Skip to content
Back to announcement

AnnualReport2025-BUMI-att1.pdf

Other Text extracted BUMI

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 270

Page 1

          
Page 2
SANGGAHAN

Laporan Keberlanjutan PT Bumi Resources Tbk yang selanjutnya disebut “Laporan” memuat data dan informasi
penting bagi pemangku kepentingan. Istilah “BUMI” yang digunakan dalam Laporan mengacu kepada PT
Bumi Resources Tbk, “KPC” mengacu kepada PT Kaltim Prima Coal dan “Arutmin” mengacu kepada PT Arutmin
Indonesia sebagai anak perusahaan BUMI.

Dalam laporan ini, data kuantitatif disajikan menggunakan perbandingan selama tiga tahun berturut-turut
2023-2025. Tabel dan grafik dalam laporan ini menampilkan data numerik menggunakan standar konversi
dan satuan bahasa Inggris, sedangkan numerik ditampilkan dalam teks menggunakan standar konversi
bahasa Inggris dan Indonesia, tergantung pada konteksnya. Laporan ini juga mencakup pengungkapan dari
Laporan Keberlanjutan 2023 kami sebelumnya di mana beberapa informasi telah diperbarui sesuai dengan
situasi terkini.

Informasi tentang kinerja Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola (LST) serta aspek ekonomi, kecuali fakta sejarah,
dianggap sebagai pernyataan berwawasan ke depan. Umumnya, pernyataan berwawasan ke depan
dapat diidentifikasi dengan penggunaan kata-kata seperti “visi”, “percaya”, “mengharapkan”, “rencana”,
“komitmen”, “melanjutkan”, dan sejenisnya. Pernyataan berwawasan ke depan didasarkan pada prediksi saat
ini, ekspektasi, keyakinan, pendapat, rencana, dan tujuan, yang berpotensi menghasilkan hasil aktual yang
berbeda secara signifikan dari apa yang dilaporkan. Meskipun dokumen-dokumen yang sah telah disertakan,
Perusahaan tidak dapat menjamin hasil-hasil sesuai dengan harapan yang dinyatakan.
Page 3
PENJELASAN TEMA




Mempercepat Nilai Berkelanjutan:
Kepemimpinan ESG di Pasar
Energi Global yang Dinamis




Di era yang dibentuk oleh percepatan transisi energi dan meningkatnya ekspektasi global terhadap praktik
bisnis yang bertanggung jawab, PT Bumi Resources Tbk menempatkan ESG bukan sebagai kewajiban pelaporan,
melainkan sebagai fondasi tempat nilai bisnis jangka panjang dibangun dan dijaga keberlangsungannya.
Tema “Perjalanan ESG yang Menunjukkan Komitmen Berkelanjutan Kami Sebagai Pilar Bisnis Penting dalam
Energi Global” mencerminkan keyakinan Perseroan bahwa keberlanjutan bukanlah tujuan akhir, melainkan
proses berkelanjutan dalam memperdalam komitmen, menyempurnakan praktik, dan memperkuat prinsip-
prinsip yang memandu setiap dimensi operasionalnya.

Pemaknaan komitmen ini sebagai sebuah perjalanan menegaskan bahwa kemajuan ESG yang bermakna
hanya dapat ditempa melalui konsistensi, pembelajaran, dan keteguhan untuk menjunjung nilai-nilai jangka
panjang meski di tengah tekanan pasar yang bersifat jangka pendek. Bagi BUMI, perjalanan ini dibangun
di atas fondasi bertahun-tahun evolusi standar tata kelola, pengelolaan lingkungan, dan tanggung jawab
sosial — setiap langkah maju mencerminkan bukan hanya peningkatan praktik, tetapi integrasi yang semakin
dalam dari prinsip ESG ke dalam identitas strategis Perseroan.

Tema ini sekaligus menegaskan peran BUMI sebagai pilar vital dalam ekosistem energi global. Di tengah
pasar yang menavigasi kompleksitas ketahanan energi, imperatif dekarbonisasi, dan pergeseran ekspektasi
pemangku kepentingan, kemampuan Perseroan untuk beroperasi dengan integritas, transparansi, dan
tujuan yang jelas menjadi sumber kekuatan kompetitif yang esensial. Kepemimpinan ESG, dalam konteks
ini, bukanlah jalur yang berjalan paralel dengan kinerja bisnis — melainkan jalur utama tempat kinerja
berkelanjutan dibangun dan terus dibawa maju.
Page 4
DAFTAR ISI


                                                 Struktur Tata Kelola BUMI                 58
SAMBUTAN DIREKSI                           8
                                                 Keberagaman Tata Kelola                   60

IKHTISAR KINERJA KEBERLANJUTAN             14    Mengelola Risiko dan Peluang Terkait       61
                                                 Keberlanjutan dan Iklim

HIGHLIGHTS KOMITMEN KEBERLANJUTAN          16    Tim Pelaporan Keberlanjutan BUMI          62
2025
                                                 Mekanisme Pembahasan Risiko dan Peluang   62
                                                 Keberlanjutan Kepada Badan Tata Kelola
TENTANG LAPORAN KEBERLANJUTAN              22    Pengembangan Kompetensi Badan Tata        63
2025
                                                 Kelola Terkait Keuangan Berkelanjutan

 Kebijakan Keberlanjutan                   23    Sistem Manajemen Risiko                   64

 Jejak Langkah Keberlanjutan 2025          24    Pedoman Perilaku “Cara Kita Melakukan     72
                                                 Usaha” (Versi 4.0)
 Pelaporan Keberlanjutan                   26
                                                 Komunikasi Masalah Penting                74
 Memastikan Kredibilitas Pelaporan         26
                                                 Interaksi Dengan Pemangku Kepentingan     74
 Pernyataan Ulang                          26
 Proses Penentuan Topik Material           27   KINERJA EKONOMI                            78
 Daftar Topik Material                     28
                                                 Manajemen Topik Material                  80
 Titik Kontak                              36    Kinerja Operasional                        81
                                                 Nilai Ekonomi Bagi Para Pemangku          85
SEKILAS TENTANG BUMI                       37
                                                 Kepentingan

 Informasi Perusahaan                      38    Dukungan terhadap Antikorupsi dan         86
                                                 Antipenipuan
 Visi, Misi dan Nilai-Nilai Perusahaan     39
                                                 Kontribusi dan Pembayaran Kepada          87
 Internalisasi dan Penerapan Pedoman       41    Pemerintah
 Perilaku Dalam Operasional Perusahaan
                                                 Memberdayakan Pemasok Lokal               87
 Sistem ‘Speak Up’ sebagai Mekanisme       42
 Mencari Nasihat dan Mengemukakan                Penerapan Konsep Keberlanjutan pada       89
 Masalah                                         Pemasok

 Komposisi Pemegang Saham Perusahaan       44    Penanganan Pengaduan Pelanggan            90
 Unit Usaha Entitas Anak                   45
                                                KINERJA PENGEMBANGAN SUMBER                92
 Skala Perusahaan                          46   DAYA MANUSIA
 Lokasi Penambangan                        47
                                                 Manajemen Topik Material                  94
 Rantai Pasokan Perusahaan                 48    Kepatuhan terhadap Regulasi               95
                                                 Ketenagakerjaan Nasional dan Global
 Keanggotaan Dalam Asosiasi                50
                                                 Pekerja Anak dan Kerja Paksa              96
 Penghargaan dan Apresiasi                 51
                                                 Kinerja Pengelolaan SDM                   96
TATA KELOLA KEBERLANJUTAN BUMI             57    Rekrutmen dan Perputaran Karyawan         103
                                                 Pengembangan Kompetensi dan Inovasi       108
 Kebijakan dan Prosedur Tata Kelola BUMI   58
Page 5
 Remunerasi, Tunjangan dan Penilaian           114     Minimalisir Dampak Lingkungan                   173
 Kinerja Karyawan                                      dengan Reklamasi dan Revegetasi
                                                       Lahan Pascatambang serta Pelestarian
 Membina Hubungan Industrial yang              117     Keanekaragaman Hayati
 Selaras
                                                       Pengelolaan dan Pemanfaatan Limbah             185
KINERJA PENGHORMATAN HAK ASASI                120      Mekanisme Pengaduan Masalah                     192
MANUSIA                                                Lingkungan

 Manajemen Topik Material                     122    MEMBANGUN KETAHANAN TERHADAP                     194
 Kebijakan Hak Asasi Manusia
                                                     PERUBAHAN IKLIM
                                              123
 Uji Tuntas HAM                               123      Mitigasi dan Adaptasi Dampak Perubahan Iklim   196
 Kegiatan HAM di Tahun 2025                   125      Pilar Strategi dan Manajemen Risiko             197
 Penghormatan HAM dalam Perjanjian            126      Metrik dan Target                              202
 Kerjasama
 Mekanisme Keluhan dan Remediasi              127    PENGEMBANGAN DAN PEMBERDAYAAN                    204
                                                     MASYARAKAT BERKELANJUTAN
KINERJA KESEHATAN DAN KESELAMATAN             130
KERJA                                                  Manajemen Topik Material: Pengembangan dan     206
                                                       Pemberdayaan Masyarakat
 Manajemen Topik Material                     132      Pilar Program Pemberdayaan dan                 207
 Sistem Manajemen Kesehatan dan               133      Pengembangan Masyarakat
 Keselamatan Kerja                                     Kepatuhan Terhadap Peraturan Pemerintah         211
 Keselamatan Mitra Kerja                      134      Kinerja Pemberdayaan dan Pengembangan          212
                                                       Masyarakat
 Identifikasi Bahaya, Penilaian Risiko, dan   134
 Investigasi Insiden K3                                Program Pemberdayaan dan                       212
                                                       Pengembangan Masyarakat (CSR) BUMI
 Aspek K3 Dalam Perjanjian Kerja Bersama      138      2025
 Pelayanan Kesehatan Kerja                    139      Program Pemberdayaan dan                       216
                                                       Pengembangan Masyarakat - Kaltim Prima
 Struktur Organisasi K3                        141     Coal (KPC)
 Pelatihan K3 dan Tanggap Darurat             145      Program Pemberdayaan dan                       227
                                                       Pengembangan Masyarakat – Arutmin
 Kinerja K3                                   147
                                                       Hak Atas Tanah dan Sumber Daya                 238
KINERJA PENGELOLAAN LINGKUNGAN                150      Mekanisme Keluhan Masyarakat                   240
HIDUP
                                                       Tautan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan        240
 Manajemen Topik Material                              (TPB) yang Relevan dengan Sektor Batubara
                                              152
 Sistem Manajemen Lingkungan                  153    Indeks Konten GRI                                242
 Manajemen Energi                             153    POJK NO.51/POJK.03/2017 Standard Index           254
 Manajemen Energi dalam Operasional           158    IFRS S1 & S2 Content Index                       258
 Pertambangan
                                                     SASB Content Index                               264
 Jejak Emisi GRK                              160
                                                     Pernyataan Penjamin Independen                   266
 Manajemen Emisi Udara                        166
                                                     Formulir Tanggapan                               268
 Konservasi Air                               167
                                                     Tanggapan terhadap Umpan Balik Laporan           269
                                                     Keberlanjutan Tahun Sebelumnya
Page 6
Sambutan            Ikhtisar            Tentang Laporan   Sekilas   Tata Kelola   Ekonomi      Sumber Daya
                                                                                               Manusia




6          Laporan Keberlanjutan 2025                                                       PT BUMI Resources Tbk
Page 7
 Hak Asasi Manusia   Keselamatan &     Lingkungan   Kemasyarakatan   Tautan TBP      Indeks GRI & POJK
                     Kesehatan Kerja




SAMBUTAN
                                                                                                         01
(2-22) (POJK51-A.1) (POJK51-D.1) (POJK51-E.5)



                                                                ADIKA NURAGA BAKRIE
                                                                                  PRESIDENT DIRECTOR/CEO




                                                          Tahun 2025 menjadi periode penting
                                                          bagi kami dan seluruh tim PT Bumi
                                                          Resources Tbk (BUMI) dalam melewati
                                                          berbagai tantangan industri batubara
                                                          yang dinamis. Dalam situasi tersebut,
                                                          Perseroan berhasil menjaga ketahanan
                                                          bisnis inti sekaligus mulai memperkuat
                                                          posisi pada komoditas strategis yang
                                                          akan berperan penting bagi industri di
                                                          masa depan. Aspek keberlanjutan kini
                                                          kami tempatkan sebagai landasan utama
                                                          untuk memastikan pertumbuhan bisnis
                                                          yang tangguh, bertanggung jawab, dan
                                                          tetap relevan dalam jangka panjang.




PT BUMI Resources Tbk                                                                 Laporan Keberlanjutan 2025   7
Page 8
Sambutan            Ikhtisar            Tentang Laporan   Sekilas   Tata Kelola   Ekonomi      Sumber Daya
                                                                                               Manusia




SAMBUTAN DARI PRESIDEN DIREKTUR
(202-1) (405-2) (POJK51-F.20)

Para pemangku kepentingan yang kami hormati,
Atas nama Direksi, kami menyampaikan apresiasi atas kepercayaan dan dukungan yang terus diberikan
kepada PT Bumi Resources Tbk (BUMI) sepanjang tahun 2025. Tahun ini menandai fase penting bagi BUMI
dalam memperkuat ketahanan operasi batubara inti sekaligus mendorong strategi diversifikasi jangka
panjang.

Seiring BUMI berekspansi lintas komoditas dan yurisdiksi, keberlanjutan menjadi disiplin manajemen yang
lebih praktis. Pada tahun 2025, kami berfokus pada penguatan tata kelola ESG, kesiapan terhadap perubahan
iklim, kinerja keselamatan, dampak terhadap masyarakat, serta sistem yang diperlukan untuk mendukung
pertumbuhan mineral di masa depan.

Komitmen yang semakin mendalam ini juga mencakup persiapan untuk adopsi awal secara bertahap IFRS S1
dan IFRS S2 pada tahun 2026, guna mendukung pengelolaan risiko yang lebih kuat di seluruh Grup serta bagi
investor dan pemangku kepentingan kami.


KOMITMEN DAN NILAI KEBERLANJUTAN
Bagi BUMI, keberlanjutan tertanam dalam cara kami mengelola operasi dan menciptakan nilai jangka panjang.
Pendekatan kami mengintegrasikan kinerja ekonomi dengan pengelolaan lingkungan, penghormatan
terhadap hak asasi manusia, keselamatan tenaga kerja, serta kontribusi kepada masyarakat.

Komitmen ini tercermin dalam peningkatan kinerja ESG yang diimplementasikan sepanjang tahun 2025,
termasuk penguatan manajemen keselamatan melalui indikator proaktif, perencanaan ketahanan terhadap
curah hujan dan iklim untuk menjaga keberlanjutan operasional, reklamasi progresif yang dikaitkan dengan
hasil keanekaragaman hayati, serta peningkatan fokus pada dampak investasi yang terukur bagi masyarakat
yang menjadi mitra kami.

Seiring Perusahaan menjalankan diversifikasi, keberlanjutan akan semakin menjadi disiplin operasional inti
yang mendukung pengelolaan risiko, keberlanjutan bisnis, kepercayaan investor, dan kinerja jangka panjang.


RESPON ATAS TANTANGAN KEBERLANJUTAN
Industri batubara terus menghadapi tantangan struktural dan pasar, termasuk volatilitas harga komoditas
serta sifat sumber daya yang terbatas. Menanggapi hal tersebut, BUMI tetap berfokus pada menjaga tingkat
produksi yang optimal dalam 10 hingga 15 tahun ke depan melalui efisiensi operasional, optimalisasi sumber
daya, dan praktik pertambangan yang bertanggung jawab.

Pada saat yang sama, Perusahaan terus memajukan strategi diversifikasi bisnis. Pada tahun 2025, BUMI
memasuki sektor pertambangan mineral di Australia melalui akuisisi Wolfram Limited dan Jubilee Metals
Limited. Langkah ini mendukung tujuan Perusahaan untuk membangun portofolio yang lebih tangguh dan
terdiversifikasi.




8          Laporan Keberlanjutan 2025                                                       PT BUMI Resources Tbk
Page 9
 Hak Asasi Manusia   Keselamatan &     Lingkungan   Kemasyarakatan   Tautan TBP   Indeks GRI & POJK
                     Kesehatan Kerja




Mineral kritis seperti tembaga memiliki peran penting dalam mendukung pengembangan infrastruktur energi
bersih dan rantai nilai elektrifikasi global. Seiring diversifikasi berjalan, BUMI memperkuat tata kelola ESG,
manajemen risiko, serta standar operasional di berbagai komoditas dan yurisdiksi.




PENCAPAIAN KEBERLANJUTAN 2025
Sepanjang tahun 2025, BUMI terus menunjukkan kinerja keberlanjutan melalui sistem yang terstruktur, target
yang terukur, dan peningkatan operasional. Pencapaian Perusahaan mencerminkan kemajuan dalam tata
kelola, ketahanan ekonomi, pengelolaan lingkungan, keselamatan kerja, pengembangan masyarakat, serta
kesiapan terhadap perubahan iklim.

Secara keseluruhan, peningkatan ini menunjukkan bagaimana BUMI menggeser keberlanjutan dari sekadar
pelaporan menjadi sistem manajemen praktis yang mendukung operasi saat ini dan rencana diversifikasi
portofolio ke depan.


PENCAPAIAN ASPEK TATA KELOLA
Pada tahun 2025, BUMI menerima penghargaan Best Rights and Equitable Treatment of Shareholders pada IICD
Awards 2025, yang mencerminkan komitmen Perusahaan dalam melindungi hak dan kepentingan pemegang
saham secara adil dan transparan. Selain itu, BUMI juga meraih penghargaan Indonesia Excellence Good
Corporate Governance Ethics in Implementing ESG Strategies for Sustainable Business Operations dalam
kategori Energy and Mining pada Indonesia Excellence Good Corporate Governance Awards 2025, yang
menegaskan keberhasilan Perusahaan dalam mengintegrasikan prinsip ESG ke dalam strategi bisnis dan
operasionalnya.

Perusahaan mempertahankan etika bisnis yang kuat melalui Code of Conduct, kebijakan anti-korupsi, dan
Speak-Up System. Peningkatan tata kelola ini juga mendukung kemampuan Perusahaan dalam mengelola
portofolio yang lebih luas serta memenuhi ekspektasi investor yang semakin tinggi.


PENCAPAIAN ASPEK EKONOMI
Sepanjang tahun 2025, PT Bumi Resources Tbk mencatat kinerja ekonomi yang positif di tengah volatilitas harga
batubara global. Perusahaan berhasil mencapai produksi sebesar 74,8 juta ton, meningkat 0,2% dibandingkan
tahun sebelumnya, dengan volume penjualan mencapai 74,6 juta ton. Perusahaan mencatat pendapatan
sebesar USD1.424,8 juta dan laba tahun berjalan sebesar USD122,3 juta, yang masing-masing mencerminkan
peningkatan 5% pada pendapatan dan 36% pada laba bersih. Kinerja ini menunjukkan efektivitas strategi
operasional, disiplin pengelolaan biaya, serta fokus berkelanjutan pada ketahanan bisnis.

Untuk memperkuat struktur permodalan dan mendukung pertumbuhan berkelanjutan, Perusahaan
menerbitkan Obligasi Berkelanjutan I dalam tiga tahap selama tahun 2025: Tahap I sebesar Rp350 miliar,
Tahap II hampir Rp762 miliar, dan Tahap III sebesar Rp780 miliar. Penerbitan ini mencerminkan pengelolaan
pembiayaan jangka panjang yang prudensi sekaligus memperkuat kepercayaan investor terhadap prospek
bisnis Perusahaan.




PT BUMI Resources Tbk                                                             Laporan Keberlanjutan 2025   9
Page 10
Sambutan            Ikhtisar            Tentang Laporan   Sekilas   Tata Kelola    Ekonomi      Sumber Daya
                                                                                                Manusia




Perusahaan juga berkontribusi terhadap penerimaan negara melalui pembayaran pajak sebesar USD271,7
juta dan memperoleh penghargaan sebagai Wajib Pajak Terbesar dari Kantor Wilayah Direktorat Jenderal
Pajak Jakarta Khusus. Pencapaian ini menegaskan komitmen Perusahaan terhadap praktik bisnis yang patuh
dan transparan.

Di luar kontribusi fiskal langsung, BUMI menciptakan nilai ekonomi yang lebih luas melalui penyerapan tenaga
kerja, kemitraan dengan kontraktor nasional, pengembangan pemasok lokal, serta aktivitas ekonomi di sekitar
wilayah operasional. Perusahaan terus memprioritaskan pengadaan lokal sebagai bagian dari kontribusi
terhadap ketahanan ekonomi daerah dan pertumbuhan inklusif.

Kinerja ini memperkuat posisi keuangan Perusahaan dan mendukung investasi berkelanjutan dalam
peningkatan operasional, inisiatif keberlanjutan, serta diversifikasi strategis.


PENCAPAIAN ASPEK LINGKUNGAN DAN KESELAMATAN KERJA
Pada tahun 2025, BUMI melampaui pendekatan pengelolaan lingkungan konvensional menuju pendekatan
yang lebih berorientasi pada kinerja. Perusahaan memperkuat efisiensi energi, pengurangan emisi GRK,
reklamasi progresif, pengelolaan keanekaragaman hayati, serta ketahanan terhadap perubahan iklim sebagai
pendorong praktis untuk meningkatkan kinerja operasional, memperkuat transparansi, dan mendukung
sistem ESG yang diperlukan bagi portofolio yang lebih terdiversifikasi.

Sepanjang tahun 2025, KPC mencatat penurunan emisi GRK sebesar 923.460,73 tCO2e, jauh melampaui
target sebesar 213.480,10 tCO2e dan meningkat 22% dibandingkan capaian tahun 2024 sebesar 754.884,68
tCO2e. Arutmin mencatat penurunan sebesar 132.637 tCO2e, sedikit melampaui target sebesar 130.032 tCO2e.
Pencapaian ini didorong oleh peningkatan efisiensi konsumsi bahan bakar, optimalisasi operasional, serta
program revegetasi yang berkontribusi pada penyerapan karbon.

Kontribusi signifikan terhadap penurunan emisi GRK juga berasal dari peningkatan efisiensi energi di KPC dan
Arutmin, yang masing-masing mencapai 1,3 juta GJ dan 0,5 juta GJ. Peningkatan ini didukung oleh optimalisasi
peralatan, peningkatan efisiensi bahan bakar, serta penggunaan belt conveyor sebagai alternatif transportasi
yang lebih hemat energi dibandingkan truk angkut.

Pada tahun 2025, BUMI mulai membangun fondasi untuk pengelolaan risiko iklim yang lebih disiplin serta
pengungkapan yang selaras dengan IFRS di masa depan. Perusahaan memperkuat metodologi risiko iklim,
kesiapan data, serta kerangka tata kelola untuk mendukung adopsi awal IFRS S1 dan IFRS S2 secara bertahap
pada tahun 2026. Hal ini mencakup pengembangan baseline operasional yang lebih jelas terkait dampak
curah hujan, peninjauan uji coba nowcasting, serta pembentukan dasar untuk langkah adaptasi iklim yang
lebih praktis dalam perencanaan tambang dan manajemen produksi.

Perusahaan membentuk Rainfall Resilience Task Force untuk mengevaluasi teknologi deteksi dan nowcasting
curah hujan, dengan tujuan meningkatkan perencanaan produksi, mengurangi waktu henti akibat cuaca,
serta memperkuat keselamatan operasional. Langkah ini menandai pergeseran penting dari pengungkapan
risiko iklim menuju pengambilan keputusan operasional.

BUMI juga meningkatkan kualitas reklamasi dan pengelolaan keanekaragaman hayati pada tahun 2025.
Melampaui pelaporan berbasis luas lahan, Perusahaan mulai mengaitkan pemulihan lahan secara lebih
langsung dengan pemulihan ekosistem, tingkat keberhasilan vegetasi, pemulihan habitat, pengendalian
erosi, serta jaminan penutupan pascatambang.




10         Laporan Keberlanjutan 2025                                                        PT BUMI Resources Tbk
Page 11
 Hak Asasi Manusia   Keselamatan &     Lingkungan   Kemasyarakatan   Tautan TBP   Indeks GRI & POJK
                     Kesehatan Kerja




Hal ini tercermin dalam komitmen KPC terhadap keanekaragaman hayati yang berkontribusi pada jaminan
penutupan dan pemulihan ekosistem. Nilainya tidak hanya terletak pada jumlah spesies atau aktivitas
konservasi, tetapi pada kemampuan area yang direklamasi dan dilindungi dapat mendukung pemulihan
habitat, stabilitas ekologi, serta hasil penggunaan lahan pascatambang dalam jangka panjang.

Dalam aspek keselamatan kerja, Perseroan terus menunjukkan komitmen kuat dalam menciptakan
lingkungan kerja yang aman melalui penguatan budaya keselamatan dan peningkatan kompetensi pekerja.
Sepanjang tahun 2025, Arutmin mencatatkan Lost Time Injury Frequency Rate (LTI-FR) sebesar 0,05, didukung
oleh pelaksanaan K3 yang mencapai 36.363 jam. Sementara itu, KPC juga secara konsisten memperkuat
kapabilitas keselamatan melalui total 181.467 jam pelatihan K3, dengan capaian LTI-FR sebesar 0,08.
Pencapaian ini mencerminkan upaya berkelanjutan Perseroan dalam menekan angka kecelakaan kerja
melalui peningkatan kesadaran, kompetensi, dan disiplin dalam penerapan praktik keselamatan di seluruh
lini operasional.

Per Desember 2025, KPC telah merehabilitasi 1.277,29 hektare lahan, sementara Arutmin telah mereklamasi
328,97 hektare. Hal ini memberikan dasar yang lebih kuat untuk menunjukkan kontribusi reklamasi terhadap
stabilitas lahan jangka panjang, hasil keanekaragaman hayati, dan penutupan tambang yang bertanggung
jawab.


PENCAPAIAN ASPEK SOSIAL
Perusahaan terus memperkuat kinerja sosial melalui pengembangan masyarakat, investasi pada sumber
daya manusia, serta penghormatan terhadap hak asasi manusia.

Pada tahun 2025, Perusahaan mengalokasikan USD7.049.202 untuk program Community Development
and Empowerment. Program ini mendukung pendidikan, pengembangan ekonomi lokal, kapasitas UMKM,
pengembangan keterampilan, serta ketahanan masyarakat.

BUMI juga memperkuat cara evaluasi program investasi sosial, termasuk program PPM, dengan beralih dari
pelaporan berbasis pengeluaran dan aktivitas menuju indikator hasil yang lebih jelas, termasuk partisipasi
ekonomi lokal, mata pencaharian, keterampilan, dan ketahanan sosial.




PT BUMI Resources Tbk                                                             Laporan Keberlanjutan 2025   11
Page 12
Sambutan            Ikhtisar            Tentang Laporan   Sekilas   Tata Kelola   Ekonomi      Sumber Daya
                                                                                               Manusia




PELUANG DAN PROSPEK USAHA
Perusahaan memandang tahun-tahun mendatang sebagai periode strategis untuk memperkuat ketahanan
bisnis sekaligus mempersiapkan transformasi jangka panjang. BUMI akan tetap menjalankan operasi
batubara secara bertanggung jawab dan efisien sebagai fondasi utama arus kas, pasokan energi, dan
kontribusi ekonomi nasional, sambil secara bertahap mengembangkan portofolio sumber daya alam yang
lebih terdiversifikasi.

Berdasarkan Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) 2026 yang telah disetujui, target produksi batubara
ditetapkan sebesar 53,5 juta ton untuk KPC dan 20 juta ton untuk Arutmin, yang menjadi dasar bagi stabilitas
operasional dan keuangan jangka menengah.

Pada saat yang sama, BUMI mempercepat diversifikasi ke komoditas mineral, termasuk tembaga, emas, dan
bauksit, serta mengembangkan peluang hilirisasi. Komoditas ini relevan dengan elektrifikasi, infrastruktur,
dan teknologi rendah karbon, serta mendukung ambisi Perusahaan untuk membangun portofolio yang lebih
tangguh di berbagai komoditas dan yurisdiksi.

Diversifikasi ini memerlukan sistem ESG yang lebih kuat. Peningkatan BUMI pada tahun 2025 dalam tata
kelola risiko iklim, kesiapan IFRS S1 dan S2, ketahanan terhadap curah hujan, pelaporan keselamatan proaktif,
reklamasi, pengelolaan keanekaragaman hayati, serta pengukuran dampak masyarakat menjadi fondasi
untuk mengelola portofolio yang lebih luas ini secara bertanggung jawab.

Melalui pendekatan ini, BUMI bertujuan untuk melindungi nilai dari operasi intinya, memperkuat kepercayaan
investor, serta membangun kapabilitas yang diperlukan untuk beroperasi sebagai perusahaan sumber daya
alam yang terdiversifikasi, bertanggung jawab, dan adaptif.




12         Laporan Keberlanjutan 2025                                                       PT BUMI Resources Tbk
Page 13
 Hak Asasi Manusia   Keselamatan &     Lingkungan      Kemasyarakatan   Tautan TBP   Indeks GRI & POJK
                     Kesehatan Kerja




PENUTUP

Atas nama Direksi PT Bumi Resources Tbk, kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh karyawan, unit
usaha, mitra, instansi pemerintah, masyarakat, dan pemangku kepentingan atas kepercayaan, dukungan,
dan kolaborasi sepanjang tahun 2025.

Tahun ini menjadi langkah penting dalam transformasi bisnis BUMI. Kami memperkuat ketahanan operasi inti,
meningkatkan kinerja keberlanjutan, serta mulai membangun kapabilitas yang diperlukan untuk portofolio
yang lebih terdiversifikasi.

Ke depan, pemangku kepentingan dapat mengharapkan kemajuan berkelanjutan seiring BUMI memperkuat
tata kelola ESG, kesiapan terhadap perubahan iklim, disiplin operasional, dan diversifikasi portofolio. Kami
akan terus mengelola bisnis secara bertanggung jawab, menciptakan nilai jangka panjang bagi pemegang
saham, berkontribusi terhadap pembangunan nasional, serta mendukung hasil yang positif bagi lingkungan
dan masyarakat.




                                                     Jakarta, April 2026




                                                    ADIKA NURAGA BAKRIE
                                                      Presiden Direktur




PT BUMI Resources Tbk                                                                Laporan Keberlanjutan 2025   13
Page 14
Sambutan            Ikhtisar            Tentang Laporan   Sekilas   Tata Kelola   Ekonomi      Sumber Daya
                                                                                               Manusia




Highlight Komitmen Keberlanjutan 2025

Diversifikasi Bisnis
Pada tahun 2025, BUMI melanjutkan transformasi bisnisnya dengan meningkatkan ketahanan pada bisnis
batubara sekaligus berekspansi ke logam dan mineral yang selaras dengan permintaan industri masa depan
dan transisi energi.

Batubara tetap menjadi fondasi penting bagi kinerja operasional dan arus kas Perusahaan. Pada saat yang
sama, BUMI menyadari bahwa penciptaan nilai jangka panjang memerlukan portofolio yang lebih luas, tata
kelola ESG yang lebih kuat, serta kapabilitas untuk beroperasi di berbagai komoditas dan yurisdiksi.

Akuisisi Wolfram Limited dan Jubilee Metals Limited menandai masuknya BUMI ke sektor pertambangan
mineral di Australia dan merupakan langkah strategis menuju komoditas tembaga dan mineral lainnya. Aset-
aset ini menjadi langkah awal dalam mewujudkan ambisi Perusahaan untuk menjadi grup sumber daya alam
yang lebih terdiversifikasi, dengan eksposur pada komoditas yang relevan dengan elektrifikasi, infrastruktur,
dan transisi energi global.

Secara bersamaan, BUMI meningkatkan kualitas pengelolaan ESG pada operasi batubara dengan mengaitkan
pelaporan keselamatan, dampak masyarakat, ketahanan terhadap curah hujan, reklamasi, dan pengelolaan
keanekaragaman hayati secara lebih langsung untuk keberlanjutan operasional, izin sosial, dan jaminan
penutupan tambang.




Wolfram Limited




14         Laporan Keberlanjutan 2025                                                       PT BUMI Resources Tbk
Page 15
 Hak Asasi Manusia   Keselamatan &     Lingkungan   Kemasyarakatan   Tautan TBP   Indeks GRI & POJK
                     Kesehatan Kerja




Memperkuat ESG di Seluruh Portofolio
yang Terdiversifikasi
Ekspansi BUMI ke Australia menghadirkan kondisi operasional, ekspektasi regulasi, dan kebutuhan pemangku
kepentingan yang baru. Seiring Perusahaan melakukan diversifikasi lintas komoditas dan yurisdiksi,
pendekatan ESG juga semakin berkembang: dari pengelolaan kepatuhan dalam operasi batubara yang telah
mapan di Indonesia menuju penerapan manajemen risiko ESG yang lebih sistematis di seluruh aset baru,
kerangka regulasi, dan konteks pemangku kepentingan.

Hal ini berarti mengintegrasikan standar yang disiplin dalam pengelolaan lingkungan, warisan budaya,
reklamasi, keanekaragaman hayati, gangguan lahan, pelibatan pemangku kepentingan, serta penutupan
tambang ke dalam perencanaan operasional dan manajemen risiko di tingkat Grup sejak tahap awal
pengembangan aset.

Pendekatan ini dibangun di atas berbagai peningkatan yang telah berlangsung di seluruh Grup, termasuk
penguatan pelaporan keselamatan yang lebih proaktif, peningkatan fokus pada hasil program pengembangan
masyarakat, reklamasi progresif, pengelolaan keanekaragaman hayati, serta tata kelola risiko terkait iklim
yang semakin proaktif.

Melalui pendekatan ini, BUMI membangun kapabilitas untuk mengelola portofolio pertambangan yang
terdiversifikasi dan lintas yurisdiksi, dengan tetap menjaga kinerja yang bertanggung jawab pada operasi
intinya di Indonesia.




PT BUMI Resources Tbk                                                             Laporan Keberlanjutan 2025   15
Page 16
Sambutan            Ikhtisar            Tentang Laporan   Sekilas          Tata Kelola          Ekonomi           Sumber Daya
                                                                                                                  Manusia




IKHTISAR KINERJA KEBERLANJUTAN

ASPEK EKONOMI (POJK51-B.1)

Penjualan Batubara                                                  Pendapatan
(dalam juta ton)                                                    (dalam juta USD)



 2025                                     74,6                       2025                                   1.424,77


 2024                                       74,7                     2024                                   1.359,7


 2023                                          78,7                  2023                                        1.679,9




Laba (Rugi) Bersih                                                  Pengeluaran untuk Pemerintah
(dalam juta USD)                                                    (dalam juta USD)



 2025                                          122,3                 2025                       529,6


 2024                               90,13                            2024                          577,37


 2023              26,9                                              2023                                       813,25




Produksi Batubara                                                   Produksi Batubara
(dalam juta ton)                                                    (dalam juta ton)

KPC                                                                 Arutmin

 2025                              53,5                              2025                21,4


 2024                                    55                          2024            19,5


 2023                              53,5                              2023                   23,8




16         Laporan Keberlanjutan 2025                                                                          PT BUMI Resources Tbk
Page 17
 Hak Asasi Manusia   Keselamatan &     Lingkungan           Kemasyarakatan      Tautan TBP       Indeks GRI & POJK
                     Kesehatan Kerja




ASPEK LINGKUNGAN (POJK51-B.1)

 Keterangan                                     Satuan                 2025                     2024                    2023


                           KPC                      GJ              30.065.307               33.328.609              38.572.760*
 Konsumsi Energi
                           Arutmin                  GJ               7.543.687                6.821.211               7.435.660

                           KPC                      GJ               1.294.784                1.889.713              2.539.088*
 Efisiensi Energi
                           Arutmin                  GJ                498.396                 495.165                 461.869

                           KPC                 Ton CO2e              2.770.759               3.070.697**             3.740.064**
 Total Emisi GRK
                           Arutmin             Ton CO2e               618.445                 506.317                 561.968

                           KPC                 Ton CO2e               923.461                754.885***              771.449***
 Pengurangan
 Emisi GRK
                           Arutmin             Ton CO2e               132.637                 130.039                 120.639

* Penyajian kembali karena perbaikan perhitungan.
** Penyajian kembali karena terdapat penambahan jumlah emisi yang bersumber dari pembukaan lahan pada tahun 2023 dan 2024
*** Penyajian kembali data pada tahun 2024 dan 2023 karena ditambahkannya inventarisasi emisi GRK dari kegiatan revegetasi pada tahun
tersebut


Inisiatif Ramah Lingkungan (POJK 51-F.5)


     Sebanyak        136      unit     kendaraan         listrik        Sebanyak 4.279 ton fly ash dan bottom
     digunakan dalam kegiatan pengangkutan                              ash dimanfaatkan kembali sebagai bahan
     batubara dan overburden sebagai bagian dari                        baku lapisan penudung material berpotensi
     upaya Perseroan untuk mengurangi emisi gas                         asam (Potential Acid Forming/PAF) sebagai
     rumah kaca yang dihasilkan dari penggunaan                         bagian dari upaya pengelolaan limbah yang
     kendaraan berbahan bakar fosil.                                    berkelanjutan.




ASPEK SOSIAL (POJK51-B.3)

 Keterangan                                     Satuan                 2025                     2024                    2023


 Pembayaran                                     Milliar
                           KPC                                         83,27                    75,61                  75,29
 untuk Program                                  Rupiah
 Sosial                                         Milliar
 Kemasyarakatan            Arutmin                                     29,84                   32,43                   29,88
                                                Rupiah

 Total Jam                 KPC                      Jam               131.917                  151.190                 94.460
 Pelatihan
 Karyawan                  Arutmin                  Jam                11.650                  17.779                  22.113




PT BUMI Resources Tbk                                                                            Laporan Keberlanjutan 2025        17
Page 18
Sambutan            Ikhtisar            Tentang Laporan   Sekilas   Tata Kelola   Ekonomi      Sumber Daya
                                                                                               Manusia




02
18         Laporan Keberlanjutan 2025                                                       PT BUMI Resources Tbk
Page 19
 Hak Asasi Manusia   Keselamatan &     Lingkungan   Kemasyarakatan   Tautan TBP   Indeks GRI & POJK
                     Kesehatan Kerja




                                  TENTANG LAPORAN
                                KEBERLANJUTAN 2025

Laporan Keberlanjutan 2025 disusun        sebagai    bentuk
komitmen Perusahaan dalam menyampaikan kinerja dan
pengelolaan dampak ekonomi, sosial, dan lingkungan
secara transparan dan bertanggung jawab. Laporan
ini mencerminkan upaya berkelanjutan Perusahaan
dalam memperkuat tata kelola, meningkatkan kualitas
pengambilan keputusan, serta memastikan bahwa praktik
operasional dijalankan selaras dengan prinsip keberlanjutan.
Pada tahun pelaporan ini, Perusahaan menitikberatkan pada
penguatan fondasi keberlanjutan melalui penyelarasan topik
material dengan dampak terhadap pemangku kepentingan
dan implikasi finansial. Pendekatan ini menjadi landasan
dalam menjaga relevansi strategi keberlanjutan, sekaligus
mendukung penciptaan nilai jangka panjang di tengah
dinamika industri dan tuntutan pemangku kepentingan yang
terus berkembang.



PT BUMI Resources Tbk                                                             Laporan Keberlanjutan 2025   19
Page 20
Sambutan            Ikhtisar            Tentang Laporan   Sekilas   Tata Kelola   Ekonomi       Sumber Daya
                                                                                                Manusia




TENTANG LAPORAN KEBERLANJUTAN 2025

Laporan Keberlanjutan 2025 merupakan edisi kesepuluh yang disusun oleh PT Bumi Resources Tbk sebagai
bentuk pertanggungjawaban Perusahaan atas pengelolaan dampak ekonomi, sosial, lingkungan, serta
tata kelola yang timbul dari aktivitas operasional dan hubungan bisnis. Laporan ini merekam perjalanan
Perusahaan sepanjang tahun pelaporan dalam memperkuat fondasi keberlanjutan di tengah dinamika
industri pertambangan dan meningkatnya ekspektasi pemangku kepentingan. Melalui laporan ini, kami
menyajikan tidak hanya capaian kinerja, tetapi juga pendekatan, proses pengambilan keputusan, serta
upaya berkelanjutan yang dilakukan untuk memastikan bahwa pertumbuhan usaha berjalan selaras dengan
prinsip keberlanjutan dan penciptaan nilai jangka panjang.

Penyusunan Laporan Keberlanjutan 2025 mengacu pada ketentuan peraturan perundang-undangan yang
berlaku serta standar pelaporan keberlanjutan yang diakui secara nasional dan internasional, termasuk POJK
No. 51/POJK.03/2017, Standar GRI 2021 (In Accordance with), IFRS S1 dan S2, SASB Coal Sector, serta ASEAN
Exchanges Common ESG Metrics. Sepanjang proses penyusunan laporan, kami berupaya memastikan
keterpaduan antara aspek dampak dan risiko keberlanjutan dengan strategi bisnis dan pengelolaan kinerja
Perusahaan. Untuk memudahkan pembacaan, istilah “BUMI”, “Perusahaan”, “Perseroan”dan “kami” digunakan
untuk merujuk pada PT Bumi Resources Tbk, sementara “Arutmin” dan “KPC” mewakili unit usaha utama.
Sebagai bagian dari komitmen terhadap transparansi dan perbaikan berkelanjutan, kami menyediakan
Lembar Umpan Balik di bagian akhir laporan guna membuka ruang dialog dan masukan dari para pemangku
kepentingan.

Sebagai arah kinerja terintegrasi, BUMI menetapkan capaian strategi keberlanjutan 2025 yang mencerminkan
kombinasi antara keunggulan operasional, transformasi bisnis, dan penguatan tata kelola. Target-target
tersebut dirumuskan sebagai berikut: (POJK51-A.1)

     1.   Produksi batubara sebesar 80 juta metrik ton, yang terdiri dari PT Kaltim Prima Coal (KPC) sebesar 54
          juta metrik ton dan PT Arutmin Indonesia sebesar 26 juta metrik ton;
     2.   Percepatan digitalisasi sistem produksi batubara yang mencakup seluruh rantai proses dari tambang
          hingga pelabuhan;
     3.   Pengiriman batubara dengan kualitas optimal, tepat waktu, tanpa keluhan pelanggan, serta
          penerimaan pembayaran sesuai ketentuan kontrak;
     4.   Realisasi tonggak awal (groundbreaking) proyek hilirisasi batubara sebagai bagian dari strategi
          peningkatan nilai tambah;
     5.   Pemeliharaan kepatuhan terhadap regulasi guna menghindari pelanggaran kontrak, sanksi, maupun
          risiko hukum; dan
     6.   Pencapaian keunggulan kinerja Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola (ESG) dalam mendukung aksi
          korporasi serta memenuhi ekspektasi pemangku kepentingan.

Target-target ini mencerminkan fokus BUMI saat ini untuk menjaga kinerja operasional sekaligus memperkuat
tata kelola, sistem, dan kapabilitas yang dibutuhkan guna mendukung transformasi bisnis jangka panjang.




20         Laporan Keberlanjutan 2025                                                        PT BUMI Resources Tbk
Page 21
 Hak Asasi Manusia   Keselamatan &     Lingkungan     Kemasyarakatan    Tautan TBP      Indeks GRI & POJK
                     Kesehatan Kerja




KEBIJAKAN KEBERLANJUTAN
(202-1) (405-2) (POJK51-F.20)

BUMI, sebagai salah satu perusahaan penyedia energi dan batubara yang terkemuka di Indonesia,
menyadari bahwa kontribusi terhadap TPB merupakan tanggung jawab tiap perusahaan. Sebagai
perwujudannya           BUMI      senantiasa    berkomitmen     untuk    menjaga     kelestarian      lingkungan     hidup,
menjamin keselamatan kerja karyawan, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, menjunjung tinggi
penghormatan HAM, dan memastikan kelangsungan hidup untuk generasi masa kini dan generasi masa
depan. Kebijakan Keberlanjutan kami menjadi panduan atas program-program perusahaan dalam
mencapai TPB.         Detail lebih lanjut terkait Kebijakan Keberlanjutan dapat diakses melalui tautan berikut:
https://www.bumiresources.com/id/sustainability#policy




PT BUMI Resources Tbk                                                                   Laporan Keberlanjutan 2025      21
Page 22
Sambutan            Ikhtisar                 Tentang Laporan      Sekilas              Tata Kelola         Ekonomi           Sumber Daya
                                                                                                                             Manusia




JEJAK LANGKAH KEBERLANJUTAN 2025
Beberapa poin penting strategi keberlanjutan yang di-highlight dalam laporan ini, diantaranya adalah:




     01
     Kinerja Keamanan Siber: Cyber Resilience Maturity
     Assessment (CRMA)
     Penguatan tata kelola risiko siber menjadi bagian integral dari agenda ESG Perusahaan. Sebagai langkah
     konkret, pada 9 November 2023 Perseroan memulai Cyber Resilience Maturity Assessment (CRMA)
     melalui rapat kick-off. Inisiatif ini bertujuan mengidentifikasi fungsi-fungsi kritis serta memastikan
     perlindungannya dari potensi ancaman siber. Pelaksanaan CRMA dilakukan secara independen oleh
     konsultan internasional dan berlangsung selama tiga bulan.

     Penilaian ini mengevaluasi ketahanan operasional Perusahaan melalui lima dimensi utama, yaitu
     identifikasi aset dan proses yang krusial, penerapan perlindungan sistem kemampuan deteksi insiden,
     kesiapan respons untuk mitigasi dampak, serta mekanisme pemulihan layanan pasca-insiden.

     Seluruh pengujian mengacu pada kerangka kerja National Institute of Standards and Technology (NIST)
     terkait keamanan siber infrastruktur kritis, yang juga memberikan pengukuran tingkat kematangan
     (maturity level) sebagai dasar peningkatan keberlanjutan.



       Maturity Score          Maturity Level                                                Characteristics

               1                   Initial           There are no / little controls or plans in place

                                                     Base practice of the control are generally performed on an ad hoc basis. There is general
               2                Developing           agreement within the organization that identified actions should be performed, and they
                                                     are performed when required

                                                     Controls are planned, implemented, tracked and reported on defined practices and
               3                  Defined
                                                     governance

                                                     Controls are planned, implemented, tracked, and reported. In addition, practices
               4                 Matured             are repeatable, and the processes used are mature: documented, approved, and
                                                     implemented organization-wide

                                                     Controls are implemented, processes are highly matured, practices mastered over several
               5                 Visionary
                                                                   years, adaptive and quantitatively measured (industry leading)



     Laporan dan rekomendasi yang dihasilkan dari CRMA menjadi pijakan dalam penyusunan peta jalan
     peningkatan kapabilitas siber Perusahaan. Pencapaian tingkat kematangan keamanan siber yang
     memadai dipandang krusial, tidak hanya untuk perlindungan operasional, melainkan juga sebagai
     fondasi utama dalam mendukung agenda transformasi digital yang diarahkan pada peningkatan
     efisiensi dan kinerja perusahaan.




22         Laporan Keberlanjutan 2025                                                                                     PT BUMI Resources Tbk
Page 23
 Hak Asasi Manusia   Keselamatan &     Lingkungan   Kemasyarakatan   Tautan TBP     Indeks GRI & POJK
                     Kesehatan Kerja




                        02
                        Inisiatif Teknologi Digital 2024
                        Transformasi digital semakin menjadi pilar utama dalam menjaga daya saing dan
                        keberlanjutan bisnis BUMI. Di tengah lanskap teknologi yang terus berkembang,
                        perusahaan mengarahkan strategi IT tidak hanya untuk mendukung operasional, tetapi
                        juga menciptakan efisiensi dan memperkuat ketahanan bisnis. Penerapan tata kelola
                        berbasis COBIT 2019 memastikan bahwa setiap inisiatif digital terintegrasi dengan proses
                        bisnis dan memberikan nilai tambah yang terukur, disertai penguatan manajemen risiko
                        melalui evaluasi berkala.

                        Fokus digitalisasi sepanjang tahun ini mencakup penguatan infrastruktur, optimalisasi
                        proses inti, serta peningkatan resiliensi teknologi yang secara langsung mendukung
                        efisiensi operasional dan kepatuhan terhadap standar industri.

                        Penguatan fondasi teknologi diwujudkan melalui modernisasi pusat data dan jaringan, yang
                        meningkatkan keandalan sistem sekaligus meminimalkan potensi gangguan operasional.
                        Kehadiran pusat operasi IT 24/7 turut memastikan pemantauan berkelanjutan, respons
                        cepat terhadap insiden, serta stabilitas sistem IT dan teknologi operasional (OT), sehingga
                        keberlangsungan bisnis tetap terjaga.

                        Di sisi operasional, integrasi platform digital memungkinkan pemantauan lintas fungsi
                        secara real-time, mulai dari produksi hingga fungsi pendukung. Pemanfaatan kecerdasan
                        buatan (AI) dan analitik data menghasilkan informasi yang lebih cepat dan presisi,
                        sekaligus memperkuat aspek keselamatan dan kepatuhan melalui sisten berbasis sensor
                        yang mampu mengidentifikasi potensi risiko secara dini.

                        Transformasi juga menjangkau fungsi keuangan melalui sistem digital yang meningkatkan
                        transparansi, akurasi pengendalian anggaran, serta efisiensi biaya. Pendekatan berbasis
                        data memungkinkan pengambilan keputusan yang lebih terukur dan prediktif.

                        Pada aspek sumber daya manusia, adopsi platform berbasis cloud mendorong kolaborasi
                        yang lebih lincah dan akses informasi yang lebih fleksibel. Sistem manajemen kinerja
                        digital turut mempercepat umpan balik serta mendukung pengembangan kapabilitas
                        karyawan secara berkelanjutan.

                        Seluruh inisiatif ini diperkuat dengan strategi resiliensi teknologi yang mencakup
                        pemantauan keamanan secara real-time, penguatan infrastruktur digital, serta penerapan
                        praktik terbaik dalam pengelolaan risiko TI. Dengan pendekatan ini, BUMI memastikan setiap
                        potensi gangguan dapat diantisipasi secara cepat tanpa mengganggu kelangsungan
                        operasional.




PT BUMI Resources Tbk                                                               Laporan Keberlanjutan 2025   23
Page 24
Sambutan            Ikhtisar            Tentang Laporan   Sekilas   Tata Kelola   Ekonomi       Sumber Daya
                                                                                                Manusia




PELAPORAN KEBERLANJUTAN

Laporan Keberlanjutan BUMI diterbitkan setiap tahun. Laporan Keberlanjutan 2025 ini memuat informasi
kinerja keberlanjutan pada kurun waktu 1 Januari – 31 Desember 2025. Periode laporan keberlanjutan telah
sesuai dengan periode pelaporan finansial yang dimuat dalam Laporan Tahunan 2025.




MEMASTIKAN KREDIBILITAS PELAPORAN
Keandalan informasi menjadi fondasi utama dalam pelaporan keberlanjutan BUMI. Untuk menjaga akurasi
sekaligus memperkuat kepercayaan pemangku kepentingan, selama lima tahun terakhir Perusahaan secara
konsisten melibatkan assurer independen dalam menelaah kualitas pengungkapan. Pada periode pelaporan
ini, proses assurance dilakukan oleh Moores Rowland yang ditunjuk melalui persetujuan Dewan Direksi dengan
mempertimbangkan pengalaman, kapabilitas, serta independensi lembaga. Laporan hasil assurance
independen dapat dilihat pada halaman 268 laporan ini.




PERNYATAAN ULANG
(2-4)
Perusahaan menyempurnakan pendekatan pengukuran pada tahun pelaporan ini, sehingga beberapa data
historis—terutama terkait konsumsi dan intensitas energi serta perhitungan emisi GRK Cakupan 1—ditampilkan
kembali menggunakan metodologi yang telah diperbarui. Pada saat yang sama, format dan pengelompokan
informasi pada bagian lingkungan, sosial, dan tata kelola turut diselaraskan dengan kerangka SASB: Coal Sector,
IFRS S1 & S2, dan ASEAN Exchange Common ESG Metrics guna meningkatkan konsistensi dan keterbandingan
pengungkapan.




24         Laporan Keberlanjutan 2025                                                        PT BUMI Resources Tbk
Page 25
 Hak Asasi Manusia   Keselamatan &     Lingkungan        Kemasyarakatan       Tautan TBP   Indeks GRI & POJK
                     Kesehatan Kerja




PROSES PENENTUAN TOPIK MATERIAL
(2-4)
Kami menyempurnakan proses penentuan topik material pada Laporan Keberlanjutan 2025 ini dengan
menerapkan prinsip double materiality. Kami tidak hanya menilai bagaimana aktivitas operasional
memengaruhi aspek lingkungan dan sosial, tetapi juga bagaimana dinamika lingkungan dan sosial
membentuk risiko, peluang, serta ketahanan finansial Perusahaan. Pendekatan ini membantu kami membaca
keterkaitan antara keberlanjutan dan kinerja bisnis secara lebih utuh, sehingga strategi yang disusun tetap
relevan dan adaptif dalam menghadapi tantangan jangka pendek, menengah, maupun panjang.

Penentuan topik materialitas dan isi laporan dilakukan melalui beberapa tahap yang melibatkan eksekutif
senior yaitu Kepala Divisi Risk Management, GCG, dan Sustainability. (2-14)

    1     Identifikasi
          Kami mengolah berbagai sumber untuk memastikan penentuan topik material berlangsung
          menyeluruh dan berbasis bukti. Proses ini memanfaatkan tren pengaduan masyarakat dan karyawan
          yang tercatat dalam grievance logbook, temuan uji tuntas HAM tahun 2022 dan 2023, hasil penilaian
          dampak sosial dan lingkungan, serta pemetaan sosial di wilayah operasi. Kami juga memasukkan
          perkembangan dan isu strategis di sektor batubara agar topik material yang ditetapkan benar-benar
          merefleksikan risiko, peluang, dan perhatian utama para pemangku kepentingan.

    2     Penilaian Signifikansi Dampak
          Berbekal pemetaan atas dampak aktual dan potensial pada aspek lingkungan dan sosial, kami
          kemudian merumuskan aspek materialitas secara terstruktur. Kami membaginya ke dalam dua
          dimensi, yaitu materialitas dampak yang mencerminkan pengaruh aktivitas Perusahaan terhadap
          lingkungan dan masyarakat, serta materialitas finansial yang menggambarkan bagaimana isu-isu
          tersebut dapat memengaruhi kinerja dan ketahanan bisnis Perusahaan.

    3     Validasi Data dan Informasi
          Kami lalu memverifikasi akurasi dan konsistensi data, menelaah kembali informasi yang terkumpul,
          serta memastikan seluruh dokumen pendukung tersedia dan memadai sebelum digunakan dalam
          proses pelaporan.

    4     Review Internal
          Sebagai penutup rangkaian proses, kami menelaah keseluruhan substansi laporan melalui kajian
          internal guna mengumpulkan masukan dan rekomendasi perbaikan. Setiap umpan balik tersebut
          kemudian ditindaklanjuti oleh tim pelaporan keberlanjutan untuk menyempurnakan kualitas
          pengungkapan. Secara menyeluruh, alur penentuan isi Laporan Keberlanjutan BUMI dapat
          digambarkan sebagai berikut:


   Konteks Keberlanjutan                  Materialitas                         Lengkap              Pelibatan Pemangku
                                                                                                        Kepentingan

         1                               2                                3                             4




             Identifikasi                    Prioritas                         Validasi                        Kajian

PT BUMI Resources Tbk                                                                      Laporan Keberlanjutan 2025    25
Page 26
Sambutan            Ikhtisar            Tentang Laporan   Sekilas          Tata Kelola        Ekonomi          Sumber Daya
                                                                                                               Manusia




DAFTAR TOPIK MATERIAL DAN BATASAN
LAPORAN
(2-2) (3-2)


Kami menetapkan topik material Laporan Keberlanjutan 2025 tetap sama dengan tahun sebelumnya karena
tidak terdapat perubahan signifikan pada profil dampak maupun prioritas pemangku kepentingan. Dalam
prosesnya, kami mengacu pada Standar Sektor Batu Bara, hasil uji tuntas HAM, serta masukan yang diperoleh
melalui kuesioner pemangku kepentingan. Berikut daftar topik material keberlanjutan 2025:



Jangka Waktu

Pendek                                                        Menengah                                  Panjang

Dalam 0-5 Tahun                                           Dalam 5-10 Tahun                        Lebih dari 10 Tahun

Kategori
I/R: Impact/Risk (Dampak/Risiko)                                    O: Opportunities




                                                    Dampak Potensial/
Topik Keberlanjutan             Kategori                                        Pengelolaan Dampak            Jangka Waktu
                                                        Aktual

                                                           Lingkungan



                                                                            •     Merealisasikan
                                                                                  hilirisasi batubara
                                                                                  menjadi metanol dan
                                                                                  amonia.
                                                                            •     Mengembangkan peta
                                                                                  jalan Penurunan Emisi
                                                 Risiko transisi seperti
                                                                                  dan Targetnya.
                                                 terhambatnya akses                                          Jangka
                                                                            •     Mengikuti                  pendek,
Perubahan Iklim                    I/R           kredit, meningkatnya
                                                                                  perkembangan               menengah,
                                                 premi asuransi, serta                                       dan panjang
                                                                                  peraturan terkait
                                                 pajak karbon.
                                                                                  carbon pricing.
                                                                            •     Memberikan
                                                                                  pelatihan terhadap
                                                                                  fungsi relevan untuk
                                                                                  mencapai target Net
                                                                                  Zero.




26         Laporan Keberlanjutan 2025                                                                       PT BUMI Resources Tbk
Page 27
 Hak Asasi Manusia   Keselamatan &         Lingkungan        Kemasyarakatan    Tautan TBP        Indeks GRI & POJK
                     Kesehatan Kerja




                                                        Dampak Potensial/
 Topik Keberlanjutan               Kategori                                         Pengelolaan Dampak               Jangka Waktu
                                                            Aktual

                                                                                •    Melaksanakan
                                                                                     program mitigasi
                                                                                     dan adaptasi
                                                                                     perubahan iklim
                                                                                     seperti penggunaan
                                                                                     energi terbarukan dan
                                                                                     investasi terhadap
                                                                                     heat-resistant pada
                                                                                     peralatan tambang.
                                                                                                                     Jangka
                                                    Meningkatkan valuasi Perusahaan melalui
                                       O                                                                             pendek dan
                                                    diversifikasi bisnis dan efisiensi energi.
                                                                                                                     menengah
                                                    •    Peningkatan
                                                         air larian saat
                                                         pembukaan dan
                                                         penyiapan lahan
                                                         tambang.               •    Mitigasi air larian
                                                    •    Settling pond tidak         dengan perhitungan
                                                         mampu menahan               debit aliran
                                                         air larian.                 permukaan di setiap
                                                    •    Penurunan kualitas          tahap operasi.
                                                         air permukaan          •    Pemantauan kualitas
                                                         dan biota air               pembuangan air.
                                                                                                                     Jangka
                                                    •    Potensi banjir.        •    Merawat settling pond
                                                                                                                     pendek,
                                       I/R          •    Penurunan muka              dengan normalisasi
                                                                                                                     menengah,
                                                         air tanah.                  secara berkala.
                                                                                                                     dan panjang.
 Pengelolaan Air dan                                •    Pencemaran air         •    Memastikan
 Effluen                                                 melalui rembesan            kandungan TSS sesuai
                                                         dan pembuangan              dengan peraturan.
                                                         air tambang,           •    Mitigasi melalui
                                                         kebocoran fasilitas         permodelan hidrologi.
                                                         pengelolaan            •    Monitoring penurunan
                                                         IPAL, tumpahan              muka air tanah.
                                                         bahan kimia, serta
                                                         pelepasan air
                                                         hujan yang tidak
                                                         terkontrol.

                                                                                                                     Jangka
                                                    Meningkatkan valuasi Perusahaan dengan                           pendek,
                                       O
                                                    menyediakan akses air bersih kepada masyarakat.                  menengah,
                                                                                                                     dan panjang.




PT BUMI Resources Tbk                                                                            Laporan Keberlanjutan 2025         27
Page 28
Sambutan            Ikhtisar            Tentang Laporan   Sekilas          Tata Kelola          Ekonomi        Sumber Daya
                                                                                                               Manusia




                                                     Dampak Potensial/
Topik Keberlanjutan             Kategori                                        Pengelolaan Dampak            Jangka Waktu
                                                         Aktual

                                                                            •     Monitoring sifat kimia
                                                                                  fisik air tanah.
                                                                            •     Memastikan jarak
                                                                                  pengelolahan sampah
                                                                                  jauh dari permukiman.
                                                                            •     Menerapkan 4R pada
                                                                                  limbah non-B3 untuk
                                                 •    Pencemaran air
                                                                                  memperpanjang umur
                                                      tanah akibat
                                                                                  barang.
                                                      tumpahan atau
                                                                            •     Pengolahan sampah          Jangka
                                                      rembesan limbah.
                                                                                  dengan incinerator.        pendek,
                                   I/R           •    Polusi bau dari
                                                                            •     Melakukan pencatatan menengah,
                                                      pengelolaan
                                                                                  limbah B3                  dan panjang.
Pengelolaan Limbah                                    sampah yang
                                                                            •     Mengumpulkan limbah
                                                      tidak memadai.
                                                                                  B3 di dalam tempat
                                                                                  yang aman dan
                                                                                  memadai.
                                                                            •     Bekerja sama dengan
                                                                                  pihak ketiga berlisensi
                                                                                  untuk mengelola
                                                                                  limbah B3.
                                                                            •     Pemilihan sampah.
                                                                                                             Jangka
                                                 Terhindar dari sanksi pemerintah, mengurangi
                                                                                                             pendek,
                                    O            biaya operasional karena mampu memperpanjang
                                                                                                             menengah,
                                                 umur penggunaan barang.
                                                                                                             dan panjang

                                                 •    Peningkatan
                                                      laju erosi dan
                                                                            •     Mitigasi laju
                                                      sedimentasi saat
                                                                                  sedimentasi dengan
                                                      pembukaan lahan.
                                                                                  perhitungan Sediment
                                                 •    Penurunan
                                                                                  Delivery Ratio (SDR).
                                                      populasi spesies
                                                                            •     Melakukan Biodiversity     Jangka
                                                      flora dan fauna
Keanekaragaman                                                                    Baseline and               pendek,
                                   I/R                yang berstatus
Hayati                                                                            Management Plan dan        menengah,
                                                      kritis, terancam
                                                                                  Assessment Ecosystem dan panjang.
                                                      punah, atau
                                                                                  Services.
                                                      rentan, degradasi
                                                                            •     Pemantauan Indeks
                                                      jasa ekosistem,
                                                                                  Keanekaragaman
                                                      serta migrasi
                                                                                  Jenis (H’).
                                                      fauna akibat
                                                      habitat terganggu.




28         Laporan Keberlanjutan 2025                                                                       PT BUMI Resources Tbk
Page 29
 Hak Asasi Manusia   Keselamatan &         Lingkungan        Kemasyarakatan   Tautan TBP         Indeks GRI & POJK
                     Kesehatan Kerja




                                                        Dampak Potensial/
 Topik Keberlanjutan               Kategori                                        Pengelolaan Dampak                Jangka Waktu
                                                            Aktual

                                                                               •    Menanam tanaman
                                                                                    endemik
                                                                               •    Memastikan program
                                                                                    pascatambang sesuai
                                                                                    peraturan.
                                                                               •    Rehabilitasi hutan
                                                                                    bakau.
                                                    Keberlanjutan operasi dapat terjaga dengan                       Jangka
                                                    melestarikan jasa ekosistem yang mendukung                       pendek,
                                       O
                                                    keamanan pangan, stabilitas lingkungan, dan                      menengah,
                                                    keseimbangan ekosistem.                                          dan panjang
                                                                   Social



                                                    •    Kondisi kerja yang
                                                         tidak adil dan
                                                         setara.
                                                    •    Remunerasi
                                                         dibawah upah
                                                         minimum.
                                                    •    Rendahnya
                                                         Tingkat keamanan      •    Melakukan audit
                                                         pekerjaan.                 ketenagakerjaan baik             Jangka
                                                    •    Risiko perbudakan          di unit bisnis dan rantai pendek,
                                       I/R
                                                         modern, termasuk           pasok.                           menengah,
                                                         kerja paksa dan       •    Melakukan uji tuntas             dan panjang.
                                                         pekerja anak,              HAM.
 Pengelolaan
                                                         baik yang terjadi
 Kepegawaian
                                                         secara langsung
                                                         dalam operasi
                                                         Perusahaan
                                                         maupun di
                                                         sepanjang rantai
                                                         pasok.




                                                                                                                     Jangka
                                                    Meningkatkan valuasi Perusahaan dengan
                                                                                                                     pendek,
                                       O            membantu mengentaskan kemiskinan dan
                                                                                                                     menengah,
                                                    meningkatkan produktivitas pekerja.
                                                                                                                     dan Panjang.




PT BUMI Resources Tbk                                                                            Laporan Keberlanjutan 2025         29
Page 30
Sambutan            Ikhtisar            Tentang Laporan     Sekilas       Tata Kelola      Ekonomi        Sumber Daya
                                                                                                          Manusia




                                                    Dampak Potensial/
Topik Keberlanjutan             Kategori                                       Pengelolaan Dampak        Jangka Waktu
                                                        Aktual



                                                 Industri pertimbangan
                                                 tergolong sebagai
                                                 sektor dengan risiko
                                                 tinggi dalam aspek
                                                 kesehatan dan
                                                                           •     Menerapkan
                                                 keselamatan kerja
                                                                                 Sistem Manajemen
                                                 (K3). Risiko tersebut
                                                                                 Keselamatan
                                                 mencakup kecelakaan
                                                                                 Pertambangan (SMKP)
                                                 akibat pengoperasian
                                                                                 dan ISO 45001.
                                                 peralatan
                                                                           •     Mengelola risiko K3
                                                 pertambangan
                                                                                 secara reguler.
                                                 serta paparan zat
                                                 berbahaya yang
                                                 dapat berdampak
                                                 pada kesehatan
                                                                                                        Jangka
                                                 pekerja.
                                                                                                        pendek,
                                   I/R
                                                                                                        menengah,
                                                                                                        dan panjang.
                                                 Sebagai sektor yang
Pengelolaan
                                                 diatur dengan ketat
Kepegawaian
                                                 dalam aspek K3, setiap
                                                 insiden kecelakaan
                                                 kerja atau penyakit
                                                                           •     Membuat program
                                                 akibat kerja tidak
                                                                                 K3 dengan tujuan
                                                 hanya berpotensi
                                                                                 menumbuhkan
                                                 menimbulkan
                                                                                 budaya K3.
                                                 dampak terhadap
                                                                           •     Contractor
                                                 kesejahteraan
                                                                                 Management Systsem.
                                                 pekerja, tetapi juga
                                                 dapat menyebabkan
                                                 kerugian reputasi dan
                                                 sanksi regulasi bagi
                                                 Perusahaan.




                                                 Mewujudkan lingkungan kerja yang sehat                 Jangka
                                                 dan aman berkontribusi pada peningkatan                pendek,
                                    O
                                                 produktivitas pekerja serta mendukung                  menengah,
                                                 keberlanjutan operasional Perusahaan.                  dan Panjang.




30         Laporan Keberlanjutan 2025                                                                  PT BUMI Resources Tbk
Page 31
 Hak Asasi Manusia   Keselamatan &         Lingkungan          Kemasyarakatan   Tautan TBP       Indeks GRI & POJK
                     Kesehatan Kerja




                                                        Dampak Potensial/
 Topik Keberlanjutan               Kategori                                          Pengelolaan Dampak              Jangka Waktu
                                                            Aktual

                                                    Tanpa penerapan
                                                    Sistem Manajemen
                                                    Hak Asasi Manusia
                                                    yang mencakup
                                                                                 •    Melakukan uji tuntas           Jangka
                                                    kebijakan, audit, dan
                                                                                      HAM.                           pendek,
                                       I/R          pelatihan, potensi
                                                                                 •    Audit Sistem HAM.              menengah,
                                                    dampak negatif
                                                                                 •    Pelatihan HAM.                 dan Panjang.
 Hak Asasi Manusia                                  terhadap HAM sulit
                                                    untuk diidentifikasi
                                                    dan dikelola secara
                                                    efektif.
                                                                                                                     Jangka
                                                    Meningkatkan valuasi Perusahaan karena
                                                                                                                     pendek,
                                       O            berkontribusi pada penghormatan dan pemenuhan
                                                                                                                     menengah,
                                                    HAM.
                                                                                                                     dan Panjang.




                                                    •    Masalah
                                                         kesehatan
                                                         masyarakat
                                                         seperti ISPA saat
                                                         pengangkutan
                                                         batubara.               •    Melakukan Baseline
                                                    •    Peningkatan                  Study Health Impact
                                                         kebisingan                   Assessment.
                                                         akibat mobilisasi       •    Melakukan Analisis
                                                                                                                     Jangka
                                                         peralatan dan                Risko Kesehatan
                                                                                                                     pendek,
 Masyarakat Lokal                      I/R               transportasi                 Lingkungan (ARKL) dan
                                                                                                                     menengah,
                                                         batubara.                    Tingkat Risiko (RQ).
                                                                                                                     dan Panjang.
                                                    •    Risiko kecelakaan       •    Mengatur jumlah
                                                         lalu lintar antara           kendaraan dan alat
                                                         masyarakat                   berat yang beroperasi
                                                         dengan kendaraan             dan jadwal operasi.
                                                         tambang.
                                                    •    Risiko kerusakan
                                                         bangunan
                                                         masyarakat akibat
                                                         blasting.




PT BUMI Resources Tbk                                                                            Laporan Keberlanjutan 2025         31
Page 32
Sambutan            Ikhtisar            Tentang Laporan      Sekilas        Tata Kelola       Ekonomi          Sumber Daya
                                                                                                               Manusia




                                                     Dampak Potensial/
Topik Keberlanjutan             Kategori                                         Pengelolaan Dampak           Jangka Waktu
                                                         Aktual

                                                                             •     Memastikan bahwa
                                                                                   jarak aktivitas
                                                                                   tambang dengan
                                                 •    Perubahan                    rumah warga minimal
                                                      persepsi dan sikap           500 meter.
                                                      masyarakat.            •     Pengukuran getaran
                                                 •    Penerimaan                   berkala.
                                                      tenaga kerja.          •     Pengendalian debu
                                                                                                             Jangka
                                                 •    Demonstrasi                  melalui penyiraman
                                                                                                             pendek,
                                   I/R                yang berpotensi              jalan.
                                                                                                             menengah,
                                                      menghentikan           •     Melakukan forum rutin
                                                                                                             dan Panjang.
                                                      operasional.                 bersama masyarakat
                                                 •    Kurangnya                    untuk mengidentifikasi
                                                      program                      keluhan.
                                                      pemberdayaan           •     Mengadakan program
                                                      masyarakat.                  apprenticeship
                                                                                   dan program
                                                                                   pemberdayaan
                                                                                   ekonomi.
                                                                                                             Jangka
                                                 Mempertahankan izin sosial karena membantu
                                                                                                             pendek,
                                    O            meningkatkan Pembangunan sosial, ekonomi dan
                                                                                                             menengah,
                                                 budaya masyarakat.
                                                                                                             dan Panjang.

                                                              Tata Kelola


                                                                             •     Melakukan audit
                                                 •    Korupsi dan suap.
                                                                                   internal dan eksternal
                                                 •    Kurangnya
                                                                                   secara berkala.
                                                      monitoring dan
                                                                             •     Memperbaiki tata          Jangka
                                                      evaluasi kinerja
                                                                                   Kelola perusahaan         pendek,
                                   I/R                ESG.
                                                                                   berdasarkan masukan       menengah,
                                                 •    Peringkat ESG
                                                                                   ahli.                     dan Panjang.
Etika dan Perilaku                                    rendah dari
                                                                             •     Mengadakan
Bisnis                                                penilaian
                                                                                   pelatihan bagi direksi
                                                      eksternal.
                                                                                   dan manajemen.



                                                 Keberlangsungan operasional dapat terjaga                   Jangka
                                                 melalui pemeliharaan izin sosial, reputasi yang             pendek,
                                    O
                                                 baik, kinerja keuangan yang stabil, serta kepatuhan         menengah,
                                                 terhadap peraturan dan perundang-undangan.                  dan Panjang.




32         Laporan Keberlanjutan 2025                                                                       PT BUMI Resources Tbk
Page 33
 Hak Asasi Manusia   Keselamatan &         Lingkungan        Kemasyarakatan   Tautan TBP       Indeks GRI & POJK
                     Kesehatan Kerja




                                                        Dampak Potensial/
 Topik Keberlanjutan               Kategori                                        Pengelolaan Dampak              Jangka Waktu
                                                            Aktual


                                                                 Ekonomi

                                                    Kami berupaya menciptakan dampak ekonomi
                                                    positif dalam bentuk pembayaran pajak dan royalti              Jangka
                                                    kepada pemerintah, perekrutan karyawan lokal,                  pendek,
 Kinerja Ekonomi                       O
                                                    pengadaan barang dan jasa dari pemasok lokal,                  menengah,
                                                    program pemberdayaan ekonomi masyarakat, dan                   dan Panjang.
                                                    lain-lain.




TITIK KONTAK
(2-3)


Kami membuka ruang partisipasi bagi seluruh pemangku kepentingan untuk menyampaikan pandangan
atas Laporan Keberlanjutan ini. Setiap pengaduan, masukan, kritik, dan saran dapat disampaikan melalui:




                         PT Bumi Resources Tbk
                                                                                  Tel. +62 21 5794 2080,
                         Bakrie Tower, 12th Floor                                 Fax. +62 21 5794 2070
                         Jl. H.R. Rasuna Said                                     Email: info@BUMIresources.com
                         Jakarta, 12940, Indonesia                                www.BUMIresources.com




PT BUMI Resources Tbk                                                                          Laporan Keberlanjutan 2025         33
Page 34
Sambutan            Ikhtisar            Tentang Laporan   Sekilas   Tata Kelola   Ekonomi      Sumber Daya
                                                                                               Manusia




34         Laporan Keberlanjutan 2025                                                       PT BUMI Resources Tbk
Page 35
 Hak Asasi Manusia   Keselamatan &     Lingkungan   Kemasyarakatan   Tautan TBP   Indeks GRI & POJK
                     Kesehatan Kerja




                                                                                                  03
                                                     SEKILAS BISNIS

PT BUMI Resources Tbk                                                             Laporan Keberlanjutan 2025   35
Page 36
Sambutan            Ikhtisar            Tentang Laporan    Sekilas         Tata Kelola    Ekonomi         Sumber Daya
                                                                                                          Manusia




INFORMASI PERUSAHAAN
(POJK51-C.4) (POJK51-C.2)



Nama Perseroan                                      PT Bumi Resources Tbk

Tanggal Pendirian                                   12 Desember 1973

                                                    Akta No. 130 tanggal 26 Juni 1973 yang dibuat di hadapan Djojo
Dasar Hukum
                                                    Muljadi, S.H., Notaris di Surabaya, yang telah memperoleh Keputusan
Pendirian                                           Menteri Hukum dan Kehakiman Republik Indonesia No. Y.A.5/433/12
                                                    tentang Pengesahan Pendirian Badan Hukum 12 Desember 1973, yang
                                                    telah didaftarkan dalam Buku Register Pengadilan Negeri Surabaya
                                                    No. 1824/1973 tanggal 27 Desember 1973, serta diumumkan dalam
                                                    BNRI No. 1 Tahun 1974, TBNRI No. 7/1974 tanggal 2 Januari 1974.


Bidang Usaha                                        Perdagangan besar, aktivitas kantor pusat dan konsultan
                                                    manajemen lainnya.



Bentuk Legal                                        Perusahaan Terbuka

                                                    PT Bumi Resources Tbk
Kantor Pusat
                                                    Bakrie Tower, 12th Floor
                                                    Jl. H.R. Rasuna Said
                                                    Jakarta 12940, Indonesia

                                                    T +6221 5794 2080
                                                    F +6221 5794 2070
                                                    Email: info@bumiresources.com
                                                    www.bumiresources.com




36         Laporan Keberlanjutan 2025                                                                  PT BUMI Resources Tbk
Page 37
 Hak Asasi Manusia   Keselamatan &     Lingkungan   Kemasyarakatan   Tautan TBP   Indeks GRI & POJK
                     Kesehatan Kerja




VISI, MISI DAN NILAI NILAI PERUSAHAAN
(POJK51-C.4) (POJK51-C.2) (POJK51-C.1)

                                  Menjadi perusahaan operator bertaraf
VISI                              internasional dalam sektor energi dan
                                  pertambangan.


                                  Menjaga kesinambungan usaha dan daya saing
MISI                              Perseroan dalam menghadapi persaingan
                                  terbuka di masa mendatang dengan tujuan
                                  untuk:
                                  Meningkatkan hasil investasi dan nilai yang optimal bagi para pemegang
                                  saham


                                  Memperbaiki kesejahteraan para karyawan


                                  Meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah operasi
                                  pertambangan

                                  Menjaga kelestarian lingkungan pada seluruh wilayah operasi
                                  pertambangan




FILOSOFI PERUSAHAAN
Langkah-langkah BUMI berpedoman pada empat prinsip dasar:




                                                                          Bagaimana cara
          Bagaimana cara terbaik
                                                                      terbaik untuk mencapai
          untuk menciptakan nilai
                                                                           kemakmuran



          Bagaimana cara terbaik
                                                                        Menjaga kelestarian
           untuk mendapatkan
                                                                     lingkungan pada seluruh
             pelbagai peluang



PT BUMI Resources Tbk                                                             Laporan Keberlanjutan 2025   37
Page 38
Sambutan            Ikhtisar            Tentang Laporan   Sekilas        Tata Kelola   Ekonomi        Sumber Daya
                                                                                                      Manusia




NILAI UTAMA PERUSAHAAN

                                                          Misi BUMI dan bisnis unit adalah untuk menjaga dan
 Integritas                                               menjalankan kesinambungan usaha dibidang energi dan
                                                          pertambangan dan bersaing secara sehat dalam menanggapi
                                                          persaingan dunia dengan tujuan untuk meningkatkan hasil
Keunggulan                                                investasi pemegang saham, meningkatkan kesejahteraan
                                                          karyawan, meningkatkan kemakmuran masyarakat sekitar
                                                          lokasi operasi, dan meningkatkan kelestarian lingkungan di
Profesionalisme                                           sekitar lokasi tambang. Guna mencapai misi tersebut, nilai
                                                          utama Perusahaan yaitu integritas, keunggulan, bersifat
                                                          profesional dan mengutamakan keselamatan dan lingkungan
Keselamatan dan                                           adalah penting bagi keberhasilan usaha kita sebagaimana
lingkungan kerja                                          dijabarkan dalam diagram di bawah ini.




38         Laporan Keberlanjutan 2025                                                              PT BUMI Resources Tbk
Page 39
 Hak Asasi Manusia   Keselamatan &     Lingkungan   Kemasyarakatan   Tautan TBP   Indeks GRI & POJK
                     Kesehatan Kerja




INTERNALISASI DAN PENERAPAN
PEDOMAN PERILAKU DALAM OPERASIONAL
PERUSAHAAN
BUMI senantiasa berpedoman pada etika dan integritas yang selalu dikomunikasikan dan diinternalisasi
kepada setiap insan BUMI. Untuk itu, BUMI menyusun Pedoman Perilaku – “Cara Kita Melakukan Usaha” Versi
4.0, yang mengatur hal-hal sebagai berikut:

    1.    Pernyataan Ketaatan Terhadap Hukum dan Peraturan
    2.    Keselamatan dan Kesehatan Kerja
    3.    Ketaatan terhadap Lingkungan
    4.    Pelayanan Masyarakat
    5.    Kerahasiaan Karyawan
    6.    Kesempatan Kerja yang Sama
    7.    Lingkungan Kerja yang Bebas dari Pelecehan
    8.    Perlindungan dan Penggunaan yang tepat atas Aset Perusahaan
    9.    Obat-obatan dan Alkohol di Tempat Kerja
    10. Penggunaan Pihak Ketiga atau Agen
    11. Informasi Rahasia dan Harga yang Sensitif
    12. Jujur dan Perilaku yang Etis
    13. Akurasi atas Informasi Publik dan Hubungan dengan Media
    14. Akurasi dan Integritas dari Pembukuan dan Pencatatan
    15. Menghindari Benturan Kepentingan
    16. Larangan Penerimaan Uang, Hadiah, Hiburan, Fasilitas, dan Gratifikasi Seks
    17. Kontribusi Politik dan Keagamaan
    18. Pelanggaran atas Pedoman Perilaku
    19. Melaporkan Pelanggaran melalui Speak Up System

Pedoman Perilaku BUMI dan unit bisnisnya tersebut menjamin bahwa karyawan harus memiliki standar moral
dan integritas yang tinggi, harus dapat dipercaya, menghindari perilaku yang berlandaskan suku, agama, ras,
dan antar golongan. Manajemen tidak akan meminta bantuan karyawannya untuk kepentingan-kepentingan
pribadi, sekalipun di luar waktu kerja. Jaminan pencegahan perilaku koruptif tersebut tertuang dalam klausa
kode etik yang harus ditandatangani setiap karyawan saat periode awal mereka bergabung.

Pedoman Perilaku disosialisasikan di Perusahaan setiap tahun. Secara internal, proses sosialisasi dilakukan
melalui berbagai lokakarya untuk semua tingkat organisasi, mulai dari Komisaris, Direksi dan Manajemen,
hingga operator tambang. Proses sosialisasi juga dilakukan melalui publikasi artikel di majalah internal, forum
diskusi (workshops), serta poster, spanduk, dan jenis alat komunikasi lainnya. Pedoman Perilaku dapat diakses
melalui situs web BUMI: www.bumiresources.com.




PT BUMI Resources Tbk                                                             Laporan Keberlanjutan 2025   39
Page 40
Sambutan            Ikhtisar            Tentang Laporan   Sekilas   Tata Kelola   Ekonomi      Sumber Daya
                                                                                               Manusia




SISTEM ‘SPEAK UP’ SEBAGAI MEKANISME
MENCARI NASIHAT DAN MENGEMUKAKAN
MASALAH
BUMI menyediakan berbagai saluran yang memungkinkan karyawan maupun pemangku kepentingan
lainnya untuk memperoleh arahan serta menyampaikan kekhawatiran atau dugaan pelanggaran secara
aman. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penerapan Speak-Up System, yaitu mekanisme pelaporan
pelanggaran (whistleblowing system) yang dirancang untuk menjaga integritas dan akuntabilitas dalam
kegiatan usaha Perseroan. Sistem ini pertama kali diberlakukan pada tahun 2006 berdasarkan Memorandum
Direksi No. 307/BR-BOD/IV/06 tertanggal 12 April 2006, dan kemudian diperbarui melalui Memorandum No.171/
BR/HR/II/08 tertanggal 28 Februari 2008.

Sebagai bagian dari upaya memperkuat implementasi Pedoman Tata Kelola Perusahaan yang Baik (GCG)
serta Kode Etik dalam praktik kerja sehari-hari, Speak-Up System dilengkapi dengan prosedur pelaporan
yang terstruktur, independen, dan menjamin kerahasiaan. Mekanisme ini memberikan ruang yang aman bagi
karyawan maupun pihak eksternal untuk melaporkan dugaan pelanggaran kode etik atau perilaku yang tidak
sesuai dengan nilai-nilai Perseroan.

Seluruh laporan yang masuk melalui Speak-Up System diterima dan dikelola oleh Code of Conduct
Committee, yang dipimpin oleh Kepala Divisi Human Resources Perseroan bersama perwakilan dari entitas
anak. Penyampaian laporan dapat dilakukan melalui beberapa kanal berikut:

     1.   Menghubungi atau mengirim pesan singkat (SMS) ke nomor 08121282864;
     2.   Mengirimkan surat elektronik ke speakup@bumiresources.com; atau
     3.   Mengisi serta mengirimkan formulir pelaporan yang tersedia melalui situs web resmi Perseroan.




Sepanjang 2025, tidak terdapat pelaporan pelanggaran
pedoman atau perilaku tidak pantas lainnya melalui
Speak-Up System (Whistleblowing System)




40         Laporan Keberlanjutan 2025                                                       PT BUMI Resources Tbk
Page 41
 Hak Asasi Manusia   Keselamatan &     Lingkungan   Kemasyarakatan   Tautan TBP   Indeks GRI & POJK
                     Kesehatan Kerja




SPEAK UP SYSTEM DIAGRAM




PT BUMI Resources Tbk                                                             Laporan Keberlanjutan 2025   41
Page 42
Sambutan            Ikhtisar            Tentang Laporan   Sekilas      Tata Kelola     Ekonomi         Sumber Daya
                                                                                                       Manusia




KOMPOSISI PEMEGANG SAHAM
PERUSAHAAN
(2-1) (2-6) (POJK51- C.3) (POJK51 – C.6)


Pada tahun 2025, terdapat perubahan dalam struktur kepemilikan perusahaan dibanding tahun sebelumnya.
Susunan pemegang saham perusahaan disajikan sebagai berikut:


Nama Pemegang Saham                                                 Jumlah Saham                  Persentase


Mach Energy (Hongkong) Limited                                      170.000.000.000                 45,78%


HSBC-FUND SVS A/C Chengdong Investment
                                                                    39.203.086.230                  10,56%
Corp-Self


Treasure Global Investments Limited                                 30.000.000.000                  8,08%


Masyarakat/Public                                                   131.132.305.838                 35,58%




                                                                        Diagram Komposisi Pemegang Saham
      8,08%


                                                                              Mach Energy (Hongkong) Limited

                               45,78%
                                                                              HSBC-FUND SVS A/C Chengdong
     35,58%                                                                   Investment Corp-Self


                                                                              Treasure Global Investments Limited

                                 10,56%
                                                                              Masyarakat/Public




42         Laporan Keberlanjutan 2025                                                               PT BUMI Resources Tbk
Page 43
 Hak Asasi Manusia   Keselamatan &     Lingkungan   Kemasyarakatan   Tautan TBP   Indeks GRI & POJK
                     Kesehatan Kerja




UNIT USAHA ENTITAS ANAK PERUSAHAAN
(2-2) (2-6)




PT BUMI Resources Tbk                                                             Laporan Keberlanjutan 2025   43
Page 44
01                    02                  03                04                05             06               07
Tautan TBP
Sambutan              Ikhtisar            Sambutan
                                          Tentang Laporan   Tentang Laporan
                                                            Sekilas           Sekilas
                                                                              Tata Kelola    Tata Kelola
                                                                                             Ekonomi          EkonomiDaya
                                                                                                              Sumber
                                                                                                              Manusia




SKALA PERUSAHAAN
(POJK51-C.3) (2-1) (2-6)


  Jumlah Total Karyawan                                                   Total Aset
                                                                          (dalam juta USD)
  (orang/personal)




  3.854                                                                   $ 4.129

  Pendapatan Usaha                                                        Total Liabilitas
  (dalam juta USD)                                                        (dalam juta USD)




  $ 1.425                                                                 $ 1.331
  Total Laba Bersih                                                       Total Ekuitas
  (dalam juta USD)                                                        (dalam juta USD)




  $122,3                                                                  $ 2.888



44           Laporan Keberlanjutan 2025
                                   2024                                                                    PT BUMI Resources Tbk
Page 45
 08                        09                   10                11                 12               13
 Hak Asasi
 Sumber Daya
           Manusia         Hak Asasi Manusia
                           Keselamatan  &       Keselamatan &
                                                Lingkungan        Lingkungan
                                                                  Kemasyarakatan     Kemasyarakatan
                                                                                     Tautan TBP       Kelola GRI
                                                                                                      Indeks GRI&&POJK
                                                                                                                  POJK
 Manusia                   Kesehatan Kerja      Kesehatan Kerja




LOKASI PENAMBANGAN
(2-1)

Perusahaan           ini     beroperasi        di    Indonesia    dan   Australia,
khususnya pada dua daerah berikut: (2-1)


Kaltim Prima Coal
Sangatta dan Bengalon di Kabupaten Kutai Timur Propinsi
Kalimantan Timur.


Arutmin
Senakin, Satui, Mulia/Jumbang, Sarongga, Asam- asam, dan
Kintap, serta satu Terminal Batubara yaitu North Pulau Laut
Coal Terminal (NPLCT), Kalimantan Selatan.


Wolfram Limited
Tambang tembaga-emas Mt Carlton di Queensland Utara.


Jubilee Metals Limited
Proyek Emas Croydon di Queensland Utara.



ETIKA BISNIS
Perusahaan dalam menjalankan kegiatan usahanya senantiasa menjaga terciptanya persaingan usaha
yang sehat sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Perusahaan menjunjung tinggi
prinsip-prinsip efisiensi, efektivitas, kompetisi yang sehat, keadilan, etika, dan kewajaran, yang dilandasi
oleh semangat transparansi dan akuntabilitas sebagaimana tercantum dalam Pedoman Perilaku (Code of
Conduct) versi 4.0.


Sebagai bentuk komitmen terhadap praktik bisnis yang berintegritas dan kepatuhan terhadap regulasi
persaingan usaha, selama periode pelaporan tidak terdapat denda terkait praktik anti-persaingan (anti-
competition fines) yang dikenakan kepada Perusahaan.




Prinsip keberlanjutan telah lama menjadi bagian integral
dari praktik operasional Perseroan. Komitmen ini tercermin
melalui penerapan Good Mining Practice serta pengelolaan
rantai pasok yang transparan dan akuntabel.



PT BUMI Resources Tbk                                                                                 Laporan Keberlanjutan 2025   45
Page 46
Sambutan            Ikhtisar            Tentang Laporan   Sekilas   Tata Kelola   Ekonomi      Sumber Daya
                                                                                               Manusia




RANTAI PASOKAN PERUSAHAAN
(2-6)

BUMI memandang bahwa keberhasilan operasional perusahaan tidak terlepas dari kontribusi para pemasok
dan kontraktor sebagai bagian dari ekosistem bisnis yang saling terhubung. Dalam proses produksi
batubara, Perseroan bekerja sama dengan berbagai kontraktor untuk kegiatan clearing, penggalian, serta
pengangkutan overburden dan batubara. Oleh karena itu, penguatan hubungan kerja yang konstruktif dan
saling memberikan nilai tambah antara Perusahaan dengan pemasok dan vendor menjadi aspek penting
dalam menjaga kelancaran operasional.

Melalui kemitraan yang terbangun secara berkelanjutan, Perseroan berupaya menciptakan hubungan bisnis
yang tidak hanya stabil tetapi juga saling memperkuat. Pendekatan ini diyakini dapat membantu perusahaan
mengelola berbagai potensi risiko sekaligus meningkatkan kepercayaan pelanggan dan pemangku
kepentingan terhadap kinerja Perseroan.

Sepanjang tahun pelaporan, tidak terdapat perubahan signifikan dalam struktur maupun pengelolaan rantai
pasokan yang berpotensi menimbulkan atau berkontribusi terhadap dampak ekonomi, lingkungan, maupun
sosial yang material.

Persyaratan bagi seluruh mitra usaha diatur dalam Pedoman Perilaku versi 4.0 serta Kebijakan dan Prosedur
Sistem Pengadaan versi 1.0, yang menetapkan standar wajib bagi setiap pemasok yang ingin bekerja sama
dengan BUMI. Sejalan dengan komitmen tersebut, Perseroan juga mendorong 2.919 pemasok KPC dan 4.457
pemasok Arutmin untuk mengadopsi praktik keberlanjutan yang selaras dengan standar internasional.
Upaya ini bertujuan membangun kemitraan jangka panjang yang mampu memberikan nilai tambah bagi
pelanggan serta para pemangku kepentingan. Sejumlah pemasok dan kontraktor utama, baik di tingkat
nasional maupun internasional, bahkan telah menunjukkan komitmen tersebut melalui penerapan praktik
bisnis berkelanjutan dan penyusunan laporan keberlanjutan.




46         Laporan Keberlanjutan 2025                                                       PT BUMI Resources Tbk
Page 47
 Hak Asasi Manusia      Keselamatan &     Lingkungan      Kemasyarakatan    Tautan TBP   Indeks GRI & POJK
                        Kesehatan Kerja




PRE MINING PHASE
              1                                            2                                     3



                                                         Soil Composition                   On-Site Infrastructure
           Exploration Survey
                                                           Examination                         Construction



             4                                             5                                     6



         Securing Vegetation                                                                  Land Clearing and
                                                        Wildlife Relocation
                Seed                                                                           Top Soil Reuse for
                                                                                                Rehabilitations



MINING PHASE
              1                                            2                                     3



                     Blasting                             Coal Mining and                       Coal Processing
                                                            Stockpilling



              4                                            5                                     6



          Overload Conveyer                               Port Stockpiles                  Loading and Shipment
                                                                                               to Customers




POST MINING PHASE
              1                                            2                                     3



           Post Mining Area                            Biodiversity Monitor at                 Post Mining Area
           Reclamation and                               Reclamation Area                         Utilization
            Rehabilitation
PT BUMI Resources Tbk                                                                    Laporan Keberlanjutan 2025   47
Page 48
Sambutan            Ikhtisar             Tentang Laporan   Sekilas       Tata Kelola    Ekonomi          Sumber Daya
                                                                                                         Manusia




KEANGGOTAAN DALAM ASOSIASI
(POJK51-C.3) (POJK51-C.5) (2-28)




 Kamar Dagang dan                       Asosiasi Pengusaha            Perhimpunan Ahli                   Asosiasi
  Industri (KADIN)                      Indonesia (APINDO)             Pertambangan                Pertambangan Batu
                                                                     Indonesia (PERHAPI)          Bara Indonesia (APBI)




 Indonesian Mining                      Bakrie Untuk Negeri          Indonesia Corporate             Asosiasi Emiten
  Association (IMA)                            (BUN)                 Secretary Association             Indonesia
                                                                            (ICSA)                        (AEI)




48         Laporan Keberlanjutan 2025                                                                 PT BUMI Resources Tbk
Page 49
 Hak Asasi Manusia      Keselamatan &     Lingkungan   Kemasyarakatan   Tautan TBP    Indeks GRI & POJK
                        Kesehatan Kerja




PENGHARGAAN DAN APRESIASI




BUMI
    No       Penghargaan dan Apresiasi

     1       InvestorTrust

             a.      The Best Corporate Emission Reduction – Category Public Company with Trusted Ruby (April
                     2025).
             b.      Investortrust CSR Awards 2025 – Merit Achievement in Environmental Budget Commitment
                     (September 2025).
             c.      Investortrust ESG Awards 2025 – Gold Star Awards Big Cap (Oktober 2025).

     2       Warta Ekonomi

             a.      Indonesia CSR Awards 2025 – The Best Corporate Social Responsibility Awards 2025 (April
                     2025).
             b.      Indonesia Excellence Good Corporate Governance (CGC) Award – Ethics in Implementing ESG
                     Strategies for Sustainable Business Operations (Juni 2025).

     3       Lain-lain

             a.      The 17th Annual Global CSR & ESG Summit and Awards – Best Community Programme Award
                     “Silver” Market diberikan oleh The Pinnacle Group International and the Sustainable (Maret
                     2025).
             b.      Anugerah Ekonomi Hijau 2025 – Inisiatif Konservasi Ekosistem Laut Berbasis Komunitas
                     diberikan oleh Detikcom (Agustus 2025).
             c.      Bisnis Indonesia Corporate Social Responsibility Awards 2025 – Gold Champion CSR Program:
                     Konservasi Mangrove dan Community Development di Pantai Bungin diberikan oleh BISRA
                     (September 2025).
             d.      Indonesia ESG Leadership Awards 2025 – Leadership AA: Excellence Leader in ESG Transparency
                     diberikan oleh Bumi Global Carbon (BGK) Foundation (November 2025).
             e.      Anugerah Bisnis & HAM – Peringkat BB, Business and Human Rights Improving Company
                     diberikan oleh SETARA Institute (November 2025).
             f.      Studi Laporan Keberlanjutan Tahun 2024 – Peringkat A+ dalam Studi Laporan Keberlanjutan
                     Perusahaan Publik Indonesia.




PT BUMI Resources Tbk                                                                 Laporan Keberlanjutan 2025   49
Page 50
Sambutan            Ikhtisar            Tentang Laporan   Sekilas   Tata Kelola   Ekonomi          Sumber Daya
                                                                                                   Manusia




KALTIM PRIMA COAL (KPC)
     No     Penghargaan dan Apresiasi

     1      Indonesian Circular Economy Award (ICEA)

            a.   The Top Corporate Leadership in Circular Economy – Indonesian Circular Economy Award
                 (ICEA) 2025.
            b.   Kategori Platinum – Program KPC Peduli Air – Indonesian Circular Economy Award (ICEA) 2025.
            c.   Kategori Platinum – Sinergi Rekanan Lokal untuk Mendukung Keberlanjutan Melalui
                 Penyediaan Bibit Reklamasi – Indonesian Circular Economy Award (ICEA) 2025.
            d.   Kategori Gold – Program Pemanfaatan Air Limbah Tambang sebagai Substitusi Air Permukaan
                 dan Air Tanah – Indonesian Circular Economy Award (ICEA) 2025.
            e.   Kategori Gold – Pemanfaatan Pelumas Bekas sebagai Substitusi Bahan Baku Solar pada
                 Pembuatan Campuran Bahan Peledak dengan Komposisi 100% Pelumas Bekas – Indonesian
                 Circular Economy Award (ICEA) 2025.
            f.   Kategori Silver – Pemanfaatan Ban Bekas sebagai Pengendali Erosi di Lokasi Reklamasi (Tire
                 Drop Structure) – Indonesian Circular Economy Award (ICEA) 2025.
     2      Indonesian SDGs Award

            a.   The Best Practitioner on SDGs (Surtini Eka Saputi – KUKM Binaan KPC) – Indonesian SDGs
                 Award.
            b.   Kategori Platinum – Program Pelatihan Kerja (Apprentice) Welder (SDGs 4.3) – Indonesian
                 SDGs Award.
            c.   Kategori Platinum – Program Infrastruktur Pendidikan (SDGs 4.a) – Indonesian SDGs Award.
     3      Direktorat Jenderal Kekayaan Negara

            a.   Penghargaan Terbaik Pertama – Kontraktor dengan Kontribusi Penerimaan Negara BMN PKP2B
                 Terbesar Tahun 2024
            b.   Penghargaan Terbaik Ketiga – Kontraktor dengan Tingkat Pengelolaan BMN PKP2B Teraktif
                 Tahun 2024
     4      Lain-Lain

            a.   Anugerah Ekonomi Hijau – Penguatan Ekosistem Agribisnis Lokal diberikan oleh Anugerah
                 Ekonomi Hijau 2025 – Detik.com.
            b.   Juara 1 Perusahaan Layak Anak Kabupaten Kutai Timur Bidang Pemenuhan Hak Anak diberikan
                 oleh Pemerintah Kabupaten Kutai Timur.
            c.   Penghargaan atas Kiprah, Inovasi, dan Peran Aktif dalam Penanggulangan dan Pencegahan
                 AIDS, Tuberkulosis, dan Malaria di Daerah diberikan oleh CSR PP ATM Award 2025.
            d.   Subroto Award Bidang Pengelolaan Barang Milik Negara diberikan oleh Kementerian Energi
                 dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia.
            e.   Penghargaan Terbaik 1 Stand Dunia Usaha dan Investasi dalam Kutim Expo 2025 diberikan oleh
                 Pemerintah Kabupaten Kutai Timur.
            f.   Perusahaan Layak Anak Peringkat Utama diberikan oleh Asosiasi Perusahaan Sahabat Anak
                 Indonesia.




50         Laporan Keberlanjutan 2025                                                         PT BUMI Resources Tbk
Page 51
 Hak Asasi Manusia      Keselamatan &     Lingkungan   Kemasyarakatan   Tautan TBP   Indeks GRI & POJK
                        Kesehatan Kerja




    No       Penghargaan dan Apresiasi

             g.      PROPER Emas diberikan oleh Gubernur Kalimantan Timur.
             h.      Penghargaan Perusahaan Sadar Budaya K3 diberikan oleh BPJS Ketenagakerjaan.
             i.      The Best Corporate Emission Reduction Transparency Award 2025 – Private Company with
                     Trusted Sapphire Achievement in Emission Transparency (Sapphire Category) diberikan oleh
                     InvestorTrust.




ARUTMIN INDONESIA
    No       Penghargaan dan Apresiasi

     1       Corporate Forum for CSR Development (CFCD)

             a.      Circular Economy and Sustainability Awards (CESA) dan Perempuan Berbakti Awards –
                     Kategori Perempuan Teladan diberikan kepada Harmawati (2025).
             b.      Circular Economy and Sustainability Awards (CESA) dan Perempuan Berbakti Awards –
                     Kategori Perempuan Teladan diberikan kepada Muharrama Azla (2025).
             c.      Circular Economy and Sustainability Awards (CESA) dan Perempuan Berbakti Awards –
                     Kategori Perempuan Berprestasi diberikan kepada Kasma (2025).
             d.      BINA MITRA UMKM Award 2025 – Kategori Gold diberikan kepada PT Arutmin Indonesia
                     Tambang Satui atas pembinaan UMKM (2025)
             e.      BINA MITRA UMKM Award 2025 – Kategori Gold diberikan kepada UMKM Lebah Madu AMATS,
                     program binaan PT Arutmin Indonesia Tambang Satui (2025).

     2       Lain-lain

             a.      CSR & Pengembangan Desa Berkelanjutan Awards – Kategori Silver untuk program “Keramba
                     Jaring Apung (KJA) Budidaya Ikan Air Tawar di Danau Pascatambang Atasela”, diberikan
                     oleh Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT)
                     (2025).
             b.      Pengakuan sebagai Pendukung Program Kampung Iklim (ProKlim), diberikan oleh Kementerian
                     Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) (2025).




PT BUMI Resources Tbk                                                                Laporan Keberlanjutan 2025   51
Page 52
Sambutan            Ikhtisar            Tentang Laporan   Sekilas   Tata Kelola   Ekonomi      Sumber Daya
                                                                                               Manusia




Tata Kelola Keberlanjutan BUMI berlandaskan nilai-nilai,
yaitu integritas, keunggulan, profesionalisme, keselamatan
dan lingkungan kerja, yang menjadi fondasi dalam
setiap pengambilan keputusan dan pengelolaan usaha.
Kerangka ini memastikan integrasi aspek ESG ke dalam
strategi Perusahaan, termasuk dalam mengidentifikasi,
mengelola, dan mengoptimalkan risiko serta peluang terkait
keberlanjutan secara sistematis.




52         Laporan Keberlanjutan 2025                                                       PT BUMI Resources Tbk
Page 53
 Hak Asasi Manusia   Keselamatan &     Lingkungan   Kemasyarakatan   Tautan TBP   Indeks GRI & POJK
                     Kesehatan Kerja




                                                                                                  04
                                    TATA KELOLA
                            KEBERLANJUTAN BUMI




PT BUMI Resources Tbk                                                             Laporan Keberlanjutan 2025   53
Page 54
Sambutan            Ikhtisar            Tentang Laporan   Sekilas       Tata Kelola    Ekonomi       Sumber Daya
                                                                                                     Manusia




KEBIJAKAN DAN PROSEDUR TATA KELOLA
BUMI
BUMI mengkomunikasikan aturan dan ekspektasi mengenai tata kelola melalui kebijakan dan prosedur.
Keduanya dibentuk sesuai dengan POJK No. 32/SEOJK.04/2015 dan Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan No.
32/SEOJK.04/2015.

Adapun kebijakan dan prosedur yang menjadi dasar dan panduan tata kelola BUMI dijelaskan sebagai berikut:


     •   Anggaran Dasar (Akta No. 7)                                •    Kebijakan dan Prosedur Tanggung Jawab
     •   Pedoman Perilaku: “Cara Kita Melakukan                          Sosial Perusahaan (No. 147/BR-BOD/V/19)
         Usaha” Versi 4.0 (No. 230/BR-BOD/V/18)                     •    Piagam Komite HR (No. 959/BR-BOD/X/10)
     •   Manual Kerja Dewan Komisaris dan Direksi                   •    Kebijakan dan Prosedur Pengadaan (No.
         Versi 4.2 No. 262/BR-BOD/VIII/20                                1082/BR-BOD/IV/09)
     •   Piagam Komite Audit (No. 03c/BR-KA/III/18)                 •    Sistem Pelaporan Manajemen (No. 460/BR-
     •   Piagam Komite Nominasi dan Remunerasi                           BOD/V/11)
         (No. 169/BR-BOC/VII/15)                                    •    Human Right Systems (No. 476/BR-BOD/
     •   Piagam Komite Manajemen Risiko (No. 1219/                       XII/18)
         BR-BOC/XII/10)                                             •    Sustainability System Policy (No. 082/BR-
     •   Piagam Audit Internal (No. 07/BR-KA/III/25)                     BOD/III/19)
     •   Kebijakan dan Prosedur Manajemen Risiko                    •    Piagam Komite Environmental Social and
         (No. 313/BR-BOD/X/19)                                           Governance (ESG) (No. 030/BR-BOD/I/21)




STRUKTUR ORGAN TATA KELOLA BUMI
(2-9) (2-10) (2-11) (2-15) (2-18) (2-19) (2-20)


Struktur tata kelola BUMI dirancang untuk memastikan akuntabilitas, transparansi, serta efektivitas
pengambilan keputusan sesuai dengan ketentuan Undang-Undang No. 40 Tahun 2007 tentang Perseroan
Terbatas dan POJK No. 33/POJK.04/2014, sehingga selaras dengan prinsip tata kelola perusahaan yang baik
serta praktik terbaik penerapan keuangan berkelanjutan. Struktur tata kelola BUMI terdiri atas:




54         Laporan Keberlanjutan 2025                                                             PT BUMI Resources Tbk
Page 55
 Hak Asasi Manusia   Keselamatan &     Lingkungan   Kemasyarakatan   Tautan TBP   Indeks GRI & POJK
                     Kesehatan Kerja




RAPAT UMUM PEMEGANG SAHAM (RUPS)

Sebagai organ tertinggi Perusahaan, RUPS memiliki kewenangan yang tidak didelegasikan kepada Dewan
Komisaris maupun Direksi. Rasionalisasi struktur ini adalah untuk memastikan bahwa keputusan strategis dan
tindakan korporasi material—termasuk persetujuan laporan tahunan, perubahan anggaran dasar, maupun
aksi korporasi—mendapat legitimasi langsung dari pemegang saham sebagai pemilik modal. Melalui RUPS
Tahunan dan RUPS Luar Biasa, Perusahaan menjamin adanya mekanisme akuntabilitas dan perlindungan hak
pemegang saham dalam proses pengambilan keputusan.


DEWAN KOMISARIS

Dewan Komisaris menjalankan fungsi pengawasan dan pemberian nasihat kepada Direksi. Pemisahan fungsi
ini dirasionalisasikan untuk menciptakan mekanisme check and balance yang efektif terhadap pengelolaan
operasional dan strategi bisnis. Dengan melakukan evaluasi kinerja Direksi, mengawasi penerapan
manajemen risiko, serta memastikan kepatuhan terhadap regulasi dan kebijakan internal, Dewan Komisaris
berperan menjaga keberlanjutan usaha dan kepentingan jangka panjang pemegang saham serta pemangku
kepentingan lainnya.


DEWAN DIREKSI
Direksi bertanggung jawab penuh atas pengurusan dan pengelolaan Perusahaan untuk mencapai tujuan
usaha secara efektif dan berkelanjutan. Kewenangan Direksi dalam mengembangkan unit usaha, mengelola
sumber daya, dan memastikan pemanfaatan aset secara optimal dirasionalisasikan sebagai bentuk mandat
fidusia untuk menciptakan nilai tambah bagi Perusahaan.




PT BUMI Resources Tbk                                                             Laporan Keberlanjutan 2025   55
Page 56
Sambutan            Ikhtisar             Tentang Laporan     Sekilas            Tata Kelola           Ekonomi           Sumber Daya
                                                                                                                        Manusia




Dalam konteks penguatan tata kelola, Perusahaan telah
menetapkan kebijakan pemisahan peran Chairman of the
Board dan Chief Executive Officer (CEO) sebagaimana diatur
dalam Board Manual bagian 4.2. (G-03)



Penjelasan lebih mengenai detail tanggung jawab, kriteria pemilihan, dan proses penentuan remunerasi
badan tata kelola tertinggi dapat dilihat pada Laporan Tahunan BUMI 2025. (2-10) (2-19) (2-20) (G-06)




KEBERAGAMAN BADAN TATA KELOLA
(2-9) (G-01)


Menerapkan keberagaman anggota dalam Dewan Direksi dan Komisaris sangat penting untuk memastikan
tata kelola perusahaan yang baik dan berkelanjutan. Anggota yang lebih beragam akan baik dalam
pengambilan keputusan yang lebih objektif dan inklusif karena membawa perspektif yang lebih luas.
Keberagaman gender dan komposisi anggota independen dalam Dewan Direksi dan Komisaris BUMI dapat
dilihat melalui tabel berikut:


Komposisi Gender dan Jumlah Anggota Dewan Independen PT Bumi Resources Tbk (2-9) (G-01)

                                         Laki-laki                           Perempuan                          Pihak Independen
 Tipe Manajemen
 Perusahaan                     Jumlah               Rasio             Jumlah                 Rasio         Jumlah            Rasio

 Komisaris                          7                 100%               0                     0%                5             70%

 Direksi                            11                90%                1                    10%                0             0%



EVALUASI KINERJA BADAN TATA KELOLA TERTINGGI (2-18) (G-04) (G-05)

Perusahaan telah menetapkan kebijakan formal terkait evaluasi kinerja Dewan Direksi dan Dewan Komisaris
sebagaimana diatur dalam Board Manual 4.2 halaman 35 dan 52, yang bertujuan untuk memastikan
efektivitas pelaksanaan fungsi pengurusan dan pengawasan secara terukur, objektif, dan selaras dengan
target strategis Perusahaan. Kebijakan ini menjadi landasan dalam menilai pencapaian kinerja kolektif
maupun individual anggota dewan, termasuk aspek kepatuhan, kontribusi strategis, serta penerapan prinsip
tata kelola perusahaan yang baik. (2-18) (G-04) (G-05)




56         Laporan Keberlanjutan 2025                                                                                PT BUMI Resources Tbk
Page 57
 Hak Asasi Manusia   Keselamatan &     Lingkungan   Kemasyarakatan   Tautan TBP   Indeks GRI & POJK
                     Kesehatan Kerja




PENGELOLAAN RISIKO DAN PELUANG
TERKAIT KEBERLANJUTAN DAN IKLIM
(2-12) (2-13) (2-14) (POJK51-E.1) (POJK51-F.26) (S1.27a)
(S1.27b.i)




Peran dan tanggung jawab atas risiko dan peluang terkait keberlanjutan diintegrasikan dalam piagam,
mandat, dan kebijakan internal yang berlaku bagi Dewan Direksi, Dewan Komisaris, serta komite di bawahnya.
Dewan Direksi bertanggung jawab atas penentuan arah strategis dan pengawasan pengelolaan risiko
dan peluang keberlanjutan, termasuk didalamnya perubahan iklim, pengawasan uji HAM, dan risiko sosial
lingkungan lainnya. Hal ini dijelaskan dalam deskripsi tugas dan kebijakan manajemen risiko Perusahaan.
(2-12) (2-14)

Komite Manajemen Risiko, Divisi Risk Management dan Komite ESG memiliki mandat untuk identifikasi, evaluasi,
pemantauan, dan pelaporan risiko dan peluang keberlanjutan dan iklim. Tanggung jawab ini diintegrasikan
dalam kebijakan manajemen risiko yang mengacu pada ISO 31000:2018 dan dijalankan melalui mekanisme
Risk Control Self Assessment (RCSA). (2-13) (S1.27a.i)

Dalam menjalankan fungsi pengawasan, Dewan Direksi mempertimbangkan risiko dan peluang
keberlanjutan dalam penyusunan dan evaluasi strategi perusahaan, termasuk dalam keputusan investasi,
alokasi anggaran, transaksi material, serta kebijakan manajemen risiko. Aspek keberlanjutan—seperti transisi
energi, pengurangan emisi, HAM, dan kesehatan dan keselamatan kerja—dinilai sebagai bagian dari analisis
risiko strategis dan pembahasan di tingkat Direksi dan Komite Manajemen Risiko. Proses ini memungkinkan
manajemen dan Dewan untuk mempertimbangkan potensi trade-offs antara kinerja keuangan jangka
pendek dan penciptaan nilai jangka panjang, serta antara risiko operasional dan peluang transformasi bisnis
yang berkelanjutan. (S1.27a.iv)

Dewan Direksi juga mengawasi penetapan target dan metrik terkait manajemen risiko keberlanjutan dan
perubahan iklim melalui Komite ESG dan Divisi Risk Management, termasuk target pengurangan emisi,
peningkatan kinerja K3, serta inisiatif transisi energi. Kemajuan terhadap target tersebut dipantau secara
berkala dan dilaporkan kepada Direksi dan Dewan Komisaris. Kinerja terkait keberlanjutan menjadi bagian dari
evaluasi kinerja manajemen, dan dipertimbangkan dalam kebijakan remunerasi sesuai dengan rekomendasi
Komite Remunerasi dan Nominasi, sehingga terdapat keterkaitan antara pencapaian target keberlanjutan
dan insentif manajerial. (S1.27a.v) (S1.27b.ii)

PT BUMI Resources Tbk                                                             Laporan Keberlanjutan 2025   57
Page 58
Sambutan            Ikhtisar            Tentang Laporan   Sekilas   Tata Kelola   Ekonomi      Sumber Daya
                                                                                               Manusia




TIM PELAPORAN KEBERLANJUTAN BUMI
(2-12) (2-14) (POJK51-E.1) (S1.27b.i)


Tim Pelaporan Keberlanjutan BUMI dibentuk sebagai wujud komitmen Perusahaan untuk mengintegrasikan
strategi lintas fungsi dalam perencanaan, implementasi, evaluasi, dan pelaporan kinerja keberlanjutan serta
kepatuhannya. Tim ini terdiri dari perwakilan divisi Tata Kelola dan Manajemen Risiko, CSR, K3, Lingkungan,
SDM, Keuangan, serta unit bisnis, dan diketuai oleh Group Head of ESG and CSR yang bertanggung jawab
langsung kepada Direksi. Selain menyusun laporan keberlanjutan, tim juga melakukan diskusi dan konsultasi
dengan pemangku kepentingan—termasuk pemegang saham melalui rapat kinerja dan RUPS, karyawan
melalui rapat internal, serta pihak lainnya melalui pertemuan formal dan nonformal—di mana setiap umpan
balik dipertimbangkan dalam pengambilan keputusan terkait aspek ekonomi, lingkungan, dan sosial. (2-12)
(2-14) (POJK51-E.1) (S1.27b.i)




MEKANISME PEMBAHASAN RISIKO DAN
PELUANG KEBERLANJUTAN KEPADA BADAN
TATA KELOLA
(S1.27a.iii) (S1.27b)


Dewan Direksi secara berkala memperoleh informasi mengenai risiko dan peluang terkait keberlanjutan
melalui mekanisme pelaporan terstruktur dari Divisi Risk Management, dan Komite ESG, serta fungsi terkait
lainnya. Informasi tersebut mencakup perkembangan risiko strategis, capaian target dan metrik ESG, isu
material seperti perubahan iklim dan hak asasi manusia, serta rekomendasi tindak lanjut.

Sepanjang tahun 2025, Dewan Direksi menyelenggarakan 13 kali rapat, di mana agenda terkait keberlanjutan
dan manajemen risiko dibahas sebagai bagian dari pengawasan strategi dan kinerja Perusahaan. Selain
melalui rapat formal, pembaruan atas isu kritikal juga dapat disampaikan secara insidental apabila diperlukan,
sehingga memastikan Direksi memperoleh informasi yang tepat waktu dan memadai untuk mendukung
pengambilan keputusan.




58         Laporan Keberlanjutan 2025                                                       PT BUMI Resources Tbk
Page 59
 Hak Asasi Manusia   Keselamatan &      Lingkungan      Kemasyarakatan    Tautan TBP       Indeks GRI & POJK
                     Kesehatan Kerja




Total Kehadiran Direksi dan Komisaris ke Rapat Dewan (G-02)

 Tipe Manajemen                                                                                Rata-Rata Persentase
                                       Jumlah Anggota         Jumlah Rapat Dewan
 Perusahaan                                                                                      Kehadiran Rapat

 Komisaris                                      7                        9                                94%

 Direksi                                        12                       13                               85%




PENGEMBANGAN KOMPETENSI BADAN
TATA KELOLA TERKAIT KEUANGAN
BERKELANJUTAN
(2-17) (POJK51-E.2) (POJK51-F.1) (G-05) (S1.27a.ii) (POJK51-F.26)

Perusahaan memastikan bahwa Dewan Komisaris, Direksi, serta komite di bawahnya memiliki keterampilan
dan kompetensi yang memadai untuk mengawasi perumusan dan implementasi strategi dalam merespons
risiko dan peluang terkait keberlanjutan. Kecukupan kompetensi tersebut ditelaah secara berkala dengan
mempertimbangkan perkembangan regulasi, standar pelaporan keberlanjutan, dinamika industri, serta isu
ESG yang material bagi Perusahaan.

Mengacu pada kebijakan pengembangan kompetensi badan tata kelola sebagaimana diatur dalam Board
Manual and Supporting Organs Versi 4.2, Perusahaan menyelenggarakan berbagai program pelatihan untuk
memperkuat keahlian yang relevan dalam menunjang efektivitas fungsi pengawasan atas risiko dan peluang
keberlanjutan. Berikut adalah daftar pelatihan yang diikuti sepanjang tahun 2025:


Program Pelatihan Bagi Badan Tata Kelola Tahun 2025


 Pelatihan                                      Durasi Pelatihan              Nama Peserta                      Jabatan

 Audiensi dengan Pusat Sumber
 Daya Mineral, Batubara dan                                                                                     Komisaris
                                                     1 hari                    Anggawira
 Panas Bumi Badan Geologi                                                                                      Independen
 Kementerian ESDM

 Undangan 2nd Human Capital                                                                                     Komisaris
                                                     2 hari                    Anggawira
 Summit of Energy 2025 (ESDM)                                                                                  Independen

 Webinar Nasional Penerapan
                                                                                                                Komisaris
 Sistem Manajemen Keselamatan                        1 hari                    Anggawira
                                                                                                               Independen
 Kerja

 Webinar Nasional Peran
                                                                                                                Komisaris
 Masyarakat Menjaga Kesehatan                        1 hari                    Anggawira
                                                                                                               Independen
 Lingkungan

 Webinar Nasional Keselamatan                                                                                   Komisaris
                                                     1 hari                    Anggawira
 dan Kesehatan Kerja                                                                                           Independen




PT BUMI Resources Tbk                                                                        Laporan Keberlanjutan 2025     59
Page 60
Sambutan            Ikhtisar            Tentang Laporan   Sekilas   Tata Kelola   Ekonomi      Sumber Daya
                                                                                               Manusia




SISTEM MANAJEMEN RISIKO
(POJK51-E.3)

Tata kelola manajemen risiko BUMI diatur dalam Surat Keputusan Direksi No. 313/BR-BOD/X/19 dan ISO
31000:2018. Kami menggunakan Risk Control Self Assessment (RCSA) untuk mengidentifikasi dan menilai risiko
serta pengendaliannya di setiap tingkat organisasi sesuai dengan area kerja masing-masing. RCSA diterapkan
melalui analisis bow tie, yang menyederhanakan alur kejadian risiko dari penyebab hingga dampak serta
meninjau kembali pengendaliannya.

Fungsi Manajemen Risiko berada dalam Divisi Risk Management yang bertanggung jawab kepada Wakil
Direktur Utama.




Kepala Divisi Risk Management bertanggung jawab mengawasi aktivitas divisi serta memastikan koordinasi
manajemen risiko di seluruh fungsi perusahaan. Tugasnya meliputi pengembangan dan kajian kebijakan
risiko, pelaporan rekomendasi batas toleransi risiko, pemantauan implementasi kebijakan, serta sosialisasi
praktik manajemen risiko. Selain itu, kepala divisi memastikan risiko strategis teridentifikasi dan ditangani
sesuai batas toleransi perusahaan serta menghadiri pertemuan dengan Direksi dan Komite Manajemen Risiko
untuk membahas isu-isu penting.


Superintendent membantu kepala divisi dalam mengkoordinasikan aktivitas manajemen risiko, menganalisis
informasi risiko, dan mengembangkan kebijakan serta proses manajemen risiko. Tugasnya mencakup
pemantauan implementasi kebijakan, pelaporan risiko strategis berdasarkan RCSA, serta koordinasi dengan
Risk Officer dalam melaksanakan dan mengonsolidasikan hasil RCSA di seluruh unit usaha.




60         Laporan Keberlanjutan 2025                                                       PT BUMI Resources Tbk
Page 61
 Hak Asasi Manusia   Keselamatan &     Lingkungan   Kemasyarakatan   Tautan TBP   Indeks GRI & POJK
                     Kesehatan Kerja




Risk Officer di unit usaha bertanggung jawab mengoordinasikan manajemen risiko di area tanggung jawabnya,
melaporkan hasil evaluasi risiko, serta mengawasi implementasi kebijakan. Mereka juga memastikan
kewaspadaan risiko di setiap bagian, berkoordinasi dengan divisi terkait dalam pelaksanaan RCSA, dan
mengeskalasi isu kritikal kepada manajemen.

Divisi Audit Internal memberikan pendapat independen kepada Komite Manajemen Risiko, Direksi, dan Divisi
Risk Management mengenai efektivitas sistem manajemen risiko, termasuk pengembangannya, implementasi,
dan evaluasi secara keseluruhan.




KERANGKA MANAJEMEN RISIKO
Kerangka manajemen risiko bertujuan untuk menjabarkan prinsip dan konsep manajemen risiko yang berguna
sebagai petunjuk dasar bagi semua tingkatan karyawan dalam menerapkan, menilai, dan mengembangkan
efektivitas manajemen risiko korporat. Selain itu, kerangka tersebut memberikan arahan bagi proses dan
aktivitas manajemen risiko Perusahaan sehingga mampu mendukung pencapaian visi, misi dan tujuan
Perusahaan.




PT BUMI Resources Tbk                                                             Laporan Keberlanjutan 2025   61
Page 62
Sambutan            Ikhtisar            Tentang Laporan   Sekilas          Tata Kelola   Ekonomi      Sumber Daya
                                                                                                      Manusia




PROSES MANAJEMEN RISIKO
(S1.44a) (S1.44b) (S1.44c)

Proses manajemen risiko terdiri dari 6 (enam) langkah utama, yaitu:




Langkah                                                                     Penerapan
                                        Perusahaan secara jelas menetapkan tujuan sistem manajemen risiko,
                                        mendefinisikan parameter internal dan eksternal, serta menentukan ruang

Penetapan Cakupan,                      lingkup dan kriteria risiko. Setelah menetapkan tujuan strategis, Perusahaan
Konteks, dan Kriteria                   mengidentifikasi kejadian yang dapat memengaruhi pencapaiannya.
Manajemen Risiko                        Manajemen risiko harus menjadi bagian integral dari pengambilan keputusan
                                        di setiap jenjang, dengan pemahaman menyeluruh atas risiko di seluruh
                                        divisi/unit usaha.

                                        Pengkajian risiko mencakup identifikasi, analisis, dan penilaian berdasarkan
                                        dampak, kemungkinan, serta frekuensi kejadian. Hasil analisis ini membantu
Penilaian Risiko                        manajemen mengenali risiko yang memengaruhi tujuan strategis, memahami
                                        tingkat keparahannya, serta menyempurnakan strategi dan alokasi sumber
                                        daya.

                                        Perusahaan menentukan langkah untuk menghilangkan, mengurangi,
                                        menerima, atau mengalihkan risiko agar tetap dalam batas toleransi.
Penanganan Risiko                       Rencana tindakan membantu identifikasi, pemantauan, dan pelaporan
                                        status kontrol manajemen risiko, serta memastikan sumber daya difokuskan
                                        pada risiko yang paling krusial.




62         Laporan Keberlanjutan 2025                                                              PT BUMI Resources Tbk
Page 63
 Hak Asasi Manusia   Keselamatan &     Lingkungan       Kemasyarakatan   Tautan TBP       Indeks GRI & POJK
                     Kesehatan Kerja




 Langkah                                                                     Penerapan
                                       Komunikasi dan konsultasi risiko memastikan pemangku kepentingan
 Komunikasi dan Konsultasi
                                       memahami risiko sebagai dasar pengambilan keputusan dan tindakan, serta
 Risiko
                                       menyediakan umpan balik yang mendukung keputusan terkait risiko.
                                       Pemantauan dan peninjauan risiko bertujuan meningkatkan efektivitas
 Pemantauan dan Kaji Ulang
                                       manajemen risiko dengan memahami cakupan risiko, mencegah kejadian
 Risiko
                                       risiko, dan menganalisis kerugian sebelumnya.

                                       Pencatatan dan pelaporan risiko mengomunikasikan kegiatan manajemen
 Pencatatan dan Pelaporan              risiko   di   seluruh   organisasi,    mendukung      pengambilan       keputusan,
 Risiko                                meningkatkan efektivitas manajemen risiko, serta memperkuat interaksi
                                       dengan pemangku kepentingan.




PENENTUAN TINGKAT RISIKO
Dalam menentukan tingkat risiko yang dihadapi, Perusahaan menggunakan 2 (dua) kriteria risiko, yakni
kriteria berdasarkan akibat yang ditimbulkan (consequence) dan kemungkinan terjadinya (likelihood).



 Dampak                                Pengukuran

 Keuangan                              Nilai uang dari kehilangan secara aktual, kesempatan maupun potensi.

 Tujuan Strategis                      Persentase deviasi pencapaian tujuan strategis.

 Efisiensi                             Proyeksi operating EBITDA terhadap total penjualan Batubara.

 Penghentian Operasi                   Kemungkinan jumlah hari penghentian operasi.

 Kesalahan Penaksiran                  Persentase deviasi dari penaksiran total cadangan (metric ton) menurut
 Geologis                              ukuran baku.

 Keterlambatan
                                       Kemungkinan jumlah hari keterlambatan proyek.
 Penyelesaian Proyek

 Perputaran Pegawai                    Persentase perputaran.

 Hubungan Industrial                   Aksi ketidakpuasan pegawai.

 Kesehatan dan
                                       Kematian dan tingkat keparahan cidera kerja.
 Keselamatan

 Lingkungan                            Skala perusakan lingkungan dan pelanggaran ukuran baku lingkungan.

 Reputasi                              Skala luasnya pencemaran reputasi.

 Regulasi                              Peringatan maupun pembatasan kegiatan usaha oleh regulator.

 Legal                                 Litigasi dan pengaduan.




PT BUMI Resources Tbk                                                                     Laporan Keberlanjutan 2025   63
Page 64
Sambutan            Ikhtisar            Tentang Laporan   Sekilas      Tata Kelola    Ekonomi         Sumber Daya
                                                                                                      Manusia




Risiko-Risiko yang Diidentifikasi Pada Tahun 2025 (POJK51-E.5) (S1.29a) (S1.29b) (S1.29c) (S1.29d) (S1.29e)


 No   Jenis Risiko                       Penjelasan & Upaya Mitigasi


                                         Perseroan menyadari bahwa volatilitas harga dan permintaan batubara
                                         merupakan risiko strategis yang dapat berdampak signifikan terhadap
                                         kinerja keuangan dan keberlanjutan usaha. Dalam kerangka ERM, risiko
                                         ini dikelola melalui kebijakan penetapan harga jual minimum yang
                                         mempertimbangkan struktur biaya dan kondisi pasar, serta penguatan
      Risiko Strategis atas
  1   Harga dan Volume                   efisiensi biaya produksi sebagai bagian dari pengendalian internal.
      Penjualan Batubara
                                         Sebagai bentuk penerapan prinsip responsibilitas dan kewajaran, Perseroan
                                         juga melakukan diversifikasi pasar untuk mengurangi konsentrasi risiko
                                         serta memastikan pemenuhan kewajiban kontraktual oleh pelanggan.
                                         Pendekatan ini mencerminkan upaya Perseroan dalam menjaga stabilitas
                                         pendapatan dan melindungi kepentingan seluruh pemangku kepentingan.




                                         Risiko ketidakmampuan memenuhi kewajiban keuangan, khususnya
                                         kepada kontraktor pertambangan dan pemasok utama, dikelola melalui
                                         koordinasi yang erat antara fungsi pemasaran, operasional, keuangan,
                                         dan pengelolaan kontrak. Dalam kerangka GCG, pengelolaan risiko ini
                                         dilakukan dengan menjunjung prinsip akuntabilitas dan transparansi dalam
      Risiko Likuiditas dan              perencanaan produksi, proyeksi penjualan, serta pengendalian biaya.
  2   Pemenuhan Kewajiban
      kepada Pihak Ketiga                Perseroan secara proaktif melakukan penyesuaian kegiatan operasional
                                         dan menjajaki optimalisasi struktur biaya, termasuk negosiasi komersial
                                         dengan mitra usaha dan pengelolaan akuisisi lahan dan Perusahaan
                                         (merger Akuisisi) secara selektif berdasarkan analisis keekonomian.
                                         Langkah-langkah tersebut bertujuan untuk menjaga likuiditas dan
                                         memastikan kesinambungan operasional Perseroan.




                                         Peningkatan biaya operasional dan logistik berpotensi berdampak pada
                                         efisiensi ekonomi serta penggunaan sumber daya yang tidak optimal. Untuk
                                         mengelola risiko ini, Perseroan mengintegrasikan prinsip efisiensi energi
                                         dan sumber daya dalam pengendalian operasional, termasuk pengaturan
      Risiko Operasional atas            jadwal pengapalan, pemantauan kinerja kontraktor, serta optimalisasi jarak
  3   Kenaikan Biaya Produksi            angkut dan pengelolaan disposal.
      dan Logistik
                                         Dari perspektif keberlanjutan, pengendalian risiko ini juga berkontribusi
                                         pada pengurangan konsumsi bahan bakar dan emisi, serta mendukung
                                         upaya Perseroan dalam meminimalkan dampak lingkungan dari kegiatan
                                         operasional.




64         Laporan Keberlanjutan 2025                                                              PT BUMI Resources Tbk
Page 65
 Hak Asasi Manusia   Keselamatan &     Lingkungan     Kemasyarakatan      Tautan TBP     Indeks GRI & POJK
                     Kesehatan Kerja




 No      Jenis Risiko                  Penjelasan & Upaya Mitigasi




                                       Risiko kegagalan stabilitas area tambang memiliki implikasi langsung
                                       terhadap keselamatan dan kesehatan kerja (K3), perlindungan lingkungan,
                                       serta reputasi Perseroan. Dalam kerangka manajemen risiko berkelanjutan,
                                       Perseroan    menerapkan         sistem    pengendalian    berbasis    rekomendasi
         Risiko Keselamatan            geoteknik, pemantauan intensif kondisi lapangan, serta penyempurnaan
         Kerja dan Lingkungan
   4                                   desain tambang dan sistem drainase.
         dalam Aspek Teknis dan
         Geoteknik
                                       Langkah-langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk komitmen Perseroan
                                       untuk mengurangi potensi kecelakaan kerja, mencegah dampak lingkungan,
                                       dan memastikan kegiatan pertambangan yang aman serta bertanggung
                                       jawab sesuai dengan prinsip keberlanjutan.




                                       Risiko tidak tercapainya target produksi akibat kinerja kontraktor atau
                                       kendala teknis dapat memengaruhi kesinambungan operasi dan kontribusi
                                       ekonomi Perseroan. Untuk mengantisipasi risiko ini, Perseroan menerapkan
                                  pemantauan kinerja yang terstruktur, evaluasi kesiapan peralatan, serta
         Risiko Tidak Tercapainya penyesuaian rencana tambang secara berkelanjutan.
         Target Produksi
   5
         terhadap Keberlanjutan
         Operasi                  Perseroan juga memastikan bahwa pengelolaan risiko produksi dilakukan
                                  tanpa mengorbankan aspek keselamatan kerja, kepatuhan terhadap
                                       peraturan, dan pengelolaan lingkungan. Pendekatan ini mencerminkan
                                       keseimbangan antara pencapaian target operasional dan komitmen
                                       terhadap praktik pertambangan yang berkelanjutan.




                                       Perseroan menyadari bahwa perubahan iklim merupakan risiko yang dapat
                                       memengaruhi keberlangsungan usaha dalam jangka menengah dan
                                       panjang. Oleh karena itu, risiko iklim dikelola sebagai bagian dari Enterprise
                                       Risk Management (ERM) dan terintegrasi dengan strategi keberlanjutan
  6      Risiko Iklim
                                       Perseroan. Pendekatan ini memastikan bahwa dampak perubahan iklim
                                       terhadap aspek operasional, keuangan, keselamatan, lingkungan, serta
                                       hubungan dengan pemangku kepentingan dapat diidentifikasi dan
                                       dimitigasi secara memadai.




PT BUMI Resources Tbk                                                                    Laporan Keberlanjutan 2025   65
Page 66
Sambutan            Ikhtisar            Tentang Laporan     Sekilas            Tata Kelola      Ekonomi             Sumber Daya
                                                                                                                    Manusia




 No   Jenis Risiko                       Penjelasan & Upaya Mitigasi

                                         Risiko fisik perubahan iklim terutama terkait dengan peningkatan intensitas
                                         dan frekuensi cuaca ekstrem, seperti curah hujan yang tinggi, banjir,
                                         serta perubahan pola musim, yang berpotensi memengaruhi kegiatan
                                         operasional pertambangan. Risiko ini dapat berdampak pada stabilitas
                                         area tambang, ketersediaan dan keandalan infrastruktur, keselamatan
                                         kerja, serta kelancaran rantai pasok.

                                         Dalam kerangka keberlanjutan, Perseroan mengelola risiko fisik perubahan
                                         iklim melalui penguatan pengendalian operasional dan teknis, termasuk
      Risiko Fisik Perubahan
 7                                       pemantauan kondisi lapangan secara berkelanjutan, penyempurnaan
      Iklim
                                         sistem      drainase,        serta   penerapan      rekomendasi       geoteknik      untuk
                                         menjaga stabilitas pit, disposal, dan jalur angkut. Selain itu, Perseroan
                                         mengintegrasikan pertimbangan risiko iklim dalam perencanaan tambang
                                         dan kesiapsiagaan operasional guna meminimalkan potensi gangguan
                                         produksi dan pelaksanaan kegiatan yang berdampak pada keselamatan
                                         serta lingkungan. Pendekatan ini mencerminkan komitmen Perseroan dalam
                                         melindungi keselamatan pekerja, menjaga keandalan aset operasional, dan
                                         mengurangi potensi dampak lingkungan akibat kejadian cuaca ekstrem.

                                         Selain risiko fisik, Perseroan juga menghadapi risiko transisi yang timbul
                                         seiring dengan pergeseran kebijakan, regulasi, perkembangan teknologi,
                                         serta perubahan preferensi pasar menuju ekonomi rendah karbon. Risiko
                                         ini berpotensi memengaruhi permintaan pasar, struktur biaya, akses
                                         pendanaan, serta ekspektasi pemangku kepentingan terhadap kinerja
                                         keberlanjutan Perseroan.
      Risiko Transisi terhadap
 8
      Perubahan Iklim
                                         Perseroan memantau perkembangan regulasi dan ekspektasi pemangku
                                         kepentingan guna memastikan kepatuhan dan menjaga keberlanjutan
                                         usaha. Pengelolaan risiko transisi ini dilakukan dengan tetap menerapkan
                                         prinsip     GCG,      khususnya       transparansi    dan        akuntabilitas,   melalui
                                         pengungkapan kinerja keberlanjutan yang konsisten dan terintegrasi dalam
                                         laporan tahunan dan laporan keberlanjutan Perseroan.




66         Laporan Keberlanjutan 2025                                                                            PT BUMI Resources Tbk
Page 67
 Hak Asasi Manusia   Keselamatan &     Lingkungan   Kemasyarakatan   Tautan TBP   Indeks GRI & POJK
                     Kesehatan Kerja




KEGIATAN PELAKSANAAN MANAJEMEN
RISIKO DI 2025
(POJK51-E.2) (POJK51-F.1)


Pada 2025, Perusahaan mengambil serangkaian langkah strategis untuk terus mempromosikan budaya
kesadaran risiko dan keuangan berkelanjutan di lingkungan kerja Perusahaan dan unit usahanya. Langkah
tersebut antara lain dengan melakukan hal-hal berikut ini:

    •     Pelaksanaan risk assessment, baik tatap muka maupun berbasis digital, pada korporat, fungsi, proyek,
          serta risiko signifikan.
    •     Pelaksanaan kajian risiko untuk proyek pengembangan bisnis dan inisiatif strategis.
    •     Penguatan kemampuan analisis risiko perubahan iklim, dekarbonisasi, dan ESG.
    •     Penyusunan skenario risiko untuk Laporan TCFD sebagai bagian dari komitmen keberlanjutan.
    •     Peningkatan kapasitas SDM risiko melalui pelatihan, workshop, konferensi, dan pembelajaran mandiri.
    •     Pelaksanaan rapat rutin Komite Manajemen Risiko.


Efektivitas Sistem Manajemen Risiko dan Pelatihan Berkelanjutan

Direksi dan Dewan Komisaris menilai bahwa pelaksanaan manajemen risiko sepanjang tahun 2025 telah
berjalan dengan efektif dan memadai. Hal ini tercermin dari keberhasilan perusahaan dalam mengelola
risiko kritis, mendukung pencapaian tujuan strategis, serta meningkatkan ketahanan perusahaan di tengah
dinamika industri batubara dan tuntutan keberlanjutan global.

BUMI akan terus memperkuat kerangka ERM dan memastikan bahwa praktik manajemen risiko menjadi
bagian integral dari tata kelola perusahaan yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada keberlanjutan
jangka panjang.


Upaya Peningkatan Budaya Risiko

Perusahaan secara konsisten meningkatkan budaya risiko melalui sosialisasi rutin kepada seluruh karyawan
guna menumbuhkan kesadaran dan kemampuan dalam mengidentifikasi serta mengelola risiko usaha.
Berdasarkan Memorandum No. 003/BR-RMD/II/10 tanggal 22 Februari 2010 tentang Kebijakan dan Pedoman
Risiko, Perusahaan menerbitkan dan mendistribusikan buku saku yang memuat kebijakan, filosofi, risk appetite,
toleransi risiko, kerangka kerja, proses, serta peta dan profil risiko, yang juga dapat diakses oleh pemangku
kepentingan melalui situs web Perusahaan. Upaya ini diperkuat melalui pemasangan banner dan poster
Enterprise Risk Management di kantor pusat dan lokasi tambang, serta sosialisasi tatap muka pada berbagai
kesempatan untuk memastikan pemahaman yang merata di seluruh lini organisasi.




PT BUMI Resources Tbk                                                             Laporan Keberlanjutan 2025   67
Page 68
Sambutan            Ikhtisar            Tentang Laporan   Sekilas     Tata Kelola      Ekonomi       Sumber Daya
                                                                                                     Manusia




PEDOMAN PERILAKU “CARA KITA
MELAKUKAN USAHA” (VERSI 4.0)

BUMI telah menetapkan Pedoman Perilaku yang berjudul “Cara Kami Bekerja” melalui Surat Keputusan No.
230/BR-BOD/V/18 tanggal 31 Mei 2018. Sebagaimana kebijakan GCG, Pedoman Perilaku menjadi acuan dalam
seluruh kebijakan dan prosedur operasional Perusahaan, serta dievaluasi setiap tahun untuk memastikan
kesesuaiannya dengan perkembangan regulasi dan kebutuhan bisnis.

Setiap karyawan di seluruh jenjang jabatan, termasuk di Entitas Anak, wajib menandatangani Formulir
Kepatuhan sebagai bentuk komitmen bahwa yang bersangkutan telah membaca, memahami, dan bersedia
mematuhi ketentuan yang berlaku; buku Pedoman Perilaku juga didistribusikan kepada karyawan baru
dalam proses orientasi. Di dalamnya, visi, misi, dan nilai BUMI dijabarkan ke dalam standar perilaku, termasuk
ketentuan mengenai pengelolaan konflik kepentingan yang mewajibkan setiap insan Perusahaan menghindari
situasi benturan kepentingan, mengungkapkan potensi konflik secara transparan, serta tidak memanfaatkan
jabatan atau informasi Perusahaan untuk kepentingan pribadi maupun pihak lain. (2-15) (G-09)


Pokok Kode Etik/Pedoman Perilaku (G-07)



Aspek                              Pedoman Perilaku

                                   •    Kesehatan dan Keselamatan Karyawan
                                   •    Kerahasiaan Karyawan
                                   •    Kesempatan Kerja yang Sama
                                   •    Larangan Pelecehan di Lingkungan Kerja
Karyawan                           •    Pemanfaatan Aset Perusahaan
                                   •    Larangan Pemakaian Alkohol dan Obat-Obatan
                                   •    Kontribusi Politik dan Keagamaan
                                   •    Pelanggaran atas Pedoman Pelaku
                                   •    Melaporkan Pelanggaran Melalui Speak-Up System

                                   •    Kepatuhan Terhadap Hukum dan Peraturan
Lingkungan dan                     •    Kepatuhan Terhadap Lingkungan
Masyarakat                         •    Pelayanan Masyarakat
                                   •    Kontribusi Terhadap Bidang Politik dan Agama

                                   •    Jujur dan Perilaku Etis
                                   •    Outsourcing atau Agen
Pelanggan, Pemasok, dan
                        •               Benturan Kepentingan
Pesaing
                        •               Larangan Penerimaan Uang, Hadiah, Hiburan, Fasilitas dan Gratifikasi Seks
                                   •    Anti Korupsi

                                   •    Kerahasiaan Informasi dan Sensitivitas Harga
Hubungan dan
                                   •    Akurasi Informasi Publikdan Hubungan Media
Pemegang Saham
                                   •    Akurasi dan Integritas Pembukuan dan Pencatatan




68         Laporan Keberlanjutan 2025                                                             PT BUMI Resources Tbk
Page 69
 Hak Asasi Manusia   Keselamatan &     Lingkungan   Kemasyarakatan   Tautan TBP   Indeks GRI & POJK
                     Kesehatan Kerja




SOSIALISASI DAN PENYEBARLUASAN
PEDOMAN PERILAKU
(POJK51-F.1)


Perusahaan secara konsisten menyosialisasikan Pedoman GCG dan Pedoman Perilaku kepada seluruh
karyawan dan entitas anak setiap tahun, termasuk melalui kewajiban penandatanganan Formulir Kepatuhan
yang menjadi bagian dari proses orientasi karyawan baru. Nilai, visi, dan misi Perusahaan diinternalisasikan
melalui kebijakan dan prosedur operasional, serta disebarluaskan melalui lokakarya di seluruh jenjang
organisasi, publikasi internal, forum diskusi, dan berbagai media komunikasi lainnya, dengan akses terbuka
melalui situs web Perusahaan.

Upaya ini diperkuat oleh maskot GCG “Mr. Spirit,” yang sejak 27 Juni 2007 menjadi simbol nilai Keberanian,
Profesionalisme, Kemandirian, Integritas, dan Tanggung Jawab, serta sarana komunikasi efektif dalam
menanamkan budaya tata kelola berkelanjutan kepada pemangku kepentingan internal maupun eksternal.




BUMI meraih penghargaan Indonesia Excellence Good
Corporate Governance – Ethics in Implementing ESG
Strategies for Sustainable Business Operations kategori
Energy and Mining pada ajang Indonesia Excellence Good
Corporate Governance Awards 2025.




PT BUMI Resources Tbk                                                             Laporan Keberlanjutan 2025   69
Page 70
Sambutan            Ikhtisar            Tentang Laporan   Sekilas   Tata Kelola   Ekonomi      Sumber Daya
                                                                                               Manusia




KOMUNIKASI MASALAH PENTING
(2-16)


BUMI memelihara pada komunikasi terbuka dalam Perusahaan terkait respon terhadap masalah penting
yaitu membahas tentang dampak negatif potensial dan aktual terhadap pemangku kepentingan yang
dikemukakan melalui mekanisme pengaduan (Speak Up System), LKS Bipartit, dan proses lainnya.

Penyampaian hal-hal kritis kemudian akan diteruskan dalam Board Meeting berupa Rapat Direksi, Rapat
Dewan Komisaris, Rapat Gabungan Direksi dan Dewan Komisaris, maupun rapat yang dilakukan oleh masing-
masing atau lintas divisi Perusahaan. Pembahasan di level atas merupakan komitmen dari Perusahaan untuk
andil dalam mengelola dampak negatif Perusahaan baik potensial maupun aktual terhadap pemangku
kepentingan.




INTERAKSI DENGAN PEMANGKU
KEPENTINGAN
(2-29) (POJK51-E.4) (G-08)


BUMI menyadari bahwa pemangku kepentingan, termasuk pemegang saham, memiliki peran penting dalam
keberlanjutan Perusahaan. Dalam setiap pengambilan keputusan material, BUMI melibatkan pemangku
kepentingan yang relevan untuk memahami aspirasi dan ekspektasi mereka secara proporsional. Komitmen
terhadap perlakuan yang setara dan adil kepada seluruh pemegang saham ditegaskan dalam Board Manual
4.2 halaman 8 mengenai Equal Treatment for Shareholders, yang mengatur keterbukaan informasi, akses
yang sama atas informasi material, serta pemenuhan hak suara dalam RUPS. (2-29) (POJK51-E.4) (G-08)




Implementasi perilaku adil terhadap pemegang saham BUMI
turut diakui melalui penghargaan Best Rights and Equitable
Treatment of Shareholders pada IICD Awards 2025.




70         Laporan Keberlanjutan 2025                                                       PT BUMI Resources Tbk
Page 71
 Hak Asasi Manusia   Keselamatan &        Lingkungan      Kemasyarakatan   Tautan TBP     Indeks GRI & POJK
                     Kesehatan Kerja




Untuk memastikan proses pelibatan tersebut dilakukan secara terstruktur dan sesuai praktik terbaik
internasional, Perusahaan mengadopsi kerangka kerja yang relevan. Sejalan dengan AA1000 Stakeholder
Engagement Standard 2015, BUMI secara berkala mengidentifikasi dan memantau pemangku kepentingan
guna memastikan proses pelibatan yang sistematis, inklusif, dan berbasis materialitas:



    Pemangku Kepentingan               Atribut Identifikasi Pemangku Kepentingan

    Pelanggan                          Dependency, Responsibility, Influence, Proximity

    Pemerintah                         Dependency, Responsibility, Tension, Influence, Diverse Perspective, Proximity

    Investor dan Pemegang
                                       Dependency, Responsibility, Influence, Proximity
    Saham

    Karyawan BUMI, unit
    usaha dan serikat                  Dependency, Responsibility, Tension, Influence, Proximity
    pekerja

    LSM                                Tension, Influence, Diverse Perspective

    Rantai Pasok                       Dependency, Responsibility, Tension, Proximity

    Asosiasi                           Tension, Influence, Proximity

    Media                              Tension, Influence, Diverse Perspective

    Masyarakat sekitar                 Dependency, Responsibility, Tension, Influence, Diverse Perspective, Proximity


Pada saat pemangku kepentingan telah diidentifikasi, BUMI selanjutnya melakukan pemetaan kepada para
pemangku kepentingan untuk memberikan peringkat kepada pemangku kepentingan yang paling relevan
serta isu material apa yang dianggap penting dan sejalan dengan strategi Perusahaan. Kriteria yang kami
susun untuk melakukan pemetaan pemangku kepentingan adalah:

•      Expertise

      a.    Contribution: Apakah pemangku kepentingan memiliki informasi, masukan, atau keahlian tentang
            isu/masalah yang dapat bermanfaat bagi perusahaan?
      b.    Legitimacy: Seberapa besar pengaruh / legitimasi para pemangku kepentingan dalam proses
            pelibatan?

•      Value

      a.    Willingness to engage: Seberapa bersedia pemangku kepentingan untuk terlibat?
      b.    Influence: Seberapa besar pengaruh pemangku kepentingan?
      c.    Necessity of involvement: Apakah pemangku kepentingan dapat mempengaruhi proses pelibatan
            jika mereka tidak termasuk dalam proses?

Selanjutnya hasil pemetaan akan disusun menjadi prioritas sebagai dasar proses implementasi pelibatan
pemangku kepentingan.




PT BUMI Resources Tbk                                                                     Laporan Keberlanjutan 2025    71
Page 72
Sambutan            Ikhtisar            Tentang Laporan   Sekilas          Tata Kelola       Ekonomi        Sumber Daya
                                                                                                            Manusia




Perseroan memantau efektivitas pelibatan pemangku kepentingan melalui evaluasi atas kesesuaian antara
persepsi pemangku kepentingan dan hasil yang diharapkan dari proses pelibatan yang telah dilakukan. Untuk
memperoleh umpan balik secara objektif, Perseroan secara berkala melaksanakan survei kepada pemangku
kepentingan terkait efektivitas komunikasi dan interaksi yang terjalin. Pada pelibatan yang bersifat spesifik,
indikator keberhasilan juga disesuaikan dengan tujuan dan hasil yang diharapkan oleh masing-masing
pemangku kepentingan.

Hasil pelibatan pemangku kepentingan yang kami lakukan disajikan dalam tabel sebagai berikut:



                                                               Metode dan Frekuensi      Respon Perusahaan atas Topik
Pemangku Kepentingan               Topik Material
                                                               Pelibatan                 Material

                                   •    Kesehatan dan
                                        Keselamatan
                                        Kerja                                            •    Sosialisasi dampak
                                                               Pemberian Informasi,
                                   •    Kepatuhan                                             lingkungan kepada warga
                                                               Transaksi, Konsultasi,
                                        Hukum                                                 masyarakat.
                                                               Negosiasi, Pelibatan,
                                   •    Kontribusi                                       •    Menerima masukan dan
Masyarakat sekitar                                             Kolaborasi, dan
                                        Terhadap                                              keluhan masyarakat.
                                                               Pemberdayaan
                                        Pertumbuhan                                      •    Implementasi Program
                                                               (minimal satu kali
                                        Sosial-Ekonomi                                        Tanggung Jawab Sosial
                                                               setahun)
                                   •    Perlindungan                                          Lingkungan Perusahaan.
                                        Hak Asasi
                                        Manusia




72         Laporan Keberlanjutan 2025                                                                    PT BUMI Resources Tbk
Page 73
 Hak Asasi Manusia   Keselamatan &         Lingkungan    Kemasyarakatan   Tautan TBP       Indeks GRI & POJK
                     Kesehatan Kerja




                                                              Metode dan Frekuensi     Respon Perusahaan atas Topik
 Pemangku Kepentingan                  Topik Material
                                                              Pelibatan                Material
                                                                                       •    Speak Up System.
                                                                                       •    Konsultasi dan Negosiasi
                                                                                            Peraturan Perusahaan (PP)
                                       •   Kesehatan dan
                                                              Pemberian Informasi,          dan/ atau Perjanjian Kerja
                                           Keselamatan
 Karyawan BUMI, Unit                                          Konsultasi, Negosiasi,        Bersama (PKB).
                                           Kerja
 usaha dan Serikat                                            dan Pelibatan            •    Bipartit Meeting antara
                                       •   Kepatuhan
 Pekerja                                                      (minimal dua kali             Perusahaan dengan Serikat
                                           Hukum
                                                              setahun)                      Pekerja.
                                       •   Keuntungan
                                                                                       •    Survei keterikatan
                                                                                            karyawan, yang meliputi
                                                                                            kepuasan dan persepsi.
                                       •   Kesehatan dan
                                           Keselamatan
                                           Kerja
                                       •   Keuntungan
                                       •   Kepatuhan                                   •    Publikasi laporan tahunan,
                                                              Pemberian Informasi
                                           Hukum                                            laporan keuangan, laporan
                                                              dan Pelibatan
 Investor                              •   Pengelolaan                                      keberlanjutan dan website.
                                                              (minimal satu kali
                                           dan Kinerja                                 •    RUPS, minimal satu kali
                                                              setahun)
                                           Lingkungan                                       setahun.
                                           Hidup
                                       •   Kontribusi
                                           Terhadap
                                           Pertumbuhan




PT BUMI Resources Tbk                                                                      Laporan Keberlanjutan 2025    73
Page 74
Sambutan            Ikhtisar            Tentang Laporan   Sekilas   Tata Kelola   Ekonomi      Sumber Daya
                                                                                               Manusia




05
KINERJA EKONOMI




Sepanjang tahun 2025, BUMI terus berupaya memperkuat
penciptaan nilai jangka panjang bagi para pemangku
kepentingan melalui pengelolaan kinerja keuangan
yang disiplin, peningkatan efisiensi operasional, serta
kemampuan beradaptasi terhadap dinamika pasar yang
terus berkembang. Dalam menghadapi berbagai tekanan
eksternal, Perusahaan mampu menjaga stabilitas kinerja
finansial sekaligus memastikan bahwa aktivitas usaha tetap
memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat di sekitar
wilayah operasional.




74         Laporan Keberlanjutan 2025                                                       PT BUMI Resources Tbk
Page 75
 Hak Asasi Manusia   Keselamatan &     Lingkungan   Kemasyarakatan   Tautan TBP   Indeks GRI & POJK
                     Kesehatan Kerja




PT BUMI Resources Tbk                                                             Laporan Keberlanjutan 2025   75
Page 76
Sambutan            Ikhtisar            Tentang Laporan   Sekilas   Tata Kelola   Ekonomi      Sumber Daya
                                                                                               Manusia




MANAJEMEN TOPIK MATERIAL:
(3-3) (2-23)


           DAMPAK TOPIK MATERIAL (3-3)
           Keberlangsungan kinerja ekonomi Perusahaan sangat dipengaruhi oleh berbagai faktor eksternal yang
           berada di luar kendali langsung operasional. Dalam menjalankan kegiatan usahanya, Perusahaan
           menghadapi sejumlah potensi ketidakpastian, mulai dari perubahan harga komoditas, pergerakan
           suku bunga, fluktuasi nilai tukar mata uang, hingga kemungkinan gangguan dalam rantai pasok.
           Selain itu, kondisi cuaca ekstrem juga dapat memengaruhi kelancaran aktivitas operasional. Untuk
           menjaga stabilitas usaha di tengah dinamika tersebut, Perusahaan secara konsisten memperkuat
           proses manajemen risiko melalui pemantauan berkala, penyusunan langkah mitigasi, serta
           pengembangan perencanaan operasional dan keuangan yang adaptif.




           KOMITMEN & KEBIJAKAN (2-23)
           •   Kode Etik versi 4.0
           •   Kebijakan Anti Korupsi
           •   Supplier Code of Conduct
           •   Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa




           PENGELOLAAN DAMPAK
           Pengelolaan kinerja ekonomi Perusahaan didukung oleh sistem pengendalian internal yang dirancang
           untuk memastikan transparansi, akuntabilitas, serta ketepatan informasi yang digunakan dalam
           pengambilan keputusan. Dalam kerangka ini, Divisi Internal Audit menjalankan fungsi penelaahan
           independen terhadap proses keuangan dan operasional guna memastikan bahwa aktivitas
           perusahaan berjalan secara andal, efisien, dan sesuai dengan kebijakan yang berlaku. Pengawasan
           tersebut juga mencakup perlindungan terhadap aset perusahaan, pemenuhan kewajiban terhadap
           regulasi, peraturan, dan kontrak, serta upaya mendeteksi potensi penyimpangan sejak tahap awal.
           Peran ini semakin diperkuat oleh keberadaan Komite Audit independen yang memberikan penelaahan
           atas pelaporan keuangan, memantau praktik manajemen risiko, serta menyampaikan rekomendasi
           strategis kepada Dewan Komisaris.




76         Laporan Keberlanjutan 2025                                                       PT BUMI Resources Tbk
Page 77
 Hak Asasi Manusia   Keselamatan &     Lingkungan      Kemasyarakatan   Tautan TBP        Indeks GRI & POJK
                     Kesehatan Kerja




KINERJA OPERASIONAL
(EM-CO-000.A)

Sepanjang tahun 2025, aktivitas operasional Perusahaan menunjukkan stabilitas produksi di tengah dinamika
pasar energi global. Volume produksi batubara tercatat sebesar 74,8 juta ton, relatif stabil dibandingkan tahun
sebelumnya yang mencapai 74,7 juta ton. Dari sisi kinerja keuangan, Perusahaan membukukan pendapatan
sebesar USD 1.424,77 juta pada tahun pelaporan. Di tengah tekanan pasar, Perusahaan tetap mampu
meningkatkan profitabilitas dengan mencatatkan laba bersih sebesar USD 122,3 juta, atau meningkat 35,69%
dibandingkan tahun sebelumnya. Peningkatan ini terutama didorong oleh pengelolaan biaya yang lebih
disiplin serta penurunan beban pokok pendapatan.

Kegiatan penambangan batubara dijalankan melalui dua unit usaha utama, yaitu PT Kaltim Prima Coal
(KPC) dan PT Arutmin Indonesia. KPC merupakan salah satu tambang batubara terbesar di Indonesia dan
termasuk yang terbesar di dunia, dengan dua wilayah operasi utama di Sangatta dan Bengalon. Tambang
Sangatta berlokasi relatif dekat dengan fasilitas pelabuhan di Tanjung Bara, yang terhubung melalui overland
conveyor (OLC) sepanjang sekitar 13 kilometer. Sementara itu, tambang Bengalon terletak di area pesisir dan
dihubungkan dengan fasilitas pelabuhan melalui jalur darat sepanjang kurang lebih 25 kilometer. Kedekatan
lokasi tambang dengan fasilitas pelabuhan memberikan keunggulan operasional bagi KPC, terutama dalam
menjaga efisiensi transportasi batubara dari pit hingga proses pengiriman.

Produk batubara KPC terdiri dari empat kategori utama yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan pasar
energi global yang beragam. Prima merupakan produk dengan kualitas unggul yang memiliki nilai kalori tinggi,
kandungan abu sangat rendah, sulfur menengah, serta kadar kelembaban rendah. Pinang memiliki nilai kalori
yang sedikit lebih rendah dibandingkan Prima dengan tingkat kelembaban yang lebih tinggi. Sementara itu,
Melawan merupakan batubara sub-bituminous dengan kandungan sulfur dan abu yang rendah serta tingkat
kelembaban yang relatif tinggi. Produk lainnya adalah KPC 4200, batubara sub-bituminous dengan nilai kalori
lebih rendah dari Melawan namun tetap memiliki kandungan sulfur dan abu yang rendah. (2-6)

Selama tahun 2025, total produksi batubara KPC dari tambang Sangatta dan Bengalon mencapai 53,5 juta
ton, turun 2,7% dibandingkan tahun sebelumnya.



                                                      Sangatta                 Bengalon                        Total
 Keterangan
                                                    2025        2024       2025      2024              2025            2024


 Mining Overburden (juta BCM)                       354,9       406,7      101,8     103,3             456,7           510,0


 Stripping Ratio (ton BCM)                           8,4         9,2        9,08      9,6                8,5            9,3


 Batubara Ditambang (juta ton)                      42,3        44,2        11,2      10,8              53,5           55,0


 Batubara Siap Jual (juta ton)                      43,2        45,2        10,9      11,4              54,2           56,6




PT BUMI Resources Tbk                                                                     Laporan Keberlanjutan 2025           77
Page 78
Sambutan              Ikhtisar                   Tentang Laporan        Sekilas          Tata Kelola        Ekonomi               Sumber Daya
                                                                                                                                  Manusia




Sumber Daya dan Cadangan Batubara KPC – per 31 Desember 2025


Lokasi                                 Sumber Daya Batubara (juta ton)                            Cadangan Batubara (juta ton)

Sangatta                                                      2.459,8                                            542,4

Bengalon                                                       306,1                                             75,6

Total                                                         2.765,9                                            618,0


KPC mencatat bahwa tidak terdapat cadangan terbukti maupun cadangan terduga yang berada berada di
dalam atau berdekatan langsung dengan wilayah masyarakat adat. (EM-CO-210a.1)

Sementara itu, Arutmin yang saat ini beroperasi dengan izin IUPK yang berlaku selama 10 tahun hingga 2
November 2030 mengelola 6 tambang batubara terbuka yaitu Senakin, Satui, Mulia/ Jumbang, Sarongga,
Asam-asam, dan Kintap. Seluruh tambang memiliki lokasi strategis tidak jauh dari fasilitas pelabuhan milik
Arutmin yaitu North Pulau Laut Coal Terminal (NPLCT) yang terletak di pesisir utara Pulau Laut.

Tambang Senakin memproduksi batubara bituminous. Batubara tersebut dipecah, dipisahkan dan kemudian
dicuci untuk mengurangi kandungan abunya guna meningkatkan harga jualnya. Tambang Satui memproduksi
batubara bituminous yang harus dipecah namun tidak perlu dicuci karena memiliki kandungan abu yang
rendah.

Tambang Mulia/Jumbang, Asam-Asam dan Kintap memproduksi batubara eco-coal (sub-bituminous)
yang banyak digunakan untuk pembangkit listrik tenaga uap di dalam dan luar negeri. Batubara tersebut
memiliki kandungan belerang dan abu yang sangat rendah sehingga dikategorikan sebagai batubara ramah
lingkungan.

Tambang Sarongga memproduksi batubara kalori rendah (low sub-bituminous), yaitu batubara yang
memiliki kandungan abu, belerang dan CV yang rendah. Batubara tambang Sarongga dipecah dan banyak
digunakan untuk pembangkit listrik tenaga uap.

Pada 2025, total batubara yang ditambang Arutmin mencapai 21,4 juta ton, naik 9,5% dari 19,5 juta ton di
tahun sebelumnya.



                                                                                     Mulia/
                      Senakin                   Satui            Sarongga                         Asam-Asam           Kintap                Total
                                                                                    Jumban
Keterangan
                   2025      2024        2025       2024        2025    2024      2025   2024     2025    2024   2025     2024       2025       2024

Stripping
Overburden          12,0     18,5        35,5       36,3        13,0     21,1     7,3    12,6      19,3   21,6    52,3     29,6      139,5      139,7
(juta BCM)

Rasio
Pengupasan          11,1     12,2        10,3       12,8        4,8       7,1     2,9     4,7      5,8    5,3     6,4      5,3        6,6           7,1
(BCM/ton


Batubara
Ditambang           1,1          1,5      3,4           2,8     2,7      3,0      2,5     2,7      3,3    4,1     8,2      5,6       21,3           19,7
(juta ton


Produksi
Batubara            1,0          1,3      3,4           2,8     2,9      3,0      2,5     2,7      3,3    4,1     8,2      5,5       21,4           19,5
(juta ton)




78           Laporan Keberlanjutan 2025                                                                                        PT BUMI Resources Tbk
Page 79
 Hak Asasi Manusia     Keselamatan &             Lingkungan                Kemasyarakatan     Tautan TBP             Indeks GRI & POJK
                       Kesehatan Kerja




                                                                                        Mulia/
                       Senakin                  Satui                Sarongga                         Asam-Asam               Kintap               Total
                                                                                       Jumban
 Keterangan
                     2025    2024        2025       2024            2025   2024      2025    2024     2025      2024       2025      2024   2025       2024


 Penjualan
                     1,0      1,4         3,2           2,8         2,8     3,0      2,7      2,6      3,4       4,1        8,0       5,5   21,1           19,3
 Batubara




                                                  Sumber Daya Batubara
                                                                                                              Cadangan Batubara (juta ton
                                                       (juta ton)
 Lokasi
                                 Tereka             Terunjuk               Terukur          Total            Tereka          Terbukti              Total

 Senakin                            210                       9               31            250               0,67                 4,17            4,84


 Sarongga                           34                        44             188            267              16,20                129,43       145,63


 Satui                              68                        22              86            176               1,19                20,13            21,32


 Asam-Asam                          73                        23              78            174               0,41                 6,82            7,23


 Kintap                             189                       138            137            463              11,24                30,59            41,83


 Mulia                              33                        64              74             171              2,67                 1,19            3,86


 Jumbang                            60                        29              29             118              5,99                10,63            16,62


 Total                              667                   329                623            1.619            38,55                205,27       241,33




PENJUALAN BATUBARA
(2-6)


Permintaan terhadap produk batubara Perusahaan sepanjang tahun 2025 tetap terjaga dengan dukungan
jaringan pemasaran yang menjangkau berbagai pasar internasional. Hingga akhir periode pelaporan,
volume penjualan yang dicatatkan oleh KPC mencapai 53,6 juta ton, sementara Arutmin membukukan
penjualan sebesar 21,12 juta ton. Capaian ini menggambarkan kontribusi kedua entitas operasional dalam
menjaga kesinambungan pasokan energi bagi berbagai negara tujuan serta beragam sektor pengguna.
Rincian penjualan batubara selanjutnya disajikan berdasarkan negara tujuan pemasaran dan sektor
pemanfaatannya:




PT BUMI Resources Tbk                                                                                                Laporan Keberlanjutan 2025               79
Page 80
Sambutan            Ikhtisar            Tentang Laporan      Sekilas   Tata Kelola   Ekonomi              Sumber Daya
                                                                                                          Manusia




Penjualan Batubara Berdasarkan Negara Tujuan

                                                                          2025
Negara Tujuan
                                                     KPC                                  Arutmin
                                               (dalam jutaan ton)                    (dalam jutaan ton)

Indonesia                                                 13.45                                8.82

Tiongkok                                                  15.51                                4.08

India                                                     6.94                                 0.51

Jepang                                                    4.07                                 2.22

Malaysia                                                  3.07                                   -

Korea Selatan                                             2.65                                 1.80

Taiwan                                                     1.73                                0.59

Bangladesh                                                1.69                                   -

Vietnam                                                    1.31                                1.80

Brunei Darussalam                                          1.14                                  -

Filipina                                                  1.06                                 3.09

Kamboja                                                   0.44                                   -

Hongkong                                                  0.30                                   -

Thailand                                                  0.23                                   -

Total                                                     53,59                                21,12


Penjualan Batubara Berdasarkan Tipe Pembeli


                                                                          2025
Tipe Pembeli                                        KPC                                   Arutmin
                                              (dalam jutaan ton)                     (dalam jutaan ton)

Pembangkit Listrik                                        22,06                                7,18

Pedagang                                                  1,74                                 13,58

Industri Umum                                             27,92                                0,05

Industri Semen                                            1,51                                 0,06

Pabrik Baja                                               0,36                                 0,25

KPC                                                       22,06                                 -

Total                                                     53,59                                21,12




80         Laporan Keberlanjutan 2025                                                                  PT BUMI Resources Tbk
Page 81
 Hak Asasi Manusia   Keselamatan &      Lingkungan         Kemasyarakatan      Tautan TBP          Indeks GRI & POJK
                     Kesehatan Kerja




NILAI EKONOMI BAGI PARA PEMANGKU
KEPENTINGAN
(201-1) (201-2) (201-4) (207-4) (POJK51-F.2)


BUMI berkomitmen untuk memberikan manfaat ekonomi baik secara langsung maupun tidak langsung
kepada seluruh pemangku kepentingan. Kami juga memastikan kinerja keuangan yang baik akan sebanding
dengan kontribusi yang kami berikan kepada seluruh pemangku kepentingan.

Sebagian dari pendapatan yang kami peroleh akan didistribusikan kepada masing-masing pemangku
kepentingan, di antaranya dalam bentuk pajak dan pemberdayaan masyarakat sekitar yang disajikan pada
tabel berikut (dalam USD penuh): (201-1) (207-4) (POJK51-F.2)


                                                                 2025                          2024                        2023
 Keterangan
                                                                (USD)                         (USD)                       (USD)
 Nilai Ekonomi yang Dihasilkan
 Pendapatan Usaha*                                          1.424.767.199               1.359.679.473                  1.679.948.765
 Bagian atas Laba Neto Entitas Asosiasi
                                                             70.742.179                     86.348.988                  96.937.753
 dan Ventura Bersama – Bersih
 Penghasilan Bunga                                            3.836.104                      7.653.116                   5.185.511

 Laba (Rugi) Selisih Kurs – Neto                              6.406.591                     12.789.743                   642.544

 Lain-lain – Bersih                                         (14.525.783)                (24.883.305)                   (54.684.235)

 Jumlah Nilai Ekonomi yang Dihasilkan                      1.491.226.290                1.441.588.015                  1.728.030.338

 Nilai Ekonomi yang Didistribusikan

 Biaya Operasional                                         1.252.728.706                1.267.933.569                  1.600.926.397

 Gaji Karyawan dan Benefit Lainnya                           53.815.240                     28.443.547                  14.977.547

 Pembayaran Kepada Penyandang Dana                           20.084.797                      9.259.023                  122.151.382

  Pembayaran Pajak Penghasilan                               271.721.489                    272.714.962                375.969.794

 Pembayaran kepada Pemerintah                                257.877.273                    304.657.097                 437.284.161

 Pendapatan Usaha Pembayaran untuk
                                                              7.049.202                      6.974.691                   7.232.583
 Program Sosial Kemasyarakatan

 Jumlah Nilai Ekonomi yang
                                                           1.863.276.707                1.889.982.889                  2.558.541.864
 Didistribusikan Total

 Nilai Ekonomi yang Ditahan                                (372.050.417)               (448.394.874)                   (830.511.526)

* Catatan atas Perlakuan Akuntansi: KPC diklasifikasikan sebagai ventura bersama (joint venture) dan dicatat menggunakan metode ekuitas.
Meskipun Perusahaan memiliki lebih dari 50% saham KPC, terdapat perjanjian pemegang saham yang menetapkan bahwa keputusan
operasional dan keuangan utama dikendalikan secara bersama oleh BUMI dan para pemegang saham lainnya. Oleh karena itu, pendapatan
dan beban KPC tidak dikonsolidasikan ke dalam laporan laba rugi Perusahaan. Untuk informasi lebih lanjut, silakan merujuk pada Catatan 41
atas Laporan Keuangan Konsolidasian Perusahaan.



PT BUMI Resources Tbk                                                                              Laporan Keberlanjutan 2025          81
Page 82
Sambutan            Ikhtisar            Tentang Laporan   Sekilas   Tata Kelola   Ekonomi      Sumber Daya
                                                                                               Manusia




Sebagai salah satu perusahaan pertambangan batubara dan penyumbang pajak terbesar di Indonesia, kami
senantiasa berkomitmen untuk memberikan manfaat yang nyata bagi kemajuan bangsa dan negara. Secara
umum, praktik operasional kami telah berjalan dengan baik sesuai peraturan dari pemerintah.

Hal tersebut dibuktikan bahwa tidak terdapat produk yang melanggar peraturan dan larang edar oleh
pemerintah. Pada tahun 2025, tidak terdapat insiden ketidakpatuhan apa pun terhadap undang-undang dan/
atau peraturan pemerintah, ditunjukkan dengan berbagai penghargaan yang kami terima atas kontribusi
dan ketaatan perusahaan dalam pembayaran kepada pemerintah.

Selain itu, menurut catatan kami Perusahaan tidak pernah menerima bantuan finansial dari pemerintah
dalam bentuk keringanan pajak, subsidi serta insentif lain. (201-4)




DUKUNGAN TERHADAP ANTIKORUPSI DAN
ANTIPENIPUAN
(205-1) (205-2) (205-3) (415-1)


BUMI menempatkan integritas sebagai fondasi dalam setiap aktivitas usaha. Melalui Code of Conduct
versi 4.0 (Juni 2018), Perusahaan menegaskan sikap zero tolerance terhadap korupsi serta komitmen untuk
menjalankan seluruh transaksi dan hubungan bisnis secara independen, adil, dan berintegritas di setiap
wilayah operasi. Prinsip ini menjadi acuan bagi seluruh insan Perusahaan dalam menjaga praktik bisnis yang
transparan dan bertanggung jawab.

Sebagai bagian dari upaya pencegahan, BUMI secara aktif mensosialisasikan mekanisme Speak Up kepada
karyawan, pemasok, dan vendor. Sistem pelaporan ini telah diperkenalkan sejak tahun 2006 dan diperbarui
melalui memorandum pada 28 Februari 2008, yang memungkinkan setiap pihak untuk melaporkan dugaan
pelanggaran secara aman dan bertanggung jawab. Kehadiran mekanisme whistleblowing ini memperkuat
upaya Perusahaan dalam menjaga standar etika dan mencegah potensi kecurangan. Dalam proses
pengadaan barang dan jasa, Perusahaan juga menerapkan mekanisme seleksi yang ketat berbasis Quality
and Cost-Based Selection (QCBS) serta didukung oleh pengawasan internal yang berkelanjutan.

Pada tahun 2025, Perusahaan menyelenggarakan pelatihan bagi karyawan BUMI, KPC, dan Arutmin yang
mencakup sosialisasi Kode Etik terkait antikorupsi dan antipenipuan, serta peningkatan kapasitas auditor
internal dalam mendeteksi dan menangani potensi fraud. Hasil audit internal sepanjang tahun pelaporan
menunjukkan bahwa tidak terdapat risiko maupun kasus korupsi dan penipuan dalam kegiatan operasional
Perusahaan. Divisi Internal Audit yang independen secara rutin melaksanakan audit operasional, dengan hasil
evaluasi yang dilaporkan kepada Komite Audit sebagai bagian dari sistem pengawasan perusahaan. Sejalan
dengan ketentuan dalam Kode Etik, selama tahun 2025 BUMI beserta unit usahanya juga tidak memberikan
kontribusi kepada partai atau kegiatan politik. (205-1) (205-2) (205-3) (415-1)




82         Laporan Keberlanjutan 2025                                                       PT BUMI Resources Tbk
Page 83
 Hak Asasi Manusia   Keselamatan &     Lingkungan   Kemasyarakatan   Tautan TBP   Indeks GRI & POJK
                     Kesehatan Kerja




KONTRIBUSI DAN PEMBAYARAN KEPADA
PEMERINTAH
(207-1) (207-2) (207-3)


Kepatuhan terhadap kewajiban perpajakan merupakan bagian penting dari tanggung jawab Perusahaan
dalam mendukung pembangunan nasional. BUMI menjalankan seluruh kewajiban fiskal dengan mengacu
pada ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku, termasuk Undang-Undang No. 28 Tahun 2007
tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan. Melalui kepatuhan tersebut, Perusahaan berkontribusi
secara langsung terhadap penerimaan negara yang menjadi salah satu sumber pendanaan pembangunan
ekonomi Indonesia. Pada tahun 2025, total pajak dan pembayaran lainnya yang disetorkan Perusahaan
kepada pemerintah mencapai USD 271,7 juta. (207-1)

Pengelolaan kewajiban perpajakan dan aktivitas keuangan dilakukan secara terintegrasi dalam kerangka
tata kelola perusahaan yang baik. Direktur Keuangan memegang tanggung jawab untuk mengoordinasikan,
mengarahkan, dan mengawasi fungsi keuangan, akuntansi, serta perpajakan Perusahaan, termasuk
pengelolaan treasury, investasi, pengembangan usaha, dan sistem informasi. Struktur pengelolaan ini
dirancang untuk menjaga akuntabilitas pengelolaan keuangan, melindungi kepentingan pemegang saham,
serta memastikan keberlanjutan operasional Perusahaan. (207-2) (207-3)




MEMBERDAYAKAN PEMASOK LOKAL
(3-3) (204-1)


BUMI memandang penguatan pemasok lokal sebagai bagian dari upaya menciptakan nilai ekonomi yang
lebih luas di wilayah operasional. Melalui kebijakan pengadaan barang dan jasa, Perusahaan mendorong
pemanfaatan pemasok dari dalam negeri, khususnya yang berada di sekitar area operasi. Di KPC, klasifikasi
pemasok lokal dibagi ke dalam tiga kategori, yaitu vendor nasional, vendor dari Kalimantan Timur, dan vendor
dari Kutai Timur. Pendekatan ini memungkinkan Perusahaan untuk memperluas partisipasi pelaku usaha lokal
dalam rantai pasok sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. (3-3)

Selain memprioritaskan pembelian lokal, KPC juga menjalankan berbagai inisiatif untuk memperkuat
kapasitas pemasok di sekitar wilayah operasional. Program pembinaan bagi pelaku usaha kecil dilakukan
agar mereka mampu memenuhi kebutuhan barang dan jasa yang mendukung kegiatan operasional sehari-
hari. Inisiatif ini menjadi bagian dari kerangka program tanggung jawab sosial Perusahaan. Sepanjang
tahun 2025, nilai pengadaan barang dan jasa KPC mencapai USD 1.615.244.853, termasuk pembelian dari 29
pemasok binaan dengan nilai transaksi sebesar USD 7.147.410. Sementara itu, total nilai pengadaan barang
dan jasa oleh Arutmin tercatat sebesar USD 126.172.922. Rincian lebih lanjut mengenai nilai pembelian barang
dan jasa disajikan pada bagian berikut: (204-1)




PT BUMI Resources Tbk                                                             Laporan Keberlanjutan 2025   83
Page 84
Sambutan            Ikhtisar            Tentang Laporan     Sekilas             Tata Kelola          Ekonomi         Sumber Daya
                                                                                                                     Manusia




Nilai pembelian barang & jasa KPC:

                                                                      Nilai Pembelian Barang & Jasa (USD)
Wilayah
                                                     2025                     2024                    2023              2022

                 Kutai Timur                      71,130,646                76,186,169            131,861,068       108,354,205

                 Kalimantan Timur                103,941,589               139,978,033            123,987,206       114,052,250
 Domestik
                 Nasional                       1,409,128,668              1,681,157,057          1,959,758,719    1,579,106,065

                 Total Domestik                1,584,200,904              1,897,321,259          2,215,606,993     1,801,514,541

Luar Negeri                                      31,043,949                 56,845,250             58,841,515      92,139,170,74

TOTAL                                          1,615,244,853              1,954,166,509          2,274,448,508    1,283,758,021,43

% Dalam Negeri                                       98%                       97%                       97%            96%

% Luar Negeri                                         2%                        3%                       3%              4%



Nilai pembelian barang & jasa Arutmin:


                                                                  2025                           2024                  2023
Keterangan
                                                                 (USD)                          (USD)                 (USD)

Domestik

Kalimantan                                                    10.622.665                       3.160.636            4.263.452

Nasional                                                      115.524.211                     130.127.456           143.354.119

Total Domestik                                               126.146.876                      133.288.092           147.617.571

Luar Negeri                                                     26.046                          18.476                67.940

TOTAL                                                        126.172.922                      133.306.568           147.685.511

% Dalam Negeri                                                  99,98%                          99,99%                99,95%

% Luar Negeri                                                    0,02%                           0,01%                 0,05%




84         Laporan Keberlanjutan 2025                                                                             PT BUMI Resources Tbk
Page 85
 Hak Asasi Manusia   Keselamatan &     Lingkungan   Kemasyarakatan   Tautan TBP   Indeks GRI & POJK
                     Kesehatan Kerja




PENERAPAN KONSEP KEBERLANJUTAN PADA
PEMASOK
(3-3) (414-1) (414-2)


BUMI memandang pemasok sebagai mitra strategis dalam mendukung keberlanjutan operasional
perusahaan. Oleh karena itu, Perusahaan mengintegrasikan prinsip keberlanjutan dalam sistem seleksi,
kualifikasi, dan evaluasi pemasok untuk memastikan praktik pengadaan yang bertanggung jawab. (3-3)

Sejak 2018, aspek penghormatan HAM telah dimasukkan dalam prosedur pengadaan barang dan jasa dengan
mengacu pada United Nations Guiding Principles on Business and Human Rights (UNGP). Selain itu, penilaian
pemasok juga mencakup aspek lingkungan serta K3 yang diterapkan sejak tahap perencanaan pengadaan,
penyusunan kontrak, hingga penyelesaian pekerjaan. Klausul terkait kewajiban pengelolaan lingkungan dan
K3 juga dimuat dalam kontrak untuk memastikan kepatuhan terhadap peraturan yang berlaku.

Perusahaan juga berupaya memberikan manfaat ekonomi bagi pemasok lokal dan nasional melalui
keterlibatan mereka dalam rantai pasok operasional. Para kontraktor yang bekerja sama dengan Perusahaan
merupakan pihak yang telah melalui proses kualifikasi sebelumnya serta diwajibkan mematuhi kebijakan
terkait kualitas, kesehatan, keselamatan, lingkungan, dan hubungan dengan masyarakat. Seluruh kontrak
tunduk pada Kode Etik Pemasok, yang mencakup komitmen terhadap HAM, etika bisnis, serta antikorupsi.
Untuk memastikan standar layanan tetap terjaga, Perusahaan melakukan pemantauan dan evaluasi kinerja
pemasok secara berkala.

Sepanjang tahun 2025, hampir seluruh perjanjian kerja sama dengan pemasok telah memasukkan klausul
penghormatan HAM dengan total nilai kontrak sebesar Rp 18.672.248.654, sekaligus menjadi bagian dari proses
evaluasi berkala terhadap kinerja penyedia barang dan jasa. Para pemasok diwajibkan menandatangani
kontrak kerja sebagai bentuk komitmen untuk mematuhi seluruh persyaratan yang ditetapkan Perusahaan.
(414-1)

Pada tahun pelaporan, Perusahaan tetap memantau kinerja kontraktor dan pemasok berdasarkan hasil
uji tuntas yang telah dilakukan sebelumnya. Pemantauan ini mencakup aspek keberlanjutan, termasuk
penghormatan terhadap HAM, dengan mengacu pada risiko yang telah diidentifikasi serta implementasi
rencana aksi yang melibatkan pemangku kepentingan terkait. (414-2)




PT BUMI Resources Tbk                                                             Laporan Keberlanjutan 2025   85
Page 86
Sambutan            Ikhtisar            Tentang Laporan   Sekilas   Tata Kelola   Ekonomi      Sumber Daya
                                                                                               Manusia




PENANGANAN PENGADUAN PELANGGAN
(POJK51-F.17) (POJK51-F.27) (POJK51-F.29) (POJK51-F.30)

BUMI dan anak usaha menyediakan mekanisme penanganan pengaduan pelanggan sebagai bagian dari
komitmen menjaga kualitas layanan dan hubungan bisnis jangka panjang. Setiap keluhan yang diterima
ditindaklanjuti serta digunakan sebagai masukan bagi unit operasional untuk mencegah terulangnya
kejadian serupa. Selain melalui survei kepuasan pelanggan, Perusahaan juga membuka kanal pengaduan
yang dapat diakses oleh pihak internal maupun eksternal, termasuk pelanggan, pemasok, dan masyarakat.
Proses pelaporan memerlukan informasi dan bukti yang memadai agar dapat ditelusuri serta ditangani
secara tepat, dengan jaminan perlindungan bagi pihak pelapor.

Sepanjang tahun 2025, Perusahaan tidak menerima sanksi terkait ketidakpatuhan terhadap regulasi yang
berkaitan dengan kesehatan dan keselamatan produk, serta tidak terdapat peringatan, denda, maupun penalti
atas penjualan produk. Berdasarkan catatan pengaduan yang tersedia, tidak terdapat keluhan signifikan dari
pembeli, yang menunjukkan bahwa produk yang dipasarkan telah memenuhi ekspektasi pembeli dan tidak
menimbulkan permasalahan kualitas. (POJK51-F.30)

Sebagai perusahaan yang menjunjung tinggi prinsip HAM, BUMI juga memastikan perlindungan terhadap
privasi pelanggan dan tidak mencatat adanya kasus pelanggaran privasi sepanjang tahun 2025. Produk
utama Perusahaan berupa batubara merupakan bahan mentah sehingga tidak memerlukan pelabelan
produk. Dalam penyediaan produk dan layanan, Perusahaan memastikan seluruh proses telah melalui
evaluasi keamanan serta menerapkan prinsip layanan yang inklusif (anti-SARA) dan setara bagi seluruh
pelanggan tanpa membedakan latar belakang. Sepanjang tahun pelaporan, tidak terdapat produk yang
ditarik kembali.(POJK51-F.17) (POJK51-F.27) (POJK51-F.29)




86         Laporan Keberlanjutan 2025                                                       PT BUMI Resources Tbk
Page 87
 Hak Asasi Manusia   Keselamatan &     Lingkungan   Kemasyarakatan   Tautan TBP   Indeks GRI & POJK
                     Kesehatan Kerja




PT BUMI Resources Tbk                                                             Laporan Keberlanjutan 2025   87
Page 88
Sambutan            Ikhtisar            Tentang Laporan   Sekilas   Tata Kelola   Ekonomi      Sumber Daya
                                                                                               Manusia




06
KINERJA PENGEMBANGAN
SUMBER DAYA MANUSIA




Perusahaan memandang sumber daya manusia sebagai
aset penting dalam mendukung keberlanjutan operasional
dan penciptaan nilai jangka panjang. Sejalan dengan
komitmen tersebut, Perusahaan tidak hanya berupaya
memastikan praktik ketenagakerjaan yang bertanggung
jawab di lingkungan internal, tetapi juga memastikan bahwa
seluruh kontraktor dan mitra kerja yang terlibat dalam
kegiatan operasional menerapkan praktik ketenagakerjaan
yang menghormati hak-hak tenaga kerja. Pendekatan ini
dilakukan untuk menjaga konsistensi penerapan standar
ketenagakerjaan yang adil, aman, dan bertanggung jawab
di seluruh rantai operasional Perusahaan.




88         Laporan Keberlanjutan 2025                                                       PT BUMI Resources Tbk
Page 89
 Hak Asasi Manusia   Keselamatan &     Lingkungan   Kemasyarakatan   Tautan TBP   Indeks GRI & POJK
                     Kesehatan Kerja




PT BUMI Resources Tbk                                                             Laporan Keberlanjutan 2025   89
Page 90
Sambutan            Ikhtisar            Tentang Laporan   Sekilas   Tata Kelola   Ekonomi      Sumber Daya
                                                                                               Manusia




DAFTAR TOPIK MATERIAL

           DAMPAK TOPIK MATERIAL (3-3)
           Dalam industri pertambangan, sebagian kegiatan operasional sering kali melibatkan kontraktor dan
           mitra kerja yang menyediakan tenaga kerja untuk mendukung aktivitas operasional di lapangan.
           Kondisi ini menjadikan pengelolaan tenaga kerja pada tingkat kontraktor dan rantai pasok sebagai
           salah satu aspek yang perlu mendapatkan perhatian khusus. Risiko dapat muncul apabila praktik
           ketenagakerjaan yang diterapkan oleh mitra kerja tidak sepenuhnya selaras dengan standar yang
           diterapkan oleh Perusahaan maupun ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.




           KOMITMEN & KEBIJAKAN (2-23)
           •   Code of Conduct BUMI Group ver 4.0
           •   Perjanjian Kerja Bersama (PKB)
           •   Peraturan Perusahaan Edisi 2024-2026
           •   Standard Operating Procedure of HRD
           •   Mekanisme Pelaporan Melalui Speak Up
           •   Kebijakan HAM Grup versi 1.0




           PENGELOLAAN DAMPAK
           Perusahaan melalui anak usaha, KPC, memiliki Human Resources Evaluation (HRE), yaitu alat
           evaluasi yang digunakan untuk memantau kepatuhan vendor dan mitra kerja terhadap standar
           ketenagakerjaan dan prinsip hak asasi manusia di lingkungan operasional Perusahaan. Melalui
           evaluasi ini, Perusahaan dapat menilai pemenuhan berbagai kriteria minimum, antara lain penerapan
           jam kerja sesuai ketentuan, pemberian hak cuti, kepesertaan pekerja dalam program jaminan sosial
           ketenagakerjaan (BPJS), pembayaran upah lembur, serta pemenuhan hak-hak dasar karyawan
           lainnya.




90         Laporan Keberlanjutan 2025                                                       PT BUMI Resources Tbk
Page 91
 Hak Asasi Manusia   Keselamatan &     Lingkungan   Kemasyarakatan   Tautan TBP   Indeks GRI & POJK
                     Kesehatan Kerja




KEPATUHAN TERHADAP REGULASI
KETENAGAKERJAAN NASIONAL DAN GLOBAL

Kode etik, kebijakan, prosedur, dan praktik manajemen sumber daya manusia BUMI disusun selaras dengan
standar nasional dan internasional. Dalam regulasi lokal perusahaan mengacu pada Undang-Undang No.
13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan, Undang-Undang No. 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja, Peraturan
Pemerintah Republik Indonesia Nomor 36 Tahun 2021 tentang Pengupahan, Undang-Undang No. 20 Tahun
1999 tentang Pengesahan Konvensi ILO No. 138 Mengenai Usia Minimum Untuk Diperbolehkan Bekerja, Undang-
Undang No. 19 Tahun 1999 Tentang Pengesahan Konvensi ILO No. 105 Mengenai Penghapusan Kerja Paksa,
dan regulasi lainnya yang terkait dengan ketenagakerjaan. Sementara itu, untuk regulasi dan kerangka
internasional kami mengacu kepada International Bill of Human Rights, UN Guiding Principles on Business and
Human Rights (UNGPs), dan Deklarasi Organisasi Buruh Internasional (ILO) tentang Prinsip dan Hak Dasar di
Tempat Kerja.

Keselarasan ini memastikan bahwa kebijakan BUMI mematuhi ketentuan hukum dan etika yang berlaku,
termasuk hubungan kerja yang adil, pembayaran upah yang layak, hak cuti, serta pembatasan jam kerja
berlebihan guna melindungi kesejahteraan tenaga kerja.




Perusahaan mengintegrasikan strategi pengelolaan SDM
dengan prinsip keberlanjutan untuk membangun tenaga
kerja yang kompeten, adaptif, dan berdaya saing, sekaligus
menciptakan lingkungan kerja yang aman, inklusif, dan
mendukung pertumbuhan bisnis jangka panjang.




PT BUMI Resources Tbk                                                             Laporan Keberlanjutan 2025   91
Page 92
Sambutan            Ikhtisar            Tentang Laporan    Sekilas       Tata Kelola        Ekonomi            Sumber Daya
                                                                                                               Manusia




PEKERJA ANAK DAN KERJA PAKSA (408-1) (409-1) (POJK51-F.19)

BUMI dan seluruh unit usaha berkomitmen untuk menghormati dan melindungi HAM dengan melarang secara
tegas praktik pekerja anak, kerja paksa, maupun segala bentuk perbudakan modern dalam seluruh kegiatan
operasional dan rantai pasok. Kebijakan rekrutmen yang dimiliki KPC dan Arutmin menetapkan usia minimum
karyawan adalah 18 tahun, yang diverifikasi melalui pemeriksaan dokumen identitas pada proses rekrutmen.
(408-1)

Sebagai bagian dari upaya pencegahan kerja paksa, Perusahaan tidak menahan dokumen identitas karyawan
dan menerapkan pengaturan 8 jamper hari atau 40 jam per minggu sesuai dengan ketentuan peraturan
perundang-undangan yang berlaku. Seluruh hubungan kerja didasarkan pada perjanjian kerja yang jelas,
transparan, dan dipahami oleh karyawan. (409-1)

Perusahaan juga menerapkan prinsip yang sama dalam rantai pasok melalui proses seleksi dan evaluasi
mitra kerja, termasuk verifikasi kepatuhan terhadap ketentuan ketenagakerjaan, kepesertaan jaminan sosial
tenaga kerja (BPJS), serta pemenuhan standar upah yang berlaku. Selama periode pelaporan, Perusahaan
tidak mengidentifikasi adanya operasi maupun pemasok yang memiliki risiko signifikan terkait praktik pekerja
anak atau kerja paksa, serta tidak terdapat kasus pelanggaran terkait isu tersebut. (POJK51-F.19)


KINERJA PENGELOLAAN SDM (2-7) (2-8) (405-1) (202-2) (POJK51-F.18)

Pengelolaan sumber daya manusia merupakan elemen penting dalam mendukung keberlanjutan operasional
dan pencapaian kinerja jangka panjang Perusahaan. Melalui penerapan strategi SDM yang selaras dengan
budaya keberlanjutan, Perusahaan mendorong pengembangan tenaga kerja yang kompeten, berintegritas,
serta menjunjung tinggi HAM dan profesionalisme. Perusahaan secara berkala memantau dan melaporkan
kinerja pengelolaan SDM, termasuk komposisi tenaga kerja, pengembangan kapasitas karyawan, serta upaya
menciptakan lingkungan kerja yang aman dan inklusif. (POJK51-F.18)

Jumlah komposisi karyawan dan persentasi pekerja perempuan pada tahun 2025 (2-7) (405-1)


                                                 2025                         2024                             2023
Jenis Kelamin
                                         Jumlah                       Jumlah                           Jumlah
                                        Karyawan
                                                           %         Karyawan
                                                                                        %             Karyawan
                                                                                                                         %

Bumi Resources

Laki-laki/Male                             63             67%          62              70%              58             68%

Perempuan/Female                           31             33%          29              30%               27            22%

Jumlah/Total                               94             100%          91                              85

Kaltim Prima Coal

Laki-laki/Male                           3.075            92%         3.283            92%             3.478           92%

Perempuan/Female                          255             8%           272             8%               291             8%

Jumlah/Total                             3.330            100%        3.555            100%            3.769           100%

Arutmin Indonesia

Laki-laki/Male                            377             88%          382             88%              418            84%

Perempuan/Female                           53             12%          52              12%              79             16%

Jumlah/Total                              430             100%         434             100%             497            100%




92         Laporan Keberlanjutan 2025                                                                     PT BUMI Resources Tbk
Page 93
 Hak Asasi Manusia   Keselamatan &     Lingkungan           Kemasyarakatan    Tautan TBP         Indeks GRI & POJK
                     Kesehatan Kerja




Jumlah komposisi karyawan berdasarkan status kepegawaian permanen/tetap dan kontrak/tidak tetap
dan wilayah operasi pada tahun 2025 (2-7) (S-04)


 Status Kepegawaian                                              2025                      2024                       2023

 Bumi Resources (Jakarta)

 Permanen                                                         67                        62                          58

 Kontrak                                                          27                        29                          27

 Jumlah/Total                                                     94                        91                          85

 Kaltim Prima Coal (Kalimantan Timur)
 Permanen                                                        3.224                     3.409                      3.596
 Kontrak                                                          106                      146                         173
 Jumlah/Total                                                    3.330                     3.555                      3.769
 Arutmin Indonesia (Kalimantan Selatan)
 Permanen                                                         389                      383                         388
 Kontrak                                                          41                        51                         109
 Jumlah/Total                                                     430                      434                         497




BUMI RESOURCES (BUMI)
Jumlah komposisi karyawan di level top manajemen, menengah dan atau lainnya berdasarkan jenis kelamin
(405-1)


                                                                 2025                                        2024
 Level
                                                    Laki-laki            Perempuan           Laki-laki               Perempuan

 Director                                              11                    1                     14                     1

 Group Head & Senior Managers                          18                    2                     11                     2

 Manager                                               4                     1                     8                      1

 Superintendent                                        11                    3                     9                      2

 Supervisor                                            9                     4                     7                      4

 Staff/Officer                                         4                     20                    6                      19

 Non-Staff                                             6                     0                     7                      -

 Jumlah                                                63                    31                    62                    29




PT BUMI Resources Tbk                                                                             Laporan Keberlanjutan 2025     93
Page 94
Sambutan            Ikhtisar            Tentang Laporan        Sekilas                Tata Kelola         Ekonomi                Sumber Daya
                                                                                                                                 Manusia




Kesetaraan Gender – Tahun 2025 (S-01)

                                                                 Laki-Laki                                          Perempuan
Level
                                                      Jumlah                  Presentase                 Jumlah                  Presentase
                                                     Karyawan                 Karyawan                  Karyawan                 Karyawan

Entry Level                                               10                         11%                   20                        21%

Mid-level                                                 20                         21%                    7                         7%

Senior-level                                              22                         23%                    3                         3%

Executive-level                                           11                         12%                    1                         1%

Jumlah                                                    63                         67%                   31                        33%



Jumlah karyawan berdasarkan gender dan kelompok umur – Tahun 2025 (S-02)


                                                                Level Jabatan
Level                  Entry-level                   Mid-level                   Senior-level              Executive-level             Jumlah
                  Laki-laki    Perempuan     Laki-laki    Perempuan           Laki-laki    Perempuan     Laki-laki       Perempuan

18-24                 1            0             0               0               0                  0        0              0               1
25-34                 2           12             4               3               1                  0        0              0               22
35-44                 5            8             6               4               8                  1        2              0               34
45-54                 2            0             8               0               10                 2        2              0               24
>55                   0            0             2               0               3                  0        7               1              13


Jumlah komposisi karyawan berdasarkan tingkat pendidikan pada tahun 2025 (S-02)


                                                                                             2025
Level
                                           SMA/SMK                   D3/D4                    S1                    S2                 S3

Director                                         -                       -                    7                      5                  -

Group Head & Senior
                                                 -                       -                    11                     8                  1
Managers

Manager                                          -                       -                    2                      3                  -

Superintendent                                   -                       1                    10                     3                  -

Supervisor                                       -                       4                    9                      -                  -

Staff/Officer                                    -                       7                    16                     1                  -

Non-Staff                                        6                       -                     -                     -                  -

Jumlah                                           6                       12                  55                     20                  1




94         Laporan Keberlanjutan 2025                                                                                       PT BUMI Resources Tbk
Page 95
 Hak Asasi Manusia   Keselamatan &     Lingkungan               Kemasyarakatan      Tautan TBP     Indeks GRI & POJK
                     Kesehatan Kerja




Jumlah komposisi karyawan berdasarkan usia pada tahun 2025

 Usia                                               Jumlah

 < 25                                               1
 26 - 35                                            22
 36 - 45                                            34
 46 - 55                                            24
 > 55                                               13

 Total                                              94




KALTIM PRIMA COAL (KPC)
Jumlah komposisi karyawan di level top manajemen, menengah dan atau lainnya berdasarkan jenis kelamin
(405-1)


                                                                     2025                                      2024
 Level
                                                        Laki-laki           Perempuan            Laki-laki             Perempuan


 Manajemen                                                553                     32               465                     16

 Profesional                                              363                     58               442                    65

 Administrasi                                              86                     55                92                    67

 Teknis                                                    67                      2                177                    7

 Terampil                                                2.006                    108              2.107                  117

 Jumlah                                                  3.075                    255             3.283                   272


Kesetaraan Gender – Tahun 2025 (S-01)

                                                                  Laki-laki                                Perempuan
 Level                                               Jumlah                 Presentase            Jumlah               Presentase
                                                    Karyawan                Karyawan             Karyawan              Karyawan
 Entry Level                                              2.153                  64,7%              153                   4,6%
 Mid-level                                                704                    21,1%              85                    2,6%

 Senior-level                                             203                     6,1%              16                    0,5%

 Executive-level                                           15                     0,5%               1                   0,03%

 Jumlah                                                  3.075                   92,34%            255                   7,66%




PT BUMI Resources Tbk                                                                              Laporan Keberlanjutan 2025       95
Page 96
Sambutan            Ikhtisar            Tentang Laporan     Sekilas           Tata Kelola           Ekonomi             Sumber Daya
                                                                                                                        Manusia




Jumlah karyawan berdasarkan gender dan kelompok umur – Tahun 2025 (S-02)


                                                             Level Jabatan
Level                  Entry-level                   Mid-level           Senior-level                Executive-level          Jumlah

                  Laki-laki    Perempuan      Laki-laki   Perempuan   Laki-laki    Perempuan        Laki-laki   Perempuan

18-24                 0            0             0            0          0                  0          0           0              0

25-34                26            4            101          17          3                  0          0           0             151

35-44               977           112           259          46         93              10             3           0            1.500

45-54               1123          36            332          21         101                 6          7            1           1.627

>55                  27            1             12           1          6                  0          5           0             52


Jumlah komposisi karyawan berdasarkan tingkat                         Jumlah komposisi karyawan berdasarkan usia pada
pendidikan pada tahun 2025 (S-02)                                     tahun 2025


Level Pendidikan                        Jumlah                        Usia                      Jumlah

S2 & S3                                 81
                                                                      25 - 35                   269
S1                                      614
DIII                                    265                           36 - 45                   1.599

Sekolah Menengah Atas                   2.173                         46 - 55                   1.456
Sekolah Dasar                           44
                                                                      > 55                      6
Unknown                                 47

Total                                   3.330                         Total                     3.330




96         Laporan Keberlanjutan 2025                                                                              PT BUMI Resources Tbk
Page 97
 Hak Asasi Manusia    Keselamatan &          Lingkungan            Kemasyarakatan         Tautan TBP         Indeks GRI & POJK
                      Kesehatan Kerja




ARUTMIN INDONESIA
Jumlah komposisi karyawan di level top manajemen, menengah dan atau lainnya berdasarkan jenis kelamin
(405-1)


                                                                         2025                                            2024
 Level
                                                           Laki-laki            Perempuan                  Laki-laki                 Perempuan

 Director                                                     5                          0                     5                         0

 CEO, CFO, General Managers                                   4                          1                     4                         1

 Manager                                                      16                         2                    14                         1

 Superintendent                                               52                         3                    50                         4

 Supervisor                                                   101                        15                   88                         14

 Staff/Officer                                                152                        29                  166                        29

 Non-Staff                                                    47                         3                    55                         3

 Jumlah                                                       377                        53                  382                        52


Kesetaraan Gender – Tahun 2025 (S-01)

                                                                     Laki-laki                                      Perempuan
 Level
                                                           Jumlah               Presentase                  Jumlah                   Presentase
                                                          Karyawan              Karyawan                   Karyawan                  Karyawan

 Entry Level                                                  199                   46,3%                     32                        7,4%
 Mid-level                                                    153                   35,6%                     18                        4,2%

 Senior-level                                                 20                     4,7%                      3                        0,7%

 Executive-level                                              5                      1,2%                      -                         -

 Jumlah                                                       377                   87,7%                     53                       12,3%


Jumlah karyawan berdasarkan gender dan kelompok umur – Tahun 2025 (S-02)


                                                                    Level Jabatan
 Level                   Entry-level                      Mid-level                 Senior-level              Executive-level
                                                                                                                                         Jumlah
                     Laki-laki   Perempuan        Laki-laki   Perempuan         Laki-laki     Perempuan     Laki-laki    Perempuan

 18-24                  7               0            0               0              0                  0        0                0              7
 25-34                 92               16           28              1              0                  0        0                0             137
 35-44                 49               10           82              8              5                  1        0                0             155
 45-54                 40               9            56              6              11                 1        1                0             124
 >55                    0               0            2               0              2                  0        2                1              7




PT BUMI Resources Tbk                                                                                        Laporan Keberlanjutan 2025              97
Page 98
Sambutan            Ikhtisar                Tentang Laporan   Sekilas            Tata Kelola       Ekonomi          Sumber Daya
                                                                                                                    Manusia




Jumlah karyawan berdasarkan edukasi pada tahun                          Jumlah komposisi karyawan berdasarkan usia pada
2025                                                                    tahun 2025

Level Pendidikan                 Jumlah                                  Usia                  Jumlah

S2 & S3                          50                                      20 - 30               90
S1                               152
                                                                         31 - 40               149
DIII                             54
SMK                              26                                      41 - 50               127

SMU                              121
                                                                         51 - 55               57
SMP                              17
SD                               10                                      > 51 - 55             7

Total                            430                                     Total                 430


Jumlah senior manajemen yang berasal dari                               Jumlah pekerja bukan tenaga kerja pada tahun 2025
masyarakat lokal pada tahun 2025 (202-2)                                (2-8)


Entitas                                 Jumlah                                                          Jumlah Pekerja
                                                                         Entitas
                                                                                                        Kontraktor
BUMI                                    8                                BUMI                           8

KPC                                     26                               KPC                            23.365

Arutmin Indonesia                       7                                Arutmin Indonesia              11.806




98         Laporan Keberlanjutan 2025                                                                            PT BUMI Resources Tbk
Page 99
 Hak Asasi Manusia   Keselamatan &     Lingkungan   Kemasyarakatan   Tautan TBP   Indeks GRI & POJK
                     Kesehatan Kerja




Kami meyakini bahwa keberagaman gender di jajaran pimpinan perusahaan sangat penting untuk
menciptakan dinamika kerja yang lebih inklusif dan produktif. (405-1)




Di level kantor pusat, kami memiliki perwakilan perempuan
yang menduduki posisi direktur atau setara, yang mewakili
8,3% dari jumlah direksi kami.



Rekrutmen dan Perputaran Karyawan (401-1)
Rekrutmen yang dilakukan dengan tujuan untuk mendapatkan kandidat terbaik yang memiliki keahlian dan
kemampuan sesuai dengan kebutuhan perusahaan. Rekrutmen dilakukan secara transparan dan profesional
dengan mengutamakan prinsip kesetaraan.

Perusahaan memastikan bahwa seluruh proses seleksi bebas dari diskriminasi, baik berdasarkan suku, ras,
agama, gender, maupun faktor lainnya yang tidak berkaitan dengan kompetensi dan kualifikasi pekerjaan.
Dengan demikian, perusahaan menciptakan lingkungan kerja yang inklusif, adil, dan berorientasi pada kinerja.




Perusahaan mendorong terciptanya tenaga kerja yang
beragam dan inklusif dengan memastikan proses seleksi
yang objektif, transparan, dan bebas dari diskriminasi.




Secara periodik, kami melakukan penilaian kinerja karyawan secara objektif serta menjadikan hasil
penilaian tersebut sebagai dasar pertimbangan untuk mempromosikan karyawan. Selain promosi, kami
memiliki program mutasi dan transfer karyawan guna menempatkan personil sesuai dengan kemampuan,
pengalaman dan bakat yang dimilikinya. Selain itu, program mutasi dan transfer karyawan juga bertujuan
untuk mempertimbangkan kondisi dan kebutuhan karyawan, yang akan dinilai secara objektif agar mampu
memberikan keputusan yang adil.




PT BUMI Resources Tbk                                                             Laporan Keberlanjutan 2025   99
Page 100
Sambutan            Ikhtisar            Tentang Laporan      Sekilas    Tata Kelola         Ekonomi             Sumber Daya
                                                                                                                Manusia




Berikut adalah informasi kinerja rekutmen BUMI, KPC dan Arutmin pada tahun 2025.


Tabel rekrutmen karyawan berdasarkan kelompok usia

Perusahaan                                                Usia                              Jumlah Rekrutmen

                                                 20 - 30 Tahun                                          2

BUMI                                             31 - 40 Tahun                                          2

                                                 41 - 55 Tahun                                          3

Jumlah                                                                                                  7

                                                 20 - 30 Tahun                                          -

KPC                                              31 - 40 Tahun                                          -

                                                 41 - 55 Tahun                                          -

Jumlah

                                                 20 - 30 Tahun                                          14

Arutmin                                          31 - 40 Tahun                                          1

                                                 41 - 55 Tahun                                          1

Jumlah                                                                                                  16


Tabel rekrutmen karyawan berdasarkan jenis kelamin


                                                                       Jenis Kelamin
Perusahaan
                                                            Pria                                      Wanita

BUMI                                                         5                                          2

Jumlah Rekrutmen                                                               7

KPC                                                          -                                          -

Jumlah Rekrutmen                                                               -

Arutmin                                                      14                                         2

Jumlah Rekrutmen                                                              16


Tabel rekrutmen karyawan berdasarkan wilayah


BUMI                                                                                  Jumlah Rekrutmen
Jakarta                                                                                       7
KPC                                                                                   Jumlah Rekrutmen
Sangatta                                                                                      -
Jakarta                                                                                       -
Total                                                                                         -



100        Laporan Keberlanjutan 2025                                                                        PT BUMI Resources Tbk
Page 101
 Hak Asasi Manusia   Keselamatan &     Lingkungan         Kemasyarakatan   Tautan TBP         Indeks GRI & POJK
                     Kesehatan Kerja




 Arutmin                                                                                Jumlah Rekrutmen

 Satu mine                                                                                      -
 Asam-Asam Mine                                                                                 1
 Senakin Mine                                                                                   2
 NPLCT                                                                                          3
 Batulicin Mine                                                                                 0
 Kintap Mine                                                                                    3
 Jakarta Office                                                                                 7
 Balikpapan Office                                                                              0
 Banjarbaru Office                                                                              0

 Total                                                                                         16



Selain memproses penerimaan karyawan baru, sepanjang tahun 2025, kami berhasil menjaga tingkat
perputaran karyawan pada angka yang cukup rendah. Hal ini terlihat dari rendahnya karyawan yang
mengakhiri hubungan kerja dengan KPC dengan jumlah 251 karyawan (7,5%). Dari keseluruhan total karyawan
yang mengakhiri hubungan kerja tersebut, lebih dari separuhnya telah memasuki masa pensiun. Sementara
di Arutmin tingkat perputaran karyawan hanya sejumlah 2 karyawan (0,5%).

Pemberhentian hubungan kerja sejumlah karyawan disebabkan berbagai hal, mulai dari pensiun normal,
kontrak yang telah berakhir, meninggal dunia, mengundurkan diri dan sebab lainnya yang ditunjukkan pada
tabel berikut:



Tabel turnover karyawan berdasarkan kelompok usia

 Perusahaan                                            Usia                                     Jumlah turnover

                                                    Di bawah 30                                            -

 BUMI                                           31 - 40 Tahun                                              -

                                              Di atas 40 Tahun                                             -

 Jumlah                                                                                                    -

                                            <30 Thn | <30 Tahun                                           18

 KPC                                     31-40 Thn | 31-40 Tahun                                          35

                                            >40 Thn | >40 Tahun                                          198

 Jumlah                                                                                                   251

                                                20 - 30 Tahun                                              0

 Arutmin                                        31 - 40 Tahun                                              1

                                                41 - 55 Tahun                                              1

 Jumlah                                                                                                    2




PT BUMI Resources Tbk                                                                         Laporan Keberlanjutan 2025   101
Page 102
Sambutan            Ikhtisar            Tentang Laporan   Sekilas   Tata Kelola            Ekonomi             Sumber Daya
                                                                                                               Manusia




Tabel turnover karyawan berdasarkan jenis kelamin


                                                                     Jenis Kelamin
Perusahaan
                                                           Pria                                      Wanita

BUMI                                                          -                                        -

Jumlah turnover                                                                   -

KPC                                                         229                                        22

Jumlah turnover                                                              251

Arutmin                                                       1                                        1

Jumlah turnover                                                                   2


Tabel turnover karyawan berdasarkan wilayah


BUMI                                                                                      Jumlah
Jakarta                                                                                      -
KPC                                                                                       Jumlah
Sangatta                                                                                   248
Bengalon                                                                                     1
Samarinda                                                                                    2
Total                                                                                       251
Arutmin                                                                               Jumlah Turnover
Satu mine                                                                                    -
Asam-Asam Mine                                                                               -
Senakin Mine                                                                                 -
NPLCT                                                                                        1
Batulicin Mine                                                                               -
Kintap Mine                                                                                  -
Jakarta Office                                                                               1
Balikpapan Office                                                                            -
Banjarbaru Office                                                                            -
Total                                                                                        2




102        Laporan Keberlanjutan 2025                                                                       PT BUMI Resources Tbk
Page 103
 Hak Asasi Manusia   Keselamatan &     Lingkungan      Kemasyarakatan   Tautan TBP         Indeks GRI & POJK
                     Kesehatan Kerja




Tingkat Pergantian Pegawai (S-03)

                                                        Jumlah Pegawai                        Persentase Pegawai
 Perusahaan
                                                    (dalam tahun pelaporan)                (dalam tahun pelaporan)

 Jumlah Pegawai resign/Pemutusan Hubungan Kerja

 BUMI                                                           -                                          -

 Kaltim Prima Coal (KPC)                                       251                                       7,5%

 Arutmin                                                        2                                        0,5%

 Jumlah Pegawai Baru/pengganti

 BUMI                                                           -                                          -

 Kaltim Prima Coal (KPC)                                        -                                          -

 Arutmin                                                        16                                       3,7%



Turnover Pekerja Sukarela dan Non Sukarela pada Tahun 2025

Sukarela

                                                                                 Jumlah
 Alasan
                                                       BUMI                          KPC                        Arutmin

 Pensiun Dini                                            0                           10                           0

 Pensiun Normal dan Alasan Pribadi
                                                         2                           168                           2
 (Kesehatan, Sekolah, Keluarga)

 Kontrak Berakhir                                        0                           51                           0

 Meninggal Dunia                                         0                            9                           0

 Lainnya (tidak diketahui)                               0                            0                           0

 Jumlah                                                  2                           238                           2

 Tingkat Perputaran Pekerja Sukarela
                                                       2.12%                                                     0,5%
 tahun 2025



Non Sukarela

                                                                                 Jumlah
 Alasan
                                                       BUMI                          KPC                        Arutmin

 Kasus                                                   -                            5                           0

 PHK                                                     -                            8                           0

 Jumlah                                                  -                           13                           0

 Tingkat Perputaran Pekerja Sukarela
                                                         -                                                        0
 tahun 2025




PT BUMI Resources Tbk                                                                      Laporan Keberlanjutan 2025     103
Page 104
Sambutan            Ikhtisar            Tentang Laporan     Sekilas    Tata Kelola   Ekonomi      Sumber Daya
                                                                                                  Manusia




Pengembangan Kompetensi dan Inovasi (404-1) (404-2) (POJK51-F.22) (S-05)
Investasi dalam pengembangan karyawan merupakan prioritas utama perusahaan, yang mencerminkan
komitmen kami untuk meningkatkan keterampilan, pengetahuan, dan kompetensi di semua tingkatan
organisasi. Melalui program pelatihan yang terarah, kami bertujuan mendukung pertumbuhan profesional,
meningkatkan kinerja di tempat kerja, dan menyelaraskan tenaga kerja kami dengan tujuan strategis jangka
panjang perusahaan. Dedikasi terhadap pembelajaran berkelanjutan ini menegaskan keyakinan kami bahwa
karyawan yang terlatih dengan baik adalah kunci untuk mencapai kesuksesan yang berkelanjutan.

Pada tahun 2025, BUMI telah memfasilitasi pelatihan sebanyak 894 jam pelatihan dengan total kumulatif
jumlah karyawan sebanyak 76 karyawan. Sedangkan KPC telah merealisasikan biaya pelatihan sebesar USD
3.126.758. Biaya tersebut direalisasikan untuk total 131.917 jam pelatihan kepada 3.146 karyawan. Sementara
Arutmin memberikan 11.650 jam pelatihan dengan total jumlah peserta pelatihan sebanyak 1.021 orang
dengan total biaya pelatihan sejumlah USD 95.935 (404-1) (POJK51-F.22)

KPC dan Arutmin juga berupaya untuk memastikan bahwa karyawan yang akan memasuki masa pensiun
terus memiliki untuk menciptakan pendapatan melalui wirausaha dalam program pelatihan Purnabakti atau
persiapan masa pensiun. Pada tahun 2025, KPC memberikan pelatihan secara online dan offline kepada 91
karyawan dan pasangannya yang terbagi ke dalam 3 batch. Sedangkan Arutmin memberikan pelatihan
kepada 15 karyawan dan pasangannya, dengan total 600 jam pelatihan. (404-2)


BERIKUT REALISASI BIAYA PELATIHAN TAHUN 2025



KPC

Pelatihan                                          Biaya Pelatihan (USD)

Core & Managerial                                  393.319

Technical                                          547.859

Safety & Environment                               368.227

Operator                                           1.023.275

Maintenance                                        794.077

Total                                              3.126.758



Arutmin

Pelatihan                                          Biaya Pelatihan (USD)

Core & Managerial                                  43.364

Technical                                          19.888

Safety & Environment                               22.895

Operator                                           9.788

Total                                              95.935




104        Laporan Keberlanjutan 2025                                                          PT BUMI Resources Tbk
Page 105
 Hak Asasi Manusia   Keselamatan &     Lingkungan          Kemasyarakatan         Tautan TBP          Indeks GRI & POJK
                     Kesehatan Kerja




Berikut tabel jam pelatihan bagi karyawan: (404-1) (POJK51-F.22) (S-05)

 Keterangan                                                     2025                           2024                         2023

 Bumi Resources (Jakarta)

 Total Peserta                                                   76                             128                          130

 Total Jam Pelatihan                                            894                             892                          747

 Kaltim Prima Coal (Kalimantan Timur)
 Total Peserta                                                  3.146                          25.219                       21.327
 Total Jam Pelatihan                                           131.917                         151.190                      94.461
 Arutmin Indonesia (Kalimantan Selatan)
 Total Peserta                                                  1.021                          1.629                        2.042
 Total Jam Pelatihan                                           11.650                          17.779                       22.113



Jam pelatihan tentang kebijakan HAM selama 2025


 Jumlah Karyawan Mengikuti Pelatihan HAM/                                   Total Jam Pelatihan

 25                                                                         800



BERIKUT TABEL RATA-RATA JAM PELATIHAN BERDASARKAN GENDER DAN LEVEL KARYAWAN

KPC

 Level Karyawan                                     Peserta                                                  Jam Pelatihan
 A                                                     -                                                              -
 B                                                   1.809                                                         72.863
 C                                                   380                                                          24.366
 D                                                    518                                                         24.894
 E                                                   225                                                           5.877
 F                                                    133                                                          2.740
 G                                                    24                                                             210
 H                                                    24                                                            595
 I                                                    20                                                             194
 J                                                     1                                                             136
 K                                                    10                                                             134
 L                                                     -                                                              -
 M                                                     1                                                              10
 LV4                                                   1                                                              1
 Total                                               3.146                                                        131.917



PT BUMI Resources Tbk                                                                                  Laporan Keberlanjutan 2025    105
Page 106
Sambutan            Ikhtisar            Tentang Laporan      Sekilas   Tata Kelola   Ekonomi            Sumber Daya
                                                                                                        Manusia




Jenis Kelamin                                          Peserta                             Jam Pelatihan

Perempuan                                                 234                                   5.081

Laki-laki                                                 2.912                                126.837

Total                                                     3.146                                131.917



ARUTMIN


Level Karyawan                                     Jam Pelatihan

CEO & GM                                           76

Manager                                            323

Superintendent                                     656

Supervisor                                         2.872

Engineer                                           2.982

Admin                                              301

Terampil                                           4.440

Tidak terampil                                     -

Total                                              11.650




Jenis Kelamin                                      Jam Pelatihan

Perempuan                                          1.197

Laki-laki                                          10.453

Total                                              11.650




106        Laporan Keberlanjutan 2025                                                              PT BUMI Resources Tbk
Page 107
 Hak Asasi Manusia   Keselamatan &     Lingkungan      Kemasyarakatan   Tautan TBP     Indeks GRI & POJK
                     Kesehatan Kerja




Program Pelatihan BUMI, KPC dan Arutmin selama tahun 2025 (404-2)

BUMI

    No                                      Kegiatan                                             Pelaksana

             Tantangan Profesi Legal Dalam Menghadapi Era 5.0 dan
     1                                                                                    PT Bakrie & Brothers
             Akuntabilitas Profesi

     2       Basic Financial Accounting Course                                                        IAI

     3       Advanced Human Capital Accomplished                                             Unika Atmajaya

             Exclusive webinar: strategi efektif menghadapi sengketa
     4                                                                                        Fordis Tax-Ina
             transfer pricing
             Tantangan Profesi Legal Dalam Menghadapi Era 5.0 dan
     5                                                                                    PT Bakrie & Brothers
             Akuntabilitas Profesi

     6       World Economic Forum 2025                                                   World Economic Forum

     7       CPMA (Certified Professional Management Acccountant)                                PPA FEB UI

     8       Basic Financial Accounting Course                                                        IAI

     9       Accounting, finance, and tax aspects of invesment                                       IAPI

    10       Community Development in CSR                                                             SVI

    11       Quantitative Scenario Modelling for IFRS S2                                              IAI

             Seminar Nasional Ketenagakerjaan di sektor Pertambangan
    12                                                                                               IMA
             mineral dan batubara

    13       Document Control & Digital Filling System                                            HRDSPOT

    14       Climate risk fundamental & Implementation                                         Actia Carbon

    15       Program Sertifikasi ” Indonesia audit practitioner (IIAP)”                               IIA

    16       The Future of HR Summit                                                               MERCER

                                                                                     Ministry of Energy and mineral
    17       Human Capital Summit 2025
                                                                                                Resources
                                                                                        Singapore Management
    18       Sustainable finance in action
                                                                                              University

    19       Togaf                                                                     PT Atd Solution Indonesia

    20       HR Networking                                                                       Jobstreet

    21       Ujian Sertifikasi CPMA                                                                  IAMI

    22       Grafanomi                                                                  LKP Grafologi Indonesia

    23       IIA Indonesia National Conference                                                        IIA

    24       IAPI                                                                                    IAPI

    25       International critical minerals & metals summit                                    FastMarkets

                                                                                     Government of Canada - Trade
    26       Canada Mining fair & B2B Networking Session
                                                                                         Commisioner Service

    27       Sertifikasi GRI Frameworks                                                             NCCR




PT BUMI Resources Tbk                                                                   Laporan Keberlanjutan 2025   107
Page 108
Sambutan            Ikhtisar            Tentang Laporan   Sekilas   Tata Kelola   Ekonomi              Sumber Daya
                                                                                                       Manusia




  No                                         Kegiatan                                        Pelaksana

            Workshop Utilizing Green Bonds/sukuk support energy
   28                                                                                           OJK
            transition in indonesia
            PPL OJK Pasar Modal - IAPI: Pertimbangan akuntansi dan audit
   29                                                                                           IAPI
            serta regulasi pasar modal dalam proses merger

   30       Update PSAK Terkini dalam penyusunan laporan keuangan                               IAPI

            Webminar IDX-UN SSE; Workshop on IFRS Sustainability
   31                                                                             Indonesia Stock Exchange
            standards

   32       Building Sustainable Quality Program                                            IIA Indonesia

            Edukasi Pengisian SPT Tahunan PPh Tahun Pajak 2025 melalui
   33                                                                                 Kanwil DJP Jakarta
            Sistem Coretax
            Sosialisasi Pernyataan Standar Pengungkapan Keberlanjutan
   34                                                                                           IDX
            PSPK I & PSPK II

   35       Human Capital Conference 2025                                                   Bakrie Group

            Undangan ASEAN Capital Markets Forum and International
   36                                                                                           OJK
            Sustainability Satndards Boards (ACMF-ISSB)

   37       Financial Modeling for Projected Financial Statement                      PPM MANAGEMENT

   38       Financial Planning & Analysis Profesional                             Corporate Finance Institute

  39        Project Management Training                                              PT Andalan Teknologi

            Communication Skills for Auditors: Interviewing and
  40                                                                                             IIA
            Negotiating

   41       Building Sustainable Quality Program                                                 IIA

   42       Data Science Mastery                                                             Algoritma




KALTIM PRIMA COAL (KPC)
Setiap tahun, KPC secara rutin menyelenggarakan program pelatihan yang dirancang untuk meningkatkan
kompetensi karyawan sesuai dengan kebutuhan bisnis dan perkembangan industri. Pelatihan ini dibagi ke
dalam tiga tingkatan utama, yaitu core, managerial, dan technical, guna memastikan bahwa setiap karyawan
memperoleh keterampilan yang relevan dengan perannya di perusahaan.
   •    Level Core
        Pelatihan pada tingkat ini difokuskan pada penguatan nilai-nilai dasar perusahaan serta
        pengembangan keterampilan interpersonal dan etika kerja. Beberapa program yang termasuk dalam
        kategori ini antara lain pelatihan seperti general induction, anti-fraud awareness, interpersonal conflict
        management, serta pre-retirement program
   •    Level Managerial
        Pelatihan pada level ini bertujuan untuk mengembangkan keterampilan kepemimpinan dan
        manajerial, terutama bagi karyawan yang sedang atau akan menduduki posisi strategis. Program
        yang termasuk dalam kategori ini antara lain meliputi pelatihan presentation skills, problem-solving
        and decision-making, leadership, serta Management Development Program (MDP) yang ditujukan
        bagi Supervisor, Superintendent, dan Manager yang baru dipromosikan.




108        Laporan Keberlanjutan 2025                                                              PT BUMI Resources Tbk
Page 109
 Hak Asasi Manusia     Keselamatan &     Lingkungan   Kemasyarakatan   Tautan TBP   Indeks GRI & POJK
                       Kesehatan Kerja




    •     Level Technical
          Pelatihan teknis berfokus pada peningkatan keterampilan yang berkaitan langsung dengan
          operasional perusahaan, khususnya dalam industri pertambangan. Program dalam kategori ini
          mencakup pelatihan terkait mining operations budgeting & cost control, hydrocarbon & waste
          management, serta geotechnical awareness.


ARUTMIN
    •     Bidang K3
          Sertifikasi Petugas P3K, Diklat Implementasi Sistem Manajemen Keselamatan Pertambangan, Training
          dan Sertifikasi Ahli K3 Umum, Pelatihan dan Sertifikasi Ahli K3 Listrik, EAP Webinar Series mengenai
          Potensi Penyakit Akibat Polusi Udara, EAP Webinar Series mengenai Gangguan Pendengaran pada Usia
          Produktif, dan lainnya.
    •     Bidang lingkungan/engineer
          Diklat dan Sertifikasi Pelaksanaan Reklamasi, Diklat dan Sertifikasi Pengawas Lingkungan, Diklat
          Implementasi Sistem Manajemen Keselamatan Pertambangan, sertifikasi Penanggung Jawab
          Pengendalian Pencemaran Udara (PPPU), Penanggung Jawab Pengendalian Pencemaran Air (PPPA),
          Pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (PLB3), pengelolaan limbah Non B3, Operasional
          Pengelolaan Limbah B3 (OLB3), dan lainnya.
    •     Bidang sosial
          Community & Government Relation Trainings: ISO 26000 Social Responsibility, pelatihan Social Return
          on Investment & Social Innovation.
    •     Bidang SDM
          Coaching Clinic Super Tax Deduction & Teknik Negosiasi Hubungan Industrial, Sukses RKAB 3 Tahun &
          Pengisian Sistem Online Minerba, Hukum Ketenagakerjaan dan Penyelesaian Hubungan Industrial.
    •     Bidang akuntansi dan keuangan
          Pelatihan Brevet A & B, transfer pricing, update PPh pasal 21.
    •     Hard skill
          Coal supply chain management, management stokpile, berthing and loading master, drill holes
          spacing analysis for coal & resources evaluation dan pengapalan batubara.
    •     Soft skill
          Microsoft Power BI Data Analyst, Powerful Presentation & Data Storytelling, kursus Bahasa Inggris.




PT BUMI Resources Tbk                                                               Laporan Keberlanjutan 2025   109
Page 110
 Sambutan            Ikhtisar            Tentang Laporan   Sekilas                Tata Kelola          Ekonomi             Sumber Daya
                                                                                                                           Manusia




Remunerasi, Tunjangan dan Penilaian
Kinerja Karyawan
(202-1) (405-2) (POJK51-F.20)


Secara umum, terdapat beberapa wilayah persebaran karyawan, yakni Jakarta sebagai kantor pusat,
Kalimantan Timur dan Kalimantan Selatan dimana unit usaha beroperasi. Bagi karyawan yang tersebar di
beberapa kota selain Jakarta, perbandingan upah entry level karyawan laki-laki dan perempuan (Gender
Pay Gap) dengan upah minimum di daerah tersebut dapat dilihat pada tabel berikut: (202-1) (405-2)



                                                      Upah Entry Level                    Rasio terhadap upah
                     Upah Minimum                     Perusahaan (Rp)                          minimum                      Rasio Upah
 Provinsi/
                     Provinsi/                                                                                                Pokok
 Kabupaten/
                     Kabupaten/ Kota                                                                                       berdasarkan
 Kota                                             Laki-laki          Perempuan           Laki-laki        Perempuan
                     Tahun 2025 (Rp)                                                                                          gender


 Jakarta             5.396.761                    5.396.761           5.396.761             100%                 100%           100%

 Kutai Timur         3.912.292                    4.039.000          4.039.000             103.2%            103.2%             100%

 Banjarbaru          3.506.195                    3.506.195           3.506.195                 100%             100%           100%

 Tanah Laut
 & Tanah             3.506.195                    3.506.195           3.506.195                 100%             100%           100%
 Bumbu

 Kotabaru            3.653.000                    3.653.000           3.653.000                 100%             100%           100%



Kami berkomitmen untuk memberikan kesempatan yang sama antara karyawan wanita dan karyawan
laki-laki. Penentuan remunerasi didasarkan atas klasifikasi jabatan, masa kerja, beban kerja, lokasi kerja dan
prestasi kerja. Hal ini dapat menjadi motivasi bagi karyawan wanita agar dapat berprestasi tanpa khawatir
adanya bentuk diskriminasi gender.

Sepanjang tahun 2025 kami telah memformulasikan remunerasi menjadi beberapa komponen yang terdiri dari
upah dasar, tunjangan transportasi, tunjangan pendidikan dan pengadaan kacamata. Selain bagi karyawan,
kami juga menyediakan beberapa fasilitas untuk keluarga karyawan dalam bentuk bantuan pendidikan anak
dan fasilitas kesehatan termasuk perawatan gigi dan fasilitas kacamata disediakan oleh perusahaan.

Pada level unit usaha, KPC juga melanjutkan pelaksanaan Competency-Based Salary Review (CBSR) untuk
karyawan dengan Grade D-I dan status karyawan permanen. Beberapa program utama yang dilakukan
terkait dengan program retensi adalah:
1.    Annual Salary Review 2025.
2.    Market Survey yang dilakukan secara berkelanjutan untuk memastikan paket remunerasi KPC tetap
      kompetitif di antara perusahaan-perusahaan pada industri sejenis.
3.    Housing Ownership Program (HOP) bagi karyawan/ manajemen.




110         Laporan Keberlanjutan 2025                                                                                  PT BUMI Resources Tbk
Page 111
 Hak Asasi Manusia   Keselamatan &     Lingkungan    Kemasyarakatan   Tautan TBP         Indeks GRI & POJK
                     Kesehatan Kerja




Informasi mengenai tunjangan bagi karyawan disajikan pada tabel berikut:

Tabel Tunjangan bagi karyawan tetap dan karyawan kontrak (401-2)

 Perusahaan                                  Tunjangan                             Karyawan Tetap      Karyawan Kontrak
                      Tunjangan Transportasi                                             •                       •
                      Tunjangan Hari Raya (THR)                                          •                       •
                      Jaminan Pemeliharaan Kesehatan                                     •                       •

                      Beasiswa Pegawai                                                   •

                      Uang Cuti Tahunan                                                  •

                      Uang Penghargaan Masa Kerja 5 tahun                                •
 BUMI                 Kompensasi Cuti Panjang                                            •
                      Uang Bantuan Kacamata                                              •
                      Uang Bantuan Pendidikan                                            •
                      Program Pensiun (sukarela/tidak wajib)                             •
                      Uang Penghargaan Siswa Berprestasi                                 •
                      Uang Bantuan Aqiqah/Baptis                                         •
                      Bantuan Pemakaman                                                  •


                      Tunjangan Transportasi                                             •                       •
                      Asuransi kecacatan dan kecelakaan kerja                            •                       •
                      Asuransi meninggal dunia karena pekerjaan                          •                       •
                      Asuransi kecacatan dan kecelakaan di luar
                                                                                         •                       •
                      kecelakaan kerja

                      Auransi meninggal dunia bukan karena pekerjaan                     •                       •

                      Jaminan kesehatan bagi pekerja                                     •                       •

                      Jaminan kesehatan bagi pasangan pekerja                            •                       •

                      Jaminan kesehatan bagi anak pekerja                                •                       •
 Kaltim Prima
                      Cuti                                                               •                       •
 Coal (KPC)
                      Bantuan transportasi istirahat tahunan                             •                       •

                      lzin melahirkan                                                    •                       •

                      lzin haid                                                          •                       •

                      Izin haji atau ziarah keagamaan                                    •                       •

                      Tunjangan Hari Raya Keagamaan                                      •                       •

                      Dana pension                                                       •

                      Pesangon                                                           •                       •




PT BUMI Resources Tbk                                                                     Laporan Keberlanjutan 2025   111
Page 112
Sambutan            Ikhtisar            Tentang Laporan   Sekilas   Tata Kelola         Ekonomi         Sumber Daya
                                                                                                        Manusia




Perusahaan                                     Tunjangan                          Karyawan Tetap   Karyawan Kontrak
                     Tunjangan program pinjaman pembangunan
                                                                                        •
                     rumah
                     Bonus masa kerja                                                   •
                     Tunjangan bantuan pendidikan anak karyawan                         •


                     BPJS Ketenagakerjaan                                               •                   •
                     BPJS Kesehatan                                                     •                   •
                     Bantuan Sewa Rumah (site base)                                     •                   •
                     Bantuan Pembelian Rumah                                            •
                     Tunjangan Regional                                                 •                   •
                     Bantuan Kaca Mata                                                  •                   •
                     Tunjangan Angkutan                                                 •                   •
                     Tunjangan Cuti Tahunan                                             •
                     Kompensasi Cuti Panjang                                            •
Arutmin              Penghargaan Masa Kerja 5 tahun                                     •
                     Tunjangan Pendidikan                                               •
                     Uang Penghargaan Anak Karyawan Berprestasi                         •
                     Tunjangan Pengawas Regu Giliran                                    •                   •
                     Tunjangan Hari Raya                                                •                   •
                     Pelayanan Kesehatan (rawat inap & jalan)                           •                   •
                     Tunjangan Pembelian Alat Bantu Dengar                              •
                     Tunjangan Lapangan                                                 •
                     Bantuan Pemakaman                                                  •
                     Program Pensiun                                                    •



Dalam hal kepatuhan terhadap peraturan, perusahaan senantiasa berupaya untuk memenuhi seluruh hak
karyawan yang telah dijamin oleh undang-undang. Pada level unit usaha, KPC memberikan pengaturan izin
kerja dan cuti bagi karyawan, tunjangan transportasi cuti tahunan dan kemudahan pengambilan cuti bagi
karyawan yang ingin melaksanakan ibadah keagamaan seperti haji dan umrah.

KPC dan Arutmin juga mempunyai aturan bagi karyawan wanita untuk memperoleh istirahat dengan
upah selama 1,5 (satu setengah) bulan sebelum saatnya melahirkan anak dan 1,5 (satu setengah) bulan
sesudah melahirkan menurut perhitungan dokter kandungan atau bidan. Selain itu, program rotasi dan
mutasi karyawan juga dilakukan bagi karyawan wanita yang sedang hamil demi menjamin kesehatan dan
keselamatan di tempat kerja.

Selama 2025, di Arutmin, terdapat 2 karyawan wanita yang mengambil cuti melahirkan. Sedangkan di KPC,
terdapat 5 karyawan wanita yang berhak dan telah mengambil cuti melahirkan (maternity leave). Dari total
5 karyawan yang mengambil cuti melahirkan di tahun 2025, sebanyak 5 (100%) karyawan diterima bekerja




112        Laporan Keberlanjutan 2025                                                                PT BUMI Resources Tbk
Page 113
 Hak Asasi Manusia   Keselamatan &     Lingkungan   Kemasyarakatan   Tautan TBP   Indeks GRI & POJK
                     Kesehatan Kerja




kembali pada posisi semula dan mendapatkan hak-haknya kembali setelah cuti melahirkan berakhir. (401-3)
Pelaksanaan peninjauan terhadap kinerja yang diberikan kepada seluruh karyawan dilakukan sesuai dengan
Peraturan Perusahaan atau PKB. KPC telah menyusun dan mengimplementasikan strategi untuk mencapai
hal tersebut yaitu:
1.   Implementasi Sistem Kompetensi, dimana inisiatif ini dijalankan antara lain dengan melakukan:
     a.   Peninjauan dan pemutakhiran secara bertahap terhadap model kompetensi yang ada saat ini.
     b.   Perbaikan berkesinambungan terhadap pengelolaan rencana pengembangan karyawan.
     c.   Perbaikan berkesinambungan terhadap penyelenggaraan peninjauan kompetensi karyawan.
2.   Implementasi dan Rollout Sistem Manajemen Kinerja, dimana inisiatif ini dijalankan dengan melakukan:
     a.   Perbaikan secara terus menerus dalam implementasi Sistem Manajemen Kinerja operator.
     b.   Pembangunan model Sistem Manajemen Kinerja untuk tingkat supervisor dan superintendent di
          Mining Operations Division dan Mining Support Division.
     c.   Rollout Sistem Manajemen Kinerja di Contract Mining Division, Coal Processing & Handling Division, dan
          Health, Safety, Environment & Security Division.
3.   Survei Keterikatan Karyawan
     Survey Keterikatan pada tahun 2025 menunjukkan tingkat kepuasan yang baik, yang mencerminkan
     terciptanya lingkungan kerja yang positif, suportif, dan selaras dengan harapan karyawan. Capaian ini
     menjadi indikator bahwa berbagai inisiatif Perusahaan dalam pengembangan SDM, komunikasi internal,
     serta peningkatan kesejahteraan karyawan telah berjalan secara efektif.




MEMBINA HUBUNGAN INDUSTRIAL YANG
SELARAS
(2-30) (407-1)


Sesuai dengan Kebijakan Hak Asasi Manusia BUMI, KPC dan Arutmin, perusahaan mengakui hak karyawan
untuk berserikat dan berkumpul. Uji tuntas HAM menunjukkan tidak ada risiko signifikan terhadap kebebasan
tersebut. Meski beberapa karyawan kontraktor tidak tergabung dalam serikat pekerja, perusahaan kontraktor
tetap menjalankan LKS Bipartit sebagai wadah aspirasi, didukung oleh mekanisme lain seperti Speak-Up
System. (407-1)

Karyawan dapat mengajukan izin atau dispensasi untuk mengikuti kegiatan Serikat Pekerja, sesuai dengan
PKB yang disahkan oleh Kementerian Tenaga Kerja. PKB ini melindungi 100% karyawan di holding dan unit
usaha, sementara karyawan kontraktor mengikuti PKB masing-masing atau Peraturan Perusahaan kontraktor.
Baik KPC dan Arutmin terus berkoordinasi dengan mitra kerja untuk memastikan pemenuhan hak pekerja
sesuai regulasi Indonesia. (2-30) (EM-CO-310a.1)




PT BUMI Resources Tbk                                                             Laporan Keberlanjutan 2025   113
Page 114
Sambutan            Ikhtisar            Tentang Laporan   Sekilas           Tata Kelola   Ekonomi        Sumber Daya
                                                                                                         Manusia




Selain itu, tidak ada aksi mogok kerja di KPC maupun Arutmin selama periode pelaporan. Kami berkomitmen
pada praktik ketenagakerjaan yang adil, komunikasi terbuka, dan kepatuhan terhadap regulasi untuk
mencegah perselisihan serta menjaga operasional. (EM-CO-310a.2)

Sampai akhir tahun 2025, jumlah karyawan Arutmin yang tergabung dalam serikat pekerja sebanyak
349 karyawan dari 430 karyawan non-manajemen atau mencapai 81% dari total jumlah karyawan non-
manajemen. Sementara karyawan KPC yang menjadi anggota serikat pekerja sejumlah 3.330 karyawan atau
mencapai 100% dari total karyawan non-manajemen. Berbeda dengan KPC yang mempunyai organisasi
serikat pekerja yang berbeda-beda, di Arutmin, unit usaha kami hanya mempunyai satu serikat pekerja.
(407-1)




Serikat Pekerja                                           Total Per Desember 2025                   Persentase

SPKEP                                                               391                               11,74%

PPMI                                                                365                               10,96%

KORPPRA                                                             668                               20,06%

SBSI                                                                730                               21,92%

SPK                                                                  131                              3,93%

SPSI                                                                 94                               2,82%

SPSM                                                                 187                              5,62%

PPP                                                                 468                               14,05%

Non-affliate                                                        296                               8,89%

Total Keanggotaan                                                   3.330                             100%


KPC melibatkan karyawan dan Serikat Pekerja dalam perumusan kebijakan serta menyosialisasikannya
minimal tiga bulan sebelum diterapkan, terutama terkait kesejahteraan, sistem merit, atau perubahan besar
seperti merger dan akuisisi. Komunikasi dilakukan melalui email, intranet, rapat sosialisasi, dan monitoring
kinerja, sesuai dengan Peraturan Perusahaan atau PKB. (402-1)




114        Laporan Keberlanjutan 2025                                                                 PT BUMI Resources Tbk
Page 115
 Hak Asasi Manusia   Keselamatan &     Lingkungan   Kemasyarakatan   Tautan TBP   Indeks GRI & POJK
                     Kesehatan Kerja




PT BUMI Resources Tbk                                                             Laporan Keberlanjutan 2025   115
Page 116
Sambutan            Ikhtisar            Tentang Laporan   Sekilas   Tata Kelola   Ekonomi      Sumber Daya
                                                                                               Manusia




07
KINERJA PENGHORMATAN
HAK ASASI MANUSIA




Bisnis yang bertanggung jawab bukan hanya kewajiban
moral atau hukum, melainkan juga landasan strategis
untuk stabilitas, daya saing, dan pembangunan yang
berkelanjutan.– Opening Plenary, United Nations Responsible
Business and Human Rights Forum 2025.




116        Laporan Keberlanjutan 2025                                                       PT BUMI Resources Tbk
Page 117
 Hak Asasi Manusia   Keselamatan &     Lingkungan   Kemasyarakatan   Tautan TBP   Indeks GRI & POJK
                     Kesehatan Kerja




PT BUMI Resources Tbk                                                             Laporan Keberlanjutan 2025   117
Page 118
Sambutan            Ikhtisar            Tentang Laporan   Sekilas   Tata Kelola   Ekonomi      Sumber Daya
                                                                                               Manusia




MANAJEMEN TOPIK MATERIAL:
(3-3) (2-23)


           DAMPAK TOPIK MATERIAL (3-3)
           BUMI menyadari bahwa kegiatan operasionalnya berpotensi berisiko terhadap pemenuhan hak asasi
           manusia, baik yang berasal dari aktivitas perusahaan secara langsung maupun dari hubungan bisnis
           dengan kontraktor dan pemasok. Dalam konteks tersebut, sejumlah isu menjadi perhatian utama,
           antara lain kesehatan dan keselamatan kerja, proses pembebasan lahan, serta akses terhadap air
           bersih dan lingkungan yang sehat.




           KOMITMEN & KEBIJAKAN (2-23) (S-08) (S-11)
           Sebagai bagian dari upaya memperkuat perlindungan HAM dalam kegiatan usaha, kami menetapkan
           Kebijakan HAM versi 1.0. Kebijakan ini dirancang untuk meminimalkan risiko keterlibatan perusahaan
           dalam potensi dampak negatif terhadap hak asasi manusia sekaligus menjadi rujukan dalam
           menjalankan praktik bisnis yang bertanggung jawab dan berkelanjutan.




           PENGELOLAAN DAMPAK
           BUMI memperkuat tata kelola penghormatan HAM melalui pembentukan Tim Koordinator HAM
           berdasarkan Keputusan Dewan Direksi No. 478/BR-BOD/XII/18. Untuk meningkatkan efektivitas
           implementasinya, pada tahun 2023 struktur tim ini diperluas hingga mencakup unit-unit usaha
           dengan melibatkan perwakilan dari berbagai fungsi. Langkah tersebut dilakukan guna memastikan
           komitmen terhadap HAM dapat dijalankan secara lebih konsisten di seluruh lini operasional
           Perusahaan.




118        Laporan Keberlanjutan 2025                                                       PT BUMI Resources Tbk
Page 119
 Hak Asasi Manusia   Keselamatan &     Lingkungan   Kemasyarakatan   Tautan TBP   Indeks GRI & POJK
                     Kesehatan Kerja




KEBIJAKAN HAM
(2-23) (S-08) (S-09) (S-10)

BUMI menempatkan penghormatan terhadap HAM sebagai bagian penting dalam tata kelola dan praktik
bisnis perusahaan. Komitmen tersebut diformalkan melalui Kebijakan HAM versi 1.0, yang mulai berlaku sejak
2018 dan disahkan oleh pimpinan tertinggi Perusahaan. Dalam penyusunannya, kebijakan ini merujuk pada
berbagai standar internasional yang diakui secara luas, antara lain Prinsip-Prinsip Panduan PBB tentang Bisnis
dan HAM (UNGPs), Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia, serta konvensi inti Organisasi Buruh Internasional
(ILO).

Untuk memastikan bahwa prinsip-prinsip tersebut tercermin dalam praktik operasional, Perusahaan
mengintegrasikan ketentuan terkait HAM ke dalam berbagai kebijakan internal. Hal ini mencakup Kode Etik
Perusahaan, kebijakan pengadaan, pedoman rekrutmen, serta Kode Etik bagi pemasok.

Selain itu, unit usaha utama Perusahaan juga melakukan penyesuaian kebijakan masing-masing agar selaras
dengan komitmen HAM di tingkat grup. Komitmen tersebut tercermin dalam Kebijakan Hak Asasi Manusia
Grup dan Kebijakan Pembangunan Berkelanjutan, serta kebijakan HAM pada masing-masing unit bisnis, yaitu
Kebijakan Hak Asasi Manusia KPC dan Kebijakan Hak Asasi Manusia Arutmin.

Dalam operasionalnya, Perusahaan telah menunjuk koordinator HAM yang bertanggung jawab untuk
mengoordinasikan penerapan kebijakan dan prinsip-prinsip HAM di seluruh kegiatan operasional. Koordinator
ini berperan dalam memantau implementasi kebijakan, meningkatkan pemahaman internal terkait isu
HAM, serta mendorong integrasi prinsip-prinsip HAM ke dalam proses bisnis dan pengambilan keputusan di
lingkungan Perusahaan. (401-1)

Informasi lebih lanjut mengenai Kebijakan Hak Asasi Manusia di tingkat grup dapat diakses melalui tautan
berikut: https://www.bumiresources.com/id/sustainability#policy




UJI TUNTAS HAM
Pada tahun 2022 dan 2023, BUMI telah melaksanakan proses Uji Tuntas Hak Asasi Manusia (Human Rights
Due Diligence/HRDD) secara menyeluruh sebagai bagian dari upaya memperkuat tata kelola bisnis yang
bertanggung jawab. Ke depan, Perusahaan berencana memperluas cakupan proses tersebut dengan
mengintegrasikan aspek lingkungan, sehingga pendekatan yang diambil tidak hanya berfokus pada
HAM, melainkan juga pada dampak lingkungan yang berkaitan dengan kegiatan operasional. Inisiatif ini
direncanakan akan diwujudkan melalui pelaksanaan Human Rights and Environmental Due Diligence (HREDD)
pada tahun 2026 mendatang.




PT BUMI Resources Tbk                                                             Laporan Keberlanjutan 2025   119
Page 120
Sambutan            Ikhtisar            Tentang Laporan   Sekilas   Tata Kelola   Ekonomi      Sumber Daya
                                                                                               Manusia




BUMI menargetkan pelaksanaan Uji Tuntas Hak Asasi Manusia
dan Lingkungan (HREDD) secara menyeluruh pada tahun
2026. Inisiatif ini mencerminkan upaya Perusahaan untuk
memperkuat praktik bisnis yang bertanggung jawab, dengan
melampaui pendekatan yang selama ini berfokus pada
pemenuhan kewajiban moral maupun kepatuhan terhadap
regulasi.




Pelaksanaan HREDD akan dikoordinasikan oleh Tim Koordinator HAM BUMI dengan dukungan konsultan
independen yang memiliki keahlian di bidang penghormatan HAM, serta mengacu pada Prinsip-Prinsip
Panduan Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk Bisnis dan HAM (UNGPs).

Proses uji tuntas tersebut dirancang melalui tiga tahapan utama, yaitu penelaahan terhadap dokumen dan
kebijakan perusahaan yang relevan, pelaksanaan kunjungan lapangan disertai wawancara mendalam
dengan pemangku kepentingan yang berpotensi terdampak oleh aktivitas pertambangan—termasuk
karyawan, pekerja kontraktor, mitra kerja, dan masyarakat sekitar—serta penyusunan rencana aksi bersama
unit usaha berdasarkan hasil identifikasi risiko. Rencana aksi tersebut selanjutnya akan dikomunikasikan
kepada para pemangku kepentingan melalui Laporan HREDD.

Hasil dari uji tuntas HAM 2022 dan 2023 dapat ditemukan dalam https://www.bumiresources.com/en/
sustainability#reports. (413-2)




120        Laporan Keberlanjutan 2025                                                       PT BUMI Resources Tbk
Page 121
 Hak Asasi Manusia   Keselamatan &     Lingkungan   Kemasyarakatan   Tautan TBP   Indeks GRI & POJK
                     Kesehatan Kerja




Pada tahun 2025, BUMI menerima Anugerah Bisnis dan Hak Asasi Manusia (BHAM) 2025 yang diselenggarakan
oleh SETARA Institute bersama Yayasan Taruma Negara di Hotel Pullman Jakarta Central Park pada 25
November 2025. Penghargaan ini diberikan kepada sejumlah perusahaan di sektor perkebunan kelapa sawit
dan pertambangan yang dinilai menunjukkan kemajuan dalam penerapan praktik bisnis yang menghormati
hak asasi manusia. Penilaian dilakukan melalui riset Responsible Business Conduct Benchmark, yang mengkaji
implementasi prinsip United Nations Guiding Principles on Business and Human Rights (UNGPs), praktik ESG,
serta integrasi aspek keberlanjutan dalam operasional perusahaan.

Bagi BUMI, pengakuan ini mencerminkan upaya berkelanjutan Perusahaan dalam memperkuat integrasi
penghormatan HAM ke dalam kebijakan, tata kelola, dan praktik operasional. Capaian tersebut juga menjadi
dorongan untuk terus meningkatkan penerapan praktik bisnis yang bertanggung jawab dan selaras dengan
standar nasional maupun internasional, sekaligus memastikan bahwa pertumbuhan usaha berlangsung
dengan memperhatikan perlindungan hak-hak para pemangku kepentingan.




KEGIATAN HAM DI TAHUN 2025
(POJK51-F.1)


Sepanjang periode pelaporan, BUMI melalui Tim Koordinator HAM mengimplementasikan komitmen HAM
melalui sejumlah kegiatan peningkatan kapasitas, pertukaran pengetahuan, serta keterlibatan dalam forum
kebijakan dan kolaborasi lintas pemangku kepentingan. Beberapa inisiatif utama yang dilaksanakan selama
tahun berjalan dirangkum sebagai berikut: (POJK 51 – F.1)

    1.    Melaksanakan refresher training mengenai Hak Asasi Manusia (HAM) dan Code of Conduct bagi
          karyawan. Kegiatan ini diikuti secara langsung oleh 20 karyawan Arutmin, serta 2.246 karyawan KPC
          dan 131 karyawan kontraktor KPC. Peserta pelatihan juga mencakup personel satuan pengamanan
          (satpam) yang bertugas di lingkungan operasional unit bisnis.(410-1)
    2.    Berpartisipasi dalam sesi benchmarking dan wawancara untuk proyek riset mengenai praktik baik
          penerapan Bisnis dan HAM di perusahaan swasta di negara-negara ASEAN yang diselenggarakan oleh
          International and Civil Law Commercial Center, Public Foundation in Japan pada 7 Mei 2025.
    3.    Menghadiri Focus Group Discussion (FGD) penyusunan kebijakan Uji Tuntas HAM Nasional dengan
          cakupan indikator lingkungan dan perubahan iklim, yang diselenggarakan oleh Kementerian Hak
          Asasi Manusia – Direktorat Jenderal Instrumen dan Penguatan HAM pada 6 Oktober 2025.
    4.    Berpartisipasi dalam FGD penyusunan kebijakan Uji Tuntas HAM Nasional dengan fokus indikator serikat
          pekerja, yang diselenggarakan oleh Kementerian Hak Asasi Manusia – Direktorat Jenderal Instrumen
          dan Penguatan HAM bekerja sama dengan Friedrich Naumann Foundation (FNF) pada 16 Oktober 2025.
    5.    Menghadiri FGD penyusunan kebijakan Uji Tuntas HAM Nasional dengan fokus indikator Keselamatan
          dan Kesehatan Kerja (K3) yang diselenggarakan oleh Kementerian Hak Asasi Manusia – Direktorat
          Jenderal Instrumen dan Penguatan HAM bersama Friedrich Naumann Foundation (FNF) pada 17
          Oktober 2025.




PT BUMI Resources Tbk                                                             Laporan Keberlanjutan 2025   121
Page 122
Sambutan            Ikhtisar            Tentang Laporan   Sekilas   Tata Kelola   Ekonomi      Sumber Daya
                                                                                               Manusia




   6.   Berpartisipasi aktif dalam pelatihan “Business and Human Rights Approach to Net Zero and Nature
        Positive Strategies” yang diselenggarakan oleh United Nations Development Programme (UNDP)
        Indonesia pada 28–29 Oktober 2025.
   7.   Ikut serta dalam Webinar Human Rights Due Diligence yang diselenggarakan oleh Bursa Efek Indonesia
        (BEI) bekerja sama dengan Global Reporting Initiative (GRI) dan Asosiasi Emiten Indonesia (AEI) pada
        9 Desember 2025.




PENGHORMATAN HAM DALAM PERJANJIAN
KERJASAMA
BUMI mendorong penerapan prinsip penghormatan HAM di seluruh jaringan kemitraan bisnisnya. Upaya ini
dilakukan dengan memasukkan ketentuan terkait HAM ke dalam perjanjian kerja sama dengan kontraktor,
pemasok, dan mitra usaha lainnya sebagai bagian dari standar tata kelola bisnis yang bertanggung jawab.

Pada tahun 2025, di tingkat holding, ketentuan penghormatan HAM telah tercantum dalam hampir seluruh
kontrak kerja sama dengan total nilai mencapai Rp 18.672.248.654, sedikit menurun 13,62% dibandingkan
tahun sebelumnya. Hal ini menunjukkan semakin luasnya komitmen mitra bisnis untuk mengadopsi prinsip-
prinsip penghormatan HAM dalam kegiatan operasional mereka.

Selain melalui penguatan aspek kontraktual, peningkatan pemahaman mengenai praktik penghormatan
HAM juga dilakukan melalui kegiatan berbagi pengetahuan bersama mitra kerja. Unit usaha KPC dan Arutmin
secara berkala memfasilitasi diskusi dan pembaruan informasi mengenai praktik ketenagakerjaan dan HAM
melalui forum Human Resources & Community Relations Forum (HRCR Forum).




Kami percaya bahwa mencantumkan penghormatan HAM di
perjanjian kerja sama dapat berkorelasi dengan peningkatan
dampak bisnis yang baik bagi perusahaan. Terbukti selama
tahun 2025, kami telah menyepakati perjanjian kerja sama
dengan nilai kontrak Rp 18.672.248.654. Hal ini merefleksikan
BUMI memiliki kemitraan yang mendorong penghormatan
HAM dalam praktik operasionalnya




122        Laporan Keberlanjutan 2025                                                       PT BUMI Resources Tbk
Page 123
 Hak Asasi Manusia   Keselamatan &     Lingkungan   Kemasyarakatan   Tautan TBP   Indeks GRI & POJK
                     Kesehatan Kerja




MEKANISME KELUHAN DAN REMEDIASI
(2-25) (2-26) (406-1) (411-1)


BUMI menyediakan mekanisme keluhan sebagai sarana bagi pemangku kepentingan untuk menyampaikan
permasalahan sekaligus membantu Perusahaan mengidentifikasi potensi risiko pelanggaran HAM sejak
dini. Melalui sistem ini, berbagai isu yang muncul dapat ditangani secara cepat sehingga tidak berkembang
menjadi dampak yang lebih luas.

Perancangan mekanisme tersebut mengacu pada kriteria efektivitas yang ditetapkan dalam Prinsip-
Prinsip Panduan Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk Bisnis dan Hak Asasi Manusia (UNGPs). Prinsip tersebut
menekankan pentingnya mekanisme yang sah, mudah diakses oleh pihak yang menyampaikan pengaduan,
memiliki kejelasan waktu penanganan, dijalankan secara adil dan transparan, serta berorientasi pada
penyelesaian masalah.

BUMI membuka ruang bagi para pemangku kepentingan untuk menyampaikan keluhan, masukan, maupun
saran melalui email speakup@bumiresources.com atau melalui telepon/SMS ke 0812-128-2864. Saluran ini
menjadi bagian dari komitmen Perusahaan untuk membangun komunikasi terbuka dengan para pihak yang
berkepentingan.

Untuk memastikan akses yang luas, mekanisme keluhan ini beroperasi setiap hari. Masyarakat di sekitar wilayah
operasi juga dapat menyampaikan pengaduan secara langsung kepada petugas Community Development
di lapangan. Sebagian dari petugas tersebut berasal dari masyarakat lokal, sehingga diharapkan dapat
mempermudah komunikasi sekaligus memperkuat kepercayaan terhadap sistem keluhan yang dijalankan
oleh Perusahaan. (2-26)




PT BUMI Resources Tbk                                                             Laporan Keberlanjutan 2025   123
Page 124
Sambutan            Ikhtisar            Tentang Laporan   Sekilas   Tata Kelola   Ekonomi      Sumber Daya
                                                                                               Manusia




Apabila suatu pengaduan terbukti berkaitan dengan dampak negatif terhadap HAM, langkah pemulihan akan
ditentukan berdasarkan hubungan Perusahaan dengan dampak tersebut—apakah Perseroan menyebabkan,
berkontribusi, atau memiliki keterkaitan langsung dengan kejadian tersebut. Bentuk remediasi yang dapat
diberikan mencakup permintaan maaf, restitusi, rehabilitasi, kompensasi dalam bentuk finansial maupun
non-finansial, serta langkah-langkah pencegahan agar peristiwa serupa tidak terulang kembali. (2-25)

Melalui penerapan mekanisme keluhan serta pelaksanaan uji tuntas HAM, Perseroan memastikan bahwa
sepanjang tahun 2025 tidak terdapat pengaduan yang diterima terkait isu diskriminasi, pelanggaran HAM,
kebebasan berserikat dan berkumpul, pekerja anak, kerja paksa, maupun pelanggaran terhadap hak-hak
masyarakat adat di sekitar wilayah operasional. (406-1) (411-1) (S-07)




124        Laporan Keberlanjutan 2025                                                       PT BUMI Resources Tbk
Page 125
 Hak Asasi Manusia   Keselamatan &     Lingkungan   Kemasyarakatan   Tautan TBP   Indeks GRI & POJK
                     Kesehatan Kerja




PT BUMI Resources Tbk                                                             Laporan Keberlanjutan 2025   125
Page 126
Sambutan            Ikhtisar            Tentang Laporan   Sekilas   Tata Kelola   Ekonomi      Sumber Daya
                                                                                               Manusia




08
KINERJA KESEHATAN DAN
KESELAMATAN KERJA
126        Laporan Keberlanjutan 2025                                                       PT BUMI Resources Tbk
Page 127
 Hak Asasi Manusia   Keselamatan &     Lingkungan   Kemasyarakatan   Tautan TBP   Indeks GRI & POJK
                     Kesehatan Kerja




BUMI menempatkan keselamatan dan kesehatan kerja
sebagai prioritas utama dalam seluruh kegiatan operasional.
Perusahaan meyakini bahwa setiap fatalitas, cedera, dan
penyakit akibat kerja dapat dicegah melalui penerapan
sistem manajemen keselamatan yang kuat, peningkatan
kompetensi pekerja, serta penguatan budaya keselamatan.
Sejalan dengan komitmen untuk melindungi hak atas
keselamatan dan kesehatan kerja sebagai bagian dari
penghormatan hak asasi manusia, BUMI terus melakukan
audit, pelatihan, dan evaluasi kinerja keselamatan guna
memastikan lingkungan kerja yang aman dan sehat bagi
seluruh pekerja.




PT BUMI Resources Tbk                                                             Laporan Keberlanjutan 2025   127
Page 128
Sambutan            Ikhtisar            Tentang Laporan   Sekilas   Tata Kelola   Ekonomi       Sumber Daya
                                                                                                Manusia




MANAJEMEN TOPIK MATERIAL:
(3-3) (2-23)


           DAMPAK TOPIK MATERIAL (3-3)
           Kegiatan pertambangan terbuka memiliki potensi dampak terhadap kesehatan dan keselamatan
           pekerja, baik karyawan maupun kontraktor, yang timbul dari aktivitas operasional di area tambang.
           Risiko tersebut meliputi cedera fisik, gangguan muskuloskeletal akibat aktivitas kerja, paparan
           kebisingan yang berpotensi menyebabkan gangguan pendengaran, paparan bahan kimia dan debu,
           serta faktor lain yang dapat memengaruhi kesehatan, keselamatan, dan kesejahteraan pekerja.




           KOMITMEN & KEBIJAKAN (2-23) (S-11)
           1.   Kebijakan HAM versi 1 476/BR-BOD/XII/18 (Group);
           2.   Kebijakan Keselamatan Pertambangan, Lingkungan Hidup, dan Keamanan (KPLK) 2025 (Kaltim
                Prima Coal);
           3.   Kebijakan Keselamatan Pertambangan, Lingkungan Hidup dan Kemasyarakatan 2023 (PT Arutmin
                Indonesia);
           4.   ISO 45001:2018 tentang Sistem Manajemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja.




           PENGELOLAAN DAMPAK
           Pada tahun 2025, KPC telah melaksanakan 163 audit internal dan 2 audit eksternal (Surveillance Audit
           ISO 45001:2018) oleh SGS terkait kinerja K3. Sementara itu, Arutmin telah melaksanakan 1 kali audit
           internal Sistem Manajemen Keselamatan Pertambangan (SMKP) untuk masing-masing wilayah
           operasional.




128        Laporan Keberlanjutan 2025                                                        PT BUMI Resources Tbk
Page 129
 Hak Asasi Manusia   Keselamatan &     Lingkungan       Kemasyarakatan    Tautan TBP        Indeks GRI & POJK
                     Kesehatan Kerja




SISTEM MANAJEMEN KESEHATAN DAN
KESELAMATAN KERJA
(2-27) (403-1) (403-8) (POJK51-F.21) (EM-CO-320a.2)


Sebagai perusahaan pertambangan, BUMI menerapkan Sistem Manajemen Keselamatan Pertambangan
(SMKP) Minerba sesuai dengan Peraturan Menteri ESDM No. 26 Tahun 2018, Keputusan Menteri ESDM No. 1827
K/30/MEM/2018, Keputusan Direktur Jenderal Minerba No. 185.K/37.04/DJB/2019, serta Peraturan Pemerintah
No. 50 Tahun 2012 tentang Sistem Manajemen K3. Selain itu, perusahaan juga mengadopsi ISO 45001:2018
sebagai standar internasional untuk memperkuat penerapan manajemen K3 yang menjadi landasan dalam
mengelola risiko keselamatan, kesehatan kerja, dan lingkungan secara terintegrasi di seluruh kegiatan
operasional untuk memastikan lingkungan bekerja yang aman dan layak. (2-27) (403-1) (POJK-F.21)

Sepanjang tahun 2025, PT Bumi Resources Tbk melalui unit usaha operasionalnya terus memastikan penerapan
Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) yang komprehensif di seluruh area operasi.
Pada periode pelaporan ini, terdapat 3.330 karyawan perusahaan dan 22.939 pekerja kontraktor di KPC, serta
964 karyawan perusahaan dan 11.220 pekerja kontraktor di Arutmin yang bekerja dalam sistem manajemen
K3 perusahaan. (403-8)

SMKP yang diterapkan di KPC dan Arutmin mencakup seluruh wilayah operasional dan memberikan
perlindungan bagi 100% tenaga kerja, termasuk karyawan maupun pekerja non-karyawan seperti mitra kerja
dan kontraktor. Implementasi sistem ini dilakukan secara terintegrasi melalui pengendalian risiko operasional,
peningkatan kapasitas pekerja, serta pengawasan berkelanjutan terhadap praktik keselamatan kerja di
lapangan. (403-8)

Berkat komitmen kuat terhadap keselamatan kerja dan kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku, sepanjang
tahun 2025 perusahaan berhasil mematuhi seluruh peraturan terkait keselamatan dan lingkungan, sehingga
tidak terdapat sanksi maupun denda dari pemerintah selama periode pelaporan. (2-27)

Capaian Sistem Manajemen K3 2025



  TINGKAT TERENCANA                                                 TINGKAT TERENCANA
  Tingkat pencapaian kinerja keselamatan pertambangan 2025          Tingkat pencapaian kinerja keselamatan pertambangan 2025
  oleh KPC KepDirjen Minerba Nomor 10.K/MB.01/DJB.T/2023            oleh KPC KepDirjen Minerba Nomor 10.K/MB.01/DJB.T/2023




  KPC                                                                Arutmin




                        76%
                                                    Tingkat pencapaian penerapan SMKP 2025 di
                                                    PT Kaltim Prima Coal berdasarkan KepDirjen
                                                    Minerba Nomor 10.K/MB.01/DJB.T/2023.




PT BUMI Resources Tbk                                                                       Laporan Keberlanjutan 2025    129
Page 130
Sambutan            Ikhtisar            Tentang Laporan   Sekilas   Tata Kelola   Ekonomi      Sumber Daya
                                                                                               Manusia




KESELAMATAN MITRA KERJA
(403-8)

Perusahaan menyadari bahwa kontraktor dan mitra kerja memiliki peran penting dalam mendukung kegiatan
operasional. Saat ini, KPC mempekerjakan kurang lebih 141 perusahaan kontraktor sedangkan Arutmin
mempekerjakan kurang lebih 95 kontraktor.

Oleh karena itu, Perusahaan melalui unit bisnisnya telah menerapkan Sistem Manajemen Kontraktor untuk
menyelaraskan budaya keselamatan, bahasa komunikasi, kinerja, serta kompetensi K3 antara Perusahaan
dan mitra kerja. KPC dan Arutmin menerapkan pengelolaan keselamatan mitra kerja yang dimulai sejak
tahap seleksi, serta pengelolaan pengawasan sebelum, saat, dan setelah pekerjaan. Proses pengelolaan
keselamatan mitra kerja tersebut sebagaimana dijelaskan dalam bagan di bawah ini.




IDENTIFIKASI BAHAYA, PENILAIAN RISIKO,
DAN INVESTIGASI INSIDEN K3
(403-2) (403-4) (403-9)


BUMI dan unit usaha secara sistematis melakukan identifikasi bahaya, penilaian, dan pengendalian risiko
melalui proses Hazard Identification, Risk Assessment and Determining Control (HIRADC) serta Job Safety
Analysis (JSA) pada seluruh kegiatan operasional. Proses ini dilakukan secara berkala dan sebelum pekerjaan
dimulai untuk memastikan potensi bahaya dapat diidentifikasi sejak awal serta langkah pengendalian risiko
diterapkan secara memadai. (403-2) (403-9)




130        Laporan Keberlanjutan 2025                                                       PT BUMI Resources Tbk
Page 131
 Hak Asasi Manusia   Keselamatan &     Lingkungan   Kemasyarakatan      Tautan TBP     Indeks GRI & POJK
                     Kesehatan Kerja




Identifikasi bahaya dan penilaian risiko dilaksanakan oleh personel yang kompeten dan telah mendapatkan
pelatihan keselamatan kerja yang relevan, serta melibatkan pekerja dan kontraktor yang memahami kondisi
operasional di lapangan. Partisipasi pekerja menjadi bagian penting dalam upaya pencegahan kecelakaan
kerja, termasuk melalui konsultasi dalam proses penilaian risiko, investigasi insiden, serta pertemuan
keselamatan kerja secara rutin. (403-2) (403-4)

Perusahaan juga menerapkan mekanisme pelaporan insiden dan near miss yang mewajibkan seluruh
pekerja dan mitra kerja untuk melaporkan setiap kejadian yang berpotensi menimbulkan risiko keselamatan.
Seluruh laporan akan ditindaklanjuti melalui proses investigasi untuk mengidentifikasi akar penyebab serta
menetapkan tindakan perbaikan guna mencegah kejadian serupa di masa mendatang. (403-2)

Sejalan dengan komitmen perusahaan terhadap keselamatan kerja dan penghormatan terhadap HAM,
pekerja memiliki hak untuk menolak atau meninggalkan situasi kerja yang diyakini dapat membahayakan
keselamatan atau kesehatan mereka. Kebijakan ini disertai dengan jaminan bahwa pekerja yang melaporkan
bahaya atau menghentikan pekerjaan karena alasan keselamatan dilindungi dari tindakan pembalasan,
sehingga dapat menyampaikan kekhawatiran keselamatan secara terbuka tanpa risiko diskriminasi atau
sanksi. (403-2)



Top 5 Bahaya dan Risiko K3 yang Diidentifikasi pada Tahun 2025 (403-2) (403-9)

KPC

 NO                           Bahaya/Risiko K3                            Tindakan untuk meminimalkan Risiko

                                                                     Pelatihan Defensive Driving, Prosedur komunikasi
                                                                     radio, Prosedur Pengoperasian kendaraan/ alat
                                                                     berat, Standardisasi Design jalan tambang/
                                                                     area kerja, Manajemen pemeliharaan
                                                                     kendaraan/ alat berat, Manajemen Lalu
   1    Tabrakan antar kendaraan/ alat berat
                                                                     Lintas Jalan (Tambang & Non Tambang),
                                                                     Sistem Pemberian Otorisasi Tugas Berbahaya
                                                                     (KIMPER), Penerapan Aturan Baku/ Golden
                                                                     Rules, Standardisasi kelaikan (comissioning)
                                                                     kendaraan/ alat berat.


                                                                     Pelatihan Defensive Driving, Prosedur komunikasi
                                                                     radio, Prosedur Pengoperasian kendaraan/ alat
                                                                     berat, Standardisasi Design jalan tambang/
                                                                     area kerja, Manajemen pemeliharaan
                                                                     kendaraan/ alat berat, Manajemen Lalu
  2     Kendaraan/ alat berat terguling
                                                                     Lintas Jalan (Tambang & Non Tambang),
                                                                     Sistem Pemberian Otorisasi Tugas Berbahaya
                                                                     (KIMPER), Penerapan Aturan Baku/ Golden
                                                                     Rules, Standardisasi kelaikan (comissioning)
                                                                     kendaraan/ alat berat.




PT BUMI Resources Tbk                                                                   Laporan Keberlanjutan 2025   131
Page 132
Sambutan            Ikhtisar            Tentang Laporan   Sekilas      Tata Kelola     Ekonomi           Sumber Daya
                                                                                                         Manusia




                                                                    Pelatihan Defensive Driving, Prosedur komunikasi
                                                                    radio, Prosedur Pengoperasian kendaraan/ alat
                                                                    berat, Standardisasi Design jalan tambang/
                                                                    area kerja, Manajemen pemeliharaan
                                                                    kendaraan/ alat berat, Manajemen Lalu
                                                                    Lintas Jalan (Tambang & Non Tambang),
 3    Pekerja ditabrak kendaraan/ alat berat                        Sistem Pemberian Otorisasi Tugas Berbahaya
                                                                    (KIMPER), Penerapan Aturan Baku/ Golden
                                                                    Rules, Standardisasi kelaikan (comissioning)
                                                                    kendaraan/ alat berat (termasuk kewajiban
                                                                    untuk pemasangan alarm mundur),
                                                                    penggunaan seragam bereflektor, Prosedur
                                                                    Isolasi Energi (Lock Out Tag Out).
                                                                    Pelatihan Manual Handling, Standardisasi
                                                                    Design area kerja, Sistem Pemberian Otorisasi
                                                                    Tugas Berbahaya (KIMPER), Penerapan Aturan
                                                                    Baku/ Golden Rules, Standardisasi kelaikan
                                                                    (comissioning) alat kerja (termasuk power
 4    Kejatuhan/ Tertimpa Benda
                                                                    Tools, Alat Berat - FOPS, Alat Pengangkatan, dll),
                                                                    Penggunaan seragam bereflektor, Prosedur
                                                                    Isolasi Energi (Lock Out Tag Out), Prosedur
                                                                    Pengangkatan, Penggunaan alat pelindung diri,
                                                                    Pemasangan barikade di area kerja.

                                                                    Penerapan Sistem Pencegah & Pelindung
                                                                    Jatuh, Pelatihan bekerja di ketinggian, Sistem
 5    Jatuh dari Ketinggian
                                                                    Pemberian Otorisasi Tugas Berbahaya (KIMPER),
                                                                    Penerapan Aturan Baku/ Golden Rules.



ARUTMIN INDONESIA


NO                             Bahaya/Risiko K3                          Tindakan untuk meminimalkan Risiko



                                                                    Rekayasa: -
                                                                    Administrasi: Pekerja melakukan identifikasi
                                                                    visual terhadap kondisi area di sekitar, pekerja
                                                                    wajib membawa radio komunikasi, melapor
 1    Bekerja di dekat tebing terjal/jurang                         emergency saat terjadi keadaan darurat,
                                                                    menyediakan jalur evakuasi untuk pekerja,
                                                                    penyediaan P3K, dilarang bekerja pada kondisi
                                                                    hujan, dan dilarang bekerja pada kondisi angin
                                                                    besar.




132        Laporan Keberlanjutan 2025                                                                PT BUMI Resources Tbk
Page 133
 Hak Asasi Manusia   Keselamatan &     Lingkungan   Kemasyarakatan      Tautan TBP       Indeks GRI & POJK
                     Kesehatan Kerja




 NO                           Bahaya/Risiko K3                             Tindakan untuk meminimalkan Risiko


                                                                     Praktik kerja: P5M di awal shift tentang kondisi
                                                                     area kerja.
                                                                     APD: Penggunaan APD helm, seragam/ rompi
                                                                     reflektor, sepatu safety.




                                                                     Rekayasa: -
                                                                     Administrasi: Penerapan golden rules dalam
                                                                     mengoperasikan kendaraan dan unit,
                                                                     mengurangi kecepatan dan menjaga jarak
                                                                     aman, penyiraman jalan berkala dan atau
                                                                     sesuai temuan inspeksi agar jalan sesuai
                                                                     standar K3 Tambang, menghentikan kegiatan
                                                                     jika debu mengganggu jarak pandang,
        Debu tebal di jalan hauling dengan jarak pandang             penggunaan safety belt oleh driver untuk
  2
        kurang dari 40 meter                                         menurunkan keparahan cidera sesuai pedoman
                                                                     pengoperasian kendaraan dan unit.
                                                                     Praktik kerja: Sosialisasi standar K3 Tambang
                                                                     ke Operator Water Truck untuk memastikan
                                                                     penyiraman di area berdebu, dan inspeksi
                                                                     kondisi jalan secara berkala oleh pengawas
                                                                     sesuai prosedur observasi & inspeksi K3L.
                                                                     APD: Penggunaan APD helm, seragam/ rompi
                                                                     reflektor, sepatu safety.



                                                                     Rekayasa: -
                                                                     Administrasi: Pekerja yang melakukan
                                                                     pekerjaan diatas ketinggian adalah orang
                                                                     yang kompeten atau telah diberikan pelatihan,
                                                                     melengkapi dokumen standar K3 (JSA dan
                                                                     Permit), menyediakan tim ERT pada saat proses
                                                                     pekerjaan, tersedia P3K, dan memastikan
                                                                     seluruh peralatan layak pakai.
  3     Bekerja di ketinggian
                                                                     Praktik kerja: Pengawas memastikan bahwa
                                                                     pekerja telah mendapatkan pelatihan bekerja
                                                                     diatas ketinggian dan minimum mengetahui
                                                                     dasar pertolongan pertama.
                                                                     APD: Menggunakan APD (Helm, Safety Shoes,
                                                                     Sarung Tangan, full body harness dengan
                                                                     double lanyard) sesuai Prosedur Pengelolaan
                                                                     APD




PT BUMI Resources Tbk                                                                    Laporan Keberlanjutan 2025     133
Page 134
Sambutan            Ikhtisar            Tentang Laporan   Sekilas      Tata Kelola      Ekonomi          Sumber Daya
                                                                                                         Manusia




 NO                            Bahaya/Risiko K3                          Tindakan untuk meminimalkan Risiko
                                                                    Rekayasa: Menggunakan welding screen
                                                                    Administrasi: Hanya pekerja yang kompeten
                                                                    melakukan pekerjaan pengelasan, pekerjaan
                                                                    sudah memiliki ijin bekerja dengan panas
                                                                    sesuai dengan prosedur, tersedia P3K, APAR dan
      Percikan api dari pekerjaan pemotongan dan
  4                                                                 Fire Blanket ditempatkan di area kerja.
      pengelasan
                                                                    Praktik kerja: Training Bekerja dengan panas
                                                                    APD: Penggunaan APD helm, seragam/ rompi
                                                                    reflektor, sepatu safety, face shield, welding
                                                                    apron, welding mask, leather gloves, dan
                                                                    masker las

                                                                    Rekayasa: Penambahan alarm peringatan saat
                                                                    excavator memutar.
                                                                    Administrasi: Memberikan penerangan
                                                                    yang memadai saat bekerja di malam
                                                                    hari, pengaturan shift kerja dan fatigue
                                                                    management, berkomunikasi menggunakan
  5   Pergerakan excavator di area Loading Point
                                                                    radio, unit selain pasangan fleet excavator tidak
                                                                    diperbolehkan berada dalam radius swing
                                                                    excavator yang bekerja.
                                                                    Praktik kerja: Training Bekerja dengan panas
                                                                    APD: Penggunaan APD helm, seragam/ rompi
                                                                    reflektor, sepatu safety.




ASPEK K3 DALAM PERJANJIAN KERJA
BERSAMA
(2-30) (403-4)


KPC dan Arutmin telah memasukkan aspek K3 dalam Perjanjian Kerja Bersama (PKB) 2023-2025 yang
ditandatangani oleh serikat pekerja, manajemen Perusahaan, dan Kementerian Tenaga Kerja, seperti yang
diatur dalam UU No. 1 Tahun 1970 dan UU No.13 Tahun 2003.

Di KPC, dari 14 Bab dan 87 pasal yang tercantum di dalam PKB, terdapat 7 pasal yang memuat topik Kesehatan
dan Keselamatan Kerja. Topik ini tercantum di dalam bab VIII pasal 50-56. Sementara itu Arutmin memuat
topik Kesehatan dan Keselamatan Kerja sebanyak 6 Bab di dalam PKB 2023 - 2025. Topik ini tercantum di
dalam Bab 4, 5, 9, 10, 11, dan 13.




134        Laporan Keberlanjutan 2025                                                                 PT BUMI Resources Tbk
Page 135
 Hak Asasi Manusia   Keselamatan &     Lingkungan   Kemasyarakatan   Tautan TBP   Indeks GRI & POJK
                     Kesehatan Kerja




PELAYANAN KESEHATAN KERJA
(403-3) (403-6) (403-7) (POJK51-F.21)

BUMI dan unit usaha menyediakan layanan kesehatan kerja yang berfungsi untuk mendukung proses
identifikasi dan pengendalian bahaya kesehatan di tempat kerja serta meminimalkan risiko penyakit
akibat kerja (PAK) dan penyakit akibat hubungan kerja (PAHK). Layanan ini mencakup pemantauan kondisi
kesehatan pekerja, pemeriksaan kesehatan berkala, serta evaluasi faktor risiko kesehatan yang dapat timbul
dari aktivitas operasional. Temuan dari layanan kesehatan kerja tersebut menjadi masukan dalam upaya
perbaikan kondisi kerja dan penguatan pengendalian risiko kesehatan di lingkungan operasional.

Untuk memastikan kualitas layanan dan aksesibilitas bagi pekerja, perusahaan menyediakan klinik kesehatan
yang beroperasi 24 jam di area operasional yang dilengkapi dengan dokter dan tenaga kesehatan yang
kompeten serta memiliki sertifikasi yang relevan. Selain itu, perusahaan juga menjalin kerja sama dengan
rumah sakit di sekitar wilayah operasi guna memastikan pekerja memperoleh penanganan medis lanjutan
apabila diperlukan.

Perusahaan juga menjaga kerahasiaan informasi kesehatan pekerja melalui sistem pengelolaan rekaman
kesehatan yang diatur dalam prosedur internal di masing-masing unit usaha. Informasi kesehatan pekerja
hanya digunakan untuk tujuan pelayanan kesehatan kerja dan pengelolaan risiko kesehatan di tempat kerja.
Sejalan dengan komitmen perusahaan terhadap penghormatan HAM, informasi kesehatan dan partisipasi
pekerja dalam layanan kesehatan kerja tidak digunakan sebagai dasar pengambilan keputusan terkait
hubungan kerja, seperti promosi, penilaian kinerja, kompensasi, maupun tindakan lainnya yang dapat
menguntungkan atau merugikan pekerja.




PT BUMI Resources Tbk                                                             Laporan Keberlanjutan 2025   135
Page 136
Sambutan            Ikhtisar            Tentang Laporan   Sekilas        Tata Kelola     Ekonomi            Sumber Daya
                                                                                                            Manusia




CAPAIAN PENGELOLAAN KESEHATAN KERJA
2025
(403-6) (403-7) (POJK51-F.21)


KPC                                                                 Arutmin


 100%                                                               100%
                                                                    Karyawan Arutmin dan anggota
 Karyawan KPC dan anggota keluarganya                               keluarganya dalam Program Jaminan
 dalam Program Jaminan Kesehatan                                    Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia
 Nasional – Kartu Indonesia Sehat.                                  Sehat.




 30.939                                                             11.722
 Karyawan KPC dan kontraktor mengikuti                              Karyawan Arutmin dan kontraktor
 Medical Check-up (MCU) awal, berkala,                              mengikuti medical check-up (MCU) awal,
 khusus, dan akhir.                                                 berkala, khusus, dan akhir.




 12                                                                 10.228
 kali inspeksi kebersihan dan sanitasi
 lingkungan kerja dan akomodasi di KPC                              kali inspeksi kebersihan dan sanitasi
 dilakukan rutin setiap bulan di setiap                             lingkungan kerja dan akomodasi di
 area/bangunan.                                                     Arutmin.




 31                                                                 1.849

 kali inspeksi kebersihan dan keamanan                              kali inspeksi kebersihan dan keamanan
 makanan di KPC.                                                    makanan di Arutmin.




136        Laporan Keberlanjutan 2025                                                                 PT BUMI Resources Tbk
Page 137
 Hak Asasi Manusia   Keselamatan &     Lingkungan   Kemasyarakatan   Tautan TBP   Indeks GRI & POJK
                     Kesehatan Kerja




STRUKTUR ORGANISASI K3
(403-4)

Komite Keselamatan Pertambangan (KKP) atau disebut juga Panitia Pembina Keselamatan dan Kesehatan
Kerja (P2K3) merupakan sarana komunikasi dan kerja sama antara manajemen dengan karyawan dalam
meningkatkan komunikasi dan partisipasi efektif dalam penerapan K3. Selain itu, KKP dan P2K3 juga
mempunyai tugas dalam memberikan saran dan pertimbangan kepada Manajemen mengenai masalah K3
demi memastikan program K3 tetap terlaksana di segala aspek kegiatan Perusahaan.

Mengacu kepada KepDirJen Minerba-ESDM No. 185 tahun 2019, perusahaan pemegang IUPK wajib membentuk
dan menetapkan secara resmi Komite Keselamatan Pertambangan (KKP). Kami juga mengacu pada
Peraturan Menteri Tenaga Kerja No. 4 tahun 1987 terkait dengan pembentukan Panitia Pembina Keselamatan
dan Kesehatan Kerja (P2K3). KKP dan P2K3 terdiri atas ketua yang dijabat oleh KTT/COO, wakil ketua oleh
WKTT, sekretaris oleh GM HSES, dan anggota yang terdiri dari struktur tertinggi dari masing-masing Divisi. KKP
disusun oleh GM dan Manager HSES, dan disahkan oleh KTT/COO.


Struktur Organisasi Komite Keselamatan Pertambangan KPC terlihat dalam bagan di bawah ini:




PT BUMI Resources Tbk                                                             Laporan Keberlanjutan 2025   137
Page 138
Sambutan            Ikhtisar            Tentang Laporan   Sekilas   Tata Kelola   Ekonomi      Sumber Daya
                                                                                               Manusia




Struktur Organisasi Komite Keselamatan Pertambangan Arutmin terlihat dalam bagan di bawah ini:

   a.   Tambang Asamasam




   b.   Tambang Kintap




138        Laporan Keberlanjutan 2025                                                       PT BUMI Resources Tbk
Page 139
 Hak Asasi Manusia   Keselamatan &     Lingkungan   Kemasyarakatan   Tautan TBP   Indeks GRI & POJK
                     Kesehatan Kerja




    c.    Tambang Satui




    d.    Tambang Batulicin




PT BUMI Resources Tbk                                                             Laporan Keberlanjutan 2025   139
Page 140
Sambutan            Ikhtisar            Tentang Laporan   Sekilas   Tata Kelola   Ekonomi      Sumber Daya
                                                                                               Manusia




   e.   Tambang Senakin




   f.   Terminal NPLCT




140        Laporan Keberlanjutan 2025                                                       PT BUMI Resources Tbk
Page 141
 Hak Asasi Manusia   Keselamatan &     Lingkungan   Kemasyarakatan   Tautan TBP    Indeks GRI & POJK
                     Kesehatan Kerja




Capaian Komite Keselamatan Pertambangan (KKP) 2025




  86                                                            72
  Kali pertemuan KKP KPC.                                       Kali pertemuan KKP Arutmin




PELATIHAN K3 DAN TANGGAP DARURAT
(403-5) (403-7) (EM-CO-320A.2)


Perusahaan berkomitmen untuk memastikan bahwa setiap personel, khususnya yang bertugas di lapangan,
memiliki kompetensi dan pemahaman yang memadai mengenai bahaya serta potensi risiko yang dihadapi
dalam aktivitas operasional. Untuk mendukung hal tersebut, Perusahaan menyelenggarakan pelatihan K3
bagi seluruh karyawan di semua level berdasarkan matriks pelatihan yang disusun sesuai dengan kebutuhan
kompetensi masing-masing posisi kerja. Program pelatihan meliputi pelatihan induksi K3 bagi karyawan baru,
pelatihan umum dan penyegaran (refreshment) mengenai K3, serta pelatihan atau sertifikasi khusus yang
wajib dimiliki oleh pekerja sesuai dengan karakteristik pekerjaan dan risiko operasional.

Dalam kegiatan pertambangan, kami menyadari adanya risiko potensinya ledakan dan kebakaran dari
penanganan bahan kimia dan berbahaya. Oleh karena itu, KPC membentuk SOP Prima Nirbhaya 2.08 Kesiagaan
dan Tanggap Darurat Keselamatan Pertambangan dan Lingkungan K3L dan ARI-OHS-112 Pengelolaan
Keadaan Darurat oleh Arutmin. SOP ini memastikan bahwa standar keselamatan dan kesiagaan keadaan
darurat dan tanggap darurat senantiasa dijaga di seluruh operasi yang dikelola unit usaha.




PT BUMI Resources Tbk                                                              Laporan Keberlanjutan 2025   141
Page 142
Sambutan            Ikhtisar            Tentang Laporan   Sekilas         Tata Kelola   Ekonomi           Sumber Daya
                                                                                                          Manusia




CAPAIAN PELATIHAN K3 DAN TANGGAP
DARURAT 2025
(403-5) (403-7) (EM-CO-320A.2)


KPC                                                                 Arutmin


 59.655                                                             36.363
 Total peserta training K3, terdiri dari
 6.778 karyawan KPC dan 52.877 pekerja                              Karyawan Arutmin menerima pelatihan
 kontraktor.                                                        K3.




 181.467                                                            36.363

 Total jam pelatihan K3 KPC.                                        Total jam pelatihan K3 Arutmin.




 80                                                                 69

 kali simulasi tanggap darurat di KPC.                              kali simulasi tanggap darurat di Arutmin.




 3.325                                                              7.690

 kali pemeriksaan dan pengujian                                     kali pemeriksaan dan pengujian
 peralatan fire & rescue di KPC.                                    peralatan fire & rescue di Arutmin.




142        Laporan Keberlanjutan 2025                                                                 PT BUMI Resources Tbk
Page 143
 Hak Asasi Manusia   Keselamatan &       Lingkungan        Kemasyarakatan     Tautan TBP        Indeks GRI & POJK
                     Kesehatan Kerja




KINERJA K3
(403-9) (403-10) (EM-CO-320a.1) (S-06)
Pada tahun 2025, BUMI memperkuat budaya keselamatannya melalui pelaporan risiko proaktif di seluruh unit
bisnis. Pendekatan ini memperkuat upaya pencegahan dengan mendorong karyawan dan kontraktor untuk
melaporkan near-misses, potensi bahaya, pelanggaran lalu lintas, serta pengamatan terhadap perilaku yang
tidak aman sebelum hal-hal tersebut berkembang menjadi insiden. Selama periode pelaporan, KPC mencatat
6.216 laporan keselamatan proaktif dan Arutmin mencatat 19.191 laporan, sehingga total laporan BUMI menjadi
25.407 laporan. Laporan-laporan ini mencerminkan metodologi pelaporan keselamatan preventif BUMI yang
lebih luas, tidak terbatas pada insiden near-miss saja. Sehingga, jumlah laporan proaktif tidak sama dengan
NMFR. Perusahaan terus memperkuat kualitas tindak lanjut, pemantauan tren, dan efektivitas tindakan korektif
agar pelaporan diimbangi dengan peningkatan kinerja keselamatan yang dapat diukur.

Ringkasan kinerja K3 KPC dan Arutmin selama tahun 2025 ditampilkan pada tabel berikut:


KPC

                                       2025                                 2024                                    2023
 Kategori               Karyawan                              Karyawan                             Karyawan
                                           Kontraktor                              Kontraktor                          Kontraktor
                         Sendiri                               Sendiri                              Sendiri

 Tingkat
 Kekerapan
 Cedera                      0,66               0,28              0,12                0,04             1,42                   0,32
 Seluruhnya
 (TIFR)*
 Tingkat
 Keparahan
 Cedera Hilang              22,84               2,96              4,37                1,34             15,45                 39,01
 Waktu Kerja
 (TISR)*
 Tingkat
 Kekerapan
 Cedera Hilang               0,20                0,04             0,12                0,04             0,19                   0,18
 Waktu Kerja
 (LTI – FR) *

 Tingkat
 Kekerapan
 Kejadian                      0                 0,06             0,12                0,01             0,13                   0,05
 Hampir Celaka
 (NMFR)

 Persentase
 Kecelakaan                   1%                 0%               0%                   1%               0%                    1%
 Kerja Serius

 Jumlah
 Jam Kerja               15.106.627           77.362.366      16.467.436           81.156.669      15.538.109              87.986.347
 Kumulatif




PT BUMI Resources Tbk                                                                           Laporan Keberlanjutan 2025           143
Page 144
Sambutan             Ikhtisar             Tentang Laporan   Sekilas               Tata Kelola       Ekonomi             Sumber Daya
                                                                                                                        Manusia




                                        2025                                   2024                                  2023
 Kategori                Karyawan                              Karyawan                                Karyawan
                                               Kontraktor                              Kontraktor                           Kontraktor
                          Sendiri                               Sendiri                                 Sendiri

 Tingkat
 Kekerapan                              KPC                                  Kontraktor                   KPC dan Kontraktor
 Kejadian
 Hampir Celaka
 (NMFR)***                              0,00                                    0,01                                 0,01




ARUTMIN INDONESIA

                                        2025                                   2024                                  2023
 Kategori                Karyawan                              Karyawan                                Karyawan
                                               Kontraktor                              Kontraktor                           Kontraktor
                          Sendiri                               Sendiri                                 Sendiri

 Tingkat
 Kekerapan
 Cedera                         4,02              0,58                3,15                0,66                3,88             0,85
 Seluruhnya
 (TIFR)*
 Tingkat
 Keparahan
 Cedera Hilang                  9,67              0,41                3,54               187,08           16,37               319,65
 Waktu Kerja
 (TISR)*

 Tingkat
 Kekerapan
 Cedera Hilang                  0,40              0,02                0,39                 0,14               0,43             0,13
 Waktu Kerja
 (LTI – FR) *

 Tingkat
 Kekerapan
 Kejadian                       2,81              2,01                1,18                0,83                2,15             0,74
 Hampir Celaka
 (NMFR)

 Persentase
 Kecelakaan                     0%                0%                  0%                   0%                 -**              -**
 Kerja Serius

 Jumlah
 Jam Kerja                2.484.319            35.817.062       2.543.308              34.733.908      2.320.930            37.659.645
 Kumulatif



 Tingkat                               Arutmin                               Kontraktor                 Arutmin dan Kontraktor
 Kekerapan
 Kejadian
 Hampir Celaka                          0,56                                    0,40                                 0,41
 (NMFR)***

Keterangan:
* Per 1.000.000 jam kerja
** Tidak dilaporkan di tahun tersebut
*** Per 200.000 jam kerja



144        Laporan Keberlanjutan 2025                                                                                PT BUMI Resources Tbk
Page 145
 Hak Asasi Manusia   Keselamatan &     Lingkungan       Kemasyarakatan        Tautan TBP    Indeks GRI & POJK
                     Kesehatan Kerja




Jumlah Kecelakaan dan Penyakit Akibat Kerja Tahun 2025 (S-06) (403-10)

KPC

                                                    Karyawan Sendiri                                Kontraktor

 Kategori Insiden                                                Kecelakaan/                                     Kecelakaan/
                                               Jumlah           total pegawai              Jumlah               total pegawai
                                                                      (%)                                             (%)

 Kecelakaan Kerja

 Cidera Ringan                                      0                    0                   0                       0

 Cidera Berat                                       3                0,06%                   3                      0,01%

 Kematian                                           0                    0                   0                       0

 Kecelakaan Kerja Serius*                           1                0,02%                   0                      0,00%

 Penyakit Akibat Kerja

 Kasus Penyakit Akibat Kerja                        0                    0                   0                       0



ARUTMIN INDONESIA

                                                    Karyawan Sendiri                                Kontraktor

 Kategori Insiden                                                Kecelakaan/                                     Kecelakaan/
                                               Jumlah           total pegawai              Jumlah               total pegawai
                                                                      (%)                                             (%)

 Kecelakaan Kerja

 Cidera Ringan                                      1                0,10%                   0                       0%

 Cidera Berat                                       0                    0%                  0                       0%

 Kematian                                           0                    0%                  0                       0%

 Kecelakaan Kerja Serius*                           0                    0%                  0                       0%

 Penyakit Akibat Kerja

 Kasus Penyakit Akibat Kerja                        0                    0%                  0                       0%

Keterangan:
* Kecelakaan kerja serius adalah cedera yang tercatat dan mengakibatkan cedera yang mengubah hidup atau cacat jangka panjang/
permanen.




PT BUMI Resources Tbk                                                                       Laporan Keberlanjutan 2025      145
Page 146
Sambutan            Ikhtisar            Tentang Laporan   Sekilas   Tata Kelola   Ekonomi      Sumber Daya
                                                                                               Manusia




09
KINERJA PENGELOLAAN
LINGKUNGAN HIDUP
146        Laporan Keberlanjutan 2025                                                       PT BUMI Resources Tbk
Page 147
 Hak Asasi Manusia   Keselamatan &     Lingkungan   Kemasyarakatan   Tautan TBP   Indeks GRI & POJK
                     Kesehatan Kerja




Pengelolaan     lingkungan   difokuskan     pada    upaya
meminimalkan dampak operasional sekaligus memulihkan
fungsi ekologis kawasan setelah kegiatan penambangan.
Melalui program reklamasi dan revegetasi pascatambang,
Perusahaan berupaya mengembalikan tutupan vegetasi dan
memperbaiki kualitas lahan. Upaya ini juga diarahkan untuk
meningkatkan ketahanan operasional terhadap dampak
perubahan iklim, khususnya peningkatan intensitas curah
hujan pada operasi tambang terbuka, serta memberikan
manfaat jangka panjang bagi masyarakat di sekitar wilayah
operasional melalui pemanfaatan lahan pascatambang
secara berkelanjutan.




PT BUMI Resources Tbk                                                             Laporan Keberlanjutan 2025   147
Page 148
Sambutan            Ikhtisar            Tentang Laporan   Sekilas   Tata Kelola   Ekonomi        Sumber Daya
                                                                                                 Manusia




MANAJEMEN TOPIK MATERIAL:
(3-3) (2-23)


           DAMPAK TOPIK MATERIAL (3-3)
           Kegiatan operasional pertambangan open-pit berpotensi menimbulkan berbagai dampak seperti,
           perubahan bentang alam, kualitas udara dan air, serta gangguan terhadap keanekaragaman hayati.
           Selain itu, perubahan iklim juga dapat memengaruhi kegiatan operasional perusahaan melalui
           peningkatan intensitas curah hujan yang berpotensi memengaruhi stabilitas lereng tambang, sistem
           drainase, serta kelancaran kegiatan operasional.




           KOMITMEN & KEBIJAKAN (2-23) (S-11)
           1.   Kebijakan Lingkungan 2019 (Group);
           2.   Kebijakan HAM versi 1 476/BR-BOD/XII/18 (Group);
           3.   Kebijakan Keselamatan Pertambangan, Lingkungan Hidup, dan Keamanan (KPLK) 2025 (Kaltim
                Prima Coal);
           4.   Kebijakan Keselamatan Pertambangan, Lingkungan Hidup dan Kemasyarakatan 2022 (PT Arutmin
                Indonesia);
           5.   ISO 14001:2015 tentang Sistem Manajemen Lingkungan.
           6.   Kebijakan Keanekaragaman Hayati PT Kaltim Prima Coal
           7.   Kebijakan Keanekaragaman Hayati PT Arutmin Indonesia 2024
           8.   Kebijakan Perubahan Iklim (Efisiensi Energi dan Penurunan Emisi) PT Kaltim Prima Coal
           9.   Kebijakan Perubahan Iklim (Manajemen Energi dan Emisi) PT Arutmin Indonesia




           PENGELOLAAN DAMPAK
           Perusahaan mengelola dampak lingkungan melalui penerapan sistem manajemen lingkungan yang
           terintegrasi, pemenuhan kewajiban perizinan lingkungan, serta pelaksanaan program pengelolaan
           dan pemantauan lingkungan sesuai dengan dokumen AMDAL dan ketentuan peraturan yang berlaku.
           Upaya pengelolaan tersebut mencakup pengendalian emisi dan limbah, pengelolaan air tambang
           dan sistem drainase, efisiensi penggunaan energi dan sumber daya, serta pelaksanaan kegiatan
           reklamasi dan revegetasi untuk memulihkan fungsi ekologis lahan pascatambang.




148        Laporan Keberlanjutan 2025                                                         PT BUMI Resources Tbk
Page 149
 Hak Asasi Manusia   Keselamatan &     Lingkungan   Kemasyarakatan   Tautan TBP   Indeks GRI & POJK
                     Kesehatan Kerja




SISTEM MANAJEMEN LINGKUNGAN
(2-24) (2-25) (2-27)

Perusahaan menerapkan Sistem Manajemen Lingkungan yang terintegrasi untuk memastikan pengelolaan
dampak lingkungan dilakukan secara sistematis dan sesuai dengan peraturan yang berlaku. Sistem ini
mengacu pada dokumen AMDAL yang telah memperoleh persetujuan pemerintah serta mengadopsi standar
ISO 14001:2015. Pada tahun 2025, unit usaha utama PT Kaltim Prima Coal (KPC) dan PT Arutmin Indonesia
(Arutmin) melaksanakan audit lingkungan baik secara internal maupun eksternal sebagai bagian dari proses
pemantauan dan peningkatan kinerja lingkungan. Hasil audit eksternal tahun 2025 menunjukkan terdapat 1
(satu) temuan minor di KPC dan tiga temuan minor di Arutmin, yang telah ditindaklanjuti sebagai bagian dari
upaya perbaikan berkelanjutan.

Penerapan sistem ini juga memastikan kepatuhan Perusahaan terhadap berbagai regulasi lingkungan yang
berlaku, termasuk Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2009, Peraturan Pemerintah Nomor 22 Tahun 2021, serta
peraturan teknis terkait dari kementerian terkait. (2-27)

Sepanjang tahun 2025, KPC dan Arutmin berhasil memenuhi seluruh ketentuan lingkungan yang berlaku
sehingga tidak terdapat sanksi maupun denda lingkungan dari pemerintah. Ke depan, Perusahaan juga
berencana melengkapi proses penilaian dampak lingkungan dengan pelaksanaan Uji Tuntas Hak Asasi
Manusia dan Lingkungan (Human Rights and Environmental Due Diligence/HREDD) yang melibatkan
pemangku kepentingan yang berpotensi terdampak oleh kegiatan operasional tambang, sebagai bagian
dari penguatan tata kelola keberlanjutan dan pengelolaan risiko lingkungan dan sosial. (2-24) (2-25) (2-27)
(EM-CO-140a.2)




MANAJEMEN ENERGI
(302-1) (302-2) (302-3) (POJK51-F.6) (POJK51-F.7) (E-03)


Tata Kelola Energi
Pengelolaan energi dilaksanakan melalui kebijakan, sistem pengendalian operasional, serta pemantauan
kinerja energi secara berkala di seluruh unit usaha. Kebijakan energi Perusahaan menjadi dasar bagi
penerapan program efisiensi energi, termasuk optimalisasi penggunaan bahan bakar dan listrik pada
kegiatan operasional pertambangan, pengangkutan, dan pengolahan batubara. Implementasi kebijakan ini
didukung oleh pemantauan konsumsi energi, evaluasi kinerja energi secara berkala, serta pengembangan
inisiatif efisiensi energi melalui penerapan teknologi yang lebih efisien dan peningkatan praktik operasional.

Sebagai bagian dari komitmen tersebut, unit usaha utama Perusahaan telah menetapkan target efisiensi
energi tahunan. KPC menetapkan target efisiensi energi sebesar 1.000.000 GJ per tahun sebagaimana
tercantum dalam Kebijakan Energi yang diperbarui. Sementara itu, Arutmin Indonesia menetapkan target
efisiensi energi sebesar 492.514 GJ per tahun.



PT BUMI Resources Tbk                                                             Laporan Keberlanjutan 2025   149
Page 150
Sambutan            Ikhtisar            Tentang Laporan   Sekilas   Tata Kelola   Ekonomi      Sumber Daya
                                                                                               Manusia




Target tersebut menjadi acuan dalam perencanaan dan implementasi berbagai program efisiensi energi
yang bertujuan untuk mengurangi intensitas konsumsi energi sekaligus mendukung peningkatan kinerja
lingkungan dan operasional Perusahaan.

Melalui penerapan tata kelola energi yang sistematis, perusahaan berupaya meningkatkan efisiensi
penggunaan energi, menekan biaya operasional, serta berkontribusi pada pengurangan emisi gas rumah
kaca di seluruh kegiatan operasionalnya.


Konsumsi dan Intensitas Energi 2025 (302-1) (302-2) (302-3) (POJK51-F.6) (E-03)




Pada tahun 2025, total konsumsi energi gabungan dari operasional KPC dan Arutmin tercatat sebesar 37.608.994
GJ. Energi tersebut digunakan untuk mendukung berbagai kegiatan operasional pertambangan, mulai dari
pengupasan lapisan penutup (overburden removal), pengangkutan material, pengolahan batubara, hingga
aktivitas penunjang lainnya di area tambang.

Seiring dengan total produksi batubara gabungan yang mencapai 74.781.742 ton, intensitas energi perusahaan
tercatat sebesar 0,50 GJ per ton batubara yang diproduksi pada tahun 2025. Pencapaian ini mencerminkan
upaya perusahaan dalam menjaga efisiensi penggunaan energi melalui optimalisasi operasional dan
implementasi berbagai program efisiensi energi di seluruh unit usaha.




150        Laporan Keberlanjutan 2025                                                       PT BUMI Resources Tbk
Page 151
 Hak Asasi Manusia   Keselamatan &      Lingkungan             Kemasyarakatan         Tautan TBP              Indeks GRI & POJK
                     Kesehatan Kerja




Rincian konsumsi energi masing-masing unit usaha disajikan pada tabel berikut.




 Jenis Bahan                                         2025                                 2024                                    2023
                         Satuan
 Bakar                                  Jumlah                GJ*           Jumlah                    GJ*              Jumlah              GJ*

 Energi Terbarukan

 Biodiesel B40             Liter       311.245.695          10.146.610     307.682.859             10.030.461        350.005.075         11.410.166

 Pembangkit
 Listrik Tenaga            kWH           23.178                83               23.178                83                 23.178             83
 Surya

 Jumlah Energi Terbarukan                   -           10.146.693                -                10.030.545               -        11.410.249

 Energi Tak Terbarukan

 Solar                     Liter       473.721.058      17.053.958         571.411.024             20.570.797        661.284.040     23.806.225

 Bensin
                           Liter        810.026              26.812             876.429              29.010             925.302           30.627
 Pertamax

 Batubara
                           Ton           161.797            2.807.875           153.591            2.681.858            133.224          3.317.272
 untuk PLTU

 Listrik dari PLN         MWh            8.324               29.969              4.555               16.400              2.329             8.386

 Jumlah Energi Tak
                                            -           19.918.614                -                23.298.064               -            27.162.511
 Terbarukan

 Total Penggunaan Energi
                                            -           30.065.307                -                33.328.609               -       38.572.760**
 KPC




PT BUMI Resources Tbk                                                                                         Laporan Keberlanjutan 2025           151
Page 152
Sambutan            Ikhtisar                Tentang Laporan      Sekilas              Tata Kelola               Ekonomi                Sumber Daya
                                                                                                                                       Manusia




                                                     Intensitas Penggunaan Energi

                                            2025                                     2024                                        2023
 Metrik
                               Jumlah              Satuan                  Jumlah            Satuan                  Jumlah                Satuan

 Volume Produksi
                               53.500.000             Ton              54.999.872                   Ton            53.454.837**              Ton
 Batubara

 Pendapatan
                                 56.581            Billions Rp             70.432           Billions Rp               75.567              Billions Rp
 Batubara

 Intensitas
 Penggunaan
                                  0,56              GJ/Ton                  0,61              GJ/Ton                      0,72             GJ/Ton
 Energi (Energi
 Per Produksi)

 Intensitas
 Penggunaan
                                   531          GJ/ Billions Rp             473          GJ/ Billions Rp                  510          GJ/ Billions Rp
 Energi (Energi
 Per Pendapatan)

Keterangan:
*Faktor konversi menggunakan:
2006 IPCC Guidelines for National Greenhouse Gas Inventories; Kementerian Lingkungan Hidup (2012) Pedoman Penyelenggaraan Inventarisasi
Gas Rumah Kaca Nasional, Buku II Volume 1., 1 Liter High Speed Diesel = 0,036 GJ, 1 Ton Coal = 18,9 GJ, 1 Liter Biodiesel B-30 = 0,037 GJ
** Penyajian kembali karena perbaikan perhitungan




 Jenis Bahan                                          2025                                  2024                                   2023
                        Satuan
 Bakar                                      Jumlah               GJ*               Jumlah                 GJ*             Jumlah              GJ*

 Energi Terbarukan

 Biodiesel B35             Liter          73.634.053          2.650.826        62.141.336            2.237.088            60.903.500       2.192.526




152        Laporan Keberlanjutan 2025                                                                                            PT BUMI Resources Tbk
Page 153
 Hak Asasi Manusia   Keselamatan &        Lingkungan            Kemasyarakatan            Tautan TBP           Indeks GRI & POJK
                     Kesehatan Kerja




 Jenis Bahan                                           2025                                   2024                                  2023
                         Satuan
 Bakar                                    Jumlah                GJ*                Jumlah                GJ*            Jumlah                GJ*

 Pembangkit
 Listrik Tenaga            kWH                -                 942                   -                   -                    -               -
 Surya

 Jumlah Energi Terbarukan                     -               2.651.768               -                2.237.088               -           2.192.526

 Energi Tak Terbarukan

 Solar                     Liter        132.106.796           4.755.845       124.235.148              4.472.465      143.332.250          5.159.961


 Listrik dari PLN         MWh              37.798              136.075              31.016              111.658           23.103             83.173


 Jumlah Energi Tak
                                              -               4.891.919               -                4.584.123               -           5.243.134
 Terbarukan

 Total Penggunaan Energi
                                              -               7.543.687               -                6.821.211               -           7.435.660
 Arutmin



                                                    Intensitas Penggunaan Energi

                                          2025                                        2024                                         2023
 Metrik
                             Jumlah               Satuan                 Jumlah                 Satuan              Jumlah                Satuan

 Volume Produksi
                             21.281.742                Ton               19.505.728                Ton             24.324.645                Ton
 Batubara

 Pendapatan
                               18.524             Billions Rp             19.350               Billions Rp              -**               Billions Rp
 Batubara

 Intensitas
 Penggunaan
                                0,35               GJ/Ton                   0,35                 GJ/Ton                 0,31               GJ/Ton
 Energi (Energi
 Per Produksi)

 Intensitas
 Penggunaan
                               407,19        GJ/ Billions Rp              352,52             GJ/ Billions Rp            -**          GJ/ Billions Rp
 Energi (Energi
 Per Pendapatan)

Keterangan:
*Faktor konversi menggunakan:
2006 IPCC Guidelines for National Greenhouse Gas Inventories; Kementerian Lingkungan Hidup (2012) Pedoman Penyelenggaraan Inventarisasi
Gas Rumah Kaca Nasional, Buku II Volume 1., 1 Liter High Speed Diesel = 0,036 GJ, 1 Ton Coal = 18,9 GJ, 1 Liter Biodiesel B-30 = 0,037 GJ
** Tidak dilaporkan di tahun tersebut




PT BUMI Resources Tbk                                                                                          Laporan Keberlanjutan 2025             153
Page 154
Sambutan            Ikhtisar            Tentang Laporan   Sekilas   Tata Kelola   Ekonomi         Sumber Daya
                                                                                                  Manusia




MANAJEMEN ENERGI DALAM OPERASIONAL
PERTAMBANGAN

Program Efisiensi Energi (305-5) (POJK51-F.7) (POJK51-F. 12) (EM-CO-110a.2)
Kami menetapkan empat program prioritas dalam manajemen energi untuk mengurangi emisi cakupan 1
dan 2, yaitu efisiensi energi pada alat berat, optimalisasi infrastruktur tambang, efisiensi energi pada fasilitas
pendukung tambang, dan substitusi energi dan teknologi rendah emisi.

Keempat program ini terus diuji kelayakannya dan disempurnakan guna memastikan pencapaian yang
optimal. Kinerja terkait efisiensi energi dan elektrifikasi dalam proses produksi KPC dan Arutmin dapat dilihat
pada tabel berikut:

Efisiensi Energi KPC Tahun 2025




 1.294.784 GJ
 Efisiensi energi KPC menurun sebesar 31% pada tahun
 2025 dibandingkan tahun sebelumnya,




Penurunan efisiensi energi KPC didorong oleh kombinasi kondisi operasional yang lebih menantang.
Kemiringan aktual jalan angkut (haul road) di area Pit SPE melebihi rencana sekitar 3%, sehingga memerlukan
konsumsi bahan bakar yang lebih tinggi dari peralatan tambang untuk mempertahankan tingkat produksi.
Selain itu, kepadatan lalu lintas yang lebih tinggi di area Pit SPE turut meningkatkan konsumsi bahan bakar
secara keseluruhan. Di sisi lain, aktivitas penambangan di area MOD dikurangi hingga tingkat operasional
minimum sepanjang tahun, sehingga membatasi ruang implementasi inisiatif efisiensi energi di area tersebut
dan mengurangi kontribusinya terhadap kinerja efisiensi energi Perusahaan.

Kontribusi terbesar terhadap capaian efisiensi energi KPC pada tahun 2025 berasal dari program optimalisasi
infrastruktur tambang, yang menyumbang sekitar 48% dari total efisiensi energi, atau setara dengan 621.496
GJ pengurangan konsumsi energi. Program ini berfokus pada peningkatan efisiensi sistem transportasi
material dan pengelolaan infrastruktur operasional guna mengurangi penggunaan bahan bakar dalam
kegiatan pengangkutan batubara dan overburden.

Beberapa inisiatif utama dalam program ini antara lain penggantian pengangkutan batubara menggunakan
truk dengan sistem Overland Conveyor (OLC) 2, pemanfaatan conveyor dari pit menuju fasilitas pengolahan,
serta pengalihan Jalan Muara Wahau (Muara Wahau Road Diversion – MWRD) yang dirancang untuk
meningkatkan efisiensi rute transportasi tambang.

Selain itu, KPC juga menerapkan aplikasi MINE (Mining Infrastructure Navigation and Evaluation) untuk
mendukung pemantauan dan evaluasi infrastruktur tambang secara digital, sehingga membantu
mengoptimalkan perencanaan rute angkut dan penggunaan energi dalam kegiatan operasional.



154        Laporan Keberlanjutan 2025                                                          PT BUMI Resources Tbk
Page 155
 Hak Asasi Manusia   Keselamatan &     Lingkungan   Kemasyarakatan   Tautan TBP   Indeks GRI & POJK
                     Kesehatan Kerja




Efisiensi Energi Arutmin Tahun 2025



 498.396 GJ

 Efisiensi energi Arutmin pada tahun 2025,
 meningkat 0,7% dibandingkan dengan capaian
 tahun 2024 yang mencapai 495.165 GJ.




Kontribusi terbesar terhadap capaian efisiensi energi Arutmin pada tahun pelaporan berasal dari program
optimalisasi infrastruktur tambang, yang menyumbang sekitar 53% dari total efisiensi energi atau setara
dengan 265.061 GJ pengurangan konsumsi energi. Program ini difokuskan pada peningkatan efisiensi sistem
pengangkutan material, pengolahan batubara, serta pengelolaan infrastruktur operasional guna mengurangi
kebutuhan energi dalam kegiatan pertambangan.

Sejumlah inisiatif yang mendukung program tersebut antara lain penerapan Coal Crushing Limit System (CCLS)
untuk mengoptimalkan proses pengolahan batubara, optimasi In Pit Disposal (IPD) untuk meminimalkan jarak
pengangkutan overburden, serta penggunaan Overland Conveyor (OLC) yang menggantikan pengangkutan
batubara menggunakan truk. Selain itu, Arutmin juga melakukan peningkatan jalan hauling menjadi jalan tol
hauling guna meningkatkan efisiensi transportasi material, penerapan Real Time Slope Stability Monitoring
(RTS) untuk mendukung optimalisasi jarak angkut, serta transformasi sistem barging dari telescopic chute
menjadi swivel chute untuk meningkatkan efisiensi operasional dalam proses pemuatan batubara.




PT BUMI Resources Tbk                                                             Laporan Keberlanjutan 2025   155
Page 156
Sambutan            Ikhtisar            Tentang Laporan   Sekilas           Tata Kelola        Ekonomi             Sumber Daya
                                                                                                                   Manusia




JEJAK EMISI GRK
(305-1) (305-2) (305-4) (POJK51-F.11) (EM-CO-110a.1) (E-01)
(E-02)




Keterangan:
•    Pada tahun 2020-2021 KPC belum melakukan inventarisasi emisi langsung dari Land Use, Land Use Change and Forestry (LULUCF)
•    Arutmin baru melakukan inventarisasi emisi langsung dari LULUCF di tahun 2025.



Pada tahun 2025, total emisi Gas Rumah Kaca (GRK) Cakupan 1 dan Cakupan 2 dari operasional gabungan
KPC dan Arutmin tercatat sebesar 3.389.204 ton CO2e. Dengan total produksi batubara yang mencapai
74.781.742 ton, intensitas emisi GRK perusahaan tercatat sebesar 0,045 ton CO2e per ton batubara yang
diproduksi. Indikator intensitas emisi ini digunakan untuk menggambarkan tingkat efisiensi emisi dari kegiatan
operasional perusahaan dalam menghasilkan setiap ton batubara.

Sejalan dengan Peraturan Menteri Negara Lingkungan Hidup Republik Indonesia No. 12 Tahun 2012 tentang
Pedoman Penghitungan Beban Emisi Kegiatan Industri Minyak dan Gas Bumi, Perusahaan melakukan
pencatatan dan penghitungan emisi GRK secara sistematis sebagai bagian dari upaya pengelolaan dampak
lingkungan dan peningkatan transparansi pelaporan keberlanjutan. Secara lebih rinci, jejak emisi GRK dari
operasional KPC dan Arutmin pada tahun 2025 tercatat sebagai berikut: (305-1) (305-4) (POJK51-F.11) (E-01)
(E-02) (S2.29a)



 Emisi Cakupan 1 dan 2 KPC                                            Emisi Metana (CH4) KPC



 2.770.759 Ton CO2eq                                                  1.774,33 Ton CO2eq
                                                                      Jumlah emisi metana atau sebanyak 0,08%
 turun 10% dari tahun 2024.                                           dari jumlah emisi Cakupan 1.




156        Laporan Keberlanjutan 2025                                                                          PT BUMI Resources Tbk
Page 157
 Hak Asasi Manusia   Keselamatan &          Lingkungan          Kemasyarakatan          Tautan TBP               Indeks GRI & POJK
                     Kesehatan Kerja




KPC

                                                     2025                                 2024                                       2023
 Sumber               Satuan
                                                            Ton CO2-                             Ton CO2-                                   Ton CO2-
                                         Jumlah                             Jumlah                                       Jumlah
                                                               eq                                   eq                                         eq

                                                                    Cakupan 1

 Pembakaran Tetap (Generator Set dan Boiler)

 Batubara               Ton              161.797,03         281.848,54     153.591,00            266.512,40             133.223,77      320.324,062

 Jumlah Emisi                                -              281.848,54            -              266.512,40                  -          320.324,062

 Pembakaran Bergerak (High Vehicle dan Kendaraan Operasional Lainnya)

 Solar                  Liter          473.702.697,16    1.267.895,59    571.395.518,60         1.529.290,28         661.269.372,98     1.769.829,81

 Bensin
                        Liter           810.026,00           1.864,74      876.429,00                 2.017,48          925.302,00           2.129,98
 Pertamax

 Biodiesel B40          Liter          311.233.630,84       720.878,53   307.674.509,40              712.592,77       349.997.312,02        810.614,94

 Jumlah Emisi                                -           1.990.638,85             -              2.243.900,53                -          2.582.574,74

 Proses Pengolahan (Insinerasi Pengolahan Limbah B3)

 Solar                  Liter            18.361,24            49,15         15.505,75                  41,50             14.667,02            39,26

 Biodiesel B40          Liter            12.063,76            27,94         8.349,25                   19,34             7.762,98             17,98

 Jumlah Emisi                                -                77,09               -                    60,84                 -                57,23

 Emisi Fugitive (Air Conditioner, Refrigerator)

 R22                     Kg               258,47              467,83         356,32                   644,94              549,00             993,69

 R32                     Kg               109,29              73,77          158,59                    107,05              67,30              45,43

 R134a                   Kg                 1,70               2,43              6,60                  9,44                 6,00               8,58

 R404A                   Kg                4,60               18,04              25,20                 98,83               14,00              54,91

 R410A                   Kg                16,90              34,10              41,80                 84,35                8,50              17,15

 Jumlah Emisi                                -               596,18               -                   944,61                 -               1.119,76

 Emisi langsung dari Land Use, Land Use Change and Forestry (LULUCF)

 Pembukaan
 lahan                   Ha               1.310,30          488.274,56       1.487,15            554.176,53              2.236,40           833.379,55
 (deforestasi)

 Konversi
                         Ha                                     -                                        -                                      -
 lahan

 Jumlah Emisi                                -              488.274,56            -              554.176,53                  -              833.378,55

 Jumlah Cakupan 1                            -           2.761.435,22             -              2.511.418,38                -          2.904.075,80

                                                                    Cakupan 2




PT BUMI Resources Tbk                                                                                            Laporan Keberlanjutan 2025             157
Page 158
Sambutan            Ikhtisar             Tentang Laporan       Sekilas                   Tata Kelola               Ekonomi              Sumber Daya
                                                                                                                                        Manusia




                                                 2025                                       2024                                      2023
 Sumber              Satuan
                                                         Ton CO2-                                      Ton CO2-                              Ton CO2-
                                        Jumlah                                Jumlah                                         Jumlah
                                                            eq                                            eq                                    eq

 Listrik Dibeli
                       kWh          8.324.774,00           9.323,75          4.555.521,00               5.102,18        2.329.436,00          2.608,97
 dari PLN

 Jumlah Cakupan 2                          -               9.323,75                  -                 5.102,18                  -            2.608,97

 Jumlah Emisi Cakupan
                                           -          2.770.758,96                   -            3.070.697,10*                  -          3.740.064,32*
 1 dan 2




                                                           Intensitas Emisi (E-02)

                                         2025                                        2024                                            2023
 Metrik
                               Jumlah           Satuan                   Jumlah                 Satuan                  Jumlah               Satuan

 Volume Produksi
                           53.500.000,17           Ton             54.999.871,81                   Ton              53.454.837,02**            Ton
 Batubara

 Pendapatan
                               56.581           Billions Rp              70.432,00             Billions Rp              75.567,00           Billions Rp
 Batubara

 Intensitas Emisi
                                               Ton CO2eq /                                    Ton CO2eq /                                   Ton CO2eq /
 GRK (GRK Per                   0,05                                      0,06*                                              0,07*
                                                   Ton                                             Ton                                         Ton
 Produksi)


 Intensitas Emisi
                                               Ton CO2-eq                                   Ton CO2-eq /                                 Ton CO2-eq /
 GRK (Emisi Per                 48,97                                      35,73                                             38,47
                                               / Billions Rp                                   Billions Rp                                  Billions Rp
 Pendapatan)


Keterangan:
Faktor konversi menggunakan:
2006 IPCC Guidelines for National Greenhouse Gas Inventories; Kementerian Lingkungan Hidup (2012) Pedoman Penyelenggaraan Inventarisasi
Gas Rumah Kaca Nasional, Buku II Volume 1
* Penyajian kembali karena terdapat penambahan jumlah emisi yang bersumber dari pembukaan lahan pada tahun 2023 dan 2024
** Penyajian kembali informasi karena perbaikan perhitungan



Produksi emisi GRK Arutmin Cakupan 1 dan 2 beserta intensitasnya secara detail disajikan pada tabel berikut:
(305-1) (305-4) (POJK51-F.11) (E-01)



 Emisi Cakupan 1 dan 2 Arutmin                                                 Emisi Metana (CH4) Arutmin


 618.445 Ton CO2eq                                                             566 Ton CO2eq
 naik 22% dari tahun 2024. Peningkatan ini terutama
 dipengaruhi oleh kenaikan volume produksi, serta                              Jumlah emisi metana atau sebanyak 0,15%
 penambahan sumber emisi dari sektor LULUCF, yang                              dari jumlah emisi Cakupan 1.
 dilaporkan pada tahun 2025.




158        Laporan Keberlanjutan 2025                                                                                                PT BUMI Resources Tbk
Page 159
 Hak Asasi Manusia   Keselamatan &        Lingkungan        Kemasyarakatan         Tautan TBP             Indeks GRI & POJK
                     Kesehatan Kerja




Arutmin


                                                 2025                                2024                                     2023
 Sumber               Satuan
                                                        Ton CO2-                            Ton CO2-                                 Ton CO2-
                                        Jumlah                          Jumlah                                    Jumlah
                                                           eq                                  eq                                       eq

                                                               Cakupan 1

 Pembakaran Tetap (Generator Set dan Boiler)

 Batubara               Ton                -               -                  -                   -                   -                 -

 Jumlah Emisi                              -               -                  -                   -                   -                 -

 Pembakaran Bergerak (High Vehicle dan Kendaraan Operasional Lainnya)

 Solar                  Liter          132.106.796       390.109       124.235.148              353.391         143.332.250          388.249

 Bensin
                        Liter              -               -                  -                   -                   -                 -
 Pertamax

 Biodiesel B35          Liter          73.634.503        140.318       62.141.336               127.111          60.903.500           155.764

 Jumlah Emisi                              -            530.427               -                 480.502               -              544.013

 Proses Pengolahan (Insinerasi Pengolahan Limbah B3)

         -                -                -               -                  -                   -                   -                 -

 Jumlah Emisi                              -               -                  -                   -                   -                 -

 Emisi Fugitive (Air Conditioner, Refrigerator)

 AC                     Unit              414             1.795              394                 1.710                -                 -

 Jumlah Emisi                              -              1.795               -                  1.710                -                 -

 Emisi langsung dari Land Use, Land Use Change and Forestry (LULUCF)

 Pembukaan
 lahan                   Ha               203            56.848               -                   -                   -                 -
 (deforestasi)

 Konversi
                         Ha                -               -                  -                   -                                     -
 lahan

 Jumlah Emisi                              -             56.848               -                   -                   -                 -

 Jumlah Cakupan 1                          -            589.070               -                 482.212               -              544.013

                                                               Cakupan 2

 Listrik Dibeli
                        kWh            37.789.503        29.375        31.016.211               24.105           23.103.611           17.955
 dari PLN

 Jumlah Cakupan 2                          -             29.375               -                 24.105                -               17.955

 Jumlah Emisi Cakupan
                                           -            618.445               -                 506.317               -               561.968
 1 dan 2




PT BUMI Resources Tbk                                                                                     Laporan Keberlanjutan 2025           159
Page 160
Sambutan            Ikhtisar                Tentang Laporan       Sekilas             Tata Kelola         Ekonomi              Sumber Daya
                                                                                                                               Manusia




                                                              Intensitas Emisi (E-02)

                                            2025                                     2024                                   2023
 Metrik
                               Jumlah              Satuan                   Jumlah           Satuan            Jumlah               Satuan

 Volume Produksi
                               21.281.742             Ton               19.505.728              Ton           24.324.645              Ton
 Batubara

 Pendapatan
                                18.524             Billions Rp              19.350          Billions Rp              -*            Billions Rp
 Batubara

 Intensitas Emisi
                                                 Ton CO2eq /                                Ton CO2eq /                            Ton CO2eq /
 GRK (Emisi Per                  0,029                                       0,026                                  0,023
                                                      Ton                                       Ton                                   Ton
 Produksi)


 Intensitas Emisi
                                                 Ton CO2-eq                              Ton CO2-eq /                           Ton CO2-eq /
 GRK (Emisi Per                  33,39                                       26,17                                   -*
                                                 / Billions Rp                              Billions Rp                            Billions Rp
 Pendapatan)


Keterangan:
Faktor konversi menggunakan:
2006 IPCC Guidelines for National Greenhouse Gas Inventories; Kementerian Lingkungan Hidup (2012) Pedoman Penyelenggaraan Inventarisasi
Gas Rumah Kaca Nasional, Buku II Volume 1; Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (2018) Faktor Emisi Gas Rumah Kaca (GRK) Sistem
Interkoneksi Ketenagalistrikan.
Faktor Emisi Listrik
* Tidak dilaporkan di tahun tersebut




KPC dan Arutmin saat ini melaporkan emisi gas rumah kaca (GRK) dari aktivitas operasional langsung (Scope
1) serta emisi tidak langsung dari konsumsi listrik (Scope 2). Sejalan dengan persiapan BUMI untuk adopsi
awal secara bertahap IFRS S1 dan IFRS S2 pada tahun 2026, Perusahaan akan secara progresif meningkatkan
pengungkapan emisi, termasuk pengembangan metodologi, kesiapan data, serta proses pelaporan untuk
kategori emisi Scope 3 yang relevan sesuai dengan standar pelaporan yang berlaku dan ketentuan keringanan
transisi IFRS S2. (305-3)

Pada tingkat nasional, regulasi pajak karbon dan Emissions Trading System (ETS) diatur dalam Undang-
Undang No. 7 Tahun 2021 tentang Harmonisasi Peraturan Perpajakan (HPP) dan Peraturan Menteri ESDM No. 16
Tahun 2022 tentang Tata Cara Penyelenggaraan Nilai Ekonomi Karbon Subsektor Pembangkit Tenaga Listrik.
Namun, implementasinya baru dimulai di sektor pembangkit listrik tenaga batu bara (PLTU). (EM-CO-110a.1)




160        Laporan Keberlanjutan 2025                                                                                       PT BUMI Resources Tbk
Page 161
 Hak Asasi Manusia   Keselamatan &     Lingkungan      Kemasyarakatan     Tautan TBP        Indeks GRI & POJK
                     Kesehatan Kerja




PROGRAM PENGURANGAN EMISI GRK
(305-5) (POJK51-F.12) (E-07)




Keterangan:
Penyajian kembali data pada tahun 2024 dan 2023 karena ditambahkannya inventarisasi emisi GRK dari kegiatan revegetasi pada tahun
tersebut.



Pada tahun 2025, KPC berhasil mengurangi emisi sebesar 923.460,73 ton CO2e, melampaui target pengurangan
emisi tahunan yang ditetapkan sebesar 213.480,10 ton CO2e. Capaian ini mencerminkan dampak gabungan
dari berbagai inisiatif pengurangan emisi operasional, seperti peningkatan efisiensi bahan bakar, optimalisasi
peralatan, sistem konveyor, serta penyerapan karbon dari kawasan revegetasi yang telah matang. (E-07)




PT BUMI Resources Tbk                                                                        Laporan Keberlanjutan 2025      161
Page 162
Sambutan            Ikhtisar            Tentang Laporan     Sekilas   Tata Kelola           Ekonomi      Sumber Daya
                                                                                                         Manusia




Pada tahun 2025, Arutmin berhasil menurunkan emisi sebesar                      132.637 ton CO2e, melampaui target
pengurangan emisi tahunan yang ditetapkan sebesar 130.032 ton CO2e. Beberapa inisiatif operasional yang
mendukung pencapaian tersebut antara lain program optimalisasi percepatan IPD, pemanfaatan Overland
Conveyor (OLC) dalam pengangkutan batubara untuk mengurangi penggunaan bahan bakar pada armada
angkut, serta penerapan Sistem Monitoring Fleet Management (SIMON FEMA) yang membantu meningkatkan
efisiensi penggunaan alat berat dan konsumsi bahan bakar di area operasional. (E-07)




MANAJEMEN EMISI UDARA
(305-7)


Emisi udara dari kegiatan operasional KPC dan Arutmin diidentifikasi mencakup parameter total partikulat,
SO2, NOx, CO, dan Hg yang bersumber dari generator set (genset), Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU), serta
boiler ANFO. Untuk memastikan kepatuhan terhadap ketentuan lingkungan yang berlaku, perusahaan secara
rutin melakukan pemantauan kualitas emisi melalui pengujian berkala sebanyak 2 (dua) kali dalam setahun,
1 (satu) kali dalam setahun dan 1 (satu) kali dalam 3 (tiga) tahun pada seluruh sumber emisi tidak bergerak
tersebut sesuai jenis dan kapasitasnya.

Berdasarkan hasil pengujian yang dilakukan sepanjang tahun pelaporan, seluruh peralatan telah memenuhi
baku mutu emisi udara yang berlaku. Emisi dari genset memenuhi ketentuan dalam Peraturan Menteri
Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor 11 Tahun 2021, emisi dari PLTU memenuhi ketentuan dalam Peraturan
Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor P.15/Menlhk/Setjen/Kum.1/4/2019, sementara emisi dari
boiler ANFO memenuhi ketentuan dalam Peraturan Menteri Lingkungan Hidup Nomor 07 Tahun 2007.

Tabel berikut menyajikan beban emisi udara KPC dan Arutmin selama tahun 2025. (305-7)


KPC

                                                                      Beban Emisi (kiloton)
Parameter
                                                           2025                     2024                  2023

Total Partikulat                                           0,101                    0,086                 0,111

Sulfur Dioksida (SO2)                                      0,741                    0,626                 0,707

Nitrogen Oksida (NOx)                                      0,626                    0,426                0,699

Karbon Monoksida (CO)                                      0,011                    0,011                 0,012

Merkuri (Hg)                                              0,000009             0,000006                0,000006




162        Laporan Keberlanjutan 2025                                                                 PT BUMI Resources Tbk
Page 163
 Hak Asasi Manusia   Keselamatan &     Lingkungan   Kemasyarakatan     Tautan TBP           Indeks GRI & POJK
                     Kesehatan Kerja




Arutmin

 Parameter                                                           Beban Emisi 2025 (kiloton)

 Total Partikulat                                                              5,85x10-10

 Sulfur Dioksida (SO2)                                                         3,45x10-10

 Nitrogen Oksida (NOx)                                                          1,57x10-8

 Karbon Monoksida (CO)                                                         2,67x10-10

Keterangan:
*Not monitored (no obligations)




KONSERVASI AIR
(303-1) (303-2) (303-3) (303-4) (303-5) (POJK51-F.8)
(EM-CO-140a.1) (E-04)


Tata Kelola Air
BUMI bersama seluruh unit usahanya memahami pentingnya pengelolaan sumber daya air secara
bertanggung jawab. Upaya ini dilakukan melalui penerapan efisiensi dalam penggunaan air, memastikan
pengambilan air dilakukan dengan mempertimbangkan ketersediaan sumber daya air serta kebutuhan
pengguna lain, serta melakukan pengolahan air limbah tambang, termasuk acid mine drainage dan efluen,
sebelum dialirkan ke badan air penerima. Sepanjang periode pelaporan, tidak terdapat insiden ketidakpatuhan
terkait kualitas air yang dikelola oleh perusahaan. (EM-CO-140a.1)

Pengelolaan air di KPC diatur melalui SOP Pengelolaan Kualitas dan Kuantitas Air Sistem Clustering serta SOP
Pengelolaan Air Tambang Skala Midterm. Sementara itu, di Arutmin pengelolaan air dilaksanakan berdasarkan
Kebijakan Efisiensi Air dan Penurunan Beban Pencemar, dengan target yang disesuaikan dengan kondisi
operasional masing-masing site.

Tingkat kelangkaan air di area operasional KPC, baik di wilayah Sangatta maupun Bengalon, berada pada
kategori rendah hingga sangat rendah. Kondisi ini didukung oleh tingginya curah hujan yang terjadi di wilayah
operasional perusahaan sepanjang tahun pelaporan. Berdasarkan hasil perhitungan kedalaman curah hujan
pada tahun 2025, tingkat curah hujan tercatat sebesar 2.695,52 mm di Sangatta dan 2.614,62 mm di Bengalon.
Ketersediaan curah hujan yang relatif tinggi tersebut menunjukkan bahwa wilayah operasional KPC tidak
berada pada area dengan tekanan air yang signifikan.

Meskipun demikian, Perusahaan tetap menerapkan praktik pengelolaan air secara bertanggung jawab melalui
pemantauan penggunaan air, optimalisasi pemanfaatan air tambang, serta pengelolaan sistem drainase
dan sedimentasi untuk memastikan keberlanjutan sumber daya air di sekitar area operasional. (303-1)
(303-3) (EM-CO-140a.1)




PT BUMI Resources Tbk                                                                       Laporan Keberlanjutan 2025   163
Page 164
Sambutan            Ikhtisar            Tentang Laporan   Sekilas        Tata Kelola   Ekonomi            Sumber Daya
                                                                                                          Manusia




Paparan Kelangkaan Air

             Lokasi Operasi                           Kategori Kelangkaan Air                      Skor

            Sangatta - KPC                                     Rendah                                0

            Bengalon - KPC                                     Rendah                                0

             Satui - Arutmin                                   Rendah                                0

           Senakin - Arutmin                                   Rendah                                0

      Persentase Wilayah Operasi dengan Paparan Kelangkaan Air                                      0%


Penggunaan air KPC di tahun 2025 secara detail disampaikan sebagai berikut: (303-1) (303-3) (303-4) (303-5)
(POJK51-F.8) (EM-CO-140a.1) (E-04)


KPC


Pengambilan Air

               Sumber Air                                   Keterangan                   Jumlah Air (megaliter)

                                              Kebutuhan domestik: perkantoran
                                              dan camp karyawan. Serta
Air permukaan: sungai, danau,
                                              Operasional pertambangan:                           8.063,85
dan air hujan
                                              penyiraman jalan dan pencucian
                                              unit
Air dari pihak ketiga (PDAM)                  -                                                      -
                                              Kebutuhan domestik: perkantoran
Air tanah                                                                                          550,16
                                              dan camp karyawan
Air laut                                      Fire hydrant system, cooling system                13.336,90
Jumlah Pengambilan Air                                                                           21.950,92

Pembuangan Air

            Tujuan Akhir Air                                Keterangan                   Jumlah Air (megaliter)
                                              Air yang dilepas ke sungai dan
Badan air                                                                                        835.279,60
                                              danau
Pihak ketiga                                  Air yang dimanfaatkan oleh PDAM                     2.771,31
                                              Melalui rembesan air ke dalam
Air tanah                                                                                            -
                                              tanah (seepage)
Air laut                                      Air yang dilepas ke laut atau pesisir              21.143,10
Jumlah Pembuangan Air                                                                            859.194,01

Penggunaan Air*

             Pemanfaatan                                    Keterangan                   Jumlah Air (megaliter)
                                Air yang sebagian kembali ke
                                lingkungan setelah digunakan,
Operasional pertambangan,       mengalami penguapan ke atmosfer,
                                                                                                 21.950,92
kebutuhan domestik, dan lainnya terbawa bersama material atau
                                produk, maupun hilang akibat
                                proses lainnya.


164        Laporan Keberlanjutan 2025                                                                PT BUMI Resources Tbk
Page 165
 Hak Asasi Manusia   Keselamatan &     Lingkungan      Kemasyarakatan     Tautan TBP        Indeks GRI & POJK
                     Kesehatan Kerja




 Jumlah Penggunaan Air                                                                                  21.950,92

 Intensitas Penggunaan Air

 Penggunaan Air (megaliter)                                                                             21.950,92
 Produksi Batubara (Ton)                                                                             53.500.000,17

 Intensitas Penggunaan Air (megaliter/ton)                                                               0,00041

Keterangan:
Air limbah tambang berasal dari air larian hujan, sehingga tidak bisa dibandingkan dengan Pengambilan Air
*Jumlah konsumsi air menggunakan Equation 4 dalam panduan ICMM Water Reporting: Good Practice Guide (2021)


Penggunaan air Arutmin di tahun 2025 secara detail disampaikan sebagai berikut: (303-1) (303-3) (303-4)
(303-5) (POJK51-F.8) (EM-CO-140a.1) (E-04)


Arutmin


 Pengambilan Air

                Sumber Air                              Pemanfaatan                           Jumlah Air (megaliter)

 Air permukaan: sungai, danau,
                                            Kebutuhan domestik                                           438,30
 dan air hujan

 Air dari pihak ketiga (PDAM)               Kebutuhan domestik                                             3,16

 Air tanah                                  Kebutuhan domestik                                            48,29

 Air hujan                                  Kebutuhan domestik                                             0,51

 Jumlah Pengambilan Air                                                                                  490,26

 Pembuangan Air

             Tujuan Akhir Air                            Keterangan                           Jumlah Air (megaliter)

                                            Air yang dilepas ke sungai dan
 Badan air                                                                                             22.484,60
                                            danau

 Pihak ketiga                               Air yang dimanfaatkan oleh PDAM                                     -

                                            Melalui rembesan air ke dalam
 Air tanah                                                                                                      -
                                            tanah (seepage)

 Air laut                                   Air yang dilepas ke laut atau pesisir                               -

 Jumlah Pembuangan Air                                                                                 22.484,60

 Penggunaan Air*

              Pemanfaatan                                Keterangan                           Jumlah Air (megaliter)

                                 Air yang tidak kembali ke lingkungan
                                 setelah digunakan karena
 Operasional pertambangan,       mengalami penguapan ke atmosfer,
                                                                                                         490,26
 kebutuhan domestik, dan lainnya terbawa bersama material atau
                                 produk, maupun hilang akibat
                                 proses lainnya.

 Jumlah Penggunaan Air                                                                                   490,26




PT BUMI Resources Tbk                                                                       Laporan Keberlanjutan 2025   165
Page 166
Sambutan            Ikhtisar            Tentang Laporan   Sekilas        Tata Kelola        Ekonomi              Sumber Daya
                                                                                                                 Manusia




 Intensitas Penggunaan Air

 Penggunaan Air (megaliter)                                                                             490,26

 Produksi Batubara (Ton)                                                                              21.281.742

 Intensitas Penggunaan Air (megaliter/ton)                                                            0,000023

Keterangan:
*Jumlah konsumsi air menggunakan Equation 4 dalam panduan ICMM Water Reporting: Good Practice Guide (2021)




 Capaian Reuse dan Recycle Air oleh KPC 2025                        Capaian Reuse dan Recycle Air oleh Arutmin 2025



 6.583,23 megaliter                                                 104,51 megaliter
 naik sebesar 44% dari tahun 2024.                                  menurun 29% dari tahun 2024.




Program-program penghematan air oleh KPC tahun 2025 secara detail disajikan sebagai berikut:

KPC


   No                            Program Pemanfaatan Kembali Air                                         Total (m3)

            Pemanfaatan air tambang untuk proses pencucian batubara di coal
      1                                                                                                      61.027,27
            preparation plant.

      2     Pemanfaatan air tambang untuk proses pencucian unit di workshop.                            1.304.689,30

            Pemanfaatan air tambang menggantikan air tanah untuk keperluan
      3                                                                                                  247.701,26
            mess dan perkantoran.
            Low Penyediaan air bersih sebagai bahan baku PDAM Kudungga
      4                                                                                                 2.217.049,60
            dengan memanfaatkan air tambang (suplai ke masyarakat).
            Pemanfaatan air tambang sebagai bahan baku produksi DEMIN
      5                                                                                                  186.902,00
            WATER PLTU 3x18 MW.
            Panen air hujan dengan memanfaatkan danau pascatambang
      6     sebagai pengganti potable water yang dipakai untuk mencuci                                   327.958,00
            kendaraan.

            Sistem buka tutup pintu air kolam pengendap asparaga untuk
      7                                                                                                      2.909,70
            pencadangan kebutuhan air masyarakat.

            Optimalisasi fungsi Condensate Storage Tank (CST) sebagai water
      8                                                                                                  35.936,16
            treatment tank untuk keperluan boiler PLTU.

            Pemanfaatan air J Void menggantikan air tanah untuk keperluan
      9                                                                                                  19.844,00
            nursery.

            Peningkatan kapasitas air bersih PDAM Kudungga dengan
    10                                                                                                  554.262,40
            memanfaatkan air tambang (suplai ke masyarakat).
            Pemanfaatan air tambang untuk kegiatan industrialisasi Tango
      11                                                                                                1.624.954,00
            Delta

                                               Total                                                   6.583.233,69


166        Laporan Keberlanjutan 2025                                                                         PT BUMI Resources Tbk
Page 167
 Hak Asasi Manusia   Keselamatan &     Lingkungan        Kemasyarakatan   Tautan TBP   Indeks GRI & POJK
                     Kesehatan Kerja




Program-program penghematan air oleh Arutmin tahun 2025 secara detail disajikan sebagai berikut:



Program Efisiensi Air Arutmin



    No                                              Program                                           Total (m3)

     1       KERATIS (Keran Otomatis)                                                                       3.732

             Minimalisasi overflow air baku ke laut menggunakan automatic
     2                                                                                                      2.616
             water machine floating system.

             Modifikasi water supply dust suppression system dengan metode
     3                                                                                                     10.250
             GULALI (Guna Ulang Air Limbah Kolam Pengendap)

     4       Pemanfaatan run off untuk DSS dan conveyor cleaner                                            9.746

     5       Pemanfaatan air reject Dugan ROP untuk suplai air bersih                                      13.494

     6       Penggunaan sprinkle untuk penyiraman area pembibitan                                           608

     7       RETRO WATERFILL                                                                               5.458

     8       RUMAH SEKAT (Reuse Air Limbah sebagai Pelarut Kapur dan Tawas)                                 7.280

     9       SIRAMAN BARATA (Sistem Penyiraman Batubara Berbasis Tonase)                                   2.694

             Subtitusi borefield sebuli dengan floating water pump
    10                                                                                                     2.886
             memanfaatkan air kolam pascatambang Manggis untuk air bersih

     11      Water recycle washing pad                                                                     2.254

    12       Sprinkler jalan hauling                                                                       43.492

                                             Total                                                         104.510




PT BUMI Resources Tbk                                                                  Laporan Keberlanjutan 2025    167
Page 168
Sambutan            Ikhtisar            Tentang Laporan   Sekilas        Tata Kelola    Ekonomi         Sumber Daya
                                                                                                        Manusia




PENGENDALIAN PENCEMARAN MELALUI
PENGELOLAAN AIR LIMBAH TAMBANG DAN
AIR LIMBAH DOMESTIK
(303-2) (POJK51-F.13) (POJK51-F.14)
KPC dan Arutmin melakukan pengelolaan dan pemantauan parameter kualitas air secara rutin sesuai dengan
peraturan dan perundang-undangan, termasuk Keputusan Menteri Lingkungan Hidup No. 113 tahun 2003
maupun Peraturan Gubernur Kalimantan Selatan No. 36 tahun 2008. (303-2) (POJK51-F.14)

Di KPC, pemantauan kualitas air sungai secara rutin setiap tiga bulan sekali. Air limbah di wilayah pelabuhan
berasal dari kegiatan stockpile batu bara, Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) dan Tempat Penyimpanan
Sementara (TPS) abu batu bara (FABA). Air limbah dari stockpile batubara dan TPS FABA dikelola melalui
kolam pengendap sedangkan limbah dari power station melalui fasilitas waste water treatment plant. (303-2)

Sedangkan di Arutmin, pengelolaan kualitas air limbah dilakukan dengan menerapkan sistem kolam
pengendap bertingkat, di mana kolam pengendap dibagi menjadi dua bagian yaitu kolam kontrol debit
untuk mengelola kuantitas (debit) dan kolam labirin untuk mengelola kualitas air keluaran.



Capaian Manajemen Efluen 2025 (EM-CO-140a.2)

KPC                                                                 Arutmin



 18.695,62 Ton (Lime) &                                              1.165 Ton (Kapur), 748
 12.152,56 Ton (Tawas)                                               Ton (Tawas) & 4 Ton
                                                                     (Flokulan)
 Jumlah material yang digunakan untuk                               Jumlah material yang digunakan untuk
 mengelola kualitas air tambang untuk mencapai                      mengelola kualitas air tambang untuk mencapai
 baku mutu. (POJK51-F.13)                                           baku mutu. (POJK51-F.13)



 66 Titik penaatan air. (POJK51-F.14)                                43 Titik penaatan air. (POJK51-F.14)

 706     sampel air dikirimkan ke laboratorium                       21.583        sampel air dikirimkan ke
 lingkungan dengan 100% hasil penilaian berada                       laboratorium lingkungan dengan 100% hasil
 di bawah baku mutu.                                                 penilaian berada di bawah baku mutu.




168        Laporan Keberlanjutan 2025                                                                PT BUMI Resources Tbk
Page 169
 Hak Asasi Manusia   Keselamatan &     Lingkungan   Kemasyarakatan   Tautan TBP   Indeks GRI & POJK
                     Kesehatan Kerja




MINIMALISIR DAMPAK LINGKUNGAN
DENGAN REKLAMASI DAN REVEGETASI
LAHAN PASCATAMBANG SERTA
PELESTARIAN KEANEKARAGAMAN HAYATI
(POJK51-F.9) (POJK51-F.10) (101-1) (101-2) (101-4)


Tata Kelola Pelestarian Keanekaragaman Hayati
Wilayah Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK) KPC berada di Kecamatan Sangatta Utara dan Bengalon di
bagian utara, serta Kecamatan Sangatta Selatan dan Rantau Pulung di bagian selatan. Area operasional ini
juga dilintasi oleh tiga sungai utama, yaitu Sungai Sangatta di sisi selatan serta Sungai Bengalon dan Sungai
Lembak di sisi utara. Selain itu, wilayah operasional KPC berada di antara dua kawasan konservasi dengan
nilai keanekaragaman hayati tinggi, yaitu Kutai National Park dan kawasan mangrove di sepanjang pesisir
Pantai Selat Makassar.

Dengan mempertimbangkan sensitivitas ekologis tersebut, KPC menerapkan SOP HSE_ENV_MSE2 06_
DOC_SOPi_009 (Ver 4.0) tentang Pengelolaan Keanekaragaman Hayati untuk memastikan bahwa seluruh
kegiatan operasional tidak mengancam kelestarian keanekaragaman hayati di sekitar wilayah operasi.
Selain itu, KPC dan Arutmin masing-masing telah menetapkan Kebijakan Keanekaragaman Hayati yang
menegaskan komitmen perusahaan untuk mencegah kehilangan keanekaragaman hayati (biodiversity
loss) serta mendukung upaya pemulihan ekosistem yang terdampak melalui pengelolaan dan perlindungan
keanekaragaman hayati secara berkelanjutan. (101-2) (101-5) (POJK51-F.9) (EM-CO-160a.1)

Sementara, Arutmin beroperasi di Blok 6 Kalimantan, yang mencakup sejumlah area di sebelah tenggara
Kalimantan dan ujung utara Pulau Laut. Area IUPK tidak terletak atau berdekatan dengan kawasan dengan
nilai keanekaragaman hayati tinggi. Arutmin mengelola 5 (lima) tambang batu bara terbuka (open cut) yaitu
Senakin, Satui, Batulicin, Asamasam, dan Kintap. Seluruh tambang memiliki lokasi yang strategis dan tidak
jauh dari fasilitas pelabuhan milik Arutmin - NPLCT yang terletak di pesisir utara Pulau Laut. Arutmin telah
membentuk Kebijakan Keanekaragaman Hayati dengan program yang berbeda-beda di setiap site.

Dengan metode pertambangan terbuka, baik KPC dan Arutmin berpotensi menimbulkan risiko dampak buruk
pada lingkungan dan biodiversitas. Hasil identifikasi risiko dan strategi pengelolaan lahan terganggu dapat
dilihat dalam tabel berikut: (101-4) (POJK51-F.9) (EM-CO-160a.2) (EM-CO-160a.3)




PT BUMI Resources Tbk                                                             Laporan Keberlanjutan 2025   169
Page 170
Sambutan            Ikhtisar            Tentang Laporan   Sekilas        Tata Kelola         Ekonomi             Sumber Daya
                                                                                                                 Manusia




      Aktivitas
                                        Risiko dan Dampak Lingkungan                                    Mitigasi
      Tambang

                                                                                         •   Pengajuan rencana bukaan,
                                                                                             menyiapkan sarana dan
                                                                                             prasarana pengendali
                                                                                             erosi dan sedimentasi,
                                                                                             identifikasi jenis flora
                                                                                             dan fauna, pembersihan
                                                                                             vegetasi, pengupasan dan
                                                                                             pengelolaan lapisan tanah
                                                                                             zona perakaran sesuai
Pembukaan                 Risiko tanah longsor, peningkatan sedimentasi yang                 dengan rencana tahunan
lahan                     menyebabkan banjir, dan disrupsi flora dan fauna.                  yang disetujui.
                                                                                         •   Identifikasi tanaman
                                                                                             lokal sebelum dilakukan
                                                                                             pembukaan lahan untuk
                                                                                             diperbanyak di nursery.
                                                                                         •   Penyimpanan topsoil yang
                                                                                             kemudian akan di gunakan
                                                                                             kembali ketika area
                                                                                             reklamasi sudah siap.

                                                                                         •   Penyiraman pada jalan
                                                                                             tambang, penyiraman
                                                                                             dilakukan dengan
Penggalian
                                                                                             menggunakan air dan
batuan penutup            •    Perubahan bentang alam, pencemaran air
                                                                                             bahan pengikat debu.
                               tanah, polusi udara, peningkatan erosi dan
                               sedimentasi.                                              •   Pembentukan lereng
Pencucian dan
                                                                                             timbunan, konstruksi saluran
Stockpiling Batu          •    Terbentuknya air asam tambang (AAT).
                                                                                             drainase dan bangunan
Bara
                                                                                             pengendali erosi dan
                                                                                             penghamparan tanah zona
                                                                                             perakaran.



      Dampak Biodiversitas                                  KPC                                        Arutmin

Air Asam Tambang
                                         Berdasarkan Data Kajian Geokimia
                                         dengan Persentase PAF – NAF
                                         secara overall adalah 77-23%.
Persentase lokasi tambang                Terkait dengan Manajemen Air
di mana air asam tambang:                Asam tambang, KPC menerapkan                  20% (Site Asamasam)
diprediksi akan terjadi.                 metode Enkapsulasi selama proses
                                         operasional timbunan batuan
                                         penutup untuk meminimalkan
                                         potensi terbentuknya AAT.



170        Laporan Keberlanjutan 2025                                                                       PT BUMI Resources Tbk
Page 171
 Hak Asasi Manusia   Keselamatan &         Lingkungan     Kemasyarakatan    Tautan TBP        Indeks GRI & POJK
                     Kesehatan Kerja




      Dampak Biodiversitas                                  KPC                                         Arutmin

                                           Penerapan metode Enkapsulasi
 Persentase lokasi tambang
                                           dilakukan 100% pada kegiatan
 di mana air asam tambang:
                                           operasional penimbunan tanah
 secara aktif dikelola.
                                           penutup.
 Persentase lokasi tambang
                                           Dilakukan pada 100% kolam
 di mana air asam tambang:
                                           pengendap yang memiliki
 sedang dalam proses
                                           karakteristik terbentuknya AAT.
 pengolahan atau remediasi.

 Cadangan Batubara

 Persentase cadangan batu
 bara yang sudah terbukti
 yang berada di atau dekat
 lokasi dengan status                      0%                                            0%
 kawasan lindung atau
 habitat spesies terancam
 punah.

 Persentase cadangan batu
 bara terduga yang berada
 di atau dekat lokasi dengan
                                           0%                                            0%
 status kawasan lindung atau
 habitat spesies terancam
 punah.


Kondisi Keanekaragaman Hayati di KPC (POJK51-F.9) (101-5) (101-6) (101-7) (101-8) (EM-CO-210a.1) (EM-
CO-210a.2)


                                                                           Site Sangatta                   Site Bengalon

 Pemicu langsung hilangnya keanekaragaman hayati
                                       Ukuran ekosistem
                                       yang dikonversi (total        31.578,89                     7.843,5
                                       disturbed) (Ha)

                                       Tanggal batas akhir atau
                                                                     31 Desember 2031              31 Desember 2031
                                       tanggal rujukan
 Perubahan pemanfaatan
 lahan dan laut                        Jenis ekosistem sebelum       Hutan Lahan Kering            Hutan Lahan Kering
                                       konversi                      Sekunder                      Sekunder



                                       Jenis ekosistem setelah
                                                                     Pertambangan                  Pertambangan
                                       konversi




PT BUMI Resources Tbk                                                                         Laporan Keberlanjutan 2025   171
Page 172
Sambutan            Ikhtisar            Tentang Laporan   Sekilas          Tata Kelola     Ekonomi              Sumber Daya
                                                                                                                Manusia




                                                                          Site Sangatta               Site Bengalon

                                                                                                Area kawasan hutan
                                                                                                produksi:
                                                                                                •    Dipterokarpa Trees
                                                                                                •    Pohon kayu keras
                                                                                                     bernilai ekonomi
                                                                    APL Area:
                                                                                                •    Pohon pionir
                                                                    •   Pohon hutan tropis
                                                                                                •    Mixed tropical forest
                                                                    •   Semak dan pohon              trees
                                                                        kecil
                                  Jenis spesies liar*               •   Liana dan tanaman
                                                                                                APL Area:
                                                                        merambat
                                                                                                •    Pohon hutan tropis
                                                                    •   Herba dan rumput
                                                                                                •    Semak dan pohon
                                                                    •   Paku-pakuan
                                                                                                     kecil
Eksploitasi sumber daya                                             •   Kantong Semar
                                                                                                •    Liana dan tanaman
alam: Spesies Liar                                                                                   merambat
                                                                                                •    Herba dan rumput
                                                                                                •    Paku-pakuan
                                                                                                •    Kantong Semar

                                  Jumlah spesies liar                            104                           104

                                                                    CR : Critically             CR : Critically
                                                                    Endangered (Kritis)         Endangered (Kritis)
                                                                    EN : Endangered             EN : Endangered
                                                                    (Genting)                   (Genting)
                                  Risiko kepunahan spesies
                                                                    NT : Near Threatened        NT : Near Threatened
                                                                    (Hampir Terancam)           (Hampir Terancam)
                                                                    LC : Least Concern          LC : Least Concern (Risiko
                                                                    (Risiko Rendah).            Rendah).


                                  Pengambilan air (m3)              21.950.916,87
Eksploitasi sumber daya
alam: Air

                                  Konsumsi air (m3)                 21.950.916,87




                                  Jenis polutan                     -                           -

Polusi

                                  Jumlah                            -                           -




172        Laporan Keberlanjutan 2025                                                                        PT BUMI Resources Tbk
Page 173
 Hak Asasi Manusia   Keselamatan &        Lingkungan       Kemasyarakatan     Tautan TBP     Indeks GRI & POJK
                     Kesehatan Kerja




                                                                             Site Sangatta                Site Bengalon

 Kondisi ekosistem
                                       Ukuran ekosistem                                           APL: 11.452,71 Ha
                                                                      APL: 49.465,90 Ha
                                       (Konsesi IUPK) (Ha)                                        KHP: 624,39 Ha

 Ekosistem 1                                                          Tahun Mulai Beroperasi      Tahun Mulai Beroperasi
                                       Tahun dasar ekosistem
                                                                      (1 Januari 1992)            (1 Januari 1992)

                                       Periode pelaporan              2025                        2025


 Manfaat yang didapat dari ekosistem (layanan ekosistem)


                                                                      Pengambilan air sungai
                                                                                                  Pengambilan air sungai
                                                                      untuk operasi tambang,
                                       Jenis pemanfaatan                                          untuk operasi tambang
                                                                      penyiraman debu dan
 Air                                                                                              dan penyiraman debu
                                                                      Air Baku PDAM

                                                                      Perusahaan dan              Perusahaan dan
                                       Penerima manfaat
                                                                      komunitas lokal             komunitas lokal

                                                                      Pemanfaatan kayu            Pemanfaatan kayu
                                       Jenis pemanfaatan              dari area konsesi untuk     dari area konsesi untuk
 Kayu                                                                 operasional perusahaan operasional perusahaan


                                       Penerima manfaat               Perusahaan                  Perusahaan

                                                                      Hutan hujan alami           Hutan hujan alami
                                                                      mengikat emisi karbon       mengikat emisi karbon
                                       Jenis pemanfaatan
 Penyimpanan karbon                                                   yang dihasilkan oleh        yang dihasilkan oleh

 alami                                                                operasional perusahaan operasional perusahaan

                                                                      Perusahaan, komunitas       Perusahaan, komunitas
                                       Penerima manfaat
                                                                      lokal, masyarakat adat      lokal, masyarakat adat

                                                                      Ritual adat, doa dan        Ritual adat, doa dan
                                       Jenis pemanfaatan
                                                                      meditasi adat               meditasi adat
 Nilai spiritual dan adat
                                                                      Masyarakat adat,            Masyarakat adat,
                                       Penerima manfaat
                                                                      komunitas lokal             komunitas lokal

Keterangan:
*Sumber Amdal 2021 KPC, LHC IPPKH




PT BUMI Resources Tbk                                                                        Laporan Keberlanjutan 2025   173
Page 174
Sambutan            Ikhtisar            Tentang Laporan   Sekilas        Tata Kelola    Ekonomi          Sumber Daya
                                                                                                         Manusia




CAPAIAN PELESTARIAN KEANEKARAGAMAN
HAYATI 2025
(304-3) (POJK51-F.10)

KPC                                                                 Arutmin


 1.310,30 ha                                                        202,96 ha
 lahan dibuka pada tahun 2025 sehingga luas                         lahan dibuka pada tahun 2025.
 kumulatif lahan dibuka 39.422,39 ha.



 1.277,29 ha                                                        328,97 ha
 Lahan direhabilitasi, naik sebesar 4% dari tahun                   lahan direklamasi pada tahun 2025.
 2024.




 1.121.895                                                          274.361
 Total planting dan 151.018 total replanting pada                   Total planting pada tahun 2025.
 tahun 2025.



 86%
 Survival Rate revegetasi pada lahan
 reklamasi berusia diatas 9 tahun.




Berdasarkan Biodiversity Assessment 2024, 77% area
reklamasi KPC berumur >9 tahun mencapai indeks Shannon
>1 (keanekaragaman sedang), yang menegaskan efektivitas
pemulihan habitat dan stabilitas ekosistem pascatambang.




174        Laporan Keberlanjutan 2025                                                                 PT BUMI Resources Tbk
Page 175
 Hak Asasi Manusia   Keselamatan &     Lingkungan          Kemasyarakatan       Tautan TBP        Indeks GRI & POJK
                     Kesehatan Kerja




Perlindungan Spesies Flora dan Fauna di KPC (POJK51-F.10) (101-4)


                     Kategori Mamalia                                                        Kategori Burung

                Nama Spesies                        Kategori                        Nama Spesies                         Kategori

 Bekantan (Nasalis larvatus)                          EN         Elang Tikus (Elanus caeruleus)                                 LC
 Rusa Sambar (Rusa Unicolor)                          VU         Elang Bondol (Haliastur Indus)                                 LC
 Kijang Muncak (Muntiacus Muntjak)                    LC         Elang Hitam (Ictinaetus Malayensis)                            LC
 Kucing Kuwuk (Prionailurus
                                                      LC         Elang Tiram (Pandion haliaetus)                                LC
 Bengalensis)
 Kucing Batu (Pardofelis Marmorata)                   NT         Elang Brontok (Nisaetus cirrhatus)                             LC
                                                                 Elang-Laut Dada-Putih (Haliaeetus
 Orangutan (Pongo Pygmaeus)                           CR                                                                        LC
                                                                 leucogaster)

 Owa Kalawat (Hylobates Muelleri)                     EN         Pecuk-Ular Asia (Anhinga Melanogaster)                         NT

                                                                 Kangkareng Perut-Putih (Anthracoceros
 Trenggiling (Manis Javanica)                         CR                                                                        LC
                                                                 albirostris)

                                                                 Kangkareng Hitam (Anthracoceros
 Pelanduk Napu (Tragulus Napu)                        LC                                                                        NT
                                                                 malayanus)
 Beruang Madu (Helarctos
                                                      VU         Bangau Tongtong (Leptoptilos javanicus)                        NT
 Malayanus)
                                                                 Alap-Alap Capung (Microhierax
                                                                                                                                LC
                                                                 fringillarius)
                                                                 Burung-Madu Sepah-Raja (Aethopyga
                                                                                                                                LC
                                                                 Siparaja)
                                                                 Paok Hijau (Pitta sordida)                                     LC
                                                                 Serindit Melayu (Lorigulus galgulus)                           LC
 Deskripsi
 CR = Critically Dangered | Kritis atau sangat                   Betet Ekor Panjang (Psittacula
                                                                                                                                VU
 terancam punah                                                  longicauda)
 EN = Endangered | Terancam punah
 VU = Vulnerable | Rentan                                        Kipasan Belang (Rhipidura Javanica)                            LC
 NT = Near Threatened | Hampir terancam
 LC = Least Concern | Risiko rendah                              Tiong Emas (Gracula Religiosa)                                 LC


Keterangan:
•    Berdasarkan Laporan Monitoring dan Evaluasi Keanekaragaman Hayati Flora dan Fauna di Wilayah Pertambangan PT KPC, 2024
•    Status Dilindungi berdasarkan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan No. P.106/MENLHK/SETJEN/KUM.1/12/2018 tentang
     Jenis Tumbuhan dan Satwa yang Dilindungi.
•    Kategori berdasarkan International Union for Conservation of Nature (IUCN)




PT BUMI Resources Tbk                                                                              Laporan Keberlanjutan 2025        175
Page 176
Sambutan            Ikhtisar            Tentang Laporan   Sekilas   Tata Kelola   Ekonomi       Sumber Daya
                                                                                                Manusia




HABITAT YANG DILINDUNGI KPC
Inisiatif keanekaragaman hayati dan habitat lindung BUMI melampaui area tambang aktif dan merupakan
bagian dari tanggung jawab Perusahaan yang lebih luas dalam mendukung pengelolaan lingkungan pada
tingkat lanskap. Program-program ini membantu melindungi habitat penting, memulihkan fungsi ekologi,
serta mendukung hasil keanekaragaman hayati di area yang terhubung dengan jejak operasional dan
komitmen pemangku kepentingan Perusahaan. Upaya ini memperkuat kredibilitas lingkungan BUMI dengan
menunjukkan bahwa pengelolaan keanekaragaman hayati tidak terbatas pada kepatuhan regulasi di
dalam area tambang, tetapi juga mencakup upaya konservasi dan restorasi yang praktis yang berkontribusi
terhadap ketahanan ekosistem dan nilai lingkungan bagi masyarakat.

Kawasan Konservasi Taman Payau
Kawasan seluas ± 1.63 km2 ini merupakan lahan bekas tambang sejak tahun 1998 dengan berbagai
pengembangan yang dilakukan agar dapat menjadi ekosistem penyangga kehidupan, dan habitat Orangutan.
Pada bulan November 2013 s/d Agustus 2014 dilakukan penelitian keberadaan Orangutan. Hasilnya, dijumpai
13 individu berbeda, terdiri dari 4 jantan dewasa, 4 betina dewasa, 2 remaja dan 3 bayi. Masing-masing
individu dikenali melalui wajahnya, dan diberi nama, seperti Cassia (betina dewasa, induk Sura), Sura (bayi
jantan, bayi Cassia), Clotaria (betina dewasa, induk Croton dan Usara), Usara (bayi jantan), Croton (remaja),
Sri (betina dewasa, induk Falca), Falca (bayi, anak Sri), Ujang (betina dewasa), Meremia (betina remaja), Chiko
(jantan dewasa), Bruno (jantan dewasa), Botak (jantan dewasa), TP-1 (jantan dewasa).

Kawasan Konservasi Pinang Dome
Sebagian besar kawasan konservasi ini merupakan hutan sekunder muda, dengan luasan ± 9.69 km2.
Beberapa upaya KPC yang dilakukan pada kawasan ini antara lain, pengukuhan area menjadi kawasan
konservasi secara internal, pengamanan wilayah, pembuatan jalur pengamatan, restorasi dan pengayaan,
penelitian dan kerjasama.

Kini kawasan tersebut telah memiliki beragam fauna, diantaranya Beruk (Macaca nemestrina), kijang muncak
(Muntiacus muntjak), landak raya (Hystrix brachyura), bajing kelapa (Callosciurus notatus), pelanduk napu
(Tragulus napu), tupai tercat (Tupaia picta), Orangutan (Pongo pygmaeus morio).

Kawasan ini, juga dihuni setidaknya 49 jenis burung, dengan indeks keanekaragaman hayati sebesar 3,69 dan
memiliki 3 jenis dilindungi, yakni: Kipasan belang (Rhipidura javanica), Burung-madu sepah-raja (Aethopyga
siparaja), Paok hijau (Pitta sordida).

Kawasan Konservasi Arboretum Murung dan Swarga Bara
Arboretum Murung merupakan areal pascatambang, seluas ± 0,22 km2. Pada kawasan ini ditemukan banyak
terdapat sarang orangutan. KPC selanjutnya memperkaya berbagai jenis pakan dan kini Arboretum telah
dihuni berbagai jenis fauna, seperti kijang muncak (Muntiacus muntjak), orangutan (Pongo pygmaeus morio),
bajing kelapa (Callosciurus notatus), pelanduk napu (Tragulus napu), beruang madu (Helarctos malayanus).
Beberapa jenis flora juga terdapat di kawasan ini meliputi puluhan jenis Shorea sp dan beberapa jenis endemik
Kalimantan.




176        Laporan Keberlanjutan 2025                                                        PT BUMI Resources Tbk
Page 177
 Hak Asasi Manusia   Keselamatan &     Lingkungan   Kemasyarakatan   Tautan TBP   Indeks GRI & POJK
                     Kesehatan Kerja




Kawasan ini, juga dihuni setidaknya 52 jenis burung, dengan indeks keanekaragaman hayati sebesar 3,73 dan
memiliki 4 jenis dilindungi, yakni: Kipasan belang (Rhipidura javanica), Burung-madu sepah-raja (Aethopyga
siparaja), Paok hijau (Pitta sordida), Serindit melayu (Lorigulus galgulus).

Kawasan Konservasi Mangrove Tanjung Bara
Kawasan ini memiliki luasan ± 3,83 km2. Membentang sejauh ± 9.571,94 m di sepanjang garis pantai Aquatik dan
Tanjung Bara. Eksploitasi mangrove yang masif, menjadikan kawasan ini sebagai benteng keanekaragaman
hayati mangrove yang vital. Didominasi jenis bakau (Rhizophora spp), dan pedada (Sonneratia alba),
menjadikan areal ini sebagai habitat yang cocok untuk berbagai fauna.

Daya dukung kawasan konservasi mangrove Tanjung Bara sebagai habitat Bekantan (Nasalis larvatus)
tergolong baik. Kawasan mampu menyangga kehidupan, menyediakan ruang untuk tempat tinggal, tempat
mencari makan dan memberikan tempat perlindungan bagi 2 kelompok Bekantan yang berjumlah ± 50 ekor.
Setidaknya terdapat 19 ekor burung Kangkareng perut putih, dengan berbagai tingkatan umur.




Kawasan ini, setidaknya dihuni 69 jenis burung, dengan indeks keanekaragaman hayati sebesar 3,99 dan
memiliki 5 jenis dilindungi, diantaranya: Kipasan belang (Rhipidura javanica), Burung-madu sepah-raja
(Aethopyga siparaja), Paok hijau (Pitta sordida), Serindit melayu (Lorigulus galgulus), Alap-alap capung
(Microhierax fringillarius).

Kawasan Konservasi Tanjung Bara
Kawasan Konservasi Tanjung Bara secara geografis terletak pada 0o32’ 12.66” - 0o34’ 2.44” LU dan 117o36’ 21.04”
– 117o39’ 6.01” BT. Kawasan ini, memiliki luasan mencapai ± 5,02 km2, yang dihuni ± 58 jenis burung, dengan
indeks keanekaragaman hayati sebesar 3,82 dan memiliki 5 jenis dilindungi, diantaranya: Kipasan belang
(Rhipidura javanica), Burung-madu sepah-raja (Aethopyga siparaja), Serindit melayu (Lorigulus galgulus),
Alap-alap capung (Microhierax fringillarius).

Kawasan Konservasi Arboretum Tanjung Pemancingan
Arboretum Tanjung Pemancingan berlokasi di pelabuhan batubara NPLCT seluas 5,05 hektar. Tanaman pada
area konservasi ini meliputi tanaman endemic Kalimantan yang dilindungi yaitu tanaman Ulin. Selain itu ada
juga tanaman lain seperti Gaharu, Halaban, Nangka, Akasia, Sungkai, Waru gunung dan Pelantan.



PT BUMI Resources Tbk                                                             Laporan Keberlanjutan 2025   177
Page 178
Sambutan            Ikhtisar            Tentang Laporan   Sekilas   Tata Kelola   Ekonomi      Sumber Daya
                                                                                               Manusia




Kawasan Konservasi Terumbu Karang
Pada tahun 2019, KPC melakukan Program Pemantauan Terumbu Karang dan Lokasi Inisiasi Terumbu Karang
Buatan di lokasi Perairan Kutai Timur dengan bekerjasama dengan Sekolah Tinggi Pertanian (STIPER) Kutai
Timur. Rangkaian kegiatan terdiri dari peningkatan kapasitas Reef Check EcoDiver bagi penyelam lokal,
pemantauan terumbu karang dengan menggunakan metode Reef Check, survei lokasi inisiasi terumbu
buatan, pembuatan dan penurunan terumbu buatan, serta monitoring dan perawatan terumbu buatan.
Rangkaian kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai upaya pelestarian terumbu karang. Pendataan terumbu
karang meliputi: Ikan Indikator, Invertebrata dan Dampak Kerusakan, Substrat Dasar.

Pada tahun 2023, telah dilakukan pemantauan terumbu buatan di South Marker. Upaya rehabilitasi terumbu
karang dengan terumbu buatan disertai dengan pemantauan dan perawatan secara berkala. Pemantauan
dilakukan untuk mengetahui tingkat keberhasilan upaya rehabilitasi tersebut, baik dilihat dari penempelan
dan pertumbuhan karang maupun kemunculan biota laut di sekitar terumbu buatan. Pemantauan disertai
dengan perawatan terumbu buatan yaitu mengurangi biota-biota yang dapat menghambat pertumbuhan
dan kelangsungan hidup karang. Sehingga pemantauan dan perawatan tersebut dapat membantu
optimalnya pertumbuhan karang. Pemantauan ini terbagi menjadi dua yaitu pemantauan terumbu karang
buatan 2019 dan 2023. Pemantauan selanjutnya akan dilakukan pada tahun 2026.




                               Biota yang Terdapat pada Struktur Terumbu Buatan 2019




178        Laporan Keberlanjutan 2025                                                       PT BUMI Resources Tbk
Page 179
 Hak Asasi Manusia    Keselamatan &     Lingkungan   Kemasyarakatan   Tautan TBP   Indeks GRI & POJK
                      Kesehatan Kerja




                     Perawatan dan pendataan biota yang terdapat di sekitar terumbu buatan 2023




FLORA DAN FAUNA YANG DILINDUNGI ARUTMIN:


  SITE BATULICIN



  Budidaya Anggrek Meratus dengan Kultur Jaringan

  Masalah:
  Teknik budidaya konvensional seperti pertumbuhan
  tunas, stek batang, dan sistem keiki yang terbatas
  tidak dapat mengimbangi laju kepunahan Anggrek
  Meratus.

  Inisiatif:
  Budidaya digantikan dengan kultur jaringan. Sampai
  akhir 2024, sebanyak 2.610 Anggrek Meratus berhasil
  dibudidaya dengan kultur jaringan.




PT BUMI Resources Tbk                                                              Laporan Keberlanjutan 2025   179
Page 180
Sambutan            Ikhtisar            Tentang Laporan    Sekilas    Tata Kelola   Ekonomi      Sumber Daya
                                                                                                 Manusia




 SITE SENAKIN


 Konservasi Habitat Lutung Dahi Putih (Presbytis
 Frontata), Lutung Merah (Presbytis Rubicunda), dan
 Penangkaran Rusa Sambar (Cervus Unicolor)

 Masalah:
 Lutung Dahi Putih, Lutung Merah, dan Rusa Sambar
 merupakan spesies dengan kategori rentan oleh
 IUCN.

 Inisiatif:
 Bekerja sama dengan Balai Konservasi Sumber
 Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Selatan dalam
 melindugi Cagar Alam Teluk Kelumpang (CATK) yang
 merupakan habitat Lutung Dahi Putih.




 SITE NPLCT


 Penangkaran Rusa Sambar (Cervus Unicolor) dan
 Konservasi Terumbu Karang

 Masalah:
 Rusa sambar merupakan fauna yang dikategorikan
 rentan       dalam      IUCN.   Sementara         itu,   aktivitas
 pelabuhan dapat mengancam terumbu karang.

 Inisiatif:
 Bekerja sama dengan Balai Konservasi Sumber Daya
 Alam (BKSDA) sebanyak 14 ekor Rusa Sambar berhasil
 di tempatkan di penangkaran seluas 2.500 m2. Lebih
 lanjut, lima (5) spesies terumbu karang berhasil di
 budidaya.




180        Laporan Keberlanjutan 2025                                                         PT BUMI Resources Tbk
Page 181
 Hak Asasi Manusia    Keselamatan &        Lingkungan       Kemasyarakatan   Tautan TBP   Indeks GRI & POJK
                      Kesehatan Kerja




  SITE KINTAP




  Bioreef Block untuk Konservasi Terumbu Karang

  Masalah:
  Ancaman            pemutihan          terumbu    karang    akibat
  perubahan iklim.

  Inisiatif:
  Sampai akhir 2024, sebanyak 80 Bioreeftek telah
  terpasang.




PENGELOLAAN DAN PEMANFAATAN LIMBAH
(306-1) (306-2) (306-3) (306-4) (306-5) (POJK51-F.13)
(POJK51-F.14) (POJK51-F.15) (EM-CO-150a.1) (EM-CO-150a.2)
(EM-CO-150a.3) (EM-CO-150a.4) (EM-CO-150a.5) (EM-CO-
150a.6) (EM-CO-150a.7) (EM-CO-150a.8) (E-05)


Tata Kelola Manajemen Limbah
Limbah B3 dan non-B3 harus dikelola dengan baik untuk mencegah dampak buruk terhadap kesehatan
manusia dan ekosistem melalui potensi kontaminasi air tanah atau air permukaan. Tata kelola limbah di
KPC diatur dalam Buku Pedoman Pengelolaan Limbah versi 5.2 sedangkan Arutmin diatur dalam Kebijakan
Pengurangan dan Pemanfaatan Limbah B3 dan non-B3. (306-1) (306-2) (EM-CO-150a.8) (POJK51-F.14)

Pengelolaan Limbah Berbahaya dan Beracun (B3)
Pengelolaan bahan hidrokarbon dan limbah B3 yang dihasilkan KPC, meliputi kegiatan penyimpanan
sementara di TPS, pemanfaatan, pengolahan secara insinerasi dan bioremediasi, sampai pengiriman ke
pihak ketiga yang memiliki izin untuk mengelola limbah B3. Saat ini, KPC memiliki 6 Tempat Penyimpanan
Sementara (TPS) limbah, yaitu lima (5) TPS limbah B3 terletak di wilayah Sangatta dan satu (1) TPS limbah B3
di wilayah Bengalon.




PT BUMI Resources Tbk                                                                     Laporan Keberlanjutan 2025   181
Page 182
Sambutan            Ikhtisar             Tentang Laporan          Sekilas            Tata Kelola           Ekonomi              Sumber Daya
                                                                                                                                Manusia




Sementara itu, seluruh limbah B3 yang dihasilkan Arutmin, dikelola dengan cara disimpan terlebih dulu di TPS
B3 dalam batas waktu sesuai ketentuan peraturan perundangan yang berlaku sebelum diserahkan kepada
pihak pengangkut dan pengelola yang telah memiliki izin dari Kementerian/Badan Lingkungan Hidup. KPC
dan Arutmin tidak menghasilkan tailing melainkan air asam tambang. (EM-CO-150a.3) (306-5)

Pengelolaan limbah B3 dilaporkan setiap triwulan kepada Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian
Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) serta Dinas Lingkungan Hidup Daerah. Sepanjang tahun 2025, kegiatan unit bisnis
kami tidak menyebabkan tumpahan limbah yang berdampak kepada masyarakat. Dengan demikian, tidak
ada sanksi administratif maupun denda yang terkait dengan pelanggaran pengelolaan lingkungan. (306-2)
(306-3) (POJK51-F.14) (POJK51-F.15) (EM-CO-150a.7)


Tabel Neraca Limbah B3 Tahun 2025 (306-3) (306-4) (POJK51-F.13) (EM-CO-150a.2) (EM-CO-150a.4) (EM-CO-
150a.5) (EM-CO-150a.5) (E-05)

KPC



                                         Masuk (Ton)                                       Keluar (Ton)

 NO        Jenis Limbah B3                                                                                       Pengiriman         Sisa (Ton)
                                 Saldo Awal          Satuan                 Pemanfaatan      Pengolahan           ke Pihak
                                                                                                                   Ketiga
  1    Majun Beroli                     10,28         387,89                     -                  -                393,07            5,10
  2    Filter Beroli                    6,90          632,79                     -                 22,94             591,58            25,17
  3    Hose Beroli                      3,71          322,12                     -                  -                314,62            11,21
  4    Limbah Medis                     0,01               4,18                  -                 4,14               -                0,05
  5    Limbah Sysmex                    0,04           0,62                      -                  -                0,64              0,02
  6    Limbah Cobas                     0,16               1,74                  -                  -                1,84              0,06
  7    Limbah H2O2                      1,55               8,33                  -                  -                8,00              1,88
  8    Grease Bekas                     1,89           50,02                     -                  -                51,71             0,20
  9    Aki Bekas                         18,01        345,13                     -                  -                342,16           20,98
  10   Toner Bekas                      0,15           0,46                      -                  -                0,60              0,003
  11   Limbah Kimia                     0,13               4,13                  -                  -                4,18              0,08
  12   Solvent Bekas                    0,20           0,96                      -                  -                1,16                -
  13   Air Kontaminasi                  0,10           0,49                      -                  -                0,59                -
  14   Coolant Bekas                    0,60           61,30                     -                  -                61,90               -
  15   Expired Chemical                  -                 0,37                  -                  -                0,37                -
  16   Used Oil Traffo                   -                  -                    -                  -                 -                  -
  17   Used Avtur                       0,04           0,36                      -                  -                0,36              0,04
  18   Used Resin                        -                 0,15                  -                  -                0,15                -

  19   Expired Paint                     -                 0,21                  -                  -                0,21                -

 20    Expired Medicine                 0,023              0,16                  -                  -                0,18                -




182        Laporan Keberlanjutan 2025                                                                                        PT BUMI Resources Tbk
Page 183
 Hak Asasi Manusia   Keselamatan &       Lingkungan            Kemasyarakatan       Tautan TBP            Indeks GRI & POJK
                     Kesehatan Kerja




                                         Masuk (Ton)                                     Keluar (Ton)

  NO       Jenis Limbah B3                                                                                       Pengiriman         Sisa (Ton)
                                   Saldo Awal         Satuan          Pemanfaatan          Pengolahan             ke Pihak
                                                                                                                   Ketiga

  21     Developer X-Ray                 -               -                  -                       -                   -                 -

  22     Used Magnesium                0,051            0,12                -                       -                 0,17                -
  23     Sludge IPAL                     -               -                  -                       -                  -                  -
         Contaminated
  24                                    0,01            0,52                -                       -                 0,53                -
         Goods
  25     Used Pozzolith                  -               -                  -                       -                  -                  -
  26     Sludge Waste                  30,90           186,25               -                       -                208,37              8,78
  27     Abu Insinerator                 -              3,77                -                       -                 3,77                -
  28     Residu Flue Gas                 -               -                  -                       -                  -                  -
         Baterai Kering
  29                                   0,003            0,24                -                       -                0,24                0,01
         Bekas
  30     Lampu TL Bekas                0,06             1,84                -                       -                 1,90                -
         Wadah
  31                                   1,98            32,20                -                       -                33,96            0,54
         Terkontaminasi
  32     Limbah Elektronik             0,353            1,17                -                       -                 1,51            0,011
  33     Oli Bekas**                   32,43          8.768,87          4.535,13                    -              4.226,85           39,32
  34     Sludge IPAL***                17,45           810,00               -                    823,47              3,98                 -
  35     IBC Bekas B3                    -              1,13                -                       -                   -                1,13

 Total Limbah B3                       127,02         11.627,49         4.535,13                 850,55            6.254,58          114,57


Arutmin



                                                Masuk (Ton)                                      Keluar (Ton)
         Jenis Limbah                                                                                                                      Sisa
 NO                          Satuan                                                                                   Pengiriman
              B3                             Saldo                                                                                        (Ton)
                                                          Satuan        Pemanfaatan               Pengolahan           ke Pihak
                                             Awal
                                                                                                                        Ketiga

        Aki/baterai
   1                            Ton             -            62,82              -                       4                   58,82             0
        bekas

        Filter bekas
        dari fasilitas
  2     pengendalian            Ton             -            76,38              -                       20                  56,38             0
        pencemaran
        udara


        Kain majun
  3     bekas dan               Ton             -            119,32             -                       39                  80,32             0
        yang sejenis




PT BUMI Resources Tbk                                                                                       Laporan Keberlanjutan 2025            183
Page 184
Sambutan            Ikhtisar            Tentang Laporan      Sekilas            Tata Kelola          Ekonomi         Sumber Daya
                                                                                                                     Manusia




                                             Masuk (Ton)                                      Keluar (Ton)
       Jenis Limbah                                                                                                            Sisa
 NO                            Satuan                                                                          Pengiriman
            B3                             Saldo                                                                              (Ton)
                                                          Satuan       Pemanfaatan             Pengolahan       ke Pihak
                                           Awal
                                                                                                                 Ketiga

       Limbah
  4    terkontaminasi           Ton           -            18,67                                    -            18,67             0
       B3

       Minyak
  5    pelumas                  Ton           -           1.521,38          -                      149          1.372,38           0
       bekas


  6    Kemasan B3               Ton           -            0,30             -                       -             0,30             0


Total Limbah B3                 Ton           -           1.800,07          -                      212          1.800,07           0




 Daur Ulang Limbah B3 KPC 2025                                          Daur Ulang Limbah B3 Arutmin 2025


 5.386 ton                                                              212 ton
 Limbah B3 telah dimanfaatkan kembali dan didaur                        Limbah B3 telah dimanfaatkan kembali
 ulang sepanjang tahun 2025, yang setara dengan                         dan didaur ulang selama tahun 2025, yang
 46% dari total limbah B3 yang dihasilkan pada tahun                    setara dengan 12% dari total limbah B3 yang
 tersebut.
                                                                        dihasilkan pada tahun tersebut.




PENGELOLAAN LIMBAH NON-B3 TERDAFTAR

Selama tahun 2025, pengelolaan abu batu bara di area KPC dilakukan dengan mengacu kepada Dokumen
Rincian Teknis Penyimpanan Limbah Non B3 dan Dokumen Rencana Teknis Pemanfaatan Limbah Non-B3
Terdaftar.Saat ini, KPC memiliki 2 Tempat Penyimpanan Sementara (TPS) limbah non-B3 terdaftar. FABA
dimanfaatkan untuk substitusi bahan baku pembuatan paving block, beton, agregat untuk konstruksi road
base, bahan baku batubara low grade, serta sebagai bahan baku lapisan penudung material berpotensi
asam (Potential Acid Forming/ PAF). (306-1)

Kegiatan pengelolaan limbah non-B3 terdaftar di KPC selama tahun 2025 diperlihatkan pada tabel Neraca
Limbah Non- B3 Terdaftar di bawah ini.




184        Laporan Keberlanjutan 2025                                                                             PT BUMI Resources Tbk
Page 185
 Hak Asasi Manusia   Keselamatan &     Lingkungan      Kemasyarakatan       Tautan TBP         Indeks GRI & POJK
                     Kesehatan Kerja




KPC


                                            Masuk (Ton)                              Keluar (Ton)
         Jenis Limbah
                                                                                                        Pengiriman           Sisa
 NO         Non-B3           Satuan      Saldo
                                                    Timbulan    Pemanfaatan Pengolahan                   ke Pihak           (Ton)
           Terdaftar                     Awal
                                                                                                          Ketiga

   1    Abu Terbang             Ton    16.040,64    30.779,69       3.390,00                                           43.430,33

  2     Abu Tinggal             Ton      324,86      565,00         889,00                                                  0,86

 Total Limbah B3                Ton    16.365,50    31.344,69      4.279,00                                            43.431,19



Tabel Neraca Sampah Umum (Non-B3) Tahun 2025 (306-3) (306-4) (POJK51-F.14)


KPC


                                            Masuk (Ton)                              Keluar (Ton)
        Jenis Sampah
                                                                                                                             Sisa
 NO        Umum              Satuan                                                                     Pengiriman
                                         Saldo                                                                              (Ton)
          (Non-B3)                                  Satuan      Pemanfaatan Pengolahan                   ke Pihak
                                         Awal
                                                                                                          Ketiga

        Sampah
   1                            Ton         -        40,32              40,32              -                   -              -
        Dapur

  2     Kertas Bekas            Ton       4,99        4,97               7,36              -                   -             2,60

  3     Sampah Daun             Ton         -        79,80              79,80              -                   -              -

  4     Palet Kayu              Ton        2,59       7,68               5,61              -                   -             4,66

  5     Ban Bekas               Ton         -       3.324,00            779,06             -                   -       2.544,94

  6     Limbah Besi             Ton         -        928,20              0,65              -                   -            927,55

 Total Limbah
                                Ton        7,58     4.384,96            912,79             -                   -        3.479,75
 Non-B3




PT BUMI Resources Tbk                                                                          Laporan Keberlanjutan 2025         185
Page 186
Sambutan            Ikhtisar            Tentang Laporan      Sekilas             Tata Kelola         Ekonomi           Sumber Daya
                                                                                                                       Manusia




Arutmin


                                             Masuk (Ton)                                   Keluar (Ton)
       Jenis Limbah                                                                                                              Sisa
 NO                            Satuan                                                                          Pengiriman
         Non-B3                            Saldo                                                                                (Ton)
                                                          Satuan       Pemanfaatan Pengolahan                   ke Pihak
                                           Awal
                                                                                                                 Ketiga
       Sampah
  1                             Ton           -            53,49             -                   -                 -            53,49
       Organik
       Palet Kayu
  2                             Ton           -             7,37             4                   -                 -             3,37
       Bekas
  3    Ban Bekas                Ton           -           1.040,55           6                   -                 -           1.034,55
 4     Kertas Bekas             Ton           -            4,24              2                   -                 -             2,24
  5    Botol Plastik            Ton           -             4,81             2                   -                 -             2,81
       Conveyor Belt
 6                              Ton           -           1.232,98           31                  -                 -           1.201,98
       Bekas
  7    Drum Bekas               Ton           -            27,49             -                   -                 -            27,49
 8     Filter Udara             Ton           -             9,32             3                   -                 -             6,32
 9     Kardus Bekas             Ton           -             6,45             -                   -                 -             6,45
       Pipa HDPE
 10                             Ton           -            106,32            -                   -                 -            106,32
       Bekas
Total Limbah
                                Ton           -           2.493,02          48                   -                 -           2.445,02
Non-B3



 Pemanfaatan Kembali Limbah Non-B3 KPC 2025                              Pemanfaatan Kembali Limbah Non-B3 Arutmin 2025



 14%                                                                     0,02%
                                                                         dari total timbulan limbah non-B3, atau setara
 dari total timbulan limbah Non-B3 Terdaftar, atau                       dengan 39 ton, telah dimanfaatkan kembali. Limbah
 setara dengan 4.279,00 ton abu batubara yang telah                      tersebut meliputi ban bekas dan belt conveyor bekas
 dimanfaatkan kembali.                                                   yang digunakan sebagai penahan abrasi pantai,
                                                                         pembatas jalan tambang, serta material untuk
                                                                         sistem drainase tambang.




 21%
 dari total timbulan sampah umum, atau setara
 dengan 912,79 ton, telah dimanfaatkan kembali, yang
 meliputi sampah dapur, kertas bekas, sampah daun,
 palet kayu, ban bekas, laimbah besi.




186        Laporan Keberlanjutan 2025                                                                               PT BUMI Resources Tbk
Page 187
 Hak Asasi Manusia   Keselamatan &     Lingkungan     Kemasyarakatan   Tautan TBP    Indeks GRI & POJK
                     Kesehatan Kerja




PENGGUNAAN MATERIAL YANG RAMAH
LINGKUNGAN
(POJK51-F.5) (POJK51-F.14)


Sebagai perusahaan yang bergerak di bidang pertambangan batubara, produk utama perusahaan secara
alami tidak berasal dari bahan yang dikategorikan sebagai material ramah lingkungan. Meskipun demikian,
perusahaan berupaya menerapkan praktik operasional dengan mengoptimalkan penggunaan material
yang memiliki dampak lingkungan rendah. Upaya tersebut meliputi pemanfaatan kembali material yang
telah menjadi limbah, penggunaan bahan bakar rendah emisi, serta pemanfaatan material yang dapat
mengurangi potensi pencemaran lingkungan.

Inisiatif ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk meningkatkan efisiensi penggunaan sumber
daya, mengurangi timbulan limbah, serta menekan jejak karbon dari kegiatan penambangan batubara.

Berikut adalah rincian penggunaan material ramah lingkungan KPC dan Arutmin pada tahun 2025. (POJK51-F.5)


KPC



        Bahan                      Kategori                Pemanfaatan              Satuan                  2025

                         Bahan bakar rendah         Bahan bakar kendaraan
 Biodiesel B40                                                                       Liter               311.245.695
                         emisi                      dan insinerasi


                                                    Angkut batubara/                Jumlah
 Kendaraan listrik       Kendaraan non-emisi                                                               61 unit
                                                    overburden                       unit


 Fly ash & bottom Pemanfaatan kembali               Bahan baku lapisan
                                                                                     Ton                   4.279
 ash                     bahan non-B3               penudung PAF



Arutmin



        Bahan                      Kategori                Pemanfaatan              Satuan                  2025


                         Bahan bakar rendah         Bahan bakar kendaraan
 Biodiesel B35                                                                       Liter               73.634.053
                         emisi                      operasional



                                                    Angkut batubara/                Jumlah
 Kendaraan listrik       Kendaraan non-emisi                                                               75 unit
                                                    overburden                       unit




PT BUMI Resources Tbk                                                                 Laporan Keberlanjutan 2025       187
Page 188
Sambutan            Ikhtisar            Tentang Laporan     Sekilas           Tata Kelola       Ekonomi        Sumber Daya
                                                                                                               Manusia




Biaya Lingkungan Tahun 2025 (POJK51-F.4) (S2.29e)


 Unit Usaha               Uraian Biaya               Satuan               2025                  2024              2023

                  Biaya Pengelolaan
                                                          USD         66.130.719,59         62.127.027,00     67.359.277,52
                  Lingkungan
KPC
                  Biaya Pemantauan
                                                          USD         1.851.003,77          2.063.896,27      1.632.036,37
                  Lingkungan

Total Biaya Lingkungan - KPC                              USD         67.981.723,37         64.190.923,27    68.991.313,89

                  Biaya Pengelolaan
Arutmin           dan Pemantauan                          USD          9.695.225              7.867.706        11.699.452
                  Lingkungan

Total Biaya Lingkungan Arutmin                            USD          9.695.225              7.867.706        11.699.452




MEKANISME PENGADUAN MASALAH
LINGKUNGAN
(POJK51-F.16) (EM-CO-210b.1)


Masalah lingkungan yang dirasakan oleh masyarakat sekitarnya dikomunikasikan secara langsung kepada
perusahaan melalui surat langsung ke kantor di lokasi tambang, melalui perangkat desa, atau kepada tim
Community Development. Penanganan keluhan di KPC diatur oleh kebijakan SOP Umpan Balik Masyarakat
sedangkan di Arutmin masing-masing site telah mengimplementasikan SOP Penanganan Keluhan Masyarakat.

Berdasarkan laporan Community Feedback System (CFS) 2025 oleh KPC, terdapat tiga (4) laporan masyarakat
terkait lingkungan, khususnya air. Seluruh laporan tersebut telah ditangani dengan baik oleh KPC, sehingga
statusnya telah dinyatakan selesai (closed). Sementara itu, di Arutmin tidak terdapat keluhan lingkungan
yang disebabkan oleh aktivitas operasional perusahaan maupun kontraktor. (POJK51-F.16)




188        Laporan Keberlanjutan 2025                                                                       PT BUMI Resources Tbk
Page 189
 Hak Asasi Manusia   Keselamatan &     Lingkungan   Kemasyarakatan   Tautan TBP   Indeks GRI & POJK
                     Kesehatan Kerja




PT BUMI Resources Tbk                                                             Laporan Keberlanjutan 2025   189
Page 190
Sambutan            Ikhtisar            Tentang Laporan   Sekilas   Tata Kelola   Ekonomi      Sumber Daya
                                                                                               Manusia




BUMI terus memperkuat ketahanan operasional dan
bisnisnya dengan menerapkan strategi adaptasi perubahan
iklim guna mengantisipasi dampak fisik maupun dampak
transisi yang terkait dengan perubahan iklim. Sejalan
dengan dinamika kebijakan nasional, komitmen iklim global,
dan perkembangan industri, BUMI terus menyelaraskan
strategi pengelolaan emisi gas rumah kaca dan adaptasi
operasionalnya guna mendukung transisi menuju ekonomi
rendah karbon.




MEMBANGUN KETAHANAN
TERHADAP PERUBAHAN
IKLIM
190        Laporan Keberlanjutan 2025                                                       PT BUMI Resources Tbk
Page 191
 Hak Asasi Manusia   Keselamatan &     Lingkungan   Kemasyarakatan   Tautan TBP   Indeks GRI & POJK
                     Kesehatan Kerja




PT BUMI Resources Tbk                                                             Laporan Keberlanjutan 2025   191
Page 192
Sambutan            Ikhtisar            Tentang Laporan   Sekilas   Tata Kelola   Ekonomi      Sumber Daya
                                                                                               Manusia




MITIGASI DAN ADAPTASI DAMPAK
PERUBAHAN IKLIM
(S2.6) (S2.9) (S2.25) (S2.29) (POJK51-F.12) (POJK51-F.26) (E-06)


Perusahaan mengelola dampak perubahan iklim melalui pendekatan terpadu yang mencakup upaya
mitigasi dan adaptasi di seluruh kegiatan operasional. Upaya mitigasi difokuskan pada peningkatan efisiensi
energi, optimalisasi penggunaan bahan bakar, serta penguatan inventarisasi dan pengelolaan emisi gas
rumah kaca. Sementara itu, upaya adaptasi dilakukan melalui penguatan ketahanan operasional terhadap
risiko fisik iklim, khususnya variabilitas curah hujan yang berpotensi memengaruhi stabilitas lereng, kondisi
haul road, dan keberlanjutan produksi tambang terbuka.

Selain itu, KPC dan Arutmin juga mengintegrasikan pengelolaan dampak ini ke dalam sistem manajemen
risiko dan perencanaan bisnis, termasuk melalui pemantauan kondisi iklim secara berkala, peningkatan
kapasitas infrastruktur tambang, serta penerapan prosedur operasional yang adaptif terhadap kondisi cuaca
ekstrem. Pendekatan ini bertujuan untuk mendukung profil bisnis yang lebih tangguh, menarik bagi investor,
dan beragam dari waktu ke waktu.

Pilar Tata kelola (S2.6a) (S2.6b)
Perusahaan menerapkan tata kelola yang kuat untuk memastikan pengelolaan risiko dan peluang terkait
perubahan iklim dilakukan secara terstruktur dan terintegrasi dengan proses pengambilan keputusan strategis.
Pengawasan terhadap isu perubahan iklim dilakukan oleh Direksi dan manajemen melalui mekanisme
manajemen risiko Perusahaan yang mencakup identifikasi, evaluasi, pemantauan, serta pelaporan risiko
dan peluang iklim yang berpotensi memengaruhi keberlanjutan operasional dan kinerja jangka panjang.
Pertimbangan terkait perubahan iklim juga diintegrasikan ke dalam perencanaan bisnis, pengelolaan risiko,
serta implementasi strategi keberlanjutan di seluruh unit usaha. Informasi lebih lanjut mengenai struktur dan
mekanisme tata kelola Perusahaan dapat dilihat pada bab Tata Kelola dalam laporan keberlanjutan ini.

Sejak 2024, BUMI telah memperkuat proses identifikasi dan pengungkapan risiko serta peluang ESG yang
material, menuju pendekatan yang lebih terstruktur dan relevan untuk pengambilan keputusan. Pada tahun
2025, Perseroan semakin meningkatkan metodologi risiko iklim, kesiapan data, serta kerangka tata kelola untuk
mendukung adopsi awal IFRS S1 dan IFRS S2 secara bertahap pada tahun 2026. Peningkatan ini bertujuan
untuk memperkuat ketahanan operasional, mendukung perencanaan bisnis dan diversifikasi portofolio, serta
meningkatkan transparansi bagi manajemen, investor, dan pemangku kepentingan lainnya.




192        Laporan Keberlanjutan 2025                                                       PT BUMI Resources Tbk
Page 193
 Hak Asasi Manusia   Keselamatan &     Lingkungan   Kemasyarakatan   Tautan TBP   Indeks GRI & POJK
                     Kesehatan Kerja




PILAR STRATEGI DAN MANAJEMEN RISIKO
(S2.9a) (S2.9b) (S2.9c) (S2.9d) (S2.9e) (S2.25a) (S2.25b
(S2.25c)


Identifikasi Risiko dan Peluang Terkait Iklim
BUMI secara berkala melakukan peninjauan terhadap risiko dan peluang terkait perubahan iklim sebagai
bagian dari penguatan adaptasi dan mitigasi iklim. Pada tahun 2025, terdapat penyempurnaan metodologi
dalam mengidentifikasi risiko fisik dan risiko transisi. Risiko dijelaskan berdasarkan paparan operasional dan
potensi dampak finansial perusahaan, tidak hanya dalam bahaya perubahan iklim secara umum.




PT BUMI Resources Tbk                                                             Laporan Keberlanjutan 2025   193
Page 194
Sambutan            Ikhtisar            Tentang Laporan   Sekilas   Tata Kelola   Ekonomi          Sumber Daya
                                                                                                   Manusia




Metodologi yang disempurnakan ini didasarkan pada tiga pertimbangan utama:


   1.   Bukti operasional, di mana analisis curah hujan pada wilayah operasi menunjukkan bahwa presipitasi
        tinggi merupakan faktor yang paling memengaruhi kontinuitas produksi tambang terbuka, terutama
        melalui dampaknya terhadap stabilitas lereng, kondisi haul road, dan waktu pemulihan operasi
        setelah kejadian cuaca ekstrem.

   2.   Konteks strategis, yaitu strategi diversifikasi portofolio perusahaan ke sektor non-batubara yang
        memengaruhi prioritas pengelolaan risiko transisi dalam jangka panjang.

   3.   Paparan bisnis dan pasar, di mana sebagai produsen batubara, eksposur risiko transisi perusahaan
        terutama terkait dengan dinamika permintaan pasar global dan akses terhadap pembiayaan,
        dibandingkan dengan tekanan regulasi karbon dalam jangka pendek.

Risiko disusun menggunakan struktur yang konsisten yang mencakup:




Berdasarkan pendekatan ini, BUMI telah memprioritaskan empat risiko iklim yang dianggap paling material
bagi bisnisnya: variabilitas curah hujan dan air sebagai risiko fisik utama, serta akses terhadap modal, transisi
pasar, serta kebijakan dan penetapan harga karbon sebagai risiko transisi utama. Prioritas ini mencerminkan
pengalaman operasional perusahaan, arah strategis, serta paparan terhadap pasar energi yang terus
berkembang dan ekspektasi pembiayaan.

Untuk lebih meningkatkan kualitas pengungkapan, BUMI telah mulai mengintegrasikan indikator prioritas
risiko yang mempertimbangkan dampak potensial terhadap produksi, biaya pemulihan operasional, dan
kemungkinan terjadinya dalam cakupan perencanaan bisnis. Penilaian ini selaras dengan siklus perencanaan
Perusahaan, mencakup jangka pendek (0–3 tahun), menengah (3–10 tahun), dan panjang (lebih dari 10
tahun). (S1.30b) (S1.30c)

Rencana penerapan dini IFRS S1 dan IFRS S2 akan menyediakan kerangka kerja yang lebih konsisten dan kokoh
untuk menilai dan mengkomunikasikan risiko dan peluang terkait iklim di seluruh portofolio BUMI, mendukung
ketahanan dalam operasi batubara inti sekaligus memungkinkan diversifikasi strategis ke komoditas non-
batubara. BUMI memandang tahun 2026 sebagai fase awal penerapan pengungkapan informasi keuangan
terkait keberlanjutan. Seiring berjalannya waktu, hal ini diharapkan dapat mendukung pengelolaan risiko dan
peluang terkait iklim yang lebih baik di seluruh aset yang sudah ada maupun yang baru diakuisisi.

Rincian risiko dan peluang terkait iklim yang telah diidentifikasi disajikan pada tabel berikut.




194        Laporan Keberlanjutan 2025                                                          PT BUMI Resources Tbk
Page 195
 Hak Asasi Manusia   Keselamatan &       Lingkungan       Kemasyarakatan      Tautan TBP      Indeks GRI & POJK
                     Kesehatan Kerja




Risiko dan Peluang Terkait Perubahan Iklim (S2.9a) (S2.9b) (S2.9c) (S2.9d) (S2.9e) (S2.25a) (S2.25b) (S2.25c)

                                       Risiko Transisi (S2.29b) (S2.29d) (EM-CO-420a.3)
                                                        1. Akses Permodalan

                                                                                                                  Near Term

    Penjelasan Risiko                      Peluang                         Dampak Finansial              Respon Manajemen
 Komitmen                                                                                              Menjaga transparansi
 sektor keuangan                                                                                       dalam pengungkapan
 global terhadap                                                                                       ESG dan memperkuat
 dekarbonisasi                                                                                         tata kelola risiko iklim
 mendorong                                                                                             guna mendukung
 pengetatan                                                                                            kepercayaan investor
                                                                 Dapat meningkatkan cost
 pembiayaan bagi                                                                                       dan akses terhadap
                                Penguatan tata kelola            of capital dan membatasi
 industri batubara.                                                                                    pembiayaan.
                                risiko iklim serta               pilihan pendanaan untuk
 Banyak lembaga                                                                                        Perusahaan juga
                                transparansi ESG dapat           refinancing, ekspansi, atau
 keuangan dan                                                                                          terus melakukan
                                memperkuat kepercayaan           kebutuhan investasi strategis
 investor institusional                                                                                dialog aktif dengan
                                pemodal dan investor,            lainnya. Pembatasan akses
 kini menerapkan                                                                                       mitra pembiayaan
                                serta mendukung akses            ke pasar modal internasional
 kriteria ESG screening                                                                                terkait siklus hidup
                                pembiayaan untuk                 dan potensi kenaikan
 serta climate-                                                                                        aset tambang,
                                manajemen operasional            premi asuransi untuk aset
 related due diligence                                                                                 komitmen reklamasi,
                                yang bertanggung jawab,          pertambangan batubara
 dalam proses                                                                                          dan pengembangan
                                kewajiban reklamasi, dan         juga dapat mengurangi
 pembiayaan, yang                                                                                      portofolio jangka
                                pengembangan portofolio          fleksibilitas keuangan dan
 dapat membatasi                                                                                       panjang, sekaligus
                                jangka panjang.                  daya saing pembiayaan
 akses perusahaan                                                                                      mendiversifikasi
                                                                 Perusahaan.
 batubara terhadap                                                                                     sumber pendanaan
 proyek pembiayaan,                                                                                    untuk mengurangi
 asuransi, dan                                                                                         ketergantungan pada
 investasi institusi,                                                                                  pasar modal atau
 terutama dari pasar                                                                                   kelompok pemberi
 internasional.                                                                                        pinjaman tertentu.
                                                          2. Transisi Pasar

                                                                                                                  Near Term

    Penjelasan Risiko                      Peluang                         Dampak Finansial              Respon Manajemen
 Kebijakan transisi
 energi global
                                Transisi pasar merupakan         Transisi pasar dapat                  Perusahaan
 merubah dinamika
                                peluang untuk                    menyebabkan fluktuasi                 menanggapi risiko
 permintaan
                                memperkuat ketahanan             pendapatan pendapatan                 transisi pasar melalui
 batubara dalam
                                bisnis jangka panjang            dan memengaruhi penilaian             diversifikasi portofolio
 jangka panjang
                                melalui diversifikasi            jangka panjang atas aset              bisnis secara aktif ke
 dan menimbulkan
                                portofolio                       batubara Perusahaan.                  sektor mineral kritis,
 ketidakpastian
 struktural di pasar.




PT BUMI Resources Tbk                                                                         Laporan Keberlanjutan 2025        195
Page 196
Sambutan            Ikhtisar            Tentang Laporan   Sekilas             Tata Kelola      Ekonomi             Sumber Daya
                                                                                                                   Manusia




Hal ini dapat
memengaruhi
                                                                                                         termasuk
perencanaan
                               ke komoditas-komoditas                                                    akuisisi operasi
produksi, keputusan
                               yang memiliki prospek                                                     pertambangan
investasi, serta                                                    Belanja modal yang
                               lebih baik dalam                                                          emas, tembaga, dan
prospek nilai jangka                                                berkaitan dengan
                               perekonomian yang                                                         bauksit, serta melalui
panjang aset                                                        infrastruktur batubara
                               sedang mengalami                                                          inisiatif hilir batubara
batubara, terutama                                                  juga berisiko menjadi aset
                               transisi, dengan tetap                                                    yang bertujuan
seiring semakin                                                     terlantar jika transisi energi
                               menerapkan pengelolaan                                                    untuk memperkuat
banyaknya negara                                                    berlangsung lebih cepat
                               nilai yang disiplin terhadap                                              ketahanan margin
yang memasukkan                                                     daripada proyeksi saat ini.
                               aset-aset batubara yang                                                   dan mendukung nilai
target dekarbonisasi
                               sudah ada.                                                                jangka panjang aset
ke dalam kebijakan
                                                                                                         yang ada.
energi nasional
mereka.
                                            3. Harga Karbon dan Kebijakan Karbon

                                                                                                               Medium Term

  Penjelasan Risiko                       Peluang                         Dampak Finansial                Respon Manajemen

Perkembangan dalam
kerangka kebijakan
penetapan harga
karbon di Indonesia,
termasuk Peraturan
Presiden Nomor 98
                                                                                                         Perusahaan
Tahun 2021, membuka
                                                                                                         memantau
kemungkinan
                                                                                                         perkembangan
adanya kewajiban
kepatuhan emisi di                                                                                       kebijakan harga
masa mendatang                                                                                           karbon di Indonesia
                               Perusahaan terus                     Hal ini dapat mengakibatkan
bagi sektor                                                                                              dan kebijakan
                               mengkaji terkait apakah              biaya operasional tambahan
pertambangan. Selain                                                                                     terkait emisi di
                               aktivitas pemulihan lahan            terkait kewajiban kepatuhan
itu, perkembangan                                                                                        pasar ekspor utama,
                               dapat menciptakan                    emisi, termasuk pajak karbon
dalam kebijakan                                                                                          sambil memperkuat
                               peluang carbon-project di            atas emisi Scope 1 dari
perdagangan                                                                                              kemampuan
internasional yang             masa depan                           operasi pertambangan.
                                                                                                         pengukuran,
berkaitan dengan
                                                                                                         pelaporan, dan
emisi, termasuk
                                                                                                         verifikasi emisi untuk
mekanisme
                                                                                                         menetapkan baseline
penyesuaian batas
                                                                                                         emisi Scope 1 dan 2.
karbon, dapat
menimbulkan tekanan
kepatuhan tidak
langsung terhadap
daya saing produk di
pasar ekspor.




196        Laporan Keberlanjutan 2025                                                                           PT BUMI Resources Tbk
Page 197
 Hak Asasi Manusia   Keselamatan &     Lingkungan         Kemasyarakatan      Tautan TBP      Indeks GRI & POJK
                     Kesehatan Kerja




                                                        Risiko Fisik (S2.29c)
                                             4. Air dan Variabilitas Curah Hujan
                                                                                                          Medium-long term

    Penjelasan Risiko                     Peluang                          Dampak Finansial              Respon Manajemen
                                                                                                       Respons manajemen
                                                                                                       difokuskan pada
                                                                                                       penguatan ketahanan
                                                                                                       operasional dan
 KPC dan Arutmin,
                                                                                                       koordinasi di tingkat
 yang beroperasi di
                                                                                                       lokasi. Inisiatif
 Kalimantan Timur
                                                                                                       utama mencakup
 dan Kalimantan                                                  Cuaca ekstrem dapat
                                                                                                       peningkatan
 Selatan, mungkin                                                mengakibatkan gangguan
                                                                                                       kapasitas drainase
 akan terpengaruh               Mengoptimalkan                   operasional berupa
                                                                                                       berdasarkan proyeksi
 oleh meningkatnya              pemanfaatan air hujan            keterlambatan produksi
                                                                                                       skenario curah hujan,
 intensitas dan                 dapat mendukung                  yang tidak direncanakan,
                                                                                                       penerapan prosedur
 frekuensi hujan                kebutuhan air operasional.       berkurangnya ketersediaan
                                                                                                       operasional saat
 ekstrem. Peningkatan Selain itu, kondisi ini                    peralatan, dan percepatan
                                                                                                       kondisi cuaca basah
 intensitas hujan               mendorong ketahanan              kerusakan pada jalan
                                                                                                       untuk memastikan
 dapat mengganggu               operasional yang                 angkut serta infrastruktur
                                                                                                       keselamatan dan
 akses ke tambang,              lebih kuat melalui               tambang. Curah hujan tinggi
                                                                                                       meminimalkan
 melebihi kapasitas             pengembangan desain              juga dapat menyebabkan
                                                                                                       gangguan, serta
 sistem drainase,               tambang, peralatan, dan          penghentian operasi
                                                                                                       pengembangan
 memperburuk                    praktik operasional yang         sementara pada periode
                                                                                                       sistem pemantauan
 kondisi jalan angkut,          lebih kokoh di bawah             tertentu dan meningkatkan
                                                                                                       real-time dan
 dan meningkatkan               kondisi cuaca ekstrem.           biaya pemeliharaan,
                                                                                                       nowcasting. Pada
 risiko ketidakstabilan                                          pengelolaan air, serta
                                                                                                       tahun 2025, BUMI telah
 lereng di area                                                  perbaikan infrastruktur.
                                                                                                       membentuk Rainfall
 tambang dan
                                                                                                       Resilience Task Force
 tempat pembuangan
                                                                                                       untuk mendukung
 limbah.
                                                                                                       pengelolaan
                                                                                                       gangguan yang
                                                                                                       lebih proaktif dan
                                                                                                       terkoordinasi.

Keterangan:


                                       Priority Flags                                                  Time Horizons

                                                                                           Near term              0-3 years
                                 Priority flags mencerminkan dampak potensial
                                 terhadap produksi, biaya pemulihan, dan                   Medium term            3-10 years
                                 kemungkinan dalam horizon perencanaan.
                                                                                           Long term              10+ years




PT BUMI Resources Tbk                                                                         Laporan Keberlanjutan 2025       197
Page 198
Sambutan            Ikhtisar            Tentang Laporan   Sekilas       Tata Kelola        Ekonomi          Sumber Daya
                                                                                                            Manusia




SATUAN TUGAS KETAHANAN CURAH HUJAN BUMI
Pada tahun 2025, BUMI, bekerja sama dengan KPC, membentuk Satuan Tugas Ketahanan Curah Hujan. Satuan
tugas ini masih berada pada tahap awal dan evaluasi teknologi pendeteksian curah hujan dan perkiraan cuaca
jangka pendek melalui uji coba operasional untuk menilai efektivitas alat-alat tersebut dalam mendukung
perencanaan produksi, mengurangi waktu henti akibat cuaca, serta meningkatkan keselamatan dan
pengambilan keputusan sehari-hari. Hasil evaluasi tersebut akan membantu menentukan apakah teknologi
tersebut menawarkan solusi praktis untuk meningkatkan ketahanan operasional dan kinerja produksi.

Inisiatif ini mencerminkan pendekatan manajemen risiko iklim BUMI yang lebih luas, mengutamakan
ketahanan operasional dan stabilitas produksi sesuai komitmen IFRS S1 dan IFRS S2, serta memperkuat
strategi diversifikasi dan kepercayaan investor.


METRIK DAN TARGET
(S2.29a) (S2.29b) (S2.29c) (S2.29d) (EM-CO-110a.2)
Komitmen iklim global dalam Paris Agreement terus membentuk ekspektasi terhadap pengelolaan emisi dan
pengungkapan terkait iklim. Bagi BUMI, prioritas utama saat ini adalah mengelola emisi melalui langkah-
langkah yang praktis dan terukur, sambil menjaga keberlanjutan operasional dan mempersiapkan bisnis untuk
transisi portofolio jangka panjang. Meskipun BUMI belum menetapkan target Net Zero Emission secara formal,
Perusahaan terus memperkuat pengelolaan emisi melalui efisiensi energi, optimalisasi operasional, inisiatif
penurunan emisi, serta diversifikasi ke mineral yang mendukung transisi energi.Upaya ini juga didukung oleh
penurunan emisi secara bertahap sepanjang umur tambang, sejalan dengan menurunnya cadangan batu
bara dan perencanaan produksi yang bertanggung jawab.

Pendekatan ini memungkinkan BUMI untuk berfokus pada implementasi yang kredibel: menurunkan
intensitas emisi sesuai kelayakan operasional, meningkatkan kualitas data dan pengungkapan terkait iklim,
serta menyelaraskan pelaporan ke depan dengan kesiapan IFRS S1 dan IFRS S2. Perusahaan juga memantau
berbagai metrik lingkungan secara lebih luas guna meningkatkan kinerja keberlanjutan. Metrik dan target
utama disajikan pada tabel berikut.
Kaltim Prima Coal (KPC)


                 Metrik                                      Target                          Progres / Kinerja 2025

Pengurangan Emisi GRK                       Pengurangan 213.480,10 ton CO2eq          Pengurangan 923.460,73 ton CO2eq
                                                                                      atau melampaui 333% dari target
Cakupan 1 dan 2                             pada tahun 2025                           tahun 2025.

                                            Target efisiensi energi 1.000.000 GJ      Efisiensi energi sebesar 1.294.784
Efisiensi Energi
                                            di tahun 2025                             GJ di tahun 2025

Arutmin

                 Metrik                                      Target                          Progres / Kinerja 2025

Pengurangan Emisi GRK                       Pengurangan 130.032 ton CO2eq             Pengurangan 132.637 ton CO2eq
                                                                                      atau melampaui 2% dari target
Cakupan 1 dan 2                             pada tahun 2025                           tahun 2025.

                                            Target efisiensi energi 492.514 GJ        Efisiensi energi sebesar 498.396 GJ
Efisiensi Energi
                                            GJ di tahun 2025                          di tahun 2025


198        Laporan Keberlanjutan 2025                                                                    PT BUMI Resources Tbk
Page 199
 Hak Asasi Manusia   Keselamatan &     Lingkungan   Kemasyarakatan   Tautan TBP   Indeks GRI & POJK
                     Kesehatan Kerja




PT BUMI Resources Tbk                                                             Laporan Keberlanjutan 2025   199
Page 200
Sambutan            Ikhtisar            Tentang Laporan   Sekilas   Tata Kelola   Ekonomi      Sumber Daya
                                                                                               Manusia




10
PENGEMBANGAN
DAN PEMBERDAYAAN
MASYARAKAT
BERKELANJUTAN
200        Laporan Keberlanjutan 2025                                                       PT BUMI Resources Tbk
Page 201
 Hak Asasi Manusia   Keselamatan &     Lingkungan   Kemasyarakatan   Tautan TBP   Indeks GRI & POJK
                     Kesehatan Kerja




Program-program BUMI yang berfokus pada masyarakat
semakin menekankan pada hasil yang terukur—termasuk
akses air bersih, peningkatan kesehatan, pengembangan
mata pencaharian, dan ketahanan ekonomi lokal.




PT BUMI Resources Tbk                                                             Laporan Keberlanjutan 2025   201
Page 202
Sambutan            Ikhtisar            Tentang Laporan   Sekilas   Tata Kelola   Ekonomi         Sumber Daya
                                                                                                  Manusia




MANAJEMEN TOPIK MATERIAL:
(3-3) (2-23)


           DAMPAK TOPIK MATERIAL (3-3)
           Kami memahami bahwa operasional bisnis perusahaan berpotensi memengaruhi dinamika sosial-
           ekonomi masyarakat dan perubahan lingkungan. Bagi kami, potensi-potensi tersebut merupakan
           risiko serta dampak yang perlu dikelola secara bertanggung jawab, profesional, dan berkelanjutan.
           Oleh sebab itu, upaya pengembangan dan pemberdayaan masyarakat merupakan cara kami
           untuk memitigasi risiko serta dampak yang mungkin terjadi selama operasional bisnis perusahaan
           berlangsung.




           KOMITMEN & KEBIJAKAN (2-23) (S-11)
           •   Kebijakan CSR 3.0
           •   Kebijakan Pengembangan Masyarakat KPC
           •   SOP Umpan Balik Masyarakat
           •   SOP Pengelolaan Dana PPM PT KPC
           •   Community Feedback System Procedure
           •   SOP Komunikasi dengan Pemangku Kepentingan - Arutmin Indonesia
           •   SOP Penanganan Demonstrasi Massa




           PENGELOLAAN DAMPAK
           Perusahaan perlu upaya manajemen yang terstruktur dan profesional dalam memitigasi potensi
           risiko serta dampak dari operasional bisnisnya. Manajemen risiko serta dampak ini kami wujudkan
           melalui tanggung jawab Departemen Sustainability dan Corporate Social Responsibility. Di dalam
           tanggung jawab tersebut, kami mengintegrasikan aspek sosial kemasyarakatan ke dalam strategi
           keberlanjutan perusahaan. Selain itu, pelaksanaan program Pengembangan dan Pemberdayaan
           Masyarakat senantiasa dijalankan oleh Divisi External Affairs and Sustainability Division di PT Kaltim
           Prima Coal, lalu oleh Departemen Safety, Health, Environment, and Community di PT Arutmin Indonesia.




202        Laporan Keberlanjutan 2025                                                          PT BUMI Resources Tbk
Page 203
 Hak Asasi Manusia   Keselamatan &     Lingkungan   Kemasyarakatan   Tautan TBP   Indeks GRI & POJK
                     Kesehatan Kerja




PILAR PROGRAM PEMBERDAYAAN DAN
PENGEMBANGAN MASYARAKAT

BUMI menempatkan pemberdayaan dan pengembangan masyarakat sebagai bagian integral dari strategi
keberlanjutan perusahaan. Perusahaan meyakini bahwa keberlanjutan usaha hanya dapat dicapai apabila
pertumbuhan bisnis berjalan selaras dengan peningkatan kualitas hidup masyarakat di sekitar wilayah
operasional. Oleh karena itu, berbagai inisiatif tanggung jawab sosial dirancang untuk menghasilkan
dampak yang terukur, relevan, dan berkelanjutan dengan mengacu pada kerangka Tujuan Pembangunan
Berkelanjutan (TPB).

Untuk memastikan pelaksanaan yang konsisten dan efektif, BUMI menerapkan kerangka pengelolaan CSR
yang terintegrasi, meliputi:

    1.    BUMI CSR Flagship.
    2.    BUMI CSR Strategic Framework.
    3.    BUMI CSR Management System.

Melalui pendekatan yang terstruktur dan berorientasi pada keberlanjutan tersebut, BUMI berkomitmen
untuk terus berkontribusi dalam membangun masyarakat yang tangguh, berdaya, dan mandiri, sekaligus
memperkuat hubungan jangka panjang yang harmonis antara perusahaan dan masyarakat.




PT BUMI Resources Tbk                                                             Laporan Keberlanjutan 2025   203
Page 204
Sambutan            Ikhtisar            Tentang Laporan   Sekilas   Tata Kelola   Ekonomi      Sumber Daya
                                                                                               Manusia




VISI BUMI DALAM PELAKSANAAN CSR
(BUMI CSR FLAGSHIP)

BUMI menempatkan pemberdayaan masyarakat sebagai inti dari tanggung jawab sosialnya, dengan visi:
“untuk mengembangkan masyarakat yang mandiri melalui keunikan Indonesia, berguna untuk masyarakat
dan kebersamaan yang didukung dengan strategi komunikasi yang terintegrasi untuk komunitas lokal,
nasional dan internasional.” Visi ini berfungsi sebagai pilar strategis untuk memperkuat posisi kompetitif
perusahaan di mata investor dan pelanggan, mereduksi eksposur risiko usaha, serta memastikan bahwa
pertumbuhan dan keuntungan yang diperoleh dapat mendorong pengembangan berkelanjutan.




KERANGKA KERJA CSR BUMI
Kerangka strategis CSR dirancang untuk menciptakan keterpaduan antar unit usaha sehingga tema dan
prioritas program menjadi konsisten dan memiliki dampak berkelanjutan. Dengan kerangka kerja ini, inisiatif
CSR BUMI diharapkan lebih terorganisir dan efektif dalam menghasilkan nilai bagi pemangku kepentingan
perusahaan. Kerangka Kerja CSR BUMI adalah sebagai berikut:




204        Laporan Keberlanjutan 2025                                                       PT BUMI Resources Tbk
Page 205
 Hak Asasi Manusia   Keselamatan &     Lingkungan   Kemasyarakatan   Tautan TBP   Indeks GRI & POJK
                     Kesehatan Kerja




Tahapan penerapan kerangka strategis Perusahaan adalah sebagai berikut:




TATA KELOLA TANGGUNG JAWAB SOSIAL
BUMI
(3-3)


Kami mengelola tanggung jawab sosial melalui sistem yang didasarkan pada kebijakan korporat, visi-misi,
dan pedoman perilaku. Sistem ini mengacu pada tujuh subyek inti ISO 26000 dan dirancang untuk memastikan
pelaksanaan program CSR berjalan akuntabel, transparan, dan terukur. Tujuan akhirnya adalah memastikan
kontribusi BUMI terhadap pencapaian TPB berlangsung optimal dan berkelanjutan.

Pada tahun 2025, BUMI menandai tonggak penting dalam perjalanan transformasi korporasi dengan beralih
dari peran sebagai holding company menjadi active holding company. Perubahan ini mencerminkan
pendekatan yang lebih proaktif dan terintegrasi dalam mengelola portofolio bisnis, di mana Perseroan tidak
hanya berperan sebagai pemilik aset, tetapi juga sebagai pengarah strategis yang aktif dalam mendorong
peningkatan kinerja di seluruh unit usaha.

Transformasi ini juga merefleksikan evolusi pendekatan keberlanjutan BUMI dalam pengelolaan Program
Corporate Social Responsibility (CSR). Seiring dengan transformasi menjadi active holding company, BUMI
kini berfokus pada penguatan fungsi monitoring, evaluasi, dan peningkatan kualitas implementasi CSR di
seluruh unit usaha.

Pendekatan ini memungkinkan program CSR dijalankan lebih kontekstual dan relevan dengan kebutuhan
masing-masing wilayah operasional, sekaligus memastikan adanya standar, arah strategis, dan pengukuran
kinerja yang selaras di tingkat grup. BUMI berperan aktif dalam memastikan efektivitas program melalui
penguatan tata kelola, peningkatan kualitas pengungkapan, serta evaluasi berbasis dampak.




PT BUMI Resources Tbk                                                             Laporan Keberlanjutan 2025   205
Page 206
Sambutan            Ikhtisar            Tentang Laporan   Sekilas   Tata Kelola   Ekonomi      Sumber Daya
                                                                                               Manusia




Perubahan ini menjadi fondasi bagi pergeseran yang lebih strategis, dari pendekatan CSR yang bersifat
programatik menuju implementasi Environmental, Social, and Governance (ESG) yang terintegrasi dalam
operasional dan pengambilan keputusan. Dengan demikian, keberlanjutan tidak lagi terbatas pada
pelaksanaan program, melainkan menjadi bagian inti dari strategi bisnis dan penciptaan nilai jangka panjang
Perseroan.


Gambaran sistem tanggung jawab sosial BUMI adalah sebagai berikut:




206        Laporan Keberlanjutan 2025                                                       PT BUMI Resources Tbk
Page 207
 Hak Asasi Manusia   Keselamatan &     Lingkungan   Kemasyarakatan   Tautan TBP   Indeks GRI & POJK
                     Kesehatan Kerja




KEPATUHAN TERHADAP PERATURAN
PEMERINTAH

Kami senantiasa mematuhi seluruh peraturan perundang-undangan yang berlaku dalam pelaksanaan
kegiatan usaha. Selama tahun 2025, kami melaporkan bahwa tidak terdapat kejadian ketidakpatuhan
terhadap peraturan tersebut. Penilaian kepatuhan dilakukan dengan merujuk pada peraturan dan perundang-
undangan berikut:

    1.    Peraturan Presiden No. 111 tahun 2022 tentang Pelaksanaan Pencapaian Tujuan Pembangunan
          Berkelanjutan;
    2.    UU No. 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas;
    3.    Peraturan Pemerintah Nomor 47 Tahun 2012 tentang Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perseroan
          Terbatas;
    4.    UU No. 25 Tahun 2007 tentang Penanaman Modal; dan
    5.    UU No. 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara.




PT BUMI Resources Tbk                                                             Laporan Keberlanjutan 2025   207
Page 208
Sambutan            Ikhtisar            Tentang Laporan   Sekilas      Tata Kelola   Ekonomi      Sumber Daya
                                                                                                  Manusia




KINERJA PEMBERDAYAAN DAN
PENGEMBANGAN MASYARAKAT (PPM)
(POJK51-F.23) (POJK51-F.25) (POJK51-F.28) (S-12) (413-1)


Kami memandang program pemberdayaan masyarakat sebagai proses transformasi yang sistemik —
bukan sekadar kegiatan amal sekali jalan. Pendekatan kami berfokus pada pembangunan kapasitas lokal,
penguatan mata pencaharian, dan pembentukan ekosistem sosial-ekonomi yang mandiri sehingga dampak
yang tercipta bersifat tahan lama dan dapat direplikasi.




PROGRAM PEMBERDAYAAN DAN
PENGEMBANGAN MASYARAKAT (PPM) BUMI
2025

Dalam pelaksanaan Program PPM, kami memosisikan masyarakat sebagai subjek utama melalui keterlibatan
aktif dan partisipatif, khususnya di wilayah yang berada di sekitar area operasional Perusahaan. Setiap
program dirancang dengan mempertimbangkan kebutuhan lokal, potensi wilayah, serta hasil dialog dengan
pemangku kepentingan setempat.


Berikut program-program yang kami implementasikan selama tahun 2025:


Program-Program                                                     Kegiatan-Kegiatan


                                    Pada tahun kedua, BUMI melakukan
                                    penanaman 400 fragment karang yang akan
                                    dijadikan sebagai sebagai sumber bibit karang
                                    (Coral Garden), dengan demikian sejak tahun
                                    pertama BUMI telah melakukan penanaman
Konservasi Terumbu                  700 fragment karang, selain itu BUMI juga
Karang dan Peningkatan              melakukan penanaman 100 lamun dan 100
Ekowisata                           mangrove berjenis rhizophora.

                                    Program ini berbasis masyarakat dan
                                    dilaksanakan di Pulau Tunda Kabupaten
                                    Serang. Ini merupakan program tahun kedua
                                    yang telah diinisiasi pada tahun sebelumnya.




208        Laporan Keberlanjutan 2025                                                          PT BUMI Resources Tbk
Page 209
 Hak Asasi Manusia    Keselamatan &       Lingkungan         Kemasyarakatan      Tautan TBP           Indeks GRI & POJK
                      Kesehatan Kerja




 Program-Program                                                              Kegiatan-Kegiatan



                                        Untuk     pengembangan           masyarakat,          BUMI
                                        melakukan         pelatihan      eco-wisata,          yaitu
                                        pelatihan sebagar tour guide snorkeling yang
                                        bertanggung         jawab      terhadap         ekosistem
                                        terumbu karang.

                                        Dampak nyata yang dialami oleh masyrakat
                                        sekitar ada adanya peningkatan pendapatan
                                        kurang lebih Rp. 500.000 perbulan dari hasil
                                        pelatihan yang telah dilakukan oleh BUMI.



                                        BUMI pada tahun 2025 melanjutkan inisiatif
                                        program        konservasi   mangrove          yang    telah
                                        dilaksanakan pada tahun sebelumnya

                                        Pada periode ini, BUMI berhasil melakukan
                                        penanaman          sebanyak       20.375       mangrove,
                                        sehingga total akumulasi penanaman sejak
                                        tahun pertama mencapai 30.375 mangrove jenis
                                        Rhizophora. Penanaman tersebut diestimasikan
                                        mampu          menyerap     sekitar     33    ton     CO₂e,
                                        dengan potensi peningkatan seiring dengan
                                        pertumbuhan         dan     kematangan         mangrove.
                                        Selain    berkontribusi      terhadap         penyerapan
                                        karbon, mangrove yang ditanam juga berfungsi
 Pelestarian         Mangrove      di
                                        sebagai wave breaker di sepanjang pematang
 Pantai Utara Jawa Dalam
                                        tambak yang berbatasan dengan garis pantai,
 Kontribusi           Penyerapan
                                        serta sebagai area resapan melalui mekanisme
 Karbon dan Pemberdayaan
                                        biofitoremediasi untuk membantu mengurangi
 Masyarakat
                                        intrusi salinitas air laut ke arah permukiman.

                                        Dari     aspek         pengembangan             kapasitas
                                        masyarakat,         BUMI      telah          memfasilitasi
                                        penerbitan Nomor Induk Berusaha (NIB) yang
                                        kemudian dilanjutkan dengan pengurusan izin
                                        Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT). Selain
                                        itu, BUMI juga menyelenggarakan serangkaian
                                        pelatihan       guna      meningkatkan          kapasitas
                                        kelompok binaan Mutiara Bungin Jaya, yang
                                        beranggotakan ibu-ibu pesisir Muara Gemong.
                                        Melalui pendampingan tersebut, kelompok ini
                                        berhasil mencatat peningkatan pendapatan
                                        sebesar 119% dibandingkan tahun sebelumnya.




PT BUMI Resources Tbk                                                                                 Laporan Keberlanjutan 2025   209
Page 210
Sambutan            Ikhtisar            Tentang Laporan      Sekilas              Tata Kelola            Ekonomi      Sumber Daya
                                                                                                                      Manusia




Program-Program                                                                Kegiatan-Kegiatan

                                    BUMI membangun kembali PAUD Al-Huda yang
                                    berlokasi       di    Kecamatan            Rajeg,    Kabupaten
                                    Tangerang, Banten. Fasilitas yang dibangun
                                    meliputi 2 ruang kelas, 1 ruang guru, serta 1 toilet
                                    dengan sistem sanitasi yang baik dan sehat.

                                    Dalam pembangunannya, BUMI menggunakan
                                    material       dinding       ramah         lingkungan       yang
                                    terbuat dari olahan sampah plastik. Selain
Pembangunan PAUD di                 pembangunan              fisik      gedung,         BUMI     juga
Kabupaten Tangerang                 melengkapi fasilitas PAUD dengan furniture
                                    untuk ruang kelas dan ruang guru, serta Alat
                                    Permainan Edukatif (APE) untuk kebutuhan
                                    dalam ruang maupun luar ruang.

                                    Melalui pembangunan PAUD berbasis material
                                    ramah lingkungan ini, BUMI berhasil mengolah
                                    sekitar 2,8 ton sampah plastik, yang setara
                                    dengan kontribusi pengurangan emisi sebesar
                                    6,6 ton CO2.




                                    BUMI       melaksanakan                 program     penyediaan
                                    sarana       air      bersih       di    Kampung          Wangun,
                                    Kabupaten Bogor, sebagai upaya meningkatkan
                                    akses       masyarakat              terhadap        air     bersih
                                    yang berkelanjutan. Program ini mencakup
                                    pemasangan sambungan air langsung ke 200
                              rumah warga, sehingga masyarakat dapat
Penyediaan             Sarana memperoleh akses air bersih secara lebih
Air   Bersih     Untuk Warga mudah dan merata.
Berpenghasilan           Rendah
Di    Kecamatan         Babakan Untuk mendukung keberlanjutan pasokan air,
Madang.                         BUMI juga membangun bak reservoir dengan
                                    kapasitas        22,5    m³        yang     telah    dirancang
                                    untuk memenuhi kebutuhan air masyarakat
                                    hingga 10 tahun ke depan. Selain itu, dilakukan
                                    penanaman 71 pohon dengan tinggi 2–3 meter
                                    sebagai langkah proteksi lingkungan guna
                                    menjaga ketersediaan dan kualitas sumber
                                    daya air di wilayah tersebut.




210        Laporan Keberlanjutan 2025                                                                              PT BUMI Resources Tbk
Page 211
 Hak Asasi Manusia   Keselamatan &       Lingkungan          Kemasyarakatan      Tautan TBP            Indeks GRI & POJK
                     Kesehatan Kerja




 Program-Program                                                              Kegiatan-Kegiatan


                                       Sebagai        bagian      dari     penguatan          aspek
                                       perilaku       dan    kelembagaan,           BUMI       turut
                                       menyelenggarakan pelatihan Perilaku Hidup
                                       Bersih dan Sehat (PHBS) bagi masyarakat
                                       penerima manfaat. Di samping itu, dibentuk
                                       Komite Sarana Air Bersih yang berperan dalam
                                       pengelolaan          dan    pemeliharaan           fasilitas,
                                       sehingga keberlanjutan program dapat terjaga
                                       dalam jangka panjang.




                                       BUMI menyelenggarakan serangkaian pelatihan
                                       secara luring (offline) dan daring (online) yang
                                       dilaksanakan sejak tahun 2024 hingga 2025.
                                       Program ini melibatkan 120 guru dari 24 sekolah
                                       di Kabupaten Tangerang.

                                       Pelatihan tatap muka dilaksanakan dalam 7
                                       pertemuan, sementara 14 pertemuan lainnya
                                       dilakukan secara daring. Berdasarkan hasil
                                       asesmen terhadap seluruh rangkaian pelatihan,

 Peningkatan Kapasitas                 peserta mengalami peningkatan pengetahuan

 Guru Terhadap                         sebesar 10% dibandingkan dengan kondisi awal.

 Pemahaman Kurikulum                   Selain itu, berdasarkan perbandingan asesmen
 Terbaru                               awal    dan      akhir     program,       peserta       juga
                                       menunjukkan peningkatan kompetensi sebesar
                                       18%. Pada akhir program, capaian kompetensi
                                       peserta mencapai 86% dari target kompetensi
                                       yang ditetapkan.

                                       Penilaian kompetensi akhir tersebut mencakup
                                       aspek pemahaman dan implementasi Kurikulum
                                       Merdeka, literasi dan numerasi, penguatan
                                       pendidikan       karakter,        serta    perancangan,
                                       pengelolaan, dan asesmen pembelajaran.




PT BUMI Resources Tbk                                                                                  Laporan Keberlanjutan 2025   211
Page 212
Sambutan            Ikhtisar             Tentang Laporan   Sekilas       Tata Kelola       Ekonomi            Sumber Daya
                                                                                                              Manusia




PROGRAM PEMBERDAYAAN DAN
PENGEMBANGAN MASYARAKAT (PPM) -
KALTIM PRIMA COAL (KPC)
(POJK51-F.23) (POJK51-F.25) (POJK51-F.28) (S-12) (413-1)
Program PPM KPC disusun dalam delapan pilar terintegrasi untuk menghasilkan dampak sosial-ekonomi yang
terukur dan berkelanjutan: pendidikan; kesehatan; peningkatan tingkat pendapatan riil dan kesempatan kerja;
kemandirian ekonomi masyarakat; pengembangan sosial dan budaya; pengelolaan lingkungan; penguatan
kelembagaan masyarakat; serta pembangunan infrastruktur penunjang.


PENDIDIKAN
Pada pilar pendidikan, Program PPM KPC diarahkan untuk memperluas akses pendidikan sekaligus
meningkatkan kualitas sumber daya manusia di sekitar wilayah operasional. Inisiatif ini menekankan
penguatan kapasitas pendidikan, pengembangan keterampilan, serta kesiapan generasi muda menghadapi
dunia kerja.


                                              Output
       Kegiatan                                                                          Keterangan
                                        (Jumlah/Km/Orang)

                                                                     •   Beasiswa Kutim Cerdas
                                                                     •   Beasiswa Mengabdi untuk Kutim
Beasiswa                                    138 penerima             •   Beasiswa Berdaya Lokasi di Sangatta Utara,
                                                                         Sangatta      Selatan,      Rantau   Pulung,       dan
                                                                         Bengalon, Kutai Timur.

                                                                     Program pelatihan teknisi listrik bagi masyarakat
Program Apprentice
                                              28 peserta             lokal melalui kolaborasi dengan BLKI Mandiri dan
Electrician
                                                                     Disnaker Kutai Timur.

                                                                     Dukungan pelaksanaan sertifikasi kompetensi
                               3 Sekolah Menengah Kejuruan
                                                                     bagi siswa SMK melalui lembaga sertifikasi
Uji Sertifikasi                  (SMK): SMK Muhammadiyah
                                                                     terakreditasi untuk mengukur kualifikasi KKNI,
Kompetensi (USK)                1 Sangatta; SMKN 2 Sangatta;
                                                                     memperkuat mutu pendidikan vokasi, serta
Siswa SMK                      SMKN 1 Rantau Pulung. Total 193
                                                                     meningkatkan kesiapan kerja lulusan sesuai
                                               peserta.
                                                                     kebutuhan industri.

                                                                     Pendampingan        penguatan        LSP-P1     melalui
                                                                     pelaksanaan USK jejaring di 17 TUK berbagai
                                                                     jurusan, penetapan hasil kompetensi, penerbitan
LSP-P1 SMKN 2                     502 penerima manfaat; 17
                                                                     skill passport, pengajuan dan distribusi sertifikat
Sangatta Utara                  Tempat Uji Kompetensi (TUK)
                                                                     BNSP, serta persiapan RCC asesor untuk menjaga
                                                                     mutu sertifikasi dan relevansi kompetensi vokasi
                                                                     dengan kebutuhan industri.




212        Laporan Keberlanjutan 2025                                                                     PT BUMI Resources Tbk
Page 213
 Hak Asasi Manusia   Keselamatan &       Lingkungan     Kemasyarakatan     Tautan TBP     Indeks GRI & POJK
                     Kesehatan Kerja




                                              Output
          Kegiatan                                                                       Keterangan
                                        (Jumlah/Km/Orang)

                                 •     10 sekolah menerima dukungan program pendidikan berupa sosialisasi
                                       pendidikan tinggi dan beasiswa, pendampingan pendidikan vokasi,
                                       keterlibatan kegiatan sekolah, pembelajaran kontekstual, serta koordinasi
                                       program pendidikan lintas sektor.
 Bantuan Kegiatan
                                 •     11 sekolah memperoleh peningkatan sarana pendidikan melalui
 Pendidikan serta
                                       pembangunan dan dukungan infrastruktur, meliputi ruang kelas di SD
 Peningkatan Sarana
                                       Muhammadiyah 1 Sangatta Utara, gedung baru di SDN 010 Sangatta
 dan Prasarana
                                       Selatan, pagar dan paving di TK Al-Munawwaroh, serta ruang kelas, ruang
 Pendidikan
                                       keterampilan, dan area bermain di SLB Bahasa Hati, pendopo SMAN 2 Sangatta
                                       Utara, kantin MIN 1 Sangatta Utara, ruang kelas SDN 003 Sangatta Utara,
                                       perbaikan lantai ruang MTs Nurul Hikmah, pagar SDI DDI Sangatta Utara, toilet
                                       ponpes Al Munawwir Sangatta, air isi ulang ponpes Ibnu Sina Sangatta.




    Kegiatan Kurikulum Industri SMKN 2 Bengalon                           Kegiatan Uji Sertifikasi Kompetensi (USK)
     ke Nursery Enviro KPC, Rumah Maggot, dan                            Jurusan Teknik Komputer Jaringan di SMKN 1
                 Telaga Batu Arang                                                      Rantau Pulung




       Serah Terima Beasiswa Kutim Cerdas 2025                            Outing Class SDN 001 Sangatta Utara Siswa
                                                                         Kelas 5 ke lokasi Composting Training Centre
                                                                                     (CTC) dan Nursery KPC




PT BUMI Resources Tbk                                                                      Laporan Keberlanjutan 2025   213
Page 214
Sambutan            Ikhtisar             Tentang Laporan   Sekilas       Tata Kelola      Ekonomi           Sumber Daya
                                                                                                            Manusia




KESEHATAN
Peningkatan kualitas kesehatan masyarakat menjadi salah satu fokus program PPM KPC di sekitar wilayah
operasional. Melalui penguatan layanan kesehatan dan kolaborasi dengan pemerintah serta pemangku
kepentingan lokal, Perusahaan berupaya memperluas akses layanan sekaligus mendukung sistem kesehatan
masyarakat yang lebih inklusif dan berkelanjutan.


                                              Output
       Kegiatan                                                                          Keterangan
                                        (Jumlah/Km/Orang)
                                                                     Peningkatan       sarana        kesehatan     melalui
                                                                     pembangunan ruang tunggu & baca Posyandu,
                                                                     Laboratorium      Traditional    Chinese    Medicine
Bantuan Infrastruktur
                                    6.250 orang; 3 fasilitas         (TCM) TBC Puskesmas Sangatta Selatan, serta
Kesehatan
                                                                     Ruang Bermain Ramah Anak hasil kolaborasi
                                                                     KPC–YSB untuk mendukung layanan kesehatan
                                                                     masyarakat.
Program
Pengendalian dan                                                     Kolaborasi dengan Dinas Kesehatan di wilayah
                                             3.824 orang
Pemberantasan                                                        Ring 1
Tuberkulosis
                                                                     Bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten
Program                                                              Kutai Timur, Puskesmas di
Pengendalian dan                             3.015 orang             wilayah Ring 1 perusahaan (Sangatta Selatan,
Penyebaran HIV AIDS                                                  Teluk Lingga, Sangatta Utara, Rantau Pulung, dan
                                                                     Bengalon)
Donor Darah                     218 orang; 218 kantong darah         Lokasi di M4 Office dan P16 Tanjung Bara
                               Intervensi 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) melalui pemberian makanan
                               tambahan & nutrisi anak stunting, edukasi gizi, pemeriksaan Hb remaja putri,
                               distribusi tablet tambah darah, pemantauan data stunting, serta penguatan
Stunting
                               kesehatan ibu-anak bersama Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga
                               Berencana (DPPKB), Dinkes, dan Penyuluh Lapangan Keluarga Berencana (PLKB) di
                               wilayah ring 1.




  Koordinasi lintas sektor KPC, PAMA, Puskesmas,                               Kegiatan Posyandu binaan KPC
          dan KPM program gizi buruk




214        Laporan Keberlanjutan 2025                                                                    PT BUMI Resources Tbk
Page 215
 Hak Asasi Manusia   Keselamatan &      Lingkungan        Kemasyarakatan     Tautan TBP       Indeks GRI & POJK
                     Kesehatan Kerja




    Kampanye Program Awareness Gerakan Tua                                      Peringatan Hari Anak oleh Asosiasi
    Asuh Cegah Stunting (GENTING), Pemerintah,                             Perusahaan Sahabat Anak Indonesia (APSAI)
     Swasta, Masyarakat, Perguruan Tinggi dan
                      Media




PENINGKATAN TINGKAT PENDAPATAN RIIL DAN KESEMPATAN KERJA
Peningkatan tingkat pendapatan riil dan perluasan kesempatan kerja menjadi salah satu fokus Program
PPM Kaltim Prima Coal di sekitar wilayah operasional. Melalui berbagai inisiatif pemberdayaan ekonomi
berbasis potensi lokal, Perusahaan mendorong terciptanya peluang kerja serta peningkatan kesejahteraan
masyarakat secara berkelanjutan.


                                             Output
          Kegiatan                                                                           Keterangan
                                       (Jumlah/Km/Orang)

                                                                        Program ini memanfaatkan padang gembala
                                 79 ekor sapi; 70 hektar padang
 Jupiter Farm                                                           seluas 70 ha di Kabupaten Kutai Timur, Kalimantan
                                             gembala
                                                                        Timur

                                                                        Pemanfaatan lahan bekas tambang sebagai
                                         200 hektar lahan
                                                                        kawasan wisata lingkungan berbasis masyarakat
                                       pascatambang; 6.698
                                                                        dan pusat pembelajaran yang berada di kawasan
 Telaga Batu Arang                penerima manfaat; 17.600 ekor
                                                                        penyangga         Taman   Nasional        Kutai.   Program
                                 ikan (7.800 lele, 9.800 nila); 9.151
                                                                        dikelola sesuai Rencana Penutupan Tambang
                                          kg panen sawit
                                                                        (RPT).


KPC juga memiliki program Pengembangan Usaha Budidaya diarahkan untuk memperkuat ketahanan
pangan sekaligus meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat di sekitar wilayah operasional.

Dukungan yang diberikan mencakup penyediaan sarana produksi, pendampingan teknis, penguatan
kelembagaan kelompok, serta optimalisasi pemanfaatan lahan produktif.




PT BUMI Resources Tbk                                                                         Laporan Keberlanjutan 2025       215
Page 216
Sambutan            Ikhtisar            Tentang Laporan   Sekilas   Tata Kelola   Ekonomi      Sumber Daya
                                                                                               Manusia




  BUDIDAYA IKAN DI LAHAN PASCATAMBANG UNTUK KETAHANAN PANGAN DAERAH




  Budidaya perikanan di lahan pascatambang dikembangkan di Telaga Batu Arang, Kabupaten Kutai Timur,
  Kalimantan Timur, melalui kemitraan antara KPC dan Pangkalan TNI AL (Lanal) Sangatta. Program yang
  dimulai pada 20 Januari 2025 ini memanfaatkan sistem keramba untuk pembesaran ikan nila dan lele guna
  mendukung ketahanan pangan sekaligus membuka peluang ekonomi baru. Pada siklus awal produksi,
  sebanyak 9.000 ekor ikan dipanen dan 13.000 benih kembali ditebar untuk menjaga keberlanjutan program.




216        Laporan Keberlanjutan 2025                                                       PT BUMI Resources Tbk
Page 217
 Hak Asasi Manusia   Keselamatan &         Lingkungan       Kemasyarakatan       Tautan TBP         Indeks GRI & POJK
                     Kesehatan Kerja




    SINERGI POLRES KUTAI TIMUR DENGAN KPC DALAM UPAYA KETAHANAN PANGAN
                        BERBASIS LAHAN PASCATAMBANG




   Pemanfaatan           lahan         pascatambang        untuk    ketahanan           pangan       juga     dilakukan       melalui
   penanaman jagung industri di Telaga Batu Arang, Kabupaten Kutai Timur, Kalimantan Timur,
   hasil sinergi Polres Kutai Timur dan KPC. Program yang diluncurkan pada 4 November 2025 ini
   melibatkan kelompok tani dan masyarakat setempat melalui Gerakan Bhayangkara Ketahanan
   Pangan, dengan dukungan KPC berupa penyediaan lahan dan fasilitas pendukung untuk
   mendorong         pengembangan             kawasan      pertanian    terpadu        yang      produktif    dan       berkelanjutan.




KEMANDIRIAN EKONOMI MASYARAKAT
Pilar kemandirian ekonomi masyarakat dalam Program PPM KPC diarahkan untuk memperkuat kapasitas
usaha lokal agar berkembang secara mandiri dan berkelanjutan. Melalui penguatan kewirausahaan, akses
pasar, serta kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan, Perusahaan mendorong tumbuhnya
ekosistem ekonomi lokal yang lebih tangguh dan inklusif.



                                               Output
          Kegiatan                                                                                 Keterangan
                                         (Jumlah/Km/Orang)


 Urang Sengata                                                               Program kewirausahaan kolaboratif antara KPC
                                            15 pelaku UMKM
 Berdaya                                                                     dan Lembaga Adat Besar Kutai Sangatta.


                                                                             Penguatan kapasitas UMKM di Kabupaten Kutai
                                                                             Timur,   Kalimantan       Timur,     dilakukan       melalui
 Wiranusa                                   50 pelaku UMKM                   program          pendidikan     dan        pendampingan
                                                                             kewirausahaan         berjenjang       bersama        Young
                                                                             Entrepreneur Academy.


 Pengembangan
                                       19 vendor lokal; 362 tenaga           Vendor lokal di sekitar area tambang di Kabupaten
 Kapasitas Vendor
                                                   kerja                     Kutai Timur, Kalimantan Timur.
 Lokal




PT BUMI Resources Tbk                                                                                Laporan Keberlanjutan 2025       217
Page 218
Sambutan            Ikhtisar             Tentang Laporan    Sekilas       Tata Kelola            Ekonomi            Sumber Daya
                                                                                                                    Manusia




PENGEMBANGAN SOSIAL DAN BUDAYA
Pilar pengembangan sosial dan budaya dalam Program PPM KPC berfokus pada penguatan ketahanan sosial
masyarakat serta pelestarian nilai-nilai budaya lokal di sekitar wilayah operasional. Melalui berbagai inisiatif
sosial dan kolaborasi dengan pemangku kepentingan, Perusahaan mendukung terciptanya masyarakat yang
inklusif, harmonis, dan berkelanjutan.



                                              Output
        Kegiatan                                                                              Keterangan
                                        (Jumlah/Km/Orang)


 Bantuan untuk                                                        Kecamatan Bengalon serta wilayah Sangatta
                                 1.399 paket sembako; paket
 Masyarakat                                                           Utara dan Sangatta Selatan sepanjang DAS
                                         makanan siap saji
 Terdampak Banjir                                                     Sangatta.

 KPC Ramadhan                                                         Kecamatan Sangatta Utara, Sangatta Selatan,
                                        3.310 paket sembako
 Berbagi                                                              Rantau Pulung, dan Bengalon.
                                                                      Didistribusikan       di     wilayah    Sangatta       Utara,
 Distribusi Hewan                                                     Sangatta          Selatan,     Bengalon,      dan     Rantau
 Kurban Idul Adha 1446                       67 ekor sapi             Pulung), serta kantor perwakilan dan organisasi
 H                                                                    profesi, kemasyarakatan, kepemudaan, adat,
                                                                      keagamaan, dan media di Kutai Timur.
                                                                      KPC memberikan dukungan terhadap pelestarian
                                                                      budaya masyarakat adat melalui partisipasi
                                                                      dalam dua kegiatan utama, yaitu Pesta Adat Pelas
 Pesta Adat Pelas
                                                                      Tanah di Kutai Timur dan Pesta Adat Lomplai di
 Tanah Kutai Timur
                                                                      Desa Nehes Liah Bing. Kedua pesta adat tersebut
 serta Pesta Adat dan           ±250 – 500 orang ; ±400 – 800
                                                                      tidak   hanya        memperkuat        identitas     budaya
 Budaya Lomplai di                               orang
                                                                      masyarakat adat, tetapi juga membuka ruang
 Desa Nehes Liah Bing
                                                                      interaksi sosial dan mendorong aktivitas ekonomi
 2025
                                                                      komunitas, serta menjaga keberlanjutan tradisi
                                                                      lokal sekaligus mempererat hubungan harmonis
                                                                      perusahaan dengan masyarakat.



PENGELOLAAN LINGKUNGAN
Program ini difokuskan pada pengelolaan sampah, penguatan kampung berketahanan iklim, konservasi
berbasis komunitas, serta pembibitan dan penghijauan sebagai upaya pemulihan ekosistem secara
berkelanjutan




218        Laporan Keberlanjutan 2025                                                                            PT BUMI Resources Tbk
Page 219
 Hak Asasi Manusia   Keselamatan &       Lingkungan     Kemasyarakatan   Tautan TBP         Indeks GRI & POJK
                     Kesehatan Kerja




                                             Output
          Kegiatan                                                                          Keterangan
                                       (Jumlah/Km/Orang)

                                  305 orang penerima manfaat;        Program ini terintegrasi dengan inisiatif Proklim,
 Composting Training               44,7 ton sampah organik; 11,8     Adiwiyata, Adipura, dan Rumah Pangan Bersemi
 Center (CTC)                    ton sampah anorganik; 41,9 ton untuk memperkuat sistem pengelolaan sampah
                                               kompos                berkelanjutan di tingkat masyarakat.

                                                                     Kelompok          wanita    tani,    kelompok        wisata,
 Dusun Konservasi                  41 orang penerima manfaat
                                                                     kelompok nelayan.

                                                                     Kegiatan         ini    mencakup           pemanfaatan
                                                                     pekarangan,        pengelolaan       dan   daur       ulang
 Program Kampung                 3.912 orang penerima manfaat;
                                                                     sampah,      penghijauan,       ketahanan       air     dan
 Iklim (Proklim) dan               48 ton sampah organik; 24,8
                                                                     pangan rumah tangga, energi terbarukan skala
 Kampung Beragam                       ton sampah anorganik
                                                                     lingkungan, serta penguatan bank sampah dan
                                                                     ekonomi hijau.
                                                                     Memberikan pendampingan teknis penangkaran
                                                                     serta fasilitasi pemasaran bibit kepada empat
 Pembibitan dan
                                        30.558 bibit pohon           kelompok penangkar lokal, sepertikelompok LSM
 Penghijauan
                                                                     Prima (Prima Agri), Kelompok Edy Endang, dan
                                                                     Kelompok One Jaya Bibit.




PT BUMI Resources Tbk                                                                        Laporan Keberlanjutan 2025       219
Page 220
Sambutan            Ikhtisar            Tentang Laporan   Sekilas      Tata Kelola   Ekonomi       Sumber Daya
                                                                                                   Manusia




PENGUATAN KELEMBAGAAN MASYARAKAT
Objektif dari pilar ini yaitu membentuk masyarakat dengan basis kelembagaan yang kokoh. Penguatan
kelembagaan ini dapat mendorong kemandirian dan kedaulatan sosial masyarakat di sekitar wilayah
operasional tambang KPC.



                                               PROGRAM DESA MANDIRI

      Program Desa Mandiri pada 2025 diwujudkan melalui pendampingan terpadu terhadap unit usaha
      BUMDes di Kecamatan Sangatta Utara, Sangatta Selatan, Bengalon, dan Rantau Pulung, Kabupaten
        Kutai Timur, Kalimantan Timur. Kegiatan mencakup penguatan tata kelola usaha dan keuangan,
  fasilitasi kolaborasi antar-BUMDes melalui BUMDes Bersama (BUMDesma), serta peningkatan kapasitas
      aparatur desa melalui pelatihan, workshop, dan studi tiru digitalisasi desa, disertai dukungan sarana
                   usaha seperti SPAMDes, pasar desa, digitalisasi layanan, dan sarana produksi.




PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR PENDUKUNG (203-1)
Ketersediaan infrastruktur yang andal merupakan prasyarat penting bagi percepatan pembangunan dan
peningkatan kualitas hidup masyarakat. Menyadari masih besarnya kebutuhan pengembangan sarana dan
prasarana di Kabupaten Kutai Timur, KPC berperan aktif mendukung program pembangunan infrastruktur di
wilayah sekitar operasional melalui pendekatan kolaboratif.




                PERBAIKAN JALAN ADMINISTRASI SANGATTA - RANTAU PULUNG




                                                   Perbaikan di area segmen 1




220        Laporan Keberlanjutan 2025                                                          PT BUMI Resources Tbk
Page 221
 Hak Asasi Manusia   Keselamatan &     Lingkungan    Kemasyarakatan   Tautan TBP    Indeks GRI & POJK
                     Kesehatan Kerja




                                         Perbaikan longsoran di Jalan Sangatta –
                                                      Rantau Pulung




                Kondisi gedung STAIS                                        Kondisi perpustakaan STAIS
       (Sekolah Tinggi Agama Islam Sangatta)                          (Sekolah Tinggi Agama Islam Sangatta)
                   pasca renovasi                                                 pasca renovasi




PT BUMI Resources Tbk                                                               Laporan Keberlanjutan 2025   221
Page 222
Sambutan            Ikhtisar            Tentang Laporan   Sekilas             Tata Kelola      Ekonomi          Sumber Daya
                                                                                                                Manusia




                                               PROGRAM KPC PEDULI AIR

                                                                    Program KPC Peduli Air terus memberikan manfaat
                                                                    sosial yang nyata melalui pengolahan air bekas
                                                                    tambang untuk dimanfaatkan sebagai pasokan air
                                                                    baku guna mendukung IPA Kudungga di Sangatta
                                                                    Utara. Hingga tahun 2025, program ini telah melayani
                                                                    25.122 pelanggan rumah tangga PDAM dan terus
                                                                    mendukung porsi signifikan kebutuhan air perkotaan
                                                                    di wilayah tersebut. Pada tahun 2025, total distribusi
                                                                    air mencapai 8.446.444 m³, dengan estimasi nilai
  ekonomi air bersih sebesar Rp82,47 miliar. Meskipun jumlah penerima manfaat meningkat, tren
  penurunan volume distribusi air menunjukkan bahwa rumah tangga penerima manfaat telah memiliki
  pemahaman yang lebih baik mengenai pentingnya penggunaan air bersih secara efisien di tingkat
  rumah tangga. Program ini juga menunjukkan nilai kebermanfaatan sosial yang kuat, tercermin dari
  Social Return on Investment (SROI) sebesar 3,31, yang menegaskan bahwa setiap investasi yang
  dilakukan menghasilkan dampak sosial yang signifikan bagi masyarakat.

                          Dampak Program                                     2023               2024             2025

           Jumlah Pelanggan PDAM di Sangatta Utara
                                                                            23.207             24.601            25.122
                           (Rumah Tangga)

              Jumlah air yang didistribusikan (m3)                         11.052.710         10.249.030       8.446.444

                  Nilai ekonomi air bersih (IDR)                         61.460.087.500     84.136.845.100   82.473.702.303




222        Laporan Keberlanjutan 2025                                                                        PT BUMI Resources Tbk
Page 223
 Hak Asasi Manusia   Keselamatan &           Lingkungan      Kemasyarakatan   Tautan TBP          Indeks GRI & POJK
                     Kesehatan Kerja




SISTEM UMPAN BALIK MASYARAKAT:
MENDENGARKAN UMPAN BALIK
MASYARAKAT
(POJK51-F.24)


KPC menjalankan pengelolaan keluhan masyarakat dengan mengacu pada ketentuan AMDAL serta penerapan
standar sistem manajemen lingkungan ISO 14001. Untuk memastikan setiap isu yang muncul dari aktivitas
operasional tertangani secara sistematis, KPC mengoperasikan Community Feedback System (CFS). Melalui
sistem ini, KPC mencatat, menindaklanjuti, dan menyelesaikan seluruh keluhan masyarakat—khususnya yang
bersifat kritikal—secara terukur dan sesuai dengan prosedur operasional yang telah ditetapkan.


Berikut program-program yang kami implementasikan selama tahun 2025:


                                                 Pengaruh                     Infras       Bencana
 Tahun               Udara             Air                    Peledakan                                  Konflik Sosial    Status
                                                Kebisingan                    Jalan         Alam

 2025                   0              4              0            0            0             0                  0        4 (closed)

 2024                   0              2              0            0            1             0                  1        3 (closed)

 2023                   0              4              0            0            0             0                  1        5 (closed)




Informasi lebih rinci mengenai pelaksanaan program pemberdayaan dan pengembangan masyarakat oleh
KPC selama tahun 2025 disajikan secara lengkap dalam Laporan Keberlanjutan KPC Tahun 2025, yang dapat
diakses melalui laman resmi perusahaan di: https://kpc.co.id/sustainability-report/




PT BUMI Resources Tbk                                                                             Laporan Keberlanjutan 2025     223
Page 224
Sambutan            Ikhtisar            Tentang Laporan     Sekilas           Tata Kelola          Ekonomi              Sumber Daya
                                                                                                                        Manusia




PROGRAM PEMBERDAYAAN DAN
PENGEMBANGAN MASYARAKAT – ARUTMIN
(POJK51-F.23) (POJK51-F.25) (POJK51-F.28) (S-12) (413-1)

Program PPM merupakan bagian dari komitmen keberlanjutan Arutmin Indonesia dalam menciptakan nilai
bersama bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional. Program ini dilaksanakan melalui delapan pilar
utama yang berfokus pada peningkatan kualitas hidup masyarakat serta penguatan kapasitas sosial,
ekonomi, dan lingkungan secara berkelanjutan.


PENDIDIKAN
Penguatan kapasitas sumber daya manusia menjadi fokus program pendidikan Arutmin Indonesia di sekitar
wilayah operasional. Melalui berbagai inisiatif perluasan akses belajar dan pengembangan keterampilan,
Perusahaan berupaya mendukung peningkatan kualitas pendidikan serta kesiapan generasi muda
menghadapi dunia kerja.




                                                            Output
      Kegiatan                    Lokasi                                                               Keterangan
                                                      (Jumlah/Km/Orang)
Beasiswa Kintap                                                                      Beasiswa prestasi untuk pelajar 27
                                  Kintap                     270 orang
Cerdas                                                                               sekolah sekitar site (SD – SMA).
Sentra Layanan
                                                                                     Pusat layanan UT meningkatkan akses
Universitas                       Satui                       517 orang
                                                                                     pendidikan tinggi lokal.
Terbuka (UT)
                                                                                     Arutmin        Mengajar      dilakukan           oleh
                                                                                     pihak        Perusahaan       untuk       melatih
                                                                                     dan     memberikan         pengajaran       pada
                                                                                     beragam         topik      seperti      misalnya
                                                                                     K3,    pembuatan          pupuk,     pembinaan
                                                                                     untuk penerima beasiswa, dan lain
Arutmin Mengajar                 Batulicin                    315 orang              sebagainya. Kegiatan ini dilaksanakan
                                                                                     di: SMPN 2 Simpang Empat, MTs Nurul
                                                                                     Hidayah, SMKS DDI Batulicin, SMAN 2
                                                                                     Simpang Empat, SMPN 7 Satap, SMKN 1
                                                                                     Simpang Empat, SMKS Al-Hidayah, SMKS
                                                                                     Kodeko, SMKN 2 Simpang Empat, dan
                                                                                     lain-lain

                                                                                     Fasilitasi      penyelesaian         pendidikan
Program Sekolah
                               Asamasam;                   27; 43; 78 orang          dasar/menengah            bagi     warga     yang
Kesetaraan
                               Kintap; Satui              (masing-masing)            belum        tuntas     sekolah,   memperluas
(Paket A,B, dan C)
                                                                                     akses legalitas ijazah.




224        Laporan Keberlanjutan 2025                                                                              PT BUMI Resources Tbk
Page 225
 Hak Asasi Manusia    Keselamatan &      Lingkungan      Kemasyarakatan   Tautan TBP         Indeks GRI & POJK
                      Kesehatan Kerja




                                                            Output
       Kegiatan                     Lokasi                                                       Keterangan
                                                      (Jumlah/Km/Orang)
 Perpustakaan                                                                   Layanan         baca             keliling   untuk
                                    NPLCT                35-50 anak
 Keliling / Literasi                                                            meningkatkan literasi anak desa.
 Magang Terpadu
                                                                                Program       magang/OJT             dilaksanakan
 / On-the-Job                 Senakin ;NPLCT             10; 28 orang
                                                                                langsung di site tambang
 Training (OJT)




                     Beasiswa Kintap Cerdas                                       Sentra Layanan UT Terpadu




                 Kegiatan Arutmin Mengajar                                             Pendidikan Kesetaraan




                      Perpustakaan Keliling                               Pelatihan dan Sertifikasi Pengasuh Anak




PT BUMI Resources Tbk                                                                        Laporan Keberlanjutan 2025       225
Page 226
Sambutan            Ikhtisar            Tentang Laporan       Sekilas          Tata Kelola         Ekonomi           Sumber Daya
                                                                                                                     Manusia




KESEHATAN
Perusahaan berupaya meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan kesehatan yang berkualitas.
Pendekatan ini tidak hanya menitikberatkan pada penanganan penyakit, tetapi juga pada pencegahan,
edukasi kesehatan, serta penguatan peran kader kesehatan masyarakat.


                                                            Output
      Kegiatan                     Lokasi                                                               Keterangan
                                                      (Jumlah/Km/Orang)
Pemeriksaan Ibu                                                                       Bekerja    sama          dengan     Puskesmas
Hamil                           Asamasam                       210 orang              Asamasam dan Puskesmas setempat di
(Garpu BU-RT)                                                                         Desa Simpang Empat.
                                                                                      Operasi Katarak gratis dilaksanakan di
Operasi Katarak                   All Site                     129 orang
                                                                                      RSUD KH Mansyur Kintap dan Klinik NPLCT
Pemberian                                                                             Intervensi gizi di TK Melati, Desa Gung
Makanan                          Batulicin                      250 anak              Besar     dan    Posyandu     terkait    untuk
Tambahan (PMT)                                                                        mencegah malnutrisi.
                                                                                      Perusahaan         melakukan         sosialisasi
Program
                                                                                      komprehensif terkait topik pencegahan
Pencegahan
                               Senakin; NPLCT                 19–60 orang             stunting. Kegiatan ini dilaksanakan di
Stunting
                                                                                      Puskesmas        Tanjung    Batu,     Kotabaru,
(USG & intervensi)
                                                                                      Siagam
                                                                                      Satui     Community         Center,     Marina
                               Kintap ;Satui ;
Donor Darah                                               110; 127; 65; 87 orang      Mekarsari,      Klinik   Dugan,     melibatkan
                           Batulicin ; Senakin
                                                                                      karyawan dan masyarakat setempat.




                 Pemeriksaan Kehamilan                                                   Kegiatan Operasi Katarak




226        Laporan Keberlanjutan 2025                                                                             PT BUMI Resources Tbk
Page 227
 Hak Asasi Manusia    Keselamatan &         Lingkungan        Kemasyarakatan        Tautan TBP         Indeks GRI & POJK
                      Kesehatan Kerja




     Pemeriksaan Kesehatan Bayi dan Pemberian                                                    Kegiatan Donor Darah
               Makanan Tambahan


                                                           ARUTMIN BORNEO RUN




   Pada       23     November           2025,    Arutmin    menyelenggarakan              Arutmin     Borneo       Run     ke-17    yang
   diikuti     oleh    4.050     pelari     dari    berbagai    daerah         di   Indonesia.      Kegiatan     yang      berlangsung
   di kawasan Kantor Gubernur Kalimantan Selatan ini tidak hanya menjadi ajang olahraga
   massal, tetapi juga sarana kampanye gaya hidup aktif dan sehat, sekaligus memperkuat
   keterlibatan         perusahaan              dengan     masyarakat          serta     mendorong         pengembangan             sport
   tourism       yang     diharapkan            dapat    memberikan      dampak          positif    bagi   perekonomian        daerah.




PT BUMI Resources Tbk                                                                                  Laporan Keberlanjutan 2025       227
Page 228
Sambutan            Ikhtisar            Tentang Laporan   Sekilas           Tata Kelola       Ekonomi             Sumber Daya
                                                                                                                  Manusia




PENINGKATAN TINGKAT PENDAPATAN RIIL DAN KESEMPATAN KERJA
Peningkatan pendapatan riil dan perluasan kesempatan kerja menjadi salah satu fokus program Arutmin
Indonesia di sekitar wilayah operasional. Melalui berbagai inisiatif pengembangan keterampilan dan
pemberdayaan ekonomi, Perusahaan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal yang lebih inklusif sekaligus
memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat.


                                                            Output
      Kegiatan                  Lokasi                                                            Keterangan
                                                      (Jumlah/Km/Orang)


                                                                                   Pusat Pelatihan Simantap, Desa Sungai
Kintap UMKM Expo                Kintap                     500 orang
                                                                                   Cuka


Pelatihan                  Asamasam; Satui;                                        Training    Center      Permata,         Satui
                                                   12–20 orang per kegiatan
Menjahit & Kriya               Senakin                                             Community Center, dan Sentra Dugan




       Inovasi Ekonomi Sirkular Serai Wangi sebagai Solusi Lingkungan dan Kemandirian Masyarakat


  Pada tahun 2025, Arutmin Indonesia melanjutkan program usaha masyarakat berbasis serai wangi
  melalui BUMDesa Berkah Mulia sebagai upaya memperkuat penghidupan masyarakat lokal dan
  mendukung pengembangan usaha setempat, khususnya bagi kelompok rentan. Program ini mendorong
  aktivitas ekonomi berbasis komunitas yang terhubung dengan bioaditif berbahan minyak atsiri serai
  wangi, sekaligus menciptakan nilai sosial dan ekonomi di tingkat lokal.

  Kinerja program menunjukkan pertumbuhan yang signifikan, dengan pendapatan BUMDesa meningkat
  dari Rp403,6 juta pada tahun 2024 menjadi Rp10,44 miliar pada tahun 2025, yang mencerminkan ekspansi
  substansial atas aktivitas ekonomi lokal yang didukung oleh inisiatif tersebut.

  Dalam laporan ini, penciptaan pendapatan mengacu pada omzet usaha BUMDesa yang dihasilkan
  melalui inisiatif produk berbasis serai wangi serta kegiatan komersial terkait.


                                                                    2024                                2025
      BUMDesa Income Generation
                                                          Rp. 403.600.437                       Rp. 10.442.221.643




                                    Kegiatan BUMDesa                                                Kintap UMKM Expo




228        Laporan Keberlanjutan 2025                                                                          PT BUMI Resources Tbk
Page 229
 Hak Asasi Manusia   Keselamatan &         Lingkungan      Kemasyarakatan   Tautan TBP          Indeks GRI & POJK
                     Kesehatan Kerja




KEMANDIRIAN EKONOMI MASYARAKAT
Pengembangan kemandirian ekonomi masyarakat menjadi salah satu fokus penting dalam upaya
menciptakan pembangunan yang berkelanjutan. Melalui pelatihan kewirausahaan, pengembangan
keterampilan kreatif, penguatan kualitas produk lokal, serta dukungan terhadap inisiatif ekonomi berbasis
komunitas, Perusahaan mendorong masyarakat untuk mengelola dan mengembangkan potensi ekonominya
secara mandiri.



                                                              Output
       Kegiatan                    Lokasi                                                           Keterangan
                                                        (Jumlah/Km/Orang)
 Pelatihan Karya                                                                   Pelatihan pemanfaatan limbah plastik
 Limbah Plastik                Asamasam                      15 orang              menjadi produk kerajinan di Training
 (Bunga Artificial)                                                                Center Permata, Desa Pasir Putih.
 Pelatihan                                                                         Pelatihan meubelair dilaksanakan di
                                  Senakin                    10 orang
 Meubelair                                                                         demplot/center pelatihan lokal.
                                                                                   Pengembangan              kawasan          wisata
 Pengembangan                                                                      berbasis     masyarakat           di     Kampung
 Wisata Kampung                    NPLCT                       7 titik             Nelayan sebagai upaya diversifikasi
 Nelayan                                                                           ekonomi dan peningkatan pendapatan
                                                                                   masyarakat pesisir.
                                                                                   Distribusi      sarang           lebah     untuk
 Penyerahan
                                                                                   pengembangan usaha skala rumah
 Kotak Sarang                          Satui                122 orang
                                                                                   tangga sebagai sumber pendapatan
 Lebah Kelulut
                                                                                   tambahan.




                     Pelatihan Meubelair                                    Penyerahan Kotak Sarang Lebah untuk
                                                                                 Produksi Madu Skala Kecil




PT BUMI Resources Tbk                                                                           Laporan Keberlanjutan 2025       229
Page 230
Sambutan            Ikhtisar            Tentang Laporan     Sekilas         Tata Kelola      Ekonomi          Sumber Daya
                                                                                                              Manusia




                                               Pengembangan Kampung Nelayan




SOSIAL DAN BUDAYA
Kehidupan sosial dan budaya masyarakat merupakan bagian penting dari dinamika komunitas di sekitar
wilayah operasional. Berbagai kegiatan sosial dan budaya yang didukung Perusahaan—mulai dari bantuan
sosial, kegiatan keagamaan, pelatihan seni dan budaya, hingga kegiatan olahraga komunitas—menjadi
sarana untuk mempererat hubungan antarwarga sekaligus menjaga nilai-nilai budaya lokal.

                                                            Output
      Kegiatan                    Lokasi                                                         Keterangan
                                                      (Jumlah/Km/Orang)

                                                      118 Sapi, 24 Kambing,
Distribusi Hewan                                                                   Distribusi kepada warga di desa lingkar
                                  All site                25.000 penerima
Kurban                                                                             tambang
                                                              manfaat
                                                                                   Perusahaan mendistribusikan sejumlah
                                                                                   bantuan dana, takjil makanan,
Arutmin Berbagi
                                  All site                 11.509 orang            serta santunan ke Sarang Tiung,
Ramadhan
                                                                                   Gedambaan, Siagam, dan Tirawan
                                                                                   selama bulan Ramadhan

Arutmin Tanggap                Asamasam,
                                                   Satui Community Center dan Pusat Pelatihan Simantap.
Bencana                        Kintap, NPLCT




                                             Penyerahan Hewan / Daging Kurban




230        Laporan Keberlanjutan 2025                                                                    PT BUMI Resources Tbk
Page 231
 Hak Asasi Manusia   Keselamatan &      Lingkungan      Kemasyarakatan   Tautan TBP       Indeks GRI & POJK
                     Kesehatan Kerja




                 Arutmin Tanggap Bencana                                       Pembagian Paket Ramadhan




PENGELOLAAN LINGKUNGAN
Pengelolaan lingkungan menjadi salah satu fokus program Arutmin Indonesia di sekitar wilayah operasional.
Melalui berbagai inisiatif peningkatan kesadaran dan partisipasi masyarakat, Perusahaan mendorong
perlindungan lingkungan sekaligus pengelolaan sumber daya alam yang lebih berkelanjutan.


                                                           Output
       Kegiatan                    Lokasi                                                     Keterangan
                                                     (Jumlah/Km/Orang)
                                                                                Implementasi biopori di 10 desa peserta
 Peresmian                                                                      Program   Kampung             Iklim   (ProKlim)
 Kawasan Losida                  Batulicin                10 desa               untuk pengolahan sampah organik,
 Biopori                                                                        penyerapan air, dan konservasi tanah
                                                                                berbasis masyarakat.
 Filterisasi Air Void
                                  Senakin               1 kecamatan             Kecamatan Kelumpang Utara.
 / Intervensi Air
 Pelatihan &
 Sosialisasi
                                   NPLCT                   2 lokasi             SMKN 1 Kotabaru dan Lapas Kelas IIA
 Garden Tower /
 Edible Garden




PT BUMI Resources Tbk                                                                     Laporan Keberlanjutan 2025        231
Page 232
Sambutan            Ikhtisar             Tentang Laporan   Sekilas      Tata Kelola        Ekonomi               Sumber Daya
                                                                                                                 Manusia




                Peresmian Kawasan Losida                                              Filterisasi Air Void




       Pelatihan dan Sosialisasi Edible Garden                              Tukar Sampah Menjadi Sembako




PENGUATAN KELEMBAGAAN MASYARAKAT
Penguatan kelembagaan masyarakat menjadi bagian penting dari program pemberdayaan yang dijalankan
Arutmin Indonesia di sekitar wilayah operasional. Melalui peningkatan kapasitas organisasi dan kader
komunitas, Perusahaan mendorong partisipasi masyarakat sekaligus memperkuat keberlanjutan berbagai
inisiatif pembangunan lokal.



                                                             Output
      Kegiatan                     Lokasi                                                      Keterangan
                                                       (Jumlah/Km/Orang)

Pembentukan                                                                    Memperkuat         kapasitas       masyarakat
Kelompok                                                                       dalam kesiapsiagaan bencana melalui
dan Pelatihan                     Batulicin                  15 orang          pelatihan      dan      pembentukan             tim
Tanggap                                                                        tanggap bencana bersama Destana di
Bencana                                                                        Desa Batu Ampar.
Pelatihan Kader
Kesehatan —                                                                    Posyandu      di      Batulicin     Community
                               Satui, Batulicin              66 orang
Integrasi Layanan                                                              Center
Primer (ILP)



232        Laporan Keberlanjutan 2025                                                                        PT BUMI Resources Tbk
Page 233
 Hak Asasi Manusia     Keselamatan &         Lingkungan      Kemasyarakatan   Tautan TBP      Indeks GRI & POJK
                       Kesehatan Kerja




                                                                Output
       Kegiatan                      Lokasi                                                        Keterangan
                                                          (Jumlah/Km/Orang)

 Capacity                                                                            Perusahaan memberikan pelatihan dan
 Building: Pola                                                                      penyuluhan kesehatan terkait parenting
                                 Asamasam                      42 orang
 Asuh & Kader                                                                        kepada kader Posyandu di Training
 Posyandu                                                                            Center Permata

 Sertifikasi
 Pengasuh Anak
                                                                                     Sertifikasi pengasuh anak dilaksanakan
 untuk Program
                                     NPLCT                     10 orang              untuk peserta dari Desa Semayap guna
 Taman Asuh
                                                                                     peningkatan layanan PAUD.
 Sayang Anak
 (TAMASYA)

                                                                                    Program       ini       berfokus        pada
 Program
                                                                                    pendampingan           dan      penguatan
 Kolaborasi
                                         Satui                 10 orang             kelembagaan usaha agar kelompok
 Membangun
                                                                                    dapat berkembang secara mandiri dan
 Masyarakat Desa
                                                                                    berkelanjutan.




                     Pelatihan Kader Posyandu                                 Peningkatan Kapasitas Kader Posyandu




    Program Kolaborasi Membangun Masyarakat                                   Pembentukan Kelompok dan Pelatihan
                       Desa                                                           Tanggap Bencana




PT BUMI Resources Tbk                                                                          Laporan Keberlanjutan 2025    233
Page 234
Sambutan            Ikhtisar            Tentang Laporan    Sekilas            Tata Kelola        Ekonomi            Sumber Daya
                                                                                                                    Manusia




INFRASTRUKTUR (203-1)
Pengembangan infrastruktur dasar menjadi bagian dari upaya Arutmin Indonesia dalam mendukung
kesejahteraan masyarakat di sekitar wilayah operasional. Melalui peningkatan akses terhadap layanan
dasar dan fasilitas penunjang, Perusahaan berkontribusi pada terciptanya lingkungan yang lebih layak serta
mendukung aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat.


                                                            Output
      Kegiatan                     Lokasi                                                            Keterangan
                                                      (Jumlah/Km/Orang)

Pendistribusian
                                Asamasam                       9 titik               Desa Simpang Empat Sungai Baru
Air Bersih

Fasilitasi
Akses Jalan                                               2 titik (Kintap)
                               Kintap ;Senakin                                       Desa Kintap Kecil dan Desa Bukit Mulia
& Normalisasi                                             1 titik (Senakin)
Drainase

Bantuan Tandon
                                  Senakin                   5.500 liter              Desa Mangga
Air




                 Bantuan Gorong-Gorong                                                 Perbaikan Gorong-Gorong




               Perbaikan Jalan Masyarakat                                                   Distribusi Air Bersih




234        Laporan Keberlanjutan 2025                                                                           PT BUMI Resources Tbk
Page 235
 Hak Asasi Manusia   Keselamatan &     Lingkungan   Kemasyarakatan   Tautan TBP   Indeks GRI & POJK
                     Kesehatan Kerja




HAK ATAS TANAH DAN SUMBER DAYA
BUMI dan unit usahanya tidak terlibat dalam praktik pemukiman kembali secara paksa terhadap masyarakat di
sekitar wilayah operasional. Program pemukiman kembali yang dilaksanakan oleh KPC bagi masyarakat adat
Dayak Basap merupakan bagian dari amanat AMDAL 2010 untuk memitigasi dampak kegiatan pertambangan
sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat Dusun Segading, Desa Keraitan, Kabupaten Kutai Timur,
Kalimantan Timur. Pelaksanaan program ini mengacu pada prinsip-prinsip dalam Global Compact Principles
dan IFC Performance Standards on Indigenous Peoples.

Free, Prior, and Informed Consent (FPIC) (EM-CO-210a.2)
Perencanaan program berlangsung melalui proses dialog dan negosiasi yang panjang selama sekitar dua
belas tahun dengan masyarakat Dayak Basap. Proses ini diawali pada tahun 2005 melalui penilaian sosial
serta permintaan formal dari masyarakat untuk relokasi. Seluruh proses persetujuan dilakukan secara damai
tanpa keterlibatan aparat keamanan, dan hasil uji tuntas kembali menegaskan bahwa tidak terdapat unsur
paksaan dalam pelaksanaan program tersebut.



PT BUMI Resources Tbk                                                             Laporan Keberlanjutan 2025   235
Page 236
Sambutan            Ikhtisar            Tentang Laporan   Sekilas   Tata Kelola   Ekonomi        Sumber Daya
                                                                                                 Manusia




Partisipasi Masyarakat Adat
Masyarakat Dayak Basap terlibat dalam perencanaan, pelaksanaan, pemantauan, dan evaluasi program
pemukiman kembali. Lokasi pemukiman baru di Matirowali, Desa Keraitan—yang juga dikenal sebagai
Kampung Budaya—ditetapkan melalui survei bersama pada 2009 dengan mempertimbangkan aspek
lahan, kualitas air, aksesibilitas, risiko bencana, infrastruktur, serta kondisi sosial budaya. Masyarakat juga
berpartisipasi dalam penyusunan site plan kawasan pemukiman.

Fasilitas Pemukiman dan Penghidupan
KPC membangun 70 unit rumah dengan desain yang menyesuaikan rumah asal serta menyediakan fasilitas
sosial dan fasilitas umum, termasuk kantor desa, pos kesehatan, masjid, balai adat, generator listrik, instalasi
air bersih, sekolah, dan jalan akses. Hingga 2021, sebanyak 55 kepala keluarga dari Dusun Segading telah
menyetujui atau berpindah ke lokasi pemukiman kembali.

Pada tahun yang sama, dukungan instalasi listrik dari PLN telah tersedia bagi delapan fasilitas umum dan
sebagian unit rumah. Layanan listrik dan air bersih dikelola oleh BUMDesa Putra Keraitan Mandiri di bawah
koordinasi KPC.

Selain penyediaan infrastruktur, KPC juga menjalankan program pemberdayaan ekonomi untuk mendukung
penghidupan berkelanjutan masyarakat. Kegiatan tersebut meliputi perbaikan prasarana pertanian,
pengembangan demplot tanaman semusim, bantuan bibit tanaman melalui KWT Domang, serta program
family farming. Pendampingan teknis dilakukan secara berkala bekerja sama dengan UPT Pertanian,
Perkebunan, dan Peternakan Dinas Pertanian Kutai Timur serta tim pemberdayaan Kampung Budaya.

Hak untuk Kembali
Masyarakat tetap memiliki hak untuk menolak atau kembali dari lokasi pemukiman kembali. Sebagian
anggota masyarakat memilih kembali ke wilayah asal, dan KPC tetap menjaga hubungan baik melalui
berbagai program pengembangan masyarakat, termasuk dukungan fasilitas pendidikan, tenaga pengajar,
serta layanan pemeriksaan kesehatan secara berkala.




236        Laporan Keberlanjutan 2025                                                         PT BUMI Resources Tbk
Page 237
 Hak Asasi Manusia   Keselamatan &     Lingkungan   Kemasyarakatan   Tautan TBP   Indeks GRI & POJK
                     Kesehatan Kerja




MEKANISME KELUHAN MASYARAKAT
(POJK51-F.17) (POJK51-F.27) (POJK51-F.29) (POJK51-F.30)
(POJK51-F.24)


Perusahaan menempatkan aspirasi, masukan, dan keluhan masyarakat sebagai bagian penting dalam
peningkatan kinerja operasional secara berkelanjutan. Melalui mekanisme Speak Up System, masyarakat
dapat menyampaikan pengaduan terkait dugaan ketidaksesuaian dalam pelaksanaan kegiatan usaha, baik
di tingkat Perusahaan maupun unit operasional.

Pengelolaan sistem ini dilaksanakan dengan menjunjung prinsip non-diskriminasi serta menjamin perlakuan
yang adil dan setara bagi setiap pelapor. Proses penanganan laporan memperhatikan validitas informasi,
kemudahan akses pelaporan, kepastian waktu tindak lanjut, serta mekanisme yang transparan dan objektif
dengan pendekatan penyelesaian yang konstruktif.

Sepanjang periode pelaporan, komunikasi yang berkelanjutan dengan masyarakat, pengelolaan pengaduan
yang responsif, serta implementasi berbagai program pemberdayaan masyarakat turut mendukung
terciptanya hubungan yang harmonis di sekitar wilayah operasional. Hal ini tercermin dari tidak adanya
hambatan non-teknis yang berpotensi mengganggu kegiatan operasional, seperti aksi protes, pemblokiran
akses, kendala pembebasan lahan, maupun gangguan sosial lainnya (EM-CO-210b.2).

Sebagai bagian dari komitmen terhadap keterbukaan informasi, masyarakat juga dapat menyampaikan
laporan atau masukan melalui laman resmi Perusahaan pada tautan berikut: http://www.bumiresources.
com/id/governance#spekeup




PT BUMI Resources Tbk                                                             Laporan Keberlanjutan 2025   237
Page 238
Sambutan             Ikhtisar           Tentang Laporan   Sekilas         Tata Kelola   Ekonomi      Sumber Daya
                                                                                                     Manusia




TAUTAN TUJUAN PEMBANGUNAN
BERKELANJUTAN (TPB) YANG RELEVAN
DENGAN SEKTOR BATUBARA

               TPB                                              Kontribusi BUMI pada Tahun 2025


                                   •     Berkontribusi terhadap pengurangan risiko kemiskinan melalui penyediaan
                                         upah layak yang memenuhi atau melampaui Upah Minimum Regional
                                         (UMR), serta memastikan sistem pengupahan yang adil, transparan, dan
                                         non-diskriminatif bagi seluruh karyawan.
                                   •     Mengikutsertakan seluruh karyawan dalam jaminan keamanan sosial
                                         seperti BPJS Kesehatan, Tenaga kerja, dan lainnya.
                                   •     Mengalokasikan dana untuk pengembangan masyarakat lokal.
                                   •     Mengutamakan masyarakat lokal untuk mendukung lapangan kerja di
                                         sekitar wilayah operasi.
                                   •     Memberdayakan pemasok lokal dengan memprioritaskan pembelian dari
                                         mereka.
                                   •     Meningkatkan potensi ekonomi masyarakat melalui program pelatihan
                                         usaha kewirausahaan dan pariwisata bagi anggota BUMDes.
                                   •     Memperkuat kapasitas UMKM melalui program pelatihan, pemberian
                                         bantuan stimulan, serta dukungan pemasaran.


                                   •     Memanfaatkan energi surya untuk mendukung kegiatan operasional dan
                                         meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekitar.
                                   •     Menghemat energi sesuai target dengan meningkatkan efisiensi bahan
                                         bakar dan listrik dalam operasional, serta beralih ke sumber energi
                                         terbarukan.
                                   •     Menggunakan biosolar sebagai bahan bakar alternatif untuk mengurangi
                                         jejak karbon.
                                   •     Melakukan studi dampak lingkungan dan sosial untuk memulai investasi
                                         pada energi terbarukan.
                                   •     Mengurangi emisi gas rumah kaca (GRK) sesuai target dengan alih
                                         teknologi rendah karbon dan penggantian truk dengan overland conveyor.

                                   •     Memastikan tidak ada karyawan yang digaji dibawah upah minimum
                                         sesuai peraturan yang berlaku.
                                   •     Menyediakan pelayanan kesehatan kerja bagi karyawan.
                                   •     Menerapkan prinsip inklusivitas dan kesetaraan dalam proses perekrutan,
                                         pemberian remunerasi, serta pelatihan karyawan.
                                   •     Membangun budaya lingkungan yang harmonis tanpa membedakan
                                         suku, agama, gender, ras, dan antar golongan.
                                   •     Tidak mempekerjakan anak dibawah umur dan tidak melakukan kerja
                                         paksa maupun perbudakan modern.
                                   •     Memastikan kebebasan berserikat untuk melindungi hak-hak pekerja.
                                   •     Mencegah terjadinya pelanggaran HAM di dalam lingkungan kerja melalui
                                         pelatihan HAM, uji tuntas HAM, dan sosialisasi saluran pengaduan Speak
                                         Up System




238        Laporan Keberlanjutan 2025                                                             PT BUMI Resources Tbk
Page 239
 Hak Asasi Manusia    Keselamatan &         Lingkungan    Kemasyarakatan   Tautan TBP   Indeks GRI & POJK
                      Kesehatan Kerja




                TPB                                            Kontribusi BUMI pada Tahun 2025




                                        •    Mengelola dan memantau kualitas air sesuai standar dan peraturan yang
                                             berlaku.
                                        •    Melakukan reklamasi dan revegetasi pada area pasca-tambang.
                                        •    Memastikan kualitas udara dengan mengendalikan debu yang dapat
                                             mencemari udara.
                                        •    Mengendalikan kebisingan di area operasional agar tidak mengganggu
                                             masyarakat sekitar.
                                        •    Melaksanakan program relokasi dengan melibatkan masyarakat adat.
                                        •    Meningkatkan keamanan jalan dengan membuat jalan hauling dan
                                             memastikan kepatuhan kendaraan Perusahaan dengan peraturan lalu
                                             lintas.




                                        •    Mengelola limbah B3 dan non-B3 hasil produksi batubara secara
                                             bertanggung jawab.
                                        •    Memastikan kualitas produk batubara yang baik untuk seluruh konsumen.
                                        •    Melakukan pemantauan rutin terhadap dampak lingkungan akibat
                                             kegiatan operasional perusahaan.
                                        •    Menerapkan prinsip ekonomi sirkular untuk mengurangi limbah dan
                                             dampak lingkungan.
                                        •    Menggunakan sumber daya air secara bertanggung jawab dan efisien
                                             untuk operasional.




                                        •    Memperkuat kapasitas karyawan terkait keberlanjutan dan perubahan
                                             iklim.
                                        •    Mengelola keanekaragaman hayati untuk melindungi flora dan fauna
                                             endemik.
                                        •    Mengurangi emisi karbon dengan menggunakan bahan bakar yang
                                             ramah lingkungan.
                                        •    Melakukan penghijauan dan penanaman mangrove untuk menyerap
                                             emisi karbon.
                                        •    Melaksanakan program kampung iklim.
                                        •    Melakukan konservasi terumbu karang untuk menjaga ekosistem pesisir
                                             dan laut.
                                        •    Menggunakan desain bangunan hemat energi pada fasilitas Perusahaan.
                                        •    Melakukan hilirisasi batubara ke amonia dan metanol.




PT BUMI Resources Tbk                                                                   Laporan Keberlanjutan 2025   239
Page 240
Sambutan            Ikhtisar                 Tentang Laporan     Sekilas        Tata Kelola    Ekonomi              Sumber Daya
                                                                                                                    Manusia




GRI CONTEXT INDEX

                                                        PT Bumi Resources Tbk telah melaporkan sesuai dengan Standar
Pernyataan penggunaan
                                                        GRI untuk periode 1 Januari 2025 - 31 Desember 2025.

GRI 1 yang digunakan                                    GRI 1: Landasan 2021

Sektor GRI yang berlaku                                 GRI 12: Sektor Batu Bara 2022



                                                                           Yang tidak dicantumkan
                                                                                                                    No. Rujukan
 STANDAR GRI/
                        Pengungkapan                Lokasi       Persyaratan                                       Standar Sektor
 SUMBER LAIN
                                                                  yang tidak        Alasan          Penjelasan          GRI
                                                                 dicantumkan


General disclosures




                      2-1 Rincian
                                                   42, 44, 45
                      organisasi




                      2-2 Entitas yang
                      dimasukkan
                      dalam laporan                  26, 43
                      keberlanjutan
                      organisasi

                      2-3 Periode,
                      frekuensi, dan titik             33
                      kontak pela

GRI 2:                2-4 Penyajian
                                                       24
Pengungkapan          kembali informasi
Umum 2021
                      2-5 Penjamin
                                                      266
                      eksternal

                      2-6 Aktivitas, rantai
                                                   42, 43, 46,
                      nilai, dan hubungan
                                                     77, 79
                      bisnis lainnya


                      2-7 Tenaga kerja               92, 93


                      2-8 Pekerja yang
                      bukan pekerja                  92, 98
                      langsung


                      2-9 Struktur dan
                                                     54, 56
                      komposisi tata kelola




240        Laporan Keberlanjutan 2025                                                                            PT BUMI Resources Tbk
Page 241
 Hak Asasi Manusia   Keselamatan &          Lingkungan         Kemasyarakatan   Tautan TBP     Indeks GRI & POJK
                     Kesehatan Kerja




                                                                           Yang tidak dicantumkan
                                                                                                                    No. Rujukan
  STANDAR GRI/
                          Pengungkapan            Lokasi       Persyaratan                                         Standar Sektor
  SUMBER LAIN
                                                                yang tidak          Alasan          Penjelasan          GRI
                                                               dicantumkan

                        2-10 Pencalonan dan
                        pemilihan badan            54, 56
                        tata kelola tertinggi

                        2-11 Ketua badan
                                                   54-55
                        tata kelola tertinggi

                        2-12 Peran badan
                        tata kelola tertinggi
                                                   57, 58
                        dalam mengawasi
                        manajemen dampak

                        2-13 Delegasi
                        tanggung jawab
                                                     57
                        untuk mengelola
                        dampak


                        2-14 Peran badan
                        tata kelola tertinggi
                                                  25, 57, 58
                        dalam pelaporan
                        keberlanjutan


                        2-15 Konflik
                                                   54, 68
                        kepentingan



                        2-16 Komunikasi
                                                     70
                        masalah penting



                        2-17 Pengetahuan
                        kolektif badan tata          59
                        kelola tertinggi



                        2-18 Evaluasi kinerja
                        badan tata kelola          54, 57
                        tertinggi




                        2-19 Kebijakan
                                                     56
                        remunerasi




                        2-20 Proses untuk
                        menentukan                   56
                        remunerasi




PT BUMI Resources Tbk                                                                           Laporan Keberlanjutan 2025    241
Page 242
Sambutan            Ikhtisar              Tentang Laporan    Sekilas            Tata Kelola         Ekonomi              Sumber Daya
                                                                                                                         Manusia




                                                                           Yang tidak dicantumkan
                                                                                                                         No. Rujukan
 STANDAR GRI/
                        Pengungkapan             Lokasi      Persyaratan                                                Standar Sektor
 SUMBER LAIN
                                                              yang tidak            Alasan             Penjelasan            GRI
                                                             dicantumkan

                                                                               Perusahaan menganggap bahwa
                                                                               Informasi terkait rasio kompensasi
                                                                               total tahunan yang mencakup
                                                                               gaji, bonus, pemberian saham,
                                                                               pemberian opsi, kompensasi program
                      2-21 Rasio
                                                                Kendala        insentif nonekuitas, perubahan nilai
                      kompensasi total
                                                              kerahasian       pensiun, dan nonqualified deferred
                      tahunan
                                                                               compensation earning (pendapatan
                                                                               kompensasi yang ditangguhkan dan
                                                                               belum dapat diperhitungkan sebagai
                                                                               pendapatan) sebagai rahasia
                                                                               perusahaan.

                      2-22 Pernyataan
                      tentang strategi          7-12, 22-
                      pembangunan                   23
                      berkelanjutan

                                                 76, 90,
                      2-23 Komitmen              118, 119,
                      kebijakan                 128, 148,
                                                   202

                      2-24 Menanamkan
                                                   149
                      komitmen kebijakan

                      2-25 Proses untuk
                                                123, 124,
                      memperbaiki
                                                   149
                      dampak negatif

                      2-26 Mekanisme
                      untuk mencari
                      nasihat dan                  123
                      mengemukakan
                      masalah

                      2-27 Kepatuhan
                      terhadap hukum dan         129, 149
                      peraturan

                      2-28 Asosiasi
                                                   48
                      keanggotaan

                      2-29 Pendekatan
                      untuk keterlibatan
                                                    70
                      pemangku
                      kepentingan

                      2-30 Perjanjian
                                                 113, 134
                      perundingan kolektif

Topik material

                      3-1 Proses untuk
                      menentukan topik              25
                      material




242        Laporan Keberlanjutan 2025                                                                                 PT BUMI Resources Tbk
Page 243
 Hak Asasi Manusia    Keselamatan &         Lingkungan         Kemasyarakatan   Tautan TBP     Indeks GRI & POJK
                      Kesehatan Kerja




                                                                           Yang tidak dicantumkan
                                                                                                                    No. Rujukan
  STANDAR GRI/
                          Pengungkapan             Lokasi      Persyaratan                                         Standar Sektor
  SUMBER LAIN
                                                                yang tidak          Alasan          Penjelasan          GRI
                                                               dicantumkan

                        3-2 Daftar topik
                                                   26-32
                        material


 Kinerja Ekonomi

                                                                                                                       12.2.1
 GRI 3: Topik           3-3 Manajemen topik
                                                  76, 83, 85                                                           12.8.1
 Material 2021          material
                                                                                                                       12.21.1

                        201-1 Nilai ekonomi
                        langsung yang                                                                                  12.8.2
                                                     81
                        dihasilkan dan                                                                                 12.21.2
                        didistribusikan

                        201-2 Implikasi
                        finansial serta
                        risiko dan peluang           81                                                                 12.2.2
                        lain akibat dari
                        perubahan iklim

                        201-4 Bantuan
                        keuangan yang
                                                   81, 82                                                              12.21.3
                        diterima dari
                        pemerintah


 Kehadiran Pasar

 GRI 3: Topik           3-3 Manajemen topik                                                                            12.8.1
                                                     94
 Material 2021          material                                                                                       12.19.1

                        202-1 Rasio upah
                        entry level standar
                        berdasarkan
                        jenis kelamin             8, 21, 110                                                           12.19.2
                        dibandingkan
 GRI 202: Kehadiran
                        dengan upah
 Pasar 2016
                        minimum lokal

                        202-2 Proporsi
                        manajemen senior                                                                               12.8.3
                                                   92, 98
                        yang berasal dari                                                                              12.19.3
                        masyarakat lokal

 Dampak Ekonomi Tidak Langsung
 GRI 3: Topik           3-3 Manajemen topik
                                                     202                                                               12.8.1
 Material 2021          material

                        203-1 Investasi
                        infrastruktur dan         220, 234                                                             12.8.4
                        dukungan layanan
 GRI 202: Kehadiran
                        203-2 Dampak
 Pasar 2016
                        ekonomi tidak
                                                  222, 235                                                             12.8.5
                        langsung yang
                        signifikan




PT BUMI Resources Tbk                                                                           Laporan Keberlanjutan 2025       243
Page 244
Sambutan              Ikhtisar               Tentang Laporan   Sekilas        Tata Kelola    Ekonomi              Sumber Daya
                                                                                                                  Manusia




                                                                         Yang tidak dicantumkan
                                                                                                                  No. Rujukan
 STANDAR GRI/
                          Pengungkapan              Lokasi     Persyaratan                                       Standar Sektor
 SUMBER LAIN
                                                                yang tidak        Alasan          Penjelasan          GRI
                                                               dicantumkan

Praktik Pengadaan


GRI 3: Topik            3-3 Manajemen topik
                                                      76                                                               12.8.1
Material 2021           material



                        204-1 Proporsi
GRI 204: Praktik
                        pengeluaran untuk             83                                                               12.8.6
Pengadaan
                        pemasok lokal


Anti-Korupsi


GRI 3: Topik            3-3 Manajemen topik
                                                      76                                                              12.20.1
Material 2021           material


                        205-1 Operasi-
                        operasi yang dinilai
                                                      82                                                              12.20.2
                        memiliki risiko terkait
                        korupsi

                        205-2 Komunikasi
                        dan pelatihan
GRI 205: Anti-
                        tentang kebijakan             82                                                              12.20.3
Korupsi 2016
                        dan prosedur anti-
                        korupsi

                        205-3 Insiden korupsi
                        yang terbukti dan
                                                      82                                                              12.20.4
                        tindakan yang
                        diambil

Pajak


GRI 3: Topik            3-3 Manajemen topik
                                                      76                                                               12.21.1
Material 2021           material


                        207-1 Pendekatan
                                                      83                                                              12.21.4
                        terhadap pajak

                        207-2 Tata kelola,
                        pengontrolan, dan
                                                      83                                                              12.21.5
                        manajemen risiko
                        pajak
GRI 207: Pajak 2019
                        207-3 Keterlibatan
                        pemangku
                        kepentingan dan
                        pengelolaan                   83                                                              12.21.6
                        kepedulian yang
                        berkaitan dengan
                        pajak




244        Laporan Keberlanjutan 2025                                                                          PT BUMI Resources Tbk
Page 245
 Hak Asasi Manusia   Keselamatan &         Lingkungan       Kemasyarakatan   Tautan TBP     Indeks GRI & POJK
                     Kesehatan Kerja




                                                                        Yang tidak dicantumkan
                                                                                                                 No. Rujukan
  STANDAR GRI/
                          Pengungkapan           Lokasi     Persyaratan                                         Standar Sektor
  SUMBER LAIN
                                                             yang tidak          Alasan          Penjelasan          GRI
                                                            dicantumkan

                        207-4 Laporan per
                                                    81                                                              12.21.7
                        negara

 Energi
 GRI 3: Topik           3-3 Manajemen topik
                                                   148                                                               12.1.1
 Material 2021          material

                        302-1 Konsumsi
                        energi dalam             149-153                                                            12.1.2
                        organisasi

 GRI 302: Energi        302-2 Konsumsi
 2016                   energi di luar           149-153                                                            12.1.3
                        organisasi

                        302-3 Intensitas
                                                 152, 153                                                           12.1.4
                        energi


 Water and effluents

 GRI 3: Topik           3-3 Manajemen topik
                                                   148                                                               12.7.1
 Material 2021          material

                        303-1 Interaksi
                        dengan air sebagai
                                                 163-165                                                            12.7.2
                        sumber daya
                        bersama

                        303-2 Manajemen
                        dampak yang
                                                   168                                                              12.7.3
                        berkaitan dengan
 GRI 303: Air dan
                        pembuangan air
 Efluen 2018
                        303-3 Pengambilan
                                                 163-165                                                            12.7.4
                        air

                        303-4 Pembuangan
                                                 163-165                                                            12.7.5
                        air


                        303-5 Konsumsi air       163-165                                                            12.7.6


 Biodiversity

 GRI 3: Topik           3-3 Manajemen topik
                                                   148                                                              12.5.1
 Material 2021          material




                        101-1 Kebijakan untuk
                        menghentikan dan
 GRI 304:
                        mengembalikan
 Keanekaragaman                                    169                                                              12.5.2
                        hilangnya
 hayati 2016
                        keanekaragaman
                        hayati




PT BUMI Resources Tbk                                                                        Laporan Keberlanjutan 2025       245
Page 246
Sambutan              Ikhtisar               Tentang Laporan     Sekilas              Tata Kelola         Ekonomi             Sumber Daya
                                                                                                                              Manusia




                                                                                 Yang tidak dicantumkan
                                                                                                                              No. Rujukan
 STANDAR GRI/
                          Pengungkapan              Lokasi      Persyaratan                                                  Standar Sektor
 SUMBER LAIN
                                                                 yang tidak               Alasan             Penjelasan           GRI
                                                                dicantumkan

                        101-2 Manajemen
                        dampak
                                                      169                                                                          12.5.3
                        keanekaragaman
                        hayati

                        101-4 Identifikasi
                        dampak
                                                    169, 175                                                                       12.5.4
                        keanekaragaman
                        hayati

                        101-5 Lokasi yang
                        memiliki dampak
                                                    169, 171                                                                       12.5.5
                        keanekaragaman
                        hayati

                        101-6 Pemicu
                        langsung hilangnya
                                                    171-173
                        keanekaragaman
                        hayati

                        101-7 Perubahan
                        kondisi
                                                    171-173
                        keanekaragaman
                        hayati

Emisi
                                                                                                                                   12.1.1
GRI 3: Topik            3-3 Manajemen topik
                                                      148                                                                          12.2.1
Material 2021           material
                                                                                                                                   12.4.1

                        305-1 Emisi GRK
                        (Cakupan 1)                 156-160                                                                        12.1.5
                        langsung

                        305-2 Emisi energi
                        GRK (Cakupan 2)             156-160                                                                        12.1.6
                        tidak langsung

                        305-3 Emisi GRK                        Informasi tidak
                                                                                     Perusahaan belum menghitung
                        (Cakupan 3) tidak             160      tersedia/ tidak                                                     12.1.7
                                                                                     konsumsi energi di luar organisasi.
                        langsung lainnya                       lengkap
GRI 305: Emisi 2016     305-4 Intensitas
                                                    158, 160                                                                       12.1.8
                        emisi GRK

                        305-5 Pengurangan
                                                      161                                                                          12.2.3
                        emisi GRK

                        305-7 Nitrogen
                        oksida (NOx),
                        belerang oksida
                                                    162, 163                                                                       12.4.2
                        (SOx), dan emisi
                        udara signifikan
                        lainnya

Limbah
GRI 3: Topik            3-3 Manajemen topik
                                                      148                                                                          12.6.1
Material 2021           material




246        Laporan Keberlanjutan 2025                                                                                      PT BUMI Resources Tbk
Page 247
 Hak Asasi Manusia     Keselamatan &          Lingkungan        Kemasyarakatan   Tautan TBP     Indeks GRI & POJK
                       Kesehatan Kerja




                                                                            Yang tidak dicantumkan
                                                                                                                     No. Rujukan
  STANDAR GRI/
                           Pengungkapan             Lokasi      Persyaratan                                         Standar Sektor
  SUMBER LAIN
                                                                 yang tidak          Alasan          Penjelasan          GRI
                                                                dicantumkan

                         306-1 Timbulan
                         limbah dan dampak
                                                    181, 184                                                            12.6.2
                         signifikan terkait
                         limbah

                         306-2 Manajemen
                         dampak signifikan          181-186                                                             12.6.3
                         terkait limbah
 GRI 306: Limbah
                         306-3 Timbulan
 2020                                               181-186                                                             12.6.4
                         limbah

                         306-4 Limbah
                         yang dialihkan dari        181-186                                                             12.6.5
                         pembuangan akhir

                         306-5 Limbah
                         yang dikirimkan ke         181-186                                                             12.6.5
                         pembuangan akhir

 Efluen dan Limbah
 GRI 3: Topik            3-3 Manajemen topik
                                                      148                                                               12.13.1
 Material 2021           material

 GRI 306: Efluen dan     306-3 Tumpahan             181, 182,
                                                                                                                        12.13.2
 Limbah 2016             yang signifikan              185

 Kepegawaian
 GRI 3: Topik            3-3 Manajemen topik
                                                       90                                                               12.15.1
 Material 2021           material

                         401-1 Perekrutan
                         karyawan baru
                                                     99-100                                                             12.15.2
                         dan pergantian
                         karyawan

                         401-2 Tunjangan
                         yang diberikan
                         kepada karyawan
 GRI 306: Efluen dan
                         purnawaktu yang
 Limbah 2016
                         tidak diberikan               111                                                              12.15.3
                         kepada karyawan
                         pada kurun waktu
                         tertentu atau paruh
                         waktu

                         401-3 Cuti                                                                                     12.15.4
                                                       113
                         melahirkan                                                                                     12.19.4

 Hubungan Tenaga Kerja/ Manajemen
 GRI 3: Topik            3-3 Manajemen topik
                                                       90                                                               12.15.1
 Material 2021           material

                         402-1 Periode
 GRI 402: Hubungan       pemberitahuan
 Tenaga Kerja/           minimum terkait               114                                                              12.15.5
 Manajemen 2016          perubahan
                         operasional



PT BUMI Resources Tbk                                                                            Laporan Keberlanjutan 2025       247
Page 248
Sambutan             Ikhtisar               Tentang Laporan    Sekilas        Tata Kelola    Ekonomi              Sumber Daya
                                                                                                                  Manusia




                                                                         Yang tidak dicantumkan
                                                                                                                  No. Rujukan
 STANDAR GRI/
                         Pengungkapan              Lokasi      Persyaratan                                       Standar Sektor
 SUMBER LAIN
                                                                yang tidak        Alasan          Penjelasan          GRI
                                                               dicantumkan

Kesehatan dan Keselamatan Kerja
GRI 3: Topik           3-3 Manajemen topik
                                                     128                                                               12.14.1
Material 2021          material

                       403-1 Sistem
                       manajemen
                                                     129                                                              12.14.2
                       kesehatan dan
                       keselamatan kerja

                       403-2
                       Pengidentifikasian
                       bahaya, penilaian           130-131                                                            12.14.3
                       risiko, dan investigasi
                       insiden

                       403-3 Layanan
                                                     135                                                              12.14.4
                       kesehatan kerja

                       403-4 Partisipasi,
                       konsultasi, dan
                       komunikasi pekerja          130, 131,
                                                                                                                      12.14.5
                       tentang kesehatan           134, 137
                       dan keselamatan
                       kerja

                       403-5 Pelatihan
                       pekerja mengenai
                                                   141-142                                                            12.14.6
                       kesehatan dan
GRI 403: Kesehatan
                       keselamatan kerja
dan Keselamatan
Kerja 2018             403-6 Peningkatan
                       kualitas kesehatan          135-136                                                             12.14.7
                       pekerja

                       403-7 Pencegahan
                       dan mitigasi
                       dampak-dampak
                       kesehatan dan               135, 136,
                                                                                                                      12.14.8
                       keselamatan                 141, 142
                       kerja yang secara
                       langsung terkait
                       hubungan bisnis

                       403-8 Pekerja yang
                       tercakup dalam
                       sistem manajemen              129                                                              12.14.9
                       kesehatan dan
                       keselamatan kerja

                       403-9 Kecelakaan            130, 131,
                                                                                                                      12.14.10
                       kerja                       143-145

                       403-10 Penyakit
                                                     145                                                              12.14.11
                       Akibat Kerja


Pelatihan dan Pendidikan




248        Laporan Keberlanjutan 2025                                                                          PT BUMI Resources Tbk
Page 249
 Hak Asasi Manusia    Keselamatan &         Lingkungan         Kemasyarakatan   Tautan TBP     Indeks GRI & POJK
                      Kesehatan Kerja




                                                                           Yang tidak dicantumkan
                                                                                                                    No. Rujukan
  STANDAR GRI/
                          Pengungkapan            Lokasi       Persyaratan                                         Standar Sektor
  SUMBER LAIN
                                                                yang tidak          Alasan          Penjelasan          GRI
                                                               dicantumkan

 GRI 3: Topik           3-3 Manajemen topik
                                                     90                                                                12.15.1
 Material 2021          material

                        404-1 Rata-rata jam
                                                                                                                       12.15.6
                        pelatihan per tahun       104, 105
                                                                                                                       12.19.5
                        per karyawan
 GRI 404: Pelatihan     404-2 Program
 dan Pendidikan         untuk meningkatkan
 2016                   keterampilan
                                                  104, 107                                                             12.15.7
                        karyawan dan
                        program bantuan
                        peralihan

 Pelatihan dan Pendidikan
 GRI 3: Topik           3-3 Manajemen topik
                                                     90                                                                12.19.1
 Material 2021          material

                        405-1
                        Keanekaragaman           92, 93, 95,
                                                                                                                       12.19.6
                        badan tata elola dan       97, 99
 GRI 405:               karyawan
 Keanekargaman          405-2 Rasio
 dan Peluang            gaji pokok dan
 Setara 2016            remunerasi
                                                     110                                                               12.19.7
                        perempuan
                        dibandingkan laki-
                        laki

 Nondiskriminasi
 GRI 3: Topik           3-3 Manajemen topik
                                                     118                                                               12.19.1
 Material 2021          material

                        406-1 Insiden
 GRI 406:
                        diskriminasi dan
 Nondiskriminasi                                  123-124                                                              12.19.8
                        tindakan perbaikan
 206
                        yang dilakukan


 Kebebasan Berserikat dan Perundingan Kolektif
 GRI 3: Topik           3-3 Manajemen topik
                                                     90                                                                12.18.1
 Material 2021          material

                        407-1 Operasi dan
 GRI 407:
                        pemasok di mana
 Kebebasan
                        hak atas kebebasan
 Berserikat dan                                    113-114                                                             12.18.2
                        berserikat dan
 Perundingan
                        perundingan kolektif
 Kolektif 2016
                        mungkin berisiko

 Pekerja Anak




PT BUMI Resources Tbk                                                                           Laporan Keberlanjutan 2025       249
Page 250
Sambutan             Ikhtisar                Tentang Laporan   Sekilas        Tata Kelola    Ekonomi              Sumber Daya
                                                                                                                  Manusia




                                                                         Yang tidak dicantumkan
                                                                                                                  No. Rujukan
 STANDAR GRI/
                         Pengungkapan               Lokasi     Persyaratan                                       Standar Sektor
 SUMBER LAIN
                                                                yang tidak        Alasan          Penjelasan          GRI
                                                               dicantumkan

GRI 3: Topik           3-3 Manajemen topik
                                                      90                                                               12.16.1
Material 2021          material

                       408-1 Operasi dan
                       pemasok yang
GRI 408: Pekerja
                       berisiko signifikan            92                                                              12.16.2
Anak 2016
                       terhadap insiden
                       pekerja anak

Kerja Paksa dan Perbudakan Modern
GRI 3: Topik           3-3 Manajemen topik
                                                      90                                                               12.17.1
Material 2021          material

                       409-1 Operasi dan
                       pemasok yang
GRI 409: Kerja
                       berisiko signifikan
Paksa atau Wajib                                      92                                                               12.17.2
                       terhadap insiden
Kerja 2016
                       kerja paksa atau
                       wajib kerja

Praktik Keamanan
GRI 3: Topik           3-3 Manajemen topik
                                                      118                                                              12.12.1
Material 2021          material

                       410-1 Petugas
                       keamanan yang
GRI 410: Praktik       dilatih mengenai
                                                      121                                                             12.12.2
Keamanan 2016          kebijakan atau
                       prosedur hak asasi
                       manusia

Hak Masyarakat Adat
GRI 3: Topik           3-3 Manajemen topik
                                                      118                                                              12.11.1
Material 2021          material

                       411-1 Insiden
GRI 411: Hak
                       pelanggaran yang
Masyarakat Adat                                     123-124                                                            12.11.2
                       melibatkan hak-hak
2016
                       masyarakat adat

Hak Masyarakat Adat
GRI 3: Topik           3-3 Manajemen topik
                                                      202                                                              12.9.1
Material 2021          material


                       413-1 Operasi
                       dengan keterlibatan
                       masyarakat
GRI 413: Komunitas                                 208, 212,
                       setempat,                                                                                       12.9.2
Lokal 2016                                            224
                       penilaian dampak,
                       dan program
                       pengembangan




250        Laporan Keberlanjutan 2025                                                                          PT BUMI Resources Tbk
Page 251
 Hak Asasi Manusia    Keselamatan &        Lingkungan      Kemasyarakatan   Tautan TBP     Indeks GRI & POJK
                      Kesehatan Kerja




                                                                       Yang tidak dicantumkan
                                                                                                                No. Rujukan
  STANDAR GRI/
                          Pengungkapan           Lokasi    Persyaratan                                         Standar Sektor
  SUMBER LAIN
                                                            yang tidak          Alasan          Penjelasan          GRI
                                                           dicantumkan

                        413-2 Operasi
                        yang secara
                        aktual dan yang
                        berpotensi memiliki
                                                   120                                                             12.9.2
                        dampak negatif
                        signifikan terhadap
                        masyarakat
                        setempat

 Hak Atas Tanah dan Sumber Daya
 GRI 3: Topik           3-3 Manajemen topik
                                                   202                                                             12.10.1
 Material 2021          material

                        Mendata lokasi
                        operasi yang
                        menyebabkan atau
                        berkontribusi pada
 Pengungkapan
                        pemukiman kembali        238-239                                                           12.10.2
 Sektor Tambahan
                        secara paksa atau
                        tempat pemukiman
                        kembali tersebut
                        sedang berlangsung

 Penilaian Sosial Pemasok
                                                                                                                   12.15.1
 GRI 3: Topik           3-3 Manajemen topik
                                                    76                                                             12.16.1
 Material 2021          material
                                                                                                                   12.17.1

                        414-1 Seleksi
                        pemasok                                                                                    12.15.8
                        baru dengan                 85                                                             12.16.2
                        menggunakan                                                                                12.17.3
 GRI 414: Penilaian
                        kriteria sosial
 Sosial Pemasok
                        414-2 Dampak
 2016
                        sosial negatif dalam
                        rantai pasokan dan          85                                                             12.15.9
                        tindakan yang telah
                        diambil

 Kebijakan Publik

 GRI 3: Topik           3-3 Manajemen topik
                                                    76                                                             12.22.1
 Material 2021          material

 GRI 415: Kebijakan     415-1 Kontribusi
                                                    82                                                             12.22.2
 Publik 2016            politik




PT BUMI Resources Tbk                                                                       Laporan Keberlanjutan 2025       251
Page 252
Sambutan            Ikhtisar             Tentang Laporan   Sekilas       Tata Kelola    Ekonomi       Sumber Daya
                                                                                                      Manusia




INDEKS STANDAR POJK NO.51 POJK.03/2017
(POJK51-G.4)


  No. Indeks                                               Nama Indeks                                 Halaman

Strategi Keberlanjutan
       A.1.           Penjelasan Strategi Keberlanjutan                                                   7, 20
Ikhtisar Kinerja Aspek Keberlanjutan
                      Aspek Ekonomi:
                      a.       Kuantitas produksi atau jasa yang dijual;
                      b.       Pendapatan atau penjualan;
       B.1.           c.       Laba atau rugi bersih;                                                    16-17
                      d.       Produk ramah lingkungan;
                      e.       Pelibatan pihak lokal yang berkaitan dengan proses bisnis
                               Keuangan Berkelanjutan
                      Aspek Lingkungan Hidup:
                      a.       Penggunaan energi;
       B.2            b.       Pengurangan emisi yang dihasilkan;                                          17
                      c.       Pengurangan limbah dan efluen;
                      d.       Pelestarian keanekaragaman hayati
       B.3.           Aspek Sosial                                                                         17
Profil Perusahaan

       C.1.           Visi, Misi, dan Nilai Keberlanjutan                                                  37

      C.2.            Alamat Perusahaan                                                                  36-37

                      Skala Usaha:
                      a.       Total aset atau kapitalisasi aset dan total kewajiban;
                      b.       Jumlah karyawan menurut jenis kelamin, jabatan, usia, pendidikan,
      C.3.                                                                                             42, 44, 48
                               dan status ketenagakerjaan;
                      c.       Nama pemegang saham dan persentase kepemilikan saham;
                      d.       Wilayah operasional

      C.4.            Produk, Layanan, dan Kegiatan Usaha yang Dijalankan                                  36


      C.5.            Keanggotaan pada Asosiasi                                                            48



      C.6.            Perubahan Emiten dan Perusahaan Publik yang Bersifat Signifikan                      42


Penjelasan Direksi




252        Laporan Keberlanjutan 2025                                                              PT BUMI Resources Tbk
Page 253
 Hak Asasi Manusia   Keselamatan &       Lingkungan     Kemasyarakatan   Tautan TBP        Indeks GRI & POJK
                     Kesehatan Kerja




    No. Indeks                                          Nama Indeks                                            Halaman

                        Penjelasan Direksi
                        a.   Kebijakan untuk merespon tantangan dalam pemenuhan strategi
                             keberlanjutan
                                 1.    Nilai keberlanjutan yang dimiliki oleh Emiten dan
                                       Perusahaan Publik
                                 2.    Respon Emiten dan Perusahaan Publik terhadap isu-isu
                                       yang terkait Keuangan Berkelanjutan
                                 3.    Komitmen pimpinan dalam menerapkan Keuangan
                                       Berkelanjutan
                                 4.    Penjelasan singkat mengenai capaian kinerja
                                       keberlanjutan
                                 5.    Tantangan dalam menerapkan Keuangan Berkelanjutan
                        b.   Penerapan Keuangan Berkelanjutan
         D.1.                                                                                                    7-12
                                 1.    Pencapaian kinerja penerapan keberlanjutan (ekonomi,
                                       lingkungan hidup, dan sosial) dibandingkan dengan target
                                 2.    Prestasi dan tantangan termasuk peristiwa penting selama
                                       periode pelaporan
                        c.   Strategi pencapaian target
                                 1.    Informasi pengelolaan risiko atas penerapan Keuangan
                                       Berkelanjutan terkait aspek ekonomi, lingkungan hidup,
                                       dan sosial yang berpotensi mempengaruhi keberlanjutan
                                       Emiten dan Perusahaan Publik
                                 2.    Pemanfaatan peluang dan prospek usaha
                                 3.    Penjelasan situasi eksternal ekonomi, lingkungan hidup,
                                       dan sosial yang berpotensi mempengaruhi keberlanjutan
                                       Emiten dan Perusahaan Publik
 Tata Kelola Keberlanjutan


         E.1.           Penanggung Jawab Penerapan Keuangan Berkelanjutan                                       57-58



         E.2.           Pengembangan Kompetensi Terkait Keuangan Berkelanjutan                                  59, 67



                        Penilaian Risiko Atas Penerapan Keuangan Berkelanjutan
                        a.   Penjelasan mengenai prosedur dalam mengidentifikasi, mengukur,
                             memantau, dan mengendalikan risiko atas penerapan usaha
                             keberlanjutan terkait aspek ekonomi, lingkungan hidup, dan sosial
         E.3.                                                                                                     60
                        b.   Penjelasan peran anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris
                             dalam mengelola, melakukan telaah berkala, dan meninjau
                             efektivitas proses manajemen risiko yang dijalankan oleh Emiten
                             dan Perusahaan Publik




PT BUMI Resources Tbk                                                                      Laporan Keberlanjutan 2025    253
Page 254
Sambutan            Ikhtisar             Tentang Laporan   Sekilas       Tata Kelola   Ekonomi      Sumber Daya
                                                                                                    Manusia




  No. Indeks                                               Nama Indeks                               Halaman

                      Hubungan Dengan Pemangku Kepentingan
                      a.       Keterlibatan pemangku kepentingan berdasarkan hasil penilaian
                               (assessment) manajemen, Rapat Umum Pemegang Saham, surat
                               keputusan atau lainnya.
       E.4.                                                                                              70
                      b.       Pendekatan yang digunakan Emiten dan Perusahaan Publik dalam
                               melibatkan pemangku kepentingan dalam penerapan Keuangan
                               Berkelanjutan, antara lain dalam bentuk dialog, survei, dan
                               seminar

       E.5.           Permasalahan Terhadap Penerapan Keuangan Berkelanjutan                            7, 64

Kinerja Keberlanjutan
       F.1.           Kegiatan Membangun Budaya Keberlanjutan                                        67, 69, 121
Kinerja Ekonomi
                      Perbandingan Target dan Kinerja Produksi, Portofolio, Target
       F.2.           Pembiayaan, atau Investasi, Pendapatan dan Laba Rugi (dalam 3                      81
                      tahun terakhir)
                      Perbandingan Target dan Kinerja Portofolio, Target Pembiayaan, atau
                                                                                                 Tidak Relevan/
       F.3.           Investasi pada Instrumen Keuangan atau Proyek yang Sejalan dengan
                                                                                                   Not Relevant
                      Keuangan Berkelanjutan (dalam 3 tahun terakhir)
Kinerja Lingkungan Hidup
Aspek Umum
       F.4.           Biaya Lingkungan Hidup                                                            188
Aspek Material
       F.5.           Penggunaan Material yang Ramah Lingkungan                                        17, 187
Aspek Energi
       F.6.           Jumlah dan Intensitas Energi yang Digunakan                                     149-150
                      Upaya dan Pencapaian Efisiensi Energi dan Penggunaan Energi
       F.7.                                                                                           149, 154
                      Terbarukan

Aspek Air

       F.8.           Penggunaan Air                                                                  163-165
Aspek Keanekaragaman Hayati
                      Dampak dari Wilayah Operasional yang Dekat atau Berada di Daerah
       F.9.                                                                                           169, 171
                      Konservasi atau Memiliki Keanekaragaman Hayati
      F.10.           Usaha Konservasi Keanekaragaman Hayati                                       169, 174-175
Aspek Emisi
      F.11.           Jumlah dan Intensitas Emisi yang Dihasilkan Berdasarkan Jenisnya                156, 158
      F.12.           Upaya dan Pencapaian Pengurangan Emisi yang Dilakukan                        154, 161, 192
Aspek Limbah Dan Efluen




254        Laporan Keberlanjutan 2025                                                            PT BUMI Resources Tbk
Page 255
 Hak Asasi Manusia   Keselamatan &     Lingkungan     Kemasyarakatan   Tautan TBP   Indeks GRI & POJK
                     Kesehatan Kerja




    No. Indeks                                       Nama Indeks                                           Halaman

         F.13.          Jumlah Limbah dan Efluen yang Dihasilkan Berdasarkan Jenis                        168, 181-182
                                                                                                        168, 181-182, 185,
         F.14.          Mekanisme Pengelolaan Limbah dan Efluen
                                                                                                               187
         F.15.          Tumpahan yang Terjadi (jika ada)                                                    181-182
 Aspek Pengaduan Terkait Lingkungan Hidup
                        Jumlah dan Materi Pengaduan Lingkungan Hidup yang Diterima dan
         F.16.                                                                                                 188
                        Diselesaikan
 Kinerja Sosial
                        Komitmen untuk Memberikan Layanan atas Produk dan/atau Jasa
         F.17.                                                                                               86, 237
                        yang Setara kepada Konsumen
 Aspek Ketenagakerjaan
         F.18.          Kesetaraan Kesempatan Bekerja                                                          92
         F.19.          Tenaga Kerja Anak dan Tenaga Kerja Paksa                                               92
         F.20.          Upah Minimum Regional                                                               8, 21, 110
         F.21.          Lingkungan Bekerja yang Layak dan Aman                                            129, 135-136
         F.22.          Pelatihan dan Pengembangan Kemampuan Pegawai                                        104-105
 Aspek Masyarakat
         F.23.          Dampak Operasi Terhadap Masyarakat Sekitar                                        208, 212, 224
        F.24.           Pengaduan Masyarakat                                                                223, 237
         F.25.          Kegiatan Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL)                                  208, 212, 224
 Tanggung Jawab Pengembangan Produk/Jasa Berkelanjutan
        F.26.           Inovasi dan Pengembangan Produk/Jasa Keuangan Berkelanjutan                        57, 59, 192
         F.27.          Produk/Jasa yang Sudah Dievaluasi Keamanannya bagi Pelanggan                         86, 237
         F.28.          Dampak Produk/Jasa                                                                208, 212, 224
        F.29.           Jumlah Produk yang Ditarik Kembali                                                   86, 237
                        Survei Kepuasan Pelanggan Terhadap Produk dan/atau Jasa
         F.30.                                                                                               86, 237
                        Keuangan Berkelanjutan
 Lain-lain

         G.1.           Verifikasi Tertulis dari Pihak Independen (jika ada)                                  266

         G.2.           Lembar Umpan Balik                                                                    268


                        Tanggapan terhadap Umpan Balik Laporan Keberlanjutan Tahun
         G.3.                                                                                                 269
                        Sebelumnya


                        Daftar Pengungkapan sesuai Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor
         G.4.           51/POJK.03/2017 tentang Penerapan Keuangan Berkelanjutan bagi                          252
                        Lembaga Jasa Keuangan, Emiten, dan Perusahaan Publik



PT BUMI Resources Tbk                                                               Laporan Keberlanjutan 2025           255
Page 256
Sambutan            Ikhtisar            Tentang Laporan     Sekilas      Tata Kelola   Ekonomi      Sumber Daya
                                                                                                    Manusia




IFRS S1 & S2 CONTENT INDEX

Statement of Compliance

PT Bumi Resources Tbk telah melaporkan penyesuaian terhadap Standar Pengungkapan Keberlanjutan IFRS
untuk periode 1 Januari 2025 - 31 Desember 2025.



IFRS S1 - Persyaratan Umum Pengungkapan Informasi Keuangan Terkait Keberlanjutan



      Para                                                Pengungkapan                               Halaman

Tata Kelola
                  Organ atau individu yang bertanggung jawab untuk mengawasi risiko dan peluang terkait
   S1.27a
                  keberlanjutan:
                  Bagaimana tanggung jawab atas risiko dan peluang terkait keberlanjutan
   S1.27a.i       tercermin dalam kerangka acuan, mandat, uraian peran, dan kebijakan                    57
                  terkait lainnya.
                  Bagaimana keterampilan dan kompetensi yang sesuai tersedia atau akan
  S1.27a.ii                                                                                              59
                  dikembangkan.
                  Bagaimana dan seberapa sering organ atau individu tersebut
  S1.27a.iii                                                                                             58
                  memperoleh informasi mengenai risiko dan peluang terkait keberlanjutan.
                  Bagaimana organ atau individu memperhitungkan risiko dan peluang
  S1.27a.iv       terkait keberlanjutan ketika strategi, keputusan atas transaksi utama dan              57
                  proses manajemen risiko.
                  Bagaimana organ atau individu tersebut mengawasi penetapan target
  S1.27a.v                                                                                               57
                  dan memantau kemajuan terkait risiko dan peluang keberlanjutan.
                  Peran manajemen dalam proses tata kelola, pengendalian, dan prosedur tata kelola
   S1.27b         yang digunakan untuk memantau, mengelola, dan mengawasi risiko dan peluang terkait
                  keberlanjutan:
                  Apakah peran tersebut didelegasikan ke posisi tingkat manajemen
   S1.27b.i       atau komite tingkat manajemen tertentu, dan bagaimana pengawasan                     57, 58
                  dilakukan atas posisi atau komite tersebut.
                  Apakah manajemen menggunakan pengendalian dan prosedur
                  untuk mendukung pengawasan terhadap risiko dan peluang terkait
  S1.27b.ii                                                                                              57
                  keberlanjutan, dan bagaimana pengendalian dan prosedur ini
                  diintegrasikan dengan fungsi internal lain.
Strategi

                  Secara spesifik, entitas harus mengungkapkan informasi yang memungkinak pengguna
      S1.29
                  laporan informasi keuangan bertujuan umum untuk memahami:


                  Risiko dan peluang terkait keberlanjutan yang diperkirakan cukup dapat
   S1.29a                                                                                              64-66
                  akan memengaruhi prospek entitas;




256        Laporan Keberlanjutan 2025                                                            PT BUMI Resources Tbk
Page 257
 Hak Asasi Manusia     Keselamatan &     Lingkungan     Kemasyarakatan   Tautan TBP   Indeks GRI & POJK
                       Kesehatan Kerja




      Para                                            Pengungkapan                                        Halaman

                     Dampak kini dan yang diantisipasi dari risiko dan peluang terkait
    S1.29b                                                                                                 64-66
                     keberlanjutan pada model bisnis dan rantai nilai;
                     Dampak risiko dan peluang terkait keberlanjutan tersebut terhadap
    S1.29c                                                                                                 64-66
                     strategi dan pengambilan keputusan entitas;
                     Dampak risiko dan peluang terkait keberlanjutan terhadap posisi
                     keuangan, kinerja keuangan, dan arus kas entitas untuk suatu periode
                     pelaporan, dan dampak yang diantisipasi terhadap posisi keuangan,
    S1.29d           kinerja keuangan, dan arus kas entitas dalam jangka pendek, menengah,                 64-66
                     dan panjang, dengan mempertimbangkan bagaimana risiko dan peluang
                     terkait keberlanjutan tersebut telah diperhitungkan dalam perencanaan
                     keuangan; dan
                     Ketahanan strategi dan model bisnis entitas terhadap risiko terkait
    S1.29e                                                                                                 64-66
                     keberlanjutan.
 Manajemen Risiko
     S1.29           Entitas harus mengungkapkan informasi tentang:
                     Proses dan kebijakan terkait yang digunakan untuk mengidentifikasi,
    S1.29b                                                                                                 62-63
                     menilai, memprioritaskan, dan memantau risiko terkait keberlanjutan;
                     Proses yang digunakan entitas untuk mengidentifikasi, menilai,
    S1.29b                                                                                                 62-63
                     memprioritaskan, dan memantau peluang terkait keberlanjutan; dan
                     Sejauh mana, dan bagaimana, proses untuk mengidentifikasi, menilai,
                     memprioritaskan, dan memantau risiko dan peluang terkait keberlanjutan
    S1.29b                                                                                                 62-63
                     terintegrasi pada dan memberi informasi keseluruhan proses manajemen
                     risiko.



IFRS S2 - Pengungkapan Terkait Iklim



      Para                                            Pengungkapan                                        Halaman

 Tata Kelola
                     Organ atau individu yang bertanggung jawab untuk mengawasi risiko dan peluang terkait
     S2.6a
                     iklim:
                     Bagaimana tanggung jawab atas risiko dan peluang terkait iklim
    S2.6a.i          tercermin dalam kerangka acuan, mandat, uraian peran, dan kebijakan                  192-193
                     terkait lainnya.
                     Bagaimana keterampilan dan kompetensi yang sesuai tersedia atau akan
    S2.6a.ii                                                                                              192-193
                     dikembangkan.
                     Bagaimana dan seberapa sering organ atau individu tersebut
    S2.6a.iii                                                                                             192-193
                     memperoleh informasi mengenai risiko dan peluang terkait iklim.
                     Bagaimana organ atau individu memperhitungkan risiko dan peluang
    S2.6a.iv         terkait iklim ketika strategi, keputusan atas transaksi utama dan proses             192-193
                     manajemen risiko.




PT BUMI Resources Tbk                                                                 Laporan Keberlanjutan 2025    257
Page 258
Sambutan            Ikhtisar            Tentang Laporan     Sekilas      Tata Kelola   Ekonomi      Sumber Daya
                                                                                                    Manusia




      Para                                                Pengungkapan                               Halaman

                  Bagaimana organ atau individu tersebut mengawasi penetapan target
  S2.6a.v                                                                                             192-193
                  dan memantau kemajuan terkait risiko dan peluang iklim.
                  Peran manajemen dalam proses tata kelola, pengendalian, dan prosedur tata kelola yang
      S2.6b
                  digunakan untuk memantau, mengelola, dan mengawasi risiko dan peluang terkait iklim:
                  Apakah peran tersebut didelegasikan ke posisi tingkat manajemen
   S2.6b.i        atau komite tingkat manajemen tertentu, dan bagaimana pengawasan                    192-193
                  dilakukan atas posisi atau komite tersebut.
                  Apakah manajemen menggunakan pengendalian dan prosedur untuk
                  mendukung pengawasan terhadap risiko dan peluang terkait iklim, dan
  S2.6b.ii                                                                                            192-193
                  bagaimana pengendalian dan prosedur ini diintegrasikan dengan fungsi
                  internal lain.
Strategi
                  Secara spesifik, entitas harus mengungkapkan informasi yang memungkinkan pengguna
      S2.9
                  laporan informasi keuangan bertujuan umum untuk memahami:
                  Menjelaskan risiko dan peluang terkait iklim yang diperkirakan cukup
      S2.9a                                                                                        193, 195-197
                  dapat memengaruhi prospek entitas;
                  Apakah entitas menganggap risiko tersebut sebagai risiko fisik atau risiko
      S2.9b                                                                                        193, 195-197
                  transisi terkait iklim;
                  Menentukan rentang waktu—jangka pendek, menengah atau panjang—
      S2.9c                                                                                        193, 195-197
                  dari setiap dampak yang dapat terjadi; dan
                  Dampak risiko dan peluang terkait iklim terhadap posisi keuangan, kinerja
                  keuangan, dan arus kas entitas untuk suatu periode pelaporan, dan
                  dampak yang diantisipasi terhadap posisi keuangan, kinerja keuangan,
      S2.9d                                                                                        193, 195-197
                  dan arus kas entitas dalam jangka pendek, menengah, dan panjang,
                  dengan mempertimbangkan bagaimana risiko dan peluang terkait iklim
                  tersebut telah diperhitungkan dalam perencanaan keuangan.
                  Ketahanan iklim dari strategi dan model bisnis entitas terhadap
      S2.9e       perubahan, perkembangan, dan ketidakpastian terkait iklim, dengan                193, 195-197
                  mempertimbangkan risiko dan peluang terkait iklim.
Manajemen Risiko
      S2.25       Entitas harus mengungkapkan informasi tentang:
                  Proses dan kebijakan terkait yang digunakan entitas untuk
   S2.25a         mengidentifikasi, menilai, memprioritaskan, dan memantau risiko terkait          193, 195-197
                  iklim.
                  Proses yang digunakan entitas untuk mengidentifikasi, menilai,
                  memprioritaskan, dan memantau peluang terkait iklim, termasuk informasi
   S2.25b                                                                                          193, 195-197
                  tentang apakah dan bagaimana entitas menggunakan analisis skenario
                  terkait iklim untuk memberi informasi identifikasi peluang terkait iklim.
                  Sejauh mana, dan bagaimana, proses mengidentifikasi, menilai,
                  memprioritaskan, dan memantau risiko dan peluang terkait iklim
   S2.25c                                                                                          193, 195-197
                  terintegrasi pada dan memberi informasi keseluruhan proses manajemen
                  risiko.



258        Laporan Keberlanjutan 2025                                                            PT BUMI Resources Tbk
Page 259
 Hak Asasi Manusia     Keselamatan &     Lingkungan     Kemasyarakatan   Tautan TBP    Indeks GRI & POJK
                       Kesehatan Kerja




      Para                                            Pengungkapan                                         Halaman

 Metrik dan Target
                     Entitas harus mengungkapkan informasi yang relevan dengan kategori metrik lintas industri
     S2.29
                     yaitu:
    S2.29a           Emisi gas rumah kaca;                                                                 156, 198
                     Risiko transisi terkait iklim—jumlah dan persentase aset atau aktivitas
    S2.29b                                                                                                 195, 198
                     bisnis yang rentan terhadap risiko transisi terkait iklim;
                     Risiko fisik terkait iklim—jumlah dan persentase aset atau aktivitas bisnis
    S2.29c                                                                                                 195, 198
                     yang rentan terhadap risiko fisik terkait iklim;
                     Peluang terkait iklim—jumlah dan persentase aset atau aktivitas bisnis
    S2.29d                                                                                                 195, 198
                     yang selaras dengan peluang terkait iklim;
                     Penyaluran modal—jumlah belanja modal, pembiayaan, atau investasi
    S2.29e                                                                                                   N/A
                     yang disalurkan untuk risiko dan peluang terkait iklim;
     S2.29f          Harga karbon internal; dan                                                              N/A
    S2.29g           Remunerasi.                                                                             N/A




PT BUMI Resources Tbk                                                                  Laporan Keberlanjutan 2025     259
Page 260
Sambutan            Ikhtisar             Tentang Laporan   Sekilas            Tata Kelola     Ekonomi      Sumber Daya
                                                                                                           Manusia




SASB CONTENT INDEX
INDUSTRY STANDARD: COAL

      Topik                             Metrik                       Satuan                 Kode            Halaman

                        Total emisi global bruto
                        Cakupan 1 (Scope 1), sertaMetric tonnes
                        persentase yang tercakup  (t) CO2-e,                         EM-CO-110a.1            156, 160
                        dalam regulasi pembatasan Percentage (%)
                        emisi
Emisi Gas               Uraian strategi atau
Rumah Kaca              rencana jangka pendek
                        dan jangka panjang untuk
                        mengelola emisi Cakupan               n/a                    EM-CO-110a.2         154, 161, 198
                        1, target penurunan emisi,
                        serta analisis kinerja
                        terhadap target tersebut
                        (1) Total air yang diambil
                        (withdrawn), (2) total air
                        yang dikonsumsi; serta                Thousand cubic
                        persentase masing-masing              metres (m³),           EM-CO-140a.1            163-165
                        di wilayah dengan tingkat             Percentage (%)

Manajemen Air           tekanan air dasar tinggi
                        atau sangat tinggi
                        Jumlah insiden
                        ketidakpatuhan terkait izin,
                                                              Number                 EM-CO-140a.2            149, 168
                        standar, dan peraturan
                        kualitas air
                        Jumlah insiden
                        ketidakpatuhan terkait izin,          Metric tonnes
                                                                                     EM-CO-150a.2            181-182
                        standar, dan peraturan                (t)
                        kualitas air
                        Total berat limbah non-               Metric tonnes
                                                                                     EM-CO-150a.3            181-182
                        mineral yang dihasilkan               (t)
Manajemen
                        Total berat tailing yang              Metric tonnes
Limbah                                                                               EM-CO-150a.4            181-182
                        dihasilkan                            (t)

                        Total berat batuan
                                                              Metric tonnes
                        penutup (waste rock) yang                                    EM-CO-150a.5            181-182
                                                              (t)
                        dihasilkan
                        Total berat limbah                    Metric tonnes
                                                                                     EM-CO-150a.6              181
                        berbahaya yang dihasilkan             (t)



260        Laporan Keberlanjutan 2025                                                                   PT BUMI Resources Tbk
Page 261
 Hak Asasi Manusia   Keselamatan &       Lingkungan       Kemasyarakatan    Tautan TBP     Indeks GRI & POJK
                     Kesehatan Kerja




         Topik                         Metrik                      Satuan                Kode                  Halaman

                         Total berat limbah
                         berbahaya yang didaur               Number               EM-CO-150a.7                    181
                         ulang
                         Jumlah insiden signifikan
                         terkait pengelolaan limbah          n/a                  EM-CO-150a.8                    181
                         berbahaya
                         Deskripsi kebijakan dan
                         praktik pengelolaan
                                                             n/a                  EM-CO-160a.1                    169
                         lingkungan untuk lokasi
                         operasi aktif
                         Persentase lokasi tambang
                         di mana air asam tambang
                         (acid rock drainage) (1)
                         diprediksi terjadi, (2) secara      Percentage (%)       EM-CO-160a.2                    169
 Dampak                  aktif dimitigasi, dan (3)
 Keanekaragaman          dalam tahap pengolahan
 Hayati                  atau remediasi
                         Persentase cadangan
                         terbukti (proved) dan
                         cadangan terduga
                         (probable) yang berada di
                                                             Percentage (%)       EM-CO-160a.3                    169
                         atau dekat lokasi dengan
                         status konservasi dilindungi
                         atau habitat spesies
                         terancam
                         Persentase cadangan
                         terbukti (proved) dan
                         cadangan terduga
                                                             Percentage (%)       EM-CO-210a.1                  78, 171
                         (probable) yang berada
                         di atau dekat wilayah
 Hak Masyarakat
                         masyarakat adat
 Adat
                         Uraian proses keterlibatan
                         (engagement) dan praktik
                         uji tuntas (due diligence)          n/a                  EM-CO-210a.2                 171, 235
                         terkait pengelolaan hak
                         masyarakat adat
                         Uraian proses untuk
                         mengelola risiko dan
                         peluang yang terkait                n/a                  EM-CO-210b.1                    188
 Hubungan
                         dengan hak dan
 Masyarakat
                         kepentingan masyarakat
                         (1) Jumlah dan (2) durasi
                                                             Number, Days         EM-CO-210b.2                   237
                         keterlambatan non-teknis


PT BUMI Resources Tbk                                                                      Laporan Keberlanjutan 2025     261
Page 262
Sambutan            Ikhtisar             Tentang Laporan   Sekilas            Tata Kelola     Ekonomi      Sumber Daya
                                                                                                           Manusia




        Topik                           Metrik                       Satuan                 Kode            Halaman

                        Persentase tenaga kerja
                        aktif yang dipekerjakan
                                                              Percentage (%)         EM-CO-310a.1              113
                        berdasarkan perjanjian
Hubungan
                        kerja bersama
Pekerja
                        (1) Jumlah dan (2) durasi
                        pemogokan kerja dan                   Number, Days           EM-CO-310a.2              113
                        penutupan kerja (lockout)

                        (1) Tingkat insiden
                        keseluruhan, (2) tingkat
                        fatalitas, dan (3) frekuensi
                        hampir celaka (near miss              Rate                   EM-CO-320a.1              143
                        frequency rate/NMFR) untuk
Kesehatan dan
                        (a) karyawan langsung dan
Keselamatan
                        (b) karyawan kontraktor
Kerja
                        Uraian pengelolaan
                        risiko kecelakaan dan
                        keselamatan serta risiko              n/a                    EM-CO-320a.2         129, 141-142
                        kesehatan dan keselamatan
                        jangka panjang
                        Sensitivitas tingkat                                                            BUMI belum
                        cadangan batubara                                                               menghitung
                        terhadap skenario proyeksi            Million metric                            proyeksi harga
                                                                                     EM-CO-420a.1
                        harga masa depan yang                 tonnes (Mt)                               masa depan
                        mempertimbangkan harga                                                          cadangan
                        karbon                                                                          batubara
                                                                                                        BUMI belum
                                                                                                        menghitung
                        Estimasi emisi karbon                                                           kandungan
                        dioksida yang terkandung              Metric tonnes                             karbon
Penilaian                                                                            EM-CO-420a.2
                        dalam cadangan batubara               (t) CO2-e                                 dioksida dalam
Cadangan &              terbukti                                                                        cadangan
Belanja Modal                                                                                           batubara yang
                                                                                                        telah terbukti

                        Uraian bagaimana
                        harga dan permintaan
                        batubara atau regulasi
                        iklim memengaruhi
                                                              n/a                    EM-CO-420a.3              195
                        strategi belanja modal
                        (capital expenditure) untuk
                        eksplorasi, akuisisi, dan
                        pengembangan aset




262        Laporan Keberlanjutan 2025                                                                   PT BUMI Resources Tbk
Page 263
 Hak Asasi Manusia   Keselamatan &      Lingkungan       Kemasyarakatan     Tautan TBP     Indeks GRI & POJK
                     Kesehatan Kerja




         Topik                         Metrik                      Satuan                Kode                      Halaman

                         Tabel inventaris fasilitas
                         penyimpanan tailing: (1)
                         nama fasilitas, (2) lokasi,
                         (3) status kepemilikan,
                         (4) status operasional,
                         (5) metode konstruksi,
                         (6) kapasitas maksimum
                         yang diizinkan, (7) jumlah
                                                             Various              EM-CO-540a.1
                         tailing saat ini, (8) klasifikasi
                         konsekuensi, (9) tanggal
                         tinjauan teknis independen
                         terakhir, (10) temuan
                         material, (11) langkah
 Manajemen               mitigasi, (12) rencana
                         tanggap darurat spesifik                                                              BUMI tidak
 Fasilitas
                         lokasi (site-specific EPRP)                                                           memproduksi
 Penyimpanan
                                                                                                               tailings
 Tailing                 Ringkasan sistem
                         pengelolaan tailing dan
                         struktur tata kelola yang
                         digunakan untuk memantau n/a                             EM-CO-540a.2
                         dan menjaga stabilitas
                         fasilitas penyimpanan
                         tailing
                         Pendekatan dalam
                         pengembangan Rencana
                         Kesiapsiagaan dan Tanggap
                         Darurat (Emergency                  n/a                  EM-CO-540a.3
                         Preparedness and Response
                         Plans/EPRP) untuk fasilitas
                         penyimpanan tailing
                                                             Million metric
                         Produksi batubara termal                                 EM-CO-000.A                         77
                                                             tonnes (Mt)
                                                                                                               BUMI tidak
 Metrik Aktivitas
                                                             Million metric                                    memproduksi
                         Produksi batubara metalurgi                              EM-CO-000.B
                                                             tonnes (Mt)                                       batubara
                                                                                                               metalurgi




PT BUMI Resources Tbk                                                                      Laporan Keberlanjutan 2025        263
Page 264
Sambutan            Ikhtisar            Tentang Laporan   Sekilas      Tata Kelola   Ekonomi       Sumber Daya
                                                                                                   Manusia




KESELARASAN LAPORAN KEBERLANJUTAN
DENGAN METRIK ESG (IDX)

      Topik                Kode                                     Metrik                           Halaman

                               E-01     Laporan Emisi Gas Rumah Kaca                                  156-160
                           E-02         Intensitas Emisi Gas Rumah Kaca                               158, 160
                           E-03         Konsumsi Energi Listrik                                        150, 152
                           E-04         Konsumsi Air                                                  164, 165
 Lingkungan
                           E-05         Limbah yang Dihasilkan                                         181, 182
                                        Komitmen Perusahaan untuk Mencapai Target Net Zero
                           E-06                                                                          192
                                        Emission
                                        Komitmen Perusahaan untuk Mengurangi Emisi Gas Rumah
                               E-07                                                                    161, 162
                                        Kaca
                               S-01     Kesetaraan Gender                                            94, 95, 97
                           S-02         Pegawai Berdasarkan Gender dan Kelompok Umur                 94, 96, 97
                           S-03         Tingkat Pergantian Pegawai                                       103
                           S-04         Jumlah Pegawai Sementara                                         93
                           S-05         Pelatihan dan Pengembangan Pegawai                            104-106
                           S-06         Jumlah Kecelakaan Kerja                                       143, 145

      Sosial               S-07         Kejadian Pelanggaran Hak Asasi Manusia                           124
                           S-08         Kebijakan Pelecehan Seksual dan/atau Non-diskriminasi          118, 119
                           S-09         Kebijakan Mengenai Hak Asasi Manusia                           119-121
                               S-10     Kebijakan Pekerja Anak dan/atau Pekerja Paksa                    119
                                        Kebijakan Mengenai Kesehatan dan Keselamatan Kerja
                               S-11     serta Lingkungan Kerja yang Aman dan Layak diberikan        118, 128, 148
                                        Kepada Seluruh Karyawan
                               S-12     Tanggung Jawab Sosial                                       208, 212, 214
                           G-01         Keberagaman Manajemen dan Independensi                           58

                           G-02         Total Kehadiran Direksi dan Komisaris ke Rapat Dewan             59

                           G-03         Kebijakan Pemisahan Chairman of the Board dan CEO                56

 Tata Kelola               G-04         Kebijakan Penilaian Dewan Direksi dan Komisaris                  56

                           G-05         Kebijakan Pelatihan Dewan Direksi dan Komisaris                56, 59

                           G-06         Kriteria Khusus Pemilihan Dewan                                  56

                           G-07         Kode Etik dan/atau Anti-Korupsi                                  70




264        Laporan Keberlanjutan 2025                                                           PT BUMI Resources Tbk
Page 265
 Hak Asasi Manusia   Keselamatan &     Lingkungan   Kemasyarakatan      Tautan TBP   Indeks GRI & POJK
                     Kesehatan Kerja




       Topik               Kode                                      Metrik                              Halaman

                           G-08        Kebijakan Perlakuan Adil terhadap Pemegang Saham                       72
                           G-09        Pencegahan Konflik Kepentingan                                         70




PT BUMI Resources Tbk                                                                Laporan Keberlanjutan 2025    265
Page 266
Sambutan            Ikhtisar            Tentang Laporan   Sekilas   Tata Kelola   Ekonomi      Sumber Daya
                                                                                               Manusia




PERNYATAAN PENJAMIN INDEPENDEN
(2-5) (POJK51-G.1)




266        Laporan Keberlanjutan 2025                                                       PT BUMI Resources Tbk
Page 267
 Hak Asasi Manusia   Keselamatan &     Lingkungan   Kemasyarakatan   Tautan TBP   Indeks GRI & POJK
                     Kesehatan Kerja




PT BUMI Resources Tbk                                                             Laporan Keberlanjutan 2025   267
Page 268
FORMULIR TANGGAPAN
(POJK51-G.2)
Kami sangat menghargai perhatian dan apresiasi Bapak/Ibu/ Sdr terhadap laporan kam ini. Untuk
meningkatkan pelayanan kami dan pengembangan laporan keberlanjutan yang akan datang, maka kami
mohon kesediaan Bapak/Ibu/Sdr untuk mengisi kuesioner berikut serta mengirimkannya kembali kepada
kami. Kami sangat mengharapkan pemikiran, saran, dan kritik dari Bapak/Ibu/Sdr.

                                                                         Golongan Pemangku
Profil Anda
                                                                         Kepentingan:
Nama:                                                                         Pemerintah

Telepon:                                                                      Industri

Email:                                                                        Masyarakat

Institusi:                                                                    Media


Laporan ini menyediakan suatu gambaran dan rangkuman mengenai kinerja PT Bumi Resources Tbk yang
sejalan dengan usaha pencapaian pembangunan dalam konteks keberlanjutan.

         Sangat Setuju            Ragu-Ragu              Tidak Setuju             Sangat Tidak Setuju

Laporan ini mudah dimengerti.

         Sangat Setuju            Ragu-Ragu              Tidak Setuju             Sangat Tidak Setuju


Informasi yang ada pada laporan ini cukup lengkap.

         Sangat Setuju            Ragu-Ragu              Tidak Setuju             Sangat Tidak Setuju


Laporan ini layak/dapat dipertanggungjawabkan.

         Sangat Setuju            Ragu-Ragu              Tidak Setuju             Sangat Tidak Setuju

Informasi yang berguna:

a                                                                         Terima kasih atas kesediaan
b                                                                         Bapak/Ibu/Sdr untuk meluangkan
c                                                                         waktu mengisi lembar feedback ini.

Informasi yang kurang berguna:                                            Mohon agar formulir ini dapat
a                                                                         dikirim kepada kami.
b

c

                                                                          Sustainability Reporting Team
Saran mengenai isi, desain, layout, dll:
                                                                          PT Bumi Resources Tbk.
a
                                                                          Bakrie Tower, Lantai 12
b
                                                                          JL. H.R Rasuna Said, Kuningan
c
                                                                          Jakarta, 12940, Indonesia

Informasi yang dapat ditambahkan:                                         Email: info@bumiresources.com

a

b

c
Page 269
TANGGAPAN TERHADAP UMPAN BALIK
LAPORAN KEBERLANJUTAN SEBELUMNYA
[POJK G.3]




Menurut para pembaca dan pemangku kepentingan, Laporan Keberlanjutan pada tahun 2025 mudah
dipahami dan telah mencakup informasi dan data yang akurat, serta aspek materialitas yang diuraikan
dalam konten Laporan Keberlanjutan. Topik-topik yang dibahas juga dianggap signifikan dengan kepentingan
para pemangku.

Selama beberapa pertemuan dengan pemangku kepentingan, Perusahaan telah menerima komentar, kritik,
dan saran mengenai Laporan sebelumnya, serta mendapat apresiasi yang baik dari beberapa pemangku
kepentingan. Perusahaan berkomitmen untuk terus meningkatkan kinerja keberlanjutan melalui produk,
memperhitungkan isu-isu materialitas dan nilai-nilai yang bermanfaat bagi seluruh pemangku kepentingan,
demi mencapai visi dan misi Perusahaan.
Page 270
Sustainability Reporting Team
PT Bumi Resources Tbk

Bakrie Tower, Lantai 12
JL. H.R Rasuna Said, Kuningan
Jakarta, 12940, Indonesia
Email: info@bumiresources.com

File

File Open PDF
Source IDX
Size8.24 MB
Published30 Apr 2026
Pages270
Characters698,158
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 58 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked person ADIKA NURAGA BAKRIE p.7 ×2
linked org Pemerintah Kabupaten p.50 ×2
possible org Bumi Resources Tbk p.2 ×191
possible org Treasure Global Investments Limited p.42 ×2
possible org Otoritas Jasa Keuangan p.54
possible org Pemerintah Republik Indonesia p.91
possible org Bursa Efek Indonesia p.122
unresolved org PT Kaltim Prima Coal p.2 ×7
unresolved org PT Arutmin Indonesia p.2 ×6
unresolved org Tata Kelola TENTANG p.4
unresolved org Tata p.4
unresolved org Resources Tbk p.6 ×163
unresolved person SAMBUTAN · DIREKTUR p.8
unresolved org Wolfram Limited p.8 ×2
unresolved org Jubilee Metals Limited p.8 ×2
unresolved org Direktorat Jenderal Pajak Jakarta Khusus. Pencapaian p.10
unresolved org Akuisisi Wolfram Limited p.14
unresolved person Djojo Dasar Hukum Muljadi · Notaris p.36
unresolved org Menteri Hukum dan Kehakiman Republik Indonesia No. Y.A. p.36
unresolved org Pengadilan Negeri Surabaya p.36
unresolved org Mach Energy (Hongkong p.42 ×2
unresolved org Corp-Self Treasure Global Investments Limited p.42
unresolved — Masyarakat/Public p.42
unresolved org Investment Corp-Self Treasure Global Investments Limited p.42
unresolved org Kalimantan Selatan. Wolfram Limited p.45
unresolved org Queensland Utara. Jubilee Metals Limited p.45
unresolved org Direktorat Jenderal Kekayaan Negara p.50
unresolved org Pemerintah Kabupaten Kutai Timur. p.50 ×2
unresolved org Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia. p.50
unresolved org PT Arutmin Indonesia Tambang Satui p.51 ×2
unresolved org Kementerian Desa p.51
unresolved org Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan p.51
unresolved person Manual Kerja · Komisaris p.54
unresolved org Tata Kelola Tahun p.59
unresolved org Geologi p.59
unresolved org Kementerian ESDM Undangan p.59
unresolved person Spirit p.69
unresolved org PT Arutmin Indonesia. KPC p.77
unresolved org PT Bakrie p.107 ×2
unresolved org Ministry of Energy p.107
unresolved org PT Atd Solution Indonesia p.107
unresolved org Indonesia Stock Exchange p.108
unresolved org PT Andalan Teknologi Communication Skills p.108
unresolved org Kementerian Tenaga Kerja. PKB p.113
unresolved org Yayasan Taruma Negara p.121
unresolved org Kementerian Hak Asasi Manusia p.121 ×3
unresolved org Direktorat Jenderal Instrumen dan Penguatan HAM p.121 ×2
unresolved org Menteri ESDM p.129 ×3
unresolved org Kementerian Tenaga Kerja p.134
unresolved org Menteri Tenaga Kerja p.137
unresolved org PT Arutmin Indonesia PENGELOLAAN DAMPAK Perusahaan p.148
unresolved org Kementerian Lingkungan Hidup p.152 ×4
unresolved org Menteri Negara Lingkungan Hidup Republik Indonesia p.156
unresolved org Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral p.160
unresolved org Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan p.162
unresolved org Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor P. p.162
unresolved org Menteri Lingkungan Hidup p.162

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 3

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result