Skip to content
Back to announcement

PT Layand International Tbk 31 Mar 2026.pdf

Financial statement Text extracted LAPD

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 48

Page 1
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk
DAN ENTITAS ANAK

LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
TANGGAL 31 MARET 2026
DAN UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR
PADA TANGGAL TERSEBUT (TIDAK DIAUDIT)




d1/April 29, 2026                            paraf:
Page 2
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
DAFTAR ISI


                                                                             Halaman

Surat Pernyataan Direksi

Laporan Keuangan Konsolidasian Interim

 Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian Interim                                  1

 Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain Konsolidasian Interim      3

 Laporan Perubahan Ekuitas Konsolidasian Interim                                4

 Laporan Arus Kas Konsolidasian Interim                                         5

 Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian Interim                            6
Page 3

          
Page 4
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
Tanggal 31 Maret 2026 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

                                                                         31 Maret              31 Desember
                                                     Catatan               2026                    2025
ASET
ASET LANCAR
Kas dan Setara Kas                                      4                   277.210.905              249.891.298
Kas yang Dibatasi Penggunaannya                         5                 6.635.410.615            6.635.410.615
Piutang Usaha
  Pihak Berelasi                                       6,35               2.356.027.143            2.405.787.976
  Pihak Ketiga                                          6                 2.251.838.115            5.871.322.547
Piutang Lain-lain dari Pihak Ketiga                     7                 8.533.917.567           11.130.003.324
Persediaan                                              8                15.180.960.214           18.192.991.678
Pajak Dibayar Dimuka                                   15a                  647.196.020              919.981.885
Jumlah Aset Lancar                                                       35.882.560.579           45.405.389.323

ASET TIDAK LANCAR
Aset Tetap                                               9               93.975.559.752           94.524.050.578
Aset Hak-Guna                                           10                  523.757.585              558.674.758
Investasi pada Obligasi dan Reksadana                   11                   11.296.287               11.199.983
Aset Pajak Tangguhan                                   15e                  427.539.366              423.545.445
Aset Keuangan Lainnya                                   12                  750.000.000              750.000.000
Jumlah Aset Tidak Lancar                                                 95.688.152.990           96.267.470.764
JUMLAH ASET                                                             131.570.713.569          141.672.860.087




   Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan
                                  keuangan konsolidasian secara keseluruhan

2012                                                 -1-
Page 5
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 31 Maret 2026 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

                                                                         31 Maret              31 Desember
                                                     Catatan               2026                    2025
LIABILITAS DAN EKUITAS
LIABILITAS
LIABILITAS JANGKA PENDEK
Utang Usaha kepada Pihak Ketiga                         13               12.690.897.766           22.834.060.515
Utang Lain-lain kepada Pihak Berelasi                 14,35              14.709.325.098            8.431.868.598
Beban Akrual                                            19                  129.045.000              162.340.000
Utang Bank                                              16                1.036.394.665              598.183.790
Utang Lembaga Keuangan Non-Bank                         17               27.723.518.217           30.609.225.733
Utang Pajak                                            15b                    1.880.000               25.447.783
Bagian Lancar Liabilitas Jangka Panjang
  Utang Pembelian Aset Tetap                           20                 1.045.855.556            1.147.238.889
  Liabilitas Sewa kepada Pihak Berelasi               18,35                 187.635.899              148.651.930
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek                                          57.524.552.201           63.957.017.238

LIABILITAS JANGKA PANJANG
Liabilitas Jangka Panjang Setelah
Dikurangi Bagian Lancar
   Utang Pembelian Aset Tetap                          20                    64.625.000              258.500.000
   Liabilitas Sewa kepada Pihak Berelasi              18,34                 452.120.630              491.104.599
Utang Lain-lain kepada Pihak Berelasi                 14,34              54.550.000.000           54.550.000.000
Liabilitas Imbalan Pascakerja                          21                 1.118.325.189            1.142.133.879
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang                                         56.185.070.819           56.441.738.478
JUMLAH LIABILITAS                                                       113.709.623.020          120.398.755.716

EKUITAS
Modal Saham - Nilai nominal
Rp100 per saham
  Modal Dasar 15.000.000.000 saham,
  Ditempatkan dan Disetor
  3.966.350.139 saham                                   22              396.635.013.900          396.635.013.900
Tambahan Modal Disetor                                  23               32.148.364.560           32.148.364.560
Penghasilan Komprehensif Lain                           31                1.070.645.215            1.014.350.311
Akumulasi Rugi                                                         (453.388.884.669)        (451.329.836.225)
Defisiensi Modal Yang Dapat Diatribusikan
Kepada Pemilik Entitas Induk                                            (23.534.860.994)         (21.532.107.454)
Kepentingan Non-Pengendali                              24               41.395.951.543           42.806.211.825
JUMLAH EKUITAS                                                           17.861.090.549           21.274.104.371
JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS                                           131.570.713.569          141.672.860.087




   Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan
                                  keuangan konsolidasian secara keseluruhan

2012                                                 -2-
Page 6
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN KONSOLIDASIAN INTERIM
Untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada Tanggal 31 Maret 2026 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

                                                                         31 Maret                 31 Maret
                                                     Catatan               2026                     2025

PENJUALAN                                               25                1.524.010.785           61.955.256.742
BEBAN POKOK PENJUALAN                                   26               (1.461.292.155)         (57.440.489.346)
LABA BRUTO                                                                   62.718.630            4.514.767.396
Beban Umum dan Administrasi                             27               (2.112.497.460)          (3.245.305.863)
Beban Bunga dan Keuangan                                28               (1.481.685.429)          (1.597.603.769)
Pendapatan (Beban) Lain-lain - Bersih                   29                   58.770.497            1.279.975.537
RUGI SEBELUM PAJAK PENGHASILAN                                           (3.472.693.762)             951.833.301
Manfaat (Beban) Pajak Penghasilan:
Pajak Tangguhan                                        15c                    3.385.036                7.419.015
RUGI TAHUN BERJALAN                                                      (3.469.308.726)             959.252.316

PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN
Pos yang tidak akan direklasifikasi
ke laba rugi:
Pengukuran Kembali Imbalan Pasti                        30                   55.589.715               11.360.475
Pajak Penghasilan Terkait                               30                      608.885               (2.499.305)
Komponen Ekuitas Lainnya                                30                       96.304                  149.111
RUGI KOMPREHENSIF
TAHUN BERJALAN                                                           (3.413.013.822)             968.262.597

JUMLAH RUGI TAHUN BERJALAN
YANG DAPAT DIATRIBUSIKAN KEPADA:
Pemilik Entitas Induk                                                    (2.059.048.444)             352.656.480
Kepentingan Non-Pengendali                                               (1.410.260.282)             606.595.836

JUMLAH                                                                   (3.469.308.726)             959.252.316

JUMLAH RUGI KOMPREHENSIF
YANG DAPAT DIATRIBUSIKAN KEPADA:
Pemilik Entitas Induk                                                    (2.002.753.540)             329.351.975
Kepentingan Non-Pengendali                                               (1.410.260.282)             638.910.622

JUMLAH                                                                   (3.413.013.822)             968.262.597

LABA PER SAHAM                                          31                          (0,86)                   0,24




   Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan
                                  keuangan konsolidasian secara keseluruhan

2012                                                 -3-
Page 7
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS KONSOLIDASIAN INTERIM
Untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada Tanggal 31 Maret 2026 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

                                                                                                                                 Defisiensi Modal yang
                                                                                       Pengukuran                                 Dapat Distribusikan
                                                                  Tambahan              Kembali             Akumulasi Rugi          kepada Pemilik        Kepentingan         Jumlah
                                            Modal Saham          Modal Disetor        Imbalan Pasti                                  Entitas Induk       Non-Pengendali       Ekuitas

Saldo per 1 Januari 2025                     396.635.013.900        32.148.364.560        1.081.691.687      (449.837.937.344)        (19.972.867.197)      48.317.342.669    28.344.475.472
Rugi Bersih Tahun Berjalan                                 -                     -                   -           352.656.480              352.656.480         606.595.836       959.252.316
Penghasilan Komprehensif Lain                              -                     -           9.010.281                     -                9.010.281                   -         9.010.281
Saldo per 31 Maret 2025                      396.635.013.900        32.148.364.560        1.090.701.968      (449.485.280.864)        (19.611.200.436)      48.923.938.505    29.312.738.069



Saldo per 1 Januari 2025                     396.635.013.900        32.148.364.560        1.081.691.687      (449.837.937.344)        (19.972.867.197)      48.317.342.669    28.344.475.472
Rugi Tahun Berjalan                                        -                     -                    -        (4.205.379.607)         (4.205.379.607)      (2.848.141.826)   (7.053.521.433)
Penghasilan Komprehensif Lain                              -                     -          (16.849.668)                    -             (16.849.668)                   -       (16.849.668)
Dampak Atas Penyesuaian                                                                                                                             -
Kombinasi Bisnis                                           -                     -          (50.491.708)        2.713.480.726           2.662.989.018       (2.662.989.018)                -
Saldo per 31 Desember 2025                   396.635.013.900        32.148.364.560        1.014.350.311      (451.329.836.225)        (21.532.107.454)      42.806.211.825    21.274.104.371

Rugi Tahun Berjalan                                        -                     -                   -         (2.059.048.444)         (2.059.048.444)      (1.410.260.282)   (3.469.308.726)
Penghasilan Komprehensif Lain                              -                     -          56.294.904                      -              56.294.904                    -        56.294.904
Saldo per 31 Maret 2026                      396.635.013.900        32.148.364.560        1.070.645.215      (453.388.884.669)        (23.534.860.994)      41.395.951.543    17.861.090.549




                  Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolida sian secara keseluruhan

2012                                                                                                  -4-
Page 8
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
LAPORAN ARUS KAS KONSOLIDASIAN INTERIM
Untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada Tanggal 31 Maret 2026 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

                                                                        31 Maret                 31 Maret
                                                     Catatan              2026                     2025

ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
Penerimaan Kas dari Pelanggan                         6, 25              5.193.256.050           61.026.910.491
                                                    7,8,9,13,
Pembayaran Kepada Pemasok                          15b,26,27             (6.752.819.053)        (67.371.546.576)
Pembayaran Kepada Karyawan                            21,27                (731.936.063)         (2.508.208.893)
                                                  12,10,15e,20
Pembayaran Kepada Operasional Lainnya                  18,3               (839.684.686)           7.830.691.974
Pembayaran Beban Bunga dan Keuangan                     28                           -           (1.597.603.769)
Kas Bersih Digunakan untuk Aktivitas Operasi                             (3.131.183.752)         (2.619.756.773)
ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
Kas yang Dibatasi Penggunaannya                         5                             -             (54.971.563)
Pembayaran Piutang lain-lain Dari Pihak Ketiga          7                             -                       -
Penerimaan Bunga                                       29                             -               2.031.668
Perolehan Aset Tetap                                   2l,9                           -                       -
Kas Bersih Digunakan untuk
Aktivitas Investasi                                                                   -             (52.939.895)
ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
Utang/Piutang Lain-lain kepada
Pihak Berelasi - Bersih
  Penerimaan                                           14                5.606.000.000            4.477.210.573
  Pembayaran                                           14                            -             (490.186.001)
Utang Bank
  Penerimaan                                           16                1.097.000.000            3.900.000.000
  Pembayaran                                           16                 (658.789.125)         (14.744.995.399)
Utang Lembaga Keuangan Non-Bank
  Penerimaan                                           17                             -          84.263.403.385
  Pembayaran                                           17                (2.885.707.516)        (87.490.215.611)
Kas Bersih Diperoleh dari (Digunakan untuk)
Aktivitas Pendanaan                                                      3.158.503.359          (10.084.783.053)
PENURUNAN BERSIH
KAS DAN BANK                                                                27.319.607          (12.757.479.721)
KAS DAN BANK AWAL TAHUN                                                    249.891.298           29.247.586.533
KAS DAN BANK AKHIR TAHUN                                                   277.210.905           16.490.106.812




   Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan
                                  keuangan konsolidasian secara keseluruhan

                                                   201- 5 -
Page 9
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERM
Tanggal 31 Maret 2026
Untuk Periode Maret Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

1.   UMUM

     1.a. Pendirian dan Informasi Umum

          PT Leyand International Tbk (“Perusahaan”), semula bernama PT Lapindo International Tbk,
          didirikan berdasarkan Akta No. 52, tanggal 7 Juni 1990 yang dibuat dihadapan Oriana Roosdilan,
          S.H. Notaris di Jakarta. Akta pendirian ini telah disahkan oleh Menteri Kehakiman Republik
          Indonesia berdasarkan Surat Keputusan No. C2-6175.HT.01.01.TH.95 tanggal 17 Mei 1995.
          Anggaran dasar Perusahaan telah mengalami beberapa kali perubahan, terakhir dengan Akta
          No. 5 tanggal 6 Juni 2023 dari Emmy Yatmini S.H. Notaris di Jakarta, mengenai susunan dewan
          direksi dan komisaris, ruang lingkup kegiatan Perusahaan, persetujuan rencana Perusahaan untuk
          mendapatkan pinjaman dari Pemegang Saham dan pengambilalihan saham RER serta perubahan
          Anggaran Dasar sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan. Akta perubahan ini telah
          disetujui oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia berdasarkan Surat
          Persetujuan Perubahan Anggaran Dasar No. AHU-0111782.AH.01.11. Tahun 2023 tanggal 16 Juni
          2023.

          Sesuai dengan pasal 3 anggaran dasar Perusahaan, ruang lingkup kegiatan Perusahaan antara
          lain meliputi bidang aktivitas keuangan, asuransi, profesional, ilmiah dan teknis yang berfokus pada
          aktivitas Perusahaan Holding dan aktivitas Konsultasi Manajemen Lainnya.

          Grup berdomisili di Jakarta dengan kantor beralamat di Panin Tower Lantai 11 Jl. Asia Afrika Lot
          19, Senayan, Jakarta Pusat.

          Jumlah karyawan Grup pada tanggal 31 Maret 2026 dan 31 Desember 2025 masing-masing
          adalah 22 dan 98 (tidak diaudit)

     1.b. Susunan Dewan Komisaris dan Dewan Direksi

          Susunan pengurus Perusahaan pada tanggal 31 Maret 2026 dan 31 Desember 2025 adalah
          sebagai berikut:

                                                                 31 Maret 2026
          Dewan Komisaris
          Komisaris Utama               :   Sayid Muhammad Riyadh
          Komisaris                     :   Tan Siok Sing
          Komisaris Independen          :   Thauriq Anwar

          Dewan Direksi
          Direktur Utama                :   Jamal Abdul Nasir Bamadhaj
          Direktur                          Bambang Rahardja Burhan
          Direktur                          Kiran Raj
          Direktur                          Hong Shieh Yung, Travis (Hong Xueyong, Travis)
          Direktur                          Achmad Rifky

          Komite Audit
          Ketua                         :   Thauriq Anwar
          Anggota                       :   Duwi Suprianto
          Anggota                       :   Widya Mauretya

          Perusahaan mengangkat komite audit berdasarkan Surat Keputusan Direksi PT Leyand
          International Tbk No. 01/SK/DEKOM/I/2026 tanggal 19 Januari 2026.




                                                    -6-
Page 10
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 31 Maret 2026
Untuk Periode Maret Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

                                                              31 Desember 2025
          Dewan Komisaris
          Komisaris Utama             :   Rustono Fulia
          Komisaris                   :   Bobby Alianto
          Komisaris Independen        :   Frans Saul Noija

          Dewan Direksi
          Direktur Utama              :   Bambang Rahardja Burhan
          Direktur                    :   Yehezkiel Fulia

          Komite Audit
          Ketua                       :   Frans Saul Noija
          Anggota                     :   Elisabet Yunia Astriani
          Anggota                     :   Chintya Rusli

          Berdasarkan Surat Keputusan Direksi PT Leyand International Tbk No. 01/SKDIR/V/2025 tanggal
          5 Mei 2025 Perusahaan mencabut Surat Keputusan No.04/SKDIR/VI/2023 Perusahaan
          menetapkan Sinasir Daely sebagai Kepala Unit Audit Internal.

          Manajemen kunci Perusahaan adalah pihak-pihak yang memiliki kewenangan dan tanggung jawab
          dalam perencanaan, pengarahan, dan pengendalian aktivitas Perusahaan secara langsung maupun
          tidak langsung. Manajemen kunci tersebut meliputi Direktur Utama dan Direktur. Perusahaan
          merupakan bagian dari kelompok usaha yang berada di bawah pengendalian akhir PT JSI Sinergi
          Mas sebagai entitas induk utama.

     1.c. Entitas Anak

          Pada 31 Maret 2026, Perusahaan memiliki 51% saham entitas anak sebagai berikut:
                                                            Jumlah Aset        Persentase     Tahun
                     Entitas Anak           Domisili      Sebelum Eliminasi    Kepemilikan   Pendirian
          PT Rusindo Eka Raya               Indonesia        134.209.034.785      51%          1999


          Pada 31 Desember 2025, Perusahaan memiliki 51% saham entitas anak sebagai berikut:

                                                            Jumlah Aset        Persentase     Tahun
                     Entitas Anak           Domisili      Sebelum Eliminasi    Kepemilikan   Pendirian
          PT Rusindo Eka Raya               Indonesia        144.373.607.662      51%          1999


          PT Rusindo Eka Raya (RER)

          RER didirikan di Jakarta berdasarkan Akta Notaris John Leonard Waworuntu, S.H., No. 36 tanggal
          17 Februari 1999. Akta ini telah mendapatkan pengesahan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi
          Manusia Republik Indonesia berdasarkan Surat Keputusan No.C-12250.HT.01.01.Th.99, tanggal
          2 Juli 1999. RER berkedudukan di Tangerang dengan kegiatan utama dalam bidang perdagangan
          besar bahan makanan dan minuman.

          Berdasarkan Akta Jual-Beli Saham No 8 tanggal 16 Juni 2023 dari Notaris Dino Irwin Tengkano,
          S.H., bahwa Perusahaan telah membeli dan menerima penyerahan saham dari PT Indoraya
          Tunggal Pratama sebesar 45.000 saham.

          Berdasarkan Akta Jual-Beli Saham No 10 tanggal 22 Juni 2023 dari Notaris Dino Irwin Tengkano,
          S.H., bahwa Perusahaan telah membeli dan menerima penyerahan saham dari PT Rusco Logistik
          Internasional sebesar 15.333 saham.

          PT Rusindo Eka Raya (RER), entitas anak, RER didirikan di Jakarta berdasarkan Akta Notaris
          John Leonard Waworuntu, S.H., No. 36 tanggal 17 Februari 1999. Akta ini telah mendapatkan
          pengesahan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia berdasarkan Surat



                                                   -7-
Page 11
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 31 Maret 2026
Untuk Periode Maret Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

          Keputusan No.C-12250.HT.01.01.Th.99, tanggal 2 Juli 1999. RER berkedudukan di Tangerang
          dengan kegiatan utama dalam bidang perdagangan besar bahan makanan dan minuman.

          Berdasarkan Akta Jual-Beli Saham No 10 tanggal 16 Juni 2023 dari Notaris Dino Irwin Tengkano,
          S.H., bahwa Perusahaan telah membeli dan menerima penyerahan saham dari PT Indoraya
          Tunggal Pratama sebesar 45.000 saham. Berdasarkan Akta Jual-Beli Saham No 10 tanggal
          22 Juni 2023 dari Notaris Dino Irwin Tengkano, S.H., bahwa entitas anak menyetujui pembelian
          seluruh saham kepunyaan/milik Perusahaan telah membeli dan menerima penyerahan saham
          sebesar 15.333 saham atau sebesar Rp 14. 740.092.486,70 dari PT Rusco Logistik Internasional.

          Dari akuisisi tersebut mencatat sebagai keuntungan pembelian dengan diskon, pada laporan laba
          rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian untuk tahun yang berakhir 31 Desember
          2023.

          Pada tanggal akuisisi RER, nilai wajar aset bersih dan nilai yang dibayarkan sebagai berikut:

                                                                                              Rupiah
          Nilai Wajar Aset Bersih                                                           60.333.000.000
          Nilai Kas yang Dikeluarkan pada Saat Akuisisi                                     58.000.000.000
          Pembelian dengan Diskon (Gain on Purchase Bargain)                                  2.333.000.000

          Perusahaan dan RER secara kolektif disebut ”Grup”.

     1.d. Penawaran Umum Saham Perusahaan

          Pada tanggal 27 Juni 2001 Perusahaan memperoleh pernyataan efektif dari Ketua Badan
          Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (BAPEPAM-LK) untuk melakukan penawaran
          umum perdana sebanyak 60.000.000 saham disertai penerbitan waran seri I sebanyak 30.000.000
          kepada masyarakat. Pada tanggal 17 Juli 2001, saham tersebut telah dicatatkan pada Bursa efek
          Indonesia.

          Pada tanggal 27 Maret 2008 Perusahaan memperoleh pernyataan efektif untuk melakukan
          penawaran umum Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) dari Ketua Badan Pengawas
          Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (BAPEPAM-LK) dengan suratnya No. 5.1764/BL/2008 untuk
          melakukan penawaran umum Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) sebanyak
          3.701.574.800 saham baru dari portepel disertai penerbitan waran seri II sebanyak 92.539.370
          kepada masyarakat. Pada tanggal 31 Desember 2014, waran yang telah dilaksanakan adalah
          sebanyak 377.139 waran pada harga pelaksanaan Rp 120 (dalam jumlah penuh) atau seluruhnya
          sebesar Rp 45.256.680.

          Sejak Maret 2020 Perusahaan tidak membukukan pendapatan. Berdasarkan pengumuman
          penghentian sementara perdagangan efek sementara PT Leyand International Tbk dengan Nomor
          Peng-SPT-00014/BEI.PP3/07-2020, Bursa Efek Indonesia (BEI) memutuskan untuk melakukan
          penghentian sementara perdagangan efek PT Leyand International Tbk di seluruh pasar sejak sesi
          I Perdagangan hari kamis, 2 Juli 2020 hingga pengumuman Bursa lebih lanjut.

          Berdasarkan Surat No.S-09511/BEI.PP3/10-2023 tentang Pencabutan Penghentian Sementara
          Perdagangan Efek yang di terbitkan oleh Bursa Efek Indonesia (BEI) tanggal 31 Oktober 2023,
          Bursa Efek Indonesia (BEI) memutuskan mencabut penghentian sementara Perdagangan Saham
          PT Leyand International Tbk diseluruh pasar terhitung sejak sesi I Perdagangan Efek pada hari
          Rabu tanggal 1 November 2023.

     1.e. Penyelesaian Laporan Keuangan Konsolidasian

          Manajemen bertanggung jawab atas penyusunan dan penyajian laporan keuangan konsolidasian
          ini yang telah diselesaikan dan disetujui untuk diterbitkan oleh Direksi pada tanggal 30 April 2026.




                                                    -8-
Page 12
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 31 Maret 2026
Untuk Periode Maret Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

2.   INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL

     2.a. Pernyataan Kepatuhan

          Laporan keuangan konsolidasian Grup disusun dan disajikan sesuai dengan Standar Akuntansi
          Keuangan di Indonesia yang meliputi Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) dan
          Interpretasi Standar Akuntansi Keuangan (ISAK) yang diterbitkan oleh Dewan Standar Akuntansi
          Keuangan - Ikatan Akuntan Indonesia (DSAK-IAI), dan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan/Badan
          Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (OJK/Bapepam-LK) No. VIII.G.7 tentang
          Penyajian dan Pengungkapan Laporan Keuangan Emiten atau Perusahaan Publik.

     2.b. Dasar Penyusunan Laporan Keuangan Konsolidasian

          Laporan keuangan konsolidasian Grup, kecuali laporan arus kas, disusun berdasarkan konsep
          akrual dengan menggunakan konsep biaya historis, kecuali seperti yang disebutkan dalam catatan
          atas laporan keuangan yang relevan.

          Laporan arus kas konsolidasian disajikan dengan metode langsung, menyajikan penerimaan dan
          pengeluaran kas dan setara kas yang diklasifikasikan sebagai aktivitas operasi, investasi dan
          pendanaan.

          Mata uang pelaporan yang digunakan dalam laporan keuangan konsolidasian adalah Rupiah yang
          merupakan mata uang fungsional Grup. Seluruh angka dalam laporan keuangan konsolidasian ini
          disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali bila dinyatakan lain.

     2.c. Perubahan atas Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK)

          Penerapan dari revisi standar akuntansi berikut yang berlaku efektif mulai 1 Januari 2025, tidak
          menimbulkan perubahan substansial terhadap kebijakan akuntansi Perusahaan dan pengaruh
          yang material terhadap laporan keuangan Perusahaan.

           Amendemen PSAK 221 “Pengaruh Ketertukaran/ Perubahan Kurs Valuta Asing”: Kurs Valuta
            Asing terkait Kekurangan.

          1 Januari 2026

          Amendemen PSAK 107 ”Instrumen Keuangan: Pengungkapan”: Klasifikasi dan Pengukuran
          Instrumen Keuangan.
           Amendemen PSAK 109 ”Instrumen Keuangan”: Klasifikasi dan Pengukuran Instrumen
            Keuangan.
           Amendemen PSAK 107 ”Instrumen Keuangan: Pengungkapan”: Keuntungan atau Kerugian dari
            Penghentian Pengakuan.
           Amendemen Panduan Implementasi PSAK 107 ”Instrumen Keuangan: Pengungkapan”:
            Pendahuluan; Pengungkapan Risiko Kredit; dan Pengungkapan selisih ditangguhkan antara nilai
            wajar dan harga transaksi.
           Amendemen PSAK 109 ”Instrumen Keuangan”: Penghentian Pengakuan Liabilitas Sewa; dan
            Harga Transaksi.
           Amendemen PSAK 110 ”Laporan Keuangan Konsolidasian”: Penentuan ’Agen De Facto’
           Amendemen PSAK 207 “Laporan Arus Kas“: Laporan arus kas untuk investasi pada anak
            perusahaan, asosiasi, dan ventura bersama yang menggunakan metode biaya perolahan.

          1 Januari 2027

           PSAK 118 “Penyajian dan Pengungkapan dalam Laporan Keuangan”.

          Penerapan dari amendemen dan interpretasi di atas tidak menimbulkan perubahan substansial
          atas kebijakan akuntansi Perusahaan dan tidak memilki dampak material terhadap laporan
          keuangan pada periode berjalan atau tahun sebelumnya.


                                                  -9-
Page 13
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 31 Maret 2026
Untuk Periode Maret Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

     2.d. Instrumen Keuangan

          Instrumen keuangan adalah kontrak yang menimbulkan aset keuangan bagi suatu entitas dan
          liabilitas keuangan atau instrumen ekuitas bagi entitas yang lain.

          (i) Aset Keuangan

              Pengakuan awal

              Klasifikasi dan pengukuran aset keuangan harus didasarkan pada bisnis model dan arus kas
              kontraktual - apakah semata dari pembayaran pokok dan bunga.
              Aset keuangan diklasifikasikan dalam dua kategori sebagai berikut:
              1) Aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi;
              2) Aset keuangan yang diukur dengan nilai wajar melalui laba rugi atau melalui penghasilan
                   komprehensif lain.

              Grup menentukan klasifikasi aset keuangan tersebut pada pengakuan awal dan tidak bisa
              melakukan perubahan setelah penerapan awal tersebut.

              Semua aset keuangan pada awalnya diakui sebesar nilai wajarnya ditambah dengan biaya-
              biaya transaksi, kecuali aset keuangan dicatat pada nilai wajar melalui laba rugi.

              Aset keuangan Grup meliputi kas dan bank, piutang lain-lain dan aset keuangan tidak lancar
              lainnya (instrumen keuangan yang memiliki kuotasi harga). Aset keuangan diklasifikasikan
              sebagai aset lancar, jika jatuh tempo dalam waktu 12 bulan, jika tidak maka aset keuangan ini
              diklasifikasikan sebagai aset tidak lancar.

              Pengukuran setelah pengakuan awal

              Pengukuran aset keuangan setelah pengakuan awal tergantung pada klasifikasinya sebagai
              berikut:

              1) Aset keuangan yang diukur dengan biaya perolehan diamortisasi

                  Aset keuangan yang diukur dengan biaya perolehan diamortisasi selanjutnya diukur
                  dengan menggunakan metode suku bunga efektif (Effective Interest Rate) (“EIR”), setelah
                  dikurangi dengan penurunan nilai. Biaya perolehan yang diamortisasi dihitung dengan
                  memperhitungkan diskonto atau premi atas biaya akuisisi atau biaya yang merupakan
                  bagian integral dari EIR tersebut. Amortisasi EIR dicatat dalam laporan laba rugi
                  konsolidasian. kerugian yang timbul dari penurunan nilai juga diakui pada laporan laba rugi
                  konsolidasian.

                  Aset keuangan yang diukur dengan biaya perolehan diamortisasi Grup terdiri dari kas dan
                  bank dan piutang lain-lain.

              2) Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi konsolidasian atau melalui
                 penghasilan komprehensif lain.

                  Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi konsolidasian atau melalui
                  penghasilan komprehensif lain selanjutnya disajikan dalam laporan posisi keuangan
                  sebesar nilai wajar, dengan perubahan nilai wajar yang diakui dalam laba rugi
                  konsolidasian atau penghasilan komprehensif lain.

                  Grup tidak memiliki aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi
                  konsilidasian atau melalui penghasilan komprehensif lain.




                                                  - 10 -
Page 14
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 31 Maret 2026
Untuk Periode Maret Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

              Penghentian pengakuan

              Aset keuangan (atau mana yang berlaku, bagian dari aset keuangan atau bagian dari
              kelompok aset keuangan sejenis) dihentikan pengakuannya pada saat:

              1) Hak untuk menerima arus kas yang berasal dari aset tersebut telah berakhir; atau
              2) Grup telah mentransfer hak mereka untuk menerima arus kas yang berasal dari aset atau
                 berkewajiban untuk membayar arus kas yang diterima secara penuh tanpa penundaan
                 yang material kepada pihak ketiga dalam perjanjian “passthrough”, dan salah satu
                 diantara (a) Grup telah mentransfer secara substansial seluruh risiko dan manfaat dari
                 aset, atau (b) Grup tidak mentransfer atau mempertahankan secara substansial seluruh
                 risiko dan manfaat atas aset, namun telah mentransfer kendali atas aset tersebut.

          (ii) Liabilitas Keuangan

              Pengakuan awal

              Liabilitas keuangan dalam lingkup PSAK 109, ”instrumen keuangan”, diklasifikasikan sebagai
              berikut:

              1) Liabilitas keuangan yang diukur dengan biaya perolehan diamortisasi.
              2) Liabilitas keuangan yang diukur dengan nilai wajar melalui laba rugi konsolidasian atau
                 melalui penghasilan komprehensif lain.

              Grup menentukan klasifikasi liabilitas keuangan mereka pada saat pengakuan awal.

              Pada tanggal 30 September 2025 dan 31 Desember 2024, Grup hanya memiliki liabilitas
              keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi.

              Pengukuran setelah pengakuan awal

              Setelah pengakuan awal, yaitu pada nilai wajar ditambah biaya transaksi, Grup mengukur
              seluruh liabilitas keuangan pada biaya perolehan diamortisasi dengan menggunakan metode
              bunga efektif.

              Penghentian pengakuan

              Liabilitas keuangan dihentikan pengakuannya ketika liabilitas keuangan telah berakhir.

          (iii) Instrumen keuangan disalinghapus

              Aset keuangan dan liabilitas keuangan disaling hapus dan jumlah netonya dilaporkan pada
              laporan posisi keuangan konsolidasian ketika terdapat hak yang berkekuatan hukum untuk
              melakukan saling hapus atas jumlah yang telah diakui tersebut dan adanya niat untuk
              menyelesaikan secara neto, atau untuk merealisasikan aset dan menyelesaikan liabilitas
              secara bersamaan. Hak yang berkekuatan hukum tidak boleh tergantung pada kejadian di
              masa yang akan datang dan harus dapat dilaksanakan dalam kondisi bisnis yang normal dan
              dalam keadaan lalai, tidak dapat membayar atau kebangkrutan Grup atau pihak lawan.

     2.e. Penurunan Nilai Aset Keuangan

          Pada setiap periode pelaporan, Grup menilai apakah risiko kredit dari instrumen keuangan telah
          meningkat secara signifikan sejak pengakuan awal. Ketika melakukan penilaian, Grup
          menggunakan perubahan atas risiko gagal bayar yang terjadi sepanjang perkiraan usia instrumen
          keuangan.

          Grup menerapkan pendekatan umum PSAK 109, ”instrumen keuangan” untuk mengukur kerugian
          kredit ekspektasian yang menggunakan penyisihan kerugian ekspektasian sepanjang umurnya
          untuk semua piutang dagang dan aset keuangan lainnya.




                                                   - 11 -
Page 15
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 31 Maret 2026
Untuk Periode Maret Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

          Dalam melakukan penilaian, Grup membandingkan antara risiko gagal bayar yang terjadi atas
          instrumen keuangan pada saat tanggal pelaporan dengan risiko gagal bayar yang terjadi atas
          instrumen keuangan pada saat pengakuan awal dan mempertimbangkan kewajaran serta
          ketersediaan informasi, yang tersedia tanpa biaya atau usaha pada saat tanggal pelaporan terkait
          dengan kejadian masa lalu, kondisi terkini dan perkiraan atas kondisi ekonomi di masa depan,
          yang mengindikasikan kenaikan risiko kredit sejak pengakuan awal.

     2.f. Persediaan

          Persediaan dinyatakan menurut nilai terendah antara harga perolehan dan nilai realisasi neto.
          Biaya perolehan ditentukan dengan metode rata-rata tertimbang.

          Nilai realisasi neto adalah estimasi harga jual dalam kegiatan usaha biasa dikurangi estimasi biaya
          penyelesaian dan estimasi biaya yang diperlukan untuk melakukan penjualan.

          Penyisihan persediaan usang ditentukan berdasarkan estimasi penggunaan atau penjualan,
          masing-masing jenis persediaan pada masa mendatang.

     2.g. Dasar Konsolidasian

          Laporan keuangan konsolidasian menggabungkan laporan keuangan Grup dan entitas yang
          dikendalikan oleh Grup. Pengendalian tercapai dimana Perusahaan memiliki kekuasaan atas
          investee; eksposur atau hak atas imbal hasil variabel dari keterlibatannya dengan investee; dan
          kemampuan untuk menggunakan kekuasaannya atas investee untuk mempengaruhi jumlah imbal
          hasil investor.

          Grup menilai kembali apakah entitas tersebut adalah investee jika fakta dan keadaan yang
          mengindikasikan adanya perubahan terhadap satu atau lebih dari tiga elemen pengendalian yang
          disebutkan di atas.

          Ketika Perusahaan memiliki kurang dari hak suara mayoritas di-investee, ia memiliki kekuasaan
          atas investee ketika hak suara investor cukup untuk memberinya kemampuan praktis untuk
          mengarahkan aktivitas relevan secara sepihak. Perusahaan mempertimbangkan seluruh fakta dan
          keadaan yang relevan dalam menilai apakah hak suara Perusahaan cukup untuk memberikan
          Perusahaan kekuasaan, termasuk (i) ukuran kepemilikan hak suara Perusahaan relatif terhadap
          ukuran dan penyebaran kepemilikan pemilik hak suara lain; (ii) hak suara potensial yang dimiliki
          oleh Perusahaan, pemegang suara lain atau pihak lain; (iii) hak yang timbul dari pengaturan
          kontraktual lain; dan (iv) setiap fakta dan keadaan tambahan apapun mengindikasikan bahwa
          Perusahaan memiliki, atau tidak memiliki, kemampuan kini untuk mengarahkan aktivitas yang
          relevan pada saat keputusan perlu dibuat, termasuk pola suara pemilikan dalam RUPS
          sebelumnya.

          Konsolidasi entitas anak dimulai ketika Perusahaan memperoleh pengendalian atas entitas anak
          dan akan dihentikan ketika Perusahaan kehilangan pengendalian pada entitas anak. Secara
          khusus, pendapatan dan beban entitas anak diakuisisi atau dijual selama tahun berjalan termasuk
          dalam laporan laba rugi konsolidasian dan penghasilan komprehensif lain dari tanggal
          diperolehnya pengendalian Perusahaan sampai tanggal ketika Perusahaan berhenti untuk
          mengendalikan entitas anak.

          Laba rugi dan setiap komponen penghasilan komprehensif lain diatribusikan kepada pemilik
          entitas induk dan untuk kepentingan non-pengendali. Perusahaan juga mengatribusikan total laba
          komprehensif entitas anak kepada pemilik entitas induk dan kepentingan non-pengendali
          meskipun hal tersebut mengakibatkan kepentingan non-pengendali memiliki saldo defisit.

          Jika diperlukan, penyesuaian dapat dilakukan terhadap laporan keuangan entitas anak agar
          kebijakan akuntansi yang digunakan sesuai dengan kebijakan akuntansi yang digunakan oleh
          Grup.

          Seluruh aset dan liabilitas dalam intra, ekuitas, pendapatan, biaya dan arus kas yang berkaitan
          dengan transaksi dalam kelompok usaha dieliminasi secara penuh pada saat konsolidasian.


                                                   - 12 -
Page 16
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 31 Maret 2026
Untuk Periode Maret Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

          Kepentingan non-pengendali pada entitas anak diidentifikasi secara terpisah dan disajikan dalam
          ekuitas. Kepentingan non-pengendali pemegang saham awalnya diukur baik pada nilai wajar
          ataupun pada proporsi pemilikan kepentingan non-pengendali dari nilai wajar aset neto yang dapat
          diidentifikasi dari pihak yang diakuisisi. Pilihan pengukuran dilakukan pada akuisisi dengan dasar
          akuisisi. Setelah akuisisi, jumlah tercatat kepentingan non-pengendali adalah jumlah kepemilikan
          pada pengakuan awal ditambah bagian kepentingan non-pengendali dari perubahan selanjutnya
          dalam ekuitas. Seluruh laba rugi komprehensif diatribusikan pada kepentingan non-pengendali
          bahkan jika hal ini mengakibatkan kepentingan non-pengendali mempunyai saldo defisit.

          Perubahan dalam bagian kepemilikan Grup pada entitas anak yang tidak mengakibatkan hilangnya
          pengendalian dicatat sebagai transaksi ekuitas. Nilai tercatat kepentingan Grup dan kepentingan
          non-pengendali disesuaikan untuk mencerminkan perubahan bagian kepemilikannya atas entitas
          anak. Setiap perbedaan antara jumlah kepentingan non-pengendali disesuaikan dan nilai wajar
          imbalan yang diberikan atau diterima diakui secara langsung dalam ekuitas dan diatribusikan pada
          pemilik entitas induk.

          Ketika konsolidasian kehilangan pengendalian pada entitas anak, keuntungan atau kerugian diakui
          dalam laba rugi dan dihitung sebagai perbedaan antara (i) agregat nilai wajar pembayaran yang
          diterima dan nilai wajar sisa kepemilikan (retained interest) dan (ii) jumlah tercatat sebelumnya dari
          aset (termasuk goodwill), dan liabilitas dari entitas anak dan setiap kepentingan
          non-pengendali. Seluruh jumlah yang diakui sebelumnya dalam penghasilan komprehensif lain
          yang terkait dengan entitas anak yang dicatat seolah-olah Grup telah melepaskan secara langsung
          aset atau liabilitas terkait entitas anak (yaitu direklasifikasi ke laba rugi atau ditransfer ke kategori
          lain dari ekuitas sebagaimana ditentukan / diizinkan oleh standar akuntansi yang berlaku). Nilai
          wajar setiap sisa investasi pada entitas anak terdahulu pada tanggal hilangnya pengendalian
          dianggap sebagai nilai wajar pada saat pengakuan awal untuk akuntansi berikutnya dalam PSAK
          239, Instrumen Keuangan: Pengakuan dan Pengukuran atau, ketika berlaku, biaya perolehan pada
          saat pengakuan awal dari investasi pada entitas asosiasi atau ventura bersama.

     2.h. Kombinasi Bisnis

          Akuisisi bisnis dicatat dengan menggunakan metode akuisisi. Imbalan yang dialihkan dalam suatu
          kombinasi bisnis diukur pada nilai wajar, yang dihitung sebagai hasil penjumlahan dari nilai wajar
          tanggal akuisisi atas seluruh aset yang dialihkan oleh Grup, liabilitas yang diakui oleh Grup kepada
          pemilik sebelumnya dari pihak yang diakuisisi dan kepentingan ekuitas yang diterbitkan oleh Grup
          dalam pertukaran pengendalian dari pihak yang diakuisisi. Biaya-biaya terkait akuisisi diakui di
          dalam laba rugi konsolidasian pada saat terjadinya.

          Pada tanggal akuisisi, aset teridentifikasi yang diperoleh dan liabilitas yang diambil alih diakui pada
          nilai wajar kecuali untuk aset dan liabilitas tertentu yang diukur sesuai dengan standar yang
          relevan.

          Goodwill diukur sebagai selisih lebih dari nilai gabungan dari imbalan yang dialihkan, jumlah setiap
          kepentingan non-pengendali pada pihak diakuisisi dan nilai wajar pada tanggal akuisisi
          kepentingan ekuitas yang sebelumnya dimiliki oleh pihak pengakuisisi pada pihak diakuisisi (jika
          ada) atas jumlah neto dari aset teridentifikasi yang diperoleh dan liabilitas yang diambilalih pada
          tanggal akuisisi. Jika, setelah penilaian kembali, jumlah neto dari aset teridentifikasi yang diperoleh
          dan liabilitas yang diambilalih pada tanggal akuisisi melebihi jumlah imbalan yang dialihkan, jumlah
          dari setiap kepentingan non-pengendali pada pihak diakuisisi dan nilai wajar pada tanggal akuisisi
          kepentingan ekuitas yang sebelumnya dimiliki oleh pihak pengakuisisi pada pihak diakuisisi (jika
          ada), selisih lebih diakui segera dalam laba rugi sebagai pembelian dengan diskon.

          Kepentingan non-pengendali yang menyajikan bagian kepemilikan dan memberikan mereka hak
          atas bagian proposional dari aset neto entitas dalam hal terjadi likuidasi pada awalnya diukur baik
          pada nilai wajar ataupun pada bagian proporsional kepemilikan kepentingan non-pengendali atas
          aset neto teridentifikasi dari pihak yang diakuisisi. Pilihan dasar pengukuran dilakukan atas dasar
          transaksi. Kepentingan non-pengendali jenis lain diukur pada nilai wajar atau, jika berlaku, pada
          dasar pengukuran lain yang ditentukan oleh standar akuntansi lain.




                                                     - 13 -
Page 17
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 31 Maret 2026
Untuk Periode Maret Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

          Bila imbalan yang dialihkan oleh Grup dalam suatu kombinasi bisnis termasuk aset atau liabilitas
          yang berasal dari pengaturan imbalan kontinjen (contingent consideration arrangement), imbalan
          kontinjen tersebut diukur pada nilai wajar pada tanggal akuisisi dan termasuk sebagai bagian dari
          imbalan yang dialihkan dalam suatu kombinasi bisnis. Perubahan dalam nilai wajar atas imbalan
          kontinjen yang memenuhi syarat sebagai penyesuaian periode pengukuran disesuaikan secara
          retrospektif, dengan penyesuaian terkait terhadap goodwill. Penyesuaian periode pengukuran
          adalah penyesuaian yang berasal dari informasi tambahan yang diperoleh selama periode
          pengukuran (yang tidak melebihi satu tahun sejak tanggal akuisisi) tentang fakta-fakta dan kondisi
          yang ada pada tanggal akuisisi.

          Perubahan selanjutnya dalam nilai wajar atas imbalan kontinjen yang tidak memenuhi syarat
          sebagai penyesuaian periode pengukuran tergantung pada bagaimana imbalan kontinjen tersebut
          diklasifikasikan. Imbalan kontinjen yang diklasifikasikan sebagai ekuitas tidak diukur kembali pada
          tanggal sesudah tanggal pelaporan dan penyelesaian selanjutnya dicatat dalam ekuitas. Imbalan
          kontinjen yang diklasifikasikan sebagai aset atau liabilitas diukur setelah tanggal pelaporan sesuai
          dengan standar akuntansi yang relevan dengan mengakui keuntungan atau kerugian terkait dalam
          laba rugi kosolidasian atau dalam pendapatan komprehensif lain (OCI).

          Bila suatu kombinasi bisnis dilakukan secara bertahap, kepemilikan terdahulu Grup atas pihak
          terakuisisi diukur kembali ke nilai wajar pada tanggal akuisisi dan keuntungan atau kerugiannya,
          jika ada, diakui dalam laba rugi. Jumlah yang berasal dari kepemilikan sebelum tanggal akuisisi
          yang sebelumnya telah diakui dalam pendapatan komprehensif lain direklasifikasi ke laba rugi
          dimana perlakuan tersebut akan sesuai jika kepemilikannya dilepas/dijual.

          Jika akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesai pada akhir periode pelaporan saat
          kombinasi terjadi, Grup melaporkan jumlah sementara untuk pos-pos yang proses akuntansinya
          belum selesai dalam laporan keuangannya. Selama periode pengukuran, pihak pengakuisisi
          menyesuaikan, aset atau liabilitas tambahan yang diakui, untuk mencerminkan informasi baru
          yang diperoleh tentang fakta dan keadaan yang ada pada tanggal akuisisi dan, jika diketahui, akan
          berdampak pada jumlah yang diakui pada tanggal tersebut.

     2.i. Transaksi dan Saldo dalam Mata Uang Asing

          Dalam penyusunan laporan keuangan konsolidasian setiap Grup, transaksi dalam mata uang
          asing selain mata uang fungsional Grup (mata uang asing) diakui pada kurs yang berlaku pada
          tanggal transaksi. Pada setiap akhir perode pelaporan, pos moneter dalam valuta asing dijabarkan
          kembali pada kurs yang berlaku pada tanggal tersebut. Pos-pos non-moneter yang diukur pada
          nilai wajar dalam valuta asing dijabarkan kembali pada kurs yang berlaku pada tanggal ketika nilai
          wajar ditentukan. Pos non-moneter diukur dalam biaya historis dalam valuta asing yang tidak
          dijabarkan kembali.

          Selisih kurs atas pos moneter diakui dalam laba rugi konsilidasian pada periode saat terjadinya.

          Pada tanggal 31 Maret 2026 dan 31 Desember 2025 kurs yang digunakan adalah kurs tengah dari
          Bank Indonesia adalah sebagai berikut:

                                                                      31 Maret             31 Desember
                                                                        2026                   2025
          Dolar Amerika Serikat (USD)                                  16.993                  16.782

     2.j. Transaksi Pihak Berelasi

          Perusahaan mempunyai transaksi dengan pihak berelasi, sebagaimana yang diuraikan dalam
          PSAK 224: ”Pengungkapan Pihak-Pihak Berelasi”.

          Seluruh transaksi yang material dengan pihak berelasi telah diungkapkan dalam Catatan 35 atas
          Laporan Keuangan.




                                                   - 14 -
Page 18
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 31 Maret 2026
Untuk Periode Maret Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

     2.k. Kas dan Setara Kas

          Kas dan setara kas terdiri atas kas, bank dan deposito di mana deposito tersebut digunakan
          sebagai jaminan utang bank.

     2.l. Aset Tetap

          Berdasarkan PSAK 216, “Aset Tetap”, pada saat pengakuan awal, aset tetap diukur pada biaya
          perolehan yang meliputi harga pembelian, biaya pinjaman dan biaya lainnya yang dapat
          diatribusikan secara langsung untuk membawa aset ke lokasi dan kondisi yang diperlukan.
          Setelah pengakuan awal, Grup menggunakan model biaya dimana seluruh aset tetap selain mesin
          dan peralatan diukur sebesar biaya perolehan dikurangi akumulasi penyusutan dan akumulasi
          kerugian penurunan nilai (jika ada).

          Tanah diakui sebesar harga perolehan tidak disusutkan.

          Biaya setelah perolehan awal termasuk dalam jumlah tercatat aset atau diakui sebagai aset yang
          terpisah, mana yang lebih tepat, ketika terdapat kemungkinan bahwa manfaat ekonomi di masa
          depan berkenaan dengan aset tersebut akan mengalir ke Grup dan biaya tersebut dapat diukur
          secara andal.
          Jumlah tercatat komponen yang diganti dihentikan pengakuannya pada tahun dimana pada saat
          penggantian tersebut terjadi. Seluruh biaya perbaikan dan pemeliharaan dibebankan ke dalam
          laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain.

          Penyusutan dihitung dengan menggunakan metode yaitu metode garis lurus untuk mencatat
          jumlah penyusutan selama estimasi manfaat ekonomi aset tetap adalah sebagai berikut:

                                                                         Tahun
          Bangunan                                                         20
          Kendaraan                                                         4
          Inventaris Kantor dan Gudang                                      4

          Biaya pemeliharaan dan perbaikan dibebankan pada laporan laba rugi dan penghasilan
          komprehensif lain pada saat terjadinya, renovasi perbaikan yang signifikan dikapitalisasi. Ketika
          aset tidak digunakan lagi atau dilepas, biaya dan akumulasi penyusutannya dikeluarkan dari
          kelompok aset tetap dan laba atau rugi yang dihasilkan tercermin dalam laporan laba rugi dan
          penghasilan komprehensif lain untuk periode tersebut.

          Aset tetap dihentikan pengakuannya pada saat dilepaskan atau tidak ada manfaat ekonomi masa
          depan yang diharapkan dari penggunaan atau pelepasannya. Laba atau rugi yang timbul dari
          penghentian pengakuan aset (dihitung sebagai perbedaan antara jumlah neto hasil pelepasan dan
          jumlah tercatat dari aset tetap) diakui dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain
          pada tahun aset tersebut itu dihentikan pengakuannya.

          Akumulasi biaya konstruksi bangunan, pabrik dan pemasangan mesin dikapitalisasi sebagai “aset
          dalam penyelesaian”. Biaya tersebut direklasifikasi ke akun aset tetap pada saat proses konstruksi
          atau pemasangan selesai. Penyusutan mulai dibebankan pada saat aset tersebut siap untuk
          digunakan sesuai dengan tujuan yang diinginkan manajemen.

     2.m. Sewa

          Perusahaan sebagai Pesewa (Lessor)

          Sewa dimana Perusahaan sebagai pesewa diklasifikasikan sebagai sewa pembiayaan atau sewa
          operasi. Ketika persyaratan sewa secara substansial mengalihkan seluruh risiko dan manfaat yang
          terkait dengan kepemilikan ke penyewa, kontrak tersebut diklasifikasikan sebagai sewa
          pembiayaan. Seluruh sewa lainnya diklasifikasikan sebagai sewa operasi.




                                                  - 15 -
Page 19
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 31 Maret 2026
Untuk Periode Maret Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

          Penghasilan sewa dari sewa operasi diakui secara garis lurus selama masa sewa yang relevan.
          Biaya langsung awal yang terjadi dalam menegosiasikan dan mengatur sewa operasi ditambahkan
          ke jumlah tercatat aset sewa dan diakui secara garis lurus selama masa sewa.

          Aset Hak-Guna

          Berdasarkan PSAK 116, “Sewa”, aset hak-guna diakui pada tanggal dimulainya sewa (yaitu,
          tanggal aset pendasar tersedia untuk digunakan). Pada pengukuran awal, aset hak-guna diukur
          pada biaya perolehan yang meliputi jumlah pengukuran awal liabilitas sewa, biaya langsung awal
          yang dikeluarkan, pembayaran sewa yang dilakukan pada atau sebelum tanggal mulai dikurangi
          insentif sewa yang diterima dan estimasi biaya dalam membongkar dan memindahkan aset
          pendasar.

          Setelah pengakuan awal, aset hak-guna diukur dengan menggunakan model biaya dimana aset
          hak-guna diukur sebesar biaya perolehan dikurangi akumulasi penyusutan dan akumulasi kerugian
          penuruan nilai.

          Penyusutan dihitung menggunakan metode garis lurus untuk mencatat jumlah penyusutan selama
          estimasi manfaat ekonomi aset hak-guna adalah sebagai berikut:
                     Jenis Aset Hak - Guna                        Masa Manfaat
          Tanah                                                            2 tahun
          Gudang dan Ruko                                                  3 tahun

          Sewa Jangka Pendek dan Sewa Aset Bernilai Rendah

          Perusahaan menerapkan pengecualian pengakuan sewa jangka pendek (untuk sewa yang
          memiliki jangka waktu selama 12 bulan atau kurang dari tanggal dimulainya dan tidak
          mengandung opsi pembelian). Pembayaran sewa untuk sewa jangka pendek dan sewa untuk aset
          bernilai rendah diakui sebagai beban dengan dasar garis lurus selama masa sewa.

          Perusahaan sebagai Pesewa

          Sewa dimana Perusahaan tidak mentransfer secara substansial seluruh risiko dan manfaat yang
          terkait dengan kepemilikan suatu aset diklasifikasikan sebagai sewa operasi. Pendapatan sewa
          yang timbul dicatat secara garis lurus selama masa sewa dan termasuk dalam pendapatan dalam
          laporan laba rugi karena sifat operasinya.

     2.n. Penurunan Nilai Aset Non-Keuangan

          Pada setiap akhir periode pelaporan, Grup menelaah nilai tercatat aset non-keuangan untuk
          menentukan apakah terdapat indikasi bahwa aset tersebut telah mengalami penurunan nilai. Jika
          terdapat indikasi tersebut, jumlah terpulihkan dari aset diestimasi untuk menentukan tingkat
          kerugian penurunan nilai (jika ada). Bila tidak memungkinkan untuk mengestimasi jumlah
          terpulihkan atas suatu aset individual, Grup mengestimasi jumlah terpulihkan dari unit penghasil
          kas atas aset.

          Estimasi jumlah terpulihkan adalah nilai tertinggi antara nilai wajar dikurangi biaya pelepasan dan
          nilai pakai. Dalam menilai nilai pakai, estimasi arus kas masa depan didiskontokan ke nilai kini
          menggunakan tingkat diskonto sebelum pajak yang menggambarkan penilaian pasar kini dari nilai
          waktu uang dan risiko spesifik atas aset yang mana estimasi arus kas masa depan belum
          disesuaikan.

          Jika jumlah terpulihkan dari aset non-keuangan (unit penghasil kas) kurang dari nilai tercatatnya,
          nilai tercatat aset (unit penghasil kas) dikurangi menjadi sebesar jumlah terpulihkan dan rugi
          penurunan nilai diakui langsung ke laba rugi.

          Kebijakan akuntansi untuk penurunan nilai aset keuangan dijelaskan dalam Catatan 2e.




                                                   - 16 -
Page 20
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 31 Maret 2026
Untuk Periode Maret Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

     2.o. Imbalan Pascakerja

          Perusahaan menyelenggarakan imbalan pascakerja imbalan pasti untuk semua karyawan
          tetapnya sesuai dengan Undang-Undang Cipta Kerja No. 6/2023. Perusahaan telah menerapkan
          panduan dalam siaran pers dan klarifikasi pengatribusian imbalan pada periode jasa untuk
          program pensiun berbasis undang-undang ketenagakerjaan atau undang-undang cipta kerja
          beserta peraturan pelaksanaan (UU Ketenagakerjaan) sesuai dengan yang diterbitkan oleh DSAK-
          IAI pada April 2022.

          Berdasarkan PSAK 219, “Imbalan Kerja”, imbalan pascakerja diakui sebesar jumlah yang diukur
          dengan menggunakan dasar diskonto ketika pekerja telah memberikan jasanya kepada
          Perusahaan dalam suatu periode akuntansi, liabilitas dan beban diukur dengan menggunakan
          teknik aktuaria yang mencakup pula liabilitas konstruktif yang timbul dari praktik kebiasaan
          Perusahaan. Dalam perhitungan liabilitas, imbalan harus didiskontokan dengan menggunakan
          metode Projected Unit Credit.

          Pesangon pemutusan kontrak kerja diakui jika dan hanya jika, Perusahaan berkomitmen untuk:
          a. Memberhentikan seorang atau sekelompok pekerja sebelum tanggal pensiun normal, atau
          b. Menyediakan pesangon bagi pekerja yang menerima penawaran mengundurkan diri secara
             sukarela.

     2.p. Provisi dan Kontijensi

          Provisi diakui jika Perusahaan memiliki kewajiban kini (baik bersifat hukum maupun bersifat
          konstruktif) yang akibat peristiwa masa lalu, besar kemungkinannya penyelesaian kewajiban
          tersebut mengakibatkan arus keluar sumber daya yang mengandung manfaat ekonomi dan
          estimasi yang andal mengenai jumlah kewajiban tersebut dapat dibuat.

          Provisi ditelaah pada setiap akhir periode pelaporan dan disesuaikan untuk mencerminkan
          estimasi terbaik yang paling kini. Jika arus keluar sumber daya untuk menyelesaikan kewajiban
          kemungkinan besar tidak terjadi, maka provisi dibatalkan.
          Liabilitas kontinjensi tidak diakui dalam laporan keuangan tetapi diungkapkan dalam catatan atas
          laporan keuangan kecuali arus keluar sumber daya yang mengandung manfaat ekonomi
          kemungkinannya kecil. Aset kontinjensi tidak diakui dalam laporan keuangan tetapi diungkapkan
          dalam laporan keuangan jika terdapat kemungkinan besar arus masuk manfaat ekonomis akan
          diperoleh.

     2.q. Pajak Penghasilan

          Pajak saat terutang berdasarkan laba kena pajak untuk suatu tahun. Laba kena pajak berbeda dari
          laba sebelum pajak seperti yang dilaporkan dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif
          lain karena pos pendapatan atau beban yang dikenakan pajak atau dikurangkan pada tahun
          berbeda dan pos-pos yang tidak pernah dikenakan pajak atau tidak dapat dikurangkan.

          Beban pajak kini ditentukan berdasarkan laba kena pajak dalam periode yang bersangkutan yang
          dihitung berdasarkan tarif pajak yang berlaku.

          Pajak tangguhan diakui atas perbedaan temporer antara jumlah tercatat aset dan liabilitas dalam
          laporan keuangan dengan dasar pengenaan pajak yang digunakan dalam perhitungan laba kena
          pajak. Liabilitas pajak tangguhan umumnya diakui untuk seluruh perbedaan temporer kena pajak.
          Aset pajak tangguhan umumnya diakui untuk seluruh perbedaan temporer yang dapat dikurangkan
          sepanjang kemungkinan besar bahwa laba kena pajak akan tersedia sehingga perbedaan
          temporer dapat dimanfaatkan. Aset dan liabilitas pajak tangguhan tidak diakui jika perbedaan
          temporer timbul dari pengakuan awal (bukan kombinasi bisnis) dari aset dan liabilitas suatu
          transaksi yang tidak mempengaruhi laba kena pajak atau laba akuntansi. Selain itu, liabilitas pajak
          tangguhan tidak diakui jika perbedaan temporer timbul dari pengakuan awal goodwill.

          Aset dan liabilitas pajak tangguhan diukur dengan menggunakan tarif pajak yang diekspektasikan
          berlaku dalam periode ketika liabilitas diselesaikan atau aset dipulihkan dengan tarif pajak (dan
          peraturan pajak) yang telah berlaku atau secara substantif telah berlaku pada akhir periode
          pelaporan.


                                                   - 17 -
Page 21
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 31 Maret 2026
Untuk Periode Maret Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

          Jumlah tercatat aset pajak tangguhan dikaji ulang pada akhir periode pelaporan dan dikurangi
          jumlah tercatatnya jika kemungkinan besar laba kena pajak tidak lagi tersedia dalam jumlah yang
          memadai untuk mengkompensasikan sebagian atau seluruh aset pajak tangguhan tersebut.

          Aset dan liabilitas pajak tangguhan saling hapus ketika entitas memiliki hak yang dapat dipaksakan
          secara hukum untuk melakukan saling hapus aset pajak kini terhadap liabilitas pajak kini dan
          ketika aset pajak tangguhan dan liabilitas pajak tangguhan terkait dengan pajak penghasilan yang
          dikenakan oleh otoritas perpajakan yang sama serta Perusahaan yang berbeda yang bermaksud
          untuk memulihkan aset dan liabilitas pajak kini dengan dasar neto. Pajak kini dan pajak tangguhan
          diakui sebagai beban atau penghasilan dalam laba atau rugi, kecuali sepanjang pajak penghasilan
          yang berasal dari transaksi atau kejadian yang diakui, diluar laba atau rugi (baik dalam pendapatan
          komprehensif lain maupun secara langsung di ekuitas), dalam hal tersebut pajak juga diakui di luar
          laba atau rugi yang timbul dari akuntansi awal untuk kombinasi bisnis. Dalam kasus kombinasi
          bisnis, pengaruh pajak termasuk dalam akuntansi kombinasi bisnis.

     2.r. Pengakuan Pendapatan dan Beban

          Pendapatan dari kontrak dengan pelanggan

          Perusahaan melakukan penerapan PSAK 115 yang mensyaratkan pengakuan pendapatan harus
          memenuhi 5 langkah analisa sebagai berikut:

          a. Identifikasi kontrak dengan pelanggan.
          b. Identifikasi kewajiban pelaksanaan dalam kontrak. Kewajiban pelaksanaan merupakan janji-
             janji dalam kontrak untuk menyerahkan barang atau jasa yang memiliki karakteristik berbeda
             ke pelanggan.
          c. Penetapan harga transaksi. Harga transaksi merupakan jumlah imbalan yang berhak diperoleh
             suatu entitas sebagai kompensasi atas diserahkannya barang atau jasa yang dijanjikan ke
             pelanggan. Jika imbalan yang dijanjikan di kontrak mengandung suatu jumlah yang bersifat
             variabel, maka Perusahaan membuat estimasi jumlah imbalan tersebut sebesar jumlah yang
             diharapkan berhak diterima atas diserahkannya barang atau jasa yang dijanjikan ke pelanggan
             dikurangi dengan estimasi jumlah jaminan kinerja jasa yang akan dibayarkan selama periode
             kontrak.
          d. Alokasi harga transaksi ke setiap kewajiban pelaksanaan dengan menggunakan dasar harga
             jual berdiri sendiri relatif dari setiap barang atau jasa berbeda yang dijanjikan di kontrak. Ketika
             tidak dapat diamati secara langsung, harga jual berdiri sendiri relatif diperkirakan berdasarkan
             biaya yang diharapkan ditambah marjin.
          e. Pengakuan pendapatan ketika kewajiban pelaksanaan telah dipenuhi dengan menyerahkan
             barang atau jasa yang dijanjikan ke pelanggan (ketika pelanggan telah memiliki kendali atas
             barang atau jasa tersebut).

          Kewajiban pelaksanaan dapat dipenuhi dengan 2 cara, yakni:

          a. Suatu titik waktu (umumnya janji untuk menyerahkan barang ke pelanggan); atau
          b. Suatu periode waktu (umumnya janji untuk menyerahkan jasa ke (pelanggan). Untuk
             kewajiban pelaksanaan yang dipenuhi dalam suatu periode waktu, Grup memilih ukuran
             penyelesaian yang sesuai untuk penentuan jumlah pendapatan yang harus diakui karena telah
             terpenuhinya kewajiban pelaksanaan. Pembayaran harga transaksi berbeda untuk setiap
             kontrak. Aset kontrak diakui ketika jumlah penerimaan dari pelanggan kurang dari saldo
             kewajiban pelaksanaan yang telah dipenuhi. Kewajiban kontrak diakui ketika jumlah
             penerimaan dari pelanggan lebih dari saldo kewajiban pelaksanaan yang telah dipenuhi. Aset
             kontrak disajikan dalam "Piutang usaha" dan liabilitas kontrak disajikan dalam "Pendapatan
             tangguhan”.

          Pendapatan Bunga

          Pendapatan bunga di akru berdasarkan waktu terjadinya dengan acuan jumlah pokok terutang dan
          tingkat bunga yang berlaku.




                                                    - 18 -
Page 22
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 31 Maret 2026
Untuk Periode Maret Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

          Biaya dan Beban

          Beban diakui pada saat terjadinya (accrual basis).

          Penjualan Barang

          Perusahaan mengakui pendapatan ketika Perusahaan memenuhi kewajiban pelaksanaan dengan
          mengalihkan barang atau jasa yang dijanjikan (yaitu aset) kepada pelanggan. Aset dialihkan ketika
          pelanggan memperoleh pengendalian atas aset tersebut.

     2.s. Laba Per Saham

          Berdasarkan PSAK 233, “Laba per Saham”, laba per saham dasar dihitung dengan membagi laba
          bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk dengan jumlah rata-rata tertimbang dari
          saham yang beredar pada tahun yang bersangkutan yang disesuaikan dengan jumlah saham
          biasa yang dibeli kembali.
          Laba per saham dihitung dengan membagi laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas
          dengan jumlah rata-rata tertimbang saham biasa.

     2.t. Biaya Emisi Saham

         Biaya-biaya yang terjadi sehubungan dengan penerbitan modal saham Perusahaan kepada publik
         dikurangkan langsung dengan hasil emisi dan disajikan sebagai pengurang akun tambahan modal
         disetor dalam laporan posisi keuangan.


3.   PERTIMBANGAN KRITIS AKUNTANSI DAN ESTIMASI AKUNTANSI YANG MATERIAL

     Dalam penerapan kebijakan akuntansi Grup, yang dijelaskan dalam Catatan 2, Dewan Direksi
     diwajibkan untuk membuat pertimbangan, estimasi dan asumsi tentang jumlah tercatat aset dan
     liabilitas yang tidak tersedia dari sumber lain. Estimasi dan asumsi yang terkait didasarkan pada
     pengalaman historis dan faktor-faktor lain yang dianggap relevan. Hasil aktualnya mungkin berbeda dari
     estimasi tersebut.

     Estimasi dan asumsi yang mendasari ditelaah secara berkelanjutan. Revisi estimasi akuntansi diakui
     dalam periode dimana estimasi tersebut direvisi jika revisi hanya mempengaruhi periode itu, atau pada
     periode revisi dan periode masa depan jika revisi mempengaruhi kedua periode tersebut.

     Pertimbangan Kritis dalam Penerapan Kebijakan Akuntansi

     Dalam proses penerapan kebijakan akuntansi yang dijelaskan dalam Catatan 2, tidak terdapat
     pertimbangan kritis yang memiliki dampak signifikan pada jumlah yang diakui dalam laporan keuangan
     konsolidasian, selain dari penyajian perkiraan yang diatur dibawah ini:

     Sumber Estimasi Ketidakpastian

     Asumsi utama mengenai masa depan dan sumber estimasi ketidakpastian utama lainnya pada akhir
     periode pelaporan, yang memiliki risiko signifikan yang mengakibatkan penyesuaian material terhadap
     jumlah tercatat aset dan liabilitas dalam periode pelaporan berikutnya dijelaskan dibawah ini:

     Penurunan Nilai Aset

     Pengujian atas penurunan nilai dilakukan apabila terdapat indikasi penurunan nilai. Penentuan nilai
     pakai aset memerlukan estimasi mengenai arus kas yang diharapkan untuk dihasilkan dari penggunaan
     aset (unit penghasil kas) dan penjualan aset tersebut serta tingkat diskonto yang sesuai untuk
     menentukan nilai sekarang.

     Walaupun asumsi yang digunakan dalam mengestimasi nilai pakai aset yang tercermin dalam laporan
     keuangan konsolidasian dianggap telah sesuai dan wajar, namun perubahan signifikan atas asumsi ini
     akan berdampak material terhadap penentuan jumlah yang dapat dipulihkan dan akibatnya kerugian
     penurunan nilai yang timbul akan berdampak terhadap hasil usaha.



                                                  - 19 -
Page 23
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 31 Maret 2026
Untuk Periode Maret Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

      Berdasarkan pertimbangan manajemen, tidak terdapat indikator penurunan nilai atas aset Grup.

      Manfaat Karyawan

      Penentuan liabilitas imbalan pascakerja tergantung pada pemilihan asumsi tertentu yang digunakan oleh
      aktuaris dalam menghitung jumlah liabilitas tersebut. Asumsi tersebut termasuk antara lain tingkat
      diskonto dan tingkat kenaikan gaji. Realisasi yang berbeda dari asumsi Grup diakui dalam laporan
      keuangan mencerminkan jumlah keseluruhan dari defisit atau surplus program. Walaupun asumsi Grup
      dianggap tepat dan wajar, namun perubahan signifikan pada kenyataannya atau perubahan signifikan
      dalam asumsi yang digunakan dapat berpengaruh secara signifikan terhadap liabilitas imbalan
      pascakerja Grup. Nilai tercatat liabilitas imbalan pascakerja dan asumsi dari aktuaris diungkapkan
      dalam Catatan 22.

      Taksiran Masa Manfaat Ekonomis Aset Tetap

      Masa manfaat setiap aset tetap Grup ditentukan berdasarkan kegunaan yang diharapkan dari
      penggunaan aset tersebut. Estimasi ini ditentukan berdasarkan evaluasi teknis internal dan pengalaman
      atas aset sejenis. Masa manfaat setiap aset direviu secara periodik dan disesuaikan apabila perkiraan
      berbeda dengan estimasi sebelumnya karena keausan, keusangan teknis dan komersial, hukum atau
      keterbatasan lainnya atas pemakaian aset. Namun terdapat kemungkinan bahwa hasil operasi dimasa
      mendatang dapat dipengaruhi secara signifikan oleh perubahan atas jumlah serta periode pencatatan
      beban yang diakibatkan karena perubahan faktor yang disebutkan di atas.

      Perubahan masa manfaat aset tetap dapat mempengaruhi jumlah beban penyusutan yang diakui dan
      penurunan nilai tercatat aset tetap.

      Nilai tercatat aset tetap diungkapkan dalam Catatan 10.


4.   KAS DAN SETARA KAS

                                                                     31 Maret            31 Desember
                                                                       2026                  2025
      Kas                                                               80.404.514            79.616.903
      Bank
       Bank Central Asia                                               84.570.980             63.723.117
       Bank CIMB Niaga                                                 42.361.639             42.497.801
       Bank Maybank                                                    28.260.774             28.475.148
       Bank Danamon                                                    26.541.611             27.291.125
       Bank Panin Indonesia                                            13.789.311              7.285.762
       Bank OCBC NISP                                                   1.282.076              1.001.442
      Jumlah                                                          277.210.905            249.891.298

      Seluruh saldo bank ditempatkan pada pihak ketiga dan tidak dijaminkan.


5.   KAS YANG DIBATASI PENGGUNAANNYA

                                                                      31 Maret            31 Desember
                                                                        2026                  2025
     Bank Pan Indonesia                                              6.635.410.615          6.635.410.615
     Jumlah                                                          6.635.410.615          6.635.410.615

     Kas yang dibatasi penggunaannya merupakan rekening Bank Garansi pada Bank Pan Indonesia yang
     bertujuan untuk menjamin utang yang tidak bisa terbayarkan ke pihak prinsipal. Bank Garansi tersebut
     akan diperbarui setiap akhir masa berlaku dengan keterangan sebagai berikut:

     Berdasarkan pemberitahuan perpanjangan Bilyet Deposito Berjangka:


                                                   - 20 -
Page 24
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 31 Maret 2026
Untuk Periode Maret Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

        No. Deposito Berjangka : Bank Pan Indonesia No. 00327012
        Nominal                : Rp 6.579.029.235
        Jangka Waktu           : 3 bulan dari tanggal 15 Februari 2026 – 15 Mei 2026
        Suku Bunga             : 4,25%


6.   PIUTANG USAHA

                                                                    31 Maret            31 Desember
                                                                      2026                  2025
     Pihak Berelasi
     PT Rusco Online Distribusi                                     2.698.822.365        2.748.583.198
     Sub Jumlah                                                     2.698.822.365        2.748.583.198
     Cadangan Kerugian Penurunan Nilai                              (342.795.222)        (342.795.222)
     Jumlah Piutang Pihak Berelasi – Bersih                         2.356.027.143        2.405.787.976
     Pihak Ketiga
     CV Raya Dipta Swastika                                         2.090.018.994        2.395.863.587
     Toko Susu CS                                                     285.000.000          465.526.841
     Toko MMM Sejahtera                                               148.119.969          178.503.990
     CV H.M Putra                                                     144.853.999          154.853.999
     PT Astro Teknologies Indonesia                                    25.487.490          304.603.258
     PT Badan Koneksi Niaga Solusindo                                           -          430.559.094
     PT Duta Sentosa Yasa                                                       -          362.981.409
     PT Orientraco Perkasa                                                      -          291.587.677
     PT Jaya Putra Panipahan                                                    -          211.054.558
     PT Niceso Sukses Indonesia                                                 -          129.052.727
     Lainnya (Masing-masing dibawah Rp 100.000.000)                   394.948.974        1.783.326.718
     Sub Jumlah                                                     3.088.429.426        6.707.913.858
     Cadangan Kerugian Penurunan Nilai                              (836.591.311)        (836.591.311)
     Jumlah Piutang Pihak Ketiga – Bersih                           2.251.838.115        5.871.322.547
     Jumlah                                                         4.607.865.258        8.277.110.523

     Rincian umur piutang usaha sebagai berikut:

                                                                     31 Maret           31 Desember
                                                                       2026                 2025
     Belum Jatuh Tempo                                                  39.918.308        1.565.735.703
     Jatuh Tempo
       0 - 30 hari                                                      50.560.539        1.204.084.780
       31 - 60 hari                                                      2.080.298        1.146.918.541
       61 - 90 hari                                                     45.498.324        4.578.947.563
       > 90 hari                                                     5.649.194.322          960.810.469
     Jumlah                                                          5.787.251.791        9.456.497.056
     Cadangan Kerugian Penurunan Nilai                             (1.179.386.533)       (1.179.386.533)
     Jumlah Bersih                                                   4.607.865.258        8.277.110.523

     Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai:

                                                                    31 Maret            31 Desember
                                                                      2026                  2025
     Saldo Awal                                                     1.179.386.533           126.365.693
     Pemulihan Pencadangan (Catatan 28)                                         -         1.053.020.840
     Jumlah                                                         1.179.386.533         1.179.386.533



                                                   - 21 -
Page 25
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 31 Maret 2026
Untuk Periode Maret Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

   Mutasi Cadangan Kerugian Penurunan Nilai Piutang Perusahaan menggunakan model kerugian kredit
   ekspektasian, yang menggunakan model kerugian kredit yang terjadi untuk mengukur penyisihan
   penurunan nilai piutang usaha. Manajemen berpendapat bahwa jumlah cadangan kerugian penurunan nilai
   piutang diatas adalah cukup untuk menutup kemungkinan kerugian atas tidak tertagihnya piutang tersebut.
   Berdasarkan penelaahan atas status masing-masing piutang pada akhir tahun, manajemen memutuskan
   bahwa cadangan kerugian penurunan nilai atas piutang usaha adalah cukup karena tidak terdapat
   perubahan signifikan terhadap kualitas kredit dan jumlah tersebut masih dapat ditagih. Selain itu, terdapat
   piutang yang telah dilakukan penurunan nilai.


7. PIUTANG LAIN-LAIN KEPADA PIHAK KETIGA

                                                                       31 Maret             31 Desember
                                                                         2026                   2025
   Principle DCV                                                      2.703.743.856           3.889.235.709
   Principle MRV                                                      4.171.492.903           4.990.552.093
   Giro Mundur                                                          309.080.269             900.614.983
   Lain-lain                                                          1.349.600.539           1.349.600.539
   Jumlah                                                             8.533.917.567         11.130.003.324

   Piutang klaim asuransi kebakaran merupakan klaim asuransi atas kebakaran gudang PT Rusindo Eka
   Raya (RER) yang berlokasi di Karawaci Tangerang, pada tanggal 28 Oktober 2024 pukul 16:30 WIB.
   Manajemen Perseroan menjelaskan dalam surat dengan Nomor: 058/LAPD/X/2024 pada tanggal
   29 Oktober 2024.

   Pada tanggal 31 Desember 2024 seluruh persediaan RER diasuransikan kepada PT Zurich Asuransi
   Indonesia Tbk dengan nomor polis 330124001463 dengan nilai pertanggungan sebesar
   Rp 3.971.776.732, PT Asuransi Allianz Utama Indonesia dengan nomor polis JKT01-G-2405-00F0002861
   dengan nilai pertanggungan sebesar Rp 18.000.000.000, PT Asuransi Multi Artha Guna Tbk dengan
   nomor polis 36012125000154 dengan nilai pertanggungan sebesar Rp 11.934.000000 dan nomor polis
   36011024000012 dengan nilai pertanggungan sebesar Rp 9.500.000.000.

   Berdasarkan surat persetujuan klaim asuransi No. Ref: 0050/CMC/ZAI/III/2025-C tanggal 7 Maret 2025
   oleh PT Zurich Asuransi Indonesia Tbk menyampaikan persetujuan klaim dengan perhitungan ganti rugi
   sebesar Rp 3.548.086.074.

   Surat pernyataan No. KLAIM 99010112401744 tanggal 12 Maret 2025 PT Bank Danamon Indonesia Tbk
   QQ PT Rusindo Eka Raya menyatakan setuju untuk menerima pembayaran klaim dari PT Zurich Asuransi
   Indonesia Tbk sebagai Penanggung sebesar Rp 3.548.086.074, pembayaran klaim tersebut ditransfer atas
   nama Dana Setoran Asuransi Pinjaman Rekanan SMEC dengan nomor rekening GL 241213.

   Berdasarkan Dana Setoran Asuransi Reff No. 15/ZAI-BDI/FIN/III/25 tanggal 25 Maret 2025 yang
   menyatakan bahwa PT Zurich Asuransi Indonesia Tbk telah melakukan pendebetan ke rekening Bank
   Danamon atas nama PT Rusindo Eka Raya sebesar Rp 3.548.086.074.

   Berdasarkan Dana Setoran Asuransi Reff No. A2KK83DM0IXB tanggal 8 Agustus 2025 yang menyatakan
   bahwa PT Asuransi Allianz Utama Indonesia telah melakukan pendebetan ke rekening Bank Maybank atas
   nama PT Rusindo Eka Raya sebesar Rp 11.500.000.000.
   Berdasarkan Dana Setoran Asuransi Reff No. A2KK7MWYSP3N tanggal 8 Agustus 2025 yang
   menyatakan bahwa PT Asuransi Allianz Utama Indonesia telah melakukan pendebetan ke rekening Bank
   Maybank atas nama PT Rusindo Eka Raya sebesar Rp 2.372.970.640.

   Berdasarkan surat Permohonan Persetujuan Klaim Asuransi dengan PT Asuransi Multi Artha Guna Tbk
   No.058/BIL/VI/2025 tanggal 20 Juni 2025, menyetujui klaim asuransi dengan nominal sebesar
   Rp 5.720.187.143.

   Berdasarkan Dana Setoran Asuransi Reff No. 058/BIL/VI/2025 tanggal 15 Juli 2025 yang menyatakan
   bahwa PT Asuransi Multi Artha Guna Tbk telah melakukan pendebetan ke rekening Bank BCA atas nama
   PT Rusindo Eka Raya sebesar Rp 5.720.187.143.



                                                   - 22 -
Page 26
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 31 Maret 2026
Untuk Periode Maret Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

   Piutang kepada Rustono Fulia merupakan pinjaman yang diberikan oleh Perusahaan untuk keperluan
   sewa berdasarkan Perjanjian sewa No. 001/SPK-SEWA/RER/I/2025 pada tanggal 2 Januari 2025 sampai
   dengan 31 Desember 2025.

   Piutang kepada PT Rusco Online Distribusi merupakan pinjaman yang diberikan oleh RER berdasarkan
   perjanjian untuk keperluan modal PT Rusco Online Distribusi berdasarkan perjanjian No. ADDM-02/RER-
   ROD/01/2025 yang tidak dikenakan bunga dan akan dilunasi dalam jangka waktu selambat-lambatnya
   pada tanggal 31 Desember 2026.

   Piutang Principle Distributor Claim Voucher (DCV) merupakan piutang kepada distributor RER atas
   program yang diberikan oleh distributor kepada toko serta bonus atas pencapaian yang diperoleh dari
   Grup.

   Piutang Principle Market Return Voucher (MRV) merupakan piutang atas pengembalian barang oleh Grup
   kepada pemasok.


8. PERSEDIAAN

                                                                     31 Maret                31 Desember
                                                                       2026                      2025
   Kebutuhan Ibu dan Anak                                           5.603.151.468             6.796.761.166
   Perlengkapan Elektronik                                          4.947.676.903             5.579.178.217
   Makanan dan Minuman                                              4.630.131.843             5.817.052.295
   Jumlah                                                          15.180.960.214            18.192.991.678

   Seluruh persediaan merupakan persediaan yang dimiliki oleh Perusahaan dan tidak terdapat persediaan
   yang dikonsinyasikan kepada pihak lain.

   Pada tanggal 31 Desember 2024 seluruh persediaan RER diasuransikan kepada PT Zurich Asuransi
   Indonesia Tbk dengan nomor polis 330124001463 dengan nilai pertanggungan sebesar
   Rp 3.971.776.732 dengan jangka waktu sejak 30 September 2024 sampai dengan 30 September 2025.

   Pada tanggal 21 Maret 2025 persediaan RER yang diasuransikan kepada PT Zurich Asuransi Indonesia
   Tbk dengan nomor polis 330124001463 sudah dibayarkan sebesar Rp 3.548.086.074.

   Pada tanggal 31 Desember 2024 seluruh persediaan RER diasuransikan kepada PT Asuransi Multi Artha
   Guna Tbk dengan nomor polis 36012125000154 dengan nilai pertanggungan sebesar
   Rp 11.934.000000 dengan jangka waktu sejak 1 Januari 2025 sampai dengan 1 Januari 2026.


9. ASET TETAP

                                                                  31 Maret 2026
                                          Saldo Awal       Penambahan      Pengurangan          Saldo Akhir
   Harga Perolehan
   Pemilikan Langsung
    Tanah                                 71.914.730.000               -                 -      71.914.730.000
    Bangunan                              25.033.113.000               -                 -      25.033.113.000
    Peralatan Kantor                       1.575.167.843               -                 -       1.575.167.843
    Kendaraan                             11.247.004.834               -                 -      11.247.004.834
   Jumlah                                109.770.015.677               -                 -     109.770.015.677
   Akumulasi Penyusutan
   Pemilikan Langsung
    Bangunan                               5.346.772.100     302.695.100                 -       5.649.467.200
    Peralatan Kantor                       1.560.830.648       1.785.432                 -       1.562.616.080
    Kendaraan                              8.338.362.351     244.010.294                 -       8.582.372.645
   Jumlah                                 15.245.965.099     548.490.826                 -      15.794.455.925
   Nilai Buku                             94.524.050.578                                        93.975.559.752




                                                - 23 -
Page 27
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 31 Maret 2026
Untuk Periode Maret Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

                                                                 31 Desember 2025
                                           Saldo Awal       Penambahan    Pengurangan          Saldo Akhir
   Harga Perolehan
   Pemilikan Langsung
    Tanah                                  71.914.730.000               -               -      71.914.730.000
    Bangunan                               25.033.113.000               -               -      25.033.113.000
    Peralatan Kantor                        1.563.400.953      11.766.890               -       1.575.167.843
    Kendaraan                              11.247.004.834               -               -      11.247.004.834
   Jumlah                                 109.758.248.787      11.766.890               -     109.770.015.677
   Akumulasi Penyusutan
   Pemilikan Langsung
    Bangunan                                4.135.991.700   1.210.780.400               -       5.346.772.100
    Peralatan Kantor                        1.544.980.597      15.850.051               -       1.560.830.648
    Kendaraan                               7.362.321.176     976.041.175               -       8.338.362.351
   Jumlah                                  13.043.293.473   2.202.671.626               -      15.245.965.099
   Nilai Buku                              96.714.955.314                                      94.524.050.578

   Beban penyusutan dialokasikan sebagai berikut:

                                                                    31 Maret            31 Desember
                                                                      2026                  2025
   Beban Pokok Penjualan (Catatan 27)                                           -            2.198.471.631
   Beban Umum dan Administrasi (Catatan 28)                           548.490.826                4.199.995
   Jumlah                                                             548.490.826            2.202.671.626

   Aset berupa kendaraan diasuransikan ke PT Mitsui Leasing Capital No. 102330730/103528 terhadap
   kecelakaan dengan jumlah pertanggungan masing-masing sebesar Rp 1.738.000.000 dengan jangka
   waktu yang berlaku sampai 12 Desember 2026.

   Bangunan & sarana pelengkap serta mesin - mesin pabrik Perusahaan diasuransikan kepada PT Asuransi
   Multi Artha Guna, Tbk dengan nomor polis 36012125020592, nilai pertanggungan sebesar
   Rp94.819.480.000 dengan jangka waktu yang berlaku pada tanggal 19 Desember 2025 sampai dengan 19
   Desember 2026.


10. ASET HAK - GUNA

                                                                     31 Maret               31 Desember
                                                                       2026                     2025
   Harga Perolehan                                                  1.396.686.896            1.396.686.896
   Akumulasi Penyusutan                                             (872.929.311)            (803.094.966)
   Jumlah                                                             523.757.585              558.674.758

   RER mengadakan perjanjian sewa menyewa dengan Tn. Rustono Fulia berdasarkan tanggal
   3 Januari 2020 atas sebidang tanah berikut bangunan yang berdiri di atasnya seluas 1.860 m2 atas nama
   Tn. Rustono Fulia yang terletak di Jl. Imam Bonjol KM 2.8 No. 228, Karawaci, Tangerang. Masa sewa ini
   berlaku selama 10 tahun sejak 1 Januari 2020 sampai dengan 1 Januari 2030 dengan nilai sewa sebesar
   Rp 180.000.000 per tahun.

   Sehubungan dengan perjanjian sewa menyewa seluruhnya dilakukan dengan pihak berelasi yaitu
   Tn. Rustono Fulia. Syarat dan ketentuan yang dimaksud atas perjanjian tersebut adalah sebagai berikut:
    Perjanjian sewa-menyewa ini dilangsungkan dan diterima untuk jangka waktu 10 (sepuluh) tahun
       terhitung sejak tanggal 1 Januari 2020 sampai dengan 31 Desember 2030 dan dapat diperpanjang
       dengan jangka waktu tertentu dengan syarat-syarat yang akan disepakati kemudian oleh yang
       menyewakan dan penyewa.
    Penyewa dilarang menggunakan objek sewa selain untuk kantor dan gudang sebagaimana disepakati
       pada Perjanjian Sewa.




                                                 - 24 -
Page 28
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 31 Maret 2026
Untuk Periode Maret Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

      Selama jangka waktu berlakunya perjanjian, penyewa sama sekali tidak dibenarkan untuk
       mengalihkan hak atau menyewakan kembali kepada pihak ketiga dengan alasan apapun juga, tanpa
       izin dan persetujuan tertulis dari pihak pertama.
      Penyewa tidak diperbolehkan mengubah struktur dan instalasi dari unit bangunan tersebut tanpa izin
       dan persetujuan dari pihak yang menyewakan.

   Alokasi beban amortisasi adalah sebagai berikut:

                                                                    31 Maret            31 Desember
                                                                      2026                  2025
   Beban Pokok Penjualan (Catatan 27)                                  34.917.173           139.668.690
   Jumlah                                                              34.917.173           139.668.690


11. INVESTASI PADA OBLIGASI DAN REKSADANA

                                                                    31 Maret            31 Desember
                                                                      2026                  2025
   Bank Central Asia                                                   11.296.287            11.199.983
   Jumlah                                                              11.296.287            11.199.983

   Reksadana diperoleh melalui Bank Central Asia dengan rincian sebagai berikut:

   Reksadana                  : Batavia Dana Kas Maxima
   Jumlah Unit                : 5.966,8007
   NAB/Unit Beli Rata-rata    : 1.675,9400
   NAB/Unit Pasar             : 1.893,8600
   Tanggal NAB/Unit Pasar     : 31 Maret 2026
   Nilai Modal                : Rp 9.999.999,97
   Nilai Pasar                : Rp 11.296.287,45


12. ASET KEUANGAN LAINNYA

   Deposito Berjangka pada Pihak Ketiga:

                                                                       31 Maret          31 Desember
                                                                         2026                2025
   Bank Danamon Indonesia                                              750.000.000                     -
   Jumlah                                                              750.000.000                     -

   Berdasarkan pemberitahuan perpanjangan Bilyet Deposito Berjangka tanggal 08 September 2025:
    No. Deposito Berjangka      : Bank Danamon No. 003699170142
    Nominal                : Rp 750.000.000
    Jangka Waktu           : 12 bulan dari tanggal 08 September 2025 – 09 September 2026
    Suku Bunga             : 4,00%

   Deposito berjangka dijaminkan dalam rangka perpanjangan fasilitas Kredit Rekening Koran (KRK) pasif.
   Deposito tersebut merupakan jaminan baru berupa time deposit (TD) atas nama PT Rusindo Eka Raya




                                                 - 25 -
Page 29
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 31 Maret 2026
Untuk Periode Maret Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

13. UTANG USAHA KEPADA PIHAK KETIGA

                                                                  31 Maret          31 Desember
                                                                    2026                2025
    PT Lucky Mom Indonesia                                      12.047.645.409       12.532.118.428
    PT Energizer Indonesia                                         216.669.947          311.669.947
    PT Eden Pangan Indonesia                                       158.330.023          484.839.751
    PT Angel Greenmom Indonesia                                    124.189.114          172.930.442
    PT Hoka Karya Mandiri                                          104.269.626          777.027.930
    PT Sukanda Djaya                                                39.793.647           39.793.647
    PT Fokus Ritel Indoprima                                                 -        4.266.475.424
    PT Bintang Inter Global                                                  -        2.088.761.118
    PT Macrosentra Niagaboga                                                 -        1.939.694.329
    PT Delta Sukses Teknologi                                                -          220.749.499
    Jumlah                                                      12.690.897.766       22.834.060.515

    Rincian umur utang usaha kepada pihak ketiga adalah sebagai berikut:

                                                                  31 Maret          31 Desember
                                                                    2026                2025
    Belum Jatuh Tempo                                                         -       5.232.028.007
    Jatuh Tempo
        30 hari                                                    104.269.626        2.355.492.550
        31 - 60 hari                                                         -        6.978.582.373
        61 - 90 hari                                               301.650.029        6.076.365.088
        ≥ 90 hari                                               12.284.978.111        2.191.592.497
    Jumlah                                                      12.690.897.766       22.834.060.515


14. UTANG LAIN-LAIN

                                                                  31 Maret          31 Desember
                                                                    2026                2025
    Pihak Berelasi
    Jangka Pendek
    Rustono Fulia                                                6.254.219.000          283.360.000
    PT Visindo Prime Sinergi (dahulu PT Parama Multidaya)        4.698.508.598        4.698.508.598
    Leo Andyanto                                                 3.000.000.000        3.000.000.000
    PT Intiputera Bumitirta                                        450.000.000          450.000.000
    PT JSI Sinergi Mas                                             306.597.500                    -
    Sub Jumlah                                                  14.709.325.098        8.431.868.598
    Jangka Panjang
    Leo Andyanto                                                37.000.000.000       37.000.000.000
    PT Intiputera Bumitirta                                     17.550.000.000       17.550.000.000
    Sub Jumlah                                                  54.550.000.000       54.550.000.000
    Jumlah                                                      69.259.325.098       62.981.868.598

    Perjanjian utang lain-lain kepada PT Visindo Prime Sinergi (dahulu PT Parama Multidaya) mengalami
    beberapa kali perubahan, perubahan terakhir berdasarkan perjanjian No. ADDM-LAPD-PM/01/2025 para
    pihak menyetujui addendum perjanjian utang-piutang dan sampai dengan 31 Desember 2025 Perusahaan
    belum melunasi utang kepada PT Visindo Prime Sinergi (dahulu PT Parama Multidaya).

    RER mengadakan perjanjian utang dengan PT Blessindo Makmur Sentosa berdasarkan Perjanjian Utang
    No. BMS-RER/02/2023 pada tanggal 13 Februari 2023 dengan jangka waktu maksimal pengembalian
    pada tanggal 31 Desember 2024. Sampai dengan diterbitkannya laporan keuangan Perusahaan
    melakukan perpanjangan berdasarkan addendum No. ADDM-01/BMS-RER/01/2025 dengan jangka
    waktu pelunasan selambat-lambatnya pada tanggal 31 Desember 2026.



                                                - 26 -
Page 30
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 31 Maret 2026
Untuk Periode Maret Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

    RER mengadakan perjanjian utang dengan PT Rusco Online Distribusi berdasarkan Perjanjian Utang No.
    RER-ROD/09/2021 pada tanggal 6 September 2021 dengan jangka waktu maksimal pengembalian pada
    tanggal 31 Desember 2023. Sampai dengan diterbitkannya laporan keuangan Perusahaan melakukan
    perpanjangan berdasarkan addendum No. ADDM-02/RER-ROD/01/2025 dengan jangka waktu pelunasan
    selambat-lambatnya pada tanggal 31 Desember 2026.

    RER mengadakan perjanjian utang dengan Yehezkiel Fulia berdasarkan Perjanjian Utang No. YF-
    RER/01/2022 pada tanggal 3 Januari 2022 dengan jangka waktu maksimal pengembalian pada tanggal
    31 Desember 2024. Sampai dengan diterbitkannya laporan keuangan Perusahaan melakukan
    perpanjangan berdasarkan addendum No. ADDM-01/YF-RER/01/2025 dengan jangka waktu pelunasan
    selambat-lambatnya pada tanggal 31 Desember 2026.

    Berdasarkan Addendum Perjanjian Fasilitas Pinjaman Nomor PSP-LAPD/V/2023 tanggal 16 Mei 2023
    antara Perusahaan dengan Leo Andyanto, selanjutnya para pihak menyetujui untuk perjanjian fasilitas
    pinjaman Perusahaan dari Leo Andyanto sebesar Rp 40.000.000.000, dengan jangka waktu 10 tahun dan
    bunga sebesar 1,00% per annum yang dibayarkan setiap tiga bulan. Pinjaman ini akan digunakan oleh
    Perusahaan untuk keperluan pengambilalihan mayoritas sebanyak 51% kepemilikan atas saham PT
    Rusindo Eka Raya dan sisanya akan dipergunakan untuk modal kerja Perusahaan.

    Berdasarkan Addendum Perjanjian Fasilitas Pinjaman Nomor PSP/LA-IB/V/2023 tanggal 16 Mei 2023
    antara Perusahaan dengan PT Intiputera Bumitirta, selanjutnya para pihak menyetujui untuk perjanjian
    fasilitas pinjaman Perusahaan dari PT Intiputera Bumitirta sebesar Rp 18.000.000.000, dengan jangka
    waktu 10 tahun dan bunga sebesar 1,00% per annum yang dibayarkan setiap tiga bulan. Pinjaman ini
    akan digunakan oleh Perusahaan untuk keperluan pengambilalihan mayoritas sebanyak 51% kepemilikan
    atas saham PT Rusindo Eka Raya.


15. PERPAJAKAN

    a. Pajak Dibayar Dimuka

                                                                    31 Maret           31 Desember
                                                                      2026                 2025
        Pajak Pertambahan Nilai-Bersih                                647.196.020           919.981.885
        Jumlah                                                        647.196.020           919.981.885

    b. Utang Pajak

                                                                    31 Maret           31 Desember
                                                                      2026                 2025
        Pajak Penghasilan:
        Entitas Induk
         Pasal 21                                                               -            22.664.662
         Pasal 23                                                       1.880.000             2.783.121
        Jumlah                                                          1.880.000            25.447.783

    c. Beban Pajak Penghasilan – Bersih

                                                                    31 Maret           31 Desember
                                                                      2026                 2025
        Manfaat Pajak Tangguhan                                         3.385.036         (279.379.730)
        Jumlah                                                          3.385.036         (279.379.730)




                                                 - 27 -
Page 31
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 31 Maret 2026
Untuk Periode Maret Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

    d. Pajak Penghasilan Badan

        Entitas Induk

                                                                         31 Maret             31 Desember
                                                                           2026                   2025
        Laba (Rugi) Sebelum Pajak Penghasilan
        Menurut Laporan Laba Rugi                                       (590.337.018)         (1.240.987.095)
        Koreksi Fiskal:
        Beda Tetap
        Tunjangan PPh 21                                                    3.450.496              54.450.650
        Beban Imbalan Paska Kerja                                          16.394.500              65.578.000
        Pendapatan Jasa Giro                                                  (21.187)                (44.068)
        Jumlah Koreksi Fiskal Bersih                                       19.823.809             119.984.582
        Laba (Rugi) Fiskal                                              (570.513.207)         (1.121.002.513)
        Akumulasi Rugi Fiskal
         2021                                                                        -                      -
         2022                                                                        -                      -
         2023                                                                        -                      -
         2024                                                          (2.323.376.905)        (2.323.376.905)
         2025                                                          (1.121.892.013)        (1.121.892.013)
         2026                                                            (570.513.207)                      -
        Jumlah Akumulasi Rugi Fiskal                                   (4.015.782.125)        (3.445.268.918)

        Entitas Anak – RER

                                                                       31 Maret               31 Desember
                                                                         2026                     2025
        Rugi Sebelum Pajak                                          (2.881.467.245)           (5.533.154.609)
        Beda Temporer:
        Beban Imbalan Pascakerja                                          15.386.525              61.546.098
        Penyusutan Aset Tetap                                                      -             886.458.155
        Beda Permanen:
        Pendapatan Jasa Giro                                            (58.704.736)              (2.490.102)
        Beban yang tidak Dapat dikurangkan menurut fiskal                          -             106.087.380
        Sumbangan dan Jamuan                                                       -              14.400.000
        Rugi Kena Pajak (Rugi Fiskal)                               (2.807.375.984)           (4.467.153.078)
        Pembulatan                                                  (2.807.375.000)           (4.467.153.000)

        Laba kena pajak hasil rekonsiliasi pada 31 Maret 2026 dan 31 Desember 2025 menjadi dasar dalam
        pengisian SPT Tahunan Pajak Penghasilan Badan.

    e. Pajak Tangguhan

                                                                          Dibebankan ke
                                                                           Penghasilan
                                   1 Januari          Dikreditkan         Komprehensif             31 Maret
                                     2026            ke Laba Rugi              Lain                  2026
        Imbalan Pascakerja         190.370.755             3.385.036                608.885        194.364.676
        Cadangan Piutang           259.465.037                     -                      -        259.465.037
        Penyusutan Aset Tetap      (26.290.347)                    -                      -        (26.290.347)
        Aset Pajak Tangguhan
        Bersih                      423.545.445            3.385.036                608.885         427.539.366




                                                  - 28 -
Page 32
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 31 Maret 2026
Untuk Periode Maret Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

                                                                        Dibebankan ke
                                                                         Penghasilan
                                   1 Januari          Dikreditkan       Komprehensif         31 Desember
                                     2025            ke Laba Rugi            Lain                2025
        Imbalan Pascakerja          275.197.572        (90.767.316)             5.940.499       190.370.755
        Cadangan Piutang            173.276.810          86.188.227                     -       259.465.037
        Penyusutan Aset Tetap       248.510.294       (274.800.641)                     -       (26.290.347)
        Aset Pajak Tangguhan
        Bersih                      696.984.676       (279.379.730)             5.940.499       423.545.445


16. UTANG BANK

                                                                      31 Maret              31 Desember
                                                                        2026                    2025
    Bank Danamon Indonesia                                            1.036.394.665            598.183.790
    Jumlah Utang Bank                                                 1.036.394.665            598.183.790
    Tingkat suku bunga                                                  3,65%                  3,65%

    RER memiliki utang bank dengan rincian sebagai berikut:

    1) Bank Danamon Indonesia

        a.   Berdasarkan perjanjian kredit Nomor PP/PRP/0001/1024 tanggal 29 September 2025 Perihal
             Pemberian Gadai Deposito sebagai agunan kredit.
                Plafon                : Rp 5.000.000.000
                Jenis Kredit          : Rekening Koran Passive
                Jangka Waktu          : 12 bulan terhitung mulai tanggal 27-09-2025 s/d 27-09-2026
                Suku Bunga            : 8,50%
                Jaminan               :
                 a) Bilyet Deposito No. Seri DE-D16604, No. Rekening 003650526811 atas nama
                     PT Rusindo Eka Raya sebesar Rp 1.500.000.000
                 b) AR atas nama PT Rusindo Eka Raya sebesar Rp 2.000.000.000
                 c) Inventory atas nama PT Rusindo Eka Raya sebesar Rp 2.000.000.000
                Ketentuan tambahan:
                 a) Debitur wajib membuka rekening operasional dan rekening KRK Pasif pada Bank.
                 b) Debitur wajib melakukan pembelian seluruh barang dagangan dari Prinsipal
                     menggunakan Fasilitas KRK Pasif di Bank.
                 c) Menyerahkan Laporan Keuangan Triwulan termasuk neraca dan perhitungan laba-rugi,
                     segera setelah diminta oleh Bank selambat-lambatnya 60 hari kalender sejak tanggal
                     laporan.
                 d) Menyerahkan daftar stock barang debitur setiap triwulan selambat-lambatnya 30 hari
                     kalender setelah tanggal periode laporan dan ditandatangani oleh pihak yang
                     berwenang dari debitur.


17. UTANG LEMBAGA KEUANGAN NON-BANK

                                                                        31 Maret            31 Desember
                                                                          2026                  2025
    PT Berdayakan Usaha Indonesia (Batumbu)                           27.723.518.217        28.157.139.475
    PT Sembrani Finance Indonesia                                                  -         1.416.850.865
    PT Dipo Star Finance                                                           -         1.035.235.393
    Jumlah Utang Bank                                                 27.723.518.217        30.609.225.733

    Tingkat suku bunga                                                2,31% - 11%           2,31% - 11%



                                                  - 29 -
Page 33
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 31 Maret 2026
Untuk Periode Maret Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

     Perusahaan mengadakan perjanjian utang dengan PT Sembrani Finance Indonesia berdasarkan
     Perjanjian Pembiayaan Investasi dengan cara Sales and Lease Back No. 10125020569 pada tanggal
     29 September 2025 dengan jangka waktu 24 (dua puluh empat) bulan dengan pembayaran uang sewa
     berikutnya pada tanggal 25 September 2025 sampai dengan 25 Agustus 2027 dengan suku bunga
     7,98%. Pinjaman tersebut menjaminkan berupa BPKB atas 1 (satu) unit mobil kepada PT Sembrani
     Finance Indonesia.

     Perusahaan mengadakan perjanjian utang dengan PT Sembrani Finance Indonesia berdasarkan
     Perjanjian Pembiayaan Investasi dengan cara Sales and Lease Back No. 10125020570 pada tanggal
     29 September 2025 dengan jangka waktu 24 (dua puluh empat) bulan dengan pembayaran uang sewa
     berikutnya pada tanggal 25 September 2025 sampai dengan 25 Agustus 2027 dengan suku bunga
     7,98%. Pinjaman tersebut menjaminkan berupa BPKB atas 1 (satu) unit mobil kepada PT Sembrani
     Finance Indonesia.

     Perusahaan mengadakan perjanjian utang dengan PT Sembrani Finance Indonesia berdasarkan
     Perjanjian Pembiayaan Investasi dengan cara Sales and Lease Back No. 10125020571 pada tanggal
     29 September 2025 dengan jangka waktu 24 (dua puluh empat) bulan dengan pembayaran uang sewa
     berikutnya pada tanggal 25 September 2025 sampai dengan 25 Agustus 2027 dengan suku bunga
     7,98%. Pinjaman tersebut menjaminkan berupa BPKB atas 1 (satu) unit mobil kepada PT Sembrani
     Finance Indonesia.

     Perusahaan mengadakan perjanjian utang dengan PT Sembrani Finance Indonesia berdasarkan
     Perjanjian Pembiayaan Investasi dengan cara Sales and Lease Back No. 10125020572 pada tanggal
     29 September 2025 dengan jangka waktu 24 (dua puluh empat) bulan dengan pembayaran uang sewa
     berikutnya pada tanggal 25 September 2025 sampai dengan 25 Agustus 2027 dengan suku bunga
     7,98%. Pinjaman tersebut menjaminkan berupa BPKB atas 1 (satu) unit mobil kepada PT Sembrani
     Finance Indonesia.

     Perusahaan mengadakan perjanjian utang dengan PT Sembrani Finance Indonesia berdasarkan
     Perjanjian Pembiayaan Investasi dengan cara Sales and Lease Back No. 10125020573 pada tanggal
     29 September 2025 dengan jangka waktu 24 (dua puluh empat) bulan dengan pembayaran uang sewa
     berikutnya pada tanggal 25 September 2025 sampai dengan 25 Agustus 2027 dengan suku bunga
     7,98%. Pinjaman tersebut menjaminkan berupa BPKB atas 1 (satu) unit mobil kepada PT Sembrani
     Finance Indonesia.

     Perusahaan mengadakan perjanjian utang dengan PT Sembrani Finance Indonesia berdasarkan
     Perjanjian Pembiayaan Investasi dengan cara Sales and Lease Back No. 10125020574 pada tanggal
     29 September 2025 dengan jangka waktu 24 (dua puluh empat) bulan dengan pembayaran uang sewa
     berikutnya pada tanggal 25 September 2025 sampai dengan 25 Agustus 2027 dengan suku bunga
     7,98%. Pinjaman tersebut menjaminkan berupa BPKB atas 1 (satu) unit mobil kepada PT Sembrani
     Finance Indonesia.

     Perusahaan mengadakan perjanjian utang dengan PT Sembrani Finance Indonesia berdasarkan
     Perjanjian Pembiayaan Investasi dengan cara Sales and Lease Back No. 10125020575 pada tanggal
     29 September 2025 dengan jangka waktu 24 (dua puluh empat) bulan dengan pembayaran uang sewa
     berikutnya pada tanggal 25 September 2025 sampai dengan 25 Agustus 2027 dengan suku bunga
     7,98%. Pinjaman tersebut menjaminkan berupa BPKB atas 1 (Satu) unit mobil kepada PT Sembrani
     Finance Indonesia.

     Berdasarkan addendum perjanjian No. 0199/Batumbu/Legal-Compliance/VIII/2024 tanggal 8 Agustus
     2024, perihal exposure kerjasama dan fitur pinjaman.
          Plafon                 : Rp 48.000.000.000
          Jenis Kredit           : APFG maks 100% dari nilai invoice Prinsipal
          Besaran Pinjaman       : Rp 50.000.000 sampai dengan Rp 2.000.000.000
          Jangka Waktu           : 60 hari setelah tanggal Perjanjian
          Suku Bunga             : 11% p.a
          Jaminan                :
           a) Jaminan bilyet giro/cek senilai 125% dari plafond pinjaman.
           b) Garansi Perusahaan dari Prinsipal.
           c) Garansi pribadi dari Tn. Rustono Fulia.



                                              - 30 -
Page 34
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 31 Maret 2026
Untuk Periode Maret Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

     Grup mengadakan perjanjian utang dengan PT Dipo Star Finance berdasarkan perjanjian pembiayaan
     investasi dengan cara Sales and Lease Back No. 0009457/1/10/05/2024 pada tanggal 27 Mei 2024
     dengan jangka waktu 36 (tiga puluh enam) bulan dengan pembayaran uang sewa berikutnya pada
     tanggal 27 Juni 2024 sampai dengan 27 April 2027 dengan suku bunga 2,31%. Pinjaman tersebut
     menjaminkan berupa BPKB atas 7 (tujuh) unit mobil kepada PT Dipo Star Finance.

     Berdasarkan Surat Pelunasan No. 0131/JKS/04/VI/2025 tanggal 4 Juni 2025, Group telah melunasi
     seluruh kewajiban atas pembelian 7 (tujuh) unit kendaraan yang sebelumnya dibiayai melalui fasilitas
     pembiayaan dengan No. Pembiayaan 0009457/1/10/05/2024.

     Perusahaan mengadakan perjanjian utang dengan PT Dipo Star Finance berdasarkan perjanjian
     pembiayaan investasi dengan cara Sales and Lease Back No. 0009438/1/10/02/2024 pada tanggal
     28 Februari 2024 dengan jangka waktu 36 (tiga puluh enam) bulan dengan pembayaran uang sewa
     berikutnya pada tanggal 28 Maret 2024 sampai dengan 28 Januari 2027 dengan suku bunga 6,94%.
     Pinjaman tersebut menjaminkan berupa BPKB atas 7 (tujuh) unit mobil kepada PT Dipo Star Finance.

     Perusahaan mengadakan perjanjian utang dengan PT Dipo Star Finance berdasarkan perjanjian
     pembiayaan investasi dengan cara Sales and Lease Back No. 0009435/1/10/02/2024 pada tanggal
     09 Februari 2024 dengan jangka waktu 36 (tiga puluh enam) bulan dengan pembayaran uang sewa
     berikutnya pada tanggal 9 Maret 2024 sampai dengan 9 Januari 2027 dengan suku bunga 4,23%.
     Pinjaman tersebut menjaminkan berupa BPKB atas 12 (dua belas) unit mobil kepada PT Dipo Star
     Finance.


18. LIABILITAS SEWA KEPADA PIHAK BERELASI

                                                                    31 Maret            31 Desember
                                                                      2026                  2025
    Pembayaran yang Jatuh Tempo pada Tahun:
      2022                                                           180.000.000            180.000.000
      2023                                                           180.000.000            180.000.000
      2024-2030                                                    1.440.000.000          1.440.000.000
    Jumlah Pembayaran Minimum Sewa                                 1.800.000.000          1.800.000.000
                                                                    31 Maret            31 Desember
                                                                      2026                   2025
    Dikurangi:
       Pokok                                                        (756.930.367)         (756.930.367)
       Bunga                                                        (403.313.104)         (403.313.104)
    Nilai Kini Pembayaran Minimum Sewa                               639.756.529            639.756.529
    Dikurangi bagian yang jatuh tempo dalam waktu satu tahun:      (187.635.899)          (148.651.930)
    Bagian Jangka Panjang                                            452.120.630           491.104.599

    Berikut ini merupakan biaya bunga terkait sewa:

                                                                    31 Maret            31 Desember
                                                                      2026                  2025
    Bunga Sewa                                                                   -           38.291.773
    Jumlah                                                                       -           38.291.773

    Liabilitas Sewa merupakan liabilitas kepada Tn. Rustono Fulia sehubungan dengan sewa tanah berikut
    bangunan yang berdiri di atasnya, yang terletak di Jalan Imam Bonjol KM. 2,8 No. 228 Karawaci
    Tangerang dengan jangka waktu selama 10 (sepuluh) tahun dari tanggal 1 Januari 2020 sampai dengan 1
    Januari 2030 dengan pembayaran sewa dilakukan setiap tahun dan tingkat suku bunga sebesar 4,90%,
    dengan harga sewa sebesar Rp 180.000.000.




                                                 - 31 -
Page 35
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 31 Maret 2026
Untuk Periode Maret Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

19. BEBAN AKRUAL

                                                                 31 Maret           31 Desember
                                                                   2026                 2025
   Jasa Profesional                                                96.100.000          118.600.000
   Gaji dan Tunjangan                                              32.945.000           43.740.000
   Jumlah                                                         129.045.000          162.340.000


20. UTANG PEMBELIAN ASET TETAP

    Utang pembelian aset tetap merupakan utang atas pembelian kendaraan bermotor dengan sebagai
    berikut:

    Pembelian kendaraan bermotor dengan nomor rangka mesin MHMFE71EBPK002777 4V21Z00154
    kepada PT Mitsui Leasing Capital dengan suku bunga 5,75% (flat) dan jangka waktu 36 bulan.

    Pembelian kendaraan bermotor dengan nomor rangka mesin MHMFE71EBPK002776 4V21Z00136
    kepada PT Mitsui Leasing Capital dengan suku bunga 5,75% (flat) dan jangka waktu 36 bulan.

    Pembelian kendaraan bermotor dengan nomor rangka mesin MHMFE73EFPK000524 4V21Z75545
    kepada PT Mitsui Leasing Capital dengan suku bunga 5,75% (flat) dan jangka waktu 36 bulan.

    Pembelian kendaraan bermotor dengan nomor rangka mesin MHMFE73EFPK000521 4V21Z75550
    kepada PT Mitsui Leasing Capital dengan suku bunga 5,75% (flat) dan jangka waktu 36 bulan.

    Pembelian kendaraan bermotor dengan nomor mesin MF3PE812TNJ040236 kepada Cimb Niaga
    Finance dengan suku bunga 6,90% dan jangka waktu 24 bulan.

    Pembelian kendaraan mobil dengan nomor mesin MHMFE74EHRK003937 kepada PT Win Express
    Indonesia dengan suku bunga 5% dan jangka waktu 35 bulan.

    Pembelian kendaraan mobil dengan nomor mesin MHMFE74EHRK003943 kepada PT Win Express
    Indonesia dengan suku bunga 5% dan jangka waktu 35 bulan.

    Pembelian kendaraan mobil dengan nomor mesin MHMFE74EHRK003946 kepada PT Win Express
    Indonesia dengan suku bunga 5% dan jangka waktu 35 bulan.

    Pembelian kendaraan mobil dengan nomor mesin MHMFE74HRK003942 kepada PT Win Express
    Indonesia dengan suku bunga 5% dan jangka waktu 35 bulan.

    Pembelian kendaraan mobil dengan nomor mesin MHMFE74EHRK003941 kepada PT Win Express
    Indonesia dengan suku bunga 5% dan jangka waktu 35 bulan.

    Jadwal pembayaran utang pembelian aset tetap minimum berdasarkan perjanjian utang pembelian aset
    tetap Perusahaan pada tanggal 30 September 2025 dan 31 Desember 2024 adalah sebagai berikut:

                                                                 31 Maret           31 Desember
                                                                   2026                 2025
      Liabilitas Sewa Pembiayaan                                 1.045.855.556        1.147.238.889
      Lebih dari Satu Tahun dan Kurang dari Lima Tahun              64.625.000          258.500.000
      Nilai Sekarang atas Pembayaran minimum
      Utang Pembiayaan                                           1.110.480.556        1.405.738.889
      Dikurangi bagian yang jatuh tempo dalam waktu
      satu tahun                                               (1.045.855.556)      (1.147.238.889)
      Bagian Jangka Panjang                                         64.625.000          258.500.000




                                               - 32 -
Page 36
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 31 Maret 2026
Untuk Periode Maret Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

21. LIABILITAS IMBALAN PASCAKERJA

    Grup mencatat liabilitas imbalan pascakerja pada 31 Desember 2024 berdasarkan perhitungan aktuaris
    independen oleh Kantor Konsultan Aktuaria Budi Ramdani dengan asumsi-asumsi sebagai berikut:

                                                                    31 Maret               31 Desember
                                                                      2026                     2025
    Jumlah Karyawan                                                    23                      23
    Umur Pensiun Normal (per Tahun)                                    55                      55
    Kenaikan Gaji (per Tahun)                                        6,00%                   6,00%
    Tingkat Diskonto (per Tahun)                                     6,68%                   6,68%
    Tabel Mortalitas                                                TMI-2019                TMI-2019

    Tabel berikut menyajikan komponen liabilitas imbalan kerja yang diakui dalam laporan posisi keuangan
    konsolidasian dan beban imbalan kerja karyawan yang diakui dalam laporan laba rugi dan penghasilan
    komprehensif lain konsolidasian. Rincian liabilitas atas kewajiban imbalan pascakerja karyawan adalah
    sebagai berikut:

    Mutasi liabilitas atas kewajiban imbalan pascakerja karyawan adalah sebagai berikut:

                                                                    31 Maret               31 Desember
                                                                      2026                     2025
     Saldo Awal Tahun                                               1.223.502.284           1.223.502.284
     Efek Konsolidasi                                                                                   -
     Beban yang Diakui pada Tahun Berjalan                             31.781.025             127.124.098
     Perubahan Kebijakan Kompensasi yang Memengaruhi
     Perhitungan Manfaat                                                         -          (231.777.139)
     Pendapatan Komprehensif Lain                                     (55.589.715)             23.284.636
     Saldo Akhir Tahun                                              1.118.325.189           1.142.133.879

    Jumlah beban imbalan pasca kerja karyawan adalah sebagai berikut:

                                                                    31 Maret               31 Desember
                                                                      2026                     2025
     Beban Jasa Kini                                                   22.683.320              79.080.278
     Beban Bunga                                                        9.097.705              48.043.820
     Perubahan Program Manfaat                                                              (231.777.139)
     Aktuarial yang timbul dari penyesuaian atas pengalaman                     -              11.070.636
     Jumlah                                                            31.781.025            (93.582.405)

    Asumsi aktuaria yang signifikan untuk penentuan kewajiban imbalan pasti adalah tingkat diskonto,
    kenaikan gaji yang diharapkan dan kematian.

    Analisis sensitivitas yang disajikan di atas mungkin tidak mewakili perubahan yang sebenarnya dalam
    kewajiban imbalan pasti karena tidak mungkin bahwa perubahan asumsi akan terjadi dalam isolasi satu
    sama lain karena beberapa dari asumsi dapat berkorelasi.

    Tidak ada perubahan dalam metode dan asumsi yang digunakan dalam penyusunan analisis sensitivitas
    dari tahun sebelumnya.




                                                 - 33 -
Page 37
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 31 Maret 2026
Untuk Periode Maret Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

22. MODAL SAHAM

    Susunan pemegang saham pada tanggal 31 Maret 2026 dan 31 Desember 2025 berdasarkan catatan
    yang dibuat oleh PT Ficomindo Buana Registrar, Biro Administrasi Efek, adalah sebagai berikut:

                                    31 Maret 2026 dan 31 Desember 2025
                                                                                      Jumlah Modal
                                                     Jumlah         Persentase         Ditempatkan
                Pemegang Saham                       Saham          Kepemilikan        Dan Disetor
    PT JSI Sinergi Mas                             2.022.838.500             51%      202.283.850.000
    Masyarakat (masing-masing di bawah 5%)         1.943.511.639             49%      194.351.163.900
    Jumlah                                         3.966.350.139            100%      396.635.013.900

    Berdasarkan laporan kepemilikan atau setiap perubahan kepemilikan saham perusahaan terbuka tanggal
    11 November 2025, terdapat pembelian saham yang senilai 466.691.324 lembar saham dengan harga
    pembelian atau penjualan per saham Rp 10 dengan tanggal transaksi pada tanggal 10 November 2025.

    Berdasarkan laporan kepemilikan atau setiap perubahan kepemilikan saham perusahaan terbuka tanggal
    3 November 2025 Nomor 01/SRT/XI/2025, terdapat pembelian saham yang senilai 534.136.045 lembar
    saham dengan harga pembelian atau penjualan per saham Rp 10 dengan tanggal transaksi pada tanggal
    30 Oktober 2025.

    Berdasarkan laporan kepemilikan atau setiap perubahan kepemilikan saham perusahaan terbuka tanggal
    3 November 2025 Nomor 01/SRT/XI/2025, terdapat pembelian saham yang senilai 508.260.231 lembar
    saham dengan harga pembelian atau penjualan per saham Rp 10 dengan tanggal transaksi pada tanggal
    30 Oktober 2025.

    Berdasarkan Laporan Kepemilikan atau Setiap Perubahan Kepemilikan Saham Perusahaan Terbuka
    tanggal 19 September 2025, terdapat pembelian Saham atas nama PT JSI Sinergi Mas sebesar 12,95%
    atau 513.750.900 lembar saham di mana PT JSI Sinergi Mas sebelumnya telah mengumumkan Negosiasi
    Rencana Pengambilalihan PT Leyand International Tbk yang telah disampaikan pada tanggal 28 Agustus
    2025.


23. TAMBAHAN MODAL DISETOR

    a) Pengampunan Pajak

        Merupakan tambahan modal disetor dari aset pengampunan pajak sesuai dengan Surat Keterangan
        Pengampunan Pajak dari Kementerian Keuangan No. KET-1150/PP/WPJ.07/2017 atas nama
        PT Leyand International Tbk tertanggal 25 April 2017 dengan rincian aset berupa kas sebesar
        Rp 100.000.000 dan Surat Keterangan Pengampunan Pajak dari Kementerian Keuangan No. KET-
        230/PP/WPJ.07/2017 tertanggal 18 Januari 2017 dengan rincian aset berupa persediaan sebesar
        Rp 400.000.000. Jumlah tambahan modal disetor yang merupakan aset pengampunan pajak per
        tanggal 31 Desember 2016 adalah sebesar Rp 500.000.000.




                                                - 34 -
Page 38
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 31 Maret 2026
Untuk Periode Maret Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

    b) Agio Saham

                                                                                    31 Maret
                                                                                    2026 dan
                                                                                  31 Desember
                                                                                      2025
         Agio Saham
         Penawaran saham sebesar 60.000.000 saham dengan nilai nominal
         Rp 100 per lembar yang ditawarkan Rp 200 per saham pada tahun 2001.      37.015.748.000
         Penawaran saham sebesar 1.386.200 saham dengan nilai nominal
         Rp 100 per lembar yang ditawarkan Rp 166 per saham pada tahun 2006.       6.000.000.000
         Penawaran saham sebesar 3.701.574.800 saham dengan nilai nominal
         Rp 100 per lembar yang ditawarkan Rp 110 per saham pada tahun 2008.          91.489.200
         Pelaksanaan 26.000 waran seri II saham dengan nilai nominal
         Rp 100 per waran yang ditawarkan Rp 120 per waran pada tahun 2014.              520.000
         Pelaksanaan 351.139 waran seri II saham dengan nilai nominal
         Rp 100 per waran yang ditawarkan Rp 120 per waran pada tahun 2014.            7.022.780
         Dikurangi dengan Biaya Emisi Saham                                       (6.766.415.420)
         Penerbitan Saham Bonus.                                                  (4.300.000.000)
         Jumlah                                                                   32.048.364.560


24. KEPENTINGAN NON-PENGENDALI

    Kepentingan Non-Pengendali atas Aset Bersih Entitas Anak:

                                                                  31 Maret        31 Desember
                                                                    2026              2025
     PT Rusco Logistik International                             21.186.083.365    21.907.842.155
     Rustono Fulia                                               19.852.803.369    20.529.140.524
     Yehezkiel Fulia                                                357.064.809       369.229.146
     Jumlah                                                      41.395.951.543    42.806.211.825


25. PENJUALAN

                                                                  31 Maret        31 Desember
                                                                    2026              2025
    Penjualan                                                    1.524.010.785    61.955.256.742
    Jumlah                                                       1.524.010.785    61.955.256.742

    Rincian penjualan berdasarkan pelanggan adalah sebagai berikut:

                                                                 31 Maret          31 Maret
                                                                   2026              2025
    Pihak Berelasi
    PT Rusco Online Distribusi                                                -   12.177.758.136
    Sub Jumlah                                                                -   12.177.758.136




                                               - 35 -
Page 39
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 31 Maret 2026
Untuk Periode Maret Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

                                                                       31 Maret                31 Maret
                                                                         2026                    2025
    Pihak Ketiga

    PT Lucky Mom Indonesia                                               606.346.545           5.992.124.987
    Toko Tri Adi Bersama                                                 234.542.848                       -
    PT Badan Koneksi Niaga Solusindo                                     160.537.818                       -
    PT Niceso Sukses Indonesia                                           153.000.060                       -
    CV Raya Dipta Swastika                                                         -           7.055.895.857
    Lain-Lain (Masing-masing dibawah Rp 100.000.000)                     369.583.514          36.729.477.762
    Sub Jumlah                                                         1.524.010.785          49.777.498.606
    Jumlah                                                             1.524.010.785          61.955.256.742

    Rincian penjualan dengan nilai kontribusi melebihi nilai 10% dari total penjualan untuk tahun yang berakhir
    31 Maret 2026 dan 31 Maret 2025 sebagai berikut:

                                                                       31 Maret                31 Maret
                                                                         2026                    2025
    PT Lucky Mom Indonesia                                               606.346.545                       -
    Toko Tri Adi Bersama                                                 160.537.818                       -
    PT Badan Koneksi Niaga Solusindo                                     153.000.060                       -
    PT Rusco Online Distribusi                                                     -          12.177.758.136
    Jumlah                                                               919.884.423          12.177.758.136


26. BEBAN POKOK PENJUALAN

                                                                       31 Maret                31 Maret
                                                                         2026                    2025
    Persediaan Awal                                                  18.192.991.678          17.219.285.675
    Pembelian                                                                      -         62.213.384.873
    Retur Pembelian                                                  (1.591.117.482)                      -
    Barang Siap Dijual                                                16.601.874.196         79.432.670.548
    Persediaan Akhir                                                (15.180.960.214)        (22.751.312.648)
    Jumlah Persediaan                                                  1.420.913.982         56.681.357.900
    Biaya Overhead:
    Penyusutan Aset Hak-Guna (Catatan 11)                                 34.917.173              34.917.173
    Biaya Transportasi                                                     5.461.000             163.189.982
    Penyusutan Aset Tetap (Catatan 10)                                             -             561.024.291
    Beban Pokok Penjualan                                              1.461.292.155         57.440.489.346

    Rincian pembelian dengan nilai kontribusi melebihi nilai 10% dari total pembelian untuk tahun yang
    berakhir pada 31 Maret 2026 dan 31 Maret 2025 sebagai berikut:

                                                                       31 Maret                31 Maret
                                                                         2026                    2025
    PT Lucky Mom Indonesia                                                           -        18.035.518.544
    PT Fokus Ritel Indoprima                                                         -        10.796.137.466
    PT Sinbad Karya Perdagangan                                                      -         6.722.971.744
    Jumlah                                                                           -        35.554.627.754




                                                    - 36 -
Page 40
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 31 Maret 2026
Untuk Periode Maret Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

27. BEBAN UMUM DAN ADMINISTRASI

                                                                31 Maret        31 Maret
                                                                  2026            2025
    Gaji dan tunjangan                                           708.127.373    2.526.716.964
    Penyusutan Aset Tetap (Catatan 9)                            548.490.826        1.049.999
    Iuran OJK                                                    288.627.500       60.000.000
    Jasa Profesional                                              99.117.000      225.010.000
    Imbalan Pascakerja (Catatan 21)                               31.781.025       33.722.796
    Biaya Kantor                                                  23.037.625      114.148.070
    PPN yang Dibiayakan                                           12.218.272        9.460.000
    Biaya Operasional                                             10.614.891       21.530.746
    BPJS Tenaga Kerja                                              6.550.800        3.326.400
    BPJS Kesehatan                                                 2.700.000        2.700.000
    Transportasi                                                   2.286.500      191.053.910
    Pemeliharaan Inventaris Kantor                                   611.700        3.443.298
    Biaya Pos Materai & Fotocopy                                     270.500           20.000
    Keamanan                                                          25.000        7.397.000
    Entertainment Direksi                                                  -       20.456.680
    Software                                                               -       17.170.000
    Jamuan dan Sumbangan                                                   -        7.600.000
    Beban Lain-lain                                              378.038.448          500.000
    Jumlah                                                     2.112.497.460    3.245.305.863


28. BEBAN BUNGA DAN KEUANGAN

                                                                31 Maret        31 Maret
                                                                  2026            2025
    Biaya Bunga                                                 1.450.236.441    1.352.398.729
    Biaya Administrasi Bank                                        31.448.988       18.455.040
    Biaya Provisi                                                           -      226.750.000
    Jumlah                                                      1.481.685.429   1.597.603.769


29. PENDAPATAN (BEBAN) LAIN-LAIN – BERSIH

                                                                31 Maret         31 Maret
                                                                  2026             2025
   Pendapatan Lain-lain                                            58.704.736    1.101.019.503
   Pendapatan Jasa Giro                                                65.761         2.035.972
   Pendapatan Sewa                                                          -      525.000.000
   Pendapatan Akturia                                                       -         3.854.250
   Beban Bunga Sewa                                                         -       (7.485.188)
   Beban Lain-lain                                                          -    (344.449.000)
   Jumlah                                                          58.770.497    1.279.975.537




                                              - 37 -
Page 41
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 31 Maret 2026
Untuk Periode Maret Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

30. PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN

                                                                              31 Maret                 31 Desember
                                                                                2026                       2025
     Saldo Awal                                                              1.014.350.311                 1.081.691.687

     Penambahan
     Pengukuran Kembali Atas Kewajiban
     Imbalan Pasti (Catatan 22)                                                  55.589.715                 (23.284.636)
     Komponen Ekuitas Lainnya                                                        96.304                      494.469
     Dampak Atas Penyesuaian Kombinasi Bisnis                                                               (50.491.708)
     Pajak Penghasilan Terkait                                                        608.885                  5.940.499
     Saldo Akhir                                                             1.070.645.215                 1.014.350.311


31. RUGI PER SAHAM

                                                                              31 Maret                     31 Maret
                                                                                2026                         2025
     Rugi untuk Perhitungan Rugi per saham                                  (3.413.013.822)                 968.262.597
     Jumlah Saham                                                              Lembar                      Lembar
     Jumlah rata-rata tertimbang saham
     untuk perhitungan rugi bersih per saham                                  3.966.350.139                3.966.350.139
     Rugi per saham (Rupiah penuh)                                                       (0,86)                       0,24


32. SEGMEN OPERASI

    Grup melaporkan segmen operasi berdasarkan PSAK 108 (revisi 2024) segmen usaha dan segmen
    operasi. Pada 31 Maret 2026 dan 31 Desember 2025, Grup melakukan penambahan atas usaha
    dibidang distribusi pada entitas anak.

    Grup melakukan usaha dibidang ruang lingkup kegiatan Grup yang dimana meliputi dibidang aktivitas
    keuangan, asuransi, profesional, ilmiah dan teknis yang berfokus pada aktivitas Grup Holding dan
    Aktivitas Konsultasi Manajemen lainnya, sehingga laporan segmen operasi disajikan sebagai berikut:

                                                                      31 Maret 2026
                                     Distribusi        Holding           Jumlah            Eliminasi         Konsolidasi
    Laporan Laba Rugi dan
    Penghasilan Komprehensif
    Lain
    Pendapatan Usaha dan
    Penjualan                        1.524.010.785                -     1.524.010.785                  -      1.524.010.785
    Beban Pokok Penjualan dan
    Beban Langsung                  (1.461.292.155)               -    (1.461.292.155)                 -     (1.461.292.155)
    Laba Kotor                          62.718.630                -        62.718.630                  -         62.718.630
    Penghasilan (Beban) yang
    Tidak Dapat Dialokasikan
    Beban Umum dan
    Administrasi                    (1.521.486.393)   (591.011.067)    (2.112.497.460)                 -     (2.112.497.460)
    Beban Bunga dan Keuangan        (1.481.448.791)       (236.638)    (1.481.685.429)                 -     (1.481.685.429)
    Pendapatan Lain-lain - bersih       58.749.310          21.187         58.770.497                  -         58.770.497
    Rugi sebelum pajak              (2.881.467.244)   (591.226.518)    (3.472.693.762)                 -     (3.472.693.762)




                                                        - 38 -
Page 42
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 31 Maret 2026
Untuk Periode Maret Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

                                                                            31 Maret 2026
                                       Distribusi           Holding            Jumlah             Eliminasi         Konsolidasi
    Laporan Posisi Keuangan
    Aset segmen                      134.209.034.785     60.366.327.762     194.575.362.547     63.004.648.978     131.570.713.569
    Investasi kepada entitas
    asosiasi                                         -                -                     -                 -                   -
    Aset yang tidak dapat
    Dialokasikan                                     -                -                     -                 -                   -
    Jumlah aset konsolidasian        134.209.034.785     60.366.327.762     194.575.362.547     63.004.648.978     131.570.713.569
    Informasi Lainnya
    Penyusutan                                                                                                         548.490.826

                                                                          31 Desember 2025
                                       Distribusi           Holding            Jumlah             Eliminasi         Konsolidasi
    Laporan Laba Rugi dan
    Penghasilan Komprehensif
    Lain
    Pendapatan Usaha dan
    Penjualan                        230.245.960.203                  -     230.245.960.203                   -    230.245.960.203
    Beban Pokok Penjualan dan
    Beban Langsung                  (216.129.197.088)                 -   (216.129.197.088)                   -   (216.129.197.088)
    Laba Kotor                        14.116.763.115                  -      14.116.763.115                   -     14.116.763.115
    Penghasilan (Beban) yang
    Tidak Dapat Dialokasikan
    Beban Umum dan
    Administrasi                     (13.802.432.939) (1.237.807.274)      (15.040.240.213)                   -    (15.040.240.213)
    Beban Bunga dan Keuangan          (7.199.010.503)         (723.889)     (7.199.734.392)                   -     (7.199.734.392)
    Pendapatan Lain-lain - bersih      1.351.525.719        (2.455.932)       1.349.069.787                   -      1.349.069.787
    Rugi sebelum pajak                (5.533.154.608) (1.240.987.095)       (6.774.141.703)                   -     (6.774.141.703)
    Laporan Posisi Keuangan
                                                                                                              -

    Aset segmen                      144.373.607.664     60.358.946.401     204.732.554.065     63.059.693.978     141.672.860.087
    Investasi kepada entitas
    asosiasi                                         -                -                     -                 -                   -
    Aset yang tidak dapat
    Dialokasikan                                     -                -                     -                 -                   -
    Jumlah aset konsolidasian        144.373.607.664     60.358.946.401     204.732.554.065     63.059.693.978     141.672.860.087
    Informasi Lainnya
    Penyusutan                                       -                -                     -                 -      2.202.671.626



33. SIFAT DAN TRANSAKSI PIHAK BERELASI

    Sifat pihak berelasi adalah sebagai berikut:

         Pihak-Pihak Berelasi                  Sifat Pihak Berelasi                               Sifat Transaksi
            Rustono Fulia                           Personel Kunci                   Liabilitas Sewa dan Piutang Lain-lain
            Yehezkiel Fulia                            Direktur                                  Utang Lain-lain
           PT Rusco Online                          Personel Kunci                    Piutang Usaha dan Utang Lain-lain
              Distribusi


34. IKATAN

    PT Leyand International Tbk (Entitas Induk)

    PT Visindo Prime Sinergi (dahulu PT Parama Multidaya)

    Perjanjian utang lain-lain kepada PT Visindo Prime Sinergi (dahulu PT Parama Multidaya) berdasarkan
    perjanjian No. ADDM-LAPD-PM/01/2025 para pihak menyetujui addendum perjanjian utang-piutang dan
    sampai dengan 31 Desember 2025 Perusahaan belum melunasi utang kepada PT Visindo Prime Sinergi
    (dahulu PT Parama Multidaya).



                                                             - 39 -
Page 43
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 31 Maret 2026
Untuk Periode Maret Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

    Perjanjian Fasilitas Pinjaman dengan Leo Andyanto

    Berdasarkan Perjanjian Fasilitas Pinjaman Nomor PSP-LAPD/XII/2022 tanggal 30 Desember 2022
    antara Perusahaan dengan Leo Andyanto, selanjutnya para pihak menyetujui untuk perjanjian fasilitas
    pinjaman Perusahaan kepada Leo Andyanto sebesar Rp 40.000.000.000, dengan jangka waktu
    31 Desember 2032 dan bunga sebesar 1,00% per annum dan dibayarkan setiap tiga bulan.

    Perjanjian Fasilitas Pinjaman dengan PT Intiputera Bumitirta

    Berdasarkan Perjanjian Fasilitas Pinjaman Nomor 002/PFP/LAPD-IB/IV/2023 tanggal 12 April 2023
    antara Perusahaan dengan PT Intiputera Bumitirta, selanjutnya para pihak menyetujui untuk perjanjian
    fasilitas pinjaman Perusahaan kepada PT Intiputera Bumitirta sebesar Rp 18.000.000, dengan jangka
    waktu 12 April 2033 dan bunga sebesar 1,00% per annum dan dibayarkan setiap tiga bulan.

    PT Rusindo Eka Raya (Entitas Anak)

    Perjanjian Sewa-Menyewa

    Berdasarkan Surat Perjanjian Sewa-Menyewa tanggal 3 Januari 2020 antara Perusahaan dengan
    Tn. Rustono Fulia, telah terjadi kesepakatan untuk menyewakan sebuah tanah berikut bangunan yang
    berdiri di atasnya yang terletak di Jalan Imam Bonjol Km 2,8, No. 228, Karawaci, Tangerang selama 10
    tahun yang dimulai dari 1 Januari 2020 sampai dengan 1 Januari 2030 dengan harga sewa sebesar
    Rp 180.000.000 per tahun.

    Berdasarkan Surat Perjanjian Sewa-Menyewa No. 001/SPK-SEWA/RER/I/2025 tanggal 2 Januari 2025
    antara Perusahaan yang diwakili oleh Rustono Fulia dengan PT Indo Bangun Raya yang diwakili oleh
    Hendry Kurniawan, telah terjadi kesepakatan untuk menyewakan sebuah tanah berikut bangunan yang
    berdiri di atasnya yang terletak di Jalan Imam Bonjol No.228 KM 2,8, Bojong Jaya Karawaci, Tangerang
    selama 12 (dua belas) bulan mulai terhitung 2 Januari 2025 sampai dengan 31 Desember 2025 dengan
    harga sewa sebesar Rp 2.100.000.000 per tahun.

    Perjanjian Kerjasama Distribusi

    1. Berdasarkan Surat Perjanjian Kerjasama Distribusi No. 016/MMMM/PD/III/2025 tanggal 1 Maret 2025
       antara Perusahaan dengan PT Mega Mulia Mekar Mandiri, telah terjadi kesepakatan kerjasama
       sebagai distributor, untuk menjual Produk Korek Api Gas M2000, Glue, Pembersih, dll. Perjanjian ini
       berlaku mulai tanggal efektif tanggal 1 Maret 2025 sampai dengan 1 Maret 2026 dengan Jaminan
       Bank Garansi yang nilainya akan dievaluasi setiap 6 bulan sekali.

    2. Berdasarkan Surat Perjanjian Kerjasama Distribusi No. 1115/Agr/EPM/X/2024 tanggal 1 September
       2024 antara Perusahaan dengan PT Enseval Putera Megatrading Tbk, telah terjadi kesepakatan
       kerjasama sebagai distributor distributor untuk menjual produk di wilayah Kota Tangerang,
       Tangerang Tengah, dan Tangerang Selatan. Perjanjian ini berlaku mulai tanggal efektif 1 September
       2024 sampai dengan 31 Desember 2025 dengan Jaminan Bank Garansi senilai Rp 800.000.000.

    3. Berdasarkan Surat Perjanjian Kerjasama Distribusi tanggal 18 Desember 2024 antara Perusahaan
       dengan PT Angel Greenmom Indonesia, telah terjadi kesepakatan kerjasama sebagai distributor
       untuk menjual produk di wilayah Kota Tangerang, Kota Tangerang Selatan, Kabupaten Tangerang,
       dan Jakarta Barat untuk menjual produk botol bayi Greenmom, Nipple, Brush dan Tissue Basah bayi.
       Perjanjian ini berlaku mulai tanggal efektif 1 Januari 2025 sampai dengan 31 Desember 2025

    4. Berdasarkan Surat Perjanjian Kerjasama Distribusi No. 66/RER-HKM/IV/2024 tanggal 16 April 2024
       antara Perusahaan dengan PT Hoka Karya Mandiri, telah terjadi kesepakatan kerjasama sebagai
       distributor untuk menjual produk Tissue Sonel. Perjanjian ini berlaku mulai tanggal efektif 1 Mei 2024
       sampai dengan 1 Mei 2029 dengan Jaminan Bank Garansi senilai Rp 300.000.000.




                                                   - 40 -
Page 44
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 31 Maret 2026
Untuk Periode Maret Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

    5. Berdasarkan Surat Perjanjian Kerjasama Distribusi No. 001/FRI/PD-GT/II/2024 ADD-01 tanggal 13
       Januari 2025 antara Perusahaan dengan PT Fokus Ritel Indoprima. Perjanjian ini berlaku mulai
       tanggal efektif tanggal 16 Februari 2025 sampai dengan 31 Maret 2026.

    6. Berdasarkan Surat Perjanjian Kerjasama Distribusi No. 002/FRN/PD-GT/IV/2023 ADD-02 tanggal 10
       Januari 2025 antara Perusahaan dengan PT Fokus Ritel Nusaprima. Perjanjian ini berlaku mulai
       tanggal efektif tanggal 1 Mei 2025 sampai dengan 30 April 2026.

    7. Berdasarkan Surat Perjanjian Kerjasama Distribusi No. 084/ASI-RUSINDOEKARAYA/VIII/2024 pada
       tanggal 9 September 2024 antara Perusahaan dengan PT Aladdin Sarana Indonesia yang diwakilkan
       oleh Lenny Marlyna Wibisono telah terjadi kesepakatan kerjasama sebagai distributor untuk menjual
       berupa Produk Kuaci Chaca, Unilever Internasional. Perjanjian ini berlaku mulai tanggal efektif
       tanggal 9 September 2024 yang berakhir pada tanggal 31 Agustus 2025.

    8. Berdasarkan Surat Perjanjian Kerjasama Distribusi No. 002/1112/2024/JKT pada tanggal 2 Januari
       2025 antara Perusahaan dengan PT Delta Sukses Teknologi. Perjanjian ini berlaku mulai tanggal
       efektif 2 Januari 2025 sampai dengan 31 Desember 2025.

    9. Berdasarkan Surat Perjanjian Kerjasama Distribusi No. 027/LMI-LEG/PKS-MD/II/2025 tanggal 16
       Januari 2025 antara Perusahaan dengan PT Lucky Mom Indonesia yang diwakilkan oleh Li Jiaxing,
       telah terjadi kesepakatan kerjasama sebagai distributor untuk menjual produk berupa perlengkapan
       kebutuhan ibu dan anak dengan merek dagang makuku, ladis dan parent. Perjanjian ini berlaku mulai
       tanggal efektif tanggal 24 Februari 2025 sampai dengan tanggal 23 Februari 2026.

    10. Berdasarkan Surat Perjanjian Kerjasama Distribusi tanggal 26 Desember 2007 antara Perusahaan
        dengan PT Energizer Indonesia yang diwakilkan Djon Halim, telah terjadi kesepakatan kerjasama
        sebagai distributor untuk menjual produk berupa baterai di wilayah Tangerang dan sekitarnya dengan
        jangka waktu yang tidak dapat ditentukan.

    11. Berdasarkan Surat Perjanjian Kerjasama Distribusi tanggal 1 November 2024 antara Perusahaan
        dengan PT Macrosentra Niagaboga, telah terjadi kesepakatan kerjasama sebagai distributor ekslusif
        untuk tujuan menjual produk milik Cimory Group di Area Tangerang Kota, Tangerang Selatan dan
        Tangerang Kabupaten. Wilayah pemasarannya adalah Lokal Store Minimarket, Supermarket dan
        Tradisional Market. Perjanjian ini berlaku mulai tanggal efektif tanggal 1 Januari 2025 sampai dengan
        tanggal 31 Desember 2025.

    12. Berdasarkan Surat Perjanjian Kerjasama Distribusi No. 223/PKS-LEGAL/DSY/X/2024 pada tanggal
        14 Oktober 2024 antara Perusahaan dengan PT Duta Sentosa Yasa yang diwakilkan oleh Rika
        Juniaty Tanzil telah terjadi kesepakatan kerjasama sebagai distributor untuk menjual berupa Korek
        Api Gas. Perjanjian ini berlaku mulai tanggal efektif tanggal 10 Oktober 2024 sampai dengan 10
        Oktober 2025.

    13. Berdasarkan Surat Perjanjian Kerjasama Distribusi No. 018/ADD-I/BIG/VIII/2025 pada tanggal 1
        Agustus 2025 antara Perusahaan dengan PT Bintang Inter Global yang diwakilkan oleh Arman Elok
        telah terjadi kesepakatan kerjasama sebagai distributor untuk menjual berupa produk perawatan di
        Area Kota Tangerang, Kabupaten Tangerang, dan Tangerang Selatan. Perjanjian ini berlaku mulai
        tanggal efektif tanggal 1 Agustus 2025 sampai dengan 30 November 2025.




                                                   - 41 -
Page 45
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 31 Maret 2026
Untuk Periode Maret Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

35. KATEGORI DAN KELAS INSTRUMEN KEUANGAN

                                                                                Biaya Perolehan
                                                                                  Diamortisasi
                                                                                    31 Maret
                                                                                      2026
     Aset Keuangan Lancar
      Kas dan Setara Kas                                                               277.210.905
      Kas yang Dibatasi Penggunanya                                                  6.635.410.615
      Piutang Usaha dari Pihak Berelasi                                              2.356.027.143
      Piutang Usaha dari Pihak Ketiga                                                2.251.838.115
      Piutang Lain-lain dari Pihak Ketiga                                            8.533.917.567
     Aset Keuangan Tidak Lancar
       Investasi pada Obligasi dan Reksadana                                           11.296.287
     Jumlah Aset Keuangan                                                           20.065.700.632
     Liabilitas Keuangan Jangka Pendek
       Utang Usaha kepada Pihak Ketiga                                              12.690.897.766
       Utang Lain-lain Pihak Berelasi                                               14.709.325.098
       Liabilitas Sewa Jangka Pendek kepada Pihak Berelasi                             187.635.899
       Utang Jangka Panjang – yang Jatuh Tempo dalam Satu Tahun                      1.045.855.556
       Utang Bank                                                                    1.036.394.665
       Utang Lembaga Keuangan Non-Bank Jangka Pendek                                27.723.518.217
       Beban Akrual                                                                    129.045.000
     Jumlah Liabilitas Keuangan                                                     64.529.753.245

                                                                                 Biaya Perolehan
                                                                                   Diamortisasi
                                                                                31 Desember 2025
     Aset Keuangan Lancar
      Kas dan Setara Kas                                                               249.891.298
      Kas yang Dibatasi Penggunanya                                                  6.635.410.615
      Piutang Usaha dari Pihak Berelasi                                              2.405.787.976
      Piutang Usaha dari Pihak Ketiga                                                5.871.322.547
      Piutang Lain-lain dari Pihak Ketiga                                           11.130.003.324
     Aset Keuangan Tidak Lancar
       Investasi pada Obligasi dan Reksadana                                           11.199.983
     Jumlah Aset Keuangan                                                           26.303.615.743
     Liabilitas Keuangan Jangka Pendek
       Utang Usaha kepada Pihak Ketiga                                              22.834.060.515
       Utang Lain-lain Pihak Berelasi                                                8.431.868.598
       Utang Lain-lain Pihak Ketiga                                                    598.183.790
       Liabilitas Sewa Jangka Pendek kepada Pihak Berelasi                             148.651.930
       Utang Jangka Panjang – yang Jatuh Tempo dalam Satu Tahun                      1.147.238.889
       Utang Bank                                                                      598.183.790
       Utang Lembaga Keuangan Non-Bank Jangka Pendek                                30.609.225.733
       Beban Akrual                                                                    162.340.000
     Jumlah Liabilitas Keuangan                                                     64.529.753.245




                                               - 42 -
Page 46
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 31 Maret 2026
Untuk Periode Maret Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

36. INSTRUMEN KEUANGAN, MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN DAN RISIKO MODAL

    a.   Manajemen Risiko Modal

         Grup mengelola risiko modal untuk memastikan bahwa mereka akan mampu untuk melanjutkan
         kelangsungan hidup, selain memaksimalkan keuntungan para pemegang saham melalui
         optimalisasi saldo utang dan ekuitas. Struktur modal Grup terdiri dari kas dan setara kas (Catatan 4)
         dan ekuitas yang terdiri dari modal yang ditempatkan dan disetor, penghasilan komprehensif lain,
         saldo laba dan kepentingan non-pengendali (Catatan 25).

    b.   Tujuan dan Kebijakan Manajemen Risiko Keuangan

         Tujuan dan kebijakan manajemen risiko keuangan Grup adalah untuk memastikan bahwa sumber
         daya keuangan yang memadai tersedia untuk operasi dan pengembangan bisnis, serta untuk
         mengelola risiko mata uang asing, risiko kredit dan risiko likuiditas. Grup beroperasi dengan
         pedoman yang telah ditentukan oleh Dewan Direksi.

         i. Manajemen Risiko Mata Uang Asing

            Risiko nilai tukar mata uang asing timbul ketika transaksi dalam mata uang selain mata uang
            fungsional dari Grup yang terutama disebabkan karena volatilitas atau fluktuasi nilai tukar mata
            uang asing tersebut. Volatilitas ini menghasilkan pendapatan dan menimbulkan beban yang
            mempengaruhi pendapatan dan beban Grup.

            Kebijakan Grup adalah melakukan pengelolaan dengan cara penyeimbangan arus kas dari
            aktivitas operasi dan pendanaan dalam mata uang yang sama.

            Sebagian besar transaksi Grup dilakukan dalam mata uang Rupiah, demikian juga dengan
            pembukuannya.

         ii. Manajemen Risiko Kredit

            Risiko kredit mengacu pada risiko rekanan gagal dalam memenuhi kewajiban kontraktualnya
            yang mengakibatkan kerugian bagi Grup.

            Risiko kredit Grup terutama melekat pada rekening bank, deposito berjangka, piutang usaha
            lain-lain. Grup menempatkan saldo bank dan deposito berjangka pada institusi keuangan yang
            layak serta terpercaya.

            Grup memiliki kebijakan untuk memperoleh pertumbuhan pendapatan yang berkelanjutan
            dengan meminimalkan kerugian yang terjadi karena eksposur risiko kredit. Karena itu, Grup
            memiliki kebijakan untuk memastikan transaksi dilakukan dengan pelanggan yang memiliki
            sejarah dan reputasi kredit yang baik. Manajemen melakukan pengawasan secara terus
            menerus untuk mengurangi eksposur risiko kredit.

            Nilai tercatat aset keuangan pada laporan keuangan setelah dikurangi dengan penyisihan untuk
            kerugian mencerminkan eksposur Grup terhadap risiko kredit.

         iii. Manajemen Risiko Likuiditas

            Tanggung jawab utama manajemen risiko likuiditas terletak pada dewan direksi, yang telah
            membentuk kerangka manajemen risiko likuiditas yang sesuai untuk persyaratan manajemen
            likuiditas dan pendanaan jangka pendek, menengah dan jangka panjang Grup. Grup mengelola
            risiko likuiditas dengan menjaga kecukupan simpanan dan fasilitas bank dengan terus menerus
            memonitor perkiraan dan arus kas aktual dan mencocokkan profil jatuh tempo aset dan liabilitas
            keuangan.




                                                   - 43 -
Page 47
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 31 Maret 2026
Untuk Periode Maret Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

             Tabel Risiko Likuiditas dan Suku Bunga

             Tabel berikut merinci sisa jatuh tempo kontrak untuk liabilitas keuangan non-derivatif dengan
             periode pembayaran yang disepakati Grup. Tabel telah disusun berdasarkan arus kas yang
             didiskontokan dari liabilitas keuangan berdasarkan tanggal terawal di mana Grup dapat diminta
             untuk membayar. Jatuh tempo kontrak didasarkan pada tanggal terawal di mana Grup mungkin
             akan diminta untuk membayar.

                                                                      31 Maret 2026
                                        Kurang dari                             Lebih dari
                                        Satu Tahun           1 – 2 Tahun         2 Tahun           Jumlah
             Utang Usaha kepada
             Pihak Ketiga              12.690.897.766                    -                   -   12.690.897.766
             Utang Lain-lain kepada
             Pihak Berelasi            69.259.325.098                    -                   -   69.259.325.098
             Beban Akrual                 129.045.000                    -                   -      129.045.000
             Jumlah                    82.079.267.864                    -                   -   82.079.267.864

                                                                    31 Desember 2025
                                        Kurang dari                            Lebih dari
                                        Satu Tahun           1 – 2 Tahun        2 Tahun            Jumlah
             Utang Usaha kepada
             Pihak Ketiga              22.834.060.515                    -                   -   22.834.060.515
             Utang Lain-lain kepada
             Pihak Berelasi            62.981.868.598                    -                   -   62.981.868.598
             Beban Akrual                 162.340.000                    -                   -      162.340.000
             Jumlah                    85.978.269.113                    -                   -   85.978.269.113

    c.    Nilai Wajar Instrumen Keuangan

          Manajemen berpendapat bahwa nilai tercatat aset dan liabilitas keuangan yang dicatat sebesar
          biaya perolehan diamortisasi dalam laporan keuangan konsolidasian mendekati nilai wajarnya
          karena jatuh tempo dalam jangka pendek atau menggunakan tingkat suku bunga pasar.


37. KELANGSUNGAN USAHA

    Grup mengalami akumulasi kerugian sebesar Rp 453.388.884.669 pada 31 Maret 2026. Laporan
    keuangan konsolidasian tidak mencakup penyesuaian yang berkaitan dengan pemulihan dan klasifikasi
    atas aset yang tercatat atau jumlah dan klasifikasi liabilitas yang mungkin diperlukan dalam hal Grup tidak
    dapat melanjutkan kegiatan usaha. Perusahaan pun memiliki beberapa utang dari PT Visindo Prime
    Sinergi (dahulu PT Parama Multidaya) dan untuk membayar biaya-biaya perusahaan.

    Manajemen telah melakukan penilaian atas kemampuan Perusahaan untuk mempertahankan
    kelangsungan usahanya dengan membuat rencana bisnis (business plan) yang komprehensif dan
    mengatur rencana aksi strategis korporasi dengan langkah-langkah sebagai berikut:

     1.   Transformasi Portofolio melalui Akuisisi Strategis PT BSS.

          Dengan rencana akuisisi PT BSS, PT JSI Sinergi Mas sebagai Pemegang Saham Pengendali akan
          meningkatkan Ekuitas Perseroan dan sesuai dengan Keterbukaan Informasi yang telah
          disampaikan, PT Leyand International Tbk berencana untuk melakukan akuisisi mayoritas atas PT
          BSS yang sekaligus akan menggantikan peran anak usaha pengendali sebelumnya yaitu PT RER.
          Saat ini PT BSS sedang dalam proses penandatangan beberapa potensi proyek pada lokasi IUP
          yang berbeda sebagai kontraktor pertambangan batu bara dan mineral yang diharapkan
          kedepannya dapat meningkatkan kinerja Perusahaan.




                                                    - 44 -
Page 48
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 31 Maret 2026
Untuk Periode Maret Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

     2.   Optimalisasi Sinergi dengan Pengendali Baru (JSI Grup)

          Akuisisi PT BSS menjadi relevan secara strategis untuk disinergikan dengan pengalaman dan
          kapabilitas JSI Grup sebagai pengendali baru Perusahaan yang memiliki rekam jejak dan
          kompetensi dalam industri pertambangan, khususnya batu bara. Sinergi ini diharapkan dapat
          memperkuat kapabilitas operasional, memperluas jaringan bisnis, serta meningkatkan peluang
          perolehan kontrak jasa pertambangan bagi PT BSS sebagai kontraktor.

     3.   Pemanfaatan Momentum Pasar dan Percepatan Aktivitas RKAB

          Manajemen melihat adanya peluang pertumbuhan yang kuat seiring dengan kebijakan Pemerintah
          Indonesia yang mendorong percepatan realisasi RKAB sektor pertambangan, khususnya batu bara,
          guna menjawab kebutuhan global yang meningkat akibat dinamika geopolitik dan tren kenaikan
          harga komoditas. Kondisi ini memberikan peluang bagi PT BSS untuk meningkatkan volume
          pekerjaan sebagai kontraktor pertambangan.

     4.   Pengembangan Aset Strategis dan Integrasi Bisnis

          Selain fokus pada batu bara sebagai core business, JSI Grup juga memiliki beberapa perizinan
          eksplorasi pasir kuarsa yang saat ini dalam tahap pengembangan. Komoditas ini memiliki prospek
          jangka panjang sebagai bahan baku industri teknologi seperti microchip berbasi AI, solar panel, dan
          hilirisasi industri mineral. Di sisi lain, Perusahaan tetap melanjutkan proyek kerja sama operasi (JO)
          tambang batu bara serta mengoptimalkan operasional pelabuhan dan logistik untuk mendukung
          integrasi rantai pasok dari hulu hingga hilir.

     Manajemen meyakini bahwa rencana akuisisi PT BSS oleh PT Leyand International Tbk yang disertai
     dengan penggantian pengendali anak usaha sebelumnya, merupakan langkah strategis yang akan
     memperkuat fundamental operasional Perusahaan kedepannya. Sinergi dengan JSI Grup sebagai
     pengendali baru, didukung oleh fokus pada pengembangan pasir kuarsa, serta momentum percepatan
     aktivitas RKAB, diharapkan dapat meningkatkan kinerja operasional dan keuangan Perusahaan secara
     signifikan.




                                                    - 45 -

File

File Open PDF
Source IDX
Size1.27 MB
Published30 Apr 2026
Pages48
Characters179,741
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 90 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org LEYAND INTERNATIONAL Tbk p.1 ×173
linked person Sayid Muhammad p.9
linked person Jamal Abdul Nasir p.9
linked person Bambang Rahardja Burhan · Direktur p.9 ×2
linked org PT JSI Sinergi Mas · Pemegang Saham Pengendali p.10 ×11
linked org Bank Central Asia p.23 ×4
linked org Bank CIMB Niaga p.23
linked org Bank Danamon p.23 ×5
linked org Bank OCBC NISP p.23
linked org Zurich Asuransi p.25 ×6
linked org Asuransi Multi Artha Guna Tbk p.25 ×13
linked org Bank Danamon Indonesia Tbk p.25 ×8
linked — Leo Andyanto p.29 ×7
linked org PT Intiputera Bumitirta p.29 ×12
linked org Tri Adi Bersama p.39 ×2
linked org Enseval Putera Megatrading Tbk p.43 ×2
linked person Rika Juniaty Tanzil p.44
possible org Otoritas Jasa Keuangan p.9 ×2
possible person Thauriq Anwar p.9 ×2
possible org Bursa efek Indonesia p.11 ×4
possible org Bank Bank Central Asia p.23
unresolved org Lapindo International Tbk p.9 ×2
unresolved person Oriana Roosdilan · Notaris p.9
unresolved org Menteri Kehakiman Republik Indonesia p.9
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia p.9 ×3
unresolved person Kiran Raj · Direktur p.9
unresolved person Hong Shieh Yung · Direktur p.9
unresolved person Achmad Rifky · Direktur p.9
unresolved — Sinasir Daely · Kepala Unit Audit Internal p.10
unresolved org PT Rusindo Eka Raya p.10 ×17
unresolved person Akta Notaris John Leonard Waworuntu p.10 ×2
unresolved person Dino Irwin Tengkano p.10 ×4
unresolved org PT Indoraya Tunggal Pratama p.10 ×2
unresolved org PT Rusco Logistik Internasional p.10 ×2
unresolved org Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan p.11 ×3
unresolved org BAPEPAM-LK p.11 ×6
unresolved org Bank Indonesia p.17
unresolved org Bank Garansi p.23 ×5
unresolved org PT Rusco Online Distribusi p.24 ×6
unresolved person H.M Putra p.24
unresolved org PT Astro Teknologies Indonesia p.24
unresolved org PT Badan Koneksi Niaga Solusindo p.24 ×3
unresolved org Koneksi Niaga Solusindo p.24 ×3
unresolved org PT Duta Sentosa Yasa p.24 ×2
unresolved org PT Orientraco Perkasa p.24
unresolved org PT Jaya Putra Panipahan p.24
unresolved org PT Niceso Sukses Indonesia p.24 ×2
unresolved org Zurich Asuransi Indonesia Tbk p.25 ×12
unresolved org PT Asuransi Allianz Utama Indonesia p.25 ×3
unresolved org Bank BCA p.25
unresolved org PT Mitsui Leasing Capital p.27 ×5
unresolved person Rustono Fulia. Syarat p.27 ×6
unresolved org PT Lucky Mom Indonesia p.29 ×5
unresolved org PT Energizer Indonesia p.29 ×2
unresolved org PT Eden Pangan Indonesia p.29
unresolved org PT Angel Greenmom Indonesia p.29 ×2
unresolved org PT Hoka Karya Mandiri p.29 ×2
unresolved org PT Sukanda Djaya p.29
unresolved org PT Fokus Ritel Indoprima p.29 ×2
unresolved org PT Bintang Inter Global p.29 ×2
unresolved org PT Macrosentra Niagaboga p.29 ×2
unresolved org PT Delta Sukses Teknologi p.29
unresolved org PT Visindo Prime Sinergi p.29 ×7
unresolved org PT Parama Multidaya p.29 ×7
unresolved org PT Blessindo Makmur Sentosa p.29
unresolved org Entitas Induk p.31
unresolved org PT Berdayakan Usaha Indonesia p.32
unresolved org PT Sembrani Finance Indonesia p.32 ×9
unresolved org PT Dipo Star Finance p.32 ×5
unresolved org PT Sembrani Finance Indonesia. Perusahaan p.33 ×6
unresolved org PT Dipo Star Finance. Berdasarkan Surat Pelunasan p.34
unresolved org PT Dipo Star Finance. Perusahaan p.34
unresolved org PT Win Express Indonesia p.35 ×5
unresolved org PT Ficomindo Buana Registrar p.37
unresolved — Masyarakat (masing-masing di bawah 5%) p.37
unresolved org Kementerian Keuangan No. KET- p.37 ×2
unresolved org PT Rusco Logistik International p.38
unresolved org PT Sinbad Karya Perdagangan p.39
unresolved person Yehezkiel Fulia · Direktur p.42
unresolved person Utang Lain-lain · Direktur p.42
unresolved org PT Rusco Online p.42
unresolved org PT Intiputera Bumitirta Berdasarkan Perjanjian Fasilitas Pinjaman p.43
unresolved org PT Indo Bangun Raya p.43
unresolved org PT Mega Mulia Mekar Mandiri p.43
unresolved org PT Fokus Ritel Indoprima. Perjanjian p.44
unresolved org PT Fokus Ritel Nusaprima. Perjanjian p.44
unresolved org PT Aladdin Sarana Indonesia p.44
unresolved org PT Delta Sukses Teknologi. Perjanjian p.44
unresolved org PT BSS. p.47 ×8
unresolved org PT RER. Saat p.47

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 4

FinancialStatement-2026-I-LAPD.xlsx done
inlineXBRL.zip done
↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result