Back to announcement
20240402_HBAT_Laporan Informasi dan Fakta Material_31622393_lamp1.pdf
Financial statement Text extracted HBATSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 60
Page 1
PT MINAHASA MEMBANGUN HEBAT Tbk
LAPORAN KEUANGAN
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL
31 DESEMBER 2023
DAN
LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN
Page 2
PT MINAHASA MEMBANGUN HEBAT Tbk
DAFTAR ISI
HALAMAN
SURAT PERNYATAAN DIREKSI
LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN
LAPORAN KEUANGAN
Laporan Posisi Keuangan 1
Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain 2
Laporan Perubahan Ekuitas 3
Laporan Arus Kas 4
Catatan Atas Laporan Keuangan 5 - 52
Page 3
Page 4
Page 5
KAP Liasta, Nirwan, Syafruddin & Rekan
Certified Public Accountants Firm
Tax Consultant, Audit, Financial Advisory and Management Consultant
License Number : KEP-34/KM.1/2012
LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN
No: 00036/2.0887/AU. l/05/0299-l/l/lll/2024
Kepada Yth.
Pemegang Sabam, Dewan Komisaris dan Direksi
PT l\flNAHASA MEMBANGUN BEBAT TBK
Menado
Opini
Kami telah mengaudit laporan keuangan PT Minahasa Membangun Hebat Tbk ("Perusahaan"),
yang terdiri dari laporan posisi keuangan tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, serta laporan laba
rugi dan penghasilan komprehensif lain, laporan perubahan ekuitas, dan laporan arus kas untuk
tahun yang berakhir pada tanggal tersebut, serta catatan atas laporan keuangan, termasuk ikhtisar
kebijakan akuntansi signifikan
Menurut opini kami, laporan keuangan terlampir menyajikan secara wajar, dalam semua hal yang
material, posisi keuangan Perusahaan tanggal 3 1 Desember 2023 dan 2022, serta kinerja keuangan
dan arus kasnya untuk tahun yang berakhir pada tanggal tersebut sesuai dengan Standar Akuntansi
Keuangan di Indonesia
Basis Opini
Kami melaksanakan audit kami berdasarkan Standar Audit yang ditetapkan oleh Institut Akuntan
Publik Indonesia. Tanggung jawab kami menurut Standar tersebut diuraikan lebih lanjut dalam
paragrafTanggung Jawab Auditor terhadap Audit alas Laporan Keuangan pada laporan kami. Kami
independen terhadap Perusahaan berdasarkan kctentuan etika yang rclcvan dalam audit kami atas
laporan keuangan di Indonesia, dan kami telah memcnuhi tanggung jawab etika lainnya
berdasarkan ketentuan tersebut. Kami yakin bahwa bukti audit yang telah kami peroleh adalah
cukup dan tepat untuk menyediakan suatu basis bagi opini kami
Hal Audit Utama
Hal audit utama adalah hal-hal yang, menurut pertimbangan profesional kami, merupakan hal yang
paling signifikan dalarn audit kami atas laporan kcuangan periode kini. Hal-hal tersebut
disampaikan dalam kontcks audit kami atas laporan keuangan secara kescluruhan, dan dalam
merumuskan opini kami atas laporan keuangan terkait, kami tidak menyatakan suatu opini terpisah
atas hal audit utama tcrscbut.
Pcnggunann dana basil penawaran umum saham perdana {IPO)
Penggunaan alas perolehan dana lPO, Dimana dana tersebut akan dipergunakan untuk memperoleh
Tanah seluas 1.323 m2 dari Jon Fieris yang berlokasi di Desa/K.elurahan Malalayang Satu
Timur, Kecamatan Malalayang, Kata Manado, Provinsi Sulawesi Utara berdasarkan Akta
Perjanjian Pengikatan Jual Beli No. 59 tanggal 28 Februari 2023, yang dibuat di hadapan
Notaris Elrick Christian Runtukahu, S.H., di Kabupaten Minahasa sebesar Rp343.980.000,-
(tiga ratus empat puluh tigajuta sembilan ratus delapan puluh ribu Rupiah).
Tanah seluas 1.050 m2 dari Jon Fieris yang berlokasi di Desa/Kelurahan Malalayang Satu
Timur, Kecamatan Malalayang, Kata Manado, Provinsi Sulawesi Utara berdasarkan Akta
Perjanjian Pengikatan Jual Beli No. 60 tanggal 28 Februari 2023, yang dibuat di hadapan
Notaris Elrick Christian Runtukahu, S.H., di Kabupaten Minahasa sebesar Rp273.000.000,-
(dua ratus tujuh puluh tigajuta Rupiah).
Head Office Rul:o M.abnurJay11. JL Juy.> Puu Mmg:u No. 16 KA!JoaJ., La.nui J, Jo.l.:iitu Scl&un 12740, lndoncsiA. Tclcpon : (02 t) 2753 JSOJ
Email : br ls,@yllhoo.co.id Wcbsiir: 1.:aplru.co.id
B11U1cb Office J. JI. Jamin Gintini;, Komp. Sumo Yuu Blol:A No. 2. Mcd.oa 20142. Tclcpoo: (061) 8047 2828
2. JI. Salcmb.> Tc,p.h No. 12AJ.ahuu Pus,1110440, Tclcpoo: (021)391117~. 391 0795
3. JL Mahl:a Juya No.IA. Jabzu TUDur 13460. Tclcpoo: (021) 2853 1057
Dipindai dengan CamScanner
Page 6
KAP Liasta, Nirwan, Syafruddin & Rekan
Certified Public Accountants Firm
Tax Consultant, Audit, Flnanclol Advisory end Mnnagamanl Consultant
Llconso Number : KEP-34/KM.112012
Dimana sampai laporan keunngnn untuk periode berakhir 31 Dcsember 2023 dikeluarkan
proses pembelian tersebut belum dapat dilakukan dikarenakan adanya kendala atas legalitas
tan ah.
Pembangunan fasilitas umum serta sarana dan prasarana Perumahan seperti kantor marketing,
club house dan kolam renang di Perumahan Sawangan Permai yang sampai saat ini belum
terealisasi penyelesaiannya.
Informasi Selain Laporan Keuangan dan Laporan Audit Terkait
Manajemen bertanggung jawab atas infonnasi lain. lnfonnasi lain terdiri dari, laporan-laporan
Dewan Komisaris atau Dewan Direksi Perusahaan.
Opini kami atas laporan keuangan tidak mencakup informasi lain, dan oleh karena itu, kami tidak
menyatakan bentuk keyakinan apapun atas infonnasi lain tersebut.
Sehubungan dengan audit kami atas laporan keuangan, tanggung jawab kami adalah untuk
membaca informasi lain dan, dalam melaksanakannya, mempertimbangkan apakah informasi lain
mengandung ketidakkonsistensian material dengan laporan keuangan atau pemahaman yang kami
peroleh selama audit, atau mengandung kesalahan penyajian material.
Hal Lain
Laporan keuangan PT Minahasa Membangun Hebat Tbk tanggal 31 Desember 2023 dan untuk
tahun yang berakhir pada tanggal tersebut disajikan sebagai angka koresponding diaudit oleh
auditor independen lain dengan laporannya Nomor 00135/2.0ll9/AU-l/03/0165-4/INI/2023
tanggal 15 Juni 2023 deogan opini wajar tanpa modifikasian.
Tanggung Jawab Manajemcn dan Pihak yang Bertanggung Jawab atas Tata Kelola terhadap
Laporan Kcuangan
Manajemen bertanggung jawab atas penyusunan dan penyajian wajar laporan keuangan tersebut
sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia, dan atas pengendalian internal yang
dianggap perlu oleh manajemen untuk memungkinkan penyusunan lapomn keuangan yang bebas
dari kesalahan penyajian material, baik yang discbabkan oleh kecurangan maupun kesalahan
Dalam penyusunan laporan keuangan, manajemen bertanggung jawab untuk menilai kemampuan
Perusahaan dalam mempcrtahankan kelangsungan usahanya, mengungkapkan, sesuai dengan
kondisinya, hal-hal yang berkaitan dengan kelangsungan usaha, dan menggunakan basis akuntansi
kelangsungan usaha, kecuali manajemen memiliki intensi untuk melikuidasi Perusahaan atau
menghentikan operasi, atau tidak memiliki alternatifyang realistis selain melaksanakannya.
Pihak yang bertanggung jawab atas tata kelola bertanggung jawab untuk mengawasi proses
pelaporan keuangan Perusahaan.
Head Office : Rul:o Mal:mur Joya. JI. Raya PUAT Minggu No. 16 KA!ibaJ. 1.Anllli 3, Jllkan.a Sclatan 12740. lndoncsia, Telepon : (021) 2753 3S03
Enuil : l:Ap_lsr@yahoo.co.id Website: 1:Dplru.co.id
Braneh Office : I. JI.Jamin Ginlint:, Komp. Buena VISIABlok A No. 2. Medin 20142. Tclcpoo: (061) 8047 2828
2. JL Salcmb& Tcni;ah No. J!AJal.:JlnA Pusat 10440, Tclcpon: (021) 391 8784, 391 0795
3. JI. Malw R,,ya No.IA. JllDIIU Timur 13460. Tclcpoo: (021) 2853 1057
Dipindai dengan CamScanner
Page 7
KAP Liasta, Nirwan, Syafruddin & Rekan
Certified Public Accountants Firm
Tax Consultant, Audit, Financial Advisory and Management Consullant
License Number : KEP-34/KM.1/2012
Tanggung jawab auditor terhadap Audit atas Laporan Keuangan
Tujuan kami adalah untuk memeroleh keyakinan memadai tentang apakah laporan keuangan secara
keseluruhan bebas dari kesalahan penyajian material, baik yang disebabkan oleh kecurangan
maupun kesalahan, dan untuk menerbitkan laporan auditor yang mencakup opini kami. Keyakinan
memadai merupakan suatu tingkat keyakinan tinggi, namun bukan merupakan suatu jaminan
bahwa audit yang dilaksanakan berdasarkan Standar Audit akan selalu mendeteksi kesalahan
penyajian material ketika hal tersebut ada. Kesalahan penyajian dapat disebabkan oleh kecurangan
maupun kesalahan dan dianggap material jika, baik secara individual maupun secara agregat, dapat
diekspektasikan secara wajar akan memengaruhi keputusan ekonomi yang diambil oleh pengguna
berdasarkan laporan keuangan tersebut
Sebagai bagian dari suatu audit berdasarkan Standar Audit, kami menerapkan pertimbangan
profesional dan mempertahankan skeptisisrne profesional selama audit. Kamijuga:
Mengidentifikasi dan menilai risiko kesalahan penyajian material dalam laporan keuangan,
baik yang disebabkan oleh kecurangan maupun kesalahan, mendesain dan melaksanakan
prosedur audit yang responsifterhadap risiko tersebut, sertn memeroleh bukti audit yang cukup
dan tepat untuk menyediakan basis bagi opini kami. Risiko tidak tcrdeteksinya kesalahan
penyajian material yang disebabkan oleh kecurangan lcbih tinggi dari yang disebabkan oleh
kesalahan, karena kecurangan dapar melibatkan kolusi, pemalsuan, penghilangan secara
sengaja, pcmyataan salah, atau pcngabaian pcngcndalian internal.
Memperoleh suatu pcmahaman tcntang pcngendnlian internal yang rclcvan dcngan audit untuk
mendesain prosedur audit yang tcpat sesuai dengnn kondisinya, tctapi bukan untuk tujunn
mcnyatakan opini aias keefektivitasan pengendalian internal Perusahaan.
Mengevaluasi ketepatan kebijakan akunt.ansi yang digunakan serta kcwnjnmn estimasi
akuntansi dan pengungkapan terkait yang dibunt oleh mnnajemen.
Menyimpulkan ketepatan pengsunruu1 basis akuntansi kelangsungan usaha olch mnnujcmcn
clan. berdasarknn bukti audit yang diperoleh, apaknh terdnpat suatu ketidakpastian material
yang terkait dengan peristiwa atau kondisi yang dapat menyebnbkan kernguan signifikan atas
kernarnpuan Perusahaan unruk mempenahankan kelangsungan usahnnya, Ketika kami
rnenyirnpulkan bahwa terdapai suatu ketidnkpastian material, kami diharuskan untuk mennrik
perhatian dalam lnporan auditor karni ke pengungkapan terkait dalam lnpomn keuangan atau,
jika pengungkapan tersebut tidak mernadai, harus menentukan apakah perlu untuk
memodifikasi opini kami. Kesimpulan k.ami didasarkan pads bukti audit yang diperoleh hingga
tanggal lapomn auditor kami. Namun, perisriwa atau kondisi masa depan dapat menyebabkan
Perusahaan tidak dapai mempenahankan kel.1Ulgsungan usaha.
Mengevaluasi penyajian, struktur, dan isi laporan kewm~ secara keseluruhan, terrnasuk
pengungkapannya, dan apakah laporan keuan~ men.:errnm~ transaks] dan peristiwa yang
mendasarinya dengan suatu cars yang mencapai penyajian wajar,
JuuWu
ltulo M:l:mw J1y1.. JI. Rlop ,•....,.. Mm&1:u No. 16 ulat .. J, llllltll ScWA1112740, lndoona, Tdcpoo: (U11) 27H )SO)
I mall L•r. I" ,)al"!°.w.1d \\'~lie" upln,,,co ld
llranrhOilJL'C I JI J1111Ul lllW"- Koms1 lluClll \ Ula lllul A r,;u. 2, Mn.!>.o 101,11, Telepoo : (0<>1) ~~7 21!2ti
1 JI ~,1<_1111 .. Trui;oh I\ 11.A Ja.wu l'=t l~.io, Tdt'JlOU: \ll11) lYI rlf>.I, )91 U7l>S
3 JI Malal.> lllay• No.IA. J&UIU Tui1w 13460, l'ckpoo. (U21) ~UJ IOH
Dipindai dengan CamScanner
Page 8
KAP Liasta, Nirwan, Syafruddin & Rekan
Certified Public Accountants Firm
Tax Consultant, Audit, Financial Advisory and Mnnngomont Consultant
License Number : KEP-34/KM.1/2012
Kami mengomunikasikan kepada pihak yang bertanggung jawab atas tata kelola mcngenai, antara
lain, ruang lingkup dan saat yang direncanakan atas audit, serta temuan audit signifikan, termasuk
setiap defisiensi signifikan dalam pengendalian internal yang teridentifikasi oleh kami selama
audit.
Kami juga memberikan suatu pemyataan kepada pihak yang bertanggung jawab atas tata kelola
bahwa kami telah mematuhi ketentuan etika yang relevan mengenai independensi, dan
mengomunikasikan seluruh hubungan, serta hal-hal lain yang dianggap secara wajar berpengaruh
terhadap independensi kami, dan,jika relevan, pengamanan terkait,
Dari hal-hal yang dikomunikasikan kepada pihak yang bertanggung jawab atas tata kelola, kami
menentukan hal-hal tersebut yang paling signifikan dalam audit atas laporan keuangan periode kini
dan oleh karenanya menjadi hat audit utama. Kami menguraikan ha) audit utama dalam taporan
auditor kami, kecuali peraturan perundang-undangan melarang pengungkapan publik tentang hal
tersebut atau ketika, dalam kondisi yang sangat jarang terjadi, kami menentukan bahwa suatu ha)
tidak botch dikomunikasikan dalam taporan kami karena konsekuensi merugikan dari
mengomunikasikan hat tersebut akan diekspektasikan secara wajar melebihi manfaat kepentingan
publik atas komunikasi tersebut,
Drs. Liasta Karo-karo Surbnkti, Ak., :A,
Pcmimpin Rckan/Rcgister Izin : AP.0299
Jakarta, 27 Maret 2024
4
lk3'1 Office Rul:o~bl..ruw J•ya. JL fur> 1'"'"11 Mmia;u i-o. 16 IWJ!ua. Lnuuu J, Jt.U.JU Scl11tan 1:740, lnJuno,a. Tclcr,m: (021) 27Sl 350), osn 1784 ssg4
Enwl : L-op l.u~yulmo.ro.id \\'rb,,11r:: Liaplru..ru.1d
Dmn,hOOiec 1. JI. J=in -Ginuni;.Kc,mr. Dll!'.N \'iw lllul A No. 2. Mt'd.w 20142. l"clr:roo: 1061) ~047 :K2h
:_ JI. S:,lrmlu Tcn,:•h No. l~AJiliru rw.:i1 I0-140, Telepcn : (021) 391 K11iol, )QI 0795
3. JI Milib luyu :-I!\. IA RT. IR ll\\'.07, Kel, ~Wiw> Sari. Kee. Owen S•w11. Jwtll11"1mw.'l>K.1 Jw,u · 13460, Telepon : 1021) 2KSJ 1057
Dipindai dengan CamScanner
Page 9
PT MINAHASA MEMBANGUN HEBAT Tbk
LAPORAN POSISI KEUANGAN
31 Desember 2023
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Catatan 2023 2022
ASET
Aset Lancar
Kas dan Setara Kas 3e, 3f, 5 7.272.287.414 2.978.678.987
Piutang Usaha 3e, 3g, 6 11.148.341.698 16.346.477.783
Piutang Lain-lain 3e, 7 2.921.047.133 1.279.854.823
Persediaan 3j, 8 41.462.806.938 17.049.981.464
Uang Muka 3e, 9 19.049.519 243.125.000
Pajak Dibayar Dimuka 3o, 15a 636.771.818 22.800.259
Jumlah Aset Lancar 63.460.304.520 37.920.918.316
Aset Tidak Lancar
Aset Tetap -
Setelah dikurangi akumulasi penyusutan tanggal 31
Desember 2023 dan 2022 masing-masing sebesar
Rp350.143.027 dan Rp143.924.804 3k, 10 7.319.633.166 1.651.879.976
Jumlah Aset Tidak Lancar 7.319.633.166 1.651.879.976
JUMLAH ASET 70.779.937.686 39.572.798.292
LIABILITAS DAN EKUITAS
Liabilitas Jangka Pendek
Utang Bank 3e, 11 - 532.000.000
Uang Muka Penjualan 3e, 3m, 12 278.320.000 878.017.489
Utang Pajak 3o, 16b 64.597.060 1.287.167.196
Utang Sewa Pembiayaan -
Bagian jatuh tempo dalam setahun 13 94.360.017 133.747.448
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek 437.277.077 2.830.932.133
Liabilitas Jangka Panjang
Utang Sewa Pembiyaan 13 - 94.360.017
Liabilitas Imbalan Pasca Kerja 3p, 14 513.697.089 408.726.874
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang 513.697.089 503.086.891
Jumlah Liabilitas 950.974.166 3.334.019.024
Ekuitas
Modal saham - Nilai nominal Rp25 per saham (31
Desember 2023 dan 2022)
Modal dasar - 3.200.000.000 saham (31 Desember
2023 dan 2022)
Modal ditempatkan dan disetor - 1.040.740.800
saham (31 Desember 2022: 800.000.000 saham) 16 26.018.520.000 20.000.000.000
Tambahan Modal Disetor 17 17.784.711.277 -
Penghasilan Komprehensif Lain 14 (18.100.781) (5.945.984)
Saldo Laba
Ditentukan Penggunaannya 18 1.000.000.000 500.000.000
Tidak Ditentukan Penggunaaannya 18 25.043.833.024 15.744.725.252
Jumlah Ekuitas 69.828.963.520 36.238.779.268
JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS 70.779.937.686 39.572.798.292
Catatan atas laporan keuangan yang merupakan
bagian tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan
1
Page 10
PT MINAHASA MEMBANGUN HEBAT Tbk
LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN
Untuk Tahun Yang Berakhir Pada 31 Desember 2023
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Catatan 2023 2022
Penjualan 3m, 19 37.502.740.938 33.864.029.826
Beban Pokok Penjualan 3m, 20 (18.558.021.371) (13.541.598.793)
Laba Kotor 18.944.719.567 20.322.431.033
Beban Usaha
Beban Penjualan 3m, 21 (572.588.957) (225.124.788)
Beban Administrasi dan Umum 3m, 22 (7.812.122.589) (5.224.524.616)
Beban Pajak Final 3o, 15c (937.568.519) (847.925.725)
Pendatan (Beban Lain-lain) 23
Pendapatan Lain-lain 68.057.579 417.184.489
Beban Lain-lain (35.739.309) (533.144.438)
Laba Bersih Sebelum Pajak 9.654.757.772 13.908.895.955
Pajak Penghasilan 3o, 15d - -
Laba Bersih Setelah Pajak 9.654.757.772 13.908.895.955
Penghasilan Komprehensif Lain
Pengukuran Kembali Imbalan Pasti (12.154.797) (5.945.984)
Laba Komprehensif Tahun Berjalan 9.642.602.975 13.902.949.971
Laba Per Saham Dasar 3s, 24 10,75 32,71
Catatan atas laporan keuangan yang merupakan
bagian tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan
2
Page 11
PT MINAHASA MEMBANGUN HEBAT Tbk
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS
Untuk Tahun Yang Berakhir Pada 31 Desember 2023
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Penghasilan Saldo Laba
Tambahan Komprehensif Ditentukan Tidak Ditentukan
Catatan Modal Saham Modal Disetor Lain Penggunaannya Penggunaannya Jumlah Ekuitas
Saldo per 31 Desember 2021 5.000.000.000 - - - 2.335.829.297 7.335.829.297
Tambahan Modal Disetor 16 15.000.000.000 - - - - 15.000.000.000
Laba Bersih Tahun Berjalan 18 - - - 500.000.000 13.408.895.955 13.908.895.955
Pengukuran Kembali Imbalan Pasti 14 - - (5.945.984) - - (5.945.984)
Saldo per 31 Desember 2022 20.000.000.000 - (5.945.984) 500.000.000 15.744.725.252 36.238.779.268
Penambahan Modal Melalui
Penawaran Umum 16 6.018.520.000 - - - - 6.018.520.000
Agio Saham 17 - 19.981.486.400 - - - 19.981.486.400
Biaya Emisi Saham 17 - (2.196.775.123) - - 144.350.000 (2.052.425.123)
Laba Bersih Tahun Berjalan 18 - - - 500.000.000 9.154.757.772 9.654.757.772
Pengukuran Kembali Imbalan Pasti 14 - - (12.154.797) - - (12.154.797)
Saldo per 31 Desember 2023 26.018.520.000 17.784.711.277 (18.100.781) 1.000.000.000 25.043.833.024 69.828.963.520
Catatan atas laporan keuangan yang merupakan
bagian tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan
3
Page 12
PT MINAHASA MEMBANGUN HEBAT Tbk
LAPORAN ARUS KAS
Untuk Tahun Yang Berakhir Pada 31 Desember 2023
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Catatan 2023 2022
ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
Penerimaan Kas Dari Pelanggan 6,12,19 42.100.986.738 19.342.285.678
Pembayaran Kas Kepada Pihak Ketiga 7,8,9,20,21,22 (48.704.522.424) (24.730.185.082)
Pembayaran Kas Kepada Karyawan 22 (3.654.120.494) (2.689.325.126)
Penerimaan (Pembayaran):
Bunga Deposito dan Jasa Giro 23 54.446.065 61.441.427
Pajak 15 (2.889.108.875) 346.524.444
Beban Keuangan 23 (21.865.827) (519.761.109)
Lainnya 23 (69.172) 346.815.911
Arus Kas Bersih Digunakan Untuk Aktivitas Operasi (13.114.253.989) (7.842.203.857)
ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
Perolehan Aset Tetap 10 (5.873.971.413) (1.523.560.225)
Arus Kas Bersih Digunakan Untuk Aktivitas Investasi (5.873.971.413) (1.523.560.225)
ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
Perolehan dari Penawaran Umum Saham Perdana 16, 17 26.000.006.400 -
Biaya Emisi Saham 17 (2.052.425.123) -
Tambahan Modal Disetor 16 - 15.000.000.000
Pembayaran Utang Bank 11 (532.000.000) (3.316.800.000)
Pembayaran Utang Sewa Pembiyaan 13 (133.747.448) (44.137.090)
Pembayaran Pinjaman Kepada Pihak Ketiga - (5.000.000.000)
Arus Kas Bersih Diperoleh Dari Aktivitas Pendanaan 23.281.833.829 6.639.062.910
KENAIKAN (PENURUNAN) BERSIH KAS DAN SETARA KAS 4.293.608.427 (2.726.701.172)
KAS DAN SETARA KAS PADA AWAL TAHUN 2.978.678.987 5.705.380.159
KAS DAN SETARA KAS PADA AKHIR TAHUN 7.272.287.414 2.978.678.987
Catatan atas laporan keuangan yang merupakan
bagian tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan
4
Page 13
PT MINAHASA MEMBANGUN HEBAT Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Tahun Yang Berakhir Pada 31 Desember 2023
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
1. UMUM
a. Pendirian Perusahaan
PT Minahasa Membangun Hebat (Perusahaan) didirikan berdasarkan Akta No. 44 tanggal 31 Januari
2020 yang dibuat di hadapan Dian Fitriana, SH, M.Kn., Notaris di Kota Bekasi. Akta pendirian tersebut
telah mendapat pengesahan dari Menteri Kehakiman Republik Indonesia berdasarkan Surat Keputusan
No. AHU-0006525.AH.01.01.2020.TAHUN 2020, tanggal 3 Februari 2020. Anggaran dasar Perusahaan
mengalamani perubahan berdasarkan Akta No. 24 tertanggal 12 November 2021 yang dibuat di hadapan
Elrick Chriatian Runtukaku, SH., M.Kn., Notaris di Minahasa, Sulawesi Utara, mengenai pernyataan
keputusan rapat sirkuler para pemegang saham antara lain berkaitan dengan menyetujui perubahan
susunan Dewan Komisaris dan Dewan Direksi. Akta perubahan tersebut telah diterima oleh Menteri
Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan Surat Keputusan No. AHU-AH.01.03.0473494
tanggal 16 November 2021.
Anggaran dasar Perusahaan mengalamani perubahan berdasarkan Akta No. 15 tertanggal 16 Agustus
2022 yang dibuat di hadapan Rudy Siswanto, S.H., Notaris di Jakarta Utara, mengenai pernyataan
keputusan para pemegang saham secara edaran antara lain berkaitan dengan menyetujui untuk
meningkatkan Modal Dasar Perseroan yang semula sebesar Rp10.000.000.000 atau sebanyak 20.000
saham dengan nilai nominal Rp500.000 per lembar saham menjadi sebesar Rp80.000.000.000 atau
sebanyak 3.200.000.000 saham dengan nilai nominal Rp25 per lembar saham dan meningkatkan modal
ditempatkan/disetor yang semula sebesar Rp5.000.000.000 menjadi sebesar Rp20.000.000.000. Akta
perubahan tersebut telah diterima oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
dengan Surat Keputusan No. AHU-0059247.AH.01.02.TAHUN 2022, tanggal 20 Agustus 2022.
Anggaran Dasar Perusahaan telah mengalami perubahan berdasarkan Akta No. 6 tanggal 20 September
2022 yang dibuat dihadapan Elrick Chriatian Runtukaku, SH., M.Kn., Notaris di Minahasa, Sulawesi Utara,
mengenai pernyataan keputusan sirkuler para pemegang sahama antara lain berkaitan dengan telah
setuju dan memutuskan untuk menyetujui mengubah Pasal 3 anggaran dasar tentang maksud dan tujuan
serta kegiatan usaha Perseroan . Akta perubahan ini telah mendapatkan persetujuan dari Kementerian
Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan Surat Keputusan No. AHU-
0067772.AH.01.02.TAHUN 2022, tanggal 20 September 2022.
Anggaran Dasar Perusahaan telah mengalami perubahan Akta Notaris No. 15 tanggal 13 Februari 2023
yang dibuat dihadapan Rudy Siswanto, S.H., Notaris di Jakarta Utara, mengenai keputusan para pemegang
saham. Akta perubahan ini telah mendapat persetujuan dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia
Republik Indonesia dengan surat keputusan No. AHU-0010143.AH.01.02.TAHUN 2023, tanggal 14
Februari 2023. Perubahan anggaran dasar tersebut antara lain berkaitan dengan:
- Menyetujui untuk mengubah status Perseroan yang semula Perseroan tertutup menjadi Perseroan
terbuka, sehingga selanjutnya nama Perseroan menjadi PT Minahasa Membangun Hebat Tbk.
- Menyetujui perubahan tempat kedudukan Perseroan.
- Dalam rangka memenuhi ketentuan Pasal 85 POJK Nomor 3/2021, pemegang saham Perseroan
menetapkan Tuan Hendra Sutanto sebagai pengendali Perseroan berdasarkan peraturan perundang-
undangan yang berlaku di bidang Pasar Modal.
- Menyetujui rencana Perseroan untuk melakukan penawaran umum perdana saham-saham Perseroan
melalui Pasar Modal (Initial Public Offering) yang disertai dengan penerbitan sebanyak banyaknya
240.740.800 lembar saham baru atau sebesar 23,13% dari total modal ditempatkan dan disetor
setelah Penawaran Umum Perdana Saham yang merupakan saham baru dengan nilai nominal Rp25.
5
Page 14
PT MINAHASA MEMBANGUN HEBAT Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Tahun Yang Berakhir Pada 31 Desember 2023
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
1. UMUM (Lanjutan)
a. Pendirian Perusahaan (lanjutan)
- Menyetujui melepaskan dan mengedampingkan hak masing-masing pemegang saham Perseroan
untuk mengambil terlebih dahulu (right of first refusal) atas saham baru yang disyaratkan dalam
anggaran dasar Perseroan.
- Menyetujui rencana Peseroan untuk melakukan pencatatan saham-saham Perseroan di Bursa Efek
Indonesia.
- Perubahan susunan anggota Direksi dan Dewan Komisaris perseroan yang baru yaitu dengan
memberhentikan dengan hormat seluruh anggota Direksi dan Komisaris perseroan yang lama dengan
memberikan pembebasan dan pelunasan sepenuhnya serta mengangkat anggota Direksi dan Dewan
Komisaris Perseroan yang baru. Pemberhetian dan pengangkatan anggota Direksi dan Dewan
Komisaris tersebut berlaku sejak ditutup rapat ini.
- Memberikan wewenang dan kuasa kepada Direksi Perseroan dengan hak subtitusi untuk melakukan
segala tindakan yang diperlukan dalam rangka efektifnya dan/atau pelaksanaan keputusan-keputusan
sebagaimana hal tersebut di atas.
- Memberikan kuasa kepada Direksi Perusahaan untuk melaksanakan segala tindakan yang diperlukan
sehubungan dengan IPO.
- Memberikan kuasa kepada Dewan Komisaris Perseroan untuk menyatakan dalam akta Notaris
tersendiri mengenal kepastian jumlah saham dalamm rangka Penawaran Umum dan peningkatan
- Mengubah seluruh anggaran dasar Perseroan untuk disesuaikan dengan Peraturan Bapepam dan LK
No. IX.J.1 tentang Pokok-Pokok Anggaran Dasar Perseroan Yang Melakukan Penawaran Umum Efek
Bersifat Ekuitas Dan Perusahaan Publik, juncto Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No.
15/POJK.04/2020 tentang Rencana dan Penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang Saham Perusahaan
Terbuka dan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 33/POJK.04/2014 tentang Direksi dan Dewan
Komisaris Emiten atau Perusahaan Publik, termasuk penyesuaian kegiatan usaha Perseroan dengan
Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) 2020 dan sekaligus menyusun kembali seluruh
ketentuan Anggaran Dasar Perseroan.
Berdasarkan pasal 3 anggaran dasar, maksud dan tujuan serta kegiatan usaha Perseroan adalah
menjalankan usahanya sebagai berikut:
- Real estat yang dimiliki sendiri atau disewa; Kelompok ini mencakup usaha pembelian, penjualan,
persewaan dan pengoperasian real estat baik yang dimiliki sendiri maupun disewa, seperti bangunan
apartemen, bangunan hunian dan bangunan non hunian (seperti fasilitas penyimpanan/gudang, mall,
pusat perbelanjaan dan lainnya) serta penyediaan rumah dan flat atau apartemen dengan atau tanpa
perabotan untuk digunakan secara permanen, baik dalam bulanan atau tahunan. Termasuk kegiatan
penjualan tanah, pengembangan gedung untuk dioperasikan sendiri (untuk penyewaan ruang-ruang
di gedung tersebut), pembagian real estat menjadi tanah kapling tanpa pengembangan lahan dan
pengoperasian kawasan hunian untuk rumah yang bisa dipindah-pindah.
- Real estat atas dasar balas jasa (fee) atau kontrak; Kelompok ini mencakup kegiatan penyediaan real
estat atas dasar balas jasa atau kontrak, termasuk jasa yang berkaitan dengan real estat seperti
kegiatan agen dan makelar real estat, perantara pembelian, penjualan dan penyewaan real estat atas
dasar balas jasa atau kontrak, pengelolaan real estat atas dasar balas jasa atau kontrak, jasa
penaksiran real estat dan agen pemegang wasiat real estat.
- Konstruksi gedung hunian; Kelompok ini mencakup usaha pembangunan kembali bangunan,
pemeliharaan dan/atau pembangunan kembali bangunan yang dipakai untuk hunian, seperti rumah
tinggal, rumah tinggal sementara, rumah susun, apartemen dan kondominium. Termasuk
pembangunan gedung untuk hunian yang dikerjakan oleh perusahaan real estat dengan tujuan-tujuan
untuk dijual dan kegiatan perubahan dan renovasi gedung hunian.
6
Page 15
PT MINAHASA MEMBANGUN HEBAT Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Tahun Yang Berakhir Pada 31 Desember 2023
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
1. UMUM (Lanjutan)
a. Pendirian Perusahaan (lanjutan)
Pada saat ini, Perseroan bergerak dalam bidang Penjualan Real estate yang dimiliki sendiri berupa
bangunan hunian tanpa perabotan. Pada bulan Maret 2021 Perseroan telah mulai menjalankan kegiatan
operasional dan telah memperoleh penjualan.
Pemegang saham Pengendali Perseroan adalah Hendra Sutanto. Perseroan tidak memiliki perjanjian
yang dapat mengakibatkan perubahan Pengendali.
Perseroan berdomisili di Perum Sawangan Permai, Desa Sawangan, Kecamatan Tombulu, Kabupaten
Minahasa, Sulawesi Utara.
b. Penawaran Umum Saham Perdana
Perusahaan telah menerima Surat Pernyataan Efektif dari Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal atas
nama Dewan Komisaris Otorisasi Jasa Keuangan (OJK) dengan surat No. S-191/D.04/2023 tanggal 28 Juli
2023 untuk melakukan penawaran umum saham kepada masyarakat sebanyak 240.740.800 saham
dengan nilai nominal Rp25 per saham dengan harga penawaran Rp108 per saham. Saham-saham
tersebut seluruhnya telah dicatatkan pada Bursa Efek tanggal 7 Agustus 2023. Dana yang diperoleh
Perusahaan dari hasil Penawaran Umum Saham Perdana, setelah dikurangi dengan biaya-biaya emisi
sebesar Rp23.803.231.277 akan dipergunakan untuk memperoleh tambahan landbank, biaya
pembangunan fasilitas umum serta sarana dan prasarana Perumahan dan modal kerja, sebagaimana
diungkapkan pada Catatan 29.
c. Dewan Komisaris, Direksi dan Karyawan
Berdasarkan Akta Notaris No. 15 tanggal 13 Februari 2023 dari Rudy Siswanto, S.H., Notaris di Jakarta
Utara, susunan Dewan Komisaris dan Anggota Direksi Perusahaan per 31 Desember 2023 adalah sebagai
berikut:
Komisaris Utama : Rommy Posma Leke, SE., M,SI
Komisaris Independen : Fitria Ayu Febrianty
Direktur utama : Go Ronny Nugroho
Direktur : Andrie Rianto
Susunan Dewan Komisaris dan Anggota Direksi Perusahaan per 31 Desember 2022 adalah sebagai
berikut:
Komisaris Utama : Rommy Posma Leke, SE., M,SI
Komisaris : Jon Fieris
Direktur utama : Go Ronny Nugroho
Direktur : Helmi Soedirdja
Berdasarkan Surat keputusan No. 006/SK/MMH/II/2023 pada tanggal 14 Februari 2023, Perusahaan
menetapkan Rini Atmadja sebagai Sekretaris Perusahaan.
Berdasarkan Surat keputusan No. 008/SK/MMH/II/2023 pada tanggal 14 Februari 2023, Perusahaan
menetapkan Rosnawati sebagai Ketua Unit Audit Internal.
7
Page 16
PT MINAHASA MEMBANGUN HEBAT Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Tahun Yang Berakhir Pada 31 Desember 2023
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
1. UMUM (Lanjutan)
c. Dewan Komisaris, Direksi dan Karyawan (lanjutan)
Berdasarkan Surat keputusan No. 007/SK/MMH/II/2023 pada tanggal 14 Februari 2023, Entitas induk
menetapkan anggota komite audit Perusahaan adalah sebagai berikut:
Ketua : Fitria Ayu Febrianty
Anggota : 1. Sri Rahmadani
2. Astri Febriani
Perusahaan memiliki jumlah karyawan sebanyak 34 dan 29 karyawan tetap masing-masing pada tanggal
31 Desember 2023 dan 2022 (tidak diaudit).
2. PENERAPAN PERNYATAAN STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN (“PSAK”) DAN INTERPRETASI STANDAR
AKUNTANSI KEUANGAN (“ISAK”) BARU DAN REVISI
a. Standar (SAK) dan Interpretasi Standar Akuntansi Keuangan (ISAK) yang Diterbitkan dan Berlaku Efektif
dalam Tahun Berjalan (pada atau setelah 1 Januari 2023)
Dalam tahun berjalan, Entitas telah menerapkan standar akuntansi keuangan (“SAK”) dan intrepretasi
standar akuntansi keuangan (“ISAK”) baru dan revisi termasuk pengesahan amendemen dan
penyesuaian tahunan yang dikeluarkan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan
Indonesia yang dianggap relevan dengan kegiatan operasinya dan mempengaruhi laporan keuangan
berlaku efektif untuk periode tahun buku yang dimulai pada atau setelah 1 Januari 2023.
SAK dan ISAK baru dan revisi termasuk pengesahan amandemen dan penyesuaian tahunan yang berlaku
efektif dalam tahun berjalan adalah sebagai berikut:
- Amendemen PSAK 1: Amendemen PSAK 1 mengubah istilah “signifikan” menjadi “material” dan
memberi penjelasan mengenai kebijakan akuntansi material.
- Amandemen PSAK 1: Penyajian Laporan Keuangan tentang Klasifikasi Liabilitas Jangka Pendek atau
Jangka Panjang. Amandemen tersebut memperjelas salah satu kriteria dalam mengklasifikasikan suatu
liabilitas sebagai jangka panjang, yaitu mensyaratkan entitas memiliki hak untuk menunda
penyelesaian liabilitas setidaknya selama 12 bulan setelah periode pelaporan.
- Amendemen PSAK 16: Aset Tetap tentang Hasil Sebelum Penggunaan yang Diintensikan.
- Amendemen PSAK 25 memberi definisi baru dari “estimasi akuntansi” dan penjelasannya.
- Amendemen PSAK 46: Pajak Penghasilan tentang Pajak Tangguhan Terkait Aset dan Liabilitas yang
Timbul dalam Satu Transaksi.
b. Standar (SAK) dan Interpretasi Standar Akuntansi Keuangan (ISAK) yang Diterbitkan Namun Belum
Berlaku Efektif Dalam Tahun Berjalan
- Amendemen PSAK 1 tentang Penyajian Laporan Keuangan terkait liabilitas jangka panjang dengan
kovenan. Amandemen ini berlaku efektif untuk periode pelaporan tahunan yang dimulai pada atau
setelah tanggal 1 Januari 2024 dengan penerapan dini diperbolehkan.
- Amendemen PSAK 73 tentang Sewa mengenai liabilitas sewa dalam transaksi jual dan sewa kembali.
Amendemen ini berlaku efektif untuk periode pelaporan tahunan yang dimulai pada atau setelah
tanggal 1 Januari 2024 dengan penerapan dini diperbolehkan.
8
Page 17
PT MINAHASA MEMBANGUN HEBAT Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Tahun Yang Berakhir Pada 31 Desember 2023
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. PENERAPAN PERNYATAAN STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN (“PSAK”) DAN INTERPRETASI STANDAR
AKUNTANSI KEUANGAN (“ISAK”) BARU DAN REVISI (Lanjutan)
b. Standar (SAK) dan Interpretasi Standar Akuntansi Keuangan (ISAK) yang Diterbitkan Namun Belum
Berlaku Efektif Dalam Tahun Berjalan (lanjutan)
- PSAK 74 memperkenalkan Pendekatan Block Building, yang dimodifikasi untuk kontrak asuransi
dengan fitur partisipasi langsung, yang digambarkan sebagai Pendekatan Biaya Variabel. Terdapat
penyederhanaan jika kriteria tertentu terpenuhi dengan menggunakan Pendekatan Alokasi Premi.
PSAK 74 ini berlaku efektif untuk periode pelaporan tahunan yang dimulai pada atau setelah tanggal 1
Januari 2025 dengan penerapan dini diperbolehkan.
- Amendemen PSAK 74: Kontrak Asuransi – Penerapan Awal PSAK 74 dan PSAK 71- Informasi
Komparatif, berlaku efektif ketika entitas pertama kali menerapkan PSAK 74.
Beberapa dari SAK dan ISAK termasuk amendemen dan peyesuaian tahunan yang berlaku dalam tahun
berjalan dan relevan dengan kegiatan Kelompok Usaha telah diterapkan sebagaimana dijelaskan dalam
“Informasi Kebijakan Akuntansi Material”. Beberapa SAK dan ISAK lainnya yang tidak relevan dengan
kegiatan Entitas atau mungkin akan mempengaruhi kebijakan akuntansinya dimasa depan sedang
dievaluasi oleh manajemen potensi dampak yang mungkin timbul dari penerapan standar-standar ini
terhadap laporan keuangan.
3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL
Kebijakan akuntansi diterapkan secara konsisten dalam penyajian laporan keuangan kecuali bagi penerapan
beberapa SAK yang telah direvisi dan berlaku efektif pada atau setelah tanggal 1 Januari 2023, yaitu sebagai
berikut:
a. Pernyataan Kepatuhan
Laporan keuangan disusun dan disajikan menggunakan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia, yang
mencakup Pernyataan dan Interpretasi yang diterbitkan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan
Akuntan Indonesia dan Peraturan OJK No. VIII.G.7 tentang “Penyajian dan Pengungkapan Laporan
Keuangan Emiten atau Perusahaan Publik”.
b. Dasar Penyusunan Laporan Keuangan
Laporan keuangan disusun berdasarkan asumsi kelangsungan usaha serta atas dasar akrual, kecuali
laporan arus kas yang menggunakan dasar kas. Dasar pengukuran dalam penyusunan laporan keuangan
ini adalah konsep biaya perolehan (historical cost), kecuali untuk beberapa akun tertentu yang
didasarkan pengukuran lain sebagaimana yang diungkapkan pada kebijakan akuntansi dalam masing-
masing akun tersebut.
Laporan arus kas disusun dengan menggunakan metode langsung (direct method) dengan
mengelompokkan arus kas dalam aktivitas operasi, investasi dan pendanaan. Mata uang pelaporan yang
digunakan dalam laporan keuangan adalah Rupiah (Rp) yang juga merupakan mata uang fungsional
Entitas.
Ketika Entitas menerapkan suatu kebijakan akuntansi secara restrospektif atau membuat penyajian
kembali pos-pos laporan keuangan atau ketika Entitas mereklasifikasi pos-pos dalam laporan
keuangannya maka Entitas menyajikan kembali laporan posisi keuangan pada awal periode komparatif
yang disajikan.
9
Page 18
PT MINAHASA MEMBANGUN HEBAT Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Tahun Yang Berakhir Pada 31 Desember 2023
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan)
c. Transaksi dan Saldo dalam Mata Uang Asing
Perusahaan menerapkan PSAK No. 10 (revisi 2011), "Pengaruh Perubahan Kurs Valuta Asing". PSAK
revisi mengatur bagaimana memasukkan transaksi dalam valuta asing dan kegiatan usaha luar negeri ke
dalam laporan keuangan entitas dan bagaimana menjabarkan laporan keuangan ke dalam suatu mata
uang penyajian. Setiap entitas mempertimbangkan indikator utama dan indikator lainnya dalam
menentukan mata uang fungsional.
PSAK revisi ini tidak memiliki dampak yang signifikan terhadap laporan keuangan. Pembukuan
Perusahaan diselenggarakan dalam mata uang Rupiah. Transaksi dalam mata uang asing dijabarkan ke
dalam Rupiah dengan kurs yang berlaku pada tanggal transaksi. Pada akhir periode pelaporan, aset dan
liabilitas moneter dalam mata uang asing dijabarkan ke dalam Rupiah dengan menggunakan kurs tengah
yang ditetapkan oleh Bank Indonesia pada tanggal tersebut. Pembukuan Perusahaan diselenggarakan
dalam mata uang Rupiah. Kurs tengah yang digunakan Perusahaan pada tanggal 31 Desember 2023 dan
2022 masing-masing adalah Rp15.416 dan Rp15.731 per 1 Dolar Amerika Serikat.
d. Transaksi dengan Pihak-pihak Berelasi
Pihak berelasi adalah orang atau Entitas yang terkait dengan Entitas yang menyiapkan laporan
keuangannya (Entitas pelapor).
a. Orang atau anggota keluarga dekatnya mempunyai relasi dengan entitas pelapor jika orang tersebut:
1. Memiliki pengendalian atau pengendalian bersama atas entitas pelapor;
2. Memiliki pengaruh signifikan atas entitas pelapor; atau
3. Merupakan personil manajemen kunci entitas pelapor atau entitas induk dari entitas pelapor.
b. Suatu entitas berelasi dengan entitas pelapor jika memenuhi salah satu hal berikut:
1. Entitas dan entitas pelapor adalah anggota dari kelompok usaha yang sama (artinya entitas induk,
entitas anak, dan entitas anak berikutnya saling berelasi dengan entitas lainnya)
2. Satu entitas adalah entitas asosiasi atau ventura bersama dari entitas lain (atau entitas asosiasi atau
ventura bersama yang merupakan anggota suatu kelompok usaha, yang mana entitas lain tersebut
adalah anggotanya).
3. Kedua entitas tersebut adalah ventura bersama dari pihak ketiga yang sama.
4. Satu entitas adalah ventura bersama dari entitas ketiga dan entitas yang lain adalah entitas asosiasi
dari entitas ketiga.
5. Entitas tersebut adalah suatu program imbalan pascakerja untuk imbalan kerja dari salah satu
entitas pelapor atau entitas yang terkait dengan entitas pelapor. Jika entitas pelapor adalah entitas
yang menyelenggarakan program tersebut, maka entitas sponsor juga berelasi dengan entitas
pelapor.
6. Entitas yang dikendalikan atau dikendalikan bersama oleh orang yang diidentifikasi dalam huruf
(a).
7. Orang yang diidentifikasi dalam huruf (a) memiliki pengaruh signifikan atas entitas atau personil
manajemen kunci entitas (atau entitas induk dari entitas).
Transaksi ini dilakukan berdasarkan persyaratan yang disetujui oleh kedua belah pihak, dimana
persyaratan tersebut mungkin tidak sama dengan transaksi lain yang dilakukan dengan pihak-pihak yang
tidak berelasi. Seluruh transaksi dan saldo yang signifikan dengan pihak-pihak berelasi, baik yang
dilakukan dengan atau tidak dengan persyaratan dan kondisi sebagaimana yang dilakukan dengan
pihak-pihak yang tidak mempunyai hubungan pihak-pihak berelasi, telah diungkapkan dalam catatan
atas laporan keuangan yang relevan.
10
Page 19
PT MINAHASA MEMBANGUN HEBAT Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Tahun Yang Berakhir Pada 31 Desember 2023
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan)
e. Instrumen Keuangan
1. Aset Keuangan
Pengakuan dan Pengukuran Awal
Aset keuangan diakui pada posisi keuangan ketika entitas menjadi pihak dalam penyediaan instrumen
secara kontraktual. Semua aset keuangan diakui dan dihentikan pengakuannya berdasarkan tanggal
perdagangan di mana pembelian atau penjualan aset keuangan dilakukan berdasarkan kontrak yang
persyaratannya mengharuskan penyerahan aset dalam jangka waktu yang ditetapkan oleh pasar yang
bersangkutan.
Aset keuangan pada awalnya diukur pada nilai wajar, dalam hal investasi tidak diklasifikasikan
sebagai FVTPL, nilai wajar ditambah biaya transaksi yang dapat diatribusikan secara langsung dengan
perolehan atau penerbitan aset keuangan. Semua aset keuangan yang diakui selanjutnya diukur secara
keseluruhan baik pada biaya perolehan diamortisasi atau nilai wajar, tergantung pada klasifikasi aset
keuangan.
Pengukuran Selanjutnya
Instrumen utang yang memenuhi persyaratan berikut selanjutnya diukur pada biaya perolehan
diamortisasi:
- aset keuangan dimiliki dalam model bisnis yang tujuannya adalah untuk memiliki aset keuangan
untuk menghasilkan arus kas kontraktual; dan
- Persyaratan kontraktual dari aset keuangan menimbulkan arus kas pada tanggal tertentu yang
hanya merupakan pembayaran pokok dan bunga dari jumlah pokok terutang.
Instrumen utang yang memenuhi ketentuan berikut ini selanjutnya diukur pada nilai wajar melalui
penghasilan komprehensif lain (FVOCI):
- aset keuangan dimiliki dalam model bisnis yang tujuannya dicapai dengan mengumpulkan arus kas
kontraktual dan menjual aset keuangan; dan
- Persyaratan kontraktual dari aset keuangan menimbulkan arus kas pada tanggal tertentu yang
hanya merupakan pembayaran pokok dan bunga dari jumlah pokok terutang.
Semua aset keuangan lainnya yang tidak diklasifikasikan sebagai biaya perolehan diamortisasi atau
FVOCI selanjutnya diukur pada nilai wajar melalui laba rugi (FVTPL).
Entitas dapat membuat penetapan yang tidak dapat dibatalkan berikut ini pada pengakuan awal aset
keuangan:
- Entitas dapat memilih yang tidak dapat dibatalkan untuk menyajikan perubahan berikutnya dalam
nilai wajar dari investasi ekuitas dalam FVOCI (tanpa klasifikasi kembali) jika memenuhi kriteria
tertentu; dan
- Entitas dapat menetapkan investasi utang yang tidak dapat dibatalkan yang memenuhi biaya
perolehan diamortisasi atau kriteria FVOCI sebagai yang diukur pada FVTPL jika tindakan tersebut
menghilangkan atau secara signifikan mengurangi inkonsistensi akuntansi.
Dalam tahun berjalan, Entitas tidak ada penetapan investasi utang yang memenuhi biaya perolehan
diamortisasi atau kriteria FVOCI sebagai yang diukur pada FVTPL maupun investasi ekuitas sebagai
FVOCI.
11
Page 20
PT MINAHASA MEMBANGUN HEBAT Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Tahun Yang Berakhir Pada 31 Desember 2023
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan)
e. Instrumen Keuangan
1. Aset Keuangan (lanjutan)
Biaya Perolehan Diamortisasi dan Metode Bunga Efektif
Biaya perolehan diamortisasi dari aset keuangan adalah jumlah di mana aset keuangan diukur pada
pengakuan awal dikurangi pembayaran pokok, ditambah amortisasi kumulatif dengan menggunakan
metode suku bunga efektif dari setiap perbedaan antara jumlah awal dan jumlah jatuh tempo,
disesuaikan dengan penyisiahn kerugian. Di sisi lain, jumlah tercatat bruto dari aset keuangan adalah
biaya perolehan diamortisasi dari aset keuangan sebelum disesuaikan dengan penyisihan kerugian.
Pendapatan bunga diakui dengan menggunakan metode suku bunga efektif untuk instrumen utang
yang diukur kemudian pada biaya perolehan diamortisasi dan pada FVOCI. Untuk instrumen keuangan
selain yang dibeli atau yang berasal dari aset keuangan memburuk, pendapatan bunga dihitung
dengan menggunakan suku bunga efektif terhadap jumlah tercatat bruto dari aset keuangan (basis
bruto), kecuali untuk aset keuangan yang kemudian mengalami penurunan nilai kredit. Untuk aset
keuangan yang kemudian mengalami penurunan nilai kredit, pendapatan bunga diakui dengan
menerapkan suku bunga efektif pada biaya perolehan diamortisasi dari aset keuangan tersebut.
Jika, pada periode pelaporan berikutnya, risiko kredit atas instrumen keuangan yang mengalami
penurunan nilai kredit meningkat sehingga aset keuangan tidak lagi mengalami penurunan nilai
kredit, maka pendapatan bunga diakui dengan menerapkan suku bunga efektif terhadap nilai tercatat
bruto aset keuangan.
Metode suku bunga efektif adalah metode yang digunakan untuk menghitung biaya perolehan
diamortisasi dari instrumen utang dan metode untuk mengalokasikan pendapatan bunga selama
periode yang relevan.
Untuk instrumen keuangan selain yang dibeli atau yang berasal dari aset keuangan memburuk (yaitu
aset yang mengalami penurunan nilai kredit pada pengakuan awal), suku bunga efektif adalah suku
bunga yang secara tepat mendiskontokan estimasi penerimaan kas masa depan (termasuk semua
biaya dan poin yang dibayarkan atau diterima merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari suku
bunga efektif, biaya transaksi dan premi atau diskon lainnya) tidak termasuk kerugian kredit yang
diharapkan, selama perkiraan umur dari instrumen utang, atau, jika sesuai, periode yang lebih pendek,
ke jumlah tercatat bruto dari instrumen hutang pada pengenalan awal.
Untuk aset keuangan yang dibeli atau yang berasal dari aset keuangan memburuk, Perusahaan
mengakui pendapatan bunga dengan menerapkan suku bunga efektif yang disesuaikan dengan kredit
ke biaya perolehan diamortisasi dari aset keuangan tersebut sejak pengakuan awal. Penghitungan
tidak kembali ke basis bruto meskipun risiko kredit dari aset keuangan kemudian membaik sehingga
aset keuangan tidak lagi memburuk.
Pendapatan bunga diakui dalam laporan laba rugi dan dimasukkan dalam item baris "Pendapatan
Keuangan - Pendapatan Bunga".
12
Page 21
PT MINAHASA MEMBANGUN HEBAT Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Tahun Yang Berakhir Pada 31 Desember 2023
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan)
e. Instrumen Keuangan (lanjutan)
1. Aset Keuangan (lanjutan)
Investasi dalam Instrumen Utang Yang Diklasifikasikan sebagai FVOCI
Aset keuangan pada awalnya diukur pada nilai wajar ditambah biaya transaksi. Selanjutnya,
perubahan nilai tercatat aset keuangan sebagai akibat dari keuntungan dan kerugian nilai tukar mata
uang asing, keuntungan atau kerugian penurunan nilai, dan pendapatan bunga yang dihitung dengan
menggunakan metode suku bunga efektif diakui dalam laba rugi. Jumlah yang diakui dalam laba rugi
sama dengan jumlah yang seharusnya diakui dalam laba rugi jika aset keuangan ini diukur pada biaya
perolehan diamortisasi. Semua perubahan lain dalam jumlah tercatat dari aset keuangan ini diakui
pada penghasilan komprehensif lain (OCI) dan diakumulasikan dalam cadangan revaluasi investasi.
Ketika aset keuangan ini dihentikan pengakuannya, keuntungan atau kerugian kumulatif yang
sebelumnya diakui dalam penghasilan komprehensif lain direklasifikasi ke laba rugi.
Investasi dalam Instrumen Ekuitas yang Ditetapkan pada FVOCI
Pada pengakuan awal, Perusahaan dapat membuat penetapan yang tidak dapat dibatalkan
(berdasarkan instrumen-per-instrumen) untuk menetapkan investasi instrumen ekuitas pada FVOCI.
Penetapanan FVOCI tidak diperkenankan jika investasi ekuitas dimiliki untuk diperdagangkan atau
jika imbalan kontinjensi diakui oleh pengakuisisi dalam kombinasi bisnis yang menerapkan PSAK No.
22.
Aset keuangan dimiliki untuk diperdagangkan jika:
- telah diperoleh terutama untuk tujuan menjualnya dalam waktu dekat; atau
- pada saat pengakuan awal, merupakan bagian dari portofolio instrumen keuangan yang
diidentifikasi yang mana Perusahaan mengelola bersama dan memiliki bukti pola aktual terkini
dari aksi ambil untung jangka pendek; atau
- merupakan derivatif (kecuali untuk derivatif yang merupakan kontrak jaminan keuangan atau
instrumen lindung nilai yang ditetapkan dan efektif).
Investasi dalam instrumen ekuitas pada FVOCI pada awalnya diukur pada nilai wajar ditambah biaya
transaksi. Selanjutnya, nilai wajar tersebut diukur pada nilai wajar dengan keuntungan dan kerugian
yang timbul dari perubahan nilai wajar diakui dalam penghasilan komprehensif lain dan diakumulasi
dalam cadangan revaluasi investasi. Keuntungan atau kerugian kumulatif tidak akan direklasifikasi ke
laba rugi atas pelepasan investasi ekuitas, melainkan akan ditransfer ke saldo laba. Pendapatan
dividen dari investasi dalam instrumen ekuitas ini diakui dalam laba rugi ketika hak Entitas untuk
menerima dividen ditetapkan, kecuali dividen tersebut secara jelas merupakan pemulihan sebagian
biaya investasi. Dividen disertakan dalam baris item "Pendapatan Keuangan - Pendapatan Dividen"
dalam laba rugi.
Aset Keuangan pada FVTPL
Aset keuangan yang tidak memenuhi kriteria untuk diukur pada biaya perolehan diamortisasi atau
FVOCI diukur pada FVTPL.
13
Page 22
PT MINAHASA MEMBANGUN HEBAT Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Tahun Yang Berakhir Pada 31 Desember 2023
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan)
e. Instrumen Keuangan (lanjutan)
1. Aset Keuangan (lanjutan)
Aset Keuangan pada FVTPL (lanjutan)
Secara khusus:
- Investasi pada instrumen ekuitas diklasifikasikan sebagai FVTPL, kecuali Entitas menetapkan
investasi ekuitas yang dimiliki untuk tidak diperdagangkan atau imbalan kontinjensi yang timbul
dari kombinasi bisnis sebagai FVOCI yang tidak dapat dibatalkan pada pengakuan awal.
- Instrumen utang yang tidak memenuhi kriteria biaya perolehan diamortisasi atau kriteria FVOCI
diklasifikasikan sebagai FVTPL. Selain itu, instrumen utang yang memenuhi kriteria biaya
perolehan diamortisasi atau kriteria FVOCI dapat ditetapkan sebagai FVTPL yang tidak dapat
dibatalkan pada saat pengakuan awal jika penetapan tersebut menghilangkan atau secara
signifikan mengurangi inkonsistensi pengukuran atau pengakuan yang akan timbul dari
pengukuran aset atau liabilitas atau pengakuan keuntungan dan kerugian atas dasar yang berbeda.
Aset keuangan pada FVTPL diukur pada nilai wajar pada setiap tanggal pelaporan, dengan keuntungan
atau kerugian nilai wajar diakui dalam laba rugi sejauh mereka bukan bagian dari hubungan yang
ditetapkan sebagai lindung nilai. Laba atau rugi bersih yang diakui dalam laba rugi termasuk dividen
atau bunga yang diperoleh dari aset keuangan dan dimasukkan dalam “Keuntungan dan Kerugian Lain-
lain”.
Keuntungan dan Kerugian Selisih Kurs
Nilai tercatat aset keuangan dalam mata uang asing ditentukan dalam mata uang asing tersebut dan
dijabarkan dengan kurs spot pada setiap tanggal pelaporan.
Secara khusus:
- untuk aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi yang bukan merupakan bagian
dari hubungan lindung nilai yang ditentukan, selisih kurs diakui dalam laporan laba rugi pada item
baris “Keuntungan atau Kerugian Selisih Kurs”;
- untuk aset keuangan yang diukur pada FVTPL yang bukan merupakan bagian dari hubungan
lindung nilai yang ditentukan, selisih kurs diakui dalam laporan laba rugi pada item baris
“Keuntungan atau Kerugian Selisih Kurs”; dan
- untuk instrumen ekuitas yang diukur dengan FVOCI, selisih kurs diakui dalam penghasilan
komprehensif lain dalam cadangan revaluasi investasi.
Penurunan Nilai Aset Keuangan
Entitas mengakui penyisihan kerugian kredit ekspektasian (“ECL”) atas investasi dalam instrumen
utang yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi atau pada FVOCI, piutang sewa, aset kontrak,
serta komitmen pinjaman pada kontrak jaminan keuangan. Tidak ada kerugian penurunan nilai yang
diakui untuk investasi pada instrumen ekuitas. Jumlah kerugian kredit ekspektasian diperbarui pada
setiap tanggal pelaporan untuk mencerminkan perubahan risiko kredit sejak pengakuan awal atas
instrumen keuangan tersebut.
14
Page 23
PT MINAHASA MEMBANGUN HEBAT Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Tahun Yang Berakhir Pada 31 Desember 2023
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan)
e. Instrumen Keuangan (lanjutan)
1. Aset Keuangan (lanjutan)
Risiko Kredit Meningkat Signifikan
Entitas selalu mengakui ECL sepanjang umur untuk piutang usaha, aset kontrak dan piutang sewa.
Kerugian kredit ekspektasian atas aset keuangan ini diestimasi dengan menggunakan matriks provisi
berdasarkan pengalaman kerugian kredit historis Entitas, disesuaikan untuk faktor-faktor yang
spesifik bagi debitur, kondisi ekonomi secara umum dan penilaian terhadap arah saat ini maupun arah
kondisi perkiraan kerugian pada tanggal pelaporan, termasuk nilai waktu uang jika sesuai.
Untuk semua instrumen keuangan lainnya, Entitas mengakui ECL sepanjang umur ketika terdapat
peningkatan yang signifikan dalam risiko kredit sejak pengakuan awal. Sebaliknya, jika risiko kredit
atas instrumen keuangan tidak meningkat secara signifikan sejak pengakuan awal, Entitas mengukur
penyisihan kerugian untuk instrumen keuangan tersebut dengan jumlah yang sama dengan ECL 12
bulan (12mECL).
Penilaian apakah ECL sepanjang umur harus diakui didasarkan pada peningkatan signifikan dalam
kemungkinan atau risiko gagal bayar yang terjadi sejak pengakuan awal alih-alih pada bukti aset
keuangan mengalami penurunan nilai kredit pada tanggal pelaporan atau terjadi gagal bayar (default)
yang sebenarnya.
ECL sepanjang umur merupakan kerugian kredit ekspektasian yang dihasilkan dari semua
kemungkinan peristiwa gagal bayar (default) selama perkiraan umur instrumen keuangan. Sebaliknya,
12mECL merupakan porsi ECL sepanjang umur yang diharapkan dihasilkan dari peristiwa gagal bayar
(default) pada instrumen keuangan yang mungkin terjadi dalam 12 bulan setelah tanggal pelaporan.
Risiko Kredit Meningkat Signifikan
Dalam menilai apakah risiko kredit pada instrumen keuangan telah meningkat secara signifikan sejak
pengakuan awal, Perusahaan membandingkan risiko gagal bayar (default) yang terjadi pada
instrumen keuangan pada tanggal pelaporan dengan risiko gagal bayar (default) yang terjadi pada
instrumen keuangan pada tanggal pengakuan awal. Dalam melakukan penilaian ini, Perusahaan
mempertimbangkan informasi kuantitatif dan kualitatif yang wajar dan dapat didukung, termasuk
pengalaman historis dan informasi berwawasan ke depan yang tersedia tanpa biaya atau upaya yang
tidak semestinya.
Informasi berwawasan ke depan yang dipertimbangkan mencakup prospek masa depan industri
tempat dimana debitur Perusahaan beroperasi, yang diperoleh dari laporan ahli ekonomi, analis
keuangan, badan pemerintah, lembaga pemikir (think-tanks) terkait, dan organisasi serupa lainnya,
serta pertimbangan berbagai sumber eksternal dan memperkirakan informasi ekonomi yang terkait
dengan operasi inti Entitas.
15
Page 24
PT MINAHASA MEMBANGUN HEBAT Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Tahun Yang Berakhir Pada 31 Desember 2023
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan)
e. Instrumen Keuangan (lanjutan)
1. Aset Keuangan (lanjutan)
Untuk komitmen pinjaman dan kontrak jaminan keuangan, pada tanggal Perusahaan menjadi salah
satu pihak dari komitmen yang tidak dapat dibatalkan dianggap sebagai tanggal pengakuan awal
untuk tujuan penilaian penurunan nilai instrumen keuangan. Dalam menilai apakah terdapat
peningkatan yang signifikan dalam risiko kredit sejak pengakuan awal atas komitmen pinjaman dan
kontrak jaminan keuangan, Perusahaan mempertimbangkan perubahan risiko di mana debitur
tertentu akan gagal bayar (default) dalam kontrak.
Entitas secara berkala memantau efektivitas kriteria yang digunakan untuk mengidentifikasi apakah
terdapat peningkatan risiko kredit yang signifikan dan merevisinya sesuai kebutuhan untuk
memastikan bahwa kriteria tersebut mampu mengidentifikasi peningkatan risiko kredit yang
signifikan sebelum jumlah tersebut jatuh tempo.
Entitas mengakui keuntungan atau kerugian penurunan nilai dalam laporan laba rugi untuk semua
instrumen keuangan dengan penyesuaian yang sesuai dengan nilai tercatatnya melalui akun
penyisihan kerugian, kecuali untuk investasi dalam instrumen utang yang diukur pada FVOCI, di mana
penyisihan kerugian diakui pada penghasilan komprehensif lain dan diakumulasi dalam cadangan
revaluasi investasi, dan tidak mengurangi nilai tercatat aset keuangan pada laporan posisi keuangan.
Kebijakan Penghapusan
Entitas menghapus aset keuangan jika terdapat informasi yang menunjukkan bahwa debitur berada
dalam kesulitan keuangan yang parah dan tidak ada prospek pemulihan yang realistis. Aset keuangan
yang dihapuskan mungkin masih tunduk pada aktivitas penegakan hukum berdasarkan prosedur
pemulihan Perusahaan, dengan mempertimbangkan advis hukum jika sesuai. Setiap pemulihan yang
dilakukan diakui dalam laporan laba rugi.
Penghentian Pengakuan Aset Keuangan
Perusahaan menghentikan pengakuan aset keuangan hanya jika hak kontraktual atas arus kas dari
aset tersebut berakhir, atau saat aset keuangan tersebut dialihkan dan secara substansial seluruh
risiko dan manfaat kepemilikan aset kepada pihak lain. Jika Perusahaan tidak mengalihkan atau
mempertahankan secara substansial seluruh risiko dan manfaat kepemilikan dan terus
mengendalikan aset yang dialihkan, Perusahaan mengakui hak kepemilikannya atas aset dan liabilitas
terkait sebesar jumlah yang mungkin harus dibayar. Jika Perusahaan memiliki secara substansial
seluruh risiko dan manfaat kepemilikan aset keuangan yang dialihkan, Perusahaan tetap mengakui
aset keuangan dan juga mengakui pinjaman yang dijamin sebesar hasil yang diterima.
Pada penghentian pengakuan aset keuangan yang diukur dengan biaya perolehan diamortisasi,
perbedaan antara nilai tercatat aset dan jumlah imbalan yang diterima dan piutang diakui dalam
laporan laba rugi.
16
Page 25
PT MINAHASA MEMBANGUN HEBAT Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Tahun Yang Berakhir Pada 31 Desember 2023
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan)
e. Instrumen Keuangan (lanjutan)
1. Aset Keuangan (lanjutan)
Selain itu, pada penghentian pengakuan investasi dalam instrumen utang yang diklasifikasikan
sebagai FVOCI, keuntungan atau kerugian kumulatif yang sebelumnya diakumulasi dalam cadangan
revaluasi investasi direklasifikasi ke laba rugi. Sebaliknya, pada penghentian pengakuan investasi
dalam instrumen ekuitas yang telah ditetapkan Perusahaan pada pengakuan awal untuk diukur pada
FVOCI, keuntungan atau kerugian kumulatif yang sebelumnya diakumulasi dalam cadangan revaluasi
investasi tidak direklasifikasi ke laba rugi, tetapi dipindahkan ke saldo laba.
2. Liabilitas Keuangan
Semua liabilitas keuangan selanjutnya diukur pada biaya perolehan diamortisasi dengan
menggunakan metode suku bunga efektif atau pada FVTPL. Namun, liabilitas keuangan yang timbul
ketika pengalihan aset keuangan tidak memenuhi syarat untuk penghentian pengakuan atau ketika
pendekatan keterlibatan berkelanjutan diterapkan, kontrak dan komitmen jaminan keuangan yang
diterbitkan oleh Perusahaan, diukur sesuai dengan kebijakan akuntansi spesifik yang ditetapkan di
bawah ini.
Liabilitas Keuangan Diukur pada FVTPL
Liabilitas keuangan diklasifikasikan sebagai FVTPL jika liabilitas keuangan merupakan imbalan
kontinjensi dari pihak pengakuisisi dalam kombinasi bisnis, dimiliki untuk diperdagangkan atau
ditetapkan sebagai FVTPL.
Liabilitas keuangan diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk diperdagangkan jika:
- telah diperoleh terutama untuk tujuan dibeli kembali dalam waktu dekat; atau
- pada pengakuan awal, ini merupakan bagian dari portofolio instrumen keuangan yang
diidentifikasi yang dikelola bersama oleh Perusahaan dan memiliki pola pengambilan keuntungan
jangka pendek aktual terkini; atau
- merupakan derivatif, kecuali untuk derivatif yang merupakan kontrak jaminan keuangan atau
instrumen lindung nilai yang ditetapkan dan efektif.
Liabilitas keuangan selain liabilitas keuangan yang dimiliki untuk diperdagangkan atau imbalan
kontinjensi dari pihak pengakuisisi dalam kombinasi bisnis dapat ditetapkan sebagai FVTPL pada
pengakuan awal jika:
- penetapan tersebut menghilangkan atau secara signifikan mengurangi pengukuran atau pengakuan
yang inkonsistensi, yang jika tidak maka akan timbul; atau
- liabilitas keuangan merupakan bagian dari kelompok aset keuangan atau liabilitas keuangan atau
keduanya, yang dikelola dan kinerjanya dievaluasi berdasarkan nilai wajar, sesuai dengan
manajemen risiko atau strategi investasi yang didokumentasikan oleh Perusahaan, dan informasi
tentang pengelompokan tersebut adalah disediakan secara internal atas dasar tersebut; atau
- merupakan bagian dari kontrak yang mengandung satu atau lebih derivatif melekat, dan PSAK 71
mengizinkan seluruh kontrak gabungan untuk ditetapkan sebagai FVTPL.
17
Page 26
PT MINAHASA MEMBANGUN HEBAT Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Tahun Yang Berakhir Pada 31 Desember 2023
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan)
e. Instrumen Keuangan (lanjutan)
2. Liabilitas Keuangan (lanjutan)
Liabilitas keuangan pada FVTPL disajikan sebesar nilai wajar dengan keuntungan atau kerugian yang
timbul dari perubahan nilai wajar yang diakui dalam laporan laba rugi sepanjang hal tersebut bukan
merupakan bagian dari hubungan lindung nilai yang ditentukan. Keuntungan atau kerugian bersih
yang diakui dalam laba rugi menggabungkan setiap bunga yang dibayarkan atas liabilitas keuangan
dan dimasukkan dalam item baris "Keuntungan dan Kerugian Lain-lain".
Namun, untuk liabilitas keuangan yang ditetapkan sebagai FVTPL, jumlah perubahan nilai wajar
liabilitas keuangan yang dapat diatribusikan pada perubahan risiko kredit sendiri dari liabilitas
tersebut diakui dalam penghasilan komprehensif lain, kecuali pengakuan dampak dari perubahan
risiko kredit liabilitas dalam penghasilan komprehensif lain akan menciptakan atau memperbesar
inkonsistensi akuntansi dalam laba rugi. Sisa perubahan nilai wajar karena selain risiko kredit sendiri
dari liabilitas diakui dalam laba rugi. Perubahan nilai wajar yang dapat diatribusikan pada risiko
kredit liabilitas keuangan diakui dalam penghasilan komprehensif lain dan kemudian tidak
direklasifikasi ke laba rugi; sebagai gantinya, mereka dipindahkan ke saldo laba pada saat penghentian
pengakuan liabilitas keuangan.
Keuntungan atau kerugian dari kontrak jaminan keuangan dan komitmen pinjaman yang diterbitkan
oleh Perusahaan yang ditetapkan oleh Perusahaan pada nilai wajar melalui laba rugi diakui dalam
laporan laba rugi.
Liabilitas Keuangan Selanjutnya Diukur pada Biaya perolehan diamortisasi
Liabilitas keuangan yang bukan merupakan imbalan kontinjensi dari pihak pengakuisisi dalam
kombinasi bisnis, dimiliki untuk tidak diperdagangkan, atau ditetapkan sebagai FVTPL, selanjutnya
diukur pada biaya perolehan diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga efektif.
Metode suku bunga efektif adalah metode untuk menghitung biaya perolehan diamortisasi dari
liabilitas keuangan dan metode untuk mengalokasikan beban bunga selama periode yang relevan.
Suku bunga efektif adalah suku bunga yang secara tepat mendiskontokan estimasi pembayaran tunai
di masa depan (termasuk semua biaya dan poin yang dibayarkan atau diterima yang merupakan
bagian integral dari suku bunga efektif, biaya transaksi, dan premi atau diskon lainnya) selama
perkiraan umur kewajiban keuangan atau (jika sesuai) periode yang lebih singkat, untuk biaya
perolehan diamortisasi dari liabilitas keuangan.
Keuntungan dan Kerugian Selisih Kurs
Untuk liabilitas keuangan dalam mata uang asing dan diukur pada biaya perolehan diamortisasi pada
setiap tanggal pelaporan, keuntungan dan kerugian selisih kurs ditentukan berdasarkan biaya
perolehan diamortisasi instrumen tersebut. Keuntungan dan kerugian selisih kurs ini diakui dalam
“Keuntungan atau Kerugian Selisih Kurs” dalam laba rugi untuk liabilitas keuangan yang bukan
merupakan bagian dari hubungan lindung nilai yang ditentukan. Untuk liabilitas yang ditetapkan
sebagai instrumen lindung nilai untuk lindung nilai atas risiko mata uang asing, keuntungan dan
kerugian selisih kurs diakui dalam penghasilan komprehensif lain dan diakumulasi dalam komponen
ekuitas yang terpisah.
18
Page 27
PT MINAHASA MEMBANGUN HEBAT Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Tahun Yang Berakhir Pada 31 Desember 2023
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan)
e. Instrumen Keuangan (lanjutan)
2. Liabilitas Keuangan (lanjutan)
Nilai wajar dari liabilitas keuangan dalam mata uang asing ditentukan dalam mata uang asing tersebut
dan dijabarkan dengan kurs spot pada akhir periode pelaporan. Untuk liabilitas keuangan yang diukur
pada FVTPL, komponen valuta asing merupakan bagian dari keuntungan atau kerugian nilai wajar dan
diakui dalam laporan laba rugi untuk liabilitas keuangan yang bukan merupakan bagian dari
hubungan lindung nilai yang ditentukan.
Penghentian Pengakuan Liabilitas Keuangan
Perusahaan menghentikan pengakuan liabilitas keuangannya jika, dan hanya jika, kewajiban
Perusahaan dilepaskan, dibatalkan, atau habis masa berlakunya. Selisih antara nilai tercatat liabilitas
keuangan yang dihentikan pengakuannya dan imbalan yang dibayarkan dan terutang, termasuk aset
non tunai yang dialihkan atau liabilitas yang diambil alih, diakui dalam laporan laba rugi.
Ketika Perusahaan menukar dengan pemberi pinjaman yang eksis, suatu instrumen utang ke
instrumen lain dengan persyaratan yang secara substansial berbeda, pertukaran tersebut dicatat
sebagai penghapusan liabilitas keuangan awal dan pengakuan liabilitas keuangan baru. Demikian pula,
Perusahaan mencatat modifikasi substansial dari persyaratan liabilitas yang ada atau bagian darinya
sebagai penghapusan liabilitas keuangan asli dan pengakuan liabilitas baru.
Diasumsikan bahwa persyaratannya secara substansial berbeda jika nilai sekarang yang
didiskontokan dari arus kas menurut persyaratan baru, termasuk biaya yang dibayarkan setelah
dikurangi biaya yang diterima dan didiskontokan menggunakan tarif efektif awal sekurang-kurangnya
10 persen berbeda dari nilai wajar yang didiskontokan atas nilai sisa arus kas dari liabilitas keuangan
awal. Jika modifikasi tidak substansial, perbedaan antara: (1) nilai tercatat liabilitas sebelum
modifikasi; dan (2) nilai kini arus kas setelah modifikasi harus diakui dalam laporan laba rugi sebagai
keuntungan atau kerugian modifikasi dalam keuntungan dan kerugian lain.
3. Instrumen Keuangan Derivatif
Untuk mengelola eksposur terhadap risiko suku bunga dan nilai tukar mata uang asing, termasuk
kontrak berjangka valuta asing dan swap suku bunga, Entitas dapat masuk ke dalam berbagai
instrumen keuangan derivatif.
Derivatif pada awalnya diakui pada nilai wajar pada tanggal kontrak derivatif ditandatangani dan
selanjutnya diukur kembali ke nilai wajarnya pada setiap tanggal pelaporan. Keuntungan atau
kerugian yang dihasilkan segera diakui dalam laba rugi kecuali derivatif tersebut ditetapkan dan
efektif sebagai instrumen lindung nilai, di mana waktu pengakuan laba rugi tergantung pada sifat
hubungan lindung nilai.
Derivatif dengan nilai wajar positif diakui sebagai aset keuangan sedangkan derivatif dengan nilai
wajar negatif diakui sebagai liabilitas keuangan. Derivatif tidak saling hapus dalam laporan keuangan
kecuali Entitas memiliki hak hukum dan niat untuk saling hapus.
19
Page 28
PT MINAHASA MEMBANGUN HEBAT Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Tahun Yang Berakhir Pada 31 Desember 2023
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan)
e. Instrumen Keuangan (lanjutan)
3. Instrumen Keuangan Derivatif (lanjutan)
Derivatif disajikan sebagai aset tidak lancar atau liabilitas tidak lancar jika sisa jatuh tempo instrumen
tersebut lebih dari 12 bulan dan diperkirakan tidak akan direalisasikan atau diselesaikan dalam 12
bulan. Derivatif lainnya disajikan sebagai aset lancar atau liabilitas lancar.
Derivatif Melekat
Derivatif melekat adalah komponen dari kontrak hibrida yang juga mencakup host non-derivatif
dengan pengaruh bahwa beberapa arus kas dari instrumen gabungan bervariasi dengan cara yang
serupa dengan derivatif yang berdiri sendiri.
Derivatif yang melekat pada kontrak utama non-derivatif yang bukan merupakan aset keuangan
dalam ruang lingkup PSAK 71 diperlakukan sebagai derivatif terpisah jika memenuhi definisi derivatif,
risiko dan karakteristiknya tidak terkait erat dengan risiko dan karakteristik kontrak utama dan
kontrak utama kontrak tidak diukur pada FVTPL.
Derivatif yang melekat pada kontrak hibrida yang mengandung aset keuangan utama dalam ruang
lingkup PSAK 71 tidak dipisahkan. Seluruh kontrak hibrida diklasifikasikan dan selanjutnya diukur
sebagai biaya perolehan diamortisasi atau FVTPL sebagaimana mestinya.
Berbeda dengan aset keuangan, ketentuan yang ada dalam PSAK 55 untuk pemisahan derivatif
melekat tetap dilanjutkan untuk liabilitas keuangan, artinya liabilitas keuangan yang diukur pada
biaya perolehan diamortisasi masih perlu dianalisis untuk menentukan apakah terdapat derivatif
melekat yang harus dipertanggungjawabkan secara terpisah pada FVTPL.
Jika kontrak hibrida merupakan liabilitas keuangan kuotasian, alih-alih memisahkan derivatif melekat,
Entitas biasanya menetapkan seluruh kontrak hibrida pada FVTPL.
Derivatif melekat disajikan sebagai aset tidak lancar atau liabilitas tidak lancar jika sisa jatuh tempo
instrumen hibrida yang terkait dengan derivatif melekat lebih dari 12 bulan dan tidak diharapkan
akan direalisasikan atau diselesaikan dalam 12 bulan.
4. Akuntansi Lindung Nilai
Entitas menetapkan derivatif tertentu sebagai instrumen lindung nilai sehubungan dengan risiko mata
uang asing dan risiko suku bunga dalam lindung nilai nilai wajar, lindung nilai arus kas, atau lindung
nilai atas investasi neto dalam operasi luar negeri yang sesuai. Lindung nilai atas risiko nilai tukar
mata uang asing atas komitmen dicatat sebagai lindung nilai arus kas.
Pada insepsi hubungan lindung nilai, Entitas mendokumentasikan hubungan antara instrumen
lindung nilai dan item yang dilindung nilai, bersama dengan tujuan manajemen risiko dan strateginya
untuk melakukan berbagai transaksi lindung nilai.
20
Page 29
PT MINAHASA MEMBANGUN HEBAT Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Tahun Yang Berakhir Pada 31 Desember 2023
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan)
e. Instrumen Keuangan (lanjutan)
4. Akuntansi Lindung Nilai (lanjutan)
Selanjutnya, pada awal lindung nilai dan secara berkelanjutan, Entitas mendokumentasikan apakah
instrumen lindung nilai efektif dalam mengimbangi perubahan nilai wajar atau arus kas dari item yang
dilindungi nilai yang disebabkan oleh risiko lindung nilai, yaitu ketika hubungan lindung nilai
memenuhi semua dari persyaratan efektivitas lindung nilai berikut:
- ada hubungan ekonomi antara item yang dilindungi nilai dan instrumen lindung nilai;
- pengaruh risiko kredit tidak mendominasi perubahan nilai yang dihasilkan dari hubungan ekonomi
tersebut; dan
- rasio lindung nilai dari hubungan lindung nilai adalah sama dengan yang dihasilkan dari jumlah
item yang dilindungi nilai yang sebenarnya dilindung nilai oleh Entitas dan jumlah instrumen
lindung nilai yang sebenarnya digunakan Entitas untuk lindung nilai atas jumlah item yang
dilindungi nilai tersebut.
Jika hubungan lindung nilai tidak lagi memenuhi persyaratan efektivitas lindung nilai yang berkaitan
dengan rasio lindung nilai tetapi tujuan manajemen risiko untuk hubungan lindung nilai yang
ditentukan tetap sama, Entitas menyesuaikan rasio lindung nilai dari hubungan lindung nilai (yaitu
menyeimbangkan kembali lindung nilai) sehingga memenuhi kriteria kualifikasi lagi.
Entitas hanya menetapkan nilai intrinsik kontrak opsi sebagai item lindung nilai. Perubahan nilai
wajar dari nilai waktu selaras dari opsi diakui dalam penghasilan komprehensif lain dan
diakumulasikan dalam biaya penyisihan lindung nilai. Jika item yang dilindungi nilainya terkait
dengan transaksi, nilai waktunya direklasifikasi ke laba rugi ketika item yang dilindungi nilainya
mempengaruhi laba rugi. Jika item yang dilindungi nilai terkait dengan periode waktu, maka jumlah
yang terakumulasi dalam biaya penyisihan lindung nilai direklasifikasi ke laba rugi secara basis
rasional – Entitas menerapkan amortisasi garis lurus.
Jumlah yang direklasifikasi tersebut diakui dalam laba rugi pada baris yang sama dengan item yang
dilindungi nilai. Jika item yang dilindungi nilai adalah item non-keuangan, maka jumlah yang
terakumulasi dalam biaya penyisihan lindung nilai dihapus langsung dari ekuitas dan dimasukkan ke
dalam jumlah tercatat awal item non-keuangan yang diakui. Selanjutnya, jika Entitas mengharapkan
sebagian atau seluruh kerugian yang terakumulasi dalam biaya penyisihan lindung nilai tidak akan
dipulihkan di masa depan, jumlah tersebut segera direklasifikasi ke laba rugi.
Lindung Nilai - Nilai Wajar
Perubahan nilai wajar atas instrumen lindung nilai yang memenuhi syarat diakui dalam laba rugi
kecuali jika instrumen lindung nilai tersebut melakukan lindung nilai atas instrumen ekuitas yang
ditetapkan pada FVOCI dalam hal ini diakui dalam penghasilan komprehensif lain.
Nilai tercatat item yang dilindungi nilai yang belum diukur pada nilai wajar disesuaikan dengan
perubahan nilai wajar yang dapat diatribusikan pada risiko lindung nilai dengan entri yang sesuai
dalam laba rugi.
21
Page 30
PT MINAHASA MEMBANGUN HEBAT Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Tahun Yang Berakhir Pada 31 Desember 2023
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan)
e. Instrumen Keuangan (lanjutan)
4. Akuntansi Lindung Nilai (lanjutan)
Untuk instrumen utang yang diukur pada FVOCI, nilai tercatatnya tidak disesuaikan karena telah
diukur pada nilai wajarnya, tetapi keuntungan atau kerugian lindung nilai diakui dalam laba rugi,
bukan penghasilan komprehensif lain. Jika item lindung nilai merupakan instrumen ekuitas yang
ditetapkan pada FVOCI, keuntungan atau kerugian lindung nilai tetap berada dalam penghasilan
komprehensif lain agar sesuai dengan instrumen lindung nilai.
Entitas menghentikan akuntansi lindung nilai hanya jika hubungan lindung nilai (atau bagian darinya)
tidak lagi memenuhi kriteria kualifikasi (setelah penyeimbangan kembali, jika berlaku). Ini termasuk
contoh ketika instrumen lindung nilai kedaluwarsa atau dijual, dihentikan atau dilaksanakan.
Penghentian diperhitungkan secara prospektif. Penyesuaian nilai wajar atas nilai tercatat item yang
dilindungi nilai yang timbul dari risiko lindung nilai diamortisasi ke laba rugi sejak tanggal tersebut.
Lindung Nilai - Arus Kas
Bagian efektif dari perubahan nilai wajar derivatif dan instrumen lindung nilai lain yang memenuhi
syarat yang ditetapkan dan memenuhi syarat sebagai lindung nilai arus kas, diakui dalam penghasilan
komprehensif lain dan diakumulasikan dalam akun penyisihan lindung nilai arus kas, terbatas pada
perubahan kumulatif nilai wajar dari item yang dilindungi nilai sejak dimulainya lindung nilai.
Keuntungan atau kerugian yang terkait dengan bagian yang tidak efektif segera diakui dalam laba rugi,
dan dimasukkan dalam baris item "Keuntungan dan Kerugian Lainnya".
Jumlah yang sebelumnya diakui dalam penghasilan komprehensif lain dan diakumulasi dalam ekuitas
direklasifikasi ke laba rugi pada periode ketika item yang dilindungi nilai mempengaruhi laba rugi, di
baris yang sama dengan item yang dilindungi nilai yang diakui.
Namun, ketika prakiraan transaksi lindung nilai menghasilkan pengakuan aset non-keuangan atau
liabilitas non-keuangan, keuntungan dan kerugian yang sebelumnya diakui dalam penghasilan
komprehensif lain dan diakumulasi dalam ekuitas dikeluarkan dari ekuitas dan dimasukkan dalam
pengukuran awal biaya aset non-keuangan atau liabilitas non-keuangan. Transfer ini tidak
mempengaruhi penghasilan komprehensif lain. Lebih lanjut, jika Entitas memperkirakan bahwa
sebagian atau seluruh kerugian yang diakumulasi dalam penghasilan komprehensif lain tidak akan
dipulihkan di masa depan, jumlah tersebut segera direklasifikasi ke laba rugi.
Entitas menghentikan akuntansi lindung nilai hanya jika hubungan lindung nilai (atau bagian darinya)
tidak lagi memenuhi kriteria kualifikasi (setelah penyeimbangan kembali, jika berlaku). Ini termasuk
contoh ketika instrumen lindung nilai kedaluwarsa atau dijual, dihentikan atau dilaksanakan.
Penghentian diperhitungkan secara prospektif. Keuntungan atau kerugian yang diakui dalam
penghasilan komprehensif lain dan diakumulasi dalam ekuitas pada saat itu tetap berada dalam
ekuitas dan diakui pada saat prakiraan transaksi akhirnya diakui dalam laba rugi. Ketika prakiraan
transaksi tidak lagi diharapkan terjadi, keuntungan atau kerugian yang diakumulasi dalam ekuitas
segera diakui dalam laba rugi.
22
Page 31
PT MINAHASA MEMBANGUN HEBAT Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Tahun Yang Berakhir Pada 31 Desember 2023
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan)
e. Instrumen Keuangan (lanjutan)
4. Akuntansi Lindung Nilai (lanjutan)
Lindung Nilai Investasi Bersih dalam Operasi Asing
Lindung nilai atas investasi bersih dalam operasi asing dicatat serupa dengan lindung nilai arus kas.
Keuntungan atau kerugian dari instrumen lindung nilai yang terkait dengan bagian efektif dari lindung
nilai diakui dalam penghasilan komprehensif lain dan diakumulasikan dalam akun penyisihan
penjabaran mata uang asing. Keuntungan atau kerugian yang terkait dengan bagian yang tidak efektif
segera diakui dalam laba rugi, dan dimasukkan dalam baris item "Keuntungan dan Kerugian Lainnya".
Keuntungan dan kerugian dari instrumen lindung nilai terkait dengan bagian efektif dari lindung nilai
yang diakumulasi dalam penyisihan penjabaran mata uang asing direklasifikasi ke laba rugi atas
pelepasan atau pelepasan sebagian operasi luar negeri.
5. Pengaturan Saling Hapus
Aset keuangan dan liabilitas keuangan saling hapus dan jumlah bersih disajikan di laporan posisi
keuangan jika, dan hanya jika, Perusahaan memiliki hak yang dapat diberlakukan secara hukum untuk
menghapus jumlah yang diakui; dan bermaksud untuk menyelesaikan secara neto, atau untuk
merealisasikan aset dan menyelesaikan liabilitas secara bersamaan. Hak untuk kompensasi harus
tersedia saat kini daripada bergantung pada peristiwa di masa depan dan harus dapat dilaksanakan
oleh salah satu pihak lawan, baik dalam kegiatan bisnis normal dan dalam hal terjadi gagal bayar
(default), keadaan tidak dapat membayar (insolvency) atau kebangkrutan.
6. Reklasifikasi Instrumen Keuangan
Untuk aset keuangan, diperlukan reklasifikasi antara FVTPL, FVOCI dan biaya perolehan diamortisasi,
jika dan hanya jika tujuan model bisnis Perusahaan untuk aset keuangannya berubah sehingga
penilaian model sebelumnya tidak berlaku lagi. Jika reklasifikasi sudah sesuai, maka harus dilakukan
secara prospektif sejak tanggal reklasifikasi yang ditetapkan sebagai hari pertama periode pelaporan
pertama setelah perubahan model bisnis. Perusahaan tidak menyajikan kembali keuntungan,
kerugian, atau bunga yang diakui sebelumnya.
PSAK 71 tidak mengizinkan reklasifikasi:
- untuk investasi ekuitas yang diukur pada FVOCI, atau
- di mana opsi nilai wajar telah dilaksanakan dalam kondisi apapun untuk aset keuangan atau
liabilitas keuangan.
Liabilitas keuangan tidak dapat direklasifikasi.
23
Page 32
PT MINAHASA MEMBANGUN HEBAT Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Tahun Yang Berakhir Pada 31 Desember 2023
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan)
f. Kas dan Setara Kas dan Kas yang Dibatasai Penggunaannya
Kas adalah alat pembayaran yang siap dan bebas dipergunakan untuk membiayai kegiatan entitas. Setara
kas adalah investasi yang sifatnya sangat likuid, berjangka pendek, dan dengan cepat dapat dijadikan kas
dalam jumlah yang dapat ditentukan dan memiliki risiko perubahan nilai yang tidak signifikan dengan
jangka waktu tiga bulan atau kurang sejak tanggal penempatan dan tidak digunakan sebagai jaminan
atau tidak dibatasi penggunaannya.
Kas di bank dan deposito berjangka yang dibatasi penggunaannya sehubungan dengan persyaratan
perjanjian pinjaman atau perjanjian lainnya disajikan sebagai “Kas di Bank dan Deposito Berjangka yang
Dibatasi Penggunaannya” sebagai aset tidak lancar. Kas di bank dan deposito berjangka yang akan
digunakan untuk membayar liabilitas yang akan jatuh tempo dalam 1 (satu) tahun, disajikan sebagai
bagian dari aset lancar.
g. Piutang Usaha
Piutang usaha pada awalnya diakui sebesar nilai wajar dan selanjutnya diukur pada biaya perolehan
diamortisasi dengan menggunakan metode bunga efektif, kecuali efek diskontonya tidak material, setelah
dikurangi penyisihan piutang ragu-ragu. Penyisihan piutang ragu-ragu dibentuk pada saat terdapat bukti
obyektif bahwa saldo piutang tidak dapat ditagih. Piutang ragu-ragu dihapus pada saat piutang tersebut
tidak akan tertagih.
h. Biaya dibayar Dimuka
Biaya dibayar dimuka diamortisasi sesuai masa manfaat masing-masing biaya dengan menggunakan
metode garis lurus.
i. Uang Muka
Dibayar atas transaksi pembelian yang dibayarkan terlebih dahulu dan dipertimbangkan pada saat
terjadinya transaksi.
j. Persediaan dan Aset Real Estat
Aset real estat, yang terutama terdiri dari tanah dalam pematangan, unit bangunan siap jual dan unit
bangunan dalam penyelesaian, dinyatakan sebesar nilai yang lebih rendah antara biaya perolehan dan
nilai realisasi neto. Biaya perolehan ditentukan dengan menggunakan metode rata-rata. Biaya perolehan
atas tanah dalam pematangan termasuk biaya pengembangan dan pematangan tanah. Biaya perolehan
atas unit bangunan terdiri dari biaya aktual konstruksi. Beban keuangan atas pinjaman bank dan fasilitas
pinjaman lainnya yang diperoleh yang dapat diatribusikan langsung dengan pembelian; pengembangan
dan pematangan tanah; serta konstruksi aset real estat akan dikapitalisasi.
Tanah yang dimiliki oleh Perusahaan untuk pengembangan di masa yang akan datang, disajikan sebagai
“Tanah untuk Pengembangan” di bagian aset di laporan posisi keuangan. Pada saat dimulainya
pengembangan dan pembangunan infrastruktur, nilai tanah tersebut akan diklasifikasikan sebagai
persediaan, properti investasi atau aset tetap, mana yang lebih sesuai.
24
Page 33
PT MINAHASA MEMBANGUN HEBAT Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Tahun Yang Berakhir Pada 31 Desember 2023
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan)
j. Persediaan dan Aset Real Estat (lanjutan)
Selisih lebih nilai tercatat persediaan atas estimasi jumlah terpulihkannya diakui sebagai rugi penurunan
nilai sebagai “Penyisihan atas Penurunan Nilai Persediaan” dalam laba rugi.
k. Aset Tetap
Perusahaan menerapkan PSAK 16 (Revisi 2011) “Aset Tetap”, termasuk PSAK 16 (Penyesuaian 2015)
“Aset Tetap” dan Amandemen 2015 PSAK 16 “Aset Tetap tentang Klarifikasi Metode yang Diterima untuk
Penyusutan dan Amortisasi”. PSAK No. 16 (Penyesuaian 2015) ini memberikan klarifikasi paragraf 35
terkait model revaluasi, bahwa ketika Perusahaan menggunakan model revaluasi, jumlah tercatat aset
disajikan kembali pada jumlah revaluasiannya.
Amandemen 2015 PSAK No. 16 memberikan tambahan penjelasan tentang indikasi perkiraan keusangan
teknis atau komersial suatu aset dan juga memberikan klarifikasi bahwa penggunaan metode penyusutan
yang berdasarkan pada pendapatan adalah tidak tepat.
Perusahaan telah memilih model biaya (cost model) sebagai kebijakan akuntansi pengukuran aset
tetapnya. Aset tetap dinyatakan sebesar biaya perolehan, kecuali tanah, dikurangi akumulasi penyusutan
dan rugi penurunan nilai. Penyusutan dihitung dengan menggunakan metode garis lurus (straight line
method) selama umur manfaat aset. Taksiran masa manfaat ekonomis sebagai berikut:
Persentase Masa Manfaat
% (Tahun)
Bangunan 12,5% 8
Kendaraan 12,5% 8
Peralatan Kantor 25% 4
Biaya pengurusan legal hak atas tanah dalam bentuk Hak Guna Bangunan (“HGB”) ketika tanah diperoleh
pertama kali diakui sebagai bagian dari biaya perolehan tanah pada akun “Aset Tetap” dan tidak
diamortisasi. Sementara biaya pengurusan atas perpanjangan HGB diakui sebagai bagian dari akun
“Beban Ditangguhkan, Neto” pada laporan posisi keuangan dan diamortisasi sepanjang mana yang lebih
pendek antara umur hukum hak dan umur ekonomis tanah. Pada setiap akhir tahun buku, manajemen
mengkaji ulang nilai residu, umur manfaat dan metode penyusutan, dan jika sesuai dengan keadaan,
disesuaikan secara prospektif.
Beban perbaikan dan pemeliharaan dibebankan pada laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif
lain pada saat terjadinya; Biaya penggantian atau inspeksi yang signifikan dikapitalisasi pada saat
terjadinya, dan jika besar kemungkinan manfaat ekonomis dimasa depan berkenaan dengan aset
tersebut akan mengalir ke Perusahaan, dan biaya perolehan aset dapat diukur secara andal.
Jumlah tercatat aset tetap dihentikan pengakuannya pada saat dilepaskan atau ketika tidak ada manfaat
ekonomis masa depan yang diharapkan dari penggunaan atau pelepasannya. Laba atau rugi yang timbul
dari penghentian pengakuan aset (dihitung sebagai perbedaan antara jumlah neto hasil pelepasan dan
jumlah tercatat dari aset) dimasukkan dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain pada
tahun aset tersebut dihentikan pengakuannya.
25
Page 34
PT MINAHASA MEMBANGUN HEBAT Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Tahun Yang Berakhir Pada 31 Desember 2023
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan)
k. Aset Tetap (lanjutan)
Aset dalam penyelesaian disajikan dalam “Aset Tetap” dan dinyatakan sebesar biaya perolehan.
Akumulasi biaya perolehan untuk aset dalam penyelesaian akan dipindahkan ke masing-masing aset
tetap yang bersangkutan pada saat aset tersebut selesai dikerjakan dan siap digunakan sesuai dengan
tujuannya.
l. Utang Usaha
Utang usaha adalah kewajiban untuk membayar barang atau jasa yang telah diperoleh dari pemasok
dalam kegiatan usaha normal. Utang usaha dikelompokkan sebagai liabilitas jangka pendek apabila
pembayaran jatuh tempo dalam waktu satu tahun atau kurang.Jika tidak, utang usaha tersebut disajikan
sebagai liabilitas jangka panjang.
m. Pengakuan Pendapatan dan Beban
Pendapatan dari penjualan bangunan rumah, ruko dan bangunan sejenis lainnya beserta kaveling
tanahnya diakui dengan metode akrual penuh apabila seluruh kreteria berikut terpenuhi:
a. Proses penjualan telah selesai, pengikatan jual beli telah ditandatangani
b. Harga jual akan tertagih
c. Tagihan penjual tidak akan bersifat subordinasi di masa depan terhadap pinjaman lain yang akan
diperoleh pembeli
d. Penjualan telah menalihkan resiko dan manfaat kepemilikan unit bangunan kepada pembeli melalui
suatu transaksi yang secara substansi adalah penjualan dan penjual tidak lagi berkewajiban atau
terlibat secara signifikan dengan unit bangunan tersebut.
Apabila suatu transaksi tidak memenuhi seluruh kriteria pengakuan pendapatan dengan metode akrual
penuh, pengakuan penjualan ditangguhkan dan transaksi tersebut diakui dengan metode uang muka
sampai seluruh kriteria penggunaan metode akrual penuh terpenuhi.
Beban pokok penjualan lahan siap bangun ditentukan berdasarkan taksiran biaya perolehan tanah
ditambah taksiran beban lain untuk pengembangan dan pembangunan prasarana penunjang. Beban
pokok penjualan rumah hunian dan rumah gerai ditentukan berdasarkan seluruh biaya aktual
pengerjaan yang terjadi dan taksiran biaya untuk menyelesaikan pengerjaan. Taksiran biaya untuk
menyelesaikan pengerjaan disajikan dalam “Beban Akrual” yang disajikan pada laporan posisi keuangan.
Perbedaan antara jumlah taksiran biaya dengan biaya aktual pengerjaan atau pengembangan dibebankan
pada “Beban Pokok Pendapatan” periode berjalan.
Beban diakui pada saat terjadinya (dasar akrual).
26
Page 35
PT MINAHASA MEMBANGUN HEBAT Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Tahun Yang Berakhir Pada 31 Desember 2023
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan)
m. Pengakuan Pendapatan dan Beban (lanjutan)
Dalam menentukan pengakuan pendapatan, Perusahaan melakukan analisa transaksi melalui lima
langkah analisa berikut:
1. Identifikasi Kontrak dengan Pelanggan
Kontrak adalah kesepakatan antara dua pihak atau lebih yang menciptakan hak dan kewajiban yang
dapat dipaksakan.
2. Identifikasi Kewajiban Pelaksanan dalam Kontrak
Kewajiban pelaksanaan adalah janji kepada pelanggan untuk mengalihkan barang atau jasa (atau
sekumpulan barang atau jasa) yang bersifat dapat dibedakan; atau serangkaian barang atau jasa
bersifat dapat dibedakan yang secara substansial sama dan memiliki pola pengalihan yang sama
kepada pelanggan. Bersifat dapat dibedakan artinya dapat dipisahkan, atau dapat diidentifikasi secara
terpisah.
3. Penetapan Harga Transaksi
Harga transaksi adalah jumlah imbalan yang diperkirakan menjadi hak Perusahaan dalam pertukaran
untuk mengalihkan barang atau jasa kepada pelanggan, tidak termasuk jumlah yang ditagih atas nama
pihak ketiga (misalnya, pajak pertambahan nilai). Jika imbalan yang dijanjikan dalam kontrak
mencakup jumlah variabel, Perusahaan mengestimasi jumlah imbalan yang diharapkan menjadi
haknya dalam pertukaran untuk mengalihkan barang atau jasa yang dijanjikan kepada pelanggan
dikurangi estimasi jumlah variabel yang akan dibayar selama kontrak.
4. Alokasi Harga Transaksi untuk Kewajiban Pelaksanaan
Alokasikan harga transaksi untuk setiap kewajiban pelaksanaan berdasarkan harga jual berdiri sendiri
relatif dari setiap barang atau jasa berbeda yang dijanjikan dalam kontrak. Jika hal ini tidak dapat
diamati secara langsung, harga jual berdiri sendiri relatif perlu diestimasi.
5. Pengakuan Pendapatan ketika Kewajiban Pelaksanan Dipenuhi
Pendapatan dari penjualan diakui sebagai representasi penyerahan barang atau jasa dengan jumlah
yang secara tepat mewakili kewajiban yang dilakukan dan hak untuk menerima imbalan sebagai
imbalan atas barang dan/atau jasa tersebut. Pengakuan pendapatan tergantung pada apakah
pengalihan diselesaikan sepanjang waktu atau pada waktu tertentu. Pengalihan kendali
diperhitungkan.
Berdasarkan kajian yang telah dilakukan Perusahaan terhadap kontrak pendapatan dengan mengacu
pada 5 (lima) tahapan yang dijelaskan diatas, tidak terdapat dampak yang signifikan terhadap laporan
keuangan Perusahaan.
n. Beban Pinjaman
Bunga dan beban keuangan lainnya yang timbul dari pinjaman yang diperoleh untuk mendanai
perolehan dan pengembangan tanah dan serta pembangunan bangunan dikapitalisasi ke persediaan dan
tanah untuk pengembangan, yang mana lebih sesuai. Biaya pinjaman yang dikapitalisasi terdiri dari
beban bunga, beban bank dan selisih kurs yang terjadi sehubungan dengan perolehan pinjaman tersebut.
Besarnya biaya pinjaman yang dikapitalisasi dalam suatu periode ditentukan berdasarkan tingkat
kapitalisasi dikalikan dengan jumlah yang dikeluarkan untuk perolehan, pematangan dan pembangunan
tahun berjalan.
27
Page 36
PT MINAHASA MEMBANGUN HEBAT Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Tahun Yang Berakhir Pada 31 Desember 2023
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan)
o. Pajak Penghasilan
PSAK 46 (Penyesuaian 2018) menegaskan konsekuensi pajak penghasilan atas dividen dengan
menghapus paragraf 52B dan menambahkan paragraf 57A. Konsekuensi pajak penghasilan atas dividen
(sebagaimana didefinisikan dalam PSAK 71: Instrumen Keuangan) timbul ketika Perusahaan mengakui
liabilitas untuk membayar dividen. Konsekuensi pajak penghasilan berhubungan lebih langsung dengan
transaksi atau peristiwa masa lalu yang menghasilkan keuntungan yang dapat didistribusikan daripada
distribusi kepada pemilik. Oleh karena itu, Perusahaan mengakui konsekuensi pajak penghasilan dalam
laporan laba rugi, penghasilan komprehensif lain atau ekuitas sesuai dengan pengakuan awal Perusahaan
atas transaksi atau peristiwa masa lalu tersebut.
Beban pajak tahun berjalan ditetapkan berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 29/1996 tanggal 18 April
1996, diubah dengan Peraturan Pemerintah No. 34/2017 tanggal 6 September 2017 mengenai
persewaan tanah dan atau bangunan yang melingkupi kegiatan usaha utama Perusahaan dikenakan
pajak penghasilan yang bersifat final (”PPh Final“) sebesar 10%. Berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP)
No. 30 Tahun 2020 tentang Penurunan Tarif Pajak Penghasilan bagi Wajib Pajak Badan Dalam Negeri
yang Berbentuk Perseroan Terbuka.
Aturan ini merupakan aturan turunan dari Undang-Undang (UU) No. 2 Tahun 2020 ini dan berlaku sejak
tanggal diundangkan, yaitu pada 19 Juni 2020. Penghasilan dan beban lain yang tidak terkait dengan
kegiatan usaha utama tersebut dan belum dikenakan PPh Final lainnya dikenakan pajak penghasilan
badan (”PPh Pasal 29“).
Sesuai dengan peraturan perundangan perpajakan di Indonesia, penghasilan yang telah dikenakan PPh
Final tidak lagi dilaporkan sebagai penghasilan kena pajak, semua beban sehubungan dengan
penghasilan yang telah dikenakan PPh Final tidak boleh dikurangkan untuk tujuan pajak. Di lain pihak,
baik pendapatan maupun beban tersebut dipakai dalam perhitungan laba rugi menurut akuntansi. Oleh
karena itu, tidak terdapat perbedaan temporer sehingga tidak diakui adanya aset atau liabilitas pajak
tangguhan. Liabilitas perpajakan diakui pada saat Surat Ketetapan Pajak (”SKP‘‘) diterima dan/atau, jika
Perusahaan mengajukan keberatan dan/atau banding, pada saat keputusan atas keberatan dan/atau
banding tersebut telah diterapkan.
p. Imbalan Kerja
Entitas mengadopsi program imbalan pasti yang tidak didanai dan mencatat imbalan kerja untuk
memenuhi imbalan di bawah Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan dan
Undang-Undang No 11 tahun 2020 tentang Cipta Kerja.
Biaya imbalan kerja untuk pekerja harus diakui pada periode dimana imbalan diperoleh oleh pekerja,
daripada ketika dibayar atau terutang.
Komponen biaya imbalan pasti diakui sebagai berikut:
1. biaya jasa diatribusikan ke periode sekarang dan masa lalu diakui dalam laporan laba rugi;
2. bunga neto pada liabilitas atau aset imbalan pasti ditentukan dengan menggunakan tingkat diskonto
pada awal periode diakui dalam laporan laba rugi;
3. pengukuran kembali dari liabilitas atau aset imbalan pasti terdiri dari:
- keuntungan dan kerugian aktuarial;
28
Page 37
PT MINAHASA MEMBANGUN HEBAT Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Tahun Yang Berakhir Pada 31 Desember 2023
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan)
p. Imbalan Kerja (lanjutan)
3. pengukuran kembali dari liabilitas atau aset imbalan pasti terdiri dari: (lanjutan)
- timbal balik aset program;
- setiap perubahan dalam dampak batas atas aset, tidak termasuk jumlah yang dimasukkan dalam
bunga neto atas liabilitas (aset) imbalan pasti neto; diakui di OCI (tidak direklasifikasi ke laba rugi
pada periode berikutnya).
Pengukuran liabilitas (aset) imbalan pasti bersih mensyaratkan penerapan metode penilaian aktuaria,
atribusi imbalan untuk periode jasa, dan penggunaan asumsi aktuaria. Nilai wajar aset program
dikurangi dari nilai kini liabilitas imbalan pasti dalam menentukan defisit bersih atau surplus.
Nilai kini liabilitas imbalan pasti Perusahaan dan biaya jasa terkait ditentukan dengan menggunakan
metode “Projected Unit Credit” , yang menganggap setiap periode jasa akan menghasilkan satu unit
tambahan dari imbalan dan mengukur setiap unit secara terpisah untuk menghasilkan liabilitas akhir.
Hal ini mensyaratkan Perusahaan untuk mengatribusikan imbalan pada periode kini (untuk menentukan
biaya jasa kini) dan periode kini dan periode lalu (untuk menentukan nilai kini liabilitas imbalan pasti).
Imbalan tersebut diatribusikan sepanjang periode jasa menggunakan formula imbalan yang dimiliki
program, kecuali jasa pekerja di tahun tahun akhir akan meningkat secara material dibandingkan tahun-
tahun sebelumnya, dalam hal ini menggunakan dasar metode garis lurus.
Biaya jasa lalu adalah perubahan liabilitas imbalan pasti atas jasa pekerja pada periode-periode lalu, yang
timbul sebagai akibat dari perubahan pengaturan program dalam periode kini (yaitu memperkenalkan
perubahan program atau mengubah imbalan yang akan dibayar, atau kurtailmen yang secara signifikan
mengurangi jumlah pekerja yang disertakan).
Biaya jasa lalu diakui sebagai beban pada awal tanggal ketika perubahan program atau kurtailmen terjadi
dan tanggal ketika Perusahaan mengakui setiap pesangon, atau biaya terkait restrukturisasi dalam PSAK
No. 57, "Provisi, Liabilitas Kontinjensi, dan Aset Kontinjensi".
Keuntungan atau kerugian atas penyelesaian program imbalan pasti diakui pada saat penyelesaian
terjadi.
Sebelum biaya jasa lalu ditentukan, atau keuntungan atau kerugian pada penyelesaian diakui, liabilitas
imbalan pasti atau aset disyaratkan untuk diukur kembali, namun Perusahaan tidak disyaratkan untuk
membedakan antara biaya jasa lalu yang dihasilkan dari kurtailmen dan keuntungan dan kerugian pada
penyelesaian di mana transaksi ini terjadi bersama-sama.
q. Penurunan Nilai Aset Non-Keuangan
Pada setiap akhir periode pelaporan, Perusahaan menilai apakah terdapat indikasi suatu aset mengalami
penurunan nilai. Jika terdapat indikasi tersebut atau pada saat pengujian secara tahunan penurunan nilai
aset diperlukan, maka Perusahaan membuat estimasi jumlah terpulihkan aset tersebut.
29
Page 38
PT MINAHASA MEMBANGUN HEBAT Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Tahun Yang Berakhir Pada 31 Desember 2023
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan)
q. Penurunan Nilai Aset Non-Keuangan (lanjutan)
Pada setiap akhir periode pelaporan, Perusahaan menilai apakah terdapat indikasi suatu aset mengalami
penurunan nilai. Jika terdapat indikasi tersebut atau pada saat pengujian secara tahunan penurunan nilai
aset diperlukan, maka Perusahaan membuat estimasi jumlah terpulihkan aset tersebut. Jumlah
terpulihkan suatu aset atau Cash General Unit (CGU) adalah jumlah yang lebih tinggi antara nilai wajar
dikurangi biaya pelepasan dan nilai pakainya. Jika jumlah terpulihkan suatu aset lebih kecil dari nilai
tercatatnya, nilai tercatat harus diturunkan menjadi sebesar terpulihkan. Kerugian penurunan nilai
diakui segera dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain, kecuali berkaitan dengan aset
revaluasian dimana rugi penurunan nilai diperlakukan sebagai penurunan revaluasi di OCI.
Kerugian penurunan nilai yang telah diakui dalam periode sebelumnya untuk aset selain goodwill dibalik
jika, dan hanya jika, terdapat perubahan asumsi-asumsi yang digunakan untuk menentukan jumlah
terpulihkan aset tersebut sejak rugi penurunan nilai terakhir diakui. Dalam hal ini, jumlah tercatat aset
dinaikkan ke jumlah terpulihkannya.
Pembalikan tersebut dibatasi sehingga jumlah tercatat aset tidak melebihi jumlah tercatat, neto setelah
penyusutan, seandainya tidak ada rugi penurunan nilai yang telah diakui untuk aset tersebut pada tahun
sebelumnya. Pembalikan rugi penurunan nilai diakui sebagai keuntungan dalam laporan laba rugi kecuali
terkait dengan aset revaluasian dimana pembalikan diperlakukan sebagai kenaikan revaluasi dalam OCI.
r. Provisi dan Kontinjensi
Provisi diakui jika entitas memiliki liabilitas kini (baik bersifat hukum maupun bersifat konstruktif) yang
diakibatkan peristiwa masa lalu, besar kemungkinannya penyelesaian kewajiban tersebut
mengakibatkan arus keluar sumber daya yang mengandung manfaat ekonomi dan estimasi yang andal
mengenai jumlah liabilitas tersebut dapat dibuat. Provisi ditelaah pada setiap tanggal pelaporan dan
disesuaikan untuk mencerminkan estimasi terbaik yang paling kini. Jika arus keluar sumber daya untuk
menyelesaikan kewajiban kemungkinan besar tidak terjadi, maka provisi dibatalkan.
Liabilitas kontinjensi tidak diakui dalam laporan keuangan tetapi diungkapkan, kecuali arus keluar
sumber daya yang mengandung manfaat ekonomi kemungkinannya kecil. Aset kontinjensi tidak diakui
dalam laporan keuangan tetapi diungkapkan jika terdapat kemungkinan besar arus masuk manfaat
ekonomis akan diperoleh.
s. Laba Per Saham
Kelompok Usaha menerapkan PSAK 56 (Revisi 2011) “Laba per Saham”. PSAK 56 (Revisi 2011) ini
menetapkan prinsip penentuan dan penyajian laba per saham, sehingga meningkatkan daya banding
kinerja antar entitas berbeda pada periode pelaporan sama dan antar periode pelaporan berbeda untuk
entitas yang sama. Laba per saham dasar dihitung dengan membagi laba tahun berjalan dengan jumlah
rata-rata tertimbang saham yang beredar dalam tahun yang bersangkutan.
Entitas melaporkan informasi segmen yang memungkinkan pengguna laporan keuangan untuk
mengevaluasi sifat dan dampak keuangan dari aktivitas bisnis yang mana entitas terlibat dan lingkungan
ekonomi dimana entitas beroperasi.
30
Page 39
PT MINAHASA MEMBANGUN HEBAT Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Tahun Yang Berakhir Pada 31 Desember 2023
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan)
t. Pelaporan Segmen
Sebuah segmen operasi adalah sebuah komponen dari entitas yang
a. terlibat dalam aktivitas bisnis yang mana memperoleh pendapatan dan menimbulkan beban
(termasuk pendapatan dan beban terkait dengan transaksi dengan komponen lain dari entitas yang
b. hasil operasinya dikaji ulang secara reguler oleh pengambil keputusan operasional untuk membuat
keputusan tentang sumber daya yang dialokasikan pada segmen tersebut dan menilai kinerjanya; dan
c. tersedia informasi keuangan yang dapat dipisahkan.
Entitas melakukan segmentasi pelaporan berdasarkan informasi keuangan yang digunakan oleh
pengambil keputusan operasional dalam mengevaluasi kinerja segmen dan menentukan alokasi sumber
daya yang dimilikinya. Segmentasi berdasarkan aktivitas dari setiap kegiatan operasi entitas legal di
dalam entitas.
Seluruh transaksi antar segmen telah dieliminasi.
u. Peristiwa Setelah Periode Pelaporan
Peristiwa-peristiwa yang terjadi setelah periode pelaporan yang menyediakan tambahan informasi
mengenai posisi keuangan Perusahaan pada tanggal laporan posisi keuangan (peristiwa penyesuai), jika
ada, telah tercermin dalam laporan keuangan. Peristiwa-peristiwa yang terjadi setelah periode pelaporan
yang tidak memerlukan penyesuaian (peristiwa non-penyesuaian), apabila jumlahnya material, telah
diungkapkan dalam laporan keuangan.
4. PERTIMBANGAN, ESTIMASI DAN ASUMSI AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN
Pertimbangan, Estimasi dan Asumsi
Penyusunan laporan keuangan mengharuskan manajemen Perusahaan untuk membuat pertimbangan,
estimasi dan asumsi yang mempengaruhi jumlah yang dilaporkan dari pendapatan, beban, aset dan
liabilitas, dan pengungkapan atas liabilitas kontijensi, pada akhir periode pelaporan. Ketidakpastian
mengenai pertimbangan, estimasi dan asumsi tersebut dapat mengakibatkan penyesuaian material
terhadap nilai tercatat pada aset dan liabilitas dalam periode pelaporan berikutnya. Asumsi utama masa
depan dan sumber utama estimasi ketidakpastian lain pada tanggal pelaporan yang memiliki risiko
signifikan bagi penyesuaian yang material terhadap nilai tercatat aset dan liabilitas untuk periode
berikutnya.
Entitas mendasarkan estimasi dan asumsi pada parameter yang tersedia pada saat laporan keuangan
disusun. Asumsi dan situasi mengenai perkembangan masa depan mungkin berubah akibat perubahan
pasar atau situasi diluar kendali Perusahaan. Perubahan tersebut dicerminkan dalam asumsi terkait pada
saat terjadinya. Pertimbangan, estimasi dan asumsi berikut ini dibuat oleh manajemen dalam rangka
penerapan kebijakan akuntansi Perusahaan yang memiliki pengaruh paling signifikan atas jumlah yang
diakui dalam laporan keuangan:
31
Page 40
PT MINAHASA MEMBANGUN HEBAT Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Tahun Yang Berakhir Pada 31 Desember 2023
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
4. PERTIMBANGAN, ESTIMASI DAN ASUMSI AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (Lanjutan)
Menentukan Metode Penyusutan dan Estimasi Masa Manfaat Aset Tetap
Entitas mengestimasi masa manfaat ekonomis aset tetap berdasarkan utilisasi dari aset yang diharapkan
dan didukung dengan rencana dan strategi usaha dan perilaku pasar. Estimasi dari masa manfaat aset tetap
adalah berdasarkan penelaahan Entitas terhadap praktek industri, evaluasi teknis internal dan pengalaman
untuk aset yang setara.
Estimasi masa manfaat ditelaah minimal setiap akhir tahun pelaporan dan diperbarui jika ekspektasi
berbeda dari estimasi sebelumnya dikarenakan pemakaian dan kerusakan fisik, keusangan secara teknis
atau komersial dan hukum atau pembatasan lain atas penggunaan dari aset serta perkembangan teknologi.
Namun demikian, adalah mungkin, hasil dimasa depan dari operasi dapat dipengaruhi secara material oleh
perubahan-perubahan dalam estimasi yang diakibatkan oleh perubahan faktor-faktor yang disebutkan di
atas, dan karenanya biaya penyusutan masa depan mungkin direvisi.
Biaya perolehan aset tetap disusutkan dengan menggunakan metode garis lurus berdasarkan taksiran masa
manfaat ekonomisnya. Manajemen mengestimasi masa manfaat ekonomis aset tetap antara 4 sampai
dengan 20 tahun. Ini adalah umur yang secara umum diharapkan dalam industri dimana Perusahaan
menjalankan bisnisnya.
Estimasi Beban Pensiun dan Imbalan Kerja
Penentuan liabilitas atas pensiun dan kewajiban imbalan kerja Perusahaan bergantung pada pemilihan
asumsi yang digunakan oleh aktuaris independen dalam menghitung jumlah-jumlah tersebut.
Asumsi tersebut termasuk antara lain, tingkat diskonto, tingkat kenaikan gaji tahunan, tingkat pengunduran
diri karyawan tahunan, tingkat kecacatan, umur pensiun dan tingkat kematian.
Sementara Perusahaan berkeyakinan bahwa asumsi tersebut adalah wajar dan sesuai, perbedaan signifikan
pada hasil aktual atau perubahan signifikan dalam asumsi yang ditetapkan Perusahaan dapat
mempengaruhi secara material liabilitas diestimasi atas pensiun dan imbalan kerja dan beban imbalan kerja
neto.
Menentukan Pajak Penghasilan
Pertimbangan signifikan dilakukan dalam menentukan provisi atas pajak penghasilan badan. Terdapat
transaksi dan perhitungan tertentu yang penentuan pajak akhirnya adalah tidak pasti sepanjang kegiatan
usaha normal. Entitas mengakui liabilitas atas pajak penghasilan badan berdasarkan estimasi apakah akan
terdapat tambahan pajak penghasilan badan.
Dalam situasi tertentu, Entitas tidak dapat menentukan secara pasti jumlah liabilitas pajak mereka pada saat
ini atau masa depan karena proses pemeriksaan, atau negosiasi dengan otoritas perpajakan. Ketidakpastian
timbul terkait dengan interpretasi dari peraturan perpajakan yang kompleks serta jumlah dan waktu dari
penghasilan kena pajak di masa depan.
32
Page 41
PT MINAHASA MEMBANGUN HEBAT Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Tahun Yang Berakhir Pada 31 Desember 2023
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
4. PERTIMBANGAN, ESTIMASI DAN ASUMSI AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (Lanjutan)
Menentukan Pajak Penghasilan (lanjutan)
Dalam menentukan jumlah yang harus diakui terkait dengan liabilitas pajak yang tidak pasti, Entitas
menerapkan pertimbangan yang sama yang akan mereka gunakan dalam menentukan jumlah cadangan
yang harus diakui sesuai dengan PSAK 57 (Revisi 2009) “Provisi, Liabilitas Kontijensi dan Aset Kontijensi”.
Entitas membuat analisis untuk semua posisi pajak terkait dengan pajak penghasilan untuk menentukan jika
liabilitas pajak untuk manfaat pajak yang belum diakui harus diakui.
Entitas menelaah aset pajak tangguhan pada setiap tanggal pelaporan dan mengurangi nilai tercatat
sepanjang tidak ada kemungkinan bahwa laba kena pajak memadai untuk mengkompensasi sebagian atau
seluruh aset pajak tangguhan. Entitas juga menelaah waktu yang diharapkan dan tarif pajak atas pemulihan
perbedaan temporer dan menyesuaikan pengaruh atas pajak tangguhan yang sesuai.
33
Page 42
PT MINAHASA MEMBANGUN HEBAT Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Tahun Yang Berakhir Pada 31 Desember 2023
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
5. KAS DAN SETARA KAS
Akun ini terdiri dari:
2023 2022
Kas 144.692.160 214.127.597
Bank
PT Bank Rakyat Indonesia Tbk 5.342.058.219 1.009.839.310
PT Bank Central Asia Tbk 910.676.764 1.718.245.313
PT Bank Tabungan Negara Tbk 833.174.401 -
PT Bank Mandiri Tbk 41.685.870 36.466.767
Jumlah 7.272.287.414 2.978.678.987
Tidak ada saldo kas dan setara kas yang dibatasi penggunaanya, dijaminkan dan yang ditempatkan pada pihak
berelasi.
6. PIUTANG USAHA
Akun ini terdiri dari:
2023 2022
Pihak Ketiga
Pelanggan Perorangan 11.153.994.446 16.351.937.735
Dikurangi:
Cadangan Penurunan Nilai Piutang Usaha (5.652.748) (5.459.952)
Jumlah 11.148.341.698 16.346.477.783
Rincian piutang usaha berdasarkan umur piutang adalah sebagai berikut:
2023 2022
Jatuh Tempo:
Kurang Dari 30 Hari 2.894.179.649 9.299.475.300
31 - 60 Hari 1.046.344.947 -
Lebih Dari 60 Hari 7.213.469.850 7.052.462.435
Dikurangi: 11.153.994.446 16.351.937.735
Cadangan Penurunan Nilai Piutang Usaha (5.652.748) (5.459.952)
Jumlah 11.148.341.698 16.346.477.783
Rincian dan mutasi cadangan penurunan nilai piutang usaha adalah sebagai berikut:
2023 2022
Saldo Awal 5.459.952 1.003.774
Penambahan 192.796 4.456.178
Pemulihan - -
Saldo Akhir 5.652.748 5.459.952
Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, seluruh piutang usaha Perusahaan di atas adalah piutang dari
pihak ketiga dalam mata uang Rupiah dan tidak terdapat piutang usaha yang dijadikan jaminan. Manajemen
berkeyakinan bahwa penyisihan penurunan nilai piutang usaha cukup memadai untuk menutup
kemungkinan kerugian atas penurunan nilai piutang usaha.
34
Page 43
PT MINAHASA MEMBANGUN HEBAT Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Tahun Yang Berakhir Pada 31 Desember 2023
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
7. PIUTANG LAIN-LAIN
Akun ini terdiri dari:
2023 2022
Customer 2.886.547.133 1.239.854.823
Karyawan 34.500.000 40.000.000
Jumlah 2.921.047.133 1.279.854.823
Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, seluruh piutang lain-lain Perusahaan merupakan piutang dalam
mata uang Rupiah. Manajemen berkeyakinan bahwa piutang lain-lain tersebut dapat tertagih, sehingga tidak
perlu dibuat cadangan kerugian penurunan nilai piutang.
8. PERSEDIAAN
Akun ini terdiri dari:
2023 2022
Tanah Sawangan Permai 15.413.690.033 16.634.734.095
Tanah Warembungan 10.374.000.000 -
Bangunan Unit 15.675.116.905 415.247.369
Jumlah 41.462.806.938 17.049.981.464
Tanah yang sedang dikembangkan terdiri dari:
2023
Luas Jumlah
Tanah Minahasa/Sawangan 69.620 15.413.690.033
Tanah Warembungan 38.000 10.374.000.000
Jumlah 107.620 25.787.690.033
2022
Luas Jumlah
Tanah Minahasa/Sawangan 101.391 m2 16.634.734.095
Jumlah 101.391 m2 16.634.734.095
Bangunan yang sedang dikembangkan terdiri dari:
2023
Jumlah Unit Luas Jumlah
Perumahan Sawangan Permai 109 69.620 15.675.116.905
Jumlah 109 69.620 15.675.116.905
2022
Jumlah Unit Luas Jumlah
Perumahan Sawangan Permai 5 356 m2 415.247.369
Jumlah 5 356 m2 415.247.369
35
Page 44
PT MINAHASA MEMBANGUN HEBAT Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Tahun Yang Berakhir Pada 31 Desember 2023
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
8. PERSEDIAAN (Lanjutan)
Mutasi tanah dan bangunan yang sedang dikembangkan adalah sebagai berikut:
2023 2022
Tanah
Saldo Awal 16.634.734.095 4.041.086.663
Penambahan 9.977.955.938 13.140.141.500
Dialokasikan - Beban Pokok Penjualan (825.000.000) (546.494.068)
Saldo Akhir 25.787.690.033 16.634.734.095
Bangunan
Saldo Awal 415.247.369 865.861.111
Penambahan 32.992.890.907 12.544.490.983
Dialokasikan - Beban Pokok Penjualan (17.733.021.371) (12.995.104.725)
Saldo Akhir 15.675.116.905 415.247.369
Tanah yang sedang dikembangkan merupakan tanah milik Perusahaan untuk pembangunan rumah tinggal di
Perumahan Sawangan Permai dan Perumahan yang akan dibangun di Desa Warembungan, Kec. Pineleng, Kab.
Minahasa, Provinsi Sulawesi Utara yang sebagian besar merupakan tanah yang siap dijual. Hak legal atas
tanah aset real estat berupa Hak Guna Bangunan (HGB) atas nama Perusahaan yang akan jatuh tempo pada
tahun 2050. Manajemen berpendapat tidak terdapat masalah dalam perpanjangan dan proses sertifikasi hak
atas tanah karena seluruh tanah diperoleh secara sah dan didukung dengan bukti pemilikan yang memadai.
Berdasarkan penelaahan terhadap aset real estat pada akhir tahun, manajemen berkeyakinan bahwa tidak
perlu dilakukan penurunan nilai aset real estat.
Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, tidak terdapat persediaan yang diasuransikan.
9. UANG MUKA
Akun ini terdiri dari:
2023 2022
Konsultan Hukum - 130.425.000
Underwriter - 111.000.000
Akuntan Publik - 1.700.000
PBB 19.049.519 -
Jumlah 19.049.519 243.125.000
36
Page 45
PT MINAHASA MEMBANGUN HEBAT Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Tahun Yang Berakhir Pada 31 Desember 2023
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
10. ASET TETAP
Akun ini terdiri dari:
2023
Saldo Awal Penambahan Pengurangan Saldo Akhir
Harga Perolehan
Pemilikan Langsung:
Tanah 350.000.000 - - 350.000.000
Bangunan 996.500.000 - - 996.500.000
Peralatan Kantor 144.319.000 46.358.800 - 190.677.800
Kendaraan 304.985.780 - - 304.985.780
Bangunan Dalam
Proses - 5.827.612.613 - 5.827.612.613
Jumlah 1.795.804.780 5.873.971.413 - 7.669.776.193
Akumulasi Penyusutan
Pemilikan Langsung:
Bangunan 124.562.500 124.562.500 - 249.125.000
Peralatan Kantor 6.654.563 43.532.500 - 50.187.063
Kendaraan 12.707.741 38.123.223 - 50.830.964
Jumlah 143.924.804 206.218.223 - 350.143.027
Nilai Buku 1.651.879.976 7.319.633.166
2022
Saldo Awal Penambahan Pengurangan Saldo Akhir
Harga Perolehan
Pemilikan Langsung:
Tanah - 350.000.000 - 350.000.000
Bangunan - 996.500.000 - 996.500.000
Peralatan Kantor - 144.319.000 - 144.319.000
Aset Sewa Pembiyaan:
Kendaraan - 304.985.780 - 304.985.780
Jumlah - 1.795.804.780 - 1.795.804.780
Akumulasi Penyusutan
Pemilikan Langsung:
Bangunan - 124.562.500 - 124.562.500
Peralatan Kantor - 6.654.563 - 6.654.563
Aset Sewa Pembiyaan:
Kendaraan - 12.707.741 - 12.707.741
Jumlah - 143.924.804 - 143.924.804
Nilai Buku - 1.651.879.976
Tanah dan Bangunan milik Perusahaan dengan Sertifikat Hak Guna Bangunan (SHGB), berupa bangunan
kantor dengan luas lahan 600 m2, luas bangunan 144 m2 yang terletak di Perumahan Sawangan Permai,
Sawangan, Tombulu, Kab. Minahasa, Sulawesi Utara.
37
Page 46
PT MINAHASA MEMBANGUN HEBAT Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Tahun Yang Berakhir Pada 31 Desember 2023
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
10. ASET TETAP (Lanjutan)
Pada tanggal 31 Januari 2023 aset tetap telah diasuransikan, kendaraan kepada BCA Insurance dengan nilai
pertanggungan sebesar Rp324.100.000. Bangunan diasuransikan kepada PT BRI Asuransi Indonesia (pihak
ketiga) dengan nilai pertanggungan sebesar Rp996.500.000. Manajemen berpendapat bahwa nilai
pertanggungan telah cukup untuk menutup kemungkinan kerugian atas risiko tersebut.
Berdasarkan perjanjian pembiayaan pada bulan Agustus 2022 dengan PT BCA Finance (Catatan 13),
Perusahaan membeli aset tetap berupa Kendaraan Mobil Type BRV 1.5 E CVT dengan jumlah fasilitas
pembiayaan sebesar Rp272.243.979. Perjanjian tersebut berlaku untuk jangka waktu 2 tahun terhitung sejak
realisasi fasilitas pembiayaan. Kendaraan tersebut dibayarkan dengan cara angsuran sebanyak 24 kali.
Tidak terdapat aset tetap yang sudah disusutkan penuh namun masih digunakan untuk menunjang
operasional Perseroan, tidak terdapat asset tetap yang tidak dipakai sementara, tidak terdapat asset tetap
yang berasal dari hibah dan yang dihentikan dari penggunaan aktif, dan tidak terdapat asset tetap yang tidak
diklasifikasikan sebagai tersedia untuk dijual.
Berdasarkan hasil penelaahan terhadap nilai yang dapat diperoleh kembali dari aset tetap, manajemen
Perusahaan berkeyakinan bahwa tidak ada kejadian-kejadian atau perubahan-perubahan yang
mengindikasikan adanya penurunan nilai aset pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022.
11. UTANG BANK
Akun ini terdiri dari: 2023 2022
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk - 532.000.000
Jumlah - 532.000.000
Mutasi utang bank adalah sebagai berikut: 2023 2022
Saldo Awal 532.000.000 3.848.800.000
Arus Kas:
Pembayaran Utang Bank (532.000.000) (3.316.800.000)
Saldo Akhir - 532.000.000
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
Berdasarkan Addendum Perjanjian Kredit No. B.223/KC-XII/ADK/07/2022 tanggal 13 Juli 2022, PT Minahasa
Membangun Hebat mendapat fasilitas kredit dari PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, dengan ketentuan
sebagai berikut:
Jenis Kredit : Kredit Modal Kerja Pengembang
Jumlah Kredit : Rp2.962.400.000 (dua milyar sembilan ratus enam puluh dua juta empat ratus ribu
rupiah)
Bentuk Kredit : Pseudo R/C Maks CO Menurun
Tujuan Penggunaan : Tambahan Modal Kerja Pengembang untuk pembangunan rumah atas proyek
perumahan Sawangan Permai.
Jangka Waktu : 12 (dua belas) bulan, terhitung sejak penandatanganan akad kredit
Suku Bunga : 11,50% per tahun
38
Page 47
PT MINAHASA MEMBANGUN HEBAT Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Tahun Yang Berakhir Pada 31 Desember 2023
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
11. UTANG BANK (Lanjutan)
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
Agunan Kredit - Tanah 10 SHGB dan diikat dengan bentuk HT I senilai Rp2.100.000.000
- Tanah 21 SHGB dan diikat dengan bentuk HT I senilai Rp3.485.000.000
Berdasarkan Surat Penawaran Putusan Kredit (SPPK) No. B.227/KC-XII/ADK/07/2022 tanggal 13 Juli 2022,
tanpa persetujuan tertulis terlebih dahulu dari PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, tidak diperkenankan,
antara lain tetapi tidak terbatas pada hal-hal sebagai berikut:
- Melakukan penjualan aset tetap Perusahaan yang menjadi jaminan di PT Bank Rakyat Indonesia (Persero)
Tbk.
- Melakukan tindakan merger, akuisisi, penjualan aset, membagi dividen, melakukan perubahan susunan
pengurus dan perubahan komposisi kepemilikan saham.
- Mengikat diri sebagai penjamin (borgtocht/avails) terhadap pihak lain atau menjaminkan kekayaan
Perusahaan kepada pihak lain.
- Menyewakan aset yang diagunkan ke PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk kepada pihak lain tanpa
persetuan dari PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk terlebih dahulu.
- Mengikat HT I baru dan seterusnya dan pengikat agunan lainnya kepada pihak atau kreditur lain.
- Menerima pinjaman/kredit baru dari bank lain atau lembaga keuangan lainnya kecuali transaksi dagang
yang lazim dan fasilitas bank lain yang sudah ada saat ini.
- Melakukan investasi baru dengan nilai >35% dari laba bersih.
- Mengajukan permohonan pernyataan pailit kepada Pengadilan Niaga untuk menyatakan pailit dari debitur
sendiri.
Berdasarkan Surat Penawaran Putusan Kredit (SPPK) No. B.243/KC-XII/ADK/08/2021 tanggal 23 Agustus
2021, PT Minahasa Membangun Hebat mendapat fasilitas kredit dari PT Bank Rakyat Indonesia (Persero)
Tbk, dengan ketentuan sebagai berikut:
Jenis Kredit : Kredit Modal Kerja Pengembang
Jumlah Kredit : Rp5.000.000.000 (lima milyar rupiah)
Bentuk Kredit : Pseudo R/C Maks CO Menurun
Tujuan Penggunaan : Tambahan Modal Kerja Pengembang untuk pembangunan rumah atas proyek
perumahan Sawangan Permai.
Jangka Waktu : 12 (dua belas) bulan, terhitung sejak penandatanganan akad kredit
Suku Bunga : 12,50% per tahun
Agunan Kredit - Tanah 14 SHGB seluas 1.774 m2 dan diikat dengan bentuk HT I senilai
Rp2.100.000.000
Tanah 41 SHGB seluas 3.875 m2 dan diikat dengan bentuk HT I senilai
Rp3.485.000.000
Berdasarkan Surat Penawaran Putusan Kredit (SPPK) No. B.243/KC-XII/ADK/08/2021 tanggal 23 Agustus
2021, tanpa persetujuan tertulis terlebih dahulu dari PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, tidak
diperkenankan, antara lain tetapi tidak terbatas pada hal-hal sebagai berikut:
- Melakukan penjualan aset tetap Perusahaan yang menjadi jaminan di PT Bank Rakyat Indonesia (Persero)
Tbk.
- Melakukan tindakan merger, akuisisi, penjualan aset, membagi dividen, melakukan perubahan susunan
pengurus dan perubahan komposisi kepemilikan saham.
39
Page 48
PT MINAHASA MEMBANGUN HEBAT Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Tahun Yang Berakhir Pada 31 Desember 2023
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
11. UTANG BANK (Lanjutan)
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
- Mengikat diri sebagai penjamin (borgtocht/avails) terhadap pihak lain atau menjaminkan kekayaan
Perusahaan kepada pihak lain.
- Menyewakan aset yang diagunkan ke PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk kepada pihak lain tanpa
persetuan dari PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk terlebih dahulu.
- Mengikat HT I baru dan seterusnya dan pengikat agunan lainnya kepada pihak atau kreditur lain.
- Menerima pinjaman/kredit baru dari bank lain atau lembaga keuangan lainnya kecuali transaksi dagang
yang lazim dan fasilitas bank lain yang sudah ada saat ini.
- Melakukan investasi baru dengan nilai >35% dari laba bersih.
- Mengajukan permohonan pernyataan pailit kepada Pengadilan Niaga untuk menyatakan pailit dari debitur
sendiri.
Selain itu, selama masa berlakunya perjanjian ini, Perusahaan harus memelihara rasio keuangan sebagai
berikut:
Pembatasan Keuangan
2023 2022
Rasio Lancar > 100% 14512,63% 1339,52%
Ebitda Bernilai Positif 9.877.683.664 14.543.927.613
Laba Bersih Bernilai Positif 9.654.864.889 13.908.895.955
DSCR > 1,5x 10,39 4,36
Tidak ada pembatasan yang tidak terpenuhi, sampai seluruh pinjaman dilunasi kepada PT Bank Rakyat
Indonesia (Persero) Tbk, pada tanggal 6 Maret 2023.
12. UANG MUKA PENJUALAN
Akun ini terdiri dari:
2023 2022
Uang Muka Penjualan 278.320.000 878.017.489
Jumlah 278.320.000 878.017.489
Uang muka penjualan merupakan uang muka yang diterima dari penjualan rumah tinggal di Perumahan
Sawangan Permai Minahasa, yang belum memenuhi persyaratan untuk diakui sebagai pendapatan.
40
Page 49
PT MINAHASA MEMBANGUN HEBAT Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Tahun Yang Berakhir Pada 31 Desember 2023
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
13. UTANG SEWA PEMBIAYAAN
Perusahaan memiliki perjanjian sewa pembiayaan dengan PT BCA Finance. Pembiayaan ini meliputi
kendaraan.
2023 2022
Liabilitas – Awal 228.107.465 -
Liabilitas yang timbul selama tahun berjalan - 272.244.555
Jumlah Liabilitas 228.107.465 272.244.555
Pembayaran selama tahun berjalan (133.747.448) (44.137.090)
Liabilitas – Akhir 94.360.017 228.107.465
Liabilitas jatuh tempo dalam setahun 94.360.017 133.747.448
Liabilitas Jangka Panjang - 94.360.017
Utang sewa pembiayaan ini dikenai bunga berkisar 3,33% flat p.a
Beban bunga dari utang sewa pembiayaan untuk tahun yang berakhir pada 31 Desember 2023 dan 2022,
disajikan sebagai “beban bunga” dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain.
Kendaraan milik Perusahaan digunakan sebagai jaminan untuk utang pembiayaan yang diperoleh Perusahaan
(Catatan 10)
14. LIABILITAS IMBALAN PASCA KERJA
Perusahaan mencatat estimasi liabilitas atas imbalan kerja karyawan pada tanggal 31 Desember 2023 dan
2022 berdasarkan perhitungan aktuarial yang dilakukan oleh Kantor Konsultan Aktuaria (KKA) Tubagus
Syafrial & Amran Nangasan, aktuaris independen, berdasarkan laporannya pada tanggal 29 Januari 2024 dan
26 Januari 2023, yang menggunakan metode “Projected Unit Credit”.
Asumsi-asumsi pokok yang digunakan dalam perhitungan aktuaria tersebut adalah sebagai berikut:
2023 2022
Tingkat Diskonto 6,84% 7,17%
Tingkat Kenaikan Gaji 7,00% 7,00%
Tabel Mortalita (TMI) IV – 2019 Unisex
Proporsi Pengambilan Pensiun Normal 55 tahun 55 tahun
Metode Projected Unit Credit
Analisis liabilitas diestimasi atas imbalan kerja karyawan yang disajikan sebagai “Estimasi Liabilitas atas
Imbalan Kerja Karyawan” di laporan posisi keuangan pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 dan beban
imbalan kerja karyawan yang dicatat dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain untuk tahun
yang berakhir pada tanggal tersebut, adalah sebagai berikut:
41
Page 50
PT MINAHASA MEMBANGUN HEBAT Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Tahun Yang Berakhir Pada 31 Desember 2023
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
14. LIABILITAS IMBALAN PASCA KERJA (Lanjutan)
Liabilitas diestimasi atas imbalan kerja karyawan
2023 2022
Nilai Kini Liabilitas Imbalan Kerja 513.697.089 408.726.874
Nilai Bersih Liabilitas Yang Diakui Dalam
Laporan Posisi Keuangan 513.697.089 408.726.874
Beban imbalan kerja karyawan yang diakui laporan laba rugi komprehensif adalah:
2023 2022
Biaya Jasa Kini 173.228.925 123.281.078
Biaya Bunga 29.305.717 18.358.252
Keuntungan dan Kerugian atas Penyelesaian (109.719.224) -
Jumlah 92.815.418 141.639.330
Mutasi estimasi liabilitas imbalan kerja adalah sebagai berikut:
2023 2022
Saldo Awal 408.726.874 261.141.560
Beban Manfaat Karyawan 92.815.418 141.639.330
Kerugian Aktuarial 12.154.797 5.945.984
Liabilitas Imbalan Kerja 513.697.089 408.726.874
Manajemen berkeyakinan bahwa estimasi liabilitas tersebut di atas cukup untuk memenuhi ketentuan yang
berlaku.
Tabel berikut menyajikan sensitivitas atas kemungkinan perubahan tingkat suku bunga pasar dan tingkat
kenaiakan gaji, dengan variabel lain dianggap tetap, terhadap liabilitas imbalan pasca kerja pada tanggal 31
Desember 2023 dan 2022:
Liabilitas Imbalan Pasca Kerja
Asumsi Perubahan 2023 2022
Tingkat Diskonto + 1% 498.052.993 395.253.249
+ 1% 530.642.398 423.713.723
Tingkat Kenaikan Gaji + 1% 530.452.840 423.592.140
+ 1% 497.933.774 395.112.122
42
Page 51
PT MINAHASA MEMBANGUN HEBAT Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Tahun Yang Berakhir Pada 31 Desember 2023
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
15. PERPAJAKAN
a. Pajak Dinayar Dimuka
2023 2022
PPN 620.858.348 -
PPh Pasal 4 (2) 15.913.470 22.800.259
Jumlah 636.771.818 22.800.259
b. Utang Pajak
2023 2022
PPN - Keluaran - 1.034.166.303
PPh Pasal 21 64.597.060 38.917.950
PPh Pasal 23 - 333.333
PPh Pasal 4 (2) - 213.749.610
Jumlah 64.597.060 1.287.167.196
c. Pajak Final
2023 2022
Penjualan Unit Bangunan 37.502.740.938 33.917.029.826
Beban Pajak Penghasilan Final
2,5% Dari Penjualan 937.568.519 847.925.725
d. Manfaat (Beban) Pajak Penghasilan
Rekonsiliasi antara laba sebelum pajak penghasilan menurut laporan laba rugi dan penghasilan
komprehensif lain dengan taksiran laba kena pajak untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal 31
Desember 2023 dan 2022 adalah sebagai berikut:
2023 2022
Laba Sebelum Pajak Penghasilan 9.654.757.772 13.908.895.955
Penghasilan Yang Telah Dikenakan
Pajak Final (37.502.740.938) (33.917.029.826)
Koreksi Fiskal 27.847.983.166 20.008.133.871
Laba (Rugi) Fiskal - -
Taksiran Pajak Penghasilan - -
Perhitungan pajak penghasilan badan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 dan
2022 diatas menjadi dasar penyusunan Surat Pemberitahuan (SPT) Pajak Penghasilan Badan.
43
Page 52
PT MINAHASA MEMBANGUN HEBAT Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Tahun Yang Berakhir Pada 31 Desember 2023
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
16. MODAL SAHAM
Berdasarkan Akta No. 15 tertanggal 16 Agustus 2022 yang dibuat di hadapan Rudy Siswanto, S.H., Notaris di
Jakarta Utara, dan telah diterima oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan
Surat Keputusan No. AHU-0059247.AH.01.02.Tahun 2022 tanggal 20 Agustus 2022, para pemegang saham
menyatakan, menyetujui peningkatkan Modal Dasar Perusahaan yang semula sebesar Rp10.000.000.000 atau
sebanyak 20.000 saham dengan nilai nominal Rp500.000 per lembar saham menjadi sebesar
Rp80.000.000.000 atau sebanyak 3.200.000.000 saham dengan nilai nominal Rp25 per lembar saham dan
meningkatkan modal ditempatkan/disetor yang semula sebesar Rp5.000.000.000 menjadi sebesar
Rp20.000.000.000.
Susunan pemegang saham Perusahaan pada tanggal 31 Desember 2023 berdasarkan catatan administrasi
yang dikelola oleh PT Bima Registra, Biro Administrasi Efek, adalah sebagai berikut:
Jumlah Persentase Jumlah
Pemegang Saham Saham Kepemilikan (%) (Rp)
Hendra Sutanto 467.760.000 44,94% 11.694.000.000
Rudy Gunawan 215.280.000 20,69% 5.382.000.000
Jon Fieris 116.960.000 11,24% 2.924.000.000
Masyarakat 240.740.800 23,13% 6.018.520.000
Jumlah 1.040.740.800 100,00% 26.018.520.000
Susunan pemegang saham Perusahaan pada tanggal 31 Desember 2022 adalah sebagai berikut:
Jumlah Persentase Jumlah
Pemegang Saham Saham Kepemilikan (%) (Rp)
Hendra Sutanto 467.760.000 58,47% 11.694.000.000
Rudy Gunawan 215.280.000 26,91% 5.382.000.000
Jon Fieris 116.960.000 14,62% 2.924.000.000
Jumlah 800.000.000 100,00% 20.000.000.000
Pengelolaan Modal
Tujuan utama pengelolaan modal Perusahaan adalah untuk memastikan pemeliharaan rasio modal yang sehat
untuk mendukung usaha dan memaksimalkan imbalan bagi pemegang saham.
Perusahaan dipersyaratkan oleh Undang-undang Perseroan Terbatas No. 40 Tahun 2007 untuk menyisihkan
dan mempertahankan suatu dana cadangan yang tidak boleh didistribusikan sampai dana cadangan tersebut
mencapai 20% dari modal saham diterbitkan dan dibayar penuh.
Perusahaan berkomitmen untuk persyaratan permodalan eksternal tersebut membentuk cadangan sesuai
dengan Undang-undang Nomor 40 tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas Pasal 70 saat Perseroan telah
dapat membukukan laba ditahan.
Kebijakan Perusahaan adalah mempertahankan struktur permodalan yang sehat untuk mengamankan akses
terhadap pendanaan pada biaya yang wajar, antara lain dengan memonitor permodalan menggunakan rasio
debt to equity dan rasio gearing .
44
Page 53
PT MINAHASA MEMBANGUN HEBAT Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Tahun Yang Berakhir Pada 31 Desember 2023
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
17. TAMBAHAN MODAL DISETOR
Akun ini terdiri dari:
2023 2022
Agio saham dari penawaran umum perdana saham 19.981.486.400 -
Biaya emisi saham dari penawaran umum perdana saham (2.196.775.123) -
Jumlah 17.784.711.277 -
18. SALDO LABA
Ditentukan Penggunaannya
Sesuai dengan Undang-Undang Perseroan Terbatas, Perseroan telah membentuk cadangan umum sampai
dengan 31 Desember 2023 sebesar Rp1.000.000.000.
Tidak Ditentukan Penggunaannya
Merupakan Saldo Laba yang belum ditentukan penggunaannya oleh Perusahaan.
2023 2022
Saldo Laba 25.043.833.024 15.744.725.252
19. PENJUALAN
Akun ini terdiri dari: 2023 2022
Unit Bangunan 37.502.740.938 33.917.029.826
Potongan Penjualan - (53.000.000)
Jumlah 37.502.740.938 33.864.029.826
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, tidak terdapat penjualan unit
bangunan kepada pelanggan tertentu yang melebihi 10% dari penjualan bersih.
20. BEBAN POKOK PENJUALAN
Akun ini terdiri dari:
2023 2022
Kavling Tanah (Catatan 8) 825.000.000 546.494.068
Unit Bangunan (Catatan 8) 17.733.021.371 12.995.104.725
Jumlah 18.558.021.371 13.541.598.793
45
Page 54
PT MINAHASA MEMBANGUN HEBAT Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Tahun Yang Berakhir Pada 31 Desember 2023
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
21. BEBAN PENJUALAN
Akun ini terdiri dari:
2023 2022
Promosi dan Iklan 572.588.957 225.124.788
Jumlah 572.588.957 225.124.788
22. BEBAN ADMINISTRASI DAN UMUM
Akun ini terdiri dari:
2023 2022
Gaji dan Tunjangan 3.493.777.738 2.562.046.636
Infrastruktur 1.693.886.517 279.395.774
Perjalanan Dinas 513.887.215 213.985.736
Lisensi/Perijinan 505.688.836 705.537.260
Sumbangan dan Hadiah 210.343.829 120.523.750
Penyusutan 206.218.223 143.924.804
BPJS Karyawan 160.342.756 127.278.490
Jamuan & Entertainment 156.860.607 99.012.850
Keamanan dan Kebersihan 119.331.000 99.979.500
PPh Pasal 21 110.881.282 66.950.869
Imbalan Pasca Kerja 92.815.418 141.639.330
Rumah Tangga Kantor 77.675.286 99.840.937
Listrik dan Air 74.145.761 54.193.150
BBM, Toll dan Parkir 73.308.884 49.207.100
Jasa Profesional 54.145.345 259.160.770
Perawatan dan Perbaikan Kendaraan 51.488.670 50.153.960
Peralatan Kantor 36.722.870 16.974.800
Telepon, Fax dan Internet 30.598.576 15.384.900
Asuransi 17.394.412 -
Printing dan Laminating 11.759.995 4.202.500
Alat Tulis Kantor 9.246.700 12.766.100
Perawatan dan Perbaikan 7.868.500 34.225.000
Pos dan Materai 7.510.000 3.036.000
Iuran Pasar Modal 6.411.290 -
PBB 4.117.379 1.750.000
Perawatan dan Perbaikan Kantor 1.990.500 16.423.000
Pengiriman 1.859.000 11.383.700
Medical 1.360.000 2.522.700
Denda Pajak - 1.000.000
Insentif - 700.000
Lain-lain 80.486.000 31.325.000
Jumlah 7.812.122.589 5.224.524.616
46
Page 55
PT MINAHASA MEMBANGUN HEBAT Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Tahun Yang Berakhir Pada 31 Desember 2023
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
23. PENDAPATAN (BEBAN) LAIN-LAIN
Akun ini terdiri dari:
2023 2022
Pendapatan Lain-lain
Penghasilan Bunga Deposito dan Jasa Giro 68.057.579 70.268.576
Lain-lain - 346.915.913
Jumlah 68.057.579 417.184.489
Beban Lain-lain
Pajak Bunga Deposito dan Jasa Giro (13.611.514) (8.827.149)
Bunga Sewa Pembiyaan (11.440.552) (4.258.910)
Administrasi Bank (5.265.275) (2.936.255)
Bunga Pinjaman Bank (5.160.000) (137.500.000)
Cadangan Kerugian Penurunan Nilai Piutang (192.796) (4.456.178)
Selisih Kas (69.172) (100.002)
Bunga Pinjaman Pihak Ketiga - (349.347.944)
Lain-lain - (25.718.000)
Jumlah (35.739.309) (533.144.438)
Jumlah - bersih 32.318.270 (115.959.949)
24. LABA PER SAHAM DASAR
Perhitungan laba per saham dasar adalah sebagai berikut:
2023 2022
Nilai nominal 25 25
Rata-rata tertimbang dari jumlah saham
untuk perhitungan laba (rugi) dasar per
saham 898.275.012 425.205.479
Laba bersih tahun berjalan 9.654.757.772 13.908.895.955
Laba per saham 10,75 32,71
25. NILAI WAJAR ASET KEUANGAN DAN LIABILITAS KEUANGAN
Tabel di bawah ini menyajikan perbandingan atas nilai tercatat dengan nilai wajar dari instrumen keuangan
Perusahaan yang tercatat dalam laporan keuangan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember
2023 dan 2022.
2023
Nilai Tercatat Nilai Wajar
Aset Keuangan
Kas dan Setara Kas 7.272.287.414 7.272.287.414
Piutang Usaha 11.148.341.698 11.148.341.698
Piutang Lain-lain 2.921.047.133 2.921.047.133
Uang Muka 19.049.519 19.049.519
Jumlah 21.360.725.764 21.360.725.764
47
Page 56
PT MINAHASA MEMBANGUN HEBAT Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Tahun Yang Berakhir Pada 31 Desember 2023
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
25. NILAI WAJAR ASET KEUANGAN DAN LIABILITAS KEUANGAN (Lanjutan)
2023
Nilai Tercatat Nilai Wajar
Liabilitas Keuangan
Uang Muka Penjualan 278.320.000 278.320.000
Utang Sewa Pembiyaan 94.360.017 94.360.017
Jumlah 372.680.017 372.680.017
2022
Nilai Tercatat Nilai Wajar
Aset Keuangan
Kas dan Setara Kas 2.978.678.987 2.978.678.987
Piutang Usaha 16.346.477.783 16.346.477.783
Piutang Lain-lain 1.279.854.823 1.279.854.823
Uang Muka 243.125.000 243.125.000
Jumlah 20.848.136.593 20.848.136.593
Liabilitas Keuangan
Utang Bank 532.000.000 532.000.000
Uang Muka 878.017.489 878.017.489
Jumlah 1.410.017.489 1.410.017.489
26. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN
Direksi memiliki tanggungjawab keseluruhan untuk menetapkan dan mengawasi kerangka manajemen risiko.
Direksi telah menetapkan fungsi keuangan yang bertanggungjawab untuk mengelola, mengembangkan dan
memantau kebijakan manajemen risiko Perusahaan. Sedangkan fungsi internal audit memiliki tanggungjawab
untuk mengevaluasi dan meningkatkan efektivitas kebijakan dan prosedur manajemen risiko, dan menelaah
kecukupan risiko yang dihadapi oleh Perusahaan dengan memberikan laporannya kepada Direksi.
Tujuan keseluruhan dari manajemen risiko adalah untuk mengidentifikasi dan menganalisa risiko - risiko
yang dihadapi Perusahaan, menetapkan batasan risiko dan pengendalian yang sesuai, serta untuk mengawasi
risiko dan kepatuhan terhadap batasan yang telah ditetapkan, namun tanpa terlalu mempengaruhi daya saing
Perusahaan dan fleksibilitas.
Resiko Kredit
Risiko kredit adalah risiko jika pihak debitur tidak memenuhi kewajibannya yang menyebabkan kerugian
keuangan. Kelompok Usaha melakukan analisa dan persetujuan kredit yang hati-hati, dan juga pengawasan
terhadap saldo piutang dilakukan secara berkesinambungan untuk meminimalisasi piutang yang tidak dapat
ditagih.
Terkait dengan kredit yang diberikan kepada pelanggan, Kelompok Usaha mengendalikan eksposur risiko
kredit dengan menetapkan kebijakan atas persetujuan atau penolakan kontrak kredit baru. Kepatuhan atas
kebijakan tersebut dipantau oleh Direksi. Sebagai bagian dari proses dalam persetujuan atau penolakan
tersebut, reputasi dan jejak rekam pelanggan menjadi bahan pertimbangan. Saat ini, tidak terdapat risiko
kredit yang terkonsentrasi secara signifikan.
48
Page 57
PT MINAHASA MEMBANGUN HEBAT Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Tahun Yang Berakhir Pada 31 Desember 2023
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
26. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (Lanjutan)
Resiko Kredit (lanjutan)
Pada tanggal pelaporan, eksposur maksimum Perusahaan terhadap risiko kredit adalah sebesar nilai tercatat
masing-masing kategori aset keuangan yang disajikan pada laporan posisi keuangan.
2023 2022
Aset Keuangan
Kas dan Setara Kas 7.272.287.414 2.978.678.987
Piutang Usaha 11.148.341.698 16.346.477.783
Jumlah 18.420.629.112 19.325.156.770
Resiko Likuiditas
Pada saat ini Perusahaan berharap dapat membayar semua liabilitas pada saat jatuh tempo. Perusahaan
melakukan evaluasi dan pengawasan yang ketat atas arus kas masuk dan kas keluar untuk memastikan
tersedianya dana untuk memenuhi kebutuhan pembayaran liabilitas yang jatuh tempo. Secara umum,
kebutuhan dana untuk pelunasan liabilitas jangka pendek yang jatuh tempo diperoleh dari pelunasan piutang
dari pelanggan yang memiliki jangka waktu kredit 3 bulan.
Tabel berikut menganalisis liabilitas keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi berdasarkan
sisa umur jatuh temponya:
2023
Kurang Dari Lebih Dari
Satu Tahun Satu Tahun Jumlah
Liabilitas Keuangan
Utang Sewa Pembiyaan 94.360.017 - 94.360.017
Uang Muka Penjualan 278.320.000 - 278.320.000
Jumlah 372.680.017 - 372.680.017
Resiko Operasional
Risiko operasional adalah risiko kerugian yang diakibatkan oleh kekurangan atau kegagalan dari proses
internal, faktor manusia dan sistem atau dari kejadian-kejadian eksternal. Risiko ini melekat dalam semua
proses bisinis, kegiatan operasional, sistem dan produk Perusahaan.
Kebijakan manajemen yaitu menerapkan sistem audit kepatuhan yang berkelanjutan, pemeliharaan ataupun
melakukan backup atas aplikasi utama perusahaan baik dari sisi hardware dan software untuk menghindari
hal-hal yang tidak diinginkan, dan juga menanamkan nilai-nilai dasar Perusahaan sejak dini kepada karyawan
sehingga dapat menghindarikan/mengurangi potensi penyimpangan, serta penilaian kinerja yang fair dan
transparan dalam pengembangan karir.
Resiko Permodalan
Kebijakan manajemen adalah mempertahankan secara konsisten struktur permodalan yang sehat dalam
jangka panjang guna mempertahankan akses terhadap berbagai alternative pendanaan pada biaya yang
wajar. Tujuan utama pengelolaan modal Perusahaan adalah untuk memastikan pemeliharaan rasio modal
yang sehat antara jumlah liabilitas dan ekuitas guna mendukung usaha dan memaksimalkan imbalan bagi
pemegang saham.
49
Page 58
PT MINAHASA MEMBANGUN HEBAT Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Tahun Yang Berakhir Pada 31 Desember 2023
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
26. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (Lanjutan)
Resiko Permodalan (lanjutan)
Perusahaan mengelola dan melakukan penyesuaian terhadap struktur permodalan berdasarkan perubahan
kondisi ekonomi. Dalam rangka pemeliharaan dan mengelola struktur permodalan, Perusahaan
mempertimbangkan efisiensi penggunaan modal berdasarkan arus kas operasi dan belanja modal serta
mempertimbangkan kebutuhan modal dimasa yang akan datang.
27. SEGMEN OPERASI
Informasi mengenai segmen operasi di bawah ini dilaporkan berdasarkan informasi yang digunakan oleh
manajemen untuk mengevaluasi kinerja setiap segmen usaha dan di dalam mengalokasikan sumber daya.
Bisnis Perusahaan hanya dikelompokkan menjadi satu produk utama yaitu properti.
2023 2022
Penjualan 37.502.740.938 33.864.029.826
Beban Pokok Penjualan (18.558.021.371) (13.541.598.793)
Hasil Segmen 18.944.719.567 20.322.431.033
Beban Usaha Segmen (8.384.711.546) (5.449.649.404)
Beban Pajak Final (937.568.519) (847.925.725)
Pendapatan Lain-lain 68.057.579 417.184.489
Beban Lain-lain (35.739.309) (533.144.438)
Laba Segmen 9.654.757.772 13.908.895.955
2023 2022
Segmen Aset dan Liabilitas
Segmen Aset 70.779.937.686 39.572.798.292
Segmen Liabilitas 950.974.166 3.334.019.024
28. SALDO DAN SIFAT TRANSAKSI SIGNIFIKAN DENGAN PIHAK BERELASI
Dalam kegiatan usaha normal, Perseroan melakukan transaksi yang berkelanjutan dengan pihak berelasi.
Transaksi Pihak Berelasi
Dalam kegiatan usahanya untuk menunjang kegiatan operasional Perseroan, Perseroaan melakukan transaksi
berdasarkan persyaratan yang disepakati bersama dengan pihak-pihak berelasi, tidak ada transaksi yang
tidak berhubungan dengan kegiatan usaha utama.
Perusahaan telah akusisi Tanah seluas 38.000 m2 dari Hendra Sutanto yang berlokasi di Desa Warembungan,
Kecamatan Pineleng, Kabupaten Minahasa, Provinsi Sulawesi Utara, sebesar Rp9.880.000.000 ditambahan
dengan biaya BPHTB sebesar Rp494.000.000, sehingga total nilai transaksi adalah sebesar Rp10.374.000.000,
sebagaimana diungkapkan pada Catatan 8.
50
Page 59
PT MINAHASA MEMBANGUN HEBAT Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Tahun Yang Berakhir Pada 31 Desember 2023
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
28. SALDO DAN SIFAT TRANSAKSI SIGNIFIKAN DENGAN PIHAK BERELASI (Lanjutan)
Transaksi Pihak Berelasi (lanjutan)
Dewan Komisaris dan Direksi menerima kompensasi yang ditentukan oleh pemegang saham pada saat RUPS
tahunan, dan dibayarkan bulanan. Dewan Komisaris dan Direksi menerima kompensasi yang besarnya utuk
tahun yang berakhir 31 Desember 2023 sekitar Rp450.000.000 dan untuk tahun yang berakhir 2022 sekitar
Rp292.500.000.
Sifat Transaksi dan Hubungan Pihak Berelasi
Hendra Sutanto merupakan pemegang saham pengendali Perusahaan.
Kompensasi yang diberikan kepada masing-masing anggota atau kelompok pemegang saham utama yang juga
sebagai karyawan, dan manajemen kunci lainnya untuk imbalan kerja jangka pendek, imbalan pasca kerja,
imbalan kerja jangka panjang lainnya, pesangon pemutusan kerja dan pembayaran berbasis saham.
29. PENGGUNAAN DANA HASIL PENAWARAN UMUM SAHAM PERDANA
Seluruh dana hasil dari Penawaran Umum Perdana, setelah dikurangi dengan seluruh biaya-biaya emisi yang
berhubungan dengan Penawaran Umum, akan digunakan oleh Perusahaan untuk:
1. Sekitar 46% akan digunakan untuk memperoleh tambahan landbank dengan detail sebagai berikut:
- Tanah seluas 38.000 m2 dari Hendra Sutanto yang berlokasi di Desa Warembungan, Kecamatan
Pineleng, Kabupaten Minahasa, Provinsi Sulawesi Utara berdasarkan Akta Perjanjian Pengikatan Jual Beli
No. 58 tanggal 28 Februari 2023, yang dibuat di hadapan Notaris Elrick Christian Runtukahu, S.H., di
Kabupaten Minahasa sebesar Rp9.880.000.000 (Catatan 28).
- Tanah seluas 1.323 m2 dari Jon Fieris yang berlokasi di Desa/Kelurahan Malalayang Satu Timur,
Kecamatan Malalayang, Kota Manado, Provinsi Sulawesi Utara berdasarkan Akta Perjanjian Pengikatan
Jual Beli No. 59 tanggal 28 Februari 2023, yang dibuat di hadapan Notaris Elrick Christian Runtukahu,
S.H., di Kabupaten Minahasa sebesar Rp343.980.000. Hingga laporan keuangan ini diterbitkan, proses
pembelian tersebut belum dapat dilakukan dikarenakan masih menunggu pengurusan di Badan
Pertanahan Nasional kota Manado.
- Tanah seluas 1.050 m2 dari Jon Fieris yang berlokasi di Desa/Kelurahan Malalayang Satu Timur,
Kecamatan Malalayang, Kota Manado, Provinsi Sulawesi Utara berdasarkan Akta Perjanjian Pengikatan
Jual Beli No. 60 tanggal 28 Februari 2023, yang dibuat di hadapan Notaris Elrick Christian Runtukahu,
S.H., di Kabupaten Minahasa sebesar Rp273.000.000. Hingga laporan keuangan ini diterbitkan, proses
pembelian tersebut belum dapat dilakukan dikarenakan masih menunggu pengurusan di Badan
Pertanahan Nasional kota Manado.
2. Sekitar 43% akan digunakan untuk biaya pembangunan fasilitas umum serta sarana dan prasarana
Perumahan seperti kantor marketing, club house dan kolam renang di Perumahan Sawangan Permai.
Hingga laporan keuangan ini diterbitkan belum terealisasi penyelesaiannya dan masih dalam proses
penyelesaian.
3. Sisanya akan digunakan untuk modal kerja Perseroan antara lain untuk pembayaran kepada kontraktor
dan pemasok.
51
Page 60
PT MINAHASA MEMBANGUN HEBAT Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Tahun Yang Berakhir Pada 31 Desember 2023
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
30. TRANSAKSI NON-KAS
Pada tahun yang berakhir 31 Desember 2022, Perusahaan melakukan transaksi investasi dan pendanaan yang
tidak memerlukan penggunaan kas dan tidak termasuk dalam laporan arus kas berupa sewa pembiayaan
sebesar Rp272.244.555.
31. PERJANJIAN PENTING
Perjanjian Kerjasama antara Perusahaan dan CV Bangun Cipta Minahasa
Berdasarkan perjanjian pemborongan, tanggal 5 Januari 2023, Perusahaan melakukan perjanjian kerja
dengan CV Bangun Cipta Minahasa, untuk menyediakan jasa pembangunan perumahan "Sawangan Permai"
yang berlokasi di Desa Sawangan, Kecamatan Tombulu, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara. Perjanjian ini
meliputi pekerjaan pembangunan kurang lebih 350 unit beserta dengan infrastruktur dan fasilitas di
lingkungan perumahan dengan sistem borongan pada proyek perumahan. Nilai kontrak pekerjaan
pembangunan perumahan sebesar Rp56.858.250.000 dengan total jumlah 350 unit. Jangka waktu pekerjaan
akan diselesaikan dan diserah terimakan dalam waktu paling lama 3 (tiga) bulan dari tanggal akad per masing-
masing unit. Pekerjaan harus dilaksanakan berdasarkan gambar rancangan lengkap (gambar kerja)
arsitektur, struktur & MEP yang disediakan. Sebagian pekerjaan yang butuh keahlian khusus akan
dilaksanakan oleh sub kontraktor di bawah koordinasi CV Bangun Cipta Minahasa.
Pekerjaan yang dilakukan CV Bangun Cipta Minahasa yaitu pekerjaan pembangunan perumahan dengan
rincian unit, tipe dan harga sebagai berikut:
Perjanjian Kerjasama antara Perusahaan dan CV Bangun Cipta Minahasa (lanjutan)
Blok Cluster Luas Bangunan Luas Tanah Harga per Unit
A Boulevard 76,00 125,00 259.987.738
C Rosewood 51,00 87,50 110.854.167
C Rosewood 78,00 87,50 266.829.520
C Rosewood 98,00 87,50 388.165.000
32. PENYELESAIAN LAPORAN KEUANGAN
Manajemen yang diwakili oleh Direksi, bertanggung jawab atas penyusunan laporan keuangan ini yang telah
diselesaikan dan diotorisasi untuk diterbitkan oleh manajemen Perusahaan pada tanggal 27 Maret 2024.
52
Names mentioned 35 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Liasta
p.5 ×4
unresolved
org
Syafruddin & Rekan
p.5 ×4
unresolved
org
MEMBANGUN BEBAT TBK
p.5
unresolved
person
Elrick Christian Runtukahu
p.5 ×5
unresolved
person
Drs. Liasta Karo-karo Surbnkti
p.8 ×2
unresolved
person
Dian Fitriana
· Notaris
p.13
unresolved
org
Menteri Kehakiman Republik Indonesia
p.13
unresolved
person
Elrick Chriatian Runtukaku
· Notaris
p.13 ×3
unresolved
org
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
p.13 ×3
unresolved
person
Rudy Siswanto
· Notaris
p.13 ×6
unresolved
org
Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
p.13 ×2
unresolved
org
Bapepam
p.14 ×2
unresolved
—
Rini Atmadja
· Sekretaris Perusahaan
p.15
unresolved
—
Rosnawati
· Ketua
p.15
unresolved
org
Bank Indonesia
p.18
unresolved
org
Negeri
p.36
unresolved
org
PT BRI Asuransi Indonesia
p.46
unresolved
org
PT BCA Finance
p.46
unresolved
org
PT BCA Finance. Pembiayaan
p.49
unresolved
org
PT Bima Registra
p.52
unresolved
org
Pertanahan Nasional
p.59 ×2
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.