Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 63
Page 1
PT SARASWANTI INDOLAND DEVELOPMENT Tbk
Laporan Keuangan
Untuk periode yang berakhir pada tanggal
pada tanggal 31 Maret 2026
Tidak Diaudit
Financial Statements
for the period ended
March 31, 2026
Unaudited
Page 2
DAFTAR ISI /
TABLE OF CONTENTS
Halaman / page
Surat Pernyataan Direksi Directors' Statement Letter
Laporan Posisi Keuangan 1-2 Statement of Financial Position
Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Statements of Profit or Loss
Komprehensif Lain 3 and Other Comprehensive Income
Laporan Perubahan Ekuitas 4 Statement of Changes in Equity
Laporan Arus Kas 5 Statement of Cash Flows
Catatan Atas Laporan Keuangan 6 - 60 Notes to The Financial Statement
Informasi Tambahan Supplementary Information
Daftar I - Laporan Posisi Keuangan Entitas Induk 68 - 69 I - Parent Entity's Statement of Financial Position
Schedule
Daftar II - Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Schedule II - Parent Entity's Statements of Profit or Loss
Komprehensif Lain Entitas Induk 70 and Other Comprehensive Income
71
Daftar III - Laporan Perubahan Ekuitas Entitas Induk Schedule III - Parent Entity's Statement of Changes in Equity
Daftar IV - Laporan Arus Kas Entitas Induk 72 Schedule IV - Parent Entity's Statement of Cash Flows
Page 3
Page 4
PT SARASWANTI INDOLAND DEVELOPMENT Tbk. PT SARASWANTI INDOLAND DEVELOPMENT Tbk.
Laporan Posisi Keuangan Statement of Financial Position
31 Maret 2026 March 31, 2026
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Figures are presented in Rupiah, unless otherwise stated)
Catatan/ 31 Maret 2026/ 31 Desember 2025/
Notes March 31, 2026 December 31, 2025
ASET ASSETS
ASET LANCAR CURRENT ASSETS
Kas dan bank 2c,2e,4 9,759,472,774 8,828,114,814 Cash on hand and in banks
Piutang usaha pihak ketiga 2c,2f,5 2,129,863,380 3,491,504,606 Trade receivables - third parties
Piutang lain - pihak ketiga 2c,6 40,873,031 53,665,269 Other receivables - third parties
Persediaan 2g,7 197,729,142,504 199,517,171,296 Inventories
Uang muka 8 87,527,761,400 83,651,052,507 Advanced
Biaya dibayar dimuka 2h,9 1,058,080,566 1,255,940,780 Prepaid expenses
Pajak dibayar dimuka 2q,27a 17,246,228,540 15,461,854,882 Prepaid taxes
Jumlah aset lancar 315,491,422,195 312,259,304,154 Total current assets
ASET TIDAK LANCAR NON-CURRENT ASSETS
Aset pajak tangguhan 2q,27f 97,900,821 97,900,821 Deferred tax assets
Pajak dibayar dimuka 2,362,264,267 2,362,264,267 Prepaid expenses
Tanah untuk pengembangan 2i,10 909,318,000 909,318,000 Land for development
Aset tetap - setelah dikurangi akumulasi Fixed assets - net off accumulated
penyusutan sebesar Rp 103855540229.00 depreciation of Rp 103855540229.00
sampai
Aset tetap
dengan 31 Maret 2026 2j,11 191,271,823,553 187,694,605,519 until March 31, 2026
Aset hak-guna 2l,12 769,402,711 805,790,149 Right of use assets
Jumlah aset tidak lancar 195,410,709,352 191,869,878,756 Total non-current assets
JUMLAH ASET 510,902,131,547 504,129,182,910 TOTAL ASSETS
Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan.
The accompanying notes to the financial statements form an integral part of these financial statements taken as a whole.
1
Page 5
PT SARASWANTI INDOLAND DEVELOPMENT Tbk. PT SARASWANTI INDOLAND DEVELOPMENT Tbk.
Laporan Posisi Keuangan (lanjutan) Statement of Financial Position (continued)
31 Maret 2026 March 31, 2026
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Figures are presented in Rupiah, unless otherwise stated)
31 Maret 2026/ 31 Desember 2025/
LIABILITAS DAN EKUITAS March 31, 2026 December 31, 2025 LIABILITIES AND EQUITY
LIABILITAS JANGKA PENDEK CURRENT LIABILITIES
Utang usaha - pihak ketiga 2c,13 25,380,667,344 27,923,183,655 Trade payable - third parties
Utang lain-lain Other payables
Utang
PihakLain
ketiga
- Pihak Ketiga 2c,14b 10,148,418,286 8,950,796,625 Third parties
Biaya yang masih harus dibayar 2c,15 2,236,059,703 4,855,938,940 Accrued expenses
Uang muka pelanggan 16 13,250,392,072 13,143,576,519 Advance from costumres
Deposit pelanggan 17 5,731,173,457 4,028,097,572 Costumer deposit
Utang pajak 2q,26b 5,816,969,511 6,406,779,965 Tax payables
Penyisihan untuk penggantian perabot Provision for replacement
dan perlengkapan hotel serta of hotel furniture and equipment,
Provision
kesejahteraan
for replacement
karyawan 2n,18 48,891,290 193,993,217 and employees' welfare
Bagian pinjaman jangka panjang yang Current maturities
jatuh tempo dalam waktu satu tahun of long-term debts
Liabilitas
Liabilitassewa
sewajatuh tempo satu tahun 2l,19 133,692,367 196,110,521 Lease liabilities
Utang
Utangbank
bankjatuh tempo satu tahun 2c,20 26,350,000,000 34,300,000,001 Bank loan
Jumlah liabilitas jangka pendek 89,096,264,030 99,998,477,015 Total current liabilities
LIABILITAS JANGKA PANJANG NON-CURRENT LIABILITIES
Pinjaman jangka panjang - setelah Long-term debts
dikurangi bagian yang jatuh tempo net of current
dalam waktu satu tahun maturities
Liabilitas
Liabilitassewa
sewajangka panjang 2l,19 365,977,448 365,977,448 Lease liabilities
Utangbank
Utang bankjangka panjang 2c,20 142,650,000,000 128,150,000,000 Bank loan
Liabilitas imbalan pasca kerja 2o,21 376,962,121 376,962,121 Employee benefit liabilities
Jumlah liabilitas jangka panjang 143,392,939,569 128,892,939,569 Total non-current liabilities
JUMLAH LIABILITAS 232,489,203,599 228,891,416,584 TOTAL LIABILITIES
EKUITAS EQUITY
Modal saham - nilai nominal 22 107,700,384,020 107,700,384,020 Capital stock - par value
Tambahan modal disetor - neto 2r,25 75,357,774,676 75,357,774,676 Additional paid-in capital - net
Komponen ekuitas lain 23 (77,959,822) (77,959,822) Other equity components
Saldo laba: Retained earnings:
Saldo
- Ditentukan
Laba - Ditentukan
penggunaannya
Penggunaannya 24 12,300,000,000 12,300,000,000 Appropriated -
Saldo
- Belum
Labaditentukan
- Belum Ditentukan
penggunaannya
Penggunaannya 83,132,729,074 79,957,567,452 Unappropriated -
JUMLAH EKUITAS 278,412,927,948 275,237,766,326 TOTAL EQUITY
JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS 510,902,131,547 504,129,182,910 TOTAL LIABILITIES AND EQUITY
- -
Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan./
The accompanying notes to the financial statements form an integral part of these financial statements taken as a whole.
2
Page 6
PT SARASWANTI INDOLAND DEVELOPMENT Tbk. PT SARASWANTI INDOLAND DEVELOPMENT Tbk.
Laporan Laba Rugi Statement of Profit or Loss
dan Penghasilan Komprehensif Lain and Other Comprehensive Income
Untuk periode yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2026 For the periode ended March 31, 2026
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Figures are presented in Rupiah, unless otherwise stated)
Catatan/ 31 Maret 2026/ 31 Maret 2025/
Notes March 31, 2026 March 31, 2025
PENDAPATAN USAHA 2p,27 28,589,967,609 21,064,281,115 REVENUES
BEBAN POKOK PENDAPATAN 2p,28 (11,121,052,116) (8,032,592,670) COST OF REVENUES
LABA BRUTO 17,468,915,493 13,031,688,445 GROSS PROFIT
Beban penjualan 2p,29 (1,751,760,821) (1,390,591,161) Selling expenses
Beban umum dan administrasi 2p,30 (9,333,625,871) (8,910,534,313) General and administrative expenses
Beban pajak final 2p,2q,26c (163,986,712) - Final tax expenses
LABA USAHA 6,219,542,089 2,730,562,971 OPERATING PROFIT
PENDAPATAN DAN BEBAN LAIN-LAIN INCOME AND OTHER EXPENSES
Pendapatan
Pendapatan bunga
bunga 2p 10,887,569 20,098,184 Interest income
Pendapatan
Pendapatan lain-lain
lain-lain 2p,31a - 59,131,532 Other income
Beban
Bebankeuangan
keuangan 2p (351,824,165) (839,540,591) Finance expenses
Beban
Bebanlain-lain
lain-lain 2p,31b (2,423,107,331) (1,261,901,088) Other expenses
LABA SEBELUM PROFIT BEFORE
PAJAK PENGHASILAN 3,455,498,162 708,351,008 INCOME TAX
MANFAAT (BEBAN) PAJAK PENGHASILAN INCOME TAX BENEFIT (EXPENSES)
Beban
Pajakpajak
kini kini 2q,26d (280,336,540) (646,676,140) Current tax
LABA TAHUN BERJALAN 3,175,161,622 61,674,868 PROFIT FOR THE YEAR
PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN OTHER COMPREHENSIVE INCOME
Pos yang tidak akan direklasifikasi Item that will not be reclassified
ke laba rugi: subsequently to profit or loss:
Keuntungan (kerugian) aktuarial Actuarial gain (loss) of defined
oci -atas
imbalan
program
kerjaimbalan pasti 24 - - benefit plan
Pajak penghasilan atas keuntungan Income tax of actuarial gain
(kerugian) aktuarial atas program (loss) of defined
oci -imbalan
pajak tangguhan
pasti 24 - - benefit plan
PENGHASILAN KOMPREHENSIF OTHER COMPREHENSIVE
LAIN - - INCOME
JUMLAH LABA KOMPREHENSIF TOTAL OTHER COMPREHENSIVE
TAHUN BERJALAN 3,175,161,622 61,674,868 INCOME FOR THE YEAR
LABA PER SAHAM 2s,33 0.59 0.01 EARNINGS PER SHARE
Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan./
The accompanying notes to the financial statements form an integral part of these financial statements taken as a whole.
3
Page 7
PT SARASWANTI INDOLAND DEVELOPMENT Tbk. PT SARASWANTI INDOLAND DEVELOPMENT Tbk.
Laporan Perubahan Ekuitas Statements of Changes in Equity
Untuk periode yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2026 For the periode ended March 31, 2026
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Figures are presented in Rupiah, unless otherwise stated
Ekuitas yang Dapat Diatribusikan Kepada Pemilik Entitas Induk /
Equity Attributable to Owners of the Parent Entity
Saldo laba / Retained earnings
Tambahan modal Komponen
disetor - neto/ ekuitas lain/ Ditentukan Belum ditentukan
Catatan/ Modal saham/ Additional paid-in Other equity penggunaannya/ penggunaannya/ Jumlah ekuitas/
Notes Share capital capital - net components Appropriated Unappropriated Total equity
Saldo per 1 Januari 2025 107,700,384,020 75,357,774,676 (84,031,381) 9,300,000,000 46,992,339,947 239,266,467,262 Balance as of January 1, 2025
Laba neto tahun berjalan - - - - 61,674,868 61,674,868 Net profit for the year
Saldo 31 Maret 2025 107,700,384,020 75,357,774,676 (84,031,381) 9,300,000,000 47,054,014,815 239,328,142,130 Balance as of March 31, 2025
Dividen 24 - - - - (5,057,828,025) (5,057,828,025) Share premium
Pembentukan dana cadangan 24 - - - 3,000,000,000 (3,000,000,000) - Establistment of reserve funds
Laba neto tahun berjalan - - - - 40,961,380,662 40,961,380,662 Net profit for the year
Penghasilan komprehensif lain 23 - - 6,071,559 - - 6,071,559 Other comprehensive income
Saldo 31 Desember 2025 107,700,384,020 75,357,774,676 (77,959,822) 12,300,000,000 79,957,567,452 275,237,766,326 Balance as of December 31, 2025
Laba neto tahun berjalan - - - - 3,175,161,622 3,175,161,622 Net profit for the year
Saldo per 31 Maret 2026 107,700,384,020 75,357,774,676 (77,959,822) 12,300,000,000 83,132,729,074 278,412,927,948 Balance as of March 31, 2026
Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan. /
The accompanying notes to the financial statements form an integral part of these financial statements taken as a whole.
4
Page 8
PT SARASWANTI INDOLAND DEVELOPMENT Tbk. PT SARASWANTI INDOLAND DEVELOPMENT Tbk.
Laporan Arus Kas Statements of Cash Flows
Untuk periode yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2026 For the periode ended March 31, 2026
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Figures are presented in Rupiah, unless otherwise stated
Catatan/ 31 Maret 2026/ 31 Maret 2025/
Notes March 31, 2026 March 31, 2025
ARUS KAS DARI CASH FLOWS FROM
AKTIVITAS OPERASI OPERATING ACTIVITIES
Penerimaan kas dari pelanggan 32,959,121,929 25,013,166,135 Cash received from costumers
Pembayaran kas pada pemasok (20,904,261,197) (28,967,606,730) Cash paid to suppliers
Pembayaran kas kepada karyawan (5,935,247,364) (6,116,677,898) Cash paid to employees
Pembayaran pajak (2,818,507,364) (3,034,917,306) Taxes paid
Pembayaran bunga dan beban keuangan (346,844,319) (554,828,368) Interest paid
Penerimaan (pembayaran) lainnya 18,699,961 (205,482,505) Other receipts (payment)
Kas bersih yang diperoleh dari Net cash flows provided by
(digunakan untuk) aktivitas operasi 2,972,961,646 (13,866,346,672) (used in) operating activities
ARUS KAS DARI CASH FLOWS FROM
AKTIVITAS INVESTASI INVESTING ACTIVITIES
Perolehan aset tetap 11 (5,561,541,637) (874,465,675) Acquisition of fixed assets
Uang muka pembelian tanah 8 (2,967,643,895) (7,964,495,995) Advance payment for land purchases
Kas bersih yang digunakan untuk Net cash flows used in
aktivitas investasi (8,529,185,532) (8,838,961,670) investing activities
ARUS KAS DARI CASH FLOWS FROM
AKTIVITAS PENDANAAN FINANCING ACTIVITIES
Perolehan pinjaman bank jangka panjang 20 14,500,000,000 17,600,000,000 Proceeds from long -term bank loan
Pembayaran utang bank jangka panjang 20 (7,950,000,000) (4,516,250,001) Payment for long-term bank loan
Pembayaran liabilitas sewa 19 (62,418,154) (162,094,949) Payment for lease liabilities
Kas bersih yang diperoleh dari Net cash flows provided by
(digunakan untuk) aktivitas pendanaan 6,487,581,846 12,921,655,050 (used in) financing activities
PENURUNAN NETO DECREASE IN
KAS DAN SETARA KAS 931,357,960 (9,783,653,292) CASH AND CASH EQUIVALENTS
KAS DAN SETARA KAS CASH AND CASH EQUIVALENTS
AWAL TAHUN 8,828,114,814 27,308,639,170 AT THE BEGINNING OF THE YEAR
KAS DAN SETARA KAS CASH AND CASH EQUIVALENTS
AKHIR TAHUN 4 9,759,472,774 17,524,985,878 AT END OF THE YEAR
-
- -
9,759,472,774
Informasi tambahan atas transaksi non-kas Supplementary information on non-cash
disajikan pada Catatan 40. transactions are disclosed in Note 40.
Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan. /
The accompanying notes to the financial statements form an integral part of these financial statements taken as a whole.
5
Page 9
PT SARASWANTI INDOLAND DEVELOPMENT Tbk. PT SARASWANTI INDOLAND DEVELOPMENT Tbk.
Catatan atas Laporan Keuangan Notes to the Financial Statements
Untuk periode yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2026 For the periode ended March 31, 2026
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Figures are presented in Rupiah, unless otherwise stated)
1. UMUM 1. GENERAL
a. Pendirian dan Informasi Umum a. Establishment and General Information
PT Saraswanti Indoland Development Tbk. (selanjutnya disebut Perusahaan) PT Saraswanti Indoland Development Tbk. ("the Company") was
didirikan pada tanggal 2 Agustus 2010 berdasarkan Akta Notaris Ismaryani, established on August 2, 2010 based on the deed of Notary Ismaryani,
S.H., M.Kn., No.01. Akta pendirian Perusahaan disetujui oleh Menteri Hukum S.H., M.Kn., number 01. The deed of establishment of the Company was
Dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia berdasarkan Surat Keputusan approved by the Minister of Law and Human Rights of the Republic of
No.AHU41610.AH.01.01.Tahun 2010. Indonesia based on Decree No.AHU41610.AH.01.01.Year2010.
Anggaran Dasar Perusahaan telah mengalami beberapa kali perubahan. The Company's Articles of Association have been amended several times.
Perubahan terakhir berdasarkan Akta Notaris No. 3 tanggal 13 Juni 2025 oleh The latest amendment based on Notarial Deed No. 3 dated June 13, 2025
Notaris Lucky Suryo Wicaksono, S.H, M.Kn, M.H, untuk melakukan by Notary Lucky Suryo Wicaksono, S,H, M.Kn, M.H, to amend the
perubahan susunan direksi. Perubahan Anggaran Dasar tersebut telah composition of the board directors. The amendments to the Articles of
dilaporkan ke Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Association have been reported to the Minister of Law and Human Rights
berdasarkan Surat Keputusan No. AHU-AH.01.09-0298857 Tahun 2025 of the Republic of Indonesia based on Decree No. AHU-AH.01.09-
tanggal 16 Juni 2025. 0298857 Year 2025 on June 16, 2025.
Sesuai dengan pasal 3 Anggaran Dasar Perusahaan, kegiatan utama In accordance with article 3 of the Company's Articles of Association, the
Perusahaan adalah bergerak dalam bidang pengembang dan pemborong. Company's main activities are engaged in developer and general
Perusahaan adalah pemilik Hotel The Alana Yogyakarta, Innside Yogyakarta contractor. The company is the owner of The Alana Yogyakarta hotel,
dan Apartemen Mataram City. Innside Yogyakarta and Mataram City Apartments.
Perusahaan mulai beroperasi secara komersial pada tahun 2011. The Company started its commercial operations in 2011.
Perusahaan berdomisili di Indonesia, dengan kantor pusat terdaftar di Jl. The Company is domiciled in Indonesia, with a registered head office at
Palagan Tentara Pelajar KM 7, Kelurahan Sariharjo, Kecamatan Ngaglik, Jl. KM7 Student Army Center, Sariharjo Village, Ngaglik District,
Kabupaten Sleman, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Sleman Regency, Yogyakarta Special Region Province.
b. Penawaran Umum Perdana Saham b. Public Offering of Shares
Pada tanggal 30 Juni 2022, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menerbitkan Surat On June 30, 2022, the Financial Services Authority (OJK) issued a
Pemberitahuan Efektifnya Pernyataan Pendaftaran sehubungan dengan Notification Letter on the Effectiveness of the Registration Statement in
Penawaran Umum Saham Perdana Perusahaan sebanyak 340.000.000 lembar connection with the Company's Initial Public Offering of 340,000,000
saham, sesuai dengan surat Keputusan OJK No. S-110/D.04/2022 tanggal shares, in accordance with OJK Decree No. S-110/D.04/2022 dated 30
30 Juni 2022. Pada tanggal 7 Juli 2022 Perusahaan mulai mencatatkan June 2022. On 7 July 2022, the company began listing its shares on the
sahamnya di Bursa Efek Indonesia dengan harga penawaran perdana sebesar Indonesia Stock Exchange with an initial offering price of Rp 200 (full
Rp 200 (Rupiah penuh) per saham. amount) per share.
c. Susunan Dewan Komisaris dan Direksi c. Boards of Commissioners and Directors
Susunan pengurus Perusahaan sebagaimana tercantum dalam akta Keputusan The composition of the management of the Company as stated in the
Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan dengan notaris Lucky Suryo Deed of Decision of the Annual General Meeting of Shareholders with
Wicaksono, S.H, MKN, MH nomor 3 tanggal 13 Juni 2025 secara struktural notary Lucky Suryo Wicaksono, S.H, MKN, MH number 03 dated June
organisasi pada tanggal 31 Maret 2026 dan 31 Desember 2025 adalah sebagai 13, 2025, structurally organizational as of March 31, 2026 and
berikut: December 31, 2025 are as follows:
31 Maret 2026 31 Desember 2025
March 31, 2026 December 31, 2025
Dewan Komisaris: Board of Commissioners:
Komisaris Utama Noegroho Hari Hardono Noegroho Hari Hardono President Commissioner
Komisaris Ir. Yahya Taufik Ir. Yahya Taufik Commissioner
Komisaris Independen Roossusetyo Roossusetyo Independent Commissioner
Dewan Direksi: Board of Directors:
Direktur Utama Bogat Agus Riyono Bogat Agus Riyono President Director
Direktur Gentina Ratna Octanti Gentina Ratna Octanti Director
Direktur Muhammad Alfian Ramadhan Muhammad Alfian Ramadhan Director
Direktur Samsul Hadi Samsul Hadi Director
6
Page 10
PT SARASWANTI INDOLAND DEVELOPMENT Tbk. PT SARASWANTI INDOLAND DEVELOPMENT Tbk.
Catatan atas Laporan Keuangan Notes to the Financial Statements
Untuk periode yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2026 For the periode ended March 31, 2026
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Figures are presented in Rupiah, unless otherwise stated)
1. UMUM (lanjutan) 1. GENERAL (continued)
c. Susunan Dewan Komisaris dan Direksi (lanjutan) c. Boards of Commissioners and Directors (continued)
Perusahaan mempunyai karyawan tetap sebanyak 21 karyawan (tidak diaudit). The Company had 21 permanent employees (unaudited).
d. Sekretaris Perusahaan d. Corporate Secretary
Untuk memenuhi POJK No.35 dan Keputusan Direksi PT Bursa Efek For complying with POJK No.35 and the Decision of the Directors of PT
Indonesia No.Kep 00001/BEI/01-2014 tanggal 20 Januari 2014 tentang Bursa Efek Indonesia No. Kep-00001 / BEI / 01-2014 dated January 20,
Perubahan Peraturan No. I-A., Perusahaan telah menunjuk Maria Evarisma
2014 concerning Amendment to Regulation No. I-A., The Company has
Wulandari sebagai Sekretaris Perusahaan berdasarkan Surat Keputusan Direksi
No. 002/DIR/SWID/II/2025 tentang Pengangkatan Sekretaris Perusahaan appointed Maria Evarisma Wulandari as the Corporate Secretary based
tanggal 24 Februari 2025. on Directors Decree No. 002/DIR/SWID/II/2025 concerning Appointment
of Corporate Secretary on February 24, 2025.
e. Komite Audit e. Audit Committee
Dalam rangka memenuhi ketentuan POJK No.55, Perusahaan telah memenuhi In order to comply with POJK No.55 requirements, the Company has
ketentuan tersebut dengan telah dibentuk suatu komite audit serta menyetujui complied with these provisions by forming an audit committee and
penetapan Piagam Komite Audit berdasarkan Surat Keputusan Dewan approved the establishment of the Audit Committee Charter based on the
Komisaris No.002/SID/Dekom/II/2022 tentang Pengangkatan Ketua dan Decree of the Board of Commissioners No.002/SID/Dekom/II/2022
Anggota Komite Audit Perusahaan tanggal 24 Februari 2022. regarding the Appointment of Chairpersons and Committee Members
dated February 24, 2022.
Terdapat perubahan susunan keanggotaan Komite Audit berdasarkan Surat
Keputusan Dewan Komisaris No.006/DEKOM/SWID/V/2025 There was a change in the composition of the Audit Committee
tanggal 27 Mei 2025. membership based on the Decree of the Board of Commissioners No.
Susunan Komite Audit Perusahaan adalah sebagai berikut : The composition of the Company's Audit Committee are as follows :
31 Maret 2026 31 Desember 2025
March 31, 2026 December 31, 2025
Komite Audit Audit Committee
Ketua Roossusetyo Roossusetyo Chairman
Anggota Bambang Takri Subarkah Bambang Takri Subarkah Member
Anggota Ade Irma Hidayah Ade Irma Hidayah Member
f. Unit Audit Internal f. Internal Audit Unit
Sesuai dengan POJK No.56, maka Perusahaan telah membentuk Unit Audit In accordance with POJK No.56, the Company has established an
Internal sesuai dengan peraturan dan ketentuan yang berlaku berdasarkan Surat Internal Audit Unit in accordance with the applicable rules and
Keputusan Direksi tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Anggota Unit regulations based on the Decree of the Board of Directors concerning the
Audit Internal Perusahaan No. 004/DIR/SWID/III/2023 tanggal 31 Maret 2023 Dismissal and Appointment of Members of the Company's Internal Audit
dan telah mengangkat Christopher Benny Hutagaol sebagai Kepala Unit Audit Unit No. 004/DIR/SWID/III/2023 dated March 31, 2023 and has
Internal. appointed Christopher Benny Hutagaol as Head of Internal Audit Unit.
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES INFORMATION
Ikhtisar kebijakan akuntansi yang diterapkan oleh Perusahaan yang Significant accounting policies adopted by the Company that affect the
mempengaruhi penentuan posisi keuangan dan hasil utama, dijelaskan determination of financial position and the main result, described as
dibawah ini. below.
a. Dasar penyusunan laporan keuangan a. Basis of preparation of the financial statements
Laporan keuangan disusun berdasarkan Standar Akuntansi Keuangan The financial statements have been prepared in accordance with
di Indonesia (“SAK”), yang mencakup Pernyataan dan Interprestasi Indonesian Financial Accounting Standards (“FAS”), which
yang diterbitkan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan (“DSAK”) comprise the Statement and Interpretations issued by the
Ikatan Akuntan Indonesia dan Peraturan No. VIII.G.7 tentang Financial Accounting Standards Board (“FASB”) of the Institute
“Pedoman Penyajian Laporan Keuangan” yang diterbitkan oleh of Indonesian Chartered Accountants and Regulation No. VIII.G.7
Otoritas Jasa Keuangan (“OJK”). regarding “Financial Statements Presentation Guidelines” issued
by Financial Services Authority (“FSA”).
7
Page 11
PT SARASWANTI INDOLAND DEVELOPMENT Tbk. PT SARASWANTI INDOLAND DEVELOPMENT Tbk.
Catatan atas Laporan Keuangan Notes to the Financial Statements
Untuk periode yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2026 For the periode ended March 31, 2026
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Figures are presented in Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan) 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES INFORMATION (continued)
a. Dasar penyusunan laporan keuangan a. Basis of preparation of the financial statements
Kebijakan akuntansi telah diterapkan konsisten untuk laporan The accounting policies have been applied consistently to the
keuangan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2026 dan 31 financial statements for period ended December 31, 2025 and
Desember 2025 , kecuali di bawah ini dinyatakan lain sesuai Standar December 31, 2024 unless otherwise stated in accordance with
Akuntansi Keuangan di Indonesia. Indonesian Financial Accounting Standards.
Laporan keuangan telah disusun sesuai dengan PSAK 201: Penyajian The financial statements have been prepared in accordance with
Laporan Keuangan. Laporan keuangan , kecuali untuk laporan arus SFAS 201: Presentation of Financial Statements. The financial
kas, disusun berdasarkan basis akrual, menggunakan dasar akuntansi statements, except statement of cash flows, have been prepared on
biaya historis, kecuali untuk beberapa akun tertentu yang disajikan the accrual basis, using the historical cost basis of accounting,
berdasarkan pengukuran lain sebagaimana diuraikan dalam kebijakan except for certain accounts which are measured on the basis
akuntansi masing-masing akun tersebut. described in the related accounting policies for those accounts.
Laporan arus kas yang disajikan dengan menggunakan metode The statement of cash flows, which has been prepared using the
langsung, menyajikan penerimaan dan pengeluaran kas dan setara kas direct method, presents cash receipts and disbursements of cash
yang diklasifikasikan ke dalam aktivitas operasi, investasi dan and cash equivalents classified into operating, investing and
pendanaan. financing activities.
Mata uang pelaporan yang digunakan dalam penyusunan laporan The reporting currency used in the financial statements is
keuangan ini adalah mata uang Rupiah, yang merupakan mata uang Indonesian Rupiah, which is The Company’s functional currency.
fungsional Perusahaan.
Amandemen/Penyesuaian dan Interpretasi Standar yang Changes to the Statement of Financial Standards and
Berlaku Efektif pada Tahun Berjalan Interpretations of Statement of Financial Accounting Standards
Amendemen standar akuntansi berikut ini berlaku efektif pada The following amendments to accounting standards became
tanggal 1 Januari 2025 dan diterapkan dalam penyusunan laporan effective on 1 January 2025 and are applied in preparing these
keuangan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025: financial statements for the year ended 31 December 2025:
- PSAK No. 117, tentang “Kontrak Asuransi”. - SFAS No. 117 on “Insurance Contract “.
- Amandemen PSAK No. 117, “Kontrak Asuransi” mengenai - Amendment to SFAS No. 117 on, “Insurance Contract”
Penerapan Awal PSAK 117 dan PSAK 109 – Informasi regarding the Early Application of SFAS 117 and 109 -
Komparatif. Comparative Information.
- Amandemen PSAK No. 221: “Pengaruh Perubahan Kurs Valuta - Amendment to SFAS 221: “Influence Changes
Asing” terkait kondisi ketika suatu mata uang tidak tertukarkan. in Foreign Exchange Rates” are related conditions when a
currency does not interchangeable.
Implementasi standar-standar tersebut tidak memiliki dampak yang The implementation of the above standards had no significant
signifikan terhadap jumlah yang dilaporkan di periode berjalan atau effect on the amount reported for the current period or prior
tahun sebelumnya. financial year.
Standar, amandemen dan interpretasi standar telah diterbitkan Standards, Amendments and Interpretations to Standards
tapi belum diterapkan Issued not yet adopted
Pada tanggal persetujuan laporan keuangan konsolidasian At the date of authorization of these consolidated financial
amendemen-amendemen atas PSAK yang relevan bagi Grup, yang statements, the following amendments to SFAS relevant to the
telah diterbitkan namun belum berlaku efektif untuk tahun buku yang Group were issued but not effective, with early application
dimulai pada tanggal 1 Januari 2026, adalah sebagai berikut: permitted on January 1, 2026, are as follows:
Efektif 1 Januari 2026 Effective January 1, 2026
- Klasifikasi dan Pengukuran Instrumen Keuangan (Amendemen - Classification and Measurement of Financial Instruments
PSAK 109 dan 107); (Amendments to SFAS 109 and 107);
- Kontrak yang Mengacu pada Listrik Bergantung Alam - Contract Referencing Nature-dependent Electricity
(Amendemen PSAK 109 dan 107); (Amendments to SFAS 109 and 107);
- Kombinasi Bisnis Entitas Sepengendali (PSAK 338 (Revisi 2025). - Business Combination of Entities under Common Control (SFAS
338 (Revised 2025).
Efektif 1 Januari 2027 Effective January 1, 2027
- PSAK 118 – Penyajian dan Pengungkapan dalam Laporan - SFAS 118 - Presentation and Disclosure in Financial Statements
Keuangan
Penerapan dini untuk standar, interpretasi, amandemen ataupun Early adoption of those new standards, interpretations,
penyesuaian terhadap standar akuntansi keuangan di atas amendments, or improvements to financial accounting standards
diperkenankan. are permitted.
8
Page 12
PT SARASWANTI INDOLAND DEVELOPMENT Tbk. PT SARASWANTI INDOLAND DEVELOPMENT Tbk.
Catatan atas Laporan Keuangan Notes to the Financial Statements
Untuk periode yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2026 For the periode ended March 31, 2026
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Figures are presented in Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan) 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES INFORMATION (continued)
b. Informasi segmen b. Segment information
Segmen adalah komponen yang dapat dibedakan dari Perusahaan A segment is a distinguishable component of the Company that is
yang terlibat baik dalam menyediakan produk dan jasa (segmen engaged either in providing certain products and services
usaha), atau dalam menyediakan produk dan jasa dalam lingkungan (business segment), or in providing products and services within a
ekonomi tertentu (segmen geografis), yang memiliki risiko dan particular economic environment (geographical segment), which
imbalan yang berbeda dari segmen lainnya. is subject to risks and rewards that are different from those of
other segments.
Pendapatan, beban, hasil, aset dan liabilitas segmen termasuk item- Segment revenue, expenses, results, assets and liabilities include
item yang dapat diatribusikan secara langsung kepada suatu segmen items directly attributable to a segment as well as those that can
serta hal-hal yang dapat dialokasikan dengan dasar yang memadai be allocated on a reasonable basis to that segment. They are
untuk segmen tersebut. Segmen ditentukan sebelum saldo dan determined before intra-the Company balances and intra-the
transaksi antar Perusahaan dieliminasi sebagai bagian dari proses Company transactions are eliminated.
Perusahaan.
Segmen operasi adalah komponen dari Perusahaan yang terlibat An operating segment is a component of the Company that
dalam aktivitas bisnis yang menghasilkan pendapatan dan engages in business activities from which it may earn revenues
menimbulkan beban, termasuk pendapatan dan beban yang terkait and incur expenses, including revenues and expenses that relate to
dengan transaksi dengan komponen lain Perusahaan, dimana hasil transactions with any of the Company’s other components, whose
operasinya dikaji ulang secara berkala oleh pengambil keputusan operating results are reviewed regularly by the Company’s chief
utama dalam operasional Perusahaan untuk membuat keputusan operating decision-maker to make the decision about resources
mengenai sumber daya yang akan dialokasikan pada segmen tersebut allocated to the segment and assess its performance, and for
dan menilai kinerjanya, serta tersedia informasi keuangan yang dapat which discrete financial information is available. Segment results
dipisahkan. Hasil segmen yang dilaporkan kepada pengambil that are reported to the Company’s chief operating decision
keputusan operasional Perusahaan meliputi komponen-komponen maker include items directly attributable to a segment, as well as
yang dapat diatribusikan secara langsung kepada suatu segmen, dan those that can be allocated on a reasonable basis.
komponen-komponen yang dapat dialokasikan dengan dasar yang
wajar.
c. Instrumen keuangan c. Financial instruments
i. Aset keuangan i. Financial assets
Pengakuan awal Initial recognition
Aset keuangan diklasifikasikan sebagai aset keuangan yang Financial assets are classified as financial assets at fair
dinilai pada nilai wajar melalui laba atau rugi, pinjaman yang value through profit or loss, loans and receivables, held-to-
diberikan dan piutang, investasi yang dimiliki hingga jatuh maturity investments and available-for-sale financial assets.
tempo dan aset keuangan tersedia untuk dijual. Perusahaan the Company determine the classification of its financial
menentukan klasifikasi aset keuangan pada saat pengakuan awal assets at initial recognition and, where allowed and
dan, jika diperbolehkan dan sesuai, akan dievaluasi kembali appropriate, re-evaluates this designation at each financial
setiap akhir tahun keuangan. year-end.
Pada saat pengakuan awal, aset keuangan diukur pada nilai At initial recognition, financial assets are recognized at fair
wajar. Dalam hal investasi tidak diukur pada nilai wajar melalui value. In the case of investments not measured at fair value
laporan laba rugi, nilai wajar tersebut ditambah dengan biaya through profit or loss, fair value is determined with directly
transaksi yang dapat diatribusikan secara langsung. attributable transaction costs.
Pembelian atau penjualan aset keuangan yang memerlukan Purchases or sales of financial assets that require delivery
penyerahan aset dalam kurun waktu yang telah ditetapkan oleh of assets within a time frame established by regulation or
peraturan dan kebiasan yang berlaku di pasar (pembelian secara convention in the marketplace (regular way purchases) are
reguler) diakui pada tanggal perdagangan, seperti tanggal recognized on the trade date, i.e., the date that the
perusahaan berkomitmen untuk membeli atau menjual aset. companies commit to purchase or sell the assets.
Aset keuangan Perusahaan mencakup kas dan bank, piutang the Company financial assets include cash and bank, trade
usaha dan lain-lain, dan uang jaminan, yang diklasifikasikan and other receivables, and other non-current assets -
sebagai pinjaman yang diberikan dan piutang. security deposit, which are classified as loans and
receivables.
Pengukuran setelah pengakuan awal Subsequent measurement
Pengukuran setelah pengakuan awal dari aset keuangan The subsequent measurement of financial assets depends on
tergantung pada klasifikasi sebagai berikut: their classification as follows:
9
Page 13
PT SARASWANTI INDOLAND DEVELOPMENT Tbk. PT SARASWANTI INDOLAND DEVELOPMENT Tbk.
Catatan atas Laporan Keuangan Notes to the Financial Statements
Untuk periode yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2026 For the periode ended March 31, 2026
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Figures are presented in Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan) 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES INFORMATION (continued)
- Pinjaman yang diberikan dan piutang - Loans and receivables
Pinjaman yang diberikan dan piutang adalah aset Loans and receivables are non-derivative financial
keuangan non derivatif dengan pembayaran tetap atau assets with fixed or determinable payments that are
telah ditentukan dan tidak mempunyai kuotasi di pasar not quoted in an active market. Such financial assets
aktif. Aset keuangan tersebut dicatat pada biaya perolehan are carried at amortized cost using the effective
yang diamortisasi menggunakan metode tingkat bunga interest rate method. Gains and losses are recognized
efektif. Laba atau rugi diakui dalam laporan laba rugi dan in the statement of profit or loss and other
penghasilan komprehensif lain pada saat pinjaman yang comprehensive income when the loans and receivables
diberikan dan piutang dihentikan pengakuannya atau are derecognized or impaired, as well as through the
mengalami penurunan nilai, serta melalui proses amortization process.
amortisasi.
ii. Liabilitas keuangan ii. Financial liabilities
Pengakuan awal Initial recognition
Liabilitas keuangan diklasifikasikan sebagai liabilitas keuangan Financial liabilities are classified as financial liabilities at
yang diukur pada nilai wajar melalui laba atau rugi, liabilitas fair value through profit or loss, financial liabilities
keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi atau measured at amortized cost, or as derivatives designated as
derivatif yang telah ditetapkan sebagai instrumen lindung nilai hedging instruments in an effective hedge, as appropriate.
yang efektif, jika sesuai. Perusahaan menentukan klasifikasi the Company determines the classification of its financial
liabilitas keuangan pada saat pengakuan awal. liabilities at initial recognition.
c. Instrumen keuangan (lanjutan) c. Financial instruments (continued)
ii. Liabilitas keuangan (lanjutan) ii. Financial liabilities (continued)
Pengakuan awal (lanjutan) Initial recognition (continued)
Saat pengakuan awal, liabilitas keuangan diukur pada nilai Financial liabilities are recognized initially at fair value
wajar dan, dalam hal liabilitas keuangan yang diukur pada biaya and, in the case of financial liabilities measured at
perolehan diamortisasi, termasuk biaya transaksi yang dapat amortized cost, net of directly attributable transaction costs.
diatribusikan secara langsung.
Liabilitas keuangan Perusahaan mencakup utang jangka pendek, the Company’ financial liabilities include short-term loans,
utang usaha dan lain-lain, biaya yang masih harus dibayar, trade and other payables, accrued expenses, due to related
utang pihak berelasi dan utang jangka panjang yang parties and long-term debts which are classified as financial
diklasifikasikan sebagai liabilitas keuangan yang diukur pada liabilities measured at amortized cost.
biaya perolehan diamortisasi.
Pengukuran setelah pengakuan awal Subsequent measurement
Pengukuran liabilitas keuangan bergantung pada klasifikasi The measurement of financial liabilities depends on their
sebagai berikut: classification as follows:
- Liabilitas keuangan yang diukur pada biaya perolehan - Financial liabilities measured at amortized cost
diamortisasi
Setelah pengakuan awal, liabilitas keuangan yang After initial recognition, interest-bearing financial
dikenakan bunga diukur pada biaya perolehan liabilities are subsequently measured at amortized cost
diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga using the effective interest rate method.
efektif.
Laba atau rugi diakui dalam laporan laba rugi dan Gains and losses are recognized in the statement of
penghasilan komprehensif lain ketika liabilitas tersebut profit or loss and other comprehensive income when
dihentikan pengakuannya serta melalui proses the liabilities are derecognized as well as through the
amortisasinya. amortization process.
10
Page 14
PT SARASWANTI INDOLAND DEVELOPMENT Tbk. PT SARASWANTI INDOLAND DEVELOPMENT Tbk.
Catatan atas Laporan Keuangan Notes to the Financial Statements
Untuk periode yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2026 For the periode ended March 31, 2026
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Figures are presented in Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan) 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES INFORMATION (continued)
iii. Saling hapus instrumen keuangan iii. Offsetting of financial instruments
Aset keuangan dan liabilitas keuangan saling hapus dan nilai Financial assets and financial liabilities are offset and the
bersihnya dilaporkan dalam laporan posisi keuangan jika, dan net amount reported in the statement of financial position if,
hanya jika, terdapat hak yang berkekuatan hukum untuk and only if, there is a currently enforceable legal right to
melakukan saling hapus atas jumlah yang telah diakui dari aset offset the recognized amounts and there is an intention to
keuangan dan liabilitas keuangan tersebut dan terdapat intensi settle on a net basis, or to realize the assets and settle the
untuk menyelesaikan dengan menggunakan dasar neto, atau liabilities simultaneously.
untuk merealisasikan aset dan menyelesaikan liabilitasnya
secara bersamaan.
Hak yang berkekuatan hukum berarti: This means that the right to set off:
a) Liabilitas keuangan yang diukur pada biaya perolehan a) Financial liabilities measured at amortized cost
diamortisasi
b) Hak yang berkekuatan hukum pada kondisi-kondisi b) must be legally enforceable in all of the following
berikut ini: circumstances:
i) kegiatan bisnis normal; i) the normal course of the business;
ii) kondisi kegagalan usaha; dan ii) the event of default; and
iii) kondisi gagal bayar atau bangkrut. iii) the event of insolvency of bankruptcy.
Pendapatan dan beban disajikan dalam jumlah bersih hanya jika Income and expenses are presented on a net basis only when
diperkenankan oleh standar akuntansi. permitted by accounting standards.
iv. Nilai wajar instrumen keuangan iv. Fair value of financial instruments
Nilai wajar adalah harga yang akan diterima untuk menjual Fair value is the price that would be received to sell an asset
suatu aset atau harga yang akan dibayar untuk mengalihkan or paid to transfer a liability in an orderly transaction
suatu liabilitas dalam transaksi teratur antara pelaku pasar pada between market participants at the measurement date. The
tanggal pengukuran. Pengukuran nilai wajar mengasumsikan fair value measurement is based on the presumption that the
bahwa transaksi untuk menjual aset atau mengalihkan liabilitas transaction to sell the asset or transfer the liability takes
terjadi: place either:
- Di pasar utama untuk aset dan liabilitas tersebut, atau - In the principal market for the asset or liability, or
- Jika tidak terdapat pasar utama, di pasar yang paling - In the absence of a principal market, in the most
menguntungkan untuk aset dan liabilitas tersebut advantageous market for the asset or liability.
Perusahaan harus memiliki akses ke pasar utama atau pasar The principal or the most advantageous market must be
yang paling menguntungkan. accessible to by the Company.
Nilai wajar aset atau liabilitas diukur menggunakan asumsi yang The fair value of an asset or a liability is measured using the
akan digunakan pelaku pasar ketika menentukan harga aset atau assumptions that market participants would use when
liabilitas tersebut, dengan asumsi bahwa pelaku pasar bertindak pricing the asset or liability, assuming that market
dalam kepentingan ekonomi terbaiknya. participants act in their economic best interest.
Perusahaan menggunakan teknik penilaian yang tepat sesuai the Company use valuation techniques that are appropriate
keadaan dan dimana tersedia kecukupan data untuk mengukur in the circumstances and for which sufficient data are
nilai wajar, memaksimalkan penggunaan input yang dapat available to measure fair value, maximizing the use of
diobservasi yang relevan dan meminimalisir penggunaan input relevant observable inputs and minimizing the use of
yang tidak dapat diobservasi. unobservable inputs.
Semua aset dan liabilitas yang nilai wajarnya diukur atau All assets and liabilities for which fair value is measured or
diungkapkan dalam laporan keuangan dikategorikan dalam disclosed in the financial statements are categorized within
hirarki nilai wajar, sebagaimana dijelaskan di bawah ini, the fair value hierarchy, described as follows, based on the
berdasarkan tingkatan level input yang terendah yang signifikan lowest level input that is significant to the fair value
terhadap pengukuran nilai wajar secara keseluruhan: measurement as a whole:
- Level 1 - harga kuotasian (tanpa penyesuaian) di pasar - Level 1 - quoted (unadjusted) market prices in active
aktif untuk aset atau liabilitas yang identik. markets for identical assets or liabilities.
- Level 2 - teknik penilaian di mana tingkat level input - Level 2 - valuation techniques for which the lowest
terendah yang signifikan terhadap pengukuran nilai wajar level input that is significant to the fair value
dapat diobservasi baik secara langsung atau tidak measurement is directly or indirectly observable.
langsung.
11
Page 15
PT SARASWANTI INDOLAND DEVELOPMENT Tbk. PT SARASWANTI INDOLAND DEVELOPMENT Tbk.
Catatan atas Laporan Keuangan Notes to the Financial Statements
Untuk periode yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2026 For the periode ended March 31, 2026
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Figures are presented in Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan) 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES INFORMATION (continued)
- Level 3 - teknik penilaian di mana tingkat level input - Level 3 - valuation techniques for which the lowest
terendah yang signifikan terhadap pengukuran nilai wajar level input that is significant to the fair value
tidak dapat diobservasi baik secara langsung atau tidak measurement is directly or indirectly unobservable.
langsung.
Untuk aset dan liabilitas yang diakui pada laporan keuangan For assets and liabilities that are recognized in the financial
secara berulang, Perusahaan menentukan apakah terjadi transfer statements on a recurring basis, the Company determine
antara Level di dalam hirarki dengan cara mengevaluasi whether transfers have occurred between levels in the
kategori (berdasarkan input level terendah yang signifikan hierarchy by re-assessing categorization (based on the
dalam pengukuran nilai wajar) setiap akhir tahun pelaporan. lowest level input that is significant to the fair value
measurement as a whole) at the end of each reporting
period.
c. Instrumen keuangan (lanjutan) c. Financial instruments (continued)
iv. Nilai wajar instrumen keuangan (lanjutan) iv. Fair value of financial instruments (continued)
Untuk tujuan penentuan pengungkapan nilai wajar, Perusahaan For the purpose of fair value disclosures, the Company has
menentukan kelompok aset dan liabilitas berdasarkan sifat, determined classes of assets and liabilities on the basis of
karakteristik dan risiko dari aset dan liabilitas dan level dari the nature, characteristics and risks of the asset or liability
hirarki nilai wajar yang dijelaskan di atas. and the level of the fair value hierarchy as explained above.
v. Biaya perolehan yang diamortisasi dari instrumen v. Amortized cost of financial instruments
keuangan
Biaya perolehan yang diamortisasi diukur dengan Amortized cost is computed using the effective interest rate
menggunakan metode suku bunga efektif dikurangi cadangan method less any allowance for impairment losses and
kerugian penurunan nilai dan pembayaran atau pengurangan principal repayment or reduction. The calculation takes into
pokok. Perhitungan ini mencakup seluruh premi atau diskonto account any premium or discount on the acquisition and
pada saat akuisisi dan mencakup biaya transaksi serta fee yang includes transaction costs and fees that are an integral part
merupakan bagian tak terpisahkan dari suku bunga efektif. of the effective interest rate.
vi. Penurunan nilai aset keuangan vi. Impairment of financial assets
Pada setiap akhir periode laporan, Perusahaan mengevaluasi the Company assess at each reporting period whether there
apakah terdapat bukti yang obyektif bahwa aset keuangan atau is any objective evidence that a financial asset or the
kelompok aset keuangan mengalami penurunan nilai. Company of financial assets is impaired.
Pada setiap tanggal pelaporan, Perusahaan mengevaluasi apakah At each reporting date, the Company assess whether there is
terdapat bukti yang obyektif bahwa aset keuangan atau any objective evidence that a financial asset or a the
kelompok aset keuangan mengalami penurunan nilai. Company of financial assets is impaired. A financial asset or
Penurunan nilai atas aset keuangan atau kelompok aset the Company of financial assets is deemed to be impaired if,
keuangan dianggap telah terjadi jika, dan hanya jika, terdapat and only if, there is objective evidence of impairment as a
bukti yang obyektif mengenai penurunan nilai sebagai akibat result of one or more events that have occurred after the
dari satu atau lebih peristiwa yang terjadi setelah pengakuan initial recognition of the asset (an incurred “loss event”)
awal aset tersebut (“peristiwa yang merugikan”), dan peristiwa and that loss event has an impact on the estimated future
yang merugikan tersebut berdampak pada estimasi arus kas cash flows of the financial asset or the Company of financial
masa depan atas aset keuangan atau kelompok aset keuangan assets that can be reliably estimated.
yang dapat diestimasi secara handal.
Bukti penurunan nilai dapat meliputi indikasi pihak peminjam Evidence of impairment may include indications that the
atau kelompok pihak peminjam mengalami kesulitan keuangan debtors or the Company of debtors are experiencing
signifikan, wanprestasi atau tunggakan pembayaran bunga atau significant financial difficulty, default or delinquency in
pokok, terdapat kemungkinan bahwa pihak peminjam akan interest or principal payments, the probability that they will
dinyatakan pailit atau melakukan reorganisasi keuangan lainnya enter bankruptcy or other financial reorganization and when
dan pada saat data yang dapat diobservasi mengindikasikan observable data indicate that there is a measurable decrease
adanya penurunan yang dapat diukur atas estimasi arus kas in the estimated future cash flows, such as changes in
masa depan, seperti meningkatnya tunggakan atau kondisi arrears or economic conditions that correlate with defaults.
ekonomi yang berkorelasi dengan wanprestasi.
12
Page 16
atau kelompok pihak peminjam mengalami kesulitan keuangan debtors or the Company of debtors are experiencing
signifikan, wanprestasi atau tunggakan pembayaran bunga atau significant financial difficulty, default or delinquency in
pokok, terdapat kemungkinan bahwa pihak peminjam akan interest or principal payments, the probability that they will
dinyatakan pailit atau melakukan reorganisasi keuangan lainnya enter bankruptcy or other financial reorganization and when
PT SARASWANTIdan pada saat DEVELOPMENT
INDOLAND data yang dapat diobservasi
Tbk. mengindikasikan observable data indicate
PT SARASWANTI that there isDEVELOPMENT
INDOLAND a measurable decrease
Tbk.
adanya
Catatan atas Laporan penurunan yang dapat diukur atas estimasi arus kas
Keuangan in the estimated future Notes
cash to
flows, such as changes
the Financial Statementsin
masa depan,
Untuk periode yang berakhir seperti 31meningkatnya
pada tanggal Maret 2026 tunggakan atau kondisi arrears or economic conditions that correlate
For the periode with defaults.
ended March 31, 2026
ekonomi
(Disajikan dalam Rupiah, yangdinyatakan
kecuali berkorelasilain)
dengan wanprestasi. (Figures are presented in Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES INFORMATION
(lanjutan) (continued)
c. Instrumen keuangan (lanjutan) c. Financial instruments (continued)
vi. Penurunan nilai aset keuangan (lanjutan) vi. Impairment of financial assets (continued)
- Aset keuangan dicatat sebesar biaya perolehan yang - Financial assets carried at amortized cost
diamortisasi
Untuk pinjaman yang diberikan dan piutang yang dicatat For loans and receivables carried at amortized cost,
pada biaya perolehan diamortisasi, Perusahaan terlebih the Company first assess whether objective evidence of
dahulu menentukan apakah terdapat bukti obyektif impairment exists individually for financial assets that
mengenai penurunan nilai secara individual atas aset are individually significant, or collectively for
keuangan yang signifikan secara individual, atau secara financial assets that are not individually significant. If
kolektif untuk aset keuangan yang tidak signifikan secara the Company determine that no objective evidence of
individual. Jika Perusahaan menentukan tidak terdapat impairment exists for an individually assessed
bukti obyektif mengenai penurunan nilai atas aset financial asset, whether significant or not, the asset is
keuangan yang dinilai secara individual, terlepas aset included in a Company and its subsidiaries of
keuangan tersebut signifikan atau tidak, maka aset financial assets with similar credit risk characteristics
tersebut dimasukkan ke dalam kelompok aset keuangan and collectively assessed for impairment. Assets that
yang memiliki karakteristik risiko kredit yang sejenis dan are individually assessed for impairment and for
menilai penurunan nilai kelompok tersebut secara which an impairment loss is, or continues to be,
kolektif. Aset yang penurunan nilainya dinilai secara recognized are not included in a collective assessment
individual dan untuk itu kerugian penurunan nilai diakui of impairment.
atau tetap diakui, tidak termasuk dalam penilaian
penurunan nilai secara kolektif.
Jika terdapat bukti obyektif bahwa kerugian penurunan If there is objective evidence that an impairment loss
nilai telah terjadi, jumlah kerugian tersebut diukur sebagai has occurred, the amount of the loss is measured as
selisih antara nilai tercatat aset dengan nilai kini estimasi the difference between the asset’s carrying amount and
arus kas masa datang (tidak termasuk ekspektasi kerugian the present value of estimated future cash flows
kredit di masa mendatang yang belum terjadi). Nilai kini (excluding future expected credit losses that have not
estimasi arus kas masa datang didiskontokan dengan yet been incurred). The present value of the estimated
menggunakan suku bunga efektif awal dari aset keuangan future cash flows is discounted at the financial asset’s
tersebut. Jika pinjaman yang diberikan memiliki suku original effective interest rate. If a loan has a variable
bunga variabel, maka tingkat diskonto yang digunakan interest rate, the discount rate for measuring
untuk mengukur setiap kerugian penurunan nilai adalah impairment loss is the current effective interest rate.
suku bunga efektif yang berlaku.
Nilai tercatat atas aset keuangan dikurangi melalui The carrying amount of the financial asset is reduced
penggunaan pos cadangan kerugian penurunan nilai dan through the use of an allowance for impairment losses
jumlah kerugian yang terjadi diakui dalam laporan laba account and the amount of the loss is recognized in the
rugi dan penghasilan komprehensif lain . Pendapatan statement of profit or loss and other comprehensive
bunga selanjutnya diakui sebesar nilai tercatat yang income. Interest income continues to be accrued on the
diturunkan nilainya berdasarkan tingkat suku bunga reduced carrying amount based on the original
efektif awal dari aset keuangan. Pinjaman yang diberikan effective interest rate of the financial asset. Loans and
dan piutang beserta dengan cadangan terkait dihapuskan receivables, together with the associated allowance,
jika tidak terdapat kemungkinan yang realistis atas are written off when there is no realistic prospect of
pemulihan di masa mendatang dan seluruh agunan telah future recovery and all collateral has been realized or
terealisasi atau dialihkan kepada Perusahaan. has been transferred to the Company.
13
Page 17
PT SARASWANTI INDOLAND DEVELOPMENT Tbk. PT SARASWANTI INDOLAND DEVELOPMENT Tbk.
Catatan atas Laporan Keuangan Notes to the Financial Statements
Untuk periode yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2026 For the periode ended March 31, 2026
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Figures are presented in Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES INFORMATION
(lanjutan) (continued)
c. Instrumen keuangan (lanjutan) c. Financial instruments (continued)
vi. Penurunan nilai aset keuangan (lanjutan) vi. Impairment of financial assets (continued)
Jika, pada tahun berikutnya, nilai estimasi kerugian If, in a subsequent year, the amount of the estimated
penurunan nilai aset keuangan bertambah atau berkurang impairment loss increases or decreases because of an
karena peristiwa yang terjadi setelah penurunan nilai event occurring after the impairment was recognized,
diakui, maka kerugian penurunan nilai yang diakui the previously recognized impairment losses are
sebelumnya bertambah atau berkurang dengan increased or reduced by adjusting the allowance for
menyesuaikan pos cadangan kerugian penurunan nilai. impairment losses account. If a future write off is later
Jika di masa mendatang penghapusan tersebut dapat recovered, the recovery is recognized in the profit or
dipulihkan, jumlah pemulihan tersebut diakui pada laba loss.
atau rugi.
vii. Penghentian pengakuan aset dan kewajiban keuangan vii. Derecognition of financial assets and liabilities
Aset keuangan Financial assets
Penghentian pengakuan atas suatu aset keuangan (atau, apabila A financial asset (or where applicable, a part of a financial
dapat diterapkan untuk bagian dari aset keuangan atau bagian asset or part of the Company of similar financial assets) is
dari kelompok aset keuangan sejenis) terjadi bila: (1) hak derecognized when: (1) the rights to receive cash flows from
kontraktual atas arus kas yang berasal dari aset keuangan the asset have expired; or (2) the Company have transferred
tersebut berakhir; atau (2) Perusahaan memindahkan hak untuk their rights to receive cash flows from the asset or have
menerima arus kas yang berasal dari aset keuangan tersebut atau assumed an obligation to pay the received cash flows in full
menanggung kewajiban untuk membayar arus kas yang diterima without material delay to a third party under a “pass-
tersebut tanpa penundaan yang signifikan kepada pihak ketiga through” arrangement; and either (a) the Company have
melalui suatu kesepakatan penyerahan dan salah satu diantara transferred substantially all the risks and rewards of the
(a) Perusahaan secara substansial memindahkan seluruh risiko asset, or (b) the Company have neither transferred nor
dan manfaat atas kepemilikan aset keuangan tersebut, atau (b) retained substantially all the risks and rewards of the asset,
Perusahaan secara substansial tidak memindahkan dan tidak but have transferred control of the asset.
memiliki seluruh risiko dan manfaat atas kepemilikan aset
keuangan tersebut, namun telah memindahkan pengendalian
atas aset tersebut.
Ketika Perusahaan mentransfer hak untuk menerima arus kas When the Company have transferred its rights to receive
yang berasal dari aset keuangan atau mengadakan kesepakatan cash flows from a financial asset or have entered into a pass-
penyerahan, maka Perusahaan mengevaluasi sejauh mana tetap through arrangement, it evaluates if and to what extent it
memiliki risiko dan manfaat atas kepemilikan aset keuangan has retained the risks and rewards of the financial asset
tersebut. Jika Perusahaan tidak mentransfer maupun tidak ownership. When it has neither transferred nor retained
memiliki secara substansial seluruh risiko dan manfaat atas aset substantially all the risks and rewards of the financial asset
keuangan tersebut dan juga tidak mentransfer pengendalian atas nor transferred control over the financial asset, the financial
aset keuangan tersebut, maka aset keuangannya diakui oleh asset is recognized to the extent of the Company continuing
Perusahaan sebesar keterlibatannya yang berkelanjutan dengan involvement in the financial asset.
aset keuangan tersebut.
Keterlibatan berkelanjutan yang berbentuk pemberian jaminan Continuing involvement that takes the form of a guarantee
atas aset yang ditransfer diukur sebesar jumlah terendah antara over the transferred asset, is measured at the lower of the
nilai aset yang ditransfer dan jumlah maksimum pembayaran original carrying amount of the asset and the maximum
yang mungkin harus dibayar kembali oleh Perusahaan. amount of consideration received that the Company could be
required to repay.
14
Page 18
PT SARASWANTI INDOLAND DEVELOPMENT Tbk. PT SARASWANTI INDOLAND DEVELOPMENT Tbk.
Catatan atas Laporan Keuangan Notes to the Financial Statements
Untuk periode yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2026 For the periode ended March 31, 2026
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Figures are presented in Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES INFORMATION
(lanjutan) (continued)
c. Instrumen keuangan (lanjutan) c. Financial instruments (continued)
vii. Penghentian pengakuan aset dan kewajiban keuangan vii. Derecognition of financial assets and liabilities
(lanjutan) (continued)
Aset keuangan (lanjutan) Financial assets (continued)
Pada saat penghentian pengakuan atas aset keuangan secara On derecognition of a financial asset in its entirety, the
keseluruhan, maka selisih antara nilai tercatat dan jumlah dari difference between the carrying amount and the sum of (i)
(i) pembayaran yang diterima, termasuk aset baru yang the consideration received, including any new assets
diperoleh dikurangi dengan liabilitas baru yang ditanggung dan obtained less any new liabilities assumed and (ii) any
(ii) keuntungan atau kerugian kumulatif yang telah diakui secara cumulative gain or loss which has been recognized directly
langsung dalam ekuitas, harus diakui pada laba rugi. in the equity, is recognized in profit or loss.
Liabilitas keuangan Financial liabilities
Liabilitas keuangan dihentikan pengakuannya ketika liabilitas A financial liability is derecognized when the obligation
yang ditetapkan dalam kontrak dihentikan atau dibatalkan atau under the liability is discharged or cancelled or has expired.
kadaluwarsa.
Ketika liabilitas keuangan awal digantikan dengan liabilitas When an existing financial liability is replaced by another
keuangan lain dari pemberi pinjaman yang sama dengan from the same lender on substantially different terms, or the
ketentuan yang berbeda secara substansial, atau modifikasi terms of an existing liability are substantially modified, such
secara substansial atas liabilitas keuangan yang saat ini ada, an exchange or modification is treated as a derecognition of
maka pertukaran atau modifikasi tersebut dicatat sebagai the original liability and the recognition of a new liability,
penghapusan liabilitas keuangan awal dan pengakuan liabilitas and the difference in the respective carrying amounts is
keuangan baru dan selisih antara nilai tercatat liabilitas recognized in profit or loss.
keuangan tersebut diakui dalam laba atau rugi.
d. Transaksi dengan pihak berelasi d. Transactions with related parties
Sesuai dengan PSAK No.224 tentang "Pengungkapan pihak-pihak In accordance with SFAS No.224 on "Related Party Disclosures",
yang berelasi", yang dimaksud dengan pihak yang berelasi adalah the related parties are persons or entities related to the reporting
orang atau entitas yang berelasi dengan entitas pelapor sebagai entity as follows:
berikut:
a. Orang atau anggota keluarga dekatnya mempunyai relasi a. A person or a close member of that person's family is related
dengan Perusahaan, jika: to the Company, if that person:
(i) memiliki pengendalian atau pengendalian bersama atas (i) has control or joint control over the Company;
Perusahaan;
(ii) memiliki pengaruh signifikan atas Perusahaan; atau (ii) has significant influence over the Company; or
(iii) merupakan personil manajemen kunci Perusahaan atau (iii) is a member of the key management personnel of the
entitas induk dari Perusahaan. Company or of the parent entity of the Company.
b. Suatu entitas berelasi dengan Perusahaan jika memenuhi salah b. An entity is related to the Company if any of the following
satu hal berikut: conditions apply:
(i) entitas dan Perusahaan adalah anggota dari Perusahaan (i) the entity and the Company are members of the same
yang sama. Company.
(ii) satu entitas adalah entitas asosiasi atau ventura bersama (ii) one entity is an associate or joint venture of the
dari Perusahaan (atau entitas asosiasi atau ventura Company (or an associate or joint venture of a
bersama yang merupakan anggota suatu Perusahaan, yang member of a Company of which the Company is a
mana Perusahaan adalah anggotanya). member).
(iii) entitas dan Perusahaan adalah ventura bersama dari pihak (iii) both entity and the Company are joint ventures of the
ketiga yang sama. same third party.
(iv) Perusahaan adalah ventura bersama dari entitas ketiga dan (iv) the Company is a joint venture of a third entity and the
entitas yang lain adalah entitas asosiasi dari entitas ketiga. other entity is an associate of the third entity.
15
Page 19
PT SARASWANTI INDOLAND DEVELOPMENT Tbk. PT SARASWANTI INDOLAND DEVELOPMENT Tbk.
Catatan atas Laporan Keuangan Notes to the Financial Statements
Untuk periode yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2026 For the periode ended March 31, 2026
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Figures are presented in Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES INFORMATION
(lanjutan) (continued)
d. Transaksi dengan pihak berelasi (lanjutan) d. Transactions with related parties (continued)
(v) entitas tersebut adalah suatu program imbalan pasca kerja (v) the entity is a post-employment benefit plan for the
untuk imbalan kerja dari Perusahaan atau entitas yang benefit of employees of either the Company or an
terkait dengan Perusahaan. entity related to the Company.
(vi) entitas yang dikendalikan atau dikendalikan bersama oleh (vi) the entity is controlled or jointly controlled by a
orang yang diidentifikasi dalam huruf a. person identified in point a.
(vii) orang yang teridentifikasi dalam huruf a (i) memiliki (vii) a person identified in point a (i) has significant
pengaruh signifikan atas entitas atau merupakan personil influence over the entity or is a member of the key
manajemen kunci entitas induk dari entitas. management personnel of the entity (or of a parent of
the entity).
Transaksi ini dilakukan berdasarkan persyaratan yang disetujui oleh The transactions with related parties are made based on terms
kedua belah pihak. Persyaratan tersebut mungkin tidak sama dengan agreed by the parties. Such terms may not be the same as those for
transaksi lain yang dilakukan dengan pihak-pihak yang tidak berelasi. transactions with unrelated parties.
e. Kas dan setara kas e. Cash and cash equivalents
Kas dan setara kas meliputi saldo kas, bank dan deposito berjangka Cash and cash equivalents include cash on hand, in bank and time
yang jatuh temponya tiga bulan atau kurang dan tidak dijaminkan, deposits with maturities of three months or less that are not
serta tidak dibatasi penggunaannya. collateralized and are not restricted in use.
f. Piutang usaha f. Trade receivables
Piutang usaha disajikan dalam jumlah bersih. Perusahaan melakukan Trade receivables are recorded at net the Company has provided
penyisihan piutang ragu-ragu jika ada ditentukan berdasarkan and allowance for doubtful account which is made based on
penelahaan oleh manajemen atas keadaan akun masing-masing review of collectability individual outstanding amount at end of
pelanggan pada akhir periode. year.
g. Persediaan g. Inventories
Persediaan dinyatakan berdasarkan biaya perolehan atau nilai realisasi Inventories are stated at cost or net realizable value, whichever is
bersih, mana yang lebih rendah (the lower of cost and net realizable lower. Inventories cost allocated according to each project is
value ). Biaya perolehan persediaan dialokasikan menurut masing- determined by specific identification method for expenses directly
masing proyek yang ditentukan berdasarkan metode identifikasi related to projects and based on the average square meter for
khusus untuk beban yang langsung berkaitan dengan proyek public facilities and social burden in those sectors developed.
pembangunan dan berdasarkan rata-rata meter persegi untuk beban
fasilitas umum dan sosial sesuai dengan sektor yang dikembangkan.
Biaya perolehan tanah sedang dikembangkan meliputi biaya The cost of land for development consists of cost of land for
perolehan tanah yang belum dikembangkan, biaya pengembangan development, direct and indirect development costs related to real
langsung dan tidak langsung yang dapat diatribusikan pada kegiatan estate development activities and borrowing costs. Land under
pengembangan real estate serta biaya-biaya pinjaman. Tanah yang development is transferred to landplots available for sale when
sedang dikembangkan dipindahkan ke tanah yang tersedia untuk the land development is completed. Total project cost is allocated
dijual pada saat pengembangan tanah telah selesai. Semua biaya proportionately to the saleable landplots based on their respective
proyek dialokasikan secara proporsional ke tanah yang dapat dijual areas.
berdasarkan luas area masing- masing.
Biaya pengembangan tanah, termasuk tanah yang digunakan sebagai The cost of land for development, including land which is used for
jalan dan prasarana atau area yang tidak dapat dijual lainnya, roads and infrastructure or other unsaleable area, is allocated
dialokasikan menggunakan luas area yang dapat dijual. using saleable area.
Biaya perolehan bangunan dan apartemen dalam penyelesaian The cost of buildings and apartments under construction is
dipindahkan ke bangunan tersedia untuk dijual pada saat transferred to building available for sale when the construction is
pembangunan telah selesai. substantially completed.
16
Page 20
PT SARASWANTI INDOLAND DEVELOPMENT Tbk. PT SARASWANTI INDOLAND DEVELOPMENT Tbk.
Catatan atas Laporan Keuangan Notes to the Financial Statements
Untuk periode yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2026 For the periode ended March 31, 2026
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Figures are presented in Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES INFORMATION
(lanjutan) (continued)
g. Persediaan (lanjutan) g. Inventories (continued)
Biaya perolehan jasa konstruksi meliputi biaya yang langsung The acquisition cost of construction services includes the costs
berhubungan dengan proyek dan biaya pinjaman serta dipindahkan directly related to the project and the cost of borrowing, and
pada aset bangunan jasa konstruksi pada saat selesai dibangun dan transferred to the asset at the time of the building construction is
siap diserahkan pada pemilik. completed and ready to be submitted to the owner.
Biaya pinjaman yang berhubungan dengan kegiatan pengembangan Borrowing costs related to development activities are capitalized
dikapitalisasi ke proyek pengembangan. Kapitalisasi dihentikan pada to development projects. Capitalization discontinued when the
saat proyek pengembangan tersebut secara substansial siap untuk development project is substantially ready for their intended use
digunakan sesuai tujuannya atau aktivitas pembangunan ditunda atau or development activities postponed or suspended in a
ditangguhkan dalam suatu periode yang cukup lama. considerable period of time.
h. Biaya dibayar di muka h. Prepaid expenses
Biaya dibayar di muka diamortisasi dan dibebankan pada operasi Prepaid expenses are amortized and charged to operations over
selama masa manfaat dengan menggunakan metode garis lurus. the years benefited using the straight-line method.
i. Tanah untuk pengembangan i. Land for development
Tanah untuk pengembangan dinyatakan sebesar nilai yang lebih Land for development is stated at cost or net realizable value,
rendah antara biaya perolehan atau nilai realisasi neto. whichever is lower.
Biaya perolehan tanah yang belum dikembangkan, yang terdiri dari The cost of land undeveloped, pre-acquisition costs and land
biaya praperolehan dan perolehan tanah, dipindahkan ke tanah yang acquisition costs, transferred to land under development when
sedang dikembangkan pada saat pengembangan tanah akan dimulai. land development will begin. The cost of land in question cover
Biaya perolehan tanah yang dimaksud mencakup biaya pembelian the purchase of land area, including all costs directly resulting in
area tanah, termasuk semua biaya yang secara langsung the ground ready to be used in accordance with its intended
mengakibatkan tanah tersebut siap digunakan sesuai dengan tujuan purpose, including, but not limited to the following:
yang telah ditetapkan, mencakup, tetapi tidak terbatas sebagai berikut:
- biaya perolehan tanah, termasuk biaya perolehan bangunan - land acquisition costs, including the cost of the building
(yang tidak akan digunakan sebagai bangunan), tanaman, dan (which is not to be used as a building), plants, and others
lain-lain yang berada di atas tanah tersebut; who are on the land;
- biaya gambar topografi; - Cost topographic image;
- biaya pembuatan cetak biru (master plan) ; - Masterplan cost;
- biaya pengurusan dokumen hukum dan pengamanan aset; - Legal document processing cost and asset security;
- bea balik nama, komisi untuk perantara; - Transfer of rights, commission for intermediaries;
- imbalan jasa profesional seperti ahli lingkungan hidup, ahli - in exchange for professional services such as
pertanahan, ahli hukum, ahli konstruksi, dan lain-lain; environmentalists, land experts, lawyers, construction, etc.
- biaya pematangan tanah termasuk biaya peruntuhan bangunan. - development of land costs including the cost of razing
buildings.
j. Aset tetap j. Fixed assets
Aset tetap dinyatakan sebesar biaya perolehan dikurangi akumulasi Fixed assets are stated at cost less accumulated depreciation and
penyusutan dan rugi penurunan nilai, jika ada, kecuali untuk tanah impairment loss, if any, except for land which is not depreciated.
yang tidak disusutkan. Biaya perolehan termasuk biaya penggantian Such cost includes the cost of replacing part of the fixed assets
bagian aset tetap saat biaya tersebut terjadi, jika memenuhi kriteria when that cost is incurred, if the recognition criteria are met.
pengakuan.
17
Page 21
PT SARASWANTI INDOLAND DEVELOPMENT Tbk. PT SARASWANTI INDOLAND DEVELOPMENT Tbk.
Catatan atas Laporan Keuangan Notes to the Financial Statements
Untuk periode yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2026 For the periode ended March 31, 2026
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Figures are presented in Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES INFORMATION
(lanjutan) (continued)
j. Aset tetap (lanjutan) j. Fixed assets (continued)
Selanjutnya, pada saat pemeriksaan yang signifikan dilakukan untuk Likewise, when a major inspection is performed, its cost is
kelangsungan dari pengoperasian suatu aset tetap, biaya pemeriksaan recognized in the carrying amount of the fixed assets as a
itu diakui ke dalam jumlah tercatat (carrying amount) aset tetap replacement if the recognition criteria are met. All other repairs
sebagai suatu penggantian jika memenuhi kriteria pengakuan. Semua and maintenance costs that do not meet the recognition criteria
biaya pemeliharaan dan perbaikan yang tidak memenuhi kriteria are recognized in profit and loss as they are incurred.
pengakuan dibebankan langsung pada operasi tahun berjalan.
Penyusutan dihitung dengan menggunakan metode garis lurus Depreciation is computed using the straight-line method over the
(straight-line method) berdasarkan estimasi masa manfaat ekonomis estimated useful lives of the assets as follows:
aset tetap sebagai berikut:
Masa manfaat /
Aset tetap Useful life Fixed asset
Bangunan 20 tahun / years Buildings
Kendaraan 4 tahun / years Vehicles
Peralatan kantor 4 tahun / years Office equipment
Tanah dinyatakan sebesar biaya perolehan dan tidak disusutkan. Land is stated at cost and is not depreciated.
Biaya-biaya yang terjadi sehubungan dengan perpanjangan atau Specific costs associated with the extension or renewal of land
pembaharuan hak atas tanah ditangguhkan dan diamortisasi selama titles are deferred and amortized over the legal term of the land
periode hak atas tanah atau estimasi masa manfaat ekonomis tanah, rights or economic life of the land, whichever period is shorter.
periode mana yang lebih pendek.
Aset dalam penyelesaian dinyatakan sebesar biaya perolehan dan Construction in progress is stated at cost and is accounted as part
disajikan sebagai bagian dari aset tetap. Akumulasi biaya perolehan of fixed assets. The accumulated costs are reclassified to the
aset dalam penyelesaian akan dipindahkan ke masing-masing aset appropriate fixed asset or investment property account when the
tetap atau properti investasi yang bersangkutan pada saat aset tersebut construction is completed and the constructed asset is ready for its
selesai dikerjakan dan siap digunakan. intended use.
Jumlah tercatat aset tetap dihentikan pengakuannya pada saat An item of fixed assets is derecognized upon disposal or when no
dilepaskan atau saat tidak ada manfaat ekonomis masa depan yang future economic benefits are expected from its use or disposal.
diharapkan dari penggunaan atau pelepasannya. Laba atau rugi yang Any gain or loss arising on the derecognition of the asset
timbul dari penghentian pengakuan aset (dihitung sebagai perbedaan (calculated as the difference between the net disposal proceeds
antara jumlah neto hasil pelepasan dan jumlah tercatat dari aset) and the carrying amount of the asset) is credited or charged to
dikreditkan atau dibebankan pada operasi tahun aset tersebut operations in the year the asset is derecognized.
dihentikan pengakuannya.
Pada setiap akhir tahun buku, nilai residu, umur manfaat dan metode The fixed assets’ residual values, useful lives and methods of
penyusutan direview, dan jika sesuai dengan keadaan, disesuaikan depreciation are reviewed and adjusted prospectively, if
secara prospektif. appropriate, at each financial year-end.
Biaya pengurusan legal hak atas tanah dalam bentuk Hak Guna The costs incurred in order to acquire legal rights over land in the
Bangunan (HGB) ketika tanah pertama kali diakui sebagai bagian dari form of The Right Build (TRB) certificates upon acquisition of
biaya perolehan tanah pada akun Aset tetap. Biaya pengurusan atas land is recognized as part of the acquisition cost of the land in
perpanjangan atau pembaharuan legal hak atas tanah dalam bentuk Fixed assets and is not amortized. Costs incurred in connection
HGB ditangguhkan dan diamortisasi sesuai umur hukum hak atas with the extension or renewal of the HGB are deferred and
tanah, dan disajikan sebagai bagian dari akun “Aset tidak lancar amortized throughout the validity period of the legal rights and
lainnya” pada laporan posisi keuangan. presented as part of “Other non-current financial assets” in the
statement of financial position.
18
Page 22
PT SARASWANTI INDOLAND DEVELOPMENT Tbk. PT SARASWANTI INDOLAND DEVELOPMENT Tbk.
Catatan atas Laporan Keuangan Notes to the Financial Statements
Untuk periode yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2026 For the periode ended March 31, 2026
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Figures are presented in Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES INFORMATION
(lanjutan) (continued)
k. Aset tak berwujud k. Intangible assets
Aset tak berwujud yang dibeli, yang terdiri dari lisensi piranti lunak Purchased intangible assets, which comprise computer software
komputer, mempunyai masa manfaat yang terbatas, dan diukur pada licenses, have finite useful lives, and are measured at cost less
harga perolehannya dikurangi akumulasi amortisasi dan akumulasi accumulated amortization and accumulated impairment losses.
penurunan nilai. Amortisasi diakui dalam laba rugi dengan metode Amortization is recognized in profit or loss on a straight-line
garis lurus sepanjang taksiran masa manfaat 2 sampai 4 tahun, sejak basis over the estimated useful lives of 2 to 4 years, from the
bulan dimana aset tak berwujud tersebut siap untuk digunakan. month they are available for use.
l. Sewa l. Leases
Perusahaan menilai pada awal kontrak apakah suatu kontrak adalah, the Company assesses at contract inception whether a contract is,
atau berisi, sewa. Artinya, jika kontrak memberikan hak untuk or contains, a lease. That is, if the contract conveys the right to
mengendalikan penggunaan aset teridentifikasi untuk suatu periode control the use of an identified asset for a period of time in
waktu sebagai imbalan untuk imbalan. exchange for consideration.
Perusahaan sebagai lessee Company as a lessee
Perusahaan menerapkan satu pendekatan pengakuan dan pengukuran the Company applies a single recognition and measurement
bagi seluruh sewa, kecuali untuk sewa jangka pendek dan sewa aset approach for all leases, except for short-term leases and leases of
bernilai rendah. Perusahaan mengakui liabilitas sewa untuk low-value assets. the Company recognizes lease liabilities to make
melakukan pembayaran sewa dan aset hak-guna yang merupakan hak lease payments and right of use assets representing the right to
untuk menggunakan aset pendasar. use the underlying assets.
Aset Hak - Guna Right of use assets
Perusahaan mengakui aset hak-guna pada tanggal dimulainya sewa the Company recognizes the right of use assets at the
(yaitu tanggal aset tersedia untuk digunakan). commencement date of the lease (i.e., the date the underlying asset
is available for use).
Aset hak-guna diukur pada harga perolehan, dikurangi akumulasi Right of use assets are measured at cost, less any accumulated
penyusutan dan penurunan nilai, dan disesuaikan untuk setiap depreciation and impairment losses, and adjusted for any
pengukuran kembali liabilitas sewa. Biaya perolehan aset hak-guna remeasurement of lease liabilities. The cost of right of use assets
mencakup jumlah liabilitas sewa yang diakui, biaya langsung yang includes the amount of lease liabilities recognized, initial direct
timbul diawal, dan pembayaran sewa yang dilakukan pada atau costs incurred, and lease payments made at or before the
sebelum tanggal mulai dikurangi setiap insentif sewa yang diterima. commencement date less any lease incentives received. Right of
Aset hak-guna disusutkan dengan metode garis lurus selama periode use assets are depreciated on a straight-line basis over the shorter
yang lebih pendek antara sewa dan estimasi masa manfaat aset, of the lease term and the estimated useful lives of the assets, as
sebagai berikut: follows:
Jika kepemilikan aset sewaan beralih ke Perusahaan pada akhir masa If the ownership of the leased asset transfers to the Company at
sewa atau biaya perolehan mencerminkan pelaksanaan opsi beli, the end of the lease term or the cost reflects the exercise of a
penyusutan dihitung dengan menggunakan estimasi masa manfaat purchase option, depreciation is calculated using the estimated
aset. useful life of the asset.
Liabilitas Sewa Lease Liabilities
Pada tanggal dimulainya sewa, Perusahaan mengakui liabilitas sewa At the commencement date of the lease, the Company recognizes
yang diukur pada nilai kini pembayaran sewa yang harus dilakukan lease liabilities measured at the present value of lease payments to
selama masa sewa. Pembayaran sewa mencakup pembayaran tetap be made over the lease term. The lease payments include fixed
(termasuk pembayaran tetap secara substansi) dikurangi piutang payments (including in-substance fixed payments) less any lease
insentif sewa, pembayaran sewa variabel yang bergantung pada incentives receivable, variable lease payments that depend on an
indeks atau tarif, dan jumlah yang diharapkan akan dibayar dibawah index or a rate, and amounts expected to be paid under residual
jaminan nilai residu. value guarantees.
Pembayaran sewa juga mencakup harga pelaksanaan dari opsi beli The lease payments also include the exercise price of a purchase
yang cukup pasti akan dilaksanakan oleh Perusahaan, dan option reasonably certain to be exercised by the Company and
pembayaran denda untuk penghentian sewa, jika masa sewa payments of penalties for terminating the lease, if the lease term
merefleksikan Perusahaan melaksanakan opsi untuk menghentikan reflects the Company exercising the option to terminate.
sewa.
19
Page 23
PT SARASWANTI INDOLAND DEVELOPMENT Tbk. PT SARASWANTI INDOLAND DEVELOPMENT Tbk.
Catatan atas Laporan Keuangan Notes to the Financial Statements
Untuk periode yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2026 For the periode ended March 31, 2026
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Figures are presented in Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES INFORMATION
(lanjutan) (continued)
l. Sewa (lanjutan) l. Leases (continued)
Liabilitas Sewa (lanjutan) Lease Liabilities (continued)
Pembayaran sewa variabel yang tidak bergantung pada indeks atau Variable lease payments that do not depend on an index or a rate
tarif diakui sebagai beban (kecuali terjadi untuk menghasilkan are recognized as expenses (unless they are incurred to produce
persediaan) pada periode di mana peristiwa atau kondisi yang memicu inventories) in the period in which the event or condition that
terjadinya pembayaran. triggers the payment occurs.
Dalam menghitung nilai kini pembayaran sewa, Perusahaan In calculating the present value of lease payments, the Company
menggunakan suku bunga pinjaman tambahan pada tanggal uses its incremental borrowing rate at the lease commencement
dimulainya sewa karena tingkat bunga implisit dalam sewa tidak date because the interest rate implicit in the lease is not readily
dapat segera ditentukan. Setelah tanggal permulaan, jumlah liabilitas determinable. After the commencement date, the amount of lease
sewa ditingkatkan untuk merefleksikan penambahan bunga dan liabilities are increased to reflect the accretion of interest and
mengurangi pembayaran sewa yang dilakukan. Selain itu, nilai reduced for the lease payments made. In addition, the carrying
tercatat liabilitas sewa diukur kembali jika ada modifikasi, perubahan amount of lease liabilities are remeasured if there is a
masa sewa, perubahan pembayaran sewa (misalnya, perubahan modification, a change in the lease term, a change in the lease
pembayaran masa depan akibat perubahan indeks atau kurs yang payments (e.g., changes to future payments resulting from a
digunakan untuk pembayaran sewa) atau perubahan penilaian opsi change in an index or rate used to determine such lease payments)
untuk membeli aset pendasar. or a change in the assessment of an option to purchase the
underlying asset.
Sewa Jangka Pendek dan Sewa Aset Bernilai Rendah Short-term Leases and Leases of Low-value Assets
Perusahaan menerapkan pengecualian pengakuan sewa jangka the Company applies the short-term lease recognition exemption
pendek untuk sewa bangunan (yaitu, sewa yang memiliki jangka to its short-term leases of buildings and infrastructures (i.e., those
waktu sewa 12 bulan atau kurang, dari tangga permulaan dan tidak leases that have a lease term of 12 months or less from the
mengandung opsi beli). Hal ini juga berlaku untuk pengecualian commencement date and do not contain a purchase option). It also
pengakuan sewa aset bernilai rendah untuk sewa bangunan yang applies the lease of low-value assets recognition exemption to
dianggap bernilai rendah. Pembayaran sewa untuk sewa jangka leases of buildings and infrastructures that are considered to be
pendek dan sewa dari aset bernilai rendah diakui sebagai beban low value. Lease payments on short-term leases and leases of low-
dengan metode garis lurus selama masa sewa. value assets are recognized as expenses on a straight-line basis
over the lease term.
Perusahaan sebagai Lessor Short-term Leases and Leases of Low-value Assets
Sewa di mana Perusahaan tidak mengalihkan secara substansial Leases in which the Company does not transfer substantially all
seluruh risiko dan manfaat yang terkait dengan kepemilikan suatu aset the risks and rewards incidental to ownership of an asset are
diklasifikasikan sebagai sewa operasi. Pendapatan sewa yang timbul classified as operating leases. Rental income arising is accounted
dicatat dengan metode garis lurus selama masa sewa dan dimasukkan for on a straight-line basis over the lease terms and is included in
dalam pendapatan dalam laporan laba rugi dan penghasilan revenue in the statement of profit or loss and other
komprehensif lain karena sifat operasinya. Biaya perolehan langsung comprehensive income due to its operating nature. Initial direct
awal yang timbul dalam negosiasi dan pengaturan sewa operasi costs incurred in negotiating and arranging an operating lease
ditambahkan ke nilai tercatat aset sewaan dan diakui selama masa are added to the carrying amount of the leased asset and
sewa atas dasar yang sama dengan pendapatan sewa. Sewa recognized over the lease term on the same basis as rental income.
kontinjensi diakui sebagai pendapatan pada periode perolehannya. Contingent rents are recognized as revenue in the period in which
they are earned.
m. Penurunan Nilai Aset Non-Keuangan m. Impairment of Non-Financial Asset Values
Pada setiap akhir periode pelaporan, Perusahaan menilai apakah The Company assess at each end of the reporting period, whether
terdapat indikasi suatu aset mengalami penurunan nilai. Jika terdapat there is any indication that an asset may be impaired. If such
indikasi tersebut, maka jumlah terpulihkan diestimasi untuk aset indication exists, the recoverable amount shall be estimated for
individual. Jika tidak mungkin untuk mengestimasi jumlah the individual asset. If it is not possible to estimate the
terpulihkan aset individual, maka Perusahaan menentukan nilai recoverable amount of the individual asset, the Company
terpulihkan dari Unit Penghasil Kas (UPK) yang mana aset tercakup determine the recoverable amount of the Cash Generating Unit
(aset dari UPK). (CGU) to which the asset belongs (the asset‟s of CGU).
20
Page 24
PT SARASWANTI INDOLAND DEVELOPMENT Tbk. PT SARASWANTI INDOLAND DEVELOPMENT Tbk.
Catatan atas Laporan Keuangan Notes to the Financial Statements
Untuk periode yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2026 For the periode ended March 31, 2026
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Figures are presented in Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES INFORMATION
(lanjutan) (continued)
m. Penurunan Nilai Aset Non-Keuangan (lanjutan) m. Impairment of Non-Financial Asset Values (continued)
Jumlah terpulihkan dari suatu aset (baik aset individual maupun An asset‟s (either an individual asset or CGU) recoverable
UPK) adalah jumlah yang lebih tinggi antara nilai wajarnya dikurangi amount is the higher of the assets fair value less costs to sell and
biaya untuk menjual dengan nilai pakainya. Jika nilai tercatat aset its value in use. Where the carrying amount of the asset exceeds
lebih besar daripada nilai terpulihkannya, maka aset tersebut dianggap its recoverable amount, the asset is considered impaired and is
mengalami penurunan nilai dan nilai tercatat aset diturunkan menjadi written down to its recoverable amount. Impairment losses are
sebesar nilai terpulihkannya. Rugi penurunan nilai diakui pada laba recognized in profit or loss as “Impairment Losses”. In assessing
rugi sebagai “Rugi Penurunan Nilai”. Dalam menghitung nilai pakai, the value in use, the estimated future cash flows are discounted to
estimasi arus kas masa depan neto didiskontokan ke nilai kini dengan their present value using a pre-tax discount rate that reflects
menggunakan tingkat diskonto sebelum pajak yang menggambarkan current market assessments of the time value of money and the
penilaian pasar kini dari nilai waktu uang dan risiko spesifik atas aset. risks specific to the asset.
Dalam menentukan nilai wajar dikurangi biaya untuk menjual, In determining fair value less costs to sell, recent market
digunakan harga transaksi pasar terakhir, jika tersedia. Jika tidak transactions are taken into account, if available. If no such
terdapat transaksi tersebut, Perusahaan menggunakan model penilaian transactions can be identified, an appropriate valuation model is
yang sesuai untuk menentukan nilai wajar aset. Perhitungan- used to determine the fair value of the asset. These calculations
perhitungan ini dikuatkan oleh penilaian berganda atau indikator nilai are corroborated by valuation multiples or other available fair
wajar lain yang tersedia. value indicators.
Kerugian penurunan nilai, jika ada, diakui pada laba rugi sesuai Impairment losses, if any, are recognized in profit or loss under
dengan kategori biaya yang konsisten dengan fungsi dari aset yang expense categories that are consistent with the functions of the
diturunkan nilainya. impaired assets.
Penilaian dilakukan pada setiap akhir periode pelaporan apakah An assessment is made at the end of each reporting period as to
terdapat indikasi bahwa rugi penurunan nilai yang telah diakui dalam whether there is any indication that previously recognized
periode sebelumnya untuk suatu aset mungkin tidak ada lagi atau impairment losses recognized for an asset may no longer exist or
mungkin telah menurun. Jika indikasi tersebut ada, maka entitas may have decreased. If such indication exists, the recoverable
mengestimasi jumlah terpulihkan aset tersebut. Kerugian penurunan amount, is estimated. A previously recognized impairment loss for
nilai yang telah diakui dalam periode sebelumnya untuk suatu aset an asset is reversed only if there has been a change in the
dibalik hanya jika terdapat perubahan asumsi-asumsi yang digunakan assumptions used to determine the asset‟s recoverable amount
untuk menentukan jumlah terpulihkan aset tersebut sejak rugi since the last impairment loss is recognized.
penurunan nilai terakhir diakui.
Pembalikan tersebut dibatasi sehingga jumlah tercatat aset tidak The reversal is limited so that the carrying amount of the asset
melebihi jumlah terpulihkannya maupun jumlah tercatat, neto setelah does not exceed its recoverable amount, nor exceeds the carrying
penyusutan, seandainya tidak ada rugi yang telah diakui untuk aset amount that would have been determined, net of depreciation, had
tersebut pada periode sebelumnya. Pembalikan rugi penurunan nilai no impairment loss been recognized for the asset in prior periods.
diakui dalam laba rugi. Setelah pembalikan tersebut diakui sebagai Reversal of an impairment loss is recognized in profit or loss.
laba rugi, penyusutan aset tersebut disesuaikan di periode mendatang After such a reversal is recognized in profit or loss, the
untuk mengalokasikan jumlah tercatat aset yang direvisi, dikurang depreciation charge on the said asset is adjusted in future periods
nilai sisanya, dengan dasar yang sistematis selama sisa umur to allocate the asset's revised carrying amount, less any residual
manfaatnya. value, on a systematic basis over its remaining useful life.
n. Penyisihan untuk Penggantian Perabot dan Perlengkapan Hotel n. Provision for Replacement of Hotel's Furniture and Equipment
serta Kesejahteraan Karyawan and Employees' Welfare
Penyisihan untuk penggantian peralatan operasional hotel serta Provision for replacement of hotel's operation equipment and
kesejahteraan karyawan didasarkan atas persentase tertentu dari employees, welfare is based on a certain percentage of the hotel's
penerimaan jasa pelayanan (service charge) hotel pada operasi revenues of service charge for current period operation.
periode berjalan. Penggantian peralatan yang hilang dan rusak serta Replacement of lost and breakage of hotel's furniture and
realisasi pembayaran untuk kesejahteraan karyawan dibukukan equipment and the payment realization for employees' welfare are
sebagai pengurang dari akun penyisihan tersebut. recorded as a reduction of the provision account.
21
Page 25
PT SARASWANTI INDOLAND DEVELOPMENT Tbk. PT SARASWANTI INDOLAND DEVELOPMENT Tbk.
Catatan atas Laporan Keuangan Notes to the Financial Statements
Untuk periode yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2026 For the periode ended March 31, 2026
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Figures are presented in Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES INFORMATION
(lanjutan) (continued)
o. Imbalan Kerja Karyawan o. Employee's Benefits
Imbalan kerja jangka pendek Short-term employee benefits
Perusahaan mengakui liabilitas imbalan kerja jangka pendek ketika The Company recognize short-term employee benefits liability
jasa diberikan oleh karyawan dan imbalan atas jasa tersebut akan when services are rendered and the compensation for such
dibayarkan dalam waktu dua belas bulan setelah jasa tersebut services are to be paid within twelve months after the rendering of
diberikan. such services.
Imbalan pasca-kerja Post-employment benefits
Perusahaan menghitung dan mencatat imbalan pasca-kerja untuk The Company provide post-employment benefits to its employees
karyawan sesuai dengan Undang-undang Ketenagakerjaan in conformity with the requirements of Labor Law No. 13/2003
No. 13/2003 tanggal 25 Maret 2003 dan PSAK No. 219, “Imbalan dated March 25, 2003 and SFAS No. 219 “Employee Benefits”.
Kerja”. Penyisihan atas imbalan pascakerja dihitung dengan The provision for post-employment benefits is determined using
menggunakan metode penilaian aktuarial projected-unit-credit. the projected-unit-credit actuarial valuation method.
Pengukuran kembali, terdiri atas keuntungan dan kerugian aktuarial, Re-measurements, comprising of actuarial gains and losses, are
segera diakui pada laporan posisi keuangan dengan pengaruh recognized immediately in the statement of financial position with
langsung didebit atau dikreditkan kepada saldo laba melalui a corresponding debit or credit to retained earnings through other
penghasilan komprehensif lain pada periode terjadinya. Pengukuran comprehensive income in the period in which they occur. Re-
kembali tidak direklasifikasi ke laba rugi periode berikutnya. measurements are not reclassified to profit or loss in subsequent
periods.
Biaya jasa lalu harus diakui sebagai beban pada saat yang lebih awal Past service costs are recognized in profit or loss at the earlier
antara: between:
i) ketika program amandemen atau kurtailmen terjadi; atau i) the date of the plan amendment or curtailment; or
ii) ketika Perusahaan mengakui biaya restrukturisasi atau imbalan ii) the date the Company recognized related restructuring
terminasi terkait. costs.
Bunga neto dihitung dengan menerapkan tingkat diskonto yang Net interest is calculated by applying the discount rate to the net
digunakan terhadap liabilitas imbalan kerja. Perusahaan mengakui defined benefit liability. The Company recognized the following
perubahan berikut pada kewajiban obligasi neto pada laporan laba changes in the net defined benefit obligation in the statement of
rugi dan penghasilan komprehensif lain: profit or loss and other comprehensive income:
i) biaya jasa terdiri atas biaya jasa kini, biaya jasa lalu, i) service costs comprising current service costs, past-service
keuntungan atau kerugian atas penyelesaian (curtailment) tidak cost, gains and losses on curtailments and non-routine
rutin dan settlements, and
ii) beban atau penghasilan bunga neto. ii) net interest expense or income.
p. Pengakuan Pendapatan dan Beban p. Revenue and expense recognition
Pendapatan dari kontrak dengan pelanggan Revenue from contracts with customers
Perusahaan menerapkan PSAK 115: Pendapatan dari Kontrak dengan the Company has adopted SFAS 115: Revenue from Contracts
Pelanggan. Perusahaan mensyaratkan pengakuan pendapatan harus with Customers. the Company requires revenue recognition to
memenuhi lima langkah analisa sebagai berikut: fulfill five steps of assessment:
1. Identifikasi kontrak dengan pelanggan; 1. Identifiy contract(s) with customers;
2. Identifikasi kewajiban pelaksanaan dalam kontrak. Kewajiban 2. Identify performance obligations in the contract.
pelaksanaan merupakan janji-janji dalam kontrak untuk Performance obligations are promised in a contract to
menyerahkan barang atau jasa yang memiliki karakteristik transfer to customer goods or services that are distinct.
3. Penetapan harga transaksi. Harga transaksi merupakan jumlah 3. Determine the transaction price. The transaction price is the
imbalan yang berhak diperoleh suatu entitas sebagai amount of consideration to which an entity expects to be
kompensasi atas diserahkannya barang atau jasa yang dijanjikan entitled in exchange for transferring promised goods or
ke pelanggan. services to customer.
22
Page 26
PT SARASWANTI INDOLAND DEVELOPMENT Tbk. PT SARASWANTI INDOLAND DEVELOPMENT Tbk.
Catatan atas Laporan Keuangan Notes to the Financial Statements
Untuk periode yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2026 For the periode ended March 31, 2026
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Figures are presented in Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES INFORMATION
(lanjutan) (continued)
p. Pengakuan Pendapatan dan Beban (lanjutan) p. Revenue and expense recognition (continued)
3. Jika imbalan yang dijanjikan di kontrak mengandung suatu 3. If the consideration promised in a contract includes variable
jumlah yang bersifat variabel, maka Perusahaan membuat amount, the Company estimates the amount of consideration
estimasi jumlah imbalan tersebut sebesar jumlah yang to which it expects to be entitled n exchange for transferring
diharapkan berhak diterima atas diserahkannya barang atau jasa goods or services to a customer less the estimated amount of
yang dijanjikan ke pelanggan dikurangi dengan estimasi jumlah service level guarantee which will be paid during the
jaminan kinerja jasa yang akan dibayarkan selama periode contract period.
kontrak;
4. Alokasi harga transaksi ke setiap kewajiban pelaksanaan dengan 4. The allocation of the transaction price to each performance
menggunakan dasar harga jual berdiri sendiri relatif obligation is based on a relatively estimated stand-alone
diperkirakan berdasarkan biaya yang diharapkan ditambah selling price based on expected cost plus a margin;
marjin;
5. Pengakuan pendapatan ketika kewajiban pelaksanaan telah 5. Recognition of revenue when the performance obligation is
dipenuhi dengan menyerahkan barang atau jasa (ketika satisfied by transferring the goods or service to a customer
pelanggan telah memiliki kendali atas barang atau jasa (which is when the customer obtains control of that goods or
tersebut). services).
Perusahaan bergerak dalam bisnis penjualan bangunan rumah, the Company is in the business of providing sales of houses, shops
bangunan komersial dan apartement sejenis lainnya beserta kapling and other similar properties including land plots, etc. Revenue
tanahnya, dll. Pendapatan dari kontrak dengan pelanggan diakui pada from contracts with customers is recognized when control of the
saat pengendalian barang atau jasa dialihkan kepada pelanggan dalam goods or services are transferred to the customer at an amount
jumlah yang mencerminkan imbalan yang diharapkan akan menjadi that reflects the consideration to which the Company expects to be
hak Perusahaan dalam pertukaran barang atau jasa tersebut. entitled in exchange for those goods or services. the Company
Perusahaan secara umum menyimpulkan bahwa hal tersebut adalah have generally concluded that it is the principal in its revenue
yang utama dalam pengaturan pendapatannya. arrangements, except for the agency services below, because it
typically controls the goods or services before transferring them
to the customer.
Pendapatan dari kontrak dengan pelanggan diakui pada saat Revenue from contracts from customers is recognized at the point
kepemilikan aset dialihkan kepada pelanggan, umumnya pada saat in time when control of the asset is transferred to the customer,
penyerahan aset kepada pelanggan. Uang muka yang diperoleh dari generally on delivery of the assets. Downpayment from customers
pelangan diakui sebagai uang muka pelanggan. is recognized as customer’s downpayment.
q. Perpajakan q. Taxation
Perusahaan telah menerapkan secara retrospektif PSAK 212 (Revisi the Company have adopted SFAS 212 (Revised 2014), “Income
2014), "Pajak Penghasilan". Tax”.
Pajak final Final tax
Peraturan perpajakan di Indonesia mengatur beberapa jenis Tax regulation in Indonesia determined that certain taxable
penghasilan dikenakan pajak yang bersifat final. Pajak final yang income is subjected to final tax. Final tax applied to the gross
dikenakan atas nilai bruto transaksi tetap dikenakan walaupun atas value of transactions is applied even when the parties carrying the
transaksi tersebut pelaku transaksi mengalami kerugian. Pajak transaction are recognizing losses. The calculation of final tax
penghasilan final dihitung pada jumlah total tagihan berdasarkan nilai based on invoice of contract amount. Based on SFAS 212 above,
kontrak. Berdasarkan PSAK 212 tersebut di atas, pajak penghasilan final tax excluded from this SFAS 212. Hence, there is no deferred
final di luar cakupan PSAK 212. Oleh karena itu, tidak ada tax assets/liabilities recognition. By applying the revised SFAS,
aset/kewajiban pajak tangguhan yang diakui. Perusahaan the Company has decided to present all of the final tax arising
memutuskan untuk menyajikan beban pajak final sehubungan dengan from sales of shops, apartment and interest income from bank and
penjualan bangunan komersial, apartemen dan pendapatan bunga dari time deposits as a separate line item.
bank dan deposito berjangka sebagai pos tersendiri.
23
Page 27
PT SARASWANTI INDOLAND DEVELOPMENT Tbk. PT SARASWANTI INDOLAND DEVELOPMENT Tbk.
Catatan atas Laporan Keuangan Notes to the Financial Statements
Untuk periode yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2026 For the periode ended March 31, 2026
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Figures are presented in Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES INFORMATION
(lanjutan) (continued)
q. Perpajakan (lanjutan) q. Taxation (continued)
Pajak final (lanjutan) Final tax (continued)
Perbedaan nilai tercatat antara aset dan liabilitas yang terkait pajak The differences between the carrying amounts of existing assets or
penghasilan final dan dasar pengenaan pajaknya tidak diakui sebagai liabilities related to the final income tax and their respective tax
aset atau liabilitas pajak tangguhan. Beban pajak periode berjalan bases are not recognized as deferred tax assets or liabilities.
sehubungan dengan pajak penghasilan final dihitung secara Current tax expense related to income subject to final income tax
proporsional terhadap jumlah pendapatan menurut akuntansi yang is recognized in proportion to total income during the current
diakui selama tahun berjalan. Perbedaan antara pajak penghasilan year for accounting purposes. The difference between the final
final yang dibayarkan dengan jumlah yang dibebankan sebagai beban income tax paid and the amount charged as final income tax
pajak penghasilan final dalam laporan laba rugi dan penghasilan expense in the statement of comprehensive income is recognized
komprehensif lain diakui sebagai pajak dibayar dimuka atau utang as prepaid tax or tax payable.
pajak.
Pada tanggal 8 Agustus 2016, Presiden Republik Indonesia dan On August 8, 2016, the President of the Republic of Indonesia and
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia menandatangani Peraturan the Minister of Law and Human Rights signed Government
Pemerintah No. 34/2016 (PP No.34/2016), pada perubahan tersebut Regulation No. 34/2016 (PP No.34 / 2016), on the changes in
pendapatan dari transaksi-transaksi balik nama pada tanah dan/atau revenue from transactions under the name of the land and / or
bangunan akan dikenakan pajak final sebesar 2,5%, efektif buildings will be subject to a final tax of 2.5%, takes effect on
diberlakukan pada tanggal 8 September 2016. Pendapatan bunga dari September 8, 2016. Interest income from bank and time deposits
bank dan deposito berjangka dikenakan pajak final sebesar 20%. are subjected to final tax amounting to 20%.
Pajak penghasilan tidak final Non-final income tax
Perusahaan memperhitungkan konsekuensi pajak kini dan pajak masa the Company account for the current income tax and income tax
depan atas pemulihan di masa depan (penyelesaian) dari jumlah future recovery (settlement) of the carrying amount of assets
tercatat aset (liabilitas) yang diakui dalam laporan posisi keuangan , (liabilities) that are recognized in the statement of financial
dan transaksi-transaksi serta peristiwa lain yang terjadi dalam periode position; and transactions and other events of the current period
berjalan yang diakui dalam laporan keuangan. that are recognized in the financial statements.
Pajak kini Current tax
Aset dan liabilitas pajak kini untuk tahun berjalan dan tahun-tahun Current income tax assets and liabilities for the current and prior
sebelumnya diukur pada jumlah yang diharapkan akan terpulihkan years are measured at the amount expected to be recovered from
atau yang akan dibayarkan kepada otoritas pajak. Tarif pajak dan or paid to the taxation authorities. The tax rates and tax laws used
peraturan perpajakan yang digunakan untuk menghitung jumlah pajak to compute the amount are those that are enacted or substantively
adalah tarif pajak yang berlaku atau secara substansial telah berlaku enacted, at the reporting date, in the countries where the
pada tanggal pelaporan, di negara dimana Perusahaan beroperasi dan Company operate and generates taxable income.
menghasilkan laba kena pajaknya.
Pajak kini yang terkait dengan komponen yang diakui langsung ke Current income tax relating to items recognized directly in equity
ekuitas diakui di ekuitas dan tidak ke laporan laba rugi dan is recognized in equity and not in the statement of profit or loss
penghasilan komprehensif lain . Manajemen secara periodik and other comprehensive income. Management periodically
mengevaluasi posisi yang diambil sehubungan dengan pelaporan evaluates positions taken in the tax returns with respect to
pajak untuk situasi dimana relevan pajak terkait memerlukan situations in which applicable tax regulations are subject to
interpretasi dan melakukan pencadangan jika diperlukan. interpretation and establishes provisions where appropriate.
Bunga dan denda untuk kekurangan atau kelebihan pembayaran pajak Interest and penalties for the underpayment or overpayment of
penghasilan, jika ada, dicatat sebagai bagian dari “Beban Pajak” income tax, if any, to be presented as part of “Tax Expense” in the
dalam dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain . statement of profit or loss and other comprehensive income.
24
Page 28
PT SARASWANTI INDOLAND DEVELOPMENT Tbk. PT SARASWANTI INDOLAND DEVELOPMENT Tbk.
Catatan atas Laporan Keuangan Notes to the Financial Statements
Untuk periode yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2026 For the periode ended March 31, 2026
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Figures are presented in Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES INFORMATION
(lanjutan) (continued)
q. Perpajakan (lanjutan) q. Taxation (continued)
Pajak kini (lanjutan) Current tax (continued)
Jumlah tambahan pokok dan denda pajak yang ditetapkan dengan The amounts of additional tax principal and penalty imposed
Surat Ketetapan Pajak (SKP) diakui sebagai pendapatan atau beban through a tax assessment letter (SKP) are recognized as income or
dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain tahun expense in the current year of the statement of profit or loss and
berjalan, kecuali jika diajukan upaya penyelesaian selanjutnya. other comprehensive income, unless further settlement is
Jumlah tambahan pokok pajak dan denda yang ditetapkan dengan submitted. The amounts of tax principal and penalty imposed
SKP ditangguhkan pembebanannya sepanjang memenuhi kriteria through SKP are deferred as long as they meet the asset
pengakuan aset. recognition criteria.
Koreksi atas liabilitas pajak diakui pada saat surat ketetapan pajak Amendments to taxation obligations are recorded when an
diterima, atau apabila diajukan keberatan dan atau banding, maka assessment is received or, if objection and or appeal are applied,
koreksi diakui pada saat keputusan atas keberatan dan atau banding when the results of the objection and or appeal have been
tersebut diterima. determined.
Pajak tangguhan Deferred tax
Pajak tangguhan diukur dengan metode liabilitas atas beda waktu Deferred tax is provided using the liability method on temporary
pada tanggal pelaporan antara dasar pengenaan pajak untuk aset dan differences at the reporting date between the tax bases of assets
liabilitas dengan nilai tercatatnya untuk tujuan pelaporan keuangan. and liabilities and their carrying amounts for financial reporting
Liabilitas pajak tangguhan diakui untuk semua perbedaan temporer purposes. Deferred tax liabilities are recognized for all taxable
kena pajak dengan beberapa pengecualian. Aset pajak tangguhan temporary differences with certain exceptions. Deferred tax assets
diakui untuk perbedaan temporer yang boleh dikurangkan dan rugi are recognized for deductible temporary differences and tax losses
fiskal belum dikompensasi sejauh terdapat kemungkinan besar bahwa carryforwards to the extent that it is probable that taxable income
jumlah laba kena pajak pada masa mendatang akan tersedia untuk will be available in the future years against which the deductible
dimanfaatkan dengan perbedaan temporer yang dapat dikurangkan temporary differences and tax losses carryforwards can be
dan rugi fiskal belum dikompensasi. utilized.
Aset pajak tangguhan direviu pada setiap tanggal pelaporan dan jika Deferred tax assets are reviewed at every reporting date and
diperlukan, dilakukan penyesuaian pada tanggal tersebut. adjusted as appropriate at such date.
Aset dan liabilitas pajak tangguhan disajikan di laporan posisi Deferred tax assets and liabilities are offset in the statement of
keuangan atas dasar saling hapus (offset), kecuali aset dan liabilitas financial position, except for different legal entities, in the same
pajak tangguhan untuk entitas yang berbeda, sesuai penyajian aset manner the current tax assets and liabilities are presented.
dan liabilitas pajak kini masing-masing entitas tersebut.
Pajak tangguhan dihitung dengan menggunakan tarif pajak yang Deferred tax is calculated at the tax rates that have been enacted
berlaku atau secara substansial telah berlaku pada tanggal laporan or substantively enacted at the statement of financial position
posisi keuangan . Perubahan nilai tercatat aset dan liabilitas pajak date. Changes in the carrying amount of deferred tax assets and
tangguhan yang disebabkan oleh perubahan tarif pajak dibebankan liabilities due to a change in tax rates are credited or charged to
pada tahun berjalan, kecuali untuk transaksi-transaksi yang current year operations, except to the extent that they relate to
sebelumnya telah langsung dibebankan atau dikreditkan ke ekuitas. items previously charged or credited to equity.
r. Aset dan liabilitas pengampunan pajak r. Tax amnesty assets and liabilities
Perusahaan telah menerapkan PSAK No.370 yang memberikan dua the Company have applied SFAS No.370, which provides two
kriteria opsi terkait pencatatan, penyajian dan pengakuan dalam options criteria related to the recording, presentation and
laporan keuangan. disclosures in the financial statements.
25
Page 29
PT SARASWANTI INDOLAND DEVELOPMENT Tbk. PT SARASWANTI INDOLAND DEVELOPMENT Tbk.
Catatan atas Laporan Keuangan Notes to the Financial Statements
Untuk periode yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2026 For the periode ended March 31, 2026
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Figures are presented in Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES INFORMATION
(lanjutan) (continued)
r. Aset dan liabilitas pengampunan pajak (lanjutan) r. Tax amnesty assets and liabilities (continued)
- Perusahaan mengakui aset dan liabilitas pengampunan pajak - the Company recognize tax amnesty of assets and liabilities
berdasarkan nilai perolehan yang dilaporkan dalam surat based on acquisition value that has been reported in the tax
keterangan pengampunan pajak. forgiveness certificate.
- Selisih antara aset dan liabilitas pengampunan pajak dicatat - The difference between tax amnesty of assets and liabilities
sebagai tambahan modal disetor. are recorded as additional paid-in capital.
- Beban pajak yang dibayarkan sebagai uang tebusan dicatat - Tax expense paid as a ransom is recorded on the statement
dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain . of profit or loss and other comprehensive income.
- Pengukuran atas aset dan liabilitas setelah pengakuan awal - Measurement of assets and liabilities after initial
mengacu pada PSAK yang relevan dan dapat diukur kembali ke recognition refers to the relevant SAFS and can be
nilai wajar tetapi tidak diharuskan. remeasured to fair value but not required.
- Perusahaan menyajikan aset dan liabilitas pengampunan pajak - the Company presents tax amnesty of assets and liabilities
secara terpisah dari akun lainnya tetapi menyediakan opsi untuk separately from other accounts but provides the options to
mereklasifikasi ke akun-akun tertentu jika memenuhi reclassify to certain accounts if they meet certain conditions
persyaratan tertentu berdasarkan PSAK No.370. on accordance with SFAS No.370.
Opsi kedua memberikan opsi untuk mengikuti PSAK lain yang The second option provides an option to follow other relevant and
relevan dan bersifat retrospektif. restrospective SFAS’s.
Perusahaan telah memilih untuk menggunakan opsi pertama dan the Company has chosen to apply the first option and is
berlaku secara prospektif. applicated prospectively.
s. Laba (rugi) per saham dasar s. Basic earnings (loss) per share
Laba (rugi) per saham dasar dihitung dengan membagi laba (rugi) Basic earnings (loss) per share is calculated by dividing income
tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk (loss) for the year attributable to equity holders of the parent
dengan jumlah rata-rata tertimbang saham beredar selama periode entity by the weighted average number of shares outstanding
yang bersangkutan. during the period.
Jumlah rata-rata tertimbang lembar saham beredar yang digunakan The weighted average number of shares outstanding used as
sebagai pembagi dalam menghitung laba (rugi) per saham dasar pada March 31, 2025 and December 31, 2024 is 5,385,019,201 and
tanggal 31 Maret 2025 dan 2024 sebesar 5.385.019.201 dan 5,385,019,201 shares.
5.385.019.201 lembar saham.
Laba (rugi) per saham dilusian memiliki jumlah yang sama dengan Diluted earnings (loss) per share has the same amount with basic
laba (rugi) per saham dasar dikarenakan tidak adanya efek yang earnings (loss) per share since there are no securities with
berpotensi dilutif. potential dilutive effect.
3. PERTIMBANGAN KRITIS AKUNTANSI DAN SUMBER UTAMA 3. CRITICAL ACCOUNTING JUDGMENTS AND KEY SOURCES OF
KETIDAKPASTIAN ESTIMASI ESTIMATION UNCERTAINTY
Penyusunan laporan keuangan Perusahaan mengharuskan manajemen untuk The preparation of the Company financial statements requires
membuat pertimbangan, estimasi dan asumsi yang mempengaruhi jumlah yang management to make judgments, estimates and assumptions that affect
dilaporkan dan pengungkapan yang terkait, pada akhir periode pelaporan. the reported amounts herein, and the related disclosures, at the end of
Ketidakpastian mengenai asumsi dan estimasi tersebut dapat mengakibatkan the reporting period. However, uncertainty about these assumptions and
penyesuaian material terhadap nilai tercatat pada aset dan liabilitas dalam estimates could result in outcomes that require a material adjustment to
periode pelaporan berikutnya. the carrying amount of the asset or liability affected in future periods.
Estimasi dan asumsi Estimates and assumptions
Dalam proses penerapan kebijakan akuntansi Perusahaan, manajemen telah In the process of applying the Company accounting policies, management
membuat keputusan berikut, yang memiliki pengaruh paling signifikan has made the following judgments, which have the most significant effect
terhadap jumlah yang diakui dalam laporan keuangan: on the amounts recognized in the financial statements:
26
Page 30
PT SARASWANTI INDOLAND DEVELOPMENT Tbk. PT SARASWANTI INDOLAND DEVELOPMENT Tbk.
Catatan atas Laporan Keuangan Notes to the Financial Statements
Untuk periode yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2026 For the periode ended March 31, 2026
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Figures are presented in Rupiah, unless otherwise stated)
3. PERTIMBANGAN KRITIS AKUNTANSI DAN SUMBER UTAMA 3. CRITICAL ACCOUNTING JUDGMENTS AND KEY SOURCES OF
KETIDAKPASTIAN ESTIMASI (lanjutan) ESTIMATION UNCERTAINTY (continued)
Kelangsungan usaha Going concern
Manajemen Perusahaan telah melakukan penilaian terhadap kemampuan the Company management has made an assessment of the Company
Perusahaan untuk mempertahankan kelangsungan usaha dan menilai ability to continue as a going concern and is satisfied that the Company
keyakinan bahwa Perusahaan memiliki sumber daya untuk melanjutkan bisnis have the resources to continue in business for the foreseeable future.
di masa mendatang. Selain itu, manajemen menilai tidak adanya ketidakpastian Furthermore, the management is not aware of any material uncertainties
material yang dapat menimbulkan keraguan signifikan terhadap kemampuan that may cast significant doubt upon the Company ability to continue as a
Perusahaan untuk mempertahankan kelangsungan usahanya. Oleh karena itu, going concern. Therefore, the financial statements continue to be
laporan keuangan dilanjutkan untuk disusun atas basis kelangsungan usaha. prepared on going concern basis.
Klasififikasi aset keuangan dan liabilitas keuangan Classification of financial assets and financial liabilities
Perusahaan menetapkan klasifikasi atas aset dan liabilitas tertentu sebagai aset the Company determines the classifications of certain assets and
keuangan dan liabilitas keuangan dengan mempertimbangkan bila definisi liabilities as financial assets and financial liabilities by judging if they
yang ditetapkan PSAK 109 dipenuhi. Dengan demikian, aset keuangan dan meet the definition set forth in SFAS 109. Accordingly, the financial
liabilitas keuangan diakui sesuai dengan kebijakan akuntansi Perusahaan assets and financial liabilities are accounted for in accordance with the
seperti diungkapkan pada Catatan 2c. Company accounting policies disclosed in Note 2c.
Estimasi dan asumsi Estimates and assumptions
Pengklasifikasian properti Classification of property
Perusahaan menentukan apakah sebuah properti yang diperoleh the Company determines whether an acquired property is classified as
diklasifikasikan sebagai properti investasi, aset tetap atau persediaan: investment property, fixed assets or inventory:
- Properti investasi terdiri dari tanah dan bangunan dan prasarana - Investment property consists of land, buildings and infrastructures
(terutama kantor, gudang komersial dan properti retail) mesin-mesin (principally offices, commercial warehouse and retail property),
dan alat-alat berat, fasilitas hotel dan aset dalam penyelesaian yang machinery and heavy equipment, hotel facilities and constructions
tidak bertujuan untuk digunakan oleh atau dalam kegiatan operasi in progress which are not occupied substantially for use by, or in
Perusahaan dan tidak untuk dijual dalam kegiatan bisnis Perusahaan, the operations of, the Company, nor for sale in the ordinary
tetapi digunakan untuk memperoleh pendapatan sewa dan course of business, but are held primarily to earn rental income
peningkatan nilai. and capital appreciation.
- Aset tetap terdiri dari tanah, bangunan dan prasarana, mesin-mesin - Fixed assets consists of land, buildings and infrastructures,
dan alat berat, kendaraan, peralatan dan perlengkapan kantor dan aset machinery and heavy equipment, office and furniture equipment
dalam penyelesaian yang digunakan dalam kegiatan operasi and contructions in progress which are occupied substantially for
Perusahaan, dan tidak untuk dijual dalam kegiatan bisnis Perusahaan. use by, or in the operations of, the Company, and for sale in the
Dan tidak digunakan untuk memperoleh pendapatan sewa. ordinary course of business, but are held primarily not to earn
rental income.
- Persediaan terdiri dari properti yang bertujuan untuk dijual dalam - Inventory consists of property that is held for sale in the ordinary
kegiatan bisnis Perusahaan. Terutama, properti hunian yang course of business. Principally, this is residential property that the
dikembangkan oleh Perusahaan dan digunakan untuk dijual sebelum Company develops and intends to sell before or on completion of
atau pada saat penyelesaian konstruksi. construction.
Asumsi utama masa depan dan ketidakpastian sumber estimasi utama yang lain The key assumptions concerning the future and other key sources of
pada tanggal pelaporan yang memiliki risiko signifikan bagi penyesuaian yang estimation uncertainty at the reporting date, that have a significant risk
material terhadap nilai tercatat aset dan liabilitas untuk tahun berikutnya of causing a material adjustment to the carrying amounts of assets and
diungkapkan di bawah ini. Perusahaan mendasarkan asumsi dan estimasi pada liabilities within the next financial year, are described below. the
parameter yang tersedia pada saat laporan keuangan disusun. Asumsi dan Company based their assumptions and estimates on parameters available
situasi mengenai perkembangan masa depan mungkin berubah akibat when the financial statements were prepared. Existing circumstances and
perubahan pasar atau situasi di luar kendali Perusahaan. Perubahan tersebut assumptions about future developments however, may change due to
dicerminkan dalam asumsi terkait pada saat terjadinya. market changes or circumstances arising beyond the control of the
Company. Such changes are reflected in the assumptions when they
occur.
27
Page 31
PT SARASWANTI INDOLAND DEVELOPMENT Tbk. PT SARASWANTI INDOLAND DEVELOPMENT Tbk.
Catatan atas Laporan Keuangan Notes to the Financial Statements
Untuk periode yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2026 For the periode ended March 31, 2026
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Figures are presented in Rupiah, unless otherwise stated)
3. PERTIMBANGAN KRITIS AKUNTANSI DAN SUMBER UTAMA 3. CRITICAL ACCOUNTING JUDGMENTS AND KEY SOURCES OF
KETIDAKPASTIAN ESTIMASI (lanjutan) ESTIMATION UNCERTAINTY (continued)
Estimasi dan asumsi (lanjutan) Estimates and assumptions (continued)
Provisi ECL untuk piutang usaha Allowance for ECLs on trade receivables
Perusahaan menggunakan matriks provisi untuk menghitung ECL piutang the Company use a provision matrix to calculate ECLs for trade
usaha dan kontrak aset. Tingkat provisi didasarkan pada hari lewat jatuh receivables and contract assets. The provision rates are based on days
tempo. past due.
Matriks provisi awalnya didasarkan pada tingkat default yang diamati secara The provision matrix is initially based on the Company historical
historis Perusahaan. Perusahaan akan mengkalibrasi matriks untuk observed default rates. the Company will calibrate the matrix to adjust
menyesuaikan pengalaman kerugian kredit historis dengan informasi the historical credit loss experience with forward-looking information.
berwawasan ke depan. Misalnya, jika prakiraan kondisi ekonomi (yaitu, For instance, if forecast economic conditions (i.e., gross domestic
produk domestic bruto) diperkirakan akan memburuk selama tahun depan yang product) is expected to deteriorate over the next year which can lead to
dapat menyebabkan peningkatan jumlah default di sektor manufaktur, maka an increased number of defaults in the manufacturing sector, the
tingkat default historis disesuaikan. Pada setiap tanggal pelaporan, tingkat historical default rates are adjusted. At every reporting date, the
default yang diamati secara historis diperbarui dan perubahan dalam estimasi historical observed default rates are updated and changes in the forward-
berwawasan ke depan dianalisa. looking estimates are analyzed.
Penilaian korelasi antara tingkat default yang diamati secara historis, prakiraan The assessment of the correlation between historically observed default
kondisi ekonomi, dan ECL adalah estimasi signifikan. Jumlah ECL sensitif rates, forecast economic conditions and ECLs is a significant estimate.
terhadap perubahan keadaan dan prakiraan kondisi ekonomi. Pengalaman The amount of ECLs is sensitive to changes in circumstances and
kerugian kredit historis Perusahaan dan prakiraan kondisi ekonomi mungkin forecast economic conditions. the Company historical credit loss
tidak mewakili default aktual pelanggan di masa depan. Nilai tercatat piutang experience and forecast of economic conditions may also not be
usaha sebelum penyisihan ECL diungkapkan pada Catatan 5. representative of customers' actual default in the future. The carrying
amounts of trade receivables before allowance for ECLs are disclosed in
Note 5.
Penilaian instrumen keuangan Valuation of financial instruments
Perusahaan mencatat aset keuangan tertentu pada nilai wajar, yang the Company carry certain financial assets at fair values, which requires
mengharuskan penggunaan estimasi akuntansi. Sementara komponen the use of accounting estimates. While significant components of fair
signifikan dalam pengukuran nilai wajar ditentukan menggunakan bukti value measurement were determined using verifiable objective evidence,
obyektif yang dapat diverifikasi, jumlah perubahan nilai wajar dapat berbeda the amount of changes in fair values would differ if the Company utilized
bila Perusahaan menggunakan metodologi penilaian yang berbeda. Perubahan different valuation methodologies. Any changes in fair values of these
nilai wajar aset keuangan tersebut dapat mempengaruhi secara langsung laba financial assets would affect directly the Company profit or loss.
rugi Perusahaan.
Taksiran masa manfaat ekonomis aset tetap Valuation of financial instruments of fixed asset
Biaya perolehan aset tetap disusutkan dengan menggunakan metode garis lurus The costs of property and equipment are depreciated on a straight-line
berdasarkan taksiran masa manfaat ekonomisnya. Manajemen mengestimasi basis over their estimated useful lives. Management estimates the useful
masa manfaat ekonomis aset tetap antara 4 sampai dengan 20 tahun. lives of these properties and equipment to be within 4 to 20 years.
Masa manfaat setiap aset tetap Perusahaan ditentukan berdasarkan periode The useful life of each item of the Company property and equipment is
kegunaan yang diharapkan dari aset tersebut. Estimasi ini ditentukan estimated based on the period over which the asset is expected to be
berdasarkan evaluasi teknis internal dan pengalaman atas aset sejenis. Masa available for use. Such estimation is based on internal technical
manfaat setiap aset direviu secara periodik dan disesuaikan apabila prakiraan evaluation and experience with similar assets. The estimated useful life of
berbeda dengan estimasi sebelumnya karena keausan, keusangan teknis dan each asset is reviewed periodically and updated if expectations differ
komersial, hukum atau keterbatasan lainnya atas pemakaian aset. Namun from previous estimates due to physical wear and tear, technical or
terdapat kemungkinan bahwa hasil operasi dimasa mendatang dapat commercial obsolescence and legal or other limits on the use of the asset.
dipengaruhi secara signifikan oleh perubahan atas jumlah serta periode It is possible, however, that future results of operations could be
pencatatan beban yang diakibatkan karena perubahan faktor yang disebutkan materially affected by changes in the amounts and timing of recorded
di atas. expenses brought about by changes in the factors mentioned above.
Perubahan masa manfaat aset tetap dapat mempengaruhi jumlah beban A change in the estimated useful life of any item of property and
penyusutan dan amortisasi yang diakui dan penurunan nilai tercatat aset equipment would affect the recorded depreciation and amortization
tersebut. expense, respectively, and decrease in the carrying values of these assets.
Penurunan nilai aset non-keuangan Impairment of non-financial assets
Penurunan nilai muncul saat nilai tercatat aset atau Unit Penghasil Kas (UPK) An impairment exists when the carrying value of an asset or cash-
melebihi nilai terpulihkannya, yang lebih besar antara nilai wajar dikurangi generating unit exceeds its recoverable amount, which is the higher of its
biaya untuk menjual dan nilai pakainya. Nilai wajar dikurangi biaya untuk fair value less costs to sell and its value in use. The fair value less costs
menjual didasarkan pada ketersediaan data dari perjanjian penjualan yang to sell calculation is based on available data from binding sales
mengikat yang dibuat dalam transaksi normal atas aset serupa atau harga pasar transactions in an arm’s length transaction of similar assets or
yang dapat diamati dikurangi dengan biaya tambahan yang dapat diatribusikan observable market prices less incremental costs for disposing of the
dengan pelepasan aset. Perhitungan nilai pakai didasarkan pada model arus kas asset. The value in use calculation is based on a discounted cash flow
yang didiskontokan. model.
28
Page 32
PT SARASWANTI INDOLAND DEVELOPMENT Tbk. PT SARASWANTI INDOLAND DEVELOPMENT Tbk.
Catatan atas Laporan Keuangan Notes to the Financial Statements
Untuk periode yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2026 For the periode ended March 31, 2026
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Figures are presented in Rupiah, unless otherwise stated)
3. PERTIMBANGAN KRITIS AKUNTANSI DAN SUMBER UTAMA 3. CRITICAL ACCOUNTING JUDGMENTS AND KEY SOURCES OF
KETIDAKPASTIAN ESTIMASI (lanjutan) ESTIMATION UNCERTAINTY (continued)
Estimasi dan asumsi (lanjutan) Estimates and assumptions (continued)
Penurunan nilai aset non-keuangan (lanjutan) Impairment of non-financial assets (continued)
Data arus kas diambil dari anggaran untuk lima tahun yang akan datang dan The cash flows are derived from the budget for the next five years and do
tidak termasuk aktivitas restrukturisasi yang belum dilakukan oleh Perusahaan not include restructuring activities that the Company is not yet committed
atau investasi signifikan di masa datang yang akan memutakhirkan kinerja aset to or significant future investments that will enhance the asset’s
dari UPK yang diuji. Nilai terpulihkan paling dipengaruhi oleh tingkat performance of the cash-generating unit being tested. The recoverable
diskonto yang digunakan dalam model arus kas yang didiskontokan, amount is most sensitive to the discount rate used for the discounted cash
sebagaimana juga jumlah arus kas masuk di masa datang yang diharapkan dan flow model as well as the expected future cash inflows and the growth
tingkat pertumbuhan yang digunakan untuk tujuan ekstrapolasi. rate used for extrapolation purposes.
Manajemen berkeyakinan bahwa tidak ada indikasi potensi penurunan nilai Management believes that there is no indication of potential impairment
aset non-keuangan pada tanggal 31 Maret 2026 dan 31 Desember 2025. in values of non-financial assets as of December 31, 2025 and December
31, 2024 .
Imbalan kerja Employee benefit
Penentuan utang dan biaya pensiun dan liabilitas imbalan kerja Perusahaan The determination of the Company obligations and cost for pension and
bergantung pada pemilihan asumsi yang digunakan oleh aktuaris independen employee benefits liabilities is dependent on its selection of certain
dalam menghitung jumlah-jumlah tersebut. Asumsi tersebut termasuk antara assumptions used by the independent actuaries in calculating such
lain, tingkat diskonto, tingkat kenaikan gaji tahunan, tingkat pengunduran diri amounts. Those assumptions include among others, discount rates, future
karyawan tahunan, tingkat kecacatan, umur pensiun dan tingkat kematian. annual salary increase, annual employee turn-over rate, disability rate,
Hasil aktual yang berbeda dari asumsi yang ditetapkan Perusahaan diakui retirement age and mortality rate. Actual results that differ from the
segera pada laporan posisi keuangan dengan debit atau kredit ke saldo laba Company assumptions are recognized immediately in the statement of
melalui penghasilan komprehensif lainnya dalam periode terjadinya. financial position with a corresponding debit or credit to retained
earnings through other comprehensive income in the period which they
occur.
Sementara Perusahaan berkeyakinan bahwa asumsi tersebut adalah wajar dan While the Company believe that its assumptions are reasonable and
sesuai, perbedaan signifikan pada hasil aktual atau perubahan signifikan dalam appropriate, significant differences in the Company actual experiences or
asumsi yang ditetapkan Perusahaan dapat mempengaruhi secara material significant changes in the Company assumptions may materially affect its
liabilitas diestimasi atas pensiun dan imbalan kerja dan beban imbalan kerja estimated liabilities for pension and employee benefits and net employee
neto. Nilai tercatat dari imbalan kerja telah diungkapkan dalam Catatan 22. benefits expense. The carrying amounts of employee benefits liabilities
are disclosed in Note 22.
Pajak penghasilan Income tax
Pertimbangan signifikan dilakukan dalam menentukan provisi atas pajak Significant judgment is involved in determining the provision for
penghasilan badan. Terdapat transaksi dan perhitungan tertentu yang corporate income tax. There are certain transactions and computations
penentuan pajak akhirnya adalah tidak pasti dalam kegiatan usaha normal. for which the ultimate tax determination is uncertain during the ordinary
Perusahaan mengakui liabilitas atas pajak penghasilan badan berdasarkan course of business. the Company recognize liabilities for expected
estimasi apakah akan terdapat tambahan pajak penghasilan badan. Penjelasan corporate income tax issues based on estimates of whether additional
lebih lanjut telah diungkapkan dalam Catatan 27. corporate income tax will be due. Further details are disclosed in Note
27.
Aset pajak tangguhan Deferred tax assets
Pertimbangan signifikan dilakukan dalam menentukan provisi atas pajak Significant judgment is involved in determining the provision for
penghasilan badan. Terdapat transaksi dan perhitungan tertentu yang corporate income tax. There are certain transactions and computations
penentuan pajak akhirnya adalah tidak pasti dalam kegiatan usaha normal. for which the ultimate tax determination is uncertain during the ordinary
Perusahaan mengakui liabilitas atas pajak penghasilan badan berdasarkan course of business. the Company recognize liabilities for expected
estimasi apakah akan terdapat tambahan pajak penghasilan badan. Penjelasan corporate income tax issues based on estimates of whether additional
lebih lanjut telah diungkapkan dalam Catatan 27. corporate income tax will be due. Further details are disclosed in Note
27.
29
Page 33
PT SARASWANTI INDOLAND DEVELOPMENT Tbk. PT SARASWANTI INDOLAND DEVELOPMENT Tbk.
Catatan atas Laporan Keuangan Notes to the Financial Statements
Untuk periode yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2026 For the periode ended March 31, 2026
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Figures are presented in Rupiah, unless otherwise stated)
4. KAS DAN SETARA KAS 4. CASH AND CASH EQUIVALENTS
31 Maret 2026/ 2025/
March 31, 2026 December 31, 2025
KasKas 218,303,185 221,672,385 Cash
Bank: Banks:
Rupiah Rupiah
PT PT
Bank
Bank
Mandiri
Mandiri
(Persero)
(Persero)
TbkTbk 1,880,649,323 2,080,302,288 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
PT PT
Bank
Bank
Pembangunan
Pembangunan Daerah
Daerah
JawaJawa
Tengah
Tengah 48,997,446 128,406,669 PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah
PT PT
Bank
Bank
Central
Central
AsiaAsia
TbkTbk 512,998,990 1,312,534,365 PT Bank Central Asia Tbk
PT PT
Bank
Bank
Negara
Negara
Indonesia
Indonesia
(Persero)
(Persero)
TbkTbk 20,963,378 38,994,474 PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
PT PT
Bank
Bank
Rakyat
Rakyat
Indonesia
Indonesia
(Persero)
(Persero)
TbkTbk 7,049,728,600 218,436,027 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
PT PT
Bank
Bank
Pembangunan
Pembangunan Daerah
Daerah
Istimewa
Istimewa
Yogyakarta
Yogyakarta 12,514,082 12,540,642 PT Bank Pembangunan Daerah Istimewa Yogyakarta
PT PT
Bank
Bank
UOBUOB
Indonesia
Indonesia 8,609,452 8,739,646 PT Bank UOB Indonesia
PT PT
Bank
Bank
Tabungan
Tabungan
Negara
Negara
(Persero)
(Persero)
TbkTbk 1,300,000 1,375,000 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Subjumlah 9,535,761,271 3,801,329,111 Subtotal
Deposito: Deposits:
Deposito
PT Bank- BPD
Pembangunan
Jateng Daerah Jawa Tengah - 2,300,000,000 PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah
Deposito
PT Bank- Bank
RayaRaya
Indonesia Tbk - 2,500,000,000 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Subjumlah - 4,800,000,000 Subtotal
Bank Rupiah - tax amnesty: Banks Rupiah - tax amnesty:
PT PT
Bank
Bank
Maybank
Maybank
Indonesia
Indonesia
TbkTbk
- TA 5,408,318 5,113,318 PT Bank Maybank Indonesia Tbk
Jumlah kas dan setara kas 9,759,472,774 8,828,114,814 Total cash and cash equivalents
Eksposur maksimum terhadap risiko kredit pada akhir periode pelaporan adalah The maximum exposure to credit risk at the end of thereporting period is the
senilai jumlah tercatat dari setiap kelas kas dan setara kas sebagaimana yang carrying amount of each class of cash and cash equivalents mentioned
dijabarkan di atas. above.
Seluruh rekening bank ditempatkan pada bank pihak ketiga. Pada tanggal 31 Maret All cash in banks and time deposits are placed in third-party banks. As of
2026 dan 31 Desember 2025, tidak terdapat kas dan setara kas yang digunakan March 31, 2026 and December 31, 2025, no cash and cash equivalents are
sebagai jaminan atas utang atau dibatasi penggunaannya. used as collateral for obligations or restricted in use.
Tingkat bunga deposito per tanggal 31 Desember 2025 adalah sebagai berikut: The interest rate on December 31, 2025 for deposit as follows :
31 Desember 2025/ December 31, 2025
Nama Bank / Nominal deposito / Tanggal terbit / Jangka waktu / Suku bunga /
Bank Name Amount of deposits Date of issue Period Interest Rate
PT Bank Raya 30 Desember 2025/
Indonesia Tbk Rp 2,500,000,000 December 30, 2025 8 hari/days 3.75%
PT Bank Pembangunan
Daerah Jawa Tengah 30 Desember 2025/
Rp 1,300,000,000 December 30, 2025 7 hari/days 3.75%
PT Bank Pembangunan
Daerah Jawa Tengah 31 Desember 2025/
Rp 1,300,000,000 December 31, 2025 7 hari/days 3.75%
Jumlah/ Total Rp 5,100,000,000
30
Page 34
PT SARASWANTI INDOLAND DEVELOPMENT Tbk. PT SARASWANTI INDOLAND DEVELOPMENT Tbk.
Catatan atas Laporan Keuangan Notes to the Financial Statements
Untuk periode yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2026 For the periode ended March 31, 2026
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Figures are presented in Rupiah, unless otherwise stated)
5. PIUTANG USAHA - PIHAK KETIGA 5. TRADE RECEIVABLES - THIRD PARTIES
Rincian piutang usaha berdasarkan jenis piutang adalah sebagai berikut: The details of trade receivables based on types of receivables are as
follows:
31 Maret 2026/ 2025/
March 31, 2026 December 31, 2025
Pihak ketiga Third parties
KGI
Penjualan
- piutangkondotel
usaha Graha Indoland 510,818,181 510,818,181 Sales of condotels Graha Indoland
Jasa perhotelan 1,687,086,812 3,048,728,038 Hotel services
Piutang
The Alana
Jasa Perhotelan
Hotel - Yogyakarta
- Alana 1,176,959,689 1,879,936,907 The Alana Hotel - Yogyakarta
Piutang
InnsideJasa
Hotel
Perhotelan
- Yogyakarta
- Innside 510,127,123 1,168,791,131 Innside Hotel - Yogyakarta
Jumlah 2,197,904,993 3,559,546,219 Total
Dikurangi: Less:
Penurunan
Penyisihan
nilai
penurunan
piutang usaha
nilai piutang usaha (68,041,613) (68,041,613) Allowance for impairment of trade receivables
Jumlah piutang usaha - pihak ketiga 2,129,863,380 3,491,504,606 Total trade receivables - third parties
Pada tanggal 31 Maret 2026 dan 31 Desember 2025 , semua piutang usaha dari As of March 31, 2026 and December 31, 2025, all of the trade receivables
pihak ketiga dalam mata uang Rupiah. from third parties are denominated in Rupiah.
Piutang jasa perhotelan merupakan piutang dari jasa hotel The Alana dan Innside Hotel service receivables are receivables from The Alana and Innside Hotel
Hotel Yogyakarta. Yogyakarta hotel services.
Rincian umur piutang usaha dikategorikan berdasarkan tanggal faktur adalah The aging details of trade receivables are categorized by date of invoice as
sebagai berikut: follows:
31 Maret 2026/ 2025/
March 31, 2026 December 31, 2025
KGI
Lancar
- piutang usaha 672,115,787 2,192,750,277 Current
AMC
31 --60
piutang
hari usaha 975,916,759 505,925,363 31 - 60 days
61 - 90 hari 24,643,850 350,052,398 61 - 90 days
Lebih dari 90 hari 525,228,597 510,818,181 More than 90 days
Jumlah 2,197,904,993 3,559,546,219 Total
Dikurangi: Less:
Penurunan
Penyisihan
nilai
penurunan
piutang usaha
nilai piutang usaha (68,041,613) (68,041,613) Allowance for impairment of trade receivables
Jumlah - bersih 2,129,863,380 3,491,504,606 Total - net
Berdasarkan hasil penelaahan terhadap keadaan piutang masing-masing pelanggan Based on the review of the condition of the trade receivables As of
pada tanggal 31 Maret 2026 dan 31 Desember 2025, manajemen Perusahaan March 31, 2026 and December 31, 2025, the Company's management
berpendapat bahwa penyisihan penurunan nilai cukup untuk menutup kemungkinan believes that the allowance for impairment in value is adequate to cover
kerugian atas tidak tertagihnya piutang usaha di kemudian hari. possible losses in the future.
Seluruh piutang usaha pihak ketiga tidak dikenakan jaminan dan bunga. All third parties trade receivables are without interest and collateral.
6. PIUTANG LAIN-LAIN 6. OTHER RECEIVABLES
Piutang lain-lain terdiri dari: Other receivables are as follows:
Pihak ketiga Third parties
31 Maret 2026/ 2024/
March 31, 2026 December 31, 2024
piutang lain
PBB- PBB 40,873,031 53,665,269 PBB
Jumlah piutang lain-lain pihak ketiga 40,873,031 53,665,269 Total other receivables - third parties
Piutang PBB merupakan talangan pembayaran PBB dari Perusahaan yang akan PBB receivable is a bailout for PBB payments from the Company which
ditagihkan kepada pemilik apartemen dan kondotel pada saat pembayaran bagi will be billed to the owners of apartments and condotels at the time of
hasil. payment of profit sharing.
Manajemen berpendapat semua piutang lain-lain ini dapat ditagih dan tidak Management believes that all of these other receivables are collectible
melakukan pencadangan penyisihan. and does not provide allowance for provision.
Pada tanggal 31 Maret 2026 dan 31 Desember 2025, semua piutang lain-lain As of March 31, 2026 and December 31, 2025, all of the other
merupakan piutang dalam mata uang Rupiah. receivables are denominated in Rupiah.
Sifat, hubungan, dan ikhtisar transaksi dengan pihak berelasi dijelaskan dalam The nature, relationship, and summary of transactions with related
Catatan 34. parties were described in Note 34.
31
Page 35
PT SARASWANTI INDOLAND DEVELOPMENT Tbk. PT SARASWANTI INDOLAND DEVELOPMENT Tbk.
Catatan atas Laporan Keuangan Notes to the Financial Statements
Untuk periode yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2026 For the periode ended March 31, 2026
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Figures are presented in Rupiah, unless otherwise stated)
7. PERSEDIAAN 7. INVENTORIES
Akun ini terdiri dari: This account consists of the following:
31 Maret 2026/ 2025/
March 31, 2026 December 31, 2025
Bangunan siap untuk dijual: Building ready-for-sale:
Apartemen, kondotel dan vila Apartment, condotel and villa
Persediaan
Graha
- GIndoland 64,499,931,124 64,499,931,124 Graha Indoland
Persediaan
Mataram
- MC City 43,504,693,482 43,504,693,482 Mataram City
Persediaan
Yudhistira
- Yudhistira 1,428,194,567 1,428,194,567 Yudhistira
Jumlah bangunan siap untuk dijual 109,432,819,173 109,432,819,173 Total building ready-for-sale
Bangunan dalam konstruksi: Building under construction:
Apartemen Apartment
Persediaan
Arjuna
- Arjuna 76,854,952,108 78,940,689,925 Arjuna
Villa resort Villa resort
Persediaan
Banyu
- Banyu
Bening
Bening konstruksi 10,290,795,287 10,150,406,547 Banyu Bening
Jumlah bangunan dalam konstruksi 87,145,747,395 89,091,096,472 Total building under construction
Persediaan hotel: Hotel inventories:
Persediaan
Thehotel
Alana- Alana
Hotel - Yogyakarta 749,191,875 636,674,078 The Alana Hotel - Yogyakarta
Persediaan
Innside
hotelHotel
- Innside
- Yogyakarta 401,384,061 356,581,573 Innside Hotel - Yogyakarta
Jumlah persediaan hotel 1,150,575,936 993,255,651 Total hotel inventories
Jumlah persediaan 197,729,142,504 199,517,171,296 Total inventories
Rincian persediaan hotel per jenis barang adalah sebagai berikut: Details of hotel inventories per item type are as follows:
31 Maret 2026/ 2025/
March 31, 2026 December 31, 2025
Peralatan
Peralatan
operasional
operasional 542,575,464 480,907,054 Operational equipment
Makanan
Makanandandan
minuman
minuman 601,827,816 498,210,461 Food and beverages
Lain-lain
Lain-lain
persediaan 6,172,656 14,138,136 Others
Jumlah 1,150,575,936 993,255,651 Total
Rincian mutasi persediaan bangunan siap untuk dijual adalah sebagai berikut: Details of building ready-for-sale mutation are as follows:
31 Maret 2026/ 2025/
March 31, 2026 December 31, 2025
Saldo awal 109,432,819,173 110,146,916,455 Beginning balance
Persediaan
Penambahan:
- GI Additions :
Reklasifikasi dari bangunan dalam konstruksi 2,381,683,492 30,486,328,551 Reclassification from building under construction
Persediaan
Biaya
Siaproduksi
Dijual - Biaya - - Production cost
Persediaan
Pengurangan:
- MC Deductions:
Persediaan
Beban
Siappokok
Dijualpendapatan
- HPP (Catatan 29) (2,381,683,492) (31,200,425,833) Cost of revenue (Note 29)
Jumlah 109,432,819,173 109,432,819,173 Total
Rincian mutasi persediaan bangunan dalam konstruksi adalah sebagai berikut: Details of building under construction mutation are as follows:
31 Maret 2026/ 2025/
March 31, 2026 December 31, 2025
Saldo awal 89,320,953,863 175,710,446,255 Beginning balance
Persediaan
Penambahan:
- GI Additions :
Persediaan
Biaya
Masih
produksi
Konstruksi - Biaya 436,334,415 29,403,815,263 Production cost
Persediaan
Reklasifikasi
Masih Konstruksi
dari aset-tetap
reklas(Catatan
dari AT11) - (2,163,601,339) Reclassification from fixed asset (Note 11)
Reklasifikasi dari tanah untuk Reclassification from land for
Persediaan pengembangan
- Banyu Bening(Catatan
konstruksi
10) - - development (Note 10)
Persediaan
Pengurangan:
- MC Deductions:
Persediaan
Reklasifikasi
Masih Konstruksi
ke aset tetap
- HPP(Catatan 10) - (83,143,377,765) Reclassification to fixed assets (Notes 10)
Reklasifikasi ke bangunan siap Reclassification to building
Reklasifikasi
untuk
ke bangunan
dijual siap jual (2,381,683,492) (30,486,328,551) ready-for-sale
Jumlah 87,375,604,786 89,320,953,863 Total
32
Page 36
PT SARASWANTI INDOLAND DEVELOPMENT Tbk. PT SARASWANTI INDOLAND DEVELOPMENT Tbk.
Catatan atas Laporan Keuangan Notes to the Financial Statements
Untuk periode yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2026 For the periode ended March 31, 2026
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Figures are presented in Rupiah, unless otherwise stated)
7. PERSEDIAAN (lanjutan) 7. INVENTORIES (continued)
Bangunan dalam konstruksi merupakan pembangunan Apartemen Arjuna dan Buildings under construction are the construction of the Arjuna
Resort Banyu Bening, yang berlokasi masing-masing di Yogyakarta dan Apartments and the Banyu Bening Resort, which are located respectively
Ambarawa. in Yogyakarta and Ambarawa.
Pada tahun 2025, Perseroan melakukan perubahan strategi atas aset Tower Bima, In 2025, the Company implemented a strategic change to its Tower Bima
yang sebelumnya direncanakan dan diklasifikasikan sebagai persediaan untuk dijual asset, previously planned and classified as inventory for sale in the form
dalam bentuk unit apartemen, menjadi aset tetap dengan fungsi sebagai hotel dan of apartment units, into a fixed asset with the function of a hotel and
convention center. Perubahan fungsi ini ditetapkan melalui persetujuan Rapat convention center. This change in function was approved by the
Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Perseroan pada tanggal 27 Mei 2025. Company's Annual General Meeting of Shareholders (AGM) on May 27,
2025.
Manajemen memutuskan perubahan fungsi Tower Bima berdasarkan pertimbangan Management decided to change the function of Tower Bima based on
komersial, di mana diharapkan dapat memberikan recurring income yang lebih commercial considerations, where it is expected to provide more stable
stabil dan nilai manfaat ekonomi jangka panjang dibandingkan penjualan unit recurring income and long-term economic benefits compared to selling
apartemen. apartment units.
Aset Tower Bima yang sebelumnya diklasifikasikan sebagai persediaan The Tower Bima assets, previously classified as inventory, were
direklasifikasi menjadi aset tetap. Nilai aset setelah reklasifikasi adalah sebesar reclassified as fixed assets. The value of the assets after reclassification
Rp83.143.377.765. was Rp 83,143,377,765.
Reklasifikasi ini tidak berdampak pada total aset Perseroan, namun mempengaruhi This reclassification does not impact the Company's total assets, but
komposisi antara aset lancar dan aset tidak lancar. affects the composition between current assets and non-current assets.
Aset tetap ini diukur menggunakan model biaya, dikurangi akumulasi penyusutan This fixed asset is measured using the cost model, less accumulated
dan penurunan nilai. Penyusutan atas Tower Bima dimulai sejak aset tersebut siap depreciation and impairment losses. Depreciation on Tower Bima begins
digunakan secara operasional. when the asset is ready for operational use.
Dengan perubahan ini, Tower Bima akan dikembangkan dan dioperasikan sebagai With this change, Tower Bima will be developed and operated as a hotel
hotel dan convention center yang diharapkan menghasilkan pendapatan berulang and convention center, expected to generate recurring income. This
(recurring income). Keputusan ini diambil sejalan dengan peluang pasar dan tingkat decision was made in line with market opportunities and the higher
permintaan ruang konvensi yang lebih tinggi dibandingkan pasar apartemen di demand for convention space compared to the apartment market in the
wilayah operasional Perseroan. Company's operational area.
Manajemen berkeyakinan bahwa perubahan ini akan memberikan kontribusi positif Management believes that this change will make a positive contribution
terhadap arus kas operasi di masa depan dan keberlanjutan bisnis Perseroan. to future operating cash flows and the sustainability of the Company's
business.
Per 31 Desember 2025, progress pembangunan Apartemen Arjuna sudah mencapai As of December 31, 2025, the construction progress of Arjuna
97,88%.Estimasi pembangunan ini selesai di pertengahan tahun 2026. Apartments was 97,88%. The estimated construction will be complete in
the middle of 2026.
Per 31 Desember 2025, progres pembangunan Resort Banyu Bening, untuk As of December 31, 2025, the contruction progress of Banyu Bening
pekerjaan Infrastuktur sudah 100%, sedangkan untuk progres pekerjaan Villa Resort development has reached 100% for infrastructure work, while the
mencapai 25% (sudah terbangun 14 dari 56 unit). progress of villa has reached 25% (14 of 56 units built).
Per 31 Desember 2025, persediaan Perusahaan berupa tanah dan bangunan Graha As of December 31, 2025, Company's inventory consist of Land and
Indoland dan Mataram City dijadikan jaminan atas utang PT Bank Mandiri Building of Graha Indoland and Mataram City was pledged as collateral
(Persero) Tbk dan PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah (Lihat Catatan 21). for loan of PT Bank Mandiri (Persero) Tbk and PT Bank Pembangunan
Daerah Jawa Tengah (See Notes 21).
Pada tanggal 31 Desember 2024, Perusahan telah mengasuransikan bangunan atas As of December 31, 2024, the Company has insured the buildings for
Graha Indoland, Mataram City dan Apartemen Arjuna dengan nilai pertanggungan Graha Indoland, Mataram City and Arjuna Apartment with a total
sebesar Rp862.962.366.207 kepada pihak ketiga, PT Lippo General Insurance Tbk coverage of Rp862,962,366,207 to third parties PT Lippo General
dan Insurance Tbk and
PT Asuransi Kredit Indonesia (Persero). PT Asuransi Kredit Indonesia (Persero).
Manajemen Perusahaan berpendapat bahwa nilai pertanggungan tersebut cukup The Company management is of the opinion that the coverage is
untuk menutup kemungkinan kerugian atas risiko tersebut. adequate to cover possible losses arising from such risks.
Berdasarkan hasil penelaahan atas kondisi fisik dan nilai realisasi neto persediaan Based on results of the review of the physical condition and net
di atas pada akhir periode pelaporan, manajemen berpendapat bahwa nilai neto realizable values of the above inventories at the end of the reporting
persediaan tersebut di atas dapat direalisasi sepenuhnya, sehingga tidak diperlukan period, management believes that the net carrying values of the above
penyisihan penurunan nilai persediaan pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024. inventories are fully realizable and hence, no allowance for impairment
of inventories is necessary as of December 31, 2025 and December 31,
2024.
33
Page 37
PT SARASWANTI INDOLAND DEVELOPMENT Tbk. PT SARASWANTI INDOLAND DEVELOPMENT Tbk.
Catatan atas Laporan Keuangan Notes to the Financial Statements
Untuk periode yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2026 For the periode ended March 31, 2026
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Figures are presented in Rupiah, unless otherwise stated)
8. UANG MUKA 8. ADVANCES
Rincian uang muka adalah sebagai berikut: The details of advances are as follows:
31 Maret 2026/ 2025/
March 31, 2026 December 31, 2025
Pembelian tanah di Muntilan 74,848,562,898 72,722,203,453 Purchase of land in Muntilan
Pembelian tanah di Sleman 8,777,393,777 7,936,109,327 Purchase of land in Sleman
Pembelian perlengkapan properti dan hotel 1,531,051,182 691,393,345 Purchase of property and hotel equipment
Uang
Lain-lain
muka perlengkapan hotel 2,370,753,544 2,301,346,382 Others
Jumlah 87,527,761,401 83,651,052,507 Total
Penambahan uang muka pada tanggal 31 Desember 2025 merupakan uang muka Additional advances on December 31, 2025 represent advances for land
pembelian tanah kepada beberapa pihak ketiga atas beberapa bidang tanah di purchases from several third parties for several plots of land in Muntilan
Muntilan dengan luas tanah 107.220 m² dengan nilai sebesar Rp14.435.369.999. with a total land area of 107,220 m² with a value of Rp14,435,369,999.
Atas uang muka ini telah dibuatkan Perjanjian Pengikatan Jual Beli dihadapan For this down payment, a Sale and Purchase Agreement has been made
notaris, Notaris Ana Marwiati, S.H, M.Hum, di Magelang.. by a notary, Notary Ana Marwiati, S.H, M.Hum, in Magelang.
Penambahan uang muka pada 31 Desember 2024 merupakan uang muka pembelian Additional advances on December 31, 2024 represent advances for land
tanah kepada beberapa pihak ketiga atas beberapa bidang tanah di Muntilan dan purchases from several third parties for several plots of land in Muntilan
Sleman dengan luas tanah 259.582 m² dengan nilai sebesar Rp23.786.630.000 dan and Sleman with a total land area of 259,582 m² with a value of
2.741 m² dengan nilai sebesar Rp13.430.900.000. Atas uang muka ini telah Rp23,786,630,000 and 2,741 m² with a value of Rp13,430,900,000. For
dibuatkan Perjanjian Pengikatan Jual Beli dihadapan Notaris Ana Marwiati, S.H, this down payment, a Sale and Purchase Agreement has been drawn up
M.Hum, di Magelang dan Sri Handini Sasmita, S.H di Sleman. before a Notary Ana Marwiati, S.H, M.Hum, in Magelang and Sri
Handini Sasmita, S.H in Sleman.
9. BIAYA DIBAYAR DIMUKA 9. PREPAID EXPENSES
Rincian biaya dibayar dimuka adalah sebagai berikut: The details of prepaid expenses are as follows:
31 Maret 2026/ 2025/
March 31, 2026 December 31, 2025
Asuransi
Asuransi
- bdd 116,076,281 289,980,250 Insurances
lainnya
Lainnya
- bdd 942,004,285 965,960,530 Others
Jumlah 1,058,080,566 1,255,940,780 Total
10. TANAH UNTUK PENGEMBANGAN 10. LAND FOR DEVELOPMENT
Akun ini merupakan tanah yang dimiliki oleh Perusahaan untuk dikembangkan di This account represents land owned by the Company for future
masa mendatang dengan rincian sebagai berikut: development with the following details:
31 Maret 2026/ 2025/
March 31, 2026 December 31, 2025
Tanah
Tanah
Bawen,
Bawen,
Ambarawa
Ambarawa 909,318,000 909,318,000 Bawen land, Ambarawa
Jumlah 909,318,000 909,318,000 Total
Rincian luas tanah untuk pengembangan adalah sebagai berikut: Details total area of land for development are as follows:
Luas tanah / Land area (m ²)
31 Maret 2026/ 2025/
March 31, 2026 December 31, 2025
Tanah
Tanah
Bawen,
Bawen,
Ambarawa
Ambarawa 3,655 3,655 Bawen land, Ambarawa
Jumlah 3,655 3,655 Total
Tidak terdapat biaya pinjaman yang dikapitalisasi ke tanah untuk pengembangan There were no borrowing costs capitalized as part of the land for
untuk tanggal 31 Maret 2026 dan 31 Desember 2025. development for as of March 31, 2026 and December 31, 2025.
Pada tanggal 31 Maret 2026 dan 31 Desember 2025, tidak terdapat penurunan nilai As of March 31, 2026 and December 31, 2025 , there was no impairment
atas tanah untuk pengembangan. in the value of land for development.
34
Page 38
PT SARASWANTI INDOLAND DEVELOPMENT Tbk. PT SARASWANTI INDOLAND DEVELOPMENT Tbk.
Catatan atas Laporan Keuangan Notes to the Financial Statements
Untuk periode yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2026 For the periode ended March 31, 2026
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Figures are presented in Rupiah, unless otherwise stated)
11. ASET TETAP 11. FIXED ASSETS
Rincian aset tetap adalah sebagai berikut: The details of fixed assets are as follows:
31 March 2026/ March 31, 2026
Penyesuaian
Saldo awal / dan reklasifikasi /
Beginning Penambahan / Pengurangan/ Adjustment and Saldo akhir /
balance Additions Deductions reclassification Ending balance
Harga perolehan: Acquisition cost:
Tanah 6,142,776,450 - - - 6,142,776,450 Land
Bangunan dan Buildings and
Bangunan prasarana
- AT 113,613,956,151 1,143,444,676 - - 114,757,400,827 infrastructures
Peralatan
Peralatan
Kantor
kantor
- AT 42,615,373,824 6,667,500 - - 42,622,041,324 Office equipment
Kendaraan
Kendaraan- AT 6,458,853,116 - - - 6,458,853,116 Vehicles
AsetAset
dalam
dalam
proses
proses 120,734,862,604 4,411,429,461 - - # # # # # 125,146,292,065 Assets under process
Jumlah 289,565,822,145 5,561,541,637 - - 295,127,363,782 Total
Akumulasi penyusutan: Accumulated depreciation:
Bangunan dan Buildings and
Bangunanprasarana
- Akm 58,191,137,892 1,535,465,700 - - 59,726,603,592 infrastructures
Peralatan
Peralatan
Kantor
kantor
- Akm 39,135,997,288 356,693,583 - - 39,492,690,871 Office equipment
Kendaraan
Kendaraan
- Akm 4,544,081,446 92,164,320 - - # # # # # 4,636,245,766 Vehicles
Jumlah 101,871,216,626 1,984,323,604 - # 103,855,540,229 Total
Nilai buku 187,694,605,519 191,271,823,553 Book value
31 Desember 2025/ December 31, 2025
Penyesuaian
Saldo awal / dan reklasifikasi /
Beginning Penambahan / Pengurangan/ Adjustment and Saldo akhir /
balance Additions Deductions reclassification Ending balance
Harga perolehan: Acquisition cost:
Tanah 6,142,776,450 - - - 6,142,776,450 Land
Bangunan dan Buildings and
prasarana 113,613,956,151 - - - 113,613,956,151 infrastructures
Peralatan kantor 42,275,924,529 339,449,295 - - 42,615,373,824 Office equipment
Kendaraan 6,458,853,116 - - - 6,458,853,116 Vehicles
Aset dalam proses - 37,591,484,839 - 83,143,377,765 120,734,862,604 Assets under process
Jumlah 168,491,510,246 37,930,934,134 - 83,143,377,765 289,565,822,145 Total
Akumulasi penyusutan: Accumulated depreciation:
Bangunan dan Buildings and
prasarana 52,044,458,463 6,146,679,429 - - 58,191,137,892 infrastructures
Peralatan kantor 37,689,021,740 1,446,975,548 - - 39,135,997,288 Office equipment
Kendaraan 4,102,468,687 441,612,759 - - 4,544,081,446 Vehicles
Jumlah 93,835,948,890 8,035,267,736 - # 101,871,216,626 Total
Nilai buku 74,655,561,356 187,694,605,519 Book value
Perolehan aset dalam proses merupakan reklasifikasi dari persediaan sesuai hasil The acquisition of assets in process represents a reclassification of
Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan pada 27 Mei 2025 (Catatan 7). inventories in accordance with the results of the Annual General Meeting
of Shareholders on May 27, 2025 (Note 7).
Per 31 Desember 2025, progress pembangunan Hotel Royal Alana (Tower Bima) As of December 31, 2025, the construction progress of Royal Alana Hotel
sudah mencapai 83,08%, estimasi pembangunan ini selesai di akhir tahun 2026. (Tower Bima) was 83,08%, the estimated construction will be complete
in the end of 2026.
Penyusutan yang dibebankan ke beban umum dan administrasi masing-masing Depreciation charged to general and administrative expenses are Rp
sebesar Rp 1.984.323.604 dan Rp 2.027.472.463 pada 31 March 2026 dan 2025 1,984,323,604 and Rp 2,027,472,463 in March 31, 2026 and
(Catatan 31). March 31, 2025, respectively (Note 31).
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, Perusahaan telah mengasuransikan As of December 31, 2025 and 2024, the Company have insured buildings
bangunan terhadap risiko kebakaran, pencurian dan risiko lainnya dengan nilai against fire, theft and other risks with coverage amounted to
pertanggungan sebesar Rp141.737.952.621 kepada pihak ketiga PT Asuransi Rp141,737,952,621 to third parties PT Asuransi Central Asia for 2025
Central Asia untuk 2025, dan PT Avrist General Insurance untuk 2024. Perusahaan and PT Avrist General Insurance for 2024. Company and its subsidiaries
berpendapat bahwa nilai pertanggungan tersebut cukup untuk menutup kerugian believes that the insurance coverage is adequate to cover losses that may
yang mungkin timbul di masa yang akan datang. arise in the future.
Tanah, bangunan, prasarana dan peralatan pendukung tertentu milik Perusahaan The Company's certain land, buildings, infrastructure and supporting
telah dijaminkan ke PT Bank Mandiri (Persero) Tbk dan PT Bank Pembangunan equipment have been pledged to PT Bank Mandiri (Persero) Tbk and PT
Daerah Jawa Tengah (Catatan 21). Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah (Note 21).
35
Page 39
PT SARASWANTI INDOLAND DEVELOPMENT Tbk. PT SARASWANTI INDOLAND DEVELOPMENT Tbk.
Catatan atas Laporan Keuangan Notes to the Financial Statements
Untuk periode yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2026 For the periode ended March 31, 2026
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Figures are presented in Rupiah, unless otherwise stated)
11. ASET TETAP (lanjutan) 11. FIXED ASSETS (continued)
Pada tanggal 31 Maret 2026 dan 31 Desember 2025, tidak terdapat penurunan nilai As of March 31, 2026 and December 31, 2025 , there was no impairment
pada aset tetap sebab tidak ada kejadian atau perubahan keadaan yang in the value of fixed assets since there were no events or changes in
mengindikasikan bahwa nilai tercatat aset tetap tersebut tidak dapat dipulihkan circumstances that indicated that the carrying amount of fixed assets may
kembali. not be fully.
12. ASET HAK-GUNA 12. RIGHT OF USE ASSETS
Rincian aset hak-guna adalah sebagai berikut: Details of right of use assets are as follows:
31 Maret 2026/ 2025/
March 31, 2026 December 31, 2025
AsetTanah
Hak-Guna_biaya 1,495,618,171 1,495,618,171 Land
AsetAkumulasi
Hak-Guna_Amortisasi
amortisasi (726,215,460) (689,828,022) Accumulated amortization
Jumlah 769,402,711 805,790,149 Total
Pada tanggal 30 Desember 2015, Perusahaan mengadakan perjanjian sewa On December 30, 2015, the Company entered into a lease agreement
menyewa dengan Pemerintah Desa Sariharjo, Kecamatan Ngaglik, Kabupaten with the Government of Sariharjo Village, Ngaglik Sub-district, Sleman
Sleman atas Tanah Kas Desa seluas 4.727 m². Masa sewa ini berlaku selama 20 Regency for Land Kas Desa covering an area of 4,727 m². This rental
tahun sejak tanggal 4 Januari 2016 sampai dengan 3 Januari 2036 dengan jumlah period is valid for 20 years from January 4, 2016 until January 3, 2036
harga sewa sebesar Rp 915.805.468. with a total rental price of Rp 915,805,468.
Pada tanggal 21 Maret 2018, Perusahaan mengadakan perjanjian sewa menyewa On March 21, 2018, the Company entered into a lease agreement with
dengan Victoria Sundari Handoko, Maria Dwi Pratiwi dan Ana Sulistiyorini atas Victoria Sundari Handoko, Maria Dwi Pratiwi and Ana Sulistiyorini for
sebidang tanah dengan Hak Milik No.473/Maguwoharjo seluas 682 m² yang a plot of land with Ownership Right No.473/Maguwoharjo covering an
berlokasi di Padukuhan Ringin Sari, Desa Maguwoharjo, Kecamatan Depok, area of 682 m² located in Padukuhan Ringin Sari, Maguwoharjo Village,
Kabupaten Sleman. Masa sewa ini berlaku selama Depok District, Kabupaten Sleman. This rental period is valid for 8
8 (delapan) tahun sejak tanggal 21 Oktober 2018 sampai dengan 21 Oktober 2026 (eight) years from October 21, 2018 to October 21, 2026 with a total
dengan jumlah harga sewa sebesar Rp 580.000.000. rental price of Rp 580,000,000.
13. UTANG USAHA - PIHAK KETIGA 13. TRADE PAYABLE - THIRD PARTIES
Akun ini terdiri dari : This account consists of:
31 Maret 2026/ 2025/
March 31, 2026 December 31, 2025
PT Anugerah Hatatah Indah 17,807,909,606 20,865,947,613 PT Anugerah Hatatah Indah
PT New Ever Spring 802,593,684 542,012,741 PT New Ever Spring
PT Putra Mandiri 550,028,350 335,226,700 PT Putra Mandiri
Keenash Sari 471,667,300 433,205,100 Keenash Sari
Langgeng Laundry 444,698,337 421,256,608 Langgeng Laundry
UD Duta Buah 415,116,225 313,558,450 UD Duta Buah
PT Indo Telur 283,760,750 242,342,300 PT Indo Telur
PT Tirta Investama 270,231,204 245,256,701 PT Tirta Investama
UD Danika 240,563,000 281,259,000 UD Danika
UD Semangat Baru 238,629,526 196,731,021 UD Semangat Baru
PT Sukanda Djaya 226,470,781 715,993,880 PT Sukanda Djaya
Sukses Jaya 204,974,000 174,411,000 Sukses Jaya
PT Indoguna Jogja 188,067,445 60,855,263 PT Indoguna Jogja
PT Dian Paramita Utama 153,498,000 179,667,000 PT Dian Paramita Utama
PT Kinandita Inti Sejahtera 148,999,250 - PT Kinandita Inti Sejahtera
Nurul Catering 140,602,000 158,830,000 Nurul Catering
CV Auriga Lintang Pangan 137,748,500 - CV Auriga Lintang Pangan
UD Barokah 132,675,700 137,130,500 UD Barokah
PT Hanafi Mandiri 123,292,383 131,320,730 PT Hanafi Mandiri
PT Purnama Jati 118,619,200 - PT Purnama Jati
PT Budi Jaya 117,587,446 102,155,185 PT Budi Jaya
Storq 114,319,200 74,375,450 Storq
RPA Sumber Ayam Karkasindo - 39,119,995 RPA Sumber Ayam Karkasindo
CV Indo Boga Jaya Utama - 16,181,084 CV Indo Boga Jaya Utama
CV Grand Multi Sarana - 13,435,000 CV Grand Multi Sarana
PT Soejasch Bali - 5,796,230 PT Soejasch Bali
Dibawah
Lain-lain
Rp di
100.000.000
bawah Rp 100.000.000 2,048,615,456 2,237,116,104 Others - below Rp 100.000.000
Jumlah utang usaha - pihak ketiga 25,380,667,344 27,923,183,655 Total trade payables - third parties
Pada tanggal 31 Maret 2026 dan 31 Desember 2025, semua utang usaha Perusahaan As of March 31, 2026 and December 31, 2025 , the Company payables
merupakan utang dari pihak ketiga dan dalam mata uang Rupiah. represent from third parties and are denominated in Rupiah.
Atas utang usaha tersebut, Perusahaan tidak dikenakan bunga dan tidak ada utang With respect to this trade payables, the Company are not subject to
yang dijadikan jaminan. interest and no payables are pledged as collateral.
36
Page 40
PT SARASWANTI INDOLAND DEVELOPMENT Tbk. PT SARASWANTI INDOLAND DEVELOPMENT Tbk.
Catatan atas Laporan Keuangan Notes to the Financial Statements
Untuk periode yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2026 For the periode ended March 31, 2026
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Figures are presented in Rupiah, unless otherwise stated)
14. UTANG LAIN-LAIN 14. OTHER PAYABLES
Akun ini terdiri dari : This account consists of:
a. Pihak ketiga a. Third parties
31 Maret 2026/ 2025/
March 31, 2026 December 31, 2025
Utang Lain
Unit- Pemilik
pemilik 10,148,418,286 8,950,796,625 Unit owner
Jumlah utang lain-lain pihak ketiga 10,148,418,286 8,950,796,625 Total other payables - third parties
Utang lain-lain kepada unit pemilik merupakan utang atas pembagian keuntungan Other payables to unit owners represent payables for profit sharing
kepemilikan kondotel di Graha Indoland dan Mataram City. ownership from the condotel in Graha Indoland and Mataram City.
Pada tanggal 31 Maret 2026 dan 31 Desember 2025, semua utang lain-lain As of December 31, 2025 and December 31, 2024 , the Company other
Perusahaan dalam mata uang Rupiah. payables are denominated in Rupiah.
15. BIAYA YANG MASIH HARUS DIBAYAR 15. ACCRUED EXPENSES
Akun ini terdiri dari : This account consists of:
31 Maret 2026/ 2025/
March 31, 2026 December 31, 2025
Service
Service
charge
charge
- bymhd 621,795,311 1,449,764,361 Service charge
GajiGaji
dandantunjangan
tunjangan- bymhd (145,881,155) 625,098,238 Salaries and allowances
Basic
Basic
feesfees
- bymhd 680,173,421 991,570,414 Basic fees
Listrik,
Listrik,
air telepon
air telepon
- bymhd 473,040,074 660,283,157 Electricity, telephone water
Komisi
Komisi- bymhd 115,748,035 217,047,494 Commission
Pekerjaan
Pekerjaan interior
interior
hotelhotel
- bymhd 53,426,065 44,661,370 Hotel interior work
Lainnya
Lainnya- bymhd 437,757,952 867,513,906 Others
Jumlah biaya yang masih harus dibayar 2,236,059,703 4,855,938,940 Total accrued expenses
16. UANG MUKA PELANGGAN 16. ADVANCE FROM CUSTOMERS
Akun ini terdiri dari : This account consists of:
31 Maret 2026/ 2025/
March 31, 2026 December 31, 2025
um Uang
pelanggan
muka pelanggan 13,146,518,704 10,702,640,541 Customer advance
titipan
Titipan
pembeli
pembeli
um 103,873,370 2,440,935,979 Buyer's deposit
Jumlah uang muka pelanggan 13,250,392,074 13,143,576,520 Total advance from customers
Akun ini merupakan uang muka yang diterima dari pelanggan dan booking fee This account consists of advances from customers and booking fee for
untuk penjualan apartemen, kondotel dan vila. sale of apartment, condotel and villa.
Titipan konsumen terutama terdiri atas uang pembatalan atas pembelian unit Customers deposits mainly represent cancellation funds from units sold
apartemen dan akan dibayarkan kembali kepada konsumen secara bertahap sesuai in apartment and will be returned to customers in stages according to the
dengan kesepakatan kedua belah pihak. agreement between both parties.
Tidak terdapat uang muka pelanggan dari pihak berelasi. There is no advance from customers obtained from related parties.
17. DEPOSIT PELANGGAN 17. CUSTOMER DEPOSIT
Deposit pelanggan merupakan pembayaran dimuka yang diterima Perusahaan atas Customer deposit is an upfront payment received by the Company for
jasa penjualan kamar hotel selama pelanggan belum selesai menyewa kamar dan hotel room sales services as long as the customer has not checked out
pembayaran deposit dari event yang belum terjadi. and payment of deposits from events that have not yet occured..
Saldo deposit pelanggan pada tanggal 31 Maret 2026 dan 31 Desember 2025 The customer deposit balance as of March 31, 2026 and December 31,
sebesar Rp 5.731.173.457 dan Rp 4.028.097.572. 2025, amounted to Rp 5,731,173,457 and Rp 4,028,097,572 .
37
Page 41
PT SARASWANTI INDOLAND DEVELOPMENT Tbk. PT SARASWANTI INDOLAND DEVELOPMENT Tbk.
Catatan atas Laporan Keuangan Notes to the Financial Statements
Untuk periode yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2026 For the periode ended March 31, 2026
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Figures are presented in Rupiah, unless otherwise stated)
18. PROVISI UNTUK PENGGANTIAN PERABOT 18. PROVISION FOR REPLACEMENT OF HOTEL
DAN PERLENGKAPAN HOTEL SERTA KESEJAHTERAAN FURNITURE AND EQUIPMENT AND EMPLOYEES'
KARYAWAN WELFARE
Akun ini terdiri dari : This account consists of:
31 Maret 2026/ 2025/
March 31, 2026 December 31, 2025
Penggantian atas perabot dan perlengkapan Replacement for lost and breakage of
perabot -hotel
pfr yang hilang atau rusak 48,891,289 193,993,217 hotel's furniture and equipment
Jumlah 48,891,289 193,993,217 Total
Manajemen berpendapat bahwa penyisihan untuk penggantian perabot dan Management believes that the above allowance for replacement of
perlengkapan hotel serta kesejahteraan karyawan tersebut cukup untuk menutupi hotel‟s furniture and equipment, and employees‟ welfare is adequate to
penggantian peralatan yang hilang dan rusak serta realisasi pembayaran untuk cover replacement of lost and breakage of hotel‟s furniture and
kesejahteraan karyawan. equipment and the payment realization for employees' welfare.
19. LIABILITAS SEWA 19. LEASE LIABILITIES
Perusahaan melakukan transaksi sewa, diantaranya sewa tanah dan kendaraan. Nilai The Company entered into several lease transactions, such as the lease of
kini atas pembayaran minimum sewa pada tanggal 31 Maret 2026 dan land and vehicles. The present value of the minimum lease payments as of
31 Desember 2025 adalah sebagai berikut : March 31, 2026 and December 31, 2025 were as follows :
31 Maret 2026/ 2025/
March 31, 2026 December 31, 2025
Dalam satu tahun 142,200,000 209,598,000 Within one year
Lebih dari satu tahun tapi tidak lebih Over one year but no longer
dari lima tahun 370,026,119 370,026,119 than five years
Lebih dari lima tahun - - Over five years
Jumlah pembayaran sewa masa depan 512,226,119 579,624,119 Total future lease payment
Dikurangi beban keuangan di masa depan (12,556,304) (17,536,150) Less future finance charges
Nilai kini pembayaran minimum sewa 499,669,815 562,087,969 Present value of minimum lease payments
Dikurangi: Less:
Bagian jangka pendek 133,692,367 196,110,521 Current portion
Bagian jangka panjang 365,977,448 365,977,448 Non-current portion
Aset sewa berupa kendaraan dipakai sebagai jaminan untuk sewa pembiayaan yang Leased asset represent vehicle are pledged as collateral for the
bersangkutan. underlying finance lease.
20. UTANG BANK JANGKA PANJANG 20. LONG-TERM BANK LOAN
Akun ini terdiri dari : This account consists of:
31 Maret 2026/ 2025/
March 31, 2026 December 31, 2025
jp -PT
bank
Bank
mandiri
Mandiri (Persero) Tbk 145,450,000,000 153,400,000,000 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
jp -PT
bank
Bank
jateng
Pembangunan Daerah Jawa Tengah 23,550,000,001 9,050,000,001 PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah
169,000,000,001 162,450,000,001
Bagian pinjaman jangka panjang yang Current maturities
jatuh tempo dalam waktu satu tahun of long-term debts
Utang
PT bank
Bankjatuh
Mandiri
tempo
(Persero)
satu tahun
Tbk - Mandiri 23,850,000,000 31,800,000,000 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
Utang
PT bank
Bankjatuh
Pembangunan
tempo satuDaerah
tahun Jawa
- Bank
Tengah
Jateng 2,500,000,001 2,500,000,001 PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah
26,350,000,001 34,300,000,001
Pinjaman jangka panjang - setelah Long-term debts
dikurangi bagian yang jatuh tempo net of current
dalam waktu satu tahun maturities
Utang
PT bank
Bankjatuh
Mandiri
tempo
(Persero)
> satu Tbk
tahun - Mandiri 121,600,000,000 121,600,000,000 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
Utang
PT bank
Bankjatuh
Pembangunan
tempo > satu
Daerah
tahun
Jawa
- Bank
Tengah
Jateng 21,050,000,000 6,550,000,000 PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah
142,650,000,000 128,150,000,000
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
Fasilitas Kredit Investasi Investment Credit Facility
Pada tanggal 18 Mei 2021, Perusahaan melakukan restrukturisasi pinjaman kepada On May 18, 2021, the Company restructured its loan to PT Bank Mandiri
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk berdasarkan surat nomor (Persero) Tbk based on letter number CMB.CM4/PA1.2404/SPPK/2021
CMB.CM4/PA1.2404/SPPK/2021 atas Kredit Restrukturisasi COVID-19, dengan for the COVID-19 Restructuring Credit, with changes to the terms and
perubahan ketentuan dan syarat untuk jangka waktu fasilitas kredit diperpanjang conditions for the extended credit facility period. until June 17, 2025,
sampai dengan 17 Juni 2025, perubahan jadwal angsuran pokok dan perubahan changes to the schedule of principal installments and changes to
agunan. collateral.
38
Page 42
PT SARASWANTI INDOLAND DEVELOPMENT Tbk. PT SARASWANTI INDOLAND DEVELOPMENT Tbk.
Catatan atas Laporan Keuangan Notes to the Financial Statements
Untuk periode yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2026 For the periode ended March 31, 2026
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Figures are presented in Rupiah, unless otherwise stated)
20. UTANG BANK JANGKA PANJANG (lanjutan) 20. LONG-TERM BANK LOAN (continued)
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (lanjutan) PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (continued)
Fasilitas Kredit Investasi (lanjutan) Investment Credit Facility (continued)
Merujuk pada surat nomor 003/DIR/SWID/VII/2024 tanggal 10 Juni 2024 perihal Referring to letter number 003/DIR/SWID/VI/2024 dated June 10, 2024
Permohonan Repackage Fasilitas Kredit Investasi atas nama PT Saraswanti concerning Application for Repackage of Investment Credit Facilities in
Indoland Development, Tbk, PT Bank Mandiri (Persero), Tbk menyetujui the name of PT Saraswanti Indoland Development, Tbk, PT Bank
pemberian Fasilitas Kredit melalui surat No.CMB.CM6.SBY/PPK/178/2024 atas Mandiri (Persero), Tbk approved the provision of Credit Facilities
Penawaran Pemberian Kredit pada tanggal 9 Juli 2024, dengan ketentuan dan syarat through letter No.CMB.CM6.SBY/PPK/178/2024 for the Credit Offer on
sebagai berikut: July 09, 2024, with the following terms and conditions:
Merujuk pada surat nomor 001/DIR/SWID/VII/2023 tanggal 10 Juli 2023 perihal Referring to letter number 001/DIR/SWID/VII/2023 dated July 10, 2023
Permohonan Repackage Fasilitas Kredit Investasi atas nama PT Saraswanti concerning Application for Repackage of Investment Credit Facilities in
Indoland Development, Tbk, PT Bank Mandiri (Persero), Tbk menyetujui the name of PT Saraswanti Indoland Development, Tbk, PT Bank
pemberian Fasilitas Kredit melalui surat No. CMB.CM4/PA1.4712/SPPK/2023 Mandiri (Persero), Tbk approved the provision of Credit Facilities
atas Penawaran Pemberian Kredit pada tanggal 28 Agustus 2023, dengan ketentuan through letter No CMB.CM4/PA1.4712/SPPK/2023 for the Credit Offer
dan syarat sebagai berikut: on August 28, 2023, with the following terms and conditions:
Berdasarkan surat Pernyataan Lunas Fasilitas Kredit atas nama PT Saraswanti Based on the Credit Facility Repayment Statement letter in the name of
Indoland Development Tbk, nomor No.CMB.CM6.SBY/218/2024 tanggal 10 Juli PT Saraswanti Indoland Development Tbk, number No.
2024, pinjaman bank PT Saraswanti Indoland Development Tbk kepada PT Bank CMB.CM6.SBY/218/2024 dated
Mandiri (Persero) Tbk atas Fasilitas Kredit Investasi (KI) melalui surat July 10, 2024, PT Saraswanti Indoland Development Tbk bank loan to
No.CMB.CM4/PA1.4712/SPPK/2023 telah dinyatakan lunas terhitung sejak PT Bank Mandiri (Persero) Tbk for the Investment Credit Facility (KI )
tanggal 10 Juli 2024. Referring to letter number No.CMB.CM4/PA1.4712/SPPK/2023 has been
declared fully paid as of July 10, 2024.
39
Page 43
PT SARASWANTI INDOLAND DEVELOPMENT Tbk. PT SARASWANTI INDOLAND DEVELOPMENT Tbk.
Catatan atas Laporan Keuangan Notes to the Financial Statements
Untuk periode yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2026 For the periode ended March 31, 2026
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Figures are presented in Rupiah, unless otherwise stated)
20. UTANG BANK JANGKA PANJANG (lanjutan) 20. LONG-TERM BANK LOAN (continued)
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (lanjutan) PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (continued)
Fasilitas Kredit Investasi (lanjutan) Investment Credit Facility (continued)
Rincian perubahan agunan pinjaman menjadi sebagai berikut: The details of changes in loan collateral are as follows:
Aset tetap Fixed assets
a. Tanah SHGB no. 1005,1007, 1008 dan 1176 an. PT Saraswanti Indoland a. SHGB land no. 1005, 1007, 1008 and 1176's. PT Saraswanti
Development dengan luas total 7.183 m², diikat secara Hak Tanggungan Indoland Development with a total area of 7,183 m², tied with
sebesar Rp 36.430.000.000; Mortgage amounting to Rp 36,430,000,000;
b. Tanah dan bangunan ballroom dengan bukti kepemilikan berupa SHGB b. Land and ballroom building with proof of ownership in the form of
no. 1021 an. PT Saraswanti Indoland Development yang diikat secara Hak SHGB no. 1021's. PT Saraswanti Indoland Development which is
Tanggungan sebesar Rp 125.965.000.000; bound by Mortgage of Rp 125,965,000,000;
c. Bangunan strata title (berdiri di atas tanah SHGB no.1175) yang terdiri c. Strata title building (standing on land SHGB no.1175) which consists
dari: of:
- 46 Kondotel dengan bukti kepemilikan berupa 59 SHMRS atas nama - 46 Condotel with proof of ownership in the form of 59 SHMRS on
PT Saraswanti Indoland Development; behalf of PT Saraswanti Indoland Development;
- Office di Basement 2 dengan bukti kepemilikan berupa SHMRS no. - Office in Basement 2 with proof of ownership in the form of
001 atas nama PT Saraswanti Indoland Development; SHMRS no. 001 on behalf of PT Saraswanti Indoland
Development;
- Office di Basement 1 dengan bukti kepemilikan berupa SHMRS no. - Office in Basement 1 with proof of ownership in the form of
002 atas nama PT Saraswanti Indoland Development; SHMRS no. 002 on behalf of PT Saraswanti Indoland
Development;
- City Walk dengan bukti kepemilikan berupa SHMRS no. 003 atas - City Walk with proof of ownership in the form of SHMRS no. 003
nama PT Saraswanti Indoland Development; on behalf of PT Saraswanti Indoland Development;
- Lobby dengan bukti kepemilikan berupa SHMRS no. 004 atas nama - Lobby with proof of ownership in the form of SHMRS no. 004 on
PT Saraswanti Indoland Development; behalf of PT Saraswanti Indoland Development;
- Lantai 1 sisi utara dengan bukti kepemilikan berupa SHMRS no. 005 - 1st floor north side with proof of ownership in the form of SHMRS
atas nama PT Saraswanti Indoland Development; no. 005 on behalf of PT Saraswanti Indoland Development;
- Lantai 1 sisi kolam dengan bukti kepemilikan berupa SHMRS no. - 1st floor pool side with proof of ownership in the form of SHMRS
006 atas nama PT Saraswanti Indoland Development; no. 006 on behalf of PT Saraswanti Indoland Development;
- Lantai 1 sisi selatan dengan bukti kepemilikan berupa SHMRS no. - 1st floor south side with proof of ownership in the form of SHMRS
007 atas nama PT Saraswanti Indoland Development; no. 007 on behalf of PT Saraswanti Indoland Development;
- Rooftop Tower Apartemen dengan bukti kepemilikan berupa - Rooftop Tower Apartment with proof of ownership in the form of
SHMRS no. 580 atas nama PT Saraswanti Indoland Development. SHMRS no. 580 on behalf of PT Saraswanti Indoland
Development.
d. Mesin dan peralatan diikat Fiducia dengan nilai pengikatan sebesar d. Machinery and equipment bound by Fiduciary with a binding value
Rp10.000.000.000; of Rp 10,000,000,000;
e. Personal Guarantee secara notarial atas nama YN Hari Hardono (Owner e. Personal Guarantee notarial in the name of YN Hari Hardono
Saraswanti Group); (Owner Saraswanti Group);
f. Corporate Guarantee secara notarial atas nama PT Dupan Anugerah f. Corporate Guarantee notarially on behalf of PT Dupan Anugerah
Lestari. Lestari.
Bukan aset tetap Non fixed assets
a. Personal Guarantee secara notarial atas nama Noegroho Hari Hardono a. Notarial Personal Guarantee in the name of Noegroho Hari
(Owner Saraswanti Group); Hardono (Owner of Saraswanti Group);
b. Corporate Guarantee secara notarial atas nama b. Corporate Guarantee secara notarial atas nama
PT Dupan Anugerah Lestari. PT Dupan Anugerah Lestari.
Covenant Covenant
Negative Covenant Negative Covenant
40
Page 44
PT SARASWANTI INDOLAND DEVELOPMENT Tbk. PT SARASWANTI INDOLAND DEVELOPMENT Tbk.
Catatan atas Laporan Keuangan Notes to the Financial Statements
Untuk periode yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2026 For the periode ended March 31, 2026
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Figures are presented in Rupiah, unless otherwise stated)
20. UTANG BANK JANGKA PANJANG (lanjutan) 20. LONG-TERM BANK LOAN (continued)
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (lanjutan) PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (continued)
Fasilitas Kredit Investasi (lanjutan) Investment Credit Facility (continued)
Selama kredit belum lunas, tanpa persetujuan tertulis terlebih dahulu dari PT Bank As long as the credit has not been paid off, without prior written
Mandiri (Persero) Tbk, PT Saraswanti Indoland Development Tbk tidak approval from PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, PT Saraswanti
diperkenankan untuk: Indoland Development Tbk is not permitted to:
a. Melakukan perubahan Anggaran Dasar Perusahaan termasuk di dalamnya a. Making changes to the Company's Articles of Association
Pemegang Saham, Pengurus Perusahaan. Permodalan dan nilai saham, including Shareholders, Company Management. Capital and
diperbolehkan sepanjang tidak mengubah Ultimate Beneficial Owner share value, is permitted as long as it does not change the
(UBO dhi. Y.N. Hari Hardono / Keluarga, dengan pemberitahuan secara Ultimate Beneficial Owner (UBO dhi. Y.N. Hari Hardono /
tertulis (kecuali terkait perubahan nilai saham) kepada PT Bank Mandiri Family, with written notification (except related to changes in
(Persero) Tbk paling lambat 30 (tiga puluh) hari setelah terdaat keputusan share value) to PT Bank Mandiri (Persero) Tbk no later than
RUPS terkait perubahan anggaran dasar tersebut dan menyampaikan copy 30 (thirty) days after the RUPS decision regarding the changes
perubahan Anggaran Dasar dan copy bukti Penerimaan to the articles of association and submitting a copy of the
Pemberitahuan/Pengesahan/Persetujuan Kementerian Hukum dan HAM changes to the Articles of Association and a copy of proof of
Receipt of Notification / Ratification / Approval from the
paling lambat 2 (dua) bulan sejak tanggal pelaksanaan RUPS.
Ministry of Law and Human Rights no later than 2 (two)
months from the date of the RUPS.
b. Mengubah operator hotel. b. Changing hotel operators.
c. Memperoleh fasilitas kredit dari Bank lain. c. Obtaining credit facilities from other banks.
d. Mengikatkan diri sebagai penjamin hutang atau menjaminkan harta d. Binding oneself as a guarantor for debt or pledging company
kekayaan perusahaan kepada pihak lain. assets to another party.
e. Memindah-tangankan barang agunan kecuali persediaan/piutang. e. Transferring collateral except inventory/receivables
f. Mengambil dividen diperbolehkan dengan pemberitahuan secara tertulis f. Taking dividends is permitted with written notification to PT
kepada PT Bank Mandiri (Persero) Tbk paling lambat 30 (tiga puluh) hari Bank Mandiri (Persero) Tbk no later than 30 (thirty) days after
setelah terdapat keputusan RUPS terkait pembagian dividen sepanjang the RUPS decision regarding dividend distribution as long as
sebelum dan sesudah pembagian dividen financial covenant yang before and after the dividend distribution the required financial
dipersyaratkan terpenuhi. covenant is fulfilled.
Menjaga Financial Covenant sebagai berikut: Maintain the Financial Covenant as follows:
a. Menjaga Rasio DSCR (Debt Service Coverage Ratio ) minimal
Maintainsebesar a.
a DSCR (Debt Service Coverage Ratio) of at least 100%.
100%.
b. Ekuitas positif. b. Positive equity.
c. Menjaga Rasio DER (Bank Debt/Equity ) maksimum sebesar 300%. c. Maintain a maximum DER (Bank Debt/Equity) ratio of 300%.
Rasio - rasio tersebut di atas tercermin pada laporan keuangan inhouse dan audited
The above ratios are reflected in the in-house and audited financial
yang diserahkan kepada PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Apabila ekuitas negatif
statements submitted to PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. If the equity
pada saat dilakukan review oleh pihak PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, maka PT
is negative at the time of the review by PT Bank Mandiri (Persero)
Saraswanti Indoland Development Tbk wajib meningkatkan modal disetor
Tbk, then PT Saraswanti Indoland Development Tbk is required to
perusahaan.
increase the company's paid-up capital.
20. UTANG BANK JANGKA PANJANG (lanjutan) 20. LONG-TERM BANK LOAN (continued)
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah
Fasilitas Kredit Investasi Investment Credit Facility
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah telah menyetujui pemberian Fasilitas PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah has approved the provision
Kredit Investasi (KI) melalui Surat Pemberitahuan Persetujuan Kredit melalui of an Investment Loan Facility (KI) through the Credit Approval
nomor surat No. 2387/AKR.02/038/2025 tanggal 30 September 2025 dengan Notification Letter Number 2387/AKR.02/038/2025 dated September 30,
ketentuan dan syarat sebagai berikut: 2025, with the following terms and conditions:
41
Page 45
PT SARASWANTI INDOLAND DEVELOPMENT Tbk. PT SARASWANTI INDOLAND DEVELOPMENT Tbk.
Catatan atas Laporan Keuangan Notes to the Financial Statements
Untuk periode yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2026 For the periode ended March 31, 2026
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Figures are presented in Rupiah, unless otherwise stated)
20. UTANG BANK JANGKA PANJANG (lanjutan) 20. LONG-TERM BANK LOAN (continued)
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah
Fasilitas Kredit Investasi Investment Credit Facility
Agunan, pengikatan dan asuransi Collateral, Security Binding, and Insurance
1. Jenis agunan 1. Types of Collateral
a. Aset tetap a. Fixed assets
1. Bangunan strata title Graha Indoland berupa 80 unit kondotel dan 8 unit 1. Strata title building at Graha Indoland, consisting of 80
sarana pendukung atas nama PT Saraswanti Indoland Development, condotel units and 8 supporting facility units under the
Tbk. name of PT Saraswanti Indoland Development Tbk.
2. Tanah lokasi ballroom dengan SHGB yang akan dibalik nama menjadi 2. Land designated for ballroom area under SHGB, which
PT Saraswanti Indoland Development, Tbk. will be transferred under the name of PT Saraswanti
Indoland Development Tbk.
b. Non Fixed Asset : Corporate Guarantee dari PT Saraswanti Utama. b. Non Fixed Asset: Corporate Guarantee from PT Saraswanti
Utama.
2. Pengikatan jaminan 2. Security Binding
a. SHMSRS dengan Hak Tanggungan peringkat I senilai a. SHMSRS secured by first-ranking mortgage amounting to
Rp62.500.000.000,00. Rp62,500,000,000.
b. SHGB dengan Hak Tanggungan peringkat I senilai Rp7.100.000.000,00. b. SHGB secured by first-ranking mortgage amounting to
Rp7,100,000,000.
c. Nilai pengikatan parsial setiap SHMSRS sebagaimana terlampir c. Partial security value for each SHMSRS unit as detailed in
the attachment.
3. Asuransi 3. Insurance
Agunan bangunan diasuransikan pada asuransi rekanan Bank Jateng dengan The building collateral is insured with an insurance company
Banker’s Clause, dengan biaya ditanggung Debitur. appointed by Bank Jateng, including a Banker’s Clause, with the
premium borne by the Debtor.
Financial Covenant Fiinancial Covenant
Selama Perjanjian Kredit berlaku dan Debitur masih memiliki kewajiban kepada Bank, During the term of the Credit Agreement and as long as the Debtor
Debitur wajib menjaga rasio keuangan sebagai berikut: has outstanding obligations to the Bank, the Debtor is required to
maintain the following financial ratios:
1. Current Ratio minimum 100%. 1. Minimum Current Ratio of 100%.
2. Debt to Equity Ratio (DER) maksimal 3 (tiga) kali. 2. Maximum Debt to Equity Ratio (DER) of 3 times
3. Debt Service Coverage Ratio (DSCR) lebih dari 1 (satu) kali. 3. Debt Service Coverage Ratio (DSCR) of more than 1 time.
Hal-Hal yang Harus Dilakukan Affirmative Covenants
1. Mematuhi seluruh peraturan perundang-undangan dan perizinan usaha yang 1. To comply with all applicable laws, regulations, and business
berlaku. licenses.
2. Membayar pokok dan bunga kredit secara tertib sesuai perjanjian hingga jatuh 2. To settle principal and interest payments in a timely manner in
tempo. accordance with the agreement until maturity.
3. Menyampaikan laporan dan data kepada Bank Jateng secara tepat waktu, 3. The Debtor shall submit reports and information to Bank Jateng
meliputi: on a timely basis, including:
a. Laporan keuangan audited maksimal 6 bulan setelah tutup buku. a. Audited financial statements no later than 6 months after
year-end.
b. Laporan keuangan triwulanan maksimal 60 hari setelah periode laporan. b. Quarterly financial statements no later than 60 days after
the reporting period.
c. Laporan kegiatan usaha (penjualan unit, okupansi hotel, stok, dan c. Business activity reports (including unit sales, hotel
occupancy, inventory, and receivables) no later than 30 days
piutang) maksimal 30 hari setelah tanggal laporan. after the reporting date.
d. Laporan progres pembangunan Ballroom setiap 3 bulan disertai verifikasi d. Ballroom construction progress reports every 3 months,
fisik. accompanied by physical verification.
e. Bukti penutupan asuransi agunan sesuai ketentuan. e. Evidence of insurance coverage over the collateral in
accordance with the applicable requirements.
f. Pemberitahuan rencana pembagian dividen maksimal 30 hari setelah f. Notification of dividend distribution plans no later than 30
days after the Annual General Meeting of Shareholders
keputusan RUPS sepanjang financial covenant terpenuhi. (AGM), provided that financial covenants are met.
g. Laporan penilaian agunan oleh penilai independen setiap 2 tahun atau g. Collateral valuation reports prepared by an independent
sesuai kebutuhan Bank. appraiser every 2 years or as required by the Bank.
h. Salinan perpanjangan kontrak pengelolaan kondotel dengan PT SOL h. A copy of the extension of the condotel management
agreement with PT SOL Melia Indonesia or a replacement
Melia Indonesia atau kontrak operator pengganti, dengan konsekuensi
operator agreement, with the consequence of a credit facility
review fasilitas kredit apabila tidak terpenuhi. review should this requirement not be fulfilled.
42
Page 46
PT SARASWANTI INDOLAND DEVELOPMENT Tbk. PT SARASWANTI INDOLAND DEVELOPMENT Tbk.
Catatan atas Laporan Keuangan Notes to the Financial Statements
Untuk periode yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2026 For the periode ended March 31, 2026
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Figures are presented in Rupiah, unless otherwise stated)
20. UTANG BANK JANGKA PANJANG (lanjutan) 20. LONG-TERM BANK LOAN (continued)
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah
Fasilitas Kredit Investasi Investment Credit Facility
i. Informasi dan laporan lain yang sewaktu-waktu diminta oleh Bank. i. Any other information and reports as may be requested by
the Bank from time to time.
4. Memberikan akses kepada Bank untuk melakukan kunjungan, monitoring 4. To grant access to the Bank to conduct site visits, business
monitoring, financial administrative reviews, and collateral
usaha, pemeriksaan administrasi keuangan, serta pengecekan agunan. inspections.
5. Menggunakan produk dan jasa perbankan Bank Jateng (antara lain Giro, 5. To utilize banking products and services of Bank Jateng
(including, but not limited to, current accounts, IB Business,
IB Bisnis, RTGS, dan lainnya) serta menyalurkan hasil operasional Hotel
RTGS, and others) and to channel all operational proceeds of
Innside by Melia melalui Bank Jateng. Hotel Innside by Melia through Bank Jateng.
6. Memberitahukan kepada Bank Jateng secara segera apabila terjadi: 6. Notify Bank Jateng immediately in the event of:
a. Kerusakan, kerugian, atau kemusnahan atas aset perusahaan dan/atau a. Damage, loss, or destruction of the Company’s assets
agunan. and/or collateral.
b. Perkara hukum perdata atau pidana yang melibatkan perusahaan atau b. Civil or criminal legal proceedings involving the Company
asetnya. or its assets.
c. Perubahan material atas kondisi keuangan dan prospek usaha c. Material changes in the Company’s financial condition and
perusahaan. business prospects.
d. Perubahan susunan pengurus, Direksi, dan/atau Dewan Komisaris. d. Changes in the composition of management, Board of
Directors, and/or Board of Commissioners.
e. Perubahan susunan pengurus, Direksi, dan/atau Dewan Komisaris. e. Changes in the composition of management, Board of
Directors, and/or Board of Commissioners.
7. Menjaga keabsahan dokumen, kepatuhan terhadap peraturan perundang- 7. Maintain the validity of documents, compliance with laws and
undangan, serta seluruh persetujuan dan perizinan usaha yang regulations, and all required business approvals and licenses.
dipersyaratkan.
8. Menempatkan dana sinking fund/cadangan dana minimal 8. Maintain a sinking fund/reserve fund of at least Rp500,000,000.00
Rp500.000.000,00 pada rekening Giro atau Tabungan Bank Jateng paling in a Bank Jateng Current or Savings account by the end of each
lambat akhir bulan, dan mengisi kembali paling lambat awal bulan month at the latest, and replenish it no later than the beginning of
berikutnya apabila digunakan. the following month if utilized.
9. Penggunaan dana hasil refinancing wajib tercermin dalam laporan 9. The use of refinancing proceeds must be reflected in both the
keuangan inhouse maupun audited Debitur. Debtor’s in-house and audited financial statements.
Hal-Hal yang Tidak Boleh Dilakukan Negative Covenants
Selama kredit belum dinyatakan lunas, tanpa persetujuan tertulis terlebih As long as the credit facility has not been fully settled, without prior
dahulu dari Bank, Debitur dilarang untuk: written consent from the Bank, the Debtor shall not:
1. Melakukan perubahan Anggaran Dasar yang mengakibatkan perubahan 1. Amend the Articles of Association resulting in changes to the
bidang usaha, penurunan modal, perubahan status atau jangka waktu business activities, reduction of capital, changes in the Company’s
perseroan, perubahan komposisi pemegang saham hingga PT Saraswanti status or term, changes in the shareholder composition causing
Utama tidak lagi menjadi pemegang saham mayoritas (<51%), serta PT Saraswanti Utama to no longer be the majority shareholder
perubahan Ultimate Beneficial Owner (UBO) YN Hari Hardono. (<51%), as well as changes in the Ultimate Beneficial Owner
(UBO), YN Hari Hardono.
2. Mengganti operator hotel. 2. Replace the hotel operator.
3. Mengajukan fasilitas kredit atau pinjaman baru kepada lembaga keuangan 3. Obtain new credit facilities or loans from financial institutions or
atau pihak ketiga lainnya, kecuali transaksi usaha yang lazim dan fasilitas other third parties, except for transactions in the ordinary course
perbankan yang telah ada pada saat realisasi kredit. of business and existing banking facilities at the time of credit
disbursement.
4. 4. Undertake corporate restructuring, including but not limited to
Melakukan reorganisasi perusahaan, termasuk namun tidak terbatas pada
mergers, acquisitions, moratorium, dissolution, or liquidation of
merger, akuisisi, moratorium, pembubaran, atau likuidasi perusahaan.
the Company.
5. Mengikatkan diri sebagai penjamin (borg/avails) atau menjaminkan 5. Act as a guarantor (borg/aval) or pledge the Company’s assets to
kekayaan perusahaan kepada pihak lain, kecuali yang telah ada other parties, except for those already existing.
sebelumnya.
6. Mengajukan permohonan pailit atas Debitur sendiri ke Pengadilan Niaga. 6. File for bankruptcy of the Debtor with the Commercial Court.
7. Melakukan perjanjian atau transaksi tidak wajar, termasuk transaksi 7. Enter into unusual agreements or transactions, including those
dengan pihak afiliasi, di luar praktik usaha yang lazim, termasuk with affiliated parties, outside normal business practices,
pembelian di atas atau penjualan di bawah harga pasar. including purchases above or sales below market prices.
8. Menjual dan/atau menjaminkan harta kekayaan yang menjadi agunan di 8. Sell and/or pledge assets pledged as collateral to the Bank to
Bank kepada pihak lain; penjualan unit kondotel yang dijaminkan wajib other parties; any sale of pledged condotel units must be
diikuti pelunasan pokok sebesar nilai penjualan. accompanied by repayment of the principal equivalent to the sale
proceeds.
43
Page 47
PT SARASWANTI INDOLAND DEVELOPMENT Tbk. PT SARASWANTI INDOLAND DEVELOPMENT Tbk.
Catatan atas Laporan Keuangan Notes to the Financial Statements
Untuk periode yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2026 For the periode ended March 31, 2026
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Figures are presented in Rupiah, unless otherwise stated)
21. LIABILITAS IMBALAN PASCA KERJA 21. EMPLOYEE BENEFIT LIABILITIES
Liabilitas imbalan pasca kerja per 31 Desember 2025 dihitung oleh KKA Tubagus Post-employment benefits liabilities as of December 31, 2025 are
Syafrial & Amran Nangasan berdasarkan laporannya tertanggal 23 Januari 2026 calculated by KKA Tubagus Syafrial & Amran Nangasan based on
dengan menggunakan metode projected unit credit dengan asumsi-asumsi sebagai report, dated January 23, 2026 respectively, using the projected unit
berikut credit method with the following assumptions :
31 Maret 2026/ 2025/
March 31, 2026 December 31, 2025
Umur pensiun normal (tahun) : 0 58 : Normal pension age (years)
Kenaikan gaji (per tahun) : 0% 6% : Salary increase (per year)
Tingkat diskonto (per tahun) : 0.00% 6.43% : Interest discount rate (per year)
Tingkat mortalita : - TM I - IV 2019 : Mortality rate
Beban imbalan kerja karyawan yang diakui dalam laporan laba rugi dan Employee benefits expense recognized at statement of profit or loss and
penghasilan komprehensif lain adalah sebagai berikut: other comprehensive income consist of:
31 Maret 2026/ 2025/
March 31, 2026 December 31, 2025
Biaya bunga (Catatan 31) - 22,896,793 Current service cost (Note 31)
Biaya jasa kini (Catatan 31) - 38,227,153 Interest cost (Note 31)
Pengakuan segera dari biaya jasa lalu (Catatan 32) - (286,918,282) Immediate recognition of past service cost (Note 32)
Jumlah - (225,794,336) Total
Beban imbalan kerja karyawan Perusahaan disajikan sebagai bagian dari akun Employee benefits for the Company are presented as part of general and
beban umum dan administrasi pada laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif administrative expenses in the statements of profit or loss and other
lain. comprehensive income.
Liabilitas imbalan pasca kerja karyawan diakui dalam laporan posisi keuangan Liability of employee benefits presented in the statement of financial
adalah sebagai berikut: position are as follows:
31 Maret 2026/ 2025/
March 31, 2026 December 31, 2025
Saldo awal tahun 376,962,121 610,540,507 Balance at beginning of year
(Keuntungan) kerugian aktuaria (OCI) tahun berjalan - (7,784,050) Actuarial (gain) loss (OCI) in the current year
Beban imbalan kerja yang diakui pada tahun berjalan - (225,794,336) Employee benefit expenses recognized - current year
Saldo akhir tahun 376,962,121 376,962,121 Balance at the end of the year
Mutasi nilai kini liabilitas imbalan pasca kerja karyawan yang diakui pada laporan The movements of present value of employee benefits liabilities in the
posisi keuangan adalah sebagai berikut: statement of financial position are as follows:
31 Maret 2026/ 2025/
March 31, 2026 December 31, 2025
Saldo awal 376,962,121 610,540,507 Beginning balancce
Biaya jasa lalu - - Past serice costs
Biaya bunga - 22,896,793 Interest costs
Biaya jasa kini - 38,227,153 Current service costs
Pengakuan segera dari biaya masa lalu - (286,918,282) Immediate recognition of past costs
(Keuntungan) kerugian aktuaria pada liabilitas - (7,784,050) Actuarial (gain) loss on liabilities
Nilai bersih liabilitas yang diakui dalam Net liabilities recognized in the
laporan posisi keuangan 376,962,121 376,962,121 statements of financial position
Manajemen berkeyakinan bahwa estimasi liabilitas tersebut di atas cukup untuk Management believes that the above estimated liabilities are adequate to
memenuhi ketentuan yang berlaku. cover the prevailing requirements.
Sensitivitas terhadap perubahan yang mungkin terjadi dalam asumsi tingkat Sensivity to a reasonable possible change in the assumed discount rate
diskonto dan gaji pada tanggal 31 Maret 2026 dan 31 Desember 2025, akan and salary as of March 31, 2026 and December 31, 2025, has the
berdampak sebagai berikut: following effect:
44
Page 48
PT SARASWANTI INDOLAND DEVELOPMENT Tbk. PT SARASWANTI INDOLAND DEVELOPMENT Tbk.
Catatan atas Laporan Keuangan Notes to the Financial Statements
Untuk periode yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2026 For the periode ended March 31, 2026
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Figures are presented in Rupiah, unless otherwise stated)
21. LIABILITAS IMBALAN PASCA KERJA (lanjutan) 21. EMPLOYEE BENEFIT LIABILITIES (continued)
Dampak terhadap nilai kini
liabilitas imbalan pasca kerja karyawan/
Impact on present value Perubahan nilai kini kewajiban/
Perubahan employee benefits liabilities Changes in present value liabilities (%)
asumsi/
Asumsi dasar/ Change in 31 Maret 2026/ 2025/ 31 Maret 2026/ 2025/
Basic assumptions assumptions March 31, 2026 December 31, 2025 March 31, 2026 December 31, 2025
Tingkat diskonto/ + 1% 343,445,863 570,668,080 -6.53% 51.39%
Discount rate - 1% 415,678,651 655,322,956 7.33% 73.84%
Tingkat kenaikan gaji/ + 1% 443,956,474 655,356,327 7.34% 73.85%
Salary increase rate - 1% 322,484,612 569,924,557 -6.65% 51.19%
Analisa sensitivitas didasarkan pada perubahan atas satu asumsi aktuaria dimana The sensitivity analysis were based on a change in an assumption while
asumsi lainnya dianggap konstan. Dalam prakteknya, hal ini jarang terjadi dan holding all other assumptions constant. In practice, this was unlikely to
perubahan beberapa asumsi mungkin saling berkolerasi. Dalam perhitungan occur, and changes in some of the assumptions may be correlated. When
sensitivitas liabilitas imbalan pasti atas asumsi aktuaria utama, metode yang sama calculating the sensitivity of the defined obligation to significant
(perhitungan nilai kini kewajiban imbalan pasti dengan menggunakan metode actuarial assumptions the same method (present value of the defined
projected unit credit di akhir tahun) telah diterapkan seperti dalam penghitungan benefit obligation calculated with the projected unit credit method at the
kewajiban pensiun yang diakui dalam laporan posisi keuangan. end of the reporting year) has been applied as when calculating the
pension liability recognised within the statement of financial position.
Metode dan tipe asumsi yang digunakan dalam menyiapkan analisa sensitivitas The methods and types of assumptions used in preparing the sensitivity
tidak berubah dari tahun sebelumnya. analysis did not change compared to previous year.
Jatuh tempo kewajiban manfaat pasti pada tanggal 31 Maret 2026 dan 31 Desember The maturity of defined benefits and obligations as of March 31, 2026
2025 adalah sebagai berikut. and December 31, 2025 were as follows:
31 Maret 2026/ 2025/
March 31, 2026 December 31, 2025
Dalam 1 tahun - - Within 1 year
2 - 5 tahun - - 2 - 5 years
6 - 10 tahun - 586,709,983 6 - 10 years
Lebih dari 10 tahun 11,437,019,324 9,488,213,633 More than 10 years
22. MODAL SAHAM 22. SHARE CAPITAL
Susunan kepemilikan saham Perusahaan pada tanggal 31 Maret 2026 adalah The Company stockholder's composition as of March 31, 2026 is as
sebagai berikut: follows:
31 Maret 2026/ March 31, 2026
Jumlah saham ditempatkan Persentase Jumlah modal
dan disetor penuh (lembar)/ kepemilikan / disetor (Rp) /
Number of share issued Percentage of Total paid-up
and fully paid (sheet) ownership capital stock (Rp)
Pemegang saham Shareholders
PT Saraswanti Utama 3,420,338,983 63.52% 68,406,779,660 PT Saraswanti Utama
Bogat Agus Riyono 860,047,446 15.97% 17,101,694,920 Bogat Agus Riyono
Masyarakat 1,104,632,772 20.51% 22,191,909,440 Public
Jumlah 5,385,019,201 100% 107,700,384,020 Total
Pada tanggal 23 Februari 2024, berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Para On February 23 2024, based on the Deed of Decree of the Shareholders
Pemegang Saham PT Saraswanti Indoland Development Tbk. nomor 15, yang of PT Saraswanti Indoland Development Tbk. number 15, drawn up
dibuat di hadapan Notaris Rini Yulianti, SH, di Jakarta Timur, para pemegang before Notary Rini Yulianti, SH, in East Jakarta, the Company's
saham Perusahaan menyetujui untuk meningkatkan modal ditempatkan dan shareholders agreed to increase the issued and paid-up capital to
disetor menjadi 5.385.019.201 lembar saham atau senilai Rp 107.700.384.020 5,385,019,201 shares or Rp. 107,700,384,020 due to the conversion of
karena adanya konversi Waran Seri I dan menyetujui adanya perubahan Series I Warrants and agreed to changes in the composition of
susunan kepemilikkan pemegang saham sebagai berikut: shareholder ownership as follows:
- PT Saraswanti Utama sebesar Rp68.406.779.660; - PT Saraswanti Utama amounted to Rp68,406,779,660;
- Bogat Agus Riyono sebesar Rp17.101.694.920; - Bogat Agus Riyono amounted to Rp17,101,694,920;
- Masyarakat sebesar Rp22.191.909.440. - Public amounted to Rp22,191,909,440.
45
Page 49
PT SARASWANTI INDOLAND DEVELOPMENT Tbk. PT SARASWANTI INDOLAND DEVELOPMENT Tbk.
Catatan atas Laporan Keuangan Notes to the Financial Statements
Untuk periode yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2026 For the periode ended March 31, 2026
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Figures are presented in Rupiah, unless otherwise stated)
22. MODAL SAHAM (lanjutan) 22. SHARE CAPITAL (continued)
Susunan kepemilikan saham Perusahaan pada tanggal 31 Desember 2025 The Company stockholder's composition as of December 31, 2025 is as
adalah sebagai berikut : follows:
31 December 2025/ December 31, 2025
Jumlah saham ditempatkan Persentase Jumlah modal
dan disetor penuh (lembar)/ kepemilikan / disetor (Rp) /
Number of share issued Percentage of Total paid-up
and fully paid (sheet) ownership capital stock (Rp)
Pemegang saham Shareholders
PT Saraswanti Utama 3,420,338,983 63.52% 68,406,779,660 PT Saraswanti Utama
Bogat Agus Riyono 855,084,746 15.88% 17,101,694,920 Bogat Agus Riyono
Masyarakat 1,109,595,472 20.61% 22,191,909,440 Nadia Citranti Andarini
Jumlah 5,385,019,201 100% 107,700,384,020 Total
Pada tanggal 26 Mei 2023, berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Para On May 26 2023, based on the Deed of Decree of the Shareholders of
Pemegang Saham PT Saraswanti Indoland Development Tbk. nomor 4, yang PT Saraswanti Indoland Development Tbk. number 4, drawn up before
dibuat di hadapan Notaris Lucky Suryo Wicaksono, SH, M.Kn, MH, di Notary Lucky Suryo Wicaksono, SH, M.Kn, MH, in Sleman, Special
Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, para pemegang saham Perusahaan Region of Yogyakarta, the Company's shareholders agreed to increase
menyetujui untuk meningkatkan modal ditempatkan dan disetor dari Rp the issued and paid-up capital from Rp 107,700,000,000 (One Hundred
Rp107.700.000.000 (Seratus Tujuh Miliar Tujuh Ratus Juta Rupiah) menjadi Seven Billion Seven Hundred Million Rupiah) to Rp 107,700,062,000
Rp107.700.062.000 (Seratus Tujuh Miliar Tujuh Ratus Juta Enam Puluh Dua (One Hundred Seven Billion Seven Hundred Million Sixty Two Thousand
Ribu Rupiah) karena adanya konversi Waran Seri I. Rupiah) due to the conversion of Series I Warrants.
Pada tanggal 13 Juli 2022, berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Para On July 13, 2022, based on the Deed of Decision of the Shareholders of
Pemegang Saham PT Saraswanti Indoland Development Tbk. nomor 36, yang PT Saraswanti Indoland Development Tbk. number 36, drawn up before
dibuat di hadapan Notaris Rini Yulianti, SH, di kota Jakarta Timur, para Notary Rini Yulianti, SH, in East Jakarta, the Company's shareholders
pemegang saham Perusahaan menyetujui untuk meningkatkan modal agreed to increase the issued and paid-up capital of Rp 100,900,000,000
ditempatkan dan disetor dari Rp 100.900.000.000 (Seratus Miliar Sembilan (One Hundred Billion Nine Hundred Million Rupiah) to
Ratus Juta Rupiah) menjadi Rp107.700.000.000 (Seratus Tujuh Miliar Tujuh Rp107,700,000,000 (One Hundred and Seven Billion Seven Hundred
Ratus Juta Rupiah) dengan adanya saham yang ditawarkan kepada masyarakat Million Rupiah) with the existence of shares offered to the public as many
sebanyak 340.000.000 (Tiga Ratus Empat Puluh Juta) Saham dengan nominal as 340,000,000 (Three Hundred Forty Million) Shares with nominal Rp
Rp 6.800.000.000 (Enam Miliar Delapan Ratus Juta Rupiah). 6,800,000,000 (Six Billion Eight Hundred Million Rupiah).
Akta Pernyataan Keputusan Pemegang Saham tersebut telah memperoleh The Deed of Shareholders' Declaration has obtained the approval of the
persetujuan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Minister of Law and Human Rights of the Republic of Indonesia based on
berdasarkan Surat Keputusan No. AHU-AH.01.03-0264881 tanggal 13 Juli Decree No. AHU-AHU-AH.01.03-0264881 dated July 13, 2022.
2022.
23. KOMPONEN EKUITAS LAIN 23. OTHER EQUITY COMPONENTS
Rincian komponen ekuitas lain adalah sebagai berikut: The details of other equity components as follows:
31 Maret 2026/ 2025/
March 31, 2026 December 31, 2025
Akumulasi penghasilan Accumulated other
komprehensif lainnya: comprehensive income:
Saldo awal (77,959,822) (84,031,381) Beginning balance
Keuntungan (kerugian) aktuarial Actuarial gain (loss) of defined
atas program imbalan pasti - 7,784,050 benefit plan
Pajak penghasilan atas keuntungan Income tax of actuarial gain
(kerugian) aktuarial atas program (loss) of defined
imbalan pasti - (1,712,491) benefit plan
Saldo akhir (77,959,822) (77,959,822) Ending balance
24. SALDO LABA 24. RETAINED EARNINGS
Berdasarkan Akta Berita Acara Rapat Umum Pemegang Saham No. 07 tanggal Based on the Deed of Minutes of the General Meeting of Shareholders
27 Mei 2025 oleh Lucky Suryo Wicaksono, SH., M.KN, MH menyetujui No. 07 dated May 27, 2025 by Lucky Suryo Wicaksono, SH., M.KN, MH
pembagian dividen tunai sebesar Rp 5.057.828.025,- yang dibagikan kepada approved the distribution of cash dividends amounting to IDR
pemegang saham Perusahaan. 5.057.828.025,- which were distributed to the Company's shareholders.
Berdasarkan Akta Berita Acara Rapat Umum Pemegang Saham No. 09 tanggal Based on the Deed of Minutes of the General Meeting of Shareholders
26 Juni 2024 oleh Lucky Suryo Wicaksono, SH., M.KN, MH menyetujui No. 09 dated June 26 2024 by Lucky Suryo Wicaksono, SH., M.KN, MH
pembagian dividen tunai sebesar Rp 5.888.960.697,- yang dibagikan kepada approved the distribution of cash dividends amounting to IDR
pemegang saham Perusahaan. 5,888,960,697,- which were distributed to the Company's shareholders.
46
Page 50
PT SARASWANTI INDOLAND DEVELOPMENT Tbk. PT SARASWANTI INDOLAND DEVELOPMENT Tbk.
Catatan atas Laporan Keuangan Notes to the Financial Statements
Untuk periode yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2026 For the periode ended March 31, 2026
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Figures are presented in Rupiah, unless otherwise stated)
24. SALDO LABA (lanjutan) 24. RETAINED EARNINGS (continued)
Berdasarkan Akta No. 05 tanggal 31 Mei 2023 oleh Lucky Suryo Wicaksono, Based on Deed No. 05 dated May 31, 2023 by Lucky Suryo Wicaksono,
SH., M.KN, MH menyetujui pembagian dividen tunai sebesar Rp SH., M.KN, MH. Approved the distribution of cash dividends amounting
5.867.078.704,- yang dibagikan kepada pemegang saham Perusahaan. to Rp 5,867,078,704,- to be distributed to the Company's shareholders.
Berdasarkan Undang-Undang Perseroan Terbatas, Perusahaan wajib Under Indonesian Company Law, the Company is obliged to allocate a
menyisihkan jumlah tertentu dari laba bersih setiap tahun untuk cadangan certain amount from the net earnings of each accounting year to reserve
apabila Perusahaan mempunyai saldo laba positif. fund if the Company has a positive profit balance.
Saldo laba ditentukan penggunaannya atau dicadangkan milik Perusahaan The balance of the Company's appropriated retained earnings amounted
adalah sebesar Rp 3.000.000.000 berdasarkan Akta Berita Acara Rapat Umum to Rp 3,000,000,000 based on the Deed of Minutes of the General
Pemegang Saham No. 07 tanggal 27 Mei 2025 oleh Lucky Suryo Wicaksono, Meeting of Shareholders No. 07 dated May 27, 2025 by Lucky Suryo
SH., M.KN, MH. Wicaksono, SH., M.KN, MH
Saldo laba ditentukan penggunaannya atau dicadangkan milik Perusahaan The balance of the Company's appropriated retained earnings amounted
adalah sebesar Rp 6.300.000.000 berdasarkan Akta Berita Acara Rapat Umum to Rp 6,300,000,000 based on the Deed of Minutes of the General
Pemegang Saham No. 09 tanggal 26 Juni 2024 oleh Lucky Suryo Wicaksono, Meeting of Shareholders No. 09 dated June 26, 2024 by Lucky Suryo
SH., M.KN, MH. Wicaksono, SH., M.KN, MH
Saldo laba ditentukan penggunaannya atau dicadangkan milik Perusahaan The balance of the Company's appropriated retained earnings amounted
adalah sebesar Rp 3.000.000.000 berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan to Rp 3,000,000,000 based on the Deed of Decision of the Shareholders
Pemegang Saham PT Saraswanti Indoland Development nomor 5 (lima) of PT Saraswanti Indoland Development number 5 (five) dated December
tanggal 13 Desember 2021 yang dibuat di hadapan Notaris Gema Bismantaka, 13, 2021, drawn up before Notary Gema Bismantaka, SH, M.Kn, in
S.H, M.Kn, di Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur. Mojokerto Regency, East Java.
25. TAMBAHAN MODAL DISETOR - NETO 25. ADDITIONAL PAID-IN CAPITAL - NET
Rincian tambahan modal disetor adalah sebagai berikut: The details of additional paid-in capital as follows:
31 Maret 2026/ 2025/
March 31, 2026 December 31, 2025
Agio saham 61,204,416,230 61,204,416,230 Share premium
Biaya emisi saham (2,459,614,908) (2,459,614,908) Share issuance cost
jp -Selisih
bank mandiri
antara aset dan liabilitas Differences between tax amnesty
tax amnesty
pengampunan
- eq pajak 16,612,973,354 16,612,973,354 assets and liabilities
Jumlah 75,357,774,676 75,357,774,676 Total
Pada tanggal 30 Juni 2022, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menerbitkan Surat On June 30, 2022, the Financial Services Authority (OJK) issued a
Pemberitahuan Efektifnya Pernyataan Pendaftaran sehubungan dengan Penawaran Notification Letter on the Effectiveness of the Registration Statement in
Umum Saham Perdana Perusahaan sebanyak 340.000.000 lembar saham, sesuai connection with the Company's Initial Public Offering of 340,000,000
dengan surat Keputusan OJK No. S-110/D.04/2022 tanggal 30 Juni 2022. Pada shares, in accordance with OJK Decree No. S-110/D.04/2022 dated 30
tanggal 7 Juli 2022 Perusahaan mulai mencatatkan sahamnya di Bursa Efek June 2022. On 7 July 2022, the company began listing its shares on the
Indonesia dengan harga penawaran perdana sebesar Rp 200 (Rupiah penuh) per Indonesia Stock Exchange with an initial offering price of Rp 200 (full
saham. amount) per share.
Agio saham sebesar Rp 61.200.000.000 merupakan selisih antara harga perdana The agio stock of Rp 61,200,000,000 is the difference between the initial
pada saat penawaran umum kepada masyarakat pada tahun 2022, dibandingkan price at the time of the public offering to the public in 2022, compared to
dengan nilai nominalnya. the nominal value.
Penambahan agio saham pada tanggal 2024 dan 31 Desember 2023 sebesar Rp The additional agio stock amounting for as of December 31, 2024 and
2.300.000 dan Rp 2.116.230 adalah Waran Seri I, yaitu efek yang diterbitkan December 31, 2023 to Rp 2,300,000 and Rp 2,116,230 is Series I
Perusahaan yang memberikan hak kepada pemegangnya untuk memesan saham Warrants, namely securities issued by the Company which give the
biasa atas nama Perusahaan yang bernilai nominal Rp 20 (dua puluh Rupiah) setiap holder the right to subscribe for ordinary shares in the name of the
sahamnya dengan harga pelaksanaan sebesar Rp 250 (dua ratus lima puluh Rupiah). Company with a nominal value of Rp 20 (twenty Rupiah) per share with
an exercise price of Rp 250 (two hundred and fifty Rupiah).
Berdasarkan Surat Keterangan Pengampunan Pajak (SKPP) tanggal Based on the Tax Amnesty Certificate (SKPP) dated 30 September 2016
30 September 2016 dan Tanda Terima Pernyataan Harta antara tanggal and Asset Declaration Receipts between 30 September 2016, the
30 September 2016, Perusahaan mendeklarasikan kas dan bank, piutang, Company declared cash and bank, receivables, inventories, investments
persediaan, investasi dan aset tetap sebesar Rp 16.612.973.354 dan dicatat pada and fixed assets amounting to Rp 16,712,973,354 and recorded in the
masing-masing akun terkait. respective related accounts.
47
Page 51
PT SARASWANTI INDOLAND DEVELOPMENT Tbk. PT SARASWANTI INDOLAND DEVELOPMENT Tbk.
Catatan atas Laporan Keuangan Notes to the Financial Statements
Untuk periode yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2026 For the periode ended March 31, 2026
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Figures are presented in Rupiah, unless otherwise stated)
26. PERPAJAKAN 26. TAXATION
a. Pajak dibayar dimuka a. Prepaid taxes
31 Maret 2026/ 2025/
March 31, 2026 December 31, 2025
Bagian lancar: Current portion:
Pajak Penghasilan Badan: Corporate income tax:
Piutang keberatan
2016 (Catatan
pajak 27h) - - 2016 (Note 27h)
Piutang keberatan
2018 (Catatan
pajak 27h) 636,116,260 636,116,260 2018 (Note 27h)
Piutang keberatan
2019 (Catatan
pajak 27h) 4,811,903,904 4,811,903,904 2019 (Note 27h)
PPh Pasal
PPh
21Pasal
- pdd21 - 88,223,948 Income tax article 21
PPh Pasal
PPh
25Pasal
- pdd25 6,317,672,541 4,487,805,920 Income tax article 25
PPh Pasal
PPh
4 (2)
Pasal
- pdd
4 (2) 267,743,295 183,494,619 Income tax article 4 (2)
PPN Masukan
PPN Masukan 5,212,792,540 5,254,310,231 VAT-in
Subjumlah 17,246,228,540 15,461,854,882 Subtotal
Bagian tidak lancar: Non current portion:
Pajak Penghasilan Badan: Corporate income tax:
2016 (Catatan 27h) 2,362,264,267 - 2016 (Note 27h)
Jumlah 19,608,492,807 15,461,854,882 Total
26. PERPAJAKAN (lanjutan) 26. TAXATION (continued)
b. Utang pajak b. Taxes payable
31 Maret 2026/ 2025/
March 31, 2026 December 31, 2025
Pajak Hotel
Pajak
danHotel
Restoran
dan Restoran
(PB1) - utang
(PB1)pajak 618,562,953 1,507,111,307 Hotel and Restaurant Tax (PB1)
PPh Pasal
PPh
4 (2)
Pasal
- utang
4 (2)pajak 70,843,323 106,367,684 Income Tax Article 4 (2)
Pajak bumi
Pajak
bangunan
bumi dan - utang
bangunan
pajak 7,124,522 7,124,522 Property tax
PPh Pasal
PPh
23Pasal
- utang
23pajak 13,952,202 71,653,452 Income Tax Article 23
PPh Pasal
PPh
29Pasal
- utang
29pajak 4,994,859,540 4,714,523,000 Income Tax Article 29
PPh Pasal
PPh
21Pasal
- utang
21pajak 111,626,971 - Income Tax Article 21
Jumlah 5,816,969,511 8,926,671,438 Total
c. Beban pajak final c. Final tax expense
31 Maret 2026/ March 31, 2025/
March 31, 2026 March 31, 2025
Pajak Hotel
Bebandanpajak
Restoran
final (PB1) - utang pajak Final tax expense
Beban pajak final
Perusahaan
- lr 163,986,712 - Company
Jumlah 163,986,712 - Total
d. Manfaat (beban) pajak penghasilan d. Income tax benefit (expense)
31 Maret 2026/ March 31, 2025/
March 31, 2026 March 31, 2025
Pajak Hotel
Pajakdan
kini
Restoran
tahun berjalan
(PB1) - utang pajak (297,541,860) (7,209,474,580) Current tax
Koreksi periode lalu - (4,780,124) Previous period correction
Jumlah beban pajak kini (297,541,860) (7,214,254,704) Total current tax
Beban pajak
Pajaktangguhan
tangguhan- lr - 329,743,438 Deferred tax
Jumlah (297,541,860) (6,884,511,266) Total
e. Pajak kini e. Current tax
Rekonsiliasi antara laba sebelum beban pajak penghasilan sesuai laporan laba A reconciliation between income before income tax expense, as
rugi dan penghasilan komprehensif lain dengan penghasilan kena pajak shown in the statements of profit or loss and other comprehensive
Perusahaan untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal 31 March 2026 dan income, and estimated taxable income of the Company for the years
31 March 2025 adalah sebagai berikut : ended March 31, 2026 and March 31, 2025 are as follows :
48
Page 52
PT SARASWANTI INDOLAND DEVELOPMENT Tbk. PT SARASWANTI INDOLAND DEVELOPMENT Tbk.
Catatan atas Laporan Keuangan Notes to the Financial Statements
Untuk periode yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2026 For the periode ended March 31, 2026
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Figures are presented in Rupiah, unless otherwise stated)
26. PERPAJAKAN (lanjutan) 26. TAXATION (continued)
31 Maret 2026/ March 31, 2025/
March 31, 2026 March 31, 2025
Laba sebelum beban pajak Profit before income tax expense
penghasilan Perusahaan 3,455,498,162 708,351,008 of the Company
Penyesuaian untuk beban (pendapatan) Adjustment for expense (income)
yang bersifat final 2,103,034,859 (1,879,534,927) for final taxes
Laba sebelum pajak penghasilan tidak final 1,352,463,303 2,587,885,935 Profit before income tax expense non-final
Beda waktu: Time differences:
Beban penyusutan - 351,551,081 Depreciation expense
Taksiran laba kena pajak 1,352,463,303 2,939,437,016 Estimated taxable income
Dikurangi saldo akumulasi rugi fiskal - - Less of tax loss carry forward
Taksiran laba kena pajak Estimated taxable income
tahun berjalan 1,352,463,000 2,939,437,000 for current year
Taksiran pajak kini Perusahaan 297,541,860 646,676,140 Estimated current tax of the Company
The calculation of corporate income tax for the year ended
Perhitungan pajak penghasilan badan untuk tahun-tahun yang berakhir pada
March 31, 2026 and March 31, 2025 the above is a preliminary
tanggal 31 Maret 2026 dan 31 Maret 2025 di atas adalah suatu perhitungan
estimate made for accounting purposes and are subject to change at
sementara yang dibuat untuk tujuan akuntansi dan dapat berubah pada waktu
the time of the Company to submit the Notice (SPT) yearly.
Perusahaan menyampaikan Surat Pemberitahuan (SPT) tahunan.
f. Pajak tangguhan f. Deferred tax
Pengaruh pajak atas beda temporer antara pelaporan komersial dan pajak The tax effects of temporary differences between commercial and tax
adalah sebagai berikut: reporting are as follows:
31 Maret 2026 / March 31, 2026
Ditambahkan (dikreditkan) ke/
Added (credited) to
Saldo awal Laba Saldo akhir
1 Januari/ komprehensif 31 Maret/
Beginning lainnya/ Other Ending
Balance Laba rugi/ comprehensive balance
January 1 Profit or loss income March 31
Aset pajak tangguhan Deferred tax assets
Penyusutan aset tetap - - - - Accumulated fiscal loss
Liabilitas imbalan pasca kerja 82,931,666 - - 82,931,666 Fixed asset depreciation
Penurunan nilai piutang usaha 14,969,155 - - 14,969,155 Employee benefit liabilities
Jumlah 97,900,821 - - 97,900,821 Impairment of trade receivables
Total
31 Desember 2025 / Deceember 31, 2025
Ditambahkan (dikreditkan) ke/
Added (credited) to
Saldo awal Laba Saldo akhir
1 Januari/ komprehensif 31 Dsember/
Beginning lainnya/ Other Ending
Balance Laba rugi/ comprehensive Penyesuaian/ balance
January 1 Profit or loss income Adjustment December 31
Aset pajak tangguhan Deferred tax assets
Penyusutan aset tetap 2,784,284,557 - - (2,784,284,557) - Accumulated fiscal loss
Liabilitas imbalan pasca kerja 134,318,911 (49,674,754) (1,712,491) - 82,931,666 Fixed asset depreciation
Penurunan nilai piutang usaha 3,334,352 11,634,803 - - 14,969,155 Employee benefit liabilities
Jumlah 2,921,937,820 (38,039,951) (1,712,491) (2,784,284,557) 97,900,821 Impairment of trade receivables
Aset dan liabilitas pajak tangguhan per 31 Maret 2026 dan 31 Desember 2025 Deferred tax assets and liabilities as of March 31, 2026 and
telah dihitung dengan memperhitungkan tarif pajak yang diharapkan berlaku December 31, 2025 have been calculated taking into account the tax
pada saat realisasi, dan atas penyesuaian tarif pajak telah ditambahkan rates that are expected to apply at the time of realization, and the tax
(dikreditkan) pada laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lainnya. rate adjustments have been added (credited) to the statement of profit
or loss and other comprehensive income.
g. Pengampunan pajak g. Tax assessment letters
Pajak Penghasilan Badan - 2016 Corporate income tax - 2016
Pada tanggal 16 Maret 2021, Perusahaan mengajukan keberatan kepada On March 16, 2021, the Company submitted an objection to the
DJP, dan tanggal 13 Desember 2021, Perusahaan menerima Surat DGT. On December 13, 2021, the Company received the Decision
Keputusan Keberatan nomor KEP-00176/KEB/ WPJ.23/2021 yang Letter of Objection number KEP-00176/KEB/WPJ.23/2021 which
menolak keberatan Perusahaan dan menambah jumlah pajak yang masih rejected the Company's objection and increased the amount of tax
harus dibayar atas Masa Pajak 2016 menjadi Rp2.362.264.267. accrued for the 2016 Tax Period to Rp2,362,264,267.
49
Page 53
PT SARASWANTI INDOLAND DEVELOPMENT Tbk. PT SARASWANTI INDOLAND DEVELOPMENT Tbk.
Catatan atas Laporan Keuangan Notes to the Financial Statements
Untuk periode yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2026 For the periode ended March 31, 2026
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Figures are presented in Rupiah, unless otherwise stated)
26. PERPAJAKAN (lanjutan) 26. TAXATION (continued)
Pada tahun 2021, Perusahaan telah melakukan pembayaran sebagian In 2021, the Company has paid part of the SKPKB
SKPKB sebesar Rp1.591.379.565 yang dicatat pada akun pajak dibayar amounting to Rp1,591,379,565 which was recorded in the
dimuka. prepaid tax account.
Pada tanggal 8 Maret 2022, Perusahaan mengajukan banding atas SKPKB On March 8, 2022, the Company submitted an appeal against
nomor 00016/206/16/542/20 berdasarkan Surat nomor 036/DDTC- SKPKB No.00016/206/16/542/20 based on Letter number 036/DDTC-
LIT/III/2022 ke Pengadilan Pajak. DJP mengeluarkan Surat Uraian LIT/III/2022 to the Tax Court. The DGT issued a Letter of Appeal
Banding atas Pengajuan Banding terhadap Surat Keputusan Direktur Description of the Submission of an Appeal against the Director
Jenderal Pajak No.SUB-38/WPJ.23/2022 tanggal 24 Juni 2022 dengan General of Taxes Decree number
mengusulkan kepada Pengadilan Pajak untuk menolak permohonan SUB-38/WPJ.23/2022 dated June 24, 2022 by proposing to the Tax
banding Perusahaan dan mempertahankan Keputusan DJP nomor KEP- Court to reject the Company's appeal and defend the DGT Decision
00176/KEB/WPJ.23/ 2021. number
KEP-00176/KEB /WPJ.23/2021.
Pada tanggal 25 September 2025, Perusahaan mendapatkan putusan On September 25, 2025, the Company received a tax court ruling
pengadilan pajak dengan nomor PUT-002448.15/2022/PP/M.IVB Tahun number PUT-002448.15/2022/PP/
2025 dengan hasil keputusan menolak banding, sehingga Perusahaan M.IVB for 2025, which rejected the appeal, requiring the Company
harus membayar sisa PPh Kurang Bayar sebesar Rp770.884.702. to pay the remaining income tax underpayment of Rp770,884,702.
Pajak Penghasilan Badan - 2018 Corporate income tax - 2018
Pada tanggal 28 November 2023, Direktorat Jenderal Pajak (DJP) On November 28, 2023, the Directorate General of Taxes (DGT)
mengeluarkan Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar (SKPKB) nomor issued a Tax Underpayment Assessment Letter (SKPKB) number
00008/206/18/542/23 yang menyatakan 00008/206/18/542/23 stating that the Company underpaid taxes by
bahwa Perusahaan kurang membayar pajak sebesar Rp636.116.260 untuk Rp636,116,260 for the 2018 fiscal year, consisting of 2018
tahun fiskal 2018, yang terdiri atas PPh Badan 2018 dan sanksi Corporate Income Tax and administrative sanctions of
administrasi masing-masing sebesar Rp442.731.250 dan Rp193.385.010. Rp442,731,250 and Rp193,385,010, respectively. The Company has
Perusahaan telah melakukan pembayaran SKPKB sebesar Rp636.116.260 paid the SKPKB of Rp636,116,260 on February 22, 2024, which was
di tanggal 22 Februari 2024 yang dicatat pada akun pajak dibayar dimuka. recorded in the prepaid tax account.
Pada tanggal 23 Februari 2024, Perusahaan mengajukan keberatan kepada On February 23, 2024, the Company filed an objection to the DGT.
DJP. Tetapi Pengajuan Keberatan tersebut ditolak dengan However, the Objection Submission was rejected with the issuance of
dikeluarkannya Surat Keputusan Keberatan nomor KEP- Objection Decision Letter number KEP-00057/KEB/PJ/WPJ.23/2024
00057/KEB/PJ/WPJ.23/2024 tanggal 22 November 2024. Pada tanggal 18 dated November 22, 2024. On February 18, 2025, the Company filed
Februari 2025, Perusahaan mengajukan banding atas SKPKB nomor an appeal against SKPKB number 00008/206/18/542/23 based on
00008/206/18/542/23 berdasarkan Surat nomor 007/KEU/SWID/II/2025 Letter number 007/KEU/SWID/II/2025 to the Tax Court. As of the
ke Pengadilan Pajak. Sampai dengan tanggal pemeriksaan, belum ada audit date, there has been no response to the Appeal Submission
jawaban atas Pengajuan Banding dari Pengadilan. from the Court.
Pajak Penghasilan Badan - 2019 Corporate income tax – 2019
Pada tanggal 11 September 2024, Direktorat Jenderal Pajak (DJP) On September 11, 2024, the Directorate General of Taxes (DGT)
mengeluarkan Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar (SKPKB) nomor issued a Tax Underpayment Assessment Letter (SKPKB) number
00006/206/19/542/24 yang menyatakan bahwa Perusahaan kurang 00006/206/19/542/24 stating that the Company underpaid taxes by
membayar pajak sebesar Rp4.811.903.904 untuk tahun fiskal 2019. Rp4,811,903,904 for the 2019 fiscal year. The Company has made a
Perusahaan telah melakukan pembayaran SKPKB sebesar payment of the SKPKB of Rp4,811,903,904 on
Rp4.811.903.904 di tanggal 9 Desember 2024 yang dicatat pada akun December 9, 2024 which was recorded in the prepaid tax account
pajak dibayar dimuka dan ditanggal yang sama, Perusahaan mengajukan and on the same date, the Company filed an objection to the DGT. As
keberatan kepada DJP. Sampai dengan tanggal pemeriksaan, belum ada of the audit date, there has been no response to the Objection
jawaban atas Pengajuan Keberatan dari DJP. Submission from the DGT.
h. Administrasi h. Administration
Berdasarkan peraturan perpajakan Indonesia, Perusahaan menghitung, Under the taxation laws of Indonesia, the Company submit tax return
menetapkan dan membayar secara sendiri pajak penghasilannya (self- on the basis of self assessment. The Directorate General of Taxation
assessment ). Direktorat Jenderal Pajak (DJP) dapat menetapkan atau (DGT) may assess or amend taxes within five years of the time the
mengubah liabilitas pajak dalam batas waktu lima tahun sejak saat tax becomes due.
terutangnya pajak.
50
Page 54
PT SARASWANTI INDOLAND DEVELOPMENT Tbk. PT SARASWANTI INDOLAND DEVELOPMENT Tbk.
Catatan atas Laporan Keuangan Notes to the Financial Statements
Untuk periode yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2026 For the periode ended March 31, 2026
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Figures are presented in Rupiah, unless otherwise stated)
27. PENDAPATAN USAHA 27. REVENUES
Rincian pendapatan usaha adalah sebagai berikut: The details of revenues are as follows:
31 Maret 2026/ March 31, 2025/
March 31, 2026 March 31, 2025
Penjualan apartemen dan vila Sales of apartments and villa
Pendapatan
The Yudhistira
Properti - Yudhistira - - The Yudhistira
Pendapatan
Arjuna Properti - Arjuna 6,559,468,468 - Arjuna
Pendapatan
Banyu Bening
Properti - Banyu Bening - - Banyu Bening
Subjumlah 6,559,468,468 - Subtotal
Jasa perhotelan Revenue from hotel services
Pendapatan
The AlanaHotel
HotelAlana
- Yogyakarta 16,670,245,030 15,754,690,786 The Alana Hotel - Yogyakarta
Pendapatan
Innside Hotel
Hotel- Innside
Yogyakarta 5,360,254,111 5,309,590,329 Innside Hotel - Yogyakarta
Subjumlah 22,030,499,141 21,064,281,115 Subtotal
Jumlah pendapatan usaha 28,589,967,609 21,064,281,115 Total revenues
Pada tahun 31 Maret 2026 dan 31 Maret 2025, tidak ada pelanggan yang nilai In March 31, 2026 and March 31, 2025 , there were no customers whose
penjualannya lebih dari 10% dari total pendapatan usaha. sales value was more than 10% of total revenues.
28. BEBAN POKOK PENDAPATAN 28. COST OF REVENUES
Rincian beban pokok pendapatan adalah sebagai berikut: The details of cost of revenues are as follows:
31 Maret 2026/ March 31, 2025/
March 31, 2026 March 31, 2025
Apartemen dan villa Apartments and villa
BPPThe
- Yudhistira
Yudhistira - - The Yudhistira
BPPArjuna
- Arjuna 2,381,683,492 - Arjuna
BPPBanyu
- Banyubening
Bening - - Banyu Bening
Subjumlah 2,381,683,492 - Subtotal
Jasa perhotelan Hotel services
BPPThe
- Hotel
AlanaAlana
Hotel - Yogyakarta 6,543,882,862 5,842,583,956 The Alana Hotel - Yogyakarta
BPPInnside
- HotelHotel
Innside
- Yogyakarta 2,195,485,762 2,190,008,714 Innside Hotel - Yogyakarta
Subjumlah 8,739,368,624 8,032,592,670 Subtotal
Jumlah beban pokok pendapatan 11,121,052,116 8,032,592,670 Total cost of revenues
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Maret 2026 dan 31 Maret For the years ended March 31, 2026 and March 31, 2025, no purchases
2025, tidak terdapat pembelian dari satu pemasok yang nilainya melebihi 10% dari exceeding 10% of the total cost of revenues were made from any single
total beban pokok pendapatan. supplier.
29. BEBAN PENJUALAN 29. SELLING EXPENSES
Rincian beban penjualan adalah sebagai berikut: The details of selling expenses are as follows:
31 Maret 2026/ March 31, 2025/
March 31, 2026 March 31, 2025
GajiGaji
dandantunjangan
tunjangan
- bpen 633,931,998 596,352,796 Salaries and allowances
Komisi
Komisipenjualan
penjualan
- bpen 168,505,766 182,805,898 Sales commission
Promosi
Promosi- bpen 468,306,357 259,934,955 Promotion
Iklan
Iklan
- bpen 206,965,010 173,267,065 Advertisement
Event
Event
dandanpameran
pameran
- bpen 141,825,898 43,637,158 Events and exhibitions
Transportasi
Transportasi- bpen 33,613,541 62,876,574 Transportation
Lainnya
Lain-lain
- bpen 98,612,251 71,716,715 Others
Jumlah beban penjualan 1,751,760,821 1,390,591,161 Total selling expenses
51
Page 55
PT SARASWANTI INDOLAND DEVELOPMENT Tbk. PT SARASWANTI INDOLAND DEVELOPMENT Tbk.
Catatan atas Laporan Keuangan Notes to the Financial Statements
Untuk periode yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2026 For the periode ended March 31, 2026
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Figures are presented in Rupiah, unless otherwise stated)
30. BEBAN UMUM DAN ADMINISTRASI 30. GENERAL AND ADMINISTRATIVE EXPENSES
Rincian beban umum dan administrasi adalah sebagai berikut: The details of general and administrative expenses are as follows:
31 Maret 2026/ March 31, 2025/
March 31, 2026 March 31, 2025
GajiGaji
dandan
tunjangan
tunjangan- bua 3,211,660,868 3,010,281,526 Salaries and allowances
Penyusutan
Penyusutan (catatan)
(Catatan - bua
11) 1,984,323,604 2,027,472,463 Depreciation (Note 11)
Listrik,
Listrik,
air,air,
telepon
telepon- bua 1,785,048,641 1,716,371,876 Electricity, water, telephone
Manajemen
Manajemen fee dan
- buastrategi 581,288,075 482,232,229 Management and strategy
Pemeliharaan
Pemeliharaan dandanperbaikan
perbaikan
- bua 685,522,419 698,121,666 Maintenance and repair
JasaJasa
pihak
pihak
ketiga
ketiga
- bua 149,902,637 122,494,979 Third party services
Asuransi
Asuransi
- bua 154,318,824 158,795,254 Insurance
Sumbangan
Sumbangan dandanentertainment
entertainment- bua 137,992,993 129,101,022 Donations and entertainment
Administrasi
Administrasi kantor
kantor
- bua 146,827,752 137,317,573 Office administration
Pajak
Pajak
- bua
Bumi dan Bangunan - 633,075 Property taxes
Teknologi
Teknologiinformasi
informasi - bua 264,512,653 241,411,282 Information Technology
Transportasi
Transportasi dandanperjalanan
perjalanan
- bua 60,470,962 69,775,093 Transportation and travel
Amortisasi
Amortisasi- bua(Catatan 12 dan 13) 36,387,438 19,686,477 Amortization (Note 12 and 13)
Keamanan
Keamanan - bua 5,000,000 14,300,000 Security
Lain-lain
Lain-lain
- bua 130,369,005 82,539,798 Others
Jumlah beban umum dan administrasi 9,333,625,871 40,943,396,234 Total general and administrative expenses
31. PENDAPATAN (BEBAN) LAIN-LAIN 31. OTHER INCOME (EXPENSES)
Akun ini terdiri dari: This account consist of:
a. Pendapatan lain-lain a. Other income
31 Maret 2026/ March 31, 2025/
March 31, 2026 March 31, 2025
Pendapatan
Sewasewa - pll - 59,131,532 Rent
Lain-lainLain-lain
- pll - - Others
Jumlah pendapatan lain-lain - 59,131,532 Total other income
b. Beban lain-lain b. Other expenses
31 Maret 2026/ March 31, 2025/
March 31, 2026 March 31, 2025
Pembayaran
Pembayaran
kepada unit
kepada
pemilik
unit -pemilik
ll 2,004,347,030 501,958,596 Payment to unit owner
Penyisihan
Penyisihan
penggantian
penggantian
peralatanperalatan
dan perabot - ll Reserve for replacement of
Penyisihan penggantian
dan perabotperalatan dan perabot - ll 418,760,301 759,942,492 furniture and equipment
Penyisihan
Penyisihan
penurunan
penurunan
nilai piutang
nilai -piutang
ll (Catatan 5) - - Provision for impairment of receivables (Note 5)
lain-lainLain-lain
- ll - - Others
Jumlah beban lain-lain 2,423,107,331 1,261,901,088 Total other expenses
Pembayaran kepada unit pemilik merupakan beban atas pembagian keuntungan Payments to unit owners represent the cost of sharing the profits of the
kepemilikan kondotel di Graha Indoland dan Mataram City, dimana condotel ownership in Graha Indoland and Mataram City, where the
Perusahaan melakukan pengelolaan atas unit kondotel yang dimiliki oleh Company manages the condotel units owned by the unit owners.
pemilik unit.
32. LABA PER SAHAM 32. EARNINGS PER SHARE
Berikut ini adalah data yang digunakan sebagai dasar untuk perhitungan laba per The computation of earnings per share is based on the following data:
saham dasar:
31 Maret 2026/ March 31, 2025/
March 31, 2026 March 31, 2025
Laba tahun berjalan yang digunakan Profit for the year used in the
untuk perhitungan laba per saham dasar 3,175,161,622 61,674,868 calculation of basic earnings per share
Jumlah lembar saham dasar yang Number of basic shares
beredar 5,385,019,201 5,385,019,201 authorized
Laba bersih per saham dasar 0.59 0.01 Basic earnings per shares
Pada tanggal 31 Maret 2026 dan 31 Maret 2025, Perusahaan tidak memiliki As of March 31, 2026 and March 31, 2025, the Company has no
instrumen yang berpotensi menjadi saham biasa yang bersifat dilutif. instruments with potentially dilutive ordinary shares.
52
Page 56
PT SARASWANTI INDOLAND DEVELOPMENT Tbk. PT SARASWANTI INDOLAND DEVELOPMENT Tbk.
Catatan atas Laporan Keuangan Notes to the Financial Statements
Untuk periode yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2026 For the periode ended March 31, 2026
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Figures are presented in Rupiah, unless otherwise stated)
33. SIFAT, SALDO AKUN DAN TRANSAKSI DENGAN 33. NATURE, BALANCE AND TRANSACTIONS WITH
PIHAK-PIHAK BERELASI RELATED PARTIES
Rincian pihak berelasi, hubungan dengan Perusahaan, dan sifat saldo akun / The details of related parties, relationship with the Company and nature
transaksi adalah sebagai berikut: of transactions are as follows:
No. Pihak-pihak berelasi/ Hubungan/ Sifat saldo akun dan transaksi/
Related parties RelationshipNature of account and transaction
1. PT Saraswanti Utama Pemegang saham/ Modal saham dan utang lain-lain/
Shareholders Share capital and other payable
2. Bogat Agus Riyono Pemegang saham/ Modal saham/
Shareholders Share capital
3. Umar Rahmadhani Pemegang saham/ Modal saham/
Shareholders Share capital
4. Hari Gunawan Lianto Pemegang saham/ Modal saham/
Shareholders Share capital
5. H. Ulya Abdillah Pemegang saham/ Modal saham/
Shareholders Share capital
6. Nadia Citranti Andarini Pemegang saham/ Modal saham/
Shareholders Share capital
7. PT Dupan Anugerah Lestari Perusahaan afiliasi/ Jaminan Perusahaan/
Affiliated Company Corporate guarantee
8. Ir. YN. Hari Hardono Personil/manajemen kunci/ Jaminan pribadi/
Personnel/ key management Personal guarantee
9. Ir. Yahya Taufik Personil/manajemen kunci/ -
Dalam kegiatan usahanya, Perusahaan melakukan transaksi dengan pihak berelasi, In its business, the Company entered into transactions with related
antara lain sebagai berikut: parties among others as follows:
a. Pemberian jaminan pribadi a. Personal guarantee
YN Hari Hardono memberikan jaminan pribadi atas utang bank yang YN Hari Hardono provided personal guarantees for the bank loan
diperoleh Perusahaan dari PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (Catatan 21). obtained from PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (Note 21).
b. Jaminan Perusahaan b. Corporate guarantee
PT Dupan Anugerah Lestari memberikan jaminan Perusahaan atas utang PT Dupan Anugerah Lestari provided corporate guarantees for
bank yang diperoleh Perusahaan dari PT Bank Mandiri (Persero) Tbk the bank loan obtained from PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
(Catatan 21). (Note 21).
c. Transaksi Penjualan kepada Pihak Berelasi c. Sales Transactions to Related Parties
Seluruh transaksi dilakukan secara tunai. Transaksi dilakukan dengan All transactions are conducted in cash. Transactions are
harga pasar sebagaimana yang berlaku kepada pihak ketiga. Tidak terdapat conducted at market prices as applicable to third parties. There
kebijakan harga khusus atau perlakuan istimewa lainnya. are no special pricing policies or other preferential treatment.
Pada tanggal 31 Maret 2026, tidak terdapat saldo piutang usaha maupun As of March 31, 2026, there were no outstanding accounts
kewajiban lainnya kepada pihak berelasi terkait transaksi ini. receivable or other liabilities to related parties related to this
transaction.
53
Page 57
PT SARASWANTI INDOLAND DEVELOPMENT Tbk. PT SARASWANTI INDOLAND DEVELOPMENT Tbk.
Catatan atas Laporan Keuangan Notes to the Financial Statements
Untuk periode yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2026 For the periode ended March 31, 2026
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Figures are presented in Rupiah, unless otherwise stated)
33. SIFAT, SALDO AKUN DAN TRANSAKSI DENGAN 33. NATURE, BALANCE AND TRANSACTIONS WITH
PIHAK-PIHAK BERELASI (lanjutan) RELATED PARTIES (continued)
d. Gaji dan tunjangan kepada Dewan Komisaris dan Direksi d. Salaries and benefits to the Board of Commissioner and Directors
Jumlah gaji dan tunjangan lainnya yang diberikan kepada Dewan The total salary and other allowances provided to the Board of
Komisaris dan Direksi Perusahaan untuk yang berakhir pada tanggal 31 Commissioners and Directors of the Company for the years ended
Maret 2026 dan 31 Desember 2025, masing-masing sebesar March 31, 2026 and December 31, 2025 amounted to
Rp664.214.235 Rp dan Rp 2.289.053.830 Rp664,214,235 and Rp 2,289,053,830 respectively.
34. TUJUAN DAN KEBIJAKAN RISIKO MANAJEMEN 34. FINANCIAL RISK MANAGEMENT OBJECTIVE
KEUANGAN AND POLICIES
Dalam aktivitas usahanya sehari-hari, Perusahaan dihadapkan pada berbagai risiko. In their daily business activities, the Company and its subsidiary is
Risiko utama yang dihadapi Perusahaan yang timbul dari instrumen keuangan exposed to risks. The main risks facing by the Company and its
adalah risiko kredit, risiko pasar (yaitu tingkat suku bunga dan risiko harga subsidiary arising from their financial instruments are credit risk, market
komoditas), dan risiko likuiditas. risk (i.e. interest rate risk and commodity price risk) and liquidity risk.
Fungsi utama dari manajemen risiko Perusahaan adalah untuk mengidentifikasi The core function of the Company and its subsidiary‟s risk management
seluruh risiko kunci, mengukur risiko-risiko ini dan mengelola posisi risiko sesuai is to identify all key risks for the Company and its subsidiary, measure
dengan kebijakan Perusahaan. Perusahaan secara rutin menelaah kebijakan dan these risks and manage the risk positions in accordance with its policies.
sistem manajemen risiko untuk menyesuaikan dengan perubahan di pasar, produk The Company and its subsidiary regularly reviews their risk management
dan praktek pasar terbaik. policies and systems to reflect changes in markets, products and best
market practice.
Perusahaan menggunakan berbagai metode untuk mengukur risiko yang The Company uses various methods to measure risk to which it is
dihadapinya. Metode ini meliputi analisis sensitivitas untuk risiko tingkat suku exposed. These methods include sensitivity analysis in the case of interest
bunga, nilai tukar dan risiko harga lainnya, analisis umur piutang untuk risiko rate, foreign exchange and other price risks, aging analysis for credit
kredit. risk.
Risiko pasar Market risks
Risiko pasar adalah risiko dimana nilai wajar dari arus kas masa depan dari suatu Market risk is the risks that the fair value of future cash flows of a
instrumen keuangan akan berfluktuasi karena perubahan harga pasar. Perusahaan financial instrument will fluctuate because of changes in market prices.
dipengaruhi oleh risiko pasar, terutama risiko tingkat suku bunga dan risiko harga The Company is exposed to market risks, in particular, interest rate risk,
komoditas. foreign exchange rate risk, commodity price risk and stock price risk.
Risiko tingkat suku bunga Interest rate risk
Risiko tingkat suku bunga Perusahaan terutama timbul dari pinjaman untuk tujuan The Company interest rate risk mainly arises from loans for working
modal kerja dan investasi. Pinjaman pada berbagai tingkat suku bunga variabel capital and investment. Loans at variable interest rates exposed the
menyebabkan Perusahaan memiliki risiko terhadap nilai wajar risiko tingkat suku Company to fair value interest rate risk.
bunga.
Analisis sensitivitas untuk risiko tingkat suku bunga Sensitivity analysis for interest rate risk
Pada tanggal 31 December 2025 dan 2024, jika tingkat suku bunga pinjaman As of December 31, 2025 and December 31, 2024, had the interest rate
meningkat/menurun sebesar 50 basis poin dengan semua variabel konstan, laba of the loans been 50 basis points higher/lower with all other variables
sebelum manfaat pajak untuk tahun yang berakhir pada tanggal tersebut akan held constant, profit before tax benefit for the year then ended would
menjadi lebih rendah/tinggi masing-masing sebesar Rp 86.070.600 dan Rp have been Rp 86,070,600 and Rp 237,024,332, lower/higher
237.024.332, terutama sebagai akibat kenaikan/penurunan biaya bunga atas respectively, mainly as a result of higher/lower interest expense on loans
pinjaman dengan tingkat bunga mengambang. with floating interest rates.
Risiko harga komoditas Commodity price risk
Dampak risiko harga komoditas yang dihadapi Perusahaan terutama sehubungan The Company exposure to commodity price risk relates primarily to the
dengan penggunaan bahan baku utama bangunan seperti besi, baja, cat, dan semen. purchase of major building materials, such as iron, steel, paint and
Sebelum hal tersebut terjadi, Perusahaan mengantisipasi untuk membuat kontrak cement. Before this happens, the Company enters into contracts with
dengan kontraktor terkait yang mengikat harga, kuantitas dan tahun pengiriman their suppliers that bind them to a fixed price, quantity and year of
sesuai kebutuhan Perusahaan. delivery based on the needs of the Company.
Kebijakan Perusahaan untuk meminimalkan risiko yang berasal dari fluktuasi harga The Company policy is to minimize the risks arising from the fluctuations
komoditas adalah dengan menjaga tingkat kestabilan biaya pembangunan. in commodity prices by maintaining the stability level of development
costs.
54
Page 58
PT SARASWANTI INDOLAND DEVELOPMENT Tbk. PT SARASWANTI INDOLAND DEVELOPMENT Tbk.
Catatan atas Laporan Keuangan Notes to the Financial Statements
Untuk periode yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2026 For the periode ended March 31, 2026
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Figures are presented in Rupiah, unless otherwise stated)
34. TUJUAN DAN KEBIJAKAN RISIKO MANAJEMEN 34. FINANCIAL RISK MANAGEMENT OBJECTIVE
KEUANGAN (lanjutan) AND POLICIES (continued)
Risiko kredit Credit risk
Risiko kredit adalah risiko dimana salah satu pihak atas instrumen keuangan akan Credit risk is the risk that one party to a financial instrument will fail to
gagal memenuhi kewajibannya dan menyebabkan pihak lain mengalami kerugian discharge its obligation and will result in a financial loss to the other
keuangan. Risiko kredit yang dihadapi Perusahaan berasal dari kegiatan operasi party. the Company is exposed to credit risk from its operating activities
(terutama dari piutang usaha kepada pihak ketiga) dan dari kegiatan pendanaan (primarily for trade receivables from third parties) and from its financing
termasuk rekening bank dan deposito berjangka. activities, including cash in banks and time deposits.
Risiko kredit (lanjutan) Credit risk (continued)
Eksposur risiko kredit Perusahaan terutama adalah dalam mengelola piutang The Company exposure to credit risk arises primarily from managing its
dagang. Perusahaan melakukan pengawasan kolektibilitas piutang sehingga dapat trade receivables. the Company monitors its receivables so that these are
diterima penagihannya secara tepat waktu dan juga melakukan penelaahan atas collected in a timely manner and conducts reviews of individual customer
masing-masing piutang pelanggan secara berkala untuk menilai potensi timbulnya accounts on a regular basis to assess the potential for uncollectibility.
kegagalan penagihan dan membentuk pencadangan berdasarkan hasil penelaahan
tersebut.
Pelanggan yang membeli produk real estat dengan cara angsuran diikat dengan Customers who purchase real estate inventory on installment are bound
klausul legal didalam kontrak pembelian dan diminta untuk mengagunkan produk by legal clauses in their purchase contracts and are required to
yang dibeli atas kewajiban yang tersisa dari harga pembelian. Sebagai tambahan, collateralize the product purchased for the remaining obligation for the
atas keterlambatan pembayaran dari konsumen/pelanggan, maka Perusahaan akan purchase price. In addition, the Company charges penalties to customers
mengenakan denda. for late payments.
Risiko kredit berasal dari saldo pada bank dikelola dengan menempatkan kelebihan Credit risk from balances in banks is managed by placing investments of
dana hanya pada bank dengan peringkat kredit yang tinggi. surplus funds only in banks with high credit ratings.
Eksposur Perusahaan terhadap risiko kredit pada aset keuangan muncul dari The Company' exposure to credit risk in financial assets arises from the
kelalaian pihak ketiga dengan maksimal eksposur sama dengan nilai instrumen negligence of third parties with a maximum exposure equal to the value
tercatat dengan tabel analisis aset keuangan sebagai berikut: of the recorded instrument with the financial asset analysis table as
follows:
31 Maret 2026 /
March 31, 2026
Belum jatuh Telah jatuh Telah jatuh
tempo atau tempo tetapi tempo dan
tidak mengalami belum mengalami mengalami
penurunan nilai/ penurunan nilai/ penurunan nilai/
Neither past due Past due but Past due Jumlah/
nor impairment not impaired and impaired Total
Kas dan bank 9,759,472,774 - - 9,759,472,774 Cash and banks
Piutang usaha - pihak ketiga 1,672,676,396 - 442,776,568 2,115,452,964 Trade receivables - third parties
Piutang lain-lain - pihak ketiga 40,873,031 - - 40,873,031 Other receivables - third parties
Jumlah 11,473,022,201 - 442,776,568 11,915,798,769 Total
31 Desember 2025 /
December 31, 2025
Belum jatuh Telah jatuh Telah jatuh
tempo atau tempo tetapi tempo dan
tidak mengalami belum mengalami mengalami
penurunan nilai/ penurunan nilai/ penurunan nilai/
Neither past due Past due but Past due Jumlah/
nor impairment not impaired and impaired Total
Kas dan bank 8,828,114,814 - - 8,828,114,814 Cash and banks
Piutang usaha - pihak ketiga 3,048,728,038 - 442,776,568 3,491,504,606 Trade receivables - third parties
Piutang lain-lain - pihak ketiga 53,665,269 - - 53,665,269 Other receivables - third parties
Jumlah 11,930,508,121 - 442,776,568 12,373,284,689 Total
Risiko likuiditas Liquidity risk
Risiko likuiditas didefinisikan sebagai risiko saat posisi arus kas Perusahaan Liquidity risk is defined as the risk when the cash flow position of the
menunjukkan bahwa penerimaan jangka pendek tidak cukup menutupi Company indicates that the short-term revenue is not enough to cover the
pengeluaran jangka pendek. short-term expenditure.
Kebutuhan likuiditas Perusahaan secara historis timbul dari kebutuhan untuk The Company liquidity requirements have historically arisen from the
membiayai investasi dan pengeluaran barang modal terkait dengan program need to finance investments and capital expenditures related to the
perluasan usaha. Perusahaan membutuhkan modal kerja yang substansial untuk expansion of the business. the Company business requires substantial
membangun proyek-proyek baru dan untuk mendanai operasional. capital to construct new projects and to fund operations.
55
Page 59
PT SARASWANTI INDOLAND DEVELOPMENT Tbk. PT SARASWANTI INDOLAND DEVELOPMENT Tbk.
Catatan atas Laporan Keuangan Notes to the Financial Statements
Untuk periode yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2026 For the periode ended March 31, 2026
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Figures are presented in Rupiah, unless otherwise stated)
34. TUJUAN DAN KEBIJAKAN RISIKO MANAJEMEN 34. FINANCIAL RISK MANAGEMENT OBJECTIVE
KEUANGAN (lanjutan) AND POLICIES (continued)
Risiko likuiditas (lanjutan) Liquidity risk (continued)
Dalam mengelola risiko likuiditas, Kelompok Usaha memantau dan menjaga In the management of liquidity risk, the Company monitors and
tingkat kas yang dianggap memadai untuk membiayai operasional Perusahaan maintains a level of cash deemed adequate to finance the Company
dan untuk mengatasi dampak dari fluktuasi arus kas. Perusahaan juga secara operations and to mitigate the effects of fluctuations in cash flows. the
rutin mengevaluasi proyeksi arus kas dan arus kas aktual, termasuk jadwal Company also regularly evaluates the projected and actual cash flows,
jatuh tempo utang bank mereka, dan terus menelaah kondisi pasar keuangan including its loan maturity profiles, and continuously assesses conditions
untuk memelihara fleksibilitas pendanaan dengan cara menjaga ketersediaan in the financial markets to maintain flexibility in funding by keeping
komitmen fasilitas kredit. committed credit facilities available.
Tabel di bawah merupakan profil jatuh tempo liabilitas keuangan Perusahaan The tables below summarize the maturity profile of the Company
berdasarkan pembayaran kontraktual yang tidak terdiskonto pada tanggal financial liabilities based on undiscounted contractual payment as of
31 Maret 2026 dan 31 Desember 2025 : March 31, 2026 and December 31, 2025 :
31 March 2026 / March 31, 2026
Di bawah Lebih dari
1 tahun/ 1 - 2 tahun / 3 - 5 tahun / 5 tahun/ Jumlah/
Below 1 year 1 - 2 years 3 - 5 years Over 5 years Total
Utang usaha pihak ketiga/
Trade payables - third parties 25,380,667,344 - - - 25,380,667,344
Utang lain-lain/
Other payables 10,148,418,286 - - - 10,148,418,286
Beban akrual/
Accrued expenses 2,236,059,703 - - - 2,236,059,703
Pinjaman bank/
Bank loan 26,350,000,001 78,350,000,000 64,300,000,000 - 169,000,000,001
Liabilitas sewa/
Lease liabilities 142,200,000 265,955,095 91,514,720 - 499,669,815
Total 64,257,345,334 78,615,955,095 64,391,514,720 - 207,264,815,149
31 Desember 2025 / December 31, 2025
Di bawah Lebih dari
1 tahun/ 1 - 2 tahun / 3 - 5 tahun / 5 tahun/ Jumlah/
Below 1 year 1 - 2 years 3 - 5 years Over 5 years Total
Utang usaha pihak ketiga/
Trade payables - third parties 27,923,183,655 - - - 27,923,183,655
Utang lain-lain/
Other payables 8,950,796,625 - - - 8,950,796,625
Beban akrual/
Accrued expenses 4,855,938,940 - - - 4,855,938,940
Pinjaman bank/
Bank loan 34,300,000,001 63,850,000,000 64,300,000,000 - 162,450,000,001
Liabilitas sewa/
Lease liabilities 209,598,000 260,975,249 91,514,720 - 562,087,969
Total 76,239,517,221 64,110,975,249 64,391,514,720 - 204,742,007,190
Manajemen permodalan Capital management
Tujuan utama pengelolaan modal Perusahaan adalah untuk memastikan The primary objective of capital management of the Company is to
pemeliharaan peringkat kredit yang tinggi dan rasio modal yang sehat untuk ensure the maintenance of strong credit rating and healthy capital ratios
mendukung usaha dan memaksimalkan imbalan bagi pemegang saham. to support the business and to maximize return for
shareholders.
Manajemen Perusahaan mengelola struktur permodalan dan melakukan The Company manages its capital structure and makes adjustments to it,
penyesuaian, berdasarkan perubahan kondisi ekonomi. Untuk memelihara dan in light of changes in economic conditions. To maintain or adjust the
menyesuaikan struktur permodalan, Perusahaan dapat memilih menyesuaikan capital structure, the Company may adjust the dividend payment to
pembayaran dividen kepada pemegang saham. Tidak ada perubahan yang shareholders. No changes were made in the objectives, policies or
dibuat dalam tujuan, kebijakan, atau proses selama periode yang disajikan. processes during the periods presented.
Kebijakan Perusahaan adalah untuk menjaga rasio modal yang sehat dalam The Company's policy is to maintain a healthy capital structure in order
rangka untuk mengamankan pembiayaan pada biaya yang wajar. to secure access to finance at a reasonable cost.
56
Page 60
PT SARASWANTI INDOLAND DEVELOPMENT Tbk. PT SARASWANTI INDOLAND DEVELOPMENT Tbk.
Catatan atas Laporan Keuangan Notes to the Financial Statements
Untuk periode yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2026 For the periode ended March 31, 2026
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Figures are presented in Rupiah, unless otherwise stated)
34. TUJUAN DAN KEBIJAKAN RISIKO MANAJEMEN 34. FINANCIAL RISK MANAGEMENT OBJECTIVE
KEUANGAN (lanjutan) AND POLICIES (continued)
Manajemen permodalan (lanjutan) Capital management (continued)
Sebagaimana praktik yang berlaku umum, Perusahaan mengevaluasi struktur As generally accepted practice, the Company evaluates its capital
permodalan melalui rasio utang terhadap modal (gearing ratio) yang dihitung structure through debt-to-equity ratio (gearing ratio), which is calculated
melalui pembagian antara utang bersih dengan modal. Utang bersih adalah as net liabilities divided by total capital. Net liabilities is total liabilities
jumlah liabilitas sebagaimana disajikan di dalam laporan posisi keuangan as presented in the statement of financial position less cash and cash
dikurangi dengan jumlah kas dan setara kas. Sedangkan modal meliputi equivalents. Whereas, total equity is all components of equity in the
seluruh komponen ekuitas dalam laporan posisi keuangan. Pada tanggal 31 statements of financial position. As of March 31, 2026 and December 31,
Maret 2026 dan 31 Desember 2025, perhitungan rasio adalah sebagai berikut: 2025 the ratio calculation are as follows:
31 Maret 2026/ 2024/
March 31, 2026 December 31, 2024
Jumlah liabilitas 232,489,203,599 228,891,416,585 Total liabilities
Dikurangi kas dan bank 9,759,472,774 8,828,114,814 Less cash and bank
Liabilitas bersih 222,729,730,825 220,063,301,771 Net liabilities
Jumlah ekuitas 278,412,927,948 275,237,766,326 Total equity
Rasio utang terhadap ekuitas 0.80 0.80 Debt-to-equity ratio
35. NILAI WAJAR INSTRUMEN KEUANGAN 35. FAIR VALUE OF FINANCIAL INSTRUMENTS
Tabel di bawah ini adalah perbandingan nilai tercatat dan nilai wajar dari The table below is a comparison by class of the carrying amounts and
instrumen keuangan Perusahaan yang dicatat di laporan keuangan pada tanggal fair value of the Company financial instruments that are carried in the
31 Maret 2026 dan 31 Desember 2025 : financial statements as of March 31, 2026 and December 31, 2025 :
Nilai tercatat / Carrying amount Nilai wajar / Fair value
31 Maret 2026/ 31 Desember 2025/ 31 Maret 2026/ 31 Desember 2025/
March 31, 2026 December 31, 2025 March 31, 2026 December 31, 2025
Aset keuangan/
Financial assets
Kas dan bank/
Cash and cash equivalents 9,759,472,774 8,828,114,814 9,759,472,774 8,828,114,814
Piutang usaha - pihak ketiga/
Trade receivables - third parties 2,129,863,380 3,491,504,606 2,129,863,380 3,491,504,606
Piutang lain-lain - pihak ketiga/
Other receivables - third parties/ 40,873,031 53,665,269 40,873,031 53,665,269
Total aset keuangan/
Total financial assets 11,930,209,185 12,373,284,689 11,930,209,185 12,373,284,689
Nilai tercatat / Carrying amount Nilai wajar / Fair value
31 Maret 2026/ 31 Desember 2025/ 31 Maret 2026/ 31 Desember 2025/
March 31, 2026 December 31, 2025 March 31, 2026 December 31, 2025
Liabilitas keuangan
Financial liabilities
Utang usaha - pihak ketiga/
Trade payable - third parties 25,380,667,344 9,746,481,008 27,923,183,657 9,746,481,008
Utang lain-lain - pihak berelasi/
Other payable - related parties - - - -
Utang lain-lain - pihak ketiga/
Other payable - third parties 10,148,418,286 12,665,067,629 8,950,796,625 12,665,067,629
Biaya yang masih harus dibayar/
Accrued expenses 2,236,059,703 5,552,485,121 4,855,938,939 5,552,485,121
Utang bank jangka panjang/
Long-term bank loan 169,000,000,000 157,518,000,007 162,450,000,000 157,518,000,007
Liabilitas sewa/
Lease payable 499,669,815 1,119,171,648 # 1,119,171,648
Total liabilitas keuangan/
Total financial liabilities 207,264,815,148 186,601,205,413 204,742,007,190 186,601,205,413
57
Page 61
PT SARASWANTI INDOLAND DEVELOPMENT Tbk. PT SARASWANTI INDOLAND DEVELOPMENT Tbk.
Catatan atas Laporan Keuangan Notes to the Financial Statements
Untuk periode yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2026 For the periode ended March 31, 2026
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Figures are presented in Rupiah, unless otherwise stated)
35. NILAI WAJAR INSTRUMEN KEUANGAN (lanjutan) 35. FAIR VALUE OF FINANCIAL INSTRUMENTS (continued)
Nilai wajar didefinisikan sebagai jumlah di mana instrumen tersebut dapat Fair value is defined as the amount at which the instruments could be
dipertukarkan dalam transaksi kini antara pihak-pihak yang berkeinginan exchanged in a current transaction between knowledgeable willing
(willing parties) dan memiliki pengetahuan yang memadai melalui suatu parties in an arm’s length transaction, other than in a forced sale or
transaksi yang wajar, selain dari penjualan yang dipaksakan atau likuidasi. liquidation. Fair values are obtained from quoted market prices or
Nilai wajar didapatkan dari kuotasi harga pasar atau ditentukan menggunakan determined using discounted cash flow models.
model arus kas diskonto.
Perusahaan menggunakan hierarki berikut ini untuk menentukan nilai wajar The company uses the following hierarchy for determining the fair value
instrumen keuangan: of financial instruments:
- Tingkat 1 : Nilai wajar diukur berdasarkan pada harga kuotasi (tidak - Level 1 : Fair values measured based on quoted prices
disesuaikan) dalam pasar aktif untuk aset atau liabilitas (unadjusted) in active markets for identical assets or
sejenis. liabilities.
- Tingkat 2 : Nilai wajar diukur berdasarkan teknik-teknik valuasi, - Level 2 : Fair values measured based on valuation techniques
dimana seluruh input yang mempunyai efek signifikan for which all inputs which have a significant effect on
atas nilai wajar dapat diobservasi baik secara langsung the recorded fair values are observable, either directly
maupun tidak langsung. or indirectly.
- Tingkat 3 : Nilai wajar diukur berdasarkan teknik-teknik valuasi, - Level 3 : Fair values measured based on valuation techniques
dimana seluruh input yang mempunyai efek signifikan for which inputs which have a significant effect on the
atas nilai wajar tidak dapat diobservasi baik secara recorded fair value are not based on observable
langsung maupun tidak langsung. market data.
Instrumen keuangan yang disajikan di dalam laporan posisi keuangan dicatat Financial instruments presented in the statement of financial position are
sebesar nilai wajar, sebaliknya disajikan pada nilai tercatat apabila total carried at fair value, otherwise, they are presented at carrying values as
tersebut mendekati nilai wajarnya atau nilai wajarnya tidak dapat diukur secara either these are reasonable approximations of fair values or their fair
handal. Metode-metode dan asumsi-asumsi di bawah ini digunakan untuk values cannot be reliably measured. The following methods and
mengestimasi nilai wajar untuk masing-masing kelompok instrumen keuangan. assumptions are used to estimate the fair value of each class of financial
instruments.
Nilai tercatat kas dan setara kas, piutang usaha, piutang lain-lain, utang usaha, The carrying values of cash and cash equivalents, trade receivables,
utang lain-lain dan beban akrual mendekati nilai wajarnya karena bersifat other receivables, trade payables, other payables and accrued expenses
jangka pendek. Nilai tercatat dari aset keuangan tidak lancar lainnya mendekati approximate their fair values due to their short-term nature. The carrying
nilai wajarnya karena suku bunga deposito selalu dinilai ulang secara berkala. values of other non-current financial assets approximate their fair values
as the time deposit interest rates are reassessed frequently.
Nilai tercatat dari pinjaman jangka panjang (selain utang lain-lain jangka The carrying values of long-term debts (except for long-term other
panjang) dengan suku bunga mengambang mendekati nilai wajarnya karena payables) with floating interest rates approximate their fair values as
selalu dinilai ulang secara berkala. Nilai wajar dari utang lain-lain jangka they are reassessed frequently. The fair value of long-term other payables
panjang ditentukan dengan mendiskonto arus kas masa depan menggunakan is determined by discounting future cash flows using applicable rates
tingkat diskonto yang berasal dari transaksi pasar yang dapat diobservasi yang from observable current market transactions for instruments with the
mempunyai syarat, risiko kredit dan periode jatuh tempo yang sama. similar term, credit risk and remaining maturities.
58
Page 62
PT SARASWANTI INDOLAND DEVELOPMENT Tbk. PT SARASWANTI INDOLAND DEVELOPMENT Tbk.
Catatan atas Laporan Keuangan Notes to the Financial Statements
Untuk periode yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2026 For the periode ended March 31, 2026
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Figures are presented in Rupiah, unless otherwise stated)
36. INFORMASI SEGMEN 36. SEGMENT INFORMATION
Untuk tujuan pelaporan manajemen, Perusahaan dikelola dan dikelompokkan For management reporting purposes, the Company is managed and
dalam divisi usaha properti dan perhotelan. Informasi segmen berikut ini grouped into property and hotel business divisions. The following
dilaporkan berdasarkan informasi yang digunakan oleh manajemen untuk segment information is reported based on information used by
mengevaluasi kinerja setiap segmen dan menentukan alokasi sumber daya. management to evaluate the performance of each segment and determine
Informasi segmen per 31 Maret 2026 dan 31 Maret 2025 adalah sebagai the allocation of resources. Segment information as of March 31, 2026
berikut : and March 31, 2025 is as follows:
31 Maret 2026 / March 31, 2026
Properti/ Perhotelan/ Jumlah/
Property Hospitality Total
Properti Hotel
Pendapatan usaha 6,559,468,468 22,030,499,141 28,589,967,609 Revenues
Beban pokok pendapatan (2,381,683,492) (8,739,368,624) (11,121,052,116) Cost of revenues
Laba bruto 4,177,784,976 13,291,130,517 17,468,915,493 Gross profit
Beban penjualan (533,680,701) (1,218,080,120) (1,751,760,821) Selling expenses
Beban umum dan administrasi (1,379,698,222) (7,953,927,649) (9,333,625,871) General and administrative expenses
Beban pajak final (163,986,712) - (163,986,712) Final tax expenses
Pendapatan (beban) lain-lain 2,615,518 (2,766,659,445) (2,764,043,927) Other income (expenses)
Laba (rugi) sebelum pajak penghasilan 2,103,034,859 1,352,463,303 3,455,498,162 Profit (loss) before income tax
Manfaat (beban) pajak penghasilan (280,336,540) Income tax benefit (expense)
Laba tahun berjalan 3,175,161,622 Profit for the year
Penghasilan komprehensif lain - Other comprehensive income
Jumlah laba komprehensif Total other comprehensive income
tahun berjalan 3,175,161,622 for the year
#
Informasi segmen lainnya Other information of segment
AsetAset segmen 313,326,584,695 197,575,546,852 510,902,131,547 Segment assets
Liabilitas
Liabilitas segmen 37,015,960,890 195,473,242,711 232,489,203,601 Segment liabilities
31 Maret 2025 / March 31, 2025
Properti/ Perhotelan/ Jumlah/
Property Hospitality Total
Pendapatan usaha - 21,064,281,115 21,064,281,115 Revenues
Beban pokok pendapatan - (8,032,592,670) (8,032,592,670) Cost of revenues
Laba bruto - 13,031,688,445 13,031,688,445 Gross profit
Beban penjualan (380,078,383) (1,010,512,778) (1,390,591,161) Selling expenses
Beban umum dan administrasi (1,236,912,916) (7,673,621,397) (8,910,534,313) General and administrative expenses
Beban pajak final - - - Final tax expenses
Pendapatan (beban) lain-lain (262,543,628) (1,759,668,335) (2,022,211,963) Other income (expenses)
Laba (rugi) sebelum pajak penghasilan (1,879,534,927) 2,587,885,935 708,351,008 Profit (loss) before income tax
Manfaat (beban) pajak penghasilan (646,676,140) Income tax benefit (expense)
Laba tahun berjalan 61,674,868 Profit for the year
Penghasilan komprehensif lain - Other comprehensive income
Jumlah laba komprehensif tahun berjalan 61,674,868 Total other comprehensive income for the year
#
Informasi segmen lainnya Other information of segment
Aset segmen 405,640,347,504 79,236,246,052 484,876,593,556 Segment assets
Liabilitas segmen 56,740,498,426 188,807,952,999 245,548,451,425 Segment liabilities
37. PERJANJIAN-PERJANJIAN DAN KOMITMEN PENTING 37. SIGNIFICANT AGREEMENTS AND COMMITMENT
1. Pada tanggal 1 Januari 2016 Perusahaan menandatangani perjanjian 1. On January 1, 2016 the Company signed a license agreement with
lisensi dengan PT Archipelago International Indonesia. Jangka waktu PT Archipelago International Indonesia. The term of the
waktu perjanjian selama 10 tahun sejak tanggal perjanjian awal dan agreement is 10 years from the date of the initial agreement and
akan secara otomatis diperpanjang untuk jangka waktu lima (5) tahun will be automatically extended for a period of five (5) years at a
dengan biaya negosiasi ulang. renegotiation fee.
2. Pada tanggal 21 April 2017, Perusahaan menandatangani addendum 2. On April 21, 2017, the Company signed an addendum to the
perjanjian pengelolaan kondotel dan adopsi sistem Melia Hotels condotel management agreement and the adoption of the Melia
International dengan PT Sol Melia Indonesia. Jangka waktu / masa Hotels International system with PT Sol Melia Indonesia. The
pengoperasian adalah 10 tahun sejak pengoperasian hotel dan dapat term / operating period is 10 years from the hotel's operation and
diperpanjang sesuai perjanjian. can be extended according to the agreement.
59
Page 63
PT SARASWANTI INDOLAND DEVELOPMENT Tbk. PT SARASWANTI INDOLAND DEVELOPMENT Tbk.
Catatan atas Laporan Keuangan Notes to the Financial Statements
Untuk periode yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2026 For the periode ended March 31, 2026
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Figures are presented in Rupiah, unless otherwise stated)
37. PERJANJIAN-PERJANJIAN DAN KOMITMEN PENTING 37. SIGNIFICANT AGREEMENTS AND COMMITMENT
(lanjutan) (continued)
3. Pada tanggal 10 Juni 2024, telah diterbitkannya Surat Keterangan 3. On June 10, 2024, a Certificate of Direct Seller of Alcoholic
Penjual Langsung Minuman Beralkohol Golongan B dan Golongan Beverages Group B and C (SKPL-BC) was issued to the Company
C (SKPL-BC) kepada Perusahaan atas kerjasama dengan PT Cemara based on its collaboration with PT Cemara Makmur Alkindo on
Makmur Alkindo pada tanggal 25 April 2024. SKPL-BC ini berlaku April 25, 2024. This SKPL-BC is valid for business activities at
untuk melakukan kegiatan usaha di Hotel Innside dengan masa Hotel Innside, with a validity period from June 14, 2024
berlaku SKPL-BC ini dari 14 Juni 2024 sampai dengan 4 Juli 2025. to July 4, 2025.
4. Pada tanggal 29 Agustus 2024, telah diterbitkannya Surat Keterangan 4. On August 29, 2024, a Certificate of Direct Seller of Alcoholic
Penjual Langsung Minuman Beralkohol Golongan B dan Golongan Beverages Group B and C (SKPL-BC) was issued to the Company
C (SKPL-BC) kepada Perusahaan atas kerjasama dengan PT Sinar based on its collaboration with PT Sinar Artha Loka on June 25,
Artha Loka pada tanggal 25 Juni 2024. SKPL-BC ini berlaku untuk 2024. This SKPL-BC is valid for business activities at The Alana
melakukan kegiatan usaha di The Alana Yogyakarta Hotel & Yogyakarta Hotel & Convention, with a validity period from
Convention dengan masa berlaku SKPL-BC ini dari 5 September September 5, 2024 to June 25, 2026.
2024 sampai dengan 25 Juni 2026.
38. PERISTIWA SETELAH TANGGAL NERACA 38. SUBSEQUENT EVENT
Sampai dengan tanggal penerbitan laporan keuangan, tidak ada kejadian As of the issuance date of the financial statements, there are no other
penting lain setelah tanggal laporan posisi keuangan yang mempengaruhi significant events after the statement of financial position date that affect
laporan keuangan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2026. the financial statements for the year ended March 31, 2026.
39. PENYELESAIAN LAPORAN KEUANGAN 39. COMPLETION OF THE FINANCIAL STATEMENTS
Laporan keuangan Perusahaan pada tanggal 31 Maret 2026 diotorisasi Direksi The Company's financial statements as of March 31, 2026 were
Perusahaan untuk diterbitkan pada tanggal 30 April 2026. Direksi Perusahaan authorized by the Board of Directors of the Company to be issued on
bertanggung jawab penuh atas penyusunan, penyajian, dan pengungkapan April 30, 2026. The Board of Directors of the Company is fully
laporan keuangan, proses akuntansi dan sistem pengendalian internal responsible for the preparation, presentation and disclosure of the
Perusahaan. financial statements, accounting process and the Company's internal
control system.
60
Names mentioned 117 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
person
Notary Ismaryani
p.9
unresolved
org
Menteri
p.9
unresolved
org
Minister of Law and Human Rights
p.9 ×4
unresolved
org
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
p.9 ×2
unresolved
org
Financial Services Authority
p.9 ×3
unresolved
org
Indonesia Stock Exchange
p.9 ×2
unresolved
person
Wicaksono
p.9 ×3
unresolved
person
MKN
p.9 ×2
unresolved
org
PT SARASWANTIdan
p.16
unresolved
org
PT SARASWANTI
p.16 ×6
unresolved
org
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia
p.27
unresolved
org
PT Bank Bank Pembangunan Pembangunan Daerah Daerah JawaJawa
p.33
unresolved
org
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah
p.33 ×14
unresolved
org
PT Bank Bank Central Central AsiaAsia TbkTbk
p.33
unresolved
org
PT Bank Bank Pembangunan Pembangunan Daerah Daerah Istimewa
p.33
unresolved
org
PT Bank Pembangunan Daerah Istimewa Yogyakarta
p.33
unresolved
org
PT Bank Bank UOBUOB Indonesia Indonesia
p.33
unresolved
org
PT Bank- BPD Pembangunan Jateng
p.33
unresolved
org
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah Deposito
p.33
unresolved
org
Bank- Bank RayaRaya Indonesia Tbk
p.33 ×2
unresolved
org
PT Bank Bank Maybank Maybank Indonesia Indonesia TbkTbk
p.33
unresolved
org
Indonesia Tbk
p.33
unresolved
org
PT Lippo General
p.36
unresolved
org
Insurance Tbk
p.36
unresolved
org
PT Asuransi Kredit Indonesia (Persero)
p.36 ×2
unresolved
person
Notary Ana Marwiati
p.37 ×4
unresolved
person
Sri Handini Sasmita
p.37 ×2
unresolved
org
PT Avrist General Insurance
p.38 ×2
unresolved
org
PT Daerah Jawa Tengah
p.38
unresolved
org
PT Anugerah Hatatah Indah
p.39 ×2
unresolved
org
PT New Ever Spring
p.39 ×2
unresolved
org
PT Putra Mandiri
p.39
unresolved
org
PT Putra Mandiri Keenash Sari
p.39
unresolved
org
PT Indo Telur
p.39 ×2
unresolved
org
PT Tirta Investama
p.39
unresolved
org
PT Tirta Investama UD Danika
p.39
unresolved
org
PT Sukanda Djaya
p.39
unresolved
org
PT Sukanda Djaya Sukses Jaya
p.39
unresolved
org
PT Indoguna Jogja
p.39 ×2
unresolved
org
PT Dian Paramita Utama
p.39 ×2
unresolved
org
PT Kinandita Inti Sejahtera
p.39
unresolved
org
PT Kinandita Inti Sejahtera Nurul Catering
p.39
unresolved
org
PT Hanafi Mandiri
p.39 ×2
unresolved
org
PT Purnama Jati
p.39 ×2
unresolved
org
PT Budi Jaya
p.39
unresolved
org
PT Budi Jaya Storq
p.39
unresolved
org
PT Soejasch Bali
p.39
unresolved
org
PT Soejasch Bali Dibawah Lain-lain Rp
p.39
unresolved
org
Mandiri (Persero) Tbk
p.41 ×3
unresolved
org
Bank Tengah Jateng
p.41 ×2
unresolved
org
Indoland Development Tbk
p.42 ×2
unresolved
org
PT Saraswanti Indoland
p.43
unresolved
org
PT Saraswanti Development
p.43
unresolved
org
PT Dupan Anugerah
p.43
unresolved
org
PT Dupan Anugerah Lestari.
p.43 ×2
unresolved
org
PT Dupan Anugerah Lestari. Covenant
p.43
unresolved
org
Kementerian Hukum dan HAM
p.44
unresolved
org
Ministry of Law and Human Rights
p.44
unresolved
org
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah Fasilitas Kredit
p.44 ×3
unresolved
org
Bank Jateng
p.45 ×11
unresolved
org
PT SOL
p.45
unresolved
org
PT SOL Melia Indonesia
p.45
unresolved
org
Bank Jateng Current
p.46
unresolved
org
PT Saraswanti Utama Bogat Agus Riyono
p.48 ×2
unresolved
org
PT Saraswanti Indoland Development Tbk. nomor 15,
p.48
unresolved
person
Notary Rini Yulianti
p.48 ×4
unresolved
—
susunan kepemilikkan pemegang saham sebagai berikut:
p.48
unresolved
org
PT Saraswanti Indoland Development Tbk. nomor 4,
p.49
unresolved
person
Notary Lucky Suryo Wicaksono
p.49 ×9
unresolved
—
Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, para
p.49
unresolved
—
Rp107.700.062.000 (Seratus Tujuh Miliar Tujuh Ratus Juta Enam Puluh Dua
p.49
unresolved
org
PT Saraswanti Indoland Development Tbk. nomor 36,
p.49
unresolved
org
dibuat di hadapan Notaris Rini Yulianti, SH, di kota Jakarta Timur, para
p.49
unresolved
—
ditempatkan dan disetor dari Rp 100.900.000.000 (Seratus Miliar Sembilan
p.49
unresolved
—
Ratus Juta Rupiah) menjadi Rp107.700.000.000 (Seratus Tujuh Miliar Tujuh
p.49
unresolved
—
persetujuan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia
p.49
unresolved
—
AHU-AH.01.03-0264881 tanggal 13
p.49
unresolved
—
Akumulasi penghasilan
p.49
unresolved
—
Keuntungan (kerugian) aktuarial
p.49
unresolved
—
(kerugian) aktuarial atas program
p.49
unresolved
person
Notary Gema Bismantaka
p.50
unresolved
org
PT Cemara
p.63
unresolved
org
PT Cemara Makmur Alkindo
p.63
unresolved
org
PT Sinar
p.63
unresolved
org
PT Sinar Artha Loka
p.63
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.