facilities anak (daycare), sistem deteksi asap dan peralatan pemadam (daycare), smoke detection systems and fire extinguishing kebakaran, tempat ibadah, area parkir, serta fasilitas lainnya equipment, places of worship, parking areas, as well as yang menunjang kenyamanan dan keselamatan karyawan. other facilities that support employees’ comfort and safety. Fasilitas seperti klinik tersedia di kantor pusat, sementara Facilities such as a clinic are available at the Head Office, Unit Kesehatan Kantor (UKK) dan ruang laktasi tersedia while the Office Health Unit (Unit Kesehatan Kantor/UKK) di seluruh kantor wilayah. Selain itu, fasilitas disabilitas and lactation rooms are available across all Regional Offices. disediakan di kantor pusat serta di beberapa unit kerja In addition, facilities for persons with disabilities are provided Pegadaian. at the Head Office and at several Pegadaian work units. Pegadaian juga memahami pentingnya dukungan bagi Pegadaian also recognizes the importance of support for karyawan yang memiliki anak usia dini. Oleh karena itu, employees with young children. Therefore, the Company Perusahaan menyediakan fasilitas childcare yang aman provides safe and comfortable childcare facilities at the dan nyaman di kantor pusat, sehingga karyawan dapat Head Office, enabling employees to perform their duties menjalankan tugasnya dengan lebih tenang dan produktif. with greater peace of mind and productivity. This initiative Inisiatif ini mencerminkan komitmen Pegadaian dalam reflects Pegadaian’s commitment to supporting the well- mendukung kesejahteraan keluarga karyawan sekaligus being of employees’ families while fostering an inclusive work menciptakan lingkungan kerja yang inklusif. environment. Selain itu, Pegadaian memberikan perhatian khusus Furthermore, Pegadaian pays special attention to the health terhadap kesehatan dan kesejahteraan ibu menyusui dengan and well-being of breastfeeding mothers by providing menyediakan ruang laktasi yang nyaman dan privat di comfortable and private lactation rooms at both the Head lingkungan kerja pusat maupun kantor wilayah. Fasilitas Office and Regional Office workplaces. These facilities are ini dirancang untuk memberikan ruang yang aman bagi designed to offer a safe space for mothers to breastfeed or ibu dalam menyusui atau memompa ASI selama jam kerja, express breast milk during working hours, thereby ensuring sehingga keseimbangan antara tanggung jawab profesional a healthy balance between professional responsibilities and dan peran keluarga dapat terjaga dengan baik. family roles. Sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan kerja yang To create a healthy work environment overall, Pegadaian sehat secara menyeluruh, Pegadaian juga menyelenggarakan also organizes an integrated mental health management program pengelolaan kesehatan mental yang terintegrasi program within the Employee Support Programs. This dalam Employee Support Programs. Program ini mencakup program includes counseling services as a form of layanan konseling sebagai bentuk dukungan psikologis bagi psychological support for employees experiencing emotional karyawan yang menghadapi tekanan emosional. Selain itu, stress. Moreover, Pegadaian provides a platform to nurture Pegadaian menyediakan wadah pengembangan minat dan employee interests and potential in various fields, including potensi karyawan di berbagai bidang, termasuk olahraga sports and religious activities, through the internal Gade dan kegiatan keagamaan, melalui komunitas internal Gade Community. Community. 24 8 IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 249
Penguatan Kesehatan Mental Karyawan melalui Program HC Talk
Enhancing Employee Mental Well-Being through the HC Talk Program
Sebagai bagian dari komitmen perusahaan dalam As part of the company’s commitment to promote healthy
membangun sumber daya manusia yang sehat dan and sustainable human resources, Pegadaian is hosting a
berkelanjutan, Pegadaian menyelenggarakan program mental health program through the HC Talk channel with
kesehatan mental melalui channel HC Talk dengan tema the theme “Balanced Life, Peaceful Work.” This program aims
“Hidup Seimbang, Kerja Tenang.” Program ini dirancang to raise employee awareness of the importance of balancing
untuk meningkatkan kesadaran karyawan akan pentingnya work demands and personal needs to support optimal and
keseimbangan antara tuntutan pekerjaan dan kebutuhan sustainable performance.
pribadi dalam mendukung kinerja yang optimal dan
berkesinambungan.
HC Talk menjadi wadah komunikasi dan edukasi yang strategis HC Talk serves as a strategic communication and educational
bagi karyawan untuk memperoleh pemahaman yang lebih platform for employees to gain a more comprehensive
komprehensif mengenai kesehatan mental di lingkungan understanding of mental health in the workplace. The company
kerja. Dalam pelaksanaannya, perusahaan menghadirkan invites professional psychologists to provide scientific insights
praktisi psikolog profesional yang memberikan perspektif and practical guidance on stress management, recognizing
keilmuan serta panduan praktis terkait pengelolaan stres, personal boundaries, and maintaining a balance between
pengenalan batasan diri, dan upaya menjaga keseimbangan work and personal life.
antara kehidupan profesional dan personal.
Melalui sesi diskusi yang terstruktur dan interaktif, Through structured and interactive discussion sessions,
karyawan diajak untuk mengenali dinamika beban kerja, employees are encouraged to recognize workload dynamics,
memahami dampaknya terhadap kondisi psikologis, serta understand our impact on psychological well-being, and
mengembangkan strategi coping yang sehat dan adaptif. develop healthy, adaptive coping strategies. This program
Program ini juga mendorong terciptanya budaya kerja yang also promotes a more open, supportive work culture that
lebih terbuka, suportif, dan berorientasi pada kesejahteraan prioritizes employee well-being holistically.
karyawan secara holistik.
Implementasi HC Talk dengan tema “Hidup Seimbang, The implementation of HC Talk, themed “Balanced Life,
Kerja Tenang” mencerminkan perhatian perusahaan Peaceful Work,” reflects the company’s focus on mental
terhadap aspek kesehatan mental sebagai bagian integral health as an integral part of human capital management.
dari pengelolaan human capital. Dengan karyawan yang Employees who maintain a healthy work-life balance are likely
memiliki keseimbangan hidup yang baik, diharapkan to foster a conducive work environment, boost productivity,
tercipta lingkungan kerja yang kondusif, peningkatan and strengthen long-term engagement and loyalty.
produktivitas, serta penguatan engagement dan loyalitas
karyawan dalam jangka panjang.
Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t 249
Page 250
Pengembangan SDM yang Unggul Development of Superior Human Resources Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) Occupational Health and Safety (OHS) Pegadaian berkomitmen untuk menumbuhkan dan Pegadaian is committed to promoting and strengthening a memperkuat budaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja culture of Occupational Safety and Health (OHS) throughout (K3) di seluruh lingkungan kerja. Perusahaan memandang our workplace. The company considers OHS protection as perlindungan terhadap aspek K3 sebagai kewajiban both a fundamental obligation and a basic right of every fundamental sekaligus hak dasar setiap karyawan. Penerapan employee. Consistent implementation of OHS standards aims standar K3 yang konsisten bertujuan untuk memastikan to ensure a safe, healthy, and comfortable work environment. terciptanya lingkungan kerja yang aman, sehat, dan nyaman. Lingkungan kerja yang memenuhi standar K3 diyakini A work environment that complies with OHS standards dapat meningkatkan motivasi, loyalitas, dan dedikasi is believed to boost employee motivation, loyalty, and karyawan, yang pada akhirnya memberikan kontribusi dedication, ultimately contributing positively to the Company’s positif terhadap kinerja operasional dan keberlanjutan operational performance and long-term sustainability. Perusahaan dalam jangka panjang. Kebijakan dan Implementasi [GRI 403-1, 403-2, 403-7, 403-8] Policy and Implementation Penerapan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) The Company’s implementation of Occupational Health Perusahaan merujuk pada berbagai regulasi dan pedoman and Safety (OHS) refers to various OHS regulations and K3, di antaranya: guidelines, including: 1. Undang-Undang No. 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan 1. Law No. 1 of 1970 concerning Work Safety Kerja 2. Undang-undang (UU) Nomor 17 Tahun 2023 tentang 2. Law Number 17 of 2023 concerning Health Kesehatan 3. UU No. 6 Tahun 2023 tentang Penetapan Peraturan 3. Law No. 6 of 2023 concerning the Stipulation of Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 2 Tahun Government Regulation in place of Law Number 2 of 2022 tentang Cipta Kerja menjadi Undang-Undang 2022 concerning Job Creation into Law 4. Perdir No. 112 Tahun 2013 tentang Pedoman Sistem 4. Regulation No. 112 of 2013 concerning Guidelines for Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja Occupational Safety and Health Management Systems 5. Surat Edaran No. 249/SE/2021 tentang Prosedur Sistem 5. Circular Letter No. 249/SE/2021 concerning Occupational Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) Safety and Health Management System (SMK3) Procedures) 6. Surat Edaran No. 248/SE/2021 tentang Manual Sistem 6. Circular Letter No. 248/SE/2021 concerning the Occupational Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) Safety and Health Management System (SMK3) Manual Berkaitan dengan K3, Pegadaian berkomitmen untuk: Regarding OHS, Pegadaian is committed to: 1. Pemenuhan Visi dan Misi Perusahaan. 1. Fulfillment of the Company’s Vision and Mission. 2. Patuh dan menerapkan terhadap standar dan peraturan 2. Comply with and implement national and international nasional dan internasional terkait K3 seperti ISO standards and regulations related to OHS, such as ISO 45001, SMK3, serta peraturan lain yang relevan untuk 45001, SMK3, and other relevant regulations, to ensure memenuhi hak-hak keselamatan dan kesehatan kerja the occupational safety and health rights of all Company seluruh karyawan Perusahaan. employees. 3. Meningkatkan kinerja sistem manajemen K3 Pegadaian 3. Improve the performance of Pegadaian’s OHS management melalui penyediaan sarana dan prasarana untuk system by providing facilities and infrastructure that mendukung pencapaian tujuan “Zero Accident” dan support achieving the “Zero Accident” goal and prevent mencegah sakit akibat hubungan kerja di seluruh wilayah work-related illnesses across all Company work kerja Perusahaan. areas. 4. Menetapkan prioritas dan rencana tindakan dengan 4. Establish priorities and action plans by providing a penyediaan tempat kerja yang aman, nyaman dan efisien safe, comfortable, and efficient workplace to encourage untuk mendorong produktivitas dan menurunkan risiko productivity and reduce the risk of occupational safety bahaya keselamatan dan kesehatan kerja pada seluruh and health hazards at all stages of the Company’s tahapan kegiatan atau aktivitas Perusahaan. activities. 250 IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 251
5. Upaya untuk melindungi perempuan, memberikan rasa 5. Promote efforts to protect women, provide a sense of
aman, serta kesempatan yang sama dalam pemenuhan security, and ensure equal opportunities to fulfill their
hak-haknya di seluruh wilayah kerja Perusahaan. rights throughout the Company’s work areas.
6. Upaya untuk melindungi dan memenuhi kebutuhan 6. Advance initiatives to protect and meet the needs and
serta hak-hak penyandang disabilitas (Difabel) di rights of people with disabilities (Difabel) in all Company
seluruh wilayah kerja Perusahaan. work areas.
7. Larangan penyalahgunaan obat-obatan terlarang 7. Prohibit the abuse of illegal drugs (narcotics) and alcoholic
(narkoba) dan minuman keras bagi seluruh karyawan beverages for all employees both inside and outside the
dalam lingkungan kerja maupun di luar lingkungan kerja. work environment.
8. Upaya untuk mendukung dan menjalankan tindakan 8. Support and implement preventive measures against
pencegahan terhadap penyakit menular seperti HIV/AIDS, infectious diseases such as HIV/AIDS, COVID-19, and
COVID-19 dan penyakit menular lainnya baik di dalam other infectious diseases both inside and outside the work
lingkungan kerja maupun di luar lingkungan kerja. environment.
9. Pelibatan seluruh karyawan dalam pelaksanaan 9. Encourage full employee involvement in the
dan konsultasi terkait K3 yang didukung penuh oleh implementation and consultation processes related to
manajemen Perusahaan yang berorientasi pada OHS, supported by the Company’s management, which
proses berkelanjutan pemenuhan terhadap peraturan is oriented towards a continuous compliance with
perundangan yang berlaku. applicable laws and regulations.
Pegadaian telah menerapkan Sistem Manajemen Pegadaian has implemented an Occupational Safety and
Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) sebagai bagian Health Management System (SMK3) as an integral part of the
integral dari tata kelola operasional Perusahaan. Penerapan Company’s operational governance. The implementation of
SMK3 tersebut diatur dalam Peraturan Direksi Nomor 112 SMK3 is regulated in Board of Directors Regulation Number
Tahun 2013 yang memuat kebijakan dan komitmen K3, 112 of 2013, which outlines OHS policies and commitments,
perencanaan K3, pelaksanaan dan operasional K3, serta planning, implementation, operations, and mechanisms
mekanisme pemantauan dan pengukuran kinerja K3, for monitoring and measuring OHS performance. It also
termasuk panduan pelaksanaan K3 di Kantor Pusat, Kantor includes guidelines for OHS practices at the Head Office,
Wilayah, dan Kantor Cabang. Regional Offices, and Branch Offices.
Dalam mendukung implementasi K3 secara konsisten di To ensure consistent application of OHS across all
seluruh unit operasional, Pegadaian juga menetapkan operational units, Pegadaian also established Directors’
Peraturan Direksi Nomor 139 Tahun 2017 tentang Panduan Regulation No. 139 of 2017 concerning Guidelines for the
Implementasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di Implementation of Occupational Safety and Health (OHS)
Kantor Operasional, yang mencakup Kantor Cabang dan Unit in Operational Offices, including Branch Offices and Branch
Pelayanan Cabang (UPC/S). Selain itu, Pegadaian memiliki Service Units (UPC/S). Additionally, Pegadaian has Business
Pedoman Business Continuity Management System (BCMS) Continuity Guidelines and Management System (BCMS),
yang tertuang dalam Peraturan Direksi Nomor 72 Tahun as outlined in Board of Directors Regulation Number 72 of
2023. Sistem ini dirancang dan dikelola untuk memastikan 2023. This system is designed and managed to ensure the
keberlangsungan operasional Perusahaan dalam menghadapi continuity of the Company’s operations during emergencies
kondisi darurat maupun situasi ekstrem yang berpotensi or extreme situations that have the potential to disrupt
mengganggu aktivitas bisnis. business activities.
Penerapan K3 berlaku bagi karyawan dan non-karyawan The implementation of OHS at Pegadaian is comprehensive,
serta seluruh pemangku kepentingan, dan mencakup applies to both employees and non-employees, as well as all
seluruh wilayah operasional Perusahaan. Untuk stakeholders, and covers all of the Company’s operational areas.
memastikan efektivitas pelaksanaannya, Pegadaian secara To ensure its effectiveness, Pegadaian conducts regular monitoring
rutin melakukan pemantauan dan evaluasi penerapan K3 and evaluation of OHS implementation on a quarterly basis
setiap triwulan di seluruh kantor wilayah dan kantor cabang. across all regional and branch offices. In addition, Pegadaian has
Selain itu, Pegadaian telah menjalani audit eksternal dari undergone an external audit by the Ministry of Manpower, with the
Kementerian Ketenagakerjaan, dengan hasil penilaian assessment results indicating that Pegadaian has implemented
menunjukkan bahwa Pegadaian telah menerapkan Sistem the Occupational Health and Safety Management System (SMK3)
Manajemen K3 dengan tingkat pencapaian sebesar 93,3%. with an achievement level of 93.3%.
Sebagai bagian dari upaya pengendalian risiko, Pegadaian As part of risk management efforts, Pegadaian conducts
melakukan identifikasi bahaya, penilaian, serta evaluasi hazard identification, assessment, and evaluation of major
risiko besar (berpotensi terjadinya fatality) terhadap risks (including those with the potential for fatalities) to
kesehatan dan keselamatan kerja yang terbagi menjadi occupational health and safety, which are divided into
Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t 251
Page 252
Pengembangan SDM yang Unggul Development of Superior Human Resources beberapa kegiatan yaitu: several activities, namely: a. Kegiatan rutin operasional a. Routine operational activities b. Penggunaan peralatan atau fasilitas perkantoran/gedung b. Use of office and building equipment or facilities c. Pemeliharaan, perawatan kantor/gedung dan utilitas c. Maintenance, office and building upkeep, and other lainnya utilities d. Aktivitas lainnya d. Other activities e. Penanganan insiden/kedaruratan e. Incident and emergency handling Identifikasi bahaya dan pengendalian risiko dilakukan Hazard identification and risk control are performed through melalui pelaksanaan Risk and Threat Analysis (RTA). the implementation of Risk and Threat Analysis (RTA). This Analisis ini dilakukan terhadap seluruh siklus dalam analysis is carried out throughout the entire cycle in the Business Continuity Management System (BCMS) guna Business Continuity Management System (BCMS) to identify mengidentifikasi dan menilai potensi ancaman yang and assess potential threats that could disrupt or halt the dapat menghambat atau menghentikan kelangsungan continuity of the Company’s business operations. The use of operasional bisnis Perusahaan. Pelaksanaan RTA tersebut RTA refers to Circular Letter Number 229 of 2022 concerning mengacu pada Surat Edaran Nomor 229 Tahun 2022 tentang Guidelines for the Implementation of Risk Management and Petunjuk Pelaksanaan Risk and Threat Assessment (RTA). Threat Assessment (RTA). Dalam hal terjadi insiden atau bencana, Pegadaian telah In the event of an incident or disaster, Pegadaian has menetapkan mekanisme pelaporan yang terstruktur. Karyawan implemented a structured reporting mechanism. Employees dapat menyampaikan Laporan Awal Kejadian Bencana melalui are permitted to submit Initial Disaster Incident Reports sistem pelaporan digital yang telah disediakan, seperti melalui through the designated digital reporting system, such as the google form pada link https://sites.google.com/pegadaian. Google form available at the link https://sites.google.com/ co.id/bcm. Perusahaan memberikan jaminan perlindungan pegadaian.co.id/bcm. The company provides guaranteed bagi pelapor. Laporan tersebut selanjutnya diteruskan kepada protection for whistleblowers. The report is subsequently Tim Manajemen Krisis di unit kerja terkait. Tim Manajemen forwarded to the Crisis Management Team within the relevant Krisis akan berkoordinasi dengan Tim Tanggap Darurat untuk work unit. The Crisis Management Team will coordinate with melakukan evakuasi serta damage assessment atau penilaian the Emergency Response Team to execute evacuations and tingkat kerusakan di lokasi kejadian. Apabila hasil penilaian conduct damage assessments at the location of the incident. menunjukkan kategori bencana, Ketua Tim Manajemen Krisis If the assessment indicate a disaster category, the Crisis akan mendeklarasikan status bencana dan mengaktifkan Management Team Leader will declare a disaster and initiate Business Continuity Plan (BCP). Selanjutnya, Tim Manajemen the Business Continuity Plan (BCP). Additionally, the Crisis Krisis bertanggung jawab atas penanganan dan pemulihan Management Team is responsible for post-disaster handling pasca bencana guna memastikan keberlangsungan and recovery efforts to ensure the continuity of the Company’s operasional Perusahaan. operations. Pegadaian akan melakukan investigasi dan penanganan Pegadaian will investigate and respond to any accidents pada kecelakaan yang terjadi. Mekanisme penanganan that occur. The accident handling mechanism is outlined as kecelakaan tersebut adalah sebagai berikut. follows. 1. Seluruh karyawan wajib melaporkan kepada atasannya 1. All employees are required to report to their superiors atau pihak ketiga yang terkait setiap terjadi kecelakaan or relevant third parties, who will then forward the untuk diteruskan ke Sekretaris P2K3. reports to the P2K3 Secretary. 2. Sekretaris P2K3 mengundang seluruh Tim P2K3 untuk 2. The P2K3 Secretary invited the entire P2K3 Team to membahas tindakan yang harus segera diambil untuk discuss immediate actions to handle the accident. If menangani kecelakaan. Apabila terdapat korban jiwa there are any fatalities, the incident should be reported maka kejadian tersebut segera dilaporkan kepada pihak immediately to the relevant authorities, such as the terkait (rumah sakit dan Polisi) untuk memperoleh hospital and police, for response. If injuries—whether penanganan, dan apabila terjadi cedera (ringan, sedang minor, moderate, or severe—occur, on-site first-aid atau berat) maka petugas P3K yang berada di lokasi personnel should provide immediate care until a segera memberikan pertolongan pertama sampai medical professional arrives. bantuan medis datang. 3. Tempat Kejadian Perkara harus diamankan agar barang 3. The accident scene must be secured so that evidence at bukti yang ada di tempat kejadian kecelakaan dapat the scene of the accident can be used as material for the digunakan sebagai bahan penyelidikan kecelakaan. investigation. 252 IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 253
4. Tim P2K3 menyelidiki kecelakaan sesegera mungkin 4. The P2K3 team investigates accidents as soon as possible
setelah terjadi kecelakaan, dengan menggunakan after they occur, using an Accident Investigation Report
formulir Laporan Penyelidikan Kecelakaan. Penyelidikan form. Accident investigations involve collecting evidence
kecelakaan dilakukan dengan mengumpulkan barang or available data, such as pictures and photos, and
bukti atau data-data yang ada, misalnya berupa finding the cause by interviewing witnesses who were
gambar, foto, serta mencari penyebabnya dengan cara present at the time of the accident
mewawancarai para saksi yang berada pada waktu
kejadian kecelakaan.
5. Setelah barang bukti dan informasi terkumpul, tim 5. After collecting the evidence and information, the
penyelidik mengadakan rapat untuk membahas hasil investigation team holds a meeting to review the findings,
temuan tersebut, yang akan digunakan untuk menentukan which will be used to determine recommendations
rekomendasi penyebab kecelakaan, tindakan perbaikan for the cause of the accident, corrective actions, and
dan tindakan pencegahan. preventive measures..
6. Sekretaris P2K3 mengisi Form Laporan Kecelakaan untuk 6. The P2K3 Secretary fills out the Accident Report Form
diserahkan kepada Ketua Tim P2K3 dan laporan hasil to submit to the P2K3 Team Leader, and the accident
penyelidikan kecelakaan kemudian dibahas dalam agenda investigation report is then discussed in the P2K3 meeting
rapat P2K3 untuk menentukan penyebab kecelakaan, agenda to identify the cause of the accident, corrective
tindakan perbaikan dan tindakan pencegahan. actions, and preventive measures.
7. Ketua P2K3 menandatangani laporan kecelakaan tersebut 7. The Head of P2K3 signs the accident report for
untuk diserahkan kepada Disnaker setempat sebagai submission to the local Manpower Office.
laporan.
8. Sekretaris P2K3 menyimpan semua bukti kecelakaan 8. The P2K3 Secretary keeps all evidence of accidents,
seperti Form Laporan Insiden, Form Laporan kecelakaan, such as Incident Report Forms, Accident Report Forms,
Form Laporan Penyelidikan Kecelakaan, gambar, foto, Accident Investigation Report Forms, pictures, photos,
risalah rapat serta seluruh dokumen terkait sesuai minutes of meetings, and all related documents,
dengan Prosedur Catatan K3. following the OHS Record Procedure.
Implementasi Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) [GRI 403-5]
Implementation of Occupational Safety and Health Management System (SMK3)
Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja The Occupational Safety and Health Management System
(SMK3) merupakan bagian tak terpisahkan dari penerapan (SMK3) is an integral part of implementing the Business
Strategi Kelangsungan Usaha pada tahapan pencegahan Continuity Strategy during the prevention phase. The
(prevention). Adapun implementasi SMK3 pada tahun 2025 implementation of SMK3 in 2025 includes:
di antaranya yaitu:
Training SMK3 Pelatihan dan simulasi Emergency Drill merupakan bentuk kegiatan yang dilakukan untuk melatih kesiapan,
Emergency Drill koordinasi, dan respons individu atau kelompok dalam menghadapi berbagai skenario bahaya (seperti
kebakaran, gempa, atau kecelakaan).
Pelaksanaan training Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) dilatih oleh trainer
yang berpengalaman di bidang Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dengan tujuan agar karyawan dapat
meningkatkan kesiapsiagaan, kecepatan respons serta menentukan langkah-langkah yang perlu diambil
dalam mengendalikan bahaya potensial yang terjadi selama keadaan darurat.
Kegiatan Training Emergency Drill terdiri dari:
· Latihan Evakuasi Kebakaran
· Latihan Penanggulangan Gempa Bumi
· Latihan Penggunaan Alat Pemadam Api
· Latihan Pertolongan Pertama
Emergency training and simulation drills are activities conducted to improve the readiness, coordination, and
response of individuals or groups in facing various hazard scenarios (such as fire, earthquake, or accident).
The implementation of the Occupational Safety and Health Management System (SMK3) training is conducted
by experienced trainers in the field of Occupational Safety and Health (OHS) to help employees improve their
preparedness, response efficiency, and ability to identify the necessary steps for controlling potential hazards that
occur during emergencies.
Training Activities for Emergency Drills include:
· Fire Evacuation Drill
· Earthquake Response Drill
· Fire Extinguisher Practice Drill
· First Aid Training
Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t 253
Page 254
Pengembangan SDM yang Unggul
Development of Superior Human Resources
First Aid Training Pelatihan first aid training (AED) merupakan bentuk latihan keterampilan dasar dalam memberikan
(AED) pertolongan pertama untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan mencegah kondisi memburuk.
First aid training (AED) is a basic skills course that teaches how to provide emergency care to increase readiness
and prevent conditions from worsening.
Simulasi Tanggap Sebagai bentuk kepatuhan terhadap Undang-Undang, Peraturan Pemerintah tentang Penerapan Sistem
Darurat (BCP Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) dan Peraturan Direksi Nomor 112 tahun 2013 tentang
Testing) Pedoman SMK3 serta bentuk implementasi dari Pedoman Business Continuity Management System (BCMS)
yang tertuang dalam Peraturan Direksi Nomor 100 Tahun 2025, di mana pelaksanaan simulasi tanggap
darurat perlu dilakukan secara berkala.
Adapun maksud diselenggarakannya simulasi tanggap darurat adalah agar karyawan dapat lebih siap dalam
menghadapi bencana dan mengetahui prosedur penanganan bencana mulai dari tahapan pencegahan,
evakuasi tanggap darurat, pemulihan baik TI dan Non-TI sampai dengan operasional kembali berjalan
normal.
As a form of compliance with the Law, Government Regulations concerning the Implementation of the
Occupational Safety and Health Management System (SMK3), and Board of Directors Regulation Number 112
of 2013 regarding SMK3 Guidelines, as well as a form of guidelines for implementing the Business Continuity
Management System (BCMS) as stipulated in Board of Directors Regulation Number 100 of 2025, where the
implementation of emergency response simulations must be conducted periodically.
The purpose of conducting an emergency response simulation is to help employees become better prepared
for handling disasters and understanding disaster management procedures, from prevention and emergency
response evacuation to the recovery of both TI and non-TI systems until operations return to normal.
Layanan Kesehatan [GRI 401-2,403-3, 403-6, 403-10]
Health Services
Sebagai bagian dari komitmen untuk menjaga kesehatan dan As part of its commitment to maintaining employee health
kesejahteraan karyawan, Pegadaian menyediakan program and well-being, Pegadaian provides a comprehensive health
jaminan pemeliharaan kesehatan yang komprehensif. Seluruh insurance program. All employees are registered as BPJS
karyawan telah terdaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan, Kesehatan participants, while additional health coverage
sementara perlindungan kesehatan tambahan melalui through commercial insurance is provided to employees at
asuransi komersial disediakan bagi karyawan pada level certain levels through BRI Life and Mandiri Inhealth. The
tertentu melalui BRI Life dan Mandiri Inhealth. Pelaksanaan implementation of this health insurance program follows
program penjaminan kesehatan tersebut mengacu pada Surat Circular Letter Number 131 of 2024 regarding Guidelines for
Edaran Nomor 131 Tahun 2024 tentang Petunjuk Pelaksanaan the Implementation of Health Care Insurance and Employee
Jaminan Pemeliharaan Kesehatan dan Bantuan Biaya Medical Cost Assistance. Through this scheme, employees
Pengobatan Karyawan. Melalui skema ini, karyawan dapat can access health services based on their needs, while
mengakses layanan kesehatan sesuai dengan kebutuhan, still complying with the rules applicable to each health
dengan tetap mengikuti ketentuan yang berlaku pada masing- insurance plan.
masing program jaminan kesehatan.
Untuk mendukung upaya pencegahan penyakit dan To support disease prevention efforts and ensure
memastikan kondisi kesehatan karyawan tetap optimal, employee health remains optimal, Pegadaian consistently
Pegadaian secara konsisten melaksanakan program Medical implements the Medical Health program. The Check-Up
Check Up (MCU) secara berkala setiap tahun. Program ini (MCU) program is conducted annually. This program aims
bertujuan untuk mendeteksi potensi risiko kesehatan secara to detect potential health risks early and promote long-
dini serta mendukung pengelolaan kesehatan jangka panjang term health management for employees. In addition to
bagi karyawan. Selain aspek kesehatan fisik, Pegadaian physical health, Pegadaian also focuses on mental health
juga memberikan perhatian terhadap kesehatan mental through psychological counseling services. These services
melalui penyediaan layanan konseling psikologis. Layanan provide support for employees to cope with emotional stress
ini dihadirkan sebagai sarana pendampingan bagi karyawan and psychological challenges, thereby maintaining mental
dalam menghadapi tekanan emosional maupun tantangan well-being and work productivity.
psikologis, sehingga dapat menjaga keseimbangan mental
dan produktivitas kerja.
254 IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 255
Employee Well-being Program
Sebagai bagian dari komitmen Pegadaian dalam menciptakan lingkungan kerja yang sehat, suportif, dan produktif, Perusahaan
menyelenggarakan Employee Well-being Program yang berfokus pada penguatan kesehatan mental, hubungan kerja yang harmonis,
serta kesejahteraan finansial karyawan. Melalui pendekatan konseling yang terstruktur, program ini dirancang untuk mengoptimalkan
potensi individu sekaligus mendorong peningkatan kinerja dan produktivitas secara berkelanjutan.
Program ini didukung oleh Tim Evaluasi Psikologis yang bekerja sama dengan psikolog eksternal dari Himpunan Psikologi Indonesia
(HIMPSI), guna memastikan layanan konseling yang profesional, independen, dan sesuai dengan standar etika psikologi.
Employee Well-being Program
As part of Pegadaian’s commitment to creating a healthy, supportive, and productive work environment, the Company organizes an
Employee Well-Being Program that focuses on strengthening mental health, harmonious work relationships, and employee financial
well-being. Through a structured counseling approach, this program aims to optimize individual potential while encouraging sustainable
performance and productivity improvements.
Program ini didukung oleh Tim Evaluasi Psikologis yang bekerja sama dengan psikolog eksternal dari Himpunan Psikologi Indonesia
(HIMPSI), guna memastikan layanan konseling yang profesional, independen, dan sesuai dengan standar etika psikologi.
Pengembangan Individu Pendampingan dalam Pendekatan Well-being
melalui Konseling Performance Improvement Plan yang Menyeluruh
Selain coaching, mentoring, dan pelatihan, Pegadaian juga menyediakan dukungan Employee Well-being Program Pegadaian
Pegadaian menjadikan layanan konseling konselor dalam pelaksanaan Performance dirancang secara holistik dengan mencakup
sebagai salah satu instrumen penting Improvement Plan (PIP). Dalam proses ini, aspek kesehatan mental, penguatan
dalam Individual Development Plan. konselor berperan membantu karyawan hubungan kerja dan mediasi konflik
Melalui pendampingan ini, karyawan dan atasan dalam mengidentifikasi (employee relations & conflict mediation),
memperoleh ruang yang aman dan ekspektasi kinerja, memetakan hambatan serta peningkatan kesejahteraan finansial
konstruktif untuk mengenali potensi diri, yang dihadapi, serta merumuskan langkah karyawan. Pendekatan menyeluruh ini
mengelola tantangan personal maupun perbaikan yang realistis dan berorientasi diharapkan dapat menciptakan lingkungan
profesional, serta menyusun rencana pada pengembangan berkelanjutan. kerja yang kondusif, meningkatkan
pengembangan yang selaras dengan Mentoring within the Performance ketahanan individu, serta memperkuat
kebutuhan individu dan organisasi. Improvement Plan keterikatan dan loyalitas karyawan
Individual Development through terhadap Perusahaan.
Pegadaian also provides counseling
Counseling support for implementing the Performance Comprehensive Well-Being Approach
In addition to coaching, mentoring, and Improvement Plan (PIP). In this process, Pegadaian’s Employee Well-being Program
training, Pegadaian employs counseling counselors assist employees and their is designed holistically by covering aspects
services as a key component of the Individual superiors in identifying performance of mental health, strengthening work
Development Plan. Through this support, expectations, mapping obstacles, and relationships, conflict mediation, and
employees gain a safe and constructive formulate realistic steps oriented toward improve employees’ financial well-being.
space to identify their potential, manage sustainable development. This comprehensive approach aims to create
personal and professional challenges, and a conducive work environment, increase
develop plans that align with individual and individual resilience, and strengthen
organizational needs employee engagement and loyalty to the
company.
Sebagai bagian dari komitmen dalam menciptakan lingkungan As part of our commitment to creating a healthy, inclusive,
kerja yang sehat, inklusif, dan suportif, Pegadaian memfasilitasi and supportive work environment, Pegadaian facilitates the
pembentukan Gade Community, yaitu wadah bagi insan formation of the Gade Community, a forum for Pegadaian
Pegadaian untuk mengembangkan serta menyalurkan minat employees to develop and express their interests and talents
dan bakat di berbagai bidang di luar aktivitas kerja. Kehadiran in various fields outside of work. This community is designed
komunitas ini dirancang untuk memperkuat keterikatan to strengthen employee engagement, promote a balance
karyawan (employee engagement), mendukung keseimbangan between work and personal life (work-life balance), and
antara kehidupan kerja dan pribadi (work-life balance), serta improve the social and emotional well-being of employees.
meningkatkan kesejahteraan sosial dan emosional karyawan.
Hingga tahun 2025, Pegadaian telah membina sebanyak 30 By 2025, Pegadaian have fostered 30 Gades communities that
komunitas Gaders yang aktif berkontribusi dalam menciptakan actively contribute to creating a balanced and collaborative
lingkungan kerja yang seimbang dan kolaboratif. Komunitas work environment. These communities include a variety
tersebut mencakup beragam kegiatan di bidang olahraga, seni of activities in sports, arts and culture, as well as spiritual
dan budaya, serta kerohanian dan sosial. Melalui aktivitas and social activities. Through these activities, Pegadaian
komunitas ini, Pegadaian mendorong terciptanya budaya encourages a more harmonious, collaborative work culture
kerja yang lebih harmonis, kolaboratif, dan berorientasi pada oriented toward the overall well-being of employees.
kesejahteraan karyawan secara menyeluruh.
Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t 255
Page 256
Pengembangan SDM yang Unggul
Development of Superior Human Resources
Olahraga Seni dan Budaya Kegiatan Sosial dan Keagamaan
Sport Arts and Culture Social and Religious Activities
Pegadaian menyediakan komunitas Karyawan juga bisa bergabung dalam kegiatan Komunitas ini turut mengadakan donor
olahraga seperti sepak bola, futsal, golf, seni seperti teater, band, seni tari, stand-up darah, bantuan sosial, dan kegiatan amal
lari, basket, tenis, renang, dan lainnya. comedy, paduan suara, nasyid, dan fotografi. bagi anak yatim.
Pegadaian provides sports communities like Employees can also participate in arts activities This community also organizes blood
football, futsal, golf, running, basketball, such as theater, bands, dance, stand-up comedy, donations, social assistance, and charity
tennis, swimming, and more. choir, nasyid, and photography events for orphans.
Pegadaian Selenggarakan Gade Fest 2025
Pegadaian Hosts Gade Fest 2025
Pada tahun 2025, Pegadaian menyelenggarakan Gade In 2025, Pegadaian hosted Gade Fest 2025 as a platform to
Fest 2025 sebagai ajang pengembangan kebersamaan promote togetherness and strengthen a positive work culture
dan penguatan budaya kerja yang positif di lingkungan within the company. The event featured nine competitions
Perusahaan. Kegiatan ini menghadirkan sembilan cabang covering sports and the arts, with participation from
pertandingan yang mencakup bidang olahraga dan seni, Pegadaian employees from various work units.
serta diikuti oleh insan Pegadaian dari berbagai unit kerja.
Penyelenggaraan Gade Fest bertujuan untuk menciptakan Gade Fest aims to create a healthy and inclusive work
lingkungan kerja yang sehat dan inklusif, sekaligus environment while encouraging a positive spirit of
menumbuhkan semangat sportivitas, kolaborasi, dan daya sportsmanship, collaboration, and a spirit of teamwork.
juang yang positif. Melalui kompetisi yang berlangsung Through healthy competition and emphasizing the values
secara sehat dan menjunjung tinggi nilai kebersamaan, Gade of togetherness, Gade Fest is expected to inspire a winning
Fest diharapkan dapat membentuk mental juara, memperkuat mindset, boost employee engagement, and support a balance
keterikatan karyawan, serta mendukung keseimbangan between performance and employee well-being.
antara kinerja dan kesejahteraan insan Pegadaian.
256 IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 257
Pelibatan Karyawan dan Protokol Komunikasi K3 [GRI 403-4, 403-5]
Employee Engagement and OHS Communication Protocol
Pegadaian secara aktif melibatkan seluruh karyawan Pegadaian actively involves all employees in managing
dalam pengelolaan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) occupational safety and health (K3) to implement a safe
sebagai bagian dari penerapan budaya kerja yang aman and sustainable work culture. One form of this involvement
dan berkelanjutan. Salah satu bentuk pelibatan tersebut is realized through the establishment of the Occupational
diwujudkan melalui pembentukan Panitia Pembina Safety and Health Development Committee (P2K3), which
Keselamatan dan Kesehatan Kerja (P2K3), yang dibentuk was established in accordance with the provisions of the
sesuai dengan ketentuan Peraturan Menteri Tenaga Kerja Regulation of the Minister of Manpower of the Republic
Republik Indonesia Nomor PER.04/MEN/1987 tentang of Indonesia Number PER.04/MEN/1987 concerning the
Panitia Pembina Keselamatan dan Kesehatan Kerja serta Occupational Safety and Health Development Committee
Tata Cara Penunjukan Ahli Keselamatan Kerja. and Procedures for Appointing Occupational Safety Experts.
P2K3 yang melibatkan unsur manajemen dan pekerja The Occupational Safety and Health Committee (P2K3)
dengan ketua merupakan pengurus yang ditunjuk oleh involves management and workers, with the chairperson
pimpinan tertinggi dan sekretaris yang merupakan ahli being an administrator appointed by the highest authority
K3 yang ditunjuk oleh Kementerian Ketenagakerjaan and the secretary being an occupational safety and health
dan dibentuk berdasarkan Peraturan Pemerintah No.50 expert appointed by the Ministry of Manpower. It is formed
Tahun 2012 tentang Sistem Keselamatan dan Kesehatan based on Government Regulation No. 50 of 2012 concerning
Kerja. the Occupational Safety and Health System.
P2K3 yang melibatkan unsur manajemen dan pekerja The P2K3, which involves management and workers, with
dengan ketua merupakan pengurus yang ditunjuk oleh the chairperson being an administrator appointed by the
pimpinan tertinggi dan sekretaris yang merupakan ahli highest leadership and the secretary being an OSH expert
K3 yang ditunjuk oleh Kementerian Ketenagakerjaan dan appointed by the Ministry of Manpower, is formed based
dibentuk berdasarkan Peraturan Pemerintah No.50 Tahun on Government Regulation No. 50 of 2012 concerning the
2012 tentang Sistem Keselamatan dan Kesehatan Kerja. Occupational Safety and Health System.
Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t 257
Page 258
Pengembangan SDM yang Unggul
Development of Superior Human Resources
Selain melalui struktur P2K3, Pegadaian secara berkelanjutan In addition to the P2K3 structure, Pegadaian continuously
meningkatkan kesadaran dan kompetensi karyawan terkait K3 improves employee awareness and competency regarding
melalui berbagai program sosialisasi dan pelatihan. Upaya ini OHS through various outreach and training programs.
bertujuan untuk membekali karyawan dengan pemahaman These efforts aim to equip employees with sufficient
yang memadai agar mampu mengambil tindakan proaktif understanding to take proactive and preventive actions
dan preventif dalam mencegah terjadinya kecelakaan kerja to avoid workplace accidents and occupational illnesses.
maupun penyakit akibat kerja. Pada tahun 2025, Pegadaian In 2025, Pegadaian conducted outreach on the Business
telah melaksanakan sosialisasi terkait Business Continuity Continuity Management System (BCMS) through an
Management System (BCMS) melalui platform e-learning, e-learning platform, helping employees learn how to
yang memberikan pemahaman kepada karyawan mengenai manage business continuity during operational disruptions
sistem manajemen kelangsungan usaha dalam menghadapi or disasters. This e-learning outreach program was
gangguan operasional atau situasi bencana. Program attended by 12,155 employees, representing 85% of the total
sosialisasi e-learning ini diikuti oleh 12.155 karyawan atau registered e-learning participants.
setara dengan 85% dari total peserta e-learning yang
didaftarkan.
Selain itu, Perusahaan juga menyelenggarakan berbagai In addition, the Company also conducts various OHS
pelatihan K3 sebagai bagian dari upaya penguatan budaya training programs as part of its efforts to strengthen the
keselamatan di seluruh lini organisasi, di antaranya: safety culture across all lines of the organization, including:
1. Training SMK3 awareness air uji Pelaksanaan training 1. SMK3 training on water testing awareness. The
Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja implementation of the Occupational Safety and Health
(SMK3) dilatih oleh Trainer yang berpengalaman di Management System (SMK3) training is conducted by
bidang Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dengan experienced trainers in the field of Occupational Safety
tujuan agar karyawan dapat meningkatkan pengetahuan, and Health (OHS) to help employees increase their
pemahaman, keterampilan dan sebagai bentuk awareness knowledge, understanding, and skills, as well as to
dalam penggunaan air uji dalam proses bisnis penaksiran raise awareness of using water tests in the process of
barang jaminan. assessing collateral.
2. Training Awareness SMK3 dan Sosialisasi Implementasi 2. Training on SMK3 Awareness and Socialization of OHS
Lingkungan K3 Kantor Pusat Training awareness SMK3 Environment Implementation at the Head Office. The
dilaksanakan untuk meningkatkan kesadaran karyawan SMK3 awareness training is conducted to enhance
dalam penerapan atau implementasi SMK3 dan sebagai employees’ understanding of how to apply or implement
upaya Perusahaan untuk memberikan awareness SMK3, as part of the Company’s effort to raise awareness
pencegahan terjadinya Kecelakaan Akibat Kerja (KAK) of preventing Occupational Accidents (KAK) and
dan Penyakit Akibat Kerja (PAK). Pelaksanaan training Occupational Diseases (PAK). The training is delivered
awareness SMK3 bekerjasama dengan Instruktur dari in collaboration with instructors from MBQ Consulting,
MBQ Consulting yang berpengalaman di bidang K3 dan who are experienced in OHS and serve as vendors for
merupakan vendor dalam pelaksanaan audit SMK3 di conducting SMK3 audits at PT Pegadaian
PT Pegadaian.
3. Simulasi Tanggap Darurat Sebagai bentuk implementasi 3. Emergency Response Simulation serves as a way
dari Pedoman Business Continuity Management System to implement the Business Continuity Guidelines
(BCMS) yang tertuang dalam Peraturan Direksi Nomor Management System (BCMS) as stipulated in Board of
100 tahun 2025, Pegadaian secara rutin melaksanakan Directors Regulation Number 100 of 2025. Pegadaian
simulasi tanggap darurat. Simulasi tanggap darurat routinely conducts emergency response simulations at
dilaksanakan di seluruh Kantor Wilayah dan Kantor all Regional Offices and the Head Office. The simulations
Pusat. Adapun simulasi yang diberikan adalah: provided are:
• Simulasi Tanggap Darurat Huru Hara · Riot Emergency Response Simulation
• Simulasi Tanggap Darurat Banjir · Flood Emergency Response Simulation
• Simulasi Tanggap Darurat Kerusakan Peralatan · Equipment Failure Emergency Response Simulation
• Simulasi Tanggap Darurat Gempa Bumi · Earthquake Emergency Response Simulation
• Simulasi Tanggap Darurat Kegagalan Aplikasi · Application Failure Emergency Response Simulation
• Simulasi Tanggap Darurat Kebakaran · Fire Emergency Response Simulation
• Simulasi Tanggap Darurat Gangguan Jaringan · Network Disruptions Emergency Response Simulation
• Simulasi Tanggap Darurat Kebocoran Informasi · Data Breach Emergency Response Simulation
258 IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 259
Kinerja K3 [GRI 403-9, 403-10]
OHS Performance
Pemantauan dan pengukuran kinerja keselamatan dan Monitoring and measurement of occupational health
kesehatan kerja (K3) merupakan bagian penting dalam and safety (OHS) performance constitute an essential
upaya Pegadaian untuk memastikan efektivitas strategi, part of Pegadaian’s efforts to ensure the effectiveness of
kebijakan, dan proses pengelolaan risiko di lingkungan kerja. its strategies, policies, and workplace risk management
Melalui pemantauan yang dilakukan secara berkelanjutan, processes. Through continuous monitoring, the Company
Perusahaan memperoleh gambaran mengenai kondisi K3 gains an overview of the current OHS conditions while also
terkini sekaligus menilai kemajuan implementasi berbagai assessing the progress of various preventive measures that
langkah pencegahan yang telah diterapkan. have been implemented.
Sepanjang tahun 2025, Pegadaian mencatat sebanyak 3 Throughout 2025, Pegadaian reported 3 workplace
kasus kecelakaan kerja dengan kategori luka ringan. Pada accidents, categorized as minor injuries. During the same
periode yang sama, tidak terdapat kasus fatalitas akibat period, there were no fatalities from workplace accidents or
kecelakaan kerja maupun kematian yang disebabkan oleh deaths caused by work-related illnesses. Additionally, no
penyakit terkait pekerjaan. Selain itu, tidak ditemukan kasus cases of work-related illnesses were recorded during the
penyakit akibat kerja yang tercatat selama tahun pelaporan. reporting year. This achievement reflects the Company’s
Capaian ini mencerminkan konsistensi Perusahaan dalam consistent commitment to maintaining occupational safety
menjaga standar keselamatan kerja serta memperkuat standards and strengthening OHS risk prevention efforts
upaya pencegahan risiko K3 di seluruh wilayah operasional. across all operational areas.
Tabel Kecelakaan Kerja
Work Accident Table
Kecelakaan Kerja
2025 2024 2023
Workplace Accident
Luka Ringan
Minor Injuries
3 2 10 0,13% 0%
Tingkat Fatalitas di
Luka Berat
0 0 1 Kecelakaan Kerja tahun 2025
Major Injuries
2025 Fatalities in
Meninggal Rate of Recordable 2025
0 0 0
Fatalities Injuries 2025
Jumlah
3 2 11
Total
Keterangan | Note:
Tingkat Cedera yang Dapat Dicatat Tahun 2025
Perhitungan: Jumlah Insiden / Total Jam Kerja × 1.000.000
Rate of Recordable Injuries 2025
Calculation: Number of Incidents/Total Hours Worked x 1,000,000
Selama tahun 2025 tidak terdapat kematian akibat penyakit Through 2025, there were no fatalities due to occupational
kerja dan tidak terdapat kasus penyakit terkait pekerjaan diseases and no recorded cases of work-related illnesses.
yang tercatat.
Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t 259
Page 260
Pengembangan SDM yang Unggul
Development of Superior Human Resources
Survei Kepuasan/Keterikatan Karyawan
Employee Satisfaction / Engagement Survey
Sebagai bagian dari komitmen untuk menciptakan lingkungan As part of its commitment to creating a conducive and
kerja yang kondusif dan berkelanjutan, Pegadaian secara sustainable work environment, Pegadaian regularly conducts
rutin melaksanakan Employee Engagement Survey untuk an Employee Engagement Survey to assess employee
mengukur tingkat keterikatan dan kepuasan karyawan. engagement and satisfaction. This survey is designed to gain
Survei ini dirancang untuk memperoleh pemahaman yang a comprehensive understanding of employees’ perceptions
komprehensif mengenai persepsi karyawan terhadap of the work environment, organizational culture, and factors
lingkungan kerja, budaya organisasi, serta faktor-faktor that influence their motivation and loyalty.
yang memengaruhi motivasi dan loyalitas mereka.
Hasil survei keterikatan karyawan menjadi dasar The results of the employee engagement survey serve as an
penting bagi Perusahaan dalam merumuskan berbagai essential foundation for the Company in developing various
program pengembangan sumber daya manusia serta human resource development programs and refining internal
penyempurnaan kebijakan internal. Melalui pendekatan policies. Through this approach, Pegadaian strives to foster
ini, Pegadaian berupaya mendorong terciptanya lingkungan a more productive and harmonious work environment that
kerja yang semakin produktif, harmonis, dan mendukung supports sustainable employee career development.
pengembangan karier karyawan secara berkelanjutan.
Terdapat beberapa elemen yang menjadi matriks penilaian Several elements form the assessment matrix in the
dalam Survei Employee Engagement, yaitu: Employee Survey. Engagement, specifically:
1. Growth (Pertumbuhan) 1. Growth (Pertumbuhan)
• Mengukur bagaimana karyawan berkembang dan • Measuring how employees develop and improve their
meningkatkan keterampilan di perusahaan. skills within the company.
• Bertujuan untuk menciptakan kepuasan dan • Aims to create satisfaction and happiness at work.
kebahagiaan dalam bekerja.
2. Teamwork (Kerja Sama Tim) 2. Teamwork (Kerja Sama Tim)
• Menilai hubungan antar karyawan, termasuk • Assess relationships among employees, including
keberadaan rekan kerja yang mendukung dan supportive coworkers and collaborative efforts toward
kolaborasi dalam mencapai tujuan bersama. shared goals.
• Bertujuan untuk mengurangi tingkat stres dan • Aims to reduce stress and boost productivity through
meningkatkan produktivitas melalui sinergi tim. team synergy.
3. Management Support (Dukungan Manajemen) 3. Management Support (Dukungan Manajemen)
• Berfokus pada motivasi eksternal yang diberikan • Focus on external motivation provided by
oleh manajemen untuk mendukung karyawan management to support employees in delivering their
dalam memberikan kinerja terbaik setiap hari. best performance every day
• Termasuk aspek bimbingan, umpan balik, serta • Including aspects of guidance, feedback, and access
akses terhadap sumber daya dan pelatihan. to resources and training.
4. Basic (Motivasi Dasar) 4. Basic (Motivasi Dasar)
• Mengukur motivasi internal karyawan, terutama • Measuring employees’ internal motivation, especially
dalam memahami ekspektasi perusahaan terhadap in understanding the company’s expectations of their
peran dan tanggung jawabnya. roles and responsibilities.
• Mencerminkan sejauh mana karyawan merasa • Reflects the extent to which employees feel they have
memiliki kejelasan tujuan dan pemahaman terhadap clarity of purpose and understanding of their tasks.
tugas mereka.
Melalui pertimbangan keempat elemen ini, survei keterikatan By considering these four elements, employee engagement
karyawan dapat memberikan wawasan yang lebih mendalam surveys can offer deeper insights into the factors that drive
mengenai faktor-faktor yang berkontribusi terhadap loyalty, motivation, and job satisfaction within the Company.
loyalitas, motivasi, dan kepuasan kerja di dalam Perusahaan.
260 IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 261
Namun demikian, pada tahun 2025 Pegadaian melakukan However, in 2025, Pegadaian changed its employee
perubahan metodologi pengukuran keterikatan karyawan engagement measurement methodology by adopting the
dengan mengadopsi Organizational Health Index (OHI). Pada Organizational Health Index (OHI). In 2023 and 2024, the
tahun 2023 dan 2024, pengukuran masih menggunakan measurement will still use the GALLUP theory-based
pendekatan berbasis teori GALLUP. approach.
Framework OHI melakukan pengukuran secara lebih The OHI framework provides more comprehensive
komprehensif dengan menilai overall organizational health measurements by assessing overall organizational health
serta efektivitas Perusahaan dalam menjalankan aktivitas and effectiveness in carrying out operational activities.
operasional. Pendekatan ini berbeda dengan metodologi This approach differs from the GALLUP methodology,
GALLUP yang berfokus pada pengukuran tingkat employee which focuses on measuring employee performance levels,
engagement dan pengalaman karyawan. employee engagement, and experience.
Selain itu, OHI juga mengevaluasi dimensi yang lebih luas, Additionally, OHI evaluates broader dimensions, including
termasuk tingkat entropi budaya yang pada tahun-tahun the level of cultural entropy, which in previous years was the
sebelumnya menjadi parameter utama dalam pengukuran main parameter used to measure corporate health.
kesehatan Perusahaan.
Perubahan metodologi ini dilaksanakan sejalan dengan This change in methodology aligns with the initiatives
rekomendasi inisiatif dalam RJPP 2025–2029, guna outlined in the 2025–2029 Long-Term Development Plan
memastikan pengukuran yang lebih strategis, terintegrasi, (RJPP), aiming to ensure a more strategic, integrated
dan selaras dengan arah transformasi Perusahaan. measurement aligned with the Company’s transformation
Dibandingkan dengan pendekatan sebelumnya, framework direction. Compared to the previous approach, the OHI
OHI memberikan analisis yang lebih mendalam dan detail framework provides a more in-depth and detailed analysis
dalam memetakan kapabilitas organisasi serta area in mapping organizational capabilities and areas needing
perbaikan yang diperlukan. improvement.
Berdasarkan hasil pengukuran tahun 2025, skor OHI Based on the 2025 measurement results, the Company’s OHI
Perseroan mencapai 86,76 dengan kategori Unggul, score reached 86.76, categorized as Excellent, surpassing the
melampaui target yang ditetapkan sebesar 80,00. Capaian target of 80.00. This achievement reflects a strong level of
ini mencerminkan tingkat kesehatan organisasi yang kuat organizational health and increasingly optimal operational
serta efektivitas operasional yang semakin optimal dalam effectiveness in supporting the Company’s sustainable
mendukung keberlanjutan kinerja Perusahaan. performance.
Indeks Keterikatan Karyawan
Employee Engagement Index 86,76 dari 100
From 100
Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t 261
Page 262
Praktik Bisnis yang Bertanggung Jawab Praktik Bisnis yang Bertanggung Jawab Praktik Bisnis yang Bertanggung Jawab Praktik Bisnis yang Bertanggung Jawab 262 IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 263
Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t 263
Page 264
Praktik Bisnis yang Bertanggung Jawab
Praktik Bisnis yang Bertanggung Jawab
Praktik Bisnis yang
Bertanggung Jawab
Responsible Business Practices
Pegadaian menempatkan keberlanjutan dan tanggung
jawab sebagai fondasi utama dalam seluruh proses
bisnis dengan senantiasa menjunjung tinggi kejujuran,
integritas, keterbukaan informasi, penerapan prinsip
anti suap, pengelolaan benturan kepentingan, hingga
perlindungan atas keamanan dan kerahasiaan data serta
informasi Perusahaan.
Pegadaian places sustainability and responsibility as fundamental
principles in all business processes by always upholding honesty, integrity,
transparency of information, adherence to anti-bribery principles,
management of conflicts of interest, and protection of the security and
confidentiality of company data and information.
Pegadaian berkomitmen untuk mendorong praktik bisnis Pegadaian is committed to promoting responsible business
yang bertanggung jawab. Dalam setiap proses bisnis, practices. In every business process, the Company consistently
Perusahaan secara konsisten menjunjung tinggi nilai- upholds the values of honesty, integrity, transparency of
nilai kejujuran, integritas, keterbukaan informasi, serta information, and anti-bribery principles. Pegadaian ensures
penerapan prinsip anti suap. Pegadaian memastikan seluruh that all Company personnel carry out their activities in
insan Perusahaan menjalankan aktivitasnya dengan compliance with applicable laws and regulations, manage
mematuhi ketentuan peraturan perundang-undangan potential conflicts of interest responsibly, and maintain
yang berlaku, mengelola potensi benturan kepentingan the security and confidentiality of Company data and
secara bertanggung jawab, hingga menjaga keamanan dan information. Pegadaian consistently places sustainability and
kerahasiaan data serta informasi Perusahaan. Pegadaian responsibility as the primary foundation of all our business
senantiasa menempatkan keberlanjutan dan tanggung activities.
jawab sebagai fondasi utama dalam menjalankan seluruh
kegiatan usaha.
264 IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 265
Code of Conduct
Code of Conduct
Pegadaian memiliki komitmen dalam penerapan Good Pegadaian is committed to implementing Good Corporate
Corporate Governance (GCG) salah satunya melalui Governance (GCG), including through the Standards of
Standar Etika Bisnis dan Perilaku (Code Of Conduct) yang Business Ethics and Behavior (Code of Conduct), regulated
diatur dalam Peraturan Direksi Nomor 114 Tahun 2024. in the Board of Directors Regulation Number 114 of 2024.
Code of Conduct (CoC) ini berlaku bagi Insan Pegadaian This Code of Conduct (CoC) guides Pegadaian Personnel
sebagai pedoman dalam menjalankan usaha secara in conducting business with integrity, transparency, and
berintegritas, transparan, dan akuntabel. Berlandaskan accountability. Based on GCG principles, these Standards of
prinsip-prinsip Tata Kelola Perusahaan yang Baik (Good Business Ethics and Behavior emphasize the importance of
Corporate Governance/GCG), Standar Etika Bisnis dan maintaining harmonious relationships with all stakeholders,
Perilaku ini menekankan pentingnya menjaga hubungan both internal and external.
yang harmonis dengan seluruh pemangku kepentingan,
baik internal maupun eksternal.
Dalam implementasinya Standar Etika Bisnis dan Perilaku In our implementation, the Standards of Business Ethics
memiliki prinsip yaitu etika bisnis dengan prinsip kejujuran, and Conduct are based on principles such as honesty,
prinsip integritas moral, prinsip loyalitas, prinsip otonomi moral integrity, loyalty, autonomy, and justice. Additionally,
dan prinsip keadilan. Sedangkan prinsip etika perilaku the principles of ethical behavior include integrity,
adalah prinsip integritas, profesional, sinergi, pelayanan professionalism, synergy, service, and confidentiality.
dan kerahasian. Perusahaan memastikan setiap individu di The company ensures that every individual within the
dalam organisasi mematuhi ketentuan hukum, menghindari organization complies with legal requirements, avoids
benturan kepentingan, serta menjaga kerahasiaan data conflicts of interest, and maintains the confidentiality of
dan informasi. Pegadaian juga memberikan perhatian data and information. Pegadaian also emphasizes fair
pada prinsip-prinsip seperti kesempatan kerja yang adil, employment opportunities, occupational health and safety,
kesehatan dan keselamatan kerja, serta perlindungan and intellectual property protection, all of which support a
kekayaan intelektual, yang seluruhnya mendukung healthy and sustainable business environment.
terciptanya lingkungan bisnis yang sehat dan berkelanjutan.
Dalam kebijakan Standar Etika Bisnis dan Perilaku (Code The Business Ethics and Behavior Standards (Code of
Of Conduct) terdapat tugas dan tanggung jawab Dewan Conduct) policy outlines the duties and responsibilities of
Komisaris yaitu memberikan arahan atas penerapan standar the Board of Commissioners, including providing direction
etika bisnis dan perilaku, melaksanakan pengawasan on implementing business ethics and behavior standards,
terhadap penerapannya dan menjadi role model yang supervising their application, and serving as a role model.
baik, sementara Direksi dalam melaksanakan tugas Meanwhile, the Board of Directors in carrying out their
dan tanggung jawabnya adalah mengesahkan kebijakan duties and responsibilities is to ratify the business ethics
standar etika bisnis dan perilaku, melakukan pemantauan and behavior standards policy, monitoring and evaluating
dan evaluasi atas penerapannya, menjadi role model serta the implementation, be a role model and signing an
menandatangani pakta integritas penerapan GCG untuk integrity pact for the implementation of GCG, especially
tindakan transaksional yang memerlukan persetujuan for transactions requiring approval from the Board of
Dewan Komisaris/Dewan Pengawas dan/atau RUPS. Setiap Commissioners/Supervisory Board or GMS. All employees
karyawan diwajibkan memahami dan menandatangani pakta is required to understand and sign the integrity pact.
integritas. Pada saat yang sama, Perusahaan menyediakan Additionally, the Company provides a Whistleblowing
Whistleblowing System (WBS) sebagai saluran aman untuk System (WBS) as a secure channel for reporting suspected
melaporkan dugaan pelanggaran. violations.
Kebijakan ini juga dievaluasi secara berkala guna This policy is evaluated periodically to ensure it remains
memastikan kesesuaiannya dengan dinamika bisnis yang aligned with evolving business dynamics. Through these
terus berkembang. Melalui berbagai upaya tersebut, efforts, Pegadaian is committed to conducting our business
Pegadaian berkomitmen menjalankan usaha secara etis, ethically, fairly, and transparently, while maintaining our
adil, dan transparan, sekaligus menjaga reputasi sebagai reputation as a trusted financial institution.
lembaga keuangan yang terpercaya.
Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t 265
Page 266
Praktik Bisnis yang Bertanggung Jawab
Praktik Bisnis yang Bertanggung Jawab
Sebagai bagian dari komitmen terhadap tata kelola As part of our commitment to integrity-based governance
yang berintegritas dan praktik bisnis yang bertanggung and responsible business practices, Pegadaian implements a
jawab, Pegadaian menerapkan kerangka Etika Bisnis Business Ethics framework that emphasizes the prevention,
yang menekankan pencegahan, deteksi, dan penanganan detection, and resolution of violations in a transparent and
pelanggaran secara transparan dan berkelanjutan. sustainable manner. This approach ensures that ethical
Pendekatan ini memastikan bahwa prinsip etika tidak principles are not only embedded in corporate policies
hanya tertuang dalam kebijakan, tetapi juga tercermin but are also reflected in daily operational practices across
dalam praktik operasional sehari-hari di seluruh ekosistem Pegadaian’s service ecosystem.
layanan Pegadaian.
Di sisi pencegahan, Pegadaian memperkuat internalisasi From a preventive perspective, Pegadaian strengthens
nilai etika melalui program pembelajaran berkelanjutan the internalization of ethical values through continuous
yang dirancang secara end-to-end. Program ini mencakup learning programs designed in an end-to-end format. These
micro-learning wajib dan simulasi studi kasus yang relevan programs include mandatory micro-learning modules and
dengan risiko operasional, khususnya bagi karyawan di case-based simulations that address operational risks,
outlet, agen, serta pengelola kanal digital. particularly for employees working in outlets, agents, and
digital channel management.
Pegadaian mengungkapkan cakupan peserta pelatihan, Pegadaian also discloses the scope of training participation,
tingkat kelulusan, serta tindak lanjut atas temuan completion rates, and follow-up actions related to internal
audit internal yang terkait dengan etika dan kepatuhan. audit findings concerning ethics and compliance. This
Pendekatan ini memastikan bahwa peningkatan kesadaran approach ensures that improvements in ethical awareness
etika diikuti dengan penguatan pengendalian dan perbaikan are accompanied by strengthened internal controls and
proses secara nyata. tangible process improvements.
Selain itu, Pegadaian menyusun UN Global Compact In addition, Pegadaian has developed a company-level
(UNGC) alignment statement di tingkat perusahaan untuk alignment statement with the United Nations Global
menjelaskan keterkaitan antara Prinsip-Prinsip UNGC Compact (UNGC) to clarify the linkage between the UNGC
dengan kebijakan dan praktik operasional Pegadaian. Principles and Pegadaian’s policies and operational
practices.
266 IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 267
Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t 267
Page 268
Praktik Bisnis yang Bertanggung Jawab
Praktik Bisnis yang Bertanggung Jawab
Kepatuhan Terhadap Hukum dan Peraturan [GRI 2-27, FN-CF-270a.5]
Compliance With Laws and Regulations
Dalam menjalankan setiap aktivitas bisnis, Pegadaian In conducting all our business activities, Pegadaian adheres
berpegang pada prinsip bahwa keberlanjutan hanya dapat to the principle that sustainability can only be achieved if the
dicapai apabila perusahaan mematuhi seluruh ketentuan company complies with all legal requirements, both national
hukum, baik nasional maupun internasional. Karena itu, and international. Therefore, Pegadaian adheres to several
Pegadaian merujuk pada sejumlah standar global yang global standards that form the foundation of responsible
menjadi fondasi praktik bisnis yang bertanggung jawab, business practices, including the UN Guiding Principles on
termasuk UN Guiding Principles on Business and Human Business and Human Rights and the ILO Declaration on
Rights serta ILO Declaration on Fundamental Principles Fundamental Principles and Rights at Work. At the national
and Rights at Work. Di tingkat nasional, perusahaan juga level, the company also ensures that all the operations
memastikan seluruh operasionalnya sejalan dengan berbagai align with various relevant laws and regulations, including:
peraturan perundang-undangan yang relevan, di antaranya:
1. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 40 Tahun 1. Law of the Republic of Indonesia Number 40 of 2007
2007 tentang Perseroan Terbatas concerning Limited Liability Companies
2. Undang-Undang No. 6 Tahun 2023 tentang Penetapan 2 Law No. 6 of 2023 concerning the Stipulation of
Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Government Regulation in Lieu of Law Number 2 of 2022
Nomor 2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja menjadi concerning Job Creation to become Law
Undang-Undang
3. Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang 3 Law Number 32 of 2009 concerning Environmental
Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup Protection and Management
4. Undang-Undang No. 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan 4 Law no. 1 of 1970 concerning Occupational Safety and
dan Kesehatan Kerja Health
5. Undang-Undang (UU) Nomor 17 Tahun 2023 tentang 5 Law Number 17 of 2023 concerning Health
Kesehatan
6. Undang-Undang Republik Indonesia No. 8 Tahun 1999 6. Law of the Republic of Indonesia No. 8 of 1999 concerning
tentang Perlindungan Konsumen Consumer Protection
7. Undang-Undang No. 31 Tahun 1999 Jo. Undang-Undang 7. Law No. 31 of 1999, in conjunction with Law No. 20 of
No. 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak 2001 concerning the Eradication of Criminal Acts of
Pidana Korupsi Corruption
8. Undang-Undang Nomor 21 Tahun 1999 tentang 8. Law Number 21 of 1999 concerning the Ratification
Pengesahan ILO Convention No. 111 Concerning of ILO Convention No. 111 Concerning Discrimination
Discrimination in Respect of Employment and in Respect of Employment and Occupation, as well as
Occupation (Konvensi ILO Mengenai Diskriminasi dalam Guidelines for Equality and Non-Discrimination in the
Pekerjaan dan Jabatan), serta Panduan Kesetaraan Workplace in Indonesia (Ministry of Manpower and
dan Non Diskriminasi di Tempat Kerja di Indonesia Transmigration of the Republic of Indonesia).
(Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi RI).
9. Peraturan Pemerintah Nomor 73 Tahun 2021 tentang 9. Government Regulation Number 73 of 2021 concerning
Penyertaan Modal Negara Ke Dalam Modal Saham State Capital Participation in the Share Capital of PT
Perseroan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
10. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 33/POJK.04/2014 10. Financial Services Authority Regulation No. 33/
tentang Direksi dan Dewan Komisaris Emiten atau POJK.04/2014 concerning the Board of Directors and
Perseroan Publik; Board of Commissioners of Issuers or Public Companies;
11. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 34/ 11. Financial Services Authority Regulation Number
POJK.04/2014 tentang Komite Nominasi dan Remunerasi 34/POJK.04/2014 concerning the Nomination and
Emiten atau Perseroan Publik; Remuneration Committee of Issuers or Public Companies;
12. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 55/ 12 Financial Services Authority Regulation Number 55/
POJK.04/2015 tentang Pembentukan dan Pedoman POJK.04/2015 concerning the Establishment and Guidelines
Pelaksanaan Kerja Komite Audit; for Implementing the Work of the Audit Committee;
13. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 31/ 13. Financial Services Authority Regulation Number 31/
POJK.05/2016 tentang Usaha Pergadaian; POJK.05/2016 concerning Pawnshop Business;
14. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 42/ 14. Financial Services Authority Regulation Number 42/
POJK.04/2020 tentang Transaksi Afiliasi dan Transaksi POJK.04/2020 concerning Affiliated Transactions and
Benturan Kepentingan; Conflict of Interest Transactions;
268 IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 269
15. Peraturan Menteri Badan Usaha Milik Negara Nomor: 15. Regulation of the Minister of State-Owned Enterprises
PER-1/MBU/03/2023 tentang Penugasan Khusus dan Number: PER-1/MBU/03/2023 concerning Special
Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Assignments and Social and Environmental
Badan Usaha Milik Negara; Responsibility Programs of State-Owned Enterprises;
16. Peraturan Menteri Badan Usaha Milik Negara Nomor: 16. Regulation of the Minister of State-Owned Enterprises
PER-2/MBU/03/2023 tentang Pedoman Tata Kelola dan Number: PER-2/MBU/03/2023 concerning Guidelines
Kegiatan Korporasi Signifikan Badan Usaha Milik Negara; for Governance and Significant Corporate Activities;
17. Peraturan Menteri Badan Usaha Milik Negara Nomor: 17. Regulation of the Minister of State-Owned Enterprises
PER-3/MBU/03/2023 tentang Organ dan Sumber Daya Number: PER-3/MBU/03/2023 concerning Organs and
Manusia Badan Usaha Milik Negara Human Resources of State-Owned Enterprises
18. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan 39 Tahun 2024 18. Financial Services Authority Regulation 39 of 2024
tentang Pergadaian concerning Pawnshops
19. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan 48 Tahun 2024 19. Financial Services Authority Regulation No. 48 of
Juncto Surat Edaran Nomor 28 Tahun 2025 Tentang 2024, in conjunction with Circular Letter No. 28 of 2025
Tata Kelola yang baik bagi Lembaga Pembiayaan, concerning Good Governance for Financing Institutions,
Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, Venture Capital Companies, Microfinance Institutions,
dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya and Other Financial Services Institutions
20. Peraturan KPK Nomor 1 Tahun 2026 tentang Perubahan 20. KPK Regulation Number 1 of 2026 concerning Amendments
Atas Peraturan Komisi Pemberantasan Korupsi Nomor to Corruption Eradication Commission Regulation Number
2 Tahun 2019 Tentang Pelaporan Gratifikasi 2 of 2019 concerning Reporting of Gratification
21. POJK 42/2024 tentang Penerapan Manajemen Risiko 21. Financial Services Authority Regulation (POJK) No.
dari Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, 42 of 2024 concerning the Implementation of Risk
Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa Keuangan Management for Financing Institutions, Venture Capital
Lainnya. Companies, Microfinance Institutions, and Other
Financial Services Institutions.
22. POJK 12/2024 Tentang Penerapan Strategi Anti Fraud 22. Financial Services Authority Regulation (POJK) No. 12
Bagi Lembaga Jasa Keuangan of 2024 concerning the Implementation of Anti-Fraud
Strategies for Financial Services Institutions.
23. Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 50 Tahun 2012 23. Government Regulation (PP) No. 50 of 2012 concerning
tentang Penerapan Sistem Manajemen Keselamatan the Implementation of the Occupational Safety and
Dan Kesehatan Kerja (SMK3) Health Management System (SMK3).
Di samping itu, Perusahaan juga senantiasa memastikan Additionally, the Company consistently ensures that all
bahwa seluruh proses bisnis telah sesuai dengan standar business processes meet international standards, which
internasional yang mencakup: include:
1. ISO 31000:2018 tentang Manajemen Risiko 1. ISO 31000:2018 on Risk Management
2. ISO 37001:2016 tentang Sistem Manajemen Anti 2. ISO 37001:2016 on Anti-Bribery Management Systems
Penyuapan (SMAP) (ABMS)
3. ISO 9001:2008 tentang Sistem Manajemen Mutu 3. ISO 9001:2008 on Quality Management Systems
4. ISO 27001:2022 tentang Sistem Manajemen Keamanan 4. ISO 27001:2022 on Information Security Management
Informasi Systems
5. ISO 37301:2021 tentang Sistem Manajemen Kepatuhan 5. ISO 37301:2021 on Compliance Management Systems
6. ISO 20000-1:2018 Sistem Manajemen Layanan Teknologi 6. ISO 20000-1:2018 Information Technology Service
Informasi Management System
7. ISO 22301:2019 Tentang Business Continuity 7. ISO 22301:2019 on Business Continuity Management
Management ISO/IEC 9001:2015 ISO/IEC 9001:2015 on Quality Management Systems
Seluruh ketentuan tersebut kemudian diinternalisasikan ke All these provisions are then internalized into company
dalam kebijakan-kebijakan Perusahaan. Setiap kebijakan policies. Each policy is developed with a focus on due
disusun dengan mengedepankan proses uji tuntas (due diligence to ensure that business decisions do not negatively
diligence) untuk memastikan keputusan bisnis tidak impact the environment or society. This process serves as
menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan a safeguard, ensuring the company operates according
maupun masyarakat. Proses ini menjadi mekanisme to prudent principles and simultaneously supporting
pengamanan yang memastikan perusahaan berjalan sesuai Pegadaian’s commitment to sustainability.
prinsip kehati-hatian dan sekaligus mendukung komitmen
Pegadaian terhadap keberlanjutan.
Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t 269
Page 270
Praktik Bisnis yang Bertanggung Jawab
Praktik Bisnis yang Bertanggung Jawab
Kebijakan Uji Tuntas Penanggungjawab
Policy Due Diligence Person responsible
Divisi Manajemen Risiko
Kebijakan Manajemen Risiko ISO 31000:2018 tentang Manajemen Risiko Operasional & Korporasi
Risk Management Policy ISO 31000:2018 on Risk Management Operational & Corporate
Risk Management Division
ISO 37001:2016 tentang Sistem
Kebijakan Anti Korupsi Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) Divisi Kepatuhan
Anti-Corruption Policy ISO 37001:2016 on Anti-Bribery Compliance Division
Management Systems (ABMS)
Kebijakan Keuangan dan Perencanaan Strategis Audit Laporan Keuangan Divisi Perencanaan Strategis
Financial Policy and Strategic Planning Financial Statement Audit Strategic Planning Division
ISO 27001:2022 tentang Sistem
Kebijakan Data Pribadi dan Privasi Nasabah Manajemen Keamanan Informasi Divisi IT Security
Customer Personal Data and Privacy Policy ISO 27001:2022 on Information IT Security Division
Security Management Systems
Divisi Gadai, Unit Usaha
Syariah, Digital Lending,
ISO 9001:2008 tentang
Kebijakan Operasional Produk Divisi Mikro, Divisi Emas
Sistem Manajemen Mutu
Product Operational Policy Pawn Division, Sharia Business
ISO 9001:2008 on Quality Management Systems
Unit, Digital Lending, Micro
Division, Gold Division
Kebijakan Perpajakan Pelaporan Pajak Divisi Akuntansi
Tax Policy Tax Reporting Accounting Division
Divisi Manajemen Risiko
Pedoman Business Continuity
Operasi & Koperasi, Kepatuhan
Management System (BCMS) Evaluasi berkala
Operational & Cooperative
Business Continuity Management Periodic evaluation
Risk Management
System (BCMS) Guidelines
Division, Compliance
Pedoman Komite Sustainability Evaluasi berkala Divisi ESG
Sustainability Committee Guidelines Periodic evaluation ESG Division
Pedoman Komite Kredit Evaluasi berkala Divisi Risiko Kredit & Asuransi
Credit Committee Guidelines Periodic evaluation Credit Risk & Insurance Division
Pedoman Perkreditan Gadai, Pedoman Perkreditan
Non-Gadai dan Perkreditan Bisnis Bullion Evaluasi berkala Divisi Risiko Kredit & Asuransi
Pawn Loan Guidelines, Non-Pawn Loan Guidelines Periodic evaluation Credit Risk & Insurance Division
and Bullion Business Loan Guidelines
Kebijakan Umum Perkreditan Evaluasi berkala Divisi Risiko Kredit & Asuransi
General Credit Policy Periodic evaluation Credit Risk & Insurance Division
Pedoman Pengadaan Barang dan Jasa Evaluasi berkala Divisi Pengadaan Logistik
Guidelines for Procurement of Goods and Services Periodic evaluation Logistics Procurement Division
Pedoman Penerapan Program Anti Pencucian
Uang, Pencegahan Pendanaan Terorisme, dan
Pencegahan Pendanaan Proliferasi Senjata
Pemusnah Massal (APU, PPT, dan PPPSM) Evaluasi berkala Divisi Kepatuhan
Guidelines for the Implementation of Anti-Money Periodic evaluation Compliance Division
Laundering, Prevention of Terrorism Financing, and
Prevention of the Financing of the Proliferation of Weapons
of Mass Destruction (APU, PPT, and PPPSM) Programs
Divisi Manajemen Risiko
Pedoman Sistem Manajemen Keselamatan
Operasi & Koperasi, Kepatuhan
dan Kesehatan Kerja (SMK3) Evaluasi berkala
Operational & Cooperative
Occupational Safety and Health Management Periodic evaluation
Risk Management
System (SMK3) Guidelines
Division, Compliance
ISO 37001:2016 tentang Sistem
Pedoman Pengendalian Gratifikasi Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) Divisi Kepatuhan
Gratification Control Guidelines ISO 37001:2016 on Anti-Bribery Compliance Division
Management Systems (ABMS)
Standar Etika Bisnis dan Perilaku (Code of Conduct)
Divisi Kepatuhan
Standards of Business Ethics and Assessment Good Corporate Governance
Compliance Division
Behavior (Code of Conduct)
Piagam Tata Kelola Perusahaan yang Baik
Divisi Kepatuhan
(Good Corporate Governance Code) Assessment Good Corporate Governance
Compliance Division
Good Corporate Governance Code
Sekretariat Dekom
Piagam Tata Tertib Kerja Dewan Komisaris (BOC Charter)
Assessment Good Corporate Governance Secretary of the Board
Board of Commissioners Charter of Conduct (BOC Charter)
of Commissioners
Piagam Tata Tertib Kerja Direksi (BOD Charter) Sekertariat Perusahaan
Assessment Good Corporate Governance
Board of Directors Charter (BOD Charter) Corporate Secretary
270 IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 271
Selain menerapkan uji tuntas dalam proses pembiayaan, In addition to implementing due diligence during the financing
Pegadaian juga mengedepankan prinsip kehati-hatian melalui process, Pegadaian also emphasizes the principle of prudence
penerapan Peraturan Direksi Nomor 99 Tahun 2025 tentang through the implementation of Board of Directors Regulation
Pedoman Komite Kredit. Pedoman ini menjadi landasan dalam No. 99 of 2025 concerning Credit Committee Guidelines. This
memastikan bahwa setiap fasilitas pembiayaan disalurkan secara guideline serves as the foundation for ensuring that every
bertanggung jawab, dengan mempertimbangkan risiko sosial dan financing facility is distributed responsibly issued, considering
lingkungan, serta tidak mendukung aktivitas yang berpotensi social and environmental risks, and avoiding support for activities
bertentangan dengan prinsip pembangunan berkelanjutan. that potentially conflict with sustainable development principles.
Dalam rangka memperkuat efektivitas pengawasan, Satuan To strengthen the effectiveness of supervision, the Internal
Pengawasan Intern (SPI) menjalankan fungsi assurance Audit Unit (SPI) performs our assurance function by applying
dengan menerapkan pendekatan Risk Based Audit sebagai a Risk-Based Audit approach as the basis for determining audit
dasar penetapan prioritas audit. Pendekatan ini diterapkan priorities. This approach is applied consistently, resulting in
secara konsisten, sehingga pada periode pelaporan, realisasi assurance activities reaching 118% of the target during the
kegiatan assurance mencapai 118% dari target yang ditetapkan. reporting period. Besides the assurance function, SPI also offers
Selain fungsi assurance, SPI juga melaksanakan peran advisory advisory support through various strategic initiatives, including
melalui berbagai inisiatif strategis, antara lain pemberian consulting on strengthening governance, risk management, and
konsultansi terkait penguatan tata kelola, manajemen internal controls for work units and developing new products.
risiko, dan pengendalian internal bagi unit kerja maupun
pengembangan produk baru.
SPI juga mengimplementasikan program “Auditor Mengajar” di SPI also implemented the Auditor Mengajar (Auditor Knowledge
tingkat Kantor Wilayah, sebagai wadah berbagi pengetahuan Sharing) program at the regional office level, providing a
dan pembelajaran mengenai tata kelola, manajemen risiko, platform for sharing knowledge and learning about governance,
serta pengendalian internal kepada jajaran Kantor Wilayah risk management, and internal control among regional and
dan Kantor Cabang. Lebih lanjut, kolaborasi lintas unit kerja branch offices. Furthermore, cross-unit collaboration was
diperkuat melalui kegiatan “One Hour”, yang memungkinkan strengthened through the “One Hour” activity, which allowed
SPI memperoleh pemutakhiran informasi terkait produk dan SPI to receive updates on new products and work programs
program kerja baru dari unit-unit terkait. from related units.
Dalam aspek pembiayaan berkelanjutan, Pegadaian Regarding sustainable financing, Pegadaian ensures that
memastikan bahwa setiap kebijakan internal disusun every internal policy is developed by integrating the principles
dengan mengintegrasikan prinsip Sustainable Finance, of Sustainable Finance, covering environmental, social, and
mencakup pengelolaan risiko lingkungan, sosial, dan tata governance risk management. These provisions are further
kelola. Ketentuan tersebut diatur lebih lanjut dalam Standar regulated in the Standard Operating Procedures (SOP) for each
Operasional Prosedur (SOP) masing-masing produk, sejalan product, aligned with the General Credit Policy. Additionally,
dengan Kebijakan Umum Perkreditan. Selain itu, Pegadaian Pegadaian has established a Loan Policy and Portfolio Guideline
menetapkan kebijakan Loan Portfolio Guideline (LPG) di dalam (LPG) in Board of Directors Regulation No. 92 of 2024 to guide
Peraturan Direksi No. 92 Tahun 2024 sebagai pedoman dalam the allocation of financing to prospective and sustainable
mengarahkan penyaluran pembiayaan ke sektor-sektor yang sectors, while limiting financing exposure to sectors that have
prospektif dan berkelanjutan, sekaligus membatasi eksposur the potential to damage the environment.
pembiayaan pada sektor yang berpotensi merusak lingkungan.
Sebagai institusi jasa keuangan yang mengemban amanah As a financial services institution entrusted with public
publik, Pegadaian menempatkan kepatuhan terhadap hukum responsibility, Pegadaian places compliance with laws and
dan regulasi sebagai prinsip utama dalam menjalankan setiap regulations as a fundamental principle in conducting all
aktivitas bisnis. Komitmen ini diwujudkan melalui pemantauan business activities. This commitment is reflected through
berkelanjutan atas seluruh ketentuan perundang‑undangan continuous monitoring of all applicable laws and regulations,
yang berlaku serta penerapan tata kelola yang disiplin as well as the implementation of disciplined governance across
di seluruh lini operasional. Sepanjang tahun 2025, tidak all operational lines. Throughout 2025, there were no instances
terdapat ketidakpatuhan yang berujung pada sanksi hukum of non-compliance resulting in legal sanctions against the
terhadap Perusahaan. Namun demikian, masih terdapat dua Company. Nevertheless, there were two (2) administrative non-
(2) ketidaksesuaian bersifat administratif, yaitu keterlambatan compliance findings, namely delays in regulatory reporting
penyampaian pelaporan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) submissions to the Financial Services Authority (OJK) and
serta penyesuaian narasi dalam materi pemasaran agar adjustments to marketing material narratives to ensure
selaras dengan ketentuan regulasi. Ketidaksesuaian tersebut alignment with regulatory requirements. All findings were
tidak menimbulkan dampak material yang signifikan bagi addressed cooperatively and have been leveraged to strengthen
Perusahaan. Seluruh temuan telah ditindaklanjuti secara compliance and enhance the Company’s governance practices.
kooperatif dan dimanfaatkan sebagai penguatan kepatuhan [GRI 2‑27]
serta peningkatan tata kelola Perusahaan. [GRI 2‑27]
Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t 271
Page 272
Praktik Bisnis yang Bertanggung Jawab
Praktik Bisnis yang Bertanggung Jawab
Pegadaian Ukur Maturitas GRC untuk Perkuat Tata Kelola Perusahaan
Pegadaian Measures GRC Maturity to Strengthen Corporate Governance
Sebagai bagian dari upaya berkelanjutan dalam As part of our ongoing efforts to strengthen corporate
memperkuat tata kelola perusahaan, Pegadaian untuk governance, Pegadaian conducted our first Governance,
pertama kalinya melaksanakan pengukuran tingkat Risk, and Compliance (GRC) maturity assessment during the
kematangan Governance, Risk, and Compliance (GRC) pada reporting year. This initiative is a strategic step to assess and
tahun pelaporan. Inisiatif ini menjadi langkah strategis strengthen the integration of governance, risk management,
untuk menilai sekaligus memperkuat integrasi antara tata and compliance across all of the Company’s operations.
kelola, manajemen risiko, dan kepatuhan di seluruh lini
operasional Perusahaan.
Pengukuran maturitas GRC dilakukan oleh lembaga GRC maturity assessments were conducted by an external
independen eksternal, PT Robere Manajemen Indonesia, independent agency, PT Robere Manajemen Indonesia, to
guna memastikan objektivitas dan kredibilitas hasil ensure the objectivity and credibility of the assessment
penilaian. Dari proses tersebut, Pegadaian memperoleh results. The process led to Pegadaian achieving a score of
skor 3,36 dengan kategori “consistent”, yang menunjukkan 3.36, categorized as “consistent,” indicating that GRC practices
bahwa praktik GRC telah terdokumentasi dengan baik are well-documented and consistently implemented in the
dan diimplementasikan secara konsisten dalam aktivitas company’s activities.
Perusahaan.
Penerapan sistem GRC dirancang untuk memastikan The implementation of the GRC system is designed to
efektivitas dan keterpaduan proses tata kelola, manajemen ensure the effectiveness and integration of governance, risk
risiko, serta kepatuhan dalam mendukung pencapaian management, and compliance processes in supporting the
tujuan strategis Perusahaan. Melalui sistem ini, Pegadaian achievement of the Company’s strategic objectives. Through
mendorong pengambilan keputusan yang lebih terstruktur, this system, Pegadaian encourages more structured,
transparan, dan akuntabel, sekaligus memperkuat transparent, and accountable decision-making, while
penciptaan nilai jangka panjang serta meningkatkan strengthening long-term value creation and boosting
kepercayaan para pemangku kepentingan. stakeholder trust.
Proses penilaian dilakukan dengan mengukur tingkat The assessment process involves measuring the level of
kapabilitas dan kematangan penerapan GRC melalui empat capability and maturity of GRC implementation across four
aspek utama, yaitu pembelajaran (learning), penyelarasan main aspects: learning, alignment, execution, and evaluation.
(alignment), pelaksanaan (execution), dan evaluasi This assessment framework provides a comprehensive
(evaluation). Kerangka penilaian tersebut memberikan overview of an organization’s readiness to manage risk and
gambaran komprehensif mengenai kesiapan organisasi compliance in an integrated manner.
dalam mengelola risiko dan kepatuhan secara terintegrasi.
Penilaian mengacu pada standar Open Compliance & Ethics The assessment refers to the Open Compliance & Ethics Group
Group (OCEG) GRC Assessment Framework versi 3.5.1, (OCEG) GRC Assessment Framework version 3.5.1 standard,
serta memperhatikan ketentuan regulasi yang berlaku, considering applicable regulatory provisions, including the
termasuk Peraturan Menteri BUMN dan Peraturan Otoritas Regulation of the Minister of State-Owned Enterprises and the
Jasa Keuangan (OJK), serta praktik terbaik nasional seperti Regulation of the Financial Services Authority (OJK), as well
Pedoman Umum Governansi Korporat Indonesia (PUG- as national best practices such as the General Guidelines for
KI). Metodologi penilaian mencakup pengkajian dokumen Indonesian Corporate Governance (PUG-KI). The assessment
dan analisis data, observasi, penyebaran kuesioner, serta methodology includes reviewing documents and data analysis,
wawancara dengan pemangku kepentingan terkait untuk observation, questionnaire distribution, and conducting
memperoleh gambaran yang menyeluruh dan berimbang. interviews with relevant stakeholders to obtain a comprehensive
and balanced understanding.
272 IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 273
Pegadaian Raih Penghargaan IRCA 2025 untuk Komitmen Kepatuhan
Pegadaian Receives IRCA 2025 Award for Compliance Commitment
Pada ajang Indonesia Regulatory Compliance Awards (IRCA) At the 2025 Indonesia Regulatory Compliance Awards
2025, Pegadaian kembali mencatatkan prestasi dengan (IRCA), Pegadaian once again achieved success by earning
meraih predikat Diamond – Most Strategic Enterprise in the Diamond – Most Strategic Enterprise in Regulatory
Regulatory Compliance untuk kategori Financial Services Compliance award in the Non-Bank Financial Services
Non-Bank. Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk category. This award recognizes Pegadaian’s ongoing efforts
apresiasi atas upaya berkelanjutan Pegadaian dalam to strengthen compliance practices, boost innovation,
memperkuat praktik kepatuhan, meningkatkan inovasi, and demonstrate consistent leadership in regulatory
serta menunjukkan kepemimpinan yang konsisten dalam implementation.
penerapan regulasi.
Capaian ini mencerminkan komitmen kuat Pegadaian This accomplishment reflects Pegadaian’s strong commitment
dalam membangun budaya kepatuhan yang menyeluruh, to building a comprehensive culture of compliance, ensuring
memastikan seluruh kegiatan usaha berjalan sesuai all business activities adhere to laws and regulations, and
ketentuan perundang-undangan, serta menjaga integritas maintaining the company’s integrity. Through the principles
Perusahaan. Melalui prinsip tata kelola perusahaan yang of good corporate governance, Pegadaian continues to ensure
baik, Pegadaian terus memastikan proses bisnis dilaksanakan that business processes are conducted ethically, healthily,
secara etis, sehat, dan berorientasi pada keberlanjutan. and sustainably.
Penghargaan ini juga diharapkan menjadi motivasi bagi This award is also expected to motivate all Pegadaian
seluruh Insan Pegadaian untuk terus meningkatkan kualitas employees to continuously improve the quality of their
fungsi kepatuhan, memperkuat budaya kepatuhan, dan compliance functions, strengthen their compliance culture,
memastikan setiap insan Perusahaan memahami perannya and ensure that every employee understands their role in
dalam menjaga integritas organisasi. Peningkatan tersebut maintaining organizational integrity. These improvements
tidak hanya mendukung efektivitas operasional, tetapi juga not only support operational effectiveness but also contribute
berkontribusi pada peningkatan maturitas kepatuhan serta to enhanced compliance maturity and improved corporate
peringkat tata kelola perusahaan (GCG). governance (GCG) rankings.
Sebagai wujud implementasi nyata, Pegadaian terus As a concrete implementation, Pegadaian continues to
mengembangkan berbagai inisiatif berbasis teknologi develop various technology-based initiatives to make it easier
untuk mempermudah karyawan dalam mengakses dan for employees to access and implement company regulations.
menjalankan ketentuan perusahaan. Beberapa di antaranya Some of these include:
meliputi:
• “Be Comply”, platform repository kebijakan yang • “Be Comply,” a policy repository platform that enables
memungkinkan karyawan memperoleh informasi employees to obtain internal regulatory information
regulasi internal secara cepat dan akurat, quickly and accurately,
• Sistem Monitoring Pelaporan (SIMPEL), yang membantu • Monitoring System (SIMPEL), which helps ensure the
memastikan proses pelaporan berjalan efektif dan reporting process is effective and well documented, and
terdokumentasi dengan baik, serta
• Aplikasi Pelaporan Gratifikasi (APASI) sebagai sarana • Gratification Reporting Application (APASI), as a reporting
pelaporan untuk memperkuat integritas dan budaya anti tool to strengthen integrity and the anti-gratification
gratifikasi di lingkungan perusahaan. culture in the company environment.
Melalui inisiatif tersebut, Pegadaian terus memperkuat Through this initiative, Pegadaian continues to strengthen
ekosistem kepatuhan yang modern, adaptif, dan our modern, adaptive, and sustainable compliance ecosystem
berkelanjutan demi memberikan kontribusi optimal bagi to provide optimal contributions to all stakeholders.
seluruh pemangku kepentingan.
Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t 273
Page 274
Praktik Bisnis yang Bertanggung Jawab
Praktik Bisnis yang Bertanggung Jawab
Pengukuran Maturitas Tata Kelola dan Maturitas Kepatuhan Tahun 2025
atas penilaian Tahun buku 2024
Governance Maturity and Compliance Maturity Assessment in 2025 on the
Assessment of the 2024 financial year
4,35
untuk Skor Maturitas Tata Kelola
4,27
untuk Skor Maturitas Kepatuhan
meningkat 0,23 dibandingkan tahun meningkat 0,17 dibandingkan tahun
sebelumnya sebelumnya
for Governance Maturity Score for Compliance Maturity Score
increased by 0.23 compared to the increased by 0.17 compared to the
previous year previous year
Pegadaian Raih Penghargaan Indonesia’s
In-House Counsel Awards 2025
Pegadaian Wins Indonesia’s In-House Counsel Award 2025
Pegadaian kembali menunjukkan penguatan praktik tata Pegadaian has again demonstrated the strength of our
kelola dan fungsi hukum perusahaan melalui pencapaian corporate governance practices and legal functions by
penghargaan “Indonesia’s Most Innovative In-House winning the “Indonesia’s Most Innovative In-House Counsel
Counsel Team 2025 – Non-Bank Financial Services” Team 2025 – Non-Bank Financial Services” award at the 2025
dalam ajang Indonesia In-House Counsel Awards 2025. Indonesia In-House Counsel Awards. This award recognizes
Penghargaan ini menjadi pengakuan atas peran strategis the strategic role of Pegadaian’s legal team in supporting
tim hukum Pegadaian dalam mendukung tata kelola corporate governance based on integrity, adaptability, and
perusahaan yang berintegritas, adaptif, dan berorientasi oriented towards sustainability.
pada keberlanjutan.
Ajang penghargaan tersebut merupakan hasil kolaborasi The awards are a collaboration between Hukumonline,
antara Hukumonline, Indonesian Corporate Counsel the Indonesian Corporate Counsel Association (ICCA), and
Association (ICCA), dan Asia Pacific Corporate Counsel the Asia Pacific Corporate Counsel Alliance (APCCA). They
Alliance (APCCA), yang secara konsisten memberikan consistently recognize corporate legal professionals for their
apresiasi kepada profesional hukum perusahaan atas contributions to strengthening compliance, innovation, and
kontribusinya dalam memperkuat kepatuhan, inovasi, serta the quality of corporate decision-making. This recognition
kualitas pengambilan keputusan korporasi. Pengakuan ini reflects the growing importance of the legal function as a
mencerminkan semakin pentingnya fungsi hukum sebagai strategic partner for management in navigating evolving
mitra strategis manajemen dalam menghadapi dinamika regulatory dynamics and business complexities.
regulasi dan kompleksitas bisnis yang terus berkembang.
Pencapaian ini menegaskan komitmen Pegadaian untuk This achievement highlights Pegadaian’s commitment
tidak hanya berfokus pada penciptaan nilai ekonomi, tetapi to focusing not only generating economic value but also
juga pada penguatan fondasi tata kelola dan inovasi hukum strengthening the foundations of governance and legal
yang menopang keberlanjutan bisnis jangka panjang. Di innovation that support long-term business sustainability.
tengah percepatan transformasi digital serta meningkatnya Amidst the face of rapid digital transformation and rising
tuntutan kepatuhan dan standar global, fungsi hukum demands for compliance and global standards, the company’s
perusahaan memegang peranan kunci dalam memastikan legal function plays a key role in ensuring that all innovations
bahwa setiap inovasi dan ekspansi usaha dijalankan secara and business expansion is carried out prudently, compliantly,
prudent, patuh, dan bertanggung jawab. and responsibly.
Penghargaan kategori “Most Innovative” diraih atas The “Most Innovative” award was awarded to Pegadaian’s
keberhasilan Divisi Legal Pegadaian dalam mengembangkan Legal Division for our success in developing legal solutions
solusi hukum yang responsif terhadap perubahan model responsive to changes in the Company’s business model and
bisnis dan kebutuhan operasional Perusahaan. Inovasi operational needs. This innovation is particularly relevant
tersebut menjadi semakin relevan seiring peran Pegadaian as Pegadaian leads in Gold Banking Services in Indonesia
sebagai pelopor Layanan Bank Emas di Indonesia serta and launches the Tring! superapp, enhancing the digital
peluncuran superapps Tring! yang memperkuat ekosistem financial and investment ecosystem. Through an adaptable
keuangan dan investasi digital. Melalui pendekatan hukum and proactive legal approach, the Legal Division contributes
yang adaptif dan proaktif, Divisi Legal berkontribusi directly to supporting the development of sustainable
langsung dalam mendukung pengembangan produk dan products and services while maintaining compliance with all
layanan yang berkelanjutan, sekaligus menjaga kepatuhan applicable regulations.
terhadap regulasi yang berlaku.
2 74 IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 275
Pegadaian Pertahankan Predikat Most Trusted Company di Ajang CGPI 2025
Pegadaian Maintains the Status as the Most Trusted Company at CGPI 2025.
Pegadaian kembali menunjukkan konsistensi penerapan Pegadaian has once again demonstrated our consistent
tata kelola perusahaan yang baik melalui keberhasilannya implementation of good corporate governance by successfully
mempertahankan predikat Most Trusted Company dalam maintaining the Most Trusted Company title in the 2025
ajang Corporate Governance Perception Index (CGPI) Award Corporate Governance Perception Index (CGPI) Award. This
2025. Pengakuan ini diberikan berdasarkan penilaian recognition was granted based on a thorough assessment
menyeluruh atas implementasi prinsip Good Corporate of the implementation of Good Corporate Governance (GCG)
Governance (GCG) yang dijalankan secara berkelanjutan principles, which were upheld sustainably throughout 2024–
sepanjang periode 2024–2025. 2025.
Program CGPI merupakan inisiatif yang diselenggarakan The CGPI program is an initiative organized by The Indonesian
oleh The Indonesian Institute for Corporate Governance Institute for Corporate Governance (IICG) in collaboration with
(IICG) bekerja sama dengan majalah SWA, yang bertujuan SWA magazine. It aims to encourage companies to integrate,
untuk mendorong perusahaan mengintegrasikan, build, and realign internal and external resources to develop
membangun, serta menyelaraskan kembali sumber daya new capabilities, enhance competitiveness, and strengthen
internal dan eksternal guna menciptakan kapabilitas baru, transparency and accountability in response to the dynamic
meningkatkan daya saing, serta memperkuat transparansi and ever-evolving business environment.
dan akuntabilitas dalam menghadapi dinamika lingkungan
bisnis yang terus berkembang.
Keberhasilan Pegadaian dalam mempertahankan predikat Pegadaian’s success in maintaining this predicate is also
tersebut juga tercermin dari peningkatan skor penerapan reflected in the consistent increase in our GCG implementation
GCG yang konsisten sejak pertama kali Perusahaan score since the Company first participated in the CGPI
berpartisipasi dalam program CGPI pada tahun 2019. Tahun program in 2019. 2025 marks the seventh year of Pegadaian’s
2025 menjadi tahun ketujuh keikutsertaan Pegadaian participation in the IICG assessment, with a score of 89.05,
dalam penilaian IICG, dengan capaian skor sebesar 89,05 up from the previous year. This improvement demonstrates
meningkat dibandingkan dengan tahun sebelumnya. the Company’s ongoing commitment to strengthening our
Peningkatan ini menunjukkan komitmen berkelanjutan governance system as the foundation for long-term business
Perusahaan dalam memperkuat sistem tata kelola sebagai sustainability.
fondasi utama keberlanjutan bisnis jangka panjang.
Proses penilaian CGPI dilakukan melalui tahapan yang The CGPI assessment process is conducted through
komprehensif dan ketat, meliputi pengisian kuesioner comprehensive and rigorous stages, including filling out
self-assessment oleh responden internal dan pemangku a self-assessment questionnaire by internal respondents
kepentingan, evaluasi atas kelengkapan dan kualitas and stakeholders, evaluating the completeness and quality
dokumentasi kebijakan, serta pemaparan kinerja dan praktik of policy documentation, and presenting the Company’s
tata kelola Perusahaan yang disesuaikan dengan tema CGPI performance and governance practices in accordance with
tahun berjalan. Penilaian tersebut berfokus pada tiga aspek the current year’s CGPI theme. The assessment focuses
utama, yaitu struktur tata kelola (governance structure), on three main aspects: governance structure, governance
proses tata kelola (governance process), dan hasil tata process, and governance outcome, which collectively reflect
kelola (governance outcome), yang secara bersama-sama the effectiveness of GCG implementation at Pegadaian.
mencerminkan efektivitas implementasi GCG di Pegadaian.
Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t 275
Page 276
Praktik Bisnis yang Bertanggung Jawab Praktik Bisnis yang Bertanggung Jawab Komitmen Terhadap Hak Asasi Manusia [GRI 2-23] Commitment to Human Rights Pegadaian menjunjung tinggi penghormatan terhadap Pegadaian upholds respect for human rights throughout our hak asasi manusia di seluruh rantai bisnisnya, mulai dari entire business chain, from internal work environments and lingkungan kerja internal, operasi perusahaan, hingga company operations to relationships with business partners. hubungan dengan mitra usaha. Perusahaan memastikan The company ensures that we do not work with parties tidak menjalin kerja sama dengan pihak-pihak yang terlibat involved in human rights violations, including child labor, dalam praktik pelanggaran HAM, termasuk pekerja anak, forced labor, and other forms of exploitation. kerja paksa, dan bentuk-bentuk eksploitasi lainnya. Untuk memperkuat budaya saling menghormati, Pegadaian To strengthen a culture of mutual respect, Pegadaian issued menerbitkan Surat Edaran Nomor 06/SE/2024 tentang Circular Letter No. 06/SE/2024 regarding the Respectful Respectful Workplace Policy. Kebijakan ini menegaskan Workplace Policy. This policy emphasizes the importance of pentingnya lingkungan kerja yang aman, setara, bebas dari a safe, equitable work environment free from discrimination, diskriminasi, perundungan, pelecehan, maupun kekerasan bullying, harassment, and physical or mental violence. This baik fisik maupun mental. Kebijakan ini menjadi landasan policy serves as the foundation for creating an inclusive, dalam menciptakan kultur kerja yang inklusif, produktif, productive, and conducive work culture for all Pegadaian dan kondusif bagi seluruh Insan Pegadaian. Komitmen ini employees. This commitment is evident in the absence of terbukti nyata dengan tidak adanya insiden pelanggaran significant human rights violations, including any incidents HAM, termasuk kasus terkait diskriminasi, yang signifikan related to discrimination throughout 2025. [GRI 406-1] yang terjadi sepanjang tahun 2025. [GRI 406-1] Seluruh karyawan memiliki peran penting dalam All employees play a crucial role in maintaining an memastikan lingkungan kerja yang beretika dan ethical work environment that respects the rights of every menghormati hak setiap individu. Karena itu, prinsip- individual. Therefore, the principles of the Respectful prinsip dalam Respectful Workplace Policy wajib diterapkan Workplace Policy must be applied at all levels, as follows: di seluruh lini, yaitu sebagai berikut: 1. Mengakui dan menghargai perbedaan dalam 1 Recognize and appreciate differences in a diverse work lingkungan kerja yang beragam dengan berbagai environment with a variety of backgrounds, perspectives, macam latar belakang, sudut pandang dan karakteristik and individual characteristics and viewpoints, to promote individu lainnya dan sudut pandang untuk mendorong productivity. lingkungan kerja yang produktif. 2. Pemimpin unit kerja menjamin setiap Karyawannya 2 The work unit leader ensures that no employee is tidak diperlakukan berbeda karena karakteristiknya treated differently because of their characteristics and serta memiliki kesempatan akses sarana dan prasarana that everyone has equal and fair access to facilities and yang sama dan adil. infrastructure. 3. Menciptakan dan membangun lingkungan kerja yang 3 Creating and maintaining a mutually respectful work saling menghargai, tidak melakukan diskriminasi, environment involves preventing discrimination, violence, kekerasan, dan pelecehan dalam bentuk apapun. or harassment in any form. Sebagai bagian dari komitmen Pegadaian dalam As part of Pegadaian’s commitment to conducting responsible menjalankan kegiatan usaha yang bertanggung jawab and ethical business activities, the Company affirms our dan beretika, Perusahaan menegaskan penghormatan respect for Human Rights across the entire value chain. This terhadap Hak Asasi Manusia (HAM) di seluruh rantai nilai. commitment is implemented through policies, processes, Komitmen ini diwujudkan melalui kebijakan, proses, dan and control mechanisms that refer to widely recognized mekanisme pengendalian yang mengacu pada standar international standards while being aligned with Pegadaian’s internasional yang diakui secara luas, serta disesuaikan operational characteristics. dengan karakteristik operasional Pegadaian. Pegadaian memublikasikan Human Rights Commitment Pegadaian has published a Human Rights Commitment that yang secara eksplisit mengacu pada Prinsip-Prinsip explicitly refers to the United Nations Guiding Principles on Panduan PBB tentang Bisnis dan HAM (United Nations Business and Human Rights (UNGP) and the OECD Guidelines Guiding Principles on Business and Human Rights/ on Responsible Business Conduct. This commitment covers 276 IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 277
UNGP) dan pedoman OECD terkait perilaku usaha yang the respect and protection of human rights for employees,
bertanggung jawab. Komitmen ini mencakup penghormatan customers, and business partners, including vendors, agents,
dan perlindungan HAM bagi karyawan, nasabah, serta mitra and other third parties involved in Pegadaian’s operations.
usaha, termasuk vendor, agen, dan pihak ketiga lainnya
yang terlibat dalam kegiatan operasional Pegadaian.
Pegadaian juga melakukan penilaian risiko HAM berbasis Pegadaian also conducts human rights risk assessments
proses bisnis utama, termasuk layanan di outlet, aktivitas based on key business processes, including services at
penagihan (collection), pengelolaan vendor keamanan, outlets, collection activities, the management of security
perlindungan data dan privasi nasabah, serta pengelolaan vendors, customer data protection and privacy, as well as the
agen dan mitra. Berdasarkan hasil penilaian tersebut, management of agents and partners. Based on the assessment
Pegadaian memublikasikan ringkasan risiko HAM results, Pegadaian publishes a summary of prioritized human
yang diprioritaskan beserta langkah pengendalian dan rights risks along with the control and mitigation measures
mitigasi yang telah diterapkan, sehingga meningkatkan implemented, thereby enhancing transparency without
transparansi tanpa mengungkapkan informasi sensitif. disclosing sensitive information.
Dalam aspek mitigasi dan remediasi, Pegadaian memperkuat In terms of mitigation and remediation, Pegadaian
mekanisme penanganan pengaduan dengan menautkan strengthens its grievance handling mechanisms by linking
kanal pengaduan yang ada pada isu-isu HAM. Perusahaan existing complaint channels to human rights-related issues.
menetapkan standar waktu layanan (service level agreement/ The Company establishes service level agreements (SLA)
SLA) untuk penanganan dan penyelesaian pengaduan, for the handling and resolution of complaints and discloses
serta mengungkapkan metrik agregat yang aman untuk aggregated metrics that are safe for publication, such as the
dipublikasikan, seperti jumlah laporan terkait HAM dan number of human rights-related reports and their resolution
status penyelesaiannya. Pendekatan ini memastikan bahwa status. This approach ensures that any alleged human rights
setiap dugaan pelanggaran HAM ditangani secara adil, violations are addressed fairly, promptly, and responsibly,
tepat waktu, dan bertanggung jawab, sekaligus menjaga while maintaining the confidentiality and protection of all
kerahasiaan dan perlindungan pihak-pihak terkait. relevant parties.
Anti Korupsi [GRI 205-1]
Anti-Corruption
Pegadaian memahami bahwa integritas adalah fondasi Pegadaian recognizes that integrity is the primary
utama keberlanjutan bisnis. Dengan jaringan operasional foundation of business sustainability. With our extensive
yang luas, Perusahaan menyadari adanya potensi risiko operational network, the Company recognizes the potential
korupsi yang dapat muncul di berbagai lini kerja, khususnya risks of corruption that can occur across various lines of
pada proses pemberian kredit serta pengadaan barang dan work, particularly in the credit issuance process and the
jasa. Oleh karena itu, Pegadaian secara proaktif melakukan procurement of goods and services. Therefore, Pegadaian
identifikasi area-area yang memiliki potensi penyuapan, proactively identifies areas where bribery could happen,
agar langkah pengawasan dan pencegahannya dapat enabling more precise and prevention measures can be
dijalankan secara lebih tepat dan terarah. implemented more precisely and effectively.
Komitmen untuk membangun organisasi yang bersih The commitment to building an organization free from
dari praktik Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN) terus Corruption, Collusion, and Nepotism (KKN) practices continues
diwujudkan melalui berbagai inisiatif. Seluruh karyawan to be realized through various initiatives. All employees are
diwajibkan menandatangani pakta integritas sebagai required to sign an integrity pact as a sign of commitment
bentuk komitmen dalam penerapan Good Corporate to implementing the Company’s Good Corporate Governance,
Governance Perusahaan yaitu mewujudkan lingkungan which aims to foster a conducive work environment in
kerja yang kondusif guna mewujudkan Perusahaan yang order to realize a Company free from corruption, collusion,
bersih dari praktek korupsi, kolusi, nepotisme, kecurangan nepotism, fraud, and other legal violations. The Company
(fraud) dan pelanggaran hukum lainnya. Perusahaan juga also regularly conducts anti-corruption socialization as well
secara rutin menyelenggarakan sosialisasi anti korupsi as moral and spiritual development activities to strengthen a
serta kegiatan pembinaan moral dan kerohanian untuk culture of integrity in the workplace. The same commitment
memperkuat budaya integritas di lingkungan kerja. also applies to external partners, where each prospective
Komitmen yang sama juga diberlakukan kepada mitra vendor must agree to an integrity pact before starting the
eksternal, di mana setiap calon vendor harus menyetujui procurement process.
pakta integritas sebelum memasuki proses pengadaan.
Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t 277
Page 278
Praktik Bisnis yang Bertanggung Jawab
Praktik Bisnis yang Bertanggung Jawab
Dalam menjalankan prinsip-prinsip antikorupsi, Pegadaian In implementing anti-corruption principles, Pegadaian
senantiasa merujuk dan mematuhi ketentuan perundang- consistently refers to and complies with applicable laws
undangan yang berlaku, termasuk Undang-Undang No. 20 and regulations, including Law No. 20 of 2001 concerning
Tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-Undang No. Amendments to Law No. 31 of 1999 on the Eradication
31 Tahun 1999 mengenai Pemberantasan Tindak Pidana of Criminal Acts of Corruption. The company has also
Korupsi. Perusahaan juga telah menerapkan ISO 37001:2016 implemented the ISO 37001:2016 Anti-Bribery Management
Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) sejak tahun 2020 System (SMAP) since 2020, ensuring business operations are
dengan melakukan komitmen untuk menjalankan usaha based on the Company’s values and the 4 No’s principles,
berdasarkan nilai-nilai Perusahaan dan prinsip 4 No’s yaitu: namely:
No Bribery No Kickback No Gift No Luxurious Hospitality
Tidak boleh ada suap-menyuap, Tidak boleh ada komisi, uang Tidak boleh ada hadiah yang Tidak boleh ada jamuan yang
sogok dan pemerasan terima kasih dan uang bagi-bagi tidak wajar berlebihan
There must be no bribery, There should be no commissions, There must be no unreasonable There must be no unreasonable
kickbacks, or extortion. gratitude payments, or profit- gifts. gifts.
sharing.
Sebagai bagian dari penguatan sistem pencegahan korupsi As part of strengthening the corruption prevention system
dan penerapan praktik tata kelola yang berintegritas, and implementing integrity-based governance practices,
Pegadaian telah menerapkan Sertifikasi Sistem Manajemen Pegadaian has implemented the ISO 37001:2016 Anti-Bribery
Anti Penyuapan ISO 37001:2016 di seluruh Kantor Management System Certification in all Regional Offices
Wilayah dan pada Unit Kerja Divisi Bullion. Sertifikasi and in the Bullion Division Work Units. This certification is
ini menjadi bukti nyata penerapan sistem anti korupsi concrete evidence of the implementation of a structured
yang terstruktur dan terstandarisasi, sekaligus berfungsi and standardized anti-corruption system and also serving
sebagai evidence atas komitmen Perusahaan dalam as evidence of the Company’s commitment to preventing
pencegahan tindak pidana korupsi yang dilaporkan kepada criminal acts of corruption reported to the Corruption
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Melalui penerapan Eradication Commission (KPK). Through the implementation
standar ini, Pegadaian secara berkelanjutan membangun of this standard, Pegadaian continuously promotes anti-
kesadaran dan budaya antikorupsi di kalangan karyawan, corruption awareness and culture among employees, while
serta memperkuat tata kelola perusahaan dan efektivitas also reinforcing corporate governance and enhancing the
sistem pengendalian internal. effectiveness of the internal control system.
Selain penguatan sistem, Pegadaian memfasilitasi Along with strengthening the system, Pegadaian facilitates
karyawan dalam gerakan pencegahan dan pemberantasan employees in anti-corruption prevention and eradication
antikorupsi bagi Perusahaan dan Negara melalui movement for the Company and the State through
partisipasi dalam Sertifikasi Penyuluh Antikorupsi participation in the Anti-Corruption Counselor Certification
(PAKSI) yang diselenggarakan bekerja sama dengan (PAKSI), organized in collaboration with the Anti-Corruption
Anti Corruption Learning Center (ACLC) pada Direktorat Learning Center (ACLC) at the Directorate of Education and
Pendidikan dan Pelatihan Komisi Pemberantasan Korupsi Training of the Corruption Eradication Commission (KPK).
(KPK). Program sertifikasi ini diikuti oleh 39 karyawan yang This certification program was attended by 39 employees
berasal dari berbagai fungsi strategis, termasuk Inspektur, from various strategic functions, including Inspectors,
Investigator, Kepala Audit Intern Kantor Wilayah, Kepala Investigators, Heads of Internal Audit at Regional Offices,
Divisi, Kepala Departemen, serta Compliance Senior Officer, Heads of Divisions, Heads of Departments, and Senior
dan dilaksanakan mulai dari tanggal 30 April s.d. 9 Mei Compliance Officers, and was held from 30 April to 9 May
2025. Keikutsertaan dalam program ini bertujuan untuk 2025. Participation in this program aims to ensure the
memastikan implementasi Program Antikorupsi berjalan effective implementation of the Anti-Corruption Program
secara efektif, sekaligus memperkuat peran para peserta and strengthen the role of participants in overseeing the
dalam mengawal pelaksanaan dan internalisasi program implementation and internalization of the anti-corruption
antikorupsi di masing-masing unit kerja. program in each work unit.
278 IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 279
Sebagai bagian dari program pemberantasan korupsi, As part of the anti-corruption program, Pegadaian has
Pegadaian juga telah menyelenggarakan Bribery Risk also conducted Bribery Risk Assessments at the regional
Assessment di kantor wilayah. Kegiatan ini merupakan office level. This initiative serves as a strategic measure
langkah strategis untuk mengidentifikasi dan memetakan to identify and map corruption or bribery risks inherent in
risiko korupsi atau penyuapan yang melekat pada proses business processes at regional offices, while also assessing
bisnis di kantor wilayah, sekaligus menilai kecukupan the adequacy of existing control measures. The results
pengendalian yang telah diterapkan. Hasil self-assessment of this self-assessment form the basis for strengthening
ini menjadi dasar dalam memperkuat sistem pencegahan the Company’s anti-bribery prevention system, enhancing
penyuapan, meningkatkan kewaspadaan Perusahaan organizational awareness of potential corruption risks, and
terhadap potensi risiko korupsi, serta memastikan bahwa ensuring that risk management is carried out proactively,
pengelolaan risiko dilakukan secara proaktif, terintegrasi, in an integrated manner, and in alignment with prudential
dan selaras dengan prinsip kehati-hatian serta standar tata principles and good governance standards.
kelola yang baik.
40 orang | person
(39 dari jalur Perusahaan dan 1 dari jalur pengalaman)
menjadi penyuluh antikorupsi pada tahun 2025
(39 from the Corporate track and 1 from the Experience track)
become an anti-corruption instructor in 2025)
Pada saat yang sama, sebagai bagian dari prinsip tata kelola At the same time, as part of our good governance principles,
yang baik, Pegadaian menerapkan sikap netral terhadap Pegadaian maintains a neutral stance toward political
aktivitas politik. Pegadaian tidak terlibat dalam kegiatan activity. Pegadaian does not participate in practical political
politik praktis, tidak memberikan donasi dalam bentuk apapun activities and does not make donations in any form to political
kepada partai politik, kandidat, pelobi, organisasi politik, parties, candidates, lobbyists, political organizations, trade
asosiasi perdagangan, atau kelompok lain yang berpotensi associations, or other groups that could potentially create a
menimbulkan konflik kepentingan. Seluruh prinsip ini conflict of interest. All of these principles are reinforced through
dipertegas melalui Peraturan Direksi Nomor 114 Tahun 2024 Board of Directors Regulation Number 114 of 2024 concerning
mengenai Standar Etika Bisnis dan Perilaku (Code of Conduct). Standards of Business Ethics and Behavior (Code of Conduct).
Berikut perwujudan netralitas aktivitas politik Perusahaan, The following is a manifestation of the Company’s neutrality regarding
Insan Pegadaian dilarang untuk: political activities. Pegadaian personnel are prohibited from:
a. Menggunakan fasilitas kantor, segala atribut dan a. Using office facilities, all attributes, and other Company
sumber daya Perusahaan lain untuk kampanye politik resources for political campaigns or fundraising
atau penggalangan dana politik
b. Menjadi pengurus partai politik di semua tingkatan dan/ b. Becoming a political party official at any level and/or
atau pencalonan anggota legislatif/Kepala Daerah/ nominating legislative members, Regional Heads, or
Kepala Desa kecuali peraturan perundang-undangan Village Heads, unless otherwise mandated by law
menyebutkan lain;
c. Melakukan atau terlibat dalam kegiatan yang c. Participating in activities that are perceived as political
dipersepsikan sebagai aktivitas kampanye politik, campaign actions, such as but not limited to putting up
seperti namun tidak terbatas pada pemasangan banners, distributing certain political symbols, images, or
spanduk, mengedarkan simbol, gambar dan ornamen ornaments within the Company environment.
politik tertentu pada lingkungan Perusahaan
Sepanjang tahun 2025, Pegadaian memastikan bahwa tidak Throughout 2025, Pegadaian affirmed that no financial
ada kontribusi dana, dukungan materi, maupun bentuk contributions, material support, or other forms of assistance
bantuan lainnya yang diberikan untuk mendukung kegiatan were given to support political campaign activities. This
kampanye politik. Informasi ini mencakup 100% proses bisnis information covers 100% of the Company’s business processes
Perusahaan, sekaligus menegaskan komitmen Pegadaian and affirms Pegadaian’s commitment to maintaining the
dalam menjaga integritas dan akuntabilitas Perusahaan. Company’s integrity and accountability. [GRI 415-1]
[GRI 415-1]
Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t 279
Page 280
Praktik Bisnis yang Bertanggung Jawab
Praktik Bisnis yang Bertanggung Jawab
Komunikasi dan Pelatihan Tentang Kebijakan
dan Prosedur Anti-Korupsi [GRI 205-2]
Communication and Training on Anti-Corruption Policies and
Procedures
Untuk memastikan terciptanya lingkungan kerja yang To ensure a work environment of integrity, Pegadaian places
berintegritas, Pegadaian menempatkan edukasi antikorupsi anti-corruption education a key part of our corporate culture.
sebagai bagian penting dari budaya Perusahaan. Setiap Every Pegadaian employee is equipped with adequate
insan Pegadaian dibekali pengetahuan dan pemahaman knowledge and understanding through various outreach and
yang memadai melalui berbagai program sosialisasi dan training programs that are designed to be easily accessible
pelatihan yang dirancang agar mudah diakses dan relevan and relevant to the Company’s operational dynamics
dengan dinamika operasional Perusahaan.
Tingkat pemahaman anti korupsi disampaikan melalui The level of anti-corruption awareness is provided via the
platform e-learning Pegadaian, memungkinkan seluruh Pegadaian e-learning platform, enabling all employees to
karyawan untuk mengikuti modul Anti Korupsi dan Gratifikasi access the Anti-Corruption and Gratification module online
secara daring, kapanpun dan dimanapun. Pegadaian juga anytime and anywhere. Pegadaian also participated in
mengikuti e-learning peningkatan pemahaman gratifikasi e-learning sessions to improve understanding of gratification,
oleh Pusat Edukasi Korupsi yang diselenggarakan oleh Komisi organized by the Corruption Education Center, organized by
Pemberantasan Korupsi (KPK) pada tanggal 3 Juli s.d. 5 Juli the Corruption Eradication Commission (KPK) from 3 – 7
2025 dan diikuti oleh Karyawan Departemen Manajemen July 2025. These sessions were attended by employees from
Risiko Kantor Wilayah. Bagi karyawan baru, Pegadaian the Regional Office Risk Management Department. For new
juga memasukkan materi Pengendalian Gratifikasi dan Anti employees, Pegadaian incorporated Gratification Control and
Penyuapan ke dalam agenda Sosialisasi Code of Conduct Anti-Bribery materials into the Code of Conduct Socialization
pada Tanggal 07 Maret 2025, sehingga prinsip integritas agenda on 7 March 2025, to help instill the principle of
dapat tertanam sejak awal mereka bergabung. integrity from the start of their employment.
Berbagai upaya juga dilakukan Pegadaian untuk membangun Pegadaian has also made various efforts to build an anti-
budaya anti korupsi, dengan melakukan: corruption culture, including:
1. Kampanye sebagai sarana komunikasi Pengendalian 1. Campaigns as a means of communication for Gratuity
Gratifikasi dan Anti Penyuapan Control and Anti-Bribery
2. Berpartisipasi pada Hari Anti Korupsi Sedunia yang 2. Participated in the International Anti-Corruption Day
diselenggarakan KPK RI di Yogyakarta organized by the Indonesian Corruption Eradication
Commission in Yogyakarta.
3. Sertifikasi awareness dan surveillance ISO 37001:2016 3. ISO 37001:2016 awareness and surveillance certification
tentang Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) related to the Anti-Bribery Management System (SMAP)
kepada Unit Kerja yang menjadi lingkup Sertifikasi ISO for Work Units within the scope of ISO Certification.
4. Sosialisasi Pembangun Integritas Anti Korupsi Insan 4. Socialization of Anti-Corruption Integrity Building for
Pegadaian Melalui Sertifikasi Penyuluh Antikorupsi Pegadaian Employees through Certification of Anti-
(PAKSI) & Ahli Pembangun Integritas (API) PT Pegadaian Corruption Counselors (PAKSI) & Integrity Building Experts
kepada Middle dan Senior Management (API) of PT Pegadaian for Middle and Senior Management.
5. Tingkat Pemahaman yang diselenggarakan oleh 5. The company’s level of understanding through e-Learning
Perusahaan melalui e-Learning penerapan GCG yang on the implementation of GCG, conducted by Pegadaian
dilaksanakan oleh Insan Pegadaian serta e-Learning personnel, as well as e-Learning on the understanding of
tingkat pemahaman gratifikasi oleh Pusat Edukasi gratification provided by the Corruption Education Center
Korupsi pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) at the Corruption Eradication Commission (KPK).
Adapun jumlah partisipasi Dewan Komisaris, Direksi, dan The number of participants from the Board of Commissioners,
karyawan dalam sosialisasi dan pelatihan anti korupsi Directors, and employees in anti-corruption socialization and
pada tahun 2025 sebagai berikut: training in 2025 is as follows:
280 IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 281
Tabel Jumlah Dewan Komisaris dan Direksi yang telah mengikuti sosialisasi tentang
Kebijakan dan Prosedur Anti-Korupsi melalui tingkat pemahaman/e-learning
Table of the number of Board of Commissioners and Directors who have participated in the socialization of
Anti-Corruption Policies and Procedures through the level of understanding/e-learning.
Wilayah Jumlah Persentase
Region Amount Percentage
Kantor Pusat
15 100%
Headquarters
Tabel Sosialisasi Kebijakan Anti Korupsi Bagi Karyawan melalui tingkat pemahaman/e-learning
Table of Employee Socialization of Anti-Corruption Policy through Understanding/E-learning
Kategori Karyawan Jumlah Karyawan Persentase
Employee Category Number of Employees Percentage
Organ Pendukung Dewan Komisaris
5 100%
Supporting Organs of the Board of Commissioners
Karyawan Kantor Pusat
1.103 80.08%
Head Office Employees
Karyawan Kantor Wilayah
9.083 84.25%
Regional Office Employees
Jumlah
10.214 83.68%
Total
Tabel Sosialisasi anti korupsi bagi
Karyawan Pegadaian dan Mitra Perusahaan
melalui webinar [GRI 205-3]
Table of Anti-corruption socialization for
Pegadaian employees and company partners via
webinar.
Peserta Jumlah
Participant Amount
Insan Pegadaian (PKWTT, PKWT, dan
Outsourcing) 1.739 Peserta
Pegadaian Employees (PKWTT, PKWT, and Participants
Outsourcing)
Mitra Perusahaan 121 Peserta
Company’s Partners Participants
Catatan | Note:
Pada tahun 2025, terdapat 91 mitra (5% dari 1.732 total mitra Pegadaian)
yang mengikuti sosialisasi anti-korupsi yang diselenggarakan oleh
Perusahaan.
In 2025, a total of 91 business partners (representing 5% of Pegadaian’s
1,732 total partners) participated in the anti-corruption awareness program
conducted by the Company.
Tabel Pelatihan Antikorupsi (PAKSI)
Bagi Karyawan
Table of Anti-corruption Training (PAKSI)
for Employee
Wilayah Karyawan Tetap
Participant Permanent Employee
Kantor Pusat
27
Head office
Kantor Wilayah
12
Regional Office
Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t 281
Page 282
Praktik Bisnis yang Bertanggung Jawab
Praktik Bisnis yang Bertanggung Jawab
Tabel Sosialisasi Anti-Korupsi dengan Mitra
Perusahaan di Indonesia
Table of Anti-Corruption Socialization with
Partners/Suppliers in Indonesia
Wilayah Jumlah Mitra
Participant Total Partners/Suppliers
Jakarta 53
Banten 4
Jawa Barat 5
Jawa Tengah 2
Jawa Timur 10
Yogyakarta 1
Sumatera Utara 3
Riau 1
Kep. Riau 2
Aceh 1
Bali 1
Sulawesi Selatan 2
Sulawesi Utara 2
Kalimantan Barat 1
Kalimantan Timur 1
Kalimantan Selatan 1
Papua 1
TOTAL 91
Sosialisasi dilakukan secara lebih luas kepada berbagai Sosialisasi dilakukan secara lebih luas kepada berbagai unit
unit kerja, mulai dari Divisi di Kantor Pusat hingga Kantor kerja, mulai dari Divisi di Kantor Pusat hingga Kantor Wilayah,
Wilayah, Kantor Area, dan Kantor Cabang. Pegadaian juga Kantor Area, dan Kantor Cabang. Pegadaian juga melakukan
melakukan sosialisasi kepada mitra kerja yang berada di 12 sosialisasi kepada mitra kerja yang berada di 12 wilayah kerja dan
wilayah kerja dan kantor pusat. Pendekatan ini memastikan kantor pusat. This approach ensures that anti-corruption policies
bahwa kebijakan antikorupsi dipahami secara konsisten di are consistently understood across all levels of the organization.
seluruh tingkatan organisasi.
Komitmen Pegadaian tidak berhenti pada internal perusahaan. Pegadaian’s commitment extends beyond the Company’s internal
Sepanjang tahun 2025, Pegadaian memberikan sosialisasi environment. Throughout 2025, Pegadaian also conducted
kebijakan anti korupsi kepada Mitra Bisnis Pegadaian socialization of its anti-corruption policy to Pegadaian’s business
melalui Sosialisasi Pencegahan dan Pengendalian Gratifikasi partners through a Gratification Prevention and Control Socialization
di momen Hari Raya pada tanggal 19 Maret 2025 melalui program during the Eid festive period on March 19, 2025. The
aplikasi zoom dan disiarkan pada youtube Perusahaan. session was delivered through a Zoom meeting and broadcast via
Penyampaian sosialisasi pada Kantor Wilayah melalui the Company’s official YouTube channel. At the regional level, the
tatap muka, pertemuan daring, maupun surat tertulis, socialization was conducted through face-to-face sessions, virtual
termasuk pada saat proses tender. Setiap mitra diwajibkan meetings, as well as written communication, including during the
menandatangani surat pernyataan dalam pengadaan barang/ tender process. Each business partner is required to sign a statement
jasa sebagai bukti komitmen mematuhi peraturan perundang- letter during the procurement of goods and services as evidence of
undangan yang terkait dengan pencegahan korupsi. their commitment to comply with applicable laws and regulations
related to corruption prevention.
282 IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 283
Dukung Antikorupsi, Pegadaian Turut Berpartisipasi
dalam Peringatan HAKORDIA 2025
Pegadaian Participates in HAKORDIA 2025 to Support Anti-Corruption Efforts
Sebagai bagian dari komitmen berkelanjutan dalam As part of our ongoing commitment to supporting the national
mendukung agenda nasional pemberantasan korupsi, anti-corruption agenda, Pegadaian actively participated in
Pegadaian berpartisipasi aktif dalam rangkaian Peringatan the series of World Anti-Corruption Day (HAKORDIA) 2025
Hari Antikorupsi Sedunia (HAKORDIA) 2025 yang commemoration organized by the Corruption Eradication
diselenggarakan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Commission (KPK) in Yogyakarta on 6–9 December, 2025.
Yogyakarta pada 6–9 Desember 2025. Kegiatan ini melibatkan This event involved various stakeholders, including ministries
berbagai pemangku kepentingan, termasuk kementerian dan and government institutions, business actors, academics, and
lembaga negara, pelaku usaha, akademisi, serta masyarakat the broader community, as a collective effort to strengthen
luas, sebagai upaya kolektif untuk memperkuat gerakan the anti-corruption movement in a comprehensive and
antikorupsi secara menyeluruh dan berkelanjutan. sustainable way.
HAKORDIA 2025 tidak hanya menjadi momentum peringatan, HAKORDIA 2025 is not just a commemorative momentum,
tetapi juga berfungsi sebagai forum edukasi publik melalui but also serves as a public education forum through various
beragam pameran, diskusi, dan aktivitas kreatif yang exhibitions, discussions, and creative activities that encourage
mendorong partisipasi lintas sektor. Dalam mendukung cross-sector participation. To support this initiative,
inisiatif tersebut, Pegadaian turut ambil bagian dengan Pegadaian participated by opening a booth at the HAKORDIA
membuka booth dalam Integrity Expo HAKORDIA yang Integrity Expo at Benteng Vredeburg, Yogyakarta. Under the
berlokasi di Benteng Vredeburg, Yogyakarta. Melalui tema theme “Eradicate Corruption with Pegadaian,” the Company
“Basmi Korupsi Bersama Pegadaian”, Perusahaan menegaskan emphasized our commitment to providing professional,
komitmennya dalam menghadirkan layanan yang profesional, transparent, and integrity-based services across all business
transparan, dan berintegritas di seluruh proses bisnis. processes.
Sejalan dengan visi Perusahaan untuk mengEMASkan Aligned with the Company’s vision to “GOLD” Indonesia,
Indonesia, kehadiran Pegadaian dalam HAKORDIA Pegadaian’s presence at HAKORDIA embodies integrity— a
merepresentasikan integritas sebagai nilai fundamental fundamental value equivalent to gold: pure, solid, and of
yang setara dengan emas: murni, kokoh, dan bernilai jangka long-term value. This value forms the foundation for building
panjang. Nilai ini menjadi fondasi dalam membangun budaya a healthy organizational culture and supporting overall
organisasi yang sehat serta mendukung keberlanjutan usaha business sustainability.
secara menyeluruh.
Upaya Pegadaian dalam mendorong integritas tidak hanya Pegadaian’s efforts to promote integrity focus not only
berfokus pada pengawasan internal, tetapi juga pada on internal oversight but also on cultivating a consistent
pembangunan budaya antikorupsi yang konsisten dan and sustainable anti-corruption culture. The company
berkelanjutan. Perusahaan mengembangkan berbagai inisiatif has developed several strategic initiatives, including the
strategis, antara lain program Penyuluh Antikorupsi (PAKSI), Anti-Corruption Counseling Program (PAKSI), an Integrity
kebijakan Integrity governance (Pedoman Pengendalian Governance Policy (Guidelines for Gratification Control and an
Gratifikasi dan Sistem Manajemen Anti Penyuapan), serta Anti-Bribery Management System), and the implementation
penerapan Whistleblowing System (WBS) sebagai sarana of a Whistleblowing System (WBS) for early detection of
deteksi dini terhadap potensi penyimpangan. potential irregularities.
Program PAKSI dijalankan oleh insan Pegadaian yang telah The PAKSI program is led by Pegadaian personnel equipped
dibekali kompetensi khusus dalam menyosialisasikan nilai- with specialized competencies to promote integrity values,
nilai integritas, memberikan penyuluhan antikorupsi, serta provide anti-corruption counseling, and oversee compliance
mengawal penerapan kebijakan kepatuhan di lingkungan policy implementation internally. Through this role,
internal. Melalui peran ini, Pegadaian memperluas Pegadaian expands our preventive measures, boosts integrity
pendekatan pencegahan, meningkatkan literasi integritas di literacy among employees, and strengthens a corporate
kalangan karyawan, serta memperkuat budaya perusahaan culture that rejects all forms of corruption.
yang menolak segala bentuk praktik koruptif.
Selain itu, Pegadaian menerapkan kebijakan anti-gratifikasi Additionally, Pegadaian enforces an anti-gratification policy
yang berlaku di seluruh unit kerja, dilengkapi dengan applicable to all work units, complemented by a specially
mekanisme pelaporan dan penanganan yang diawasi secara supervised reporting and handling mechanism. This policy is
khusus. Kebijakan ini dirancang untuk memastikan setiap designed to ensure that every employee understands ethical
karyawan memahami batasan etika dalam bekerja serta boundaries at work and the legal consequences of giving
implikasi hukum yang terkait dengan pemberian maupun or receiving gratuities. The implementation is backed by a
penerimaan gratifikasi. Implementasinyaz didukung oleh standardized internal investigation system and regular audits
sistem investigasi internal yang terstandar serta audit berkala to maintain consistent compliance across all operational
guna memastikan kepatuhan yang konsisten di seluruh lini lines.
operasional.
Pegadaian juga menyediakan Whistleblowing System berbasis Pegadaian also offers a secure, independent, digital-based
digital yang aman, independen, dan menjamin kerahasiaan whistleblowing system that guarantees confidentiality for
pelapor, baik bagi karyawan maupun masyarakat. Sistem employees and the public. This system is designed to be
ini dirancang agar mudah diakses dan responsif, sehingga accessible and responsive, encouraging active stakeholder
mendorong partisipasi aktif pemangku kepentingan dalam participation in maintaining the company’s integrity and
menjaga integritas Perusahaan serta memastikan setiap ensuring that every report is managed professionally and in
laporan ditindaklanjuti secara profesional sesuai dengan accordance with applicable regulations.
ketentuan yang berlaku.
Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t 283
Page 284
Praktik Bisnis yang Bertanggung Jawab
Praktik Bisnis yang Bertanggung Jawab
Insiden Korupsi yang Terbukti dan Tindakan yang Diambil [GRI 205-3]
Evidence of Corruption Incidents and Actions Taken
Pada tahun pelaporan, Perusahaan mencatat 139 insiden During the reporting year, the Company recorded 139 integrity
pelanggaran integritas terkait fraud yang diterima melalui violation incidents related to fraud, which were reported through
sistem Whistleblowing dan hasil temuan audit, dengan 44 the Whistleblowing System and audit findings. Of these cases,
karyawan telah dikenakan sanksi (seperti surat peringatan, 44 employees were subject to sanctions (including written
pemutusan hubungan kerja, dan/atau dibebas tugaskan) warnings, termination of employment, and/or being cleared
dan insiden lainnya masih dalam proses pemeriksaan. with no sanctions imposed) while the remaining incidents are still
Peristiwa ini menjadi perhatian serius bagi manajemen dan under investigation. Employees have been subject to sanctions,
diperlakukan sebagai momentum evaluasi menyeluruh while the remaining incidents are still under investigation.
atas efektivitas sistem pencegahan dan pengendalian These incidents were of serious concern to management and
internal yang telah diterapkan. provided an opportunity to thoroughly evaluate the effectiveness
of internal prevention and control systems.
Sejalan dengan prinsip zero tolerance terhadap korupsi, In accordance with the zero-tolerance policy for corruption,
Perusahaan segera mengambil langkah tegas dan terukur the Company immediately took decisive and appropriate action
sesuai dengan ketentuan hukum dan kebijakan internal in line with applicable laws and internal policies. Incidents
yang berlaku. Penanganan insiden dilakukan secara were handled transparently through an independent internal
transparan melalui mekanisme investigasi internal yang investigation mechanism, accompanied by cooperation from
independen, disertai dengan kerja sama yang kooperatif law enforcement officials and other relevant parties.
dengan aparat penegak hukum dan pihak terkait lainnya.
Sebagai tindak lanjut, Perusahaan melakukan penguatan As a follow-up, the Company comprehensively strengthened
sistem anti korupsi secara komprehensif, mencakup our anti-corruption system, encompassing policy reviews
peninjauan dan penyempurnaan kebijakan, penguatan and refinements, strengthening internal controls, and
pengendalian internal, serta peningkatan efektivitas improvements in risk-based oversight effectiveness. The
pengawasan berbasis risiko. Perusahaan juga memperluas Company also expanded our integrity outreach and training
program sosialisasi dan pelatihan integritas kepada programs for all employees to foster a deeper understanding
seluruh insan Perusahaan guna memastikan pemahaman of ethical values, compliance, and professional responsibility.
yang lebih mendalam terhadap nilai-nilai etika, kepatuhan,
dan tanggung jawab profesional.
Insiden tersebut menjadi pembelajaran penting dalam This incident serves as a vital reminder for continuous
mendorong perbaikan berkelanjutan (continuous improvement in the corporate governance system. Through
improvement) atas sistem tata kelola perusahaan. Melalui the corrective and preventative actions implemented, the
langkah-langkah korektif dan preventif yang telah Company reaffirms our commitment to cultivating a strong
diterapkan, Perusahaan menegaskan kembali komitmen culture of integrity, preventing similar incidents from
untuk membangun budaya integritas yang kuat, mencegah recurring, and maintaining business continuity based on
terulangnya kejadian serupa, serta memastikan keberlanjutan Good Corporate Governance principles.
usaha yang berlandaskan prinsip Good Corporate Governance.
284 IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 285
Kebijakan Perusahaan dan Mekanisme Penyebarluasan Informasi
Company Policy And Information Distribution Mechanism
Seluruh kebijakan perusahaan telah disahkan oleh Direksi All company policies have been approved by the Board of
dan berlaku bagi seluruh jenjang organisasi. Kebijakan yang Directors and are applicable at all levels of the organization.
bersifat publik, seperti Kebijakan Anti Korupsi, Kebijakan Public policies, such as the Anti-Corruption Policy, the
Data Pribadi dan Privasi Nasabah, Kebijakan Operasional Personal Data and Customer Privacy Policy, the Product
Produk, serta Kebijakan Perpajakan dan Rencana Strategis, Operations Policy, and the Tax Policy and Strategic Plan, can
dapat diakses melalui situs resmi Pegadaian. be found on Pegadaian’s official website.
Sementara itu, kebijakan internal yang sifatnya operasional Meanwhile, internal operational policies are socialized
disosialisasikan melalui portal internal KITA PEGADAIAN, agar through the KITA PEGADAIAN internal portal to ensure all
seluruh karyawan memahaminya dan dapat menerapkannya employees understand and can apply them in their daily tasks.
dalam aktivitas sehari-hari. Pegadaian juga memastikan mitra Pegadaian also ensures that business partners understand
bisnis memahami standar perusahaan melalui pertemuan the Company’s standards through in-person meetings and
langsung serta ketentuan yang dituangkan dalam kontrak the provisions outlined in employment contracts.
kerja.
Kebijakan tersebut kemudian diterjemahkan lebih rinci ke These policies are then translated into more detailed Work
dalam berbagai Pedoman Kerja sebagai acuan pelaksanaan di Guidelines to guide implementation in the field. To ensure
lapangan. Untuk memastikan implementasi berjalan efektif, effective implementation, Pegadaian offers various training
Pegadaian menyediakan ragam pelatihan seperti Leadership programs, including Leadership & Strategy, Business, IT
& Strategy, Business, IT & Finance, serta Operation & Service & Finance, and Operation & Service, delivered through
melalui pembelajaran tatap muka maupun e-learning. both face-to-face and e-learning formats. This training
Pelatihan ini membantu meningkatkan kapasitas karyawan helps improve employee capacity, ensuring consistent and
sehingga penerapan kebijakan dapat berlangsung konsisten, measurable policy implementation while supporting the
terukur, dan mendukung tujuan keberlanjutan Perusahaan. Company’s sustainability objectives.
Dalam implementasinya, Pegadaian melaksanakan Survei In our implementation, Pegadaian carried out a Company
Indeks Efektivitas Komunikasi Publik Perusahaan. Survei Public Communication Effectiveness Index Survey. This
ini menjadi instrumen penting dalam upaya peningkatan survey is a key tool in efforts to improve the overall quality
kualitas pengelolaan komunikasi secara menyeluruh. of communication management. Through this survey, the
Melalui survei ini, Perusahaan memperoleh alat ukur yang Company gained an objective and structured measuring tool
objektif dan terstruktur untuk menilai sejauh mana pesan- to evaluate how well management messages are delivered
pesan manajemen disampaikan secara konsisten, dipahami consistently, understood clearly, and relevant to various
dengan baik, dan relevan bagi berbagai kelompok pemangku stakeholder groups. The survey results are used as a basis
kepentingan. Hasil survei tersebut dimanfaatkan sebagai for evaluation and ongoing improvement, ensuring that the
dasar evaluasi dan perbaikan berkelanjutan, sehingga strategi Company’s communication strategy remains aligned with
komunikasi Perusahaan dapat terus diselaraskan dengan stakeholder information needs and support the creation of
kebutuhan informasi pemangku kepentingan serta mendukung transparency and accountability.
terciptanya transparansi dan akuntabilitas.
Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t 285
Page 286
Praktik Bisnis yang Bertanggung Jawab Praktik Bisnis yang Bertanggung Jawab Whistleblowing System [OJK F.24, GRI 2-16, 2-26, FN-CF-270a.4] Whistleblowing System Pegadaian memastikan bahwa suara masyarakat, nasabah, Pegadaian ensures that the voices of the public, customers, maupun pemangku kepentingan lainnya mendapatkan and other stakeholders are properly heard and acted upon. ruang yang layak untuk didengar dan ditindaklanjuti. To this end, the Company operates a Whistleblowing System Untuk itu, Perusahaan mengoperasikan Whistleblowing (WBS), regulated by Board of Directors Regulation No. 107 of System (WBS) yang diatur melalui Peraturan Direksi 2024, as a means for anyone to report suspected violations of No. 107 Tahun 2024 sebagai sarana bagi siapapun untuk ethics, integrity, norms, or Company regulations. melaporkan dugaan pelanggaran etika, integritas, norma, atau ketentuan Perusahaan. Berbagai kanal pelaporan disediakan agar mudah diakses, Various reporting channels are available for easy access, mulai dari surat elektronik whistle.blower@pegadaian. including email at whistle.blower@pegadaian.co.id, the co.id, situs web https://wbs.pegadaian.co.id/, Whatsapp website, WhatsApp at 0811 2250 0569, or a Confidential Letter 0811 2250 0569, maupun Surat Rahasia yang ditujukan addressed to the Head of the Internal Audit Unit (SPI) of PT kepada Kepala Satuan Pengawasan Intern (SPI) PT Pegadaian, Jalan Kramat Raya No.162, Central Jakarta 10430. Pegadaian, Jalan Kramat Raya No.162, Jakarta Pusat 10430. All incoming reports are managed independently by the Seluruh laporan yang masuk dikelola secara independen Investigator Work Unit to ensure objective and professional oleh Unit Kerja Investigator untuk memastikan penanganan handling. yang objektif dan profesional. Pada tahun 2025, Satuan Pengawasan Intern (SPI) In 2025, the Internal Audit Unit (SPI) optimized the mengoptimalkan penerapan Whistleblowing System (WBS) implementation of the Whistleblowing System (WBS) as a key sebagai salah satu instrumen utama dalam memperkuat instrument for strengthening corporate transparency and transparansi dan akuntabilitas Perusahaan. Optimalisasi accountability. This optimization was carried out by ensuring ini dilakukan dengan memastikan terjaminnya kerahasiaan the confidentiality of the whistleblower’s identity, which identitas pelapor, sehingga mendorong keberanian dan encourages individuals to submit complaints with confidence kepercayaan dalam menyampaikan pengaduan secara and courage. bertanggung jawab. Seluruh laporan yang diterima melalui WBS diproses secara All reports received through the WBS are processed konsisten sesuai dengan pedoman dan prosedur yang consistently following SPI’s guidelines and procedures, berlaku di SPI, guna memastikan penanganan yang objektif, ensuring objective, independent, and accountable handling. independen, dan dapat dipertanggungjawabkan. Mekanisme This reporting mechanism is designed inclusively, allowing pelaporan ini dirancang secara inklusif, memungkinkan anyone at any level of the organization, including the Board penyampaian pengaduan atas dugaan pelanggaran yang of Directors and the Board of Commissioners, to submit melibatkan seluruh lapisan organisasi, termasuk Direksi complaints about alleged violations. It reflects the Company’s dan Dewan Komisaris, sebagai wujud komitmen Perusahaan commitment to the principles of equality before the law and terhadap prinsip kesetaraan di hadapan kebijakan dan zero zero tolerance for breaches of integrity. tolerance terhadap pelanggaran integritas. Sebagai bentuk perlindungan, Pegadaian menjamin As a form of protection, Pegadaian guarantees the kerahasiaan identitas dan keamanan pelapor, baik bagi confidentiality of whistleblowers’ identities and their security, mereka yang melapor secara terbuka maupun anonim. whether they report publicly or anonymously. The company Perusahaan melarang segala bentuk intimidasi atau prohibits any form of intimidation or harassment against tindakan tidak menyenangkan terhadap pelapor selama whistleblowers, as long as the information they provide informasi yang disampaikan dijaga kerahasiaannya. remains confidential. Sepanjang tahun 2025, sistem WBS menerima 202 laporan Throughout 2025, the WBS system received 202 reports indikasi pelanggaran. Sebagian besar laporan berkaitan indicating violations. Most reports concerned violations of dengan pelanggaran terhadap Perjanjian Kerja Bersama the Collective Labor Agreement (CLA) and internal company (PKB) dan kebijakan internal perusahaan. Setiap laporan policies. Each report was analyzed, verified, and followed up dianalisis, diverifikasi, dan ditindaklanjuti sesuai prosedur, according to procedures, as shown in the following data: sebagaimana data berikut: 286 IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 287
Pelanggaran yang Diterima dan Diproses melalui Whistleblowing System
Reports of Violations Received and Processed through the Whistleblowing System
2025
Selesai/ Diteruskan
Jenis Pelanggaran Selesai/ Dihentikan/
Jumlah ke Pihak Terkait
No. Type of Violation Terbukti Tidak Terbukti Dalam Proses
Amount Completed/
Completed/ Discontinued/ In Process
Forwarded to
Proven Not Proven
Related Parties
1 Fraud 17 14 0 0 3
Pelanggaran Etika
2 24 1 20 3 0
Ethical Violation
Pelanggaran hukum atau peraturan
3 perundang undangan yang berlaku 23 2 14 5 2
Violation of applicable laws or regulations
Pelanggaran atas Perjanjian Kerja Bersama
(PKB) dan kebijakan Perseroan yang berlaku
4 111 23 37 46 5
Violation of the Collective Labor Agreement
(CLA) and applicable Company policies
Pelanggaran atas Code of Conduct
atau Tata Nilai Perseroan
5 21 1 10 10 0
Violation of the Code of Conduct or
Company Values
Benturan kepentingan
6 6 0 0 6 0
Conflict of Interest
Jumlah
202 41 81 70 10
Total
Selama periode pelaporan, Pegadaian secara konsisten Throughout the reporting period, Pegadaian consistently
mengkomunikasikan kepada Dewan Komisaris dan Direksi informed the Board of Commissioners and the Board
berbagai isu penting terkait tata kelola, termasuk aspek- of Directors regarding various important governance
aspek yang berkaitan dengan kepatuhan, perlindungan issues, including aspects related to compliance, consumer
konsumen, dan kualitas layanan. Setiap temuan atau protection, and service quality. Any findings or potential
potensi pelanggaran yang berdampak pada pelanggan violations affecting customers are of primary concern and
menjadi perhatian utama dan dilaporkan secara berkala are reported periodically as part of the internal oversight
sebagai bagian dari mekanisme pengawasan internal. mechanism.
Di samping itu, badan tata kelola tertinggi menerima Additionally, the highest governance body receives reports
laporan terkait pelanggaran yang berpotensi menimbulkan of violations with potential financial and non-financial
konsekuensi finansial maupun non-finansial, termasuk consequences, including the percentage of cases resulting
persentase kasus yang berujung pada pemberian in compensation to customers. This information serves as
kompensasi kepada pelanggan. Informasi ini menjadi dasar the basis for evaluations aimed at strengthening internal
evaluasi untuk memperkuat pengendalian internal dan controls and ensuring that all sales and service processes
memastikan seluruh proses penjualan serta pelayanan comply with regulations.
produk berjalan sesuai ketentuan.
Pegadaian juga menyampaikan kepada badan tata kelola Pegadaian also reported the total financial losses incurred
tertinggi mengenai total kerugian finansial yang timbul due to legal proceedings related to product sales and
akibat proses hukum terkait penjualan dan pelayanan services to the highest governance body. This transparency
produk. Transparansi ini dilakukan untuk memastikan ensures that all legal risks are managed accountably and
bahwa setiap risiko hukum dikelola secara akuntabel, serves as a basis for continuous improvement to enhance
sekaligus menjadi bahan perbaikan berkelanjutan agar service quality and consumer protection.
kualitas layanan dan perlindungan konsumen semakin
meningkat.
Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t 287
Page 288
Tentang Laporan Keberlanjutan Ini
About This Report
Tentang Laporan
Keberlanjutan Ini
About This Report
Melalui Laporan Keberlanjutan, Pegadaian
berkomitmen untuk mendukung pencapaian
SDGs yang sejalan dengan agenda prioritas
Pemerintah.
Through the Sustainability Report, Pegadaian is
committed to supporting the achievement of the SDGs in
line with the government’s priority agenda.
Laporan Keberlanjutan PT Pegadaian (“Pegadaian” The Sustainability Report of PT Pegadaian (“Pegadaian”
atau “Perusahaan”) Tahun 2025 merupakan edisi ke-8 or “the Company”) for the year 2025 is the eighth (8th)
(delapan) yang menyajikan informasi komprehensif edition edition, presenting comprehensive information on
mengenai komitmen, kebijakan, serta kinerja Perusahaan the Company’s commitments, policies, and performance
pada aspek tata kelola, ekonomi, sosial, dan lingkungan. across governance, economy, society, and the environment.
Laporan ini juga menggambarkan berbagai langkah This report also outlines the strategic steps Pegadaian has
strategis yang ditempuh Pegadaian untuk meminimalkan taken to minimize operational impacts while responding to
dampak operasional, sekaligus merespons tantangan dan challenges and opportunities in the sustainability agenda.
peluang dalam agenda keberlanjutan. Melalui laporan ini, Through this report, Pegadaian is committed to supporting
Pegadaian berkomitmen untuk mendukung pencapaian the achievement of the Sustainable Development Goals
Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), berkontribusi (SDGs), contributing to a sustainability vision aligned with
terhadap visi keberlanjutan yang selaras dengan agenda the Indonesian Government’s priority agenda, and creating
prioritas Pemerintah Indonesia, serta menciptakan nilai added value for all stakeholders.
tambah bagi seluruh pemangku kepentingan.
Pedoman dan Standar Reporting Guidelines and Standards
Laporan Keberlanjutan Pegadaian disusun dengan Pegadaian’s Sustainability Report is prepared in accordance
mengacu pada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) withces Authority Regulation (POJK) Number 51/
Nomor 51/POJK.03/2017 tentang Penerapan Keuangan POJK.03/2017 concerning the Implementation of Sustainable
Berkelanjutan bagi Lembaga Jasa Keuangan, Emiten, Finance for Financial Services Institutions, Issuers, and Public
dan Perusahaan Publik, serta Surat Edaran Otoritas Jasa Companies, and with Financial Services Authority Circular
Keuangan Nomor 16/SEOJK.04/2021 tentang Bentuk dan Isi Letter Number 16/SEOJK.04/2021 co Financial Servincerning
Laporan Tahunan Emiten atau Perusahaan Publik. Selain the Form and Content of Annual Reports of Issuers or Public
itu, penyusunan laporan ini dilakukan sesuai dengan (“in Companies. In addition, this report has been prepared in
accordance to”) Consolidated Set of GRI Standards, GRI G4 accordance with the Consolidated Set of GRI Standards, GRI
Sector Disclosure Financial Services, dan Sustainability G4 Sector Disclosure Financial Services, and Sustainability
Accounting Standards Board (SASB) Standards – Consumer Accounting Standards Board (SASB) Standards – Consumer
Finance. Finance.
288 IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 289
Cakupan dan Batasan [GRI 2-2] Reporting Scope and Boundary [GRI 2-2]
Laporan Keberlanjutan Pegadaian 2025 menyajikan informasi The Pegadaian Sustainability Report 2025 provides
kinerja keberlanjutan pada aspek ekonomi, lingkungan, sosial, information on sustainability performance in economic,
dan tata kelola yang mencakup seluruh wilayah operasional environmental, social, and governance aspects, covering all
Perusahaan, namun tidak termasuk data dari entitas anak dan of the Company’s operational areas, but does not include data
entitas asosiasi. Dengan demikian, cakupan pelaporan dalam from subsidiaries and associate entities. Thus, the scope of
laporan ini berbeda dengan Laporan Keuangan Konsolidasian, reporting in this report differs from that of the Consolidated
kecuali pada bagian tertentu yang secara khusus mencantumkan Financial Statements, except for certain sections that
kontribusi entitas anak dan entitas asosiasi. specifically mention the contributions of subsidiaries.
Periode Pelaporan [GRI 2-3] Reporting Period [GRI 2-3]
Laporan Keberlanjutan Pegadaian diterbitkan secara Pegadaian’s Sustainability Report is published annually. The
tahunan. Informasi dalam Laporan Keberlanjutan 2025 information in the 2025 Sustainability Report covers the period
mencakup periode 1 Januari 2025 hingga 31 Desember 2025, from January 1, 2025, to December 31, 2025, in line with the
selaras dengan periode pelaporan pada Laporan Keuangan reporting period in the Consolidated Financial Statements.
Konsolidasian. Laporan ini dipublikasikan bersamaan The report is published together with the Company’s Annual
dengan Laporan Tahunan Perusahaan dan dirilis pada Report and released on 30 April 2026.
tanggal 30 April 2026
Penyajian Kembali [GRI 2-4] Restatement Of Information [GRI 2-4]
Dalam laporan ini, terdapat penyajian kembali informasi, yaitu: This Report contains restated information, including:
1. Jumlah Karyawan tahun 2024 1. Number of employees in 2024
2. Angka beban PKBL, Jumlah Nilai Ekonomi Didistribusikan, 2. PKBL expenses, distributed economic value, and retained
dan Nilai Ekonomi yang Ditahan pada tahun 2023 dan 2024 economic value in 2023 and 2024
3. Jumlah peserta dan jenis pelatihan untuk tahun 2024 3. Number of participants and types of training in 2024 and
dan 2023 2023
4. Jumlah Air Uji Emas tahun 2024 4. Usage for Gold Test Water for 2024
Penyajian kembali dilakukan karena adanya human error The presentation was restated due to human error during
pada saat penginputan data, perbedaan methodologi, dan data entry, differences in methodology, and variations in data
cakupan data yang berbeda. coverage.
Kontak Pelaporan [GRI 2-3] Reporting Contact [GRI 2-3]
Pegadaian menyediakan akses informasi bagi seluruh Pegadaian provides access to information for all stakeholders
pemangku kepentingan yang memerlukan penjelasan lebih who need further clarification regarding this Sustainability
lanjut mengenai Laporan Keberlanjutan ini. Pemangku Report. Stakeholders can contact the following:
kepentingan dapat menghubungi kontak berikut:
Sekretaris Perusahaan Telepon
Corporate Secretary Telephone
PT Pegadaian +62-21 3155550
Kantor Pusat Faksimili
Head Office [OJK C.2] Facsimile
Jl. Kramat Raya No. 162 +62-21 3914221
Jakarta Pusat 10430 –
Indonesia
Email
sekper.pusat@pegadaian.co.id
Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t 289
Page 290
Tentang Laporan Keberlanjutan Ini About This Report Verifikasi dari Pihak Independen [OJK G.1, GRI 2-5] Independent Verification [OJK G.1, GRI 2-5] Sebagai bagian dari komitmen Pegadaian dalam As part of Pegadaian’s commitment to strengthening meningkatkan transparansi, kredibilitas, dan keandalan transparency, credibility, and the reliability of sustainability pengungkapan keberlanjutan, perusahaan secara bertahap disclosures, the Company continues to enhance the memperkuat proses penjaminan (assurance) atas Laporan assurance process for its Sustainability Report. This effort Keberlanjutan. Penguatan ini dilakukan untuk memastikan is undertaken to ensure that the sustainability information bahwa informasi keberlanjutan yang disajikan telah disusun presented is prepared in a reliable, consistent, and secara andal, konsisten, dan dapat dipercaya oleh para trustworthy manner for stakeholders. pemangku kepentingan. Pada periode pelaporan ini, Pegadaian melaksanakan During the reporting period, Pegadaian conducted a Type sustainability report assurance tipe 2 (reasonable 2 sustainability report assurance (reasonable assurance) assurance) yang dilakukan oleh pihak independen, dengan performed by an independent party, in accordance with the mengacu pada standar AA1000AS. Penerapan assurance tipe AA1000AS standard. The implementation of Type 2 assurance 2 mencerminkan tingkat kedalaman pengujian yang lebih reflects a deeper level of verification, encompassing the komprehensif, mencakup evaluasi atas proses pengumpulan evaluation of data collection processes, internal controls, data, pengendalian internal, serta keandalan informasi and the reliability of the sustainability information disclosed keberlanjutan yang diungkapkan dalam laporan. in the report. Ruang lingkup assurance mencakup indikator keberlanjutan The scope of assurance covers key material sustainability utama yang bersifat material, termasuk aspek lingkungan, indicators, including environmental, social, and governance sosial, dan tata kelola, serta kesesuaian pengungkapan aspects, as well as the alignment of disclosures with the dengan standar pelaporan yang diacu oleh perusahaan. reporting standards adopted by the Company. The assurance Proses assurance dilakukan secara independen dan objektif, process is conducted independently and objectively, with dengan tujuan memberikan tingkat keyakinan yang lebih the objective of providing a higher level of confidence in the tinggi atas kualitas dan integritas data yang disajikan. quality and integrity of the reported data. Hasil assurance digunakan sebagai dasar untuk perbaikan The assurance results serve as a basis for continuous berkelanjutan dalam sistem pelaporan keberlanjutan improvement in Pegadaian’s sustainability reporting system, Pegadaian, termasuk penguatan tata kelola data, including strengthening data governance, enhancing peningkatan konsistensi metodologi, dan penyempurnaan methodological consistency, and refining internal control proses pengendalian internal. Dengan melaksanakan processes. By implementing Type 2 sustainability report sustainability report assurance tipe 2 sesuai standar assurance in accordance with the AA1000AS standard, AA1000AS, Pegadaian menunjukkan komitmen kuat Pegadaian demonstrates a strong commitment to terhadap prinsip transparansi, akuntabilitas, dan praktik transparency, accountability, and credible sustainability pelaporan keberlanjutan yang terpercaya. reporting practices. Seluruh data, pengungkapan, dan klaim keberlanjutan All sustainability data, disclosures, and claims presented in yang disajikan dalam laporan ini telah ditelaah dan this report have been reviewed and approved by the Board of disetujui oleh Direksi dan Dewan Komisaris PT Pegadaian, Directors and the Board of Commissioners of PT Pegadaian, serta telah diverifikasi dan diberikan penjaminan secara and have been externally verified and assured by PT Surveyor eksternal oleh PT Surveyor Carbon Consulting Indonesia Carbon Consulting Indonesia (SCCI) in accordance with (SCCI) sesuai dengan Standar Penjaminan AA1000. the AA1000 Assurance Standard. The detailed assurance Pernyataan serta laporan penjaminan secara rinci dapat statement and report can be found on pages 287-289 of ditemukan pada halaman 287-289 laporan ini. Dalam this report. In appointing external assurance providers, penunjukan penyedia jasa penjaminan eksternal, Pegadaian Pegadaian refers to the applicable Company policies, taking mengacu pada kebijakan Perusahaan yang berlaku dengan into consideration their competence, reputation, and the mempertimbangkan kompetensi, reputasi, serta tidak absence of potential conflicts of interest. adanya potensi benturan kepentingan. 290 IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 291
Third Party Assurance Statement
Third Party Assurance Statement
Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t 291
Page 292
Third Party Assurance Statement Third Party Assurance Statement 292 IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 293
Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t 293
Page 294
Third Party Assurance Statement Third Party Assurance Statement 294 IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 295
IAC0592604SN
Laporan Kesesuaian dengan Standar GRI dan
SEOJK 16/OJK.04/2021
Statement of GRI Standards and SEOJK 16/OJK.04/2021
in Accordance Check
National Center for Corporate The National Center for Corporate
Reporting (NCCR) telah Reporting has conducted a
melakukan pengecekan kesesuaian GRI Standards and SEOJK 16/
dengan Standar GRI dan SEOJK OJK.04/2021 in Accordance Check on
16 OJK.04/2021 atas Laporan PT Pegadaian (Persero) Sustainability
Keberlanjutan PT Pegadaian Report 2025 (“Report”). The check
(Persero) 2025 (“Laporan”). communicates the extent to which
Pengecekan dilakukan untuk the GRI Standards and SEOJK 16/
memberikan gambaran tentang OJK.04/2021 have been applied in the
sejauh mana Standar GRI dan Report. The check does not provide
SEOJK 16/OJK.04/2021 telah an opinion on the sustainability
diterapkan dalam Laporan tersebut. performance of the reporter or the
Pengecekan ini bukan merupakan quality of the information provided in
opini atas kinerja keberlanjutan the Report.
maupun kualitas informasi yang
dimuat dalam Laporan tersebut.
Kami menyimpulkan bahwa Laporan We conclude that this report has
ini telah disusun sesuai dengan been prepared in accordance with
Standar GRI dan SEOJK 16/ GRI Standards and SEOJK 16/
OJK.04/2021. OJK.04/2021.
Jakarta, 27 April 2026 Jakarta, April 27, 2026
National Center for Corporate Reporting
GRI Standards Aligning Service
Andrew K. Twohig, BCom, BA (Hons), MA, CSRA
Director
Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t 295
Page 296
Lembar Umpan Balik
Feedback Form
Lembar
A. Mohon beri tanda ceklis (√) pada kolom setuju atau tidak setuju
Please check (√) the box for agree or disagree
Umpan
1. Laporan ini telah memberikan informasi yang bermanfaat mengenai
kinerja ekonomi, sosial, dan lingkungan Perusahaan?
Balik
This report offers valuable insights into the Company’s economic, social,
and environmental performance?
[OJK G.2]
Setuju | Agree Tidak Setuju | Disagree
Feedback Form 2. Data dan informasi yang diungkapkan mudah dipahami, lengkap,
transparan, dan berimbang?
Are the disclosed data and information easy to understand, complete,
transparent, and balanced?
Setelah membaca Laporan
Keberlanjutan PT Pegadaian, kami Setuju | Agree Tidak Setuju | Disagree
mohon kesediaan para pemangku
3. Data dan informasi yang disajikan berguna dalam pengambilan
kepentingan untuk memberikan
keputusan?
umpan balik dengan mengirim
Is the data and information presented useful for decision-making?
email atau mengirim formulir ini
melalui fax/pos. Setuju | Agree Tidak Setuju | Disagree
After reading the PT Pegadaian 4. Laporan ini menarik dan mudah dibaca?
Sustainability Report, we ask Is this report engaging and easy to read?
stakeholders to provide feedback
by sending an email or sending this Setuju | Agree Tidak Setuju | Disagree
form via fax/post.
B. Mohon berikan nilai mengenai topik material yang terdapat dalam
laporan Keberlanjutan ini (nilai 1 = paling penting, 2 = penting,
3 = tidak penting, 4 = sangat tidak penting).
Please rate the material topics in this Sustainability Report
(1 = Most Important, 2 = Important, 3 = Not Important, 4 = Very
Unimportant)
• Inklusi Keuangan | Financial Inclusion [ ]
• Privasi dan Keamanan Data Nasabah | Sustainable Growth [ ]
• Keunggulan Layanan Nasabah | Customer Service Excellence [ ]
• Pengelolaan Aset yang Bertanggung Jawab
Responsible Asset Management [ ]
• Inisiatif Keuangan Berkelanjutan | Sustainable Finance Initiative [ ]
• Kinerja Ekonomi | Economic Performance [ ]
• Praktik Pengadaan | Procurement Practices [ ]
• Investasi yang Bertanggung Jawab | Responsible Investment [ ]
• Produk yang Bertanggung Jawab | Responsible Products [ ]
• Kesehatan dan Keselamatan Kerja | Occupational Health and Safety [ ]
• Program Pengembangan Masyarakat
Community Development Program [ ]
• Adaptasi dan Mitigasi Risiko Perubahan Iklim
Adaptation and Mitigation of Climate Change Risks [ ]
• Integrasi ESG dalam Strategi | ESG Integration in Strategy [ ]
• Etika Bisnis, Anti Suap dan Anti Korupsi
Business Ethics, Anti-Bribery and Anti-Corruption [ ]
• Tata Kelola ESG dan Pengawasan Dewan
ESG Governance and Board Oversight [ ]
• Pengembangan SDM | Human resource development [ ]
• Keberagaman, Kesetaraan dan Inklusi
Diversity, Equality, and Inclusion [ ]
• Limbah Cair dan Padat | Liquid and Solid Waste [ ]
• Pemasaran yang Bertanggung Jawab | Responsible Marketing [ ]
296 IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 297
C. Identitas Pemangku Kepentingan D. Saran dan tanggapan yang Anda
Stakeholder Identity berikan atas informasi yang disajikan
dalam laporan ini mohon dikirimkan
Nama | Name:
kepada:
Please send your feedback and comments
regarding the information presented in this
report to:
Pekerjaan | Occupation: Sekretaris Perusahaan | Company Secretary:
Institusi/Perusahaan | Institution/Company: Kantor Pusat | Headquarters:
Jl. Kramat Raya No. 162
Jakarta Pusat 10430 – Indonesia
Kontak (telepon, email) | Contact (phone, email): Telepon | Phone:
+62-21 3155550
Faksimili | Fax:
Kategori Pemangku Kepentingan | Stakeholder Category:
Nasabah | Customers +62-21 3914221
Karyawan | Employee
Masyarakat Sekitar | Local Community Email | Email:
Pemerintah | Government
sekper.pusat@pegadaian.co.id
Pemegang Saham | Shareholder
Pemasok | Vendors
Media Massa | Mass Media
Lainnya | Others
Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t 297
Page 298
Daftar Pengungkapan Sesuai Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 51/ POJK.03/2017
List of Disclosure based on Financial Services Authority Regulation (POJK) Number 51/POJK.03/2017
Daftar Pengungkapan Sesuai Peraturan
Otoritas Jasa Keuangan Nomor 51/ POJK.03/2017
List of Disclosure based on Financial Services Authority
Regulation (POJK) Number 51/POJK.03/2017
No. Indeks Nama Indeks Halaman
Index Number Nama Index Halaman
Strategi Keberlanjutan
Sustainability Strategy
Penjelasan Strategi Keberlanjutan
A.1 50-57
Explanation on Sustainability Strategies
Ikhtisar Kinerja Aspek Keberlanjutan
Overview of Sustainability Aspects Performance
Aspek Ekonomi
B.1 6
Economy Aspects
Aspek Lingkungan Hidup
B.2 7
Environmental Aspects
Aspek Sosial
B.3 7
Social Aspects
Profil Perusahaan
Company Profile
Visi, Misi, dan Nilai Keberlanjutan
C.1 13,14
Vission, Mission, Sustainable Values
Alamat Perusahaan
C.2 11, 289
Company Address
Skala Usaha:
• Total aset atau kapitalisasi dan total kewajiban;
• Jumlah karyawan menurut jenis kelamin, jabatan, usia, pendidikan, dan status
ketenagakerjaan;
• Nama pemegang saham dan persentase kepemilikan saham; dan
C.3 • Wilayah operasional 11, 16, 19, 225-226
Business Scale:
• Total assets or assets capitalizationm and total liabilities;
• Total employee based on gender, position, age, education and employment status;
• Percentage of share ownership; and
• Operational area.
Produk, Layanan, dan Kegiatan Usaha yang Dijalankan
C.4 17
Product, Service and Business Activities
Keanggotaan pada Asosiasi
C.5 22-23
Member Association
Perubahan Emiten dan Perusahaan Publik yang Bersifat Signifikan
C.6 23
Significant Changes
Penjelasan Direksi
Director Explanation
Penjelasan Direksi
D.1 33
Director Explanation
Tata Kelola Keberlanjutan
Sustainable Corporate Governance
Penanggung Jawab Penerapan Keuangan Berkelanjutan
E.1 98-102
Person in Charge Responsibility for Sustainable Finance
Pengembangan Kompetensi Terkait Keuangan Berkelanjutan
E.2 103-107
Sustainable Finance Competency Development
Penilaian Risiko Atas Penerapan Keuangan Berkelanjutan
E.3 107-113
Sustainable Finance Risk Assessment Implementation
Hubungan dengan Pemangku Kepentingan
E.4 64-65
Stakeholders Relations
298 IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 299
No. Indeks Nama Indeks Halaman
Index Number Nama Index Halaman
Permasalahan Terhadap Penerapan Keuangan Berkelanjutan
E.5 115
Sustainable Finance Implementation Problems
Kinerja Keberlanjutan
Sustainable Performance
Kegiatan Membangun Budaya Keberlanjutan
F.1 55-63
The Activities of Building a Culture of Sustainability
Kinerja Ekonomi
Economic Performance
Perbandingan Target dan Kinerja Produksi, Portofolio, Target Pembiayaan, atau Investasi,
Pendapatan dan Laba Rugi
F.2 119-121
Comparison of Production Targets and Performance, Portfolio, Financial Targets, or Investment,
Revenue and Profit
Perbandingan Target dan Kinerja Portofolio, Target Pembiayaan, atau Investasi pada
Instrumen Keuangan atau Proyek yang Sejalan dengan Keuangan Berkelanjutan
F.3 122-124
Comparison of Portfolio Targets and Performance, Financing Targets, or Investments in
Financial Instruments or Projects in Line With the Implementation of Sustainable Finance
Kinerja Lingkungan Hidup
Environmental Performance
Biaya Lingkungan Hidup
F.4 195
Environment Cost Incurred
Aspek Material
Material Aspect
Penggunaan Material yang Ramah Lingkungan
F.5 196
Use of Environmentally Friendly Materials
Aspek Energi
Aspek Energi
Jumlah dan Intensitas Energi yang Digunakan
F.6 197-199
The Amount and Intensity of Energy Used
Upaya dan Pencapaian Efisiensi Energi dan Penggunaan Energi Terbarukan
F.7 199-202
Efforts and Achievement of Energy Efficiency Including Use of Renewable Energy Sources
Aspek Air
Water Aspect
Penggunaan Air
F.8 203-205
Water Used
Aspek Keanekaragaman Hayati
Biodiversity Aspect
Dampak dari Wilayah Operasional yang Dekat atau Berada di Daerah Konservasi atau
F.9 Memiliki Keanekaragaman Hayati 206-207
Impacts from Operational Areas Close to or in Conservation Areas or Having Biodiversity
Usaha Konservasi Keanekaragaman Hayati
F.10 206
Biodiversity Conservation Efforts
Aspek Emisi
Emission Aspect
Jumlah dan Intensitas Emisi yang Dihasilkan Berdasarkan Jenisnya
F.11 208-211
The Amount and Intensity of Emissions Produced by Type
Upaya dan Pencapaian Pengurangan Emisi yang Dilakukan
F.12 211-213
Efforts and Achievement Emission Reduction Carried Out
Aspek Limbah dan Efluen
Waste and Effluent Aspect
Jumlah Limbah dan Efluen yang Dihasilkan Berdasarkan Jenis
F.13 214-215
The Amount of Waste and Effluent Produced by Type
Mekanisme Pengelolaan Limbah dan Efluen
F.14 215-216
Mechanism of Waste and Effluent Management
Tumpahan yang Terjadi (jika ada)
F.15 217
Spills that Occur (if any)
Aspek Pengaduan Terkait Lingkungan Hidup
Environmental Complaint Aspect
Jumlah dan Materi Pengaduan Lingkungan Hidup yang Diterima dan Diselesaikan
F.16 217
The Amount and Material of Environmental Complaints Received and Resolved
Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t 299
Page 300
Indeks Isi Consolidated Set of GRI Standard
Index of Consolidated Set Content of GRI Standard
No. Indeks Nama Indeks Halaman
Index Number Nama Index Halaman
Kinerja Sosial
Social Aspect
Komitmen untuk Memberikan Layanan atas Produk dan/atau Jasa yang Setara kepada
F.17 Konsumen 156
Commitment to Provide Services for Equivalent Products and/or Services to Consumers
Aspek Ketenagakerjaan
Employment Aspect
Kesetaraan Kesempatan Bekerja
F.18 224-230
Equality of Employment Opportunities
Tenaga Kerja Anak dan Tenaga Kerja Paksa
F.19 242-243
Child Labor and Forced Labor
Upah Minimum Regional
F.20 244-245
The Regional Minimum Wage
Lingkungan Bekerja yang Layak dan Aman
F.21 248-249
Decent and Safe Working Environment
Pelatihan dan Pengembangan Kemampuan Karyawan
F.22 234-239
Training and Capacity Building of Employees
Aspek Masyarakat
Society Aspect
Dampak Operasi Terhadap Masyarakat Sekitar
F.23 134-138
Operational Impacts to the Surrounding Community
Pengaduan Masyarakat
F.24 137,286
Public Complaints
Kegiatan Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL)
F.25 134-151
Environmental and Social Responsibility Activities
Tanggung Jawab Pengembangan Produk/Jasa Berkelanjutan
Responsibilities for Developing Sustainable Products/Services
Inovasi dan Pengembangan Produk/Jasa Keuangan Berkelanjutan
F.26 167-175
Innovation and Development of Sustainable Financial Products and/or Services
Produk/Jasa yang Sudah Dievaluasi Keamanannya bagi Pelanggan
F.27 176-177
Products/Services that have been Evaluated for Safety for Customers
Dampak Produk/Jasa
F.28 179-180
Products/Service Impacts
Jumlah Produk yang Ditarik Kembali
F.29 188
Number of Products Recalled
Survei Kepuasan Pelanggan Terhadap Produk dan/atau Jasa Keuangan Berkelanjutan
F.30 189-191
Customer Satisfaction Survey of Sustainable Finance and/or Services
Lain-lain | Lain-lain
Verifikasi Tertulis dari Pihak Independen (jika ada)
G.1 291-293
Written Verification from an Independent Party (if any)
Lembar Umpan Balik
G.2 294-295
Feedback Form
Kami menyatakan bahwa
tidak ada tanggapan
terhadap umpan balik
laporan keberlanjutan
tahun sebelumnya karena
kami tidak menerima
tanggapan yang
Tanggapan Terhadap Umpan Balik Laporan Keberlanjutan Tahun Sebelumnya signifikan dari pemangku
G.3
Feedback on Previous Year’s Sustainability Report kepentingan.
We declare that there
was no feedback on
the previous year's
sustainability report since
we did not received any
significant feedback from
any of our stakeholders.
Daftar Pengungkapan Sesuai Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 51/POJK.03/2017
tentang Penerapan Keuangan Berkelanjutan bagi Lembaga Jasa Keuangan, Emiten, dan
G.4 Perusahaan Publik 297-298
Disclosure List Based on POJK No.51/POJK.03/2017 regarding the Implementation of
Sustainable Finance for Financial Services Institutions, Listed Companies and Public Companies
300 IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 301
Indeks Isi Consolidated Set of GRI Standard
Index of Consolidated Set Content of GRI Standard
PT Pegadaian menyusun laporan keberlanjutan sesuai dengan (in accordance
Pernyataan Penggunaan Standar with) GRI Standards untuk periode 01 Januari 2025 sampai 31 Desember 2025.
Statement of use PT Pegadaian has reported in accordance with the GRI Standards for the period
01 January 2025 to 31 December 2025.
GRI 1 yang digunakan
GRI 1: Foundation 2021
GRI 1 used
Standar Sektoral yang Digunakan
GRI G4 Sector Disclosure Financial Services
Applicable GRI Sector Standard(s)
Omission | Omission Referensi
Standar GRI/ Standar Sektor
Sumber Lain Pengungkapan Lokasi Persyaratan GRI. No.
GRI Standard/ Disclosure Location Omission Alasan Penjelasan Gri Sector
Other Source Requirement(S) Reason Explanation Standard Ref.
Omitted No.
General disclosures | General disclosures
2-1 Detail Organisasi | Organizational details 11, 19
2-2 Entitas yang termasuk dalam pelaporan
keberlanjutan organisasi | Entities included in the 289
organization’s sustainability reporting
2-3 Periode pelaporan, frekuensi dan titik kontak
289
| Reporting period, frequency and contact point.
2-4 Penyataan ulang mengenai informasi |
289
Restatements of information
2-5 Assurance dari pihak eksternal | External
291-293
assurance
2-6 Kegiatan, rantai pasokan, dan hubungan
11, 17, 22,
bisnis lainnya | Activities, value chain and other
23
business relationships
16, 225,
2-7 Karyawan | Employees
226
2-8 Pekerja yang bukan karyawan | Workers who
226,227
are not employees
GRI 2:
2-9 Struktur dan komposisi tata kelola |
Pengungkapan 90,99
Governance structure and composition
Umum 2021
GRI 2: General 2-10 Nominasi dan pemilihan badan tata kelola
Disclosures 2021 tertinggi | Nomination and selection of the 95-98
highest governance body
2-11 Ketua badan tata kelola tertinggi | Chair of
90.99
the highest governance body
2-12 Peran badan tata kelola tertinggi dalam
mengawasi pengelolaan dampak | Role of the
99
highest governance body in overseeing the
management of impacts.
2-13 Pendelegasian tanggung jawab untuk
mengelola dampak | Delegation of responsibility 99,102
for managing impacts
2-14 Peran badan tata kelola tertinggi dalam
42, 43,
pelaporan keberlanjutan | Role of the highest
77,99
governance body in sustainability reporting
2-15 Konflik kepentingan | Conflicts of interest 94
2-16 Komunikasi tentang masalah-masalah
286
kritis | Communication of critical concerns
Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t 301
Page 302
Indeks Isi Consolidated Set of GRI Standard
Index of Consolidated Set Content of GRI Standard
Omission | Omission Referensi
Standar GRI/ Standar Sektor
Sumber Lain Pengungkapan Lokasi Persyaratan GRI. No.
GRI Standard/ Disclosure Location Omission Alasan Penjelasan Gri Sector
Other Source Requirement(S) Reason Explanation Standard Ref.
Omitted No.
2-17 Pengetahuan kolektif badan tata kelola
tertinggi | Collective knowledge of the highest 103
governance body
2-18 Evaluasi kinerja badan tata kelola tertinggi
| Evaluation of the performance of the highest 96
governance body.
2-19 Kebijakan remunerasi | Remuneration
97
policies
2-20 Proses untuk menentukan remunerasi |
97
Process to determine remuneration
2-21 Rasio kompensasi total tahunan | Annual
97
total compensation ratio.
2-22 Pernyataan tentang strategi pembangunan
berkelanjutan | Statement on sustainable 30
development strategy
GRI 2: 2-23 Komitmen kebijakan | 46, 47, 55,
Pengungkapan Policy commitments 224,276
Umum 2021 2-24 Menanamkan komitmen kebijakan | 47, 55,
GRI 2: General Embedding policy commitments. 238
Disclosures 2021
2-25 Proses untuk memulihkan dampak negatif |
135,185
Processes to remediate negative impacts
2-26 Mekanisme untuk meminta saran dan
menyampaikan kekhawatiran | Mechanisms for 181,286
seeking advice and raising concerns.
2-27 Kepatuhan terhadap hukum dan peraturan |
270
Compliance with laws and regulations
2-28 Keanggotaan asosiasi | Membership
22
associations
2-29 Pendekatan terhadap keterlibatan
pemangku kepentingan | Approach to stakeholder 64,82
engagement
2-30 Perjanjian kerja bersama | Collective
240
bargaining agreements
Topik Material | Material topics
GRI 3: Topik 3-1 Proses untuk menentukan topik material |
Material 2021 77
Process to determine material topics
GRI 3: Material
Topics 2021 3-2 Daftar topik material | List of material topics 84
Kinerja Ekonomi | Economic Performance
18, 66-70,
GRI 3: Topik
87,98-
Material 2021 3-3 Pengelolaan topik-topik material |
102,137-
GRI 3: Material Management of material topics
138,181-
Topics 2021
184
201-1 Nilai ekonomi langsung yang dihasilkan
dan didistribusikan 125
Direct economic value generated and distributed
201-2 Implikasi finansial serta risiko dan
peluang lain akibat dari perubahan iklim
GRI 201: Kinerja 66-70
Financial implications and other risks and
Ekonomi 2016 opportunities due to climate change
GRI 201: Economic
Performance 2016 201-3 Kewajiban program pensiun manfaat pasti
dan program pensiun lainnya | Defined benefit 246-247
plan obligations and other retirement plans
201-4 Bantuan finansial yang diterima dari
pemerintah 126
Financial assistance received from government
302 IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 303
Omission | Omission Referensi
Standar GRI/ Standar Sektor
Sumber Lain Pengungkapan Lokasi Persyaratan GRI. No.
GRI Standard/ Disclosure Location Omission Alasan Penjelasan Gri Sector
Other Source Requirement(S) Reason Explanation Standard Ref.
Omitted No.
Dampak Ekonomi Tidak Langsung | Indirect Economic Impacts
GRI 3: Topik
Material 2021 3-3 Pengelolaan topik-topik material |
87
GRI 3: Material Management of material topics
Topics 2021
203-1 Investasi infrastruktur dan dukungan
GRI 203: Dampak layanan
Ekonomi Tidak 137-151
203-1 Infrastructure investments and services
Langsung 2016 supported
GRI 203: Indirect
Economic Impacts 203-2 Dampak ekonomi tidak langsung yang
2016 signifikan 137-141
203-2 Significant indirect economic impacts
Keberadaan Pasar | Market Presence
GRI 3: Topik
Material 2021 3-3 Pengelolaan topik-topik material |
87
GRI 3: Material Management of material topics
Topics 2021
202-1 Rasio standar upah karyawan pemula
berdasarkan jenis kelamin terhadap upah
GRI 202: minimum regional | Ratios of standard entry level 244-245
Keberadaan Pasar wage by gender compared to
2016 local minimum wage
GRI 202:
Market Presence 202-2 Proporsi manajemen senior yang berasal
2016 dari masyarakat setempat | Proportion of senior
127
management hired from the local
community
Praktik Pengadaan | Procurement Practices
GRI 3: Topik
Material 2021 3-3 Pengelolaan topik-topik material |
87
GRI 3: Material Management of material topics
Topics 2021
GRI 204: Praktik
204-1 Proporsi pengeluaran untuk pemasok
Pengadaan 2016
lokal / Proportion of spending on local 128-130
Procurement
suppliers
Practices 2016
Antikorupsi | Anti-corruption
GRI 3: Topik
Material 2021 3-3 Pengelolaan topik-topik material |
87
GRI 3: Material Management of material topics
Topics 2021
205-1 Operasi-operasi yang dinilai memiliki
risiko terkait korupsi | Operations assessed for 274-279
risks related to corruption
GRI 205: 205-2 Komunikasi dan pelatihan tentang
Antikorupsi 2016 kebijakan dan prosedur anti-korupsi |
280-282
GRI 205: Anti- Communication and training about anti-
corruption 2016 corruption policies and procedures
205-3 Insiden korupsi yang terbukti dan
tindakan yang diambil | Confirmed incidents of 284
corruption and actions taken
Energy | Energi
GRI 3: Topik
Material 2021 3-3 Pengelolaan topik-topik material |
87
GRI 3: Material Management of material topics
Topics 2021
Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t 303
Page 304
Indeks Isi Consolidated Set of GRI Standard
Index of Consolidated Set Content of GRI Standard
Omission | Omission Referensi
Standar GRI/ Standar Sektor
Sumber Lain Pengungkapan Lokasi Persyaratan GRI. No.
GRI Standard/ Disclosure Location Omission Alasan Penjelasan Gri Sector
Other Source Requirement(S) Reason Explanation Standard Ref.
Omitted No.
302-1 Konsumsi Energi dalam Organisasi |
194-198
Energy Consumption Within the Organization
302-2 Konsumsi energi di luar organisasi |
194-198
Energy consumption outside of the organization
GRI 302: Energi
2016
302-3 Intensitas Energi | Energy Intensity 194-198
GRI 302: Energy
2016 302-4 Pengurangan konsumsi energi | Reduction
198-203
of energy consumption
302-5 Pengurangan pada energi yang
dibutuhkan untuk produk dan jasa | Reduction in 198-203
energy requirements of products and services
Emisi | Emissions
GRI 3: Topik
Material 2021 3-3 Pengelolaan topik-topik material |
87
GRI 3: Material Management of material topics
Topics 2021
305-1 Emisi GRK Langsung(Cakupan 1) | Direct
209-210
(Scope1) GHG Emissions
305-2 Emisi energi GRK (Cakupan 2) tidak
langsung | Energy indirect (Scope 2) GHG 209-210
emissions
305-3 OEmisi GRK (Cakupan 3) tidak langsung
210
lainnya | Other indirect (Scope 3) GHG emisions
GRI 305: Emisi
305-4 Intensitas Emisi GRK | GHG emissions
2018 210
intensity
GRI 305: Emissions
2016 305-5 Pengurangan Emisi GRK | Reduction of
211-213
GHG emissions
305-6 Emisi zat perusak ozon (ODS) | Emissions
213-214
of ozone-depleting substances (ODS)
305-7 Nitrogen Oksida (NOX), Sulfur Oksida
(SOX), dan Emisi Udara Signifikan Lainnya |
214
Nitrogen oxides (NOx), sulfur oxides (SOx), and
other significant air emissions
Ketenagakerjaan | Employment
GRI 3: Topik
Material 2021 3-3 Pengelolaan topik-topik material |
87
GRI 3: Material Management of material topics
Topics 2021
401-1 Perekrutan Karyawan Baru dan
Pengantian Karyawan | New employee hires and 230
employee turnover
GRI 401:
Ketenagakerjaan 401-2 Tunjangan yang Diberikan Kepada
2016 Karyawan Purnawaktu yang Tidak Diberikan
243-
GRI 401: Kepada Karyawan Sementara atau Paruh Waktu
245,254
Employment 2016 | Benefits provided to full-time employees that are
not provided to temporary or part-time employees
401-3 Cuti melahirkan | Parental leave 243
Hubungan Tenaga Kerja/Manajemen 2016 | Labor/Management Relations 2016
GRI 3: Topik
Material 2021 3-3 Pengelolaan topik-topik material |
87
GRI 3: Material Management of material topics
Topics 2021
GRI 402:
Hubungan Tenaga
Kerja/Manajemen 402-1 Periode pemberitahuan minimum terkait
2016 perubahan operasional | Minimum notice periods 241
GRI 402: Labor/ regarding operational changes
Management
Relations 2016
Keselamatan dan Kesehatan Kerja | Occupational Health and Safety
GRI 3: Topik
Material 2021 3-3 Pengelolaan topik-topik material |
87
GRI 3: Material Management of material topics
Topics 2021
304 IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 305
Omission | Omission Referensi
Standar GRI/ Standar Sektor
Sumber Lain Pengungkapan Lokasi Persyaratan GRI. No.
GRI Standard/ Disclosure Location Omission Alasan Penjelasan Gri Sector
Other Source Requirement(S) Reason Explanation Standard Ref.
Omitted No.
403-1 Sistem Manajemen Kesehatan dan
246,250,
Keselamatan Kerja | Occupational health and
255
safety management system
403-2 Identifikasi bahaya, penilaian risiko, dan
investigasi insiden | Hazard identification, risk 250
assessment, and incident investigation
403-3 Layanan Kesehatan Kerja | Occupational
254
health services
403-4 Partisipasi, Konsultan, dan Komunikasi
Pekerja pada Kesehatan dan Keselamatan
257
Kerja | Worker participation, consultation, and
communication on occupational health and safety
GRI 403: 403-5 Pelatihan bagi pekerja mengenai
Keselamatan Dan keselamatan dan kesehatan kerja | Worker 253,257
Kesehatan Kerja training on occupational health and safety
2018
403-6 Peningkatan kualitas kesehatan pekerja |
GRI 403: 246,254
Promotion of worker health
Occupational
Health and Safety 403-7 Pencegahan dan Mitigasi Kesehatan dan
2018 Keselamatan Kerja
yang Berdampak Langsung dalam Hubungan
250
Bisnis | Prevention and mitigation of occupational
health and safety impacts directly linked by
business relationships
403-8 Pekerja yang tercakup dalam sistem
manajemen
keselamatan dan kesehatan kerja | Workers 250
covered by an occupational health and safety
management system
403-9 Kecelakaan kerja | Work-related injuries 259
403-10 Penyakit akibat kerja | Work-related ill
254,259
health
Pelatihan & Pendidikan | Training and education
GRI 3: Topik
Material 2021 3-3 Pengelolaan topik-topik material |
87
GRI 3: Material Management of material topics
Topics 2021
404-1 Rata-Rata Jam Pelatihan Per Tahun Per
Karyawan | Average hours of training per year per 234
employee
GRI 404: 404-2 Program untuk Meningkatkan
Pelatihan & Keterampilan Karyawan dan Program Bantuan
234
Pendidikan 2016 Peralihan | Programs for upgrading employee
GRI 404: Training skills and transition assistance programs
and Education
2016 404-3 Persentase Karyawan yang Menerima
Tinjauan Rutin Terhadap Kinerja dan
Pengembangan Karier | Percentage of employees 234,240
receiving regular performance and career
development reviews
Non-diskriminasi 2016 | Non-Discrimination 2016
GRI 3: Topik
Material 2021 3-3 Pengelolaan topik-topik material |
87
GRI 3: Material Management of material topics
Topics 2021
GRI 406: Non-
diskriminasi 2016 406-1 Insiden Diskriminasi dan Tindakan
GRI 406: Non- Perbaikan yang Dilakukan | Incidents of 276
discrimination discrimination and corrective actions taken
2016
Pemasaran dan Pelabelan | Marketing and Labeling
GRI 3: Topik
Material 2021 3-3 Pengelolaan topik-topik material |
87
GRI 3: Material Management of material topics
Topics 2021
Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t 305
Page 306
Indeks Isi Consolidated Set of GRI Standard
Index of Consolidated Set Content of GRI Standard
Omission | Omission Referensi
Standar GRI/ Standar Sektor
Sumber Lain Pengungkapan Lokasi Persyaratan GRI. No.
GRI Standard/ Disclosure Location Omission Alasan Penjelasan Gri Sector
Other Source Requirement(S) Reason Explanation Standard Ref.
Omitted No.
417-1 Persyaratan untuk pelabelan dan
informasi produk dan jasa | Requirements for
178
product and service information and
labeling
GRI 417: 417-2 Insiden ketidakpatuhan sehubungan
Pemasaran dan dengan dampak kesehatan dan
Pelabelan 2016 keselamatan dari produk dan jasa |
178
Marketing and Incidents of non-compliance concerning
Labeling 2016 product and service information and
labeling
417-3 Insiden ketidakpatuhan terkait komunikasi
pemasaran | Incidents of non-compliance 178,188
concerning marketing communications
Privasi Pelanggan | Customer Privacy
GRI 3: Topik
Material 2021 3-3 Pengelolaan topik-topik material |
87
GRI 3: Material Management of material topics
Topics 2021
418-1 Pengaduan yang berdasar mengenai
GRI 418: Privasi pelanggaran terhadap privasi pelanggan
Nasabah 2016 dan hilangnya data pelanggan |
181,184
Customer Privacy Substantiated complaints concerning
2016 breaches of customer privacy and loss of
customer data
Kesehatan dan Keselamatan Pelanggan | Customer Health and Safety
GRI 3: Topik
Material 2021 3-3 Pengelolaan topik-topik material |
GRI 3: Material Management of material topics
87
Topics 2021
416-1 Penilaian dampak kesehatan dan
keselamatan dari berbagai kategori produk dan
GRI 416:
jasa | Assessment of the health and safety impacts
18
Kesehatan dan
of product and service categories
Keselamatan
Pelanggan 2016 416-2 Insiden ketidakpatuhan sehubungan
Customer Health dengan dampak kesehatan dan keselamatan dari
and Safety 2016 produk dan jasa | 188
Incidents of non-compliance concerning the
health and safety impacts of products and services
G4 Suplemen Sektor Keuangan / G4 Financial Sector Supplement
FS1 Kebijakan dengan komponen lingkungan
dan sosial yang spesifik yang diaplikasikan
pada lini bisnis. | Policies with specific 107
environmental and social components applied to
business lines
FS2 Prosedur untuk memeriksa dan menyaring
risiko lingkungan dan sosial pada lini
bisnis. | Procedures for assessing and 124
screening environmental and social risks in
business lines
G4 Suplemen FS3 Proses pemantauan implementasi klien
112
Sektor Keuangan Processes for monitoring clients’ implementation
Financial Sector
Supplement FS4 Proses untuk meningkatkan kompetensi
staf untuk menerapkan kebijakan dan prosedur
lingkungan dan sosial sebagaimana diterapkan
pada lini bisnis. | The process of improving staff 103
competency to implement environmental and
social policies and procedures as applied to
business lines.
FS5 Interaksi dengan klien/pihak yang
diinvestasikan (investee)/mitra bisnis
82
Interactions with clients/investees/business
partners
306 IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 307
Omission | Omission Referensi
Standar GRI/ Standar Sektor
Sumber Lain Pengungkapan Lokasi Persyaratan GRI. No.
GRI Standard/ Disclosure Location Omission Alasan Penjelasan Gri Sector
Other Source Requirement(S) Reason Explanation Standard Ref.
Omitted No.
FS6 Persentase dari portofolio untuk lini
bisnis menurut wilayah, menurut ukuran
(contoh: mikro/SME/besar), dan menurut
126
sektor.
Percentage of the portfolio by business line,
region, size (e.g., micro/SME/large), and sector
FS7 Nilai moneter dari produk dan layanan yang
dirancang untuk memberikan keuntungan sosial
yang spesifik untuk setiap lini bisnis. | Monetary 122
value of products and services designed to deliver
specific social benefits for each business line.
FS8 Monetary value of products and services
designed to deliver a specific environmental
123
benefit for each business line broken down by
purpose
FS9 Cakupan dan frekuensi audit serta
G4 Suplemen prosedur penilaian risiko |
114
Sektor Keuangan Scope and frequency of audits and risk
Financial Sector assessment procedures
Supplement FS13 Titik akses di daerah berpenduduk rendah
atau kurang beruntung secara ekonomi
berdasarkan jenis. | Access points in 158
lowpopulated or economically disadvantaged
areas by type.
FS14 Inisiatif untuk meningkatkan akses ke
layanan keuangan bagi orang-orang
yang kurang beruntung. | Initiatives to 158
improve access to financial services for
disadvantaged people.
FS15 Kebijakan untuk rancangan dan penjualan
produk dan layanan yang adil. | Policies
156
for the fair design and sale of financial
products and services.
FS16 Inisiatif untuk meningkatkan literasi
keuangan berdasarkan jenis atau
159
penerima manfaat. | Initiatives to enhance
financial literacy by type of beneficiary
Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t 307
Page 308
Indeks Sustainability Accounting Standard Board (SASB) Standards Consumer Finance
Sustainability Accounting Standard Board (SASB) Index of Consumer Finance Standards
Indeks Sustainability Accounting Standard
Board (SASB) Standards Consumer Finance
Sustainability Accounting Standard Board (SASB)
Index of Consumer Finance Standards
Topik Metrik Indeks Halaman
Topic Metric Index Page
Jumlah pemegang akun yang informasinya digunakan untuk tujuan
sekunder
181
Number of account holders whose information is used for secondary FN-CF-220a.1
Privasi Pelanggan purposes
Customer Privacy
Total kerugian finansial akibat proses hukum yang terkait dengan privasi
pelanggan
FN-CF-220a.2 181
Total amount of monetary losses as a result of legal proceedings associated
with customer privacy
(1) Jumlah pelanggaran data, (2) persentase yang merupakan
pelanggaran data pribadi, (3) jumlah pemegang akun yang terdampak
FN-CF-230a.1 181
(1) Number of data breaches, (2) percentage that are personal data
breaches, (3) number of account holders affected
Kerugian akibat penipuan terkait kartu dari (1) card-not-present fraud
Keamanan Data
dan (2) card-present serta penipuan lainnya
Data Security FN-CF-230a.2 181
Card-related fraud losses from (1) card-not-present fraud and (2) card-
present and other fraud
Deskripsi pendekatan dalam mengidentifikasi dan menangani risiko
keamanan data FN-CF-230a.3 181
Description of approach to identifying and addressing data security risks
Persentase total remunerasi karyawan yang tercakup yang bersifat
variabel dan terkait dengan jumlah produk dan layanan yang dijual
FN-CF-270a.1 n/a
Percentage of total remuneration for covered employees that is variable
and linked to the amount of products and services sold
Tingkat persetujuan untuk (1) kredit dan (2) produk prabayar bagi
pemohon FN-CF-270a.2 n/a
Approval rate for (1) credit and (2) prepaid products for applicants
(1) Rata-rata biaya dari produk tambahan, (2) rata-rata APR produk
kredit, (3) rata-rata usia produk kredit, (4) rata-rata jumlah akun kredit,
dan (5) rata-rata biaya tahunan untuk produk prabayar
FN-CF-270a.3 n/a
Praktik Penjualan (1) Average fees from add-on products, (2) average APR of credit products,
Selling Practices (3) average age of credit products, (4) average number of credit accounts,
and (5) average annual fees for pre-paid products
(1) Jumlah pengaduan pelanggan yang diajukan, (2) persentase
yang mendapatkan penyelesaian berupa kompensasi finansial atau
nonfinansial FN-CF-270a.4 286
(1) Number of customer complaints filed, (2) percentage with monetary or
nonmonetary relief
Total kerugian finansial akibat proses hukum yang terkait dengan
penjualan dan layanan produk
FN-CF-270a.5 178,270
Total amount of monetary losses as a result of legal proceedings associated
with selling and servicing of products
Jumlah konsumen unik dengan akun aktif (1) kartu kredit dan (2) kartu
debit prabayar
FN-CF-000.A n/a
Metrik Aktivitas Number of unique consumers with an active (1) credit card account and (2)
Activity Metric pre-paid debit card account
Jumlah (1) akun kartu kredit dan (2) akun kartu debit prabayar
FN-CF-000.B n/a
Number of (1) credit card accounts and (2) pre-paid debit card accounts
308 IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 309
Tautan Standar GRI dengan TPB
GRI Standards Link with TPB
PT Pegadaian berkomitmen untuk mendukung pencapaian PT Pegadaian is committed to supporting the achievement
TPB/SDGs di Indonesia. Dukungan ini disampaikan melalui of the SDGs in Indonesia. This support is conveyed through
hubungan antara program dan kegiatan yang dijalankan the relationship between the programs and activities
Bank Jatim dengan standar GRI dan SDGs, sesuai carried out by Bank Jatim with GRI and SDG standards, in
panduan SDG Compass yang diterbitkan oleh GRI, United accordance with the SDG Compass guidelines published
Nations Global Compact, dan World Business Council for by GRI, the United Nations Global Compact, and the World
Sustainable Development (WBCSD), seperti yang tercantum Business Council for Sustainable Development (WBCSD), as
dalam tabel berikut. listed in the following table.
Tujuan Relevansi GRI Standard Judul Indikator
Disclosure
Goal Relevant GRI Standard Indicator Title
Persentase dari portofolio untuk lini bisnis menurut
wilayah, menurut ukuran (contoh: mikro/SME/besar),
FS6 dan menurut sektor.
Percentage of the portfolio by business line, region, and
size (e.g., micro/SME/large), and sector.
Nilai moneter dari produk dan layanan yang dirancang
untuk memberikan keuntungan sosial yang spesifik
FS7 untuk setiap lini bisnis.
Monetary value of products and services designed to
deliver specific social benefits for each business line.
Mengakhiri kemiskinan dalam G4 Suplemen Sektor
segala bentuk di mana pun. Keuangan Titik akses di daerah berpenduduk rendah atau kurang
End poverty in all its forms G4 Sector Supplement beruntung secara ekonomi berdasarkan jenis.
FS13
everywhere for Finance Access points in low-population or economically
disadvantaged areas by type.
Inisiatif untuk meningkatkan akses ke layanan
keuangan bagi orang-orang yang kurang beruntung.
FS14
Initiatives to improve access to financial services for
disadvantaged people.
Inisiatif untuk meningkatkan literasi keuangan
berdasarkan jenis atau penerima manfaat.
FS16
Initiatives to enhance financial literacy by type or
beneficiary.
Mengakhiri kelaparan, mencapai
ketahanan pangan, memperbaiki
nutrisi dan mempromosikan
pertanian yang berkelanjutan.
End hunger, achieve food security
and improved nutrition and
promote sustainable agriculture.
Emisi GRK Langsung (Cakupan 1)
305-1
Direct GHG emissions (Scope 1)
Energi tidak langsung (Cakupan 2) Emisi GRK
305-2
Energy indirect (Scope 2) GHG emissions
Emisi GRK (Cakupan 3) tidak langsung lainnya
305-3
GRI 305: Emisi 2016 Other indirect (Scope 3) GHG emissions
Menjamin kehidupan yang sehat GRI 305: Emissions 2016
Emisi zat perusak ozon (BPO)
dan mendorong kesejahteraan 305-6
Emissions of ozonedepleting substances (ODS)
bagi semua orang di segala usia.
Ensure healthy lives and promote Nitrogen oksida (NOx), sulfur oksida (SOx), dan emisi
well-being for all at all ages. udara signifikan lainnya
305-7
Nitrogen oxides (NOx), sulfur oxides (SOx), and other
significant air emissions
Tunjangan yang diberikan kepada karyawan tetap yang
GRI 401: Kepegawaian
tidak diberikan kepada karyawan sementara atau
2016
401-2 paruh waktu
GRI 401: Employment
Benefits provided to full-time employees that are
2016
not given to temporary or part-time employees
Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t 309
Page 310
Tautan Standar GRI dengan TPB
GRI Standards Link with TPB
Tujuan Relevansi GRI Standard Judul Indikator
Disclosure
Goal Relevant GRI Standard Indicator Title
Peningkatan kualitas kesehatan kerja
403-6
Promotion of worker health
Menjamin kehidupan yang sehat
GRI 403: Kesehatan dan Kecelakaan kerja
dan mendorong kesejahteraan 403-9
Keselamatan Kerja 2018 Work-related injuries
bagi semua orang di segala usia.
GRI 403: Occupational
Ensure healthy lives and promote
Health and Safety 2018
well-being for all at all ages. Penyakit akibat kerja
403-10
Work-related ill health
Menjamin kualitas pendidikan
yang inklusif dan merata serta
meningkatkan kesempatan
GRI 404: Pelatihan dan
belajar sepanjang hayat untuk
Pendidikan 2016 Rata-rata jam pelatihan per tahun per karyawan
semua pada tahun 2030. 404-1
GRI 404: Training and Average hours of training per year per employee
Ensure inclusive and equitable
Education 2016
quality education and promote
lifelong learning opportunities for
all in 2030.
GRI 2: Pengungkapan
Umum 2021 Struktur dan komposisi tata kelola
2-9
GRI 2: General Governance structure and composition
Disclosures 2021
Nominasi dan pemilihan badan tata kelola tertinggi
2-10 Nomination and selection of the highest governance
body
GRI 202: Keberadaan Rasio standar upah karyawan pemula berdasarkan
Pasar 2016 jenis kelamin terhadap upah minimum regional
202-1
GRI 202: Market Ratios of standard entry level wage by gender compared
Presence 2016 to local minimum wage
Perekrutan karyawan baru dan perputaran karyawan
401-1
New employee hires and employee turnover
Mencapai kesetaraan gender Tunjangan yang diberikan kepada karyawan tetap yang
GRI 401: Kepegawaian
dan memberdayakan semua tidak diberikan kepada karyawan sementara atau
2016
perempuan dan anak 401-2 paruh waktu
GRI 401: Employment
perempuan. Benefits provided to full-time employees that are
2016
Achieve gender equality and not given to temporary or part-time employees
empower all women and girls. Cuti Melahirkan
404-3
Parental leave
Rata-rata jam pelatihan per tahun per karyawan
404-1
GRI 404: Pelatihan dan Average hours of training per year per employee
Pendidikan 2016 Persentase karyawan yang menerima tinjauan rutin
GRI 404: Training and terhadap kinerja dan pengembangan karir
Education 2016 404-3
Percentage of employees receiving regular performance
and career development reviews
Keberagaman badan tata kelola dan karyawan
GRI 405: Keberagaman 405-1
Diversity of governance bodies and employees
dan Kesetaraan
Kesempatan 2016 Rasio gaji pokok dan remunerasi perempuan terhadap
GRI 405: Diversity and laki-laki
405-2
Equal Opportunity 2016 Ratio of basic salary and remuneration of
women to men
Memastikan masyarakat
mencapai akses universal air
bersih dan sanitasi.
Ensure availability and
sustainable management of water
and sanitation for all
310 IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 311
Tujuan Relevansi GRI Standard Judul Indikator
Disclosure
Goal Relevant GRI Standard Indicator Title
Konsumsi energi di dalam organisasi
302-1
Energy consumption within the organization
Menjamin akses energi yang Konsumsi energi di luar organisasi
terjangkau, andal, 302-2
Energy consumption outside the organization
berkelanjutan, dan modern
untuk semua lapisan Intensitas energi
GRI 302: Energi 2016 302-3
masyarakat. Energy intensity
GRI 302: Energy 2016
Menjamin akses energi yang
terjangkau, andal, berkelanjutan, Reduksi konsumsi energi
302-4
dan modern untuk semua lapisan Reduction of energy consumption
masyarakat. Pengurangan kebutuhan energi dari produk dan jasa
302-5 Reduction in energy requirements of products and
services
Karyawan
2-7
Employees
GRI 2: Pengungkapan
Umum 2021 Pekerja yang bukan karyawan
2-8
GRI 2: General Workers who are not employees
Disclosures 2021
Perjanjian kerja bersama
2-30
Collective bargaining agreements
GRI 201: Kinerja
Ekonomi Nilai ekonomi langsung yang dihasilkan dan
2016 201-1 didistribusikan
GRI 201: Economic Direct economic value generated and distributed
Performance 2016
GRI 202: Keberadaan Rasio standar upah karyawan pemula berdasarkan
Pasar 2016 jenis kelamin terhadap upah minimum regional
202-1
GRI 202: Market Ratios of standard entry level wage by gender compared
Presence 2016 to local minimum wage
GRI 204: Praktik
Pengadaan 2016 Proporsi pengeluaran untuk pemasok lokal
204-1
GRI 204: Procurement Proportion of spending on local suppliers
Practices 2016
Berusaha meningkatkan Konsumsi energi di dalam organisasi
pertumbuhan ekonomi yang 302-1
Energy consumption within the organization
inklusif dan berkelanjutan,
kesempatan kerja yang produktif Konsumsi energi di luar organisasi
302-2
dan menyeluruh serta pekerjaan Energy consumption outside the organization
yang layak untuk semua.
Intensitas energi
Promote sustained, inclusive and GRI 302: Energi 2016 302-3
Energy intensity
sustainable economic growth, full GRI 302: Energy 2016
and productive employment and Reduksi konsumsi energi
decent work for all. 302-4
Reduction of energy consumption
Pengurangan kebutuhan energi dari produk dan jasa
302-5 Reduction in energy requirements of products and
services
Perekrutan karyawan baru dan perputaran karyawan
401-1
New employee hires and employee turnover
Tunjangan yang diberikan kepada karyawan tetap yang
GRI 401: Kepegawaian
tidak diberikan kepada karyawan sementara atau
2016
401-2 paruh waktu
GRI 401: Employment
Benefits provided to full-time employees that are
2016
not given to temporary or part-time employees
Cuti Melahirkan
401-3
Parental leave
Sistem manajemen kesehatan dan keselamatan kerja
403-1
Occupational health and safety management system
GRI 403: Kesehatan dan
Keselamatan Kerja 2018 Sistem manajemen kesehatan dan keselamatan kerja
403-2
GRI 403: Occupational Occupational health and safety management system
Health and Safety 2018
Layanan kesehatan kerja
403-3
Occupational health services
Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t 311
Page 312
Tautan Standar GRI dengan TPB
GRI Standards Link with TPB
Tujuan Relevansi GRI Standard Judul Indikator
Disclosure
Goal Relevant GRI Standard Indicator Title
Partisipasi pekerja, konsultasi, dan komunikasi tentang
kesehatan dan keselamatan kerja
403-4
Worker participation, consultation, and communication
on occupational health and safety
Pelatihan pekerja tentang kesehatan dan keselamatan
403-5 kerja
Worker training on occupational health and safety
Pencegahan dan mitigasi dampak-dampak
keselamatan dan kesehatan kerja yang secara
GRI 403: Kesehatan dan langsung terkait dengan hubungan bisnis
Keselamatan Kerja 2018 403-7
Prevention and mitigation of
GRI 403: Occupational occupational health and safety impacts directly linked by
Health and Safety 2018 business relationships
Pekerja yang tercakup dalam sistem manajemen
keselamatan dan kesehatan kerja
403-8
Workers covered by an occupational health and safety
management system
Kecelakaan kerja
403-9
Work-related injuries
Penyakit akibat kerja
403-10
Work-related ill health
Rata-rata jam pelatihan per tahun per karyawan
404-1
Average hours of training per year per employee
Program untuk meningkatkan keterampilan karyawan
Berusaha meningkatkan GRI 404: Pelatihan dan dan program bantuan peralihan
pertumbuhan ekonomi yang 404-2
Pendidikan 2016 Programs for upgrading employee skills and transition
inklusif dan berkelanjutan, GRI 404: Training and assistance programs
kesempatan kerja yang produktif Education 2016
dan menyeluruh serta pekerjaan Persentase karyawan yang menerima tinjauan rutin
yang layak untuk semua. terhadap kinerja dan pengembangan karir
404-3
Promote sustained, inclusive and Percentage of employees receiving regular performance
sustainable economic growth, full and career development reviews
and productive employment and Keberagaman badan tata kelola dan karyawan
decent work for all. GRI 405: Keberagaman 405-1
dan Kesetaraan Diversity of governance bodies and employees
Kesempatan 2016 Rasio gaji pokok dan remunerasi perempuan terhadap
GRI 405: Diversity and 405-2 laki-laki
Equal Opportunity 2016 Ratio of basic salary and remuneration of women to men
Persentase dari portofolio untuk lini bisnis menurut
wilayah, ukuran, dan sektor
FS6
Percentage of the portfolio by business line, region, and
sector
Nilai moneter dari produk dan layanan yang dirancang
untuk memberikan keuntungan sosial yang spesifik
FS7 untuk setiap lini bisnis.
Monetary value of products and services designed to
deliver specific social benefits for each business line.
G4 Suplemen Sektor
Titik akses di daerah berpenduduk rendah atau kurang
Keuangan
beruntung secara ekonomi berdasarkan jenis.
G4 Sector Supplement FS13
Access points in low-population or economically
for Finance
disadvantaged areas by type.
Inisiatif untuk meningkatkan akses ke layanan
keuangan bagi orang-orang yang kurang beruntung.
FS14
Initiatives to improve access to financial services for
disadvantaged people.
Inisiatif untuk meningkatkan literasi keuangan
berdasarkan jenis atau penerima manfaat.
FS16
Initiatives to enhance financial literacy by type or
beneficiary.
312 IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 313
Tujuan Relevansi GRI Standard Judul Indikator
Disclosure
Goal Relevant GRI Standard Indicator Title
GRI 201: Kinerja
Ekonomi Nilai ekonomi langsung yang dihasilkan dan
201-1
2016 didistribusikan
GRI 201: Economic Direct economic value generated and distributed
Membangun infrastruktur yang Performance 2016
tangguh, meningkatkan industri
inklusif dan berkelanjutan, serta Persentase dari portofolio untuk lini bisnis menurut
mendorong inovasi. wilayah, ukuran, dan sektor
FS6
Build resilient infrastructure, Percentage of the portfolio by business line, region, and
promote inclusive and sustainable G4 Suplemen Sektor sector
industrialization and foster Keuangan
innovation G4 Sector Supplement Nilai moneter dari produk dan layanan yang dirancang
for Finance untuk memberikan keuntungan sosial yang spesifik
FS7 untuk setiap lini bisnis.
Monetary value of products and services designed to
deliver specific social benefits for each business line.
GRI 2: Pengungkapan
Umum 2021 Karyawan
2-7
GRI 2: General Employees
Disclosures 2021
GRI 401: Kepegawaian
2016 Perekrutan karyawan baru dan perputaran karyawan
401-1
GRI 401: Employment New employee hires and employee turnover
2016
Rata-rata jam pelatihan per tahun per karyawan
404-1
GRI 404: Pelatihan dan Average hours of training per year per employee
Pendidikan 2016 Persentase karyawan yang menerima tinjauan rutin
GRI 404: Training and terhadap kinerja dan pengembangan karir
Education 2016 404-3
Percentage of employees receiving regular performance
and career development reviews
GRI 405: Keberagaman
dan Kesetaraan Rasio gaji pokok dan remunerasi perempuan terhadap
Kesempatan 2016 405-2 laki-laki
GRI 405: Diversity and Ratio of basic salary and remuneration of women to men
Equal Opportunity 2016
Kebijakan dengan komponen lingkungan dan sosial
yang spesifik yang diaplikasikan pada lini bisnis.
FS1
Mengurangi Kesenjangan Intra Policies with specific environmental and social
dan Antar Negara components applied to business lines.
Reduce inequality within and
among countries. Prosedur untuk memeriksa dan menyaring risiko
lingkungan dan sosial pada lini bisnis.
FS2
Procedures for assessing and screening environmental
and social risks in business lines
Proses untuk meningkatkan kompetensi staf untuk
menerapkan kebijakan dan prosedur lingkungan dan
sosial sebagaimana diterapkan pada lini bisnis.
FS4
The process of improving staff competency to implement
G4 Suplemen Sektor environmental and social policies and procedures as
Keuangan applied to business lines.
G4 Sector Supplement
for Finance Nilai moneter dari produk dan layanan yang dirancang
untuk memberikan keuntungan sosial yang spesifik
FS7 untuk setiap lini bisnis.
Monetary value of products and services designed to
deliver specific social benefits for each business line.
Cakupan dan frekuensi audit serta prosedur penilaian
risiko
FS9
Cakupan dan frekuensi audit serta prosedur penilaian
risiko
Titik akses di daerah berpenduduk rendah atau kurang
beruntung secara ekonomi berdasarkan jenis.
FS13
Access points in low-population or economically
disadvantaged areas by type.
Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t 313
Page 314
Tautan Standar GRI dengan TPB
GRI Standards Link with TPB
Tujuan Relevansi GRI Standard Judul Indikator
Disclosure
Goal Relevant GRI Standard Indicator Title
Inisiatif untuk meningkatkan akses ke layanan
keuangan bagi orang-orang yang kurang beruntung.
FS14
IInitiatives to improve access to financial services for
disadvantaged people.
Mengurangi Kesenjangan Intra G4 Suplemen Sektor Kebijakan untuk produk dan layanan keuangan yang
dan Antar Negara Keuangan adil
FS15
Reduce inequality within and G4 Sector Supplement IInitiatives to improve access to financial services for
among countries. for Finance disadvantaged people.
Inisiatif untuk meningkatkan literasi keuangan
berdasarkan jenis atau penerima manfaat.
FS16
Initiatives to enhance financial literacy by type or
beneficiary.
Menjadikan kota dan pemukiman
Nilai moneter dari produk dan layanan yang dirancang
inklusif, aman, tangguh dan G4 Suplemen Sektor
untuk memberikan keuntungan sosial yang spesifik
berkelanjutan Keuangan
FS7 untuk setiap lini bisnis.
Make cities and human G4 Sector Supplement
Monetary value of products and services designed to
settlements inclusive, safe, for Finance
deliver specific social benefits for each business line.
resilient and sustainable.
Konsumsi energi di dalam organisasi
302-1
Energy consumption within the organization
Konsumsi energi di luar organisasi
302-2
Energy consumption outside the organization
Intensitas energi
GRI 302: Energi 2016 302-3
Energy intensity
GRI 302: Energy 2016
Reduksi konsumsi energi
302-4
Reduction of energy consumption
Pengurangan kebutuhan energi dari produk dan jasa
302-5 Reduction in energy requirements of products and
services
Emisi GRK Langsung (Cakupan 1)
Menjamin pola produksi dan 305-1
Direct GHG emissions (Scope 1)
konsumsi yang
bertanggungjawab Energi tidak langsung (Cakupan 2) Emisi GRK
305-2
Ensuring responsible production Energy indirect (Scope 2) GHG emissions
and consumption patterns
Emisi GRK (Cakupan 3) tidak langsung lainnya
305-3
GRI 305: Emisi 2016 Other indirect (Scope 3) GHG emissions
GRI 305: Emissions 2016
Emisi zat perusak ozon (BPO)
305-6
Emissions of ozonedepleting substances (ODS)
Nitrogen oksida (NOx), sulfur oksida (SOx), dan emisi
udara signifikan lainnya
305-7
Nitrogen oxides (NOx), sulfur oxides (SOx), and other
significant air emissions
Persyaratan untuk pelabelan dan informasi produk
GRI 417: Pemasaran dan dan jasa
Pelabelan 2016 Requirements for product and service labeling and
417-1
GRI 417: Marketing and
information
Labeling 2016
314 IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 315
Tujuan Relevansi GRI Standard Judul Indikator
Disclosure
Goal Relevant GRI Standard Indicator Title
GRI 201: Kinerja
Implikasi finansial serta risiko dan peluang lain akibat
Ekonomi
201-2 perubahan iklim
2016
Financial implications, risks, and opportunities due to
GRI 201: Economic
climate change
Performance 2016
Konsumsi energi di dalam organisasi
302-1
Energy consumption within the organization
Konsumsi energi di luar organisasi
302-2
Energy consumption outside the organization
Intensitas energi
GRI 302: Energi 2016 302-3
Mengambil aksi segera untuk Energy intensity
GRI 302: Energy 2016
memerangi perubahan iklim dan Reduksi konsumsi energi
dampaknya karena perubahan 302-4
Reduction of energy consumption
iklim adalah tantangan global
yang SDG 13memengaruhi setiap Pengurangan kebutuhan energi dari produk dan
orang. 302-5 jasa Reduction in energy requirements of products and
Take urgent action to combat services
climate change and its impacts
is a global challenge that affects Emisi GRK Langsung (Cakupan 1)
305-1
everyone. Direct GHG emissions (Scope 1)
Energi tidak langsung (Cakupan 2) Emisi GRK
305-2
Energy indirect (Scope 2) GHG emissions
Emisi GRK (Cakupan 3) tidak langsung lainnya
305-3
GRI 305: Emisi 2016 Other indirect (Scope 3) GHG emissions
GRI 305: Emissions 2016
Emisi zat perusak ozon (BPO)
305-6
Emissions of ozonedepleting substances (ODS)
Nitrogen oksida (NOx), sulfur oksida (SOx), dan emisi
udara signifikan lainnya
305-7
Nitrogen oxides (NOx), sulfur oxides (SOx), and other
significant air emissions
Emisi GRK Langsung (Cakupan 1)
305-1
Direct GHG emissions (Scope 1)
Melestarikan dan memanfaatkan Energi tidak langsung (Cakupan 2) Emisi GRK
305-2
secara berkelanjutan sumber Energy indirect (Scope 2) GHG emissions
daya kelautan dan samudera
Emisi GRK (Cakupan 3) tidak langsung lainnya
untuk pembangunan 305-3
GRI 305: Emisi 2016 Other indirect (Scope 3) GHG emissions
berkelanjutan
GRI 305: Emissions 2016
Conserve and sustainably use Emisi zat perusak ozon (BPO)
the oceans, seas and marine 305-6
Emissions of ozonedepleting substances (ODS)
resources for sustainable
development. Nitrogen oksida (NOx), sulfur oksida (SOx), dan emisi
udara signifikan lainnya
305-7
Nitrogen oxides (NOx), sulfur oxides (SOx), and other
significant air emissions
Melindungi, Merestorasi dan Emisi GRK Langsung (Cakupan 1)
305-1
Meningkatkan Pemanfaatan Direct GHG emissions (Scope 1)
Berkelanjutan Ekosistem
Daratan, Energi tidak langsung (Cakupan 2) Emisi GRK
305-2
Mengelola Hutan Secara Lestari, Energy indirect (Scope 2) GHG emissions
Menghentikan Penggurunan, Emisi GRK (Cakupan 3) tidak langsung lainnya
Memulihkan Degradasi lahan, 305-3
Other indirect (Scope 3) GHG emissions
serta Menghentikan Kehilangan GRI 305: Emisi 2016
Keanekaragaman Hayati GRI 305: Emissions 2016 Emisi zat perusak ozon (BPO)
305-6
Protect, restore and promote Emissions of ozonedepleting substances (ODS)
sustainable use of terrestrial
ecosystems, sustainably manage Nitrogen oksida (NOx), sulfur oksida (SOx), dan emisi
forests, combat desertification, udara signifikan lainnya
and halt and reverse land 305-7
Nitrogen oxides (NOx), sulfur oxides (SOx), and other
degradation and halt biodiversity significant air emissions
loss.
Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t 315
Page 316
Tautan Standar GRI dengan TPB
GRI Standards Link with TPB
Tujuan Relevansi GRI Standard Judul Indikator
Disclosure
Goal Relevant GRI Standard Indicator Title
Struktur dan komposisi tata kelola
2-9
Governance structure and composition
Nominasi dan pemilihan badan tata kelola tertinggi
2-10 Nomination and selection of the highest governance
body
Ketua badan tata kelola tertinggi
2-11
Chair of the highest governance body
Peran badan tata kelola tertinggi dalam mengawasi
pengelolaan dampak
2-12
Role of the highest governance body in overseeing
impact management
GRI 2: Pengungkapan Benturan kepentingan
Umum 2021 2-15
Conflicts of interest
GRI 305: Emissions 2016
Komunikasi hal-hal penting
2-16
Communication of critical concerns
Komitmen kebijakan
2-23
Policy commitments
Proses untuk memulihkan dampak negatif
2-25
Processes to remediate negative impacts
Mekanisme pemberian umpan balik/saran dan
2-26 menyampaikan kekhawatiran
Menguatkan Masyarakat yang Mechanisms for seeking advice and raising concerns
Inklusif dan Damai untuk
Pembangunan Berkelanjutan, Pendekatan keterlibatan pemangku kepentingan
2-29
Menyediakan Akses Keadilan Approach to stakeholder engagement
untuk Semua, dan Membangun
Kelembagaan yang Efektif, Operasi-operasi yang dinilai memiliki risiko terkait
Akuntabel, dan Inklusif di Semua 205-1 korupsi
Tingkatan Operations assessed for risks related to corruption
Promote peaceful and inclusive GRI 205: Anti Korupsi Komunikasi dan pelatihan tentang kebijakan dan
societies for sustainable 2016 prosedur anti korupsi
development, provide access to 205-2
GRI 205: Anti-corruption Communication and training on anti-corruption policies
justice for all and build effective, 2016 and procedures
accountable and inclusive
institutions at all levels. Insiden korupsi yang terbukti dan tindakan yang
205-3 diambil
Confirmed incidents of corruption and actions taken
Partisipasi pekerja, konsultasi, dan komunikasi tentang
kesehatan dan keselamatan kerja
403-4
Worker participation, consultation, and communication
GRI 403: Kesehatan dan on occupational health and safety
Keselamatan Kerja 2018
GRI 403: Occupational Kecelakaan kerja
403-9
Health and Safety 2018 Work-related injur
Penyakit akibat kerja
403-10
Work-related ill health
Insiden ketidakpatuhan sehubungan dengan dampak
kesehatan dan keselamatan dari produk dan jasa
GRI 417: Pemasaran dan 417-2
Incidents of non-compliance concerning product and
Pelabelan 2016 service health and safety impacts
GRI 417: Marketing and
Labeling 2016 Insiden ketidakpatuhan terkait komunikasi pemasaran
417-3 Incidents of non-compliance concerning marketing
communications
Pengaduan yang berdasar mengenai pelanggaran
GRI 418: Privasi
terhadap privasi pelanggan dan hilangnya data
Pelanggan 2016
418-1 pelanggan
GRI 418: Customer
Substantiated complaints concerning breaches of
Privacy 2016
customer privacy and loss of customer data
Menguatkan Sarana
Pelaksanaan
dan Merevitalisasi Kemitraan
Global untuk Pembangunan
Berkelanjutan
Strengthen the
means of implementation and
revitalize the Global Partnership
for Sustainable Development
316 IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Page 317
Laporan Keber l a nj u ta n 2025 Su s ta i na bi l i ty Rep o r t 317
Page 318
Tentang Laporan Keberlanjutan Ini About This Report 318 IN OVASI IN KLUSIF, DAM PAK YAN G BE R KE L A N J U TA N | I NCLUS I VE I NNOVAT I O N, S US TA I NA BLE I M PACT
Names mentioned 94 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Financial Services Authority
p.5 ×6
unresolved
org
Indonesia (Persero) Tbk
p.10 ×3
unresolved
org
PT Pegadaian Name
p.11
unresolved
org
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia
p.11
unresolved
org
Government of the Republic of Indonesia
p.11
unresolved
—
M.Kn., berkedudukan di Jakarta, dan telah
p.11
unresolved
org
Menteri Hukum dan Hak Asasi
p.11
unresolved
—
AHU-0053287.A.H.01.02 Tahun 2021
p.11
unresolved
—
AHU-17525. H.01.01 of 2012 dated
p.11
unresolved
—
4, 2012, concerning the company’s legal
p.11
unresolved
person
Notary Nanda Fauz Iwan
p.11 ×2
unresolved
org
Minister of Law and Human Rights
p.11
unresolved
org
Kementerian BUMN
p.14 ×2
unresolved
org
Ministry of State-Owned Enterprises
p.14 ×2
unresolved
person
Ministry of State-Owned SE-
p.14
unresolved
org
Milik Negara.
p.14 ×3
unresolved
org
PT Pegadaian Galeri Dua Empat
p.22
unresolved
org
PT Pefindo Biro Kredit
p.22
unresolved
org
Menteri BUMN
p.23
unresolved
org
Minister of BUMN
p.23
unresolved
org
Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
p.23 ×2
unresolved
org
Bank Financial Services INDONESIA’S IN-HOUSE COUNSEL AWARDS
p.24
unresolved
org
Bank INDONESIA
p.25
unresolved
org
Bank INDONESIA REGULATORY COMPLIANCE AWARDS
p.25
unresolved
org
Kementerian Ketenagakerjaan
p.26
unresolved
org
PT Pegadaian Kantor Wilayah VII Denpasar
p.28
unresolved
org
PT Sharing Vision Indonesia British Standards Institution
p.28 ×2
unresolved
org
PT Pegadaian Regional Office VII Denpasar
p.28
unresolved
org
PT Chesna
p.29 ×2
unresolved
org
PT Pegadaian QSCert
p.29 ×2
unresolved
org
PT Pegadaian. Sebagaimana
p.34
unresolved
org
Bank Emas Pegadaian
p.35
unresolved
org
Meteorologi
p.40
unresolved
org
Nasional
p.40 ×2
unresolved
org
PT Pegadaian Tahun
p.55 ×6
unresolved
org
PT Pegadaian Sustainability Policy Framework
p.55
unresolved
org
PT Pegadaian RAKB
p.56
unresolved
org
PT Pegadaian Social Loan Framework
p.56
unresolved
org
Kementerian BUMN Tahun
p.56
unresolved
org
PT Pegadaian Nomor RIS-
p.56
unresolved
org
PT Pegadaian Number RIS-
p.56
unresolved
org
Indonesia Stock Exchange
p.65
unresolved
—
Suppliers
p.65
unresolved
—
Mass Media
p.65
unresolved
org
Geologi
p.68
unresolved
org
Departemen Business Continuity Management
p.71
unresolved
person
Sub Direktorat
· Direktur
p.92
unresolved
person
Sub-Directorate
· Director
p.92
unresolved
person
Piagam Tata Tertib Kerja
· Komisaris
p.95
unresolved
—
BOC Charter
· Komisaris
p.95
unresolved
person
Seri A Dwiwarna. Baik
· Komisaris
p.95
unresolved
person
Institutions. All
· Komisaris
p.96
unresolved
org
Menteri BUMN Nomor PER
p.96
unresolved
org
Menteri Badan Usaha Milik Negara Nomor PER-
p.97
unresolved
person
Keragaman
· Komisaris
p.98
unresolved
person
Diversity
· Komisaris
p.98
unresolved
person
Vice
· Wakil Ketua
p.100 ×3
unresolved
person
Pemimpin Unit Kerja
· Anggota
p.100
unresolved
person
Work Unit Leader
· Member
p.100
unresolved
org
Ministry of State-yang
p.100
unresolved
person
Bullion Competency Training
· Commissioner
p.103
unresolved
person
Briefing Workshop
· Komisaris
p.103
unresolved
—
Triastuti
· Commissioner
p.103
unresolved
org
PT Pegadaian Legal
p.106
unresolved
org
PT Pegadaian Marketing
p.106
unresolved
org
PT Pegadaian Technology
p.106
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.