Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 110
Page 1
PA R T/ 01.
Sustainable
Transformation
Towards Excellence
2023 LAPORAN
KEBERLANJUTAN
PT TELKOM INDONESIA (PERSERO ) TBK L A P O R A N K E B E R L A N J UTA N 202 3 A
Page 2
TEMA Sustainable Transformation Towards Excellence Investasi dalam pengembangan teknologi terkini, seperti jaringan 5G, layanan digital, dan solusi berbasis kecerdasan buatan, menjadi langkah strategis dalam mencapai keunggulan bisnis. Dengan penekanan pada tanggung jawab sosial dan pengelolaan sumber daya yang bertanggung jawab, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) berupaya untuk menciptakan keseimbangan harmonis antara pencapaian keunggulan bisnis dan penerapan praktik keberlanjutan. Dalam langkah menuju transformasi, Telkom menjalankan kegiatan usahanya sekaligus konsisten menerapkan inisiatif-inisiatif keberlanjutan berlandaskan ESG, untuk mencapai kinerja unggul di masa depan. Inisiatif-inisiatif keberlanjutan tersebut mencakup kegiatan efisiensi dalam proses bisnis, upaya peningkatan sistem keamanan data dan keamanan siber, praktik bisnis yang ramah lingkungan, pengembangan inovasi teknologi dan digitalisasi, penerapan etika bisnis, hingga terus berinovasi dalam meningkatkan customer experiences. PERNYATAAN PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk, yang dikenal sebagai “Telkom”, telah merilis Laporan Keberlanjutan tahun 2023 yang memaparkan data dan informasi tentang kinerja ekonomi serta lingkungan, sosial, tata kelola (LST/ESG) dan tujuan pembangunan berkelanjutan (TPB/SDG). Isu- isu yang signifikan dalam laporan ini dipilih dengan mempertimbangkan dampak dan perhatian dari para pemangku kepentingan. Data dan informasi yang disajikan bersumber dari berbagai sumber yang dapat diandalkan dalam lingkup TelkomGroup. Laporan ini melaporkan kinerja “TelkomGroup” atau “Telkom” yang mencakup kinerja PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk dan anak perusahaannya. Laporan ini juga mencakup pandangan ke depan (forward-looking statement) dari Telkom, termasuk target, harapan, estimasi, atau proyeksi yang akan datang. Telkom mengakui adanya risiko ketidakpastian terhadap informasi mengenai target dan proyeksi masa depan. Oleh karena itu, sebagai bagian dari praktik tata kelola yang baik, Telkom memberi peringatan kepada pembaca bahwa pandangan ini mungkin tidak sepenuhnya terwujud.
Page 3
DAFTAR ISI
TEMA 60 Social: Value for the People (Right
People)
PERNYATAAN 60 Pelanggan sebagai Prioritas
DAFTAR ISI Utama
66 Manajemen Sumber Daya
Manusia
01 IKHTISAR 76 Pelibatan dan Pengembangan
Masyarakat
4 Tentang Laporan Keberlanjutan
6 Penjelasan Komisaris Utama
80 Governance: Value-Added
10 Penjelasan Direktur Utama Business (Right Governance)
16 Profil Perusahaan 80 Tata Kelola Perusahaan
24 Pencapaian dan Ikhtisar 81 Pelibatan Pemangku
Keberlanjutan Kepentingan
26 Apresiasi dan Penghargaan 82 Manajemen Risiko dan Krisis
82 Etika Bisnis dan Kepatuhan
28 Sertifikasi yang Dimiliki
83 Kebijakan Pencegahan Korupsi,
29 Keanggotaan pada Asosiasi
Suap, dan Tindak Penipuan
86 Perlindungan Privasi dan
02 KEBERLANJUTAN TELKOM Keamanan Data
91 Penciptaan Nilai Ekonomi yang
32 Tata Kelola Keberlanjutan Berkelanjutan
92 Rantai Pasokan yang
33 Strategi Keberlanjutan
Bertanggung Jawab
38 Manajemen Risiko Keberlanjutan
40 Metrik dan Target Keberlanjutan
04 LAMPIRAN
03 KINERJA KEBERLANJUTAN 96 Lampiran 1: Keanggotaan Asosiasi
98 Lampiran 2: Daftar Istilah
50 Environmental: Value for the
100 Lampiran 3: Daftar Singkatan
Planet (Right Environmental
Approach) 102 Lampiran 4: Referensi Peraturan
OJK No. 51/POJK.04/2017 dan Surat
50 Budaya Kerja Ramah
Edaran OJK No. 16/SEOJK.04/2021
Lingkungan
50 Pengelolaan Energi dan Emisi 104 Lampiran 5: Indeks Standar GRI
57 Pengelolaan Air 107 Lampiran 6: Indeks SASB
57 Pelestarian Keanekaragaman
Hayati
58 Pengelolaan Limbah
59 Inisiatif Lingkungan yang
Melibatkan Pihak Eksternal
PT TELKOM INDONESIA (PERSERO ) TBK L A P O R A N K E B E R L A N J UTA N 202 3 1
Page 4
IKHTISAR 2 L A P O R A N K E B E R L A N J UTA N 202 3 PT TELKOM INDONESIA (PERSERO ) TBK
Page 5
PA R T/ 01.
01.
Ikhtisar
PT TELKOM INDONESIA (PERSERO ) TBK L A P O R A N K E B E R L A N J UTA N 202 3 3
Page 6
IKHTISAR
TENTANG LAPORAN KEBERLANJUTAN
PERIODE LAPORAN
Laporan Keberlanjutan ini berisikan data dan informasi terkait dengan kinerja lingkungan, sosial, tata kelola, dan ekonomi.
Telkom menerbitkan Laporan Keberlanjutan setiap tahun dengan laporan periode sebelumnya yang diterbitkan pada
April 2023. Periode pelaporan adalah 1 Januari 2023 – 31 Desember 2023, sesuai dengan periode pelaporan keuangan
terkonsolidasi. [2-2][2-3]
STANDAR LAPORAN
1. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) No. 51/POJK.03/2017 tentang Penerapan Keuangan Berkelanjutan bagi
Lembaga Jasa Keuangan, Emiten, dan Perusahaan Publik.
2. Surat Edaran OJK No. 16/SEOJK.04/2021 tentang Bentuk dan Isi Laporan Tahunan Emiten atau Perusahaan
Publik.
3. Standar Global Reporting Initiative (GRI) 2021, dengan kesesuaian: ‘in reference to the GRI Standards’.
4. Sustainability Accounting Standards Board (SASB) Telecommunication Services Sustainability Accounting
Standard 2021.
5. Adopsi awal International Financial Reporting Standard (IFRS) S1 dan S2.
Pada laporan ini, kami menyatakan kembali beberapa informasi dari pelaporan sebelumnya, di antaranya data energi
dan emisi yang dihasilkan oleh Data Center. Perubahan data disebabkan karena perbedaan metode perhitungan yang
sebelumnya menggunakan basis kapasitas Data Center menjadi basis occupancy. [2-4]
4 L A P O R A N K E B E R L A N J UTA N 202 3 PT TELKOM INDONESIA (PERSERO ) TBK
Page 7
PA R T/ 01. VERIFIKASI PIHAK INDEPENDEN Saat ini, Laporan Keberlanjutan Telkom belum menunjuk pihak independen untuk melakukan assurance service. Namun demikian, Telkom memastikan bahwa seluruh data dan informasi telah disetujui dan divalidasi oleh divisi- divisi terkait untuk meningkatkan reliabilitas laporan. Seluruh pengungkapan informasi telah ditinjau kembali oleh manajemen dan telah mendapatkan persetujuan Direktur Utama dan Komisaris Utama sebagai pejabat tertinggi tata kelola keberlanjutan Telkom. [2-5][2-14] KONTAK TERKAIT LAPORAN Unit Investor Relation PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk The Telkom Hub, Telkom Landmark Tower, Lantai 39 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 52, No. Indonesia Telepon : (6221) 521 5109 E-mail : investor@telkom.co.id Kami mengucapkan terima kasih atas tanggapan terhadap umpan balik Laporan Keberlanjutan 2022 dari para pemangku kepentingan lainnya. Manajemen Telkom juga telah menerima umpan balik atas kinerja keberlanjutan dari lembaga pemeringkat dan menindaklanjuti hasil penilaian ESG. Dalam Laporan Keberlanjutan tahun 2023, Telkom berupaya untuk terus meningkatkan pengelolaan aspek ESG dan kinerja keberlanjutan. PT TELKOM INDONESIA (PERSERO ) TBK L A P O R A N K E B E R L A N J UTA N 202 3 5
Page 8
IKHTISAR
PENJELASAN KOMISARIS UTAMA
“
Keberadaan Telkom di
tengah masyarakat tidak
hanya berkomitmen
untuk memberikan
solusi telekomunikasi,
namun juga untuk
menciptakan masa depan
yang lebih baik dan
berkelanjutan. Dewan
Komisaris meyakini
bahwa keseimbangan
antara pengelolaan
aspek ekonomi serta
aspek lingkungan, sosial,
dan tata kelola (LST/
ESG) akan memberikan
dampak positif dan nilai
tambah bagi pemangku
kepentingan dan
lingkungan hidup.”
Bambang Permadi Soemantri
Brodjonegoro
Komisaris Utama/Komisaris Independen
6 L A P O R A N K E B E R L A N J UTA N 202 3 PT TELKOM INDONESIA (PERSERO ) TBK
Page 9
PA R T/ 01.
Para pemangku kepentingan yang terhormat, Pelaksanaan berbagai inisiatif pada pilar Right People
dipandang sudah cukup baik, yang tercermin dari
Isu lingkungan, sosial, dan tata kelola (ESG) telah beberapa inisiatif, antar alain: internalisasi hak asasi
menjadi perhatian penting seluruh dunia. Sepanjang manusia (HAM) dan etika bisnis di dalam rantai nilai
2023, TelkomGroup berupaya untuk meningkatkan TelkomGroup, penerapan strategi pengelolaan sumber
kinerja operasional dan keuangan yang diimbangi daya manusia (SDM) dalam memenuhi talenta-
dengan pengelolaan aspek ESG guna berkontribusi talenta digital, penyediaan program pengembangan
pada keberlanjutan di masa depan serta mendukung kompetensi, tempat bekerja yang layak dan aman, serta
pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB). program untuk meningkatkan inklusivitas perempuan di
lingkungan TelkomGroup. Perseroan juga menjalankan
Pandangan Dewan Komisaris program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL)
terhadap Kebijakan dan Strategi yang yang di antaranya mencakup pemberdayaan usaha kecil
Diimplementasikan dan menengah (UMK), pengelolaan limbah berbasis
masyarakat, bantuan pendidikan, serta bantuan sosial
Dewan Komisaris menilai bahwa Direksi telah mengelola lainnya untuk membangun kemandirian masyarakat
aspek ESG Perseroan sesuai dengan lingkup dan konteks dan mendukung TPB. Dewan Komisaris mengapresiasi
keberlanjutan yang relevan bagi sektor telekomunikasi. langkah-langkah Direksi dalam merencanakan dan
Telkom telah memilliki pilar keberlanjutan yaitu Right merealisasikan seluruh inisiatif dalam pilar Right People
Environmental Approach, Right People, dan Right yang telah dilakukan di tahun 2023, dan terus mendorong
Governance sebagai fondasi dalam merumuskan agar hal tersebut dapat dilanjutkan dan ditingkatkan di
kebijakan dan strategi untuk mencapai target kinerja masa mendatang.
keberlanjutan.
Pada pilar Right Governance, Perseroan memperkuat
Pada pilar Right Environmental Approach, Perseroan kebijakan dan strategi untuk menjalankan bisnis yang
berupaya untuk menjalankan bisnis dengan beretika, meningkatkan kepercayaan pelanggan dengan
memperhatikan aspek lingkungan. Dewan Komisaris mengelola keamanan data dan privasi, serta mematuhi
menilai bahwa kebijakan dan strategi Perseroan dalam peraturan dan perundang-undangan. Melalui penerapan
pengelolaan lingkungan sudah cukup baik, di antaranya tata kelola keberlanjutan yang matang, Dewan Komisaris
mencakup manajemen e-waste, efisiensi energi, optimis bahwa pengelolaan ESG dan penerapan
pengurangan emisi gas rumah kaca (GRK), penghematan praktik keberlanjutan dapat dimonitor dan dievaluasi
air, hingga pemanfaatan energi baru dan terbarukan dengan optimal sehingga dapat berdampak positif bagi
(EBT). Dewan Komisaris mengapresiasi dan mendukung pemangku kepentingan.
inisiatif Perseroan untuk memitigasi dampak negatif
lingkungan.
PT TELKOM INDONESIA (PERSERO ) TBK L A P O R A N K E B E R L A N J UTA N 202 3 7
Page 10
IKHTISAR
Pandangan atas Pencapaian Kinerja Perjalanan ke Depan
Keberlanjutan
Dewan Komisaris mencermati bahwa risiko dan
Percepatan digitalisasi telah memicu peningkatan tantangan global yang perlu dimitigasi di antaranya
permintaan konektivitas dan infrastruktur telekomunikasi risiko keamanan siber, dampak kecanggihan teknologi,
digital. Perseroan telah memiliki strategi untuk serta kualitas SDM. Sebagai perusahaan yang bergerak
mengembangkan portofolio produk dan layanan, serta di sektor telekomunikasi yang sedang bertransformasi
melanjutkan transformasi menjadi perusahaan digital menjadi digital telco, Perseroan perlu memperkuat tata
telco. Dengan memperkuat aset, portofolio produk, serta kelola dan implementasi strategi pencegahan untuk
pengelolaan ESG yang seimbang, Dewan Komisaris meminimalisasi dampak negatif dari risiko-risiko dan
berharap bahwa Perseroan akan dapat meningkatkan tantangan yang dihadapi.
pengembalian (return) dan mengoptimalkan nilai bagi
para pemegang saham, serta memberikan dampak Di tengah era teknologi dan digitalisasi yang terus
positif bagi pemangku kepentingan lainnya. berkembang, Telkom akan berupaya untuk terus
mengembangkan inovasi dan meningkatkan
Sepanjang 2023, Perseroan telah mencatatkan kinerja pengalaman pelanggan. Upaya tersebut menjadi prioritas
keberlanjutan yang positif, yang mencakup kinerja untuk mendukung transformasi menuju ekonomi digital
aspek bisnis dan ESG. Dewan Komisaris mengapresiasi yang unggul di Indonesia, serta mewujudkan masa
kepemimpinan Direksi yang didukung oleh kontribusi depan yang lebih baik dan berkelanjutan bagi seluruh
dan integrasi seluruh fungsi dalam menjalankan tugas masyarakat Indonesia.
dan tanggung jawabnya. Kinerja keberlanjutan Telkom
yang baik di 2023, antara lain dibuktikan dengan
diperolehnya beberapa penghargaan pada aspek ESG dari
pihak eksternal, seperti penghargaan BUMN Corporate
Communication & Sustainability (BCOMMS) 2023 dari
Kementerian BUMN, penghargaan Most Excellence GCG
Implementation dari CNBC Indonesia, penghargaan Asia
Pacific Climate Leaders Award 2023 dari Financial Times
and Statista, penghargaaan Corporate Governance Award
dari IICD. Selain itu, Telkom juga berhasil mendapatkan
ESG Rating dengan peringkat Rating A dari Morgan
Stanley Capital International, dan Skor 27,1 (Medium Risk)
dari Sustainalytics.
8 L A P O R A N K E B E R L A N J UTA N 202 3 PT TELKOM INDONESIA (PERSERO ) TBK
Page 11
PA R T/ 01. Apresiasi Dewan Komisaris berterima kasih dan memberikan apresiasi kepada seluruh insan TelkomGroup dan pemangku kepentingan yang telah memberikan dukungannya, sehingga Perseroan dapat menerapkan praktik keberlanjutan dan mencapai kinerja yang positif. Kami sangat bersemangat menghadapi periode ke depan dengan pencapaian kinerja keberlanjutan yang lebih baik lagi, sehingga dapat meningkatkan nilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan. Atas nama Dewan Komisaris, saya mengucapkan terima kasih dan berharap dapat mempererat kolaborasi serta sinergi untuk melanjutkan kemitraan dan mewujudkan masa depan yang berkelanjutan. Jakarta, 31 Maret 2024 Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro Komisaris Utama/Komisaris Independen PT TELKOM INDONESIA (PERSERO ) TBK L A P O R A N K E B E R L A N J UTA N 202 3 9
Page 12
IKHTISAR
PENJELASAN DIREKTUR UTAMA [2-14]
“
Dengan mengelola
aspek lingkungan
(environmental), sosial
(social), dan tata kelola
(governance) atau LST/
ESG, Telkom optimis akan
dapat mencapai target-
target kinerja keberlanjutan
yang telah ditetapkan dan
mendukung pencapaian
Tujuan Pembangunan
Berkelanjutan (TPB/SDGs).
Pengelolaan ESG yang
lebih serius juga menjadi
bagian dari transformasi
TelkomGroup untuk menjadi
perusahaan digital telco
yang memberikan solusi
inovatif dan menciptakan
nilai tambah berkelanjutan
bagi pemangku
kepentingan serta dampak
positif bagi lingkungan
hidup.”
Ririek Adriansyah
Direktur Utama
10 L A P O R A N K E B E R L A N J UTA N 202 3 PT TELKOM INDONESIA (PERSERO ) TBK
Page 13
PA R T/ 01.
Para pemangku kepentingan yang terhormat, • Pilar Right Environmental Approach mencerminkan
komitmen dalam menjalankan bisnis secara
Dinamika global saat ini memberi perhatian khusus bertanggung jawab terhadap lingkungan. Dengan
akan pentingnya aspek lingkungan dan sosial untuk fokus pada pengurangan dampak negatif dari rantai
mengelola risiko dan mendukung pertumbuhan bisnis, Perseroan berupaya untuk terus meningkatkan
ekonomi yang berkelanjutan. PT Telkom Indonesia pengelolaan limbah elektronik, bekerja sama dengan
(Persero) Tbk (“Telkom” atau “Perseroan”), sebagai vendor dalam mengelola limbah, melakukan efisiensi
pelaku utama di industri telekomunikasi, berkomitmen energi dan berinovasi untuk mengurangi emisi di
memperkuat budaya keberlanjutan. TelkomGroup fokus Data Center, hingga membangun BTS hijau yang
pada praktik-praktik terbaik untuk mendukung TPB dan menggunakan sumber Energi Baru dan Terbarukan
menjalankan bisnis secara etis. (EBT). Pelaksanaan pilar ini juga menjadi upaya Telkom
dalam memitigasi tantangan dan risiko iklim.
Telkom secara konsisten mengelola risiko ESG dengan • Pilar Right People menandakan dedikasi dalam
upaya maksimal untuk menekan dan mengurangi memberikan dampak positif kepada semua pemangku
dampak negatif atas kegiatan usaha, sekaligus kepentingan, termasuk karyawan, pelanggan,
mengoptimalkan peluang untuk mendukung dan masyarakat. Tantangan utama khususnya
transformasi Perseroan. Pendekatan ini selaras dengan dalam aspek sosial adalah berkaitan dengan talent
nilai-nilai planet, people, partnership, prosperity, & peace management, termasuk digital talent readiness.
(5P) sebagai dasar peningkatan kinerja keberlanjutan. Respon Perseroan untuk menghadapi tantangan
Sebagai perusahaan digital telekomunikasi, Telkom tersebut adalah dengan memperkuat pengelolaan
tidak hanya mengelola risiko ESG, tetapi juga berinovasi sumber daya manusia serta menyesuaikan kebijakan-
dalam teknologi digital guna menciptakan kemudahan kebijakan yang dapat mendukung keberagaman,
dan kenyamanan bagi kehidupan sehari-hari. Pemetaan kesejahteraan, kesetaraan, termasuk peningkatan
risiko ESG dan pilar keberlanjutan menjadi dasar kompetensi SDM dan pemberdayaan difabel untuk
kuat untuk menjalankan bisnis secara berkelanjutan, menghadapi percepatan digital dan transformasi
berkontribusi positif pada pembangunan berkelanjutan Perseroan.
serta menciptakan nilai positif bagi masyarakat dan • Pilar Right Governance mencakup komitmen dalam
lingkungan sekitar. penerapan tata kelola keberlanjutan yang kuat,
meliputi kepatuhan hukum, etika bisnis, privasi
Kebijakan untuk Merespon Tantangan pelanggan, dan hak asasi manusia khususnya dalam
menghadapi tantangan terbesar dalam bisnis
Dalam menghadapi tantangan terkait aspek ESG, Telkom telekomunikasi yaitu keamanan data dan keamanan
menerapkan kebijakan dan strategi keberlanjutan siber yang dilakukan melalui tata kelola pengamanan
dengan berpedoman pada pilar keberlanjutan yaitu data secara baik dan comply dengan regulasi sehingga
Right Environmental Approach, Right People, dan Right dapat menjaga privasi dan data pelanggan.
Governance.
PT TELKOM INDONESIA (PERSERO ) TBK L A P O R A N K E B E R L A N J UTA N 202 3 11
Page 14
IKHTISAR
Melalui pelaksanaan ketiga pilar ini, kami berharap dapat elektronik dengan menyediakan kotak elektronik di
mencapai kinerja ESG yang seimbang dan berkelanjutan, setiap lokasi kerja. Dengan kolaborasi bersama mitra
serta dapat memastikan bahwa transformasi digital kerja, kami memastikan bahwa limbah elektronik
yang kami lakukan memberikan manfaat positif yang didaur ulang menjadi barang bernilai tambah yang
berkelanjutan bagi semua pemangku kepentingan. dapat dimanfaatkan dan didistribusikan kepada
masyarakat. Seluruh upaya ini mencerminkan komitmen
Pencapaian Kinerja Keberlanjutan TelkomGroup terhadap keberlanjutan dan tanggung
jawab lingkungan yang berkelanjutan.
Telkom percaya bahwa dengan mengintegrasikan ESG ke
dalam seluruh aspek bisnis, maka kami dapat mencapai Right People
target kinerja keberlanjutan dan menciptakan dampak
positif untuk masa depan yang lebih baik. Keberlanjutan Selama 2023, upaya pengembangan kompetensi SDM
bukan hanya tanggung jawab sosial, melainkan juga terus diperkuat melalui peningkatan program pelatihan
elemen integral dalam strategi bisnis, menciptakan dan pendidikan. Langkah konkret telah diambil dalam
dampak positif pada lingkungan dan masyarakat pengelolaan Digital Talent Readiness Program, suatu
serta berkontribusi terhadap pertumbuhan bisnis inisiatif yang bertujuan mengembangkan kapabilitas
yang berkelanjutan. Pencapaian kinerja keberlanjutan digital karyawan agar dapat beradaptasi dengan
Telkom diuraikan dalam masing-masing pencapaian perubahan teknologi digital. Pada tahun 2023, Telkom
pelaksanaan tiga pilar keberlanjutan yang selanjutnya memiliki digital talent sebanyak 4.033 orang atau 17,18%
tercermin dalam economic growth sebagai berikut: dari total karyawan.
Right Environmental Approach Fokus kami juga melibatkan manajemen
ketenagakerjaan yang adil dan beretika, dengan
Selama tahun 2023, TelkomGroup telah mengedepankan nilai-nilai hak asasi manusia, kesetaraan
mengimplementasikan berbagai inisiatif untuk gender, keberagaman, serta inklusivitas di lingkungan
mendukung praktik keberlanjutan dan mengatasi perusahaan. Saat ini, sebanyak 36,95% dari total karyawan
tantangan yang dihadapi sebagai perusahaan Telkom adalah perempuan, termasuk 29,96% di tingkat
telekomunikasi digital. Fokus pada aspek lingkungan, manajerial, dan ikut aktif dalam memberdayakan
Perseroan telah secara proaktif mengambil tindakan individu dari kalangan kaum disabilitas.
konkret, seperti mengurangi emisi karbon melalui
kegiatan pengelolaan limbah terutama e-waste, Tidak hanya berorientasi pada internal perusahaan,
penanaman 45.500 pohon mangrove, revegetasi 62.150 namun kami juga berkomitmen untuk memberikan
pohon di 10 titik lokasi, dan rehabilitasi 3.920 terumbu pengalaman terbaik kepada konsumen. Transformasi
karang. TelkomGroup telah menggunakan sumber MyTelkomsel merupakan bukti nyata dari upaya kami
energi ramah lingkungan di 830 sites, seperti sel surya, untuk mempertahankan dan meningkatkan loyalitas
biodiesel, dan mikrohidro. Selain itu, TelkomGroup pelanggan melalui integrasi layanan/product yang
juga mendukung penggunaan transportasi ramah end-to-end sehingga memberikan kemudahan dan
lingkungan dengan mendorong penggunaan kendaraan kenyamanan dalam satu solusi aplikasi yang efisien.
listrik (EV) di antara karyawan-karyawannya. Melalui Melalui berbagai langkah ini, nilai Net Promoter Score
inisiatif-inisiatif ini, pada tahun 2023 emisi GRK yang (NPS) Telkom mengalami perbaikan menjadi 56 poin
dihasilkan sebesar 1.724.335,18 ton CO2eq, menurun 7% diakhir 2023.
dibandingkan tahun 2022.
Dalam lingkup komunitas, Perseroan aktif terlibat
Di lingkungan perusahaan, TelkomGroup membangun dalam pengelolaan peningkatan kapasitas Usaha Mikro
budaya ramah lingkungan dengan mengelola sumber dan Kecil (UMK). Upaya ini bertujuan meningkatkan
daya secara efektif dan efisien, meliputi pengurangan kualitas UMK melalui pemberdayaan dan adaptasi
penggunaan kertas, air, dan listrik sehingga tercatat digital. Inisiatif Pemberdayaan Digital untuk Bangsa
pengurangan penggunaan kertas, air, dan listrik melalui pemberdayaan UMK menjadi landasan kami
sebesar 4-21% di tahun 2023. Upaya ini juga mencakup dalam menggerakkan peran positif dalam mendorong
pengurangan limbah pribadi karyawan. Telkom secara kemajuan ekonomi. Pada tahun 2023, Telkom memiliki
aktif melibatkan karyawan dalam pengelolaan limbah 11.180 UMK binaan dan sebanyak 11,76% UMK Naik Kelas.
12 L A P O R A N K E B E R L A N J UTA N 202 3 PT TELKOM INDONESIA (PERSERO ) TBK
Page 15
PA R T/ 01.
Right Governance Strategi Pencapaian Target
Perseroan senantiasa menerapkan tata kelola Seluruh Insan TelkomGroup, termasuk Direksi, Dewan
keberlanjutan, etika bisnis, kepatuhan terhadap Komisaris, dan Karyawan akan terus saling bekerja sama
regulasi yang berlaku, serta konsisten menjalankan dan bertanggung jawab untuk menerapkan praktik
pengawasan untuk memastikan kesesuaian dengan keberlanjutan dalam kegiatan operasi sehari-hari. Secara
norma-norma yang berlaku maupun etika bisnis. Di konsisten, manajemen akan menjalankan pengawasan
2023, kami melakukan upaya perbaikan struktural dan evaluasi terhadap capaian target kinerja operasional,
melalui pembentukan organisasi Data Protection Officer kinerja keuangan, dan kinerja aspek ESG.
(DPO) dengan peta peran dan fungsi yang lebih jelas.
Perseroan juga mengimplementasikan perubahan pada Di sisi lain, Perseroan juga senantiasa proaktif dalam
Kebijakan Privasi dan Peraturan Perusahaan agar selaras mengidentifikasi tantangan dan peluang yang mungkin
dengan ketentuan yang diatur dalam Undang-Undang muncul. Kesadaran akan peran telekomunikasi digital
Perlindungan Data Pribadi (PDP). sebagai pendorong utama kemajuan perekonomian
digital telah menjadi dasar kami untuk terus berinovasi
Perseroan juga mengacu pada ketentuan standar dan menjalankan transformasi. Telekomunikasi digital,
internasional salah satunya ISO 27001 untuk selain memberikan kemudahan dan konektivitas,
mengintensifkan tingkat perlindungan dan keamanan dianggap sebagai kunci untuk memperluas rantai nilai
data. Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa bisnis. TelkomGroup telah mengukuhkan tekad untuk
TelkomGroup selalu memenuhi standar global dalam menjalankan manajemen risiko ESG yang menyeluruh,
pengelolaan dan perlindungan data dan sepanjang dengan tujuan tidak hanya untuk mengurangi risiko
tahun 2023, tidak terjadi insiden kebocoran data. Semua bisnis tetapi juga membuka peluang baru yang strategis
upaya tersebut diarahkan untuk memastikan bahwa di era telekomunikasi digital. Saat ini, manajemen dan
TelkomGroup bukan hanya mematuhi regulasi yang divisi-divisi terkait juga tengah menyiapkan strategi
berlaku, tetapi juga menyediakan tingkat perlindungan keberlanjutan yang dapat diimplementasikan secara
dan keamanan optimal terhadap data, dengan tetap holistik untuk meminimalisasi risiko, mengoptimalkan
berpegang pada prinsip etika bisnis yang tinggi. peluang, dan menciptakan dampak positif yang
berkelanjutan.
Economic Growth
Apresiasi
TelkomGroup mencatat pencapaian positif dalam kinerja
operasional dan keuangan sepanjang 2023. Capaian Mengakhiri penjelasan ini, kami menyampaikan terima
ini mencerminkan dampak positif dari pengelolaan kasih kepada seluruh pemangku kepentingan atas
ESG dan praktik keberlanjutan terhadap pertumbuhan dukungan yang diberikan kepada PT Telkom Indonesia
bisnis. Pendapatan TelkomGroup pada 2023 ini (Persero) Tbk dalam menerapkan praktik-praktik
mencapai Rp149.216 miliar, atau meningkat sebesar 1,30% keberlanjutan. Dukungan ini merupakan pilar penting
dibandingkan tahun sebelumnya. Dari segi keuntungan dalam perjalanan Perseroan untuk menjadi Digital Telco
bersih, TelkomGroup berhasil mencatatkan laba bersih pilihan utama untuk memajukan masyarakat. Kami
sebesar Rp24.560 miliar, atau tumbuh sebesar 18,34% yakin, Telkom dapat terus berinovasi di tengah berbagai
dibandingkan tahun sebelumnya. Secara keseluruhan, tantangan dan peluang di era digital sehinga dapat terus
pencapaian positif ini mencerminkan keberhasilan upaya bertumbuh secara berkelanjutan, untuk menciptakan
TelkomGroup dalam mencapai target keuangan serta nilai Perseroan yang lebih tinggi, dan dapat memberikan
meningkatkan dampak positifnya dalam konteks praktik layanan terbaik dalam memenuhi kebutuhan digital
keberlanjutan. nasional.
Jakarta, 31 Maret 2024
Ririek Adriansyah
Direktur Utama
PT TELKOM INDONESIA (PERSERO ) TBK L A P O R A N K E B E R L A N J UTA N 202 3 13
Page 16
IKHTISAR
SURAT PERNYATAAN
TANGGUNG JAWAB ATAS LAPORAN KEBERLANJUTAN 2023
Kami yang bertanda tangan di bawah ini menyatakan bahwa Dewan Komisaris telah memeriksa dan menyetujui
Laporan Keberlanjutan PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk tahun 2023, dan menyatakan bahwa semua informasi
dalam Laporan Keberlanjutan telah dimuat secara lengkap,
serta kami bertanggung jawab penuh atas kebenaran isi Laporan Keberlanjutan Perseroan.
Demikian pernyataan ini dibuat dengan sebenarnya.
Jakarta, 31 Maret 2024
Dewan Komisaris
Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro
Komisaris Utama/Komisaris Independen
Wawan Iriawan Bono Daru Adji Abdi Negara Nurdin
Komisaris Independen Komisaris Independen Komisaris Independen
Marcelino Rumambo Pandin Ismail Rizal Mallarangeng
Komisaris Komisaris Komisaris
Isa Rachmatarwata Arya Mahendra Sinulingga Silmy Karim
Komisaris Komisaris Komisaris
14 L A P O R A N K E B E R L A N J UTA N 202 3 PT TELKOM INDONESIA (PERSERO ) TBK
Page 17
PA R T/ 01.
SURAT PERNYATAAN
TANGGUNG JAWAB ATAS LAPORAN KEBERLANJUTAN 2023
Kami yang bertanda tangan di bawah ini menyatakan bahwa Direksi telah memeriksa dan menyetujui Laporan
Keberlanjutan PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk tahun 2023, dan menyatakan bahwa semua informasi dalam
Laporan Keberlanjutan telah dimuat secara lengkap,
serta kami bertanggung jawab penuh atas kebenaran isi Laporan Keberlanjutan Perseroan.
Demikian pernyataan ini dibuat dengan sebenarnya.
Jakarta, 31 Maret 2024
Direksi
Ririek Adriansyah
Direktur Utama
Heri Supriadi FM Venusiana R Herlan Wijanarko
Direktur Keuangan dan Direktur Enterprise & Business Direktur Network & IT Solution
Manajemen Risiko Service
Muhamad Fajrin Rasyid Budi Setyawan Wijaya Afriwandi
Direktur Digital Business Direktur Strategic Portfolio Direktur Human Capital
Management
Bogi Witjaksono Honesti Basyir
Direktur Wholesale & International Service Direktur Group Business Development
PT TELKOM INDONESIA (PERSERO ) TBK L A P O R A N K E B E R L A N J UTA N 202 3 15
Page 18
IKHTISAR
PROFIL PERUSAHAAN [2-1]
Nama Posisi Keuangan
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk
Ekuitas
Rp156.562 miliar
Tahun Berdiri
19 November 1991
Kode Saham
TLKM – Bursa Efek Indonesia (BEI)
TLK – New York Stock Exchange (NYSE)
Status
Aset
Perusahaan Terbuka (Tbk)
Rp287.042
miliar
Alamat Kantor Pusat
Jalan Japati No. 1 Bandung
Kepemilikan Saham
· Negara Republik Indonesia 52,09%
· Publik 47,91%
Liabilitas (Kewajiban)
Rp130.480 miliar
16 L A P O R A N K E B E R L A N J UTA N 202 3 PT TELKOM INDONESIA (PERSERO ) TBK
Page 19
PA R T/ 01.
Jumlah Karyawan Telkom Produk, Layanan, dan Kegiatan Usaha yang
Dijalankan [2-6]
Laki-laki
Jasa layanan Teknologi Informasi dan Komunikasi
63,05%
(TIK) serta jaringan telekomunikasi.
Domain Bisnis Digital
1. Digital Connectivity merupakan bisnis dan
teknologi yang berfokus pada konektivitas.
2. Digital Platform merupakan infrastruktur atau
kerangka kerja digital yang memungkinkan
berbagai entitas untuk berinteraksi,
Total Karyawan berkolaborasi, dan bertukar barang, layanan,
7.469 atau informasi secara elektronik.
3. Digital Services merupakan bisnis dan produk
terkait konten digital.
Informasi lebih lanjut mengenai Telkom tersedia
pada Laporan Tahunan secara terpisah dan situs
resmi perusahaan (www.telkom.co.id).
Perempuan
36,95%
PT TELKOM INDONESIA (PERSERO ) TBK L A P O R A N K E B E R L A N J UTA N 202 3 17
Page 20
IKHTISAR
TELKOM DAN ANAK PERUSAHAAN
Per 31 Desember 2023, Telkom memiliki 45 entitas anak dengan kepemilikan
langsung dan tidak langsung serta persentase kepemilikan lebih dari 50%,
sehingga Laporan Keuangannya terkonsolidasi dengan Telkom sebagai
Perusahaan Induk. Selain itu, terdapat 9 Entitas Anak yang tidak terkonsolidasi
(afiliasi).
98,85% -% | -% 69,90% 99,99% 71,87% 99,99% 99,99%
30,40% 100,00% | -% 99,99% 100,00% 60,00% 51,00% | 49,00%
99,99% 24,27% 100,00% 24,00%
SMI
51,00% -% | 99,99% -% | 99,99% 60,00% 60,00% -% | 99,99% 60,00%
Keterangan:
Kepemilikan langsung (terkonsolidasi)
Kepemilikan tidak langsung (terkonsolidasi)
Tidak Terkonsolidasi
18 L A P O R A N K E B E R L A N J UTA N 202 3 PT TELKOM INDONESIA (PERSERO ) TBK
Page 21
PA R T/ 01.
Pemerintah Indonesia
52,09%
Publik
47,91%
99,99% 99,99% 99,99% 99,99% 99,99% 99,96%
100,00% 100,00% 100,00%
51,00% 99,99% 55,00%
100,00% 100,00% 70,0%
34,00% | 36,00%
-% | 15,67% 25,00% 6,32% 5,00% 2,11% 33,00%
PT TELKOM INDONESIA (PERSERO ) TBK L A P O R A N K E B E R L A N J UTA N 202 3 19
Page 22
IKHTISAR
BERORIENTASI PADA PELANGGAN PERUBAHAN SIGNIFIKAN
(CUSTOMER-ORIENTED)
Di tahun 2023, Telkom menandatangani Perjanjian
Dalam menjalankan strategi bisnis dan operasionalnya, Pemisahan Bersyarat (Conditional Spin-off Agreement/
TelkomGroup menerapkan pendekatan yang berfokus CSA) untuk mengintegrasikan IndiHome ke Telkomsel,
pada pelanggan (customer-oriented). Perusahaan sesuai dengan inisiatif Fixed Mobile Convergence (FMC)
berkomitmen untuk memberikan pengalaman yang luar sebagai bagian dari strategi utama Five Bold Moves.
biasa bagi pelanggan dan mengutamakan kepuasan Penandatanganan perjanjian ini merupakan bagian dari
pelanggan. Seiring dengan perubahan industri teknologi implementasi strategi Telkom untuk memperkuat bisnis
yang semakin canggih, TelkomGroup berupaya terus dengan menyediakan layanan broadband yang lebih
berkembang dan bertransformasi menjadi digital luas dan mengakselerasi pemerataan konektivitas digital
telecommunication company dengan tiga domain di Indonesia yang inklusif dan berkelanjutan. Dengan
bisnis digital yaitu: Digital Connectivity, Digital Platform, demikian, Telkomsel fokus ke Business to Consumer
dan Digital Services. Informasi lengkap mengenai Digital (B2C) dan Telkom fokus ke Business to Business (B2B).
Business Domain, penjelasan produk dan jasa, serta
pelanggan dan mitra kami tersedia di www.telkom.co.id.
PURPOSE, VISI, MISI, DAN NILAI-NILAI PERUSAHAAN
PURPOSE
Mewujudkan bangsa yang lebih sejahtera dan
berdaya saing serta memberikan nilai tambah
yang terbaik bagi para pemangku kepentingan.
Menjadi digital telco pilihan
utama untuk memajukan
masyarakat.
VISI
20 L A P O R A N K E B E R L A N J UTA N 202 3 PT TELKOM INDONESIA (PERSERO ) TBK
Page 23
PA R T/ 01.
1. Mempercepat pembangunan infrastruktur
dan platform digital cerdas yang
berkelanjutan, ekonomis, dan dapat
diakses oleh seluruh masyarakat.
MISI 2. Mengembangkan talenta digital unggulan
yang membantu mendorong kemampuan
digital dan tingkat adopsi digital bangsa.
3. Mengorkestrasi ekosistem digital untuk
memberikan pengalaman digital
pelanggan terbaik.
NILAI-NILAI PERUSAHAAN
PT TELKOM INDONESIA (PERSERO ) TBK L A P O R A N K E B E R L A N J UTA N 202 3 21
Page 24
IKHTISAR
CAKUPAN OPERASIONAL DAN INFRASTRUKTUR JARINGAN [2-1, 2-6] [TC-TL-000.D]
Merah0Putih Telkom - 3S
(108 E) (1180E)
SHM
MOS
MAN AMS WRS
LON LUX
DUB FRA KIV
PRS SWI
MRS
VNA
EIG
MLN SOF SEO
MDR IST
LSB PAL TYO
C2C
SHA
SHI
ALG HKG
CAI RYD
MAC TWN
APCN-2
RGN
DUB
BKK
DJI
BBG
HAN SJC
IMEWE
BSW
SEA-ME-WE 5 SG SMPCS
DUM
BTM
SEA-ME-WE 4
JKT SBY
DPS
DIL
IGG
22 L A P O R A N K E B E R L A N J UTA N 202 3 PT TELKOM INDONESIA (PERSERO ) TBK
Page 25
PA R T/ 01.
TOR
SJ CHG
JUS
NYX
UNITY
SLO ASH
LAX
FASTER
TNG-IA AAG
HWI
GAU
Point of Presence (POP)
SEA-US
International Direct Dialing (IDD)
Submarine Fiber Optic (SEA-ME-WE 4)
Submarine Fiber Optic (SEA-ME-WE 5)
Submarine Fiber Optic APCN-2
Submarine Fiber Optic EIG
Submarine Fiber Optic SEA - US
Submarine Fiber Optic IGG
Submarine Fiber Optic SMPCS
Telekomunikasi Indonesia Internasional SP
(TELIN)
PT TELKOM INDONESIA (PERSERO ) TBK L A P O R A N K E B E R L A N J UTA N 202 3 23
Page 26
IKHTISAR
PENCAPAIAN DAN IKHTISAR KEBERLANJUTAN
ECONOMIC GROWTH RIGHT PEOPLE
Rp149.216 miliar 56 poin
Nilai NPS Score
Pendapatan
usaha naik 1,30% 47
Indeks Kepuasan Pelanggan Consumer
(Telkomsel-Fixed)
Rp24.560 miliar
36,95%
Laba bersih 18,34% Karyawan perempuan di Telkom
Rp186 miliar
Rp23.447 miliar Biaya pendidikan dan
pelatihan karyawan
Pengeluaran untuk pemasok
lokal 99,01% dari total nilai 989 UMK
spending Bersertifikat BPOM RI
RIGHT ENVIRONMENTAL APPROACH
45.500 pohon
Revegetasi
3.920 substrat
Penanaman pohon 62.150 pohon Rehabilitas terumbu karang
mangrove di 10 titik lokasi
4,2 kWh kapasitas yang
830 sites
22% EV Ownership terpasang
Penggunaan Green Energy
3 charging station 23 rumah tangga penerima
manfaat
7.308.845 GJ
13 electric motorcycles
Penggunaan energi Energi terbarukan dari Pembangkit
Listrik Tenaga Mikro-Hidro untuk
Penggunaan Electric Vehicle masyarakat
3,1 Ton
Limbah yang didaur ulang 708.878 GJ 129.763,83 Ton CO2eq
Penurunan penggunaan energi
Penurunan emisi GRK
71 unit 1.724.335,18 Ton
Penyaluran Electronic 183.173 unit
Device Donation for CO2eq Utilisasi penggunaan kembali
Education (Eduvice) Jumlah emisi GRK yang dihasilkan perangkat modem
4 – 21% Pengurangan 52.000 kartu ≈ 260 kg
penggunaan kertas, air, dan listrik limbah Daur ulang kartu SIM
24 L A P O R A N K E B E R L A N J UTA N 202 3 PT TELKOM INDONESIA (PERSERO ) TBK
Page 27
PA R T/ 01.
3.785 UMK 17,18% digital talent >40,5
bersertifikat BKPM Digital Talent Readiness Program UMK dengan >800 transaksi
244 UMK 73 Digitalisasi UMK
bersertifikat Halal Indeks Kepuasan Pelanggan
Wholesale & International Business
148 UMK
berpartisipasi pelatihan Pijar Mahir 29,96%
Karyawati Telkom yang menduduki
11.180 UMK level manajerial
Binaan
65,16 jam
11,76% Rata-rata jam pelatihan karyawan
UMK naik kelas
2.900
active user UMK PaDi
92
orang peserta Digistar Class
RIGHT GOVERNANCE mendaftar sebagai
calon karyawan Telkom
65
ISO 37001 Anti-Bribery Tidak ada Indeks Kepuasan Pelanggan
Management System penanganan Enterprise
Sertifikasi Anti insiden
Penyuapan untuk yang tidak 0,39%
Karyawan difabel
Telkom dan Entitas memenuhi SLA
Anak Rp154,94 miliar
Program Pendanaan UMK
Tidak ada insiden dan Program Pemberdayaan
Masyarakat di bidang Sosial,
kebocoran dan
Ekonomi, dan Lingkungan
pelanggaran data
Sertifikasi ISO 27001
sampai 2025
100% laporan WBS
yang memenuhi syarat
telah ditindaklanjuti
PT TELKOM INDONESIA (PERSERO ) TBK L A P O R A N K E B E R L A N J UTA N 202 3 25
Page 28
IKHTISAR
APRESIASI DAN PENGHARGAAN
Telkom telah berhasil meraih sejumlah pengakuan dan prestasi yang menunjukkan posisinya sebagai pionir dalam
industri telekomunikasi. Ini tidak hanya menjadi bukti konkret dari dedikasi kami untuk memberikan pelayanan
terbaik bagi pelanggan, tetapi juga menjadi komitmen kami dalam menjaga keunggulan teknologi serta memberikan
dampak positif bagi masyarakat dan lingkungan.
Lingkungan
1. Penghargaan Transparansi dan Penurunan Emisi Korporasi 2023 kategori Green dan Gold dari ajang
B-Universe.
2. Asia-Pacific Climate Leaders Award 2023 dari The Financial Times and Statista
3. Katadata Green Initiative Awards 2023 sektor Transportation/Technology dari Katadata
4. Anugerah CSR Republika 2023 bidang Dekarbonisasi dari Republika
Sosial
1. BCOMMS 2023 dari Kementerian BUMN
• Juara 1 kategori CID Pendidikan
• Juara 3 kategori Internal Communications Implementation
• Juara 3 kategori Media Relations Management
• Juara 1 kategori Best Content Creator
• Juara 2 kategori Best Exposure of The Year (Agenda Setting)
2. The Great Indonesian CEO for Listed State-Owned Enterprises Company 2023 category: Total Commitment
for Developing MSMEs thru PaDi UMKM Digital Platform
3. Program CSR Digitalisasi Sebagai Solusi Akselerasi Peningkatan Kualitas Pendidikan di Wilayah 3T
mendapat penghargaan dalam kategori Economic CSR Initiative di ajang B-Universe CSR Award 2023
4. Best Workplaces for Women 2023 in Providing Women Employee Welfare kategori Telecommunications
and Internet Provider
5. Top CSR of the Year 2023 dari Infobrand
6. CSR Strategy Award by HR Excellence Awards 2023 Singapore
7. “Gold Winner” BUMN Communication and Sustainability Award 2023 oleh Kementerian BUMN kategori CID
Pendidikan
8. “Gold Winner” Padmamitra Award 2023 oleh Forum CSR Indonesia kategori Pemberdayaan Pendidikan
9. CSR Outlook Awards 2023 oleh Olahkarsa dan IBCSD kategori Pendidikan, CSV, dan Economic Empowerment
10. “Gold Winner” Bisnis Indonesia Corporate Social Responsibilty Award (BISRA) 2023 di kategori Pilar Ekonomi
11. Marketeers Editor’s Choice Award 2023, PaDi UMKM, SME Enabler Through Digital of the Year
12. Indonesia Digital Innovation & Achievement Awards 2023 (IDIA)
• Best Digital Innovation and IOT Implementation 2023 in Telecommunication Industry
• Best Senior Executive Indonesia Digital Innovation and Achievement of The Year 2023 (Rosmida)
13. Anugerah CSR IDX Channel 2023 oleh IDX Channel, kategori Social Development Initiatives untuk Program
Innovillage (Inkubasi Sociodigipreneurship)
26 L A P O R A N K E B E R L A N J UTA N 202 3 PT TELKOM INDONESIA (PERSERO ) TBK
Page 29
PA R T/ 01.
Tata Kelola
1. Indonesia Most Reputable Companies 2023 dengan predikat Excellent Peringkat I (Champion) kategori
Telekomunikasi
2. Indonesia GCG Award-VII-2023 Economic Review 1st. The Best Indonesia GCG for Public Company 2023,
Sector: Infrastructure, Utilities & Transport - Industry: Telecommunications
3. The 14th IICD Corporate Governance Award Indonesian Institute for Corporate Directorship (IICD) Top 50
Emiten dengan kapitalisasi Pasar Terbesar (kategori Best Non Financial Sector)
4. CNBC Indonesia Awards 2023 CNBC Indonesia Most Excellence Good Corporate Governance
Implementation
5. Indonesia Enterprise Risk Management Award-V-2023 (IERMA-V-2023) Economic Review 1st. The Best
Indonesia Risk Management for Public Company 2023, Sector: Infrastructure, Utilities & Transport - Industry:
Telecommunications
PT TELKOM INDONESIA (PERSERO ) TBK L A P O R A N K E B E R L A N J UTA N 202 3 27
Page 30
IKHTISAR
SERTIFIKASI YANG DIMILIKI
TelkomGroup memiliki sertifikasi yang menegaskan komitmennya pada keamanan, keandalan, dan keberlanjutan
bisnis. Ini mencerminkan standar mutu dan keamanan tinggi yang dipegang oleh perusahaan dalam industri
telekomunikasi.
Badan atau Lembaga
No. Penerima Sertifikasi Masa Berlaku
yang Memberikan
1. Telkom ISO 37001:2016 Sistem Manajemen Anti Sucofindo 2026
Penyuapan
ISO 9001:2015 QMS TUV Rheinland 2025
ISO 27001:2013 ISMS TUV Rheinland 2025
ISO 22301:2019 BCMS TUV Rheinland 2025
ISO 20000-1:2018 ITSMS TUV Rheinland 2025
2. Telkomsel ISO/IEC 27001:2013 British Standards 2025
Institution (BSI)
3. AdMedika ISO/IEC 27001:2013 British Standards 2025
Institution (BSI)
ISO 45001:2008 Standard MSC Global 2025
ISO 9001:2015 Standard MSC Global 2026
ISO 37001:2016 TUV Nord 2026
4. MD Media IT IL Foundation Certificate in IT Service IT IL Foundation Berlaku seterusnya
Management
5. Infomedia ISO 27001:2013 TUV NORD Indonesia 2025
ISO 37001:2016 TUV NORD Indonesia 2025
6. Telkomsigma ISO 20000-1:2018 British Standards 2023
Institution (BSI)
ISO 27001:2013 British Standards 2025
Institution (BSI)
ISO 9001:2015 British Standards 2025
Institution (BSI)
PAS 99:2012 British Standards 2025
Institution (BSI)
ISO 37001:2016 PT. Mutuagung Lestari 2024
(MUTU International)
7. Telkom Data ISO 9001:2015 British Standards 2025
Ekosistem (TDE) Institution (BSI)
ISO 14001:2015 British Standards 2025
Institution (BSI)
ISO/IEC 27001 British Standards 2025
Institution (BSI)
ISO 45001:2018 British Standards 2025
Institution (BSI)
8. Telin ISO 27000-1:2013 Intertek 2023
9. Telin Singapore SS 564 for Telin-3 Data Centre TUV SUD 2026
ISO 50001 Energy Management System for TUV SUD 2026
Telin-3 Data Centre
28 L A P O R A N K E B E R L A N J UTA N 202 3 PT TELKOM INDONESIA (PERSERO ) TBK
Page 31
PA R T/ 01.
Badan atau Lembaga
No. Penerima Sertifikasi Masa Berlaku
yang Memberikan
10. Telkom Property ISO 9001:2015 LLOYD Register 2025
SNI ISO 45001:2018 Sucofindo 2024
SMK3 Sucofindo 2026
11. Telkomsat ISO 9001:2015 TUV Rheinland 2024
ISO 45001 Intertek 2024
ISO 27001 Intertek 2024
ISO 20000-1 Intertek 2026
12. Telkom Akses Kontraktor Jaringan Telekomunikasi CIQS Telkom Professional 2025
2000:2018 Certification Center (TPCC)
ISO 9001:2015 British Standards 2025
Institution (BSI)
ISO 45001:2018 British Standards 2023
Institution (BSI)
ISO 27001:2013 British Standards 2024
Institution (BSI)
ISO 37001:2016 British Standards 2025
Institution (BSI)
13. PINS ISO 14001:2015 Quality Certification 2023
Services
OHSAS 18001:2007 Quality Certification 2023
Services
14. Dayamitra ISO 45001:2018 TQCSI 2026
Telekomunikasi ISO 31000:2018 TQCSI 2026
ISO/IEC 27001:2013 SGS 2025
ISO 9001:2015 SGS 2025
15. Digiserve ISO/IEC 20000 IT Service Management British Standards 2025
System Institution (BSI)
ISO/IEC 27001:2023 Information Security British Standards 2024
Management System Institution (BSI)
16. TelkoMedika SNI ISO 9001:2015 International Certification 2024
Services Management
SNI ISO 14001:2015 International Certification 2024
Services Management
SNI ISO 45001:2015 International Certification 2024
Services Management
KEANGGOTAAN PADA ASOSIASI [2-28]
Telkom selalu mengikuti perkembangan teknologi dan tren terkini di sektor telekomunikasi melalui keterlibatan aktif
dalam berbagai asosiasi, terutama asosiasi yang mendukung keberlanjutan. Dengan demikian, perusahaan dapat
tetap berada di garis depan dalam menyediakan layanan telekomunikasi terkini dan terbaik kepada pelanggan serta
menjalankan operasinya dengan berlandaskan praktik-praktik terbaik yang relevan di industri telekomunikasi. Daftar
keanggotaan pada asosiasi terdapat pada Lampiran 1.
PT TELKOM INDONESIA (PERSERO ) TBK L A P O R A N K E B E R L A N J UTA N 202 3 29
Page 32
KEBERLANJUTAN TELKOM 30 L A P O R A N K E B E R L A N J UTA N 202 3 PT TELKOM INDONESIA (PERSERO ) TBK
Page 33
PA R T/ 02.
02.
Keberlanjutan
Telkom
PT TELKOM INDONESIA (PERSERO ) TBK L A P O R A N K E B E R L A N J UTA N 202 3 31
Page 34
KEBERLANJUTAN TELKOM
TATA KELOLA KEBERLANJUTAN
[2-9, 2-11, 2-12, 2-13, 2-14, 2-25]
Telkom memiliki struktur pengelolaan yang melibatkan Di akhir tahun 2023, Direktorat Keuangan dan
Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), Dewan Manajemen Risiko di bawah Direktur Keuangan dan
Komisaris, Direksi, serta berbagai komite dan divisi. Setiap Manajemen Risiko ditunjuk sebagai unit yang mengelola
organ dalam struktur ini memiliki peran yang krusial Sustainability/ESG di lingkungan TelkomGroup.
dalam menerapkan tata kelola sesuai dengan fungsi, Departemen Risk Management & Sustainability yang
tugas, dan tanggung jawab masing-masing. berada di Direktorat Keuangan dan Manajemen Risiko
berperan sebagai orkestrator tata kelola implementasi
Dengan mempertimbangkan banyaknya tantangan dan inisiatif sustainability, termasuk aspek ESG dan
risiko terkait aspek ESG dalam praktik keberlanjutan dan berperan sebagai Center of Excellence dalam risk
memastikan agar inisiatif ESG telah terkonsolidasi secara management & sustainability. Peraturan ini ditetapkan
TelkomGroup, ke depannya Komite TJSL akan disatukan berdasarkan Peraturan Direksi No. PD.202.47/r.08/HK200/
ke dalam Komite Sustainability yang mengelola COP-A2000000/2023 terkait Organisasi Direktorat
pelaksanaan program ESG terkonsolidasi dalam lingkup Keuangan dan Manajemen Risiko, yang ditandatangani
TelkomGroup. pada tanggal 29 Desember 2023.
DIREKTUR KEUANGAN DAN MANAJEMEN RISIKO
sebagai Koordinator Utama Komite Sustainability
SVP RISK MANAGEMENT &
SUSTAINABILITY
VP RISK STRATEGY & VP RISK OPERATION &
VP SUSTAINABILITY
GOVERNANCE PROCESS MANAGEMENT
AVP SUSTAINABILITY AVP SUSTAINABILITY
STRATEGY & PROGRAM EXECUTION & MONITORING
32 L A P O R A N K E B E R L A N J UTA N 202 3 PT TELKOM INDONESIA (PERSERO ) TBK
Page 35
PA R T/ 02.
Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko sebagai bagian dari komite sustainability (environment, social, dan
governance) yang bertindak sebagai koordinator utama untuk memimpin, mengoordinasikan, memastikan, dan
mengevaluasi, serta melaporkan eksekusi inisiatif sustainability (environment, social, dan governance) antar CFU/FU
(termasuk subsidiaries) kepada BOD/BOC, termasuk menentukan framework yang tepat, mengatur tujuan, target, dan
inisiatif lintas entitas yang berkolaborasi dengan CFU/FU (termasuk subsidiaries), serta berkolaborasi dengan Direktorat
Network & IT Solution (NITS) untuk merancang dashboard terintegrasi untuk monitoring kinerja keberlanjutan.
Penerapan praktik dan inisiatif keberlanjutan di TelkomGroup didukung oleh seluruh entitas di Telkom Parent dan
Anak Perusahaan Telkom. Beberapa Entitas yang memiliki keterkaitan erat dengan pelaksanaan inisiatif keberlanjutan
meliputi:
− Lead Koordinator: Sub Departement Sustainability di Direktorat KMR
− Pemilik Program
• Direktorat HCM: HC Organizational Effectiveness (HCOE), Community Development Center (CDC), HC Business
Partner (HCBP)
• Direktorat NITS: Cyber Security
• Direktorat KMR: Risk Strategy and Governance
• Corporate Secretary: Corporate Office Support (COS), Legal Compliance, Regulatory Management, Data
Protection
• Anak Perusahaan: Telkomsel, Telkom Property (GSD), Mitratel, Telkom Data Ekosistem (TDE), Telkom Infra
• Digital Business
• All CFU/FU dan Anak Perusahaan
− Pembuat Kebijakan:
• Direktorat NITS: Network/IT Strategy, Technology, and Architecture (STA)
• Direktorat KMR: Finance & Procurement Policy (FPP)
− Pengawalan KPI: Integrated Portfolio Management
− Komunikasi dan Pengungkapan: Corporate Communication & Investor Relation
STRATEGI KEBERLANJUTAN [2-22]
TelkomGroup terus berupaya untuk meningkatkan kinerja keberlanjutan yang diiringi dengan implementasi strategi
untuk mengelola risiko ESG yang terintegrasi dengan model bisnis dan kegiatan operasionalnya. Kami secara terus-
menerus mengevaluasi dan memperkuat strategi keberlanjutan, tidak hanya untuk mengelola risiko tetapi juga untuk
memanfaatkan peluang ESG. Strategi keberlanjutan ini diimplementasikan untuk mendukung pilar-pilar keberlanjutan
Telkom.
PT TELKOM INDONESIA (PERSERO ) TBK L A P O R A N K E B E R L A N J UTA N 202 3 33
Page 36
KEBERLANJUTAN TELKOM
PILAR KEBERLANJUTAN [2-22, 2-23, 2-24, 2-27]
Dalam menjalankan kegiatan usahanya, TelkomGroup berkomitmen untuk menerapkan praktik keberlanjutan melalui
operasi yang etis dan bertanggung jawab di setiap lini bisnis. Pengelolaan aspek ekonomi dan ESG, serta implementasi
praktik keberlanjutan di TelkomGroup didasarkan pada tiga pilar utama, yaitu: Right Environmental Approach, Right
People, dan Right Governance.
Environmental: Social: Governance:
Right Environmental Approach Right People Right Governance
Dalam menjalankan bisnis yang Dalam menjalankan bisnis yang Dalam menjalankan bisnis
bertanggung jawab, TelkomGroup bertanggung jawab, TelkomGroup yang bertanggung jawab,
menerapkan pendekatan dan senantiasa memberikan dampak TelkomGroup menerapkan tata
manajemen lingkungan yang tepat positif kepada semua manusia, kelola keberlanjutan, mencakup
guna untuk mengurangi dampak mencakup karyawan, pelanggan, memenuhi kepatuhan hukum dan
lingkungan dari operasional. masyarakat, dan pemangku peraturan, menjalankan etika bisnis
kepentingan lainnya. dan antikorupsi, serta menjaga
privasi dan keamanan data.
TOPIK MATERIAL DAN ISU SIGNIFIKAN [3-1][3-2][3-3]
Topik material yang disampaikan dalam laporan merupakan topik yang memiliki dampak signifikan dan memengaruhi
pengambilan keputusan Perusahaan. Penentuan topik material untuk tahun buku 2023 dilakukan melalui proses
analisa internal berdasarkan dokumen CSS (Corporate Strategic Scenario), Aspirasi Pemegang Saham (APS), feedback
dari Lembaga Rating, benchmark dengan industri, Standard dan SDG, dan Risiko dan Peluang ESG, serta dilakukan
review internal oleh manajemen.
Terdapat 8 topik material yang masih sama dengan periode pelaporan sebelumnya, dan terdapat 1 topik material yang
dikeluarkan dari daftar yaitu Sistem Manajemen Risiko dengan pertimbangan bahwa Manajemen Risiko merupakan
suatu proses yang telah terintegrasi dalam keseluruhan proses bisnis Perusahaan termasuk dalam menentukan Topik
Material yang signifikan bagi Telkom berdasarkan hasil penilaian Profil Risiko Perusahaan yang telah dituangkan pada
bagian Prinsip Pencegahan dan Mitigasi Risiko ESG sesuai dengan Telkom ESG Strategy.
DAFTAR TOPIK MATERIAL [3-2]
No. Topik Material Isu Signifikan SDG
Right Environmental Approach
1 Pengelolaan energi dan Efisiensi penggunaan energi dan
perubahan iklim pengurangan emisi
2 Pengadaan material dan Pengelolaan waste dan e-waste
efisiensi
34 L A P O R A N K E B E R L A N J UTA N 202 3 PT TELKOM INDONESIA (PERSERO ) TBK
Page 37
PA R T/ 02.
No. Topik Material Isu Signifikan SDG
Right People
3 Pelayanan prima Pengelolaan dan pengukuran
pengalaman pelanggan
4 Pelibatan karyawan dan • Rekrutmen pegawai difabel
masyarakat • Peningkatan UMK Naik Kelas
• Peningkatan talenta dan
inklusivitas perempuan di level
manajerial
5 Pelatihan dan pendidikan • Digital talent
• Program pre-nurturing employee
(Digistar Class)
Right Governance
6 Kepatuhan Proses penegakan hukum dan
kepatuhan terhadap perubahan
regulasi
7 Etika bisnis • Kepatuhan terhadap etika bisnis
• Antikorupsi
• Whistleblowing system
8 Privasi dan keamanan data Privasi data dan keamanan siber
RIGHT PEOPLE
PELAYANAN PRIMA
PELIBATAN KARYAWAN
DAN MASYARAKAT
PELATIHAN DAN PENDIDIKAN
RIGHT ESG RIGHT
RIGHT
ENVIRONMENT GOVERNANCE
GOVERNANCE
APPROACH
PENGELOLAAN ENERGI
KEPATUHAN
COMPLIANCE
DAN PERUBAHAN IKLIM
ETIKA BISNIS
BUSINESS ETHICS
PENGADAAN MATERIAL
DATA PRIVACY &
DAN EFISIENSI PRIVASI DAN
SECURITY
KEAMANAN DATA
Pilar dan Topik Material ESG TelkomGroup
PT TELKOM INDONESIA (PERSERO ) TBK L A P O R A N K E B E R L A N J UTA N 202 3 35
Page 38
KEBERLANJUTAN TELKOM
Perseroan kemudian mengintegrasikan besaran inisiatif ESG dengan Pilar ESG, disertai metrik dan target. Strategi ESG
Perseroan yang saat ini dikembangkan bertajuk EXIST atau ESG Existence for Sustainability by Telkom Indonesia.
EXIST - ST RAT EG I E S G T E L KO M
PURPOSE
Membangun bangsa
yang lebih sejahtera
dan berdaya saing serta
memberikan nilai terbaik
kepada pemangku
VISI
kepentingan.
Menjadi digital
telco pilihan utama
untuk memajukan
masyarakat.
MISI
1. Mempercepat pembangunan infrastruktur dan platform
digital cerdas berkelanjutan yang terjangkau dan dapat
diakses oleh semua orang.
2. Mengembangkan talenta digital terbaik di kelasnya
untuk membantu mengembangkan kemampuan digital
bangsa dan meningkatkan adopsi digital.
3. Mengatur ekosistem digital untuk memberikan
pengalaman pelanggan yang unggul.
36 L A P O R A N K E B E R L A N J UTA N 202 3 PT TELKOM INDONESIA (PERSERO ) TBK
Page 39
PA R T/ 02.
Komitmen Keberlanjutan Telkom:
ELEVATING YOUR FUTURE
Telkom Indonesia berkomitmen terhadap masa depan berbasis ESG, yang bertujuan untuk
mewujudkan bisnis berkelanjutan dengan menciptakan dampak sosial dan lingkungan
yang positif melalui solusi dan layanan inovatif.
VALUE FOR THE PLANET VALUE FOR THE PEOPLE VALUE-ADDED BUSINESS
Pilar ESG & SDG
ENVIRONMENT SOCIAL GOVERNANCE
Right Environment Approach Right People Right Governance
Topik Material
• Pengelolaan energi dan • Pelayanan prima
• Kepatuhan
perubahan iklim • Pelibatan karyawan dan
• Etika bisnis
• Pengadaan material dan masyarakat
• Privasi dan keamanan data
efisiensi • Pelatihan dan pendidikan
Risk & Standard & Stakeholder
Benchmark Rating Body CSS Direction
Opportunity SDG Aspiration
• Penurunan emisi GRK • Pengalaman pelanggan • Kepatuhan terhadap
(Cakupan 1, Cakupan 2) • Program keterlibatan dan peraturan, hukum, dan
• Pengelolaan limbah pengembangan masyarakat kebijakan
Inisiatif Utama
• Keberagaman & inklusi: • Antisuap, antikorupsi, dan
• Tenaga kerja & antipenipuan
kepemimpinan perempuan • Keamanan siber, PDP
• Karyawan penyandang (Perlindungan Data Pribadi)
difabel
• Talenta digital
• Pemberdayaan digital
• Pra pembinaan karyawan
(Program Digistar)
PT TELKOM INDONESIA (PERSERO ) TBK L A P O R A N K E B E R L A N J UTA N 202 3 37
Page 40
KEBERLANJUTAN TELKOM
MANAJEMEN RISIKO KEBERLANJUTAN [2-25]
Telkom mematuhi Peraturan Menteri BUMN No. PER 02/MBU/03/2023 tentang Pedoman Tata Kelola dan Kegiatan
Korporasi Signifikan Badan Usaha Milik Negara yang mencakup inisiatif untuk memperkuat fungsi manajemen risiko
dan menerapkan tata kelola BUMN. Dalam konteks ESG, Telkom tidak hanya mengelola risiko bisnis yang termasuk
dalam profil risiko utama perusahaan, tetapi juga melakukan mitigasi terhadap risiko ESG. Telkom telah mengidentifikasi
risiko-risiko ESG dan menerapkan prinsip kehati-hatian sebagai langkah pencegahan. Departmen Risk Management &
Sustainability secara berkala akan memantau dan mengevaluasi risiko tersebut sebagai bagian dari top risk/risk profile
TelkomGroup dan disampaikan kepada Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko (KMR) dan Komite Evaluasi dan
Monitoring Perencanaan dan Risiko (KEMPR).
Secara holistik, manajemen risiko di Telkom mengacu kepada ISO 31000:2018 Risk Management - Principles and
Guidelines, yang terdiri dari tiga komponen utama:
1. Prinsip (Principle) sebagai fondasi bagaimana manajemen risiko berjalan untuk menjamin tercipta dan terlindunginya
nilai;
2. Kerangka Kerja (Framework) yang mengatur komitmen atas peran dan pembagian fungsi manajemen risiko; dan
3. Proses (Process) yang menjelaskan akivitas/tahapan dalam melakukan manajemen risiko.
Penjelasan lebih detail mengenai tata kelola, Direksi dan Komisaris, manajemen risiko sebagai penerapan precautionary
approach, pengendalian internal, dapat disampaikan secara lengkap dalam Laporan Tahunan 2023 pada Bab Tata
Kelola Perusahaan.
IDENTIFIKASI DAN PENGELOLAAN RISIKO ESG [2-25]
Pengaruh pada
Risiko dan Dampak dari
Aspek Pemangku Mitigasi Risiko
Operasional
Kepentingan
Lingkungan Risiko bencana alam yang dapat Pelanggan, a. Koordinasi dengan ASKALSI (Asosiasi
(E) mengganggu operasional bisnis Mitra, Kabel Laut Seluruh Indonesia) untuk
dan memberikan dampak negatif Masyarakat, pengamanan SKKL
terhadap kinerja keuangan dan Manajemen b. Preventive & corrective action melalui
keuntungan, prospek usaha, serta penyusunan disaster recovery plan
harga pasar surat berharga dan crisis management team
c. Transfer risiko dengan menggunakan
asuransi aset untuk mengantisipasi
bencana alam dan kebakaran
Risiko meningkatnya tingkat emisi Melakukan program efisiensi energi,
perusahaan yang berdampak pada mencari alternatif energi baru terbarukan
kenaikan biaya operasional, pajak yang lebih low emission, melakukan
karbon, dan menimbulkan dampak berbagai program offset karbon
pada lingkungan
Sosial (S) Gangguan stabilitas politik, Pelanggan, a. Monitoring pengaruh gejolak
gejolak sosial, dan keamanan, Mitra, sosial politik terhadap gangguan
baik di lingkup domestik maupun Masyarakat, operasional atau layanan
internasional, yang diakibatkan Manajemen, b. Pemeliharaan kewaspadaan melalui
oleh isu-isu spesifik, seperti krisis Shareholder peningkatan fungsi safety & security
geopolitik, perang dagang, dan c. Memantau isu supply chain terkait
lain sebagainya yang berdampak bahan baku dan mencari alternatif
negatif bagi pertumbuhan bisnis, pengganti bahan atau desain
operasi, keadaan keuangan, hasil perangkat
usaha, rantai pasok alat produksi,
dan prospek serta harga pasar surat
berharga
38 L A P O R A N K E B E R L A N J UTA N 202 3 PT TELKOM INDONESIA (PERSERO ) TBK
Page 41
PA R T/ 02.
Pengaruh pada
Risiko dan Dampak dari
Aspek Pemangku Mitigasi Risiko
Operasional
Kepentingan
Teknologi baru yang berdampak Pelanggan, a. Penyusunan Roadmap Teknologi
negatif pada daya saing Mitra, dengan mempertimbangkan
Masyarakat, teknologi ke depan dan potensi
Manajemen implementasi teknologi kompetitor
b. Percepatan program IDN (Indonesia
Digital Network) untuk mendukung
layanan masa depan
Risiko pemenuhan digital talent Manajemen a. Penyusunan WFP (Work Force
yang berdampak negatif pada Planning) Digital Talent sesuai
keberlanjutan bisnis prioritas digital bisnis perusahaan
b. Improve Recruitment Strategy &
Execution untuk job function Digital
c. Kerja sama dengan tech giant,
akademisi & external expert untuk
expert pelatihan & pengembangan
modul pelatihan
Tata kelola (G) Risiko hukuman/denda oleh KPPU Manajemen, Penguatan legal review terhadap
terkait penetapan harga dan terjadi Regulator rencana corporate action atau kontrak
class action yang dapat menurunkan tertentu
pendapatan Telkom dan berdampak
negatif pada bisnis, reputasi, dan
keuntungan
Risiko perubahan regulasi Indonesia Manajemen, a. Analisis dampak rencana regulasi
atau Internasional yang berdampak Regulator, terhadap industri secara umum dan
terhadap bisnis, kondisi keuangan, Pelanggan Telkom secara khusus
kinerja operasional, dan prospek b. Memberikan masukan agar peraturan
usaha yang akan ditetapkan memberi
manfaat positif bagi Perusahaan dan
industri
Persaingan layanan internet (Fixed Pelanggan, a. Penguatan persepsi dan kualitas
Broadband) Mitra, IndiHome sebagai new digital lifestyle
Masyarakat, b. Percepatan penggelaran infrastruktur
Manajemen layanan fixed broadband
Risiko ancaman keamanan fisik dan Pelanggan, a. Peningkatan Preventive Action
cyber, seperti pencurian, perusakan Masyarakat, berupa Vulnerability Assessment dan
atau tindakan lain yang berpengaruh Manajemen Penetration Test secara periodik
negatif terhadap bisnis, kondisi b. Monitor dan identifikasi semua jenis
keuangan dan hasil operasi secara serangan secara real time serta
material memilih dan melakukan tindakan
yang diperlukan segera
c. Menyusun rekomendasi penanganan
cyberattack berdasarkan analisis
historis incident
d. Koordinasi yang intensif pihak-pihak
yang terkait dengan penanganan
cyberattack
PT TELKOM INDONESIA (PERSERO ) TBK L A P O R A N K E B E R L A N J UTA N 202 3 39
Page 42
KEBERLANJUTAN TELKOM
METRIK DAN TARGET KEBERLANJUTAN
Untuk memastikan inisiatif ESG di TelkomGroup dapat berjalan secara terarah dan memiliki dampak yang terukur,
maka setelah menetapkan pilar utama, topik material, dan isu signifikan, dan juga mempertimbangkan pencapaian
inisiatif ESG yang telah dilakukan oleh TelkomGroup, maka Telkom menetapkan metrik dan target ESG 2030 yang
selaras dengan strategi keberlanjutan perusahaan.
Metrik dan Target ESG 2025 dan 2030
Level 2 Level 3
Level 1 Metrik Target 2025 Target 2030
Topik Material Significant Issue
Pengelolaan
Pengurangan 10% Pengurangan 20%
Energi dan GHG Emission ton CO2eq
Environmental
(baseline 2020) (baseline 2020)
Perubahan Iklim
Approach
Right
Waste Management ton Pengurangan 3,8 ton Pengurangan 5 ton
Pengadaan
Material dan % pertumbuhan tahunan
E-Waste
Efisiensi dalam unit pemanfaatan 15% 15%
Management
kembali modem
Customer
Pelayanan Prima Skor NPS 58 > 62
Experience
Employees with
% karyawan TelkomGroup 0,72% 1,5%
Disabilities
Community % pertumbuhan tahunan
7% 10%
Pelibatan Engagement UKM Level Upgrade
Right People
Karyawan dan % tenaga kerja perempuan
Masyarakat 31,10% 32%
di TelkomGroup
Diversity % tenaga kerja perempuan
pada posisi manajerial 25,25% 27%
TelkomGroup
% talenta digital
Digital Talent 21,17% 25%
TelkomGroup
Pelatihan dan
Pendidikan Pre-Nurturing
% tingkat konversi 20% dari peserta 35% dari peserta
Employee
pendaftaran rekrutmen Digistar Class Digistar Class
(Digistar Class)
Regulation Nol toleransi (memenuhi
Kepatuhan Memenuhi 100% Memenuhi 100%
Compliance 100%)
Nol toleransi (memenuhi
Business Ethics Memenuhi 100% Memenuhi 100%
100%)
Right Governance
Etika Bisnis Anti Bribery &
Nol toleransi (memenuhi
Whistleblowing Memenuhi 100% Memenuhi 100%
100%)
System
Tidak ada kebocoran Tidak ada kebocoran
Data Privacy Tidak ada kebocoran data
data data
Privasi dan
Keamanan Data % partisipasi karyawan
Cyber Security dalam e-learning 90% terlibat 100% terlibat
keamanan siber
40 L A P O R A N K E B E R L A N J UTA N 202 3 PT TELKOM INDONESIA (PERSERO ) TBK
Page 43
PA R T/ 02.
MANAJEMEN METRIK DAN TARGET INISIATIF ESG [3-3, 2-23, 2-25]
Pengelolaan Energi
Penting untuk Dikelola Perseroan memerlukan banyak energi dalam melakukan kegiatan
operasionalnya. Pasokan energi ini diperoleh melalui kerja sama dengan mitra
strategis.
Dampak Dampak negatif dari penggunaan energi adalah emisi yang dihasilkan semakin
lama akan memperparah pemasanan global dan risiko iklim. Oleh sebab itu,
TelkomGroup berupaya untuk mengelola penggunaan energi dengan bijak
guna mengurangi jejak emisi gas rumah kaca (GRK).
Komitmen dan Target • Menjaga intensitas penggunaan energi di setiap tahun.
• Mengharuskan adanya pengurangan emisi setiap tahun.
• Konsisten menghitung total penggunaan energi dan emisi yang dihasilkan.
• Mengharuskan adanya peningkatan penggunaan energi terbarukan setiap
tahun.
Kebijakan dan Strategi Strategi dan kebijakan internal untuk menurunkan emisi GRK yang dihasilkan
yaitu melalui efisiensi penggunaan energi. Telkom mengembangkan ‘BTS Hijau’
melalui entitas anak kami yaitu Telkomsel dan Mitratel dengan memanfaatkan
sumber energi alternatif yang ramah lingkungan berupa fuel cell dan solar cell.
Selain itu, Telkom juga menjalankan program Gerakan Peduli Efisiensi Energi
(GePEE), serta meningkatkan penggunaan kendaraan operasional bertenaga
listrik/electronic vehicle (EV).
Evaluasi Efektivitas Manajemen • Penurunan emisi GRK cakupan 1 & 2 sebesar 7% dibandingkan tahun 2022.
• Konsumsi total energi sebesar 7.308.845 GJ.
• Melakukan penanaman 45.500 pohon mangrove dan 3.920 terumbu karang,
dan revegetasi 62.150 pohon di 10 titik lokasi.
• 830 sites menggunakan solar cell, fuel cell, dan micro-hydro.
• 22% kepemilikan kendaraan listrik/electric vehicle (EV) oleh karyawan
terutama senior manajemen.
• Jumlah penerima manfaat energi terbarukan dari PLTMH mencapai 23
rumah tangga.
Pengadaan Material dan Efisiensi
Penting untuk Dikelola Perusahaan membutuhkan banyak material berupa peralatan untuk
memberikan layanan komunikasi. Kepastian dan ketersediaan peralatan ini
sangat krusial, demikian pula pengelolaan limbahnya.
Dampak Peralatan komunikasi di akhir masa pakai akan menjadi limbah, sehingga
perlu dikelola.
Komitmen dan Target • Pengurangan limbah mencapai 5 ton pada 2030.
• Penggunaan kembali perangkat modem dengan pertumbuhan sebesar
15% pada tahun 2025.
• Mengupayakan penurunan jumlah limbah yang dihasilkan setiap tahunnya,
serta meningkatkan reduce, reuse, recycle (3R) limbah.
PT TELKOM INDONESIA (PERSERO ) TBK L A P O R A N K E B E R L A N J UTA N 202 3 41
Page 44
KEBERLANJUTAN TELKOM
Kebijakan dan Strategi Pengelolaan material peralatan telekomunikasi dilakukan dengan mengurangi
material utama, mendaur ulang dan/atau menggunakan kembali limbah
elektronik.
Evaluasi Efektivitas Manajemen • Limbah elektronik (e-waste) diserahkan ke pihak ketiga yang memiliki izin
pengolahan.
• Jumlah pengolahan limbah terintegrasi mencapai 13 titik lokasi.
• Selama 2023 tidak ada kasus terkait pencemaran lingkungan karena e-waste.
• Jumlah perangkat modem yang digunakan kembali sejumlah mencapai
183.173 setara 0,32%.
• Pengurangan limbah perkantoran (kertas, air, dan listrik) mencapai 21%.
• Daur ulang kartu SIM mencapai 52.000 setara dengan 260 kg limbah.
Pelayanan Prima
Penting untuk Dikelola Sebagai perusahaan jasa di bidang telekomunikasi, layanan prima menjadi
kunci keberhasilan perusahaan dalam mendukung kinerja ekonomi.
Dampak Pelanggan merupakan prioritas Telkom dan kami ingin selalu memberikan
pengalaman terbaik bagi mereka. Pelayanan prima dapat meningkatkan
pengalaman dan pertumbuhan pelanggan yang kemudian akan berdampak
positif bagi kinerja keuangan dan operasional.
Komitmen dan Target • Net Promoter Score (NPS) TelkomGroup ditargetkan minimal 54 di akhir
tahun 2023. Pengukuran NPS adalah bentuk komitmen Telkom untuk
mendengarkan voice of customer yang menjadi basis upaya continuous
improvement dan customer experience.
• Net Promoter Score (NPS) segmen Consumer (Telkomsel-Fixed) ditargetkan
sebesar 40 pada akhir tahun 2023. Target skor tumbuh 33,3% dibandingkan
pencapaian tahun sebelumnya sebesar 30.
• Terus meningkatkan pengalaman pelanggan dengan Net Promoter
Improvement.
Kebijakan dan Strategi Menjalankan kegiatan preventif dan proaktif untuk mencegah gangguan,
memberikan garansi purna jual, serta memberikan layanan terbaik yang
mencakup aspek service delivery, service assurance, dan pengukuran kualitas
layanan. Selain itu, kami juga melakukan perbaikan yang bersifat radikal dan
menyeluruh, yang meliputi aspek people, process, systems, dan tools.
Evaluasi Efektivitas Manajemen • Pencapaian skor NPS TelkomGroup pada semester 2 tahun 2023 adalah
56 dengan kenaikan poin sebesar 1 poin dari pencapaian skor NPS pada
semester 2 tahun 2022.
• Pencapaian skor NPS dari segmen Consumer (Telkomsel-Fixed) pada
semester 2 tahun 2023 adalah 47 dengan kenaikan poin sebesar 17 poin dari
pencapaian skor NPS semester 2 tahun 2022.
• Tren gangguan teknis menurun 1,13% dari Desember 2022 ke Desember
2023.
• Rata-rata waktu perbaikan teknis adalah 6,18 jam di tahun 2023.
42 L A P O R A N K E B E R L A N J UTA N 202 3 PT TELKOM INDONESIA (PERSERO ) TBK
Page 45
PA R T/ 02.
Pelibatan Karyawan dan Masyarakat
Penting untuk Dikelola Karyawan handal dan berkompetensi tinggi menjadi tulang punggung
Perseroan dalam memberikan layanan kepada pelanggan dan menjalankan
operasional. Demikian pula, komunitas menjadi bagian dari target layanan
yang memerlukan edukasi dan sebagai penerima manfaat atas layanan yang
kami berikan.
Dampak Perusahaan dengan SDM yang handal akan lebih mudah dalam menjalankan
kegiatan usaha. Sementara itu, adanya masyarakat yang berkembang dan
berdaya akan mendukung pertumbuhan ekonomi dan menjadi potensi
pelanggan untuk mendukung pertumbuhan kinerja TelkomGroup.
Komitmen dan Target • Jumlah penerima manfaat program Pengembangan UMK serta Pelibatan
dan Pemberdayaan Masyarakat tumbuh sebesar 10% setiap tahunnya.
• Jumlah karyawan perempuan di TelkomGroup mencapai 32% pada tahun
2030.
• Jumlah karyawan perempuan berada di level manajemen mencapai 27% di
tahun 2030.
• 1,5% karyawan difabel dari TelkomGroup hingga 2030.
• Inklusi digital bersama PaDi UMKM, Pijar Belajar, GOVTech.
Kebijakan dan Strategi Pengelolaan SDM di TelkomGroup mengacu pada:
1. KD.28/PS560/SD M-20/2004 tentang Sistem Remunerasi.
2. PR.209.05/r.01/HK250/COP-A4000000/2020 Disiplin Karyawan.
3. PR.205.09/r00/HK250/COP-A300000/2021 tentang Performance
Management System.
4. PR.204.06/r.00/HK200/COP-A0300000/2022 tentang Talent Acquisition.
5. PR.206.03/r.01/HK250/COP-B020000/2022 tentang Learning and
Development Management.
6. PR.207.26/r.00/HK200/COP-A0300000/2022 tentang Pedoman Penetapan
Penghasilan Karyawan Anak Perusahaan dan Afiliasi dalam Lingkup
TelkomGroup.
7. PR.208.07/r00/HK250/COP-A0300000/2022 tentang Career and Succession
Management untuk Karyawan.
TelkomGroup juga mendukung komitmen Kementerian Ketenagakerjaan dan
International Labor Organizational (ILO) dalam mewujudkan Indonesia bebas
pekerja anak, serta menerapkan kesetaraan gender dan keberagaman.
Di sisi lain, pelibatan masyarakat dilakukan melalui kegiatan tanggung jawab
sosial yang mengacu pada:
1. Peraturan Direksi No. PD.703.00/r.00/HK200/CDC-A1000000/2021 tanggal 31
Desember 2021 tentang Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan.
2. Peraturan Direktur Human Capital Management No. PR.703.01/r.00/HK200/
CDC-A1000000/2022 tanggal 30 Maret 2022 tentang Pedoman Pelaksanaan
Operasional Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan.
PT TELKOM INDONESIA (PERSERO ) TBK L A P O R A N K E B E R L A N J UTA N 202 3 43
Page 46
KEBERLANJUTAN TELKOM
Evaluasi Efektivitas Manajemen • Jumlah karyawan sebanyak 7.469 orang per akhir 2023.
• Jumlah karyawan perempuan di Telkom Parent sebanyak 2.760 orang atau
36,95%.
• 829 orang atau 29,96% karyawan perempuan menduduki level manajerial di
Telkom Parent > Manajemen Senior dan Manajemen Madya.
• Employee engagement index 88,15% untuk Telkom Parent.
• Program Pengembangan UMK memberikan manfaat bagi 21.935 masyarakat
serta program Pelibatan dan Pemberdayaan Masyarakat memberikan
manfaat bagi 1.188 masyarakat penerima manfaat.
• Jumlah UMK Mitra Binaan sebanyak 11.180 UMK Binaan.
• 2.900 active user PaDi UMKM.
• Jumlah karyawan difabel sebanyak 0,39%.
Pelatihan dan Pendidikan
Penting untuk Dikelola Sumber daya manusia yang handal dan sadar akan penggunaan teknologi
perlu didukung dengan pelatihan dan edukasi agar kemanfaatan teknologi
mendukung produktivitas dan kesejahteraan. Riset dan pengembangan juga
menjadi bagian dari perlunya memberikan layanan bermutu tinggi.
Dampak Program pelatihan dan pendidikan yang memadai akan meningkatkan
kualitas SDM dan produktivitasnya.
Komitmen dan Target • 21,17% digital talent dari total karyawan TelkomGroup hingga 2025.
• 20% hingga 2025 tingkat konversi berlaku dari peserta Digistar Class (pre-
nurturing employee).
• Total jam pelatihan setahun mencapai 11.019.700,80 jam, dengan rata-rata
pelatihan per karyawan tercatat 65,16 jam setahun.
Kebijakan dan Strategi Pelatihan dan pendidikan masuk dalam talent journey. Secara
berkesinambungan, Telkom konsisten menjalankan program pelatihan dan
pendidikan bagi karyawan baik secara in-class, self-learning, maupun dengan
mengikutsertakannya dalam pelatihan eksternal.
Di sisi lain, Telkom memiliki Telkom Corporate University yakni lembaga
pendidikan yang juga dapat diakses oleh masyarakat umum untuk
mengembangkan pendidikan.
Evaluasi Efektivitas Manajemen • Karyawan yang mendapatkan pelatihan sebanyak 5.580 orang.
• Rata-rata jam pelatihan per karyawan per tahun yaitu 65,16 jam.
• Terdapat 19 institusi di luar TelkomGroup yang telah menggunakan jasa
Telkom Corporate University.
• Jumlah Digital Talent mencapai 17,18%.
• Jumlah peserta Digistar Class yang mendaftar sebagai calon karyawan
Telkom sebanyak 92 orang dari target 60 orang.
44 L A P O R A N K E B E R L A N J UTA N 202 3 PT TELKOM INDONESIA (PERSERO ) TBK
Page 47
PA R T/ 02.
Kepatuhan
Penting untuk Dikelola Sebagai bagian dari BUMN, ketaatan pada semua regulasi menjadi dasar
pelaksanaan tata kelola yang baik.
Dampak Kepatuhan terhadap regulasi akan memperlancar kegiatan usaha dan
meminimalkan risiko operasional maupun risiko lainnya, serta meningkatkan
citra perusahaan.
Komitmen dan Target Kepatuhan terhadap peraturan, hukum, dan kebijakan.
Kebijakan dan Strategi Menjalankan kepatuhan terkait perizinan dan Hak Kekayaan Intelektual. Di
samping itu, kami memastikan bahwa perusahaan mematuhi peraturan dan
hukum yang berlaku dengan menyusun kebijakan, prosedur, dan pedoman
yang jelas. Selain itu, kami juga melakukan monitoring dan pelaporan
kepatuhan, serta penanganan atas pelanggaran yang dilakukan.
Evaluasi Efektivitas Manajemen Dalam tiga tahun terakhir, TelkomGroup mematuhi peraturan, undang-
undang, serta kebijakan. Dalam kurun waktu tiga tahun terakhir, tidak ada
sanksi maupun denda terkait ketidakpatuhan yang dikenakan kepada
TelkomGroup.
Etika Bisnis
Penting untuk Dikelola Tata kelola yang baik adalah penerapan etika usaha yang merupakan dasar
kepercayaan pemangku kepentingan, dan reputasi Perseroan.
Dampak Dampak dari topik ini berkaitan dengan integritas dan citra perusahaan. Oleh
sebab itu Perusahaan mewajibkan kepada seluruh jajaran top management
dan Insan Telkom untuk mematuhi kebijakan antikorupsi. Selain itu, vendor
dan atau pemangku kepentingan lainnya yang bekerja sama juga diharapkan
dapat mendukung praktik antikorupsi di Telkom.
Komitmen dan Target Tidak ada toleransi terhadap pelanggaran etika dan kasus-kasus korupsi,
gratifikasi, suap, atau fraud.
Kebijakan dan Strategi Perusahaan telah memiliki kebijakan antikorupsi yang berlaku bagi seluruh
Insan Telkom tanpa terkecuali. Untuk meningkatkan kesadaran terhadap
antikorupsi, secara berkala dilakukan sosialisasi dan penyadartahuan kepada
seluruh karyawan yang mana hal tersebut disampaikan juga dalam laporan
monitoring dan evaluasi kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
TelkomGroup juga menjalankan sistem pelaporan pelanggaran. Selain
itu, TelkomGroup juga menerapkan penandatanganan pakta integritas,
menjalankan pengendalian gratifikasi, melakukan sertifikasi ISO 37001:2016
Sistem Manajemen Anti Penyuapan, serta menjalankan whistleblowing
system (WBS).
Evaluasi Efektivitas Manajemen • Penindakan kepada seluruh laporan kasus korupsi, gratifikasi, suap, maupun
fraud sesuai dengan aturan yang berlaku.
• Area yang diakses ISO 37001:2016 mencakup Group Strategic Procurement,
Human Capital Business Partner (fungsi Recruitment), dan Telkom Shared
Service Center (Unit Procurement Support & General Affair, Network
Procurement Operation, dan IT & Others Procurement Operation).
• Sepanjang tahun 2023, jumlah pengaduan yang masuk ke WBS adalah 184
Jumlah pengaduan yang memenuhi syarat untuk layak diproses sebanyak
28.
• Tidak ada kasus korupsi, gratifikasi, suap, maupun fraud.
PT TELKOM INDONESIA (PERSERO ) TBK L A P O R A N K E B E R L A N J UTA N 202 3 45
Page 48
KEBERLANJUTAN TELKOM
Privasi dan Keamanan Data
Penting untuk Dikelola Bagi kami, teknologi unggul harus disertai dengan kepercayaan dan keamanan
data, serta jaminan kerahasiaan data pelanggan sebagai salah satu wujud
usaha yang beretika.
Dampak Dampak negatif yang perlu dikelola dari topik ini yaitu jika terjadi kebocoran
data dan/atau penyalahgunaan data oleh pihak yang tidak bertanggung
jawab. Selain itu, kejahatan siber juga perlu ditangani. TelkomGroup selalu
memperkuat sistem manajemen pengamanan dan meningkatkan keamanan
siber.
Komitmen dan Target • Tidak ada pelanggaran data.
• Kepatuhan dan pelatihan keamanan siber.
Kebijakan dan Strategi TelkomGroup memiliki sistem manajemen maupun kebijakan internal
terkait privasi dan keamanan data. Salah satu komitmen kami adalah
mengimplementasikan sistem manajemen pengamanan data yang mengacu
pada ISO 27001 dan telah mendapatkan sertifikasi yang berlaku sampai tahun
2025.
Evaluasi Efektivitas Manajemen • Tidak ada pengaduan dan/atau insiden kebocoran data yang material pada
periode pelaporan.
• Terdapat pelatihan awareness cyber security yang diikuti 6.673 karyawan
dari seluruh unit.
46 L A P O R A N K E B E R L A N J UTA N 202 3 PT TELKOM INDONESIA (PERSERO ) TBK
Page 49
PA R T/ 02. PT TELKOM INDONESIA (PERSERO ) TBK L A P O R A N K E B E R L A N J UTA N 202 3 47
Page 50
Kinerja Keberlanjutan 48 L a p o r a n KEBERLAN J U T AN 2 0 2 3 PT Telkom Indonesia (Persero ) Tbk
Page 51
Pa r t/ 03.
03.
Keberlanjutan
Kinerja
PT Telkom Indonesia (Persero ) Tbk L a p o r a n K E B E R L AN J U T AN 2 0 2 3 49
Page 52
Kinerja Keberlanjutan
KINERJA KEBERLANJUTAN
Telkom telah meneguhkan pilar keberlanjutan sebagai landasan utama dalam mengembangkan dan menjalankan
inisiatif-inisiatif keberlanjutan dalam rantai nilai. Capaian kinerja keberlanjutan Telkom yang mencakup aspek ESG
dan ekonomi diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi perusahaan melalui pertumbuhan bisnis yang
berkelanjutan, nilai tambah bagi pemangku kepentingan, dan mendukung pelestarian lingkungan hidup.
Environmental: Value for the Planet (Right Environmental Approach)
BUDAYA KERJA RAMAH 4. Penerapan sistem pengolahan sampah di beberapa
kantor Telkom dan bekerja sama dengan mitra untuk
LINGKUNGAN melakukan daur ulang.
5. Penerapan kebijakan flexible working arrangement
Untuk meningkatkan kesadaran tentang kepedulian sebagai salah satu langkah untuk mengurangi emisi
lingkungan, Telkom mengampanyekan budaya kerja kendaraan bermotor.
ramah lingkungan. Harapannya, seluruh karyawan
dapat aktif berpartisipasi dalam upaya ini sehingga
dapat mengubah pola pikir agar lebih memperhatikan
PENGELOLAAN ENERGI DAN EMISI
lingkungan dan berdampak nyata pada lingkungan.
Strategi Iklim
Upaya tersebut menjadi bagian dari implementasi
kebijakan PK.209.07.01/R.00/HK200/COP-A3000000/2022
Sektor telekomunikasi dianggap sebagai industri dengan
tentang Telkom Wellbeing, di mana Environmental
tingkat polusi rendah, meski demikian, Telkom tetap aktif
Wellbeing menjadi salah satu dimensi dari tujuh dimensi
dalam menjalankan inisiatif-inisiatif untuk mengurangi
Telkom Wellbeing. Tidak hanya untuk karyawan, Telkom
jejak lingkungan. Kami telah menjalankan inisiatif
juga mengajak mitra kerja yang beroperasi di wilayah
dekarbonisasi yang mencakup pengurangan energi,
TelkomGroup untuk mendukung budaya kerja ramah
pengelolaan energi pada data center, pengelolaan
lingkungan.
limbah, efisiensi sumber daya, dan pemanfaatan sumber
energi terbarukan untuk mengurangi emisi karbon.
Beberapa kegiatan yang diterapkan di lingkungan
perusahaan mencakup:
Dalam rangka memperkuat komitmen Telkom untuk
1. Maksimalisasi digitalisasi dan penggunaan teknologi
mendukung target pemerintah dalam mencapai
informasi untuk mengurangi penggunaan kertas.
Net Zero Emission (NZE) di 2060, Telkom merancang
2. Penetapan kebijakan penggunaan dan distribusi
kerangka kerja (framework) Strategi Perubahan Iklim
informasi melalui sistem online, seperti nota dinas
yang berisi rincian kegiatan dekarbonisasi. Framework
online, pertemuan virtual, berkas bersama, survei
ini dikembangkan dari Pilar ESG Telkom - Right
online, dan layanan SDM berbasis IT.
Environmental Approach.
3. Penggunaan sistem tanpa kertas dalam pengiriman
tagihan kepada pelanggan.
50 L a p o r a n K E B E R L AN J U T AN 2 0 2 3 PT Telkom Indonesia (Persero ) Tbk
Page 53
Pa r t/ 03.
RATED GOVERNA
TEG NC
IN E
Green
RIGHT PEOPLE Data Ce
SERVICE EXCELLENCE nte
COMMUNITY EMPLOYEE
r
ENGAGEMENT
TRAINING & EDUCATION
es
3R Initiativ
Decarbonization
Goal
n BTS
RIGHT ESG Net Zero
Gree
RIGHT
RIGHT
ENVIRONMENT GOVERNANCE
GOVERNANCE
APPROACH
ENERGY MANAGEMENT
COMPLIANCE
COMPLIANCE
& CLIMATE CHANGE
BUSINESS ETHICS
BUSINESS ETHICS
E
Ma -waste
MATERIAL SOURCING
DATA PRIVACY &
& EFFICIENCY DATA PRIVACY &
SECURITY
SECURITY na g e
m e nt
R IS
K MA NT
NAGEME
Untuk mencapai NZE, Telkom telah menetapkan baseline dan target terhadap pengurangan konsumsi energi listrik
dan pengurangan bahan bakar, serta melakukan pengelolaan limbah elektronik yang secara keseluruhan dapat
berkontribusi pada pengurangan emisi GRK.
Target Pengurangan Emisi TelkomGroup mengindentifikasi dan mengelompokkan
risiko dan peluang terkait perubahan iklim ke dalam dua
Hingga saat ini Telkom telah menjalankan inisiatif kategori, yakni risiko fisik dan transisi. Pengelompokkan
pengurangan emisi GRK sebagai bagian dari mitigasi risiko dan peluang terkait perubahan iklim ini mengacu
risiko iklim. Melalui inisiatif-inisiatif tersebut, pada tahun pada International Financial Reporting Standards (IFRS)
2023 emisi GRK yang dihasilkan sebesar 1.724.335,18 ton S2 yang dikembangkan dari rekomendasi Task Force
CO2eq, menurun 7% dibandingkan tahun 2022. on Climate-related Financial Disclosure (TCFD). Dalam
setiap kategori, Perseroan mengidentifikasi beberapa
Seiring dengan tantangan iklim yang menguat, risiko maupun peluang yang pernah terjadi maupun
TelkomGroup mengambil langkah strategis untuk berpotensi terjadi seperti pada tabel di bawah ini. Namun
meningkatkan pengelolaan risiko ESG, khususnya dalam proses pertama ini, Perseroan hanya melakukan
dalam menghadapi isu perubahan iklim. Pada tahun kajian mendetail dengan menggunakan skenario iklim
2023, TelkomGroup mulai melakukan identifikasi risiko hanya pada satu risiko untuk masing-masing kategori.
dan peluang terkait perubahan iklim yang berpotensi
memberikan dampak bagi Perusahaan. Hal ini
sejalan dengan upaya TelkomGroup untuk senantiasa
menciptakan nilai yang berkelanjutan bagi para
pemangku kepentingan dengan mempertimbangkan
aspek iklim dalam penyusunan strategi bisnis dan
operasional Perusahaan.
PT Telkom Indonesia (Persero ) Tbk L a p o r a n K E B E R L AN J U TAN 2 0 2 3 51
Page 54
Kinerja Keberlanjutan
Tabel Risiko dan Peluang Terkait Iklim [201-2]
Tipe Risiko (R)/Peluang (O)
Fisik Akut • Hujan ekstrem/banjir [R]*
Diakibatkan kejadian cuaca ekstrem • Siklon [R]
• Kebakaran hutan [R]
• Heatwave [R]
Kronis • Kenaikan suhu [R]*
Diakibatkan perubahan jangka panjang dalam • Peningkatan curah hujan [R]
pola iklim • Kenaikan permukaan air laut [R]
• Water stress (akibat kekeringan) [R]
Transisi Kebijakan & legal • Peningkatan harga karbon [R/O]*
Diakibatkan perubahan regulasi pengurangan • Perubahan biaya energi akibat regulasi energi [R]
emisi
Teknologi • Energi terbarukan [O]*
Diakibatkan adopsi teknologi dan inovasi yang • Teknologi rendah karbon/green ICT [O]
mendukung pengurangan emisi
Pasar • Perubahan harga pasokan material [R/O]*
Diakibatkan perubahan harga pasar dan • Perubahan preferensi konsumen [R/O]
permintaan atas komoditas tinggi emisi, layanan
dan produk rendah karbon
Reputasi Dampak reputasi sesuai pemenuhan ekspektasi
Diakibatkan pergeseran persepsi dan ekspektasi pemangku kepentingan* [R/O]
pemangku kepentingan atas aksi iklim
* TelkomGroup memahami bahwa terdapat berbagai risiko/peluang terkait iklim lainnya yang dapat mempengaruhi bisnis Perseroan. Risiko/peluang
yang disajikan pada tabel mengacu pada risiko dan peluang terkait iklim yang akan dianalisis lebih mendalam pada analisis skenario iklim pada periode
pelaporan saat ini.
Hasil analisis ini merupakan modal penting bagi TelkomGroup untuk memperkuat resiliensi bisnis Perusahaan.
Sejalan dengan komitmen TelkomGroup untuk terus bertransformasi dalam upaya keberlanjutan, Perseroan juga
tengah menjalankan mitigasi dan adaptasi perubahan iklim secara sistematis, yang tertuang di dalam strategi ESG
TelkomGroup.
Pengungkapan terkait Iklim sesuai dengan Standar Internasional
TelkomGroup menyadari aspirasi dan ekspektasi pemangku kepentingan terkait isu perubahan iklim yang kian
meningkat. Oleh sebab itu, TelkomGroup untuk pertama kalinya membuat Laporan Risiko Iklim Telkom Indonesia
2023 yang menyajikan pengungkapan iklim secara terstruktur, dengan mengacu pada IFRS S2 yang dibangun dari
rekomendasi TCFD.
52 L a p o r a n K E B E R L AN J U T AN 2 0 2 3 PT Telkom Indonesia (Persero ) Tbk
Page 55
Pa r t/ 03.
dan
o l a
d a lian ntuk
el gen ola u
ak n l
Tat ses, pe ata ke gelola dan
t
Pro sedur u, men risiko
pro anta awasi iklim. Strateg
m
me mengerkait Strategi i
d a n gt p
uan untuk m erusahaan
pel engelola
risiko da
n
terkait ik peluang
lim
Manajemen risiko
Proses dalam
mengidentifikasi,
menilai, melakukan
prioritisasi dan Metrik dan target
mengawasi risiko dan Kinerja Perseroan terkait
dengan risiko dan peluang
peluang terkait iklim, terkait iklim, serta target.
termasuk integrasi
ke manajemen risiko
Perseroan.
Untuk informasi lebih jauh terkait Laporan Risiko Iklim Telkom Indonesia 2023 dapat dilihat pada laporan Risiko Iklim
yang disampaikan pada laporan terpisah, dan dapat diakses pula pada Website Telkom www.telkom.co.id dibagian ESG.
Pengelolaan Energi [302-1][302-2][302-3]
Penggunaan energi yang paling signifikan dari industri telekomunikasi terdapat pada data center, di mana konsumsi
listrik untuk pendinginan data center akan sangat besar. Selain itu, bagi Telkom penggunaan energi signifikan lainnya
berasal dari konsumsi bahan bakar minyak (BBM). Di tahun 2023, Perseroan mencatat total penggunaan energi
mencapai 7.308.845 GJ dengan penurunan penggunaan energi 708.878 GJ dibandingkan tahun 2022. Faktor-faktor
yang memengaruhi fluktuasi dalam konsumsi energi ini meliputi adanya penurunan penggunaan BBM:
Penggunaan Energi
2023 2022 2021*
Deskripsi
GigaJoule (GJ)
Konsumsi Listrik* 7.062.896 7.523.271 7.099.544
Konsumsi BBM 245.950 494.453 408.006
Jumlah Pemakaian Energi 7.308.845 8.017.723 7.507.550
Keterangan :
* Restatement akibat perubahan alat ukur konversi listrik di Telin Hongkong.
PT Telkom Indonesia (Persero ) Tbk L a p o r a n K E B E R L AN J U TAN 2 0 2 3 53
Page 56
Kinerja Keberlanjutan
Pada tahun 2023, terjadi penurunan konsumsi listrik sebesar 6,1% dari total konsumsi sebelumnya sebesar 2.089.797.376
kWh pada tahun 2022 menjadi 1.961.915.432. Penurunan ini disebabkan oleh penurunan jumlah konsumsi dari BTS yang
signifikan mulai beralih ke BTS hemat energi dan menggunakan EBT.
Penggunaan Listrik
2023 2022 2021*
Deskripsi
kWh
Jaringan Tetap (STO) 282.953.999 286.640.402 280.779.670
Jaringan Seluler (BTS) 1.477.828.063 1.644.933.633 1.555.857.416
Operasional (Gedung)* 109.690.516 72.934.383 53.447.585
Data Center 91.442.854 85.288.958 82.010.821
• Data Center Telkom Data Ekosistem 87.008.410 81.251.380 73.964.687
• Data Center Telin di Hong Kong** 2.644.994 2.345.578 6.512.534
• Data Center Telin di Timor Leste 1.789.450 1.692.000 1.533.600
Jumlah Penggunaan Listrik 1.961.915.432 2.089.797.376 1.972.095.492
Keterangan :
* Gedung yang dikelola oleh Telkom Property.
** Restatement akibat perubahan alat ukur konversi listrik di Telin Hongkong.
Sebagian besar dari kebutuhan operasional kami termasuk BTS, STO, data center, dan armada kendaraan, diakomodasi
oleh penggunaan bahan bakar minyak (BBM). Pada tahun 2023, TelkomGroup mencatat penggunaan BBM sebesar
6.831.934 liter, mengalami penurunan sebanyak 50,3% dibandingkan tahun sebelumnya. Penurunan ini disebabkan oleh
peningkatan penggunaan BTS yang hemat energi yang menggunakan EBT.
Penggunaan BBM
2023 2022 2021*
Deskripsi
Liter
Jaringan Tetap (STO) 466.395 575.475 952.913
Jaringan Seluler (BTS) ± 3.369.892 ± 11.437.661 ± 8.396.831
Kendaraan Operasional* 2.958.557 1.691.921 1.953.809
Data Center Telkom Data Ekosistem 31.090 17.735 19.954
Data Center Telin di Timor Leste 6.000 12.000 10.000
Jumlah Penggunaan BBM ± 6.831.934 ± 13.734.792 ± 11.333.507
Keterangan :
* Kendaraan yang dikelola oleh Telkom Property.
54 L a p o r a n K E B E R L AN J U T AN 2 0 2 3 PT Telkom Indonesia (Persero ) Tbk
Page 57
Pa r t/ 03.
Inisiatif Pengurangan Energi [302-4] Pengurangan energi yang berasal dari BBM dilakukan
melalui inisiatif berikut:
Pengelolaan energi dilakukan untuk meningkatkan 1. Pada operasional STO, dilakukan optimalisasi kapasitas
efisiensi penggunaan energi setiap tahunnya. Inisiatif genset untuk efisiensi konsumsi BBM solar melalui
Telkom untuk mengoptimalkan energi listrik di antaranya: penyesuaian kapasitas genset dengan kapasitas beban.
1. Penggunaan lampu LED dan cooling system 2. Menggunakan teknologi yang hemat energi dan
management pada gedung kantor. ramah lingkungan untuk operasional BTS.
2. Penggunaan kaca reflektif dengan ketebalan 6 mm 3. Membangun Smart Energy Management Systems
pada sebagian gedung kantor sehingga mengurangi yang bertujuan untuk memperoleh peluang-peluang
panas yang masuk. penghematan pada pemakaian energi di gedung-
3. Menggunakan skema zoning lighting, yakni gedung perkantoran.
membedakan area penyalaan lighting sesuai 4. Memanfaatkan energi terbarukan dari tenaga surya
kebutuhan sehingga mampu menghemat energi. atap untuk beberapa gedung yang layak.
4. Menerapkan jadwal pengoperasian penerangan
maupun perangkat otomatis guna menghemat Sementara itu, pengelolaan energi di entitas anak kami
konsumsi listrik tanpa mengganggu kenyamanan yaitu Telin telah mengacu pada ISO 50001:2018 dan SS
dan keamanan pengguna gedung. 564 Part-1:2013, serta dinilai secara berkala oleh pihak
5. Penggunaan kumpulan kapasitor (capacitor bank) independen. Beberapa upaya pengelolaan energi pada
untuk mengoptimalkan penggunaan listrik. data center Telin, yaitu:
6. Mendidik karyawan untuk melakukan penghematan 1. Penggunaan konsep Internet of Things (IoT) melalui
energi. daya sensor untuk elektronik non-IT, seperti adjustment
7. Penempatan papan peringatan dan stiker di berbagai otomatis cahaya yang dipengaruhi oleh waktu/jam.
lokasi yang strategis guna mengingatkan karyawan 2. Penggunaan teknologi Diesel Rotary Uninterruptible
untuk menghemat listrik dan air. Power Supply (DRUPS) untuk sumber listrik cadangan
8. Pelaksanaan Workshop Energy Management support (genset). Teknologi ini menggantikan penggunaan
Gerakan Peduli Efisiensi Energi (GePEE) Telkom. baterai di mana banyak menghasilkan efek kimia bagi
9. Manajemen operasional alat mobilisasi gedung (lift) lingkungan.
untuk mengendalikan jam traffic penghuni gedung.
10. Melakukan setting temperatur ruangan office pada Green Data Center
suhu 25 – 27 Celcius dan mengganti jenis refrigran
o o
ramah lingkungan. Dalam kegiatan operasi TelkomGroup, teridentifikasi bahwa
11. Implementasi program uji coba energi tenaga surya di penggunaan energi terbesar berasal dari pengelolaan
Telkom Data Ekosistem. data center yang dikelola oleh entitas anak kami yaitu PT
12. Melakukan penerapan containtment system untuk Telkom Data Ekosistem (NeutraDC). Kami mengurangi
memisahkan cold aisle dan hot aisle pada data center konsumsi energi data center dengan menyesuaikan
agar udara dingin dan panas tidak bercampur maka temperatur dan kelembapan pada perangkat pendingin
penggunanaan cooling system dapat optimal dan dengan target menjaga Power Usage Effectiveness (PUE)
efisien. pada tingkat rata-rata hingga efisien.
Pengurangan energi listrik pada jaringan tetap dilakukan NeutraDC juga telah menjalankan inisiatif untuk
dengan upaya berikut: melakukan dekarbonisasi melalui Program Green Data
1. Optimalisasi sistem pengkondisian ruang perangkat Center. Kegiatan yang telah dilakukan yaitu:
untuk meningkatkan keandalan sistem pendinginan 1. Solusi pendinginan yang efisien yang direalisasikan
(AC) dan efisiensi energi listrik dengan menggunakan melalui investasi dalam teknologi pendinginan yang
sistem inverter yang lebih hemat konsumsi daya listrik. inovatif, seperti pendinginan cairan langsung ke chip
2. Revitalisasi perangkat obsolet dan tidak efisien dengan dan pendinginan bebas untuk mengoptimalkan
perangkat yang tingkat efisiensinya lebih besar dari 90%. penggunaan energi dan meminimalkan konsumsi air.
3. Penggunaan solar panel system pada 207 sites 2. Menjalankan pengelolaan energi berbasis AI untuk
Telkomsel & 623 sites Mitratel. meningkatkan efisiensi energi dan mengurangi biaya
4. Enhancement cooling system di data center. operasional.
3. Menerapkan rancangan green building dengan
memastikan infrastruktur yang minim limbah dan
hemat energi.
PT Telkom Indonesia (Persero ) Tbk L a p o r a n K E B E R L AN J U TAN 2 0 2 3 55
Page 58
Kinerja Keberlanjutan
Pemanfaatan Sumber Energi Terbarukan [302-1][302-4] [TC-TL-130a.1]
Pengelolaan energi menjadi pendekatan strategis untuk mencapai efisiensi optimal dalam penggunaan sumber daya
energi dan sekaligus mengurangi dampak lingkungan melalui pengurangan emisi gas rumah kaca (GRK). Sejak 2016,
Telkom telah memanfaatkan sumber energi terbarukan yaitu energi matahari (solar cell) dan teknologi sel bahan bakar
(fuel cell) pada BTS yang dikelola atau disebut BTS Hijau.
Pemanfaatan Solar Cell
2023
830 site 791 site
7.332,65 GJ 6.103,65 GJ
Pemanfaatan Fuel Cell
31 site
2023
25 site
55,3 GJ
39,7 GJ
Inventarisasi Data Emisi [305-5]
Emisi yang kami hasilkan berasal berbagai kegiatan operasional TelkomGroup (konsumsi listrik dan BBM). Pada
tahun 2023, aktivitas operasional TelkomGroup menghasilkan emisi GRK sebesar 1.724.335,18 ton CO2 eq, mengalami
penurunan dibandingkan dengan emisi GRK yang dihasilkan pada tahun sebelumnya. Penurunan jumlah emisi GRK
ini terjadi karena dipengaruhi oleh pengurangan konsumsi BBM menggunakan alat hemat energi yang bersumber
dari EBT khususnya pada BTS.
Emisi yang Dihasilkan [305-1][305-2]
2023 2022 2021*
Deskripsi
Ton CO2eq
Dari Konsumsi Listrik 1.705.940,75 1.817.273,31 1.714.250,44
Dari Konsumsi BBM 18.394,43 36.825,69 30.407,57
Jumlah Emisi yang Dihasilkan 1.724.335,18 1.854.099,00 1.744.658,01
Keterangan :
* Restatement akibat perubahan alat ukur konversi listrik di Telin Hongkong.
Demi menyeimbangkan dampak emisi yang dihasilkan, kami mengimplementasikan beragam upaya untuk mengurangi
emisi GRK. Langkah-langkah ini mencakup berbagai inisiatif, seperti mengimplementasikan penghematan penggunaan
energi Listrik, yaitu dengan menggunakan lampu LED dan sistem HVAC yang efisien energi pada gedung kantor.
56 L a p o r a n K E B E R L AN J U T AN 2 0 2 3 PT Telkom Indonesia (Persero ) Tbk
Page 59
Pa r t/ 03.
PENGELOLAAN AIR
Dalam upaya mengelola dampak lingkungan, kami sangat memperhatikan manajemen penggunaan air di gedung
kantor yang kami operasikan. Pada tahun 2023, volume penggunaan air mencapai sebesar 1.518.789m3, mengalami
peningkatan sebesar 3% dari tahun sebelumnya. Perubahan ini disebabkan oleh peningkatan jumlah penghuni pada
beberapa gedung dan faktor cuaca panas ekstrem El Nino secara global sepanjang tahun 2023.
Penggunaan Air [303-5]
2023 2022 2021*
Deskripsi
m3
Penggunaan Air* 1.518.789 1.472.761 1.327.897
Keterangan : * Sumber air yang dikonsumsi berasal dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) dan data yang disajikan berasal dari gedung yang dikelola oleh
Telkom Property.
TelkomGroup juga mengedukasi karyawan tentang Pada tahun 2023, dilakukan serangkaian inisiatif terkait
penggunaan air yang bertanggung jawab sebagai bagian keanekaragaman hayati, antara lain:
dari komitmen lingkungan. Kami juga menerapkan 1. Penanaman mangrove sebanyak 45.500 di lahan
inisiatif konservasi air untuk mendukung komitmen seluas 45 ha.
kami terhadap lingkungan. Misalnya, kami melakukan 2. Rehabilitasi 3.920 terumbu karang di 3 titik lokasi.
waste water recycle management, yaitu pemanfaatan air 3. Menanam 62.150 pohon di 10 titik lokasi.
buang kondensasi dari Air Handling Unit (AHU) sebagai 4. Sinergi program peduli lingkungan dengan 83
media pendingin ruangan dan untuk media penyiraman komunitas dari umum, warga sekitar kawasan
tanaman pada halaman gedung. konservasi, anggota pencinta alam, organisasi
lingkungan serta perwakilan dari karyawan Telkom.
PELESTARIAN KEANEKARAGAMAN HAYATI
Telkom aktif dalam upaya melestarikan keanekaragaman
hayati sebagai bagian dari tanggung jawab lingkungan,
meskipun tidak memiliki wilayah operasional di daerah
konservasi. Dengan kolaborasi erat bersama lembaga
dan komunitas terkait, perusahaan menegaskan
komitmennya untuk menjaga lingkungan dan
berkontribusi positif pada pemeliharaan keseimbangan
ekosistem di sekitarnya. [304-1]
PT Telkom Indonesia (Persero ) Tbk L a p o r a n K E B E R L AN J U TAN 2 0 2 3 57
Page 60
Kinerja Keberlanjutan
PENGELOLAAN LIMBAH [306-2]
Perangkat elektronik, kemasan, dan kertas adalah limbah padatan yang dihasilkan dari operasi kami. Serangkaian
program dan upaya berkelanjutan telah digunakan secara konsisten untuk mengelola limbah dengan memberikan
beberapa limbah kepada pihak eksternal untuk dikelola. TelkomGroup memberikan limbah padat (organik dan non-
organik) kepada Dinas Kebersihan pemerintah setempat, sedangkan limbah elektronik padat diserahkan kepada pihak
ketiga yang memiliki izin pengelolaan.
Pada tahun 2023, TelkomGroup mencatatkan limbah yang dihasilkan sebesar 108.556,6 ton, meningkat 342,6 ton dari
tahun sebelumnya. Kenaikan dapat terjadi karena perusahaan mampu meningkatkan efisiensi perangkat terhadap
kenaikan jumlah pelanggan.
Limbah B3 dan Non-B3 [306-3]
2023 2022 2021*
Deskripsi
ton
Limbah Padat Elektronik (E-waste) 20,7 18,1 15
Limbah Padat (Non E-waste) 108.535,9 108.195,9 106.931,2
Jumlah Limbah yang Dihasilkan 108.556,6 108.214,0 106.946,2
Dalam operasi kami, limbah elektronik (e-waste) adalah perangkat pelanggan yang sudah usang. Telkom telah
menjalankan manajemen masa akhir pakai produk terhadap perangkat keras IT seperti komputer, server, dan router
termasuk Customer Premises Equipment (CPE). Perangkat yang masih dapat digunakan akan disimpan sebagai
penggantian sementara atau cadangan darurat. Perangkat akan disimpan menunggu keputusan manajemen jika
tidak dapat digunakan. Selain itu, Telkom secara aktif menyaring dan memperbaiki limbah elektronik sehingga dapat
digunakan sebagai sumber daya pendidikan bagi masyarakat yang membutuhkan. [TC-TL-440a.1]
Penarikan CPE dan Pengelolaanya
Jenis Unit Metode 2023 2022 2021
Modem (ONT) Unit Utilisasi 183.173 unit 278.776 unit 427.900 unit
Penggunaan
Kembali
Kami juga berupaya mengurangi timbulan limbah padat Demikian pula, guna mengurangi penggunaan material
dari produk, yaitu dengan memperkecil ukuran kartu yang hanya dapat digunakan sekali, Telkom beralih
fisik menjadi 3-in-1 untuk starter pack SIM card baru dan ke penggunaan aplikasi, sementara fitur-fitur yang
voucher fisik. Upaya lainnya yaitu menjalankan program disajikan Telkom disesuaikan dengan kebutuhan para
Go Digital Channel, dimana pelanggan dapat mengganti pelanggan. Telkom juga meluncurkan program Eduvice
voucher fisik menjadi elektronik, sehingga akan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang
mengurangi limbah, biaya cetak, logistik/penyimpanan, cara mengatasi perubahan iklim. Program ini meminta
dan distribusi. karyawan untuk memasukkan sampah elektronik
pribadi ke kotak elektronik di kantor utama dalam upaya
mengurangi sampah elektronik. Limbah ini diolah
menjadi barang bernilai tambah oleh mitra pengelola
limbah. Siswa SMK juga diajarkan Telkom untuk
memperbaiki alat elektronik dan mengurangi limbah.
58 L a p o r a n K E B E R L AN J U T AN 2 0 2 3 PT Telkom Indonesia (Persero ) Tbk
Page 61
Pa r t/ 03.
Penyaluran Eduvice
71 unit 191 unit
Perangkat Perangkat
Eduvice Eduvice
2023
10 kelompok 12 kelompok
Penerima Penerima
Manfaat Manfaat
INISIATIF LINGKUNGAN YANG Pengelolaan Sampah Terpadu Desa Tuksongo
MELIBATKAN PIHAK EKSTERNAL Telkom bersama masyarakat desa Tuksongo melakukan
pengelolaan sampah dengan metode daur ulang.
Komitmen TelkomGroup untuk melestarikan lingkungan
Sebanyak 700 kg didaur ulang menjadi pupuk cair,
dan mewujudkan ketahanan iklim tidak hanya dilakukan
biogas dan magot. Potensi pengurangan emisi GRK dari
dalam lingkup operasional saja. Melalui pelaksanaan
program ini yaitu 0,24 ton CO2eq. Telkom juga memberi
program tanggung jawab sosial dan lingkungan,
bantuan sarana pembuangan dan mesin pencacah
kami melibatkan pemangku kepentingan dalam aksi
sampah di 14 titik lokasi yang tersebar di 7 provinsi.
pelestarian lingkungan.
Program Bresih
Telkom menjalankan Program Bresih di Desa Tuksongo,
Magelang, Jawa Tengah. Aksi yang dilakukan dalam
program ini yaitu memberikan pelatihan pengelolaan
sampah. Melalui program tersebut, kini masyarakat Desa
Tuksongo aktif melakukan pemilahan sampah secara
mandiri untuk kemudian diolah maupun diserahkan ke
bank sampah. Jumlah sampah yang terkumpul per tahun
rata-rata sekitar 825 kg, yang artinya kita dapat menekan
emisi GRK sekitar 0,24 tonCO2eq dari sampah.
PT Telkom Indonesia (Persero ) Tbk L a p o r a n K E B E R L AN J U TAN 2 0 2 3 59
Page 62
Kinerja Keberlanjutan
SOCIAL: VALUE FOR THE PEOPLE (RIGHT PEOPLE)
PELANGGAN SEBAGAI PRIORITAS UTAMA
Moto “EXIST”, adalah semangat yang mendasari setiap langkah kami dalam mengembangkan bisnis dan memberikan
yang terbaik bagi pelanggan. Kami berkomitmen untuk memastikan kepuasan pelanggan dengan menyediakan
produk dan layanan yang memberikan solusi bagi mereka, serta menjaga standar kualitas layanan untuk memberikan
pengalaman pelanggan yang optimal. Di samping itu, kami juga terus menerus melakukan pengembangan produk
dan layanan yang dapat berkontribusi positif pada aspek ESG.
Jumlah User Produk Telkom [TC-TL-000.A, TC-TL-000.B, TC-TL-000.C]
Consumer 10,049 juta
pelanggan f ixed
Layanan fixed voice, fixed broadband, broadband IndiHome
IP-TV, dan digital.
Mobile 159,3 juta
pelanggan
seluler
151,8 juta
pelanggan
prabayar
Layanan legacy seluler (voice dan
SMS), mobile broadband, dan layanan
mobile digital yang mencakup IoT, big 7,5 juta 127,1 juta
data, layanan keuangan, VOD, musik, pelanggan pelanggan
permainan, dan iklan digital. pascabayar mobile broadband
Enterprise 524
pelanggan BUMN,
BUMD, & BLU (Badan
618.854
pelanggan
Layanan Usaha) UMK
Layanan ICT dan platform yang mencakup
konektivitas, layanan teknologi informasi
(TI) dan cloud, proses bisnis outsourcing,
1.694 714
perangkat, bisnis satelit, layanan digital pelanggan
pelanggan Institusi
dan layanan yang berdekatan seperti Swasta Pemerintah
layanan e-health dan manajemen ATM.
60 L a p o r a n K E B E R L AN J U T AN 2 0 2 3 PT Telkom Indonesia (Persero ) Tbk
Page 63
Pa r t/ 03.
Wholesale & 7 26
International
pelanggan other pelanggan
licensed operator transponder &
(OLO) closed user group
Business
382 593
Layanan domestik dan international wholesale pelanggan pelanggan
traffic, network, dan digital platform & service, serta internet service global
tower, data center, dan managed infrastructure & provider partner
network.
Lain-lain
Telkom melakukan pengembangan bisnis dengan fokus
berorientasi pada pelanggan. Dari tahap perencanaan
hingga peluncuran, kami memastikan bahwa setiap
produk tidak hanya memenuhi standar kualitas, tetapi
Layanan digital seperti platform digital, konten juga memiliki dampak positif dalam kehidupan sehari-
digital, e-commerce untuk B2B, dan manajemen
hari pelanggan kami. Dengan merangkul kemajuan
properti dalam upaya memanfaatkan aset properti
teknologi dan berbekal pemahaman yang mendalam
Telkom di seluruh Indonesia.
tentang kebutuhan lokal, TelkomGroup senantiasa akan
mengembangkan solusi inovatif yang dapat menjawab
perkembangan dan percepatan telekomunikasi digital.
17,7 juta Kami memastikan bahwa setiap produk yang dijual telah
pengguna aktif
digital music melalui proses uji keamanan dan evaluasi sepenuhnya
(RBT, music streaming, guna menjamin keamanan bagi pelanggan, serta
dan Langit Musik)
memenuhi standar yang berlaku di Indonesia. Informasi
lengkap tentang produk yang dibeli telah secara jelas
tertera pada perangkat elektronik yang menyertai
produk dan layanan serta dapat diakses melalui situs
15,6 juta resmi Telkom. Selain itu, Telkom telah menerapkan
pengguna berbayar program Telkom Integrated Quality Assurance (TIQA)
digital games sebagai wujud komitmen dalam memberikan jaminan
atas kualitas produk dan layanan kepada konsumen.
Dengan fokus pada aspek purna jual dan kebijakan
pelayanan pelanggan, TIQA hadir untuk menjamin
10,5 juta
pengalaman terbaik bagi para pelanggan. Sampai
dengan saat ini, Telkom belum pernah melakukan
pengguna berbayar
digital edutainment penarikan produk karena alasan keamanan.
(OTT Video)
PT Telkom Indonesia (Persero ) Tbk L a p o r a n K E B E R L AN J U TAN 2 0 2 3 61
Page 64
Kinerja Keberlanjutan
Menciptakan Pengalaman Pelayanan Terbaik
Menciptakan pengalaman pelayanan terbaik telah menjadi kunci utama bagi TelkomGroup dalam upaya menjaga
kepuasan pelanggan. Kami sepenuhnya menyadari bahwa pengalaman positif dalam berinteraksi dengan layanan
kami dapat membentuk opini pelanggan terhadap perusahaan kami secara keseluruhan. Oleh karena itu, kami telah
memusatkan upaya kami untuk memberikan pengalaman yang tak terlupakan bagi pelanggan, mulai dari pertama
kali mereka berhubungan dengan kami hingga setiap interaksi selanjutnya.
Sebelum pelanggan mengajukan keluhan, kami telah mengimplementasikan langkah-langkah korektif yang bertujuan
untuk mengurangi insiden gangguan, mempercepat proses penanganan masalah, dan mencegah terulangnya
masalah tersebut. Upaya dilakukan secara:
Proactive Preventive Predictive
Perbaikan atau penyelesaian Meminimalisasi potensi Mencegah gangguan
gangguan sebelum gangguan sejak awal dari dari desain dan dengan
pelanggan merasa terganggu beberapa indikasi yang pemanfaatan Big Data,
(lapor) dengan pemanfaatan muncul. Artificial Intelligence, dan
Big Data. Robotic Process Automation
(RPA)
Komitmen TelkomGroup untuk terus memperbaiki layanan kepada pelanggan juga direalisasikan melalui berbagai
program yang dirancang untuk meningkatkan kualitas layanan secara berkelanjutan. Setiap program yang diciptakan,
diarahkan untuk mendukung pengalaman pelanggan dalam berbagai aspek interaksi dengan kami. Dari peningkatan
dukungan teknis hingga kemudahan akses informasi, kami mengupayakan agar setiap program ini dapat memberikan
nilai tambah yang signifikan bagi pelanggan kami.
Program Layanan Pelanggan Telkom
Preventif dan Proaktif Garansi Purnajual Layanan Pelanggan
Upaya mencegah gangguan Program yang dilaksanakan • Service Delivery
yang terjadi di pelanggan dalam rangka memastikan • Service Assurance
melalui kegiatan preventif pemenuhan standar layanan • Pengukuran Kualitas
dan proaktif agar setiap purnajual. Layanan dengan Service
potensi dapat ditindaklanjuti Quality Index
sebelum pelanggan
melaporkan.
Kecepatan Pengunduhan [TC-TL-520a.2]
Kepuasan pelanggan dipengaruhi oleh pengalaman mereka menggunakan produk dan layanan kami, salah satunya
berkaitan dengan kecepatan internet. Kami berupaya untuk menyediakan jaringan internet yang stabil dan cepat.
Berikut ini, data rata-rata kecepatan internet Telkom:
62 L a p o r a n K E B E R L AN J U T AN 2 0 2 3 PT Telkom Indonesia (Persero ) Tbk
Page 65
Pa r t/ 03.
Rata-rata Kecepatan Pengunduhan
2023 2022 2021*
Deskripsi
Megabits per second (Mbps)
Telkom Server 33,38 28,09 23,60
All Server 31,43 25,79 21,88
All Server (Exclude Telkom) 28,88 22,37 19,82
Pengelolaan Gangguan Jaringan
Umumnya gangguan yang senantiasa kami tangani mencakup berbagai aspek, seperti fluktuasi kualitas jaringan,
Dalam menghadapi beragam jenis gangguan ini, kami telah mengembangkan pendekatan yang holistik dan
berkelanjutan untuk memastikan kelancaran layanan bagi pelanggan. Pada tahun 2023, terjadi fluktuasi persentase
gangguan yang memengaruhi kenyamanan pelanggan akibat dari berbagai faktor termasuk Gamas. Selain itu, waktu
rata-rata yang diperlukan untuk mengatasi masalah ini mencapai sekitar 6,18 jam.
Tren Gangguan [TC-TL-000.D]
2023 2022 2021*
Deskripsi
% Pelanggan terganggu
Q gangguan(*) 2,88 3,59 5,12
Keterangan :
(*) Q gangguan merepresentasikan jumlah pelanggan yang terganggu per 100 pelanggan dalam rentang waktu pengukuran 30 hari.
Waktu Rata-Rata Perbaikan Gangguan
2023 2022 2021*
Deskripsi
Jam
Mean Time to Repair 6,18 6,2 8,5
Upaya kami untuk mengatasi gangguan jaringan adalah bagian dari komitmen untuk meningkatkan kualitas layanan
serta meminimalkan dampak gangguan terhadap pengalaman pelanggan. Upaya yang dilakukan di antaranya
menjalankan program perbaikan terarah, yang dikenal dengan sebutan close-the-loop, yang menggabungkan
pendekatan caring dan solusi terhadap masalah-masalah yang dikemukakan oleh pelanggan atau dalam istilah lain,
negative voice of customer dengan tujuan untuk meningkatkan pengalaman pelanggan (Corrective).
Tidak hanya itu, kami juga menjalankan inisiatif terus-menerus untuk meningkatkan kualitas interaksi dengan
pelanggan melalui berbagai titik sentuhan digital seperti myIndiHome (diperuntukkan bagi segmen Consumer),
MyCarrier (diperuntukkan bagi segmen Wholesale), dan MyTEnS (diperuntukkan bagi segmen Enterprise). Langkah
ini bertujuan untuk memastikan bahwa pelanggan kami memiliki akses yang lebih baik dan lebih efisien dalam
berinteraksi dengan layanan kami.
Pengukuran Net Promoter Score (NPS) dan Penanganan Keluhan Pelanggan
Telkom mengadopsi metrik Net Promoter Score (NPS) untuk mendapatkan gambaran yang akurat tentang suara
pelanggan pada waktu tertentu. Hasil NPS ini menjadi masukan berharga yang membimbing perbaikan berkelanjutan
dalam pengalaman pelanggan kami dan memastikan bahwa langkah-langkah perbaikan yang kami ambil sesuai
dengan kebutuhan pelanggan.
PT Telkom Indonesia (Persero ) Tbk L a p o r a n K E B E R L AN J U TAN 2 0 2 3 63
Page 66
Kinerja Keberlanjutan
NPS TelkomGroup 2022-2023
Customer Experience 2023 2022
Net Promoter Score 2H 2023 1H 2023 2H 2022 1H 2022
Telkom 56 57 55 51
Kenaikan Point -1 2 4 2
NPS Consumer 2022-2023
Customer Experience 2023 2022
Net Promoter Score 2H 2023 1H 2023 2H 2022 1H 2022
Telkom (Consumer) 47 35 30 26
Kenaikan Point 12 5 4 3
NPS Enterprise 2022-2023
Customer Experience 2023 2022
Net Promoter Score 2H 2023 1H 2023 2H 2022 1H 2022
Telkom (Enterprise) 65 73 66 65
Kenaikan Point -8 7 1 5
NPS Wholesale 2022-2023
Customer Experience 2023 2022
Net Promoter Score
Telkom (Wholesale) 73 64
Kenaikan Point 9 9
NPS Mobile (Telkomsel-Mobile) 2022-2023
Customer Experience 2023 2022
Net Promoter Score 2H 2023 1H 2023 2H 2022 1H 2022
Mobile (Telkomsel-Mobile) 49 53 54 50
Kenaikan Point -4 -1 4 1
Di sisi lain, kami senantiasa tersedia sepanjang waktu (24/7) untuk melayani pelanggan kami, memungkinkan mereka
untuk mengajukan keluhan atau pertanyaan kapan saja. TelkomGroup telah menyediakan saluran pengaduan yang
disesuaikan dengan kebutuhan pengguna. Dalam hal ini, kami dengan cermat mengakomodasi pengguna dengan
beragam metode untuk menyampaikan masukan mereka.
Keluhan pelanggan seluler, dapat disampaikan melalui:
Asisten Virtual Telkomsel di tsel.me/veronika Call center “Caroline” pada nomor:
Twitter & Instagram @telkomsel • 188 (24 jam x 7 hari) untuk pelanggan pascabayar
e-mail: cs@telkomsel.co.id (gratis) dan prabayar (Rp300)
• +628110000333 dari Luar Negeri
• GraPARI Terdekat
64 L a p o r a n K E B E R L AN J U T AN 2 0 2 3 PT Telkom Indonesia (Persero ) Tbk
Page 67
Pa r t/ 03.
Keluhan pelanggan individu, dapat disampaikan melalui:
Aplikasi : myIndiHome.
Social Media : @IndiHome (Twitter), @IndiHome (Instagram), IndiHome (Facebook).
Sarana pengaduan : via web chat di www.indihome.co.id
e-mail : customercare@telkom.co.id
Call Center : 147
Plasa Telkom
Keluhan pelanggan korporat, dapat disampaikan melalui:
Pelanggan Korporat dan Institusi Pelanggan Wholesale dan
Pelanggan UMK
Pemerintah International
0800-1835566 dan e-mail: tele-am@ 08001 Telkom atau 08001035566 OLO Care Center: 0800-1444-777
telkom.co.id e-mail: c4@telkom.co.id e-mail: occ@telkom.co.id
Social Media: @Smart_Bisnis (Twitter) Social Media: @TelkomSolution LinkedIn: Telkom DWS Official
dan Smartbisnis (Facebook) (Twitter) dan TelkomSolutionID Facebook: @dwstelkom @neucentrix
(Facebook) Instagram:@dws_tekom @neucentrix
Twitter: @neucentrix
Survei Kepuasan Pelanggan
Kami terus berupaya untuk mengumpulkan umpan balik dari pelanggan mengenai layanan yang telah kami berikan
melalui sarana ini. Langkah ini kami jalankan secara tahunan, sebagai bagian dari komitmen kami untuk menjaga
kualitas layanan dan memahami kebutuhan pelanggan kami dengan lebih baik.
Survei Kepuasan Pelanggan
2023 2022 2021
Customer Satisfaction and Loyalty Survey (CSLS)
%
Consumer**
Customer Satisfaction Index (CSI) 7,46* 89,97 88,72
Enterprise
Customer Satisfaction Index (CSI) 94,9 97,70 96,20
Customer Loyalty Index (CLI) 90,4 95,10 92,40
Customer Dissatisfaction Index (CDI) 0,5 0,90 0,80
Wholesale
Customer Satisfaction Index (CSI) 91,52 87,33 89,3
Customer Loyalty Index (CLI) 77,69 87,14 88,8
Customer Dissatisfaction Index (CDI) 1,09 0,00 0,3
Mobile
Customer Satisfaction Index (CSI) 7,57* 7,56* 7,53*
Keterangan:
* skala 1-10.
** Terdapat perubahan metode penilaian di tahun 2023.
PT Telkom Indonesia (Persero ) Tbk L a p o r a n K E B E R L AN J U TAN 2 0 2 3 65
Page 68
Kinerja Keberlanjutan
MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA
TelkomGroup menjalankan manajemen sumber daya manusia (SDM) dengan adil dan menjunjung tinggi hak asasi
manusia (HAM). Pada tahun 2023, TelkomGroup mencatat jumlah karyawan sebanyak 23.064 orang. Angka ini terbagi
menjadi dua kelompok, yaitu 7.469 karyawan yang berasal dari perusahaan induk dan 15.595 karyawan yang bekerja di
entitas anak. Dari total jumlah karyawan TelkomGroup, 99% atau 22.863 orang bekerja di Indonesia, sementara 1% atau
201 karyawan lainnya berada di luar negeri.
Jumlah Karyawan Telkom 2023 per Kategori
2023 2022 2021
Deskripsi
orang
Karyawan Berdasarkan Gender
Laki-laki 4.709 5.887 5.996
Perempuan 2.760 3.032 2.793
Jumlah 7.469 8.919 8.789
Karyawan Berdasarkan Usia
>45 tahun 3.075 3.941 4.295
30-45 tahun 2.269 2.408 2.069
<30 tahun 2.125 2.570 2.425
Jumlah 7.469 8.919 8.789
Karyawan Berdasarkan Pendidikan
Prakuliah 779 1.036 1.141
Diploma 437 607 666
Sarjana 4.628 5.485 5.205
Pascasarjana 1.625 1.791 1.777
Jumlah 7.469 8.919 8.789
Karyawan Berdasarkan Status Kepegawaian
Pegawai Tetap 6.960 8.173 8.073
Tenaga Profesional 299 404 410
Rehire - 284 252
Masa Persiapan Pensiun 84 37 33
Tugas Belajar 126 21 21
Jumlah 7.469 8.919 8.789
Karyawan Berdasarkan Jabatan
Manajemen Senior 122 139 136
Manajemen Madya 2.645 2.994 2.988
Pengawas 3.653 4.436 4.434
Lainnya 1.049 1.350 1.231
Jumlah 7.469 8.919 8.789
66 L a p o r a n K E B E R L AN J U T AN 2 0 2 3 PT Telkom Indonesia (Persero ) Tbk
Page 69
Pa r t/ 03.
Turnover Karyawan [401-1]
Pada tahun 2023, Telkom mencatat tingkat turnover karyawan sebesar 6,81% atau 5,94% lebih tinggi dibandingkan
tahun lalu. Tingkat turnover karyawan lebih tinggi dibandingkan tahun lalu karena detail sebagai berikut:
Turnover Karyawan
Deskripsi 2023 2022 2021
Jumlah Karyawan Telkom 7.469 8.919 8.789
Jumlah Perputaran Karyawan 509 530 1.150
Atas Permintaan Sendiri 12 56 55
Menjadi Direksi BUMN atau Pejabat Pemerintah 0 1 2
Pelanggaran Disiplin 1 1 6
Pensiun 475 436 1.022
Wafat 21 36 65
Tingkat Turnover (%) 6,81 5,94 13,08
Turnover Karyawan berdasarkan Usia dan Gender
2023 2022 2021
Deskripsi
Laki-laki Perempuan Laki-laki Perempuan Laki-laki Perempuan
< 30 tahun 5 2 14 19 27 7
30-50 tahun 9 4 22 14 15 16
> 50 tahun 437 52 398 63 932 153
Sub Total 451 58 434 96 974 176
Jumlah 509 530 1.150
Keberagaman, Kesetaraan, dan Kesempatan yang Sama
Mulai dari proses rekrutmen hingga pensiun, Telkom memberikan kesempatan yang sama kepada seluruh karyawan
tanpa membedakan suku, agama, ras, status sosial, dan gender. Oleh sebab itu, Telkom berupaya mengembangkan
lingkungan kerja yang nyaman baik bagi karyawan perempuan dan laki-laki, termasuk juga karyawan difabel. Telkom
telah memiliki Perjanjian Kerja Bersama (PKB) yang mengatur hak dan kewajiban seluruh (100%) karyawan Telkom.
TelkomGroup memberikan kesempatan kepada semua warga Indonesia (WNI) untuk berkarier di Telkom. Tidak ada
pekerja anak maupun pekerja paksa di Telkom. Usia minimum karyawan Telkom adalah 18 tahun. Pada tahun 2023,
karyawan baru Telkom terdiri dari 52 karyawan perempuan dan 64 karyawan laki-laki.
Rekrutmen Karyawan Telkom berdasarkan Usia dan Gender [401-1]
2023 2022 2021
Deskripsi
Laki-laki Perempuan Laki-laki Perempuan Laki-laki Perempuan
18-25 tahun 22 31 128 190 228 270
26-30 tahun 23 13 147 112 74 35
> 30 tahun 19 8 10 9 0 0
Sub Total 64 52 285 311 302 305
Jumlah 116 596 607
PT Telkom Indonesia (Persero ) Tbk L a p o r a n K E B E R L AN J U TAN 2 0 2 3 67
Page 70
Kinerja Keberlanjutan
Kami juga memberikan kesempatan pada kaum difabel untuk bekerja di TelkomGroup. Kami bekerja sama dengan
Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) dan beberapa universitas dalam rekrtumen karyawan difabel. Hingga
akhir tahun 2023, TelkomGroup memiliki 19 orang karyawan difabel yang terdiri dari 68% karyawan laki-laki dan 32%
karyawan perempuan. Karyawan difabel yang bekerja di TelkomGroup terdiri dari dari tuna daksa, tunarungu, tuna
netra, dan tuna wicara yang ditempatkan pada posisi call center, admin, finance & human capital, sales, pengajar,
access network, planning & performance, IT platform, dan digital business.
Jumlah Karyawan Difabel
2023 2022 2021
Deskripsi
orang
Karyawan Berdasarkan Gender
Laki-laki 13 6 3
Perempuan 6 5 3
Jumlah 19 11 6
Karyawan Berdasarkan Usia
<25 tahun 4 2 2
26-40 tahun 14 8 3
>40 tahun 1 1 1
Jumlah 19 11 6
Karyawan Berdasarkan Status Kepegawaian
Karyawan Tetap 19 11 6
Karyawan Kontrak 0 0 0
Jumlah 19 11 6
TARGET 2023 Karyawan Difabel di tahun 2023
0,43% Realisasi: 0,39%
Untuk keberagaman, khususnya di Tingkat manajerial, kami memiliki 4.709 karyawan laki-laki dan 2.760 karyawan
perempuan yang mana sebanyak 829 karyawan perempuan dan 1.938 karyawan laki-laki menduduki posisi manajerial.
Jumlah Karyawan Telkom berdasarkan Posisi Manajerial dan Gender [405-1]
2023 2022 2021
Deskripsi
Laki-laki Perempuan Laki-laki Perempuan Laki-laki Perempuan
Band I 104 18 126 13 126 10
Band II 480 79 549 88 550 79
Band III 1.354 732 1.602 755 1.684 675
Sub Total 1.938 829 2.277 856 2.360 764
Jumlah 2.767 3.133 3.124
68 L a p o r a n K E B E R L AN J U T AN 2 0 2 3 PT Telkom Indonesia (Persero ) Tbk
Page 71
Pa r t/ 03.
Waktu Kerja Remunerasi [401-2] [405-2]
Telkom menyediakan pengaturan kerja yang fleksibel, Kami memberikan remunerasi untuk seluruh karyawan
atau disebut Flexible Working Arrangement/FWA yang menggunakan prinsip 3P + 1L, yaitu pay for person
terdiri dari Working from Anywhere (WFA), Working from (sesuai kompetensi yang dibutuhkan), pay for position
Office (WFO), dan Hybrid (WFO-WFA). Istilah yang sedikit (sesuai tingkat tanggung jawab dan akuntabilitas),
berbeda adalah Working from Anywhere (WFA) yaitu pay for performance (sesuai kinerja dalam pencapaian
penerapan cara bekerja karyawan yang disetujui oleh target, termasuk capaian kinerja ESG), dan pay for
atasan yang terdiri dari tempat tinggal karyawan atau location (sesuai kota lokasi kerja). Oleh sebab itu,
lokasi lainnya sesuai dengan radius 50 km dari kantor tidak ada perbedaan remunerasi karyawan pada level
utama dalam wilayah lokasi kerja. terendah hingga level manajemen senior, baik karyawan
laki-laki maupun perempuan. Sesuai prinsip pay for
Sesuai dengan peraturan perundang-undangan, location, pemberian remunerasi merujuk pada regulasi
penerapan jam kerja FWA maksimal delapan jam per Upah Minimum Provinsi (UMP). Pemberian remunerasi
hari, dan dilengkapi fleksibilitas waktu mulai bekerja. karyawan di level terendah berada di atas UMP.
Keberhasilan FWA didukung dengan tersedianya sistem
informasi HC Super Apps yang dapat dipantau langsung
oleh atasan untuk monitoring produktivitas kerja dan
disiplin karyawan.
Hak Cuti
Kami memberikan hak cuti sebanyak 12 hari cuti tahunan kepada karyawan. Kami juga memberikan cuti orang tua
(parental leave), yaitu cuti ayah berbayar selama 7 hari dan cuti bersalin berbayar bagi karyawan perempuan selama 3
bulan yang dapat diambil sebelum dan sesudah melahirkan. Selain itu, ada cuti untuk menjalankan ibadah haji selama
45 hari, cuti besar setiap 3 tahun sekali selama maksimal 45 hari, dan cuti alasan penting selama maksimal 7 hari.
Cuti Orang Tua [401-3]
2023
Deskripsi
Laki-laki Perempuan
Karyawan yang berhak mendapatkan cuti orang tua 3.902 1.810
Karyawan yang mengambil cuti orang tua 90 174
Karyawan yang kembali bekerja setelah cuti orang tua 90 145
Penilaian Kinerja Karyawan [404-3] 2. Competency & Behavior Appraisal (CBA), sebagai
metode yang digunakan untuk penilaian Kompetensi
(Leadership and Technical) dan Perilaku Kerja dari
Setiap tahunnya, karyawan mengikuti proses pengelolaan
setiap individu Karyawan melalui Penilaian Multi-rater
dan penilaian kinerja secara individual. Pengelolaan dan
(360º feedback), Penilaian Atasan, Knowledge Test,
penilaian kinerja di Telkom dilakukan menggunakan 2
(dua) metodologi, yaitu: dan parameter lain yang relevan.
1. Hybrid KPI-OKR, sebagai metode yang digunakan
untuk perhitungan Nilai Kinerja Individu (NKI) berbasis Hasil Penilaian Kinerja berupa Nilai Kinerja Individu
pencapaian Objective & Key Results (OKR) yang selaras (NKI), Nilai Kompetensi, dan Nilai Perilaku Kerja setiap
dengan Key Performance Indicator (KPI) Unit Kerja; karyawan dimanfaatkan sebagai salah satu dasar
dan dalam pengelolaan Human Capital seperti karir,
pengembangan kompetensi, dan pemberian reward di
Perusahaan.
PT Telkom Indonesia (Persero ) Tbk L a p o r a n K E B E R L AN J U TAN 2 0 2 3 69
Page 72
Kinerja Keberlanjutan
Program Pensiun [201-3, 404-2] Selain pelatihan purnabakti, juga diselenggarakan
financial planning for millennials sebanyak 2 batch
Program pensiun berlaku untuk seluruh karyawan tetap di dengan peserta 139 karyawan, yakni pelatihan bagi
TelkomGroup. TelkomGroup menyertakan karyawannya para karyawan dengan usia maksimal 35 tahun sebagai
pada Program Pensiun Manfaat Pasti (PPMP) untuk bentuk persiapan kesiapan pensiun dari sisi finansial
karyawan yang bergabung dengan Telkom sebelum yang tidak dapat dipenuhi dalam waktu instant (pensiun
tanggal 1 Juli 2002 dan Program Pensiun Iuran Pasti awareness dari sisi finansial).
(PPIP) untuk karyawan yang bergabung setelah tanggal
1 Juli 2002. Kedua program ini tidak berlaku untuk Direksi. Kebebasan Berpendapat
Kontribusi karyawan untuk program PPMP adalah 18% Telkom menjamin kekebasan berpendapat dan
(8,4% sebelum Maret 2003). Hingga akhir tahun 2023, berserikat bagi seluruh karyawan. Hingga akhir tahun
kontribusi Telkom untuk PPMP adalah sebesar Rp1.635 2023 ada 5 sertikat pekerja sebagai wadah aspirasi bagi
miliar. Sementara itu, PPIP dikelola oleh Dana Pensiun karyawan, yaitu:
Lembaga Keuangan (DPLK), dengan ketentuan kontribusi 1. Serikat Karyawan Telkom Indonesia (SEKAR TELKOM);
Perseroan pada DPLK dihitung berdasarkan persentase 2. Serikat Pekerja Telkomsel (SEPAKAT);
tertentu dari gaji karyawan. Kontribusi Perseroan untuk 3. Serikat Pekerja Infomedia Nusantara (SPIN);
PPIP ke DPLK untuk tahun 2023 sebesar Rp50 miliar. 4. Serikat Pekerja Metra Digital Media (Serikat Pekerja
Digital atau SPMD);
Telkom juga memberikan pelatihan purnabakti. Program 5. Serikat Karyawan Graha Sarana Duta (Serikat Pekerja
pelatihan yang diberikan berkaitan dengan psikologis, Graha Sarana Duta atau SKATA).
spiritual, program kesejahteraan sesuai kebutuhan, serta
workshop dengan tema yang bermanfaat bagi karyawan Karyawan juga dapat menyampaikan saran dan kritik
yang memasuki masa pension. Pada tahun 2023, terdapat melalui surel, telepon, WhatsApp Chat, dan Telegram.
687 karyawan yang mengikuti pelatihan purnabakti.
Fasilitas Khusus
Kami berkomitmen untuk kesetaraan baik untuk karyawan perempuan dan laki-laki, maupun karyawan difabel dan
non-difabel. Telkom telah mengeluarkan kebijakan Respectful Workplace (RWP) yang menunjukkan komitmen
Perusahaan terhadap penyediaan tempat kerja yang harmonis, saling menghargai, serta melindungi harkat dan
martabat manusia, terbebas dari diskriminasi, kekerasan dan pelecehan.
Hal ini juga didukung oleh fasilitas khusus yang diberikan untuk karyawan difabel dan perempuan sehingga dapat
menunjang kegiatan mereka di lingkungan TelkomGroup. Kantor Telkom dilengkapi dengan beberapa fasilitas untuk
menunjang pekerjaan karyawan difabel seperti akses lift, akses masuk ruangan, akses ruang kerja, serta jalanan & parkir.
Kami juga memberikan hak mutasi atas permintaan sendiri (APS) atau job transfer by choice untuk bergabung
dan tinggal di kota yang sama dengan keluarga tanpa perlu mengundurkan diri. Selain itu, kami juga menyediakan
beberapa fasilitas seperti fasilitas penitipan anak, yaitu Telkom Daycare dan ruang laktasi, yang berguna mendukung
ketenangan bekerja bagi karyawan dalam usia produktif.
70 L a p o r a n K E B E R L AN J U T AN 2 0 2 3 PT Telkom Indonesia (Persero ) Tbk
Page 73
Pa r t/ 03.
Pada tahun 2023, Telkom Daycare menjadi fasilitas daycare pertama di Indonesia yang dianugerahi peringkat tertinggi sertifikasi Taman Asuh Ceria Anak
(TARA) oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia (KemenPPPA RI).
Pengembangan Kompetensi Karyawan Selain itu, pengembangan kompetensi juga direalisasikan
[404-1, 404-2] dalam workshop yang diadakan secara internal dengan
melibatkan lembaga eksternal dan profesional. Telkom
Telkom mengikutsertakan karyawannya dalam program juga mengirimkan karyawannya untuk mengikuti
peningkatan kompetensi yang setiap tahun secara workshop eksternal yang diadakan oleh lembaga
berkesinambungan. Pelaksanaan program ini dapat pemerintah maupun pihak swasta.
diikuti oleh seluruh jenjang jabatan, baik karyawan
perempuan maupun laki-laki. Peningkatan kompetensi Pada tahun 2023, Telkom mengeluarkan biaya sebesar
menggunakan sistem e-learning. Modul pada sistem Rp 186 miliar untuk kegiatan pelatihan karyawan. 5.580
e-learning secara berkala di update sesuai kebutuhan karyawan mengikuti berbagai pelatihan dengan total
karyawan dan Perseroan. Telkom juga memiliki jam pelatihan sebesar 1.019.700,80 jam setahun. Total
knowledge repository yang dapat diakses oleh karyawan jam pelatihan untuk kategori karyawan Telkom Parent
untuk meningkatkan sistem pembelajaran mandiri. adalah 864.573,6 jam, dan kategori Subsidiaries 154.947,2
jam. Rata-rata jam pelatihan per karyawan tercatat
sebesar 65,16 Jam.
Pelatihan Karyawan Berdasarkan Gender [404-1]
2023 2022 2021
Deskripsi
Laki-laki Perempuan Laki-laki Perempuan Laki-laki Perempuan
Pelatihan Sertifikasi 549 313 620 334 954 1.077
Leadership Development Program 140 51 428 231 659 331
Pelatihan Reguler 2.870 1657 7.216 3.886 11.102 4.896
Jumlah 3.559 2.021 8.264 4.451 8.990 6.304
Pada tahun 2023, Telkom juga mengikutsertakan jajaran Direksi dan Dewan Komisaris pada pelatihan yang terkait
aspek keberlanjutan, dengan topik 5 Bold Moves Upskill & Reskill.
PT Telkom Indonesia (Persero ) Tbk L a p o r a n K E B E R L AN J U TAN 2 0 2 3 71
Page 74
Kinerja Keberlanjutan
Program Prioritas Pendidikan Tidak hanya untuk internal, Telkom juga berupaya untuk
mendorong pertumbuhan talenta digital di Indonesia.
Telkom mempunyai program beasiswa untuk Telkom memiliki platform digital learning yang dapat
karyawannya yang ingin melanjutkan pendidikan ke diakses oleh semua BUMN, yaitu Pijar Mahir. Platform
jenjang magister dan/atau doktor melalui program ini juga merupakan bentuk dukungan Telkom terhadap
Great People Scholarship Program (GPSP). Program upaya dan Kementerian BUMN dalam mengembangkan
tersebut merupakan program jangka panjang yang ekosistem dan talenta digital berstandar global di
diberikan perusahaan untuk mempertahankan karyawan. lingkungan BUMN. Melalui Pijar Mahir, talenta digital dapat
Pada tahun 2023, sejumlah 98 karyawan melanjutkan mengakses materi pembelajaran berupa video, materi
pendidikan ke luar negeri dan tidak ada karyawan yang baca, kuis, dan lainnya. Diharapkan melalui kolaborasi ini,
melanjutkan pendidikan di universitas dalam negeri. pada tahun 2024 dapat tercipta 200.000 talenta digital
BUMN.
Digital Talent Readiness [404-2]
Digistar
Saat ini, kita berada pada era perkembangan teknologi
Digistar adalah bentuk upaya lain dari Telkom dalam
yang pesat. Oleh sebab itu, diperlukan talenta digital
menyiapkan talenta digital. Digistar membentuk
yang memadai, baik dari kompetensi dan jumlah.
dan membina talenta digital masa depan agar siap
Telkom memiliki program Digital Talent Readiness
menajajaki dunia kerja, sekaligus menutup gap antar
yang mengembangkan kapabilitas digital karyawan.
jumlah talenta digital dengan kebutuhan industri.
Pengembangan kapabilitas dilakukan dengan
Melalui program Digistar, Telkom menginkubasi bakat
pengembangan soft skill yang berkaitan dengan
muda yang memiliki ambisi besar dan pengetahuan luas
Digital Mindset & Behavior dan technical skill melalui
seperti kemampuan pertumbuhan diri, kepemimpinan,
program inovasi, digital project-based, serta sertifikasi
dan pengalaman teknis sambil memperkenalkan
yang berkaitan dengan kebutuhan skill digital.
lingkungan kerja di Telkom. Digistar ditujukan untuk
Selain itu, TelkomGroup juga sedang dalam proses
mahasiswa, fresh graduates, dan para pencari kerja,
mengembangkan program sehingga pada digital talent
dengan lima subprogram, antara lain:
dapat melakukan transfer knowledge. Hingga akhir
1. Digistar ClassProgram intensive mentoring;
tahun 2023, Telkom memiliki digital talent sebanyak
2. Digistar CommunityProgram partnership
4.033 orang atau 17,18% dari total karyawan. Angka digital
3. Digistar InternshipProgram magang
talent tersebut mencapai 109% dari digital talent yang
4. Digistar ConnectProgram
ditargetkan di tahun 2023, yaitu 3.700 orang. Kedepannya,
5. Digistar StoryKanal
Telkom menargetkan digital talent pada tahun 2026
mencapai 5.722 orang.
Pencapaian
1000+ 1300+ 50+ 10
Alumni Digistar Class Digital Talent Mentor Experts Digistar Icon
Implementasi Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3)
Telkom memiliki sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja (SMK3) yang mencakup seluruh (100%) karyawan,
vendor maupun pemangku kepentingan yang berada di wilayah operasional. Penerapan SMK3 mengacu pada
Keputusan Direksi No. 37 tahun 2010 tentang Kebijakan Pengelolaan Keamanan dan Keselamatan Perusahaan tanggal
26 Oktober 2010 (KD No.37/2010). Aspek K3 juga ada pada PKB VIII pasal 51, yaitu “Telkom wajib menyelenggarakan
program keselamatan dan kesehatan kerja sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku”. Sepanjang tahun
2023, seluruh area Kantor Regional dan Kantor Wilayah Telekomunikasi (Witel) telah tersertifikasi Golden Flag dari
Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia. [403-1, 403-8]
72 L a p o r a n K E B E R L AN J U T AN 2 0 2 3 PT Telkom Indonesia (Persero ) Tbk
Page 75
Pa r t/ 03.
Identifikasi Bahaya dan Pelaporan Insiden [403-2, 403-9, 403-10]
Langkah awal dalam penerapan K3 adalah identifikasi jenis pekerjaan yang berisiko tinggi. Di Telkom, pekerjaan
tersebut di antaranya:
1. Pekerjaan yang dilakukan di ketinggian;
2. Pekerjaan yang berisiko terkena tegangan tinggi;
3. Pekerjaan pada ground tank;
4. Pekerjaan di manhole; dan
5. Pekerjaan penyambungan optik.
Telkom juga sudah mengidentifikasi beberapa penyakit akibat kerja, di antaranya:
FISIK INFEKSI KIMIAWI PSIKOLOGIS
Tersengat arus listrik, Tertular dari Virus Corona Bahan kimia sehari-hari Kurangnya work-life
suara bising, penerbangan melalui kantor atau tempat (misal: pembersih lantai) balance. Tuntutan kerja
redup, dan faktor bekerja. yang dapat menyebabkan yang berat dan secara
ergonomi yang dapat penyakit kulit seperti terus-menerus dapat
menyebabkan kelelahan dermatitis, biasa terjadi menyebabkan burnout
fisik, nyeri otot, deformitas pada rekan-rekan Telkom atau kelelahan secara
tulang, perubahan bentuk Property. mental.
karena posisi kursi dan
meja saat digunakan
tidak memenuhi syarat
ergonomis.
Sebagai upaya memitigasi risiko insiden secara berkala. Mekanisme pelaporan insiden mengacu pada Keputusan
Telkom Parent melakukan pemantauan dan evaluasi Direksi No. 37/2010, dan bagi siapa saja yang melihat kondisi
penerapan K3. Selain itu, Telkom juga sudah memiliki unsafe maka dapat melaporkannya kepada Unit Security
prosedur dan panduan keamanan dan keselamatan, and Safety yang berada di kantor wilayah maupun kantor
serta manual operasi yang ekstensif dengan panduan pusat. Berikut adalah data kecelakaan kerja yang terjadi
terperinci tentang protokol keamanan khususnya di lokasi selama tahun 2023 di lingkungan Telkom Akses salah satu
proyek dan tower. Upaya lainnya untuk memitigasi risiko anak Perusahaan kami.
insiden kecelakaan adalah dengan melakukan Check
List Kesiapan Kerja Aman dan Safety Talk, hingga HSE
Patrol dan Management Visit. Kami juga memastikan
vendor kami memiliki sertifikasi K3 dan patuh terhadap
undang-undang. [403-7]
Data Kecelakaan Kerja Telkom Akses [403-9]
Kategori 2023
Lost Time Injuries 90
Fatality 1
Jumlah 91
PT Telkom Indonesia (Persero ) Tbk L a p o r a n K E B E R L AN J U TAN 2 0 2 3 73
Page 76
Kinerja Keberlanjutan
Fasilitas K3 [403-3, 403-6]
Telkom juga memperhatikan kesehatan karyawan di tempat kerja. Hal tersebut diwujudkan dengan pemberian
fasilitas kesehatan dan tertuang pada Keputusan Direktur Human Capital & General Affairs Perusahaan Perseroan
(Persero) no. KR.08/PS600/COP-B0012000/2008 tentang Petunjuk Pelaksanaan Layanan Kesehatan bagi Karyawan dan
Keluarganya. Fasilitas kesehatan yang diberikan yaitu:
1. Poliklinik umum dan gigi;
2. Tempat fitness;
3. Tempat laktasi;
4. Tempat simulasi basic life support; dan
5. Tempat periksa kebidanan.
Telkom juga memiliki Yayasan Kesehatan (YAKES) yang bertanggung jawab dalam melakukan Perencanaan,
pengendalian, dan pemeliharaan kesehatan karyawan, pensiunan dan keluarga, penyelenggaraan poliklinik di kantor
pusat, penyuluhan, promotive fisik, serta hygiene Perusahaan dan keselamatan kerja.
Pelatihan terkait K3 [403-4, 403-5]
Secara berkala Telkom memberikan pelatihan K3 kepada karyawan untuk mengurangi risiko kecelakaan kerja dan
meningkatkan kesadaran dan keahlian terkait K3.
Data Pelatihan K3 Tahun 2023
Jenis Pelatihan Jumlah Karyawan Jumlah Jam Pelatihan
Ahli K3 Umum 65 4
K3 Petugas Damkar Tipe D 39 3
Sertifikasi Auditor SMK3 14 2
Jumlah 118 9
Selain melalui pelatihan, Telkom juga meningkatkan kesadaran karyawan maupun mitra kerja di lingkungan
TelkomGroup melalui komunikasi, sosialisasi, maupun konsultasi K3, dengan program-program yaitu:
1. Safety Talk;
2. Safety Risk Observation Round (SROT);
3. Check List Kesiapan Kerja Aman;
4. Management Visit
5. HSE Patrol;
6. Seminar K3 (HSE Training);
7. Pembuatan dan Pemasangan Rambu K3;
8. Rapat Tim K3;
9. Basic Life Support (BLS); dan
10. Pembentukan Tim Tanggap Darurat.
74 L a p o r a n K E B E R L AN J U T AN 2 0 2 3 PT Telkom Indonesia (Persero ) Tbk
Page 77
Pa r t/ 03.
Mengelola Umpan Balik Karyawan [406-1]
TelkomGroup memberikan channel kepada karyawan untuk memberikan pendapat, saran, kritik, dan pengaduan
melalui:
HC Help Desk HC Wiki With-U
1. E-mail-in service Layanan search engine untuk Layanan konseling seputar
hr_helpdesk@telkom.co.id mencari informasi seputar masalah personal, masalah kinerja
2. Phone-in service nomor ketenagakerjaan dan katalog dan umum, karyawan dapat
1500305 kebijakan human capital Telkom. melakukan penjadwalan konseling
3. Chat-in melalui WhatsApp di melalui HC Help Desk serta
nomor 08111-900-305 melaksanakannya melalui video
4. Telegram @hchelpdesk_bot conference 1on1.
Selama tahun 2023, terdapat 32,346 feedback yang masuk. Mayoritas pengaduan yang masuk berkaitan dengan
Administration & Service dengan total 6,438 feedback. Sepanjang tahun 2023 terdapat 17 kasus pengaduan yang
berkaitan dengan pelanggaran kode etik dan telah diproses oleh Telkom. Sesuai dengan etika bisnis Telkom, kami tidak
menoleransi tindakan diskriminasi, pelecahan, kekerasan, maupun perilaku yang tidak pantas, dan akan memberikan
sanksi tegas kepada pelaku pelanggaran.
PT Telkom Indonesia (Persero ) Tbk L a p o r a n K E B E R L AN J U TAN 2 0 2 3 75
Page 78
Kinerja Keberlanjutan
PELIBATAN DAN PENGEMBANGAN MASYARAKAT [203-2] [413-1]
Digital Learning Lab
Telkom mengembangkan program Digital Innovation Learning School sebagai upaya dalam
membantu sekolah dan siswa untuk memperoleh akses internet & komputer, khususnya di daerah
3T (Terdepan, Terluar, Tertinggal). Pada tahun 2022, Telkom telah menyalurkan 435 perangkat
device, network, application (DNA) ke 435 sekolah di wilayah 3T dengan penerima manfaat
sebanyak 15.810 jiwa.
Upaya Telkom dalam membantu sekolah dan siswa untuk memperoleh akses internet &
komputer serta peningkatan keterampilan TIK (Teknologi, Informasi, dan Komputer) untuk tujuan
pembelajaran di daerah 3T (Terdepan, Terluar, dan Tertinggal), melalui penggunaan teknologi fiber
optic IndiHome, Orbit serta Satelit Mangoesky.
Telkom DigiUp
Telkom DigiUp adalah upaya Telkom dalam mendukung talenta muda siap kerja di tahun-tahun
yang akan datang dengan tujuan menghasilkan siswa SMA/SMK yang bersertifikasi nasional/
internasional dalam bidang kompetensi digital di seluruh Indonesia. Program DigiUp meliputi
bantuan sertifikasi digital berstandar nasional/internasional bagi pelajar SMA/SMK, bantuan
pelatihan Peningkatan kompetensi bidang digital, kegiatan seminar, podcast, tips and trick
series, serta kompetensi aplikasi/platform digital dan penyediaan wadah bagi programer pelajar
SMA/SMK. Pada tahun 2023 terdapat 9.741 siswa-siswi SMA/SMK dari 421 sekolah yang mendaftar
program ini, dengan 1.000 peserta yang berhasil lulus sertifikasi.
Program Edukasi Konservasi
Program edukasi konservasi adalah salah satu upaya Telkom dalam menanggulangi krisis iklim di
Indonesia. Pendidikan konservasi merupakan pendidikan yang mendukung adanya perubahan
tingkah laku, sikap dan cara berpikir, terutama yang berkaitan dengan pengelolaan sumber daya
alam termasuk ekosistemnya. Lebih dari 400 orang mendaftar sebagai peserta Program Edukasi
Konservasi dan setelah melalui proses seleksi, 10% di antaranya telah terpilih berdasarkan pengetahuan
dan wawasan umum mengenai konservasi, pengalaman, motivasi, harapan, dan rencana tindak
lanjut atau tujuan jangka panjang setelah mengikuti kegiatan pelatihan. Program ini terintegrasi
dan selaras dengan tujuan pembangunan berkelanjutan (TPB) atau Sustainable Development Goals
(SDGs) khususnya pada pilar pembangunan lingkungan Nomor 13 yaitu penanganan perubahan
iklim atau climate action. Lebih dari itu, Program edukasi konservasi juga menjadi salah satu
aksi nyata dalam mewujudkan target peningkatan pendidikan, penumbuhan kesadaran, serta
peningkatan kapasitas manusia dan kelembagaan terkait mitigasi, adaptasi, pengurangan dampak,
dan peringatan dini perubahan iklim. Total peserta yang mendaftar 97 peserta dari 6 Provinsi dan 26
Kabupaten/Kota. Seleksi tahap I terpilih 25 program, selanjutnya tahap II terpilih 15 program.
Pemberdayaan Kelompok Difabel dalam Rangka Peningkatan Kemandirian Masyarakat Rentan
Telkom mendukung pemberdayaan dan kemandirian difabel. Pada tahun 2023 Telkom
memberikan bantuan ke 540 difabel di 20 lokasi berupa sarana pendidikan, pelatihan keterampilan,
serta alat bantu difabel, yang di antaranya:
a. Aplikasi I can Hear and Talk (I-Chat) untuk penyandang difabel tuna rungu dan tuna wicara;
b. Computer braille (termasuk aplikasi) untuk difabel tuna netra;
c. Alat peraga untuk difabel tuna grahita dan tuna daksa;
d. Pelatihan keterampilan digital.
76 L a p o r a n K E B E R L AN J U T AN 2 0 2 3 PT Telkom Indonesia (Persero ) Tbk
Page 79
Pa r t/ 03.
Mendukung Pertumbuhan Ekonomi Digital melalui Pemberdayaan UMK
Telkom mendukung pengembangan dan pemberdayaan UMK melalui program:
a. Access to capital
Telkom menyalurkan pendaan kepada UMK yang bergerak di 7 sektor, yaitu sektor industri,
perdagangan, pertanian, peternakan, perkebunan, perikanan, dan jasa. Pada tahun 2023
Telkom telah menyalurkan pendanaan sebesar Rp20 miliar melalui kerja sama dengan BRI.
b. Access to competence
Telkom memberikan pembinaan Go Modern dan Go Digital meliputi kegiatan pelatihan,
sertifikasi, dan pengembangan lainnya melalui Rumah BUMN yang tersebar dari Sabang
sampai Merauke. Pada tahun 2023, terdapat 906 UMK yang mendapatkan inkubasi/pelatihan,
pendampingan sertifikasi halal 1.117 UMK, Program Hibah 218.500 kemasan dengan penerima
manfaat 320 UMK, NIB 4.578 UMKM, serta P-IRT 990 UMK.
c. Access to commerce
Telkom memberikan pembinaan Go Online dan Go Global meliputi pelatihan dan pendampingan
terkait perluasan jangkauan pasar secara online dan mendorong UMK binaan untuk berpartisipasi
pada pameran berskala nasional dan internasional. Pada tahun 2023 UMK yang mengikuti
pameran berskala nasional 286 UMK dan berskala internasional 32 UMK. Selain itu, Telkom juga
memiliki MySooltan dan PaDi UMK dengan masing-masing 2.396 dan 2.900 active user.
Telkom juga menjalankan program Business Matching melalui platfom PaDi UMKM untuk
membantu UMK naik kelas dengan menjembatani UMK agar dapat bertransaksi dengan berbagai
BUMN di tanah air. PaDi UMKM juga sedang memperluas jaringan pasar hingga ke luar BUMN,
guna memperkuat peran UMK dalam ekosistem ekonomi yang semakin terintegrasi.
Mendukung Terwujudnya Kota Berkelanjutan
Telkom mendukung Pemerintah dalam melakukan pemerataan pembangunan infrastruktur.
Dukungan tersebut diwujudkan Telkom melalui bantuan renovasi rumah ibadah, renovasi rumah,
pembuatan sarana olahraga, dan ruang terbuka hijau. Pada tahun 2023, kegiatan yang dilakukan
adalah : Program Bedah Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) 43 rumah untuk para pensiunan , rumah
korban bencana alam dan rumah kaum Lansia dan Duafa, Bantuan Rehab rumah ibadah di 48
titik di 13 provinsi, bantuan untuk pembuatan sarana umum (jalan, jembatan, dsb.) dan ruang
terbuka hijau di 362 titik yang tersebar di 17 provinsi serta Program bantuan untuk aktivitas / upaya
mengelola sampah rumah tangga dengan pendekatan daur ulang dan sirkular ekonomi, yang
dilakukan di 14 titik di 7 provinsi.
Dukungan Penguatan Governance System dan IT Support
Salah satu tujuan program TJSL Perusahaan adalah membangun perdamaian, menciptakan
keadilan yang merata untuk seluruh pihak, serta mengembangkan kelembagaan yang tangguh.
Oleh sebab itu, untuk meningkatkan sistem tata kelola dan pengambilan keputusan strategis,
termasuk terkait program TJSL, Telkom melakukan penguatan sistem tata kelola dengan
dukungan IT. Telkom menggunakan Sistem Informasi Manajemen (SIM) TJSL serta memanfaatkan
data analytics dan decision support system.
Program DigiHeroes adalah upaya yang dilakukan untuk mengatasi dampak digitalisasi pada
anak dengan melalui peningkatan awareness orang tua terhadap dampak dari transformasi
digital bagi anak, memberikan keterampilan dan pengetahuan untuk mengatasi transformasi
digital serta peningkatan softskill pada anak.
PT Telkom Indonesia (Persero ) Tbk L a p o r a n K E B E R L AN J U TAN 2 0 2 3 77
Page 80
Kinerja Keberlanjutan
Dukungan terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB)
TelkomGroup telah memetakan prioritas dukungan pada TPB sesuai dengan mekanisme SDGs compass. Prioritas
dukungan TPB diselaraskan dengan sektor bisnis dan pilar keberlanjutan Perseroan. Ringkasan dukungan, target, dan
capaian TPB disajikan dalam tabel berikut:
Kode
Nama Indikator Proyek/Kegiatan/ Target Pencapaian tahun
Indikator
SDGs Produk/Jasa Berkelanjutan tahun 2023 2023
SDGs
4 4.a.1 Proporsi sekolah Pemberian akses internet & 400 sekolah 435 sekolah
dengan akses komputer pada daerah 3T
terhadap internet dengan menyalurkan perangkat
dan computer device, network, application
(DNA).
4.4.1(a) Proporsi Jumlah remaja/dewasa yang 1.150 Peserta 1.397 Peserta
remaja (usia 15-24 mendapatkan pelatihan
tahun) dan dewasa keterampilan TIK melaui
(usia 15-59 tahun) Pelaksanaan Program Pelatihan
dengan keterampilan Digital Skillset untuk Siswa dan
teknologi informasi Lulusan SMK (Vokasional) serta
dan komunikasi (TIK) Pelatihan TIK Bagi Disabilitas.
4.c.1 Persentase guru Bantuan Pelatihan Peningkatan 1.000 Guru 1.148 Guru
yang memenuhi Kualitas Pendidik.
kualifikasi menurut
jenjang pendidikan
6 6.1.1 Presentase Program Bantuan Sarana Air 60 titik lokasi 71 titik lokasi
rumah tangga yang Bersih.
menggunakan
layanan air minum
yang dikelola secara
aman
6.2.1* Persentase Program Penyediaan atau 20 titik lokasi 78 titik lokasi
rumah tangga yang Renovasi MCK Umum.
menggunakan
layanan sanitasi yang
dikelola secara aman,
termasuk fasilitas cuci
tangan dengan air
dan sabun
8 8 .3 .1(a) Persentase Program Kerja Sama Salur BRI. 157 Miliar 20 Miliar
akses UMK (Usaha *) PKS Kerjasama efektif mulai
Mikro dan Kecil), ke berjalan di bulan November.
layanan keuangan
8.5.2 Tingkat - Program Pengembangan - Go Modern: 8.000 - Go Modern: 8.800
pengangguran Kapasitas Bisnis UMK melalui - Go Digital: 6.000 - Go Digital: 7.643
terbuka berdasarkan Pembinaan 4 GO. - Go Online: 1.000 - Go Online: 1.150
jenis kelamin dan - Pelatihan & Sertifikasi UMK. - Go Global: 15 - Go Global: 22
kelompok umur - Ikut Bazar/Expo: - Ikut Bazar/Expo: 360
160
78 L a p o r a n K E B E R L AN J U T AN 2 0 2 3 PT Telkom Indonesia (Persero ) Tbk
Page 81
Pa r t/ 03.
Kode
Nama Indikator Proyek/Kegiatan/ Target Pencapaian tahun
Indikator
SDGs Produk/Jasa Berkelanjutan tahun 2023 2023
SDGs
11 11.1.1 Persentase Program Bedah Rumah Tidak 35 Rumah 44 Rumah
rumah tangga yang Layak Huni (RTLH).
memiliki akses
terhadap hunian
yang layak dan
terjangkau
11.6.1.(b) Jumlah Program E-Waste Management: 5 Titik lokasi 10 titik lokasi
timbulan sampah
nasional yang
terkelola
12 12.4.2 Jumlah limbah Program Eduvice. - 210 perangkat - 230 perangkat
B3 yang ditangani/ dikumpulkan dikumpulkan
dikelola berdasarkan - 150 perangkat - 225 perangkat
jenis penanganannya dikelola dikelola
- 65 perangkat - 71 perangkat
didistribusikan didistribusikan
13 13.3.1(a) Jumlah Sinergi Program Komunitas 30 Komunitas 36 Komunitas
satuan Pendidikan Sadar Lingkungan.
formal dan
Lembaga/ komunitas
masyarakat peduli
dan berbudaya
lingkungan hidup
14 14.5.1* Jumlah luas - Program Penanaman Terumbu - 600 Substrat - 3.920 Substrat
kawasan konservasi Karang. - 35.000 Bibit - 45.500 Bibit
perairan laut - Program Penanaman Mangrove. Mangrove Mangrove
15 15.2 meningkatkan - Program Konservasi Hutan - 55 Hektar - 62 Hektar
pelaksanaan Binaan Digital.
pengelolaan semua
jenis hutan secara
berkelanjutan,
merestorasi hutan
yang terdegradasi
PT Telkom Indonesia (Persero ) Tbk L a p o r a n K E B E R L AN J U TAN 2 0 2 3 79
Page 82
Kinerja Keberlanjutan
Governance: Value-Added Business
(Right Governance)
TATA KELOLA PERUSAHAAN
Sesuai ketentuan Pasar Modal dan Undang-Undang No. 40 tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas, Telkom memiliki
struktur tata kelola yang terdiri dari Organ Utama dan Organ Pendukung, sebagai berikut:
ORGAN UTAMA
RAPAT UMUM PEMEGANG
DIREKSI SAHAM (RUPS) DEWAN KOMISARIS
ORGAN PENDUKUNG
SEKRETARIS
KOMITE AUDIT
PERUSAHAAN
DEPARTEMEN KOMITE NOMINASI &
INTERNAL AUDIT REMUNERASI
KOMITE EVALUASI,
MONITORING
PERENCANAAN DAN
RISIKO
Dalam menjalankan tugas dan fungsinya, seluruh keuangan maupun keluarga dengan sesama anggota
organ tata kelola perusahaan senantiasa menjaga lainnya. Selain itu, anggota Dewan Komisaris dan Direksi
integritasnya dan mencegah benturan kepentingan. juga tidak memiliki hubungan afiliasi dan benturan
Dewan Komisaris dan Direksi memastikan pencegahan kepentingan dengan Pemegang Saham Pengendali.
benturan kepentingan melalui penerapan prinsip Sepanjang periode pelaporan, tidak ada benturan
transparansi. Seluruh anggota Dewan Komisaris dan kepentingan terkait kepemilikan saham pada pamasok,
Direksi tidak memiliki hubungan afiliasi, baik hubungan maupun transaksi berbenturan kepentingan. [2-15]
80 L a p o r a n K E B E R L AN J U T AN 2 0 2 3 PT Telkom Indonesia (Persero ) Tbk
Page 83
Pa r t/ 03.
PELIBATAN PEMANGKU KEPENTINGAN [2-29]
Perhatian dan kebutuhan pemangku kepentingan memiliki peran penting dalam memengaruhi kebijakan maupun
strategi perusahaan. Telkom berkomunikasi secara aktif dengan pemangku kepentingan, menjaga hubungan yang
saling menguntungkan, dan berusaha memenuhi harapan mereka. Melalui kolaborasi yang erat dengan pemangku
kepentingan, Telkom mampu menjalankan operasinya dengan memperhatikan prinsip keberlanjutan dan tanggung
jawab sosial yang lebih luas, sehingga menciptakan dampak positif dalam berbagai aspek.
Pemangku Kepentingan Metode Pelibatan dan Frekuensi Topik & Perhatian Utama
Internal Pemegang • Rapat Umum Pemegang Saham • Capaian indikator utama (KPI) operasional
Saham dan (RUPS) Tahunan, RUPS Luar Biasa, maupun keuangan, praktik tata kelola
Investor dan penjelasan kinerja per kuartal. perusahaan yang baik
• Konferensi Investor dan/atau • Pengembangan usaha.
Non-Deal Roadshow.
Karyawan • Rapat berkala dengan manajemen. • Jenjang karier.
• Pelatihan-pelatihan. • Kejelasan hak dan kewajiban.
• Serikat Pekerja (Sekar) Telkom. • Remunerasi dan tunjangan lainnya.
• Pusat Pengaduan Karyawan. • Peningkatan kompetensi.
Eksternal Pelanggan • Survei kepuasan pelanggan minimal • Koneksi dan cakupan jaringan.
setahun sekali. • Kemudahan penyelesaian keluhan.
• Pusat Pengaduan Pelanggan. • Keamanan dan kerahasiaan data.
• Pelayanan yang prima.
Pemerintah • Pertemuan bipartit yang dilakukan • Kepatuhan hukum dan pelaporan.
minimal setahun sekali. • Praktik usaha yang beretika.
• Pendapat dengan DPR dan
kunjungan kerja.
Mitra Kerja Pertemuan langsung saat kontrak • Proses pengadaan yang adil dan
lelang dan pengadaan, seleksi dan transparan.
manajemen pemasok, penilaian kinerja • Proses seleksi dan evaluasi yang objektif.
pemasok, serta proses pengadaan • Pelaksanaan pekerjaan yang memenuhi
lebih lanjut dengan frekuensi sesuai standar K3.
kebutuhan. • Prosedur administrasi.
Masyarakat Musyawarah dalam perencanaan • Hubungan yang harmonis
kegiatan pemberdayaan masyarakat, • Kontribusi positif terhadap kehidupan
pelaksanaan kegiatan serta ekonomi dan sosial
pengawasan atas realisasi program. • Partisipasi dalam program-program
lainnya termasuk kegiatan pelestarian
lingkungan.
Media Press release, media gathering, press • Akurasi objek pemberitaan
conference, serta press briefing yang • Informasi terkini
dilakukan sesuai kebutuhan minimal • Transparansi kondisi operasional,
setahun sekali. finansial, dan nonfinansial.
PT Telkom Indonesia (Persero ) Tbk L a p o r a n K E B E R L AN J U TAN 2 0 2 3 81
Page 84
Kinerja Keberlanjutan
MANAJEMEN RISIKO DAN KRISIS Telin, Metranet, Infomedia, Telkomsat, Telkom Property,
Telkom Akses, Admedika, Dapen Telkom, MD Media,
Sebagai perusahaan yang terdaftar di Bursa Saham Telkom Infra dan Telkom Sigma melakukan ratifikasi
New York (NYSE), Telkom juga diwajibkan menerapkan Peraturan yang berkaitan dengan Tata Kelola Data sesuai
manajemen risiko yang memenuhi Sarbanes-Oxley Act, dengan penetapan peraturan yang telah disahkan di
khususnya article 302 dan 404. Berdasarkan Peraturan Telkom, sebagai bukti komitmen TelkomGroup menjamin
Menteri BUMN No. PER-2/MBU/03/2023 tentang Pedoman pelindungan privasi dan keamanan data pribadi dengan
Tata Kelola dan Kegiatan Korporasi Signifikan Badan kebijakan sebagai berikut:
Usaha Milik Negara, Telkom sebagai salah satu BUMN juga 1. Peraturan tentang Tata Kelola
diwajibkan untuk menerapkan sistem manajemen risiko. 2. Data Perusahaan.
Penerapan sistem manajemen risiko dilakukan sebagai 3. Peraturan tentang Standar Pengendalian Data
pemenuhan aspek kepatuhan serta untuk menjaga Perusahaan.
kelangsungan bisnis agar berjalan dengan baik. 4. Peraturan tentang Standar Pengelolaan Rancangan
Data Perusahaan
Selama tahun 2023, sistem manajemen risiko Telkom telah 5. Peraturan tentang Standar Pengelolaan Operasi Data
berjalan efektif dalam mengelola berbagai risiko bisnis Perusahaan
Telkom untuk mendukung setiap kebijakan dan proses di 6. Peraturan tentang Standar Pengelolaan Kualitas Data
TelkomGroup. Telkom menggunakan beberapa tools atau Perusahaan
sistem informasi manajemen risiko, di antaranya:
1. Generic Tools Enterprise Risk Management Online ETIKA BISNIS DAN KEPATUHAN
(ERM Online) yang digunakan oleh seluruh unit untuk [2-27]
pengelolaan Risk Register.
2. Specific Tools untuk tujuan pengelolaan risiko tertentu Telkom menjalankan kegiatan operasi sesuai dengan
misalnya: praktik bisnis yang etis dan adil dalam industri
a. Aplikasi Fraud Management System (FRAMES) telekomunikasi. Komitmen kami terhadap integritas
yang dipergunakan untuk sistem deteksi dini dan transparansi tercermin dalam setiap aspek bisnis,
potensi Customer and Third Party Fraud. dari layanan kepada pelanggan hingga interaksi dengan
b. Aplikasi i-Library yang dikelola oleh Divisi Service mitra dan komunitas. Kami mengutamakan kepatuhan
Operation dan dipergunakan untuk pengelolaan terhadap regulasi dan standar industri yang ketat, serta
sistem dokumentasi Integrated Management memperhatikan hak dan privasi konsumen dalam setiap
System. layanan yang kami tawarkan. Pedoman Etika Bisnis
c. Aplikasi SMK3 Online yang dikelola oleh Unit TelkomGroup ditetapkan dalam Keputusan Direksi No.
Security & Safety untuk pengelolaan dokumentasi PD.201.01/r.00/PS150/COP-B04000000/2014 tentang Etika
Health and Safety. Bisnis di Lingkungan TelkomGroup. [2-27]
Telkom telah menjalankan Business Continuity Pelaksanaan prinsip-prinsip keberlanjutan memerlukan
Management System (BCMS) sejak tahun 2010 sebagai komitmen etika yang teguh dari TelkomGroup serta
komitmen dalam melaksanakan Sustainable Telkom seluruh pihak yang terlibat dalam rantai bisnisnya.
Bussiness Continuity dengan memastikan cofidentiality Penekanan utama dalam implementasi etika bisnis kami
of information, integrity of information, availibility of mencakup beberapa aspek krusial, antara lain:
information, service excellent for customer satisfaction 1. Komitmen terhadap Pelanggan
dan IT service excellent secara terstruktur sesuai prosedur a. Memberikan informasi secara jelas dan mudah
pada ISO 22301:2019, yang meliputi: dimengerti tentang hak dan kewajiban
1. Emergency Respon Plan: informasi terkait pelanggan sebelum akad/kontrak berlangganan
penanganan gangguan/bencana. ditandatangani kedua belah pihak;
2. Business Continuity Plan: informasi langkah-langkah b. Memenuhi hak-hak pelanggan dalam memberikan
pengurangan risiko, penanganan dampak gangguan/ layanan sesuai dengan yang telah dijanjikan dalam
bencana dan proses pemulihan. Service Level Guarantee (SLG);
3. Disaster Recovery Plan: Informasi langkah-langkah c. Menyediakan dan mengelola media kontak
pemulihan yang fokus pada aspek teknologi yang pelanggan sehingga memudahkan pelanggan
kritikal. untuk menyampaikan keluhan, feedback serta
mencari informasi tentang produk/jasa.
82 L a p o r a n K E B E R L AN J U T AN 2 0 2 3 PT Telkom Indonesia (Persero ) Tbk
Page 85
Pa r t/ 03.
2. Komitmen terhadap Mitra Kerja dalam mengembangkan produk agar tetap sesuai
a. Memberikan peningkatan skill, kompetensi dengan regulasi persaingan usaha. Sebagai perusahaan
dan pelatihan tentang produk/jasa, prosedur terkemuka di Indonesia, Telkom dan entitas anak selama
layanan dan etika pelayanan kepada agen, ini telah mengadopsi praktik persaingan usaha yang etis
reseller, instalatur, dan setter dalam rangka tanpa catatan pelanggaran terkait monopoli atau aturan
memberikan pengetahuan produk sehingga dapat persaingan usaha dalam UU Persaingan Usaha tahun
meningkatkan layanan kepada pelanggan; 1999. Pada tahun 2023, tidak ada kerugian moneter akibat
b. Proses pengadaan barang dan jasa dilakukan secara dari proses hukum terkait dengan peraturan perilaku
fair, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan antipersaingan. [206-1] [TC-TL-520a.1]
dengan melibatkan calon pemasok/rekanan yang
memiliki reputasi dengan klasifikasi baik, sesuai
KEBIJAKAN PENCEGAHAN
peraturan perundangan yang berlaku serta prinsip
GCG; KORUPSI, SUAP, DAN TINDAK
c. Wajib melakukan seleksi dan evaluasi mitra kerja PENIPUAN
secara objektif.
3. Komitmen terhadap Kompetitor TelkomGroup memiliki komitmen yang teguh untuk
a. Usaha untuk mendapatkan informasi tentang menjalankan bisnis yang bebas dari korupsi, kolusi, dan
bisnis pesaing dilakukan dengan cara yang jujur nepotisme. Perwujudan komitmen ini tercermin dalam
dan didapatkan dari sumber yang sah; penegakan kebijakan anti-fraud yang dijalankan.
b. Dilarang mendapatkan informasi kompetitor
dengan cara ilegal dan tidak etis, seperti spionase, Telkom telah membentuk Komite Fungsi Kepatuhan
penyadapan, dan/atau pencurian. Anti Penyuapan (FKAP) yang bertujuan untuk
4. Komitmen terhadap Sosial Masyarakat melakukan peninjauan dan evaluasi penerapan Sistem
a. Membangun dan membina hubungan yang serasi Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) secara bersama-
dan harmonis serta memberi manfaat kepada sama dengan Dewan Pengarah dan Manajemen Puncak
masyarakat sekitar tempat usaha perusahaan; untuk perbaikan yang berkesinambungan. SMAP telah
b. Mendorong munculnya rasa ikut memiliki dari diterapkan di sebagian Witel Kelas A dan Unit Bisnis
masyarakat terhadap perusahaan dengan tujuan serta Entitas Anak Monitoring penerapan SMAP telah
agar masyarakat ikut menjaga perusahaan; dilakukan melalui smap.telkom.co.id. [205-1]
c. Mengurangi seminimal mungkin dampak terhadap
lingkungan hidup antara lain namun tidak terbatas Secara rutin FKAP melakukan evaluasi risiko terkait
pada penggalian jalur kabel dan penggunaan korupsi dalam operasinya, mengidentifikasi potensi
frekuensi. risiko di beberapa area bisnis unit perusahaan. Telkom
5. Komitmen terhadap Karyawan tidak memberikan toleransi perilaku korupsi, suap, atau
a. Menghindari praktik diskriminasi karyawan penipuan, dan akan memberlakukan sanksi tegas bagi
b. Menjaga kesehatan, keamanan, keselamatan, dan pelanggarnya. [205-2]
kenyamanan lingkungan kerja
Upaya kami dalam mencegah fraud dan korupsi juga
PERILAKU KOMPETITIF diterapkan dengan keharusan pengisian Laporan
Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LKHPN) bagi
Di era 5G, operator seluler harus mengamankan lebar anggota Direksi, Komisaris, serta karyawan di level Band
pita frekuensi yang luas untuk menjamin layanan yang I-III (khusus Kakandatel). Selain itu, rutin dilakukan
optimal dan pengalaman pengguna yang menjanjikan. sosialisasi antikorupsi dan anti-fraud serta e-learning
Pertumbuhan teknologi dan digitalisasi mendorong SMAP berdasarkan SNI ISO 37001:2016 yang berlaku dan
kebutuhan akan jaringan yang kuat dan cepat. wajib dituntaskan oleh seluruh karyawan Telkom Parent.
Persaingan di era 5G bukan hanya tentang kualitas Telkom secara rutin melakukan evaluasi risiko terkait
jaringan, tapi juga mencakup jangkauan layanan, harga, korupsi dalam operasinya, mengidentifikasi potensi risiko
fitur, penguatan sistem TI, dan dukungan pelanggan. di beberapa area bisnis unit perusahaan. Telkom tidak
Telkom, sebagai pemain utama, berkomitmen pada memberikan toleransi pada perilaku korupsi, suap, atau
persaingan usaha yang fair, dengan prinsip kehati-hatian penipuan, dan akan memberlakukan sanksi tegas bagi
pelanggarnya.
PT Telkom Indonesia (Persero ) Tbk L a p o r a n K E B E R L AN J U TAN 2 0 2 3 83
Page 86
Kinerja Keberlanjutan
Di 2023, kami melaporkan kejadian korupsi yang tegas atas kasus tersebut, dan berupaya meningkatkan
melibatkan entitas anak, yaitu PT Telkom Telstra. Dugaan pengendalian internal di seluruh TelkomGroup dengan
kasus korupsi melibatkan 8 orang dengan total nilai lebih ketat. Kewajiban Sertifikasi ISO 37001:2016 SMAP
Rp236 miliar. Saat ini, proses kasus tersebut masih ditargetkan kepada seluruh anak perusahaan langsung
berlanjut menuju tahap kedua, yang akan diteruskan sampai dengan tahun 2024 dan himbauan pengelolaan
melalui pelimpahan memasuki proses persidangan. implementasi anti penyuapan kepada anak perusahaan
Telkom Parent mendukung proses hukum dan tindakan terafiliasinya. [205-3]
SISTEM PELAPORAN PELANGGARAN (WHISTLEBLOWING SYSTEM)
TelkomGroup secara konsisten menegakkan standar etika bisnis serta mengutamakan transparansi dalam
operasionalnya. Salah satu implementasi dari komitmen ini adalah melalui sistem pelaporan pelanggaran atau
whistleblowing system (WBS). Sistem ini menjadi media bagi siapa pun untuk menyampaikan pengaduan terkait
masalah internal TelkomGroup. Selama tahun 2023, melalui Integrity Line, kami menerima sejumlah laporan, yakni 184
pengaduan. Dari laporan-laporan tersebut, sejumlah 28 dianggap layak untuk ditindaklanjuti sesuai dengan kriteria
serta prosedur yang telah ditetapkan dalam WBS. Rincian lebih lanjut mengenai sistem ini dapat ditemukan dalam
Laporan Tahunan kami.
Perbandingan Penanganan Pengaduan dengan Tahun Sebelumnya
Jumlah
Deskripsi 2023 2022 Keterangan
2021
(Deloitte) (Deloitte)
Jumlah pengaduan: 59 44 36 Pengaduan yang diterima
Memenuhi syarat: 28 26 0 Pengaduan yang layak ditindaklanjuti
Tindak lanjut:
1. Closed 15 16 0 -
2. Tambahan Data 10 9 0 -
3. Pengkajian lebih lanjut sesuai prosedur 0 1 0 -
Keterangan :
- Jumlah Pengaduan pada Annual Report Tahun 2022 tertulis 129 record terdiri dari 44 record pengaduan, serta 85 record pengujian kanal pengaduan dan
komunikasi tambahan terkait pengaduan.
- Pada Annual Report Tahun 2023, record hasil pengujian kanal pengaduan dan komunikasi tambahan terkait pengaduan tidak dihitung dalam jumlah
pengaduan.
PENGELOLAAN RISIKO SISTEMIK BISNIS Selain gangguan tersebut, faktor lain yang menjadi
[201-2][TC-TL-550a.1, TC-TL-550a.2] penyebab gangguan teknologi meliputi migrasi
infrastruktur atau sistem baru, kurangnya integrasi antar
TelkomGroup secara terus-menerus melakukan sistem yang berbeda, serta manajemen proteksi aset
pemantauan terhadap gangguan teknologi dan potensi yang tidak optimal. Sebagai respons terhadap dampak
distrupsi guna meminimalkan risiko sistemik yang perubahan iklim pada infrastruktur telekomunikasi,
mungkin timbul. Di antara gangguan yang dihadapi, TelkomGroup telah melakukan penelitian yang mencakup
kondisi alam seperti kerusakan pada infrastruktur kabel evaluasi implikasi finansial dari risiko dan peluang yang
laut akibat letusan gunung berapi dan gempa bumi di mungkin muncul akibat perubahan iklim.
dalam laut menjadi salah satu aspek yang diperhatikan.
Selain itu, pemantauan dilakukan terhadap gangguan Selama tahun 2023, kami mengalami 3.811 gangguan
pada sistem backbone serat optik yang mungkin atau disrupsi pada jaringan serat optik dan 6 gangguan
disebabkan oleh aktivitas pelayaran, proyek konstruksi atau disrupsi pada infrastruktur komunikasi kabel laut
jalan, serta tindakan vandalism seperti pencurian kabel (SKKL).
tembaga, ODC, dan BTS.
84 L a p o r a n K E B E R L AN J U T AN 2 0 2 3 PT Telkom Indonesia (Persero ) Tbk
Page 87
Pa r t/ 03.
Disrupsi Fiber Optic Backbone dan Sistem Komunikasi Kabel Laut
Jumlah
Deskripsi
2023 2022 2021
Fiber Optic Backbone 3.811 3.927 4.125
Sistem Komunikasi Kabel Laut
1. Wet Plant* 6 19 7
2. Dry Plant** - 4 -
Keterangan:
* Wet plant = OSP (Out Side Plant) merupakan komponen-komponen atau perangkat pada Sistem Komunikasi Kabel Laut (SKKL) yang berada di perairan/
laut yang terdiri dari kabel serat optik laut, repeater, equalizer, dan branching unit.
** Dry plant = ISP (In Side Plant) merupakan komponen-komponen atau perangkat pada Sistem Komunikasi Kabel Laut (SKKL) yang berada di perairan/laut
yang terdiri dari kabel serat optik, SLTE, DWDM, PFE, dan lain-lain.
SOLUSI KONTINUITAS LAYANAN DALAM PELUASAN JARINGAN DAN AKSES
KASUS GANGGUAN [TC-TL-550a.2] TELEKOMUNIKASI [203-1]
Komitmen kami untuk memberikan pengalaman terbaik Telkom terus memusatkan perhatiannya pada upaya
kepada pelanggan tercermin dalam kesungguhan kami membangun infrastruktur telekomunikasi yang
dalam mengelola serta mencegah gangguan pada merata, terutama di daerah 3T, guna menyediakan
layanan. Kami telah menegakkan serangkaian langkah solusi digital yang inklusif bagi seluruh lapisan
mitigasi untuk memastikan kehandalan jaringan dan masyarakat. Dalam semangat transformasinya, Telkom
infrastruktur TI, sehingga interupsi layanan dapat tak hanya memperkenalkan layanan digital, namun
diminimalisir. Langkah-langkah ini merupakan upaya kami juga menitikberatkan pada peningkatan literasi digital
untuk memastikan ketersediaan layanan yang optimal masyarakat untuk menciptakan ekosistem digital
bagi pelanggan, sejalan dengan dedikasi kami dalam yang menyeluruh. Keyakinan akan peran teknologi
memberikan pengalaman yang konsisten dan terbaik: digital dalam mempercepat pemulihan ekonomi telah
1. Transfer risiko kepada perusahaan asuransi sebagai mendorong Telkom untuk memperluas konektivitas
tindakan pencegahan. digitalnya ke seluruh nusantara. Infrastruktur jaringan
2. Kolaborasi dengan Asosiasi Kabel Laut Seluruh fiber optik mencapai 171.654 km atau setara dengan
Indonesia (ASKALSI) dan Badan Keamanan Laut 4 kali keliling bumi telah menjadi langkah konkret
(BAKAMLA) untuk menjaga keamanan Sistem Telkom. Dukungan ini didukung oleh 2 satelit dengan
Komunikasi Kabel Laut (SKKL). total kapasitas 109 transponder yang dapat menjangkau
3. Penyusunan Rencana Pemulihan Bencana dan Tim daerah terpencil. Konektivitas ini memberikan
Manajemen Krisis. kesempatan yang sama bagi masyarakat di daerah untuk
4. Peningkatan koordinasi serta pemantauan terhadap mengembangkan usaha dan mendapatkan layanan
pekerjaan yang dilakukan oleh pihak ketiga. yang mendukung kehidupan sehari-hari.
5. Kerja sama dengan aparat penegak hukum untuk
operasi di area yang rentan terhadap kegiatan kriminal Selain itu, Telkom terus mendukung inklusi digital
serta penerapan program bina lingkungan. dengan memperluas infrastruktur telekomunikasinya,
6. Perbaikan dan pemeliharaan yang ditingkatkan baik di dalam negeri maupun internasional. Di 2023,
terhadap sistem perlindungan aset (seperti sistem kami melalui Telin meluncurkan Telin Next Gen
hydrant, sistem proteksi kebakaran, APAR, dan CCTV). Platform (TNeX) untuk memenuhi permintaan
7. Melakukan Verifikasi bahwa sistem cadangan pasar global akan konektivitas yang cepat, mudah
beroperasi sesuai dengan standar yang telah beradaptasi, aman, dan terpercaya. Telin memiliki peran
ditetapkan. penting dalam membangun infrastruktur global yang
menghubungkan data center yang ada di indonesia ke
global melalui SKKL.
PT Telkom Indonesia (Persero ) Tbk L a p o r a n K E B E R L AN J U TAN 2 0 2 3 85
Page 88
Kinerja Keberlanjutan
PENCEGAHAN RISIKO SOSIAL TERKAIT KEBIJAKAN PRIVASI DAN KEAMANAN DATA
KONSUMEN [TC-TL-220a.1, TC-TL-230a.2]
Masyarakat saat ini cenderung mengandalkan internet Telkom memastikan kepatuhan terhadap regulasi eksternal
untuk berkomunikasi, menggunakan surat elektronik dan kebijakan internal perusahaan yang ditetapkan melalui
(e-mail), dan menjalin interaksi di jejaring sosial (social Tata Kelola Data yang dipimpin oleh Direktur NITS (Network
networking) karena dinilai lebih efektif dan efisien. and IT Solution) yang diatur oleh Perseroan.
Namun, kemudahan akses digital juga membawa risiko
tertentu yang perlu diperhatikan, seperti kecanduan Beberapa kebijakan penting atas privasi dan keamanan
digital, paparan terhadap konten yang tidak mendidik, data:
serta dampak negatif terhadap kesehatan mental. Telkom 1. Peraturan Direksi Nomor PD.404.00/r.01/HK200/ COP-
memperhatikan konsekuensi dari penggunaan internet CO300000/2022 tahun 2022 tentang Pedoman dan
bagi masyarakat dan terus berupaya mengampanyekan Kebijakan Umum Tata Kelola Teknologi Informasi
penggunaan internet yang lebih sehat. TelkomGroup TelkomGroup yang mengadopsi COBIT 2019 IT
secara aktif melakukan blokir terhadap konten-konten Governance Framework.
internet yang berkaitan dengan judi, pornografi, ujaran 2. Peraturan Direksi Nomor PD.406.00/r.00/HK.200/
kebencian, penipuan, pelanggaran hak cipta, normalisasi COP-D3000000/2018 tahun 2018 tentang Tata Kelola
kekerasan, serta konten yang tidak sejalan dengan nilai- Keamanan informasi yang mengadopsi ISO/IEC
nilai moral Indonesia melalui Program Internet Positif. 27001:2013 Information Security Management System.
Selain itu, Telkom juga memberikan fasilitas parental 3. Peraturan Direktur Network & IT Solution Nomor.
control di layanan IndiHomeTV untuk memberikan PR 404.03/r.01/HK.270/COP-D0031000/2022 tahun
pengendalian kepada keluarga dalam membatasi 2022 tentang Tata Kelola Keamanan Data (Data
tayangan atau konten yang diakses. Governance) yang mengadopsi DAMA-DMBOK 2nd
Edition Data Governance Framework.
PERLINDUNGAN PRIVASI DAN KEAMANAN 4. Peraturan Direktur Network & IT Solution PR 146/r.00/
DATA COP-D003100/2018 tahun 2018 tentang Standar
Pengelolaan Kontrol Akses Sistem Informasi.
Telkom berkomitmen untuk terus menerus 5. Peraturan Direktur Network & IT Solution S/NITS-
meningkatkan jaminan pelindungan data pelanggan, ITSG.1/20 tentang Standar Verifikasi Keamanan
data internal perusahaan, serta data pemasok dan mitra Aplikasi TelkomGroup.
bisnis. Tahun 2023, Telkom menetapkan tambahan 6. Standar-standar turunan dari peraturan perusahaan
organisasi baru, yaitu sub departemen Data Protection terkait, seperti standar proses layanan IT, standar
Telkom yang tertuang dalam dalam Peraturan pengelolaan kontrol akses sistem informasi, standar
Perusahaan tentang Organisasi Departemen Corporate proses akuisisi sistem informasi, dan standar
Secretary tanggal 28 Desember 2023 yang disahkan pengendalian data.
oleh Direktur Utama dan Peraturan Perusahaan
tentang Organisasi Sub Departemen Corporate
Secretary yang disahkan oleh Direktur Human Capital
Management. Sepanjang tahun 2023, tidak terdapat
insiden pelanggaran data, serta tidak ada sanksi, denda,
ataupun proses hukum terkait privasi pelanggan.
[418-1][TC-TL-220a.3, TC-TL-230a.1]
86 L a p o r a n K E B E R L AN J U T AN 2 0 2 3 PT Telkom Indonesia (Persero ) Tbk
Page 89
Pa r t/ 03.
Penetapan kebijakan terkait perlindungan privasi Pelanggan IndiHome dapat menemukan informasi
dan keamanan data pelanggan juga diterapkan oleh mengenai syarat dan ketentuan privasi di situs web https://
Telkomsel dengan kebijakan, sebagai berikut: indihome.co.id/syarat-ketentuan#, atau menghubungi
1. Keputusan Direksi Perseroan Nomor: 007/12.01/PD-00/ layanan pelanggan melalui alamat email customercare@
IV/2018 tentang Kebijakan Pengelolaan Keamanan telkom.co.id atau nomor telepon 147. Pelanggan produk
Informasi. digital TelkomGroup lainnya juga dapat menemukan
2. Keputusan Direksi Perseroan Nomor: 008/06.01/ PD- informasi mengenai syarat dan ketentuan privasi pada
00/V/2017 tentang Kebijakan Data Perseroan. website masing-masing produk
3. Keputusan Direksi Perseroan Nomor: 022/TC01/
PD-00/V/2006 tentang Implementasi Proses Bisnis PENGGUNAAN DATA SECARA LEGAL
Teknologi Informasi Berbasis Kerangka Kerja
Information Technology Infrastructure Library (ITIL Telkom memastikan penggunaan data secara legal dan
FRAMEWORK). meminta izin atau persetujuan (consent) dari pelanggan
4. IT Management Charter Nomor Dokumen: ITSM/M02, sebelum menggunakan data pribadi mereka. Upaya ini
Tanggal Pengeluaran Dokumen: 25 September 2014. dilakukan untuk memastikan bahwa setiap penggunaan
data pribadi pelanggan telah sesuai dengan ketentuan
Pelanggan di segmen retail dapat mengakses informasi yang berlaku dalam regulasi perlindungan data. Telkom
terkait kebijakan privasi melalui situs web resmi dengan berkomitmen menghapus data pelanggan yang sudah
alamat https://www.telkomsel.com/privacy-policy atau tidak berlangganan setelah jangka waktu yang ditentukan
dapat menghubungi layanan pelanggan melalui email dan tidak mengumpulkan data pribadi dari pihak
cs@telkomsel.co.id atau nomor telepon 188. ketiga kecuali diwajibkan oleh hukum. Jangka waktu
minimum untuk menghapus data mengacu peraturan
internal Perusahaan, yaitu Standar Pengelolaan Operasi
Data TelkomGroup Tahun 2022, dengan ketentuan
penghapusan dan retensi data minimum 3 (tiga) bulan
sesuai dengan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 52
Tahun 2000 tentang Penyelenggaraan Telekomunikasi.
Mekanisme Pengelolaan Data
Mekanisme implementasi tata kelola data di lingkungan TelkomGroup merupakan rangkaian aktivitas-aktivitas yang
berkaitan dengan perencanaan, penggunaan, pengendalian, perlindungan, dan penghancuran aset data sehingga
dapat digunakan secara efektif sebagai bahan analisis dan pengambilan Keputusan di lingkup TelkomGroup. Aliran
dan pertukaran data dan informasi yang bersifat confidential, termasuk namun tidak terbatas pada data pribadi,
dilakukan dengan terlebih dahulu melalui persetujuan DG Perusahaan maupun DG Council TelkomGroup. Sebagai
jaminan pelindungan Data Pribadi, Chief of Technology Officer menetapkan adanya penunjukan Data Owner sebagai
Pejabat yang bertanggung jawab atas pemanfaatan data/aset di lingkungan Direktorat sesuai kewenangannya.
Mekanisme ini melibatkan sejumlah aspek, seperti persetujuan (termasuk persetujuan dari pemilik Data Pribadi),
arsitektur data, metadata, pengendalian data, kualitas data, kriptografi, kontrol akses data dan audit trail management
yang berfungsi sebagai jaminan pelindungan data dalam aktivitas pemrosesan data serta menjaga integritas data
dalam penggunaannya.
PT Telkom Indonesia (Persero ) Tbk L a p o r a n K E B E R L AN J U TAN 2 0 2 3 87
Page 90
Kinerja Keberlanjutan
Organisasi Tata Kelola Data TelkomGroup
CTO Telkom Group
Ketua DG
Council
SVP Synergy Telkom
VP NW/IT Strategy, DG Council
Technology & Architecture Steering Commitee
DG DG DG
Executive Executive Executive
Committe Committe Committe
DG Bussiness DG Bussiness DG Bussiness
Committe Committe Committe
DG Operation DG Operation DG Operation
Komite Tata Kelola Data Telkom (Parent)
Ketua : VP Network/IT Strategy, Technology & Architecture Ketua : DEVP Digital Business Builder DBT
Wakil : EVP Digital Business & Technology Wakil : DEGM IT Development DIT
EGM Divisi Information Technology DEGM IT Operation DIT
Sekretaris : AVP Network/IT Program Management & Digitization Sekretaris : AVP Advance Network/IT Orchestration
Anggota : VP Performance & Governance Management NITS Anggota : AVP Integrated Governance & Quality Mgmt. NITS
OVP Cyber Security SYNERGY Project Leader One Data & CFU Mobile
VP Synergy All Deputy EGM CFU/FU
VP Legal & Compliance All Deputy EVP CFU/FU
VP Information Technology Audit AVP Infrastructure & Service Performance NITS
All EGM & EVP CFU/FU DG AVP Infrastructure SLA Management NITS
Executive AVP Integrated Governance & Quality Mgmt. NITS
Commitee
AVP Legal Settlement
AVP Legal Counsellor
AVP Application Transaction Audit
AVP Information System Operation Audit
AVP Information Security Audit
DG Business All AVP, SM & OSM CFU/FU
Commitee All TRIBE LEADER Sub-Divisi Digital Business Builder
Data Owner: All Data Owner*
Koordinator
ns
io
AVP NETWORK/IT PROG MGT & DIGITIZATION
t
ra
Data Stewards Data Custodian
pe
O
Leader: Chapter Leader DS & AI Leader: SM Enterpise & Analytic Platform Operation
DG
Anggota: All Data Scientist Anggota: All Development & Operation DIT
PARA BP 2 DIT, DBT, DSO
*Sesuai dengan penunjukan CTO
88 L a p o r a n K E B E R L AN J U T AN 2 0 2 3 PT Telkom Indonesia (Persero ) Tbk
Page 91
Pa r t/ 03.
Selain pendekatan tersebut, Telkom juga dalam kontrak kerja sama sebagai jaminan pemenuhan
mengimplementasikan kegiatan sosialisasi dan pelaksanaan jaminan pelindungan data pribadi dalam
peningkatan kesadaran mengenai pentingnya tata kelola aktivitas pemrosesan data pribadi.
data. Hal ini dilakukan melalui serangkaian program
penyuluhan yang dilakukan secara berkala. Pada tahun Tahun 2023 terdapat 25 permintaan dari Aparat
2023, sekitar 500 karyawan telah menerima sharing Penegak Hukum (APH) terkait dengan pelacakan
expert insight terkait dengan privasi dan keamanan data. penggunaan alamat IP, catatan panggilan (call data
Serta aktivitas sosialisasi, pelatihan maupun sertifikasi record), dan data pelanggan. Seluruh permintaan
terkait dengan manajemen data, keamanan data, dan tersebut telah dipenuhi oleh Telkom sesuai tata kelola
privasi melalui lembaga pelatihan yang dikelola oleh dan asas kepatuhan. Selain APH, terdapat lebih dari 50
perusahaan. permintaan dari third party untuk kebutuhan monetisasi
dan konsultasi perkembangan bisnis Telkom dengan
Internal Audit melalukan kontrol/audit terhadap jaminan kerahasiaan data pribadi maupun data rahasia
sistem tata kelola data secara rutin di seluruh entitas perusahaan. Setiap jaminan kerahasiaan dilakukan
TelkomGroup. Audit ini tidak hanya menilai kepatuhan melalui penandatanganan Corporate & Personal non-
terhadap standar yang ditetapkan, tetapi juga disclosure agreement (NDA) sesuai dengan kebijakan
mengevaluasi kinerja keseluruhan dari tata kelola data Tata Kelola Data (Data Governance) dan Standar
yang telah dijalankan. Telkom juga melaksanakan Pengendalian Data.
Assessment Data Governance Maturity Level dengan
tujuan membantu perusahaan menentukan langkah/ MENGHADAPI ANCAMAN SIBER
goals untuk melakukan proses pengembangan dan
menentukan optimasi. Meningkatnya ancaman siber telah menjadi titik fokus
utama dalam kesadaran perusahaan. Untuk menghadapi
PENGELOLAAN DATA UNTUK SECONDARY kompleksitas ancaman yang ada, telah disusun langkah-
PURPOSES [TC-TL-220a.4, TC-TL-230a.2] langkah preventif yang melibatkan identifikasi dan
pemetaan potensi risiko yang dapat timbul di masa
Sesuai UU no. 27 tahun 2022 tentang Pelindungan Data mendatang. Risiko-risiko tersebut mencakup berbagai
Pribadi, Telkom Group menerapkan praktik pemrosesan faktor seperti kurangnya kesadaran dan perhatian dari
data, mencakup aktivitas perolehan data, pengolahan/ para pemangku kepentingan terhadap keamanan
analisis, penyimpanan, perbaikan/pembaruan, informasi, motif di balik serangan siber yang bervariasi dari
penyebarluasan/pengungkapan, dan pemusnahan data. pencarian keuntungan finansial hingga upaya sabotase
Telkom tidak menyewakan, menjual, atau memberikan reputasi oleh kompetitor, serta adanya kelemahan yang
data pribadi kepada pihak ketiga untuk tujuan sekunder, mungkin muncul dalam rantai pasokan teknologi,
kecuali disetujui oleh pelanggan, untuk penyelesaian yang dapat menimbulkan kerentanan keamanan yang
layanan/transaksi, atau karena peraturan perundang- signifikan.
undangan. Penanganan praktik ini sesuai dengan
regulasi yang telah ditetapkan, seperti Peraturan Direktur Untuk menanggulangi berbagai tantangan ini, sejumlah
Keuangan & Manajemen Risiko. langkah mitigasi telah diambil oleh perusahaan. Pertama,
peningkatan kesadaran para pemangku kepentingan
Pelanggan akan diminta consent-nya oleh unit terhadap urgensi dan pentingnya keamanan informasi
yang berhubungan langsung untuk mendapatkan dalam setiap aspek operasional perusahaan dilakukan.
persetujuan pengolahan data pribadi yang sah secara Langkah-langkah preventif lainnya melibatkan aktivitas
hukum. Selanjutnya, persetujuan penggunaan data seperti evaluasi rutin atas kerentanan yang ada dan uji
pribadi pelanggan akan disimpan di sistem Telkom yang penetrasi secara periodik, serta rutinitas pemeriksaan
mengelola consent. Telkom sebagai Pengendali Data, keamanan harian terhadap infrastruktur TI perusahaan.
memastikan bahwa consent yang diberikan pelanggan Selain itu, disusun juga rekomendasi-rekomendasi
mencakup pemrosesan oleh pihak ketiga hanya demi berdasarkan pengelolaan keamanan informasi sebagai
meningkatan kualitas layanan dan memberikan produk/ bagian dari upaya mitigasi risiko. Koordinasi yang erat dan
layanan terbaik kepada masyarakat. Pihak ketiga sebagai intensif dengan lembaga terkait dalam hal penanganan
pihak Pemroses Data mempunyai tanggung jawab keamanan siber, seperti Badan Siber Sandi Negara, juga
yang sama dengan Pengendali Data yang dituangkan dijalankan secara rutin.
PT Telkom Indonesia (Persero ) Tbk L a p o r a n K E B E R L AN J U TAN 2 0 2 3 89
Page 92
Kinerja Keberlanjutan
Tak hanya itu, Telkom juga telah mengembangkan Cyber Pembentukan Unit Cyber Security selevel BoD-1 di
Security Operation Center (CSOC) yang bertugas sebagai direktorat NITS – OVP Cyber Security dan organisasinya
pusat pengawasan, deteksi, dan respons terhadap sesuai PR.202.40/r.20/HK200/COP·A2000000/2021, yang
insiden keamanan informasi secara kontinu, beroperasi terdiri dari sub-unit Cyber Security Governance, Planning,
24 jam sehari, 7 hari seminggu. CSOC didesain untuk Program & Risk Management, Cyber Security Services,
mengantisipasi dan merespons cepat serta efektif Cyber Security Operation Center dan Cyber Security
terhadap berbagai permasalahan keamanan siber Engineering.
yang mungkin timbul, dengan tujuan memberikan
perlindungan maksimal dan pencegahan atas insiden- KUALITAS DAN KUALIFIKASI PERSONEL
insiden yang dapat mengganggu kelancaran operasional SISTEM KEAMANAN INFORMASI
perusahaan.
Sertifikasi SNI ISO/IEC 27001:2013 telah diperoleh
PENINGKATAN AWARENESS KARYAWAN oleh Sistem Manajemen Informasi di seluruh (100%)
TERHADAP ANCAMAN KEAMANAN SIBER operasional TelkomGroup sebagai bagian dari usaha yang
bertujuan untuk memperkuat keamanan infrastruktur
Telkom memiliki program security awareness sudah TI. Sejumlah personel, sebanyak 2.604 telah mengikuti
dijalankan secara rutin setiap bulannya dengan topik serangkaian sertifikasi untuk meningkatkan kompetensi
yang bervariasi. security awareness disampaikan melalui dan kualitas kerja karyawan dalam mengelola keamanan
media internal perusahaan dalam bentuk poster, banner, informasi. Sertifikasi yang dimiliki, antara lain:
podcast, quiz, webinar, comic strip dan motion video. 1. Certified Ethical Hacker (CEH)
Materi program security awareness ditinjau secara 2. Certified Ethical Hacker Practical (CEH Practical)
berkala setiap tahunya oleh unit terkait agar pesan 3. Computer Hacking Forensic Investigator (CHFI)
yang disampaikan dapat dipahami dan diterapkan oleh 4. Certified Information System Auditor (CISA)
Karyawan. 5. Certified Information Security Manager (CISM)
6. Certified Data Center Specialist (CDCS)
Setiap tahunnya dilaksanakan Mandatory Cyber Security 7. Certified Data Center Professional (CDCP)
Training melalui platform digital Learning yang wajib diikuti 8. Certified Digital Transformation Professional (CDTP)
oleh seluruh karyawan Telkom, serta pelatihan keamanan 9. Certified Information System Security Professional
informasi yang bersifat wajib untuk karyawan baru. (CISSP)
10. Cisco Certified CCNA Cyber Ops
TATA KELOLA KEAMANAN SIBER 11. Cisco Certified CCNA Security
12. Certified Risk Management Officer (CRMO)
Secara kebijakan: 13. CompTIA CySA+ Cybersecurity Analyst (CySA+)
1. PD.406.00/r.00/HK.200/COP-D3000000/2018 406/2018 14. COBIT 2019 Foundation (COBIT 2019)
tentang Tata Kelola Keamanan Informasi 15. EC-Council Certified Incident Handler (ECIH)
2. PR direktur NITS no. 146/r.00/COP-D003100/2018 16. EC-Council Certified Security Analyst (ECSA)
Standar Kontrol Access Sistem Informasi 17. GIAC Certified Forensic Analyst (GCFA)
3. Peraturan Direktur NITS No. S/ NITS-ITSG.1/20 tentang 18. ITIL 4 Foundation (ITIL 4)
Standar verifikasi Keamanan Aplikasi 19. Offensive Security Certified Professional (OSCP)
20. Certified Risk Management Officer (CRMO).
PELANGGARAN KEAMANAN INFORMASI
Selama tahun 2023, Telkom menghadapi ancaman terhadap server. Meskipun tidak mengancam atau mengganggu
operasional, namun kami tetap memerlukan kewaspadaan dan pemantauan terus-menerus terhadap seluruh sistem
keamanan informasi yang dimiliki.
90 L a p o r a n K E B E R L AN J U T AN 2 0 2 3 PT Telkom Indonesia (Persero ) Tbk
Page 93
Pa r t/ 03.
Frekuensi Ancaman Cyber
Jumlah
Deskripsi
2023 2022 2021
Brute Force Attack to Network Element (attempts) 366.732 9.579 125.949
Longest Duration in DDoS Attacks (minutes) 1.818 6.779 841
Largest Volume Used in DDoS Attacks (Gbps) 199,1 210,7 299,7
Defacement - - -
Keterangan:
Brute Force Attack : Proses menemukan solusi dengan terus-menerus mencoba banyak varian informasi yang mungkin seperti kata sandi, kunci yang
diuraikan, dll., secara acak. (reference:https://www.cybrary.it/glossary/d-the-glossary/distributed-denial-service-ddos/, https://www.
cybrary.it/glossary/d-the- glossary/denial-of-service-attack/)
DDoS Attack Teknik : Penolakan Layanan, serangan pada jaringan atau mesin untuk membuatnya tersedia bagi pengguna lain atau penting, yang
menggunakan banyak host untuk melakukan serangan. (reference:https://www.cybrary.it/glossary/b-the-glossary/brute-force-attack/)
Defacement : Perubahan atau pengrusakan halaman Web atau situs Web oleh individu atau proses yang tidak sah, biasanya seorang peretas.
(reference:https://www.trendmicro.com/vinfo/us/security/definition/website-defacement)
Perusahaan terus berkomitmen
kewaspadaan dan keamanan sistem informasi dengan
untuk menjaga
PENCIPTAAN NILAI EKONOMI
meningkatkan strategi pemantauan dan pencegahan guna YANG BERKELANJUTAN
mengidentifikasi serta menangani dengan cepat setiap
potensi ancaman terhadap server, hal ini dilakukan untuk Sepanjang 2023, TelkomGroup mencatatkan kinerja
memastikan integritas dan keamanan sistem yang terjaga. operasional dan keuangan yang positif. Pendapatan
TelkomGroup mencapai Rp149.216 miliar, mengalami
PENGUJIAN KEAMANAN SIBER TERHADAP kenaikan sebesar 1,3% dari tahun sebelumnya yaitu
VULNERABILITY SISTEM-SISTEM KRITIKAL Rp147.306 miliar. Jika dibandingkan dengan target RKAP,
pendapatan usaha mencapai 95,64% dari target yang
Perusahaan melaksanakan pengujian keamanan siber ditetapkan. Dari akun pendapatan yang dikurangi akun-
terhadap sistem-sistem kritikal. Pengujian yang dilakukan akun biaya, TelkomGroup berhasil mencatatkan laba
adalah dengan menjalankan Vulnerability Assessment dan bersih sebesar Rp24.560 miliar, mengalami kenaikan
Penetration Test. Pengujian dilakukan secara berkala, dalam sebesar 18,3% dibandingkan dengan tahun lalu yang
kurun waktu per triwulan maupun per semester. Selain tercatat Rp20.753 miliar. Laba bersih tahun ini mencapai
dilakukan oleh internal Perusahaan, pelaksanaan pengujian 95,27% dari target RKAP.
juga dilakukan oleh pihak ketiga untuk menjamin
obyektivitas dari hasil pengujian keamanan siber.
Nilai Ekonomi yang Dihasilkan dan Didistribusikan [201-1]
2023 2022 2021
Uraian
Rp miliar
Pendapatan 149.216 147.306 143.210
Laba Bersih 24.560 20.753 24.760
Kontribusi kepada Negara * 42.217 43.098 49.894
Pembayaran kepada Investor ** 7.954 7.118 7.974
Pembayaran kepada Kreditur 40.071 48.368 48.166
Pembayaran kepada Pemasok dan Mitra *** 53.679 45.559 44.811
Pembayaran kepada Karyawan 13.833 13.195 13.660
Keterangan:
* Kontribusi dividen tahun 2022 menggunakan angka dividen RUPS Tahun Buku 2021 yang diselenggarakan pada tahun 2022. Angka tahun 2021 dan 2020
disajikan ulang menggunakan pendekatan seperti di atas dan sebagai perbaikan angka di Laporan Keberlanjutan 2021 yang tercatat senilai 48.963 untuk
tahun 2021 dan 49.754 untuk tahun 2020.
** Pembayaran kepada investor tidak termasuk dividen atas saham publik tahun buku sebelumnya yang dibayarkan pada tahun tersebut.
*** Pembayaran kepada pemasok dan mitra untuk biaya operasional langsung maupun tidak langsung
PT Telkom Indonesia (Persero ) Tbk L a p o r a n K E B E R L AN J U TAN 2 0 2 3 91
Page 94
Kinerja Keberlanjutan
Dari perolehan nilai ekonomi di 2023, kami mencatat Indonesia. Kami juga menyalurkan nilai ekonomi bagi
nilai ekonomi yang didistribusikan kepada pemangku masyarakat melalui berbagai program pelibatan dan
kepentingan melalui akvivitas rantai nilai TelkomGroup. pengembangan masyarakat dengan total nilai Rp20
Kami patuh dan taat pajak kepada pemerintah dengan miliar. Selain melalui program-program pelibatan dan
total pajak yang dibayarkan di 2023 mencapai Rp22.850 pengembangan masyarakat, jaringan komunikasi dan
miliar. Distribusi nilai ekonomi kepada karyawan broadband Telkom telah memberikan kontribusi besar
tercermin dari pembayaran gaji dan tunjangan yang dalam mendukung masyarakat untuk berkomunikasi
mencapai Rp13.833 miliar. dalam konteks pekerjaan, pembelajaran, dan kegiatan
lainnya. Ini memberikan dampak positif dalam bentuk
Sementara itu, pengeluaran untuk pemasok dan mitra, efek multiplier di segmen ekonomi digital. Hingga saat
termasuk bagi pihak lokal, tercatat sebesar Rp23.447 ini, TelkomGroup belum pernah menerima laporan
miliar. Dengan melibatkan pemasok lokal, aktivitas bisnis negatif atau adanya konflik serta potensi konflik dengan
TelkomGroup telah berkontribusi untuk mendorong masyarakat yang bersifat kritis terkait dengan dampak
perekonomian dan pembangunan berkelanjutan di dari produk, jasa, dan proses bisnis yang dijalankan.
RANTAI PASOKAN YANG BERTANGGUNG JAWAB [2-6]
Salah satu praktik etika bisnis terealisasi dari pengelolaan rantai pasokan yang adil dan transparan. TelkomGroup juga
melaksanakan manajemen rantai pasokan merujuk pada Pedoman Pelaksanaan Pengadaan. Setiap mitra diharuskan
menandatangani Pakta Integritas yang berisi pernyataan untuk tidak terlibat dalam praktik korupsi, kolusi harga, dan
konflik kepentingan selama setiap proses pengadaan.
Rantai Pasokan TelkomGroup
New Supplier
1. Infrastructure Facilities
2. Transport Telkom Jenis Pelanggan
R & D TelkomGroup
3. Access Telkomsel & Others Produk Korporasi
4. Switching & Routing
5. Information Technology
Supplier
1. Infrastructure Facilities
2. Transport
3. Access
Telkom Jenis Pelanggan
4. Switching & Routing
Telkomsel & Others Produk Perorangan
5. Information Technology
6. Professional Services
7. Lease
8. General & Administration
New Supplier
6. Professional Services Telkom Jenis Pelanggan
7. Lease Telkomsel & Others Produk Perumahan
8. General & Administration
Keterangan:
Garis Rekomendasi
92 L a p o r a n K E B E R L AN J U T AN 2 0 2 3 PT Telkom Indonesia (Persero ) Tbk
Page 95
Pa r t/ 03.
Kami telah menerapkan e-procurement melalui aplikasi Pelibatan Pihak Lokal [204-1]
SMILE. Tahap seleksi mencakup penilaian terhadap aspek
Quality, Cost, Delivery, dan Service (QCDS). Kebijakan Keterlibatan pihak lokal, termasuk pemasok lokal,
ini sesuai dengan Peraturan Direktur Keuangan dan memiliki potensi untuk memberikan kontribusi
Manajemen Resiko tentang Pedoman Pengelolaan signifikan dalam mendukung pertumbuhan ekonomi
Supplier, yang mengatur evaluasi pemasok dengan di Indonesia. Telkom berkomitmen untuk memberikan
mempertimbangkan aspek Quality, Cost, Delivery, dan prioritas kepada pemasok lokal dalam memenuhi
Service (QCDS). Selain itu, kami juga melakukan penilaian kebutuhan pengadaan barang dan jasa, serta
terhadap aspek ESG calon mitra. Kami memberikan menggunakan komponen yang diproduksi di dalam
perhatian khusus terhadap kebijakan dan kepatuhan negeri. Mitra kerja atau pemasok lokal, yang memiliki
calon mitra dalam memenuhi aspek integritas dan sosial- domisili di Indonesia, dapat berperan dalam mendukung
lingkungan, seperti penerapan kode etik, penghormatan operasional TelkomGroup di berbagai wilayah Nusantara
terhadap HAM, pelaksanaan keselamatan dan kesehatan dan membantu mengurangi dampak lingkungan,
kerja (K3), serta sistem manajemen lingkungan. seperti jejak karbon yang lebih rendah jika dibandingkan
dengan pemasok dari luar negeri. Sepanjang 2023,
Setelah menjalin kerja sama, Telkom melakukan evaluasi Telkom menjalin kerja sama dengan 99% atau 730 mitra
kinerja pemasok dengan tujuan memastikan terjalinnya lokal dari total 732 mitra kerja, sementara mitra kerja
hubungan kerja sama yang baik, berkelanjutan, dan asing menyumbang 1%.
memberikan manfaat optimal bagi kedua belah pihak.
Proses penilaian mencakup aspek yang bersifat wajib Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN)
dan opsional. Evaluasi kinerja ini merupakan langkah
mitigasi yang kami ambil terhadap potensi risiko dan Sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN), TelkomGroup
bertujuan untuk memastikan ketidakadaan kecurangan berkomitmen untuk mendukung peningkatan Tingkat
atau penyimpangan dalam rantai pasokan. Hasil evaluasi Kandungan Dalam Negeri (TKDN). Meskipun demikian,
tersebut akan menentukan tingkat risiko dari mitra kerja. dalam setiap proses pengadaan yang dilakukan,
Jika risikonya dianggap tinggi, kami akan melakukan penggunaan produk dalam negeri oleh TelkomGroup
pemantauan dan evaluasi ulang terhadap mitra kerja tetap memperhitungkan aspek kualitas dan aspek
yang bersangkutan. keuangan ekonomis dari Barang dan/atau Jasa yang
diperoleh. Per akhir 2023, pencapaian TKDN oleh
Pada tahun 2023, tidak ada tindakan blacklist yang TelkomGroup tercatat sekitar 37,66% dari total belanja
diambil terhadap mitra yang menunjukkan kinerja Capital Expenditure (CAPEX) dan 85,32% dari total belanja
buruk berdasarkan hasil evaluasi. Kami juga mencatat Operational Expenditure (OPEX).
bahwa tidak ada mitra yang mengalami pemutusan
hubungan kerja karena dianggap tidak mampu untuk
menyelesaikan tugasnya. Di sisi lain, melalui implementasi
penilaian aspek ESG dalam rantai pasokan TelkomGroup,
kami mencatat bahwa tidak ada mitra yang terlibat dalam
sanksi hukum terkait ketidakpatuhan sosial-lingkungan.
PT Telkom Indonesia (Persero ) Tbk L a p o r a n K E B E R L AN J U TAN 2 0 2 3 93
Page 96
LAMPIRAN 94 L a p o r a n KEBERLAN J U T AN 2 0 2 3 PT Telkom Indonesia (Persero ) Tbk
Page 97
Pa r t/ 04.
04.
Lampiran
PT Telkom Indonesia (Persero ) Tbk L a p o r a n KEBERLAN J U T AN 2 0 2 3 95
Page 98
LAMPIRAN
Lampiran 1:
KEANGGOTAAN ASOSIASI
No. Nasional Peserta
1. Masyarakat Telematika Indonesia (MASTEL) Telkom, Telkomsat, TelkomMetra,
Infomedia, AdMedika, Mitratel,
Telkomsel
2. Asosiasi Kliring Trafik Telekomunikasi (ASKITEL) Telkom, Telkomsel
3. Asosiasi Penyelenggara Jaringan Internet Indonesia (APJII) Telkom, Telkomsat, TelkomMetra,
Telkomsel
4. Asosiasi Telekomunikasi Seluruh Indonesia (ATSI) Telkom, Telkomsel
5. Indonesia Telecommunication Users Group (IDTUG) Telkom
6. Asosiasi Penyelenggara Pengiriman Uang Indonesia (APPUI) Telkom, Finnet, Telkomsel
7. Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI) Telkom, Finnet, Telkomsel
8. Asosiasi Penyelenggara SKKL Seluruh Indonesia (ASKALSI) Telkom
9. Indonesia Mobile Content Association (IMOCA) Telkom
10. Asosiasi Televisi Swasta Indonesia (ATVSI) Telkom
11. Asosiasi Satelit Indonesia (ASSI) Telkom, Telkomsat
12. Forum Komunikasi Satuan Pengawas Internal (FKSPI) Telkom
13. Asosiasi Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia (GAPENSI) Graha Sarana Duta, Telkomsat, Mitratel
14. Keanggotaan Green Building Council Indonesia (GBCI) Graha Sarana Duta
15. Keanggotaan Persatuan Perusahaan Real Estate Indonesia (REI) Graha Sarana Duta
16. Asosiasi Gabungan Rekanan Konstruksi Indonesia (GARANSI) Graha Sarana Duta
17 Asosiasi Badan Usaha Jasa Pengamanan Indonesia (ABUJAPI) Graha Sarana Duta
18. Asosiasi Perusahaan Klining Servis Indonesia (APKLINDO) Graha Sarana Duta
19. Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Telkom, Graha Sarana Duta, Telkomsat,
Infomedia, Nutech, AdMedika, Bosnet,
Swadharma Sarana Informatika (SSI)
20. Asosiasi Perawatan Bangunan Indonesia (APBI) Graha Sarana Duta
21. Asosiasi Kontraktor Ketenagalistrikan Indonesia (AKLINDO) Graha Sarana Duta
22. Asosiasi Pengelola Gedung Badan Usaha Milik Negara (APG BUMN) Graha Sarana Duta
23. Indonesia Cyber Security Forum (ICSF) Telkom
24. Asosiasi Inkubator Bisnis Indonesia (AIBI) Indigo Creative Nation
25. Asosiasi Perusahaan Nasional Telekomunikasi (APNATEL) Telkom, Telkom Akses
26. Asosiasi Perusahaan Teknik Mekanikal Elektrikal (APTEK) Nutech, Swadharma Sarana Informatika
(SSI)
27. Asosiasi Perusahaan Pengadaan Komputer dan Telematik Indonesia Nutech, Infomedia, Swadharma Sarana
(ASPEKMI) Informatika (SSI), Telkomsat
28. Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Infomedia
29. Asosiasi Bisnis Alih Daya Indonesia (ABADI) Infomedia
30. Indonesia Contact Center Association (ICCA) Infomedia
31. Asosiasi Cloud Computing Indonesia Telkomsigma
32. Asosiasi Data Center Indonesia (IDPRO) Telkomsigma
33. Asosiasi PMOI (Project Management Office Professional Indonesia) Telkomsigma
34. Asosiasi Badan Usaha Jasa Pengamanan Indonesia (ABUJAPI) Swadharma Sarana Informatika (SSI)
35. Asosiasi Perusahaan Jasa Pengolahan Uang Tunai Indonesia (APJATIN) Swadharma Sarana Informatika (SSI)
36. Asosiasi Perusahaan dan Konsultan Telematika Indonesia (ASPEKTI) Swadharma Sarana Informatika (SSI)
96 PT Telkom Indonesia (Persero ) Tbk
Page 99
Pa r t/ 05.
No. Nasional Peserta
37. Asosiasi Perusahaan Perdagangan Barang Distributor, Keagenan Dan Swadharma Sarana Informatika (SSI),
Industri (ARDIN) Telkomsat
38. Asosiasi Fintech (AFTECH) Finnet, Telkomsel
39. Asosiasi E-Commerce Indonesia (idEA) Finnet
40. Ikatan Ahli Ekonomi Islam Indonesia (IAEI) Telkom
41. Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Telkom
42. BUMN Muda Telkom
43. Business 20 (B20) Telkom
44. Forum Human Capital Indonesia (FHCI) Telkom
45. Asosiasi Pengembang Menara Telekomunikasi (ASPIMTEL) Mitratel
46. Asosiasi IoT Indonesia (ASIOTI) Telkomsel
47. Asosiasi Emiten Indonesia (AEI) Telkom, Mitratel
48. Himpunan Jasa Konstruksi Indonesia (HJKI) Telkom Akses
49. Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) Telkom
50. Indonesia Corporate Secretary Association (ICSA) Mitratel
51. Cyber Defense Indonesia (CDEF ID) Telkom, Telkomsel
No. Internasional Peserta
1. International Telecommunication Union (ITU) Telkom
2. International Telecommunications Satellite Organization (ITSO) Telkom
3. International Telecommunications Satellite (INTELSAT) Telkom
4. International Marine / Maritime Satellite (INMARSAT) Telkom
5. Asia Pacific Telecommunication (APT) Telkom, Telkomsel
6. Asia Pacific Economic Cooperation (APECTEL) Telkom
7. TM Forum Telkom, Telkomsel
8. ASEAN CIO Association (ACIOA) Telkom
9. Wireless Broadband Alliance (WBA) Telkom
10. The Institute of Certified Management Accountants Telkom
11. Asia-Pacific Satellite Communications Council (APSCC) Telkomsat
12. Asia Pacific Network Information Centre (APNIC) Telkomsel
13. Bridge Alliance Telkomsel
14. Global System for Mobile Communications Association (GSMA) Telkomsel
15. PMO Global Alliance (PMOGA) Telkomsigma
16. Pacific Telecommunications Council (PTC) Telin
17. Mobile Ecosystem Forum (MEF) Telin
18. International Cable Protection Committee (ICPC) Telin
19. The ITW Global Leader’s Forum Telin
20. Information Systems Audit and Control Association (ISACA) Chapter Telkom
Indonesia
21. Global Information Assurance Certification (GIAC) Advisory Board Telkom
22. International Information System Security Certification Consortium Telkom
(ISC2)
23. International Association of Privacy Professionals (IAPP) Telkom
PT Telkom Indonesia (Persero ) Tbk 97
Page 100
LAMPIRAN
Lampiran 2:
DAFTAR ISTILAH
Istilah Deskripsi
3P + 1L Adalah Pay for Person (sesuai kompetensi yang dibutuhkan), Pay for Position (sesuai tingkat
tanggung jawab dan akuntabilitas), Pay for Performance (sesuai kinerja dalam pencapaian
target), dan Pay for Location (sesuai kota lokasi kerja).
Backbone Jaringan komunikasi utama yang terdiri dari fasilitas transmisi dan switching yang
menghubungkan beberapa node jaringan akses. Fasilitas jaringan transmisi antara node
dan switching meliputi gelombang mikro, kabel bawah laut, satelit, serat optik, dan teknologi
transmisi lainnya.
BEI Bursa Efek Indonesia merupakan salah satu Lembaga di pasar modal yang terbentuk melalui
penggabungan (merger) antara Bursa Efek Jakarta dan Bursa Efek Surabaya.
Broadband Metode pensinyalan yang mencakup atau menangani rentang frekuensi (atau pita) yang
relatif luas.
BTS Base Transceiver Station yang merupakan perangkat untuk mengirim dan menerima sinyal
telepon radio ke dan dari sistem telekomunikasi lain.
BUMN Badan Usaha Milik Negara adalah perusahaan milik pemerintah, perusahaan milik negara,
entitas milik negara, perusahaan negara, perusahaan milik publik, atau parastatal yang
merupakan badan hukum yang dibentuk oleh pemerintah untuk melakukan kegiatan
komersial atas nama pemerintah sebagai pemiliknya.
CPE Customer Premises Equipment merupakan perangkat handset, penerima, set-top box atau
perangkat lain yang digunakan oleh pelanggan layanan telekomunikasi nirkabel, tetap
maupun berbasis broadband, yang merupakan milik dari operator jaringan tertentu dan
diletakkan pada lokasi pelanggan.
Cyberattack Serangan siber disengaja atas eksploitasi sistem komputer, perusahaan yang bergantung
pada teknologi, dan jaringan. Serangan siber menggunakan kode berbahaya untuk
mengubah kode, logika, atau data komputer, yang mengakibatkan konsekuensi yang
mengganggu yang dapat membahayakan data dan mengarah pada kejahatan dunia maya,
seperti pencurian informasi dan identitas.
Cyber Security Pusat pemantauan, pendeteksian, dan pelaksanaan tanggapan pada insiden keamanan
Operation Center informasi.
Dry Plant ISP (In Side Plant) merupakan komponen-komponen atau perangkat pada Sistem
Komunikasi Kabel Laut (SKKL) yang berada di perairan/laut yang terdiri dari kabel serat optik,
SLTE, DWDM, PFE, dll.
e-Commerce Electronic commerce merupakan penjualan dan pembelian produk atau layanan melalui
sistem elektronik seperti jaringan internet dan jaringan komputer lainnya.
Eduvice Program yang diluncurkan sebagai bentuk komitmen dalam mengurangi sampah elektronik
(e-waste).
ESG Environmental, Social, and Governance adalah seperangkat standar operasional yang
merujuk pada tiga kriteria utama (lingkungan, sosial, dan governansi atau tata kelola) dalam
mengukur keberlanjutan dan dampak dari sebuah investasi pada suatu perusahaan
Fiber Optic Kabel yang menggunakan serat optik dan teknologi laser di mana pantulan cahaya yang
mewakili data dikirim melalui filamen kaca yang tipis.
FTTx Fiber to the “X” adalah istilah kolektif yang digunakan untuk menggambarkan berbagai
pilihan arsitektur jaringan broadband yang menggunakan fiber optic. Salah satu contoh
arsitektur ini adalah FTTH atau fiber-to-the-home yaitu jaringan fiber optic dari Internet
Service Provider (ISP) ke rumah atau lokasi bisnis.
Gbps Gigabit per second adalah rata-rata jumlah bits, karakter, atau blok per unit waktu yang
bergerak antara perangkat dalam sistem pengiriman data. Biasanya diukur dalam kumpulan
bit unit per detik atau byte per detik.
98 PT Telkom Indonesia (Persero ) Tbk
Page 101
Pa r t/ 05.
Istilah Deskripsi
GraPARI Pusat pelayanan pelanggan Telkomsel.
GRI Global Reporting Initiative adalah organisasi pembuat standar pelaporan keberlanjutan yang
berlaku secara internasional.
IDX Bursa Efek Indonesia merupakan salah satu lembaga di bidang pasar modal yang dibentuk
melalui penggabungan antara Bursa Efek Jakarta dan Bursa Efek Surabaya.
IoT Internet of Things (IoT) adalah jaringan perangkat, kendaraan, dan peralatan rumah
yang terdiri dari perangkat elektronik, perangkat lunak, aktuator, dan konektivitas yang
memungkinkan benda-benda tersebut terhubung, berinteraksi, dan bertukar data.
ISO Organisasi Internasional untuk Standarisasi (ISO) adalah badan penetap standar internasional
yang terdiri dari wakil-wakil dari badan standardisasi nasional setiap negara.
KPPU Komisi Pengawas Persaingan Usaha atau KPPU merupakan lembaga independen yang
dibentuk untuk mengawasi pelaksanaan Undang-Undang No. 5 Tahun 1999 tentang
Larangan Praktek Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat.
LED Light Emitting Diode adalah komponen elektronika yang dapat memancarkan cahaya
monokromatik ketika diberi tegangan maju.
Mbps Megabits per second adalah satuan pengukuran kecepatan pengiriman sinyal digital yang
dinyatakan dalam jutaan bit per detik.
NPS Net Promoter Score merupakan metrik riset pasar yang digunakan Telkom untuk mengetahui
voice of customer terkini, sebagai masukan dalam perbaikan pengalaman pelanggan.
Dengan demikian, Telkom dapat memastikan perbaikan yang dilakukan sudah tepat dan
kepuasan pelanggan terjaga dengan baik.
NYSE Bursa Efek New York (atau dikenal sebagai NYSE) adalah salah satu bursa saham di Amerika
Serikat dimana saham Telkom tercatat, selain di Bursa Saham Indonesia.
OJK Otoritas Jasa Keuangan, pengganti dari Bapepam-LK, merupakan Lembaga independen yang
memiliki wewenang untuk melakukan pengaturan dan pengawasan terhadap kegiatan jasa
keuangan di sektor perbankan, sektor pasar modal, dan sektor industri keuangan nonbank.
OKR Merupakan Objective and Key Results yaitu sebuah framework dalam menetapkan,
mengkomunikasikan, mengeksekusi serta monitoring pencapaian target/goals suatu
organisasi/Perusahaan yang efektif dan terukur.
PINS PINS atau PT PINS INDONESIA adalah perusahaan yang bergerak di bidang perdagangan
Customer Premises Equipment (CPE) dan merupakan anak usaha Telkom dengan saham
sebesar 100%.
SASB Dewan Standar Akuntansi Keberlanjutan atau Sustainability Accounting Standards Board
(SASB) memberikan standar akuntansi keberlanjutan untuk digunakan oleh perusahaan
publik di AS dalam mengungkapkan masalah keberlanjutan materi untuk kepentingan
investor dan publik.
SDG Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau dikenal sebagai Sustainable Development Goals
(SDGs) adalah 17 tujuan dengan 169 capaian yang terukur dan tenggat yang telah ditentukan
oleh PBB sebagai agenda dunia pembangunan untuk kemaslahatan manusia dan planet
bumi.
Service Assurance Layanan yang menjaminkan performansi produk yang optimal melalui pemenuhan standar
kualitas tertentu untuk memenuhi kepuasan pelanggan.
Service Delivery Layanan pemenuhan kebutuhan pelanggan dalam bentuk produk atau solusi dari Telkom
dengan disertai jaminan kualitas delivery yang baik.
SIM Card Kartu Subscriber Identity Module (SIM) adalah kartu pintar berukuran prangko yang
diletakkan di telepon seluler yang memegang kunci layanan telekomunikasi.
PT Telkom Indonesia (Persero ) Tbk 99
Page 102
LAMPIRAN
Lampiran 3:
DAFTAR SINGKATAN
Kata Kunci Deskripsi Kata Kunci Deskripsi
3T Tertinggal, Terdepan, Terluar DNA Device, Network, Application
AI Artificial Intelligence DPLK Dana Pensiun Lembaga Keuangan
AKHLAK Amanah Kompeten Harmonis Loyal DRUPS Diesel Rotary Uninterruptible Power
Adaptif Kolaboratif Supply
ASKALSI Asosiasi Kabel Laut Seluruh Eduvice Electronic Device Donation for
Indonesia Education
BBM Bahan Bakar Minyak ESG Environment, Social, and
BCMS Business Continuity Management Governance
System FWA Flexible Working Arrangement
BEI Bursa Efek Indonesia Gbps Giga byte per second
BLS Basic Life Support GCG Good Corporate Governance
BTS Base Transceiver Station GJ Gigajoule
BUMN Badan Usaha Milik Negara GraPARI Graha Pari Sraya
CBA Competency & Behavior Appraisal GSD Graha Sarana Duta
CDC Community Development Center HAM Hak Asasi Manusia
CDI Customer Dissatisfaction Index HR Human Resource
CID Community Involvement HSE Health, Safety, and Environment
Development ICT Information & Comunication
CIQS Cable Implementation Quality Technology
System IDN Indonesia Digital Network
CLI Customer Loyalty Index IDX Indonesia Stock Exchange
CO2 Carbon Dioxide IEC International Electrotechnical
CPE Customer Premises Equipment Commission
CSI Customer Satisfaction Index ILO International Labor Organizational
CSR Customer Social Responsibility IoT Internet of Things
CSV Creating Shared Value ISMS Information Security Management
DDoS Distributed Denial of Service System
DaPen Dana Pensiun Telkom ISO International Organization for
Standardization
100 PT Telkom Indonesia (Persero ) Tbk
Page 103
Pa r t/ 05.
Kata Kunci Deskripsi Kata Kunci Deskripsi
ISP In Side Plant PPMP Program Pensiun Manfaat Pasti
ITSMS IT Service Management System PR Peraturan Perusahaan
K3 Keselamatan dan Kesehatan PUE Power Usage Effectiveness
Karyawan QCDS Quality, Cost, Delivery, dan Service
KPK Komisi Pemberantas Korupsi QMS Quality Management System
KPPU Komisi Pengawasan Persaingan RUPS Rapat Umum Pemegang Saham
Usaha
SASB Sustainability Accounting Standards
LED Light Emitting Diode Board
LTE Long Term Evolution SDGs Sustainable Development Goals
Mbps Mega bits per second SDM Sumber Daya Manusia
MSME Micro Small Medium Enterprise SEKAR Serikat Karyawan
MTTR Mean Time to Repair SEPAKAT Serikat Pekerja Telkomsel
NPS Net Promoter Score SKATA Serikat Karyawan Graha Sarana Duta
NYSE New York Stock Exchange SKKL Sistem Komunikasi Kabel Laut
OHSAS Occupational Health and Safety SLG Service Level Guarantee
Assessment Series
SMAP Sistem Manajemen Anti Penyuapan
OJK Otoritas Jasa Keuangan
SMILE Supply Management and Logictic
OKR Objective dan Key Result Enchancement
OSP Out Side Plant SMK3 Sistem Manajemen Keselamatan
PAK Penyakit Akibat Kerja dan Kesehatan Kerja
PD Peraturan Direksi SNI Standar Nasional Indonesia
PDAM Perusahaan Daerah Air Minum SOE Stated-Owned Enterprise
PDB Produk Domestik Bruto SPIN Serikat Pekerja Infomedia Nusantara
PDP Perlindungan Data Pribadi SPMD Serikat Pekerja Metra Digital Media
PKB Perjanjian Kerja Bersama SROI Social Return on Investment
POJK Peraturan Otoritas Jasa Keuangan TCU Telkom Corporate University
PPIP Program Pensiun Iuran Pasti TIQA Telkom Integrated Quality Assurance
PT Telkom Indonesia (Persero ) Tbk 101
Page 104
LAMPIRAN
Lampiran 4:
REFERENSI PERATURAN OJK NO. 51/POJK.04/2017
DAN SURAT EDARAN OJK NO. 16/SEOJK.04/2021
No Indeks Nama Indeks Halaman
Strategi Keberlanjutan
A.1 Penjelasan Strategi Keberlanjutan 33-34
Ikhtisar Kinerja Aspek Keberlanjutan
B.1 Aspek Ekonomi 24
B.2 Aspek Lingkungan Hidup 24
B.3 Aspek Sosial 24-25
Profil Perusahaan
C.1 Visi, Misi, dan Nilai Keberlanjutan 20-21
C.2 Alamat Perusahaan 16
C.3 Skala Usaha 16-17, 22-23
C.4 Produk, Layanan, dan Kegiatan Usaha yang Dijalankan 17
C.5 Keanggotaan pada Asosiasi 29, Lampiran
C.6 Perubahan Emiten dan Perusahaan Publik yang Bersifat Signifikan 20
Penjelasan Direksi
D.1 Penjelasan Direksi 10-13
Tata Kelola Keberlanjutan
E.1 Penanggung Jawab Penerapan Keuangan Berkelanjutan 32-33
E.2 Pengembangan Kompetensi Terkait Keuangan Berkelanjutan 71
E.3 Penilaian Risiko atas Penerapan Keuangan Berkelanjutan 38-39
E.4 Hubungan dengan Pemangku Kepentingan 81
E.5 Permasalahan terhadap Penerapan Keuangan Berkelanjutan 38-39
Kinerja Keberlanjutan
F.1 Kegiatan Membangun Budaya Keberlanjutan 50
Kinerja Ekonomi
F.2 Perbandingan Target dan Kinerja Produksi, Portofolio, Target Pembiayaan, atau 91
Investasi, Pendapatan, dan Laba Rugi
F.3 Perbandingan Target dan Kinerja Portofolio, Target Pembiayaan atau Investasi pada -
Instrumen Keuangan atau Proyek yang Sejalan dengan Keuangan Berkelanjutan
Kinerja Lingkungan Hidup
Aspek Umum
F.4 Biaya Lingkungan Hidup -
Aspek Material
F.5 Penggunaan Material yang Ramah Lingkungan 50, 55-56
Aspek Energi
F.6 Jumlah dan Intensitas Energi yang Digunakan 53-54
F.7 Upaya dan Pencapaian Efisiensi Energi dan Penggunaan Energi Terbarukan 55
102 PT Telkom Indonesia (Persero ) Tbk
Page 105
Pa r t/ 05.
No Indeks Nama Indeks Halaman
Aspek Air
F.8 Penggunaan Air 57
Aspek Keanekaragaman Hayati
F.9 Dampak dari Wilayah Operasional yang Dekat atau Berada di Daerah Konservasi atau 57
Memiliki Keanekaragaman Hayati
F.10 Usaha Konservasi Keanekaragaman Hayati 57
Aspek Emisi
F.11 Jumlah dan Intensitas Emisi yang Dihasilkan Berdasarkan Jenisnya 56
F.12 Upaya dan Pencapaian Pengurangan Emisi yang Dilakukan 50-53
Aspek Limbah dan Efluen
F.13 Jumlah Limbah dan Efluen yang Dihasilkan Berdasarkan Jenis 58-59
F.14 Mekanisme Pengelolaan Limbah dan Efluen 58-59
F.15 Tumpahan yang Terjadi (jika ada) Tidak relevan
Aspek Pengaduan Terkait Lingkungan Hidup
F.16 Jumlah dan Materi Pengaduan Lingkungan Hidup yang Diterima dan Diselesaikan 84
Kinerja Sosial
F.17 Komitmen untuk Memberikan Layanan atas Produk dan/atau Jasa yang Setara 60-65
kepada Konsumen
Aspek Ketenagakerjaan
F.18 Kesetaraan Kesempatan Bekerja 67-68
F.19 Tenaga Kerja Anak dan Tenaga Kerja Paksa 67
F.20 Upah Minimum Regional 69
F.21 Lingkungan Bekerja yang Layak dan Aman 72-74
F.22 Pelatihan dan Pengembangan Kemampuan Pegawai 71-72
Aspek Masyarakat
F.23 Dampak Operasi terhadap Masyarakat Sekitar 76-77
F.24 Pengaduan Masyarakat 84
F.25 Kegiatan Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) 76-79
Tanggung Jawab Pengembangan Produk/Jasa Berkelanjutan
F.26 Inovasi dan Pengembangan Produk/Jasa Keuangan Berkelanjutan Tidak relevan
F.27 Produk/Jasa yang Sudah Dievaluasi Keamanannya bagi Pelanggan 61
F.28 Dampak Produk/Jasa 84-91
F.29 Jumlah Produk yang Ditarik Kembali 58
F.30 Survei Kepuasan Pelanggan terhadap Produk dan/atau Jasa Keuangan Berkelanjutan 65
Lain-lain
G.1 Verifikasi Tertulis dari Pihak Independen (jika ada) 5
G.2 Lembar Umpan Balik 108
G.3 Tanggapan terhadap Umpan Balik Laporan Keberlanjutan Tahun Sebelumnya 5
G.4 Daftar Pengungkapan Sesuai Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 51/ 102-103
POJK.03/2017 tentang Penerapan Keuangan Berkelanjutan bagi Lembaga Jasa
Keuangan, Emiten, dan Perusahaan Publik
PT Telkom Indonesia (Persero ) Tbk 103
Page 106
LAMPIRAN
Lampiran 5:
INDEKS STANDAR GRI
Pernyataan Penggunaan : PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk telah melaporkan informasi yang dikutip dalam
indeks konten GRI untuk periode 1 Januari hingga 31 Desember 2023 dengan
referensi pada Standar GRI.
GRI 1 Digunakan : GRI 1: Landasan 2021.
Standar GRI Indikator Pengungkapan Lokasi
GRI 2: 2-1 Rincian organisasi 16-17, 22-23
Pengungkapan 2-2 Entitas pada pelaporan keberlanjutan organisasi 4
Umum 2021
2-3 Periode, frekuensi, dan kontak pelaporan 4
2-4 Penyajian kembali informasi
2-5 Penjaminan eksternal 5
2-6 Aktivitas, rantai nilai, dan hubungan bisnis lainnya 22-23
2-7 Tenaga Kerja
2-8 Pekerja yang bukan pekerja langsung
2-9 Struktur dan komposisi tata kelola 32-33
2-10 Pencalonan dan pemilihan badan tata kelola tertinggi
2-11 Ketua badan tata kelola tertinggi 32-33
2-12 Peran badan tata kelola tertinggi dalam mengawasi 32-33
pengelolaan dampak
2-13 Delegasi tanggung jawab untuk mengelola dampak 32-33
2-14 Peran badan tata kelola tertinggi dalam pelaporan 5, 10-13, 32-33
keberlanjutan
2-15 Konflik kepentingan 80
2-16 Komunikasi masalah penting Laporan Tahunan
2-17 Pengetahuan kolektif pejabat tata kelola tertinggi Laporan Tahunan
2-18 Evaluasi kinerja badan tata kelola tertinggi Laporan Tahunan
2-19 Kebijakan remunerasi Laporan Tahunan
2-20 Proses menentukan remunerasi Laporan Tahunan
2-21 Rasio total kompensasi tahunan Laporan Tahunan
2-22 Pernyataan tentang strategi pembangungan berkelanjutan 33-37
2-23 Komitmen kebijakan 33-37, 41-46
2-24 Menanamkan komitmen kebijakan 33-37
2-25 Proses untuk memperbaiki dampak negatif 32-33, 38-39, 41-46
2-26 Mekanisme untuk mencari nasihat dan mengemukakan Laporan Tahunan
masalah
2-27 Kepatuhan terhadap hukum dan peraturan 33, 82-83
2-28 Asosiasi keanggotaan 29, Lampiran
2-29 Pendekatan untuk keterlibatan pemangku kepentingan 81
2-30 Perjanjian perundingan kolektif 67
104 PT Telkom Indonesia (Persero ) Tbk
Page 107
Pa r t/ 05.
Standar GRI Indikator Pengungkapan Lokasi
GRI 3: 3-1 Proses menentukan topik material 34-35
Topik Material 2021 3-2 Daftar topik material 34-35
3-3 Manajemen topik material 34-35, 41-46
GRI 201: 201-1 Nilai ekonomi langsung yang dihasilkan dan didistribusikan 91-92
Kinerja Ekonomi 201-2 Implikasi finansial akibat perubahan iklim 52, 84
2016
201-3 Kewajiban pada program imbalan pasti dan program 70
pensiun lainnya
GRI 203: 203-1 Investasi infrastruktur dan dukungan layanan 85
Dampak Ekonomi 203-2 Dampak ekonomi tidak langsung yang signifikan 76-77
Tidak Langsung
2016
GRI 204 : 204-1 Proporsi pengeluaran untuk pemasok lokal 93
Praktik Pengadaan
2016
GRI 205: 205-1 Operasi yang dinilai memiliki risiko korupsi 83-84
Antikorupsi 2016 205-2 Komunikasi dan pelatihan tentang kebijakan dan prosedur 83-84
anti korupsi
205-3 Insiden korupsi yang terbukti dan tindakan yang diambil 83-84
GRI 206: 206-1 Langkah-langkah hukum untuk perilaku antipersaingan, 83
Perilaku praktik antipakat, dan monopoli
Antipersaingan
2016
GRI 302: 302-1 Konsumsi energi di dalam organisasi 53-54, 56
Energi 2016 302-2 Konsumsi energi di luar organisasi 53-54
302-3 Intensitas Energi 53-54
302-4 Pengurangan konsumsi energi 55-56
GRI 303: 303-5 Konsumsi air 57
Air dan Efluen 2018
GRI 305: 305-1 Emisi GRK (Cakupan 1) langsung 56
Emisi 2016 305-2 Emisi energi GRK (Cakupan 2) tidak langsung 56
305-5 Pengurangan emisi GRK 56
GRI 306: 306-2 Manajemen dampak signifikan terkait limbah 58
Limbah 2020 306-3 Timbulan Limbah 58
GRI 401: 401-1 Perekrutan karyawan baru dan pergantian karyawan 67
Kepegawaian 2016 401-2 Tunjangan yang diberikan kepada karyawan purnawaktu 69
yang tidak diberikan kepada karyawan sementara atau
paruh waktu
401-3 Cuti melahirkan 69
PT Telkom Indonesia (Persero ) Tbk 105
Page 108
LAMPIRAN
Standar GRI Indikator Pengungkapan Lokasi
GRI 403: 403-1 Sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja 72
Kesehatan dan 403-2 Pengidentifikasian bahaya, penilaian risiko, dan investigasi 73
Keselamatan Kerja insiden
2018
403-3 Layanan kesehatan kerja 74
403-4 Partisipasi, konsultasi, dan komunikasi pekerja tentang 74
keselamatan dan kesehatan kerja
403-5 Pelatihan pekerja mengenai keselamatan dan kesehatan kerja 74
403-6 Peningkatan kualitas kesehatan pekerja 74
403-7 Pencegahan dan mitigasi dampak-dampak keselamatan 73
dan kesehatan kerja terkait hubungan bisnis
403-8 Pekerja yang tercakup dalam sistem manajemen 72
keselamatan dan kesehatan kerja
403-9 Kecelakaan kerja 73
403-10 Penyakit Akibat Kerja 73
GRI 404: 404-1 Rata-rata jam pelatihan pertahun pe rkaryawan 71
Pelatihan dan 404-2 Program untuk meningkatkan keterampilan karyawan dan 70-71, 74
Pendidikan 2016 program bantuan peralihan
404-3 Persentase karyawan yang menerima tinjauan rutin 69
terhadap kinerja dan pengembangan karier
GRI 405: 405-1 Keanekaragaman badan tata kelola dan karyawan 68
Keanekaragaman 405-2 Rasio gaji pokok dan remunerasi perempuan dengan laki-laki 69
dan Kesempatan
Setara 2016
GRI 406: 406-1 Insiden diskriminasi dan tindakan perbaikan yang 75
Nondiskriminasi dilakukan
GRI 413 : 413-1 Operasi dengan keterlibatan masyarakat lokal, penilaian 76-77
Masyarakat dampak, dan program pengembangan
Setempat 2016
GRI 418: 418-1 Pengaduan pelanggan terkait privasi pelanggan dan 86
Privasi Pelanggan kehilangan data pelanggan
2016
106 PT Telkom Indonesia (Persero ) Tbk
Page 109
Pa r t/ 05.
Lampiran 6:
INDEKS SASB
Industri Telekomunikasi
Kode Uraian Halaman
Metrik Aktivitas
TC-TL-000.A Jumlah pelanggan nirkabel 60
TC-TL-000.B Jumlah pelanggan telepon kabel 60
TC-TL-000.C Total pelanggan broadband 60
TC-TL-000.D Lalu lintas jaringan 22-23, 63
Dampak Lingkungan atas Operasional Perusahaan
TC-TL-130a.1 Jumlah energi yang dikonsumsi, persentase jaringan listrik, persentase energi 56
terbarukan
Privasi Data
TC-TL-220a.1 Deskripsi kebijakan dan praktik yang berkaitan dengan iklan perilaku dan 86-87
privasi pelanggan
TC-TL-220a.2 Jumlah pelanggan yang informasinya digunakan untuk tujuan sekunder 86-87
TC-TL-220a.3 Jumlah total kerugian moneter sebagai akibat dari proses hukum yang terkait 86
dengan privasi pelanggan
TC-TL-220a.4 Jumlah permintaan penegak hukum untuk informasi pelanggan, jumlah 89
pelanggan yang informasinya diminta, persentase yang mengakibatkan
pengungkapan
Keamanan Data
TC-TL-230a.1 Jumlah pelanggaran data, persentase yang melibatkan informasi identitas 86
pribadi (PII), dan jumlah pelanggan yang terpengaruh
TC-TL-230a.2 Deskripsi tentang pendekatan untuk mengidentifikasi dan mengatasi risiko 89
keamanan data, termasuk standar keamanan siber pihak ketiga
Manajemen Produk Akhir
TC-TL-440a.1 Bahan yang dipulihkan melalui mengambil kembali program, persentase 58
bahan pulih yang (a) digunakan kembali, (b) daur ulang, dan (c) dipendam
Perilaku yang Kompetitif & Internet yang Terbuka
TC-TL-520a.1 Jumlah total kerugian moneter sebagai akibat dari proses hukum terkait 83
dengan peraturan perilaku anti-persaingan
TC-TL-520a.2 Rata-rata kecepatan unduh berkelanjutan aktual dari konten yang dimiliki 62-63
terkait komersial dan konten yang tidak terkait
TC-TL-520a.3 Deskripsi risiko dan peluang yang terkait dengan netralitas bersih, -
peer-to-peer berbayar, peringkat nol, dan praktik terkait
Mengelola Risiko Sistemik dari Gangguan Teknologi
TC-TL-550a.1 Frekuensi gangguan rata-rata sistem dan durasi gangguan rata-rata 84-85
pelanggan
TC-TL-550a.2 Diskusi sistem untuk menyediakan layanan tanpa hambatan selama 84-85
gangguan layanan
PT Telkom Indonesia (Persero ) Tbk 107
Page 110
U M PAN BALIK LA P O RAN KEBERLANJUTAN 2023
PT TEL KOM INDONESIA (PER SER O ) TBK
Terima kasih atas kesediaan Anda untuk membaca Laporan Tahunan 2023 ini. Sebagai bagian dari upaya untuk menyempurnakan
isi pelaporan tahun berikutnya, kami mengharapkan kiranya Anda berkenan memberikan masukan dengan menjawab beberapa
pertanyaan di bawah ini.
PERTANYAAN
1. Menurut Anda, Laporan Tahunan ini telah memberikan informasi bermanfaat mengenai berbagai aktivitas yang telah dilaksanakan
oleh PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk.
SS S RR TS STS
2. Menurut Anda, materi dalam pelaporan ini termasuk data dan informasi yang disajikan mudah dimengerti dan dipahami.
SS S RR TS STS
3. Menurut Anda, materi dalam pelaporan ini termasuk data dan informasi yang disajikan sudah cukup lengkap, mencakup semua isu
keberlanjutan.
SS S RR TS STS
4. Menurut Anda, materi dalam pelaporan ini termasuk data dan informasi yang disajikan dapat diandalkan untuk pengambilan
keputusan.
SS S RR TS STS
Keterangan:
SS: Sangat Setuju S: Setuju RR: Rata-rata TS: Tidak Setuju STS: Sangat Tidak Setuju
5. Menurut Anda, informasi apa saja yang telah disampaikan dalam pelaporan ini dan dirasakan bermanfaat?
a. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .. . . . . . . . .
b. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .. . . . . . . . .
c. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .. . . . . . . . .
6. Menurut Anda, informasi apa saja yang telah disampaikan dalam pelaporan ini dan dirasakan kurang berguna?
a. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .. . . . . . . . .
b. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .. . . . . . . . .
c. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .. . . . . . . . .
7. Menurut Anda, bagaimana dengan tampilan pelaporan ini baik dari isi, desain dan tata letak serta foto-foto yang disertakan?
a. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .. . . . . . . . .
b. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .. . . . . . . . .
c. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .. . . . . . . . .
8. Menurut Anda, informasi apa saja yang dirasakan kurang dan harus dilengkapi dalam Laporan Tahunan mendatang?
a. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .. . . . . . . . .
b. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .. . . . . . . . .
c. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .. . . . . . . . .
Profil Anda
Nama Lengkap :.....................................
Umur dan Jenis Kelamin : . . . . . . . . . . .Thn L / P (coret yang tidak perlu)
Lembaga/Perusahaan :.....................................
Jenis Lembaga/Perusahaan : Pemerintah Industri Media
LSM Masyarakat Lain-lain
Pengembalian formulir dan hal-hal lain terkait Laporan Tahunan 2023 dapat disampaikan kepada:
Investor Relations
The Telkom Hub, Telkom Landmark Tower Lantai 39
Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 52, Jakarta 12710
Tel : (6221) 521 5109
Fax : (6221) 522 0500
E-mail : investor@telkom.co.id
Website : www.telkom.co.id
Names mentioned 52 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Kementerian BUMN
p.10 ×4
unresolved
org
Departemen Risk Management & Sustainability
p.34
unresolved
—
APS
· Pemegang Saham
p.36
unresolved
org
Menteri BUMN No. PER
p.40 ×2
unresolved
org
Milik Negara
p.40 ×5
unresolved
org
KPPU
p.41 ×4
unresolved
org
Kementerian Ketenagakerjaan
p.45
unresolved
org
Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia
p.73
unresolved
org
Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia.
p.74
unresolved
org
Yayasan Kesehatan
p.76
unresolved
org
PT Telkom Telstra. Dugaan
p.86
unresolved
org
Keamanan Laut
p.87
unresolved
org
Departemen Corporate
p.88
unresolved
person
All Data Scientist
· Anggota
p.90
unresolved
org
Siber Sandi Negara
p.91
unresolved
org
Jasa Pengamanan Indonesia
p.98 ×2
unresolved
org
Telkom
50. | Indonesia
p.99
unresolved
org
Komisi Pengawas Persaingan
p.101
unresolved
org
Bapepam-LK
p.101 ×2
unresolved
org
Dana Pensiun Lembaga Keuangan AKHLAK
p.102
unresolved
org
Indonesia Stock Exchange
p.102
unresolved
org
Dana Pensiun Telkom
p.102
unresolved
org
PT TEL KOM INDONESIA
p.110
unresolved
—
Umur dan Jenis Kelamin
p.110
unresolved
—
Lembaga/Perusahaan
p.110
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.