Back to announcement
Prubhan lbh dr 20persen Aset n Liab 31Des23.pdf
Financial statement Text extracted MICESource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 3
Page 1 OCR 0.937
N MULTI INDOCITRA Jakarta, 28 Maret 2024 No. 5/MIC/CORPSEC/I!1/2024 Kepada Yth, Direksi PT Bursa Efek Indonesia Jakarta Stock Exchange Building Tower | Jl. Jend. Sudirman Kav. 51-53 Jakarta 12190 Up : Divisi Pencatatan Sektor Jasa Hal : Penjelasan Perubahan lebih dari 2096 pada Total Aset dan atau Total Liabilitas dalam Laporan Keuangan Konsolidasian Auditan per 31 Desember 2023 bila dibandingkan dengan Laporan euangan Konsolidasian Auditan per esember Dengan hormat, Sesuai dengan Lampiran Keputusan No. KEP-306/BEJ/07-2004, Peraturan Nomor I-E Bursa tentang Kewajiban Penyampaian Informasi, butir III.I.4 yang berbunyi terdapat perubahan lebih »- 20x dimana terjadi kenaikan (penurunan) yang signifikan di Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian Perusahaan (Aset dan Liabilitas) per 31 Desember 2023 (Audited) bila dibandingkan dengan Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian Perusahaan per 31 Desember 2022 (Audited) adalah sebagai berikut: Berikut dibawah ini merupakan penjelasan atas kenaikan (penurunan) yang signifikan tersebut antara lain: # Investasi dalam saham per 31 Desember 2023 sebesar Rp1,488 miliar mengalami penurunan sebesar Rp0,480 miliar (24,3996) dibandingkan saldo per 31 Desember 2022 sebesar Rp1,968 miliar dikarenakan terdapatnya penurunan harga pasar saham PT Modernland Realty Tbk (MDLN) sehingga besarnya rugi bersih yang belum direalisasikan atas investasi saham yang tersedia untuk dijual masing-masing menjadi sebesar Rp7.488.000.000 dan Rp7.008.000.000 disajikan sebagai bagian dari akun “Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain” dalam komponen ekuitas masing-masing pada tanggal 31 Desember 2023 dan 31 Desember 2022, dimana selisihnya sebesar Rp480.000.000 selama periode Januari-Desember 2023 dibukukan sebagai penghasilan komprehensif lain — aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain (bagian pos-pos yang akan direklasifikasi ke laba rugi). # Pajak dibayar dimuka per 31 Desember 2023 sebesar Rp1,221 miliar mengalami penurunan sebesar Rp4,585 miliar (78.989) dibandingkan saldo per 31 Desember 2022 sebesar Rp5,806 miliar dikarenakan lebih rendahnya saldo Pajak Pertambahan Nilai (PPN) — Faktur Pajak Masukan yang belum dikreditkan per 31 Desember 2023 dibandingkan 31 Desember 2022 dan Faktur Pajak Masukan yang belum Aa per 31 Desember 2023 tersebut akan dikreditkan dalam SPM PPN masa periode di tahun 024. # Taksiran tagihan pajak per 31 Desember 2023 sebesar Rp3,866 miliar mengalami peningkatan sebesar Rp3,866 miliar (100,0076) dibandingkan saldo per 31 Desember 2022 sebesar nihil, dimana saldo taksiran tagihan pajak per 31 Desember 2023 sebesar Rp3,866 miliar tersebut merupakan Pajak penghasilan pasal 28A tahun 2023 pada PT Sinergi Multi Distrindo (entitas anak Perusahaan). # Aset pajak tangguhan per 31 Desember 2023 sebesar Rp11,304 miliar mengalami peningkatan sebesar Rp2,120 miliar atau naik 23,094 dibandingkan saldo per 31 Desember 2022 sebesar Rp9,184 miliar. Akun ini merupakan transaksi pencatatan atas pengaruh jumlah beda waktu yang signifikan, untuk imbalan paska kerja atas mana aset pajak tangguhan dihitung, tidak dapat dikurangkan untuk tujuan Jl. Gajah Mada No. 188, Jakarta 11120 indonesia P. 162 (21) 2936 8888 F. 162 (21) 2936 6191 /92/93
Page 2 OCR 0.948
ANN MULTI INDOCITRA pemutusan hubungan kerja dan juga aset pajak tangguhan atas penyusutan berasal dari perbedaan dasar pencatatan aset tetap menurut pembukuan dan pelaporan pajak karena perbedaan periode masa manfaat yang digunakan untuk tujuan pelaporan komersial dan pelaporan pajak pada tahun 2023. pajak penghasilan sampai imbalan paska kerja tersebut dibayarkan kepada karyawan pada saat terjadi Aset tetap per 31 Desember 2023 sebesar Rp547,455 miliar mengalami peningkatan sebesar Rp122,023 miliar atau naik 28,684 dibandingkan saldo per 31 Desember 2022 sebesar Rp425,432 miliar dikarenakan mutasi selama periode tahun 2023, yaitu terdapat beban penyusutan yang dibebankan pada laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian sebesar Rp18,997 miliar, terdapat penambahan aset tetap dan bangunan dalam penyelesaian masing-masing sebesar Rp10,029 miliar dan Rp19,375 miliar pada tahun 2023, serta adanya nilai buku aset tetap yang dijual sebesar Rp0,352 miliar. Selain itu, Tanah, bangunan dan prasarana, mesin dan peralatan, perabot dan peralatan kantor serta kendaraan direvaluasi (penilaian aset tetap) pada tanggal 31 Desember 2023 oleh KJPP Toto Suharto dan Rekan, berdasarkan pendekatan data pasar (nilai wajar) dan menghasilkan surplus revaluasi sebesar Rp111,967 miliar. Aset hak guna per 31 Desember 2023 sebesar Rp5,321 miliar mengalami penurunan sebesar Rp2,635 miliar (33,1296) dibandingkan saldo per 31 Desember 2022 sebesar Rp7,956 miliar dikarenakan lebih kecilnya penambahan aset hak guna pada tahun 2023 dibandingkan tahun 2022. Oleh karena itu, Perusahaan menerapkan perhitungan PSAK 73 “Sewa”, dimana PSAK ini menetapkan prinsip pengakuan, pengukuran, penyajian, dan pengungkapan atas sewa dengan memperkenalkan moga! akuntansi tunggal dengan mensyaratkan untuk mengakui aset hak guna (right of use assets) dan liabilitas sewa (reklasifikasi penyajian laporan, yang sebelumnya tercatat sebagai akun sewa dibayar dimuka) pada tanggal laporan posisi keuangan konsolidasian atas objek-objek sewa seperti sewa showroom, bangunan kantor dan gudang. Aset tidak lancar lainnya per 31 Desember 2023 sebesar Rp25,571 miliar mengalami peningkatan sebesar Rp5,172 miliar (25,3596) dibandingkan saldo per 31 Desember 2022 sebesar Rp20,399 miliar dikarenakan adanya peningkatan uang muka pembelian aset dan peningkatan jaminan kerjasama selama tahun 2023 dibandingkan tahun 2022. Utang usaha (pihak berelasi # pihak ketiga) per 31 Desember 2023 sebesar Rp93,837 miliar mengalami penurunan sebesar Rp26,625 miliar (22,1096) dibandingkan saldo per 31 Desember 2022 sebesar Rp120,462 miliar terutama merupakan saldo utang usaha kepada pihak berelasi per 31 Desember 2023 kepada PT Pigeon Indonesia, PT Pigeon Baby tab Indonesia dan Pigeon Singapore Pte. Ltd. masing- masing sebesar Rp26,605 miliar, Rp0,981 miliar dan nihil, mengalami penurunan dibandingkan saldo Utang usaha kepada pihak berelasi per 31 Desember 2022 serta terdapat juga saldo utang usaha kepada pihak ketiga per 31 Desember 2023 terutama sebagian besar kepada PT Dua Berlian, PT Gloria Origita Cosmetics, PT You Indonesia, PT Mattel Trading Indonesia dan vendor principal pihak ketiga lainnya, yang belum dilunasi oleh Perusahaan pada tanggal 31 Desember 2023 (dimana saldo utang ini akan dibayarkan/dilunasi oleh Perusahaan pada periode A1 tahun 2024). Dikarenakan terdapat peningkatan target penjualan yang diharapkan pada tahun 2024 maka pembelian atas brand produk tersebut lebih tinggi pada periode akhir tahun 2023 untuk menjaga batas minimal ketersediaan guantity stock persediaan dari brand produk tersebut. Utang pajak per 31 Desember 2023 sebesar Rp11,255 miliar mengalami peningkatan sebesar Rp2,570 miliar (29,5996) dibandingkan saldo per 31 Desember 2022 sebesar Rp8,685 miliar, terutama dikarenakan lebih tingginya saldo utang pajak PPh Pasal 4(2), PPh Pasal 21, PPh Pasal 23/26 dan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) - Keluaran per 31 Desember 2023 dibandingkan 31 Desember 2022. Utang lain-lain (pihak berelasi # pihak ketiga) per 31 Desember 2023 sebesar Rp6,941 miliar mengalami penurunan sebesar Rp6,262 miliar erat dibandingkan saldo per 31 Desember 2022 sebesar Rp13,203 miliar, terutama dikarenakan terdapatnya pelunasan sebagian besar utang kepada PT Bumi Perkasa Permai pada tahun 2023 dan juga adanya penurunan utang kepada vendor-vendor pihak ketiga atas transaksi operasional Perusahaan sampai dengan tanggal 31 Desember 2023. Uang muka pelanggan per 31 Desember 2023 sebesar Rp0,891 miliar mengalami penurunan sebesar Rp1,339 miliar (60,0496) dibandingkan saldo per 31 Desember 2022 sebesar Rp2,230 miliar dikarenakan lebih tingginya transaksi realisasi penyelesaian uang muka pelanggan pada periode A4 tahun 2023 dibandingkan periode A4 tahun 2022. Pendapatan diterima di muka (bagian yang jatuh tempo dalam waktu satu tahun # bagian setelah dikurangi bagian yang jatuh tempo dalam satu tahun) per 31 Desember 2023 sebesar Rp11,420 miliar mengalami peningkatan sebesar Rp11,420 miliar (100,004) dibandingkan saldo per 31 Desember 2022 Green Cenffal City, Commercial Area 6" F Jl. Gajah Mada No. 188, Jakarta 11120 Indonesia P. 162 (21) 2936 8888 F. 162 (21) 2936 6191/ 92/93
Page 3 OCR 0.946
AN MULTI INDOCITRA sebesar nihil dikarenakan adanya peningkatan pendapatan diterima di muka pada tahun 2023 atas penyewaan beberapa Ruko di Tangerang dan Gudang Cakung kepada pihak etiga selama periode tertentu, dan masih tercatat sebagai pendapatan diterima di muka sebesar Rp11,420 miliar karena belum terealisasi sebagai pendapatan sewa sampai dengan 31 Desember 2023. e Utang pembiayaan konsumen (bagian yang jatuh tempo dalam waktu satu tahun « bagian setelah dikurangi bagian yang jatuh tempo dalam satu tahun) per 31 Desember 2023 sebesar Rp0,976 miliar mengalami penurunan sebesar Rp1,693 miliar atau turun sebesar 63,4196 jika dibandingkan saldo per 31 Desember 2022 sebesar Rp2,669 miliar dikarenakan dikarenakan terdapatnya pembayaran angsuran utang pembiayaan konsumen (utang pokok dan bunga pinjaman) setiap bulannya yang dilakukan Perusahaan kepada lembaga pembiayaan konsumen (PT BCA Finance dan PT Maybank Indonesia Finance) selama periode Januari - Desember 2023 dan juga tidak terdapat penambahan utang pembiayaan konsumen untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023. 8 Utang bank jangka panjang (bagian yang jatuh tempo dalam waktu satu tahun 4 bagian setelah dikurangi bagian yang jatuh tempo dalam satu tahun) per 31 Desember 2023 sebesar Rp30,518 miliar mengalami peningkatan sebesar Rp8,433 miliar (38,1996) dibandingkan saldo per 31 Desember 2022 sebesar Rp22,085 miliar dikarenakan Perusahaan melakukan penarikan fasilitas kredit angsuran berjangka 3 dari PT Bank Danamon Indonesia Tbk sejumlah Rp20 miliar sejak akhir Agustus 2022 sampai dengan posisi tanggal 31 Desember 2023 untuk keperluan pembangunan dan renovasi Gudang Cakung. Selain itu, Perusahaan melakukan pembayaran angsuran pokok fasilitas kredit angsuran berjangka 2 dan angsuran pokok fasilitas kredit angsuran berjangka 3 kepada PT Bank Danamon Indonesia Tbk pada tahun 2023. # Liabilitas sewa (bagian yang jatuh tempo dalam waktu satu tahun # bagian setelah dikurangi bagian yang jatuh tempo dalam satu tahun) per 31 Desember 2023 sebesar Rp0,655 miliar mengalami penurunan sebesar Rp1,709 miliar (722806) dibandingkan saldo per 31 Desember 2022 sebesar Rp2,364 miliar dikarenakan adanya pembayaran liabilitas sewa atas bagian yang jatuh tempo dalam waktu satu tahun selama periode Januari - Desember 2023. # Liabilitas imbalan paska-kerja per 31 Desember 2023 sebesar Rp22,216 miliar mengalami peningkatan sebesar Rp4,741 miliar atau naik 27,139 jika dibandingkan saldo per 31 Desember 2022 sebesar Rp17,475 miliar dikarenakan penambahan accrue (pencatatan) beban imbalan paska-kerja untuk tahun 2023 sebesar Rp6,513 miliar sedangkan pembayaran pesangon tahun berjalan yang dilakukan oleh Perusahaan dan kontribusi dana pesangon kepada PT Asuransi Allianz Life Indonesia di tahun 2023 masing-masing sebesar Rp3,358 miliar dan nihil. Dan juga pengukuran kembali liabilitas imbalan pasti pada tahun 2023 sebesar Rp1,586 miliar yang dibukukan sebagai penghasilan komprehensif lain dalam mutasi laporan perubahan ekuitas konsolidasian untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 (mutasi atas saldo ini berdasarkan laporan aktuaris independen tahun 2023 — dihitung berdasarkan Undang-undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja). Demikian informasi yang dapat kami sampaikan dan atas perhatiannya, kami ucapkan terima kasih. Hormat Kami, “Corporate Secretary PT MULTI INDOCITRA Tbk. Green Central City, Commercial Area 6" F Jl. Gajah Mada No. 188, Jakarta 11120 Indonesia P. 162 (21) 2936 8888 F. 462 (21) 2936 6191 / 92/93
Names mentioned 17 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
PT Bursa Efek Indonesia Jakarta Stock Exchange Building
p.1
unresolved
org
PT Sinergi Multi Distrindo
p.1
unresolved
org
KJPP Toto Suharto dan Rekan
p.2
unresolved
org
KJPP Toto Suharto
p.2
unresolved
org
PT Pigeon Indonesia
p.2
unresolved
org
PT Pigeon Baby
p.2
unresolved
org
Pigeon Singapore Pte. Ltd.
p.2
unresolved
org
PT Dua Berlian
p.2
unresolved
org
PT Gloria Origita Cosmetics
p.2
unresolved
org
PT Mattel Trading Indonesia
p.2
unresolved
org
PT Bumi Perkasa Permai
p.2
unresolved
org
PT BCA Finance
p.3
unresolved
org
PT Asuransi Allianz Life Indonesia
p.3
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.
Other files in this announcement 5
Report MIC 2023.pdf
done
inlineXBRL.zip
done
FinancialStatement-2023-Tahunan-MICE.xlsx
done
instance.zip
done