Skip to content
Back to announcement

20240325_PGAS_Tanggapan atas Permintaan Penjelasan Bursa_31619325_lamp1.pdf

Other Text extracted PGAS

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 18

Page 1 OCR 0.914
-
497 PERTAMINA

GAS NEGARA
Nomor : 020500.S/KU.06.01/COS/2024
Sifat 3
Perihal : Tanggapan atas Permintaan Penjelasan Bursa
Lampiran 11 (satu) berkas

Jakarta, 25 Maret 2024

Yang Terhormat,

Direksi PT Bursa Efek Indonesia

Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 1 lantai 6,

Jl. Jendral Sudirman Kav 52-53 Jakarta Selatan 12190, Indonesia

Up. Kepala Divisi Penilaian Perusahaan 2

Menindaklanjuti surat dari Bursa Efek Indonesia (“BEI”) No.: S-02788/BEI.PP2/03-2024
tanggal 20 Maret 2024 perihal Permintaan Penjelasan Atas Laporan Keuangan Tahunan
Auditan per 31 Desember 2023, yang diterima pada Sistem Pelaporan Elektronik Terintegrasi
Bursa (“SPE-IDXnet”) pada tanggal 21 Maret 2024, bersama ini kami sampaikan penjelasan
Perseroan atas pertanyaan Bursa sebagaimana terlampir.

Demikian kami sampaikan. Atas perhatiannya diucapkan terima kasih.

Corporate Secretary A

Rachmat Hutama

Tembusan:

1. Yth. Direktur Pengawasan Transaksi Efek, Otoritas Jasa Keuangan:

2. Yth. Direktur Pengawasan Emiten dan Perusahaan Publik 1, Otoritas Jasa Keuangan:
3. Yth. Direktur Pengawasan Emiten dan Perusahaan Publik 2, Otoritas Jasa Keuangan:

Kantor Pusat PGN
JI. K.H. Zainul Arifin No. 20
Jakarta 11 140, Indonesia

T 46221 633 4838
www.pgn.co.id E contaci.conter@pgn.co.id

Page 2 OCR 0.939
Lampiran Penjelasan Perseroan

Atas Laporan KeuanganAuditan per 31 Desember 2023

No

Pertanyaan

Jawaban

Pada laporan laba rugi dan penghasilan
komprehensif lain per 31 Desember 2023, Laba
tahun/periode berjalan Perseroan per 31 Desember
2023 sebesar US376,6 juta atau telah mengalami
penurunan sebesar US0,03 miliar (61796) jika
dibandingkan dengan saldo per 31 Desember 2022
sebesar US401,3 juta. Sementara itu Pendapatan
(neto) Perseroan per 31 Desember 2023 sebesar
U$3,65 miliar atau telah mengalami kenaikan sebesar
USO,08 miliar (2,1896) jika dibandingkan dengan saldo
per 31 Desember 2022 sebesar US3,57 miliar. Agar
dapat dijelaskan oleh Perseroan:

a. Pendapatan Perseroan mengalami sedikit
kenaikan yaitu 296, namun laba bruto Perseroan
mengalami penurunan sebanyak 646. Agar dapat
dijelaskan latar belakang dan penyebab atas hal
tersebut.

b. Perseroan memiliki beban lain-lain sebesar US14
juta di mana yang terdiri atas pajak final konstruksi
sebesar U$4,4 juta dan beban lainnya sebesar
US9,6 juta. Agar dapat dijelaskan nature dari
beban lainnya sebesar US9,6 juta tersebut.

Kenaikan pendapatan perseroan terutama disebabkan peningkatan pendapatan niaga gas, transportasi
gas, dan transmisi minyak. Disisi lain terdapat penurunan pendapatan penjualan minyak dan gas.
Penurunan pendapatan penjualan minyak dan gas sejalan dengan penurunan ICP untuk produk minyak,
tidak serta merta diikuti penurunan beban pokoknya secara proporsional karena terdapat komponen
depresiasi, deplesi, dan amortisasi aset minyak dan gas.

Beban lainnya USD 9,6 juta terutama:

1) Beban PPh Final - Keuangan USD3,46 juta

2) Beban Administrasi Perpajakan USD1,82 juta

3) Beban Denda Keterlambatan USDO,57 juta

4) Beban Non Usaha Lainnya USDO,51 juta

5) Beban Lainnya (dibawah USDO,5 juta) USD3,27 juta

Pada Laporan Arus Kas per 31 Desember 2023, pada
bagian aktivitas operasi, pembayaran untuk pajak
penghasilan dikurangi penerimaan tagihan pajak sebesar
U$253 juta atau telah mengalami peningkatan sebesar
U$S152 juta (15096) dibanding dengan jumlah
pembayaran US101 juta per 31 Desember 2022. Agar
dapat dijelaskan:

a. Jumlah pembayaran pajak penghasilan (gross) per31

Desember 2023.
b. Jumlah penerimaan tagihan pajak per 31 Desember

b.

Pembayaran Pajak 2023 konsolidasi sebesar USD 267.040.472
Penerimaan Pajak 2023 konsolidasi sebesar USD 13.839.225 sehingga net pajak USD 253.201.247

Page 3 OCR 0.884
Lampiran Penjelasan Perseroan
Atas Laporan KeuanganAuditan per 31 Desember 2023

Pertanyaan Jawaban
2023.
c. Latar belakang terdapat peningkatan pembayaran | c. ' Peningkatan pembayaran pajak terutama pada 2023 terdapat pembayaran pajak FTP Saka USD 106
pajak penghasilan tersebut. juta, di Wilayah Kerja (WK) Ketapang, Pangkah dan Muara Bakau.

Berdasarkan Catatan atas Laporan Keuangan (“CALK”)
No. 6 — Piutang Usaha, Piutang usaha - neto Perseroan
per 31 Desember 2023 sebesar US0,45 miliar atau
telah mengalami penurunan sebesar US0,13 miliar
(21,154) jika dibandingkan dengan saldo per 31
Desember 2022 sebesar USO,57 miliar. Agar dapat
dijelaskan oleh Perseroan:
a.Latar belakang terdapat penurunan signifikan |a. Penurunan signifikan piutang Ship or Pay Pertagas ke PLN terutama disebabkan adanya pembayaran
piutang usaha Perseroan kepada PLN dari semula tagihan Ship or Pay PLN sebesar USD 124.693.897 pada 19 Oktober 2023.
sebesar US145,6 juta menjadi US16,7 juta per 31
Desember 2023.
b. Pada tabel analisa umur piutang usaha, agar dapat |b. Status pelunasan piutang usaha 2023
disampaikan status pelunasan piutang usaha

sampai saat ini: Keterangan Jumlah Akhir Pelunasan Outstanding per22 | Outstanding

Ba TE aa Oem maag Tahun 2023 (USD) Maret 2024 (3)
USD) Cs)” | C9) (USD)
Pe TS Belum jatuh tempo 367.514.515 | 325.802.308 21.712.207 Tg
janam - Jatuh tempo:

Tebu —w w— 1-3 bulan 48.629.444 | 24.310.229 24.319.215 5096

3-6 bulan 6.546.432 635.459 5.910.973 90

Toral Dbasmosasa 6 bulan -1 tahun 3.348.122 1.063.146 7.284.976 87

21 tahun 214.669.723 958.484 213.711.239 10096

Total 645.708.236 | 258.908.011 299.580.158 4670

Berdasarkan CALK No. 7 — Piutang lain-lain neto,
piutang lain-lain - neto Perseroan per 31 Desember
2023 sebesar U$37,6 juta atau telah mengalami

Page 4 OCR 0.937
Lampiran Penjelasan Perseroan

Atas Laporan KeuanganAuditan per 31 Desember 2023

No

Pertanyaan

Jawaban

penurunan sebesar US8,2 juta (17,9196) jika

dibandingkan dengan saldo per 31 Desember 2022

sebesar US45,9 juta. Agar dapat dijelaskan:

a. Perseroan memiliki uang muka pembelian LNG dari
Pertamina sebesar US7,8 juta dolar. Mohon
penjelasan:

i. Latar belakang uang muka tersebut tidak
disajikan sebagai bagian dari Akun Uang Muka,
melainkan disajikan sebagai bagian dari Piutang
Lain-Lain.

waktu realisasi uang muka tersebut.

b. Terdapat piutang pinjaman dari PDG sebesar US4,2
juta di mana jumlah tersebut tidak mengalami
perubahan sejak tahun 2022. Agar dapat dijelaskan
rencana pelunasan piutang pinjaman tersebut dan
target pelunasan piutang pinjaman tersebut.

c. Agar dapat disajikan Analisa Umur Piutang Lain-Lain
Neto Perseroan berdasarkan kategori belum jatuh
tempo dan sudah jatuh tempo (1-3 bulan, 4-6 bulan,
6-12 bulan, »12 bulan).

Rencana realisasi uang muka tersebut dan estimasi

Merujuk PSAK 109 (d.h. PSAK 71), saldo uang muka tersebut disajikan sebagai piutang lain-lain karena
penyelesaian saldo uang muka tersebut dilakukan dengan penerimaan pembayaran tunai dari

Pertamina.

Saldo atas pinjaman SHL PDG sebesar USD4,2 Juta tersebut direncanakan akan dilunasi pada tanggal 1

Juni 2024 sebesar USD2,1 Juta dan pada 1 Desember 2024 sebesar USD2,1 Juta.

Aging Piutang Lain-lain (USD)

Piutang Lain-lain 1-3 bulan 4-6 bulan 7-12 bulan 212 bulan Total
Uang muka pembelian LNG al - 7,789,257 7,789,257
Piutang pinjaman ke PDG - - - 4,233,033 | 4,233,033
Lain-lain & & 26,977,614 26,977,614
Total 26,977,614 | 12,022,290 | 38,999,904

Page 5 OCR 0.949
Lampiran Penjelasan Perseroan

Atas Laporan KeuanganAuditan per 31 Desember 2023

No

Pertanyaan

Jawaban

Berdasarkan CALK No. 10 — Beban Dibayar di Muka,

Perseroan memiliki sewa dan beban dibayar dimuka
lainnya sebesar US 54,5 juta. Agar dapat dijelaskan:

a. Nature dari sewa dan beban dibayar dimuka
lainnya.

b. Latar belakang sewa dan beban dibayar dimuka
lainnya tersebut tidak dikapitalisasi sebagai bagian
dari Aset Hak Guna Sewa sesuai dengan PSAK 73 —
Sewa.

Sewa dibayar di muka dan beban dibayar dimuka lainnya terutama merupakan sewa tanah untuk
fasilitas pipa distribusi yang tidak memenuhi kriteria PSAK 116 Sewa (d.h PSAK 73).

Tidak memenuhi kriteria PSAK 116 Sewa (d.h PSAK 73) terutama terkait dengan jangka waktu kontrak
sewa

Berdasarkan CALK No. 11 - Piutang lain-lain pihak ketiga,
Perseroan memiliki piutang lain-lain pihak ketiga per 31
Desember 2023 sebesar $63,8 juta atau telah mengalami
penurunan sebesar US1,5 juta (2,319) jika dibandingkan
dengan saldo per 31 Desember 2022 sebesar $65,3 juta

| dolar. Agar dapat dijelaskan oleh Perseroan:

a. Terdapat PPN yang dapat ditagihkan sebesar
U$46,8 juta per 31 Desember 2023, agar dapat
dijelaskan sub akun tersebut tidak diklasifikasikan
sebagai bagian dari akun tagihan taksiran
pajak/pajak dibayar di muka.

b. Terdapat Garansi Bank atas proyek sebesar US7,7
juta, agar dapat dijelaskan sub akun tersebut tidak
diklasifikasikan sebagai bagian kas yang dibatasi
penggunaannya.

Dapat dijelaskan tagihan ini terkait dengan konsep assume and discharge industri hulu migas di mana
kontraktor dapat menagih PPN kepada SKK Migas. Dengan demikian, saldo tersebut tidak masuk
sebagai prepaid tax.

Piutang tersebut merupakan piutang dari Kuwait Foreign Petroleum Exploration Company K.S.C.
("KUFPEC”) merupakan kewajiban pajak yang terutang di SIPBV yang akan ditanggung oleh KUFPEC
sesuai dengan Perjanjian Jual Beli KUFPEC Indonesia Pangkah B.V. antara SEI dengan KUFPEC tertanggal
24 April 2013, dengan tingkat bunga diskonto pada tanggal 31 Desember 2023 dan 31 Desember 2022
sebesar 4,534. Piutang ini akan dibayar ketika Pangkah mencapai eguity to be split (“ETS”) yang
diperkirakan di tahun 2025, sehingga piutang kepada KUFPEC tidak disajikan sebagai bagian kas yang
dibatasi penggunaannya

Berdasarkan CALK No. 12 — Penyertaan Saham dan
Ventura Bersama, Penyertaan saham dan ventura
bersama Perseroan per 31 Desember 2023 sebesar
US307 juta atau telah mengalami kenaikan sebesar U$4,4
juta (1,4696) jika dibandingkan dengan saldo per 31

Page 6 OCR 0.881
Lampiran Penjelasan Perseroan

Atas Laporan KeuanganAuditan per 31 Desember 2023

takberwujud neto, pada bagian aset dalam penyelesaian,
Perseroan memiliki aset dalam penyelesaian yaitu
pekerjaan pembangunan terminal LNG di Jawa Timur,
pekerjaan pembangunan gas pipa untuk rumah tangga

No Pertanyaan Jawaban
Desember 2022 sebesar U$302,8 juta. Agar Perseroan
dapat menjelaskan:
a. Investasi pada ventura bersama:

a. Perseroan memiliki investasi pada ventura bersama Nama Kepemilikan Nama Counterparty Alasan Perseroan tidak

yaitu Transgasindo, Regas, Perkasa, PSG, PDG dan ventura Persaroan ventura bersama mengkonsolidasi entitas

JUP. Adapun persentase kepemilikan Perseroan bersama Perseroan tersebut

pada semua ventura bersama kecuali paia Regas Transgasindo 59,674 Transasia Pipeline Pvt. Ltd
Tn sebesar 4086 Yayasan

Tantan heran peonrul Pensiunan Gas Negara | Merujuk Anggaran Dasar masing-

Tati Ter - sebesar 0.134 masing Perusahaan Ventura ,
pn Son aa | Perkasa 60,004 Yayasan — Kesejahteraan | bentuk pengendaliannya adalah
PDG KENA | dan Pensiunan Gas Negara Pengendalian Bersama
1 — dea sebesar 4016

telah di atas daripada 509, namun metode PSG 66,001 ST International

pengukuran Perseroan adalah Ekuitas/Eguity Corporation sebesar 344

method. Agar dapat dijelaskan dengan melengkapi PDG 65,0046 PT Indonesia — Power

tabel berikut ini: sebesar 3596.

JUP 51,0076 JUP Ancol sebesar 4946.
b. Dasar pencatatan adalah sebagai berikut:

b. Penjelasan dasar PSAK yang mendukung perlakuan Ii. . Pencatatan untuk Transgasindo, Perkasa, PDG dan PSG Tidak memenuhi kriteria pengendalian

Perseroan di atas. sesuai PSAK 110 (d.h PSAK 65) sehingga laporan keuangan tidak dikonsolidasi namun mengacu

pada PSAK 111 Pengaturan Bersama (d.h PSAK 66) dengan menggunakan eguity method.
ii. Pencatatan untuk JUP (KSO administratif) menggunakan PSAK 111 Pengaturan Bersama (d.h PSAK
66) sehingga pencatatannya menggunakan eguity method
8 Berdasarkan CALK No. 13 — Aset tetap dan aset | Pembangunan Terminal LNG Jawa Timur

Penyelesaian terminal LNG Jawa Timur diperkirakan mundur ke tahun 2026 karena membutuhkan waktu
sampai dengan 2 tahun untuk membangun onshore storage dan penajaman supply-demand terkait dengan
adanya rencana pengembangan oleh Pemerintah yang akan mengintegrasikan infrastruktur gas bumi di

pulau Jawa, yaitu pipa gas bumi Cirebon-Semarang (Cisem) Tahap II Ruas Batang-Kandang Haur Timur.

Page 7 OCR 0.941
Atas Laporan KeuanganAuditan per 31 Desember 2023

Lampiran Penjelasan Perseroan

No

Pertanyaan

Jawaban

gaskita mandiri, pekerjaan pembangunan pipa gas
senipah RU V. Adapun ketiga proyek tersebut per 31
Desember 2022 ditargetkan akan selesai pada tahun
2023. Pada laporan per 31 Desember 2023, ketiga proyek
tersebut akan selesai pada tahun 2026 (terminal LNG
Jawa Timur) dan tahun 2024 (Gaskita mandiri dan pipa
gas Senipah RU V). Agar dapat dijelaskan latar belakang
atas perubahan jadwal penyelesaian aset dalam progres
tersebut.

Pembangunan gas pipa untuk rumah tangga gaskita mandiri

Pembangunan sambungan rumah tangga Gaskita Mandiri merupakan program tahunan yang dilaksanakan
oleh PGN dan setiap tahun terdapat penambahan sambungan baru.

Pembangunan Gaskita mandiri sampai dengan tahun 2023 telah dilakukan gas-in secara bertahap kepada
pelanggan dan untuk beberapa area masih dalam proses penyelesaian pekerjaan dimana terdapat kendala
terkait perizinan pemasangan jalur pipa yang sampai saat ini masih terus diupayakan perolehan
perizinannya. Pekerjaan pembangunan akan dilanjutkan ke tahun 2024.

Pembangunan pipa gas Senipah RU V

Progress Pembangunan pekerjaan pipa Senipah-Balikpapan per 31 Desember 2023 adalah sebesar 92,1355.
Perubahan jadwal penyelesaian asset disebabkan adanya reroute jalur pipa dan adanya issue sosial adanya
penolakan warga terkait reroute jalur pipa.

Berdasarkan CALK No. 14 — Sewa, Aset hak guna - neto

Perseroan per 31 Desember 2023 sebesar U$413 juta

atau telah mengalami penurunan sebesar U$49,1 juta

(10,686) jika dibandingkan dengan saldo per 31 Desember

2022 sebesar US462 juta. Agar Perseroan dapat

menjelaskan:

a. Pada mutasi aset hak guna sewa, terdapat
penyesuaian signifikan pada kelompok aset hak guna
Pipa dan peralatan sebesar US$10,9 juta dolar dan
penyesuaian pada kelompok aset bangunan dan
prasarana sebesar US7,4 juta dolar. Agar dapat
dijelaskan nature dan latar belakang atas masing-
masing penyesuaian tersebut.

b. Pada bagian liabilitas sewa, terdapat penyesuaian
sebesar US8,7 juta per 31 Desember 2023. Agar
dapat dijelaskan latar belakang dan nature dari

a. Mutasi di kelompok aset Pipa dan peralatan USD10,9 juta karena terdapat kontrak sewa pipa di
Pertagas yang berakhir di tahun 2023 sedangkan mutasi di kelompok aset bangunan dan prasarana
USD7,4 juta karena terdapat reklas antar kelompok aset dari bangunan dan prasarana ke Pipa dan
peralatan atas Sewa Tanah untuk Jaringan Pipa PGN.

b. Penyesuaian USD8,7 juta tersebut terutama penyesuaian kontrak sewa pipa di Pertagas dan

penyesuaian lainnya.
Page 8 OCR 0.950
Atas Laporan KeuanganAuditan per 31 Desember 2023

Lampiran Penjelasan Perseroan

No Pertanyaan Jawaban
penyesuaian tersebut.
10 Berdasarkan CALK No. 15 - Aset eksplorasi dan evaluasi

dan properti minyak dan gas - neto, agar dapat

dijelaskan lebih lanjut oleh Perseroan:

a. Pada bagian properti minyak dan gas, jumlah
penambahan penyusutan per 31 Desember 2023
yaitu sebesar U$246,5 juta di mana per 31 Desember
2022 penambahan penyusutan sebesar US328 juta.
Agar dapat dijelaskan latar belakang penambahan
penyusutan per 31 Desember 2023 lebih kecil
dibanding tahun 2022.

b. Pada pengungkapan aset properti minyak dan gas,
Perseroan menjelaskan bahwa Grup akan menerima
pembayaran atas pengembalian biaya investasi PSC
Sanga-Sanga sebesar US$42,3 juta yang akan
diversifikasi lebih lanjut oleh Pertamina. Jumlah
tersebut diperlakukan sebagai aset kontijensi. Agar
dapat dijelaskan apakah jumlah tersebut telah
dicatatkan pada buku Perseroan (on balance sheet)
atau belum dicatatkan (off balance sheet) dan
dijelaskan dasar PSAK yang mendukung perlakuan
akuntansi Perseroan.

c. Pada tabel uji penurunan nilai atas properti minyak
dan gas Perseroan, terdapat pembalikan penurunan
nilai pada tahun 2022 yaitu sebesar U$69,5 juta. Agar
dapat dijelaskan latar belakang pembalikan tersebut.

Aset produksi di Saka pada tahun 2023 dan 2022 dideplesikan (disusutkan) menggunakan metode unit
produksi berdasarkan cadangan terbukti (proved reserves) sejak dimulainya produksi komersialnya dari
masing-masing lapangan. Tingkat deplesi ini menurun sejalan dengan penurunan produksi. Pada tahun
2023, Saka memproduksi migas sebesar 29,5 MBOEPD, menurun jika dibandingkan dengan produksi
2022 sebesar 33,4 MBOEPD

Saka tidak mencatat aset kontinjensi atas pengembalian tersebut karena tidak ada keyakinan pasti atas
dapat diterimanya pembayaran tersebut sehingga tidak perlu dilakukan provisi. Dasar PSAK yang
digunakan adalah PSAK 237 (d.h PSAK 57) yaitu Provisi, Liabilitas Kontinjensi, dan Aset Kontinjensi.
Sebagai informasi, pada tanggal 20 September 2021 SKK Migas melalui suratnya No. SRT-
0595/SKKMAO000/2021/S4 menyatakan bahwa kriteria yang dipersyaratkan dalam Peraturan Menteri
ESDM No. 26 tahun 2017 dan perubahannya dalam rangka pengembalian biaya investasi PSC Sanga-
Sanga belum terpenuhi sehingga nilai pembayaran atas pengembalian biaya investasi yang disetujui
adalah nihil, terkait hal ini tidak ada dampak terhadap posisi keuangan dan arus kas Grup

Pembalikan atas penurunan nilai aset didasari oleh estimasi nilai terpulihkan (recoverable amount)

yang melebihi nilai tercatat aset (carrying amount). Hal ini terjadi pada dua blok yaitu Pangkah dan

Fasken. Selain karena peningkatan estimasi proyeksi harga komoditas, pembalikan penurunan nilai

dipengaruhi oleh:

e Pada blok Pangkah: adanya kenaikan volume cadangan sebagai dampak keberhasilan pengeboran
di lapangan Sidayu dan West Pangkah, decline rate yang lebih baik pada lapangan Ujung Pangkah

serta kinerja positif pada ketiga lapangan tersebut.

44
Page 9 OCR 0.944
Lampiran Penjelasan Perseroan

Atas Laporan KeuanganAuditan per 31 Desember 2023

No Pertanyaan Jawaban
e Pada blok Fasken: keberhasilan pengeboran eksplorasi pada reservoir baru yaitu Austin Chalk
memberikan tambahan volume cadangan, dan sumur-sumur baru telah berproduksi dengan
output (initial rate) yang lebih tinggi dari estimasi awal.
11 Berdasarkan CALK No. 18 - Liabilitas yang masih harus

dibayar dan pendapatan ditangguhkan,

agar dapat

dijelaskan oleh Perseroan:

a. Pada bagian Liabilitas yang masih harus dibayar,
terdapat liabilitas kepada kontraktor dan pemasok
yaitu sebesar US210,9 juta di mana terdapat akun
yang sama pada Utang lain-lain dengan jumlah
sebesar U$48,4 juta per 31 Desember 2023. Agar
dapat dijelaskan perbedaan atas kedua sub akun
tersebut.

b. Pada provisi kontrak LNG (catatan 35t) sebesar
U$68, 5 juta, agar Perseroan dapat menjelaskan:

Vi.

Bagaimana proses penilaian estimasi kecukupan
provisi Perseroan dan kesesuaiannya dengan
standard akuntansi yang berlaku di Indonesia.

Perincian jumlah dari provisi tersebut
berdasarkan masing-masing PJB.
Perincian jumlah dari provisi tersebut

berdasarkan jenis / nature provisinya (contoh:
pokok kewajiban, denda, bunga/penalti, etc).
Estimasi Perseroan untuk merealisasikan
(membayar) provisi tersebut.

Apakah Perseroan secara periodik akan mereviu

kecukupan provisi tersebut? Agar dapat
dijelaskan.
Kondisi-kondisi yang menyebabkan provisi

tersebut mengalami pembalikkan (reversal).

Liabilitas kepada kontraktor dan pemasok pada CALK No. 18 merupakan liabilitas terkait dengan
operasional perusahaan dimana tagihan atas liabilitas tersebut belum diterima Grup sedangkan
Liabilitas kepada kontraktor dan pemasok pada Utang Lain-lain sebagian besar merupakan liabilitas
sehubungan dengan pembangunan proyek-proyek beserta liabilitas kepada kontraktor terkait aktivitas
hulu minyak dan gas dimana tagihan atas liabilitas tersebut belum diterima Grup.

Pada provisi kontrak LNG (catatan 35t) sebesar U$68,5 juta, agar Perseroan dapat dijelaskan:
i. Perhitungan provisi menggunakan nilai proyeksi harga LNG spot 2024 dan penawaran yang diterima
oleh Perseroan untuk tahun 2025-2027, sebagai basis asumsi harga pembelian LNG

ii. Nilai provisi USD68,5 juta tersebut hanya untuk PJB LNG dengan Gunvor Singapore Pte Ltd. Tidak
ada provisi untuk PJB LNG lainnya.

ii. Nilai total provisi sebesar USD 68.5 juta merupakan selisih antara potensi pendapatan (revenue)
dan asumsi pembelian LNG selama periode kontrak, dan dihitung nilai sekarang dengan
menggunakan Indonesian Government Bond (present value).

iv. Provisi kontrak LNG USD68,5 juta merupakan estimasi sesuai dengan PSAK 237 (d.h PSAK 57),
adapun pembayaran dilakukan sesuai dengan kondisi real pada saat realisasi transaksi.

v. Review dilakukan setiap akhir periode triwulanan secara periodik sesuai dengan kondisi terkini pada
saat akhir periode tersebut.

Vi. Kondisi-kondisi yang dapat mengakibatkan pembalikan provisi adalah realisasi harga pembelian LNG
lebih rendah daripada harga penjualan kepada Gunvor.

S

5

Page 10 OCR 0.951
Atas Laporan KeuanganAuditan per 31 Desember 2023

Lampiran Penjelasan Perseroan

No

Pertanyaan

Jawaban

12

Berdasarkan CALK No. 19 — Pinjaman, Perseroan memiliki

pinjaman bank jangka panjang yaitu Club Deal (Mandiri,

BRI, BTPN, dan OCBC) di mana pada tanggal 9 Mei 2023,

Perseroan menandatangani fasilias pinjaman club deal

dengan total fasilitas pinjaman sebesar U$800 juta, di

mana per Mei 2023, Perseroan telah melakukan

penarikan fasilitas pinjaman sebesar U$300 juta. Agar
dapat dijelaskan oleh Perseroan:

a. Perseroan menyampaikan bahwa per 31 Desember
2023, Perseroan belum melakukan pelunasan pokok
pinjaman bank tersebut. Sesuai dengan perjanjian
Club Deal tersebut, apakah skema pokok pinjaman
bank dilunasi tanggal jatuh tempo atau diamortisasi
melalui skema cicilan (installments)? Agar dapat
dijelaskan.

b. Berdasarkan penilaian Perseroan, apakah perjanjian
club deal tersebut memenuhi kriteria transaksi
material sebagaimana didefinisikan pada Peraturan
OJK No. 17/POJK.04/2020 terkait dengan Transaksi
Material dan Perubahan Kegiatan Usaha? Agar dapat

a

Fasilitas Pinjaman Club Deal senilai USD 800 Juta (“Fasilitas”) terdiri dari:
i. Fasilitas A senilai USD 600 Juta, tenor 5 Tahun, dengan skema pembayaran pokok (installment) sesuai
dengan jadwal pembayaran pokok dalam perjanjian,
ii. Fasilitas B senilai USD 200 Juta, tenor 3 Tahun, dengan skema pembayaran pokok pada tanggal jatuh
tempo.
Adapun penarikan senilai USD 300 juta yang dilakukan pada Mei 2023 merupakan bagian dari Fasilitas A,
dimana menggunakan jadwal pembayaran pokok sebagai berikut:

Tanggal Pembayaran Persentase Pembayaran Fasilitas A (4)

0-12 bulan Masa Tenggang

23 November 2024 2,5
23 Mei 2025 2,5

23 November 2025 7,0
23 Mei 2026 10

23 November 2026 12,5
23 Mei 2027 15

23 November 2027 25
8 Mei 2028 25,5

Berdasarkan Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan tanggal 31 Desember 2022, jumlah ekuitas
perseroan adalah sebesar USD 3.441.770.638. Nilai total Fasilitas Club deal tersebut mencapai sekitar
234 dari total ekuitas Perseroan sehingga Fasilitas merupakan Transaksi Material sebagaimana dimaksud
dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 17/POJK.04/2020 tentang Transaksi Material dan
Perubahan Kegiatan Usaha ("POJK 17/2020”). Meskipun demikian, mengingat Fasilitas merupakan

Lau
Page 11 OCR 0.939
Lampiran Penjelasan Perseroan

Atas Laporan KeuanganAuditan per 31 Desember 2023

No Pertanyaan Jawaban
dijelaskan. transaksi pinjaman yang diterima langsung oleh Perseroan dari para Kreditur yang merupakan bank
sebagaimana diatur dalam Pasal 11 huruf (b) POJK 17/2020, maka Perseroan tidak berkewajiban untuk
menggunakan penilai dan memperoleh persetujuan rapat umum pemegang saham.

c. Pada saattanggaltransaksi, apakah Perseroansudah |c. Perseroan telah menyampaikan Keterbukaan Informasi atas Transaksi Material yang mendapat
menyampaikan keterbukaan informasi atas Pengecualian melalui Surat No 049000.S/KU.06.01/COS/2023 tanggal 11 Mei 2023 dan telah diunggah
perjanjian tersebut? Agar dapat dijelaskan oleh pada website idx www.idx.co.id dan website perseroan
Perseroan beserta alasannya.

d.Rencana sumber pembiayaan Perseroan dalam |d. Rencana sumber pembiayaan Perseroan dalam rangka pelunasan pokok pinjaman bank tersebut
rangka pelunasan pokok pinjaman bank tersebut. menggunakan dana internal.

e.Sumber pembiayaan Perseroan untuk pelunasan |e. Sumber pembiayaan Perseroan untuk pelunasan bunga triwulanan pinjaman bank tersebut
bunga triwulanan pinjaman bank tersebut. menggunakan dana internal.

13 Berdasarkan CALK No. 21 — Perpajakan, agar Perseroan 13.a.

dapat menjelaskan lebih lanjut:
a. Pada bagian 21a — pajak dibayar di muka dan

taksiran tagihan pajak, Perseroan memiliki pajak
penghasilan pasal 28a per 31 Desember 2023 yaitu
sebesar US 31,9 juta. Agar Perseroan dapat
menjelaskan:

i. Perincian jumlah tagihan pajak penghasilan
tersebut berdasarkan tahun perolehan
beserta dengan jumlahnya.

ii. Realisasi penerimaan pajak atas tagihan
taksiran pajak tersebut, jika ada.

. Pada bagian 21b — utang pajak, Perseroan memiliki

utang pajak penghasilan pasal 25 dan pasal 29 yaitu
sebesar US16,8 juta per 31 Desember 2023. Agar
Perseroan dapat menjelaskan:

a Jumlah utang pajak penghasilan pasal

i. Taksiran tagihan pajak pasal 28a berdasarkan entitas dan tahun perolehan terdiri dari:

Saka sebesar USD 15.938.716,PGN sebesar USD 8.364.050,Pertagas sebesar USD 5.818.000,Entitas

lain-lain masing-masing dibawah USD 900 ribu) sebesar USD 1.795.455,Total : USD 31.916.221.

Tahun perolehan taksiran tagihan untuk Saka, PGN dan Pertagas adalah sebagai berikut:
Saka :
1. PPh Badan 2013
Pada tahun 2018, SEI menerima SKPKB atas PPH Badan Tahun 2013 sebesar Rp54.638.102.020
(setara US$3.538.966). SEI telah mengajukan banding kepada Pengadilan Pajak pada 10 Agustus
2020 serta membayar terlebih dahulu total SKPB tersebut sebesar US$3.538.966. Sampai saat ini SEI
masih belum mendapatkan keputusan terkait hasil banding tersebut.

2. PPh Badan 2015

Pada tahun 2019, SEI menerima SKPKB atas PPH Badan Tahun 2015 sebesar US$1.689.746. SEI
telah mengajukan banding kepada Pengadilan Pajak pada 28 Desember 2020 serta membayar
terlebih dahulu total SKPKB tersebut sebesar US$1.689.746. Sampai saat ini SEI masih belum

mendapatkan keputusan terkait hasil banding tersebut.

Io

|
Page 12 OCR 0.935
Lampiran Penjelasan Perseroan
Atas Laporan KeuanganAuditan per 31 Desember 2023

No

Pertanyaan

Jawaban

25 per 31 Desember 2023.

b. Jumlah utang pajak penghasilan pasal
29 per 31 Desember 2023.
(3 Perincian jumlah — utang — pajak

penghasilan pasal 29 berdasarkan tahun
perolehannya dan status pembayaran utang
pajak penghasilan pasal 29 tersebut.

c. Pada bagian 21d — pajak tangguhan, pada perincian
aset pajak tangguhan perusahaan, terdapat aset
pajak tangguhan aset tetap Perusahaan per 31
Desember 2023 yaitu sebesar negatif/minus
U$30,9 juta. Sementara aset pajak tangguhan aset
tetap Entitas Anak sebesar U$47,3 juta. Agar
Perseroan dapat menjelaskan latar belakang aset
pajak tangguhan aset tetap Perusahaan memiliki
angka negatif dibandingkan dengan entitas anak.

d. Pada bagian 21f — Surat Ketetapan Pajak, agar
Perseroan dapat menyampaikan data status
sengketa pajak Perseroan beserta dengan
pembayaran yang sudah dilakukan Perseroan
dengan melengkapi tabel yang tertera pada
lampiran surat ini.

Untuk PGN, Saka dan Pertagas, belum ada realisasi karena taksiran tagihan pajak tersebut adalah taksiran

3. SIPL

Pada Juni 2023, SIPL telah membayar Pajak Perusahaan Inggris sebesar GBP1.575.165 (atau setara
dengan US$1.952.121) untuk tahun pajak 2021. Pada 29 Desember 2023, HM Revenue & Customs
(“HMRC”) UK mengirimkan surat kepada SIPL yang mengakui bahwa tidak ada pajak terutang untuk
tahun 2021 sehingga terdapat lebih bayar (setelah dikurangi penalty) sebesar GB£1.470.390 (setara
US$1.881.940). Saat ini SIPL sedang dalam proses permohonan pengembalian atas lebih bayar
tersebut.

4. Fasken

Pada tahun 2022 dan 2023, Fasken telah membayar PPh Badan UK FY2021 dan FY2022 sebesar
USD7.014.853 (USD3.874.033 t USD3.140.820) melalui Silverbow Resources sebagai Operator blok
Fasken. Pajak tersebut dibayarkan berdasarkan korespondensi dari Internal Revenue Service ("IRS")
mengenai sertifikat pemotongan pajak Fasken yang dianggap tidak valid sehingga pengurangan
pajak yang sebelumnya dibayarkan, dianggap batal.

IRS juga mengeluarkan denda keterlambatan pembayaran pajak sebesar USD1.803.834 yang juga
telah dibayarkan oleh Silverbow Resources pada Desember 2022 yang kemudian ditagihkan ke
Fasken pada Februari 2023.

Fasken telah mengajukan permohonan pengembalian pajak kepada IRS atas tahun pajak 2021 dan
2022. IRS setuju dan telah memproses sebagian pengembalian dana tersebut yang direncanakan
pada Desember 2023 sebesar USD5.286.558. Proses pengembalian CIT Fasken masih berproses,
namun belum diterima oleh Fasken sampai sekarang.

PGN:
Lebih Bayar tahun 2023 USD 8.364.050 , PGN akan melaporkan LB tahun 2023 pada SPT PPh Badan
yang memiliki batas waktu 30 April 2024.

Pertagas :
lebih bayar pajak badan entitas anak Pertagas USD 5.818.000, Entitas anak tersebut akan
melaporkan LB tahun 2023 pada SPT PPh Badan yang memiliki batas waktu 30 April 2024.

g

“H
Page 13 OCR 0.935
Lampiran Penjelasan Perseroan

Atas Laporan KeuanganAuditan per 31 Desember 2023

No

Pertanyaan

Jawaban

tagihan pajak tahun 2023 yang akan dilaporkan di SPT Badan tahun 2023.
setelah dilakukan pemeriksaan oleh DJP serta dikeluarkannya SKPLB.

Realisasi baru akan didapatkan

13.b
i& ii.
(dalam USD)
KETERANGAN PGN ANAK PERUSAHAAN TOTAL
Pasal 29 29,817 15,831,276 15,861,093
Pasal 25 11,586 925,046 936,632
Total 145,677 16,652,048 16,797,725

periode pelaporan pada April 2023.

13.c

Liabilitas Pajak Tangguhan.

iii. Semua pajak penghasilan pasal 29 terlampir merupakan PPh 29 tahun 2023 yang akan dibayar pada

Pengakuan Liabilitas Pajak Tangguhan atas Aset Tetap Perusahaan disebabkan karena nilai buku komersial
lebih besar dibandingkan dengan nilai buku fiskal hal tersebut terjadi karena perbedaan umur fiskal dan
komersial yang digunakan dalam perhitungan Depresiasi, terutama aset jaringan pipa.

Jaringan pipa dan infrastrukturnya memiliki umur komersial 16 - 30 tahun, sedangkan umur fiskalnya adalah
16 tahun. Hal ini yang menyebabkan adanya perbedaan temporer kena pajak sehingga menyebabkan adanya

hn)

Page 14 OCR 0.593
Lampiran Penjelasan Perseroan
Atas Laporan KeuanganAuditan per 31 Desember 2023

No Pertanyaan Jawaban
13.d
Data status sengketa pajak Perseroan
Tama narasi
tata perade surat | Jumban (USD | ama Jantan yang sah | Juntayangsatah
reroatan Company | etangantteat || tvone | Na an Jaran | “etek
PensahanGss esa (renanepenatmgstham | 2012 Sera Janai2o17 |UsD 2050 rp dastasy 10677 RosasasitseIn Jap smanaaaos
eta Ge Near PPN penjan gas Eu Sia Tenan Jus sapanfre my0ana3 Ra sapasnan fp -
Pensham Gas Near PTM6 Api Sera Femanao7 JusooOasnftpo)Ousnetonfap”) OtsstsnfRp— smt Ro Tenang
Persita as Ners —IpPhtatan 215 Sora Apri TUSD TEA (Rp salto -Taa ap
Penantamn Cat Nesaro (PPn badan 2013 sera Tenan 217 us tesmn.1o2a72 (Rp to Tao -
SE ten 2015 KEP Tebar 2n0 USD S1S8,10200 ip Us nan us Tas
Ser in tan 215 Kep Omer 219 Tuso 1600716 /Rp 2 sd sena fuso Lan as
sesat en tadan 20 | PewanatarahAgag | Mue2s Juso — 2snioofrp Rp usp”— 257.no fuso” -
Sesat ren pas TGT 2011 |. PowanNattarah Agre | Desentr2022 Uso 13 Rp us ass: fuso -
Es ga 261 2015 | fomeanteradtantaak | Merapi (US, tp “Ito Tuso— sofa Tap
Sesat. engan 2018 Kep Aoi Jus CP AG KANE ENAK ES -
eng PPmpawta 201 Ker Baar 2012 USD ENAK FI Ip sonsaa Spaaa
ve Papa 2 201 Kon amri 2019 (USD DANA SA 5 asin
raga engan 215 SKPKS Dareter2015 Jus Gamgmasifusn 125 sae
orues pen 2015 SKPKE Denter2012 Jus AE Ea - R Oansnsn
ros Pp 201 SKpKa Desember 20 (USD TSI 0S (Rp ae sni osn EK
14 Berdasarkan CALK No. 23 — Liabilitas pembongkaran aset

dan restorasi area, Perseroan memiliki liabilitas
pembongkaran aset dan restorasi area sebesar U$146,7
juta, di mana pada tahun 2023, terdapat penambahan
provisi sebesar U$34 juta. Agar Perseroan dapat
menjelaskan:

a. Latar belakang diperlukan penambahan provisi
sebesar US 34 juta pada tahun 2023 di mana pada
tahun 2022 tidak terdapat penambahan serupa.

b. Nature dari beban akresi.

c. Estimasi Perseroan atas tahun realisasi liabilitas
pembongkaran aset dan restorasi area tersebut.

d.Jumlah yang diestimasikan akan dikeluarkan pada
saat pembongkaran aset dan restorasi area.

a&b. Provisi dibukukan pada Tahun 2023 seiring dengan sudah berjalannya Proyek Pipa Minyak Rokan,
dimana kerjasama proyek tersebut mengharuskan Pertagas untuk melakukan provisi atas Asset
Retirement Obligation atau ARO. Provisi tersebut dibukukan sebagai kegiatan pasca operasi yang
termasuk namun tidak terbatas pada pembongkaran Pipa Rokan secara permanen, penghentian
pengoperasian dan menghilangkan kemampuan fasilitas-fasilitas terkait Pipa Rokan lainnya, serta

&:

melakukan pemulihan lingkungan Pipa Rokan yang terletak di Wilayah Kerja Rokan.

Estimasi Pertagas atas tahun realiasi liabilitas, ketika kontrak kerjasama berakhir dengan Pertamina
Hulu Rokan. Kontrak awal berkisar sampai dengan Tahun 2042, adapun kontrak tersebut dapat

diperpanjang.

La
Page 15 OCR 0.938
Lampiran Penjelasan Perseroan
Atas Laporan KeuanganAuditan per 31 Desember 2023

Pertanyaan Jawaban

d. Jumlah estimasian pada saat pembongkaran adalah sebesar US$78,37jt di tahun 2042

Berdasarkan — CALK No. 27  - Pendapatan,
Penjualan/pendapatan (neto) Perseroan per 31
Desember 2023 sebesar U$3,65 miliar atau telah
mengalami kenaikan sebesar US0,08 miliar (2,186) jika
| dibandingkan dengan saldo per 31 Desember 2022
sebesar US3,57 miliar. Agar dapat dijelaskan oleh

Perseroan:
a. Nature dari pendapatan transportasi minyak dan |a. Pendapatan Transportasi Minyak merupakan pendapatan atas jasa transportasi minyak melalu pipa
informasi entitas anak Perseroan yang menjalankan yang dimiliki oleh Pertagas

kegiatan bisnis tersebut.
b. Segmen penjualan Perseroan yang berasal dari |b. Pada tahun 2023 terdapat peningkatan volume transportasi minyak yang sangat signifikan

transportasi minyak per 31 Desember 2023 yaitu dibandingkan tahun 2022 yang menyebabkan kenaikan pendapatan perseroan

sebesar US161 juta dolar atau telah mengalami

kenaikan sebesar US104 juta (18396) dibandingkan

dengan per 31 Desember 2022 yaitu US56,9 juta.

Agar dijelaskan latar belakang atas kenaikan

tersebut.

c. Segmen penjualan Perseroan yang berasal dari |c. Penurunan pendapatan penjualan minyak dan gas bumi terutama disebabkan oleh penurunan volume
penjualan minyak dan gas bumi yaitu sebesar U$431 lifting minyak dan gas di tahun 2023 dibandingkan tahun 2022, selain itu terdapat penurunan ICP tahun
juta atau telah mengalami penurunan sebesar US153 2023 dibandingkan tahun 2022

juta (1696) dibandingkan dengan per 31 Desember
2022 yaitu sebesar U$585 juta. Agar dijelaskan latar
belakang atas penurunan tersebut.

Berdasarkan CALK No. 30 — Beban dan Pendapatan | Penurunan beban obligasi sejalan dengan dilakukannya pembelian kembali obligasi oleh perusahaan dari
Keuangan, Perseroan memiliki beban keuangan yaitu | USD 1.323.114.950 di 2022 menjadi USD 552.633.015 di 2023 (Notes 20).

bunga utang obligasi sebesar US55,6 juta atau telah
mengalami penurunan sebesar U$48,2 juta (4696)
dibandingkan dengan bunga utang obligasi per 2022 yaitu

Page 16 OCR 0.759
Lampiran Penjelasan Perseroan
Atas Laporan KeuanganAuditan per 31 Desember 2023

No Pertanyaan Jawaban
sebesar U$103,8 juta. Agar dapat dijelaskan latar
belakang dan penyebab atas penurunan beban bunga
obligasi tersebut.

17 Berdasarkan CALK No. 35 — Perjanjian-perjanjian penting,

Perseroan memiliki daftar perjanjian berdasarkan jenis
barang/jasa. Pada tabel PJB LNG, Perseroan
menyampaikan daftar PJB LNG dengan 5 pihak yaitu
Petronas LNG Ltd, China National Techinal IMP & EXP
Corp, Gunvor Singapore Pte Ltd, PT Kayan LNG Nusantara
dan Chevron TipTop, ENI & Pertamina. Agar Perseroan
dapat menjelaskan:

a. Status pelaksanaan kontrak PJB LNG Perseroan

dengan melengkapi tabel berikut ini:

Tamersars | OPEN | Vetamever | Surus | Status Volume
sesagai | tahun” | kontrak | pelaksanaan | yangdibet
(akcttndatg |" komrak |” (aktual
Sesuai | 2023)
Jadwaltidak)
Petronas LNG | Pembeli Tkargo
La
Techunal IMP
| Exp Cop
Fama kn
Singapore Pte
Td
Kam emtar 10 B5ToD
IXG (og)
5.0 BBTUD
| Gora.2028)
Toamerpam | PGN | Volumeper| Status | Status Volume
sebagai | “tahun” | kontrak | petaksanaan | yangdtbeti
| (akeaoidatg | "kontrak | aktual
| Semat | 2029)
aa | Jadwaltidak)
| Chevron Pembeli 0.63 kargo
Tiplop, ENI (202
@Peranina |
| 1 kango
| 12024)

a.

Status pelaksanaan kontrak PJB LNG Perseroan

Counterparty

PN
sebagai

Volume per
tahun

Status
kontrak
aktif/tidak)

Status pelaksana:
kontrak (Sesuai
jadwal/tidak)

Volume yang

2023)

Petronas LNG
ttd

Pembeli

7 kargo

Aktif

Sesuai jadwal

Kontrak
dimulai 2024,
tidak ada

volume 2023.

China National
Techinal IMP &
EXP Corp

Penjual

7 kargo

Aktif

Sesuai jadwai

Kontrak
dimulai 2024,
tidak ada
volume 2023.

Gunvor
Singapore Pte
Ld,

Penjual

B kargo

Aktit

Kondisi FM

Kontrak
dimulai 2024,
tidak ada

volume 2023.

PT Kayan LNG
Nusantara

Pembeli

3,0 BBTUD (2023)
5,0 BBTUD (2024-
2028)

Arit

Sesuai Jadwal

22.510,60
MMBTU

Chevron TipTop,
ENI & Pertamina

Pembeli

0,63 kargo (2023)
1 kargo (2024)

Aktif

Sesuai Jadwal

0,092 kargo
(atas sisa
0.54 kargo,
telah
dilakukan
mitigasi
penjualan
Oleh penjual
sehingga
tidak ada
beban bagi
Perseroan,
dan 0.008
kargo di-carry
over ke 2024) |

Page 17 OCR 0.945
Lampiran Penjelasan Perseroan

Atas Laporan KeuanganAuditan per 31 Desember 2023

No

Pertanyaan

Jawaban

b. Sehubungan dengan kondisi force majeur kontrak
Perseroan dengan Gunvor, agar dapat dijelaskan
status status kesepakatan force majeur yang
diajukan Perseroan kepada Gunvor sampai dengan
saat ini (per Maret 2024).

Perseroan telah melakukan diskusi dengan Gunvor dan menjelaskan latar belakang yang menyebabkan
Perseroan mendeklarasi Force Majeure dan sampai dengan saat ini Perseroan dan Gunvor masih
melakukan korespondensi.

18

Berdasarkan CALK No. 17 — Ikatan dan Kontijensi,

Perseroan menjabarkan daftar — ikatan/kontijensi

Perseroan dengan beberapa pihak. Selanjutnya agar

dapat dijelaskan:

a. Pada bagian 36d yaitu terkait klaim dewan pimpinan
adat Lembaga Adat Suku Kamoro (LEMASKO) pada
tanggal 3 April 2023, mohon penjelasan:

i. Status penyelesaian perkara hukum tersebut
sampai saat ini

ii. Nilai gugatan.

ili. Apakah sudah terdapat provisi atas gugatan
tersebut? Jika belum terdapat, agar dapat
dijelaskan latar belakang belum dibentuknya
provisi tersebut.

iv. Apakah Perseroan sudah menyampaikan
keterbukaan informasi perihal perkara hukum
tersebut? Agar dapat dijelaskan.

Pada bagian 36d yaitu terkait klaim dewan pimpinan adat Lembaga Adat Suku Kamoro (LEMASKO) pada

tanggal 3 April 2023, dapat dijelaskan:

i. Sampai dengan tanggal penyelesaian laporan keuangan konsolidasian ini, Perseroan telah menjalani
beberapa proses persidangan termasuk menghadirkan beberapa saksi penting baik dari PT Freeport
Indonesia maupun dari Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian Energi dan Sumber
Daya Mineral Republik Indonesia.

ii. Nilai gugatan LEMASKO adalah Rp1,4 triliun

iii. Perseroan tidak mencatat provisi dengan pertimbangan utama bahwa gugatan yang disampaikan
oleh LEMASKO tidak berdasar mengingat Perseroan hanya menguasai barang yang berhubungan
dengan aktivitas eksplorasi dan eksploitasi minyak dan gas bumi, yang merupakan Barang Milik
Negara (BMN) serta dikuasai oleh Perseroan berdasarkan ketentuan hukum yang berlaku, dalam hal
ini sesuai PSC yang telah ditandatangani bersama dengan SKK Migas. Dengan demikian, merujuk
pada PSAK 237 (d.h PSAK 57) maka Perseroan hanya melakukan pengungkapan di dalam laporan
keuangan.

iv. Berdasarkan penjelasan diatas dan mempertimbangkan perkara tersebut masih berlangsung,
Perseroan memandang belum diperlukan melakukan Keterbukaan Informasi sampai dengan
keluarnya hasil putusan.

RR

Page 18 OCR 0.960
Lampiran Penjelasan Perseroan

Atas Laporan KeuanganAuditan per 31 Desember 2023

No

Pertanyaan

Jawaban

b.Pada bagian 36h, Perseroan menyampaikan
pengungkapan adanya gugatan yang diajukan oleh PT
Gasindo Pratama Sejati (GPS) terkait pembangunan
pipa cadangan milik PT Cikarang Listrindo Tbk yang
dibangun oleh Pertagas. Mengingat status terakhir
perkara ini adalah per 14 September 2021, di mana
Pertagas telah mengajukan banding kepada PTJ atas
kedua gugatan GPS, mohon penjelasan:
i.Status perkara hukum Pertagas dengan GPS
sampai saat ini.
ii. Apakah jumlah yang digugat sudah dibentuk
provisi oleh Perseroan? Agar dapat dijelaskan
oleh Perseroan.

Pada tanggal 14 Juni 2022, Pengadilan Tinggi Jakarta menguatkan putusan PN Jakarta Pusat atas
gugatan pertama. Pada tanggal 25 Juli 2022, Perusahaan telah mengajukan permohonan kasasi atas
gugatan pertama kepada MA.

Pada tanggal 24 Februari 2022, PTJ menguatkan putusan PN Jakarta Pusat atas gugatan kedua dan

mengabulkan sebagian gugatan penggugat dan memerintahkan para tergugat secara tanggung

renteng membayar sejumlah IDR77,3 miliar. Pada tanggal 17 Mei 2022, Perusahaan telah
mengajukan permohonan kasasi atas gugatan kedua kepada MA.

Sampai dengan tanggal penyelesaian laporan keuangan konsolidasian, manajemen belum menerima

salinan keputusan yang dikeluarkan oleh MA atas permohonan kasasi Perusahaan. Dalam hal proses

perkara hukum tersebut, masih terdapat upaya hukum luar biasa yang dapat dilakukan oleh

Perusahaan, yaitu pengajuan permohonan Peninjauan Kembali ke MA.

Saat ini Pertagas belum mencadangkan Provisi, hal ini karena :

a) Bahwa atas gugatan dari GPS tersebut masih terdapat beberapa tahapan lanjutan, terlalu dini
untuk menentukan dan menerapkan biaya provisi atas gugatan tersebut. Manajemen Pertagas
sampai dengan saat ini memiliki posisi bahwa Pertagas tidak akan terkena dampak atas gugatan
dari GPS tersebut.

b) Bahwa atas gugatan dari GPS tersebut tidak memiliki nilai yang spesifik untuk Pertagas,
melainkan hanya menyebutkan sejumlah nilai secara tanggung renteng untuk keseluruhan pihak
tergugat (tidak tersedia estimasi memadai yang handal mengenai jumlah kewajiban secara
spesifik per entitas).

c) Pertagas merupakan pihak yang ditunjuk untuk membangun fasilitas tanpa ada akses untuk
menghambat atau intervensi atas penerbitan SK Menteri ESDM 8022/2019, karena Pertagas
bukanlah pihak dalam proses penerbitan SK Menteri ESDM 8022/2019 tersebut.

Manajemen yakin bahwa Perusahaan memiliki posisi hukum yang kuat atas gugatan ini, maka dari
itu, manajemen tidak mencatat penyisihan atas nilai tuntutan di dalam laporan keuangan
konsolidasian.

File

File Open PDF
Source IDX
Size6.85 MB
Published25 Mar 2024
Pages18
Characters42,328
Text sourceOCR
OCR confidence0.905

Names mentioned 21 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked person Rachmat Hutama p.1
linked org Yayasan — Kesejahteraan p.6
linked org ST International p.6
linked org Cikarang Listrindo Tbk p.18 ×2
possible org PT Bursa Efek Indonesia p.1 ×3
possible org Otoritas Jasa Keuangan p.1 ×4
unresolved person K.H. Zainul Arifin p.1
unresolved org Perjanjian Jual Beli KUFPEC Indonesia Pangkah B.V. p.5
unresolved org Transasia Pipeline Pvt. Ltd p.6
unresolved org Yayasan Tantan p.6
unresolved org Eguity Corporation p.6
unresolved org Menteri ESDM p.8 ×3
unresolved org Gunvor Singapore Pte Ltd. p.9 ×2
unresolved org Tahun p.11 ×2
unresolved org UK FY p.12
unresolved org Petronas LNG Ltd p.16
unresolved org PT Kayan LNG Nusantara p.16
unresolved org PT Kayan LNG Nusantara Pembeli p.16
unresolved org PT Freeport Indonesia p.17
unresolved org Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia. p.17
unresolved org PT Gasindo Pratama Sejati p.18

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result