Back to announcement
20240401_HAJJ_Laporan Informasi dan Fakta Material_31621493_lamp1.pdf
Financial statement Text extracted HAJJSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 52
Page 1
V260622
PT ARSY BUANA TRAVELINDO Tbk
Laporan Keuangan
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal
31 Desember 2023 dan 2022
Beserta
Laporan Auditor Independen
Page 2
DAFTAR ISI
Halaman
Surat pernyataan direksi
Laporan auditor independen
Laporan posisi keuangan 1-3
Laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain 4
Laporan perubahan ekuitas 5
Laporan arus kas 6-7
Catatan atas laporan keuangan 8 - 45
Page 3
Page 4
Page 5
Page 6
Page 7
Page 8
PT ARSY BUANA TRAVELINDO Tbk
LAPORAN POSISI KEUANGAN
31 Desember 2023 dan 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Catatan 31 Desember 2023 31 Desember 2022
ASET
ASET LANCAR
Kas 2b,4 978.505.607 3.429.751.466
Piutang usaha 5
Pihak ketiga 5.032.260.637 5.219.745.042
Pihak berelasi 2g,28b 23.672.222.262 5.113.428.800
Piutang lain-lain - pihak ketiga 7.000.000 3.700.000
Persediaan 2r,9 2.340.951.800 2.879.400.000
Pajak Pertambahan Nilai dibayar dimuka 2i - 550.000
Uang muka - pihak ketiga 8a 144.408.461.558 48.183.054.670
Uang muka software 6 124.900.000 -
Aset lancar lainnya 7 443.876.300 2.382.049.935
Total Aset Lancar 177.008.178.164 67.211.679.913
ASET TIDAK LANCAR
Uang muka - pihak ketiga 8b - 593.130.000
Aset pajak tangguhan 2i,22c 788.463.055 203.103.250
Aset tetap - neto 2d,10 5.138.839.879 3.865.051.307
Properti investasi - neto 2q,11 6.450.185.000 6.682.495.000
Total Aset Tidak Lancar 12.377.487.934 11.343.779.557
TOTAL ASET 189.385.666.098 78.555.459.470
Catatan atas informasi keuangan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari informasi keuangan secara keseluruhan.
1
Page 9
PT ARSY BUANA TRAVELINDO Tbk
LAPORAN POSISI KEUANGAN
31 Desember 2023 dan 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Catatan 31 Desember 2023 31 Desember 2022
LIABILITAS DAN EKUITAS
LIABILITAS
LIABILITAS JANGKA PENDEK
Utang bank jangka pendek 12 16.000.000.000 1.667.769.469
Utang usaha - Pihak ketiga 13 2.978.492.254 13.216.935.101
Utang pajak 2i,22a 1.883.837.933 373.268.693
Uang muka pelanggan 14
Pihak ketiga 2.258.540.000 1.540.622.000
Pihak berelasi 2g,28d 1.075.317.601 180.000.000
Beban akrual 15 3.624.330.609 -
Pendapatan diterima dimuka 16
Pihak ketiga 9.421.996.000 -
Pihak berelasi 2g,28e 1.342.099.000 1.295.371.400
Utang pembiayaan konsumen yang
jatuh tempo dalam satu tahun 17 262.673.257 28.447.430
Total Liabilitas Jangka Pendek 38.847.286.654 18.302.414.093
LIABILITAS JANGKA PANJANG
Utang lain-lain - Pihak berelasi 2g,28c 1.908.548.266 10.663.314.956
Utang pembiayaan konsumen -
setelah dikurangi bagian yang
jatuh tempo dalam satu tahun 17 376.591.067 80.091.172
Liabilitas imbalan kerja 2m,18 1.599.713.628 780.623.882
Total Liabilitas Jangka Panjang 3.884.852.961 11.524.030.010
Total Liabilitas 42.732.139.615 29.826.444.103
Catatan atas informasi keuangan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari informasi keuangan secara keseluruhan.
2
Page 10
PT ARSY BUANA TRAVELINDO Tbk
LAPORAN POSISI KEUANGAN
31 Desember 2023 dan 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Catatan 31 Desember 2023 31 Desember 2022
EKUITAS
Modal saham - nilai nominal Rp30 per saham
Modal dasar - 6.413.600.000 saham
Modal ditempatkan dan disetor -
2.290.513.056 saham pada 31 Desember
2023 dan 1.603.400.000 saham
pada 31 Desember 2022 19 68.715.391.680 48.102.000.000
Tambahan modal disetor 20b 72.787.409.453 -
Penghasilan komprehensif lain
Pengukuran kembali imbalan kerja (567.624.832) (266.518.464)
Saldo laba
Telah ditentukan penggunaannya - -
Belum ditentukan penggunaannya 20a 5.718.350.182 893.533.831
Ekuitas - Neto 146.653.526.483 48.729.015.367
TOTAL LIABILITAS DAN EKUITAS 189.385.666.098 78.555.459.470
Catatan atas informasi keuangan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari informasi keuangan secara keseluruhan.
3
Page 11
PT ARSY BUANA TRAVELINDO Tbk
LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Catatan 2023 2022
PENDAPATAN 2g,2h,23 501.533.657.580 318.192.911.020
BEBAN POKOK PENDAPATAN 2h,24 (475.526.968.968) (308.109.012.854)
LABA BRUTO 26.006.688.612 10.083.898.166
Beban umum dan administrasi 2h,25 (10.383.191.608) (5.600.337.105)
Beban keuangan 2h,26 (810.013.182) (771.526.558)
Penghasilan lain-lain 2h,27 1.617.542.972 425.002.086
Beban lain-lain 2h,27 (10.033.303.973) (857.448.538)
LABA SEBELUM MANFAAT
(BEBAN) PAJAK PENGHASILAN 6.397.722.821 3.279.588.051
MANFAAT (BEBAN) PAJAK
PENGHASILAN
Kini 2i,22b (2.073.338.837) (355.340.612)
Tangguhan 2i,22c 500.432.367 (441.087.249)
Beban Pajak Penghasilan - Neto (1.572.906.470) (796.427.861)
LABA NETO 4.824.816.351 2.483.160.190
PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN
Pos yang tidak akan direklasifikasi
ke laba rugi:
Pengukuran kembali imbalan kerja 2m,18 (386.033.806) (185.177.797)
Pajak penghasilan terkait 2i,22c 84.927.438 40.739.114
Rugi Komprehensif Lain - Neto (301.106.368) (144.438.683)
LABA KOMPREHENSIF NETO 4.523.709.983 2.338.721.507
LABA PER SAHAM DASAR 2o,21 2,28 1,54
Catatan atas informasi keuangan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari informasi keuangan secara keseluruhan.
4
Page 12
PT ARSY BUANA TRAVELINDO Tbk
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Saldo Laba
(Defisit)
Tambahan Penghasilan Belum Ditentukan
Modal Saham Modal Disetor Komprehensif Lain Penggunaannya Ekuitas - Neto
Saldo 1 Januari 2022 48.102.000.000 - (122.079.781) (1.589.626.359) 46.390.293.860
Laba neto tahun berjalan - - - 2.483.160.190 2.483.160.190
Rugi komprehensif lain
tahun berjalan - - (144.438.683) - (144.438.683)
Saldo 31 Desember 2022 48.102.000.000 - (266.518.464) 893.533.831 48.729.015.367
Setoran modal dari penawaran
umum perdana (Catatan 19) 20.613.000.000 75.581.000.000 - - 96.194.000.000
Biaya emisi saham - (2.795.483.667) - - (2.795.483.667)
Pelaksanaan waran 391.680 1.893.120 - - 2.284.800
Laba neto tahun berjalan - - - 4.824.816.351 4.824.816.351
Rugi komprehensif lain
tahun berjalan - - (301.106.368) - (301.106.368)
Saldo 31 Desember 2023 68.715.391.680 72.787.409.453 (567.624.832) 5.718.350.182 146.653.526.483
Catatan atas informasi keuangan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari informasi keuangan secara keseluruhan.
5
Page 13
PT ARSY BUANA TRAVELINDO Tbk
LAPORAN ARUS KAS
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2023 2022
ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
Penerimaan kas dari pelanggan 496.200.821.366 317.905.846.570
Pembayaran kepada pemasok (578.924.366.868) (322.534.000.006)
Pembayaran kepada karyawan dan lainnya (16.121.187.292) (5.201.581.448)
Kas yang diperoleh dari (digunakan untuk) operasi (98.844.732.794) (9.829.734.884)
Penerimaan dari penghasilan bunga 135.425.076 35.862.525
Pembayaran pajak penghasilan badan (562.219.597) -
Pembayaran beban keuangan (810.013.182) (771.526.558)
Arus Kas Neto Digunakan untuk Aktivitas Operasi (100.081.540.497) (10.565.398.917)
ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
Perolehan aset tetap (626.296.058) (223.163.593)
Uang muka software (124.900.000) -
Pembayaran untuk piutang pihak berelasi - 3.305.625.000
Arus Kas Neto Diperoleh dari (Digunakan untuk)
Aktivitas Investasi (751.196.058) 3.082.461.407
ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
Penerimaan dari:
Penebusan waran 2.284.800 -
Setoran modal 96.194.000.000 -
Utang bank 1.672.650.000 -
Utang lain-lain - pihak berelasi - 13.837.298.477
Pembayaran untuk:
Utang bank (3.340.419.469) -
Utang lain-lain - pihak berelasi (8.754.766.690) (4.172.612.512)
Biaya emisi saham (2.795.483.667) -
Utang pembiayaan konsumen (596.774.278) (24.829.392)
Arus Kas Neto Diperoleh dari (Digunakan untuk)
Aktivitas Pendanaan 82.381.490.696 9.639.856.573
Catatan atas informasi keuangan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari informasi keuangan secara keseluruhan.
6
Page 14
PT ARSY BUANA TRAVELINDO Tbk
LAPORAN ARUS KAS
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2023 2022
KENAIKAN (PENURUNAN) NETO KAS (18.451.245.859) 2.156.919.063
KAS AWAL TAHUN 3.429.751.466 1.272.832.403
KAS AKHIR TAHUN (15.021.494.393) 3.429.751.466
Kas terdiri dari:
Kas 978.505.607 1.272.832.403
Cerukan (16.000.000.000) -
Total (15.021.494.393) 1.272.832.403
Lihat Catatan 32 untuk informasi tambahan arus kas.
Catatan atas informasi keuangan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari informasi keuangan secara keseluruhan.
7
Page 15
PT ARSY BUANA TRAVELINDO Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
1. UMUM
a. Pendirian Perusahaan dan Informasi Umum
PT Arsy Buana Travelindo Tbk (“Perusahaan”) didirikan berdasarkan Akta Notaris No. 25 tanggal
21 November 2016 oleh Harra Mieltuani Lubis, SH. dan telah disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi
Manusia Republik Indonesia dalam Surat Keputusan No. AHU-0053733.AH.01.01.TAHUN 2016 tanggal
1 Desember 2016. Anggaran Dasar Perusahaan telah mengalami beberapa kali perubahan, terakhir
berdasarkan Akta Notaris No. 5 tanggal 10 April 2023 oleh Rini Yulianti, SH, mengenai peningkatan modal
ditempatkan dan disetor Perusahaan dari IPO. Perubahan ini telah mendapat persetujuan dari Menteri
Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dalam Surat Keputusan No. AHU-AH.01.03-0050091
tanggal 6 April 2023.
Sesuai dengan pasal 3 Anggaran Dasar Perusahaan, Perusahaan bergerak dalam bidang aktivitas agen
perjalanan, penyelenggara tur dan jasa reservasi lainnya. Perusahaan berlokasi di Ruko Harvest No. 3,
Jalan Merpati Raya, Kelurahan Sawah Lama, Kecamatan Ciputat, Kota Tangerang Selatan, Provinsi
Banten. Perusahaan memulai kegiatan usaha komersialnya sejak tahun 2018. Kegiatan usaha Perusahaan
saat ini adalah dalam bidang penyelenggaraan ibadah umroh dan/atau haji.
PT Madinah Iman Wisata, didirikan di Republik Indonesia, adalah entitas induk dan Entin Suryatin adalah
pemegang saham pengendali akhir dari Perusahaan.
b. Dewan Komisaris, Direksi Komite Audit dan Sekretaris Perusahaan serta Karyawan
Susunan Dewan Komisaris dan Direksi Perusahaan pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 adalah
sebagai berikut:
31 Desember 2023 31 Desember 2022
Dewan Komisaris
Komisaris Utama Didik Ariyanto Samsul Hidayat
Komisaris - Didik Ariyanto
Komisaris Independen Andi Sudhana Andi Sudhana
Direksi
Direktur Utama Saipul Bahri Saipul Bahri
Direktur Keuangan dan Administrasi Agung Prabowo Agung Prabowo
Pada tanggal 24 Juni 2022, Perusahaan membentuk Komite Audit berdasarkan Surat Keputusan Dewan
Komisaris No. SK-003/ABT/VI/2022 dengan susunan sebagai berikut:
Ketua : Andi Sudhana
Anggota : Eko Purnama Jaya
Anggota : Umar Issa Zubaidi
8
Page 16
PT ARSY BUANA TRAVELINDO Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
1. UMUM (Lanjutan)
Pada tanggal 24 Juni 2022, Perusahaan menunjuk Sadewo Broto Saputro sebagai Kepala Unit Audit
Internal Perusahaan berdasarkan Surat Keputusan No. SK-005/ABT/VI/2022 yang telah disetujui oleh
Dewan Komisaris.
Pada tanggal 24 Juni 2022, Direksi Perusahaan menunjuk Agung Prabowo sebagai Sekretaris Perusahaan
berdasarkan Surat Keputusan Direksi No. SK-001/ABT/VI/2022.
Personil manajemen kunci Perusahaan terdiri dari Komisaris dan Direksi.
Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, Perusahaan memiliki masing-masing 24 dan 20 karyawan tetap
(tidak diaudit).
c. Penawaran Umum Perdana
Pada tanggal 24 Maret 2023, Perusahaan memperoleh pernyataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan
(“OJK”) dengan surat No. S-78/D.04/2023 atas Penawaran Umum Perdana (“IPO”) sebanyak 687.100.000
lembar Saham Biasa Atas Nama dengan nilai nominal Rp30 per saham dengan harga penawaran Rp140
per saham kepada masyarakat. Perusahaan secara bersamaan juga menerbitkan sebanyak 549.680.000
Waran Seri I yang menyertai Saham Baru Perusahaan dengan harga pelaksanaan Rp175. Waran Seri I
diberikan secara cuma-cuma sebagai insentif bagi para pemegang saham baru. Waran seri I yang
diterbitkan mempunyai jangka waktu pelaksanaan selama 3 tahun. Saham-saham yang ditawarkan selama
IPO tersebut dicatat di Bursa Efek Indonesia pada tanggal 5 April 2023.
d. Penyelesaian Laporan Keuangan
Manajemen Perusahaan bertanggung jawab atas penyusunan laporan keuangan ini yang telah disetujui
oleh Direksi untuk diterbitkan pada tanggal 29 Maret 2024.
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING YANG DITERAPKAN
a. Dasar Penyusunan Laporan Keuangan
Laporan keuangan telah disusun dan disajikan sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan (“SAK”) di
Indonesia, yang mencakup Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (“PSAK”) dan Interpretasi Standar
Akuntansi Keuangan (“ISAK”) yang diterbitkan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan
Indonesia dan Dewan Standar Akuntansi Syariah Ikatan Akuntan Indonesia, serta Peraturan VIII.G.7
tentang Penyajian dan Pengungkapan Laporan Keuangan Emiten atau Perusahaan Publik.
Kebijakan akuntansi yang diterapkan dalam penyusunan laporan keuangan ini adalah selaras dengan
kebijakan akuntansi yang diterapkan dalam penyusunan laporan keuangan Perusahaan tanggal
31 Desember 2022.
9
Page 17
PT ARSY BUANA TRAVELINDO Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING YANG DITERAPKAN (Lanjutan)
Laporan keuangan telah disusun secara akrual dengan menggunakan konsep biaya perolehan (historical
cost), kecuali untuk akun-akun tertentu yang diukur berdasarkan basis lain seperti yang dijelaskan dalam
kebijakan akuntansi terkait.
Laporan arus kas disusun dengan menggunakan metode langsung, dan dikelompokkan ke dalam aktivitas
operasi, investasi dan pendanaan.
Mata uang penyajian yang digunakan dalam penyusunan laporan keuangan adalah mata uang Rupiah (Rp),
yang juga merupakan mata uang fungsional Perusahaan.
b. Kas
Kas terdiri dari saldo kas di bank yang tidak digunakan sebagai jaminan atau dibatasi penggunaannya.
c. Beban Dibayar Dimuka
Beban dibayar dimuka diamortisasi sesuai dengan masa manfaatnya dengan menggunakan metode garis
lurus.
d. Aset Tetap
Perusahaan telah memilih untuk menggunakan model biaya sebagai kebijakan akuntansi pengukuran aset
tetapnya.
Penyusutan dihitung dengan metode garis lurus selama masa manfaat aset. Taksiran masa manfaat aset
tetap adalah sebagai berikut:
Taksiran Masa Manfaat Persentase
Kendaraan 8 tahun 12,5%
Bangunan 20 tahun 5%
Inventaris kantor 2 - 4 tahun 25% - 50%
Masa manfaat aset tetap dan metode depresiasi ditelaah dan disesuaikan, jika sesuai keadaan, pada setiap
akhir periode pelaporan.
Beban perbaikan dan pemeliharaan dibebankan pada laba rugi pada saat terjadinya; biaya penggantian
atau inspeksi yang signifikan dikapitalisasi pada saat terjadinya dan jika besar kemungkinan manfaat
ekonomis di masa depan berkenaan dengan aset tersebut akan mengalir ke Perusahaan, dan biaya
perolehan aset dapat diukur secara andal. Aset tetap dihentikan pengakuannya pada saat dilepaskan atau
ketika tidak ada manfaat ekonomis masa depan yang diharapkan dari penggunaan atau pelepasannya.
Keuntungan atau kerugian yang timbul dari penghentian pengakuan aset dimasukkan dalam laba rugi pada
periode aset tersebut dihentikan pengakuannya.
10
Page 18
PT ARSY BUANA TRAVELINDO Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING YANG DITERAPKAN (Lanjutan)
e. Aset Takberwujud
Biaya yang keluarkan untuk memperoleh lisensi piranti lunak komputer dan mempersiapkan piranti lunak
tersebut sehingga siap untuk digunakan dikapitalisasi. Biaya-biaya ini diamortisasi selama estimasi masa
manfaatnya. Masa manfaat aset takberwujud adalah 4 tahun.
f. Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan
Pada setiap akhir periode pelaporan, Perusahaan menilai apakah terdapat indikasi aset mengalami
penurunan nilai. Jika terdapat indikasi tersebut, maka Perusahaan mengestimasi jumlah terpulihkan aset
tersebut. Jumlah terpulihkan suatu aset atau unit penghasil kas adalah jumlah yang lebih tinggi antara nilai
wajar dikurangi biaya pelepasan dan nilai pakainya. Jika jumlah terpulihkan suatu aset lebih kecil dari jumlah
tercatatnya, maka jumlah tercatat aset tersebut diturunkan nilainya menjadi sebesar jumlah terpulihkan.
Rugi penurunan nilai diakui segera dalam laba rugi.
Pembalikan rugi penurunan nilai untuk aset nonkeuangan selain goodwill, diakui jika, dan hanya jika,
terdapat perubahan estimasi yang digunakan dalam menentukan jumlah terpulihkan aset sejak pengujian
penurunan nilai terakhir diakui. Pembalikan rugi penurunan nilai tersebut diakui segera dalam laba rugi,
kecuali aset disajikan pada jumlah revaluasian. Rugi penurunan nilai yang diakui atas goodwill tidak dibalik
lagi.
g. Transaksi dengan Pihak-Pihak Berelasi
Perusahaan mengungkapkan transaksi dengan pihak-pihak berelasi berdasarkan PSAK No. 7
“Pengungkapan Pihak-pihak Berelasi”. Pihak-pihak berelasi adalah orang atau entitas yang terkait dengan
entitas pelapor.
1) Orang atau anggota keluarga terdekat mempunyai relasi dengan entitas pelapor jika orang tersebut:
(i) memiliki pengendalian atau pengendalian bersama atas entitas pelapor;
(ii) memiliki pengaruh signifikan atas entitas pelapor; atau
(iii) personil manajemen kunci entitas pelapor atau entitas induk entitas pelapor.
2) Suatu entitas berelasi dengan entitas pelapor jika memenuhi salah satu hal berikut:
(i) Entitas dan entitas pelapor adalah anggota dari kelompok usaha yang sama (artinya entitas induk,
entitas anak, dan entitas anak berikutnya terkait dengan entitas lain).
(ii) Satu entitas adalah entitas asosiasi atau ventura bersama dari entitas lain (atau entitas asosiasi
atau ventura bersama yang merupakan anggota suatu kelompok usaha, yang mana entitas lain
tersebut adalah anggotanya).
(iii) Kedua entitas tersebut adalah ventura bersama dari pihak ketiga yang sama.
(iv) Satu entitas adalah ventura bersama dari entitas ketiga dan entitas yang lain adalah entitas
asosiasi dari entitas ketiga.
(v) Entitas tersebut adalah suatu program imbalan pasca kerja untuk imbalan kerja dari salah satu
entitas pelapor atau entitas yang terkait dengan entitas pelapor. Jika entitas pelapor adalah entitas
yang menyelenggarakan program tersebut, maka entitas sponsor juga berelasi dengan entitas
pelapor.
11
Page 19
PT ARSY BUANA TRAVELINDO Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING YANG DITERAPKAN (Lanjutan)
(vi) Entitas yang dikendalikan atau dikendalikan bersama oleh orang yang diidentifikasi dalam angka
(1).
(vii) Orang yang diidentifikasi dalam angka (1) (i) memiliki pengaruh signifikan atas entitas atau personil
manajemen kunci entitas (atau entitas induk dari entitas).
(viii) Entitas, atau anggota dari kelompok dimana entitas merupakan bagian dari kelompok tersebut,
menyediakan jasa personal manajemen kunci kepada entitas pelapor atau kepada entitas induk
dari entitas pelapor.
Semua transaksi yang signifikan dengan pihak-pihak berelasi diungkapkan dalam catatan atas laporan
keuangan.
h. Pengakuan Pendapatan dan Beban
Perusahaan mengakui pendapatan sesuai dengan PSAK No. 72, “Pendapatan dari Kontrak dengan
Pelanggan”, dengan melakukan analisa transaksi melalui metode lima langkah pengakuan pendapatan
sebagai berikut:
1) Mengidentifikasi kontrak dengan pelanggan, dimana Grup mencatat kontrak dengan pelanggan hanya
jika seluruh kriteria berikut terpenuhi:
Kontrak telah disetujui oleh para pihak dalam kontrak.
Perusahaan dapat mengidentifikasi hak dari para pihak dan jangka waktu pembayaran atas barang
yang akan dialihkan.
Kontrak memiliki substansi komersial.
Kemungkinan besar Perusahaan akan menerima imbalan atas barang yang dialihkan.
2) Mengidentifikasi kewajiban pelaksanaan dalam kontrak.
3) Menentukan harga transaksi.
4) Mengalokasikan harga transaksi pada setiap kewajiban pelaksanaan.
5) Mengakui pendapatan ketika kewajiban pelaksanaan telah dipenuhi (pada suatu waktu tertentu atau
sepanjang waktu).
Beban diakui pada saat terjadinya (basis akrual).
i. Pajak Penghasilan
Beban pajak kini ditetapkan berdasarkan taksiran laba kena pajak periode berjalan.
Pajak penghasilan dalam laba rugi periode berjalan terdiri dari pajak kini dan tangguhan. Pajak penghasilan
diakui dalam laba rugi, kecuali untuk transaksi yang berhubungan dengan transaksi yang diakui langsung
dalam ekuitas atau penghasilan komprehensif lain, dalam hal ini diakui dalam ekuitas atau penghasilan
komprehensif lain.
Aset pajak kini dan liabilitas pajak kini dilakukan saling hapus jika, dan hanya jika, entitas memiliki hak yang
dapat dipaksakan secara hukum untuk melakukan saling hapus jumlah yang diakui; dan memiliki intensi
untuk menyelesaikan dengan dasar neto, atau merealisasikan aset dan menyelesaikan liabilitas secara
bersamaan.
12
Page 20
PT ARSY BUANA TRAVELINDO Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING YANG DITERAPKAN (Lanjutan)
Aset dan liabilitas pajak tangguhan diakui atas perbedaan temporer antara aset dan liabilitas untuk tujuan
komersial dan untuk tujuan perpajakan setiap tanggal pelaporan. Aset pajak tangguhan diakui untuk seluruh
perbedaan temporer yang boleh dikurangkan sepanjang besar kemungkinan perbedaan temporer yang
boleh dikurangkan tersebut dapat dimanfaatkan untuk mengurangi laba fiskal pada masa yang akan datang.
Manfaat pajak di masa mendatang, seperti saldo rugi fiskal yang belum digunakan, diakui sejauh besar
kemungkinan realisasi atas manfaat pajak tersebut.
Aset dan liabilitas pajak tangguhan diukur pada tarif pajak yang diharapkan akan digunakan pada periode
ketika aset direalisasi atau ketika liabilitas dilunasi berdasarkan tarif pajak (dan peraturan perpajakan) yang
berlaku atau secara substansial telah diberlakukan pada akhir periode pelaporan.
Aset pajak tangguhan dan liabilitas pajak tangguhan dilakukan saling hapus jika, dan hanya jika, entitas
memiliki hak secara hukum untuk saling hapus aset pajak kini terhadap liabilitas pajak kini, dan aset pajak
tangguhan dan liabilitas pajak tangguhan terkait dengan pajak penghasilan yang dikenakan oleh otoritas
perpajakan atas entitas kena pajak, yang sama atau entitas kena pajak berbeda yang bermaksud untuk
memulihkan aset dan liabilitas pajak kini dengan dasar neto, atau merealisasikan aset dan menyelesaikan
liabilitas secara bersamaan, pada setiap periode masa depan yang mana jumlah signifikan atas aset atau
liabilitas pajak tangguhan diharapkan diselesaikan atau dipulihkan.
Perubahan terhadap kewajiban perpajakan diakui pada saat penetapan pajak diterima dan/atau, jika
Perusahaan mengajukan keberatan dan/atau banding, pada saat keputusan atas keberatan dan/atau
banding telah ditetapkan.
j. Transaksi dan Saldo dalam Mata Uang Asing
Transaksi dalam mata uang asing dijabarkan ke dalam mata uang fungsional dengan kurs yang berlaku
pada saat transaksi dilakukan. Pada akhir periode pelaporan, aset dan liabilitas moneter dalam mata uang
asing disesuaikan ke dalam mata uang fungsional menggunakan kurs tengah yang ditetapkan oleh Bank
Indonesia pada tanggal terakhir transaksi perbankan pada periode tersebut. Keuntungan atau kerugian
yang timbul dari penyesuaian kurs maupun penyelesaian aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing
tersebut dikreditkan atau dibebankan sebagai laba rugi periode berjalan.
Kurs penutup yang digunakan pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 terhadap 1 Dolar AS adalah
masing-masing sebesar Rp15.526 dan Rp15.731, dan atas 1 Riyal Saudi masing-masing sebesar Rp4.139
dan Rp4.184.
13
Page 21
PT ARSY BUANA TRAVELINDO Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING YANG DITERAPKAN (Lanjutan)
k. Instrumen Keuangan
Perusahaan mengakui aset dan liabilitas keuangan dalam laporan posisi keuangan jika, dan hanya jika,
Perusahaan menjadi salah satu pihak dalam ketentuan kontraktual instrumen keuangan tersebut.
1. Aset Keuangan
Perusahaan mengklasifikasikan aset keuangan dalam kategori berikut ini:
diukur pada biaya perolehan diamortisasi; dan
diukur pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain atau diukur melalui laba rugi.
Klasifikasi ini tergantung pada model bisnis Perusahaan dan persyaratan kontraktual arus kas.
a) Aset keuangan diukur pada biaya perolehan diamortisasi
Klasifikasi ini berlaku untuk instrumen utang yang dikelola dalam model bisnis dimiliki untuk
mendapatkan arus kas dan memiliki arus kas yang memenuhi kriteria “semata-mata dari
pembayaran pokok dan bunga”.
Pada pengakuan awal, piutang usaha yang tidak memiliki komponen pendanaan yang signifikan,
diakui sebesar harga transaksi. Aset keuangan lainnya awalnya diakui sebesar nilai wajar dikurangi
biaya transaksi yang terkait. Aset keuangan ini selanjutnya diukur sebesar biaya perolehan
diamortisasi menggunakan metode suku bunga efektif. Keuntungan atau kerugian pada
penghentian atau modifikasi aset keuangan yang dicatat pada biaya perolehan diamortisasi diakui
pada laba rugi.
b) Aset keuangan diukur pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain
Klasifikasi ini berlaku untuk aset keuangan berikut ini:
(i) Instrumen utang yang dikelola dengan model bisnis yang bertujuan untuk memiliki aset
keuangan dalam rangka mendapatkan arus kas kontraktual dan menjual dan dimana arus
kasnya memenuhi kriteria “semata-mata dari pembayaran pokok dan bunga”.
Perubahan nilai wajar aset keuangan ini dicatat pada penghasilan komprehensif lain, kecuali
pengakuan keuntungan atau kerugian penurunan nilai, penghasilan bunga (termasuk biaya
transaksi menggunakan metode suku bunga efektif), keuntungan atau kerugian yang timbul
dari penghentian pengakuan, serta keuntungan atau kerugian dari selisih kurs diakui pada laba
rugi.
Ketika aset keuangan dihentikan pengakuannya, keuntungan atau kerugian nilai wajar
kumulatif yang sebelumnya diakui pada penghasilan komprehensif lain direklasifikasi pada laba
rugi.
14
Page 22
PT ARSY BUANA TRAVELINDO Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING YANG DITERAPKAN (Lanjutan)
(ii) Investasi ekuitas dimana Perusahaan telah memilih secara takterbatalkan untuk menyajikan
keuntungan dan kerugian nilai wajar dari revalusi pada penghasilan komprehensif lain.
Pilihan dapat didasarkan pada investasi individu, namun, tidak berlaku pada investasi ekuitas
yang dimiliki untuk diperdagangkan. Keuntungan atau kerugian nilai wajar dari revaluasi
investasi ekuitas, termasuk komponen selisih kurs, diakui pada penghasilan komprehensif lain.
Ketika investasi ekuitas dihentikan pengakuannya, keuntungan atau kerugian nilai wajar yang
sebelumnya diakui dalam penghasilan komprehensif lain tidak direklasifikasi pada laba rugi.
Deviden diakui pada laba rugi ketika hak untuk menerima pembayaran telah ditetapkan.
c) Aset keuangan diukur pada nilai wajar melalui laba rugi
Klasifikasi ini berlaku untuk aset keuangan berikut ini, dimana dalam semua kasus, biaya transaksi
dibebankan pada laba rugi:
(i) Instrumen utang yang tidak memiliki kriteria biaya perolehan diamortisasi atau nilai wajar
melalui penghasilan komprehensif lain. Keuntungan atau kerugian nilai wajar selanjutnya akan
dicatat pada laba rugi.
(ii) Investasi ekuitas yang dimiliki untuk diperdagangkan atau dimana pilihan penghasilan
komprehensif lain tidak berlaku. Keuntungan atau kerugian nilai wajar dan penghasilan dividen
terkait diakui pada laba rugi.
Aset keuangan dihentikan pengakuannya ketika hak kontraktual atas arus kas dari aset keuangan
tersebut telah berakhir atau telah ditransfer dan Perusahaan telah mentransfer secara substansial
seluruh risiko dan manfaat atas kepemilikan aset. Pada saat penghentian pengakuan aset keuangan,
selisih antara jumlah tercatat dengan imbalan yang diterima diakui dalam laba rugi.
Penurunan Nilai Aset Keuangan
Penelaahan kerugian kredit ekspektasian masa depan diharuskan untuk: instrumen utang yang diukur
pada biaya perolehan diamortisasi atau diukur pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain,
piutang sewa dan piutang usaha yang tidak memberi hak tanpa syarat untuk menerima imbalan.
Perusahaan mengakui provisi atas kerugian penurunan nilai untuk kerugian kredit ekspektasian atas
aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi. Provisi atas kerugian penurunan nilai
piutang usaha diukur dengan jumlah yang sama dengan kerugian kredit ekspektasian sepanjang
umurnya. Kerugian kredit ekspektasian sepanjang umurnya adalah kerugian kredit ekspektasian yang
dihasilkan dari semua kemungkinan kejadian gagal bayar sepanjang umur yang diharapkan dari suatu
instrumen keuangan.
Ketika menentukan apakah risiko kredit dari suatu aset keuangan telah meningkat secara signifikan
sejak pengakuan awal dan ketika memperkirakan kerugian kredit ekspektasian, Perusahaan
mempertimbangkan informasi relevan yang wajar dan dapat dibuktikan dan tersedia tanpa biaya atau
usaha yang tidak semestinya. Ini mencakup informasi dan analisis kuantitatif dan kualitatif, berdasarkan
pengalaman historis Perusahaan dan penilaian kredit dan termasuk informasi masa depan.
15
Page 23
PT ARSY BUANA TRAVELINDO Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING YANG DITERAPKAN (Lanjutan)
Perusahaan menganggap aset keuangan gagal bayar ketika pelanggan tidak mampu membayar
kewajiban kreditnya kepada Perusahaan secara penuh. Periode maksimum yang dipertimbangkan
ketika memperkirakan kerugian kredit ekspektasian adalah periode maksimum kontrak dimana
Perusahaan terekspos terhadap risiko kredit.
Kerugian kredit ekspektasian adalah perkiraan probabilitas-tertimbang dari kerugian kredit. Kerugian
kredit diukur sebagai nilai sekarang dari semua kekurangan penerimaan kas (yaitu perbedaan antara
arus kas terutang dari suatu entitas berdasarkan kontrak dan arus kas yang Perusahaan harapkan
untuk diterima). Kerugian kredit ekspektasian didiskontokan pada tingkat bunga efektif dari aset
keuangan tersebut.
2. Liabilitas Keuangan
Pada saat pengakuan awal, Perusahaan mengukur liabilitas keuangan pada nilai wajar ditambah atau
dikurangi, biaya transaksi yang terkait langsung dengan perolehan atau penerbitan liabilitas keuangan.
Perusahaan mengklasifikasikan semua liabilitas keuangannya ke dalam kategori liabilitas keuangan
yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi.
Setelah pengakuan awal, liabilitas keuangan selanjutnya diukur pada biaya perolehan diamortisasi
dengan menggunakan metode suku bunga efektif. Keuntungan atau kerugian diakui dalam laba rugi
ketika liabilitas keuangan tersebut dihentikan pengakuannya atau mengalami penurunan nilai, dan
melalui proses amortisasi.
Perusahaan mengeluarkan liabilitas keuangan dari laporan posisi keuangannya jika, dan hanya jika,
kewajiban yang ditetapkan dalam kontrak dilepaskan atau dibatalkan atau kedaluwarsa. Selisih antara
jumlah tercatat liabilitas keuangan yang berakhir atau yang dialihkan ke pihak lain, dan imbalan yang
dibayarkan, termasuk aset nonkas yang dialihkan atau liabilitas yang ditanggung diakui dalam laba rugi.
3. Saling Hapus Instrumen Keuangan
Aset keuangan dan liabilitas keuangan saling hapus dan jumlah netonya dilaporkan dalam laporan
posisi keuangan jika, dan hanya jika, saat ini memiliki hak yang berkekuatan hukum untuk melakukan
saling hapus atas jumlah yang telah diakui dan terdapat niat untuk menyelesaikannya secara neto, atau
untuk merealisasikan aset dan menyelesaikan liabilitasnya secara simultan.
l. Pengukuran Nilai Wajar
Nilai wajar instrumen keuangan yang diperdagangkan di pasar aktif pada setiap tanggal pelaporan
ditentukan dengan mengacu pada kuotasi harga pasar atau kuotasi harga pedagang efek (harga penawaran
untuk posisi beli dan harga permintaan untuk posisi jual), tidak termasuk pengurangan apapun untuk biaya
transaksi.
16
Page 24
PT ARSY BUANA TRAVELINDO Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING YANG DITERAPKAN (Lanjutan)
Untuk instrumen keuangan yang tidak memiliki pasar aktif, nilai wajar ditentukan dengan menggunakan
teknik penilaian. Teknik penilaian mencakup penggunaan transaksi pasar terkini yang dilakukan secara
wajar oleh pihak-pihak yang berkeinginan dan memahami (recent arm’s length market transactions),
penggunaan nilai wajar terkini instrumen lain yang secara substansial sama, analisa arus kas yang
didiskonto, atau model penilaian lain.
m. Imbalan Kerja
Imbalan Kerja Jangka Pendek
Imbalan kerja jangka pendek merupakan kompensasi yang diberikan oleh Perusahaan seperti gaji,
tunjangan, bonus dan pembayaran manfaat pensiun, yang diakui pada saat terutang kepada karyawan.
Imbalan Pascakerja
Pada tanggal 2 Februari 2021, Pemerintah mengundangkan dan memberlakukan Peraturan Pemerintah
No. 35 Tahun 2021 (PP 35/2021) untuk melaksanakan ketentuan Pasal 81 dan Pasal 185(b) UU
No. 11/2020 mengenai Cipta Kerja, yang bertujuan untuk menciptakan lapangan kerja yang seluas-luasnya
bagi rakyat Indonesia secara merata, dalam rangka memenuhi kehidupan yang layak. PP 35/2021 mengatur
mengenai perjanjian alih daya, waktu kerja, waktu istirahat dan pemutusan hubungan kerja, yang dapat
mempengaruhi manfaat imbalan minimum yang harus dibayar kepada para karyawan.
Ketika Perusahaan memiliki surplus dalam program imbalan pasti, maka Perusahaan mengukur aset
imbalan pasti pada jumlah yang lebih rendah antara surplus program imbalan pasti dan batas atas aset yang
ditentukan dengan menggunakan tingkat diskonto.
Perusahaan mengakui komponen biaya imbalan pasti, kecuali SAK mensyaratkan atau mengizinkan biaya
tersebut sebagai biaya perolehan aset, sebagai berikut:
(a) biaya jasa dalam laba rugi;
(b) bunga neto atas liabilitas (aset) imbalan pasti neto dalam laba rugi; dan
(c) pengukuran kembali liabilitas (aset) imbalan pasti neto dalam penghasilan komprehensif lain.
Pengukuran kembali atas liabilitas (aset) imbalan pasti neto yang diakui dalam penghasilan komprehensif
lain tidak direklasifikasi ke laba rugi pada periode berikutnya. Akan tetapi, Perusahaan dapat mengalihkan
jumlah yang diakui sebagai penghasilan komprehensif lain tersebut pada pos lain dalam ekuitas.
Bunga neto dihitung dengan menggunakan tingkat diskonto terhadap liabilitas atau aset imbalan pasti neto.
Biaya jasa terdiri dari biaya jasa kini dan biaya jasa lalu, keuntungan dan kerugian kurtailmen dan
penyelesaian tidak rutin, jika ada. Beban atau pendapatan bunga neto, dan biaya jasa diakui dalam laba
rugi.
Perusahaan mengakui biaya jasa lalu sebagai beban pada tanggal yang lebih awal antara ketika
amandemen atau kurtailmen program terjadi dan ketika Perusahaan mengakui biaya restrukturisasi terkait
atau pesangon. Perusahaan mengakui keuntungan atau kerugian atas penyelesaian program imbalan pasti
pada saat penyelesaian terjadi.
17
Page 25
PT ARSY BUANA TRAVELINDO Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING YANG DITERAPKAN (Lanjutan)
Kurtailmen terjadi ketika Perusahaan mengurangi secara signifikan jumlah pekerja yang ditanggung oleh
program, atau mengubah ketentuan program imbalan pasti sehingga unsur yang signifikan dari jasa masa
depan karyawan saat ini tidak lagi memenuhi syarat atas imbalan, atau akan memenuhi syarat hanya untuk
imbalan yang dikurangi.
n. Informasi Segmen
Perusahaan mengungkapkan informasi yang memungkinkan pengguna laporan keuangan untuk
mengevaluasi sifat dan dampak keuangan dari aktivitas bisnis dan menggunakan “pendekatan manajemen”
dalam menyajikan informasi segmen menggunakan dasar yang sama seperti halnya pelaporan internal.
Segmen operasi dilaporkan dengan cara yang konsisten dengan pelaporan internal yang disampaikan
kepada pengambil keputusan operasional. Dalam hal ini pengambil keputusan operasional yang mengambil
keputusan strategis adalah Direksi.
o. Laba atau Rugi per Saham
Laba atau rugi per saham dasar dihitung dengan membagi laba atau rugi yang dapat diatribusikan kepada
pemegang saham biasa entitas induk, dengan jumlah rata-rata tertimbang saham biasa yang beredar,
dalam suatu periode.
p. Sewa
Perusahaan menerapkan PSAK No. 73, “Sewa” yang mensyaratkan pengakuan liabilitas sewa sehubungan
dengan sewa yang sebelumnya diklasifikasikan sebagai 'sewa operasi'.
Pada tanggal permulaan kontrak, Perusahaan menilai apakah kontrak merupakan, atau mengandung sewa.
Suatu kontrak merupakan, atau mengandung sewa jika kontrak tersebut memberikan hak untuk
mengendalikan penggunaan aset selama jangka waktu tertentu untuk dipertukarkan dengan imbalan.
Perusahaan merupakan pihak penyewa
Perusahaan menyewa aset tetap tertentu dengan mengakui aset hak-guna dan liabilitas sewa. Aset
hak-guna diakui sebesar biaya perolehan, dikurangi dengan akumulasi penyusutan dan penurunan nilai.
Aset hak-guna disusutkan selama jangka waktu yang lebih pendek antara umur manfaat aset hak-guna atau
masa sewa. Aset hak-guna disajikan sebagai bagian dari “Aset tetap”.
Liabilitas sewa diukur pada nilai kini pembayaran sewa yang belum dibayar. Setiap pembayaran sewa
dialokasikan antara porsi pelunasan liabilitas dan biaya keuangan. Liabilitas sewa, disajikan sebagai
liabilitas jangka panjang kecuali untuk bagian yang jatuh tempo dalam waktu 12 bulan atau kurang yang
disajikan sebagai liabilitas jangka pendek. Unsur bunga dalam biaya keuangan dibebankan ke laba rugi
selama masa sewa yang menghasilkan tingkat suku bunga konstan atas saldo liabilitas.
18
Page 26
PT ARSY BUANA TRAVELINDO Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING YANG DITERAPKAN (Lanjutan)
Perusahaan tidak mengakui aset hak-guna dan liabilitas sewa untuk:
- sewa jangka-pendek yang memiliki masa sewa 12 bulan atau kurang; atau
- sewa yang asetnya bernilai rendah.
Pembayaran yang dilakukan untuk sewa tersebut dibebankan ke laba rugi dengan dasar garis lurus selama
masa sewa.
Perusahaan merupakan pihak pemberi sewa
Sebagai pihak pemberi sewa, Perusahaan mengklasifikasi masing-masing sewanya baik sebagai sewa
operasi atau sewa pembiayaan.
Pendapatan sewa guna usaha dari kegiatan operasi sewa dimana Perusahaan bertindak sebagai pemberi
sewa diakui sebagai pendapatan secara garis lurus selama masa sewa.
q. Properti Investasi
Perusahaan telah memilih untuk menggunakan model biaya sebagai kebijakan akuntansi untuk pengukuran
properti investasi.
Penyusutan dihitung dengan menggunakan metode garis lurus berdasarkan taksiran masa manfaat
ekonomis properti investasi selama 20 tahun.
Transfer ke properti investasi dilakukan jika, dan hanya jika, terdapat perubahan penggunaan yang
dibuktikan dengan berakhirnya pemakaian oleh pemilik, dimulainya sewa operasi ke pihak lain atau
selesainya pembangunan atau pengembangan. Transfer dari properti investasi dilakukan jika, dan hanya
jika, terdapat perubahan penggunaan yang ditunjukkan dengan dimulainya penggunaan oleh pemilik atau
dimulainya pengembangan untuk dijual.
Properti investasi dihentikan pengakuannya pada saat dilepaskan atau ketika tidak ada manfaat ekonomis
masa depan yang diharapkan dari penggunaan atau pelepasannya. Keuntungan atau kerugian yang timbul
dari penghentian pengakuan aset dimasukkan dalam laba rugi pada periode aset tersebut dihentikan
pengakuannya.
r. Persediaan
Persediaan dinyatakan sebesar nilai yang lebih rendah antara biaya perolehan atau nilai realisasi neto (the
lower of cost or net realizable value). Nilai realisasi neto adalah taksiran harga jual dalam kegiatan usaha
normal dikurangi estimasi biaya penyelesaian dan taksiran biaya yang diperlukan untuk penjualan.
Penyisihan penurunan nilai atas persediaan ditentukan berdasarkan hasil penelaahan atas harga
persediaan pada akhir periode pelaporan.
19
Page 27
PT ARSY BUANA TRAVELINDO Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
3. ESTIMASI DAN PERTIMBANGAN AKUNTANSI YANG PENTING
Penyusunan laporan keuangan, sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia, mewajibkan
manajemen untuk membuat estimasi dan pertimbangan yang mempengaruhi jumlah-jumlah yang dilaporkan
dalam laporan keuangan. Sehubungan dengan adanya ketidakpastian yang melekat dalam membuat estimasi,
hasil sebenarnya yang dilaporkan di masa mendatang dapat berbeda dengan jumlah estimasi yang dibuat.
Perusahaan mendasarkan estimasi dan pertimbangannya pada parameter yang tersedia pada saat laporan
keuangan disusun. Situasi mengenai perkembangan masa depan mungkin berubah akibat perubahan pasar
atau situasi diluar kendali Perusahaan. Perubahan tersebut dicerminkan dalam pertimbangan terkait pada saat
terjadinya.
Estimasi dan pertimbangan berikut ini dibuat oleh manajemen dalam rangka penerapan kebijakan akuntansi
Perusahaan yang memiliki pengaruh paling signifikan atas jumlah yang diakui dalam laporan keuangan:
Klasifikasi aset keuangan dan liabilitas keuangan
Perusahaan menetapkan klasifikasi atas aset dan liabilitas tertentu sebagai aset keuangan dan liabilitas
keuangan dengan mempertimbangkan apakah definisi yang ditetapkan PSAK No. 71 dipenuhi. Dengan
demikian, aset keuangan dan liabilitas keuangan diakui sesuai dengan kebijakan akuntansi Perusahaan seperti
diungkapkan pada Catatan 2.
Menentukan nilai wajar dan perhitungan dari instrumen keuangan
Perusahaan mencatat aset dan liabilitas keuangan tertentu pada nilai wajar melalui laba rugi dan pada biaya
perolehan diamortisasi, yang mengharuskan penggunaan estimasi akuntansi. Sementara komponen signifikan
atas pengukuran nilai wajar dan asumsi yang digunakan dalam perhitungan biaya perolehan diamortisasi
ditentukan menggunakan bukti objektif yang dapat diverifikasi, jumlah nilai wajar atau amortisasi dapat berbeda
bila Perusahaan menggunakan metodologi penilaian atau asumsi yang berbeda. Perubahan tersebut dapat
memengaruhi secara langsung laba rugi Perusahaan. Penjelasan lebih rinci diungkapkan dalam Catatan 29.
Menentukan metode penyusutan dan estimasi masa manfaat aset tetap dan properti investasi
Biaya perolehan aset tetap dan properti investasi disusutkan dengan menggunakan metode garis lurus
berdasarkan estimasi masa manfaatnya. Manajemen mengestimasi masa manfaat aset tetap dan properti
investasi 2 tahun sampai dengan 20 tahun. Ini adalah ekspektasi umur yang secara umum diterapkan dalam
industri dimana Perusahaan menjalankan bisnisnya. Perubahan tingkat pemakaian dan perkembangan
teknologi dapat memengaruhi masa manfaat dan nilai sisa aset, dan karenanya biaya penyusutan masa depan
mungkin direvisi. Penjelasan lebih rinci diungkapkan dalam Catatan 10 dan 11.
20
Page 28
PT ARSY BUANA TRAVELINDO Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
3. ESTIMASI DAN PERTIMBANGAN AKUNTANSI YANG PENTING (Lanjutan)
Estimasi beban dan liabilitas imbalan kerja
Penentuan liabilitas dan beban untuk imbalan kerja Perusahaan tergantung pada pemilihan asumsi yang
digunakan dalam menghitung jumlah tersebut. Asumsi tersebut termasuk antara lain tingkat diskonto, tingkat
kenaikan gaji, tingkat pengunduran diri, tingkat kecacatan, umur pensiun dan tingkat mortalitas. Hasil aktual
yang berbeda dari asumsi yang ditetapkan Perusahaan langsung diakui dalam laba rugi pada saat terjadinya.
Sementara Perusahaan berkeyakinan bahwa asumsi tersebut adalah wajar dan sesuai, perbedaan signifikan
pada hasil aktual atau perubahan signifikan dalam asumsi yang ditetapkan Perusahaan dapat memengaruhi
secara material liabilitas dan beban imbalan kerja. Penjelasan lebih lanjut diungkapkan dalam Catatan 18.
Menentukan pajak penghasilan
Aset pajak tangguhan diakui apabila besar kemungkinannya bahwa penghasilan kena pajak akan tersedia.
Estimasi signifikan oleh manajemen disyaratkan dalam menentukan jumlah aset pajak tangguhan yang dapat
diakui, berdasarkan saat penggunaan dan tingkat penghasilan kena pajak dan strategi perencanaan pajak masa
depan. Namun tidak terdapat kepastian bahwa Perusahaan dapat menghasilkan penghasilan kena pajak yang
cukup untuk memungkinkan penggunaan sebagian atau keseluruhan dari aset pajak tangguhan tersebut.
Penjelasan lebih rinci diungkapkan dalam Catatan 22c.
4. KAS
Akun ini terdiri dari:
31 Desember 2023 31 Desember 2022
Kas
Riyal Saudi Arabia 7.370.315 83.686.800
Rupiah 5.924.701 1.321.900
Dolar AS 10.174.560 7.178.760
Subtotal 23.469.576 92.187.460
Kas di Bank
Rupiah
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 210.029.810 439.165.807
PT Bank Central Asia Tbk 219.262.989 1.645.890.359
PT Bank Mayapada Internasional Tbk 27.462.707 -
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 84.612.381 1.163.841.063
PT Bank Syariah Indonesia 276.014.806 2.989.616
21
Page 29
PT ARSY BUANA TRAVELINDO Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
4. KAS (Lanjutan)
31 Desember 2023 31 Desember 2022
Dolar AS
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 27.486.420 58.011.366
PT Bank Central Asia Tbk 76.572.525 -
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 19.683.611 12.549.877
PT Bank Syariah Indonesia 13.910.782 15.115.918
Subtotal 955.036.031 3.337.564.006
Total 978.505.607 3.429.751.466
Seluruh kas ditempatkan pada pihak ketiga dan tidak digunakan sebagai jaminan atau dibatasi penggunaannya.
5. PIUTANG USAHA
Akun ini terdiri dari:
31 Desember 2023 31 Desember 2022
Pihak Ketiga
Rupiah
Al Fajr Albadiea 2 3.446.374.637 3.054.281.641
Perahu Kalimantan 939.700.000 1.064.700.000
Lain-lain (dibawah Rp500 juta) 449.486.000 1.153.669.410
Subtotal 4.835.560.637 5.272.651.051
Dolar AS
El-Amien Travel 196.700.000 89.666.700
Total Pihak Ketiga 5.032.260.637 5.362.317.751
Penyisihan penurunan nilai atas piutang - (142.572.709)
Pihak Ketiga - Neto 5.032.260.637 5.219.745.042
Pihak Berelasi
Rupiah
PT Madinah Iman Wisata 25.656.431.613 5.113.428.800
Penyisihan penurunan nilai atas piutang (1.984.209.351) -
Pihak Berelasi - Neto 23.672.222.262 5.113.428.800
Total 28.704.482.899 10.333.173.842
22
Page 30
PT ARSY BUANA TRAVELINDO Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
5. PIUTANG USAHA (Lanjutan)
Rincian umur piutang usaha adalah sebagai berikut:
31 Desember 2023 31 Desember 2022
Lancar 8.106.295.600 2.614.691.000
Telah jatuh tempo namun tidak mengalami
penurunan nilai:
1 - 30 hari 3.140.188.400 2.441.026.948
31 - 90 hari - 4.306.637.648
Lebih dari 90 hari 17.457.998.899 970.818.246
Telah jatuh tempo dan mengalami penurunan nilai 1.984.209.351 142.572.709
Total 30.688.692.250 10.475.746.551
Mutasi penyisihan kerugian atas penurunan nilai piutang usaha adalah sebagai berikut:
31 Desember 2023 31 Desember 2022
Saldo awal periode/tahun 142.572.709 -
Penyisihan periode/tahun berjalan 1.956.513.642 183.442.655
Penghapusan periode/tahun berjalan (114.877.000) (40.869.946)
Saldo Akhir Periode/Tahun 1.984.209.351 142.572.709
Manajemen berkeyakinan bahwa penyisihan kerugian atas penurunan nilai piutang usaha adalah cukup untuk
menutupi kerugian atas tidak tertagihmya piutang usaha.
6. UANG MUKA SOFTWARE
Berdasarkan Quotation No QT/ABT/01/09/23 dengan PT Sang Edukasi Bangsa Perusahaan melakukan
pembelian software sebesar Rp 124.900.000 yang akan digunakan untuk mengembangkan dan mendukung
sistem reservasi penjualan Perusahaan
23
Page 31
PT ARSY BUANA TRAVELINDO Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
7. ASET LANCAR LAINNYA
Akun ini terdiri dari:
31 Desember 2023 31 Desember 2022
Pihak Ketiga
Deposit Abeer 102.251.299 -
Deposit Maraseem dan Al Ruwais - 676.616.482
Jasa profesional - 1.340.943.807
Lain-lain (dibawah Rp100 juta) 341.625.001 364.489.646
Total 443.876.300 2.382.049.935
Deposit Abeer, Maraseem dan Al Ruwais merupakan penempatan dana pada rekening e-wallet untuk
pengurusan visa umroh dan ibadah haji.
8. UANG MUKA
a. Aset Lancar
31 Desember 2023 31 Desember 2022
Pihak Ketiga
Uang muka hotel
Roshan Aldar services 72.526.000.000 -
Al Fajr Albadiea 2 21.490.567.584 23.283.537.158
Movenpick Hotel and Residence 524.124.869 1.080.001.293
Lain-lain (dibawah Rp500juta) 2.019.945.417 2.015.823.563
Subtotal 96.560.637.870 26.379.362.014
Uang muka tiket
PT Indo Citra Tamasya 20.250.000.000 -
PT Dream Tours and Travel 11.500.087.560 8.256.700.000
PT Permata Kencana Mulia (DSL Travel Expert) 5.210.898.373 485.000.000
PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk 7.744.831.919 1.845.000.000
PT Dwi Tunggal Jaya Wisata 2.746.762.500 1.250.250.000
Umi Tour and Travel - 749.250.000
Kanomas Tour and Travel - 1.212.500.000
24
Page 32
PT ARSY BUANA TRAVELINDO Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
8. UANG MUKA (Lanjutan)
31 Desember 2023 31 Desember 2022
Kanaya Tour - 4.381.750.000
Lain-lain (dibawah Rp500 juta) 342.833.122 383.950.000
Subtotal 47.795.413.474 18.564.400.000
Uang muka land arrangement
Mawardi Bin Darman Darwilan 52.410.214 3.239.292.656
Total 144.408.461.558 48.183.054.670
b. Aset Tidak Lancar
31 Desember 2023 31 Desember 2022
Pihak Ketiga
Uang muka tiket
PT Raja Umrah Jameka - 593.130.000
Uang muka hotel merupakan pembayaran dimuka untuk menjamin reservasi kamar pada beberapa hotel di
Mekah dan Madinah.
Uang muka hotel Al Fajr Al Badiea 2 merupakan sewa kamar hotel yang telah dibayarkan PT Madinah Iman
Wisata kepada Yayasan Ali Ahmed Motah selaku pemilik hotel Al Fajr Al Badiea 2 dan kemudian dialihkan
kepada Perusahaan sesuai Pengalihan dan Penerimaan Perjanjian Kerjasama tanggal 8 September 2020. Nilai
kontrak kerjasama atas sewa kamar hotel tersebut adalah sebesar 43.000.000 Riyal Saudi untuk masa sewa
satu tahun dan telah dibayarkan sebesar 7.000.000 Riyal Saudi (setara dengan Rp28.000.000.000). Pada
tanggal 2 Juni 2022, Perusahaan dan Ali Ahmed Motah selaku pemilik hotel Al Fajr Al Badiea 2 sepakat untuk
memperpanjang masa sewa atas kontrak kerjasama sampai tahun 1444 Hijriyah atau sampai dengan bulan Juli
2023 dan diperpanjang secara otomatis tiap tahun berikutnya sampai dengan akhir tahun 1445 H atau bulan Juli
2024.
Uang muka hotel Roshan Aldar services merupakan sewa kamar di beberapa hotel yaitu Al Ansar Golden tulip,
Al Shakreen Golden tulip, Al Ansar new palace dan al-ayyam dengan total kontrak sewa sebesar 62.949.370
Riyal Saudi dan 20.000.000 Riyal Saudi untuk masa 227malam dan 285malam yang telah dibayarkan sebesar
Rp69.551.000.000
Uang muka tiket merupakan uang muka yang telah dibayarkan kepada beberapa travel tour dan maskapai
penerbangan atas pesanan tiket untuk umroh.
25
Page 33
PT ARSY BUANA TRAVELINDO Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
9. PERSEDIAAN
Mutasi persediaan adalah sebagai berikut:
31 Desember 2023 31 Desember 2022
Saldo awal tahun 2.879.400.000 -
Penambahan 325.453.078.127 133.026.620.956
Pengurangan (dibebankan ke beban pokok
pendapatan) - Catatan 22 (325.991.526.327) (130.147.220.956)
Saldo Akhir Tahun 2.340.951.800 2.879.400.000
Persediaan terdiri dari persediaan atas tiket kamar hotel.
Berdasarkan evaluasi manajemen, tidak terdapat kejadian-kejadian atau perubahan keadaan yang
mengindikasikan adanya penurunan nilai atas persediaan.
10. ASET TETAP
Saldo Saldo
1 Januari 2023 Penambahan Pengurangan 31 Desember 2023
Biaya Perolehan
Tanah 1.412.859.540 - - 1.412.859.540
Bangunan 2.201.598.311 25.000.000 - 2.226.598.311
Komputer dan peralatan kantor 354.596.090 601.296.058 - 955.892.148
Perabotan kantor 252.257.110 - - 252.257.110
Kendaraan 222.600.000 1.127.500.000 - 1.350.100.000
Total Biaya Perolehan 4.443.911.051 1.753.796.058 - 6.197.707.109
Akumulasi Penyusutan
Bangunan 236.593.186 108.433.562 - 345.026.748
Komputer dan peralatan kantor 194.712.345 197.190.493 - 391.902.838
Perabotan kantor 96.541.713 61.415.429 - 157.957.142
Kendaraan 51.012.500 112.968.002 - 163.980.502
Total Akumulasi Penyusutan 578.859.744 480.007.486 - 1.058.867.230
Jumlah Tercatat 3.865.051.307 5.138.839.879
26
Page 34
PT ARSY BUANA TRAVELINDO Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
10. ASET TETAP (Lanjutan)
Saldo Saldo
1 Januari 2022 Penambahan Pengurangan 31 Desember 2022
Biaya Perolehan
Tanah 1.412.859.540 - - 1.412.859.540
Bangunan 2.166.587.918 35.010.393 - 2.201.598.311
Komputer dan peralatan kantor 258.217.890 96.378.200 - 354.596.090
Perabotan kantor 160.482.110 91.775.000 - 252.257.110
Kendaraan 222.600.000 - - 222.600.000
Total Biaya Perolehan 4.220.747.458 223.163.593 - 4.443.911.051
Akumulasi Penyusutan
Bangunan 127.096.777 109.496.409 - 236.593.186
Komputer dan peralatan kantor 132.552.519 62.159.826 - 194.712.345
Perabotan kantor 63.916.689 32.625.024 - 96.541.713
Kendaraan 23.187.500 27.825.000 - 51.012.500
Total Akumulasi Penyusutan 346.753.485 232.106.259 - 578.859.744
Jumlah Tercatat 3.873.993.973 3.865.051.307
Pada tanggal 31 Desember 2023, penambahan aset tetap berupa kendaraan sebesar Rp1.127.500.000
merupakan pembelian secara kredit melalui PT Mandiri Tunas Finance, pihak ketiga. Sedangkan, penambahan
aset tetap lainnya sebesar Rp601.296.058 merupakan penambahan berupa komputer dan peralatan kantor.
Pada tanggal 31 Desember 2022, penambahan aset tetap berupa bangunan dengan nilai sebesar
Rp35.010.393 merupakan biaya renovasi kantor oleh pihak ketiga. Sedangkan, penambahan aset tetap sebesar
Rp188.153.200 merupakan penambahan berupa komputer dan peralatan kantor serta perabotan kantor.
Beban penyusutan dibebankan ke beban umum dan administrasi sebesar Rp480.007.486 dan Rp232.106.259
masing-masing untuk periode sembilan bulan yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2023 dan 2022.
Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, tidak terdapat aset tetap yang tidak dipakai sementara dan yang
dihentikan dari penggunaan aktif dan tidak diklasifikasikan sebagai tersedia untuk dijual.
Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, total biaya perolehan dan akumulasi penyusutan aset tetap yang
telah disusutkan penuh dan masih digunakan adalah masing-masing sebesar Rp50.000.000.
Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, Perusahaan telah mengasuransikan aset tetap, berupa bangunan
dan kendaraan, dan properti investasi secara all risk kepada PT Asuransi Wahana Tata, PT Asuransi Reliance
Indonesia dan PT Asuransi Cakrawala Proteksi, pihak ketiga, dengan jumlah pertanggungan masing-masing
sebesar Rp10.102.000.000 dan Rp1.350.100.000.
Berdasarkan evaluasi manajemen, tidak terdapat kejadian-kejadian atau perubahan keadaan yang
mengindikasikan adanya penurunan nilai atas aset tetap.
27
Page 35
PT ARSY BUANA TRAVELINDO Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
11. PROPERTI INVESTASI
Saldo Saldo
1 Januari 2023 Penambahan Pengurangan 31 Desember 2023
Biaya Perolehan
Tanah 2.617.070.000 - - 2.617.070.000
Bangunan 4.646.200.000 - - 4.646.200.000
Total Biaya Perolehan 7.263.270.000 - - 7.263.270.000
Akumulasi Penyusutan
Bangunan 580.775.000 232.310.000 - 813.085.000
Jumlah Tercatat 6.682.495.000 232.310.000 - 6.450.185.000
Saldo Saldo
1 Januari 2022 Penambahan Pengurangan 31 Desember 2022
Biaya Perolehan
Tanah 2.617.070.000 - - 2.617.070.000
Bangunan 4.646.200.000 - - 4.646.200.000
Total Biaya Perolehan 7.263.270.000 - - 7.263.270.000
Akumulasi Penyusutan
Bangunan 348.465.000 232.310.000 - 580.775.000
Jumlah Tercatat 6.914.805.000 232.310.000 - 6.682.495.000
Beban penyusutan atas properti investasi dicatat pada beban umum dan administrasi (Catatan 25). Perusahaan
telah mengasuransikan properti investasinya dalam satu paket asuransi dengan aset tetapnya (Catatan 10).
Properti investasi berupa tanah dan bangunan masing-masing sebesar Rp2.617.070.000 dan Rp4.646.200.000
dengan luas masing-masing 70 m2 dan 70 m2 yang berlokasi di Ciputat, Tangerang Selatan. Status kepemilikan
tanah tersebut telah atas nama Perusahaan dengan SHGB No. 2775 dan No. 2776. Aset ini diperoleh untuk
disewakan.
Pendapatan sewa atas properti investasi untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2023
dan 2022 masing-masing sebesar Rp150.000.000 (Catatan 27).
Berdasarkan evaluasi manajemen, tidak terdapat kejadian-kejadian atau perubahan keadaan yang
mengindikasikan adanya penurunan nilai atas properti investasi.
28
Page 36
PT ARSY BUANA TRAVELINDO Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
12. UTANG BANK JANGKA PENDEK
31 Desember 2023 31 Desember 2022
PT Bank Central Asia Tbk
Pinjaman Rekening Koran 16.000.000.000 -
Pinjaman Berjangka - 1.667.769.469
Total 16.000.000.000 1.667.769.469
Pada tanggal 15 Juni 2022, PT Bank Central Asia Tbk (“BCA”) dan Perusahaan menandatangani Perjanjian
Kredit dengan No. 00326/PK/0978S/2022 dimana BCA memberikan fasilitas Pinjaman Berjangka (Time Loan)
dengan plafon maksimal sebesar Rp3.000.000.000 yang digunakan untuk kebutuhan modal kerja Perusahaan.
Jangka waktu fasilitas ini adalah 1 tahun (16 Juni 2022 - 16 Juni 2023) dengan suku bunga tetap sebesar 9,25%
per tahun. Jaminan atas fasilitas kredit ini berupa 3 tanah dan bangunan ruko milik Perusahaan yang berlokasi di
Ruko Harvest, Kel. Sawah, Kec. Ciputat, Kota Tangerang, Banten. Pada bulan Juni 2023, seluruh utang kepada
BCA telah dilunasi.
Pada tanggal 13 Juli 2023, Perusahaan menandatangani Perubahan Perjanjian Kredit dengan BCA dengan No.
00645/PPK/0978/2023 dimana Perusahaan mendapat Fasilitas Kredit Lokal (Rekening Koran) dengan plafon
maksimal Rp3.000.000.000 yang digunakan untuk membiayai piutang usaha Perusahaan. Jangka waktu
fasilitas ini adalah 1 tahun (13 Juli 2023 - 15 Juni 2024) dengan suku bunga tetap sebesar 8,25% per tahun.
Selanjutnya, pada tanggal 2 Agustus 2023, Perusahaan dan BCA menandatangani Perjanjian Kredit
No. 00188/PK/BSM/2023 dimana BCA menyetujui untuk memberikan Fasilitas Kredit Lokal (Rekening Koran)
dengan plafon maksimal sebesar Rp10.000.000.000 yang digunakan untuk membiayai persediaan dan piutang
usaha Perusahaan. Jangka waktu fasilitas ini adalah 1 tahun (2 Agustus 2023 - 2 Agustus 2024) dengan suku
bunga sebesar suku bunga rekening giro yang dijadikan jaminan ditambah 1% per tahun. Jaminan atas fasilitas
kredit ini berupa rekening giro di BCA sebesar Rp10.000.000.000 atas nama Entin Suryatin.
13. UTANG USAHA
31 Desember 2023 31 Desember 2022
Pihak Ketiga
PT Aston Alhijaz 2.978.492.254 -
Al Fajr Albadiea 2 - 13.216.935.101
Total 2.978.492.254 13.216.935.101
29
Page 37
PT ARSY BUANA TRAVELINDO Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
14. UANG MUKA PELANGGAN
Akun ini terdiri dari:
31 Desember 2023 31 Desember 2022
Pihak Ketiga
PT Sarana Travel 750.000.000 -
PT Angkasa Fibel Wisata 670.500.000 -
Lain-lain (dibawah Rp500 juta) 838.040.000 1.540.622.000
Subtotal 2.258.540.000 1.540.622.000
Pihak Berelasi
PT Madinah Iman Wisata 1.075.317.601 180.000.000
Total 3.333.857.601 1.720.622.000
Uang muka pelanggan merupakan uang muka pelanggan atas pesanan land arrangement untuk ibadah umroh.
15. BEBAN AKRUAL
31 Desember 2023 31 Desember 2022
Hotel 3.595.783.371 -
Bpjs Ketenagakerjaan 21.732.238 -
Bpjs Kesehatan 6.815.000 -
Total 3.624.330.609 -
Beban hotel merupakan penggantian biaya atas pengelolaan kamar hotel yang akan dibayarkan kepada Roshan
Aldar Services
16. PENDAPATAN DITERIMA DIMUKA
31 Desember 2023 31 Desember 2022
Pihak Ketiga
Al Fajr Albadiea 2 9.000.000.000 -
PT Indo Citra Tamasya 394.500.000 -
Lain-lain 27.496.000 -
Subtotal 9.421.996.000 -
30
Page 38
PT ARSY BUANA TRAVELINDO Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
16. PENDAPATAN DITERIMA DIMUKA (Lanjutan)
31 Desember 2023 31 Desember 2022
Pihak Berelasi
PT Madinah Iman Wisata 1.342.099.000 1.295.371.400
Total 10.764.095.000 1.295.371.400
Pendapatan diterima dimuka merupakan pendapatan yang akan diakui ke laba rugi pada saat jamaah Umroh
telah kembali ke Indonesia..
17. UTANG PEMBIAYAAN KONSUMEN
Akun ini terdiri dari:
31 Desember 2023 31 Desember 2022
PT Mandiri Tunas Finance 600.796.000 -
PT Bussan Auto Finance 93.501.000 135.057.000
Total 694.297.000 135.057.000
Dikurangi bunga yang belum jatuh tempo (55.032.676) (26.518.398)
Nilai kini pembayaran minimum 639.264.324 108.538.602
Bagian yang jatuh tempo dalam satu tahun (262.673.257) (28.447.430)
Bagian Jangka Panjang 376.591.067 80.091.172
Perusahaan menandatangani perjanjian pembiayaan No. 9602300514 dengan PT Mandiri Tunas Finance atas
pembelian kendaraan Hyundai Palisade Signature tanggal 5 Mei 2023. Nilai fasilitas pembiayaan adalah
sebesar Rp1.127.500.000 dengan tingkat bunga 3% per tahun untuk jangka waktu 36 bulan.
Perusahaan menandatangani perjanjian pembiayaan No. 124170003353 dengan PT Bussan Auto Finance atas
pembelian kendaraan Nissan Grand Livina tanggal 4 Maret 2021. Nilai fasilitas pembiayaan adalah sebesar
Rp135.786.000 dengan tingkat bunga 4% per tahun untuk jangka waktu 60 bulan.
18. LIABILITAS IMBALAN KERJA
Liabilitas imbalan kerja Perusahaan pada tanggal 31 Desember 2022 dihitung oleh aktuaris independen, Kantor
Konsultan Aktuaria Bagaiastra, dalam laporannya tertanggal 17 Februari 2024, dan untuk periode sembilan
bulan yang berakhir pada tanggal 30 Desember 2023 dan 2022 dihitung dengan estimasi manajemen, dengan
mempertimbangkan beberapa asumsi sebagai berikut:
31
Page 39
PT ARSY BUANA TRAVELINDO Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
18. LIABILITAS IMBALAN KERJA (Lanjutan)
31 Desember 2023 31 Desember 2022
Tingkat diskonto 6,88% 7,26%
Tingkat kenaikan gaji 10,00% 10,00%
Usia pensiun 58 tahun 58 tahun
Tabel mortalita TMI IV 2019 TMI IV 2019
Mutasi liabilitas imbalan kerja adalah sebagai berikut:
31 Desember 2023 31 Desember 2022
Saldo awal tahun 780.623.882 366.785.777
Beban imbalan kerja yang diakui dalam:
Laba rugi 433.055.940 228.660.308
Penghasilan komprehensif lain 386.033.806 185.177.797
Saldo Akhir Tahun 1.599.713.628 780.623.882
Jumlah yang diakui dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain sehubungan dengan liabilitas
imbalan kerja adalah sebagai berikut:
2023 2022
Beban yang diakui dalam laba rugi:
Beban jasa kini 376.382.646 259.693.784
Beban bunga 56.673.294 25.234.862
Pengakuan segera dari biaya jasa lalu yang vested - (56.268.338)
Total 433.055.940 228.660.308
Pengukuran kembali yang diakui dalam
penghasilan komprehensif lain:
Kerugian aktuarial yang timbul dari:
Perubahan asumsi keuangan 87.739.142 (32.491.470)
Penyesuaian pengalaman 298.294.664 217.669.267
Total 386.033.806 185.177.797
32
Page 40
PT ARSY BUANA TRAVELINDO Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
19. MODAL SAHAM
Susunan pemegang saham Perusahaan pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 adalah sebagai berikut:
31 Desember 2023
Jumlah Saham
Ditempatkan dan Persentase
Pemegang Saham Disetor Penuh Kepemilikan Jumlah
PT Madinah Iman Wisata 1.603.366.670 70,000% 48.101.000.100
Saipul Bahri 33.330 0,001% 999.900
Hendarmin Agungsetya Purwanto 117.618.000 5,135% 3.528.540.000
Masyarakat (dibawah 5%) 569.495.056 24,863% 17.084.851.680
Total 2.290.513.056 100% 68.715.391.680
31 Desember 2022
Jumlah Saham
Ditempatkan dan Persentase
Pemegang Saham Disetor Penuh Kepemilikan Jumlah
PT Madinah Iman Wisata 1.603.366.670 99,998% 48.101.000.100
Saipul Bahri 33.330 0,002% 999.900
Total 1.603.400.000 100% 48.102.000.000
Berdasarkan Pernyataan Keputusan Pemegang Saham yang tertuang dalam Akta Notaris No. 50 oleh Rini
Yulianti, SH tanggal 24 Juni 2022, para pemegang saham telah memutuskan untuk menyetujui:
pengalihan saham yang dimiliki Saipul Bahri sebanyak 5 lembar saham kepada PT Madinah Iman Wisata
sehingga komposisi kepemilikan Saipul Bahri menjadi sebesar Rp999.900 (49.995 lembar saham) dan PT
Madinah Iman Wisata menjadi sebesar Rp48.101.000.100 (2.405.050.005 lembar saham).
dalam rangka Penawaran Umum Perdana, perubahan status Perusahaan menjadi perusahaan terbuka dan
perubahan nilai nominal dari sebesar Rp20 menjadi Rp30 per lembar saham, sehingga susunan pemegang
saham Perusahaan menjadi sebagai berikut:
- PT Madinah Iman Wisata sebesar Rp48.101.000.100 (1.603.366.670 lembar saham)
- Saipul Bahri sebesar Rp999.900 (33.330 lembar saham)
Perubahan ini telah disetujui oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dalam Surat
Keputusan No.AHU-0043355.AH.01.02.TAHUN 2022 tanggal 24 Juni 2022.
33
Page 41
PT ARSY BUANA TRAVELINDO Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
20. SALDO LABA DAN TAMBAHAN MODAL DISETOR
a. Saldo Laba
31 Desember 2023 31 Desember 2022
Saldo awal tahun 893.533.831 (1.589.626.359)
Laba neto tahun berjalan 4.824.816.351 2.483.160.190
Saldo Akhir Tahun 5.718.350.182 893.533.831
b. Tambahan Modal Disetor
31 Desember 2023 31 Desember 2022
Agio saham penawaran umum perdana 75.581.000.000 -
Biaya emisi saham (2.795.483.667) -
Warrant 1.893.120
Total 72.787.409.453 -
21. LABA NETO PER SAHAM
2023 2022
Laba neto 4.824.816.351 2.483.160.190
Jumlah rata-rata tertimbang saham beredar 2.113.064.822 1.617.090.476
Laba Neto per Saham Dasar 2,28 1,54
22. PERPAJAKAN
a. Utang Pajak
31 Desember 2023 31 Desember 2022
Pajak penghasilan:
Pasal 21 47.759.272 16.862.281
Pasal 23 - 1.065.800
Pasal 29 1.836.078.661 355.340.612
Total 1.883.837.933 373.268.693
34
Page 42
PT ARSY BUANA TRAVELINDO Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
22. PERPAJAKAN (Lanjutan)
b. Rekonsiliasi antara laba sebelum manfaat (beban) pajak penghasilan, seperti yang disajikan dalam laporan
laba rugi dan penghasilan komprehensif lain, dengan taksiran laba kena pajak untuk periode sembilan bulan
yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 adalah sebagai berikut:
2023 2022
Laba sebelum manfaat (beban)
pajak penghasilan 6.397.722.821 3.279.588.052
Beda tetap 751.852.037 340.538.590
Beda temporer 2.274.692.582 371.233.016
Laba kena pajak sebelum kompensasi
rugi fiskal 9.424.267.440 3.991.359.658
Akumulasi rugi fiskal - (2.376.175.057)
Laba kena pajak periode berjalan 9.424.267.440 1.615.184.601
Beban pajak kini 2.073.338.837 355.340.612
Pajak penghasilan dibayar dimuka (237.260.176) -
Utang Pajak Penghasilan - Pasal 29 1.836.078.661 355.340.612
c. Aset Pajak Tangguhan
Dikreditkan ke
Saldo Dikreditkan ke Penghasilan Saldo
1 Januari 2023 Laba Rugi Komprehensif Lain 31 Desember 2023
Liabilitas imbalan kerja 171.737.254 95.272.307 84.927.437 351.936.998
Penyisihan penurunan nilai atas piutang 31.365.996 405.160.061 - 436.526.057
Total 203.103.250 500.432.368 84.927.437 788.463.055
Dikreditkan Dikreditkan ke
Saldo (Dibebankan) ke Penghasilan Saldo
1 Januari 2022 Laba Rugi Komprehensif Lain 31 Desember 2022
Rugi fiskal 522.758.513 (522.758.513) - -
Liabilitas imbalan kerja 80.692.872 50.305.268 40.739.114 171.737.254
Penyisihan penurunan nilai atas piutang - 31.365.996 - 31.365.996
Total 603.451.385 (441.087.249) 40.739.114 203.103.250
d. Administrasi
Undang-undang Perpajakan Indonesia mengatur bahwa masing-masing entitas perusahaan menghitung
dan membayar sendiri besarnya jumlah pajak yang terutang. Pihak fiskus dapat melakukan pemeriksaan
atas perhitungan pajak tersebut dalam jangka waktu 5 tahun. Apabila dalam jangka waktu tersebut pihak
fiskus tidak melakukan pemeriksaan, maka SPT Tahunan perusahaan dianggap rampung. Kewajiban
perpajakan lainnya, jika ada, sesuai dengan Undang-Undang Perpajakan akan diselesaikan saat jatuh
tempo.
35
Page 43
PT ARSY BUANA TRAVELINDO Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
23. PENDAPATAN
Akun ini terdiri dari:
2023 2022
Pihak Ketiga
Hotel 298.383.339.763 23.877.783.464
Tiket 24.182.853.600 66.101.123.015
Land arrangement
Visa 4.430.121.242 17.420.391.972
Bus 1.029.364.482 2.698.687.427
Handling 995.519.155 4.312.206.246
Mutowif 248.659.052 1.060.632.081
Lainnya 365.849.360 1.933.289.857
Subtotal 329.635.706.653 117.404.114.062
Pihak Berelasi
Tiket 94.670.040.156 64.430.059.965
Hotel 51.296.682.277 84.464.760.021
Land arrangement
Visa 14.147.027.843 36.373.552.543
Handling 6.561.622.741 3.732.312.836
Bus 2.766.773.820 5.959.788.776
Mutowif 1.394.165.932 2.952.078.295
Lainnya 1.061.638.159 2.876.244.522
Subtotal 171.897.950.927 200.788.796.958
Total 501.533.657.580 318.192.911.020
Rincian pelanggan dengan pendapatan melebihi 10% dari total pendapatan adalah sebagai berikut:
2023 2022
Pihak Ketiga
Delegasi Haji Malaysia (Malaysian Hajj Mission) 58.487.227.643 -
Pihak Berelasi
PT Madinah Iman Wisata 171.897.950.927 200.788.796.958
Total 230.385.178.570 200.788.796.958
36
Page 44
PT ARSY BUANA TRAVELINDO Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
24. BEBAN POKOK PENDAPATAN
Akun ini terdiri dari:
2023 2022
Hotel 325.991.526.327 130.147.220.956
Tiket 117.647.784.700 103.844.304.020
Land arrangement
Visa 16.977.504.784 51.989.842.448
Handling 7.327.935.078 7.621.481.079
Bus 3.674.136.182 7.799.211.009
Mutowif 1.592.686.576 3.260.916.356
Lainnya 2.315.395.321 3.446.036.986
Total 475.526.968.968 308.109.012.854
Tidak terdapat pembelian yang berasal dari pihak berelasi.
Rincian pemasok yang melebihi 10% dari total pendapatan adalah sebagai berikut:
2023 2022
Pihak Ketiga
Al Fajr Albadiea 2 200.102.904.607 -
Roshan 68.592.951.087 -
PT Batik Air Indonesia 19.899.798.400 75.311.134.848
PT Lion Mentari Airlines 12.427.863.180 35.412.334.661
Al Ruwais - 36.192.949.866
Maraseem - 37.119.551.208
Total 301.023.517.274 184.035.970.583
25. BEBAN UMUM DAN ADMINISTRASI
Akun ini terdiri dari:
2023 2022
Gaji dan tunjangan 5.078.700.352 3.330.706.982
Jasa profesional 1.719.842.381 452.726.026
Beban penjualan 1.096.895.453 -
Penyusutan dan amortisasi 712.317.487 485.041.258
Imbalan kerja 433.055.940 228.660.308
37
Page 45
PT ARSY BUANA TRAVELINDO Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
25. BEBAN UMUM DAN ADMINISTRASI (Lanjutan)
2023 2022
Utilitas 300.903.940 -
Informasi dan teknologi 167.755.158 553.077.398
Lain-lain (dibawah Rp100 juta) 873.720.897 550.125.133
Total 10.383.191.608 5.600.337.105
26. BEBAN KEUANGAN
Akun ini terdiri dari:
2023 2022
Bunga atas pinjaman pihak berelasi 341.392.953 754.799.950
Bunga atas pinjaman bank 437.423.177 -
Bunga atas utang pembiayaan konsumen 31.197.052 16.726.608
Total 810.013.182 771.526.558
27. PENGHASILAN (BEBAN) LAIN-LAIN
Akun ini terdiri dari:
2023 2022
Penghasilan Lain-lain
Keuntungan atas selisih kurs - neto 1.332.117.896 -
Penghasilan sewa 150.000.000 150.000.000
Penghasilan bunga bank 135.425.076 35.862.525
Penghasilan bunga atas pinjaman - 220.375.000
Lain-lain - 18.764.561
Subtotal 1.617.542.972 425.002.086
Beban Lain-lain
Kerugian atas pinalti tiket dan hotel (7.882.918.990) (413.803.391)
Penyisihan penurunan nilai atas piutang usaha (1.956.513.642) (183.442.655)
Administrasi bank (193.871.341) (117.556.651)
Kerugian atas pelepasan aset tak beruwujud - (52.708.334)
Lain-lain - (89.937.507)
Subtotal (10.033.303.973) (857.448.538)
Neto (8.415.761.001) (432.446.452)
38
Page 46
PT ARSY BUANA TRAVELINDO Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
28. SALDO DAN TRANSAKSI DENGAN PIHAK BERELASI
Dalam kegiatan usaha normal, Perusahaan melakukan transaksi dengan pihak berelasi. Transaksi-transaksi
tersebut adalah sebagai berikut:
a. Sifat Hubungan dan Transaksi dengan Pihak Berelasi
Entitas Hubungan Sifat Transaksi
PT Madinah Iman Wisata Pemegang saham Piutang/Utang/ Pendapatan
Didik Ariyanto Komisaris Utang
b. Pendapatan dan Piutang Usaha
2023 2022
Pendapatan
PT Madinah Iman Wisata 171.897.950.927 200.788.796.958
Persentase terhadap total pendapatan 34,27% 63,10%
30 September 2023 31 Desember 2022
Piutang Usaha
PT Madinah Iman Wisata 23.672.222.262 5.113.428.800
Persentase terhadap total aset 12,50% 6,51%
c. Utang Lain-lain
31 Desember 2023 31 Desember 2022
Didik Ariyanto 1.908.548.266 9.548.375.000
PT Madinah Iman Wisata - 1.114.939.956
Total 1.908.548.266 10.663.314.956
Persentase terhadap total liabilitas 4,47% 35,75%
Utang kepada PT Madinah Iman Wisata (MIW) merupakan utang atas pembayaran uang muka tiket dan
pinjaman untuk biaya operasional Perusahaan. Utang atas uang muka tiket telah dilunasi pada tahun 2022.
Seluruh utang didenominasikan dalam mata uang Rupiah. Utang atas pinjaman sebesar Rp947.503.000
dikenakan bunga sebesar 9,25% terhitung mulai tanggal 1 April 2021.
39
Page 47
PT ARSY BUANA TRAVELINDO Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
28. SALDO DAN TRANSAKSI DENGAN PIHAK BERELASI (Lanjutan)
Pada tanggal 1 September 2022, Perusahaan dan MIW menandatangani Perjanjian Hutang Piutang dimana
Perusahaan menerima pinjaman dari MIW sebesar Rp4.000.000.000 untuk modal kerja. Pinjaman tidak
dikenakan bunga dan berlaku sampai dengan tanggal 31 Desember 2022. Pada tanggal 25 November 2022,
seluruh pinjaman sebesar Rp4.000.000.000 telah dilunasi.
Utang kepada Didik Ariyanto merupakan pinjaman yang digunakan untuk modal kerja dan biaya operasional
Perusahaan. Utang tersebut didenominasikan dalam mata uang Rupiah dan dikenakan bunga sebesar
9,25%.
d. Uang Muka Pelanggan
31 Desember 2023 31 Desember 2022
PT Madinah Iman Wisata 1.075.317.601 180.000.000
Persentase terhadap total liabilitas 2,52% 0,60%
e. Pendapatan Diterima Dimuka
31 Desember 2023 31 Desember 2022
PT Madinah Iman Wisata 1.342.099.000 1.295.371.400
Persentase terhadap total liabilitas 3,14% 4,34%
Personil manajemen kunci Perusahaan terdiri dari Komisaris dan Direksi. Rincian remunerasi yang diberikan
kepada personil manajemen kunci adalah sebagai berikut:
31 Desember 2023 31 Desember 2022
Direksi
Imbalan kerja jangka pendek 1.448.982.371 840.000.000
Dewan Komisaris
Imbalan kerja jangka pendek 1.150.351.623 630.000.000
Total 2.599.333.994 1.470.000.000
40
Page 48
PT ARSY BUANA TRAVELINDO Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
29. INSTRUMEN KEUANGAN
Tabel berikut menyajikan jumlah tercatat dan taksiran nilai wajar dari instrumen keuangan yang dicatat di
laporan posisi keuangan pada 31 Desember 2023 dan 2022:
31 Desember 2023
Jumlah Tercatat Nilai Wajar
Aset Keuangan
Diukur pada biaya perolehan diamortisasi
Kas 978.505.607 978.505.607
Piutang usaha 28.704.482.899 28.704.482.899
Piutang lain-lain 7.000.000 7.000.000
Total Aset Keuangan 29.689.988.506 29.689.988.506
Liabilitas Keuangan
Diukur pada biaya perolehan diamortisasi
Utang bank jangka pendek 16.000.000.000 16.000.000.000
Utang usaha 2.978.492.254 2.978.492.254
Beban akrual 3.624.330.609 -
Utang lain-lain 1.908.548.266 1.908.548.266
Utang pembiayaan konsumen 639.264.324 639.264.324
Total Liabilitas Keuangan 25.150.635.453 21.526.304.844
31 Desember 2022
Jumlah Tercatat Nilai Wajar
Aset Keuangan
Diukur pada biaya perolehan diamortisasi
Kas 3.429.751.466 3.429.751.466
Piutang usaha 10.333.173.842 10.333.173.842
Piutang lain-lain 3.700.000 3.700.000
Total Aset Keuangan 13.766.625.308 13.766.625.308
Liabilitas Keuangan
Diukur pada biaya perolehan diamortisasi
Utang bank jangka pendek 1.667.769.469 1.667.769.469
Utang usaha 13.216.935.101 13.216.935.101
Utang lain-lain 10.663.314.956 10.663.314.956
Utang pembiayaan konsumen 108.538.602 108.538.602
Total Liabilitas Keuangan 25.656.558.128 25.656.558.128
41
Page 49
PT ARSY BUANA TRAVELINDO Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
30. TUJUAN DAN KEBIJAKAN MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN
Risiko-risiko Keuangan
Perusahaan dipengaruhi oleh berbagai risiko keuangan, termasuk risiko kredit, risiko likuiditas dan risiko pasar.
Tujuan manajemen risiko Perusahaan secara keseluruhan adalah untuk secara efektif mengendalikan
risiko-risiko ini dan meminimalisasi pengaruh merugikan yang dapat terjadi terhadap kinerja keuangan mereka.
a. Risiko Kredit
Risiko kredit adalah risiko dimana salah satu pihak atas instrumen keuangan akan gagal memenuhi
kewajibannya dan menyebabkan pihak lain mengalami kerugian keuangan. Risiko kredit yang dihadapi
Perusahaan berasal dari kegiatan operasi (terutama dari piutang usaha kepada pihak ketiga) dan dari
kegiatan pendanaan, termasuk rekening bank.
Eksposur risiko kredit Perusahaan terutama adalah dalam mengelola piutang. Perusahaan melakukan
pengawasan kolektibilitas piutang sehingga dapat diterima penagihannya secara tepat waktu dan juga
melakukan penelaahan atas masing-masing piutang pelanggan secara berkala untuk menilai potensi
timbulnya kegagalan penagihan dan membentuk pencadangan berdasarkan hasil penelaahan tersebut.
Eksposur Perusahaan terhadap risiko kredit timbul dari kelalaian pihak lain, dengan eksposur maksimum
sebesar jumlah tercatat aset keuangan Perusahaan, sebagai berikut:
31 Desember 2023 31 Desember 2022
Kas di bank 955.036.031 3.337.564.006
Piutang usaha 28.704.482.899 10.333.173.842
Piutang lain-lain 7.000.000 3.700.000
Total 29.666.518.930 13.674.437.848
b. Risiko Likuiditas
Risiko likuiditas didefinisikan sebagai risiko saat posisi arus kas Perusahaan menunjukkan bahwa
penerimaan jangka pendek tidak cukup menutupi pengeluaran jangka pendek.
Kebutuhan likuiditas Perusahaan secara historis timbul dari kebutuhan untuk membiayai investasi dan
pengeluaran barang modal terkait dengan program perluasan usaha. Perusahaan membutuhkan modal
kerja yang substansial untuk mendanai operasional.
Tabel di bawah menunjukkan analisis jatuh tempo liabilitas keuangan dalam rentang waktu yang
menunjukkan jatuh tempo kontraktual untuk semua liabilitas keuangan. Jumlah yang diungkapkan dalam
tabel adalah arus kas kontraktual yang tidak termasuk beban bunga pinjaman masa yang akan datang,
sebagai berikut:
42
Page 50
PT ARSY BUANA TRAVELINDO Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
30. TUJUAN DAN KEBIJAKAN MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (Lanjutan)
31 Desember 2023
Jumlah Arus Kas Kontraktual yang Tidak Terdiskonto
Sampai dengan Lebih dari 1 tahun
Jumlah Tercatat Total 1 tahun sampai 5 tahun
Utang bank jangka pendek 16.000.000.000 16.000.000.000 16.000.000.000 -
Utang usaha 2.978.492.254 2.978.492.254 2.978.492.254 -
Beban Akrual 3.624.330.609 3.624.330.609 - 3.624.330.609
Utang lain-lain 1.908.548.266 1.908.548.266 - 1.908.548.266
Utang pembiayaan konsumen 639.264.324 639.264.324 262.673.257 376.591.067
Total 25.150.635.453 25.150.635.453 19.241.165.511 5.909.469.942
31 Desember 2022
Jumlah Arus Kas Kontraktual yang Tidak Terdiskonto
Sampai dengan Lebih dari 1 tahun
Jumlah Tercatat Total 1 tahun sampai 5 tahun
Utang bank jangka pendek 1.667.769.469 1.667.769.469 1.667.769.469 -
Utang usaha 13.216.935.101 13.216.935.101 13.216.935.101 -
Utang lain-lain 10.663.314.956 10.663.314.956 - 10.663.314.956
Utang pembiayaan konsumen 108.538.602 108.538.602 28.447.430 80.091.172
Total 25.656.558.128 25.656.558.128 14.913.152.000 10.743.406.128
Pengelolaan Permodalan
Tujuan utama dari pengelolaan permodalan Perusahaan adalah untuk memastikan bahwa dipertahankannya
peringkat kredit yang kuat dan rasio modal yang sehat agar dapat mendukung kelancaran usahanya dan
memaksimalkan nilai dari pemegang saham. Perusahaan mengelola struktur modalnya dan membuat
penyesuaian-penyesuaian sehubungan dengan perubahan kondisi ekonomi dan karakteristik dari risiko
usahanya. Agar dapat menjaga dan menyesuaikan struktur modalnya, Perusahaan akan menyesuaikan jumlah
dari pembayaran dividen kepada para pemegang saham atau tingkat pengembalian modal atau menerbitkan
surat saham. Tidak ada perubahan dalam tujuan, kebijakan dan proses dan sama seperti penerapan
tahun-tahun sebelumnya.
Perusahaan memonitor struktur modalnya dengan menggunakan rasio utang terhadap modal, dimana total
utang dibagi dengan total modal. Total utang ini adalah utang pokok dari pinjaman yang berbunga dan total
modal adalah total ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk.
Perhitungan rasio utang terhadap modal adalah sebagai berikut:
31 Desember 2023 31 Desember 2022
Total liabilitas 42.732.139.615 29.826.444.103
Ekuitas - neto 146.653.526.483 48.729.015.367
Rasio Utang terhadap Modal 0,29 0,61
43
Page 51
PT ARSY BUANA TRAVELINDO Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
31. INFORMASI SEGMEN OPERASI
Manajemen telah menentukan segmen operasi didasarkan pada laporan yang ditelaah oleh Direksi, yang
digunakan dalam mengambil keputusan strategis. Direksi mempertimbangkan operasi bisnis dari perspektif jenis
bisnis. Tidak terdapat segmen geografis karena seluruh kegiatan bisnis Perusahaan beroperasi di Indonesia.
Perusahaan mengoperasikan dan mengelola bisnis dalam satu segmen yaitu jasa.
Informasi menurut segmen tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 adalah sebagai berikut:
2023 2022
Pendapatan 501.533.657.580 318.192.911.020
Beban pokok pendapatan (475.526.968.968) (308.109.012.854)
Hasil segmen 26.006.688.612 10.083.898.166
Beban umum dan administrasi (10.383.191.608) (5.600.337.105)
Beban keuangan (810.013.182) (771.526.558)
Penghasilan lain-lain 1.617.542.972 425.002.086
Beban lain-lain (10.033.303.973) (857.448.538)
Manfaat (beban) pajak penghasilan - neto (1.572.906.470) (796.427.861)
Laba (Rugi) Segmen 4.824.816.351 2.483.160.190
31 Desember 2023 31 Desember 2022
Segmen Aset dan Liabilitas
Segmen aset 189.385.666.098 78.555.459.470
Segmen liabilitas 42.732.139.615 29.826.444.103
32. INFORMASI TAMBAHAN ARUS KAS
Aktivitas yang tidak mempengaruhi arus kas adalah sebagai berikut:
2023 2022
Penambahan aset tetap melalui
utang pembiayaan konsumen 1.127.500.000 -
44
Page 52
PT ARSY BUANA TRAVELINDO Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
33. PERJANJIAN PENTING
a. Pada tanggal 23 Februari 2022, Perusahaan menerima surat perihal penyediaan layanan paket Land
Arrangement dari Koperasi Jasa Amphuri Bangkit Melayani (“Koperasi ABM”) dimana Koperasi ABM
menyambut baik dan memberi dukungan kepada Perusahaan untuk memberikan pelayanan Land
Arrangement yang terdiri dari pelayanan hotel, transportasi darat, dan catering untuk jemaah Group Umroh
Koperasi ABM.
b. Pada tanggal 26 September 2022, Perusahaan dan Mawardi Bin Darman Darwilan menandatangani
Perjanjian Kerjasama Operasional Umrah dimana Mawardi memberikan dan menyediakan jasa Handling
dan Tour Guide (Muthawif) kepada pelanggan Perusahaan. Perusahaan akan membayar biaya handling
dan Muthawif masing-masing sebesar SAR250. Perjanjian ini berlaku untuk jangka waktu satu tahun dan
dapat diperpanjang dengan persetujuan kedua belah pihak.
c. Pada tanggal 29 November 2022, Perusahaan menandatangani Addendum Kontrak Sewa Kamar Hotel
Alfajr Albadii ‘2 dengan Yayasan Ali Ahmed Motah Real Estate Co. dimana perjanjian sebelumnya
ditandatangani pada tanggal 8 September 2020 dan telah diperpanjang pada tanggal 15 Juli 2021.
Penyesuaian dalam addendum kontrak ini mencakup beberapa hal, antara lain;
(i) Subjek Kontrak (Pasal 2)
- Pihak hotel sebelumnya menyebutkan terkait menyewakan 624 (enam ratus dua puluh empat)
kamar kemudian diubah menjadi minimal menyewakan 102 (seratus dua) kamar setiap bulannya di
Hotel Al Fajr Al Badiea 2 untuk musim Umrah dan Haji yang terletak di Makkah Al Mukarramah -
Ajyad Al Masafi.
- Perusahaan wajib memberitahukan secara tertulis kepada pihak hotel terkait jumlah kamar hotel
yang akan disewa selambat-lambatnya 7 hari sebelum penggunaan kamar hotel.
- Terhadap kamar hotel yang telah disewa, pihak hotel tidak diperbolehkan tanpa persetujuan
Perusahaan untuk menyewakan kembali kamar hotel yang sudah menjadi hak Perusahaan.
- Pihak hotel berhak untuk menyewakan kembali sebagian atau seluruh kamar hotel kepada pihak
ketiga lainnya dengan memberitahukan terlebih dahulu kepada Perusahaan.
(ii) Periode Kontrak (Pasal 4)
- Total biaya sewa kamar hotel akan ditentukan berdasarkan jumlah aktual kamar hotel yang dipesan
dan digunakan oleh pelanggan Perusahaan.
- Dalam hal Perusahaan memesan lebih dari 102 kamar hotel, maka pihak hotel wajib menyediakan
kamar hotel tambahan baik hotel lain yang dimiliki oleh Hotel Al Fajr Al Badiea 2 dan/atau hotel lain
yang dimiliki oleh pihak ketiga.
- Pihak hotel wajib mengeluarkan invoice sebelum dilakukannya pembayaran sewa kamar hotel oleh
Perusahaan.
- Perusahaan wajib melakukan pembayaran kepada pihak hotel 5 (lima) hari sebelum penggunaan
kamar hotel oleh pelanggan Perusahaan dan Perusahaan tidak berhak menuntut pihak hotel dalam
setiap pembayaran yang dilakukannya yang menjadi hak pihak hotel.
- Dalam hal kontrak sewa kamar ini telah berakhir sebagaimana telah diatur dalam pasal 3 dan masih
terdapat sisa kamar hotel yang telah disewa dan belum digunakan oleh Perusahaan, maka
Perusahaan tetap mempunyai hak menggunakan sisa kamar hotel tersebut pada tahun umrah
selanjutnya.
- Dalam hal pembayaran sewa yang disepakati dalam kontrak tertunda lebih dari 10 (sepuluh) hari,
pihak hotel berhak untuk mengakhiri kontrak dengan berlalunya sepuluh hari sesuai dengan tanggal
jatuh tempo pembayaran, pihak hotel juga memiliki hak untuk menyewakan kembali unit dalam
kontrak kepada pihak lain dengan harga pasar, dan ini merupakan otorisasi dari Perusahaan
kepada pihak hotel.
45
Names mentioned 40 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
person
Harra Mieltuani Lubis
p.15
unresolved
org
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
p.15 ×3
unresolved
person
Rini Yulianti
p.15 ×2
unresolved
person
Didik Ariyanto
· Komisaris Utama
p.15 ×2
unresolved
org
Bank Indonesia
p.20
unresolved
org
PT Sang Edukasi Bangsa Perusahaan
p.30
unresolved
org
PT Indo Citra Tamasya
p.31 ×2
unresolved
org
PT Dream Tours
p.31
unresolved
org
PT Permata Kencana Mulia
p.31
unresolved
org
PT Dwi Tunggal Jaya Wisata
p.31
unresolved
org
PT Raja Umrah Jameka
p.32
unresolved
org
Yayasan Ali Ahmed Motah
p.32
unresolved
org
PT Asuransi Wahana Tata
p.34
unresolved
org
PT Asuransi Reliance Indonesia
p.34
unresolved
org
PT Asuransi Cakrawala Proteksi
p.34
unresolved
org
PT Aston Alhijaz
p.36
unresolved
org
PT Sarana Travel
p.37
unresolved
org
PT Angkasa Fibel Wisata
p.37
unresolved
—
Hendarmin Agungsetya Purwanto
p.40 ×2
unresolved
org
PT Batik Air Indonesia
p.44
unresolved
org
PT Lion Mentari Airlines
p.44
unresolved
org
Koperasi Jasa Amphuri Bangkit Melayani
p.52
unresolved
org
Koperasi ABM
p.52 ×3
unresolved
org
Yayasan Ali Ahmed Motah Real Estate Co.
p.52
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.