Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 184
Page 1
fap-agri.com
Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
Grow &
Innovate:
BEYOND
THE LIMIT
2025
Page 2
Laporan Keberlanjutan PT FAP AGRI Tbk B Sustainability Report
Page 3
PT FAP AGRI Tbk Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
C
Page 4
PENJELASAN
TEMA 2025
2025 Theme Statement
GROW & INNOVATE: BEYOND THE LIMIT
TUMBUH DAN BERINOVASI: MELAMPAUI BATAS
Pertumbuhan yang berkelanjutan bukan hanya Sustainable growth is not merely about expanding
tentang memperluas skala bisnis, tetapi tentang business scale, but about creating value that
menciptakan nilai yang memberi manfaat bagi benefits the environment, society and the economy
lingkungan, masyarakat, dan ekonomi secara in a balanced way. With the spirit of “Grow and
seimbang. Dengan semangat “Grow and Innovate: Innovate: Beyond the Limit”, PT FAPA Agri Tbk (“the
Beyond the Limit”, PT FAPA Agri Tbk (“Perusahaan”) Company”) affirms its commitment to continue
menegaskan komitmennya untuk terus bertumbuh to grow and innovate sustainably, beyond the
dan berinovasi secara berkelanjutan, melampaui conventional limits of the palm oil industry.
batas konvensional industri kelapa sawit.
Perusahaan meyakini bahwa pertumbuhan The Company believes that sustainable growth
yang berkelanjutan hanya dapat dicapai melalui can only be achieved through a balance between
keseimbangan antara produktivitas, efisiensi, productivity, efficiency, and responsibility to the
dan tanggung jawab terhadap bumi. Karena itu, planet. Therefore, the Company consistently
Perusahaan secara konsisten menerapkan praktik implements best practices in the management
terbaik dalam pengelolaan perkebunan dan pabrik of oil palm plantations and mills - from the
kelapa sawit — mulai dari penerapan prinsip No implementation of No Deforestation, No Peat, No
Deforestation, No Peat, No Exploitation (NDPE), Exploitation (NDPE) principles, the use of precision
penggunaan teknologi presisi untuk pemantauan technology for land monitoring, to the optimization
lahan, hingga optimalisasi limbah menjadi energi of waste into renewable energy such as biogas
terbarukan seperti biogas dan biomassa. and biomass.
Melalui strategi ini, Perusahaan tidak hanya Through this strategy, the Company focuses
berfokus pada keberlanjutan operasional, tetapi not only on operational sustainability, but also
juga pada penciptaan nilai jangka panjang bagi on long-term value creation for stakeholders -
para pemangku kepentingan — memastikan ensuring that every step of growth brings positive
bahwa setiap langkah pertumbuhan membawa impacts for People, Planet and Prosperity.
dampak positif bagi People, Planet, dan Prosperity.
Laporan Keberlanjutan PT FAP AGRI Tbk
I Sustainability Report
Page 5
PT FAP AGRI Tbk Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
II
Page 6
STRATEGI KEBERLANJUTAN
SUSTAINABILITY STRATEGY
[OJK A.1] [GRI 2-22] [GRI 2-23] [GRI 2-24]
Sebagai entitas yang beroperasi di sektor industri As an entity operating in the palm oil industry
kelapa sawit, Perusahaan menyadari bahwa sector, the Company realizes that all of its
seluruh aktivitas operasionalnya bergantung operational activities rely on the use of natural
pada pemanfaatan sumber daya alam (SDA). resources. This encourages the Company to make
Kesadaran tersebut mendorong Perusahaan untuk the principle of sustainability a foundation and
menjadikan prinsip keberlanjutan sebagai fondasi an integrated part of every aspect of its business
dan bagian yang terintegrasi dalam setiap aspek operations and decision-making.
operasional dan pengambilan keputusan bisnis.
Sejalan dengan definisi Perserikatan Bangsa- In line with the United Nations (UN) definition,
Bangsa (PBB), pembangunan berkelanjutan sustainable development is an effort to meet the
merupakan upaya untuk memenuhi kebutuhan needs of the present without compromising the
masa kini tanpa mengorbankan kemampuan ability of future generations to meet their needs.
generasi mendatang dalam memenuhi In this context, sustainable development includes
kebutuhannya. Dalam konteks ini, pembangunan creating equal access to decent work, healthcare
berkelanjutan mencakup penciptaan akses and quality education; wise utilization of natural
yang setara terhadap pekerjaan layak, layanan resources without causing pollution or permanent
kesehatan, dan pendidikan yang berkualitas; environmental damage; and inclusive policy
pemanfaatan sumber daya alam yang bijak tanpa implementation so that no one is left behind.
menimbulkan polusi atau kerusakan lingkungan
permanen; serta pelaksanaan kebijakan yang
inklusif agar tidak ada pihak yang tertinggal.
Penerapan praktik keberlanjutan di seluruh The implementation of sustainability practices
wilayah operasi Perusahaan dilandaskan pada throughout the Company’s operations is based
visi, misi, dan nilai-nilai budaya perusahaan. on the Company’s vision, mission and cultural
Dengan visi untuk menjadi salah satu perusahaan values. With a vision to become one of the
perkebunan kelapa sawit terbaik dari seluruh best oil palm plantation companies from all
aspek, Perusahaan menjalankan misinya melalui aspects, the Company carries out its mission
pengembangan yang bertanggung jawab secara through socially and environmentally responsible
sosial dan lingkungan, penerapan operasional yang development, implementation of effective and
efektif dan efisien, serta pencapaian profitabilitas efficient operations, and achievement of healthy
yang sehat dengan dukungan sumber daya profitability with the support of reliable human
manusia yang andal. resources.
Perusahaan secara konsisten memperkuat The Company consistently strengthens corporate
nilai-nilai budaya korporasi sebagai bentuk culture values as a form of internalization of
internalisasi prinsip keberlanjutan ke dalam sustainability principles into the behavior and
perilaku dan etos kerja seluruh Insan Perusahaan. work ethic of all Company personnel. By fostering
Dengan menumbuhkan integritas, komitmen, integrity, commitment, and results orientation
dan orientasi pada hasil yang memberikan that provides added value to the company,
nilai tambah bagi perusahaan, lingkungan, dan environment, and society, the Company endeavors
masyarakat, Perusahaan berupaya mewujudkan to realize operational excellence and sustainable
keunggulan operasional serta pertumbuhan bisnis business growth.
yang berkelanjutan.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui This commitment is realized through the
pembangunan budaya keberlanjutan yang development of a culture of sustainability that is
ditanamkan secara menyeluruh — antara instilled thoroughly - including through training
Laporan Keberlanjutan PT FAP AGRI Tbk
III Sustainability Report
Page 7
lain melalui program pelatihan, sosialisasi, programs, familiarization, and continuous internal
dan komunikasi internal berkelanjutan. communication. Through this approach, all
Melalui pendekatan ini, seluruh Insan Company personnel are expected to understand
Perusahaan diharapkan dapat memahami dan and implement the Company’s vision, mission and
mengimplementasikan visi, misi, serta nilai-nilai values in every work activity, so that sustainability
perusahaan dalam setiap kegiatan kerja, sehingga principles truly become part of the corporate DNA.
prinsip keberlanjutan benar-benar menjadi bagian
dari DNA korporasi.
Perusahaan juga telah memiliki himne The Company has a corporate hymn that reflects
Perusahaan yang mencerminkan visi, misi, dan its vision, mission and values. The Company has
nilai-nilai Perusahaan. Perusahaan juga telah also formulated a strategic sustainability program
merumuskan program strategis keberlanjutan that is applied to every operational activity it
yang diterapkan pada setiap aktivitas operasional carries out. This program becomes the Company’s
yang kami jalankan. Program ini menjadi arahan main direction in implementing the concept of
utama Perusahaan dalam menerapkan konsep sustainability consistently through the following 4
keberlanjutan secara konsisten melalui 4 (empat) (four) pillars:
pilar berikut:
GROW & INNOVATE: BEYOND THE LIMIT
TUMBUH DAN BERINOVASI: MELAMPAUI BATAS
EKONOMI MANUSIA SOSIAL LINGKUNGAN
ECONOMY PEOPLE SOCIETY ENVIRONMENT
Mendorong Memastikan Membangun Melestarikan dan
pertumbuhan yang kesejahteraan dan komunitas yang melindungi sumber
bertanggung jawab pekerjaan yang kuat dan kohesi daya alam
dan penciptaan layak bagi semua sosial
nilai jangka panjang
Driving responsible Ensuring well being Building strong Conserving and
growth and long- and decent work communities and protecting natural
term value creation for all social cohesion resources
PT FAP AGRI Tbk Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
IV
Page 8
Ekonomi Economy
• Menjalankan usaha dengan penuh kejujuran, • Conducting business with honesty, integrity,
integritas, dan komitmen untuk and a commitment to:
• Menuju hasil yang terbaik. • Aim for the best results;
• Menjalankan tata kelola perusahaan yang baik • Implement good and transparent corporate
dan transparan. governance;
• Peningkatan produktivitas melalui riset dan • Increase productivity through research and
inovasi. innovation;
• Mengembangkan dan meningkatkan praktik • Develop and improve best management
manajemen terbaik. practices;
• Stabilitas ekonomi bagi petani dan rantai • Economic stability for farmers and supply
pasok. chain.
Manusia People
• Menyediakan lingkungan kerja yang kondusif • Providing a conducive and supportive work
dan suportif yang mampu menghasilkan environment that enables top performance,
kinerja terbaik, aman, dan sejahtera. safety, and prosperity.
• Mencari dan mempertahankan karyawan • Seeking and retaining employees who are
yang mampu untuk melakukan aktualisasi capable of realizing their potential.
terhadap potensi mereka.
• Memfasilitasi pengembangan diri yang • Facilitating continuous self-development
berkelanjutan melalui pelatihan dan through training and learning.
pembelajaran.
• Memberikan paket remunerasi terhadap • Providing remuneration packages for
karyawan yang melakukan aktualisasi melalui employees who realize their potential through
pelatihan dan juga pencapaian kinerja. training and performance achievement.
Laporan Keberlanjutan PT FAP AGRI Tbk
V Sustainability Report
Page 9
Sosial Masyarakat Society
• Membangun hubungan dan sinergitas • Building relationships and synergies that have
yang saling memberikan dampak terhadap a mutual impact on the communities in which
komunitas masyarakat di mana Perusahaan the Company operates.
beroperasi. • Distributing CSR funds through the concept of
• Melakukan penyaluran dana CSR melalui empowerment and independence.
konsep pemberdayaan dan kemandirian. • Establishing partnership with plasma farmers
• Kemitraan dengan petani plasma dan petani and independent farmers.
swadaya. • Promotinggender equality and social inclusion.
• Kesetaraan gender dan inklusi sosial.
Lingkungan Environment
• Untuk melakukan praktik yang bertanggung • Conducting responsible practices in
jawab, sesuai dengan peraturan, terhadap accordance with regulations toward the
lingkungan dan ekosistemnya. environment and its ecosystems.
• Berusaha secara optimal untuk terus • Optimally endeavoring to continuously adhere
mematuhi prinsip-prinsip pembangunan to the principles of sustainable development for
berkelanjutan untuk kepentingan generasi the benefit of current and future generations.
saat ini dan yang akan datang.
• Pengelolaan lahan berkelanjutan: penerapan • Enforcing sustainable land management by
prinsip No Deforestation, No Peat, No implementing No Deforestation, No Peat, No
Exploitation (NDPE). Exploitation (NDPE) principles.
• Perlindungan keanekaragaman hayati di area • Protecting biodiversity in conservation areas
konservasi dan koridor satwa. and animal corridors.
• Pengendalian emisi GRK dan peningkatan • Implementing GHG emission control and
efisiensi energi (misalnya penggunaan biogas, energy efficiency improvement (e.g. use of
biomassa). biogas, biomass).
• Pengelolaan limbah dan air secara efektif. • Implementing effective waste and water
management.
• Adaptasi dan mitigasi perubahan iklim. • Implementing Climate change adaptation and
mitigation.
• Sertifikasi keberlanjutan (ISPO, RSPO, ISCC) • Ensuring sustainability certifications (ISPO,
untuk memastikan kepatuhan terhadap RSPO, ISCC) to ensure compliance with global
standar lingkungan global. environmental standards.
PT FAP AGRI Tbk Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
VI
Page 10
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan Tentang Laporan Tata Kelola
Penjelasan Direksi Profil Perusahaan
Sustainability Performance Keberlanjutan Keberlanjutan
Board of Directors’ Explanation Company Profile
Highlights About Sustainability Report Sustainability Governance
DAFTAR ISI
TABLE of Contents
IKHTISAR KINERJA
1
TENTANG LAPORAN
39 65
Manajemen Risiko dan Prinsip
BERKELANJUTAN KEBERLANJUTAN Kehati-hatian [2-23, 2-24] [E.3]
Sustainability Performance About Sustainability Risk Management and
Precautionary Principles [2-23,
Highlight Report 2-24] [E.3]
Pencapaian Kinerja Ekonomi [B.1]
Economic Performance [B.1]
3 Periode dan Lingkup Laporan
[2-2, 2-3, 2-4]
41 Efektivitas Implementasi
69
Manajemen Risiko Tahun 2025
Report Period and Scope [2-2,
Effectiveness of Risk
Pencapaian Kinerja Lingkungan
Hidup [B.2]
4 2-3, 2-4]
Management Implementation
in 2025
Economic Performance [B.1] Proses Penentuan Isi Laporan
[3-1, 3-2]
41
Pencapaian Kinerja Sosial [B.3]
5 Determination of Report Content
Etika dan Integritas [2-15, 2-23,
2-24, 2-26]
70
Social Performance [B.3] [3-1, 3-2]
Ethics and Integrity [2-15, 2-23,
2-24, 2-26]
Penghargaan dan Sertifikasi
Tahun 2025
6 Proses Penentuan Topik Material
[3-1, 3-2, 3-3]
42
Awards and Certifications in 2025 Determination Process of
Sistem Pelaporan Pelanggaran
[2-25, 2-26]
71
Material Topics [3-1, 3-2, 3-3]
Whistleblowing System [2-25,
Penghargaan dan Peristiwa
Penting 2025
9 2-26]
Awards and Key Events in 2025
Target Keberlanjutan dan
Progress Pencapaian Tahun 2025
45
Sustainability Targets and
Kepatuhan Perusahaan
terhadap Peraturan Perundang-
73
Progress in 2025
undangan [2-27]
Compliance with Laws and
Integrasi Program Keberlanjutan
48
PENJELASAN DIREKSI
Board of Directors’ 15 terhadap SDGs
Integration of Sustainability
Regulations [2-27]
Explanation Programs to SDGs
Keterlibatan Pemangku
Kepentingan [2-29] [E.4]
74
Stakeholder Engagement [2-29]
Penjelasan Direksi [2-22] [D.1]
Board of Directors’ Explanation
17 [E.4]
[2-22] [D.1]
53 76
TATA KELOLA Permasalahan terkait
KEBERLANJUTAN Pelaksanaan Kinerja
Keberlanjutan [E.5]
Sustainability Governance
Issues related to Sustainability
PROFIL PERUSAHAAN
Company Profile 25 Prinsip Penerapan Tata Kelola
Perusahaan
55
Implementation [E.5]
Implementation Principles of
Membangun Budaya
Keberlanjutan [F.1]
77
Identitas Perusahaan
[2-1, 2-6] [C.2]
27 Corporate Governance
Building Sustainability Culture
Corporate Identity [F.1]
[2-1, 2-6] [C.2]
Struktur Tata Kelola
Keberlanjutan [2-9, 2-10, 2-11,
56
2-12, 2-13, 2-14, 2-16, 2-18] [E.1]
Sejarah Singkat Perusahaan
Company History
28 Sustainability Governance
Structure [2-9, 2-10, 2-11, 2-12,
Visi, Misi, dan Budaya
Keberlanjutan [C.1]
29
2-13, 2-14, 2-16, 2-18] [E.1] KINERJA EKONOMI
Economic Performance 79
Vision, Mission, and
Badan Tata Kelola Tertinggi dan
57
Sustainability Culture [C.1]
Komitenya
Supreme Governance Body and
Perbandingan Target dan Kinerja
Produksi, Portofolio, Target
81
its Committees Pembiayaan atau Investasi,
Skala Organisasi [2-7] [C.3]
Organization Scale [2-7] [C.3]
31 Pendapatan, dan Laba Rugi
Unit Penanggung Jawab
Pelaksanaan Keberlanjutan
59 [F.2, F.3] [201-1, 201-2, 201-3,
201-4]
Wilayah Operasional dan Pangsa
Pasar Perusahaan [2-1] [C.3]
33 Unit in Charge of Sustainability Comparison of Targets and
Operational Area and Market Implementation Performance in Production,
Share [2-1] [C.3] Portfolio, Financing or
Benturan Kepentingan [2-15]
Conflict of Interest [2-15]
61 Investment Targets, Revenue,
Produk, Layanan, dan Kegiatan
Usaha Perusahaan [2-6] [C.4]
35 and Profit and Loss
[F.2, F.3] [201-1, 201-2, 201-3,
Products, Services, and
Program Pengembangan
Kompetensi Organ Tata Kelola
62 201-4]
Business Activities [2-6] [C.4]
Keberlanjutan [2-17] [E.2]
Competency Development
Implikasi Finansial, Risiko, dan
83
Rantai Pasok Perusahaan [2-6]
Company Supply Chain [2-6]
36 Program of Sustainability
Peluang Akibat Perubahan Iklim
[201-2]
Governance Organs [2-17] [E.2] Financial Implications, Risks,
Keanggotaan dalam Asosiasi
[2-28] [C.5]
37 Evaluasi Kinerja Badan Tata
63
and Opportunities Due to
Climate Change
Association Membership Kelola Tertinggi [2-18]
[201-2]
[2-28] [C.5] Performance Assessment of
Highest Governance Body [2-18] Kebijakan Program Pensiun
84
Perubahan Organisasi yang
Bersifat Signifikan [2-6] [C.6]
37 Kebijakan Remunerasi
64
[201-3]
Retirement Program Policy
Significant Organizational [2-19, 2-20, 2-21]
[201-3]
Changes [2-6] [C.6] Remuneration Policy
[2-19, 2-20, 2-21]
Laporan Keberlanjutan PT FAP AGRI Tbk
VII Sustainability Report
Page 11
Tanggung Jawab Pengembangan
Kinerja Ekonomi Kinerja Lingkungan Hidup Kinerja Sosial Produk/Jasa Berkelanjutan Lain-Lain
Economic Performance Environmental Performance Social Performance Responsibility for Sustainable Miscellaneous
Product/ Service Development
84 125 162
Bantuan Subsidi Pemerintah KINERJA SOSIAL LAIN-LAIN
[201-4] Social Performance Miscellaneous
Government Subsidy Assistance
[201-4] Komitmen Perusahaan untuk External Assurance [G.1]
Memberikan Layanan atas 127 External Assurance [G.1] 162
Dampak Ekonomi Tidak
Langsung [203-1, 203-2]
85 Produk dan/atau Jasa yang
Setara Kepada Konsumen [F.17] Hasil Umpan Balik Pemangku
Indirect Economic Impact Commitment to Providing Equal Kepentingan pada Tahun 162
[203-1, 203-2] Products and/or Services to Sebelumnya [G.4]
Consumers [F.17] Results of Stakeholder Feedback
Membangun Hubungan Kuat
dengan Pemasok Lokal [204-1]
87 Aspek Ketenagakerjaan
in the Previous Year [G.4]
Building Strong Relationships Employment Aspect 127 Pernyataan Dewan Komisaris
with Local Suppliers [204-1] dan Direksi Tentang Tanggung 163
Aspek Masyarakat Jawab Atas Laporan
Kepatuhan Terhadap Pajak
88 Social Aspect 141 Keberlanjutan 2025
[207-1, 207-2, 207-3, 207-4] Responsibility Statement by the
Tax Compliance [207-1, 207-2, Board of Commissioners and
207-3, 207-4] the Board of Directorsfor the
2025 Sustainability Report
TANGGUNG JAWAB
PENGEMBANGAN Lembar Umpan Balik [G.2]
PRODUK/JASA Feedback Sheet [G.2] 164
KINERJA LINGKUNGAN BERKELANJUTAN
155 Pemenuhan Kriteria Peraturan
165
91
HIDUP Responsibility for Otoritas Jasa Keuangan No.
Environmental Sustainable Product/ 51/POJK.03/2017 Penerapan
Performance Service Development Keuangan Berkelanjutan bagi
Lembaga Jasa Keuangan,
Aspek Umum Pengembangan Produk
General Aspect 93 Berkelanjutan [F.26] 157
Emiten, dan Perusahaan Publik
[G.5]
Sustainable Product Criteria Fulfillment of Financial
Aspek Pengaduan Terkait
Lingkungan Hidup 94 Development [F.26] Services Authority Regulation
No. 51/POJK.03/2017
Environmental Complaint Produk yang sudah Dievaluasi
Aspect Keamanannya Bagi Pelanggan 158 Implementation of Sustainable
Finance for Financial Services
[F.27] [416-1, 416-2] Institutions, Issuers, and Public
Aspek Keanekaragaman Hayati
Biodiversity Aspect 95 Products That Have Been
Evaluated for Customer Safety
Companies [G.5]
[F.27] [416-1, 416-2] Referensi Silang GRI Standard
Aspek Emisi
Emission Aspects 98 Cross Reference of GRI 168
Dampak Produk [F.28]
Menebar Manfaat untuk Product Impact [F.28] 159 Standard
Mencapai Pembangunan 110 Jumlah Produk yang Ditarik
Berkelanjutan [3-3]
Spreading Benefits to Achieve
Kembali [F.29] 161
Number of Recalled Products
Sustainable Development [F.29]
[3-3]
Survei Kepuasan Pelanggan
Perilaku Anti Persaingan Usaha
[206-1] 112 [F.30] 161
Customer Satisfaction Survey
Anti-Competitive Behavior [F.30]
[206-1]
Aspek Material
Material Aspect 113
Aspek Energi
Energy Aspect 116
Aspek Air
Water Aspect 118
Penilaian Lingkungan Pemasok
[308-1, 308-2] 123
Supplier Environmental
Assessment [308-1, 308-2]
PT FAP AGRI Tbk Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
VIII
Page 12
Laporan Keberlanjutan PT FAP AGRI Tbk 1 Sustainability Report
Page 13
01
"
Keberlanjutan merupakan fondasi utama
dalam memastikan pertumbuhan Perusahaan
yang berimbang antara kinerja ekonomi,
tanggung jawab lingkungan, dan kontribusi
sosial. Melalui pengelolaan yang terintegrasi,
Perusahaan berkomitmen menciptakan nilai
jangka panjang yang berkelanjutan bagi
seluruh pemangku kepentingan.
Sustainability is the cornerstone of ensuring the
Company’s balanced growth, which integrates
economic performance, environmental responsibility,
and social contribution. Through integrated
management, the Company is committed to creating
sustainable long-term value for all stakeholders.
IKHTISAR
KINERJA
KEBERLANJUTAN
SUSTAINABILITY
PERFORMANCE HIGHLIGHTS
PT FAP AGRI Tbk Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
2
Page 14
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan Tentang Laporan Tata Kelola
Penjelasan Direksi Profil Perusahaan
Sustainability Performance Keberlanjutan Keberlanjutan
Board of Directors’ Explanation Company Profile
Highlights About Sustainability Report Sustainability Governance
Pencapaian Kinerja Ekonomi
Economic Performance
[OJK B.1]
Distribusi Nilai Ekonomi kepada Pemangku
Penjualan Neto Kepentingan:
Net Sales Economic Value Distributed to Stakeholders:
Rp Rp
7,58 ↑32% 5,83 ↑18%
triliun/trillion triliun/trillion
Produksi Tandan Buah Segar (TBS): Produksi Minyak Sawit Mentah:
Fresh Fruit Bunch (FFB) Production: Crude Palm Oil Production:
1.414.578 323.479
ton/tons ton/tons
Uraian/Description Satuan/Unit 2025 2024 2023
Kinerja Keuangan/Financial Performance
Rp juta
Penjualan Neto/Net Sales 7.580.783 5.742.984 5.062.244
million Rp
Rp juta
Laba Bersih Tahun Berjalan/Net Profit for the Year 1.120.971 571.454 161.679
million Rp
Distribusi Nilai Ekonomi kepada Pemangku Kepentingan Rp juta
5.829.569 4.919.577 4.837.619
Economic Value Distributed to Stakeholders million Rp
Merujuk pada bagian Penggunaan Material
Ramah Lingkungan dalam Laporan
Produk Ramah Lingkungan Jumlah Keberlanjutan ini
Environmentally Friendly Products Total Referring to the Use of Environmentally
Friendly Materials section in this
Sustainability Report.
Kinerja Produksi/Production Performance
Tandan Buah Segar (TBS)/Fresh Fruit Bunches (FFB) Ton/Tons 1.414.578 1.312.257 1.261.820
Minyak Sawit Mentah/Crude Palm Oil Ton/Tons 323.479 297.758 307.674
Laporan Keberlanjutan PT FAP AGRI Tbk
3 Sustainability Report
Page 15
Tanggung Jawab Pengembangan
Kinerja Ekonomi Kinerja Lingkungan Hidup Kinerja Sosial Produk/Jasa Berkelanjutan Lain-Lain
Economic Performance Environmental Performance Social Performance Responsibility for Sustainable Miscellaneous
Product/ Service Development
Pencapaian Kinerja Lingkungan Hidup
Environmental Performance
[OJK B.2]
Total Penggunaan Air (m3):
Total Water Use (m3):
1.218.467
m3
Inventaris Emisi GRK: Biaya Lingkungan Hidup:
GHG Emissions Inventory: Environmental Cost:
230.734,29 Rp 7.124
Ton CO2e juta/million
Uraian/Description Satuan/Unit 2025 2024 2023
Penggunaan Energi/Energy Use GJ 457.951 484.719 525.943
Inventaris Emisi GRK/GHG Emissions Inventory Ton CO2e 230.734,29 300.105,73 217.407,06
Limbah B3 yang Dihasilkan/Hazardous Waste Generated Ton 38,26 23,77 21,27
Penggunaan Air /Water Use m3 1.218.467 1.350.942 1.417.243
Informasi: Perhitungan didasarkan pada emisi Scope 1 dan 2 untuk semua perkebunan dan pabrik kelapa sawit FAPA. Metode perhitungan mengacu pada
metodologi ISCC, sebagaimana dijelaskan dalam dokumen ISCC EU 205 V4.1.
Information: Calculations are based on Scope 1 and 2 emissions for all FAPA plantations and mills. The calculation method refers to the ISCC methodology, as
described in ISCC document EU 205 V4.1.
Pengelolaan Dampak Lingkungan/Environmental Impact Management
Pengelolaan Area Konservasi Conservation Area Management
1. Perlindungan dan Manajemen Area NKT 1. Protection and Management of HCV and
dan SKT. HCS Areas.
2. Pembukaan Lahan Tanpa Bakar serta 2. Zero Burning Land Clearing as well as
Pencegahan dan Penanggulangan Forest and Land Fire Prevention and
Kebakaran Hutan dan Lahan. Management.
3. Tanpa Deforestasi. 3. No Deforestation.
4. Konservasi Keanekaragaman Hayati. 4. Biodiversity Conservation.
5. Pengendalian Hama dan Pengurangan 5. Pest Control and Chemical Use
Penggunaan Bahan Kimia. Reduction.
6. Upaya Pengelolaan Limbah. 6. Waste Management Efforts.
7. Pengelolaan Penggunaan Air yang 7. Responsible Water Use Management.
Bertanggung Jawab.
PT FAP AGRI Tbk Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
4
Page 16
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan Tentang Laporan Tata Kelola
Penjelasan Direksi Profil Perusahaan
Sustainability Performance Keberlanjutan Keberlanjutan
Board of Directors’ Explanation Company Profile
Highlights About Sustainability Report Sustainability Governance
Pencapaian Kinerja Sosial
Social Performance
[OJK B.3]
Realisasi Penyaluran Dana Program CSR: Total Karyawan:
Realization of CSR Program Fund Distribution: Total Employees:
Rp 4.121 14.671
juta/million karyawan/employees
Tingkat Frekuensi Kecelakaan:*
Accident Frequency Rate:
Kalimantan Utara/North Kalimantan: Kalimantan Timur/East Kalimantan:
1,38 0,72
*per satu juta jam kerja / per one million working hours
Uraian/Description Satuan/Unit 2025 2024 2023
Realisasi Penyaluran Dana Program CSR Masyarakat Rp juta
4.121 3.587 3.320
Realization of CSR Program Fund Distribution million Rp
Jumlah Karyawan/Total Employees Orang/People 14.671 15.907 16.143
Total Jam Pelatihan/Total Training Hours Jam/Hours 7.258* 38.223 19.282
Tingkat Perputaran Karyawan/Employee Turnover Rate % 26,22 25,30 17,91
* Terdapat perubahan metode perhitungan / There is a change in the calculation methodology
Laporan Keberlanjutan PT FAP AGRI Tbk
5 Sustainability Report
Page 17
Tanggung Jawab Pengembangan
Kinerja Ekonomi Kinerja Lingkungan Hidup Kinerja Sosial Produk/Jasa Berkelanjutan Lain-Lain
Economic Performance Environmental Performance Social Performance Responsibility for Sustainable Miscellaneous
Product/ Service Development
Penghargaan dan Sertifikasi Tahun 2025
Awards and Certifications in 2025
Penghargaan Tahun 2025
Awards in 2025
Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup (PROPER)
- Peringkat Biru
Corporate Performance Rating Program in Environmental Management (PROPER) – Blue Rating
Diberikan kepada Tanggal Penyerahan
Awarded to Award Date
PT Borneo Bhakti Sejahtera 23 Juni 2025
June 23, 2025
Diberikan oleh
Awarded by
Gubernur Kalimantan Timur
East Kalimantan Governor
Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup (PROPER)
- Peringkat Hijau
Corporate Performance Rating Program in Environmental Management (PROPER) – Green Rating
Diberikan kepada Tanggal Penyerahan
Awarded to Award Date
PT Tirta Madu Sawit Jaya November 2025
November 2025
Diberikan oleh
Awarded by
Gubernur Kalimantan Utara
North Kalimantan Governor
Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup (PROPER)
- Peringkat Biru
Corporate Performance Rating Program in Environmental Management (PROPER) – Blue Rating
Diberikan kepada Tanggal Penyerahan
Awarded to Award Date
PT Karangjuang Hijau Lestari November 2025
November 2025
Diberikan oleh
Awarded by
Gubernur Kalimantan Utara
North Kalimantan Governor
PT FAP AGRI Tbk Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
6
Page 18
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan Tentang Laporan Tata Kelola
Penjelasan Direksi Profil Perusahaan
Sustainability Performance Keberlanjutan Keberlanjutan
Board of Directors’ Explanation Company Profile
Highlights About Sustainability Report Sustainability Governance
Sertifikasi Tahun 2025
Certifications in 2025
Perkebunan Kelapa Sawit Berkelanjutan Indonesia
Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO)
Diberikan kepada Masa berlaku
Awarded to Validity Period
PT Bhumi Simanggaris Indah 19 Juli 2021 – 18 Juli 2026
19 Juli 2021 – 18 Juli 2026
Diberikan oleh
Awarded by
PT Mutu Hijau Indonesia
Perkebunan Kelapa Sawit Berkelanjutan Indonesia
Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO)
Diberikan kepada Masa berlaku
Awarded to Validity Period
PT Karangjuang Hijau Lestari 17 Juni 2022 – 7 Maret 2026
June 17, 2022 – March 7, 2026
Diberikan oleh
Awarded by
PT Mutu Hijau Indonesia
Perkebunan Kelapa Sawit Berkelanjutan Indonesia
Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO)
Diberikan kepada Masa berlaku
Awarded to Validity Period
PT Bulungan Hijau Perkasa 28 Mei 2024 – 27 Mei 2029
May 28, 2024 – May 27, 2029
Diberikan oleh
Awarded by
PT Mutu Hijau Indonesia
Laporan Keberlanjutan PT FAP AGRI Tbk
7 Sustainability Report
Page 19
Tanggung Jawab Pengembangan
Kinerja Ekonomi Kinerja Lingkungan Hidup Kinerja Sosial Produk/Jasa Berkelanjutan Lain-Lain
Economic Performance Environmental Performance Social Performance Responsibility for Sustainable Miscellaneous
Product/ Service Development
Perkebunan Kelapa Sawit Berkelanjutan Indonesia
Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO)
Diberikan kepada Masa berlaku
Awarded to Validity Period
PT Borneo Bhakti Sejahtera 2 Juni 2025 – 1 Juni 2030
June 2, 2025 – Juni 1, 2030
Diberikan oleh
Awarded by
PT TSI Sertifikasi Internasional
Perkebunan Kelapa Sawit Berkelanjutan Indonesia
Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO)
Diberikan kepada Masa berlaku
Awarded to Validity Period
PT Tirta Madu Sawit Jaya 17 September 2025 – 16 September 2030
September 17, 2025 – September 16, 2030
Diberikan oleh
Awarded by
Tropical Rainforest International Certification (TRIC)
KOSHER
Diberikan kepada Masa berlaku
Awarded to Validity Period
PT Tirta Madu Sawit Jaya 1 Agustus 2025 – 1 Agustus 2026
August 1, 2025 - August 1, 2026
Diberikan oleh
Awarded by
Rabbi Mordechai Abergel Orthodox Jewish
Community of Singapore
PT FAP AGRI Tbk Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
8
Page 20
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan Tentang Laporan Tata Kelola
Penjelasan Direksi Profil Perusahaan
Sustainability Performance Keberlanjutan Keberlanjutan
Board of Directors’ Explanation Company Profile
Highlights About Sustainability Report Sustainability Governance
Peristiwa Penting Tahun 2025
Key Events in 2025
05 Januari 2025/January 5, 2025
Komisioning Pabrik Kelapa Sawit PT KPL
Commissioning of the Palm Oil Mill of PT KPL
Dimulai pengolahan TBS pertama kali
Commencement of Fresh Fruit Bunches (TBS) processing
06 Januari 2025/January 6, 2025
Kick Off Rapat Tahunan FAPA
FAPA Annual Meeting Kick-Off
Kick Off Meeting FAP Agri
FAP Agri Kick-Off Meeting
21–26 April 2025/April 21–26, 2025
Survailen Audit 4
Surveillance Audit 4
Audit Perkebunan Kelapa Sawit Berkelanjutan Indonesia (ISPO)
pada PT Karangjuang Hijau Lestari
Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO) Audit on PT Karangjuang
Hijau Lestari
Laporan Keberlanjutan PT FAP AGRI Tbk
9 Sustainability Report
Page 21
Tanggung Jawab Pengembangan
Kinerja Ekonomi Kinerja Lingkungan Hidup Kinerja Sosial Produk/Jasa Berkelanjutan Lain-Lain
Economic Performance Environmental Performance Social Performance Responsibility for Sustainable Miscellaneous
Product/ Service Development
19–20 Mei 2025/May 19–20, 2025
Audit Tahap 1
Phase 1 Audit
Audit Perkebunan Kelapa Sawit Berkelanjutan Indonesia pada PT
Riau Agung Karya Abadi
Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO) Audit on PT Riau Agung
Karya Abadi
16–20 Juni 2025/June 16–20, 2025
Survailen Audit 1
Surveillance Audit 1
Audit Perkebunan Kelapa Sawit Berkelanjutan Indonesia pada PT
Bulungan Hijau Perkasa
Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO) Audit on PT Bulungan Hijau
Perkasa
21–25 Juli 2025/July 21–25, 2025
Survailen Audit 4
Surveillance Audit 4
Audit Perkebunan Kelapa Sawit Berkelanjutan Indonesia pada PT
Bhumi Simanggaris Indah
Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO) Audit on PT Bhumi
Simanggaris Indah
PT FAP AGRI Tbk Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
10
Page 22
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan Tentang Laporan Tata Kelola
Penjelasan Direksi Profil Perusahaan
Sustainability Performance Keberlanjutan Keberlanjutan
Board of Directors’ Explanation Company Profile
Highlights About Sustainability Report Sustainability Governance
6 Agustus 2025/August 6, 2025
Expose Publik UKL-UPL PT Marsam Citra Adiperkasa
Public Disclosure of UKL-UPL for PT Marsam Citra Adiperkasa
Expose Publik UKL-UPL PT Marsam Citra Adiperkasa
Public Disclosure of UKL-UPL for PT Marsam Citra Adiperkasa
15 Agustus 2025/August 15, 2025
Peringatan Hari Lingkungan Hidup Kabupaten Kampar atas nama PT Riau Agung Karya Abadi
Commemoration of Environmental Day in Kampar Regency on behalf of PT Riau Agung Karya Abadi
Peringatan Hari Lingkungan Hidup Kabupaten Kampar atas nama
PT Riau Agung Karya Abadi
Commemoration of Environmental Day in Kampar Regency on
behalf of PT Riau Agung Karya Abadi
16 September 2025/September 16, 2025
Audit Resertifikasi
Recertification Audit
Audit Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO) pada PT Tirta Madu
Sawit Jaya
Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO) Audit on PT Tirta Madu Sawit
Jaya
Laporan Keberlanjutan PT FAP AGRI Tbk
11 Sustainability Report
Page 23
Tanggung Jawab Pengembangan
Kinerja Ekonomi Kinerja Lingkungan Hidup Kinerja Sosial Produk/Jasa Berkelanjutan Lain-Lain
Economic Performance Environmental Performance Social Performance Responsibility for Sustainable Miscellaneous
Product/ Service Development
19 September 2025/September 19, 2025
Expose Publik Pertek Emisi PT Marsam Citra Adiperkasa
Public Expose on PT Marsam Citra Adiperkasa’s Emissions
Kegiatan expose publik terkait Persetujuan Teknis (Pertek) Emisi PT
Marsam Citra Adiperkasa
Public expose on the Technical Approval (Pertek) for Emissions at PT
Marsam Citra Adiperkasa
10–11 Oktober 2025/October 10–11, 2025
Forum Berkelanjutan Internasional Indonesia
Indonesia International Sustainability Forum
Partisipasi dalam Indonesia International Sustainability Forum
2025
Participation in the Indonesia International Sustainability Forum
2025
23 Oktober 2025/October 23, 2025
15th ISCC Regional Stakeholder Meeting South East Asia
Pertemuan Pemangku Kepentingan Regional ke-15 Asia Tenggara
Partisipasi dalam Forum Berkelanjutan Internasional Indonesia
2025
Participation in the Indonesia International Sustainability Forum
2025
PT FAP AGRI Tbk Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
12
Page 24
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan Tentang Laporan Tata Kelola
Penjelasan Direksi Profil Perusahaan
Sustainability Performance Keberlanjutan Keberlanjutan
Board of Directors’ Explanation Company Profile
Highlights About Sustainability Report Sustainability Governance
25 Oktober 2025/October 25, 2025
Komisioning Pabrik Biogas Pertama FAPA PT Tirta Madu Sawit Jaya
Commissioning of FAPA’s First Biogas Plant at PT Tirta Madu Sawit Jaya
Komisioning Pabrik Biogas Pertama FAPA PT Tirta Madu Sawit Jaya
Commissioning of FAPA’s First Biogas Plant at PT Tirta Madu Sawit
Jaya
7 November 2025/November 7, 2025
Expose Publik Pertek Emisi PT Borneo Bhakti Sejahtera
Public Expose on PT Borneo Bhakti Sejahtera’s Emissions
Kegiatan expose publik terkait Persetujuan Teknis (Pertek) Emisi PT
Borneo Bhakti Sejahtera
Public expose on the Technical Approval for Emissions at PT Borneo
Bhakti Sejahtera
Laporan Keberlanjutan PT FAP AGRI Tbk
13 Sustainability Report
Page 25
Tanggung Jawab Pengembangan
Kinerja Ekonomi Kinerja Lingkungan Hidup Kinerja Sosial Produk/Jasa Berkelanjutan Lain-Lain
Economic Performance Environmental Performance Social Performance Responsibility for Sustainable Miscellaneous
Product/ Service Development
24-27 November 2025/November 24-27, 2025
Audit Tahap 2
Phase 2 Audit
Audit Indonesian Perkebunan Kelapa Sawit Berkelanjutan Indonesia
pada PT Riau Agung Karya Abadi
Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO) Audit on PT Riau Agung
Karya Abadi
23 Desember 2025/December 23, 2025
Penyerahan Sertifikat PROPER oleh Gubernur Provinsi Kalimantan Utara
Presentation of PROPER Certificates by the Governor of North Kalimantan Province
Penyerahan penghargaan PROPER kepada PT Tirta Madu Sawit Jaya
dan PT Karangjuang Hijau Lestari
Presentation of the PROPER award to PT Tirta Madu Sawit Jaya and
PT Karangjuang Hijau Lestari
PT FAP AGRI Tbk Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
14
Page 26
Laporan Keberlanjutan PT FAP AGRI Tbk 15 Sustainability Report
Page 27
02
"
Perusahaan terus memperkuat komitmen
keberlanjutan melalui strategi yang
terintegrasi dalam setiap aspek
operasional dan pengambilan keputusan.
Dengan mengedepankan prinsip tata
kelola yang baik serta pengelolaan
risiko yang berkelanjutan. Perusahaan
berupaya menciptakan pertumbuhan
yang resilien dan bertanggung jawab.
The Company continuously strengthens its
commitment to sustainability through strategies
integrated into every aspect of its operations and
decision-making. By prioritizing the principles
of good governance and sustainable risk
management, the Company endeavors to achieve
resilient and responsible growth.
PENJELASAN
DIREKSI
BOARD OF DIRECTOR’S
EXPLANATION
PT FAP AGRI Tbk Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
16
Page 28
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan Tentang Laporan Tata Kelola
Penjelasan Direksi Profil Perusahaan
Sustainability Performance Keberlanjutan Keberlanjutan
Board of Directors’ Explanation Company Profile
Highlights About Sustainability Report Sustainability Governance
Penjelasan Direksi
"
Board of Director’s Explanation
[OJK D.1] [GRI 2-22]
Keberlanjutan bukan lagi
sekadar komitmen, melainkan
fondasi utama dalam setiap
keputusan bisnis Perusahaan.
Kami percaya bahwa
pertumbuhan yang
berkelanjutan hanya dapat
dicapai melalui keseimbangan
antara kinerja ekonomi,
tanggung jawab lingkungan, dan
kontribusi sosial yang nyata.
Sustainability is no longer merely
a commitment, but rather the
fundamental foundation underpinning
every business decision of the Company.
We believe that sustainable growth can
only be achieved through a balanced
integration of economic performance,
environmental responsibility, and
meaningful social contribution.
RICKY
TJANDRA
Direktur Utama
President Director
Laporan Keberlanjutan PT FAP AGRI Tbk
17 Sustainability Report
Page 29
Tanggung Jawab Pengembangan
Kinerja Ekonomi Kinerja Lingkungan Hidup Kinerja Sosial Produk/Jasa Berkelanjutan Lain-Lain
Economic Performance Environmental Performance Social Performance Responsibility for Sustainable Miscellaneous
Product/ Service Development
Para Pemegang Saham dan Pemangku Distinguished Shareholders and
Kepentingan yang Terhormat, Stakeholders,
Puji syukur kami panjatkan ke hadirat Tuhan Yang We extend our gratitude to Almighty God for
Maha Esa atas limpahan rahmat dan karunia-Nya, His blessings and grace, which have enabled PT
sehingga PT FAP Agri Tbk dapat melalui tahun FAP Agri Tbk to navigate the financial year 2025
buku 2025 dengan baik di tengah dinamika dan successfully amid evolving industry dynamics and
tantangan industri yang terus berkembang. Tahun challenges. 2025 marked a dynamic year for the
2025 merupakan tahun yang penuh dinamika bagi global palm oil industry; however, the Company
industri kelapa sawit global, namun di tengah successfully turned challenges into opportunities,
berbagai tantangan tersebut, Perusahaan berhasil delivering performance that exceeded targets,
mencatatkan kinerja yang melampaui target, with net sales growing by 32% and net profit
dengan pertumbuhan penjualan neto sebesar nearly doubling compared to the previous year.
32% dan laba bersih yang meningkat hampir dua Nevertheless, the Company has maintained its
kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya. Namun operational performance while continuing its
demikian, Perusahaan mampu menjaga kinerja transformation toward more responsible and
operasional dan melanjutkan transformasi menuju sustainable business practices.
praktik bisnis yang lebih bertanggung jawab.
Dalam menghadapi kondisi tersebut, manajemen In responding to these conditions, the Company’s
Perusahaan secara konsisten menjalankan management has consistently implemented
berbagai langkah strategis untuk memperkuat various strategic measures to strengthen business
ketahanan usaha sekaligus memastikan bahwa resilience while ensuring that sustainability
prinsip keberlanjutan tetap menjadi landasan principles remain at the core of all business
utama dalam setiap aktivitas bisnis. Kami terus activities. We have continuously driven operational
mendorong efisiensi operasional, optimalisasi efficiency, optimized resource utilization, and
pemanfaatan sumber daya, serta pengelolaan enhanced the management of environmental
dampak lingkungan dan sosial secara lebih terukur and social impacts in a more measurable and
dan terintegrasi. integrated manner.
Komitmen Perusahaan terhadap pembangunan The Company’s commitment to sustainable
berkelanjutan diwujudkan melalui berbagai development is reflected in a range of initiatives
inisiatif yang berfokus pada peningkatan efisiensi focused on improving energy efficiency, reducing
energi, pengurangan emisi, serta penerapan emissions, and implementing circular economy
praktik ekonomi sirkular. Pemanfaatan limbah practices. The utilization of operational waste as
operasional sebagai sumber energi alternatif an alternative energy source represents one of our
menjadi salah satu langkah nyata yang tidak hanya tangible efforts, which not only supports efficiency
mendukung efisiensi, tetapi juga memberikan nilai but also generates added environmental value.
tambah bagi lingkungan. Upaya ini sejalan dengan This initiative aligns with the Company’s vision to
visi Perusahaan untuk menciptakan pertumbuhan achieve sustainable and inclusive growth.
yang berkelanjutan dan inklusif.
Ke depan, Perusahaan akan terus memperkuat Looking ahead, the Company plans to continue
strategi keberlanjutan melalui peningkatan tata reinforcing its sustainability strategy through
kelola, inovasi operasional, serta kolaborasi enhanced governance, operational innovation,
dengan seluruh pemangku kepentingan. Kami and collaboration with all stakeholders. We are
PT FAP AGRI Tbk Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
18
Page 30
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan Tentang Laporan Tata Kelola
Penjelasan Direksi Profil Perusahaan
Sustainability Performance Keberlanjutan Keberlanjutan
Board of Directors’ Explanation Company Profile
Highlights About Sustainability Report Sustainability Governance
meyakini bahwa dengan komitmen yang kuat confident that with strong commitment and a
dan langkah yang terarah, PT FAP Agri Tbk akan well-defined direction, PT FAP Agri Tbk will be
mampu menghadapi berbagai tantangan sekaligus well-positioned to address future challenges while
memanfaatkan peluang untuk menciptakan capitalizing on opportunities to create long-term
nilai jangka panjang bagi seluruh pemangku value for all stakeholders.
kepentingan.
Kebijakan Untuk Merespon Tantangan Policies To Address Challenges In
Dalam Pemenuhan Strategi Keberlanjutan Delivering Sustainability Strategy
(OJK D.1.a) (OJK D.1.a)
Dalam menghadapi dinamika industri perkebunan In addressing the increasingly complex
kelapa sawit yang semakin kompleks, Perusahaan dynamics of the palm oil plantation industry,
terus memperkuat kebijakan strategis yang adaptif the Company continues to strengthen adaptive
dan berorientasi pada keberlanjutan. Tantangan and sustainability-oriented strategic policies.
utama yang dihadapi mencakup peningkatan Key challenges include heightened regulatory
tuntutan regulasi, ekspektasi pemangku requirements, increasing stakeholder expectations
kepentingan terhadap praktik operasional yang for responsible operational practices, and global
bertanggung jawab, serta tekanan global terkait isu pressures related to climate change and supply
perubahan iklim dan keberlanjutan rantai pasok. chain sustainability. Accordingly, the Company
Oleh karena itu, Perusahaan memastikan bahwa ensures that all operational and business
seluruh kebijakan operasional dan bisnis selaras policies are aligned with integrated sustainability
dengan prinsip keberlanjutan yang terintegrasi. principles.
Sebagai respons atas tantangan tersebut, In response to these challenges, the Company
Perusahaan telah mengimplementasikan has implemented various policies that
berbagai kebijakan yang menitikberatkan pada emphasize resource efficiency, environmental
efisiensi penggunaan sumber daya, pengurangan impact reduction, and strengthened corporate
dampak lingkungan, serta penguatan tata kelola governance. One of the key focuses is optimizing
perusahaan. Salah satu fokus utama adalah the utilization of operational waste, such as
optimalisasi pemanfaatan limbah operasional, shells and fiber, as alternative energy sources.
seperti cangkang dan fibre, sebagai sumber energi This policy not only supports energy efficiency but
alternatif. Kebijakan ini tidak hanya mendukung also reinforces the Company’s commitment to
efisiensi energi, tetapi juga memperkuat implementing circular economy principles across
komitmen Perusahaan dalam menerapkan prinsip all operational lines. In addition, the Company has
ekonomi sirkular di seluruh lini operasional. developed the utilization of palm oil mill effluent
Selain itu, Perseroan juga mengembangkan (POME) through biogas technology, where methane
pemanfaatan limbah cair kelapa sawit (Palm Oil gas is captured and converted into electricity. This
Mill Effluent/POME) melalui teknologi biogas, di initiative contributes to improving fuel efficiency,
mana gas metana yang dihasilkan dimanfaatkan particularly in reducing diesel consumption, while
sebagai sumber energi listrik. Inisiatif ini turut optimizing waste utilization in a sustainable
berkontribusi pada peningkatan efisiensi manner.
penggunaan bahan bakar fosil, khususnya solar,
serta mengoptimalkan pemanfaatan limbah
secara berkelanjutan.
Selain itu, Perusahaan terus meningkatkan In addition, the Company continues to enhance
pengelolaan risiko keberlanjutan melalui sustainability risk management through the
penguatan sistem monitoring dan evaluasi kinerja strengthening of monitoring systems and
lingkungan dan sosial. Pendekatan berbasis data the evaluation of environmental and social
menjadi landasan dalam pengambilan keputusan performance. A data-driven approach serves as
strategis, termasuk dalam pengelolaan emisi dan the foundation for strategic decision-making,
konsumsi energi. Pada tahun 2025, total konsumsi including in the management of emissions
energi tercatat sebesar 457.951 GJ, menunjukkan and energy consumption. In 2025, total energy
adanya penurunan dibandingkan tahun 2024 consumption was recorded at 457,951 GJ, reflecting
sebesar 484.719 GJ, sejalan dengan upaya efisiensi a decrease compared to 484,719 GJ in 2024, in line
yang terus dilakukan. with ongoing efficiency initiatives.
Laporan Keberlanjutan PT FAP AGRI Tbk
19 Sustainability Report
Page 31
Tanggung Jawab Pengembangan
Kinerja Ekonomi Kinerja Lingkungan Hidup Kinerja Sosial Produk/Jasa Berkelanjutan Lain-Lain
Economic Performance Environmental Performance Social Performance Responsibility for Sustainable Miscellaneous
Product/ Service Development
Ke depan, Perusahaan berkomitmen untuk Going forward, the Company remains committed
terus menyempurnakan kebijakan keberlanjutan to continuously refining adaptive and progressive
yang adaptif dan progresif, guna memastikan sustainability policies to ensure long-term
keberlangsungan usaha jangka panjang serta business continuity and to deliver added value to
memberikan nilai tambah bagi seluruh pemangku all stakeholders.
kepentingan.
Penerapan Kinerja Keberlanjutan Implementation Of Sustainability
(OJK D.1.b) Performance
(OJK D.1.b)
Perusahaan memandang penerapan keuangan The Company views the implementation of
berkelanjutan sebagai elemen penting dalam sustainable finance as a critical element in
mendukung pertumbuhan bisnis yang bertanggung supporting responsible business growth. In this
jawab. Dalam hal ini, Perusahaan secara konsisten regard, the Company consistently integrates
mengintegrasikan aspek lingkungan, sosial, dan environmental, social, and governance (ESG)
tata kelola (ESG) ke dalam proses pengambilan aspects into its financial and investment decision-
keputusan keuangan dan investasi. Pendekatan making processes. This approach is intended
ini bertujuan untuk memastikan bahwa setiap to ensure that every allocation of resources not
alokasi sumber daya tidak hanya memberikan only delivers economic value but also takes into
nilai ekonomi, tetapi juga mempertimbangkan account the long-term impacts on the environment
dampak jangka panjang terhadap lingkungan dan and society.
masyarakat.
Sepanjang tahun 2025, Perusahaan secara Throughout 2025, the Company consistently
konsisten menjalankan berbagai komitmen carried out the sustainability commitments that
keberlanjutan yang telah ditetapkan, dengan fokus had been established, with a focus on responsible
pada pengelolaan lingkungan yang bertanggung environmental management and the enhancement
jawab serta peningkatan efisiensi operasional. of operational efficiency. These efforts were
Upaya tersebut diwujudkan melalui implementasi realized through the implementation of structured
program yang terstruktur dan terintegrasi and integrated programs across all operational
di seluruh lini operasional, termasuk dalam lines, including the preservation of designated
menjaga areal konservasi yang telah ditetapkan conservation areas as part of the Company’s
sebagai bagian dari komitmen perlindungan commitment to biodiversity protection.
keanekaragaman hayati.
Perusahaan juga terus mendorong pengurangan The Company also continued to promote the
penggunaan bahan kimia melalui pendekatan reduction of chemical usage through more
yang lebih ramah lingkungan, salah satunya environmentally friendly approaches, including the
dengan melakukan substitusi pupuk kimia substitution of chemical fertilizers with organic
menjadi pupuk organik. Sepanjang tahun 2025, alternatives. Throughout 2025, this initiative
inisiatif ini menunjukkan perkembangan positif demonstrated positive progress through the
melalui pemanfaatan limbah operasional secara integrated utilization of operational waste, such
terintegrasi, seperti Palm Oil Mill Effluent (POME) as Palm Oil Mill Effluent (POME) and empty fruit
dan tandan kosong, yang dimanfaatkan sebagai bunches, which are used as alternative organic
alternatif pupuk organik. Selain itu, POME juga fertilizers. In addition, POME is also processed
diolah melalui teknologi biogas untuk menangkap through biogas technology to capture methane
gas metana yang kemudian dimanfaatkan sebagai gas, which is then utilized as a source of electricity.
sumber energi listrik. Pendekatan ini tidak hanya This approach not only enhances waste utilization
meningkatkan efisiensi pemanfaatan limbah, tetapi efficiency but also reinforces the implementation
juga memperkuat implementasi prinsip ekonomi of circular economy principles and supports
sirkular serta mendukung upaya pengurangan efforts to reduce dependence on fossil fuels.
ketergantungan terhadap bahan bakar fosil. This measure not only supports cost efficiency
Langkah ini tidak hanya mendukung efisiensi but also strengthens the implementation of
biaya, tetapi juga memperkuat penerapan prinsip circular economy principles within the Company’s
ekonomi sirkular dalam kegiatan operasional operational activities.
Perusahaan.
PT FAP AGRI Tbk Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
20
Page 32
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan Tentang Laporan Tata Kelola
Penjelasan Direksi Profil Perusahaan
Sustainability Performance Keberlanjutan Keberlanjutan
Board of Directors’ Explanation Company Profile
Highlights About Sustainability Report Sustainability Governance
Pada aspek ekonomi, Perusahaan mencatatkan In terms of economic performance, the Company
nilai ekonomi langsung yang dihasilkan sebesar recorded direct economic value generated of
Rp7,62 triliun pada tahun 2025, meningkat sebesar Rp7.62 trillion in 2025, representing an increase of
31,88% dibandingkan tahun 2024 yang sebesar 31.88% compared to Rp5.78 trillion in 2024. This
Rp5,78 triliun. Peningkatan ini mencerminkan growth reflects the Company’s ability to maintain
kemampuan Perusahaan dalam menjaga kinerja positive business performance amid the evolving
usaha yang positif di tengah dinamika industri industry dynamics.
yang terus berkembang.
Dari nilai ekonomi yang dihasilkan tersebut, Of the total economic value generated,
Perusahaan mendistribusikan sebesar Rp6,027 the Company distributed Rp6.027 trillion to
triliun kepada para pemangku kepentingan, stakeholders, marking an increase of 22.4% from
meningkat 22,4% dibandingkan tahun sebelumnya. the previous year. This distribution was allocated
Distribusi ini mencakup berbagai aspek penting, across key areas, including operational expenses,
antara lain biaya operasional, kompensasi employee compensation, tax contributions to the
karyawan, kontribusi pajak kepada negara, serta government, and social investment programs.
pelaksanaan program tanggung jawab sosial
kepada masyarakat.
Melalui distribusi nilai ekonomi yang berkelanjutan, Through the distribution of economic value, the
Perusahaan berkomitmen untuk terus memberikan Company remains committed to delivering tangible
kontribusi nyata dalam mendukung pertumbuhan contributions to economic growth, enhancing
ekonomi, meningkatkan kesejahteraan pemangku stakeholder welfare, and creating sustainable
kepentingan, serta menciptakan nilai jangka long-term value.
panjang yang berkelanjutan.
Di sisi lain, Perusahaan memastikan bahwa praktik On the other hand, the Company ensures that
operasional dilakukan secara bertanggung jawab operational practices are conducted responsibly
melalui implementasi pembukaan lahan tanpa through the implementation of a zero-burning
bakar serta pelaksanaan monitoring lingkungan land clearing policy, as well as the routine
secara rutin. Kegiatan monitoring dilakukan execution of environmental monitoring. Monitoring
secara berkala setiap semester, mencakup activities are conducted periodically on a semi-
emisi dari sumber bergerak maupun tidak annual basis, covering emissions from both mobile
bergerak, sebagai bentuk komitmen Perusahaan and stationary sources, as part of the Company’s
dalam mengendalikan dampak lingkungan serta commitment to controlling environmental
memastikan kepatuhan terhadap regulasi yang impacts and ensuring compliance with applicable
berlaku. regulations.
Selain itu, Perusahaan juga terus memperkuat In addition, the Company continues to strengthen
kontribusinya terhadap lingkungan melalui alokasi its environmental contributions through the
ruang terbuka hijau (RTH) dan kegiatan penanaman allocation of green open spaces and the planting
tanaman kayu serta buah-buahan. Inisiatif ini of timber and fruit-bearing trees. These initiatives
tidak hanya mendukung peningkatan kualitas not only support improvements in environmental
lingkungan, tetapi juga memberikan manfaat quality but also provide long-term benefits for
jangka panjang bagi masyarakat sekitar. Ke depan, surrounding communities. Going forward, the
Perusahaan berkomitmen untuk melanjutkan dan Company is committed to continuing and expanding
memperluas berbagai program tersebut, termasuk these programs, including the development of
pengembangan implementasi biogas (methane biogas (methane capture) implementation as part
capture) sebagai bagian dari upaya pengurangan of its efforts to reduce emissions and enhance
emisi dan peningkatan efisiensi energi secara energy efficiency on a sustainable basis.
berkelanjutan.
Dalam aspek sosial, Perusahaan terus berupaya From a social perspective, the Company
menciptakan hubungan yang harmonis dan continuously endeavors to foster harmonious
berkelanjutan dengan masyarakat di sekitar and sustainable relationships with communities
wilayah operasional. Sepanjang tahun 2025, surrounding its operational areas. Throughout
Perusahaan melaksanakan berbagai program 2025, the Company implemented various programs
yang berfokus pada peningkatan kesejahteraan focused on improving community welfare, including
Laporan Keberlanjutan PT FAP AGRI Tbk
21 Sustainability Report
Page 33
Tanggung Jawab Pengembangan
Kinerja Ekonomi Kinerja Lingkungan Hidup Kinerja Sosial Produk/Jasa Berkelanjutan Lain-Lain
Economic Performance Environmental Performance Social Performance Responsibility for Sustainable Miscellaneous
Product/ Service Development
masyarakat, termasuk melalui pemberdayaan local economic empowerment, support for the
ekonomi lokal, dukungan terhadap sektor education sector, and enhanced access to social
pendidikan, serta peningkatan akses terhadap facilities. The Company also actively involves local
fasilitas sosial. Perusahaan juga secara aktif communities in relevant operational activities as
melibatkan masyarakat dalam berbagai kegiatan part of its efforts to create sustainable shared
operasional yang relevan, sebagai bagian dari value.
upaya menciptakan nilai bersama (shared value)
yang berkelanjutan.
Selain itu, Perusahaan senantiasa menjunjung Furthermore, the Company consistently upholds
tinggi praktik ketenagakerjaan yang adil dan fair and responsible labor practices by ensuring a
bertanggung jawab dengan memastikan lingkungan safe, healthy, and inclusive working environment
kerja yang aman, sehat, dan inklusif bagi seluruh for all employees. Various initiatives have been
karyawan. Berbagai inisiatif terus dilakukan untuk undertaken to enhance workforce competency
meningkatkan kompetensi dan kesejahteraan and welfare, while also strengthening a productive
tenaga kerja, sekaligus memperkuat budaya and integrity-driven work culture. Through this
kerja yang produktif dan berintegritas. Melalui approach, the Company not only focuses on
pendekatan ini, Perusahaan tidak hanya berfokus achieving business performance but also on
pada pencapaian kinerja bisnis, tetapi juga pada advancing sustainable social development for all
pembangunan sosial yang berkelanjutan bagi stakeholders.
seluruh pemangku kepentingan.
Selain itu, Perusahaan juga memastikan bahwa In addition, the Company ensures that the
prinsip kehati-hatian diterapkan dalam seluruh precautionary principle is applied across all
aktivitas operasional dan pengambilan keputusan operational activities and investment decision-
investasi, termasuk dalam pengelolaan risiko making processes, including in the management of
terkait perubahan iklim dan keberlanjutan. risks related to climate change and sustainability.
Integrasi aspek ESG dalam kebijakan keuangan The integration of ESG aspects into financial
juga tercermin dalam evaluasi proyek dan policies is also reflected in project and investment
investasi yang mempertimbangkan efisiensi evaluations that take into account energy
energi, penggunaan sumber daya, serta dampak efficiency, resource utilization, and the resulting
sosial yang dihasilkan. social impacts.
Ke depan, Perusahaan akan terus memperkuat Looking ahead, the Company plans to continue
penerapan keuangan berkelanjutan melalui strengthening the implementation of sustainable
pengembangan kebijakan internal, peningkatan finance through the development of internal
kapasitas organisasi, serta kolaborasi dengan policies, enhancement of organizational capacity,
berbagai pemangku kepentingan. Hal ini and collaboration with various stakeholders. This is
diharapkan dapat mendukung tercapainya expected to support the achievement of inclusive,
pertumbuhan bisnis yang inklusif, resilien, dan resilient, and sustainable business growth.
berkelanjutan.
Strategi Pencapaian Target Strategy For Achieving Targets
(OJK D.1.c) (OJK D.1.c)
Dalam rangka mencapai target keberlanjutan To achieve the sustainability targets that have been
yang telah ditetapkan, Perusahaan established, the Company implements a strategy
mengimplementasikan strategi yang terintegrasi that integrates operational, environmental, and
antara aspek operasional, lingkungan, dan tata governance aspects. This strategy is focused
kelola. Strategi ini difokuskan pada peningkatan on enhancing energy efficiency, optimizing
efisiensi energi, optimalisasi penggunaan sumber resource utilization, and strengthening data-
daya, serta penguatan sistem pengelolaan kinerja driven performance management systems. This
berbasis data. Pendekatan ini memungkinkan approach enables the Company to continuously
Perusahaan untuk mengidentifikasi peluang identify opportunities for improvement and to
perbaikan secara berkelanjutan dan memastikan ensure that targets are achieved in a measurable
pencapaian target secara terukur. and accountable manner.
PT FAP AGRI Tbk Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
22
Page 34
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan Tentang Laporan Tata Kelola
Penjelasan Direksi Profil Perusahaan
Sustainability Performance Keberlanjutan Keberlanjutan
Board of Directors’ Explanation Company Profile
Highlights About Sustainability Report Sustainability Governance
Perusahaan juga menetapkan indikator The Company has also established measurable
kinerja utama (KPI) yang terukur dalam aspek key performance indicators (KPIs) in the area of
keberlanjutan, termasuk efisiensi energi dan sustainability, including energy efficiency and
pengurangan emisi. Implementasi KPI ini didukung emissions reduction. The implementation of these
oleh sistem monitoring yang terintegrasi, sehingga KPIs is supported by an integrated monitoring
memungkinkan evaluasi kinerja secara berkala system, enabling periodic performance evaluation
dan pengambilan tindakan korektif yang tepat and the timely execution of appropriate corrective
waktu. Selain itu, peningkatan kapasitas sumber actions. In addition, the enhancement of human
daya manusia juga menjadi bagian penting capital capacity remains an essential component
dalam mendukung keberhasilan implementasi in supporting the successful implementation of
strategi ini. this strategy.
Dalam pelaksanaannya, Perusahaan turut In its execution, the Company also strengthens
memperkuat kolaborasi lintas fungsi dan unit cross-functional and inter-departmental
kerja guna memastikan bahwa setiap inisiatif collaboration to ensure that each sustainability
keberlanjutan dapat diimplementasikan secara initiative can be implemented consistently across
konsisten di seluruh wilayah operasional. Sinergi all operational areas. This synergy is supported
ini didukung oleh penerapan standar operasional by the application of standardized operating
yang seragam, serta penguatan budaya kerja procedures, as well as the reinforcement of
yang mengedepankan efisiensi, kepatuhan, dan a corporate culture that prioritizes efficiency,
tanggung jawab terhadap lingkungan. Dengan compliance, and environmental responsibility.
demikian, setiap unit kerja memiliki peran Accordingly, each business unit plays an active
aktif dalam mendukung pencapaian target role in supporting the overall achievement of the
keberlanjutan Perusahaan secara keseluruhan. Company’s sustainability targets.
Ke depan, Perusahaan akan terus mengembangkan Looking ahead, the Company plans to continue
strategi keberlanjutan melalui pemanfaatan developing its sustainability strategy through the
inovasi dan teknologi, termasuk dalam adoption of innovation and technology, including
pengelolaan energi, pengurangan emisi, serta in energy management, emissions reduction, and
peningkatan transparansi pelaporan. Perusahaan enhanced reporting transparency. The Company
juga berkomitmen untuk terus meningkatkan is also committed to continuously improving
kualitas data dan sistem pelaporan keberlanjutan the quality of data and sustainability reporting
sebagai dasar pengambilan keputusan yang lebih systems as a foundation for more accurate and
akurat dan responsif terhadap dinamika industri. responsive decision-making in line with evolving
Dengan langkah tersebut, Perusahaan optimistis industry dynamics. Through these efforts, the
dapat memperkuat kinerja keberlanjutan Company remains optimistic in strengthening
sekaligus menciptakan nilai jangka panjang its sustainability performance while creating
yang berkelanjutan bagi seluruh pemangku sustainable long-term value for all stakeholders.
kepentingan.
Apresiasi Appreciation
Sebagai penutup, kami mewakili jajaran Direksi In closing, on behalf of the Board of Directors,
Perusahaan menyampaikan apresiasi dan we would like to express our sincere appreciation
terima kasih yang sebesar-besarnya kepada and deepest gratitude to all business partners,
seluruh mitra kerja, masyarakat, regulator, serta communities, regulators, and stakeholders
seluruh pemangku kepentingan yang senantiasa who have continuously provided their support
memberikan dukungan dan kepercayaan kepada and trust in PT FAP Agri Tbk. Such support has
PT FAP Agri Tbk. Dukungan tersebut menjadi become a vital foundation for the Company in
fondasi penting bagi Perusahaan dalam menjaga maintaining business continuity and ensuring
keberlangsungan usaha serta memastikan smooth operations amid the various challenges
kelancaran operasional di tengah berbagai encountered throughout 2025.
tantangan yang dihadapi sepanjang tahun 2025.
Kami juga menyampaikan penghargaan yang We also extend our highest appreciation to all
setinggi-tingginya kepada seluruh insan employees of the Company for their dedication,
Laporan Keberlanjutan PT FAP AGRI Tbk
23 Sustainability Report
Page 35
Tanggung Jawab Pengembangan
Kinerja Ekonomi Kinerja Lingkungan Hidup Kinerja Sosial Produk/Jasa Berkelanjutan Lain-Lain
Economic Performance Environmental Performance Social Performance Responsibility for Sustainable Miscellaneous
Product/ Service Development
Perusahaan atas dedikasi, kerja keras, dan hard work, and commitment. The contributions of
komitmen yang telah ditunjukkan. Kontribusi all personnel have been a key factor in driving solid
seluruh karyawan menjadi faktor kunci dalam operational performance and in supporting the
mendorong kinerja operasional yang solid serta successful execution of various strategic initiatives,
keberhasilan Perusahaan dalam menjalankan including the implementation of sustainability
berbagai inisiatif strategis, termasuk dalam principles across all lines of business.
penerapan prinsip keberlanjutan di seluruh
lini bisnis.
Ke depan, Perusahaan berkomitmen untuk terus Going forward, the Company is committed to
memperkuat kolaborasi dengan seluruh pemangku further strengthening collaboration with all
kepentingan guna menciptakan pertumbuhan stakeholders to foster sustainable and inclusive
yang berkelanjutan dan inklusif. Kami meyakini growth. We believe that strong synergy, supported
bahwa sinergi yang kuat, didukung oleh tata kelola by sound governance and continuous innovation,
yang baik dan inovasi berkelanjutan, akan menjadi will serve as a key driver in navigating industry
kunci dalam menghadapi dinamika industri dynamics while unlocking opportunities to create
sekaligus membuka peluang untuk menciptakan long-term value.
nilai jangka panjang.
Akhir kata, kami berharap PT FAP Agri Tbk dapat In conclusion, we hope that PT FAP Agri Tbk
terus memberikan kontribusi nyata dalam will continue making meaningful contributions
mendukung pembangunan berkelanjutan, serta in supporting sustainable development, while
menghadirkan manfaat yang berkelanjutan bagi delivering lasting benefits to all stakeholders in
seluruh pemangku kepentingan di masa yang the years to come.
akan datang.
Jakarta, 28 April 2026
Jakarta, April 28, 2026
Atas Nama Direksi
On behalf of the Board of Directors
RICKY TJANDRA
Direktur Utama
President Director
PT FAP AGRI Tbk Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
24
Page 36
Laporan Keberlanjutan PT FAP AGRI Tbk 25 Sustainability Report
Page 37
03
"Sebagai perusahaan yang bergerak
di sektor agribisnis, Perusahaan
menjalankan kegiatan usaha dengan
mengedepankan praktik operasional
yang bertanggung jawab, efisien,
dan berkelanjutan. Hal ini dilakukan
guna memastikan keseimbangan
antara produktivitas usaha dan
pelestarian lingkungan.
As a company operating in the agribusiness
sector, the Company conducts its business
operations by prioritizing responsible,
efficient, and sustainable practices. This is
carried out to ensure a balance between
business productivity and environmental
conservation.
PROFIL
PERUSAHAAN
COMPANY PROFILE
PT FAP AGRI Tbk Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
26
Page 38
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan Tentang Laporan Tata Kelola
Penjelasan Direksi Profil Perusahaan
Sustainability Performance Keberlanjutan Keberlanjutan
Board of Directors’ Explanation Company Profile
Highlights About Sustainability Report Sustainability Governance
Identitas Perusahaan
Corporate Identity
[OJK C.2] [GRI 2-1] [GRI 2-6]
Nama Perusahaan
PT FAP Agri Tbk
Company Name
Bidang Usaha Kegiatan Perkebunan dan Industri Kelapa Sawit melalui Anak Perusahaan
Line of Business Oil Palm Plantation and Palm Oil Industry through Subsidiaries
Tanggal Pendirian 28 Desember 1994
Date of Establishment December 28, 1994
Akta No.27 tanggal 28 Desember 1994, dibuat di hadapan Notaris P. Sutrisno A.
Tampubolon, S.H dan telah memperoleh persetujuan Menteri Kehakiman Republik
Indonesia dalam Surat Keputusan No. C2-3.402 HT.01.01.Th.95 tanggal 14 Maret 1995,
serta telah diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia No. 63 tanggal 9
Dasar Hukum Pendirian
Agustus 2005, Tambahan No. 8419.
Legal Basis of Establishment Deed No.27 dated December 28, 1994, drawn up before Notary P. Sutrisno A.
Tampubolon, S.H which obtained approval from the Minister of Justice of the
Republic of Indonesia through Decree No. C2-3.402 HT.01.01.Th.95 dated March
14, 1995, and was announced in the State Gazette of the Republic of Indonesia
No. 63 dated August 9, 2005, Supplement No. 8419.
Kode Saham
Stock Symbol FAPA
Pencatatan di Bursa Efek Indonesia 4 Januari 2021
Listing Date on Indonesia Stock Exchange January 4, 2021
Kantor Pusat: 1 (satu)
Perkebunan Kelapa Sawit: 9 (sembilan)
Pabrik Pengolahan Inti Sawit: 1 (satu)
Pabrik Pengolahan Kelapa Sawit: 7 (tujuh)
Jaringan Pabrik Biogas: 1 (satu)
Network Head Office: 1 (one)
Palm Oil Plantations: 9 (nine)
Kernel Crushing Plant: 1 (one)
Palm Oil Mills: 7 (seven)
Biogas Plant: 1 (one)
PT Bursa Efek Indonesia
Nama Bursa
PT Indonesia Stock Exchange
Stock Exchange
14.671 orang
Jumlah SDM per 31 Desember 2025
14.671 employees
Total Employees as of December 31, 2025
Gedung Gold Coast | Gold Coast Building
Kantor Pusat Tower Liberty Lt. 16 A-H
Jl. Pantai Indah Kapuk, RT.6, RW.2,
Head Office
Kamal Muara, Penjaringan,
Jakarta Utara | North Jakarta 14470
No.Telp | Phone: (021) 50205811
Akses Informasi
E-Mail: corp.secretary@fap-agri.com
Information Access Website: www.fap-agri.com
Laporan Keberlanjutan PT FAP AGRI Tbk
27 Sustainability Report
Page 39
Tanggung Jawab Pengembangan
Kinerja Ekonomi Kinerja Lingkungan Hidup Kinerja Sosial Produk/Jasa Berkelanjutan Lain-Lain
Economic Performance Environmental Performance Social Performance Responsibility for Sustainable Miscellaneous
Product/ Service Development
Sejarah Singkat Perusahaan
Company History
PT FAP Agri Tbk atau FAP Agri (selanjutnya disebut PT FAP Agri Tbk, or FAP Agri (hereinafter referred to
“Perseroan”) merupakan perusahaan yang bergerak as the “Company”), is engaged in the production of
di bidang produksi minyak kelapa sawit. Perseroan palm oil. The Company was established based on
didirikan berdasarkan Akta Notaris No. 27 tanggal Notarial Deed No. 27 dated December 28, 1994, drawn
28 Desember 1994 oleh Notaris P. Sutrisno A. up before Notary P. Sutrisno A. Tampubolon, S.H.,
Tampubolon, S.H., yang telah disahkan oleh Menteri which was approved by the Minister of Justice of the
Kehakiman Republik Indonesia melalui Surat Republic of Indonesia through Decree No. C2-3.402
Keputusan No. C2-3.402 HT.01.01.Th.95 tanggal 14 HT.01.01.Th.95 dated March 14, 1995 and published in
Maret 1995 dan diumumkan dalam Berita Negara the State Gazette of the Republic of Indonesia No. 63
Republik Indonesia No. 63 tanggal 9 Agustus 2005, dated ugust 9, 2005, Supplement No. 8419.
Tambahan No. 8419.
Seluruh Anggaran Dasar Perseroan telah disesuaikan The Company’s Articles of Association have been
dengan Undang-Undang No. 40 Tahun 2007 tentang fully amended to comply with Law No. 40 of 2007
Perseroan Terbatas berdasarkan Akta Notaris No. 1 concerning Limited Liability Companies based on
tanggal 4 November 2008 oleh Notaris Ira Widyasari Notarial Deed No. 1 dated November 4, 2008, drawn
Juwono, S.H., dan telah memperoleh persetujuan up before Notary Ira Widyasari Juwono, S.H., and
dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik have obtained approval from the Minister of Law and
Indonesia melalui Surat Keputusan No. AHU-88372. Human Rights of the Republic of Indonesia through
AH.01.02 Tahun 2008 tanggal 20 November 2008. Decree No. AHU-88372.AH.01.02 of 2008 dated
November 20, 2008.
Anggaran Dasar Perseroan telah mengalami The Company’s Articles of Association have been
beberapa kali perubahan, terakhir berdasarkan amended several times, most recently based on
Akta Notaris No. 06 tanggal 8 Januari 2025 oleh Notarial Deed No. 06 dated January 8, 2025, drawn
Notaris Ir. Nanette Cahyanie Handari Adi Warsito, up before Notary Ir. Nanette Cahyanie Handari Adi
S.H., terkait penurunan nilai nominal saham serta Warsito, S.H., in relation to the reduction of the
modal dasar, ditempatkan, dan disetor. Perubahan nominal value of shares as well as the authorized,
tersebut telah disetujui oleh Menteri Hukum dan issued, and paid-up capital. Such amendment has
Hak Asasi Manusia Republik Indonesia melalui Surat been approved by the Minister of Law and Human
Keputusan No. AHU-0017296.AH.01.02 Tahun 2025 Rights of the Republic of Indonesia through Decree
tanggal 11 Maret 2025. No. AHU-0017296.AH.01.02 of 2025 dated March
11, 2025.
Sejak mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Since listing its shares on the Indonesia Stock
Indonesia pada 4 Januari 2021, Perseroan terus Exchange on January 4, 2021, the Company has
memperkuat pengembangan usaha jangka panjang continued to strengthen its long-term business
dengan tetap menjaga keseimbangan kinerja development while maintaining a balance in financial
keuangan, menciptakan nilai tambah bagi para performance, creating added value for stakeholders,
pemangku kepentingan, serta berkomitmen pada and upholding its commitment to sustainability
praktik keberlanjutan melalui penerapan standar practices through the implementation of sound
lingkungan, sosial, dan tata kelola perusahaan environmental, social, and corporate governance
yang baik. standards.
PT FAP AGRI Tbk Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
28
Page 40
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan Tentang Laporan Tata Kelola
Penjelasan Direksi Profil Perusahaan
Sustainability Performance Keberlanjutan Keberlanjutan
Board of Directors’ Explanation Company Profile
Highlights About Sustainability Report Sustainability Governance
Visi, Misi, dan Budaya Keberlanjutan
Vision, Mission, and Sustainability Culture
[OJK C.1]
Visi
Menjadi Salah Satu Perusahaan Perkebunan Sawit
VISION
Terbaik dari Segala Aspek
To Become One of the Best Oil Palm Plantation
Companies in All Aspects
Misi
• Melakukan Pengembangan Usaha Dengan
MISSION
Memperhatikan Tanggung Jawab Sosial dan
Lingkungan.
• Meningkatkan profitabilitas Perusahaan
melalui pengelolaan yang efektif dan efisien.
• Menghasilkan produk yang berkualitas dan
berstandard internasional.
• Mengembangkan Sumber Daya Manusia yang
kompeten.
• Growing business with consideration for social
and environmental responsibility.
• Increasing profitability through effective and
efficient management.
• Producing high quality and internationally
recognized products.
• Developing competent human resources.
Laporan Keberlanjutan PT FAP AGRI Tbk
29 Sustainability Report
Page 41
Tanggung Jawab Pengembangan
Kinerja Ekonomi Kinerja Lingkungan Hidup Kinerja Sosial Produk/Jasa Berkelanjutan Lain-Lain
Economic Performance Environmental Performance Social Performance Responsibility for Sustainable Miscellaneous
Product/ Service Development
BUDAYA
KEBERLANJUTAN
Sustainability Culture
Integritas Menjunjung tinggi nilai dan Melakukan hal yang benar Satunya perbuatan
Integrity budaya Perusahaan tanpa harus diawasi dengan kata
Upholding the values and culture Doing the right thing without Walking the talk
of the Company having to be supervised
Komitmen Bekerja dengan sepenuh hati, Peduli Loyal dan cinta kepada
Commitment ikhlas dan tuntas Caring pekerjaan dan perusahaan
Working wholeheartedly, Demonstrating loyalty and
sincerely, and thoroughly loving the work and the
Company
Hasil Berpikir kreatif & inovatif Perbaikan berkelanjutan Memberikan yang terbaik
Results Thinking creatively & Continuously improving Giving the best
being innovative
PT FAP AGRI Tbk Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
30
Page 42
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan Tentang Laporan Tata Kelola
Penjelasan Direksi Profil Perusahaan
Sustainability Performance Keberlanjutan Keberlanjutan
Board of Directors’ Explanation Company Profile
Highlights About Sustainability Report Sustainability Governance
Skala Organisasi
Organization Scale
[OJK C.3] [GRI 2-7]
Uraian/Description Satuan/Unit 2025 2024 2023
Penjualan Neto Rp juta
7.580.783
Net Sales Rp million 5.742.984 5.062.244
Laba Bersih Tahun Berjalan Rp juta 571.454 161.679
1.120.971
Net Profit for the Year Rp million
Jumlah Aset Rp juta 8.816.684 8.634.035
10.277.055
Total Assets Rp million
Jumlah Liabilitas Rp juta 4.963.949 4.570.386
6.386.711
Total Liabilities Rp million
Jumlah Ekuitas Rp juta 3.852.735 4.063.649
3.890.344
Total Equity Rp million
Total Produksi Minyak Sawit Mentah
Ton
(CPO) 323.479 297.758 307.674
Tons
Total Crude Palm Oil (CPO) Production
Total Produksi Tandan Buah Segar (TBS) Ton
1.414.578
Total Fresh Fruit Bunch (FFB) Production Tons 1.312.257 1.261.820
Penjelasan lebih lanjut terkait kinerja keuangan Further explanation of the Company’s financial
dan operasional Perusahaan terdapat pada Bab and operational performance is available in the
Analisis dan Pembahasan Manajemen dalam Management Discussion and Analysis chapter of
Laporan Tahunan Perusahaan 2025. the Company’s 2025 Annual Report.
Demografi Karyawan
Employee Demographics
2025 2024
Uraian
Description Laki-Laki Perempuan Jumlah Laki-Laki Perempuan Jumlah
Male Female Total Male Female Total
Karyawan Tetap
10.096 4.575 14.671 11.059 4.848 15.907
Permanent Employees
Karyawan Kontrak
- - - - - -
Contract Employees
Jumlah
10.096 4.575 14.671 11.059 4.848 15.907
Total
Demografi Karyawan berdasarkan Jenjang Jabatan (Orang)
Employee Demographics by Position Hierarchy (People)
Senior Manager 28 - 28 20 - 20
Manager 45 1 46 39 1 40
Assistant Manager 71 5 76 65 5 70
Officer 327 35 362 282 31 313
Clerk 6 6 12 5 7 12
PBT 625 152 777 724 165 889
KHT 8.994 4.376 13.370 9.924 4.639 14.563
Jumlah
10.096 4.575 14.671 11.059 4.848 15.907
Total
Laporan Keberlanjutan PT FAP AGRI Tbk
31 Sustainability Report
Page 43
Tanggung Jawab Pengembangan
Kinerja Ekonomi Kinerja Lingkungan Hidup Kinerja Sosial Produk/Jasa Berkelanjutan Lain-Lain
Economic Performance Environmental Performance Social Performance Responsibility for Sustainable Miscellaneous
Product/ Service Development
2025 2024
Uraian
Description Laki-Laki Perempuan Jumlah Laki-Laki Perempuan Jumlah
Male Female Total Male Female Total
Demografi Karyawan berdasarkan Tingkat Pendidikan (Orang)
Employee Demographics by Educational Level (People)
Pascasarjana
7 2 9 3 2 5
Postgraduate
Sarjana
566 199 765 527 135 662
Undergraduate
Diploma 102 93 195 153 56 209
SMA/SMK
1.984 757 2.741 1.954 834 2.788
Senior High/Vocational School
SMP
1.571 665 2.236 1.578 656 2.234
Junior High School
SD
5.866 2.859 8.725 6.844 3.165 10.009
Elementary School
Jumlah
10.096 4.575 14.671 11.059 4.848 15.907
Total
Demografi Karyawan berdasarkan Rentang Usia (Orang)
Employee Demographics by Age Group (People)
> 50 Tahun | Years Old 241 46 287 230 35 265
41-50 Tahun | Years Old 1.501 558 2.059 1.629 596 2.225
31-40 Tahun | Years Old 3.459 1.759 5.218 3.825 1.916 5.741
18-30 Tahun | Years Old 4.895 2.212 7.107 5.375 2.301 7.676
Jumlah
10.096 4.575 14.671 11.059 4.848 15.907
Total
Penjelasan lebih lanjut terkait karyawan, Further explanation regarding employees,
termasuk pengembangan kompetensi karyawan including employee competency development and
dan hal lain terkait karyawan Perusahaan terdapat other matters related to the Company’s employees
pada Bab Profil SDM Perusahaan di Laporan is available in the Company’s HR Profile Chapter in
Keberlanjutan ini. this Sustainability Report.
Struktur Kepemilikan
Ownership Structure
Prinsep Management Limited
3,98%
%
PT Fangiono Perkasa Sejati
52
16,
Publik
6,98% Treasury
Penjelasan lebih lanjut terkait kepemilikan saham
Perusahaan terdapat pada Bab Profil Perusahaan
72,52% dalam Laporan Tahunan Perusahaan 2025.
Further explanation regarding the Company’s
share ownership is available in the Company Profile
Chapter in the Company’s 2025 Annual Report.
PT FAP AGRI Tbk Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
32
Page 44
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan Tentang Laporan Tata Kelola
Penjelasan Direksi Profil Perusahaan
Sustainability Performance Keberlanjutan Keberlanjutan
Board of Directors’ Explanation Company Profile
Highlights About Sustainability Report Sustainability Governance
Wilayah Operasional dan Pangsa Pasar Perusahaan
Operational Area and Market Share
[OJK C.3] [GRI 2-1]
Hingga 31 Desember 2025, FAP Agri telah As of December 31, 2025, FAP Agri has operated
mengoperasikan 9 Perkebunan Kelapa Sawit 9 Palm Oil Plantations covering an area of more
seluas lebih dari 110.000 hektar, dengan total than 110,000 hectares, with a total planted
Luas Lahan Tertanam sebesar 88.900 hektar, Luas area of 88,900 hectares, mature area of 85,108
Lahan Tanaman Menghasilkan seluas 85.108 hektar, hectares, and immature area of 3,792 hectares.
dan Luas Lahan Tanaman Belum Menghasilkan The plantation area is integrated with 7 (seven)
sebesar 3.792 hektar. Area perkebunan tersebut palm oil mills (POMs) and 1 (one) Kernel Crushing
terintegrasi dengan 7 (tujuh) Pabrik Pengolahan Plant (KCP).
Kelapa Sawit (PKS) dan 1 (satu) Pabrik Pengolahan
Inti Sawit (PPIS).
Kalimantan Timur
East Kalimantan
4 konsesi/4 Consessions
3 Pabrik Pengolahan Kelapa Sawit (PKS)
3 Palm Oil Mills (POM)
Kalimantan Utara
North Kalimantan
4 konsesi/4 Consessions
4 Pabrik Pengolahan Kelapa Sawit (PKS)
4 Palm Oil Mills (POM)
1 Pabrik Pengolahan Inti Sawit (PPIS)
1 Kernel Crushing Plant (KCP)
Riau 1 Pabrik Biogas
1 konsesi 1 Biogas Plant
1 Consessions
Kantor Pusat
Head Office
Laporan Keberlanjutan PT FAP AGRI Tbk
33 Sustainability Report
Page 45
Tanggung Jawab Pengembangan
Kinerja Ekonomi Kinerja Lingkungan Hidup Kinerja Sosial Produk/Jasa Berkelanjutan Lain-Lain
Economic Performance Environmental Performance Social Performance Responsibility for Sustainable Miscellaneous
Product/ Service Development
RIAU KALIMANTAN TIMUR / EAST KALIMANTAN
Luas Tanaman Luas Tanaman
Luas Lahan Tertanam Menghasilkan Luas Lahan Tertanam Menghasilkan
Planted Area Mature Area Planted Area Mature Area
3.282 ha 2.495 ha 35.744 ha 35.354 ha
3 Pabrik Pengolahan Kelapa Sawit (PKS)
3 Palm Oil Mills (POM)
KALIMANTAN UTARA / NORTH KALIMANTAN
Luas Tanaman
Luas Lahan Tertanam Menghasilkan
Planted Area Mature Area
49.875 ha 47.260 ha
4 Pabrik Pengolahan 1 Pabrik Pengolahan Inti
Kelapa Sawit (PKS) Sawit (PPIS)
4 Palm Oil Mills (POM) 1 Kernel Crushing Plant
(KCP)
1 Pabrik Biogas
Berkapasitas 1,5 MW
1 Biogas Plant with a
capacity of 1.5 MW
PT FAP AGRI Tbk Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
34
Page 46
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan Tentang Laporan Tata Kelola
Penjelasan Direksi Profil Perusahaan
Sustainability Performance Keberlanjutan Keberlanjutan
Board of Directors’ Explanation Company Profile
Highlights About Sustainability Report Sustainability Governance
Produk, Layanan, dan Kegiatan Usaha Perusahaan
Products, Services and Business Activities
[OJK C.4] [GRI 2-6]
Berdasarkan Anggaran Dasar Pasal 3, Perusahaan Based on Article 3 of the Articles of Association,
menjalankan bidang usaha meliputi perdagangan the Company engages in business activities that
besar hasil pertanian, perdagangan besar bahan include wholesale trade of agricultural products,
makanan dan minuman hasil pertanian, aktivitas wholesale trade of agricultural food and beverage
Perusahaan Holding, aktivitas kantor pusat, serta products, holding company activities, head office
konsultasi manajemen lainnya. Adapun kegiatan activities, and other management consulting
usaha utama Perusahaan yaitu: services. The Company’s main business activities
are as follows:
• Perdagangan Besar Buah yang Mengandung • Wholesale Trade of Oil-Bearing Fruits
Minyak
Kegiatan usaha perdagangan besar hasil pertanian Wholesale trade in agricultural products of oil-
tanaman buah yang mengandung minyak, seperti bearing fruit crops, such as coconut and palm
kelapa dan kelapa sawit, termasuk perdagangan oil, including wholesale trade in oil-bearing fruit
besar bibit buah yang mengandung minyak. seeds.
• Perdagangan Besar Minyak dan Lemak Nabati • Wholesale Trade in Vegetable Oils and Fats
Kegiatan usaha perdagangan besar minyak dan Wholesale trade in vegetable oils and fats,
lemak nabati, termasuk margarin. including margarine.
• Aktivitas Perusahaan Holding • Holding Company Activities
Sebagai perusahaan holding yang menguasai As a holding company that controls the assets of
aset dari sekelompok Anak Perusahaan, a group of subsidiaries, the Company’s activities
kegiatan Perusahaan mencakup jasa yang include services provided by counsellors and
diberikan penasihat (counsellors) dan perunding negotiators in designing corporate mergers and
(negotiators) dalam merancang merger dan acquisitions.
akuisisi perusahaan.
• Aktivitas Kantor Pusat • Head Office Activities
Kegiatan pengawasan dan pengelolaan unit- Supervision and management of other units of the
unit perusahaan yang lain, pengusahaan strategi Company, strategic or organizational planning and
atau perencanaan organisasi dan pembuatan decision-making of Company regulations.
keputusan dari peraturan perusahaan.
• Aktivitas Konsultan Manajemen Lainnya • Other Management Consulting Activities
Kegiatan yang mencakup bantuan nasihat, Provision of advice, guidance and business
bimbingan dan operasional usaha, dan operations, and other organizational and
permasalahan organisasi dan manajemen lainnya management issues such as strategic and
seperti perencanaan strategi dan organisasi; organizational planning; financial decisions;
keputusan berkaitan dengan keuangan; tujuan marketing objectives and policies; human resource
dan kebijakan pemasaran; perencanaan, praktik planning, practices and policies; production
dan kebijakan sumber daya manusia; perencanaan scheduling and control planning.
penjadwalan dan pengontrolan produksi.
Perusahaan dapat melakukan kegiatan usaha The Company may conduct supporting business
penunjang antara lain pembelian, penyewaan activities such as purchasing, leasing or
atau tindakan lain yang diperlukan untuk kegiatan undertaking other actions necessary for its
Perusahaan, kerja sama dengan pihak-pihak lain, activities, cooperation with other parties, or other
atau pun kegiatan lain selama tidak bertentangan activities as long as they do not conflict with
dengan peraturan perundang-undangan yang applicable laws and regulations.
berlaku.
Laporan Keberlanjutan PT FAP AGRI Tbk
35 Sustainability Report
Page 47
Tanggung Jawab Pengembangan
Kinerja Ekonomi Kinerja Lingkungan Hidup Kinerja Sosial Produk/Jasa Berkelanjutan Lain-Lain
Economic Performance Environmental Performance Social Performance Responsibility for Sustainable Miscellaneous
Product/ Service Development
Rantai Pasok Perusahaan
Company Supply Chain
[GRI 2-6]
Perusahaan berkomitmen untuk memastikan The Company is committed to ensuring that
bahwa seluruh pasokan Tandan Buah Segar (TBS) the entire supply of Fresh Fruit Bunches (FFB)
yang diolah oleh Perusahaan memiliki tingkat processed by the Company has a clear level of
keterlacakan yang jelas hingga ke sumber asalnya, traceability to the source of origin, namely the
yaitu kebun petani. Upaya ini merupakan langkah farmer’s plantation. This effort is a strategic step
strategis dalam memperkuat transparansi rantai in strengthening supply chain transparency and
pasok serta memberikan jaminan kepada para providing assurance to stakeholders that the palm
pemangku kepentingan bahwa bahan baku kelapa oil raw materials received by the Company originate
sawit yang diterima Perusahaan berasal dari from legitimate sources and in accordance with
sumber yang sah dan sesuai ketentuan hukum applicable laws. Although traceability is a complex
yang berlaku. Meskipun keterlacakan merupakan issue in the palm oil industry, the Company views
isu yang kompleks dalam industri kelapa sawit, it as an important foundation in implementing
Perusahaan memandangnya sebagai fondasi sustainability practices. Currently, the Company
penting dalam penerapan praktik keberlanjutan. only processes crude palm oil (CPO) produced
Saat ini, Perusahaan hanya mengolah Crude internally from its own mills. As such, traceability
Palm Oil (CPO) yang diproduksi secara internal to mill level is not relevant at this stage.
dari pabrik milik sendiri. Dengan demikian,
keterlacakan hingga ke tingkat pabrik kelapa
sawit (traceability to mill) belum relevan untuk
diterapkan pada tahap ini.
Seluruh TBS yang diproses oleh Perusahaan selama Of the FFBs processed by the Company in 2025,
tahun 2025, sekitar 80% berasal dari pasokan approximately 80% originated from internal supply
internal (kebun inti dan plasma), sedangkan (nucleus and plasma plantations), while nearly
sekitar hampir 20% berasal pihak ketiga. Pihak 20% were from third parties. Third parties include
ketiga yang dimaksud mencakup petani-petani independent smallholders, cooperatives and
mandiri, koperasi dan perusahaan perkebunan neighboring plantation companies (Non-POM). By
yang berdekatan (Non-PKS). Pada tahun 2025, 2025, the Company aimed to have 100% traceability
Perusahaan berhasil untuk melacak seluruh of all supplies supplied to the mills. In an effort to
pasokan yang dipasok ke PKS sebesar 100%. maintain this traceability, which must be updated
Dalam upaya mempertahankan keterlacakan ini at all times, the Company continued to familiarize
yang setiap saat harus diperbaharui, Perusahaan its supply chain framework to ensure that a concept
terus melakukan sosialisasi kerangka rantai of where it will go in the future would be achieved.
pasok perusahaan sehingga dicapai konsep yang This supply data was also further shared within the
akan dituju ke depannya. Data-data pasokan framework of a Non-Disclosure Aggreement with
ini juga selanjutnya dibagikan dalam Kerangka buyers of the Company’s products. This step is the
Perjanjian Keterbukaan Terbatas (Non-Disclosure Company’s commitment to ensure transparency
Aggreement) dengan pihak-pihak pembeli produk and commitment to maintaining quality.
Perusahaan. Langkah ini merupakan komitmen
Perusahaan untuk memastikan keterbukaan dan
komitmen untuk menjaga kualitas.
Sebagai penunjang bisnis Perusahaan, selama To support its business in 2025, the Company
tahun 2025 Perusahaan bekerja sama dengan cooperated with suppliers from Indonesia
pemasok yang berasal dari Indonesia (Kalimantan (East Kalimantan, North Kalimantan, and Riau)
Timur, Kalimantan Utara, dan Riau) yang terdiri dari consisting of several fields, including suppliers
beberapa bidang, di antaranya pemasok peralatan of work equipment, machinery, transportation
kerja, mesin, penyediaan transportasi, bahan supplies, plant care materials, and information
perawatan tanaman, dan teknologi informasi. technology.
PT FAP AGRI Tbk Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
36
Page 48
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan Tentang Laporan Tata Kelola
Penjelasan Direksi Profil Perusahaan
Sustainability Performance Keberlanjutan Keberlanjutan
Board of Directors’ Explanation Company Profile
Highlights About Sustainability Report Sustainability Governance
Keanggotaan dalam Asosiasi
Association Membership
[OJK C.5] [GRI 2-28]
Pada tahun 2025, FAP Agri menjadi anggota dari In 2025, FAP Agri was a member of the following
asosiasi atau perhimpunan sebagai berikut: associations:
Uraian/Description Posisi Perusahaan dalam Organisasi
No. Lingkup/Scope
Position in Organization
1. Asosiasi Emiten Indonesia (AEI) Anggota Nasional
Indonesian Public Listed Companies Association Member National
2. Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia Anggota Nasional
(GAPKI) Member National
Indonesian Palm Oil Association
3. Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Anggota Nasional
Indonesian Employers Association Member National
Laporan Keberlanjutan PT FAP AGRI Tbk
37 Sustainability Report
Page 49
Tanggung Jawab Pengembangan
Kinerja Ekonomi Kinerja Lingkungan Hidup Kinerja Sosial Produk/Jasa Berkelanjutan Lain-Lain
Economic Performance Environmental Performance Social Performance Responsibility for Sustainable Miscellaneous
Product/ Service Development
Perubahan Organisasi yang Bersifat Signifikan
Significant Organizational Changes
[OJK C.6] [GRI 2-6]
Hingga akhir tahun 2025, tidak terdapat perubahan As of the end of 2025, there were no significant
yang bersifat signifikan terhadap Perusahaan. changes to the Company.
PT FAP AGRI Tbk Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
38
Page 50
Laporan Keberlanjutan PT FAP AGRI Tbk 39 Sustainability Report
Page 51
04
"
Laporan keberlanjutan ini disusun sebagai
bentuk transparansi dan akuntabilitas
Perusahaan dalam mengelola dampak ekonomi,
lingkungan, dan sosial. Melalui penyajian
informasi yang relevan dan terukur, Perusahaan
berkomitmen untuk memberikan gambaran yang
komprehensif mengenai kinerja keberlanjutan
serta upaya perbaikan yang dilakukan secara
berkelanjutan.
This sustainability report is prepared as a demonstration
of the Company’s commitment to transparency and
accountability in managing its economic, environmental,
and social impacts. By presenting relevant and measurable
information, the Company is committed to providing a
comprehensive overview of its sustainability performance
and the continuous improvement efforts it undertakes.
TENTANG
LAPORAN
KEBERLANJUTAN
ABOUT SUSTAINABILITY REPORT
PT FAP AGRI Tbk Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
40
Page 52
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan Tentang Laporan Tata Kelola
Penjelasan Direksi Profil Perusahaan
Sustainability Performance Keberlanjutan Keberlanjutan
Board of Directors’ Explanation Company Profile
Highlights About Sustainability Report Sustainability Governance
Periode dan Lingkup Laporan
Report Period and Scope
[GRI 2-2] [GRI 2-3] [GRI 2-4]
Laporan Keberlanjutan ini merupakan laporan This Sustainability Report is the fifth report
kelima yang diterbitkan oleh Perusahaan. Seluruh published by the Company. All information in this
informasi dalam laporan ini disajikan dalam 2 report is presented in 2 (two) languages, namely
(dua) bahasa, yaitu Bahasa Indonesia dan Bahasa Bahasa Indonesia and English. Stakeholders
Inggris. Para pemangku kepentingan dapat melihat can view and download this Report through the
dan mengunduh Laporan ini melalui situs resmi Company’s official website at www.fap-agri.com.
Perusahaan dengan alamat www.fap-agri.com.
Laporan ini memuat data dan informasi terkait This report contains data and information related
pelaksanaan kinerja, kebijakan, strategi, inisiatif, to the implementation of policies, strategies,
serta dampak kegiatan operasional perusahaan initiatives, and the impact of the Company’s
yang sesuai dengan prinsip-prinsip bisnis operational activities in accordance with the
berkelanjutan. Lingkup informasi yang tersaji principles of sustainable business. The scope of
dalam Laporan ini berasal dari data ekonomi, information presented in this Report is derived
lingkungan, dan sosial yang dimiliki oleh from economic, environmental, and social data
Perusahaan dan entitas anaknya selama periode owned by the Company and its subsidiaries during
1 Januari hingga 31 Desember 2025, sebagaimana the period January 1 to December 31, 2025, as
entitas yang tercantum dalam Laporan Keuangan stated in the Company’s Consolidated Financial
Konsolidasi Perusahaan yang telah diaudit oleh Statements audited by the Public Accounting
Kantor Akuntan Publik. Dalam laporan ini, terdapat Firm. In this report, a restatement has been made;
penyajian ulang (restatement), namun tidak however, there are no significant changes to the
terdapat perubahan signifikan atas informasi di information presented for the previous year.
tahun sebelumnya.
Penyusunan Laporan ini menggunakan acuan The preparation of this Report was based on the
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Nomor Financial Services Authority (OJK) Regulation No.
51/POJK.03/2017 tentang Penerapan Keuangan 51/POJK.03/2017 concerning the Implementation
Berkelanjutan bagi Lembaga Jasa Keuangan, of Sustainable Finance for Financial Services
Emiten, dan Perusahaan Publik sebagai bentuk Institutions, Issuers, and Public Companies, as
kepatuhan Perusahaan terhadap regulasi yang part of the Company’s commitment to comply with
berlaku. Selain itu, Perusahaan juga merujuk pada applicable regulations. In addition, the Company
Standar Global Reporting Initiative (GRI) yang referred to the Global Reporting Initiative (GRI)
dikeluarkan oleh Global Sustainability Standards Standards issued by the Global Sustainability
Board (GSSB) dalam rangka memberikan nilai Standards Board (GSSB) to enhance the quality
tambah pada pengungkapan informasi dalam and value of information disclosed in this Report.
Laporan ini.
Proses Penentuan Isi Laporan
Determination of Report Content
[GRI 3-1] [GRI 3-2]
Dalam menentukan isi Laporan Keberlanjutan ini, In determining the content of this Sustainability
Perusahaan memetakan topik/isu material yang Report, the Company mapped material topics/
memiliki dampak signifikan terhadap Perusahaan issues that had a significant impact on the
maupun para pemangku kepentingan. Berdasarkan Company and its stakeholders. Based on the GRI
Standar GRI 2021, terdapat 4 langkah untuk 2021 Standard, there were 4 steps to determine
menentukan topik/isu material yang ditampilkan the material topics/issues featured in this Report:
dalam Laporan ini:
Laporan Keberlanjutan PT FAP AGRI Tbk
41 Sustainability Report
Page 53
Tanggung Jawab Pengembangan
Kinerja Ekonomi Kinerja Lingkungan Hidup Kinerja Sosial Produk/Jasa Berkelanjutan Lain-Lain
Economic Performance Environmental Performance Social Performance Responsibility for Sustainable Miscellaneous
Product/ Service Development
1. Mengetahui konteks Perusahaan 1. Understanding the Company’s context
Perusahaan membuat overview tentang aktivitas The Company provides an overview of its business
usaha dan hubungan bisnisnya, konteks activities and business relationships, the
keberlanjutan di mana hal ini terjadi, dan sustainability context in which they occur, and its
pemangku kepentingan Perusahaan dalam upaya stakeholders in an effort to identify actual and
mengidentifikasi dampak aktual dan potensialnya. potential impacts.
2. Mengidentifikasi dampak aktual dan potensial 2. Identifying actual and potential impacts
Perusahaan mengidentifikasi dampak aktual dan The Company identifies actual and potential
potensial terhadap ekonomi, lingkungan, dan impacts on the economy, environment and people,
manusia, termasuk dampak terhadap hak asasi including impacts on human rights, across our
manusia, di seluruh aktivitas dan hubungan business activities and relationships. Actual
bisnis kami. Dampak aktual adalah dampak impacts are those that have already occurred,
yang telah terjadi, sedangkan dampak potensial while potential impacts are those that have the
adalah dampak yang berpotensi terjadi tetapi potential to occur but have not yet occurred. Such
belum terjadi. Dampak tersebut meliputi dampak impacts include negative and positive impacts,
negatif dan positif, dampak jangka pendek dan short-term and long-term impacts, intentional
jangka panjang, dampak yang disengaja dan tidak and unintentional impacts, and reversible and
disengaja, serta dampak yang dapat dibalik dan irreversible impacts.
tidak dapat diubah.
3. Menilai dampak yang signifikan 3. Assessing significant impacts
Perusahaan dapat mengidentifikasi berbagai The Company may identify a range of actual and
dampak aktual dan potensial dari topik/isu potential impacts of material topics/issues, and
material, lalu melakukan penilaian atas signifikansi then assess the significance of the identified
dampak yang teridentifikasi untuk membuat skala impacts to prioritize each material topic/issue.
prioritas dari setiap topik/isu material.
4. Memprioritaskan dampak yang paling 4. Prioritizing the most significant impacts for
signifikan untuk pelaporan reporting
Perusahaan menentukan topik/isu material yang The Company determined the material topics/
ditampilkan dalam Laporan ini berdasarkan tingkat issues featured in this Report based on the
prioritas dari dampak yang paling signifikan dari prioritization of the most significant impacts of
setiap topik/isu material. each material topic/issue.
Proses Penentuan Topik Material
Determination of Material Topics
[GRI 3-1] [GRI 3-2] [GRI 3-3]
Perusahaan menetapkan topik material dan The Company determined material topics and
batasan yang didasarkan pada isu-isu yang boundaries based on issues that had a significant
berpengaruh signifikan bagi Perusahaan dan impact on the Company and all stakeholders. The
seluruh pemangku kepentingan. Dimensi dimensions used to determine priorities included
yang digunakan untuk menentukan prioritas economic, environmental, and social impacts.
mencakup dampak bagi ekonomi, lingkungan, Impacts in this report included those that were
dan sosial. Dampak dalam laporan ini termasuk positive.
di dalamnya yang bernilai positif.
Perusahaan mengidentifikasi topik yang memiliki The Company identified topics that had an
dampak penting terhadap bisnis dan menjadi important impact on the business and were
prioritas bagi pemangku kepentingan, yaitu kinerja a priority for stakeholders, namely economic
ekonomi, keberadaan pasar, ketertelusuran performance, market presence, traceability of
sumber Tandan Buah Segar (TBS), pengelolaan Fresh Fruit Bunch (FFB) sources, conservation area
PT FAP AGRI Tbk Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
42
Page 54
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan Tentang Laporan Tata Kelola
Penjelasan Direksi Profil Perusahaan
Sustainability Performance Keberlanjutan Keberlanjutan
Board of Directors’ Explanation Company Profile
Highlights About Sustainability Report Sustainability Governance
area konservasi, pencegahan kebakaran lahan, management, land fire prevention, emission control,
pengendalian emisi, pengelolaan limbah, waste management, certification, environmental
sertifikasi, kepatuhan lingkungan, kepegawaian, compliance, staffing, occupational health and
pengelolaan keselamatan dan kesehatan safety management, talent development and
kerja, pengembangan dan pelatihan bakat, training, community empowerment, and data and
pemberdayaan masyarakat, serta keamanan information security.
data dan informasi.
Hasil pemetaan topik-topik keberlanjutan The results of sustainability topic mapping
yang penting bagi Perusahaan dan pemangku that were important to the Company and its
kepentingan diuraikan dalam tabel dan matriks stakeholders are outlined in the following table
materialitas berikut ini: and materiality matrix:
Batasan/Boundary
Topik Material Alasan Topik Ini Material
Material Topic Why The Topic is Material Entitas Anak Di Luar Perusahaan
FAP Agri
Subsidiary Outside the Company
Kinerja Ekonomi Berdampak signifikan bagi bisnis √ √ -
Economic Performance Perusahaan dan pemangku
kepentingan
Significant impact on the Company’s
business and stakeholders
Keberadaan Pasar Berdampak signifikan bagi bisnis √ √ -
Market Presence Perusahaan
Significant impact on the
Company’s business
Ketertelusuran Berdampak signifikan bagi bisnis √ √ -
Traceability Perusahaan dan pemangku
kepentingan
Significant impact on the Company’s
business and stakeholders
Pengelolaan Area Konservasi Berdampak signifikan bagi √ √ -
Conservation Area keberlanjutan lingkungan
Management Significant impact on environmental
sustainability
Pencegahan Kebakaran Berdampak signifikan bagi √ √ -
Lahan keberlanjutan lingkungan dan
Land Fire Prevention kesehatan
Significant impact on environmental
sustainability and health
Pengendalian Emisi Berdampak signifikan bagi √ √ -
Emission Control keberlanjutan lingkungan
Significant impact on environmental
sustainability
Pengelolaan Limbah Berdampak signifikan bagi √ √ -
Waste Management keberlanjutan lingkungan
Significant impact on environmental
sustainability
Sertifikasi Berdampak signifikan bagi bisnis √ √ -
Certification Perusahaan dan pemangku
kepentingan
Significant impact on the Company’s
business and stakeholders
Laporan Keberlanjutan PT FAP AGRI Tbk
43 Sustainability Report
Page 55
Tanggung Jawab Pengembangan
Kinerja Ekonomi Kinerja Lingkungan Hidup Kinerja Sosial Produk/Jasa Berkelanjutan Lain-Lain
Economic Performance Environmental Performance Social Performance Responsibility for Sustainable Miscellaneous
Product/ Service Development
Batasan/Boundary
Topik Material Alasan Topik Ini Material
Material Topic Why The Topic is Material Entitas Anak Di Luar Perusahaan
FAP Agri
Subsidiary Outside the Company
Kepatuhan Lingkungan Berdampak signifikan bagi √ √ -
Environmental Compliance keberlanjutan lingkungan
Significant impact on environmental
sustainability
Kepegawaian Berdampak signifikan bagi karyawan √ √ -
Employment Significant impact on employees
Pengelolaan Keselamatan Berdampak signifikan bagi karyawan √ √ -
dan Kesehatan Kerja Significant impact on employees
Occupational Health and
Safety Management
Pengembangan dan Berdampak signifikan bagi karyawan √ √ -
Pelatihan Bakat Significant impact on employees
Talent Development and
Training
Pemberdayaan Masyarakat Berdampak signifikan bagi √ √ -
Community Empowerment masyarakat
Significant impact on the
community
Penetapan topik material beserta batasannya The determination of material topics and their
dilakukan dengan mempertimbangkan relevansi boundaries was carried out by considering the
dan signifikansi setiap topik bagi Perusahaan relevance and significance of each topic for the
maupun bagi para pemangku kepentingan, Company and for stakeholders, especially in the
khususnya dalam konteks praktik bisnis kelapa context of sustainable palm oil business practices.
sawit berkelanjutan. Dalam proses tersebut, In the process, the Company assessed and
Perusahaan menilai dan memetakan berbagai mapped various potential impacts-both positive
dampak potensial—baik positif maupun negatif— and negative-which were then classified based on
yang kemudian diklasifikasikan berdasarkan the priority level to be followed up according to
tingkat prioritas untuk selanjutnya ditindaklanjuti their urgency.
sesuai dengan urgensinya.
Untuk memastikan pengelolaan topik material dan To ensure effective management of material topics
dampaknya berjalan secara efektif, Perusahaan and their impacts, the Company has implemented
telah mengimplementasikan sistem manajemen an integrated risk management system as a
risiko terintegrasi sebagai langkah strategis dalam strategic step in maintaining long-term business
menjaga kesinambungan usaha jangka panjang sustainability and minimizing potential negative
serta meminimalkan potensi dampak negatif impacts on operational and business performance.
terhadap kinerja operasional dan bisnis. Selain In addition, the Company consistently applies the
itu, Perusahaan secara konsisten menerapkan prudential principle in every decision making to
prinsip kehati-hatian (prudential principle) dalam ensure that all business and operational activities
setiap pengambilan keputusan, guna memastikan run within a controlled risk corridor in accordance
bahwa seluruh aktivitas bisnis dan operasional with the risk tolerance limits set by the Company.
berjalan dalam koridor risiko yang terkendali
sesuai dengan batas toleransi risiko yang telah
ditetapkan oleh Perusahaan.
PT FAP AGRI Tbk Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
44
Page 56
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan Tentang Laporan Tata Kelola
Penjelasan Direksi Profil Perusahaan
Sustainability Performance Keberlanjutan Keberlanjutan
Board of Directors’ Explanation Company Profile
Highlights About Sustainability Report Sustainability Governance
Target Keberlanjutan dan Progress Pencapaian Tahun 2025
Sustainability Targets and Progress in 2025
Selama tahun 2025, FAP Agri telah menetapkan During 2025, FAP Agri set commitments and
komitmen dan target pencapaian aspek targets for achieving sustainability aspects which
keberlanjutan yang dapat diuraikan sebagai are described as follows:
berikut:
Progress Komitmen dan Target Mengurangi Emisi GRK
Progress on Commitments and Targets for Reducing GHG Emissions
Komitmen & Target 2025 1. Menjaga areal konservasi yang sudah ditetapkan manajemen
2025 Commitment & Target 2. Pengurangan penggunaan bahan kimia (pestisida terbatas)
3. Substitusi pupuk kimia dengan pupuk organik (POME)
4. Substitusi pupuk kimia dengan pupuk organik (tandan kosong)
5. Implementasi pembukaan lahan tanpa bakar
6. Monitoring sampling lingkungan rutin per semester (emisi sumber bergerak dan tidak
bergerak)
7. Alokasi RTH (ruang terbuka hijau)
8. Penanaman tanaman kayu dan buah-buahan
9. Implementasi biogas (methane capture)
1. Maintaining conservation areas designated by management
2. Reducing the use of chemicals (limited use of pesticides)
3. Replacing chemical fertilizers with organic fertilizers (POME)
4. Replacing chemical fertilizers with organic fertilizers (empty fruit bunches)
5. Implementation of no-burn land clearing
6. Routine environmental sampling every semester (emissions from mobile and stationary
sources)
7. Allocation of green open spaces
8. Planting of timber and fruit trees
9. Implementation of biogas (methane capture)
Progress Tahun 2025 1. Substitusi pupuk kimia dengan pupuk organik (POME)
2025 Progress 2. Substitusi pupuk kimia dengan pupuk organik (tandan kosong)
3. Implementasi pembukaan lahan tanpa bakar
4. Monitoring sampling lingkungan rutin per semester (emisi sumber bergerak dan tidak
bergerak)
5. Alokasi RTH (ruang terbuka hijau)
6. Penanaman tanaman kayu dan buah-buahan
7. Pengurangan penggunaan bahan kimia
1. Replacement of chemical fertilizers with organic fertilizers (POME)
2. Replacement of chemical fertilizers with organic fertilizers (empty fruit bunches)
3. Implementation of no-burn land clearing
4. Routine environmental sampling every semester (emissions from mobile and stationary
sources)
5. Allocation of green open spaces
6. Planting of timber and fruit trees
7. Reduction of chemical usage
Komitmen/Target ke Depan 1. Pengurangan penggunaan bahan kimia (pestisida terbatas)
Future Commitment/Target 2. Substitusi pupuk kimia dengan pupuk organik (POME)
3. Substitusi pupuk kimia dengan pupuk organik (tandan kosong)
4. Implementasi pembukaan lahan tanpa bakar
5. Monitoring sampling lingkungan rutin per semester (emisi sumber bergerak dan tidak
bergerak)
6. Alokasi RTH (ruang terbuka hijau)
7. Penanaman tanaman kayu dan buah-buahan
8. Implementasi biogas (methane capture)
1. Reduction in chemical use (limited pesticides)
2. Replacement of chemical fertilizers with organic fertilizers (POME)
3. Replacement of chemical fertilizers with organic fertilizers (empty fruit bunches)
4. Implementation of no-burn land clearing
5. Routine environmental sampling every semester (emissions from mobile and stationary
sources)
6. Allocation of green open spaces
7. Planting of timber and fruit trees
8. Implementation of biogas (methane capture)
Laporan Keberlanjutan PT FAP AGRI Tbk
45 Sustainability Report
Page 57
Tanggung Jawab Pengembangan
Kinerja Ekonomi Kinerja Lingkungan Hidup Kinerja Sosial Produk/Jasa Berkelanjutan Lain-Lain
Economic Performance Environmental Performance Social Performance Responsibility for Sustainable Miscellaneous
Product/ Service Development
Progress Komitmen dan Target Pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan
Progress on Commitments and Targets for Forest and Land Fire Prevention
Komitmen & Target 2025 1. Memantau sarana dan prasarana penanggulangan karhutla
2025 Commitment & Target 2. Pelatihan simulasi penanggulangan karhutla kerja sama dengan Manggala Agni Kemenhut
3. Memastikan rambu-rambu bahaya karhutla telah terpasang di lapangan
4. Sosialisasi rutin penanggulangan kebakaran hutan dan lahan
5. Pemantauan sistem peringatan dini indikasi titik hotspot kebakaran hutan dan lahan
6. Melengkapi peralatan kebakaran hutan dan lahan
7. Membentuk tim tanggap darurat pengendalian kebakaran hutan dan lahan
1. Monitoring of forest and land fire prevention facilities and infrastructure
2. Fire prevention simulation training in collaboration with Manggala Agni (Ministry of
Forestry)
3. Ensuring forest and land fire hazard signage is installed in operational areas
4. Routine socialization on forest and land fire prevention
5. Monitoring of early warning systems for forest and land fire hotspot indication
6. Provision and completion of forest and land fire equipment
7. Establishment of emergency response teams for forest and land fire control
Progress Tahun 2025 1. Memantau sarana dan prasarana penanggulangan karhutla
2025 Progress 2. Pelatihan simulasi penanggulangan karhutla kerja sama dengan Manggala Agni Kemenhut
3. Membentuk tim tanggap darurat pengendalian kebakaran hutan dan lahan
4. Sosialisasi rutin penanggulangan kebakaran hutan dan lahan
5. Pemantauan sistem peringatan dini indikasi titik hotspot kebakaran hutan dan lahan
1. Monitoring of forest and land fire prevention facilities and infrastructure
2. Fire prevention simulation training in collaboration with Manggala Agni (Ministry of
Forestry)
3. Establishment of emergency response teams for forest and land fire control
4. Routine socialization on forest and land fire prevention
5. Monitoring of early warning systems for forest and land fire hotspot indications
Komitmen/Target ke Depan 1. Pemenuhan 100% peralatan kebakaran hutan dan lahan di seluruh entitas PT
Future Commitment/Target 2. Memantau sarana dan prasarana penanggulangan karhutla
3. Pelatihan simulasi penanggulangan karhutla kerja sama dengan Manggala Agni Kemenhut
4. Pembentukan tim tanggap darurat pengendalian kebakaran hutan dan lahan di seluruh
entitas PT
5. Sosialisasi rutin penanggulangan kebakaran hutan dan lahan
6. Pemantauan sistem peringatan dini indikasi titik hotspot kebakaran hutan dan lahan
1. Fulfillment of 100% forest and land fire equipment across all Company entities
2. Monitoring of forest and land fire prevention facilities and infrastructure
3. Fire prevention simulation training in collaboration with Manggala Agni (Ministry of
Forestry)
4. Establishment of emergency response teams for forest and land fire control across all
Company entities
5. Routine socialization on forest and land fire prevention
6. Monitoring of early warning systems for forest and land fire hotspot indications
Progress Komitmen dan Target Pengendalian Hama dan Penggunaan Bahan Kimia
Progress on Commitments and Targets for Pest Control and Chemical Use
Komitmen & Target 2025 1. Penurunan penggunaan bahan kimia (pestisida terbatas)
2025 Commitment & Target 2. Substitusi pupuk kimia dengan pupuk organik (limbah cair)
3. Substitusi pupuk kimia dengan pupuk organik (tandan kosong)
4. Penanaman tanaman inang predator biologis
5. Penanaman tanaman kacangan untuk land clearing
6. Pengelolan hama terpadu secara alami (musuh biologis)
1. Reduced use of chemicals (restricted pesticides)
2. Replacement of chemical fertilizers with organic fertilizers (liquid waste)
3. Replacement of chemical fertilizers with organic fertilizers (empty bunches)
4. Planting of biological predator host plants
5. Planting of legumes for land clearing
6. Natural integrated pest management (biological enemies)
Progress Tahun 2025 1. Penurunan penggunaan bahan kimia (pestisida terbatas)
2025 Progress 2. Substitusi pupuk kimia dengan pupuk organik (limbah cair)
3. Substitusi pupuk kimia dengan pupuk organik (tandan kosong)
4. Penanaman tanaman inang predator biologis
5. Penanaman tanaman kacangan untuk land clearing
6. Pengelolan hama terpadu secara alami (musuh biologis)
1. Reduced use of chemicals (limited pesticides)
2. Replacement of chemical fertilizers with organic fertilizers (liquid waste)
3. Replacement of chemical fertilizers with organic fertilizers (empty fruit bunches)
4. Planting of host plants for biological predators
5. Planting of leguminous crops for land clearing
6. Natural integrated pest management (biological enemies)
PT FAP AGRI Tbk Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
46
Page 58
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan Tentang Laporan Tata Kelola
Penjelasan Direksi Profil Perusahaan
Sustainability Performance Keberlanjutan Keberlanjutan
Board of Directors’ Explanation Company Profile
Highlights About Sustainability Report Sustainability Governance
Progress Komitmen dan Target Pengendalian Hama dan Penggunaan Bahan Kimia
Progress on Commitments and Targets for Pest Control and Chemical Use
Komitmen/Target ke Depan 1. Penurunan penggunaan bahan kimia (pestisida terbatas)
Future Commitment/Target 2. Aplikasi bahan kimia ramah lingkungan
3. Substitusi pupuk kimia dengan pupuk organik (limbah cair)
4. Substitusi pupuk kimia dengan pupuk organik (tandan kosong)
5. Penanaman tanaman inang predator biologis
6. Penanaman tanaman kacangan untuk land clearing
7. Pengelolan hama terpadu secara alami (musuh biologis)
1. Reduction in chemical use (limited pesticides)
2. Application of environmentally friendly chemicals
3. Replacement of chemical fertilizers with organic fertilizers (liquid waste)
4. Replacement of chemical fertilizers with organic fertilizers (empty fruit bunches)
5. Planting host plants for biological predators
6. Planting legumes for land clearing
7. Natural integrated pest management (biological enemies)
Progress Komitmen dan Target Perlindungan Area NKT dan SKT
Progress on Commitments and Targets for the Protection of HCV and HCS Areas
Komitmen & Target 2025 1. Memastikan seluruh areal konservasi NKT & SKT seluruh entitas PT sudah dilakukan
2025 Commitment & Target marking boundry
2. Memastikan kondisi plang/signboard yang sudah terpasang dapat terpelihara dengan
baik
3. Melakukan penggantian (maintenance) plang/signboard areal konservasi yang rusak/
hilang
4. Melakukan pemantauan keanekaragaman hayati flora dan fauna di seluruh entitas
perusahaan
5. Melakukan analisa pengajuan pembukaan lahan baru agar tidak overlapping dengan areal
konservasi
6. Sosialisasi rutin kepada karyawan dan stakeholder agar tidak mengganggu areal
konservasi
7. Montoring plang/signboard flora dan fauna di seluruh entitas
1. Ensuring that boundary markings have been completed for all HCV and HCS
conservation areas across all Company entities
2. Ensuring that installed signs and signboards are properly maintained
3. Replacing (maintaining) damaged or missing signs/signboards in conservation areas
4. Monitoring the biodiversity of flora and fauna across all company entities
5. Analyzing proposals for new land clearing to ensure they do not overlap with
conservation areas
6. Conducting regular outreach to employees and stakeholders to prevent disturbance of
conservation areas
7. Monitoring flora and fauna signs/signboards across all entities
Progress Tahun 2025 1. Memastikan kondisi plang/signboard yang sudah terpasang dapat terpelihara dengan baik
2025 Progress 2. Melakukan penggantian (maintenance) plang/signboard areal konservasi yang rusak/
hilang
3. Melakukan monitoring keanekaragaman hayati flora dan fauna di seluruh entitas
perusahaan
4. Melakukan analisa pengajuan pembukaan lahan baru agar tidak overlapping dengan areal
konservasi
5. Sosialisasi rutin kepada karyawan dan stakeholder agar tidak mengganggu areal
konservasi
6. Montoring plang/signboard flora dan fauna di seluruh entitas
1. Ensuring that installed signs/signboards are well-maintained
2. Replacing (maintaining) damaged or missing signs/signboards in conservation areas
3. Monitoring the biodiversity of flora and fauna across all company entities
4. Analyzing proposals for new land clearing to ensure they do not overlap with
conservation areas
5. Conducting regular outreach to employees and stakeholders to prevent disturbance of
conservation areas
6. Monitoring flora and fauna signs/signboards across all Company entities
Komitmen/Target ke Depan 1. Memastikan seluruh areal konservasi NKT & SKT seluruh entitas PT sudah dilakukan
Future Commitment/Target marking boundry
2. Memastikan kondisi plang/signboard yang sudah terpasang dapat terpelihara dengan baik
3. Melakukan pemantauan keanekaragaman hayati flora dan fauna di seluruh entitas
perusahaan
4. Melakukan analisa pengajuan pembukaan lahan baru agar tidak overlapping dengan areal
konservasi
1. Ensuring that boundary markings have been completed for all HCV and HCS
conservation areas across all Company entities
2. Ensuring that installed signs/signboards are properly maintained
3. Monitoring the biodiversity of flora and fauna across all Company entities
4. Analyzing proposals for new land clearing to ensure they do not overlap with
conservation areas
Laporan Keberlanjutan PT FAP AGRI Tbk
47 Sustainability Report
Page 59
Tanggung Jawab Pengembangan
Kinerja Ekonomi Kinerja Lingkungan Hidup Kinerja Sosial Produk/Jasa Berkelanjutan Lain-Lain
Economic Performance Environmental Performance Social Performance Responsibility for Sustainable Miscellaneous
Product/ Service Development
Integrasi Program Keberlanjutan terhadap SDGs
Integration of Sustainability Programs to SDGs
Komitmen kuat Perusahaan dalam mencapai The Company’s strong commitment in achieving
keberlanjutan usaha tercermin dari business sustainability is reflected in the
pengintegrasian program-program keberlanjutan integration of sustainability programs that can
yang dapat berdampak secara langsung maupun have a direct or indirect impact on the Sustainable
tidak langsung terhadap Tujuan Pembangunan Development Goals (SDGs). Details of the
Berkelanjutan (SDGs). Rincian program-program Company’s sustainability programs in 2025 that
keberlanjutan Perusahaan pada tahun 2025 yang had direct and indirect impacts on SDGs include:
memiliki dampak langsung maupun tidak langsung
terhadap SDGs, antara lain:
Isu dan Strategi Keberlanjutan FAP Agri/Sustainability Issues and Strategies of FAP Agri:
Responsible Business
Deskripsi/Description Menciptakan nilai bersama untuk kepentingan Perusahaan dan pemangku kepentingan
terkait.
Creating shared value for the benefit of the Company and related stakeholders.
Komitmen dan Capaian Program 1. Menciptakan Kebijakan Larangan Penerimaan Suap, Imbalan, Hadiah, dan
Keberlanjutan Tahun 2025 Gratifikasi Lainnya.
Commitment and Achievement of 2. Menciptakan saluran pengaduan (whistleblowing) untuk pelaporan pelanggaran.
Sustainability Program in 2025 3. Menerbitkan Kode Etik yang berlaku bagi seluruh Komisaris, Direksi dan
karyawan FAP Agri.
4. Mendapatkan Sertifikasi Kelapa Sawit Berkelanjutan (Indonesian Sustainable Palm
Oil/ISPO), Sertifikasi Halal dan Kosher.
5. Mendistribusikan nilai ekonomi kepada pemangku kepentingan sebesar Rp6.027.076
juta yang tumbuh 22,4% dari tahun 2024.
6. Mengimplementasikan pengadaan barang berbasis web dengan konsep penawaran
terbuka secara daring.
7. Implementasi sistem ini mengoptimalkan keterbukan dalam seluruh sistem
pengadaan barang yang dilakukan oleh Perusahaan.
1. Created a Policy Prohibiting Bribes, Rewards, Gifts, and Other Gratuities.
2. Created a whistleblowing channel for reporting violations.
3. Issued a Code of Conduct that applies to all FAP Agri Commissioners, Directors and
employees.
4. Obtained Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO), Halal Certification, and Kosher
Certification.
5. Distributed economic value to stakeholders amounting to Rp6,027,076 million, which
grew by 22.4% from 2024.
6. Implemented web-based procurement with an online open bidding concept.
7. System implementation optimized openness in all goods procurement systems
carried out by the Company.
Dampak Langsung/Tidak Langsung
ke UN SDGs
Direct/Indirect Impact on UN SDGs
PT FAP AGRI Tbk Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
48
Page 60
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan Tentang Laporan Tata Kelola
Penjelasan Direksi Profil Perusahaan
Sustainability Performance Keberlanjutan Keberlanjutan
Board of Directors’ Explanation Company Profile
Highlights About Sustainability Report Sustainability Governance
Isu dan Strategi Keberlanjutan FAP Agri/Sustainability Issues and Strategies of FAP Agri:
Responsible Employee
Deskripsi/Description Memberikan kesempatan kepada pekerja yang ada saat ini maupun yang berpotensi
untuk mendapatkan perlakukan yang adil dan pengembangan bakat potensi,
mencapai pengembangan yang profesional sehingga memberikan pertumbuhan jangka
panjang dan berkelanjutan bagi Perusahaan.
Providing opportunities for current and potential employees to receive fair treatment
and potential talent development, achieving professional development so as to provide
long-term and sustainable growth for the Company.
Komitmen dan Capaian Program 1. Secara kontinu berupaya menurunkan tingkat kemiskinan dengan menyediakan
Keberlanjutan Tahun 2025 peluang kerja bagi pekerja perempuan dan laki-laki, dengan jumlah rekrutmen
Commitment and Achievement of karyawan baru sebanyak 3.977 karyawan.
Sustainability Program in 2025 2. Mengoptimalkan penggunaan tenaga kerja lokal di mana pada tahun 2025 sebanyak
4.701 karyawan atau 32,04% merupakan tenaga kerja lokal.
3. Terus menerapkan kebijakan TIDAK mempekerjakan anak di bawah umur.
4. Menyediakan paket manfaat kepada seluruh pekerja.
5. Menyediakan kebutuhan-kebutuhan dasar yang relevan bagi pekerja.
6. Melakukan pengembangan kompetensi karyawan dengan total jam pelatihan
sebesar 55.852 jam.
1. Continuously endeavored to reduce the poverty rate by providing job opportunities
for female and male workers, with the number of new employee recruitments
totaling 3.977 employees.
2. Optimized the use of local labor. In 2025, 4,701 employees or 32.04% were local
labor.
3. Continued implementing the policy of NOT employing minors.
4. Provided a benefits package to all workers.
5. Provided relevant basic needs for workers.
6. Developed employee competencies with an average of training total hours reaching
55,852 hours.
Dampak Langsung/Tidak Langsung
ke UN SDGs
Direct/Indirect Impact on UN SDGs
Isu dan Strategi Keberlanjutan FAP Agri/Sustainability Issues and Strategies of FAP Agri:
Responsible Human Rights
Deskripsi/Description Menghormati Hak Asasi Manusia (HAM) dan memastikan bahwa setiap keputusan bisnis
diambil tidak merugikan kepentingan seluruh pemangku kepentingan.
Respecting human rights and ensuring that every business decision does not harm the
interests of all stakeholders.
Komitmen dan Capaian Program 1. Memastikan bahwa setiap keputusan yang dibuat sejalan dengan praktik legal dan
Keberlanjutan Tahun 2025 SOP internal Perusahaan.
Commitment and Achievement of 2. Mengidentifikasi dan mengelola isu-isu HAM yang menonjol yang dapat
Sustainability Program in 2025 mempengaruhi Perusahaan dan rantai pasokannya.
3. Memastikan kepada seluruh rekan bisnis, pemasok, penyedia jasa dan kontraktor
Perusahaan bahwa secara kontrak seluruhnya berkewajiban untuk mematuhi
prinsip pendekatan sosial dan budaya Perusahaan.
4. Secara periodik melakukan pengawasan dan pengamatan terhadap praktik
menghormati HAM.
5. Menciptakan saluran pengaduan (whistleblowing) untuk pelaporan pelanggaran.
1. Ensured that every decision made was in line with legal practices and the
Company’s internal SOPs.
2. Identified and managed salient human rights issues that might affect the Company
and its supply chain.
3. Assured all of the Company’s business partners, suppliers, service providers, and
contractors that they were contractually obligated to adhere to the Company’s
social and cultural approach.
4. Periodically supervised and observed human rights practices.
5. Created a whistleblowing channel for reporting violations.
Dampak Langsung/Tidak Langsung
ke UN SDGs
Direct/Indirect Impact on UN SDGs
Laporan Keberlanjutan PT FAP AGRI Tbk
49 Sustainability Report
Page 61
Tanggung Jawab Pengembangan
Kinerja Ekonomi Kinerja Lingkungan Hidup Kinerja Sosial Produk/Jasa Berkelanjutan Lain-Lain
Economic Performance Environmental Performance Social Performance Responsibility for Sustainable Miscellaneous
Product/ Service Development
Isu dan Strategi Keberlanjutan FAP Agri/Sustainability Issues and Strategies of FAP Agri:
Responsible Supply Chain
Deskripsi/Description Secara kontinu melakukan dan mempertahankan praktik keberlanjutan di keseluruhan
rantai pasokan Perusahaan.
Continuously conducting and maintaining sustainability practices throughout the
Company’s supply chain.
Komitmen dan Capaian Program 1. Melakukan pelacakan ketertelusuran seluruh produk hingga ke pekebun.
Keberlanjutan Tahun 2025 2. Melakukan pelaporan perkembangan/perubahan ketelusuran kepada pembeli kami.
Commitment and Achievement of 3. Memberikan dukungan kepada pemasok inklusif kami, pekebun plasma dan
Sustainability Program in 2025 kemitraan untuk mencapai kepatuhan terhadap praktik-praktik keberlanjutan.
4. Memegang prinsip-prinsip PADIATAPA (Persetujuan Atas Dasar Informasi Awal
Tanpa Paksaan) atau FPIC (Free Prior Inform Consent) yang dilakukan dalam setiap
pembangunan kebun terhadap petani-petani yang mau berkolaborasi/bermitra
dengan Perusahaan.
1. Traced all products back to the growers.
2. Reported traceability developments/changes to buyers.
3. Provided support to our inclusive suppliers, plasma growers and partnerships to
achieve compliance with sustainability practices.
4. Upheld the principles of FPIC (Free Prior Informed Consent) in every plantation
development for farmers who are willing to collaborate/partner with the Company.
Dampak Langsung/Tidak Langsung
ke UN SDGs
Direct/Indirect Impact on UN SDGs
Isu dan Strategi Keberlanjutan FAP Agri/Sustainability Issues and Strategies of FAP Agri:
Responsible Environmental Approach
Deskripsi/Description Menjalankan usaha yang tetap memperhatikan tanggung jawab terhadap lingkungan.
Operating a business that continuously pays attention to environmental responsibility.
Komitmen dan Capaian Program 1. Tidak melakukan praktik deforestasi dan penanaman di area gambut pada
Keberlanjutan Tahun 2025 kedalaman berapapun.
Commitment and Achievement of 2. Melakukan pengelolaan area yang memiliki Nilai Konservasi Tinggi (NKT/HCV)
Sustainability Program in 2025 dan area dengan Stok Karbon Tinggi (SKT/HCS), di mana pada tahun 2025 tidak
terdapat pembangunan/pembukaan di area konservasi (0 Ha).
3. Melakukan penyuluhan, pelatihan dan perawatan terhadap kesiapsiagaan
kebakaran hutan dan lahan di lingkup area kebun dan masyarakat sekitar.
4. Melakukan identifikasi, perlindungan dan pelatihan konflik terhadap satwa liar yang
dilindungi.
5. Melakukan pengendalian hama dan penggunaan bahan kimia dengan secara
bertahap mengurangi penggunaan paraquat.
6. Melakukan manajemen limbah terintegrasi, menerapkan pengolahan Limbah
Cair Pabrik Kelapa Sawit (POME) dengan metode Land Application, menerapkan
pengelolaan limbah B3 dengan pendekatan reuse, reduce, dan recycle serta dan
pemanfaatan energi terbarukan sebagai alternatif pembangkit listrik.
7. Menyelesaikan pengukuran dan pemantauan rutin emisi yang dihasilkan dari
seluruh PKS (7 PKS) dan kebun FAPA dengan menggunakan perhitungan referensi
ISCC.
1. Ensured no deforestation and cultivation in peat areas at any depth.
2. Managed areas with High Conservation Values (HCV) and areas with High Carbon
Stocks (HCS). In 2025, there were no developments/clearances in conservation
areas (0 Ha).
3. Conducted extension, training and maintenance of forest and land fire
preparedness in the area of plantations and surrounding communities.
4. Identified, protected, and provided conflict training for protected wildlife.
5. Carried out pest control and chemical use by gradually reducing the use of
paraquat.
6. Carried out integrated waste management, applied Palm Oil Mill Effluent
(POME) treatment with the Land Application method, applied hazardous waste
management with a reuse, reduce, and recycle approach, and utilized renewable
energy as an alternative to power generation.
7. Completed routine measurement and monitoring of emissions generated from all
POMs (7 POMs) and FAPA plantations using ISCC reference calculations.
Dampak Langsung/Tidak Langsung
ke UN SDGs
Direct/Indirect Impact on UN SDGs
PT FAP AGRI Tbk Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
50
Page 62
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan Tentang Laporan Tata Kelola
Penjelasan Direksi Profil Perusahaan
Sustainability Performance Keberlanjutan Keberlanjutan
Board of Directors’ Explanation Company Profile
Highlights About Sustainability Report Sustainability Governance
Isu dan Strategi Keberlanjutan FAP Agri/Sustainability Issues and Strategies of FAP Agri:
Community Relations and Development
Deskripsi/Description Melakukan pemberdayaan dan memberikan dukungan yang dibutuhkan kepada
komunitas masyarakat secara luas.
Empowering and providing necessary support to the community at large.
Komitmen dan Capaian Program 1. Keterlibatan Pemangku Kepentingan yang Terstruktur melalui dialog rutin, forum
Keberlanjutan Tahun 2025 konsultasi, dan mekanisme pengaduan yang transparan.
Commitment and Achievement of 2. Program Pengembangan Masyarakat Berbasis Kebutuhan Lokal, yang difokuskan
Sustainability Program in 2025 pada peningkatan ekonomi masyarakat, pendidikan, kesehatan, serta pembangunan
infrastruktur dasar.
3. Pengelolaan Risiko Sosial, melalui identifikasi dan mitigasi risiko secara berkala,
termasuk pencegahan konflik sosial.
1. Structured Stakeholder Engagement through regular dialogues, consultation
forums, and transparent grievance mechanisms.
2. Needs-Based Community Development Programs, focusing on economic
empowerment, education, healthcare, and basic infrastructure development.
3. Social Risk Management, including periodic risk identification and mitigation, as
well as conflict prevention measures.
Dampak Langsung/Tidak Langsung
ke UN SDGs
Direct/Indirect Impact on UN SDGs
Laporan Keberlanjutan PT FAP AGRI Tbk
51 Sustainability Report
Page 63
Tanggung Jawab Pengembangan
Kinerja Ekonomi Kinerja Lingkungan Hidup Kinerja Sosial Produk/Jasa Berkelanjutan Lain-Lain
Economic Performance Environmental Performance Social Performance Responsibility for Sustainable Miscellaneous
Product/ Service Development
PT FAP AGRI Tbk Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
52
Page 64
Laporan Keberlanjutan PT FAP AGRI Tbk 53 Sustainability Report
Page 65
05
"
Penerapan tata kelola keberlanjutan menjadi
landasan dalam memastikan pengelolaan
usaha yang transparan, akuntabel, dan
berintegritas. Perusahaan senantiasa
mengintegrasikan aspek lingkungan, sosial,
dan tata kelola dalam setiap kebijakan serta
proses bisnis untuk mendukung keberlanjutan
jangka panjang.
The implementation of sustainable governance
serves as the foundation for ensuring transparent,
accountable, and ethical business management. The
Company consistently integrates environmental, social,
and governance considerations into every policy and
business process to support long-term sustainability.
TATA KELOLA
KEBERLANJUTAN
SUSTAINABILITY GOVERNANCE
PT FAP AGRI Tbk Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
54
Page 66
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan Tentang Laporan Tata Kelola
Penjelasan Direksi Profil Perusahaan
Sustainability Performance Keberlanjutan Keberlanjutan
Board of Directors’ Explanation Company Profile
Highlights About Sustainability Report Sustainability Governance
Prinsip Penerapan Tata Kelola Perusahaan
Principles of Corporate Governance Implementation
Bagi Perusahaan, pengelolaan bisnis yang For the Company, sustainable business
berkelanjutan memiliki peranan penting management plays a crucial role in realizing the
dalam mewujudkan tujuan perusahaan, yaitu Company’s objectives, namely generating profits,
menciptakan keuntungan, pertumbuhan yang terus expanding growth, and maintaining business
meningkat, dan menjaga keberlangsungan usaha. continuity. In order to support such management,
Dalam upaya mendukung pengelolaan tersebut, it is necessary to implement Good Corporate
diperlukan penerapan Tata Kelola Perusahaan Governance (GCG) consistently and holistically in
yang Baik (Good Corporate Governance/GCG) all lines of business.
secara konsisten dan holistik di seluruh lini bisnis.
GCG merupakan suatu sistem, proses, struktur, GCG is a system, process, structure, mechanism,
mekanisme, dan peraturan yang dirancang untuk and regulation designed to regulate, direct, and
mengatur, mengarahkan, dan mengendalikan control the management of the Company in
pengelolaan perusahaan dalam rangka menciptakan order to create a good relationship between the
hubungan yang baik antara perusahaan dan para Company and its stakeholders. This harmonious
pemangku kepentingan. Hubungan yang harmonis relationship will generate trust from stakeholders,
tersebut akan memunculkan kepercayaan dari which has a positive impact on business growth in
pemangku kepentingan, yang berdampak positif the long term.
bagi pertumbuhan bisnis dalam jangka panjang.
Mengacu kepada Pedoman Umum Governansi Referring to the General Guidelines for Indonesian
Korporat Indonesia (PUGKI) dari Komite Nasional Corporate Governance from the National
Kebijakan Governansi (KNKG), pengelolaan Committee on Governance Policy, company
perusahaan yang sesuai dengan praktik GCG management in accordance with GCG practices is
tercermin dari implementasi prinsip-prinsip GCG, reflected in the implementation of GCG principles,
yang terdiri dari seperti penjelasan detail pada which consist of as detailed in the table below:
tabel di bawah ini:
Prinsip Governansi Fokus Utama Penjelasan Singkat
No.
Governance Principle Main Focus Description
1 Peran dan Tanggung Kepemimpinan dan Direksi dan Dewan Komisaris harus menjalankan peran dan
Jawab Direksi dan Dewan pengawasan tanggung jawabnya secara efektif, bertanggung jawab penuh
Komisaris Leadership and atas keberlanjutan dan kinerja perusahaan.
Roles and Responsibilities supervision The Board of Directors and Board of Commissioners must
of Board of Directors and carry out their roles and responsibilities effectively, taking full
Board of Commissioners responsibility for the sustainability and performance of the
Company
2 Komposisi dan Remunerasi Struktur dan imbal jasa Komposisi anggota organ pengelola harus seimbang,
Composition and Structure and berkompeten, dan independen. Kebijakan remunerasi harus
Remuneration remuneration adil, transparan, dan selaras dengan kinerja jangka panjang.
The member composition of the managing organ must be
balanced, competent, and independent. Remuneration policies
should be fair, transparent and aligned with long-term
performance.
3 Hubungan Kerja Direksi Kolaborasi dan check & Mendorong hubungan kerja yang efektif, saling melengkapi,
dan Dewan Komisaris balance serta mekanisme pengawasan yang seimbang antara Direksi
Working Relationship Collaboration and check dan Dewan Komisaris.
between Board of & balance The Company shall encourage an effective, complementary
Directors and Board of working relationship, as well as a balanced supervisory
Commissioners mechanism between the Board of Directors and the Board of
Commissioners.
4 Perilaku Etis Etika & integritas Seluruh insan perusahaan wajib menjunjung tinggi nilai moral,
Ethical Behavior Ethics & integrity kejujuran, dan kepatuhan terhadap hukum serta kode etik
perusahaan.
All Company personnel must uphold moral values, honesty,
and compliance with the law and the Company’s code of
conduct.
Laporan Keberlanjutan PT FAP AGRI Tbk
55 Sustainability Report
Page 67
Tanggung Jawab Pengembangan
Kinerja Ekonomi Kinerja Lingkungan Hidup Kinerja Sosial Produk/Jasa Berkelanjutan Lain-Lain
Economic Performance Environmental Performance Social Performance Responsibility for Sustainable Miscellaneous
Product/ Service Development
Prinsip Governansi Fokus Utama Penjelasan Singkat
No.
Governance Principle Main Focus Description
5 Manajemen Risiko, Ketahanan dan mitigasi Perusahaan wajib mengidentifikasi, memantau, dan
Pengendalian Internal, dan risiko mengendalikan risiko untuk memastikan keberlangsungan
Kepatuhan Risk resilience and usaha, serta mematuhi seluruh peraturan yang berlaku.
Risk Management, Internal mitigation The Company shall identify, monitor and control risks to
Control, and Compliance ensure business continuity, and comply with all applicable
regulations.
6 Pengungkapan dan Keterbukaan informasi Perusahaan harus menyediakan informasi yang relevan,
Transparansi Disclosure & Information disclosure akurat, dan tepat waktu kepada pemangku kepentingan untuk
Transparency mendukung pengambilan keputusan yang objektif.
The Company shall provide relevant, accurate, and timely
information to stakeholders to support objective decision
making
7 Hak-Hak Pemegang Saham Perlindungan pemegang Memastikan seluruh pemegang saham, termasuk minoritas,
Shareholders Rights saham mendapatkan perlakuan adil dan hak-haknya dihormati sesuai
Shareholder protection regulasi.
The Company shall ensure that all shareholders, including
minorities, receive fair treatment and their rights are
respected in accordance with regulations.
8 Hak-Hak Pemangku Hubungan dengan pihak Mengakui dan menghormati hak-hak para pemangku
Kepentingan eksternal kepentingan seperti karyawan, masyarakat, pemerintah, dan
Stakeholders Rights Relationship with mitra bisnis demi menciptakan nilai bersama (shared value)
external parties The Company shall recognize and respect the rights of
stakeholders such as employees, communities, governments,
and business partners in order to create shared value.
Sebagai wujud komitmen dalam The Company realizes its commitment in
mengimplementasikan tata kelola keberlanjutan, implementing sustainability governance by:
Perusahaan mewujudkannya dengan cara:
1. Meningkatkan nilai Perusahaan dengan 1. Increasing the value of the Company by
memperkuat prinsip-prinsip keterbukaan, strengthening the principles of openness,
akuntabilitas, kepercayaan, tanggung jawab, accountability, trust, responsibility, and
dan keadilan, agar Perusahaan memiliki daya fairness to ensure that it has a strong
saing yang kokoh. competitiveness.
2. Mendorong pengelolaan Perusahaan 2. Encouraging professional, transparent, and
yang profesional, transparan, dan efisien, efficient management of the Company, as well
serta memberdayakan fungsi-fungsi dan as empowering the functions and increasing
meningkatkan kemandirian organ-organ the independence of the Company’s organs.
Perusahaan.
3. Mendorong organ-organ Perusahaan untuk 3. Encouraging the Company’s organs to make
membuat keputusan dan melaksanakan decisions and carry out their actions based on
tindakannya yang didasari oleh nilai moral, high moral values, ethics and integrity, and
etika, dan integritas yang tinggi, serta comply with applicable laws and regulations.
mematuhi peraturan perundang-undangan
yang berlaku.
Struktur Tata Kelola Keberlanjutan
Sustainability Governance Structure
[OJK E.1] [GRI 2-9] [GRI 2-10] [GRI 2-11] [GRI 2-12] [GRI 2-13] [GRI 2-14] [GRI 2-16] [GRI 2-18]
Dalam upaya memastikan terwujudnya To ensure the realization of sustainable business
pengelolaan bisnis yang berkelanjutan, maka management, it is necessary to establish a
perlu dibentuk organ tata kelola keberlanjutan. sustainability governance organ.
PT FAP AGRI Tbk Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
56
Page 68
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan Tentang Laporan Tata Kelola
Penjelasan Direksi Profil Perusahaan
Sustainability Performance Keberlanjutan Keberlanjutan
Board of Directors’ Explanation Company Profile
Highlights About Sustainability Report Sustainability Governance
Badan Tata Kelola Tertinggi dan Komitenya
Supreme Governance Body and its Committees
Organ utama Perusahaan meliputi Rapat Umum The Company’s main organs include the General
Pemegang Saham (RUPS), Dewan Komisaris, dan Meeting of Shareholders (GMS), the Board of
Direksi, yang masing-masing memiliki wewenang Commissioners, and the Board of Directors, each
dan tanggung jawab yang jelas sesuai dengan of which has clear authority and responsibility in
fungsinya, sebagaimana diatur dalam Anggaran accordance with its function, as stipulated in the
Dasar serta peraturan perundang-undangan yang Articles of Association and applicable laws and
berlaku. regulations.
1. Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) 1. General Meeting of Shareholders (GMS)
Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) adalah The General Meeting of Shareholders (GMS) is
organ utama dalam struktur tata kelola perusahaan the main organ in the corporate governance
yang memiliki kewenangan eksklusif yang tidak structure that has exclusive authority that cannot
dapat dialihkan kepada Dewan Komisaris maupun be transferred to the Board of Commissioners
Direksi, sesuai dengan ketentuan Undang-Undang or the Board of Directors, in accordance with
dan/atau Anggaran Dasar. Wewenang RUPS the provisions of the Law and/or the Articles of
meliputi pengangkatan dan pemberhentian Dewan Association. The authority of the GMS includes
Komisaris serta Direksi, evaluasi kinerja keduanya, the appointment and dismissal of the Board of
penetapan remunerasi untuk Dewan Komisaris Commissioners and Directors, evaluation of their
dan Direksi, persetujuan laporan tahunan performance, determination of remuneration
termasuk pengesahan laporan keuangan tahunan, for the Board of Commissioners and Directors,
penentuan alokasi penggunaan laba, penunjukan approval of the annual report including ratification
akuntan publik, persetujuan perubahan Anggaran of the annual financial statements, determination
Dasar, serta pengambilan keputusan terkait aksi of profit allocation, appointment of a public
korporasi yang memerlukan persetujuan RUPS accountant, approval of amendments to the
sebagaimana diatur dalam Anggaran Dasar. Articles of Association, and decision making related
to corporate actions that require GMS approval as
stipulated in the Articles of Association.
2. Dewan Komisaris 2. Board of Commissioners
Dewan Komisaris merupakan salah satu organ The Board of Commissioners is one of the main
utama dalam struktur tata kelola perusahaan organs in the corporate governance (GCG) structure
(GCG) yang bertanggung jawab secara kolektif that is collectively responsible for conducting
untuk melakukan pengawasan umum maupun general and special supervision of the management
khusus terhadap pengelolaan Perusahaan oleh of the Company by the Board of Directors. In
Direksi. Sesuai dengan ketentuan dalam Anggaran accordance with the provisions in the Articles of
Dasar dan peraturan perundang-undangan yang Association and prevailing laws and regulations,
berlaku, Dewan Komisaris juga memberikan the Board of Commissioners also provides
arahan, nasihat, serta rekomendasi kepada Direksi direction, advice and recommendations to the
terkait implementasi strategi, rencana bisnis, dan Board of Directors regarding the implementation
penerapan prinsip-prinsip tata kelola perusahaan. of strategies, business plans and the application
of corporate governance principles.
3. Direksi 3. Board of Directors
Direksi adalah organ utama dalam struktur tata The Board of Directors is the main organ in the
kelola perusahaan yang bertugas merumuskan corporate governance structure tasked with
sasaran dan strategi bisnis, memimpin formulating business goals and strategies, leading
pelaksanaan kebijakan strategis, serta the implementation of strategic policies, and
mengevaluasi implementasinya secara berkala. periodically evaluating their implementation. The
Direksi bertanggung jawab menyampaikan laporan Board of Directors is responsible for submitting
kinerja, pencapaian target, dan permasalahan performance reports, target achievements, and
strategis kepada Dewan Komisaris. Selain itu, strategic issues to the Board of Commissioners.
Direksi memiliki tanggung jawab kolektif untuk In addition, the Board of Directors has a collective
Laporan Keberlanjutan PT FAP AGRI Tbk
57 Sustainability Report
Page 69
Tanggung Jawab Pengembangan
Kinerja Ekonomi Kinerja Lingkungan Hidup Kinerja Sosial Produk/Jasa Berkelanjutan Lain-Lain
Economic Performance Environmental Performance Social Performance Responsibility for Sustainable Miscellaneous
Product/ Service Development
mengelola Perusahaan demi kepentingan dan responsibility to manage the Company for the
tujuan perusahaan, sesuai dengan ketentuan interests and objectives of the company, in
dalam Anggaran Dasar serta peraturan perundang- accordance with the provisions in the Articles of
undangan yang berlaku. Association and applicable laws and regulations.
4. Komite Audit 4. Audit Committee
Komite Audit menjalankan tugasnya berdasarkan The Audit Committee performs its duties based
Peraturan OJK No. 55/POJK.04/2015 tentang on OJK Regulation No. 55/POJK.04/2015 on the
Pembentukan dan Pedoman Pelaksanaan Kerja Establishment and Implementation Guidance of
Komite Audit. Komite ini bertugas mendukung the Audit Committee. This committee is tasked
Dewan Komisaris dalam memastikan penerapan with supporting the Board of Commissioners in
tata kelola perusahaan yang baik, mengevaluasi ensuring the implementation of good corporate
efektivitas sistem pengendalian internal, governance, evaluating the effectiveness of the
meningkatkan transparansi dan kualitas pelaporan internal control system, improving the transparency
keuangan, serta meninjau ruang lingkup, akurasi, and quality of financial reporting, and reviewing
independensi, dan objektivitas akuntan publik the scope, accuracy, independence and objectivity
yang ditunjuk. of the appointed public accountant.
5. Fungsi Nominasi dan Remunerasi 5. Nomination and Remuneration Function
Berdasarkan Peraturan OJK No. 34/POJK.04/2014 Based on OJK Regulation No. 34/POJK.04/2014 on
tentang Komite Nominasi dan Remunerasi, Nomination and Remuneration Committee, public
perusahaan publik diwajibkan untuk memiliki companies are required to have a nomination and
fungsi nominasi dan remunerasi. Perusahaan remuneration function. The Company complies
mematuhi ketentuan tersebut dengan with this regulation by implementing a nomination
melaksanakan fungsi nominasi dan remunerasi and remuneration function managed by the Board
yang dikelola oleh Dewan Komisaris. Fungsi of Commissioners. This function includes managing
ini mencakup pengelolaan kebijakan terkait policies related to the appointment, performance
pengangkatan, evaluasi kinerja, dan penentuan evaluation, and determination of remuneration for
remunerasi bagi anggota Dewan Komisaris, members of the Board of Commissioners, Board of
Direksi, serta eksekutif perusahaan lainnya. Directors, and other company executives.
PT FAP AGRI Tbk Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
58
Page 70
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan Tentang Laporan Tata Kelola
Penjelasan Direksi Profil Perusahaan
Sustainability Performance Keberlanjutan Keberlanjutan
Board of Directors’ Explanation Company Profile
Highlights About Sustainability Report Sustainability Governance
Unit Penanggung Jawab Pelaksanaan Keberlanjutan
Unit in Charge of Sustainability Implementation
Perusahaan telah membentuk struktur tata The Company has established a sustainability
kelola keberlanjutan yang bertanggung jawab governance structure that is responsible for
dalam mengelola kinerja di bidang lingkungan, managing environmental, social and governance
sosial, dan tata kelola (LST), termasuk dalam (ESG) performance, including the challenges
menghadapi tantangan perubahan iklim. Melalui of climate change. Through this structure, the
struktur tersebut, Perusahaan menegaskan Company affirms its commitment to collaborate
komitmennya untuk berkolaborasi dengan seluruh with all stakeholders in carrying out operational
pemangku kepentingan dalam melaksanakan activities that are oriented toward sustainability
kegiatan operasional yang berorientasi pada principles. This effort is directed at creating long-
prinsip keberlanjutan. Upaya ini diarahkan untuk term value and providing optimal benefits for
menciptakan nilai jangka panjang dan memberikan economic, social, and environmental aspects in a
manfaat optimal bagi aspek ekonomi, sosial, serta balanced and sustainable manner.
lingkungan secara seimbang dan berkelanjutan.
CEO
SUSTAINABILITY HEAD
Environment & Occupational Safety Healh &
Field Sustainability Specialist
Compliance Section Fire Management
Conservation
Environment
Certification
Berdasarkan struktur tata kelola keberlanjutan Based on the sustainability governance structure,
yang telah dibentuk, Direktur Utama memegang the President Director holds ultimate responsibility
tanggung jawab tertinggi atas pelaksanaan agenda for the implementation of the sustainability
keberlanjutan, termasuk menerima pembaruan agenda, including receiving regular updates
secara berkala serta melakukan pengawasan and overseeing sustainability issues submitted
terhadap isu-isu keberlanjutan yang disampaikan by the Sustainability Head. Various strategic
oleh Kepala Keberlanjutan. Berbagai isu strategis issues related to sustainability are discussed
terkait keberlanjutan dibahas dalam pertemuan in senior management meetings, which involve
manajemen senior, yang melibatkan perwakilan representatives from all operational functions
dari seluruh fungsi operasional perusahaan untuk of the Company to ensure the integration of
memastikan integrasi prinsip keberlanjutan di sustainability principles across business lines.
seluruh lini bisnis.
Laporan Keberlanjutan PT FAP AGRI Tbk
59 Sustainability Report
Page 71
Tanggung Jawab Pengembangan
Kinerja Ekonomi Kinerja Lingkungan Hidup Kinerja Sosial Produk/Jasa Berkelanjutan Lain-Lain
Economic Performance Environmental Performance Social Performance Responsibility for Sustainable Miscellaneous
Product/ Service Development
Tanggung jawab operasional dan implementasi Operational responsibility and implementation
strategi keberlanjutan didelegasikan kepada of sustainability strategies are delegated to the
Kepala Departemen terkait, yang melapor langsung relevant Department Heads, who report directly to
kepada Direktur Utama serta didukung oleh tim the President Director and are supported by a team
profesional dengan kompetensi dan pengalaman of professionals with competence and experience
di bidang keberlanjutan. in sustainability.
Pengawasan atas pelaksanaan inisiatif Oversight of the implementation of sustainability
keberlanjutan dilakukan secara sistematis melalui initiatives is carried out systematically through
sistem manajemen yang mencakup penetapan a management system that includes the
Key Performance Indicators (KPI) bagi manajemen establishment of Key Performance Indicators (KPIs)
senior yang relevan. Pada tingkat operasional, for relevant senior management. At the operational
pengawasan dan pelaporan dilakukan secara level, supervision and reporting is conducted
rutin kepada Kepala Keberlanjutan, termasuk regularly to the Sustainability Head, including the
pemantauan terhadap potensi dan kejadian monitoring of potential and occurrences such as
seperti kebakaran lahan, kecelakaan kerja, konflik land fires, work accidents, social conflicts, and
sosial, serta isu-isu keberlanjutan lainnya. other sustainability issues.
Dalam rangka memperkuat penerapan nilai- To strengthen the implementation of sustainability
nilai keberlanjutan, perusahaan juga melakukan values, the Company also reinforces the
penguatan organisasi hingga ke tingkat entitas anak, organization down to the subsidiary level by placing
dengan menempatkan tenaga ahli berkompeten competent experts (Sustainability Specialists) who
(Sustainability Specialist) yang memiliki latar possess adequate educational background and
belakang pendidikan dan pengalaman memadai. experience.
Sistem manajemen keberlanjutan ini The sustainability management system is
dikembangkan melalui penyusunan dan penerapan developed through the preparation and
prosedur baku (Standard Operating Procedures/ implementation of standard operating procedures
SOP) yang menjadi acuan seluruh unit kerja dalam (SOPs) that serve as a reference for all work
menjalankan praktik keberlanjutan di lapangan. units in carrying out sustainability practices in
Prosedur tersebut mencakup berbagai aspek the field. The procedures cover various important
operasional penting, antara lain pengelolaan operational aspects, including the management
dan perawatan tanaman menggunakan and treatment of plants using herbicides, fire
herbisida, pencegahan kebakaran, pengelolaan prevention, management of conservation areas,
area konservasi, serta praktik operasional and other sustainable operational practices.
berkelanjutan lainnya.
PT FAP AGRI Tbk Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
60
Page 72
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan Tentang Laporan Tata Kelola
Penjelasan Direksi Profil Perusahaan
Sustainability Performance Keberlanjutan Keberlanjutan
Board of Directors’ Explanation Company Profile
Highlights About Sustainability Report Sustainability Governance
Benturan Kepentingan
Conflict of Interest
[GRI 2-15]
Perusahaan telah menetapkan Kode Etik yang The Company has established a Code of
mencakup peraturan mengenai Tata Kelola Conduct that includes regulations on Conflict of
Benturan Kepentingan. Perusahaan senantiasa Interest Governance. The Company continuously
mendorong penerapan Kode Etik ini agar encourages the implementation of this Code of
setiap individu di lingkungan Perusahaan dapat Conduct to ensure that every individual within the
menjalankan tugas dan tanggung jawabnya dengan Company carry out their duties and responsibilities
profesionalisme dan menjunjung tinggi etika. with professionalism and uphold ethics.
Berikut ini adalah pengungkapan rangkap jabatan The following is the disclosure of concurrent
Dewan Komisaris dan Direksi selaku Badan Tata positions of the Board of Commissioners and
Kelola Tertinggi Perusahaan: Directors as the highest governance body of the
Company:
Badan Tata Kelola Jabatan Rangkap Jabatan
Nama/Name
Governance Body Position Concurrent Position
Dewan Komisaris Donny Komisaris Utama Direktur di Anak Perusahaan (PT Borneo
Board of Commissioners President Bhakti Sejahtera, PT Marsam Citra
Commissioner Adiperkasa, PT Setia Agro Utama,
PT Ketapang Hijau Lestari, PT Karangjuang
Hijaulestari, PT Bhumi Simanggaris Indah,
PT Tirta Madu Sawit Jaya, PT Bulungan
Hijau Perkasa, PT Riau Agung Karya
Abadi).
Director of subsidiaries (PT Borneo Bhakti
Sejahtera, PT Marsam Citra Adiperkasa,
PT Setia Agro Utama, PT Ketapang Hijau
Lestari, PT Karangjuang Hijaulestari, PT
Bhumi Simanggaris Indah, PT Tirta Madu
Sawit Jaya, PT Bulungan Hijau Perkasa,
PT Riau Agung Karya Abadi).
Muhamad Salim Komisaris Komisaris Independen di PT Waskita
Independen Karya (Persero) Tbk.
Independent Independent Commissioner at
Commissioner PT Waskita Karya (Persero) Tbk.
Direksi Ricky Tjandra Direktur Utama Direktur Utama di Anak Perusahaan
Board of Directors President Director (PT Borneo Bhakti Sejahtera, PT Marsam
Citra Adiperkasa, PT Setia Agro Utama,
PT Ketapang Hijau Lestari, PT Karangjuang
Hijaulestari, PT Bhumi Simanggaris Indah,
PT Tirta Madu Sawit Jaya, PT Bulungan
Hijau Perkasa).
President Director of subsidiaries
(PT Borneo Bhakti Sejahtera, PT Marsam
Citra Adiperkasa, PT Setia Agro Utama,
PT Ketapang Hijau Lestari, PT
Karangjuang Hijaulestari, PT Bhumi
Simanggaris Indah, PT Tirta Madu Sawit
Jaya, PT Bulungan Hijau Perkasa).
Henryzal M. Panjaitan Direktur Tidak memiliki rangkap jabatan.
Director Holds no concurrent positions.
Laporan Keberlanjutan PT FAP AGRI Tbk
61 Sustainability Report
Page 73
Tanggung Jawab Pengembangan
Kinerja Ekonomi Kinerja Lingkungan Hidup Kinerja Sosial Produk/Jasa Berkelanjutan Lain-Lain
Economic Performance Environmental Performance Social Performance Responsibility for Sustainable Miscellaneous
Product/ Service Development
Program Pengembangan Kompetensi Organ Tata Kelola Keberlanjutan
Sustainability Governance Organ Competency Development Program
[OJK E.2] [GRI 2-17]
Dalam upaya mendukung tercapainya In an effort to support the achievement of
pembangunan berkelanjutan, maka organ tata sustainable development, sustainability
kelola keberlanjutan perlu memiliki kompetensi governance organs must have the latest
dan perkembangan terkini mengenai pengelolaan competencies and developments regarding the
isu-isu keberlanjutan, meliputi isu ekonomi, management of sustainability issues, including
lingkungan, dan sosial. Untuk kepentingan economic, environmental and social issues. For
tersebut, maka Perusahaan memberikan program- this purpose, the Company provides competency
program pengembangan kompetensi bagi organ development programs for sustainable governance
tata kelola berkelanjutan. Berikut ini merupakan organs. The following are the competency
program pengembangan kompetensi yang diikuti development programs attended by the Company’s
oleh organ tata kelola keberlanjutan Perusahaan sustainability governance organs in 2025:
selama tahun 2025:
Uraian Jumlah Jam Rata-Rata Jam
Description Karyawan yang Pelatihan Pelatihan
Memperoleh Training Hours Karyawan
Pelatihan Average
No.
Number of Employee
Employees Training Hours
Receiving
Training
Pimpinan Keberlanjutan/Sustainability Leadership
1 Pelatihan + Uji Kompetensi Penentu Potensi 2 34 jam/hours 17 jam/hours
Pencemaran & Karakteristik Limbah B3
Training and Competency Assessment on Determining
Pollution Potential and Characteristics of Hazardous
Waste (B3)
2 Pelatihan + Uji Kompetensi Pelaksanaan Pengelolaan 2 34 jam/hours 17 jam/hours
Limbah B3 (OPLB3)
Training and Competency Assessment on the
Implementation of Hazardous Waste (B3) Management
(OPLB3)
3 Pelatihan + Uji Kompetensi Penanggungjawab 1 17 jam/hours 17 jam/hours
Operasional Instalasi Pengendalian Pencemaran Udara
(POIPPU)
Training and Competency Assessment for the Person in
Charge of Air Pollution Control Installation (POIPPU)
4 Pelatihan + Uji Kompetensi Penanggungjawab 1 17 jam/hours 17 jam/hours
Operasional Pengolahan Air Limbah (POPAL)
Training and Competency Assessment for the Person in
Charge of Wastewater Treatment Operations (POPAL)
5 Pembinaan “Operator Genset Kemnaker RI” 7 168 jam/hours 24 jam/hours
Training for Generator Operator Certification (Ministry
of Manpower of the Republic of Indonesia)
6 Pembinaan “Ahli K3 Umum Kemnaker RI” 2 48 jam/hours 24 jam/hours
Training for General Occupational Health and Safety
(OHS) Expert Certification
7 Pelatihan + Uji Kompetensi Pelaksanaan Pengelolaan 2 34 jam/hours 17 jam/hours
Limbah B3 (MPLB3)
Training and Competency Assessment on the
Implementation of Hazardous Waste (B3) Management
(MPLB3)
PT FAP AGRI Tbk Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
62
Page 74
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan Tentang Laporan Tata Kelola
Penjelasan Direksi Profil Perusahaan
Sustainability Performance Keberlanjutan Keberlanjutan
Board of Directors’ Explanation Company Profile
Highlights About Sustainability Report Sustainability Governance
Evaluasi Kinerja Badan Tata Kelola Tertinggi
Performance Evaluation of Highest Governance Body
[GRI 2-18]
Penilaian terhadap kinerja Dewan Komisaris Performance assessment of the Board of
dan Direksi dilakukan oleh Pemegang Saham Commissioners and Directors is conducted by the
melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Shareholders through the Annual General Meeting
Tahunan. Dalam forum tersebut, Dewan of Shareholders (Annual GMS). In this forum, the
Komisaris menyampaikan laporan pelaksanaan Board of Commissioners submits a report on the
fungsi pengawasan serta hasil evaluasi terhadap implementation of the supervisory function and
kinerja Direksi dalam mengelola dan mengurus the results of the evaluation of the performance of
Perusahaan selama tahun buku berjalan. the Board of Directors in managing and managing
Sementara itu, Direksi memaparkan laporan the Company during the current financial year.
kinerja dan capaian operasional Perusahaan yang Meanwhile, the Board of Directors presents a
tertuang dalam Laporan Tahunan. performance report and the Company’s operational
achievements contained in the Annual Report.
Berdasarkan hasil evaluasi tersebut, RUPS Based on the evaluation results, the GMS then
kemudian menetapkan keputusan untuk made a decision to grant full release and
memberikan pembebasan dan pelunasan tanggung discharge (acquit et de charge) to the Board of
jawab sepenuhnya (acquit et de charge) kepada Commissioners and the Board of Directors for
Dewan Komisaris dan Direksi atas pelaksanaan the implementation of the supervisory function
fungsi pengawasan dan pengurusan Perusahaan, and management of the Company, as long as the
sepanjang tindakan tersebut tercermin dalam actions are reflected in the approved report and
laporan yang telah disetujui serta sesuai dengan in accordance with the applicable provisions and
ketentuan dan peraturan yang berlaku. regulations.
Dalam melaksanakan fungsi pengawasannya, In carrying out its supervisory function, the Board
Dewan Komisaris didukung oleh Komite Audit. of Commissioners is supported by the Audit
Dewan Komisaris memiliki kewenangan untuk Committee. The Board of Commissioners has the
menilai kinerja Komite Audit guna memastikan authority to assess the performance of the Audit
efektivitas pelaksanaan tugas dan tanggung Committee to ensure the effectiveness of the
jawabnya sesuai dengan Piagam Komite Audit implementation of its duties and responsibilities
(Audit Committee Charter). Berdasarkan hasil in accordance with the Audit Committee
evaluasi yang dilakukan, Dewan Komisaris menilai Charter. Based on the evaluation results, the
bahwa Komite Audit telah melaksanakan tugasnya Board of Commissioners considered that the
dengan baik, termasuk memberikan dukungan dan Audit Committee had performed its duties well,
rekomendasi atas berbagai tindakan Direksi yang including providing support and recommendations
memerlukan kajian, tanggapan, atau persetujuan on various actions of the Board of Directors that
dari Dewan Komisaris. required review, response or approval from the
Board of Commissioners.
Laporan Keberlanjutan PT FAP AGRI Tbk
63 Sustainability Report
Page 75
Tanggung Jawab Pengembangan
Kinerja Ekonomi Kinerja Lingkungan Hidup Kinerja Sosial Produk/Jasa Berkelanjutan Lain-Lain
Economic Performance Environmental Performance Social Performance Responsibility for Sustainable Miscellaneous
Product/ Service Development
Kebijakan Remunerasi
Remuneration Policy
[GRI 2-19] [GRI 2-20] [GRI 2-21]
Pemegang Saham menetapkan remunerasi bagi Shareholders determine remuneration for the
Dewan Komisaris dan Direksi melalui mekanisme Board of Commissioners and Directors through
RUPS. Sesuai dengan ketentuan dalam POJK No. the GMS. In accordance with the provisions in
34/POJK.04/2014 tentang Komite Nominasi dan POJK No. 34/POJK.04/2014 on the Nomination
Remunerasi, Dewan Komisaris melaksanakan and Remuneration Committee, the Board of
fungsi nominasi dan remunerasi dengan mengikuti Commissioners carries out the nomination and
prosedur yang telah ditetapkan dalam menyusun remuneration function by following the established
usulan remunerasi. Dewan Komisaris melakukan procedures in preparing the remuneration
kajian terhadap struktur dan jumlah remunerasi proposal. The Board of Commissioners reviews the
yang diterima oleh anggota Dewan Komisaris dan structure and amount of remuneration received
Direksi pada tahun berjalan. by members of the Board of Commissioners and
Directors in the current year.
Dewan Komisaris juga melakukan penilaian The Board of Commissioners also assesses
terhadap beberapa aspek dalam menentukan several aspects in determining remuneration
remunerasi bagi Dewan Komisaris, termasuk for the Board of Commissioners, including a
perbandingan remunerasi untuk posisi tersebut comparison of remuneration for such positions in
dalam industri yang relevan dengan Perusahaan industries relevant to the Company as well as the
serta partisipasi setiap Komisaris dalam komite- participation of each Commissioner in committees
komite yang berada di bawah Dewan Komisaris. under the Board of Commissioners.
Adapun aspek lain yang ditelaah oleh Dewan Other aspects reviewed by the Board of
Komisaris antara lain: Commissioners include:
1. Pencapaian indikator kinerja keuangan dan 1. The Board of Directors’ achievement of financial
non-keuangan Direksi, seperti kepemimpinan and non-financial performance indicators,
dalam mengembangkan dan meningkatkan such as leadership in developing and improving
struktur internal serta organisasi Perusahaan the internal structure and organization of
dan Anak Perusahaan, serta kontribusinya the Company and its Subsidiaries, and its
dalam membantu Perusahaan mencapai contribution in helping the Company achieve
tujuan strategis; its strategic objectives;
2. Kinerja individu, yang didasarkan pada 2. Individual performance, which is based on the
penilaian mandiri (self-assessment) Direksi. Directors’ self-assessment.
3. Perbandingan dengan kompensasi yang 3. Comparison with compensation provided by
diberikan oleh perusahaan sejenis. similar companies.
Struktur remunerasi yang diberikan kepada anggota The remuneration structure for members of
Dewan Komisaris dan Direksi meliputi honorarium/ the Board of Commissioners and Directors
gaji, bonus dan tunjangan. Total remunerasi yang encompasses honorariums/salaries, bonuses,
diterima Dewan Komisaris dan Direksi pada tahun and allowances. In 2025, the total remuneration
2025 berjumlah Rp12.740.599.332. received by the Board of Commissioners and
Directors amounted to Rp12,740,599,332.
PT FAP AGRI Tbk Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
64
Page 76
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan Tentang Laporan Tata Kelola
Penjelasan Direksi Profil Perusahaan
Sustainability Performance Keberlanjutan Keberlanjutan
Board of Directors’ Explanation Company Profile
Highlights About Sustainability Report Sustainability Governance
Manajemen Risiko dan Prinsip Kehati-hatian
Risk Management and Prudential Principles
[OJK E.3] [GRI 2-23] [GRI 2-24]
Perusahaan mengintegrasikan manajemen risiko The Company integrates risk management into all
ke dalam seluruh aktivitas operasionalnya sebagai of its operational activities as part of its efforts
bagian dari upaya memastikan keberlanjutan to ensure long-term business sustainability and
bisnis jangka panjang serta meminimalkan potensi minimize potential negative impacts on operational
dampak negatif terhadap kinerja operasional and financial performance. The risk management
maupun keuangan. Proses manajemen risiko process is carried out continuously through the
dijalankan secara berkesinambungan melalui stages of risk identification, monitoring, control
tahapan identifikasi, pemantauan, pengendalian, and mitigation, with the aim of supporting the
dan mitigasi risiko, dengan tujuan mendukung achievement of the Company’s strategic goals
pencapaian sasaran strategis Perusahaan secara effectively and sustainably.
efektif dan berkelanjutan.
Dalam rangka membangun budaya kesadaran In order to build a strong risk awareness culture
risiko (risk awareness culture) yang kuat di seluruh at all levels of the organization, the Company
tingkatan organisasi, Perusahaan secara konsisten consistently strengthens risk management
memperkuat sistem dan tata kelola pengelolaan systems and governance. The Board of Directors
risiko. Direksi menerapkan prinsip kehati-hatian applies the prudential principle in every decision
(prudential principle) dalam setiap pengambilan making to manage uncertainty, mitigate potential
keputusan guna mengelola ketidakpastian, losses, and keep risk levels within the tolerance
memitigasi potensi kerugian, dan menjaga tingkat limits set in accordance with the Company’s
risiko tetap dalam batas toleransi yang telah internal policies.
ditetapkan sesuai kebijakan internal Perusahaan.
Selain itu, Perusahaan berkomitmen untuk In addition, the Company is committed to maintaining
menjaga kepercayaan pemangku kepentingan stakeholder trust through the implementation of
melalui penerapan praktik manajemen risiko yang risk management practices that are aligned with
selaras dengan ketentuan peraturan perundang- the provisions of applicable laws and regulatory
undangan dan standar regulator yang berlaku. standards. The Company proactively identifies
Perusahaan secara proaktif mengidentifikasi and manages various major risk categories that
dan mengelola berbagai kategori risiko utama have the potential to affect business continuity,
yang berpotensi memengaruhi keberlangsungan and conducts ongoing monitoring to ensure that
usaha, serta melakukan pemantauan secara operational activities continue to run smoothly,
berkelanjutan untuk memastikan kegiatan efficiently and competitively.
operasional tetap berjalan dengan lancar, efisien,
dan berdaya saing.
Laporan Keberlanjutan PT FAP AGRI Tbk
65 Sustainability Report
Page 77
Tanggung Jawab Pengembangan
Kinerja Ekonomi Kinerja Lingkungan Hidup Kinerja Sosial Produk/Jasa Berkelanjutan Lain-Lain
Economic Performance Environmental Performance Social Performance Responsibility for Sustainable Miscellaneous
Product/ Service Development
Risiko/Risk Dampak/Impact Mitigasi/Mitigation
Ekonomi/Economy
Fluktuasi harga CPO secara Kinerja finansial Meningkatkan efisiensi biaya produksi dan
global. Financial performance mengurangi sumber biaya yang tidak esensial.
Fluctuations in global CPO Improving production cost efficiency and reducing
prices. non-essential cost sources.
Fluktuasi nilai tukar mata Volume produksi Meningkatkan efisiensi biaya produksi dan
uang. Production volume mengurangi sumber biaya yang tidak esensial.
Fluctuations in currency Improving production cost efficiency and reducing
exchange rates. non-essential cost sources.
Fluktuasi pasokan TBS dari Volume produksi. Mengembangkan dan meningkatkan kualitas
pihak ketiga. Production volume. program kemitraan serta menjalin kerja sama
Fluctuation in FFB supply jangka panjang.
from third parties. Developing and improving of the quality of
partnership programs and establishing long-term
cooperation.
Produktivitas tanaman sawit Peningkatan jumlah konflik Meningkatkan produktivitas tanaman melalui
yang turun dan tidak merata. yang berpotensi mengganggu penanaman varietas baru yang lebih unggul
Decreased and uneven kelancaran kegiatan operasional. menggunakan teknik agronomi yang telah
productivity of oil palms. Increase in the number of dikembangkan.
conflicts with the potential to Increasing crop productivity by planting new and
disrupt the smooth running of improved varieties using developed agronomic
operational activities. techniques.
Sosial/Social
Tekanan inflasi ekonomi dan Peningkatan jumlah konflik Memantau, merespons, dan mengidentifikasi
pertumbuhan populasi yang yang berpotensi mengganggu kebutuhan masyarakat melalui program-program
sering kali disertai dengan kelancaran kegiatan operasional. pemberdayaan ekonomi yang disesuaikan dengan
kelangkaan sumber daya Increase in the number of potensi lokal (Income Generating Activity).
ekonomi. conflicts with the potential to Monitoring, responding and identifying community
Economic inflationary disrupt the smooth running of needs through economic empowerment programs
pressures and population operational activities. tailored to local potential (Income Generating
growth often accompanied Activity).
by scarcity of economic
resources.
Program CSR yang belum Peningkatan jumlah konflik Melibatkan masyarakat secara lebih luas serta
tersebar secara merata. yang berpotensi mengganggu mengevaluasi program dan anggaran kebutuhan
Unevenly distributed CSR kelancaran kegiatan operasional. CSR secara berkala.
programs. Increase in the number of Engaging the community more broadly and
conflicts with the potential to periodically evaluating CSR programs and budget
disrupt the smooth running of requirements.
operational activities
Kemungkinan terjadinya Peningkatan konflik terkait • Melaksanakan pendekatan sosial baik secara
konflik dengan masyarakat kepemilikan lahan yang dipicu formal maupun informal terkait penetapan
adat terkait hak penguasaan oleh sentimen dari Masyarakat batas konsesi.
atas lahan (Masyarakat Hukum Adat. • Menata, mendigitalisasi, dan menyusun secara
Hukum Adat). Increased conflicts over elektronik seluruh dokumen terkait ganti rugi
Potential conflicts with land ownership triggered by lahan (tenurial lahan).
indigenous communities over sentiments from Indigenous • Carrying out both formal and informal social
land tenure rights. Peoples. engagement related to concession boundary
demarcation.
• Organizing, digitizing and electronically
compiling all documents related to land
compensation (land tenure).
PT FAP AGRI Tbk Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
66
Page 78
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan Tentang Laporan Tata Kelola
Penjelasan Direksi Profil Perusahaan
Sustainability Performance Keberlanjutan Keberlanjutan
Board of Directors’ Explanation Company Profile
Highlights About Sustainability Report Sustainability Governance
Risiko/Risk Dampak/Impact Mitigasi/Mitigation
Lingkungan Hidup/Environment
Pencemaran limbah pabrik. Kerusakan lingkungan, tuntutan • Mengelola dan memanfaatkan limbah sesuai
Factory waste pollution. hukum, serta gangguan terhadap dengan peraturan yang berlaku.
operasional akibat klaim atau • Mengembangkan inovasi untuk pemanfaatan
tuntutan dari masyarakat. limbah serta mengoptimalkan penerapan
Environmental damage, lawsuits, ekonomi sirkular dari limbah yang dihasilkan.
and disruption to operations • Managing and utilizing waste in accordance with
due to claims or demands from applicable regulations.
communities. • Developing innovations for waste utilization and
optimizing the application of circular economy
from the waste generated.
Penebangan hutan di area Kehilangan keanekaragaman • Mensosialisasikan keberadaan dan manfaat
konservasi oleh masyarakat hayati, dampak negatif terhadap lahan konservasi bagi Perusahaan dan
dan/atau kontraktor. reputasi perusahaan, dan masyarakat.
Logging in conservation kerusakan pada lingkungan. • Mengedukasi masyarakat tentang batas-batas
areas by communities Loss of biodiversity, negative demarkasi terluar area konservasi.
and/or contractors. impact on Company reputation, • Melakukan implementasi teknologi pemantauan
and damage to the environment. digital dan menjalankan program kolaborasi
pengelolaan hutan bersama masyarakat.
• Conducting familiarization of the existence and
benefits of conservation land for the Company
and the community.
• Educating the community on the outer
demarcation boundaries of conservation areas.
• Implementing digital monitoring technology
and running collaborative forest management
programs with communities.
Peningkatan emisi gas rumah Perubahan iklim. • Melakukan penelitian untuk mengeksplorasi
kaca (GRK) akibat kegiatan Climate change. potensi penggunaan teknologi terbaru yang lebih
operasional. efisien.
Increased greenhouse gas • Menerapkan sistem pengelolaan hama terpadu
(GHG) emissions due to (integrated pest management).
operational activities. • Memanfaatkan cangkang dan serabut sebagai
bahan bakar boiler di pabrik.
• Mengoptimalkan penggunaan pupuk cair hasil
pengolahan limbah sebagai pengganti pupuk
kimia.
• Conducting research to explore the potential use
of newer, more efficient technologies.
• Implementing an integrated pest management
system.
• Utilizing shells and fibers as boiler fuel in
factories.
• Optimizing the use of liquid fertilizer from
waste treatment as a substitute for chemical
fertilizers.
Kebakaran hutan dan lahan Kerusakan lingkungan, tuntutan • Mengoptimalkan fungsi semua gudang, fasilitas,
di dalam maupun sekitar hukum, dan reputasi. dan peralatan pemadam kebakaran milik
area konsesi. Environmental damage, lawsuits Perusahaan.
Forest and landscape fires and reputation. • Mengembangkan sistem deteksi dini otomatis
in and around concession (Early Warning System) untuk pencegahan
areas. kebakaran.
• Membentuk kelompok Masyarakat Peduli Api
sebagai upaya kolaboratif dalam pengendalian
kebakaran.
• Optimizing the function of all Company-
owned warehouses, facilities and firefighting
equipment.
• Developing an automated early warning system
for fire prevention.
• Establishing a Community Fire Awareness group
as a collaborative effort in fire management.
Laporan Keberlanjutan PT FAP AGRI Tbk
67 Sustainability Report
Page 79
Tanggung Jawab Pengembangan
Kinerja Ekonomi Kinerja Lingkungan Hidup Kinerja Sosial Produk/Jasa Berkelanjutan Lain-Lain
Economic Performance Environmental Performance Social Performance Responsibility for Sustainable Miscellaneous
Product/ Service Development
Selain pengelolaan manajemen risiko, Perusahaan In addition to risk management, the Company has
juga telah menetapkan kebijakan keberlanjutan established a sustainability policy that reflects
yang mencerminkan komitmen Perusahaan its commitment to implementing best operating
dalam melaksanakan praktik operasi terbaik. practices. This policy applies to all current and
Kebijakan ini berlaku untuk seluruh operasi dan future operations and subsidiaries, including
anak perusahaan, baik yang saat ini ada maupun refineries, factories, or plantations owned or
yang akan datang, termasuk kilang minyak, pabrik, managed by the Company, as well as third
atau perkebunan yang dimiliki atau dikelola oleh parties with whom the Company has business
Perusahaan, serta pihak ketiga yang memiliki relationships. This Company’s sustainability policy
hubungan bisnis dengan Perusahaan. Kebijakan is based on the following principles:
keberlanjutan ini berlandaskan pada prinsip-
prinsip berikut:
1. Kepatuhan terhadap hukum 1. Compliance with the law
Prinsip ini mencakup upaya untuk meningkatkan This principle includes efforts to raise the
kesadaran seluruh staf dan karyawan terkait awareness of all staff and employees regarding
dengan pentingnya kepatuhan terhadap hukum, the importance of compliance with applicable
kebijakan, dan peraturan yang berlaku dalam laws, policies and regulations in the Company’s
operasional Perusahaan. operations.
2. Tanpa deforestasi 2. No deforestation
Prinsip ini mengharuskan Perusahaan untuk This principle requires the Company not to open new
tidak membuka perkebunan baru sebelum plantations before identifying and implementing
mengidentifikasi dan melaksanakan perlindungan protection of High Conservation Value (HCV) and
terhadap area Nilai Konservasi Tinggi (NKT/HCV) High Carbon Stock (HCS) areas on land already
dan Stok Karbon Tinggi (SKT/HCS) pada lahan yang under the Company’s control. In addition, the
sudah dikuasai Perusahaan. Selain itu, Perusahaan Company is committed to maintaining a Zero
berkomitmen untuk mempertahankan kebijakan Burning Policy, including in land rehabilitation
pembukaan lahan tanpa bakar (Zero Burning activities, as well as conducting active and regular
Policy), termasuk dalam kegiatan rehabilitasi personnel training and preparation.
lahan, serta melakukan pelatihan dan persiapan
personel secara aktif dan berkala.
3. Pengelolaan lahan gambut 3. Peatland management
Prinsip ini melarang pengembangan tanaman baru This principle prohibits the development of new
di lahan gambut sesuai dengan peraturan yang crops on peatlands in accordance with applicable
berlaku, serta mewajibkan penerapan praktik regulations, and requires the implementation
Manajemen Terbaik (Best Management Practices) of Best Management Practices for plantations
untuk perkebunan yang berada di lahan gambut. located on peatlands.
4. Menghormati hak asasi manusia, yang 4. Respect for human rights, which includes:
mencakup:
a. Tidak mentolerir pekerja anak, pekerja a. Enforcing zero tolerance of child labor,
ilegal, diskriminasi, kerja paksa, pelecehan illegal labor, discrimination, forced labor,
seksual, atau bentuk pelecehan lainnya; sexual harassment, or other forms of abuse;
b. Menyediakan lingkungan kerja yang aman b. Providing a safe and comfortable working
dan nyaman bagi seluruh karyawan tanpa environment for all employees at no cost,
biaya, termasuk fasilitas perumahan, including housing facilities, places of
tempat ibadah, pusat perawatan anak, worship, child care centers, clinics, schools,
klinik, sekolah, dan fasilitas olahraga; and sports facilities;
c. Mematuhi ketentuan pemberian upah c. Complying with the provision of wages in
sesuai dengan standar minimum yang accordance with the minimum standards
ditetapkan oleh pemerintah; set by the government;
PT FAP AGRI Tbk Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
68
Page 80
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan Tentang Laporan Tata Kelola
Penjelasan Direksi Profil Perusahaan
Sustainability Performance Keberlanjutan Keberlanjutan
Board of Directors’ Explanation Company Profile
Highlights About Sustainability Report Sustainability Governance
d. Menghormati hak setiap pekerja untuk d. Respecting the right of each worker to
membentuk atau bergabung dengan serikat form or join a trade union and/or worker
pekerja dan/atau koperasi pekerja sesuai cooperative in accordance with government
dengan peraturan pemerintah; regulations;
e. Menyelesaikan keluhan, pengaduan, dan e. Resolving complaints, grievances, and
konflik dengan cara yang terbuka dan conflicts in an open and transparent
transparan; manner;
f. Mengakui dan menghormati hak adat f. Recognizing and respecting the customary
masyarakat lokal dan komunitas asli dengan rights of local communities and indigenous
menerapkan mekanisme Persetujuan Atas peoples by applying the mechanism of Free,
Dasar Informasi Awal dan Tanpa Paksaan Prior and Informed Consent (FPIC);
(PADIATAPA);
g. Melakukan langkah-langkah untuk g. Taking measures to protect workers from
melindungi pekerja dari risiko keselamatan occupational safety and health risks,
dan kesehatan kerja, termasuk paparan including exposure to hazardous chemicals.
bahan kimia berbahaya.
Efektivitas Implementasi Manajemen Risiko Tahun 2025
Effectiveness of Risk Management Implementation in 2025
Perusahaan telah merancang dan The Company has designed and implemented
mengimplementasikan sistem manajemen risiko a comprehensive risk management system in
yang komprehensif dalam menjalankan seluruh carrying out all of its operational activities. The
kegiatan operasionalnya. Tujuan dari penerapan objective of this risk management implementation
manajemen risiko ini adalah untuk melindungi dan is to protect and enhance the Company’s value
meningkatkan nilai perusahaan bagi pemangku for stakeholders. The Company implements risk
kepentingan. Perusahaan melaksanakan mitigasi mitigation to ensure that risk management runs
risiko guna memastikan bahwa pengelolaan risiko effectively and in accordance with the analysis of
berjalan dengan efektif dan sesuai dengan analisis the risks faced by the company and its subsidiaries,
terhadap risiko yang dihadapi oleh perusahaan dan so as to minimize potential losses.
anak perusahaan, sehingga dapat meminimalkan
potensi kerugian.
Direksi menilai bahwa penerapan manajemen risiko The Board of Directors considers that the
berkontribusi dalam memastikan kelangsungan implementation of risk management contributes
usaha perusahaan. Untuk mewujudkan hal to ensuring the continuity of its business. To realize
ini, perusahaan melakukan evaluasi secara this, the Company conducts periodic evaluations
berkala untuk menyempurnakan implementasi to improve the implementation of existing risk
manajemen risiko yang ada. Pemantauan dan management. Monitoring and evaluation of the
evaluasi terhadap penerapan manajemen risiko implementation of risk management is carried out
dilakukan berdasarkan laporan dari setiap based on reports from each work unit.
unit kerja.
Laporan Keberlanjutan PT FAP AGRI Tbk
69 Sustainability Report
Page 81
Tanggung Jawab Pengembangan
Kinerja Ekonomi Kinerja Lingkungan Hidup Kinerja Sosial Produk/Jasa Berkelanjutan Lain-Lain
Economic Performance Environmental Performance Social Performance Responsibility for Sustainable Miscellaneous
Product/ Service Development
Etika dan Integritas
Ethics and Integrity
[GRI 2-15] [GRI 2-23] [GRI 2-24] [GRI 2-26]
Pedoman Etika adalah standar etika yang The Code of Conduct is an ethical standard used
digunakan dalam menjalankan bisnis, berfungsi in conducting business, serving as a guide for all
sebagai panduan bagi seluruh individu di individuals in the company to act professionally
perusahaan untuk bertindak secara profesional and with integrity. The Code governs business
dan berintegritas. Pedoman ini mengatur relationships with business partners, creditors, and
hubungan bisnis dengan mitra usaha, kreditur, dan other stakeholders, in order to drive improvements
pemangku kepentingan lainnya, guna mendorong in company performance.
perbaikan kinerja perusahaan.
FAP Agri terus mendorong penerapan Kode Etik FAP Agri continues to encourage the implementation
sebagai pedoman perilaku bagi setiap individu of the Code of Conduct as a guidelines for every
di perusahaan, sesuai dengan nilai-nilai yang individual in the Company in accordance with
dibangun dalam lingkungan perusahaan dalam the values built in the Company environment in
melaksanakan tugas dan tanggung jawab mereka. carrying out their duties and responsibilities.
Setiap individu di perusahaan wajib mematuhi Every individual in the Company must comply with
Kode Etik, guna menciptakan kesadaran untuk the Code of Conduct to create awareness to act
bertindak secara profesional, berintegritas, dan professionally with integrity, and respect for the
menghormati nilai-nilai perusahaan. Nilai-nilai Company’s values. These values include:
tersebut meliputi:
Integritas Integrity
• Menjaga dan menghargai nilai serta budaya • Maintaining and respecting the Company’s
perusahaan. values and culture.
• Bertindak dengan benar tanpa perlu • Acting correctly without the need for
pengawasan. supervision.
• Menyelaraskan tindakan dengan ucapan. • Aligning actions with words.
Komitmen Commitment
• Bekerja dengan dedikasi penuh, tulus, dan • Working with full dedication, sincerity, and
menyelesaikan dengan sempurna. finish with perfection.
• Peduli terhadap lingkungan sekitar. • Caring for the environment.
• Setia dan mencintai pekerjaan serta • Demonstrating loyalty as well as loving the job
perusahaan. and the Company.
Hasil Results
• Berpikir kreatif dan inovatif. • Cultivating creative and innovative thinking.
• Menerapkan perbaikan yang • Implementing continuous improvement.
berkesinambungan.
• Memberikan yang terbaik dalam setiap • Giving the best in every task.
pekerjaan.
Pengungkapan Kode Etik Berlaku bagi Disclosure of Code of Conduct Applicable
Seluruh Level Organisasi to All Levels of Organization
Kode Etik diterapkan kepada anggota Dewan The Code of Conduct is applied to members of the
Komisaris, Direksi, seluruh karyawan, dan organ Board of Commissioners, Board of Directors, all
pendukung Perusahaan. Setiap individu dalam employees, and supporting organs of the Company.
Perusahaan diharuskan untuk memahami dan Every individual in the Company is required to
mengimplementasikan Kode Etik sebagai bagian understand and implement the Code of Conduct
dari komitmen bersama dalam mewujudkan visi as part of a shared commitment in realizing the
dan misi perusahaan secara profesional dan Company’s vision and mission in a professional
beretika dalam berbisnis. and ethical manner in doing business.
PT FAP AGRI Tbk Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
70
Page 82
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan Tentang Laporan Tata Kelola
Penjelasan Direksi Profil Perusahaan
Sustainability Performance Keberlanjutan Keberlanjutan
Board of Directors’ Explanation Company Profile
Highlights About Sustainability Report Sustainability Governance
Sosialisasi Kode Etik Perusahaan Familiarization of Code of Conduct
Perusahaan secara konsisten menyelenggarakan The Company consistently conducts familiarization
sosialisasi Kode Etik untuk meningkatkan of the Code of Conduct to increase understanding
pemahaman dan membangun kesadaran and build awareness of each individual in the
setiap individu dalam Perusahaan agar dapat Company in order to apply it in every activity.
menerapkannya dalam setiap kegiatan. Kode The Company’s Code of Conduct is published on
Etik Perusahaan telah dipublikasikan di situs the Company’s website to ensure that it can be
web Perusahaan, sehingga dapat diakses dengan easily accessed by all stakeholders. In addition, all
mudah oleh semua pemangku kepentingan. Selain leaders and heads of Departments are committed
itu, seluruh pimpinan dan kepala Departemen to setting an example in the implementation of the
berkomitmen untuk memberikan teladan dalam Code of Conduct to their subordinates.
penerapan Kode Etik kepada bawahannya.
Penerapan dan Penegakan Kode Etik Implementation and Enforcement of Code
of Conduct
Perusahaan senantiasa mendorong penerapan The Company always encourages the
Kode Etik sebagai pedoman perilaku bagi seluruh implementation of the Code of Conduct as
insan perusahaan dalam menjalankan tugas guidelines for all company personnel in carrying out
dan tanggung jawabnya secara profesional, their duties and responsibilities in a professional,
berintegritas, dan beretika. integrity and ethical manner.
Setiap individu memiliki peran aktif dalam Each individual has an active role in upholding
menegakkan nilai-nilai etika dan diwajibkan untuk ethical values and is required to report any
melaporkan apabila mengetahui adanya dugaan suspected irregularities or violations of the Code
penyimpangan atau pelanggaran terhadap Kode of Conduct.
Etik.
Perusahaan berkomitmen menjaga kerahasiaan The Company is committed to maintaining the
identitas serta memberikan perlindungan bagi confidentiality of identity and providing protection
setiap pelapor atas tindakan pelanggaran tersebut. for any whistleblower of such violations. To ensure
Untuk memastikan efektivitas penerapan Kode the effectiveness of the implementation of the
Etik, Perusahaan telah mengoperasikan Sistem Code of Conduct, the Company has implemented
Pelaporan Pelanggaran (Whistleblowing System/ a Whistleblowing System (WBS) as a means of
WBS) sebagai sarana pengaduan atas dugaan reporting alleged violations of the Code of Conduct.
pelanggaran Kode Etik. Melalui sistem ini, setiap Through this system, each individual can submit
individu dapat menyampaikan laporan beserta reports along with supporting evidence safely and
bukti pendukung secara aman dan bertanggung responsibly.
jawab.
Sistem Pelaporan Pelanggaran
Whistleblowing System
[GRI 2-25] [GRI 2-26]
Dalam rangka meningkatkan transparansi dan In order to increase transparency and convey
menyampaikan hal-hal penting yang perlu important matters that need attention, the
mendapatkan perhatian, Perusahaan menerapkan Company implements a whistleblowing system
sistem pelaporan pelanggaran (Whistleblowing (WBS) as a commitment to compliance with
System/WBS) sebagai komitmen terhadap applicable regulations. The WBS was established
kepatuhan peraturan yang berlaku. WBS dibentuk as a preventive measure or early detection of
Laporan Keberlanjutan PT FAP AGRI Tbk
71 Sustainability Report
Page 83
Tanggung Jawab Pengembangan
Kinerja Ekonomi Kinerja Lingkungan Hidup Kinerja Sosial Produk/Jasa Berkelanjutan Lain-Lain
Economic Performance Environmental Performance Social Performance Responsibility for Sustainable Miscellaneous
Product/ Service Development
sebagai langkah pencegahan atau deteksi dini violations of the Company’s Regulations, Code of
terhadap pelanggaran terhadap Peraturan Conduct, violations of law, and other illegal actions
Perusahaan, Kode Etik, pelanggaran hukum, dan that could harm the Company.
tindakan ilegal lainnya yang dapat merugikan
Perusahaan.
Mekanisme pelaporan pelanggaran ini telah This violation reporting mechanism is regulated
diatur dalam kebijakan Perusahaan, yang in the Company’s policy, which requires every
mewajibkan setiap individu yang mengetahui individual who is aware of a violation to report
adanya pelanggaran untuk melaporkannya it to their direct supervisor, the human resources
kepada atasan langsung, bagian yang menangani department, or the Internal Audit Unit. Every report
sumber daya manusia, atau Unit Audit Internal. received will be processed and submitted to the
Setiap laporan yang diterima akan diproses dan Board of Directors through the Whistleblowing
disampaikan kepada Direksi melalui Sistem System. The Internal Audit Unit, which manages
Pelaporan Pelanggaran. Unit Audit Internal, yang the WBS, will conduct further examination
mengelola WBS, akan melakukan pemeriksaan and investigation of the complaints received if
dan investigasi lebih lanjut terhadap pengaduan necessary.
yang diterima apabila diperlukan.
Mekanisme Pengaduan dan Penanganan Complaint and Violation Handling
Pelanggaran Mechanism
Perusahaan melakukan tindak lanjut dengan cara The Company follows up in a fair and timely
yang adil dan tepat waktu, serta memberikan manner, and provides action and sanctions to any
penindakan serta sanksi kepada setiap Insan Company Personnel found to have violated the
Perusahaan yang terbukti melanggar Peraturan Company’s Regulations, Code of Conduct, legal
Perusahaan, Kode Etik, peraturan hukum, atau regulations, or engaged in other illegal activities.
terlibat dalam kegiatan ilegal lainnya. Jika seorang If an employee is found to have committed an
karyawan terbukti melakukan pelanggaran, Direksi offense, the Board of Directors will decide on the
akan memutuskan sanksi yang sesuai. Sementara appropriate sanction. Meanwhile, if members of
itu, apabila anggota Dewan Komisaris atau Direksi the Board of Commissioners or Board of Directors
yang terlibat pelanggaran, maka sanksi akan are involved in violations, the sanctions will be
diputuskan oleh Rapat Umum Pemegang Saham. decided by the General Meeting of Shareholders.
Recieve, Register and
1. acknowledge the grievance
2. Evaluate and Investigate
ACT TO RESOLVE
YES 3. INTERNALLY? NO
Develop the resolution with Develop the resolution with Reject complaint or refer to
4. the complainant the complainant an appropriate channel
5. IMPLEMENT THE SOLUTION 6. Monitor, document, and close 7.
FEEDBACK &
IMPROVE
PT FAP AGRI Tbk Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
72
Page 84
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan Tentang Laporan Tata Kelola
Penjelasan Direksi Profil Perusahaan
Sustainability Performance Keberlanjutan Keberlanjutan
Board of Directors’ Explanation Company Profile
Highlights About Sustainability Report Sustainability Governance
Laporan mengenai penyimpangan atau pelanggaran Reports regarding irregularities or violations of
terhadap Kode Etik, yang dilengkapi dengan bukti the Code of Conduct, complemented with relevant
pendukung yang relevan, dapat disampaikan oleh supporting evidence, can be submitted by any
setiap Insan Perusahaan melalui: Company personnel through:
1. Dewan Komisaris 1. Board of Commissioners,
2. Atasan 2. Superiors,
3. Sekretaris Perusahaan 3. Ciorporate Secretary,
4. Kontak Pengaduan: +62812-8046-2100 4. Complaint Hotline: +62812-8046-2100
5. Kotak Saran yang Tersedia 5. Suggestion Box.
Sepanjang tahun 2025, Perusahaan menerima Throughout 2025, the Company received any
pengaduan dalam Sistem Pelaporan Pelanggaran complaints in the Whistleblowing System with the
dengan detail sebagai berikut: details below:
2025 2024
Periode Pengaduan Jumlah Pengaduan Resolution Status Jumlah
Complaint Period Number of Pengaduan
Complaints Selesai Dalam Proses Penyelesaian Number of
Resolved In Resolution Process Complaints
Kuartal 1 13 13 - 12
First Quarter
Kuartal 2 10 10 - 17
Second Quarter
Kuartal 3 6 6 - 15
Third Quarter
Kuartal 4 11 11 - 6
Fourth Quarter
Jumlah Pengaduan 40 40 - 50
Total Complaints
Kepatuhan Perusahaan terhadap Peraturan Perundang-undangan
Compliance with Laws and Regulations
[GRI 2-27]
Selaras dengan komitmen kami untuk menerapkan In line with its commitment to implement GCG
praktik GCG di seluruh lini bisnis kami, Perusahaan practices across our business lines, the Company
senantiasa menjaga kepatuhan kami terhadap maintains its compliance with prevailing laws and
peraturan perundang-undangan yang berlaku dan regulations relevant to its line of business, both at
relevan dengan bidang usaha kami, baik di tingkat the national and global levels.
nasional maupun global.
Selama tahun 2025, Dewan Komisaris dan Direksi In 2025, the Company’s Board of Commissioners
Perusahaan tidak terlibat dalam proses hukum and Board of Directors were not involved in any
baik perdata maupun pidana dan/atau sengketa/ civil or criminal legal proceedings and/or disputes/
klaim di pengadilan dan/atau badan arbitrase claims in any court and/or arbitration body in
manapun di Indonesia sehingga tidak ada gugatan/ Indonesia and therefore there were no lawsuits/
tuntutan hukum yang menimbulkan dampak claims that had an impact on the Company’s
terhadap kelangsungan usaha Perusahaan. business continuity.
Laporan Keberlanjutan PT FAP AGRI Tbk
73 Sustainability Report
Page 85
Tanggung Jawab Pengembangan
Kinerja Ekonomi Kinerja Lingkungan Hidup Kinerja Sosial Produk/Jasa Berkelanjutan Lain-Lain
Economic Performance Environmental Performance Social Performance Responsibility for Sustainable Miscellaneous
Product/ Service Development
Keterlibatan Pemangku Kepentingan
Stakeholder Engagement
[OJK E.4] [GRI 2-29]
Perusahaan memandang keterlibatan pemangku The Company views stakeholder engagement as
kepentingan sebagai elemen kunci dalam a key element in determining business success.
menentukan keberhasilan bisnis. Oleh karena itu, Therefore, the Company is committed to optimizing
Perusahaan berkomitmen untuk mengoptimalkan its contribution to stakeholders through a tailored
kontribusinya bagi pemangku kepentingan engagement approach. The approach includes
melalui pendekatan pelibatan yang dirancang formal and informal communication as a means
secara khusus. Pendekatan tersebut mencakup to receive constructive feedback and input. The
komunikasi formal dan informal sebagai sarana stakeholder identification and mapping process is
untuk menerima umpan balik serta masukan yang conducted internally by involving various relevant
konstruktif. Proses identifikasi dan pemetaan representatives.
pemangku kepentingan dilakukan secara internal
dengan melibatkan berbagai perwakilan terkait.
Perusahaan mendefinisikan pemangku The Company defines stakeholders as individuals or
kepentingan sebagai individu atau institusi yang institutions that provide social license, cooperate,
memberikan izin sosial (social license), bekerja or are affected by the Company’s operations, either
sama, atau terdampak oleh operasi Perusahaan, directly or indirectly. In establishing synergistic
baik secara langsung maupun tidak langsung. relationships with stakeholders, the Company first
Dalam menjalin hubungan sinergis dengan para identifies and maps stakeholders who have or are
pemangku kepentingan, Perusahaan terlebih significantly affected by the implementation of the
dahulu melakukan identifikasi dan pemetaan Company’s business and operational activities. The
pemangku kepentingan yang memiliki atau terkena Company’s stakeholder engagement is outlined in
dampak signifikan dari pelaksanaan aktivitas the following table:
bisnis dan operasional Perusahaan. Bentuk
pelibatan pemangku kepentingan Perusahaan
diuraikan dalam tabel berikut ini:
Daftar Pemangku
Dasar Penetapan Metode dan Frekuensi Pelibatan
Kepentingan
Basis of Determination Method and Frequency of Engagement
Stakeholder
Pemegang Pemangku kepentingan • Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS): Setiap tahun, untuk
Saham/Investor yang berperan sebagai membahas hasil kinerja dan strategi perusahaan.
Shareholders/ penyedia modal untuk • Laporan Keuangan Tahunan: Disediakan setiap tahun untuk
Investors menjalankan aktivitas memberi gambaran menyeluruh tentang kinerja perusahaan.
bisnis dan operasional • Siaran Pers/Komunikasi Tahunan: Untuk memberikan informasi
Perusahaan. terkini tentang perkembangan dan inisiatif penting perusahaan.
Stakeholders who provide • General Meeting of Shareholders (GMS): Organized annually to
capital to support the discuss the Company’s performance and strategy.
Company’s business • Annual Financial Statements: Presented annually to provide a
activities and operations. comprehensive overview of the Company’s performance.
• Annual Press Release/Communication: Presented to provide
updates on the Company’s important developments and initiatives.
Pemerintah dan Pemangku kepentingan • Laporan Kepatuhan: Disampaikan secara berkala (biasanya
Regulator yang berwenang triwulanan atau tahunan) untuk memastikan kepatuhan terhadap
Government and dalam membuat dan regulasi yang berlaku.
Regulators memberlakukan peraturan • Pertemuan dan Dialog Reguler: Sesuai dengan kebutuhan atau
perundangan-perundangan peraturan baru yang dikeluarkan oleh pemerintah atau regulator.
yang harus dipatuhi oleh • Partisipasi dalam Konsultasi Publik: Secara periodik untuk
seluruh perusahaan yang memastikan kontribusi terhadap pembuatan kebijakan yang
beroperasi di wilayah relevan.
Republik Indonesia. • Compliance Report: Submitted periodically (usually quarterly or
Stakeholders who have annually) to ensure compliance with applicable regulations.
the authority to establish • Regular Meetings and Discussions: As required or in accordance
and enforce laws and with new regulations issued by the government or regulator.
regulations that must • Participation in Public Consultations: Organized periodically to
be adhered to by all ensure contribution to relevant policy making.
companies operating
within the territory of the
Republic of Indonesia.
PT FAP AGRI Tbk Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
74
Page 86
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan Tentang Laporan Tata Kelola
Penjelasan Direksi Profil Perusahaan
Sustainability Performance Keberlanjutan Keberlanjutan
Board of Directors’ Explanation Company Profile
Highlights About Sustainability Report Sustainability Governance
Daftar Pemangku
Dasar Penetapan Metode dan Frekuensi Pelibatan
Kepentingan
Basis of Determination Method and Frequency of Engagement
Stakeholder
Tenaga Kerja Pemangku kepentingan • Survei Kepuasan Karyawan: Dilakukan setiap tahun untuk
Workforce yang berperan penting mengukur tingkat kepuasan dan kesejahteraan karyawan.
dalam menjalankan • Pertemuan Tim dan Komunikasi Internal: Rutin, seperti pertemuan
seluruh aktivitas mingguan atau bulanan untuk menyampaikan informasi
operasional untuk perusahaan dan menerima feedback dari karyawan.
mencapai keberlangsungan • Pelatihan dan Pengembangan: Terjadwal secara berkala sesuai
bisnis Perusahaan. dengan kebutuhan pengembangan kompetensi karyawan.
Stakeholders who play • Employee Satisfaction Survey: Conducted annually to measure
an important role in employee satisfaction and well-being.
carrying out all operational • Team Meetings and Internal Communications: Routine, such as
activities to achieve weekly or monthly meetings to convey company information and
the sustainability of its receive feedback from employees.
business. • Training and Development: Scheduled periodically according to the
employee competency development needs.
Petani Pemasok Pemangku kepentingan • Program Kemitraan dan Pembinaan: Dijalankan secara tahunan
Farmers yang berperan untuk atau sesuai dengan kebutuhan, untuk meningkatkan kualitas dan
memenuhi kebutuhan keberlanjutan produksi petani mitra.
bahan baku yang dapat • Pertemuan dengan Kelompok Petani: Dilakukan secara berkala
menunjang pelaksanaan untuk mendiskusikan masalah operasional dan memberikan
aktivitas bisnis dan informasi tentang kebijakan atau standar baru.
operasional Perusahaan. • Pelatihan Teknologi dan Keberlanjutan: Dilakukan sesuai dengan
Stakeholders whose role program yang disusun untuk membantu petani dalam mengadopsi
is to supply raw materials praktik pertanian yang lebih efisien dan ramah lingkungan.
necessary to support the • Partnership and Development Program: Organized annually or
Company’s business and as needed to improve the quality and sustainability of partner
operational activities. farmers’ production.
• Meetings with Farmer Groups: Organized periodically to discuss
operational issues and provide information on new policies or
standards.
• Technology and Sustainability Training: Conducted according to
a program designed to help farmers adopt more efficient and
environmentally friendly agricultural practices.
Pelanggan Pemangku kepentingan • Survei Kepuasan Pelanggan: Dilakukan secara rutin, minimal
Customer yang menggunakan dan setahun sekali, untuk mengukur kepuasan dan mendapatkan
merasakan manfaat feedback terkait produk/jasa.
langsung dari produk dan • Forum atau Focus Group Discussion (FGD): Sesuai kebutuhan
jasa yang disediakan oleh untuk memperoleh insight langsung dari pelanggan tentang
Perusahaan. produk atau layanan yang diinginkan.
Stakeholders who directly • Sosial Media dan Komunikasi Digital: Komunikasi reguler untuk
utilize and benefit from menyampaikan informasi baru, promo, atau isu lainnya yang
the products and services relevan bagi pelanggan.
offered by the Company. • Customer Satisfaction Survey: Conducted regularly, at least
once a year, to measure satisfaction and get feedback regarding
products/services.
• Forum or Focus Group Discussion (FGD): Organized as needed
to gain direct insight from customers about desired products or
services.
• Social Media and Digital Communication: Regular communication
to convey new information, promotions, or other issues relevant to
customers.
Masyarakat Pemangku kepentingan • Program CSR (Corporate Social Responsibility): Dilaksanakan
Community yang berada di sekitar secara berkelanjutan, dengan program-program yang relevan
wilayah operasi dengan kebutuhan masyarakat sekitar.
Perusahaan, sehingga • Pertemuan Masyarakat dan Dialog Terbuka: Diadakan secara rutin,
berpotensi dapat terkena minimal setahun sekali, untuk mendengarkan aspirasi masyarakat
maupun memberikan terkait operasional perusahaan.
dampak signifikan • Pelaporan Dampak Sosial dan Lingkungan: Dilakukan secara
terhadap keberlangsungan berkala, terutama saat ada kegiatan atau proyek yang berdampak
bisnis Perusahaan. pada komunitas sekitar.
Stakeholders located in the • CSR (Corporate Social Responsibility) Program: Implemented on
vicinity of the Company’s an ongoing basis, with programs relevant to the needs of the
operations, whose surrounding community.
activities or concerns may • Community Meetings and Open Dialogues: Organized regularly, at
have a significant impact least once a year, to listen to the aspirations of the community
on, or be affected by, regarding company operations.
the sustainability of the • Social and Environmental Impact Reporting: Carried out
Company’s business. periodically, especially when there are activities or projects that
have an impact on the surrounding community.
Laporan Keberlanjutan PT FAP AGRI Tbk
75 Sustainability Report
Page 87
Tanggung Jawab Pengembangan
Kinerja Ekonomi Kinerja Lingkungan Hidup Kinerja Sosial Produk/Jasa Berkelanjutan Lain-Lain
Economic Performance Environmental Performance Social Performance Responsibility for Sustainable Miscellaneous
Product/ Service Development
Konsultasi dengan Pemangku Kepentingan Consultation with Stakeholders
Direksi dan manajemen Perusahaan secara aktif The Board of Directors and management of the
berdiskusi dan berkonsultasi dengan pemangku Company actively discuss and consult with
kepentingan, baik internal maupun eksternal, stakeholders, both internal and external, to gain
untuk memperoleh wawasan yang dapat insights that can support the improvement of the
mendukung peningkatan kinerja Perusahaan Company’s performance in ensuring sustainability.
dalam memastikan keberlanjutan. Diskusi ini These discussions are conducted through formal
dilakukan melalui forum formal dan nonformal and non-formal forums on a regular basis, involving
secara rutin, melibatkan pemegang saham, Dewan shareholders, the Board of Commissioners,
Komisaris, pemasok, karyawan, pemerintah, suppliers, employees, government, distribution
jaringan distribusi, konsumen, masyarakat, networks, consumers, communities, and other
serta pihak-pihak lain yang memiliki pengaruh parties that have influence and interest in the
dan kepentingan terhadap keberlanjutan bisnis sustainability of the Company’s business.
Perusahaan.
Sebagai bentuk komitmen terhadap keterbukaan, As a commitment to transparency, the Company
Perusahaan juga menyediakan Lembar Umpan also provides a Feedback Sheet that can be
Balik yang dapat diisi oleh seluruh pemangku completed by all stakeholders on the last page of
kepentingan pada halaman akhir Laporan this Sustainability Report. The Feedback Sheet is
Keberlanjutan ini. Lembar Umpan Balik tersebut an important medium for the Company to evaluate
menjadi media penting bagi Perusahaan dalam and improve work programs related to economic,
mengevaluasi dan menyempurnakan program- environmental and social topics.
program kerja yang terkait dengan topik ekonomi,
lingkungan, dan sosial.
Permasalahan terkait Pelaksanaan Kinerja Keberlanjutan
Issues Related to Sustainability Performance Implementation
[OJK E.5]
Dalam menjalankan aktivitas operasional dengan In carrying out operational activities by balancing 3
menyeimbangkan 3 (tiga) aspek penting dalam (three) important aspects in sustainability practices,
praktik keberlanjutan, yaitu ekonomi, sosial, dan namely economic, social, and environmental, the
lingkungan, Perusahaan menghadapi beberapa Company faced several challenges and problems
tantangan dan permasalahan selama tahun 2025, in 2025, with the following description:
dengan uraian sebagai berikut:
Tantangan/Permasalahan Upaya Penanganannya
Challenges/Issues Handling Efforts
Tekanan pada profitabilitas: Dalam upaya memenuhi Optimasi biaya melalui efisiensi operasional: Perusahaan
standar keberlanjutan dan mematuhi regulasi terkait melakukan review berkala terhadap setiap lini produksi
lingkungan, ada peningkatan biaya operasional yang terkait untuk memastikan bahwa biaya yang dikeluarkan efisien,
dengan adopsi teknologi ramah lingkungan, penerapan dan mencari cara untuk mengurangi pemborosan sambil
praktik keberlanjutan, dan pemenuhan sertifikasi tetap mempertahankan standar keberlanjutan.
keberlanjutan. Cost optimization through operational efficiency: The
Pressure on profitability: In an effort to meet sustainability Company conducts periodic reviews of each production line
standards and comply with environmental regulations, to ensure that costs are efficient, and looks for ways to
there is an increase in operational costs associated with reduce waste while maintaining sustainability standards.
the adoption of environmentally friendly technologies, the
implementation of sustainability practices, and fulfillment
of sustainability certifications.
PT FAP AGRI Tbk Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
76
Page 88
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan Tentang Laporan Tata Kelola
Penjelasan Direksi Profil Perusahaan
Sustainability Performance Keberlanjutan Keberlanjutan
Board of Directors’ Explanation Company Profile
Highlights About Sustainability Report Sustainability Governance
Tantangan/Permasalahan Upaya Penanganannya
Challenges/Issues Handling Efforts
Fluktuasi harga bahan baku pemeliharaan: Ketergantungan Optimalisasi efisiensi operasional melalui selective
pada harga bahan baku pemeliharaan seperti pupuk dan spraying dan Free Maintenance Estate (FME):
pestisida yang fluktuatif dapat memengaruhi stabilitas Penerapan selective spraying untuk memastikan
finansial perusahaan, terutama saat biaya operasional penggunaan pestisida yang tepat sasaran, serta
meningkat akibat implementasi standar keberlanjutan. optimalisasi pemupukan secara presisi dan efisien,
Fluctuations in maintenance costs: Dependence on didukung oleh implementasi Free Maintenance Estate
fluctuating maintenance costs, particularly for inputs such (FME) guna mengurangi ketergantungan pada bahan kimia,
as fertilizers and pesticides, may impact the Company’s sehingga menekan biaya pemeliharaan, meningkatkan
financial stability, especially as operational expenses rise efisiensi operasional, dan menjaga keberlanjutan
with the implementation of sustainability standards. lingkungan.
Operational efficiency optimization through selective
spraying and Free Maintenance Estate (FME):
Implementation of selective spraying to ensure targeted
pesticide application, along with precise and efficient
fertilizer optimization, supported by Free Maintenance
Estate (FME) practices to reduce dependence on chemical
materials, thereby lowering maintenance costs, improving
operational efficiency, and supporting environmental
sustainability.
Kompleksitas regulasi: Kebijakan pemerintah yang terus Perencanaan jangka panjang untuk kepatuhan regulasi:
berkembang terkait keberlanjutan, meskipun mendukung, Menyusun perencanaan strategis yang mengantisipasi
juga menciptakan tantangan dalam hal kepatuhan dan perubahan regulasi dan memastikan bahwa perusahaan
perencanaan yang tepat dalam jangka panjang. memiliki fleksibilitas untuk memenuhi ketentuan yang
Regulatory complexity: Evolving government policies ada, termasuk investasi dalam peningkatan kapasitas dan
related to sustainability, while supportive, also create teknologi yang sesuai.
challenges in terms of compliance and proper long-term Long-term planning for regulatory compliance:
planning. Development of strategic planning that anticipates
regulatory changes and ensures that the Company has the
flexibility to comply with existing regulations, including
investment in capacity building and appropriate technology.
Membangun Budaya Keberlanjutan
Building a Culture of Sustainability
[OJK F.1]
FAP Agri meyakini bahwa keberlanjutan tidak hanya FAP Agri believes that sustainability is not only
diwujudkan melalui kebijakan dan program, tetapi realized through policies and programs, but must
juga harus tertanam sebagai budaya dalam setiap also be embedded as a culture in every activity
aktivitas dan pengambilan keputusan di seluruh and decision-making process at all levels of the
tingkatan organisasi. Oleh karena itu, Perusahaan organization. Therefore, the Company consistently
secara konsisten membangun dan memperkuat builds and strengthens a culture of sustainability as
budaya keberlanjutan sebagai bagian integral dari an integral part of its long-term business strategy
strategi bisnis jangka panjang, guna menciptakan to create sustainable value for the Company and
nilai yang berkelanjutan bagi Perusahaan dan para its stakeholders.
pemangku kepentingan.
Penerapan budaya keberlanjutan di FAP Agri The implementation of a culture of sustainability
dimulai dari komitmen pimpinan dan tata at FAP Agri begins with strong leadership
kelola yang kuat. Nilai-nilai keberlanjutan commitment and governance. Sustainability
diintegrasikan ke dalam kebijakan Perusahaan, values are integrated into Company policies,
rencana kerja, serta indikator kinerja utama (Key work plans, and key performance indicators
Performance Indicators/KPI) manajemen dan (KPIs) for management and employees. This
karyawan. Pendekatan ini memastikan bahwa approach ensures that Environmental, Social, and
prinsip Environmental, Social, and Governance Governance (ESG) principles form the basis for
(ESG) menjadi landasan dalam perencanaan, the planning, implementation, and evaluation of
pelaksanaan, dan evaluasi kegiatan operasional. operational activities.
Laporan Keberlanjutan PT FAP AGRI Tbk
77 Sustainability Report
Page 89
Tanggung Jawab Pengembangan
Kinerja Ekonomi Kinerja Lingkungan Hidup Kinerja Sosial Produk/Jasa Berkelanjutan Lain-Lain
Economic Performance Environmental Performance Social Performance Responsibility for Sustainable Miscellaneous
Product/ Service Development
Untuk memperkuat pemahaman dan keterlibatan To strengthen the understanding and involvement
seluruh Insan FAP Agri, Perusahaan secara of all FAP Agri personnel, the Company continuously
berkelanjutan melakukan sosialisasi, edukasi, disseminates information, educates, and
dan internalisasi nilai-nilai keberlanjutan melalui internalizes sustainability values through various
berbagai program komunikasi internal, pelatihan, internal communication programs, training,
serta kampanye kesadaran. Inisiatif tersebut and awareness campaigns. These initiatives
mencakup peningkatan kesadaran terhadap include raising awareness of sustainable palm
praktik perkebunan kelapa sawit berkelanjutan, oil plantation practices, occupational safety and
keselamatan dan kesehatan kerja, perlindungan health, environmental protection, and respect for
lingkungan hidup, serta penghormatan terhadap human rights and business ethics.
hak asasi manusia dan etika bisnis.
Budaya keberlanjutan juga diwujudkan melalui A culture of sustainability is also manifested
partisipasi aktif karyawan dalam berbagai inisiatif through the active participation of employees
keberlanjutan, baik di lingkungan kerja maupun di in various sustainability initiatives, both in the
masyarakat sekitar. FAP Agri mendorong karyawan workplace and in the surrounding community.
untuk berperan sebagai agen perubahan (agents FAP Agri encourages employees to act as agents
of change) dalam menerapkan praktik kerja of change in implementing responsible, efficient,
yang bertanggung jawab, efisien, dan ramah and environmentally friendly work practices,
lingkungan, termasuk penghematan energi dan air, including energy and water conservation, waste
pengelolaan limbah, serta pencegahan dampak management, and prevention of environmental
lingkungan dan sosial. and social impacts.
Selain di internal Perusahaan, FAP Agri membangun Beyond the Company’s internal operations,
budaya keberlanjutan secara kolaboratif dengan FAP Agri collaboratively builds a culture of
para pemangku kepentingan, termasuk pemasok, sustainability with stakeholders, including
petani plasma, kontraktor, dan masyarakat suppliers, plasma farmers, contractors, and
sekitar wilayah operasional. Melalui kemitraan communities in the vicinity of its operational areas.
yang berlandaskan prinsip tanggung jawab dan Through partnerships based on the principles of
transparansi, Perusahaan berupaya memastikan responsibility and transparency, the Company
bahwa nilai-nilai keberlanjutan diterapkan secara endeavors to ensure that sustainability values are
konsisten di sepanjang rantai pasok. consistently applied throughout the supply chain.
Dengan membangun budaya keberlanjutan yang By building a strong and inclusive culture of
kuat dan inklusif, FAP Agri berupaya memastikan sustainability, FAP Agri endeavors to ensure that
bahwa prinsip keberlanjutan tidak hanya sustainability principles are not merely a matter
menjadi kepatuhan semata, tetapi berkembang of compliance, but develop into shared behaviors
menjadi perilaku dan komitmen bersama. and commitments. This approach is expected
Pendekatan ini diharapkan dapat memperkuat to strengthen business resilience, increase
ketahanan bisnis, meningkatkan kepercayaan stakeholder trust, and support the Company’s
pemangku kepentingan, serta mendukung contribution to the achievement of the Sustainable
kontribusi Perusahaan terhadap pencapaian Development Goals (SDGs).
Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable
Development Goals/SDGs).
PT FAP AGRI Tbk Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
78
Page 90
Laporan Keberlanjutan PT FAP AGRI Tbk 79 Sustainability Report
Page 91
06
"
Kinerja ekonomi Perusahaan merupakan
hasil dari strategi yang terintegrasi
antara efisiensi operasional, inovasi, dan
pengelolaan risiko yang berkelanjutan.
Melalui pendekatan ini, Perseroan terus
memperkuat ketahanan bisnis sekaligus
menciptakan nilai ekonomi yang
inklusif dan berkelanjutan bagi seluruh
pemangku kepentingan.
The Company’s economic performance is
driven by an integrated strategy that combines
operational efficiency, innovation, and sustainable
risk management. Through this approach, the
Company continues to enhance business resilience
while generating inclusive and sustainable
economic value for all stakeholders.
KINERJA
EKONOMI
Economic Performance
PT FAP AGRI Tbk Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
80
Page 92
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan Tentang Laporan Tata Kelola
Penjelasan Direksi Profil Perusahaan
Sustainability Performance Keberlanjutan Keberlanjutan
Board of Directors’ Explanation Company Profile
Highlights About Sustainability Report Sustainability Governance
Perbandingan Target dan Kinerja Produksi, Portofolio,
Target Pembiayaan atau Investasi, Pendapatan, dan Laba Rugi
Comparison of Targets and Performance in Production, Portfolio,
Financing or Investment Targets, Revenue, and Profit and Loss
[OJK F.2] [OJK F.3] [GRI 201-1] [GRI 201-2] [GRI 201-3] [GRI 201-4]
Berikut ini adalah perbandingan target dan kinerja The following is a comparison of targets and
produksi, portofolio, target pembiayaan atau performance for production, portfolio, financing or
investasi, pendapatan, dan laba rugi pada tahun investment targets, revenue, and profit and loss
2025: for the year 2025.
Keterangan Satuan Target RKAP Realisasi % Pencapaian
Description Unit RKAP Target Actual % Achievement
Kinerja Keuangan/Financial Performance
Penjualan Neto Rp juta 5.915.344 7.580.783 128,15%
Net Sales Rp million
Laba Bersih Tahun Berjalan Rp juta 901.657 1.120.971 124,32%
Net Profit for the Year Rp million
Kinerja Produksi/Production Performance
Tandan Buah Segar (TBS) Ton 1.433.795 1.414.578 98,66%
Fresh Fruit Bunches (FFB) Tons
Minyak Sawit Mentah (CPO) Ton 340.570 323.479 94,98%
Crude Palm Oil (CPO) Tons
Nilai Ekonomi Langsung yang Dihasilkan Direct Economic Value Generated and
dan Didistribusikan Distributed
FAP Agri secara berkelanjutan menegaskan FAP Agri continuously affirms its commitment to
komitmennya untuk menciptakan manfaat yang creating valuable benefits for all stakeholders
bernilai bagi seluruh pemangku kepentingan through the implementation of the Company’s
melalui pelaksanaan kegiatan usaha Perusahaan, business activities, particularly in terms of
khususnya dalam hal penyaluran nilai ekonomi distributing the direct economic value generated.
langsung yang dihasilkan. Distribusi nilai The distribution of direct economic value includes
ekonomi langsung tersebut meliputi berbagai various financial contributions made by the
kontribusi finansial Perusahaan kepada pemangku Company to stakeholders, including tax payments,
kepentingan, antara lain pembayaran kewajiban dividend distributions, and funding allocations for
perpajakan, pembagian dividen, serta alokasi the implementation of Social and Environmental
pendanaan bagi pelaksanaan program Tanggung Responsibility (SER) programs.
Jawab Sosial Perusahaan (TJSL).
FAP Agri menghitung perolehan dan pendistribusian FAP Agri calculates the generation and
nilai ekonomi berdasarkan laporan posisi distribution of economic value based on the
keuangan konsolidasian dengan Anak Perusahaan. consolidated statement of financial position with
Pada tahun 2025, FAP Agri mencatatkan nilai its Subsidiaries. In 2025, FAP Agri recorded direct
ekonomi langsung yang dihasilkan sebesar economic value generated amounting to Rp7.62
Rp7,62 triliun, mengalami pertumbuhan sebesar trilion, representing a 31.88% increase compared
31,88% dibandingkan tahun 2024 yang mencapai to 2024, which amounted to Rp5.78 trilion.
Rp5,78 triliun.
Laporan Keberlanjutan PT FAP AGRI Tbk
81 Sustainability Report
Page 93
Tanggung Jawab Pengembangan
Kinerja Ekonomi Kinerja Lingkungan Hidup Kinerja Sosial Produk/Jasa Berkelanjutan Lain-Lain
Economic Performance Environmental Performance Social Performance Responsibility for Sustainable Miscellaneous
Product/ Service Development
Dari nilai ekonomi langsung yang dihasilkan Of the total direct economic value generated, FAP
tersebut, FAP Agri mendistribusikan nilai Agri distributed economic value to stakeholders
ekonomi kepada pemangku kepentingan sebesar amounting to Rp6,027,076 million, representing
Rp6.027.076 juta, mengalami pertumbuhan an 22.4% increase from 2024. This value was
sebesar 22,4% dari tahun 2024. Nilai tersebut allocated to various needs, including operational
dialokasikan untuk berbagai kebutuhan, termasuk costs, employee expenses, tax payments to the
biaya operasional, biaya karyawan, pembayaran government, and social investment.
pajak kepada negara, serta investasi sosial
kemasyarakatan.
Berikut ini adalah nilai ekonomi langsung yang The following are the direct economic values
dihasilkan dan didistribusikan dalam 3 (tiga) generated and distributed over the past three
tahun terakhir: years:
Indikator 2025 2024 2023
Indicator
Nilai Ekonomi Langsung yang Dihasilkan (dalam juta Rupiah)
Direct Economic Value Generated (in million Rupiah)
Penjualan Neto 7.580.783 5.742.984 5.062.244
Net Sales
Pendapatan Lainnya 40.549 36.040 24.727
Other Income
Jumlah Nilai Ekonomi Langsung yang Dihasilkan 7.621.332* 5.779.024* 5.086.971*
Total Direct Economic Value Generated
Nilai Ekonomi yang Didistribusikan (dalam juta Rupiah)
Distributed Economic Value (in million Rupiah)
Biaya Operasional 4.760.836 3.592.912 3.923.393
Operational Costs
Biaya Karyawan 1.068.734 1.242.085 738.571
Employee Costs
Pembayaran Dividen kepada Pemegang Saham - - -
Dividend Payments to Shareholders
Pembayaran Pajak Dividen kepada Negara 193.386 84.580 175.655
Dividend Tax Payments to the State
Investasi Sosial Kemasyarakatan 4.121 3.587 3.320
Social Community Investment
Jumlah Nilai Ekonomi yang Didistribusikan 6.027.076 4.923.164* 4.840.939*
Total Economic Value Distributed
Nilai Ekonomi yang Ditahan 1.594.287 855.860* 246.032*
(Nilai Ekonomi yang Dihasilkan - Nilai Ekonomi yang
Didistribusikan)
Economic Value Retained
(Economic Value Generated - Economic Value Distributed)
*
) Penyajian kembali | Restated
PT FAP AGRI Tbk Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
82
Page 94
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan Tentang Laporan Tata Kelola
Penjelasan Direksi Profil Perusahaan
Sustainability Performance Keberlanjutan Keberlanjutan
Board of Directors’ Explanation Company Profile
Highlights About Sustainability Report Sustainability Governance
Perbandingan Target dan Kinerja Comparison of Investment Targets and
Investasi pada Instrumen Keuangan atau Performance in Financial Instruments or
Proyek yang Sejalan dengan Keuangan Projects Aligned with Sustainable Finance
Berkelanjutan
Pada tahun 2025, Perusahaan tidak/telah In 2025, the Company had not/had made
melakukan investasi pada instrumen keuangan investments in financial instruments or ongoing
atau proyek yang sedang berjalan, sebagai projects as part of its business development and
bagian dari strategi pengembangan usaha portfolio management strategy that supports
dan pengelolaan portofolio yang mendukung sustainable growth.
pertumbuhan berkelanjutan.
Implikasi Finansial, Risiko, dan Peluang Akibat Perubahan Iklim
Financial Implications, Risks, and Opportunities Due to Climate Change
[GRI 201-2]
Dalam kegiatan operasional produksi, Perusahaan In its production operations, the Company faces
menghadapi berbagai potensi risiko yang various potential risks influenced by natural
dipengaruhi oleh faktor alam, antara lain kondisi factors, including extreme weather conditions,
cuaca ekstrem, perubahan iklim, serangan climate change, pest attacks, natural disasters,
organisme pengganggu tanaman, bencana alam, and the risk of land fires. These factors have the
serta risiko kebakaran lahan. Faktor-faktor potential to have a material impact on the level of
tersebut berpotensi memberikan dampak material production and productivity of fresh fruit bunches.
terhadap tingkat produksi dan produktivitas
tandan buah segar.
Curah hujan yang berada di bawah tingkat optimal Rainfall below optimal levels can reduce the
dapat menurunkan intensitas pembungaan pada intensity of flowering in oil palm plants, thereby
tanaman kelapa sawit, sehingga berimplikasi implying a decrease in the volume of fresh fruit
pada penurunan volume tandan buah segar bunches produced. Conversely, excessive rainfall
yang dihasilkan. Sebaliknya, curah hujan yang has the potential to inhibit the fertilization and
berlebihan berpotensi menghambat proses maintenance processes of plants, which in turn
pemupukan dan perawatan tanaman, yang pada can affect crop yields. In addition, land fires can
akhirnya dapat memengaruhi capaian hasil cause damage to oil palm plants, while exposure
panen. Selain itu, kejadian kebakaran lahan to smoke can potentially reduce the intensity of
dapat menyebabkan kerusakan tanaman kelapa sunlight needed by plants, thereby negatively
sawit, sementara paparan asap yang dihasilkan impacting fresh fruit bunch production in
berpotensi mengurangi intensitas cahaya matahari plantation areas and the operational performance
yang dibutuhkan tanaman, sehingga berdampak of the Palm Oil Mill managed by the Subsidiaries.
negatif terhadap produksi tandan buah segar di
area perkebunan serta kinerja operasional Pabrik
Kelapa Sawit yang dikelola oleh Anak Perusahaan.
Dalam upaya mengelola risiko tersebut, FAP In an effort to manage these risks, FAP Agri
Agri mengadopsi praktik perkebunan terbaik, adopts best plantation practices, including:
termasuk:
1. Menggunakan benih berkualitas tinggi yang 1. Using high-quality seeds that are resistant
tahan terhadap berbagai kondisi di setiap to various conditions in every new plantation
pengembangan perkebunan baru; development;
Laporan Keberlanjutan PT FAP AGRI Tbk
83 Sustainability Report
Page 95
Tanggung Jawab Pengembangan
Kinerja Ekonomi Kinerja Lingkungan Hidup Kinerja Sosial Produk/Jasa Berkelanjutan Lain-Lain
Economic Performance Environmental Performance Social Performance Responsibility for Sustainable Miscellaneous
Product/ Service Development
2. Memanfaatkan limbah tandan buah segar 2. Utilizing fresh fruit bunch waste as mulch for
sebagai mulsa untuk tanah perkebunan; plantation soil;
3. Menerapkan langkah-langkah konservasi 3. Implementing soil conservation and erosion
tanah dan pencegahan erosi; prevention measures;
4. Menanam tanaman penutup untuk mengurangi 4. Planting cover crops to reduce weed
pertumbuhan gulma dan risiko serangan growth and the risk of pest attacks; and
hama; serta
5. Melakukan analisis kimia pada tanah untuk 5. Conducting chemical analysis of the soil to
menentukan jenis pupuk yang paling sesuai. determine the most suitable type of fertilizer.
Kebijakan Program Pensiun
Retirement Program Policy
[GRI 201-3]
FAP Agri berpandangan bahwa kesejahteraan FAP Agri believes that the welfare of its human
Sumber Daya Manusia (SDM) merupakan elemen resources is a strategic element in supporting
strategis dalam mendukung pencapaian kinerja the achievement of sustainable performance
dan kontribusi yang berkelanjutan. Sejalan dengan and contributions. In line with this commitment,
komitmen tersebut, Perusahaan menyediakan the Company provides a pension program for all
program pensiun bagi seluruh karyawan tetap permanent employees in accordance with the
sesuai dengan ketentuan Undang-Undang provisions of Law Number 13 of 2003 concerning
Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan, Manpower, as applicable on December 31, 2023
sebagaimana berlaku pada tanggal 31 Desember and 2022.
2023 dan 2022.
Perusahaan menetapkan usia pensiun normal The Company sets the normal retirement
bagi karyawan pada usia 55 tahun atau lebih. age for employees at 55 years or older. In
Dalam pelaksanaannya, Perusahaan melakukan its implementation, the Company calculates
perhitungan atas selisih antara manfaat the difference between the post-employment
imbalan pascakerja yang menjadi hak karyawan benefits to which employees are entitled under
berdasarkan ketentuan peraturan perundang- the provisions of laws and regulations and the
undangan dengan manfaat yang diterima melalui benefits received through the pension program.
program pensiun. Program pensiun tersebut The pension program is implemented through a
dilaksanakan melalui skema Jaminan Pensiun Pension and Old Age Security scheme with the
dan Jaminan Hari Tua dengan dukungan BPJS support of Employment Social Security (BPJS
Ketenagakerjaan. Ketenagakerjaan).
Bantuan Subsidi Pemerintah
Government Subsidy Assistance
[GRI 201-4]
Hingga 31 Desember 2025, Perusahaan tidak As of December 31, 2025, the Company had
memperoleh bantuan finansial dari Pemerintah. not received any financial assistance from the
Government.
PT FAP AGRI Tbk Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
84
Page 96
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan Tentang Laporan Tata Kelola
Penjelasan Direksi Profil Perusahaan
Sustainability Performance Keberlanjutan Keberlanjutan
Board of Directors’ Explanation Company Profile
Highlights About Sustainability Report Sustainability Governance
Dampak Ekonomi Tidak Langsung
Indirect Economic Impact
[GRI 203-1] [GRI 203-2]
FAP Agri secara konsisten berperan aktif dalam FAP Agri has consistently played an active role
meningkatkan kapasitas masyarakat di sekitar in improving the capacity of communities in the
wilayah operasional melalui penyelenggaraan areas surrounding its operations by organizing
berbagai program pelatihan dan pengembangan various training and skills development programs.
keterampilan. Pelatihan tersebut dirancang untuk These training programs are designed to improve
meningkatkan kompetensi teknis, kewirausahaan, the technical, entrepreneurial, and economic
serta literasi ekonomi masyarakat, sehingga literacy of the community, enabling them to
mampu menciptakan sumber penghidupan yang create sustainable livelihoods. Through the
berkelanjutan. Melalui implementasi program implementation of targeted and sustainable
pemberdayaan yang terarah dan berkelanjutan, empowerment programs, the Company endeavors
Perusahaan berupaya membangun ekosistem to build an inclusive, independent, and resilient
ekonomi dan sosial yang inklusif, mandiri, serta economic and social ecosystem by encouraging
resilien, dengan mendorong keterlibatan aktif the active involvement of the community as
masyarakat sebagai mitra dalam rantai nilai partners in the palm oil industry value chain.
industri kelapa sawit.
Sejalan dengan komitmen tersebut, FAP Agri In line with this commitment, FAP Agri implements
melaksanakan program Tanggung Jawab Sosial a Social and Environmental Responsibility (SER)
dan Lingkungan (TJSL) yang terintegrasi dengan program that is integrated with its sustainability
strategi keberlanjutan Perusahaan. Program strategy. The SER program focuses on creating long-
TJSL difokuskan pada penciptaan dampak term impact through community empowerment
jangka panjang melalui inisiatif pemberdayaan initiatives in the fields of economy, education,
masyarakat di bidang ekonomi, pendidikan, health, and environment. The implementation
kesehatan, dan lingkungan. Pelaksanaan TJSL of SER is carried out continuously by taking into
dilakukan secara berkesinambungan dengan account local needs, participatory principles, and
memperhatikan kebutuhan lokal, prinsip compliance with applicable laws and regulations.
partisipatif, serta kepatuhan terhadap ketentuan With this approach, FAP Agri not only contributes to
peraturan perundang-undangan yang berlaku. improving the welfare of the community, but also
Dengan pendekatan ini, FAP Agri tidak hanya strengthens harmonious relationships between
berkontribusi pada peningkatan kesejahteraan the Company and its stakeholders, and supports
masyarakat, tetapi juga memperkuat hubungan the creation of sustainable development.
yang harmonis antara Perusahaan dan para
pemangku kepentingan, serta mendukung
terciptanya pembangunan yang berkelanjutan.
Disamping itu, FAP Agri juga secara In addition, FAP Agri also continuously invests in
berkesinambungan melakukan investasi pada the development of infrastructure and operational
pengembangan infrastruktur dan fasilitas support facilities. In general, these investments
pendukung operasional. Secara umum, investasi include the procurement of plants and land, the
tersebut meliputi pengadaan tanaman dan lahan, construction and management of palm oil mills,
pembangunan dan pengelolaan pabrik kelapa sawit, buildings and supporting infrastructure, machinery
bangunan serta infrastruktur pendukung, mesin and installations, agricultural equipment, as well
dan instalasi, peralatan agrikultur, hingga sarana as transportation facilities and other inventory.
transportasi dan inventaris lainnya. Investasi These investments are aimed at strengthening
ini diarahkan untuk memperkuat keandalan operational reliability while increasing production
operasional sekaligus meningkatkan kapasitas capacity to ensure the continuity and efficiency of
produksi guna menjamin keberlangsungan dan the Company’s business processes.
efisiensi proses bisnis Perusahaan.
Laporan Keberlanjutan PT FAP AGRI Tbk
85 Sustainability Report
Page 97
Tanggung Jawab Pengembangan
Kinerja Ekonomi Kinerja Lingkungan Hidup Kinerja Sosial Produk/Jasa Berkelanjutan Lain-Lain
Economic Performance Environmental Performance Social Performance Responsibility for Sustainable Miscellaneous
Product/ Service Development
Secara menyeluruh, aktivitas FAP Agri telah Overall, FAP Agri’s activities have made a tangible
memberikan kontribusi nyata terhadap contribution to improving the quality of life of the
peningkatan kualitas hidup masyarakat. Kontribusi community. These contributions include knowledge
tersebut antara lain melalui alih pengetahuan transfer and capacity building, which encourage
dan penguatan kapasitas, yang mendorong the transformation of communities from limited
transformasi masyarakat dari kondisi keterbatasan access and skills to increased competence that
akses dan keterampilan menuju peningkatan opens up employment opportunities. In addition,
kompetensi yang membuka peluang kerja. the Company’s presence and operational activities
Selain itu, keberadaan dan kegiatan operasional contribute to more positive social behavior and
Perusahaan turut membentuk perilaku sosial improve the health and welfare of the community.
yang lebih positif serta berkontribusi terhadap
perbaikan aspek kesehatan dan kesejahteraan
masyarakat.
Secara spesifik, FAP Agri memberikan nilai Specifically, FAP Agri provides added value to
tambah bagi petani kecil mandiri di wilayah independent smallholders in its operational
operasional melalui pelaksanaan program plasma areas through the implementation of plasma
dan kemitraan. Pola kerja sama ini dirancang and partnership programs. These cooperation
dalam berbagai skema yang menekankan prinsip models are designed in various schemes that
kemitraan yang adil dan saling menguntungkan emphasize the principles of fair and mutually
antara Perusahaan dan petani. Dalam setiap beneficial partnerships between the Company and
pengembangan kebun, FAP Agri menerapkan farmers. In every plantation development, FAP Agri
prinsip PADIATAPA (Persetujuan Atas Dasar applies the PADIATAPA (Prior Informed Consent
Informasi Awal Tanpa Paksaan) atau FPIC (Free Without Coercion) or FPIC (Free Prior Informed
Prior Informed Consent) sebagai landasan Consent) principle as a basis to ensure that
untuk memastikan partisipasi petani dilakukan farmer participation is voluntary, transparent, and
secara sukarela, transparan, dan bertanggung responsible in sustainable plantation development.
jawab dalam pembangunan perkebunan yang
berkelanjutan.
Dalam implementasinya, FAP Agri mendampingi In its implementation, FAP Agri assists plasma
petani plasma dalam pengembangan dan farmers in the development and management
pengelolaan kebun hingga tanaman kelapa sawit of plantations until the oil palm trees enter their
memasuki masa produktif. Selanjutnya, kebun productive period. Subsequently, the plantation
tersebut diserahkan kepada petani untuk dikelola is handed over to the farmers to be managed
secara mandiri. Pada skema kemitraan tertentu, independently. In certain partnership schemes,
Perusahaan juga tetap menjalankan pengelolaan the Company also continues to manage the
kebun plasma atas nama petani kecil setelah plasma plantation on behalf of smallholders after
jangka waktu tertentu, sesuai dengan kesepakatan a certain period of time, in accordance with the
yang telah ditetapkan. agreed terms.
Petani plasma memperoleh manfaat ekonomi Plasma farmers obtain economic benefits through
melalui penjualan hasil panen tandan buah the sale of fresh fruit bunches (FFB) to the Company
segar (TBS) kepada Perusahaan dengan harga at prices set by the government. In addition, the
yang ditetapkan oleh pemerintah. Di samping Company provides technical support through field
itu, Perusahaan menyediakan dukungan teknis officers who provide assistance and practical
melalui petugas lapangan yang memberikan training, including the provision of superior seeds
pendampingan dan pelatihan praktis, termasuk and recommendations on the proper use of
penyediaan bibit unggul serta rekomendasi fertilizers and pesticides, in order to increase the
penggunaan pupuk dan pestisida secara tepat, productivity and quality of palm oil yields.
guna meningkatkan produktivitas dan kualitas
hasil panen kelapa sawit.
PT FAP AGRI Tbk Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
86
Page 98
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan Tentang Laporan Tata Kelola
Penjelasan Direksi Profil Perusahaan
Sustainability Performance Keberlanjutan Keberlanjutan
Board of Directors’ Explanation Company Profile
Highlights About Sustainability Report Sustainability Governance
Melalui program pemberdayaan tersebut, Through this empowerment program,
sekitar 19% dari total pasokan TBS yang dikelola approximately 19% of the Company’s total FFB
Perusahaan berasal dari petani plasma dan mitra. supply comes from plasma farmers and partners.
Dengan pengelolaan lebih dari 78 ribu hektar With the management of more than 78 thousand
lahan inti, FAP Agri memiliki kapasitas hectares of core land, FAP Agri has the capacity
untuk mengoptimalkan peningkatan kualitas to optimize the improvement of the quality
dan kuantitas hasil panen petani melalui and quantity of farmers’ yields through the
pemanfaatan sumber daya Perusahaan secara collaborative use of the Company’s resources.
kolaboratif. Program kemitraan ini terbukti This partnership program has proven to be able
mampu meningkatkan produktivitas kebun to increase plantation productivity and provide
serta menyediakan sumber penghasilan yang a sustainable source of income for thousands
berkelanjutan bagi ribuan petani kecil, yang pada of small farmers, which ultimately has a direct
akhirnya memberikan dampak langsung terhadap impact on local economic growth and improved
pertumbuhan ekonomi lokal dan peningkatan community welfare.
kesejahteraan masyarakat.
Membangun Hubungan Kuat dengan Pemasok Lokal
Building Strong Relationships with Local Suppliers
[GRI 204-1]
Guna meningkatkan ketahanan rantai pasok, FAP To improve supply chain resilience, FAP Agri is
Agri membangun hubungan yang lebih kuat dengan building stronger relationships with local suppliers.
pemasok lokal. FAP Agri senantiasa menjaga FAP Agri maintains its commitment to prioritizing
komitmennya untuk mengutamakan pemasok local suppliers in meeting its business operational
lokal dalam memenuhi kebutuhan operasional needs. The company defines local suppliers as
bisnisnya. Perusahaan mendefinisikan pemasok suppliers or vendors domiciled in the territory of
lokal sebagai perusahaan pemasok atau vendor the Republic of Indonesia (domestic). Meanwhile,
yang berdomisili di wilayah Republik Indonesia non-local suppliers are defined as suppliers or
(nasional). Sedangkan untuk pemasok non-lokal vendors domiciled outside the territory of the
diartikan sebagai perusahaan pemasok atau Republic of Indonesia (international).
vendor yang berdomisili di luar wilayah Republik
Indonesia (internasional).
Pada tahun 2025, seluruh pemasok yang menjadi In 2025, all suppliers that were part of the
bagian dari rantai pasokan Perusahaan 100% Company’s supply chain were 100% local suppliers.
merupakan pemasok lokal.
Laporan Keberlanjutan PT FAP AGRI Tbk
87 Sustainability Report
Page 99
Tanggung Jawab Pengembangan
Kinerja Ekonomi Kinerja Lingkungan Hidup Kinerja Sosial Produk/Jasa Berkelanjutan Lain-Lain
Economic Performance Environmental Performance Social Performance Responsibility for Sustainable Miscellaneous
Product/ Service Development
Kepatuhan Terhadap Pajak
Tax Compliance
[GRI 207-1] [GRI 207-2] [GRI 207-3] [GRI 207-4]
FAP Agri memandang pajak sebagai kontribusi FAP Agri views taxes as a strategic contribution by
strategis Perusahaan dalam mendukung the Company in supporting national development
pembangunan nasional dan keberlanjutan and economic sustainability in its operational areas.
ekonomi di wilayah operasional. Kepatuhan Compliance with tax obligations is an integral part
terhadap kewajiban perpajakan merupakan bagian of implementing good corporate governance and
integral dari penerapan tata kelola perusahaan reflects the Company’s commitment to responsible
yang baik (good corporate governance) serta and ethical business practices.
cerminan komitmen Perusahaan terhadap praktik
bisnis yang bertanggung jawab dan beretika.
Pendekatan perpajakan FAP Agri berlandaskan FAP Agri’s approach to taxation is based on the
pada prinsip kepatuhan penuh terhadap seluruh principle of full compliance with all applicable tax
peraturan perundang-undangan perpajakan yang laws and regulations in Indonesia. The Company
berlaku di Indonesia. Perusahaan menjalankan fulfills its tax obligations in a timely, accurate, and
kewajiban perpajakan secara tepat waktu, akurat, transparent manner, whether related to corporate
dan transparan, baik yang berkaitan dengan pajak income tax, employee income tax, value added
penghasilan badan, pajak penghasilan karyawan, tax, or other tax obligations arising from the
pajak pertambahan nilai, maupun kewajiban Company’s operational activities.
perpajakan lainnya yang timbul dari kegiatan
operasional Perusahaan.
Dalam mengelola aspek perpajakan, FAP In managing taxation aspects, FAP Agri implements
Agri menerapkan kebijakan dan prosedur structured internal policies and procedures to
internal yang terstruktur guna memastikan ensure consistent application of tax regulations
konsistensi penerapan peraturan perpajakan and minimize compliance risks. Taxation functions
serta meminimalkan risiko kepatuhan. Fungsi are managed by a competent unit and supported
perpajakan dikelola oleh unit yang kompeten dan by an adequate administrative system, with regular
didukung oleh sistem administrasi yang memadai, monitoring and evaluation of tax compliance
serta dilakukan pemantauan dan evaluasi secara across all entities and business units.
berkala terhadap kepatuhan pajak di seluruh
entitas dan unit usaha.
FAP Agri senantiasa mengedepankan prinsip FAP Agri consistently prioritizes the arm’s
kewajaran (arm’s length principle) dalam length principle in every transaction, including
setiap transaksi, termasuk transaksi dengan transactions with related parties. Every tax
pihak berelasi. Setiap perencanaan pajak yang planning activity is carried out to ensure legal
dilakukan bertujuan untuk memastikan efisiensi efficiency in accordance with tax regulations,
yang sah sesuai ketentuan peraturan perpajakan, without reducing the substance of the Company’s
tanpa mengurangi substansi kewajiban pajak tax obligations.
Perusahaan.
Sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas, As a form of transparency and accountability, FAP
FAP Agri menjalin komunikasi yang kooperatif Agri maintains cooperative communication with
dengan otoritas perpajakan dan bersikap terbuka the tax authorities and is open in the examination
dalam proses pemeriksaan maupun klarifikasi and clarification processes as required. The
yang diperlukan. Perusahaan juga secara aktif Company also actively follows developments in
mengikuti perkembangan kebijakan dan regulasi tax policies and regulations to ensure alignment
perpajakan untuk memastikan keselarasan antara between business strategies and tax obligations.
strategi bisnis dan kewajiban perpajakan.
PT FAP AGRI Tbk Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
88
Page 100
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan Tentang Laporan Tata Kelola
Penjelasan Direksi Profil Perusahaan
Sustainability Performance Keberlanjutan Keberlanjutan
Board of Directors’ Explanation Company Profile
Highlights About Sustainability Report Sustainability Governance
Melalui pendekatan perpajakan yang patuh, Through a compliant, transparent, and responsible
transparan, dan bertanggung jawab, FAP Agri approach to taxation, FAP Agri is committed
berkomitmen untuk berkontribusi secara to contributing sustainably to state revenue,
berkelanjutan terhadap penerimaan negara, strengthening stakeholder trust, and supporting
memperkuat kepercayaan pemangku kepentingan, the creation of a healthy and sustainable business
serta mendukung terciptanya iklim usaha yang climate.
sehat dan berkelanjutan.
Sebagai entitas usaha yang beroperasi dan As a business entity operating and domiciled in
berkedudukan di Indonesia, FAP Agri senantiasa Indonesia, FAP Agri complies with all national tax
tunduk dan patuh terhadap seluruh peraturan regulations. The Company’s level of compliance in
perpajakan nasional. Tingkat kepatuhan fulfilling its tax payment obligations until 2025 is
Perusahaan dalam memenuhi kewajiban presented as follows:
pembayaran pajak hingga tahun 2025 disajikan
sebagai berikut:
Indikator 2025 2024 2023
Indicator
Pajak Penghasilan Badan 217.878 115.881 196.616
Corporate Income Tax
Pajak Bumi dan Bangunan 24.492 31.302 20.961
Land and Building Tax
Total Pajak 242.370 147.183 217.577
Total Tax
Laporan Keberlanjutan PT FAP AGRI Tbk
89 Sustainability Report
Page 101
Tanggung Jawab Pengembangan
Kinerja Ekonomi Kinerja Lingkungan Hidup Kinerja Sosial Produk/Jasa Berkelanjutan Lain-Lain
Economic Performance Environmental Performance Social Performance Responsibility for Sustainable Miscellaneous
Product/ Service Development
PT FAP AGRI Tbk Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
90
Page 102
Laporan Keberlanjutan PT FAP AGRI Tbk 91 Sustainability Report
Page 103
07
"
Kinerja lingkungan Perusahaan mencerminkan
komitmen dalam mengelola dampak operasional
secara bertanggung jawab melalui efisiensi
penggunaan sumber daya, pengendalian emisi,
serta penerapan praktik ramah lingkungan.
Upaya ini dilakukan secara berkelanjutan untuk
menjaga keseimbangan antara produktivitas
usaha dan pelestarian lingkungan.
The Company’s environmental performance reflects its
commitment to responsibly managing operational impacts
through resource efficiency, emission control, and the
implementation of environmentally responsible practices.
These efforts are continuously carried out to maintain a
balance between business productivity and environmental
sustainability.
KINERJA
LINGKUNGAN
HIDUP
Environmental Performance
PT FAP AGRI Tbk Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
92
Page 104
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan Tentang Laporan Tata Kelola
Penjelasan Direksi Profil Perusahaan
Sustainability Performance Keberlanjutan Keberlanjutan
Board of Directors’ Explanation Company Profile
Highlights About Sustainability Report Sustainability Governance
Aspek Umum
General Aspect
Perusahaan berkomitmen untuk menjaga The Company is committed to preserving the
kelestarian lingkungan serta meningkatkan daya environment and improving its carrying capacity
dukungnya melalui berbagai inisiatif berorientasi through various green initiatives. In support of this
hijau. Dalam mendukung komitmen tersebut, commitment, the Company implements efficient
Perusahaan menerapkan operasional kantor yang and environmentally conscious office operations,
efisien dan berwawasan lingkungan, termasuk including the wise management of paper,
pengelolaan penggunaan kertas, listrik, bahan electricity, fuel, and water usage. All of these
bakar, dan air secara bijak. Seluruh langkah measures are in line with government programs
ini sejalan dengan program serta kebijakan and policies aimed at achieving net zero emissions
pemerintah dalam upaya mencapai target net zero targets.
emission.
Perusahaan terus memperkuat penerapan praktik The Company continues to strengthen the
ramah lingkungan sebagai bagian dari budaya kerja implementation of environmentally friendly
yang berlandaskan prinsip keberlanjutan untuk practices as part of a work culture based on
mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan sustainability principles to support the achievement
Berkelanjutan (TPB). of Sustainable Development Goals (SDGs).
Biaya Pengelolaan Dan Pemantauan Lingkungan
Environmental Management and Monitoring Costs
[OJK F.4]
Sepanjang tahun 2025, Perusahaan telah In 2025, the Company realized environmental
merealisasikan biaya pengelolaan dan pemantauan management and monitoring costs of Rp 7.12 billion
lingkungan sebesar Rp 7,12 miliar. Adapun rincian .The details of the environmental management
biaya pengelolaan dan pemantauan lingkungan and monitoring costs incurred by the Company are
yang dilakukan Perusahaan dapat dilihat sebagai as follows:
berikut:
No. Program Pengelolaan dan Pemantauan Lingkungan Biaya (Rp)
Environmental Management and Monitoring Program Cost(Rp)
1 Biaya Pengelolaan Lingkungan 1.800.138.000
Environmental Management Costs
2 Biaya Pemantauan Lingkungan 5.197.512.000
Environmental Monitoring Costs
3 Workshop/Pelatihan/Sosialisasi Lingkungan 126.700.000
Environmental Workshops/Training/Socialization
Jumlah/Total 7.124.350.000
Laporan Keberlanjutan PT FAP AGRI Tbk
93 Sustainability Report
Page 105
Tanggung Jawab Pengembangan
Kinerja Ekonomi Kinerja Lingkungan Hidup Kinerja Sosial Produk/Jasa Berkelanjutan Lain-Lain
Economic Performance Environmental Performance Social Performance Responsibility for Sustainable Miscellaneous
Product/ Service Development
Aspek Pengaduan Terkait Lingkungan Hidup
Environmental Complaint Aspect
Jumlah dan Materi Pengaduan Lingkungan Number and Content of Environmental
Hidup yang Diterima dan Diselesaikan Complaints Received and Resolved
[OJK F.16] [GRI 3-3] [OJK F.16] [GRI 3-3]
Keberhasilan pengelolaan dan pelestarian Successful environmental management and
lingkungan hidup menuntut keterlibatan aktif conservation requires active involvement and
serta sinergi yang kuat dengan para pemangku strong synergy with external stakeholders.
kepentingan eksternal. Oleh karena itu, FAP Therefore, FAP Agri encourages the participation of
Agri mendorong partisipasi seluruh pemangku all stakeholders in monitoring the implementation
kepentingan dalam melakukan pemantauan atas of the Company’s environmental management
implementasi program dan aktivitas pengelolaan programs and activities. If there are indications
lingkungan Perusahaan. Apabila terdapat indikasi of environmental issues related to FAP Agri’s
permasalahan lingkungan yang berkaitan dengan operational activities, stakeholders can report
kegiatan operasional FAP Agri, para pemangku them through the Whistleblowing System (WBS)
kepentingan dapat menyampaikannya melalui mechanism as a transparent and accountable
mekanisme Whistleblowing System (WBS) complaint channel.
sebagai saluran pengaduan yang transparan dan
akuntabel.
WBS FAP Agri dirancang agar mudah diakses oleh FAP Agri’s WBS is designed to be easily accessible
seluruh pemangku kepentingan melalui berbagai to all stakeholders through various reporting
kanal pelaporan, antara lain penyampaian surat channels, including submitting letters or reports to
atau laporan ke kotak pengaduan anonim di anonymous complaint boxes in plantation areas,
area perkebunan, layanan pesan singkat (SMS), short message service (SMS), telephone hotlines,
sambungan telepon, serta melalui alamat surat and the Company’s official email address. In
elektronik (email) resmi Perusahaan. Selain itu, addition, FAP Agri has also established and
FAP Agri juga telah menetapkan dan menerapkan implemented a structured grievance mechanism
prosedur penanganan keluhan (grievance as part of strengthening governance and
mechanism) yang terstruktur sebagai bagian dari sustainability risk management, with the following
penguatan tata kelola dan manajemen risiko stages:
keberlanjutan, dengan tahapan sebagai berikut:
Recieve, Register and
1. acknowledge the grievance
2. Evaluate and Investigate
ACT TO RESOLVE
YES 3. INTERNALLY? NO
Develop the resolution with Develop the resolution with Reject complaint or refer to
4. the complainant the complainant an appropriate channel
5. IMPLEMENT THE SOLUTION 6. Monitor, document, and close 7.
FEEDBACK &
IMPROVE
PT FAP AGRI Tbk Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
94
Page 106
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan Tentang Laporan Tata Kelola
Penjelasan Direksi Profil Perusahaan
Sustainability Performance Keberlanjutan Keberlanjutan
Board of Directors’ Explanation Company Profile
Highlights About Sustainability Report Sustainability Governance
Dalam hal ada laporan yang masuk, Perusahaan If a report is received, the Company follows up and
akan menindaklanjuti dan mengkoordinasikan coordinates with the relevant team to verify and
laporan tersebut dengan tim terkait untuk resolve the issue immediately. FAP Agri also strictly
melakukan verifikasi dan mengatasi permasalahan does not tolerate any actions that intimidate
dengan segera. FAP Agri juga secara tegas tidak an informant and may take disciplinary action
mentolerir segala tindakan yang mengintimidasi against any party found to have taken retaliatory
seorang pemberi informasi dan dapat melakukan action against the reporter. All complaints received
tindakan disipliner terhadap pihak mana pun yang through this channel are generally handled locally
ditemukan telah melakukan tindakan pembalasan but may be forwarded to the Audit Committee if
terhadap pelapor. Seluruh keluhan yang diterima they are systemic and structured in nature.
melalui saluran ini umumnya ditangani secara
lokal namun dapat diteruskan ke Komite Audit
jika bersifat sistemik dan terstruktur.
Sepanjang tahun 2025, FAP Agri tidak mendapat Throughout 2025, FAP Agri did not receive any
laporan pengaduan yang berkaitan dengan complaints related to environmental issues, such
masalah lingkungan, seperti perusakan lingkungan, as environmental destruction, either directly or
baik pengaduan secara langsung ataupun melalui through relevant agencies. FAP Agri was also not
instansi terkait. FAP Agri juga tidak dikenai denda subject to fines or sanctions for non-compliance
atau sanksi atas ketidakpatuhan terhadap undang- with environmental laws or regulations.
undang atau peraturan terhadap lingkungan.
Aspek Keanekaragaman Hayati
Biodiversity Aspect
Dampak dari Wilayah Operasional yang Impact of Operational Areas Located Close
Dekat atau Berada di Daerah Konservasi to or in Conservation Areas or Areas with
atau Memiliki Keanekaragaman Hayati Biodiversity
[OJK F.9] [OJK F.9]
Sebagian wilayah operasional Perusahaan berada Part of the Company’s operational area is located
di sekitar area yang memiliki nilai keanekaragaman around areas with high biodiversity value and
hayati serta berdekatan dengan kawasan bernilai close to conservation areas. This condition has the
konservasi. Kondisi ini berpotensi menimbulkan potential to impact natural ecosystems, including
dampak terhadap ekosistem alami, antara lain changes in land cover, disturbance to flora and
perubahan tutupan lahan, gangguan terhadap fauna habitats, and pressure on environmental
habitat flora dan fauna, serta tekanan terhadap balance if not managed responsibly. The Company
keseimbangan lingkungan apabila tidak dikelola recognizes that the sustainability of its plantation
secara bertanggung jawab. Perusahaan menyadari business is closely linked to environmental
bahwa keberlangsungan usaha perkebunan sustainability, making the management of
memiliki keterkaitan erat dengan kelestarian impacts on biodiversity an important aspect of the
lingkungan, sehingga pengelolaan dampak Company’s operations.
terhadap keanekaragaman hayati menjadi aspek
penting dalam operasional Perusahaan.
Untuk memitigasi potensi dampak tersebut, To mitigate these potential impacts, the Company
Perusahaan menerapkan berbagai upaya implements various environmental management
pengelolaan lingkungan yang mengedepankan measures that prioritize the principles of prudence
prinsip kehati-hatian dan keberlanjutan. Langkah- and sustainability. The measures taken include
Laporan Keberlanjutan PT FAP AGRI Tbk
95 Sustainability Report
Page 107
Tanggung Jawab Pengembangan
Kinerja Ekonomi Kinerja Lingkungan Hidup Kinerja Sosial Produk/Jasa Berkelanjutan Lain-Lain
Economic Performance Environmental Performance Social Performance Responsibility for Sustainable Miscellaneous
Product/ Service Development
langkah yang dilakukan antara lain identifikasi dan the identification and protection of areas of
perlindungan area bernilai konservasi, pengelolaan conservation value, the management of buffer
kawasan penyangga (buffer zone), serta penerapan zones, and the implementation of sustainable
praktik perkebunan berkelanjutan yang sejalan plantation practices in line with applicable laws
dengan ketentuan peraturan perundang-undangan and regulations and sustainability standards.
dan standar keberlanjutan yang berlaku. Melalui Through this approach, the Company strives to
pendekatan ini, Perusahaan berupaya menjaga maintain a balance between operational activities
keseimbangan antara aktivitas operasional dan and biodiversity conservation, while supporting
pelestarian keanekaragaman hayati, sekaligus environmental sustainability and long-term value
mendukung keberlanjutan lingkungan dan nilai for stakeholders.
jangka panjang bagi para pemangku kepentingan.
Progres, Komitmen, dan Target Perlindungan Area NKT dan SKT
Progress, Commitments, and Targets for HCV and HCS Area Protection
Komitmen dan Target Tahun 2025 Progres Tahun 2025 Komitmen dan Target ke Depan
Commitments and 2025 Targets Progress in 2025 Commitments and Future Targets
1. Memastikan seluruh areal 1. Memastikan kondisi plang/ 1. Memastikan seluruh areal
konservasi NKT & SKT seluruh signboard yang sudah terpasang konservasi NKT & SKT seluruh
entitas PT sudah dilakukan dapat terpelihara dengan baik entitas PT sudah dilakukan
marking boundry Ensuring that installed signs/ marking boundry
Ensuring that boundary markings signboards are well-maintained Ensuring that boundary markings
have been completed for all have been completed for all HCV
HCV and HCS conservation areas 2. Melakukan penggantian and HCS conservation areas
across all Company entities (maintenance) plang/signboard across all Company entities
areal konservasi yang rusak/hilang
2. Memastikan kondisi plang/ Replacing (maintaining) damaged 2. Memastikan kondisi plang/
signboard yang sudah terpasang or missing signs/signboards in signboard yang sudah terpasang
dapat terpelihara dengan baik conservation areas dapat terpelihara dengan baik
Ensuring that installed signs Ensuring that installed signs/
and signboards are properly 3. Melakukan monitoring signboards are properly
maintained keanekaragaman hayati flora maintained
dan fauna di seluruh entitas
3. Melakukan penggantian perusahaan 3. Melakukan monitoring
(maintenance) plang/signboard Monitoring the biodiversity of flora keanekaragaman hayati flora
areal konservasi yang rusak/hilang and fauna across all company dan fauna di seluruh entitas
Replacing (maintaining) damaged entities perusahaan
or missing signs/signboards in Monitoring the biodiversity of flora
conservation areas 4. Melakukan analisa pengajuan and fauna across all Company
pembukaan lahan baru agar entities
4. Melakukan monitoring tidak overlapping dengan areal
keanekaragaman hayati flora konservasi 4. Melakukan analisa pengajuan
dan fauna di seluruh entitas Analyzing proposals for new land pembukaan lahan baru agar
perusahaan clearing to ensure they do not tidak overlapping dengan areal
Monitoring the biodiversity of flora overlap with conservation areas konservasi
and fauna across all company Analyzing proposals for new land
entities 5. Sosialisasi rutin kepada karyawan clearing to ensure they do not
dan stakeholder agar tidak overlap with conservation areas
5. Melakukan analisa pengajuan mengganggu areal konservasi
pembukaan lahan baru agar Conducting regular outreach
tidak overlapping dengan areal to employees and stakeholders
konservasi to prevent disturbance of
Analyzing proposals for new land conservation areas
clearing to ensure they do not
overlap with conservation areas 6. Montoring plang/signboard flora
dan fauna di seluruh entitas
6. Sosialisasi rutin kepada karyawan Monitoring flora and fauna signs/
dan stakeholder agar tidak signboards across all Company
mengganggu areal konservasi entities
Conducting regular outreach
to employees and stakeholders
to prevent disturbance of
conservation areas
7. Monitoring plang/signboard flora
dan fauna di seluruh entitas
Monitoring flora and fauna signs/
signboards across all entities
PT FAP AGRI Tbk Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
96
Page 108
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan Tentang Laporan Tata Kelola
Penjelasan Direksi Profil Perusahaan
Sustainability Performance Keberlanjutan Keberlanjutan
Board of Directors’ Explanation Company Profile
Highlights About Sustainability Report Sustainability Governance
Progres, Komitmen, dan Target Manajemen Pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan
Progress, Commitment, and Targets for Forest and Land Fire Prevention Management
Komitmen dan Target Tahun 2025 Progres Tahun 2025 Komitmen dan Target ke Depan
Commitments and 2025 Targets Progress in 2025 Commitments and Future Targets
1. Monitoring sarana dan prasarana 1. Monitoring sarana dan prasarana 1. Pemenuhan 100% peralatan
penanggulangan karhutla penanggulangan karhutla kebakaran hutan dan lahan di
Monitoring of forest and land Monitoring of forest and land seluruh entitas PT
fire prevention facilities and fire prevention facilities and Fulfillment of 100% forest and land
infrastructure infrastructure fire equipment across all Company
entities
2. Pelatihan simulasi penanggulangan 2. Pelatihan simulasi penanggulangan
karhutla kerja sama dengan karhutla kerja sama dengan 2. Monitoring sarana dan prasarana
Manggala Agni Kemenhut Manggala Agni Kemenhut penanggulangan karhutla
Fire prevention simulation training Fire prevention simulation training Monitoring of forest and land
in collaboration with Manggala in collaboration with Manggala fire prevention facilities and
Agni (Ministry of Forestry) Agni (Ministry of Forestry) infrastructure
3. Memastikan rambu-rambu bahaya 3. Membentuk tim tanggap darurat 3. Pelatihan simulasi penanggulangan
karhutla telah terpasang di pengendalian kebakaran hutan karhutla kerja sama dengan
lapangan dan lahan Manggala Agni Kemenhut
Ensuring forest and land fire Establishment of emergency Fire prevention simulation training
hazard signage is installed in response teams for forest and land in collaboration with Manggala
operational areas fire control Agni (Ministry of Forestry)
4. Sosialisasi rutin penanggulangan 4. Sosialisasi rutin penanggulangan 4. Pembentukan tim tanggap darurat
kebakaran hutan dan lahan kebakaran hutan dan lahan pengendalian kebakaran hutan
Routine socialization on forest and Routine socialization on forest and dan lahan di seluruh entitas PT
land fire prevention land fire prevention Establishment of emergency
response teams for forest and land
5. Pemantauan sistem peringatan 5. Memantau sistem peringatan dini fire control across all Company
dini indikasi titik hotspot indikasi titik hotspot kebakaran entities
kebakaran hutan dan lahan hutan dan lahan
Monitoring of early warning Monitoring of early warning 5. Sosialisasi rutin penanggulangan
systems for forest and land fire systems for forest and land fire kebakaran hutan dan lahan
hotspot indications hotspot indications Routine socialization on forest and
land fire prevention
6. Melengkapi peralatan kebakaran
hutan dan lahan 6. Pemantauan sistem peringatan
Provision and completion of forest dini indikasi titik hotspot
and land fire equipment kebakaran hutan dan lahan
Monitoring of early warning
7. Membentuk tim tanggap darurat systems for forest and land fire
pengendalian kebakaran hutan hotspot indications
dan lahan
Establishment of emergency
response teams for forest and land
fire control
Laporan Keberlanjutan PT FAP AGRI Tbk
97 Sustainability Report
Page 109
Tanggung Jawab Pengembangan
Kinerja Ekonomi Kinerja Lingkungan Hidup Kinerja Sosial Produk/Jasa Berkelanjutan Lain-Lain
Economic Performance Environmental Performance Social Performance Responsibility for Sustainable Miscellaneous
Product/ Service Development
Aspek Emisi
Emission Aspects
Jumlah dan Intensitas Emisi yang Amount and Intensity of Emissions
Dihasilkan Generated
[OJK F.11] [GRI 305-1] [GRI 305-4] [GRI 305-5] [OJK F.11] [GRI 305-1] [GRI 305-4] [GRI 305-5]
[GRI 305-6] [GRI 305-7] [GRI 305-6] [GRI 305-7]
FAP Agri menyadari bahwa kegiatan operasional FAP Agri recognizes that its operational activities
perkebunan dan pabrik kelapa sawit berpotensi of palm oil plantations and mills have the potential
menghasilkan emisi gas rumah kaca (GRK) maupun to generate greenhouse gas (GHG) emissions and
emisi udara lainnya yang dapat berdampak other air emissions that can impact environmental
terhadap kualitas lingkungan dan perubahan quality and climate change. Therefore, it is
iklim. Oleh karena itu, Perusahaan berkomitmen committed to managing and controlling emissions
untuk mengelola dan mengendalikan emisi secara in a systematic and responsible manner as part of
sistematis dan bertanggung jawab sebagai bagian its sustainability strategy and implementation of
dari strategi keberlanjutan dan penerapan tata good environmental governance.
kelola lingkungan yang baik.
Dalam implementasinya, FAP Agri melakukan In its implementation, FAP Agri identifies and
identifikasi dan pemetaan sumber emisi maps emission sources originating from its main
yang berasal dari aktivitas utama, antara lain activities, including the use of fossil fuels (diesel)
penggunaan bahan bakar fosil (solar) untuk for heavy equipment and transportation, electricity
alat berat dan transportasi, konsumsi listrik, consumption, processing in palm oil mills, and
proses pengolahan di pabrik kelapa sawit, serta liquid waste management (Palm Oil Mill Effluent/
pengelolaan limbah cair (Palm Oil Mill Effluent/ POME). The Company regularly measures, records,
POME). Perusahaan secara berkala melakukan and reports emissions to monitor performance
pengukuran, pencatatan, dan pelaporan emisi and emission trends over time.
guna memantau kinerja dan tren emisi dari waktu
ke waktu.
Sebelum menetapkan langkah-langkah Before determining appropriate emission
pengelolaan dan pengendalian emisi yang sesuai, management and control measures, the Company
Perusahaan secara konsisten melaksanakan consistently monitors and calculates greenhouse
pemantauan serta perhitungan emisi gas rumah gas (GHG) emissions on a regular basis. The
kaca (GRK) secara berkala. Sumber emisi Company’s emission sources include processing
Perusahaan meliputi aktivitas pengolahan dan and logistics activities, as well as the impact
logistik, serta dampak dari perubahan penggunaan of land use change managed through forest
lahan yang dikelola melalui upaya konservasi conservation and fire prevention efforts.
hutan dan pencegahan kebakaran.
Pelaksanaan pemantauan dan perhitungan emisi The implementation of emission monitoring and
di FAP Agri mengacu pada nilai referensi dan calculation at FAP Agri refers to the reference
metodologi yang ditetapkan oleh International values and methodologies established by the
Sustainability & Carbon Certification (ISCC) sebagai International Sustainability & Carbon Certification
bentuk komitmen dan tanggung jawab Perusahaan (ISCC) as a form of the Company’s commitment
dalam mendukung praktik keberlanjutan. Berikut and responsibility in supporting sustainable
disajikan hasil perhitungan emisi GRK beserta practices. The following are the results of GHG
intensitas emisi GRK dalam kurun waktu tiga emission calculations and GHG emission intensity
tahun terakhir: over the last three years:
PT FAP AGRI Tbk Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
98
Page 110
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan Tentang Laporan Tata Kelola
Penjelasan Direksi Profil Perusahaan
Sustainability Performance Keberlanjutan Keberlanjutan
Board of Directors’ Explanation Company Profile
Highlights About Sustainability Report Sustainability Governance
Uraian Satuan 2025 2024 2023
Description Unit
Kegiatan Operasional PKS Ton CO2e 230.734,29 300.105,73 217.407,06
POM Operational Activities (Scope 1)
Intensitas Emisi GRK Ton CO2e/Ton TBS 0,60 1,01 0,71
GHG Emission Intensity
Pengukuran emisi Gas Rumah Kaca (GRK) The Company’s greenhouse gas (GHG) emission
Perusahaan pada saat ini masih difokuskan measurement currently focuses on direct
pada emisi langsung yang berasal dari aktivitas emissions arising from the Company’s operational
operasional perusahaan (Scope 1). Perusahaan activities (Scope 1). At present, the Company has
belum melakukan pengukuran secara not yet conducted a comprehensive assessment
komprehensif terhadap emisi tidak langsung yang of indirect emissions resulting from electricity
berasal dari konsumsi listrik (Scope 2) maupun consumption (Scope 2) or other indirect emissions
aktivitas rantai pasok dan kegiatan operasional related to supply chain activities and other
tidak langsung lainnya (Scope 3). operational activities (Scope 3).
Ke depan, Perusahaan berencana untuk secara Going forward, the Company plans to gradually
bertahap mengembangkan sistem pengumpulan develop a more comprehensive emissions data
data emisi yang lebih komprehensif guna mencakup collection system to include the measurement of
pengukuran Scope 2 dan Scope 3 sebagai bagian Scope 2 and Scope 3 emissions as part of its efforts
dari peningkatan praktik pengelolaan lingkungan to enhance environmental management practices
dan transparansi pelaporan keberlanjutan. and improve transparency in sustainability
reporting.
Progres, Komitmen, dan Target Pengendalian Emisi Karbon dan Emisi GRK
Progress, Commitments, and Targets for Carbon and GHG Emissions Control
[OJK F.12]
Komitmen dan Target Tahun 2025 Progres Tahun 2025 Komitmen dan Target ke Depan
Commitments and 2025 Targets Progress in 2025 Commitments and Future Targets
1. Menjaga areal konservasi yang 1. Substitusi pupuk kimia dengan 1. Pengurangan penggunaan
sudah ditetapkan manajemen pupuk organik (POME) bahan kimia (pestisida terbatas)
Maintaining conservation areas Replacement of chemical Reduction in chemical use
designated by management fertilizers with organic fertilizers (limited pesticides)
(POME)
2. Pengurangan penggunaan bahan 2. Substitusi pupuk kimia dengan
kimia (pestisida terbatas) 2. Substitusi pupuk kimia dengan pupuk organik (POME)
Reducing the use of chemicals pupuk organik (tandan kosong) Replacement of chemical
(limited use of pesticides) Replacement of chemical fertilizers with organic fertilizers
fertilizers with organic fertilizers (POME)
3. Substitusi pupuk kimia dengan (empty fruit bunches)
pupuk organik (POME) 3. Substitusi pupuk kimia dengan
Replacing chemical fertilizers 3. Implementasi pembukaan lahan pupuk organik (tandan kosong)
with organic fertilizers (POME) tanpa bakar Replacement of chemical
Implementation of no-burn land fertilizers with organic fertilizers
4. Substitusi pupuk kimia dengan clearing (empty fruit bunches)
pupuk organik (tandan kosong)
Replacing chemical fertilizers 4. Monitoring sampling lingkungan 4. Implementasi pembukaan lahan
with organic fertilizers (empty rutin per semester (emisi tanpa bakar
fruit bunches) sumber bergerak dan tidak Implementation of no-burn land
bergerak) clearing
Routine environmental sampling
every semester (emissions from
mobile and stationary sources)
Laporan Keberlanjutan PT FAP AGRI Tbk
99 Sustainability Report
Page 111
Tanggung Jawab Pengembangan
Kinerja Ekonomi Kinerja Lingkungan Hidup Kinerja Sosial Produk/Jasa Berkelanjutan Lain-Lain
Economic Performance Environmental Performance Social Performance Responsibility for Sustainable Miscellaneous
Product/ Service Development
Komitmen dan Target Tahun 2025 Progres Tahun 2025 Komitmen dan Target ke Depan
Commitments and 2025 Targets Progress in 2025 Commitments and Future Targets
5. Implementasi pembukaan lahan 5. Alokasi RTH (ruang terbuka 5. Monitoring sampling lingkungan
tanpa bakar hijau)Allocation of green open rutin per semester (emisi
Implementation of no-burn land spaces sumber bergerak dan tidak
clearing bergerak)Routine environmental
6. Penanaman tanaman kayu dan sampling every semester
6. Monitoring sampling lingkungan buah-buahan (emissions from mobile and
rutin per semester (emisi Planting of timber and fruit trees stationary sources)
sumber bergerak dan tidak
bergerak)Routine environmental 6. Alokasi RTH (ruang terbuka
sampling every semester hijau)Allocation of green open
(emissions from mobile and spaces
stationary sources)
7. Penanaman tanaman kayu dan
7. Alokasi RTH (ruang terbuka buah-buahan
hijau)Allocation of green open Planting of timber and fruit trees
spaces
8. Implementasi biogas (methane
8. Penanaman tanaman kayu dan capture)
buah-buahan Implementation of biogas
Planting of timber and fruit trees (methane capture)
9. Implementasi biogas (methane
capture)
Implementation of biogas
(methane capture)
Pengelolaan Limbah Yang Bertanggungjawab
Responsible Waste Management
[OJK F.13] [GRI 306-1] [GRI 306-2]
Pengelolaan Limbah B3 Hazardous Waste Management
FAP Agri menyadari bahwa kegiatan operasional di FAP Agri recognizes that operational activities in the
sektor perkebunan dan pengolahan kelapa sawit palm oil plantation and processing sector have the
berpotensi menghasilkan berbagai jenis limbah, potential to generate various types of waste, both
baik limbah non-Bahan Berbahaya dan Beracun non-hazardous and toxic waste and hazardous
(non-B3) maupun limbah B3. Oleh karena itu, waste. Therefore, the Company implements a
Perusahaan menerapkan sistem pengelolaan responsible waste management system as part
limbah yang bertanggung jawab sebagai bagian of its commitment to environmental protection,
dari komitmen terhadap perlindungan lingkungan, regulatory compliance, and the application of
kepatuhan regulasi, serta penerapan prinsip circular economy principles.
ekonomi sirkular.
Berikut ini adalah volume limbah B3 yang dikelola The following is the volume of hazardous waste
Perusahaan dalam 3 (tiga) tahun terakhir: managed by the Company over the past 3 (three)
years:
PT FAP AGRI Tbk Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
100
Page 112
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan Tentang Laporan Tata Kelola
Penjelasan Direksi Profil Perusahaan
Sustainability Performance Keberlanjutan Keberlanjutan
Board of Directors’ Explanation Company Profile
Highlights About Sustainability Report Sustainability Governance
Jumlah Limbah yang Dikelola (Ton)
Jenis Limbah B3 Amount of Waste Managed (Tons)
Type of Hazardous Waste
2025 2024 2023 2022
Oli Bekas 30.6 20.9 20.619 36.229
Used Oil
Bola Lampu 0.036 0.052 0.017 0.007
Light Bulb
Aki 2.057 1.055 0.445 0.505
Battery
Filter Oli 0.171 0.344 0.081 0.031
Oil Filter
Sarung Tangan 0.2 0.064 0.002 0.006
Gloves
Karung Chemical 0.3 0.28 0.008 0.013
Chemical Sack
Botol Chemical 2.548 0.128 0.064 0.098
Chemical Bottle
Jerigen Chemical 0.003 0.52 0.017 0.007
Chemical Jerry Can
Kain Majun 0.5 0.037 0.002 0.001
Used Fabric
Limbah Medis 0.638 0.386 0.015 0.003
Medical Waste
Bahan Kimia Kadaluarsa 1.21 0 0 0
Expired Chemical
Jumlah Limbah B3 yang Dihasilkan
38.26 23.766 21.27 36.9
Total Hazardous Waste Generated
Pada tahun 2025, Perseroan mencatat peningkatan In 2025, the Company recorded an increase in the
jumlah Limbah B3 yang dikelola dibandingkan volume of hazardous waste managed compared
tahun sebelumnya. Peningkatan ini dipengaruhi to the previous year. This increase was driven by
oleh penyerahan limbah kemasan bahan kimia the disposal of chemical packaging waste (bottles
(botol dan jerigen) yang merupakan akumulasi and jerry cans), which had accumulated from prior
dari periode sebelumnya, serta peningkatan periods, as well as an increase in the management
pengelolaan limbah medis, khususnya obat of medical waste, particularly expired medicines.
kedaluwarsa. Seluruh limbah telah diserahkan All waste has been handed over to licensed
kepada transporter berizin dan dikelola sesuai transporters and managed in accordance with
dengan ketentuan peraturan yang berlaku, applicable regulations, as part of the Company’s
sebagai bagian dari komitmen Perseroan terhadap commitment to responsible environmental
pengelolaan lingkungan yang bertanggung jawab. management.
Laporan Keberlanjutan PT FAP AGRI Tbk
101 Sustainability Report
Page 113
Tanggung Jawab Pengembangan
Kinerja Ekonomi Kinerja Lingkungan Hidup Kinerja Sosial Produk/Jasa Berkelanjutan Lain-Lain
Economic Performance Environmental Performance Social Performance Responsibility for Sustainable Miscellaneous
Product/ Service Development
Mekanisme Pengelolaan Limbah dan Waste and Effluent Management
Efluen Mechanism
[OJK F.14] [OJK F.14]
Pengelolaan Limbah Non-B3 Non-Hazardous Waste Management
Limbah non-B3 yang dihasilkan FAP Agri antara Non-hazardous waste produced by FAP Agri
lain berupa tandan kosong kelapa sawit (TKKS), includes empty fresh fruit bunches (EFFB), fiber,
serat (fiber), cangkang, limbah cair pabrik kelapa shells, palm oil mill effluent (POME), and domestic
sawit (Palm Oil Mill Effluent/POME), serta limbah waste from operational activities. The company
domestik dari aktivitas operasional. Perusahaan manages non-hazardous waste through reuse,
mengelola limbah non-B3 dengan pendekatan recycling, and waste reduction approaches, so
pemanfaatan kembali (reuse), daur ulang that waste can provide added value and minimize
(recycle), dan pengurangan limbah (reduce), disposal into the environment.
sehingga limbah dapat memberikan nilai tambah
dan meminimalkan pembuangan ke lingkungan.
Beberapa praktik pengelolaan limbah non-B3 Some of the non-hazardous waste management
yang diterapkan meliputi: practices implemented include:
• Pemanfaatan TKKS sebagai mulsa organik • Utilization of EFFB as organic
untuk meningkatkan kesuburan tanah mulch to improve soil fertility and
dan mempertahankan kelembapan lahan maintain moisture in plantation land.
perkebunan.
• Pemanfaatan serat dan cangkang sebagai • Utilization of fibers and shells as a source
sumber energi biomassa untuk mendukung of biomass energy to support the energy
kebutuhan energi Pabrik Kelapa Sawit needs of palm oil mills (POM), thereby
(PKS), sehingga mengurangi ketergantungan reducing dependence on fossil fuels.
terhadap bahan bakar fosil.
• Pengelolaan POME melalui sistem pengolahan • Management of POME through a liquid waste
limbah cair yang memenuhi baku mutu treatment system that meets environmental
lingkungan sebelum dimanfaatkan kembali, quality standards before being reused,
antara lain sebagai pupuk cair (land including as liquid fertilizer (land application)
application) atau diolah lebih lanjut untuk or further processed to reduce potential
mengurangi potensi emisi dan pencemaran. emissions and pollution.
• Pengelolaan limbah domestik melalui • Management of domestic waste through
pemilahan, pengangkutan, dan kerja sama sorting, transportation, and cooperation with
dengan pihak berizin untuk memastikan authorized parties to ensure disposal is carried
pembuangan dilakukan sesuai ketentuan yang out in accordance with applicable regulations.
berlaku.
Melalui pendekatan ini, FAP Agri berupaya Through this approach, FAP Agri strives to reduce
mengurangi volume limbah yang berakhir di the volume of waste ending up in landfills while
tempat pembuangan akhir sekaligus mendukung supporting resource efficiency.
efisiensi sumber daya.
Pengelolaan Limbah B3 Hazardous Waste Management
Selain limbah non-B3, FAP Agri juga menghasilkan In addition to non-hazardous waste, FAP Agri
limbah B3 yang berasal dari kegiatan operasional also produces hazardous waste from operational
dan pemeliharaan fasilitas, seperti oli bekas, aki activities and facility maintenance, such as used
bekas, kemasan bahan kimia, filter oli, lap bekas oil, used batteries, chemical packaging, oil filters,
terkontaminasi, serta sisa bahan kimia tertentu. contaminated rags, and certain chemical residues.
Perusahaan menerapkan pengelolaan limbah B3 The company implements strict hazardous waste
secara ketat dengan mengacu pada peraturan management in accordance with applicable laws
perundang-undangan yang berlaku di Indonesia. and regulations in Indonesia.
Pengelolaan limbah B3 dilakukan melalui tahapan Hazardous waste management is carried out
yang terkontrol, meliputi: through controlled stages, including:
PT FAP AGRI Tbk Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
102
Page 114
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan Tentang Laporan Tata Kelola
Penjelasan Direksi Profil Perusahaan
Sustainability Performance Keberlanjutan Keberlanjutan
Board of Directors’ Explanation Company Profile
Highlights About Sustainability Report Sustainability Governance
• Identifikasi dan pemilahan limbah B3 sesuai • Identification and sorting of hazardous waste
dengan karakteristik dan tingkat risikonya. according to its characteristics and risk level.
• Penyimpanan sementara di fasilitas Tempat • Temporary storage at a Hazardous Waste
Penyimpanan Sementara (TPS) Limbah B3 yang Temporary Storage Facility (TSF) equipped
telah dilengkapi dengan sistem pelabelan, with labeling, marking, and security systems
penandaan, dan pengamanan sesuai standar in accordance with safety and environmental
keselamatan dan lingkungan. standards.
• Pencatatan dan pelaporan limbah B3 secara • Regular recording and reporting of hazardous
berkala sebagai bagian dari sistem kepatuhan waste as part of the Company’s compliance
dan transparansi Perusahaan. and transparency system.
• Pengangkutan dan pengolahan limbah B3 • Transportation and processing of hazardous
melalui kerja sama dengan pihak ketiga yang waste through cooperation with third parties
memiliki izin resmi dari instansi berwenang. that have official permits from the competent
authorities.
Selain itu, FAP Agri secara berkala melakukan Additionally, FAP Agri regularly conducts outreach
sosialisasi dan pelatihan kepada karyawan and training for employees on hazardous waste
terkait prosedur pengelolaan limbah B3, guna management procedures to minimize the risk of
meminimalkan risiko kecelakaan kerja dan workplace accidents and environmental impact.
dampak lingkungan.
Komitmen terhadap Kepatuhan dan Commitment to Compliance and
Peningkatan Berkelanjutan Continuous Improvement
Seluruh praktik pengelolaan limbah di FAP Agri All waste management practices at FAP Agri are
dilaksanakan dengan mengedepankan prinsip carried out by prioritizing the principles of prudence,
kehati-hatian, kepatuhan terhadap regulasi compliance with environmental regulations, and
lingkungan, serta perbaikan berkelanjutan. continuous improvement. The company regularly
Perusahaan melakukan pemantauan dan evaluasi monitors and evaluates the effectiveness of
secara berkala atas efektivitas pengelolaan waste management to ensure compliance with
limbah guna memastikan kesesuaian dengan sustainability policies, ISPO and RSPO standards,
kebijakan keberlanjutan, standar ISPO dan RSPO, and contribution to the achievement of Sustainable
serta kontribusi terhadap pencapaian Tujuan Development Goals (SDGs), particularly SDG 12 on
Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya responsible consumption and production.
SDG 12 tentang konsumsi dan produksi yang
bertanggung jawab.
Tumpahan yang terjadi Spills
[OJK F.15] [OJK F.15]
Pengendalian Hama dan Penggunaan Pest Control and Use of Chemicals
Bahan Kimia
Dalam menjalankan aktivitas perkebunan, In carrying out plantation activities, the
Perusahaan mengandalkan bahan kimia yang telah Company relies on approved chemicals to
disetujui untuk melindungi tanaman dari penyakit protect crops from diseases and pests in order
dan hama guna mencapai tingkat produktivitas to achieve optimal productivity levels. The use
yang optimal. Penggunaan bahan kimia ini of these chemicals is carried out based on strict
dilakukan berdasarkan prosedur operasi standar standard operating procedures with the aim of
yang ketat dengan tujuan menjaga kesehatan dan maintaining the health and safety of workers
keselamatan pekerja serta masyarakat sekitar, and the surrounding community, while ensuring
sekaligus memastikan keberlanjutan lingkungan environmental sustainability by avoiding exposure
dengan menghindari paparan terhadap bahan to hazardous chemicals. The Company implements
kimia berbahaya. Perusahaan menerapkan an Integrated Pest Management (IPM) system
sistem Pengendalian Hama Terpadu (PHT) that integrates natural, biological, and technical
yang mengintegrasikan metode pengendalian control methods, both biological and chemical.
Laporan Keberlanjutan PT FAP AGRI Tbk
103 Sustainability Report
Page 115
Tanggung Jawab Pengembangan
Kinerja Ekonomi Kinerja Lingkungan Hidup Kinerja Sosial Produk/Jasa Berkelanjutan Lain-Lain
Economic Performance Environmental Performance Social Performance Responsibility for Sustainable Miscellaneous
Product/ Service Development
alami, hayati, serta teknis, baik secara biologis The natural and biological control approach is
maupun kimiawi. Pendekatan pengendalian alami carried out by utilizing natural enemies, such as
dan hayati dilakukan dengan memanfaatkan predators, parasitoids, and entomopathogens,
keberadaan musuh alami, seperti predator, which play a role in naturally suppressing the
parasitoid, dan entomopatogen, yang berperan population of plant pests while minimizing the
dalam menekan populasi organisme pengganggu potential environmental impact caused by the
tanaman secara alami sekaligus meminimalkan use of pesticides. Technical control is applied as
potensi dampak lingkungan yang ditimbulkan a last resort when natural and biological control
oleh penggunaan pestisida. Adapun pengendalian methods are no longer effective in controlling the
teknis diterapkan sebagai langkah terakhir apabila pest population at an acceptable level.
metode pengendalian alami dan hayati tidak lagi
efektif dalam mengendalikan populasi hama pada
tingkat yang dapat diterima.
Dalam rangka mengetahui seberapa besar In order to determine the extent of chemical use
penggunaan bahan kimia (pupuk dan pestisida) (fertilizers and pesticides) in operational activities,
dalam pelaksanaan operasional, Perusahaan the Company records and calculates chemical use
melakukan pencatatan dan perhitungan as follows:
penggunaan bahan kimia, sebagai berikut:
Bahan Kimia Satuan 2025 2024 2023
Chemicals Unit
Pupuk Ton 147.755 57.273 43.952
Fertilizer Tons
Pestisida Liter 694.465 339.402 275.159
Pesticides Liter
FAP Agri menegaskan komitmennya untuk FAP Agri affirms its commitment to implementing
menerapkan praktik pengendalian hama yang environmentally sound pest control practices
berwawasan lingkungan dengan membatasi by limiting the use of pesticides to only those
penggunaan pestisida hanya pada kondisi yang conditions where it is absolutely necessary.
benar-benar diperlukan. Penggunaan pestisida The use of pesticides classified by the WHO
dengan klasifikasi WHO Kelas 1A atau 1B hanya as Class 1A or 1B is only carried out in certain
dilakukan dalam keadaan tertentu yang bersifat urgent circumstances, such as the occurrence
mendesak, seperti terjadinya wabah ulat kantung, of bagworm outbreaks, when biological control
ketika metode pengendalian biologis dinilai methods are deemed ineffective. The company
tidak efektif. Perusahaan secara berkelanjutan continuously monitors pesticide use and ensures
melakukan pemantauan terhadap penggunaan that all materials used have been approved and
pestisida dan memastikan bahwa seluruh bahan comply with the regulations set by the Ministry of
yang digunakan telah mendapatkan izin serta Agriculture of the Republic of Indonesia.
sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan oleh
Kementerian Pertanian Republik Indonesia.
Melalui penggabungan praktik penggunaan bahan By combining the use of safe chemicals with
kimia yang aman dengan program pengendalian ecology-based pest control programs, the Company
hama berbasis ekologi, Perusahaan menunjukkan demonstrates its commitment to socially and
komitmennya terhadap praktik agrikultur yang environmentally responsible agricultural practices.
bertanggung jawab pada aspek sosial dan Another effort in pest and plant disease control
lingkungan. Upaya lain dalam pengendalian hama is through a regular early detection program that
dan penyakit tanaman adalah melalui program conducts surveys of pests and diseases. This
deteksi dini yang dilaksanakan secara berkala activity enables the identification of pest attacks
dengan melakukan sensus terhadap hama dan such as caterpillars, termites, and rats, as well
penyakit. Kegiatan ini memungkinkan identifikasi as diseases caused by fungi. If the census results
PT FAP AGRI Tbk Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
104
Page 116
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan Tentang Laporan Tata Kelola
Penjelasan Direksi Profil Perusahaan
Sustainability Performance Keberlanjutan Keberlanjutan
Board of Directors’ Explanation Company Profile
Highlights About Sustainability Report Sustainability Governance
terhadap serangan hama seperti ulat api, rayap, indicate a pest attack, quick and appropriate
dan tikus, serta penyakit yang disebabkan oleh control measures will be taken to minimize
jamur. Jika hasil sensus menunjukkan adanya the impact on crop productivity and pesticide
indikasi serangan hama, tindakan pengendalian use. These efforts are further strengthened by
yang cepat dan tepat akan dilakukan untuk establishing OPT commitments and targets and
meminimalkan dampak terhadap produktivitas chemical use, which can be seen as follows:
tanaman serta penggunaan pestisida. Upaya ini
turut diperkuat dengan menetapkan komitmen
dan target OPT dan penggunaan bahan kimia yang
dapat dilihat sebagai berikut:
Progres, Komitmen, dan Target Pengendalian Hama dan Penggunaan Bahan Kimia
Progress, Commitments, and Targets for Pest Control and Chemical Use
Komitmen dan Target Tahun 2025 Progres Tahun 2025 Komitmen dan Target ke Depan
Commitments and 2025 Targets Progress in 2025 Commitments and Future Targets
1. Penurunan penggunaan bahan 1. Penurunan penggunaan bahan 1. Penurunan penggunaan bahan
kimia (pestisida terbatas) kimia (pestisida terbatas) kimia (pestisida terbatas)
Reduced use of chemicals Reduced use of chemicals Reduction in chemical use
(restricted pesticides) (limited pesticides) (limited pesticides)
2. Substitusi pupuk kimia dengan 2. Substitusi pupuk kimia 2. Aplikasi bahan kimia ramah
pupuk organik (limbah cair) dengan pupuk organik (limbah lingkungan
Replacement of chemical cair)Replacement of chemical Application of environmentally
fertilizers with organic fertilizers fertilizers with organic friendly chemicals
(liquid waste) fertilizers (liquid waste)
3. Substitusi pupuk kimia
3. Substitusi pupuk kimia dengan 3. Substitusi pupuk kimia dengan pupuk organik (limbah
pupuk organik (tandan kosong) dengan pupuk organik cair)Replacement of chemical
Replacement of chemical (tandan kosong)Replacement fertilizers with organic
fertilizers with organic fertilizers of chemical fertilizers with fertilizers (liquid waste)
(empty bunches) organic fertilizers (empty fruit
bunches) 4. Substitusi pupuk kimia
4. Penanaman tanaman inang dengan pupuk organik
predator biologis 4. Penanaman tanaman inang (tandan kosong)Replacement
Planting of biological predator predator biologis of chemical fertilizers with
host plants Planting of host plants for organic fertilizers (empty fruit
biological predators bunches)
5. Penanaman tanaman kacangan
untuk land clearing 5. Penanaman tanaman 5. Penurunan penggunaan bahan
Planting of legumes for land kacangan untuk land clearing Penanaman tanaman inang
clearing Planting of leguminous crops predator biologis
for land clearing Planting host plants for
6. Pengelolan hama terpadu biological predators
secara alami (musuh biologis) 6. Pengelolan hama terpadu
Natural integrated pest secara alami (musuh biologis) 6. Penanaman tanaman
management (biological Natural integrated pest kacangan untuk land clearing
enemies) management (biological Planting legumes for land
enemies) clearing
7. Pengelolan hama terpadu
secara alami (musuh biologis)
Natural integrated pest
management (biological
enemies)
Laporan Keberlanjutan PT FAP AGRI Tbk
105 Sustainability Report
Page 117
Tanggung Jawab Pengembangan
Kinerja Ekonomi Kinerja Lingkungan Hidup Kinerja Sosial Produk/Jasa Berkelanjutan Lain-Lain
Economic Performance Environmental Performance Social Performance Responsibility for Sustainable Miscellaneous
Product/ Service Development
Tanpa Deforestasi No Deforestation
FAP Agri berkomitmen untuk menjalankan FAP Agri is committed to conducting its palm oil
kegiatan usaha perkebunan kelapa sawit secara plantation business responsibly by implementing
bertanggung jawab dengan menerapkan kebijakan a zero deforestation policy as an integral part
tanpa deforestasi sebagai bagian integral dari of the Company’s sustainability strategy. This
strategi keberlanjutan Perusahaan. Kebijakan policy aims to ensure that all development and
ini bertujuan untuk memastikan bahwa seluruh operational activities do not cause the loss of
aktivitas pengembangan dan operasional tidak natural forest cover and do not have a negative
menyebabkan hilangnya tutupan hutan alam serta impact on ecosystems of high conservation and
tidak berdampak negatif terhadap ekosistem carbon value.
bernilai konservasi dan karbon tinggi.
Dalam implementasinya, FAP Agri melarang In its implementation, FAP Agri prohibits land
pembukaan lahan pada kawasan berhutan alami, clearing in natural forest areas, including areas
termasuk area dengan Nilai Konservasi Tinggi with High Conservation Value (HCV) and High
(NKT/HCV) dan Stok Karbon Tinggi (SKT/HCS), baik Carbon Stock (HCS), both within and around
di dalam maupun di sekitar wilayah operasional. its operational areas. Every land development
Setiap rencana pengembangan lahan wajib plan must be preceded by a comprehensive
didahului dengan kajian lingkungan dan sosial yang environmental and social assessment, including
komprehensif, termasuk penilaian NKT/HCV dan HCV and HCS assessments, to ensure the
HCS, guna memastikan perlindungan terhadap protection of biodiversity, ecosystem functions,
keanekaragaman hayati, fungsi ekosistem, serta and environmental services that are important to
jasa lingkungan yang penting bagi masyarakat dan the community and the surrounding environment.
lingkungan sekitar.
Kebijakan Tanpa Deforestasi FAP Agri juga FAP Agri’s No Deforestation Policy also emphasizes
menegaskan penerapan prinsip Tanpa Bakar (Zero the application of the Zero Burning Policy in all land
Burning Policy) dalam seluruh kegiatan pembukaan clearing and management activities, as well as a
dan pengelolaan lahan, serta komitmen terhadap commitment to full compliance with applicable
kepatuhan penuh pada peraturan perundang- laws and regulations. The company implements a
undangan yang berlaku. Perusahaan menerapkan periodic monitoring and control system, including
sistem pemantauan dan pengendalian secara the use of land monitoring technology and internal
berkala, termasuk penggunaan teknologi audits, to ensure compliance with this policy
pemantauan lahan dan audit internal, untuk across all business units and supply chains.
memastikan kepatuhan terhadap kebijakan ini di
seluruh unit usaha dan rantai pasok.
Selain diterapkan pada operasional internal, In addition to being applied to internal
Kebijakan Tanpa Deforestasi juga dikomunikasikan operations, the Zero Deforestation Policy is also
dan disosialisasikan kepada mitra usaha, communicated and disseminated to business
kontraktor, serta pemasok sebagai bagian dari partners, contractors, and suppliers as part of
upaya membangun rantai pasok yang bertanggung efforts to build a responsible supply chain. FAP
jawab. FAP Agri mendorong seluruh mitra untuk Agri encourages all partners to adopt similar
mengadopsi komitmen serupa melalui mekanisme commitments through partnership mechanisms,
kemitraan, pendampingan, dan evaluasi berkala. assistance, and periodic evaluations.
Melalui penerapan Kebijakan Tanpa Deforestasi Through the consistent implementation of the No
secara konsisten, FAP Agri berupaya menjaga Deforestation Policy, FAP Agri strives to preserve
keberlanjutan sumber daya alam, melindungi natural resources, protect biodiversity, reduce
keanekaragaman hayati, mengurangi risiko climate change risks, and support the achievement
perubahan iklim, serta mendukung pencapaian of the Sustainable Development Goals (SDGs),
Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), particularly SDG 13 (Climate Action) and SDG 15
khususnya SDG 13 (Penanganan Perubahan Iklim) (Life on Land).
dan SDG 15 (Ekosistem Daratan).
PT FAP AGRI Tbk Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
106
Page 118
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan Tentang Laporan Tata Kelola
Penjelasan Direksi Profil Perusahaan
Sustainability Performance Keberlanjutan Keberlanjutan
Board of Directors’ Explanation Company Profile
Highlights About Sustainability Report Sustainability Governance
Konservasi Keanekaragaman Hayati Biodiversity Conservation
FAP Agri menegaskan komitmennya dalam menjaga FAP Agri affirms its commitment to preserving
dan mempertahankan keanekaragaman hayati and maintaining biodiversity as an integral part
sebagai bagian integral dari penerapan praktik of implementing sustainable oil palm plantation
perkebunan kelapa sawit yang berkelanjutan practices and responsible environmental
serta pengelolaan lingkungan yang bertanggung management. This Biodiversity Conservation Policy
jawab. Kebijakan Konservasi Keanekaragaman is designed to ensure that all of the Company’s
Hayati ini disusun untuk memastikan bahwa operational activities not only control and reduce
seluruh kegiatan operasional Perusahaan tidak potential impacts on flora and fauna, but also
hanya mengendalikan dan mengurangi potensi support the sustainability of ecosystem functions
dampak terhadap flora dan fauna, tetapi juga within and around the operational area.
mendukung keberlangsungan fungsi ekosistem di
dalam maupun di sekitar wilayah operasional.
Dalam pelaksanaannya, FAP Agri mengidentifikasi, In its implementation, FAP Agri identifies, maps,
memetakan, dan mengelola area yang memiliki and manages areas with High Conservation Value
Nilai Konservasi Tinggi (NKT/HCV) serta area (HCV) and areas with High Carbon Stock (HCS),
dengan Stok Karbon Tinggi (SKT/HCS), baik yang both within concessions and in buffer zones.
berada di dalam konsesi maupun di kawasan Protection of these areas is carried out through the
penyangga. Perlindungan terhadap area tersebut establishment of conservation zones, sustainable
dilakukan melalui penetapan zona konservasi, habitat management, and control of activities that
pengelolaan habitat secara berkelanjutan, have the potential to disrupt the balance of the
serta pengendalian aktivitas yang berpotensi ecosystem and biodiversity.
mengganggu keseimbangan ekosistem dan
keanekaragaman hayati.
FAP Agri juga menerapkan langkah-langkah FAP Agri also implements prevention and mitigation
pencegahan dan mitigasi untuk melindungi spesies measures to protect protected, endangered, and
flora dan fauna yang dilindungi, terancam punah, endemic species of flora and fauna. These efforts
dan endemik. Upaya ini mencakup pelaksanaan include conducting periodic biodiversity surveys,
survei keanekaragaman hayati secara berkala, monitoring animal populations, installing protection
pemantauan populasi satwa, pemasangan signs, and enforcing bans on hunting and trading
rambu perlindungan, serta penerapan larangan wild animals throughout the operational area. In
perburuan dan perdagangan satwa liar di addition, the Company promotes a landscape-
seluruh area operasional. Selain itu, Perusahaan based management approach to maintain habitat
mengedepankan pendekatan pengelolaan connectivity and wildlife corridors.
berbasis lanskap untuk menjaga konektivitas
habitat dan koridor satwa liar.
Sebagai bagian dari pendekatan partisipatif, FAP As part of its participatory approach, FAP Agri
Agri melibatkan masyarakat sekitar, karyawan, involves local communities, employees, and
serta mitra usaha dalam upaya konservasi business partners in biodiversity conservation
keanekaragaman hayati melalui program efforts through outreach programs, environmental
sosialisasi, edukasi lingkungan, dan penguatan education, and capacity building. The Company
kapasitas. Perusahaan juga membuka peluang also seeks opportunities for collaboration with
kolaborasi dengan pemangku kepentingan relevant stakeholders, including the government,
terkait, termasuk pemerintah, lembaga swadaya non-governmental organizations, academics, and
masyarakat, akademisi, dan komunitas lokal, local communities, to improve the effectiveness of
guna meningkatkan efektivitas pengelolaan dan biodiversity management and conservation.
konservasi keanekaragaman hayati.
Laporan Keberlanjutan PT FAP AGRI Tbk
107 Sustainability Report
Page 119
Tanggung Jawab Pengembangan
Kinerja Ekonomi Kinerja Lingkungan Hidup Kinerja Sosial Produk/Jasa Berkelanjutan Lain-Lain
Economic Performance Environmental Performance Social Performance Responsibility for Sustainable Miscellaneous
Product/ Service Development
Pohon Bangkirai
Kebijakan ini dilaksanakan dengan mengacu This policy is implemented in accordance with
pada ketentuan peraturan perundang-undangan applicable laws and regulations as well as
yang berlaku serta prinsip dan kriteria ISPO, dan ISPO principles and criteria, and is supported
didukung oleh sistem pemantauan, evaluasi, serta by an integrated monitoring, evaluation, and
pelaporan yang terintegrasi. Dengan menerapkan reporting system. By consistently implementing its
Kebijakan Konservasi Keanekaragaman Hayati Biodiversity Conservation Policy, FAP Agri strives to
secara konsisten, FAP Agri berupaya menjaga maintain ecosystem sustainability, protect natural
keberlanjutan ekosistem, melindungi sumber daya resources for future generations, and support the
alam bagi generasi mendatang, serta mendukung achievement of the Sustainable Development
pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan Goals (SDGs), particularly SDG 15 (Terrestrial
(SDGs), khususnya SDG 15 (Ekosistem Daratan). Ecosystems).
Pada tahun 2025, FAP Agri telah menjalankan In 2025, FAP Agri implemented a number of
sejumlah program perlindungan, pelestarian, dan biodiversity protection, conservation, and
pengembangan keanekaragaman hayati, antara development programs, including:
lain:
1. Tidak terdapat pembangunan/pembukaan 1. No construction/land clearing in conservation
lahan di area konservasi (0 Ha) dengan areas (0 Ha) with Monthly Satellite Image
Monitoring Update Citra Satelite Bulanan. Update Monitoring.
2. Seluruh area konservasi telah memiliki marking 2. All conservation areas had marking signboards
signboard (batas) areal NKT SKT sehingga (boundaries) of HCV-HCSA areas to minimize
potensi terbuka sangat kecil. the potential for opening.
3. Sosialisasi areal konservasi NKT SKT kepada 3. Familiarization of HCV-HCSA conservation
seluruh pemangku kepentingan termasuk areas to all stakeholders including contractors
kontraktor dan masyarakat sekitar. and surrounding communities.
4. Monitoring Buidiversity (Flora dan Fauna). 4. Biodiversity Monitoring (Flora and Fauna).
5. Pelaporan ke Instansi terkait (BKSDA, DLH 5. Reporting to related agencies (BKSDA,
Provinsi & Kabupaten, Dinas Perkebunan Provincial & Regency Environmental Agency,
Provinsi, Dinas Pertanian Kabupaten). Provincial Plantation Office, Regency
Agriculture Office).
Berikut adalah kinerja konservasi keanekaragaman The following are the biodiversity conservation
hayati yang dijalankan selama tahun 2025. efforts carried out during 2025.
PT FAP AGRI Tbk Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
108
Page 120
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan Tentang Laporan Tata Kelola
Penjelasan Direksi Profil Perusahaan
Sustainability Performance Keberlanjutan Keberlanjutan
Board of Directors’ Explanation Company Profile
Highlights About Sustainability Report Sustainability Governance
Konservasi Keanekaragaman Hayati
Biodiversity Conservation
Wilayah Flora dan Fauna Nama Ilmiah/Latin Status Appendix Dilindungi Dilindungi
Operasional yang Dilindungi Scientific Name/Latin IUCN Red CITES oleh PP oleh
Operational Protected Flora and List CITES 7/1999 Permen
Area Fauna IUCN Red Appendix Protected LHK
List Status by PP 106/2018
7/1999 Protected
by Permen
LHK
106/2018
Region Anggrek tebu Grammatophyllum Not Applicable - √ x
Kalimantan speciosum
Timur dan
Kalimantan Beruk Macaca nemestrina Endangered - x x
Utara
East and
Elang bondol Haliastur indus Least Concern - √ √
North
Kalimantan
Region Elang hitam Ictinaetus Least Concern - √ √
malayensis
Elang tikus Elanus caeruleus Least Concern - √ √
Kangkareng hitam Anthracoceros Vulnerable Appendix II √ √
malayanus
Kangkareng Anthracoceros Least Concern Appendix II √ √
perut-putih albirostris
Monyet Macaca fascicularis Endangered - x x
ekor-panjang
Owa kelawat Hylobates muelleri Endangered Appendix I √ √
Rangkong badak Buceros rhinoceros Vulnerable Appendix II √ √
Tengkawang Shorea pinanga Near Threatened - √ x
Tiong emas Gracula religiosa Least Concern Appendix II √ √
Region Bekantan Nasalis larvatus Endangered Appendix I √ √
Kalimantan
Timur Julang-jambul Aceros corrugatus Endangered Appendix II √ √
East hitam
Kalimantan
Region Julang emas Rhyticeros undulatus Vulnerable Appendix II √ √
Buaya sinyulong Tomistoma schlegelii Vulnerable Appendix I √ √
Kantong semar Nepenthes gracilis Least Concern Appendix II √ x
Region Buaya muara Crocodylus porosus Least Concern Appendix II √ √
Kalimantan
Utara Tengkawang Shorea stenoptera Near Threatened x √ x
North
Kalimantan
Region
Laporan Keberlanjutan PT FAP AGRI Tbk
109 Sustainability Report
Page 121
Tanggung Jawab Pengembangan
Kinerja Ekonomi Kinerja Lingkungan Hidup Kinerja Sosial Produk/Jasa Berkelanjutan Lain-Lain
Economic Performance Environmental Performance Social Performance Responsibility for Sustainable Miscellaneous
Product/ Service Development
Menebar Manfaat untuk Mencapai Pembangunan Berkelanjutan
Spreading Benefits to Achieve Sustainable Development
[GRI 3-3]
FAP Agri memandang bahwa keberlanjutan FAP Agri believes that sustainability can only be
hanya dapat dicapai apabila pertumbuhan usaha achieved if the Company’s business growth goes
Perusahaan berjalan seiring dengan penciptaan hand in hand with the creation of economic, social,
manfaat ekonomi, sosial, dan lingkungan bagi and environmental benefits for stakeholders.
para pemangku kepentingan. Oleh karena itu, Therefore, the Company is committed to spreading
Perusahaan berkomitmen untuk menebar manfaat benefits in a sustainable manner through
secara berkelanjutan melalui pengelolaan topik- the management of material topics that are
topik material yang terintegrasi dalam strategi integrated into the Company’s business strategy
bisnis dan tata kelola Perusahaan. and governance.
Pendekatan Pengelolaan Management Approach
FAP Agri mengelola topik pembangunan FAP Agri manages sustainable development topics
berkelanjutan melalui pendekatan manajemen through a management approach that includes
yang mencakup penetapan kebijakan, perencanaan policy setting, program planning, implementation,
program, implementasi, serta pemantauan dan and performance monitoring and evaluation.
evaluasi kinerja. Pendekatan ini memastikan This approach ensures that every sustainability
bahwa setiap inisiatif keberlanjutan dirancang initiative is designed to have a measurable and
untuk memberikan dampak positif yang terukur relevant positive impact on both internal and
dan relevan bagi pemangku kepentingan internal external stakeholders.
maupun eksternal.
Pengelolaan program pembangunan berkelanjutan The management of sustainable development
berada di bawah pengawasan Direksi dan programs is under the supervision of the Board
manajemen terkait, dengan pelibatan unit of Directors and relevant management, with
operasional, fungsi Sumber Daya Manusia, the involvement of operational units, Human
Sustainability, serta unit Tanggung Jawab Sosial Resources, Sustainability, and Social and
dan Lingkungan (TJSL). Seluruh program disusun Environmental Responsibility (SER) units. All
dengan mempertimbangkan hasil pemetaan programs are developed taking into account the
materialitas, kebutuhan pemangku kepentingan, results of materiality mapping, stakeholder needs,
serta keselarasan dengan Tujuan Pembangunan and alignment with the Sustainable Development
Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/ Goals (SDGs).
SDGs).
Implementasi Program Program Implementation
FAP Agri mengimplementasikan berbagai program FAP Agri implements various programs aimed
yang bertujuan untuk menciptakan nilai bersama at creating shared value, including through:
(shared value), antara lain melalui:
• Pemberdayaan ekonomi masyarakat, • Economic empowerment of the community, by
dengan mendorong keterlibatan tenaga encouraging the involvement of local workers,
kerja lokal, penguatan petani plasma dan strengthening plasma farmers and partners,
mitra, serta pengembangan usaha produktif and developing productive businesses in the
masyarakat di sekitar wilayah operasional. communities surrounding the operational
areas.
• Peningkatan kualitas sosial, melalui program • Improving social quality through
pendidikan, kesehatan, pengembangan education, health, capacity building, and
kapasitas, serta peningkatan kesejahteraan sustainable community welfare programs.
masyarakat yang berkelanjutan.
PT FAP AGRI Tbk Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
110
Page 122
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan Tentang Laporan Tata Kelola
Penjelasan Direksi Profil Perusahaan
Sustainability Performance Keberlanjutan Keberlanjutan
Board of Directors’ Explanation Company Profile
Highlights About Sustainability Report Sustainability Governance
• Pelestarian lingkungan hidup, dengan • Environmental conservation, by implementing
menerapkan praktik perkebunan kelapa sawit sustainable palm oil plantation practices,
berkelanjutan, perlindungan keanekaragaman protecting biodiversity, managing natural
hayati, pengelolaan sumber daya alam secara resources responsibly, and undertaking climate
bertanggung jawab, serta upaya mitigasi dan change mitigation and adaptation efforts.
adaptasi terhadap perubahan iklim.
• Penguatan tata kelola, melalui penerapan • Strengthening governance through the
prinsip etika bisnis, kepatuhan terhadap application of business ethics principles,
peraturan, serta transparansi dan akuntabilitas compliance with regulations, and transparency
dalam pelaksanaan program keberlanjutan. and accountability in the implementation of
sustainability programs.
Pemantauan dan Evaluasi Monitoring and Evaluation
Untuk memastikan efektivitas program, FAP To ensure the effectiveness of the program, FAP Agri
Agri secara berkala melakukan pemantauan regularly monitors and evaluates the achievements
dan evaluasi terhadap capaian dan dampak dari and impacts of each sustainable development
setiap inisiatif pembangunan berkelanjutan. initiative. The results of the evaluation are used as
Hasil evaluasi tersebut digunakan sebagai dasar a basis for making continuous improvements and
untuk melakukan perbaikan berkelanjutan serta refining strategies so that the benefits generated
penyempurnaan strategi agar manfaat yang are more optimal and on target.
dihasilkan semakin optimal dan tepat sasaran.
Dampak dan Nilai Jangka Panjang Long-Term Impact and Value
Melalui pendekatan pengelolaan yang terstruktur Through a structured and sustainable management
dan berkelanjutan, FAP Agri berupaya memastikan approach, FAP Agri endeavors to ensure that each
bahwa setiap program tidak hanya memberikan program not only provides short-term benefits but
manfaat jangka pendek, tetapi juga menciptakan also creates long-term impacts on local economic
dampak jangka panjang bagi pembangunan development, improved social quality, and
ekonomi lokal, peningkatan kualitas sosial, serta environmental sustainability. Thus, the Company
kelestarian lingkungan hidup. Dengan demikian, actively contributes to the achievement of
Perusahaan berkontribusi secara aktif terhadap sustainable development while strengthening the
pencapaian pembangunan berkelanjutan sekaligus resilience and sustainability of FAP Agri’s business
memperkuat ketahanan dan keberlanjutan bisnis in the future.
FAP Agri di masa depan
Komitmen Perusahaan terhadap kinerja ekonomi The Company’s commitment to superior economic
yang unggul diwujudkan melalui langkah-langkah performance is realized through the following
berikut: steps:
1. Menciptakan dan mendistribusikan nilai 1. Creating and distributing economic value
ekonomi secara berkelanjutan kepada in a sustainable manner to stakeholders.
pemangku kepentingan.
2. Menyediakan lapangan kerja dan mendorong 2. Providing employment opportunities and
peningkatan kesejahteraan tenaga kerja, promoting the welfare of workers, especially
khususnya masyarakat lokal. local communities.
3. Memberikan kontribusi ekonomi tidak langsung 3. Making indirect economic contributions
melalui program TJSL/CSR yang berkelanjutan through sustainable and impactful SER/CSR
dan berdampak. programs.
4. Menjunjung tinggi praktik bisnis yang etis 4. Upholding ethical business practices by
dengan menolak segala bentuk Korupsi, Kolusi, rejecting all forms of corruption, collusion, and
dan Nepotisme (KKN), monopoli usaha, serta nepotism, business monopolies, and unfair
persaingan tidak sehat. competition.
Laporan Keberlanjutan PT FAP AGRI Tbk
111 Sustainability Report
Page 123
Tanggung Jawab Pengembangan
Kinerja Ekonomi Kinerja Lingkungan Hidup Kinerja Sosial Produk/Jasa Berkelanjutan Lain-Lain
Economic Performance Environmental Performance Social Performance Responsibility for Sustainable Miscellaneous
Product/ Service Development
5. Melaksanakan kewajiban perpajakan secara 5. Complying with tax obligations in
patuh dan bertanggung jawab sesuai ketentuan accordance with applicable regulations.
yang berlaku.
6. Mengelola risiko dan peluang ekonomi yang 6. Managing economic risks and opportunities
timbul akibat perubahan iklim, dinamika pasar, arising from climate change, market dynamics,
dan kebijakan publik. and public policy.
7. Meningkatkan efisiensi dan produktivitas 7. Improving efficiency and productivity through
melalui inovasi dan pengelolaan sumber daya innovation and optimal resource management.
yang optimal.
FAP Agri berpandangan bahwa pencapaian kinerja FAP Agri believes that reliable operational
operasional yang andal dan kinerja keuangan performance and solid financial performance are
yang solid menjadi landasan bagi pertumbuhan the foundation for sustainable business growth
usaha yang berkelanjutan serta penciptaan nilai and the creation of optimal economic value for all
ekonomi yang optimal bagi seluruh pemangku stakeholders. Based on this commitment, FAP Agri
kepentingan. Berdasarkan komitmen tersebut, consistently implements best business practices,
FAP Agri secara konsisten menerapkan praktik with economic performance management
bisnis terbaik, dengan pengelolaan kinerja under the responsibility of the Company and
ekonomi berada di bawah tanggung jawab coordinated by the President Director together
Perusahaan dan dikoordinasikan oleh Direktur with the Plantation Director, Sustainability Head,
Utama bersama Direktur Plantation, Sustainability Accounting Head, and Finance Head.
Head, Accounting Head, dan Finance Head.
Perilaku Anti Persaingan Usaha
Anti-Competitive Behavior
[GRI 206-1]
FAP Agri menjunjung tinggi prinsip persaingan FAP Agri upholds the principles of fair, ethical,
usaha yang sehat, adil, dan beretika sebagai and healthy business competition as part of
bagian dari komitmen Perusahaan terhadap tata the Company’s commitment to good corporate
kelola yang baik (good corporate governance) dan governance and sustainable business practices.
praktik bisnis yang berkelanjutan. Perusahaan The Company believes that a healthy competitive
meyakini bahwa iklim persaingan yang sehat climate is an important prerequisite for creating
merupakan prasyarat penting untuk menciptakan efficiency, innovation, and long-term value for all
efisiensi, inovasi, serta nilai jangka panjang bagi stakeholders.
seluruh pemangku kepentingan.
Dalam konteks pengadaan dan hubungan dengan In the context of procurement and supplier
pemasok, FAP Agri menerapkan praktik pengadaan relationships, FAP Agri implements transparent,
yang transparan, objektif, dan akuntabel. Proses objective, and accountable procurement practices.
pemilihan mitra usaha dilakukan berdasarkan The selection process for business partners is based
kriteria yang jelas, termasuk kepatuhan terhadap on clear criteria, including compliance with laws
peraturan perundang-undangan, kompetensi, and regulations, competence, quality, reasonable
kualitas, harga yang wajar, serta komitmen prices, and commitment to environmental, social,
terhadap aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola. and governance aspects. This approach is in line
Pendekatan ini sejalan dengan prinsip GRI 204-1, with the GRI 204-1 principle, which emphasizes the
yang menekankan pentingnya praktik pengadaan importance of responsible procurement practices
yang bertanggung jawab sebagai bagian dari as part of sustainable supply chain management.
pengelolaan rantai pasok yang berkelanjutan.
PT FAP AGRI Tbk Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
112
Page 124
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan Tentang Laporan Tata Kelola
Penjelasan Direksi Profil Perusahaan
Sustainability Performance Keberlanjutan Keberlanjutan
Board of Directors’ Explanation Company Profile
Highlights About Sustainability Report Sustainability Governance
Perusahaan secara tegas melarang segala bentuk The Company strictly prohibits any practices
praktik yang berpotensi mengarah pada perilaku that could potentially lead to anti-competitive
anti persaingan usaha, seperti pengaturan harga, behavior, such as price fixing, collusion, monopoly,
kolusi, monopoli, penyalahgunaan posisi dominan, abuse of dominant position, or other actions that
maupun tindakan lain yang dapat merugikan pasar could harm the market and stakeholders. This
dan pemangku kepentingan. Komitmen tersebut commitment is outlined in internal policies, codes
dituangkan dalam kebijakan internal, kode etik, of conduct, and behavioral guidelines that all
serta pedoman perilaku yang wajib dipatuhi oleh employees and management must comply with.
seluruh karyawan dan manajemen.
Untuk memastikan kepatuhan, FAP Agri To ensure compliance, FAP Agri disseminates
melakukan sosialisasi dan internalisasi prinsip and internalizes the principles of business ethics
etika bisnis dan persaingan usaha yang sehat and fair competition to employees involved in
kepada karyawan yang terlibat dalam pengambilan business decision-making, including procurement
keputusan bisnis, termasuk fungsi pengadaan and cooperation with third parties. The Company
dan kerja sama dengan pihak ketiga. Perusahaan also provides a reporting mechanism through a
juga menyediakan mekanisme pelaporan melalui whistleblowing system (WBS) that can be used to
whistleblowing system (WBS) yang dapat report alleged violations safely and responsibly.
digunakan untuk melaporkan dugaan pelanggaran
secara aman dan bertanggung jawab.
Sepanjang periode pelaporan, FAP Agri tidak Throughout the reporting period, FAP Agri did not
menerima pengaduan maupun menghadapi receive any complaints or face sanctions related
sanksi terkait praktik anti persaingan usaha. to anti-competitive practices. This achievement
Capaian ini mencerminkan efektivitas sistem tata reflects the effectiveness of the Company’s
kelola, pengendalian internal, serta komitmen governance system, internal controls, and
Perusahaan dalam menjaga integritas dan commitment to maintaining integrity and fairness
keadilan dalam menjalankan kegiatan usaha. in conducting business activities.
Melalui penerapan prinsip persaingan usaha yang Through the application of fair competition
sehat dan praktik pengadaan yang bertanggung principles and responsible procurement practices,
jawab, FAP Agri berupaya memperkuat FAP Agri strives to strengthen stakeholder trust,
kepercayaan pemangku kepentingan, menjaga maintain supply chain sustainability, and support
keberlanjutan rantai pasok, serta mendukung the creation of a competitive and sustainable
terciptanya ekosistem bisnis yang berdaya saing business ecosystem.
dan berkelanjutan.
Aspek Material
Material Aspect
Penggunaan Material Yang Ramah Use of Environmentally Friendly Materials
Lingkungan [OJK F.5]
[OJK F.5]
Pengelolaan dan Penggunaan Kertas Paper Management and Use
Kertas merupakan salah satu material penting Paper is one of the important materials used by
yang digunakan Perusahaan dalam kegiatan the Company in office administration activities,
administrasi perkantoran, seperti korespondensi, such as correspondence, printing of operational
pencetakan dokumen operasional, dan berbagai documents, and various other needs. However,
kebutuhan lainnya. Namun, sebagai bagian dari as part of its commitment to implementing
komitmen untuk menerapkan operasional kantor environmentally friendly office operations, the
yang ramah lingkungan, Perusahaan berupaya Company strives to reduce paper consumption by
mengurangi konsumsi kertas melalui optimalisasi optimizing its use to create a more efficient work
penggunaannya guna menciptakan proses kerja process.
yang lebih efisien.
Laporan Keberlanjutan PT FAP AGRI Tbk
113 Sustainability Report
Page 125
Tanggung Jawab Pengembangan
Kinerja Ekonomi Kinerja Lingkungan Hidup Kinerja Sosial Produk/Jasa Berkelanjutan Lain-Lain
Economic Performance Environmental Performance Social Performance Responsibility for Sustainable Miscellaneous
Product/ Service Development
Memelihara Kelestarian Lingkungan Hidup Preserving Environmental Sustainability
[GRI 3-3] [GRI 3-3]
Indonesia menempati posisi strategis dalam Indonesia occupies a strategic position in the
industri kelapa sawit global dengan kontribusi global palm oil industry, contributing around 23%
sekitar 23% terhadap produksi minyak nabati to world vegetable oil production and around 58%
dunia dan sekitar 58% terhadap total produksi to total global palm oil production. Along with this
minyak sawit global. Seiring dengan peran strategis strategic role, the palm oil industry is faced with
tersebut, industri kelapa sawit dihadapkan pada increasing expectations from global stakeholders
meningkatnya ekspektasi pemangku kepentingan regarding environmental, social, and governance
global terkait kinerja lingkungan, sosial, dan tata performance. Changing consumer preferences
kelola. Perubahan preferensi konsumen yang that increasingly prioritize environmentally friendly
semakin mengutamakan produk ramah lingkungan products drive demands for the implementation of
mendorong tuntutan atas penerapan praktik responsible, sustainable, and traceable production
produksi yang bertanggung jawab, berkelanjutan, practices, as reflected in the Indonesian
dan dapat ditelusuri, sebagaimana tercermin Sustainable Palm Oil (ISPO) standards.
dalam standar Indonesian Sustainable Palm Oil
(ISPO).
Berbekal pengalaman lebih dari 25 tahun di industri With more than 25 years of experience in the palm
kelapa sawit, FAP Agri memperkuat komitmennya oil industry, FAP Agri strengthens its commitment
dalam mengelola dampak lingkungan dan to managing the environmental and social
sosial dari seluruh kegiatan operasional melalui impacts of all its operational activities through the
penerapan praktik perkebunan kelapa sawit implementation of sustainable palm oil plantation
berkelanjutan yang mengacu pada prinsip dan practices that refer to ISPO principles and criteria.
kriteria ISPO. Komitmen ini mencakup kepatuhan This commitment includes compliance with
terhadap peraturan perundang-undangan, laws and regulations, protection of biodiversity,
perlindungan keanekaragaman hayati, pencegahan prevention of deforestation and land burning,
deforestasi dan pembakaran lahan, pengelolaan responsible management of natural resources,
sumber daya alam secara bertanggung jawab, and respect for the rights of workers and local
serta penghormatan terhadap hak-hak pekerja communities.
dan masyarakat lokal.
FAP Agri mengidentifikasi pengelolaan lingkungan FAP Agri identifies environmental management
sebagai isu keberlanjutan dengan tingkat as a sustainability issue with a high level of
materialitas tinggi (High), mengingat risiko inheren materiality, given the inherent risks in plantation
dalam kegiatan operasional perkebunan, antara operations, including deforestation, habitat
lain deforestasi, degradasi habitat, penurunan degradation, biodiversity loss, environmental
keanekaragaman hayati, pencemaran lingkungan, pollution, and potential labor and social issues.
serta potensi isu ketenagakerjaan dan sosial. Therefore, the Company consistently implements
Oleh karena itu, Perusahaan secara konsisten a responsible and sustainable agricultural
menerapkan pendekatan pertanian yang approach, including the application of the
bertanggung jawab dan berkelanjutan, termasuk principles of prevention, continuous improvement,
penerapan prinsip pencegahan, perbaikan and environmental performance monitoring and
berkelanjutan (continuous improvement), evaluation mechanisms.
serta mekanisme pemantauan dan evaluasi
kinerja lingkungan.
Melalui penerapan standar ISPO secara Through the integrated application of ISPO
terintegrasi, FAP Agri berupaya memastikan standards, FAP Agri strives to ensure long-term
keberlanjutan operasional jangka panjang, operational sustainability, increase stakeholder
meningkatkan kepercayaan pemangku confidence, and make a real contribution to the
kepentingan, serta memberikan kontribusi nyata achievement of the Sustainable Development
terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Goals (SDGs).
Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/
SDGs).
PT FAP AGRI Tbk Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
114
Page 126
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan Tentang Laporan Tata Kelola
Penjelasan Direksi Profil Perusahaan
Sustainability Performance Keberlanjutan Keberlanjutan
Board of Directors’ Explanation Company Profile
Highlights About Sustainability Report Sustainability Governance
Penerapan praktik kelapa sawit berkelanjutan The implementation of sustainable palm oil
dan pertanian yang bertanggung jawab dilakukan practices and responsible agriculture is carried
dengan mengacu pada peraturan lingkungan dan out with reference to environmental regulations
prinsip-prinsip pembangunan berkelanjutan, and sustainable development principles, including:
antara lain:
1. Peraturan Pemerintah Nomor 22 Tahun 2021 1. Government Regulation No. 22 of 2021
tentang Penyelenggaraan Perlindungan dan concerning the Implementation of
Pengelolaan Lingkungan Hidup; Environmental Protection and Management;
2. Peraturan Presiden Nomor 98 Tahun 2021 2. Presidential Regulation No. 98 of 2021
tentang Nilai Ekonomi Karbon; concerning Carbon Economic Value;
3. Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan 3. Regulation of the Minister of Environment and
Kehutanan Republik Indonesia Nomor 5 Forestry of the Republic of Indonesia Number
Tahun 2021 Tentang Tata Cara Penerbitan 5 of 2021 concerning Procedures for Issuing
Persetujuan Teknis dan Surat Kelayakan Technical Approval and Operational Feasibility
Operasional Bidang Pengendalian Pencemaran Letters in the Field of Environmental Pollution
Lingkungan; dan Control; and
4. Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan 4. Ministry of Environment and Forestry
Kehutanan Republik Indonesia Nomor 6 Regulation No. 6 of 2021 concerning Procedures
Tahun 2021 Tentang Tata Cara dan Persyaratan and Requirements for the Management of
Pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya dan Hazardous and Toxic Waste.
Beracun.
FAP Agri merealisasikan komitmen lingkungan FAP Agri realizes these environmental
tersebut dengan melakukan langkah strategis, commitments by taking strategic steps, such as:
seperti:
1. Perlindungan dan konservasi menyeluruh, 1. Comprehensive protection and conservation,
terutama di area yang teridentifikasi memiliki especially in areas identified as having high
stok karbon yang tinggi (SKT) dan bernilai carbon stocks (HCS) and high conservation
konservasi tinggi (NKT); value (HCV);
2. Tidak melakukan pembangunan baru di area 2. No new development in peat areas of any
gambut dengan kedalaman berapapun; depth;
3. Memastikan seluruh aktivitas pengembangan 3. Ensuring all development activities
dilakukan dengan Tanpa Bakar (Zero Burning); are carried out with Zero Burning; and
dan
4. Terus memperbaharui knowledge terkait 4. Continuously updating knowledge related
praktik keberlanjutan untuk memastikan to sustainability practices to ensure the
implementasi best practice yang melebihi implementation of best practices that exceed
standar sertifikasi dan kepatuhan hukum. certification standards and legal compliance.
Pengelolaan kinerja lingkungan Perusahaan berada The Company’s environmental performance
di bawah koordinasi Direktur Utama, Direktur management is coordinated by the
Plantation dan Sustainability Head. President Director, Plantation Director and
Sustainability Head.
Laporan Keberlanjutan PT FAP AGRI Tbk
115 Sustainability Report
Page 127
Tanggung Jawab Pengembangan
Kinerja Ekonomi Kinerja Lingkungan Hidup Kinerja Sosial Produk/Jasa Berkelanjutan Lain-Lain
Economic Performance Environmental Performance Social Performance Responsibility for Sustainable Miscellaneous
Product/ Service Development
Aspek Energi
Energy Aspect
Efisiensi Penggunaan Energi Energy Efficiency
[OJK F.7] [GRI 302-2] [GRI 302-3] [GRI 302-4] [GRI [OJK F.7] [GRI 302-2] [GRI 302-3] [GRI 302-4] [GRI
302-5] 302-5]
Perusahaan berkomitmen untuk meningkatkan The Company is committed to improving energy
efisiensi penggunaan energi sebagai bagian dari efficiency as part of its efforts to manage
upaya pengelolaan dampak lingkungan dan environmental impacts and reduce greenhouse
pengendalian emisi gas rumah kaca. Pengelolaan gas emissions. Energy efficiency management is
efisiensi energi dilakukan melalui pemantauan carried out through regular monitoring of energy
konsumsi energi secara berkala serta penerapan consumption as well as the implementation of
berbagai inisiatif operasional yang mendukung various operational initiatives that support energy
penghematan energi. conservation.
Upaya efisiensi energi yang dilakukan Perusahaan The Company has undertaken several initiatives to
antara lain: enhance energy efficiency, including:
1. Optimalisasi penggunaan bahan bakar pada 1. Optimizing fuel consumption for operational
kendaraan dan alat operasional. vehicles and equipment.
2. Pemanfaatan biomassa berupa cangkang 2. Utilizing biomass in the form of palm kernel
sawit sebagai sumber energi alternatif pada shells as an alternative energy source in palm
operasional pabrik kelapa sawit. oil mill operations.
3. Pemeliharaan dan perawatan peralatan 3. Conducting regular maintenance of production
produksi secara berkala guna menjaga equipment to maintain operational efficiency.
efisiensi operasional.
4. Penerapan sistem pemantauan konsumsi 4. Implementing periodic energy consumption
energi secara berkala untuk mengidentifikasi monitoring systems to identify opportunities
peluang efisiensi energi. for energy efficiency improvements.
5. Peningkatan kesadaran karyawan melalui 5. Increasing employee awareness through
sosialisasi dan kampanye penghematan energi internal socialization and energy-saving
di lingkungan kerja. campaigns in the workplace.
Melalui berbagai inisiatif tersebut, Perusahaan Through these initiatives, the Company seeks to
berupaya mengoptimalkan penggunaan optimize energy use in its production processes,
energi dalam proses produksi sehingga dapat thereby reducing energy consumption intensity per
menurunkan intensitas konsumsi energi per unit unit of production while supporting more efficient
produksi serta mendukung operasional yang lebih and sustainable operations.
efisien dan berkelanjutan.
PT FAP AGRI Tbk Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
116
Page 128
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan Tentang Laporan Tata Kelola
Penjelasan Direksi Profil Perusahaan
Sustainability Performance Keberlanjutan Keberlanjutan
Board of Directors’ Explanation Company Profile
Highlights About Sustainability Report Sustainability Governance
Jumlah Energi yang Digunakan Perusahaan
Amount of Energy Used by the Company
[OJK F.6]
Total Intensitas Pemakaian Energi
Total Energy Intensity
Energi Satuan 2025 2024 2023
Energy Unit
Solar Liter 11.604.729 12.289.745 13.361.691
Solar Liter
Cangkang Sawit (sumber energi Ton 292.456 240.389 224.090
terbarukan) Tons
Palm kernel shells (renewable energy
source)
Listrik kWh 2.779.791 2.872.029 2.825.881
Electricity
Total Penggunaan Energi Gj 457.951 484.719 525.943
Total Energy Consumption
Rasio Berbanding Olah Tandan Buah Segar
Ratio of Processed Fresh Fruit Bunches
Jenis Rasio Satuan 2025 2024 2023
Type of Ratio Unit
Rasio Berbanding TBS Olah (Ton) Liter/Ton TBS 0,78 0,94 0,11
dengan Solar Liters/Ton of
Ratio of Processed Fresh Fruit Bunch Processed Fresh
(Ton) to Diesel Fuel Fruit Bunch
Rasio Berbanding TBS Olah (Ton) kWh/Ton TBS 2,42 3,07 2,62
dengan Listrik kWh/Ton of Fresh
Ratio of Processed Fresh Fruit Bunch Fruit Bunch
(Ton) to Electricity
Dari data di atas dapat disimpulkan bahwa From the data above, it can be concluded that
peningkatan rasio antara volume TBS yang diolah the increase in the ratio between the volume of
terhadap penggunaan solar dan listrik dari tahun processed FFB and the use of diesel and electricity
ke tahun mencerminkan keberhasilan FAP Agri from year to year reflects FAP Agri’s success
dalam meningkatkan efisiensi energi operasional. in improving operational energy efficiency. This
Capaian ini menunjukkan bahwa Perusahaan achievement shows that the Company is able
mampu mengoptimalkan konsumsi energi untuk to optimize energy consumption to support the
mendukung proses produksi secara lebih efektif, production process more effectively, while reducing
sekaligus menurunkan intensitas energi per the energy intensity per ton of processed FFB. This
ton TBS yang diolah. Upaya ini sejalan dengan effort is in line with FAP Agri’s commitment to
komitmen FAP Agri dalam menerapkan praktik implementing efficient and sustainable operational
operasional yang efisien dan berkelanjutan. practices.
Laporan Keberlanjutan PT FAP AGRI Tbk
117 Sustainability Report
Page 129
Tanggung Jawab Pengembangan
Kinerja Ekonomi Kinerja Lingkungan Hidup Kinerja Sosial Produk/Jasa Berkelanjutan Lain-Lain
Economic Performance Environmental Performance Social Performance Responsibility for Sustainable Miscellaneous
Product/ Service Development
Aspek Air
Water Aspect
PENGGUNAAN AIR WATER USE
Pengelolaan Penggunaan Air Water Use Management
[OJK F.8] [GRI 303-1] [GRI 303-2] [GRI 303-3] [GRI [OJK F.8] [GRI 303-1] [GRI 303-2] [GRI 303-3] [GRI
303-5] 303-5]
FAP Agri menyadari bahwa air merupakan sumber FAP Agri recognizes that water is a vital natural
daya alam yang vital bagi keberlangsungan resource for the continuity of its plantation
kegiatan operasional perkebunan dan pabrik and palm oil mill operations, as well as having
kelapa sawit, sekaligus memiliki nilai strategis bagi strategic value for the surrounding community and
masyarakat dan lingkungan sekitar. Oleh karena environment. Therefore, the Company is committed
itu, Perusahaan berkomitmen untuk mengelola to managing water use in a responsible, efficient,
penggunaan air secara bertanggung jawab, efisien, and sustainable manner in order to minimize the
dan berkelanjutan guna meminimalkan dampak impact on the availability and quality of water
terhadap ketersediaan dan kualitas sumber resources.
daya air.
Dalam pelaksanaannya, FAP Agri menerapkan In its implementation, FAP Agri applies water
pengelolaan air berbasis prinsip kehati-hatian management based on the principle of prudence
dengan mengutamakan kepatuhan terhadap by prioritizing compliance with applicable laws
peraturan perundang-undangan yang berlaku and regulations as well as ISPO sustainability
serta standar keberlanjutan ISPO. Penggunaan air standards. Water use is focused on supporting
difokuskan untuk mendukung proses operasional key operational processes, including irrigation,
utama, termasuk irigasi, proses pengolahan di processing in palm oil mills, and domestic needs
pabrik kelapa sawit, serta kebutuhan domestik of employees, while maintaining a balance
karyawan, dengan tetap memperhatikan between operational needs and environmental
keseimbangan antara kebutuhan operasional dan sustainability.
kelestarian lingkungan.
Sebagai bagian dari upaya efisiensi, FAP Agri As part of its efficiency efforts, FAP Agri regularly
melakukan pencatatan dan pemantauan secara records and monitors the volume of water
berkala atas volume pengambilan dan konsumsi withdrawal and consumption from various
air dari berbagai sumber, seperti air permukaan, sources, such as surface water, groundwater, and
air tanah, dan air hujan. Perusahaan juga rainwater. The company also identifies operational
mengidentifikasi area operasional yang berpotensi areas that are potentially at risk of water scarcity
mengalami risiko kelangkaan air serta menerapkan and implements appropriate mitigation measures,
langkah-langkah mitigasi yang sesuai, termasuk including regulating water usage patterns and
pengaturan pola penggunaan air dan peningkatan improving the efficiency of the distribution system.
efisiensi sistem distribusi.
FAP Agri mendorong penerapan praktik FAP Agri encourages the implementation of water
konservasi air melalui pemanfaatan kembali air conservation practices through water recycling
(water recycling) dan pengurangan penggunaan and reducing the use of new water, especially in
air baru, khususnya pada proses operasional operational processes where possible. At its palm
yang memungkinkan. Di pabrik kelapa sawit, oil mills, the Company manages liquid waste water
Perusahaan mengelola air limbah cair (Palm Oil (Palm Oil Mill Effluent/POME) in accordance with
Mill Effluent/POME) sesuai dengan baku mutu applicable environmental quality standards before
lingkungan yang berlaku sebelum dimanfaatkan it is reused or discharged into the environment, in
kembali atau dialirkan ke lingkungan, guna order to prevent water pollution.
mencegah pencemaran badan air.
PT FAP AGRI Tbk Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
118
Page 130
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan Tentang Laporan Tata Kelola
Penjelasan Direksi Profil Perusahaan
Sustainability Performance Keberlanjutan Keberlanjutan
Board of Directors’ Explanation Company Profile
Highlights About Sustainability Report Sustainability Governance
Selain itu, FAP Agri menerapkan langkah-langkah In addition, FAP Agri implements measures to
perlindungan terhadap daerah tangkapan air protect water catchment areas and riverbanks by
dan sempadan sungai dengan menetapkan zona establishing buffer zones, conducting reforestation,
penyangga (buffer zone), melakukan penghijauan, and preventing activities that have the potential
serta mencegah aktivitas yang berpotensi to pollute water sources. These efforts aim to
mencemari sumber air. Upaya ini bertujuan untuk maintain surface water quality and support the
menjaga kualitas air permukaan dan mendukung sustainability of aquatic ecosystems in the vicinity
keberlanjutan ekosistem perairan di sekitar of its operational areas.
wilayah operasional.
Dalam mendukung pendekatan partisipatif, FAP In supporting a participatory approach, FAP Agri
Agri juga melibatkan karyawan dan masyarakat also involves employees and the surrounding
sekitar melalui sosialisasi, edukasi, dan kampanye community through socialization, education,
penggunaan air secara bijak. Dengan penerapan and campaigns on wise water use. Through the
pengelolaan penggunaan air yang terintegrasi dan implementation of integrated and sustainable
berkelanjutan, FAP Agri berupaya mendukung water management, FAP Agri endeavors to support
ketahanan sumber daya air, meminimalkan water resource resilience, minimize environmental
dampak lingkungan, serta berkontribusi terhadap impact, and contribute to the achievement of
pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan the Sustainable Development Goals (SDGs),
(SDGs), khususnya SDG 6 (Air Bersih dan Sanitasi particularly SDG 6 (Clean Water and Sanitation).
Layak).
Jumlah dan intensitas penggunaan air di The amount and intensity of water usage at the
Perusahaan pada 3 (tiga) tahun terakhir dapat Company over the last three years are as follows:
dilihat sebagai berikut:
Uraian Satuan 2025 2024 2023
Description Unit
Jumlah Penggunaan Air m3 1.218.467 1.350.942 1.417.243
Total Water Usage
Intensitas Penggunaan Air m3/Ton TBS 0,86 1,03 1,12
Water Intensity
Pengelolaan Keanekaragaman Hayati Biodiversity Management
[OJK F.9] [OJK F.10] [GRI 304-1] [GRI 304-2] [GRI [OJK F.9] [OJK F.10] [GRI 304-1] [GRI 304-2] [GRI
304-3] [GRI 304-4] 304-3] [GRI 304-4]
Sebagian wilayah operasional FAP Agri, termasuk Part of FAP Agri’s operational area, including land
area lahan dan perkebunan, berlokasi di sekitar and plantations, is located around Protected
Kawasan Lindung serta kawasan di luar Kawasan Areas and areas outside Protected Areas that
Lindung yang memiliki Nilai Keanekaragaman have High Biodiversity Value. These areas include
Hayati Tinggi. Area tersebut mencakup wilayah regions with High Conservation Value (HCV) and
dengan Nilai Konservasi Tinggi (NKT/HCV) dan areas with High Carbon Stock (HCS). This condition
kawasan dengan Stok Karbon Tinggi (SKT/ has prompted the Company to recognize that its
HCS). Kondisi ini mendorong Perusahaan untuk operational activities have the potential to cause
menyadari bahwa aktivitas operasional yang material impacts on biodiversity sustainability.
dijalankan berpotensi menimbulkan dampak
material terhadap keberlanjutan keanekaragaman
hayati.
Laporan Keberlanjutan PT FAP AGRI Tbk
119 Sustainability Report
Page 131
Tanggung Jawab Pengembangan
Kinerja Ekonomi Kinerja Lingkungan Hidup Kinerja Sosial Produk/Jasa Berkelanjutan Lain-Lain
Economic Performance Environmental Performance Social Performance Responsibility for Sustainable Miscellaneous
Product/ Service Development
Sebagai upaya untuk mengelola dan memitigasi In an effort to manage and mitigate these potential
potensi dampak tersebut, FAP Agri menetapkan impacts, FAP Agri has established a commitment
komitmen pengelolaan kawasan konservasi to integrated conservation area management in its
yang terintegrasi dalam Kebijakan Keberlanjutan Corporate Sustainability Policy. This commitment
Perusahaan. Komitmen tersebut mencakup includes the consistent implementation of
penerapan perlindungan dan pengelolaan area protection and management of HCV and HCS
NKT dan SKT secara konsisten, serta penegakan areas, as well as the enforcement of a Zero
kebijakan tanpa pembakaran lahan (Zero Burning Burning Policy in all development and operational
Policy) dalam seluruh kegiatan pengembangan activities. These measures are part of FAP Agri’s
dan operasional. Langkah-langkah ini merupakan commitment to supporting the achievement of
bagian dari komitmen FAP Agri dalam mendukung Sustainable Development Goal (SDG) 15, which is
pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan to protect, restore, and promote the sustainable
(SDG) 15, yaitu melindungi, memulihkan, dan use of terrestrial ecosystems, responsible forest
mendorong pemanfaatan ekosistem daratan management, and efforts to prevent biodiversity
secara berkelanjutan, pengelolaan hutan yang loss.
bertanggung jawab, serta upaya pencegahan
terhadap penurunan keanekaragaman hayati.
Perlindungan dan Manajemen Area NKT Protection and Management of HCV and
dan SKT HCS Areas
FAP Agri berupaya melestarikan ekosistem FAP Agri endeavors to preserve the forest
hutan yang terdapat di dalam konsesi kami yang ecosystems within our concessions through the
diwujudkan melalui tindakan pelestarian Nilai conservation of High Conservation Value (HCV)
Konservasi Tinggi (NKT). NKT adalah kriteria dan areas. HCV is a criterion and methodology used to
metodologi yang digunakan untuk mengidentifikasi identify areas that need to be protected in order to
wilayah yang perlu dilindungi guna meminimalkan minimize the social and environmental impacts of
dampak sosial dan lingkungan yang timbul development. HCAs refer to biological, ecological,
akibat pembangunan. NKT merujuk pada nilai- social, or cultural values that are considered
nilai biologis, ekologis, sosial, atau budaya yang highly significant or important, whether nationally,
dianggap sangat signifikan atau penting, baik regionally, or globally.
secara nasional, regional, maupun global.
Berdasarkan nilai-nilai tersebut, Perusahaan Based on these values, the Company identifies
mengidentifikasi area penting seperti habitat important areas such as protected animal
satwa yang dilindungi, tempat-tempat sakral, dan habitats, sacred sites, and areas of significant
daerah yang memiliki nilai penting bagi penduduk value to local residents or indigenous communities.
setempat atau masyarakat adat. Kawasan yang Areas identified as having high conservation value
teridentifikasi sebagai memiliki nilai konservasi must be managed, monitored, and protected to
tinggi harus dikelola, dipantau, dan dilindungi ensure long-term production sustainability. HCV
untuk menjamin kelangsungan produksi jangka protection focuses on protecting these areas
panjang. Perlindungan NKT berfokus pada from activities such as poaching, illegal logging,
melindungi area tersebut dari tindakan seperti and forest fires, as well as implementing land
perburuan liar, illegal logging, kebakaran hutan, restoration measures.
serta melaksanakan tindakan restorasi lahan.
FAP Agri berkomitmen untuk mengembangkan FAP Agri is committed to developing initiatives
inisiatif yang bertujuan untuk meningkatkan dan aimed at improving and maintaining habitats in
mempertahankan habitat di wilayah NKT dengan HCV areas by identifying and protecting forests
cara melakukan identifikasi, melindungi hutan, and refraining from new development in areas
serta tidak melakukan pengembangan baru di with High Conservation Value (no deforestation).
wilayah dengan Nilai Konservasi Tinggi (tidak
ada deforestasi).
PT FAP AGRI Tbk Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
120
Page 132
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan Tentang Laporan Tata Kelola
Penjelasan Direksi Profil Perusahaan
Sustainability Performance Keberlanjutan Keberlanjutan
Board of Directors’ Explanation Company Profile
Highlights About Sustainability Report Sustainability Governance
Dalam rangka mengupayakan pelestarian NKT, To realize HCV conservation, the Company has
Perusahaan telah melakukan sejumlah kegiatan, carried out a number of activities, such as:
seperti:
1. Melaksanakan perlindungan dan pengelolaan 1. Implementing protection and management
terhadap area NKT yang berada dalam of HCV areas under the Company’s effective
kepemilikan efektif Perusahaan. ownership.
2. Melarang seluruh kegiatan perburuan di area 2. Prohibiting all hunting activities in plantation
kebun dan area NKT. areas and HCV areas.
3. Melaksanakan program sosialisasi kepada 3. Implementing awareness programs for
karyawan, pengunjung, masyarakat sekitar, employees, visitors, local communities, and
dan kontraktor untuk menjaga area NKT serta contractors to protect HCV areas and maintain
menjaga keberlanjutan flora dan fauna. the sustainability of flora and fauna.
4. Melakukan program pemantauan, pengawasan, 4. Conducting monitoring, surveillance, and
dan patroli terhadap keanekaragaman hayati. patrol programs for biodiversity.
5. Melakukan rehabilitasi dan restorasi terhadap 5. Rehabilitating and restoring critical land
lahan kritis pada areal konservasi, seperti in conservation areas, such as riverbanks,
wilayah sempadan sungai, areal rawan erosi, erosion-prone areas, and the like.
dan sejenisnya.
Dalam penerapan pendekatan NKT, kami In implementing the HCV approach, we always
senantiasa melibatkan seluruh elemen Perusahaan, involve all elements of the Company, the community,
masyarakat, dan pemangku kepentingan lainnya and other stakeholders in cooperation to preserve
dalam kerja sama untuk melestarikan lingkungan the environment and achieve sustainability in all
dan mencapai keberlanjutan dalam semua aspek. aspects.
Selain itu, Perusahaan juga memiliki pendekatan In addition, the Company also has a High
Stok Karbon Tinggi (SKT) yang didefinisikan oleh Carbon Stock (HCS) approach defined by Global
Global Land Use Change merupakan bagian dari Land Use Change, part of WWF, as a method to
WWF sebagai metode untuk membedakan antara distinguish between forests that are valuable for
hutan yang berharga untuk perlindungan, dan protection and degraded forests with low carbon
hutan yang terdegradasi dengan nilai karbon and biodiversity values. The HCS approach was
dan keanekaragaman hayati rendah. Pendekatan developed for fragmented forest landscapes in
SKT dikembangkan untuk lanskap hutan yang humid tropical areas and has been validated in
terfragmentasi di daerah tropis yang lembab, Indonesia. The HCS approach uses satellite data
dan telah divalidasi di Indonesia. Pendekatan and field observations to stratify vegetation into
SKT menggunakan data satelit dan pengamatan six different forest classes.
lapangan untuk membuat stratifikasi vegetasi ke
dalam enam kelas hutan yang berbeda.
Vegetasi dibedakan menjadi Hutan dengan Vegetation is classified into High Density Forest,
Kepadatan Tinggi, Kepadatan Sedang, dan Medium Density Forest, Low Density Forest,
Kepadatan Rendah, Hutan Muda yang Sedang Young Growing Forest, Shrubland, and Open/
Tumbuh, Semak Belukar, dan Lahan Terbuka/ Bare Land, where the first four types of forest
Kosong, di mana 4 (empat) jenis hutan pertama can be considered HCS forests. HCS also maps
dapat dianggap sebagai hutan SKT. SKT juga community land rights and use, as well as analyzes
memetakan hak dan penggunaan atas tanah small forest areas to identify forest areas worthy
masyarakat serta analisis area hutan kecil untuk of protection.
mengidentifikasi kawasan hutan yang layak
dilindungi.
Laporan Keberlanjutan PT FAP AGRI Tbk
121 Sustainability Report
Page 133
Tanggung Jawab Pengembangan
Kinerja Ekonomi Kinerja Lingkungan Hidup Kinerja Sosial Produk/Jasa Berkelanjutan Lain-Lain
Economic Performance Environmental Performance Social Performance Responsibility for Sustainable Miscellaneous
Product/ Service Development
Pembukaan Lahan Tanpa Bakar Hutan Land Clearing Without Burning Forests and
serta Pencegahan dan Penanggulangan Prevention and Control of Forest and Land
Kebakaran Hutan dan Lahan Fires
FAP Agri menyadari bahwa kegiatan operasional di FAP Agri recognizes that operational activities
sektor perkebunan kelapa sawit sering dikaitkan in the palm oil plantation sector are often
dengan isu kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). associated with the issue of forest and land fires
Risiko ini memiliki dampak serius pada lingkungan, (Karhutla). This risk has a serious impact on the
termasuk kerusakan tumbuhan dan satwa liar, environment, including damage to plants and
pencemaran udara, serta peningkatan emisi gas wildlife, air pollution, and increased greenhouse
rumah kaca. gas emissions.
Sejalan dengan Instruksi Presiden No. 11 Tahun In line with Presidential Instruction No. 11 of 2015
2015 mengenai Pengendalian Kebakaran Hutan concerning Forest and Land Fire Control, FAP Agri
dan Lahan, FAP Agri berkomitmen untuk is committed to implementing a Zero Burning
menerapkan Kebijakan Pembukaan Lahan Tanpa Policy in the expansion and replanting of oil palm
Bakar (Zero Burning Policy) dalam ekspansi dan plantations. The company is also active in forest
penanaman kembali perkebunan kelapa sawit. and land fire prevention and control efforts to
Perusahaan juga aktif dalam upaya Pencegahan preserve the environment. This policy applies not
dan Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan only to land clearing carried out by the company,
(Karhutla) untuk menjaga kelestarian lingkungan. but is also disseminated to all supplier farmers.
Kebijakan ini tidak hanya berlaku dalam hal
pembukaan lahan yang dilakukan Perusahaan,
melainkan juga disosialisasikan kepada seluruh
petani pemasok.
Seluruh konsesi FAP Agri memiliki tingkat risiko All FAP Agri concessions have a forest and land
Karhutla yang dikategorikan “SEDANG.” Dengan fire risk level categorized as “MEDIUM.” Using a
menggunakan metodologi yang sesuai dengan methodology in accordance with the guidelines
panduan yang diterbitkan oleh BPNB (Nomor published by BPNB (Number 2 of 2012), FAP Agri
2 tahun 2012), FAP Agri telah mengembangkan has developed a mitigation program that includes
program mitigasi yang mencakup pembangunan the construction of facilities necessary to deal
fasilitas yang diperlukan untuk menghadapi dan with and reduce the risk of forest and land fires.
mengurangi risiko kebakaran hutan dan lahan
(Karhutla).
Langkah-langkah mitigasi yang kami terapkan The mitigation measures we implement to
untuk mencegah dan mengatasi Karhutla prevent and address forest and land fires include:
antara lain:
1. Pembentukan tim tanggap darurat, pemadam 1. Formation of emergency response, firefighting,
kebakaran, dan patroli. and patrol teams.
2. Pemasangan menara pengawas, tanda 2. Installation of watchtowers, warning signs,
peringatan, dan informasi di lokasi-strategis. and information at strategic locations.
3. Komunikasi berkala dengan karyawan dan 3. Regular communication with employees and
masyarakat setempat mengenai risiko local communities about fire risks, prevention,
kebakaran, pencegahan, dan tindakan yang and actions to take in the event of a fire.
harus diambil jika terjadi kebakaran.
4. Pengawasan aktif dan sosialisasi, serta 4. Active monitoring and socialization, as well as
pelatihan rutin bagi personel dalam regular training for personnel in dealing with
menghadapi kebakaran hutan dan lahan. forest and land fires.
Kami juga selalu memastikan ketersediaan The Company consistenly ensures the availability
sarana dan prasarana yang diperlukan untuk of the necessary facilities and infrastructure to
mengendalikan situasi Karhutla. control forest and land fire situations.
PT FAP AGRI Tbk Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
122
Page 134
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan Tentang Laporan Tata Kelola
Penjelasan Direksi Profil Perusahaan
Sustainability Performance Keberlanjutan Keberlanjutan
Board of Directors’ Explanation Company Profile
Highlights About Sustainability Report Sustainability Governance
Penilaian Lingkungan Pemasok
Supplier Environmental Assessment
[GRI 308-1] [GRI 308-2]
Komitmen FAP Agri terhadap perlindungan FAP Agri’s commitment to environmental protection
dan pelestarian lingkungan hidup tidak hanya and conservation is not only applied to managing
diterapkan pada pengelolaan dampak lingkungan the environmental impact of the Company’s
dari aktivitas operasional Perusahaan, tetapi operational activities, but also extended to
juga diperluas ke seluruh mitra usaha dalam all business partners in the supply chain. This
rantai pasokan. Pendekatan ini dilandasi approach is based on the understanding that
oleh pemahaman bahwa upaya keberlanjutan environmental sustainability can only be achieved
lingkungan hanya dapat dicapai secara efektif effectively through integrated and synergistic
melalui kolaborasi yang terintegrasi dan sinergis collaboration between stakeholders throughout
antar para pemangku kepentingan di sepanjang the value chain.
rantai nilai.
Sejalan dengan komitmen tersebut, FAP Agri In line with this commitment, FAP Agri conducts
secara terbatas melakukan penilaian aspek limited environmental assessments of its
lingkungan terhadap pemasok dan rekanan usaha suppliers and business partners through supplier
melalui supplier environmental assessment, yang environmental assessments, which include
mencakup peninjauan tata batas lahan serta reviewing land boundaries and the existence
keberadaan kawasan hutan untuk memastikan of forest areas to ensure compliance with
kepatuhan terhadap aspek lingkungan. Selain itu, environmental aspects. In addition, the Company
Laporan Keberlanjutan PT FAP AGRI Tbk
123 Sustainability Report
Page 135
Tanggung Jawab Pengembangan
Kinerja Ekonomi Kinerja Lingkungan Hidup Kinerja Sosial Produk/Jasa Berkelanjutan Lain-Lain
Economic Performance Environmental Performance Social Performance Responsibility for Sustainable Miscellaneous
Product/ Service Development
Perusahaan secara berkala melakukan verifikasi periodically verifies the completeness and validity
terhadap kelengkapan dan keabsahan dokumen of environmental licensing documents held by
perizinan lingkungan yang dimiliki oleh pemasok suppliers and business partners as a form of
dan mitra bisnis sebagai bentuk pengawasan supervision of compliance with environmental
atas kepatuhan terhadap peraturan perundang- laws and regulations.
undangan di bidang lingkungan hidup.
Sebagai bagian dari penguatan tata kelola As part of strengthening environmental governance
lingkungan dalam rantai pasokan, FAP Agri in the supply chain, FAP Agri works with suppliers
bekerja sama dengan pemasok dalam melakukan to collect data on plantation location coordinates
pendataan koordinat lokasi kebun guna to support environmental impact mapping and
mendukung pemetaan dampak lingkungan dan permit compliance, particularly at the farmer level.
kesesuaian perizinan, khususnya pada tingkat Based on monitoring conducted, throughout 2025
petani. Berdasarkan pemantauan yang dilakukan, there were no negative and material environmental
sepanjang tahun 2025 tidak terdapat dampak impacts originating from the FAP Agri supply chain.
lingkungan yang bersifat negatif dan material yang
berasal dari rantai pasokan FAP Agri.
PT FAP AGRI Tbk Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
124
Page 136
Laporan Keberlanjutan PT FAP AGRI Tbk 125 Sustainability Report
Page 137
08
"
Kinerja sosial Perseroan mencerminkan
komitmen dalam menciptakan nilai
bersama melalui pemberdayaan
masyarakat, peningkatan kesejahteraan
karyawan, serta pembangunan
hubungan yang harmonis dengan
seluruh pemangku kepentingan. Upaya
ini dilakukan secara berkelanjutan
untuk mendukung pertumbuhan yang
inklusif dan berkelanjutan.
The Company’s social performance reflects its
commitment to creating shared value through
community empowerment, employee well-being, and
the development of harmonious relationships with all
stakeholders. These efforts are continuously carried out
to support inclusive and sustainable growth.
KINERJA
SOSIAL
Social Performance
PT FAP AGRI Tbk Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
126
Page 138
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan Tentang Laporan Tata Kelola
Penjelasan Direksi Profil Perusahaan
Sustainability Performance Keberlanjutan Keberlanjutan
Board of Directors’ Explanation Company Profile
Highlights About Sustainability Report Sustainability Governance
Komitmen Perusahaan untuk Memberikan Layanan atas Produk
dan/atau Jasa yang Setara Kepada Konsumen
Commitment to Providing Equal Products and/or Services to Consumers
[OJK F.17]
Perusahaan berkomitmen untuk memberikan The Company is committed to providing fair, equal,
layanan atas produk dan/atau jasa secara adil, and non-discriminatory services for products and/
setara, dan non-diskriminatif kepada seluruh or services to all consumers and business partners.
konsumen dan mitra usaha. Setiap konsumen Every consumer has equal access to product
memperoleh akses yang sama terhadap informasi information, service quality, and the fulfillment
produk, kualitas layanan, serta pemenuhan hak of applicable rights and obligations, regardless
dan kewajiban yang berlaku, tanpa membedakan of background, business scale, or location. This
latar belakang, skala usaha, maupun lokasi. commitment reflects the principles of good
Komitmen ini mencerminkan prinsip tata kelola corporate governance and the Company’s efforts
perusahaan yang baik serta upaya Perusahaan to build transparent and sustainable business
dalam membangun hubungan usaha yang relationships.
transparan dan berkelanjutan.
Dalam implementasinya, Perusahaan memastikan In its implementation, the Company ensures that
bahwa proses pemasaran, penjualan, dan marketing, sales, and after-sales service processes
layanan purna jual dijalankan berdasarkan are carried out based on consistent and measurable
standar operasional yang konsisten dan terukur. operational standards. Communication and
Mekanisme komunikasi dan penanganan keluhan complaint handling mechanisms are provided for
disediakan untuk seluruh konsumen sebagai all consumers as a means of conveying feedback
sarana penyampaian masukan dan penyelesaian and resolving issues objectively. Through the
permasalahan secara objektif. Melalui penerapan implementation of equitable and responsible
layanan yang setara dan bertanggung jawab, services, the Company strives to maintain
Perusahaan berupaya menjaga kepercayaan consumer trust, increase customer satisfaction,
konsumen, meningkatkan kepuasan pelanggan, and support long-term business sustainability.
serta mendukung keberlanjutan bisnis jangka
panjang.
Aspek Ketenagakerjaan
Employment Aspect
Kesetaraan Kesempatan Bekerja Equal Employment Opportunity
[OJK F.18] [OJK F.18]
Perusahaan berkomitmen untuk menerapkan The Company is committed to implementing the
prinsip kesetaraan kesempatan bekerja bagi principle of equal employment opportunities for
seluruh karyawan dan calon tenaga kerja tanpa all employees and prospective employees without
diskriminasi berdasarkan jenis kelamin, usia, latar discrimination based on gender, age, social
belakang sosial, suku, agama, maupun kondisi background, ethnicity, religion, or other conditions
lainnya yang tidak terkait dengan kompetensi dan not related to competence and performance. This
kinerja. Kebijakan ini menjadi bagian dari upaya policy is part of the Company’s efforts to build
Perusahaan dalam membangun lingkungan kerja an inclusive, fair, and mutually respectful work
yang inklusif, adil, dan saling menghargai, serta environment and to ensure that every individual has
memastikan bahwa setiap individu memiliki the same opportunity to develop and contribute
kesempatan yang sama untuk berkembang dan optimally.
berkontribusi secara optimal.
Laporan Keberlanjutan PT FAP AGRI Tbk
127 Sustainability Report
Page 139
Tanggung Jawab Pengembangan
Kinerja Ekonomi Kinerja Lingkungan Hidup Kinerja Sosial Produk/Jasa Berkelanjutan Lain-Lain
Economic Performance Environmental Performance Social Performance Responsibility for Sustainable Miscellaneous
Product/ Service Development
Dalam implementasinya, Perusahaan memastikan In its implementation, the Company ensures that
seluruh proses pengelolaan sumber daya all human resource management processes, from
manusia, mulai dari rekrutmen, penempatan, recruitment, placement, competency development,
pengembangan kompetensi, hingga promosi, to promotion, are carried out objectively and
dilakukan secara objektif dan transparan transparently based on qualifications, capabilities,
berdasarkan kualifikasi, kapabilitas, dan and organizational needs. The Company also
kebutuhan organisasi. Perusahaan juga mendorong encourages the implementation of a work
penerapan budaya kerja yang menjunjung tinggi culture that upholds professionalism and respect
profesionalisme dan penghormatan terhadap hak for human rights. Through this commitment,
asasi manusia. Melalui komitmen ini, Perusahaan the Company endeavors to create a diverse,
berupaya menciptakan tenaga kerja yang beragam, competent, and sustainable workforce to support
kompeten, dan berkelanjutan guna mendukung the achievement of the Company’s long-term
pencapaian kinerja jangka panjang Perusahaan. performance.
Tenaga Kerja Paksa dan Tenaga Kerja Anak Forced Labor and Child Labor
[OJK F.19] [OJK F.19]
FAP Agri menempatkan penghormatan terhadap FAP Agri places respect for human rights as the
hak asasi manusia sebagai fondasi dalam seluruh foundation of all of the Company’s operational
aktivitas operasional dan rantai nilai Perusahaan. activities and value chain. In the context of
Dalam konteks ketenagakerjaan, Perusahaan employment, the Company is committed to
berkomitmen untuk mencegah dan meniadakan preventing and eliminating all forms of child labor
segala bentuk pekerja anak serta kerja paksa, and forced labor, in line with national laws and
sejalan dengan peraturan perundang-undangan regulations, international labor principles, and
nasional, prinsip-prinsip ketenagakerjaan applicable sustainability standards.
internasional, serta standar keberlanjutan yang
berlaku.
FAP Agri memiliki kebijakan ketenagakerjaan FAP Agri has an employment policy that strictly
yang secara tegas melarang penggunaan pekerja prohibits the use of child labor and forced or
anak dan praktik kerja paksa atau kerja wajib. compulsory labor practices. This policy refers to
Kebijakan ini mengacu pada ketentuan Undang- the provisions of the Indonesian Manpower Act,
Undang Ketenagakerjaan di Indonesia, konvensi International Labor Organization (ILO) conventions,
International Labour Organization (ILO), serta and internationally recognized human rights
prinsip hak asasi manusia yang diakui secara principles.
internasional.
Perusahaan menetapkan batas usia minimum The Company sets a minimum age limit for
tenaga kerja yang dipekerjakan, yaitu sekurang- employment at 18 years old and does not tolerate
kurangnya 18 tahun, dan tidak mentoleransi any form of underage recruitment or practices
segala bentuk perekrutan tenaga kerja di bawah that restrict workers’ freedom, including forced
umur maupun praktik yang membatasi kebebasan labor, labor under duress, human trafficking, or
pekerja, termasuk kerja paksa, kerja dengan withholding of personal documents.
paksaan, perdagangan manusia, atau penahanan
dokumen pribadi.
Dalam praktiknya, FAP Agri menerapkan proses In practice, FAP Agri implements a transparent
rekrutmen dan administrasi ketenagakerjaan yang and well-documented recruitment and
transparan dan terdokumentasi dengan baik. employment administration process. The age
Verifikasi usia calon karyawan dilakukan melalui of prospective employees is verified through the
pemeriksaan dokumen identitas resmi sebagai examination of official identity documents as
bagian dari prosedur rekrutmen. Selain itu, seluruh part of the recruitment procedure. In addition,
PT FAP AGRI Tbk Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
128
Page 140
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan Tentang Laporan Tata Kelola
Penjelasan Direksi Profil Perusahaan
Sustainability Performance Keberlanjutan Keberlanjutan
Board of Directors’ Explanation Company Profile
Highlights About Sustainability Report Sustainability Governance
hubungan kerja didasarkan pada kesepakatan yang all employment relationships are based on
sah, sukarela, dan dituangkan dalam perjanjian valid, voluntary agreements and are set out in
kerja sesuai ketentuan yang berlaku. employment agreements in accordance with
applicable regulations.
Perusahaan memastikan bahwa karyawan bekerja The Company ensures that employees work
tanpa tekanan, ancaman, atau kewajiban yang without pressure, threats, or coercive obligations,
bersifat memaksa, serta memiliki kebebasan and have the freedom to terminate their
untuk mengakhiri hubungan kerja sesuai employment relationship in accordance with the
dengan mekanisme yang diatur dalam peraturan mechanisms stipulated in laws and regulations
perundang-undangan dan perjanjian kerja. and employment agreements.
FAP Agri secara berkala melakukan pemantauan FAP Agri regularly monitors and supervises the
dan pengawasan terhadap potensi risiko pekerja potential risks of child labor and forced labor, both
anak dan kerja paksa, baik dalam kegiatan in the Company’s operational activities and in its
operasional Perusahaan maupun dalam hubungan relationships with business partners and suppliers.
dengan mitra bisnis dan pemasok. Pengawasan This supervision is carried out through internal
ini dilakukan melalui evaluasi internal, kepatuhan evaluations, compliance with policies, and the
terhadap kebijakan, serta integrasi prinsip integration of responsible employment principles
ketenagakerjaan yang bertanggung jawab dalam in the supplier selection and assessment process.
proses pemilihan dan penilaian pemasok.
Sebagai bagian dari sistem tata kelola, As part of its governance system, the Company
Perusahaan menyediakan mekanisme pengaduan provides a complaint and reporting mechanism
dan pelaporan melalui whistleblowing system dan through a whistleblowing system and grievance
grievance mechanism yang dapat diakses oleh mechanism that can be accessed by employees
karyawan dan pemangku kepentingan lainnya and other stakeholders to report alleged violations
untuk melaporkan dugaan pelanggaran terkait related to labor rights, including child labor and
hak ketenagakerjaan, termasuk pekerja anak dan forced labor.
kerja paksa.
Terkait pemberlakuan jam kerja, FAP Agri mengacu Regarding the implementation of working hours,
pada Undang-Undang No. 13 Tahun 2003 tentang FAP Agri refers to Law No. 13 of 2003 concerning
Ketenagakerjaan, yang mengatur bahwa setiap Manpower, which stipulates that every employer
pengusaha untuk melaksanakan ketentuan jam must implement working hours of 7-8 hours/day
kerja 7-8 jam/hari dan 40 jam/minggu untuk 5-6 and 40 hours/week for 5-6 working days. Based
hari kerja. Atas dasar ini, FAP Agri telah menetapkan on this, FAP Agri has set its working hours from
jam kerja perusahaan yakni pada pukul 08.30–17.30 08:30 to 17:30 with a 1-hour break, as stipulated in
dengan 1 jam istirahat di dalamnya sebagaimana company regulations.
tertuang dalam peraturan perusahaan.
Uraian Pekerja Non Shift Pekerja Shift
Description Non-Shift Workers Shift Workers
Hari kerja
5 5
Working Days
Jam kerja Menyesuaikan tugas dan tempat bekerja
08.30-17.30
Working Days Adjusted to tasks and work location
Hak Cuti Mulai dari 12 hari Mulai dari 12 hari
Leave Entitlement From 12 days From 12 days
Laporan Keberlanjutan PT FAP AGRI Tbk
129 Sustainability Report
Page 141
Tanggung Jawab Pengembangan
Kinerja Ekonomi Kinerja Lingkungan Hidup Kinerja Sosial Produk/Jasa Berkelanjutan Lain-Lain
Economic Performance Environmental Performance Social Performance Responsibility for Sustainable Miscellaneous
Product/ Service Development
Memberdayakan Sumber Daya Manusia Empowering Human Resources
[GRI 3-3] [GRI 3-3]
Pemberdayaan Sumber Daya Manusia (SDM) Human Resource Empowerment is one of FAP Agri’s
merupakan salah satu topik material FAP material topics, considering that the Company’s
Agri, mengingat keberhasilan operasional dan operational success and business sustainability
keberlanjutan usaha Perusahaan sangat bergantung are highly dependent on the quality, competence,
pada kualitas, kompetensi, kesejahteraan, serta welfare, and involvement of its workforce. FAP
keterlibatan tenaga kerja. FAP Agri memandang Agri views human resources not only as a factor
SDM tidak hanya sebagai faktor produksi, tetapi of production, but also as strategic partners who
sebagai mitra strategis yang berperan penting play an important role in creating long-term value
dalam menciptakan nilai jangka panjang bagi for the Company and its stakeholders.
Perusahaan dan para pemangku kepentingan.
Pendekatan Pengelolaan Management Approach
FAP Agri mengelola isu pemberdayaan SDM FAP Agri manages HR empowerment issues
melalui pendekatan terintegrasi yang mencakup through an integrated approach that encompasses
kebijakan, tata kelola, sistem operasional, serta policies, governance, operational systems, and
mekanisme pemantauan dan evaluasi. Pendekatan monitoring and evaluation mechanisms. This
ini dirancang untuk memastikan terpenuhinya approach is designed to ensure that workers’
hak-hak pekerja, peningkatan kapasitas dan rights are fulfilled, capacity and competence are
kompetensi, serta terciptanya lingkungan kerja enhanced, and a safe, inclusive, and productive
yang aman, inklusif, dan produktif. work environment is created.
Pengelolaan aspek SDM berada di bawah The management of human resources aspects is
tanggung jawab Direksi dan manajemen terkait, the responsibility of the Board of Directors and
yang didukung oleh unit Sumber Daya Manusia, relevant management, supported by the Human
Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3), serta Resources, Occupational Health and Safety (OHS)
fungsi Sustainability. Kebijakan dan program units, and the Sustainability function. Human
SDM disusun dengan mengacu pada peraturan resources policies and programs are developed
perundang-undangan ketenagakerjaan yang with reference to applicable labor laws and
berlaku di Indonesia, prinsip-prinsip HAM, serta regulations in Indonesia, human rights principles,
standar keberlanjutan yang relevan. and relevant sustainability standards.
Kebijakan dan Komitmen Policies and Commitments
FAP Agri menetapkan berbagai kebijakan untuk FAP Agri has established various policies to
mendukung pemberdayaan SDM, antara lain support human resource empowerment, including
kebijakan ketenagakerjaan, pengembangan policies on employment, competency development,
kompetensi, kesehatan dan keselamatan kerja, occupational health and safety, equal employment
kesetaraan kesempatan kerja, serta kebijakan opportunities, and anti-discrimination. The
anti-diskriminasi. Perusahaan berkomitmen untuk company is committed to upholding the principles
menjunjung tinggi prinsip keadilan, inklusivitas, of fairness, inclusiveness, and respect for human
dan penghormatan terhadap martabat manusia dignity in all employment practices.
dalam seluruh praktik ketenagakerjaan.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui This commitment is realized through the provision
pemberian kesempatan kerja yang setara, sistem of equal employment opportunities, a fair
remunerasi yang adil dan kompetitif, perlindungan and competitive remuneration system, worker
tenaga kerja, serta penyediaan sarana pengaduan protection, and the provision of complaint facilities
dan mekanisme penyelesaian keluhan yang dapat and complaint resolution mechanisms that are
diakses oleh seluruh karyawan. accessible to all employees.
PT FAP AGRI Tbk Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
130
Page 142
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan Tentang Laporan Tata Kelola
Penjelasan Direksi Profil Perusahaan
Sustainability Performance Keberlanjutan Keberlanjutan
Board of Directors’ Explanation Company Profile
Highlights About Sustainability Report Sustainability Governance
Implementasi Program Program Implementation
Dalam implementasinya, FAP Agri menjalankan FAP Agri implements various human resource
berbagai program pemberdayaan SDM yang empowerment programs, including:
mencakup:
• Pengembangan kompetensi dan kapasitas, • Competency and capacity development
melalui pelatihan teknis, pelatihan through technical training, leadership
kepemimpinan, serta peningkatan training, and skills improvement in line with
keterampilan sesuai kebutuhan operasional operational needs and industry developments.
dan perkembangan industri.
• Peningkatan kesejahteraan karyawan, melalui • Improvement of employee welfare through
sistem pengupahan yang sesuai dengan a remuneration system that complies with
ketentuan pemerintah, program jaminan government regulations, social security
sosial, jaminan kesehatan, dan program programs, health insurance, and pension
pensiun. programs.
• Penerapan Kesehatan dan Keselamatan Kerja • Implementation of Occupational Health and
(K3), guna meminimalkan risiko kecelakaan Safety (OHS) to minimize the risk of workplace
kerja dan penyakit akibat kerja serta accidents and occupational diseases and
menciptakan lingkungan kerja yang aman dan create a safe and healthy working environment.
sehat.
• Pemberdayaan tenaga kerja lokal, dengan • Empowerment of local workers, by prioritizing
memberikan prioritas pada perekrutan the recruitment of people from the communities
masyarakat di sekitar wilayah operasional surrounding the operational areas as a form
sebagai bentuk kontribusi terhadap of contribution to local social and economic
pembangunan sosial dan ekonomi lokal. development.
Pemantauan dan Evaluasi Monitoring and Evaluation
FAP Agri secara berkala melakukan pemantauan FAP Agri regularly monitors and evaluates
dan evaluasi atas efektivitas pengelolaan aspek the effectiveness of HR management through
SDM melalui indikator kinerja, audit internal, performance indicators, internal audits, and
serta mekanisme pelaporan dan pengaduan. reporting and complaint mechanisms. The
Hasil pemantauan tersebut menjadi dasar results of this monitoring form the basis for the
bagi Perusahaan untuk melakukan perbaikan Company to make continuous improvements in HR
berkelanjutan (continuous improvement) dalam management.
pengelolaan SDM.
Selain itu, masukan dari karyawan dan pemangku In addition, input from employees and other
kepentingan lainnya menjadi bagian penting stakeholders is an important part of the evaluation
dalam proses evaluasi guna memastikan bahwa process to ensure that the policies and programs
kebijakan dan program yang dijalankan tetap implemented remain relevant, effective, and in
relevan, efektif, dan selaras dengan prinsip line with the principles of sustainability.
keberlanjutan.
Dampak dan Nilai yang Diciptakan Impact and Value Created
Melalui pengelolaan dan pemberdayaan SDM Through responsible human resource management
yang bertanggung jawab, FAP Agri berupaya and empowerment, FAP Agri endeavors to create
menciptakan dampak sosial yang positif, berupa a positive social impact in the form of increased
peningkatan kompetensi dan produktivitas tenaga workforce competence and productivity, the
kerja, terciptanya hubungan industrial yang creation of harmonious industrial relations, and
harmonis, serta kontribusi terhadap peningkatan contributions to improving the quality of life of
kualitas hidup karyawan dan masyarakat sekitar. employees and the surrounding community. This
Laporan Keberlanjutan PT FAP AGRI Tbk
131 Sustainability Report
Page 143
Tanggung Jawab Pengembangan
Kinerja Ekonomi Kinerja Lingkungan Hidup Kinerja Sosial Produk/Jasa Berkelanjutan Lain-Lain
Economic Performance Environmental Performance Social Performance Responsibility for Sustainable Miscellaneous
Product/ Service Development
Pendekatan ini sekaligus mendukung ketahanan approach also supports the Company’s business
bisnis Perusahaan dan penciptaan nilai jangka resilience and the creation of sustainable long-
panjang yang berkelanjutan. term value.
Penerapan praktik ketenagakerjaan di Perusahaan The implementation of labor practices in the
dilakukan dengan mengacu pada: Company is carried out in accordance with:
1. Undang-Undang No. 1 Tahun 1970 tentang 1. Law No. 1 of 1970 concerning Occupational
Keselamatan Kerja Safety;
2. Undang-Undang No. 23 tahun 1992 tentang 2. Law No. 23 of 1992 concerning Health;
Kesehatan
3. Undang-Undang No. 13 Tahun 2003 tentang 3. Law No. 13 of 2003 concerning Labor;
Ketenagakerjaan
4. Undang-undang No. 11 Tahun 2020 tentang 4. Law No. 11 of 2020 concerning Job Creation
Cipta Kerja (UU Cipta Kerja) Undang-Undang (Job Creation Law) Labor Law;
Ketenagakerjaan
5. Sustainable Development Goals (SDGs) 5. Sustainable Development Goals (SDGs)
Tujuan 5 Mencapai kesetaraan gender dan Goal 5 Achieve gender equality and
memberdayakan semua perempuan dan anak empower all women and girls;
perempuan
6. Sustainable Development Goals (SDGs) 6. Sustainable Development Goals (SDGs) Goal 8
Tujuan 8 Mendukung pertumbuhan ekonomi Promote sustained, inclusive, and sustainable
yang inklusif dan berkelanjutan, tenaga kerja economic growth, full and productive
penuh dan produktif dan pekerjaan yang layak employment, and decent work for all.
bagi semua.
Pengelolaan kinerja Ketenagakerjaan dan Hak Labor and Human Rights Performance
Asasi Manusia serta Pengembangan dan Pelatihan Management, as well as Talent Development and
Bakat berada di bawah koordinasi Direktur Utama, Training, are coordinated by the President Director,
Director Plantation, Human Resources Dept. Head, Plantation Director, Human Resources Head, and
dan Sustainability Head. Sustainability Head .
Profil SDM Perusahaan Human Resources Profile
[OJK F.18] [OJK F.19] [GRI ¬2-7] [GRI 2-8] [GRI [OJK F.18] [OJK F.19] [GRI 2-7] [GRI 2-8] [GRI 401-
401-1] [GRI 405-1] 1] [GRI 405-1]
Rekrutmen Recruitment
Dalam membangun ekosistem Sumber Daya In building a professional and competitive human
Manusia yang profesional dan berdaya saing, resource ecosystem, FAP Agri continuously
FAP Agri senantiasa mengoptimalkan proses optimizes its recruitment process in a structured,
rekrutmen secara terstruktur, efektif, dan efisien effective, and efficient manner to obtain
guna memperoleh tenaga kerja yang memiliki workers whose competencies are in line with
kompetensi selaras dengan kebutuhan bisnis serta the Company’s business and operational needs.
operasional Perusahaan. Dalam pelaksanaannya, In its implementation, the Company applies
Perusahaan menerapkan tahapan rekrutmen a systematic and comprehensive recruitment
yang sistematis dan menyeluruh untuk menarik process to attract and select talented, capable,
dan menyeleksi talenta-talenta berkualitas, and resilient individuals with integrity, taking
kapabel, berintegritas, serta resilien, dengan into account the competency requirements for
mempertimbangkan persyaratan kompetensi pada each position and suitability with the applicable
setiap posisi dan kesesuaian dengan struktur organizational structure.
organisasi yang berlaku.
PT FAP AGRI Tbk Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
132
Page 144
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan Tentang Laporan Tata Kelola
Penjelasan Direksi Profil Perusahaan
Sustainability Performance Keberlanjutan Keberlanjutan
Board of Directors’ Explanation Company Profile
Highlights About Sustainability Report Sustainability Governance
Dalam penyelenggaraan proses rekrutmen In conducting the recruitment process, FAP Agri
tersebut, FAP Agri menjunjung tinggi prinsip upholds the principles of equality, inclusiveness,
kesetaraan, inklusivitas, dan non-diskriminasi. and non-discrimination. The Company provides
Perusahaan membuka akses kesempatan kerja equal employment opportunities for all members
yang setara bagi seluruh lapisan masyarakat of society regardless of gender, ethnic background,
tanpa membedakan jenis kelamin, latar belakang race, religion, or class. In addition, the Company
suku, ras, agama, maupun golongan. Selain sets a minimum age requirement for employees,
itu, Perusahaan menetapkan persyaratan usia which is at least 18 years old, in accordance with
minimum bagi tenaga kerja, yaitu sekurang- the provisions of labor laws and regulations, as
kurangnya 18 tahun, sesuai dengan ketentuan a form of commitment to prevent and eliminate
peraturan perundang-undangan di bidang child labor practices in all of the Company’s
ketenagakerjaan, sebagai bentuk komitmen untuk operational activities.
mencegah dan meniadakan praktik pekerja anak
dalam seluruh aktivitas operasional Perusahaan.
Sepanjang tahun 2025, Perusahaan telah Throughout 2025, the Company recruited 3,977
melakukan rekrutmen sebanyak 3.977 karyawan employees to fill various positions. The details of
untuk menempati berbagai posisi. Adapun rincian employee recruitment as of December 31, 2025 are
rekrutmen karyawan hingga 31 Desember 2025 as follows:
dapat dilihat sebagai berikut:
Uraian 2025 2024 2023
Description
Jenis Kelamin / Gender
Pria 2.605 3.390 4.348
Male
Wanita 1.372 1.762 2.115
Female
Jumlah 3.977 5.152 6.463
Total
Usia / Age
< 30 tahun/years old 2.441 2.864 3.652
30-50 tahun/years old 1.535 2.286 2.807
> 50 tahun/years old 1 2 4
Jumlah 3.977 5.152 6.463
Total
Lokasi Kerja / Work Location
Kalimantan Timur 1.526 2.746 3.122
East Kalimantan
Kalimantan Utara 2.424 2.339 3.235
North Kalimantan
Riau 21 58 84
Jakarta 6 9 22
Jumlah 3.977 5.152 6.463
Total
Laporan Keberlanjutan PT FAP AGRI Tbk
133 Sustainability Report
Page 145
Tanggung Jawab Pengembangan
Kinerja Ekonomi Kinerja Lingkungan Hidup Kinerja Sosial Produk/Jasa Berkelanjutan Lain-Lain
Economic Performance Environmental Performance Social Performance Responsibility for Sustainable Miscellaneous
Product/ Service Development
Demografi Karyawan Employee Demographics
Per 31 Desember 2025, jumlah karyawan As of December 31, 2025, the Company’s total
Perusahaan secara konsolidasian tercatat consolidated workforce was recorded at 14,671
sebanyak 14.671 orang, mengalami penurunan employees, representing a decrease of 1,236
sebanyak 1.236 orang atau 7,8% jika dibandingkan employees or 7.8% compared to 2024, which totaled
dengan tahun 2024 yang sebanyak 15.907 orang. 15,907 employees. This decrease was attributable
Penurunan ini disebabkan oleh optimalisasi to organizational structure optimization and
struktur organisasi serta efisiensi operasional yang operational efficiency initiatives undertaken by
dilakukan Perusahaan dalam rangka meningkatkan the Company to enhance productivity and overall
produktivitas dan efektivitas kinerja. performance effectiveness.
2025 2024
Uraian
Description Laki-Laki Perempuan Jumlah Laki-Laki Perempuan Jumlah
Male Female Total Male Female Total
Karyawan Tetap
10.096 4.575 14.671 11.059 4.848 15.907
Permanent Employees
Karyawan Kontrak
- - - - - -
Contract Employees
Jumlah
10.096 4.575 14.671 11.059 4.848 15.907
Total
Demografi Karyawan berdasarkan Jenjang Jabatan (Orang)
Employee Demographics by Position Hierarchy (People)
Senior Manager 28 - 28 20 - 20
Manager 45 1 46 39 1 40
Assistant Manager 71 5 76 65 5 70
Officer 327 35 362 282 31 313
Clerk 6 6 12 5 7 12
PBT 625 152 777 724 165 889
KHT 8.994 4.376 13.370 9.924 4.639 14.563
Jumlah
10.096 4.575 14.671 11.059 4.848 15.907
Total
Demografi Karyawan berdasarkan Tingkat Pendidikan (Orang)
Employee Demographics by Educational Level (People)
Pascasarjana
7 2 9 3 2 5
Postgraduate
Sarjana
566 199 765 527 135 662
Undergraduate
Diploma 102 93 195 153 56 209
SMA/SMK
1.984 757 2.741 1.954 834 2.788
Senior High/Vocational School
SMP
1.571 665 2.236 1.578 656 2.234
Junior High School
SD
5.866 2.859 8.725 6.844 3.165 10.009
Elementary School
Jumlah
10.096 4.575 14.671 11.059 4.848 15.907
Total
PT FAP AGRI Tbk Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
134
Page 146
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan Tentang Laporan Tata Kelola
Penjelasan Direksi Profil Perusahaan
Sustainability Performance Keberlanjutan Keberlanjutan
Board of Directors’ Explanation Company Profile
Highlights About Sustainability Report Sustainability Governance
2025 2024
Uraian
Description Laki-Laki Perempuan Jumlah Laki-Laki Perempuan Jumlah
Male Female Total Male Female Total
Demografi Karyawan berdasarkan Usia
Employee Demographics by Age
> 50 Tahun | Years Old 241 46 287 230 35 265
41-50 Tahun | Years Old 1.501 558 2.059 1.629 596 2.225
31-40 Tahun | Years Old 3.459 1.759 5.218 3.825 1.916 5.741
18-30 Tahun | Years Old 4.895 2.212 7.107 5.375 2.301 7.676
Jumlah
10.096 4.575 14.671 11.059 4.848 15.907
Total
Demografi Karyawan Berdasarkan Lokasi Kerja
Employee Demographics by Work Location
Lokasi Kerja
2025 2024
Work Location
Kalimantan Timur 5.948 6.738
East Kalimantan
Kalimantan Utara 8.376 8.788
North Kalimantan
Riau 261 277
Jakarta 86 104
Jumlah 14.671 15.907
Total
Hingga akhir tahun 2025, FAP Agri tidak As of the end of 2025, FAP Agri had not employed
mempekerjakan pekerja yang tidak berstatus workers who were not employees. All workers in the
karyawan. Seluruh pekerja di Perusahaan Company are permanent employees and contract
berstatus karyawan tetap dan karyawan kontrak employees with equal rights and opportunities in
dengan hak dan kesempatan yang setara sesuai accordance with their respective positions.
dengan posisi masing-masing karyawan.
Tingkat Perputaran Karyawan Employee Turnover Rate
Pada tahun 2025, tingkat perputaran karyawan In 2025, the Company’s employee turnover rate
(turnover) Perusahaan tercatat sebesar 26,22% was recorded at 26,22% or an increase compared
atau mengalami kenaikan jika dibanding tahun to 2024, which was 25.30%. This turnover occurred
2024 yang sebesar 25,30%. Turnover ini terjadi due to the termination of employment of a number
sehubungan dengan adanya pemberhentian of employees for various reasons, ranging from
hubungan kerja sejumlah karyawan karena normal retirement, resignation, or dismissal
berbagai sebab, mulai dari pensiun normal, (layoffs). The employee turnover rate over the last
mengundurkan diri atau karena diberhentikan 3 (three) years can be seen as follows:
(PHK). Tingkat turnover karyawan dalam kurun
waktu 3 (tiga) tahun terakhir dapat dilihat sebagai
berikut:
Laporan Keberlanjutan PT FAP AGRI Tbk
135 Sustainability Report
Page 147
Tanggung Jawab Pengembangan
Kinerja Ekonomi Kinerja Lingkungan Hidup Kinerja Sosial Produk/Jasa Berkelanjutan Lain-Lain
Economic Performance Environmental Performance Social Performance Responsibility for Sustainable Miscellaneous
Product/ Service Development
Tahun / Year
Uraian
Description
2025 2024 2023
Jumlah Karyawan Keluar 5.213 5.388 3.522
Number of Employees Leaving
Persentase Turnover 26,22% 25,30% 17,91%
Turnover Rate
Upah Minimum Regional Regional Minimum Wage
[OJK F.20] [OJK F.20]
FAP Agri menegaskan komitmennya untuk FAP Agri affirms its commitment to strengthening
memperkuat keterikatan serta komitmen employee engagement and commitment through
karyawan melalui penerapan kebijakan the implementation of a remuneration policy that
remunerasi yang adil, proporsional, dan selaras is fair, proportional, and in line with labor laws
dengan ketentuan peraturan perundang- and regulations. A competitive and balanced wage
undangan di bidang ketenagakerjaan. Skema scheme, which is structured based on the level of
pengupahan yang kompetitif dan berimbang, yang responsibility and role of each position, is believed
disusun berdasarkan tingkat tanggung jawab dan to be able to encourage continuous improvement
peran masing-masing jabatan, diyakini mampu in employee performance and productivity.
mendorong peningkatan kinerja dan produktivitas
karyawan secara berkelanjutan.
Dalam penetapan dan implementasi kebijakan In determining and implementing its remuneration
pengupahan, FAP Agri menjunjung tinggi prinsip policy, FAP Agri upholds the principles of equality
kesetaraan dan inklusivitas dengan memastikan and inclusiveness by ensuring that there is no
tidak adanya perbedaan perlakuan berdasarkan discrimination based on religion, gender, race,
agama, jenis kelamin, ras, maupun latar belakang or other backgrounds, as an effort to prevent all
lainnya, sebagai upaya pencegahan terhadap forms of discrimination in the workplace.
segala bentuk diskriminasi di lingkungan kerja.
Jenis Kelamin Karyawan Jumlah Promosi Jumlah Karyawan % Promosi
Employee Gender Number of Promotions Number of Employees % of Promotions
Pria/Male 8 10.096 0,08%
Wanita/Female 1 4.575 0,02%
Upah Karyawan Entry Level terhadap Upah Minimum Provinsi
Entry Level Employee Wages to Provincial Minimum Wage
Wilayah UMP Upah Karyawan Baru Persentase
Employee Gender (Rp) New Employee Wages (Rp) % of Promotions
Kalimantan Timur 3.952.234 3.952.234 100%
East Kalimantan
Kalimantan Utara 3.661.310 3.661.310 100%
North Kalimantan
Riau 3.675.937 3.675.937 100%
Jakarta 5.396.761 5.396.761 100%
PT FAP AGRI Tbk Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
136
Page 148
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan Tentang Laporan Tata Kelola
Penjelasan Direksi Profil Perusahaan
Sustainability Performance Keberlanjutan Keberlanjutan
Board of Directors’ Explanation Company Profile
Highlights About Sustainability Report Sustainability Governance
Perbedaan Tunjangan yang Diberikan kepada Karyawan Tetap dan Tidak Tetap
Benefit Differences between Permanent and Non-Permanent Employees
Karyawan Tetap
Permanent Employees
Uraian
Description
Staf Non Staf
Staff Non-Staff
Asuransi Jiwa √ √
Life Insurance
Perawatan Kesehatan √ √
Health Care
Cuti Melahirkan √ √
Maternity Leave
Klaim Pengobatan √ X
Medical Claims
BPJS TK Employment √ √
Social Security
Lembur/Premi dan Insentif √ √
Overtime/Premiums and Incentives
Natura Non-Cash √ √
Benefits
Tunjangan Transport √ X
Transport Allowance
Lingkungan Kerja yang Layak dan Aman Decent and Safe Working Environment
[OJK F.21] [OJK F.21]
Perusahaan berkomitmen untuk menyediakan The Company is committed to providing a decent,
lingkungan kerja yang layak, aman, dan sehat safe, and healthy working environment for all
bagi seluruh karyawan sebagai bagian dari employees as part of its social responsibility and
tanggung jawab sosial dan penerapan tata kelola the implementation of good corporate governance.
perusahaan yang baik. Perusahaan meyakini bahwa The Company believes that occupational safety
keselamatan dan kesehatan kerja merupakan and health are fundamental rights of every
hak fundamental setiap pekerja serta menjadi worker and a key prerequisite for productive and
prasyarat utama bagi keberlangsungan operasional sustainable operations. Therefore, Occupational
yang produktif dan berkelanjutan. Oleh karena Health and Safety (OHS) aspects are integrated
itu, aspek Kesehatan dan Keselamatan Kerja into all of the Company’s operational activities.
(K3) diintegrasikan ke dalam seluruh aktivitas
operasional Perusahaan.
Dalam pelaksanaannya, Perusahaan menerapkan The Company implements an OHS management
sistem manajemen K3 yang mengacu pada system that refers to the provisions of applicable
ketentuan peraturan perundang-undangan yang laws and regulations, supported by the provision
berlaku, didukung dengan penyediaan fasilitas of adequate work facilities, the use of personal
kerja yang memadai, penggunaan alat pelindung protective equipment, and the implementation
diri, serta pelaksanaan pelatihan dan sosialisasi of regular occupational safety training and
keselamatan kerja secara berkala. Perusahaan socialization. The Company also identifies
juga melakukan identifikasi potensi bahaya dan potential hazards and controls risks to prevent
pengendalian risiko untuk mencegah terjadinya work accidents and occupational diseases.
Laporan Keberlanjutan PT FAP AGRI Tbk
137 Sustainability Report
Page 149
Tanggung Jawab Pengembangan
Kinerja Ekonomi Kinerja Lingkungan Hidup Kinerja Sosial Produk/Jasa Berkelanjutan Lain-Lain
Economic Performance Environmental Performance Social Performance Responsibility for Sustainable Miscellaneous
Product/ Service Development
kecelakaan kerja maupun penyakit akibat Through these efforts, the Company strives to
kerja. Melalui upaya ini, Perusahaan berupaya create a safe working environment, improve
menciptakan lingkungan kerja yang aman, employee welfare, and support the achievement
meningkatkan kesejahteraan karyawan, serta of long-term sustainable performance.
mendukung pencapaian kinerja jangka panjang
yang berkelanjutan.
Pelatihan dan Pengembangan Karyawan Employee Training and Development
[OJK F.22] [GRI 404-1] [GRI 404-2] [GRI 404-3] [OJK F.22] [GRI 404-1] [GRI 404-2] [GRI 404-3]
FAP Agri meyakini bahwa peningkatan kapabilitas FAP Agri believes that improving employee
dan kompetensi karyawan merupakan elemen capabilities and competencies is a strategic
strategis dalam pengelolaan Sumber Daya Manusia element in the Company’s Human Resource
Perusahaan. Melalui penyelenggaraan program management. Through the implementation of a
pengembangan kompetensi yang berkelanjutan, continuous competency development program, the
Perusahaan berupaya membentuk Insan FAP Agri Company strives to develop FAP Agri employees who
yang unggul, profesional, dan memiliki daya saing are excellent, professional, and highly competitive.
tinggi. Penguatan kompetensi tersebut menjadi Strengthening these competencies is an important
fondasi penting dalam meningkatkan ketangguhan foundation for improving the Company’s resilience
dan kemampuan adaptasi Perusahaan dalam and adaptability in responding to challenges and
merespons tantangan serta dinamika industri the ever-evolving dynamics of the industry.
yang terus berkembang.
Sebagai bagian dari komitmen tersebut, FAP Agri As part of this commitment, FAP Agri consistently
secara konsisten menyelenggarakan berbagai organizes various training and development
kegiatan pelatihan dan pengembangan untuk activities to optimize the potential of each employee.
mengoptimalkan potensi setiap karyawan. This policy is also a form of the Company’s support
Kebijakan ini sekaligus merupakan wujud for the achievement of individual performance
dukungan Perusahaan terhadap pencapaian targets, so that employees can develop their career
sasaran kinerja individu, sehingga karyawan paths in line with their increasing competencies
dapat mengembangkan jalur kariernya secara and capacities. All employees are given equal
berkelanjutan seiring dengan peningkatan access and opportunity to participate in training
kompetensi dan kapasitas yang dimiliki. Seluruh and development programs, in order to create a
karyawan diberikan akses dan kesempatan fair and inclusive work environment and encourage
yang setara untuk berpartisipasi dalam program the strengthening of both technical (hard skills)
pelatihan dan pengembangan, guna menciptakan and non-technical (soft skills) competencies.
lingkungan kerja yang adil dan inklusif serta
mendorong penguatan keterampilan teknis (hard
skills) maupun keterampilan non-teknis (soft
skills).
Program pengembangan kompetensi dirancang Competency development programs are designed
dan dilaksanakan pada berbagai jenjang organisasi and implemented at various organizational levels
dengan tujuan yang beragam, antara lain untuk with diverse objectives, including obtaining
memperoleh sertifikasi profesional, meningkatkan professional certification, improving technical
keahlian teknis, serta memperkuat pemahaman expertise, and strengthening understanding and
dan internalisasi nilai-nilai utama Perusahaan. internalization of the Company’s core values.
Pelaksanaan pengembangan kompetensi Competency development is carried out through
dilakukan melalui berbagai metode, termasuk various methods, including internal and external
pelatihan internal dan eksternal, pendidikan training, continuing education, certification, and
lanjutan, sertifikasi, serta in-house training. in-house training.
PT FAP AGRI Tbk Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
138
Page 150
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan Tentang Laporan Tata Kelola
Penjelasan Direksi Profil Perusahaan
Sustainability Performance Keberlanjutan Keberlanjutan
Board of Directors’ Explanation Company Profile
Highlights About Sustainability Report Sustainability Governance
Penetapan program pengembangan kompetensi The determination of competency development
pada setiap tahun berjalan diselaraskan dengan programs each year is aligned with employee
kebutuhan karyawan, strategi pengembangan needs, HR development strategies, and the
SDM, serta Rencana Kerja Perusahaan secara Company’s overall Work Plan. The following is
menyeluruh. Berikut merupakan rangkaian a series of competency development programs
program pengembangan kompetensi yang organized by the Company throughout 2025:
diselenggarakan oleh Perusahaan sepanjang
tahun 2025:
Uraian Jumlah Karyawan yang Jam Pelatihan Rata-Rata Jam
Description Memperoleh Pelatihan Training Hours Pelatihan Karyawan
No. Number of Employees Average Training
Receiving Training Hours per Employee
Pelatihan Reguler/Regular Training
1 Pelatihan Field Assistant (FAT) 407 2.912 7,15
Field Assistant Training (FAT)
2 Pelatihan Mill Assistant (MAT) 63 531 8,43
Mill Assistant Training (MAT)
3 Pelatihan Mandor Tanaman (PMT) 308 616 2
Plant Foreman Training (PMT)
Pelatihan Non-Reguler/Non-Regular Training
1 Pelatihan Teknis Estate 557 4.243 7,62
Estate Technical Training
2 Pelatihan Mill 63 531 8,43
Mill Training
3 Pelatihan Traksi 65 520 8
Traction Training
4 Pelatihan Soft Skill 30 162 5,40
Soft Skills Training
Memberdayakan Tenaga Kerja Lokal Empowering Local Workforce
[OJK F.22] [GRI 202-1 [GRI 202-2] [OJK F.22] [GRI 202-1 [GRI 202-2]
Berdasarkan Siaran Pers Kementerian Koordinator Based on the Press Release of the Coordinating
Bidang Perekonomian Republik Indonesia Nomor Ministry for Economic Affairs of the
HM.4.6/345/SET.M.EKON.3/10/2024 tentang Republic of Indonesia Number HM.4.6/345/
“Integrasi Kebijakan Tata Kelola Kelapa Sawit SET.M.EKON.3/10/2024 concerning “Integration
yang Berkelanjutan”, industri kelapa sawit of Sustainable Palm Oil Governance Policies”,
nasional tercatat telah menyerap sekitar 16 the national palm oil industry has absorbed
juta tenaga kerja, baik secara langsung maupun approximately 16 million workers, both directly
tidak langsung. Kondisi tersebut sejalan dengan and indirectly. This condition is in line with the
realitas operasional FAP Agri, yang turut operational reality of FAP Agri, which has also
merasakan tingginya kebutuhan sumber daya experienced a high demand for human resources
manusia dalam mendukung keberlangsungan to support the sustainability and productivity
dan produktivitas kegiatan usaha di sektor ini. of business activities in this sector. In order to
Dalam rangka mengoptimalkan operasional optimize sustainable operations, the Company has
secara berkelanjutan, Perusahaan menempatkan made the recruitment of local workers one of its
perekrutan tenaga kerja lokal sebagai salah satu top priorities.
prioritas utama.
Laporan Keberlanjutan PT FAP AGRI Tbk
139 Sustainability Report
Page 151
Tanggung Jawab Pengembangan
Kinerja Ekonomi Kinerja Lingkungan Hidup Kinerja Sosial Produk/Jasa Berkelanjutan Lain-Lain
Economic Performance Environmental Performance Social Performance Responsibility for Sustainable Miscellaneous
Product/ Service Development
Dari perspektif ekonomi, kebijakan ini From an economic perspective, this policy
berkontribusi pada peningkatan kesejahteraan contributes to improving the welfare of communities
masyarakat di sekitar wilayah operasional melalui in the vicinity of the operational area through the
pemberian remunerasi yang mengacu pada provision of remuneration in accordance with local
ketentuan pemerintah daerah setempat, termasuk government regulations, including the Regional
Upah Minimum Regional (UMR). Sementara dari Minimum Wage (UMR). Meanwhile, from a social
aspek sosial, inisiatif tersebut memperkuat peran perspective, this initiative strengthens FAP Agri’s
FAP Agri sebagai entitas usaha yang diterima role as a business entity that is accepted and
dan dipercaya oleh masyarakat, sekaligus trusted by the community, while also encouraging
mendorong pemberdayaan ekonomi lokal secara sustainable local economic empowerment.
berkelanjutan.
Indikator 2025 2024 2023
Indicators
Jumlah Karyawan 14.671 15.907 16.143
Number of Employees
Jumlah Tenaga Kerja Lokal 4.701 4.789 4.200
Number of Local Workers
Presentase Tenaga Kerja Lokal 32,04% 30,11% 26,02%
Percentage of Local Workforce
PT FAP AGRI Tbk Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
140
Page 152
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan Tentang Laporan Tata Kelola
Penjelasan Direksi Profil Perusahaan
Sustainability Performance Keberlanjutan Keberlanjutan
Board of Directors’ Explanation Company Profile
Highlights About Sustainability Report Sustainability Governance
Aspek Masyarakat
Social Aspect
Perusahaan menyadari bahwa keberlangsungan The Company recognizes that operational
operasional memiliki keterkaitan erat dengan sustainability is closely linked to social conditions
kondisi sosial dan kesejahteraan masyarakat and the welfare of communities in the vicinity of its
di sekitar wilayah operasional. Oleh karena itu, operations. Therefore, the Company is committed
Perusahaan berkomitmen membangun hubungan to building harmonious, inclusive, and mutually
yang harmonis, inklusif, dan saling menghormati respectful relationships with local communities
dengan masyarakat setempat melalui pendekatan through a participatory and sustainable approach.
partisipatif dan berkelanjutan. Perusahaan The Company respects social and cultural values
menghormati nilai-nilai sosial, budaya, serta and the rights of the community, while striving
hak-hak masyarakat, sekaligus berupaya to minimize the potential social impact of its
meminimalkan potensi dampak sosial yang timbul operational activities.
dari kegiatan operasional.
Dalam implementasinya, Perusahaan menjalankan The Company implements various community
berbagai program pengembangan masyarakat development programs focused on improving
yang difokuskan pada peningkatan kualitas quality of life, including through support for
hidup, antara lain melalui dukungan terhadap access to education, health, local economic
akses pendidikan, kesehatan, pemberdayaan empowerment, and strengthening the social
ekonomi lokal, serta penguatan kapasitas sosial capacity of the community. The Company
masyarakat. Perusahaan juga menyediakan also provides communication and complaint
mekanisme komunikasi dan pengaduan sebagai mechanisms as a means of open dialogue to
sarana dialog terbuka guna menampung aspirasi accommodate aspirations and resolve potential
dan menyelesaikan potensi permasalahan secara issues constructively. Through responsible
konstruktif. Melalui pengelolaan aspek masyarakat community management, the Company strives
yang bertanggung jawab, Perusahaan berupaya to create shared value and sustainable positive
menciptakan nilai bersama dan kontribusi contributions for the community and the Company.
positif yang berkelanjutan bagi masyarakat dan
Perusahaan.
Operasi yang Memiliki Dampak Negatif Operations with Negative Impacts on Local
terhadap Masyarakat Lokal Communities
[OJK F.23] [GRI 413-2] [OJK F.23] [GRI 413-2]
Perusahaan menyadari bahwa kegiatan operasional The Company recognizes that plantation
perkebunan berpotensi menimbulkan dampak operations have the potential to cause negative
negatif terhadap masyarakat lokal, antara lain impacts on local communities, including those
terkait penggunaan lahan, aktivitas operasional related to land use, operational activities in close
yang berdekatan dengan permukiman, serta proximity to residential areas, and potential social
potensi gangguan sosial dan lingkungan apabila and environmental disturbances if not managed
tidak dikelola secara memadai. Dampak tersebut properly. These impacts can affect the social and
dapat memengaruhi kondisi sosial, ekonomi, economic conditions and comfort of communities
maupun kenyamanan masyarakat di sekitar in the vicinity of the operational area. Therefore,
wilayah operasional. Oleh karena itu, pengelolaan social impact management is an important part
dampak sosial menjadi bagian penting dalam of the Company’s implementation of sustainability
penerapan prinsip keberlanjutan Perusahaan. principles.
Untuk meminimalkan dan mengelola potensi To minimize and manage these potential
dampak negatif tersebut, Perusahaan menerapkan negative impacts, the Company implements
berbagai langkah mitigasi melalui pendekatan various mitigation measures through dialogue,
dialog, partisipasi, dan kepatuhan terhadap participation, and compliance with applicable
peraturan yang berlaku. Perusahaan secara aktif regulations. The Company actively communicates
with local communities, provides accessible
Laporan Keberlanjutan PT FAP AGRI Tbk
141 Sustainability Report
Page 153
Tanggung Jawab Pengembangan
Kinerja Ekonomi Kinerja Lingkungan Hidup Kinerja Sosial Produk/Jasa Berkelanjutan Lain-Lain
Economic Performance Environmental Performance Social Performance Responsibility for Sustainable Miscellaneous
Product/ Service Development
melakukan komunikasi dengan masyarakat lokal, complaint mechanisms, and follows up on every
menyediakan mekanisme pengaduan yang dapat complaint in a transparent and responsible
diakses, serta menindaklanjuti setiap keluhan manner. In addition, the Company strives to align
secara transparan dan bertanggung jawab. Selain its operational activities with the interests of
itu, Perusahaan berupaya menyesuaikan kegiatan the community and support local socioeconomic
operasional agar selaras dengan kepentingan development. Through this approach, the Company
masyarakat dan mendukung pengembangan is committed to maintaining harmonious relations
sosial ekonomi lokal. Melalui pendekatan with the community and creating a more balanced
ini, Perusahaan berkomitmen untuk menjaga and sustainable social impact.
hubungan yang harmonis dengan masyarakat serta
menciptakan dampak sosial yang lebih berimbang
dan berkelanjutan.
As of the end of 2025, the Company had not
Hingga akhir tahun 2025, Perusahaan tidak recorded any material negative impacts on local
mencatat adanya dampak negatif material communities during the reporting period.
terhadap masyarakat lokal pada periode
pelaporan.
Community Complaints
Pengaduan Masyarakat [OJK F.24]
[OJK F.24]
The Company provides a community complaint
Perusahaan menyediakan mekanisme pengaduan mechanism as a means for communities in
masyarakat sebagai sarana bagi masyarakat di the vicinity of its operational areas to submit
sekitar wilayah operasional untuk menyampaikan complaints, feedback, or potential issues related
keluhan, masukan, maupun potensi permasalahan to the Company’s operational activities. This
yang berkaitan dengan kegiatan operasional mechanism is designed to be easily accessible,
Perusahaan. Mekanisme ini dirancang agar transparent, and uphold the principle of fairness,
mudah diakses, transparan, dan menjunjung so that every complaint can be handled objectively
prinsip keadilan, sehingga setiap pengaduan and responsibly. The existence of a complaint
dapat ditangani secara objektif dan bertanggung mechanism is part of the Company’s commitment
jawab. Keberadaan mekanisme pengaduan to building open and harmonious relationships
merupakan bagian dari komitmen Perusahaan with the community.
dalam membangun hubungan yang terbuka dan
harmonis dengan masyarakat.
In practice, every complaint received is recorded,
Dalam pelaksanaannya, setiap pengaduan yang verified, and followed up through established
diterima dicatat, diverifikasi, dan ditindaklanjuti procedures involving the relevant units. The
melalui prosedur yang telah ditetapkan dengan Company ensures that the complaint handling
melibatkan unit terkait. Perusahaan memastikan process is carried out in a timely manner,
proses penanganan pengaduan dilakukan secara accompanied by clear communication to the
tepat waktu, disertai dengan komunikasi yang complainant regarding the status and outcome
jelas kepada pihak pengadu mengenai status of the resolution. Through this mechanism,
dan hasil penyelesaian. Melalui mekanisme ini, the Company not only strives to resolve issues
Perusahaan tidak hanya berupaya menyelesaikan constructively, but also uses them as material
permasalahan secara konstruktif, tetapi juga for evaluation for continuous improvement in
menjadikannya sebagai bahan evaluasi untuk managing social and operational impacts.
perbaikan berkelanjutan dalam pengelolaan
dampak sosial dan operasional.
Throughout 2025, the Company did not record any
Sepanjang tahun 2025, Perusahaan tidak complaints related to violations of the rights of
mencatat adanya pengaduan yang berkaitan communities around the Company’s operations.
dengan pelanggaran hak-hak masyarakat sekitar
operasional Perusahaan.
PT FAP AGRI Tbk Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
142
Page 154
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan Tentang Laporan Tata Kelola
Penjelasan Direksi Profil Perusahaan
Sustainability Performance Keberlanjutan Keberlanjutan
Board of Directors’ Explanation Company Profile
Highlights About Sustainability Report Sustainability Governance
Kesepakatan Perundingan Kolektif Collective Bargaining Agreement
FAP Agri berkomitmen untuk memfasilitasi FAP Agri is committed to facilitating freedom of
kebebasan berserikat dan berpendapat bagi association and expression for all employees
seluruh karyawan sebagai bentuk penghargaan as a form of respect for human rights. To that
terhadap hak asasi manusia (HAM). Untuk itu, end, the Company provides opportunities for all
Perusahaan memberikan kesempatan bagi seluruh employees to form associations and assemble.
Insan Perusahaan untuk berserikat dan berkumpul. This implementation is also a form of the
Implementasi tersebut juga merupakan bentuk Company’s compliance with Law No. 13 of 2003
kepatuhan Perusahaan terhadap Undang-Undang concerning Manpower and ILO Conventions 87
No. 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan dan and 98, which affirm that employees have the
aturan ILO Convention 87 dan 98 yang yang freedom to establish organizations as a forum to
menegaskan bahwa karyawan memiliki kebebasan bridge industrial relations between employees and
untuk mendirikan organisasi sebagai wadah management.
yang menjembatani hubungan industrial antara
karyawan dan manajemen.
FAP Grup telah memiliki serikat pekerja yang FAP Group has a labor union consisting of all
beranggotakan seluruh karyawan. FAP Agri dan employees. FAP Agri and all employees also
seluruh karyawan juga telah memiliki Perjanjian have a Collective Labor Agreement (CLA) that
Kerja Bersama (PKB) yang mengatur mengenai regulates the relationship between the Company
hubungan Perusahaan dengan karyawan, and employees, agreements on salaries, working
kesepakatan mengenai gaji, kondisi kerja, conditions, benefits, and other aspects related
tunjangan, dan aspek lainnya yang menyangkut to compensation and employee rights. This
kompensasi dan hak-hak karyawan. Perjanjian ini agreement covers all employees (100%) working
mencakup seluruh karyawan (100%) yang bekerja at FAP Group.
di FAP Grup.
Kontribusi Politik Political Contribution
Perusahaan berkomitmen untuk tidak membatasi The Company is committed to not restricting and
dan memberikan kebebasan bagi setiap Insan giving freedom to every FAP Agri employee in
FAP Agri dalam menentukan aktivitas politiknya determining their political activities based on their
berdasarkan pilihannya masing-masing dan respective choices and playing an active role in
berperan aktif mendukung terselenggaranya supporting the implementation of state political
kegiatan politik negara agar dapat berjalan dengan activities so that they can run well. In the event
baik. Dalam hal terdapat karyawan yang terlibat that there are employees involved in political
dalam kegiatan politik, maka keterlibatan tersebut activities, such involvement is not for the purpose
bukan untuk tujuan mewakili kepentingan entitas of representing the interests of the Company.
Perusahaan.
Dalam periode pelaporan, Perusahaan secara During the reporting period, the Company as
entitas tidak terlibat dalam kegiatan politik seperti an entity was not involved in political activities
pemilihan umum atau kampanye kegiatan politik. such as general elections or political campaign
Selain itu, tidak ada kontribusi baik finansial activities. Additionally, no financial or material
maupun benda/barang yang diberikan atas nama contributions were made on behalf of FAP Agri,
FAP Agri, baik secara langsung dan tidak langsung, either directly or indirectly, to political figures or
kepada para tokoh politik atau pihak lain yang other parties involved.
terlibat.
Laporan Keberlanjutan PT FAP AGRI Tbk
143 Sustainability Report
Page 155
Tanggung Jawab Pengembangan
Kinerja Ekonomi Kinerja Lingkungan Hidup Kinerja Sosial Produk/Jasa Berkelanjutan Lain-Lain
Economic Performance Environmental Performance Social Performance Responsibility for Sustainable Miscellaneous
Product/ Service Development
Praktik Keselamatan dan Kesehatan Kerja Occupational Health and Safety Practices
[GRI 403-1] [GRI 403-2] [GRI 403-3] [GRI 403-4] [GRI 403-1] [GRI 403-2] [GRI 403-3] [GRI 403-4]
[GRI 403-5] [GRI 403-6] [GRI 403-7] [GRI 403-8] [GRI 403-5] [GRI 403-6] [GRI 403-7] [GRI 403-8]
[GRI 403-9] [GRI 403-10] [GRI 403-9] [GRI 403-10]
FAP Agri menempatkan Keselamatan dan FAP Agri places Occupational Health and Safety
Kesehatan Kerja (K3) sebagai prioritas utama (OHS) as a top priority in the management of
dalam pengelolaan Sumber Daya Manusia dan Human Resources and Company operations. The
operasional Perusahaan. Penerapan praktik K3 implementation of effective OHS practices is an
yang efektif merupakan bagian integral dari integral part of the Company’s efforts to protect
upaya Perusahaan dalam melindungi tenaga its workforce, create a safe and healthy work
kerja, menciptakan lingkungan kerja yang aman environment, and support long-term business
dan sehat, serta mendukung keberlanjutan dan sustainability and resilience.
ketahanan bisnis jangka panjang.
Kebijakan dan Tata Kelola K3 OHS Policy and Governance
FAP Agri memiliki kebijakan K3 yang mengatur FAP Agri has an OHS policy that regulates the
komitmen Perusahaan dalam mencegah Company’s commitment to preventing workplace
kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja, serta accidents and occupational diseases, as well
meminimalkan risiko kesehatan dan keselamatan as minimizing health and safety risks in all
di seluruh aktivitas operasional. Kebijakan operational activities. The policy refers to laws
tersebut mengacu pada peraturan perundang- and regulations in the field of OHS, relevant
undangan di bidang K3, standar nasional dan national and international standards, and the
internasional yang relevan, serta prinsip kehati- prudence principle.
hatian (prudence principle).
Tanggung jawab pengelolaan K3 berada di bawah Responsibility for OHS management lies with the
Direksi dan manajemen terkait, dengan dukungan Board of Directors and relevant management,
unit K3 di setiap lokasi operasional. Perusahaan with the support of OHS units at each operational
juga membentuk struktur organisasi K3, termasuk location. The Company has also established
Panitia Pembina Keselamatan dan Kesehatan an OHS organizational structure, including an
Kerja (P2K3), guna memastikan implementasi, Occupational Health and Safety Committee
pengawasan, dan evaluasi kebijakan K3 berjalan (OHSC), to ensure the effective implementation,
secara efektif. monitoring, and evaluation of OHS policies.
Identifikasi Bahaya dan Pengendalian Hazard Identification and Risk Control
Risiko
Dalam rangka mencegah kecelakaan dan In order to prevent accidents and health hazards,
gangguan kesehatan, FAP Agri secara berkala FAP Agri regularly conducts hazard identification,
melakukan identifikasi bahaya, penilaian risiko, risk assessment, and risk control (HIRARC) for all
dan pengendalian risiko (Hazard Identification, work activities. This process covers activities in
Risk Assessment, and Risk Control/HIRARC) pada plantations, palm oil mills, and other supporting
seluruh aktivitas kerja. Proses ini mencakup activities.
kegiatan di perkebunan, pabrik kelapa sawit, serta
aktivitas pendukung lainnya.
Berdasarkan hasil penilaian risiko, Perusahaan Based on the results of the risk assessment, the
menetapkan langkah-langkah pengendalian yang Company establishes control measures that
meliputi pengendalian teknis, administratif, include technical and administrative controls, as
serta penyediaan dan penggunaan Alat Pelindung well as the provision and use of Personal Protective
Diri (APD) sesuai dengan jenis dan tingkat risiko Equipment (PPE) in accordance with the type and
pekerjaan. level of risk of the work.
PT FAP AGRI Tbk Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
144
Page 156
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan Tentang Laporan Tata Kelola
Penjelasan Direksi Profil Perusahaan
Sustainability Performance Keberlanjutan Keberlanjutan
Board of Directors’ Explanation Company Profile
Highlights About Sustainability Report Sustainability Governance
Peningkatan Kapasitas dan Kesadaran K3 Improving OHS Capacity and Awareness
FAP Agri secara konsisten menyelenggarakan FAP Agri consistently organizes OHS training
program pelatihan dan sosialisasi K3 untuk and awareness programs to improve employee
meningkatkan kompetensi dan kesadaran competence and awareness of the importance
karyawan terhadap pentingnya keselamatan of occupational safety and health. This program
dan kesehatan kerja. Program ini mencakup includes training on the use of PPE, safe work
pelatihan penggunaan APD, prosedur kerja aman, procedures, emergency response, and prevention
penanganan keadaan darurat, serta pencegahan of occupational diseases.
penyakit akibat kerja.
Pelatihan K3 diberikan secara berkala kepada OHS training is provided periodically to all
seluruh karyawan, termasuk tenaga kerja baru employees, including new hires and contractors,
dan pekerja kontraktor, sebagai bagian dari upaya as part of efforts to build a strong safety culture
membangun budaya keselamatan (safety culture) in the workplace.
yang kuat di lingkungan kerja.
Pemantauan, Pelaporan, dan Tindakan Monitoring, Reporting, and Corrective
Perbaikan Actions
FAP Agri melakukan pemantauan dan pencatatan FAP Agri monitors and records work accidents,
atas insiden kecelakaan kerja, penyakit akibat occupational diseases, and near misses as a basis
kerja, serta kejadian hampir celaka (near miss) for analysis and corrective action. Each incident
sebagai dasar untuk analisis dan tindakan is followed up with an investigation to identify the
perbaikan. Setiap insiden ditindaklanjuti root cause and prevent similar incidents in the
melalui investigasi untuk mengidentifikasi akar future.
penyebab dan mencegah kejadian serupa di masa
mendatang.
Perusahaan juga menyediakan mekanisme The Company also provides a reporting mechanism
pelaporan yang memungkinkan karyawan that allows employees to report unsafe conditions
melaporkan kondisi tidak aman dan potensi and potential hazards without fear of retaliation,
bahaya tanpa rasa takut akan sanksi, sejalan in line with the principle of non-retaliation.
dengan prinsip non-retaliation.
Layanan Kesehatan dan Kesejahteraan Worker Health and Welfare Services
Pekerja
Sebagai bagian dari upaya perlindungan kesehatan, As part of its health protection efforts, FAP Agri
FAP Agri menyediakan layanan kesehatan kerja, provides occupational health services, including
termasuk pemeriksaan kesehatan berkala, fasilitas periodic health checks, first aid facilities, and
pertolongan pertama, serta akses terhadap access to health services in accordance with
layanan kesehatan sesuai dengan ketentuan yang applicable regulations. The company also
berlaku. Perusahaan juga mendorong penerapan encourages the adoption of a healthy lifestyle in
pola hidup sehat di lingkungan kerja sebagai the work environment as part of a promotive and
bagian dari pendekatan promotif dan preventif. preventive approach.
Dampak dan Kinerja Impact and Performance
Melalui penerapan praktik K3 yang terstruktur dan Through the implementation of structured and
berkelanjutan, FAP Agri berupaya menurunkan sustainable OHS practices, FAP Agri endeavors to
tingkat kecelakaan kerja, meningkatkan kesehatan reduce the rate of workplace accidents, improve
dan produktivitas karyawan, serta menciptakan employee health and productivity, and create a
lingkungan kerja yang aman dan kondusif. safe and conducive work environment. Throughout
Sepanjang periode pelaporan, Perusahaan terus the reporting period, the Company continued to
melakukan perbaikan berkelanjutan dalam sistem make continuous improvements to its OHS system
K3 untuk memastikan kinerja keselamatan dan to ensure optimal occupational safety and health
kesehatan kerja yang optimal. performance.
Laporan Keberlanjutan PT FAP AGRI Tbk
145 Sustainability Report
Page 157
Tanggung Jawab Pengembangan
Kinerja Ekonomi Kinerja Lingkungan Hidup Kinerja Sosial Produk/Jasa Berkelanjutan Lain-Lain
Economic Performance Environmental Performance Social Performance Responsibility for Sustainable Miscellaneous
Product/ Service Development
Jenis Pekerjaan Berisiko Tinggi serta Cara Pencegahan/Penanganan
High-Risk Job Types and Prevention/Management Methods
Jenis Pekerjaan Jenis Risiko Lokasi Pencegahan dan Pengendalian Risiko
Berisiko Tinggi Risk Type Location
terhadap K3 Eliminasi, Pengendalian Alat Pelindung
High-Risk Work Substitusi, dan Administrasi Diri (APD)
Activities Rekayasa Teknik Administrative Equipment
Related to OHS Elimination, Control Personal
Substitution, and (PPE)
Engineering
Controls
Pemanenan Cedera, Perkebunan • Modifikasi “Egrek” atau Peningkatan Sepatu boot,
TBS tertimpa TBS Plantation “Dodos” kesadartahuan kacamata
FFB Harvesting dan Gangguan • Posisi pemanenan yang dan pelatihan pengaman,
mata karena lebih aman Increased dan helm
serbuk • Modification of “Egrek” awareness and keselamatan
Injuries, being or “Dodos” training Safety boots,
hit by FFB and • Safer harvesting safety glasses,
Eye irritation positions and safety
due to dust helmets
Pencampuran Terhirup, Perkebunan • Penggunaan Pompa • Peningkatan Sepatu boot,
bahan kimia terpercik dan Plantations Manual/ Agitator kesadartahuan kacamata
(pestisida) tertelan bahan • Menggunakan bahan dan pelatihan pengaman,
Mixing of kimia kimia berisiko rendah • Increased Respirator,
chemicals Inhalation, • Pencampuran dilakukan awareness and sarung tangan
(pesticides) splashing, and di luar bangunan training karet, dan
ingestion of • Use of manual pumps/ celemek kerja
chemicals agitators Boots, safety
• Use of low-risk chemicals goggles,
• Mixing is done outside respirators,
the building rubber gloves,
and work aprons
Pengelasan dan Tersetrum Bengkel • Pemasangan “local • Izin kerja untuk Sepatu
pemotongan listrik, terbakar sentral dan exhaust” pengelasan dan pengaman,
Welding and Electrical shock, transportasi • Menambahkan bahan pemotongan kacamata las,
cutting burns Central penutup isolator pada • Peningkatan sarung tangan
workshop and trafo las kesadartahuan, kulit dan
transportation • Mengubah sambungan pelatihan, dan celemek kerja,
daya dari/ke panel las/ pengawasan selimut api
transformator selama bekerja Safety shoes,
• Installation of “local • Work permits welding
exhaust” for welding and goggles, leather
• Adding insulating cover cutting gloves, and
material to welding • Increasing work aprons,
transformers awareness, fire blankets
• Changing power training, and
connections to/ supervision
from welding panels/ during work
transformers
Bekerja di Terjatuh, Pabrik Pemasangan platform/ • Izin kerja untuk Sepatu
ketinggian tertimpa Factory tangga/perancah bekerja di pengaman, helm
Working at heights Falls, being Installation of platforms/ ketinggian pengaman,
struck by ladders/scaffolding • Peningkatan dan sabuk
objects esadartahuan, pengaman (full
pelatihan, dan body harness)
pengawasan Safety shoes,
selama bekerja safety helmets,
• Work permit and safety
for working at harnesses (full
heights body harness)
• Increased
awareness,
training, and
supervision
during work
PT FAP AGRI Tbk Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
146
Page 158
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan Tentang Laporan Tata Kelola
Penjelasan Direksi Profil Perusahaan
Sustainability Performance Keberlanjutan Keberlanjutan
Board of Directors’ Explanation Company Profile
Highlights About Sustainability Report Sustainability Governance
Jenis Pekerjaan Jenis Risiko Lokasi Pencegahan dan Pengendalian Risiko
Berisiko Tinggi Risk Type Location
terhadap K3 Eliminasi, Pengendalian Alat
High-Risk Work Substitusi, dan Administrasi Pelindung
Activities Rekayasa Teknik Administrative Diri (APD)
Related to OHS Elimination, Substitution, Control Equipment
and Personal
Engineering Controls (PPE)
Bekerja di ruangan Kekurangan Pabrik • Pemasangan Ventilator/ • Izin masuk dan Sepatu
tertutup oksigen, Factory Blower pemeriksaan gas keselamatan,
Working in Keracunan, • Pemasangan lubang • Tanda Peringatan kacamata
enclosed spaces Kedinginan, instalasi/pintu keluar • Entry permits keselamatan,
Kepanasan darurat and gas pakaian khusus,
Oxygen • Pemasangan alarm inspections dan respirator
deficiency, • Installation of • Warning Signs Safety shoes,
poisoning, ventilators/blowers safety goggles,
hypothermia, • Installation of special clothing,
heatstroke installation holes/ and respirators
emergency exits
• Alarm installation
Bekerja di Kebisingan Pabrik Pemasangan insulasi • Peningkatan Sepatu
pembangkit listrik tinggi, Factory pemipaan (panas) dan kesadartahuan pengaman,
Working in power Tersetrum Glass Wool (Kebisingan) • Tanda Peringatan pelindung
plants High noise Installation of pipe • Awareness telinga, helm
levels, electric insulation (heat) and glass raising Safety shoes,
shock wool (noise) • Warning signs ear protection,
helmet
Program Pengelolaan Keselamatan dan Occupational Health and Safety
Kesehatan Kerja Management Program
Dalam rangka meningkatkan pemahaman dan In order to improve understanding and build
membangun awareness karyawan atas pentingnya employee awareness of the importance of
penerapan K3 di lingkungan kerja, maka implementing OHS in the work environment,
Perusahaan selama tahun 2025 menyelenggarakan in 2025 the Company organized various OHS
berbagai program pengelolaan K3 bagi karyawan, management programs for employees, including:
meliputi:
Jenis Program Tanggal Lokasi
No. Target
Program Type Date Location
1 Induksi K3 Jan – Mar 2025 Seluruh PT Seluruh tenaga kerja di bagian
Safety Induction Jan – Mar 2025 All PT operasional kebun & operasional PKS
All workers in the operational section of
the plantation & operational section of
Palm Oil Mill
2 Induksi K3 Apr – Mei 2025 Seluruh PT Sarana & prasarana serta seluruh tenaga
Safety Induction Apr – May 2025 All PT kerja di bagian operasional kebun &
operasional PKS
Facilities & infrastructure and all
workers in the operational section of the
plantation & Palm Oil Mill
3 Tanggap Darurat Jun – Jul 2025 Seluruh PKS Seluruh karyawan PKS
Emergency Drill Jun – Jul 2025 All Mills All Palm Oil Mill employees
4 Sosialisasi K3 Ags – Okt 2025 Pusat Pelatihan Calon staf kebun & PKS serta mandor
Safety Training Aug – Oct 2025 Kalimantan Timur & Prospective plantation & Palm Oil Mill
Kalimantan Utara staff and foremen
Learning Center East
Kalimantan & North
Kalimantan
5 Simulasi Kebakaran Nov – Des 2025 Seluruh PT Perwakilan karyawan & tenaga keamanan
Hutan dan Lahan Nov – Dec 2025 All PT (security)
Forest and Land Fire Employee representatives and security
Simulation personnel
3
Laporan Keberlanjutan PT FAP AGRI Tbk
147 Sustainability Report
Page 159
Tanggung Jawab Pengembangan
Kinerja Ekonomi Kinerja Lingkungan Hidup Kinerja Sosial Produk/Jasa Berkelanjutan Lain-Lain
Economic Performance Environmental Performance Social Performance Responsibility for Sustainable Miscellaneous
Product/ Service Development
Penyediaan Layanan Kesehatan Kerja Provision of Occupational Health Services
Sebagai bagian dari penerapan sistem manajemen As part of the implementation of the Occupational
Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), FAP Health and Safety (OHS) management system,
Agri menyelenggarakan layanan kesehatan kerja FAP Agri provides integrated occupational health
yang terintegrasi. Perusahaan mengoperasikan services. The Company operates 13 (thirteen)
sebanyak 13 (tiga belas) fasilitas kesehatan berupa health facilities in the form of clinics managed by
klinik yang dikelola oleh tenaga medis profesional professional and competent medical personnel,
dan kompeten, termasuk dokter, bidan, dan including doctors, midwives, and nurses.
perawat.
Fasilitas klinik tersebut memberikan layanan These clinics provide basic medical services,
medis dasar, penanganan kegawatdaruratan kerja, emergency treatment, and adequate general
serta pelayanan kesehatan umum yang memadai, health services, including maternal and child
termasuk layanan kesehatan ibu dan anak, bagi health services, for employees, family members,
karyawan, anggota keluarga, maupun masyarakat and communities in the surrounding operational
di sekitar wilayah operasional. Keberadaan klinik- areas. These clinics play a strategic role in
klinik ini memiliki peran strategis dalam menjaga maintaining the health and welfare of workers,
derajat kesehatan dan kesejahteraan tenaga especially considering that some of the company’s
kerja, khususnya mengingat lokasi operasional operational locations are in remote areas with
Perusahaan yang sebagian berada di wilayah limited access to basic health services.
terpencil dengan keterbatasan akses terhadap
layanan kesehatan dasar.
Selain layanan kuratif, tim tenaga kesehatan In addition to curative services, FAP Agri’s health
FAP Agri secara berkala melaksanakan kegiatan team regularly carries out health promotion
promotif dan preventif kesehatan yang menyasar and prevention activities targeting employees’
lingkungan keluarga karyawan, anak-anak, serta families and children, as well as capacity building
program peningkatan kapasitas bagi para istri programs for workers’ wives. These initiatives aim
pekerja. Inisiatif ini bertujuan untuk membangun to build awareness of healthy living and strengthen
kesadaran hidup sehat dan memperkuat dukungan sustainable family health support.
kesehatan keluarga secara berkelanjutan.
Di samping itu, Perusahaan secara konsisten In addition, the Company consistently enrolls
mengikutsertakan seluruh karyawan dalam all employees in the national health insurance
program jaminan kesehatan nasional yang program organized by the Health Social Security
diselenggarakan oleh Badan Penyelenggara (BPJS Kesehatan), as a form of health protection
Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan, sebagai bentuk and an effort to improve access to quality medical
perlindungan kesehatan dan upaya peningkatan services.
akses terhadap layanan medis yang berkualitas.
Kinerja dan Evaluasi Keselamatan dan Occupational Health and Safety
Kesehatan Kerja Performance and Evaluation
Selama tahun 2025, Perusahaan mencatatkan Throughout 2025, the Company recorded a total of
kasus kecelakaan kerja yang terjadi di Kalimantan 1,027 and 1,096 workplace accident cases in North
Utara dan Kalimantan Timur masing-masing Kalimantan and East Kalimantan, respectively.
sebesar 1.027 dan 1.096 kasus.
PT FAP AGRI Tbk Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
148
Page 160
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan Tentang Laporan Tata Kelola
Penjelasan Direksi Profil Perusahaan
Sustainability Performance Keberlanjutan Keberlanjutan
Board of Directors’ Explanation Company Profile
Highlights About Sustainability Report Sustainability Governance
Jenis Kecelakaan 2025 2024 2023
Type of Accident
Kalimantan Utara | North Kalimantan
Kasus Perawatan Medis 389 343 358
Medical Treatment Cases
Kasus Kehilangan Hari Kerja 1.435 1.145 1.235
Work Loss Cases
Kematian 0 2 1
Death
Jumlah Kecelakaan 1.027 808 886
Number of Accidents
Kalimantan Timur | East Kalimantan
Kasus Perawatan Medis 448 911 489
Medical Treatment Cases
Kasus Kehilangan Hari Kerja 443 528 367
Work Loss Cases
Kematian 0 0 1
Death
Jumlah Kecelakaan 1.096 1.364 775
Number of Accidents
Catatan:
1. Frekuensi Kehilangan Hari Kerja Akibat Kecelakaan mengacu pada jumlah kasus kehilangan hari kerja akibat kecelakaan.
2. Keparahan Kehilangan Hari Kerja Akibat Kecelakaan mengacu pada jumlah hari kerja yang hilang.
3. Rasio dihitung per juta jam kerja.
Notes:
1. The frequency of lost workdays due to accidents refers to the number of cases of lost workdays due to accidents.
2. Severity of Lost Work Days Due to Accidents refers to the number of work days lost.
3. The ratio is calculated per million working hours.
Sebagai upaya pengendalian K3, Perusahaan As part of its occupational health and safety
melakukan program preventif dan promotif di (OHS) control efforts, the Company implements
seluruh wilayah operasi, antara lain: preventive and promotional programs across all
operational areas, including:
1. Melakukan dan memperbaharui dokumen 1. Conducting and updating documents identifying
identifikasi Bahaya dan Risiko Pekerjaan; Occupational Hazards and Risks;
2. Melakukan komunikasi K3 melalui rapat P2K3 2. Conducting OHS communication through OHSC
dan sosialisasi K3 kepada karyawan; meetings and OHS familiarization to employees;
3. Melakukan Inspeksi K3 di objek/lokasi bahaya 3. Conducting OHS inspections at hazardous
seperti workshop, area PKS, ruang genset, sites/locations such as workshops, POM areas,
gudang kimia, gudang umum, dan sebagainya; generator rooms, chemical warehouses, general
warehouses, and so on;
4. Melakukan audit internal terhadap pemenuhan 4. Conducting internal audits on compliance with
kriteria SMK3; OHSMS criteria;
5. Melakukan pemenuhan kebutuhan Alat 5. Ensuring the availability of Personal Protective
Pelindung Diri (APD) sesuai dengan prioritas Equipment (PPE) according to priority and risk
dan tingkat risiko; level;
6. Melakukan sosialisasi pasif informatif melalui 6. Conducting passive informative socialization
sign board K3, poster-poster peringatan through OHS signboards, hazard warning
bahaya dan sosialisasi interaktif lainnya; dan posters, and other interactive familiarization
activities; and
7. Melakukan kampanye hidup bersih dan hidup 7. Conducting clean living and healthy living
sehat di perumahan dan tempat kerja. campaigns in residential areas and workplaces.
Laporan Keberlanjutan PT FAP AGRI Tbk
149 Sustainability Report
Page 161
Tanggung Jawab Pengembangan
Kinerja Ekonomi Kinerja Lingkungan Hidup Kinerja Sosial Produk/Jasa Berkelanjutan Lain-Lain
Economic Performance Environmental Performance Social Performance Responsibility for Sustainable Miscellaneous
Product/ Service Development
Penilaian Sosial Pemasok Social Assessment of Suppliers
[GRI 414-1] [GRI 414-2] [GRI 414-1] [GRI 414-2]
FAP Agri menyadari bahwa kinerja keberlanjutan FAP Agri recognizes that the Company’s
Perusahaan tidak hanya ditentukan oleh aktivitas sustainability performance is determined not only
operasional internal, tetapi juga oleh praktik by internal operational activities, but also by the
sosial yang diterapkan oleh pemasok dan mitra social practices implemented by suppliers and
usaha dalam rantai pasokan. Oleh karena itu, business partners in the supply chain. Therefore,
Perusahaan mengintegrasikan aspek sosial ke the Company integrates social aspects into the
dalam proses pemilihan dan pengelolaan pemasok supplier selection and management process
sebagai bagian dari komitmen terhadap praktik as part of its commitment to responsible and
bisnis yang bertanggung jawab dan berkelanjutan. sustainable business practices.
Dalam proses pengadaan, FAP Agri melakukan In the procurement process, FAP Agri conducts a
penilaian sosial terhadap pemasok baru secara gradual and risk-based social assessment of new
bertahap dan berbasis risiko. Penilaian ini suppliers. This assessment aims to ensure that
bertujuan untuk memastikan bahwa pemasok suppliers are aligned with the Company’s values,
memiliki keselarasan dengan nilai-nilai particularly with regard to respect for human
Perusahaan, khususnya terkait penghormatan rights, the implementation of fair labor practices,
terhadap hak asasi manusia, penerapan praktik occupational health and safety, and compliance
ketenagakerjaan yang adil, kesehatan dan with applicable laws and regulations.
keselamatan kerja, serta kepatuhan terhadap
peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Kriteria penilaian sosial pemasok mencakup, The social assessment criteria for suppliers
antara lain, kepatuhan terhadap ketentuan include, among others, compliance with labor
ketenagakerjaan, larangan penggunaan pekerja regulations, prohibition of child labor and forced
anak dan kerja paksa, penerapan prinsip non- labor, implementation of non-discrimination
diskriminasi, penyediaan lingkungan kerja yang principles, provision of a safe and healthy work
aman dan sehat, serta mekanisme penanganan environment, and complaint handling mechanisms
keluhan bagi pekerja. Dalam pelaksanaannya, for workers. In practice, the Company reviews
Perusahaan melakukan penelaahan terhadap relevant supporting documents and, if necessary,
dokumen pendukung yang relevan dan, apabila seeks clarification or communicates directly with
diperlukan, melakukan klarifikasi atau komunikasi suppliers to ensure compliance with these social
langsung dengan pemasok untuk memastikan aspects.
pemenuhan aspek sosial tersebut.
Hasil penilaian sosial menjadi salah satu The results of the social assessment are one of the
pertimbangan dalam pengambilan keputusan considerations in making decisions on cooperation
kerja sama dengan pemasok. Apabila ditemukan with suppliers. If potential social risks are
potensi risiko sosial, FAP Agri dapat memberikan identified, FAP Agri may provide recommendations
rekomendasi perbaikan, menetapkan for improvement, set additional requirements,
persyaratan tambahan, atau meninjau kembali or review the continuation of the cooperative
kelanjutan hubungan kerja sama. Pendekatan relationship. This approach reflects the Company’s
ini mencerminkan upaya Perusahaan dalam efforts to encourage the improvement of
mendorong peningkatan praktik sosial yang sustainable social practices throughout the supply
berkelanjutan di sepanjang rantai pasokan. chain.
Sepanjang periode pelaporan, FAP Agri melakukan Throughout the reporting period, FAP Agri
penyaringan sosial terhadap pemasok baru sesuai conducted social screening of new suppliers in
dengan kebijakan dan prosedur pengadaan yang accordance with applicable procurement policies
berlaku. Perusahaan tidak menemukan dampak and procedures. The Company did not find any
PT FAP AGRI Tbk Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
150
Page 162
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan Tentang Laporan Tata Kelola
Penjelasan Direksi Profil Perusahaan
Sustainability Performance Keberlanjutan Keberlanjutan
Board of Directors’ Explanation Company Profile
Highlights About Sustainability Report Sustainability Governance
sosial negatif yang material dari pemasok baru material negative social impacts from the new
yang dinilai. Ke depan, FAP Agri berkomitmen untuk suppliers assessed. Going forward, FAP Agri
terus memperkuat penerapan penilaian sosial is committed to continuing to strengthen the
pemasok secara berkelanjutan sebagai bagian implementation of sustainable supplier social
dari pengelolaan risiko sosial dan peningkatan assessments as part of social risk management
kinerja ESG rantai pasokan. and supply chain ESG performance improvement.
Sepanjang tahun 2025, tidak terdapat pemutusan Throughout 2025, there were no terminations of
kerja sama terhadap mitra pemasok dan cooperation with supplier partners and contractors
kontraktor akibat adanya dugaan pelanggaran due to alleged violations of regulations in the
terhadap peraturan di bidang ketenagakerjaan, fields of labor, occupational health and safety, and
K3, dan Hak Asasi Manusia. human rights.
Kegiatan Tanggung Jawab Sosial Social and Environmental Responsibility
Lingkungan (TJSL) Activities (SER)
[OJK F.25] [OJK F.25]
Guna memastikan seluruh kegiatan Kegiatan To ensure that all of the Company’s Social and
Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) Environmental Responsibility (SER) activities
Perusahaan tetap berada di jalur yang tepat, remain on track, the SER programs implemented
program TJSL yang dilaksanakan harus mematuhi must comply with the SER pillars of FAP Agri.
pilar TJSL yang dimiliki oleh FAP Agri. FAP Agri FAP Agri has 4 (four) main pillars related to the
memiliki 4 (empat) pilar utama terkait aktivitas Company’s SER activities, including:
TJSL Perusahaan, antara lain:
Pemberdayaan Ekonomi Sosial Budaya & Lingkungan Kesehatan & Pendidikan Infrastruktur
Economic Empowerment Social, Cultural & Enviromental Health & Education Infrastructure
Melakukan inisiasi, Mengedukasi dan Melakukan interaksi, Berpatisipasi aktif
bimbingan profesional mendukung pemasok kunci pemberdayaan untuk dalam peningkatan
terhadap kegiatan untuk menerapkan aspek mendukung peningkatan kualitas jaringan jalan
ekonomi masyarakat keberlanjutan Perusahaan. kualitas sosial masyarakat, akses masyarakat,
sehingga tercipta Educating and supporting kelestarian budaya dan rehabiltas fisik
kemandirian dan key suppliers to implement kualitas lingkungan bangunan dan
keberlanjutan sumber the Company’s sustainability masyarakat sekitar pembangunan fasilitas
pendapatan masyarakat. aspects. Perusahaan. umum dan sosial
Initiating and providing Engaging in interactions masyarakat.
professional guidance and empowerment Actively participating
on community initiatives to support in improving the
economic activities to improvements in quality of community
create independence community social quality, access roads, physical
and sustainability of cultural preservation, and rehabilitation of
community income environmental quality in buildings, and the
sources. the areas surrounding the development of public
Company. and social facilities for
the community.
Realisasi Pelaksanaan Kegiatan TJSL Implementation of SER Activities in 2025
Tahun 2025
Realisasi Biaya TJSL Tahun 2025 SER Implementation Costs in 2025
Per 31 Desember 2025, Perusahaan telah As of December 31, 2025, the Company had
merealisasikan penyaluran dana untuk aktivitas realized the distribution of funds for SER activities
TJSL sebesar Rp 4.120,70 juta, mengalami amounting to Rp4,120.70 million, an increase of
peningkatan sebesar Rp534,04 juta atau 14,89% Rp534.04 million or 14.89% compared to 2024,
jika dibandingkan dengan tahun 2024 yang sebesar which amounted to Rp3,586.66 million. The details
Rp3.586,66 juta. Adapun rincian realisasi biaya of the Company’s SER cost realization in 2025 are
CSR Perusahaan di tahun 2025 adalah sebagai as follows:
berikut:
Laporan Keberlanjutan PT FAP AGRI Tbk
151 Sustainability Report
Page 163
Tanggung Jawab Pengembangan
Kinerja Ekonomi Kinerja Lingkungan Hidup Kinerja Sosial Produk/Jasa Berkelanjutan Lain-Lain
Economic Performance Environmental Performance Social Performance Responsibility for Sustainable Miscellaneous
Product/ Service Development
Ekonomi/Economy
Realisasi Dana (Rp)Juta:
Fund Realization (Rp)Million: 1.419.263.582
Sosial, Budaya, dan Lingkungan/Social, Cultural, and Environmental
Realisasi Dana (Rp)Juta:
Fund Realization (Rp)Million: 267.348.500
Perayaan Keagamaan/Religious Celebrations
Realisasi Dana (Rp)Juta:
Fund Realization (Rp)Million: 417.730.500
Pendidikan/Education
Realisasi Dana (Rp)Juta:
Fund Realization (Rp)Million: 1.720.104.113
Infrastruktur/Infrastructure
Realisasi Dana (Rp)Juta:
Fund Realization (Rp)Million: 185.750.000
Kesehatan/Health
Realisasi Dana (Rp)Juta:
Fund Realization (Rp)Million: 110.507.757
Realisasi Dana (Rp)Juta/Fund Realization (Rp)Million:
Total Dana
Total Funding 4.120.704.452
PT FAP AGRI Tbk Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
152
Page 164
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan Tentang Laporan Tata Kelola
Penjelasan Direksi Profil Perusahaan
Sustainability Performance Keberlanjutan Keberlanjutan
Board of Directors’ Explanation Company Profile
Highlights About Sustainability Report Sustainability Governance
Laporan Keberlanjutan PT FAP AGRI Tbk
153 Sustainability Report
Page 165
Tanggung Jawab Pengembangan
Kinerja Ekonomi Kinerja Lingkungan Hidup Kinerja Sosial Produk/Jasa Berkelanjutan Lain-Lain
Economic Performance Environmental Performance Social Performance Responsibility for Sustainable Miscellaneous
Product/ Service Development
PT FAP AGRI Tbk Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
154
Page 166
Laporan Keberlanjutan PT FAP AGRI Tbk 155 Sustainability Report
Page 167
09
TANGGUNG
JAWAB
PENGEMBANGAN
PRODUK/JASA
BERKELANJUTAN
Responsibility for
Sustainable
Product/Service
Development
PT FAP AGRI Tbk Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
156
Page 168
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan Tentang Laporan Tata Kelola
Penjelasan Direksi Profil Perusahaan
Sustainability Performance Keberlanjutan Keberlanjutan
Board of Directors’ Explanation Company Profile
Highlights About Sustainability Report Sustainability Governance
Pengembangan Produk Berkelanjutan
Sustainable Product Development
[OJK F.26]
Pengalaman dan perjalanan bisnis FAP Agri FAP Agri’s years of experience and business journey
selama bertahun-tahun telah mengukuhkan have established the Company as one of the major
Perusahaan sebagai salah satu pelaku utama players in the national palm oil plantation industry,
di industri perkebunan kelapa sawit nasional, with a portfolio of main commodities including
dengan portofolio komoditas utama yang meliputi crude palm oil (CPO), palm kernel oil (PKO), and
minyak sawit mentah (Crude Palm Oil/CPO), palm kernel meal. In line with its commitment to
minyak inti sawit (Palm Kernel Oil/PKO), serta maintaining product quality and sustainability,
bungkil sawit. Sejalan dengan komitmen untuk FAP Agri consistently implements the Indonesian
menjaga mutu dan keberlanjutan produk, FAP Agri Sustainable Palm Oil (ISPO) Certification System,
secara konsisten menerapkan Sistem Sertifikasi which is a mandatory standard for all palm oil
Perkebunan Kelapa Sawit Berkelanjutan Indonesia plantation companies in Indonesia.
(Indonesian Sustainable Palm Oil/ISPO), yang
merupakan standar wajib bagi seluruh perusahaan
perkebunan kelapa sawit di Indonesia.
ISPO merupakan kebijakan strategis nasional yang ISPO is a national strategic policy that has received
memperoleh perhatian langsung dari Presiden direct attention from the President of the Republic
Republik Indonesia melalui Peraturan Presiden of Indonesia through Presidential Regulation No.
No. 44 Tahun 2020 tentang Sistem Sertifikasi 44 of 2020 concerning the Indonesian Sustainable
Perkebunan Kelapa Sawit Berkelanjutan Palm Oil Certification System, which aims to ensure
Indonesia, yang bertujuan memastikan praktik sustainable palm oil production practices while
produksi minyak sawit yang berkelanjutan increasing the competitiveness of the Indonesian
sekaligus meningkatkan daya saing industri sawit palm oil industry in the global market. These
Indonesia di pasar global. Ketentuan tersebut provisions are further regulated in Minister of
selanjutnya diatur lebih lanjut dalam Peraturan Agriculture Regulation No. 38 of 2020 concerning
Menteri Pertanian No. 38 Tahun 2020 mengenai the Implementation of Indonesian Sustainable
Penyelenggaraan Sertifikasi Perkebunan Kelapa Palm Oil Plantation Certification.
Sawit Berkelanjutan Indonesia.
Hingga tahun 2025, FAP Agri telah memiliki As of 2025, FAP Agri had at least three (3)
sedikitnya tiga (3) anak perusahaan yang subsidiaries that had obtained ISPO certification
memperoleh sertifikasi ISPO dan secara and undergone regular annual audits by
berkala menjalani proses audit tahunan oleh independent certification bodies. Throughout
lembaga sertifikasi independen. Dalam seluruh all stages of production and processing, the
tahapan produksi dan pengolahan, Perusahaan Company is committed to producing products that
berkomitmen untuk menghasilkan produk yang meet halal, safe, hygienic, and healthy standards.
memenuhi standar halal, aman, higienis, dan The Halal Assurance System (SJH) has been
sehat. Penerapan Sistem Jaminan Halal (SJH) implemented for Palm Kernel (PK), CPO, Crude
telah dilakukan untuk produk Palm Kernel (PK), Palm Kernel Oil (CPKO), and Palm Kernel Expeller
CPO, Crude Palm Kernel Oil (CPKO), dan Palm (PKE) products at three (3) Palm Oil Mills operating
Kernel Expeller (PKE) pada tiga (3) Pabrik Kelapa in North Kalimantan. In addition, the Company has
Sawit yang beroperasi di Kalimantan Utara. Selain also obtained Kosher Certification for Crude Palm
itu, Perusahaan juga telah memperoleh Sertifikasi Kernel Oil and Palm Kernel Expeller products.
Kosher untuk produk Crude Palm Kernel Oil dan
Palm Kernel Expeller.
Di sisi lain, FAP Agri terus melakukan penguatan On the other hand, FAP Agri continues to strengthen
kinerja produksi sebagai bagian dari upaya menjaga its production performance as part of its efforts
keberlanjutan usaha jangka panjang.Perusahaan to maintain long-term business sustainability. The
memandang bahwa dukungan operasional Company views reliable operational support in
yang andal di bidang produksi merupakan the field of production as a key factor in ensuring
faktor kunci dalam memastikan ketersediaan the sustainable availability of products with
produk secara berkelanjutan dengan kualitas consistent quality that meets customer needs and
Laporan Keberlanjutan PT FAP AGRI Tbk
157 Sustainability Report
Page 169
Tanggung Jawab Pengembangan
Kinerja Ekonomi Kinerja Lingkungan Hidup Kinerja Sosial Produk/Jasa Berkelanjutan Lain-Lain
Economic Performance Environmental Performance Social Performance Responsibility for Sustainable Miscellaneous
Product/ Service Development
yang konsisten dan sesuai dengan kebutuhan expectations. Logistics performance and timely
serta ekspektasi pelanggan. Kinerja logistik dan product delivery are also important supporting
ketepatan waktu pengiriman produk juga menjadi elements in strengthening customer trust and
elemen pendukung penting dalam memperkuat maintaining the Company’s competitive position
kepercayaan pelanggan dan mempertahankan in the industry.
posisi kompetitif Perusahaan di industri.
Produk yang sudah Dievaluasi Keamanannya Bagi Pelanggan
Products That Have Been Evaluated for Customer Safety
[OJK F.27] [GRI 416-1] [GRI 416-2]
FAP Agri menempatkan kesehatan dan FAP Agri places customer health and safety
keselamatan pelanggan sebagai prioritas utama as a top priority throughout the entire palm oil
dalam seluruh rantai nilai produk kelapa sawit product value chain. This commitment is realized
yang dihasilkan. Komitmen ini diwujudkan through the implementation of integrated product
melalui penerapan standar mutu dan keamanan quality and safety standards from the cultivation
produk yang terintegrasi sejak tahap budidaya, and processing stages to distribution, in order to
pengolahan, hingga distribusi, guna memastikan ensure that all products marketed are safe for use,
bahwa seluruh produk yang dipasarkan aman meet regulatory requirements, and meet customer
untuk digunakan, memenuhi persyaratan regulasi, expectations.
serta sesuai dengan ekspektasi pelanggan.
Sebagai bagian dari pengelolaan dampak As part of managing the health and safety impact
kesehatan dan keselamatan pelanggan, FAP Agri on customers, FAP Agri systematically assesses
secara sistematis melakukan penilaian terhadap the health and safety impact of all categories of
dampak kesehatan dan keselamatan pada seluruh products it produces, as stipulated in GRI 416-1.
kategori produk yang dihasilkan, sebagaimana This assessment includes identifying potential
diatur dalam GRI 416-1. Penilaian ini mencakup risks arising from the production process, the use
identifikasi potensi risiko yang timbul dari of supporting materials, product quality control,
proses produksi, penggunaan bahan pendukung, and compliance with applicable food and industry
pengendalian kualitas produk, serta kepatuhan safety standards.
terhadap standar keamanan pangan dan industri
yang berlaku.
Dalam mendukung implementasi tersebut, In supporting this implementation, the Company
Perusahaan menerapkan berbagai sistem dan applies various relevant systems and certifications,
sertifikasi yang relevan, antara lain Sistem including the Indonesian Sustainable Palm Oil
Sertifikasi Perkebunan Kelapa Sawit Berkelanjutan Certification System (ISPO), the Halal Assurance
Indonesia (ISPO), Sistem Jaminan Halal (SJH), System (SJH), and other certifications that
serta sertifikasi lainnya yang memastikan bahwa ensure that CPO, PKO, and derivative products
produk CPO, PKO, dan produk turunannya are produced through controlled, hygienic, and
diproduksi melalui proses yang terkendali, responsible processes. All production facilities also
higienis, dan bertanggung jawab. Seluruh fasilitas consistently implement product quality and safety
produksi juga menerapkan prosedur pengendalian control procedures, including product quality
mutu dan keamanan produk secara konsisten, testing, contamination control, and monitoring of
termasuk pengujian kualitas produk, pengendalian compliance with technical specifications agreed
kontaminasi, serta pemantauan terhadap upon with customers.
pemenuhan spesifikasi teknis yang disepakati
dengan pelanggan.
Selain itu, FAP Agri memastikan bahwa seluruh In addition, FAP Agri ensures that all product
aktivitas distribusi dan pengiriman produk distribution and delivery activities are carried
dilakukan dengan memperhatikan aspek out with due regard to safety aspects, including
keselamatan, termasuk pengemasan, penanganan, product packaging, handling, and transportation,
PT FAP AGRI Tbk Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
158
Page 170
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan Tentang Laporan Tata Kelola
Penjelasan Direksi Profil Perusahaan
Sustainability Performance Keberlanjutan Keberlanjutan
Board of Directors’ Explanation Company Profile
Highlights About Sustainability Report Sustainability Governance
dan transportasi produk, untuk meminimalkan to minimize the risk of quality deterioration and
risiko penurunan mutu maupun potensi bahaya potential hazards during the delivery process.
selama proses pengiriman. Perusahaan juga The company also provides relevant and accurate
menyediakan informasi produk yang relevan dan product information to customers as part of its
akurat kepada pelanggan sebagai bagian dari efforts to ensure transparency and consumer
upaya transparansi dan perlindungan konsumen. protection.
Sepanjang periode pelaporan, FAP Agri melakukan Throughout the reporting period, FAP Agri
pemantauan secara berkelanjutan atas potensi continuously monitored potential incidents
insiden yang berkaitan dengan kesehatan dan related to customer health and safety. Based
keselamatan pelanggan. Berdasarkan hasil on the results of this monitoring, there were no
pemantauan tersebut, tidak terdapat kasus significant violations of regulations or standards
pelanggaran signifikan terhadap regulasi maupun related to customer health and safety caused by
standar terkait kesehatan dan keselamatan the Company’s products and services.
pelanggan yang disebabkan oleh produk dan
layanan Perusahaan.
Melalui penerapan penilaian dampak kesehatan Through the implementation of comprehensive
dan keselamatan produk secara menyeluruh and continuous health and safety impact
dan berkelanjutan, FAP Agri berkomitmen untuk assessments of its products, FAP Agri is committed
menjaga kepercayaan pelanggan, meningkatkan to maintaining customer trust, continuously
kualitas produk secara berkesinambungan, serta improving product quality, and supporting
mendukung praktik bisnis yang bertanggung jawab responsible and sustainable business practices in
dan berkelanjutan sesuai dengan prinsip ESG. accordance with ESG principles.
Hingga akhir tahun 2025, Perusahaan tidak As of the end of 2025, the Company had not
menemukan adanya produk yang berpotensi identified any products that have the potential
memberikan dampak negatif terhadap kesehatan to negatively impact customer health and safety.
dan keselamatan pelanggan. Selain itu, Additionally, the Company had not experienced any
Perusahaan juga tidak memiliki adanya insiden incidents of non-compliance related to the health
ketidakpatuhan sehubungan dengan dampak and safety impacts of its products and services.
kesehatan dan keselamatan atas produk dan jasa
yang dimiliki.
Dampak Produk
Product Impact
[OJK F.28]
FAP Agri memahami bahwa produk yang dihasilkan FAP Agri understands that its products have
memiliki dampak yang luas, baik dari sisi ekonomi, a broad impact, economically, socially, and
sosial, maupun lingkungan, sepanjang siklus hidup environmentally, throughout the product life
produk. Oleh karena itu, Perusahaan mengelola cycle. Therefore, the Company manages product
dampak produk secara terintegrasi dengan impact in an integrated manner by promoting
mengedepankan prinsip keberlanjutan, tanggung the principles of sustainability, responsibility,
jawab, dan transparansi dalam setiap tahapan and transparency in every stage of its business
kegiatan usaha, mulai dari budidaya kelapa sawit, activities, from palm oil cultivation and processing
pengolahan, hingga distribusi produk kepada to product distribution to customers.
pelanggan.
Dari perspektif ekonomi, produk minyak kelapa From an economic perspective, palm oil and its
sawit dan turunannya berkontribusi terhadap derivative products contribute to value creation
penciptaan nilai tambah melalui penyediaan by providing strategic raw materials for various
bahan baku strategis bagi berbagai industri, industries, both food and non-food. The Company’s
baik pangan maupun non-pangan. Aktivitas
Laporan Keberlanjutan PT FAP AGRI Tbk
159 Sustainability Report
Page 171
Tanggung Jawab Pengembangan
Kinerja Ekonomi Kinerja Lingkungan Hidup Kinerja Sosial Produk/Jasa Berkelanjutan Lain-Lain
Economic Performance Environmental Performance Social Performance Responsibility for Sustainable Miscellaneous
Product/ Service Development
produksi dan penjualan produk Perusahaan turut production and sales activities also drive economic
mendorong perputaran ekonomi, menciptakan growth, create jobs, and contribute to the state’s
lapangan kerja, serta memberikan kontribusi fiscal revenue through tax payments and other
fiskal kepada negara melalui pembayaran pajak state revenues.
dan penerimaan negara lainnya.
Dari sisi sosial, FAP Agri memastikan bahwa produk
yang dihasilkan memenuhi standar kesehatan dan From a social perspective, FAP Agri ensures that
keselamatan pelanggan. Seluruh kategori produk its products meet customer health and safety
secara berkala dinilai dampaknya terhadap standards. All product categories are periodically
kesehatan dan keselamatan pengguna, dengan assessed for their impact on user health and
mengacu pada standar regulasi dan sertifikasi safety, with reference to applicable regulatory
yang berlaku. Perusahaan juga memastikan bahwa and certification standards. The company also
proses produksi dilakukan secara bertanggung ensures that the production process is carried
jawab dengan menghormati hak asasi manusia, out responsibly by respecting human rights, not
tidak melibatkan pekerja anak maupun kerja involving child labor or forced labor, and providing
paksa, serta memberikan perlindungan terhadap protection for the safety and health of workers
keselamatan dan kesehatan tenaga kerja yang involved in the production process.
terlibat dalam proses produksi.
Sementara itu, dari aspek lingkungan, FAP Agri
menyadari bahwa produksi minyak kelapa sawit Meanwhile, from an environmental perspective,
berpotensi menimbulkan dampak terhadap FAP Agri recognizes that palm oil production
lingkungan hidup, termasuk penggunaan sumber has the potential to impact the environment,
daya alam, emisi gas rumah kaca, dan pengelolaan including the use of natural resources, greenhouse
limbah. Untuk meminimalkan dampak tersebut, gas emissions, and waste management. To
Perusahaan menerapkan praktik perkebunan minimize these impacts, the Company implements
kelapa sawit berkelanjutan, kebijakan tanpa sustainable palm oil plantation practices, a zero
deforestasi, perlindungan keanekaragaman hayati, deforestation policy, biodiversity protection,
pengendalian emisi, efisiensi energi dan air, serta emissions control, energy and water efficiency,
pengelolaan limbah yang bertanggung jawab. and responsible waste management. Efforts are
Produk yang dihasilkan juga diupayakan memiliki also made to ensure that the products produced
keterlacakan (traceability) guna memastikan are traceable to ensure that the raw materials
bahwa bahan baku berasal dari sumber yang legal come from legal and sustainable sources.
dan berkelanjutan.
Sebagai bagian dari tata kelola produk yang
bertanggung jawab, FAP Agri juga memberikan As part of responsible product stewardship, FAP Agri
informasi produk yang akurat dan transparan also provides accurate and transparent product
kepada pelanggan, termasuk terkait spesifikasi, information to customers, including specifications,
standar mutu, dan sertifikasi yang dimiliki. Hal ini quality standards, and certifications. This is done to
dilakukan untuk memastikan bahwa pelanggan ensure that customers can use the products safely
dapat menggunakan produk secara aman dan and in accordance with applicable regulations.
sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Melalui pengelolaan dampak produk yang
komprehensif dan berkelanjutan, FAP Agri Through comprehensive and sustainable product
berkomitmen untuk menghasilkan produk yang impact management, FAP Agri is committed to
tidak hanya memenuhi kebutuhan pasar dan producing products that not only meet market
pelanggan, tetapi juga memberikan manfaat and customer needs, but also provide long-term
jangka panjang bagi masyarakat, lingkungan, serta benefits to society and the environment, as well
mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan as supporting the achievement of the Sustainable
Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/ Development Goals (SDGs).
SDGs).
PT FAP AGRI Tbk Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
160
Page 172
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan Tentang Laporan Tata Kelola
Penjelasan Direksi Profil Perusahaan
Sustainability Performance Keberlanjutan Keberlanjutan
Board of Directors’ Explanation Company Profile
Highlights About Sustainability Report Sustainability Governance
Jumlah Produk yang Ditarik Kembali
Number of Products Recalled
[OJK F.29]
Per 31 Desember 2025, tidak terdapat produk As of December 31, 2025, there were no Company
Perusahaan yang ditarik kembali dari pasar products recalled from the market for reasons
atas alasan keamanan, kesehatan, maupun of safety, health, or reasons contrary to product
alasan-alasan yang bertentangan dengan aspek safety and security aspects.
keselamatan dan keamanan produk.
Survei Kepuasan Pelanggan
Customer Satisfaction Survey
[OJK F.30]
Hingga tahun 2025, Perusahaan belum melakukan As of 2025, the Company had not conducted
Survei Kepuasan Pelanggan dalam rangka a Customer Satisfaction Survey to determine
mengetahui tingkat kepuasan pelanggan atau customer satisfaction levels or gather customer
umpan balik dari pelanggan. Namun, Perusahaan feedback. However, the Company consistently
senantiasa memastikan kepuasan pelanggannya ensures customer satisfaction by providing the
dengan memberikan layanan terbaik dan best service and improving service quality year
meningkatkan kualitas layanannya dari tahun after year.
ke tahun.
Laporan Keberlanjutan PT FAP AGRI Tbk
161 Sustainability Report
Page 173
Tanggung Jawab Pengembangan
Kinerja Ekonomi Kinerja Lingkungan Hidup Kinerja Sosial Produk/Jasa Berkelanjutan Lain-Lain
Economic Performance Environmental Performance Social Performance Responsibility for Sustainable Miscellaneous
Product/ Service Development
Lain-Lain
Other
External Assurance
External Assurance
[OJK G.1]
Pada tahun 2025, Perusahaan belum In 2025, the Company had not yet implemented an
melaksanakan proses assurance untuk assurance process for sustainability performance
sustainability performance indicators dalam indicators in this report. However, the Company
laporan ini. Namun, Perusahaan telah melakukan had conducted internal assurance to ensure the
assurance internal untuk memastikan kredibilitas credibility of the report and the validity of the data
laporan dan validitas data serta informasi dalam and information contained therein.
laporan ini.
Hasil Umpan Balik Pemangku Kepentingan pada Tahun Sebelumnya
Stakeholder Feedback from the Previous Year
[OJK G.4]
Pada tahun 2025, Perusahaan belum In 2025, the Company had not yet implemented an
melaksanakan proses assurance untuk assurance process for sustainability performance
sustainability performance indicators dalam indicators in this report. However, the Company
laporan ini. Namun, Perusahaan telah melakukan had conducted internal assurance to ensure the
assurance internal untuk memastikan kredibilitas credibility of the report and the validity of the data
laporan dan validitas data serta informasi dalam and information contained therein.
laporan ini.
PT FAP AGRI Tbk Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
162
Page 174
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan Tentang Laporan Tata Kelola
Penjelasan Direksi Profil Perusahaan
Sustainability Performance Keberlanjutan Keberlanjutan
Board of Directors’ Explanation Company Profile
Highlights About Sustainability Report Sustainability Governance
Pernyataan Dewan Komisaris dan Direksi Tentang Tanggung
Jawab Atas Laporan Keberlanjutan 2025
Responsibility Statement by the Board of Commissioners and the Board of Directors for
the 2025 Sustainability Report
Kami yang bertanda tangan di bawah ini We, the undersigned, hereby declare that all the
menyatakan bahwa semua informasi dalam information contained in the 2025 Sustainability
Laporan Keberlanjutan PT FAP Agri Tbk tahun Report of PT FAP Agri Tbk has been presented
buku 2025 telah dimuat secara lengkap dan completely and we are fully responsible for the
bertanggung jawab penuh atas kebenaran isi fairness of the content of the Sustainability Report
Laporan Keberlanjutan PT FAP Agri Tbk. of PT FAP Agri Tbk.
Demikian pernyataan ini dibuat dengan This statement is made in all truthfulness.
sebenarnya.
Jakarta, 28 April 2026
Jakarta, April 28, 2026
Dewan Komisaris
Board of Commissioners
DONNY MUHAMAD SALIM
Komisaris Utama Komisaris Independen
President Commisioner Independent Commisioner
Direksi
Board of Directors
RICKY TJANDRA HENRYZAL M. PANJAITAN
Direktur Utama Direktur
President Director Director
Laporan Keberlanjutan PT FAP AGRI Tbk
163 Sustainability Report
Page 175
Tanggung Jawab Pengembangan
Kinerja Ekonomi Kinerja Lingkungan Hidup Kinerja Sosial Produk/Jasa Berkelanjutan Lain-Lain
Economic Performance Environmental Performance Social Performance Responsibility for Sustainable Miscellaneous
Product/ Service Development
Lembar Umpan Balik
Feedback Sheet
[OJK G.2]
Terima kasih kepada Bapak/Ibu/Saudara yang Thank you for taking the time to read the 2025
telah berkenan membaca Laporan Keberlanjutan Sustainability Report of PT FAP Agri Tbk To improve
PT FAP Agri Tbk tahun 2025. Untuk meningkatkan the content of future Sustainability Reports, we
isi laporan Keberlanjutan pada tahun-tahun kindly seek your assistance in completing the
mendatang, kami berharap Bapak/Ibu/Saudara Feedback Form and send it to us.
bersedia untuk mengisi Lembar Umpan Balik dan
mengirimkan kepada kami.
Identitas Pengirim
Sender Identity
Nama/Name:
Surel/Email Address:
Identifikasi menurut kategori pemangku kepentingan/Identification by stakeholder category
Investor Karyawan/Employee Mitra/Pemasok/Partner/Supplier
Konsumen/Consumer Pemerintah/Government Komunitas/Community
Masyarakat/Public Media Lainnya/Other ………………………...
1.
Laporan Keberlanjutan ini sudah memberikan informasi yang jelas mengenai kinerja ekonomi, sosial dan
lingkungan Perusahaan/This Sustainability Report provides clear information on the Company's economic, social and
environmental performance.
Setuju/Agree Tidak Setuju/Disagree Tidak Tahu/Don’t Know
2.
Laporan Keberlanjutan ini sudah memberikan informasi yang jelas mengenai pemenuhan tanggung jawab sosial dan
lingkungan Perusahaan/This Sustainability Report has provided clear information regarding the fulfillment of the
Company's social and environmental responsibilities.
Setuju/Agree Tidak Setuju/Disagree Tidak Tahu/Don’t Know
3.
Materi dan data dalam Laporan Tahunan Keberlanjutan ini mudah dimengerti dan dipahami
The materials and data in this Annual Sustainability Report are easy to understand and comprehend.
Setuju/Agree Tidak Setuju/Disagree Tidak Tahu/Don’t Know
4.
Materi dan data dalam Laporan Tahunan Keberlanjutan ini sudah cukup lengkap
The materials and data in this Annual Sustainability Report are sufficiently complete.
Setuju/Agree Tidak Setuju/Disagree Tidak Tahu/Don’t Know
5.
Desain, tata letak, grafis dan foto-foto dalam Laporan Tahunan Keberlanjutan ini dirancang dengan baik
The design, layout, graphics and photographs in this Annual Sustainability Report are well designed.
Setuju/Agree Tidak Setuju/Disagree Tidak Tahu/Don’t Know
PT FAP AGRI Tbk Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
164
Page 176
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan Tentang Laporan Tata Kelola
Penjelasan Direksi Profil Perusahaan
Sustainability Performance Keberlanjutan Keberlanjutan
Board of Directors’ Explanation Company Profile
Highlights About Sustainability Report Sustainability Governance
6.
Apa informasi yang paling bermanfaat dari Laporan Tahunan Keberlanjutan ini?
What is the most useful information from this Annual Sustainability Report?
7.
Apa informasi yang dinilai kurang bermanfaat dari Laporan Tahunan Keberlanjutan ini?
What information do you feel is missing from this Annual Sustainability Report?
8.
Mohon berikan masukan dan saran bagaimana kami dapat membuat laporan ini lebih baik di masa mendatang
Please provide feedback and suggestions on how we can make this report better in the future.
Mohon formulir ini dikirimkan kembali kepada:
Please send this form back to:
PT FAP Agri Tbk
Sustainability Department
Gedung Gold Coast, Tower Liberty Lt. 16 A-H
Jl. Pantai Indah Kapuk, RT.6, RW.2
Kamal Muara, Penjaringan,
Jakarta Utara/North Jakarta 14470
(021) 50205811
sustainability@fap-agri.com
Laporan Keberlanjutan PT FAP AGRI Tbk
165 Sustainability Report
Page 177
Tanggung Jawab Pengembangan
Kinerja Ekonomi Kinerja Lingkungan Hidup Kinerja Sosial Produk/Jasa Berkelanjutan Lain-Lain
Economic Performance Environmental Performance Social Performance Responsibility for Sustainable Miscellaneous
Product/ Service Development
Pemenuhan Kriteria Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 51/
POJK.03/2017 Penerapan Keuangan Berkelanjutan bagi Lembaga
Jasa Keuangan, Emiten, dan Perusahaan Publik
Compliance with Financial Services Authority Regulation No. 51/POJK.03/2017 on the
Implementation of Sustainable Finance for Financial Services Institutions, Issuers, and
Public Companies
[OJK G.5]
No. Indeks Nama Indeks Halaman
Index No. Index Name Page
A.1 Penjelasan Strategi Keberlanjutan III
Explanation of Sustainability Strategy
B.1 Ikhtisar Kinerja Ekonomi 3
Economic Performance Overview
B.2 Ikhtisar Kinerja Lingkungan Hidup 4
Environmental Performance Overview
B.3 Ikhtisar Kinerja Sosial 5
Social Performance Overview
C.1 Visi, Misi, dan Nilai Keberlanjutan 29
Vision, Mission, and Sustainability Values
C.2 Alamat Perusahaan 27
Company Address
C.3 Skala Perusahaan 31
Company Scale
C.4 Produk, Layanan, dan Kegiatan Usaha yang Dijalankan 35
Products, Services, and Business Activities
C.5 Keanggotaan pada Asosiasi 37
Association Membership
C.6 Perubahan pada Organisasi yang Bersifat Signifikan 38
Significant Changes to the Organisation
D.1 Penjelasan Direksi 17
Board of Directors Explanation
E.1 Penanggung Jawab Penerapan Keuangan Berkelanjutan 56
Party in Charge Sustainable Finance Implementation
E.2 Pengembangan Kompetensi Terkait Keuangan Berkelanjutan 62
Competency Development Related to Sustainable Finance
E.3 Penilaian Risiko atas Penerapan Keuangan Berkelanjutan 65
Risk Assessment of Sustainable Finance Implementation
E.4 Hubungan dengan Pemangku Kepentingan 74
Relationships with Stakeholders
E.5 Permasalahan terhadap Penerapan Keuangan Berkelanjutan 76
Issues Related to Sustainable Finance Implementation
F.1 Kegiatan Membangun Budaya Keberlanjutan 77
Building Sustainability Culture
F.2 Perbandingan Target dan Kinerja Produksi, Target Pembiayaan atau Investasi, Pendapatan dan 81
Laba Rugi
Comparison of Production Targets and Performance, Financing or Investment Targets, Revenue
and Profit and Loss
F.3 Perbandingan Target dan Kinerja Produksi, Target Pembiayaan atau Investasi pada Instrumen 81
Keuangan atau Proyek yang Sejalan
Comparison of Targets and Performance in Production, Financing or Investment Targets in
Financial Instruments or Aligned Projects
F.4 Biaya Lingkungan Hidup 93
Environmental Costs
F.5 Penggunaan Material yang Ramah Lingkungan 113
Use of Environmentally Friendly Materials
F.6 Jumlah dan Intensitas Energi yang Digunakan 117
Amount and Intensity of Energy Used
PT FAP AGRI Tbk Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
166
Page 178
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan Tentang Laporan Tata Kelola
Penjelasan Direksi Profil Perusahaan
Sustainability Performance Keberlanjutan Keberlanjutan
Board of Directors’ Explanation Company Profile
Highlights About Sustainability Report Sustainability Governance
No. Indeks Nama Indeks Halaman
Index No. Index Name Page
F.7 Upaya dan Pencapaian Efisiensi Energi dan Penggunaan Energi Terbarukan 116
Efforts and Achievements in Energy Efficiency and Renewable Energy Use
F.8 Penggunaan Air 118
Water Use
F.9 Dampak dari Wilayah Operasional yang Terletak atau Berada di Daerah Konservasi atau Memiliki 119
Keanekaragaman Hayati
Impact of Operational Areas Located in or Adjacent to Conservation Areas or Areas with
Biodiversity
F.10 Usaha Konservasi Keanekaragaman Hayati 110
Biodiversity Conservation Efforts
F.11 Jumlah dan Intensitas Emisi yang Dihasilkan Berdasarkan Jenisnya 98
Amount and Intensity of Emissions Generated by Type
F.12 Upaya dan Pencapaian Pengurangan Emisi yang Dilakukan 99
Efforts and Achievements in Emission Reduction
F.13 Jumlah Limbah dan Efluen yang Dihasilkan Berdasarkan Jenis 100
Amount of Waste and Effluent Generated by Type
F.14 Mekanisme Pengelolaan Limbah dan Efluen 102
Waste and Effluent Management Mechanisms
F.15 Tumpahan yang Terjadi (Jika Ada) 103
Spills (If Any)
F.16 Jumlah dan Materi Pengaduan Lingkungan Hidup yang Diterima dan Diselesaikan 94
Number and Subject Matter of Environmental Complaints Received and Resolved
F.17 Komitmen LJK, Emiten, atau Perusahaan Publik untuk Memberikan Layanan atas Produk dan/ 127
atau Jasa yang Setara kepada Konsumen
Commitment of Financial Service Institutions, Issuers, or Public Companies to Provide Equitable
Products and/or Services to Consumers
F.18 Kesetaraan Kesempatan Bekerja 127
Equal Employment Opportunities
F.19 Tenaga Kerja Anak dan Tenaga Kerja Paksa 128
Child Labour and Forced Labour
F.20 Upah Minimum Regional 136
Regional Minimum Wage
F.21 Lingkungan Bekerja yang Layak dan Aman 137
Decent and Safe Working Environment
F.22 Pelatihan dan Pengembangan Kemampuan Pegawai 138
Employee Training and Development
F.23 Dampak Operasi terhadap Masyarakat Sekitar 141
Impact of Operations on Surrounding Community
F.24 Pengaduan Masyarakat 142
Community Complaints
F.25 Kegiatan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) 151
Social and Environmental Responsibility (SER) Activities
F.26 Inovasi dan Pengembangan Produk/Jasa Keuangan Berkelanjutan 157
Innovation and Development of Sustainable Financial Products/Services
F.27 Evaluasi Keamanan Produk dan Jasa 158
Product and Service Safety Assessment
F.28 Dampak Produk/Jasa 159
Impact of Products/Services
F.29 Jumlah Produk yang Ditarik Kembali 161
Number of Products Recalled
F.30 Survei Kepuasan Pelanggan terhadap Produk dan/atau Jasa Keuangan Berkelanjutan 161
Customer Satisfaction Survey on Sustainable Financial Products and/or Services
G.1 Verifikasi Tertulis dari Pihak Independen (Jika Ada) 162
Written Verification from an Independent Party (if applicable)
G.2 Lembar Umpan Balik 164
Feedback Form
G.3 Tanggapan terhadap Umpan Balik Laporan Tahun Sebelumnya 162
Response to Feedback from Previous Year’s Report
G.4 Daftar Pengungkapan sesuai POJK 51/2017 166
Disclosure List in Accordance with POJK 51/2017
Laporan Keberlanjutan PT FAP AGRI Tbk
167 Sustainability Report
Page 179
Tanggung Jawab Pengembangan
Kinerja Ekonomi Kinerja Lingkungan Hidup Kinerja Sosial Produk/Jasa Berkelanjutan Lain-Lain
Economic Performance Environmental Performance Social Performance Responsibility for Sustainable Miscellaneous
Product/ Service Development
Referensi Silang GRI Standard
Cross Reference of GRI Standards
Halaman
GRI Standard
Page
GRI 2: Pengungkapan Umum 2021/General Disclosures 2021
Organisasi dan praktik pelaporannya/Oganization and its reporting practices
GRI 2-1 Rincian organisasi/Organizational details 27
Entitas termasuk dalam pelaporan keberlanjutan organisasi
GRI 2-2 41
Entities included in the organization’s sustainability reporting
GRI 2-3 Periode pelaporan, frekuensi, dan akses kontak/Reporting period, frequency, and contact point 41
GRI 2-4 Penyajian kembali informasi/Restatements of information 41
GRI 2-5 External Assurance 162
Aktivitas dan pekerja/Activities and workers
Aktivitas, rantai nilai dan hubungan bisnis lainnya
GRI 2-6 27
Activities, value chain and other business relationships
GRI 2-7 Karyawan/Employees 31
GRI 2-8 Pekerja bukan karyawan/Workers who are not employees 31
Tata kelola/Governance
GRI 2-9 Rantai pasokan/Supply chain 56
Nominasi dan selesi dari badan tata kelola tertinggi
GRI 2-10 56
Nomination and selection of the highest governance body
GRI 2-11 Ketua badan tata kelola tertinggi/Chairman of the highest governance body 56
Peran badan tata kelola tertinggi dalam pengawasan pengelolaan dampak
GRI 2-12 56
Role of the highest governance body in overseeing the management of impacts
Delegasi tanggung jawab untuk pengelolaan dampak
GRI 2-13 56
Delegation of responsibility for managing impacts
Peran badan tata kelola tertinggi dalam pelaporan keberlanjutan
GRI 2-14 56
Role of the highest governance body in sustainability reporting
GRI 2-15 Benturan kepentingan/Conflicts of interest 61
GRI 2-16 Komunikasi atas kepentingan kritis/Communication of critical concerns 56
Pengetahuan kolektif badan tata kelola tertinggi
GRI 2-17 56
Collective knowledge of the highest governance body
Evaluasi kinerja badan tata kelola tertinggi
GRI 2-18 56
Evaluation of the performance of the highest governance body
GRI 2-19 Kebijakan remunerasi/Remuneration policies 64
GRI 2-20 Proses menentukan remunerasi/Process to determine remuneration 64
GRI 2-21 Rasio total kompensasi tahunan/Annual total compensation ratio 64
Strategi, kebijakan, dan praktik/Strategy, policies, and practices
Pernyataan atas strategi pembangunan berkelanjutan
GRI 2-22 77
Statement on sustainable development strategy
GRI 2-23 Komitmen kebijakan/Policy commitments 77
GRI 2-24 Penyematan komitmen kebijakan/Embedding policy commitments 77
GRI 2-25 Proses untuk memulihkan dampak negatif/Processes to remediate negative impacts 71
Mekanisme untuk mencari saran dan meningkatkan kekhawatiran
GRI 2-26 71
Mechanisms for seeking advice and raising concerns
GRI 2-27 Kepatuhan terhadap hukum dan regulasi/Compliance with laws and regulations 73
GRI 2-28 Keanggotaan asosiasi/Association membership 37
Pelibatan pemangku kepentingan/Stakeholder engagement
GRI 2-29 Pendekatan terhadap pelibatan pemangku kepentingan/Approach to stakeholder engagement 74
GRI 2-30 Perjanjian perundingan kolektif/Collective bargaining agreements 74
PT FAP AGRI Tbk Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
168
Page 180
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan Tentang Laporan Tata Kelola
Penjelasan Direksi Profil Perusahaan
Sustainability Performance Keberlanjutan Keberlanjutan
Board of Directors’ Explanation Company Profile
Highlights About Sustainability Report Sustainability Governance
GRI 201: Kinerja Ekonomi 2016/ 2016 Economic Performance
GRI 3-1 Proses untuk menentukan topik material/Process to determine material topics 42
GRI 3-2 Daftar topik material/List of material topics 42
GRI 3-3 Manajemen topik material/Management of material topics 42
Nilai ekonomi langsung yang dihasilkan dan didistribusikan/
GRI 201-1 81
Direct economic value generated and distributed
GRI 203: Dampak Ekonomi Tidak Langsung 2016 / 2016 Indirect Economic Impacts
GRI 3-1 Proses untuk menentukan topik material / Process to determine material topics 42
GRI 3-2 Daftar topik material /List of material topics 42
GRI 3-3 Manajemen topik material / Management of material topics 42
GRI 203-2 Dampak ekonomi tidak langsung yang signifikan /Significant indirect economic impacts 81
GRI 204: Praktik Pengadaan 2016/ 2016 Procurement Practices
GRI 3-1 Proses untuk menentukan topik material/Process to determine material topics 42
GRI 3-2 Daftar topik material/List of material topics 42
GRI 3-3 Manajemen topik material/Management of material topics 42
GRI 204-1 Proporsi pengeluaran untuk pemasok lokal/Proportion of spending on local suppliers 87
GRI 302: Energi 2016/ 2016 Energy
GRI 3-1 Proses untuk menentukan topik material/Process to determine material topics 42
GRI 3-2 Daftar topik material/List of material topics 42
GRI 3-3 Manajemen topik material/Management of material topics 42
GRI 302-1 Konsumsi energi dalam organisasi/Energy consumption within the organization 116
GRI 303: Air dan Efluen 2018/ 2018 Water and Effluents
GRI 3-1 Proses untuk menentukan topik material/Process to determine material topics 42
GRI 3-2 Daftar topik material/List of material topics 42
GRI 3-3 Manajemen topik material/Management of material topics 42
GRI 303-5 Konsumsi air/Water consumption 118
GRI 305: Emisi 2016/2016 Emmissions
GRI 3-1 Proses untuk menentukan topik material/Process to determine material topics 42
GRI 3-2 Daftar topik material/List of material topics 42
GRI 3-3 Manajemen topik material/Management of material topics 42
GRI 305-1 Emisi Gas Rumah Kaca (GRK) (Cakupan 1) langsung/Direct GHG emissions (Scope 1) 98
Emisi Gas Rumah Kaca (GRK) (Cakupan 2) tidak langsung/Energy indirect (Scope 2) GHG
GRI 305-2 98
emissions
GRI 306: Air Limbah (Efluen) dan Limbah 2016 / 2016 Effluents and Waste
GRI 3-1 Proses untuk menentukan topik material/Process to determine material topics 42
GRI 3-2 Daftar topik material/List of material topics 42
GRI 3-3 Manajemen topik material/Management of material topics 42
GRI 306-2 Limbah berdasarkan jenis dan metode pembuangan/Water discharge by quality and destination 102
GRI 401: Kepegawaian 2016/2016 Employment
GRI 3-1 Proses untuk menentukan topik material/Process to determine material topics 42
GRI 3-2 Daftar topik material/List of material topics 42
GRI 3-3 Manajemen topik material/Management of material topics 42
GRI 401-1 Karyawan baru direkrut dan pergantian karyawan/New employee hires and employee turnover 31
Laporan Keberlanjutan PT FAP AGRI Tbk
169 Sustainability Report
Page 181
Tanggung Jawab Pengembangan
Kinerja Ekonomi Kinerja Lingkungan Hidup Kinerja Sosial Produk/Jasa Berkelanjutan Lain-Lain
Economic Performance Environmental Performance Social Performance Responsibility for Sustainable Miscellaneous
Product/ Service Development
GRI 403: Keselamatan dan Kesehatan Kerja 2018/ 2018 Occupational Health and Safety
Sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja
GRI 403-1 144
Occupational health and safety management system
Identifikasi bahaya, penilaian risiko, dan investigasi insiden
GRI 403-2 144
Hazard identification, risk assessment, and incident investigation
GRI 403-3 Layanan kesehatan kerja/Occupational health services 144
Partisipasi, konsultasi, dan komunikasi pekerja tentang keselamatan dan kesehatan kerja
GRI 403-4 144
Worker participation, consultation, and communication on occupational health and safety
GRI 403-6 Peningkatan kualitas kesehatan pekerja/Promotion of worker health 144
Pencegahan dan mitigasi dampak dari keselamatan dan kesehatan kerja yang secara langsung
GRI 403-7 terkait hubungan bisnis/Prevention and mitigation of occupational health and safety 144
impacts directly linked by business relationships
GRI 403-9 Kecelakaan kerja/Work-related injuries 144
GRI 404: Pelatihan dan Pendidikan 2016/ 2016 Training and Education
GRI 3-1 Proses untuk menentukan topik material/Process to determine material topics 42
GRI 3-2 Daftar topik material/List of material topics 42
GRI 3-3 Manajemen topik material/Management of material topics 42
Program untuk peningkatan keahlian karyawan dan transisi program pendampingan
GRI 404-2 62
Programs for upgrading employee skills and transition assistance programs
GRI 405: Keanekaragaman dan Kesempatan Setara 2016/ 2016 Diversity and Equal Opportunity
GRI 3-1 Proses untuk menentukan topik material/Process to determine material topics 42
GRI 3-2 Daftar topik material/List of material topics 42
GRI 3-3 Manajemen topik material/Management of material topics 42
Keanekaragaman badan tata kelola dan karyawan
GRI 405-1 57
Diversity of governance bodies and employees
GRI 408: Pekerja Anak 2016/ 2016 Child Labor
GRI 3-1 Proses untuk menentukan topik material/Process to determine material topics 42
GRI 3-2 Daftar topik material/List of material topics 42
GRI 3-3 Manajemen topik material/Management of material topics 42
Operasi dan pemasok yang berisiko signifikan terhadap insiden pekerja anak
GRI 408-1 87
Operations and suppliers at significant risk for incidents of child labor
GRI 409: Kerja Paksa atau Wajib Kerja 2016 / 2016 Forced or Compulsory Labor
GRI 3-1 Proses untuk menentukan topik material/Process to determine material topics 42
GRI 3-2 Daftar topik material/List of material topics 42
GRI 3-3 Manajemen topik material/Management of material topics 42
Operasi dan pemasok yang berisiko signifikan terhadap insiden kerja paksa atau wajib kerja
GRI 409-1 87
Operations and suppliers at significant risk for incidents of forced or compulsory labor
PT FAP AGRI Tbk Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
170
Page 182
Laporan Keberlanjutan PT FAP AGRI Tbk 171 Sustainability Report
Page 183
PT FAP AGRI Tbk Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
172
Page 184
2025
Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
PT FAP Agri Tbk
Gedung Gold Coast
Tower Liberty Lt. 16 A-H
Jl. Pantai Indah Kapuk, RT.6, RW.2,
Kamal Muara, Penjaringan,
Jakarta Utara 14470
(021) 50205811
corp.secretary@fap-agri.com
www.fap-agri.com
Names mentioned 72 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
PT FAPA Agri Tbk
p.4 ×2
unresolved
org
Agri Tbk
p.4 ×2
unresolved
org
Tata Kelola Tertinggi
p.10
unresolved
org
Tata
p.10 ×2
unresolved
org
PT Borneo Bhakti Sejahtera
p.17 ×6
unresolved
org
PT Tirta Madu Sawit Jaya
p.17 ×11
unresolved
org
PT Karangjuang Hijau Lestari
p.17 ×4
unresolved
org
PT Bhumi Simanggaris Indah
p.18 ×6
unresolved
org
PT Mutu Hijau Indonesia Perkebunan Kelapa Sawit Berkelanjutan
p.18 ×2
unresolved
org
PT Bulungan Hijau Perkasa
p.18 ×6
unresolved
org
PT Mutu Hijau Indonesia
p.18
unresolved
org
PT TSI Sertifikasi Internasional Perkebunan Kelapa Sawit Berkelanjutan
p.19
unresolved
org
PT KPL Commissioning
p.20
unresolved
org
PT KPL Dimulai
p.20
unresolved
org
PT Karangjuang Hijau Lestari Indonesian Sustainable Palm Oil
p.20
unresolved
org
PT Riau Agung Karya Abadi Indonesian Sustainable Palm
p.21 ×2
unresolved
org
PT Riau Agung Karya Abadi
p.21 ×5
unresolved
org
PT Bulungan Hijau Perkasa Indonesian Sustainable Palm Oil
p.21
unresolved
org
PT Bhumi Simanggaris Indah Indonesian Sustainable Palm Oil
p.21
unresolved
org
PT Marsam Citra Adiperkasa Public Disclosure
p.22 ×2
unresolved
org
PT Marsam Citra Adiperkasa Expose Publik UKL-UPL
p.22
unresolved
org
PT Marsam Citra Adiperkasa
p.22 ×5
unresolved
org
PT Riau Agung Karya Abadi Commemoration
p.22 ×2
unresolved
org
PT Riau Agung Karya Abadi Peringatan Hari Lingkungan
p.22
unresolved
org
PT Tirta Madu Sawit Jaya Indonesian Sustainable Palm
p.22
unresolved
org
PT Marsam Citra Adiperkasa Public Expose
p.23
unresolved
org
PT Marsam Citra Adiperkasa’s Emissions Kegiatan
p.23
unresolved
org
PT Marsam Citra Adiperkasa Public
p.23
unresolved
org
PT Tirta Madu Sawit Jaya Commissioning
p.24 ×2
unresolved
org
PT Tirta Madu Sawit Jaya Komisioning Pabrik Biogas
p.24
unresolved
org
PT Borneo Bhakti Sejahtera Public Expose
p.24
unresolved
org
PT Borneo Bhakti Sejahtera’s Emissions Kegiatan
p.24
unresolved
org
PT Borneo Bhakti Sejahtera Public
p.24
unresolved
org
PT Karangjuang Hijau Lestari Presentation
p.25
unresolved
org
Menteri Kehakiman Republik Indonesia
p.38
unresolved
person
Notary P. Sutrisno A. Tampubolon
p.38 ×3
unresolved
org
Minister of Justice
p.38 ×2
unresolved
org
Indonesia Stock Exchange
p.38 ×2
unresolved
org
PT Indonesia Stock Exchange Stock Exchange
p.38
unresolved
person
Tampubolon
p.39
unresolved
person
Juwono
p.39
unresolved
person
Notary Ira Widyasari Juwono
p.39
unresolved
org
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik
p.39
unresolved
org
Minister of Law
p.39
unresolved
person
Ir. Nanette Cahyanie Handari Adi Warsito
p.39 ×2
unresolved
person
Warsito
p.39
unresolved
org
Menteri
p.39
unresolved
person
KHT
p.42
unresolved
org
Struktur Kepemilikan Ownership Structure Prinsep Management Limited
p.43
unresolved
org
PT Fangiono Perkasa Sejati
p.43
unresolved
org
Financial Services Authority
p.52
unresolved
org
Ministry of Forestry
p.57 ×6
unresolved
person
Leadership
· Komisaris
p.66
unresolved
org
Tata Kelola
p.72
unresolved
person
Donny
· Komisaris
p.72 ×2
unresolved
org
PT Borneo Board
p.72
unresolved
org
PT Marsam Citra
p.72
unresolved
person
Adiperkasa
· Commissioner
p.72
unresolved
org
PT Setia Agro Utama
p.72 ×4
unresolved
org
PT Ketapang Hijau Lestari
p.72 ×4
unresolved
org
PT Karangjuang Hijaulestari
p.72 ×4
unresolved
org
Karya (Persero) Tbk.
p.72
unresolved
person
Ricky Tjandra
· Direktur Utama
p.72
unresolved
person
Holds
· Director
p.72
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.