Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 54
Page 1
PT IDEA INDONESIA AKADEMI Tbk.
DAN ENTITAS ANAK
Laporan Keuangan Konsolidasian
Tanggal 31 Desember 2023 dan
untuk tahun yang berakhir pada tanggal tersebut
Beserta laporan auditor independen
Page 2
PT IDEA INDONESIA AKADEMI Tbk.
DAN ENTITAS ANAK
LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
TANGGAL 31 DESEMBER 2023
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR
PADA TANGGAL TERSEBUT
BESERTA LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN
Daftar Isi
Halaman
SURAT PERNYATAAN DIREKSI
LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN
LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN - Untuk tahun-tahun
yang berakhir 31 Desember 2023 dan 2022
Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian 1-2
Laporan Laba Rugi dan Penghasilan
Komprehensif Lain Konsolidasian 3-4
Laporan Perubahan Ekuitas Konsolidasian 5
Laporan Arus Kas Konsolidasian 6
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian 7 - 39
Informasi Tambahan atas Laporan Keuangan Entitas Induk
**********
Page 3
© !���! ���i;i,�s,•�
SURAT PERNYATAAN DIREKSI
TENTANG
TANGGUNG JAWAB ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PAOA TANGGAL 31 OESEMBER 2023
PT IDEA INOONESIA AKAOEMI Tbk. DAN ENTITAS ANAK
Nomor: 01.205/FA/SPD/IIA/11I/2024
Kami yang bertanda tangan di bawah ini:
1 Nama Eko Desriyanto
Alamat Kantor 18 Office Park, Lantai 10 Unit A
JI. TB Simatupang Kav. 18, Jakarta Selatan
Alamat Domisili sesuai JI. Kutilang No. 65A RT.010 RW.005
KTP Iring Mulyo, Metro Pusat
Nomor Telepon 021 - 7872288
Jabatan Direktur Utama
2 Nama Yusuf Nur Fauzan
Alamat Kantor 18 Office Park, Lantai 10 Unit A
JI. TB Simatupang Kav. 18, Jakarta Selatan
Alamat Domisili sesuai JI. H. Taiman GG B RT 007/ RW 007
KTP Kelurahan Tengah, Kramatjati, Jakarta Timur
Nomor Telepon 021 - 7872288
Jabatan Direktur
Menyatakan bahwa:
1. Kami bertanggung jawab atas penyusunan dan penyajian laporan keuangan
Perusahaan dan Entitas Anak;
2. Laporan keuangan Perusahaan dan Entitas Anak telah disusun dan disajikan
sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia;
3. a. Semua informasi dalam laporan keuangan Perusahaan dan Entitas Anak telah
dimuat secara lengkap dan benar;
b. Laporan keuangan Perusahaan dan Entitas Anak tidak mengandung informasi
atau fakta material yang tidak benar dan tidak menghilangkan informasi atau
fakta material;
4. Kami bertanggung jawab atas sistem pengendalian internal dalam Perusahaan
dan Entitas Anak.
Demikian pernyataan ini dibuat dengan sebenarnya.
Jakarta, 27 Maret 2024
Hormat kami,
Eko Desriyanto
Direktur Utama Oirektur
-· - PT Idea Indonesia Tbk
18 Office Park Lantai 10 Jal an TB Simatupang Kav. 18
Jakarta Selalan, Daerah Khusus lbukota Jakarta 12520
Tip. -<-6221 7872288
Page 4
Page 5
Page 6
Page 7
Page 8
Page 9
Page 10
PT IDEA INDONESIA AKADEMI Tbk. DAN ENTITAS ANAK
LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 31 Desember 2023
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
31 Desember
Catatan
2023 2022
ASET
ASET LANCAR
Kas dan bank 2e; 2f; 2g; 4 3.047.197.821 1.327.689.887
Deposito berjangka 2e; 2g; 5 - 3.000.000.000
Piutang usaha
Pihak ketiga, neto 2e; 2g; 6 2.448.343.924 5.644.552.528
Piutang lain-lain
Pihak berelasi 2d; 2e; 2g; 7; 31 617.314.845 589.564.845
Pihak ketiga 2e; 2g; 7 26.195.001 11.995.001
Persediaan 2e; 2i; 8 128.769.003 80.607.947
Uang muka dan beban dibayar di muka 2e; 2j; 9 232.486.145 9.698.241.726
Total Aset Lancar 6.500.306.740 20.352.651.934
ASET TIDAK LANCAR
Aset tetap, neto 2e; 2k; 10 71.863.561.902 60.819.055.115
Aset tak berwujud, neto 2e;11 965.553.349 -
Aset pajak tangguhan 2e; 2p; 29 14.847.291 8.051.588
Total Aset Tidak Lancar 72.843.962.542 60.827.106.703
TOTAL ASET 79.344.269.281 81.179.758.637
LIABILITAS DAN EKUITAS
LIABILITAS
LIABILITAS JANGKA PENDEK
Utang usaha
Pihak ketiga 2e; 2g; 12 133.930.959 96.759.700
Utang pajak 2e; 13 283.073.792 238.415.637
Pendapatan diterima di muka 2e; 14 184.900.000 23.000.000
Beban yang masih harus dibayar 2e; 2g; 15 297.181.167 273.554.557
Utang bank jangka pendek 2e; 2g; 16 2.861.458.912 2.631.475.097
Bagian liabilitas jangka panjang - yang akan
jatuh tempo dalam waktu satu tahun
Utang bank jangka panjang 2e; 2g; 17 2.373.626.376 2.373.626.376
Utang pembiayaan konsumen 2e; 2g; 18 131.362.822 31.849.249
Utang lain-lain
Pihak berelasi 2d; 2e; 2g; 19; 31 1.534.442.758 1.434.442.758
Pihak ketiga 2e; 2g; 19 100.249.285 52.211.546
Total Liabilitas Jangka Pendek 7.900.226.070 7.155.334.920
LIABILITAS JANGKA PANJANG
Liabilitas jangka panjang - setelah dikurangi
bagian yang jatuh tempo dalam satu tahun
Utang bank jangka panjang 2e; 2g; 17 9.098.901.090 11.472.527.466
Utang pembiayaan konsumen 2e; 2g; 18 320.339.932 393.595.649
Liabilitas imbalan kerja 2e; 2o; 20 9.778.372 5.607.835
Total Liabilitas Jangka Panjang 9.429.019.394 11.871.730.950
TOTAL LIABILITAS 17.329.245.464 19.027.065.870
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir merupakan
bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan.
-1-
Page 11
PT IDEA INDONESIA AKADEMI Tbk. DAN ENTITAS ANAK
LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 31 Desember 2023
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
31 Desember
Catatan
2023 2022
LIABILITAS DAN EKUITAS
EKUITAS
Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik
entitas induk
Modal dasar
3.399.800.000 saham dengan nilai nominal
Rp40 per saham pada 31 Desember 2023 dan 2022
Ditempatkan dan disetor penuh
1.062.437.500 saham pada
pada 31 Desember 2023 dan 2022 21 42.497.500.000 42.497.500.000
Tambahan modal disetor - neto 2q; 21 17.707.968.529 17.707.968.529
Saldo laba (rugi)
Ditentukan penggunaannya 100.000.000 -
Belum ditentukan penggunaannya 1.699.674.967 1.913.122.412
Penghasilan komprehensif lain 8.063.853 32.312.472
Jumlah ekuitas yang dapat diatribusikan
kepada pemilik entitas induk 62.013.207.349 62.150.903.413
Kepentingan non pengendali 1c; 23 1.816.467 1.789.354
TOTAL EKUITAS 62.015.023.816 62.152.692.767
TOTAL LIABILITAS DAN EKUITAS 79.344.269.281 81.179.758.637
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir merupakan
bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan.
-2-
Page 12
PT IDEA INDONESIA AKADEMI Tbk. DAN ENTITAS ANAK
LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN KONSOLIDASIAN
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2023
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2023 Catatan 2022
PENDAPATAN USAHA 20.280.739.163 2n; 24 18.272.772.862
BEBAN POKOK PENDAPATAN 7.750.298.010 2n; 25 7.863.780.835
LABA BRUTO 12.530.441.153 10.408.992.027
BEBAN USAHA
Beban pemasaran 1.669.470.246 2n; 26 1.179.495.464
Beban umum dan administrasi 8.220.728.732 2n; 27 6.811.830.907
Total Beban Usaha 9.890.198.979 7.991.326.371
LABA USAHA 2.640.242.174 2.417.665.656
PENGHASILAN (BEBAN) LAIN-LAIN
Pendapatan lain-lain 146.468.220 2n; 28 125.151.014
Beban lain-lain (1.631.180.522) 2n; 28 (1.789.544.532)
(1.484.712.303) (1.664.393.518)
LABA SEBELUM PAJAK
1.155.529.871 753.272.138
PENGHASILAN
Beban Pajak penghasilan (206.512.717) 2p; 29 (144.768.008)
LABA TAHUN BERJALAN 949.017.154 608.504.130
PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN:
PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN
YANG TIDAK AKAN DIREKLASIFIKASI
KE LABA RUGI
Pengukuran kembali liabilitas
imbalan pasti (31.087.955) 20 (2.518.076)
Pajak penghasilan terkait penghasilan
komprehensif lain 6.839.350 29 553.977
PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN
TAHUN BERJALAN SETELAH PAJAK (24.248.605) (1.964.099)
TOTAL PENGHASILAN KOMPREHENSIF
TAHUN BERJALAN 924.768.549 606.540.031
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir merupakan
bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan.
-3-
Page 13
PT IDEA INDONESIA AKADEMI Tbk. DAN ENTITAS ANAK
LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN KONSOLIDASIAN
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2023
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2023 Catatan 2022
TOTAL PENGHASILAN KOMPREHENSIF
TAHUN BERJALAN 924.768.549 606.540.031
Laba tahun berjalan
yang dapat diatribusikan kepada:
Pemilik Entitas Induk 948.990.055 1c 608.540.167
Kepentingan nonpengendali \ 27.099 1c; 23 (36.037)
TOTAL LABA TAHUN BERJALAN 949.017.154 608.504.130
Total laba komprehensif yang dapat
diatribusikan kepada:
Pemilik Entitas Induk 924.741.436 1c 606.576.105
Kepentingan nonpengendali 27.113 1c; 23 (36.074)
TOTAL LABA KOMPREHENSIF 924.768.549 606.540.031
LABA PER SAHAM DASAR YANG
DAPAT DIATRIBUSIKAN KEPADA
PEMILIK ENTITAS INDUK 0,89 2r; 30 0,57
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir merupakan
bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan.
-4-
Page 14
PT IDEA INDONESIA AKADEMI Tbk. DAN ENTITAS ANAK
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS KONSOLIDASIAN
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2023
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Saldo laba Kepentingan
Modal Penghasilan
Tambahan modal
ditempatkan dan komprehensif Total ekuitas
disetor Belum ditentukan Sudah ditentukan
disetor penuh lain Total Non Pengendali
penggunaannya penggunaannya
Saldo 31 Desember 2021 42.497.500.000 17.707.968.529 1.304.582.245 - 34.276.534 61.544.327.308 1.825.428 61.546.152.736
Modal disetor - - - - - - - -
Penghasilan komprehensif
tahun berjalan - - 608.540.167 - (1.964.062) 606.576.105 (36.074) 606.540.031
Saldo 31 Desember 2022 42.497.500.000 17.707.968.529 1.913.122.412 - 32.312.472 62.150.903.413 1.789.354 62.152.692.767
Dana Cadangan - - (100.000.000) 100.000.000 - - - -
Dividen - - (1.062.437.500) - - (1.062.437.500) - (1.062.437.500)
Penghasilan komprehensif
tahun berjalan - - 948.990.055 - (24.248.619) 924.741.436 27.113 924.768.549
Saldo 31 Desember 2023 42.497.500.000 17.707.968.529 1.699.674.967 100.000.000 8.063.853 62.013.207.349 1.816.467 62.015.023.816
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir merupakan
bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan.
-5-
Page 15
PT IDEA INDONESIA AKADEMI Tbk. DAN ENTITAS ANAK
LAPORAN ARUS KAS KONSOLIDASIAN
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2023
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
31 Desember
2023 2022
ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
Penerimaan kas dari pelanggan 23.638.847.767 15.049.590.957
Pembayaran kas kepada karyawan dan pihak ketiga (13.074.526.285) (10.894.690.959)
Pembayaran pajak penghasilan (238.415.637) (314.395.131)
Penerimaan dari (pembayaran untuk) operasi lain (1.484.712.303) (1.664.393.518)
Kas Neto yang Diperoleh dari
8.841.193.542 2.176.111.349
Aktivitas Operasi
ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
Perolehan aset tetap (6.028.016.366) (3.160.352.098)
Perolehan aset tak berwujud (986.097.037) -
Pencairan (Penempatan) deposito berjangka 3.000.000.000 (3.000.000.000)
Penempatan uang muka pembangunan aset tetap - (8.434.955.729)
Kas Neto yang Digunakan untuk
(4.014.113.403) (14.595.307.827)
Aktivitas Investasi
ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
Utang bank
Pembayaran (2.143.642.561) (2.614.061.706)
Utang pembiayaan
Penerimaan 157.477.856 436.124.898
Pembayaran (131.220.000) (10.680.000)
Pembayaran dividen (1.062.437.500) -
Penerimaan utang pihak berelasi 72.250.000 297.380.000
Kas Neto yang Diperoleh dari
Aktivitas Pendanaan (3.107.572.206) (1.891.236.808)
KENAIKAN NETO KAS DAN BANK 1.719.507.934 (14.310.433.286)
KAS DAN BANK AWAL TAHUN 1.327.689.887 15.638.123.173
KAS DAN BANK AKHIR TAHUN 3.047.197.821 1.327.689.887
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir merupakan
bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan.
-6-
Page 16
PT IDEA INDONESIA AKADEMI Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
1. UMUM
a. Pendirian Perusahaan
PT Idea Indonesia Akademi Tbk ("Perusahaan") didirikan dengan akta No. 24, tanggal 13 Agustus 2019 dari Panji Kresna,
SH., M.Kn., Notaris di Kota Bekasi. Anggaran Dasar Perusahaan tersebut telah disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak
Asasi Manusia Republik Indonesia melalui Surat Keputusan No.AHU-0039874.AH.01.01.Tahun 2019 tanggal 13 Agustus
2019, serta diumumkan dalam Tambahan Berita Negara Republik Indonesia No. 24541 tahun 2019, Berita Negara Republik
Indonesia No. 68 tanggal 23 Agustus 2019.
Anggaran Dasar Perusahaan telah mengalami beberapa kali perubahan dengan terakhir Akta Notaris No. 59 tanggal 22 Mei
2023 dari Notaris Rini Yulianti, S.H., yang telah memperoleh persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia
Republik Indonesia, sebagaimana pemberitahuan anggaran dasarnya telah diterima dan dicatat di dalam Sistem
Administrasi Badan Hukum Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia, sebagaimana ternyata dalam
suratnya tertanggal 23 Mei 2023 No.AHU-AH.01.09-0119719.
Sesuai dengan Pasal 3 Anggaran Dasar, ruang lingkup kegiatan Perusahaan meliputi Pendidikan lainnya swasta,
Konsultasi Manajemen lainnya dan Penyediaan akomodasi lainnya. Selain kegiatan usaha utama, Perusahaan dapat
melakukan kegiatan usaha pendukung untuk melakukan segala kegiatan-kegiatan yang diperlukan untuk mendukung
terlaksananya kegiatan usaha utama Perusahaan.
Perusahaan mulai beroperasi secara komersial pada tahun 2019.
Perusahaan berdomisili di Jakarta Selatan dan berkantor di 18 office park lantai 10 unit A Jl. TB Simatupang Kav 18,
Kelurahan Kebagusan, Kecamatan Pasar Minggu, Jakarta Selatan.
PT Idea Asia Investama merupakan entitas induk dan entitas induk terakhir Perusahaan yang didirikan dan berkedudukan
di Indonesia.
b. Penawaran Umum Efek Entitas Induk
Pada tanggal 31 Agustus 2021, Perusahaan memperoleh pernyataan efektif dari Dewan Komisioner Otoritas Jasa
Keuangan No. S-154/D.04/2021 untuk melakukan Penawaran Umum Perdana (Initial Public Offering / IPO ). Penawaran
Umum Perdana ini terdiri dari 212.487.500 (dua ratus dua belas juta empat ratus delapan puluh tujuh ribu lima ratus) Saham
Biasa Atas Nama dengan nilai nominal Rp40 (empat puluh rupiah) setiap saham dan harga penawaran Rp140 (seratus
empat puluh rupiah) per saham.
Saham tersebut dicatatkan di Bursa Efek Indonesia pada tanggal 9 September 2021.
Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, seluruh saham Perusahaan atau sejumlah masing-masing 1.062.437.500
saham telah dicatatkan pada Bursa Efek Indonesia.
c. Entitas Anak
PT Aidia Indonesia Propertindo ("AIP")
PT Aidia Indonesia Propertindo didirikan di Kota Metro Lampung berdasarkan Akta Notaris No. 48, tanggal 20 Agustus 2019
dibuat oleh Panji Kresna, SH., M.Kn. Akta pendirian tersebut telah disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia
Republik Indonesia melalui Surat Keputusan No.AHU-0041950.AH.01.01.Tahun 2019 tanggal 23 Agustus 2019 dan
diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia No. 70 Tambahan No.26358 tanggal 30 Agustus 2019.
Anggaran Dasar AIP telah mengalami beberapa kali perubahan dengan perubahan terakhir Akta Notaris No. 01 tanggal 30
Agustus 2022 dari Notaris Karamia Dwi Monica, S.H., M.Kn., yaitu menyetujui perubahan anggaran dasar AIP dan
pemberhentian Direktur AIP serta mengangkat Direktur baru AIP. Perubahan di atas telah mendapat persetujuan dari
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia melalui Surat Keputusan No. AHU-AH.01.03-0285005 dan AHU-
AH.01.09-0049212 tanggal 30 Agustus 2022.
Sesuai dengan Pasal 3 Anggaran Dasar AIP, ruang lingkup kegiatan AIP adalah berusaha dalam bidang jasa hotel bintang
lima, hotel bintang empat, hotel bintang tiga, hotel bintang dua, hotel bintang satu, apartemen hotel, penyedia akomodasi
dan penyedia akomodasi jangka pendek. AIP mulai melakukan kegiatan usaha secara komersial pada tahun 2019.
Total aset AIP pada tanggal-tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 adalah masing-masing sebesar Rp52.677.584.698 dan
Rp54.515.772.108 atau 66,39% dan 67,15% dari total aset konsolidasian.
AIP berdomisili di Kota Metro dan berkantor di Jl. Bungur Timur RT.045 RW.008, Kelurahan Metro, Kecamatan Metro
Pusat, Kota Metro.
-7-
Page 17
PT IDEA INDONESIA AKADEMI Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
1. UMUM (LANJUTAN)
c. Entitas Anak (Lanjutan)
PT Idea Hospitality Management ("IHM")
PT Idea Hospitality Management, didirikan pada tanggal 15 September 2020 di Kota Metro berdasarkan akta notaris No. 03
dari Karamia Dwi Monica, S.H.,M.Kn. Anggaran Dasar tersebut telah mendapat pengesahan dari Menteri Hukum dan Hak
Asasi Manusia Republik Indonesia dengan Surat Keputusannya No.AHU-0047135.AH.01.01.Tahun 2020 tanggal 17
September 2020.
Anggaran Dasar IHM telah mengalami beberapa kali perubahan dengan perubahan terakhir Akta Notaris No. 03 tanggal 05
Februari 2021 dari Notaris Karamia Dwi Monica, S.H.,M.Kn. yaitu menyetujui perubahan ketentuan dalam anggaran dasar
IHM tersebut, yaitu merubah maksud dan tujuan serta kegiatan usaha IHM.
Perubahan di atas telah mendapat persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia melalui
Surat Keputusan No. AHU-0007708.AH.01.02.Tahun 2021 tanggal 05 Februari 2021.
Sesuai dengan Pasal 3 Anggaran Dasar IHM, ruang lingkup kegiatan IHM dalam bidang aktivitas profesional, ilmiah dan
teknis.
Untuk mencapai maksud dan tujuan tersebut di atas IHM dapat melaksanakan kegiatan usaha menjalankan usaha dalam
bidang aktivitas konsultasi manajemen yang meliputi:
• Aktivitas Konsultasi Manajemen lainnya (Kode KBLI 70209), mencakup ketentuan bantuan nasihat, bimbingan dan
operasional usaha dan permasalahan organisasi dan manajemen lainnya, seperti perencanaan startegi dan
organisasi; keputusan berkaitan dengan keuangan; tujuan dan kebijakan pemasaran; perencanaan, praktik dan
kebijakan sumber daya manusia; perencanaan penjadwalan dan pengontrolan produksi. Penyediaan jasa usaha ini
dapat mencakup bantuan nasihat, bimbingan dan operasional berbagai fungsi manajemen, konsultasi manajemen
oleh agronomist dan agricultural economis pada bidang pertanian dan sejenisnya, rancangan dari metode dan
prosedur akuntansi, program akuntansi biaya, prosedur pengawasan anggaran belanja, pemberian nasihat dan
bantuan untuk usaha dan pelayanan masyarakat dalam perencanaan, pengorganisasian, efisiensi dan pengawasan,
informasi manajemen dan lain-lain. termasuk jasa pelayanan studi investasi infrastruktur.
IHM belum memulai kegiatan operasinya.
Total aset IHM pada tanggal-tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 adalah masing-masing sebesar Rp569.233.939 dan
Rp498.977.609 atau 0,72% dan 0,61% dari total aset konsolidasian.
IHM berdomisili di Kota Metro Pusat dan berkantor di Jl. AR Prawiranegara No.99 RT.045 RW.008, Kelurahan Metro,
Kecamatan Metro Pusat, Kota Metro - Lampung.
d. Dewan Komisaris, Direksi, dan Karyawan
Berdasarkan salinan Akta No. 59 tanggal 22 Mei 2023 yang dibuat dihadapan Notaris Rini Yulianti,S.H., dan Akta No.71
tanggal 28 Juli 2022 yang dibuat dihadapan Notaris Rini Yulianti, S.H., susunan Dewan Komisaris, dan Direksi Perusahaan
pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 adalah sebagai berikut:
31 Desember 2023 31 Desember 2022
Dewan Komisaris
Komisaris Utama : Achmad Machlus Sadat Achmad Machlus Sadat
Komisaris Independen : Wendy Isnandar Wendy Isnandar
Direksi
Direktur Utama : Eko Desriyanto Eko Desriyanto
Direktur : Yusuf Nur Fauzan Edy Abdul Malik
Susunan Komite Audit Perusahaan pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 berdasarkan Keputusan Dewan Komisaris,
adalah sebagai berikut:
31 Desember 2023 31 Desember 2022
Ketua : Wendy Isnandar Wendy Isnandar
Anggota : Lukman Prasetyo Lukman Prasetyo
Anggota : Yuki Ariawan Yuki Ariawan
-8-
Page 18
PT IDEA INDONESIA AKADEMI Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
1. UMUM (LANJUTAN)
d. Dewan Komisaris, Direksi, dan Karyawan (Lanjutan)
Corporate Secretary Perusahaan pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 dijabat oleh Dody Arifianto.
Dalam memastikan operasional Perusahaan berjalan sesuai dengan Prosedur Operasi Standar, diperlukan fungsi Audit
Internal yang bekerja secara independen membantu Direktur Utama dalam pengawasan dan pengendalian. Fungsi audit
internal Perusahaan dilaksanakan oleh Satuan Pengawasan Intern (“SPI”).
erdasarkan Surat Keputusan Internal Audit Perseroan No,001/SK-DIR/IIA/XII/2022 tanggal 21 Desember 2022, Audit
Internal Perusahaan periode 31 Desember 2023 dan 2022 adalah Cholidya Rahma Nikmawati.
Perusahaan dan entitas anak memiliki karyawan tetap masing-masing sebanyak 69 dan 58 karyawan (tidak diaudit) pada
tanggal 31 Desember 2023 dan 2022.
e. Penyelesaian Laporan Keuangan Konsolidasian
Manajemen Perusahaan bertanggung jawab atas penyusunan dan penyajian wajar laporan keuangan konsolidasian ini
sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia, yang diselesaikan dan diotorisasi untuk diterbitkan oleh Direksi
Perusahaan pada tanggal 27 Maret 2024.
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI DAN PELAPORAN KEUANGAN PENTING
Laporan keuangan konsolidasian telah disusun dan disajikan sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia, yang
mencakup Pernyataan dan interpretasi yang dikeluarkan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan dari Ikatan Akuntan
Indonesia dan Peraturan Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (BAPEPAM-LK) No.VIII.G.7 tentang
"Penyajian dan Pengungkapan Laporan Keuangan Emiten atau Perusahaan Publik", yang terlampir dalam surat Keputusan No.
KEP-347/BL/2012 tanggal 25 Juni 2012. Suatu ikhtisar kebijakan akuntansi yang diterapkan oleh Grup yang mempengaruhi
penentuan posisi keuangan dan hasil usahanya dijelaskan berikut ini:
a. Penyajian Laporan Keuangan Konsolidasian
Dasar pengukuran dalam penyusunan laporan keuangan konsolidasian adalah konsep biaya historis (historical cost),
kecuali untuk investasi pada efek tertentu yang dinyatakan sebesar nilai wajar. Laporan keuangan konsolidasian disusun
berdasarkan konsep akrual, kecuali arus kas.
Laporan arus kas konsolidasian disusun dengan metode langsung dengan mengklasifikasikan arus kas berdasarkan
aktivitas operasional, investasi dan pendanaan.
Estimasi dan pertimbangan akuntansi yang signifikan yang diterapkan dalam penyusunan laporan keuangan konsolidasian
Perusahaan diungkapkan pada Catatan 3.
Mata uang pelaporan yang digunakan dalam penyusunan laporan keuangan konsolidasian ini adalah Rupiah (“Rp”).
b. Perubahan Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (“PSAK”) dan interpretasi Pernyataan Standar Akuntansi
Keuangan (“ISAK”)
Standar, perubahan dan interpretasi yang berlaku efektif mulai tanggal 1 Januari 2022
Penerapan dari standar dan interpretasi baru/revisi standar berikut yang berlaku efektif mulai 1 Januari 2022, tidak
menimbulkan perubahan substansial terhadap kebijakan akuntansi Grup dan pengaruh yang material atas jumlah yang
dilaporkan atas tahun berjalan atau tahun sebelumnya.
- Amendemen PSAK 57 "Provisi, Liabilitas Kontinjensi, dan Aset Kontinjensi tentang Kontrak Memberatkan—Biaya
Memenuhi Kontrak"
- Penyesuaian tahunan atas PSAK 71 "Instrumen Keuangan"
- Penyesuaian tahunan atas PSAK 73 "Sewa"
-9-
Page 19
PT IDEA INDONESIA AKADEMI Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI DAN PELAPORAN KEUANGAN PENTING (LANJUTAN)
b. Perubahan Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (“PSAK”) dan interpretasi Pernyataan Standar Akuntansi
Keuangan (“ISAK”) (Lanjutan)
Standar, perubahan dan Interprestasi yang sudah diterbitkan tetapi belum berlaku efektif
Standar baru dan amendemen standar yang telah diterbitkan dan relevan bagi Perseroan, yang wajib diterapkan untuk
tahun buku yang dimulai pada atau setelah tanggal 1 Januari 2023 dan belum diterapkan secara dini oleh Perusahaan,
adalah sebagai berikut:
- Amendemen PSAK 1 “Penyajian Laporan Keuangan Tentang Pengungkapan Kebijakan Akuntansi”
- Amendemen PSAK 1 “Penyajian Laporan Keuangan tentang Klasifikasi Liabilitas sebagai Jangka Pendek atau Jangka
Panjang”
- Amendemen PSAK 16 “Aset Tetap” tentang hasil sebelum penggunaan yang diintensikan
- Amendemen PSAK 25 "Kebijakan Akuntansi, Perubahan Estimasi Akuntansi dan Kesalahan" tentang definisi estimasi
akuntansi
- Amendemen PSAK 46 ”Pajak Penghasilan: Pajak Tangguhan Terkait Aset dan Kewajiban yang Timbul dari Satu
Transaksi”
Sampai dengan tanggal pengesahan laporan keuangan konsolidasian ini, manajemen masih mempelajari dampak yang
mungkin timbul dari penerapan standar baru dan revisi tersebut serta pengaruhnya pada laporan keuangan konsolidasian.
c. Prinsip Konsolidasian
Laporan keuangan konsolidasian meliputi laporan keuangan Perusahaan dan Entitas Anak sebagaimana dijelaskan dalam
catatan 1c.
Pengaruh dari seluruh transaksi dan saldo antara perusahaan-perusahaan di dalam Grup yang material telah dieliminasi
dalam penyajian laporan keuangan konsolidasian.
Entitas anak dikonsolidasikan secara penuh sejak tanggal akuisisi, yaitu tanggal Perusahaan memperoleh pengendalian,
sampai dengan tanggal Perusahaan kehilangan pengendalian.
Entitas anak adalah entitas dimana Grup memiliki pengendalian. Grup mengendalikan entitas ketika Grup terekspos atas,
atau memiliki hak untuk, imbal hasil yang bervariasi dari keterlibatannya dengan entitas dan memiliki kemampuan untuk
mempengaruhi imbal hasil tersebut melalui kekuasaannya atas entitas tersebut. Keberadaan dan dampak dari hak suara
potensial yang saat ini dapat dilaksanakan atau dikonversi, dipertimbangkan ketika menilai apakah Perusahaan
mengendalikan entitas lain.
Perusahaan juga menilai keberadaan pengendalian ketika Perusahaan tidak memiliki lebih dari 50% hak suara namun
dapat mengatur kebijakan keuangan dan operasional secara de-facto . Pengendalian de-facto dapat timbul ketika jumlah
hak suara yang dimiliki Perusahaan, secara relatif terhadap jumlah dan penyebaran kepemilikan hak suara pemegang
saham lain memberikan Perusahaan kemampuan untuk mengendalikan kebijakan keuangan dan operasi, serta kebijakan
lainnya. Entitas anak dikonsolidasikan secara penuh sejak tanggal pengendalian dialihkan kepada Perusahaan dan tidak
dikonsolidasikan sejak tanggal Perusahaan kehilangan pengendalian.
Selisih lebih imbalan yang dialihkan, jumlah kepentingan non-pengendali pada pihak yang diakuisisi serta nilai wajar pada
tanggal akuisisi kepentingan ekuitas yang dimiliki sebelumnya, terhadap bagian kepemilikan Perusahaan atas nilai wajar
aset neto teridentifikasi yang diakuisisi, dicatat sebagai goodwill . Jika jumlah ini lebih rendah dari nilai wajar aset neto
entitas yang diakuisisi, selisihnya diakui langsung dalam laporan laba rugi konsolidasian.
Perubahan dalam bagian kepemilikan entitas induk pada entitas anak yang tidak mengakibatkan hilangnya pengendalian
dicatat sebagai transaksi ekuitas. Ketika pengendalian atas entitas anak hilang, bagian kepemilikan yang tersisa di entitas
tersebut diukur kembali pada nilai wajarnya dan keuntungan atau kerugian yang dihasilkan diakui dalam laporan laba rugi
konsolidasian.
Laporan keuangan konsolidasian disusun dengan menggunakan kebijakan akuntansi yang sama untuk peristiwa dan
transaksi sejenis dalam kondisi yang sama. Apabila laporan keuangan Entitas Anak menggunakan kebijakan akuntansi
yang berbeda dari kebijakan akuntansi yang digunakan dalam laporan keuangan konsolidasian, maka dilakukan
penyesuaian yang diperlukan terhadap laporan keuangan Entitas Anak tersebut.
Kepentingan non-pengendali disajikan di ekuitas dalam laporan posisi keuangan konsolidasian dan dinyatakan sebesar
proporsi pemegang saham non-pengendali atas laba tahun berjalan dan ekuitas. Entitas Anak tersebut sesuai dengan
persentase kepemilikan pemegang saham non-pengendali pada Entitas Anak tersebut.
- 10 -
Page 20
PT IDEA INDONESIA AKADEMI Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI DAN PELAPORAN KEUANGAN PENTING (LANJUTAN)
d. Transaksi Pihak Berelasi
Orang atau entitas dikategorikan sebagai pihak berelasi Grup apabila memenuhi definisi pihak berelasi berdasarkan PSAK
No. 7 “Pengungkapan Pihak-pihak Berelasi”.
Semua transaksi signifikan dengan pihak berelasi telah diungkapkan dalam laporan keuangan konsolidasian.
e. Klasifikasi Lancar dan Tidak Lancar
Grup menyajikan aset dan liabilitas dalam laporan posisi keuangan konsolidasian berdasarkan klasifikasi lancar/tidak
lancar. Suatu aset disajikan lancar bila:
i. akan direalisasi, dijual atau dikonsumsi dalam siklus operasi normal;
ii. untuk diperdagangkan; atau
iii. akan direalisasi dalam 12 bulan setelah tanggal pelaporan, atau kas atau setara kas, kecuali yang dibatasi
penggunaannya atau akan digunakan untuk melunasi suatu liabilitas dalam paling lambat 12 bulan setelah tanggal
pelaporan.
Seluruh aset lain diklasifikasikan sebagai tidak lancar.
Suatu liabilitas disajikan jangka pendek bila:
i. akan dilunasi dalam siklus operasi normal;
ii. untuk diperdagangkan;
iii. akan dilunasi dalam 12 bulan setelah tanggal pelaporan; atau
iv. tidak ada hak tanpa syarat untuk menangguhkan pelunasannya dalam paling tidak 12 bulan setelah tanggal pelaporan.
Seluruh liabilitas lain diklasifikasikan sebagai jangka panjang.
f. Kas dan Bank
Kas terdiri dari kas dan bank. Setara kas adalah semua investasi yang bersifat jangka pendek dan sangat likuid yang dapat
segera dikonversikan menjadi kas dengan jatuh tempo dalam waktu tiga (3) bulan atau kurang sejak tanggal
penempatannya, dan yang tidak dijaminkan serta tidak dibatasi pencairannya.
g. Instrumen Keuangan
Grup menerapkan PSAK No. 71, Instrumen Keuangan, mengenai pengaturan instrumen keuangan terkait klasifikasi dan
pengukuran dan penurunan nilai atas instrumen keuangan.
Aset Keuangan
Grup mengklasifikasikan aset keuangan sesuai dengan PSAK No. 71, Instrumen Keuangan, sehingga setelah pengakuan
awal aset keuangan diukur pada biaya perolehan diamortisasi, nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain atau nilai
wajar melalui laba rugi, dengan menggunakan dua dasar, yaitu:
a. Model bisnis Grup dalam mengelola aset keuangan; dan
b. Karakteristik arus kas kontraktual dari aset keuangan.
Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, Grup memiliki instrumen keuangan dalam kategori aset keuangan pada biaya
perolehan diamortisasi.
Aset Keuangan pada Biaya Perolehan Diamortisasi
Aset keuangan diukur pada biaya perolehan diamortisasi jika kedua kondisi berikut terpenuhi:
a. Aset keuangan dikelola dalam model bisnis yang bertujuan untuk memiliki aset keuangan dalam rangka mendapatkan
arus kas kontraktual; dan
b. Persyaratan kontraktual dari aset keuangan menghasilkan arus kas pada tanggal tertentu yang semata dari pembayaran
pokok dan bunga dari jumlah pokok terutang.
Aset keuangan pada biaya perolehan diamortisasi diukur pada jumlah yang diakui saat pengakuan awal dikurangi
pembayaran pokok, ditambah atau dikurangi dengan amortisasi kumulatif menggunakan metode suku bunga efektif yang
dihitung dari selisih antara nilai awal dan nilai jatuh temponya, dan dikurangi dengan cadangan kerugian penurunan nilai.
Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, kategori ini meliputi kas dan setara kas, deposito berjangka, piutang usaha dan
piutang lain-lain yang dimiliki oleh Grup.
- 11 -
Page 21
PT IDEA INDONESIA AKADEMI Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI DAN PELAPORAN KEUANGAN PENTING (LANJUTAN)
g. Instrumen Keuangan (Lanjutan)
Liabilitas Keuangan dan Instrumen Ekuitas
Liabilitas keuangan dan instrumen ekuitas Grup diklasifikasikan berdasarkan substansi perjanjian kontraktual serta definisi
liabilitas keuangan dan instrumen ekuitas. Kebijakan akuntansi yang diterapkan atas instrumen keuangan tersebut
diungkapkan berikut ini.
Instrumen Ekuitas
Instrumen ekuitas adalah setiap kontrak yang memberikan hak residual atas aset suatu entitas setelah dikurangi dengan
seluruh liabilitasnya. Instrumen ekuitas dicatat sejumlah hasil yang diterima setelah dikurangkan dengan biaya penerbitan
langsung.
Liabilitas Keuangan
Liabilitas keuangan dalam lingkup PSAK No. 71 diklasifikasikan sebagai berikut: (i) liabilitas keuangan yang diukur dengan
biaya diamortisasi, (ii) liabilitas keuangan yang diukur dengan nilai wajar melalui laba rugi atau melalui penghasilan
komprehensif lain. Grup menentukan klasifikasi liabilitas keuangan pada saat pengakuan awal.
Seluruh liabilitas keuangan diakui pada awalnya sebesar nilai wajar dan, dalam hal pinjaman dan utang, termasuk biaya
transaksi yang dapat diatribusikan secara langsung dan selanjutnya diukur pada biaya perolehan diamortisasi dengan
menggunakan metode suku bunga efektif. Amortisasi suku bunga efektif disajikan sebagai bagian dari beban keuangan
dalam laba rugi.
Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, Grup memiliki instrumen keuangan dalam kategori liabilitas keuangan yang
diukur pada biaya perolehan diamortisasi.
Liabilitas Keuangan yang Diukur pada Biaya Perolehan Diamortisasi
Liabilitas keuangan pada biaya perolehan diamortisasi diukur pada jumlah yang diakui saat pengakuan awal dikurangi
pembayaran pokok, ditambah atau dikurangi dengan amortisasi kumulatif menggunakan metode suku bunga efektif yang
dihitung dari selisih antara nilai awal dan nilai jatuh temponya.
Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, kategori ini meliputi utang usaha, beban yang masih harus dibayar, utang bank
dan liabilitas lain-lain.
Saling Hapus Instrumen Keuangan
Aset keuangan dan liabilitas keuangan saling hapus dan nilai bersihnya disajikan dalam laporan posisi keuangan
konsolidasian jika, dan hanya jika, Grup saat ini memiliki hak yang berkekuatan hukum untuk melakukan saling hapus atas
jumlah yang telah diakui tersebut; dan berniat untuk menyelesaikan secara neto atau untuk merealisasikan aset dan
menyelesaikan liabilitasnya secara simultan.
Reklasifikasi Aset Keuangan
Sesuai dengan ketentuan PSAK No. 71, Instrumen Keuangan, Grup mereklasifikasi seluruh aset keuangan dalam kategori
yang terpengaruh, jika dan hanya jika, Grup mengubah model bisnis untuk pengelolaan aset keuangan tersebut.
Sedangkan, liabilitas keuangan tidak direklasifikasi.
Penurunan Nilai Aset Keuangan
Grup selalu mengakui kerugian kredit ekspektasian (ECL) sepanjang umur untuk piutang usaha. Kerugian kredit
ekspetasian atas aset keuangan diestimasi menggunakan pendekatan tingkat kerugian berdasarkan pengalaman kerugian
kredit historis Grup, disesuaikan dengan kondisi ekonomi umum dan penilaian baik atas kondisi kini maupun perkiraan
masa depan pada tanggal pelaporan, termasuk nilai waktu atas uang jika tepat.
Untuk semua instrumen keuangan lainnya, Grup mengakui ECL sepanjang umur ketika telah ada peningkatan risiko kredit
yang signifikan sejak pengakuan awal. Jika sebaliknya, risiko kredit pada instrumen keuangan tidak meningkat secara
signifikan sejak pengakuan awal, Grup mengukur penyisihan kerugian untuk instrumen keuangan tersebut sejumlah ECL 12
bulan. Penilaian apakah ECL sepanjang umur harus diakui didasarkan pada peningkatan signifikan dalam kemungkinan
terjadinya atau pada risiko gagal bayar sejak pengakuan awal dan bukan didasarkan bukti aset keuangan yang mengalami
kerugian kredit pada tanggal pelaporan atau kejadian gagal bayar sebenarnya. ECL sepanjang umur merupakan kerugian
kredit ekspetasian yang timbul dari seluruh kemungkinan peristiwa gagal bayar selama perkiraan umur instrumen keuangan.
Sebaliknya, ECL 12 bulan mewakili porsi ECL sepanjang umur yang timbul dari peristiwa gagal bayar pada instrumen
keuangan yang mungkin terjadi dalam 12 bulan setelah tanggal pelaporan.
- 12 -
Page 22
PT IDEA INDONESIA AKADEMI Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI DAN PELAPORAN KEUANGAN PENTING (LANJUTAN)
g. Instrumen Keuangan (Lanjutan)
Penghentian Pengakuan Aset dan Liabilitas Keuangan
i. Aset Keuangan
Penghentian pengakuan atas suatu aset keuangan, atau, bila dapat diterapkan untuk bagian dari aset keuangan atau
bagian dari kelompok aset keuangan serupa, terjadi apabila:
a. Hak kontraktual atas arus kas yang berasal dari aset keuangan tersebut berakhir atau aset telah dialihkan;
b. Grup telah mengalihkan hak untuk menerima arus kas yang berasal dari aset keuangan tersebut atau menanggung
kewajiban untuk membayar arus kas yang diterima tersebut tanpa penundaan yang signifikan terhadap pihak ketiga
melalui suatu kesepakatan penyerahan dan (a) Grup secara substansial mengalihkan seluruh risiko dan manfaat atas
kepemilikan aset keuangan tersebut, atau (b) Grup secara substansial tidak mengalihkan maupun tidak
mempertahankan seluruh risiko dan manfaat atas kepemilikan aset keuangan tersebut, namun telah mengalihkan
pengendalian atas aset keuangan tersebut.
ii. Liabilitas Keuangan
Liabilitas keuangan dihentikan pengakuannya jika liabilitas keuangan tersebut berakhir, dibatalkan atau telah kadaluarsa.
h. Pengukuran Nilai Wajar
Pengukuran nilai wajar didasarkan pada asumsi bahwa transaksi untuk menjual aset atau mengalihkan liabilitas akan
terjadi:
● di pasar utama untuk aset atau liabilitas tersebut atau;
● jika tidak terdapat pasar utama, di pasar yang paling menguntungkan untuk aset atau liabilitas tersebut.
Grup harus memiliki akses ke pasar utama atau pasar yang paling menguntungkan pada tanggal pengukuran.
Nilai wajar aset atau liabilitas diukur menggunakan asumsi yang akan digunakan pelaku pasar ketika menentukan harga
aset atau liabilitas tersebut, dengan asumsi bahwa pelaku pasar bertindak dalam kepentingan ekonomi terbaiknya.
Pengukuran nilai wajar aset non-keuangan memperhitungkan kemampuan pelaku pasar untuk menghasilkan manfaat
ekonomik dengan menggunakan aset dalam penggunaan tertinggi dan terbaiknya, atau dengan menjualnya kepada pelaku
pasar lain yang akan menggunakan aset tersebut dalam penggunaan tertinggi dan terbaiknya.
Ketika Grup menggunakan teknik penilaian, maka Grup memaksimalkan penggunaan input yang dapat diobservasi yang
relevan dan meminimalkan penggunaan input yang tidak dapat diobservasi.
Seluruh aset dan liabilitas yang mana nilai wajar aset atau liabilitas tersebut diukur atau diungkapkan, dikategorikan dalam
hirarki nilai wajar sebagai berikut:
● Level 1 – harga kuotasian (tanpa penyesuaian) di pasar aktif untuk aset atau liabilitas yang identik;
● Level 2 – teknik penilaian dimana level input terendah yang signifikan terhadap pengukuran nilai wajar dapat diobservasi,
baik secara langsung maupun tidak langsung;
● Level 3 – teknik penilaian dimana level input terendah yang signifikan terhadap pengukuran nilai wajar tidak dapat
diobservasi.
Untuk aset dan liabilitas yang diukur pada nilai wajar secara berulang dalam laporan keuangan konsolidasian, maka Grup
menentukan apakah telah terjadi transfer di antara level hirarki dengan menilai kembali pengkategorian level nilai wajar
pada setiap akhir periode pelaporan.
- 13 -
Page 23
PT IDEA INDONESIA AKADEMI Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI DAN PELAPORAN KEUANGAN PENTING (LANJUTAN)
i. Persediaan
Persediaan dinyatakan berdasarkan jumlah terendah antara biaya perolehan dan nilai realisasi neto. Biaya persediaan
terdiri dari seluruh biaya pembelian, biaya konversi dan biaya lain yang timbul sampai persediaan berada dalam kondisi dan
lokasi saat ini. Biaya perolehan ditentukan dengan metode rata-rata tertimbang. Nilai realisasi neto merupakan taksiran
harga jual dalam kegiatan usaha biasa dikurangi estimasi biaya penyelesaian dan estimasi biaya yang diperlukan untuk
membuat penjualan.
Setiap penurunan nilai persediaan di bawah biaya perolehan menjadi nilai realisasi neto dan seluruh kerugian persediaan
diakui sebagai beban pada periode terjadinya penurunan atau kerugian tersebut. Setiap pemulihan kembali penurunan nilai
persediaan karena peningkatan kembali nilai realisasi neto, diakui sebagai pengurangan terhadap jumlah beban persediaan
pada periode terjadinya pemulihan tersebut.
Barang dan perlengkapan hotel terdiri dari makanan, minuman, perlengkapan teknik dan perlengkapan hotel.
j. Beban Dibayar Di Muka
Beban dibayar di muka diamortisasi selama manfaat masing-masing beban dengan menggunakan metode garis lurus dan
dibebankan selama umur manfaatnya.
k. Aset Tetap
Aset tetap dinyatakan sebesar biaya perolehan dikurangi akumulasi penyusutan dan rugi penurunan nilai. Biaya perolehan
termasuk biaya penggantian bagian aset tetap saat biaya tersebut terjadi dan jika memenuhi kriteria pengakuan.
Selanjutnya, pada saat inspeksi yang signifikan dilakukan, biaya inspeksi itu diakui ke dalam jumlah tercatat aset tetap
sebagai suatu penggantian jika memenuhi kriteria pengakuan. Semua biaya perbaikan dan pemeliharaan yang tidak
memenuhi kriteria pengakuan diakui dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian pada saat
terjadinya.
Penyusutan aset dimulai pada saat aset tersebut siap untuk digunakan sesuai maksud penggunaannya dan dihitung
dengan menggunakan metode garis lurus berdasarkan estimasi umur manfaat ekonomis.
Penyusutan dihitung dengan menggunakan metode garis lurus berdasarkan taksiran masa manfaat ekonomis aset tetap,
sebagai berikut:
Tarif
Bangunan dan prasarana 20
Perlengkapan dan Perabot 8
Kendaraan 4
Peralatan Kantor 4-8
Jumlah tercatat aset tetap dihentikan pengakuannya pada saat dilepaskan atau saat tidak ada manfaat ekonomis masa
depan yang diharapkan dari penggunaannya. Laba atau rugi yang timbul dari penghentian pengakuan aset diakui dalam
laporan laba rugi pada tahun aset tersebut dihentikan pengakuannya.
Nilai residu, estimasi masa manfaat dan metode penyusutan direview dan disesuaikan, setiap akhir tahun, bila diperlukan.
l. Transaksi Sewa
Sebagai penyewa
Pada tanggal permulaan kontrak, Grup menilai apakah kontrak merupakan, atau mengandung, sewa. Suatu kontrak
merupakan atau mengandung sewa jika kontrak tersebut memberikan hak untuk mengendalikan penggunaan aset
identifikasian selama suatu jangka waktu untuk dipertukarkan dengan imbalan.
- 14 -
Page 24
PT IDEA INDONESIA AKADEMI Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI DAN PELAPORAN KEUANGAN PENTING (LANJUTAN)
l. Transaksi Sewa (Lanjutan)
Sebagai penyewa (Lanjutan)
Untuk menilai apakah kontrak memberikan hak untuk mengendalikan penggunaan aset identifikasian, Grup harus menilai
apakah:
- Grup memiliki hak untuk mendapatkan secara substansial seluruh manfaat ekonomi dari penggunaan aset identifikasian;
dan
- Grup memiliki hak untuk mengarahkan penggunaan aset identifikasian. Grup memiliki hak ini ketika Grup memiliki hak
untuk pengambilan keputusan yang relevan tentang bagaimana dan untuk tujuan apa aset digunakan telah ditentukan
sebelumnya dan:
1. Grup memiliki hak untuk mengoperasikan aset;
2. Grup telah mendesain aset dengan cara menetapkan sebelumnya bagaimana dan untuk tujuan apa aset akan
digunakan selama periode penggunaan.
Pada tanggal awal dimulainya kontrak atau pada tanggal penilaian kembali atas kontrak yang mengandung sebuah
komponen sewa, Grup mengalokasikan imbalan dalam kontrak ke masing-masing komponen sewa berdasarkan harga
tersendiri relatif dari komponen sewa dan harga tersendiri agregat dari komponen non sewa.
Pada tanggal permulaan sewa, Grup mengakui aset hak-guna dan liabilitas sewa. Aset hak-guna diukur pada biaya
perolehan, dimana meliputi jumlah pengukuran awal liabilitas sewa yang disesuaikan dengan pembayaran sewa yang
dilakukan pada atau sebelum tanggal permulaan.
Aset hak-guna kemudian disusutkan menggunakan metode garis lurus dari tanggal permulaan hingga tanggal yang lebih
awal antara akhir umur manfaat aset hak-guna atau akhir masa sewa.
Liabilitas sewa diukur pada nilai kini pembayaran sewa yang belum dibayar pada tanggal permulaan, didiskontokan dengan
menggunakan suku bunga implisit dalam sewa atau jika suku bunga tersebut tidak dapat ditentukan, maka menggunakan
suku bunga pinjaman inkremental. Pada umumnya, Grup menggunakan suku bunga pinjaman inkremental sebagai tingkat
bunga diskonto.
Pembayaran sewa yang termasuk dalam pengukuran liabilitas sewa meliputi pembayaran berikut ini:
- pembayaran tetap, termasuk pembayaran tetap secara substansi;
- pembayaran sewa variabel yang bergantung pada indeks atau suku bunga yang pada awalnya diukur dengan
menggunakan indeks atau suku bunga pada tanggal permulaan;
- jumlah yang diperkirakan akan dibayarkan oleh penyewa dengan jaminan nilai residual;
- harga eksekusi opsi beli jika Grup cukup pasti untuk mengeksekusi opsi tersebut; dan
- penalti karena penghentian awal sewa kecuali jika Grup cukup pasti untuk tidak menghentikan lebih awal.
Pembayaran sewa dialokasikan menjadi bagian pokok dan biaya keuangan. Biaya keuangan dibebankan pada laba rugi
selama periode sewa sehingga menghasilkan tingkat suku bunga periodik yang konstan atas saldo liabilitas untuk setiap
periode.
Jika sewa mengalihkan kepemilikan aset pendasar kepada Grup pada akhir masa sewa atau jika biaya perolehan aset hak
guna merefleksikan Grup akan mengeksekusi opsi beli, maka Grup menyusutkan aset hak-guna dari tanggal permulaan
hingga akhir umur manfaat aset pendasar. Jika tidak, maka Grup menyusutkan aset hak-guna dari tanggal permulaan
hingga tanggal yang lebih awal antara akhir umur manfaat aset hak-guna atau akhir masa sewa.
Sewa jangka-pendek
Grup memutuskan untuk tidak mengakui aset hak-guna dan liabilitas sewa untuk sewa jangka- pendek yang memiliki masa
sewa 12 bulan atau kurang. Grup mengakui pembayaran sewa atas sewa tersebut sebagai beban dengan dasar garis lurus
selama masa sewa.
Modifikasi sewa
Grup mencatat modifikasi sewa sebagai sewa terpisah jika:
- modifikasi meningkatkan ruang lingkup sewa dengan menambahkan hak untuk menggunakan satu aset pendasar atau
lebih; dan
- imbalan sewa meningkat sebesar jumlah yang setara dengan harga tersendiri untuk peningkatan dalam ruang lingkup
dan penyesuaian yang tepat pada harga tersendiri tersebut untuk merefleksikan kondisi kontrak tertentu.
- 15 -
Page 25
PT IDEA INDONESIA AKADEMI Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI DAN PELAPORAN KEUANGAN PENTING (LANJUTAN)
l. Transaksi Sewa (Lanjutan)
Sebagai penyewa (Lanjutan)
Modifikasi sewa (Lanjutan)
Untuk modifikasi sewa yang tidak dicatat sebagai sewa terpisah, pada tanggal efektif modifikasi sewa, Grup:
- mengukur kembali dan mengalokasikan imbalan kontrak modifikasian;
- menentukan masa sewa dari sewa modifikasian;
- mengukur kembali liabilitas sewa dengan mendiskontokan pembayaran sewa revisi menggunakan tingkat diskonto revisi
berdasarkan sisa umur sewa dan sisa pembayaran sewa dengan melakukan penyesuaian terhadap aset hak-guna.
Tingkat diskonto revisi ditentukan sebagai suku bunga pinjaman inkremental Grup pada tanggal efektif modifikasi;
- menurunkan jumlah tercatat aset hak-guna untuk merefleksikan penghentian sebagian atau sepenuhnya sewa untuk
modifikasi sewa yang menurunkan ruang lingkup sewa. Grup mengakui dalam laba rugi setiap laba rugi yang terkait
dengan penghentian sebagian atau sepenuhnya sewa tersebut; dan
- membuat penyesuaian terkait dengan aset hak-guna untuk seluruh modifikasi sewa lainnya.
Sebagai pesewa
Ketika Grup bertindak sebagai pesewa, Grup mengklasifikasi masing-masing sewanya baik sewa operasi atau sewa
pembiayaan.
Untuk mengklasifikasi masing-masing sewa, Grup membuat penilaian secara keseluruhan atas apakah sewa mengalihkan
secara substansial seluruh risiko dan manfaat yang terkait dengan kepemilikan aset pendasar. Jika penilaian membuktikan
hal tersebut, maka sewa diklasifikasikan sebagai sewa pembiayaan; jika tidak maka, merupakan sewa operasi. Sebagai
bagian dari penilaian ini, Grup mempertimbangkan beberapa indikator seperti apakah masa sewa adalah sebagian besar
dari umur ekonomik aset pendasar.
m. Penurunan Nilai Aset Non-Keuangan
Pada setiap akhir periode pelaporan tahunan, Grup menelaah apakah terdapat indikasi suatu aset mengalami penurunan
nilai. Jika terdapat indikasi tersebut atau pada saat uji tahunan penurunan nilai aset perlu dilakukan, maka Grup membuat
estimasi jumlah terpulihkan aset tersebut.
Jika nilai tercatat aset lebih besar daripada nilai terpulihkannya, maka aset tersebut dinyatakan mengalami penurunan nilai
dan rugi penurunan nilai diakui dalam laba rugi. Dalam menghitung nilai pakai, estimasi arus kas masa depan bersih
didiskontokan ke nilai kini dengan menggunakan tingkat diskonto sebelum pajak yang mencerminkan penilaian pasar kini
dari nilai waktu uang dan risiko spesifik atas aset.
Penelaahan dilakukan pada akhir setiap periode pelaporan untuk mengetahui apakah terdapat indikasi bahwa rugi
penurunan nilai aset yang telah diakui dalam periode sebelumnya mungkin tidak ada lagi atau mungkin telah menurun. Jika
indikasi dimaksud ditemukan, maka Grup mengestimasi jumlah terpulihkan aset tersebut. Kerugian penurunan nilai yang
diakui dalam periode sebelumnya akan dipulihkan apabila nilai tercatat aset tidak melebihi jumlah terpulihkannya maupun
nilai tercatat, neto setelah penyusutan, seandainya tidak ada rugi penurunan nilai yang telah diakui untuk aset tersebut pada
periode-periode sebelumnya. Setelah pemulihan tersebut, penyusutan aset tersebut disesuaikan di periode mendatang
untuk mengalokasikan nilai tercatat aset yang direvisi, dikurangi nilai sisanya, dengan dasar yang sistematis selama sisa
umur manfaatnya.
n. Pengakuan Pendapatan dan Beban
Pengakuan Pendapatan
Pendapatan dari kontrak dengan pelanggan
Grup menerapkan PSAK No. 72 yang mensyaratkan pengakuan pendapatan harus memenuhi 5 langkah analisa sebagai
berikut:
1. Identifikasi kontrak dengan pelanggan.
2. Identifikasi kewajiban pelaksanaan dalam kontrak. Kewajiban pelaksanaan merupakan janji-janji dalam kontrak untuk
menyerahkan barang atau jasa yang memiliki karakteristik berbeda ke pelanggan.
- 16 -
Page 26
PT IDEA INDONESIA AKADEMI Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI DAN PELAPORAN KEUANGAN PENTING (LANJUTAN)
n. Pengakuan Pendapatan dan Beban (Lanjutan)
Pengakuan Pendapatan (Lanjutan)
Pendapatan dari kontrak dengan pelanggan (Lanjutan)
Grup menerapkan PSAK No. 72 yang mensyaratkan pengakuan pendapatan harus memenuhi 5 langkah analisa sebagai
berikut: (Lanjutan)
3. Penetapan harga transaksi. Harga transaksi merupakan jumlah imbalan yang berhak diperoleh suatu entitas sebagai
kompensasi atas diserahkannya barang atau jasa yang dijanjikan ke pelanggan. Jika imbalan yang dijanjikan di kontrak
mengandung suatu jumlah yang bersifat variable, maka Grup membuat estimasi jumlah imbalan tersebut sebesar jumlah
yang diharapkan berhak diterima atas diserahkannya barang atau jasa yang dijanjikan ke pelanggan dikurangi dengan
estimasi jumlah jaminan kinerja jasa yang akan dibayarkan selama periode kontrak.
4. Alokasi harga transaksi ke setiap kewajiban pelaksanaan dengan menggunakan dasar harga jual berdiri sendiri relatif
dari setiap barang atau jasa berbeda yang dijanjikan di kontrak. Ketika tidak dapat diamati secara langsung, harga jual
berdiri sendiri relatif diperkirakan berdasarkan biaya yang diharapkan ditambah marjin.
5. Pengakuan pendapatan Ketika kewajiban pelaksanaan telah dipenuhi dengan menyerahkan barang atau jasa yang
dijanjikan ke pelanggan (ketika pelanggan telah memiliki pengendalian atas barang atau jasa tersebut).
Kewajiban pelaksanaan dapat dipenuhi dengan 2 cara, yakni:
1. Suatu titik waktu (umumnya janji untuk menyerahkan barang ke pelanggan); atau
2. Suatu periode waktu (umumnya janji untuk menyerahkan jasa ke pelanggan). Untuk kewajiban pelaksanaan yang
dipenuhi dalam suatu periode waktu, Grup memilih ukuran penyelesaian yang sesuai untuk penentuan jumlah
pendapatan yang harus diakui karena telah terpenuhi kewajiban pelaksanaan.
Pembayaran harga transaksi berbeda untuk setiap kontrak. Aset kontrak diakui ketika jumlah penerimaan dari pelanggan
kurang dari saldo kewajiban pelaksanaan yang telah dipenuhi. Kewajiban kontrak diakui ketika jumlah penerimaan dari
pelanggan lebih dari saldo kewajiban pelaksanaan yang telah dipenuhi. Liabilitas kontrak disajikan sebagai "Liabilitas
kontrak” pada laporan posisi keuangan konsolidasian.
Kewajiban Grup terhadap kontrak dengan pelanggan sehubungan dengan pendapatan dibawah ini ditentukan sebagai
kewajiban pelaksanaan tunggal yang dipenuhi pada suatu titik waktu:
● Pendapatan dari program siswa dan jasa pelayanan diakui pada saat jasa diberikan.
● Pendapatan kamar hotel diakui berdasarkan tingkat hunian sementara pendapatan hotel lainnya diakui pada saat barang
atau jasa telah diberikan kepada pelanggan.
Pembayaran harga transaksi berbeda untuk setiap kontrak. Aset kontrak diakui ketika jumlah penerimaan dari pelanggan
kurang dari saldo kewajiban pelaksanaan yang telah dipenuhi. Kewajiban kontrak diakui ketika jumlah penerimaan dari
pelanggan lebih dari saldo kewajiban pelaksanaan yang telah dipenuhi. Aset kontrak disajikan dalam “Piutang usaha” dan
liabilitas kontrak disajikan dalam “Pendapatan diterima di muka”.
Pendapatan sewa dan Pendapatan lainnya
Pendapatan sewa ruangan serba guna dan pendapatan jasa pelayanan diakui pada saat jasa diserahkan.
Pendapatan lain-lain diakui pada saat diperoleh dan telah menjadi hak.
Pendapatan dari jasa telekomunikasi diakui pada saat jasa telah diserahkan kepada pelanggan.
Pendapatan bunga dari instrumen keuangan diakui dalam laba rugi secara akrual menggunakan metode suku bunga efektif.
Pengakuan Beban
Biaya penambahan yang secara langsung berhubungan untuk mendapatkan kontrak ("biaya untuk memperoleh") dan
diharapkan dapat dipulihkan, biaya tersebut dengan demikian memenuhi syarat kapitalisasi berdasarkan PSAK No. 72 dan
termasuk sebagai bagian dari akun “biaya dibayar dimuka”. Beban tersebut diakui pada laba rugi pada saat penyerahan
barang atau jasa yang terkait dengan aset tersebut.
Beban diakui pada saat terjadinya (accrual basis).
Beban bunga dari instrumen keuangan diakui dalam laba rugi secara akrual menggunakan metode suku bunga efektif.
- 17 -
Page 27
PT IDEA INDONESIA AKADEMI Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI DAN PELAPORAN KEUANGAN PENTING (LANJUTAN)
o. Imbalan Kerja
Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Pendek
Imbalan kerja jangka pendek diakui sebesar jumlah yang tak-terdiskonto sebagai liabilitas pada laporan posisi keuangan
konsolidasian setelah dikurangi dengan jumlah yang telah dibayar dan sebagai beban dalam laba rugi.
Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Panjang
Liabilitas imbalan kerja jangka panjang merupakan imbalan pasca-kerja manfaat pasti yang dibentuk tanpa pendanaan
khusus dan didasarkan pada masa kerja dan jumlah penghasilan karyawan pada saat pensiun yang dihitung menggunakan
metode Projected Unit Credit . Pengukuran kembali liabilitas imbalan pasti langsung diakui dalam laporan posisi keuangan
konsolidasian dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian pada periode terjadinya dan tidak akan direklasifikasi ke
laba rugi, namun menjadi bagian dari saldo laba. Biaya liabilitas imbalan pasti lainnya terkait dengan program imbalan pasti
diakui dalam laba rugi.
Pada tanggal 2 Februari 2021, Pemerintah mengundangkan dan memberlakukan Peraturan Pemerintah Nomor 35 Tahun
2021 (PP 35/2021) untuk melaksanakan ketentuan Pasal 81 dan Pasal 185 (b) UU No. 11/2020 mengenai Cipta Kerja yang
bertujuan untuk menciptakan lapangan kerja yang seluas-luasnya.
Presiden Republik Indonesia telah menetapkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang No. 2 Tahun 2022
tentang Cipta Kerja (Perppu Cipta Kerja 2/2022) pada tanggal 30 Desember 2022 yang merupakan pelaksanaan dari
Putusan MK Nomor 91/PUU-XVIII/2020. Dengan berlakunya Perppu ini, UU No. 11/2020 tentang Cipta Kerja dicabut dan
dinyatakan tidak berlaku.
PP 35/2021 mengatur mengenai perjanjian kerja waktu tertentu (karyawan tidak tetap), alih daya, waktu kerja, waktu
istirahat dan pemutusan hubungan kerja, yang dapat mempengaruhi manfaat imbalan minimum yang harus diberikan
kepada karyawan.
Penyisihan dihitung dengan membandingkan manfaat yang akan diterima oleh karyawan pada umur wajar pensiun dari
dana pensiun dengan manfaat yang diatur dalam Perppu Cipta Kerja 2/2022 setelah dikurangi akumulasi kontribusi dari
karyawan dan hasil investasi yang berkaitan. Jika manfaat dana pensiun yang didanai pemberi kerja lebih kecil dari manfaat
sesuai Perppu Cipta Kerja 2/2022, Grup akan menyediakan kekurangannya.
Pesangon Pemutusan Kontrak Kerja
Pesangon pemutusan kontrak terutang ketika karyawan dihentikan kontrak kerjanya sebelum usia pensiun normal. Grup
mengakui pesangon pemutusan kontrak kerja ketika Grup menunjukkan komitmennya untuk memberhentikan kontrak kerja
dengan karyawan berdasarkan suatu rencana formal terperinci yang kecil kemungkinan untuk dibatalkan.
p. Pajak Penghasilan
Pajak Kini
Beban pajak kini ditentukan berdasarkan laba kena pajak dalam tahun yang bersangkutan yang dihitung berdasarkan tarif
pajak yang berlaku.
Pajak Tangguhan
Pajak tangguhan diakui sebagai liabilitas jika terdapat perbedaan temporer kena pajak yang timbul dari perbedaan antara
dasar pengenaan pajak aset dan liabilitas dengan jumlah tercatatnya pada tanggal pelaporan.
Aset pajak tangguhan diakui untuk seluruh perbedaan temporer yang dapat dikurangkan dan rugi fiskal yang dapat
dikompensasikan. Aset pajak tangguhan diakui dan direviu pada setiap tanggal pelaporan atau diturunkan jumlah
tercatatnya, sepanjang kemungkinan besar laba kena pajak tersedia untuk pemanfaatan perbedaan temporer yang dapat
dikurangkan dan rugi fiskal yang dapat dikompensasikan.
Aset dan liabilitas pajak tangguhan diukur dengan menggunakan tarif pajak yang diharapkan berlaku ketika aset dipulihkan
atau liabilitas diselesaikan, berdasarkan tarif pajak (atau peraturan pajak) yang telah berlaku atau secara substantif telah
berlaku pada tanggal pelaporan.
Aset pajak tangguhan dan liabilitas pajak tangguhan saling hapus jika dan hanya jika, terdapat hak yang dipaksakan secara
hukum untuk melakukan saling hapus aset pajak kini terhadap liabilitas pajak kini dan pajak tangguhan tersebut terkait
dengan entitas kena pajak yang sama dan dikenakan oleh otoritas perpajakan yang sama.
- 18 -
Page 28
PT IDEA INDONESIA AKADEMI Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI DAN PELAPORAN KEUANGAN PENTING (LANJUTAN)
q. Biaya Emisi Saham
Biaya emisi saham disajikan sebagai bagian dari akun tambahan modal disetor dan tidak diamortisasi.
r. Laba per Saham
Laba per saham dasar dihitung dengan membagi laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk dengan
jumlah rata-rata tertimbang saham yang beredar pada tahun yang bersangkutan.
s. Informasi Segmen
Informasi segmen disusun sesuai dengan kebijakan akuntansi yang dianut dalam penyusunan dan penyajian laporan
keuangan konsolidasian.
Segmen operasi diidentifikasi berdasarkan laporan internal atas komponen-komponen Grup yang secara berkala dilaporkan
kepada pengambil keputusan operasional dalam rangka alokasi sumber daya ke dalam segmen dan penilaian kinerja Grup.
t. Provisi
Provisi diakui jika Grup mempunyai kewajiban kini (hukum maupun konstruktif) sebagai akibat peristiwa masa lalu, yang
memungkinkan Grup harus menyelesaikan kewajiban tersebut dan estimasi yang andal mengenai jumlah kewajiban
tersebut dapat dibuat.
Jumlah yang diakui sebagai provisi adalah hasil estimasi terbaik pengeluaran yang diperlukan untuk menyelesaikan
kewajiban kini pada tanggal pelaporan, dengan mempertimbangkan risiko dan ketidakpastian terkait kewajiban tersebut.
u. Peristiwa setelah Periode Pelaporan
Peristiwa-peristiwa yang terjadi setelah periode pelaporan yang menyediakan tambahan informasi mengenai posisi
keuangan konsolidasian Grup pada tanggal laporan posisi keuangan konsolidasian (peristiwa penyesuai), jika ada, telah
tercermin dalam laporan keuangan konsolidasian. Peristiwa-peristiwa yang terjadi setelah periode pelaporan yang tidak
memerlukan penyesuaian (peristiwa non-penyesuai), apabila jumlahnya material, telah diungkapkan dalam laporan
keuangan konsolidasian.
3. PENGGUNAAN ESTIMASI, PERTIMBANGAN DAN ASUMSI MANAJEMEN
Dalam penerapan kebijakan akuntansi Grup, seperti yang diungkapkan dalam Catatan 2 pada laporan keuangan
konsolidasian, manajemen harus membuat estimasi, pertimbangan, dan asumsi atas nilai tercatat aset dan liabilitas yang tidak
tersedia oleh sumber-sumber lain. Estimasi dan asumsi tersebut, berdasarkan pengalaman historis dan faktor lain yang
dipertimbangkan relevan.
Manajemen berkeyakinan bahwa pengungkapan berikut telah mencakup ikhtisar estimasi, pertimbangan dan asumsi signifikan
yang dibuat oleh manajemen, yang berpengaruh terhadap jumlah-jumlah yang dilaporkan serta pengungkapan dalam laporan
keuangan konsolidasian.
Pertimbangan
Pertimbangan-pertimbangan berikut dibuat oleh manajemen dalam proses penerapan kebijakan akuntansi Grup yang memiliki
dampak yang paling signifikan terhadap jumlah-jumlah yang diakui dalam laporan keuangan konsolidasian:
a. Mata Uang Fungsional
Mata uang fungsional Perusahaan dan entitas anak adalah mata uang lingkungan ekonomi utama dimana masing-masing
entitas beroperasi. Mata uang tersebut adalah yang paling mempengaruhi harga jual barang dan jasa, dan mata uang dari
negara yang kekuatan persaingan dan peraturannya sebagian besar menentukan harga jual barang dan jasa entitas, dan
merupakan mata uang yang mana dana dari aktivitas pendanaan dihasilkan.
b. Klasifikasi Aset Keuangan dan Liabilitas Keuangan
Grup menentukan klasifikasi aset dan liabilitas tertentu sebagai aset keuangan dan liabilitas keuangan dengan menilai
apakah aset dan liabilitas tersebut memenuhi definisi yang ditetapkan dalam PSAK No. 71. Aset keuangan dan liabilitas
keuangan dicatat sesuai dengan kebijakan akuntansi Grup sebagaimana diungkapkan dalam Catatan 2.
- 19 -
Page 29
PT IDEA INDONESIA AKADEMI Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
3. PENGGUNAAN ESTIMASI, PERTIMBANGAN DAN ASUMSI MANAJEMEN (LANJUTAN)
Pertimbangan (Lanjutan)
c. Cadangan Kerugian Penurunan Nilai
Grup selalu mengakui kerugian kredit ekspektasian (ECL) sepanjang umur untuk piutang usaha. Kerugian kredit
ekspetasian atas aset keuangan diestimasi menggunakan pendekatan tingkat kerugian berdasarkan pengalaman kerugian
kredit historis Grup, disesuaikan dengan kondisi ekonomi umum dan penilaian baik atas kondisi kini maupun perkiraan
masa depan pada tanggal pelaporan, termasuk nilai waktu atas uang jika tepat.
Untuk semua instrumen keuangan lainnya, Grup mengakui ECL sepanjang umur ketika telah ada peningkatan risiko kredit
yang signifikan sejak pengakuan awal. Jika sebaliknya, risiko kredit pada instrumen keuangan tidak meningkat secara
signifikan sejak pengakuan awal, Grup mengukur penyisihan kerugian untuk instrumen keuangan tersebut sejumlah ECL 12
bulan. Penilaian apakah ECL sepanjang umur harus diakui didasarkan pada peningkatan signifikan dalam kemungkinan
terjadinya atau pada risiko gagal bayar sejak pengakuan awal dan bukan didasarkan bukti aset keuangan yang mengalami
kerugian kredit pada tanggal pelaporan atau kejadian gagal bayar sebenarnya. ECL sepanjang umur merupakan kerugian
kredit ekspetasian yang timbul dari seluruh kemungkinan peristiwa gagal bayar selama perkiraan umur instrumen keuangan.
Sebaliknya, ECL 12 bulan mewakili porsi ECL sepanjang umur yang timbul dari peristiwa gagal bayar pada instrumen
keuangan yang mungkin terjadi dalam 12 bulan setelah tanggal pelaporan.
Suatu evaluasi yang bertujuan untuk mengidentifikasi jumlah cadangan kerugian ekspektasian yang harus dibentuk,
dilakukan secara berkala pada setiap periode pelaporan. Oleh karena itu, saat dan besaran jumlah cadangan kerugian
kredit ekspektasian yang tercatat pada setiap periode dapat berbeda tergantung pada pertimbangan atas informasi yang
tersedia atau berlaku pada saat itu.
Nilai tercatat aset keuangan Grup dalam kategori yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi tanggal 31 Desember 2023
dan 2022 adalah sebagai berikut:
2023 2022
Kas dan setara kas 3.047.197.821 1.327.689.887
Deposito berjangka - 3.000.000.000
Piutang usaha, bersih 2.448.343.924 5.644.552.528
Piutang lain-lain, bersih 643.509.846 601.559.846
Total 6.139.051.591 10.573.802.261
d. Pajak Penghasilan
Perbedaan atas interpretasi dari peraturan pajak yang kompleks mengakibatkan ketidakpastian penentuan jumlah pajak
penghasilan. Jika hasil pemeriksaan pajak berbeda dengan jumlah yang sebelumnya telah dibukukan, maka selisih tersebut
akan berdampak terhadap aset dan liabilitas pajak kini dan tangguhan dalam periode dimana hasil pemeriksaan tersebut
terjadi.
Estimasi dan Asumsi
Asumsi utama mengenai masa depan dan sumber utama lain dalam mengestimasi ketidakpastian pada tanggal pelaporan
yang mempunyai risiko signifikan yang dapat menyebabkan penyesuaian material terhadap nilai tercatat aset dan liabilitas
dalam periode berikutnya diungkapkan di bawah ini. Grup mendasarkan asumsi dan estimasi pada parameter yang tersedia
saat laporan keuangan konsolidasian disusun. Kondisi yang ada dan asumsi mengenai perkembangan masa depan dapat
berubah karena perubahan situasi pasar yang berada di luar kendali Grup. Perubahan tersebut tercermin dalam asumsi ketika
keadaan tersebut terjadi:
a. Nilai Wajar Aset Keuangan dan Liabilitas Keuangan
Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia mensyaratkan pengukuran aset keuangan dan liabilitas keuangan tertentu pada
nilai wajarnya, dan penyajian ini mengharuskan penggunaan estimasi. Komponen pengukuran nilai wajar yang signifikan
ditentukan berdasarkan bukti-bukti obyektif yang dapat diverifikasi (seperti nilai tukar, suku bunga), sedangkan saat dan
besaran perubahan nilai wajar dapat menjadi berbeda karena penggunaan metode penilaian yang berbeda.
- 20 -
Page 30
PT IDEA INDONESIA AKADEMI Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
3. PENGGUNAAN ESTIMASI, PERTIMBANGAN DAN ASUMSI MANAJEMEN (LANJUTAN)
Estimasi dan Asumsi (Lanjutan)
b. Estimasi Masa Manfaat Aset Tetap
Masa manfaat dari aset tetap Grup diestimasi berdasarkan jangka waktu aset tersebut diharapkan tersedia untuk
digunakan. Estimasi tersebut didasarkan pada penilaian kolektif berdasarkan bidang usaha yang sama, evaluasi teknis
internal dan pengalaman dengan aset sejenis. Estimasi masa manfaat setiap aset ditelaah secara berkala dan diperbarui
jika estimasi berbeda dari perkiraan sebelumnya yang disebabkan karena pemakaian, usang secara teknis atau
keterbatasan hak atau pembatasan lainnya terhadap penggunaan aset. Dengan demikian, hasil operasi di masa mendatang
mungkin dapat terpengaruh secara signifikan oleh perubahan dalam jumlah dan waktu terjadinya biaya karena perubahan
yang disebabkan oleh faktor-faktor yang disebutkan di atas. Penurunan estimasi masa manfaat ekonomis setiap aset tetap
akan menyebabkan kenaikan beban penyusutan dan penurunan nilai tercatat aset-aset tersebut.
c. Penurunan Nilai Aset Non-Keuangan
Penelaahan atas penurunan nilai dilakukan apabila terdapat indikasi penurunan nilai aset tertentu. Penentuan nilai wajar
aset membutuhkan estimasi arus kas yang diharapkan akan dihasilkan dari pemakaian berkelanjutan dan pelepasan akhir
atas aset tersebut. Perubahan signifikan dalam asumsi-asumsi yang digunakan untuk menentukan nilai wajar dapat
berdampak signifikan pada jumlah terpulihkan dan jumlah kerugian penurunan nilai yang terjadi mungkin berdampak
material pada hasil operasi Grup.
d. Imbalan Kerja Jangka Panjang
Penentuan liabilitas imbalan kerja jangka panjang dipengaruhi oleh asumsi tertentu yang digunakan oleh aktuaris dalam
menghitung jumlah tersebut. Asumsi-asumsi tersebut dijelaskan dalam Catatan 19 dan mencakup, antara lain, tingkat
kenaikan gaji, dan tingkat diskonto yang ditentukan dengan mengacu pada imbal hasil pasar atas bunga obligasi korporasi
berkualitas tinggi dalam mata uang yang sama dengan mata uang pembayaran imbalan dan memiliki jangka waktu yang
mendekati estimasi jangka waktu liabilitas imbalan kerja jangka panjang tersebut. Hasil aktual yang berbeda dengan asumsi
Grup dibukukan pada penghasilan komprehensif lain dan dengan demikian, berdampak pada jumlah penghasilan
komprehensif lain yang diakui dan liabilitas yang tercatat pada periode-periode mendatang. Manajemen berkeyakinan
bahwa asumsi-asumsi yang digunakan adalah tepat dan wajar, namun demikian, perbedaan signifikan pada hasil aktual,
atau perubahan signifikan dalam asumsi-asumsi tersebut dapat berdampak signifikan pada jumlah liabilitas imbalan kerja
jangka panjang.
4. KAS DAN BANK
2023 2022
Kas 66.138.818 55.215.359
Bank
Rupiah
Pihak ketiga
PT Bank Central Asia Tbk. 2.666.829.619 1.115.281.418
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. 245.387.468 138.954.038
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 32.009.252 -
PT Bank CIMB Niaga Tbk. 16.429.038 17.239.072
PT Bank Syariah Indonesia Tbk. 14.185.045 1.000.000
Bank Lampung 6.218.581 -
Total Bank 2.981.059.002 1.272.474.528
Total Kas dan Bank 3.047.197.821 1.327.689.887
Saldo bank ditempatkan pada pihak ketiga.
Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, tidak terdapat kas dan bank Perusahaan yang dijaminkan dan yang dibatasi
penggunaannya.
- 21 -
Page 31
PT IDEA INDONESIA AKADEMI Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
5. DEPOSITO BERJANGKA
2023 2022
Rupiah
Pihak ketiga
PT Bank Syariah Indonesia Tbk. - 3.000.000.000
Pada 31 Desember 2022 Tingkat bagi hasil atas deposito berjangka tersebut 45:55 dengan jangka waktu 1 tahun.
6. PIUTANG USAHA
a. Berdasarkan Jenis Transaksi
2023 2022
Pihak Ketiga
Piutang program 2.385.025.000 5.552.140.000
Kamar, makanan dan minuman, dan lain-lain 144.244.564 146.619.144
Total pihak ketiga 2.529.269.564 5.698.759.144
Penyisihan kerugian penurunan nilai piutang usaha (80.925.640) (54.206.616)
Total Pihak ketiga - bersih 2.448.343.924 5.644.552.528
b. Berdasarkan Umur (Hari)
Total piutang usaha berdasarkan umur (hari) dihitung sejak tanggal faktur adalah sebagai berikut:
2023 2022
Pihak ketiga
Belum jatuh tempo 378.161.464 102.593.049
Jatuh tempo
1 - 30 hari 536.924.272 2.500.996.845
31 - 60 hari 490.600.495 1.037.893.000
61 - 90 hari 389.833.333 115.000.000
> 90 hari 733.750.000 1.942.276.250
Total pihak ketiga 2.529.269.564 5.698.759.144
Penyisihan kerugian penurunan nilai piutang usaha (80.925.640) (54.206.616)
Total Pihak ketiga - bersih 2.448.343.924 5.644.552.528
Perubahan dalam cadangan kerugian penurunan nilai piutang usaha adalah sebagai berikut:
2023 2022
Saldo awal 54.206.616 -
Penambahan - bersih 26.719.024 54.206.616
Saldo akhir 80.925.640 54.206.616
Grup menerapkan pendekatan yang disederhanakan untuk menghitung cadangan kerugian ekspektasian pada tanggal 31
Desember 2023 dan 2022 yang disyaratkan oleh PSAK No. 71, yang memperbolehkan penerapan cadangan kerugian
ekspektasian sepanjang umurnya untuk piutang usaha dengan komponen pendanaan yang signifikan. Untuk mengukur
cadangan kerugian ekspektasian tersebut, piutang usaha dikelompokkan berdasarkan karakteristik risiko kredit yang sejenis
dan pola tunggakan atau gagal bayar.
Manajemen berpendapat bahwa cadangan kerugian penurunan nilai pada tanggal 31 Desember 2023 dan 31 Desember 2022
memadai untuk menutup kemungkinan kerugian dari tidak tertagihnya piutang.
Manajemen berpendapat bahwa tidak terdapat risiko terkonsentrasi secara signifikan atas piutang dari pihak ketiga.
Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, tidak terdapat piutang usaha yang dijadikan sebagai jaminan.
- 22 -
Page 32
PT IDEA INDONESIA AKADEMI Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
7. PIUTANG LAIN-LAIN
2023 2022
Pihak berelasi (Catatan No.31) 617.314.845 589.564.845
Pihak ketiga
Karyawan 26.195.001 11.995.001
Total 643.509.846 601.559.846
Piutang lain-lain adalah piutang yang timbul dari transaksi diluar kegiatan usaha normal Perusahaan yang merupakan pinjaman
yang diberikan kepada karyawan Perusahaan.
Manajemen berkeyakinan bahwa seluruh piutang lain-lain dapat tertagih sehingga tidak perlu dilakukan cadangan penurunan
nilai.
Seluruh piutang lain-lain tidak dikenakan jaminan dan bunga.
8. PERSEDIAAN
2023 2022
Perlengkapan 63.957.092 41.453.419
Makanan dan Minuman 44.882.711 29.978.496
Lain-lain 19.929.200 9.176.032
Total 128.769.003 80.607.947
Tidak terdapat cadangan kerugian penurunan nilai untuk barang dan perlengkapan hotel, karena manajemen berkeyakinan
bahwa seluruh persediaan dapat dijual atau digunakan sesuai dengan periode peruntukannya.
9. UANG MUKA DAN BEBAN DIBAYAR DI MUKA
2023 2022
Uang muka
Uang muka kontraktor - 8.337.277.009
Lain-lain 100.987.125 1.070.275.912
Beban dibayar di muka
Sistem penunjang 25.327.350 137.829.751
Sewa 4.995.000 100.000.000
Asuransi - 11.226.553
Lain-lain 101.176.670 41.632.501
Total 232.486.145 9.698.241.726
Uang muka kontraktor merupakan uang muka atas pekerjaan penambahan bangunan hotel beserta fasilitas pendukung seperti
kolam renang, ruang meeting dan ruang gym yang diproyeksikan selesai pada Juni 2023.
10. ASET TETAP
2023
Saldo Awal Penambahan Pengurangan Saldo Akhir
Harga Perolehan
Kepemilikan langsung
Tanah 12.315.263.667 - - 12.315.263.667
Bangunan & prasarana 41.457.044.016 14.957.600.164 - 56.414.644.180
Kendaraan 947.640.000 195.880.000 - 1.143.520.000
Peralatan kantor 1.869.250.921 21.442.300 - 1.890.693.221
Perlengkapan dan perabot 12.662.223.127 260.646.823 - 12.922.869.950
Total harga perolehan 69.251.421.731 15.435.569.287 - 84.686.991.018
- 23 -
Page 33
PT IDEA INDONESIA AKADEMI Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
10. ASET TETAP (LANJUTAN)
2023
Saldo Awal Penambahan Pengurangan Saldo Akhir
Akumulasi Penyusutan
Bangunan & prasarana 3.868.444.077 2.271.155.219 - 6.139.599.296
Kendaraan 34.742.502 120.495.417 - 155.237.919
Peralatan kantor 794.303.076 296.716.680 - 1.091.019.756
Perlengkapan dan perabot 3.734.876.961 1.702.695.184 - 5.437.572.145
Total Akumulasi Penyusutan 8.432.366.616 4.391.062.500 - 12.823.429.116
Nilai Buku 60.819.055.115 71.863.561.902
2022
Saldo Awal Penambahan Pengurangan Saldo Akhir
Harga Perolehan
Kepemilikan langsung
Tanah 12.315.263.667 - - 12.315.263.667
Bangunan & prasarana 28.229.509.378 13.227.534.638 - 41.457.044.016
Kendaraan - 947.640.000 947.640.000
Peralatan kantor 1.807.760.421 61.490.500 - 1.869.250.921
Perlengkapan dan perabot 11.738.536.167 923.686.960 - 12.662.223.127
Total harga perolehan 54.091.069.633 15.160.352.098 - 69.251.421.731
Akumulasi Penyusutan
Bangunan & prasarana 2.069.951.199 1.798.492.878 - 3.868.444.077
Kendaraan - 34.742.502 - 34.742.502
Peralatan kantor 530.248.873 264.054.203 - 794.303.076
Perlengkapan dan perabot 2.201.735.027 1.533.141.934 - 3.734.876.961
Total Akumulasi Penyusutan 4.801.935.099 3.630.431.517 - 8.432.366.616
Nilai Buku 49.289.134.534 60.819.055.115
Penyusutan yang dibebankan pada laporan laba rugi komprehensif lain konsolidasian untuk tahun-tahun yang berakhir pada
tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 masing-masing sebesar Rp4.391.062.500 dan Rp3.630.431.517.
Tanah merupakan hak atas tanah Perusahaan dan entitas anak yang sebagaimana ternyata dalam Sertifikat Hak Guna
Bangunan Hak Guna Bangunan (HGB) No. 1057-1060 yang berlaku sampai tanggal 20 November 2039, Hak Guna Bangunan
(HGB) No. 1062-1070 yang berlaku sampai tanggal 18 Mei 2040 dan Hak Guna Bangunan (HGB) No.1110/Metro yang berlaku
sampai tanggal 26 Agustus 2040.
Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, Grup mengasuransikan aset tetapnya, kecuali tanah, kepada PT Asuransi Dayin
Mitra Tbk, pihak ketiga, dengan nilai pertanggungan sebesar Rp 25.241.500.000.
Manajemen berpendapat bahwa nilai pertanggungan tersebut cukup untuk menutup kemungkinan kerugian atas aset yang
dipertanggungkan.
Tanah dan bangunan digunakan sebagai jaminan atas fasilitas kredit dari PT Bank Ganesha Tbk.
11. ASET TAK BERWUJUD
2023
Saldo Awal Penambahan Pengurangan Saldo Akhir
Harga Perolehan
System - 986.097.037 - 986.097.037
Total harga perolehan - 986.097.037 - 986.097.037
Amortisasi
System - 20.543.688 - 20.543.688
Total Amortisasi - 20.543.688 - 20.543.688
Nilai Buku - 965.553.349
- 24 -
Page 34
PT IDEA INDONESIA AKADEMI Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
12. UTANG USAHA
2023 2022
Pihak ketiga
Supplier 131.880.959 95.209.700
Refund program 2.050.000 1.550.000
Total 133.930.959 96.759.700
Berikut ini tabel rentang waktu jatuh tempo pelunasan utang usaha (liabilitas keuangan - non derivatif):
2023 2022
Belum Jatuh Tempo 62.289.806 58.859.806
Jatuh Tempo:
1 - 30 Hari 71.641.153 37.899.894
> 31 Hari - -
Total 133.930.959 96.759.700
13. UTANG PAJAK
2023 2022
Entitas Induk
Pajak Penghasilan
Pasal 29 165.740.190 122.451.890
Pasal 21 3.200.000 3.736.217
Pasal 23 - 300.000
168.940.190 126.488.107
Entitas Anak
Pajak Pembangunan (PB 1) 88.656.830 85.280.441
Pajak Penghasilan Pasal 4 (2)
Pasal 29 23.929.579 25.199.020
Pasal 21 281.760 1.343.669
Pasal 23 1.265.433 104.400
Pasal 4 (2) - -
114.133.602 111.927.530
Total 283.073.792 238.415.637
14. PENDAPATAN DITERIMA DI MUKA
Pendapatan diterima dimuka merupakan akun atas Pendapatan pendaftaran siswa yang diterima dimuka oleh Perusahaan.
Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 masing-masing sebesar Rp184.900.000 dan Rp23.000.000.
15. BEBAN MASIH HARUS DIBAYAR
2023 2022
Insentif jasa layanan kamar 73.898.440 73.437.880
Gaji dan tunjangan 5.879.336 69.612.605
Listrik telp & air 74.484.923 59.663.276
Jasa profesional 119.137.500 50.250.000
Photocopy - -
Transportasi - -
Pemeliharaan - -
Lain-lain 23.780.968 20.590.796
Total 297.181.167 273.554.557
- 25 -
Page 35
PT IDEA INDONESIA AKADEMI Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
16. UTANG BANK JANGKA PENDEK
2023 2022
Pihak ketiga
PT Bank Ganesha Tbk 2.861.458.912 2.631.475.097
Berdasarkan surat persetujuan dan pengalihan fasilitas kredit (novasi) dari PT Idea Asia Investama untuk menjadi PT Aidia
Indonesia Propertindo No.060/KCU-ADK/III/2021 tanggal 29 Maret 2021 dan akta perjanjian kredit No. 05 tanggal 01 Juli 2021,
serta Perjanjian Perpanjangan Kredit No. 020/PjPK/KRD/KCU/2023 tanggal 15 Maret 2023, entitas anak memperoleh fasilitas
Pinjaman Rekening koran (PRK) sebesar Rp2.900.000.000, untuk tujuan menunjang biaya operasional entitas anak dari PT
Bank Ganesha Tbk.
Tingkat suku bunga atas Fasilitas Pinjaman Rekening koran (PRK) sebesar 10% p.a, dengan jangka waktu fasilitas 12 (dua
belas) bulan atau selambat-lambatnya pada tanggal 20 Maret 2024.
Fasilitas pinjaman tersebut diperoleh dengan jaminan berupa 14 (empat belas) bidang tanah dan bangunan yang terletak di
Jalan Letjend Alamsyah Ratu Prawira Negara, kelurahan Metro, Kecamatan Metro Pusat, Kota Metro, Propinsi Lampung
dengan bukti kepemilikan berupa:
1. Sebidang tanah sebagaimana ternyata dalam Sertifikat Hak Guna Bangunan No.1066/Metro, diurai dalam surat ukur
tanggal 5 Mei 2020, No.02011/2020, seluas 484 m2;
2. Sebidang tanah sebagaimana ternyata dalam Sertifikat Hak Guna Bangunan No.1063/Metro, diurai dalam surat ukur
tanggal 5 Mei 2020, No.02016/2020, seluas 496 m2;
3. Sebidang tanah sebagaimana ternyata dalam Sertifikat Hak Guna Bangunan No.1070/Metro, diurai dalam surat ukur
tanggal 5 Mei 2020, No.02013/2020, seluas 474 m2;
4. Sebidang tanah sebagaimana ternyata dalam Sertifikat Hak Guna Bangunan No.1067/Metro, diurai dalam surat ukur
tanggal 5 Mei 2020, No.02017/2020, seluas 1.471 m2;
5. Sebidang tanah sebagaimana ternyata dalam Sertifikat Hak Guna Bangunan No.1064/Metro, diurai dalam surat ukur
tanggal 5 Mei 2020, No.02015/2020, seluas 963 m2;
6. Sebidang tanah sebagaimana ternyata dalam Sertifikat Hak Guna Bangunan No.1065/Metro, diurai dalam surat ukur
tanggal 5 Mei 2020, No.02018/2020, seluas 2.973 m2;
7. Sebidang tanah sebagaimana ternyata dalam Sertifikat Hak Guna Bangunan No.1069/Metro, diurai dalam surat ukur
tanggal 5 Mei 2020, No.02012/2020, seluas 236 m2;
8. Sebidang tanah sebagaimana ternyata dalam Sertifikat Hak Guna Bangunan No.1062/Metro, diurai dalam surat ukur
tanggal 5 Mei 2020, No.02019/2020, seluas 239 m2;
9. Sebidang tanah sebagaimana ternyata dalam Sertifikat Hak Guna Bangunan No.1068/Metro, diurai dalam surat ukur
tanggal 5 Mei 2020, No.02014/2020, seluas 1.689 m2;
10. Sebidang tanah sebagaimana ternyata dalam Sertifikat Hak Guna Bangunan No.1057/Metro, diurai dalam surat ukur
tanggal 15 November 2019, No.01926/2019, seluas 195 m2;
11. Sebidang tanah sebagaimana ternyata dalam Sertifikat Hak Guna Bangunan No.1058/Metro, diurai dalam surat ukur
tanggal 15 November 2019, No.01929/2019, seluas 188 m2;
12. Sebidang tanah sebagaimana ternyata dalam Sertifikat Hak Guna Bangunan No.1059/Metro, diurai dalam surat ukur
tanggal 15 November 2019, No.01928/2019, seluas 242 m2;
13. Sebidang tanah sebagaimana ternyata dalam Sertifikat Hak Guna Bangunan No.1060/Metro, diurai dalam surat ukur
tanggal 15 November 2019, No.01927/2019, seluas 200 m2;
Ketiga belas sertifikat tersebut terletak di Letjend Alamsyah Ratu Prawira Negara, kelurahan Metro, Kecamatan Metro
Pusat, Kota Metro, Propinsi Lampung, tertulis atas nama PT Aidia Indonesia Propertindo.
14. Sebidang tanah sebagaimana ternyata dalam Sertifikat Hak Guna Bangunan No.1110/Metro, diurai dalam surat ukur
tanggal 24 Agustus 2020, No.02102/2020, seluas 974 m2, terletak di Letjend Alamsyah Ratu Prawira Negara, kelurahan
Metro, Kecamatan Metro Pusat, Kota Metro, Propinsi Lampung, tertulis atas nama PT Idea Indonesia Akademi.
Corporate guarantee atas nama PT Idea Asia Investama.
- 26 -
Page 36
PT IDEA INDONESIA AKADEMI Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
17. UTANG BANK JANGKA PANJANG
Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, akun ini merupakan pinjaman entitas anak kepada PT Bank Ganesha Tbk.
2023 2022
Pihak ketiga
Rupiah
Kredit Investasi 1 (KI 1) 5.736.263.733 6.923.076.921
Kredit Investasi 2 (KI 2) 5.736.263.733 6.923.076.921
Total 11.472.527.466 13.846.153.842
Biaya transaksi yang belum diamortisasi - -
Total - bersih 11.472.527.466 13.846.153.842
Dikurangi bagian yang akan jatuh tempo
dalam satu tahun 2.373.626.376 2.373.626.376
Bagian yang akan jatuh tempo lebih
dari satu tahun 9.098.901.090 11.472.527.466
Kredit Investasi 1 (KI 1)
Berdasarkan surat persetujuan dan pengalihan fasilitas kredit (novasi) dari PT Idea Asia Investama untuk menjadi PT Aidia
Indonesia Propertindo No.060/KCU-ADK/III/2021 tanggal 29 Maret 2021 dan akta perjanjian kredit No. 06 tanggal 01 Juli 2021,
entitas anak memperoleh fasilitas Pinjaman Kredit Investasi 1 (KI 1) sebesar Rp9.000.000.000, untuk tujuan investasi
pembangunan hotel, asrama dan sarana penunjang lainnya PT Bank Ganesha Tbk.
Tingkat suku bunga atas Fasilitas Pinjaman Kredit Investasi 1 (KI 1) sebesar 10,75% p.a, dengan jangka waktu sampai dengan
23 Oktober 2028.
Kredit Investasi 2 (KI 2)
Berdasarkan surat persetujuan dan pengalihan fasilitas kredit (novasi) dari PT Idea Asia Investama untuk menjadi PT Aidia
Indonesia Propertindo No.060/KCU-ADK/III/2021 tanggal 29 Maret 2021 dan akta perjanjian kredit No. 07 tanggal 01 Juli 2021,
entitas anak memperoleh fasilitas Pinjaman Kredit Investasi 2 (KI 2) sebesar Rp16.750.000.000, untuk tujuan investasi
pembangunan hotel, asrama dan sarana penunjang lainnya dari PT Bank Ganesha Tbk.
Tingkat suku bunga atas Fasilitas Pinjaman Kredit Investasi 2 (KI 2) sebesar 10,75% p.a, dengan jangka waktu sampai dengan
23 Oktober 2028.
Seluruh fasilitas pinjaman tersebut diperoleh dengan jaminan berupa 14 (empat belas) bidang tanah dan bangunan yang
terletak di Jalan Letjend Alamsyah Ratu Prawira Negara, kelurahan Metro, Kecamatan Metro Pusat, Kota Metro, Propinsi
Lampung dengan bukti kepemilikan berupa:
1. Sebidang tanah sebagaimana ternyata dalam Sertifikat Hak Guna Bangunan No.1066/Metro, diurai dalam surat ukur
tanggal 5 Mei 2020, No.02011/2020, seluas 484 m2;
2. Sebidang tanah sebagaimana ternyata dalam Sertifikat Hak Guna Bangunan No.1063/Metro, diurai dalam surat ukur
tanggal 5 Mei 2020, No.02016/2020, seluas 496 m2;
3. Sebidang tanah sebagaimana ternyata dalam Sertifikat Hak Guna Bangunan No.1070/Metro, diurai dalam surat ukur
tanggal 5 Mei 2020, No.02013/2020, seluas 474 m2;
4. Sebidang tanah sebagaimana ternyata dalam Sertifikat Hak Guna Bangunan No.1067/Metro, diurai dalam surat ukur
tanggal 5 Mei 2020, No.02017/2020, seluas 1.471 m2;
5. Sebidang tanah sebagaimana ternyata dalam Sertifikat Hak Guna Bangunan No.1064/Metro, diurai dalam surat ukur
tanggal 5 Mei 2020, No.02015/2020, seluas 963 m2;
6. Sebidang tanah sebagaimana ternyata dalam Sertifikat Hak Guna Bangunan No.1065/Metro, diurai dalam surat ukur
tanggal 5 Mei 2020, No.02018/2020, seluas 2.973 m2;
7. Sebidang tanah sebagaimana ternyata dalam Sertifikat Hak Guna Bangunan No.1069/Metro, diurai dalam surat ukur
tanggal 5 Mei 2020, No.02012/2020, seluas 236 m2;
8. Sebidang tanah sebagaimana ternyata dalam Sertifikat Hak Guna Bangunan No.1062/Metro, diurai dalam surat ukur
tanggal 5 Mei 2020, No.02019/2020, seluas 239 m2;
9. Sebidang tanah sebagaimana ternyata dalam Sertifikat Hak Guna Bangunan No.1068/Metro, diurai dalam surat ukur
tanggal 5 Mei 2020, No.02014/2020, seluas 1.689 m2;
- 27 -
Page 37
PT IDEA INDONESIA AKADEMI Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
17. UTANG BANK JANGKA PANJANG (LANJUTAN)
Seluruh fasilitas pinjaman tersebut diperoleh dengan jaminan berupa 14 (empat belas) bidang tanah dan bangunan yang
terletak di Jalan Letjend Alamsyah Ratu Prawira Negara, kelurahan Metro, Kecamatan Metro Pusat, Kota Metro, Propinsi
Lampung dengan bukti kepemilikan berupa: (Lanjutan)
10. Sebidang tanah sebagaimana ternyata dalam Sertifikat Hak Guna Bangunan No.1057/Metro, diurai dalam surat ukur
tanggal 15 November 2019, No.01926/2019, seluas 195 m2;
11. Sebidang tanah sebagaimana ternyata dalam Sertifikat Hak Guna Bangunan No.1058/Metro, diurai dalam surat ukur
tanggal 15 November 2019, No.01929/2019, seluas 188 m2;
12. Sebidang tanah sebagaimana ternyata dalam Sertifikat Hak Guna Bangunan No.1059/Metro, diurai dalam surat ukur
tanggal 15 November 2019, No.01928/2019, seluas 242 m2;
13. Sebidang tanah sebagaimana ternyata dalam Sertifikat Hak Guna Bangunan No.1060/Metro, diurai dalam surat ukur
tanggal 15 November 2019, No.01927/2019, seluas 200 m2;
Ketiga belas sertifikat tersebut terletak di Letjend Alamsyah Ratu Prawira Negara, kelurahan Metro, Kecamatan Metro
Pusat, Kota Metro, Propinsi Lampung, tertulis atas nama PT Aidia Indonesia Propertindo.
14. Sebidang tanah sebagaimana ternyata dalam Sertifikat Hak Guna Bangunan No.1110/Metro, diurai dalam surat ukur
tanggal 24 Agustus 2020, No.02102/2020, seluas 974 m2, terletak di Letjend Alamsyah Ratu Prawira Negara, kelurahan
Metro, Kecamatan Metro Pusat, Kota Metro, Propinsi Lampung, tertulis atas nama PT Idea Indonesia Akademi.
Corporate guarantee atas nama PT Idea Asia Investama.
18. UTANG PEMBIAYAAN KONSUMEN
Rincian pembayaran utang pembiayaan konsumen minimum pada masa yang akan datang berdasarkan perjanjian utang
pembiayaan konsumen tersebut adalah sebagai berikut:
2023 2022
Pembayaran angsuran minimum:
Sampai dengan satu tahun 164.880.000 128.160.000
Lebih dari satu tahun dan kurang dari empat tahun 352.740.000 373.800.000
Total 517.620.000 501.960.000
Dikurangi beban bunga yang belum jatuh tempo (65.917.246) (76.515.102)
Nilai sekarang atas pembayaran minimum
utang pembiayaan konsumen 451.702.754 425.444.898
Dikurangi bagian jangka pendek (131.362.822) (31.849.249)
Bagian jangka Panjang 320.339.932 393.595.649
Perusahaan memiliki perjanjian utang pembiayaan konsumen dengan PT Mandiri Tunas Finance, untuk pengadaan
kendaraan. Perjanjian pembiayaan konsumen akan mensyaratkan pembayaran dengan jangka waktu 48 bulan, dan akan jatuh
tempo pada tanggal 10 November 2026 dan 03 November 2027. Tingkat bunga 8,57% per tahun pada tanggal 31 Desember
2023 dan 8,53% per tahun pada tanggal 31 Desember 2022.
Utang ini dijaminkan dengan aset yang dibeli menggunakan dana dari pinjaman terkait. Perjanjian pembiayaan konsumen
membatasi Perusahaan, antara lain, untuk meminjamkan, menyewakan, menjual dan mengalihkan hak pemilikan kendaraan
yang dibeli. Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, Perusahaan telah mematuhi pembatasan sesuai dengan perjanjian.
19. UTANG LAIN-LAIN
2023 2022
Pihak berelasi (Catatan 31) 1.534.442.758 1.434.442.758
Pihak ketiga
Setoran jaminan 100.249.285 52.211.546
Total 1.634.692.043 1.486.654.304
- 28 -
Page 38
PT IDEA INDONESIA AKADEMI Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
20. LIABILITAS IMBALAN KERJA
Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, Grup mencatat liabilitas diestimasi atas imbalan kerja karyawan berdasarkan
perhitungan laporan aktuaria Kantor Konsultan Aktuaria Tubagus Syafrial & Amran Nangasan tanggal 05 Februari 2024 dan 17
Februari 2023. Liabilitas tersebut dihitung menggunakan metode “Projected Unit Credit”, dengan asumsi-asumsi utama
sebagai berikut:
2023 2022
Usia pensiun 55 tahun 55 - 58 tahun
Tingkat diskonto 6,64% - 6,85% 7,26% - 7,27%
Tingkat kenaikan gaji 8,00% 8,00%
Tingkat mortalitas (Tabel Mortalitas Indonesia / TMI) TMI 2019 TMI 2019
Tingkat pensiun dini / pengunduran diri 10,00% 10,00%
Jumlah yang diakui dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian dari program imbalan kerja
adalah sebagai berikut:
2023 2022
Biaya jasa kini 5.639.206 1.148.704
Biaya Bunga 193.024 96.676
Pengakuan Segera dari Biaya Jasa Lalu yang Vested 1.958.225 174.027
Dampak Kurtailmen / Penyelesaian (34.707.873) (42.521.928)
Biaya imbalan pasti yang diakui
pada laba rugi (Catatan 26) (26.917.418) (41.102.521)
Pengukuran kembali yang diakui pada
penghasilan komprehensif lain (31.087.955) (2.518.076)
Total (58.005.373) (43.620.597)
Mutasi nilai kini liabilitas imbalan pasti adalah sebagai berikut:
2023 2022
Saldo awal 5.607.835 44.192.280
Biaya jasa kini 5.639.206 1.148.704
Biaya Bunga 193.024 96.676
Pengakuan Segera dari Biaya Jasa Lalu yang Vested 1.958.225 174.027
Dampak Kurtailmen / Penyelesaian (34.707.873) (42.521.928)
Imbalan yang dibayarkan - -
Pengukuran kembali yang diakui pada
penghasilan komprehensif lain 31.087.955 2.518.076
Saldo akhir 9.778.372 5.607.835
Sensitivitas keseluruhan liabilitas pensiun terhadap perubahan tertimbang asumsi dasar adalah sebagai berikut:
31 Desember 2023
Tingkat diskonto Tingkat gaji mendatang
Dampak pada Dampak pada
nilai kini nilai kini
Persentase kewajiban pasti Persentase kewajiban pasti
Kenaikan 1% 8.801.829 1% 10.903.234
Penurunan 1% 10.932.925 1% 8.805.373
- 29 -
Page 39
PT IDEA INDONESIA AKADEMI Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
20. LIABILITAS IMBALAN KERJA (LANJUTAN)
Sensitivitas keseluruhan liabilitas pensiun terhadap perubahan tertimbang asumsi dasar adalah sebagai berikut: (Lanjutan)
31 Desember 2022
Tingkat diskonto Tingkat gaji mendatang
Dampak pada Dampak pada
nilai kini nilai kini
Persentase kewajiban pasti Persentase kewajiban pasti
Kenaikan 1% 5.230.888 1% 3.155.535
Penurunan 1% 6.045.470 1% 2.768.884
Jatuh tempo yang didiskontokan, manfaat program manfaat pasti yang didiskontokan pada tanggal 31 Desember 2023 dan
2022 adalah sebagai berikut:
2023 2022
0 sampai dengan 2 tahun - -
2 sampai dengan 5 tahun - -
5 sampai dengan 10 tahun - -
Di atas 10 tahun 9.778.372 5.607.835
Total 9.778.372 5.607.835
Manajemen berkeyakinan bahwa saldo liabilitas imbalan kerja tersebut cukup untuk memenuhi imbalan minimum sesuai
dengan Undang-undang Tenaga Kerja.
21. MODAL SAHAM
Susunan pemegang saham berdasarkan laporan kepemilikan saham untuk posisi tanggal 31 Desember 2023 yang dibuat oleh
PT Adimitra Jasa Korpora - Biro Administrasi Efek, adalah sebagai berikut:
Saham Jumlah
Ditempatkan dan Persentase
Nama pemegang saham
Disetor Penuh Kepemilikan (%)
(Lembar) (Rp)
PT Idea Asia Investama 434.549.100 40,90% 17.381.964.000
Eko Desriyanto 379.819.600 35,75% 15.192.784.000
Eka Murniasih 69.855.900 6,58% 2.794.236.000
Masyarakat 178.212.900 16,77% 7.128.516.000
Total 1.062.437.500 100,00% 42.497.500.000
Susunan pemegang saham berdasarkan laporan kepemilikan saham untuk posisi tanggal 31 Desember 2022 yang dibuat oleh
PT Adimitra Jasa Korpora - Biro Administrasi Efek, adalah sebagai berikut:
Saham Jumlah
Ditempatkan dan Persentase
Nama pemegang saham
Disetor Penuh Kepemilikan (%)
(Lembar) (Rp)
PT Idea Asia Investama 591.400.000 55,66% 23.656.000.000
Achmad Machlus Sadat 258.375.000 24,32% 10.335.000.000
Eko Desriyanto 30.254.900 2,85% 1.210.196.000
Masyarakat 182.407.600 17,17% 7.296.304.000
Total 1.062.437.500 100,00% 42.497.500.000
- 30 -
Page 40
PT IDEA INDONESIA AKADEMI Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
22. TAMBAHAN MODAL DISETOR
Akun ini terdiri dari:
2023 2022
Efek transaksi restrukturisasi entitas sepengendali
PT Aidia Indonesia Propertindo (269.658.691) (269.658.691)
Agio saham dari hasil Penawaran Umum Saham Perdana 21.248.750.000 21.248.750.000
Biaya emisi saham Penawaran Umum Saham Perdana (3.271.122.780) (3.271.122.780)
Total 17.707.968.529 17.707.968.529
23. KEPENTINGAN NONPENGENDALI
Akun ini merupakan bagian kepentingan non-pengendali atas aset bersih dan rugi bersih entitas anak dengan rincian sebagai
berikut:
31 Desember 2023
Dampak
restrukturisasi
entitas Bagian atas laba Penghasilan
Saldo Awal sepengendali (rugi) neto komprehensif lain Saldo Akhir
PT Aidia Indonesia
Propertindo 892.460 - 24.555 14 917.029
PT Idea Hospitality
Management 896.894 - 2.544 - 899.438
Total 1.789.354 - 27.099 14 1.816.467
31 Desember 2022
Dampak
restrukturisasi
entitas Bagian atas laba Penghasilan
Saldo Awal sepengendali (rugi) neto komprehensif lain Saldo Akhir
PT Aidia Indonesia
Propertindo 890.689 - 1.808 (37) 892.460
PT Idea Hospitality
Management 934.739 - (37.845) - 896.894
Total 1.825.428 - (36.037) - 37 1.789.354
24. PENDAPATAN USAHA
Rincian pendapatan usaha adalah sebagai berikut:
2023 2022
Program siswa 9.984.511.008 8.893.914.035
Makanan dan minuman 4.478.949.736 6.076.887.000
Sewa kamar 5.497.903.029 3.226.702.941
Lain-lain 319.375.390 75.268.886
Total 20.280.739.163 18.272.772.862
- 31 -
Page 41
PT IDEA INDONESIA AKADEMI Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
25. BEBAN POKOK PENDAPATAN
Rincian beban pokok pendapatan adalah sebagai berikut:
2023 2022
Bahan dan perlengkapan 3.989.107.669 4.252.533.681
Makanan dan minuman 1.244.088.649 1.146.147.658
Gaji dan tunjangan 1.093.340.575 1.076.042.596
Listrik dan air 874.383.942 814.615.849
Transportasi 4.579.625 109.342.254
Pendaftaran / Pelayanan 46.066.667 37.900.000
Hotel 33.557.182 14.376.131
Perbaikan dan pemeliharaan 10.691.153 11.364.646
Departemen lain 454.482.549 401.458.020
Total 7.750.298.010 7.863.780.835
26. BEBAN PEMASARAN
Rincian beban pemasaran adalah sebagai berikut:
2023 2022
Promosi dan Iklan 767.864.690 574.664.664
Gaji dan tunjangan 591.166.823 411.878.014
Perjalanan dinas 159.704.186 104.656.826
Entertainment 1.795.340 4.598.223
Lain-lain 148.939.207 83.697.737
Total 1.669.470.246 1.179.495.464
27. BEBAN UMUM DAN ADMINISTRASI
Akun ini terdiri dari:
2023 2022
Penyusutan dan amortisasi 4.411.606.189 3.630.431.517
Gaji dan tunjangan 1.799.903.204 1.989.059.921
Jasa profesional 522.803.008 332.953.722
Listrik, telephone dan air 342.007.407 240.313.815
Perjalanan dinas 151.584.584 120.302.803
Perbaikan dan pemeliharaan 244.195.578 115.908.707
Trasportasi 102.815.981 103.759.113
Kantor 53.967.977 87.663.912
Jamuan dan sumbangan 46.736.850 57.838.014
Pajak 77.987.339 56.220.944
Penyisihan penurunan nilai piutang usaha 26.719.024 54.206.616
Perijinan 190.473.911 21.385.092
Sewa - 10.431.113
Pendidikan dan pelatihan - -
Imbalan kerja (26.917.418) (41.102.521)
Umum dan administrasi lain 276.845.099 32.458.139
Total 8.220.728.732 6.811.830.907
- 32 -
Page 42
PT IDEA INDONESIA AKADEMI Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
28. PENDAPATAN (BEBAN) LAIN-LAIN
Akun ini terdiri dari:
2023 2022
Pendapatan lain-lain
Pendapatan bunga 74.207.707 23.865.321
Pendapatan lain-lain 72.260.512 101.285.693
Beban lain-lain
Beban bunga pinjaman (1.563.265.271) (1.736.105.079)
Beban administrasi bank (19.027.508) (16.192.310)
Beban lain-lain (48.887.744) (37.247.143)
Total (1.484.712.303) (1.664.393.518)
29. PAJAK PENGHASILAN
Beban (manfaat) pajak Grup terdiri dari:
2023 2022
Entitas Induk
Pajak kini (165.740.190) (122.451.890)
Manfaat pajak tangguhan yang
berasal dari timbulnya perbedaan
temporer maupun dari realisasinya (1.132.258) 3.173.902
Entitas Anak
Pajak kini (40.728.880) (25.199.020)
Pajak final - -
Manfaat pajak tangguhan yang
berasal dari timbulnya perbedaan
temporer maupun dari realisasinya 1.088.611 (291.000)
Total (206.512.717) (144.768.008)
Pajak Kini
2023 2022
Rekonsiliasi antara laba sebelum pajak penghasilan menurut laporan laba rugi dan
penghasilan komprehensif lain konsolidasian dengan laba kena pajak Entitas Induk
untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
adalah sebagai berikut:
Laba sebelum pajak penghasilan menurut laporan laba rugi
dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian 1.155.529.871 753.272.138
Ditambah (dikurangi):
Laba bersih Entitas Anak
sebelum beban pajak penghasilan
dan pembalikan atas jurnal eliminasi antar
perusahaan pada saat konsolidasi 145.932.028 73.391.863
Laba sebelum pajak penghasilan
Entitas Induk 1.009.597.843 679.880.275
Perbedaan temporer:
Beban penyisihan penurunan nilai 26.719.024 54.206.616
Imbalan kerja (31.865.653) (39.779.792)
- 33 -
Page 43
PT IDEA INDONESIA AKADEMI Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
29. PAJAK PENGHASILAN (LANJUTAN)
Pajak Kini (Lanjutan)
2023 2022
Rekonsiliasi antara laba sebelum pajak penghasilan menurut laporan laba rugi dan
penghasilan komprehensif lain konsolidasian dengan laba kena pajak Entitas Induk
untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
adalah sebagai berikut: (Lanjutan)
Perbedaan permanen:
Pajak 8.351.635 21.560.832
Jamuan dan sumbangan 19.847.399 32.569.125
Pendapatan bunga (69.700.361) (17.855.453)
Lain-lain 28.805.874 31.725.222
Laba kena pajak Perusahaan 991.755.761 762.306.825
Taksiran penghasilan kena pajak (pembulatan) 991.754.857 762.306.000
Pajak Dapat Fasilitas (PP No. 31 E)
Batas Fasilitas 4.800.000.000 4.800.000.000
Pendapatan 9.984.511.008 8.893.914.035
Laba Kena Pajak Tahun Berjalan 991.754.857 762.306.000
Subtotal 476.781.000 411.413.000
Pajak Tidak Dapat Fasilitas (PP No. 31 E)
Laba Kena Pajak Tahun Berjalan 991.755.000 762.306.000
Penghasilan Dapat Fasilitas (476.781.000) (411.413.122)
Subtotal 514.974.000 350.893.000
Taksiran Beban Pajak Kini
Pajak Dapat Fasilitas (2023: 22% x 50% x 476.781.000
2022: 22% x 50% x 411.413.000) 52.445.910 45.255.430
Pajak Tidak Dapat Fasilitas (2023: 22% x 514.974.000
2022: 22% x 350.893.000) 113.294.280 77.196.460
Taksiran Beban Pajak Kini 165.740.190 122.451.890
Besarnya pajak yang terutang ditetapkan berdasarkan perhitungan pajak yang dilakukan sendiri oleh wajib pajak (self-
assessment) . Berdasarkan Undang-undang No. 28 Tahun 2007 mengenai Perubahan Ketiga atas Ketentuan Umum dan Tata
Cara Perpajakan, Kantor Pajak dapat melakukan pemeriksaan atas perhitungan pajak dalam jangka waktu 5 tahun setelah
terutangnya pajak, dengan beberapa pengecualian, sebagaimana diatur dalam Undang-undang tersebut.
Aset Pajak Tangguhan
2023
Saldo awal Dibebankan ke Saldo akhir
Dibebankan ke
penghasilan
01-Jan-23 laporan laba rugi 31-Dec-23
komprehensif lain
Imbalan kerja (3.873.868) (5.921.832) 6.839.350 (2.956.350)
Penyisihan penurunan nilai 11.925.456 5.878.185 - 17.803.641
Aset pajak tangguhan 8.051.588 (43.647) 6.839.350 14.847.291
- 34 -
Page 44
PT IDEA INDONESIA AKADEMI Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
29. PAJAK PENGHASILAN (LANJUTAN)
Aset Pajak Tangguhan (Lanjutan)
2022
Saldo awal Dibebankan ke Saldo akhir
Dibebankan ke
penghasilan
01-Jan-22 laporan laba rugi 31-Dec-22
komprehensif lain
Imbalan kerja 4.614.709 (9.042.554) 553.977 (3.873.868)
Penyisihan penurunan nilai - 11.925.456 - 11.925.456
Aset pajak tangguhan 4.614.709 2.882.902 553.977 8.051.588
30. LABA NETO PER SAHAM DASAR
Laba per saham dasar dihitung dengan membagi laba bersih tahun berjalan dengan rata-rata tertimbang jumlah saham biasa
yang ditempatkan penuh, yang beredar selama tahun bersangkutan, sebagai berikut:
2023 2022
Laba neto tahun berjalan yang dapat
diatribusikan kepada pemilik
Entitas Induk 948.990.055 608.540.167
Rata-rata tertimbang jumlah
saham biasa yang beredar 1.062.437.500 1.062.437.500
Laba per Saham Dasar 0,89 0,57
31. SIFAT, SALDO DAN TRANSAKSI DENGAN PIHAK-PIHAK BERELASI
Dalam kegiatan usaha normal, perusahaan melakukan transaksi usaha dan keuangan dengan pihak-pihak berelasi,
berdasarkan persyaratan yang disetujui kedua belah pihak.
Sifat hubungan dan transaksi perusahaan dengan pihak yang berelasi adalah sebagai berikut:
Pihak Berelasi Hubungan Transaksi
Direksi dan Komisaris Pemegang Saham, Manajemen kunci Remunerasi
PT Idea Asia Investama Pemegang Saham Piutang berelasi, Utang berelasi
Transaksi dan saldo dengan pihak-pihak berelasi adalah:
a. Perusahaan melakukan pembayaran remunerasi kepada Dewan Komisaris dan Direksi Perusahaan dengan rincian sebagai
berikut:
2023 2022
Dewan Komisaris 240.000.000 240.000.000
Dewan Direksi 384.000.000 438.000.000
Total 624.000.000 678.000.000
b. Pada Tahun 2023 dan 2022 Grup memberikan pinjaman kepada PT Idea Asia Investama. Saldo yang timbul dari transaksi
ini disajikan sebagai akun “Piutang lain-lain – Pihak Berelasi” dalam laporan posisi keuangan (lihat Catatan 7).
c. Pada tahun 2023 dan 2022, PT Aidia Indonesia Propertindo, entitas anak mendapat pinjaman dari PT Idea Asia Investama.
Saldo yang timbul dari transaksi ini disajikan sebagai akun “Utang lain-lain – Pihak berelasi” dalam laporan posisi keuangan
(lihat Catatan 19).
- 35 -
Page 45
PT IDEA INDONESIA AKADEMI Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
31. SIFAT, SALDO DAN TRANSAKSI DENGAN PIHAK-PIHAK BERELASI (LANJUTAN)
Saldo dan transaksi signifikan dengan pihak-pihak berelasi disajikan sebagai berikut:
a. Piutang lain-lain
2023 2022
PT Idea Asia Investama 617.314.845,00 589.564.845
Persentase Terhadap Total Aset 0,01 0,01
b. Utang berelasi
2023 2022
PT Idea Asia Investama 1.534.442.758 1.434.442.758
Persentase Terhadap Total Liabilitas 0,09 0,08
32. TUJUAN DAN KEBIJAKAN MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN
a. Kebijakan Manajemen Risiko Keuangan
Risiko-risiko utama yang timbul dari instrumen keuangan yang dimiliki Grup adalah risiko pasar (termasuk risiko suku bunga
dan risiko mata uang asing), risiko kredit dan risiko likuiditas. Kegiatan operasional Grup dijalankan secara berhati-hati
dengan mengelola risiko-risiko tersebut agar tidak menimbulkan potensi kerugian bagi Grup.
Direksi bertugas menentukan prinsip dasar kebijakan manajemen risiko Grup secara keseluruhan serta kebijakan pada
area tertentu seperti risiko mata uang asing, risiko suku bunga, risiko kredit, dan risiko likuiditas.
Risiko Pasar
a. Risiko Suku Bunga
Risiko suku bunga adalah risiko dimana nilai wajar atau arus kas kontraktual masa datang dari suatu instrumen
keuangan akan terpengaruh akibat perubahan suku bunga pasar. Eksposur Grup yang terpengaruh risiko suku bunga
terutama terkait dengan utang bank dan utang pembiayaan.
Untuk meminimalkan risiko suku bunga, Grup mengelola beban bunga melalui kombinasi utang dengan suku bunga
tetap dan suku bunga variabel, dengan mengevaluasi kecenderungan suku bunga pasar. Manajemen juga melakukan
penelaahan berbagai suku bunga yang ditawarkan oleh kreditur untuk mendapatkan suku bunga yang menguntungkan
sebelum mengambil keputusan untuk melakukan perikatan utang.
Tabel berikut adalah nilai tercatat, berdasarkan jatuh temponya, atas liabilitas keuangan konsolidasian Grup yang terkait
risiko suku bunga:
2023
Suku bunga < 1 tahun 1 - 5 tahun Total
Utang bank 10,75% 5.235.085.288 9.098.901.090 14.333.986.378
Utang pembiayaan 8,53% 131.362.822 320.339.932 451.702.754
2022
Suku bunga < 1 tahun 1 - 5 tahun Total
Utang bank 10,75% 5.005.101.473 11.472.527.466 16.477.628.939
Utang pembiayaan 8,53% 31.849.249 393.595.649 425.444.898
b. Risiko Mata Uang Asing
Risiko nilai tukar adalah risiko usaha dalam nilai instrumen keuangan akibat berfluktuasinya perubahan nilai tukar.
Grup dalam melakukan kegiatan usahanya sebagian besar mempergunakan mata uang Rupiah dalam hal transaksi
penjualan, pembelian bahan baku dan beban usaha. Transaksi usaha dalam mata uang asing hanya dilakukan untuk hal-
hal khusus, dan jika hal tersebut terjadi manajemen akan melakukan review berkala atas eksposur mata uang asing
tersebut.
- 36 -
Page 46
PT IDEA INDONESIA AKADEMI Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
32. TUJUAN DAN KEBIJAKAN MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (LANJUTAN)
a. Kebijakan Manajemen Risiko Keuangan (Lanjutan)
Risiko Kredit
Risiko kredit timbul dari kemungkinan ketidakmampuan pelanggan untuk memenuhi kewajibannya sesuai dengan syarat
normal transaksi pada saat jatuh tempo pembayaran.
Risiko kredit timbul dari kas dan setara kas, deposito berjangka, piutang usaha dan lain-lain. Manajemen menempatkan kas
dan deposito berjangka hanya pada bank dan lembaga keuangan yang bereputasi baik dan terpercaya. Untuk
meminimalisasi risiko kredit atas piutang usaha yang berasal dari pendapatan program siswa, manajemen mengenakan
denda atas keterlambatan pembayaran. Untuk penyewaan gedung serbaguna, pelanggan diminta membayar uang sewa di
muka dan memberikan uang jaminan.
Untuk piutang kamar hotel, manajemen melakukan hubungan usaha dengan pihak agen perjalanan yang memiliki
Berdasarkan evaluasi tersebut pihak manajemen akan menentukan perkiraan jumlah yang tidak dapat ditagih atas piutang
tersebut serta menentukan pembentukan akun cadangan kerugian penurunan nilai atas piutang usaha tersebut.
Lihat Catatan 6 untuk informasi jumlah piutang usaha berdasarkan umur (hari) dihitung sejak tanggal faktur.
Kualitas kredit dari aset keuangan Grup berupa kas dan setara kas, deposito berjangka, piutang usaha dan lain-lain adalah
lancar, yang ditelaah dengan mengacu pada kredibilitas dan reputasi pihak rekanan serta informasi historis mengenai
penerimaan pembayaran.
Berikut adalah eksposur maksimum terhadap risiko kredit untuk komponen laporan posisi keuangan konsolidasian pada
tanggal 31 Desember 2023 dan 2022:
2023 2022
Kas dan bank 3.047.197.821 1.327.689.887
Deposito berjangka - 3.000.000.000
Piutang usaha 2.448.343.924 5.644.552.528
Piutang lain-lain 643.509.846 601.559.846
Total 6.139.051.591 10.573.802.261
Risiko Likuiditas
Risiko likuiditas adalah risiko kerugian yang timbul karena Grup tidak memiliki arus kas yang cukup untuk memenuhi
liabilitasnya.
Dalam pengelolaan risiko likuiditas, manajemen memantau dan menjaga jumlah kas dan setara kas yang dianggap
memadai untuk membiayai operasional Grup dan untuk mengatasi dampak fluktuasi arus kas. Manajemen juga melakukan
evaluasi berkala atas proyeksi arus kas dan arus kas aktual, termasuk jadwal jatuh tempo utang, dan terus-menerus
melakukan penelaahan pasar keuangan untuk mendapatkan sumber pendanaan yang optimal.
Tabel di bawah ini menganalisa liabilitas keuangan Grup yang diselesaikan secara neto yang dikelompokkan berdasarkan
periode yang tersisa sampai dengan tanggal jatuh tempo kontraktual. Jumlah yang diungkapkan dalam tabel merupakan
arus kas kontraktual yang tidak didiskontokan:
31 Desember 2023
< 1 tahun 1 - 5 tahun > 5 tahun Total
Liabilitas Keuangan Lainnya
Utang usaha 133.930.959 - - 133.930.959
Beban yang masih harus dibayar 297.181.167 - - 297.181.167
Utang lain-lain 1.634.692.043 - - 1.634.692.043
Total 2.065.804.169 - - 2.065.804.169
31 Desember 2022
< 1 tahun 1 - 5 tahun > 5 tahun Total
Liabilitas Keuangan Lainnya
Utang usaha 96.759.700 - - 96.759.700
Beban yang masih harus dibayar 273.554.557 - - 273.554.557
Utang lain-lain 1.486.654.304 - - 1.486.654.304
Total 1.856.968.561 - - 1.856.968.561
- 37 -
Page 47
PT IDEA INDONESIA AKADEMI Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
32. TUJUAN DAN KEBIJAKAN MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (LANJUTAN)
b. Estimasi Nilai Wajar
Tabel di bawah ini menggambarkan nilai tercatat dan nilai wajar dari aset dan liabilitas keuangan:
31 Desember 2023 31 Desember 2022
Nilai Tercatat Nilai Wajar Nilai Tercatat Nilai Wajar
Aset keuangan
Kas dan setara kas 3.047.197.821 3.047.197.821 1.327.689.887 1.327.689.887
Deposito berjangka - - 3.000.000.000 3.000.000.000
Piutang usaha 2.448.343.924 2.448.343.924 5.644.552.528 5.644.552.528
Piutang lain-lain 643.509.846 643.509.846 601.559.846 601.559.846
Total 6.139.051.591 6.139.051.591 10.573.802.261 10.573.802.261
Liabilitas keuangan
Utang usaha 133.930.959 133.930.959 96.759.700 96.759.700
Beban yang masih harus dibayar 297.181.167 297.181.167 273.554.557 273.554.557
Utang bank 14.333.986.378 14.333.986.378 16.477.628.939 16.477.628.939
Utang pembiayaan 451.702.754 451.702.754 425.444.898 425.444.898
Utang lain-lain 1.634.692.043 1.634.692.043 1.486.654.304 1.486.654.304
Total 16.717.562.341 16.717.562.341 18.663.282.698 18.663.282.698
Nilai wajar atas sebagian besar aset dan liabilitas keuangan mendekati nilai tercatat karena dampak pendiskontoan yang
tidak signifikan.
c. Manajemen Permodalan
Tujuan Grup dalam mengelola permodalan adalah untuk melindungi kemampuan Grup dalam mempertahankan
kelangsungan usaha, sehingga entitas dapat tetap memberikan imbal hasil bagi pemegang saham dan manfaat bagi
pemangku kepentingan lainnya dan untuk mengelola struktur modal yang optimal untuk meminimalisasi biaya modal yang
efektif.
Dalam rangka mengelola struktur modal, Grup mungkin menyesuaikan jumlah dividen, menerbitkan saham baru atau
menambah/mengurangi jumlah utang.
33. INFORMASI SEGMEN
Informasi Segmen Operasi
Grup dikelola dan dikelompokkan dalam divisi usaha yang terdiri dari lembaga pendidikan, hotel dan operator hotel.
Informasi bentuk segmen operasi yang berupa segmen usaha Grup adalah sebagai berikut:
2023
Lembaga Hotel dan
Eliminasi Total
pendidikan Operator hotel
Pendapatan usaha 9.984.511.008 10.296.228.155 - 20.280.739.163
Beban pokok pendapatan 3.687.774.580 4.062.523.430 - 7.750.298.010
Laba kotor 6.296.736.428 14.358.751.585 - 12.530.441.153
Beban usaha 5.352.659.907 4.537.539.072 - 9.890.198.979
Laba usaha 944.076.521 18.896.290.657 - 2.640.242.174
Laba sebelum taksiran pajak 1.009.597.843 145.932.028 - 1.155.529.871
Beban pajak penghasilan (166.872.448) (39.640.268) - (206.512.717)
Laba tahun berjalan 842.725.395 106.291.760 - 949.017.154
- 38 -
Page 48
PT IDEA INDONESIA AKADEMI Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
33. INFORMASI SEGMEN (LANJUTAN)
Informasi bentuk segmen operasi yang berupa segmen usaha Grup adalah sebagai berikut: (Lanjutan)
Segmen operasi lainnya
2023
Lembaga Hotel dan
Eliminasi Total
pendidikan Operator hotel
Aset segmen 65.689.026.353 53.246.818.637 (39.591.575.710) 79.344.269.281
Liabilitas segmen 1.108.072.630 18.354.748.543 (2.133.575.709) 17.329.245.464
2022
Lembaga Hotel dan
Eliminasi Total
pendidikan Operator hotel
Pendapatan usaha 8.893.914.035 9.378.858.827 - 18.272.772.862
Beban pokok pendapatan 4.178.161.395 3.685.619.440 - 7.863.780.835
Laba kotor 4.715.752.640 13.064.478.267 - 10.408.992.027
Beban usaha 4.088.270.039 3.903.056.332 - 7.991.326.371
Laba usaha 627.482.601 16.967.534.599 - 2.417.665.656
Laba (rugi) sebelum taksiran pajak 679.880.275 73.391.863 - 753.272.138
Pajak penghasilan (119.277.988) (25.490.020) - (144.768.008)
Laba (rugi) tahun berjalan 560.602.287 47.901.843 - 608.504.130
Segmen operasi lainnya
2022
Lembaga Hotel dan
Eliminasi Total
pendidikan Operator hotel
Aset segmen 65.512.754.629 55.014.749.717 (39.347.745.709) 81.179.758.637
Liabilitas segmen 687.317.127 20.229.494.452 (1.889.745.709) 19.027.065.870
34. PERISTIWA SETELAH PERIODE PELAPORAN
Fasilitas Kredit dari PT Bank Ganesha Tbk
Berdasarkan Perjanjian Perpanjangan Kredit No. 015/PjPK/KRD/KCU/2024 tertanggal 06 Maret 2024, entitas anak ("AIP")
telah melakukan perpanjangan kredit untuk fasilitas Pinjaman Rekening Koran ("PRK") dengan jumlah maksimum kredit
Rp2.900.000.000, tingkat suku bunga 10% p.a dan akan jatuh tempo sampai dengan 20 Maret 2025.
35. INFORMASI KEUANGAN TERSENDIRI ENTITAS INDUK
Informasi keuangan tersendiri Entitas Induk menyajikan informasi laporan posisi keuangan, laporan laba rugi dan penghasilan
komprehensif lain, laporan perubahan ekuitas dan laporan arus kas, dimana penyertaan saham pada Entitas Anak dicatat
dengan metode biaya.
Informasi keuangan tersendiri Entitas Induk disajikan sebagai lampiran pada laporan keuangan konsolidasian ini.
- 39 -
Page 49
LAMPIRAN I
INFORMASI KEUANGAN TAMBAHAN
PT IDEA INDONESIA AKADEMI Tbk. (ENTITAS INDUK)
LAPORAN POSISI KEUANGAN
Tanggal 31 Desember 2023
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
31 Desember
2023 2022
ASET
ASET LANCAR
Kas dan setara kas 2.544.057.993 601.636.263
Deposito berjangka - 3.000.000.000
Piutang usaha
Pihak ketiga 2.304.099.360 5.497.933.384
Piutang lain-lain
Pihak berelasi 2.143.190.555 1.941.610.554
Pihak ketiga 14.095.001 11.995.001
Uang muka dan beban dibayar di muka 232.486.145 1.904.972.148
Total Aset Lancar 7.237.929.054 12.958.147.350
ASET TIDAK LANCAR
Penyertaan Saham 37.458.000.000 37.458.000.000
Aset tetap, neto 20.013.737.578 15.088.655.530
Aset tidak berwujud 965.553.349 -
Aset pajak tangguhan 13.806.373 7.951.749
Total Aset Tidak Lancar 58.451.097.300 52.554.607.279
TOTAL ASET 65.689.026.353 65.512.754.629
Page 50
LAMPIRAN I
INFORMASI KEUANGAN TAMBAHAN
PT IDEA INDONESIA AKADEMI Tbk. (ENTITAS INDUK)
LAPORAN POSISI KEUANGAN
Tanggal 31 Desember 2023
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
31 Desember
2023 2022
LIABILITAS DAN EKUITAS
LIABILITAS
LIABILITAS JANGKA PENDEK
Utang usaha
Pihak ketiga 62.289.806 58.859.806
Utang pajak 168.940.190 126.488.107
Beban yang masih harus dibayar 75.725.000 11.575.000
Pendapatan diterima dimuka 184.900.000 23.000.000
Liabilitas jangka panjang yang jatuh tempo
dalam waktu satu tahun:
Utang pembiayaan konsumen 131.362.822 31.849.249
Utang lain-lain
Pihak berelasi 139.000.000 39.000.000
Utang lain-lain 22.672.660 -
Total Liabilitas Jangka Pendek 784.890.478 290.772.162
LIABILITAS JANGKA PANJANG
Liabilitas jangka panjang - setelah dikurangi
bagian yang jatuh tempo dalam waktu
satu tahun:
Utang pembiayaan konsumen 320.339.932 393.595.649
Liabilitas imbalan kerja 2.842.220 2.949.316
Total Liabilitas Jangka Panjang 323.182.152 396.544.965
TOTAL LIABILITAS 1.108.072.630 687.317.127
EKUITAS
Modal dasar
3.399.800.000 saham dengan nilai nominal
Rp40 per saham pada 31 Desember 2023 dan 2022
Ditempatkan dan disetor penuh
1.062.437.500 saham masing-masing pada
31 Desember 2023 dan 2022 42.497.500.000 42.497.500.000
Tambahan modal disetor - neto 17.977.627.220 17.977.627.220
Saldo laba (rugi)
Ditentukan penggunaannya 100.000.000 -
Belum ditentukan penggunaannya 3.998.676.482 4.318.388.587
Penghasilan komprehensif lain 7.150.021 31.921.695
TOTAL EKUITAS 64.580.953.722 64.825.437.502
TOTAL LIABILITAS DAN EKUITAS 65.689.026.353 65.512.754.629
Page 51
LAMPIRAN II
INFORMASI KEUANGAN TAMBAHAN
PT IDEA INDONESIA AKADEMI Tbk. (ENTITAS INDUK)
LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2023
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2023 2022
PENDAPATAN USAHA 9.984.511.008 8.893.914.035
BEBAN POKOK PENDAPATAN 3.687.774.580 4.178.161.395
LABA BRUTO 6.296.736.428 4.715.752.640
BEBAN USAHA
Pemasaran 1.308.645.593 829.340.020
Umum dan administrasi 4.044.014.314 3.258.930.019
Total Beban Usaha 5.352.659.907 4.088.270.039
LABA USAHA 944.076.521 627.482.601
PENGHASILAN (BEBAN) LAIN-LAIN
Penghasilan lain-lain 106.492.395 93.545.101
Beban lain-lain (40.971.073) (41.147.427)
LABA SEBELUM PAJAK
1.009.597.843 679.880.275
PENGHASILAN
Beban pajak penghasilan (166.872.448) (119.277.988)
LABA TAHUN BERJALAN 842.725.395 560.602.287
PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN:
PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN
YANG TIDAK AKAN DIREKLASIFIKASI
KE LABA RUGI
Pengukuran kembali liabilitas
imbalan pasti (31.758.557) (741.536)
Pajak penghasilan terkait penghasilan
komprehensif lain 6.986.883 163.138
PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN
TAHUN BERJALAN SETELAH PAJAK (24.771.674) (578.398)
TOTAL PENGHASILAN KOMPREHENSIF
TAHUN BERJALAN 817.953.720 560.023.889
Page 52
LAMPIRAN III
INFORMASI KEUANGAN TAMBAHAN
PT IDEA INDONESIA AKADEMI Tbk. (ENTITAS INDUK)
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2023
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Saldo laba
Modal Tambahan Penghasilan
ditempatkan dan Modal Disetor - komprehensif Belum Sudah Jumlah ekuitas
disetor penuh neto lain ditentukan ditentukan
penggunaannya penggunaannya
Saldo 31 Desember 2021 42.497.500.000 17.977.627.220 32.500.093 3.757.786.300 - 64.265.413.613
Modal disetor - - - - - -
Laba komprehensif tahun berjalan - - (578.398) 560.602.287 - 560.023.889
Saldo 31 Desember 2022 42.497.500.000 17.977.627.220 31.921.695 4.318.388.587 - 64.825.437.502
Dana Cadangan - - - (100.000.000) 100.000.000 -
Dividen - - - (1.062.437.500) - (1.062.437.500)
Laba komprehensif tahun berjalan - - (24.771.674) 842.725.395 - 817.953.720
Saldo 31 Desember 2023 42.497.500.000 17.977.627.220 7.150.021 3.998.676.482 100.000.000 64.580.953.722
Page 53
LAMPIRAN IV
INFORMASI KEUANGAN TAMBAHAN
PT IDEA INDONESIA AKADEMI Tbk. (ENTITAS INDUK)
LAPORAN ARUS KAS
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2023
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
31 Desember
2023 2022
ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
Penerimaan kas dari pelanggan 13.343.675.032 5.743.930.651
Pembayaran kas kepada karyawan dan pihak ketiga (8.968.714.063) (8.302.831.095)
Pembayaran pajak penghasilan 42.452.083 (314.395.131)
Penerimaan dari (pembayaran untuk) operasi lain 65.521.322 52.397.674
Kas Neto yang Diperoleh dari (Digunakan untuk)
4.482.934.373 (2.820.897.901)
Aktivitas Operasi
ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
Perolehan aset tetap (5.890.635.397) (1.128.122.001)
Pencairan (penempatan) deposito berjangka 3.000.000.000 (3.000.000.000)
Penempatan uang muka pembangunan aset tetap - (1.557.413.743)
Investasi pada perusahaan anak - (4.000.000.000)
Kas Neto yang Digunakan untuk
(2.890.635.397) (9.685.535.744)
Aktivitas Investasi
ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
Setoran modal - -
Agio saham - -
Penerimaan (pembayaran) utang pembiayaan 451.702.754 425.444.898
Penerimaan (pembayaran) utang pihak berelasi (101.580.001) 1.751.721.362
Kas Neto yang Diperoleh dari
Aktivitas Pendanaan 350.122.753 2.177.166.260
KENAIKAN (PENURUNAN) NETO
KAS DAN SETARA KAS 1.942.421.730 (10.329.267.385)
KAS DAN SETARA KAS AWAL TAHUN 601.636.263 10.930.903.648
KAS DAN SETARA KAS AKHIR TAHUN 2.544.057.993 601.636.263
Page 54
LAMPIRAN V
INFORMASI KEUANGAN TAMBAHAN
PT IDEA INDONESIA AKADEMI Tbk. (ENTITAS INDUK)
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
1. Ikhtisar kebijakan akuntansi yang signifikan
Dasar penyusunan laporan keuangan tersendiri Entitas Induk
Laporan keuangan tersendiri entitas induk disusun sesuai dengan Pernyataan Standar Akuntansi
Keuangan (“PSAK”) 4 (Revisi 2013), “Laporan Keuangan Tersendiri”.
PSAK 4 (Revisi 2013) mengatur dalam hal entitas menyajikan laporan keuangan tersendiri maka
laporan tersebut hanya dapat disajikan sebagai informasi tambahan dalam laporan keuangan
konsolidasian. Laporan keuangan tersendiri adalah laporan yang disajikan oleh entitas induk yang
mencatat investasi pada Entitas Anak, entitas asosiasi, dan pengendalian bersama entitas
berdasarkan kepemilikan ekuitas langsung bukan berdasarkan pelaporan hasil dan aset bersih
investee.
PSAK No. 4 (Revisi 2015): Laporan Keuangan Tersendiri yang berlaku efektif sejak 1 Januari 2016
memperkenankan metode biaya perolehan dan metode ekuitas sebagai metode pencatatan
investasi pada entitas anak, ventura bersama dan entitas asosiasi dalam laporan keuangan
tersendiri. Perusahaan menerapkan metode biaya perolehan dalam laporan keuangan entitas induk
saja pada tanggal dan tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2023 dan 2022.
Kebijakan akuntansi yang diterapkan dalam penyusunan laporan keuangan tersendiri entitas induk
adalah sama dengan kebijakan akuntansi yang diterapkan dalam penyusunan laporan keuangan
konsolidasian sebagaimana diungkapkan pada Catatan 2 atas laporan keuangan konsolidasian,
kecuali untuk penyertaan pada Entitas Anak yang disajikan pada biaya perolehan.
2. Penyertaan saham pada entitas anak
Informasi mengenai entitas anak yang dimiliki Entitas Induk diungkapkan dalam Catatan 1c atas
laporan keuangan konsolidasian.
Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, Entitas Induk memiliki penyertaan saham pada entitas
anak sebagai berikut:
2023 2022
PT Idea Hospitality Management - 99,80% 499.000.000 499.000.000
PT Aidia Indonesia Propertindo - 99,99% 36.959.000.000 36.959.000.000
37.458.000.000 37.458.000.000
Names mentioned 38 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
IDEA INOONESIA AKAOEMI Tbk.
p.3 ×2
unresolved
person
H. Taiman GG B
p.3
unresolved
person
Oirektur
· Direktur Utama
p.3
unresolved
org
Idea Indonesia Tbk
p.3 ×2
unresolved
person
Panji Kresna
p.16 ×2
unresolved
org
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
p.16 ×6
unresolved
person
Rini Yulianti
p.16 ×3
unresolved
org
Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
p.16
unresolved
org
PT Aidia Indonesia Propertindo
p.16 ×12
unresolved
person
Karamia Dwi Monica
p.16 ×3
unresolved
org
PT Idea Hospitality Management
p.17 ×5
unresolved
org
Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan
p.18
unresolved
org
BAPEPAM-LK
p.18 ×2
unresolved
org
Bank Lampung
p.30
unresolved
org
PT Adimitra Jasa Korpora
p.39 ×2
unresolved
org
PT Idea Asia Investama. Saldo
p.44 ×2
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.