Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 335
Page 1
2025 Laporan Tahunan
Annual Report
Rise together
Page 2
Sanggahan dan Batasan Tanggung Jawab Disclaimer and Limitation of Liability Laporan Tahunan ini memuat pernyataan kondisi keuangan, This Annual Report contains statements regarding the financial hasil operasional, proyeksi, rencana, strategi, kebijakan, serta condition, operational results, projections, plans, strategies, tujuan JACCS MPM Finance Indonesia, yang digolongkan policies, and objectives of JACCS MPM Finance Indonesia, sebagai pernyataan ke depan dalam pelaksanaan perundang- which are categorized as forward-looking statements in undangan yang berlaku, kecuali hal-hal yang bersifat historis. accordance with applicable laws and regulations, except for Pernyataan-pernyataan tersebut memiliki prospek risiko, matters of a historical nature. These statements involve risks ketidakpastian, serta dapat mengakibatkan perkembangan and uncertainties and may cause actual developments to aktual secara material berbeda dari yang dilaporkan. differ materially from those reported. The forward-looking Pernyataan-pernyataan prospektif dalam Laporan Tahunan statements in this Annual Report are based on various ini dibuat berdasarkan berbagai asumsi mengenai kondisi assumptions about current conditions, the future condition of terkini dan kondisi JACCS MPM Finance Indonesia pada masa JACCS MPM Finance Indonesia, and the business environment mendatang serta lingkungan bisnis di mana JACCS MPM in which JACCS MPM Finance Indonesia operates. JACCS MPM Finance Indonesia menjalankan kegiatan usaha. JACCS MPM Finance Indonesia does not guarantee that these verified Finance Indonesia tidak menjamin bahwa dokumen-dokumen documents will achieve the expected results. yang telah dipastikan keabsahannya ini akan memberikan hasil yang diharapkan. Laporan Tahunan ini memuat kata “JACCS MPM Finance This Annual Report uses the terms “JACCS MPM Finance Indonesia” dan “Perseroan” yang didefinisikan sebagai Indonesia” and “the Company,” which are defined as PT JACCS PT JACCS Mitra Pinasthika Mustika Finance Indonesia Mitra Pinasthika Mustika Finance Indonesia, operating in the yang menjalankan kegiatan usaha di bidang pembiayaan. financing business sector. The references to the currency Penyebutan satuan mata uang “Rupiah”, “Rp”, atau “IDR” “Rupiah,” “Rp,” or “IDR” refer to the official currency of the merujuk pada mata uang resmi Republik Indonesia, sedangkan Republic of Indonesia, while “US Dollar” or “USD” refers to the “Dolar AS” atau “USD” merujuk pada mata uang resmi Amerika official currency of the United States. All financial information Serikat. Semua informasi keuangan disajikan dalam mata uang is presented in Rupiah in accordance with Indonesian Financial Rupiah sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan Indonesia. Accounting Standards. Laporan ini disajikan dalam dua bahasa yaitu Bahasa Indonesia This report is presented in both Indonesian and English, using dan Bahasa Inggris dengan menggunakan jenis dan ukuran fonts and sizes that are easy to read and of good print quality. huruf yang mudah dibaca dan dicetak dengan kualitas yang In the event of any discrepancy or differing interpretation baik. Dalam hal terdapat perbedaan penafsiran informasi between the English and Indonesian versions, the information dalam Bahasa Inggris dengan informasi dalam Bahasa in the Indonesian version shall prevail. Indonesia, maka informasi yang digunakan sebagai acuan adalah informasi dalam Bahasa Indonesia.
Page 3
Tentang Tema
About the Theme
Tahun 2025 merupakan kelanjutan dari upaya PT JACCS Mitra Pinasthika Mustika Finance Indonesia
(“Perseroan”) dalam memperkuat fondasi bisnis dan meningkatkan ketahanan jangka panjang di
tengah dinamika ekonomi dan industri pembiayaan yang terus berkembang. Dengan mengusung tema
“RISE Together,” Perseroan menegaskan komitmennya untuk bertumbuh secara berkelanjutan melalui
kolaborasi dan keselarasan langkah bersama seluruh pemangku kepentingan.
Tema “RISE Together” mencerminkan empat pilar utama strategi Perseroan, yaitu Resilience, Innovation,
Strength, dan Excellence. Resilience diwujudkan melalui penguatan manajemen risiko, peningkatan
kualitas aset, serta disiplin operasional yang konsisten. Innovation terus didorong melalui optimalisasi
digitalisasi dan pemanfaatan data untuk meningkatkan efektivitas proses bisnis dan kualitas layanan.
Sementara itu, Strength tercermin dari fokus pada segmen pembiayaan bermargin tinggi, perluasan
pasar yang terukur, serta penerapan tata kelola perusahaan yang baik secara berkesinambungan.
Dalam mewujudkan Excellence, Perseroan menempatkan standar tinggi dalam aspek kinerja, tata kelola,
dan kepatuhan sebagai bagian integral dari budaya perusahaan. Melalui penerapan prinsip-prinsip
tersebut secara konsisten, Perseroan meyakini bahwa pertumbuhan yang sehat dan berkelanjutan
hanya dapat dicapai dengan fondasi yang kuat, inovasi yang relevan, serta komitmen bersama untuk
terus meningkatkan nilai bagi seluruh pemangku kepentingan.
The year 2025 marks the continuation of PT JACCS Mitra Pinasthika Mustika Finance Indonesia’s (“the
Company”) efforts to strengthen its business foundation and enhance long-term resilience amid the
evolving economic landscape and dynamic financial services industry. Under the theme “RISE Together,”
the Company reaffirms its commitment to sustainable growth through collaboration and alignment with
all stakeholders.
The “RISE Together” theme embodies four key strategic pillars of the Company: Resilience, Innovation,
Strength, and Excellence. Resilience is realized through strengthened risk management, improved
asset quality, and consistent operational discipline. Innovation is continuously driven by optimizing
digitalization and leveraging data to enhance business process efficiency and service quality. Meanwhile,
Strength is reflected in the focus on high-margin financing segments, measured market expansion, and
the sustained implementation of good corporate governance.
In pursuing Excellence, the Company upholds high standards in performance, governance, and
compliance as an integral elements of its corporate culture. By consistently applying these principles,
the Company believes that healthy and sustainable growth can only be achieved on the basis of a strong
foundation, relevant innovation, and a shared commitment to continuously enhancing value for all
stakeholders.
PT JACCS MPM Finance Indonesia
Laporan Tahunan 2024 Annual Report 1
Page 4
Daftar Isi
Contents
Sanggahan dan Batasan Tanggung Jawab Perubahan Komposisi Dewan Komisaris 49
Disclaimer and Limitation of Liability Changes in the Composition of the Board of Commissioners
Tentang Tema 1 Profil Direksi 50
About the Theme Board of Directors' Profile
Daftar Isi 2
Contents Perubahan Komposisi Direksi 53
Changes in the Composition of the Board of Directors
Ikhtisar Kinerja Keberagaman Manajemen
Management Diversity
54
Performance Highlights
Komposisi Pemegang Saham 54
Ikhtisar Kinerja Keuangan 6 Shareholder Composition
Financial Performance Highlights Struktur Kepemilikan Saham 56
Pelibatan Pihak Lokal yang Berkaitan dengan Proses Bisnis 8 Shareholding Structure
Berkelanjutan Informasi Mengenai Pemegang Saham Utama dan Pengendali 58
Local Stakeholder Involvement in the Sustainable Business Information on Major and Controlling Shareholders
Processes
Entitas Anak, Perusahaan Asosiasi, dan Perusahaan Ventura Bersama 58
Ikhtisar Kinerja Saham dan Aksi Korporasi 8 Subsidiaries, Associates, and Joint Ventures Companies
Overview of Share Performance and Corporate Actions
Kronologi Pencatatan Saham 59
Ikhtisar Obligasi 9 Share Listing Chronology
Bonds Highlights
Kronologi Pencatatan Efek Lainnya 59
Ikhtisar Kinerja Lingkungan 10 Other Securities Listing Chronology
Environmental Performance Highlights
Penghargaan dan Sertifikasi 60
Ikhtisar Kinerja Sosial 10 Awards and Certifications
Social Performance Highlights
Lembaga dan/atau Profesi Penunjang Pasar Modal 60
Penghargaan dan Sertifikasi 11 Capital Market Supporting Institutions and/or Professions
Awards and Certifications
Sumber Daya Manusia 61
Peristiwa Penting 11 Human Resources
Highlighted Events
Teknologi Informasi (TI) 68
Laporan Manajemen
Information Technology (IT)
Informasi pada Situs Web Perseroan 70
Management Report Information on the Company’s Website
Laporan Dewan Komisaris 16
Board of Commissioners' Report Analisis dan Diskusi Manajemen
Laporan Direksi 22 Management Discussion and Analysis
Board of Directors' Report
Tinjauan Makroekonomi Global dan Nasional 74
Profil Perseroan
Global and National Macroeconomic Overview
Tinjauan Industri Otomotif dan Pembiayaan 75
Company Profile Automotive and Financing Industry Overview
Identitas Umum Perseroan 32 Tinjauan Per Segmen Usaha 78
General Identity of the Company Business Review by Segment
Informasi Perubahan Nama 33 Tinjauan Keuangan 83
Information on Name Change Financial Review
Sekilas Perseroan 34 Kemampuan Membayar Utang 91
Company Overview Debt Paying Ability
Jejak Langkah 36 Tingkat Kolektibilitas Piutang 92
Milestone Receivables Collectibility Level
Visi, Misi, dan Nilai-Nilai Perseroan 38 Struktur Modal 93
Vision, Mission, and Values of the Company Capital Structure
Skala Usaha 40 Ikatan Material untuk Investasi Barang Modal 94
Business Scale Material Commitment for Capital Expenditures
Wilayah Operasional 40 Realisasi Investasi Barang Modal 94
Operational Areas Realization of Capital Expenditure
Kegiatan Usaha 41 Perbandingan Antara Target dan Realisasi Tahun 2025 94
Business Activities Comparison Between Target and Realization in 2025
Keanggotaan Asosiasi 43 Proyeksi Tahun 2026 96
Association Membership 2026 Projections
Perubahan yang Bersifat Signifikan 43 Informasi dan Fakta Material yang Terjadi Setelah Tanggal Pelaporan 96
Significant Changes Keuangan
Material Information and Facts Subsequent to the Financial
Struktur Organisasi 44 Reporting Date
Organizational Structure
Prospek Usaha 97
Profil Dewan Komisaris 46 Business Outlook
Board of Commissioners' Profile
Aspek Pemasaran 98
Pernyataan Independensi Komisaris Independen 49 Marketing Aspects
Statement of Independence by the Independent Commissioners
PT JACCS MPM Finance Indonesia
2 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 5
Rise Together
Kebijakan Dividen 100 Program Kepemilikan Saham oleh Karyawan atau Manajemen 193
Dividend Policy Employee or Management Share Ownership Program
Realisasi Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum 100 Kebijakan Pengungkapan Informasi Kepemilikan Saham Dewan 193
Realization of Use of Proceeds from Public Offering Komisaris dan Direksi
Policy on Disclosure of Share ownership of the Board of
Informasi Material Mengenai Investasi, Ekspansi, Divestasi, 101 Commissioners and the Board of Directors
Penggabungan/Peleburan Usaha, Akuisisi, Restrukturisasi Utang/
Modal, Transaksi Afiliasi, dan Transaksi yang Mengandung Benturan Kebijakan untuk Mencegah Terjadinya Insider 194
Kepentingan Trading Policy to Prevent Insider Trading
Material Information Regarding Investment, Expansion, Divestment,
Business Merger/Consolidation, Acquisition, Debt/Capital Kode Etik 194
Restructuring, Affiliated Transactions, and Transactions Containing Code of Conduct
Conflict of Interest Sistem Pelaporan Pelanggaran 196
Perubahan Peraturan yang Berpengaruh Signifikan terhadap Perseroan 101 Whistleblowing System
Regulatory Changes that Significantly Affect the Company Kebijakan Anti Korupsi 197
Perubahan Kebijakan Akuntansi 101 Anti-Corruption Policy
Changes in Accounting Policies Kebijakan Pengendalian Fraud 199
Fraud Control Policy
Tata Kelola Perusahaan Kebijakan Penerapan Anti Pencucian Uang, 200
Corporate Governance Pencegahan Pendanaan Terorisme, dan Pencegahan Pendanaan
Proliferasi Senjata
Penerapan Tata Kelola Perusahaan yang Baik dan Berkelanjutan 104 Pemusnah Massal
Implementation of Good and Sustainable Corporate Governance Anti-Money Laundering, Counter-Terrorist Financing, and Counter-
Proliferation Financing of Weapon of Mass Destruction Policy
Landasan Hukum Penerapan Tata Kelola Perusahaan 105
Legal Basis for the Implementation of Corporate Governance Sistem Informasi Manajemen 202
Management Information System
Prinsip-Prinsip Tata Kelola Perusahaan 106
Principles of Corporate Governance Sumber Daya Manusia dan Pelatihan 203
Human Resources and Training
Penilaian Tata Kelola Perusahaan 108
Corporate Governance Assessment Kebijakan Pengadaan 204
Procurement Policy
Struktur Tata Kelola Perusahaan 109
Principles Corporate Governance Structure Pemangku Kepentingan 205
Stakeholders
Rapat Umum Pemegang Saham 110
General Meeting of Shareholders Permasalahan yang Dihadapi dalam Penerapan 207
Keuangan Berkelanjutan
Dewan Komisaris 113 Issues Encountered in the Implementation of Sustainable Finance
Board of Commissioners
Akses Informasi Perseroan 207
Direksi 125 Access to Company Information
Board of Directors
Penilaian Terhadap Kinerja Dewan Komisaris dan Direksi
Assessment of the Performance of the Board of Commissioners and
137 Kinerja Keberlanjutan
the Board of Directors Sustainability Performance
Nominasi Dewan Komisaris dan Direksi 140 Strategi dan Pendekatan Keberlanjutan 210
Nomination of the Board of Commissioners and the Board of Sustainability Strategy and Approach
Directors
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan 212
Kebijakan Benturan Kepentingan Dewan Komisaris dan Direksi 144 Overview of Sustainability Performance
Conflict of Interest Policy of the Board of Commissioners and the
Board of Directors Tata Kelola Keberlanjutan 215
Sustainability Governance
Hubungan Afiliasi Antara Anggota Dewan Komisaris, Direksi, dan 145
Pemegang Saham Utama Kinerja Keberlanjutan 219
Affiliation Relationships Between Members of The Board of Sustainability Performance
Commissioners, The Board of Directors, and Major Shareholders Memberikan Pelayanan yang Setara kepada Konsumen 234
Komite-Komite di Bawah Dewan Komisaris 146 Providing Equal Service to Customers
Committees Under the Board of Commissioners Verifikasi Tertulis dari Pihak Independen 238
Komite Audit 146 Written Verification by an Independent Party
Audit Committee Tanggapan terhadap Umpan Balik Laporan Keberlanjutan 238
Komite Nominasi dan Remunerasi 154 Tahun 2024
Nomination and Remuneration Committee Response to Feedback on The 2024 Sustainability Report
Komite Pemantau Risiko 161 Referensi Silang POJK No. 51/POJK.03/2017 239
Risk Monitoring Committee POJK No. 51/POJK.03/2017 Cross Reference
Komite-Komite di Bawah Direksi 167 Lembar Umpan Balik 243
Committees Under the Board of Directors Feedback Form
Sekretaris Perusahaan 169 Pernyataan Dewan Komisaris dan Direksi Tentang Tanggung Jawab 244
Corporate Secretary atas Laporan Tahunan 2025 PT JACCS Mitra Pinasthika Mustika
Finance Indonesia
Audit Internal 172 Statement of the Board of Commissioners and the Board of
Internal Audit Directors on the Responsibility for the 2025 Annual Report of PT
JACCS Mitra Pinasthika Mustika Finance Indonesia
Sistem Pengendalian Internal 180
Internal Control System
Auditor Eksternal 183 Laporan Keuangan
External Auditor Financial Statements
Penilaian Risiko atas Penerapan Keuangan Berkelanjutan 184
Risk Assessment of Sustainable Finance Implementation
Sistem Manajemen Risiko 185
Risk Management System
Perkara Penting 192
Material Litigation
Sanksi Administratif 193
Administrative Sanctions
PT JACCS MPM Finance Indonesia
Laporan Tahunan 2025 Annual Report 3
Page 6
Page 7
Ikhtisar Kinerja Performance Highlights
Page 8
Ikhtisar Kinerja
Ikhtisar Kinerja Keuangan
Financial Performance Highlights [B.1]
Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain | In millions of Rupiah, unless otherwise stated
Uraian | Description 2025 2024 2023
Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain
Statement of Profit or Loss and Other Comprehensive Income
Jumlah Pendapatan | Total Income 1.022.951 1.416.531 1.604.504
Laba Bruto | Gross Profit 680.041 939.411 1.081.059
(Rugi) Laba Sebelum Pajak Penghasilan | (Loss) Income Before Income Tax (370.774) (343.097) 3.224
(Rugi) Laba Bersih | Net (Loss) Income (436.585) (284.814) 424
Jumlah (Rugi) Laba Komprehensif | Total Comprehensive (Loss) Income (438.897) (272.629) (3.467)
(Rugi) Laba per Saham Dasar (dalam Rupiah penuh) (356.547) (232.600) 346
(Loss) Earnings per Share (in full Rupiah)
Laporan Posisi Keuangan
Statement of Financial Position
Jumlah Aset | Total Assets 4.040.380 6.857.317 8.158.042
Jumlah Liabilitas | Total Liabilities 3.044.843 5.422.883 6.450.979
Jumlah Ekuitas | Total Equity 995.537 1.434.434 1.707.063
Rasio Keuangan
Financial Ratios
Margin Laba Bruto | Gross Profit Margin 66,48% 66,32% 67,38%
Margin Laba Usaha | Operating Profit Margin (33,12%) (24,22%) 0,20%
Margin Laba Bersih | Net Profit Margin (42,68%) (20,11%) 0,03%
Rasio Laba terhadap Total Aset | Return on Assets (6,70%) (4,55%) 0,04%
Rasio Laba terhadap Total Ekuitas | Return on Equity (33,55%) (17,90%) 0,02%
Rasio Lancar | Current Ratio 1,26x 1,48x 1,48x
Rasio Liabilitas terhadap Total Aset | Debt to Assets Ratio 0,75x 0,79x 0,79x
Rasio Liabilitas terhadap Total Ekuitas | Debt to Equity Ratio 3,06x 3,78x 3,78x
Tingkat Perputaran Jumlah Aset | Total Assets Turnover 0,46x 0,46x 0,57x
Rasio Gearing | Gearing Ratio 2,89x 3,61x 3,61x
Kuantitas Produksi/Jasa yang Dijual
Quantity of Sold Products/Services
Pembiayaan Konsumen | Consumer Finance 1.183.194 2.968.450 4.218.097
Sewa Pembiayaan | Finance Lease 0 174.296 509.493
PT JACCS MPM Finance Indonesia
6 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 9
Performance Highlights Rise Together
Jumlah Pendapatan (Rugi) Laba Bersih
Total Income Net (Loss) Income
Dalam jutaan Rupiah/ In millions of Rupiah Dalam jutaan Rupiah/ In millions of Rupiah
424
2023 2024 2025
(436.585)
(284.814)
1.604.504
1.022.951
1.416.531
2023 2024 2025
Jumlah Aset Jumlah Liabilitas
Total Assets Total Liabilities
Dalam jutaan Rupiah/ In millions of Rupiah Dalam jutaan Rupiah/ In millions of Rupiah
4.040.380
3.044.843
6.450.979
5.422.883
8.158.042
6.857.317
2023 2024 2025 2023 2024 2025
Jumlah Ekuitas
Total Equity
Dalam jutaan Rupiah/ In millions of Rupiah
1.434.434
1.707.063
995.537
2023 2024 2025
PT JACCS MPM Finance Indonesia
Laporan Tahunan 2025 Annual Report 7
Page 10
Ikhtisar Kinerja
Pelibatan Pihak Lokal yang Berkaitan dengan
Proses Bisnis Berkelanjutan
Local Stakeholder Involvement in the Sustainable Business Processes
Penggunaan Tenaga Kerja Lokal Use of Local Workforce
Hingga akhir tahun 2025, Perseroan terus mengutamakan As of the end of 2025, the Company continued to prioritize
perekrutan tenaga kerja dari masyarakat lokal, khususnya yang the recruitment of employees from the local community,
berdomisili di sekitar kantor cabang. Kebijakan ini menegaskan particularly those residing near branch offices. This policy
komitmen Perseroan dalam mendorong pertumbuhan underscores the Company’s commitment to promoting
ekonomi setempat serta memperkuat hubungan yang local economic growth and strengthening harmonious
harmonis dengan komunitas di sekitarnya. relationships with the communities it serves.
Ikhtisar Kinerja Saham dan Aksi Korporasi
Overview of Share Performance and Corporate Actions
Perseroan tidak melakukan Penawaran Umum Perdana (Initial The Company has not conducted an Initial Public Offering (IPO)
Public Offering) maupun mencatatkan sahamnya di Bursa nor listed its shares on the Indonesia Stock Exchange (IDX).
Efek Indonesia (BEI). Oleh karena itu, Perseroan tidak memiliki Therefore, the Company is not required to disclose a summary
kewajiban untuk mengungkapkan ikhtisar kinerja saham of share performance or corporate actions, including stock
maupun aksi korporasi, termasuk pemecahan saham (stock splits, reverse stock splits, stock dividends, bonus shares,
split), penggabungan saham (reverse stock), dividen saham, changes in par value, issuance of convertible securities, or
saham bonus, perubahan nilai nominal saham, penerbitan efek capital increase and reduction in the 2025 Annual Report.
konversi, atau penambahan dan pengurangan modal dalam
Laporan Tahunan 2025.
Informasi mengenai komposisi pemegang saham Perseroan Information regarding the Company’s shareholder
dapat dilihat pada Bab Profil Perseroan, subbab Komposisi composition can be found in the Company Profile chapter,
Pemegang Saham. under the Shareholder Composition subchapter.
PT JACCS MPM Finance Indonesia
8 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 11
Performance Highlights Rise Together
Ikhtisar Obligasi
Bonds Highlights
No. Nama Obligasi Nilai Nominal Tingkat Peringkat Waktu Jatuh Tempo
Bond Name (Rp) Bunga (%) Obligasi Pembayaran Maturity Date
Par Value (IDR) Interest Rate Bond Payment
(%) Rating Schedule
1 Obligasi MPM Finance I Tahun 2019 Rp616 miliar 9,25% AA (idn) Triwulan Telah dilunasi pada
Seri A IDR616 Quarterly tanggal 24 September
MPM Finance Bonds I Year 2019 Series billion 2022
A Has been fully paid as of
September 24, 2022
2 Obligasi MPM Finance I Tahun 2019 Rp30 miliar 9,50% AA (idn) Triwulan Telah dilunasi pada
Seri B IDR30 billion Quarterly tanggal 24 September
MPM Finance Bonds I Year 2019 Series 2023
B Has been fully paid as of
September 24, 2023
3 Obligasi MPM Finance I Tahun 2019 Rp18 miliar 9,75% AA (idn) Triwulan Telah dilunasi pada
Seri C IDR18 billion Quarterly tanggal
MPM Finance Bonds I Year 2019 Series 24 September 2024
C Has been fully paid as of
September 24, 2024
4 Obligasi Berkelanjutan I JACCS MPM Rp100 miliar 4,75% AA (idn) Triwulan Telah dilunasi pada
Finance Indonesia Tahap I Tahun 2022 IDR100 Quarterly tanggal 20 Agustus
Seri A billion 2023
JACCS MPM Finance Indonesia Shelf Has been fully paid as of
Registration Bonds I Phase I Year August 20, 2023
2022 Series A
5 Obligasi Berkelanjutan I JACCS MPM Rp500 7,40% AA (idn) Triwulan Telah dilunasi pada
Finance Indonesia Tahap I Tahun 2022 miliar Quarterly tanggal 10 Agustus 2025
Seri B IDR500 Has been fully paid as of
JACCS MPM Finance Indonesia Shelf billion August 10, 2025
Registration Bonds I Phase I Year
2022 Series B
6 Obligasi Berkelanjutan I JACCS MPM Rp170 miliar 6,25% AA (idn) Triwulan Telah dilunasi pada
Finance Indonesia Tahap II Tahun IDR170 Quarterly tanggal
2023 Seri A billion 21 Agustus 2024
JACCS MPM Finance Indonesia Shelf Has been fully paid as of
Registration Bonds I Phase II Year August 21, 2024
2023 Series A
7 Obligasi Berkelanjutan I JACCS MPM Rp230 miliar 7,00% AA (idn) Triwulan 11 Agustus 2026
Finance Indonesia Tahap II Tahun IDR230 Quarterly August 11, 2026
2023 Seri B billion
JACCS MPM Finance Indonesia Shelf
Registration Bonds I Phase II Year
2023 Series B
8 Obligasi Berkelanjutan I JACCS MPM Rp150 miliar 6,70% AA (idn) Triwulan Telah dilunasi pada
Finance Indonesia Tahap III Tahun IDR150 Quarterly tanggal 29 April 2025
2024 Seri A billion Has been fully paid as of
JACCS MPM Finance Indonesia Shelf April 29, 2025
Registration Bonds I Phase III Year
2024 Series A
9 Obligasi Berkelanjutan I JACCS MPM Rp350 miliar 7,25% AA (idn) Triwulan 19 April 2027
Finance Indonesia Tahap III Tahun IDR350 Quarterly April 19, 2027
2024 Seri B billion
JACCS MPM Finance Indonesia Shelf
Registration Bonds I Phase III Year
2024 Series B
PT JACCS MPM Finance Indonesia
Laporan Tahunan 2025 Annual Report 9
Page 12
Ikhtisar Kinerja
Ikhtisar Kinerja Lingkungan
Environmental Performance Highlights [B.2]
Pemakaian Listrik Pemakaian Air Pemakaian BBM
Electricity Usage Water Usage Fuel Usage
Giga Joule M3 Giga Joule
6.261,9 8,381 864,0
2024: 10.088,8 2024: 9,007 2024: 1.553,9
2023: 10.116,6 2023: 12,020 2023: 1.724,2
Ikhtisar Kinerja Sosial
Social Performance Highlights [B.3]
Biaya Pendidikan dan Pelatihan Peserta Pelatihan Karyawan
Education and Training Costs Employee Training Participant
Rp/IDR Peserta/Participant
Rp7.725.473.557 2.019
2024: Rp7.618.070.260 2024: 2.711
2023: Rp7.569.443.508 2023: 2.375
PT JACCS MPM Finance Indonesia
10 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 13
Performance Highlights Rise Together
Penghargaan dan Sertifikasi
Awards and Certifications
Sertifikasi Information Security Management
Systems (ISMS)
JACCS MPM Finance Indonesia melakukan renewal Sertifikasi
Information Security Management Systems (ISMS) ISO/IEC
27001:2022 yang dikeluarkan oleh CBQA Global. Sertifikat ini
menunjukkan Perseroan telah memenuhi standar Internasional
Sistem Manajemen Keamanan Informasi untuk proses
pelayanan jasa keuangan berbasis teknologi informasi.
JACCS MPM Finance Indonesia renewed ISO/IEC 27001:2022
Information Security Management Systems (ISMS)
certification issued by CBQA Global. This certificate confirms
that the Company has met the international standards of
Information Security Management Systems for information
technology based financial service processes.
Peristiwa Penting
Highlighted Events
16 JANUARI JANUARY 6-8 FEBRUARI FEBRUARY
Budget Kick Off Branch Operational Workshop
Perseroan mengadakan acara Budget Kick Off 2025 yang Perseroan menyelenggarakan kegiatan workshop bagi Branch
dihadiri oleh Direksi dan perwakilan dari cabang dan regional Operations Supervisor untuk memperkuat kemampuan
Perseroan. Acara ini mengusung Tema “Rise Together” teknis, kepemimpinan, dan pola pikir bertumbuh agar lebih
dengan harapan untuk membangun perusahaan yang siap dan efektif menghadapi tantangan operasional. Kegiatan
tangguh menghadapi perubahan, berani berinovasi, kuat ini dilakukan sebagai respons atas perubahan organisasi yang
dalam eksekusi, serta unggul dalam memberikan nilai terbaik membawa tantangan baru.
bagi pelanggan dan seluruh pemangku kepentingan.
The Company conducted a workshop program for Branch
The Company held the Budget Kick Off 2025 event, which Operations Supervisors to enhance technical competencies,
was attended by the Board of Directors and representatives leadership skills, and growth mindset in response to
from the Company’s branches and regions. The event carried organizational changes. This program was designed to
the theme ‘Rise Together’ with the objective of building a support supervisors in managing operational challenges and
resilient company that is ready to face change, courageous in maintaining productivity amid evolving business conditions.
innovation, strong in execution, and excellent in delivering the
best value to customers and all stakeholders.
PT JACCS MPM Finance Indonesia
Laporan Tahunan 2025 Annual Report 11
Page 14
Ikhtisar Kinerja
6-9 FEBRUARI FEBRUARY 24 JUNI JUNE
Pelatihan untuk Collection Supervisor Program Employee Volunteering “MPM Builds”
Training for Collection Supervisors
Sebanyak 30 karyawan MPMX dan Perseroan berpartisipasi
Perseroan mengadakan Pelatihan untuk Collection dalam program Employee Volunteering “MPM Builds” yang
Supervisor yang dilaksanakan di DIVIF 1 KOSTRAD Cilodong diselenggarakan pada 24 Juni 2025 bekerja sama dengan
Depok. Pelatihan ini bertujuan meningkatkan efektivitas Habitat for Humanity Indonesia. Kegiatan ini berfokus pada
dan kedisiplinan Collection Supervisor dalam mengelola pembangunan fasilitas sanitasi individu di Desa Daon, Rajeg,
tim secara profesional. Selain itu, program ini membekali Tangerang, guna meningkatkan akses sanitasi bagi keluarga
keterampilan praktis kepemimpinan di lapangan serta penerima manfaat serta memberikan pengalaman kegiatan
memperkuat motivasi Collection Supervisor agar mampu sosial bagi karyawan.
mengambil keputusan tepat dan mendorong kinerja tim
secara optimal.
A total of 30 employees from MPMX and the Company
The Company conducted a training program for Collection participated in the Employee Volunteering Program “MPM
Supervisors, held at DIVIF 1 KOSTRAD, Cilodong, Depok. The Builds,” organized in collaboration with Habitat for Humanity
training aimed to enhance the effectiveness and discipline of Indonesia. The program focused on the construction of
Collection Supervisors in managing their teams professionally. individual sanitation facilities in Desa Daon, Rajeg, Tangerang,
In addition, the program equipped participants with practical aiming to improve access to proper sanitation for beneficiary
on-site leadership skills and strengthened their motivation to families while also providing employees with hands-on social
make sound decisions and drive optimal team performance. engagement experience.
11 SEPTEMBER 2-3 OKTOBER OCTOBER
Coaching for Performance Strategic Initiative Management Office (SIMO)
2025
Perseroan menyelenggarakan Coaching for Performance
untuk membekali para pimpinan dengan kemampuan Perseroan menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD)
menyesuaikan gaya kepemimpinan sesuai tingkat dalam rangka penyusunan Annual Planning Cycle 2026. FGD
kompetensi dan komitmen karyawan, melalui pendekatan ini melibatkan seluruh pimpinan unit kerja untuk membahas
Situational Leadership® II (SLII). Kegiatan ini menitikberatkan kondisi internal dan eksternal perusahaan serta merumuskan
pada penguatan kemampuan komunikasi, teknik coaching, inisiatif strategis melalui pendekatan TOWS Matrix. Hasil FGD
serta penerapan kepemimpinan yang efektif, dengan tujuan digunakan sebagai dasar dalam penyusunan arah strategi,
mendorong peningkatan kinerja tim secara berkelanjutan. Peta Strategi, dan penetapan inisiatif serta KPI Perseroan
untuk tahun 2026.
The Company conducted Coaching for Performance to
equip leaders with the ability to adapt their leadership style The Company conducted a Focus Group Discussion (FGD) as
according to employees’ competency and commitment part of the Annual Planning Cycle 2026. The FGD involved all
levels, using the Situational Leadership® II (SLII) approach. heads of business units to discuss the Company’s internal and
This program focused on strengthening communication external conditions and to formulate strategic initiatives using
skills, coaching techniques, and the effective application of the TOWS Matrix approach. The outcomes of the FGD served
leadership, aiming to drive sustainable team performance as the basis for defining the Company’s strategic direction,
improvement. developing the Strategic Map, and establishing strategic
initiatives and KPIs for 2026.
PT JACCS MPM Finance Indonesia
12 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 15
Performance Highlights Rise Together
5 NOVEMBER 6-7 DAN/AND 13-14 NOVEMBER
Afirmasi Peringkat oleh Fitch Ratings Indonesia Pelatihan Customer Handling
Rating Affirmation by Fitch Ratings Indonesia Customer Handling Training
Fitch Ratings Indonesia telah mengafirmasi Peringkat Nasional Perseroan menyelenggarakan program pelatihan di
Jangka Panjang Perseroan di 'AA(idn)'. Peringkat Nasional Surabaya dan Jakarta bagi tim Customer Care dan Cashier
Jangka Pendek dan peringkat obligasi juga telah diafirmasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan penanganan
masing-masing di 'F1+(idn)' dan 'AA(idn)'. Outlook Stabil. pengaduan konsumen. Pelatihan ini berfokus pada
keterampilan komunikasi, pengelolaan emosi, prosedur
Fitch Ratings Indonesia affirmed the Company's National layanan, serta kepatuhan terhadap regulasi Pelindungan
Long-Term Rating at 'AA(idn)'. The Short-Term National Konsumen yang ditetapkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK),
Ratings and bond rating have also been confirmed at 'F1+(idn)' guna meningkatkan pengalaman dan kepuasan konsumen.
and 'AA(idn)', respectively. The Outlook is stable.
The Company conducted training programs in Surabaya and
Jakarta for Customer Care and Cashier teams to strengthen
service quality and customer complaint handling. The training
focused on communication skills, emotional management,
service procedures, and compliance with Consumer
Protection regulations issued by the Financial Services
Authority (OJK), aiming to improve customer experience and
satisfaction.
4 DESEMBER DECEMBER 18 DESEMBER DECEMBER
MPM Christmas Charity 2025 Innovation Day 2nd Winner
Perseroan berpartisipasi dalam Employee Volunteering MPM Perseroan melalui tim CRESPO turut berpartisipasi
Christmas Charity 2025 yang diadakan oleh MPM Group yang dalam acara MPM Inovation Day 2025 dengan tema
berlokasi di Rumah Kerang, Cilincing. Rangkaian kegiatan #bergerakberinovasi yang diselengarakan oleh MPM Group
difokuskan pada dukungan sosial dan kesehatan bagi dan berhasil meraih juara ke 2 di acara Grand Final Innovation
masyarakat setempat. Relawan mendampingi anak-anak TK Day 2025.
dalam pembuatan prakarya, mengelola penjualan sembako
murah bagi warga, serta mendistribusikan makanan tambahan The Company, through the CRESPO team, participated
bagi lansia dan keluarga pra-sejahtera. in the MPM Innovation Day 2025 event with the theme
#BergerakBerinovasi organized by MPM Group and
The Company participated in the MPM Employee Volunteering successfully achieved 2nd place at the Grand Final of
Christmas Charity 2025 program organized by MPM Group, Innovation Day 2025.
held at Rumah Kerang, Cilincing. The series of activities
focused on providing social and health support for the local
community. Volunteers assisted kindergarten children in
creating handicrafts, managed the distribution of affordable
basic necessities for residents, and distributed supplementary
food to the elderly and underprivileged families.
PT JACCS MPM Finance Indonesia
Laporan Tahunan 2025 Annual Report 13
Page 16
Ikhtisar Kinerja
PT JACCS MPM Finance Indonesia
14 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 17
Performance Highlights Rise Together
Laporan
Manajemen
Management Report
PT JACCS MPM Finance Indonesia
Laporan Tahunan 2025 Annual Report 15
Page 18
Laporan Manajemen
Laporan Dewan Komisaris
Board of Commissioners' Report
Dewan Komisaris menilai bahwa tahun ini
menjadi titik balik penting. Berbagai langkah
strategis yang diterapkan telah meletakkan
fondasi yang krusial bagi pemulihan kinerja
mulai tahun 2026 dan seterusnya.
The Board of Commissioners considers that
the year represents a pivotal turning point.
The various strategic measures implemented
have established an essential foundation for
performance recovery from 2026 onward.
TAKESHI KOBAYASHI
Komisaris Utama
President Commissioner
Para Pemegang Saham dan Pemangku Dear Valued Shareholders and Other
Kepentingan yang Terhormat, Stakeholders,
Dewan Komisaris memandang bahwa The Board of Commissioners observes
tahun 2025 merupakan periode that 2025 was a year of continued
konsolidasi yang berkelanjutan bagi consolidation for PT JACCS Mitra
PT JACCS Mitra Pinasthika Mustika Pinasthika Mustika Finance Indonesia
Finance Indonesia (“Perseroan”) di (the “Company”) amid a dynamic
tengah dinamika perekonomian serta economic environment and evolving
perkembangan industri pembiayaan multifinance industry. Indonesia’s Gross
yang terus berubah. Pertumbuhan PDB Domestic Product (GDP) growth in the
Indonesia pada triwulan IV 2025 tercatat fourth quarter of 2025 was recorded
sebesar 5,39%, yang terutama didorong at 5.39%, primarily driven by domestic
oleh konsumsi domestik dan investasi. consumption and investment. Overall,
Secara keseluruhan, pertumbuhan Indonesia’s economic growth for the full
ekonomi Indonesia sepanjang tahun year 2025 reached 5.11%. In parallel, the
2025 mencapai 5,11%. Sejalan dengan two-wheeler industry showed positive
hal tersebut, industri kendaraan roda momentum, with national motorcycle
dua menunjukkan tren positif, dengan sales reaching approximately 6,412
penjualan sepeda motor nasional million units, reflecting 1.3% growth year
mencapai sekitar 6.412 juta unit atau on year and improving demand toward
tumbuh sebesar 1,3% secara tahunan, the end of the year.
mencerminkan peningkatan permintaan
pada akhir tahun.
PT JACCS MPM Finance Indonesia
16 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 19
Management Report Rise Together
Dewan Komisaris menyampaikan apresiasi dan terima The Board of Commissioners would like to express sincere
kasih kepada para pemegang saham Perseroan, JACCS gratitude to the Company’s shareholders, JACCS Co., Ltd. and
Co., Ltd. dan MPM, atas dukungan yang berkelanjutan dan MPM, for their continued and invaluable support throughout
sangat berarti sepanjang tahun 2025. Arahan strategis 2025. Their strategic guidance on organizational restructuring,
yang diberikan, antara lain terkait restrukturisasi organisasi, branch performance improvement, and enhancements
peningkatan kinerja cabang, serta penguatan proses analisis to the Company’s credit screening processes—including
kredit termasuk implementasi credit scoring model yang the implementation of the new credit scoring model—was
baru, telah memberikan kontribusi penting dalam membantu instrumental in enabling the Company to navigate challenges
Perseroan menghadapi berbagai tantangan serta mencapai and achieve operational and strategic priorities.
prioritas operasional dan strategis.
Dalam konteks tersebut, Perseroan terus melaksanakan Within this context, the Company continued to undertake
berbagai langkah strategis yang difokuskan pada penguatan strategic measures aimed at strengthening its business
fundamental bisnis serta peningkatan ketahanan jangka fundamentals and enhancing long-term resilience. These
panjang. Upaya ini mencerminkan pendekatan yang disiplin efforts reflect a disciplined approach in navigating industry
dalam menghadapi tantangan industri, sekaligus membangun challenges while building a more sustainable and focused
model bisnis yang lebih berkelanjutan dan terarah. business model.
Dewan Komisaris menilai bahwa tahun 2025 merupakan The Board of Commissioners views 2025 as an important
fase penting dalam mempersiapkan pemulihan Perseroan. phase in preparing the Company for recovery. In line with the
Sejalan dengan semangat “RISE Together”, Perseroan spirit of “RISE Together,” the Company continued to foster
terus mendorong keselarasan di seluruh lini organisasi serta alignment across its organization and reinforce a culture
memperkuat budaya kerja yang berlandaskan pada nilai defined by resilience, innovation, strength, and excellence.
ketahanan, inovasi, kekuatan, dan keunggulan.
Dewan Komisaris meyakini bahwa melalui pelaksanaan strategi The Board of Commissioners believes that through consistent
yang konsisten serta kolaborasi yang kuat dengan seluruh execution of strategies and strong collaboration with all
pemangku kepentingan, Perseroan telah berada pada jalur stakeholders, the Company is on the right track to achieve
yang tepat untuk mencapai pertumbuhan yang berkelanjutan sustainable growth in the future.
di masa mendatang.
Penilaian Kinerja Direksi Assessment of the Board of Directors’
Performance
Dewan Komisaris menyadari bahwa tahun 2025 merupakan The Board of Commissioners recognizes that 2025 was a
tahun yang penuh tantangan bagi Perseroan, ditandai challenging year for the Company, marked by significant
dengan penyesuaian signifikan pada arah bisnis dan model adjustments in its business direction and operating model.
operasionalnya. Dalam kondisi ini, volume pembiayaan In this environment, the Company’s new booking volume
baru Perseroan mengalami penurunan sebesar 60,4% declined by 60.4% year on year, reflecting deliberate strategic
dibandingkan tahun sebelumnya, mencerminkan keputusan decisions to realign the business toward segments with higher
yang dipilih secara strategis untuk menata ulang bisnis menuju profitability potential and stronger control over credit cost
segmen dengan potensi profitabilitas lebih tinggi serta and operating expenses.
pengendalian biaya kredit dan operasional yang lebih ketat.
Sebagai bagian dari pergeseran strategis tersebut, Perseroan As part of this strategic shift, the Company discontinued
menghentikan pembiayaan baru untuk kendaraan roda new bookings for new and used four-wheel vehicles
empat baru maupun bekas mulai Oktober 2024, sepenuhnya financing starting October 2024, fully closed its Finance
menutup bisnis Sewa Pembiayaan pada Januari 2025, serta Lease business in January 2025, and ceased the handling
menghentikan penanganan pembiayaan motor bekas of used motorcycle financing during the year. In addition,
sepanjang tahun. Selain itu, sejalan dengan ketentuan in line with regulatory requirements, new application
peraturan yang berlaku, penerimaan aplikasi baru untuk bisnis acquisition for the MyCash business were suspended in
MyCash juga dihentikan sementara pada tahun 2025. Dewan 2025. The Board of Commissioners views these actions as
Komisaris memandang langkah-langkah ini sebagai upaya necessary measures to strengthen the Company’s business
yang diperlukan untuk memperkuat fokus bisnis Perseroan focus and risk profile.
serta profil risikonya.
Dalam hal manajemen risiko, Direksi telah mengembangkan In terms of risk management, the Board of Directors
dan menerapkan credit scoring model baru, yang developed and implemented a new credit scoring model,
berkontribusi pada perbaikan bertahap indikator tunggakan which contributed to gradual improvements in early-
pembayaran tahap awal menjelang akhir tahun. Meski stage delinquency indicators toward the end of the year.
demikian, kualitas aset secara keseluruhan tetap menjadi Nevertheless, overall asset quality remains a key concern,
perhatian utama, tercermin dari rasio Non-Performing as reflected in the Non-Performing Financing (NPF) ratio.
Financing (NPF). Oleh karena itu, pengendalian biaya kredit Accordingly, controlling credit costs continues to be a critical
tetap menjadi prioritas penting bagi Perseroan. priority for the Company.
PT JACCS MPM Finance Indonesia
Laporan Tahunan 2025 Annual Report 17
Page 20
Laporan Manajemen
BENNY REDJO SETYONO TAKESHI KOBAYASHI ALIP
Komisaris Komisaris Utama Komisaris Independen
Commissioner President Commissioner Independent Commissioner
Direksi juga melaksanakan berbagai inisiatif untuk The Board of Directors also undertook various initiatives to
meningkatkan efisiensi operasional, termasuk restrukturisasi improve operational efficiency, including branch network
jaringan cabang dan optimisasi tenaga kerja. Upaya restructuring and workforce optimization. Furthermore,
peningkatan efektivitas penagihan juga berhasil menurunkan efforts to enhance collection effectiveness resulted in a
jumlah piutang bermasalah secara bertahap pada paruh gradual decline in delinquent receivables during the second
kedua tahun 2025. half of the year.
Meskipun Perseroan mencatat kerugian bersih pada tahun Although the Company recorded a net loss in 2025, marking
2025, yang menandai tahun kedua berturut-turut dengan the second consecutive year of negative performance, the
kinerja negatif, Dewan Komisaris menilai bahwa tahun ini Board of Commissioners considers that the year represents
menjadi titik balik penting. Berbagai langkah yang diterapkan a pivotal turning point. The various measures implemented
dalam penjualan, manajemen risiko, efisiensi biaya, dan across sales, risk management, cost efficiency, and
penagihan telah meletakkan fondasi yang krusial bagi collections have established an essential foundation for
pemulihan kinerja mulai tahun 2026 dan seterusnya. performance recovery from 2026 onward.
Secara keseluruhan, Dewan Komisaris menilai bahwa Direksi From an overall assessment, the Board of Commissioners
telah menunjukkan komitmen dan pertanggungjawaban views that the Board of Directors has demonstrated
dalam menghadapi tantangan Perseroan serta melaksanakan commitment and responsibilities in addressing the
inisiatif strategis yang diperlukan. Pada saat yang sama, Company’s challenges and executing the necessary strategic
Dewan Komisaris berpendapat bahwa manajemen perlu initiatives. At the same time, the Board of Commissioners is
terus membangun kemajuan yang telah dicapai dengan of the opinion that management should continue to build on
memperkuat konsistensi dan disiplin pelaksanaan, sekaligus the progress achieved by strengthening the consistency and
memastikan kepatuhan penuh terhadap peraturan discipline of execution, while ensuring full compliance with
perundang-undangan yang berlaku. applicable laws and regulations.
Pemantauan rutin dan ketat terhadap indikator kinerja utama, Regular and rigorous monitoring of key performance
identifikasi dini potensi masalah, serta pelaksanaan tindakan indicators, early identification of potential issues, and
korektif secara tepat waktu akan menjadi faktor kunci timely implementation of corrective actions will be critical
untuk menjaga momentum. Dewan Komisaris mendorong to sustaining momentum. The Board of Commissioners
manajemen untuk mengambil langkah-langkah yang tegas encourages management to take decisive yet well-
namun terkoordinasi dalam menangani area yang memerlukan coordinated actions in addressing areas requiring
PT JACCS MPM Finance Indonesia
18 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 21
Management Report Rise Together
perbaikan, sehingga inisiatif strategis yang telah dijalankan improvement, in order to ensure that the strategic initiatives
dapat memberikan hasil yang diharapkan. undertaken can deliver their intended results.
Pengawasan Strategi oleh Dewan Komisaris Oversight of Strategy by the Board of
Commissioners
Dewan Komisaris telah secara aktif menjalankan peran The Board of Commissioners has actively performed its
pengawasannya untuk memastikan bahwa arah strategis supervisory role to ensure that the Company’s strategic
Perseroan dirumuskan dengan tepat dan dilaksanakan secara direction is properly formulated and effectively executed.
efektif. Sepanjang tahun 2025, Dewan Komisaris mengadakan Throughout 2025, the Board of Commissioners convened
rapat internal setiap dua bulan sekali, dengan total enam sesi, internal meetings on a bi-monthly basis, totalling six
dan mengadakan rapat gabungan triwulanan dengan Direksi, sessions, and held quarterly joint meetings with the Board of
yang menyediakan forum terstruktur untuk meninjau strategi, Directors, providing structured forums for reviewing strategy,
kinerja operasional, dan inisiatif utama perusahaan. operational performance, and key corporate initiatives.
Selain itu, kecuali para Komisaris Independen, para anggota In addition, except for Independent Commissioners,
Dewan Komisaris secara rutin menghadiri rapat bulanan Direksi members of the Board of Commissioners regularly attended
sebagai pengamat. Praktik ini memungkinkan dilakukannya the monthly Board of Directors’ meetings as observers.
pengawasan berkelanjutan terhadap pelaksanaan bisnis, This practice allowed for continuous oversight of business
pemantauan tepat waktu terhadap kinerja dan realisasi execution, timely visibility into performance and budget
anggaran, serta dialog terbuka mengenai isu-isu yang realization, and open dialogue on emerging issues. Through
muncul. Melalui interaksi-interaksi ini, Dewan Komisaris dapat these interactions, the Board of Commissioners was able
memberikan arahan yang konstruktif, mengajukan pertanyaan to offer constructive guidance, provide challenge where
kritis jika diperlukan, dan memastikan bahwa Perseroan tetap necessary, and ensure that the Company remained aligned
selaras dengan tujuan strategis serta harapan regulator. with both strategic objectives and regulatory expectations.
Melalui interaksi terstruktur dan keterlibatan berkelanjutan Through these structured interactions and continuous
ini, Dewan Komisaris telah membangun komunikasi yang engagement, the Board of Commissioners has fostered
efektif dan kolaborasi yang erat dengan Direksi, sehingga effective communication and close collaboration with the
memastikan pengawasan yang optimal dan proses Board of Directors, thereby ensuring optimal supervision and
pengambilan keputusan yang terkoordinasi dengan baik. well-coordinated decision-making processes.
Dewan Komisaris memantau secara ketat implementasi The Board of Commissioners closely monitored the
inisiatif terkait penyesuaian bisnis, efisiensi biaya, dan implementation of initiatives related to business realignment,
manajemen risiko, serta memberikan umpan balik dan cost efficiency, and risk management, providing feedback
rekomendasi untuk meningkatkan konsistensi dalam and recommendations to enhance consistency in execution
pelaksanaan dan mempertahankan disiplin operasional. and maintain operational discipline.
Secara keseluruhan, Dewan Komisaris menilai bahwa Overall, the Board of Commissioners considers that its
pengawasan yang dilakukannya telah berkontribusi pada supervision has contributed to disciplined execution of
pelaksanaan inisiatif strategis yang disiplin serta memperkuat strategic initiatives and reinforced alignment between
keselarasan antara kegiatan operasional Perseroan dan the Company’s operational activities and its long-term
tujuan jangka panjangnya. Ke depan, Dewan Komisaris akan objectives. Moving forward, the Board of Commissioners will
terus melakukan pengawasan secara aktif, memastikan continue to provide active oversight, ensure accountability,
akuntabilitas, dan mendukung Direksi dalam mewujudkan and support the Board of Directors in achieving sustainable
pemulihan dan pertumbuhan yang berkelanjutan. recovery and growth.
Pandangan atas Prospek Bisnis Perseroan Outlook on the Company’s Business Prospects
Dewan Komisaris mencatat bahwa tahun 2026 akan menjadi The Board of Commissioners notes that 2026 will be a pivotal
tahun yang sangat penting bagi Perseroan dalam upayanya year for the Company as it seeks to restore profitability and
memulihkan profitabilitas dan semakin memperkuat further strengthen organizational resilience. According to
ketahanan organisasi. Menurut proyeksi pemerintah, government projections, Indonesia’s economy is expected to
perekonomian Indonesia diperkirakan tumbuh sekitar 5,4%, grow by approximately 5.4%, while heightened geopolitical
sementara meningkatnya risiko geopolitik dan ketidakpastian risks and other external uncertainties may continue to
eksternal lainnya dapat terus mempengaruhi kondisi ekonomi influence overall economic and business conditions.
dan bisnis secara keseluruhan.
Dalam konteks ini, Direksi telah merumuskan serangkaian In this context, the Board of Directors has formulated strategic
inisiatif strategis yang bertujuan untuk mendukung pemulihan initiatives aimed at sustaining recovery and driving long-term
operasional sekaligus mendorong pertumbuhan jangka growth. Key areas of focus include:
panjang. Area fokus utama mencakup:
1. Perluasan bisnis pembiayaan sepeda motor baru, 1. Expansion of the new motorcycle financing business,
khususnya di wilayah Jawa Timur, Bali dan Nusa Tenggara, particularly in East Java, Bali and the Nusa Tenggara
guna menangkap peluang dengan margin lebih tinggi regions, to capture higher-margin opportunities and
serta memperkuat pangsa pasar. strengthen market presence.
PT JACCS MPM Finance Indonesia
Laporan Tahunan 2025 Annual Report 19
Page 22
Laporan Manajemen
2. Peningkatan manajemen risiko kredit, termasuk 2. Enhanced credit risk management, including rigorous and
penerapan praktik seleksi kredit yang ketat dan terukur, appropriately calibrated credit screening practices to
untuk memperbaiki kualitas aset sekaligus mengendalikan improve asset quality and control credit costs.
biaya kredit.
3. Peningkatan efisiensi operasional, mencakup 3. Operational efficiency improvements, including
restrukturisasi jaringan cabang, optimalisasi tenaga kerja, continued branch network restructuring, workforce
dan penyempurnaan proses bisnis guna mendukung optimization, and process enhancements to support
pelaksanaan strategi secara disiplin. disciplined execution.
Dalam menerapkan strategi-strategi ini, Perseroan juga In implementing these strategies, the Company must also
harus mengantisipasi beberapa tantangan utama, termasuk anticipate several key challenges, including maintaining
menjaga kualitas aset di tengah profil risiko nasabah yang asset quality amid evolving customer risk profiles, managing
terus berubah, mengelola tekanan margin, serta menghadapi margin pressures, and navigating intense competition in the
persaingan yang ketat di industri multifinance. Selain itu, multifinance industry. In addition, external factors such as
faktor eksternal seperti volatilitas makroekonomi dan macroeconomic volatility and geopolitical uncertainties may
ketidakpastian geopolitik dapat terus memengaruhi kinerja continue to affect business performance. These challenges
bisnis. Tantangan-tantangan ini menuntut manajemen risiko require prudent risk management, disciplined execution, and
yang bijaksana, pelaksanaan yang disiplin, serta strategi bisnis adaptive business strategies.
yang adaptif.
Dewan Komisaris menekankan bahwa implementasi inisiatif- The Board of Commissioners emphasizes that consistent and
inisiatif ini secara konsisten dan disiplin akan menjadi kunci disciplined implementation of these initiatives will be critical to
untuk mencapai peningkatan berkelanjutan dalam kinerja achieving sustainable improvement in financial performance
keuangan dan daya saing jangka panjang. Dewan Komisaris and long-term competitiveness. The Board of Commissioners
mengapresiasi komitmen kuat yang ditunjukkan oleh Direksi appreciates the strong commitment expressed by the Board
dalam menghadapi tantangan ini, serta tetap menjaga of Directors to navigate these challenges while maintaining
manajemen risiko dengan hati-hati dan praktik tata kelola prudent risk management and sound governance practices.
perusahaan yang baik.
Dewan Komisaris akan terus memberikan pengawasan aktif, The Board of Commissioners will continue to provide active
arahan konstruktif, serta memastikan keselarasan dengan oversight, constructive guidance, and ensure alignment with
peraturan yang berlaku dan prinsip-prinsip Tata Kelola applicable regulations and Good Corporate Governance
Perusahaan yang Baik. Melalui upaya yang terkoordinasi, principles. Through coordinated efforts, disciplined
pelaksanaan yang disiplin, serta kolaborasi erat dengan execution, and close collaboration with all stakeholders, the
seluruh pemangku kepentingan, Perseroan diharapkan dapat Company is expected to strengthen its resilience and be well-
memperkuat ketahanan usahanya dan berada pada posisi positioned for sustainable growth in 2026 and beyond.
yang tepat untuk mencapai pertumbuhan berkelanjutan pada
tahun 2026 dan seterusnya.
Memperkuat Tata Kelola dan Pengawasan Strengthening Governance and Oversight
Dewan Komisaris terus memberikan dukungan penuh The Board of Commissioners continues to fully support the
kepada Direksi dalam mempertahankan komitmen yang Board of Directors in maintaining a strong commitment to
kuat terhadap Tata Kelola Perusahaan yang Baik (Good Good Corporate Governance (GCG) throughout 2025. In
Corporate Governance/GCG) sepanjang tahun 2025. Dalam carrying out its supervisory role, the Board of Commissioners
menjalankan peran pengawasannya, Dewan Komisaris telah has ensured that all Company organs perform their respective
memastikan bahwa seluruh organ Perseroan menjalankan duties and responsibilities in accordance with applicable
tugas dan tanggung jawabnya masing-masing sesuai dengan laws, regulations, and internal guidelines.
peraturan perundang-undangan yang berlaku serta pedoman
internal.
Untuk memperkuat praktik tata kelola, Dewan Komisaris To strengthen governance practices, the Board of
dibantu oleh komite-komite khusus, yaitu Komite Audit, Commissioners is assisted by specialized committees, namely
Komite Nominasi dan Remunerasi, serta Komite Pemantau the Audit Committee, the Nomination and Remuneration
Risiko. Setiap komite telah menunjukkan kemampuan yang Committee, and the Risk Monitoring Committee. Each
kuat dalam memberikan rekomendasi dan pengawasan di committee has demonstrated strong capability in providing
bidangnya masing-masing, sehingga mendukung Dewan recommendations and oversight within their respective
Komisaris dalam menjaga transparansi, akuntabilitas, dan areas, thereby supporting the Board of Commissioners in
manajemen risiko yang efektif. Sebagai contoh, Komite maintaining transparency, accountability, and effective risk
Pemantauan Risiko mengeluarkan rekomendasi formal untuk management. For instance, the Risk Monitoring Committee
meningkatkan kerangka kerja kepatuhan dan manajemen issued formal recommendations to enhance compliance and
risiko, sementara Komite Audit memberikan panduan risk management frameworks, while the Audit Committee
mengenai tindakan korektif yang timbul dari audit internal dan provided guidance on corrective actions arising from internal
pemeriksaan regulasi oleh OJK. audits and regulatory audit by OJK.
PT JACCS MPM Finance Indonesia
20 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 23
Management Report Rise Together
Berdasarkan penilaian Dewan Komisaris, implementasi GCG Based on the Board of Commissioners’ assessment, the
di Perseroan sepanjang tahun 2025 telah dilaksanakan pada implementation of GCG within the Company throughout
tingkat yang baik dan efektif. Meskipun demikian, Dewan 2025 has been carried out at a sound and effective level.
Komisaris menyadari perlunya perbaikan berkelanjutan, Nevertheless, the Board of Commissioners acknowledges
terutama dalam memperkuat budaya kepatuhan di seluruh the need for continuous improvement, particularly in
tingkatan organisasi, meningkatkan integrasi praktik strengthening compliance culture across all organizational
manajemen risiko, serta memastikan tindak lanjut yang tepat levels, enhancing the integration of risk management
waktu dan konsisten terhadap temuan audit dan rekomendasi practices, and ensuring the timely and consistent follow-up of
regulator. audit findings and regulatory recommendations.
Melalui upaya-upaya ini, Dewan Komisaris tetap berkomitmen Through these efforts, the Board of Commissioners remains
untuk mendorong praktik bisnis yang bijaksana dan committed to promoting prudent business practices and
memastikan keberlanjutan jangka panjang Perseroan. ensuring the Company’s long-term sustainability.
Komitmen terhadap Keberlanjutan Commitment to Sustainability
Dewan Komisaris mengakui komitmen kuat Perseroan dalam The Board of Commissioners recognizes the Company’s
mengintegrasikan keberlanjutan ke dalam bisnis intinya strong commitment to integrating sustainability into its
sepanjang tahun 2025. Kami mencatat bahwa keberlanjutan core business throughout 2025. We note that sustainability
telah tertanam dalam praktik tata kelola, manajemen risiko, has been embedded in governance, risk management, and
dan operasional, yang mencerminkan pendekatan menyeluruh operational practices, reflecting a comprehensive approach
terhadap bisnis yang bertanggung jawab. to responsible business.
Dewan Komisaris mengamati bahwa inisiatif di berbagai The Board of Comissioners observes that initiatives across
aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan telah dilaksanakan economic, social, and environmental aspects have been
secara efektif. Upaya untuk mendorong pembiayaan implemented effectively. Efforts to promote inclusive
inklusif, pengembangan kompetensi karyawan, keterlibatan financing, employee development, community engagement,
masyarakat, serta operasional yang bertanggung jawab and environmentally responsible operations demonstrate a
terhadap lingkungan menunjukkan keselarasan yang jelas clear alignment with the Company’s sustainability objectives.
dengan tujuan keberlanjutan Perseroan.
Risiko keberlanjutan, termasuk aspek ekonomi, sosial, dan Sustainability risks, including economic, social, and
lingkungan, telah dipantau dan dikelola secara aktif dalam environmental aspects, have been actively monitored and
kerangka manajemen risiko secara keseluruhan melalui managed within the overall risk framework through the Risk
Komite Manajemen Risiko. Dewan Komisaris menilai bahwa Management Committee. The Board of Commissioners
Perseroan telah menunjukkan komitmen kepemimpinan yang considers that the Company has shown strong leadership
kuat, pelaksanaan kebijakan yang efektif, serta responsif commitment, effective policy execution, and responsiveness
terhadap tantangan keberlanjutan yang muncul. to emerging sustainability challenges.
Apresiasi Appreciation
Akhir kata, kami menyampaikan penghargaan yang sebesar- Finally, we wish to express our sincere appreciation to all
besarnya kepada seluruh pemangku kepentingan, termasuk stakeholders, including employees, customers, creditors,
karyawan, pelanggan, kreditor, mitra bisnis, serta otoritas business partners, and financial authorities, for their continued
keuangan, atas kepercayaan dan dukungan mereka yang trust and support. Their engagement and confidence have
berkelanjutan. Keterlibatan dan kepercayaan mereka been essential in enabling the Company to maintain its
menjadi faktor krusial yang memungkinkan Perseroan resilience, navigate 2025 successfully, and achieve a strong
mempertahankan ketahanan, menavigasi tahun 2025 recovery, while laying the foundation for sustainable growth in
dengan baik, dan mencapai pemulihan yang kuat, sekaligus the years ahead.
meletakkan fondasi untuk pertumbuhan berkelanjutan di
tahun-tahun mendatang.
Atas nama Dewan Komisaris,
On behalf of the Board of Commissioners,
Takeshi Kobayashi
Komisaris Utama
President Commissioner
PT JACCS MPM Finance Indonesia
Laporan Tahunan 2025 Annual Report 21
Page 24
Laporan Manajemen
Laporan Direksi
Board of Directors' Report
Dalam merespons kondisi operasional yang
menantang, Perseroan menerapkan sejumlah
langkah strategis untuk menjaga stabilitas
operasional serta memitigasi risiko.
To address the challenging operational
condition, the Company implemented a range
of measures to stabilize operations and mitigate
risks.
KAZUHIRO INOUE
Direktur Utama
President Director
Para Pemegang Saham dan Pemangku Dear valued Shareholders and Other
Kepentingan Lainnya yang terhormat, Stakeholders,
Tahun 2025 merupakan periode di The year 2025 has been a period of
mana kami menghadapi berbagai navigating ongoing economic and
tantangan ekonomi dan industri industry challenges while continuing to
yang terus berlanjut, sekaligus terus strengthen our operational foundation
memperkuat fondasi operasional dan and resilience. Amid a dynamic
ketahanan usaha. Di tengah lanskap jasa financial services landscape, PT JACCS
keuangan yang dinamis, PT JACCS Mitra Mitra Pinasthika Mustika Finance
Pinasthika Mustika Finance Indonesia Indonesia (“the Company”) remains
(“Perseroan”) tetap berkomitmen committed to achieving sustainable
untuk mencapai pertumbuhan yang growth, implementing prudent risk
berkelanjutan, menerapkan manajemen management, and delivering value to all
risiko yang bijaksana, serta memberikan stakeholders.
nilai tambah bagi seluruh pemangku
kepentingan.
Di tengah tekanan yang berasal dari Despite pressures from regulatory
ketentuan regulasi, keterbatasan pasar, requirements, market constraints, and
serta fluktuasi permintaan konsumen, fluctuating consumer demand, the
Perseroan tetap berfokus pada Company has focused on enhancing
peningkatan kualitas aset, menjaga asset quality, maintaining operational
disiplin operasional, serta menjalankan discipline, and pursuing initiatives that
PT JACCS MPM Finance Indonesia
22 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 25
Management Report Rise Together
berbagai inisiatif yang mendukung stabilitas dan efisiensi support long-term stability and efficiency. These efforts
jangka panjang. Upaya-upaya ini mencerminkan komitmen reflect our steadfast commitment to adapting to evolving
Perseroan untuk terus beradaptasi terhadap perubahan conditions while preparing for sustainable growth in the years
kondisi, sekaligus mempersiapkan landasan pertumbuhan ahead.
yang berkelanjutan di masa mendatang.
Tinjauan Makroekonomi dan Industri Tahun 2025 Macroeconomic and Industry Overview 2025
Pada tahun 2025, perekonomian global tumbuh secara In 2025, the global economy grew moderately at around 3.3%,
moderat sekitar 3,3%, di tengah ketidakpastian yang terus amid continued uncertainties. The United States showed
berlanjut. Amerika Serikat menunjukkan perbaikan yang improvement supported by technology investment and fiscal
didukung oleh investasi di sektor teknologi dan stimulus stimulus, while Japan, China, and India experienced slower
fiskal, sementara Jepang, Tiongkok, dan India mengalami growth due to weak domestic demand and export challenges.
pertumbuhan yang lebih lambat akibat lemahnya permintaan Financial markets remained volatile, with high US bond yields
domestik dan tantangan ekspor. Pasar keuangan global tetap and stronger U.S. dollar accelerated capital outflows from
bergejolak, ditandai dengan tingginya imbal hasil obligasi emerging markets.1
AS dan penguatan dolar AS yang mempercepat arus keluar
modal dari pasar negara berkembang.1
Perekonomian Indonesia tetap menunjukkan ketahanan, Indonesia’s economy remained resilient, with GDP growth of
dengan pertumbuhan PDB sebesar 5,11%, yang didorong 5.11%, led by Other Services (+9.93%), Corporate Services
oleh sektor Jasa Lainnya (+9,93%), Jasa Perusahaan (+9,10%), (+9.10%), and Transportation and Warehousing (+8.78%).
serta Transportasi dan Pergudangan (+8,78%). Sektor Industri Manufacturing (+5.30%) and Trade; Repair of Motor Vehicles
Pengolahan (+5,30%) dan Perdagangan Besar dan Eceran; and Motorcycles (+5.49%) also contributed significantly. From
Reparasi Mobil dan Sepeda Motor (+5,49%) juga memberikan a spatial perspective, Java contributed 56.93% of growth,
kontribusi signifikan. Secara spasial, Pulau Jawa masih menjadi followed by Sumatra (22.22%), Kalimantan (8.12%), Sulawesi
kontributor utama pertumbuhan sebesar 56,93%, diikuti oleh (7.22%), Bali & Nusa Tenggara (2.82%), and Maluku-Papua
Sumatra (22,22%), Kalimantan (8,12%), Sulawesi (7,22%), Bali (2.69%).
dan Nusa Tenggara (2,82%), serta Maluku dan Papua (2,69%).
Sektor otomotif menghadapi tekanan akibat kenaikan harga The automotive sector faced pressure from rising vehicle
kendaraan dan terbatasnya daya beli konsumen. Penjualan prices and constrained consumer purchasing power.
mobil secara wholesale turun 7,2% menjadi 803.687 unit, dan Wholesale car sales fell 7.2% to 803,687 units, and retail car
penjualan mobil secara ritel turun 6,3% menjadi 833.692 unit2, sales declined 6.3% to 833,692 units2, while motorcycle sales
sementara penjualan sepeda motor tumbuh sedikit sebesar grew slightly by 1.3% to 6,412,769 units, supported by credit
1,3% menjadi 6.412.769 unit, yang didukung oleh pembiayaan financing covering ~65% of transactions.3
kredit yang mencakup sekitar 65% dari total transaksi.3
Industri pembiayaan mengalami pertumbuhan yang terbatas. The financing industry experienced limited growth. Total
Total aset industri pembiayaan relatif stagnan, dengan assets were nearly stagnant, receivables grew 0.61%, the Non-
pertumbuhan piutang hanya sebesar 0,61%. Rasio Non- Performing Financing (NPF) ratio reached 2.51%, equivalent to
Performing Financing (NPF) mencapai 2,51% atau sebesar IDR 14,41 trillion, and provisions and write-offs totalled IDR 58
Rp14.41 triliun, sementara total pencadangan dan hapus trillion, representing approximately 10% of industry assets.
buku mencapai Rp58 triliun atau sekitar 10% dari total aset High reliance on bank funding (~85%) and concentrated
industri. Ketergantungan yang tinggi terhadap pendanaan exposure to motor vehicle financing (74%) added to sector
perbankan (sekitar 85%) serta konsentrasi pembiayaan pada vulnerabilities, while operational efficiency was pressured
kendaraan bermotor (74%) turut meningkatkan kerentanan with Operating Expenses to Operating Income Ratio (BOPO)
sektor. Di sisi lain, efisiensi operasional juga menghadapi rising to 82.92%.4 Despite these challenges, demand for two-
tekanan, tercermin dari rasio Biaya Operasional terhadap wheeler financing remained stable, highlighting the sector’s
Pendapatan Operasional (BOPO) yang meningkat menjadi key role in supporting domestic consumption and mobility.
82,92%.4 Terlepas dari tantangan-tantangan ini, permintaan
pembiayaan kendaraan roda dua tetap stabil, yang menyoroti
peran penting sektor ini dalam mendukung konsumsi dan
mobilitas domestik.
Peran Direksi dalam Perumusan dan Role of the Board of Directors in Strategy
Implementasi Strategi Formulation and Implementation
Pada tahun 2025, Direksi memegang peran sentral In 2025, the Board of Directors played a central role in defining
dalam menetapkan arah strategis Perseroan serta the Company’s strategic direction and establishing key
merumuskan kebijakan-kebijakan utama guna menghadapi policies to navigate a challenging economic and industry
1. Bank Indonesia, Laporan Perekonomian Indonesia 2025
2. Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO)/Association of Indonesian Automotive Industries (GAIKINDO)
3. Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI)/Indonesian Motorcycle Industry Association (AISI)
4. Otoritas Jasa Keuangan (OJK)/Financial Services Authority (OJK)
PT JACCS MPM Finance Indonesia
Laporan Tahunan 2025 Annual Report 23
Page 26
Laporan Manajemen
tantangan ekonomi dan industri yang dinamis. Dengan environment. Recognizing the continued moderate growth
mempertimbangkan pertumbuhan pasar kendaraan roda dua of the two- and four-wheeler markets and the prevailing
dan roda empat yang masih moderat serta dinamika regulasi regulatory landscape, the Board of Directors focused
yang berlaku, Direksi memfokuskan upaya pada penguatan on strengthening corporate governance, enhancing risk
tata kelola perusahaan, peningkatan manajemen risiko, serta management, and ensuring financial discipline to maintain the
penerapan disiplin keuangan guna menjaga ketahanan dan Company’s resilience and long-term sustainability.
keberlanjutan jangka panjang Perseroan.
Keputusan strategis yang diambil Direksi diarahkan pada The Board of Directors’ strategic decisions emphasized the
optimalisasi segmen pembiayaan dengan margin yang optimization of high-margin financing segments, particularly
lebih tinggi, khususnya melalui peningkatan profitabilitas improving two-wheeler profitability, the temporary
pembiayaan roda dua, penghentian sementara produk suspension of non-profitable products, and the enhancement
yang kurang menguntungkan, serta penyempurnaan kriteria of credit screening criteria. Operational adjustments,
analisis kredit. Selain itu, penyesuaian operasional, termasuk including branch network and workforce optimization, were
optimalisasi jaringan kantor cabang dan sumber daya undertaken to support strategic objectives while maintaining
manusia, dilakukan untuk mendukung pencapaian tujuan service quality and operational efficiency.
strategis tanpa mengesampingkan kualitas layanan dan
efisiensi operasional.
Dalam rangka memastikan implementasi strategi berjalan To ensure effective implementation of these strategies,
secara efektif, Direksi menerapkan mekanisme pengawasan the Board of Directors established structured oversight
yang terstruktur, antara lain melalui evaluasi kinerja secara mechanisms, including regular performance reviews,
berkala, pemantauan indikator utama operasional dan monitoring of key operational and financial metrics, and close
keuangan, serta koordinasi yang intensif dengan otoritas coordination with relevant regulatory authorities. Digital tools
regulator terkait. Pemanfaatan teknologi digital juga terus were explored to enhance collection activities and internal
dikembangkan, khususnya untuk meningkatkan efektivitas audit responses, while human capital initiatives, such as the
kegiatan penagihan serta memperkuat fungsi audit internal. Di introduction of a new employee training system, evaluation
sisi lain, inisiatif pengembangan sumber daya manusia, seperti programs, and talent assessments, were implemented to
penerapan sistem pelatihan karyawan yang baru, program strengthen organizational capability in line with strategic
evaluasi, serta penilaian talenta, dilakukan guna memperkuat goals.
kapabilitas organisasi agar selaras dengan arah strategis
Perseroan.
Direksi juga mengoptimalkan kemitraan strategis, khususnya The Board of Directors also leveraged strategic partnerships,
dengan MSO sebagai distributor sepeda motor Honda, serta particularly with MSO, Honda’s motorcycle distributor, and
entitas afiliasi dalam kelompok usaha MPM, guna memperkuat sister companies within the MPM Group, to strengthen market
posisi pasar, meningkatkan efisiensi operasional, serta presence, improve operational efficiency, and support the
mendukung pelaksanaan inisiatif strategis Perseroan. Melalui execution of strategic initiatives. Through these coordinated
sinergi dan koordinasi yang berkesinambungan tersebut, efforts, the Board of Directors ensured that strategic policies
Direksi memastikan bahwa setiap kebijakan strategis tidak were not only well-formulated but also effectively executed,
hanya dirumuskan secara tepat, tetapi juga diimplementasikan reinforcing the Company’s foundation for sustainable growth,
secara efektif, sehingga memperkuat fondasi Perseroan operational discipline, and long-term resilience.
dalam mencapai pertumbuhan yang berkelanjutan, disiplin
operasional, serta ketahanan jangka panjang.
Pencapaian Kinerja dan Tantangan Tahun 2025 Performance Achievements and Challenges in
2025
Sepanjang tahun 2025, Perseroan menghadapi kondisi In 2025, the Company faced a challenging operating
operasional yang menantang, ditandai dengan pertumbuhan environment, with limited growth in both the two- and four-
yang terbatas pada pasar kendaraan roda dua dan roda empat wheeler markets and increasing vehicle prices affecting
serta kenaikan harga kendaraan yang turut memengaruhi overall demand. These conditions contributed to declines
tingkat permintaan secara keseluruhan. Kondisi tersebut across all key financial indicators compared to the previous
berdampak pada penurunan kinerja pada seluruh indikator year.
keuangan utama dibandingkan tahun sebelumnya.
Penyaluran pembiayaan baru tercatat sebesar 1.183.194 New financing reached 1,183,194 representing approximately
atau sekitar 66,89% dari target sebesar Rp1.768.860 juta. 66.89% of the target of IDR1,768,860 million. This decrease
Penurunan ini dipengaruhi oleh penerapan prinsip kehati- was driven by prudent lending, stricter credit screening,
hatian dalam penyaluran kredit, pengetatan proses analisis and the temporary suspension of non-profitable products.
pembiayaan, serta penghentian sementara produk yang Two-wheeler financing remained relatively stable, while four-
kurang menguntungkan. Pembiayaan roda dua relatif stabil, wheeler financing has declined in line with the temporary
sementara pembiayaan roda empat mengalami penurunan suspension of new applications (stop booking) since October
sejalan dengan penghentian pembiayaan sementara (stop 2024.
booking) sejak Oktober 2024.
PT JACCS MPM Finance Indonesia
24 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 27
Management Report Rise Together
Pendapatan Perseroan tercatat sebesar Rp1.022.951 Revenue reached IDR1,022,951 million, approximately 76.42%
juta atau sekitar 76,42% dari target sebesar Rp1.338.599 of the planned IDR1,338.599 million, as lower financing
juta. Penurunan volume pembiayaan serta peningkatan volumes and increased credit costs constrained overall
beban terkait risiko kredit memberikan tekanan terhadap income. The Company recorded a net loss of IDR436,585
pendapatan secara keseluruhan. Perseroan membukukan million, representing 268.21% of the projected net loss of
rugi bersih sebesar Rp436.585 juta atau sebesar 268,21% dari IDR162,776 million.
proyeksi rugi bersih sebesar Rp162.776 juta.
Total aset Perseroan tercatat sebesar Rp4.040.380 juta Total assets stood at IDR4,040,380 million, achieving 87.45%
atau mencapai 87,45% dari target sebesar Rp4.620.458 of the target of IDR4,620.458 million. The contraction was
juta. Penurunan ini terutama disebabkan oleh berkurangnya mainly due to lower financing disbursements. Liabilities
penyaluran pembiayaan. Liabilitas tercatat sebesar amounted to IDR3,044,843 million, or 91.33% of the target of
Rp3.044.843 juta atau 91,33% dari target sebesar Rp3.333.717 IDR3,333.717 million, reflecting careful management of bank
juta, yang mencerminkan pengelolaan pendanaan perbankan funding reliance. Equity was recorded at IDR995,537 million,
secara hati-hati. Sementara itu, ekuitas tercatat sebesar corresponding to 77.37% of the target of IDR1,286,741 million,
Rp995.537 juta atau 77,37% dari target sebesar Rp1.286.741 impacted by lower revenue and the net loss incurred during
juta, yang terdampak oleh penurunan pendapatan serta rugi the year.
bersih yang terjadi selama tahun berjalan.
Dalam merespons berbagai tantangan tersebut, Perseroan To address these challenges, the Company implemented a
menerapkan sejumlah langkah strategis untuk menjaga range of measures to stabilize operations and mitigate risks.
stabilitas operasional serta memitigasi risiko. Langkah- These included optimizing branch networks and workforce,
langkah tersebut meliputi optimalisasi jaringan cabang dan enhancing credit screening criteria, and introducing digital
tenaga kerja, penyempurnaan kriteria analisis kredit, serta tools for collection and internal audit processes. Employee
pemanfaatan teknologi digital untuk mendukung proses capacity-building initiatives were also strengthened to ensure
penagihan dan audit internal. Selain itu, Perseroan juga organizational readiness and resilience.
memperkuat program pengembangan kompetensi karyawan
guna memastikan kesiapan organisasi dan meningkatkan
ketahanan usaha.
Meskipun realisasi kinerja belum mencapai target yang Despite the shortfall against 2025 targets, these efforts
ditetapkan untuk tahun 2025, berbagai inisiatif yang telah have laid the groundwork for more sustainable and resilient
dijalankan menjadi fondasi penting dalam membangun operations, positioning the Company to better navigate
operasional yang lebih berkelanjutan dan tangguh, serta future market dynamics.
memposisikan Perseroan untuk lebih siap menghadapi
dinamika pasar di masa mendatang.
Menavigasi Tahun 2026: Membangun Ketahanan Navigating 2026: Building Resilience and
dan Pertumbuhan Berkelanjutan Sustainable Growth
Memasuki tahun 2026, Perseroan mengantisipasi fokus Looking ahead to 2026, the Company anticipates a continued
berkelanjutan pada penguatan fondasi bisnis dengan tetap focus on consolidating its business foundation while cautiously
berhati-hati dalam menghadapi dinamika pasar yang ada. navigating the prevailing market conditions. Global economic
Pertumbuhan ekonomi global diperkirakan berada pada growth is projected at around 3.2%, slightly lower than the
kisaran 3,2%, sedikit lebih rendah dibandingkan tahun previous year, amid ongoing geopolitical uncertainties, global
sebelumnya, di tengah ketidakpastian geopolitik, fragmentasi trade fragmentation, and currency volatility. In Indonesia,
perdagangan global, serta volatilitas nilai tukar. Di Indonesia, economic resilience is expected to persist, with GDP growth
ketahanan ekonomi diproyeksikan tetap terjaga, dengan projected between 4.9% and 5.7% and inflation remaining
pertumbuhan PDB berkisar antara 4,9% hingga 5,7% serta within the target range of 2.5% ±1%.5
tingkat inflasi yang tetap berada dalam kisaran target 2,5%
±1%.5
Sektor otomotif diperkirakan masih menghadapi tantangan The automotive sector is expected to face similar challenges,
yang serupa, khususnya pada segmen kendaraan roda empat, particularly in the four-wheeler market, due to purchasing
seiring dengan keterbatasan daya beli masyarakat serta power constraints and the need for consistent, long-term
kebutuhan akan dukungan kebijakan yang konsisten dan policy support. Nevertheless, the local production of
berkelanjutan. Namun demikian, pengembangan produksi electric vehicles presents medium-term opportunities,
kendaraan listrik di dalam negeri membuka peluang jangka while the motorcycle market is projected to remain stable at
menengah yang menjanjikan. Sementara itu, pasar sepeda approximately 6.4 to 6.7 million units6, supported by continued
motor diproyeksikan tetap stabil pada kisaran 6,4 hingga credit financing, especially outside Java.
6,7 juta unit6, yang didukung oleh pembiayaan kredit yang
berkelanjutan, terutama di luar pulau Jawa.
5. Bank Indonesia, Laporan Perekonomian Indonesia 2025/Bank Indonesia, Indonesian Economic Report 2025
6. Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI)/Indonesian Motorcycle Industry Association (AISI)
PT JACCS MPM Finance Indonesia
Laporan Tahunan 2025 Annual Report 25
Page 28
Laporan Manajemen
HAJIMU YUKIMOTO KAZUHIRO INOUE HANDOKO
Direktur Keuangan Direktur Utama Direktur
Finance Director President Director Director
Dalam konteks tersebut, Perseroan akan memprioritaskan Within this context, the Company will prioritize rebuilding
pemulihan dan penguatan fundamental bisnis dibandingkan and strengthening its business fundamentals rather than
dengan ekspansi aset secara agresif. Fokus utama diarahkan expanding assets aggressively. Key focus areas include
pada pengembangan sumber pendapatan baru yang mampu developing new revenue streams capable of generating
menghasilkan profitabilitas berkelanjutan, optimalisasi sustainable profits, optimizing cost control and operational
pengendalian biaya serta efisiensi operasional, serta efficiency, and enhancing organizational and human resource
peningkatan kapabilitas organisasi dan sumber daya manusia. capabilities. Strategic partnerships, such as those with MSO
Kemitraan strategis, termasuk dengan MSO dan entitas afiliasi and sister companies, will continue to play a role in maintaining
dalam grup usaha, akan terus dioptimalkan guna menjaga market presence and supporting sales in high-margin
keberadaan Perseroan di pasar serta mendukung penjualan segments.
pada segmen dengan margin yang lebih tinggi.
Secara keseluruhan, Perseroan menyambut tahun 2026 Overall, the Company approaches 2026 with a cautious yet
dengan pendekatan yang berhati-hati namun tetap proaktif, proactive mindset, leveraging lessons learned from 2025 to
dengan memanfaatkan pembelajaran dari tahun 2025 untuk reinforce resilience, maintain financial stability, and capture
memperkuat ketahanan usaha, menjaga stabilitas keuangan, growth opportunities in a selective and prudent manner.
serta menangkap peluang pertumbuhan secara selektif dan
bijaksana.
Memperkuat Tata Kelola Perusahaan Strengthening Corporate Governance
Sepanjang tahun 2025, Perseroan terus memperkuat In 2025, the Company continued to reinforce its commitment
komitmennya dalam menerapkan prinsip-prinsip Tata Kelola to the consistent implementation of Good Corporate
Perusahaan yang Baik (Good Corporate Governance/ Governance (GCG) principles across all levels of the
GCG) secara konsisten di seluruh tingkat organisasi. Direksi organization. The Board of Directors ensured that governance
memastikan bahwa praktik tata kelola yang dijalankan telah practices were aligned with prevailing regulations, while also
selaras dengan ketentuan peraturan perundang-undangan supporting the Company’s efforts to strengthen its risk profile
yang berlaku, sekaligus mendukung upaya Perseroan dalam and maintain operational integrity.
memperkuat profil risiko serta menjaga integritas operasional.
PT JACCS MPM Finance Indonesia
26 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 29
Management Report Rise Together
Selama periode pelaporan, Perseroan menitikberatkan pada Throughout the year, the Company emphasized timely
kepatuhan yang tepat waktu terhadap ketentuan regulator, compliance with regulatory requirements, particularly in areas
khususnya dalam aspek penanganan pengaduan pelanggan related to customer complaint handling and personal data
dan perlindungan data pribadi. Kedua aspek tersebut protection. These aspects remained key priorities, reflecting
menjadi prioritas utama sebagai wujud komitmen Perseroan the Company’s commitment to safeguarding customer
dalam melindungi kepentingan pelanggan serta menjaga interests and maintaining public trust.
kepercayaan publik.
Sejalan dengan hal tersebut, Perseroan juga secara In parallel, continuous efforts were made to enhance risk
berkelanjutan meningkatkan kesadaran risiko dan awareness and accountability across all divisions. Each
akuntabilitas di seluruh unit kerja. Setiap unit bisnis dan business unit and leader was encouraged to actively manage
pimpinan didorong untuk secara aktif mengelola risiko di risks within their respective areas, contributing to a more
area tanggung jawab masing-masing, sehingga mendukung robust and integrated risk management framework. This
terbentuknya kerangka manajemen risiko yang lebih kuat dan approach aimed to ensure that governance practices were
terintegrasi. Pendekatan ini memastikan bahwa penerapan not only implemented at the policy level but also embedded
tata kelola tidak hanya berhenti pada tataran kebijakan, tetapi in day-to-day operations.
juga terinternalisasi dalam aktivitas operasional sehari-hari.
Meskipun berbagai kemajuan telah dicapai, Perseroan Despite the progress achieved, the Company recognizes
menyadari bahwa praktik tata kelola perlu terus the need for ongoing improvements in governance
disempurnakan seiring dengan perkembangan regulasi dan practices to address evolving regulatory expectations
kompleksitas bisnis yang semakin meningkat. Ke depan, and business complexities. Going forward, the Company
Perseroan berkomitmen untuk terus memperkuat kerangka remains committed to further strengthening its governance
tata kelola, meningkatkan efektivitas pengendalian internal, framework, enhancing internal controls, and fostering a culture
serta menumbuhkan budaya kepatuhan dan akuntabilitas of compliance and accountability to support sustainable
guna mendukung pertumbuhan usaha yang berkelanjutan. business growth.
Strategi dan Komitmen Keberlanjutan Sustainability Strategy and Commitment
Perseroan mengintegrasikan keberlanjutan sebagai landasan The Company integrates sustainability as a strategic
strategis dalam menciptakan nilai jangka panjang bagi pemangku foundation to create long-term stakeholder value, ensuring
kepentingan, dengan memastikan bahwa pertumbuhan usaha business growth aligns with social welfare and environmental
berjalan selaras dengan kesejahteraan sosial dan pelestarian preservation. As a trusted financial services provider, the
lingkungan. Sebagai penyedia jasa keuangan yang terpercaya, Company supports the Sustainable Development Goals
Perseroan turut mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan (SDGs) through inclusive financing, strong governance, and
Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs) melalui competent human resources.
pembiayaan yang inklusif, tata kelola yang kuat, serta sumber
daya manusia yang kompeten.
Perseroan menginternalisasikan prinsip Environmental, The Company embeds Environmental, Social, and
Social, and Governance (ESG) dalam seluruh kegiatan Governance (ESG) principles across its operations and
operasional dan proses pengambilan keputusan, sejalan decision-making, in line with applicable regulations. Digital
dengan ketentuan peraturan yang berlaku. Inovasi digital and operational innovations enhance efficiency, service
dan operasional terus dikembangkan untuk meningkatkan quality, and environmental responsibility, including paperless
efisiensi, kualitas layanan, serta tanggung jawab lingkungan, processes and energy efficiency.
termasuk melalui penerapan proses tanpa kertas (paperless)
dan efisiensi penggunaan energi.
Pelaksanaan inisiatif keberlanjutan Perseroan mengacu pada Sustainability initiatives are guided by four pillars—economic
empat pilar utama, yaitu pemberdayaan ekonomi (Sahabat empowerment (Sahabat Rakyat), education (Sahabat Cerdas),
Rakyat), pendidikan (Sahabat Cerdas), kesehatan (Sahabat health (Sahabat Sehat), and environmental responsibility
Sehat), dan tanggung jawab lingkungan (Sahabat Hijau). Keempat (Sahabat Hijau). These pillars drive inclusive MSME financing,
pilar ini menjadi dasar dalam mendorong pembiayaan inklusif bagi financial literacy, community and employee well-being, and
UMKM, peningkatan literasi keuangan, penguatan kesejahteraan green initiatives to deliver sustainable value.
masyarakat dan karyawan, serta pelaksanaan berbagai inisiatif
ramah lingkungan guna menciptakan nilai berkelanjutan.
Dengan berlandaskan pada pilar-pilar tersebut serta Guided by these pillars and governance structures, the Board
didukung oleh struktur tata kelola yang memadai, Direksi of Directors ensures sustainability is embedded in decision-
memastikan bahwa aspek keberlanjutan terintegrasi dalam making and risk management, with sustainability risks
proses pengambilan keputusan dan manajemen risiko. managed within the overall risk framework.
Risiko keberlanjutan dikelola sebagai bagian dari kerangka
manajemen risiko Perseroan secara keseluruhan.
Sejalan dengan fondasi tersebut, sepanjang tahun 2025 Building on this foundation, throughout 2025 the Company
Perseroan telah melaksanakan inisiatif keuangan berkelanjutan implemented sustainable finance initiatives effectively.
secara efektif. Berbagai tantangan yang berkembang, seperti It addressed evolving challenges—such as increasing
PT JACCS MPM Finance Indonesia
Laporan Tahunan 2025 Annual Report 27
Page 30
Laporan Manajemen
peningkatan ekspektasi regulator, integrasi ESG, pengukuran regulatory expectations, ESG integration, data measurement,
data, serta keseimbangan antara pertumbuhan usaha dengan and balancing growth with environmental and social
aspek lingkungan dan sosial, direspons melalui kebijakan considerations—through adaptive policies and strengthened
yang adaptif serta penguatan tata kelola, tanpa hambatan governance, without significant obstacles to achieving its
signifikan terhadap pencapaian target yang telah ditetapkan. targets.
Pencapaian Kinerja Keberlanjutan Sustainability Performance Achievements
Sepanjang tahun 2025, Perseroan membuat kemajuan yang In 2025, the Company made significant progress in
signifikan dalam implementasi keuangan berkelanjutan implementing sustainable finance across economic,
yang mencakup aspek ekonomi, lingkungan, dan sosial. environmental, and social aspects. While most initiatives
Meskipun sebagian besar inisiatif telah mencapai target met planned targets, some economic goals were partially
yang direncanakan, beberapa target pada aspek ekonomi affected by market conditions, reflecting both achievements
mengalami penyesuaian akibat kondisi pasar, yang and ongoing challenges in pursuing sustainability.
mencerminkan capaian sekaligus tantangan yang masih
dihadapi dalam mewujudkan keberlanjutan.
Dalam aspek ekonomi, Perseroan terus mendorong The Company pursued sustainable economic growth,
pertumbuhan yang berkelanjutan dengan berfokus focusing on creating value for stakeholders while contributing
pada penciptaan nilai bagi pemangku kepentingan serta positively to social and economic development. Efforts
memberikan kontribusi positif terhadap pembangunan included environmentally friendly vehicle financing and
sosial dan ekonomi. Upaya yang dilakukan antara lain melalui supply chain management with social, environmental, and
pembiayaan kendaraan yang lebih ramah lingkungan serta governance considerations. Operational efficiency and
pengelolaan rantai pasok dengan mempertimbangkan aspek internal capacity were enhanced through digitalization,
sosial, lingkungan, dan tata kelola. Peningkatan efisiensi employee development, and governance practices,
operasional dan kapasitas internal juga dilakukan melalui supporting resilience and alignment with sustainability
digitalisasi, pengembangan kompetensi karyawan, serta principles. Despite some market pressures, these measures
penguatan praktik tata kelola, guna mendukung ketahanan allowed the Company to achieve a substantial portion of its
usaha dan keselarasan dengan prinsip keberlanjutan. Meskipun economic targets for 2025.
terdapat tekanan dari kondisi pasar, langkah-langkah tersebut
memungkinkan Perseroan untuk merealisasikan sebagian
besar target kinerja ekonomi pada tahun 2025.
Inisiatif lingkungan terus dilakukan untuk mengurangi Environmental initiatives continued to reduce operational
dampak operasional sekaligus meningkatkan kesadaran impacts and promote sustainability awareness. Paperless
akan keberlanjutan. Proses kerja tanpa kertas (paperless) dan processes and reduced single-use plastics complemented
pengurangan penggunaan plastik sekali pakai dilaksanakan improved energy and water efficiency. Electricity consumption
bersamaan dengan upaya peningkatan efisiensi energi decreased to IDR2,512,934,310 (from IDR4,048,680,339 in
dan air. Konsumsi listrik menurun menjadi Rp2.512.934.310 2024), fuel to IDR320,591,400 (from IDR590,685,010), and
(dari Rp4.048.680.339 pada tahun 2024), penggunaan water to IDR105,185,566 (from IDR113,034,365), supported
bahan bakar menurun menjadi Rp320.591.400 (dari by piped water and awareness campaigns. No environmental
Rp590.685.010), serta konsumsi air menurun menjadi complaints were received in 2025.
Rp105.185.566 (dari Rp113.034.365), yang didukung oleh
penggunaan air perpipaan serta kampanye peningkatan
kesadaran. Sepanjang tahun 2025, tidak terdapat pengaduan
terkait aspek lingkungan.
Dari aspek sosial, Perseroan terus membangun lingkungan From the social aspect, the Company fostered an inclusive
kerja yang inklusif, meningkatkan kesejahteraan karyawan, workplace, employee well-being, and responsible community
serta memberikan layanan yang bertanggung jawab kepada and customer services. In 2025, 9 workplace incidents
masyarakat dan pelanggan. Pada tahun 2025, tercatat were recorded, employee turnover was 18.4%, and training
sebanyak 9 insiden keselamatan kerja, tingkat perputaran programs continued to build competencies. Community
karyawan sebesar 18,4%, serta pelaksanaan berbagai engagement included hiring 99.7% local employees and
program pelatihan untuk meningkatkan kompetensi maintaining open communication channels, with no social
tenaga kerja. Keterlibatan dengan masyarakat diwujudkan complaints or sanctions reported. Customer service
melalui penyerapan tenaga kerja lokal sebesar 99,7% serta remained fair and responsive, with 121 complaints received
pemeliharaan saluran komunikasi yang terbuka, tanpa adanya and fully resolved, and financial literacy initiatives continued
pengaduan sosial maupun sanksi yang diterima. Layanan to educate customers and the public. Customer satisfaction
pelanggan tetap dijalankan secara adil dan responsif, dengan reached 87%, supporting ongoing service improvements.
121 pengaduan yang diterima dan seluruhnya telah diselesaikan.
Program literasi keuangan juga terus dijalankan untuk
meningkatkan pemahaman pelanggan dan masyarakat secara
luas. Tingkat kepuasan pelanggan mencapai 87%, mendukung
upaya berkelanjutan Perseroan dalam meningkatkan kualitas
layanan.
PT JACCS MPM Finance Indonesia
28 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 31
Management Report Rise Together
Strategi untuk Mencapai Target Keberlanjutan Strategy for Achieving Sustainability Targets
Perseroan menerapkan pendekatan terintegrasi untuk The Company implements an integrated approach to achieve
mencapai target keberlanjutannya dengan menyelaraskan its sustainability targets by aligning risk management,
manajemen risiko, peluang bisnis, dan pertimbangan eksternal. business opportunities, and external considerations.
Risiko terkait keberlanjutan di seluruh aspek ekonomi, sosial, Sustainability-related risks across economic, social, and
dan lingkungan dikelola sebagai bagian dari kerangka kerja environmental aspects are managed as part of the overall
manajemen risiko secara keseluruhan, dengan pemantauan risk management framework, with regular monitoring
dan mitigasi rutin yang dilakukan melalui Komite Manajemen and mitigation conducted through the Risk Management
Risiko untuk memastikan kelangsungan bisnis. Committee to ensure business continuity.
Di saat yang sama, Perseroan memanfaatkan peluang dan At the same time, the Company leverages opportunities
prospek bisnis yang muncul dari keuangan berkelanjutan and business prospects arising from sustainable finance by
dengan memperluas pembiayaan untuk produk-produk tahan expanding financing for durable and environmentally friendly
lama dan ramah lingkungan, memperkuat kapabilitas digital, products, strengthening digital capabilities, and enhancing
serta meningkatkan sumber daya manusia guna mendukung human capital to support sustainable growth.
pertumbuhan berkelanjutan.
Dalam menjalankan strateginya, Perseroan juga In executing its strategy, the Company also takes into account
mempertimbangkan kondisi ekonomi, sosial, dan lingkungan external economic, social, and environmental conditions,
eksternal, termasuk ketidakpastian global, daya beli domestik, including global uncertainty, domestic purchasing power,
dan perkembangan regulasi, yang dapat memengaruhi and regulatory developments, which may influence the
keberlanjutan operasinya. sustainability of its operations.
Melalui pendekatan ini, Perseroan berupaya untuk mencapai Through this approach, the Company aims to achieve its
target keberlanjutannya serta mempertahankan ketahanan sustainability targets while maintaining resilience and long-
dan penciptaan nilai jangka panjang. term value creation.
Penutup Closing Remarks
Sejalan dengan refleksi atas perjalanan Perseroan sepanjang As we reflect on 2025 under the theme “RISE Together”, the
tahun 2025 dengan tema “RISE Together”, Perseroan Company reaffirms its commitment to sustainable growth
menegaskan kembali komitmennya untuk mewujudkan through collaboration with all stakeholders. Guided by our
pertumbuhan berkelanjutan melalui kolaborasi dengan seluruh pillars of Resilience, Innovation, Strength, and Excellence, we
pemangku kepentingan. Berlandaskan pilar Resilience, continue to strengthen our business foundation, enhance
Innovation, Strength, dan Excellence, Perseroan terus operational efficiency, and deliver lasting value across
memperkuat fondasi bisnis, meningkatkan efisiensi operasional, economic, social, and environmental dimensions. These
serta menciptakan nilai berkelanjutan yang mencakup aspek achievements are made possible through the trust, support,
ekonomi, sosial, dan lingkungan. Pencapaian tersebut tidak and active participation of all stakeholders, who play a key role
terlepas dari kepercayaan, dukungan, serta partisipasi aktif in advancing our sustainable agenda.
seluruh pemangku kepentingan yang memiliki peran penting
dalam mendorong agenda keberlanjutan Perseroan.
Menutup laporan ini, kami menyampaikan apresiasi dan To conclude this report, we would like to extend our heartfelt
terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para pemegang gratitude to our shareholders, employees, customers,
saham, karyawan, pelanggan, mitra usaha, serta regulator partners, and regulators for their continued support, which
atas dukungan yang berkelanjutan, sehingga Perseroan dapat enables us to rise together toward a resilient and sustainable
terus bertumbuh bersama menuju masa depan yang tangguh future.
dan berkelanjutan.
Atas nama Direksi,
On behalf of the Board of Directors,
Kazuhiro Inoue
Direktur Utama
President Director
PT JACCS MPM Finance Indonesia
Laporan Tahunan 2025 Annual Report 29
Page 32
PT JACCS MPM Finance Indonesia 30 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 33
Rise Together
Profil
Perseroan
Company Profile
PT JACCS MPM Finance Indonesia
Laporan Tahunan 2025 Annual Report 31
Page 34
Profil Perseroan
Identitas Umum Perseroan
General Identity of the Company [OJK C.2]
Nama Perseroan Alamat Tanggal Pendirian
Company Name Address Date of Establishment
PT JACCS Mitra Pinasthika Mustika Kantor Pusat/Head Office 3 Mei 1990
Finance Indonesia Lippo Kuningan, Lantai/Floor 23 & 25 May 3, 1990
(JACCS MPM Finance Indonesia) Jl. H.R. Rasuna Said Kav. B-12 Kuningan
Jakarta 12940 Indonesia
Dasar Hukum Pendirian
Legal Basis of Establishment
Akta Pendirian Deed of Establishment
Akta Notaris Rachmat Santoso, S.H., No. 26 telah disahkan Notarial Deed of Rachmat Santoso, S.H., No. 26 has been
oleh Menteri Kehakiman Republik Indonesia (sekarang Menteri ratified by the Minister of Justice of the Republic of Indonesia
Hukum dan Hak Asasi Manusia) melalui Surat Keputusan (now the Minister of Law and Human Rights) through Decree
No. C2-4110.HT.01.01.Th.90 tanggal 16 Juli 1990 dan telah No. C2-4110.HT.01.01.Th.90 dated July 16, 1990 and was
dipublikasikan dalam Berita Negara Republik Indonesia No. published in the State Gazette of the Republic of Indonesia
85 tanggal 22 Oktober 1996, Tambahan Berita Negara No. No. 85 dated October 22, 1996, Supplement to State Gazette
8963. No. 8963.
Akta Perubahan Terakhir Latest Amendment Deed
Akta Pernyataan Keputusan Pemegang Saham Perubahan Deed of Shareholder Resolutions Statement Amendment
Anggaran Dasar Perubahan Nama PT Mitra Pinasthika Mustika to the Articles of Association on Change of Name of PT Mitra
Finance menjadi PT JACCS Mitra Pinasthika Mustika Finance Pinasthika Mustika Finance to PT JACCS Mitra Pinasthika
Indonesia No. 37 tanggal 6 Desember 2019, yang dibuat di Mustika Finance Indonesia No. 37 dated December 6, 2019,
hadapan Jose Dima Satria, S.H., M.Kn., Notaris di Jakarta Selatan, made before Jose Dima Satria, S.H., M.Kn., Notary in South
yang telah mendapatkan persetujuan dari Menteri Hukum dan Jakarta, which has been ratified by the Minister of Law and
HAM berdasarkan Surat Keputusan tanggal 10 Desember Human Rights based on Decree dated December 10, 2019
2019 No. AHU-0103193.AH.01.02 TAHUN 2019. No. AHU-0103193.AH.01.02 YEAR 2019.
Modal Dasar Layanan Konsumen Situs Web
Authorized Capital Customer Care Website
Rp1.224.475.000.000 Hotline: (021) 30927200 www.jaccs-mpmfinance.com
(1.224.475 lembar saham) Email:
Rp1,224,475,000,000 pelanggan@jaccs-mpmfinance.com
(1,224,475 shares)
Kepemilikan Saham Telepon Faksimile
Share Ownership Telephone Fax
JACCS Co., Ltd. (60%) (021) 29710100 (021) 29110313
PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (40%)
Email Media Sosial Data Jaringan Kantor *
Social Media Office Network Data
corporate.secretary@jaccs-mpmfinance.com @jaccs_mpmfinance 1 Kantor Pusat/Head Office
JACCS MPM Finance Indonesia 67 Kantor Cabang/Branch Offices
JACCS MPM Finance Indonesia 1 Kantor Pemasaran/ Marketing Office
* Catatan: Per 1 Februari 2026
* Note: As of February 1, 2026
PT JACCS MPM Finance Indonesia
32 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 35
Company Profile Rise Together
Informasi Perubahan Nama
Information on Name Change
Perseroan telah melakukan perubahan nama seiring dengan The Company has changed its name in line with the growth
perkembangan usaha di industri pembiayaan. Riwayat of its business in the financing industry. The history of the
perubahan nama Perseroan disajikan pada tabel berikut: Company’s name changes is presented in the following table:
Tahun Perubahan Nama Perseroan
Year of Change of the Company Name
2019
PT JACCS Mitra
Pinasthika Mustika
Finance Indonesia
(JACCS MPM
Finance Indonesia)
2012
1993
PT Mitra Pinasthika
Mustika Finance
(MPM Finance)
PT Elbatama
Finance
1990 2003
PT Austindo
PT Elbatama Nusantara Jaya
Securindo Finance (ANJF)
PT JACCS MPM Finance Indonesia
Laporan Tahunan 2025 Annual Report 33
Page 36
Profil Perseroan
Sekilas Perseroan
Company Overview
PT JACCS Mitra Pinasthika Mustika Finance Indonesia PT JACCS Mitra Pinasthika Mustika Finance Indonesia (the
(Perseroan) berdiri pada tanggal 3 Mei 1990, dengan nama PT Company) was established on May 3, 1990, under the name
Elbatama Securindo. Perseroan didirikan berdasarkan Akta PT Elbatama Securindo. The Company was established based
Pendirian No. 26 tanggal 3 Mei 1990, yang dibuat di hadapan on Deed of Establishment No. 26 dated May 3, 1990, executed
Rachmat Santoso, S.H., Notaris di Jakarta, sebagaimana before Rachmat Santoso, S.H., Notary in Jakarta, as amended
diperbaiki oleh Akta No. 327 tanggal 30 Juni 1990, dibuat di by Deed No. 327 dated June 30, 1990, executed before
hadapan Rachmat Santoso, S.H., Notaris di Jakarta dan pada Rachmat Santoso, S.H., Notary in Jakarta, and on July 16, 1990,
tanggal 16 Juli 1990 Perseroan memperoleh status hukum the Company obtained legal status from the Minister of Justice
dari Menteri Kehakiman Republik Indonesia berdasarkan of the Republic of Indonesia pursuant to Minister of Justice
Surat Keputusan Menteri Kehakiman No. C2-4110.HT.01.01. Decree No. C2-4110.HT.01.01.Th.90. Subsequently, on July
Th.90. Selanjutnya, pada tanggal 26 Juli 1990, Perseroan telah 26, 1990, the Company was registered in the Central Jakarta
didaftarkan pada buku register Pengadilan Negeri Jakarta Pusat District Court register No. 1583/1990, and was announced in
No. 1583/1990, dan telah diumumkan di Berita Negara Republik the State Gazette of the Republic of Indonesia (BNRI) No. 85
Indonesia (BNRI) No. 85 dan Tambahan Berita Negara Republik and the Supplement to the State Gazette of the Republic of
Indonesia (TBNRI) No. 8963 pada tanggal 22 Oktober 1996. Indonesia (TBNRI) No. 8963 on October 22, 1996.
Pada tahun 1993, Perseroan melakukan perubahan kegiatan In 1993, the Company changed its line of business to a financing
usaha menjadi perusahaan pembiayaan, yang diikuti dengan company, followed by a change of name to PT Elbatama
perubahan nama menjadi PT Elbatama Finance. Seiring dengan Finance. In line with its business development, PT Elbatama
perkembangan bisnisnya, PT Elbatama Finance diambil alih Finance was acquired by PT Austindo Nusantara Jaya (ANJ)
oleh PT Austindo Nusantara Jaya (ANJ) pada tahun 2000, dan in 2000 and subsequently changed its name to PT Austindo
kemudian mengubah namanya menjadi PT Austindo Nusantara Nusantara Jaya Finance (ANJF) in 2003. Through its subsidiary,
Jaya Finance (ANJF) pada tahun 2003. Melalui PT Austindo PT Austindo Nusantara Jaya Rent (ANJR), ANJ acquired a 94%
Nusantara Jaya Rent (ANJR) yang merupakan entitas anaknya, stake in ANJF in 2010. In 2012, ANJR divested its shares in ANJF
ANJ mengambil alih ANJF dengan kepemilikan saham sebesar to PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (MPM), followed by a change
94% pada tahun 2010. Pada tahun 2012, ANJR melakukan in the Company’s name to PT Mitra Pinasthika Mustika Finance
divestasi saham ANJF kepada PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (MPM Finance). MPM’s ownership stake in the Company
(MPM) yang diikuti dengan perubahan nama Perseroan menjadi increased from 64.9% to 99.9% in 2013.
PT Mitra Pinasthika Mustika Finance (MPM Finance). Porsi
kepemilikan MPM atas saham Perseroan semakin bertambah
dari 64,9% menjadi 99,9% di tahun 2013.
PT JACCS MPM Finance Indonesia
34 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 37
Company Profile Rise Together
Pada tahun 2014, MPM melakukan aksi korporasi berupa In 2014, MPM undertook a corporate action in the form of a
penggabungan usaha (merger) 2 (dua) entitas anaknya, yaitu merger of its two subsidiaries, namely MPM Finance and PT
MPM Finance dan PT Sasana Artha Finance (SAF). Dalam Sasana Artha Finance (SAF), with the Company acting as the
merger ini, Perseroan menjadi penerima penggabungan surviving entity. Subsequently, JACCS Co., Ltd. (JACCS), which
(surviving entity). Selanjutnya, JACCS Co., Ltd. (JACCS) yang held 40% of SAF’s paid-up capital, injected capital into the
merupakan pemegang 40% saham dari modal disetor Company, resulting in a 40% ownership stake.
SAF, menambah modal disetor pada Perseroan sehingga
kepemilikannya menjadi 40%.
Pada tanggal 17 Mei 2017, MPM mengalihkan 20% kepemilikan On May 17, 2017, MPM transferred 20% of its shareholding in
saham di Perseroan kepada JACCS. Dengan demikian, JACCS the Company to JACCS. As a result, JACCS officially became
secara resmi menjadi pemegang saham mayoritas dengan the majority shareholder with a 60% ownership stake,
kepemilikan 60% dan MPM dengan kepemilikan 40%. Langkah while MPM held the remaining 40%. This strategic step was
strategis ini diikuti dengan perubahan nama Perseroan untuk followed by the fourth change of the Company’s name to PT
yang keempat kalinya menjadi PT JACCS Mitra Pinasthika JACCS Mitra Pinasthika Mustika Finance Indonesia (JACCS
Mustika Finance Indonesia (JACCS MPM Finance Indonesia) MPM Finance Indonesia) in accordance with the Decree of the
sesuai dengan Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Minister of Law and Human Rights of the Republic of Indonesia
Manusia Republik Indonesia No. AHU-0103193AH.01.02. Tahun No. AHU-0103193.AH.01.02. Tahun 2019 dated December
2019 tanggal 10 Desember 2019. Selain melakukan perubahan 10, 2019. In addition to the name change, the Company
nama, Perseroan juga memperkenalkan logo baru pada introduced a new logo on January 1, 2021. On May 3, 2024, the
tanggal 1 Januari 2021. Pada tanggal 3 Mei 2024, Perseroan Company obtained ISO/IEC 27001:2022 Information Security
mendapatkan sertifikasi ISO/IEC 27001:2022 Information Management System (ISMS) certification, demonstrating
Security Management Systems (ISMS) yang menunjukkan that the Company has complied with international standards
bahwa Perseroan telah memenuhi standar Internasional Sistem for information security management systems in delivering
Manajemen Keamanan Informasi untuk proses pelayanan jasa technology-based financial services.
keuangan berbasis teknologi informasi.
PT JACCS MPM Finance Indonesia
Laporan Tahunan 2025 Annual Report 35
Page 38
Profil Perseroan
Jejak Langkah
Milestone
Pendirian Perseroan Perubahan nama dari Perseroan telah PT Elbatama Finance Perseroan melakukan
dengan nama PT PT Elbatama Securindo memperoleh lisensi diakuisisi oleh PT perubahan nama
Elbatama Securindo. menjadi PT Elbatama dalam kegiatan usaha Austindo Nusantara menjadi PT Austindo
Finance yang diikuti lembaga pembiayaan Jaya (ANJ). Nusantara Jaya Finance
Establishment of a dengan perubahan haluan dari Kementerian (ANJF).
corporation under the bisnis menjadi perusahaan Keuangan. PT Elbatama Finance
name PT Elbatama pembiayaan. was acquired by PT The Company changed
Securindo. The Company Austindo Nusantara its name to PT Austindo
The name change from obtained a license to Jaya (ANJ). Nusantara Jaya Finance
PT Elbatama Securindo operate as a financing (ANJF).
to PT Elbatama Finance, institution from the
1990 followed by a shift Ministry of Finance. 2000
in business focus to 2003
become a financing
company.
1994
1993
Memperkenalkan logo • Perseroan memperoleh fasilitas pinjaman sindikasi luar • Perseroan memperoleh fasilitas
baru Perseroan. negeri sebesar USD250 juta. pinjaman sindikasi luar negeri
• Perseroan menerbitkan Obligasi MPM Finance I Tahun sebesar USD333 juta.
Introducing the 2019 sebesar Rp664 miliar. • Perseroan memperoleh peringkat
Company’s new logo. • Perseroan berganti nama menjadi PT JACCS Mitra AA dari Fitch.
Pinasthika Mustika Finance Indonesia (JACCS MPM • Total aset Perseroan mencapai Rp10
Finance Indonesia). triliun.
2021 • The Company secured a USD250 million overseas • The Company secured a USD333
syndicated loan facility. million overseas syndicated loan
• The Company issued the MPM Finance I 2019 Bonds in the facility.
amount of IDR664 billion. • The Company received an AA rating
• The Company changed its name to PT JACCS Mitra from Fitch.
Pinasthika Mustika Finance Indonesia (JACCS MPM • The Company’s total assets reached
Finance Indonesia). IDR10 trillion.
2019 2018
• Perseroan menerbitkan Obligasi Berkelanjutan I JACCS MPM Finance Perseroan menerbitkan Obligasi
Indonesia Tahap I Tahun 2022 sebesar Rp600 miliar. Berkelanjutan I JACCS MPM Finance
• Perseroan memperoleh fasilitas pinjaman sindikasi luar negeri sebesar Indonesia Tahap II Tahun 2023 senilai
USD250 juta. Rp400 miliar yang terdiri dari seri A
• Perseroan menerbitkan Medium Term Notes (MTN) senilai Rp300 miliar. sebesar Rp170 miliar dan seri B sebesar
Rp230 miliar.
• The Company issued the JACCS MPM Finance Indonesia Series I 2022
Continuous Bonds, Phase I, in the amount of IDR600 billion. The Company issued JACCS MPM Finance
• The Company secured a USD250 million overseas syndicated loan facility. Indonesia 2023 Series I Continuous Bonds,
• The Company issued Medium Term Notes (MTN) worth IDR300 billion. Phase II, worth IDR400 billion, consisting of
Series A in the amount of IDR170 billion and
Series B in the amount of IDR230 billion.
2022
2023
PT JACCS MPM Finance Indonesia
36 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 39
Company Profile Rise Together
ANJ mengakuisisi 94% PT Mitra Pinasthika Mustika Persentase • Perseroan melakukan merger dengan PT
saham ANJF melalui PT Tbk (MPM) mengakuisisi kepemilikan saham Sasana Artha Finance (SAF) dan menjadi
Austindo Nusantara saham ANJF yang dimiliki Perseroan oleh MPM penerima penggabungan atau surviving
Jaya Rent (ANJR), ANJR serta mengubah bertambah dari 64,9% entity.
• JACCS Co., Ltd., sebagai pemegang saham
menjadikan Perseroan namanya menjadi PT Mitra menjadi 99,9%.
dengan kepemilikan 40% dari modal disetor
menjadi salah satu Pinasthika Mustika Finance SAF, melakukan peningkatan modal disetor
anak perusahaan ANJ. (MPM Finance). MPM’s ownership Perseroan sehingga kepemilikannya menjadi
in the Company 40%.
ANJ acquired a 94% PT Mitra Pinasthika Mustika increased from 64.9%
stake in ANJF through Tbk (MPM) acquired the to 99.9%. • The Company merged with PT Sasana Artha
PT Austindo Nusantara shares of ANJF held by ANJR Finance (SAF) and became the surviving
Jaya Rent (ANJR), and subsequently changed entity.
• JACCS Co., Ltd., a shareholder holding 40%
making the Company its name to PT Mitra 2013
of SAF’s paid-up capital, participated in an
a subsidiary of ANJ. Pinasthika Mustika Finance
increase of the Company’s paid-up capital,
(MPM Finance). thereby maintaining its ownership at 40%.
2010 2014
2012
• JACCS mengakuisisi 20% kepemilikan saham Perseroan • Perseroan menerbitkan Perseroan
dari MPM dan menjadi pemegang saham mayoritas Medium Term Notes (MTN) memperoleh fasilitas
dengan kepemilikan 60%, sedangkan MPM memegang senilai Rp300 miliar. pinjaman sindikasi
40% saham Perseroan. • Perseroan memperoleh luar negeri sebesar
• Perseroan memperoleh fasilitas pinjaman sindikasi luar fasilitas pinjaman sindikasi USD150 juta.
negeri sebesar USD190 juta. luar negeri sebesar USD133
• Perseroan memperoleh peringkat AA- dari PT Fitch juta. The Company secured
Ratings Indonesia (Fitch). a USD150 million
• The Company issued syndicated loan
• JACCS acquired a 20% stake in the Company from Medium-Term Notes (MTN) facility from overseas
MPM, becoming the majority shareholder with a 60% worth IDR300 billion. lenders.
ownership, while MPM retained a 40% stake. • The Company secured a
• The Company secured a USD190 million foreign foreign syndicated loan
syndicated loan facility. facility of USD133 million. 2015
• The Company received an AA- rating from PT Fitch
Ratings Indonesia (Fitch).
2016
2017
• Perseroan menerbitkan Obligasi Berkelanjutan I JACCS MPM Finance Perseroan berfokus
Indonesia Tahap III Tahun 2024 senilai Rp500 miliar yang terdiri dari seri A
pada pengembangan
sebesar Rp150 miliar dan seri B sebesar Rp350 miliar.
• Perseroan meraih sertifikasi ISO/IEC 27001:2022 Information Security pembiayaan
Management Systems (ISMS), dan memenuhi standar internasional Sistem ritel, khususnya
Manajemen Keamanan Informasi untuk proses pelayanan jasa keuangan pembiayaan
berbasis teknologi informasi. kendaraan roda dua.
• The Company issued JACCS MPM Finance Indonesia Shelf Registration The Company focuses
Bonds I Phase III Year 2024 worth IDR500 billion consisting of series A on developing retail
amounting to IDR150 billion and series B amounting to IDR350 billion.
financing, especially
• The Company obtained ISO/IEC 27001:2022 certification for Information
Security Management Systems (ISMS), and met international standards for two-wheeled vehicle
information security management in technology-based financial services. financing
2024 2025
PT JACCS MPM Finance Indonesia
Laporan Tahunan 2025 Annual Report 37
Page 40
Profil Perseroan
Visi, Misi, dan Nilai-Nilai Perseroan
Vision, Mission, and Values of the Company [OJK C.1]
Menjadi perusahaan pembiayaan terpercaya yang
memberikan pelayanan terbaik dengan inovasi
Visi berkesinambungan bagi seluruh masyarakat.
Vision
Memberikan solusi produk-produk pembiayaan yang
dibutuhkan oleh masyarakat dan sesuai dengan ketetapan
Misi perundangan dan ketentuan yang berlaku.
Mission
Memiliki sumber daya manusia yang berkualitas tinggi, kreatif,
inovatif, penuh integritas serta melayani dengan hormat dan
rendah hati.
Berorientasi terhadap kemajuan dan perkembangan masa
depan yang dinamis melalui keunggulan teknologi untuk
memberikan keuntungan terbaik bagi seluruh stakeholder.
Dewan Komisaris dan Direksi telah meninjau visi dan misi The Board of Commissioners and the Board of Directors have
Perseroan untuk tahun buku 2025 dan menyatakan bahwa visi reviewed the Company’s vision and mission for the 2025 fiscal
dan misi tersebut masih relevan serta sesuai dengan kondisi year and have stated that these remain relevant and aligned
Perseroan saat ini. with the Company’s current conditions.
PT JACCS MPM Finance Indonesia
38 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 41
Company Profile Rise Together
Nilai-Nilai Perseroan
Company Values
Perseroan senantiasa menjunjung tinggi serta The Company consistently upholds and implements the
mengimplementasikan nilai dan budaya kerja yang tercermin values and work culture reflected in its FAST FRIENDLY values.
dalam nilai-nilai Perseroan FAST FRIENDLY.
FOCUS ACCURATE SPEED
Fokus pada kebutuhan konsumen Menyediakan solusi yang tepat Memberikan pelayanan yang cepat
Focus on customers needs sesuai kebutuhan konsumen Providing fast service
Providing the right solutions
tailored to customer needs
TRUST FAIR RESPECT
Menjadi mitra yang dapat dipercaya Menjaga terlaksananya hak dan Menghormati konsumen
Becoming a trusted partner kewajiban konsumen & Perseroan Respecting customers
Ensuring the fulfillment of the rights
and obligations of customers and the
Company
INTEGRITY EMPATHY NURTURANCE
Bertindak sesuai dengan ketentuan Dapat merasakan perasaan konsumen Peduli kepada
dan tanpa pamrih namun tidak hanyut dalam suasananya kebutuhan konsumen
Act in accordance with the rules and Be able to empathize with customers Committed to meeting customer needs
selflessly without being carried away by the
atmosphere
DYNAMIC LISTEN YES, WE CAN!
Selalu bersemangat dalam Menjadi pendengar yang baik Kita PASTI Bisa
melayani konsumen untuk konsumen We CAN DO IT
Always enthusiastic about serving Be a good listener for customers
customers
PT JACCS MPM Finance Indonesia
Laporan Tahunan 2025 Annual Report 39
Page 42
Profil Perseroan
Skala Usaha
Business Scale [OJK C.3]
Gambaran skala usaha Perseroan per 31 Desember 2025 The Company’s business scale as of December 31, 2025,
berdasarkan perbandingan tiga (3) tahun terakhir adalah based on a comparison of the last three (3) years, is as follows:
sebagai berikut:
Jumlah Aset dan Liabilitas Perseroan Total Assets and Liabilities of the Company
Dalam jutaan Rupiah In million Rupiah
Keterangan 2025 2024 2023 Description
Laporan Posisi Keuangan Statement of Financial Position
Jumlah Aset 4.040.380 6.857.317 8.158.042 Total Assets
Jumlah Liabilitas 3.044.843 5.422.883 6.450.979 Total Liabilities
Jumlah Ekuitas 995.537 1.434.434 1.707.063 Total Equity
Wilayah Operasional
Operational Areas [OJK C.3]
per 1 February 2026 I As of February 1, 2026
Berikut lokasi kantor cabang dan kantor pemasaran The following is the location of branch offices and marketing
berdasarkan wilayah operasionalnya: offices based on their operational areas:
KALIMANTAN SULAWESI
8 cabang 5 cabang
8 branches 5 branches
Kalimantan
Sumatra
Sulawesi
SUMATRA
14 cabang
14 branches
Bali Nusa Tenggara
BALI & NUSA TENGGARA
Jawa
JAWA/JAVA Java 9 cabang dan 1 kantor pemasaran
31 cabang 9 branches and 1 marketing office
31 branches
Hingga per 1 February 2026, Perseroan memiliki 67 kantor cabang dan 1 kantor pemasaran.
As of February 1st, 2026, the Company had 67 branch offices and 1 marketing office.
PT JACCS MPM Finance Indonesia
40 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 43
Company Profile Rise Together
Kegiatan Usaha
Business Activities [OJK C.4]
Sesuai dengan ketentuan Anggaran Dasar, Perseroan In accordance with the provisions of the Articles of Association,
menjalankan kegiatan usaha yang meliputi: the Company conducts business activities that include:
1. Pembiayaan Investasi 1. Investment Financing
2. Pembiayaan Modal Kerja 2. Working Capital Financing
3. Pembiayaan Multiguna 3. Multi-Purpose Financing
4. Kegiatan usaha pembiayaan lain berdasarkan persetujuan 4. Other financing business activities subject to OJK approval
OJK
Berdasarkan keputusan Menteri Keuangan No. 68/ Based on the Ministry of Finance Decree No. 68/KMK.017/1994
KMK.017/1994 tanggal 5 Maret 1994 sebagaimana telah dated March 5, 1994, as amended by Ministry of Finance
diubah dengan Keputusan Menteri Keuangan No. Kep-421/ Decree No. Kep-421/KM.6/2003 dated December 1, 2003,
KM.6/2003 tanggal 1 Desember 2003 dan Keputusan Menteri and Ministry of Finance Decree No. Kep-143/KM.10/2012
Keuangan No. Kep-143/KM.10/2012 tanggal 16 Maret 2012, dated March 16, 2012, the Company is licensed to operate as
Perseroan memiliki izin untuk menjalankan usaha sebagai a financing institution. The financing products offered by the
lembaga pembiayaan. Produk pembiayaan yang ditawarkan Company in 2025 include:
Perseroan pada tahun 2025 di antaranya:
Pembiayaan Kendaraan Roda Dua Two-wheeled Vehicle Financing
Perseroan menyediakan fasilitas pembiayaan The Company provides financing facilities for new
sepeda motor baru yang didukung oleh jaringan motorcycles, supported by an extensive network
authorized dealer Honda di wilayah Jawa Timur, of Honda authorized dealers across East Java, Bali,
Bali, dan Nusa Tenggara. Pembiayaan ditawarkan and Nusa Tenggara. The financing is offered with
dengan struktur yang kompetitif dan pilihan tenor competitive structures and flexible tenor options
angsuran yang disesuaikan dengan kemampuan tailored to the customer's repayment capacity.
konsumen, serta dilengkapi dengan perlindungan Additional features include insurance coverage, a
asuransi, jaringan pembayaran angsuran yang wide payment network through partner payment
luas melalui mitra channel payment, dan sistem channels, and secure storage of the vehicle
penyimpanan BPKB kendaraan yang aman. registration certificate (BPKB).
Fasilitas Dana Funding Facility
Pembiayaan dengan tujuan pemenuhan kebutuhan Financing designed to meet the customer's various
konsumtif bagi debitur dengan beragam tujuan/ personal needs, including school tuition, medical
multiguna, misal untuk keperluan biaya sekolah expenses, home renovation, and other purposes.
anak, biaya rumah sakit hingga renovasi rumah, dan
lain-lain.
PT JACCS MPM Finance Indonesia
Laporan Tahunan 2025 Annual Report 41
Page 44
Profil Perseroan
PT JACCS MPM Finance Indonesia
42 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 45
Company Profile Rise Together
Keanggotaan Asosiasi
Association Memberships [OJK C.5]
Dalam rangka memperkuat jaringan bisnis dan meningkatkan To strengthen its business network and enhance its
reputasi, Perseroan secara aktif mengikuti keanggotaan reputation, the Company actively participates in association
asosiasi. Per 31 Desember 2025, keanggotaan asosiasi yang memberships. As of December 31, 2025, the Company’s
diikuti Perseroan meliputi: association memberships include:
Nama Asosiasi Kedudukan dalam Asosiasi Lingkup Nasional/Internasional
Association Name Position in the Association National/International Scope
APPI (Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia) Anggota Nasional
APPI (Indonesian Financial Services Association) Member National
BMPPVI (Badan Mediasi Pembiayaan, Pegadaian dan Anggota Nasional
Ventura Indonesia) Member National
BMPPVI (Indonesian Financing, Pawnshop and Venture
Mediation Board)
Perubahan yang Bersifat Signifikan
Significant Changes [OJK C.6]
Perseroan menutup sepenuhnya kegiatan bisnis pembiayaan The Company fully discontinued finance lease and / or sales
sewa pembiayaan dan/atau jual dan sewa balik kepada and leaseback financing for business entities (corporate
badan usaha (pembiayaan korporasi) per 1 Januari 2025. financing) effective from January 1, 2025. This step was
Langkah ini diambil sebagai bagian dari strategi Perseroan taken as part of the Company’s strategy to focus on its core
untuk memastikan fokus pada kegiatan bisnis utama, yaitu business, namely retail financing. In addition.
pembiayaan ritel.
Pada tahun 2025, terjadi adanya perubahan pada jumlah In 2025, changes also occurred in the number of the
jaringan kantor Perseroan sebagai berikut: Company’s branch offices, as follows:
Kantor Pusat Kantor Cabang Kantor Pemasaran
Head Office Branch Office Marketing Office
2025 1 2025 67 2025 1
2024 1 2024 91 2024 4
Catatan: Per 1 Februari 2026
Note: As of February 1, 2026
PT JACCS MPM Finance Indonesia
Laporan Tahunan 2025 Annual Report 43
Page 46
Profil Perseroan
Struktur Organisasi
Organizational Structure
Per 1 Februari 2026 I As of February 1, 2026
Dewan Komisaris
Board of Commissioners
Direksi
Board of Directors
President Director
KAZUHIRO INOUE
Finance & Technology Director
Collection Director
HAJIMU YUKIMOTO
Sales & Marketing Finance & Accounting
Collection
DIMAS PRASETYO FRANSISCUS ASISI ADI
NOPAN A.
H.S
Regional Manager
Operations (Retail) Information Technology
LIWIDNA FAJAR NUGROHO GUNAWAN S.
RONALD WIDIJA
Corporate
Legal & Litigation Secretary & Financial
DWI ARYANI Literacy Expert
SUVIANA
Asset Management
ADE PUTU D.
Regional Manager
(Corporate)
WILY SETYADI
PT JACCS MPM Finance Indonesia
44 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 47
Company Profile Rise Together
Nomination & Risk
Audit
Remuneration Monitoring
Committee
Committee Committee
Executive Assistant
Translator
AUDY E.A.
Risk Director
HANDOKO
Credit Risk, Fraud &
Operational Risk Human Capital Internal Audit SIMO
Management LIDWINA RINO BAYU I. (Strategic Initiative
HANDOKO Management Office)
Customer Relations &
Compliance & APU PPT
Customer Care
AUSTRIN PUSPA U.
TITIK MURWANI
PT JACCS MPM Finance Indonesia
Laporan Tahunan 2025 Annual Report 45
Page 48
Profil Perseroan
Profil Dewan Komisaris
Board of Commissioners’ Profile
TAKESHI KOBAYASHI
Komisaris Utama
President Commissioner
Kewarganegaraan Jepang
Citizenship Japanese
Domisili Jakarta
Domicile
Usia 55 tahun
Age 55 years old
Dasar Hukum Surat Keputusan Sirkuler Pemegang
Pengangkatan Saham sebagai pengganti dari Rapat
Legal Basis of Umum Pemegang Saham Luar Biasa
Appointment tanggal 26 Juni, 2024.
Circular Resolution of Shareholders in
lieu of Extraordinary General Meeting of
Shareholders dated June 26, 2024.
Riwayat Pendidikan Educational Background
Sarjana di bidang Hukum dari Keio University (1993). Bachelor’s Degree in Laws from Keio University (1993).
Riwayat Jabatan Employment History
• International Business Division General Manager, JACCS • International Business Division General Manager, JACCS
Co., Ltd (2023-2024). Co., Ltd (2023-2024).
• Management Consulting Manager, Panin Internasional • Management Consulting Manager, Panin Internasional
(2022-2023). (2022-2023).
• International Corporate Relations Manager, Dai-ichi Life • International Corporate Relations Manager, Dai-ichi Life
Insurance Company, Limited. (2013-2022). Insurance Company, Limited. (2013-2022).
• Group Pension Assistant Manager, Dai-ichi Life Insurance • Group Pension Assistant Manager, Dai-ichi Life Insurance
Company, Limited. (2010-2013) Company, Limited. (2010-2013).
• International Credit Section Assistant Manager, Dai-ichi • International Credit Section Assistant Manager, Dai-ichi
Mutual Life Insurance Company (2007-2010). Mutual Life Insurance Company (2007-2010).
• Capital Market Dept Assistant Manager, Dai-ichi Mutual Life • Capital Market Dept Assistant Manager, Dai-ichi Mutual Life
Insurance Company (2002-2007). Insurance Company (2002-2007).
• Assistant Manager Representative Office in Frankfurt • Assistant Manager Representative Office in Frankfurt
Germany, Dai-ichi Mutual Life Insurance Company (2000- Germany, Dai-ichi Mutual Life Insurance Company (2000-
2002). 2002).
Rangkap Jabatan Concurrent Positions
• Anggota Komite Nominasi dan Remunerasi Perseroan • Member of the Company’s Nomination and Remuneration
(2024-sekarang). Committee (2024-present).
• Anggota Komite Pemantau Risiko (2026 - sekarang) • Member of the Risk Monitoring Committee (2026 – present)
Hubungan Afiliasi Affiliation
Tidak memiliki hubungan afiliasi dengan anggota Dewan Not affiliated with the Board of Commissioners member(s),
Komisaris, anggota Direksi, atau dengan Pemegang Saham Board of Directors member(s), or the Majority Shareholder.
Utama.
PT JACCS MPM Finance Indonesia
46 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 49
Company Profile Rise Together
BENNY REDJO SETYONO
Komisaris
Commissioner
Kewarganegaraan Indonesia
Citizenship Indonesian
Domisili Jakarta
Domicile
Usia 65 tahun
Age 65 years old
Dasar Hukum Surat Keputusan Sirkuler Pemegang
Pengangkatan Saham sebagai pengganti dari Rapat
Legal Basis of Umum Pem.egang Saham Luar Biasa
Appointment tanggal 27 Januari 2025.
Circular Resolution of Shareholders in
lieu of Extraordinary General Meeting of
Shareholders dated January 27, 2025.
Riwayat Pendidikan Educational Background
• Sarjana Ekonomi Akuntansi, Universitas Indonesia (1985). • Bachelor of Economics in Accounting, University of
Indonesia (1985).
• Master of Business Administration, University of Southern • Master of Business Administration, University of Southern
California (1991). California (1991).
• Master of Accounting, University of Southern California • Master of Accounting, University of Southern California
(1992). (1992).
Riwayat Jabatan Employment History
• Komisaris Independen dan Ketua Komite Pemantau Risiko, • Independent Commissioner and Chairman of Risk Monitoring
PT Astra Aviva Life Insurance (2014-2019). Committee, PT Astra Aviva Life Insurance (2014-2019).
• Direktur Utama, PT Jakarta Cakratunggal Steel Mills (2014- • President Director, PT Jakarta Cakratunggal Steel Mills
2018). (2014-2018).
• Komisaris di PT Jakarta Cakratunggal Steel Mills (2012- • Commissioner at PT Jakarta Cakratunggal Steel Mills (2012-
2014). 2014)
• Direktur di PT Toyota Astra Motor (2003-2011). • Director at PT Toyota Astra Motor (2003-2011).
• Direktur di PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia • Director at PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia
(2000-2002). (2000-2002).
• Anggota Komite Nominasi dan Remunerasi Perseroan • Member of the Company’s Nomination and Remuneration
(2020-2025). Committee (2020-2025).
• Anggota Komite Audit di PT XL Axiata Tbk (2019-2025). • Member of Audit Committee, PT XL Axiata Tbk (2019-2025).
Rangkap Jabatan Concurrent Positions
• Komisaris Independen, Ketua Komite Audit dan • Independent Commissioner, Chairman of Audit Committee
anggota Komite Pemantau Risiko, PT Asuransi Jiwa Astra and member of Risk Monitoring Committee, PT Asuransi
(2020-sekarang). Jiwa Astra (2020-present).
• Komisaris Independen, Ketua Komite Audit dan GCG di PT • Independent Commissioner, Chairman of Audit Committee
Mitra Pinasthika Mustika Tbk (2019-sekarang). and member of GCG Committee, PT Mitra Pinasthika
Mustika Tbk (2019-present).
• Direktur Utama di PT Industri dan Perdagangan Bintraco • President Director, PT Industri dan Perdagangan Bintraco
Dharma Tbk (2022-sekarang). Dharma Tbk (2022-present).
Hubungan Afiliasi Affiliation
Tidak memiliki hubungan afiliasi dengan anggota Dewan Not affiliated with the Board of Commissioners member(s),
Komisaris, anggota Direksi, atau dengan Pemegang Saham Board of Directors member(s), or the Majority Shareholder.
Utama.
PT JACCS MPM Finance Indonesia
Laporan Tahunan 2025 Annual Report 47
Page 50
Profil Perseroan
ALIP
Komisaris Independen
Independent Commissioner
Kewarganegaraan Indonesia
Citizenship Indonesian
Domisili Jakarta
Domicile
Usia 50 tahun
Age 50 years old
Dasar Hukum Surat Keputusan Sirkuler Saham sebagai
Pengangkatan pengganti dari Rapat Umum Pemegang
Legal Basis of Saham Luar Biasa tanggal 24 Januari 2024.
Appointment Circular Resolution of Shareholders in
lieu of Extraordinary General Meeting of
Shareholders dated January 24, 2024.
Riwayat Pendidikan Educational Background
• Sarjana Ekonomi, Universitas Trisakti (1998). • Bachelor of Economics, Trisakti University (1998).
• Master of Business Administration (MBA), Kellogg School of • Master of Business Administration (MBA), Kellogg School of
Management, Northwestern University dan The Hong Kong Management, Northwestern University and The Hong Kong
University of Science and Technology (2013). University of Science and Technology (2013).
Riwayat Jabatan Employment History
• Anggota Komite Audit, PT Baramulti Suksessarana Tbk • Member of Audit Committee, PT Baramulti Suksessarana
(2018-2024). Tbk (2018-2024).
• Principal Arghajata Consulting (2007-2010). • Principal Arghajata Consulting (2007-2010).
• Senior Manager, Ernst & Young (1999-2007). • Senior Manager, Ernst & Young (1999-2007).
• Komisaris Independen, PT Menteng Heritage Realty Tbk • Independent Commissioner, PT Menteng Heritage Realty
(2019-2025). Tbk (2019-2025).
Rangkap Jabatan Concurrent Positions
• Ketua Komite Pemantau Risiko Perseroan (2024-sekarang). • Chairman of the Company’s Risk Monitoring Committee
(2024-present).
• Ketua Komite Audit Perseroan (2025-sekarang). • Chairman of the Company's Audit Committee
(2025-present).
• Direktur & Partner, PT AJ Capital Advisory (2011-sekarang). • Director & Partner, PT AJCapital Advisory (2011-present).
• Anggota Komite Audit, PT Intiland Development Tbk • Member of Audit Committee, PT Intiland Development Tbk
(2021-sekarang). (2021-present).
Hubungan Afiliasi Affiliation
Tidak memiliki hubungan afiliasi dengan anggota Dewan Not affiliated with the Board of Commissioners member(s),
Komisaris, anggota Direksi, atau dengan Pemegang Saham Board of Directors member(s), or the Majority Shareholder.
Utama.
PT JACCS MPM Finance Indonesia
48 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 51
Company Profile Rise Together
Pernyataan Independensi Komisaris Independen
Statement of Independence by the Independent Commissioners
Pernyataan Komisaris Independen Komisaris Independen
Statement of Independent Commissioner Independent Commissioner
Tidak bekerja atau mempunyai wewenang dan tanggung jawab untuk merencanakan,
memimpin, mengendalikan, atau mengawasi kegiatan Perseroan dalam waktu 6 (enam)
bulan terakhir. √
Has not worked for or held any authority or responsibility for planning, leading, controlling, or
supervising the Company’s activities within the past 6 (six) months.
Tidak mempunyai saham baik langsung maupun tidak langsung pada Perseroan
Does not hold any shares, either directly or indirectly, in the Company. √
Tidak mempunyai hubungan usaha baik langsung maupun tidak langsung yang berkaitan
dengan kegiatan usaha Perseroan.
Has no business relationship, either direct or indirect, related to the Company’s business √
activities.
Perubahan Komposisi Dewan Komisaris
Changes in the Composition of the Board of Commissioners
Sepanjang tahun 2025, tidak terdapat perubahan komposisi Throughout 2025, there were no changes in the composition
Dewan Komisaris Perseroan. of the Company’s Board of Commissioners.
Per 31 Desember 2025 I As of December 31, 2025
Nama I Name Jabatan I Position
Takeshi Kobayashi Komisaris Utama I President Commissioner
Benny Redjo Setyono Komisaris I Commissioner
Chihiro Ushigome* Komisaris I Commissioner
Josaphat Budisatyawira** Komisaris Independen I Independent Commissioner
Alip Komisaris Independen I Independent Commissioner
* Mengajukan pengunduran diri pada tanggal 26 Januari 2026, berlaku efektif per 28 Februari 2026./Tendered his resignation on January 26, 2026,
effective February 28, 2026.
** Masa jabatan berakhir per 9 Februari 2026./Term of office ended on February 9, 2026.
Setelah tahun buku berakhir sampai dengan batas waktu After the end of the fiscal year and up to the submission of
penyampaian Laporan Tahunan 2025 ini, terdapat perubahan this 2025 Annual Report, there has been a change in the
komposisi Dewan Komisaris Perseroan berdasarkan Surat composition of the Company’s Board of Commissioners
Keputusan Sirkuler Pemegang Saham sebagai pengganti pursuant to Circular Resolution of Shareholders in lieu of
Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa tanggal 18 Extraordinary General Meeting of Shareholders dated
Februari 2026. Komposisi Dewan Komisaris Perseroan setelah February 18, 2026. The composition of the Company’s Board
perubahan tersebut adalah sebagai berikut: of Commissioners after this change is as follows:
Nama I Name Jabatan I Position
Takeshi Kobayashi Komisaris Utama I President Commissioner
Benny Redjo Setyono Komisaris I Commissioner
Alip Komisaris Independen I Independent Commissioner
PT JACCS MPM Finance Indonesia
Laporan Tahunan 2025 Annual Report 49
Page 52
Profil Perseroan
Profil Direksi
Board of Directors’ Profile
KAZUHIRO INOUE
Direktur Utama
President Director
Kewarganegaraan Jepang
Citizenship Japanese
Domisili Jakarta
Domicile
Usia 51 tahun
Age 51 years old
Dasar Hukum Surat Keputusan Sirkuler Pemegang
Pengangkatan Saham sebagai pengganti dari Rapat
Legal Basis of Umum Pemegang Saham Luar Biasa
Appointment tanggal 24 Januari 2024.
Circular Resolution of Shareholders in
lieu of Extraordinary General Meeting of
Shareholders dated January 24, 2024.
Riwayat Pendidikan Educational Background
Sarjana Pendidikan, Universitas Gakugei Tokyo (1998). Bachelor’s Degree in Education, Tokyo Gakugei University
(1998).
Riwayat Jabatan Employment History
• Direktur Perseroan (2023-2024). • Director of the Company (2023-2024).
• Chief Manager – International Business Division, JACCS • Chief Manager – International Business Division, JACCS
Co., Ltd. (2015-2022). Co., Ltd. (2015-2022).
• Executive Manager of Sales Management Division, JACCS • Executive Manager of Sales Management Division, JACCS
International Vietnam Finance Co., Ltd. (2013-2015). International Vietnam Finance Co., Ltd. (2013-2015).
• West-Japan Shopping Credit Promotion Division, JACCS • West-Japan Shopping Credit Promotion Division, JACCS
Co., Ltd. (2008-2013). Co., Ltd. (2008-2013).
• Credit Card Promotion Division, JACCS Co., Ltd. (2003- • Credit Card Promotion Division, JACCS Co., Ltd. (2003-
2008). 2008).
Rangkap Jabatan Concurrent Positions
Tidak memiliki rangkap jabatan di perusahaan lain. Has no concurrent positions at other companies.
Hubungan Afiliasi Affiliation
Tidak memiliki hubungan afiliasi dengan anggota Dewan Not affiliated with the Board of Commissioners member(s),
Komisaris, anggota Direksi, atau dengan Pemegang Saham Board of Directors member(s), or the Majority Shareholder.
Utama.
PT JACCS MPM Finance Indonesia
50 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 53
Company Profile Rise Together
HAJIMU YUKIMOTO
Direktur Keuangan
Finance Director
Kewarganegaraan Jepang
Citizenship Japanese
Domisili Jakarta
Domicile
Usia 61 tahun
Age 61 years old
Dasar Hukum Surat Keputusan Sirkuler pemegang
Pengangkatan saham sebagai pengganti Rapat Umum
Legal Basis of Pemegang Saham Luar Biasa tanggal 4
Appointment Mei 2023.
Circular Resolution of Shareholders in
lieu of Extraordinary General Meeting of
Shareholders dated May 4, 2023.
Riwayat Pendidikan Educational Background
Sarjana Bahasa Asing, Universitas Osaka, Jepang (1987). Bachelor’s Degree in Foreign Language, Osaka University,
Japan (1987).
Riwayat Jabatan Employment History
• Direktur Utama Perseroan (2013-2014). • President Director of the Company (2013-2014).
• Direktur Keuangan Perseroan (2010-2013). • Finance Director of the Company (2010-2013).
• Chief Manager Divisi Corporate Business Solution, Resona • Chief Manager of Corporate Business Solution Division at
Bank, Ltd (2010-2010). Resona Bank, Ltd (2010-2010).
• Wakil Presiden Direktur, PT Bank Resona Perdania (2005- • Vice President Director, PT Bank Resona Perdania (2005-
2010). 2010).
• Direktur, PT Bank Daiwa Perdania (PT Bank Resona Perdania) • Director, PT Bank Daiwa Perdania (PT Bank Resona Perdania)
(2003-2005). (2003-2005).
• Senior Manager Divisi Corporate Business, Daiwa Bank • Senior Manager of Corporate Business Division at Daiwa
Holding, Inc. (2002-2003). Bank Holding, Inc. (2002-2003).
• Senior Manager Divisi International di The Daiwa Bank • Senior Manager of International Division at Daiwa Bank
Limited (2000-2002). Limited (2000-2002).
• General Manager Business Department Kantor Pusat di • General Manager of Business Department – Head Office at
PT Bank Daiwa Perdania (PT Bank Resona Perdania) (1993- PT Bank Daiwa Perdania (PT Bank Resona Perdania) (1993-
2000). 2000).
• Chief Officer of Business Promotion Section di The Daiwa • Chief Officer of Business Promotion Section at The Daiwa
Bank Limited, Cabang Sakuragawa (1992-1993). Bank Limited, Sakuragawa Branch (1992-1993).
• Overseas Trainee di The Daiwa Bank Limited (1991-1992). • Overseas Trainee at Daiwa Bank Limited (1991-1992).
Rangkap Jabatan Concurrent Positions
Tidak memiliki rangkap jabatan di perusahaan lain. Has no concurrent positions at other companies.
Hubungan Afiliasi Affiliation
Tidak memiliki hubungan afiliasi dengan anggota Dewan Not affiliated with the Board of Commissioners member(s),
Komisaris, anggota Direksi, atau dengan Pemegang Saham Board of Directors member(s), or the Majority Shareholder.
Utama.
PT JACCS MPM Finance Indonesia
Laporan Tahunan 2025 Annual Report 51
Page 54
Profil Perseroan
HANDOKO
Direktur
Director
Kewarganegaraan Indonesia
Citizenship Indonesian
Domisili Jakarta
Domicile
Usia 52 tahun
Age 52 years old
Dasar Hukum Surat Keputusan Sirkuler Pemegang
Pengangkatan Saham sebagai pengganti dari Rapat
Legal Basis of Umum Pemegang Saham Luar Biasa
Appointment tanggal 8 November 2024.
Circular Resolution of Shareholders in
lieu of Extraordinary General Meeting of
Shareholders dated November 8, 2024.
Riwayat Pendidikan Educational Background
• Sarjana Teknik Sipil dari Universitas Jayabaya (1997). • Bachelor of Civil Engineering from Jayabaya University
• Gelar Magister Manajemen dari Universitas Tarumanagara (1997).
(2000). • Master of Management Degree from Tarumanagara
University (2000).
Riwayat Jabatan Employment History
• Credit Risk, Fraud and Operation Risk Management Division • Credit Risk, Fraud and Operation Risk Management Division
Head Perseroan (2021-2024). Head of the Company (2021-2024).
• Credit General Manager, PT Clipan Finance Indonesia Tbk. • Credit General Manager, PT Clipan Finance Indonesia Tbk.
(2016-2021). (2016-2021).
• Head of Credit Operation, PT UAF Jaminan Kredit (2015- • Head of Credit Operation, PT UAF Jaminan Kredit (2015-
2016). 2016).
• Credit & Risk Management Division Head, PT Kencana • Credit & Risk Management Division Head, PT Kencana
Internusa Artha Finance (2012-2015). Internusa Artha Finance (2012-2015).
• Credit Control Department Head, PT Dipo Star Finance • Credit Control Department Head, PT Dipo Star Finance
(2011-2012). (2011-2012).
• Senior Credit Manager, PT Adira Quantum Multifinance • Senior Credit Manager, PT Adira Quantum Multifinance
(2010-2011). (2010-2011).
• Business Analyst Manager – U Finance Indonesia (2006- • Business Analyst Manager – U Finance Indonesia (2006-
2010). 2010).
• Credit Risk Management Supervisor, PT Bank Buana • Credit Risk Management Supervisor, PT Bank Buana
Indonesia (2005-2006). Indonesia (2005-2006).
Rangkap Jabatan Concurrent Positions
Tidak memiliki rangkap jabatan di perusahaan lain. Has no concurrent positions at other companies.
Hubungan Afiliasi Affiliation
Tidak memiliki hubungan afiliasi dengan anggota Dewan Not affiliated with the Board of Commissioners member(s),
Komisaris, anggota Direksi, atau dengan Pemegang Saham Board of Directors member(s), or the Majority Shareholder.
Utama.
PT JACCS MPM Finance Indonesia
52 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 55
Company Profile Rise Together
Perubahan Komposisi Direksi
Changes in the Composition of the Board of Directors
Sepanjang tahun 2025 hingga batas waktu penyampaian Throughout the year 2025 and up to the submission of this
Laporan Tahunan 2025 ini, terdapat sejumlah perubahan dalam 2025 Annual Report, there have been several changes in
susunan Direksi sebagai bagian dari penerapan Tata Kelola the composition of the Board of Directors as part of the
Perusahaan yang Baik dan pemenuhan ketentuan peraturan implementation of Good Corporate Governance and
perundang-undangan yang berlaku. Susunan Direksi compliance with the prevailing laws and regulations. The latest
Perseroan yang terbaru didasarkan pada Surat Keputusan composition of the Company’s Board of Directors is based on
Sirkuler Pemegang Saham sebagai Pengganti Rapat Umum the Circular Resolution of Shareholders in lieu of Extraordinary
Pemegang Saham Luar Biasa tanggal 18 Februari 2026. General Meeting of Shareholders dated February 18, 2026
Per 1 Januari 2025 Per 31 Desember 2025 Per 18 Februari 2026
As of January 1, 2025 As of December 31, 2025 As of February 18, 2026
Nama Jabatan Nama Jabatan Nama Jabatan
Name Position Name Position Name Position
Kazuhiro Inoue Direktur Utama Kazuhiro Inoue Direktur Utama Kazuhiro Inoue Direktur Utama
President Director President Director President Director
Hajimu Yukimoto Direktur Keuangan Hajimu Yukimoto Direktur Keuangan Hajimu Yukimoto Direktur Keuangan
Finance Director Finance Director Finance Director
Gestik Dwi Puji M* Direktur Supriyanto Direktur Handoko Direktur
Director Director Director
Supriyanto ** Direktur Kazunori Inoue** Direktur
Director Director
Kazunori Inoue Direktur Handoko Direktur
Director Director
Handoko Direktur Yimmy Direktur
Director Weddianto*** Director
* Mengajukan pengunduran diri pada tanggal 23 April 2025, berlaku efektif per tanggal 31 Mei 2025./Tendered her resignation on April 23, 2025, effective May 31, 2025.
** Mengajukan pengunduran diri pada tanggal 6 Januari 2026, berlaku efektif per tanggal 31 Maret 2026./Tendered his resignation on January 6, 2026, effective March 31,
2026.
*** Menjabat sebagai Direktur Perseroan pada tanggal 4 November 2025, kemudian mengundurkan diri pada tanggal 26 Januari 2026, berlaku efektif per tanggal 28
Februari 2026./Appointed as Director of the Company on November 4, 2025, and tendered his resignation on January 26, 2026, effective February 28, 2026.
PT JACCS MPM Finance Indonesia
Laporan Tahunan 2025 Annual Report 53
Page 56
Profil Perseroan
Keberagaman Manajemen
Management Diversity [IDX G-01][R1.1]
Perseroan telah menerapkan prinsip keberagaman gender The Company has implemented the principle of gender
dalam manajemen perusahaan, yang tercermin dari adanya diversity in corporate management, as reflected in the
keterwakilan perempuan dalam jajaran Direksi selama periode representation of women in the Board of Directors during the
pelaporan, meskipun pada akhir periode pelaporan komposisi reporting period, although by the end of the reporting period
Dewan Komisaris dan Direksi seluruhnya berjenis kelamin the composition of the Board of Commissioners and the Board
laki-laki. Dewan Komisaris juga didukung oleh keberadaan of Directors was entirely male. The Board of Commissioners is
Komisaris Independen yang berperan memperkuat fungsi also supported by Independent Commissioners, who play a
pengawasan secara objektif dan profesional. Perseroan role in strengthening the supervisory function in an objective
terus berkomitmen untuk mendorong penerapan prinsip and professional manner. The Company remains committed
keberagaman dan kesetaraan kesempatan dalam to promoting the principles of diversity and equal opportunity
pengembangan kepemimpinan di masa mendatang. in leadership development in the future.
Jumlah Pihak Independen
Manajemen Laki-laki Perempuan
Number of Independent
Management Male Female
Parties
Dewan Komisaris 5 - 2
Board of Commissioners
Direksi 6 - -
Board of Directors
Komposisi Pemegang Saham
Shareholder Composition [OJK C.3]
Perseroan tidak berstatus sebagai perusahaan publik yang The Company is not a publicly listed entity offering shares to
menawarkan saham kepada masyarakat. Dengan demikian, the public. Accordingly, information regarding public share
informasi mengenai kepemilikan saham oleh publik, baik ownership—whether based on institutional classification,
kepemilikan di bawah 5%, maupun daftar 20 pemegang holdings below 5%, or a list of the 20 largest shareholders—is
saham terbesar, tidak relevan untuk diungkapkan dalam not relevant for disclosure in this Report.
Laporan ini.
40%
PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk
60%
JACCS Co., Ltd.
Pemegang Saham Jumlah Saham Nilai Nominal (Rp) Persentase (%)
Shareholder Total Shares Par Value (Rp) Percentage (%)
JACCS Co., Ltd 734.685 734.685.000.000 60
PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk 489.790 489.790.000.000 40
Jumlah 1.224.475 1.224.475.000.000 100
Total
PT JACCS MPM Finance Indonesia
54 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 57
Company Profile Rise Together
Data Pemegang Saham Berdasarkan Klasifikasi Shareholder Data by Shareholder Classification
Pemegang Saham
Per 31 Desember 2025, struktur pemegang saham Perseroan As of December 31, 2025, the Company’s shareholder
terdiri dari 1 (satu) institusi asing dan 1 (satu) institusi lokal. structure comprises one foreign institution and one local
Perseroan tidak memiliki pemegang saham individu, baik institution. The Company does not have any individual
asing maupun lokal. shareholders, whether foreign or local.
Jumlah Saham Nilai Nominal (Rp)
Total Shares Par Value (Rp)
Pemegang Saham Jumlah Jumlah Saham (%) Jumlah Jumlah Saham (%)
Shareholder Pemegang Number of Pemegang Number of
Saham Shares Saham Shares
Number of Number of
Shareholders Shareholders
Pemodal Nasional | Domestic Shareholders
Perorangan
- - - - - -
Individual
Perseroan Terbatas
Limited Liability 1 489.790 40 1 489.790 40
Company
Pemodal Asing | Foreign Shareholders
Perorangan
- - - - - -
Individual
Perseroan Terbatas
Limited Liability 1 734.685 60 1 734.685 60
Company
Jumlah
2 1.224.475 100 2 1.224.475 100
Total
PT JACCS MPM Finance Indonesia
Laporan Tahunan 2025 Annual Report 55
Page 58
Profil Perseroan
Struktur Kepemilikan Saham
Shareholding Structure [KR1.1][S2.1]
Per 31 Desember 2025, struktur grup Perseroan adalah As of December 31, 2025, the Company’s group structure is as
sebagai berikut: follows:
Mitsubishi UFJ Financial Group, Inc.
100,00%
The Master Trust Custody Bank of Lainnya
MUFG Bank, Ltd. Bank of Japan, Ltd. Japan,Ltd. (Kepemilikan <5%)
(Trust Account) (Trust Account) Others (<5% ownership)
39,43% 6,44% 5,32% 48,81%
Struktur pemegang saham JACCS Co., Ltd.
per 30 September 2025
JACCS Co., Ltd. Shareholder structure of JACCS Co., Ltd.
as of September 30, 2025
60,00%
PT JACCS Mitra Pinasthika Mustika
Finance Indonesia
PT JACCS MPM Finance Indonesia
56 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 59
Company Profile Rise Together
Pemegang Saham
Edwin Soeryadjaya Lainnya
Other Shareholders
50,00% 50,00%
Lainnya
PT Pandu Alam PT Tri Nur PT Unitras Sandiaga (kepemilikan <5%)
Persada* Cakrawala* Pertama Salahuddin Uno Others (<5% ownership)
50,00% 50,00% 31,623% 21,51% 10,995%
35,872%
• Struktur pemegang saham PT Saratoga Investama Sedaya Tbk per 31 Desember 2025
Shareholder structure of PT Saratoga Investama Sedaya Tbk as of December 31, 2025
PT Mitra Pinasthika Masyarakat
PT Persada Capital Investama PT Saratoga Mustika Tbk (kepemilikan <5%)
Investama Sedaya Tbk
(Treasury Stock) Public (<5% ownership)
5,09% 57,67% 0,16% 37,08%
• Struktur pemegang saham PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk per 31 Desember 2025.
PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk Shareholder structure of PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk as of December 31, 2025.
* Perseroan Terbatas Swasta.
Private Limited Liability Company.
40,00%
Kepemilikan Saham oleh Dewan Komisaris dan Shareholding by the Board of Commissioners
Direksi and the Board of Directors
Hingga 31 Desember 2025, tidak terdapat kepemilikan saham As of December 31, 2025, there is no shareholding by the
oleh Dewan Komisaris ataupun Direksi. Board of Commissioners or the Board of Directors.
PT JACCS MPM Finance Indonesia
Laporan Tahunan 2025 Annual Report 57
Page 60
Profil Perseroan
Informasi Mengenai Pemegang Saham Utama
dan Pengendali
Information on Major and Controlling Shareholders
JACCS Co., Ltd. JACCS Co., Ltd.
JACCS Co., Ltd. (JACCS) merupakan pemegang saham utama JACCS Co., Ltd. (JACCS) is the major and controlling
sekaligus pengendali Perseroan yang didirikan pada tanggal shareholder of the Company, established on 29 June 1954
29 Juni 1954 di Hakodate, Hokkaido, Jepang. JACCS Co.,Ltd. in Hakodate, Hokkaido, Japan. JACCS is a publicly listed
adalah sebuah perusahaan publik yang tercatat pada Bursa company on the Tokyo Stock Exchange and is a member
Efek Tokyo dan merupakan anggota dari Mitsubishi UFJ of Mitsubishi UFJ Financial Group, Inc. (MUFG), the largest
Financial Group, Inc (MUFG), institusi keuangan terbesar di financial institution in Japan. Currently, JACCS operates in the
Jepang. Saat ini JACCS menjalankan kegiatan usaha di bidang consumer credit sector, primarily in the domestic Japanese
kredit konsumen khususnya pada pasar domestik Jepang. market. Its services include consumer goods credit, credit
JACCS menawarkan sejumlah layanan di antaranya adalah cards, credit guarantees for personal bank loans, payment
kredit pembelian barang konsumtif, kartu kredit, penjaminan services, and others.
kredit untuk pinjaman personal dari bank, jasa pembayaran,
dan lainnya.
PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (MPM) PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (MPM)
Didirikan di Jakarta, Indonesia pada 2 November 1987 oleh Founded in Jakarta, Indonesia on 2 November 1987 by
William Soeryadjaya, MPM pada awalnya menjalankan William Soeryadjaya, MPM initially operated as a motorcycle
kegiatan usaha sebagai distributor sepeda motor. Sejak distributor. After obtaining Limited Company (PT) status in
memperoleh status Perseroan Terbatas (PT) pada tahun 1988, MPM expanded its business to retail motorcycle and
1988, MPM kemudian memperluas bisnisnya ke bidang spare parts sales. MPM further extended its business reach
penjualan ritel sepeda motor dan suku cadang. MPM secara with the establishment of Federal Karyatama (FKT) in 1988 and
aktif memperluas jangkauan bisnisnya dengan berdirinya PT Mitra Pinasthika Mulia in 2010 to take over the motorcycle
Federal Karyatama (FKT) pada tahun 1988, dan mendirikan PT distribution business. MPM has diversified into other sectors
Mitra Pinasthika Mulia pada tahun 2010 untuk mengambil alih including insurance, financing, and car rental.
bisnis distribusi sepeda motor. MPM melakukan diversifikasi
usaha ke sektor lain yang meliputi asuransi, pembiayaan, serta
penyewaan mobil.
Entitas Anak, Perusahaan Asosiasi, dan
Perusahaan Ventura Bersama
Subsidiaries, Associates , and Joint Ventures
Hingga 31 Desember 2025, Perseroan tidak memiliki Entitas As of 31 December 2025, the Company does not have any
Anak, Perusahaan Asosiasi, dan Perusahaan Ventura Bersama subsidiaries, associates, or joint ventures, nor has it made
serta tidak melakukan akuisisi perusahaan, dan informasi any corporate acquisitions. Therefore, this information is not
tersebut tidak dicantumkan dalam Laporan ini. included in this Report.
PT JACCS MPM Finance Indonesia
58 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 61
Company Profile Rise Together
Kronologi Pencatatan Saham
Share Listing Chronology
Perseroan tidak melakukan penawaran umum maupun The Company has not conducted any public offering or
pencatatan saham di Bursa Efek Indonesia atau bursa lainnya listing of its shares on the Indonesia Stock Exchange or any
hingga 31 Desember 2025. Perubahan kepemilikan saham other exchange as of 31 December 2025. Changes in the
Perseroan dilakukan melalui aksi korporasi berupa akuisisi, Company’s shareholding structure have been carried out
bukan melalui penawaran umum perdana. through corporate actions such as acquisitions, rather than
through an initial public offering (IPO).
Kronologi Pencatatan Efek Lainnya
Other Securities Listing Chronology
Sebagai bentuk keterbukaan informasi dan kepatuhan In the spirit of transparency and compliance with applicable
terhadap ketentuan yang berlaku, berikut informasi mengenai regulations, the following provides information on the
obligasi Perseroan yang masih beredar dan belum jatuh Company’s outstanding bonds that remain listed on the
tempo pada akhir tahun 2025, yang dicatatkan di Bursa Efek Indonesia Stock Exchange and have not yet matured as of the
Indonesia: end of 2025:
Nilai Nominal Tingkat Suku Skedul Tanggal
Tahun
Nama Obligasi (miliar Rp) Bunga Tetap Pembayaran Jatuh
Penerbitan
Bonds Name Nominal Setahun Bung Tempo
Year
Amount Fixed Interest Interest Payment Maturity
Issued
(billion Rp) Rates per Annum Schedule Date
Obligasi Berkelanjutan I JACCS MPM 2023 230.000 7,00% Triwulan I Quarterly 11 Agustus
Finance Indonesia Tahap II Tahun 2023 August 2026
Seri B
JACCS MPM Finance Indonesia Shelf
Registration Bonds I Phase II Year 2023
Series B
Obligasi Berkelanjutan I JACCS MPM 2024 350.000 7,25% Triwulan I Quarterly 19 April
Finance Indonesia Tahap III Tahun 2024 April 2027
Seri B
JACCS MPM Finance Indonesia Shelf
Registration Bonds I Phase III Year 2024
Series B
Pada 2025, obligasi Perseroan memperoleh peringkat AA dari In 2025, the Company received a credit rating of AA from
PT Fitch Ratings Indonesia. PT Fitch Ratings Indonesia.
PT JACCS MPM Finance Indonesia
Laporan Tahunan 2025 Annual Report 59
Page 62
Profil Perseroan
Penghargaan dan Sertifikasi
Awards and Certifications
Pada tahun 2025, Perseroan memperoleh peringkat AA dari In 2025, the Company received an AA rating from Fitch and
Fitch serta mempertahankan sertifikasi ISO/IEC 27001:2022, maintained its ISO/IEC 27001:2022 certification, reflecting
yang mencerminkan kinerja keuangan yang solid dan solid financial performance and a commitment to information
komitmen terhadap standar keamanan informasi. security standards.
Lembaga dan/atau Profesi Penunjang Pasar Modal
Capital Market Supporting Institutions and/or Professions
Kantor Akuntan Publik Notaris Wali Amanat
Public Accounting Firm Notary Trustee
KAP Siddharta Widjaja & Rekan (member Kantor (Office) Notaris Aulia Taufani, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero)
of KPMG) S.H. Tbk.
Akuntan Publik/Public Accountant
Novie, S.E., CPA Menara Sudirman Lantai 18/18th floor Gedung BRI II, Lantai 30/30th Floor
Lot ABD Jl. Jend. Sudirman Kav. 44-46 Jakarta
Mori Tower Lantai 35/35th Floor, 40-41 Jl. Jendral Sudirman Kavling 80 10210 - Indonesia
Jl. Jend. Sudirman Jakarta Jakarta Selatan 12190
10210, Indonesia Tel. : 5204778 Periode Penugasan
Tel. : (+62)21 5742333 Fax : 5204780 Assignment Period
Fax.: (+62)21 5742888 2025
Periode Penugasan
Jasa yang Diberikan Assignment Period
Service Rendered 2025
Melakukan audit laporan keuangan
Perseroan untuk tahun buku 2025 (Periode Konsultan Hukum Lembaga Pemeringkat
1 Januari hingga 31 Desember 2025). Legal Consultant Rating Agency
Conducting audit on the Company’s
financial statements for the 2025 fiscal Imran Muntaz & Co Law Firm PT Fitch Ratings Indonesia
year (Period of January 1 to December 31, Office 8 Building Lantai 35 Zona G/ DBS Bank Tower, Lantai 24/24th Floor,
2025) 35th Floor G Zone Suite 2403
Sudirman Central Business District Jl. Prof. Dr. Satrio Kav. 3-5 Jakarta
Biaya Lot. 28 Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53 12940
Fee Jakarta 12190
Rp1.905.000.000
Periode Penugasan Periode Penugasan
Jasa Lainnya Assignment Period Assignment Period
Other Services 2025 2025
Memeriksa Laporan Kegiatan Penerapan
Prinsip Kehati-hatian dalam Pengelolaan
Utang Luar Negeri (Laporan KPPK).
To examine the Report on Implementation
of Prudential Principles in the Management
of Offshore Borrowing.
Biaya
Fee
Rp83.406.510
Periode Penugasan
Assignment Period
2025
PT JACCS MPM Finance Indonesia
60 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 63
Company Profile Rise Together
Sumber Daya Manusia
Human Resources [OJK C.3] [F.18]
Sumber Daya Manusia (SDM) merupakan aset strategis Human Resources (HR) represent a strategic asset for the
bagi Perseroan dalam mendukung pencapaian tujuan Company in supporting the achievement of its objectives and
dan keberlanjutan usaha. Perseroan berkomitmen untuk the sustainability of its business. The Company is committed
membangun dan mempertahankan SDM yang kompeten, to building and maintaining a competent, professional,
profesional, dan berdaya saing tinggi melalui pengelolaan and highly competitive workforce through sustainable
yang berkelanjutan. Komitmen tersebut diwujudkan dengan human capital management. This commitment is reflected
dukungan terhadap pengembangan kompetensi dan in continuous support for competency development and
peningkatan keterampilan, guna memastikan kesiapan SDM skills enhancement, ensuring that the Company’s workforce
dalam menjawab kebutuhan bisnis Perseroan yang terus remains well-equipped to meet the evolving needs of the
berkembang. business.
Demografi Karyawan Employee Demographics
Jumlah karyawan Perseroan per Desember 2025 adalah As of December 2025, the Company employed a total of 1,679
1.679 karyawan, mengalami penurunan 11,12% dibandingkan employees, representing a decrease of 11.12% compared
jumlah karyawan per Desember 2024 yang sebesar 1.889 to 1,889 employees as of December 2024. This decline was
karyawan. Penurunan ini dikarenakan langkah Perseroan attributable to the Company’s initiative to optimize human
untuk mengurangi biaya sumber daya manusia (SDM) resource costs through workforce rationalization. The
dengan melakukan perampingan jumlah karyawan. Realisasi realization of Human Resources fulfillment as of December
pemenuhan Sumber Daya Manusia (SDM) hingga Desember 2025 is as follows:
2025 adalah sebagai berikut:
Komposisi Karyawan Berdasarkan Jenis Kelamin
Employee Composition by Gender
Desember Desember
Berdasarkan Jenis Kelamin
December % December %
By Gender
2025 2024
Pria I Male 1.308 77,90% 1.455 77,02%
Wanita I Female 371 22,10% 434 22,98%
Jumlah I Total 1.679 100,00% 1.889 100,00%
Komposisi Karyawan Berdasarkan Status
Employee Composition by Employment Status
Desember Desember
Berdasarkan Status Karyawan
December % December %
By Employment Status
2025 2024
Tetap I Permanent 951 56,64% 1.035 54,79%
KontrakI Contract 728 43,36% 854 45,21%
Jumlah I Total 1.679 100,00% 1.889 100,00%
PT JACCS MPM Finance Indonesia
Laporan Tahunan 2025 Annual Report 61
Page 64
Profil Perseroan
Komposisi Karyawan Berdasarkan Kelompok Usia
Employee Composition by Age Group
Desember Desember
Berdasarkan Kelompok Usia
December % December %
By Age Group
2025 2024
18-25 tahun I years old 71 4,23% 68 3,60%
26-35 tahun I years old 617 36,75% 780 41,29%
36-45 tahun I years old 732 43,60% 788 41,72%
>46 tahun I years old 259 15,43% 253 13,39%
Jumlah I Total 1.679 100,00% 1.889 100,00%
Komposisi Karyawan Berdasarkan Tingkat Pendidikan
Employee Composition by Education Level
Desember Desember
Berdasarkan Tingkat Pendidikan
December % December %
By Education Level
2025 2024
Sarjana S2 I Master's Degree 13 0,77% 11 0,58%
Sarjana S1 I Bachelor's Degree 991 59,02% 1.130 59,82%
Diploma I Diploma Degree 176 10,48% 210 11,12%
SMA I High School 499 29,72% 538 28,48%
Jumlah I Total 1.679 100,00% 1.889 100,00%
Komposisi Karyawan Berdasarkan Level Jabatan
Employee Composition by Position Level
Desember Desember
Berdasarkan Level Jabatan
December % December %
By Position Level
2025 2024
Direksi I Board of Directors 6 0,36% 6 0,26%
Manajer Umum I General Manager 8 0,48% 7 0,42%
Manajer Senior I Senior Manager 12 0,71% 13 0,69%
Manajer I Manager 41 2,44% 49 2,59%
Petugas/Pengawas/Asisten Manajer 417 24,84% 449 23,77%
Officer/Supervisor/Assistant Manager
Staf 1.195 71,17% 1.365 72,26%
Staff
Jumlah I Total 1.679 100,00% 1.889 100,00%
Program Pelatihan dan Pengembangan Human Resources Training and Competency
Kompetensi SDM [OJK F.22] Development Program [OJK F.22]
Perseroan menyelenggarakan program pendidikan dan The Company conducts education and training programs
pelatihan yang disesuaikan dengan tugas dan tanggung tailored to employees’ duties and responsibilities, and
jawab karyawan, serta secara berkelanjutan menyediakan continuously provides competency development for all
pengembangan kompetensi bagi seluruh jenjang jabatan position levels through internal and external programs
melalui program internal dan eksternal guna meningkatkan to enhance employees’ professionalism, expertise, and
profesionalitas, keahlian, dan kinerja karyawan. performance.
PT JACCS MPM Finance Indonesia
62 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 65
Company Profile Rise Together
Sepanjang tahun 2025, realisasi Rencana Pengembangan Throughout 2025, the implementation of the Organizational,
Organisasi, Sumber Daya Manusia, dan/atau Teknologi Human Resources, and/or Information Technology
Informasi (Rencana Pendidikan dan Pelatihan Sumber Daya Development Plan (Human Resources Education and Training
Manusia) yang telah diikuti oleh para karyawan adalah sebagai Plan) participated in by employees is as follows:
berikut:
Jumlah
Materi Diklat Narasumber Peserta
No
Training Materials Instructor Number of
Participants
1 Learning Module Development & Learning Management System (LMS) Eksternal 1
Enhancement Program
2 Sertifikasi Managerial dan Profesi Penagihan SPPI 511
Managerial and Professional Collections Certification
3 OJT Karyawan magang Internal 1
On-the-Job Training for Interns
4 Management Assistant Program (MAP) Internal 6
5 Hukum Profesional Eksternal 7
Professional Law
6 Sosialisasi SKEP dan Ketentuan Perusahaan Internal 511
Dissemination on the SKEP and Company Policies
7 Strategi bisnis dan Q&A permasalahan di cabang Internal 215
Business Strategies and Q&A on Branch Issues
8 New Employee Orientation Program (NEOP) Internal 195
9 NEOP Collection Internal 64
10 Seminar Nasional Arah Kebijakan OJK 2025 dan Strategi Pertumbuhan Ekonomi APPI 3
Pemerintah Baru
National Seminar on the OJK’s 2025 Policy Direction and the New Government’s
Economic Growth Strategy
11 Assertive Communication & Effective Presentation Skills Kemal Mochtar 4
12 Critical Thinking: Analyze Problem and Make Decision Dale Carnegie 3
13 Performance Improvement Session Internal 114
14 Product Knowledge 2W MyCash Branch Manager Internal 31
15 Training Marketing Supervisor 2025 Product Knowledge & Business Process Edysen (Ace Learning) & 62
2W-MyCash and How to Handling Dealer (Batch 1&2) Internal
16 Workshop Branch Operations Supervisor (BOS) 2025: Rise Together with A Internal 75
Growth Mindset
17 Leading Team with Positivity for BOS Setyo Adhi 75
Wicaksono (Asia Leader)
18 Training Collection 2025: Rise Together for Effective Collection Supervision Divif 1 Kostrad Cilodong 126
19 Pertemuan Tahunan Industri Jasa Keuangan 2025 OJK 2
2025 Annual Financial Services Industry Conference
20 Branch Improvement Development Program Internal 186
21 NEOP Admin Collection Internal 2
22 NEOP Custodian Internal 2
PT JACCS MPM Finance Indonesia
Laporan Tahunan 2025 Annual Report 63
Page 66
Profil Perseroan
Jumlah
Materi Diklat Narasumber Peserta
No
Training Materials Instructor Number of
Participants
23 NEOP Marketing Internal 23
24 Strengthening Resilience in Though Times Analisa Widianingrum 141
25 Business Knowledge - JACCS Japan JACCS Japan 4
26 NEOP Cashier Internal 3
27 Manajemen Kepatuhan Penerapan APU, PPT, dan PPPSPM dan Tanggung Hukum Online 2
Jawab Korporasi Jasa Keuangan
Compliance Management for the Implementation of Anti-Money Laundering,
Counter-Terrorism Financing, and Prevention of Counter-Proliferation
Financing of Weapon of Mass Destruction Regulations, and Corporate
Responsibility in the Financial Services Sector
28 Membership Internal Audit IIA 2
29 Integritas Internal 1.824
Integrity
30 CO Talks: Cerdas Menilai Kredit, Efektif Mengelola Risiko Internal 127
CO Talks: Making Smart Credit Decisions, Managing Risk Effectively
31 Collection Talks: Kupas Tuntas Tantangan dan Strategi di Lapangan Internal 348
Collection Talks: A Deep Dive into Challenges and Strategies in the Field
32 Delivering Service Excellence Muhammad Iqbal 200
33 Pelatihan Legal Drafting & Sertifikasi Ahli Perancang Kontrak Jimly School of Law and 1
Legal Drafting Training & Contract Drafting Specialist Certification Government (JSLG)
34 Job Evaluation MPMX 3
35 National Seminar: Will Trade War Create Financial Turmoil APPI 3
Seminar Nasional: Akankah Perang Dagang Memicu Gejolak Keuangan
36 Managing Project Like a Pro Momenta 2
37 LEAD 2 - Building Business Acumen & CSI Mode 1-2 Momenta 5
38 Collaboration Essentials Maxima (Omar 131
Danishwara)
39 Marketing Talks - Seluk Beluk Sales & Marketing di Dunia Multifinance Internal 96
Marketing Talks – An Overview of Sales & Marketing in the Multifinance Industry
40 Basic Credit Analyst Internal 2
41 SQL Server Query for End User Executrain 10
42 Basic Safety Riding Mohamad Abdillah 19
43 LEAD 2 - CSI Mode 3-4 & Conversational Capacity Momenta 5
44 Workshop Collection 2025 Internal 14
45 Workshop Anti-Fraud Strategy & Awareness APPI 1
46 Persuasive Communication Katadaya (Qodrisyah 119
Siregar)
47 Code of Conduct (Kode Etik) Internal 1.973
PT JACCS MPM Finance Indonesia
64 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 67
Company Profile Rise Together
Jumlah
Materi Diklat Narasumber Peserta
No
Training Materials Instructor Number of
Participants
48 Anti Pencucian Uang dan Pencegahan Pendanaan Terorisme Internal 1.966
Anti-Money Laundering and Counter-Terrorist Financing
49 Assessment First Asia 6
50 Membership Associate ACFE Eksternal 1
51 Keuangan Berkelanjutan dan Penerapannya di Perusahaan Pembiayaan APPI 3
Sustainable Finance and Its Application in Financing Companies
52 International Seminar Global, ASEAN and Indonesia Challenges to Indonesia APPI 3
Economy
53 Taxation 2025 - Batch 1-6 Internal 168
54 Marketing & Product Retail Internal 324
55 Proses Credit Officer & Panduan JM Order Internal 160
Credit Officer Process & JM Order Guide
56 Moodlemoot Indonesia 2025 PCMan (Moodle, PCMan, 1
University, Corporate)
57 LEAD 2: Workshop 3 (Blanchard Management Essentials & Legendary Service) Momenta 5
58 Data Storytelling Bengkelsilde (Fajri 233
Ma’rifatullah)
59 Credit Scoring Model IdScore (PT PEFINDO 12
Biro Kredit)
60 Coaching for Performance and Development Your Team Refreshment Training Momenta 3
for Manager
61 Collection Overview Internal 799
62 Coaching for Performance and Development Your Team Momenta 6
Refreshment Training for General Manage
63 Internal culture & Team Engagement development Internal 167
64 Dasar Analisis Kredit Internal 158
Basics of Credit Analysis
65 Panduan JM Order for Marketing Officer Internal 287
JM Order Guide for Marketing Officers
66 Admin Collection Overview Internal 47
67 Masterclass Perlindungan Data Pribadi Hukum Online 2
Masterclass on Personal Data Protection
68 Collection Talks Part 2: Menjaga Profesionalisme dan Semangat untuk Internal 267
Mencapai Target
Collection Talks Part 2: Maintaining Professionalism and Enthusiasm to Achieve
Goals
69 Workshop Operational Risk Person (ORP) 2025 Internal 25
70 Data Driven Decision Making Momenta (Bambang S) 25
71 Proses Kerja & Kode Etik Collection Internal 795
Work Process & Code of Ethics for the Collection
PT JACCS MPM Finance Indonesia
Laporan Tahunan 2025 Annual Report 65
Page 68
Profil Perseroan
Jumlah
Materi Diklat Narasumber Peserta
No
Training Materials Instructor Number of
Participants
72 Effective Teamwork Internal 373
73 Internal Control Over Financial Reporting IKAI 1
74 Collection Study Case 1-3 Internal 793
75 Verifikasi Dokumen Kredit Internal 161
Credit Document Verification
76 Seminar Nasional Economic Outlook 2026 Aviliani 5
National Seminar on the 2026 Economic Outlook
77 Webinar JMFI Level Up! Kerja Produktif dengan AI Jagoprompt (Putu Hadi 254
JMFI Level Up! Webinar: Working Productively with AI Purnama Jati, M.Sc.)
78 Industrial Relations Certification Program Apindo Training Center 1
79 Kopdar Sales 2025: Daya Beli Lemah, Jualan Harus Gimana? MarkPlus Institute 3
Sales Meeting 2025: Weak Purchasing Power—How Should We Sell?
80 Penanganan Pengaduan Debitur Internal 174
Handling of Debtor Complaints
81 Coaching for Performance (SLII & Coaching Essentials) Momenta (Roy 28
Sangkilawang)
82 Teknik Validasi Dokumen Credit Officer Internal 154
Document Validation Techniques for Credit Officers
83 Proses Kerja Custodian Internal 145
Custodian Work Process
84 Collection Study Case 4-5 Internal 792
85 JMFI Talks: Menjaga Optimisme di Tengah Tantangan Internal 440
JMFI Talks: Staying Optimistic Amid Challenges
86 Certified Information Systems Security Professional Course-Net Indonesia 1
87 Administering a SQL Database ExecuTrain of Jakarta 2
88 Out of The Box Thinking of Credit Analyst Mahaka Institute 1
89 SIMO (Strategic Initiative Management Office) Internal 42
90 Managing Change in Developing a Winning Collection Strategy IPDC (Fidina Sari) 28
91 Collection Transformation Internal 26
92 Recording Marketing Talks 1 Internal 267
93 Recording Collection Talks 1 Internal 791
94 Case Study for Credit Officer 1 Internal 152
95 Balance Scorecard Masterclass Training QuBisa/One GML 2
96 Webinar JMFI Level Up! Mengatasi Generation Gap di Tempat Kerja SPCollective (Ni Putu 345
JMFI Level Up! Webinar: Bridging the Generation Gap in the Workplace Mayda Anggraini Artana,
M.Psi)
97 Membership Internal Audit IIA 3
PT JACCS MPM Finance Indonesia
66 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 69
Company Profile Rise Together
Jumlah
Materi Diklat Narasumber Peserta
No
Training Materials Instructor Number of
Participants
98 Case Study for Credit Officer 2 Internal 155
99 Recording Collection Talks 2 Internal 798
100 Agility with Scrum Framework Aria Hadi Wardhana 27
101 Proses Operasional, JM Care & Penanganan Pengaduan Debitur - Batch 1-3 Internal 83
Operational Processes, JM Care, and Debtor Complaint Handling - Batch 1–3
102 Training Customer Handling - Batch 1 sd 3 Katadaya (Qodrisyah) 83
103 Professional Forensic Auditor Training Certification Revolution Mind 1
Indonesia (Andrew
Catur Dinanto)
104 Memahami Aspek Hukum Tata Kelola Perusahaan yang Baik (GCG) Hukum Online 1
Understanding the Legal Aspects of Good Corporate Governance (GCG)
105 ISO Awareness 27001:2022 Internal 1.541
106 Masterclass Perlindungan Data Pribadi: ROPA-DPIA, Data Flow, dan Data Hukum Online 2
Transfer
Personal Data Protection Masterclass: ROPA, DPIA, Data Flow, and Data
Transfer
107 Impactful Presentation Crepa (Daniel Aditya) 2
108 Resilience and turn around APPI 3
109 Analytical Thinking: 5 Whys Internal 1.658
110 Risk Awareness terhadap Kejahatan TPPU terkait Cyber Crime melalui Genesis Inti Utama 1
Identifikasi LTKM, LTKT, dan LTKL
Risk Awareness on Money Laundering Crimes Related to Cybercrime through
Identification of Suspicious Financial Transaction Reports, Cash Financial
Transaction Reports, and Other Financial Transaction Reports
111 Webinar Moodle 5.1 & Enhancing Teaching Productivity with AI PCMan 3
112 4 Disciplines of Execution (4DX) Internal 14
113 Team Work Biru Langit Abadi 393
PT JACCS MPM Finance Indonesia
Laporan Tahunan 2025 Annual Report 67
Page 70
Profil Perseroan
Teknologi Informasi (TI)
Information Technology (IT)
Sektor pembiayaan yang terus berkembang dengan dinamis The dynamically growing financing sector requires the
menuntut Perseroan untuk meningkatkan fasilitas TI yang Company to continuously enhance its IT facilities to support
dibutuhkan dalam menunjang pertumbuhan bisnis, dan tetap business growth and maintain a high level of competitiveness.
memiliki daya saing yang tinggi. Sebagai elemen penunjang As a critical business enabler, the implementation of up-
bisnis yang sangat penting, keberadaan Teknologi Informasi (TI) to-date Information Technology (IT) is expected to improve
terkini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi operasional, operational efficiency, facilitate monitoring, and accelerate
mempermudah pemantauan, serta mempercepat aktivitas the Company’s risk management activities.
manajemen risiko Perseroan.
Penerapan transformasi digital di Perseroan pada tahun 2025, The digital transformation initiatives undertaken by the
adalah sebagai berikut: Company in 2025 are as follows:
• JM Care • JM Care
› Mengimplementasikan fitur E-Contract di Juli 2025, › Implemented the E-Contract feature in July 2025,
dengan fitur ini debitur bisa mengunduh copy allowing debtors to directly download a copy of their
perjanjian langsung dari JM Care. agreement via JM Care.
› Mengimplementasikan fitur E-Claim di Juli 2025, › Implemented the E-Claim feature in July 2025,
dengan fitur ini debitur bisa melakukan klaim asuransi enabling debtors to submit Total Loss Only (TLO)
Total Loss Only (TLO) secara langsung dari JM Care. insurance claims directly through JM Care.
• Penggantian server dikarenakan habis masa pakai. • Server Replacement due to end-of-life.
• Pemenuhan SQL Server License. • SQL Server License Fulfillment.
• Pemeliharaan jaringan di Data Center dilakukan secara • Data Center Network Maintenance conducted
berkala. periodically.
Dalam rangka meningkatkan pemahaman dan kesadaran para To enhance employees’ understanding and awareness of
karyawan akan Teknologi Informasi, Perseroan secara berkala Information Technology, the Company periodically publishes
mempublikasikan artikel melalui situs MyPortal dan email articles through the MyPortal site and email communications,
sebagai berikut: as follows:
Pemberitahuan Penting Instalasi Doxing Ancaman Yang Tak Terlihat Visual Hacking
Multi Factor Authentication Doxing: The Invisible Threat
(RSA-ID)
Important Notice: Multi-Factor
Authentication (RSA-ID)
Implementation
PT JACCS MPM Finance Indonesia
68 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 71
Company Profile Rise Together
DeepFakes Ancaman Manipulasi Scam Gambar Di Whatsapp Bahaya Malvertising
Di Era Digital Image Scam on WhatsApp Bukan Sekedar Pop-Up
DeepFakes: A Threat of Manipulation The Dangers of Malvertising
in the Digital Age Go Beyond Pop-Ups
Voice Cloning: A Modern Cyberattack Mengapa Harus Ganti Waspada Infostealer!
Password? Beware of infostealers!
Why do I need to change my
password?
Lindungi Privasi Anda dari Doxing Serangan Tanpa Teknologi Keamanan Email Tanggung
dan Pretexting Dampaknya Mematikan Jawab Kita Bersama
Protect Your Privacy from Doxing Attacks Without Technology: Email Security Is Our Shared
and Pretexting Deadly Consequences Responsibility Amankan Data Digital
dari Serangan Ransomware
PT JACCS MPM Finance Indonesia
Laporan Tahunan 2025 Annual Report 69
Page 72
Profil Perseroan
Informasi pada Situs Web Perseroan
Information on the Company’s Website
Di era digital modern saat ini, keberadaan situs resmi In today’s modern digital age, having an official company
perusahaan semakin dibutuhkan. Oleh karena itu, Perseroan website is increasingly essential. Therefore, the Company
menyediakan situs web resmi yaitu www.jaccs-mpmfinance. provides an official website, www.jaccs-mpmfinance.com,
com yang dapat diakses oleh publik. Hal ini untuk menjamin which is accessible to the public. This is to ensure the availability
ketersediaan informasi yang transparan dan relevan kepada of transparent and relevant information to shareholders and
para pemegang saham dan pemangku kepentingan lainnya. other stakeholders.
Situs Perseroan memuat informasi sebagai berikut: The Company’s website contains the following information:
Ketersediaan di Situs Web Keterangan
Menu
Availability on the Website Description
Korporasi
Corporate
√ Terdapat sub menu:
Contains the sub menu of:
• Tentang Kami/About Us
‐ Profil Perusahaan/Company Profile ‐ Struktur Manajemen/Management
‐ Visi, Misi, & Nilai/Vision, Mission, & Structure
Values ‐ Lembaga Manajemen/Supporting
‐ Struktur Pemegang Saham/ Institutions
Shareholder Structure ‐ Penghargaan/Awards
‐ Struktur Organisasi/Organizational
Structure
• Investor/Investor
‐ Prospektus/Prospectus ‐ Informasi Obligasi/Bonds
‐ Ikhtisar Keuangan/Financial Information
Highlights ‐ Keterbukaan Informasi/Information
‐ Laporan Tahunan/Annual Report Disclosure
‐ Laporan Keuangan/Financial
Statements
• Tata Kelola Perusahaan/Corporate
Governance
‐ Anggaran Dasar/Articles of ‐ Manajemen Risiko/Risk
Association Management
‐ Pedoman Kerja/Work Guidelines ‐ Sistem & Kebijakan/System & Policy
‐ Piagam Audit Internal/Internal Audit ‐ Tanggung Jawab Sosial/Social
Charter Responsibility
‐ Kode Etik/Code of Ethics
Pelanggan
Customer
√ Terdapat sub menu:
Contains the sub menu of:
• Produk Pembiayaan/Financing • Artikel/Articles
Products • Informasi Pelanggan/Customer
• Promo/Promo Information
• Simulasi Kredit/Credit Simulation • Kebijakan Perlindungan Data Pribadi/
• Berita/News Personal Data Protection Policy
PT JACCS MPM Finance Indonesia
70 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 73
Company Profile Rise Together
Ketersediaan di Situs Web Keterangan
Menu
Availability on the Website Description
Bantuan
Support
√ Terdapat sub menu:
Contains the sub menu of:
• Tinggalkan Pesan/Leave us a message • Tanya Jawab/FAQ
• Hubungi Kami/Contact Us • Cara Pembayaran/Payment Method
Karier
Career
√ Memuat informasi tentang lowongan pekerjaan.
Contains information on job vacancy
Perseroan secara berkala memperbarui situs web resminya, The Company regularly updates its official website to ensure
sehingga publik selalu mendapatkan informasi yang terkini. that the public has access to the most current information.
PT JACCS MPM Finance Indonesia
Laporan Tahunan 2025 Annual Report 71
Page 74
Page 75
Analisis dan Diskusi Manajemen Management Discussion and Analysis
Page 76
Analisis dan Diskusi Manajemen
Tinjauan Makroekonomi Global dan Nasional
Global and National Macroeconomic Overview
Kinerja ekonomi global sepanjang 2025 menunjukkan tren Global economic performance throughout 2025 exhibited
melambat di tengah ketidakpastian yang tetap tinggi. a moderating trend amid persistently elevated uncertainty.
Pertumbuhan ekonomi dunia diprakirakan sekitar 3,3%, sedikit Global economic growth was estimated at approximately
meningkat dibanding tahun sebelumnya, meskipun masih 3.3%, reflecting a slight increase compared to the previous
menghadapi risiko dari tarif resiprokal Amerika Serikat (AS), year, notwithstanding ongoing risks arising from United
kerentanan rantai pasok global, dan fluktuasi harga komoditas. States (U.S.) reciprocal tariffs, vulnerabilities in global supply
Di sisi positif, perekonomian AS mulai menunjukkan perbaikan chains, and fluctuations in commodity prices. On a positive
didorong oleh investasi di sektor teknologi, termasuk Artificial note, the U.S. economy began to show signs of improvement,
Intelligence (AI), serta stimulus fiskal berupa pengurangan supported by increased investment in the technology sector,
pajak. Sementara itu, ekonomi Jepang, Tiongkok, dan India particularly in Artificial Intelligence (AI), as well as fiscal
mengalami perlambatan akibat melemahnya permintaan stimulus measures in the form of tax reductions. Meanwhile,
domestik dan ekspor, meski investasi AI meningkat. Kondisi the economies of Japan, China, and India experienced a
pasar keuangan global tetap volatile, dengan yield obligasi slowdown due to weakening domestic demand and exports,
AS yang tinggi dan penguatan indeks dolar AS, sehingga aliran despite continued growth in AI-related investments. Global
modal ke pasar negara berkembang cenderung tertahan. financial market conditions remained volatile, characterized
by elevated U.S. Treasury yields and a strengthening U.S. dollar
index, which constrained capital flows to emerging markets.
Di tengah dinamika global tersebut, perekonomian Indonesia Amid these global dynamics, Indonesia’s economy continued
tetap menunjukkan ketahanan. Berdasarkan data terbaru to demonstrate resilience. Based on the latest data from
Badan Pusat Statistik (BPS), ekonomi Indonesia tumbuh Statistics Indonesia (BPS), Indonesia’s economy expanded
sebesar 5,11% (c-to-c) pada 2025. Pertumbuhan terjadi hampir by 5.11% (cumulative-to-cumulative) in 2025. Growth was
di seluruh lapangan usaha, kecuali sektor Pertambangan dan recorded across nearly all sectors, with the exception of the
Penggalian yang terkontraksi sebesar 0,66%. Sektor yang Mining and Quarrying sector, which contracted by 0.66%.
mencatat pertumbuhan signifikan adalah Jasa Lainnya sebesar Sectors that recorded notable growth included Other Services
9,93%, diikuti Jasa Perusahaan 9,10%, serta Transportasi at 9.93%, Business Services at 9.10%, and Transportation
dan Pergudangan 8,78%. Sektor dengan kontribusi besar and Warehousing at 8.78%. Key sectors with significant
terhadap perekonomian, yakni Industri Pengolahan serta contributions to the economy, namely Manufacturing, as
Perdagangan Besar dan Eceran, Reparasi Mobil dan Sepeda well as Wholesale and Retail Trade; Repair of Motor Vehicles
Motor, masing-masing tumbuh sebesar 5,30% dan 5,49%, and Motorcycles, recorded growth of 5.30% and 5.49%,
menegaskan peran dominan sektor-sektor tersebut dalam respectively, reaffirming their dominant roles in the structure
struktur Produk Domestik Bruto (PDB). of Gross Domestic Product (GDP).
Secara spasial, Pulau Jawa tetap menjadi penggerak utama From a regional perspective, Java remained the primary driver
perekonomian nasional dengan kontribusi sebesar 56,93%, of the national economy, contributing 56.93%, followed by
diikuti Pulau Sumatra 22,22%, Kalimantan 8,12%, Sulawesi Sumatra at 22.22%, Kalimantan at 8.12%, Sulawesi at 7.22%,
7,22%, Bali dan Nusa Tenggara 2,82%, serta Maluku dan Papua Bali and Nusa Tenggara at 2.82%, and Maluku and Papua at
2,69%. Pertumbuhan ekonomi antarwilayah juga bervariasi, 2.69%. Regional economic growth also varied, with Sulawesi
dengan Sulawesi mencatat pertumbuhan tertinggi 6,23%, recording the highest growth at 6.23%, followed by Java at
disusul Jawa 5,30%, Bali dan Nusa Tenggara 4,87%, Sumatra 5.30%, Bali and Nusa Tenggara at 4.87%, Sumatra at 4.81%,
4,81%, Kalimantan 4,79%, dan Maluku-Papua 1,44%. Data ini Kalimantan at 4.79%, and Maluku-Papua at 1.44%. These
menunjukkan adanya distribusi pertumbuhan yang positif figures indicate a broadly positive distribution of economic
di hampir seluruh wilayah, meskipun disparitas antarwilayah growth across most regions, although regional disparities
masih terlihat. remain evident.
PT JACCS MPM Finance Indonesia
74 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 77
Management Discussion and Analysis Rise Together
Tinjauan Industri Otomotif dan Pembiayaan
Automotive and Financing Industry Overview
Industri otomotif nasional pada 2025 menghadapi tekanan The national automotive industry in 2025 faced pressures
akibat turunnya daya beli masyarakat dan kenaikan harga arising from declining consumer purchasing power and rising
kendaraan. Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor vehicle prices. Data from the Indonesian Automotive Industry
Indonesia (GAIKINDO) menunjukkan penjualan mobil Association (GAIKINDO) indicated that wholesale car sales
wholesale sepanjang Januari–Desember 2025 mencapai for the January–December 2025 period reached 803,687
803.687 unit, turun 7,2% dibandingkan 2024, sementara units, representing a decrease of 7.2% compared to 2024,
penjualan retail tercatat 833.692 unit, turun 6,3%. Kenaikan while retail sales amounted to 833,692 units, down 6.3%. The
harga mobil rata-rata 7,5% per tahun tidak sebanding dengan average annual increase in car prices of approximately 7.5%
pertumbuhan pendapatan masyarakat yang hanya 3%, outpaced income growth, which stood at only around 3%,
sehingga menimbulkan kesenjangan daya beli. thereby creating a purchasing power gap.
Sementara itu, pasar sepeda motor relatif stabil. Menurut Meanwhile, the motorcycle market remained relatively stable.
Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI), penjualan According to the Indonesian Motorcycle Industry Association
domestik sepanjang 2025 tercatat 6.412.769 unit, tumbuh 1,3% (AISI), domestic motorcycle sales in 2025 reached 6,412,769
dibandingkan 2024. Stabilitas ini didorong oleh permintaan units, growing 1.3% compared to 2024. This stability was
tinggi di luar Pulau Jawa, dukungan pembiayaan, serta supported by strong demand outside Java, financing support,
peluncuran produk baru dan pameran Indonesia Motorcycle as well as the introduction of new products and the Indonesia
Show (IMOS). Sekitar 65% penjualan sepeda motor dilakukan Motorcycle Show (IMOS). Approximately 65% of motorcycle
melalui kredit, menunjukkan peran penting pembiayaan dalam sales were conducted through financing schemes,
menjaga laju permintaan. underscoring the critical role of financing in sustaining
demand.
Menurut Otoritas Jasa Keuangan, kinerja industri pembiayaan According to the Financial Services Authority (OJK), the overall
secara keseluruhan menunjukkan tekanan di tahun 2025. Total performance of the financing industry experienced pressures
aset industri pembiayaan tercatat hampir stagnan dengan in 2025. Total industry assets remained nearly stagnant,
kontraksi 0,01%, sementara pertumbuhan piutang hanya recording a slight contraction of 0.01%, while financing
0,61%, dipicu lesunya penjualan kendaraan bermotor. Rasio receivables grew by only 0.61%, primarily driven by subdued
Non-Performing Financing (NPF) mencapai 2,51% atau setara motor vehicle sales. The Non-Performing Financing (NPF)
Rp14,41 triliun, sementara total pencadangan dan hapus ratio reached 2.51%, equivalent to IDR14.41 trillion, while total
buku melonjak hingga Rp58 triliun, hampir 10% dari total aset provisioning and write-offs surged to IDR58 trillion, nearly 10%
industri. of total industry assets.
Ketergantungan perusahaan pembiayaan terhadap The financing industry’s high dependence on bank funding,
pendanaan perbankan tinggi, yakni sekitar 85%, menjadikan accounting for approximately 85% of total funding sources,
sektor ini berpotensi menimbulkan risiko sistemik bagi poses potential systemic risks to the banking sector. Around
perbankan. Sekitar 74% portofolio pembiayaan berasal dari 74% of financing portfolios are concentrated in the motor
sektor kendaraan bermotor, termasuk mobil dan sepeda vehicle segment, including both new and used cars and
motor baru maupun bekas. Tekanan ini menyebabkan kenaikan motorcycles. These pressures led to an increase in the
rasio Biaya Operasional terhadap Pendapatan Operasional industry’s Operating Expenses to Operating Income (BOPO)
(BOPO) industri dari 80,9% pada November menjadi 82,92% ratio, rising from 80.9% in November to 82.92% in December
pada Desember 2025. 2025.
Rencana Bisnis dan Realisasi Tahun 2025 Business Plan and Realization in 2025
Tahun 2025 merupakan periode konsolidasi strategis bagi The year 2025 marked a period of strategic consolidation
Perseroan setelah langkah penyesuaian portofolio produk for the Company following the product portfolio adjustment
yang telah diimplementasikan sejak tahun sebelumnya. Fokus initiatives implemented since the previous year. Management’s
utama manajemen diarahkan pada penguatan kualitas aset, primary focus was directed toward strengthening asset
stabilisasi kinerja operasional, serta pembentukan struktur quality, stabilizing operational performance, and establishing
bisnis yang lebih sehat dan berkelanjutan. a healthier and more sustainable business structure.
PT JACCS MPM Finance Indonesia
Laporan Tahunan 2025 Annual Report 75
Page 78
Analisis dan Diskusi Manajemen
Dalam konteks tersebut, Perseroan tidak lagi menitikberatkan In this context, the Company no longer emphasized growth in
pada pertumbuhan volume pembiayaan, melainkan financing volumes, but strengthening its business foundation,
membangun fondasi bisnis yang lebih kuat, meningkatkan improving financial performance and disciplined risk
kinerja keuangan dan manajemen risiko yang lebih disiplin. management.
1. Fokus pada Portofolio Produk yang Lebih 1. Focus on a More Profitable Product Portfolio
Menguntungkan
Sejak Oktober 2024, Perseroan sementara waktu Since October 2024, the Company has temporarily
menghentikan pembiayaan baru (stop booking) untuk suspended new financing (stop booking) for new and used
mobil baru/bekas dan multi produk, dan fokus pada cars as well as multi-purpose financing products, and
peningkatan kualitas aset. Menghentikan pembiayaan has focused on improving asset quality. The suspension
baru untuk mengurangi potensi kerugian dengan of new financing was implemented to reduce potential
mempertimbangkan kualitas aset yang memburuk saat losses, taking into account the current deterioration in
ini. Memasuki tahun 2025, Perseroan secara permanen asset quality. Entering 2025, the Company permanently
menutup kegiatan bisnis Sewa Pembiayaan (Pembiayaan ceased its Finance Lease (Corporate Financing) business
Korporasi) mulai Januari 2025, dan mengelola portofolio starting in January 2025 and continues to manage the
yang ada hingga jatuh tempo. existing portfolio until maturity.
Perseroan melanjutkan konsolidasi atas kebijakan tersebut The Company continued to consolidate these policies
dengan: through the following initiatives:
• Fokus pada pengembangan produk pembiayaan • Focus on the development of new motorcycle
motor baru. financing products.
• Menjaga kolaborasi bisnis dengan MPM Mulia dalam • Maintaining business collaboration with MPM Mulia in
pembiayaan motor baru terutama di wilayah Jawa new motorcycle financing, particularly in the East Java,
Timur, Bali, dan Nusa Tenggara. Bali, and Nusa Tenggara regions.
Seiring dengan berjalannya konsolidasi ini, komposisi As this consolidation progressed, the portfolio
portofolio menjadi lebih terkendali, dengan eksposur composition became more controlled, with greater
yang lebih besar pada segmen yang memiliki profil risiko exposure to segments characterized by more measurable
lebih terukur dan kontribusi margin yang lebih optimal. risk profiles and more optimal margin contributions.
Untuk mendukung strategi tersebut, Perseroan juga To support this strategy, the Company also undertook the
melakukan langkah-langkah berikut: following measures:
• Meningkatkan pembiayaan motor terutama di area • Expand motorcycle financing, particularly in the East
Jawa Timur, Bali dan Nusa Tenggara, dengan terus Java, Bali, and Nusa Tenggara regions, by continuously
mengembangkan pangsa pasar dengan memperkuat growing market share through the strengthening of
kemitraan strategis. Meningkatkan pangsa pasar strategic partnerships. Increase the market share of
pembiayaan motor baru di MPM Mulia. new motorcycle financing at MPM Mulia.
• Perseroan secara terus menerus memperkuat sinergi, • The Company continuously strengthens synergy,
relasi dan kolaborasi dengan MPM Group melalui kerja relationships, and collaboration within MPM Group
sama dengan MPM Insurance, MPM Mulia, MSO, dan through partnerships with MPM Insurance, MPM Mulia,
AUKSI (lelang mobil). MSO, and AUKSI (vehicle auction services).
• Meningkatkan closing rate telesales dengan • Improve telesales closing rates by implementing
menerapkan program privilege untuk pelanggan privilege programs for “good book” customers,
kategori good book dengan proses yang cepat. supported by an accelerated process.
• Meningkatkan retention rate. • Enhance customer retention rates.
• Meningkatkan Service Level Agreement (SLA) proses • Improve the Service Level Agreement (SLA) of the
aplikasi pembiayaan dengan: financing application process by:
- Menerapkan parameter instant approval, dan - Implementing instant approval parameters and
penyederhanaan proses credit screening untuk simplifying credit screening processes for repeat
pelanggan repeat order kategori good book. order customers within the “good book” category.
- Memperkenalkan program fast approval untuk - Introducing fast approval programs for “good
pelanggan kategori good book. book” customers.
Strategi ini mencerminkan pergeseran paradigma This strategy reflects a paradigm shift from aggressive
dari pertumbuhan agresif menuju pertumbuhan yang growth toward quality-driven growth.
berkualitas.
PT JACCS MPM Finance Indonesia
76 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 79
Management Discussion and Analysis Rise Together
2. Penguatan Manajemen Risiko dan Perbaikan Kualitas 2. Strengthening Risk Management and Improving Asset
Aset Quality
Sepanjang 2025, Perseroan memprioritaskan perbaikan Throughout 2025, the Company prioritized the
kualitas aset guna menekan rasio pembiayaan bermasalah improvement of asset quality in order to reduce the Non-
(NPF) serta mengendalikan beban pencadangan kerugian Performing Financing (NPF) ratio and control the provision
penurunan nilai (CKPN). for impairment losses.
Langkah-langkah yang dilakukan meliputi: The measures undertaken included:
• Mengembangkan Satuan Tugas Peningkatan Kinerja • Establishing the Branch Performance Improvement
Cabang, yang terdiri dari divisi-divisi yang ada di Task Force comprising various divisions within the
Perseroan. Company.
• Mengembangkan dan mengimplementasikan • Developing and implementing a credit scoring
scorecard (scoring model) untuk aplikasi baru, model for new applications in collaboration with
berkolaborasi dengan PEFINDO Biro Kredit untuk PEFINDO Credit Rating Agency for car and motorcycle
produk mobil dan motor. Scorecard terbaru telah financing products. The updated scorecard has been
diimplementasikan mulai Maret 2025 implemented since March 2025.
• Secara berkesinambungan melakukan peningkatan • Continuously enhancing the credit approval process
proses persetujuan kredit dengan prinsip “Ketat, based on the principles of “Strict, Fast, Flexible, and
Cepat, Fleksibel, dan Sederhana”. Simple".
• Mengoptimalkan indikator early warning untuk • Optimizing early warning indicators to detect early
mendeteksi penurunan kualitas aset di tahap awal. signs of asset quality deterioration.
• Mempercepat penjualan unit tarikan. • Accelerating the disposal of repossessed units.
• Melakukan reorganisasi Divisi Collection dalam rangka • Reorganizing the Collection Division in order to
mengelola portofolio dan proses penanganan kredit manage portfolios and handle credit issues better and
bermasalah yang lebih baik dan efektif. more effectively.
• Menekankan prinsip kehati-hatian dan efisiensi dalam • Emphasizing prudence and efficiency in cash flow
pengelolaan arus kas untuk memitigasi risiko likuiditas. management to mitigate liquidity risk.
Melalui pendekatan ini, Perseroan berupaya membangun Through this approach, the Company aims to build a more
portofolio yang lebih resilien serta menciptakan fondasi yang resilient portfolio and establish a stronger foundation for
lebih kuat untuk pertumbuhan yang berkelanjutan. sustainable growth.
3. Transformasi Proses dan Efisiensi Operasional 3. Process Transformation and Operational Efficiency
Selain fokus pada kualitas aset, Perseroan juga melakukan In addition to focusing on asset quality, the Company
penyesuaian struktur biaya dan transformasi proses bisnis also undertook cost structure adjustments and business
untuk meningkatkan produktivitas. process transformation to enhance productivity.
Inisiatif yang dijalankan meliputi: The initiatives implemented included:
• Efisiensi biaya dengan memperbaiki setiap kebijakan • Cost efficiency through the refinement of operational
operasional, dan penyederhanaan proses bisnis dan policies, simplification of business processes, and
peningkatan produktivitas melalui digitalisasi dan productivity enhancement through digitalization and
otomatisasi proses. process automation.
• Optimalisasi jaringan cabang sebagai bagian dari • Optimization of the branch network as part of
upaya efisiensi operasional Perseroan. Langkah the Company’s operational efficiency initiatives.
tersebut difokuskan pada penguatan fungsi penagihan This initiative focuses on strengthening collection
dan penyesuaian struktur organisasi cabang dengan functions and aligning branch organizational
tingkat aktivitas bisnis sehingga penggunaan sumber structures with business activity levels to ensure more
daya menjadi lebih efisien. efficient resource utilization
Langkah-langkah tersebut menghasilkan model These measures resulted in a leaner and more adaptive
operasional yang lebih lean dan adaptif, sekaligus operating model, while strengthening the Company’s
memperkuat daya tahan Perseroan dalam menghadapi resilience in navigating the still-challenging dynamics of
dinamika industri pembiayaan yang masih menantang. the financing industry.
PT JACCS MPM Finance Indonesia
Laporan Tahunan 2025 Annual Report 77
Page 80
Analisis dan Diskusi Manajemen
Tinjauan Per Segmen Usaha
Business Segment Review
Sepanjang tahun 2025, kegiatan usaha Perseroan tetap Throughout 2025, the Company’s business activities remained
mengacu pada ruang lingkup perizinan sebagai perusahaan aligned with its licensed scope as a financing company, as
pembiayaan sebagaimana diatur dan diawasi oleh Otoritas regulated and supervised by the Financial Services Authority
Jasa Keuangan (OJK), yang meliputi : (OJK), namely:
1. Pembiayaan investasi; 1. Investment financing;
2. Pembiayaan modal kerja; 2. Working capital financing;
3. Pembiayaan multiguna; dan 3. Multipurpose financing; and
4. Kegiatan usaha pembiayaan lain berdasarkan 4. Other financing business activities as approved by the
persetujuan OJK. OJK.
Rincian kinerja dan kontribusi masing-masing segmen usaha The detailed performance and contribution of each business
pada tahun 2025 disajikan pada bagian berikut: segment in 2025 are presented as follows:
Pembiayaan Konsumen Consumer Financing
Pada tahun 2025, Perseroan menyalurkan pembiayaan In 2025, the Company disbursed consumer financing
konsumen sebesar Rp1.183 miliar turun 60,14% dibandingkan amounting to IDR1,183 billion, representing a decrease of
pada tahun 2024 sebesar Rp2.968 miliar, sejalan dengan 60.14% compared to IDR2,968 billion in 2024, in line with
konsolidasi portofolio dan strategi selektif untuk menjaga portfolio consolidation and a selective strategy aimed at
kualitas aset. maintaining asset quality.
Pembiayaan kendaraan roda empat (4W) tercatat Rp143 miliar, Four-wheeled (4W) vehicle financing amounted to IDR143
turun 90,35% dari Rp1.484 miliar pada tahun sebelumnya, billion, a significant decline of 90.35% from IDR1,484 billion in
sementara pembiayaan roda dua (2W) mencapai Rp1.040 the previous year, while two-wheeled (2W) financing reached
miliar, turun 29,10% dari Rp1.467 miliar di tahun 2024. IDR1,040 billion, down 29.10% from IDR1,467 billion in 2024.
Komposisi pembiayaan 2025 semakin didominasi segmen The 2025 financing composition was increasingly dominated
2W, mencerminkan fokus Perseroan pada portofolio yang by the 2W segment, reflecting the Company’s focus on a
lebih berkualitas dan profitabel. more quality-driven and profitable portfolio.
Total Piutang Pembiayaan Konsumen
Total Consumer Financing Receivables
2025 2024 Perubahan I Change
Produk I Product
Rp (Juta) I IDR (Million) Rp (Juta) I IDR (Million) Rp (Juta) I IDR (Million) %
4W 2.057.754 3.846.082 (1.788.328) (46,50%)
2W 1.693.619 2.011.556 (317.937) (15,81%)
Lain-lain* I Other* 11.815 22.359 (10.544) (47,16%)
Jumlah I Total 3.763.188 5.879.998 (2.116.809) (36,00%)
*) Lain-lain: multi produk dan barang elektronik. I Others: multi-products and electronics.
Piutang Pembiayaan Konsumen Berdasarkan Consumer Financing Receivables by Product
Produk
Pada tahun 2025, total piutang pembiayaan kendaraan roda In 2025, total receivables from four-wheeled (4W) vehicle
empat (4W) tercatat sebesar Rp2.057 miliar, turun 46,50% financing amounted to IDR2,057 billion, representing a
dibandingkan pada tahun 2024 sebesar Rp3.846 miliar. decrease of 46.50% compared to IDR3,846 billion in 2024.
PT JACCS MPM Finance Indonesia
78 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 81
Management Discussion and Analysis Rise Together
Piutang pembiayaan mobil baru dan mobil bekas masing- Receivables from new car and used car financing amounted
masing mencapai Rp497 miliar dan Rp1.560 miliar, dengan to IDR497 billion and IDR1,560 billion, respectively, reflecting
perubahan 50,04% dan 45,26% dari tahun sebelumnya. changes of 50.04% and 45.26% from the previous year.
Sementara itu, total piutang pembiayaan kendaraan roda dua Meanwhile, total receivables from two-wheeled (2W) vehicle
(2W) mencapai Rp1.693 miliar, turun 15,81% dari Rp2.011 miliar financing reached IDR1,693 billion, declining by 15.81% from
pada 2024. Penurunan ini mencerminkan komposisi piutang IDR2,011 billion in 2024. This decrease reflects composition
pembiayaan motor baru sebesar Rp1.480 miliar dan motor receivables from new motorcycle financing of IDR1,480 billion
bekas sebesar Rp213 miliar. and used motorcycle financing of IDR213 billion.
Adapun piutang pembiayaan lain-lain tercatat sebesar Rp11 Other financing receivables amounted to IDR11 billion,
miliar, turun 47,16% dibandingkan Rp22 miliar pada 2024. representing a decrease of 47.16% compared to IDR22 billion
in 2024.
Pembiayaan 4W
4W Financing
2025 2024 Perubahan I Change
Produk I Product
Rp (Juta) I IDR (Million) Rp (Juta) I IDR (Million) Rp (Juta) I IDR (Million) %
Baru I New 497.455 995.670 (498.215) (50,04%)
Bekas I Used 1.560.299 2.850.412 (1.290.113) (45,26%)
Jumlah I Total 2.057.754 3.846.082 (1.788.328) (46,50%)
Pembiayaan 2W
2W Financing
2025 2024 Perubahan I Change
Produk I Product
Rp (Juta) I IDR (Million) Rp (Juta) I IDR (Million) Rp (Juta) I IDR (Million) %
Baru I New 1.480.432 1.555.641 (75.209) (4,83%)
Bekas I Used 213.187 455.915 (242.728) (53,24%)
Jumlah I Total 1.693.619 2.011.556 (317.937) (15,81%)
Pembiayaan Lain-Lain
Other Financing
2025 2024 Perubahan I Change
Produk I Product
Rp (Juta) I IDR (Million) Rp (Juta) I IDR (Million) Rp (Juta) I IDR (Million) %
Baru I New 400 2.026 (1.626) (80,25%)
Bekas I Used 11.414 20.333 (8.919) (43,86%)
Jumlah I Total 11.815 22.359 (10.544) (47,16%)
Piutang Pembiayaan Konsumen berdasarkan Consumer Financing Receivables by Asset Type
Tipe Aset
Berdasarkan tipe asetnya, piutang pembiayaan konsumen Based on asset type, the largest portion of consumer financing
terbesar tetap berasal dari motor (Motorcycle) sebesar receivables continued to be derived from the motorcycle
Rp1.705 miliar, diikuti MPV sebesar Rp1.309 miliar, Hatchback segment, amounting IDR1,705 billion, followed by MPV at
sebesar Rp230 miliar, SUV sebesar Rp212 miliar, dan Pick-up IDR1,309 billion, followed by hatchbacks at IDR230 billion,
sebesar Rp112 miliar. SUVs at IDR212 billion, and pick-up vehicles at IDR112 billion.
Distribusi ini mencerminkan fokus Perseroan pada segmen This distribution reflects the Company’s focus on segments
dengan permintaan stabil dan kontribusi margin yang lebih with stable demand and more optimal margin contributions,
optimal, sejalan dengan strategi portofolio yang lebih selektif in line with its selective and quality-driven portfolio strategy.
dan berkualitas.
PT JACCS MPM Finance Indonesia
Laporan Tahunan 2025 Annual Report 79
Page 82
Analisis dan Diskusi Manajemen
Tipe Aset 2025 2024 Perubahan I Change
Asset Type
Unit Rp (Juta) Unit Rp (Juta) Rp (Juta) %
IDR (Million) IDR (Million) IDR (Million)
MPV 17.180 1.309.122 25.637 2.452.951 (1.143.829) (46,63%)
Motor | Motorcycle 119.119 1.705.434 136.924 2.033.915 (328.481) (16,15%)
Light Truck 504 63.769 913 145.074 (81.305) (56,04%)
Heavy Truck 454 95.424 800 171.075 (75.652) (44,22%)
Pick Up 1.904 112.028 3.416 250.419 (138.390) (55,26%)
Hatchback 3.489 230.427 5.128 416.261 (185.835) (44,64%)
SUV 1.686 212.443 2.368 341.313 (128.870) (37,76%)
Sedan 238 16.584 442 36.088 (19.504) (54,05%)
Bus 32 4.612 38 5.740 (1.128) (19,66%)
Double Cabin 101 11.337 177 23.698 (12.362) (52,16%)
Tractor 5 2.008 5 3.371 (1.363) (40,42%)
Lainnya I Others - - 2 91 (91) (100,00%)
Jumlah I Total 144.712 3.763.188 175.850 5.879.998 (2.116.809) (36,00%)
Piutang Pembiayaan Konsumen berdasarkan Consumer Financing Receivables by Region
Wilayah
Pada 2025, portofolio pembiayaan kendaraan roda empat In 2025, the largest portfolio of four-wheeled (4W) vehicle
(4W) terbesar tetap berada di Sumatra sebesar Rp636 miliar, financing remained concentrated in Sumatra, amounting
diikuti Kalimantan Rp360 miliar. Untuk pembiayaan kendaraan to IDR636 billion, followed by Kalimantan at IDR360 billion.
roda dua (2W), portofolio terbesar berada di Jawa Timur For two-wheeled (2W) financing, the largest portfolio was
sebesar Rp1.324 miliar, diikuti Nusa Tenggara Rp197 miliar. concentrated in East Java at IDR1,324 billion, followed by Nusa
Tenggara at IDR197 billion.
Distribusi ini mencerminkan fokus Perseroan pada wilayah This distribution reflects the Company’s focus on regions
dengan potensi permintaan stabil dan profitabilitas lebih with stable demand potential and higher profitability, in line
tinggi, sejalan dengan strategi ekspansi yang selektif dan with its selective expansion strategy and commitment to
penguatan kualitas aset. strengthening asset quality.
Pembiayaan 4W
4W Financing
2025 2024 Perubahan I Change
Wilayah I Region
Rp (Juta) I IDR (Million) Rp (Juta) I IDR (Million) Rp (Juta) I IDR (Million) %
Sumatra 636.207 1.164.458 (528.251) (45,36%)
Jabodetabek I Greater Jakarta 247.274 488.718 (241.444) (49,40%)
Sulawesi 256.026 457.721 (201.695) (44,07%)
Jawa Barat I West Java 96.240 203.044 (106.804) (52,60%)
Kalimantan 360.822 682.409 (321.587) (47,13%)
Jawa Timur I East Java 215.917 391.679 (175.762) (44,87%)
PT JACCS MPM Finance Indonesia
80 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 83
Management Discussion and Analysis Rise Together
2025 2024 Perubahan I Change
Wilayah I Region
Rp (Juta) I IDR (Million) Rp (Juta) I IDR (Million) Rp (Juta) I IDR (Million) %
Jawa Tengah I Central Java 67.826 148.382 (80.556) (54,29%)
Bali 148.142 258.984 (110.842) (42,80%)
Nusa Tenggara 29.300 50.687 (21.387) (42,19%)
Jumlah I Total 2.057.754 3.846.082 (1.788.328) (46,50%)
Pembiayaan 2W
2W Financing
2025 2024 Perubahan I Change
Wilayah I Region
Rp (Juta) I IDR (Million) Rp (Juta) I IDR (Million) Rp (Juta) I IDR (Million) %
Sumatra 28.017 39.150 (11.132) (28,44%)
Jabodetabek I Greater Jakarta 15.995 41.595 (25.600) (61,55%)
Sulawesi 6.010 8.548 (2.538) (29,69%)
Jawa Barat I West Java 4.238 17.717 (13.479) (76,08%)
Kalimantan 34.334 58.095 (23.761) (40,90%)
Jawa Timur I East Java 1.324.421 1.524.760 (200.339) (13,14%)
Jawa Tengah I Central Java 19.564 42.476 (22.912) (53,94%)
Bali 63.645 60.821 2.824 4,64%)
Nusa Tenggara 197.395 218.394 (20.999) (9,62%)
Jumlah I Total 1.693.619 2.011.556 (317.937) (15,81%)
Pembiayaan Lain-lain
Other Financing
2025 2024 Perubahan I Change
Wilayah I Region
Rp (Juta) I IDR (Million) Rp (Juta) I IDR (Million) Rp (Juta) I IDR (Million) %
Jabodetabek I Greater Jakarta 973 1.232 (259) (21,05%)
Jawa Tengah I Central Java 10.839 19.690 (8.851) (44,95%)
Nusa Tenggara 3 1.437 (1.434) (99,76%)
Jumlah I Total 11.815 22.359 (10.544) (47,16%)
PT JACCS MPM Finance Indonesia
Laporan Tahunan 2025 Annual Report 81
Page 84
Analisis dan Diskusi Manajemen
Sewa Pembiayaan Finance Lease
Aset yang dibiayai mencakup alat berat, kendaraan, mesin, The financed assets comprised heavy equipment, vehicles,
dan properti. machinery, and property.
Berdasarkan sektor industri, piutang sewa pembiayaan Based on industry sector, the largest portion of finance lease
terbesar berada di Konstruksi sebesar Rp29 miliar, diikuti receivables was attributable to the Construction sector
Pertambangan Rp28 miliar, dan Manufaktur Rp25 miliar. at IDR29 billion, followed by Mining at IDR28 billion and
Sebagian besar portofolio tersebar di Sulawesi, Sumatra, dan Manufacturing at IDR25 billion. The majority of the portfolio
Jabodetabek, mencerminkan fokus Perseroan pada wilayah was distributed across Sulawesi, Sumatra, and Greater Jakarta,
dan sektor dengan permintaan stabil serta risiko terukur. reflecting the Company’s focus on regions and sectors with
stable demand and measurable risk profiles.
Piutang Sewa Pembiayaan berdasarkan Tipe Aset
Finance Lease Receivables by Asset Type
2025 2024 Perubahan I Change
Tipe Aset
Asset Type Unit Rp (Juta) Unit Rp (Juta) Rp (Juta) %
IDR (Million) IDR (Million) IDR (Million)
Alat Berat I Heavy 366 103.414 743 339.409 (235.995) (69,53%)
Equipment
Kapal I Ships - - - - - -
Kendaraan I Vehicle 46 10.410 125 33.614 (23.204) (69,03%)
Mesin I Machinery 8 1.429 59 43.904 (42.475) (96,75%)
Propert I Property 9 84.978 48 427.749 (342.771) (80,13%)
Jumlah I Total 429 200.231 975 844.676 (644.444) (76,29%)
Piutang Sewa Pembiayaan berdasarkan Sektor Industri
Finance Lease Receivables by Industry Sector
Sektor Industri 2025 2024 Perubahan I Change
Industry Sector
Rp (Juta) I IDR (Million) Rp (Juta) I IDR (Million) Rp (Juta) I IDR (Million) %
Pertambangan I Mining 28.144 100.258 (72.114) (71,93%)
Jasa I Services 86.594 155.568 (68.974) (44,34%)
Transportasi I Transportation 2.378 7.533 (5.155) (68,44%)
Perkebunan I Plantation 14.359 48.443 (34.085) (70,36%)
Konstruksi I Construction 28.728 82.686 (53.958) (65,26%)
Manufaktur I Manufacturing 24.549 78.279 (53.730) (68,64%)
Kehutanan I Forestry 7.832 28.684 (20.851) (72,69%)
Pertanian, Peternakan, Perikanan 457 3.301 (2.843) (86,15%)
I Agriculture, Farms, Fisheries
Perdagangan dan Distribusi I 6.752 337.863 (331.111) (98,00%)
Trading and Distribution
Lainnya I Others 439 2.061 (1.622) (78,69%)
Jumlah I Total 200.231 844.676 (644.444) (76,29%)
PT JACCS MPM Finance Indonesia
82 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 85
Management Discussion and Analysis Rise Together
Piutang Sewa Pembiayaan berdasarkan Wilayah
Finance Lease Receivables by Region
Sektor Industri 2025 2024 Perubahan I Change
Industry Sector
Rp (Juta) I IDR (Million) Rp (Juta) I IDR (Million) Rp (Juta) I IDR (Million) %
Sumatra 23.246 103.809 (80.563) (77,61%)
Kalimantan 34.293 118.788 (84.495) (71,13%)
Jabodetabek I Greater Jakarta 80.362 149.038 (68.677) (46,08%)
Sulawesi 24.306 369.454 (345.149) (93,42%)
Jawa Timur I East Java 4.093 51.770 (47.677) (92,09%)
Jawa Tengah I Central Java 9.084 21.602 (12.519) (57,95%)
Jawa Barat I West Java 327 4.853 (4.526) (93,25%)
Bali 24.521 25.362 (841) (3,31%)
Jumlah I Total 200.231 844.676 (644.444) (76,29%)
Tinjauan Keuangan
Financial Review
Analisis dan pembahasan manajemen mengenai kinerja The management discussion and analysis of financial
keuangan disusun berdasarkan analisis keuangan yang performance is prepared based on analysis data presented
disajikan sesuai dengan kaidah yang tertuang dalam Standar in accordance with the Indonesian Financial Accounting
Akuntansi Keuangan (“SAK”) Indonesia. Pembahasan dan Standards (“SAK”). The following discussion and analysis refers
analisis berikut mengacu pada laporan keuangan Perseroan to the Company’s financial statements for the years ended
untuk tanggal dan tahun-tahun yang berakhir pada 31 December 31, 2025 and 2024, which have been audited
Desember 2025 dan 2024 yang telah diaudit oleh Kantor by the Public Accounting Firm Siddharta Widjaja & Rekan
Akuntan Publik Siddharta Widjaja & Rekan (KPMG) dengan (KPMG), with Novie, S.E., CPA as the engagement partner, as
penanggung jawab Novie, S.E., CPA dalam laporannya stated in its report dated March 27, 2026, which expressed an
tertanggal 27 Maret 2026 dengan opini wajar tanpa unqualified opinion.
pengecualian.
Laporan Posisi Keuangan Statement of Financial Position
Aset Assets
Per 31 Desember 2025, total aset Perseroan tercatat sebesar As of December 31, 2025, the Company’s total assets were
Rp4,04 triliun, turun 41,08% dibandingkan pada tahun 2024 recorded at IDR4.04 trillion, a decrease of 41.08% compared
sebesar Rp6,86 triliun. Penurunan ini terutama dipengaruhi to IDR6.86 trillion in 2024. This decrease was primarily
oleh penurunan piutang pembiayaan dan piutang sewa influenced by a decrease in financing receivables and
pembiayaan, masing-masing sebesar Rp2,08 triliun dan finance lease receivables, amounting to IDR2.08 trillion and
Rp337miliar. IDR337billion.
PT JACCS MPM Finance Indonesia
Laporan Tahunan 2025 Annual Report 83
Page 86
Analisis dan Diskusi Manajemen
Aset Tahun 2025-2024
Assets in 2025-2024
Dalam jutaan Rupiah | In millions of Rupiah
Uraian 2025 2024 Perubahan I Change
Description
Nominal %
Kas dan bank I Cash on hand and in banks 132.990 403.173 (270.183) (67,01%)
Piutang pembiayaan – bersih I Financing receivables – net 3.525.563 5.604.167 (2.078.604) (37,09%)
Pihak ketiga I Third parties
Piutang sewa pembiayaan – bersih I Finance lease receivables – net 150.840 487.731 (336.891) (69,07%)
Pihak ketiga I Third parties
Beban dibayar dimuka I Prepaid expenses 15.345 20.765 (5.420) (26,10%)
Piutang lain-lain I Other receivables 36.623 50.486 (13.863) (27,46%)
Aset derivatif I Derivative assets 52.671 84.550 (31.879) (37,70%)
Aset pajak tangguhan – bersih I Deferred tax assets – net 76.364 141.522 (65.158) (46,04%)
Aset tetap – bersih I Fixed assets - net 39.360 52.634 (13.274) (25,22%)
Aset tak berwujud – bersih I Intangible assets - net 4.677 4.704 (27) (0,57%)
Aset lain-lain I Other assets 5.947 7.585 (1.638) (21,60%)
Jumlah Aset I Total Assets 4.040.380 6.857.317 (2.816.937) (41,08%)
Liabilitas Liabilities
Per 31 Desember 2025, total liabilitas Perseroan tercatat As of 31 December 2025, the Company’s total liabilities
sebesar Rp3,04 triliun, turun 43,85% dibandingkan pada amounted to IDR3.04 trillion, representing a decrease of
tahun 2024 sebesar Rp5,42 triliun. Penurunan ini terutama 43.85% compared to IDR5.42 trillion in 2024. This decline was
dipengaruhi oleh penurunan pinjaman yang diterima sebesar primarily attributable to a reduction in borrowings amounting
Rp1,36 triliun. to IDR1.36 trillion.
Liabilitas Tahun 2025–2024
Liabilities in 2025–2024
Dalam jutaan Rupiah | In millions of Rupiah
Uraian 2025 2024 Perubahan I Change
Description
Nominal %
Utang pajak I Taxes payable 1.973 2.187 (214) (9,79%)
Utang usaha I Accounts payable 5.007 17.646 (12.639) (71,63%)
Liabilitas lain-lain I Other liabilities 59.301 51.656 7.645 14,80%
Beban yang masih harus dibayar I Accrued expenses 34.361 36.516 (2.155) (5,90%)
Pinjaman yang diterima I Borrowings 2.313.462 3.671.491 (1.358.029) (36,99%)
Liabilitas derivatif I Derivative liabilities 28.647 81.212 (52.565) (64,73%)
Utang obligasi I Bonds payable 586.283 1.240.949 (654.666) (52,76%)
Surat utang jangka menengah I Medium term notes - 302.253 (302.253) (100,0%%)
Liabilitas imbalan pascakerja I Post-employment benefits 2.711 5.875 (3.164) (53,86%)
obligation
Pinjaman subordinasi I Subordinated loan 13.098 13.098 - 0,00%
Jumlah Liabilitas I Total Liabilities 3.044.843 5.422.883 (2.378.040) (43,85%)
PT JACCS MPM Finance Indonesia
84 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 87
Management Discussion and Analysis Rise Together
Ekuitas Equity
Per 31 Desember 2025, total ekuitas Perseroan tercatat As of December 31, 2025, the Company’s total equity
sebesar Rp995,54 miliar, turun 30,60% dibandingkan pada amounted to IDR995.54 billion, representing a decrease of
tahun 2024 sebesar Rp1,43 triliun. Penurunan ini terutama 30.60% compared to IDR1.43 trillion in 2024. This decline
dipengaruhi oleh perubahan saldo laba yang belum ditentukan was primarily attributable to changes in retained earnings
penggunaannya, sebesar Rp432,90 miliar. (unappropriated), amounting to IDR432.90 billion.
Ekuitas Tahun 2024–2025
Equity in 2024–2025
Dalam jutaan Rupiah | In millions of Rupiah
Uraian 2025 2024 Perubahan I Change
Description
Nominal %
Modal saham I Share capital 1.224.475 1.224.475 - 0,00%
Tambahan modal disetor I Additional paid-in capital 243.689 243.689 - 0,00%
Cadangan lindung nilai arus kas I Cash flows hedging reserves (21.898) (15.900) (5.998) 37,72%
Komponen ekuitas lain I Other equity components 1.971 1.971 - 0,00%
(Defisit) saldo laba I (Deficit) retained earnings
Telah ditentukan penggunaannya I Appropriated 150.057 150.057 - 0,00%
Belum ditentukan penggunaannya I Unappropriated (602.757) (169.858) (432.899) 254,86%
Jumlah Ekuitas I Total Equity 995.537 1.434.434 (438.897) (30,60%)
Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Statement of Profit or Loss and Other
Komprehensif Lain Comprehensive Income
Berikut ini merupakan laporan laba rugi dan penghasilan The following is the Company’s statements of profit or loss and
komprehensif lain Perseroan untuk tahun berakhir pada other comprehensive income for the years ended December
tanggal 31 Desember 2025 dan 2024: 31, 2025, and 2024:
Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain Tahun 2025-2024
Statements of Profit or Loss and Other Comprehensive Income in 2025-2024
Dalam jutaan Rupiah | In millions of Rupiah
Uraian 2025 2024 Perubahan I Change
Description
Nominal %
PENDAPATAN I INCOME
Pembiayaan – Pihak ketiga | Financing – Third parties 727.591 934.413 (206.822) (22,13%)
Sewa Pembiayaan – Pihak ketiga | Finance lease – Third parties 24.436 76.702 (52.266) (68,14%)
Lain-lain – Pihak berelasi | Others – Related parties 9.808 41.150 (31.342) (76,17%)
Lain-lain – Pihak ketiga | Others – Third parties 261.116 364.266 (103.150) (28,32%)
Jumlah Pendapatan | Total Income 1.022.951 1.416.531 (393.580) (27,78%)
BEBAN I EXPENSES
Beban keuangan | Financing charges (342.910) (477.120) 134.210 (28,13%)
Penyisihan kerugian penurunan nilai | Provision for impairment (628.727) (728.915) 100.188 (13,74%)
losses
Gaji tunjangan | Salaries and allowances (221.996) (303.206) 81.210 (26,78%)
Umum dan administrasi | General and administrative (200.092) (250.387) 50.295 (20,09%)
Jumlah beban | Total expenses (1.393.725) (1.759.628) 365.903 (20,79%)
PT JACCS MPM Finance Indonesia
Laporan Tahunan 2025 Annual Report 85
Page 88
Analisis dan Diskusi Manajemen
Uraian 2025 2024 Perubahan I Change
Description
Nominal %
Rugi sebelum pajak penghasilan | Loss before income tax (370.774) (343.097) (27.677) 8,07%
(Beban) manfaat pajak penghasilan | Income tax (expense) benefit (65.811) 58.283 (124.094) (212,92%)
Rugi bersih | Net loss (436.585) (284.814) (151.771) 53,29%
PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN, SETELAH PAJAK PENGHASILAN
OTHER COMPREHENSIVE INCOME, NET OF INCOME TAX
Pos-pos yang tidak akan direklasifikasikan ke laba rugi:
Items that will never be reclassified to profit or loss:
Pengukuran kembali aktuaria atas kewajiban imbalan pascakerja, 3.686 (3.345) 7.031 (210,19%)
setelah pajak penghasilan
Actuarial remeasurement of post-employment benefits
obligation, net of income tax
Pos-pos yang akan direklasifikasikan ke laba rugi:
Items that will be reclassified to profit or loss:
Perubahan nilai wajar neto dari lindung nilai atas arus kas, setelah (5.998) 15.530 (21.528) (138,62%)
pajak penghasilan
Net changes in fair value of cash flows hedge, net of income tax
Penghasilan komprehensif lain, setelah pajak penghasilan (2.312) 12.185 (14.497) (118,97%)
Other comprehensive income, net of income tax
Jumlah rugi komprehensif | Total comprehensive loss (438.897) (272.629) (166.268) 60,99%
Rugi per saham dasar (dalam Rupiah penuh) (356.547) (232.600) (123.947) 53,29%
Loss per share (in full Rupiah)
Jumlah Pendapatan Total Income
Pada 2025, Perseroan mencatatkan pendapatan sebesar In 2025, the Company recorded total income of IDR1.02
Rp1,02 triliun, turun 27,78% dibandingkan pada tahun 2024 trillion, representing a decrease of 27.78% compared to
sebesar Rp1,42 triliun. Penurunan ini terutama disebabkan oleh IDR1.42 trillion in 2024. This decline was primarily driven by a
menurunnya rata-rata piutang pembiayaan dan piutang sewa decrease in the average financing receivables and finance
pembiayaan, seiring dengan penyesuaian strategi bisnis, lease receivables, in line with adjustments to the Company’s
termasuk penghentian kegiatan pembiayaan korporasi serta business strategy, including the cessation of corporate
pembatasan penyaluran pada beberapa produk tertentu financing activities as well as restrictions on certain product
dalam rangka konsolidasi portofolio dan fokus pada segmen disbursements as part of portfolio consolidation and a
pembiayaan ritel. strategic focus on the retail financing segment.
Meskipun berdampak pada penurunan pendapatan jangka Despite the short-term impact on income, these measures
pendek, langkah tersebut merupakan bagian dari upaya are part of the Company’s efforts to improve asset quality,
Perseroan untuk memperbaiki kualitas aset, menekan risiko mitigate credit risk, and build a more sustainable and resilient
kredit, dan membangun struktur pendapatan yang lebih sehat income structure going forward.
dan berkelanjutan ke depan.
Jumlah Beban Total Expenses
Pada 2025, jumlah beban Perseroan tercatat sebesar In 2025, the Company’s total expenses amounted to IDR1.39
Rp1,39 triliun, turun 20,79% dibandingkan Rp1,76 triliun pada trillion, representing a decrease of 20.79% compared to
2024. Penurunan ini terutama didorong oleh berkurangnya IDR1.76 trillion in 2024. This decline was primarily driven by
beban penyisihan kerugian penurunan nilai seiring dengan lower provision for impairment losses, in line with a more
pengelolaan portofolio yang lebih selektif serta penyesuaian selective portfolio management approach and adjustments
eksposur pada pembiayaan berisiko tinggi. to exposure in higher-risk financing segments.
PT JACCS MPM Finance Indonesia
86 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 89
Management Discussion and Analysis Rise Together
Efisiensi biaya operasional dan langkah pengendalian yang Operational efficiency initiatives and more disciplined cost
lebih disiplin juga turut berkontribusi dalam menekan total control measures also contributed to the reduction in total
beban selama tahun berjalan. expenses during the year.
Beban Keuangan Financing Charges
Beban keuangan Perseroan pada 2025 tercatat sebesar The Company’s financial charges in 2025 amounted to
Rp342,91 miliar, turun 28,13% dibandingkan Rp477,12 miliar IDR342.91 billion, a decrease of 28.13% compared to IDR477.12
pada 2024. Penurunan ini sejalan dengan menurunnya saldo billion in 2024. This decline was in line with the reduction in
rata-rata pinjaman yang diterima serta pengelolaan struktur average outstanding borrowings and the adaption of more
pendanaan yang lebih efisien. efficient funding structure.
Rugi sebelum Pajak Penghasilan Loss before Income Tax
Pada 2025, Perseroan mencatat rugi sebelum pajak In 2025, the Company recorded a loss before income tax
penghasilan sebesar Rp370,77 miliar, meningkat of IDR370.77 billion, an increase compared to a loss of
dibandingkan rugi sebesar Rp343,10 miliar pada 2024. IDR343.10 billion in 2024. This increase in loss was primarily
Peningkatan rugi ini terutama dipengaruhi oleh kondisi industri driven by challenging industry conditions as well as lower
yang menantang serta penurunan pendapatan sebagai income resulting from portfolio adjustments implemented
dampak dari penyesuaian portofolio bisnis yang dilakukan throughout the year.
Perseroan sepanjang tahun.
Rugi Bersih Net Loss
Perseroan membukukan rugi bersih sebesar Rp436,59 miliar The Company recorded a net loss of IDR436.59 billion in
pada 2025, meningkat dibandingkan rugi bersih sebesar 2025, compared to a net loss of IDR284.81 billion in 2024.
Rp284,81 miliar pada 2024. Peningkatan rugi bersih ini The increase in net loss was mainly driven by the decline in
terutama dipengaruhi oleh penurunan pendapatan sebagai income as a result of the portfolio adjustments implemented
dampak dari penyesuaian portofolio bisnis yang dilakukan throughout the year.
Perseroan sepanjang tahun.
Penghasilan Komprehensif Lain Other Comprehensive Income
Pada 2025, Perseroan mencatatkan penghasilan In 2025, the Company recorded other comprehensive income
komprehensif lain sebesar (Rp2,31) miliar, dibandingkan of (IDR2.31) billion, compared to IDR12.19 billion in 2024. This
Rp12,19 miliar pada 2024. Perubahan ini terutama dipengaruhi was primarily driven by changes in fair value of cash flows
oleh fluktuasi nilai wajar instrumen lindung nilai atas arus kas hedge, net of income tax.
setelah pajak penghasilan.
Rugi Komprehensif Tahun Berjalan Comprehensive Loss for the Year
Pada 2025, Perseroan membukukan rugi komprehensif tahun In 2025, the Company recorded a total comprehensive
berjalan sebesar Rp438,90 miliar, meningkat dibandingkan loss of IDR438.90 billion, an increase compared to a total
rugi komprehensif sebesar Rp272,63 miliar pada 2024. comprehensive loss of IDR272.63 billion in 2024. The increase
Kenaikan rugi komprehensif ini terutama didorong oleh This increase in comprehensive loss was primarily driven by a
kenaikan rugi bersih seiring dengan penurunan pendapatan. rise in net loss, alongside a decline in income.
PT JACCS MPM Finance Indonesia
Laporan Tahunan 2025 Annual Report 87
Page 90
Analisis dan Diskusi Manajemen
Laporan Arus Kas Cash Flows Statement
Berikut ini merupakan laporan arus kas Perseroan untuk tahun The following is the Company’s statements of cash flows for
berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024: the years ended December 31, 2025, and 2024:
Laporan Arus Kas Tahun 2025–2024
Cash Flows Statement in 2025–2024
Dalam jutaan Rupiah | In millions of Rupiah
2025 2024 Perubahan I Change
Uraian
Description Nominal %
Kas bersih diperoleh dari aktivitas operasi 2.082.018 1.105.695 976.323 88,30%
Net cash provided by operating activities
Kas bersih digunakan untuk aktivitas investasi (7.871) (10.429) 2.558 (24,53%)
Net cash used in investing activities
Kas bersih digunakan untuk aktivitas pendanaan (2.344.330) (1.001.128) (1.343.202) 134,17%
Net cash used in financing activities
(Penurunan) kenaikan bersih kas dan bank (270.183) 94.138 (364.321) (387,01%)
Net (decrease) increase in cash on hand and in banks
Kas dan bank, awal tahun 403.173 309.035 94.138 30,46%
Cash on hand and in banks, beginning of the year
Kas dan bank, akhir tahun 132.990 403.173 (270.183) (67,01%)
Cash on hand and in banks, end of the year
Posisi kas dan bank per 31 Desember 2025 tercatat sebesar Cash and cash equivalents as of December 31, 2025 amounted
Rp132,99 miliar, turun 67,01% dibandingkan Rp403,17 miliar to IDR132.99 billion, a decrease of 67.01% compared to
pada 2024. Perubahan ini terutama dipengaruhi oleh arus kas IDR403.17 billion in 2024. This change was primarily driven by
bersih dari aktivitas pendanaan selama tahun berjalan. Kondisi net cash flow from financing activities during the current year.
kas yang terjaga mencerminkan kemampuan Perseroan dalam The Company’s healthy cash position reflects its ability to
mengelola likuiditas secara prudent. manage liquidity prudently.
Arus Kas dari Aktivitas Operasi Cash Flows from Operating Activities
Berikut ini merupakan arus kas dari aktivitas operasi untuk The following presents the cash flows from operating activities
tahun berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024: for the years ended December 31,2025 and 2024:
Arus Kas dari Aktivitas Operasi Tahun 2025–2024
Cash Flows from Operating Activities in 2025–2024
Dalam jutaan Rupiah | In millions of Rupiah
2025 2024 Perubahan I Change
Uraian
Description Nominal %
Penerimaan kas dari:
Cash received from:
Transaksi pembiayaan 3.246.034 4.646.403 (1.400.369) (30,14%)
Financing transactions
Transaksi sewa pembiayaan 557.476 413.125 144.351 34,94%
Finance lease transactions
Pendapatan administrasi 129.622 221.182 (91.560) (41,40%)
Administration income
Denda dari pelanggan 35.956 38.628 (2.672) (6,92%)
Penalties from customers
Pendapatan bunga 14.240 8.899 5.341 60,02%
Interest income
PT JACCS MPM Finance Indonesia
88 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 91
Management Discussion and Analysis Rise Together
Dalam jutaan Rupiah | In millions of Rupiah
2025 2024 Perubahan I Change
Uraian
Description Nominal %
Lain-lain 103.046 139.297 (36.251) (26,02%)
Other
Jumlah penerimaan kas 4.086.374 5.467.534 (1.381.160) (25,26%)
Total cash received
Pengeluaran kas untuk:
Cash disbursements for:
Transaksi pembiayaan (1.272.559) (3.200.079) 1.927.520 (60,23%)
Financing transactions
Transaksi sewa pembiayaan - (187.515) 187.515 (100,00%)
Finance lease transactions
Beban usaha (167.611) (222.664) 55.053 (24,72%)
Operating expenses
Gaji dan tunjangan (220.528) (299.230) 78.702 (26,30%)
Salaries and allowances
Beban keuangan (343.658) (448.727) 105.069 (23,41%)
Financing charges
Jumlah pengeluaran kas (2.004.356) (4.358.215) 2.353.859 (54,01%)
Total cash disbursements
Pembayaran pajak penghasilan - (3.624) 3.624 (100,00%)
Payment of income taxes
Kas bersih diperoleh dari aktivitas operasi 2.082.018 1.105.695 976.323 88,30%
Net cash provided by operating activities
Pada 2025, Perseroan membukukan kas bersih yang diperoleh In 2025, the Company recorded net cash provided by
dari aktivitas operasi sebesar Rp2,08 triliun, meningkat operating activities of IDR 2.08 trillion, an increase of 88.30%
88,30% dibandingkan Rp1,11 triliun pada 2024. Peningkatan ini compared to IDR 1.11 trillion in 2024. This increase was primarily
terutama didorong oleh menurunnya pengeluaran kas untuk driven by a significant reduction in cash outflows for financing
transaksi pembiayaan secara signifikan. transactions.
Arus Kas dari Aktivitas Investasi Cash Flows from Investing Activities
Berikut ini merupakan arus kas dari aktivitas investasi untuk The following presents the cash flows from investing activities
tahun berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024: for the years ended 31 December 2025 and 2024:
Arus Kas dari Aktivitas Investasi Tahun 2025–2024
Cash Flows from Investing Activities in 2025–2024
Dalam jutaan Rupiah | In millions of Rupiah
2025 2024 Perubahan I Change
Uraian
Description Nominal %
Penerimaan dari penjualan aset tetap 1.128 845 283 33,49%
Proceeds from sale of fixed assets
Perolehan aset tetap (6.208) (9.085) 2.877 (31,67%)
Acquisition of fixed assets
Perolehan aset tak berwujud (2.791) (2.189) (602) 27,50%
Acquisition of intangibl
Kas bersih digunakan untuk aktivitas investasi (7.871) (10.429) 2.558 (24,53%)
Net cash used in investing activities
PT JACCS MPM Finance Indonesia
Laporan Tahunan 2025 Annual Report 89
Page 92
Analisis dan Diskusi Manajemen
Pada 2025, Perseroan mencatat kas bersih yang digunakan In 2025, the Company recorded net cash used in investing
untuk aktivitas investasi sebesar Rp7,87 miliar, menurun activities of IDR7.87 billion, a decrease compared to IDR10.43
dibandingkan tahun 2024 sebesar Rp10,43 miliar. Hal ini billion in 2024. This was primarily driven by lower acquisition of
terutama berasal dari menurunnya perolehan aset tetap. fixed assets.
Arus Kas dari Aktivitas Pendanaan Cash Flows from Financing Activities
Berikut ini merupakan arus kas dari aktivitas pendanaan untuk The following presents the cash flows from financing activities
tahun berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024: for the years ended 31 December 2025 and 2024:
Arus Kas dari Aktivitas Pendanaan Tahun 2025–2024
Cash Flows from Financing Activities in 2025–20244
Dalam jutaan Rupiah | In millions of Rupiah
2025 2024 Perubahan I Change
Uraian
Description Nominal %
Penerimaan dari pinjaman yang diterima 725.000 1.170.000 (445.000) (38,03%)
Proceeds from borrowings
Pembayaran pinjaman yang diterima (2.113.748) (2.478.636) 364.888 (14,72%)
Payments of borrowings
Penerimaan dari utang obligasi - 500.000 (500.000) (100,00%)
Proceeds from bonds payable
Pembayaran dari utang obligasi (650.000) (188.000) (462.000) 245,74%
Payments of bonds payable
Pembayaran dari surat hutang jangka menengah (300.000) - (300.000) -
Payments of medium term notes
Pembayaran liabilitas sewa (5.582) (4.492) (1.090) 24,27%
Payment of lease liabilities
Kas bersih digunakan untuk aktivitas pendanaan (2.344.330) (1.001.128) (1.343.202) 134,17%
Net cash used in financing activities
Pada 2025, Perseroan mencatat kas bersih yang digunakan In 2025, the Company recorded net cash used in financing
untuk aktivitas pendanaan sebesar Rp2,34 triliun, meningkat activities of IDR2.34 trillion, an increase compared to IDR1.00
dibandingkan tahun sebelumnya yang tercatat sebesar Rp1,00 trillion in the previous year.These cash outflows stem primarily
triliun. Arus kas keluar ini terutama berasal dari pembayaran from payments of bonds as well as medium term notes.
utang obligasi serta surat utang jangka menengah.
Rasio Keuangan Financial Ratios
Kinerja Perseroan dalam mengelola sumber daya dan menjaga The Company’s performance in managing resources
keberlanjutan usaha tercermin dalam rasio-rasio keuangan and maintaining business sustainability is reflected in its
utama, khususnya rasio profitabilitas. Indikator ini memberikan key financial ratios, particularly profitability ratios. These
gambaran mengenai efektivitas operasional, struktur biaya, indicators provide insights into operational efficiency, cost
serta kemampuan Perseroan dalam menghasilkan laba dan structure, as well as the Company’s ability to generate profit
menciptakan nilai bagi pemegang saham dan pemangku and create value for shareholders and other stakeholders.
kepentingan. Pergerakan rasio profitabilitas mencerminkan The movement in profitability ratios reflects the dynamics of
dinamika peningkatan volume pembiayaan, pengendalian declining financing volume, cost containment initiatives, and
beban, serta peningkatan rugi bersih yang terjadi pada tahun the incrase in net loss recorded in 2025.
2025.
Tabel berikut menyajikan perbandingan pencapaian The following table presents a comparison of the Company’s
profitabilitas Perseroan selama dua tahun terakhir: profitability performance over the last two years:
PT JACCS MPM Finance Indonesia
90 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 93
Management Discussion and Analysis Rise Together
2025 2024 Perubahan I Change
Uraian
Description Nominal %
Margin laba bruto 66,48% 66,32% 0,16% 0,24%
Gross profit margin
Margin laba usaha (33,12%) (24,22%) (8,90%) 36,75%
Operating profit margin
Margin laba bersih (42,68%) (20,11%) (22,57%) 112,23%
Net profit margin
Rasio laba terhadap total aset (6,70%) (4,55%) (2,15%) 47,25%
Return on assets
Rasio laba terhadap total ekuitas (33,55%) (17,90%) (15,65%) 87,43%
Return on equity
Kemampuan Membayar Utang
Debt Paying Ability
Kemampuan Perseroan untuk memenuhi kewajiban keuangan The Company’s ability to meet its financial obligations is
dievaluasi melalui analisis menyeluruh atas likuiditas dan evaluated through a comprehensive analysis of liquidity and
solvabilitas. Indikator-indikator ini secara kolektif memberikan solvency. These indicators collectively provide an overview of
gambaran kesehatan keuangan Perseroan serta kemampuan the Company’s financial health and its capacity to meet both
memenuhi kewajiban jangka pendek maupun jangka panjang. short-term and long-term obligations.
Kemampuan Membayar Utang Jangka Pendek Ability to Pay Short-Term Debt (Liquidity)
(Likuiditas)
Perseroan menggunakan rasio lancar untuk menilai The Company uses the current ratio to assess its ability to
kemampuan memenuhi utang jangka pendek, khususnya meet short-term debt, particularly maturing debt, by utilizing
utang yang telah jatuh tempo, dengan memanfaatkan aset available current assets. In 2025, this ratio was recorded at
lancar yang tersedia. Pada tahun 2025, rasio ini tercatat 126.81%, down from 148.49% in 2024, reflecting a decline in
sebesar 126,81%, menunjukkan penurunan dibandingkan liquidity.
148,49% pada 2024, yang mencerminkan penurunan
likuiditas.
Kemampuan Membayar Utang Jangka Panjang Ability to Pay Long-Term Debt (Solvency)
(Solvabilitas)
Untuk menilai kemampuan membayar utang jangka panjang, To assess its ability to service long-term debt, the Company
Perseroan memantau beberapa rasio solvabilitas utama, monitors several key solvency ratios, including:
termasuk:
• Debt to Asset Ratio (DAR)-rasio liabilitas terhadap total • Debt to Asset Ratio (DAR) – the ratio of total liabilities to
aset. total assets;
• Debt to Equity Ratio (DER)-rasio liabilitas terhadap ekuitas. • Debt to Equity Ratio (DER) – the ratio of total liabilities to
total equity; and
• Gearing Ratio–rasio leverage yang mengukur proporsi • Gearing Ratio – a leverage ratio that measures the
utang terhadap struktur permodalan Perseroan. proportion of debt to the Company's capital structure.
PT JACCS MPM Finance Indonesia
Laporan Tahunan 2025 Annual Report 91
Page 94
Analisis dan Diskusi Manajemen
Ratio-rasio ini memberikan indikasi seberapa efektif These ratios provide an indication of the Company’s
Perseroan dalam mengelola utang jangka panjang dan effectiveness in managing long-term debt and maintaining
menjaga struktur permodalan yang sehat, sekaligus a sound capital structure, while supporting operational
mendukung kelangsungan operasional dan strategi ekspansi continuity and a sustainable expansion strategy.
yang berkelanjutan.
Rasio
Ratio
Uraian 2025 2024
Description
Rasio liabilitas terhadap total aset (DAR) 75,36% 79,08%
Debt to Assets Ratio (DAR)
Rasio liabilitas terhadap total ekuitas (DER) 305,85% 378,05%
Debt to Equity Ratio (DER)
Rasio Gearing 2,89x 3,61x
Gearing Ratio
Tingkat Kolektibilitas Piutang
Receivables Collectibility Rate
Perseroan menjalankan pengelolaan piutang pembiayaan The Company manages its financing receivables prudently
secara hati-hati dengan melakukan perkiraan perolehan by estimating expected customer repayments and applying
pembayaran dari pelanggan dan pengendalian risiko kredit strict credit risk controls.
secara ketat.
Sesuai dengan ketentuan yang berlaku, rasio Non-Performing In accordance with applicable regulations, the net Non-
Financing (NPF) neto dihitung dengan membagi piutang Performing Financing (NPF) ratio is calculated by dividing
bermasalah yang telah jatuh tempo lebih dari 90 hari dikurangi non-performing receivables that are overdue by more than
penyisihan kerugian penurunan nilai dengan total piutang yang 90 days, net of impairment loss allowances, by total managed
dikelola. receivables.
Pada akhir 2025, tingkat NPF neto Perseroan tercatat At the end of 2025, the Company’s net NPF ratio was recorded
sebesar 3,63%, tetap berada di bawah batas maksimum yang at 3.63%, remains below the maximum limit set by the
ditetapakn oleh peraturan yaitu 5,00%. regulations, namely 5.00%.
PT JACCS MPM Finance Indonesia
92 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 95
Management Discussion and Analysis Rise Together
Struktur Modal
Capital Structure
Perseroan menerapkan pendekatan yang bijaksana The Company adopts a prudent and strategic approach
dan strategis dalam pengelolaan modal, dengan tujuan to capital management, with the objective of achieving a
mencapai struktur permodalan yang kuat untuk menopang strong capital structure to support operational resilience
ketahanan operasional sekaligus meningkatkan penciptaan while enhancing long-term value creation for shareholders.
nilai jangka panjang bagi pemegang saham. Fokus utama The primary focus is on maintaining an optimal capital ratio,
adalah mempertahankan rasio permodalan yang optimal, which is essential to support ongoing business operations
yang penting untuk mendukung kegiatan usaha berjalan and ensure flexibility in responding to economic dynamics
serta memastikan fleksibilitas dalam menghadapi dinamika and changing market conditions.
ekonomi dan perubahan kondisi pasar.
Dalam rangka mencapai tujuan ini, manajemen menetapkan In pursuit of this objective, management has established
kebijakan pengelolaan modal yang mencakup: capital management policies that include:
• Menjaga rasio utang terhadap ekuitas (Debt to Equity • Maintaining a healthy Debt to Equity Ratio (DER) to ensure
Ratio/DER) pada tingkat yang sehat untuk memastikan controlled leverage and a risk profile aligned with the
leverage yang terkendali dan profil risiko yang sesuai Company’s growth strategy.
dengan strategi pertumbuhan Perseroan.
• Memastikan likuiditas dan solvabilitas yang memadai untuk • Ensuring adequate liquidity and solvency to support
mendukung kebutuhan operasional serta pemenuhan operational requirements as well as the settlement of both
kewajiban jangka pendek dan jangka panjang. short-term and long-term obligations.
• Meninjau secara berkala struktur modal dan melakukan • Periodically reviewing the capital structure and making
penyesuaian bila diperlukan untuk menanggapi adjustments as necessary in response to changes in
perubahan kondisi ekonomi makro, persyaratan regulator, macroeconomic conditions, regulatory requirements,
dan peluang pengembangan bisnis. and business development opportunities.
• Mengoptimalkan penggunaan pinjaman dan ekuitas • Optimizing the use of debt and equity with due
dengan pertimbangan biaya modal, efisiensi keuangan, consideration to cost of capital, financial efficiency, and
dan dampak terhadap fleksibilitas operasional. its impact on operational flexibility.
Salah satu indikator utama yang digunakan untuk menilai One of the key indicators used to assess the balance between
keseimbangan antara utang dan ekuitas adalah DER, yang debt and equity is the DER, which reflects the proportion of
mencerminkan proporsi liabilitas terhadap ekuitas pemegang liabilities to shareholders’ equity and provides an indication of
saham dan memberikan gambaran mengenai leverage the Company’s financial leverage and risk profile.
keuangan serta profil risiko Perseroan.
Tabel di bawah ini menyajikan komposisi struktur permodalan The table below presents the Company’s capital structure
Perseroan selama dua tahun terakhir, yang menunjukkan composition over the last two years, demonstrating
komitmen manajemen dalam menjaga stabilitas keuangan management’s commitment to maintaining financial stability
dan mendukung kesehatan operasional: and supporting operational soundness:
Struktur Modal Tahun 2025-2024
Capital Structure for 2025–2024 Dalam jutaan Rupiah | In millions of Rupiah
2025 2024
Struktur Modal (%) Struktur Modal (%)
Uraian
Description Proportion Proportion
Nominal Nominal
in Capital Structure in Capital Structure
(%) (%)
Liabilitas | Liabilities 3.044.843 75,36% 5.422.883 79,08%
Ekuitas | Equity 995.537 24,64% 1.434.434 20,92%
Liabilitas dan Ekuitas | Liabilities and 4.040.380 100,00% 6.857.317 100,00%
Equity
PT JACCS MPM Finance Indonesia
Laporan Tahunan 2025 Annual Report 93
Page 96
Analisis dan Diskusi Manajemen
Ikatan Material untuk Investasi Barang Modal
Material Commitments for Capital Expenditure Investments
Sepanjang tahun 2025, Perseroan tidak memiliki ikatan yang Throughout 2025, the Company did not have any material
material untuk investasi barang modal. commitments for capital expenditure investments.
Realisasi Investasi Barang Modal
Capital Expenditures Realization
Sepanjang tahun 2025, Perseroan tidak merealisasikan Throughout 2025, the Company did not realize any capital
investasi barang modal. expenditure investments.
Perbandingan antara Target dan Realisasi
Tahun 2025
Comparison between 2025 Targets and Realization [F.1, F.2]
Pada awal setiap tahun buku, Perseroan menetapkan target At the beginning of each financial year, the Company
kinerja yang komprehensif, yang dirancang untuk memandu establishes comprehensive performance targets designed
pencapaian kinerja keuangan dan operasional selama to guide the achievement of financial and operational
periode dua belas bulan. Target-target ini berfungsi sebagai performance over a twelve-month period. These targets
kerangka kerja strategis, menyediakan tolok ukur yang jelas serve as a strategic framework, providing clear benchmarks
untuk mendukung pertumbuhan yang berkelanjutan serta to support sustainable growth and ensure alignment across all
memastikan keselarasan di seluruh fungsi bisnis. business functions.
Sepanjang tahun, target-target tersebut dievaluasi secara Throughout the year, these targets are continuously
berkelanjutan, dengan mempertimbangkan perkembangan monitored, taking into account both internal developments
internal Perseroan maupun perubahan lingkungan eksternal. and changes in the external environment. This approach
Pendekatan ini memungkinkan Perseroan untuk tetap enables the Company to remain flexible and responsive,
fleksibel dan responsif, menyesuaikan strategi bila diperlukan adjusting its strategy when necessary to address emerging
untuk menghadapi tantangan baru maupun memanfaatkan challenges and capitalize on new opportunities.
peluang yang muncul.
Hasil dari pemantauan kinerja ini khususnya perbandingan The outcome of this performance monitoring—particularly the
antara target awal dan pencapaian aktual tahun buku 2025 comparison between initial targets and actual achievements
dirangkum dalam tabel berikut: for the 2025 financial year—is summarized in the following
table:
PT JACCS MPM Finance Indonesia
94 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 97
Management Discussion and Analysis Rise Together
Perbandingan antara Target dan Realisasi Tahun 2025
Comparison between 2025 Targets and Realization Dalam jutaan Rupiah | In millions of Rupiah
Uraian Realisasi 2025 Pencapaian
Target 2025
Description 2025 Realization Achievement
Pembiayaan Baru 1.768.860 1.183.194 66,89%
New Financing
Aset 4.620.458 4.040.380 87,44%
Assets
Liabilitas 3.333.717 3.044.843 91,33%
Liabilities
Ekuitas 1.286.741 995.537 77,37%
Equity
Pendapatan 1.338.599 1.022.951 76,42%
Income
Rugi Bersih Tahun Berjalan (162.776) (436.585) (268,21%)
Net Loss for the Year
PT JACCS MPM Finance Indonesia
Laporan Tahunan 2025 Annual Report 95
Page 98
Analisis dan Diskusi Manajemen
Proyeksi Tahun 2026
2026 Outlook [F.1, F.2]
Perseroan telah menetapkan target kinerja untuk menjadi The Company has established performance targets to serve
acuan dalam pelaksanaan aktivitas operasional pada tahun as a reference for the execution of its operational activities in
2026 mendatang sebagai berikut: the upcoming 2026 financial year, as follows:
Proyeksi
Outlook Dalam jutaan Rupiah | In millions of Rupiah
Uraian
Target 2025
Description
Pembiayaan Baru 245.640
New Financing
Aset 2.425.742
Assets
Liabilitas 1.538.798
Liabilities
Ekuitas 886.944
Equity
Pendapatan 527.580
Income
Rugi Bersih Tahun Berjalan (197.857)
Net Loss for the Year
Informasi dan Fakta Material yang Terjadi
setelah Tanggal Pelaporan Keuangan
Material Information and Facts Subsequent to the Financial
Reporting Date
Tidak ada informasi atau fakta material yang terjadi setelah There is no material information or facts subsequent to the
tanggal laporan akuntan. financial reporting date.
PT JACCS MPM Finance Indonesia
96 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 99
Management Discussion and Analysis Rise Together
Prospek Usaha
Business Outlook
Memasuki tahun 2026, perekonomian global masih Entering 2026, the global economy is expected to remain
berada dalam fase pertumbuhan moderat dengan tingkat in a phase of moderate growth with a relatively high level of
ketidakpastian yang relatif tinggi. Pertumbuhan ekonomi dunia uncertainty. Global economic growth is projected at 3.2%,
diprakirakan sebesar 3,2%, sedikit lebih rendah dibandingkan slightly lower than the previous year, influenced by global trade
tahun sebelumnya, dipengaruhi oleh fragmentasi fragmentation, the United States’ reciprocal tariff policies,
perdagangan global, kebijakan tarif resiprokal Amerika and ongoing geopolitical dynamics. In global financial
Serikat, serta dinamika geopolitik yang masih berkembang. markets, the scope for monetary policy easing in advanced
Di sisi pasar keuangan global, ruang pelonggaran suku bunga economies remains limited, with persistently high bond yields
kebijakan negara maju semakin terbatas, dengan imbal hasil and a strengthening US dollar potentially constraining capital
obligasi yang tetap tinggi dan penguatan dolar AS yang inflows to emerging markets. These conditions necessitate
berpotensi menahan aliran modal ke negara berkembang. adaptive policy responses to safeguard domestic economic
Kondisi tersebut menuntut respons kebijakan yang adaptif stability and resilience.
untuk menjaga stabilitas dan ketahanan ekonomi domestik.
Di tengah dinamika eksternal tersebut, perekonomian Amid these external dynamics, the Indonesian economy is
Indonesia diprakirakan tetap menunjukkan ketahanan. expected to remain resilient. According to Bank Indonesia
Berdasarkan proyeksi Bank Indonesia, pertumbuhan projections, national economic growth in 2026 is forecast
ekonomi nasional pada tahun 2026 diperkirakan berada to be in the range of 4.9%–5.7%, with inflation expected to
dalam kisaran 4,9%–5,7%, dengan inflasi yang tetap terjaga remain within the target range of 2.5% ± 1%. The Government
dalam sasaran 2,5% ± 1%. Pemerintah juga menargetkan also targets an acceleration of economic growth toward
akselerasi pertumbuhan menuju kisaran 6% pada tahun 2026 approximately 6% in 2026 to strengthen household purchasing
guna memperkuat daya beli masyarakat dan mendorong power and support domestic demand. On the intermediation
permintaan domestik. Dari sisi intermediasi, pertumbuhan side, banking credit growth is projected to range between
kredit perbankan diproyeksikan berada pada kisaran 8%– 8%–12%, reflecting sustained room for financing expansion
12%, mencerminkan ruang ekspansi pembiayaan yang tetap supported by adequate liquidity and a stable financial system.
terbuka dengan dukungan likuiditas yang memadai dan
stabilitas sistem keuangan yang terjaga.
Dalam industri otomotif roda empat, GAIKINDO In the four-wheeled automotive industry, GAIKINDO identifies
mengidentifikasi bahwa tantangan utama tahun 2026 terletak that the primary challenge in 2026 lies in household purchasing
pada daya beli masyarakat dan kebutuhan akan kepastian power and the need for consistent, long-term policy certainty.
kebijakan yang konsisten serta berjangka panjang. Kenaikan The increase in vehicle prices outpacing income growth
harga kendaraan yang lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan may further widen the affordability gap. Nevertheless, the
pendapatan masyarakat berpotensi memperlebar commencement of local electric vehicle production by
kesenjangan kemampuan beli. Namun demikian, dimulainya several global manufacturers presents a positive medium-
produksi kendaraan listrik secara lokal oleh sejumlah pabrikan term outlook, particularly if accelerated economic growth
global memberikan prospek positif dalam jangka menengah, supports a gradual recovery in four-wheeled vehicle demand.
terutama apabila akselerasi pertumbuhan ekonomi dapat
mendorong pemulihan permintaan kendaraan roda empat
secara bertahap.
Sementara itu, pasar sepeda motor diproyeksikan relatif Meanwhile, the two-wheeled motorcycle market is projected
stabil. Berdasarkan pandangan AISI, pasar domestik tahun to remain relatively stable. According to AISI, domestic sales in
2026 diperkirakan berada pada kisaran 6,4 juta hingga 6,7 2026 are expected to range between 6.4 million and 6.7 million
juta unit. Karakter sepeda motor sebagai sarana transportasi units. The role of motorcycles as an efficient and productive
yang efisien dan produktif menjadikannya lebih resilien means of transportation makes this segment relatively resilient
terhadap tekanan daya beli. Tingginya kontribusi pembelian to purchasing power pressures. The high proportion of credit-
secara kredit, yang mencapai sekitar 65% dari total transaksi, based transactions, accounting for approximately 65% of total
menegaskan peran strategis industri pembiayaan dalam sales, underscores the strategic role of the financing industry
menjaga stabilitas permintaan di segmen ini, meskipun in sustaining demand in this segment, despite challenges such
terdapat tantangan seperti kebijakan pajak daerah dan as regional tax policies and global economic volatility.
dinamika ekonomi global.
PT JACCS MPM Finance Indonesia
Laporan Tahunan 2025 Annual Report 97
Page 100
Analisis dan Diskusi Manajemen
Sejalan dengan itu, Otoritas Jasa Keuangan memproyeksikan In line with these developments, the Financial Services
pertumbuhan industri pembiayaan pada tahun 2026 berada Authority (OJK) projects the financing industry to grow within
dalam kisaran 6%–8%. Proyeksi tersebut didukung oleh the range of 6%–8% in 2026. This outlook is supported
kebijakan deregulasi yang membuka ruang ekspansi, by deregulation policies that create room for expansion,
khususnya pada pembiayaan kendaraan bermotor dan particularly in vehicle financing and MSME financing. At
pembiayaan UMKM. Di sisi lain, regulator menekankan the same time, regulators emphasize the importance of
pentingnya penguatan tata kelola dan manajemen risiko, strengthening governance and risk management, particularly
terutama untuk memastikan pembiayaan berbasis pada to ensure that financing is based on real economic activities
aktivitas usaha yang riil serta menjaga kepercayaan publik and to maintain public confidence in the financial services
terhadap industri jasa keuangan. industry.
Dengan mempertimbangkan proyeksi pertumbuhan ekonomi Considering improving national economic growth prospects,
nasional yang membaik, inflasi yang terkendali, stabilitas sistem controlled inflation, a strong and stable financial system, and
keuangan yang kuat, serta prospek pasar otomotif yang relatif relatively stable automotive market conditions with gradual
stabil dengan potensi pemulihan bertahap, maka prospek recovery potential, the Company’s business outlook for 2026
usaha Perseroan pada tahun 2026 dipandang tetap positif. is assessed to remain positive. The conducive macroeconomic
Lingkungan makroekonomi yang kondusif serta dukungan environment, together with policy support for the financing
kebijakan terhadap sektor pembiayaan memberikan peluang sector, provides opportunities for the Company to pursue
bagi Perseroan untuk mendorong pertumbuhan secara sustainable growth while maintaining prudent principles and
berkelanjutan dengan tetap mengedepankan prinsip kehati- Good Corporate Governance.
hatian dan Tata Kelola Perusahaan yang Baik.
Aspek Pemasaran
Marketing Aspects
Strategi Pemasaran Marketing Strategy
Pemasaran tetap menjadi motor penggerak utama Perseroan, Marketing remains the Company’s primary growth engine,
mendorong perluasan pangsa pasar, respons cepat terhadap driving market share expansion, rapid responsiveness to
perubahan industri, dan peluncuran produk inovatif berkualitas industry changes, and the launch of high-quality innovative
tinggi. Dalam menghadapi persaingan yang semakin ketat, products. In an increasingly competitive environment,
strategi pemasaran terus disesuaikan untuk memastikan marketing strategies continue to be refined to ensure
pertumbuhan yang berkelanjutan, sambil menjaga efektivitas, sustainable growth while maintaining effectiveness,
efisiensi, dan mitigasi risiko. efficiency, and risk mitigation.
Perseroan juga menekankan penguatan kapabilitas internal, The Company also emphasizes the strengthening of
terutama di fungsi penjualan dan layanan konsumen di cabang, internal capabilities, particularly within sales and branch-
guna membangun model operasional yang lebih responsif based consumer service functions, in order to build a more
dan berfokus pada pelanggan. responsive and customer-centric operating model.
Selain itu, jaringan cabang digunakan secara optimal sebagai In addition, the branch network is optimally utilized as a
platform pemasaran strategis. Melalui kemitraan dengan strategic marketing platform. Through partnerships with
mitra pilihan, distribusi produk menjadi lebih luas dan efektif, selected business partners, product distribution has become
sekaligus meningkatkan efisiensi dan produktivitas. broader and more effective, while also enhancing efficiency
and productivity.
Program-program pemasaran yang telah ada disempurnakan Existing marketing programs have been further refined and
dan diperkuat untuk memastikan keselarasan dengan tujuan strengthened to ensure alignment with business objectives,
bisnis, sekaligus mendapatkan respons positif dari para while maintaining positive stakeholder responsiveness.
pemangku kepentingan.
PT JACCS MPM Finance Indonesia
98 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 101
Management Discussion and Analysis Rise Together
Sepanjang tahun 2025, Perseroan telah melaksanakan Throughout 2025, the Company implemented various
berbagai inisiatif pemasaran, antara lain: marketing initiatives, including:
• Fokus pada portofolio produk yang lebih menguntungkan, • Focusing on a more profitable product portfolio, namely
yaitu pembiayaan motor baru dan fasilitas dana MyCash; new motorcycle financing and MyCash cash loan facilities;
• Menghentikan sementara pembiayaan baru untuk mobil • Temporarily suspending new financing for new and used
baru/bekas, dan multi-produk sebagai langkah mitigasi four-wheeled vehicles, and multi-product financing
risiko terkait kualitas aset; activities as a risk mitigation measure related to asset
quality;
• Secara permanen menutup kegiatan bisnis Sewa • Permanently ceased its Finance Lease (Corporate
Pembiayaan (Pembiayaan Korporasi) mulai Januari 2025, Financing) business starting in January 2025 and
dan mengelola portofolio yang ada hingga jatuh tempo; continues to manage the existing portfolio until maturity.
• Memperkuat sinergi dan kolaborasi dengan MPM Group • Strengthening synergies and collaboration with MPM
dan entitas di dalamnya, termasuk MPM Insurance, MPM Group and its affiliated entities, including MPM Insurance,
Mulia, MSO, dan AUKSI; MPM Mulia, MSO, and AUKSI;
• Meningkatkan kerja sama dengan dealer/showroom yang • Enhancing cooperation with dealers/showrooms that
memberikan kontribusi profit lebih besar melalui program generate higher profitability contributions through
privilege yang teroptimalisasi; optimized privilege programs;
• Menerapkan dealer management melalui grading, • Implementing dealer management through grading,
evaluasi, serta pemberian insentif berbasis performa evaluation, and performance-based incentive schemes;
dealer;
• Meningkatkan penjualan melalui direct sales dan agen • Increasing sales performance through direct sales and
internal, serta memperkuat closing rate tele-sales untuk internal agents, as well as strengthening tele-sales closing
pelanggan kategori good book; rates for customers in the “good book” category;
• Meningkatkan retention rate produk melalui telesales dan • Improving product retention rates through telesales and
pengembangan agen eksternal; dan the development of external agents; and
• Memperkuat Service Level Agreement (SLA) proses • Strengthening Service Level Agreement (SLA) for financing
aplikasi pembiayaan dengan: application processes through:
› Penerapan parameter instant approval dan › The implementation of instant approval parameters
penyederhanaan credit screening untuk pelanggan and simplified credit screening for repeat-order
repeat order kategori good book pada produk “good book” customers under the MyCash motorcycle
MyCash motor. product; and
› Program fast approval untuk pelanggan kategori good › Fast approval programs for “good book” customers
book pada produk MyCash mobil. under the MyCash automobile product.
Pendekatan ini memastikan bahwa strategi pemasaran This approach ensures that the Company’s marketing strategy
Perseroan tetap adaptif dan efektif, mendukung pertumbuhan remains adaptive and effective, supporting sustainable
berkelanjutan, sekaligus memperkuat kepuasan pelanggan growth while strengthening customer satisfaction and the
dan posisi Perseroan di pasar. Company’s competitive position in the market.
Pangsa Pasar Market Share
Berdasarkan data resmi yang dipublikasikan oleh Otoritas Jasa Based on official data published by the Financial Services
Keuangan (OJK), total aset industri pembiayaan nasional pada Authority (Otoritas Jasa Keuangan/OJK), total assets of the
31 Desember 2025 tercatat sebesar Rp505.59 triliun, menurun national financing industry as of December 31, 2025 amounted
dari Rp578 triliun pada 2024. to IDR505,59 trillion, decrease from IDR578 trillion in 2024.
Total aset Perseroan per 31 Desember 2025 dan 2024 The Company’s total assets as of December 31, 2025 and 2024
masing-masing sebesar Rp4,04 triliun dan Rp6,86 triliun. amounted to IDR 4.04 trillion and IDR6.86 trillion, respectively.
Jika dibandingkan dengan total aset industri, pangsa pasar Compared to total industry assets, the Company’s market
Perseroan pada 2025 tercatat sebesar 0,80%, dibandingkan share in 2025 was recorded at 0.80%, compared to 1.18% in
1,18% pada tahun sebelumnya. the previous year.
PT JACCS MPM Finance Indonesia
Laporan Tahunan 2025 Annual Report 99
Page 102
Analisis dan Diskusi Manajemen
Kebijakan Dividen
Dividend Policy
Perseroan menyusun kebijakan dividen sesuai ketentuan The Company formulates its dividend policy in accordance
Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Perseroan with Law No. 1 of 2023 concerning Limited Liability
Terbatas (UUPT). Pembagian dividen didasarkan pada Companies. Dividend distribution is determined based on
keputusan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), dengan resolutions of the General Meeting of Shareholders (GMS),
mempertimbangkan ketersediaan laba yang dapat dibagikan, taking into account the availability of distributable profits, the
likuiditas Perseroan, serta kebutuhan untuk mendukung Company’s liquidity position, as well as the need to support
pertumbuhan dan penguatan modal Perseroan. the Company’s growth and capital strengthening initiatives.
Selama dua tahun terakhir, yaitu tahun 2024 dan 2025, Over the past two years, 2024 and 2025, the Company did not
Perseroan tidak membagikan dividen. Keputusan ini diambil distribute dividends. This decision was made to strengthen
untuk memperkuat struktur permodalan, menjaga fleksibilitas the capital structure, maintain liquidity flexibility, and support
likuiditas, dan mendukung strategi pertumbuhan jangka the Company’s long-term growth strategy.
panjang Perseroan.
Realisasi Penggunaan Dana Hasil Penawaran
Umum
Realization of Use of Proceeds from Public Offering
Pada tahun 2025, Perseroan tidak memiliki kewajiban untuk In 2025, the Company was not required to submit a report
menyampaikan laporan penggunaan dana hasil Penawaran on the utilization of proceeds from the Public Offering of the
Umum Obligasi Berkelanjutan I JACCS MPM Finance Indonesia JACCS MPM Finance Indonesia Shelf Registration Bonds I
Tahap III Tahun 2024, karena seluruh dana telah sepenuhnya Phase III Year 2024, as all proceeds had been fully utilized and
direalisasikan dan dilaporkan kepada regulator melalui Surat reported to the regulator through Letter No. 023/CORSEC/
No. 023/CORSEC/VII/2024 tertanggal 4 Juli 2024. Dengan VII/2024 dated July 4, 2024. Accordingly, the use of proceeds
demikian, penggunaan dana telah sesuai dengan tujuan dan was in line with the approved objectives and plan.
rencana yang disetujui.
PT JACCS MPM Finance Indonesia
100 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 103
Management Discussion and Analysis Rise Together
Informasi Material mengenai Investasi,
Ekspansi, Divestasi, Penggabungan/Peleburan
Usaha, Akuisisi, Restrukturisasi Utang/
Modal, Transaksi Afiliasi, dan Transaksi yang
Mengandung Benturan Kepentingan
Material Information on Investments, Expansion, Divestments, Business
Mergers/Consolidations, Acquisitions, Debt/Capital Restructuring,
Affiliated Transactions, and Transactions with Conflicts of Interest
Pada tahun 2025, tidak terdapat informasi yang bersifat In 2025, there was no material information related
material mengenai investasi, ekspansi, divestasi, to investments, expansion, divestments, mergers or
penggabungan/peleburan usaha, akuisisi atau restrukturisasi consolidations, acquisitions, debt or capital restructuring,
utang/modal, transaksi afiliasi, dan transaksi yang affiliated transactions, or transactions involving conflicts of
mengandung benturan kepentingan. interest.
Perubahan Peraturan yang Berpengaruh
Signifikan terhadap Perseroan
Changes in Regulations with Significant Impact on the Company
Sepanjang tahun 2025, tidak terdapat perubahan peraturan Throughout 2025, there were no changes in government
pemerintah dan otoritas pasar modal yang berpengaruh regulations or capital market authority regulations that had a
signifikan terhadap Perseroan. significant impact on the Company.
Perubahan Kebijakan Akuntansi
Changes in Accounting Policies
Sepanjang tahun 2025, tidak terdapat perubahan kebijakan Throughout 2025, there were no changes in accounting
akuntansi yang berpengaruh signifikan terhadap Perseroan, policies that had a significant impact on the Company, and
dan Perseroan telah mengadopsi seluruh ketentuan dalam the Company has adopted all applicable generally accepted
kebijakan akuntansi yang berlaku umum. accounting standards.
PT JACCS MPM Finance Indonesia
Laporan Tahunan 2025 Annual Report 101
Page 104
Page 105
Tata Kelola Perusahaan Corporate Governance
Page 106
Tata Kelola Perusahaan
Penerapan Tata Kelola Perusahaan yang Baik
dan Berkelanjutan
Implementation of Good and Sustainable Corporate Governance
Penerapan Tata Kelola Perusahaan yang Baik (Good The implementation of Good Corporate Governance
Corporate Governance/GCG) merupakan landasan utama (GCG) serves as the cornerstone for the Company in
bagi Perseroan dalam mewujudkan pertumbuhan yang achieving sustainable growth. By upholding the principles of
berkelanjutan. Dengan menjunjung tinggi prinsip transparansi, transparency, accountability, responsibility, independence,
akuntabilitas, tanggung jawab, independensi, serta kewajaran, and fairness, the Company is committed to creating long-
Perseroan berkomitmen menciptakan nilai jangka panjang term value that provides tangible benefits to all stakeholders
yang memberikan manfaat nyata bagi seluruh pemangku and the broader community. This commitment simultaneously
kepentingan dan masyarakat luas. Komitmen ini sekaligus strengthens investor confidence and builds a solid corporate
memperkuat kepercayaan investor dan membangun reputasi reputation, thereby ensuring the Company’s business
perusahaan yang kokoh, sehingga keberlangsungan usaha continuity.
dapat terjaga secara berkesinambungan.
Perseroan berkomitmen untuk menerapkan prinsip The Company is committed to consistently and continuously
GCG dalam setiap kegiatan usaha secara konsisten dan applying the principles of good corporate governance (GCG)
berkesinambungan. Penerapan GCG dapat digerakkan in all its business activities. The implementation of GCG
melalui dua pendekatan utama, yaitu dorongan etika (ethical can be driven by two main approaches: ethical-driven and
driven) dan dorongan regulasi (regulatory driven). Pendekatan regulatory-driven. The ethical-driven approach stems from
ethical driven lahir dari kesadaran individu untuk menjalankan an individual’s awareness to conduct business practices
praktik bisnis yang berorientasi pada keberlangsungan jangka focused on long-term sustainability, prioritizing the interests
panjang, mengutamakan kepentingan seluruh pemangku of all stakeholders, and avoiding short-term profit-seeking
kepentingan, serta menghindari pola penciptaan keuntungan that has a risk of harming the company or society. Meanwhile,
sesaat yang berisiko merugikan perusahaan maupun the regulatory-driven approach arises from compliance with
masyarakat. Sementara itu, regulatory driven muncul dari regulations and policies established by regulators, thereby
kepatuhan terhadap peraturan dan kebijakan yang ditetapkan ensuring that all business activities operate in accordance
oleh regulator, sehingga memastikan setiap aktivitas usaha with applicable legal and governance standards.
berjalan sesuai standar hukum dan tata kelola yang berlaku.
Penerapan prinsip-prinsip GCG berperan penting dalam The implementation of GCG principles plays a crucial role in
meningkatkan kepercayaan para investor dan pemangku boosting investor and stakeholder confidence, lowering the
kepentingan, menurunkan biaya modal, memperkuat pasar cost of capital, strengthening the capital market and financial
modal dan sektor jasa keuangan, memperluas lapangan kerja services sector, expanding employment opportunities,
dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang sejalan dengan and driving economic growth in line with the principles of
prinsip pembangunan berkelanjutan. sustainable development.
Selain itu, Perseroan menekankan pentingnya keberlanjutan Furthermore, the Company emphasizes the importance
dengan mengintegrasikan aspek lingkungan, sosial, dan tata of sustainability by integrating environmental, social, and
kelola (Environmental, Social, and Governance/ESG) ke dalam governance (ESG) aspects into its business practices. This is
praktik bisnis. Hal ini dilakukan untuk menjaga keseimbangan done to maintain a balance between financial performance
antara pencapaian kinerja finansial dan kontribusi terhadap and contributions to sustainable development. Thus, the
pembangunan berkelanjutan. Dengan demikian, Perseroan Company not only creates value for shareholders but also
tidak hanya menciptakan nilai bagi pemegang saham, tetapi provides long-term benefits for society and the environment.
juga memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat
dan lingkungan.
PT JACCS MPM Finance Indonesia
104 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 107
Corporate Governance Rise Together
Landasan Hukum Penerapan Tata Kelola
Perusahaan
Legal Basis for the Implementation of Corporate Governance
Penerapan prinsip Good Corporate Governance (GCG) di The implementation of Good Corporate Governance (GCG)
Perseroan dilaksanakan dengan berlandaskan pada berbagai principles at the Company is based on various applicable
regulasi dan kebijakan yang berlaku. Landasan hukum ini regulations and policies. This legal framework serves as
menjadi pedoman utama bagi Perseroan dalam memastikan the primary guideline for the Company in ensuring good,
tata kelola yang baik, transparan, dan berkesinambungan, transparent, and sustainable governance, as well as providing
serta memberikan kepastian bahwa seluruh aktivitas usaha assurance that all business activities are conducted in
dijalankan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan accordance with legal regulations and best practices. The
dan praktik terbaik. Regulasi dan kebijakan yang menjadi regulations and policies that serve as references include:
acuan antara lain:
1. Undang-Undang Republik Indonesia No. 8 Tahun 1995 1. Law of the Republic of Indonesia No. 8 of 1995 on the
tentang Pasar Modal. Capital Market.
2. Undang-Undang Nomor 40 tahun 2007 tentang Perseroan 2. Law No. 40 of 2007 on Limited Liability Companies
Terbatas (”UU PT”). (“UUPT”).
3. POJK No. 48 Tahun 2024 tentang Tata Kelola yang Baik 3. POJK No. 48 of 2024 on Good Governance for Financing
bagi Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Institutions, Venture Capital Companies, Microfinance
Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa Keuangan Institutions, and Other Financial Services Institutions.
Lainnya.
4. POJK No. 46 Tahun 2024 tentang Pengembangan 4. POJK No. 46 of 2024 on the Development and
dan Penguatan Perusahaan Pembiayaan, Perusahaan Strengthening of Financing Companies, Infrastructure
Pembiayaan Infrastruktur, dan Perusahaan Modal Ventura. Financing Companies, and Venture Capital Companies.
5. POJK No. 35 Tahun 2025 tentang Pengembangan 5. POJK No. 35 of 2025 on the Development and
dan Penguatan Perusahaan Pembiayaan, Perusahaan Strengthening of Financing Companies, Infrastructure
Pembiayaan Infrastruktur, dan Perusahaan Modal Ventura. Financing Companies, and Venture Capital Companies.
6. POJK No. 33/POJK.04/2014 tentang Direksi dan Dewan 6. POJK No. 33/POJK.04/2014 on the Board of Directors and
Komisaris Emiten atau Perusahaan Publik. Board of Commissioners of Issuers or Public Companies.
7. POJK No. 31/POJK.04/2015 tentang Keterbukaan atas 7. POJK No. 31/POJK.04/2015 on Disclosure of Information
Informasi atau Fakta Material oleh Emiten atau Perusahaan or Material Facts by Issuers or Public Companies.
Publik.
8. POJK No. 29/POJK.04/2016 tentang Laporan Tahunan 8. POJK No. 29/POJK.04/2016 on Annual Reports of Issuers
Emiten atau Perusahaan Publik. or Public Companies.
9. SEOJK No. 16/SEOJK.04/2021 tentang Bentuk dan Isi 9. POJK No. 16/SEOJK.04/2021 on the Form and Content of
Laporan Emiten atau Perusahaan Publik. Reports by Issuers or Public Companies.
10. SEOJK No. 28 tahun 2025 tentang Laporan Penerapan Tata 10. POJK No. 28 of 2025 on Reports on the Implementation
kelola yang baik bagi Lembaga Pembiayaan, Perusahaan of Good Governance for Financing Institutions, Venture
Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Capital Companies, Microfinance Institutions, and Other
Jasa keuangan lainnya. Financial Services Institution.
11. Pedoman Umum Governansi Korporat Indonesia (PUGKI) 11. The 2021 General Guidelines on Corporate Governance in
tahun 2021 yang diterbitkan oleh Komite Nasional Indonesia (PUGKI) issued by the National Committee on
Kebijakan Governansi Governance Policy.
12. Anggaran Dasar dan Pedoman Kebijakan Perseroan. 12. The Company’s Articles of Association and Policy
Guidelines.
13. Peraturan perundang-undangan terkait lainnya 13. Other relevant laws and regulations.
PT JACCS MPM Finance Indonesia
Laporan Tahunan 2025 Annual Report 105
Page 108
Tata Kelola Perusahaan
Prinsip-Prinsip Tata Kelola Perusahaan
Principles of Corporate Governance
Pasal 2 POJK No. 48 Tahun 2024, mengamanatkan bahwa Article 2 of POJK No. 48 of 2024 mandates that the Company,
Perseroan yang kegiatan usahanya termasuk dalam Lembaga whose business activities fall under the categories of Financing
Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Institutions, Venture Capital Companies, Microfinance
Mikro, dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya (PVML), wajib Institutions, and Other Financial Services Institutions (PVML),
menerapkan prinsip Tata Kelola yang Baik dalam setiap must apply the principles of Good Corporate Governance
kegiatan usahanya pada seluruh tingkatan atau jenjang in all its business activities at every level of the organization.
organisasi. Prinsip GCG tersebut dan implementasinya di These GCG principles and their implementation within the
Perseroan, dijelaskan pada tabel berikut: Company are outlined in the following table:
Prinsip GCG Penjelasan Berdasarkan Penerapan di Perseroan
Principles of POJK No. 48 Tahun 2024 Implementation at the Company
Corporate Explanation Based on
Governance POJK No. 48 of 2024
Keterbukaan Keterbukaan dalam proses pengambilan • Pengungkapan informasi yang dibutuhkan oleh debitur
Transparency keputusan serta dalam pengungkapan terkait pembiayaan;
dan penyediaan informasi yang relevan • Penyampaian Laporan Tahunan dan Laporan Keuangan;
dan mudah diakses oleh pemangku • Publikasi pengumuman melalui situs resmi Perseroan
kepentingan. (www.jaccs-mpmfinance.com).
Transparency in the decision-making • Disclosure of information required by borrowers
process, as well as in the disclosure and regarding financing;
provision of relevant and easily accessible • Submission of the Annual Report and Financial
information to stakeholders. Statements;
• Publication of announcements on the Company’s
official website (www.jaccs-mpmfinance.com).
Akuntabilitas Akuntabilitas mencakup kejelasan fungsi • Pembagian tugas dan tanggung jawab yang jelas
Accountability dan pelaksanaan pertanggungjawaban antar organ Perseroan, dibuktikan dengan adanya
setiap organ perusahaan. Piagam Dewan Komisaris, Direksi, dan Komite-komite
penunjang;
Accountability encompasses the clarity • Penerapan prinsip kehati-hatian (prudence) serta
of the functions and the fulfillment of kepatuhan terhadap hukum dan peraturan dalam sistem
responsibilities of each corporate body. pengendalian internal dan manajemen risiko.
• A clear division of duties and responsibilities among
the Company’s governing bodies, as evidenced by the
charters of the Board of Commissioners, the Board of
Directors, and the supporting committees;
• The application of the principle of prudence and
compliance with laws and regulations in the internal
control and risk management systems.
Tanggung Jawab Tanggung jawab atas kesesuaian • Kepatuhan terhadap Anggaran Dasar dan peraturan
Responsibility pengelolaan dengan ketentuan peraturan perundang-undangan;
perundang-undangan, nilai etika, standar, • Pelaksanaan program Tanggung Jawab Sosial
prinsip, dan praktik yang berlaku. Perusahaan (CSR);
• Pemenuhan kewajiban keterbukaan informasi sesuai
Responsibility for ensuring that management regulasi.
practices comply with applicable laws
and regulations, ethical values, standards, • Compliance with the Articles of Association and
principles, and practices. applicable laws and regulations;
• Implementation of Corporate Social Responsibility
(CSR) programs;
• Fulfilment of information disclosure obligations in
accordance with regulations.
PT JACCS MPM Finance Indonesia
106 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 109
Corporate Governance Rise Together
Prinsip GCG Penjelasan Berdasarkan Penerapan di Perseroan
Principles of POJK No. 48 Tahun 2024 Implementation at the Company
Corporate Explanation Based on
Governance POJK No. 48 of 2024
Independensi Perseroan dikelola secara mandiri • Saling menghormati hak, kewajiban, tugas, wewenang,
Independence dan profesional, bebas dari benturan dan tanggung jawab antar organ Perseroan;
kepentingan serta pengaruh atau tekanan • Pemegang Saham dan Dewan Komisaris tidak melakukan
dari pihak mana pun yang tidak sesuai intervensi terhadap pengurusan Perseroan;
dengan ketentuan hukum dan etika. • Dewan Komisaris, Direksi, dan karyawan senantiasa
menghindari benturan kepentingan dalam pengambilan
The Company is managed independently keputusan.
and professionally, free from conflicts of
interest and from influence or pressure from • Mutual respect for the rights, obligations, duties,
any party that is inconsistent with legal and authorities, and responsibilities among the Company’s
ethical standards. governing bodies;
• Shareholders and the Board of Commissioners do not
interfere in the management of the Company;
• The Board of Commissioners, the Board of Directors,
and employees consistently avoid conflicts of interest in
decision-making.
Kewajaran Kesetaraan, keseimbangan, dan keadilan • Pemberian hak yang sama kepada seluruh pemegang
Fairness dalam memenuhi hak pemangku saham untuk menghadiri dan memberikan suara dalam
kepentingan sesuai perjanjian, peraturan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS);
perundang-undangan, serta nilai etika dan • Upaya menciptakan lingkungan kerja yang baik, aman,
standar yang berlaku. dan sesuai dengan kemampuan Perseroan serta
ketentuan peraturan perundang-undangan.
Equality, balance, and justice in fulfilling the
rights of stakeholders in accordance with • Granting equal rights to all shareholders to attend and
agreements, laws and regulations, as well as vote at the General Meeting of Shareholders (GMS);
applicable ethical values and standards. • Efforts to create a good, safe work environment that
aligns with the Company’s capabilities and applicable
laws and regulations.
Secara keseluruhan, pada tahun 2025 Perseroan tetap Overall, in 2025 the Company continued to demonstrate
konsisten menunjukkan komitmen berkelanjutan dalam a consistent commitment to the implementation of GCG
penerapan prinsip-prinsip GCG di berbagai bidang. principles across various areas. This commitment was realized
Penerapan tersebut diwujudkan melalui sejumlah inisiatif through the following initiatives:
berikut:
1. Perseroan aktif sebagai anggota dalam sistem 1. The Company actively participates in the asset registration
pendaftaran aset guna mencegah terjadinya pembiayaan system to prevent double financing. This step represents
ganda. Langkah ini merupakan bentuk komitmen terhadap a commitment to transparency and compliance with
keterbukaan informasi sekaligus pemenuhan kewajiban regulatory obligations.
regulasi.
2. Perseroan menyampaikan informasi keuangan maupun 2. The Company discloses both financial and non-financial
non-keuangan kepada publik secara transparan, sehingga information to the public in a transparent manner, thereby
pemangku kepentingan memperoleh akses terhadap ensuring that stakeholders have access to relevant and
data yang relevan dan akurat. accurate data.
3. Perseroan menegakkan budaya disiplin dan kepatuhan 3. The Company upholds a culture of discipline and
di seluruh jenjang organisasi melalui penandatanganan compliance at all levels of the organization through the
Pakta Integritas oleh seluruh karyawan, Direksi, dan signing of an Integrity Pact by all employees, the Board of
Dewan Komisaris. Selain itu, Perseroan telah memiliki Directors, and the Board of Commissioners. In addition,
serta menjalankan kebijakan anti-fraud, termasuk sistem the Company has established and implemented anti-
pelaporan sesuai ketentuan peraturan yang berlaku. fraud policies, including a reporting system in accordance
with applicable regulations.
4. Perseroan menginternalisasi prinsip FAST FRIENDLY 4. The Company has internalized the FAST FRIENDLY
sebagai nilai-nilai dasar yang menjadi pedoman perilaku principles as core values that serve as guidelines for
dan budaya kerja di lingkungan perusahaan. behavior and work culture within the company.
5. Perseroan menyelenggarakan program pelatihan Anti 5. The Company conducts training programs on Anti-Money
Pencucian Uang, Pencegahan Pendanaan Terorisme, dan Laundering, Counter-Terrorist Financing, and Counter-
Pencegahan Pendanaan Proliferasi Senjata Pemusnah Proliferation Financing of Weapon of Mass Destruction
Massal (APU-PPT dan PPPSPM) bagi karyawan untuk (AML-CFT and CPF) for employees to enhance awareness
meningkatkan kesadaran dan kepatuhan terhadap and compliance with regulations.
regulasi.
PT JACCS MPM Finance Indonesia
Laporan Tahunan 2025 Annual Report 107
Page 110
Tata Kelola Perusahaan
6. Perseroan melaksanakan pelatihan Fraud Awareness 6. The Company conducts Fraud Awareness training for all
bagi seluruh karyawan serta refreshment training khusus employees as well as specialized refresher training for the
bagi tim Collection terkait proses eksekusi aset, guna Collection team regarding asset execution processes,
memperkuat pemahaman dan keterampilan dalam to strengthen understanding and skills in preventing and
mencegah serta menangani potensi fraud. addressing potential fraud levant and accurate data.
7. Perseroan terus memperkuat sistem pengendalian 7. The Company continues to strengthen its internal
internal sebagai bagian dari upaya menjaga integritas, control system as part of its efforts to maintain integrity,
efektivitas operasional, dan keberlanjutan usaha. operational effectiveness, and business sustainability.
Penilaian Tata Kelola Perusahaan
Corporate Governance Assessment
Untuk memastikan efektivitas kerangka kerja Tata Kelola To ensure the effectiveness of the Corporate Governance
Perusahaan, sekaligus mengidentifikasi area yang perlu framework, identify areas for improvement, and strengthen
ditingkatkan serta memperkuat komitmen terhadap the Company’s commitment to regulatory compliance
kepatuhan regulasi dan praktik bisnis yang beretika, Perseroan and ethical business practices, the Company consistently
secara konsisten melaksanakan penilaian GCG setiap tahun. conducts an annual Good Corporate Governance (GCG)
assessment.
Penilaian GCG dilakukan melalui metode self-assessment The GCG assessment is conducted through a self-assessment
yang berlandaskan pada ketentuan regulator, yaitu: method based on regulatory provisions, namely:
1. POJK No. 48 Tahun 2024 tentang Tata Kelola yang Baik 1. POJK No. 48 of 2024 on Good Corporate Governance
bagi Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, for Financing Institutions, Venture Capital Companies,
Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa Keuangan Microfinance Institutions, and Other Financial Services
Lainnya. Institutions.
2. POJK No. 28/POJK.05/2020 tentang Penilaian Tingkat 2. POJK No. 28/POJK.05/2020 on the Assessment of
Kesehatan Lembaga Jasa Keuangan Non-Bank. the Soundness Level of Non-Bank Financial Services
Institutions.
3. SEOJK No. 11/SEOJK.05/2020 tentang Penilaian Tingkat 3. SEOJK No. 11/SEOJK.05/2020 on the Assessment of the
Kesehatan Perusahaan Pembiayaan dan Perusahaan Soundness Level of Financing Companies and Sharia
Pembiayaan Syariah. Financing Companies.
4. PADK No. 48 Tahun 2025 tentang Penerapan Manajemen 4. PADK No. 48 of 2025 on the Implementation of Risk
Risiko Bagi Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Management for Financing Institutions, Venture Capital
Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa Companies, Microfinance Institutions, and Other Financial
Keuangan Lainnya. Services Institutions.
5. SEOJK No. 28 Tahun 2025 tentang Laporan Penerapan Tata 5. SEOJK No. 28 of 2025 on Reports on the Implementation
Kelola Yang Baik Bagi Lembaga Pembiayaan, Perusahaan of Good Governance for Financing Institutions, Venture
Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Capital Companies, Microfinance Institutions, and Other
Jasa Keuangan Lainnya. Financial Services Institutions.
Perseroan secara berkala meninjau pelaksanaan GCG, dan The Company regularly reviews the implementation of
Perseroan terus melakukan langkah-langkah perbaikan corporate governance, and continues to implement
secara menyeluruh di setiap lini bisnis, termasuk di antaranya comprehensive improvement measures across all business
perbaikan kualitas aset, dan perbaikan struktur organisasi lines, including asset quality improvements and the
yang lebih efektif dan efisien. Perseroan juga terus melakukan development of a more effective and efficient organizational
evaluasi dan pembaruan berbagai kebijakan internal mencakup structure. The Company also continues to evaluate and
manajemen risiko, kepatuhan, pengendalian internal, aktivitas update various internal policies covering risk management,
pembiayaan, dan tata kelola teknologi informasi, agar selaras compliance, internal controls, financing activities, and
dengan ketentuan OJK serta standar industri terkini. information technology governance, to ensure they are in line
with OJK regulations and the latest industry standards.
PT JACCS MPM Finance Indonesia
108 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 111
Corporate Governance Rise Together
Struktur Tata Kelola Perusahaan
Corporate Governance Structure
Praktik GCG di Perseroan didukung dengan struktur tata The Company’s GCG practices are supported by an
kelola yang terintegrasi, yang memastikan pelaksanaan integrated governance structure that ensures oversight
fungsi pengawasan dan pengelolaan berjalan secara efektif, and management functions are carried out effectively,
transparan, dan akuntabel. Struktur ini mencerminkan transparently, and accountably. This structure reflects the
pemisahan peran antara organ pengawas dan organ separation of roles between the supervisory and management
pengelola, serta dilengkapi dengan komite-komite dan unit bodies, and is complemented by committees and operational
kerja yang mendukung pengambilan keputusan sesuai prinsip units that support decision-making in accordance with the
kehati-hatian dan kepatuhan terhadap regulasi. principles of prudence and regulatory compliance.
Struktur tata kelola Perseroan ditampilkan dalam bagan The Company’s corporate governance structure is illustrated
berikut: in the following chart:
Rapat Umum Pemegang Saham
General Meeting of Shareholders
Dewan Komisaris Direksi
Board of Commissioners Board of Directors
Komite
Komite Sekretaris Audit Internal
Komite Audit Nominasi dan • Asset & Liability Committee
Pemantau Perusahaan Internal Audit
Audit Committee Remunerasi (ALCO)
Risiko • Early Alert Committee Corporate
Nomination and
Risk Monitoring (EAC) Secretary
Remuneration
Committee • Retail Alert Committee
Committee
(RAC)
• Risk Management
Committee (RMC)
• IT Steering Committee
Struktur GCG Perseroan terbentuk dari organ utama dan The Company’s corporate governance structure consists of
organ pendukung yang saling melengkapi. Sesuai dengan primary and supporting bodies that complement one another.
ketentuan Undang-Undang No. 40 Tahun 2007 tentang In accordance with the provisions of Law No. 40 of 2007 on
Perseroan Terbatas di Indonesia, organ utama terdiri atas Limited Liability Companies in Indonesia, the primary bodies
Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), Dewan Komisaris, dan consist of the General Meeting of Shareholders (GMS), the
Direksi. Board of Commissioners, and the Board of Directors.
Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) merupakan organ The General Meeting of Shareholders (GMS) is the highest
tertinggi dengan kewenangan menetapkan arah kebijakan, governing body with the authority to set policy direction,
menyetujui laporan tahunan, menentukan penggunaan laba, approve annual reports, determine the use of profits, and
serta mengangkat dan memberhentikan anggota Dewan appoint and remove members of the Board of Commissioners
Komisaris dan Direksi. RUPS juga menjadi forum utama and the Board of Directors. The GMS also serves as the primary
bagi pemegang saham untuk menyampaikan aspirasi dan forum for shareholders to voice their concerns and approve
memberikan persetujuan atas keputusan strategis Perseroan. the Company’s strategic decisions.
Dewan Komisaris melaksanakan fungsi pengawasan secara The Board of Commissioners performs independent
independen, yang didukung oleh Komite Audit, Komite oversight functions, supported by the Audit Committee,
Nominasi dan Remunerasi, serta Komite Pemantau Risiko. the Nomination and Remuneration Committee, and the Risk
Ketiga komite tersebut mendukung efektivitas pengawasan, Monitoring Committee. These three committees support
PT JACCS MPM Finance Indonesia
Laporan Tahunan 2025 Annual Report 109
Page 112
Tata Kelola Perusahaan
khususnya dalam aspek kepatuhan, penerapan tata kelola, the effectiveness of oversight, particularly in the areas of
dan pengendalian risiko. compliance, governance implementation, and risk control.
Direksi bertanggung jawab atas pengelolaan operasional The Board of Directors is responsible for operational
dan pengambilan keputusan bisnis sehari-hari. Dalam management and day-to-day business decision-making. In
menjalankan tugasnya, Direksi didukung oleh sejumlah komite carrying out its duties, the Board of Directors is supported by a
internal, antara lain Asset & Liability Committee (ALCO), Early number of internal committees, including the Asset & Liability
Alert Committee (EAC), Retail Alert Committee (RAC), Risk Committee (ALCO), Early Alert Committee (EAC), Retail Alert
Management Committee (RMC), dan IT Steering Committee. Committee (RAC), Risk Management Committee (RMC), and
Selain itu, terdapat fungsi Sekretaris Perusahaan dan Audit IT Steering Committee. In addition, the Corporate Secretary
Internal yang berperan penting dalam menjaga transparansi, and Internal Audit functions play a crucial role in maintaining
akuntabilitas, serta efektivitas sistem pengendalian internal. transparency, accountability, and the effectiveness of the
internal control system.
Rapat Umum Pemegang Saham
General Meeting of Shareholders
Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) merupakan bagian The General Meeting of Shareholders (GMS) is the highest
tertinggi Perseroan yang memiliki wewenang yang tidak governing body of the Company and holds authority not
diberikan kepada Dewan Komisaris atau Direksi dalam batas delegated to the Board of Commissioners or the Board
yang ditentukan dalam Undang-Undang dan/atau Anggaran of Directors, within the limits specified by law and/or the
Dasar Perseroan. RUPS juga menjadi wadah untuk para Company’s Articles of Association. The GMS also serves as a
pemegang saham mengambil keputusan-keputusan penting. forum for shareholders to make important decisions.
Perseroan dapat menyelenggarakan 2 (dua) jenis Rapat Umum The Company may hold two (2) types of General Meetings
Pemegang Saham (RUPS), yaitu Rapat Umum Pemegang of Shareholders (GMS): the Annual General Meeting of
Saham Tahunan (RUPST) yang wajib diselenggarakan secara Shareholders (AGMS), which must be held regularly every
rutin setiap tahun, dan selain itu jika sewaktu-waktu diperlukan, year; and, if necessary at any time, the Company may hold an
Perseroan dapat menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Extraordinary General Meeting of Shareholders (EGMS).
Saham Luar Biasa (RUPSLB).
Kewenangan yang dimiliki RUPS sebagai organ tertinggi dalam The authorities vested in the GMS as the highest governing
Perseroan, di antaranya: body of the Company include the following:
1. Menyetujui dan mengesahkan Laporan Tahunan termasuk 1. To approve and ratify the Annual Report, including the
Laporan Keuangan dan Laporan Tugas Pengawasan Dewan Financial Statements and the Board of Commissioners’
Komisaris, dan memberikan pelunasan dan pembebasan Supervisory Report, and to grant full release and discharge
(acquit et de charge) tanggung jawab kepada anggota (acquit et de charge) to the members of the Board of
Direksi dan Dewan Komisaris atas tindakan pengurusan Directors and the Board of Commissioners for their
dan pengawasan yang telah dilakukannya. management and supervisory actions carried out during
the relevant financial year.
2. Menetapkan penggunaan laba bersih Perseroan. 2. To determine the appropriation of the Company’s net
profit.
3. Mengambil keputusan menyangkut Perseroan, misalnya 3. To make decisions concerning the Company, including
perubahan Anggaran Dasar, penggabungan, peleburan, amendments to the Articles of Association, mergers,
pengambilalihan, pemisahan, pembubaran, dan likuidasi consolidations, acquisitions, spin-offs, dissolution, and
Perseroan. liquidation of the Company.
4. Mengangkat dan/atau mengubah susunan anggota Direksi 4. To appoint and/or change the composition of the
dan/atau Dewan Komisaris serta membuat penawaran members of the Board of Directors and/or the Board of
pekerjaan dan memodifikasi pekerjaan untuk level General Commissioners, as well as to approve employment offers
Manager di Perseroan. and modifications for the General Manager level within the
Company.
PT JACCS MPM Finance Indonesia
110 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 113
Corporate Governance Rise Together
5. Menetapkan remunerasi Direksi dan/atau Dewan 5. To determine the remuneration of the Board of Directors
Komisaris, termasuk pembayaran pesangon untuk level and/or the Board of Commissioners, including severance
General Manager. payments for the General Manager level.
6. Memberikan persetujuan terhadap transaksi yang 6. To grant approval for transactions involving conflicts of
mengandung benturan kepentingan (conflict of interest). interest.
7. Melakukan penunjukan Kantor Akuntan Publik (KAP) dan 7. To appoint the Public Accounting Firm (KAP) and the
Akuntan Publik terdaftar. registered Public Accountant.
8. Memutuskan tindakan-tindakan yang berdasarkan 8. To decide on other actions in accordance with the
Anggaran Dasar Perseroan dan peraturan perundangan Company’s Articles of Association and prevailing laws and
yang berlaku. regulations.
Rapat Umum Pemegang Saham Tahun 2025 General Meeting of Shareholders in 2025
Perseroan mengadakan RUPS Tahunan dan RUPS Luar Biasa di The Company held both an Annual GMS and an Extraordinary
tahun 2025. Informasi lebih rinci diuraikan sebagai berikut: GMS in 2025. Detailed information is presented as follows:
RUPS Tahunan Annual GMS
Pelaksanaan RUPS Tahunan 2025 dilakukan melalui The 2025 Annual GMS was conducted through a Circular
mekanisme Pembuatan Keputusan Sirkuler Pemegang Saham Resolution of the Shareholders of PT JACCS Mitra Pinasthika
PT JACCS Mitra Pinasthika Mustika Finance Indonesia sebagai Mustika Finance Indonesia in lieu of the Annual General
Pengganti dari Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Meeting of Shareholders dated 17 June 2025, as set forth in the
tanggal 17 Juni 2025, sebagaimana dinyatakan dalam Akta Deed of Circular Resolution of the Shareholders of PT JACCS
Pernyataan Keputusan Sirkuler Pemegang Saham PT JACCS Mitra Pinasthika Mustika Finance Indonesia in lieu of the Annual
Mitra Pinasthika Mustika Finance Indonesia sebagai pengganti General Meeting of Shareholders No. 39 dated 19 June 2025,
dari Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Nomor 39 drawn up before Hanum Megasari, S.H., M.Kn. At the AGMS,
tanggal 19 Juni 2025, dibuat di hadapan Hanum Megasari, the shareholders adopted resolutions as presented in the
S.H., M.Kn. Pada RUPST tersebut, para pemegang saham telah following table:
mengambil keputusan sebagaimana dijelaskan pada tabel
berikut:
Realisasi
Keputusan RUPS Tahunan 2025 Keputusan
No.
Resolutions of the 2025 Annual General Meeting Implementation
Decision
1. Menerima dan menyetujui laporan tahunan/kinerja dan laporan keuangan Perseroan untuk Terealisasi di tahun 2025
tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 (“Laporan Tahunan”). Realized in 2025
To accept and approve the Company’s Annual Report/performance report and Financial
Statements for the financial year ended December 31, 2024 (“Annual Report”).
2. Mengesahkan laporan pengawasan Dewan Komisaris Perseroan untuk tahun buku yang Terealisasi di tahun 2025
berakhir pada tanggal 31 Desember 2024, sebagaimana termuat dalam Laporan Tahunan. Realized in 2025
To ratify the Supervisory Report of the Board of Commissioners of the Company for the
financial year ended December 31, 2024, as contained in the Annual Report.
3. Berdasarkan laporan keuangan Perseroan, menetapkan bahwa Rugi Bersih Setelah Pajak Terealisasi di tahun 2025
(“RBSP”) Perseroan tahun buku 2024 adalah sebesar Rp284.812.324.488 (dua ratus delapan Realized in 2025
puluh empat miliar delapan ratus dua belas juta tiga ratus dua puluh empat ribu empat ratus
delapan puluh delapan Rupiah).
Based on the Company’s financial statements, to determine that the Company’s Net Loss
After Tax (“NLAT”) for the financial year 2024 amounted to Rp284,812,324,488 (two hundred
eighty-four billion eight hundred twelve million three hundred twenty-four thousand four
hundred eighty-eight Rupiah).
4. Menerima dan memberikan persetujuan atas laporan pelaksanaan Tanggung Jawab Terealisasi di tahun 2025
Sosial Perseroan untuk tahun buku 2024 yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024, Realized in 2025
sebagaimana termuat dalam Laporan Tahunan
To accept and approve the report on the implementation of the Company’s Corporate Social
Responsibility for the financial year ended December 31, 2024, as contained in the Annual
Report.
PT JACCS MPM Finance Indonesia
Laporan Tahunan 2025 Annual Report 111
Page 114
Tata Kelola Perusahaan
Realisasi
Keputusan RUPS Tahunan 2025 Keputusan
No.
Resolutions of the 2025 Annual General Meeting Implementation
Decision
5. Memberikan pelunasan dan pembebasan (acquit et de charge) tanggung jawab sepenuhnya Terealisasi di tahun 2025
kepada seluruh anggota Direksi Perseroan atas tindakan pengurusannya dan kepada seluruh Realized in 2025
anggota Dewan Komisaris Perseroan atas tindakan pengawasannya, yang telah mereka
lakukan selama tahun buku 2024, demikian sepanjang tindakan-tindakan tersebut tercermin
dalam laporan keuangan Perseroan tahun buku 2024.
To grant full release and discharge (acquit et de charge) to all members of the Board of
Directors for their management actions and to all members of the Board of Commissioners
for their supervisory actions carried out during the financial year 2024, to the extent that such
actions are reflected in the Company’s financial statements for the financial year 2024.
RUPS Luar Biasa Extraordinary GMS
Sepanjang tahun 2025, Perseroan telah melaksanakan Throughout 2025, the Company conducted several
beberapa RUPS Luar Biasa melalui mekanisme Pembuatan Extraordinary GMS through the Circular Resolution mechanism
Keputusan Sirkuler Pemegang Saham PT JACCS Mitra of the Shareholders of PT JACCS Mitra Pinasthika Mustika
Pinasthika Mustika Finance Indonesia sebagai Pengganti dari Finance Indonesia in lieu of the Extraordinary General Meeting
Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa. Hasil keputusan of Shareholders. The resolutions of such EGMS have been set
RUPS Luar Biasa tersebut telah dituangkan dalam beberapa forth in several Deeds of Shareholders’ Resolutions drawn up
Akta Pernyataan Keputusan Pemegang Saham yang dibuat di before Notary Hanum Megasari, S.H., M.Kn.
hadapan Notaris Hanum Megasari, S.H., M.Kn.
Seluruh keputusan yang dihasilkan telah direalisasikan All resolutions adopted have been fully implemented in 2025.
sepenuhnya pada tahun 2025. Tabel berikut menyajikan The following table presents detailed information on the
informasi rinci keputusan RUPS Luar Biasa sepanjang tahun resolutions of the EGMS throughout 2025, among others:
2025, antara lain:
No. Keputusan RUPS Luar Biasa Tahun 2025 Realisasi Keputusan
Resolutions of the 2025 Extraordinary General Meeting of Shareholders Implementation Decision
1. Pengangkatan kembali Bapak Benny Redjo Setyono dalam jabatannya selaku Dewan Terealisasi di Februari tahun 2025
Komisaris Perseroan, untuk masa jabatan 3 tahun, terhitung sejak tanggal 15 Februari Realized in February 2025
2025 sampai dengan 14 Februari 2025
The reappointment of Mr. Benny Redjo Setyono to his position as a member of the
Company’s Board of Commissioners for a term of three (3) years, effective from 15
February 2025 until 14 February 2028.
2. Memberikan persetujuan kepada Direksi untuk memodifikasi ruang lingkup pekerjaan Terealisasi di Maret tahun 2025
Direksi (dalam hal ini jabatan dari Bapak Kazuhiro Inoue selaku Direktur Utama dan Realized in March 2025
jabatan dari Tuan Handoko selaku Direktur Perseroan).
To grant approval to the Board of Directors to modify the scope of duties of the
Board, specifically the position of Mr. Kazuhiro Inoue as President Director and Mr.
Handoko as Director of the Company.
3. a. Menerima pengunduran diri Ibu Gestik Dwi Puji Marhaeningsih dalam jabatannya Terealisasi di Mei 2025
selaku Direktur Perseroan. Realized in May 2025
b. Memberikan pembebasan dan pelepasan (acquit et de charge) kepada Ibu
Gestik Dwi Puji Marhaeningsih atas peran sertanya kepada Perseroan selama
masa jabatannya, sepanjang tindakan- tindakannya tercermin dalam buku
Perseroan dan tindakan-tindakannya tidak bertentangan dengan atau melanggar
ketentuan perundang-undangan yang berlaku.
a. To accept the resignation of Ms. Gestik Dwi Puji Marhaeningsih from her position
as Director of the Company.
b. To grant full release and discharge (acquit et de charge) to Ms. Gestik Dwi Puji
Marhaeningsih for her service to the Company during her tenure, provided that
her actions are reflected in the Company’s books and do not conflict with or
violate applicable laws and regulations.
4. Mengangkat Bapak Yimmy Weddianto selaku Direktur Perseroan. Terealisasi pada November 2025
To appoint Mr. Yimmy Weddianto as Director of the Company. Realized in November 2025
PT JACCS MPM Finance Indonesia
112 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 115
Corporate Governance Rise Together
No. Keputusan RUPS Luar Biasa Tahun 2025 Realisasi Keputusan
Resolutions of the 2025 Extraordinary General Meeting of Shareholders Implementation Decision
5. a. Menetapkan penggunaan Jasa Akuntan Publik (AP) dan/atau Kantor Akuntan Terealisasi pada Oktober 2025
Publik (KAP) Siddharta Widjaja & Rekan (KPMG); Realized in October 2025
b. Memberikan kewenangan kepada Direksi Perseroan, dengan diketahui oleh
Dewan Komisaris Perseroan, untuk menetapkan honorarium serta persyaratan
lain dari penunjukan tersebut, termasuk penunjukan Penanggung Jawab atas
Laporan Keuangan Perseroan untuk tahun buku 31 Desember 2025.
a. To approve the engagement of the Public Accountant and/or Public Accounting
Firm Siddharta Widjaja & Partners (KPMG);
b. To authorize the Company’s Board of Directors, with the knowledge of the Board
of Commissioners, to determine the professional fees and other terms of such
appointment, including the appointment of the partner in charge of the audit of
the Company’s financial statements for the financial year ending December 31,
2025.
Rapat Umum Pemegang Saham Tahun Sebelumnya General Meeting of Shareholders in the Previous Year
Pada tahun 2024, pelaksanaan RUPS Tahunan dilakukan In 2024, the Annual General Meeting of Shareholders
melalui mekanisme Pembuatan Keputusan Sirkuler Pemegang (AGMS) was conducted through a Circular Resolution of the
Saham PT JACCS Mitra Pinasthika Mustika Finance Indonesia Shareholders of PT JACCS Mitra Pinasthika Mustika Finance
sebagai Pengganti dari Rapat Umum Pemegang Saham Indonesia in lieu of the Annual General Meeting of Shareholders
Tahunan tanggal 24 Juni 2024, yang menghasilkan 7 (tujuh) dated 24 June 2024, resulting in 7 (seven) resolutions, all of
keputusan dan seluruhnya telah direalisasikan di tahun 2024. which were fully implemented in 2024.
Di samping itu, Perseroan juga melaksanakan RUPSLB melalui In addition, the Company also conducted an Extraordinary
mekanisme Pembuatan Keputusan Sirkuler Pemegang Saham General Meeting of Shareholders (EGMS) through a Circular
PT JACCS Mitra Pinasthika Mustika Finance Indonesia sebagai Resolution mechanism in lieu of the Extraordinary General
Pengganti dari Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa Meeting of Shareholders, which resulted in 10 (ten) resolutions,
yang menghasilkan 10 (sepuluh) keputusan dan seluruhnya all of which were fully implemented in 2024.
telah direalisasikan di tahun 2024.
Dewan Komisaris
Board of Commissioners
Dewan Komisaris merupakan organ Perseroan yang memiliki The Board of Commissioners is a corporate body that
peran penting dalam penerapan Tata Kelola Perusahaan yang plays a vital role in the implementation of Good Corporate
Baik (GCG). Sesuai dengan ketentuan Anggaran Dasar, Dewan Governance (GCG). In accordance with the provisions of
Komisaris bertugas melakukan pengawasan secara umum the Articles of Association, the Board of Commissioners is
maupun khusus serta memberikan nasihat kepada Direksi responsible for conducting general and specific oversight
agar kepentingan Perseroan dapat tercapai sesuai dengan and providing advice to the Board of Directors to ensure that
visi dan tujuan yang telah ditetapkan. Dalam menjalankan the Company’s interests are achieved in accordance with
fungsi pengawasan dan pemberian nasihat tersebut, its established vision and objectives. In carrying out these
Dewan Komisaris memperoleh dukungan dari Komite Audit, oversight and advisory functions, the Board of Commissioners
Komite Nominasi dan Remunerasi, serta Komite Pemantau receives support from the Audit Committee, the Nomination
Risiko. Kehadiran komite-komite ini memperkuat efektivitas and Remuneration Committee, and the Risk Monitoring
pelaksanaan tugas Dewan Komisaris sehingga pengawasan Committee. The presence of these committees strengthens
dan pemberian nasihat dapat dilakukan secara menyeluruh, the effectiveness of the Board of Commissioners’ duties,
terukur, dan sejalan dengan prinsip GCG. ensuring that oversight and advisory functions are carried out
comprehensively, measurably, and in line with GCG principles.
Prosedur Pengangkatan dan Pemberhentian Procedures for the Appointment and Dismissal
Dewan Komisaris of the Board of Commissioners
Anggota Dewan Komisaris diangkat dan diberhentikan oleh Members of the Board of Commissioners are appointed
pemegang saham melalui RUPS, dengan mempertimbangkan and dismissed by the shareholders through the GMS, taking
rekomendasi dari Komite Nominasi dan Remunerasi. Seluruh into account recommendations from the Nomination and
PT JACCS MPM Finance Indonesia
Laporan Tahunan 2025 Annual Report 113
Page 116
Tata Kelola Perusahaan
anggota Dewan Komisaris yang menjabat pada tahun 2025 Remuneration Committee. All members of the Board of
telah mengikuti fit & proper test dan dinyatakan lulus oleh Commissioners serving in 2025 have undergone the fit and
OJK. Perseroan memastikan bahwa setiap anggota Dewan proper test and have been declared to have passed by the
Komisaris memenuhi kualifikasi dan kriteria yang ditetapkan Financial Services Authority (OJK). The Company ensures
dalam Anggaran Dasar Perseroan, Pedoman Dewan Komisaris, that each member of the Board of Commissioners meets the
dan peraturan terkait lainnya. qualifications and criteria set out in the Company’s Articles of
Association, the Board of Commissioners Charter, and other
relevant regulations.
RUPS dapat memberhentikan Dewan Komisaris sewaktu- The GMS may dismiss members of the Board of Commissioners
waktu sesuai dengan ketentuan yang telah diatur dalam at any time in accordance with the provisions stipulated
Anggaran Dasar Perseroan, dan peraturan perundang- in the Company’s Articles of Association and applicable
undangan yang berlaku. Selain itu, anggota Dewan laws and regulations. In addition, members of the Board of
Komisaris berhak untuk mengajukan pengunduran diri dari Commissioners have the right to resign from their positions,
jabatannya, dan Perseroan wajib menyelenggarakan RUPS and the Company is required to convene a GMS to decide upon
untuk memutuskan permohonan pengunduran diri tersebut. such resignation. The Company also implements a resignation
Perseroan juga menerapkan kebijakan pengunduran diri bagi policy for members of the Board of Commissioners who
anggota Dewan Komisaris yang terbukti terlibat dalam tindak are proven to be involved in financial crimes, as part of its
kejahatan keuangan, sebagai bentuk komitmen terhadap commitment to integrity and the implementation of GCG
integritas dan penerapan prinsip GCG. principles.
Masa Jabatan dan Komposisi Dewan Komisaris Term of Office and Composition of the Board of
[IDX G-03] Commissioners [IDX G-03]
Anggota Dewan Komisaris Perseroan diangkat untuk Members of the Company’s Board of Commissioners
masa jabatan selama 3 (tiga) tahun terhitung sejak tanggal are appointed for a term of three (3) years from the date
pengangkatan masing-masing. Setelah masa jabatan of their respective appointment. Upon the expiry of their
berakhir, anggota Dewan Komisaris dapat kembali diangkat term, members of the Board of Commissioners may be
oleh pemegang saham melalui prosedur nominasi yang reappointed by the shareholders through the applicable
berlaku. Bagi Komisaris Independen yang telah menjabat nomination procedures. For Independent Commissioners
selama 2 (dua) periode berturut-turut, pengangkatan who have served for two (2) consecutive terms,
kembali dimungkinkan dengan syarat tetap memenuhi kriteria reappointment is permissible provided that they continue
independensi serta menyampaikan pernyataan independensi to meet the independence criteria and submit a statement
kepada pemegang saham melalui Rapat Umum Pemegang of independence to the shareholders through the General
Saham (RUPS). Meeting of Sharelders (GMS).
Adapun Komposisi Dewan Komisaris Perseroan per 31 The composition of the Company’s Board of Commissioners
Desember 2025 diuraikan pada tabel berikut ini: as of December 31, 2025, is set forth in the following table:
Nama Jabatan Dasar Hukum Pengangkatan Tanggal Lulus dan Nomor Masa
Name Position Legal Basis of Appointment Fit & Proper Test Jabatan
Fit & Proper Test Approval Term of
Date and Reference Number Office
Takeshi Komisaris Surat Keputusan Sirkuler Pemegang Saham 6 Juni 2024 2024-2027
Kobayashi Utama Sebagai Pengganti dari Rapat Umum June 6, 2024
Chairman Pemegang Saham Luar Biasa tanggal 26 Juni
of the Board 2024. No. KEP-258/PL.02/2024
Circular Resolution of the Shareholders in
Lieu of the Extraordinary General Meeting of
Shareholders dated June 26, 2024.
Chihiro Komisaris Surat keputusan sirkuler pemegang saham 20 November 2023 2024-2027
Ushigome 1) Commissioner sebagai pengganti dari rapat umum November 20, 2025
pemegang saham luar biasa tanggal 24
Januari 2024. No. KEP-157/PL.02/2023
Circular Resolution of the Shareholders in
lieu of the Extraordinary General Meeting of
Shareholders dated January 24, 2024.
PT JACCS MPM Finance Indonesia
114 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 117
Corporate Governance Rise Together
Nama Jabatan Dasar Hukum Pengangkatan Tanggal Lulus dan Nomor Masa
Name Position Legal Basis of Appointment Fit & Proper Test Jabatan
Fit & Proper Test Approval Term of
Date and Reference Number Office
Benny Redjo Komisaris Surat Keputusan Sirkuler Pemegang Saham 16 Desember 2021 2025-2028
Setyono Commissioner PT JACCS Mitra Pinasthika Mustika Finance December 16, 2021
Indonesia sebagai pengganti Rapat Umum
Pemegang Saham Luar Biasa tanggal 27 No. KEP-835/NB.11/2021
Januari 2025.
Circular Resolution of the Shareholders of
PT JACCS Mitra Pinasthika Mustika Finance
Indonesia in lieu of the Extraordinary General
Meeting of Shareholders dated January 27,
2025.
Josaphat Komisaris Surat Keputusan Sirkuler Pemegang Saham 10 Februari 2017 2023-2026
Budisatyawira Independen sebagai pengganti dari Rapat Umum February 10, 2017
2)
Independent Pemegang Saham Luar Biasa tanggal 27
Commissioner Januari 2023. No. KEP-50/NB.11/2017
Circular Resolution of the Shareholders in
lieu of the Extraordinary General Meeting of
Shareholders dated January 27, 2023.
Alip Komisaris Surat Keputusan Sirkuler Pemegang Saham 27 November 2023 2024-2027
Independen sebagai Pengganti dari Rapat Umum November 27, 2023
Independent Pemegang Saham Luar Biasa tanggal 24
Commissioner Januari 2024. No. KEP-185/PL.02/2023
Circular Resolution of the Shareholders in
Lieu of the Extraordinary General Meeting of
Shareholders dated January 24, 2024
Keterangan: Notes:
1) Chihiro Ushigome mengundurkan diri secara efektif pada 28 Februari 2026. 1) Chihiro Ushigome resigned effectively on February 28, 2026.
2) Masa jabatan Josaphat Budisatyawira telah berakhir secara efektif pada 9 2) Josaphat Budisatyawira’s term of office effectively ended on February 9, 2026.
Februari 2026.
Keberagaman Komposisi Dewan Komisaris [IDX Diversity in the Composition of the Board of
G-01] Commissioners [IDX G-01]
Keberagaman komposisi Dewan Komisaris mencerminkan Diversity in the composition of the Board of Commissioners
kombinasi karakteristik baik dari sisi kelembagaan maupun reflects a combination of characteristics—both institutional
individu yang menduduki posisi tersebut. Keberagaman ini and individual—of those holding these positions. This
tampak dalam aspek usia, jenis kelamin, kewarganegaraan, diversity is evident in terms of age, gender, nationality,
latar belakang pendidikan, serta pengalaman kerja yang educational background, and work experience relevant to the
relevan dengan pelaksanaan fungsi pengawasan dan performance of oversight and advisory functions to the Board
pemberian nasihat kepada Direksi. Penetapan komposisi of Directors. The composition of the Board of Commissioners
Dewan Komisaris dilakukan dengan memperhatikan variasi is determined by taking into account a variety of expertise,
keahlian, pengetahuan, dan pengalaman, sehingga mampu knowledge, and experience, thereby supporting effective
mendukung efektivitas pengambilan keputusan serta decision-making and ensuring that oversight functions are
memastikan fungsi pengawasan dijalankan secara menyeluruh carried out comprehensively and in a balanced manner.
dan berimbang.
PT JACCS MPM Finance Indonesia
Laporan Tahunan 2025 Annual Report 115
Page 118
Tata Kelola Perusahaan
Profil keberagaman anggota Dewan Komisaris per 31 The diversity profile of the Board of Commissioners as of
Desember 2025 dapat dilihat pada tabel berikut: December 31, 2025 can be found in the following table:
Aspek Keberagaman Komposisi Dewan Komisaris
Aspect Diversity in the Composition of the Board of Commissioners
Usia Rentang usia antara 41 hingga 64 tahun
Age Age range 41 to 64 years
Jenis Kelamin Seluruh anggota Dewan Komisaris berjenis kelamin pria
Gender All members of the Board of Commissioners are male
Kewarganegaraan Terdiri dari 3 warga negara Indonesia dan 2 warga negara Jepang;
Nationality Comprising 3 Indonesian nationals and 2 Japanese nationals
Latar Belakang Diploma hingga Magister, dengan bidang studi Hukum, Ekonomi, Manajemen, Informatika, dan
Pendidikan Bisnis
Educational Background Holding degrees ranging from diplomas to master’s degrees in Law, Economics, Management,
Computer Science, and Business
Pengalaman Kerja Jabatan manajerial dan eksekutif di sektor keuangan, otomotif, manufaktur, konsultasi strategis,
Work Experience serta bisnis internasional
Holding managerial and executive positions in the financial, automotive, manufacturing, strategic
consulting, and international business sectors
Informasi lebih rinci mengenai profil masing-masing anggota More detailed information regarding the profiles of each
Dewan Komisaris disajikan pada Bab Profil Perusahaan, member of the Board of Commissioners is provided in the
subbab Profil Dewan Komisaris. Company Profile section, under the Board of Commissioners
Profile subsection.
Piagam Dewan Komisaris Board of Commissioners' Charter
Perseroan telah menyusun Pedoman Dewan Komisaris The Company has established the Board of Commissioners
(Piagam Dewan Komisaris atau BOC Charter) yang menjadi Guidelines (Board of Commissioners Charter or BOC Charter),
landasan pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Dewan which serves as the foundation for the performance of the
Komisaris. Pedoman Dewan Komisaris Perseroan secara duties and responsibilities of the Board of Commissioners.
umum mencakup ketentuan mengenai: The Company’s Board of Commissioners Guidelines generally
cover provisions regarding:
1. Prosedur Pengangkatan/Pemilihan dan Pemberhentian/ 1. Procedures for the Appointment/Election and Dismissal/
Pengunduran Diri Dewan Komisaris Resignation of the Board of Commissioners;
2. Tugas dan Tanggung Jawab; 2. Duties and Responsibilities;
3. Komisaris Independen; 3. Independent Commissioners;
4. Rapat Dewan Komisaris; 4. Board of Commissioners Meetings;
5. Penilaian Kinerja. 5. Performance Evaluation.
Piagam Dewan Komisaris ditinjau secara berkala guna The Board of Commissioners Charter is reviewed periodically
memastikan kesesuaian dengan arah strategis Perseroan to ensure alignment with the Company’s strategic direction
serta perkembangan regulasi yang berlaku. Pada tahun 2025 and applicable regulatory developments. In 2025, the
Piagam Dewan Komisaris mengalami pembaruan yang mulai Board of Commissioners Charter was updated and became
berlaku sejak 1 Desember 2025. effective as of December 1, 2025.
Tugas dan Tanggung Jawab Dewan Komisaris Duties and Responsibilities of the Board of
Commissioners
Dewan Komisaris bertugas mengawasi dan memberikan The Board of Commissioners is responsible for supervising
nasihat kepada Direksi sebagai pengurus Perseroan yang and providing advice to the Board of Directors as the executive
pelaksanaan tugas, tanggung jawab, dan kewenangannya body of the Company, whose duties, responsibilities, and
dilaporkan kepada Pemegang Saham. Dewan Komisaris authorities are reported to the Shareholders. The Board of
melakukan pengawasan atas kebijakan pengurusan, jalannya Commissioners supervises management policies and the
pengurusan pada umumnya baik mengenai Perseroan general conduct of the Company’s management, both in
maupun usaha Perseroan dan memberi nasihat kepada relation to the Company and its business operations, and
PT JACCS MPM Finance Indonesia
116 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 119
Corporate Governance Rise Together
Direksi. Pengawasan dan pemberian nasihat dilakukan untuk provides advice to the Board of Directors. Such supervision
kepentingan Perseroan dan sesuai dengan maksud dan tujuan and advisory functions are carried out in the best interest
Perseroan. of the Company and in accordance with its objectives and
purposes.
Untuk melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya, In performing its duties and responsibilities, the scope of work
lingkup pekerjaan Dewan Komisaris berdasarkan peraturan of the Board of Commissioners, based on applicable laws
perundang-undangan, Regulasi, dan Anggaran Dasar and regulations, regulatory requirements, and the Company’s
Perseroan meliputi: Articles of Association, includes the following:
1. Melaksanakan tugas pengawasan dan pemberian nasihat 1. Performing supervisory duties and providing advice to the
kepada Direksi; Board of Directors;
2. Melaksanakan tugas, wewenang, dan tanggung jawab 2. Performing duties, authorities, and responsibilities in
dengan itikad baik dan dengan prinsip kehati-hatian; good faith and with prudence;
3. Mengawasi kebijakan pengurusan dan jalannya 3. Supervising management policies and the overall conduct
pengurusan pada umumnya yang dilakukan oleh Direksi of management carried out by the Board of Directors for
untuk kepentingan serta sesuai dengan maksud dan the benefit of the Company and in accordance with its
tujuan Perusahaan; objectives and purposes;
4. Mengarahkan, memantau, dan mengevaluasi efektivitas 4. Directing, monitoring, and evaluating the effectiveness of
penerapan Tata Kelola yang Baik, Manajemen risiko, the implementation of Good Corporate Governance, risk
kepatuhan, dan audit internal; management, compliance, and internal audit;
5. Memastikan Direksi telah menindaklanjuti temuan 5. Ensuring that the Board of Directors has followed up on
audit dan rekomendasi dari satuan kerja Audit Internal, audit findings and recommendations from the Internal
Auditor Eksternal, hasil pengawasan OJK, dan/atau hasil Audit Unit, External Auditors, OJK supervisory results, and/
pengawasan otoritas dan lembaga lain; or other authorities and regulatory bodies;
6. Mengawasi Direksi dalam menjaga keseimbangan 6. Supervising the Board of Directors in maintaining a balance
kepentingan semua pihak; of interests among all stakeholders;
7. Memantau efektivitas penerapan Tata Kelola Perseroan 7. Monitoring the effectiveness of the implementation of
yang baik; Good Corporate Governance within the Company.;
8. Komisaris Independen melakukan fungsi pengawasan 8. Independent Commissioners perform supervisory
untuk menyuarakan kepentingan debitur, penerimaan functions to represent the interests of debtors, fund
dana, kreditur, pemberi dana, investor dana ventura, dan/ recipients, creditors, fund providers, venture capital
atau pemangku kepentingan lainnya; investors, and/or other stakeholders;
9. Dewan Komisaris wajib melaporkan kepada OJK paling 9. The Board of Commissioners is required to report to the
lambat 10 (sepuluh) hari kerja sejak ditemukannya: Financial Services Authority (OJK) no later than 10 (ten)
business days upon discovery of:
a. Pelanggaran peraturan perundang-undangan di a. Violations of laws and regulations in the financing
bidang pembiayaan, dan/atau sector; and/or
b. Keadaan atau perkiraan keadaan yang dapat b. Conditions or potential conditions that may endanger
membahayakan kelangsungan usaha Perseroan. the continuity of the Company’s business.
10. Melakukan tugas yang secara khusus diberikan 10. Performing duties specifically assigned under the
kepadanya menurut Anggaran Dasar Perseroan, peraturan Company’s Articles of Association, applicable laws and
perundang-undangan yang berlaku dan/atau berdasarkan regulations, and/or resolutions of the General Meeting of
keputusan RUPS; Shareholders (GMS);
11. Memberikan pendapat dan saran yang sesuai dengan 11. Providing opinions and recommendations in line with its
tugas pengawasan Dewan Komisaris kepada RUPS supervisory function to the GMS on any other matters
mengenai setiap persoalan lainnya yang dianggap penting deemed important for the management of the Company;
bagi pengelolaan Perseroan;
12. Meneliti dan menelaah rencana kerja tahunan serta 12. Reviewing and examining the annual work plan and annual
anggaran tahunan Perseroan untuk tahun buku yang akan budget for the forthcoming financial year prepared by the
datang yang telah dibuat oleh Direksi; Board of Directors;
13. Dewan Komisaris wajib membuat Laporan Pengawasan 13. The Board of Commissioners is required to prepare a
Rencana Bisnis; Business Plan Supervision Report;
14. Meneliti dan menelaah laporan tahunan yang dipersiapkan 14. Reviewing and examining the annual report prepared by
oleh Direksi serta menandatangani laporan tersebut; the Board of Directors and signing such report.;
15. Dalam membantu pelaksanaan tugas dan tanggung 15. In supporting the execution of its duties and
jawabnya, Dewan Komisaris pada Perseroan wajib responsibilities, the Board of Commissioners shall
membentuk: establish:
PT JACCS MPM Finance Indonesia
Laporan Tahunan 2025 Annual Report 117
Page 120
Tata Kelola Perusahaan
a. Komite Audit. a. Audit Committee;
b. Komite Pemantau Risiko. b. Risk Monitoring Committee;
c. Komite Nominasi dan Remunerasi. c. Nomination and Remuneration Committee;
d. Komite lainnya guna menunjang pelaksanaan tugas d. Other committees to support the implementation of
Dewan Komisaris. the Board of Commissioners’ duties.
16. Wewenang dan tanggung jawab Dewan Komisaris pada 16. The authorities and responsibilities of the Board of
penerapan manajemen risiko paling kurang meliputi: Commissioners in risk management implementation
Menyetujui dan mengevaluasi Kebijakan Manajemen include at least: Approving and evaluating the Risk
Risiko. Management Policy;
a. Mengevaluasi pertanggungjawaban Direksi atas a. Evaluating the accountability of the Board of Directors
pelaksanaan kebijakan manajemen risiko yang for the implementation of risk management policies
dilakukan paling sedikit 1 (satu) kali dalam 1 (satu) at least once a year and at any time when there are
tahun dan setiap saat dalam hal terdapat faktor yang factors that significantly affect business activities;
memengaruhi kegiatan usaha secara signifikan.
b. Mengevaluasi dan memutuskan permohonan Direksi b. Evaluating and approving requests from the Board
yang berkaitan dengan transaksi dan limit Risiko yang of Directors related to transactions and risk limits
memerlukan persetujuan Dewan Komisaris. requiring Board of Commissioners’ approval.
17. Pengawasan aktif Dewan Komisaris pada penerapan 17. Active supervision of the Board of Commissioners in
program Anti Pencucian Uang (APU), Pencegahan the implementation of Anti-Money Laundering (AML),
Pendanaan Terorisme (PPT), dan Pencegahan Pendanaan Counter-Terrorist Financing (CFT), and Counter-
Proliferasi Senjata Pemusnah Massal (PPPSPM) paling Proliferation Financing of Weapon of Mass Destruction
kurang meliputi: (CPF) programs includes at least:
a. Memastikan Perseroan memiliki kebijakan dan a. Ensuring the Company has policies and procedures for
prosedur penetapan program APU, PPT, dan PPPSPM; the implementation of AML-CFT and CPF programs;
b. Memberikan persetujuan atas kebijakan dan prosedur b. Approving policies and procedures for the
penerapan program APU, PPT, dan PPPSPM yang implementation of AML-CFT and CPF programs
diusulkan oleh Direksi; proposed by the Board of Directors;
c. Melakukan evaluasi atas kebijakan dan prosedur c. Evaluating policies and procedures for the
penerapan program APU, PPT, dan PPPSPM; implementation of AML-CFT and CPF programs;
d. Melakukan pengawasan atas pelaksanaan tanggung d. Supervising the implementation of the Board of
jawab Direksi terhadap penerapan program APU, PPT, Directors’ responsibilities in relation to AML-CFT and
dan PPPSPM; dan CPF programs; and
e. Memastikan adanya pembahasan terkait penerapan e. Ensuring discussions on the implementation of
program APU, PPT, dan PPPSPM dalam rapat Direksi AML-CFT and CPF programs are conducted in
dan Dewan Komisaris. meetings of the Board of Directors and the Board of
Commissioners.
18. Dewan Komisaris diwajibkan mengurus Perseroan 18. The Board of Commissioners is required to temporarily
untuk sementara, dalam hal seluruh anggota Direksi manage the Company in the event that all members of the
diberhentikan untuk sementara atau Perseroan tidak Board of Directors are suspended or the Company has no
mempunyai anggota Direksi. Dalam hal demikian, members of the Board of Directors. In such circumstances,
Dewan Komisaris berhak untuk memberikan kekuasaan the Board of Commissioners may delegate temporary
sementara kepada seorang atau lebih di antara anggota authority to one or more of its members at the responsibility
Dewan komisaris atas tanggungan Dewan Komisaris; of the Board of Commissioners;
19. Dalam hal hanya ada seorang anggota Dewan Komisaris, 19. In the event that there is only one member of the Board
segala tugas dan wewenang yang diberikan kepada of Commissioners, all duties and authorities granted to
Komisaris Utama atau Anggota Dewan Komisaris dalam the President Commissioner or members of the Board
Anggaran Dasar Perseroan akan berlaku pula baginya. of Commissioners under the Company’s Articles of
Association shall also apply to such member;
20. Dalam hal penggunaan teknologi informasi, Dewan 20. In relation to the use of information technology, the Board
Komisaris memiliki wewenang dan tanggung jawab of Commissioners has at least the following authorities
mencakup paling sedikit: and responsibilities:
a. Mengevaluasi, mengarahkan, dan memantau rencana a. Evaluating, directing, and monitoring information
pengembangan teknologi informasi dan kebijakan technology development plans and related policies;
terkait penggunaan Teknologi Informasi.
b. Mengevaluasi pertanggungjawaban Direksi atas b. Evaluating the accountability of the Board of Directors
penerapan manajemen risiko dalam penggunaan for the implementation of risk management in the use
teknologi informasi. of information technology.
PT JACCS MPM Finance Indonesia
118 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 121
Corporate Governance Rise Together
21. Dalam hal penerapan strategi anti fraud Dewan Komisaris 21. In relation to the implementation of anti-fraud strategies,
memastikan pengawasan aktif terhadap penerapan the Board of Commissioners ensures active supervision
strategi anti fraud di Perseroan; over the implementation of the Company’s anti-fraud
strategy;
22. Dewan Komisaris turut juga mengarahkan dan memantau: 22. The Board of Commissioners also directs and monitors:
a. Rencana strategis pemberian kemudahan akses a. The strategic plan for facilitating access to financing
pembiayaan UMKM for MSMEs;
b. Pelaksanaan tata kelola dalam pemberian kemudahan b. The implementation of governance in facilitating
akses pembiayaan UMKM. access to MSME financing.
Komisaris Independen [IDX G-01] Independent Commissioners [IDX G-01]
Komisaris Independen merupakan anggota Dewan Komisaris An Independent Commissioner is a member of the Board
yang tidak memiliki hubungan afiliasi dengan Pemegang of Commissioners who has no affiliation with shareholders,
Saham, anggota Direksi, maupun anggota Dewan Komisaris members of the Board of Directors, or other members of
lainnya. Per 31 Desember 2025, komposisi Dewan Komisaris the Board of Commissioners. As of December 31, 2025, the
Perseroan terdiri atas 5 (lima) orang anggota, dengan 2 composition of the Company’s Board of Commissioners
(dua) di antaranya menjabat sebagai Komisaris Independen. consists of 5 (five) members, of whom 2 (two) serve as
Dengan proporsi 40% Komisaris Independen, Perseroan Independent Commissioners. With a proportion of 40%
telah memenuhi ketentuan minimum yang ditetapkan OJK, Independent Commissioners, the Company has complied
yaitu sekurang‑kurangnya 30% dari total anggota Dewan with the minimum requirement set by the Financial Services
Komisaris. Authority (OJK), which is at least 30% of the total members of
the Board of Commissioners.
Pernyataan Independensi Komisaris Statement of Independence of Independent
Independen Commissioners
Komisaris Independen yang menjabat saat ini, yaitu Alip, The current Independent Commissioner, Alip, has been
telah dinyatakan memenuhi persyaratan independensi sesuai declared to meet the independence requirements as
dengan ketentuan yang diatur dalam Pedoman Dewan stipulated in the Board of Commissioners Charter and in
Komisaris dan selaras dengan Pasal 49 POJK No. 48 Tahun accordance with Article 49 of POJK No. 48/POJK.03/2024.
2024. Persyaratan independensi Komisaris Independen The independence requirements for Independent
tersebut, yaitu: Commissioners are as follows:
1. Bukan merupakan orang yang bekerja atau mempunyai 1. Not a person who has worked or held authority and
wewenang dan tanggung jawab untuk merencanakan, responsibility to plan, lead, control, or supervise the
memimpin, mengendalikan, atau mengawasi kegiatan Company’s activities within the last six (6) months, except
Perseroan dalam waktu enam bulan terakhir, kecuali untuk for reappointment as Independent Commissioner for the
pengangkatan kembali sebagai Komisaris Independen subsequent term.
Perseroan pada periode berikutnya.
2. Tidak mempunyai saham baik langsung maupun tidak 2. Does not directly or indirectly own shares in the Company.
langsung pada Perseroan.
3. Tidak mempunyai hubungan afiliasi dengan Perseroan, 3. Has no affiliation with the Company, shareholders,
pemegang saham, anggota Dewan Komisaris lainnya, members of the Board of Commissioners, or members of
anggota Direksi pada Perseroan. the Board of Directors.
4. Tidak mempunyai hubungan usaha baik langsung maupun 4. Has no direct or indirect business relationship related to
tidak langsung yang berkaitan dengan kegiatan usaha the Company’s business activities that may affect the
Perseroan yang dapat memengaruhi kemampuannya ability to act independently in performing supervisory
untuk bertindak independen dalam melaksanakan fungsi functions, including in decision-making processes, as
pengawasan operasional Perseroan, termasuk dalam regulated under GCG provisions for financing companies
hal proses pengambilan keputusan, sebagaimana diatur and OJK regulations.
dalam ketentuan pelaksanaan GCG bagi perusahaan
pembiayaan dan Peraturan OJK.
5. Tidak pernah menjadi anggota Direksi, anggota Dewan 5. Has not served as a member of the Board of Directors,
Komisaris, atau menduduki jabatan 1 (satu) tingkat di Board of Commissioners, or held a position one level
bawah Direksi pada Perseroan atau perusahaan lain yang below the Board of Directors in the Company or any
memiliki hubungan afiliasi dengan Perseroan dalam jangka affiliated company within the last six (6) months.
waktu 6 (enam) bulan terakhir.
PT JACCS MPM Finance Indonesia
Laporan Tahunan 2025 Annual Report 119
Page 122
Tata Kelola Perusahaan
6. Memahami ketentuan peraturan perundang-undangan di 6. Has an understanding of applicable laws and regulations
bidang Perseroan dan ketentuan peraturan perundang- related to corporate matters and other relevant
undangan lain yang relevan. regulatory provisions.
7. Memiliki pengetahuan yang baik mengenai kondisi 7. Has sound knowledge of the Company’s financial
keuangan Perseroan. condition.
8. Memiliki kewarganegaraan Indonesia dan berdomisili di 8. Is an Indonesian citizen and domiciled in Indonesia.
Indonesia.
Program Orientasi bagi Anggota Dewan Orientation Program for Newly Appointed
Komisaris Baru Members of the Board of Commissioners
Perseroan melalui Sekretaris Perusahaan menyelenggarakan The Company, through the Corporate Secretary, conducts
program orientasi bagi anggota Dewan Komisaris yang baru an orientation program for newly appointed members of
diangkat. Program ini bertujuan memberikan pemahaman the Board of Commissioners. The program aims to provide a
menyeluruh mengenai kegiatan usaha, profil perusahaan, comprehensive understanding of the Company’s business
struktur organisasi, serta kerangka GCG. Selain itu, program activities, corporate profile, organizational structure, and
orientasi juga mencakup penjelasan mengenai peran dan GCG framework. In addition, the orientation program includes
tanggung jawab Dewan Komisaris, serta memperkenalkan explanations of the roles and responsibilities of the Board
anggota baru kepada personel kunci di seluruh organisasi of Commissioners and introduces new members to key
untuk mendukung efektivitas pelaksanaan tugas. personnel across the organization to support the effective
execution of their duties.
Saat ini, Perseroan belum memiliki kebijakan tertulis yang Currently, the Company does not have a specific written
secara khusus mengatur ketentuan mengenai program policy governing the orientation program for members of the
orientasi bagi Dewan Komisaris. Board of Commissioners.
Pada tahun 2025, Perseroan tidak menyelenggarakan In 2025, the Company did not conduct an orientation program
program orientasi karena tidak terdapat anggota Dewan as there were no newly appointed members of the Board of
Komisaris baru yang diangkat. Pemegang Saham menetapkan Commissioners. The shareholders reappointed members of
pengangkatan kembali anggota Dewan Komisaris yang masa the Board of Commissioners whose terms of office expired in
jabatannya berakhir pada tahun tersebut. that year.
Rapat Dewan Komisaris Board of Commissioners' Meeting
Dasar Kebijakan Policy Basis
Penyelenggaraan Rapat Dewan Komisaris dilaksanakan The implementation of Board of Commissioners Meetings is
berdasarkan ketentuan yang diatur dalam Pedoman Dewan conducted in accordance with the provisions stipulated in the
Komisaris, yang juga selaras dengan Pasal 51 POJK No. 48 Board of Commissioners Charter, which is also aligned with
Tahun 2024. Article 51 of POJK No. 48/POJK.03/2024.
Kebijakan mengenai Rapat Dewan Komisaris antara lain: The policies regarding Board of Commissioners Meetings
include the following:
1. Dewan Komisaris wajib mengadakan Rapat Dewan 1. The Board of Commissioners is required to hold periodic
Komisaris secara berkala paling sedikit 1 (satu) kali dalam meetings at least once every two (2) months.
2 (dua) bulan.
2. Rapat Dewan Komisaris dapat dilangsungkan apabila 2. Board of Commissioners Meetings may be held if
dihadiri mayoritas dari seluruh anggota Dewan Komisaris. attended by a majority of all members of the Board of
Commissioners.
3. Dewan Komisaris wajib menghadiri Rapat Dewan Komisaris 3. Members of the Board of Commissioners are required to
paling sedikit 75% (tujuh puluh lima persen) dari jumlah attend at least 75% of the total Board of Commissioners
Rapat Dewan Komisaris dalam periode 1 (satu) tahun. Meetings within a one year period.
4. Dewan Komisaris bisa mengambil keputusan yang sah 4. The Board of Commissioners may adopt valid resolutions
tanpa mengadakan Rapat Dewan Komisaris, dengan syarat without convening a meeting, provided that all members of
semua anggota Dewan Komisaris telah diberitahukan the Board of Commissioners have been notified in writing,
secara tertulis, dan memberikan persetujuan mengenai have provided approval on the proposed resolution, and
usul yang diajukan serta menandatangani persetujuan have signed such approval. Such approval may also be
tersebut. Persetujuan yang demikian itu dapat pula executed in counterpart forms. Resolutions adopted in this
dibuat dalam bentuk counterpart. Keputusan yang manner have the same legal force as resolutions adopted
PT JACCS MPM Finance Indonesia
120 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 123
Corporate Governance Rise Together
diambil dengan cara demikian memiliki kekuatan sama in a duly convened Board of Commissioners Meeting.
dengan keputusan yang diambil sah dalam Rapat Dewan
Komisaris.
5. Rapat Dewan Komisaris dinyatakan sah dan mengikat 5. A Board of Commissioners Meeting is deemed valid and
apabila 3 (tiga) dari jumlah anggota Dewan Komisaris hadir binding if attended or represented by 3 (three) members
atau diwakili dalam rapat. of the Board of Commissioners.
6. Pengambilan keputusan Rapat Dewan Komisaris 6. Resolutions of the Board of Commissioners Meeting shall
berdasarkan musyawarah mufakat. Dalam hal keputusan be adopted by consensus. In the event that consensus
berdasarkan musyawarah untuk mufakat tidak tercapai cannot be reached, resolutions shall be determined by
maka keputusan diambil dengan pemungutan suara voting based on a majority of more than one-half (1/2) of
berdasarkan suara setuju lebih dari ½ (satu per dua) dari the valid votes cast in the meeting.
jumlah suara yang sah yang dikeluarkan dalam rapat.
7. Apabila suara setuju dan yang tidak setuju berimbang, 7. In the event of a tie vote, the Chair of the Board of
maka ketua Rapat Dewan Komisaris yang akan Commissioners Meeting shall have the deciding vote.
menentukan.
8. Hasil Rapat Dewan Komisaris wajib dituangkan dalam 8. The results of the Board of Commissioners Meetings shall
risalah rapat yang ditandatangani oleh seluruh anggota be recorded in minutes of meeting signed by all attending
Dewan Komisaris yang hadir dan didokumentasikan members of the Board of Commissioners and properly
secara baik. documented.
9. Perbedaan pendapat yang terjadi dalam Rapat Dewan 9. Any dissenting opinions arising in the Board of
Komisaris, wajib dicantumkan secara jelas dalam risalah Commissioners Meetings shall be clearly recorded in the
rapat beserta alasan perbedaan pendapat tersebut. minutes of meeting, including the reasons for such dissent.
Frekuensi Rapat dan Tingkat Kehadiran di 2025 Meeting Frequency and Attendance in 2025
[IDX G-02] [IDX G-02]
Rapat Dewan Komisaris telah dilaksanakan di tahun 2025 Board of Commissioners Meetings were held 6 times during
dengan frekuensi sebanyak 6 kali. Informasi tingkat kehadiran 2025. Information regarding the attendance of members at
anggota dalam rapat yang diselenggarakan pada tahun 2025, meetings held during 2025 is presented in the following table:
diuraikan pada tabel berikut:
Nama Jabatan Jumlah Rapat Jumlah Kehadiran Tingkat Kehadiran:
Name Position Number of Meetings Total Attendance Attendance Rate
Takeshi Komisaris Utama 6 6 100%
Kobayashi President Commissioner
Chihiro Komisaris 6 6 100%
Ushigome Commissioners
Benny Redjo Komisaris 6 5 83%
Setyono Commissioners
Josaphat Komisaris Independen 6 6 100%
Budisatyawira Independent Commissioner
Alip Komisaris Independen 6 6 100%
Independent Commissioner
PT JACCS MPM Finance Indonesia
Laporan Tahunan 2025 Annual Report 121
Page 124
Tata Kelola Perusahaan
Agenda Rapat Tahun 2025 Meeting Agenda in 2025
Rapat Dewan Komisaris yang diselenggarakan pada tahun The Board of Commissioners’ meetings convened in 2025
2025 membahas sejumlah agenda sebagaimana dijelaskan discussed a number of agendas, as outlined in the following
pada tabel berikut: table:
Tanggal I Date Agenda Rapat I Meeting Agenda
23 Januari 2025 Pembahasan kinerja Komite-komite di bawah Dewan Komisaris
January 23, 2025 Discussion of the performance of Committees under the Board of Commissioners
24 Maret 2025 Pembahasan kinerja Komite-komite di bawah Dewan Komisaris
March 24, 2025 Discussion of the performance of Committees under the Board of Commissioners
22 Mei 2025 Pembahasan kinerja Komite-komite di bawah Dewan Komisaris
May 22, 2025 Discussion of the performance of Committees under the Board of Commissioners
24 Juli 2025 Pembahasan kinerja Komite-komite di bawah Dewan Komisaris
July 24, 2025 Discussion of the performance of Committees under the Boardof Commissioners
25 September 2025 Pembahasan kinerja Komite-komite di bawah Dewan Komisaris
September 25, 2025 Discussion of the performance of Committees under the Board of Commissioners
26 November 2025 Pembahasan kinerja Komite-komite di bawah Dewan Komisaris
November 26, 2025 Discussion of the performance of Committees under the Board of Commissioners
Kehadiran Dewan Komisaris dalam RUPS Tahun Attendance of the Board of Commissioners at
2025 the 2025 General Meeting of Shareholders
Sepanjang tahun 2025, Perseroan tidak menyelenggarakan Throughout 2025, the Company did not hold any in-person
Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) secara fisik. Seluruh General Meetings of Shareholders (GMS). All shareholder
keputusan pemegang saham ditetapkan melalui mekanisme decisions were made through a Circular Resolution
Keputusan Sirkuler, yang berlaku sebagai pengganti RUPS mechanism, which served as a substitute for both the Annual
Tahunan maupun RUPS Luar Biasa. General Meeting of Shareholders and the Extraordinary
General Meeting of Shareholders.
Proses pengambilan keputusan dilakukan secara tertulis dan The decision-making process was conducted in writing and
telah memperoleh persetujuan serta tanda tangan dari seluruh has received the approval and signatures of all shareholders.
pemegang saham. Dengan mekanisme tersebut, Dewan Through this mechanism, the Board of Commissioners remains
Komisaris tetap terlibat dalam setiap keputusan strategis, involved in every strategic decision, thereby ensuring that its
sehingga fungsi pengawasan dapat dijalankan secara optimal supervisory function is carried out optimally while ensuring
sekaligus memastikan kepatuhan terhadap ketentuan hukum compliance with applicable legal provisions.
yang berlaku.
Pengembangan Kompetensi Penerapan Competency Development in Sustainable
Keuangan Berkelanjutan [OJK E.2] Finance Implementation [OJK E.2]
Perseroan secara berkesinambungan melaksanakan program The Company continuously implements competency
pengembangan kompetensi terkait penerapan keuangan development programs related to the implementation
berkelanjutan. Kegiatan ini dilakukan melalui pelatihan, of sustainable finance. These activities are carried out
sosialisasi, serta partisipasi dalam forum industri yang relevan, through training, outreach, and participation in relevant
dengan tujuan meningkatkan pemahaman atas prinsip industry forums, with the aim of enhancing understanding
keuangan berkelanjutan sesuai ketentuan OJK dan praktik of sustainable finance principles in accordance with OJK
terbaik internasional. Program tersebut diikuti oleh Dewan regulations and international best practices. The program
Komisaris, Direksi, Sekretaris Perusahaan, serta karyawan is attended by the Board of Commissioners, the Board of
Perseroan, sehingga mendukung kemampuan organisasi Directors, the Corporate Secretary, and the Company’s
dalam mengintegrasikan aspek lingkungan, sosial, dan tata employees, thereby supporting the organization’s ability
kelola ke dalam kebijakan maupun proses bisnis secara to consistently and measurably integrate environmental,
konsisten dan terukur. social, and governance aspects into policies and business
processes.
PT JACCS MPM Finance Indonesia
122 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 125
Corporate Governance Rise Together
Informasi rinci mengenai pengembangan kompetensi pada Detailed information regarding competency development at
setiap level organisasi telah disajikan dalam pembahasan each organizational level is presented in specific discussions
khusus mengenai pengembangan kompetensi pada subbab on competency development within the respective
masing-masing organ perusahaan. Penyajian tersebut subsections for each corporate body. This presentation
memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai bentuk provides a clearer picture of the nature of activities, the scope
kegiatan, cakupan materi, serta keterlibatan setiap organ of materials, and the involvement of each body in supporting
dalam mendukung penerapan keuangan berkelanjutan secara the comprehensive implementation of sustainable finance.
menyeluruh.
Program Pelatihan dan Pengembangan Training and Competency Development
Kompetensi Dewan Komisaris [IDX G-05] Program of the Board of Commissioners [IDX G-05]
Dasar Kebijakan Policy Basis
Perseroan memiliki komitmen untuk mendukung anggota The Company is committed to supporting members of the
Dewan Komisaris dalam meningkatkan kompetensi, Board of Commissioners in enhancing their competencies,
pengetahuan, dan wawasan yang relevan dengan tugas knowledge, and insights relevant to their oversight duties and
serta tanggung jawab pengawasan. Dukungan tersebut responsibilities. This support is realized through the provision
diwujudkan melalui penyediaan akses terhadap program of access to training programs, seminars, workshops, short
pelatihan, seminar, workshop, short course, serta forum courses, and knowledge-sharing forums focused on good
sharing knowledge yang berfokus pada praktik GCG, regulasi corporate governance (GCG) practices, capital market
pasar modal, manajemen risiko, dan penerapan keuangan regulations, risk management, and the implementation of
berkelanjutan. sustainable finance.
Kebijakan ini mencakup penyusunan rencana pengembangan This policy includes the development of a structured
yang terstruktur, pemilihan materi sesuai kebutuhan development plan, the selection of materials tailored to
pengawasan, serta keterlibatan aktif anggota Dewan supervisory needs, and the active participation of Board of
Komisaris dalam berbagai program pelatihan dan Commissioners members in various training and competency
pengembangan kompetensi. development programs.
Pelaksanaan Program pada Tahun 2025 Program Implementation in 2025
Sepanjang tahun 2025, Perseroan telah memfasilitasi Throughout 2025, the Company facilitated various training
anggota Dewan Komisaris dalam berbagai program pelatihan and competency development programs for members
dan pengembangan kompetensi. Informasi rinci mengenai of the Board of Commissioners. Detailed information
pelaksanaan program yang diikuti oleh anggota Dewan regarding the programs attended by members of the Board
Komisaris selama tahun 2025 disajikan pada tabel berikut: of Commissioners during 2025 is presented in the following
table:
Nama Jabatan Tanggal Penyelenggara Tema
No.
Name Position Date Organizer Theme
1. Takeshi Komisaris 6 Mei 2025 APPI Seminar Nasional: Will Trade War Create
Kobayashi Utama May 6, 2025 Financial Turnmoil
President National Seminar : Will Trade War Create
Commissioner Financial Turnmoil
2. Josaphat Komisaris 11 Juli 2025 APPI International seminar: Global, ASEAN,
Budisatyawira Independen July 11, 2025 and Indonesia Challenges to Indonesia
Independent Economy
Commissioner 17 Januari 2025 OJK Institute How to Achieve Peak Performance in
January 17, 2025 2025
3. Alip Komisaris 4 Februari 2025 APPI Arah Kebijakan OJK Tahun 2025 dan
Independen February 4, 2025 Strategi Pertumbuhan Ekonomi
Independent Pemerintah Baru
Commissioner OJK’s Policy Directions for 2025 and the
New Government’s Economic Growth
Strategy
4. Benny Redjo Komisaris 2 September 2025 APPI Seminar Online: Economic Outlook
Setyono Commissioner September 2, 2025 2026
5. Chihiro Komisaris 4 Juli 2025 APPI Keuangan Berkelanjutan dan
Ushigome Commissioner July 4, 2025 Penerapannya di Perusahaan
Pembiayaan
Sustainable Finance and Its Application
in Financing Companies
PT JACCS MPM Finance Indonesia
Laporan Tahunan 2025 Annual Report 123
Page 126
Tata Kelola Perusahaan
Penilaian Dewan Komisaris Terhadap Kinerja Board of Commissioners’ Assessment of the
Komite Pendukung Performance of Supporting Committees
Prosedur Penilaian Kinerja Performance Assessment Procedure
Pelaksanaan tugas Dewan Komisaris didukung oleh tiga komite, The execution of the Board of Commissioners’ duties is
yaitu Komite Audit, Komite Nominasi dan Remunerasi, serta supported by three committees, namely the Audit Committee,
Komite Pemantau Risiko. Setiap komite melaksanakan self- the Nomination and Remuneration Committee, and the Risk
assessment kinerja secara berkala setiap tahun untuk menilai Monitoring Committee. Each committee conducts an annual
efektivitas pelaksanaan tugas dan tanggung jawabnya. Hasil self-assessment to evaluate the effectiveness of its duties and
penilaian tersebut dilaporkan kepada Dewan Komisaris dan responsibilities. The results of such assessment are reported to
selanjutnya disampaikan kepada para pemegang saham the Board of Commissioners and subsequently submitted to
melalui Laporan Pengawasan Dewan Komisaris sebagai bagian shareholders through the Board of Commissioners’ Supervisory
dari mekanisme akuntabilitas. Report as part of the accountability mechanism.
Kriteria Penilaian Kinerja Performance Assessment Criteria
Penilaian kinerja komite dilakukan dengan mempertimbangkan The performance assessment of the committees is conducted
capaian kinerja sepanjang tahun buku, kesesuaian kompetensi by taking into account the annual performance achievements,
anggota dengan bidang pengawasan yang dijalankan, serta the alignment of members’ competencies with their respective
tingkat kehadiran dalam rapat sebagai ukuran komitmen supervisory functions, and attendance levels in meetings
terhadap peran yang diemban. Selain itu, kualitas pelaporan as an indicator of commitment to their roles. In addition, the
kepada Dewan Komisaris juga menjadi aspek penting, quality of reporting to the Board of Commissioners is also an
mencakup kejelasan, ketepatan waktu, dan transparansi important aspect, including clarity, timeliness, and transparency
dalam menyampaikan hasil kajian maupun rekomendasi. in presenting review results and recommendations. Through
Melalui penerapan kriteria tersebut, Dewan Komisaris dapat the application of these criteria, the Board of Commissioners
memastikan bahwa setiap komite menjalankan fungsinya ensures that each committee performs its functions
secara konsisten, akuntabel, dan selaras dengan praktik GCG. consistently, accountably, and in alignment with GCG practices.
Hasil Penilaian Kinerja Komite Tahun 2025 Results of Committee Performance Assessment in 2025
Sepanjang tahun 2025, Komite Audit telah melaksanakan Throughout 2025, the Audit Committee carried out supervision
pengawasan atas laporan keuangan, efektivitas sistem over financial reporting, the effectiveness of the internal control
pengendalian internal, serta kepatuhan terhadap regulasi. system, and regulatory compliance. The Committee also
Komite juga memberikan rekomendasi terkait peningkatan provided recommendations to enhance the quality of both
kualitas audit internal dan eksternal, sehingga mendukung internal and external audits, thereby supporting the reliability of
keandalan informasi keuangan Perseroan. the Company’s financial information.
Komite Nominasi dan Remunerasi telah menjalankan fungsi The Nomination and Remuneration Committee performed
dalam memberikan rekomendasi mengenai struktur, kebijakan, its function by providing recommendations on the structure,
dan besaran remunerasi bagi Direksi dan Dewan Komisaris. policies, and remuneration levels for the Board of Directors
Selain itu, komite juga melakukan evaluasi terhadap proses and the Board of Commissioners. In addition, the Committee
nominasi dan pengembangan kompetensi, guna memastikan also conducted evaluations of the nomination process
kesesuaian dengan kebutuhan organisasi dan praktik GCG. and competency development to ensure alignment with
organizational needs and GCG practices.
Komite Pemantau Risiko aktif melakukan identifikasi, evaluasi, The Risk Monitoring Committee actively identified, evaluated,
dan pemantauan atas profil risiko Perseroan. Sepanjang tahun and monitored the Company’s risk profile. Throughout 2025,
2025, komite memberikan masukan terkait strategi mitigasi the Committee provided input on risk mitigation strategies,
risiko, termasuk risiko operasional, keuangan, dan kepatuhan, including operational, financial, and compliance risks, thereby
sehingga mendukung keberlanjutan usaha dan ketahanan supporting business sustainability and the Company’s resilience
Perseroan terhadap dinamika eksternal. against external dynamics.
PT JACCS MPM Finance Indonesia
124 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 127
Corporate Governance Rise Together
Direksi
Board of Directors
Direksi merupakan salah satu organ utama yang memiliki The Board of Directors is one of the principal bodies with full
kewenangan dan tanggung jawab penuh dalam menjalankan authority and responsibility for managing the Company’s
pengurusan untuk kepentingan Perseroan, sesuai dengan affairs in accordance with its established objectives and
maksud dan tujuan yang ditetapkan. Direksi juga berperan purposes. The Board of Directors also acts as the Company’s
sebagai wakil Perseroan, baik di dalam maupun di luar representative, both in and out of court, in accordance with
pengadilan, dengan tetap berlandaskan pada ketentuan yang the provisions set forth in the Articles of Association.
tercantum dalam Anggaran Dasar.
Prosedur Pengangkatan dan Pemberhentian Procedures for the Appointment and Dismissal
Direksi of the Board of Directors
Anggota Direksi diangkat dan diberhentikan oleh pemegang Members of the Board of Directors are appointed and
saham melalui RUPS dengan mempertimbangkan dismissed by shareholders through the General Meeting of
rekomendasi dari Komite Nominasi dan Remunerasi. Shareholders (GMS), taking into account recommendations
Seluruh anggota Direksi yang menjabat pada tahun 2025 from the Nomination and Remuneration Committee. All
telah mengikuti fit & proper test dan dinyatakan lulus oleh members of the Board of Directors serving in 2025 have
OJK. Perseroan memastikan bahwa setiap anggota Direksi undergone the fit and proper test and have been declared
memenuhi kualifikasi dan kriteria yang ditetapkan dalam to have passed by the Financial Services Authority (OJK). The
Anggaran Dasar Perseroan, Pedoman Direksi, dan peraturan Company ensures that each member of the Board of Directors
terkait lainnya. meets the qualifications and criteria set out in the Company’s
Articles of Association, the Board of Directors Charter, and
other relevant regulations.
RUPS dapat memberhentikan Direksi sewaktu-waktu sesuai The GMS may dismiss members of the Board of Directors
dengan ketentuan yang telah diatur dalam Anggaran Dasar at any time in accordance with the provisions stipulated
Perseroan, dan peraturan perundang-undangan yang in the Company’s Articles of Association and applicable
berlaku. Selain itu, anggota Direksi berhak untuk mengajukan laws and regulations. In addition, members of the Board of
pengunduran diri dari jabatannya, dan Perseroan wajib Directors have the right to resign from their positions, and
menyelenggarakan RUPS untuk memutuskan permohonan the Company is required to convene a GMS to decide upon
pengunduran diri tersebut. Perseroan juga menerapkan such resignation. The Company also implements a resignation
kebijakan pengunduran diri bagi anggota Direksi yang terbukti policy for members of the Board of Directors who are proven
terlibat dalam tindak kejahatan keuangan, sebagai bentuk to be involved in financial crimes, as part of its commitment to
komitmen terhadap integritas dan penerapan prinsip GCG. integrity and the implementation of GCG principles.
Masa Jabatan dan Komposisi Direksi [IDX G-03] Term of Office and Composition of the Board of
Directors [IDX G-03]
Anggota Direksi Perseroan diangkat untuk masa jabatan Members of the Company’s Board of Directors are appointed
selama 3 (tiga) tahun terhitung sejak tanggal pengangkatan for a term of 3 (three) years from the date of their respective
masing-masing. Setelah masa jabatan berakhir, anggota appointment. Upon the expiry of their term, members of the
Direksi dapat kembali diangkat oleh pemegang saham melalui Board of Directors may be reappointed by the shareholders
prosedur nominasi yang berlaku. through the applicable nomination procedures.
Sepanjang tahun 2025, komposisi Direksi Perseroan Throughout 2025, the composition of the Company’s Board
mengalami beberapa kali perubahan. Informasi lebih rinci of Directors underwent several changes. Further details
tentang perubahan komposisi Direksi telah diuraikan pada regarding these changes are presented in the Company
Bab profil Perusahaan, subbab Profil Direksi. Profile chapter, sub-section Board of Directors Profile.
Adapun Komposisi Direksi Perseroan per 31 Desember 2025 The composition of the Company’s Board of Directors as of
diuraikan pada tabel berikut: December 31, 2025 is presented in the following
PT JACCS MPM Finance Indonesia
Laporan Tahunan 2025 Annual Report 125
Page 128
Tata Kelola Perusahaan
Nama Jabatan Dasar Hukum Pengangkatan Tanggal Lulus dan Masa Jabatan
Name Position Legal Basis of Appointment Nomor Term of Office
Fit & Proper Test
Fit & Proper Test
Approval Date and
Reference Number
Kazuhiro Inoue Direktur Surat Keputusan Sirkuler Pemegang Saham sebagai 27 November 2023 2024-2027
Utama pengganti dari Rapat Umum Pemegang Saham Luar
President Biasa tanggal 24 Januari 2024 November 27,
Director 2023
Circular Resolution of Shareholders in lieu of the
Extraordinary General Meeting of Shareholders No. KEP-184/PL.
dated January 24, 2024 02/2023
Hajimu Direktur Surat Keputusan Sirkuler Pemegang Saham sebagai 15 April 2003 2023-2026
Yukimoto Keuangan pengganti dari Rapat Umum Pemegang Saham Luar
Finance Biasa tanggal 4 Mei 2023 April 15, 2003
Director
Circular Resolution of Shareholders in lieu of the No. 5/44/DGS/
Extraordinary General Meeting of Shareholders DPIP/Rahasia
Kazunori Direktur Surat Keputusan Sirkuler Pemegang Saham sebagai 27 November 2023 2024-2027
Inoue 1) Director pengganti dari Rapat Umum Pemegang Saham Luar
Biasa tanggal 24 Januari 2024 November 27,
2023
Circular Resolution of Shareholders in lieu of the
Extraordinary General Meeting of Shareholders No. KEP-191/
dated January 24, 2024 PL.02/2023
Supriyanto 2) Direktur Surat Keputusan Sirkuler Pemegang Saham sebagai 30 Desember 2023-2026
Director pengganti dari Rapat Umum Pemegang Saham Luar 2020
Biasa tanggal 10 Oktober 2023
December 30,
Circular Resolution of Shareholders in lieu of the 2020
Extraordinary General Meeting of Shareholders
dated October 10, 2023 No. KEP-475/
NB.11/2020
Handoko Direktur Surat Keputusan Sirkuler Pemegang Saham sebagai 9 Desember 2024 2024-2027
Director pengganti dari Rapat Umum Pemegang Saham Luar
Biasa tanggal 8 November 2024 December 9, 2024
No. KEP-517/
Circular Resolution of Shareholders in lieu of the PL.02/2024
Extraordinary General Meeting of Shareholders
dated November 8, 2024
Yimmy Direktur Surat Keputusan Sirkuler Pemegang Saham sebagai 6 November 2025 2025-2028
Weddianto 3) Director pengganti dari Rapat Umum Pemegang Saham Luar
Biasa tanggal 4 November 2025 November 6, 2025
Circular Resolution of Shareholders in lieu of the No. KEP-258/
Extraordinary General Meeting of Shareholders PL.02/2025
dated November 4, 2025
Keterangan Periode: Period Note:
1) Kazunori Inoue telah mengundurkan diri secara efektif pada 28 Februari 2026. 1) Kazunori Inoue resigned effectively on February 28, 2026.
2) Supriyanto telah mengundurkan diri secara efektif pada 31 Maret 2026. 2) Supriyanto resigned effectively on March 31, 2026.
3) Yimmy Weddianto telah mengundurkan diri secara efektif pada 28 Februari 2026. 3) Yimmy Weddianto resigned effectively on February 28, 2026.
Keberagaman Komposisi Direksi [IDX G-01] Diversity of the Board of Directors [IDX G-01]
Keberagaman komposisi Direksi mencerminkan perpaduan The diversity of the Board of Directors reflects a blend of
karakteristik kelembagaan dan individu yang menduduki institutional and individual characteristics among those
posisi pengurusan Perseroan. Keberagaman ini tercermin holding management positions within the Company.
dalam aspek usia, jenis kelamin, kewarganegaraan, latar This diversity is reflected in aspects such as age, gender,
belakang pendidikan, serta pengalaman kerja yang relevan nationality, educational background, and work experience
dengan pelaksanaan fungsi pengelolaan dan pengambilan relevant to the performance of management functions and
keputusan strategis. Penetapan komposisi Direksi dilakukan strategic decision-making. The composition of the Board of
dengan mempertimbangkan variasi keahlian, pengetahuan, Directors is determined by considering a variety of expertise,
dan pengalaman, sehingga mampu mendukung efektivitas knowledge, and experience, thereby supporting the overall
pengelolaan Perseroan secara menyeluruh dan berimbang. and balanced effectiveness of the Company’s management.
PT JACCS MPM Finance Indonesia
126 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 129
Corporate Governance Rise Together
Profil keberagaman anggota Dewan Komisaris per 31 The diversity profile of the members of the Board of
Desember 2025 dapat dilihat pada tabel berikut: Commissioners as of December 31, 2025, is shown in the
following table:
Aspek Keberagaman Komposisi Direksi
Aspect Diversity in the Composition of the Board of Directors
Usia Rentang usia antara 50 hingga 61 tahun
Age Age range 50 to 61 years old
Jenis Kelamin Seluruh anggota Direksi berjenis kelamin pria
Gender All members of the Board of Directors are male
Kewarganegaraan Terdiri dari 4 warga negara Indonesia dan 2 warga negara Jepang
Nationality Composed of 4 Indonesian nationals and 2 Japanese nationals
Latar Belakang Sarjana hingga Magister, dengan bidang studi Teknik Sipil, Ekonomi, Manajemen, Sistem Informasi,
Pendidikan Bahasa Asing, dan Pendidikan
Educational Degrees ranging from bachelor’s to master’s, with fields of study including Civil Engineering,
Background Economics, Management, Information Systems, Foreign Languages, and Education
Pengalaman Kerja Jabatan manajerial dan eksekutif di sektor keuangan, perbankan, pembiayaan konsumen, anjak
Work Experience piutang, manajemen risiko, serta bisnis internasional
Managerial and executive positions in the financial sector, banking, consumer finance, factoring, risk
management, and international business
Piagam Direksi Board of Directors' Charter
Perseroan telah menyusun Pedoman Direksi (Piagam Direksi The Company has established the Board of Directors
atau BOD Charter) yang menjadi landasan pelaksanaan tugas Charter (BOD Charter), which serves as the basis for the
dan tanggung jawab Direksi. Pedoman Direksi Perseroan implementation of the duties and responsibilities of the Board
secara umum mencakup ketentuan mengenai: of Directors. The Company’s Board of Directors Charter
generally covers provisions regarding:
1. Prosedur Pengangkatan/Pemilihan dan Pemberhentian/ 1. Procedures for the appointment/election and dismissal/
Pengunduran Diri Direksi resignation of the Board of Directors;
2. Tugas dan Tanggung Jawab; 2. Duties and responsibilities;
3. Rapat Direksi; 3. Board of Directors meetings;
4. Penilaian Kinerja. 4. Performance evaluation.
Piagam Direksi senantiasa ditinjau secara berkala untuk The Board of Directors Charter is regularly reviewed to ensure
memastikan keselarasan dengan tujuan Perseroan serta alignment with the Company’s objectives and developments
perkembangan regulasi yang berlaku. Pada tahun 2025 in applicable regulations. In 2025, the Board of Directors
Piagam Direksi mengalami pembaruan yang mulai berlaku Charter was updated, effective as of December 1, 2025.
sejak 1 Desember 2025.
Tugas dan Tanggung Jawab Direksi Duties and Responsibilities of the Board of
Directors
Direksi menjalankan pengurusan Perseroan untuk kepentingan The Board of Directors is responsible for the management
Perseroan dan sesuai dengan maksud dan tujuan Perseroan. of the Company in the interest of the Company and in
Dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya, lingkup accordance with its objectives and purposes. In carrying out
pekerjaan Direksi berdasarkan peraturan perundang- its duties and responsibilities, the scope of work of the Board
undangan yang berlaku dan Anggaran Dasar Perseroan of Directors, based on applicable laws and regulations and the
meliputi: Company’s Articles of Association, includes the following:
1. Direksi wajib mengelola Perseroan sesuai dengan 1. The Board of Directors shall manage the Company in
kewenangan dan tanggung jawabnya sebagaimana accordance with its authority and responsibilities as
diatur dalam Anggaran Dasar Perusahaan dan Peraturan stipulated in the Company’s Articles of Association and
perundang-undangan yang berlaku. applicable laws and regulations.
2. Direksi wajib mematuhi ketentuan peraturan perundang- 2. The Board of Directors shall comply with all applicable
undangan, Anggaran Dasar, dan peraturan internal laws and regulations, the Articles of Association, and the
PT JACCS MPM Finance Indonesia
Laporan Tahunan 2025 Annual Report 127
Page 130
Tata Kelola Perusahaan
Perseroan dalam melaksanakan tugasnya. Company’s internal regulations in performing its duties.
3. Direksi wajib memastikan agar Perseroan memperhatikan 3. The Board of Directors shall ensure that the Company takes
kepentingan semua pihak, khususnya kepentingan into account the interests of all stakeholders, particularly
debitur, kreditur, dan pemangku kepentingan lainnya debtors, creditors, and other stakeholders, in good faith
dengan itikad baik dan dengan prinsip kehati-hatian sesuai and with prudence, in accordance with applicable laws
dengan ketentuan peraturan perundang-undangan, and regulations, the Articles of Association, or resolutions
Anggaran Dasar atau keputusan RUPS. of the General Meeting of Shareholders (GMS).
4. Direksi wajib menjunjung tinggi dan menerapkan prinsip- 4. The Board of Directors shall uphold and implement the
prinsip Good Corporate Governance/Tata Kelola principles of Good Corporate Governance (GCG) in all
Perusahaan yang Baik dalam setiap kegiatan usaha business activities of the Company at all levels of the
Perseroan pada seluruh tingkatan atau jenjang organisasi. organization.
5. Direksi wajib mempertanggungjawabkan pelaksanaan 5. The Board of Directors shall be accountable for the
tugasnya kepada Pemegang Saham melalui RUPS. execution of its duties to the shareholders through the
GMS.
6. Direksi wajib menyusun Rencana Bisnis yang memuat 6. The Board of Directors shall prepare the Business Plan,
anggaran tahunan Perseroan kepada Dewan Komisaris including the Company’s annual budget, and submit it to
untuk mendapatkan Persetujuan. Direksi wajib the Board of Commissioners for approval. The Board of
mengkomunikasikan Rencana Bisnis kepada: Directors shall communicate the Business Plan to:
a. Pemegang Saham. a. Shareholders;
b. Seluruh jenjang organisasi yang ada pada Perseroan. b. All levels of the Company’s organization.
7. Direksi wajib menyusun laporan tahunan. 7. The Board of Directors shall prepare the annual report.
8. Direksi juga harus menyediakan laporan keuangan bulanan 8. The Board of Directors shall provide monthly financial
Perseroan dan dokumen-dokumen lain yang diminta reports of the Company and other documents reasonably
secara wajar oleh setiap Pemegang Saham. requested by any shareholder.
9. Direksi wajib memastikan agar informasi mengenai 9. The Board of Directors shall ensure that information
Perseroan diberikan kepada Dewan Komisaris secara regarding the Company is provided to the Board of
akurat, relevan, dan tepat waktu. Commissioners in an accurate, relevant, and timely
manner.
10. Direksi berwenang mewakili Perseroan sesuai dengan 10. The Board of Directors is authorized to represent the
ketentuan peraturan perundang-undangan, anggaran Company in accordance with applicable laws and
dasar, dan keputusan RUPS. regulations, the Articles of Association, and resolutions of
the GMS.
11. Direksi wajib menindaklanjuti temuan audit atau 11. The Board of Directors shall follow up on audit findings
pemeriksaan dan rekomendasi dari satuan kerja audit or examinations and recommendations from the Internal
internal, auditor eksternal, hasil pengawasan Otoritas Audit Unit, External Auditors, OJK supervisory results, and/
Jasa Keuangan, dan/atau hasil pengawasan otoritas dan or other supervisory authorities or institutions.
lembaga lain.
12. Direksi wajib menumbuhkan, memastikan dan mengawasi 12. The Board of Directors shall promote, ensure, and
kepatuhan Perseroan terhadap peraturan internal maupun supervise the Company’s compliance with both internal
eksternal. and external regulations.
13. Direksi membentuk satuan kerja atau fungsi yang 13. The Board of Directors shall establish working units or
memastikan pelaksanaan prinsip-prinsip GCG yang terdiri functions to ensure the implementation of GCG principles,
dari, namun tidak terbatas pada: including but not limited to:
a. Satuan Kerja Manajemen Risiko. a. Risk Management Unit;
b. Satuan Kerja Audit Internal. b. Internal Audit Unit;
c. Satuan Kerja Kepatuhan. c. Compliance Unit.
14. Anggota Direksi yang membawahkan fungsi kepatuhan 14. Members of the Board of Directors responsible for the
memiliki tugas dan tanggung jawab paling sedikit: compliance function shall have at least the following
duties and responsibilities:
a. Merumuskan strategi untuk mendorong terciptanya a. Formulating strategies to promote a culture of
budaya kepatuhan; compliance;
b. Memastikan kegiatan usaha Perseroan mematuhi b. Ensuring that the Company’s business activities
seluruh ketentuan peraturan perundang-undangan; comply with all applicable laws and regulations;
c. Tugas lain yang berkaitan dengan pelaksanaan fungsi c. Other duties related to the implementation of the
kepatuhan. compliance function.
15. Direksi juga dapat membentuk komite-komite di 15. The Board of Directors may establish committees under
bawahnya untuk mendukung efektivitas pelaksanaan its authority to support the effectiveness of its duties and
tugas dan tanggung jawabnya. responsibilities.
PT JACCS MPM Finance Indonesia
128 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 131
Corporate Governance Rise Together
16. Direksi wajib menerapkan manajemen risiko dengan 16. The Board of Directors shall implement risk management
mengidentifikasi, menilai dan memantau risiko usaha by identifying, assessing, and monitoring business risks
secara efektif yang disesuaikan dengan tujuan, kebijakan effectively, in line with the Company’s objectives, business
usaha, ukuran, dan kompleksitas usaha serta kemampuan policies, size, and complexity, as well as its capabilities.
Perseroan.
17. Direksi wajib memastikan bahwa komite yang telah 17. The Board of Directors shall ensure that established
dibentuk menjalankan tugasnya secara efektif. committees perform their duties effectively.
18. Direksi memiliki wewenang dan tanggung jawab terkait 18. The Board of Directors has authority and responsibility
dengan penerapan program Anti Pencucian Uang for the implementation of Anti-Money Laundering
(APU) dan Pencegahan Pendanaan Terorisme (PPT), dan (AML), Counter-Terrorist Financing (CFT), and Counter-
Pencegahan Pendanaan Proliferasi Senjata Pemusnah Proliferation Financing of Weapon of Mass Destruction
Massal (PPPSPM). (CPF) programs.
19. Direksi memiliki wewenang dan tanggung jawab terkait 19. The Board of Directors has authority and responsibility
dengan pengendalian fraud dan strategi anti fraud. for fraud control and the implementation of anti-fraud
strategies.
20. Direksi memiliki wewenang dan tanggung jawab terkait 20. The Board of Directors has authority and responsibility for
dengan penggunaan teknologi informasi. the use of information technology.
21. Direksi memiliki wewenang dan tanggung jawab terkait 21. The Board of Directors has authority and responsibility
dengan POJK tentang Kemudahan Akses Pembiayaan with respect to POJK on facilitating access to financing for
Kepada Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM). Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs).
22. Direksi wajib memastikan pelaksanaan inklusi dan literasi 22. The Board of Directors shall ensure the implementation
keuangan terlaksana setiap tahun. of financial inclusion and financial literacy programs on an
annual basis.
23. Direksi menyetujui kebijakan pembiayaan. 23. The Board of Directors approves financing policies.
Pembidangan Tugas Direksi Division of Responsibilities of the Board of
Directors
Selain menjalankan tugas dan tanggung jawab secara kolegial, In addition to carrying out their duties and responsibilities on
setiap anggota Direksi juga memiliki pembagian peran sesuai a collegial basis, each member of the Board of Directors is
bidang yang menjadi tanggung jawabnya. Pembidangan assigned specific roles in accordance with their respective
ini memastikan efektivitas pengelolaan Perseroan serta areas of responsibility. This division of responsibilities is
kejelasan fungsi masing-masing Direksi. intended to ensure the effectiveness of the Company’s
management as well as clarity of each Director’s functions.
Informasi lebih rinci tentang pembidangan tugas Direksi yang Detailed information regarding the division of responsibilities
menjabat per 31 Desember 2025 dijelaskan pada tabel berikut of the members of the Board of Directors as of December 31,
ini: 2025 is presented in the following table:
Nama Jabatan Tugas dan Tanggung Jawab
Name Position Duties and Responsibilities
Kazuhiro Direktur Sebagai pengambil keputusan tertinggi di Perseroan dan bertanggung jawab untuk mencapai
Inoue Utama target bisnis yang telah ditetapkan, serta wajib memastikan pelaksanaan strategi bisnis dan
President langkah-langkah inisiatif Perseroan yang telah ditetapkan. Direktur Utama menerima laporan
Director langsung dari seluruh Direksi lainnya.
Responsible as the highest decision-making authority in the Company and accountable for
achieving the established business targets, as well as ensuring the implementation of the
Company’s business strategies and strategic initiatives. The President Director receives direct
reports from all other Direct.
Hajimu Direktur Bertanggung jawab untuk mengawasi seluruh kegiatan keuangan, dan menyajikan laporan
Yukimoto Keuangan keuangan sesuai dengan standar akuntansi keuangan dan peraturan yang diterapkan. Selain itu,
Finance beliau juga bertanggung jawab dalam melakukan pengembangan teknologi informasi.
Director
Responsible for overseeing all financial activities and preparing financial statements in
accordance with applicable financial accounting standards and regulations. In addition, he is
also responsible for the development of information technology.
PT JACCS MPM Finance Indonesia
Laporan Tahunan 2025 Annual Report 129
Page 132
Tata Kelola Perusahaan
Nama Jabatan Tugas dan Tanggung Jawab
Name Position Duties and Responsibilities
Kazunori Direktur Bertanggung jawab membuat strategi dan rencana kerja untuk mencapai target dalam
Inoue Director melakukan pengembangan bisnis, pengembangan produk dan program pemasaran. Selain itu,
beliau bertanggung jawab untuk memastikan standar pelayanan dilaksanakan dengan baik.
Responsible for developing strategies and work plans to achieve targets in business
development, product development, and marketing programs. In addition, he is responsible for
ensuring that service standards are properly implemented.
Supriyanto Direktur Bertanggung jawab membuat strategi dan rencana kerja untuk mengelola kualitas aset dan
Director meminimalkan tingkat NPF melalui aktivitas collection serta memberikan arahan terhadap
aktivitas collection.Selain itu, beliau juga bertanggung jawab dalam memastikan kegiatan
operasional Perseroan berjalan dengan baik.
Responsible for developing strategies and work plans to manage asset quality and minimize the
NPF level through collection activities, as well as providing direction over collection activities.
In addition, he is also responsible for ensuring that the Company’s operational activities run
effectively.
Handoko Direktur Bertanggung jawab membuat strategi dan rencana kerja serta memantau dan memastikan fungsi
Director manajemen risiko Perseroan berjalan dengan baik. Selain itu beliau meninjau dan memantau
implementasi manajemen risiko terkait setiap jenis risiko dan mitigasinya.
Responsible for developing strategies and work plans, as well as monitoring and ensuring that
the Company’s risk management function is properly implemented. In addition, he reviews and
monitors the implementation of risk management for each type of risk and its mitigation.
Yimmy Direktur Bertanggung jawab membuat strategi dan rencana kerja untuk mencapai target bisnis pada
Weddianto Director pembiayaan retail.
Responsible for developing strategies and work plans to achieve business targets in retail
financing.
Rapat Direksi Board of Directors' Meetings
Dasar Kebijakan Policy Basis
Penyelenggaraan Rapat Direksi dilaksanakan berdasarkan The implementation of Board of Directors Meetings is
ketentuan yang diatur dalam Pedoman Direksi, yang juga conducted in accordance with the provisions stipulated in the
selaras dengan Pasal POJK No. 48/POJK.03/2024. Kebijakan Board of Directors Charter, which is also aligned with Article 28
mengenai rapat Direksi mencakup antara lain: of POJK No. 48/POJK.03/2024. The policies regarding Board
of Directors Meetings include, among others, the following:
1. Rapat Direksi diadakan paling sedikit 1 (satu) kali dalam 1. Board of Directors Meetings are held at least once every
setiap bulan dan/atau dapat diadakan setiap waktu month and/or may be convened at any time when deemed
bilamana dipandang perlu oleh Direksi. necessary by the Board of Directors.
2. Selain itu, Direksi juga menyelenggarakan rapat gabungan 2. In addition, the Board of Directors also holds joint
dengan Dewan Komisaris setidaknya sekali dalam 3 (tiga) meetings with the Board of Commissioners at least once
bulan. every 3 (three) months.
3. Anggota Direksi wajib menghadiri rapat Direksi paling 3. Members of the Board of Directors are required to attend
sedikit 50% (lima puluh persen) dari jumlah rapat Direksi at least 50% of the total Board of Directors Meetings
dalam periode 1 (satu) tahun. within a one year period.
4. Pada pelaksanaannya, Direktur Utama bertugas 4. In practice, the President Director serves as the chair of
memimpin rapat dan bila yang bersangkutan tidak dapat the meeting. In the event that the President Director is
hadir, maka rapat Direksi tetap dapat berlangsung dengan unable to attend, the Board of Directors Meeting may still
mendelegasikan wewenang kepada anggota Direksi lain be held by delegating the authority to another member of
sebagai pengganti pemimpin rapat. the Board of Directors to act as the chair of the meeting.
PT JACCS MPM Finance Indonesia
130 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 133
Corporate Governance Rise Together
Frekuensi Rapat dan Tingkat Kehadiran di 2025 Meeting Frequency and Attendance in 2025 [IDX
[IDX G-02] G-02]
Rapat Direksi telah dilaksanakan di tahun 2025 dengan Board of Directors Meetings were held 12 (twelve) times during
frekuensi sebanyak 12 (duabelas) kali. Informasi tingkat 2025. Information regarding the attendance of members at
kehadiran anggota dalam rapat yang diselenggarakan pada meetings held during 2025 is presented in the following table:
tahun 2025, diuraikan pada tabel berikut:
Nama Jabatan Jumlah Rapat Jumlah Kehadiran Tingkat Kehadiran
Name Position Number of Meetings Total Attendance Attendance Rate
Kazuhiro Inoue Direktur Utama 12 12 100%
President Director
Hajimu Yukimoto Direktur Keuangan 12 12 100%
Finance Director
Kazunori Inoue1) Direktur 12 12 100%
Director
Supriyanto 2) Direktur 12 12 100%
Director
Handoko Direktur 12 12 100%
Director
Gestik Dwi Puji Direktur 5 5 100%
Marhaeningsih 3) Director
Yimmy Weddianto 4) Direktur 2 1 50%
Director
Keterangan Periode: Period Note:
1) Kazunori Inoue telah mengundurkan diri secara efektif pada 28 Februari 2026. 1) Kazunori Inoue resigned effectively on February 28, 2026.
2) Supriyanto telah mengundurkan diri secara efektif pada March 31 2026. 2) Supriyanto resigned effectively on March 31, 2026.
3) Gestik Dwi Puji Marhaeningsih telah mengundurkan diri secara efektif pada 31 3) Gestik Dwi Puji Marhaeningsih’s resigned effectively on May 31, 2025.
Mei 2025.
4) Masa jabatan Yimmy Weddianto secara efektif dimulai pada 6 November 2025. 4) Yimmy Weddianto’s term of office effectively began on November 6, 2025 and
dan telah mengundurkan diri secara efektif pada 28 Februari 2026. resigned effectively on February 28, 2026.
Agenda Rapat Tahun 2025 Meeting Agenda in 2025
Rapat Direksi yang diselenggarakan pada tahun 2025 The Board of Directors Meetings held in 2025 discussed
membahas sejumlah agenda sebagaimana dijelaskan pada several agendas, as presented in the following table:
tabel berikut:
Tanggal I Date Agenda Rapat I Meeting Agenda
22 Januari 2025 Tinjauan Kinerja Bulanan Monthly Performance Review
January 22, 2025 Inisiatif strategis utama Key strategic initiative
19 Februari 2025 Tinjauan Kinerja Bulanan Monthly Performance Review
February 19, 2025 Inisiatif strategis utama Key strategic initiative
19 Maret 2025 Tinjauan Kinerja Bulanan Monthly Performance Review
March 19, 2025 Inisiatif strategis utama Key strategic initiative
16 April 2025 Tinjauan Kinerja Bulanan Monthly Performance Review
April 16, 2025 Inisiatif strategis utama Key strategic initiative
21 Mei 2025 Tinjauan Kinerja Bulanan Monthly Performance Review
May 21, 2025 Inisiatif strategis utama Key strategic initiative
18 Juni 2025 Tinjauan Kinerja Bulanan Monthly Performance Review
June 18, 2025 Inisiatif strategis utama Key strategic initiative
23 Juli 2025 Tinjauan Kinerja Bulanan Monthly Performance Review
July 23, 2025 Inisiatif strategis utama Key strategic initiative
20 Agustus 2025 Tinjauan Kinerja Bulanan Monthly Performance Review
August 20, 2025 Inisiatif strategis utama Key strategic initiative
24 September 2025 Tinjauan Kinerja Bulanan Monthly Performance Review
September 24, 2025 Inisiatif strategis utama Key strategic initiative
PT JACCS MPM Finance Indonesia
Laporan Tahunan 2025 Annual Report 131
Page 134
Tata Kelola Perusahaan
Tanggal I Date Agenda Rapat I Meeting Agenda
22 Oktober 2025 Tinjauan Kinerja Bulanan Monthly Performance Review
October 22, 2025 Inisiatif strategis utama Key strategic initiative
18 November 2025 Tinjauan Kinerja Bulanan Monthly Performance Review
November 18, 2025 Inisiatif strategis utama Key strategic initiative
17 Desember 2025 Tinjauan Kinerja Bulanan Monthly Performance Review
December 17, 2025 Inisiatif strategis utama Key strategic initiative
Rapat Gabungan Direksi Bersama Dewan Joint Meetings of the Board of Directors and the
Komisaris Board of Commissioners
Dasar Kebijakan Policy Basis
Rapat gabungan antara Direksi dan Dewan Komisaris Joint meetings between the Board of Directors and the
diselenggarakan secara berkala sebagai forum koordinasi Board of Commissioners are held periodically as a forum
dan pengawasan strategis. Sesuai ketentuan dalam Pedoman for coordination and strategic oversight. In accordance
Tata Kelola, rapat ini dilaksanakan sekurang‑kurangnya 1 (satu) with the provisions of the Governance Guidelines, such
kali dalam setiap periode 3 (tiga) bulan. Melalui mekanisme meetings are conducted at least once every 3 (three) months.
tersebut, Perseroan memastikan adanya keselarasan Through this mechanism, the Company ensures alignment of
pandangan antara Direksi dan Dewan Komisaris dalam perspectives between the Board of Directors and the Board of
menjalankan fungsi pengelolaan serta pengawasan, sehingga Commissioners in carrying out management and supervisory
keputusan yang diambil senantiasa mendukung keberlanjutan functions, thereby ensuring that decisions taken consistently
usaha dan kepatuhan terhadap regulasi. support business continuity and regulatory compliance.
Frekuensi Rapat dan Tingkat Kehadiran di 2025 Meeting Frequency and Attendance in 2025 [IDX
[IDX G-02] G-02]
Rapat Gabungan telah dilaksanakan di tahun 2025 dengan Joint Meetings were held 4 (four) times during 2025.
frekuensi sebanyak 4 (empat) kali. Informasi tingkat kehadiran Information regarding the attendance of members of the
anggota Dewan Komisaris dan Direksi dalam Rapat Gabungan Board of Commissioners and the Board of Directors at the
yang diselenggarakan pada tahun 2025, diuraikan pada tabel Joint Meetings held during 2025 is presented in the following
berikut: table:
Nama Jabatan Jumlah Rapat Jumlah Kehadiran Tingkat Kehadiran
Name Position Number of Meetings Total Attendance Attendance Rate
Takeshi Kobayashi Komisaris Utama 4 4 100%
President Commissioner
Chihiro Ushigome 1) Komisaris 4 4 100%
Commissioners
Benny Redjo Setyono Komisaris 4 3 75%
Commissioners
Josaphat Budisatyawira 2) Komisaris Independen 4 4 100%
Independent
Commissioner
Alip Komisaris Independen 4 4 100%
Independent
Commissioner
Kazuhiro Inoue Direktur Utama 4 4 100%
President Director
Hajimu Yukimoto Direktur Keuangan 4 4 100%
Finance Director
Kazunori Inoue 3) Direktur 4 4 100%
Director
Supriyanto 4) Direktur 4 4 100%
Director
PT JACCS MPM Finance Indonesia
132 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 135
Corporate Governance Rise Together
Nama Jabatan Jumlah Rapat Jumlah Kehadiran Tingkat Kehadiran
Name Position Number of Meetings Total Attendance Attendance Rate
Handoko Direktur 4 3 75%
Director
Gestik Dwi Puji Direktur 1 1 100%
Marhaeningsih 5) Director
Yimmy Weddianto 6) Direktur 1 1 100%
Director
Keterangan: Notes:
1) Chihiro Ushigome telah mengundurkan diri secara efektif pada 28 Februari 1) Chihiro Ushigome resigned effectively on February 28, 2026.
2026.
2) Masa jabatan Josaphat Budisatyawira telah berakhir secara efektif pada 9 2) Josaphat Budisatyawira’s term of office effectively ended on February 9, 2026.
Februari 2026.
3) Kazunori Inoue telah mengundurkan diri secara efektif pada 28 Februari 2026. 3) Kazunori Inoue resigned effectively on February 28, 2026.
4) Supriyanto telah mengundurkan diri secara efektif pada 31 Maret 2026. 4) Supriyanto resigned effectively on March 31, 2026.
5) Masa jabatan Gestik Dwi Puji Marhaeningsih secara efektif berakhir pada 31 Mei 5) Gestik Dwi Puji Marhaeningsih’s term of office effectively ended on May 31,
2025. 2025.
6) Masa jabatan Yimmy Weddianto secara efektif dimulai pada 6 November 2025 6) Yimmy Weddianto’s term of office effectively began on November 6, 2025 and
dan telah mengundurkan diri secara efektif pada 28 Februari 2026. resigned effectively on February 28, 2026.
Agenda Rapat Gabungan Tahun 2025 Joint Meetings Agenda in 2025
Rapat Gabungan yang diselenggarakan pada tahun 2025 The Joint Meetings held in 2025 discussed several agendas, as
membahas sejumlah agenda sebagaimana dijelaskan pada presented in the following table:
tabel berikut:
Tanggal Agenda Rapat
Date Meeting Agenda
24 Maret 2025 Laporan profil risiko, Update scoring model baru, Financial audit adjustment 2024
March 24, 2025
Risk profile report, New scoring model update, Financial audit adjustment 2024
23 Juni 2025 Update APU-PPT, Progress update audit OJK
June 23, 2025
AML-CFT update, OJK audit progress update
25 September 2025 Update APU-PPT, Ringkasan hasil audit OJK
September 25, 2025
AML-CFT update, Summary of OJK audit results
18 November 2025 Progress tindak lanjut audit OJK, POJK 19 tahun 2025 terkait UMKM, Update APU-PPT,
November 18, 2025 Financial Projection 2026-2027
Progress on follow-up actions of OJK audit, POJK No 19 of 2025 on MSMEs, AML-CFT
update, Financial Projection 2026-2027
Kehadiran Direksi dalam RUPS Attendance of the Board of Directors at the GMS
Sepanjang tahun 2025, Perseroan tidak menyelenggarakan Throughout 2025, the Company did not hold any in-person
Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) secara fisik. Seluruh General Meetings of Shareholders (GMS). All shareholder
keputusan pemegang saham ditetapkan melalui mekanisme decisions were made through the Circular Resolution
Keputusan Sirkuler, yang berlaku sebagai pengganti RUPS mechanism, which served as a substitute for both the Annual
Tahunan maupun RUPS Luar Biasa. GMS and the Extraordinary GMS.
Proses pengambilan keputusan dilakukan secara tertulis dan The decision-making process was conducted in writing and
telah memperoleh persetujuan serta tanda tangan dari seluruh received approval and signatures from all shareholders.
pemegang saham. Melalui mekanisme tersebut, Direksi Through this mechanism, the Board of Directors continued
tetap menjalankan perannya dalam mendukung kelancaran to fulfill its role in supporting the smooth operation of
proses RUPS, memastikan setiap keputusan strategis yang the GMS process, ensuring that every strategic decision
dihasilkan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku serta made complied with applicable laws and regulations, and
mendukung keberlanjutan pengelolaan Perseroan. supporting the sustainable management of the Company.
PT JACCS MPM Finance Indonesia
Laporan Tahunan 2025 Annual Report 133
Page 136
Tata Kelola Perusahaan
Program Orientasi Bagi Anggota Direksi Baru Orientation Program for New Board Members
Perseroan melalui Sekretaris Perusahaan menyelenggarakan The Company, through the Corporate Secretary, conducts
program orientasi bagi anggota Direksi yang baru diangkat. an orientation program for newly appointed Board members.
Program ini bertujuan memberikan pemahaman menyeluruh This program aims to provide a comprehensive understanding
mengenai kegiatan usaha, profil perusahaan, struktur of business activities, the company profile, organizational
organisasi, serta kerangka tata kelola perusahaan (GCG). structure, and the corporate governance framework (GCG).
Selain itu, program orientasi juga mencakup penjelasan Additionally, the orientation program includes an explanation
mengenai peran dan tanggung jawab Direksi, serta of the roles and responsibilities of the Board of Directors, as
memperkenalkan anggota baru kepada personel kunci di well as introducing new members to key personnel throughout
seluruh organisasi untuk mendukung efektivitas pelaksanaan the organization to support the effective performance of their
tugas. Saat ini, Perseroan belum memiliki kebijakan tertulis duties. Currently, the Company does not have a written policy
yang secara khusus mengatur ketentuan mengenai program specifically regulating the provisions regarding the orientation
orientasi bagi Direksi. program for the Board of Directors.
Pada tahun 2025, Perseroan telah menyelenggarakan In 2025, the Company conducted an orientation program for
program orientasi bagi anggota Direksi yang baru diangkat, its newly appointed Board member, Yimmy Weddianto.
yaitu Yimmy Weddianto.
Program Pelatihan dan Pengembangan Training and Competency Development
Kompetensi Direksi [IDX G-05] Program of the Board of Directors [IDX G-05]
Dasar Kebijakan Policy Basis
Perseroan memiliki komitmen untuk mendukung peningkatan The Company is committed to supporting the enhancement
kompetensi, pengetahuan, dan wawasan anggota Direksi of the competencies, knowledge, and insights of Board
agar senantiasa relevan dengan tugas serta tanggung jawab members to ensure they remain relevant to their duties
pengelolaan perusahaan. Dukungan tersebut diwujudkan and responsibilities in managing the company. This
melalui penyediaan akses terhadap berbagai program support is realized through providing access to various
pelatihan, seminar, workshop, short course, serta sharing training programs, seminars, workshops, short courses,
knowledge yang berfokus pada praktik tata kelola perusahaan and knowledge-sharing sessions focused on corporate
(GCG), regulasi pasar modal, manajemen risiko, transformasi governance (GCG) practices, capital market regulations, risk
digital, dan penerapan keuangan berkelanjutan. management, digital transformation, and the implementation
of sustainable finance.
Kebijakan ini mencakup penyusunan rencana pengembangan This policy encompasses the development of structured
yang terstruktur, pemilihan materi sesuai kebutuhan development plans, the selection of materials tailored to
pengelolaan, serta keterlibatan aktif anggota Direksi management needs, and the active participation of Board
dalam berbagai program pelatihan dan pengembangan members in various training and competency development
kompetensi, sehingga mendukung efektivitas kepemimpinan programs, thereby supporting the effectiveness of leadership
dan keberlanjutan operasional Perseroan. and the Company’s operational sustainability.
Pelaksanaan Program pada Tahun 2025 Program Implementation in 2025
Sepanjang tahun 2025, Perseroan telah memfasilitasi Throughout 2025, the Company has facilitated Board
anggota Direksi dalam berbagai program pelatihan dan members’ participation in various training and competency
pengembangan kompetensi. Informasi rinci mengenai development programs. Detailed information regarding
pelaksanaan program yang diikuti oleh anggota Direksi the programs attended by Board members during 2025 is
selama tahun 2025 disajikan pada tabel berikut: presented in the following table:
PT JACCS MPM Finance Indonesia
134 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 137
Corporate Governance Rise Together
No. Nama Jabatan Tanggal Penyelenggara Tema
Name Position Date Organizer Theme
1. Kazuhiro Direktur 4 Juli 2025 APPI Keuangan Berkelanjutan dan Penerapannya di
Inoue Utama July 4, 2025 Perusahaan Pembiayaan
President
Director Sustainable Finance and Its Application in
Financing Companies
2 September APPI Seminar Online: Economic Outlook 2026
2025
September 2,
2025
2. Hajimu Direktur 4 Februari 2025 APPI Arah Kebijakan OJK Tahun 2025 dan Strategi
Yukimoto Director February 4, Pertumbuhan Ekonomi Pemerintah Baru
2025 OJK’s Policy Directions for 2025 and the New
Government’s Economic Growth Strategy
2 September APPI Seminar Online: Economic Outlook 2026
2025
September 2,
2025
3. Kazunori Direktur 4 Februari 2025 APPI Arah Kebijakan OJK Tahun 2025 dan Strategi
Inoue 1) Director February 4, Pertumbuhan Ekonomi Pemerintah Baru
2025 OJK’s Policy Directions for 2025 and the New
Government’s Economic Growth Strategy
6 Mei 2025 APPI Seminar Nasional: Will Trade War Create
May 6, 2025 Financial Turnmoil
National Seminar: Will Trade War Create
Financial Turnmoil
4 Juli 2025 APPI Keuangan Berkelanjutan dan Penerapannya di
July 4, 2025 Perusahaan Pembiayaan
Sustainable Finance and Its Application in
Financing Companies
4. Supriyanto 2) Direktur 11 Juli 2025 APPI International Seminar: Global, ASEAN, and
Director July 11, 2025 Indonesia Challenges to Indonesia Economy
2 September, APPI Seminar Online: Economic Outlook 2026
2025
September 2,
2025eptember
5. Handoko Direktur 6 Mei 2025 APPI Seminar Nasional: Will Trade War Create
Director May 6, 2025 Financial Turnmoil
National Seminar: Will Trade War Create
Financial Turnmoil
11 Juli 2025 APPI International Seminar: Global, ASEAN, and
July 11, 2025 Indonesia Challenges to Indonesia Economy
2 September APPI Seminar Online: Economic Outlook 2026
2025
September 2,
2025
Keterangan: Note:
1) Kazunori Inoue telah mengundurkan diri secara efektif pada 28 Februari 2026 1) Kazunori Inoue resigned effectively on February 28, 2026
2) Supriyanto telah mengundurkan diri secara efektif pada 31 Maret 2026. 2) Supriyanto resigned effectively on March 31, 2026.
Penilaian Direksi Terhadap Kinerja Komite Board of Directors’ Assessment of the
Pendukung Performance of Supporting Committees
Prosedur Penilaian Kinerja Performance Assessment Procedure
Dalam menjalankan tugasnya, Direksi didukung oleh sejumlah In carrying out its duties, the Board of Directors is supported
komite internal, antara lain Asset & Liability Committee by several internal committees, including the Asset & Liability
(ALCO), Early Alert Committee (EAC), Retail Alert Committee Committee (ALCO), Early Alert Committee (EAC), Retail Alert
(RAC), Risk Management Committee (RMC), dan IT Steering Committee (RAC), Risk Management Committee (RMC), and IT
Committee. Steering Committee.
PT JACCS MPM Finance Indonesia
Laporan Tahunan 2025 Annual Report 135
Page 138
Tata Kelola Perusahaan
Setiap komite melaksanakan self‑assessment kinerja secara Each committee conducts an annual self-assessment to
tahunan untuk menilai efektivitas pelaksanaan tugas dan evaluate the effectiveness of its duties and responsibilities.
tanggung jawabnya. Penilaian dilakukan dengan mengacu pada The assessment is conducted based on established
indikator yang telah ditetapkan, mencakup capaian program indicators, including work program achievements, quality
kerja, kualitas rekomendasi, tingkat kehadiran rapat, serta of recommendations, meeting attendance levels, and
kontribusi terhadap penerapan tata kelola perusahaan yang baik contributions to the implementation of Good Corporate
(GCG). Governance (GCG).
Hasil self‑assessment tersebut dilaporkan kepada Direksi The results of the self-assessment are reported to the Board
sebagai dasar penilaian kinerja, kemudian disampaikan kepada of Directors as the basis for performance evaluation and are
para pemegang saham melalui Rapat Umum Pemegang subsequently submitted to shareholders through the General
Saham (RUPS). Dengan mekanisme ini, Perseroan memastikan Meeting of Shareholders (GMS). Through this mechanism,
bahwa proses penilaian kinerja komite berlangsung transparan, the Company ensures that the committee performance
akuntabel, dan dapat dijadikan acuan untuk peningkatan assessment process is transparent, accountable, and serves as
berkelanjutan di tahun berikutnya. a reference for continuous improvement in the following year.
Kriteria Penilaian Kinerja Performance Assessment Criteria
Penilaian kinerja komite dilakukan dengan mempertimbangkan The performance assessment of the committees is conducted
capaian kinerja sepanjang tahun buku, kesesuaian kompetensi by considering annual performance achievements, alignment
anggota dengan bidang pengawasan yang dijalankan, serta of members’ competencies with their respective supervisory
tingkat kehadiran dalam rapat sebagai ukuran komitmen areas, and attendance levels in meetings as an indicator of
terhadap peran yang diemban. Selain itu, kualitas pelaporan commitment to their roles. In addition, the quality of reporting
kepada Direksi juga menjadi aspek penting, mencakup kejelasan, to the Board of Directors is also an important aspect, including
ketepatan waktu, dan transparansi dalam menyampaikan hasil clarity, timeliness, and transparency in presenting review results
kajian maupun rekomendasi. Melalui penerapan kriteria tersebut, and recommendations. Through the application of these
Direksi dapat memastikan bahwa setiap komite menjalankan criteria, the Board of Directors ensures that each committee
fungsinya secara konsisten, akuntabel, dan selaras dengan performs its functions consistently, accountably, and in
praktik GCG. alignment with GCG practices.
Hasil Penilaian Kinerja Komite Tahun 2025 Results of Committee Performance Assessment in 2025
Sepanjang tahun 2025, seluruh komite di bawah Direksi telah Throughout 2025, all committees under the Board of Directors
melaksanakan rapat secara berkala sesuai dengan agenda kerja held regular meetings in accordance with their respective work
masing‑masing. Evaluasi menunjukkan bahwa setiap komite agendas. The evaluation indicates that each committee played
berperan aktif dalam mendukung efektivitas pengelolaan an active role in supporting the effectiveness of the Company’s
Perseroan. management.
Asset & Liability Committee (ALCO) berkontribusi dalam menjaga The Asset & Liability Committee (ALCO) contributed to
keseimbangan struktur aset dan liabilitas serta mendukung maintaining the balance of the Company’s asset and liability
pengelolaan likuiditas. Early Alert Committee (EAC) dan Retail Alert structure and supported liquidity management. The Early
Committee (RAC) menjalankan fungsi pemantauan dini terhadap Alert Committee (EAC) and Retail Alert Committee (RAC)
potensi risiko kredit, sehingga turut menjaga kualitas portofolio carried out early monitoring of potential credit risks, thereby
pembiayaan. Risk Management Committee (RMC) memperkuat contributing to the maintenance of financing portfolio quality.
sistem manajemen risiko melalui identifikasi, pemantauan, dan The Risk Management Committee (RMC) strengthened
pemberian rekomendasi mitigasi atas risiko operasional maupun the risk management system through the identification,
strategis. Sementara itu, IT Steering Committee memastikan monitoring, and provision of mitigation recommendations
arah pengembangan teknologi informasi tetap selaras dengan for both operational and strategic risks. Meanwhile, the IT
kebutuhan bisnis dan mendukung transformasi digital Perseroan. Steering Committee ensured that the direction of information
technology development remained aligned with business
needs and supported the Company’s digital transformation.
Secara keseluruhan, kinerja komite di bawah Direksi pada Overall, the performance of the committees under the Board of
tahun 2025 dinilai efektif, dengan tingkat kehadiran anggota Directors in 2025 was assessed as effective, with a high level of
yang tinggi serta kualitas pelaporan yang memenuhi standar member attendance and reporting quality that met standards
transparansi dan akuntabilitas, sehingga mendukung pencapaian of transparency and accountability, thereby supporting the
tujuan strategis Perseroan. achievement of the Company’s strategic objectives.
PT JACCS MPM Finance Indonesia
136 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 139
Corporate Governance Rise Together
Penilaian Terhadap Kinerja Dewan Komisaris
dan Direksi
Assessment of the Performance of the Board of Commissioners and the Board of Directors
[IDX G-04]
Prosedur Penilaian Kinerja Dewan Komisaris Performance Assessment Procedure of the
Board of Commissioners
Sebagai bagian dari komitmen penerapan GCG, Perseroan As part of its commitment to implementing Good Corporate
melakukan penilaian kinerja terhadap Dewan Komisaris. Governance (GCG), the Company conducts performance
Penilaian ini bertujuan memastikan efektivitas pelaksanaan assessments of the Board of Commissioners. This assessment
tugas dan tanggung jawab, sekaligus memperkuat fungsi aims to ensure the effectiveness of the execution of duties
pengawasan dalam mendukung keberlanjutan Perseroan. and responsibilities, while strengthening the supervisory
function in supporting the Company’s sustainability.
Penilaian kinerja Dewan Komisaris dilakukan setiap tahun The performance assessment of the Board of Commissioners
menggunakan metode self-assessment. Prosedur penilaian is conducted annually using a self-assessment method. The
kinerja Dewan Komisaris dan Direksi dilaksanakan secara assessment procedures for both the Board of Commissioners
internal melalui beberapa tahapan. Proses penilaian kinerja and the Board of Directors are carried out internally through
dimulai dengan evaluasi terhadap kompetensi dan keahlian, several stages. The process begins with an evaluation of
yang menjadi dasar dalam menilai pencapaian kinerja. competencies and expertise, which serves as the basis for
Penilaian kinerja juga mempertimbangkan perumusan rencana assessing performance achievements. The assessment also
kerja, realisasi pelaksanaan tugas, dan laporan pertanggung considers the formulation of work plans, the realization of
jawaban kepada pemegang saham melalui mekanisme RUPS. duties, and accountability reporting to shareholders through
the General Meeting of Shareholders (GMS).
Penilaian kinerja anggota Dewan Komisaris dilakukan secara The performance assessment of the members of the Board
kolegial dengan kriteria penilaian yang telah ditetapkan. of Commissioners is conducted on a collegial basis using
Penilaian kinerja Dewan Komisaris juga mencakup kinerja predefined assessment criteria. The assessment also
komite-komite yang berada di bawahnya. Hasil penilaian includes the performance of committees under the Board of
kinerja tersebut akan menjadi pertimbangan untuk perbaikan Commissioners. The results of the performance assessment
kinerja dan pengembangan berkelanjutan Perseroan. serve as a basis for performance improvement and the
Company’s continuous development.
Kriteria Penilaian Kinerja Dewan Komisaris Performance Assessment Criteria of the Board
of Commissioners
Penilaian kinerja Dewan Komisaris dilaksanakan berdasarkan The performance of the Board of Commissioners is assessed
kriteria berikut ini: based on the following criteria:
1. Tercapainya 4 (empat) kinerja penunjang yang ada di 1. Achievement of 4 (four) supporting performance areas
jajaran Dewan Komisaris. within the Board of Commissioners structure.
2. Terlaksananya pemantauan efektivitas praktik GCG dan 2. Implementation of monitoring over the effectiveness of
Tata Kelola Terintegrasi. GCG practices and Integrated Governance.
3. Tersusunnya KPI Direksi pada bulan Maret setiap tahun dan 3. Timely formulation of Key Performance Indicators (KPIs)
evaluasi pencapaian triwulan. of the Board of Directors in March each year and quarterly
performance evaluation.
4. Terlaksananya pemantauan atas implementasi Rencana 4. Monitoring of the implementation of the Annual Business
Bisnis Tahunan. Plan.
5. Terlaksananya pemantauan atas implementasi Rencana 5. Monitoring of the implementation of the Company’s
Pengembangan Perseroan. Development Plan.
6. Terlaksananya tugas khusus. 6. Execution of special assignments.
7. Terlaksananya pemantauan efektivitas pelaksanaan. 7. Monitoring of the effectiveness of implementation.
8. Corporate Social Responsibility (CSR). 8. Corporate Social Responsibility (CSR).
9. Adanya tanggapan Dewan Komisaris atas laporan triwulan 9. Provision of responses by the Board of Commissioners to
dan tahunan Direksi. the Directors’ quarterly and annual reports.
PT JACCS MPM Finance Indonesia
Laporan Tahunan 2025 Annual Report 137
Page 140
Tata Kelola Perusahaan
Pihak Penilai Kinerja Dewan Komisaris Performance Assessment Party of the Board of
Commissioners
Penilaian kinerja Dewan Komisaris Perseroan dilaksanakan The performance assessment of the Board of Commissioners
secara mandiri melalui mekanisme self‑assessment, di mana is conducted independently through a self-assessment
setiap anggota menilai kontribusi, efektivitas, dan tanggung mechanism, whereby each member evaluates their
jawabnya sesuai dengan peran masing‑masing. Hasil contribution, effectiveness, and responsibilities in
penilaian tersebut kemudian dilaporkan kepada pemegang accordance with their respective roles. The results are
saham melalui RUPS. Dalam prosesnya, pemegang saham reported to shareholders through the GMS. In the process,
juga mempertimbangkan rekomendasi dari Komite Nominasi shareholders also consider recommendations from the
dan Remunerasi sebagai bagian dari evaluasi kinerja Dewan Nomination and Remuneration Committee as part of the
Komisaris, sehingga penilaian yang dilakukan tetap objektif, Board of Commissioners’ performance evaluation, ensuring
transparan, dan akuntabel. that the assessment remains objective, transparent, and
accountable.
Hasil Penilaian Kinerja Dewan Komisaris tahun Results of the Board of Commissioners
2025 Performance Assessment in 2025
Berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan, penilaian Based on the established criteria, the performance
kinerja Dewan Komisaris tahun 2025 menunjukkan bahwa assessment of the Board of Commissioners in 2025 indicates
pelaksanaan rapat telah berjalan efektif, tercermin dari that meetings were conducted effectively, as reflected in
tingkat kehadiran yang tinggi, partisipasi aktif, serta kualitas high attendance levels, active participation, and the quality
materi pembahasan yang sesuai dengan agenda. Fungsi of discussion materials aligned with meeting agendas. The
pengawasan terhadap Perseroan juga dilaksanakan dengan supervisory function of the Company was also performed
baik melalui pemberian nasihat dan arahan yang disampaikan effectively through the provision of advice and guidance
dalam rapat gabungan bersama Direksi. Selain itu, Dewan delivered in joint meetings with the Board of Directors.
Komisaris senantiasa menjaga integritas dan independensi In addition, the Board of Commissioners consistently
dalam setiap pelaksanaan tugas, sehingga penilaian kinerja maintained integrity and independence in carrying out its
pada tahun 2025 mencerminkan konsistensi, akuntabilitas, duties, resulting in a 2025 performance assessment that
dan keselarasan dengan prinsip tata kelola perusahaan yang reflects consistency, accountability, and alignment with Good
baik. Corporate Governance principles.
Prosedur Penilaian Kinerja Direksi Performance Assessment Procedure of the
Board of Directors
Sebagai bagian dari komitmen penerapan GCG, Perseroan As part of its commitment to implementing GCG, the Company
melaksanakan penilaian kinerja Direksi secara berkala. conducts periodic performance assessments of the Board of
Penilaian ini bertujuan memastikan efektivitas pelaksanaan Directors. This assessment aims to ensure the effectiveness
tugas dan tanggung jawab Direksi, sekaligus memperkuat of the execution of duties and responsibilities of the Board of
fungsi pengelolaan dalam mendukung keberlanjutan Directors, while strengthening the management function in
Perseroan. supporting the Company’s sustainability.
Prosedur penilaian kinerja Direksi dilakukan setiap tahun The performance assessment of the Board of Directors
melalui metode self‑assessment yang dilaksanakan secara is conducted annually using a self-assessment method
internal dengan tahapan terstruktur. Proses penilaian dimulai through a structured internal process. The process begins
dengan perumusan rencana kerja, realisasi pelaksanaan tugas, with the formulation of work plans, followed by the evaluation
dan laporan pertanggung jawaban. Penilaian kinerja kemudian of task implementation and accountability reporting. The
dievaluasi oleh Dewan Komisaris. Kemudian disampaikan assessment is then reviewed by the Board of Commissioners.
kepada pemegang saham melalui mekanisme RUPS. Subsequently submitted to shareholders through the GMS.
Dengan prosedur tersebut, Perseroan memastikan bahwa Through this procedure, the Company ensures that the
penilaian kinerja Direksi berlangsung transparan, akuntabel, performance assessment of the Board of Directors is
dan selaras dengan prinsip Tata Kelola Perusahaan yang Baik. conducted in a transparent, accountable manner and in line
with Good Corporate Governance principles.
PT JACCS MPM Finance Indonesia
138 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 141
Corporate Governance Rise Together
Kriteria Penilaian Kinerja Direksi Performance Assessment Criteria of the Board
of Directors
Penilaian kinerja Direksi dilakukan dengan mengacu pada The performance of the Board of Directors is assessed based
sejumlah kriteria, antara lain: on the following criteria:
1. Pencapaian target bisnis. 1. Achievement of business targets.
2. Pencapaian rencana jangka pendek dan jangka panjang 2. Achievement of the Company’s short-term and long-term
Perseroan. plans.
3. Pencapaian anggaran dan pendapatan. 3. Achievement of budget and revenue targets.
4. Pelaksanaan praktik GCG yang efektif di Perseroan. 4. Effective implementation of GCG practices within the
Company.
5. Pelaksanaan CSR. 5. Implementation of Corporate Social Responsibility (CSR).
Pihak Penilai Kinerja Direksi Performance Assessment Party of the Board of
Directors
Penilaian kinerja Direksi Perseroan dilaksanakan secara The performance assessment of the Board of Directors
mandiri melalui mekanisme self‑assessment, di mana is conducted independently through a self-assessment
setiap anggota menilai kontribusi, efektivitas, dan tanggung mechanism, whereby each member evaluates their
jawabnya sesuai dengan peran masing‑masing. Hasil penilaian contribution, effectiveness, and responsibilities in
tersebut kemudian dilaporkan kepada Dewan Komisaris accordance with their respective roles. The results are
untuk kemudian dipertanggungjawabkan kepada pemegang reported to the Board of Commissioners, which is then
saham melalui RUPS. Dalam prosesnya, pemegang saham accountable to shareholders through the GMS. In the
juga mempertimbangkan rekomendasi dari Komite Nominasi process, shareholders also consider recommendations from
dan Remunerasi sebagai bagian dari evaluasi kinerja Dewan the Nomination and Remuneration Committee as part of the
Komisaris, sehingga penilaian yang dilakukan tetap objektif, Board of Commissioners’ performance evaluation, ensuring
transparan, dan akuntabel. that the assessment remains objective, transparent, and
accountable.
Hasil Penilaian Kinerja Direksi tahun 2025 Results of the Board of Directors Performance
Assessment in 2025
Hasil penilaian kinerja Direksi tahun 2025 tercermin dari The results of the Board of Directors’ performance assessment
pencapaian kinerja operasional Perseroan sepanjang in 2025 are reflected in the Company’s operational
tahun buku. Direksi juga dinilai berhasil menjaga efektivitas performance achievements throughout the financial year. The
penerapan GCG melalui pengelolaan yang transparan, Board of Directors was also assessed to have successfully
akuntabel, dan konsisten dengan prinsip Tata Kelola maintained effective implementation of GCG through
Terintegrasi. Pelaksanaan program Tanggung Jawab Sosial transparent, accountable, and consistent management
Perusahaan (CSR) menjadi bagian dari penilaian, dengan practices in line with integrated governance principles. The
menunjukkan komitmen terhadap keberlanjutan dan implementation of Corporate Social Responsibility (CSR)
kontribusi sosial. programs formed part of the assessment, demonstrating
the Company’s commitment to sustainability and social
contribution.
PT JACCS MPM Finance Indonesia
Laporan Tahunan 2025 Annual Report 139
Page 142
Tata Kelola Perusahaan
Nominasi Dewan Komisaris dan Direksi
Nomination of The Board of Commissioners and The Board of Directors [IDX G-06]
Kebijakan Nominasi Dewan Komisaris dan Policy on the Nomination of the Board of
Direksi Commissioners and the Board of Directors
Prosedur nominasi Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan The nomination procedures for the Company’s Board of
dilaksanakan dengan mengacu pada POJK No. 33/ Commissioners and Board of Directors are carried out in
POJK.04/2014 tentang Direksi dan Dewan Komisaris Emiten accordance with POJK No. 33/POJK.04/2014 concerning
atau Perusahaan Publik dan POJK No. 34/POJK.04/2014 the Board of Directors and Board of Commissioners of
tentang Komite Nominasi dan Remunerasi Emiten atau Issuers or Public Companies and POJK No. 34/POJK.04/2014
Perusahaan Publik. concerning the Nomination and Remuneration Committee of
Issuers or Public Companies.
Prosedur Nominasi Dewan Komisaris dan Direksi Nomination Procedure for the Board of
Commissioners and the Board of Directors
Mengacu pada Peraturan OJK tersebut, Perseroan melalui Referring to the applicable OJK Regulation, the Company,
Komite Nominasi dan Remunerasi wajib melakukan tahapan through the Nomination and Remuneration Committee, is
prosedur nominasi Dewan Komisaris dan Direksi sebagai required to carry out the following stages of the nomination
berikut: process for members of the Board of Commissioners and the
Board of Directors:
1. Menyusun komposisi dan proses nominasi anggota 1. Preparing the composition and nomination process for
Dewan Komisaris dan Direksi; members of the Board of Commissioners and the Board
of Directors;
2. Menyusun kebijakan dan kriteria yang dibutuhkan dalam 2. Formulating policies and criteria required in the nomination
proses nominasi calon anggota Dewan Komisaris dan process for candidates of the Board of Commissioners
Direksi; and the Board of Directors;
3. Membantu pelaksanaan evaluasi atas kinerja anggota 3. Assisting in the evaluation of the performance of members
Dewan Komisaris dan Direksi; of the Board of Commissioners and the Board of Directors;
4. Menyusun program pengembangan kemampuan 4. Preparing development programs for members of the
anggota Dewan Komisaris dan Direksi; dan Board of Commissioners and the Board of Directors; and
5. Menelaah dan mengusulkan calon yang memenuhi syarat 5. Reviewing and proposing candidates who meet the
sebagai anggota Dewan Komisaris dan Direksi kepada requirements as members of the Board of Commissioners
Dewan Komisaris untuk disampaikan kepada RUPS. and the Board of Directors to the Board of Commissioners
for submission to the GMS.
Kriteria Nominasi Dewan Komisaris dan Direksi Nomination Criteria for the Board of
Commissioners and the Board of Directors
Dalam pelaksanaan prosedur nominasi, Perseroan perlu In implementing the nomination procedure, the Company
memperhatikan kriteria yang harus dipenuhi oleh calon applies the following criteria that must be met by candidates
anggota Dewan Komisaris dan Direksi, sebagai berikut: for the Board of Commissioners and the Board of Directors,
as follows:
1. Mempunyai akhlak, moral, dan integritas yang baik. 1. Possess good character, morals, and integrity.
2. Cakap melakukan perbuatan hukum. 2. Be legally capable of performing legal acts.
3. Dalam 5 (lima) tahun sebelum pengangkatan dan selama 3. Within 5 (five) years prior to appointment and during
menjabat: service:
a. Tidak pernah dinyatakan pailit; a. Have never been declared bankrupt;
b. Tidak pernah menjadi anggota Dewan Komisaris b. Have never served as a member of the Board of
dan/atau anggota Direksi yang dinyatakan bersalah Commissioners and/or Board of Directors who was
menyebabkan suatu perusahaan dinyatakan pailit; found guilty of causing a company to be declared
bankrupt;
c. Tidak pernah dihukum karena melakukan tindak pidana c. Have never been convicted of a criminal offense that
yang merugikan keuangan negara dan/atau yang causes loss to state finances and/or is related to the
PT JACCS MPM Finance Indonesia
140 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 143
Corporate Governance Rise Together
berkaitan dengan sektor keuangan; dan financial sector; and
d. Tidak pernah menjadi anggota Dewan Komisaris dan/ d. Have never served as a member of the Board of
atau anggota Direksi yang selama menjabat: Commissioners and/or Board of Directors who, during
their tenure:
i. Pernah tidak menyelenggarakan RUPS tahunan; i. Failed to organize an Annual GMS;
ii. Pertanggungjawabannya sebagai anggota Dewan ii. Had their accountability as a member of the
Komisaris dan/atau anggota Direksi pernah tidak Board of Commissioners and/or Board of
diterima oleh RUPS atau pernah tidak memberikan Directors rejected by the GMS or failed to submit
pertanggungjawaban sebagai anggota Dewan accountability reports to the GMS; and
Komisaris dan/atau anggota Direksi kepada RUPS;
dan
iii. Pernah menyebabkan perusahaan yang iii. Caused a company holding a license, approval, or
memperoleh izin, persetujuan, atau pendaftaran registration from the Financial Services Authority
dari Otoritas Jasa Keuangan tidak memenuhi (OJK) to fail to fulfill the obligation to submit Annual
kewajiban menyampaikan Laporan Tahunan dan/ Reports and/or Financial Statements to OJK.
atau Laporan Keuangan kepada Otoritas Jasa
Keuangan.
4. Memiliki komitmen untuk mematuhi peraturan perundang- 4. Have a commitment to comply with applicable laws and
undangan. regulations.
5. Memiliki pengetahuan dan/atau keahlian di bidang yang 5. Possess knowledge and/or expertise in fields required by
dibutuhkan oleh Perseroan. the Company.
Kebijakan Suksesi Direksi Board Succession Policy
Perseroan menyadari pentingnya kebijakan suksesi Direksi The Company recognizes the importance of a Board
sebagai bagian dari upaya menjaga kesinambungan succession policy as part of its efforts to ensure leadership
kepemimpinan dan kelancaran operasional. Penyusunan dan continuity and operational smoothness. The development and
pelaksanaan kebijakan suksesi merupakan tanggung jawab implementation of the succession policy are the responsibility
Komite Nominasi dan Remunerasi, dengan berpedoman pada of the Nomination and Remuneration Committee, in
peraturan yang berlaku. accordance with applicable regulations.
Kebijakan suksesi diterapkan untuk memastikan keberlanjutan The succession policy is implemented to ensure leadership
kepemimpinan melalui identifikasi calon kandidat potensial continuity by identifying potential candidates from both
dari internal maupun eksternal yang memiliki kompetensi, internal and external sources who possess the competencies,
integritas, dan pengalaman sesuai kebutuhan Perseroan. integrity, and experience required by the Company.
Program pengembangan disediakan bagi kandidat internal Development programs are provided for internal candidates
agar terdapat kesiapan untuk menduduki posisi Direksi di to ensure they are prepared to assume Board positions in the
masa mendatang. Kebijakan suksesi juga diterapkan guna future. The succession policy is also implemented to ensure
menjamin proses transisi kepemimpinan berlangsung that the leadership transition process is structured so as not
terstruktur sehingga tidak mengganggu stabilitas operasional to disrupt operational stability or the achievement of business
maupun pencapaian strategi bisnis. strategies.
Kebijakan Remunerasi Dewan Komisaris dan Remuneration Policy for the Board of
Direksi Commissioners and the Board of Directors
Penetapan kebijakan remunerasi bagi Dewan Komisaris dan The remuneration policy for the Board of Commissioners and
Direksi dilakukan berdasarkan ketentuan dalam Anggaran the Board of Directors is established in accordance with the
Dasar Perseroan serta Undang-Undang No. 40 Tahun 2007 provisions of the Company’s Articles of Association and Law
tentang Perseroan Terbatas. Rapat Umum Pemegang Saham No. 40 of 2007 on Limited Liability Companies. The General
(RUPS) memiliki kewenangan untuk menentukan besaran Meeting of Shareholders (GMS) has the authority to determine
remunerasi kedua organ tersebut. Dalam praktiknya, RUPS the amount of remuneration for both bodies. In practice, the
dapat memberikan pendelegasian kepada Dewan Komisaris GMS may delegate authority to the Board of Commissioners
untuk menetapkan jumlah remunerasi setiap tahun dengan to determine the amount of remuneration annually, taking into
mempertimbangkan masukan serta rekomendasi dari Komite account input and recommendations from the Nomination
Nominasi dan Remunerasi. and Remuneration Committee.
PT JACCS MPM Finance Indonesia
Laporan Tahunan 2025 Annual Report 141
Page 144
Tata Kelola Perusahaan
Prosedur Remunerasi Dewan Komisaris dan Remuneration Procedures for the Board of
Direksi Commissioners and the Board of Directors
Perseroan melalui Komite Nominasi dan Remunerasi wajib The Company, through the Nomination and Remuneration
melakukan prosedur penetapan remunerasi bagi Dewan Committee, is required to follow the procedures for
Komisaris dan Direksi. Tahapan yang dilaksanakan dalam determining the remuneration of the Board of Commissioners
prosedur penetapan remunerasi anggota Dewan Komisaris and the Board of Directors. The steps carried out in the
dan Direksi adalah sebagai berikut: remuneration determination procedure for members of the
Board of Commissioners and the Board of Directors are as
follows:
1. Komite Nominasi dan Remunerasi meninjau struktur dan 1. The Nomination and Remuneration Committee reviews
jumlah remunerasi Dewan Komisaris dan Direksi. the structure and amount of remuneration for the Board of
Commissioners and the Board of Directors.
2. Komite Nominasi dan Remunerasi memberikan 2. The Nomination and Remuneration Committee provides
rekomendasi mengenai peningkatan remunerasi tahun recommendations regarding the increase in remuneration
berikutnya untuk Dewan Komisaris dan Direksi. for the following year for the Board of Commissioners and
the Board of Directors.
3. Rekomendasi kemudian akan dievaluasi oleh Dewan 3. The recommendations are then evaluated by the Board of
Komisaris. Commissioners.
4. Rekomendasi yang telah dievaluasi akan diusulkan 4. The evaluated recommendations are proposed by the
oleh Dewan Komisaris ke RUPS, untuk persetujuan atau Board of Commissioners to the GMS for approval, or are
disetujui oleh Dewan Komisaris berdasarkan pelimpahan approved by the Board of Commissioners based on the
kewenangan RUPS kepada Dewan Komisaris. delegation of authority from the GMS to the Board of
Commissioners.
Prosedur, kebijakan, struktur, dan besaran remunerasi The procedures, policies, structure, and amount of
bagi Dewan Komisaris dan Direksi wajib dievaluasi oleh compensation for the Board of Commissioners and the Board
Komite Nominasi dan Remunerasi secara menyeluruh of Directors must be thoroughly evaluated by the Nomination
sekurang‑kurangnya satu kali dalam satu tahun sebagai and Compensation Committee at least once a year to ensure
bentuk kepatuhan terhadap regulasi serta untuk memastikan compliance with regulations and to ensure that compensation
kesesuaian dengan kinerja, tanggung jawab, dan kondisi is commensurate with the Company’s performance,
Perseroan. responsibilities, and circumstances.
Indikator Penetapan Remunerasi Remuneration Determination Indicators
Penetapan struktur, kebijakan, dan besaran remunerasi The structure, policies, and amounts of remuneration for
bagi Dewan Komisaris dan Direksi dilakukan dengan the Board of Commissioners and the Board of Directors
mempertimbangkan sejumlah indikator yang relevan dari are determined by taking into account a number of relevant
aspek internal maupun eksternal. Pertimbangan ini bertujuan indicators from both internal and external aspects. These
untuk memastikan remunerasi yang diberikan selaras considerations aim to ensure that the remuneration provided
dengan tanggung jawab, kinerja, serta kondisi Perseroan is aligned with the responsibilities, performance, and
dan lingkungan usaha. Indikator penetapan remunerasi yang conditions of the Company and the business environment. The
digunakan Perseroan mengacu pada ketentuan Pasal 10 POJK remuneration determination indicators used by the Company
No. 34/2014, sebagai berikut: refer to the provisions of Article 10 of POJK No. 34/2014, as
follows:
1. Standar remunerasi industri, sesuai dengan kegiatan 1. Industry remuneration standards, in accordance with the
usaha perusahaan sejenis dan skala usaha Perseroan business activities of similar companies and the scale of
dalam industrinya; the Company’s operations within its industry;
2. Tugas, tanggung jawab, dan wewenang anggota Dewan 2. The duties, responsibilities, and authorities of members of
Komisaris dan Direksi yang dikaitkan dengan pencapaian the Board of Commissioners and the Board of Directors as
tujuan serta kinerja Perseroan; related to the achievement of the Company’s objectives
and performance;
3. Target kinerja maupun pencapaian kinerja masing-masing 3. Performance targets and performance achievements
anggota Dewan Komisaris dan Direksi; dan of each member of the Board of Commissioners and the
Board of Directors; and
4. Keseimbangan tunjangan antara komponen yang bersifat 4. The balance of benefits between fixed and variable
tetap dan yang bersifat variabel. components.
PT JACCS MPM Finance Indonesia
142 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 145
Corporate Governance Rise Together
Struktur dan Besaran Remunerasi Remuneration Structure and Amount
Struktur remunerasi Dewan Komisaris dan Direksi ditetapkan The remuneration structure for the Board of Commissioners
berdasarkan ketentuan Pasal 10 POJK No. 34/2014, yang and the Board of Directors is established in accordance
terdiri atas beberapa komponen, yaitu: with the provisions of Article 10 of POJK No. 34/2014, which
consists of several components, namely:
1. Gaji; 1. Salary;
2. Honorarium; 2. Honorarium;
3. Insentif; dan 3. Incentives; and
4. Tunjangan yang bersifat tetap dan/atau variabel. 4. Fixed and/or variable allowances.
Sesuai dengan ketentuan yang berlaku, Perseroan In accordance with applicable regulations, the Company
mengungkapkan total remunerasi dan fasilitas lain yang discloses the total remuneration and other benefits received
diterima oleh seluruh anggota Direksi dan Dewan Komisaris by all members of the Board of Directors and the Board of
dalam satu tahun penuh sebagai berikut: Commissioners for a full year as follows:
Uraian Total Remunerasi Total Remunerasi Keseluruhan
Description Keseluruhan Direksi (Rp) Dewan Komisaris (Rp)
Total Remuneration Board of Total Remuneration Board of
Directors (IDR) Commissioners (IDR)
Total Remunerasi dan Fasilitas Lain (Dalam 1 Tahun) 14.534.843.070 3.017.281.635
Total Remuneration and Other Benefits (Over 1 Year)
Sebagai penjelasan lebih lanjut atas total remunerasi, For further details on total remuneration, the Company
Perseroan menyajikan uraian komponen remunerasi tahunan provides a breakdown of the components of annual
dan jumlah yang diterima oleh seluruh anggota Direksi dan compensation and the amounts received by all members of
Dewan Komisaris, dalam bentuk gaji, tunjangan, serta fasilitas the Board of Directors and the Board of Commissioners, in
lain, pada tabel berikut ini: the form of salaries, allowances, and other benefits, in the
following table:
Tunjangan dan Fasilitas Lain
Jumlah Anggota Gaji/Honorarium Total Remunerasi
Allowances and Other
Total Members Salary/Honorarium Total Remuneration
Benefits
Direksi 11.176.698.000 3.358.145.070 14.534.843.070
Board of 6
Directors
Dewan 2.463.305.000 553.976.635 3.017.281.635
Komisaris
4
Board of
Commissioner
Jumlah I Total 10 13.640.003.000 3.912.121.705 17.552.124.705
Untuk memberikan gambaran mengenai jumlah remunerasi To provide an overview of individual remuneration amounts,
individu, Perseroan menyajikan informasi kelompok besaran the Company presents information on the ranges of annual
remunerasi tahunan yang diterima oleh anggota Direksi dan remuneration received by members of the Board of Directors
Dewan Komisaris pada tabel berikut: and the Board of Commissioners in the following table:
PT JACCS MPM Finance Indonesia
Laporan Tahunan 2025 Annual Report 143
Page 146
Tata Kelola Perusahaan
Jumlah Anggota
Total Remunerasi per Anggota per Tahun Number of Members
Total Annual Remuneration per Member
Direksi Dewan Komisaris
Board of Directors Board of Commissioners
Di atas Rp2 miliar 3 orang | people -
Over Rp2 billion
Di atas Rp1 miliar s.d. Rp2 miliar 3 orang | people 1 orang | people
Over Rp1 billion to Rp2 billion
Di atas Rp500 juta s.d. Rp1 miliar 0 orang | people 2 orang | people
Over Rp500 million to Rp1 billion
Rp500 juta ke bawah 0 orang | people 1 orang | people
Rp500 million or less
Kebijakan Benturan Kepentingan Dewan
Komisaris dan Direksi
Conflict of Interest Policy of the Board of Commissioners and the Board of Directors [IDX G-09]
Perseroan memiliki komitmen untuk mencegah dan mengelola The Company is committed to preventing and managing
potensi benturan kepentingan yang mungkin timbul dalam potential conflicts of interest that may arise in the execution
pelaksanaan tugas Dewan Komisaris maupun Direksi. of duties by the Board of Commissioners and the Board of
Kebijakan ini bertujuan memastikan bahwa setiap keputusan Directors. This policy aims to ensure that every decision and
dan tindakan yang diambil senantiasa berlandaskan pada action taken is consistently based on the best interests of
kepentingan terbaik Perseroan, bukan kepentingan pribadi the Company, rather than personal interests or the interests
atau pihak tertentu. Dewan Komisaris dan Direksi diwajibkan of any particular party. The Board of Commissioners and the
mengungkapkan secara transparan setiap hubungan, Board of Directors are required to transparently disclose any
transaksi, atau kondisi yang berpotensi menimbulkan relationships, transactions, or conditions that may potentially
benturan kepentingan, serta menjaga objektivitas dalam give rise to conflicts of interest, and to maintain objectivity in
setiap pengambilan keputusan. every decision-making process.
PT JACCS MPM Finance Indonesia
144 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 147
Corporate Governance Rise Together
Hubungan Afiliasi antara Anggota Dewan
Komisaris, Direksi, dan Pemegang Saham
Utama
Affiliation Relationships between Members of the Board of Commissioners, the Board of
Directors, and Major Shareholders
Sebagai bentuk penerapan prinsip keterbukaan, Perseroan As part of the implementation of the principle of
menyajikan informasi mengenai hubungan afiliasi antara transparency, the Company presents information regarding
anggota Dewan Komisaris, Direksi, serta pemegang saham affiliation relationships between members of the Board of
utama dan pengendali dalam Laporan Tahunan 2025. Uraian Commissioners, the Board of Directors, and the Company’s
mengenai hubungan afiliasi telah dicantumkan secara rinci major and controlling shareholders in the 2025 Annual Report.
pada profil masing‑masing anggota yang terdapat dalam A detailed description of such affiliation relationships has
Bab Profil Perusahaan, Subbab Profil Dewan Komisaris, dan been disclosed in each member’s profile, as presented in the
Subbab Profil Direksi. Company Profile Chapter, under the Subsection of the Board
of Commissioners Profile and the Subsection of the Board of
Directors Profile.
Ringkasan informasi hubungan afiliasi anggota Dewan A summary of affiliation relationships among members of the
Komisaris dan Direksi yang menjabat per 31 Desember 2025 Board of Commissioners and the Board of Directors serving as
disajikan dalam tabel berikut: of December 31, 2025 is presented in the following table:
Nama Hubungan Keuangan dengan Hubungan Keluarga dengan
Name Financial Relationship with Family Relationship with
Dewan Direksi Pemegang Dewan Direksi Pemegang
Komisaris Board of Saham Komisaris Board of Saham
Board of Directors Pengendali Board of Directors Pengendali
Commissioners Controlling Commissioners Controlling
Shareholder Shareholder
Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak
Yes No Yes No Yes No Yes No Yes No Yes No
Anggota Dewan Komisaris I Members of the Board of Commissioners:
Takeshi Kobayashi √ √ √ √ √ √
Chihiro Ushigome √ √ √ √ √ √
Benny Redjo Setyono √ √ √ √ √ √
Josaphat √ √ √ √ √ √
Budisatyawira
Alip √ √ √ √ √ √
Anggota Direksi I Members of the Board of Directors:
Kazuhiro Inoue √ √ √ √ √ √
Hajimu Yukimoto √ √ √ √ √ √
Kazunori Inoue √ √ √ √ √ √
Supriyanto √ √ √ √ √ √
Handoko √ √ √ √ √ √
Yimmy Weddianto √ √ √ √ √ √
PT JACCS MPM Finance Indonesia
Laporan Tahunan 2025 Annual Report 145
Page 148
Tata Kelola Perusahaan
Komite-Komite di Bawah Dewan Komisaris
Committees Under the Board of Commissioners
Dalam melaksanakan fungsi pengawasan, Dewan Komisaris In carrying out its supervisory functions, the Board of
memperoleh dukungan dari komite-komite yang secara Commissioners receives support from committees that are
struktural berada di bawah koordinasinya. Keberadaan structurally under its coordination. These committees are
komite-komite ini bertujuan untuk memperkuat efektivitas established to strengthen the effectiveness of supervision and
pengawasan serta memastikan penerapan tata kelola ensure the implementation of good corporate governance.
perusahaan yang baik. Setiap komite memiliki peran strategis Each committee plays a strategic role in accordance with
sesuai dengan bidang tugasnya dan bertanggung jawab its area of responsibility and reports directly to the Board of
langsung kepada Dewan Komisaris. Commissioners.
Komite-komite yang berada di bawah Dewan Komisaris yaitu: The committees under the Board of Commissioners are:
1. Komite Audit 1. Audit Committee
2. Komite Nominasi dan Remunerasi 2. Nomination and Remuneration Committee
3. Komite Pemantau Risiko 3. Risk Monitoring Committee
Komite Audit
Audit Committee
Komite Audit merupakan komite yang dibentuk oleh Dewan The Audit Committee is a committee established by the
Komisaris dan memiliki tanggung jawab langsung kepada Board of Commissioners and reports directly to the Board of
Dewan Komisaris. Keberadaan komite ini ditujukan untuk Commissioners. The purpose of this committee is to support
mendukung pelaksanaan tugas serta fungsi pengawasan the Board of Commissioners in carrying out its supervisory
Dewan Komisaris, khususnya dalam memastikan kepatuhan, duties and functions, particularly in ensuring the Company’s
transparansi, dan akuntabilitas Perseroan. compliance, transparency, and accountability.
Dasar Hukum Komite Audit Legal Basis for the Audit Committee
Pembentukan dan pelaksanaan tugas Komite Audit The formation and performance of the Audit Committee’s
berlandaskan pada ketentuan hukum dan regulasi yang duties are based on applicabl45e laws and regulations,
berlaku, antara lain: including:
1. POJK No. 48 Tahun 2024 tentang Tata Kelola Perusahaan 1. POJK No. 48 of 2024 on Good Corporate Governance for
yang Baik bagi Perusahaan Pembiayaan. Financing Companies.
2. POJK No. 55/POJK.04/2015 tentang Pembentukan dan 2. POJK No. 55/POJK.04/2015 on the Establishment and
Pedoman Pelaksanaan Kerja Komite Audit. Work Guidelines of Audit Committee.
3. POJK No. 33/POJK.04/2014 tentang Direksi dan Dewan 3. POJK No. 33/POJK.04/2014 on the Board of Directors and
Komisaris Emiten atau Perusahaan Publik. Board of Commissioners of Issuers or Public Companies.
4. Keputusan Sirkuler Dewan Komisaris Perseroan yang 4. Circular Resolution of the Company’s Board of
berlaku efektif tanggal 16 Juni 2022. Commissioners effective as of June 16, 2022;
5. Surat Keputusan Sirkuler Pemegang Saham sebagai 5. Circular Resolution of the Shareholders in lieu of an
pengganti dari Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa Extraordinary General Meeting of Shareholders effective
yang berlaku efektif tanggal 17 Juni 2022. as of June 17, 2022.
Piagam Komite Audit Audit Committee Charter
Komite Audit melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya The Audit Committee performs its duties and responsibilities
dengan berpedoman pada Piagam Komite Audit. Piagam based on the Audit Committee Charter. The Charter generally
tersebut secara umum memuat ketentuan mengenai: covers the following provisions:
PT JACCS MPM Finance Indonesia
146 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 149
Corporate Governance Rise Together
1. Keanggotaan Komite Audit 1. Composition of the Audit Committee
2. Tugas dan Tanggung Jawab Komite Audit 2. Duties and Responsibilities of the Audit Committee
3. Wewenang Komite Audit 3. Authority of the Audit Committee
4. Rapat Komite Audit 4. Audit Committee Meetings
Dewan Komisaris telah menetapkan dan menyetujui Piagam The Board of Commissioners has established and approved
Komite Audit sejak 30 Desember 2021. Piagam tersebut the Audit Committee Charter since December 30, 2021. The
ditinjau secara berkala untuk memastikan relevansinya dengan Charter is reviewed periodically to ensure its relevance to the
tujuan Perseroan dan dinamika perubahan regulasi. Hingga Company’s objectives and evolving regulatory requirements.
akhir 2025, Dewan Komisaris menegaskan bahwa Piagam As of the end of 2025, the Board of Commissioners confirms
Komite Audit tersebut tetap berlaku dan belum memerlukan that the Audit Committee Charter remains in effect and does
perubahan. not require any amendments.
Komposisi dan Masa Jabatan Komite Audit Composition and Term of Office of the Audit
Committee
Sesuai dengan ketentuan, Anggota Komite Audit terdiri In accordance with applicable regulations, the Audit
dari 3 (tiga) orang anggota yang berasal dari Komisaris Committee consists of 3 (three) members, comprising
Independen dan pihak dari luar Perseroan. Komite Audit Independent Commissioners and external parties of the
diketuai oleh Komisaris Independen yang juga merangkap Company. The Audit Committee is chaired by an Independent
sebagai anggota, dengan masa jabatan tidak melebihi masa Commissioner, who also serves as a member, with a term of
jabatannya sebagai anggota Dewan Komisaris. Sedangkan office not exceeding their tenure as a member of the Board of
untuk anggota yang berasal pihak independen dan bukan Commissioners. For members who are independent external
anggota Dewan Komisaris, masa jabatannya ditetapkan parties and not members of the Board of Commissioners, the
sesuai dengan dasar hukum pengangkatannya. term of office is determined in accordance with the legal basis
of their appointment.
Komposisi Komite Audit pada tahun 2025 mengalami The composition of the Audit Committee in 2025 underwent
perubahan sebagaimana dijelaskan pada tabel berikut: changes as described in the following table:
Nama Posisi di Jabatan Lain Dasar Hukum Pengangkatan Keahlian Masa
Name Komite Audit di Perseroan Sebagai Ketua dan/atau Expertise Jabatan
Position in the Other Positions Anggota Komite Audit Term of
Audit at the Company Legal Basis for Appointment Office
Committee As Chairman and/or Member of
the Audit Committee
Josaphat Ketua Komisaris Independen Surat Keputusan Sirkuler Dewan Teknologi 2022-
Budisatyawira1) Chairman Komisaris Sebagai Pengganti Informasi dan 2025
Independent Rapat Dewan Komisaris tanggal Audit
Commissioner 16 Juni 2022;
Surat Keputusan Sirkuler
Pemegang Saham sebagai Information
pengganti dari Rapat Umum Technology and
Pemegang Saham Luar Biasa Auditing
tanggal 17 Juni 2022.
Circular Resolution of the Board
of Commissioners in lieu of
the Board of Commissioners
Meeting dated June 16, 2022;
Circular Resolution of the
Shareholders in lieu of the
Extraordinary General Meeting
of Shareholders dated June 17,
2022
PT JACCS MPM Finance Indonesia
Laporan Tahunan 2025 Annual Report 147
Page 150
Tata Kelola Perusahaan
Nama Posisi di Jabatan Lain Dasar Hukum Pengangkatan Keahlian Masa
Name Komite Audit di Perseroan Sebagai Ketua dan/atau Expertise Jabatan
Position in the Other Positions Anggota Komite Audit Term of
Audit at the Company Legal Basis for Appointment Office
Committee As Chairman and/or Member of
the Audit Committee
Alip 2) Ketua • Komisaris Surat Keputusan Sirkuler Dewan Ekonomi, 2025-
Chairman Independen Komisaris Sebagai Pengganti Administrasi Bisnis 2027
• Ketua Komite Rapat Dewan Komisaris tanggal dan Audit
Nominasi dan 17 Juni 2025
Remunerasi
• Ketua Komite Circular Resolution of the Board Economics,
Pemantau Risiko of Commissioners in lieu of Business
the Board of Commissioners Administration,
• Independent Meeting dated dated June 17, and Auditing
Commissioner 2025
• Chairman of the
Nomination and
Remuneration
Committee
• Chairman of the
Risk monitoring
Committee
Hendry Anggota Tidak merangkap Surat Keputusan Sirkuler Dewan Keuangan dan 2025-
Member jabatan struktural di Komisaris Sebagai Pengganti Audit 2028
Perseroan Rapat Dewan Komisaris tanggal
(Pihak Independen) 17 Juni 2025 Finance and Audit
Anggota Komite
Pemantau Risiko yang Circular Resolution of the Board
berasal dari Pihak of Commissioners in lieu of
Independen the Board of Commissioners
Meeting dated June 17, 2025
Does not hold any
other executive
positions within the
Company
(Independent Party)
A member of the Risk
Monitoring Committee
who is an Independent
Party
Yusuke Anggota Tidak merangkap Surat Keputusan Sirkuler Dewan Hukum Bisnis 2022-
Yoshimoto 1) Member jabatan struktural Komisaris Sebagai Pengganti Internasional 2025
di Perseroan (Pihak Rapat Dewan Komisaris tanggal
Independen) 16 Juni 2022; International
Surat Keputusan Sirkuler Business Law
Does not hold any Pemegang Saham sebagai
other executive pengganti dari Rapat Umum
positions within Pemegang Saham Luar Biasa
the Company tanggal 17 Juni 2022.
(Independent Party)
Circular Resolution of the Board
of Commissioners in lieu of
the Board of Commissioners
Meeting dated June 16, 2022;
Circular Resolution of the
Shareholders in lieu of the
Extraordinary General Meeting
of Shareholders dated June 17,
2022.
PT JACCS MPM Finance Indonesia
148 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 151
Corporate Governance Rise Together
Nama Posisi di Jabatan Lain Dasar Hukum Pengangkatan Keahlian Masa
Name Komite Audit di Perseroan Sebagai Ketua dan/atau Expertise Jabatan
Position in the Other Positions Anggota Komite Audit Term of
Audit at the Company Legal Basis for Appointment Office
Committee As Chairman and/or Member of
the Audit Committee
Rachmad Anggota Tidak merangkap Surat Keputusan Sirkuler Dewan Keuangan 2025-
Nursanto 2) Member jabatan struktural di Komisaris Sebagai Pengganti Finance 2028
Perseroan Rapat Dewan Komisaris tanggal
(Pihak Independen) 17 Juni 2025
Does not hold any Circular Resolution of the Board
other executive of Commissioners in lieu of
positions within the the Board of Commissioners
Company Meeting dated June 17, 2025
(Independent Party)
Keterangan: Notes:
1) Masa jabatan di Komite Audit secara efektif berakhir pada 17 Juni 2025. 1)Term of office on the Audit Committee ended effective June 17,2025.
2) Masa jabatan di Komite Audit secara efektif dimulai pada 17 Juni 2025. 2) Term of office on the Audit Committee commenced effective June 17,2025.
Profil Komite Audit Audit Committee Profile
Profil Ketua dan Anggota Komite Audit per 31 Desember 2025 The profiles of the Chairman and members of the Audit
diuraikan berikut ini: Committee as of December 31, 2025, are outlined below:
Alip
Ketua Komite Audit
Chairman of the Audit Committee
Usia 50 tahun
Age 50 years old
Kewarganegaraan Indonesia
Nationality
Dasar Hukum Pengangkatan sebagai Ketua Komite Audit Legal Basis of Appointment as Chairman of the Audit
Committee
Surat Keputusan Sirkuler Dewan Komisaris Sebagai Circular Resolution of the Board of Commissioners in Lieu
Pengganti Rapat Dewan Komisaris tanggal 17 Juni 2025 of the Board of Commissioners Meeting dated June 17, 2025
Masa Jabatan dan Periode Term of Office
2025-2027, Periode ke-1 2025–2027, First Term
Profil lengkap Ketua Komite Audit yang juga menjabat A complete profile of the Chairman of the Audit Committee,
sebagai Komisaris Independen Perseroan, telah dijelaskan who also serves as an Independent Commissioner of the
lebih rinci pada bab Profil Perseroan, subbab Profil Dewan Company, is provided in detail in the Company Profile section,
Komisaris. under the Board of Commissioners Profile subsection.
Hendry
Anggota Komite Audit
Member of the Audit Committee
Usia 47 tahun
Age 47 years old
Kewarganegaraan Indonesia
Nationality
Dasar Hukum Pengangkatan sebagai Anggota Komite Legal Basis of Appointment as Member of the Audit
Audit Committee
Surat Keputusan Sirkuler Dewan Komisaris Sebagai Circular Resolution of the Board of Commissioners in Lieu of
Pengganti Rapat Dewan Komisaris tanggal 17 Juni 2025 the Board of Commissioners Meeting dated June 17, 2025
Masa Jabatan dan Periode Term of Office
2025-2028, Periode ke-2 2025-2028, Second Term
Riwayat Pendidikan Educational Background
Sarjana Ekonomi Akuntansi dari Universitas Katolik Atmajaya Bachelor of Economics in Accounting from Atmajaya
Catholic University
PT JACCS MPM Finance Indonesia
Laporan Tahunan 2025 Annual Report 149
Page 152
Tata Kelola Perusahaan
Riwayat Jabatan Employment History
• Managing Partner Kantor Akuntan Publik Hendry & • Managing Partner Public Accounting Firm Hendry &
Kasman (2017-2020) Kasman (2017-2020)
• Chief Financial Officer – SIS Group of Schools (2016- • Chief Financial Officer–SIS Group of Schools (2016-
2016) 2016)
• Audit Senior Manager – PricewaterhouseCoopers (2014- • Audit Senior Manager- PricewaterhouseCoopers (2014-
2016) 2016)
• Audit Senior Manager – Ernst & Young Jakarta (2010- • Audit Senior Manager– Ernst & Young Jakarta (2010-2014)
2014)
Rangkap Jabatan Concurrent Positions
• Komite Pemantau Risiko Perseroan (2024-sekarang) • The Company's Risk Monitoring Committee (2024–present)
• Komite Audit Bangun Kosambi Jaya Tbk (2024-sekarang) • Audit Committee Bangun Kosambi Jaya Tbk (2024–
present)
• Managing Partner, KAP Hendry, Ferdy & Rekan – a member • Managing Partner, KAP Hendry, Ferdy & Partners – a
firm of Santa Fe Associates Internasional (2020-sekarang) member firm of Santa Fe Associates International (2020–
present)
• Founding Member & Deputy Treasury CFO Club • Founding Member & Deputy Treasurer CFO Club
Indonesia (Perkumpulan Direktur Keuangan Indonesia) Indonesia (Indonesian Association of Chief Financial
(2019-sekarang) Officers) (2019–present)
• Direktur PT Kita Tumbuh Bersama (2019-sekarang) • Director PT Kita Tumbuh Bersama (2019–present)
• Komite Audit PT Medco Power Indonesia (2018-sekarang) • Audit Committee PT Medco Power Indonesia (2018–
present)
Rachmad Nursanto
Anggota Komite Audit
Member of the Audit Committee
Usia 45 tahun
Age 45 years old
Kewarganegaraan Indonesia
Nationality
Dasar Hukum Pengangkatan sebagai Anggota Komite Legal Basis of Appointment as Member of the Audit
Audit Committee
Surat Keputusan Sirkuler Dewan Komisaris Sebagai Circular Resolution of the Board of Commissioners in Lieu of
Pengganti Rapat Dewan Komisaris tanggal 17 Juni 2025 the Board of Commissioners Meeting dated June 17, 2025
Masa Jabatan dan Periode Term of Office
2025-2028, Periode ke-1 2025-2028, First Term
Riwayat Pendidikan Educational Background
• Sarjana Akuntansi dari STIE Perbanas, Jakarta (2004) • Bachelor of Accounting, STIE Perbanas, Jakarta (2004)
• Diploma dari Curtin Direct, Perth, WA, Australia (2001) • Diploma, Curtin Direct, Perth, WA, Australia (2001)
Riwayat Jabatan Employment History
• Head of Accounting & Finance, PT Cipta Srigati Lestari • Head of Accounting & Finance, PT Cipta Srigati Lestari
(2013-2019) (2013-2019)
• Tax Manager, Focus Data Consulting (2007-2013) • Tax Manager, Focus Data Consulting (2007-2013)
Rangkap Jabatan Concurrent Positions
Director, AJCapital Advisory (2020-sekarang) Director, AJCapital Advisory 2020-present)
Independensi Komite Audit Independence of the Audit Committee
Independensi Komite Audit ditegakkan melalui penetapan The independence of the Audit Committee is ensured
anggota yang memenuhi persyaratan dan kriteria by appointing members who meet the independence
independensi. Perseroan memastikan bahwa seluruh personel requirements and criteria. The Company ensures that all
dalam Komite Audit merupakan pihak independen yang tidak members of the Audit Committee are independent parties
memiliki hubungan afiliasi dengan Dewan Komisaris, Direksi, who have no affiliation with the Board of Commissioners, the
atau pemegang saham Perseroan. Board of Directors, or the Company’s shareholders.
Dalam menjalankan fungsinya, Komite Audit bersikap In performing its functions, the Audit Committee acts
objektif dan bebas dari benturan kepentingan. Komitmen objectively and is free from conflicts of interest. This
terhadap independensi tercermin dalam setiap rekomendasi, commitment to independence is reflected in every
penilaian, dan hasil pengawasan yang diberikan, sehingga recommendation, assessment, and oversight result provided,
dapat mendukung penerapan tata kelola perusahaan yang thereby supporting the implementation of corporate
transparan, akurat, serta dapat dipertanggungjawabkan governance that is transparent, accurate, and accountable to
kepada pemangku kepentingan. stakeholders.
PT JACCS MPM Finance Indonesia
150 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 153
Corporate Governance Rise Together
Tugas dan Tanggung Jawab Komite Audit Duties and Responsibilities of the Audit
Committee
Sebagaimana telah ditetapkan dalam Piagam Komite Audit As stipulated in the Company’s Audit Committee Charter,
Perseroan, tugas dan tanggung jawab Komite Audit adalah the duties and responsibilities of the Audit Committee are as
sebagai berikut: follows:
1. Komite Audit bertindak secara independen dalam 1. The Audit Committee shall act independently in carrying
melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya. out its duties and responsibilities.
2. Melakukan penelaahan informasi keuangan yang akan 2. Reviewing financial information to be disclosed by the
dikeluarkan Perseroan kepada publik dan/atau pihak Company to the public and/or regulatory authorities,
otoritas antara lain laporan keuangan, proyeksi dan laporan including financial statements, projections, and other
lainnya terkait dengan informasi keuangan Perseroan. reports related to the Company’s financial information.
3. Melakukan penelaahan atas ketaatan terhadap peraturan 3. Reviewing compliance with laws and regulations related to
perundang-undangan yang berhubungan dengan the Company’s business activities.
kegiatan Perseroan. 4. Providing an independent opinion in the event of
4. Memberikan pendapat independen dalam hal terjadi differences of opinion between management and the
perbedaan pendapat antara manajemen dan Akuntan Public Accountant regarding services rendered.
Publik atas jasa yang diberikan.
5. Memberikan rekomendasi mengenai penunjukan Akuntan 5. Providing recommendations regarding the appointment
Publik dan Kantor Akuntan Publik kepada Dewan Komisaris of a Public Accountant and Public Accounting Firm to the
untuk disampaikan kepada RUPS. Board of Commissioners for submission to the General
Meeting of Shareholders (GMS).
6. Melakukan pemantauan dan evaluasi atas perencanaan 6. Monitoring and evaluating the planning and execution
dan pelaksanaan audit serta pemantauan atas tindak lanjut of audits, as well as monitoring the follow-up of audit
hasil audit dalam rangka menilai kecukupan pengendalian results, in order to assess the adequacy of internal control
internal termasuk kecukupan proses pelaporan keuangan. systems, including the adequacy of financial reporting
processes.
7. Melakukan pemantauan terhadap pelaksanaan tindak 7. Monitoring the implementation of follow-up actions
lanjut oleh Direksi atas hasil temuan kerja Audit Internal, by the Board of Directors on findings from Internal
Kantor Akuntan Publik dan hasil pengawasan OJK guna Audit, the Public Accounting Firm, and OJK supervisory
memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris. results, and providing recommendations to the Board of
Commissioners.
8. Melakukan penelaahan terhadap aktivitas pelaksanaan 8. Reviewing risk management activities carried out by
manajemen risiko yang dilakukan oleh Direksi, jika the Board of Directors, in the event the Company does
Perseroan tidak memiliki fungsi pemantau risiko di bawah not have a risk oversight function under the Board of
Dewan Komisaris. Commissioners.
9. Menelaah pengaduan yang berkaitan dengan proses 9. Reviewing complaints related to the Company’s
akuntansi dan pelaporan keuangan Perseroan. accounting and financial reporting processes.
10. Menjaga kerahasiaan dokumen, data, dan informasi 10. Maintaining the confidentiality of Company documents,
Perseroan. data, and information.
Wewenang Komite Audit Authority of the Audit Committee
Dalam melaksanakan tugas sesuai dengan tanggung In performing its duties in accordance with its responsibilities,
jawabnya, Komite Audit memiliki wewenang untuk: the Audit Committee has the authority to:
1. Mengakses dokumen, data dan informasi Perseroan 1. Access documents, data, and information of the Company
tentang karyawan, dana, aset dan sumber daya Perseroan related to employees, funds, assets, and resources
yang diperlukan terkait dengan pelaksanaan tugasnya. necessary for the execution of its duties.
2. Berkomunikasi langsung dengan karyawan Perseroan, 2. Communicate directly with Company employees,
termasuk Direksi Perseroan dan unit Audit Internal including members of the Board of Directors, the Internal
Perseroan, fungsi yang menjalankan manajemen risiko Audit unit, risk management functions, and the Public
dan Akuntan Publik dan/atau Kantor Akuntan Publik Accountant and/or Public Accounting Firm providing
yang memberikan jasa kepada Perseroan dalam rangka services to the Company in relation to the execution of the
menjalankan tugas dan tanggung jawab Komite Audit Audit Committee’s duties and responsibilities.
Perseroan.
3. Komite Audit Perseroan dapat melibatkan pihak 3. Engage external independent parties outside the Audit
independen di luar anggota Komite Audit Perseroan Committee members to assist in the execution of its
PT JACCS MPM Finance Indonesia
Laporan Tahunan 2025 Annual Report 151
Page 154
Tata Kelola Perusahaan
untuk membantu pelaksanaan tugasnya ( jika diperlukan) duties (if necessary), subject to approval from the Board
dengan persetujuan Dewan Komisaris Perseroan. of Commissioners.
4. Melakukan kewenangan lain yang diberikan oleh Dewan 4. Exercise other authorities granted by the Board of
Komisaris Perseroan. Commissioners.
Rapat Komite Audit Audit Committee Meetings
Dasar Kebijakan Policy Basis
Berdasarkan ketentuan dalam Piagam Komite Audit, Komite Based on the provisions of the Audit Committee Charter, the
Audit wajib mengadakan rapat secara berkala paling Audit Committee is required to hold meetings regularly at least
sedikit 1 kali dalam 3 (tiga) bulan. Selain itu, rapat juga dapat once every 3 (three) months. Meetings may also be date on
dilaksanakan sewaktu‑waktu (insidental) apabila diminta an ad hoc basis if requested by the Board of Commissioners
oleh Dewan Komisaris atau terdapat kejadian penting dan or in the event of important and urgent matters within its
mendesak yang terjadi di bidang pengawasannya. supervisory scope.
Kebijakan rapat Komite Audit juga mengacu pada Pasal 74 The meeting policy of the Audit Committee also refers to
dan Pasal 75 POJK No. 48 Tahun 2024. Sesuai ketentuan Articles 74 and 75 of POJK No. 48 of 2024. In accordance with
tersebut, rapat harus dihadiri oleh mayoritas anggota komite, these provisions, meetings must be attended by a majority of
termasuk 1 (satu) orang Komisaris Independen dan 1 (satu) members, including 1 (one) Independent Commissioner and 1
orang Pihak Independen. Keputusan rapat diupayakan melalui (one) Independent Party. Resolutions are preferably reached
musyawarah untuk mufakat, dan apabila tidak tercapai, through deliberation and consensus; failing that, decisions are
pengambilan keputusan dilakukan berdasarkan suara made based on a majority vote.
terbanyak.
Frekuensi Rapat dan Tingkat Kehadiran pada Meeting Frequency and Attendance in 2025
Tahun 2025
Komite Audit telah melaksanakan rapat dengan frekuensi The Audit Committee held a total of 8 (eight) meetings
sebanyak 8 (delapan) kali sepanjang tahun 2025. Informasi throughout 2025. Information regarding the attendance of
mengenai kehadiran anggota Komite Audit ditampilkan pada Audit Committee members is presented in the following table:
tabel berikut:
Nama Jabatan Jumlah Rapat Jumlah Kehadiran Tingkat Kehadiran
Name Position Number of Meetings Total Attendance Attendance Rate
Josaphat Budisatyawira 1) Ketua | Chairman 4 4 100%
Alip 2)
Ketua | Chairman 4 4 100%
Hendry Anggota | Member 8 8 100%
Yusuke Yoshimoto 1)
Anggota | Member 4 4 100%
Rachmad Nursanto 2)
Anggota | Member 4 4 100%
Keterangan:/Notes:
1) Masa jabatan di Komite Audit secara efektif berakhir pada 17 Juni 2025./Term of office on the Audit Committee ended effective June 17,2025.
2) Masa jabatan di Komite Audit secara efektif dimulai pada 17 Juni 2025./Term of office on the Audit Committee commenced effective June 17,2025.
Agenda Rapat Tahun 2025 Meeting Agenda in 2025
Rapat Komite Audit yang diselenggarakan sepanjang tahun The Audit Committee meetings held throughout 2025
2025 membahas sejumlah agenda sebagai berikut: discussed the following agenda items:
Tanggal Agenda Rapat
Date Meeting Agenda
15 Januari 2025 Membahas kinerja Audit Internal di tahun 2024 dan rencana kerja Audit Internal di tahun 2025,
January 15, 2025 membahas perkembangan Audit Internal, dan Laporan Keuangan Perseroan.
Discussion on Internal Audit performance in 2024 and the Internal Audit work plan for 2025, discussion
on developments in Internal Audit activities, and the Company’s Financial Statements.
13 Maret 2025 Membahas perkembangan Audit Internal, dan kinerja Keuangan Perseroan.
March 13, 2025 Discussion on developments in Internal Audit and the Company’s financial performance.
PT JACCS MPM Finance Indonesia
152 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 155
Corporate Governance Rise Together
Tanggal Agenda Rapat
Date Meeting Agenda
18 Maret 2025 Laporan KAP mengenai hasil audit terhadap Laporan Keuangan Perseroan.
March 18, 2025 Report from the Public Accounting Firm (PAF) regarding the audit results of the Company’s Financial
Statements.
14 Mei 2025 Membahas perkembangan Audit Internal, Collection performance update, dan kinerja Keuangan
May 14, 2025 Perseroan.
Discussion on developments in Internal Audit, collection performance update, and the Company’s
financial performance.
16 Juni 2025 Membahas perkembangan Audit Internal dan kinerja Keuangan Perseroan.
June 16, 2025 Discussion on developments in Internal Audit and the Company’s financial performance.
17 September 2025 Membahas perkembangan Audit Internal dan kinerja Keuangan Perseroan.
September 17, 2025 Discussion on developments in Internal Audit and the Company’s financial performance.
12 November 2025 Membahas perkembangan Audit Internal dan kinerja Keuangan Perseroan.
November 12, 2025 Discussion on developments in Internal Audit and the Company’s financial performance.
28 November 2025 Laporan KAP mengenai proses audit Laporan Keuangan Perseroan.
November 28, 2025 Report from the Public Accounting Firm (PAF) regarding the audit process of the Company’s Financial
Statements.
Program Pengembangan Kompetensi Komite Competency Development Program of Audit
Audit Tahun 2025 Committee in 2025
Komite Audit memiliki komitmen untuk meningkatkan The Audit Committee is committed to enhancing its
kompetensi melalui pendidikan dan pelatihan secara competencies through continuous education and training. The
berkesinambungan. Program pengembangan kompetensi competency development program is implemented with the
dilaksanakan dengan tujuan memastikan anggota memiliki aim of ensuring that members possess the relevant knowledge,
pengetahuan, keterampilan, dan pemahaman yang relevan skills, and understanding of regulations, corporate governance
terhadap regulasi, praktik tata kelola perusahaan, serta practices, and industry developments.
perkembangan industri.
Untuk pendidikan dan/atau pelatihan yang diikuti Komite Information regarding the education and/or training attended
Audit dapat dilihat pada Bab Profil Perseroan dalam Laporan by the Audit Committee can be found in the Company Profile
Tahunan ini. section of this Annual Report.
Pelaksanaan Tugas Komite Audit Tahun 2025 Implementation of the Audit Committee’s Duties
in 2025
Sepanjang tahun 2025, Komite Audit telah melaksanakan Throughout 2025, the Audit Committee carried out the
berbagai kegiatan sebagai berikut: following activities:
1. Meninjau laporan keuangan Perseroan dan memastikan 1. Reviewed the Company’s financial statements and ensured
bahwa laporan tersebut disusun sesuai dengan Standar that they were prepared in accordance with applicable
Akuntansi Keuangan yang berlaku serta mencerminkan Financial Accounting Standards and fairly reflected the
kondisi keuangan Perseroan secara wajar. Company’s financial position.
2. Melakukan evaluasi atas rencana kerja dan pelaksanaan 2. Conducted an evaluation of the Internal Audit work plan
Audit Internal, termasuk kecukupan metodologi audit, and its implementation, including the adequacy of audit
serta tindak lanjut atas temuan audit. methodologies and the follow-up of audit findings.
3. Menerima dan meninjau laporan dari Auditor Eksternal 3. Received and reviewed reports from the External Auditor
terkait pelaksanaan audit keuangan Perseroan. regarding the audit of the Company’s financial statements.
4. Mengevaluasi kinerja Auditor Eksternal dan memberikan 4. Evaluated the performance of the External Auditor and
rekomendasi kepada Dewan Komisaris mengenai provided recommendations to the Board of Commissioners
penunjukan Auditor Eksternal. regarding the appointment of the External Auditor.
5. Melaksanakan evaluasi atas hasil audit Teknologi Informasi 5. Conducted an evaluation of Information Technology audit
dan menyampaikan rekomendasi untuk pertimbangan results and submitted recommendations for consideration
serta tindak lanjut segera oleh Perseroan. and prompt follow-up by the Company.
PT JACCS MPM Finance Indonesia
Laporan Tahunan 2025 Annual Report 153
Page 156
Tata Kelola Perusahaan
Komite Nominasi dan Remunerasi
Nomination and Remuneration Committee
Komite Nominasi dan Remunerasi merupakan organ The Nomination and Remuneration Committee is a supporting
pendukung Dewan Komisaris yang dibentuk untuk membantu body of the Board of Commissioners established to assist in
pelaksanaan fungsi pengawasan terkait kebijakan nominasi the oversight of the Company’s nomination and remuneration
dan remunerasi Perseroan. Komite ini berperan menjaga policies. This Committee is responsible for maintaining
objektivitas dan transparansi proses, serta memastikan the objectivity and transparency of the process, as well as
penerapan tata kelola perusahaan yang baik sesuai dengan ensuring the implementation of good corporate governance
arah strategis Perseroan. in accordance with the Company’s strategic direction.
Dasar Hukum Komite Nominasi dan Remunerasi Legal Basis of the Nomination and Remuneration
Committee
Pembentukan Komite Nominasi dan Remunerasi dilakukan The Nomination and Remuneration Committee was established
berdasarkan ketentuan regulator serta keputusan internal based on regulatory provisions and the Company’s internal
Perseroan. Dasar hukum yang menjadi acuan adalah: decisions. The legal basis serving as a reference is:
1. POJK No. 48 Tahun 2024 tentang Tata Kelola Perusahaan 1. POJK No. 48 of 2024 on Good Corporate Governance for
yang Baik bagi Perusahaan Pembiayaan. Financing Companies.
2. POJK No. 34/POJK.04/2014 tentang Komite Nominasi dan 2. POJK No. 34/POJK.04/2014 on the Nomination and
Remunerasi Emiten atau Perusahaan Publik. Remuneration Committee of Issuers or Public Companies.
3. Surat Keputusan Sirkuler Dewan Komisaris tanggal 22 Juli 3. Circular Resolution of the Board of Commissioners dated
2024, mengenai Perubahan Susunan Komite Nominasi dan July 22, 2024, regarding Changes to the Composition of the
Remunerasi. Nomination and Remuneration Committee.
Piagam Komite Nominasi dan Remunerasi Charter of the Nomination and Remuneration
Committee
Komite Nominasi dan Remunerasi melaksanakan tugas dan The Nomination and Remuneration Committee performs its
tanggung jawabnya dengan berpedoman pada Piagam duties and responsibilities in accordance with the Charter of
Komite Nominasi dan Remunerasi. Piagam tersebut secara the Nomination and Remuneration Committee. The Charter
umum memuat ketentuan mengenai: generally contains provisions regarding:
1. Keanggotaan Komite Nominasi dan Remunerasi 1. Membership of the Nomination and Remuneration
Committee
2. Tugas dan Tanggung Jawab Komite Nominasi dan 2. Duties and Responsibilities of the Nomination and
Remunerasi Remuneration Committee
3. Wewenang Komite Nominasi dan Remunerasi 3. Authority of the Nomination and Remuneration Committee
4. Rapat Komite Nominasi dan Remunerasi 4. Meetings of the Nomination and Remuneration Committee
Piagam Komite Nominasi dan Remunerasi ditinjau secara The Charter of the Nomination and Remuneration Committee is
berkala untuk memastikan relevansinya dengan tujuan reviewed periodically to ensure its relevance to the Company’s
Perseroan dan dinamika perubahan regulasi. Hingga akhir objectives and evolving regulatory landscape. As of the end
2025, Dewan Komisaris menegaskan bahwa Piagam of 2025, the Board of Commissioners has confirmed that
Komite Nominasi dan Remunerasi masih relevan dan belum the Charter of the Nomination and Remuneration Committee
memerlukan perubahan. remains relevant and does not require any changes.
PT JACCS MPM Finance Indonesia
154 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 157
Corporate Governance Rise Together
Komposisi dan Masa Jabatan Komite Nominasi Composition and Term of Office of the
dan Remunerasi Nomination and Remuneration Committee
Piagam Komite Nominasi dan Remunerasi telah mengatur The Nomination and Remuneration Committee Charter
bahwa anggota Direksi Perseroan tidak dapat menjadi stipulates that members of the Company’s Board of Directors
anggota Komite Nominasi dan Remunerasi. Komposisi Komite are not eligible to serve as members of the Nomination and
Nominasi dan Remunerasi paling sedikit berjumlah dari 3 (tiga) Remuneration Committee. The composition of the Nomination
orang, yang terdiri dari: and Remuneration Committee shall consist of at least 3 (three)
members, comprising:
1. Seorang Ketua merangkap anggota, yang merupakan 1. A Chairperson who concurrently serves as a member, and
Komisaris Independen. who is an Independent Commissioner.
2. Anggota lainnya yang dapat berasal dari: 2. Other members who may consist of:
a. Anggota Dewan Komisaris. a. Members of the Board of Commissioners.
b. Pihak yang berasal dari luar Perseroan yang wajib b. External parties who must meet the following
memenuhi syarat: requirements:
• Tidak mempunyai hubungan afiliasi dengan • Have no affiliation with the Company,
Perseroan, anggota Direksi, Dewan Komisaris, atau members of the Board of Directors, the Board
Pemegang Saham Utama Perseroan. of Commissioners, or the Company’s Major
Shareholders.
•
Memiliki pengalaman terkait nominasi dan • Have experience related to nomination and
remunerasi. remuneration.
• Tidak merangkap jabatan sebagai anggota Komite • Do not concurrently serve as members of other
lainnya yang dimiliki Perseroan. committees within the Company.
3. Pihak yang menduduki jabatan manajerial di bawah 3. A managerial-level personnel reporting directly to the
Direksi yang membidangi sumber daya manusia. Board of Directors responsible for human resources.
Komposisi Komite Nominasi dan Remunerasi tahun 2025 The composition of the Nomination and Remuneration
adalah sebagai berikut: Committee in 2025 is as follows:
Nama Posisi di Komite Jabatan Lain di Dasar Hukum Pengangkatan Masa
Name Position in the Perseroan Sebagai Ketua dan Anggota Komite Jabatan
Committee Other Positions at Legal Basis for Appointment Term of Office
the Company As Chairman and Members of the Committee
Josaphat Ketua Komisaris Surat Keputusan Sirkuler Dewan Komisaris 2022-2025
Budisatyawira Chairman Independen Sebagai Pengganti Rapat Dewan Komisaris
1)
Independent tanggal 17 Juni 2022, mengenai Perubahan
Commissioner Susunan Komite Nominasi dan Remunerasi.
Circular Resolution of the Board of
Commissioners in lieu of the Board of
Commissioners Meeting dated June 17, 2022 on
Changes in the Composition of the Nomination
and Remuneration Committee.
Alip 2) Ketua • Komisaris Surat Keputusan Sirkuler Dewan Komisaris 2026-2029
Chairman Independen Sebagai Pengganti Rapat Dewan Komisaris
• Ketua Komite tanggal 9 Februari 2026, mengenai Perubahan
Pemantau Risiko Susunan Komite Nominasi dan Remunerasi.
• Ketua Komite
Audit Circular Resolution of the Board of
Commissioners in lieu of the Board of
• Independent Commissioners Meeting dated on February 9,
Commissioner 2026 on Changes in the Composition of the
• Chairman of the Nomination and Remuneration Committee.
Risk Monitoring
Committee
• Chairman
of the Audit
Committee
PT JACCS MPM Finance Indonesia
Laporan Tahunan 2025 Annual Report 155
Page 158
Tata Kelola Perusahaan
Nama Posisi di Komite Jabatan Lain di Dasar Hukum Pengangkatan Masa
Name Position in the Perseroan Sebagai Ketua dan Anggota Komite Jabatan
Committee Other Positions at Legal Basis for Appointment Term of Office
the Company As Chairman and Members of the Committee
Takeshi Anggota Komisaris Utama Surat Keputusan Sirkuler Dewan Komisaris 2024-2027
Kobayashi Member President Sebagai Pengganti Rapat Dewan Komisaris
Commissioner tanggal 22 Juli 2024, mengenai perubahan
susunan Komite Nominasi dan Remunerasi.
Circular Resolution of the Board of
Commissioners in lieu of the Board of
Commissioners Meeting dated July 22, 2024 on
changes to the composition of the Nomination
and Remuneration Committee.
Lidwina 3) Anggota Human Capital Surat Keputusan Sirkuler Dewan Komisaris 2025-2028
Member Division Head Sebagai Pengganti Rapat Dewan Komisaris
tanggal 24 Oktober 2025, mengenai Perubahan
Susunan Komite Nominasi dan Remunerasi.
Circular Resolution of the Board of
Commissioners in lieu of the Board of
Commissioners Meeting dated July 22,
2024, on changes to the composition of the
Nomination and Remuneration Committee.
Benny Redjo Anggota Komisaris Surat Keputusan Sirkuler Dewan Komisaris 2022-2025
Setyono 4) Member Commissioner Sebagai Pengganti Rapat Dewan Komisaris
tanggal 17 Juni 2022, mengenai Perubahan
Susunan Komite Nominasi dan Remunerasi.
Circular Resolution of the Board of
Commissioners in lieu of the Board of
Commissioners Meeting dated June 17,
2022, on Changes to the Composition of the
Nomination and Remuneration Committee.
Keterangan:/Notes:
1) Masa jabatan di Komite Nominasi dan Remunerasi secara efektif berakhir pada 9 Februari 2026./Term of office on the Nomination and Remuneration Committee ended
effective February 9, 2026.
2) Masa jabatan di Komite Nominasi dan Remunerasi secara efektif dimulai pada 9 Februari 2026./Term of office on the Nomination and Remuneration Committee
commenced effective February 9, 2026.
3) Masa jabatan di Komite Nominasi dan Remunerasi secara efektif dimulai pada 24 Oktober 2025./The term of office on the Nomination and Remuneration Committee
commenced effective October 24, 2025.
4) Masa jabatan di Komite Nominasi dan Remunerasi secara efektif berakhir pada 24 Oktober 2025./The term of office on the Nomination and Remuneration Committee
ended effective October 24, 2025.
Profil Komite Nominasi dan Remunerasi Profile of the Nomination and Remuneration
Committee
Profil Ketua dan Anggota Komite Nominasi dan Remunerasi The profiles of the Chairman and members of the Nomination
diuraikan berikut ini: and Remuneration Committee are outlined below:
Alip
Ketua Komite Nominasi dan Remunerasi
Chairman of the Nomination and Remuneration Committee
Usia 50 tahun
Age 50 years old
Kewarganegaraan Indonesia
Nationality
Dasar Hukum Pengangkatan sebagai Ketua Komite Legal Basis of Appointment as Chairman of the Nomination
Nominasi dan Remunerasi and Remuneration Committee
Surat Keputusan Sirkuler Dewan Komisaris Sebagai Circular Resolution of the Board of Commissioners in Lieu
Pengganti Rapat Dewan Komisaris tanggal 9 Februari 2026 of the Board of Commissioners Meeting dated February 9,
2026
Masa Jabatan dan Periode Term of Office
2026-2029, Periode ke-1 2026-2029, First Term
Profil lengkap Ketua Komite yang juga menjabat sebagai His full profile, as he also serves as a member of the
anggota Dewan Komisaris Perseroan, telah dijelaskan Company’s Board of Commissioners, is described in
lebih rinci pada bab Profil Perseroan, subbab Profil Dewan detail in the Company Profile section, under the Board of
Komisaris. Commissioners Profile subsection.
PT JACCS MPM Finance Indonesia
156 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 159
Corporate Governance Rise Together
Takeshi Kobayashi
Anggota Komite Nominasi dan Remunerasi
Member of the Nomination and Remuneration Committee
Usia 55 tahun
Age 55 years old
Kewarganegaraan Jepang
Nationality Japan
Dasar Hukum Pengangkatan sebagai Anggota Komite Legal Basis of Appointment as Member of the Nomination
Nominasi dan Remunerasi and Remuneration Committee
Surat Keputusan Sirkuler Dewan Komisaris Sebagai Circular Resolution of the Board of Commissioners in Lieu of
Pengganti Rapat Dewan Komisaris tanggal 22 Juli 2024 the Board of Commissioners Meeting dated July 22, 2024
Masa Jabatan dan Periode Term of Office
2024-2027, Periode ke-1 2024-2027, First Term
Profil lengkap beliau yang juga menjabat sebagai anggota A complete profile of the Committee Chairman, who
Dewan Komisaris Perseroan, telah dijelaskan lebih rinci pada also serves as a member of the Company’s Board of
bab Profil Perseroan, subbab Profil Dewan Komisaris. Commissioners, is provided in detail in the Company
Profile section, under the Board of Commissioners Profile
subsection.
Lidwina
Anggota Komite Nominasi dan Remunerasi
Member of the Nomination and Remuneration Committee
Usia 45 tahun
Age 45 years old
Kewarganegaraan Indonesia
Nationality
Dasar Hukum Pengangkatan sebagai Anggota Komite Legal Basis of Appointment as Member of the Nomination
Nominasi dan Remunerasi and Remuneration Committee
Surat Keputusan Sirkuler Dewan Komisaris Perseroan Circular Resolution of the Board of Commissioners in Lieu
Sebagai Pengganti Rapat Dewan Komisaris tanggal 9 of the Board of Commissioners Meeting dated October 9,
Oktober 2025 2025
Masa Jabatan dan Periode Term of Office
2025-2028 Periode ke 1 2025-2028 First Term
Riwayat Pendidikan Educational Background
Sarjana Psikologi dari Universitas Indonesia (2004) Bachelor of Psychology from the University of Indonesia
(2004)
Riwayat Jabatan Employment History
• Kepala Divisi HRD & GS PT Buana Finance Tbk (2022- • Head of the HRD & GS Division at PT Buana Finance Tbk
2025) (2022–2025)
• Kepala Departemen HR & Departemen GA di PT Hino • Head of the HR Department and General Affairs
Finance Indonesia (2018-2022) Department at PT Hino Finance Indonesia (2018–2022)
• Kepala Divisi HR & GA di PT MNC Sekuritas (2016-2017) • Head of HR & GA Division at PT MNC Sekuritas (2016–2017)
• Kepala Divisi HR & GA di PT Intan Baruprana Finance Tbk • Head of HR & GA Division at PT Intan Baruprana Finance
(2010-2016) Tbk (2010–2016)
• Supervisor HR & GA di PT Harian Indonesia (2008-2010) • HR & GA Supervisor at PT Harian Indonesia (2008–2010)
• Officer HR di High Desert Indonesia (2004-2008) • HR Officer at High Desert Indonesia (2004–2008)
Rangkap Jabatan Concurrent Positions
• Kepala Divisi Human Capital Perseroan • The Company’s Human Capital Division Head
• Kepala Divisi Operation Perseroan • The Company’s Operations Division Head
Independensi Komite Nominasi dan Remunerasi Independence of the Nomination and
Remuneration Committee
Independensi Komite Nominasi dan Remunerasi ditegakkan The independence of the Nomination and Remuneration
melalui penunjukan anggota yang memenuhi persyaratan Committee is ensured through the appointment of members
independensi sesuai dengan peraturan yang berlaku. who meet the independence requirements in accordance
Perseroan memastikan bahwa seluruh anggota Komite with applicable regulations. The Company ensures that all
Nominasi dan Remunerasi tidak memiliki hubungan afiliasi members of the Nomination and Remuneration Committee
dengan Dewan Komisaris, Direksi, maupun pemegang saham, have no affiliation with the Board of Commissioners, the Board
sehingga dapat menjalankan fungsi secara profesional dan of Directors, or shareholders, enabling them performing their
bebas dari benturan kepentingan. duties professionally and free from conflicts of interest.
PT JACCS MPM Finance Indonesia
Laporan Tahunan 2025 Annual Report 157
Page 160
Tata Kelola Perusahaan
Tugas dan Tanggung Jawab Komite Nominasi Duties and Responsibilities of the Nomination
dan Remunerasi and Remuneration Committee
Dalam hal fungsi nominasi, tugas dan tanggung jawab Komite In relation to its nomination function, the duties and
Nominasi dan Remunerasi memiliki meliputi: responsibilities of the Nomination and Remuneration
Committee include:
1. Memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris 1. Providing recommendations to the Board of
mengenai: Commissioners regarding:
a. Komposisi jabatan anggota Direksi dan/atau anggota a. The composition of the Board of Directors and/or the
Dewan Komisaris; Board of Commissioners;
b. Kebijakan dan kriteria yang dibutuhkan dalam proses b. Policies and criteria required in the nomination
nominasi anggota Direksi dan/atau anggota Dewan process of members of the Board of Directors and/or
Komisaris; dan the Board of Commissioners; and
c. Kebijakan evaluasi kinerja bagi anggota Direksi dan/ c. Performance evaluation policies for members
atau anggota Dewan Komisaris. of the Board of Directors and/or the Board of
Commissioners.
2. Membantu Dewan Komisaris melakukan penilaian kinerja 2. Assisting the Board of Commissioners in evaluating the
anggota Direksi dan/atau anggota Dewan Komisaris performance of members of the Board of Directors and/
berdasarkan tolak ukur yang telah disusun sebagai bahan or the Board of Commissioners based on established
evaluasi; performance indicators as evaluation input;
3. Memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris 3. Providing recommendations to the Board of
mengenai program pengembangan kemampuan Direksi Commissioners regarding development programs for
dan/atau Dewan Komisaris; dan members of the Board of Directors and/or the Board of
Commissioners; and
4. Memberikan usulan calon yang memenuhi syarat sebagai 4. Proposing candidates who meet the requirements as
anggota Direksi dan/atau anggota Dewan Komisaris untuk members of the Board of Directors and/or the Board
disampaikan dan/atau diputuskan oleh pemegang saham of Commissioners for submission and/or approval
melalui RUPS. by the shareholders through the General Meeting of
Shareholders (GMS).
Dalam hal tugas remunerasi, tugas dan tanggung jawab In relation to its remuneration function, the duties and
Komite Nominasi dan Remunerasi meliputi: responsibilities of the Nomination and Remuneration
Committee include:
1. Memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris 1. Providing recommendations to the Board of
mengenai struktur remunerasi, kebijakan atas remunerasi Commissioners regarding the remuneration structure,
dan besaran remunerasi terhadap Direksi dan/atau Dewan remuneration policies, and remuneration amounts for the
Komisaris untuk selanjutnya diajukan guna memperoleh Board of Directors and/or the Board of Commissioners for
persetujuan RUPS. submission to the GMS for approval.
2. Merekomendasikan manfaat lain bagi Dewan Komisaris 2. Recommending other benefits for members of the Board
dan Direksi. of Commissioners and the Board of Directors.
3. Membantu Komisaris Utama dalam menyusun 3. Assisting the President Commissioner in preparing the
pengungkapan remunerasi Dewan Komisaris dan Direksi disclosure of remuneration for the Board of Commissioners
secara individual dan bersama-sama di dalam Laporan and the Board of Directors, both individually and
Tahunan Perseroan. collectively, in the Company’s Annual Report.
4. Mempertimbangkan hal-hal lain berkaitan dengan 4. Considering other matters related to remuneration or
remunerasi atau syarat pekerjaan yang diberlakukan bagi employment conditions applicable to the Board of
Dewan Komisaris dan Direksi. Commissioners and the Board of Directors.
5. Memberikan rekomendasi tentang sistem kompensasi 5. Providing recommendations on compensation systems
serta manfaat lainnya dalam hal dilakukannya program and other benefits in the event of workforce reduction
pengurangan pegawai. programs.
6. Senantiasa melakukan studi banding,, survei, dan 6. Continuously conducting benchmarking, surveys, and
penelitian dalam rangka mengembangkan sistem research in order to develop the remuneration system for
remunerasi bagi Dewan Komisaris dan Direksi. the Board of Commissioners and the Board of Directors.
PT JACCS MPM Finance Indonesia
158 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 161
Corporate Governance Rise Together
Wewenang Komite Nominasi dan Remunerasi Authority of the Nomination and Remuneration
Committee
Dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya, Komite In carrying out its duties and responsibilities, the Nomination
Nominasi dan Remunerasi mempunyai wewenang sebagai and Remuneration Committee has the following authorities:
berikut:
1. Dengan sepengetahuan Dewan Komisaris, Komite 1. With the knowledge of the Board of Commissioners,
Nominasi dan Remunerasi melakukan komunikasi secara the Committee may communicate directly and maintain
langsung dan memelihara hubungan kerja yang efektif effective working relationships with the Board of Directors,
dengan Direksi, unit kerja, dan/atau pihak lain yang terkait organizational units, and/or other relevant parties related
dengan penerapan sistem nominasi dan remunerasi dalam to the implementation of nomination and remuneration
Perseroan. systems within the Company.
2. Apabila diperlukan, Komite Nominasi dan Remunerasi 2. If necessary, the Committee is entitled to engage experts
berhak melibatkan tenaga ahli dan/atau konsultan/pihak and/or independent consultants to assist in the execution
independen untuk membantu pelaksanaan tugasnya of its duties, subject to written approval from the Board of
dengan mendapatkan persetujuan tertulis dari Dewan Commissioners.
Komisaris.
Rapat Komite Nominasi dan Remunerasi Nomination and Remuneration Committee
Meetings
Dasar Kebijakan Policy Basis
Piagam Komite telah mengatur bahwa Komite Nominasi The Committee Charter stipulates that the Nomination and
dan Remunerasi wajib mengadakan rapat secara berkala Remuneration Committee is required to hold meetings
sekurang-kurangnya 3 (tiga) kali dalam setahun. Namun regularly at least 3 (three) times per year. However, meetings
demikian, pelaksanaan rapat juga dapat diadakan sewaktu- may also be date on an ad hoc basis if requested by the Board
waktu (insidental) apabila diminta oleh Dewan Komisaris atau of Commissioners or in the event of important and urgent
terdapat kejadian penting dan mendesak yang terjadi di matters within its supervisory scope.
bidang area pengawasannya.
Sesuai dengan Pasal 74 POJK No. 48 Tahun 2024, Rapat In accordance with Article 74 of POJK No. 48 of 2024,
Komite Nominasi dan Remunerasi harus dihadiri oleh mayoritas Nomination and Remuneration Committee meetings must
anggota komite remunerasi dan nominasi, termasuk 1 (satu) be attended by a majority of committee members, including
orang Komisaris Independen dan 1 (satu) orang pejabat di 1 (one) Independent Commissioner and 1 (one) managerial-
bawah Direksi yang membidangi sumber daya manusia. level employee under the Board of Directors responsible for
human resources.
Frekuensi Rapat dan Tingkat Kehadiran pada Meeting Frequency and Attendance in 2025
Tahun 2025
Komite Nominasi dan Remunerasi telah melaksanakan rapat The Nomination and Remuneration Committee held 3
dengan frekuensi sebanyak 3 (tiga) kali sepanjang tahun 2025. (three) meetings throughout 2025. Information regarding
Informasi mengenai kehadiran anggota Komite Nominasi dan the attendance of Committee members is presented in the
Remunerasi ditampilkan pada tabel berikut: following table:
Nama Jabatan Jumlah Rapat Jumlah Kehadiran Tingkat Kehadiran
Name Position Number of Meetings Total Attendance Attendance Rate
Josaphat Budisatyawira 1) Ketua | Chairman 3 3 100%
Alip 2)
Ketua | Chairman - - -
Takeshi Kobayashi Anggota | Member 3 3 100%
Lidwina 3)
Anggota | Member 1 1 100%
Benny Redjo Setyono 4)
Anggota | Member 2 2 100%
PT JACCS MPM Finance Indonesia
Laporan Tahunan 2025 Annual Report 159
Page 162
Tata Kelola Perusahaan
Nama Jabatan Jumlah Rapat Jumlah Kehadiran Tingkat Kehadiran
Name Position Number of Meetings Total Attendance Attendance Rate
Keterangan:/Notes:
1) Masa jabatan di Komite Nominasi dan Remunerasi secara efektif berakhir pada 9 Februari 2026./Term of office on the Nomination and Remuneration Committee ended
effective February 9, 2026.
2) Masa jabatan di Komite Nominasi dan Remunerasi secara efektif dimulai pada 9 Februari 2026./Term of office on the Nomination and Remuneration Committee
commenced effective February 9, 2026.
3) Masa jabatan di Komite Nominasi dan Remunerasi secara efektif dimulai pada 24 Oktober 2025./The term of office on the Nomination and Remuneration Committee
commenced effective October 24, 2025.
4) Masa jabatan di Komite Nominasi dan Remunerasi secara efektif berakhir pada 24 Oktober 2025./The term of office on the Nomination and Remuneration Committee
ended effective October 24, 2025.
Agenda Rapat Tahun 2025 Meeting Agenda in 2025
Rapat Komite Nominasi dan Remunerasi yang diselenggarakan The Nomination and Remuneration Committee meetings held
sepanjang tahun 2025 membahas sejumlah agenda sebagai throughout 2025 discussed the following agenda items:
berikut:
Tanggal Agenda Rapat
Date Metting Agenda
24 Maret 2025 Membahas implementasi aktivitas Komite Nominasi dan Remunerasi Perseroan.
March 24, 2025 Discussion of the implementation of the Company’s Nomination and Remuneration Committee
activities.
24 Juli 2025 Membahas implementasi aktivitas Komite Nominasi dan Remunerasi Perseroan.
July 24, 2025 Discussion of the implementation of the Company’s Nomination and Remuneration Committee
activities.
26 November 2025 Membahas implementasi aktivitas Komite Nominasi dan Remunerasi Perseroan.
November 26. 2025 Discussion of the implementation of the Company’s Nomination and Remuneration Committee
activities.
Program Pengembangan Kompetensi Komite Competency Development Program of the
Nominasi dan Remunerasi Tahun 2025 Nomination and Remuneration Committee in
2025
Komite Nominasi dan Remunerasi memiliki komitmen untuk The Nomination and Remuneration Committee is committed
meningkatkan kompetensi melalui pendidikan dan pelatihan to enhancing its competencies through continuous
secara berkesinambungan. Program pengembangan education and training. The competency development
kompetensi dilaksanakan dengan tujuan memastikan anggota program is designed to ensure that members possess
memiliki pengetahuan, keterampilan, dan pemahaman yang relevant knowledge, skills, and understanding of regulations,
relevan terhadap regulasi, praktik tata kelola perusahaan, corporate governance practices, and industry developments.
serta perkembangan industri.
Untuk pendidikan dan/atau pelatihan yang diikuti Komite Information regarding the education and/or training attended
Nominasi dan Remunerasi dapat dilihat pada Bab Profil by the Nomination and Remuneration Committee can be
Perseroan dalam Laporan Tahunan ini. found in the Company Profile Chapter of this Annual Report.
Pelaksanaan Kegiatan Komite Tahun 2025 Implementation of the Nomination and
Remuneration Committee’s Duties in 2025
Komite Nominasi dan Remunerasi secara aktif terlibat dalam The Nomination and Remuneration Committee actively
berbagai inisiatif untuk memenuhi tugas dan tanggung engaged in various initiatives to fulfill its duties and
jawabnya sepanjang tahun 2025. Tugas utama yang responsibilities throughout 2025. The main activities carried
dilaksanakan meliputi: out include:
1. Memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris 1. Providing recommendations to the Board of
terkait nominasi anggota Dewan Komisaris dan Direksi Commissioners regarding the nomination of members of
Perseroan. the Board of Commissioners and the Board of Directors of
the Company.
2. Memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris 2. Providing recommendations to the Board of
terkait nominasi anggota komite-komite di bawah Dewan Commissioners regarding the nomination of members of
Komisaris. committees under the Board of Commissioners.
3. Memberikan rekomendasi terkait sistem remunerasi bagi 3. Providing recommendations regarding the remuneration
anggota Direksi dan Dewan Komisaris. system for members of the Board of Directors and the
Board of Commissioners.
PT JACCS MPM Finance Indonesia
160 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 163
Corporate Governance Rise Together
Komite Pemantau Risiko
Risk Monitoring Committee
Komite Pemantau Risiko dibentuk sebagai bagian dari The Risk Monitoring Committee was established as part of
penerapan prinsip GCG, dengan mandat untuk mendukung the implementation of corporate governance principles,
Dewan Komisaris dalam menjalankan fungsi pengawasan with a mandate to support the Board of Commissioners in
terhadap manajemen risiko Perseroan. Keberadaan komite performing its oversight function regarding the Company’s
ini bertujuan memastikan bahwa sistem pengelolaan risiko risk management. The purpose of this committee is to ensure
berjalan efektif, sesuai dengan kebijakan yang ditetapkan, that the risk management system operates effectively,
serta sejalan dengan ketentuan regulator dan praktik terbaik in accordance with established policies, and in line with
industri. Melalui pelaksanaan tugasnya, Komite Pemantau regulatory requirements and industry best practices. Through
Risiko berperan menjaga keberlanjutan usaha dan melindungi the performance of its duties, the Risk Monitoring Committee
kepentingan pemangku kepentingan. plays a role in safeguarding business continuity and protecting
the interests of stakeholders.
Dasar Hukum Komite Pemantau Risiko Legal Basis of the Risk Monitoring Committee
Pembentukan Komite Pemantau Risiko berlandaskan pada The establishment of the Risk Monitoring Committee is based
ketentuan peraturan perundang-undangan serta keputusan on applicable laws and regulations as well as the Company’s
internal Perseroan. Adapun dasar hukum yang digunakan internal decisions. The legal basis used includes:
antara lain adalah:
1. POJK No. 48 Tahun 2024 tentang Tata Kelola Perusahaan 1. POJK No. 48 of 2024 on Good Corporate Governance for
yang Baik bagi Perusahaan Pembiayaan. Financing Companies.
2. POJK No. 42 Tahun 2024 tentang Penerapan Manajemen 2. POJK No. 42 of 2024 on the Implementation of Risk
Risiko Bagi Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Management for Financing Institutions, Venture Capital
Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa Companies, Microfinance Institutions, and Other Financial
Keuangan Lainnya. Services Institutions.
3. POJK No. 28/POJK.05/2020 tentang Penilaian Tingkat 3. POJK No. 28/POJK.05/2020 on the Assessment of the
Kesehatan Lembaga Jasa Keuangan Non-Bank. Health Status of Non-Bank Financial Services Institutions.
4. Surat Keputusan Sirkuler Dewan Komisaris tanggal 26 4. Circular Resolution of the Board of Commissioners dated
Februari 2024 mengenai Perubahan Susunan Komite February 26, 2024, regarding Changes to the Composition
Pemantau Risiko. of the Risk Monitoring Committee.
Piagam Komite Pemantau Risiko Risk Monitoring Committee Charter
Komite Pemantau Risiko melaksanakan tugas dan tanggung The Risk Monitoring Committee carries out its duties and
jawabnya dengan berpedoman pada Piagam Komite responsibilities in accordance with the Risk Monitoring
Pemantau Risiko. Piagam tersebut secara umum memuat Committee Charter. The Charter generally contains provisions
ketentuan mengenai: regarding:
1. Struktur Komite 1. Committee Structure
2. Keanggotaan Komite 2. Committee Membership
3. Wewenang 3. Authority
4. Tugas dan Tanggung Jawab 4. Duties and Responsibilities
5. Rapat Komite 5. Committee Meetings
6. Pelaporan 6. Reporting
Piagam Pemantau Risiko ditinjau secara berkala untuk The Risk Monitoring Committee Charter is reviewed
memastikan relevansinya dengan tujuan Perseroan dan periodically to ensure its relevance to the Company’s
dinamika perubahan regulasi. Hingga akhir 2025, Dewan objectives and the dynamics of regulatory changes. As of the
Komisaris menegaskan bahwa Piagam Komite Pemantau end of 2025, the Board of Commissioners confirms that the
Risiko tersebut masih relevan dan belum memerlukan Risk Monitoring Committee Charter remains relevant and does
perubahan. not require any changes.
PT JACCS MPM Finance Indonesia
Laporan Tahunan 2025 Annual Report 161
Page 164
Tata Kelola Perusahaan
Komposisi dan Masa Jabatan Komite Pemantau Composition and Term of Office of the Risk
Risiko Monitoring Committee
Berdasarkan ketentuan yang tercantum dalam Piagam Pursuant to the provisions set forth in the Committee Charter,
Komite, keanggotaan Komite Pemantau Risiko paling sedikit the Risk Monitoring Committee shall consist of at least 2
berjumlah 2 orang, yang terdiri dari: members, comprising:
a. 1 (satu) orang Komisaris Independen sebagai Ketua; dan a. 1 (one) Independent Commissioner as Chair; and
b. 1 (satu) orang Pihak Independen yang memiliki keahlian b. 1 (one) Independent Party with expertise in finance and/or
di bidang keuangan dan/atau manajemen risiko sebagai risk management as a member.
anggota.
Masa jabatan anggota Komite Pemantau Risiko adalah 3 The term of office for members of the Risk Monitoring
(tiga) tahun. Setelah masa jabatannya berakhir, para anggota Committee is 3 (three) years. Upon the expiration of their
Komite Pemantau Risiko dapat diangkat kembali berdasarkan term, members of the Risk Monitoring Committee may be
penilaian dan persetujuan dari Dewan Komisaris. reappointed based on the assessment and approval of the
Board of Commissioners.
Komposisi Komite Pemantau Risiko adalah sebagai berikut: The composition of the Risk Monitoring Committee is as
follows:
Nama Posisi di Jabatan Lain di Perseroan Dasar Hukum Pengangkatan Masa
Name Komite Other Positions at the Company Sebagai Ketua dan Anggota Komite Jabatan
Position in the Legal Basis of Appointment as the Term of
Committee Chairman and Members of the Committee Office
Alip Ketua • Ketua Komite Audit Surat Keputusan Sirkuler Dewan Komisaris 2024-2027
Chairman • Ketua Komite Nominasi dan Sebagai Pengganti Rapat Dewan Komisaris
Remunerasi tanggal 26 Februari 2024
• Chairman of the Audit
Committee Circular Resolution of the Board of
• Chairman of the Nomination Commissioners in lieu of the Board of
and Remuneration Committee Commissioners Meeting dated February
26, 2024
Takeshi Anggota • Komisaris Utama Surat Keputusan Sirkuler Dewan Komisaris 2026-2029
Kobayashi1) Member • Anggota Komite Nominasi dan Sebagai Pengganti Rapat Dewan Komisaris
Remunerasi tanggal 26 Februari 2026
• President Commissioner Circular Resolution of the Board of
• Member of the Nomination and Commissioners in lieu of the Board of
Remuneration Committee Commissioners Meeting dated. February
26, 2026
Hendry Anggota • Tidak merangkap jabatan Surat Keputusan Sirkuler Dewan Komisaris 2024-2027
Member struktural di Perseroan Sebagai Pengganti Rapat Dewan Komisaris
(Pihak Independen) tanggal 26 Februari 2024
• Anggota Komite Audit yang
berasal dari Pihak Independen Circular Resolution of the Board of
Commissioners in lieu of the Board of
• Does not hold any other Commissioners Meeting dated February
executive positions within the 26, 2024
Company (Independent Party)
• Member of the Audit
Committee who is
Independent Party
Chihiro Anggota Komisaris Surat Keputusan Sirkuler Dewan Komisaris 2024-2027
Ushigome2) Member Commissioner Sebagai Pengganti Rapat Dewan Komisaris
tanggal 26 Februari 2024
Circular Resolution of the Board of
Commissioners in lieu of the Board of
Commissioners Meeting dated February
26, 2024
Keterangan:
1) Masa jabatan di Komite Pemantau Risiko secara efektif dimulai pada 26 Februari 2026./The term of office in the Risk Monitoring Committee commenced effective
February 26, 2026.
2) Masa jabatan di Komite Pemantau Risiko secara efektif berakhir pada 26 Februari 2026./The term of office in the Risk Monitoring Committee ended effective February
26, 2026.
PT JACCS MPM Finance Indonesia
162 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 165
Corporate Governance Rise Together
Profil Komite Pemantau Risiko Profile of the Risk Monitoring Committee
Profil Ketua dan Anggota Komite Pemantau Risiko per 31 The profiles of the Chairman and members of the Risk
Desember 2025 diuraikan berikut ini: Monitoring Committee as of December 31, 2025, are outlined
below:
Alip
Ketua Komite Pemantau Risiko
Chairman of the Risk Monitoring Committee
Usia 50 tahun
Age 50 years old
Kewarganegaraan Indonesia
Nationality
Dasar Hukum Pengangkatan sebagai Ketua Komite Legal Basis of Appointment as Chairman of the Risk
Pemantau Risiko Monitoring Committee
Surat Keputusan Sirkuler Dewan Komisaris Sebagai Circular Resolution of the Board of Commissioners in lieu of
Pengganti Rapat Dewan Komisaris tanggal 26 Februari 2024 the Board of Commissioners Meeting dated February 26,
2024
Masa Jabatan dan Periode Term of Office
2024-2027 Period ke 1 2024-2027 First Term
Profil lengkap Ketua Komite Pemantau Risiko yang juga A complete profile of the Chairman of the Risk Monitoring
menjabat sebagai Komisaris Independen Perseroan, telah Committee, who also serves as an Independent
dijelaskan lebih rinci pada bab Profil Perseroan, subbab Commissioner of the Company, is provided in detail in the
Profil Dewan Komisaris. Company Profile section, under the Board of Commissioners
Profile subsection.
Takeshi Kobayashi
Anggota Komite Pemantau Risiko
Member of the Risk Monitoring Committee
Usia 55 tahun
Age 55 years old
Kewarganegaraan Jepang
Nationality Japan
Dasar Hukum Pengangkatan sebagai Anggota Komite Legal Basis of Appointment as Member of the Risk
Pemantau Risiko Monitoring Committee
Surat Keputusan Sirkuler Dewan Komisaris Sebagai Circular Resolution of the Board of Commissioners in lieu of
Pengganti Rapat Dewan Komisaris tanggal 26 Februari 2026 the Board of Commissioners meeting dated February 26,
2026
Masa Jabatan dan Periode Term of Office
2026-2029 Periode ke 1 2026-2029 First Term
Profil lengkap beliau yang juga menjabat sebagai anggota His full profile, as he also serves as a member of the
Dewan Komisaris Perseroan, telah dijelaskan lebih rinci pada Company’s Board of Commissioners, is described in
bab Profil Perseroan, subbab Profil Dewan Komisaris. detail in the Company Profile section, under the Board of
Commissioners Profile subsection.
Hendry
Anggota Komite Pemantau Risiko
Member of the Risk Monitoring Committee
Usia 47 tahun
Age 47 years old
Kewarganegaraan Indonesia
Nationality
Dasar Hukum Pengangkatan sebagai Anggota Komite Legal Basis of Appointment as Member of the Risk
Pemantau Risiko Monitoring Committee
Surat Keputusan Sirkuler Dewan Komisaris Sebagai Circular Resolution of the Board of Commissioners in lieu of
Pengganti Rapat Dewan Komisaris tanggal 26 Februari 2024 the Board of Commissioners Meeting dated. February 26,
2024
Masa Jabatan dan Periode Term of Office
2024-2027 Periode ke 1 2024–2027 First Term
Profil lengkap beliau yang juga menjabat sebagai anggota His full profile, as he also serves as a member of the
Komite Audit, telah dijelaskan lebih rinci pada Bab Tata Kelola Audit Committee, is described in detail in the Corporate
Perusahaan, subbab Komite Audit, dalam pembahasan Governance chapter, under the Audit Committee
berjudul Profil Komite Audit. subsection, in the section titled Audit Committee Profile.
PT JACCS MPM Finance Indonesia
Laporan Tahunan 2025 Annual Report 163
Page 166
Tata Kelola Perusahaan
Independensi Komite Pemantau Risiko Independence of the Risk Monitoring
Committee
Independensi Komite Pemantau Risiko ditegakkan The independence of the Risk Monitoring Committee is
melalui penunjukan anggota yang memenuhi persyaratan ensured through the appointment of members who meet the
independensi sesuai dengan peraturan yang berlaku. independence requirements in accordance with applicable
Perseroan memastikan bahwa seluruh anggota Komite regulations. The Company ensures that all members of the
Pemantau Risiko tidak memiliki hubungan afiliasi dengan Risk Monitoring Committee have no affiliation with the Board
Dewan Komisaris, Direksi, maupun pemegang saham, of Commissioners, the Board of Directors, or shareholders,
sehingga dapat menjalankan fungsi secara profesional dan enabling them performing their functions professionally and
bebas dari benturan kepentingan. free from conflicts of interest.
Tugas dan Tanggung Jawab Komite Pemantau Duties and Responsibilities of the Risk
Risiko Monitoring Committee
Tugas dan tanggung jawab Komite Pemantau Risiko, seperti The duties and responsibilities of the Risk Monitoring
yang tercantum dalam Piagam Komite, paling sedikit meliputi: Committee, as stated in the Committee Charter, include at a
minimum the following:
1. Mengevaluasi dan mengkaji kebijakan dan strategi 1. Evaluating and reviewing risk management policies and
manajemen risiko untuk dimintakan persetujuan Dewan strategies for approval by the Board of Commissioners.
Komisaris.
2. Mengevaluasi kesesuaian antara pelaksanaan manajemen 2. Evaluating the alignment between the implementation of
risiko dengan kebijakan manajemen risikonya. risk management and its established policies.
3. Memantau dan mengevaluasi pelaksanaan tugas Komite 3. Monitoring and evaluating the performance of the Risk
Manajemen Risiko dan unit-unit manajemen risiko. Management Committee and risk management units.
4. Menyelenggarakan rapat secara teratur/rutin. 4. Holding regular meetings.
5. Menyusun pedoman dan tata tertib kerja komite (charter) 5. Preparing the Committee’s charter and reviewing it as
dan melakukan review sesuai kebutuhan paling kurang 2 necessary, at least once every 2 (two) years.
(dua) tahun sekali.
Rapat Komite Pemantau Risiko Risk Monitoring Committee Meetings
Dasar Kebijakan Policy Basis
Rapat Komite Pemantau Risiko diselenggarakan sesuai Meetings of the Risk Monitoring Committee are held in
dengan kebutuhan Perseroan dengan frekuensi sekurang- accordance with the Company’s needs, with a minimum
kurangnya 1 (satu) kali dalam setiap periode 3 (tiga) bulan. frequency of once every 3 (three) months. Meetings are
Pelaksanaan rapat dipimpin langsung oleh Ketua Komite chaired by the Chairperson of the Risk Monitoring Committee
Pemantau Risiko untuk memastikan jalannya diskusi secara to ensure structured discussions. Each meeting must be
terarah. Setiap rapat wajib dituangkan dalam risalah yang documented in minutes of meeting, signed by all attending
ditandatangani oleh seluruh anggota dan peserta yang hadir, members and participants, and subsequently distributed to
kemudian didistribusikan kepada peserta rapat serta Dewan meeting participants and the Board of Commissioners as
Komisaris sebagai bentuk akuntabilitas. Risalah tersebut a form of accountability. The minutes are properly archived
didokumentasikan secara tertib dan dapat dikelola dengan and may be supported by the Corporate Secretary function
dukungan fungsi Corporate Secretary guna menjamin to ensure availability and accuracy of records. This policy is
ketersediaan dan keakuratan catatan rapat. Kebijakan ini telah governed by the Risk Monitoring Committee Charter.
diatur dalam Piagam Komite Pemantau Risiko.
Frekuensi Rapat dan Tingkat Kehadiran pada Meeting Frequency and Attendance Rates in
Tahun 2025 2025
Komite Pemantau Risiko telah melaksanakan rapat dengan The Risk Monitoring Committee held 6 (six) meetings
frekuensi sebanyak 6 (enam) kali sepanjang tahun 2025. throughout 2025. Information regarding the attendance of
Informasi mengenai kehadiran anggota Komite Pemantau members of the Risk Monitoring Committee is presented in
Risiko ditampilkan pada tabel berikut: the following table:
PT JACCS MPM Finance Indonesia
164 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 167
Corporate Governance Rise Together
Nama Jabatan Jumlah Rapat Jumlah Kehadiran Tingkat Kehadiran
Name Position Number of Meetings Total Attendance Attendance Rate
Alip Ketua | Chairman 6 6 100%
Chihiro Ushigome Anggota | Member 6 6 100%
Hendry Anggota | Member 6 6 100%
Agenda Rapat Tahun 2025 Meeting Agenda in 2025
Rapat Komite Pemantau Risiko yang diselenggarakan The Risk Monitoring Committee meetings held throughout
sepanjang tahun 2025 membahas sejumlah agenda sebagai 2025 discussed the following agenda items:
berikut:
Tanggal I Date Agenda Rapat I Meeting Agenda
17 Januari 2025 Membahas perkembangan dari pelaksanaan manajemen risiko di Perseroan.
January 17, 2025 Discussion on the development of risk management implementation in the Company.
14 Maret 2025 Membahas perkembangan dari pelaksanaan manajemen risiko di Perseroan.
March 14, 2025 Discussion on the development of risk management implementation in the Company.
15 Mei 2025 Membahas perkembangan dari pelaksanaan manajemen risiko di Perseroan.
May 15, 2025 Discussion on the development of risk management implementation in the Company.
17 Juli 2025 Membahas perkembangan dari pelaksanaan manajemen risiko di Perseroan.
July 17, 2025 Discussion on the development of risk management implementation in the Company.
17 September 2025 Membahas perkembangan dari pelaksanaan manajemen risiko di Perseroan.
September 17, 2025 Discussion on the development of risk management implementation in the Company.
12 November 2025 Membahas perkembangan dari pelaksanaan manajemen risiko di Perseroan.
November 12, 2025 Discussion on the development of risk management implementation in the Company.
Program Pengembangan Kompetensi Komite Competency Development Program of the Risk
Pemantau Risiko Tahun 2025 Monitoring Committee in 2025
Komite Pemantau Risiko memiliki komitmen untuk The Risk Monitoring Committee is committed to enhancing
meningkatkan kompetensi melalui pendidikan dan pelatihan competencies through continuous education and training.
secara berkesinambungan. Program pengembangan The competency development program is implemented
kompetensi dilaksanakan dengan tujuan memastikan anggota with the aim of ensuring that members possess the relevant
memiliki pengetahuan, keterampilan, dan pemahaman yang knowledge, skills, and understanding regarding regulations,
relevan terhadap regulasi, praktik GCG, serta perkembangan GCG practices, and industry developments.
industri.
Untuk pendidikan dan/atau pelatihan yang diikuti Komite Information regarding the education and/or training attended
Pemantau Risiko dapat dilihat pada Bab Profil Perseroan by the Risk Monitoring Committee can be found in the
dalam Laporan Tahunan ini. Company Profile section of this Annual Report.
Pelaksanaan Tugas Komite Pemantau Risiko Implementation of the Risk Monitoring
Tahun 2025 Committee’s Duties in 2025
Komite Pemantau Risiko pada tahun 2025 secara konsisten In 2025, the Risk Monitoring Committee consistently carried
menjalankan peran pengawasan melalui berbagai aktivitas out its supervisory role through various activities supporting
yang mendukung penguatan sistem manajemen risiko the strengthening of the Company’s risk management
Perseroan. Sepanjang periode tersebut, Komite berfokus system. Throughout the period, the Committee focused on
pada dua hal utama, yaitu: two key areas, namely:
1. Melakukan pemantauan dan evaluasi atas pelaksanaan 1. Monitoring and evaluating the implementation of the
tugas Komite Manajemen Risiko serta unit-unit manajemen duties of the Risk Management Committee and risk
risiko, sehingga efektivitas pengendalian risiko dapat management units, thereby ensuring the effectiveness of
terjaga. risk control is maintained.
PT JACCS MPM Finance Indonesia
Laporan Tahunan 2025 Annual Report 165
Page 168
Tata Kelola Perusahaan
2. Menyelenggarakan rapat secara berkala, yang menjadi 2. Holding regular meetings as a forum to discuss risk
sarana untuk membahas perkembangan risiko dan developments and the necessary follow-up actions.
langkah tindak lanjut yang diperlukan.
Komite-Komite di Bawah Direksi
Committees Under the Board of Directors
Dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya, Direksi in carrying out its duties and responsibilities, the Board
memperoleh dukungan dari komite-komite yang secara of Directors receives support from committees that are
struktural berada di bawah koordinasinya, sebagaimana structurally under its coordination, as described in the
dijelaskan pada tabel berikut: following table:
1. Risk Management Committee (RMC) 1. Risk Management Committee (RMC)
2. Early Alert Committee (EAC) 2. Early Alert Committee (EAC)
3. Retail Alert Committee (RAC) 3. Retail Alert Committee (RAC)
4. Asset and Liability Committee (ALCO) 4. Asset and Liability Committee (ALCO)
5. IT Steering Committee 5. IT Steering Committee
Pembentukan komite-komite di bawah Direksi bertujuan untuk The establishment of committees under the Board of
mendukung pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Direksi Directors is intended to support the effective execution of the
dengan mempertimbangkan kebutuhan Perseroan. Komite- duties and responsibilities of the Board of Directors, taking
komite tersebut bertanggung jawab kepada Direksi dengan into account the needs of the Company. These committees
kewenangan untuk mengkaji, memberikan rekomendasi dan/ are accountable to the Board of Directors and are vested
atau memberikan persetujuan atau keputusan. with the authority to review, provide recommendations,
and/or grant approvals or make decisions.
Secara umum fungsi Komite adalah sebagai berikut: In general, the functions of the Committees are as follows:
1. Membantu Direksi merumuskan kebijakan dan strategi 1. Assisting the Board of Directors in formulating policies
sesuai dengan bidangnya masing-masing. and strategies in accordance with their respective
areas of responsibility.
2. Membantu Direksi merumuskan pemecahan masalah. 2. Assisting the Board of Directors in developing solutions
to issues and challenges.
3. Memberikan masukan mengenai suatu masalah sesuai 3. Providing input and advice on matters within their
dengan bidangnya. respective areas of expertise.
4. Memantau dan mengevaluasi masalah sesuai dengan 4. Monitoring and evaluating matters within their
bidangnya. respective areas of responsibility.
PT JACCS MPM Finance Indonesia
166 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 169
Corporate Governance Rise Together
Komite Kategori Risiko Anggota Komite Kewenangan Periode
Committee Risk Categories Member of Committee Authority Period
Risk Seluruh Profil • Direksi; • Melakukan penyusunan kebijakan, strategi Bulanan
Management Risiko • Seluruh Divisi dan pedoman manajemen risiko; Monthly
Committee yang menerapkan • Memastikan proses kaji ulang secara
(RMC) Complete Risk manajemen risiko. berkala serta melakukan perbaikan atau
Profile penyesuaian pada penerapan kebijakan
• Board of Directors; dan prosedur manajemen risiko berjalan
• All divisions secara efektif di seluruh unit kerja yang
implementing berkaitan sehingga risiko yang dihadapi
risk management dapat diminimalkan dan terjaga dengan
practices. baik; dan
• Penetapan dan hal yang terkait dengan
keputusan bisnis yang menyimpang dari
prosedur normal.
• Developing risk management policies,
strategies, and guidelines;
• Ensuring that periodic reviews are
conducted, and implementing
improvements or adjustments to the
application of risk management policies
and procedures effectively across all
relevant business units, so that risks are
minimized and properly managed;and
• Determining and approving matters
related to business decisions that deviate
and from established procedures.
Early Alert Risiko Kredit • Direksi; Meninjau portofolio bisnis Korporasi secara Bulanan
Committee pada Segmen • Divisi Credit Risk, umum serta akun yang masuk dalam peringatan Monthly
(EAC) Debitur Korporasi Fraud & Operational dini, termasuk pergerakan akun-akun tersebut
Risk Management; (keluar dan masuk dari peringatan dini) dan
Credit Risk in • Departemen mengambil tindakan yang dibutuhkan untuk
the Corporate Penagihan MSHE; pengembangan dan penyelesaian masalah.
Debtor Segment • Manajer Wilayah
Bisnis Korporasi. Reviewing the overall corporate business
portfolio, as well as accounts classified under
• Board of Directors; early warning, including movements of such
• Credit Risk, Fraud accounts (entries into and exits from early
& Operational warning status), and taking the necessary
Risk Management actions for business development and issue
Division; resolution.
• MSHE Collections
Department;
• Corporate Business
Regional Manager.
Retail Alert Risiko Kredit • Direksi; Mengkaji proses portofolio bisnis ritel secara Bulanan
Committee pada Segmen • Divisi Credit Risk, menyeluruh dan mengambil langkah-langkah Monthly
(RAC) Debitur Retail Fraud & Operational perbaikan guna meningkatkan kualitas dan
Risk Management; profitabilitas dari setiap produk.
Credit Risk in the • Divisi Business
Retail Debtor Development; Reviewing the retail business portfolio
Segment • Divisi Sales & process comprehensively and implementing
Marketing; corrective measures to enhance the quality
• Divisi Collection; and profitability of each product.
• Divisi General Affair
& Operations
• Board of Directors;
• Credit Risk, Fraud
& Operational
Risk Management
Division;
• Business
Development
Division;
• Sales & Marketing
Division;
• Collections Division;
• General Affairs &
Operations Division.
PT JACCS MPM Finance Indonesia
Laporan Tahunan 2025 Annual Report 167
Page 170
Tata Kelola Perusahaan
Komite Kategori Risiko Anggota Komite Kewenangan Periode
Committee Risk Categories Member of Committee Authority Period
Asset and Risiko Pasar, • Direksi; • Memberikan arahan strategis dan Bulanan
Liability Risiko Likuiditas • Divisi Finance & pengawasan efektif atas manajemen risiko Monthly
Committee Accounting likuiditas, manajemen risiko pasar (risiko
(ALCO) Market Risk, suku bunga dan risiko nilai tukar) serta
Liquidity Risk • Board of Directors; struktur aset dan liabilitas.
• Finance & • Memastikan proses yang komprehensif
Accounting Division dalam mengidentifikasi, mengukur,
memantau, mengendalikan, dan
melaporkan risiko likuiditas dan risiko
pasar (risiko suku bunga dan risiko nilai
tukar).
• Memastikan tersedianya kebijakan,
prosedur dan ambang batas yang
memadai untuk memitigasi risiko likuiditas
dan risiko pasar (risiko suku bunga dan
risiko nilai tukar).
• Providing strategic direction and effective
oversight of liquidity risk management,
market risk management (interest rate risk
and foreign exchange risk), as well as asset
and liability structure management.
• Ensuring a comprehensive process
for identifying, measuring, monitoring,
controlling, and reporting liquidity risk and
market risk (interest rate risk and foreign
exchange risk).
• Ensuring the availability of adequate
policies, procedures, and limits to mitigate
liquidity risk and market risk (interest rate
risk and foreign exchange risk).
IT Steering Semua Profil • Direksi; • Mengoptimalkan penggunaan Teknologi Tiga Bulanan
Committee Risiko • Divisi Information Informasi (“TI”) untuk meningkatkan
Technology; efektivitas dan efisiensi kegiatan Quarterly
All Risk Profiles • Divisi Credit Risk, operasional serta meningkatkan kualitas
Fraud & Operational pelayanan kepada pelanggan untuk
Management; mendukung strategi bisnis Perseroan.
• Divisi Sales & • Mengelola dan mengendalikan
Marketing; kemungkinan risiko yang muncul dalam
• Divisi Finance & hal penggunaan TI untuk melindungi
Accounting; kepentingan Perseroan dan para
• Divisi Collection; pelanggan.
Divisi GA & • Memastikan bahwa implementasi
Operations operasional TI telah berjalan secara efektif
dan efisien dengan kebijakan TI termasuk
• Board of Directors; regulasi dan hukum yang berlaku.
• Information
Technology • Optimizing the use of Information
Division; Technology (“IT”) to enhance the
• Credit Risk, Fraud effectiveness and efficiency of operational
& Operational activities, as well as to improve the quality
Management of services to customers in support of the
Division; Company’s business strategy.
• Sales & Marketing • Managing and controlling potential risks
Division; arising from the use of IT to safeguard
• Finance & the interests of the Company and its
Accounting Division; customers.
• Collections Division; • Ensuring that IT operational
• General Affairs & implementation is conducted effectively
Operations Division. and efficiently in accordance with IT
policies, including applicable regulations
and laws.
PT JACCS MPM Finance Indonesia
168 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 171
Corporate Governance Rise Together
Sekretaris Perusahaan
Corporate Secretary
Sekretaris Perusahaan merupakan organ pendukung di The Corporate Secretary is a supporting body under the
bawah koordinasi Direksi yang berperan menjaga kelancaran coordination of the Board of Directors that plays a role in
komunikasi antar organ Perseroan serta menjembatani maintaining smooth communication among the Company’s
hubungan dengan pemegang saham, regulator termasuk organs and bridging relationships with shareholders,
OJK dan BEI, serta pemangku kepentingan lainnya. Fungsi regulators—including the OJK and the IDX—and other
ini juga mencakup tanggung jawab dalam memastikan stakeholders. This function also includes the responsibility of
kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan di ensuring compliance with laws and regulations in the capital
bidang pasar modal, sekaligus mendukung penerapan market sector, while supporting the implementation of the
prinsip keterbukaan informasi dan tata kelola perusahaan principles of information disclosure and good corporate
yang baik. Keberadaan Sekretaris Perusahaan menjadi governance. The presence of the Corporate Secretary is a
elemen penting dalam menjaga transparansi, akuntabilitas, crucial element in maintaining transparency, accountability,
dan kesinambungan komunikasi Perseroan dengan seluruh and consistent communication between the Company and
pemangku kepentingan. Pengangkatan dan pelaksanaan all stakeholders. The appointment and performance of the
tugas Sekretaris Perusahaan berpedoman pada POJK No. 35 Corporate Secretary’s duties are guided by POJK No. 35/
/POJK.04/2014 tentang Sekretaris Perusahaan Emiten atau POJK.04/2014 regarding the Corporate Secretary of Issuers
Perusahaan Publik. or Public Companies.
Profil Sekretaris Perusahaan
Profile of the Corporate Secretary
Nama Suviana
Name
Usia 44 tahun
Age 44 years old
Kewarganegaraan Indonesia
Nationality
Domisili Jakarta, Indonesia
Domicile
Dasar Pengangkatan Surat Keputusan Direksi No. 116/LGL-MPMF/SK-DIR/VI/2019 tanggal 24 Juni 2019
Basis of Appointment Decree of the Board of Directors No. 116/LGL-MPMF/SK-DIR/VI/2019 dated June 24, 2019
Masa Jabatan dan Periode 2024-2027
Term of Office
Riwayat Pendidikan Sarjana Teknik Industri, Universitas Bina Nusantara (2003)
Educational Background Bachelor of Industrial Engineering, Bina Nusantara University (2003)
Riwayat Karier • Promotion and Branding Department Head (2016-2019)
Employment History • Promotion and Meia Communication (2015-2016)
• Service Assistant Manager (2007- 2015)
• Quality Service Specialist
PT JACCS MPM Finance Indonesia
Laporan Tahunan 2025 Annual Report 169
Page 172
Tata Kelola Perusahaan
Tugas dan Tanggung Jawab Sekretaris Duties and Responsibilities of the Corporate
Perusahaan Secretary
Sekretaris Perusahaan mengemban tugas dan tanggung The Corporate Secretary has the following duties and
jawab sebagai berikut: responsibilities:
1. Mengikuti perkembangan pasar modal khususnya 1. Keeping abreast of capital market developments,
peraturan perundang-undangan yang berlaku di pasar particularly prevailing laws and regulations in the capital
modal. market sector.
2. Memberikan masukan kepada Direksi dan Dewan 2. Providing advice to the Board of Directors and the Board
Komisaris untuk mematuhi ketentuan peraturan of Commissioners to ensure compliance with applicable
perundang-undangan di bidang pasar modal. capital market laws and regulations.
3. Membantu Direksi dan Dewan Komisaris dalam 3. Assisting the Board of Directors and the Board of
pelaksanaan Tata Kelola Perusahaan yang meliputi: Commissioners in the implementation of Good Corporate
Governance, which includes:
a. Keterbukaan informasi kepada masyarakat, termasuk a. Disclosure of information to the public, including
melalui situs web Perseroan. through the Company’s website.
b. Penyampaian laporan kepada OJK tepat waktu. b. Timely submission of reports to OJK.
c. Penyelenggaraan dan dokumentasi RUPS. c. Organization and documentation of the GMS.
d. Penyelenggaraan dan dokumentasi rapat Direksi dan/ d. Organization and documentation of meetings
atau Dewan Komisaris. of the Board of Directors and/or the Board of
Commissioners.
e. Pelaksanaan program orientasi mengenai Perseroan e. Implementation of orientation programs regarding
bagi Direksi dan/atau Dewan Komisaris. the Company for members of the Board of Directors
and/or the Board of Commissioners.
4. Sebagai penghubung antara Perseroan dengan 4. Acting as liaison between the Company and shareholders,
pemegang saham, OJK dan pemangku kepentingan the OJK, and other stakeholders.
lainnya.
Program Pengembangan Kompetensi Competency Development Program of the
Sekretaris Perusahaan Tahun 2025 Corporate Secretary in 2025
Sekretaris Perusahaan memiliki komitmen untuk The Corporate Secretary is committed to continuously
meningkatkan kompetensi melalui pendidikan dan pelatihan enhancing competencies through ongoing education
secara berkesinambungan. Program pengembangan and training. The competency development program
kompetensi dilaksanakan dengan tujuan memastikan anggota is conducted to ensure that members possess relevant
memiliki pengetahuan, keterampilan, dan pemahaman yang knowledge, skills, and understanding of regulations, GCG
relevan terhadap regulasi, praktik GCG, serta perkembangan practices, and industry developments.
industri.
Pada tahun 2025, Sekretaris Perusahaan telah mengikuti In 2025, the Corporate Secretary has participated in various
berbagai program pengembangan kompetensi yang competency development programs, summarized in the
dirangkum dalam tabel berikut: following table:
Tanggal Pelaksanaan Materi Program Pengembangan Kompetensi Penyelenggara
Date of Implementation Competency Development Program Materials Organizer
28 Februari 2025 Webinar Sustainability Report Awareness OJK
February 28, 2025
7 Maret 2025 EnvironmenTalk: Sustainable House MPM Group
March 7, 2025
25 Juni 2025 Kode Etik Internal
June 25, 2025 Code of Conduct
10 Oktober 2025 Perlindungan Konsumen dan Masyarakat di Sektor Jasa Keuangan Internal
October 10, 2025 Consumer and Public Protection in the Financial Services Sector
29 Oktober 2025 Risk Catastrophic Assesment Workshop Internal
October 29, 2025
26 Desember 2025 Analytical Thinking: 5 Whys Internal
December 26, 2025
PT JACCS MPM Finance Indonesia
170 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 173
Corporate Governance Rise Together
Pelaksanaan Kegiatan Sekretaris Perusahaan Implementation of the Corporate Secretary
Tahun 2025 Activities in 2025
Sekretaris Perusahaan berperan aktif dalam mendukung The Corporate Secretary plays an active role in supporting
kelancaran operasional dan penerapan tata kelola perusahaan the smooth execution of operational activities and the
yang baik. Berbagai kegiatan telah dilaksanakan sepanjang implementation of Good Corporate Governance. Various
tahun 2025 untuk memastikan kepatuhan terhadap regulasi, activities have been carried out throughout 2025 to ensure
khususnya di bidang pasar modal, serta menjaga transparansi compliance with applicable regulations, particularly in the
komunikasi dengan pemangku kepentingan. Adapun kegiatan capital market sector, as well as to maintain transparent
yang dijalankan meliputi: communication with stakeholders. The activities undertaken
include:
1. Menyelenggarakan dan menghadiri rapat Direksi, rapat 1. Organizing and attending meetings of the Board of
Dewan Komisaris, serta rapat komite di bawah Dewan Directors, the Board of Commissioners, and committees
Komisaris. under the Board of Commissioners.
2. Membuat dan mendokumentasikan risalah rapat yang 2. Preparing and documenting minutes of meetings held.
diselenggarakan.
3. Mengikuti perkembangan peraturan pasar modal serta 3. Keeping abreast of capital market regulatory
memberikan masukan kepada Direksi maupun Dewan developments and providing input to the Board of
Komisaris, khususnya terkait dengan dikeluarkannya Directors and the Board of Commissioners, particularly
peraturan baru dari otoritas pasar modal maupun dari OJK. in relation to the issuance of new regulations by capital
market authorities and OJK.
4. Melakukan keterbukaan informasi kepada masyarakat 4. Conducting information disclosure to the public through
melalui situs web Perseroan, serta melaporkan kepada the Company’s website, as well as reporting material
Bursa Efek Indonesia maupun OJK setiap informasi yang information to the Indonesia Stock Exchange and OJK.
bersifat material.
5. Mengoordinasikan penyelenggaraan kegiatan keuangan 5. Coordinating the implementation of sustainable finance
berkelanjutan dan mempersiapkan Laporan Keberlanjutan activities and preparing the Company’s Sustainability
Perseroan. Report.
6. Mengoordinasikan penyelenggaraan kegiatan edukasi, 6. Coordinating the implementation of the Company’s
literasi, dan inklusi Perseroan. education, literacy, and inclusion activities.
7. Mempersiapkan Laporan Tahunan Perseroan. 7. Preparing the Company’s Annual Report.
8. Mempersiapkan dan menyampaikan laporan-laporan 8. Preparing and submitting periodic and ad-hoc reports
berkala maupun insidental yang wajib disampaikan required to be submitted to the Indonesia Stock Exchange
kepada Bursa Efek Indonesia dan OJK. and OJK.
PT JACCS MPM Finance Indonesia
Laporan Tahunan 2025 Annual Report 171
Page 174
Tata Kelola Perusahaan
Audit Internal
Internal Audit
Audit Internal merupakan kegiatan independen dan objektif Internal Audit is an independent and objective activity
yang bertujuan memberikan keyakinan serta konsultasi untuk designed to provide assurance and consulting services
meningkatkan nilai dan memperbaiki operasional perusahaan. aimed at enhancing value and improving the Company’s
Dengan pendekatan sistematis, Audit Internal berfokus pada operations. Through a systematic approach, Internal Audit
evaluasi serta peningkatan efektivitas manajemen risiko, focuses on evaluating and improving the effectiveness of risk
pengendalian, dan penerapan GCG. management, internal controls, and the implementation of
GCG.
Pelaksanaan fungsi Audit Internal di Perseroan menjadi The implementation of the Internal Audit function within
tanggung jawab Divisi Audit Internal. Divisi ini secara the Company is the responsibility of the Internal Audit
umum bertugas melakukan pemantauan dan evaluasi atas Division. This Division is generally tasked with monitoring and
pengendalian internal, sekaligus memberikan pandangan, evaluating internal controls, as well as providing independent
keyakinan, dan konsultasi yang independen dan objektif and objective assurance and consulting services to support
guna mendukung peningkatan nilai serta perbaikan kinerja value enhancement and the improvement of the Company’s
operasional Perseroan. operational performance.
Dasar Hukum Audit Internal Legal Basis of Internal Audit
Pembentukan dan pelaksanaan fungsi Audit Internal Perseroan The establishment and implementation of the Company’s
berlandaskan pada regulasi yang berlaku, antara lain: Internal Audit function are based on applicable regulations,
including:
1. POJK No. 56/POJK.04/2015 tentang Pembentukan Unit 1. POJK No. 56/POJK.04/2015 concerning the Establishment
Audit Internal dan Pedoman Piagam Unit Audit Internal. of Internal Audit Units and Guidelines for Internal Audit Unit
Charters.
2. POJK No. 48 Tahun 2024 tentang Tata Kelola Perusahaan 2. POJK No. 48 of 2024 concerning Good Corporate
yang Baik bagi Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Governance for Financing Institutions, Venture Capital
Ventura, Lembaga Keuangan Mikro dan Lembaga Jasa Companies, Microfinance Institutions, and Financial
Keuangan. Services Institutions.
Profil Kepala Divisi Audit Internal Profile of the Head of the Internal Audit Division
Divisi Audit Internal sebagai pelaksana fungsi Audit Internal The Internal Audit Division, as the implementing unit of the
dipimpin oleh seorang Kepala Divisi. Pengangkatan Kepala Internal Audit function, is led by a Head of Division. The
Divisi Audit Internal dilakukan sesuai dengan ketentuan appointment of the Head of the Internal Audit Division is
dan persyaratan yang berlaku, sehingga memastikan conducted in accordance with applicable requirements and
independensi serta kepatuhan terhadap regulasi. Profil Kepala regulations, thereby ensuring independence and regulatory
Divisi Audit Internal per 31 Desember 2025 adalah sebagai compliance. The profile of the Head of the Internal Audit
berikut: Division as of December 31, 2025 is as follows:
PT JACCS MPM Finance Indonesia
172 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 175
Corporate Governance Rise Together
Nama Rino Bayu Irawan
Name
Jabatan Kepala Divisi Audit Internal
Position Head of Internal Audit Division
Usia 49 tahun
Age 49 years old
Kewarganegaraan Indonesia
Nationality
Dasar Pengangkatan Surat Keputusan Direktur Utama No. 002/CORSEC-JMFI/SK-DIR/III/2025 tanggal 10 Maret 2025
Basis of Appointment Decree of the President Director No. 002/CORSEC-JMFI/SK-DIR/III/2025 dated March 10, 2025
Riwayat Pendidikan Sarjana Ekonomi, Jurusan Akuntansi, di STIE YPKP Bandung (1995)
Educational Background Bachelor of Economics, majoring in Accountancy, at STIE YPKP Bandung (1995)
Riwayat Karier • Kepala Divisi Audit Internal, PT Sinar Mitra Sepadan Finance (2024-2025)
Employment History • Kepala Divisi Audit Internal di Perseroan (2021-2024)
• Kepala Divisi Internal Audit di PT Nissan Financial Services Indonesia (2018-2021)
• Kepala Divisi Internal Audit di PT CIMB Niaga Auto Finance Indonesia (2015-2018)
• Head of Internal Audit Division, PT Sinar Mitra Sepadan Finance (2024–2025)
• Head of Internal Audit Division of the Company (2021–2024)
• Head of Internal Audit Division at PT Nissan Financial Services Indonesia (2018–2021)
• Head of Internal Audit Division at PT CIMB Niaga Auto Finance Indonesia (2015–2018)
Piagam Audit Internal Internal Audit Charter
Dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya, Divisi In carrying out its duties and responsibilities, the Internal Audit
Audit Internal berpedoman pada Piagam Audit Internal, Division adheres to the Internal Audit Charter, which generally
yang secara umum memuat ketentuan mengenai tugas dan sets forth provisions regarding the duties, responsibilities,
tanggung jawab dan wewenang Audit Internal. and authority of Internal Audit.
Piagam Audit Internal yang saat ini berlaku secara resmi The currently effective Internal Audit Charter was officially
ditetapkan pada tanggal 17 April 2025. Piagam tersebut adopted on April 17, 2025. This Charter is an update resulting
merupakan pembaruan atas hasil peninjauan berkala agar from a periodic review to ensure it remains relevant to the
tetap relevan dengan tujuan Perseroan dan dinamika Company’s objectives and the evolving regulatory landscape.
perubahan regulasi.
Struktur dan Kedudukan Structure and Position
Dalam kerangka organisasi Perseroan, Unit Audit Internal Within the Company’s organizational framework, the
beroperasi di bawah pengawasan langsung Direktur Utama. Internal Audit Unit operates under the direct supervision
Unit ini memegang peran penting dalam memastikan kontrol of the President Director. This unit plays a crucial role in
dan tata kelola internal yang kuat, dengan kewajiban pelaporan ensuring strong internal controls and governance, with a
langsung kepada Direktur Utama sambil mempertahankan direct reporting obligation to the President Director while
akuntabilitas fungsional kepada Dewan Komisaris melalui maintaining functional accountability to the Board of
Komite Audit. Sebagaimana tertuang dalam Piagam Audit Commissioners through the Audit Committee. As set forth in
Internal, terdapat sejumlah ketentuan lain sebagai berikut: the Internal Audit Charter, the following additional provisions
apply:
1. Audit Internal Perseroan dipimpin oleh Kepala Divisi Audit 1. The Company’s Internal Audit is led by the Head of Internal
Internal yang diangkat dan diberhentikan oleh Direktur Audit Division, who is appointed and dismissed by the
Utama dengan persetujuan Dewan Komisaris berdasarkan President Director with the approval of the Board of
rekomendasi Komite Audit. Commissioners based on the recommendation of the
Audit Committee.
2. Auditor Internal bertanggung jawab secara langsung 2. Internal Auditors report directly to the Head of Internal
kepada Kepala Divisi Audit Internal. Audit Division.
3. Direksi Perseroan memberikan dukungan penuh kepada 3. The Company’s Board of Directors provides full support
Audit Internal untuk bekerja secara independen tanpa to the Internal Audit function to operate independently
pengaruh dalam bentuk apa pun. Aktivitas Audit Internal without any form of influence. Internal Audit activities must
harus bebas intervensi dalam penentuan ruang lingkup be free from interference in determining the scope of the
audit, pelaksanaan audit dan komunikasi hasil audit. audit, conducting the audit, and communicating audit
results.
PT JACCS MPM Finance Indonesia
Laporan Tahunan 2025 Annual Report 173
Page 176
Tata Kelola Perusahaan
4. Audit Internal Perseroan harus independen dari aktivitas 4. The Company’s Internal Audit must be independent from
yang diaudit dan harus dilakukan dengan tidak memihak, the activities being audited and must be conducted
keahlian yang memadai dan kecermatan profesional. impartially, with adequate expertise and professional
diligence.
Direktur Utama
President Director
KAZUHIRO INOUE
Kepala Divisi Audit Internal
Head of Internal Audit Division
RINO BAYU IRAWAN
Head Office, IT, & Continuous Audit Branch Office & Thematic
Department Head Department Head
SYAHBANDI PRASTOWO SANTOSO HERU
Head Office Branch Office Audit
Specialist Development
Audit Specialist Continuous Thematic Audit
IT Audit BAGUS P, JUHANDRI, & QA Audit
SISKA D, ASTRID Audit Specialist
Specialist STANLEY AP, Specialist
P, TBA Specialist (TBA)
ABDUL M CHRISTIANO M, TESSA J, (TBA)
DENNI H
BAMBANG
Tugas dan Tanggung Jawab Duties and Responsibilities
Audit Internal memiliki tugas dan tanggung jawab sebagai Internal Audit has the following duties and responsibilities:
berikut:
1. Ruang lingkup tugas Audit Internal meliputi seluruh unit 1. The scope of Internal Audit covers all business units within
kerja di Perseroan. Ruang lingkup tugas ditetapkan untuk the Company. The scope is established to evaluate the
mengevaluasi tata kelola, manajemen risiko, dan proses Company’s governance, risk management, and control
pengendalian Perseroan dengan penjabaran sebagai processes, as detailed below:
berikut, yaitu:
a. Melakukan identifikasi dari semua risiko Perseroan a. Identifying all potential risks arising within the
yang dapat terbentuk. Company.
b. Penerapan Tata Kelola Perusahaan. b. Implementation of Corporate Governance.
c. Memastikan kesesuaian, kebenaran dan keakuratan c. Ensuring the accuracy, completeness and reliability
mengenai informasi keuangan, teknologi informasi, of the Company’s financial, information technology,
sumber daya manusia, bisnis, dan operasional human resources, business, and operational
Perseroan. information.
d. Memastikan tindakan karyawan sesuai dengan d. Ensuring that employee actions comply with
kebijakan, hukum, dan peraturan yang berlaku. applicable policies, laws, and regulations.
e. Memperoleh sumber daya diterapkan secara e. Ensuring that resources are utilized economically, used
ekonomis, penggunaannya secara efisien serta efficiently, and that programs, plans, and objectives
program, rencana dan sasaran tercapai dengan baik. are effectively achieved.
f. Terdapatnya perbaikan berkesinambungan yang f. Ensuring continuous, high-quality improvement in the
berkualitas di dalam proses pengendalian Perseroan. Company’s control processes.
g. Pengetahuan, kesadaran, dan pemahaman dari g. Ensuring knowledge, awareness, and understanding
seluruh Organ Perseroan akan peraturan perundang- of all Company organs regarding applicable laws and
undangan yang berlaku. regulations.
h. Mengidentifikasi perbaikan yang dapat dilakukan h. Identifying improvements to management controls
terhadap pengendalian manajemen dan reputasi and the Company’s reputation to be included in audit
Perseroan yang akan tercantum dalam pemeriksaan. activities.
2. Audit Internal Perseroan bertanggung jawab untuk: 2. Internal Audit of the Company is responsible for:
a. Menyusun rencana audit tahunan berdasarkan a. Preparing an annual audit plan based on a risk-based
metodologi berbasis risiko, dan menyampaikan methodology and submitting it to the President
PT JACCS MPM Finance Indonesia
174 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 177
Corporate Governance Rise Together
rencana audit tahunan kepada Direktur Utama dan Director and the Board of Commissioners through the
kepada Dewan Komisaris melalui Komite Audit. Audit Committee.
b. Mengimplementasikan rencana audit tahunan, b. Implementing the annual audit plan, including special
termasuk tugas khusus atau proyek yang diminta oleh assignments or projects requested by the Board of
Direksi atau oleh Dewan Komisaris melalui Komite Directors or the Board of Commissioners through the
Audit. Audit Committee.
c. Menguji dan mengevaluasi pelaksanaan pengendalian c. Examining and evaluating the implementation of
internal dan sistem manajemen risiko sesuai dengan internal controls and the risk management system in
kebijakan Perseroan. accordance with Company policies.
d. Memastikan tersedianya jumlah anggota audit d. Ensuring the availability of a sufficient number of
yang cukup dengan pengetahuan, keahlian, dan audit personnel with adequate knowledge, skills,
pengalaman yang memadai serta bersertifikasi experience, and professional certifications to conduct
profesional untuk melaksanakan audit. audits.
e. Melakukan aktivitas audit dan memberikan penilaian e. Conducting audit activities and assessing the
atas efisiensi dan efektivitas di bidang keuangan, efficiency and effectiveness of financial, accounting,
akuntansi, operasional, sumber daya manusia, operational, human resources, marketing, information
pemasaran, teknologi informasi, dan kegiatan lainnya. technology, and other activities.
f. Membuat laporan hasil audit dan menyampaikan f. Preparing audit reports and submitting them to the
laporan tersebut kepada pihak yang diaudit dengan audited parties, with copies to the President Director,
tembusan kepada Direktur Utama, Direktur terkait, dan relevant Directors, and related units.
unit lain yang berkepentingan.
g. Melaksanakan tindak lanjut atas temuan dan g. Following up on audit findings and recommendations.
rekomendasi audit. Seluruh temuan audit yang All significant audit findings shall remain “open” until
signifikan akan tetap berstatus “belum selesai” sampai resolved.
temuan diselesaikan.
h. Menginformasikan status tindakan perbaikan atas h. Reporting the status of corrective actions on audit
temuan audit dan rekomendasi hasil audit, kepada findings and recommendations to the Board of
Direksi dan Dewan Komisaris melalui Komite Audit. Directors and the Board of Commissioners through
the Audit Committee.
i. Menyiapkan tolok ukur penilaian keberhasilan kinerja i. Establishing performance measurement benchmarks
dan pencapaian tujuan Audit Internal. for Internal Audit objectives.
j. Membuat dan menyimpan kertas kerja pemeriksaan j. Preparing and maintaining adequate audit working
yang memadai sesuai peraturan yang berlaku. papers in accordance with applicable regulations.
k. Melaksanakan Quality Assurance and Improvement k. Implementing Quality Assurance and Improvement
Programs (QAIP) yang mencakup seluruh aspek Programs (QAIP) covering all aspects of Internal Audit
aktivitas Audit Internal. QAIP tersebut meliputi evaluasi activities. The QAIP includes evaluation of auditors’
integritas auditor dalam menerapkan kode etik. integrity in applying the code of ethics, as well as
QAIP juga menilai efisiensi dan efektivitas aktivitas assessment of the efficiency and effectiveness
Audit Internal serta mengidentifikasi peluang untuk of Internal Audit activities and identification of
perbaikan. improvement opportunities.
Wewenang Authority
1. Audit Internal Perseroan berwenang untuk: 1. Internal Audit of the Company is authorized to:
a. Melakukan akses yang tidak terbatas ke semua a. Have unrestricted access to all activities, functions,
aktivitas, fungsi, pencatatan, keuangan, teknologi records, financial information, information technology,
informasi dan personel dalam hal komunikasi di and personnel in the Company in connection with its
Perseroan terkait dengan tugas dan fungsinya. duties and functions.
b. Memiliki akses yang penuh dan bebas, langsung b. Have full and unrestricted direct access to the Board
kepada Direksi dan kepada Dewan Komisaris melalui of Directors and the Board of Commissioners through
Komite Audit. the Audit Committee.
c. Mengalokasikan sumber daya, menetapkan frekuensi, c. Allocate resources, determine frequency, select
memilih subjek, menentukan ruang lingkup pekerjaan, audit subjects, define the scope of work, and apply
dan menerapkan teknik yang dibutuhkan untuk the necessary audit techniques to achieve audit
mencapai tujuan audit. objectives.
d. Mendapatkan bantuan personil dari unit-unit kerja d. Obtain assistance from personnel of the Company’s
di Perseroan di mana audit dilaksanakan, serta jasa business units where audits are conducted, as well as
PT JACCS MPM Finance Indonesia
Laporan Tahunan 2025 Annual Report 175
Page 178
Tata Kelola Perusahaan
khusus lainnya ( jika diperlukan) dari dalam maupun luar other specialized services (if necessary) from within or
Perseroan. outside the Company.
2. Audit Internal Perseroan tidak berwenang untuk: 2. Internal Audit of the Company is not authorized to:
a. Melaksanakan tugas operasional Perseroan dan/atau a. Performing operational duties of the Company and/or
pihak lainnya. other parties.
b. Menginisiasi dan menyetujui transaksi akuntansi b. Initiate and approve accounting transactions, except
kecuali untuk kepentingan Audit Internal Perseroan for Internal Audit purposes.
c. Mengarahkan kegiatan-kegiatan dari karyawan yang c. Direct the activities of employees not employed by
tidak dipekerjakan oleh Audit Internal Perseroan, Internal Audit, unless such employees are explicitly
kecuali karyawan tersebut secara jelas ditugaskan assigned as audit team members or seconded to
sebagai tim pemeriksa atau diperbantukan untuk Internal Audit.
Audit Internal Perseroan.
Rapat Unit Audit Internal Internal Audit Unit Meetings
Dasar Kebijakan Policy Basis
Sesuai dengan ketentuan yang tercantum dalam Piagam In accordance with the provisions set forth in the Internal
Audit Internal, Unit Audit Internal menyelenggarakan rapat Audit Charter, the Internal Audit Unit holds regular meetings
rutin dengan Direksi, Dewan Komisaris, dan Komite Audit with the Board of Directors, the Board of Commissioners,
untuk memastikan pengawasan yang efektif dan keselarasan and the Audit Committee to ensure effective oversight
dengan tujuan strategis Perseroan. Selain itu, unit ini tetap and alignment with the Company’s strategic objectives. In
tanggap terhadap isu-isu yang muncul dengan mengadakan addition, the unit remains responsive to emerging issues by
rapat insidental setiap kali diminta oleh Dewan Komisaris atau holding ad hoc meetings whenever requested by the Board of
ketika timbul masalah kritis dan mendesak dalam lingkup Commissioners or when critical and urgent issues arise within
pengawasannya. its scope of oversight.
Frekuensi dan Agenda Rapat Tahun 2025 Meeting Frequency and Agenda in 2025
Sepanjang tahun 2025, Unit Audit Internal terlibat dalam diskusi Throughout 2025, the Internal Audit Unit engaged in
komprehensif, membahas agenda utama yang berkontribusi comprehensive discussions, addressing key agenda items
pada penguatan pengendalian internal, manajemen risiko, that contribute to strengthening internal controls, risk
dan tata kelola perusahaan secara keseluruhan. Informasi management, and overall corporate governance. Details of
rincian pembahasan tersebut diuraikan sebagai berikut: these discussions are outlined as follows:
Tanggal Agenda Rapat
Date Meeting Agenda
15 Januari 2025 Audit Committee Meeting
January 15, 2025
31 Januari 2025 Internal Audit Progress Update - CEO Meeting
January 31, 2025
28 Februari 2025 Internal Audit Progress Update - CEO Meeting
February 28, 2025
13 Maret 2025 Audit Committee Meeting
March 13, 2025
27 Maret 2025 Internal Audit Progress Update - CEO Meeting
March 27, 2025
28 April 2025 Internal Audit Progress Update - CEO Meeting
April 28, 2025
14 Mei 2025 Audit Committee Meeting
May 14, 2025
28 Mei 2025 Internal Audit Progress Update - CEO Meeting
May 28, 2025
PT JACCS MPM Finance Indonesia
176 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 179
Corporate Governance Rise Together
Tanggal Agenda Rapat
Date Meeting Agenda
30 Juni 2025 Internal Audit Progress Update - CEO Meeting
June 30 2025
15 Juli 2025 Executive Summary Report - BOD Meeting
July 15,2025
16 Juli 2025 Audit Committee Meeting
July 16,2025
30 Juli 2025 Internal Audit Progress Update - CEO Meeting
July 30, 2025
29 Agustus 2025 Internal Audit Progress Update - CEO Meeting
August 29, 2025
17 September 2025 Audit Committee Meeting
September 17, 2025
30 September 2025 Internal Audit Progress Update - CEO Meeting
September 30, 2025
31 Oktober 2025 Internal Audit Progress Update - CEO Meeting
October 31, 2025
12 November 2025 Audit Committee Meeting
November 12, 2025
3 Desember 2025 Internal Audit Progress Update - CEO Meeting
December 3, 2025
19 Desember 2025 Executive Summary Report - BOD Meeting
December 19, 2025
Kualifikasi atau Sertifikasi Profesi Audit Internal Internal Audit Qualifications or Professional
Certifications
• Sertifikasi Qualified Internal Audit Tingkat Lanjutan • Advanced Qualified Internal Auditor Certification
• Sertifikasi Investigator Fraud Profesional • Professional Fraud Investigator Certification
• Sertifikasi Auditor Teknologi Informasi Profesional • Professional Information Technology Auditor Certification
• Sertifikasi Lead Auditor ISO 27001:2022 • ISO 27001:2022 Lead Auditor Certification
Program Pengembangan Kompetensi Tahun Competency Development Program in 2025
2025
Sepanjang tahun 2025, Unit Audit Internal mengikuti sejumlah Throughout 2025, the Internal Audit Unit participated in the
program pengembangan kompetensi sebagai berikut: following competency development programs:
Nama Jabatan Materi Pendidikan dan Pelatihan Tahun Penyelenggara
Name Position Education and Training Materials Year Organizer
Rino Bayu Irawan Head of Internal - Sertifikasi manajerial SPPI 2025 APPI
Audit Division - Sertifikasi balanced scorecard dan sertifikasi OneGML Consulting
coaching for performance & development Blanchard
- Training APU PPT LMS Perusahaan
- Training Code of Conduct
- Effective team work APPI
- ISO 27001:2022 OneGML Consulting
- 5 Cara Berpikir Analitis Blanchard
- 4dx Disciplines Corporate LMS
- SPPI Managerial Certification
- Balanced score card and coaching for
performance & development certifications
- AML-CFT Training
- Code of Conduct Training
- Effective team work
- ISO 27001:2022
- Analytical Thinking 5ways
- 4DX Disciplines
PT JACCS MPM Finance Indonesia
Laporan Tahunan 2025 Annual Report 177
Page 180
Tata Kelola Perusahaan
Nama Jabatan Materi Pendidikan dan Pelatihan Tahun Penyelenggara
Name Position Education and Training Materials Year Organizer
Stanley Internal Audit - Microsoft SQL Server Query for End Users 2025 Executrain
Adhitama Putra Specialist - Perlindungan Konsumen dan Masyarakat di LMS Perusahaan
Sektor Jasa Keuangan
- Training ISO Awareness Executrain
- Training Code of Conduct Corporate LMS
- Training APU PPT
- Microsoft SQL Server Query for End Users
- Consumer and Public Protection in the Financial
Services Sector
- ISO Awareness Training
- Code of Conduct Training
- AML-CFT Training
Bagus Pratama Internal Audit - Microsoft SQL Server Query for End Users 2025 Executrain
Specialist - Perlindungan Konsumen dan Masyarakat di LMS Perusahaan
Sektor Jasa Keuangan
- Training ISO Awareness Executrain
- Training Code of Conduct Corporate LMS
- Training APU PPT
- Microsoft SQL Server Query for End Users
- Consumer and Public Protection in the Financial
Services Sector
- ISO Awareness Training
- Code of Conduct Training
- AML-CFT Training
Abdul Mursid Internal Audit - Microsoft SQL Server Query for End Users 2025 Executrain
Specialist - Perlindungan Konsumen dan Masyarakat di LMS Perusahaan
Sektor Jasa Keuangan
- Training ISO Awareness Executrain
- Training Code of Conduct Corporate LMS
- Training APU PPT
- Microsoft SQL Server Query for End Users
- Consumer and Public Protection in the Financial
Services Sector
- ISO Awareness Training
- Code of Conduct Training
- AML-CFT Training
Siska Desylawati Internal Audit - Microsoft SQL Server Query for End Users 2025 Executrain
Specialist - Perlindungan Konsumen dan Masyarakat di LMS Perusahaan
Sektor Jasa Keuangan
- Training ISO Awareness Executrain
- Training Code of Conduct Corporate LMS
- Training APU PPT
- Microsoft SQL Server Query for End Users
- Consumer and Public Protection in the Financial
Services Sector
- ISO Awareness Training
- Code of Conduct Training
- AML-CFT Training
Santoso Heru Internal Audit - Microsoft SQL Server Query for End Users 2025 Executrain
Department - Perlindungan Konsumen dan Masyarakat di LMS Perusahaan
Head Sektor Jasa Keuangan
- Training ISO Awareness Executrain
- Training Code of Conduct Corporate LMS
- Training APU PPT
- Microsoft SQL Server Query for End Users
- Consumer and Public Protection in the Financial
Services Sector
- ISO Awareness Training
- Code of Conduct Training
- AML-CFT Training
PT JACCS MPM Finance Indonesia
178 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 181
Corporate Governance Rise Together
Nama Jabatan Materi Pendidikan dan Pelatihan Tahun Penyelenggara
Name Position Education and Training Materials Year Organizer
Tessa Jogo Internal Audit - Microsoft SQL Server Query for End Users 2025 Executrain
Specialist - Perlindungan Konsumen dan Masyarakat di LMS Perusahaan
Sektor Jasa Keuangan
- Training ISO Awareness Executrain
- Training Code of Conduct Corporate LMS
- Training APU PPT
- Microsoft SQL Server Query for End Users
- Consumer and Public Protection in the Financial
Services Sector
- ISO Awareness Training
- Code of Conduct Training
- APU PPT Training
Juhandri Internal Audit - Microsoft SQL Server Query for End Users 2025 Executrain
Specialist - Perlindungan Konsumen dan Masyarakat di LMS Perusahaan
Sektor Jasa Keuangan
- Training ISO Awareness Executrain
- Training Code of Conduct Corporate LMS
- Training APU PPT
- Microsoft SQL Server Query for End Users
- Consumer and Public Protection in the Financial
Services Sector
- ISO Awareness Training
- Code of Conduct Training
- APU PPT Training
Christiano Mecca Internal Audit - Microsoft SQL Server Query for End Users 2025 Executrain
Specialist - Perlindungan Konsumen dan Masyarakat di LMS Perusahaan
Sektor Jasa Keuangan
- Training ISO Awareness Executrain
- Training Code of Conduct Corporate LMS
- Training APU PPT
- Microsoft SQL Server Query for End Users
- Consumer and Public Protection in the Financial
Services Sector
- ISO Awareness Training
- Code of Conduct Training
- APU PPT Training
Bambang Windra Internal Audit - Microsoft SQL Server Query for End Users 2025 Executrain
Widi Nugraha Specialist - Perlindungan Konsumen dan Masyarakat di LMS Perusahaan
Sektor Jasa Keuangan
- Training ISO Awareness Executrain
- Training Code of Conduct Corporate LMS
- Training APU PPT
- Microsoft SQL Server Query for End Users
- Consumer and Public Protection in the Financial
Services Sector
- ISO Awareness Training
- Code of Conduct Training
- AML-CFT Training
Syahbandi Internal Audit - Perlindungan Konsumen dan Masyarakat di 2025 LMS Perusahaan
Prastowo Department Sektor Jasa Keuangan
Head - Training ISO Awareness Corporate LMS
- Training Code of Conduct
- Training APU PPT
- Consumer and Public Protection in the Financial
Services Sector
- ISO Awareness Training
- Code of Conduct Training
- AML-CFT Training
Erwin Tumpal Internal Audit - Certified Professional Forensic Auditor (CPFA) 2025 Revolution Mind
Specialist Indonesia
PT JACCS MPM Finance Indonesia
Laporan Tahunan 2025 Annual Report 179
Page 182
Tata Kelola Perusahaan
Pelaksanaan Tugas Unit Tahun 2025 Implementation of Unit Activities in 2025
Sepanjang tahun 2025, Unit Audit Internal telah melaksanakan Throughout 2025, the Internal Audit Unit has carried out the
tugas-tugas sebagai berikut: following activities:
1. Audit Internal telah melaksanakan proses audit kepada 41 1. The Internal Audit Unit conducted audits at 41 branches
cabang dan 6 unit kerja di kantor pusat, serta melakukan and 6 head office units, as well as performed special
peninjauan khusus terhadap implementasi: reviews on the implementation of:
a. Proses kredit dan penanganan kredit bermasalah baik a. Credit processes and non-performing loan handling
untuk pembiayaan retail, serta proses operasional for retail financing, as well as other operational
lainnya. processes.
b. Pelaksanaan audit kepatuhan sesuai dengan b. Compliance audits in accordance with OJK
ketentuan OJK yang terdiri dari: regulations, consisting of:
i. Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK). i. Financial Information Service System (SLIK).
ii. Teknologi Informasi (TI). ii. Information Technology (IT).
iii. Anti Pencucian Uang, Pencegahan Pendanaan iii. Anti-Money Laundering, Counter-Terrorist
Terorisme, dan Pencegahan Pendanaan Proliferasi Financing, and Counter-Proliferation Financing of
Senjata Pemusnah Massal (APU-PPT dan PPPSPM). Weapon of Mass Destruction (AML-CFT and CPF).
iv. Customer Care dan Customer Relation. iv. Customer Care and Customer Relations.
2. Audit atas Implementasi ISO 27001:2022 sistem 2. Audit of the implementation of ISO 27001:2022
manajemen keamanan informasi. Information Security Management System.
3. Tematik audit terkait contract early termination. 3. Thematic audit on contract early termination.
4. Joint Audit Onboarding to Collection, Fraud Assessment 4. Joint audit on Onboarding to Collection, Fraud
Collection, dan Audit Branch Assessment bersama MPM Assessment Collection, and Branch Assessment Audit
Holding. with MPM Holding.
5. Menyampaikan hasil audit dan rekomendasi kepada 5. Submitting audit results and recommendations to the
Direksi dan Komite Audit serta unit kerja terkait secara Board of Directors, the Audit Committee, and related
berkala. business units on a periodic basis.
6. Melakukan pertemuan dengan Direksi dan Komite Audit 6. Conducting regular meetings with the Board of Directors
secara berkala untuk membahas perkembangan kinerja and the Audit Committee to discuss the progress of
Audit Internal. Internal Audit performance.
7. Melakukan pertemuan dengan Komite Audit secara 7. Conducting regular meetings with the Audit Committee to
berkala untuk membahas perkembangan kinerja Audit discuss the progress of Internal Audit performance.
Internal.
Sistem Pengendalian Internal
Internal Control System
Pengendalian Keuangan dan Operasional Financial and Operational Controls
Sistem Pengendalian Internal (SPI) merupakan komponen The Internal Control System (ICS) is a fundamental component
mendasar dari komitmen Perseroan terhadap Tata Kelola of the Company’s commitment to Good Corporate
Perusahaan yang Baik, yang memastikan bahwa pengawasan Governance, ensuring that financial and operational oversight
keuangan dan operasional dilakukan secara efektif. SPI yang is conducted effectively. A well-implemented ICS plays a
diterapkan dengan baik memainkan peran penting dalam crucial role in maintaining accurate and reliable financial and
menjaga data keuangan dan operasional yang akurat dan operational data, strengthening compliance with applicable
andal, memperkuat kepatuhan terhadap hukum dan peraturan laws and regulations, and mitigating potential risks, including
yang berlaku, dan mengurangi potensi risiko, termasuk financial losses, irregularities, and breaches of the principle of
kerugian finansial, penyimpangan, dan pelanggaran prinsip prudence.
kehati-hatian.
Penetapan kerangka pengendalian internal yang efektif Establishing an effective internal control framework begins
dimulai dengan menetapkan tujuan dan strategi yang with setting clear objectives and strategies at all levels of
jelas di semua tingkatan organisasi. Proses ini mencakup the organization. This process involves identifying potential
PT JACCS MPM Finance Indonesia
180 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 183
Corporate Governance Rise Together
mengidentifikasi potensi kejadian yang dapat memengaruhi events that could affect those objectives and implementing
tujuan tersebut dan menerapkan strategi manajemen risiko risk management strategies that keep exposure within
yang menjaga eksposur dalam tingkat toleransi yang dapat acceptable tolerance levels. Ultimately, the ICS is designed to
diterima. Pada akhirnya, SPI dirancang untuk memberikan provide reasonable assurance that the Company’s objectives
jaminan yang wajar bahwa tujuan Perseroan dapat tercapai can be successfully achieved.
dengan sukses.
Untuk menjaga sistem pengendalian internal yang terstruktur To maintain a structured and efficient internal control system,
dan efisien, Perseroan mengadopsi mekanisme pertahanan the Company adopts the three lines of defense mechanism:
tiga lapis:
1. Pertahanan Lapis Pertama dilaksanakan oleh risk officer/ 1. The First Line of Defense is carried out by risk officers,
unit/fungsi bisnis/karyawan yang melakukan aktivitas business units/functions, and employees who perform the
operasional Perseroan sehari-hari, terutama yang Company’s day-to-day operational activities, particularly
merupakan garis depan atau ujung tombak organisasi. those at the frontline of the organization. All employees
Seluruh karyawan harus dipastikan memahami seluruh are required to ensure an understanding of all Company
kebijakan, SOP yang ditetapkan Perseroan. policies and established Standard Operating Procedures
(SOPs).
2. Pertahanan Lapis Kedua dilaksanakan oleh fungsi-fungsi 2. The Second Line of Defense is carried out by operational
manajemen risiko operasional dan kepatuhan, yang risk management and compliance functions, which are
bertanggung jawab dalam mengembangkan, memantau responsible for developing, monitoring, and ensuring
dan memastikan kecukupan mitigasi risiko, kebijakan dan the adequacy of risk mitigation measures, policies, and
prosedur, memastikan koordinasi atau fasilitas aktivitas procedures, ensuring coordination or facilitation of overall
pengelolaan risiko secara menyeluruh serta melakukan risk management activities, as well as overseeing business
pengawasan fungsi bisnis dalam koridor kebijakan functions within the framework of the Company’s risk
manajemen risiko dan SOP yang ditetapkan Perseroan. management policies and SOPs.
3. Pertahanan Lapis Ketiga dilaksanakan oleh Audit Internal 3. The Third Line of Defense is carried out by Internal Audit,
yang akan memastikan secara independen bahwa semua which provides independent assurance that all residual
risiko residual telah dikelola sesuai dengan toleransi risiko risks are managed in accordance with the approved risk
yang telah disetujui. tolerance.
Untuk memastikan ketahanan bisnis dalam menghadapi To ensure business resilience in the face of disruptions, the
gangguan, Perseroan telah menetapkan kerangka kerja Company has established a Business Continuity Management
Business Continuity Management (BCM), yang mencakup (BCM) framework, which includes the following contingency
rencana kontingensi berikut: plans:
1. Business Contingency Plan (BCP) 1. Business Contingency Plan (BCP)
Kerangka kerja strategis yang dirancang untuk memastikan A strategic framework designed to ensure the continuity
kelangsungan fungsi bisnis penting jika terjadi gangguan of critical business functions in the event of severe
parah yang disebabkan oleh bencana alam, serangan disruptions caused by natural disasters, cyberattacks,
siber, atau kejadian tak terduga lainnya. BCP bertujuan or other unforeseen events. The BCP aims to minimize
untuk meminimalkan dampak gangguan tersebut dan the impact of such disruptions and enable business
memungkinkan operasional bisnis berlanjut. operations to continue.
2. Disaster Recovery Plan (DRP) 2. Disaster Recovery Plan (DRP)
Rencana tindakan terstruktur yang menguraikan langkah- A structured action plan outlining the steps to be taken
langkah yang perlu diambil sebelum, selama, dan before, during, and after incidents that affect the
setelah insiden yang membahayakan sistem informasi Company’s information systems. The DRP is essential in
perusahaan. DRP sangat penting dalam situasi krisis, crisis situations, ensuring that critical operational activities
memastikan bahwa aktivitas operasional penting dapat can continue in the event of server failure or system
terus berlanjut jika terjadi kegagalan server atau waktu downtime through the use of pre-established backup
henti sistem (downtime system) melalui penggunaan systems.
sistem cadangan (back up system) yang telah ditetapkan
sebelumnya.
3. Emergency Response Plan (ERP) 3. Emergency Response Plan (ERP)
Strategi proaktif yang dikembangkan untuk mengelola A proactive strategy developed to effectively manage
situasi darurat secara efektif. Rencana ini melibatkan emergency situations. This plan involves the establishment
pembentukan tim tanggap darurat khusus yang bertugas of a dedicated emergency response team responsible
melaksanakan operasi penyelamatan dan upaya mitigasi for carrying out rescue operations and crisis mitigation
krisis jika terjadi keadaan darurat. efforts in the event of an emergency.
PT JACCS MPM Finance Indonesia
Laporan Tahunan 2025 Annual Report 181
Page 184
Tata Kelola Perusahaan
Unit Kerja Fraud Detection dan Investigation Fraud Detection and Investigation Work Unit
Untuk memperkuat pengawasan dan mengurangi risiko To strengthen oversight and mitigate the risk of fraud, the
kegiatan penipuan atau kecurangan (fraud), Perseroan telah Company has established a dedicated unit focusing on fraud
membentuk unit kerja khusus yang berfokus pada deteksi detection and investigation, namely: Fraud Detection and
dan investigasi fraud yaitu: Unit Kerja Fraud Detection dan Investigation Work Unit.
Investigation.
Unit Kerja Fraud Detection dan Investigation bertanggung Fraud Detection and Investigation Work Unit responsible for:
jawab untuk:
1. Mendeteksi adanya indikasi fraud dalam kegiatan 1. Detecting indications of fraud in the Company’s
operasional Perseroan dengan melakukan pengecekan, operational activities by conducting checks, analysis, and
analisis dan memberikan persetujuan/rekomendasi, providing approvals/recommendations in accordance
sesuai dengan ketentuan yang berlaku sehingga dapat with applicable provisions, thereby minimizing the
meminimalkan risiko operasional Perseroan . Company’s operational risk .
2. Melakukan tindak lanjut investigasi terhadap penanganan 2. Conducting follow-up investigations related to
atas indikasi fraud, dengan mengumpulkan bukti-bukti suspected fraud by collecting evidence related to
terkait dengan kejadian yang patut diduga merupakan incidents suspected of constituting fraudulent acts and
tindakan fraud dan mencari fakta-fakta terkait indikasi identifying facts related to such indications occurring
tersebut yang terjadi di perusahaan, baik yang dilakukan within the Company, whether committed by internal or
oleh pihak internal maupun eksternal. external parties.
Kepatuhan terhadap Peraturan Perundang- Compliance with Laws and Regulations
Undangan
Perseroan tetap teguh dalam menegakkan praktik bisnis The Company remains steadfast in upholding ethical and
yang etis dan bertanggung jawab, memastikan bahwa semua responsible business practices, ensuring that all operations
operasional selaras dengan hukum dan peraturan yang berlaku align with the laws and regulations in force in Indonesia,
di Indonesia, khususnya yang relevan dengan industrinya. particularly those relevant to its industry. To maintain this
Untuk menjaga komitmen ini, Perseroan terus meninjau dan commitment, the Company continuously reviews and refines
menyempurnakan proses bisnis dan kebijakan internalnya its business processes and internal policies to keep pace with
agar tetap sejalan dengan perkembangan peraturan terbaru. the latest regulatory developments. This proactive approach
Pendekatan proaktif ini menjaga kepatuhan dan memperkuat ensures compliance and strengthens operational integrity
integritas operasional di seluruh fungsi bisnis. across all business functions.
Tinjauan atas Efektivitas Sistem Pengendalian Review of the Effectiveness of the Internal
Internal Tahun 2025 Control System for 2025
Sepanjang tahun 2025, Sistem Pengendalian Internal Throughout 2025, the Company’s Internal Control System
Perseroan menunjukkan efektivitas yang kuat, terbukti dengan demonstrated strong effectiveness, evidenced by the
tidak adanya temuan signifikan dalam proses audit internal absence of significant findings in internal and external audit
dan eksternal yang dapat membahayakan kewajaran dan processes that could compromise the fairness and reliability
keandalan laporan keuangan. Pencapaian ini mencerminkan of financial statements. This achievement reflects the
dedikasi Perseroan untuk terus memperkuat pengendalian Company’s dedication to continuously strengthening internal
internal. Sepanjang tahun, penilaian dan penyempurnaan controls. Throughout the year, assessments and refinements
Prosedur Operasional Standar terus dilakukan untuk of Standard Operating Procedures were continuously
meningkatkan efisiensi sistem secara keseluruhan dan conducted to enhance the overall efficiency of the system
memastikan bahwa semua mekanisme pengendalian tetap and ensure that all control mechanisms remain aligned with
selaras dengan praktik terbaik. best practices.
Pernyataan Dewan Komisaris dan Direksi atas Statement by the Board of Commissioners and
Kecukupan Sistem Pengendalian Internal the Board of Directors on the Adequacy of the
Internal Control System
Setelah melakukan peninjauan menyeluruh atas penerapan After conducting a comprehensive review of the
Sistem Pengendalian Internal, Dewan Komisaris dan Direksi implementation of the Internal Control System, the Board
menegaskan bahwa sistem tersebut berfungsi efektif pada of Commissioners and the Board of Directors affirm
tahun 2025, memastikan tata kelola dan manajemen risiko that the system functioned effectively in 2025, ensuring
yang baik di seluruh organisasi. sound governance and risk management throughout the
organization.
PT JACCS MPM Finance Indonesia
182 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 185
Corporate Governance Rise Together
Auditor Eksternal
External Auditor
Untuk menjamin keakuratan, transparansi, dan independensi To ensure the accuracy, transparency, and independence
pelaporan keuangannya, Perseroan menunjuk auditor of its financial reporting, the Company has appointed an
eksternal untuk mengkaji laporan keuangannya untuk tahun external auditor to review its financial statements for the fiscal
buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025. Kantor year ending December 31, 2025. The public accounting firm
Akuntan Publik Siddharta Widjaja & Rekan (KPMG) ditunjuk Siddharta Widjaja & Partners (KPMG) was appointed pursuant
berdasarkan Keputusan Sirkuler Pemegang Saham sebagai to a Shareholders’ Circular Resolution of Shareholders in lieu
Pengganti Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa yang of the Extraordinary General Meeting of Shareholders dated
diselenggarakan pada tanggal 28 Oktober 2025. dated October 28, 2025.
Penunjukan kantor akuntan publik independen ini sejalan The appointment of this independent public accounting
dengan komitmen Perseroan untuk menyampaikan laporan firm is in line with the Company’s commitment to presenting
keuangan secara objektif dan mematuhi ketentuan peraturan, financial statements objectively and complying with
khususnya Pasal 68 ayat (1) huruf c Undang-Undang Perseroan regulatory provisions, particularly Article 68 (1) letter c of the
Terbatas (UUPT) dan POJK No. 9 Tahun 2023 tentang Limited Liability Companies Act (UUPT) and POJK No. 9 of
Penggunaan Jasa Akuntan Publik dan Kantor Akuntan Publik 2023 concerning the Use of Public Accountants and Public
dalam Kegiatan Jasa Keuangan. Untuk audit laporan keuangan Accounting Firms in Financial Services Activities. For the audit
per tanggal 31 Desember 2025, Perseroan mengeluarkan of the financial statements as of December 31, 2025, the
biaya audit sebesar Rp1.905.000.000, dengan tambahan Company incurred audit fees of IDR1,905,000,000, with an
Rp83.406.510 dialokasikan untuk jasa lainnya. additional IDR83,406,510 allocated for other services.
Berikut adalah informasi mengenai KAP yang ditunjuk The following is information regarding the public accounting
Perseroan selama 5 (lima) tahun terakhir: firms appointed by the Company over the past 5 (five) years:
Tahun Buku Kantor Akuntan Publik Nama Akuntan Jenis Jasa
Fiscal Year Public Accounting Firm Accountant Name Type of Service
Jasa Audit Jasa Lainnya
Audit Service Other Services
2025 Kantor Akuntan Publik Novie, S.E., CPA Audit Laporan Memeriksa Laporan Kegiatan Penerapan
Siddharta Widjaja & Keuangan Prinsip Kehati-hatian dalam Pengelolaan
Rekan Utang Luar Negeri (Laporan KPPK).
Public Accounting Firm Audit of To examine the Report on Implementation
Siddharta Widjaja & Financial of Prudential Principles in the Management
Rekan Statements of Offshore Borrowing.
2024 Kantor Akuntan Publik Novie, S.E., CPA Audit Laporan Memeriksa Laporan Kegiatan Penerapan
Siddharta Widjaja & Keuangan Prinsip Kehati-hatian dalam Pengelolaan
Rekan Utang Luar Negeri (Laporan KPPK).
Public Accounting Firm Audit of Financial To examine the Report on Implementation
Siddharta Widjaja & Statements of Prudential Principles in the Management
Rekan of Offshore Borrowing.
2023 Kantor Akuntan Publik Liana Lim, S.E., CPA Audit Laporan Memeriksa Laporan Kegiatan Penerapan
Siddharta Widjaja & Keuangan Prinsip Kehati-hatian dalam Pengelolaan
Rekan Utang Luar Negeri (Laporan KPPK).
Public Accounting Firm Audit of Financial To examine the Report on Implementation
Siddharta Widjaja & Statements of Prudential Principles in the Management
Rekan of Offshore Borrowing.
PT JACCS MPM Finance Indonesia
Laporan Tahunan 2025 Annual Report 183
Page 186
Tata Kelola Perusahaan
Tahun Buku Kantor Akuntan Publik Nama Akuntan Jenis Jasa
Fiscal Year Public Accounting Firm Accountant Name Type of Service
Jasa Audit Jasa Lainnya
Audit Service Other Services
2022 Kantor Akuntan Publik Liana Lim, S.E., CPA Audit Laporan • Memeriksa Laporan Kegiatan
Siddharta Widjaja & Keuangan Penerapan Prinsip Kehati-hatian dalam
Rekan Pengelolaan Utang Luar Negeri (Laporan
KPPK).
• Menerbitkan comfort letter untuk
penerbitan obligasi.
Public Accounting Firm Audit of Financial • To examine the Report on
Siddharta Widjaja & Statements Implementation of Prudential Principles
Rekan in the Management of Offshore
Borrowing.
• To issue a comfort letter for bond
issuance.
2021 Kantor Akuntan Publik Rialiany Arista Ku, Audit Laporan Memeriksa Laporan Kegiatan Penerapan
Siddharta Widjaja & S.E., CPA Keuangan Prinsip Kehati-hatian dalam Pengelolaan
Rekan Utang Luar Negeri (Laporan KPPK).
Public Accounting Firm Audit of Financial To examine the Report on Implementation
Siddharta Widjaja & Statements of Prudential Principles in the Management
Rekan of Offshore Borrowing.
Penilaian Risiko atas Penerapan Keuangan
Berkelanjutan
Risk Assessment of Sustainable Finance Implementation [OJK E.3]
Sebagai bagian dari kerangka manajemen risiko yang As part of a comprehensive risk management framework,
komprehensif, Perseroan mengintegrasikan proses the Company integrates a comprehensive risk assessment
penilaian risiko menyeluruh ke dalam penerapan keuangan process into its sustainable finance implementation. This
berkelanjutan. Pendekatan ini memastikan bahwa potensi approach ensures that potential risks associated with
risiko yang terkait dengan inisiatif keberlanjutan diidentifikasi, sustainability initiatives are identified, analyzed, and managed
dianalisis, dan dikelola secara efektif. Strategi manajemen effectively. The Company’s risk management strategy
risiko Perusahaan mencakup metodologi terstruktur, yang includes a structured methodology that outlines fundamental
menguraikan prinsip-prinsip dasar, sistem manajemen risiko principles, an operational risk management system, various
operasional, berbagai kategori risiko yang mungkin timbul, categories of risks that may arise, and related mitigation
dan langkah-langkah mitigasi terkait yang dirancang untuk measures designed to address each type of risk.
mengatasi setiap jenis risiko.
PT JACCS MPM Finance Indonesia
184 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 187
Corporate Governance Rise Together
Sistem Manajemen Risiko
Risk Management System
Beroperasi dalam sektor pembiayaan yang dinamis, Operating in the dynamic financing sector, the Company
Perseroan menghadapi berbagai risiko bisnis yang timbul faces various business risks arising from external and internal
dari faktor eksternal dan internal. Risiko-risiko ini berpotensi factors. These risks have the potential to affect business
memengaruhi operasional bisnis dan berdampak pada operations and impact the achievement of the Company’s
pencapaian tujuan perusahaan. Merespons hal tersebut, objectives. In response, the Board of Directors remains
Direksi tetap proaktif dalam melakukan penilaian risiko proactive in conducting comprehensive risk assessments to
menyeluruh untuk merumuskan kebijakan yang tepat formulate appropriate policies that guide strategic decision-
yang memandu pengambilan keputusan strategis. Untuk making. To ensure the effective implementation of the Risk
memastikan penerapan Sistem Manajemen Risiko yang Management System, the Company aligns its practices with a
efektif, Perseroan menyelaraskan praktiknya dengan series of relevant regulatory frameworks, including:
serangkaian kerangka peraturan yang relevan, termasuk:
1. POJK No. 42 Tahun 2024 tentang Penerapan Manajemen 1. POJK No. 42 of 2024 on the Implementation of Risk
Risiko bagi Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Management for Financing Institutions, Venture Capital
Ventura, Lembaga Keuangan Mikro dan Lembaga Jasa Companies, Microfinance Institutions, and Other Financial
Keuangan Lainnya. Services Institutions.
2. POJK No. 28/POJK.05/2020 tentang Penilaian Tingkat 2. POJK No. 28/POJK.05/2020 on Soundness Level
Kesehatan Lembaga Jasa Keuangan Non-Bank. Assessment of Non-Bank Financial Services Institutions.
3. SEOJK No. 15/SEOJK.05/2016 tentang Penerapan Tata 3. SEOJK No. 15/SEOJK.05/2016 on the Implementation of
Kelola Perusahaan yang Baik. Good Corporate Governance.
4. SEOJK No. 11/SEOJK.05/2020 tentang Penilaian Tingkat 4. SEOJK No. 11/SEOJK.05/2020 on Soundness Level
Kesehatan Perusahaan Pembiayaan dan Perusahaan Assessment of Financing Companies and Sharia Finance
Pembiayaan Syariah. Companies.
Penerapan Sistem Manajemen Risiko di Perseroan meliputi The implementation of the Risk Management System at the
hal-hal sebagai berikut: Company includes the following:
1. Pengawasan aktif Direksi dan Dewan Komisaris 1. Active Oversight by the Board of Directors and the Board
of Commissioners
Direksi dan Dewan Komisaris memegang peranan penting The Board of Directors and the Board of Commissioners
dalam merumuskan dan mengawasi kebijakan dan strategi play a crucial role in formulating and overseeing risk
manajemen risiko. Pengawasan mereka memastikan management policies and strategies. Their oversight
keselarasan dengan risk appetite dan risk tolerance ensures alignment with the Company’s risk appetite
Perseroan. Komitmen ini tercermin dalam pembentukan and risk tolerance. This commitment is reflected in
komite aktif yang didedikasikan untuk memantau delapan the establishment of active committees dedicated to
profil risiko yang berbeda. monitoring eight distinct risk profiles.
2. Kecukupan kebijakan, prosedur, dan penetapan limit 2. Adequacy of policies, procedures, and risk limit setting
risiko
Perseroan telah mengembangkan kebijakan dan The Company has developed comprehensive risk
prosedur manajemen risiko yang luas, yang mencakup management policies and procedures covering the eight
delapan profil risiko sebagaimana diamanatkan oleh risk profiles as mandated by regulations. These policies
peraturan. Kebijakan ini dapat diakses melalui portal are accessible through the Company’s internal policy
kebijakan internal Perseroan. Batasan risiko ditetapkan portal. Risk limits are established through a structured
melalui pendelegasian wewenang yang terstruktur, yang delegation of authority, which includes credit approval,
mencakup persetujuan kredit, kewenangan biaya yaitu cost authority (i.e., authority regarding incurred expenses
kewenangan terkait pengeluaran biaya yang terjadi and interest rate setting), and operational authority (i.e.,
maupun pemberian penetapan bunga, kewenangan authority regarding processes, documents, human
operasional yaitu kewenangan terkait proses, dokumen, resources involved, and the implementation of dynamic
sumber daya manusia yang terlibat, dan penerapan sistem systems). In addition, risk thresholds are established for
yang dinamis. Selain itu, ambang batas risiko ditetapkan intra-business financing, financing limits per debtor, and
untuk pembiayaan intra-bisnis, limit pembiayaan per risk concentration in each financed industry sector.
debitur, dan konsentrasi risiko di setiap lini industri yang
dibiayai.
PT JACCS MPM Finance Indonesia
Laporan Tahunan 2025 Annual Report 185
Page 188
Tata Kelola Perusahaan
3. Kecukupan proses, identifikasi, pengukuran, pemantauan, 3. Adequacy of risk identification, measurement,
dan pengendalian risiko monitoring, and control processes
Perseroan secara sistematis mengidentifikasi risiko yang The Company systematically identifies risks inherent in all
melekat pada seluruh produk dan aktivitas bisnisnya, serta its products and business activities, and assesses their
menilai dampak potensialnya. potential impact.
Pengukuran risiko melibatkan evaluasi efektivitas upaya Risk measurement involves evaluating the effectiveness of
mitigasi risiko, dengan tingkat paparan yang dianalisis risk mitigation efforts, with exposure levels analyzed based
berdasarkan parameter risiko yang telah ditetapkan on pre-defined risk parameters tailored to the complexity
sebelumnya yang disesuaikan dengan kompleksitas of the Company’s products and activities. Continuous
produk dan aktivitas Perseroan. Pemantauan dan monitoring and control are conducted through routine
pengendalian berkelanjutan dilakukan melalui pelaporan reporting to the Risk Management Committee to ensure
rutin kepada Komite Manajemen Risiko, guna memastikan proactive risk mitigation.
mitigasi risiko yang proaktif.
4. Sistem informasi manajemen risiko 4. Risk management information system
Perseroan memanfaatkan data warehouse khusus The Company utilizes a dedicated data warehouse to
untuk meningkatkan kemampuan manajemen enhance its risk management capabilities. Supported by
risikonya. Didukung oleh analitik visual Tableau, sistem Tableau visual analytics, this system enhances reporting
ini meningkatkan fungsi pelaporan dengan membuat functions by creating data dashboards as analytical
dashboard data sebagai analytics tools untuk analisis tools for data analysis and portfolio monitoring. The
data, dan juga portofolio monitoring. Perusahaan juga Company also uses statistical analysis of credit indicators
menggunakan analisis statistik dari indikator kredit yang in the scoring process for new applications. Additionally,
digunakan dalam pembentukan skor per aplikasi baru yang the Company ensures data integrity, which supports
masuk. Selain itu, Perseroan juga memastikan integritas compliance with the reporting requirements of the
data, yang mendukung kepatuhan terhadap persyaratan Financial Information Service System (SLIK).
pelaporan Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK).
5. Sistem pengendalian internal yang menyeluruh 5. Comprehensive internal control system
Perseroan memiliki pertahanan 3 (tiga) lapis meliputi: The Company has a 3 (three) three-layer defense system
comprising:
a. Pertahanan Lapis Pertama dilaksanakan oleh risk a. The First Line of Defense is carried out by risk officers,
officer/unit/fungsi bisnis/karyawan yang melakukan units, business functions, and employees who
aktivitas operasional Perseroan sehari-hari, terutama perform the Company’s daily operational activities,
yang merupakan garis depan atau ujung tombak particularly those on the front lines or at the forefront
organisasi. Seluruh karyawan harus dipastikan of the organization. All employees must be ensured to
memahami seluruh kebijakan, SOP yang ditetapkan understand all policies and SOPs established by the
Perseroan. Company.
b. Pertahanan Lapis Kedua dilaksanakan oleh fungsi- b. The Second Line of Defense is carried out by
fungsi manajemen risiko operasional dan kepatuhan, operational risk management and compliance
yang bertanggung jawab dalam mengembangkan, functions, which are responsible for developing,
memantau dan memastikan kecukupan mitigasi risiko, monitoring, and ensuring the adequacy of risk
kebijakan dan prosedur, memastikan koordinasi atau mitigation, policies, and procedures; ensuring
fasilitas aktivitas pengelolaan risiko secara menyeluruh coordination or facilitating comprehensive risk
serta melakukan pengawasan fungsi bisnis dalam management activities; and overseeing business
koridor kebijakan manajemen risiko dan SOP yang functions within the framework of the Company’s
ditetapkan Perseroan. established risk management policies and SOPs.
c. Pertahanan Lapis Ketiga dilaksanakan oleh Audit c. The Third Line of Defense is carried out by Internal
Internal yang akan memastikan secara independen Audit, which will independently ensure that all residual
bahwa semua risiko residual telah dikelola sesuai risks have been managed in accordance with the
dengan toleransi risiko yang telah disetujui. approved risk tolerance.
PT JACCS MPM Finance Indonesia
186 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 189
Corporate Governance Rise Together
Jenis Risiko dan Mitigasi Risiko Types of Risk and Risk Mitigation
Perseroan mengelompokkan risiko-risiko dan pengelolaannya The Company classifies risks and their management as
sebagai berikut: follows:
Risiko Strategi Strategic Risk
Deskripsi Description
Risiko Strategi adalah risiko akibat pengambilan dan/atau Strategic risk is the risk arising from the adoption and/or
pelaksanaan suatu keputusan strategis yang tidak tepat, implementation of an inappropriate strategic decision,
serta kegagalan dalam mengantisipasi perubahan lingkungan as well as the failure to anticipate changes in the business
bisnis. environment.
Mitigasi Risiko Risk Mitigation
Pengelolaan Risiko Strategi dilakukan melalui pengawasan Strategic risk management is carried out through active
aktif dari Dewan Komisaris dan Direksi. Direksi bertanggung oversight by the Board of Commissioners and the Board of
jawab menyiapkan rencana bisnis Perseroan untuk Directors. The Board of Directors is responsible for preparing
kemudian dikaji dan disetujui oleh Dewan Komisaris dengan the Company’s business plan, which is then reviewed and
memperhatikan hal-hal sebagai berikut: approved by the Board of Commissioners, taking into account
the following:
1. Kondisi dan situasi ekonomi, politik, pasar, dan kompetisi 1. The economic, political, market, and competitive
yang dihadapi Perseroan di wilayah operasionalnya. conditions and situations faced by the Company in its
operational areas.
2. Evaluasi dampak peraturan yang berlaku dan akan 2. An evaluation of the impact of existing and proposed
diajukan. regulations.
3. Memastikan rencana bisnis tersebut telah sesuai dengan 3. Ensuring that the business plan aligns with the Company’s
visi, misi, dan budaya Perseroan, serta toleransinya vision, mission, and culture, as well as its risk tolerance and
terhadap risiko dan arah pengembangan bisnis. business development direction.
4. Meninjau sumber daya manusia, kompetensi dan 4. Reviewing whether the Company’s human resources,
infrastruktur Perseroan telah memadai untuk menopang competencies, and infrastructure are adequate to
strategi bisnis tersebut. support the business strategy.
5. Mengukur Risiko Strategis melalui parameter Laba 5. Measuring Strategic Risk using the following parameters:
Bersih Setelah Pajak, Pendapatan, Akuisisi Pelanggan, Net Profit After Tax, Revenue, Customer Acquisition,
Pertumbuhan Portofolio dan Volume Bisnis, Komposisi Portfolio Growth and Business Volume, Sales Composition,
Penjualan, Kualitas Aset, dan Pencadangan Piutang. Asset Quality, and Accounts Receivable Allowance.
Risiko Operasional Operational Risk
Deskripsi Description
Risiko Operasional adalah risiko akibat ketidakcukupan dan/ Operational Risk is the risk arising from the inadequacy and/or
atau tidak berfungsinya proses internal, kesalahan manusia, malfunction of internal processes, human error, system failure,
kegagalan sistem, dan/atau adanya kejadian eksternal yang and/or external events that affect the Company’s operational
memengaruhi kegiatan operasional Perseroan. activities.
Mitigasi Risiko Risk Mitigation
Pengelolaan Risiko Operasional dilakukan melalui: Operational Risk Management is conducted through:
1. Adanya pertahanan 3 (tiga) lapis, yaitu: 1. A 3 (three)-layer defense system, namely:
• Lini Pertahanan Pertama, yaitu seluruh karyawan, • First Line of Defense, consisting of all employees and
dan Bisnis Unit Manajer yang menjalankan semua Business Unit Managers who implement all established
kebijakan/SOP/SKEP yang ditetapkan. policies, SOPs, and SKEPs.
• Lini Pertahanan Kedua, yaitu Operational Risk Person, • Second Line of Defense, consisting of the Operational
dan fungsi kontrol lainnya yaitu para pemilik kontrol Risk Officer and other control functions, namely risk
risiko/Kepala Divisi. control owners/Division Heads.
• Lini Pertahanan Ketiga, adalah Audit Internal sebagai • Third Line of Defense, which is Internal Audit as the
pengawas internal. internal oversight function.
2. Menetapkan kebijakan Pengendalian Fraud dan Penerapan 2. Establishing Fraud Control policies and implementing
Strategi Anti-Fraud sebagai langkah pencegahan Anti-Fraud Strategies as preventive measures against
terjadinya kasus-kasus penyimpangan operasional pada operational irregularities within and outside the Company.
internal dan eksternal Perseroan.
PT JACCS MPM Finance Indonesia
Laporan Tahunan 2025 Annual Report 187
Page 190
Tata Kelola Perusahaan
3. Menetapkan Business Continuity Plan (BCP) sebagai 3. Establishing a Business Continuity Plan (BCP) as a guide
panduan kelanjutan operasional Perseroan ketika terjadi for the Company’s operational continuity in the event
gangguan atau bencana yang berimbas pada kegiatan of disruptions or disasters that impact the Company’s
operasional Perseroan. operational activities.
Risiko Likuiditas Liquidity Risk
Deskripsi Description
Manajemen Risiko Likuiditas adalah untuk meminimalkan Liquidity Risk Management aims to minimize the potential
kemungkinan dampak negatif dari ketidakmampuan negative impact of the Company’s inability to meet its
Perseroan untuk memenuhi kewajiban yang jatuh tempo dari maturing obligations from existing internal and external
sumber pendanaan internal maupun eksternal yang ada tanpa funding sources without disrupting the Company’s activities
mengganggu aktivitas dan kondisi keuangan Perseroan. and financial condition.
Mitigasi Risiko Risk Mitigation
Perseroan setiap bulan mengelola risiko aset dan liabilitas The Company manages asset and liability risks on a monthly
melalui Komite Aset dan Liabilitas (Asset and Liability basis through the Asset and Liability Committee (ALCO). The
Committee – ALCO). ALCO memiliki tugas dan tanggung ALCO has the following duties and responsibilities:
jawab sebagai berikut:
1. Mengelola neraca dan mengontrol likuiditas dan risiko 1. Manage the balance sheet and control liquidity and market
pasar dalam menunjang bisnis Perseroan. risk in supporting the Company’s business.
2. Meninjau indikator keuangan utama dan membahas topik 2. Review key financial indicators and discuss funding topics.
pendanaan.
3. Meninjau risiko likuiditas, risiko nilai tukar, risiko suku bunga 3. Review liquidity risk, exchange rate risk, interest rate risk
dan risiko ketidaksesuaian antara aset dan liabilitas. and risk of mismatch between assets and liabilities.
4. Memantau margin bunga bersih (net interest margin). 4. Monitor the net interest margin.
5. Memantau pemenuhan terhadap kewajiban Perseroan 5. Monitor the fulfillment of the Company’s obligations in the
dalam perjanjian kredit. credit agreement.
6. Memantau pemenuhan terhadap peraturan yang berlaku. 6. Monitor compliance with applicable regulations.
7. Mengelola neraca secara efisien dengan mengambil 7. Manage the balance sheet efficiently by taking the
pandangan ke depan dalam perubahan ekonomi, foresight of economic, regulatory and other changes.
peraturan maupun perubahan lainnya.
Risiko Pasar Market Risk
Deskripsi Description
Risiko Pasar adalah risiko pada posisi aset, liabilitas, ekuitas, Market Risk is the risk in positions of assets, liabilities,
dan/atau rekening administratif termasuk transaksi derivatif equity, and/or administrative accounts, including derivative
akibat perubahan secara keseluruhan dari kondisi pasar. transactions, arising from overall changes in market
conditions.
Mitigasi Risiko Risk Mitigation
Pengelolaan risiko yang dilakukan Perseroan adalah: The Company’s risk management measures are as follows:
1. Perseroan dalam mengelola Risiko Pasar yaitu dengan 1. The Company manages Market Risk by conducting regular
melakukan dokumentasi, pencatatan dan evaluasi documentation, recording, and periodic evaluation of
secara berkala terhadap kondisi terkini terkait dengan the latest conditions related to interest rate and foreign
risiko tingkat suku bunga maupun nilai tukar yang dapat exchange risks that may affect the Company’s assets,
memengaruhi aset, liabilitas, dan ekuitas Perseroan. liabilities, and equity.
2. Meminimalkan kemungkinan dampak negatif akibat 2. Minimizing the potential adverse impact of changes in
perubahan kondisi pasar terhadap aset dan permodalan market conditions on the Company’s assets and capital.
Perseroan.
3. Pengukuran Risiko Pasar menggunakan parameter strategi 3. Measuring Market Risk using parameters of business
dan kebijakan bisnis terkait dengan Risiko Pasar, volume strategies and policies related to Market Risk, as well as
dan komposisi portofolio aset yang memiliki eksposur the volume and composition of asset portfolios exposed
Risiko Pasar, volume dan komposisi portofolio liabilitas to Market Risk, and the volume and composition of liability
yang terekspos Risiko Pasar. portfolios exposed to Market Risk.
PT JACCS MPM Finance Indonesia
188 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 191
Corporate Governance Rise Together
4. Memastikan kesesuaian nilai tukar antara aset dan liabilitas, 4. Ensuring consistency in foreign exchange positions
profil tingkat suku bunga tetap dan/atau mengambang between assets and liabilities, fixed and/or floating
pada aset dan liabilitas, serta melakukan transaksi interest rate profiles on assets and liabilities, and
lindung nilai yang sesuai dengan ketentuan regulator dan conducting hedging transactions in accordance with
kebijakan manajemen risiko internal Perseroan. regulatory requirements and the Company’s internal risk
management policies.
Risiko Kepatuhan Compliance Risk
Deskripsi Description
Risiko Kepatuhan adalah risiko akibat Perseroan tidak Compliance Risk is the risk arising from the Company’s
mematuhi dan/atau tidak melaksanakan peraturan failure to comply with and/or implement prevailing laws
perundang-undangan dan ketentuan. Tujuan utama and regulations. The primary objective of Compliance Risk
manajemen risiko untuk Risiko Kepatuhan adalah untuk management is to minimize the potential negative impact of
meminimalkan kemungkinan dampak negatif dari perilaku conduct by the Company, both at the institutional level and at
Perseroan baik secara instansi maupun perangkat kerja dari the operational level, that deviates from or violates applicable
Perseroan yang menyimpang atau melanggar dari ketentuan regulations and/or laws.
dan/atau peraturan perundang-undangan.
Mitigasi Risiko Risk Mitigation
1. Pengukuran Risiko Kepatuhan dapat dilakukan secara 1. Compliance Risk measurement may be conducted
kualitatif dan/atau kuantitatif dengan menggunakan qualitatively and/or quantitatively using procedures,
prosedur, metodologi dan kebijakan yang disusun dengan methodologies, and policies developed in accordance
memperhatikan ketentuan dari regulator. Pengukuran with regulatory requirements. The Company’s risk
risiko Perseroan selanjutnya dilaporkan secara berkala measurements are subsequently reported periodically to
kepada Direksi dan Dewan Komisaris. the Board of Directors and the Board of Commissioners.
2. Pengendalian Risiko Kepatuhan dilakukan dengan 2. Compliance Risk control is conducted through gap
melakukan analisis gap terhadap ketentuan regulator, analysis against regulatory requirements, periodic
kajian terhadap kebijakan internal yang dilakukan secara reviews of internal policies, and sample testing of the
berkala, pemeriksaan sampel terhadap implementasi implementation of existing regulatory policies to ensure
kebijakan regulator yang ada untuk memastikan tingkat the Company’s level of compliance with applicable
responsibilitas Perseroan terhadap standar yang berlaku. standards.
Risiko Hukum Legal Risk
Deskripsi Description
Risiko Hukum adalah risiko yang timbul akibat tuntutan hukum Legal Risk is the risk arising from legal claims and/or
dan/atau kelemahan aspek hukum. weaknesses in legal aspects.
Mitigasi Risiko Risk Mitigation
Tujuan utama manajemen risiko untuk Risiko Hukum adalah The primary objective of Legal Risk management is to minimize
untuk meminimalkan kemungkinan dampak negatif dari the potential negative impact of legal weaknesses, the
kelemahan aspek yuridis, ketiadaan dan/atau perubahan absence and/or changes in laws and regulations, and litigation
peraturan perundang-undangan dan proses litigasi. processes.
Dalam melaksanakan pengendalian Risiko Hukum dilakukan: In managing Legal Risk, the following controls are
implemented:
1. Legal watch yaitu memberikan analisis atau nasihat 1. Legal watch, which provides legal analysis or advice to
hukum kepada pihak-pihak terkait dalam Perseroan serta relevant parties within the Company, as well as monitoring
pemantauan dari sisi perikatan, baik antara Perseroan of contractual arrangements, both between the Company
dengan debitur dan/atau Perseroan dengan pihak ketiga and debtors and/or between the Company and other third
lainnya. parties.
2. Pelaksanaan review secara berkala terhadap dokumen- 2. Periodic review of standardized documents and/or
dokumen dan/atau kontrak-kontrak yang telah contracts to ensure the effectiveness of the fulfillment of
terstandardisasi guna memastikan efektivitas terpenuhinya the rights and obligations of the contracting parties, and
hak dan kewajiban para pihak dalam kontrak, serta to ensure that documents/agreements to be used are
memastikan bahwasanya dokumen/perjanjian yang akan appropriate for their intended purpose and comply with
digunakan sesuai dengan peruntukannya serta sesuai dengan applicable laws and regulations in Indonesia.
ketentuan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia.
PT JACCS MPM Finance Indonesia
Laporan Tahunan 2025 Annual Report 189
Page 192
Tata Kelola Perusahaan
3. Proses kaji ulang secara berkala terhadap setiap kebijakan 3. Periodic review of all Company policies, guidelines, and
dan/atau panduan maupun terhadap SOP yang ada pada Standard Operating Procedures (SOPs).
Perseroan.
4. Analisis dari aspek hukum terhadap kegiatan usaha baru 4. Legal analysis of new business activities and/or new
dan/atau dalam hal adanya produk baru pada Perseroan. products of the Company.
5. Bekerja sama dengan kantor jasa hukum guna 5. Cooperation with legal service providers to obtain
mendapatkan opini dan/atau referensi lain yang opinions and/or other references that may be used as a
dapat digunakan sebagai dasar pertimbangan dalam basis for consideration in making material decisions for
pengambilan keputusan yang bersifat material bagi the Company.
Perseroan.
6. Pembuatan laporan atas setiap kejadian yang berkaitan 6. Preparation of reports on each incident related to
dengan proses litigasi dan/atau non-litigasi yang terjadi litigation and/or non-litigation processes occurring within
pada Perseroan. the Company.
7. Mengukur toleransi risiko yang telah ditetapkan Perseroan, 7. Measurement of risk tolerance established by the
khususnya berkaitan dengan proses litigasi dan/atau non- Company, particularly in relation to ongoing litigation and/
litigasi yang sedang berjalan dan dihadapi Perseroan yang or non-litigation processes faced by the Company that
akan berdampak pada Risiko Hukum. may impact Legal Risk.
Risiko Reputasi Reputation Risk
Deskripsi Description
Risiko Reputasi adalah risiko akibat menurunnya tingkat Reputation Risk is the risk arising from a decline in stakeholder
kepercayaan pemangku kepentingan yang bersumber dari trust due to negative perceptions of the Company.
persepsi negatif terhadap Perseroan.
Mitigasi Risiko Risk Mitigation
Pengelolaan Risiko Reputasi bertujuan untuk meminimalkan Reputation Risk management aims to minimize the impact of
dampak kerugian dari menurunnya tingkat kepercayaan losses resulting from a decline in stakeholder trust arising from
pemangku kepentingan (stakeholder) yang timbul karena negative media coverage and/or rumors about the Company,
adanya pemberitaan media dan/atau rumor mengenai as well as ineffective Company communication. Reputation
Perseroan yang bersifat negatif, serta komunikasi Perseroan Risk is managed through:
yang kurang efektif. Risiko Reputasi dikelola melalui:
1. Pengawasan aktif Direksi dan Dewan Komisaris 1. Active oversight by the Board of Directors and the Board
Risiko Reputasi dibahas dalam rapat Risk Management of Commissioners Reputation Risk is discussed in the
Committee yang dihadiri oleh Direksi, anggota Dewan meetings of Risk Management Committee attended
Komisaris, serta unit terkait. Pembahasannya antara by the Board of Directors, members of the Board of
lain, penanganan pengaduan dan pemberitaan negatif Commissioners, and relevant units. Discussions include
terhadap Perseroan. handling of complaints and negative news regarding the
Company.
2. Sumber Daya 2. Resources
Perseroan telah memiliki Sekretaris Perusahaan yang The Company has a Corporate Secretary who performs
menjalankan fungsi kehumasan dan menindaklanjuti public relations functions and follows up on negative news
pemberitaan negatif atau kejadian lainnya yang or other events affecting the Company’s reputation, as well
memengaruhi reputasi Perseroan dan juga as communicating necessary information to stakeholders.
mengkomunikasikan informasi yang dibutuhkan oleh In addition, the Company also has a dedicated unit for
pemangku kepentingan (stakeholder). Selain daripada handling customer complaints supported by a complaint
Sekretaris Perusahaan, Perseroan juga telah memiliki unit handling mechanism.
kerja terkait penanganan pengaduan konsumen disertai
dengan mekanisme pengaduan.
3. Kebijakan 3. Policies
Penjabaran kebijakan penanganan pengaduan dituangkan The complaint handling policy is set out in policies and
dalam bentuk kebijakan dan SOP. Mekanisme pengaduan SOPs. The Company’s complaint handling mechanisms
yang diterapkan oleh Perseroan antara lain: include:
- Walk in customer (penerimaan keluhan konsumen - Walk-in customers (receipt of customer complaints
yang datang langsung ke kantor Perseroan). submitted directly at the Company’s office).
- Hotline JACCS MPM Finance Indonesia: 1500309. - JACCS MPM Finance Indonesia Hotline: 1500309.
- Email: pelanggan@jaccs-mpmfinance.com. - Email: pelanggan@jaccs-mpmfinance.com.
PT JACCS MPM Finance Indonesia
190 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 193
Corporate Governance Rise Together
- Mengirimkan pesan atau komentar pada media sosial. - Messages or comments via social media.
- Menghubungi nomor telepon kantor pusat: - Company head office telephone number:
021- 29710100. 021-29710100.
- Mengirimkan surat resmi kepada Perseroan. - Submission of official written letters to the Company.
Risiko Pembiayaan (Risiko Kredit) Financing Risk (Credit Risk)
Deskripsi Description
Perseroan menghadapi Risiko Pembiayaan, yaitu The Company is exposed to Financing Risk, namely the inability
ketidakmampuan debitur untuk membayar kembali fasilitas of debtors to repay the financing facilities provided. This risk
pembiayaan yang diberikan. Risiko ini timbul jika struktur arises if the structure of credit financing, customer eligibility,
pembiayaan kredit, kelayakan konsumen dan piutang tidak and receivables are not managed prudently.
dikelola secara hati-hati.
Mitigasi Risiko Risk Mitigation
Pengelolaan Risiko Kredit bertujuan untuk mengukur, Credit Risk management aims to measure, anticipate, and
mengantisipasi dan meminimalkan kerugian akibat kegagalan minimize losses resulting from customer default in fulfilling
konsumen dalam memenuhi kewajibannya. Risiko Kredit their obligations. Credit Risk is managed through:
dikelola melalui:
1. Kebijakan Pembiayaan 1. Financing Policy
Penjabaran kebijakan pembiayaan secara operasional The operational implementation of financing policies
dituangkan dalam bentuk SOP. Proses pengelolaan is set out in Standard Operating Procedures (SOPs).
pembiayaan diawali dengan penetapan target market, The financing management process begins with target
melakukan risk assessment, dan monitoring atas market determination, risk assessment, and monitoring of
pemberian pembiayaan. Perseroan menerapkan prinsip financing disbursement. The Company applies prudential
kehati-hatian dalam pemberian pembiayaan, di mana principles in financing activities, where credit analysis
fungsi analisis kredit dilakukan oleh unit bisnis dan unit functions are carried out by the business unit and an
manajemen risiko yang independen. independent risk management unit.
2. Persetujuan Pembiayaan 2. Financing Approval
Dalam menilai aplikasi pembiayaan, Perseroan senantiasa In assessing financing applications, the Company
mengacu pada regulasi dan prinsip kehati-hatian di consistently refers to applicable regulations and
antaranya berdasarkan faktor penilaian kemampuan prudential principles, including assessment factors such
membayar, prospek usaha, dan kinerja debitur. as repayment capacity, business prospects, and debtor
Implementasi proses pre-screening menggunakan performance. The pre-screening process includes identity
verifikasi KTP, pengecekan SLIK (Sistem Layanan Informasi verification (KTP), checking the Financial Information
Keuangan), dan credit scoring. Untuk mempercepat Service System (SLIK), and credit scoring. To accelerate
proses pengambilan keputusan pembiayaan, Perseroan financing decision-making, the Company delegates
telah memberikan kewenangan persetujuan pembiayaan financing approval authority to designated officers based
kepada pejabat yang ditunjuk berdasarkan kualifikasi on specific qualification criteria.
tertentu.
3. Monitoring Kredit 3. Credit Monitoring
Monitoring pembiayaan dilakukan secara terstruktur Financing monitoring is conducted in a structured and
dan komprehensif dalam memantau kinerja debitur, comprehensive manner to assess debtor performance,
sehingga dapat segera dilakukan penanganan dini untuk enabling early action to prevent deterioration in financing
mencegah penurunan kualitas pembiayaan debitur. quality. Monitoring is also performed at the portfolio level
Monitoring juga dilakukan pada tingkat portofolio melalui through portfolio analysis. The Company also conducts
analisis portofolio. Perseroan juga melakukan monitoring periodic monitoring of officers with credit approval
secara berkala terhadap pejabat pemegang kewenangan authority.
persetujuan kredit.
4. Collection dan Recovery 4. Collection and Recovery
Perseroan secara khusus menjalankan kebijakan The Company implements a dedicated collection
penanganan collection dan recovery yang dibuat secara and recovery policy that is more focused, systematic,
lebih terfokus, sistematis, agresif, dan terintegrasi aggressive, and integrated based on product type and
berdasarkan jenis produk dan masing-masing bucket respective collection buckets.
collection.
PT JACCS MPM Finance Indonesia
Laporan Tahunan 2025 Annual Report 191
Page 194
Tata Kelola Perusahaan
Tinjauan atas Efektivitas Penerapan Sistem Review of the Effectiveness of Risk Management
Manajemen Risiko System Implementation
Perseroan secara berkala meninjau efektivitas sistem The Company periodically reviews the effectiveness of the
manajemen risiko untuk memastikan potensi risiko yang risk management system to ensure that risks relevant to
relevan terhadap keberlangsungan usaha dapat diidentifikasi, business continuity can be properly identified, measured, and
diukur, dan dikelola secara tepat. Tinjauan dilakukan melalui managed. The review is conducted through regular monitoring
pemantauan rutin serta pelaporan dari setiap unit kerja, and reporting from each business unit, enabling mitigation
sehingga langkah mitigasi dapat segera diterapkan bila measures to be promptly implemented when necessary.
diperlukan.
Dengan demikian, Perseroan memperoleh dasar yang lebih Accordingly, the Company obtains a stronger basis for
kuat dalam pengambilan keputusan, meningkatkan kesiapan decision-making, enhances preparedness in facing
menghadapi ketidakpastian, serta memperkuat tata kelola uncertainties, and strengthens corporate governance. These
perusahaan. Upaya tersebut juga mendukung keberlanjutan efforts also support operational sustainability while taking
operasional dengan tetap memperhatikan dinamika eksternal into account external dynamics such as economic conditions,
seperti kondisi ekonomi, regulasi, dan pasar, maupun faktor regulations, and market developments, as well as internal
internal seperti operasional, keuangan, dan sumber daya factors such as operations, finance, and human resources.
manusia.
Pernyataan Dewan Komisaris dan Direksi atas Statement of the Board of Commissioners and
Kecukupan Sistem Manajemen Risiko the Board of Directors on the Adequacy of the
Risk Management System
Setelah melakukan penelaahan secara menyeluruh, Dewan After a comprehensive review, the Board of Commissioners
Komisaris dan Direksi menegaskan bahwa Sistem Manajemen and the Board of Directors affirm that the Company’s Risk
Risiko Perseroan telah diterapkan secara efektif sepanjang Management System has been effectively implemented
tahun 2025, sehingga Perseroan memiliki ketahanan terhadap throughout 2025, thereby enabling the Company to maintain
potensi risiko keuangan dan operasional. resilience against potential financial and operational risks.
Perkara Penting
Material Litigation
Selama tahun 2025, tidak terdapat perkara penting yang Throughout 2025, there were no material litigation cases
dihadapi Perseroan, anggota Direksi, maupun anggota Dewan faced by the Company, members of the Board of Directors, or
Komisaris. members of the Board of Commissioners.
PT JACCS MPM Finance Indonesia
192 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 195
Corporate Governance Rise Together
Sanksi Administratif
Administrative Sanctions
Pada tahun 2025, Perseroan menerima 3 (tiga) sanksi In 2025, the Company received 3 (three) administrative
administratif berupa denda dengan total sebesar sanctions in the form of fines totaling IDR50,250,000 (fifty
Rp50.250.000 (lima puluh juta dua ratus lima puluh ribu rupiah) million two hundred fifty thousand rupiah) and 13 (thirteen)
serta 13 (tiga belas) sanksi administratif berupa peringatan administrative sanctions in the form of written warnings. OJK
tertulis. OJK telah melakukan pemeriksaan langsung pada conducted an on-site inspection in 2025, and on November
tahun 2025, dan pada tanggal 11 November 2025 OJK 11, 2025, OJK revoked one of the administrative sanctions
mencabut salah satu sanksi administratif berupa peringatan in the form of a written warning related to a violation of the
tertulis yang terkait dengan pelanggaran ketentuan mengenai provisions on Good Corporate Governance. Meanwhile, for
Tata Kelola Perusahaan yang Baik. Sementara itu, terhadap other sanctions related to delayed reporting and debtor
sanksi lainnya yang berkaitan dengan keterlambatan record corrections outside the inspection period, the
pelaporan dan koreksi pencatatan debitur, di luar periode Company has completed the settlement and implemented
pemeriksaan langsung, Perseroan telah menyelesaikan serta corrective actions for all sanctions imposed by the regulator.
melakukan perbaikan atas seluruh sanksi yang dikenakan oleh
regulator.
Program Kepemilikan Saham oleh Karyawan
atau Manajemen
Employee or Management Share Ownership Program
Sampai akhir tahun 2025, Perseroan belum memiliki program As of the end of 2025, the Company does not have any
kepemilikan saham oleh karyawan ataupun manajemen. employee or management share ownership program.
Kebijakan Pengungkapan Informasi Kepemilikan
Saham Dewan Komisaris dan Direksi
Policy on Disclosure of Share ownership of the Board of Commissioners and the Board of
Directors
Perseroan memiliki kebijakan yang ketat mengenai The Company has a strict policy regarding the disclosure of
keterbukaan informasi terkait kepemilikan saham oleh share ownership by members of the Board of Commissioners
anggota Dewan Komisaris dan Direksi, dengan mengacu pada and the Board of Directors, in accordance with POJK No. 48 of
POJK No. 48 Tahun 2024 tentang Tata Kelola Perusahaan yang 2024 concerning Good Corporate Governance for Financing
Baik bagi Perusahaan Pembiayaan. Sesuai dengan ketentuan Companies. In accordance with these provisions, all members
tersebut, seluruh anggota Direksi dan Dewan Komisaris wajib of the Board of Directors and the Board of Commissioners
mengungkapkan kepemilikan sahamnya yang mencapai are required to disclose their share ownership of 5% or more
5% atau lebih pada setiap perusahaan tempat ia menjabat, in any company in which they serve, both within the Company
baik di lingkungan Perseroan maupun di perusahaan lain di and in other companies domestically and internationally. Such
dalam dan luar negeri. Pengungkapan ini merupakan bagian disclosure forms an integral part of the GCG implementation
yang tidak terpisahkan dari laporan penerapan GCG yang report submitted to the Financial Services Authority (OJK)
disampaikan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebagai as part of the Company’s commitment to transparency and
bagian dari komitmen Perseroan untuk bersikap transparan regulatory compliance.
dan mematuhi peraturan perundang-undangan.
PT JACCS MPM Finance Indonesia
Laporan Tahunan 2025 Annual Report 193
Page 196
Tata Kelola Perusahaan
Kebijakan untuk Mencegah Terjadinya
Insider Trading
Policy to Prevent Insider Trading [IDX G-08]
Perseroan bukan merupakan perusahaan publik, sehingga The Company is not a public listed company; therefore, the
penerapan kebijakan terkait insider trading tidak menjadi implementation of insider trading policies is not a mandatory
kewajiban bagi Perseroan. Namun demikian, Perseroan tetap requirement for the Company. Nevertheless, the Company
berkomitmen untuk menjaga integritas dan transparansi remains committed to maintaining integrity and transparency
dalam setiap aktivitas usaha, serta memastikan bahwa in all business activities and ensuring that all material
seluruh informasi material dikelola secara hati-hati dan tidak information is managed carefully and is not misused by internal
disalahgunakan oleh pihak internal maupun eksternal. or external parties.
Perseroan memastikan bahwa tidak pernah terjadi tindakan The Company ensures that no insider trading has ever occurred
insider trading yang melibatkan anggota Dewan Komisaris, involving members of the Board of Commissioners, the Board
Direksi, Pejabat Eksekutif, maupun karyawan. Kebijakan ini of Directors, Executive Officers, or employees. This policy is
ditegakkan melalui pedoman etika kerja, pengawasan internal, enforced through the code of conduct, internal oversight, and
serta penerapan prinsip kehati-hatian dalam pengelolaan the application of prudential principles in managing strategic
informasi strategis, sehingga seluruh pemangku kepentingan information, thereby providing assurance to all stakeholders
dapat memperoleh keyakinan atas integritas tata kelola regarding the integrity of the Company’s governance.
Perseroan.
Kode Etik
Code of Conduct [IDX G-07]
Perseroan telah mengembangkan Kode Etik komprehensif The Company has developed a comprehensive Code of
yang berfungsi sebagai kerangka etika mendasar, yang Conduct that serves as a fundamental ethical framework
memandu semua karyawan dalam interaksi profesional guiding all employees in their professional interactions,
mereka, baik secara internal maupun eksternal. Kode ini both internally and externally. This Code outlines the
menguraikan prinsip-prinsip yang mengatur perilaku di tempat principles governing workplace behavior, ensuring that every
kerja, memastikan bahwa setiap karyawan menjunjung tinggi employee upholds the highest standards of integrity, order,
standar integritas, ketertiban, dan disiplin tertinggi. Dengan and discipline. By embedding these core values into daily
menanamkan nilai-nilai inti ini ke dalam operasional sehari- operations, the Company seeks to foster a work environment
hari, Perseroan berupaya untuk menumbuhkan lingkungan that prevents unethical behavior, misuse, or fraud, while
kerja yang mencegah perilaku tidak etis, penyalahgunaan, strengthening a culture of accountability and professionalism.
atau penipuan, sekaligus memperkuat budaya akuntabilitas
dan profesionalisme.
Pokok-Pokok Kode Etik Key Principles of the Code of Conduct
Etika Bisnis Business Ethics
1. Direksi, Dewan Komisaris dan karyawan Perseroan 1. Members of the Board of Directors, Board of
dilarang menawarkan atau memberikan sesuatu, baik Commissioners, and employees of the Company are
langsung maupun tidak langsung kepada pihak lain prohibited from offering or giving anything, directly or
untuk mempengaruhi pengambilan keputusan yang indirectly, to other parties to influence decision-making
terkait dengan transaksi pembiayaan dan/atau kegiatan related to financing transactions and/or other operational
operasional Perseroan lainnya, dengan melanggar activities of the Company, in violation of applicable laws
ketentuan perundang-undangan yang berlaku. and regulations.
2. Direksi, Dewan Komisaris, dan karyawan Perseroan 2. Members of the Board of Directors, Board of
dilarang menerima sesuatu untuk kepentingan pribadinya Commissioners, and employees of the Company are
PT JACCS MPM Finance Indonesia
194 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 197
Corporate Governance Rise Together
dengan melanggar ketentuan perundang-undangan yang prohibited from receiving anything for personal benefit,
berlaku, baik langsung maupun tidak langsung, dari siapa in violation of applicable laws and regulations, whether
pun, yang dapat mempengaruhi pengambilan keputusan directly or indirectly, from any party that may influence
yang terkait dengan transaksi pembiayaan dan/atau decision-making related to financing transactions and/or
kegiatan operasional Perseroan lainnya. other operational activities of the Company.
Etika Perusahaan Corporate Ethics
Lingkup etika bisnis Perseroan wajib mencakup upaya yang The scope of the Company’s business ethics shall include
mendorong terbinanya hal-hal berikut yang mencakup, namun efforts to promote the following principles, including but not
tidak terbatas pada: limited to:
1. Komitmen: Perseroan memberikan komitmen untuk 1. Commitment: The Company is committed to upholding
menjunjung tinggi dan menegakkan standar etika yang and enforcing high ethical standards at all levels of the
tinggi di setiap jenjang Perseroan. organization.
2. Kompetensi: Perseroan wajib membangun dan mengasah 2. Competence: The Company is required to develop
kompetensi dalam menjalankan kegiatan bisnisnya. and enhance competencies in conducting its business
activities.
3. Kepatuhan: Perseroan menerapkan sebuah sistem 3. Compliance: The Company implements a compliance
kepatuhan untuk menerapkan standar etika Perseroan system to enforce its ethical standards, requiring all
yang mewajibkan pegawai Perseroan pada setiap jajaran employees at every level to comply with applicable
untuk mematuhi peraturan Perseroan yang berlaku. Company regulations.
4. Komunikasi: Perseroan menerapkan suatu mekanisme 4. Communication: The Company applies a clear and
komunikasi perihal etika bisnis yang jelas dan continuous communication mechanism regarding
berkesinambungan agar dapat membangun budaya etika business ethics to foster a strong ethical culture within the
tinggi dalam Perseroan. organization.
5. Konsistensi: Perseroan mengadakan mekanisme 5. Consistency: The Company implements a clear, fair, and
penghargaan maupun sanksi atas tindakan yang consistent reward and sanction mechanism for ethics-
menyangkut etika yang jelas, adil, dan konsisten. related conduct.
6. Kontrol: Perseroan menjalankan sistem pengawasan dan 6. Control: The Company maintains an effective monitoring
pengendalian efektif untuk mengidentifikasi pelanggaran and control system to identify ethical violations and
etika dan melakukan pencegahan atas terjadinya prevent their occurrence.
pelanggaran etika tersebut.
7. Kepeloporan: Perseroan menghargai pegawai/karyawan 7. Leadership: The Company recognizes employees who act
yang bertindak selaku pelopor dalam penegakan standar as role models in upholding high ethical standards.
etika yang tinggi.
Ketentuan terkait Etika Bisnis dan Etika Perusahaan di atas The above provisions on Business Ethics and Corporate Ethics
berlaku bagi seluruh insan Perseroan tanpa terkecuali. apply to all personnel of the Company without exception.
Sosialisasi Kode Etik dan Upaya Penegakannya Code of Conduct Dissemination and
Enforcement Efforts
Untuk menanamkan landasan etika yang kuat di seluruh To instill a strong ethical foundation throughout the
organisasi, Perseroan memperkuat Kode Etiknya melalui organization, the Company reinforces its Code of Conduct
proses sosialisasi tahunan. Hal ini dicapai dengan mewajibkan through annual socialization programs. This is achieved by
semua karyawan untuk menegaskan komitmen mereka melalui requiring all employees to affirm their commitment through an
Pakta Integritas, yang menggarisbawahi tanggung jawab Integrity Pact, which emphasizes their responsibility to uphold
mereka untuk menegakkan standar etika dan menerapkan ethical standards and apply principles of integrity in their
prinsip-prinsip integritas dalam pekerjaan mereka. Dengan work. By continuously reinforcing these values, the Company
terus menekankan nilai-nilai ini, Perseroan memastikan bahwa ensures that all personnel remain aligned with its ethical
semua personel tetap selaras dengan kerangka etika dan framework and regulatory obligations.
kewajiban peraturannya.
PT JACCS MPM Finance Indonesia
Laporan Tahunan 2025 Annual Report 195
Page 198
Tata Kelola Perusahaan
Sistem Pelaporan Pelanggaran
Whistleblowing System
Menyadari pentingnya lingkungan perusahaan yang Recognizing the importance of a transparent and accountable
transparan dan akuntabel, Perseroan telah menerapkan corporate environment, the Company has implemented a
sistem pelaporan pelanggaran yang dirancang untuk whistleblowing system designed to empower employees,
memberdayakan karyawan, pelanggan, dan pemangku customers, and other stakeholders to report any violations
kepentingan lainnya untuk melaporkan setiap pelanggaran or misconduct within the organization. This system plays
atau perilaku buruk dalam organisasi. Sistem ini memainkan an important role in strengthening the Company’s internal
peran penting dalam memperkuat kontrol internal Perseroan controls and ensuring compliance with ethical standards and
dan memastikan kepatuhan terhadap standar etika dan regulations.
peraturan.
Perlindungan bagi Pelapor Protection for Whistleblowers
Untuk mendorong pelaporan pelanggaran tanpa takut akan To encourage reporting without fear of retaliation, the
pembalasan, Perseroan menjamin perlindungan menyeluruh Company provides full protection for whistleblowers. This
bagi pelapor pelanggaran. Perlindungan ini mendorong protection promotes a safe environment in which individuals
terciptanya lingkungan yang aman di mana individu can confidently disclose violations, thereby strengthening the
dapat dengan yakin mengungkapkan pelanggaran, yang Company’s commitment to ethical governance.
memperkuat komitmen Perseroan terhadap tata kelola yang
etis.
Kerahasiaan Confidentiality
Perseroan memastikan bahwa semua laporan, termasuk The Company ensures that all reports, including the identity
identitas pelapor pelanggaran dan rincian pengungkapannya, of the whistleblower and details of the disclosure, are kept
tetap dirahasiakan. Langkah ini dilakukan untuk mendorong confidential. This measure is taken to encourage transparency
transparansi sekaligus melindungi mereka yang memberikan while protecting those who provide important information.
informasi penting.
Cakupan Pelaporan Scope of Reporting
Mekanisme pelaporan pelanggaran memungkinkan pelaporan The whistleblowing mechanism allows reporting of various
berbagai pelanggaran, termasuk namun tidak terbatas pada: violations, including but not limited to:
- Fraud (Internal atau Eksternal); - Fraud (internal or external);
- Pelanggaran hukum; - Violations of law;
- Kesalahan operasional yang signifikan; - Significant operational errors;
- Pelanggaran peraturan Perseroan; - Violations of Company regulations;
- Pelanggaran Kode Etik; - Violations of the Code of Conduct;
- Pelanggaran benturan kepentingan. - Conflicts of interest violations.
Mekanisme Pengaduan dan Pihak yang Complaint Handling Mechanism and
Mengelola Pengaduan Responsible Parties
Perseroan telah menunjuk unit kerja khusus untuk mengawasi The Company has appointed dedicated units to oversee the
penanganan, investigasi, dan penyelesaian pelanggaran yang handling, investigation, and resolution of reported violations.
dilaporkan. Bergantung pada sifat pengaduan, tanggung Depending on the nature of the complaint, responsibility may
jawab ini dapat berada di bawah satuan pengendalian fraud, lie with the fraud control unit, operational risk management,
manajemen risiko operasional, audit internal, sumber daya internal audit, human resources, or compliance function. These
manusia, atau satuan kerja kepatuhan. Unit-unit ini bekerja units work together to ensure that each report is thoroughly
sama untuk memastikan bahwa setiap laporan diperiksa reviewed and handled in accordance with established policies
secara menyeluruh dan ditangani sesuai dengan kebijakan and ethical standards.
dan standar etika yang ditetapkan.
PT JACCS MPM Finance Indonesia
196 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 199
Corporate Governance Rise Together
Media Pelaporan Reporting Channels
Untuk memfasilitasi proses pelaporan pelanggaran yang To facilitate an accessible and secure reporting process, the
mudah diakses dan aman, Perseroan menyediakan beberapa Company provides several reporting channels:
sarana pelaporan:
• Ispeak: Sistem pelaporan yang dibentuk dan dikelola • iSpeak: A reporting system established and directly
langsung oleh PIC berwenang di Perseroan. managed by the Company’s authorized PIC.
• MPM Speak Up!: Media pelaporan ini dibentuk dan dikelola • MPM Speak Up!: A reporting channel established and
oleh PT MPM Tbk bagi seluruh anak perusahaannya. managed by PT MPM Tbk for all its subsidiaries.
• JACCS Group Global Hotline: Media pelaporan ini dibentuk • JACCS Group Global Hotline: A reporting channel
dan dikelola oleh JACCS Co., Ltd. bagi seluruh perusahaan established and managed by JACCS Co., Ltd. for all
yang berada di bawah naungan JACCS. companies under the JACCS group.
• Email, faksimile, telepon atau sarana lain yang disediakan • Email, fax, telephone, or other channels provided by the
Perseroan. Company.
Pengelola sistem pelaporan pelanggaran memegang peranan The whistleblowing system administrator plays an important
penting dalam menyortir laporan yang masuk, memverifikasi role in sorting incoming reports, verifying the validity of
kebenaran atas pelaporan, dan mengeskalasi kasus kepada reports, and escalating cases to the relevant parties in
pihak terkait sesuai dengan kebijakan Perseroan. Setiap accordance with Company policies. Each report, along
laporan, beserta temuan investigasinya, dicatat secara with its investigation findings, is systematically recorded
sistematis dan disampaikan kepada manajemen, serta and periodically submitted to management, as well as to
kepada Komite Manajemen Risiko Operasional dan/atau the Operational Risk Management Committee and/or Risk
Komite Manajemen Risiko, secara berkala untuk memastikan Management Committee, to ensure transparency and
transparansi dan akuntabilitas. accountability.
Pelaporan Pelanggaran Tahun 2025 Whistleblowing Reports in 2025
Sepanjang tahun 2025, terdapat 8 (delapan) pengaduan Throughout 2025, there were 8 (eight) whistleblowing
whistleblowing yang masuk terkait pelanggaran, dan telah complaints received related to violations, all of which were
ditindaklanjuti oleh unit kerja Fraud and Operational Risk followed up by the Fraud and Operational Risk Management
Management. unit.
Kebijakan Antikorupsi
Anti-corruption Policy [IDX G-07]
Perseroan tetap teguh dalam komitmennya untuk The Company remains firm in its commitment to upholding
menegakkan integritas dengan mematuhi semua peraturan integrity by complying with all applicable laws and regulations
perundang- undangan yang berlaku dan secara aktif and actively supporting the Government of Indonesia’s
mendukung upaya Pemerintah Indonesia dalam memerangi efforts to combat corruption. This commitment also applies
korupsi. Komitmen ini juga berlaku bagi Dewan Komisaris, to the Board of Commissioners, the Board of Directors, and
Direksi, dan seluruh karyawan, yang diharapkan dapat all employees, who are expected to conduct business with
menjalankan bisnis dengan kewajaran, profesionalisme, dan fairness, professionalism, and adherence to the principles
kepatuhan terhadap prinsip- prinsip Tata Kelola Perusahaan of Good Corporate Governance (GCG). In all its business
yang Baik (GCG). Dalam seluruh kegiatan bisnisnya, Perseroan activities, the Company aligns its anti-corruption stance
menyelaraskan sikap antikorupsinya dengan Undang-Undang with Law No. 20 of 2001, which amends Law No. 31 of 1999
No. 20 Tahun 2001, yang mengubah Undang-Undang No. 31 concerning the Eradication of Criminal Acts of Corruption.
Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. This legal framework serves as a guideline for the Company
Landasan hukum ini menjadi pedoman bagi Perseroan in maintaining operational ethics and fostering a culture of
dalam menjaga etika operasional dan menumbuhkan budaya transparency.
transparansi.
PT JACCS MPM Finance Indonesia
Laporan Tahunan 2025 Annual Report 197
Page 200
Tata Kelola Perusahaan
Perseroan berkomitmen dan patuh terhadap ketentuan The Company is committed to and complies with applicable
perundang-undangan yang berlaku serta mendukung laws and regulations and supports the Government of
Pemerintah Indonesia dalam hal pemberantasan korupsi. Oleh Indonesia in combating corruption. Therefore, the Company
karena itu, Perseroan mewajibkan seluruh anggota Dewan requires all members of the Board of Commissioners, the
Komisaris, Direksi, dan karyawannya untuk menjunjung Board of Directors, and employees to uphold fair business
tinggi persaingan usaha yang adil, nilai-nilai sportivitas dan competition, values of integrity and professionalism, and the
profesionalisme serta prinsip-prinsip GCG. principles of GCG.
Dalam menjalankan kegiatan usahanya berdasarkan komitmen In conducting its business activities based on this
tersebut, Perseroan berlandaskan pada Undang-Undang No. commitment, the Company refers to Law No. 20 of 2001
20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-Undang No. concerning Amendments to Law No. 31 of 1999 on the
31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Eradication of Criminal Acts of Corruption.
Tujuan dari kebijakan antikorupsi Perseroan antara lain: The objectives of the Company’s anti-corruption policy
include:
1. Menumbuhkan budaya perusahaan yang secara aktif 1. Fostering a corporate culture that actively opposes
menentang korupsi di setiap jenjang organisasi. corruption at all levels of the organization.
2. Meningkatkan kesadaran dan kewaspadaan terhadap 2. Increasing awareness and vigilance regarding corruption
risiko korupsi dalam operasional bisnis. risks in business operations.
Sebagai bagian dari kerangka antikorupsi termasuk mitigasi As part of its anti-corruption framework, including mitigation
tindak pidana korupsi, Perseroan melakukan tindakan- of corruption offenses, the Company implements the
tindakan sebagaimana berikut: following measures:
1. Menegakkan langkah-langkah transparansi yang ketat, 1. Enforcing strict transparency measures, particularly
khususnya dalam pengadaan barang dan jasa, serta in procurement of goods and services, and regulating
mengatur pemberian atau penerimaan hadiah, insentif, the giving or receiving of gifts, incentives, or promises
atau janji antara pihak internal dan eksternal, dengan between internal and external parties, ensuring that
memastikan tidak ada pengaruh yang tidak semestinya no improper influence is exerted based on position or
diberikan berdasarkan jabatan atau wewenang. authority.
2. Dibuat dan ditandatanganinya pakta integritas oleh seluruh 2. Requiring all members of the Board of Commissioners,
Dewan Komisaris, Direksi serta karyawan Perseroan, yang the Board of Directors, and employees to sign an
salah satu poin dalam Pakta Integritas yakni menyatakan Integrity Pact, one of the provisions of which states that
bahwa pihak yang menandatangani dokumen tersebut the signatories commit not to engage in (or attempt to
berkomitmen untuk tidak melakukan (ataupun berupaya engage in) any act of enriching themselves or others, or
melakukan) tindakan memperkaya (ataupun mencari seeking personal gain within the Company or from third
keuntungan) bagi dirinya sendiri atau bagi orang lain di parties, by using their position in the Company.
lingkungan Perseroan maupun dari pihak ketiga, dengan
menggunakan jabatannya dalam Perseroan.
Perseroan berkomitmen untuk melakukan semua transaksi The Company is committed to conducting all business
bisnis dengan cara yang sah, etis, dan transparan yang sejalan transactions in a lawful, ethical, and transparent manner in line
dengan etika bisnis inti, visi, dan misinya. Lebih jauh, Perseroan with its core business ethics, vision, and mission. Furthermore,
mengakui dan menghargai kontribusi semua pemangku the Company recognizes and appreciates the contribution
kepentingan yang secara aktif berpartisipasi dalam of all stakeholders who actively participate in preventing,
pencegahan, pemberantasan, dan pelaporan praktik korupsi combating, and reporting corrupt practices in accordance
sesuai dengan kebijakan Perseroan. with Company policies.
PT JACCS MPM Finance Indonesia
198 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 201
Corporate Governance Rise Together
Kebijakan Pengendalian Fraud
Fraud Control Policy
Kebijakan Anti Fraud Perseroan berupaya menciptakan praktik The Company’s Anti-Fraud Policy aims to establish clean
bisnis yang bersih dan menjauhi segala bentuk kecurangan business practices, avoid all forms of fraud, and comply with
serta memenuhi seluruh aspek regulasi yang berlaku di all applicable regulations in Indonesia. This is implemented
Indonesia. Hal tersebut diwujudkan dengan implementasi through the Fraud Control Policy, which must be adhered to by
Kebijakan Pengendalian Fraud yang wajib ditaati oleh all employees in performing their duties and responsibilities.
seluruh karyawan Perseroan dalam menjalankan tugas dan The overall fraud control strategy structure integrates the
tanggung jawabnya. Struktur strategi pengendalian fraud fundamental principles of risk management, particularly
secara utuh menggabungkan prinsip dasar dari manajemen internal control and good corporate governance. The
risiko khususnya pengendalian internal dan tata kelola yang implementation of the anti-fraud strategy in the form of a fraud
baik. Implementasi strategi anti fraud dalam bentuk sistem control system is structured through four (4) interconnected
pengendalian fraud dijabarkan melalui 4 (empat) pilar pillars of fraud control strategy, namely: 1) Prevention, 2)
strategi pengendalian fraud yang saling berkaitan, yaitu: 1) Detection, 3) Investigation, reporting, and sanctions, and
Pencegahan 2) Deteksi, 3) Investigasi, pelaporan, dan sanksi, 4) Monitoring, evaluation, and follow-up. Therefore, the
4) Pemantauan, evaluasi, dan tindak lanjut. Oleh karena itu effectiveness of the implementation of the fraud control
efektivitas penerapan strategi pengendalian fraud perlu strategy needs to be supported by strengthening risk
didukung dengan penguatan pada aspek-aspek manajemen management aspects focused on fraud control. These
risiko yang berfokus pada pengendalian fraud. Aspek- aspects include at least: 1) Active management supervision, 2)
aspek tersebut paling kurang meliputi: 1) Pengawasan aktif Organizational structure, 3) Accountability, and 4) Control and
manajemen, 2) Struktur organisasi, 3) Pertanggungjawaban, 4) monitoring.
Pengendalian dan pemantauan.
Untuk memastikan praktik bisnis yang etis dan menjaga operasi To ensure ethical business practices and safeguard
dari aktivitas fraud, Perseroan telah menetapkan Kebijakan operations from fraud activities, the Company has
Anti-Fraud yang komprehensif. Kebijakan ini dirancang established a comprehensive Anti-Fraud Policy. This policy is
untuk mencegah fraud dalam segala bentuk, meningkatkan designed to prevent fraud in all forms, enhance integrity, and
integritas, dan memastikan kepatuhan terhadap peraturan ensure compliance with applicable regulations in Indonesia.
yang berlaku di Indonesia. Setiap karyawan diharapkan untuk Every employee is expected to uphold these principles in
menjunjung tinggi prinsip-prinsip ini saat menjalankan tugas performing their duties and responsibilities.
dan tanggung jawab mereka.
Strategi pengendalian fraud Perseroan berakar pada prinsip- The Company’s fraud control strategy is based on the
prinsip dasar manajemen risiko, pengendalian internal, dan fundamental principles of risk management, internal control,
Tata Kelola Perusahaan yang Baik. Pendekatan terstruktur dan and Good Corporate Governance. A structured and layered
berlapis telah diterapkan, yang terdiri dari empat pilar utama approach has been implemented, consisting of four main
yang memperkuat kerangka kerja pencegahan fraud: pillars that strengthen the fraud prevention framework:
1. Pencegahan 1. Prevention
2. Deteksi 2. Detection
3. Investigasi, pelaporan, dan sanksi 3. Investigation, reporting, and sanctions
4. Pemantauan, evaluasi, dan tindak lanjut 4. Monitoring, evaluation, and follow-up
Untuk meningkatkan efektivitas strategi ini, Perseroan To enhance the effectiveness of this strategy, the Company
mengintegrasikan manajemen risiko fraud ke dalam kerangka integrates fraud risk management into a broader governance
tata kelola yang lebih luas. Hal ini meliputi: 1) Pengawasan aktif framework. This includes: 1) Active management supervision,
manajemen, 2) Struktur organisasi, 3) Pertanggungjawaban, 4) 2) Organizational structure, 3) Accountability, and 4) Control
Pengendalian dan pemantauan. and monitoring.
Sebagai bagian dari komitmennya terhadap pencegahan As part of its commitment to fraud prevention, the Company
fraud, Perseroan telah menerapkan langkah-langkah has implemented the following control measures and
pengendalian dan mekanisme pemantauan yang ketat di monitoring mechanisms to ensure that all business activities
bawah ini guna memastikan bahwa semua kegiatan bisnis remain ethical, transparent, and free from fraudulent
tetap etis, transparan, dan bebas dari praktik penipuan: practices:
PT JACCS MPM Finance Indonesia
Laporan Tahunan 2025 Annual Report 199
Page 202
Tata Kelola Perusahaan
1. Pengendalian di bidang Sumber Daya Manusia (SDM) 1. Human Resources (HR) controls aimed at improving the
yang ditujukan untuk peningkatan efektivitas pelaksanaan effectiveness of task execution and fraud control.
tugas dan pengendalian fraud.
2. Pengendalian sistem informasi yang mendukung 2. Information system controls supporting electronic data
pengolahan, penyimpanan, dan pengamanan data secara processing, storage, and security to prevent potential
elektronik untuk mencegah potensi terjadinya fraud. fraud.
3. Pengendalian lain dalam pengendalian fraud seperti 3. Other fraud controls, such as physical asset control and
pengendalian aset fisik dan dokumentasi. documentation control.
4. Pengendalian melalui kaji ulang oleh manajemen (top level 4. Management review controls (top-level review) as well
review) maupun kaji ulang operasional (functional review) as operational reviews (functional review) conducted by
oleh audit internal atas pelaksanaan strategi anti-fraud. Internal Audit on the implementation of the anti-fraud
strategy.
5. Penetapan pemisahan fungsi dalam pelaksanaan aktivitas 5. Segregation of duties across all organizational levels,
pada seluruh jenjang organisasi dalam pemisahan fungsi particularly separating functions related to acceptance,
antara yang melakukan proses akseptasi, klaim, dan claims, and finance processes, to ensure that no party has
keuangan dengan tujuan agar setiap pihak yang terkait the opportunity to commit or conceal fraud.
dalam aktivitas tersebut tidak memiliki peluang untuk
melakukan dan menyembunyikan fraud.
6. Whistleblowing. 6. Whistleblowing system.
Kampanye anti-fraud dilakukan dengan memberikan Anti-fraud campaigns are conducted through continuous
sosialisasi yang berkelanjutan kepada seluruh karyawan, baik socialization to all employees, including:
melalui:
• Pelatihan secara online (e-learning) dan offline • Online and offline training (e-learning and classroom
Secara berkelanjutan Perseroan mengadakan pelatihan training)
Fraud Awareness yang wajib diikuti oleh seluruh karyawan The Company continuously conducts Fraud Awareness
di Perseroan. training, which is mandatory for all employees.
• Fraud awareness campaign e-mail dan wallpaper • Fraud awareness campaign via email and wallpaper
Sosialisasi yang dilakukan melalui email ke seluruh Dissemination is carried out through periodic emails to all
karyawan secara berkala dan memasang wallpaper secara employees and simultaneous installation of awareness
serempak di seluruh laptop atau komputer karyawan. wallpapers on employees’ laptops or computers.
• Poster Whistleblowing • Whistleblowing posters
Sosialisasi penerapan sistem pelaporan pelanggaran Socialization of the whistleblowing system through
(Whistleblowing) melalui poster di kantor pusat dan kantor posters displayed at head office and branch offices.
cabang.
Kebijakan Penerapan Anti Pencucian Uang,
Pencegahan Pendanaan Terorisme, dan
Pencegahan Pendanaan Proliferasi Senjata
Pemusnah Massal
Anti-Money Laundering, Counter-Terrorist Financing, and Counter-
Proliferation Financing of Weapon of Mass Destruction Policy
Kerangka kerja Anti Pencucian Uang, Pencegahan Pendanaan The Anti-Money Laundering, Counter-Terrorist Financing,
Terorisme, dan Pencegahan Pendanaan Proliferasi Senjata and Counter-Proliferation Financing of Weapon of Mass
Pemusnah Massal (APU-PPT dan PPPSPM) dirancang agar Destruction (AML-CFT and CPF) framework is designed to
selaras dengan persyaratan peraturan dan praktik terbaik be aligned with regulatory requirements and industry best
industri, guna memastikan mitigasi risiko dan kepatuhan yang practices to ensure strong risk mitigation and compliance.
kuat. Kerangka kerja ini dibangun di atas lima pilar utama: This framework is built on five main pillars:
PT JACCS MPM Finance Indonesia
200 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 203
Corporate Governance Rise Together
Pengawasan aktif Direksi dan Dewan Komisaris; Active supervision of the Board of Directors and Board of
Commissioners;
1. Kebijakan dan prosedur; 1. Policies and procedures;
2. Pengendalian internal; 2. Internal control;
3. Sistem informasi manajemen; dan 3. Management information system; and
4. Sumber daya manusia dan pelatihan. 4. Human resources and training.
Pengawasan Aktif Direksi dan Dewan Komisaris Active Supervision of the Board of Directors
and Board of Commissioners
Pengawasan aktif Direksi terhadap penerapan program APU- Active supervision by the Board of Directors over the
PPT dan PPPSPM dapat dilakukan dengan cara: implementation of the AML-CFT and CPF program is carried
out as follows:
1. Mengusulkan kebijakan dan prosedur tertulis mengenai 1. Proposing written policies and procedures related
program APU-PPT dan PPPSPM kepada Dewan Komisaris; to the AML-CFT and CPF program to the Board of
Commissioners;
2. Memastikan program APU-PPT dan PPPSPM dilaksanakan 2. Ensuring that the AML-CFT and CPF program is
sesuai dengan kebijakan dan prosedur tertulis yang telah implemented in accordance with established written
ditetapkan; policies and procedures;
3. Membentuk unit kerja khusus dan/atau menunjuk pejabat 3. Establishing a dedicated unit and/or appointing an officer
yang bertanggung jawab terhadap penerapan program responsible for implementing the AML-CFT and CPF
APU-PPT dan PPPSPM; program;
4. Melakukan pengawasan atas kepatuhan unit kerja dalam 4. Supervising business units’ compliance in implementing
menerapkan program APU-PPT dan PPPSPM; the AML-CFT and CPF program;
5. Memastikan bahwa kebijakan dan prosedur tertulis 5. Ensuring that written policies and procedures related to
mengenai program APU-PPT dan PPPSPM sejalan the AML-CFT and CPF program are aligned with changes
dengan perubahan dan pengembangan produk, jasa, dan and developments in products, services, and technology
teknologi di sektor jasa keuangan serta sesuai dengan in the financial services sector, as well as in line with
perkembangan modus TPPU (Tindak Pidana Pencucian developments in typologies of Money Laundering (ML),
Uang), TPPT (Tindak Pidana Pendanaan Terorisme), dan/ Terrorism Financing (TF), and/or Proliferation Financing of
atau PPSPM (Pendanaan Proliferasi Senjata Pemusnah Weapons of Mass Destruction (PF);
Massal);
6. Memastikan pejabat dan/atau pegawai, khususnya 6. Ensuring that officers and/or employees, particularly
pegawai dari satuan kerja terkait dan pegawai baru, telah those in relevant work units and new employees, receive
mengikuti pelatihan yang berkaitan dengan penerapan training related to the implementation of the AML-CFT and
program APU-PPT dan PPPSPM sebanyak 1 (satu) kali CPF program at least once within a one-year period; and
dalam 1 (satu) tahun; dan
7. Memastikan adanya pembahasan terkait penerapan 7. Ensuring that discussions related to the implementation of
program APU-PPT dan PPPSPM dalam rapat Direksi. the AML-CFT and CPF program are conducted in Board of
Directors meetings.
Pengawasan aktif Dewan Komisaris dalam penerapan Active supervision of the Board of Commissioners in the
program APU, PPT, dan PPPSPM dapat dilakukan dengan cara: implementation of the AML-CFT and CPF program is carried
out as follows:
1. Memastikan Perseroan memiliki kebijakan dan prosedur 1. Ensuring that the Company has policies and procedures
penerapan program APU-PPT dan PPPSPM; for implementing theAML-CFT and CPF program;
2. Memberikan persetujuan atas kebijakan dan prosedur 2. Providing approval for the policies and procedures for
penerapan program APU-PPT dan PPPSPM yang diusulkan implementing the AML-CFT and CPF program proposed
oleh Direksi; by the Board of Directors;
3. Melakukan evaluasi atas kebijakan dan prosedur 3. Evaluating the policies and procedures for implementing
penerapan program APU-PPT dan PPPSPM; the AML-CFT and CPF program;
4. Melakukan pengawasan atas pelaksanaan tanggung 4. Supervising the implementation of the Board of
jawab Direksi terhadap penerapan program APU-PPT dan Directors’ responsibilities in implementing the AML-CFT
PPPSPM; dan and CPF program; and
PT JACCS MPM Finance Indonesia
Laporan Tahunan 2025 Annual Report 201
Page 204
Tata Kelola Perusahaan
5. Memastikan adanya pembahasan terkait program 5. Ensuring that discussions related to the AML-CFT and
APU-PPT dan PPPSPM dalam rapat Direksi dan Dewan CPF program are conducted in Board of Directors and
Komisaris. Board of Commissioners meetings.
Kebijakan dan Prosedur Policies and Procedures
Perseroan telah menetapkan kebijakan APU-PPT dan PPPSPM The Company has established a robust AML-CFT and CPF
yang kuat yang dirancang untuk mengidentifikasi, menilai, dan policy designed to systematically identify, assess, and
mengurangi risiko yang terkait dengan aktivitas keuangan mitigate risks associated with illicit financial activities. This
terlarang secara sistematis. Kebijakan ini berfungsi sebagai policy serves as a critical safeguard, ensuring that all business
perlindungan penting, yang memastikan bahwa semua operations comply with strict regulatory requirements while
operasional bisnis mematuhi langkah-langkah kepatuhan proactively addressing potential threats.
yang ketat sambil secara proaktif mengatasi potensi ancaman.
Untuk menegakkan kepatuhan terhadap peraturan dan To uphold regulatory compliance and strengthen financial
memperkuat keamanan finansial, Perseroan menerapkan security, the Company consistently implements the AML-
kerangka kerja APU-PPT dan PPPSPM secara konsisten di CFT and CPF framework across all business activities. This
semua aktivitas bisnis. Pendekatan ini tidak hanya memperkuat approach not only strengthens risk management practices
praktik manajemen risiko tetapi juga menumbuhkan budaya but also fosters a culture of vigilance and accountability within
kewaspadaan dan akuntabilitas dalam organisasi. the organization.
Pedoman Implementasi APU-PPT dan PPPSPM menguraikan The AML-CFT and CPF Implementation Guidelines set out a
serangkaian kebijakan dan prosedur tertulis yang comprehensive set of written policies and procedures, which
komprehensif, yang meliputi: include:
1. Customer Due Diligence (CDD) 1. Customer Due Diligence (CDD)
2. Enhanced Due Diligence (EDD) 2. Enhanced Due Diligence (EDD)
3. Pemantauan transaksi dan evaluasi 3. Transaction monitoring and evaluation
4. Pengkinian data nasabah 4. Customer data updating
5. Penatausahaan dokumen 5. Documentation administration
6. Penutupan hubungan usaha, pembatalan dan penolakan 6. Termination of business relationships, cancellation, and
transaksi transaction rejection
7. Penundaan transaksi dan penghentian sementara 7. Transaction delay and temporary suspension of
transaksi transactions
8. Pelaporan kepada manajemen dan Regulator 8. Reporting to management and regulators
Sistem Pengendalian Internal
Internal Control System
Sistem pengendalian internal yang terstruktur dengan baik A well-structured and effective internal control system is
dan efektif merupakan hal mendasar untuk memastikan fundamental to ensuring the successful implementation of
keberhasilan penerapan program APU-PPT dan PPPSPM the Company’s AML-CFT and CPF program. The effectiveness
Perseroan. Efektivitas pengendalian ini ditunjukkan melalui of these controls is demonstrated through the following key
aspek-aspek utama berikut: aspects:
1. Perseroan telah memiliki kebijakan, prosedur, dan 1. The Company has adequate policies, procedures, and
pemantauan internal yang memadai; internal monitoring;
2. Adanya batasan wewenang dan tanggung jawab satuan 2. The existence of authority and responsibility limits of work
kerja terkait dengan penerapan program APU-PPT dan units related to the implementation of the AML-CFT and
PPPSPM; dan CPF program; and
3. Dilakukannya pemeriksaan secara independen untuk 3. Independent reviews are conducted to ensure the
memastikan efektivitas penerapan program APU-PPT dan effectiveness of the implementation of the AML-CFT and
PPPSPM. CPF program.
PT JACCS MPM Finance Indonesia
202 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 205
Corporate Governance Rise Together
Sistem Informasi Manajemen
Management Information System
Untuk meningkatkan kemampuan pemantauan dan To enhance monitoring capabilities and ensure accurate
memastikan penilaian yang akurat terhadap profil debitur assessment of debtor profiles and transactional behavior,
dan perilaku transaksional, Perseroan telah menerapkan the Company has implemented a robust information system
sistem informasi yang kuat dan dirancang untuk: designed to:
1. Menganalisis dan mengidentifikasi pola atau anomali 1. Systematically analyze and identify patterns or anomalies
secara sistematis dalam transaksi debitur, yang in debtor transactions, enabling early detection of
memungkinkan deteksi dini aktivitas yang mencurigakan. suspicious activities.
2. Memfasilitasi pelacakan dan pelaporan karakteristik 2. Facilitate real-time tracking and reporting of transaction
transaksi secara real-time, baik melalui proses manual characteristics, both through manual and automated
maupun otomatis. processes.
3. Mengintegrasikan perlindungan terhadap potensi 3. Integrate safeguards against the potential misuse of
penyalahgunaan teknologi informasi oleh individu yang information technology by individuals attempting to
mencoba terlibat dalam pencucian uang, pendanaan engage in money laundering, terrorism financing, or
terorisme, atau pendanaan proliferasi senjata pemusnah proliferation financing of weapons of mass destruction.
massal.
Sumber Daya Manusia dan Pelatihan
Human Resources and Training
Perseroan mengutamakan langkah-langkah pencegahan The Company prioritizes strict preventive measures to
yang ketat untuk mengurangi risiko pencucian uang, mitigate the risk of money laundering, terrorism financing,
pendanaan terorisme, dan pendanaan proliferasi senjata and proliferation financing of weapons of mass destruction,
pemusnah massal, terutama dengan mempertahankan particularly by maintaining high standards in employee
standar yang tinggi dalam perekrutan dan pemantauan recruitment and monitoring. This is achieved through:
karyawan. Hal ini dicapai melalui:
1. Prosedur penyaringan untuk memastikan standar yang 1. Screening procedures to ensure high standards in
tinggi pada penerimaan pegawai baru (pre-employee the recruitment of new employees (pre-employment
screening), baik pegawai tetap maupun pegawai tidak screening), both permanent and non-permanent
tetap, termasuk pejabat senior, tenaga ahli, dari mulai employees, including senior officers and experts, from the
tingkat paling rendah sampai dengan 1 (satu) tingkat di lowest level up to one level below the Board of Directors
bawah Direksi dan Dewan Komisaris; dan and Board of Commissioners; and
2. Pengenalan dan pemantauan terhadap profil pegawai 2. Introduction and monitoring of employee profiles (know
(know your employee), baik pegawai tetap maupun your employee), for both permanent and non-permanent
pegawai tidak tetap, termasuk tenaga ahli, dari mulai employees, including experts, from the lowest level up
level paling rendah sampai dengan Direksi dan Dewan to the Board of Directors and Board of Commissioners.
Komisaris. Know your employee mencakup karakter, Know Your Employee includes employees’ character,
perilaku, dan gaya hidup pegawai. behavior, and lifestyle.
Untuk lebih memperkuat kepatuhan, Perseroan To further strengthen compliance, the Company conducts
menyelenggarakan program pelatihan APU-PPT dan PPPSPM AML-CFT and CPF training programs on a regular basis,
secara berkala, memastikan bahwa semua karyawan dan ensuring that all employees and relevant officers continue
pejabat terkait tetap memperoleh informasi yang memadai. to receive adequate information. These training sessions are
Sesi pelatihan ini diadakan setidaknya setahun sekali, dengan held at least once a year, with course materials covering:
materi kursus meliputi:
1. Penerapan peraturan perundang-undangan mengenai 1. Implementation of laws and regulations related to the
penerapan program APU-PPT dan PPPSPM termasuk AML-CFT and CPF program, including the Company’s
PT JACCS MPM Finance Indonesia
Laporan Tahunan 2025 Annual Report 203
Page 206
Tata Kelola Perusahaan
dalam hal ini Kebijakan dan Prosedur APU-PPT dan internal AML-CFT and CPF policies and procedures;
PPPSPM internal yang berlaku;
2. Teknik, metode dan tipologi TPPU, TPPT, dan/atau PPSPM; 2. Techniques, methods, and typologies of ML, TF, and/or PF
3. Kebijakan dan prosedur penerapan program APU-PPT 3. Policies and procedures for implementing the AML-CFT
dan PPPSPM serta peran dan tanggung jawab pegawai and CPF program, as well as the roles and responsibilities
dalam mencegah dan memberantas TPPU, TPPT, dan/atau of employees in preventing and combating ML, TF, and/or
PPSPM; dan PF; and
4. Materi pelatihan lain, jika dibutuhkan. 4. Other training materials, if required.
Untuk membangun kerangka kerja pengenalan pelanggan To build an effective customer identification framework, the
yang efektif, Perseroan memprioritaskan pelatihan khusus Company prioritizes specialized training for employees who
bagi karyawan yang memegang peranan penting dalam play key roles in customer interactions. This training is essential
interaksi dengan pelanggan. Pelatihan ini sangat penting bagi for personnel who:
personel yang:
1. Berhadapan langsung dengan nasabah; dan/atau 1. Have direct interaction with customers; and/or
2. Berkaitan dengan pemberian fasilitas pembiayaan. 2. Are involved in the provision of financing facilities.
Kebijakan Pengadaan
Procurement Policy
Perseroan menegakkan kebijakan pengadaan yang dirancang The Company enforces a procurement policy designed
untuk mengamankan barang dan jasa dengan harga yang to secure goods and services at competitive prices while
kompetitif dengan tetap menjaga standar kualitas tinggi maintaining high quality standards and preventing conflicts of
dan mencegah konflik kepentingan. Kebijakan ini berfungsi interest. This policy serves as a reference framework to ensure
sebagai kerangka acuan untuk memastikan transparansi, transparency, efficiency, and accountability in procurement
efisiensi, dan akuntabilitas dalam kegiatan pengadaan. activities.
Kebijakan ini menguraikan mekanisme terstruktur untuk This policy outlines a structured mechanism for procuring
memperoleh barang dan jasa, yang merinci kriteria pemilihan goods and services, detailing the necessary selection criteria
yang diperlukan untuk pemasok. Melalui peraturan ini, for suppliers. Through this policy, the Company ensures
Perseroan memastikan bahwa praktik pengadaan selaras that procurement practices are aligned with corporate
dengan prinsip tata kelola perusahaan dan perilaku bisnis yang governance principles and ethical business conduct.
etis.
Seleksi dan Evaluasi Vendor/Pemasok Vendor/Supplier Selection and Evaluation
Penunjukan vendor mengikuti proses seleksi yang ketat sesuai Vendor appointments follow a strict selection process
dengan kebijakan Perseroan. Selama siklus pengadaan, in accordance with the Company’s policies. During the
vendor dinilai berdasarkan kualifikasi, kinerja masa lalu, procurement cycle, vendors are assessed based on
dan kesesuaian keseluruhan untuk memenuhi kebutuhan qualifications, past performance, and overall suitability
operasional Perseroan. Proses seleksi dapat dilakukan melalui to meet the Company’s operational needs. The selection
berbagai metode, antara lain: process may be conducted through various methods,
including:
• Penunjukan Langsung – Melibatkan vendor berdasarkan • Direct Appointment – Engaging vendors based on specific
persyaratan khusus atau kemitraan strategis. requirements or strategic partnerships.
• Seleksi Langsung – Memilih dari sejumlah kecil vendor • Direct Selection – Selecting from a limited number of
yang telah memenuhi syarat. qualified vendors.
• Tender Kompetitif – Melaksanakan penawaran terbuka • Competitive Tender – Conducting open bidding to ensure
untuk memastikan nilai, kualitas, dan layanan yang optimal. optimal value, quality, and service.
PT JACCS MPM Finance Indonesia
204 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 207
Corporate Governance Rise Together
Dengan menerapkan kerangka evaluasi menyeluruh, By implementing a comprehensive evaluation framework,
Perseroan mempertahankan standar pengadaan yang tinggi the Company maintains high procurement standards while
sekaligus membina hubungan pemasok yang kuat dan dapat fostering strong and reliable supplier relationships.
diandalkan.
Pemangku Kepentingan
Stakeholders
Para pemangku kepentingan merupakan bagian penting dari Stakeholders are an essential part of the Company’s long-
pertumbuhan dan keberlanjutan jangka panjang Perseroan. term growth and sustainability. They represent individuals
Mereka mewakili individu dan entitas yang memengaruhi atau and entities that influence or are affected by the Company’s
dipengaruhi oleh operasional Perseroan. Menyadari hubungan operations. Recognizing this dynamic relationship, the
yang dinamis ini, Perseroan berkomitmen untuk membina Company is committed to fostering strong and mutually
kemitraan yang kuat dan saling menguntungkan dengan beneficial partnerships with all stakeholders.
semua pemangku kepentingan.
Melalui keterlibatan yang berkelanjutan, Perseroan bertujuan Through continuous engagement, the Company aims to
untuk menciptakan nilai tambah bagi para pemangku create added value for stakeholders, which ultimately
kepentingan, yang pada akhirnya berkontribusi pada contributes to the Company’s advancement. The Company
kemajuan Perseroan. Perseroan telah mengidentifikasi has identified key stakeholder groups, including consumers,
kelompok pemangku kepentingan utama, termasuk employees, regulators, the general public, shareholders,
konsumen, karyawan, regulator, masyarakat umum, suppliers, and the media.
pemegang saham, pemasok, dan media.
Untuk memastikan dialog yang terbuka dan konstruktif, To ensure open and constructive dialogue, the Company
Perseroan menggunakan berbagai saluran komunikasi, utilizes various communication channels, such as social
seperti: interaksi di media sosial, layanan customer service, media interactions, customer service channels, internal
komunikasi dengan karyawan di internal Perseroan, interaksi di communication with employees, interactions across
seluruh wilayah operasional, pertemuan dengan investor dan operational areas, meetings with investors, and engagement
semua regulator yang terkait. Perseroan menyerap informasi with all relevant regulators. The Company captures information
berupa keluhan, harapan dan masukan untuk perbaikan dan in the form of complaints, expectations, and input for the
kemajuan bisnis yang Perseroan jalankan. Semua aspirasi improvement and development of its business activities. All
tersebut ditampung untuk dikelola lebih lanjut. such feedback is collected and managed for further follow-
up.
Pemangku Dasar Pemilihan Pendekatan Keterlibatan Isu/Topik yang Respons Perseroan
Kepentingan Basis of Selection Engagement Approach Dikemukakan Response of the
Stakeholders Issues/Topics Raised Company
Konsumen Kepuasan konsumen Komunikasi sehari-hari Kualitas pelayanan Memberikan informasi
menentukan di showroom/diler, front kepada konsumen, mengenai produk
pertumbuhan usaha. office cabang, call centre, keterbukaan informasi dan layanan kepada
dan media sosial. terkait produk, menjaga konsumen melalui
kerahasiaan identitas selebaran/poster di front
konsumen. office dan media sosial.
Customer satisfaction
determines business Daily communication at Quality of customer Provide information on
Customers growth. showroom/dealer, front service, disclosure products and services
office at branches, call of product-related to customers through
center, and social media. information, and flyers/posters at the
maintaining the front office and social
confidentiality of media.
customers’ identity
PT JACCS MPM Finance Indonesia
Laporan Tahunan 2025 Annual Report 205
Page 208
Tata Kelola Perusahaan
Pemangku Dasar Pemilihan Pendekatan Keterlibatan Isu/Topik yang Respons Perseroan
Kepentingan Basis of Selection Engagement Approach Dikemukakan Response of the
Stakeholders Issues/Topics Raised Company
Karyawan Aset perusahaan yang Kegiatan kerja setiap Kesejahteraan karyawan Memberi asuransi atau
penting dan perlu hari, pertemuan berkala, dan Kesehatan dan BPJS, melengkapi
dikembangkan terus. pengembangan karier. Keselamatan Kerja sarana dan prasarana
(K3), pengembangan K3, pendidikan dan
karyawan. pelatihan.
An important company
asset for continuous Daily work activities, Employee welfare and
Employees development. regular meetings, career Occupational Health Provide insurance or
development. and Safety (OHS), social security, complete
employee development. OHS facilities and
infrastructure, education
and training.
Masyarakat Pihak yang berpotensi Literasi dan edukasi Dampak nyata yang Pemberian literasi dan
terdampak atas keuangan, pelaksanaan positif. edukasi, dan kegiatan
kegiatan operasional. kegiatan CSR. CSR.
Party with a potential
to be affected by
Public operations. Financial literacy Positive real impact Provide literacy and
and education, education, and CSR
implementation of CSR activities.
activities.
Pemerintah Kepatuhan peraturan. Pemenuhan peraturan Kepatuhan terhadap Memenuhi setiap
dan perundang- peraturan dan ketentuan yang berlaku.
undangan. perundang-undangan.
Regulatory Compliance with laws Fulfill any applicable
Government compliance. Fulfillment of laws and and regulations. provisions.
regulations.
Pemegang Organ tertinggi dalam Penyampaian informasi Pencapaian kinerja Melalui pengelolaan
Saham/ Investor RUPS, Dukungan dan laporan secara Perseroan. perusahaan yang baik
investasi. berkala melalui RUPS, dapat meningkatkan
Laporan Tahunan, dan kinerja keuangan.
keterbukaan informasi.
Shareholders/ The highest organ in
Investors the GMS, Investment Submission of information The Company’s Improve financial
support. and reports on a regular performance performance through
basis through the GMS, achievement. good corporate
Annual Report, and governance
information disclosure management.
Pemasok Utama Mitra kerja penunjang Proses tender, evaluasi Kemudahan dan Perlakuan inklusif bagi
(Principal) kelancaran operasional atau review bersama. perlakuan yang sama, semua mitra, memberi
dan Pemasok usaha. Kepatuhan. keterbukaan informasi.
Lainnya
Principal Business partners
Suppliers and supporting smooth Tender process, Convenience and equal Provide information
Other Suppliers operations. evaluation or joint review. treatment, Compliance. disclosure and inclusive
treatment for all partners.
Media Sarana komunikasi, Situs web, media sosial. Keterbukaan informasi. Bekerja sama melalui
publikasi/keterbukaan saluran media yang
informasi. tersedia, baik karena
ketentuan regulasi
maupun kepentingan
Means of Perseroan.
communication, Information disclosure.
publication/ disclosure Website, social media. Work closely through
of information. available media
channels, both due to
regulatory provisions
and the interests of the
Company.
PT JACCS MPM Finance Indonesia
206 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 209
Corporate Governance Rise Together
Permasalahan yang Dihadapi dalam Penerapan
Keuangan Berkelanjutan
Issues Encountered in the Implementation of Sustainable Finance
Hingga 31 Desember 2025, Perseroan tidak menemui As of December 31, 2025, the Company did not encounter
kendala yang berarti dalam melaksanakan inisiatif any significant obstacles in implementing sustainable finance
keuangan berkelanjutan. Meskipun demikian, Perseroan initiatives. Nevertheless, the Company remains committed to
tetap berkomitmen untuk meningkatkan kapasitasnya enhancing its capacity in responsible financial management
dalam pengelolaan keuangan yang bertanggung jawab by adopting forward-looking policies that support long-term
dengan mengadopsi kebijakan berwawasan ke depan value creation for stakeholders.
yang mendukung penciptaan nilai jangka panjang bagi para
pemangku kepentingan.
Untuk memperkuat upaya keberlanjutannya, Perseroan To strengthen its sustainability efforts, the Company has
telah menjalankan program pengembangan kompetensi implemented competency development programs for
bagi anggota manajemen, serta program sosialisasi GCG management members, as well as GCG socialization
dan penerapan keuangan berkelanjutan bagi karyawan. programs and sustainable finance implementation training
Sebagai bagian dari komitmennya terhadap keberlanjutan, for employees. As part of its sustainability commitment,
pendekatan strategis Perseroan berfokus pada 3 (tiga) pilar the Company’s strategic approach focuses on 3 (three)
inti: pembangunan ekonomi, dampak sosial, dan tanggung core pillars: economic development, social impact, and
jawab lingkungan. Analisis yang lebih rinci tentang inisiatif ini environmental responsibility. A more detailed analysis of these
dan implementasinya sepanjang tahun 2025 dapat ditemukan initiatives and their implementation during 2025 is presented
di bab Kinerja Keberlanjutan. in the Sustainability Performance chapter.
Akses Informasi Perseroan
Access to Company Information
Sejalan dengan prinsip transparansi, Perseroan berkomitmen In line with the principle of transparency, the Company is
untuk menyediakan akses informasi yang tepat waktu dan committed to providing timely and accurate access to
akurat kepada para pemangku kepentingan. Hingga akhir information to stakeholders. As of the end of 2025, the
tahun 2025, Perseroan telah menyediakan informasi yang Company has made comprehensive information regarding
lengkap mengenai kinerjanya kepada publik melalui berbagai its performance available to the public through various
platform yang mudah diakses, antara lain: accessible platforms, including:
- Situs web: http://www.jaccs-mpmfinance.com/ - Website: http://www.jaccs-mpmfinance.com/
- Hubungan Investor: - Investor Relations:
corporate.secretary@jaccs- mpmfinance.com corporate.secretary@jaccs-mpmfinance.com
- Media Sosial: - Social Media:
• Facebook: @jaccsmpmfinance • Facebook: @jaccsmpmfinance
• Instagram: @jaccs_mpmfinance • Instagram: @jaccs_mpmfinance
• LinkedIn: JACCS MPM Finance Indonesia • LinkedIn: JACCS MPM Finance Indonesia
- E-mail: pelanggan@jaccs-mpmfinance.com - E-mail: pelanggan@jaccs-mpmfinance.com
- Hotline: 1500309 - Hotline: 1500309
PT JACCS MPM Finance Indonesia
Laporan Tahunan 2025 Annual Report 207
Page 210
Page 211
Kinerja Keberlanjutan Sustainability Performance
Page 212
Kinerja Keberlanjutan
Strategi dan Pendekatan Keberlanjutan
Sustainability Strategy and Approach [OJK A.1]
Sebagai institusi penyedia jasa keuangan dan pembiayaan As a trusted provider of financial and financing services in
yang tepercaya di Indonesia, PT JACCS MPM Finance Indonesia, PT JACCS MPM Finance Indonesia (the Company)
Indonesia (Perseroan) menempatkan keberlanjutan sebagai positions sustainability as a strategic foundation for creating
fondasi strategis dalam menciptakan nilai jangka panjang long-term value for all stakeholders. We recognize that the
bagi seluruh pemangku kepentingan. Kami menyadari bahwa Company’s economic growth must align with improvements
pertumbuhan ekonomi perusahaan harus berjalan selaras in social welfare and environmental conservation.
dengan peningkatan kesejahteraan sosial masyarakat dan
pelestarian lingkungan hidup.
Pendekatan keberlanjutan Perseroan dirancang untuk The Company’s sustainability approach is designed to
mengintegrasikan prinsip-prinsip Lingkungan, Sosial, dan integrate Environmental, Social, and Governance (ESG)
Tata Kelola (LST/ESG) ke dalam setiap aspek operasional principles into every aspect of operations and business
dan pengambilan keputusan bisnis. Komitmen ini tidak hanya decision-making. This commitment is not only aimed at
bertujuan untuk memenuhi kepatuhan terhadap regulasi ensuring compliance with Financial Services Authority
Otoritas Jasa Keuangan (OJK), tetapi juga sebagai wujud (OJK) regulations but also serves as a manifestation of the
kontribusi proaktif Perseroan dalam mendukung agenda Company’s proactive contribution to supporting the global
global, yaitu Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) atau agenda, namely the Sustainable Development Goals (SDGs).
Sustainable Development Goals (SDGs).
Strategi Keberlanjutan: Empat Pilar Kinerja Sustainability Strategy: The Company’s Four
Perseroan Pillars of Performance
Dalam mengimplementasikan komitmen dan strategi In implementing its sustainability commitments and
keberlanjutan, PT JACCS MPM Finance Indonesia mengacu strategies, PT JACCS MPM Finance Indonesia relies on four
pada empat pilar utama. Keempat pilar ini menjadi landasan main pillars. These four pillars serve as the foundation for
aksi korporasi dan program Tanggung Jawab Sosial corporate actions and Corporate Social and Environmental
Lingkungan (TJSL) yang dirancang khusus untuk menjawab Responsibility (CSER) programs specifically designed to
tantangan dan kebutuhan masyarakat, sekaligus mendukung address societal challenges and needs, while supporting the
pencapaian target TPB/SDGs. achievement of SDG targets.
Pilar Ekonomi: Sahabat Rakyat
Economic Pillar: “Sahabat Rakyat”
Sebagai perusahaan pembiayaan, Perseroan memiliki As a financing company, the Company plays a role in driving
kapasitas untuk menjadi motor penggerak ekonomi inklusif. inclusive economic growth. The “Sahabat Rakyat” pillar reflects
Pilar “Sahabat Rakyat” merupakan wujud kepedulian the Company’s commitment to empowering community
Perseroan terhadap pemberdayaan ekonomi masyarakat, economies, with a primary focus on the development of Micro,
dengan fokus utama pada pengembangan Usaha Mikro, Kecil, Small, and Medium Enterprises (MSMEs).
dan Menengah (UMKM).
PT JACCS MPM Finance Indonesia
210 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 213
Sustainability Performance Rise Together
Pilar Kesehatan: Sahabat Sehat
Education Pillar: “Sahabat Cerdas”
Perseroan meyakini bahwa pendidikan adalah esensi dari The Company believes that education is the foundation
kemajuan sebuah bangsa. Pilar “Sahabat Cerdas” mencakup of national progress. The “Sahabat Cerdas” pillar covers
inisiatif penyaluran manfaat berupa dukungan langsung initiatives that provide direct and indirect support for
maupun tidak langsung terhadap kegiatan pendidikan educational activities in society, aimed at developing a
masyarakat, guna menciptakan generasi yang kompeten dan competent and competitive generation.
berdaya saing.
Pilar Pendidikan: Sahabat Cerdas
Health Pillar: “Sahabat Sehat”
Kesehatan masyarakat dan karyawan adalah prasyarat Public and employee health is a prerequisite for productivity
bagi produktivitas dan pertumbuhan yang berkelanjutan. and sustainable growth. The “Sahabat Sehat” pillar represents
Pilar “Sahabat Sehat” merupakan manifestasi kepedulian the Company’s commitment to improving health standards in
Perseroan dalam meningkatkan taraf kesehatan di lingkungan both the workplace and the broader community.
kerja maupun masyarakat luas.
Pilar Lingkungan: Sahabat Hijau
Environmental Pillar: “Sahabat Hijau”
Meskipun bergerak di sektor jasa keuangan, Perseroan Although operating in the financial services sector, the
berkomitmen penuh untuk meminimalkan jejak ekologis dari Company is fully committed to minimizing the ecological
aktivitas operasionalnya. Pilar “Sahabat Hijau” adalah bentuk footprint of its operations. The “Sahabat Hijau” pillar reflects
nyata kepedulian Perseroan terhadap kelestarian lingkungan the Company’s dedication to environmental preservation,
hidup, yang diterapkan secara konsisten baik di lingkup implemented consistently across both internal operations
internal maupun eksternal. and external initiatives.
PT JACCS MPM Finance Indonesia
Laporan Tahunan 2025 Annual Report 211
Page 214
Kinerja Keberlanjutan
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan
Overviewof Sustainability Performance
ASPEK EKONOMI [OJK B.1]
ECONOMIC ASPECTS
Kuantitas Produksi/Jasa yang Dijual
Quantity of Products/Services Provided
Pembiayaan Baru Jumlah Aset
New Financing Total Assets
Dalam jutaan Rupiah/ In millions of Rupiah Dalam jutaan Rupiah/ In millions of Rupiah
8.158.042
4.040.380
4.727.591
6.857.317
3.142.747
1.183.194
2023 2024 2025 2023 2024 2025
Jumlah Pendapatan (Rugi) Laba Bersih
Total Income Net (Loss) Profit
Dalam jutaan Rupiah/ In millions of Rupiah Dalam jutaan Rupiah/ In millions of Rupiah
424
2023 2024 2025
(284.814)
1.604.504
1.022.951
1.416.531
(436.585)
2023 2024 2025
Produk Ramah Lingkungan
Environmentally Friendly Products
4W 1 UNIT 4W 1 UNIT
140.000.000 452.000.000
Penjualan I Sales Penjualan I Sales
HYBRID LISTRIK
ELECTRIC
2W 16 UNIT 2W 16 UNIT
308.076.700 108.868.400
Penjualan I Sales Penjualan I Sales
PT JACCS MPM Finance Indonesia
212 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 215
Sustainability Performance Rise Together
ASPEK LINGKUNGAN HIDUP [OJK B.2]
ENVIRONMENTAL ASPECT
Pemakaian Listrik
10,088,8
10,116,6
6,261,9
Electricity Consumption
dalam kWh I In kWh
2023 2024 2025
Keterangan | Description Satuan | Unit 2023 +|- 2024 +|- 2025
Pemakaian Listrik
kWh 2.810.172,1 - 7.736,1 2.802.436,7 -1.063.020,7 1.739.416,0
Electricity Consumption
Pemakaian Listrik
Giga Joule 10.116,6 -27,9 10.088,8 -3.826,9 6.261,9
Electricity Consumption
Emisi Scope 2
ton CO2-eq 2.444,9 -6,7 2.438,1 - 924,8 1.513,3
Scope 2 Emissions
Pemakaian BBM
Fuel Consumption
dalam Giga Joule I in Giga Joule
1.553,9
1.724,2
864,0
2023 2024 2025
Keterangan | Description Satuan | Unit 2023 +|- 2024 +|- 2025
Pemakaian BBM Liter
47.878,7 - 4.730,2 43.148,5 - 19.156,6 23.991,9
Fuel Consumption
Pemakaian BBM Giga Joule
1.724,2 - 170,3 1.553,9 - 689,9 864,0
Fuel Consumption
Emisi Scope 1 ton CO2-eq
128,2 -12,7 115,5 - 51,3 64,2
Scope 1 Emissions
Pemakaian Air
Water Consumption
12.020
9.007
8.381
dalam m3 I in m3
2023 2024 2025
Keterangan | Description Satuan | Unit 2023 +|- 2024 +|- 2025
Pemakaian Air m3
12.020 -3.013 9.007 -62,6 8.381
Water Consumption
PT JACCS MPM Finance Indonesia
Laporan Tahunan 2025 Annual Report 213
Page 216
Kinerja Keberlanjutan
ASPEK SOSIAL [OJK B.2]
SOCIAL ASPECT
Dampak Positif Penerapan Praktik Keuangan Berkelanjutan bagi Masyarakat dan Lingkungan [F.25]
Positive Impacts of Sustainable Finance Practices on Society and the Environment
Program Bantuan Pendidikan
Perseroan menyalurkan beasiswa bagi siswa-siswi SMK YPK Ora et Labora.
Beasiswa tersebut telah dimanfaatkan melalui sejumlah aktivitas edukasi,
mencakup studi lapangan, pelatihan kepemimpinan dasar, hingga membiayai
seragam dan buku tulis bagi siswa-siswi terpilih.
Education Assistance Program
The Company provides scholarships to students of SMK YPK Ora et Labora.
These scholarships have been utilized to support various educational
activities, including field studies, basic leadership training, as well as funding
for school uniforms and notebooks for selected students.
Biaya Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan
Social and Environmental Responsibility Expenditures
Dalam jutaan Rupiah/ In millions of Rupiah
114.231.500
63.385.600
31.334.000
2023 2024 2025
PT JACCS MPM Finance Indonesia
214 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 217
Sustainability Performance Rise Together
Tata Kelola Keberlanjutan
Sustainability Governance
Perseroan menempatkan prinsip keberlanjutan sebagai salah The Company positions sustainability principles as one of
satu pilar utama dalam mendukung pertumbuhan usaha the key pillars in supporting sustainable and integrity-driven
yang berkelanjutan dan berintegritas. Melalui penerapan business growth. Through the implementation of these
prinsip ini, Perseroan berupaya menjaga keseimbangan principles, the Company strives to maintain a balance between
antara pencapaian kinerja bisnis, kepentingan pemegang the achievement of business performance, the interests
saham, serta tanggung jawab sosial dan etika kepada seluruh of shareholders, and its social and ethical responsibilities
pemangku kepentingan. Komitmen tersebut diwujudkan toward all stakeholders. This commitment is realized through
melalui pengelolaan keuangan berkelanjutan yang selaras the management of sustainable finance practices aligned
dengan lima prinsip utama Good Corporate Governance with the five core principles of Good Corporate Governance
(GCG), yaitu transparansi, akuntabilitas, pertanggungjawaban, (GCG), namely transparency, accountability, responsibility,
independensi, dan kewajaran. Pendekatan ini mendukung independence, and fairness. This approach supports business
terciptanya kesinambungan usaha sekaligus memberikan nilai continuity while delivering sustainable value creation for
tambah yang berkelanjutan bagi para pemangku kepentingan. stakeholders.
GCG merupakan kerangka yang mengarahkan dan GCG serves as a framework that directs and controls business
mengendalikan kegiatan usaha agar mampu menciptakan activities to enable the creation of sustainable value. Its
nilai secara berkelanjutan. Penerapan GCG mencakup sistem implementation encompasses supervisory and control
pengawasan dan pengendalian yang mendorong praktik systems that promote transparent, ethical, and responsible
bisnis yang transparan, etis, dan bertanggung jawab. Bagi business practices. For the Company, the implementation
Perseroan, implementasi GCG tidak hanya berfokus pada of GCG is not limited to compliance with prevailing laws and
pemenuhan ketentuan peraturan perundang-undangan, regulations, but also serves as a foundation for maintaining
tetapi juga menjadi landasan dalam menjaga integritas, integrity, mitigating potential conflicts of interest, and
memitigasi potensi konflik kepentingan, serta memastikan ensuring clarity of roles and responsibilities at all organizational
kejelasan fungsi dan tanggung jawab di setiap tingkat levels. Accordingly, sustainability governance plays a vital role
organisasi. Dengan demikian, tata kelola keberlanjutan in strengthening competitiveness, enhancing stakeholder
berperan penting dalam memperkuat daya saing, trust, and safeguarding long-term business continuity.
meningkatkan kepercayaan pemangku kepentingan, serta
menjaga keberlangsungan usaha dalam jangka panjang.
Untuk mendukung hal tersebut, Perseroan terus To support these objectives, the Company continues to foster
mengembangkan budaya tata kelola yang kuat melalui a strong governance culture through the implementation of
penerapan nilai-nilai perusahaan, kebijakan internal, serta corporate values, internal policies, and various programs and
berbagai program dan inisiatif yang sejalan dengan prinsip initiatives aligned with GCG principles.
GCG.
Informasi lebih lengkap mengenai struktur, kebijakan, organ Further information regarding the structure, policies,
pendukung, serta pelaksanaan, pelatihan, dan evaluasi GCG supporting organs, as well as the implementation, training, and
dapat dilihat pada bagian Tata Kelola Perusahaan. evaluation of GCG can be found in the Corporate Governance
section.
Penanggung Jawab Penerapan Keuangan Person in Charge of Sustainable Finance
Berkelanjutan [OJK E.1] Implementation [OJK E.1]
Sebagai bagian integral dari penerapan prinsip GCG, As an integral part of the implementation of GCG principles,
implementasi keuangan berkelanjutan di Perseroan sustainable finance at the Company is carried out through the
dilaksanakan melalui koordinasi dan tanggung jawab berbagai coordination and responsibility of various bodies within the
organ dalam struktur Tata Kelola Perusahaan, sebagai berikut: Corporate Governance structure, as follows:
PT JACCS MPM Finance Indonesia
Laporan Tahunan 2025 Annual Report 215
Page 218
Kinerja Keberlanjutan
Rapat Umum Pemegang Saham
General Meeting of Shareholders
Dewan Komisaris Direksi
Board of Commissioners Board of Directors
Komite
Komite Sekretaris Audit Internal
Komite Audit Nominasi dan • Asset & Liability Committee
Pemantau Perusahaan Internal Audit
Audit Committee Remunerasi (ALCO)
Risiko • Early Alert Committee Corporate
Nomination and
Risk Monitoring (EAC) Secretary
Remuneration
Committee • Retail Alert Committee
Committee
(RAC)
• Risk Management
Committee (RMC)
• IT Steering Committee
Pengembangan Kompetensi Penerapan Competency Development for the
Keuangan Berkelanjutan [OJK E.2] Implementation of Sustainable Finance [OJK E.2]
Perseroan secara berkelanjutan melaksanakan The Company continuously implements competency
pengembangan kompetensi bagi Dewan Komisaris, development initiatives for the Board of Commissioners,
Direksi, Sekretaris Perusahaan, serta karyawan di berbagai Board of Directors, Corporate Secretary, and employees
tingkat organisasi. Inisiatif ini didasarkan pada pemahaman across all organizational levels. This initiative is grounded in
bahwa Sumber Daya Manusia memiliki peran strategis the understanding that Human Resources play a strategic role
dalam mendukung pengembangan usaha, termasuk dalam in supporting business development, including ensuring the
memastikan implementasi keuangan berkelanjutan berjalan effective implementation of sustainable finance.
secara efektif.
Melalui berbagai program pelatihan dan peningkatan Through various training programs and capacity-
kapasitas, Perseroan berupaya memperkuat pemahaman building initiatives, the Company seeks to strengthen the
serta kapabilitas seluruh insan perusahaan terhadap prinsip understanding and capabilities of all personnel with respect
dan praktik keuangan berkelanjutan. Dengan demikian, to sustainable finance principles and practices. Accordingly,
setiap individu diharapkan mampu berkontribusi secara each individual is expected to contribute optimally to the
optimal dalam mendukung pencapaian tujuan keberlanjutan achievement of the Company’s sustainability objectives.
Perseroan.
Informasi lebih lanjut mengenai kegiatan pengembangan Further information regarding competency development
kompetensi yang diikuti oleh Dewan Komisaris, Direksi, activities undertaken by the Board of Commissioners, Board
Sekretaris Perusahaan, serta karyawan Perseroan untuk tahun of Directors, Corporate Secretary, and employees for the year
2025 dapat dilihat pada Bab Profil Perseroan dan Bab Tata 2025 can be found in the Company Profile and Corporate
Kelola Perusahaan. Governance chapters.
Penilaian Risiko atas Penerapan Keuangan Risk Assessment on the Implementation of
Berkelanjutan [OJK E.3] Sustainable Finance [OJK E.3]
Perseroan melakukan penilaian risiko atas penerapan The Company conducts risk assessments on the
keuangan berkelanjutan sebagai bagian yang terintegrasi implementation of sustainable finance as an integral part of its
dalam kerangka manajemen risiko secara keseluruhan. overall risk management framework. This approach ensures
Pendekatan ini memastikan bahwa setiap aspek keberlanjutan that all sustainability aspects are systematically identified,
telah diidentifikasi, dianalisis, dan dikelola secara analyzed, and managed in order to minimize potential impacts
sistematis guna meminimalkan potensi dampak yang dapat that may affect business performance and continuity.
memengaruhi kinerja dan kelangsungan usaha.
PT JACCS MPM Finance Indonesia
216 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 219
Sustainability Performance Rise Together
Uraian lebih lengkap mengenai penerapan manajemen risiko A more comprehensive description of the Company’s risk
Perseroan, termasuk landasan kebijakan, kerangka kerja, jenis management practices, including its policy foundation,
risiko yang dihadapi, serta langkah-langkah mitigasi yang framework, types of risks encountered, and mitigation
dilakukan, disajikan pada Bab Tata Kelola Perusahaan. measures undertaken, is presented in the Corporate
Governance chapter.
Hubungan dengan Pemangku Kepentingan
Stakeholder Engagement [OJK E.4]
Identifikasi Pemangku Kepentingan Perseroan Identification of Stakeholders and Their
dan Pelibatan dalam Penerapan Keuangan Engagement in the Implementation of
Berkelanjutan Sustainable Finance
Perseroan secara berkelanjutan membangun hubungan The Company continuously fosters positive and value-
yang positif dan saling memberikan nilai tambah dengan creating relationships with all stakeholders. Such engagement
seluruh pemangku kepentingan. Keterlibatan ini menjadi constitutes an essential component in supporting the
bagian penting dalam mendukung implementasi keuangan implementation of sustainable finance and ensuring alignment
berkelanjutan serta memastikan keselarasan antara strategi between the Company’s strategies and stakeholder
Perseroan dan ekspektasi para pemangku kepentingan. expectations.
Untuk itu, Perseroan melakukan proses identifikasi To this end, the Company undertakes a systematic process of
dan pemetaan terhadap setiap kelompok pemangku identifying and mapping each stakeholder group, including
kepentingan, termasuk memahami kepentingan dan isu yang gaining an understanding of the interests and relevant
relevan bagi masing-masing pihak. Berdasarkan pemetaan issues associated with each party. Based on this mapping,
tersebut, Perseroan menetapkan pendekatan komunikasi the Company establishes appropriate communication
yang tepat, mencakup metode interaksi, topik yang dibahas, approaches, encompassing methods of interaction, topics of
serta frekuensi pelibatan, guna menciptakan hubungan yang discussion, and frequency of engagement, in order to foster
efektif dan berkesinambungan. effective and sustainable relationships.
Informasi lebih lanjut mengenai pemangku kepentingan, Further information regarding stakeholders, forms of
bentuk pelibatan, serta topik yang menjadi perhatian disajikan engagement, and key topics of concern is presented in the
pada tabel berikut: following table:
Pemangku Kepentingan dan Pelibatan dalam Penerapan Keuangan Berkelanjutan
Stakeholders and Their Engagement in the Implementation of Sustainable Finance
Pemangku Dasar Pemilihan Metode Pelibatan Isu/Topik yang Dibahas Frekuensi Pelibatan
Kepentingan Basis of Stakeholder Engagement Method Issues/Topics Discussed Engagement Frequency
Stakeholder Identification
Pelanggan Kepuasan pelanggan • Komunikasi langsung • Kualitas layanan • Setiap hari kerja
Customers berpengaruh secara sehari-hari • Kualitas produk/jasa • Saat diperlukan
signifikan terhadap • Pengelolaan Call
kelangsungan usaha Center • Service quality • Daily
Perseroan. • Penyediaan akses • Product/service • As required
informasi melalui quality
Customers satisfaction media sosial
significantly influences • Customer Gathering
the Company’s business
continuity. • Direct daily
communication
• Call Center
Management
• Provision of
information access
through social media
• Customer Gathering
PT JACCS MPM Finance Indonesia
Laporan Tahunan 2025 Annual Report 217
Page 220
Kinerja Keberlanjutan
Pemangku Dasar Pemilihan Metode Pelibatan Isu/Topik yang Dibahas Frekuensi Pelibatan
Kepentingan Basis of Stakeholder Engagement Method Issues/Topics Discussed Engagement Frequency
Stakeholder Identification
Karyawan Karyawan merupakan Kegiatan operasional Kesejahteraan karyawan Setiap hari kerja
Employees Sumber Daya Manusia sehari-hari Aspek Kesehatan dan Saat diperlukan
yang berperan penting Pertemuan berkala Keselamatan Kerja (K3)
sebagai aset strategis Periodical meetings Penciptaan lingkungan Daily
Perseroan. kerja yang kondusif As required
Daily operational
Employees are key human activities Employee welfare
resources serving as the Periodic meetings Occupational Health and
Company’s strategic Safety (OHS) Aspect
assets. Development of
conducive work
environment
Masyarakat Masyarakat merupakan Program kehumasan Pemberdayaan ekonomi Setiap tahun buku
Community pihak yang berpotensi Sosialisasi kegiatan TJSL Bantuan sosial-
menerima dampak Pelaksanaan kegiatan kemasyarakatan Annually
aktivitas operasional TJSL
Perseroan. Economic
Public relations program empowerment
Community is a party who CSER activities Social assistance and
potentially receives the disseminations community development
impact of the Company’s CSER activities
operational activities. implementation
Regulator Regulator merupakan Penyampaian laporan Pemenuhan regulasi Setiap tahun
Regulator pihak yang memiliki secara triwulanan dan Dukungan terhadap Setiap triwulan
kewenangan menentukan tahunan pembangunan
aturan bagi Perseroan. Pembayaran pajak berkelanjutan Annually
Quarterly
Regulators are authorities Quarterly and annual Regulatory compliance
with the mandate to report submission Support to sustainable
establish and enforce Tax payment development
regulations applicable to
the Company.
Pemegang Pemegang saham RUPS Kinerja Perseroan Setiap tahun
Saham merupakan pihak yang Pembagian dividen Persetujuan atas Saat diperlukan
Shareholders memegang kepemilikan hal-hal penting terkait
atas Perseroan. GMS Perseroan. Annually
Dividend distribution As required
Shareholders are parties Company performance
holding ownership in the Approval of significant
Company. matters related to the
Company
Pemasok Pemasok merupakan Proses tender Mekanisme pengadaan Setiap tahun
Supplier mitra kerja yang Penyampaian informasi barang dan jasa Saat diperlukan
menunjang kegiatan bagi pemasok Pemenuhan terhadap
operasional Perseroan. ketentuan dan Annually
Tender process persyaratan dalam As required
Suppliers are business Information proses tender
partner who supports the dissemination for
Company’s operational suppliers Products and services
activities. procurement mechanism
Compliance with tender
requirements and
procedures
Media Massa Media massa merupakan Press release Keterbukaan informasi Secara berkala
Media pihak eksternal yang Perseroan Saat diperlukan
memberi dampak bagi
kualitas keberlangsungan Company’s information Periodically
usaha Perseroan. disclosure As required
Media is an external
party influencing the
Company’s business
continuity quality.
PT JACCS MPM Finance Indonesia
218 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 221
Sustainability Performance Rise Together
Permasalahan yang Dihadapi dalam Penerapan Challenges Faced in the Implementation of
Keuangan Berkelanjutan [OJK E.5] Sustainable Finance [OJK E.5]
Sepanjang tahun 2025, Perseroan berjalan lancar dalam Throughout 2025, the Company successfully implemented
menerapkan prinsip keuangan berkelanjutan, tanpa sustainable finance principles without encountering
menghadapi hambatan yang berarti. Keberhasilan ini any significant obstacles. This achievement reflects the
menunjukkan kesiapan Perseroan dalam mengintegrasikan Company’s readiness to integrate responsible business
praktik bisnis yang bertanggung jawab sekaligus mendukung practices while supporting sustainable development in
pembangunan berkelanjutan di Indonesia. Indonesia.
Meski demikian, Perseroan tetap fokus pada peningkatan Nevertheless, the Company remains focused on strengthening
kapasitas internal. Berbagai pelatihan manajemen dan internal capacity. Various management training programs
sosialisasi terkait Good Corporate Governance (GCG) and dissemination activities related to Good Corporate
serta keuangan berkelanjutan bagi karyawan dilaksanakan Governance (GCG) and sustainable finance for employees
secara berkelanjutan. Langkah ini memastikan setiap individu are continuously conducted. These initiatives ensure that
memahami peran dan kontribusinya dalam mendukung tujuan every individual understands their roles and contributions in
keberlanjutan perusahaan. supporting the Company’s sustainability objectives.
Untuk menghadapi tantangan di masa depan, Perseroan To address future challenges, the Company emphasizes its
menekankan strategi keberlanjutan pada tiga bidang utama: sustainability strategy across three key areas: economic,
ekonomi, sosial-kemasyarakatan, dan lingkungan. Setiap social, and environmental. Each strategy is implemented with
strategi diterapkan dengan tujuan menciptakan dampak the objective of creating positive impacts for stakeholders
positif bagi pemangku kepentingan dan lingkungan sekitar. and the surrounding environment. Further details on the
Detail pelaksanaan strategi ini selama 2025 dibahas lebih implementation of these strategies during 2025 are presented
lanjut dalam Bab Kinerja Keberlanjutan. in the Sustainability Performance chapter.
Kinerja Keberlanjutan
Sustainability Performance [F]
Membangun Budaya Keberlanjutan Building a Culture of Sustainability
[OJK F.1] [OJK F.1]
Bagi Perseroan, keberlanjutan lebih dari sekadar kebijakan; ia For the Company, sustainability is more than just a policy; it is
menjadi bagian dari pola pikir dan praktik sehari-hari. Budaya an integral part of our mindset and daily practices. This culture
ini mendorong setiap keputusan bisnis untuk tidak hanya drives every business decision to not only pursue profit but
mengejar keuntungan, tetapi juga memberikan manfaat nyata also deliver tangible benefits to employees, the community,
bagi karyawan, masyarakat, dan lingkungan, sekarang dan di and the environment—both now and in the future.
masa depan.
Implementasi budaya keberlanjutan dilakukan melalui tata The implementation of a sustainability culture is carried
kelola yang bertanggung jawab, selaras dengan pencapaian out through responsible governance, aligned with the
Sustainable Development Goals (SDGs) di Indonesia. achievement of the Sustainable Development Goals (SDGs)
Perseroan secara rutin menyelenggarakan sosialisasi prinsip in Indonesia. The Company regularly conducts awareness
Good Corporate Governance (GCG) dan praktik keuangan programs on the principles of Good Corporate Governance
berkelanjutan bagi karyawan, sekaligus mendorong mitra dan (GCG) and sustainable financial practices for employees,
pemasok untuk menerapkan standar yang sama, sehingga while also encouraging partners and suppliers to adopt
nilai keberlanjutan tersebar di seluruh ekosistem bisnis. the same standards, ensuring that sustainability values are
embedded throughout the entire business ecosystem.
Teknologi menjadi pilar penting dalam strategi keberlanjutan Technology is a key pillar of the Company’s sustainability
Perseroan. Layanan keuangan digital dikembangkan strategy. Digital financial services are developed to be more
untuk lebih inklusif dan ramah lingkungan, memudahkan inclusive and environmentally friendly, facilitating access
akses bagi konsumen dan mitra. Produk seperti MyCash for consumers and partners. Products like MyCash provide
PT JACCS MPM Finance Indonesia
Laporan Tahunan 2025 Annual Report 219
Page 222
Kinerja Keberlanjutan
menyediakan solusi dana yang fleksibel untuk berbagai flexible funding solutions for various needs, while the JACCY
kebutuhan, sementara aplikasi JACCY memungkinkan mitra app enables dealer partners to monitor financing processes
dealer memantau proses pembiayaan secara cepat dan quickly and efficiently. Additionally, the JM CARE app provides
efisien. Selain itu, aplikasi JM CARE menghadirkan informasi easy access to financial information and services for the
dan layanan keuangan secara mudah bagi masyarakat, public, supporting broader financial literacy and inclusion.
mendukung literasi dan inklusi keuangan secara lebih luas.
Dalam rangka meningkatkan kesadaran dan pemahaman In order to enhance awareness and understanding among all
seluruh insan Perseroan terhadap pentingnya penerapan employees of the importance of implementing sustainability
prinsip keberlanjutan, Perseroan secara konsisten principles, the Company consistently carries out various
melaksanakan berbagai inisiatif edukasi dan sosialisasi yang integrated education and awareness initiatives. These efforts
terintegrasi. Upaya ini dilakukan tidak hanya untuk memperkuat are undertaken not only to strengthen a sustainability-
budaya keberlanjutan di lingkungan kerja, tetapi juga untuk driven culture within the workplace, but also to ensure that
memastikan bahwa setiap individu memiliki pemahaman yang every individual possesses an adequate understanding of
memadai terkait praktik bisnis yang bertanggung jawab. responsible business practices.
Sepanjang periode pelaporan, Perseroan menyelenggarakan Throughout the reporting period, the Company organized
berbagai program sosialisasi dan kampanye, antara a range of awareness programs and campaigns, including
lain sosialisasi keberlanjutan (sustainability awareness sustainability awareness campaigns, environmental
campaign), sosialisasi ramah lingkungan (environmental awareness campaigns, as well as the Green Friends Program,
awareness campaign), serta program Sahabat Hijau yang which promotes energy conservation behavior within
mendorong perilaku hemat energi di lingkungan kerja. Selain the workplace. In addition, the Company implemented
itu, Perseroan juga menerapkan inisiatif operasional berupa operational initiatives such as waste sorting at the
pemilahan sampah di Kantor Pusat sebagai bagian dari upaya Headquarters as part of its commitment to more responsible
pengelolaan limbah yang lebih bertanggung jawab. waste management practices.
Dari aspek tata kelola, Perseroan secara aktif meningkatkan From a governance perspective, the Company actively
kesadaran terkait etika dan kepatuhan melalui program promotes awareness of ethics and compliance through
peningkatan kesadaran fraud (fraud awareness). Inisiatif ini fraud awareness programs. These initiatives aim to reinforce
bertujuan untuk memperkuat integritas serta membangun integrity and foster a corporate culture that upholds the
budaya perusahaan yang menjunjung tinggi prinsip principles of transparency and accountability.
transparansi dan akuntabilitas.
Dalam mendukung aspek kesehatan dan keselamatan In supporting occupational health and safety, the Company
kerja, Perseroan juga menyelenggarakan pelatihan, seperti also conducted various training programs, including basic
pelatihan basic safety riding guna meningkatkan kesadaran safety riding training to enhance employees’ awareness of
keselamatan berkendara bagi karyawan. Tidak hanya itu, road safety. Furthermore, the Company provided training
Perseroan turut memberikan pelatihan terkait perlindungan on data protection in accordance with ISO 27001 standards
data berbasis standar ISO 27001 guna memperkuat keamanan to strengthen information security and safeguard corporate
informasi dan perlindungan data perusahaan. data.
Lebih lanjut, Perseroan juga berkolaborasi dengan MPM Group Moreover, the Company collaborates with MPM Group in
dalam berbagai inisiatif keberlanjutan, termasuk pelaksanaan various sustainability initiatives, including the implementation
kegiatan tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) seperti of Corporate Social Responsibility (CSR) programs such
MPM Wellness Series, Environmentalk, serta forum diskusi as the MPM Wellness Series, Environmentalk, and focus
kelompok terarah (focus group discussion/FGD) terkait group discussions (FGDs) related to the development of
pengembangan sustainability/ESG roadmap. Kolaborasi the sustainability/ESG roadmap. This collaboration reflects
ini mencerminkan komitmen Perseroan dalam memperluas the Company’s commitment to expanding its positive
dampak positif keberlanjutan secara lebih holistik dan sustainability impact in a more holistic and sustainable manner.
berkelanjutan.
PT JACCS MPM Finance Indonesia
220 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 223
Sustainability Performance Rise Together
Kinerja Ekonomi
Economic Performance
Sepanjang 2025, fokus utama Perseroan adalah Throughout 2025, the Company’s primary focus was to
mempertahankan dan meningkatkan kinerja ekonomi secara maintain and enhance sustainable economic performance.
berkelanjutan. Seluruh aktivitas bisnis dan operasional All business and operational activities were directed
diarahkan untuk menciptakan nilai yang bisa dinikmati toward creating value for a broad range of stakeholders,
berbagai pemangku kepentingan, mulai dari pemegang including shareholders, employees, suppliers, as well as
saham, karyawan, pemasok, hingga masyarakat dan local communities and regulators. The overarching objective
regulator. Tujuan utamanya adalah memastikan bahwa is to ensure that the growth achieved is not only financially
pertumbuhan yang dicapai tidak hanya menguntungkan beneficial, but also generates positive impacts on the
secara finansial, tetapi juga memberi dampak positif bagi surrounding social and economic ecosystem.
ekosistem sosial dan ekonomi di sekitar perusahaan.
Selain pencapaian finansial, distribusi manfaat menjadi In addition to financial achievements, value distribution is
tolok ukur penting. Aktivitas bisnis diatur agar nilai ekonomi considered a key performance indicator. Business activities
yang dihasilkan dapat didistribusikan secara adil dan are structured to ensure that the economic value generated
berkelanjutan, mendukung pembangunan inklusif dan is distributed in a fair and sustainable manner, thereby
kesejahteraan jangka panjang bagi semua pihak terkait. supporting inclusive development and long-term prosperity
for all stakeholders.
Penggunaan Tenaga Kerja Lokal Utilization of Local Workforce
Kehadiran jaringan operasional Perseroan di berbagai wilayah The Company’s operational network across various regions
nusantara tidak sekadar bertujuan untuk memperluas akses in Indonesia is not only intended to expand financial inclusion
inklusi keuangan masyarakat, tetapi juga berfungsi sebagai access for the public, but also serves as a catalyst for regional
katalisator penggerak ekonomi daerah. Salah satu dampak economic development. One of the most significant direct
ekonomi langsung (direct economic impact) yang paling economic impacts of the Company’s business expansion and
signifikan dari ekspansi dan keberlanjutan bisnis Perseroan sustainability is job creation and the absorption of local labor
adalah penciptaan lapangan kerja dan penyerapan tenaga residing in the vicinity of its branch offices.
kerja lokal yang berdomisili di sekitar area kantor cabang.
Sejalan dengan semangat pilar keberlanjutan “Sahabat In line with the spirit of the sustainability pillar “Sahabat
Rakyat” (Pilar Ekonomi), Perseroan memiliki komitmen Rakyat” (Economic Pillar), the Company is strongly
kuat untuk memprioritaskan rekrutmen talenta lokal dalam committed to prioritizing the recruitment of local talent
mengisi berbagai posisi operasional, mulai dari tenaga for various operational roles, including marketing officers,
pemasar, surveyor, analis kredit, layanan pelanggan, hingga surveyors, credit analysts, customer service personnel,
staf administratif. Penyerapan tenaga kerja ini memberikan and administrative staff. This absorption of local workforce
kontribusi nyata dalam membantu pemerintah daerah contributes meaningfully to supporting local governments in
menekan angka pengangguran. reducing unemployment rates.
Lebih jauh lagi, strategi rekrutmen lokal ini menciptakan efek Furthermore, this local recruitment strategy creates a
pengganda (multiplier effect) bagi perekonomian setempat. multiplier effect on the regional economy. As local labor forces
Dengan terserapnya angkatan kerja daerah ke dalam become integrated into the Company’s business ecosystem,
ekosistem bisnis Perseroan, terjadi peningkatan stabilitas household income stability and purchasing power in the
pendapatan dan daya beli masyarakat di wilayah tersebut. Hal surrounding areas improve. This ultimately stimulates a more
ini pada akhirnya mendorong perputaran roda ekonomi lokal dynamic and resilient local economic cycle.
yang lebih dinamis dan tangguh.
Perseroan tidak hanya berhenti pada penyerapan tenaga kerja, The Company does not merely focus on employment
melainkan juga berinvestasi pada pengembangan kapasitas absorption but also invests in local human capital
(capacity building) sumber daya manusia daerah. Melalui program development. Through continuous training and certification
pelatihan dan sertifikasi yang berkelanjutan, Perseroan membekali programs, the Company equips local employees with
karyawan lokal dengan literasi finansial dan kompetensi financial literacy and professional competencies relevant to
profesional yang kompetitif di industri jasa keuangan. the financial services industry.
Langkah konkret dalam memberdayakan tenaga kerja lokal This initiative represents a tangible contribution to the
ini merupakan wujud nyata kontribusi Perseroan terhadap achievement of the Sustainable Development Goals (SDGs),
PT JACCS MPM Finance Indonesia
Laporan Tahunan 2025 Annual Report 221
Page 224
Kinerja Keberlanjutan
pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB/SDG) particularly SDG 8, which promotes sustained, inclusive,
8, yakni mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan and sustainable economic growth, full and productive
berkelanjutan, kesempatan kerja penuh dan produktif, serta employment, and decent work for all.
pekerjaan yang layak bagi semua.
Hingga 31 Desember 2025, sekitar 99,7% dari total 1.679 As of 31 December 2025, approximately 99.7% of the Company’s
karyawan Perseroan merupakan tenaga kerja lokal yang total 1,679 employees were local workers recruited from areas
direkrut dari wilayah sekitar kantor cabang Perseroan. surrounding the Company’s branch offices.
Perbandingan Target dan Realisasi Pembiayaan Comparison of Targets and Actual Results for
Baru, Pendapatan, dan Laba Bersih [OJK F.2] New Financing, Revenue, and Net Income [OJK F.2]
Indikator Target 2025 Realisasi 2025 Pencapaian
Indicator 2025 Actual Achievement
Pembiayaan Baru 1.768.860 1.183.194 66,89%
New Booking
Pendapatan 1.338.599 1.022.951 76,42%
Income
Rugi Bersih Tahun Berjalan (162.776) (436.585) (268,21%)
Net Loss for the Year
Di tahun 2025, realisasi pembiayaan baru, pendapatan, In 2025, the realization of new financing, revenue, and net
maupun rugi bersih tahun berjalan belum dapat memenuhi loss for the current year did not yet meet the established
target yang telah dicanangkan. Hal ini terutama dipengaruhi targets. This was primarily driven by a decline in revenue, in
oleh penurunan pendapatan seiring dengan penyesuaian line with adjustments to the Company’s business portfolio as
portofolio bisnis yang dilakukan Perseroan sebagai bagian dari part of its long-term strategic strengthening. Further details
penguatan strategi jangka panjang. Informasi selengkapnya are presented in the Management Discussion and Analysis
dapat dilihat pada Bab Analisis dan Pembahasan Manajemen. chapter.
Rantai Pasokan Supply Chain
Rantai pasokan menjadi salah satu pilar kunci dalam The supply chain is one of the key pillars of responsible
pertumbuhan bisnis yang bertanggung jawab. Pendekatan business growth. A sustainable approach is implemented by
berkelanjutan diterapkan dengan mempertimbangkan aspek taking into account social, environmental, and governance
sosial, lingkungan, dan tata kelola, selain efisiensi biaya dan aspects, in addition to cost efficiency and profitability.
profitabilitas.
Dalam praktiknya, Perseroan menyeleksi mitra bisnis In practice, the Company selects business partners based
berdasarkan kualitas, harga, pengalaman, jaminan, dan on quality, price, experience, guarantees, and relevant
sertifikasi yang relevan. Proses pengadaan dapat dilakukan certifications. The procurement process can be conducted
melalui penunjukan langsung, pemilihan langsung, atau through direct appointment, direct selection, or competitive
tender kompetitif, dengan penilaian menyeluruh terhadap bidding, with a comprehensive assessment of vendor
kinerja dan kelayakan vendor. Dengan mekanisme ini, seluruh performance and eligibility. Through this mechanism, the
rantai pasokan selaras dengan prinsip keberlanjutan dan entire supply chain aligns with sustainability principles and
mendukung pertumbuhan bisnis yang inklusif serta tangguh. supports inclusive and resilient business growth.
PT JACCS MPM Finance Indonesia
222 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 225
Sustainability Performance Rise Together
Dukungan terhadap SDGs
Support for SDGs
Menciptakan pertumbuhan ekonomi Pelaksanaan proses pengadaan yang Berkontribusi pada pembangunan
melalui jaringan rantai nilai Perseroan inklusif dan transparan telah mendorong nasional melalui kewajiban retribusi dan
yang terdiri dari pemasok lokal. praktik pengadaan yang berkelanjutan. pajak.
Creating economic growth through the The implementation of inclusive and Contributing to national development
Company’s value chain network of local transparent procurement processes has through levy and tax obligations.
suppliers. encouraged sustainable procurement
practices.
Kinerja Lingkungan
Environmental Performance
Biaya Lingkungan Hidup Tahun 2025 [OJK F.4] Environmental Expenditure in 2025 [OJK F.4]
Pada tahun 2025, Perseroan belum mengalokasikan biaya In 2025, the Company did not allocate specific expenditures
secara khusus untuk pengelolaan lingkungan hidup. Meskipun for environmental management. Nevertheless, environmental
demikian, aspek pengelolaan lingkungan tetap diintegrasikan considerations remain integrated into the Company’s
dalam kegiatan operasional Perseroan sebagai bagian dari operational activities as part of its commitment to sustainable
komitmen terhadap praktik bisnis yang berkelanjutan. business practices.
Penggunaan Material Ramah Lingkungan Use of Environmentally Friendly Materials [OJK
[OJK F.4] F.5]
Dalam upaya mengurangi dampak lingkungan, Perseroan In an effort to reduce its environmental impact, the Company
terus mendorong praktik operasional yang lebih ramah continues to promote more environmentally friendly
lingkungan melalui program paperless. Pendekatan ini tidak operational practices through a paperless program. This
hanya meningkatkan efisiensi kerja, tetapi juga mendukung approach not only improves work efficiency but also supports
pelestarian lingkungan dengan mengurangi penggunaan environmental conservation by reducing paper usage and
kertas dan memanfaatkan digitalisasi dalam berbagai proses leveraging digitalization in various administrative processes.
administrasi. Beberapa inisiatif yang telah diterapkan antara Some of the initiatives that have been implemented include:
lain:
• Document Management System (DMS) untuk • Document Management System (DMS) for digital
pengarsipan dokumen secara digital. document archiving.
• Sistem HR e-solution yang memfasilitasi proses • HR e-solution system that facilitates HR processes such
personalia seperti pengajuan cuti, slip gaji, dan penilaian as leave requests, pay slips, and performance evaluations.
kinerja.
• Sistem e-memo untuk pengajuan memorandum internal. • E-memo system for submitting internal memorandums
• Data warehouse sebagai penyimpanan data terpusat dan • Data warehouse as a centralized digital data storage
digital. solution.
• Sistem Informasi Manajemen Audit (SIMA) untuk • Audit Management Information System to support
mendukung proses audit yang efisien. efficient audit processes.
• Aplikasi JM Order untuk memfasilitasi proses aplikasi • JM Order application to facilitate the financing application
pembiayaan oleh marketing. process by the marketing team.
PT JACCS MPM Finance Indonesia
Laporan Tahunan 2025 Annual Report 223
Page 226
Kinerja Keberlanjutan
Selain itu, kesadaran lingkungan juga ditanamkan kepada In addition, environmental awareness is instilled in all
seluruh karyawan. Salah satu langkah nyata adalah employees. One concrete step is reducing the use of single-
pengurangan penggunaan botol plastik sekali pakai dengan use plastic bottles by encouraging employees to use their
mendorong karyawan menggunakan botol minum pribadi, own water bottles, thereby minimizing plastic waste and
sehingga limbah plastik dapat ditekan dan gaya hidup ramah fostering an eco-friendly lifestyle in the workplace.
lingkungan lebih terbiasa di lingkungan kerja.
Dengan berbagai inisiatif ini, perusahaan menegaskan Through these various initiatives, the company reaffirms its
komitmennya untuk menerapkan praktik bisnis yang commitment to implementing sustainable, efficient, and
berkelanjutan, efisien, dan bertanggung jawab terhadap environmentally responsible business practices, in line with its
lingkungan, selaras dengan tujuan keberlanjutan jangka long-term sustainability goals.
panjang.
Aspek Energi [OJK F.6, F.7] Energy Aspects [OJK F.6, F.7]
Perseroan terus melanjutkan berbagai inisiatif penghematan The Company continues to implement various energy-
energi, terutama di kantor pusat, sebagai upaya mengurangi saving initiatives, particularly at its headquarters, as part of
konsumsi listrik sekaligus mendukung pelestarian lingkungan. efforts to reduce electricity consumption while supporting
Program ini bertujuan tidak hanya untuk meningkatkan environmental conservation. This program aims not only to
efisiensi operasional, tetapi juga menanamkan kesadaran improve operational efficiency but also to instill energy-
hemat energi di kalangan seluruh karyawan. saving awareness among all employees.
Untuk mendorong budaya hemat energi, Perseroan To foster an energy-saving culture, the Company runs
menggelar kampanye internal melalui media sosial serta internal campaigns via social media and organizes interactive
menyelenggarakan kompetisi interaktif yang melibatkan competitions involving all branches and the headquarters.
semua cabang dan kantor pusat. Pendekatan ini diharapkan This approach is expected to help employees adopt energy-
dapat membiasakan karyawan menerapkan kebiasaan hemat saving habits in their daily activities, while simultaneously
energi dalam aktivitas sehari-hari, sekaligus memperkuat strengthening the Company’s operational efficiency.
efisiensi operasional perusahaan.
Selain itu, Perseroan secara rutin melakukan pengukuran In addition, the Company routinely measures energy
penggunaan energi dalam aktivitas operasionalnya. Hasil consumption in its operational activities. The measurement
pengukuran, yang mencakup konsumsi listrik dan Bahan Bakar results, which include electricity and fuel consumption, are
Minyak (BBM), dibandingkan selama tiga tahun terakhir. Data ini compared over the past three years. This data serves as the
menjadi dasar dalam merancang strategi penghematan energi basis for designing future energy-saving strategies and
ke depan dan memastikan langkah-langkah keberlanjutan ensuring the Company’s sustainability measures remain
Perseroan terus efektif. effective.
Konsumsi Energi Perseroan [OJK F.6] [IDX E-03]
The Company’s Energy Consumption
Keterangan | Description Satuan | Unit 2023 2024 2025
Energi BBM GigaJoule 1.724,2 1.553,9 864,0
Fossil Fuel Energy Gigajoule
Energi Listrik (PLN) GigaJoule 10.116,6 10.088,8 6.261,9
Electricity (PLN) Gigajoule
Total Energi GigaJoule 11.840,9 11.642,7 7.125,9
Total Energy Gigajoule
Pendapatan Dalam jutaan Rupiah 1.604.504 1.416.531 1.022.951
Revenue In millions of Rupiah
Intensitas Energi GJ/jutaan rupiah 0,007 0,008 0,007
Energy Intensity GJ/millions of rupiah
PT JACCS MPM Finance Indonesia
224 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 227
Sustainability Performance Rise Together
Keterangan | Description Satuan | Unit 2023 2024 2025
Listrik Rupiah 4.059.856.725 4.048.680.339 2.512.934.310
Electricity
BBM Rupiah 682.471.000 590.685.010 320.591.400
Fuel
Aspek Air [OJK F.8] [IDX E-04] Water Aspect [OJK F.8] [IDX E-04]
Perseroan berkomitmen mengurangi ketergantungan The Company is committed to reducing its reliance on
terhadap air tanah dengan memanfaatkan pasokan dari groundwater by utilizing supplies from the Water Supply
Perusahaan Air Minum (PAM) untuk memenuhi kebutuhan Company (PAM) to meet its daily operational needs. This
operasional sehari-hari. Langkah ini menunjukkan kepedulian initiative demonstrates the Company’s commitment to
Perseroan terhadap pelestarian lingkungan, mengingat environmental conservation, as long-term groundwater
pemakaian air tanah dalam jangka panjang dapat menurunkan use can cause land subsidence and negatively impact
permukaan tanah dan berdampak negatif terhadap ecosystems.
ekosistem.
Selain pengaturan sumber air, Perseroan juga mendorong In addition to managing water sources, the Company also
karyawan untuk menerapkan kebiasaan hemat air. Berbagai encourages employees to adopt water-saving habits.
kampanye internal melalui media sosial diselenggarakan untuk Various internal campaigns via social media are conducted to
meningkatkan kesadaran dan membiasakan penggunaan air raise awareness and foster more efficient water usage in the
yang lebih efisien di lingkungan kerja. workplace.
Penggunaan air untuk seluruh aktivitas operasional dipantau Water consumption for all operational activities is monitored
secara berkala. Hasil pengukuran volume air selama tiga tahun regularly. Water volume measurements over the past three
terakhir menjadi acuan bagi Perseroan dalam merumuskan years serve as a reference for the Company in formulating
strategi pengelolaan air yang lebih berkelanjutan, sekaligus more sustainable water management strategies, while
memastikan praktik operasional tetap ramah lingkungan. ensuring that operational practices remain environmentally
friendly.
Konsumsi Air Perseroan
The Company’s Water Consumption
Pemakaian Air
Satuan | Unit 2023 2024 2025
Water Consumption
Air | Water m3 150.845.541 113.034.365 105.185.566
Aspek Keanekaragaman Hayati [OJK F.9, F.10] Biodiversity Aspect [OJK F.9, F.10]
Walaupun seluruh lokasi operasional Perseroan tidak berada Although none of the Company’s operational sites are located
di kawasan konservasi atau area lindung, Perseroan tetap within conservation areas or protected zones, the Company
menjalankan kegiatan operasional dengan memperhatikan conducts its operations with due regard for environmental
keseimbangan lingkungan. Setiap proses kerja dirancang agar balance. Every work process is designed to minimize impacts
dampak terhadap flora dan fauna sekitar dapat diminimalkan, on the surrounding flora and fauna, ensuring that ecosystem
sehingga keberlanjutan ekosistem menjadi bagian dari praktik sustainability is an integral part of daily operational practices.
operasional sehari-hari.
Aspek Emisi [OJK F.11, F.12] [IDX E-01, DX E-02, E-07] Emissions Aspect [OJK F.11, F.12] [IDX E-01, DX E-02, E-07]
Perseroan terus berupaya menurunkan emisi dari kegiatan The Company continues to strive to reduce emissions from
operasionalnya. Penggunaan kendaraan operasional beremisi its operational activities. The use of low-emission operational
rendah dan perawatan rutin kendaraan menjadi langkah vehicles and routine vehicle maintenance are strategic steps
strategis untuk menjaga performa sekaligus efisiensi bahan to maintain performance while ensuring fuel efficiency. These
bakar. Upaya ini sejalan dengan komitmen Perseroan untuk efforts align with the Company’s commitment to conducting
menjalankan operasional yang lebih ramah lingkungan. operations that are more environmentally friendly.
PT JACCS MPM Finance Indonesia
Laporan Tahunan 2025 Annual Report 225
Page 228
Kinerja Keberlanjutan
Keterangan | Description Satuan | Unit 2023 2024 2025
Emisi Scope 1 ton CO2-eq 128,2 115,5 64,2
Scope 1 Emissions tons of CO2-eq
Emisi Scope 2 ton CO2-eq 2.444,9 2.438,1 1.513,3
Scope 2 Emissions tons of CO2-eq
Total Emisi ton CO2-eq 2.573,0 2.553,6 1.577,5
Total Emissions tons of CO2-eq
Pendapatan Dalam jutaan rupiah 1.604.504 1.416.531 1.022.951
Revenue In millions of rupiah
Intensitas Energi ton CO2-eq/jutaan rupiah 0,002 0,002 0,002
Energy Intensity tons of CO2-eq/million rupiah
Aspek Limbah dan Efluen [OJK B.2, F.13, F.14, F.15] Waste and Effluent Aspect [OJK B.2, F.13, F.14, F.15]
Karakter usaha Perseroan di sektor jasa pembiayaan tidak The nature of the Company’s business in the financing
menimbulkan limbah B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun) services sector does not generate hazardous waste from
dari proses manufaktur, efluen cair beracun, maupun insiden manufacturing processes, toxic liquid effluents, or spill
tumpahan yang berdampak signifikan terhadap lingkungan incidents that have a significant impact on the environment
hidup [OJK F.15]. [OJK F.15].
Oleh sebab itu, jejak limbah Perseroan bersifat non-signifikan Therefore, the Company’s waste footprint is insignificant, and
dan pengelolaannya difokuskan pada sampah domestik its management focuses on domestic office waste (paper
perkantoran (kertas dan plastik) serta limbah elektronik and plastic) as well as electronic waste (e-waste) at both the
(e-waste) di kantor pusat maupun cabang. headquarters and branches.
Perseroan memastikan sampah dikelola sesuai prinsip The Company ensures waste is managed in accordance with
ramah lingkungan. Mekanisme pengelolaan yang saat ini environmentally friendly principles. Current management
berjalan mencakup pemilahan sampah dasar di area kerja mechanisms include basic waste sorting in work areas and
dan optimalisasi masa pakai aset elektronik IT sebelum optimizing the lifespan of IT electronic assets before they are
disalurkan ke pihak ketiga, guna mendukung praktik bisnis transferred to third parties, to support sustainable business
yang berkelanjutan. practices.
Inventarisasi Timbulan Limbah [OJK F.13] [IDX E-05] Waste Generation Inventory [OJK F.13] [IDX E-05]
Pada tahun pelaporan ini, Perseroan masih dalam tahap During the reporting year, the Company is still in the process
pembenahan sistem rekapitulasi data sehingga belum dapat of improving its data consolidation system and, therefore,
menyajikan total timbulan limbah padat maupun non-padat has not yet been able to present the total volume of solid and
dalam satuan kuantitatif (tonase). Sejalan dengan komitmen non-solid waste in quantitative terms (tonnage). In line with its
perbaikan berkelanjutan, Perseroan merencanakan pemetaan commitment to continuous improvement, the Company plans
baseline data limbah secara bertahap di masa mendatang. to gradually establish a waste data baseline in the future. At
Saat ini, fokus utama Perseroan adalah pada upaya present, the Company’s primary focus is on source reduction
pengurangan di sumber (source reduction), salah satunya efforts, including the acceleration of service digitalization
melalui akselerasi digitalisasi layanan dan proses persetujuan and internal approval processes to significantly reduce paper
internal untuk menekan konsumsi kertas secara masif. consumption.
Pembiayaan Kendaraan Listrik Electric Vehicle Financing
Perseroan juga mendorong mobilitas rendah emisi melalui The Company also promotes low-emission mobility through
kebijakan pembiayaan kendaraan listrik dan hybrid. Hingga its electric and hybrid vehicle financing policies. As of
Desember 2025, total realisasi pembiayaan kendaraan listrik December 2025, the total amount of electric vehicle financing
dapat dilihat pada tabel berikut ini: disbursed is shown in the following table:
4W 2W
Unit Penjualan I Sales
This Unithe Company’s
step underscores Penjualan I Sales to
commitment
Hybrid 1 140.000.000 16 308.076.700
Listrik 1 452.000.000 6 108.868.400
PT JACCS MPM Finance Indonesia
226 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 229
Sustainability Performance Rise Together
Langkah ini menegaskan komitmen Perseroan untuk supporting the use of environmentally friendly vehicles among
mendukung penggunaan kendaraan ramah lingkungan di the Indonesian public.
masyarakat Indonesia.
Pengaduan Terkait Lingkungan Hidup [OJK F.16] Environmental Complaints [OJK F.16]
Perseroan menyediakan saluran komunikasi bagi pemangku The Company provides communication channels for
kepentingan yang ingin menyampaikan pengaduan terkait stakeholders who wish to submit complaints related to
lingkungan: environmental matters:
PT JACCS Mitra Pinasthika Mustika Finance Indonesia PT JACCS Mitra Pinasthika Mustika Finance Indonesia
Gedung Lippo Kuningan Lantai 25, Lippo Kuningan Building, 25th Floor
Jalan H.R. Rasuna Said Kav B-12, Karet Kuningan Jalan H.R. Rasuna Said Kav B-12, Karet Kuningan
Kota Jakarta Selatan, DKI Jakarta 12940, Indonesia South Jakarta City, DKI Jakarta 12940, Indonesia
Hingga 31 Desember 2025, Perseroan tidak menerima As of December 31, 2025, the Company did not receive
pengaduan mengenai masalah lingkungan di sekitar wilayah any complaints related to environmental issues in the areas
operasional, mencerminkan praktik operasional yang telah surrounding its operational activities, reflecting operational
berjalan sesuai prinsip keberlanjutan. practices that are in line with sustainability principles.
Dukungan terhadap SDGs
Support for SDGs
Pemakaian air secara Menjalankan inisiatif guna • Pengelolaan sampah yang baik menciptakan lingkungan
bijaksana. mendukung efisiensi energi. masyarakat sekitar menjadi bersih dan sehat.
Responsible water Implementation of initiatives • Pembiayaan kendaraan berbasis listrik.
consumption (water to support energy efficiency. • Proper waste management contributes to a clean and healthy
stewardship). environment for surrounding communities.
• Electric vehicles financing.
Kinerja Sosial
Social Performance
Aspek Ketenagakerjaan Employment Aspects
Kesetaraan Kesempatan Bekerja [OJK F.18] [IDX Equal Employment Opportunity [OJK F.18] [IDX
S-07, S-08, S-09] S-07, S-08, S-09]
Perseroan menjunjung tinggi prinsip inklusivitas dan non- The Company upholds the principles of inclusivity and
diskriminasi sebagai dasar dalam membangun lingkungan nondiscrimination as the foundation for building a fair and open
kerja yang adil dan terbuka. Kesempatan untuk berkembang work environment. Opportunities for growth are provided
diberikan secara setara kepada seluruh karyawan, baik equally to all employees, both in the recruitment process and
dalam proses rekrutmen maupun pengembangan karier, career development, ensuring that every individual has the
sehingga setiap individu memiliki peluang yang sama untuk same opportunity to contribute optimally.
berkontribusi secara optimal.
Sebagai bagian dari komitmen tersebut, Perseroan telah As part of this commitment, the Company has established
menetapkan kebijakan yang melarang segala bentuk policies prohibiting all forms of discrimination and harassment,
diskriminasi dan pelecehan, termasuk pelecehan seksual, including sexual harassment, and upholding respect for human
serta menjunjung tinggi penghormatan terhadap hak asasi rights in the workplace. This policy is supported by a reporting
manusia di lingkungan kerja. Kebijakan ini didukung oleh mechanism that allows employees to submit complaints
mekanisme pelaporan yang memungkinkan karyawan safely and confidentially.
menyampaikan keluhan secara aman dan rahasia.
PT JACCS MPM Finance Indonesia
Laporan Tahunan 2025 Annual Report 227
Page 230
Kinerja Keberlanjutan
Hingga akhir tahun pelaporan 2025, tidak terdapat As of the end of the 2025 reporting year, there were no
pelanggaran terkait diskriminasi, pelecehan, maupun hak violations related to discrimination, harassment, or human
asasi manusia di lingkungan Perseroan. rights within the Company.
Komposisi Karyawan Berdasarkan Gender
Employee Composition by Gender
Uraian | Description 2023 2024 2025
Jumlah Persentase Jumlah Persentase Jumlah Persentase
Total Percentage Total Percentage Total Percentage
Laki-laki I Male 2.063 77,85% 1.455 77,02% 1.308 77,90%
Perempuan I Female 587 22,15% 434 22,98% 371 22,10%
Jumalh I Total 2.650 100,00% 1.889 100,00% 1.679 100,00%
Berikut ini adalah persentase karyawan perempuan The following are the percentages of female employees by
berdasarkan deskripasi pekerjaannya, baik pada tingkat job description—at the company level, the managerial level,
perusahaan, tingkat manajerial, serta manajemen inti selama 3 and the executive level—over the past 3 (three) years:
(tiga) tahun terakhir:
Persentase Karyawan Laki-laki dan Perempuan Berdasarkan Level Jabatan [IDX S-01]
Percentage of Male and Female Employees by Job Level
Laki-laki Perempuan
Male Female
Level Jabatan Jumlah Pegawai Persentase Jumlah Pegawai Persentase
Job Level Number of pegawai (%) Number of pegawai (%)
Employees Percentage of Employees Percentage of
employees (%) employees (%)
Entry-Level 950 72,63% 245 66,04%
Mid-Level 339 25,92% 119 32,08%
Senior-level 12 0,92% 7 1,89%
Executive level 7 0,54%
Total Karyawan I Total Employees 1.308 100,00% 371 100,00%
Jumlah Karyawan Laki-laki dan Perempuan Berdasarkan Level Jabatan dan Rentang Usia [IDX S-02]
Number of Male and Female Employees by Job Level and Age Group
Level Jabatan
Rentang
Job Level
Usia
Jumlah
(tahun) Entry-Level Mid-Level Senior-Level Executive-Level Pegawai
Age
Number of
Range
Employees
(years) Laki-laki Perempuan Laki-laki Perempuan Laki-laki Perempuan Laki-laki Perempuan
Male Female Male Female Male Female Male Female
18-24 25 9 2 6 42
25-34 328 149 57 40 574
35-44 445 76 163 52 3 2 741
45-55 152 11 117 21 9 5 5 320
2 2
>55
PT JACCS MPM Finance Indonesia
228 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 231
Sustainability Performance Rise Together
Jumlah Karyawan Sementara [IDX S-04] Number of Temporary Employees [IDX S-04]
Perseroan memanfaatkan dukungan tenaga profesional dari The Company utilizes the support of external professionals,
pihak eksternal, termasuk kontraktor dan konsultan, untuk including contractors and consultants, to assist in the
menunjang pelaksanaan kegiatan usaha tertentu. Keterlibatan execution of certain business activities. The engagement
tenaga kerja tersebut disesuaikan dengan kebutuhan of such personnel is tailored to operational needs and is
operasional serta dilakukan dengan mempertimbangkan carried out with due consideration for work efficiency and
aspek efisiensi dan efektivitas kerja. Dalam pelaksanaannya, effectiveness. In practice, the Company ensures that the
Perseroan tetap memastikan bahwa penggunaan tenaga kerja use of external labor complies with applicable laws and
eksternal sejalan dengan ketentuan peraturan perundang- regulations, as well as meets corporate ethics and governance
undangan yang berlaku, serta memenuhi standar etika dan standards.
tata kelola perusahaan.
Adapun jumlah tenaga kerja yang berasal dari kontraktor dan/ The number of workers from contractors and/or consultants
atau konsultan selama Tahun Buku 2025 disajikan pada tabel during the 2025 Fiscal Year is presented in the following table:
berikut:
Jumlah Pegawai (dalam tahun pelaporan) Persentase Pegawai (dalam
Keterangan Number of Employees (in the reporting year) tahun pelaporan)
Description Percentage of Employees (in the
reporting year)
Jumlah karyawan perusahaan yang 114 6,78%
dipegang oleh kontraktor dan/
atau konsultan
Number of company employees
managed by contractors and/or
consultants
Tenaga Kerja Anak dan Tenaga Kerja Paksa [OJK Child Labor and Forced Labor
F.19] [IDX S-10] [OJK F.19] [IDX S-10]
Seluruh kegiatan operasional Perseroan dijalankan tanpa All of the Company’s operational activities are conducted
melibatkan tenaga kerja anak maupun praktik kerja paksa. without the use of child labor or forced labor. As a preventive
Sebagai langkah pencegahan, Perseroan menetapkan batas measure, the Company sets a minimum age limit and
usia minimum dan persyaratan khusus bagi calon karyawan specific requirements for prospective employees during the
pada proses rekrutmen. Selain itu, hak-hak karyawan seperti recruitment process. Additionally, employee rights such as
hari libur keagamaan dan cuti diakomodasi secara penuh, religious holidays and leave are fully accommodated, ensuring
sehingga lingkungan kerja tetap adil, aman, dan sesuai dengan the work environment remains fair, safe, and compliant with
regulasi yang berlaku. applicable regulations.
Pemenuhan Remunerasi Karyawan [OJK F.20] Employee Remuneration Compliance [OJK F.20]
Perseroan memastikan remunerasi karyawan diberikan secara The Company ensures that employee remuneration is
adil dan transparan melalui gaji, tunjangan, serta fasilitas sesuai provided fairly and transparently through salaries, allowances,
ketentuan ketenagakerjaan. Penentuan besaran remunerasi and benefits in accordance with applicable labor regulations.
memperhatikan berbagai faktor, termasuk kinerja individu, The determination of remuneration levels considers various
pencapaian Key Performance Indicators (KPI), serta peran dan factors, including individual performance, achievement of Key
kontribusi karyawan terhadap perusahaan. Performance Indicators (KPIs), as well as employees’ roles and
contributions to the Company.
Berikut tren rasio gaji karyawan dibandingkan Upah Minimum The following presents the trend of the ratio between
Regional (UMR) selama 3 (tiga) tahun terakhir: employee salaries and the Regional Minimum Wage (RMW)
over the past 3 (three) years:
PT JACCS MPM Finance Indonesia
Laporan Tahunan 2025 Annual Report 229
Page 232
Kinerja Keberlanjutan
Uraian | Description 2023 2024 2025
Rasio antara Gaji Pegawai Tertinggi dan Terendah 42 42 37
Ratio of Highest to Lowest Employee Salary
Persentase Gaji Pegawai Terendah terhadap Upah Minimum 100% 100% 100%
Regional
Percentage of Highest Employee Salary to the Regional Minimum
Wage
Fasilitas Kesehatan bagi Karyawan Employee Health Benefits
Perseroan menyediakan fasilitas kesehatan yang The Company provides comprehensive health benefits for all
komprehensif bagi seluruh karyawan, mencakup manfaat employees, including outpatient and inpatient care, dental
rawat jalan dan rawat inap, perawatan gigi, pemberian care, eyeglasses, maternity leave, and extended leave for
kacamata, cuti melahirkan, serta istirahat panjang bagi employees with specific health conditions. These benefits are
karyawan dengan kondisi kesehatan tertentu. Fasilitas ini designed to support employee well-being and ensure they
dirancang untuk mendukung kesejahteraan karyawan dan can work in a healthy and productive manner.
memastikan mereka dapat bekerja dalam kondisi sehat dan
produktif.
Lingkungan Bekerja yang Layak dan Aman [OJK A Decent and Safe Work Environment [OJK F.21]
F.21] [IDX ESG S-11]
[IDX ESG S-11]
Sarana Keselamatan Kerja Workplace Safety Equipment
Untuk menciptakan lingkungan kerja yang aman dan nyaman, To create a safe and comfortable work environment, the
Perseroan melengkapi fasilitas, sarana, dan prasarana Company provides adequate workplace safety facilities,
keselamatan kerja yang memadai. Langkah ini bertujuan equipment, and infrastructure. This measure aims to reduce
mengurangi risiko insiden serta memastikan penanganan the risk of incidents and ensure a rapid response in the event
yang cepat jika terjadi keadaan darurat. Beberapa sarana yang of an emergency. Some of the equipment provided includes:
disediakan antara lain:
1. Alat Pemadam Api Ringan (APAR) 1. Portable Fire Extinguishers (APAR)
2. Smoke Detector dan Fire Sprinkler 2. Smoke Detectors and Fire Sprinklers
3. Pompa Hidran 3. Fire Hydrants
4. Kotak P3K 4. First Aid Kits
5. CCTV 24 Jam 5. 24-Hour CCTV
Tingkat Kecelakaan Kerja [IDX S-06] Work-related Injury Rate [IDX S-06]
Perseroan secara rutin memantau dan mengevaluasi tingkat The Company routinely monitors and evaluates the work-
kecelakaan kerja untuk memastikan langkah pencegahan related injury rate to ensure the effectiveness of preventive
yang efektif. Pada 2025, tercatat 5 kasus kecelakaan ringan measures. In 2025, there were 5 recorded cases of minor
dan 4 kasus kecelakaan berat. Upaya perbaikan berkelanjutan work-related injuries and 4 cases of severe work-related
terus dijalankan untuk memperkuat sistem keselamatan dan injuries. FFContinuous improvement initiatives are consistently
mengurangi risiko insiden di masa mendatang. implemented to strengthen the occupational health and
safety system and reduce the risk of future incidents.
Uraian | Description 2023 2024 2025
Jumlah kecelakaan kerja 8 6 9
Total number of work-related injuries
Total pegawai 2.650 1.889 1.679
Total number of employees
PT JACCS MPM Finance Indonesia
230 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 233
Sustainability Performance Rise Together
Uraian | Description 2023 2024 2025
Persentase kecelakaan kerja serius yang berakibat cedera serius dan fatal dari 0,26% 0,1% 0,2%
total pegawai
Percentage of serious work-related injuries, including severe injuries and fatalities,
relative to total number of employees
Tingkat Pergantian Karyawan [IDX S-03] Employee Turnover Rate [IDX S-03]
Tingkat pergantian karyawan pada 2025 tercatat sebesar The employee turnover rate in 2025 stood at 18.4%. The
18,4%. Perseroan memantau tren ini untuk menilai efektivitas Company monitors this trend to assess the effectiveness of
strategi retensi dan kepuasan karyawan, sekaligus menjadi its retention strategies and employee satisfaction, and to
dasar perbaikan manajemen SDM. inform improvements in human resources management.
Uraian | Description 2023 2024 2025
Jumlah % Jumlah % Jumlah %
Pegawai Pegawai Pegawai
Number of Number of Number of
Employees Employees Employees
Jumlah Pegawai resign/Pemutusan 580 22,4% 1.220 53,7% 535 30,3%
Hubungan Kerja
Number of Employee Resignations and
Terminations
Jumlah Pegawai Baru/pengganti 700 27,0% 459 20,2% 325 18,4%
Number of New Hires/Replacement
Employees
Pelatihan dan Pengembangan Kompetensi [OJK Training and Competency Development [OJK
F.22] [IDX S-05] F.22] [IDX S-05]
Pelatihan dan pengembangan kompetensi karyawan tetap Employee training and competency development remains
menjadi fokus Perseroan. Program ini meliputi peningkatan a key focus for the Company. These programs include skills
keterampilan, pengembangan kepemimpinan, dan penguatan enhancement, leadership development, and strengthening
kapasitas profesional sesuai kebutuhan unit masing-masing. professional capabilities in accordance with the needs of
each unit.
Rata-rata jam pelatihan per pegawai Jumlah pegawai yang ikut serta dalam Persentase jumlah pegawai yang ikut
dalam tahun pelaporan program pelatihan serta dalam pelatihan (%)
Average training hours per employee Number of employees participating in Percentage of employees participating
during the reporting year training programs in training programs (%)
5 Jam/Pegawai 2.019 100%
5 Hours/Employee
Rincian lengkap mengenai pelatihan dan pengembangan Complete details regarding training and competency
kompetensi dapat dilihat pada bagian Sumber Daya Manusia development can be found in the Human Resources section
di Bab Profil Perseroan. of the Company Profile chapter.
Mekanisme Pengaduan Masalah Ketenagakerjaan Grievance Mechanism for Employment-Related
Issues
Perseroan memastikan tersedianya saluran yang aman dan The Company ensures the availability of secure and
transparan bagi seluruh karyawan untuk menyampaikan transparent channels for all employees to submit complaints
pengaduan terkait masalah ketenagakerjaan. Tujuannya related to employment matters. This aims to safeguard
adalah menjaga hak-hak karyawan dan menciptakan employees’ rights and foster a fair and equitable working
lingkungan kerja yang adil. Saluran pengaduan yang dapat environment. The available grievance channels include:
dimanfaatkan antara lain:
• Surat Elektronik yang dialamatkan langsung ke • Email Communication addressed directly to the Human
Divisi Human Capital, sehingga setiap laporan dapat Capital Division, enabling each report to be followed up in
ditindaklanjuti secara cepat dan tepat. a timely and appropriate manner.
PT JACCS MPM Finance Indonesia
Laporan Tahunan 2025 Annual Report 231
Page 234
Kinerja Keberlanjutan
• Mekanisme Whistleblowing System (WBS) Perseroan, • The Company’s Whistleblowing System (WBS), which
yang memungkinkan karyawan melaporkan dugaan allows employees to report alleged violations or practices
pelanggaran atau praktik tidak sesuai kebijakan inconsistent with Company policies in a confidential and
perusahaan secara rahasia dan terlindungi. protected manner.
Perseroan menegaskan bahwa seluruh pengaduan akan The Company emphasizes that all complaints are handled
ditangani dengan prinsip kerahasiaan dan objektivitas, serta with strict confidentiality and objectivity, and are treated as
menjadi bagian dari upaya perbaikan berkelanjutan dalam part of its continuous improvement efforts in human capital
manajemen sumber daya manusia. management.
Dukungan terhadap SDGs
Support for SDGs
Pemberian jaminan sosial tenaga kerja Non-diskriminasi terhadap perempuan. • Tidak ada kerja paksa dan pekerja di
(BPJS) terhadap seluruh karyawan. Non-discrimination against women. bawah umur.
Provision of employee social security • Penyediaan sarana dan prasarana K3.
benefits (BPJS) for all employees. • Lingkungan kerja yang aman dan
sehat.
• No forced labour and underage
labour.
• Provision of OHS facilities and
infrastructure.
• Safe and healthy workplace.
Aspek Masyarakat Community Aspects
Dampak Operasional terhadap Masyarakat Operational Impact on the Surrounding
Sekitar [OJK F.23] [IDX S-12] Community [OJK F.23] [IDX S-12]
Perseroan menyadari bahwa setiap kegiatan operasional The Company recognizes that every operational activity has
memiliki potensi dampak terhadap masyarakat di sekitarnya. the potential to impact the surrounding community. Therefore,
Oleh karena itu, seluruh aktivitas dirancang agar memberikan all activities are designed to provide positive social benefits
manfaat sosial yang positif sekaligus meminimalkan efek while minimizing negative effects. This approach includes
negatif. Pendekatan ini mencakup komunikasi terbuka dengan open communication with local communities, monitoring
komunitas lokal, pemantauan dampak sosial, serta penerapan of social impacts, and the implementation of responsible
praktik bisnis yang bertanggung jawab. Dengan langkah- business practices. Through these measures, the Company
langkah ini, Perseroan berupaya memastikan operasionalnya strives to ensure its operations align with community well-
selaras dengan kesejahteraan masyarakat dan keberlanjutan being and the sustainability of the surrounding environment.
lingkungan sekitar.
Penggunaan Tenaga Kerja Lokal Use of Local Labor
Sebagai bagian dari komitmen terhadap pemberdayaan As part of its commitment to local economic empowerment,
ekonomi lokal, Perseroan membuka peluang kerja bagi the Company provides employment opportunities for
penduduk di sekitar kantor cabang. Hingga Desember 2025, residents near its branch offices. As of December 2025,
99,7% karyawan Perseroan berasal dari komunitas lokal, 99.7% of the Company’s employees come from local
menunjukkan kontribusi nyata perusahaan dalam mendukung communities, demonstrating the company’s tangible
perekonomian masyarakat di sekitar operasionalnya. contribution to supporting the local economy around its
operations.
Inisiatif ini tidak hanya menciptakan lapangan kerja, tetapi This initiative not only creates jobs but also enhances
juga meningkatkan keterlibatan komunitas dan kualitas hidup community engagement and improves the quality of life for
masyarakat setempat. Perseroan menilai secara rutin rasio local residents. The Company regularly assesses the ratio of
tenaga kerja lokal sebagai bagian dari strategi keberlanjutan local employees as part of its social sustainability strategy,
sosial, sehingga manfaat yang diberikan dapat dirasakan ensuring that the benefits provided are directly felt by the
secara langsung oleh masyarakat. community.
PT JACCS MPM Finance Indonesia
232 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 235
Sustainability Performance Rise Together
Mekanisme dan Jumlah Pengaduan Masyarakat Mechanisms and Number of Public Complaints
[OJK F.24] [OJK F.24]
Perseroan menyediakan saluran komunikasi bagi masyarakat The Company provides communication channels for the public
untuk menyampaikan pengaduan terkait dampak operasional to submit complaints regarding the company’s operational
perusahaan, sehingga setiap keluhan atau masukan dapat impacts, ensuring that every complaint or feedback is
ditindaklanjuti secara cepat dan transparan. addressed promptly and transparently.
Hingga Desember 2025, tidak ada pengaduan, sanksi, As of December 2025, the Company has received no
maupun denda yang diterima Perseroan terkait dampak complaints, sanctions, or fines related to operational impacts
operasional terhadap masyarakat. Hal ini mencerminkan on the community. This reflects the implementation of
penerapan praktik operasional yang memperhatikan operational practices that prioritize the interests and well-
kepentingan dan kesejahteraan masyarakat sekitar. being of the surrounding community.
Kegiatan Tanggung Jawab Sosial Lingkungan Environmental and Social Responsibility
[OJK F.25] Activities [OJK F.25]
Dukungan terhadap SDGs
Support for SDGs
Penyerapan tenaga kerja lokal.
Absorption of local labour.
PT JACCS MPM Finance Indonesia
Laporan Tahunan 2025 Annual Report 233
Page 236
Kinerja Keberlanjutan
Memberikan Pelayanan yang Setara kepada
Konsumen
Providing Equal Service to Customers
Mekanisme Pengaduan Pelanggan Customer Complaint Handling Mechanism
Pelanggan merupakan pemangku kepentingan utama Customers are key stakeholders who play a strategic
yang berperan strategis dalam keberlangsungan dan role in the continuity and development of the Company’s
perkembangan usaha Perseroan. Oleh karena itu, Perseroan business. Therefore, the Company emphasizes the fulfillment
menekankan pemenuhan hak pelanggan secara adil dan of customer rights in a fair manner and in accordance
sesuai peraturan perundang-undangan, tanpa diskriminasi with applicable laws and regulations, without any form of
dalam bentuk apa pun. discrimination.
Selain itu, Perseroan melaksanakan pengelolaan layanan In addition, the Company manages customer service
pelanggan serta penanganan keluhan, saran, kritik, dan operations and handles complaints, suggestions, feedback,
pengaduan melalui Risk Management Committee. and grievances through the Risk Management Committee.
Seluruh mekanisme pengaduan pelanggan disusun dengan All customer complaint mechanisms are established in
mengacu pada peraturan dan pedoman yang relevan, antara lain: accordance with relevant laws and regulations, including:
• Undang-Undang No. 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan • Law No. 8 of 1999 concerning Consumer Protection .
Konsumen.
• POJK No. 18/POJK.07/2018 tentang Layanan Pengaduan • POJK No. 18/POJK.07/2018 concerning Consumer
Konsumen di Sektor Jasa Keuangan. Complaint Services in the Financial Services Sector.
• SEOJK No. 17/SEOJK.07/2018 tentang Pedoman • SEOJK No. 17/SEOJK.07/2018 concerning Guidelines for
Pelaksanaan Layanan Pengaduan Konsumen di Sektor Jasa the Implementation of Consumer Complaint Services in
Keuangan. the Financial Services Sector.
• Undang-Undang No. 27 Tahun 2022 tentang Perlindungan • Law No. 27 of 2022 concerning Personal Data Protection.
Data Pribadi.
• POJK No. 22 Tahun 2023 tentang Perlindungan Konsumen • POJK No. 22 of 2023 concerning Consumer and Public
dan Masyarakat di Sektor Jasa Keuangan. Protection in the Financial Services Sector.
• Ketentuan peraturan perundang-undangan lain yang • Other applicable laws and regulations.
relevan.
Proses Penanganan Pengaduan Pelanggan Customr Complaint Handling Process
Proses penanganan pengaduan pelanggan dilakukan secara The customer complaint handling process is carried out
sistematis sebagai berikut: systematically as follows:
1. Konsumen/Pelapor menyampaikan pengaduan. 1. The Customer/Complainant submits a complaint.
2. Perseroan melakukan verifikasi data dan dokumen 2. The Company verifies the Customer/Complainant’s data
Konsumen/Pelapor. and supporting documents.
3. Perseroan menerima pengaduan. 3. The Company formally receives the complaint.
4. Konsumen/Pelapor menerima nomor tiket pengaduan. 4. The Customer/Complainant’s receives a complaint ticket
number.
5. Perseroan melakukan investigasi terkait pengaduan. 5. The Company conducts an investigation into the
complaint.
6. Perseroan menindaklanjuti pengaduan sesuai temuan. 6. The Company follows up on the complaint based on
investigation results.
7. Perseroan memberikan penjelasan atas penyelesaian 7. The Company provides an explanation regarding the
pengaduan. resolution of the complaint.
8. Konsumen/Pelapor menerima hasil penyelesaian dari 8. The Customer/Complainant receives the final resolution
Perseroan. from the Company.
Dengan mekanisme ini, Perseroan memastikan setiap Through this mechanism, the Company ensures that
pengaduan ditangani secara cepat, akurat, dan transparan, all complaints are handled promptly, accurately, and
sekaligus mendukung peningkatan kualitas layanan serta transparently, while also supporting continuous improvement
kepuasan pelanggan. in service quality and customer satisfaction.
PT JACCS MPM Finance Indonesia
234 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 237
Sustainability Performance Rise Together
Saluran Pengaduan Pelanggan Customer Complaints Channel
Perseroan menyediakan mekanisme pengaduan yang mudah The Company provides a complaint mechanism that is
diakses oleh konsumen, baik secara lisan maupun tertulis. easily accessible to consumers, both verbally and in writing.
Saluran pengaduan meliputi: Complaint channels include:
• Website resmi: www.jaccs-mpmfinance.com • Official website: www.jaccs-mpmfinance.com
• Email: pelanggan@jaccs-mpmfinance.com • Email: pelanggan@jaccs-mpmfinance.com
• Media sosial resmi Perseroan (antara lain Instagram, • The Company’s official social media (including
Facebook) Instagram, Facebook)
• Hotline: 021-30927200 • Hotline: 021-30927200
• Kunjungan langsung ke kantor cabang atau Kantor Pusat • In-person visits to a branch office or the JACCS MPM
JACCS MPM Finance Indonesia Finance Indonesia Head Office
• Telepon cabang • Branch phone
• Surat tertulis yang ditujukan ke kantor cabang terdekat • Written letters addressed to the nearest branch office or
atau Kantor Pusat the Head Office
Untuk memastikan efektivitas proses, Perseroan menetapkan To ensure the effectiveness of the process, the Company
kondisi di mana pengaduan dapat ditolak, antara lain: has established conditions under which complaints may be
rejected, including:
• Konsumen/Pelapor tidak melengkapi persyaratan • The consumer/complainant has not fulfilled the document
dokumen yang diminta Perseroan. requirements requested by the Company.
• Pengaduan yang sebelumnya telah diselesaikan sesuai • Complaints that have previously been resolved in
aturan OJK. accordance with OJK regulations.
• Pengaduan tidak terkait dengan kerugian dan/atau • The complaint is not related to reasonable and direct
potensi kerugian material yang wajar dan langsung sesuai material losses and/or potential losses in accordance with
perjanjian pembiayaan atau dokumen produk/layanan. the financing agreement or product/service documents.
• Pengaduan bukan merupakan Pengaduan Berindikasi • The complaint does not constitute a Complaint Indicating
Sengketa atau Pelanggaran. a Dispute or Violation.
• Pengaduan tidak terkait dengan produk atau layanan • The complaint is not related to the Company’s products or
Perseroan. services.
• Pengaduan sedang dalam proses atau telah diputus oleh • The complaint is currently being processed or has been
lembaga peradilan secara perdata. adjudicated by a civil court.
Perseroan menargetkan penyelesaian pengaduan The Company aims to resolve complaints within 10 business
dalam 10 hari kerja, dan akan memberi pemberitahuan days and will notify the Customer/Complainant if the
kepada Konsumen/Pelapor apabila proses penyelesaian resolution process takes longer.
membutuhkan waktu lebih lama.
Sepanjang tahun 2025, Perseroan menerima 121 pengaduan Throughout 2025, the Company received 121 customer
pelanggan, seluruhnya ditindaklanjuti dan diselesaikan. complaints, all of which were addressed and resolved. This
Angka ini menunjukkan peningkatan 7,08% dibandingkan figure represents a 7.08% increase compared to 2024, which
tahun 2024 yang tercatat 113 pengaduan pelanggan, recorded 113 customer complaints, reflecting increased
mencerminkan meningkatnya kesadaran pelanggan terhadap customer awareness of available complaint channels, while
kanal pengaduan yang tersedia, sekaligus menunjukkan also demonstrating customers’ openness in raising issues
keterbukaan pelanggan dalam menyampaikan permasalahan they face, as part of the Company’s efforts to enhance
yang dihadapi, sebagai bagian dari upaya Perseroan dalam transparency and service quality.
meningkatkan transparansi dan kualitas layanan.
PT JACCS MPM Finance Indonesia
Laporan Tahunan 2025 Annual Report 235
Page 238
Kinerja Keberlanjutan
Komitmen untuk Memberikan Layanan atas Commitment to Provide Equitable Access to
Produk dan/atau Jasa yang Setara kepada Products and/or Services for Consumers [OJK
Konsumen [OJK F.17] F.17]
Perseroan berkomitmen untuk memberikan layanan atas The Company is committed to providing equitable access
produk dan/atau jasa secara setara kepada seluruh konsumen to its products and/or services to all consumers without
tanpa diskriminasi. Setiap konsumen memperoleh akses discrimination. Each consumer is afforded equal access
yang sama terhadap informasi, proses, serta kualitas layanan, to information, processes, and service quality, as part of
sebagai bagian dari upaya Perseroan dalam menjunjung the Company’s efforts to uphold the principles of fairness,
prinsip keadilan, transparansi, dan kepuasan pelanggan. transparency, and customer satisfaction.
Inovasi dan Pengembangan Produk/Jasa [OJK Product/Service Innovation and Development
F.26] [OJK F.26]
Perseroan senantiasa berupaya menghadirkan inovasi dan The Company continuously strives to deliver innovation
pengembangan produk/jasa yang tidak hanya memenuhi and develop products and/or services that not only meet
kebutuhan pelanggan, tetapi juga memberikan dampak customer needs but also generate positive impacts on
positif bagi kehidupan mereka. Upaya ini diwujudkan melalui their lives. These efforts are implemented through financial
kegiatan literasi dan inklusi keuangan yang dijalankan secara literacy and inclusion programs conducted on a regular basis,
berkala, dipublikasikan luas, dan dapat diikuti oleh pelanggan widely communicated, and accessible to both customers
maupun masyarakat umum. Program-program ini mendukung and the general public. These initiatives support consumers’
pemahaman konsumen terhadap produk dan layanan understanding of the Company’s products and services,
Perseroan, sekaligus mendorong pengelolaan keuangan yang while also promoting more prudent and secure financial
lebih cerdas dan aman. management practices.
Produk/Jasa yang Dievaluasi Keamanannya [OJK Products/Service Safety Evaluation [OJK F.27]
F.27]
Hingga 31 Desember 2025, tidak terdapat produk atau jasa As of 31 December 2025, there were no products or services
Perseroan yang dievaluasi kembali keamanannya akibat of the Company that required re-evaluation due to specific
insiden tertentu yang berpotensi memengaruhi keamanan incidents that could potentially affect customer safety.
pelanggan. Hal ini menegaskan bahwa Perseroan terus This underscores the Company’s continued adherence to
memelihara standar keamanan produk dan layanan sesuai applicable standards in maintaining the safety and reliability
ketentuan yang berlaku. of its products and services.
Dampak Produk/Jasa bagi Pelanggan [OJK F.28] Impact of Products/Services on Customers [OJK
F.28]
Literasi dan Inklusi Keuangan Financial Literacy and Inclusion
Perseroan memastikan bahwa setiap produk dan jasa yang The Company ensures that every product and service
ditawarkan memberikan dampak positif bagi pelanggan offered has a positive impact on customers through financial
melalui program edukasi dan inklusi keuangan. Program education and inclusion programs. These programs are
ini dirancang untuk meningkatkan pemahaman konsumen designed to enhance consumers’ understanding of how to
mengenai penggunaan produk secara aman, efisien, dan use products safely, efficiently, and profitably.
menguntungkan.
Pada 2025, kegiatan literasi dan inklusi keuangan In 2025, financial literacy and inclusion activities were
diselenggarakan secara berkala di berbagai wilayah conducted regularly across the Company’s various
operasional Perseroan, terbuka untuk partisipasi pelanggan operational areas and were open to participation by both
serta masyarakat umum. Inisiatif ini menjadi salah satu upaya customers and the general public. This initiative represents
Perseroan dalam membangun kepercayaan pelanggan one of the Company’s efforts to build customer trust while
sekaligus meningkatkan literasi keuangan masyarakat. enhancing financial literacy within the broader community.
PT JACCS MPM Finance Indonesia
236 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 239
Sustainability Performance Rise Together
Realisasi Program Edukasi Keuangan
Implementation of the Financial Education Program
Tanggal Tema/Judul Kegiatan Media Sosial
Date Activity Title/Theme Social Media
27 Februari 2025 Waspada Modus Penipuan (Fraudster)! Instagram
February 27, 2025 Cegah dengan Menjaga Data Pribadi
Beware of Scammers!
Prevent Fraud by Protecting Your Personal Data
29 April 2025 Mengenal Perusahaan Pembiayaan Instagram
April 29, 2025 Understanding Financing Companies
18 Juni 2025 3 Keterampilan Finansial buat Remaja dan Mahasiswa Instagram
June 18, 2025 3 Financial Skills for Teens and College Students
28 Juli 2025 Mau Pembiayaan Kamu Disetujui? Instagram
July 28, 2025 Want Your Loan Approved?
5 Agustus 2025 Jangan Cuma Gaya, Tapi Juga Harus Selamat Instagram
August 5, 2025 Don’t Just Look Good—Stay Safe Too
24 September 2025 Jangan Pura-pura Lupa dengan Cicilanmu Instagram
Don’t Pretend to Forget About Your Installments
9 Oktober 2025 Penyalahgunaan Identitas Orang Lain pada Pengajuan Pembiayaan Instagram
October 9, 2025 Identity Theft in Financing Applications
16 November 2025 Berapa Sih Pendapatan Ideal Untuk Kredit Motor? Instagram
What’s the Ideal Income for a Motorcycle Loan?
30 Desember 2025 ebook: Mengenal Perusahaan Pembiayaan Situs Web
December 30, 2025 ebook: Understanding Financing Companies Website
Produk yang Ditarik Kembali [OJK F.29] Product Recalls [OJK F.29]
Hingga 31 Desember 2025, tidak terdapat penarikan kembali As of 31 December 2025, there were no product recalls
produk dari peredaran akibat pelanggaran peraturan resulting from violations of consumer protection regulations.
perlindungan konsumen. Hal ini mencerminkan karakter bisnis This reflects the Company’s business characteristics as a
Perseroan yang bergerak di sektor jasa keuangan, di mana financial services provider, where operational practices
praktik operasional dan layanan senantiasa mematuhi regulasi and service delivery consistently comply with applicable
yang berlaku. regulatory requirements.
Survei Kepuasan Pelanggan [OJK F.30] Customer Satisfaction Survey [OJK F.30]
Perseroan secara rutin melaksanakan survei Net Promoter The Company regularly conducts a Net Promoter Score (NPS)
Score (NPS) untuk menilai tingkat loyalitas dan kepuasan survey to assess customer loyalty and satisfaction. The survey
pelanggan. Survei ini dilakukan dengan melibatkan partisipasi involves broad consumer participation to obtain an accurate
luas dari konsumen agar dapat memperoleh gambaran yang representation of their experience in using the Company’s
akurat mengenai pengalaman mereka menggunakan produk products and services.
dan layanan Perseroan.
Hasil survei pada 2025 menunjukkan skor 87% dari 264 The 2025 survey results indicated a score of 87% based on
konsumen, yang mencerminkan seberapa besar peluang responses from 264 customers, reflecting the likelihood of
konsumen untuk kembali menggunakan layanan Perseroan customers continuing to use the Company’s services and
maupun merekomendasikannya kepada orang lain. Data ini recommending them to others. These insights serve as a basis
menjadi dasar bagi Perseroan dalam merancang perbaikan for the Company in driving service improvements, developing
layanan, mengembangkan produk baru, dan meningkatkan new products, and continuously enhancing the overall
kualitas pengalaman pelanggan secara berkelanjutan. customer experience.
PT JACCS MPM Finance Indonesia
Laporan Tahunan 2025 Annual Report 237
Page 240
Kinerja Keberlanjutan
Dukungan terhadap SDGs [OJK F.25]
Support for SDGs
Berpartisipasi dalam berbagai kegiatan untuk meningkatkan Mengutamakan pemenuhan hak pelanggan tanpa adanya
literasi dan inklusi keuangan dan memberikan solusi produk- praktik-praktik diskriminatif apa pun.
produk pembiayaan yang dibutuhkan oleh masyarakat. Prioritizing the fulfillment of customer rights without any form
Participating in various initiatives to enhance financial literacy of discriminatory practices.
and inclusion, while providing financing product solutions that
address the needs of the community.
Verifikasi Tertulis dari Pihak Independen
Written Verification by an Independent Party [OJK G.1]
Pada tahun pelaporan ini, Perseroan belum melaksanakan During the reporting year, the Company did not undertake
verifikasi tertulis oleh pihak independen, sejalan dengan written verification by an independent party, in line with
praktik pelaporan pada tahun-tahun sebelumnya. Meskipun reporting practices in previous years. Nevertheless, the
demikian, Perseroan memastikan seluruh informasi dan data Company ensures that all information and quantitative data
kuantitatif yang disajikan tetap konsisten dan andal melalui presented remain consistent and reliable through a rigorous
proses verifikasi internal yang dilaksanakan secara cermat. internal verification process. With respect to financial
Sehubungan dengan aspek keuangan, informasi yang aspects, the information presented in this report refers to
disajikan dalam laporan ini mengacu pada laporan keuangan the Company’s consolidated financial statements for the
konsolidasian Perseroan untuk periode 1 Januari hingga 31 period from 1 January to 31 December 2025, which have been
Desember 2025, yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik audited by an independent Public Accounting Firm (KAP) in
(KAP) independen sesuai dengan standar audit yang berlaku. accordance with applicable auditing standards.
Tanggapan terhadap Umpan Balik Laporan
Keberlanjutan Tahun 2024
Response to Feedback on the 2024 Sustainability Report [OJK G.3]
Pada Tahun Buku 2025, Perseroan tidak menerima tanggapan, In the 2025 financial year, the Company did not receive any
masukan, maupun umpan balik material terkait Laporan responses, comments, or material feedback related to the
Keberlanjutan Tahun 2024. Perseroan tetap membuka 2024 Sustainability Report. The Company remains open
ruang komunikasi bagi seluruh pemangku kepentingan dan to communication with all stakeholders and is committed
berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelaporan to continuously improving the quality of its sustainability
keberlanjutan secara transparan dan akuntabel. reporting in a transparent and accountable manner.
PT JACCS MPM Finance Indonesia
238 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 241
Sustainability Performance Rise Together
Referensi Silang POJK No. 51/POJK.03/2017
Cross-Reference to POJK NO. 51/POJK.03/2017 [OJK G.4]
POJK 51/OJK.03/2017 Pengungkapan Halaman
Pengungkapan Disclosure Page
A. Strategi Keberlanjutan I Sustainability Strategy
A.1 Penjelasan Strategi Keberlanjutan I Explanation of Sustainability Strategy 210
B. Ikhtisar Kinerja Aspek Berkelanjutan I Sustainability Aspect Performance Highlights
B.1 Kuantitas produksi atau jasa yang dijual 212
Aspek Ekonomi (3 tahun Quantity of products and services being sold
terakhir)
Economic Aspect Pendapatan atau penjualan 212
(last 3 years) Revenues or sales
Laba atau rugi bersih 212
Net profits or loss
Produk ramah lingkungan 212
Environmentaly friendly products
B.2 Penggunaan energi (listrik dan air) 213
Aspek Energy usage (electricity and water)
Lingkungan Hidup
Environmental Aspect Pengurangan emisi yang dihasilkan 213
Reducing emission production
Pengurangan limbah dan efluen yang dihasilkan 213
Reducing waste and effluent production
Pelestarian keanekaragaman hayati 213
Biodiversity preservation
B.3 Dampak positif dan negatif dari penerapan Keuangan Berkelanjutan 214
Aspek Sosial Positive and negative impact from the implementation of Sustainable Finance
Social Aspect
Pengeluaran biaya untuk masyarakat 214
Allocated fund for the community
C. Profil Perseroan I Company Profile
C.1 Visi, misi, dan nilai keberlanjutan Perusahaan 38
Vision, mission, and sustainability value of the Company
C.2 Nama, alamat, nomor telepon, nomor faksimili, email, dan situs resmi 32
Name, address, phone number, fax number, email, and official website
C.3 Skala usaha (total aset atau kapitalisasi aset, total kewajiban, jumlah karyawan yang 40
dibagi menurut jenis kelamin, jabatan, usia, pendidikan, dan status ketenagakerjaan),
persentase kepemilikan saham (publik dan pemerintah), wilayah operasional
Scale of business (total assets or assets capitalization, total liabilities, total
employees based on gender, position, age, education, and employment status),
share ownership percentage (public and government), operational area
C.4 Penjelasan singkat produk, layanan, dan kegiatan usaha yang dijalankan 41
Brief explanation on products, services, and business activities
C.5 Keanggotaan pada asosiasi 43
Membership in association
C.6 Perubahan Perseroan yang bersifat signifikan misal terkait dengan penutupan atau 43
pembukaan cabang, dan struktur kepemilikan
Significant changes in the Company, such as the closing or opening of branches,
and ownership structure
PT JACCS MPM Finance Indonesia
Laporan Tahunan 2025 Annual Report 239
Page 242
Kinerja Keberlanjutan
POJK 51/OJK.03/2017 Pengungkapan
Pengungkapan Disclosure
D. Penjelasan Direksi I Board of Directors’ Explanation
D.1 Kebijakan untuk merespons tantangan dalam pemenuhan strategi keberlanjutan 22-29
Policy to response to challenges in fulfilling sustainability strategy
D.2 Penjelasan respons Perseroan terkait penerapan Keuangan Berkelanjutan 22-29
Explanation on the Company’s response related to the implementation of
Sustainable Finance
D.3 Strategi Pencapaian Target 22-29
Target Achievement Strategy
E. Tata Kelola Keberlanjutan I Sustainability Governance
E.1 Penanggung jawab penerapan Keuangan Berkelanjutan 215
Responsible Person for the implementation of Sustainable Finance
E.2 Pengembangan kompetensi terkait Keuangan Berkelanjutan 216
Competency development related to Sustainable Finance
E.3 Penilaian Risiko atas Penerapan Keuangan Keberlanjutan 216
Risk Assessment on Sustainable Finance Implementation
E.4 Hubungan dengan Pemangku Kepentingan 217
Relationship with the Stakeholders
E.5 Permasalahan terhadap Penerapan Keberlanjutan/Topik Utama Keberlanjutan 219
Issues with Sustainability Implementation/Key Sustainability Topics
F. Kinerja Keberlanjutan I Sustainability Performance
F.1 Kegiatan membangun budaya keberlanjutan 219
Activities to establish sustainability culture
Kinerja Ekonomi Economic Performance
F.2 Perbandingan Target dan Realisasi Pembiayaan Baru, Pendapatan, dan Laba Bersih 221
Comparison of Targets and Actual Results for New Financing, Revenue, and Net
Income
F.3 Perbandingan Target dan Kinerja Portofolio, Target Pembiayaan, atau Investasi pada 222
Instrumen Keuangan atau Proyek yang Sejalan dengan Keuangan Berkelanjutan
Comparison of Targets and Portfolio Performance, Financing Targets, or Investments
in Financial Instruments or Projects Compatible with Sustainable Finance
Kinerja Lingkungan Hidup Environment Performance
Aspek Umum F.4 Biaya Lingkungan Hidup 223
General Aspect Environmental Cost
Aspek Material F.5 Penggunaan Material yang Ramah Lingkungan 223
Material Aspect The Use of Environmentally Friendly Materials
Aspek Energi F.6 Jumlah dan Intensitas Energi yang Digunakan 223
Energy Aspect Amount and Intensity of Energy Used
F.7 Upaya dan Pencapaian Efisiensi Energi dan Penggunaan Energi Terbarukan 223
Efforts and Achievements of Energy Efficiency and The Use of Renewable
Energy
Aspek Air F.8 Penggunaan Air 224
Water Aspect The Use of Water
Aspek Keanekaragaman F.9 Dampak dari Wilayah Operasional yang Dekat atau Berada di Daerah 225
Hayati Konservasi atau Memiliki Keanekaragaman Hayati
Biodiversity Aspect Impact of Operational Areas Nearby or Located in Conservation Areas or
Possessing Biodiversity
F.10 Usaha Konservasi Keanekaragaman Hayati 225
Biodiversity Conservation Effort
Aspek Emisi F.11 Jumlah dan Intensitas Emisi yang Dihasilkan Berdasarkan Jenisnya 225
Emission Aspect Amount and Intensity of Emissions Produced Based on Type
F.12 Upaya dan Pencapaian Pengurangan Emisi yang Dilakukan 225
Emission Reduction Efforts and Achievements
PT JACCS MPM Finance Indonesia
240 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 243
Sustainability Performance Rise Together
POJK 51/OJK.03/2017 Pengungkapan
Pengungkapan Disclosure
Aspek Limbah F.13 Jumlah Limbah dan Efluen yang Dihasilkan Berdasarkan Jenis 225
dan Efluen Amount of Waste and Effluent Produced Based on Type
Waste and
Effluent Aspects F.14 Mekanisme Pengelolaan Limbah dan Efluen 225
Waste and Effluent Management Mechanism
F.15 Tumpahan yang Terjadi ( jika ada) 225
Spills Occurred (if any)
Aspek Pengaduan Terkait F.16 Jumlah dan Materi Pengaduan Lingkungan Hidup yang Diterima dan 226
Lingkungan Hidup Diselesaikan
Aspects of Complaints Number and Material of Environmental Complaints Received and Resolved
Related to the
Environment
Kinerja Sosial Social Performance
F.17 Komitmen untuk Memberikan Layanan atas Produk dan/atau Jasa yang 235
Setara kepada Konsumen
Commitment to Providing Equal Products and/or Services to Consumers
Aspek Ketenagakerjaan F.18 Kesetaraan Kesempatan Bekerja 61
Employment Aspect Equal Employment Opportunity
F.19 Tenaga Kerja Anak dan Tenaga Kerja Paksa 229
Child Labor and Forced Labor
F.20 Upah Minimum Regional 229
Regional Minimum Wage
F.21 Lingkungan Bekerja yang Layak dan Aman 230
Decent and Safe Working Environment
F.22 Pelatihan dan Pengembangan Kemampuan Pegawai 231
Employee Capabilities Training and Development
Aspek Masyarakat F.23 Dampak Operasi terhadap Masyarakat Sekitar 232
Community Aspect Impact of Operations on Surrounding Communities
F.24 Pengaduan Masyarakat 232
Public Complaint
F.25 Kegiatan Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) 232
Environmental and Social Responsibility Activities (ESRA)
Tanggung Jawab Pengembangan Produk dan/atau Jasa Keuangan Berkelanjutan
Sustainable Finance Products and/Services Development Responsibility
F.26 Inovasi dan Pengembangan Produk/Jasa Berkelanjutan 235
Innovation and Sustainable Product/Service Development
F.27 Produk dan jasa yang sudah dievaluasi keamanannya bagi pelanggan 235
Products and services regarding the safety for customers
F.28 Dampak Produk/Jasa 235
Product/Service Impact
F.29 Jumlah produk yang ditarik kembali 236
Total recalled products
F.30 Survei kepuasan pelanggan terhadap produk dan/atau Jasa Keuangan Keberlanjutan 236
Customer satisfaction survey on products and/or Sustainability Financial Services
PT JACCS MPM Finance Indonesia
Laporan Tahunan 2025 Annual Report 241
Page 244
Kinerja Keberlanjutan
POJK 51/OJK.03/2017 Pengungkapan
Pengungkapan Disclosure
G. Lain-lain I Others
G.1 Verifikasi Tertulis dari Pihak Independen (jika ada) 237
Written Verification from an Independent Party (if any)
G.2 Lembar Umpan Balik 242
Feedback Sheet
G.3 Tanggapan terhadap Umpan Balik Laporan Keberlanjutan Tahun Sebelumnya 237
Review on Previous Year's Sustainability Report Feedback
G.4 Daftar Pengungkapan Sesuai Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 51/ 238
POJK.03/2017 tentang Penerapan Keuangan Berkelanjutan bagi Lembaga Jasa
Keuangan, Emiten, dan Perusahaan Publik
List of Disclosures According to Financial Services Authority Regulation No. 51/
POJK.03/2017 concerning the Implementation of Sustainable Finance for Financial
Services Institutions, Issuers, and Public Companies
Keterangan/Notes:
N/A: Tidak Ada/Not Available
PT JACCS MPM Finance Indonesia
242 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 245
Sustainability Performance Rise Together
Lembar Umpan Balik
Feedback Form [OJK G.2]
Kami mengucapkan terima kasih saudara telah membaca We would like to thank you for reading this 2025 Annual
Laporan Tahunan 2025 ini. Untuk meningkatkan kualitas Report. To improve our report quality and fulfill lfuture
dan memenuhi harapan ke depannya kami berharap bisa expectations, kindly please give input about it. As your
mendapatkan masukan. Respons saudara sangat berarti bagi opinion really matters, allow us to ask you a few questions
kami, oleh karenanya izinkan kami menanyakan beberapa hal regarding this report.
terkait laporan ini.
No. Pertanyaan/Question Ya/Yes Tidak/No
1. Laporan ini memberi informasi yang bermanfaat./This report contains useful information.
2. Laporan ini mudah dimengerti./This report is easily understood.
Laporan ini telah mendorong saudara untuk berkontribusi dalam keberlanjutan.
3.
This report inspires you to make contribution within the sustainability aspect.
Seberapa penting/menarik kinerja di bawah ini:/How important/interesting the following (Skala/Scale 1-10)
performance:
4. Kinerja Ekonomi/Economic Performance
5. Kinerja Sosial/Social Performance
6. Kinerja Lingkungan /Environment Performance
7. Materi apa yang dirasa perlu ditambahkan?/What other kind of information should be included in next report?
8. Kontribusi apa yang dirasa perlu ditingkatkan Perseroan?/What kind of contribution does the Company need to improve?
9. Saran dan masukan lain:/Any other input or advice:
Profil Pemangku Kepentingan/Stakeholder Profile
( ) Pemegang Saham/Investor ( ) Karyawan ( ) Konsumen ( ) Masyarakat ( ) Pemerintah
Shareholder/Investor Employee Consumer Community Government
( ) Mitra Bisnis ( ) Media ( ) LSM ( ) Lain-lain
Business Partner Media NGOs Others
Jenis Kelamin/Gender :
Usia/Age :
Pekerjaan/Job :
Pendidikan Akhir/Latest Education :
Terima kasih atas partisipasi Anda. Mohon agar lembar umpan balik ini dikirimkan kembali ke alamat:
Thank you for your participation. Please return this feedback form:
PT JACCS Mitra Pinasthika Mustika Finance Indonesia
Lippo Kuningan, Lantai 23 & 25/23rd & 25th Floor
Jl. H.R. Rasuna Said Kav. B-12
Kuningan, Jakarta 12940
Indonesia
PT JACCS MPM Finance Indonesia
Laporan Tahunan 2025 Annual Report 243
Page 246
Pernyataan Dewan Komisaris dan Direksi
tentang Tanggung Jawab atas Laporan Tahunan 2025
PT JACCS Mitra Pinasthika Mustika Finance Indonesia
Statement of the Board of Commissioners and the Board of Directors
on the Responsibility for the 2025 Annual Report of
PT JACCS Mitra Pinasthika Mustika Finance Indonesia
Kami yang bertanda tangan di bawah ini menyatakan bahwa We, the undersigned, hereby declare that all information in
semua informasi dalam Laporan Tahunan PT JACCS Mitra the 2025 Annual Report of PT JACCS Mitra Pinasthika Mustika
Pinasthika Mustika Finance Indonesia Tahun 2025 telah dimuat Finance Indonesia has been presented in its entirety and we
secara lengkap dan kami bertanggung jawab penuh atas are fully responsible for the accuracy of the contents in this
kebenaran isi Laporan Tahunan ini. Annual Report.
Demikian pernyataan ini dibuat dengan sebenarnya. This statement is hereby made in all integrity.
Jakarta, 28 April 2026
DEWAN KOMISARIS | BOARD OF COMMISSIONERS
TAKESHI KOBAYASHI
Komisaris Utama
President Commissioner
BENNY REDJO SETYONO ALIP
Komisaris Komisaris Independen
Commissioner Independent Commissioner
DIREKSI | BOARD OF DIRECTORS
KAZUHIRO INOUE
Direktur Utama
President Director
HAJIMU YUKIMOTO HANDOKO
Direktur Keuangan Direktur
Finance Director Director
Page 247
Sustainability Performance Rise Together
Laporan
Keuangan
Financial Statement
PT JACCS MPM Finance Indonesia
Laporan Tahunan 2025 Annual Report 245
Page 248
PT JACCS MITRA PINASTHIKA MUSTIKA FINANCE INDONESIA
LAPORAN KEUANGAN/
FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025/
YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
Page 249
PT JACCS MITRA PINASTHIKA MUSTIKA FINANCE INDONESIA
HALAMAN/
ISI PAGE CONTENTS
SURAT PERNYATAAN TANGGUNG JAWAB BOARD OF DIRECTORS’ STATEMENT OF
DIREKSI RESPONSIBILITIES
LAPORAN KEUANGAN TAHUN BERAKHIR FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2025: YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025:
LAPORAN POSISI KEUANGAN 1 STATEMENTS OF FINANCIAL POSITION
LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN STATEMENTS OF PROFIT OR LOSS
KOMPREHENSIF LAIN 2 AND OTHER COMPREHENSIVE INCOME
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS 3 STATEMENTS OF CHANGES IN EQUITY
LAPORAN ARUS KAS 4 STATEMENTS OF CASH FLOWS
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN 5 - 77 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN INDEPENDENT AUDITORS’ REPORT
Page 250
Page 251
PT JACCS MITRA PINASTHIKA MUSTIKA FINANCE INDONESIA
LAPORAN POSISI KEUANGAN/STATEMENTS OF FINANCIAL POSITION
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain/In millions of Rupiah, unless otherwise specified)
Catatan/ 31 Desember/ 31 Desember/
ASET Notes December 2025 December 2024 ASSETS
Kas dan bank 4,6,35,36 132.990) 403.173) Cash on hand and in banks
Piutang pembiayaan – bersih 4,7,36,40 Financing receivables - net
Pihak ketiga 3.525.563) 5.604.167) Third parties
Piutang sewa pembiayaan - bersih 4,8,36,40 Finance lease receivables - net
Pihak ketiga 150.840) 487.731) Third parties
Beban dibayar dimuka 9 15.345) 20.765) Prepaid expenses
Piutang lain-lain 4,10,35,36,40 36.623) 50.486) Other receivables
Aset derivatif 4,11,35,36 52.671) 84.550) Derivative assets
Aset pajak tangguhan - bersih 32 76.364) 141.522) Deferred tax assets - net
Aset tetap - bersih 12 39.360) 52.634) Fixed assets - net
Aset takberwujud - bersih 13 4.677) 4.704) Intangible assets - net
Aset lain-lain 14 5.947) 7.585) Other assets
JUMLAH ASET 4.040.380) 6.857.317) TOTAL ASSETS
LIABILITAS DAN EKUITAS LIABILITIES AND EQUITY
LIABILITAS LIABILITIES
Utang pajak 1.973) 2.187) Taxes payable
Utang usaha 4,15,35,36 5.007) 17.646) Accounts payable
Liabilitas lain-lain 4,16,36 59.301) 51.656) Other liabilities
Beban yang masih harus dibayar 4,17,35,36 34.361) 36.516) Accrued expenses
Pinjaman yang diterima 4,18,35,36 2.313.462) 3.671.491) Borrowings
Liabilitas derivatif 4,11,35,36 28.647) 81.212) Derivative liabilities
Utang obligasi 4,20,35,36 586.283) 1.240.949) Bonds payable
Surat utang jangka menengah 4,19,36 -) 302.253) Medium term notes
Liabilitas imbalan pasca kerja 31 2.711) 5.875) Post-employment benefits obligation
Pinjaman subordinasi 4,21,35,36 13.098) 13.098) Subordinated loan
JUMLAH LIABILITAS 3.044.843) 5.422.883) TOTAL LIABILITIES
EKUITAS EQUITY
Modal saham - nilai nominal Rp1.000.000 Share capital - par value
(nilai penuh) per saham Rp1,000,000 (full amount) per share
Modal dasar dan modal ditempatkan Authorized capital and issued and fully
dan disetor penuh 1.224.475 saham 22 1.224.475) 1.224.475) paid-up capital 1,224,475 shares
Tambahan modal disetor 24 243.689) 243.689) Additional paid-in capital
Cadangan lindung nilai arus kas 11 (21.898) (15.900) Cash flows hedging reserves
Komponen ekuitas lain 1.971) 1.971) Other equity components
(Defisit) saldo laba (Deficit) retained earnings
Telah ditentukan penggunaannya 23 150.057) 150.057) Appropriated
Belum ditentukan penggunaannya (602.757) (169.858) Unappropriated
JUMLAH EKUITAS 995.537) 1.434.434) TOTAL EQUITY
JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS 4.040.380) 6.857.317) TOTAL LIABILITIES AND EQUITY
Catatan atas laporan keuangan merupakan bagian yang tidak The accompanying notes to the financial statements form an integral
terpisahkan dari laporan keuangan. part of these financial statements.
1
Page 252
PT JACCS MITRA PINASTHIKA MUSTIKA FINANCE INDONESIA
LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN/STATEMENTS OF PROFIT OR LOSS AND
OTHER COMPREHENSIVE INCOME
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain/In millions of Rupiah, unless otherwise specified)
Tahun berakhir 31 Desember/
Catatan/ Year ended 31 December
Notes 2025 2024
PENDAPATAN INCOME
Pembiayaan Financing
Pihak ketiga 25 727.591) 934.413) Third parties
Sewa pembiayaan Finance lease
Pihak ketiga 24.436) 76.702) Third parties
Lain-lain Others
Pihak berelasi 26,35 9.808) 41.150) Related parties
Pihak ketiga 26 261.116) 364.266) Third parties
JUMLAH PENDAPATAN 1.022.951) 1.416.531) TOTAL INCOME
BEBAN EXPENSES
Beban keuangan 27,35 (342.910) (477.120) Financing charges
Penyisihan kerugian penurunan nilai 28 (628.727) (728.915) Provision for impairment losses
Gaji dan tunjangan 29,35 (221.996) (303.206) Salaries and allowances
Umum dan administrasi 30,35 (200.092) (250.387) General and administrative
JUMLAH BEBAN (1.393.725) (1.759.628) TOTAL EXPENSES
RUGI SEBELUM PAJAK PENGHASILAN (370.774) (343.097) LOSS BEFORE INCOME TAX
(BEBAN) MANFAAT PAJAK
PENGHASILAN 32 (65.811) 58.283) INCOME TAX (EXPENSE) BENEFIT
RUGI BERSIH (436.585) (284.814) NET LOSS
PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN, OTHER COMPREHENSIVE
SETELAH PAJAK PENGHASILAN: INCOME, NET OF INCOME TAX:
Pos-pos yang tidak akan Items that will never be
direklasifikasikan ke laba rugi reclassified to profit or loss
Pengukuran kembali aktuaria atas Actuarial remeasurement of post-
kewajiban imbalan pascakerja, setelah employment benefits obligation, net of
pajak penghasilan 3.686) (3.345) income tax
Pos-pos yang akan direklasifikasikan ke Items that will be reclassified
laba rugi to profit or loss
Perubahan nilai wajar neto dari lindung nilai Net changes in fair value
atas arus kas, setelah pajak penghasilan (5.998) 15.530) of cash flows hedge, net of income tax
PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN, OTHER COMPREHENSIVE
SETELAH PAJAK PENGHASILAN (2.312) 12.185) INCOME, NET OF INCOME TAX
JUMLAH RUGI KOMPREHENSIF (438.897) (272.629) TOTAL COMPREHENSIVE LOSS
Rugi per saham dasar (nilai penuh) 33 (356.547) (232.600) Loss per share (full amount)
Catatan atas laporan keuangan merupakan bagian yang tidak The accompanying notes to the financial statements form an integral
terpisahkan dari laporan keuangan. part of these financial statements.
2
Page 253
PT JACCS MITRA PINASTHIKA MUSTIKA FINANCE INDONESIA
LAPORAN PERUBAHAAN EKUITAS/STATEMENTS OF CHANGES IN EQUITY
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain/In millions of Rupiah, unless otherwise specified)
Saldo laba/Retained earnings
Tambahan Komponen
modal disetor/ Lindung nilai Telah ditentukan Belum ditentukan ekuitas Jumlah
Catatan/ Modal saham/ Additional arus kas/ Cash penggunaannya/ penggunaannya/ lain/Other equity ekuitas/ Total
Notes Share capital paid-in capital flows hedges Appropriated Unappropriated components equity
Saldo pada tanggal 31 Desember 2023 1.224.475 243.689 (31.430) 150.017 118.341) 1.971 1.707.063)) Balance as of 31 December 2023
Pembentukan cadangan umum 23 - - -) 40 (40) - -) Appropriation of general reserve
Rugi bersih tahun berjalan - - -) - (284.814) - (284.814) Net loss for the year
Penghasilan komprehensif lain, Other comprehensive income, net of
setelah pajak penghasilan income tax
Perubahan nilai wajar neto dari Net changes in fair value of cash flows
lindung nilai atas arus kas 11 - - 15.530) - -) - 15.530) Hedges
Pengukuran kembali aktuaria atas Actuarial remeasurement of post-
kewajiban imbalan kerja - - -) - (3.345) - (3.345) employment benefits obligation
)
Saldo pada tanggal 31 Desember 2024 1.224.475 243.689 (15.900) 150.057 (169.858) 1.971 1.434.434)) Balance as of 31 December 2024
Rugi bersih tahun berjalan - - -) - (436.585) - (436.585) Net loss for the year
Penghasilan komprehensif lain, Other comprehensive income, net of
setelah pajak penghasilan income tax
Perubahan nilai wajar neto dari Net changes in fair value of cash flows
lindung nilai atas arus kas 11 - - (5.998) - -) - (5.998) hedges
Pengukuran kembali aktuaria atas Actuarial remeasurement of post-
kewajiban imbalan kerja - - -) - 3.686) - 3.686) employment benefits obligation
Saldo pada tanggal 31 Desember 2025 1.224.475 243.689 (21.898) 150.057 (602.757) 1.971 995.537) Balance as of 31 December 2025
Catatan atas laporan keuangan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan. The accompanying notes to the financial statements form an integral part of these financial statements.
3
Page 254
PT JACCS MITRA PINASTHIKA MUSTIKA FINANCE INDONESIA
LAPORAN ARUS KAS/STATEMENTS OF CASH FLOWS
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain/In millions of Rupiah, unless otherwise specified)
Tahun berakhir 31 Desember/
Catatan/ Year ended 31 December
Notes 2025 2024
CASH FLOWS FROM
ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI OPERATING ACTIVITIES
Penerimaan kas dari: Cash received from:
Transaksi pembiayaan 3.246.034) 4.646.403) Financing transactions
Transaksi sewa pembiayaan 557.476) 413.125) Finance lease transactions
Pendapatan administrasi 26 129.622) 221.182) Administration income
Denda dari pelanggan 35.956) 38.628) Penalties from customers
Pendapatan bunga 26 14.240) 8.899) Interest income
Lain - lain 103.046) 139.297) Other
Jumlah penerimaan kas 4.086.374) 5.467.534) Total cash received
Pengeluaran kas untuk: Cash disbursements for:
Transaksi pembiayaan (1.272.559) (3.200.079) Financing transactions
Transaksi sewa pembiayaan -) (187.515) Finance lease transactions
Beban usaha (167.611) (222.664) Operating expenses
Gaji dan tunjangan (220.528) (299.230) Salaries and allowances
Beban keuangan (343.658) (448.727) Financing charges
Jumlah pengeluaran kas (2.004.356) (4.358.215) Total cash disbursements
Pembayaran pajak penghasilan -) (3.624) Payment of income taxes
Kas bersih diperoleh dari aktivitas operasi 2.082.018) 1.105.695) Net cash provided by operating activities
CASH FLOW FROM INVESTING
ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI ACTIVITIES
Penerimaan dari penjualan aset tetap 12 1.128) 845) Proceeds from sale of fixed assets
Perolehan aset tetap (6.208) (9.085) Acquisition of fixed assets
Perolehan aset tak berwujud 13 (2.791) (2.189) Acquisition of intangible assets
Kas bersih digunakan untuk aktivitas investasi (7.871) (10.429) Net cash used in investing activities
CASH FLOW FROM FINANCING
ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN ACTIVITIES
Penerimaan dari pinjaman yang diterima 725.000) 1.170.000) Proceeds from borrowings
Pembayaran pinjaman yang diterima (2.113.748) (2.478.636) Payments of borrowings
Penerimaan dari utang obligasi -) 500.000) Proceeds from bonds payable
Pembayaran dari utang obligasi (650.000) (188.000) Payments of bonds payable
Pembayaran dari surat hutang jangka menengah (300.000) -) Payments of medium term notes
Pembayaran liabilitas sewa 38 (5.582) (4.492) Payment of lease liabilities
Kas bersih digunakan untuk aktivitas
pendanaan (2.344.330) (1.001.128) Net cash used-in financing activities
(PENURUNAN) KENAIKAN BERSIH KAS DAN NET (DECREASE) INCREASE
BANK 6 (270.183) 94.138) IN CASH ON HAND AND IN BANKS
CASH ON HAND AND IN BANKS,
KAS DAN BANK, AWAL TAHUN 403.173) 309.035) BEGINNING OF THE YEAR
CASH ON HAND AND IN
KAS DAN BANK, AKHIR TAHUN 6 132.990) 403.173) BANKS, END OF THE YEAR
Catatan atas laporan keuangan merupakan bagian yang tidak The accompanying notes to the financial statements form an integral
terpisahkan dari laporan keuangan. part of these financial statements.
4
Page 255
PT JACCS MITRA PINASTHIKA MUSTIKA FINANCE INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN/NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain/In millions of Rupiah, unless otherwise specified)
1. INFORMASI UMUM 1. GENERAL INFORMATION
a. Pendirian dan informasi umum Perusahaan a. Establishment and general information of the
Company
PT JACCS Mitra Pinasthika Mustika Finance PT JACCS Mitra Pinasthika Mustika Finance
Indonesia (dahulu PT Mitra Pinasthika Mustika Indonesia (formerly PT Mitra Pinasthika Mustika
Finance) (“Perusahaan”), didirikan dengan nama Finance) (“the Company”), was established under
PT Elbatama Securindo pada tanggal 3 Mei 1990 the name of PT Elbatama Securindo on 3 May
berdasarkan Akta Notaris Rachmat Santoso, S.H., 1990 based on Notarial Deed No. 26 of Rachmat
No. 26. Akta Notaris ini telah disahkan oleh Santoso, S.H. The Deed of Establishment was
Menteri Kehakiman Republik Indonesia (sekarang approved by the Ministry of Justice of the
Menteri Hukum dan Hak Asasi Indonesia) melalui Republic of Indonesia (now Indonesian Ministry of
Surat Keputusan No. C2-4110.HT.01.01.Th.90 Law and Human Rights) in its Decision Letter No.
tanggal 16 Juli 1990 dan telah diumumkan dalam C2-4110.HT.01.01.Th.90 dated 16 July 1990 and
Tambahan No. 85 pada Berita Negara Republik was published in Supplement No. 85 to the State
Indonesia No. 1583 tanggal 26 Juli 1990. Gazette of the Republic of Indonesia No. 1583
dated 26 July 1990.
Perusahaan memperoleh izin usaha sebagai The Company obtained its license to operate as
Perusahaan pembiayaan dari Menteri Keuangan a financing company from the Ministry of Finance
dalam Surat Keputusan No. 68/KMK.017/1994 based on Decision Letter No. 68/KMK.017/1994
tanggal 5 Maret 1994. Sesuai dengan pasal 3 dated 5 March 1994. In accordance with article 3
Anggaran Dasar, Perusahaan berusaha dalam of the Company’s Articles of Association, the
bidang lembaga pembiayaan yang mencakup Company engages as a financial institution in the
kegiatan usaha: following lines of business:
pembiayaan investasi; investment financing;
pembiayaan modal kerja; working capital financing;
pembiayaan multiguna; dan multipurpose financing; and
kegiatan usaha pembiayaan lain berdasarkan other financing business activities based on the
persetujuan Otoritas Jasa Keuangan (“OJK”). approval of the Financial Services Authority
(“OJK”).
Perusahaan berlokasi di Lippo Kuningan, Lantai The Company’s registered office is located at
25, Jalan H.R. Rasuna Said Kav. B-12, Kuningan, Lippo Kuningan, 25th Floor, Jalan H.R. Rasuna
Jakarta 12920, Indonesia. Pada tanggal Said Kav. B-12, Kuningan, Jakarta 12920,
31 Desember 2025, Perusahaan memiliki 70 Indonesia. As of 31 December 2025, the
kantor cabang dan 1 kantor pemasaran (tidak Company had 70 branches and 1 marketing
diaudit) yang tersebar di wilayah Indonesia. points (unaudited) throughout Indonesia. The
Perusahaan memulai operasi komersialnya pada Company started its commercial operations in
tahun 1994. 1994.
Surat keputusan sirkuler pemegang saham The circular resolutions in lieu of an extraordinary
sebagai pengganti dari Rapat Umum Pemegang general meeting of shareholders of each of the
Saham Luar Biasa masing-masing dari Company and PT Sasana Artha Finance dated
Perusahaan dan PT Sasana Artha Finance 23 April 2014 (notarized by deed of notary public
tanggal 23 April 2014 (disahkan dalam akta Jose Dima Satria, S.H., M.Kn., No. 37 and No. 38
notaris Jose Dima Satria, S.H., M.Kn., No. 37 dan dated 24 April 2014) resolved among other to
No. 38 tanggal 24 April 2014) menyetujui approve the merger between the Company and
penggabungan usaha antara Perusahaan dan PT Sasana Artha Finance, which was effective on
PT Sasana Artha Finance, yang efektif terhitung 14 May 2014, whereby the Company became the
pada tanggal 14 Mei 2014, dimana Perusahaan surviving entity.
merupakan surviving entity.
Anggaran dasar Perusahaan telah mengalami The Company’s Articles of Association have been
beberapa kali perubahan. Perubahan terakhir amended several times. The latest amendment to
terhadap anggaran dasar Perusahaan dilakukan the Company’s Articles of Association was
dengan Akta No. 37 tanggal 6 Desember 2019 effected by notarial deed No. 37 dated
yang dibuat dihadapan Jose Dima Satria, S.H., M. 6 December 2019 of Jose Dima Satria, S.H.,
Kn., notaris di Jakarta. Akta perubahan ini telah M.Kn., notary public in Jakarta. This amendment
diberitahukan dan diterima oleh Menteri Hukum has been informed and received by the Ministry
dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia of Law and Human Rights of the Republic of
berdasarkan Surat Penerimaan Pemberitahuan Indonesia based on Receipt Letter No. AHU-
No. AHU-010393.AH.01.02 tanggal 10 Desember 010393.AH.01.02 dated 10 December 2019.
2019.
Perusahaan adalah bagian dari kelompok usaha The Company is part of JACCS Co., Ltd., Japan
JACCS Co., Ltd., Jepang (“JACCS”) yang (“JACCS”) which is a diversified global company
merupakan perusahaan global yang menawarkan whose business provides a broad range of
berbagai ragam jasa keuangan. Pemegang financial services. The majority shareholders of
saham mayoritas dari JACCS adalah MUFG JACCS is MUFG Bank, Ltd., a Company based in
Bank, Ltd., yang berkedudukan di Jepang. Japan.
5
Page 256
PT JACCS MITRA PINASTHIKA MUSTIKA FINANCE INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN/NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain/In millions of Rupiah, unless otherwise specified)
1. INFORMASI UMUM (Lanjutan) 1. GENERAL INFORMATION (Continued)
a. Pendirian dan informasi umum Perusahaan a. Establishment and general information of the
(Lanjutan) Company (Continued)
Entitas induk terakhir adalah Mitsubishi UFJ The ultimate parent is Mitsubishi UFJ Financial
Financial Group (MUFG). Group (MUFG).
b. Dewan Komisaris dan Direksi b. Board of Commissioners and Board of
Directors
Susunan Dewan Komisaris Perusahaan pada The composition of the Company’s Boards of
tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 adalah Commissioners as of 31 December 2025 and
sebagai berikut: 2024 was as follows:
2025 2024
Komisaris Utama : Takeshi Kobayashi Takeshi Kobayashi : President Commissioner
Komisaris : Chihiro Ushigome*) Chihiro Ushigome : Commissioner
Komisaris : Benny Redjo Setyono Benny Redjo Setyono : Commissioner
Komisaris Independen : Josaphat Budisatyawira**) Josaphat Budisatyawira : Independent Commissioner
Komisaris Independen : Alip Alip : Independent Commissioner
*)Berdasarkan keputusan pemegang saham sesuai dengan akta *)Based on shareholder decree in accordance with deed number
nomor 127 tanggal 20 Februari 2026, Chihiro Ushigome telah 127 dated 20 February 2026, Chihiro Ushigome resigned from
resmi mengunduran diri dari posisinya sebagai Komisaris his position as Company’s Commissioner, effective 28 February
Perusahaan efektif sejak tanggal 28 Februari 2026. 2026.
**) Berdasarkan keputusan pemegang saham sesuai dengan akta **)Based on shareholder decree in accordance with deed number
nomor 127 tanggal 20 Februari 2026, masa jabatan Josaphat 127 dated 20 February 2026,the term of office of Josaphat
Budisatyawira berakhir pada tanggal 09 Februari 2026. Budisatyawira ended on 09 February 2026.
Susunan Direksi Perusahaan pada tanggal The composition of the Company’s Board of
31 Desember 2025 dan 2024 adalah sebagai Directors as of 31 December 2025 and 2024 was
berikut: as follows:
2025 2024
Direktur Utama : Kazuhiro Inoue Kazuhiro Inoue : President Director
Direktur : Kazunori Inoue***) Kazunori Inoue : Director
Direktur : Hajimu Yukimoto Hajimu Yukimoto : Director
Direktur : Supriyanto**) Supriyanto : Director
Direktur : Yimmy Weddianto*) Gestik DP : Director
Direktur : Handoko Handoko : Director
*)Berdasarkan keputusan pemegang saham sesuai dengan akta *)Based on shareholder decree in accordance with deed number
nomor 50 tanggal 6 November 2025, Yimmy Weddianto telah 50 dated 6 November 2025, Yimmy Weddianto has been
diangkat menjadi Direktur. Selanjutnya, berdasarkan keputusan appointed as Director. Subsequently, based on shareholder
pemegang saham sesuai dengan akta nomor 127 tanggal 20 decree in accordance with deed number 127 dated 20 February
Februari 2026 Yimmy Weddianto telah resmi mengunduran diri 2026, Yimmy Weddianto resigned from his position as
dari posisinya sebagai Direktur Perusahaan efektif sejak tanggal Company’s Director, effective 28 February 2026.
28 Februari 2026.
**)Berdasarkan keputusan pemegang saham sesuai dengan akta **)Based on shareholder decree in accordance with deed
nomor 147 tanggal 29 Januari 2026 Supriyanto telah resmi number 147 dated 29 January 2026, Supriyanto has resigned
mengunduran diri dari posisinya sebagai Direktur Perusahaan from his position as Company’s Director, effective 31 March
efektif tanggal 31 Maret 2026. 2026.
***)Berdasarkan keputusan pemegang saham sesuai dengan ***)Based on shareholder decree in accordance with deed
akta nomor 127 tanggal 20 Februari 2026 Kazunori Inoue telah number 127 dated 20 February 2026, Kazunori Inoue resigned
resmi mengunduran diri dari posisinya sebagai Direktur from his position as Company’s Director, effective 28 February
Perusahaan efektif sejak tanggal 28 Februari 2026. 2026.
Laporan keuangan Perusahaan disusun oleh The financial statements of the Company were
Direksi dan diotorisasi untuk terbit pada tanggal prepared by the Board of Directors and
27 Maret 2026. authorized for issue on 27 March 2026.
c. Komite Manajemen Risiko, Komite Pemantau c. Risk Management Committee, Risk Monitoring
Risiko, Komite Audit dan Komite Nominasi dan Committee, Audit Committee and Nomination and
Remunerasi Remuneration Committee
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of 31 December 2025 and 2024, the
susunan Komite Manajemen Risiko, Komite composition of the Company’s Risk Management
Pemantau Risiko, Komite Audit dan Komite Committee, Risk Monitoring Committee, Audit
Nominasi dan Remunerasi Perusahaan adalah Committee and Nomination and Remuneration
sebagai berikut: Committee was as follows:
6
Page 257
PT JACCS MITRA PINASTHIKA MUSTIKA FINANCE INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN/NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain/In millions of Rupiah, unless otherwise specified)
1. INFORMASI UMUM (Lanjutan) 1. GENERAL INFORMATION (Continued)
c. Komite Manajemen Risiko, Komite Pemantau c. Risk Management Committee, Risk Monitoring
Risiko, Komite Audit dan Komite Nominasi dan Committee, Audit Committee and Nomination and
Remunerasi (Lanjutan) Remuneration Committee (Continued)
2025 2024
Komite Manajemen Risiko Risk Management Committee
Ketua : Handoko Handoko : Chairman
Anggota : Direksi/Board of Directors Direksi/Board of Directors : Members
Lingling Liesuanto Lingling Liesuanto
Melinda Lilananda Melinda Lilananda
Nopan Adiputra Nugroho Budi Santoso
2025 2024
Komite Pemantau Risiko Risk Monitoring Committee
Ketua : Alip Alip : Chairman
Anggota : Chihiro Ushigome Chihiro Ushigome : Members
Anggota : Hendry Hendry : Members
2025 2024
Komite Audit Audit Committee
Ketua : Alip Josaphat Budisatyawira : Chairman
Anggota : Rachmad Nursanto Yusuke Yoshimoto : Members
Hendry Hendry
2025 2024
Komite Nominasi dan Nomination and Remuneration
Remunerasi Committee
Ketua : Josaphat Budisatyawira Josaphat Budisatyawira : Chairman
Anggota : Takeshi Kobayashi Takeshi Kobayashi : Members
Lidwina Benny Redjo Setyono
d. Laporan keuangan ini disajikan dalam bahasa d. These financial statements are presented in
Indonesia dan Inggris. Dalam hal terdapat Indonesian and English languages. Should there
perbedaan penafsiran akibat penerjemahan be any difference in interpretation due to
bahasa, maka yang digunakan sebagai acuan translation, the Indonesian version shall prevail.
adalah bahasa Indonesia.
2. DASAR PENYUSUNAN 2. BASIS OF PREPARATION
a. Pernyataan kepatuhan a. Statement of compliance
Laporan keuangan telah disusun sesuai dengan The financial statements have been prepared in
Standar Akuntansi Keuangan Indonesia (“SAK accordance with Indonesian Financial Accounting
Indonesia”) dan peraturan Badan Pengawas Standards (“SAK Indonesia”) and Capital Market
Pasar Modal dan Lembaga Keuangan and Financial Institutions Supervisory Agency
(“BAPEPAM-LK”, yang fungsinya telah dialihkan (“BAPEPAM-LK”, whose function has been
kepada OJK sejak tanggal 1 Januari 2013) No. transferred to OJK starting 1 January 2013)
VIII.G.7 tentang Penyajian dan Pengungkapan Regulation No. VIII.G.7 regarding the
Laporan Keuangan Emiten atau Perusahaan Presentation and Disclosure of Financial
Publik, yang terlampir dalam surat keputusan Statements of Issuer or Public Companies,
No.KEP-347/BL/2012 tanggal 25 Juni 2012. enclosed in the decision Letter No.KEP-
347/BL/2012 dated 25 June 2012.
b. Dasar pengukuran b. Basis of measurement
Laporan keuangan disusun atas dasar akrual The financial statements are prepared on the
(kecuali laporan arus kas) dengan menggunakan accrual basis (except for the statement of cash
konsep nilai historis, kecuali bila standar akuntansi flows) using the historical cost concept, except
mengharuskan pengukuran dengan nilai wajar. where the accounting standards require fair value
measurement.
7
Page 258
PT JACCS MITRA PINASTHIKA MUSTIKA FINANCE INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN/NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain/In millions of Rupiah, unless otherwise specified)
2. DASAR PENYUSUNAN (Lanjutan) 2. BASIS OF PREPARATION (Continued)
c. Laporan arus kas c. Statement of cash flows
Laporan arus kas menyajikan perubahan dalam The statement of cash flows presents the
kas dan bank dari aktivitas operasi, investasi dan changes in cash on hand and in banks from
pendanaan, dan disusun dengan metode operating, investing and financing activities, and
langsung. is prepared using the direct method.
d. Mata uang fungsional dan penyajian d. Functional and presentation currency
Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah, yang The financial statements are presented in Rupiah,
mana merupakan mata uang fungsional which is the functional currency of the Company.
Perusahaan. Semua informasi keuangan yang All financial information presented in Rupiah has
disajikan dalam Rupiah telah dibulatkan ke dalam been rounded to the nearest millions of Rupiah.
jutaan Rupiah yang terdekat.
e. Penggunaan pertimbangan, estimasi dan e. Use of judgments, estimates and
asumsi assumptions
Penyusunan laporan keuangan sesuai dengan The preparation of financial statements in
SAK mengharuskan manajemen untuk membuat conformity with SAK requires management to
pertimbangan, estimasi dan asumsi yang make judgments, estimates and assumptions that
mempengaruhi penerapan kebijakan akuntansi affect the application of accounting policies and
dan jumlah aset, liabilitas, pendapatan dan beban the reported amounts of assets, liabilities, income
yang dilaporkan. and expenses.
Walaupun estimasi tersebut dibuat berdasarkan Although those estimates are based on
pemahaman terbaik manajemen atas kejadian management’s best knowledge of current events
dan kegiatan terkini, hasil aktual dapat berbeda and activities, actual results may differ from those
dari estimasi tersebut. estimates.
Estimasi dan asumsi yang mendasarinya ditinjau Estimates and underlying assumptions are
secara berkesinambungan. Perubahan terhadap reviewed on ongoing basis. Revisions to
estimasi akuntansi diakui di periode dimana accounting estimates are recognized in the period
estimasi tersebut diubah dan periode selanjutnya in which the estimate is revised and in any future
yang terkena dampaknya. periods affected.
Informasi mengenai asumsi dan estimasi Information about the assumptions and
ketidakpastian yang dapat mengakibatkan estimation uncertainties that may result in
penyesuaian yang material dalam satu tahun material adjustment within the next financial year
kedepan dijelaskan di Catatan 5. are described in Note 5.
f. Amendemen standar akuntansi f. Amendments in accounting standards
Berikut ini adalah standar akuntansi yang berlaku The following accounting standards became
efektif tanggal 1 Januari 2025: effective on 1 January 2025:
• Amandemen PSAK 221 "Pengaruh • PSAK 221 "The Effects of Changes in
Perubahan Kurs Valuta Asing : Kekurangan Foreign Exchange Rates : Lack of
Ketertukaran", Exchangeability",
Penerapan standar akuntansi yang disebutkan di The implementation of the above-mentioned
atas tidak memiliki dampak yang material accounting standards did not have materials
terhadap laporan keuangan Perusahaan. impacts to the Company’s financial statements.
8
Page 259
PT JACCS MITRA PINASTHIKA MUSTIKA FINANCE INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN/NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain/In millions of Rupiah, unless otherwise specified)
3. KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
Kebijakan - kebijakan akuntansi material di bawah ini The material accounting policies have been applied
telah diterapkan secara konsisten untuk semua consistently to all periods presented in the financial
periode yang disajikan dalam laporan keuangan ini. statements.
a. Aset keuangan dan liabilitas keuangan a. Financial assets and financial liabilities
Aset keuangan Perusahaan terutama terdiri dari The Company’s financial assets mainly consist of
kas dan bank, piutang pembiayaan, piutang sewa cash on hand and in banks, financing receivables,
pembiayaan, aset derivatif dan piutang lain-lain. finance lease receivables, derivative assets and
other receivables.
Liabilitas keuangan Perusahaan terutama terdiri The Company’s financial liabilities mainly consist
dari pinjaman yang diterima, surat utang jangka of borrowings, medium term notes, bonds
menengah, utang obligasi, liabilitas derivatif, payable, derivative liabilities, accounts payable,
utang usaha, beban yang masih harus dibayar, accrued expenses, other liabilities and
liabilitas lain-lain dan pinjaman subordinasi. subordinated loan.
a.1. Klasifikasi a.1. Classification
Aset Keuangan Financial Assets
Seluruh aset keuangan Perusahaan, kecuali All of the Company’s financial assets, except
aset derivatif, diklasifikasikan ke dalam for derivative assets, are classified into
kategori biaya perolehan diamortisasi. Aset amortized cost category. The financial assets
keuangan dalam kategori biaya perolehan in amortized cost category represent the
diamortisasi merupakan aset keuangan yang financial assets which its contractual terms
pada tanggal tertentu sesuai persyaratan give rise on specified dates to cash flows that
kontraktualnya menghasilkan arus kas yang are solely payment of principal and interest
merupakan pembayaran pokok dan bunga on the principal amount outstanding and they
semata dari jumlah pokok terutang dan aset are managed in a business model whose
keuangan dikelola dalam model bisnis yang objective is to hold the assets to collect
bertujuan untuk memiliki aset keuangan untuk contractual cash flows (hold to collect).
tujuan mendapatkan arus kas kontraktual
(hold to collect).
Aset derivatif diklasifikasikan ke dalam Derivative assets are clasified into fair value
kategori nilai wajar melalui laba rugi. Seluruh through profit or loss category. All of the
instrumen derivatif Perusahaan merupakan Company’s derivative instruments are for
instrumen untuk lindung nilai. hedging instruments.
Liabilitas Keuangan Financial Liabilities
Seluruh liabilitas keuangan Perusahaan, All of the Company’s financial liabilities,
kecuali liabilitas derivatif, diklasifikasikan except for derivative liabilities, are classified
sebagai biaya perolehan diamortisasi. as amortized cost.
Liabilitas derivatif diklasifikasikan ke dalam Derivative liabilities are classified into fair
kategori nilai wajar melalui laba rugi. Seluruh value through profit or loss category. All of
instrumen derivatif Perusahaan merupakan the Company’s derivative instruments are for
instrumen untuk lindung nilai. hedging instruments.
a.2. Pengakuan a.2. Recognition
Perusahaan pada awalnya mengakui aset The Company initially recognizes financial
keuangan dan liabilitas keuangan pada tanggal assets and liabilities on the date at which the
dimana Perusahaan menjadi suatu pihak dalam Company becomes a party to the contractual
ketentuan kontraktual instrumen tersebut. provisions of the instruments.
Pada saat pengakuan awal, aset keuangan atau At initial recognition, the Company’s financial
liabilitas keuangan Perusahaan diukur pada assets or financial liabilities are measured at
nilai wajar (untuk item yang diukur pada biaya fair value (including the assets that are
perolehan di amortisasi setelah pengakuan subsequently measured at amortized cost)
awal) ditambah biaya transaksi yang dapat plus transaction costs that are directly
diatribusikan secara langsung atas perolehan attributable to the acquisition of financial
aset keuangan atau penerbitan liabilitas assets or issuance of financial liabilities. The
keuangan. Pengukuran aset keuangan dan subsequent measurement of financial assets
liabilitas keuangan setelah pengakuan awal and financial liabilities depends on their
tergantung pada klasifikasi aset keuangan dan classification.
liabilitas keuangan tersebut.
9
Page 260
PT JACCS MITRA PINASTHIKA MUSTIKA FINANCE INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN/NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain/In millions of Rupiah, unless otherwise specified)
3. KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(Lanjutan) (Continued)
a. Aset dan liabilitas keuangan (Lanjutan) a. Financial assets and liabilities (Continued)
a.2. Pengakuan (Lanjutan) a.2. Recognition (Continued)
Setelah pengakuan awal, aset dan liabilitas Subsequent to initial recognition, financial
keuangan yang diukur pada biaya perolehan assets and financial liabilities that are carried
diamortisasi diukur kembali dengan at amortized cost are remeasured using the
menggunakan metode suku bunga efektif effective interest method (see Note 3a.5).
(lihat Catatan 3a.5).
Biaya transaksi hanya meliputi biaya-biaya Transaction costs include only those costs
yang dapat diatribusikan secara langsung that are directly attributable to the acquisition
untuk perolehan suatu aset keuangan atau of a financial asset or issuance of a financial
penerbitan suatu liabilitas keuangan dan liability and are incremental costs that would
merupakan biaya tambahan yang tidak akan not have been incurred if the financial
terjadi apabila instrumen keuangan tersebut instrument had not been acquired or issued.
tidak diperoleh atau diterbitkan. Untuk aset In the case of financial assets, transaction
keuangan, biaya transaksi ditambahkan pada costs are added to the amount recognized
jumlah yang diakui pada awal pengakuan initially, while for financial liabilities,
aset, sedangkan untuk liabilitas keuangan, transaction costs are deducted from the
biaya transaksi dikurangkan dari jumlah utang amount of debt recognized initially. Such
yang diakui pada awal pengakuan liabilitas. transaction costs are amortized over the
Biaya transaksi tersebut diamortisasi selama terms of the instruments based on the
umur instrumen berdasarkan metode suku effective interest method and are recorded
bunga efektif dan dicatat sebagai bagian dari as part of revenue if related to financial
pendapatan jika sehubungan dengan aset assets, and as part of finance charges if
keuangan atau sebagai bagian dari beban related to financial liabilities.
keuangan jika sehubungan dengan liabilitas
keuangan.
a.3. Penghentian pengakuan a.3. Derecognition
Perusahaan menghentikan pengakuan aset The Company derecognizes a financial asset
keuangan pada saat hak kontraktual atas when the contractual rights to the cash flows
arus kas yang berasal dari aset keuangan from the financial asset expire.
tersebut kadaluarsa.
Perusahaan menghentikan pengakuan The Company derecognizes a financial
liabilitas keuangan pada saat kewajiban yang liability when its contractual obligations are
ditetapkan dalam kontrak dilepaskan atau discharged or cancelled or expired.
dibatalkan atau kadaluarsa.
Perusahaan juga menghentikan pengakuan The Company also derecognizes financial
aset keuangan yang dianggap tidak dapat assets that are deemed to be unrecovarable.
dipulihkan. Penerimaan atau pemulihan Subsequent recovery of written-off financial
kembali atas aset keuangan yang telah assets is recorded as other income.
dihapusbukukan diakui sebagai pendapatan
lain-lain.
a.4. Saling hapus a.4. Offsetting
Aset dan liabilitas keuangan saling hapus dan Financial assets and liabilities are offset and
nilai bersihnya disajikan dalam laporan posisi the net amount is presented in the statement
keuangan jika, dan hanya jika, Perusahaan of financial position when, and only when, the
memiliki hak yang berkekuatan hukum untuk Company has a legal enforceable right to set
melakukan saling hapus atas jumlah yang off the amounts and intends either to settle
telah diakui tersebut dan berniat untuk on a net basis or to realize the asset and
menyelesaikan secara neto atau untuk settle the liability simultaneously. The legally
merealisasikan aset dan menyelesaikan enforceable right must not be contingent on
liabilitasnya secara simultan. Hak yang future events and must be enforceable in the
berkekuatan hukum tidak kontinjen atas normal course of business and in the event
peristiwa di masa depan dan dapat of default insolvency or bankruptcy of the
dipaksakan secara hukum dalam situasi Company or the counterparty.
bisnis yang normal dan dalam peristiwa gagal
bayar, atau peristiwa kepailitan atau
kebangkrutan Perusahaan atau pihak lawan.
10
Page 261
PT JACCS MITRA PINASTHIKA MUSTIKA FINANCE INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN/NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain/In millions of Rupiah, unless otherwise specified)
3. KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(Lanjutan) (Continued)
a. Aset dan liabilitas keuangan (Lanjutan) a. Financial assets and liabilities (Continued)
a.4. Saling hapus (Lanjutan) a.4. Offsetting (Continued)
Pendapatan dan beban disajikan dalam Income and expenses are presented on a net
jumlah bersih hanya jika diperkenankan oleh basis only when permitted by accounting
standar akuntansi. standards.
a.5. Pengukuran biaya perolehan diamortisasi a.5. Amortized cost measurement
Biaya perolehan diamortisasi dari aset atau The amortized cost of a financial asset or
liabilitas keuangan adalah merupakan suatu liability is the amount at which the financial
nilai dimana aset atau liabilitas keuangan asset or financial liability is measured on
diukur pada saat pengakuan awal, dikurangi initial recognition minus the principal
pembayaran pokok, ditambah atau dikurangi repayments, plus or minus the cumulative
amortisasi kumulatif dengan menggunakan amortization using the effective interest
metode suku bunga efektif atas selisih antara method of any difference between that initial
nilai awal dan nilai jatuh temponya dan, untuk amount and the maturity amount and, for
aset keuangan, disesuaikan dengan financial assets, adjusted for any allowance
cadangan kerugian penurunan nilai. ‘Nilai for impairment losses. The ‘gross carrying
tercatat bruto aset keuangan’ merupakan amount of financial asset’ is the amortized
biaya perolehan diamortisasi aset keuangan cost of a financial asset before adjusting for
sebelum dikurangi cadangan kerugian any allowance for impairment losses.
penurunan nilai.
a.6..Identifikasi dan pengukuran penurunan a.6..Identification and measurement of
nilai impairment
PSAK 109 mengharuskan cadangan PSAK 109 requires a loss allowance to be
kerugian diakui sebesar kerugian kredit recognized at an amount equal to either 12-
ekspektasian (KKE 12 bulan) atau kerugian month ECL or lifetime ECL. Lifetime ECL is
kredit ekspektasian sepanjang umur aset the ECL that results from all possible default
keuangan (KKE lifetime). KKE lifetime adalah events over the expected life of a financial
kerugian ekspektasian yang berasal dari instrument, whereas 12-month ECL is the
semua kemungkinan kejadian gagal bayar portion of ECL that results from default
sepanjang umur ekspektasian suatu events that are possible within the 12-month
instrumen keuangan, sedangkan KKE 12 after reporting date.
bulan adalah porsi dari kerugian kredit
ekspektasian yang berasal dari kemungkinan
kejadian gagal bayar dalam 12 bulan setelah
tanggal pelaporan.
Kerugian kredit ekspektasian merupakan Expected credit losses are a probability-
estimasi probabilitas tertimbang dari kerugian weighted estimate of credit losses (i.e the
kredit (yaitu nilai kini dari seluruh kekurangan present value of all cash shortfalls) over the
kredit) selama perkiraan umur instrumen expected life of the financial instrument. A
keuangan. Kekurangan kas adalah selisih cash shortfall is the difference between the
antara arus kas yang jatuh tempo cash flows that are due to an entity in
berdasarkan perjanjian dan arus kas yang accordance with the contract and the cash
diperkirakan akan diterima entitas. Karena flows that the entity expects to receive.
kerugian kredit ekspektasian Because expected credit losses consider the
mempertimbangkan jumlah dan waktu amount and timing of payments, a credit loss
pembayaran, kerugian kredit tetap timbul arises even if the entity expects to be paid in
meskipun entitas mengharapkan untuk full but later than when contractually due.
dibayar penuh namun setelah jatuh tempo
kontraktual.
Model KKE akan diterapkan pada semua aset The ECL model will be applied to all financial
keuangan yang diukur pada biaya perolehan assets measured at amortized cost.
diamortisasi.
11
Page 262
PT JACCS MITRA PINASTHIKA MUSTIKA FINANCE INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN/NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain/In millions of Rupiah, unless otherwise specified)
3. KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(Lanjutan) (Continued)
a. Aset dan liabilitas keuangan (Lanjutan) a. Financial assets and liabilities (Continued)
a.6. Identifikasi dan pengukuran penurunan nilai a.6..Identification and measurement of
(Lanjutan) impairment (Continued)
Pada setiap tanggal pelaporan, Perusahaan At each reporting date, the Company shall
akan mengukur cadangan kerugian measure the loss allowance for a financial
instrumen keuangan sebesar kerugian kredit instrument at an amount equal to the lifetime
sepanjang umur (lifetime) instrumen credit losses, except in the following
keuangan, kecuali dalam kodisi berikut, condition, for which the amount recognized
dimana cadangan kerugian yang akan diakui will be 12-month ECL:
sebesar KKE 12 bulan:
Instrumen keuangan dengan risiko kredit Financial instruments with low credit risks;
rendah; dan and
Instrumen keuangan dengan risiko kredit Financial instruments for which credit risk
yang belum meningkat secara signifikan has not increased significantly since initial
sejak pengakuan awal recognition
Perusahaan mengukur risiko kredit The Company measures credit risk using
menggunakan Probability of Default (PD), Probability of Default (PD), Exposure at
Exposure at Default (EAD), Loss Given Default (EAD), Loss Given Default (LGD)
Default (LGD) dan variabel makroekonomi and macroeconomic variables for forward
untuk estimasi yang bersifat perkiraan masa looking perspective. To determine the
depan (forward-looking). Untuk menentukan expected credit loss (ECL), these
kerugian kredit ekspektasian (KKE), components are multiplied together and
komponen-komponen tersebut akan discounted to the reporting date using the
diperhitungkan bersama-sama dan effective interest rate.
didiskontokan ke tanggal pelaporan
menggunakan suku bunga efektif.
Dalam model KKE, tiga tahap pendekatan Under the ECL model, the following three-
berikut ini diterapkan dalam menghitung KKE stage approach is applied to measuring ECL
berdasarkan migrasi kredit di antara tahap based on credit migration between the
tersebut sejak pengakuan awal: stages since origination:
Tahap 1: pada pengakuan awal aset Stage 1: At the origination of a financial
keuangan, dan dimana tidak ada asset, and where there has not been a
peningkatan signifikan atas risiko kredit significant increase in credit risk since
sejak pengakuan awal, maka penyisihan origination, a loss allowance equivalent to
kerugian sebesar KKE 12 bulan diakui. 12-month ECL is recognized.
Tahap 2: Jika ada peningkatan risiko kredit Stage 2: Where there has been a
yang signifikan sejak pengakuan awal, significant increase in credit risk since
maka penyisihan kerugian sebesar KKE origination, a loss allowance equivalent to
lifetime diakui. Jika, risiko kredit membaik lifetime ECL is recognized. If the credit risk
pada periode berikutnya sehingga improves in a subsequent period such that
peningkatan risiko kredit sejak pengakuan the increase in credit risk since origination
awal tidak lagi dianggap signifikan, is no longer considered significant, the
eksposur kembali ke tahap 1 dan KKE 12 exposure returns to a Stage 1
bulan diakui. classification and a 12-month ECL is
recognized.
Tahap 3: Jika aset keuangan mengalami Stage 3: If the financial asset is credit
penurunan nilai kredit, aset keuangan impaired, the financial asset is moved to
tersebut dipindahkan ke Tahap 3 dan KKE Stage 3 and a lifetime ECL is recognized.
lifetime diakui.
12
Page 263
PT JACCS MITRA PINASTHIKA MUSTIKA FINANCE INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN/NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain/In millions of Rupiah, unless otherwise specified)
3. KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(Lanjutan) (Continued)
a. Aset dan liabilitas keuangan (Lanjutan) a. Financial assets and liabilities (Continued)
a.6. Identifikasi dan pengukuran penurunan nilai a.6..Identification and measurement of
(Lanjutan) impairment (Continued)
Kerugian kredit ekspektasian diestimasi pada Expected credit losses are estimated at the
tingkat fasilitas dengan menggunakan suatu facility level by using a probability of default
probabilitas gagal bayar yang mencerminkan reflecting a probability-weighted range of
probabilitas kisaran tertimbang dari skenario possible future economic scenarios, and
ekonomi masa depan dan menerapkannya applying this to the estimated exposure of the
terhadap estimasi eksposur Perusahaan Company at the point of default (exposure at
pada saat gagal bayar (exposure at default) default) after taking into account the value of
setelah memperhitungkan nilai agunan yang any collateral held or other mitigations of loss
dimiliki atau mitigasi kerugian lainnya (loss (loss given default), while allowing for the
given default), dan memperhitungkan impact of discounting for the time value of
dampak diskonto atas nilai waktu uang (time money.
value of money).
a.7. Pengukuran nilai wajar a.7. Fair value measurement
Nilai wajar adalah harga yang akan diterima Fair value is the price that would be received
untuk menjual suatu aset atau harga yang to sell an asset or paid to transfer a liability in
akan dibayar untuk mengalihkan suatu an orderly transaction between market
liabilitas dalam transaksi teratur (orderly participants at the measurement date in the
transaction) antara pelaku pasar (market principal market or, in its absence, the
participants) pada tanggal pengukuran di most advantageous market to which the
pasar utama atau, jika tidak terdapat pasar Company has access at that date. The fair
utama, di pasar yang paling menguntungkan value of a liability reflects its non-
dimana Perusahaan memiliki akses pada performance risk.
tanggal tersebut. Nilai wajar liabilitas
mencerminkan risiko wanprestasinya.
Jika tersedia, Perusahaan mengukur nilai When available, the Company measures
wajar instrumen keuangan dengan the fair value of a financial instrument using
menggunakan harga kuotasian di pasar aktif the quoted price in an active market for that
untuk instrumen tersebut. Suatu pasar instrument. A market is regarded as active if
dianggap aktif jika transaksi atas aset dan transactions for the asset or liability take
liabilitas terjadi dengan frekuensi dan volume place with sufficient frequency and volume
yang memadai untuk menyediakan informasi to provide pricing information on an ongoing
penentuan harga secara berkelanjutan. basis.
Jika harga kuotasian tidak tersedia di pasar If there is no quoted price in an active market,
aktif, Perusahaan menggunakan teknik then the Company uses valuation techniques
penilaian dengan memaksimalkan that maximise the use of relevant observable
penggunaan input yang dapat diobservasi inputs and minimise the use of unobservable
dan relevan dan meminimalkan penggunaan inputs. The chosen valuation technique
input yang tidak dapat diobservasi. Teknik incorporates all of the factors that market
penilaian yang dipilih menggabungkan semua participants would take into account in
faktor yang diperhitungkan oleh pelaku pasar pricing a transaction.
dalam penentuan harga transaksi.
Bukti terbaik atas nilai wajar instrumen The best evidence of the fair value of a
keuangan pada saat pengakuan awal adalah financial instrument at initial recognition is
harga transaksi, yaitu nilai wajar dari normally the transaction price, i.e., the fair
pembayaran yang diberikan atau diterima. value of the consideration given or received.
Jika Perusahaan menetapkan bahwa nilai If the Company determines that the fair value
wajar pada pengakuan awal berbeda dengan at initial recognition differs from the
harga transaksi dan nilai wajar tidak dapat transaction price and the fair value is
dibuktikan dengan harga kuotasian di pasar evidenced neither by a quoted price in an
aktif untuk aset atau liabilitas yang identik active market for an identical asset or liability
atau berdasarkan teknik penilaian yang nor based on a valuation technique that uses
hanya menggunakan data dari pasar yang only data from observable markets, then the
dapat diobservasi, maka nilai wajar instrumen financial instrument is initially measured at
keuangan pada saat pengakuan awal fair value, adjusted to defer the difference
disesuaikan untuk menangguhkan perbedaan between the fair value at initial recognition
antara nilai wajar pada saat pengakuan awal and the transaction price. Subsequently, that
dan harga transaksi. Setelah pengakuan awal, difference is recognized in profit or loss on an
perbedaan tersebut diakui dalam laba rugi appropriate basis over the life of the
berdasarkan umur instrumen tersebut namun instrument but no later than when the
tidak lebih lambat dari saat penilaian tersebut valuation is wholly supported by observable
didukung sepenuhnya oleh data pasar yang market data or the transaction is closed out.
dapat diobservasi atau saat transaksi ditutup.
13
Page 264
PT JACCS MITRA PINASTHIKA MUSTIKA FINANCE INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN/NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain/In millions of Rupiah, unless otherwise specified)
3. KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(Lanjutan) (Continued)
a. Aset dan liabilitas keuangan (Lanjutan) a. Financial assets and liabilities (Continued)
a.7. Pengukuran nilai wajar (lanjutan) a.7. Fair value measurement (continued)
Jika aset atau liabilitas yang diukur pada nilai If an asset or a liability measured at fair
wajar memiliki harga penawaran dan harga value has a bid price and an ask price, then the
permintaan, maka Perusahaan mengukur aset Company measures assets and long positons
dan posisi long berdasarkan harga penawaran at a bid pice and liabilities and short positions
dan mengukur liabilitas dan posisi short at an ask price.
berdasarkan harga permintaan.
Portofolio aset keuangan dan liabilitas Portfolios of financial assets and financial
keuangan yang diukur pada nilai wajar, yang liabilities measured at fair value, that are
terekspos risiko pasar dan risiko kredit yang exposed to market risk and credit risk that
dikelola oleh Perusahaan berdasarkan are managed by the Company on the basis of
eksposur netonya baik terhadap risiko pasar the net exposure to either market or credit risk,
ataupun risiko kredit, diukur berdasarkan are measured on the basis of a price that
harga yang akan diterima untuk menjual posisi would be received to sell a net long position (or
net long (atau dibayar untuk mengalihkan paid to transfer a net short position) for a
posisi net short) untuk eksposur risiko tertentu. particular risk exposure. Those portfolio-level
Penyesuaian pada level portofolio tersebut adjustments are allocated to the individual
dialokasikan pada aset dan liabilitas individual assets and liabilities on the basis of the relative
berdasarkan penyesuaian risiko relatif dari risk adjustment of each of the individual
masing-masing instrumen individual di dalam instruments in the portfolio.
portofolio.
b. Piutang Pembiayaan b. Financing Receivables
Setelah pengakuan awal, piutang pembiayaan Subsequent to initial recognition, financing
dicatat pada biaya perolehan diamortisasi dengan receivables are stated at amortized cost using the
menggunakan metode suku bunga efektif (lihat effective interest method (see Note 3a.2 and 3a.5).
Catatan 3a.2 dan 3a.5).
Pendapatan pembiayaan yang belum diakui Unearned financing income represents the
merupakan selisih antara jumlah keseluruhan difference between total installments to be received
pembayaran angsuran yang akan diterima dari from the consumers and the principal amount
konsumen dengan jumlah pokok pembiayaan, financed, which is recognized as income over the
yang diakui sebagai pendapatan selama jangka term of the contract based on effective interest rate
waktu kontrak berdasarkan tingkat suku bunga of the related financing receivables.
efektif dari piutang pembiayaan.
Pada saat menghitung suku bunga efektif, When calculating the effective interest rate, the
Perusahaan mengestimasi arus kas dengan Company estimates cash flows considering all
mempertimbangkan seluruh persyaratan contractual terms of the financing contract.
kontraktual dalam kontrak pembiayaan.
Penyelesaian kontrak sebelum masa pembiayaan Early termination of a contract is treated as a
konsumen berakhir diperlakukan sebagai cancellation of the existing contract and the
pembatalan kontrak pembiayaan konsumen dan resulting gains or losess are recognized in the
keuntungan atau kerugian yang timbul diakui current year profit or loss.
dalam laba rugi tahun berjalan.
Lihat Catatan 3g untuk kebijakan pengakuan See Note 3g for revenue recognition policy.
pendapatan.
14
Page 265
PT JACCS MITRA PINASTHIKA MUSTIKA FINANCE INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN/NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain/In millions of Rupiah, unless otherwise specified)
3. KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(Lanjutan) (Continued)
c. Sewa c. Leases
Perusahaan sebagai Pesewa The Company acting as Lessor
Pada awal, kontrak sewa diklasifikasikan sebagai At inception, a lease contract is classified as a
sewa pembiayaan jika sewa tersebut mengalihkan finance lease if it transfers substantially all the risks
secara substansial seluruh risiko dan manfaat and rewards incidental to the ownership of the
yang terkait dengan kepemilikan aset sewa. leased assets. Otherwise, it is considered an
Sebaliknya, kontrak akan diperhitungkan sebagai operating lease.
sewa operasi.
Pendapatan dari perjanjian sewa pembiayaan dan Revenue from finance leases and vehicle rental
sewa kendaraan ditentukan oleh klasifikasi agreements is driven by the classification of the
perjanjian sebagai sewa operasi atau sewa arrangement as either an operating or finance
pembiayaan. Pendapatan dari penyewaan lease. Revenue earned from renting vehicles to
kendaraan kepada pelanggan di bawah perjanjian customers under short term operating lease
sewa operasi, secara umum untuk jangka waktu contracts, generally for periods of 1 to 4 years, is
antara 1 tahun sampai dengan 4 tahun, diakui recognized on a straight-line basis over the term of
dengan metode garis lurus selama masa sewa. the contract. Initial direct transaction costs are
Biaya transaksi awal ditangguhkan dan deferred and amortized over the term of the lease.
diamortisasi selama masa sewa.
Pendapatan yang diperoleh dari sewa pembiayaan Revenue generated from finance leases is
diakui menggunakan metode suku bunga efektif, recognized using the effective interest method,
yang memberikan tingkat pengembalian periodik which provides a constant periodic rate of return on
yang konstan pada investasi sewa yang belum the outstanding investment on the lease.
dilunasi.
Tagihan sewa pembiayaan diakui sebesar nilai Finance lease receivables are recorded at the
yang didiskontokan pada tingkat suku bunga efektif present value of the gross investment in the lease
dalam sewa pembiayaan tersebut. Pengukuran at the effective interest rate in the lease. The initial
awal dari tagihan sewa pembiayaan termasuk measurement of finance lease receivables includes
biaya awal yang dapat diatribusikan secara the initial costs that are directly attributable to
langsung untuk negosiasi dan pengaturan sewa. negotiating and arranging a lease. Gross
Nilai investasi sewa bruto dalam sewa pembiayaan investment in the lease represents the aggregate
merupakan penjumlahan agregat dari pembayaran sum of the minimum lease payments and any
sewa minimum dan nilai residu yang menjadi hak unguaranteed residual value as to which the lessor
pesewa. Pembayaran sewa minimum termasuk has rights. Minimum lease payments include those
pembayaran selama masa sewa yang harus payments that the lessee is, or can be, required to
dibayar oleh penyewa atau jumlah yang make to the lessor over the lease term plus the
diharuskan oleh pesewa untuk dibayar selama residual value guarantees by the lessee, a party
masa sewa, ditambah dengan nilai residu yang related to the lessee, or any third party unrelated to
dijamin oleh penyewa, pihak terkait dengan the lessor provided who is financially capable of
penyewa, atau pihak ketiga yang tidak terkait
fulfilling the obligations under the guarantee.
dengan pesewa yang secara keuangan memiliki
kemampuan untuk menyelesaikan kewajiban atas
jaminan tersebut.
Harga opsi beli atas aset sewa pembiayaan yang The exercise price of a purchase option over the
dimiliki oleh penyewa termasuk di dalam leased asset held by the lessee is included in the
pembayaran sewa minimum jika hampir dapat minimum lease payments if it is reasonably certain
dipastikan pada awal sewa bahwa opsi beli at inception of the lease that the purchase option
tersebut akan dilaksanakan. will be exercised.
Perbedaan antara nilai investasi sewa pembiayaan The difference between the gross investment and
bruto dan nilai investasi sewa pembiayaan bersih the net investment in a finance lease is recorded as
dicatat sebagai pendapatan pembiayaan unearned revenue which is recognized as finance
tangguhan yang diakui sebagai pendapatan sewa lease income over the lease period at a constant
pembiayaan selama periode sewa pada suatu pola periodic rate of return on the net investment in
yang mencerminkan suatu tingkat pengembalian finance leases.
yang konstan atas investasi bersih dalam sewa
pembiayaan tersebut.
15
Page 266
PT JACCS MITRA PINASTHIKA MUSTIKA FINANCE INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN/NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain/In millions of Rupiah, unless otherwise specified)
3. KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(Lanjutan) (Continued)
c. Sewa (Lanjutan) c. Leases (Continued)
Perusahaan sebagai Pesewa (Lanjutan) The Company acting as Lessor (Continued)
Penyelesaian kontrak sebelum masa pembiayaan Early termination is treated as cancellations of the
berakhir diperlakukan sebagai pembatalan kontrak existing lease contract, and the resulting gains or
pembiayaan, dan keuntungan atau kerugian yang losses are recognized in current year’s profit or
timbul diakui dalam laba rugi tahun berjalan. loss.
Perusahaan sebagai Penyewa The Company acting as Lessee
Pada tanggal insepsi suatu kontrak, Perusahaan At the inception of a contract, the Company
menilai apakah suatu kontrak merupakan, atau determines if a contract is, or contains, a lease by
mengandung, sewa dengan mempertimbangkan considering whether the contract conveys the right
apakah kontrak tersebut memberikan hak untuk to control the use of an identified asset for a period
mengendalikan penggunaan suatu aset of time in exchange for a consideration.
identifikasian selama suatu jangka waktu untuk
dipertukarkan dengan imbalan.
Suatu kontrak memberikan hak mengendalikan A contract conveys the right to control the use of an
penggunaan suatu identifikasian jika semua identified asset if all of the following conditions are
kondisi di terpenuhi: met:
- kontrak tersebut melibatkan penggunaan - the contract Involves the use of substantially all
secara substansial seluruh kapasitas dari aset of the capacity of an identified asset that is
identifikasian yang secara fisik berbeda physically distinct (as specified explicitly or
(sebagaimana ditentukan secara eksplisit atau implicitly in the contract). If the supplier has a
implisit dalam kontrak). Jika pemasok memiliki substantive substitution right, then the asset
hak substitusi yang substantif, maka aset cannot be considered as identifiable;
tersebut tidak dapat dianggap dapat
diidentifikasi;
- Perusahaan memiliki hak untuk memperoleh - the Company has the right to obtain
secara substansial semua manfaat ekonomi substantially all of the economic benefits from
dari penggunaan aset selama periode the use of the asset throughout the period of
penggunaan; dan use; and
- Perusahaan memiliki hak untuk mengarahkan - the Company has the right to direct the use of
penggunaan aset: yaitu memiliki hak the asset: i.e. it has decision-making rights that
pengambilan keputusan yang paling relevan are most relevant to changing how and for what
untuk mengubah bagaimana dan untuk tujuan purpose the asset is used.
apa aset tersebut digunakan.
Pada tanggal permulaan sewa atau penilaian On the lease commencement date, or on
kembali sebuah kontrak yang berisi komponen reassessment of a contract that contains a lease
sewa, Perusahaan mengalokasikan imbalan dalam component, the Company allocates the
kontrak tersebut kepada setiap komponen sewa consideration in the contract to each lease
atas dasar harga relatif yang berdiri sendiri dan component on the basis of their relative standalone
mengakui jumlah yang dialokasikan sebagai aset prices, ad recognizes the allocated amounts as a
hak-guna dan liabilitas sewa pada tanggal right-of-use asset and a lease liability at the lease
permulaan sewa. Aset hak-guna awalnya diukur commencement date. The right-of-use assets are
pada biaya perolehan, yang sama dengan jumlah initially measured at cost, which equals to the initial
pengukuran awal dari liabilitas sewa disesuaikan amount of the lease liability after adjustments for
dengan pembayaran sewa yang dilakukan pada any lease payments made at or before the
saat atau sebelum tanggal permulaan, ditambah commencement date, plus any initial direct costs
dengan biaya langsung awal yang dikeluarkan incurred, as well as an estimate of end-of -term
beserta estimasi biaya untuk membongkar dan costs of dismantling and removing the underlying
memindahkan aset saat akhir masa sewa lease improvements and restoring the site, less any
pendasar dan untuk merestorasi aset pendasar lease incentives received.
atau tempat di mana aset berada, dikurangi insentif
sewa yang diterima.
16
Page 267
PT JACCS MITRA PINASTHIKA MUSTIKA FINANCE INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN/NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain/In millions of Rupiah, unless otherwise specified)
3. KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(Lanjutan) (Continued)
c. Sewa (Lanjutan) c. Leases (Continued)
Perusahaan sebagai Penyewa (Lanjutan) The Company acting as Lessee (Continued)
Setelah tanggal permulaan, aset hak-guna diukur After commencement date, right-of-use assets are
dengan model biaya, dan didepresiasi measured using the cost model, and is depreciated
menggunakan metode garis lurus dari tanggal using straight line method from commencement
permulaan sampai dengan mana yang lebih awal date to the earlier of the end of the useful life of the
antara masa manfaat aset hak-guna atau akhir right-of-use assets or the end of lease term. The
masa sewa. Jumlah tercatat aset hak-guna di carrying amount of the right-of-use assets are
evaluasi jika ada indikasi asset mungkin evaluated if there is an indication that the asset
mengalami penurunan nilai; Jika ada, jumlah may have been impaired; if so, the carrying amount
tercatat dikurangi dengan estimasi kerugian reduced by the estimated impairment losses. The
penurunan nilai. Nilai tercatat aset hak-guna right-of-use assets carrying amount is also
disesuaikan, dalam situasi tertentu, ketika terjadi adjusted, in certain situations, when there is a
pengukuran kembali atas liabilitas sewa. remeasurement of the lease liability.
Liabilitas sewa awalnya diukur pada nilai kini atas The lease liability is initially measured at the
pembayaran sewa yang belum dibayar pada present value of the lease payments that are not
tanggal permulaan, didiskontokan menggunakan yet paid at the commencement date, discounted
suku bunga implisit dalam sewa atau, jika suku using the interest rate implicit in the lease or, if that
bunga tersebut tidak dapat ditentukan, digunakan rate cannot be readily determined, the Company's
suku bunga pinjaman inkremental Perusahaan. incremental borrowing rate. Generally, the
Umumnya, Perusahaan menggunakan suku bunga Company uses its incremental borrowing rate as
pinjaman inkremental sebagai tingkat bunga the discount rate.
diskonto.
Pembayaran sewa yang termasuk dalam Lease payments included in the measurement of
pengukuran liabilitas sewa terdiri dari: the lease liability consist of the following:
- pembayaran tetap, termasuk pembayaran tetap - fixed payments, including in-substance fixed
secara-substansi, dikurangi insentif sewa yang payments, less lease incentives receivable;
belum diterima;
- pembayaran sewa secara variabel yang - variable lease payments that depend on an
bergantung pada indeks atau suku bunga, yang index or a rate, initially measured using the
pada awalnya diukur menggunakan indeks index or rate as at the commencement date;
atau suku bunga pada tanggal permulaan;
- jumlah yang diperkirakan akan dibayarkan - amounts expected to be payable under a
berdasarkan jaminan nilai residual; dan residual value guarantee; and
- harga eksekusi opsi beli jika Perusahaan cukup
pasti untuk mengeksekusi opsi, pembayaran - the exercise price under a purchase option that
sewa dalam opsi periode perpanjangan jika the Company is reasonably certain to exercise,
Perusahaan cukup pasti untuk melaksanakan lease payments in an option renewal period if
opsi perpanjangan, dan denda untuk the Company is reasonably certain to exercise
penghentian sewa lebih awal kecuali an extension option, and penalties for early
Perusahaan yakin tidak menghentikan lebih termination of a lease unless the Company is
awal. reasonably certain not to terminate early.
Liabilitas sewa diukur pada biaya perolehan The lease liability is measured at amortized cost
diamortisasi menggunakan metode suku bunga using the effective interest method. It is
efektif. Liabilitas sewa diukur kembali ketika ada remeasured when there is a change in future lease
perubahan pembayaran sewa masa depan yang payments arising from a change in an index or rate,
timbul dari perubahan indeks atau suku bunga, jika if there is a change in the Company's estimate of
ada perubahan estimasi Perusahaan atas jumlah the amount expected to be payable under a
yang diperkirakan akan dibayar dalam jaminan residual value guarantee, or if the Company
nilai residual, atau jika Perusahaan mengubah changes its assessment of whether it will exercise
penilaiannya apakah akan mengeksekusi opsi a purchase, extension or termination option.
beli, perpanjangan atau penghentian.
Aset hak-guna Perusahaan disajikan sebagai The Company’s right-of-use assets are presented
bagian dari “Aset tetap”, dan liabilitas sewa as “Fixed assets” and lease liabilities are presented
sebagai bagian dari “Liabilitas lain-lain”. as part of “Other liabilities”.
17
Page 268
PT JACCS MITRA PINASTHIKA MUSTIKA FINANCE INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN/NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain/In millions of Rupiah, unless otherwise specified)
3. KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(Lanjutan) (Continued)
c. Sewa (Lanjutan) c. Leases (Continued)
Perusahaan sebagai Penyewa (Lanjutan) The Company acting as Lessee (Continued)
Perusahaan menyewa bangunan untuk ruang The Company leases buildings for its office. The
kantor. Sewa ruang kantor secara umum berlaku leases of office space typically run for a period of 3
untuk periode 3 – 5 tahun. Beberapa sewa – 5 years. Some leases include an option to renew
termasuk opsi untuk memperbaharui periode sewa the lease for an additional period of the same
dengan tambahan durasi yang sama setelah duration after the end of the contract term.
kontrak berakhir.
Beberapa sewa gedung kantor mengandung opsi Some leases of office buildings contain extension
perpanjangan yang dapat dieksekusi Perusahaan options exercisable by the Company before the end
sebelum periode kontrak yang tidak dapat of the non-cancellable contract period. Where
dibatalkan tersebut berakhir. Jika memungkinkan, practicable, the Company seeks to include
Perusahaan berupaya untuk memasukkan opsi extension options in new leases to provide
perpanjangan dalam sewa baru untuk memberikan operational flexibility. At the commencement of the
fleksibilitas operasional. Pada permulaan sewa, lease, the extension period is added to the term of
perpanjangan periode ditambahkan ke masa the lease, if it is reasonably certain that the
sewa, jika cukup pasti untuk opsi perpanjangan extension options will be exercised. The Company
dieksekusi. Perusahaan menilai kembali apakah reassesses whether it is reasonably certain to
cukup pasti untuk mengeksekusi opsi tersebut jika exercise the options in the event that there is a
ada peristiwa atau perubahan signifikan dalam significant change in circumstances within its
kondisi yang berada dalam pengendalian control.
perusahaan.
Seperti yang diperbolehkan dalam PSAK 116, As allowed under PSAK 116, the Company has
Perusahaan memilih untuk tidak mengakui aset elected not to recognize right-of-use assets and
hak-guna dan liabilitas sewa untuk sewa jangka- lease liabilities for short-term leases that have a
pendek yang memiliki masa sewa 12 bulan atau lease term of 12 months or less and leases of low-
kurang dan sewa atas aset bernilai-rendah. value assets. The Company recognizes the lease
Perusahaan mengakui pembayaran sewa terkait payments associated with these leases as an
dengan sewa ini sebagai beban dengan dasar expense on a straight-line basis over the lease
garis-lurus selama masa sewa. term.
Nilai tercatat aset hak guna segera diturunkan The right-of-use assets carrying amount are written
menjadi sebesar jumlah yang dapat dipulihkan down immediately to its recoverable amount when
ketika nilai tercatat aset lebih besar dari estimasi the asset’s carrying amount is greater than its
jumlah yang dapat dipulihkan. estimated recoverable amount.
d. Instrumen derivatif untuk tujuan manajemen d. Derivative instruments held for risk
risiko management
Seluruh instrumen derivatif yang dimiliki All derivative instruments held by the Company are
Perusahaan digunakan untuk tujuan manajemen for risk management purposes. These derivative
risiko. Instrumen derivatif ini digunakan untuk instruments are used to hedge the Company’s
lindung nilai terhadap eksposur variabilitas arus exposures to variability in cash flows that is
kas yang diatribusikan pada risiko tingkat suku attributable to interest rate risk and currency risk
bunga dan risiko mata uang Perusahaan dan dapat associated with recognized liabilities that could
mempengaruhi laba rugi. Instrumen derivatif diakui affect profit or loss. Derivative instruments are
dalam laporan keuangan pada nilai wajar. Untuk recognized in the financial statements at fair value.
memenuhi persyaratan akuntansi lindung nilai, To qualify for hedge accounting, certain criteria are
beberapa kriteria tertentu harus dipenuhi, to be met, including formal documentation to be in
termasuk adanya dokumentasi formal pada awal place at the inception of the hedge.
lindung nilai.
18
Page 269
PT JACCS MITRA PINASTHIKA MUSTIKA FINANCE INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN/NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain/In millions of Rupiah, unless otherwise specified)
3. KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(Lanjutan) (Continued)
d. Instrumen derivatif untuk tujuan manajemen d. Derivative instruments held for risk
risiko (Lanjutan) management (Continued)
PSAK 109 memperkenalkan ketentuan akuntansi PSAK 109 introduced new hedge accounting
lindung nilai baru yang lebih menyelaraskan requirements which more align the accounting with
akuntansi dengan kegiatan manajemen risiko yang risk management activities undertaken to hedge
dilakukan ketika melakukan lindung nilai atas risiko financial and non-financial risk.
keuangan dan non-keuangan.
Pada penetapan awal lindung nilai, Perusahaan On initial designation of the hedge, the Company
mendokumentasikan secara formal hubungan formally documents the relationship between the
antara instrumen lindung nilai dan item yang hedging instruments and hedged items, including
dilindung nilai, termasuk tujuan manajemen risiko the risk management objective and strategy in
dan strategi dalam melaksanakan transaksi undertaking the hedge transaction, as well as the
lindung nilai, bersamaan dengan metode yang method to be used to assess the effectiveness of
akan digunakan untuk menilai efektivitas the hedging relationship. The Company makes an
hubungan lindung nilai. Perusahaan menilai, pada assessment, both at the inception of the hedge
awal hubungan lindung nilai dan juga secara relationship as well as on an ongoing basis, as to
berkesinambungan, apakah instrumen lindung nilai whether the hedging instruments are expected to
diharapkan akan sangat efektif dalam rangka be ‘highly effective’ in offsetting the changes in the
saling hapus atas perubahan nilai wajar atau fair value or cash flows of the respective hedged
perubahan arus kas dari item yang dilindung nilai items during the period for which the hedge is
sepanjang periode dimana lindung nilai tersebut designated.
ditetapkan.
Jika derivatif ditetapkan sebagai instrumen lindung When a derivative is designated as a cash flow
nilai arus kas, bagian efektif dari perubahan nilai hedging instruments, the effective portion of
wajar derivatif tersebut diakui di penghasilan changes in the fair value of the derivative is
komprehensif lain (“OCI”) dan diakumulasi dalam recognized in other comprehensive income (“OCI”)
cadangan lindung nilai. Bagian efektif dari and accumulated in the hedging reserve. The
perubahan nilai wajar derivatif yang diakui di OCI effective portion of changes in the fair value of the
terbatas pada perubahan kumulatif nilai wajar item derivative that is recognized in OCI is limited to the
yang dilindungi nilainya, yang ditentukan cumulative change in fair value of the hedged item,
berdasarkan nilai sekarang, sejak dimulainya determined on a present value basis, from
lindung nilai. Setiap bagian yang tidak efektif dari inception of the hedge. Any ineffective portion of
perubahan nilai wajar derivatif langsung diakui changes in the fair value of the derivative is
dalam laporan laba rugi. recognized immediately in profit or loss.
Jika lindung nilai tidak lagi memenuhi kriteria untuk If the hedge no longer meets the criteria for hedged
akuntansi lindung nilai atau instrumen lindung nilai accounting or the hedging instruments is sold,
dijual, kedaluwarsa, dihentikan atau dilaksanakan, expires, is terminated or is exercised, then hedge
maka akuntansi lindung nilai dihentikan secara accounting is discontinued prospectively. If the
prospektif. Jika arus kas masa depan yang hedged future cash flows are no longer expected to
dilindungi nilainya tidak diharapkan terjadi lagi, occur, then the amounts that have been
maka jumlah yang telah diakumulasi dalam accumulated in the hedging reserve and the cost of
cadangan lindung nilai dan biaya cadangan hedging reserve are immediately reclassified to
lindung nilai segera direklasifikasi ke laba rugi. profit or loss.
e. Aset tetap e. Fixed assets
Tanah yang diperoleh dengan Hak Guna Land acquired under Hak Guna Bangunan (“HGB”)
Bangunan (“HGB”) diukur sebesar biaya perolehan title is measured at acquisition cost (including the
(termasuk biaya legal dan administrasi yang timbul legal and administrative costs incurred in the
dalam transaksi untuk memperoleh tanah) dan transactions to acquire the land) and is not
tidak diamortisasi. amortized.
Aset tetap pada awalnya dinyatakan sebesar Fixed assets are initially recognized at acquisition
harga perolehan. Setelah pengukuran awal, aset cost. After initial measurement, fixed assets are
tetap diukur dengan model biaya, dicatat pada measured using the cost model, carried at its cost
harga perolehan dikurangi akumulasi penyusutan less accumulated depreciation and accumulated
dan akumulasi penurunan nilai. impairment losses.
19
Page 270
PT JACCS MITRA PINASTHIKA MUSTIKA FINANCE INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN/NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain/In millions of Rupiah, unless otherwise specified)
3. KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(Lanjutan) (Continued)
e. Aset tetap (Lanjutan) e. Fixed assets (Continued)
Penyusutan aset tetap dihitung dengan Depreciation on fixed assets are calculated on the
menggunakan metode garis lurus untuk straight-line method to allocate their cost to their
mengalokasikan harga perolehan hingga residual values over their estimated useful lives as
mencapai nilai sisa sepanjang estimasi masa follows:
manfaatnya sebagai berikut:
Tahun/Years %
Bangunan 20 5 Buildings
Renovasi gedung 3-5 20 - 33,3 Leasehold improvements
Perabotan kantor 3-4 25 - 33,3 Office furniture
Peralatan kantor 3-8 12,5 - 33,3 Office equipment
Kendaraan 4-8 12,5 - 25 Vehicles
Beban perbaikan dan pemeliharaan dibebankan ke Repairs and maintenance are charged to profit or
dalam laba rugi selama tahun dimana beban- loss during the year in which they are incurred.
beban tersebut terjadi. Pengeluaran yang Expenditures that extend the future life of assets or
memperpanjang masa manfaat aset atau yang provide further economic benefits are capitalized
memberikan tambahan manfaat ekonomis and depreciated.
dikapitalisasi dan disusutkan.
Apabila aset tetap tidak digunakan lagi atau dijual, When fixed assets are retired or disposed, their
maka nilai tercatat dan akumulasi penyusutannya carrying values and the related accumulated
dikeluarkan dari laporan posisi keuangan, dan depreciation are removed from the statement of
keuntungan atau kerugian yang terjadi diakui financial position, and the resulting gains or losses
dalam laba rugi. are recognized in the current year profit or loss.
f. Aset tak berwujud f. Intangible assets
Aset tak berwujud terdiri dari perangkat lunak yang Intangible assets consist of software acquired by
dibeli oleh Perusahaan. the Company.
Perangkat lunak pada awalnya dinyatakan sebesar Software is initially recognized at acquisition cost.
harga perolehan. Setelah pengakuan awal, aset After initial recognition, intangible assets are
tak berwujud diukur menggunakan model biaya, measured using cost model, stated at cost less
dicatat sebesar biaya perolehannya dikurangi accumulated amortization.
akumulasi amortisasi.
Pengeluaran selanjutnya untuk perangkat lunak Subsequent expenditure on software assets is
akan dikapitalisasi hanya jika pengeluaran tersebut capitalised only when it increases the future
menambah manfaat ekonomi di masa mendatang economic benefits embodied in the specific asset
untuk aset yang bersangkutan. Semua to which it relates. All other expenditures are
pengeluaran lainnya dibebankan pada saat expensed as incurred.
terjadinya.
Amortisasi diakui dalam laporan laba rugi dengan Amortisation is recognized in the statement of profit
menggunakan metode garis lurus sepanjang or loss on a straight-line method over the estimated
estimasi masa manfaatnya, dimulai dari tanggal useful life of the software, from the date that it is
perangkat lunak tersebut tersedia untuk dipakai. available for use. The estimated useful life of
Estimasi masa manfaat perangkat lunak adalah software is four years.
empat tahun.
g. Pengakuan pendapatan dan beban g. Revenue and expense recognition
g.1. Pendapatan pembiayaan, pendapatan sewa g.1. Financing income, finance lease inco me,
pembiayaan, pendapatan bunga dan beban interest income and interest expenses
bunga
Pendapatan bunga atas aset keuangan yang Interest income for financial assets held at
diukur dengan biaya perolehan diamortisasi amortized cost, and interest expense on
dan beban bunga atas liabilitas keuangan financial liabilities held at amortized cost are
yang diukur dengan biaya perolehan recognized in profit or loss using the effective
diamortisasi, diakui pada laba rugi interest method.
berdasarkan metode suku bunga efektif.
20
Page 271
PT JACCS MITRA PINASTHIKA MUSTIKA FINANCE INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN/NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain/In millions of Rupiah, unless otherwise specified)
3. KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(Lanjutan) (Continued)
g. Pengakuan pendapatan dan beban (Lanjutan) g. Revenue and expense recognition (Continued)
g.1. Pendapatan pembiayaan, pendapatan sewa g.1. Financing income, finance lease inco me,
pembiayaan, pendapatan bunga dan beban interest income and interest expenses
bunga (Lanjutan) (Continued)
Beban provisi yang dibayar dimuka Upfront fees related to borrowings are
sehubungan dengan pinjaman yang diterima recognized as transaction costs associated
diakui sebagai biaya transaksi yang terkait with the origination of borrowings and are
langsung dengan pinjaman yang diterima dan amortized over the terms of the related
diamortisasi selama jangka waktu pinjaman borrowings using the effective interest
yang diterima tersebut dengan menggunakan method.
metode suku bunga efektif.
Metode suku bunga efektif adalah metode The effective interest method is a method of
dalam menghitung biaya perolehan calculating the amortized cost of a financial
diamortisasi atas aset atau liabilitas asset or a financial liability and of allocating
keuangan dan alokasi atas pendapatan atau the interest income or interest expense over
beban bunga pada periode yang relevan. the relevant period. The effective interest rate
Suku bunga efektif adalah tingkat bunga yang is the rate that discounts estimated future
mendiskontokan estimasi pembayaran atau cash payments or receipts through the
penerimaan kas masa depan sepanjang umur expected life of the financial instrument or,
yang diekspektasi atas instrumen keuangan, when appropriate, a shorter period, to the
atau periode yang lebih pendek, atas nilai gross carrying amount of the financial asset
tercatat bruto dari aset keuangan atau pada or to the amortized cost of the financial
biaya perolehan diamortisasi untuk liabilitas liability.
keuangan.
Saat menghitung suku bunga efektif When calculating the effective interest rate for
instrumen keuangan selain aset yang dibeli financial instruments other than purchased or
atau yang berasal dari aset keuangan originated credit-impaired assets, the
memburuk, Perusahaan melakukan estimasi Company estimates future cash flows
arus kas masa depan dengan considering all contractual terms of the
mempertimbangkan seluruh perjanjian financial instrument (for example prepayment
kontraktual atas instrumen keuangan (antara options) but does not consider future credit
lain opsi pelunasan dipercepat) tapi tidak losses. The calculation of the effective
mempertimbangkan kerugian kredit masa interest rate includes transaction costs and
depan. Perhitungan suku bunga efektif fees that are an integral part of the effective
termasuk biaya transaksi dan imbalan yang interest rate.
merupakan bagian yang tak terpisahkan dari
suku bunga efektif.
Suku bunga efektif aset atau liabilitas The effective interest rate of a financial assets
keuangan dihitung pada saat pengakuan or financial liability is calculated on initial
awal aset atau liabilitas keuangan tersebut. recognition of a financial asset or financial
Dalam menghitung pendapatan dan beban liability. In calculating interest income and
bunga, suku bunga efektif diterapkan atas expense, the effective interest rate is applied
nilai tercatat bruto aset keuangan (ketika aset to the gross carrying amount of the asset
tidak mengalami penurunan nilai) atau atas (when the asset is not credit-impaired) or to
biaya perolehan diamortisasi dari liabilitas the amortized cost of the financial liability. For
keuangan. Untuk aset keuangan yang telah financial assets that have become credit-
mengalami penurunan nilai setelah impaired subsequent to initial recognition
pengakuan awal (aset dalam tahap 3), (asset in stage 3), interest income is
pendapatan bunga dihitung dengan calculated by applying the effective interest
menerapkan suku bunga efektif atas biaya rate to the amortized cost of the financial
perolehan diamortisasi aset keuangan asset. If the asset is no longer credit-impaired,
tersebut. Jika aset tersebut tidak lagi then the calculation of interest income reverts
mengalami penurunan nilai, maka to the gross carrying amount.
perhitungan pendapatan bunga kembali
menggunakan nilai tercatat bruto.
21
Page 272
PT JACCS MITRA PINASTHIKA MUSTIKA FINANCE INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN/NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain/In millions of Rupiah, unless otherwise specified)
3. KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(Lanjutan) (Continued)
g. Pengakuan pendapatan dan beban (Lanjutan) g. Revenue and expense recognition (Continued)
g.1. Pendapatan pembiayaan, pendapatan sewa g.1. Financing income, finance lease inco me,
pembiayaan, pendapatan bunga dan beban interest income and interest expenses
bunga (Lanjutan) (Continued)
Saat estimasi arus kas telah direvisi, nilai Where the estimates of cash flows have been
tercatat atas aset atau liabilitas keuangan revised, the carrying amount of the financial
disesuaikan untuk merefleksikan arus kas asset or liability is adjusted to reflect the
yang aktual dan direvisi, didiskontokan pada actual and revised cash flows, discounted at
suku bunga efektif original. Penyesuaian ini the instruments original effective interest rate.
diakui sebagai pendapatan atau beban bunga The adjustment is recognized as interest
pada periode dilakukannya revisi. income or expense in the period in which the
revision is made.
g.2. Pendapatan lain-lain g.2. Other income
Pendapatan jasa administrasi diakui segera Administration fees are recognized directly in
dalam laba rugi sebagai pendapatan profit or loss as revenue to the extent it relates
sepanjang terkait dengan pengembalian with reimbursement cost incurred at the
biaya yang terjadi saat perolehan piutang origination of the financing receivables. The
pembiayaan. Marjin yang diperoleh dari margin derived from administration fees is
pendapatan jasa administrasi ditangguhkan deferred as transaction cost in financing
sebagai biaya transaksi dalam piutang receivables. Insurance commission income is
pembiayaan. Pendapatan komisi asuransi recognized upon origination of the financing
diakui pada saat perolehan piutang receivables.
pembiayaan telah terjadi.
Pendapatan denda keterlambatan diakui Late charges income is recorded as incurred.
pada saat terjadinya.
h. Imbalan kerja h. Employment benefits
h.1. Imbalan pascakerja h.1. Post-employment benefits
Kewajiban imbalan pascakerja dihitung The obligation for post-employment benefit is
sebesar nilai kini estimasi jumlah kewajiban calculated at the present value of estimated
imbalan pascakerja di masa depan yang future benefits that the employees have
timbul dari jasa yang telah diberikan oleh earned for their services in the current and
karyawan pada masa kini dan masa lalu. prior period. The calculations are performed
Perhitungan dilakukan oleh aktuaris by a qualified actuary using the projected-
berkualifikasi dengan metode projected-unit- unit-credit method.
credit.
Keuntungan atau kerugian aktuaria diakui Actuarial gains or losses are recognized as
sebagai penghasilan komprehensif lain pada other comprehensive income in the period in
periode dimana hal tersebut terjadi. Apabila which they arise. When the plan benefits
rencana imbalan pascakerja berubah, bagian changes, the portion of the benefits that
atas imbalan sehubungan dengan biaya jasa relates to past service by employees is
lalu dibebankan atau dikreditkan segera charged or credited immediately to profit or
dalam laba rugi. loss.
h.2. Insentif jangka panjang h.2. Long-term incentive
Kewajiban Perusahaan terkait insentif jangka The Company’s obligation in respect of long-
panjang merupakan imbalan yang akan di term incentive is the amount of the future
terima di masa mendatang sebagai benefits that employees have earned in return
kompensasi atas jasa yang diberikan dan for their services performances in three years
memenuhi kondisi kinerja selama tiga tahun which consists of current and prior
yang terdiri dari periode sekarang dan periods. The accrual on long-term incentives
periode-periode sebelumnya. Akrual atas is recognized as an expense over the
insentif jangka panjang diakui sebagai beban program period.
selama periode program.
i. Pajak penghasilan i. Income tax
Beban pajak penghasilan terdiri dari pajak kini dan Income tax expense consists of current and
pajak tangguhan. Beban pajak penghasilan diakui deferred income tax. Income tax expense are
pada laba rugi, kecuali untuk komponen yang recognized in profit or loss except to the extent that
diakui secara langsung di ekuitas atau di they relate to items recognized directly in equity or
penghasilan komprehensif lain. in other comprehensive income.
22
Page 273
PT JACCS MITRA PINASTHIKA MUSTIKA FINANCE INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN/NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain/In millions of Rupiah, unless otherwise specified)
3. KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(Lanjutan) (Continued)
i. Pajak penghasilan (Lanjutan) i. Income tax (Continued)
Beban pajak kini merupakan jumlah atas pajak Current tax expenses is the amount of tax paid, or
yang dibayar, atau terutang atas laba atau rugi payable on taxable income or loss for the year,
kena pajak untuk tahun yang bersangkutan, using tax rates substantively enacted as of the
dengan menggunakan tarif pajak yang secara reporting date. Current tax also includes true-up
substansif telah berlaku pada tanggal pelaporan. adjustments made to the previous years’ tax
Pajak kini juga termasuk penyesuaian- provisions either to reconcile them with the income
penyesuaian yang dibuat untuk penyisihan pajak tax reported in annual tax returns, or to account for
tahun-tahun sebelumnya, baik untuk differences arising from tax assessments. Current
merekonsiliasi pajak penghasilan dengan pajak tax expense is measured using the best estimate
yang dilaporkan di surat pemberitahuan tahunan, of the amount expected to be paid or received,
atau untuk memperhitungkan perbedaan yang taking into consideration the uncertaintly
muncul dari pemeriksaan pajak. Beban pajak kini associated with the complexity of tax regulations.
diukur menggunakan estimasi terbaik atas jumlah
yang diperkirakan akan dibayar atau diterima,
dengan mempertimbangkan ketidakpastian terkait
dengan kompleksitas peraturan pajak.
Pajak tangguhan diakui atas perbedaan temporer Deferred tax is recognized in respect of temporary
antara nilai tercatat aset dan liabilitas untuk tujuan differences between the carrying amounts of
pelaporan keuangan dan nilai yang digunakan assets and liabilities for financial reporting
untuk tujuan perpajakan. Pajak tangguhan diukur purposes and the amounts used for taxation
dengan tarif pajak yang diharapkan untuk purposes. Deferred tax is measured at the tax rates
diterapkan atas perbedaan temporer pada saat that are expected to be applied to temporary
pembalikan, berdasarkan peraturan yang telah differences when they reverse, based on the laws
berlaku atau secara substansial berlaku pada that have been enacted or substantially enacted as
tanggal pelaporan. Metode ini juga mengharuskan of the reporting date. This method also requires the
pengakuan manfaat pajak masa depan, seperti recognition of future tax benefits, such as tax loss
rugi fiskal yang belum dikompensasi, apabila besar carryforwards, to the extent that realization of such
kemungkinan manfaat pajak tersebut dapat benefits is probable.
direalisasi.
Aset pajak tangguhan merupakan saldo bersih Deferred tax assets represent the net remaining
atas manfaat pajak tangguhan yang timbul dan balance of deferred tax benefits that have been
dipergunakan sampai dengan tanggal pelaporan. originated and utilized through the reporting date.
Aset pajak tangguhan dikaji ulang pada setiap Deferred tax assets are reviewed at each reporting
tanggal pelaporan dan dikurangkan dengan date and are reduced to the extend that it is no
manfaat pajak sejumlah nilai yang besar longer probable that the related tax benefit will be
kemungkinan tidak dapat direalisasi. Pengurangan realized; such reductions are reversed when the
tersebut akan dibalik ketika kemungkinan realisasi probability of their realization through future taxable
melalui laba kena pajak di masa depan meningkat. profits improves.
Aset pajak tangguhan yang belum diakui dinilai Unrecognized deferred tax assets are reassessed
kembali pada setiap tanggal pelaporan dan diakui at each reporting date and recognized to the extent
apabila sepanjang kemungkinan laba kena pajak that it has become probable that future taxable
masa depan akan tersedia untuk digunakan. profits will be available againts which they can be
used.
Dalam menentukan jumlah pajak kini dan In determining the amount of current and deferred
tangguhan, Perusahaan memperhitungkan tax, the Company takes into account the impact of
dampak atas posisi pajak yang tidak pasti dan uncertain tax positions and any additional taxes
tambahan pajak serta penalti. and penalties.
Penyesuaian yang mungkin terjadi dari Adjustments that may arise from the tax authority’s
pemeriksaan otoritas pajak atas pengembalian examination of previous year’s tax return filings are
tahun sebelumnya dicatat dalam laba rugi di tahun accounted for in profit or loss in the year in which
saat penilaian pajak diterbitkan. Jika manajemen the tax assessment is issued. In the event that
mengajukan keberatan atas penilaian pajak dan management object to the assessment and sets
memberikan penjelasan untuk mempertahankan forth a plausible defense to sustain the Company’s
posisi Perusahaan sesuai dengan yang tercantum position as declared in the contested tax return, the
dalam laporan pajak yang bersangkutan, resulting adjustments are made at the conclusion
penyesuaian yang dihasilkan dibuat pada akhir of the appeal process.
proses banding.
j. Laba bersih per saham j. Earnings per share
Sesuai dengan PSAK No. 233, laba bersih per In accordance with PSAK No. 233, basic earnings
saham dasar dihitung dengan membagi laba bersih per share is computed by dividing net income
yang dapat diatribusikan kepada pemilik dengan attributable to equity holders by the weighted
rata-rata tertimbang jumlah saham biasa yang average number of outstanding issued and fully
ditempatkan dan disetor penuh selama tahun yang paid-up common shares during the year.
bersangkutan.
23
Page 274
PT JACCS MITRA PINASTHIKA MUSTIKA FINANCE INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN/NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain/In millions of Rupiah, unless otherwise specified)
3. KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(Lanjutan) (Continued)
k. Segmen operasi k. Operating segment
Segmen operasi adalah komponen dari Perusahaan An operating segment is a component of the
yang terlibat dalam aktivitas bisnis yang Company that engages in business activities, in
menghasilkan pendapatan dan menimbulkan which it may earn revenues and incur expenses,
beban, termasuk pendapatan dan beban yang including revenues and expenses that relate to
terkait dengan transaksi dengan komponen lain, transactions with other components, whose
dimana hasil operasinya dikaji ulang secara berkala operating results are reviewed regularly by the
oleh Direksi Perusahaan untuk membuat keputusan Company’s Board of Directors to make decisions
mengenai sumber daya yang akan dialokasikan about resources allocated to the segment and
pada segmen tersebut dan menilai kinerjanya, serta assess its performance, and for which discrete
tersedia informasi keuangan yang dapat dipisahkan. financial information is available. Segment results
Hasil segmen yang dilaporkan kepada Direksi that are reported to the Company’s Board of
Perusahaan meliputi komponen-komponen yang Directors include items directly attributable to a
dapat diatribusikan secara langsung kepada suatu segment, as well as those that can be allocated on
segmen, dan komponen-komponen yang dapat a reasonable basis. Unallocated items mainly
dialokasikan dengan dasar yang wajar. Komponen comprise of income tax assets and liabilities,
yang tidak dapat dialokasikan terutama terdiri dari including current and deferred taxes, and fixed
aset dan liabilitas pajak penghasilan, termasuk assets.
pajak kini dan pajak tangguhan, serta aset tetap.
l. Penjabaran mata uang asing l. Foreign currency translation
Transaksi dalam mata uang asing dijabarkan ke Transactions in foreign currencies are translated
mata uang fungsional Perusahaan (Rupiah) dengan to the Company’s functional currency (Rupiah) at
menggunakan kurs yang berlaku pada tanggal the rates prevailing at transaction date. Year end
transaksi. Saldo akhir tahun aset dan liabilitas balances of monetary assets and monetary
moneter dalam mata uang asing dijabarkan ulang ke liabilities denominated in foreign currencies are
dalam Rupiah dengan menggunakan kurs yang retranslated to Rupiah exchange rates as of
berlaku pada tanggal pelaporan. reporting date.
Laba atau rugi kurs mata uang asing dari aset dan The foreign exchange gains or losses on
liabilitas moneter merupakan selisih antara biaya monetary items is the difference between
perolehan diamortisasi dalam Rupiah pada awal amortized cost in Rupiah at the beginning of the
periode, yang disesuaikan dengan suku bunga period, adjusted for effective interest rate and
efektif dan pembayaran selama periode berjalan, payments during the period, and the amortized
dengan biaya perolehan diamortisasi dalam mata cost in foreign currency translated into Rupiah at
uang asing yang dijabarkan ke dalam Rupiah the exchange rate at reporting date.
dengan menggunakan kurs pada tanggal
pelaporan.
Keuntungan dan kerugian selisih kurs yang timbul Foreign currency gains and losses on
dari penjabaran aset dan liabilitas keuangan dalam retranslation of financial assets and liabilities that
mata uang asing yang berasal dari aktivitas operasi arise from operating activities are generally
pada umumnya diakui pada laba rugi, kecuali untuk recognized in profit or loss, except for the foreign
laba dan rugi selisih kurs yang timbul dari exchange gains and losses arising from the
penjabaran kembali instrumen derivatif yang retranslation of a qualifying cash flows hedge,
memenuhi kriteria lindung nilai arus kas, yang diakui which are recognized directly in other
langsung di penghasilan komprehensif lain. comprehensive income.
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, kurs As at 31 December 2025 and 2024, the JISDOR
nilai tukar yang digunakan adalah kurs JISDOR rates used were the prevailing Bank Indonesia
Bank Indonesia (nilai penuh) adalah sebagai berikut: middle rates (full amount) as follows:
31 Desember/December
2025 2024
1 Dolar Amerika Serikat 16.720) 16.157) 1 US Dollar
100 Yen Jepang 10.679) 10.343) 100 Japanese Yen
m. Transaksi dengan pihak-pihak berelasi m. Transactions with related parties
Pihak-pihak berelasi adalah orang atau entitas yang Related parties are the persons or entities related
terkait dengan entitas yang menyiapkan laporan to the entity that prepares the financial statements
keuangannya (entitas pelapor). Yang termasuk (reporting entity). The related parties are as
pihak berelasi adalah sebagai berikut: follows:
a. Orang atau anggota keluarga dekatnya a. The person or immediate family member has
mempunyai relasi dengan entitas pelapor jika a relationship with the reporting entity if the
orang tersebut: person:
a.1 memiliki pengendalian atau a.1 has control or joint control over the
pengendalian bersama atas entitas reporting entity
pelapor;
a.2 memiliki pengaruh signifikan atas a.2 has a significant influence on the
entitas pelapor; atau reporting entity; or
a.3 merupakan personil manajemen kunci a.3 is a key management personnel of the
entitas pelapor atau entitas induk dari reporting entity or the parent of the
entitas pelapor. reporting entity.
24
Page 275
PT JACCS MITRA PINASTHIKA MUSTIKA FINANCE INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN/NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain/In millions of Rupiah, unless otherwise specified)
3. KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(Lanjutan) (Continued)
m. Transaksi dengan pihak-pihak berelasi m. Transactions with related parties (Continued)
(Lanjutan)
b. Suatu entitas berelasi dengan entitas pelapor b. An entity is related to the reporting entity if it
jika memenuhi salah satu hal berikut: meets one of the following:
b.1 Entitas tersebut adalah suatu program b.1 The entity is a post-employment benefit
imbalan pascakerja untuk imbalan kerja plan for the benefit of employee of one
dari salah satu entitas pelapor atau entitas of the reporting entities or entities
yang terkait dengan entitas pelapor. Jika associated with the reporting entity. If
entitas pelapor adalah entitas yang the reporting entity is the entity that
menyelenggarakan program tersebut, organizes the program, then the
maka entitas sponsor juga berelasi sponsoring entity is also related to the
dengan entitas pelapor. reporting entity.
b.2 Entitas yang dikendalikan atau b.2 Entities controlled or jointly controlled by
dikendalikan bersama oleh orang yang persons identified in letter (a).
diidentifikasikan dalam huruf (a).
b.3 Orang yang diidentifikasikan dalam huruf b.3 The person identified in the letters (a.1)
(a.1) memiliki pengaruh signifikan atas has a significant influence over the entity
entitas atau merupakan personil or is the key management personnel of
manajemen kunci entitas (atau entitas the entity (or parent entity of the entity).
induk dari entitas).
b.4 Entitas yang dikendalikan atau b.4 Entities controlled or jointly controlled by
dikendalikan bersama oleh orang yang persons identified in letter (a).
diidentifikasikan dalam huruf (a).
b.5 Orang yang diidentifikasikan dalam huruf b.5 The person identified in the letters (a.1)
(a.1) memiliki pengaruh signifikan atas has a significant influence over the entity
entitas atau merupakan personil or is the key management personnel of
manajemen kunci entitas (atau entitas the entity (or parent entity of the entity).
induk dari entitas).
Jenis transaksi dan saldo dengan pihak-pihak The nature of transactions and balances of
berelasi, yang dilakukan berdasarkan accounts with related parties, which are made
persyaratan komersial pada umumnya, yang based on commercial terms agreed by the
disetujui oleh kedua belah pihak, dan parties, and which may not be the same as
persyaratan tersebut mungkin tidak sama those of the transactions with third parties, are
dengan persyaratan pada transaksi yang disclosed in the notes to the financial
dilakukan dengan pihak ketiga, diungkapkan statements.
dalam catatan atas laporan keuangan.
4. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN DAN 4. FINANCIAL RISK MANAGEMENT AND CAPITAL
MANAJEMEN MODAL MANAGEMENT
Pendahuluan dan gambaran umum Introduction and overview
Perusahaan memiliki eksposur terhadap risiko-risiko The Company has exposure to the following risks from
atas instrumen keuangan sebagai berikut: financial instruments:
Risiko kredit Credit risk
Risiko pasar Market risk
Risiko likuiditas Liquidity risk
Risiko operasional Operasional risk
25
Page 276
PT JACCS MITRA PINASTHIKA MUSTIKA FINANCE INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN/NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain/In millions of Rupiah, unless otherwise specified)
4. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN DAN 4. FINANCIAL RISK MANAGEMENT AND CAPITAL
MANAJEMEN MODAL MANAGEMENT
Tujuan dan kebijakan manajemen risiko keuangan Objectives and policies of financial risk
management
Manajemen risiko keuangan Perusahaan bertujuan The objective of the Company’s financial risk
untuk memastikan kecukupan sumber daya keuangan management is to ensure the adequacy of financial
untuk mendukung pertumbuhan dan pengembangan resources to support business growth and
usaha, serta mengelola risiko mata uang asing, risiko development, while managing exposures to foreign
tingkat bunga, risiko kredit dan risiko likuiditas. exchange risk, interest rate risk, credit risk and liquidity
Perusahaan beroperasi sesuai rumusan pedoman yang risk. The Company operates within defined guidelines
telah disetujui oleh Direksi. that are approved by the Board of Directors.
a. Risiko kredit a. Credit risk
Perusahaan bergerak dalam bidang usaha The Company is engaged in financing business
pembiayaan dan dengan demikian menghadapi and is therefore exposed to credit default risk from
risiko kegagalan kredit dari pelanggannya. Untuk its customers. To manage this risk, the Company
mengelola risiko ini, Perusahaan menggunakan employs written credit policies and procedures.
kebijakan dan prosedur kredit tertulis. Proses The credit approval process begins with a written
persetujuan kredit dimulai dengan analisa tertulis analysis of the customer’s creditworthiness
atas kelayakan kredit pelanggan diikuti dengan followed by a physical inspection of the customer’s
pemeriksaan fisik aset, tempat tinggal, dan/atau assets, residence, and/or business premises. Fund
tempat usaha pelanggan. Pencairan dana tidak disbursements are not permitted unless there is
dapat dilakukan, kecuali terdapat bukti bahwa evidence that the aforementioned analysis has
analisa tersebut telah diperiksa dan disetujui oleh been reviewed and approved by authorized
manajer yang berwenang. Untuk kredit dengan nilai managers. For credit in larger amounts, the
yang lebih besar, proses persetujuan kredit process requires review and approval from more
membutuhkan penelaahan dan persetujuan dari senior managers.
manajer yang lebih senior.
Setiap piutang pembiayaan dijamin dengan agunan Each finance receivable are secured by collaterals
berupa kendaraan bermotor dan barang modal in the form of motor vehicles and capital goods
yang menjadi objek pembiayaan tersebut, dimana which become the object of the financing, in which
nilai dari agunan tersebut paling sedikit setara the value of the collaterals was at least equal to
dengan nilai piutang pembiayaan pada tanggal the financing receivables at the initial acquisition
awal pengakuan piutang pembiayaan. date of financing receivables.
Eksposur kredit Perusahaan dipantau secara terus- The Company’s credit exposure is continuously
menerus untuk mengurangi konsentrasi dan untuk monitored to mitigate concentration and to ensure
menjamin diversifikasi pelanggan, sektor usaha, diversification in customers, business sectors,
aset dan geografis. Piutang lewat jatuh tempo, assets, and geography. Past due receivables are
status penagihan dan penarikan aset dipantau monitored on a daily basis by senior management,
setiap hari oleh manajemen senior. along with the status of collection and asset
repossession.
i. Eksposur maksimum terhadap risiko kredit i. Maximum exposure to credit risk
Eksposur Perusahaan terhadap risiko kredit The Company’s exposure to credit risk mainly
hampir seluruhnya berasal dari piutang comes from the financing receivables and
pembiayaan dan piutang sewa pembiayaan, finance lease receivables, of which the
dimana eksposur maksimum terhadap risiko maximum exposure to credit risk equals to the
kredit sama dengan nilai tercatatnya. carrying amount.
26
Page 277
PT JACCS MITRA PINASTHIKA MUSTIKA FINANCE INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN/NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain/In millions of Rupiah, unless otherwise specified)
4. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN DAN 4. FINANCIAL RISK MANAGEMENT AND CAPITAL
MANAJEMEN MODAL (Lanjutan) MANAGEMENT (Continued)
a. Risiko kredit (Lanjutan) a. Credit risk (Continued)
ii. Analisa risiko kredit ii. Credit risk analysis
Pembagian aset keuangan berdasarkan Distribution of financial assets by their credit
kualitas kredit disajikan di bawah ini: quality was summarized as below:
31 Desember/December 2025
Tahap 1/ Tahap 2/ Tahap 3/ Jumlah/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
Kas di bank 131.469) -) -) 131.469) Cash in banks
Piutang pembiayaan Financing receivables
Lancar (0-10 hari tunggakan) 3.032.677) 3.599) 2.074) 3.038.350) Current
Dalam perhatian (>10-90 hari Special mention (>10-90 days
tunggakan) 295.311) 197.149) 7.977) 500.437) past due) ) ) )
Kurang lancar (>90-120 hari Sub-standard (>90-120 days
tunggakan) -) -) 41.411) 41.411) past due) ) ) )
Diragukan (>120-180 hari Doubtful (>120-180
tunggakan) -) -) 65.937) 65.937) days past due) ) ) )
Macet (>180 hari tunggakan) -) -) 117.054) 117.054) Loss (>180 days past due)
Dikurangi: penyisihan kerugian Less: allowance for impairment
penurunan nilai (67.729) (35.343) (134.554) (237.626) losess) ) )
3.260.259) 165.405) 99.899) 3.525.563)
Piutang sewa pembiayaan Finance lease receivables
Lancar 94.879) 108) 487) 95.474) Current
Dalam perhatian (>10-90 hari Special mention (>10-90 days past
tunggakan) 2.513) 4.713) 1.262) 8.488) due) )) ))
Kurang lancar (>90-120 hari Sub-standard (>90-120 days
tunggakan) -) -) 3.226) 3.226) past due) ) ))
Diragukan (>120-180 hari Doubtful (>120-180 days
tunggakan) -) -) 1.935) 1.935) past due) ) ) )
Macet (>180 hari tunggakan) -) -) 91.108) 91.108) Loss (>180 days past due)
Dikurangi: penyisihan kerugian Less: allowance for impairment
penurunan nilai (1.301) (1.050) (47.040) (49.391) Losses
96.091) 3.771) 50.978) 150.840)
Aset derivatif untuk tujuan Derivative assets held for risk
manajemen risiko management
Berdasarkan hari jatuh tempo: Based on days past due:
Lancar 52.671) -) -) 52.671) Current
Piutang lain-lain 36.623) -) -) 36.623) Other receivables
36.623) -) -) 36.623)
3.577.113) 169.176) 150.877) 3.897.166)
31 Desember/December 2024
Tahap 1/ Tahap 2/ Tahap 3/ Jumlah/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
Kas di bank 401.372) -) -) 401.372) Cash in banks
Piutang pembiayaan Financing receivables
Lancar (0-10 hari tunggakan) 4.817.982) -) 3.382) 4.821.364) Current
Dalam perhatian (>10-90 hari Special mention (>10-90 days
tunggakan) 460.844) 240.515) 30.788) 732.147) past due)) )))
Kurang lancar (>90-120 hari Sub-standard (>90-120 days
tunggakan) -) -) 70.625) 70.625) past due)) )))
Diragukan (>120-180 hari Doubtful (>120-180
tunggakan) -) -) 96.352) 96.352) days past due))))))
Macet (>180 hari tunggakan) -) -) 159.511) 159.511) Loss (>180 days past due)
Dikurangi: penyisihan kerugian Less: allowance for impairment
penurunan nilai (71.448) (36.262) (168.122) (275.832) losess)))))
5.207.378) 204.253) 192.536) 5.604.167)
Piutang sewa pembiayaan Finance lease receivables
Lancar 348.026) -) 1.655) 349.681) Current
Dalam perhatian (>10-90 hari Special mention (>10-90 days past
tunggakan) 9.980) 11.910) 2.530) 24.420) due))))))
Kurang lancar (>90-120 hari Sub-standard (>90-120 days
tunggakan) -) -) 3.694) 3.694) past due))))))
Diragukan (>120-180 hari Doubtful (>120-180 days
tunggakan) -) -) 4.813) 4.813) past due))))))
Macet (>180 hari tunggakan) -) -) 462.068) 462.068) Loss (>180 days past due)
Dikurangi: penyisihan kerugian Less: allowance for impairment
penurunan nilai (1.369) (1.268) (354.308) (356.945) losses
356.637) 10.642) 120.452) 487.731)
Aset derivatif untuk tujuan Derivative assets held for risk
manajemen risiko management
Berdasarkan hari jatuh tempo: Based on days past due:
Lancar 84.550) -) -) 84.550) Current
Piutang lain-lain Other receivables
Berdasarkan hari jatuh tempo: Based on days past due:
Lancar 49.720) -) -) 49.720) Current
Lewat jatuh tempo lebih dari 90
hari -) -) 3.626) 3.626) More than 90 days past due
Dikurangi: penyisihan kerugian Less: allowance for impairment
penurunan nilai -) -) (2.860) (2.860) losses
49.720) -) 766) 50.486)
6.099.657) 214.895) 313.754) 6.628.306)
27
Page 278
PT JACCS MITRA PINASTHIKA MUSTIKA FINANCE INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN/NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain/In millions of Rupiah, unless otherwise specified)
4. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN DAN 4. FINANCIAL RISK MANAGEMENT AND CAPITAL
MANAJEMEN MODAL (Lanjutan) MANAGEMENT (Continued)
a. Risiko kredit (Lanjutan) a. Credit risk (Continued)
ii. Analisa risiko kredit (Lanjutan) ii. Credit risk analysis (Continued)
Eksposur yang lewat jatuh tempo merupakan Past due exposures represent exposures
eksposur dimana pembayaran bunga atau which contractual interest or principal
pokok berdasarkan kontraktual telah lewat payment are past due, but the Company
jatuh tempo, namun Perusahaan berkeyakinan believes that there was no impairment yet on
belum terjadi penurunan nilai karena masih the basis of the stage collection on
ada penagihan bertahap atas piutang yang outstanding receivables.
terhutang.
iii. Analisis konsentrasi risiko kredit iii. Concentration of credit risk analysis
Konsentrasi risiko kredit timbul ketika sejumlah Concentration of credit risk arises when a
pelanggan bergerak dalam aktivitas usaha number of customers are engaged in similar
yang sama atau aktivitas dalam wilayah business activities or activities within the
geografis yang sama, atau ketika mereka same geographic region, or when they have
memiliki karakteristik yang sejenis yang similarly characteristic that would cause their
menyebabkan kemampuan untuk memenuhi ability to meet contractual obligations to be
kewajiban kontraktualnya sama-sama similarly affected by changes in economic or
dipengaruhi oleh perubahan kondisi ekonomi other conditions.
atau yang lainnya.
Tabel di bawah ini menunjukkan konsentrasi The following table presents the credit risk
risiko kredit atas piutang pembiayaan dan concentration of the Company’s financing
piutang sewa pembiayaan yang dimiliki receivables and finance lease receivables
Perusahaan berdasarkan wilayah geografis: based on geographic region:
31 Desember/December 2025
Piutang sewa
Piutang pembiayaan pembiayaan -
- bersih/ Financing bersih/Finance lease %Jumlah
receivables – net receivables - net Jumlah/Total /Total
Jawa dan Bali 2.042.545 22.370 2.064.915 56,17 Java and Bali
Sumatera 625.537 22.361 647.898 17,62 Sumatera
Jakarta dan sekitarnya 243.512 53.010 296.522 8,07 Jakarta and its surroundings
Kalimantan 372.817 30.945 403.762 10,98 Kalimantan
Sulawesi 241.152 22.154 263.306 7,16 Sulawesi
3.525.563 150.840 3.676.403 100,00
31 Desember/December 2024
Piutang sewa
Piutang pembiayaan - pembiayaan -
bersih/ Financing bersih/Finance lease %Jumlah
receivables – net receivables – net Jumlah/Total /Total
Jawa dan Bali 2.802.308 56.363 2.858.671 37,69 Java and Bali
Sumatera 1.154.445 97.488 1.251.933 23,70 Sumatera
Jakarta dan sekitarnya 498.527 118.674 617.201 14,86 Jakarta and its surroundings
Kalimantan 706.966 117.033 823.999 15,51 Kalimantan
Sulawesi 441.921 98.173 540.094 8,24 Sulawesi
5.604.167 487.731 6.091.898 100,00
b. Risiko pasar b. Market risk
i. Risiko mata uang asing i. Foreign currency risk
Perusahaan memiliki aset dan liabilitas dalam The Company has assets and liabilities
mata uang Dolar Amerika Serikat dan Yen denominated in US Dollar and Japanese Yen,
Jepang, yang menimbulkan suatu potensi risiko creating a potential risk with regards to
terkait fluktuasi nilai tukar mata uang asing. fluctuation of foreign currency exchange rates.
Perusahaan mengelola risiko ini melalui The Company manages this risk through its
kebijakannya untuk menyamakan mata uang policy of matching the underlying currencies of
yang mendasari aset keuangan terhadap its financing assets and liabilities against each
liabilitas keuangan satu sama lain. Misalnya other. For example, US Dollar financing
piutang pembiayaan dalam mata uang Dolar receivables are funded by US Dollar
Amerika Serikat didanai dengan pinjaman denominated loans.
dalam mata uang Dolar Amerika Serikat.
28
Page 279
PT JACCS MITRA PINASTHIKA MUSTIKA FINANCE INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN/NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain/In millions of Rupiah,unless otherwise specified)
4. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN DAN MANAJEMEN MODAL (Lanjutan) 4. FINANCIAL RISK MANAGEMENT AND CAPITAL MANAGEMENT (Continued)
b. Risiko pasar (Lanjutan) b. Market risk (Continued)
i. Risiko mata uang asing (Lanjutan) i. Foreign currency risk (Continued)
Pada tanggal, 31 Desember 2025 dan 2024, Perusahaan mempunyai aset dan As of 31 December 2025 and 2024, the Company had non-derivative financial assets
liabilitas keuangan non-derivatif dalam mata uang Dolar Amerika Serikat and liabilities denominated in US Dollar and Japanese Yen currency which were
(USD) dan Yen Jepang (JPY) yang dilindungi nilai oleh kontrak cross currency hedged with cross currency interest swap contracts as follows:
interest rate swap sebagai berikut:
Perusahaan melakukan kontrak-kontrak cross-currency interest rate swap
dengan lindung nilai efektif (Catatan 11) untuk mengatasi risiko fluktuasi mata The Company entered into cross-currency interest rate swap contracts with an
uang asing atas pinjaman yang diterima dalam mata uang Dolar Amerika effective hedge (Note 11) to mitigate the risk of foreign currency fluctuation in respect
Serikat dan Yen Jepang. of US Dollar and Japanese Yen denominated borrowings.
31 Desember/December 2025 31 Desember/December 2024
JPY USD Jumlah/Total 1) JPY USD Jumlah/Total 1)
Kas dan bank 6.510) 10.657) 179) 6.487) 24.237) 392) Cash on hand and in banks
Piutang sewa pembiayaan 2) -) -) -) -) -) -) Finance lease receivables 2)
Aset keuangan 6.510) 10.657) 179) 6.487) 24.237) 392) Financial assets
Pinjaman yang diterima (5.645.370.998) (53.630.705) (1.499.571) (10.642.126.705) (102.827.608) (2.762.080) Borrowings
Liabilitas keuangan (5.645.370.998) (53.630.705) (1.499.571) (10.642.126.705) (102.827.608) (2.762.080) Financial liabilities
Kontrak cross - currency interest rate swap - Cross - currency interest rate swap
jumlah nosional (Catatan 11) 5.642.000.000) 53.460.872) 1.496.371) 10.670.000.000) 102.694.960) 2.762.820) contracts - notional amounts (Note 11)
Eksposur bersih (3.364.488)) (159.176)) (3.021)) 27.879.782) (108.411)) 1.132) Net exposure
1):
setara dengan jutaan Rupiah/equivalent to millions of Rupiah
2):
sebelum dikurangi penyisihan kerugian penurunan nilai/before allowance for impairment losses
Analisis sensitivitas Sensitivity analysis
Penguatan/pelemahan Rupiah, seperti yang diindikasikan berikut ini, terhadap A strengthening/weakening of the Rupiah, as indicated below, against the US Dollar
US Dollar dan Yen Jepang pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 akan and Japanese Yen as of 31 December 2025 and 2024 would have increased
menambah (mengurangi) laba bersih dan ekuitas sebesar jumlah yang tertera (decreased) net income and equity by the amounts shown below. This analysis is
di tabel berikut. Analisis ini berdasarkan pertimbangan Perusahaan atas based on US Dollar and Japanese Yen rate variances that the Company considered
perubahan nilai tukar US Dollar dan Yen Jepang yang wajar terjadi pada saat to be reasonably possible at the reporting date. The analysis below assumes that
tanggal pelaporan. Analisis berikut berasumsi bahwa semua variabel lain all other variables remain constant:
dianggap tetap:
31 Desember/ 31 Desember/
December 2025 December 2024
10 persen penguatan USD (208) (137) 10 percent strengthening of USD
10 persen pelemahan USD 208) 137) 10 percent weakening of USD
10 persen penguatan JPY 28) 225) 10 percent strengthening of JPY
10 persen pelemahan JPY (28) (225) 10 percent weakening of JPY
29
Page 280
PT JACCS MITRA PINASTHIKA MUSTIKA FINANCE INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN/NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain/In millions of Rupiah, unless otherwise specified)
4. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN DAN 4. FINANCIAL RISK MANAGEMENT AND CAPITAL
MANAJEMEN MODAL (Lanjutan) MANAGEMENT (Continued)
b. Risiko pasar (Lanjutan) b. Market risk (Continued)
ii. Risiko tingkat bunga ii. Interest rate risk
Karena aset dan liabilitas memiliki profil suku As assets and liabilities may have different
bunga yang berbeda (tingkat bunga tetap versus interest rate profiles (fixed versus floating) with
tingkat bunga mengambang) dengan berbagai various time spans, the Company faces the
periode jatuh tempo, Perusahaan menghadapi potential risk from the fluctuation of interest
potensi risiko fluktuasi suku bunga. Untuk rates. To mitigate this risk, the Company
mengatasi risiko ini, Perusahaan menggunakan employs a policy of approximately matching
kebijakan untuk menyesuaikan profil suku bunga the interest rate profile and time span of assets
dan jangka waktu aset dengan liabilitas. and liabilities. A majority of the Company’s
Sebagian besar piutang pembiayaan financing receivables consist of 3-5 years fixed
Perusahaan terdiri dari pembiayaan kendaraan and floating rate vehicles financing, which are
periode 3-5 tahun dengan tingkat bunga tetap funded by 3-5 years fixed and floating rate
dan mengambang, yang didanai dengan borrowings.
pinjaman yang diterima periode 3-5 tahun
dengan tingkat bunga tetap dan mengambang.
Perusahaan melakukan kontrak cross currency The Company entered into cross currency
interest rate swap dan kontrak interest rate swap interest rate swap contracts and interest rate
(Catatan 11) untuk mengatasi risiko fluktuasi swap contracts (Note 11) to mitigate the risk of
tingkat suku bunga atas pinjaman yang diterima. interest rate fluctuation on borrowings.
Tabel berikut menggambarkan rincian aset dan The following table describes the Company’s
liabilitas keuangan Perusahaan yang details of financial assets and liabilities,
dikelompokkan menurut mana yang lebih awal classified by the earlier of repricing date and
antara tanggal repricing atau tanggal jatuh tempo contractual due date, to see the impact of
kontraktual untuk melihat dampak perubahan interest rate changes:
tingkat suku bunga:
31 Desember/ December 2025
Suku bunga
mengambang/
Floating interest rate Suku bunga tetap/Fixed interest rate
Kurang dari
Kurang dari 3 bulan/ 3 bulan/
Less than 3 Less than 3 3 - 12
months months bulan/months > 1 tahun/ year Jumlah/Total
Aset keuangan Financial assets
Kas di bank 131.469) -) -) -) 131.469) Cash in banks
Piutang pembiayaan – Financing receivables
bersih -) 500.424) 1.279.324) 1.745.815) 3.525.563) - net) ) )
Piutang sewa Finance lease
pembiayaan - bersih -) 41.590) 64.225) 45.025) 150.840) receivables - net)
Jumlah aset keuangan Total financial
131.469) 542.014) 1.343.549) 1.790.840) 3.807.872) assets
Liabilitas keuangan Financial liabilities
Pinjaman yang
Diterima (1.499.571) (114.912) (304.755) (394.224) (2.313.462) Borrowings
Utang obligasi -) -) (237.217) (349.066) (586.283) Bonds payable
Pinjaman subordinasi -) -) -) (13.098) (13.098) Subordinated loan
Jumlah liabilitas Total financial
keuangan (1.499.571) (114.912) (541.972) (756.388) (2.912.843) liabilities
Dampak derivatif untuk Effect from
tujuan manajemen derivatives held for
risiko 1.441.256) (165.248) (907.269) (368.739) -) risk management
73.154 261.854) (105.692)) 665.713) 895.029)
30
Page 281
PT JACCS MITRA PINASTHIKA MUSTIKA FINANCE INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN/NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain/In millions of Rupiah, unless otherwise specified)
4. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN DAN 4. FINANCIAL RISK MANAGEMENT AND
MANAJEMEN MODAL (Lanjutan) CAPITAL MANAGEMENT (Continued)
b. Risiko pasar (Lanjutan) b. Market risk (Continued)
ii. Risiko tingkat bunga (Lanjutan) ii. Interest rate risk (Continued)
31 Desember/ December 2024
Suku bunga mengambang/
Floating interest rate Suku bunga tetap/Fixed interest rate
Kurang dari Kurang dari
3 bulan/ 3 - 12 3 bulan/ 3 - 12
Less than bulan/ > 1 tahun/ Less than 3 bulan/ > 1 tahun/ Jumlah/
3 months months year months months year Total
Aset keuangan Financial assets
Kas di bank 401.372) -) -) -) -) -) 401.372) Cash in banks
Piutang pembiayaan - Financing receivables
bersih -) -) -) 626.776) 1.695.770) 3.281.621) 5.604.167) - net) ) )
Piutang sewa pembiayaan - Finance lease
bersih 523) 2.715) 4.218) 79.467) 199.892) 200.916) 487.731) receivables - net)
Jumlah aset keuangan 401.894) 2.715) 4.218) 706.243) 1.895.662) 3.482.537) 6.493.270) Total financial assets
Liabilitas keuangan Financial liabilities
Pinjaman yang
diterima (2.762.231) -) -) (390.476) (283.056) (235.728) (3.671.491) Borrowings
Utang obligasi -) -) -) -) (663.124) (577.825) (1.240.949) Bonds payable
Surat utang jangka
menengah -) -) -) -) (302.253) -) (302.253) Medium term notes
Pinjaman subordinasi -) -) -) -) -) (13.098) (13.098) Subordinated loan
Jumlah liabilitas Total financial
keuangan (2.762.231) -) -) (390.476) (1.248.422) (826.651) (5.227.791) Liabilities
Dampak derivatif untuk Effect from derivatives
tujuan manajemen risiko 2.733.667) -) -) (205.039) (1.092.474) (1.436.154) -) held for risk management
373.330) 2.715) 4.218) 110.728) (445.245) 1.219.732) 1.265.479)
Analisis sensitivitas Sensitivity analysis
Manajemen risiko tingkat suku bunga terhadap The management of interest rate risk against
limit perubahan tingkat suku bunga dilengkapi interest rate gap limits is supplemented by
dengan pemantauan atas sensitivitas aset dan monitoring the sensitivity of the Company’s
liabilitas keuangan Perusahaan terhadap financial assets and liabilities to various
beberapa skenario suku bunga baku maupun standard and non-standard interest rate
non-baku. Skenario baku yang dilakukan setiap scenarios. Standard scenarios that are
bulan mencakup analisis kenaikan atau considered on a monthly basis include a 100
penurunan kurva imbal hasil sebesar 100 basis basis point (bp) parallel fall or rise in all yield
point. curves.
Tabel berikut menunjukan sensitivitas atas The following table demonstrates the
kemungkinan perubahan tingkat suku bunga sensitivity to a reasonably possible change in
pasar, dengan variabel lain dianggap tetap, market interest rates, with all other variables
terhadap laba setelah pajak dan ekuitas: held constant, of income after tax and equity:
31 Desember/ 31 Desember/
December 2025 December 2024
Kenaikan suku bunga dalam 100 Increase in interest rate by 100
basis point 571) 2.908) basis point
Penurunan suku bunga dalam 100 Decrease in interest rate by 100
basis point (571) (2.908) basis point
31
Page 282
PT JACCS MITRA PINASTHIKA MUSTIKA FINANCE INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN/NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain/In millions of Rupiah, unless otherwise specified)
4. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN DAN 4. FINANCIAL RISK MANAGEMENT AND
MANAJEMEN MODAL (Lanjutan) CAPITAL MANAGEMENT (Continued)
c. Risiko likuiditas c. Liquidity risk
Perusahaan memiliki aset dan liabilitas dengan The Company has assets and liabilities with
profil jatuh tempo berbeda, menimbulkan potensi various maturity profiles, creating a potential risk
risiko liabilitas jatuh tempo lebih awal daripada aset. from liabilities with maturities shorter than assets.
Perusahaan mengelola risiko ini dengan The Company manages this risk by matching the
mencocokkan jatuh tempo aset dengan liabilitas, maturities of its assets against liabilities, so the
sehingga kas yang dihasilkan dari aset yang jatuh cash generated by maturing assets is sufficient to
tempo cukup untuk membayar liabilitas yang jatuh pay maturing liabilities in the same period. In
tempo pada periode yang sama. Selain itu, risiko addition, liquidity risk is continuously managed by
likuiditas dikelola secara terus-menerus melalui monitoring actual cash flows, forecasting future
pengawasan arus kas aktual, perkiraan arus kas cash flows, controlling maturity profiles of assets
masa depan, pengendalian profil jatuh tempo aset and liabilities, and maintaining sufficient cash
dan liabilitas, serta penjagaan kecukupan saldo kas balances and banking facilities. The Company has
dan fasilitas perbankan. Perusahaan telah established an Asset and Liability Committee which
membentuk Komite Aset dan Liabilitas yang regularly meets on a monthly basis to monitor and
bertemu secara bulanan untuk mengawasi dan manage liquidity risk. This committee includes all of
mengelola risiko likuiditas. Komite ini mencakup the Company’s Directors.
semua Direktur Perusahaan.
Sisa umur kontraktual liabilitas keuangan sampai Residual contractual maturities of financial
dengan jatuh tempo pada tanggal 31 Desember liabilities as of 31 December 2025 and 2024 were
2025 dan 2024 adalah sebagai berikut: as follows:
31 Desember/ December 2025
Nilai nominal
bruto arus kas Kurang dari
Nilai tercatat/ keluar/ Gross 3 bulan/ >3 - 12 >1 - 3
Carrying nominal Less than 3 bulan/ tahun/ >3 tahun/
amount outflow months months years years
Non-derivative
Liabilitas non-derivatif liabilities
Utang usaha (5.007) (5.007) (5.007) -) -) -) Accounts payable
Liabilitas lain-lain (59.301) (61.125) (47.013) (3.349) (9.557) (1.206) Other liabilities
Beban yang masih harus
dibayar (34.361) (34.361) (34.361) -) -) -) Accrued expenses
Pinjaman yang diterima (2.313.462) (2.494.021) (456.140) (1.202.507) (809.791) (25.583) Borrowings
Utang obligasi (586.283) (630.138) (10.369) (257.081) (362.688) -) Bonds payable
Pinjaman subordinasi (13.098) (13.435) -) (13.435) -) -) Subordinated loan
(3.011.512) (3.238.087) (522.890) (1.476.372) (1.182.036) (26.789)
Liabilitas derivatif (28.647) Derivative liabilities
Arus kas masuk -) 604.552) 127.371) 362.759) 114.422) -) Cash inflow
Arus kas keluar -) (620.048) (130.848) (372.860) (116.340) -) Cash outflow
(28.647) (15.496) (3.477) (10.101) (1.918) -)
31 Desember/ December 2024
Nilai nominal
bruto arus kas Kurang dari
Nilai tercatat/ keluar/ Gross 3 bulan/ >3 - 12 >1 - 3
Carrying nominal Less than 3 bulan/ tahun/ >3 tahun/
amount outflow months months years years
Non-derivative
Liabilitas non-derivatif liabilities
Utang usaha (17.646) (17.646) (17.646) -) -) -) Accounts payable
Liabilitas lain-lain (51.656) (54.718) (36.140) (3.349) (9.200) (6.029) Other liabilities
Beban yang masih harus
dibayar (36.516) (36.516) (36.516) -) -) -) Accrued expenses
Pinjaman yang diterima (3.671.491) (4.007.526) (794.796) (1.411.355) (1.737.660) (63.715) Borrowings
Utang obligasi (1.240.949) (1.354.388) (22.131) (702.119) (630.138) -) Bonds payable
Surat utang jangka
menengah (302.253) (317.475) (4.980) (312.495) -) -) Medium term notes
Pinjaman subordinasi (13.098) (14.312) -) (877) (13.435) -) Subordinated loan
(5.333.609) (5.802.581) (912.209) (2.430.195) (2.390.433) (69.744)
Liabilitas derivatif (81.212) Derivative liabilities
Arus kas masuk -) 1.180.462) 137.697) 413.093) 629.672) -) Cash inflow
Arus kas keluar -) (1.250.214) (145.705) (437.113) (667.396) -) Cash outflow
(81.212) (69.752) (8.008) (24.020) (37.724) -)
32
Page 283
PT JACCS MITRA PINASTHIKA MUSTIKA FINANCE INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN/NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain/In millions of Rupiah, unless otherwise specified)
4. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN DAN 4. FINANCIAL RISK MANAGEMENT AND
MANAJEMEN MODAL (Lanjutan) CAPITAL MANAGEMENT (Continued)
c. Risiko likuiditas (Lanjutan) c. Liquidity risk (Continued)
Tabel di atas menyajikan arus kas yang tidak The above table shows the undiscounted cash
didiskontokan dari liabilitas keuangan Perusahaan flows of the Company’s financial liabilities on the
berdasarkan periode jatuh tempo kontraktual yang basis of their earliest possible contractual maturity.
paling dekat. Arus kas atas instrumen keuangan The Company’s expected cash flows on these
yang diharapkan Perusahaan bervariasi secara instruments vary significantly from this analysis.
signifikan dari analisa ini.
Nilai nominal arus kas keluar yang diungkapkan The nominal outflow disclosed in the above table
pada tabel di atas menyajikan arus kas kontraktual represents the contractual undiscounted cash flows
yang tidak didiskontokan terkait dengan nilai pokok relating to the principal and interest on the financial
dan bunga dari liabilitas keuangan. liability.
d. Manajemen modal d. Capital management
Perusahaan mengelola risiko modal untuk The Company manages capital risk to ensure that
memastikan bahwa Perusahaan akan mampu the Company will be able to continue as a going
untuk melanjutkan kelangsungan usaha, selain concern, in addition to maximize the profits of the
memaksimalkan keuntungan para pemegang shareholders through the optimization of the balance
saham melalui optimalisasi saldo utang dan ekuitas. of debt and equity.
5. PENGGUNAAN ESTIMASI DAN PERTIMBANGAN 5. USE OF ESTIMATES AND JUDGMENTS
i. Pertimbangan-pertimbangan i. Judgements
Informasi mengenai pertimbangan-pertimbangan Information about critical judgments in applying
penting dalam penerapan kebijakan akuntansi yang accounting policies that have the most significant
memiliki dampak yang signifikan terhadap jumlah effect on the amounts recognized in the financial
yang diakui dalam laporan keuangan dijelaskan statements is included in the following notes:
pada catatan berikut:
Catatan 3a.1: Klasifikasi aset keuangan dan Note 3a.1: Classification of financial assets and
liabilitas keuangan financial liabilities
Catatan 3a.7: Pengukuran nilai wajar Note 3a.7: Fair value measurement
ii. Asumsi-asumsi dan estimasi-estimasi yang ii. Assumptions and estimation uncertainties
tidak pasti
Informasi mengenai asumsi-asumsi dan Information about the assumptions and estimation
ketidakpastian estimasi, yang dapat uncertainties that may result in a material adjustment
mengakibatkan penyesuaian material pada tahun within the following year is included in the following
berikutnya, termasuk dalam catatan berikut: notes:
Catatan 7 dan 8 - Cadangan kerugian penurunan Notes 7 and 8 - Allowance for impairment losses
nilai aset keuangan. of financial assets.
Catatan 31 - Pengukuran kewajiban imbalan Note 31 - Measurement of post-employment
pascakerja: asumsi-asumsi aktuaria. benefits liabilities: actuarial assumptions.
Catatan 32c - Pajak tangguhan atas kompensasi Note 32c - Deffered Tax for tax loss carry forward.
rugi fiskal.
Perusahaan melakukan peninjauan kembali atas The Company reviews their financial assets at
aset keuangan pada setiap tanggal pelaporan untuk reporting date to evaluate the allowance for
melakukan penilaian atas cadangan penurunan impairment losses. Management’s judgement is
nilai yang telah dicatat. Pertimbangan manajemen applied in the estimation when determining the level
diperlukan dalam menentukan tingkat cadangan of allowance required.
yang dibutuhkan.
33
Page 284
PT JACCS MITRA PINASTHIKA MUSTIKA FINANCE INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN/NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain/In millions of Rupiah, unless otherwise specified)
5. PENGGUNAAN ESTIMASI DAN PERTIMBANGAN 5. USE OF ESTIMATES AND JUDGMENTS
(Lanjutan) (Continued)
ii. Asumsi-asumsi dan estimasi-estimasi yang tidak ii. Assumptions and estimation uncertainties
pasti (Lanjutan) (Continued)
a. Cadangan kerugian penurunan nilai aset a. Allowance for impairment losses of financial
keuangan assets
Penilaian risiko kredit dari portofolio aset The assessment of credit risk of an asset portfolio
memerlukan estimasi mengenai kemungkinan entails further estimations as to the likelihood of
terjadinya gagal bayar, dari rasio kerugian yang defaults occurring, of the associated loss ratios
terkait dan korelasi gagal bayar antar pihak. and of default correlations between
Perusahaan mengukur menggunakan model counterparties. The Company primarily uses
yang kompleks yang menggunakan matriks sophisticated models that utilize the Probability of
Probability of Default (PD), Loss Given Default Default (PD), Loss Given Default (LGD) and
(LGD) dan Exposure at Default (EAD), dan Exposure at Default (EAD), and macroeconomic
variabel makroekonomi untuk estimasi yang variables for forward looking perspective, which
bersifat perkiraan masa depan, yang are discounted using the effective interest rate,
didiskontokan menggunakan suku bunga efektif, as described as follows:
yang dapat dijelaskan sebagai berikut:
- PD merupakan kemungkinan pada suatu - PD represents the probability at a point in time
waktu (point in time) dimana debitur that debtor will default, calibrated over up to 12
mengalami gagal bayar, dikalibrasikan months from the reporting date (Stage 1) or
sampai dengan periode 12 bulan dari over the lifetime of the asset (Stage 2) and
tanggal pelaporan (Tahap 1) atau sepanjang incorporating the impact of forward looking
umur aset (Tahap 2) dan memperhitungkan economic assumptions that have an effect on
dampak asumsi ekonomi masa depan yang credit risk. PD is estimated at point in time
memiliki dampak terhadap risiko kredit. PD that means it will fluctuate in line with
diestimasikan pada suatu waktu berarti PD the economic cycle.
akan berfluktuasi sejalan dengan siklus
ekonomi.
- LGD merupakan kerugian yang diperkirakan - LGD represents the loss that is expected to
akan timbul dari debitur yang gagal bayar, arise on default, which represents the
yaitu perbedaan antara arus kas kontraktual difference between the contractual cash flows
yang seharusnya diterima dengan arus kas due and those that the Company expects to
yang diharapkan Perusahaan untuk receive. The Company estimates LGD based
diterima. Perusahaan mengestimasikan on the history of recovery rates and considers
LGD berdasarkan data historis tingkat the recovery of any collateral that is integral to
pemulihan dan memperhitungkan pemulihan the financial assets, taking into account
yang berasal dari jaminan yang merupakan forward looking economic assumptions where
bagian yang tidak terpisah dari aset relevant.
keuangan dengan mempertimbangkan
asumsi ekonomi di masa depan yang
relevan.
- EAD merupakan perkiraan nilai eksposur - EAD represents the expected exposure at the
pada saat gagal bayar dengan time of default, taking into account that
mempertimbangkan perubahan eksposur expected change in exposure over the lifetime
yang diharapkan selama masa eksposur. of the exposure. This incorporates the impact
EAD memperhitungkan dampak of repayments of principals and interest,
pembayaran pokok dan bunga, amortisasi amortisation and prepayments.
dan pembayaran dimuka.
Pertimbangan utama dan estimasi yang dibuat Key judgment and estimates made by the
oleh Perusahaan meliputi: Company include the following:
Peningkatan risiko kredit yang signifikan Significant increase in credit risk
Dalam pengukuran KKE, pertimbangan In the measurement of ECL, judgment is
diperlukan dalam penerapan aturan untuk involved in setting the rules to determine
menentukan apakah telah terdapat whether there has been a significant increase
peningkatan signifikan atas risiko kredit in credit risk (SICR) since initial recognition of
(SICR) sejak pengakuan awal atas pinjaman a loan, resulting the financial asset moving
yang diberikan, yang mengakibatkan aset from "Stage 1” to “Stage 2”.
keuangan berpindah dari “Tahap 1” ke
“Tahap 2”.
34
Page 285
PT JACCS MITRA PINASTHIKA MUSTIKA FINANCE INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN/NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain/In millions of Rupiah, unless otherwise specified)
5. PENGGUNAAN ESTIMASI DAN PERTIMBANGAN 5. USE OF ESTIMATES AND JUDGMENTS
(Lanjutan) (Continued)
ii. Asumsi-asumsi dan estimasi-estimasi yang tidak ii. Assumptions and estimation uncertainties
pasti (Lanjutan) (Continued)
a. Cadangan kerugian penurunan nilai aset a. Allowance for impairment losses of financial
keuangan (lanjutan) assets (continued)
Dalam menentukan apa yang merupakan SICR, In determining what constitutes SICR, the
Perusahaan menggunakan informasi tunggakan Company uses 30 days or more past due
30 hari atau lebih untuk mengakui kerugian information and recognizes lifetime expected
kredit ekspektasian sepanjang umurnya. Ini credit losses. This is a key area of judgment as
merupakan hal yang utama dalam pertimbangan transition from Stage 1 and Stage 2 increases the
karena perpindahan dari Tahap 1 dan Tahap 2 ECL calculation from an allowance based on the
meningkatkan perhitungan KKE atas penyisihan probability of default in the next 12 months, to an
berdasarkan probability of default dalam 12 allowance for lifetime expected credit losses.
bulan mendatang, menjadi penyisihan kerugian Subsequent decreases in credit risk combined
kredit ekspektasian sepanjang umur. Penurunan with transition from Stage 2 to Stage 1 may
selanjutnya atas risiko kredit yang digabungkan similarly result in significant changes in the ECL
dengan perpindahan dari Tahap 2 ke Tahap 1 allowance. The Company monitors the
mungkin akan memberikan hasil yang sama atas effectiveness of SICR criteria on an ongoing
perubahan signifikan dalam penyisihan KKE. basis
Perusahaan memantau efektivitas kriteria SICR
secara berkelanjutan.
Informasi forward looking Forward looking information
Pengukuran kerugian kredit ekspektasian The measurement of expected credit losses
mencerminkan jumlah rata-rata probabilitas reflects an unbiased probability-weighted
tertimbang yang tidak bias dari rentang hasil range of possible future outcomes.
akhir masa depan yang mungkin terjadi.
Dalam menetapkan informasi forward looking In applying forward looking information in the
dalam model PSAK 109 Perusahaan Company’s PSAK 109 credit models, the
menggunakan variabel makroekonomi dalam Company uses macroeconomics variables. The
menentukan KKE. Variabel makroekonomi yang macroeconomic variables used, among others,
digunakan terdiri dari: Indeks keyakinan Consumer confident index, current account,
konsumen, neraca transaksi berjalan, fiskal, fiscal balance, gross fixed capital formation
pertumbuhan investasi aset tetap, impor, growth, import, industrial production, labor
pertumbuhan produk industry, rata-rata participant rate, minimum wage, oil price,
penduduk usia kerja, upah minimum, harga purchasing manager index, private consumption,
minyak, indeks manajer pembelian, konsumsi unemployment rate, consumer price index,
pribadi, tingkat pengangguran, indeks harga household debt to GDP and coal price. In
pasar, dan utang rumah tangga. Untuk determination of ECL as of 31 December 2025
perhitungan KKE pada tanggal 31 Desember and 2024, the Company used macroeconomic
2025 dan 2024, Perusahaan menggunakan variables as follows:
variabel makroekonomi sebagai berikut:
35
Page 286
PT JACCS MITRA PINASTHIKA MUSTIKA FINANCE INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN/NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain/In millions of Rupiah, unless otherwise specified)
5. PENGGUNAAN ESTIMASI DAN PERTIMBANGAN (Lanjutan) 5. USE OF ESTIMATES AND JUDGMENTS (Continued)
ii. Asumsi-asumsi dan estimasi-estimasi yang tidak pasti (Lanjutan) ii. Assumptions and estimation uncertainties (Continued)
a. Cadangan kerugian penurunan nilai aset keuangan (lanjutan) a. Allowance for impairment losses of financial assets (continued)
Indeks Produk Pertumbuhan Upah Upah Pergerakan Pertumbuhan
Indeks Produk Domestik Bruto Produk Industri Indeks Harga Minimum Minimum Konsumsi Indeks Tingkat Dana Pihak
Suku Bunga Bank Pertumbuhan Investasi Domestik Bruto (MA12) / (MA3) / Gross / Industrial Saham Gabungan (MA3) / (MA6) / Harga Pribadi / Penjualan Ritel Pengangguran / Ketiga / Third
Indonesia / Bank Aset Tetap / Gross Fixed Gross Domestic Domestic Product Inflasi / Production / Jakarta Minimum Minimum Minyak / Oil Private / Retail Sales Unemployment Party Fund
Scenario Indonesia Rate Capital Formation Growth Product Index (MA12) Index (MA3) Inflation Growth Composite Index Wage (MA3) Wage (MA6) Price Consumtion Index Rate Movement Growth
Kuat/Strong 2025 6,04% 4,00% 0,05 0,05 2,30% 0,87% 7.043,12 0,03 0,02 78.73 0,05 0,02 -3.40% 1.18%
Normal/
Normal 2025 5,09% 6,36% 0,07 0,08 1,32% 3,93% 7.759,76 0,08 0,07 94.72 0,08 0.08 -16,61% 5.25%
Lemah/
Weak 2025 6,99% 1,64% 0,03 0,02 3,28% -2,19% 6.327,49 -0,03 -0,03 62.75 0,02 -0.04 9.81% -2.90%
Variabel makroekonomi merupakan variable baru pada Desember 2025.
Macroeconomics variables were newly introduced into the ECL model in December 2025
Tingkat pertumbuhan
pendapatan bruto Tingkat Harga minyak Tingkat inflasi
nasional (PDB)/ pengangguran/ Nilai tukar/ mentah/ Crude oil Harga batu bara/ kumulatif/
Gross Domestic Unemployment Exchange rate price Coal price Cummulative inflation
Skenario/ Scenario Products (GDP) rate (USD/IDR) (USD/Bbl) (USD/T) rate
2024 2024 2024 2024 2024 2024
Kuat/Strong 5,7% 4,5% 16.157 76,95 136,50 1,5%
Normal/Normal 5,5% 4,8% 16.157 81,00 130,00 2,5%
Lemah/Weak 5,1% 5,0% 16.157 85,05 123,50 3,5%
Dalam menentukan probabilitas tertimbang dari skenario yang akan terjadi di masa In determining the probability weighted of each scenario that will occur in the future,
depan, Perusahaan telah melakukan analisis berdasarkan informasi historis variabel the Company has conducted an analysis based on the above macroeconomic variable
mokroekonomi diatas yang meliputi insiden besar yang terjadi pada rentang waktu 5 which includes the major incident that happened in the last 5 years.
tahun terakhir.
Perusahaan menerapkan tiga skenario makroekonomi berikut untuk mencerminkan The Company applied the following three macroeconomic scenarios to reflect an
jumlah yang tidak bias dan probabilitas tertimbang yang ditentukan dengan unbiased probability-weighted range of possible future outcomes in estimating ECL:
mengevaluasi serangkaian hasil yang kemungkinan dapat terjadi dalam mengestimasi
ECL:
36
Page 287
PT JACCS MITRA PINASTHIKA MUSTIKA FINANCE INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN/NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain/In millions of Rupiah, unless otherwise specified)
5. PENGGUNAAN ESTIMASI DAN PERTIMBANGAN 5. USE OF ESTIMATES AND JUDGMENTS
(Lanjutan) (Continued)
ii. Asumsi-asumsi dan estimasi-estimasi yang tidak ii. Assumptions and estimation uncertainties
pasti (Lanjutan) (Continued)
a. Cadangan kerugian penurunan nilai aset a. Allowance for impairment losses of financial
keuangan (lanjutan) assets (continued)
- Skenario normal: Skenario ini mencerminkan - Base normal: This scenario reflects that
bahwa kondisi makroekonomi saat ini terus current macroeconomic conditions continue
berlanjut; dan to prevail; and
- Skenario kuat dan lemah: Skenario ini - Strong and weak scenarios: These scenarios
ditetapkan relatif terhadap skenario dasar; are set relative to the base scenario; reflecting
mencerminkan kondisi makroekonomi terbaik best and worstcase macroeconomic
dan terburuk berdasarkan kombinasi conditions based on combination of statistical
pendekatan statistik dan penilaian dari subject approach and subject matter expert’s
matter expert berdasarkan kondisi ekonomi assessment from current economic
saat ini. conditions.
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, As at 31 December 2025 and 2024, probability –
probabilitas tertimbang skenario normal adalah weighting for normal scenario is 50%, strong
50%, skenario kuat sebesar 30% dan skenario scenario 30% and weak scenario 20%. The
lemah sebesar 20%. Asumsi yang mendasari assumptions underlying the ECL scenario are
perhitungan KKE akan dipantau dan ditinjau monitored and reviewed on annual basis.
setiap tahun. Manajemen telah melakukan Management has performed sensitivity analisis
analisis sensitivitas dengan hasil tidak ada and the assessment do not result a material
dampak material pada laporan keuangan impact to the Company’s financial statements.
Perseroan.
Jika memungkinkan, penyesuaian dapat Where applicable, adjustments may be made to
dilakukan untuk situasi dimana risiko yang account for situations where known or expected
diketahui atau yang diharapkan belum ditangani risks have not been adequately addressed in the
secara memadai dalam proses permodelan. Divisi modelling process. Credit Risk, Fraud &
Risiko Kredit, Fraud & Manajemen Risiko Operational Risk Management Division is
Operasional bertanggungjawab untuk responsible for recommending such
mengusulkan penyesuaian tersebut. adjustments.
Tingkat keseluruhan kerugian kredit ekspektasian The overall level of expected credit losses and
dan area pertimbangan manajemen yang areas of significant management judgement will
signifikan akan dilaporkan kepada, dan diawasi be reported to and oversighted by, the
oleh, Komite Manajemen Risiko Perusahaan. Company’s Risk Management Committee.
b. Penentuan nilai wajar b. Determining fair values
Dalam menentukan nilai wajar atas aset The determination of fair value for financial
keuangan dan liabilitas keuangan dimana tidak assets and financial liabilities for which there is
terdapat harga pasar yang dapat diobservasi, no observable market price requires the use of
Perusahaan harus menggunakan teknik penilaian valuation techniques as described in Note 3a.7.
seperti dijelaskan pada Catatan 3a.7.
Informasi mengenai penentuan nilai wajar dari Information about the determination of fair value
instrumen keuangan diungkapkan pada of financial instruments is disclosed in Note 36.
Catatan 36.
c. Pengukuran atas kewajiban imbalan c. Measurement of obligation for post
pascakerja employment benefits
Kewajiban imbalan pascakerja ditentukan oleh Obligation for post-employment benefits is
perhitungan aktuaria. Perhitungan aktuaria determined by actuarial valuation. The actuarial
menggunakan asumsi-asumsi seperti tingkat valuation involves assumptions such as discount
diskonto, tingkat pengembalian aset, tingkat rate, expected rate on returns on plan assets,
kenaikan penghasilan, tingkat kematian, tingkat salary increase rate, mortality rate, resignation
pengunduran diri, dan lain-lain. rate and others.
d. Pengukuran aset pajak tangguhan yang d. Measurement of deffered tax asset derived
berasal dari kerugian fiskal yang from tax loss carry forwards
dikompensasi
Aset pajak tangguhan yang berasal dari kerugian Deffered tax asset arising from tax loss carry
fiskal yang dikompensasikan diukur sebesar forwards are measured at the amount that is
jumlah yang dapat direalisasikan, berdasarkan expected to be realized, based on the estimated
laba kena pajak di masa depan dimana future taxable profit which involves assumption
menggunakan asumsi-asumsi seperti tingkat such as growth rate, product segmentation, cost
pertumbuhan, segmentasi produk, efisiensi biaya, efficiency, improvement of credit quality &
peningkatan kualitas kredit dan strategi recovery strategy, and others.
pemulihan, dan lain-lain.
37
Page 288
PT JACCS MITRA PINASTHIKA MUSTIKA FINANCE INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN/NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain/In millions of Rupiah, unless otherwise specified)
6. KAS DAN BANK 6. CASH ON HAND AND IN BANKS
31 Desember/December
2025 2024
Kas Cash on hand
Rupiah 1.521 1.801 Rupiah
Kas di bank Cash in banks
Rupiah Rupiah
Pihak berelasi Related parties
PT Bank Danamon Indonesia Tbk 518 207 PT Bank Danamon Indonesia Tbk
MUFG Bank Ltd., Cabang Jakarta 29 100 MUFG Bank Ltd., Jakarta Branch
Pihak ketiga Third parties
PT Bank Permata Tbk 102.566 31.672 PT Bank Permata Tbk
PT Bank JTrust Indonesia Tbk 14.295 331.106 PT Bank JTrust Indonesia Tbk
PT Bank Central Asia Tbk 11.566 27.900 PT Bank Central Asia Tbk
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk 913 1.717 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 692 7.401 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 314 397 PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
PT Bank Mizuho Indonesia 78 167 PT Bank Mizuho Indonesia
Lain-lain (masing-masing dibawah Others (each below
Rp 100) 321 314 Rp 100)
Jumlah - Rupiah 131.292 400.981 Total - Rupiah
Dolar Amerika Serikat US Dollar
Pihak berelasi Related party
PT Bank Danamon Indonesia Tbk 50 48 PT Bank Danamon Indonesia Tbk
MUFG Bank Ltd., Cabang Jakarta 29 48 MUFG Bank Ltd., Jakarta Branch
Pihak ketiga Third parties
PT Bank ANZ Indonesia 42 222 PT Bank ANZ Indonesia
PT Bank Permata Tbk 16 16 PT Bank Permata Tbk
PT Bank Mega Tbk 13 14 PT Bank Mega Tbk
PT Bank CIMB Niaga Tbk 13 14 PT Bank CIMB Niaga Tbk
Standard Chartered Bank, Cabang Jakarta 10 15 Standard Chartered Bank, Jakarta Branch
PT Bank CTBC Indonesia 3 5 PT Bank CTBC Indonesia
PT Bank Mizuho Indonesia 1 - PT Bank Mizuho Indonesia
PT Bank Central Asia Tbk - 8 PT Bank Central Asia Tbk
Jumlah - Dolar Amerika Serikat 177 390 Total - US Dollar
Yen Jepang Japanese Yen
Pihak ketiga Third party
Standard Chartered Bank, Cabang Jakarta - 1 Standard Chartered Bank, Jakarta Branch
Jumlah - Yen Jepang - 1 Total - Japanese Yen
Jumlah kas di bank 131.469 401.372 Total cash in banks
Jumlah kas dan kas di bank 132.990 403.173 Total cash on hand and cash in banks
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember For the years ended 31 December 2025 and 2024, the
2025 dan 2024, tingkat suku bunga kontraktual setahun contractual interest rates per annum on cash in banks
atas kas di bank adalah sebagai berikut: were as follows:
31 Desember/December
2025 2024
Contractual interest rates per annum
Tingkat suku bunga kontraktual setahun atas jasa giro: on current accounts:
Rupiah 0% - 4,75% 0% - 6,70% Rupiah
Dolar Amerika Serikat 0% - 2,75% 0% - 4,25% US Dollar
Yen Jepang 0% 0% Japanese Yen
38
Page 289
PT JACCS MITRA PINASTHIKA MUSTIKA FINANCE INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN/NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain/In millions of Rupiah, unless otherwise specified)
6. KAS DAN BANK (Lanjutan) 6. CASH ON HAND AND IN BANKS (Continued)
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, tidak As of 31 December 2025 and 2024, there was no cash
terdapat kas dan kas di bank yang digunakan sebagai on hand and in banks being pledged as collateral.
jaminan.
Lihat Catatan 35 untuk rincian saldo kas di bank dengan Refer to Note 35 for details of balances of cash in banks
pihak berelasi. with related parties.
7. PIUTANG PEMBIAYAAN 7. FINANCING RECEIVABLES
a. Perusahaan memberikan kontrak pembiayaan a. The Company extends consumer financing contracts
untuk motor, mobil dan multiguna dengan jangka for motorcycles, cars and multipurpose with terms
waktu antara 1 tahun sampai dengan 5 tahun. ranging from 1 year to 5 years.
Rincian piutang pembiayaan pada biaya perolehan The details of financing receivables at amortized
diamortisasi pada tanggal 31 Desember 2025 dan cost as of 31 December 2025 and 2024 were as
2024 adalah sebagai berikut: follows:
31 Desember/December
2025 2024
Piutang pembiayaan - bruto 4.666.531) 7.597.856) Financing receivables - gross
Pendapatan pembiayaan yang belum diakui (903.342) (1.717.857) Unearned financing income
3.763.189) 5.879.999)
Penyisihan kerugian penurunan nilai (237.626) (275.832) Allowance for impairment losses
Piutang pembiayaan - neto 3.525.563) 5.604.167) Financing receivables - net
Angsuran piutang pembiayaan yang akan diterima The installments of financing receivables, which will
dari konsumen sesuai dengan tanggal jatuh be collected from consumers in accordance with the
temponya adalah sebagai berikut: due dates are as follows:
31 Desember/December
2025 2024
< 1 tahun 2.489.939 3.394.759 < 1 year
1 – 2 tahun 1.478.036 1.891.058 1 – 2 years
> 2 tahun 698.556 2.312.039 > 2 years
Jumlah piutang pembiayaan - bruto 4.666.531 7.597.856 Total financing receivables - gross
Rata-rata tertimbang tingkat suku bunga kontraktual The weighted average contractual interest rate of
piutang pembiayaan per tahun pada tanggal financing receivables per annum as of 31 December
31 Desember 2025 dan 2024 adalah sebagai 2025 and 2024 was as follows:
berikut:
31 Desember/December
2025 2024
Mobil 16,18% 16,27% Cars
Motor 26,30% 26,10% Motorcycles
Multiguna 26,32% 27,53% Multipurpose
Piutang pembiayaan dijamin oleh Bukti Pemilikan The financing receivables are secured by the
Kendaraan Bermotor (BPKB) dari kendaraan yang related certificates of ownership (“BPKB”) of the
dibiayai Perusahaan. vehicles financed by the Company.
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, terdapat As of 31 December 2025 and 2024, there were
piutang pembiayaan yang dijadikan jaminan atas financing receivables which were pledged as
pinjaman yang diterima masing-masing sebesar collaterals to borrowings amounting to
Rp 2.001.996 dan Rp 2.807.711 (lihat Catatan 18). Rp 2,001,996 and Rp 2,807,711, respectively (see
Note 18).
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, terdapat As of 31 December 2025 and 2024, there were
piutang pembiayaan yang dijadikan jaminan atas financing receivables which were pledged as
utang obligasi masing-masing sebesar Rp 456.149 collaterals to bonds payable amounting to
dan Rp 1.029.800 (lihat Catatan 20). Rp 456,149 and Rp 1,029,800, respectively (see
Note 20).
39
Page 290
PT JACCS MITRA PINASTHIKA MUSTIKA FINANCE INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN/NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain/In millions of Rupiah, unless otherwise specified)
7. PIUTANG PEMBIAYAAN (Lanjutan) 7. FINANCING RECEIVABLES (Continued)
b. Menurut stage b. By stage
Perubahan nilai tercatat piutang pembiayaan yang The movement in the carrying amount of financing
diberikan (sebelum cadangan kerugian kredit receivables (before expected credit losses) based on
ekspektasian) dengan klasifikasi biaya perolehan stages was a follow:
diamortisasi berdasarkan tahap (stage) adalah
sebagai berikut:
Tahun berakhir/Year ended
31 Desember/December 2025
Tahap 1/ Tahap 2/ Tahap 3/ Jumlah/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
Saldo awal tahun 5.278.826) 240.515) 360.658) 5.879.999) Balance, beginning of year
Transfer ke kerugian kredit ekspektasian Transferred to 12-month expected
12 bulan (Tahap 1) 13.949) (12.856) (1.093) -) credit losses (Stage 1)
Transfer ke kerugian kredit ekspektasian Transferred to lifetime expected credit
sepanjang umur (Tahap 2) (254.977) 256.406) (1.429) -) losses (Stage 2)
Transfer ke kerugian kredit ekspektasian Transferred to lifetime expected credit
sepanjang umur (Tahap 3) (645.621) (171.297) 816.918 -) losses (Stage 3)
Aset keuangan yang baru diperoleh 1.178.611) -) - 1.178.6111 New financial assets originated
Aset keuangan yang telah dilunasi (2.242.800) (112.020) (349.923) (2.704.743) Financial assets that have been repaid
Realisasi rugi penjualan jaminan aset Realization of loss on sales of financed
keuangan -) -) (104.365) (104.365) asset collateral
Hapus buku -) -) (486.313) (486.313) Write-off
Saldo akhir tahun 31 Desember Balance, end of year 31 December
2025 3.327.988) 200.748) 234.453) 3.763.189) 2025
Tahun berakhir/Year ended
31 Desember/December 2024
Tahap 1/ Tahap 2/ Tahap 3/ Jumlah/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
Saldo awal tahun 6.334.668) 208.251) 357.908) 6.900.827) Balance, beginning of year
Transfer ke kerugian kredit ekspektasian Transferred to 12-month expected
12 bulan (Tahap 1) 312.876) (306.032) (6.844) -) credit losses (Stage 1)
Transfer ke kerugian kredit ekspektasian Transferred to lifetime expected credit
sepanjang umur (Tahap 2) (1.609.671) 1.619.920) (10.249) -) losses (Stage 2)
Transfer ke kerugian kredit ekspektasian Transferred to lifetime expected credit
sepanjang umur (Tahap 3) (132.699) (660.076) 792.775) -) losses (Stage 3)
Aset keuangan yang baru diperoleh 2.966.495) -) -) 2.966.495) New financial assets originated
Aset keuangan yang telah dilunasi (2.592.843) (621.548) (121.192) (3.335.583) Financial assets that have been repaid
Realisasi rugi penjualan jaminan aset Realization of loss on sales of financed
keuangan -) -) (192.124) (192.124) assets collateral
Hapus buku -) -) (459.616) (459.616) Write-off
Saldo akhir tahun 31 Desember Balance, end of year 31 December
2024 5.278.826) 240.515) 360.658) 5.879.999) 2024
c. Perubahan penyisihan kerugian penurunan nilai c. The movement of allowance for impairment losses
berdasarkan tahap (stage) adalah sebagai berikut: based on stages was as follows:
Tahun berakhir/Year ended
31 Desember/December 2025
Tahap 1/ Tahap 2/ Tahap 3/ Jumlah/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
Saldo awal tahun (71.448) (36.262) (168.122) (275.832) Balance, beginning of year
Transfer ke kerugian kredit ekspektasian Transferred to 12-month expected
12 bulan (Tahap 1) (2.601) 2.077) 524) -) credit losses (Stage 1)
Transfer ke kerugian kredit ekspektasian Transferred to lifetime expected credit
sepanjang umur (Tahap 2) 10.550) (11.265) 715) -) losses (Stage 2)
Transfer ke kerugian kredit ekspektasian Transferred to lifetime expected credit
sepanjang umur (Tahap 3) 29.250) 25.268) (54.518) -) losses (Stage 3)
Perubahan pengukuran kembali atas KKE (3.557) (22.333) (516.599) (542.489) Net remeasurement of ECL
Aset keuangan yang baru diperoleh (39.639) -) -) (39.639) New financial assets originated
Aset keuangan yang telah dilunasi 9.716) 7.172) 12.768) 29.656) Financial assets that have been repaid
Realisasi rugi penjualan jaminan aset Realization of loss on sales of
keuangan -) -) 104.365) 104.365) financed assets collateral
Hapus buku -) -) 486.313) 486.313) Write-off
Saldo akhir tahun 31 Desember Balance, end of year 31 December
2025 (67.729) (35.343) (134.554) (237.626) 2025
40
Page 291
PT JACCS MITRA PINASTHIKA MUSTIKA FINANCE INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN/NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain/In millions of Rupiah, unless otherwise specified)
7. PIUTANG PEMBIAYAAN (Lanjutan) 7. FINANCING RECEIVABLES (Continued)
c. Perubahan penyisihan kerugian penurunan nilai c. The movement of allowance for impairment losses
berdasarkan tahap (stage) adalah sebagai berikut based on stages was as follows (Continued):
(Lanjutan):
Tahun berakhir/Year ended
31 Desember/December 2024
Tahap 1/ Tahap 2/ Tahap 3/ Jumlah/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
Saldo awal tahun (68.084) (27.034) (167.343) (262.461) Balance, beginning of year
Transfer ke kerugian kredit ekspektasian Transferred to 12-month expected
12 bulan (Tahap 1) (43.702) 40.261) 3.441) -) credit losses (Stage 1)
Transfer ke kerugian kredit ekspektasian Transferred to lifetime expected credit
sepanjang umur (Tahap 2) 50.798) (55.805) 5.007) -) losses (Stage 2)
Transfer ke kerugian kredit ekspektasian Transferred to lifetime expected credit
sepanjang umur (Tahap 3) 169) 93.227) (93.396) -) losses (Stage 3)
Perubahan pengukuran kembali atas KKE (7.030) (104.120) (634.201) (745.351) Net remeasurement of ECL
Aset keuangan yang baru diperoleh (57.647) -) -) (57.647) New financial assets originated
Aset keuangan yang telah dilunasi 54.048) 17.209) 66.630) 137.887) Financial assets that have been repaid
Realisasi rugi penjualan jaminan aset Realization of loss on sales of
keuangan 192.124) 192.124) financed assets collateral
Hapus buku -) -) 459.616) 459.616) Write-off
Saldo akhir tahun 31 Desember Balance, end of year 31 December
2024 (71.448) (36.262) (168.122) (275.832) 2024
Piutang pembiayaan dievaluasi untuk penurunan Financing receivables are evaluated for impairment
nilai atas dasar seperti yang dijelaskan di Catatan on the basis described in Note 3a.6.
3a.6.
Manajemen yakin bahwa jumlah penyisihan kerugian Management believes that the allowance for
penurunan nilai yang dibentuk telah cukup. impairment losses is adequate.
8. PIUTANG SEWA PEMBIAYAAN 8. FINANCE LEASE RECEIVABLES
a. Perusahaan memberikan kontrak sewa pembiayaan a. The Company extends financing contracts of heavy
untuk alat berat, mesin, kapal dan properti dengan equipment, machines, vessels and property with
jangka waktu antara 1 tahun sampai dengan 5 tahun. terms ranging from 1 year to 5 years.
Rincian piutang sewa pembiayaan pada biaya The details of finance lease receivables at amortized
perolehan diamortisasi pada tanggal 31 Desember cost as of 31 December 2025 and 2024 were as
2025 dan 2024 adalah sebagai berikut: follows:
31 Desember/December
2025 2024
Tagihan sewa pembiayaan bruto, jatuh tempo dalam Gross finance lease receivables due in
periode: periods:
Sampai dengan 1 tahun 137.243) 459.590) Up to 1 year
>1 tahun sampai dengan 5 tahun 92.231) 539.866) > 1 year up to 5 years
Investasi sewa pembiayaan bruto 229.474) 999.454)
Dikurangi: Less:
Pendapatan pembiayaan
tangguhan (29.243) (154.780) Unearned lease income
Investasi neto dalam sewa
pembiayaan, sebelum penyisihan kerugian Net investment in finance leases, before
penurunan nilai 200.231) 844.676) allowance for impairment losses
Penyisihan kerugian penurunan nilai (49.391) (356.945) Allowance for impairment losses
Piutang sewa pembiayaan - net 150.840) 487.731) Finance lease receivables - net
41
Page 292
PT JACCS MITRA PINASTHIKA MUSTIKA FINANCE INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN/NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain/In millions of Rupiah, unless otherwise specified)
8. PIUTANG SEWA PEMBIAYAAN (Lanjutan) 8. FINANCE LEASE RECEIVABLES (Continued)
b. Rata-rata tertimbang tingkat suku bunga kontraktual b. The weighted average contractual interest rates of
piutang sewa pembiayaan per tahun pada tanggal finance lease receivables per annum as of
31 Desember 2025 dan 2024 adalah sebesar 31 December 2025 and 2024 were Rp 12,84% and
12.84% dan 12.93%. 12,93%.
c. Menurut stage c. By stage
Perubahan nilai tercatat piutang sewa pembiayaan The movement in the carrying amount of finance
yang diberikan (sebelum cadangan kerugian kredit lease receivables (before expected credit losses)
ekspektasian) dengan klasifikasi biaya perolehan based on stages was as follows:
diamortisasi berdasarkan tahap (stage) adalah
sebagai berikut:
Tahun berakhir/Year ended
31 Desember/December 2025
Tahap 1/ Tahap 2/ Tahap 3/ Jumlah/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
Saldo awal tahun 358.006) 11.911) 474.760) 844.677) Balance, beginning of year
Transfer ke kerugian kredit Transferred to 12 months expected
ekspektasian 12 bulan (Tahap 1) -) -) -) -) credit losses (Stage 1)
Transfer ke kerugian kredit
ekspektasian sepanjang umur Transferred to lifetime expected credit
(Tahap 2) (30.787) 30.787) -) -) losses (Stage 2)
Transfer ke kerugian kredit
ekspektasian sepanjang umur Transferred to lifetime expected credit
(Tahap 3) -) (23.005) 23.005) -) losses (Stage 3)
Aset keuangan yang telah dilunasi (229.827) (14.872) (16.771) (261.470) Financial assets that have been repaid
Realisasi rugi penjualan jaminan Realization of loss on sales of financed
aset keuangan - -) (62.050) (62.050) assets collateral
Hapus buku - -) (320.926) (320.926) Write-off
Saldo akhir tahun 31 Desember Balance, end of year 31 December
2025 97.392) 4.821) 98.018) 200.231) 2025
Tahun berakhir/Year ended
31 Desember/December 2024
Tahap 1/ Tahap 2/ Tahap 3/ Jumlah/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
Saldo awal tahun 715.124) 9.207) 496.519) 1.220.850) Balance, beginning of year
Transfer ke kerugian kredit Transferred to 12 months expected
ekspektasian 12 bulan (Tahap 1) 22.666) (4.995) (17.671) -) credit losses (Stage 1)
Transfer ke kerugian kredit
ekspektasian sepanjang umur Transferred to lifetime expected credit
(Tahap 2) (51.027) 51.027) -) -) losses (Stage 2)
Transfer ke kerugian kredit
ekspektasian sepanjang umur Transferred to lifetime expected credit
(Tahap 3) (471.486) (35.833) 507.319) -) losses (Stage 3)
Aset keuangan yang baru diperoleh 164.510) -) -) 164.510) New financial assets originated
Aset keuangan yang telah dilunasi (21.780) (7.496) (480.443) (509.721) Financial assets that have been repaid
Realisasi rugi penjualan jaminan aset Realization on sales of financed
keuangan - - (21.749) (21.749) assets collateral
Hapus buku -) -) (9.214) (9.214) Write-off
Saldo akhir tahun 31 Desember Balance, end of year 31 December
2024 358.006) 11.910) 474.760) 844.676) 2024
42
Page 293
PT JACCS MITRA PINASTHIKA MUSTIKA FINANCE INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN/NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain/In millions of Rupiah, unless otherwise specified)
8. PIUTANG SEWA PEMBIAYAAN (Lanjutan) 8. FINANCE LEASE RECEIVABLES (Continued)
d. Perubahan penyisihan kerugian penurunan nilai d. The movement of allowance for impairment losses
berdasarkan tahap (stage) adalah sebagai berikut: based on stages was as follows:
Tahun berakhir/Year ended
31 Desember/December 2025
Tahap 1/ Tahap 2/ Tahap 3/ Jumlah/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
Saldo awal tahun (1.369) (1.268) (354.307) (356.944) Balance, beginning of year
Transfer ke kerugian kredit Transferred to 12 months expected
ekspektasian 12 bulan (Tahap 1) -) -) -) -) credit losses (Stage 1)
Transfer ke kerugian kredit
ekspektasian sepanjang umur Transferred to lifetime expected credit
(Tahap 2) 225) (225) -) -) losses (Stage 2)
Transfer ke kerugian kredit
ekspektasian sepanjang umur Transferred to lifetime expected credit
(Tahap 3) -) 360) (360) -) losses (Stage 3)
Perubahan pengukuran kembali atas
Net remeasurement of ECL
KKE (357) (945) (75.630) (76.932)
Aset keuangan yang telah dilunasi 200) 1.028) 281) 1.509) Financial assets that have been repaid
Realisasi rugi penjualan jaminan aset Realization on sales of financed
keuangan -) -) 62.050) 62.050) assets collateral
Hapus buku -) -) 320.926) 320.926) Write-off
Saldo akhir tahun 31 Desember Balance, end of year 31 December
2025 (1.301) (1.050) (47.040) (49.391) 2025
Tahun berakhir/Year ended
31 Desember/December 2024
Tahap 1/ Tahap 2/ Tahap 3/ Jumlah/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
Saldo awal tahun (2.230) (675) (328.168) (331.073) Balance, beginning of year
Transfer ke kerugian kredit Transferred to 12 months expected
ekspektasian 12 bulan (Tahap 1) (1.769) 253) 1.516) -) credit losses (Stage 1)
Transfer ke kerugian kredit
ekspektasian sepanjang umur Transferred to lifetime expected credit
(Tahap 2) 417) (417) -) -) losses (Stage 2)
Transfer ke kerugian kredit
ekspektasian sepanjang umur Transferred to lifetime expected credit
(Tahap 3) 65) 2.785) (2.850) -) losses (Stage 3)
Perubahan pengukuran kembali atas
Net remeasurement of ECL))))
KKE (215) (3.581) (58.339) (62.135)
Aset keuangan yang baru diperoleh (548) -) -) (548) New financial assets originated
Aset keuangan yang telah dilunasi 2.911) 367) 2.571) 5.849) Financial assets that have been repaid
Realisasi rugi penjualan jaminan aset Realization on sales of financed
keuangan 21.749 21.749 assets collateral
Hapus buku -) -) 9.214) 9.214) Write-off
Saldo akhir tahun 31 Desember
2024 (1.369) (1.268) (354.307) (356.944) Balance, end of year 31 December 2024
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, piutang As of 31 December 2025 and 2024, finance lease
sewa pembiayaan yang dijadikan jaminan atas receivables pledged as collaterals to borrowings
pinjaman yang diterima masing-masing sebesar amounting to Rp 93,320 and Rp 238,956,
Rp 93.320 dan Rp 238.956. respectively.
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, piutang As of 31 December 2025 and 2024, finance lease
sewa pembiayaan yang dijadikan jaminan atas utang receivables pledged as collateral for bonds payable
obligasi masing-masing sebesar Rp 36.351 dan amounted to Rp 36,351 and Rp 75,200, respectively.
Rp 75.200.
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, tidak ada As of 31 December 2025 and 2024, there was no
debitur yang memiliki saldo piutang sewa debtor which has balance of finance lease receivales-
pembiayaan neto di atas 10% dari total piutang sewa net above 10% from total finance lease receviables-
pembiayaan neto. net.
Sejak Mei 2024, Perusahaan telah menghentikan Since May 2024, the Company had stopped new
penerimaan aplikasi baru untuk sewa pembiayaan. account acquisition for finance lease. Furthermore,
Selanjutnya, pada tanggal 1 Januari 2025, on 1 January 2025, the Company decided to close its
Perusahaan memutuskan untuk menutup finance lease activity.
sepenuhnya kegiatan usaha sewa pembiayaan.
43
Page 294
PT JACCS MITRA PINASTHIKA MUSTIKA FINANCE INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN/NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain/In millions of Rupiah, unless otherwise specified)
9. BEBAN DIBAYAR DIMUKA 9. PREPAID EXPENSES
31 Desember/December
2025 2024
Pihak ketiga Third parties
Promosi 9.562 16.840 Promotion
Pemeliharaan sistem 3.872 3.180 System maintenance
Sewa 831 - Rent
Asuransi 252 115 Insurance
Lain-lain 828 630 Others
15.345 20.765
10. PIUTANG LAIN-LAIN 10. OTHER RECEIVABLES
31 Desember/December
2025 2024
Pihak ketiga Third parties
Piutang karyawan 10.678 12.088 Employee receivables
Piutang agen pembayaran 10.215 16.394 Payment channel receivables
Akrual denda keterlambatan 9.583 11.979 Accrued late charges
Titipan di dealer 3.061 5.366 Deposit to dealer
Anjak piutang - 1.690 Factoring*
Lain-lain 2.494 2.287 Others
36.031 49.804
Pihak berelasi Related parties
Piutang karyawan 592 682 Employee receivables
36.623 50.486
Lihat Catatan 35 untuk rincian saldo piutang lain-lain Refer to Note 35 for details of balances of other
dengan pihak berelasi. receivables with related parties.
11. INSTRUMEN DERIVATIF 11. DERIVATIVE INSTRUMENTS
31 Desember/December
2025 2024
Aset derivatif Derivative assets
Cross currency interest rate swap
Kontrak cross currency interest rate swap Contracts
Pihak berelasi 19.659 36.354 Related party
Pihak ketiga 33.012 48.196 Third parties
52.671 84.550
Liabilitas derivatif Derivative liabilities
Cross currency interest rate swap
Kontrak cross currency interest rate swap contracts
Pihak berelasi 11.367 36.203 Related party
Pihak ketiga 17.280 45.009 Third parties
28.647 81.212)
Perusahaan mengadakan perjanjian-perjanjian derivatif The Company entered into derivative contracts to hedge
untuk tujuan lindung nilai risiko fluktuasi arus kas yang the risks of fluctuations in cash flows arising from
ditimbulkan oleh kurs mata uang dan tingkat suku bunga exchange rates and interest rates on its borrowings
atas pinjaman yang diterima dalam mata uang asing denominated in foreign currencies which bear floating
dengan tingkat suku bunga mengambang. Perusahaan interest rates. The Company does not use derivative
tidak menggunakan instrumen derivatif untuk tujuan instruments for speculative purpose.
spekulasi.
44
Page 295
PT JACCS MITRA PINASTHIKA MUSTIKA FINANCE INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN/NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain/In millions of Rupiah, unless otherwise specified)
11. INSTRUMEN DERIVATIF (Lanjutan) 11. DERIVATIVE INSTRUMENTS (Continued)
Perubahan kerugian kumulatif atas instrumen derivatif The movement of the cumulative losses on derivative
untuk lindung nilai arus kas yang merupakan bagian instruments for cash flow hedges which is an effective
efektif atas perubahan bersih kumulatif nilai wajar arus portion of the cumulative net change in the fair value of
kas instrumen lindung nilai terkait dengan transaksi cash flows hedging instruments related to hedge
lindung nilai yang belum berdampak pada laba rugi transactions that have not yet affected profit or loss was
adalah sebagai berikut: as follows:
31 Desember/December
2025 2024
Saldo pada awal tahun sebelum pajak penghasilan Balance at the beginning of year
tangguhan (20.384) (40.295) before deferred income tax
Jumlah yang ditransfer ke laba rugi (7.691) 19.910) Net amount reclassified to profit or loss
Total - sebelum pajak penghasilan tangguhan (28.075) (20.385) Total - before deferred income tax
Pajak penghasilan tangguhan (Catatan 31c) 6.177) 4.485) Deferred income tax (Note 31c)
Saldo pada akhir tahun - bersih (21.898) (15.900) Balance at the end of year - net
Lihat Catatan 35 untuk rincian saldo dan transaksi Refer to Note 35 for details of balances and transactions
dengan pihak berelasi. with related parties.
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, jumlah As of 31 December 2025 and 2024, the notional amount
nosional dan tingkat suku bunga dari kontrak cross of cross currency interest rate swap contracts was as
currency interest rate swap adalah sebagai berikut: follows:
Jumlah nosional (dalam mata uang
Mata asal)/ Notional amounts (in original Tingkat suku bunga setahun (%)/
uang/ currency) Interest rate per annum (%)
Currency 2025 2024 2025 2024
Kontrak cross currency interest rate Cross currency interest rate
swap swap contracts
Yang akan diterima USD 53.460.872 102.694.960 3 bulan/month 3 bulan/month To be received
SOFR compound SOFR compound +
+ 1,65% 1,65%
3 bulan/month 3 bulan/month Term
Term SOFR SOFR + 1,50%
+ 1,50% 1M BTPN COF
1M term SOFR +1,00%
+1.11% 1M term SOFR
1M term SOFR +1.11%
+0.99% 1M term SOFR
3M term SOFR +0.99%
+1.15% 3M term SOFR
3M term SOFR +1.15%
+1.33% 3M term SOFR
+1.33%
3 bulan/month 3 bulan/month
JPY 5.642.000.000 10.670.000.000 DTIBOR + 0,85% DTIBOR + 0,85%
Yang akan dibayar IDR 1.444.271 2.739.097 7,65 - 8,38 7,65 - 8,38 To be paid
Tanggal jatuh tempo dari kontrak derivatif adalah The maturity dates of derivative contracts were as follows:
sebagai berikut:
2025 2024
Kontrak cross-currency interest rate swap 7 November/November 2025 – 25 April/April 2025 – 25 Cross-currency interest rate swap contracts
25 September/September 2028 September/September 2028
45
Page 296
PT JACCS MITRA PINASTHIKA MUSTIKA FINANCE INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN/NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain/In millions of Rupiah, unless otherwise specified)
11. INSTRUMEN DERIVATIF (Lanjutan) 11. DERIVATIVE INSTRUMENTS (Continued)
a. Kontrak cross-currency interest rate swap a. Cross-currency interest rate swap contracts
(Lanjutan) (Continued)
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, As of 31 December 2025 and 2024, the Company held
Perusahaan memiliki instrumen untuk melindungi the following instruments to hedge exposures to
eksposur terhadap perubahan tingkat suku bunga changes in interest rates and foreign currencies.
dan mata uang asing.
Tahun berakhir 31 Desember 2025/Year ended 31 December 2025
Jatuh tempo/Maturity
<1bulan/ 1 – 3 bulan/ 3 – 12 bulan/ 1–3
month months Months tahun/years > 3 tahun/years
Kontrak cross currency interest Cross currency interest
swap swap contracts
- Nilai nosional dalam USD 2.107.075 7.615.549 26.299.840 17.438.408 - - Notional amount in USD
- Nilai nosional dalam JPY 200.000.000 1.057.000.000 3.446.000.000 939.000.000 - - Notional amount in JPY
- Nilai tukar rata - rata USD 15.432 15.482 15.554 15.622 - - Average USD exchange rate
- Nilai tukar rata - rata JPY 106,37 109,98 109,53 109,23 - - Average JPY exchange rate
- Rata - rata suku bunga tetap - Average USD fixed interest rate
USD 7,57% 7,68% 7,70% 7,67% -
- Rata - rata suku bunga tetap
JPY 8,02% 7,90% 7,94% 7,81% - - Average JPY fixed interest rate
Tahun berakhir 31 Desember 2024/Year ended 31 December 2024
Jatuh tempo/Maturity
<1bulan/ 1 – 3 bulan/ 3 – 12 bulan/ 1–3
month months Months tahun/years > 3 tahun/years
Kontrak cross currency interest Cross currency interest
swap swap contracts
- Nilai nosional dalam USD 2.494.867 10.356.789 36.817.609 49.228.062 3.797.633 - Notional amount in USD
- Nilai nosional dalam JPY 200.000.000 1.057.000.000 3.771.000.000 5.642.000.000 - - Notional amount in JPY
- Nilai tukar rata - rata USD 15.106 14.992 15.112 15.550 15.549 - Average USD exchange rate
- Nilai tukar rata - rata JPY 106,37 109,98 109,25 109,42 - - Average JPY exchange rate
- Rata - rata suku bunga tetap - Average USD fixed interest rate
USD 7,42% 7,35% 7,40% 7,69% 7,62%
- Rata - rata suku bunga tetap
JPY 8,02% 7,90% 7,92% 7,92% - - Average JPY fixed interest rate
12. ASET TETAP 12. FIXED ASSETS
31 Desember/ 31 Desember/
December Penambahan/ Pengurangan/ December
2024 Additions Deductions 2025
Harga perolehan: Acquisition cost:
Tanah 68) -) 68) Land
Bangunan 1.019) -) 1.019) Buildings
Renovasi gedung 43.952) 128) -) 44.080) Leasehold improvements
Perabot kantor 8.801) 6) (300) 8.507) Office furniture
Peralatan kantor 82.344) 2.299) (2.175) 82.468) Office equipment
Kendaraan 2.884) -) (1.286) 1.598) Vehicle
Aset hak guna 118.612) 3.775) -) 122.387) Right-of-use assets
257.680) 6.208) (3.761) 260.127)
Akumulasi penyusutan: Accumulated depreciation:
Bangunan (1.019) -) -) (1.019) Buildings
Renovasi gedung (38.920) (1.697) -) (40.617) Leasehold improvements
Perabot kantor (8.407) (166) 299) (8.274) Office furniture
Peralatan kantor (74.390) (3.087) 2.143) (75.334) Office equipment
Kendaraan (2.840) (39) 1.279) (1.600) Vehicle
Aset hak guna (79.470) (14.453) -) (93.923) Right-of-use assets
(205.046) (19.442) 3.721) (220.767)
Nilai buku bersih 52.634) 39.360) Net book value
31 Desember/ 31 Desember/
December Penambahan/ Pengurangan/ December
2023 Additions Deductions 2024
Harga perolehan: Acquisition cost:
Tanah 68) -) 68) Land
Bangunan 1.019) -) 1.019) Buildings
Renovasi gedung 41.649) 2.303) -) 43.952) Leasehold improvements
Perabot kantor 8.758) 70) (27) 8.801) Office furniture
Peralatan kantor 76.672) 6.712) (1.040) 82.344) Office equipment
Kendaraan 3.774) -) (890) 2.884) Vehicle
Aset hak guna 106.278) 12.334) -) 118.612) Right-of-use assets
238.218) 21.419) (1.957) 257.680)
Akumulasi penyusutan: Accumulated depreciation:
Bangunan (1.019) -) -) (1.019) Buildings
Renovasi gedung (36.251) (2.669) -) (38.920) Leasehold improvements
Perabot kantor (8.255) (179) 27) (8.407) Office furniture
Peralatan kantor (72.483) (2.944) 1.037) (74.390) Office equipment
Kendaraan (3.441) (252) 853) (2.840) Vehicle
Aset hak guna (64.581) (14.889) -) (79.470) Right-of-use assets
(186.030) (20.933) 1.917) (205.046)
Nilai buku bersih 52.188) 52.634) Net book value
46
Page 297
PT JACCS MITRA PINASTHIKA MUSTIKA FINANCE INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN/NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain/In millions of Rupiah, unless otherwise specified)
12. ASET TETAP (Lanjutan) 12. FIXED ASSETS (Continued)
Seluruh aset tetap Perusahaan merupakan aset All of the Company’s fixed asset are direct ownership
kepemilikan langsung. assets.
Beban penyusutan untuk tahun yang berakhir pada Depreciation expense for the years ended 31 December
tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 masing-masing 2025 and 2024 amounting to Rp 19,442 and Rp 20,933,
sebesar Rp 19.442 dan Rp 20.933 dibebankan pada respectively, was charged to general and administrative
beban umum dan administrasi (lihat Catatan 30). expenses (see Note 30).
Selama tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember During the years ended 31 December 2025 and 2024, the
2025 dan 2024, Perusahaan menjual aset tetap dengan Company sold fixed assets with proceeds from sale of
hasil penjualan masing-masing sebesar Rp 1.128 dan fixed assets amounting to Rp 1,128 and Rp 845,
Rp 845. Untuk tahun yang berakhir pada tanggal respectively. For the years ended 31 December 2025 and
31 Desember 2025 dan 2024, Perusahaan membukukan 2024, the Company recognized net gains on disposal of
keuntungan bersih atas pelepasan aset tetap masing- fixed assets amounting to Rp 1,088 and Rp 805,
masing sebesar Rp 1.088 dan Rp 805, yang diakui dalam respectively, which were recognized in profit or loss.
laba rugi.
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, aset tetap As of 31 December 2025 and 2024, fixed assets with
dengan harga perolehan masing-masing sebesar acquisition cost amounting to Rp 117,678 and
Rp 117.678 dan Rp 117.152 telah disusutkan penuh Rp 117,152, respectively, have been fully depreciated and
dan masih digunakan oleh Perusahaan. are still being used by the Company.
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, Perusahaan As of 31 December 2025 and 2024, the Company did not
tidak memiliki aset tetap yang dijadikan jaminan. have any fixed assets pledged as collateral.
Manajemen berpendapat tidak terdapat indikasi Management was of the view that there was no indication
penurunan nilai atas aset tetap yang dimiliki Perusahaan of impairment in the value of fixed assets owned by the
pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024. Company as of 31 December 2025 and 2024.
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, Perusahaan As of 31 December 2025 and 2024, the Company did not
tidak mempunyai utang atas pembelian aset tetap, have any payables from purchases of fixed assets, except
kecuali atas aset hak guna. for right-of-use assets.
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, seluruh aset As of 31 December 2025 and 2024, all of the Company’s
tetap Perusahaan telah diasuransikan kepada fixed assets were insured with PT Asuransi Mitra
PT Asuransi Mitra Pelindung Mustika yang merupakan Pelindung Mustika which is the Company’s related party
pihak berelasi Perusahaan masing-masing sebesar amounting to Rp 68,789 and Rp 59,916, respectively.
Rp 68.789 dan Rp 59.916. Manajemen berpendapat Management believes that the sum insured is adequate
bahwa pertanggungan sudah memadai untuk menutupi to cover possible losses on the insured fixed assets.
kemungkinan kerugian atas aset yang
dipertanggungkan.
13. ASET TAKBERWUJUD 13. INTANGIBLE ASSETS
31 Desember/ 31 Desember/ 31 Desember/
December Penambahan/ December Penambahan/ December
2023 Additions 2024 Additions 2025
Harga perolehan: Acquisition cost:
Perangkat lunak 86.573) 2.189) 88.762) 2.791) 91.553) Software
Akumulasi amortisasi: Accumulated amortization:
Perangkat lunak (74.729)) (9.329) (84.058)) (2.818) (86.876)) Software
Nilai buku bersih 11.844) 4.704) 4.677) Net book value
Beban amortisasi untuk tahun yang berakhir pada Amortization expense for the years ended 31 December
tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 masing-masing 2025 and 2024 amounting to Rp 2,818 and Rp 9,329,
sebesar Rp 2.818 dan Rp 9.329 dibebankan pada beban respectively, was charged to general and administrative
umum dan administrasi (lihat Catatan 30). expense (see Note 30).
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, Perusahaan As of 31 December 2025 and 2024, the Company did not
tidak mempunyai utang atas pembelian aset have any payables from purchases of intangible assets.
takberwujud.
47
Page 298
PT JACCS MITRA PINASTHIKA MUSTIKA FINANCE INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN/NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain/In millions of Rupiah, unless otherwise specified)
14. ASET LAIN-LAIN 14. OTHER ASSETS
31 Desember/December
2025 2024
Pihak ketiga Third parties
Simpanan jaminan 3.119 3.230 Security deposits
Provisi pinjaman 2.356 3.172 Borrowing provision
Uang muka 472 908 Advance payments
Lain-lain - 275 Others
5.947 7.585
15. UTANG USAHA 15. ACCOUNTS PAYABLE
31 Desember/December
2025 2024
Pihak ketiga Third parties
Dealer 4.068 11.532 Dealers
Asuransi 851 2.274 Insurance
Fidusia 80 3.696 Fiducia
Lain-lain - 134 Others
4.999) 17.636)
Pihak berelasi Related party
Asuransi 8 10 Insurance
5.007) 17.646)
Lihat Catatan 35 untuk rincian saldo utang usaha dengan Refer to Note 35 for details of balances of accounts payable
pihak berelasi. with related parties.
16. LIABILITAS LAIN-LAIN 16. OTHER LIABILITIES
31 Desember/December
2025 2024
Pihak ketiga Third parties
Titipan konsumen 45.896 33.907 Customer deposits
Liabilitas sewa 13.405 17.749 Lease liabilities
59.301 51.656
17. BEBAN YANG MASIH HARUS DIBAYAR 17. ACCRUED EXPENSES
31 Desember/December
2025 2024
Pihak ketiga Third parties
Biaya promosi 22.145) 22.588) Promotions
Kompensasi karyawan 4.274) 3.817) Employee compensation
Konsultan 2.182) 587) Consultant
Telepon, listrik, kirim dan cetakan 1.119) 2.054) Telephone, electricity, postage and printing
Sewa perlengkapan kantor dan mobil 1.049) 3.416) Rent office supplies and car
Internet 748) 180) Internet
Outsourcing 640) 912) Outsourcing
Lain-lain 622) 886) Others
32.779) 34.440)
Pihak berelasi Related parties
Kompensasi karyawan 1.073) 2.076) Employee compensation
Biaya garansi 509) -) Guarantee fee
1.582) 2.076)
34.361) 36.516)
Lihat Catatan 35 untuk rincian saldo beban yang masih harus Refer to Note 35 for details of balances of accrued expenses
dibayar dengan pihak berelasi. with related parties.
48
Page 299
PT JACCS MITRA PINASTHIKA MUSTIKA FINANCE INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN/NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain/In millions of Rupiah, unless otherwise specified)
18. PINJAMAN YANG DITERIMA 18. BORROWINGS
31 Desember/December
2025 2024
Rupiah Rupiah
PT Bank Central Asia Tbk (a) 403.046 80.583 PT Bank Central Asia Tbk (a)
PT Bank JTrust Indonesia Tbk (b) 174.263 -) PT Bank JTrust Indonesia Tbk (b)
PT Bank Mandiri (Persero)Tbk (c) 119.928 276.214 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (c)
PT Bank DKI (d) 62.527 112.369 PT Bank DKI (d)
PT Bank CIMB Niaga Tbk (e) 54.127 104.091 PT Bank CIMB Niaga Tbk (e)
MUFG Bank, Ltd., Cabang Jakarta (f) -) 200.000 MUFG Bank, Ltd., Jakarta Branch (f)
PT Bank Danamon Indonesia Tbk (g) -) 67.854 PT Bank Danamon Indonesia Tbk (g)
PT Bank Mizuho Indonesia (h) -) 36.495 PT Bank Mizuho Indonesia (h)
PT Bank KEB Hana Indonesia (i) -) 23.415 PT Bank KEB Hana Indonesia (i)
PT Bank Shinhan Indonesia (j) -) 4.203 PT Bank Shinhan Indonesia (j)
PT Bank Permata Tbk (k) --) 4.186 PT Bank Permata Tbk (k)
813.891 909.410
Dolar Amerika Serikat US Dollar
Pinjaman sindikasi yang dikoordinasi oleh MUFG Syndicated loan coordinated by MUFG
Bank Ltd. dan Mizuho Bank Ltd. (l) 470.554 856.505 Bank, Ltd. and Mizuho Bank Ltd. (l)
PT Bank Mizuho Indonesia (h) 196.891 274.832 PT Bank Mizuho Indonesia (h)
PT Bank Danamon Indonesia Tbk (g) 92.521 156.527 PT Bank Danamon Indonesia Tbk (g)
PT Bank Permata Tbk (k) 91.566 135.892 PT Bank Permata Tbk (k)
PT Bank SMBC Indonesia Tbk (m) 37.820 88.801 PT Bank SMBC Indonesia Tbk (m)
MUFG Bank, Ltd., Cabang Jakarta (f) 7.355 148.830 MUFG Bank, Ltd., Jakarta Branch (f)
896.707 1.661.387
Yen Jepang Japanese Yen
Pinjaman sindikasi yang dikoordinasi oleh MUFG Syndicated loan coordinated by MUFG
Bank, Ltd. dan Mizuho Bank Ltd. (l) 602.864 1.100.694 Bank Ltd. and Mizuho Bank Ltd. (l)
602.864 1.100.694
Jumlah 2.313.462 3.671.491 Total
49
Page 300
PT JACCS MITRA PINASTHIKA MUSTIKA FINANCE INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN/NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain/In millions of Rupiah, unless otherwise specified)
18. PINJAMAN YANG DITERIMA (Lanjutan) 18. BORROWINGS (Continued)
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, jumlah pinjaman yang diterima adalah sebagai berikut: As of 31 December 2025 and 2024, the outstanding borrowings were as follows:
Pembayaran untuk Fasilitas-
Jumlah fasilitas / Facility amount Fasilitas Jangka Panjang/
31 Desember / December Repayment for Long Term
No. Pemberi Pinjaman / Lender 2025 2024 Jaminan / Collateral Jatuh Tempo / Maturity Facilities*
a PT Bank Central Asia Tbk IDR 520.000 IDR 1.020.000 Piutang pembiayaan (lihat Catatan 7) dan Piutang sewa pembiayaan 27 Maret/March 2028 – 2025: IDR 199.118
(lihat Catatan 8)/ Financing receivables (see Note 7) and Finance lease 24 Juni/June 2028 2024: IDR 179.696
receivables (see Note 8)
b PT Bank JTrust Indonesia Tbk. IDR 200.000 IDR 200.000 Piutang pembiayaan (lihat Catatan 7) dan Piutang sewa pembiayaan 30 Juni/June 2029 2025: IDR 31.834
(lihat Catatan 8)/ Financing receivables (see Note 7) and Finance lease 2024: IDR 25.490
receivables (see Note 8)
c PT Bank Mandiri (Persero) Tbk IDR 500.000 IDR 500.000 Piutang pembiayaan (lihat Catatan 7)/Financing receivables (see Note 7) 29 Agustus 2026/August 2026 - 2025: IDR 173.264
16 Oktober/October 2026 2024: IDR 186.058
d PT Bank DKI IDR 150.000 IDR 150.000 Piutang pembiayaan (lihat Catatan 7)/Financing receivables (see Note 7) 19 Maret/March 2027 2025: IDR 57.037
2024: IDR 45.395
e PT Bank CIMB Niaga Tbk IDR 100.000 IDR 100.000 Tidak dijamin oleh apapun/ Unsecured 21 November/November 2026 2025: IDR 81.719
2024: IDR 86.435
IDR 100.000 IDR 300.000 Piutang pembiayaan (lihat Catatan 7) dan Piutang sewa pembiayaan 24 Juni/June 2027 - 20
(lihat Catatan 8)/ Financing receivables (see Note 7) and Finance lease September/September 2027
receivables (see Note 8)
f MUFG Bank, Ltd., Cabang Jakarta/Jakarta Branch IDR 200.000** IDR 700.000** Jaminan perusahaan dari JACCS Co., Ltd., Jepang / Corporate 7 Desember/December 2026 2025: IDR 330.783
guarantee from JACCS Co., Ltd., Japan 2024: IDR 189.475
g PT Bank Danamon Indonesia Tbk IDR 500.000** IDR 500.000** Piutang pembiayaan (lihat Catatan 7) dan Piutang sewa pembiayaan 19 Februari/February 2027 – 2025: IDR 145.423
(lihat Catatan 8)/ Financing receivables (see Note 7) and Finance lease 24 Juni/June 2027 2024: IDR 232.335
receivables (see Note 8)
IDR 250.000** IDR 250.000** Tidak dijamin oleh apapun/ Unsecured 22 Maret/March 2026
2025: IDR 137.417
h PT Bank Mizuho Indonesia IDR 400.000** IDR 400.000** Jaminan perusahaan dari JACCS Co., Ltd., Jepang / Corporate 14 Agustus/August 2028 2024: IDR 249.780
guarantee from JACCS Co., Ltd., Japan
i PT Bank KEB Hana Indonesia IDR - IDR 140.000 Piutang pembiayaan (lihat Catatan 7)/ Financing receivables (see Note 7) 9 Juni/June 2025 2025: IDR 23.815
2024: IDR 50.127
j PT Bank Shinhan Indonesia IDR - IDR 50.000 Piutang pembiayaan (lihat Catatan 7) dan Piutang sewa pembiayaan 17 Februari/February 2025 2025: IDR 4.246
(lihat Catatan 8)/ Financing receivables (see Note 7) and Finance lease 2024: IDR 13.369
receivables (see Note 8)
* Fasilitas USD/JPY dalam nilai penuh/USD/JPY facility in full amount
** Fasilitas ini diberikan dalam bentuk mata uang USD/IDR/This facility is provided in USD/IDR
50
Page 301
PT JACCS MITRA PINASTHIKA MUSTIKA FINANCE INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN/NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain/In millions of Rupiah, unless otherwise specified)
18. PINJAMAN YANG DITERIMA (Lanjutan) 18. BORROWINGS (Continued)
Pembayaran untuk Fasilitas-
Jumlah fasilitas/Facility amount Fasilitas Jangka Panjang/
31 Desember/ December Repayment for Long Term
No. Pemberi Pinjaman / Lender 2025 2024 Jaminan /Collateral Jatuh Tempo /Maturity Facilities*
k PT Bank Permata Tbk IDR 200.000** IDR 550.000** Piutang pembiayaan (lihat Catatan 7) dan Piutang sewa pembiayaan 26 September/September 2027 2025: IDR 58.544
(lihat Catatan 8)/ Financing receivables (see Note 7) and Finance – 12 Oktober/October 2027 2024: IDR 192.548
lease receivables (see Note 8)
IDR 105.000 IDR 105.000 Tidak dijamin oleh apapun/ Unsecured 31 Maret/March 2026
l Pinjaman sindikasi yang dikoordinasi oleh/Syndicated USD 100.000.000 USD 100.000.000 Jaminan perusahaan dari JACCS Co., Ltd., Jepang / Corporate 21 Juli/July 2026 – 2025: IDR 1.058.390
loan coordinated by MUFG Bank, Ltd. dan/and Mizuho JPY 20.112.000.000 JPY 20.112.000.000 guarantee from JACCS Co., Ltd., Japan 28 Juni /June 2027 2024: IDR 1.134.848
Bank Ltd.
Piutang pembiayaan (lihat Catatan 7) dan Piutang sewa pembiayaan
(lihat Catatan 8)/ Financing receivables (see Note 7) and Finance
lease receivables (see Note 8)
m PT Bank SMBC Indonesia Tbk IDR 250.000** IDR 250.000** Jaminan perusahaan dari JACCS Co., Ltd., Jepang / Corporate 25 September/September 2028 2025: IDR 51.333
guarantee from JACCS Co., Ltd., Japan 2024: IDR 54.972
* Fasilitas USD/JPY dalam nilai penuh/USD/JPY facility in full amount
** Fasilitas ini diberikan dalam bentuk mata uang USD/IDR/This facility is provided in USD/IDR
51
Page 302
PT JACCS MITRA PINASTHIKA MUSTIKA FINANCE INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN/NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain/In millions of Rupiah, unless otherwise specified)
18. PINJAMAN YANG DITERIMA (Lanjutan) 18. BORROWINGS (Continued)
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, Perusahaan As of 31 December 2025 and 2024, the Company had
mempunyai pinjaman sindikasi sebagai berikut: syndicated loans as follows:
Jumlah terutang/Outstanding amount Jumlah fasilitas/Facility amount*
31 Desember/December 31 Desember/December
2025 2024 2025 2024
Pinjaman sindikasi yang dikoordinasi oleh/Syndicated loan
coordinated by MUFG Bank, Ltd. and Mizuho Bank Ltd. (l)
Sumitomo Mitsui Trust Bank, Limited, Cabang Singapura/
Singapore Branch IDR 94.050) IDR 171.668) USD 20.000.000 USD 20.000.000
The Gunma Bank, Ltd IDR 70.537) IDR 128.751) USD 15.000.000 USD 15.000.000
Metropolitan Bank & Trust Company, Cabang Tokyo/Tokyo
Branch IDR 70.537) IDR 128.751) USD 15.000.000 USD 15.000.000
Shinsei Bank, Limited IDR 56.430) IDR 103.001) USD 12.000.000 USD 12.000.000
PT Bank SMBC Indonesia Tbk IDR 54.078) IDR 98.709) USD 11.500.000 USD 11.500.000
Mega International Commercial Bank Co., Ltd., Cabang
Singapura/ Singapore Branch IDR 44.674) IDR 81.542) USD 9.500.000 USD 9.500.000
First Commercial Bank, Ltd. Cabang Singapura/Singapore
Branch IDR 32.918) IDR 60.084) USD 7.000.000 USD 7.000.000
Land Bank of Taiwan, Cabang Singapura/Singapore Branch IDR 23.513) IDR 42.917) USD 5.000.000 USD 5.000.000
Chang Hwa Commercial Bank, Ltd., Cabang Singapura/
Singapore Branch IDR 23.513) IDR 42.917) USD 5.000.000 USD 5.000.000
Jumlah biaya up-front fees yang ditangguhkan/Total deferred up-
front fees IDR (1.993) IDR (6.415) - -
Jumlah bunga akrual/Total accrued interest IDR 2.297) IDR 4.580) - -
Jumlah/Total IDR 470.554) IDR 856.505) USD 100.000.000 USD 100.000.000
Pinjaman sindikasi yang dikoordinasi oleh/Syndicated loan
coordinated by MUFG Bank, Ltd, Mizuho Bank Ltd. (l)
MUFG Bank Ltd., Cabang Jakarta/Jakarta Branch IDR 124.030) IDR 227.179) JPY 4.140.200.000 JPY 4.140.200.000
The Norinchukin Bank, Cabang Singapura/Singapore Branch IDR 124.030) IDR 227.179) JPY 4.140.200.000 JPY 4.140.200.000
PT Bank Mizuho Indonesia IDR 80.334) IDR 147.144) JPY 2.681.600.000 JPY 2.681.600.000
Aozora Asia Pacific Finance Limited IDR 50.928) IDR 93.282) JPY 1.700.000.000 JPY 1.700.000.000
NTT TC Leasing Co., Ltd IDR 44.936) IDR 82.307) JPY 1.500.000.000 JPY 1.500.000.000
The Dai-ichi Life Insurance Company, Limited IDR 35.949) IDR 65.846) JPY 1.200.000.000 JPY 1.200.000.000
The Shizuoka Bank Limited Cabang Singapura/Singapore
Branch IDR 35.949) IDR 65.846) JPY 1.200.000.000 JPY 1.200.000.000
Taishin International Bank Co., Ltd., Cabang Tokyo/Tokyo
Branch IDR 35.949) IDR 65.846) JPY 1.200.000.000 JPY 1.200.000.000
Fuyo General Lease (Asia) Pte. Ltd. IDR 29.957) IDR 54.872) JPY 1.000.000.000 JPY 1.000.000.000
The Hyakugo Bank, Ltd. IDR 25.464) IDR 46.641) JPY 850.000.000 JPY 850.000.000
The Nanto Bank, Ltd. IDR 14.978) IDR 27.436) JPY 500.000.000 JPY 500.000.000
Jumlah biaya up-front fees yang ditangguhkan/Total deferred up-
front fees IDR (2.977) IDR (9.582) - -
Jumlah bunga akrual/Total accrued interest IDR 3.337) IDR 6.698) - -
Jumlah/Total IDR 602.864) IDR 1.100.694) JPY 20.112.000.000 JPY 20.112.000.000
* Fasilitas USD/JPY dalam nilai penuh/USD/JPY facility in full amount
52
Page 303
PT JACCS MITRA PINASTHIKA MUSTIKA FINANCE INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN/NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain/In millions of Rupiah, unless otherwise specified)
18. PINJAMAN YANG DITERIMA (Lanjutan)
\ 18. BORROWINGS (Continued)
Pinjaman-pinjaman yang diterima ini dijamin dengan These borrowings are secured by financing receivables
piutang pembiayaan dan sewa pembiayaan (Catatan 7 dan and finance lease receivables (Notes 7 and 8).
8).
Pada umumnya, fasilitas pinjaman dari semua bank In general, the loan facilities from all banks require the
tersebut mensyaratkan Perusahaan untuk memberikan Company to provide a written notice in respect of dividend
pemberitahuan tertulis dalam hal pembagian dividen, payments, changes of directors and commissioners, and
perubahan susunan direksi dan komisaris, dan perolehan obtaining new loan facilities from other banks, except in
pinjaman baru dari bank lain, kecuali dalam rangka business activities, required the Company to provide a
kegiatan usaha sehari-hari, serta mensyaratkan written approval in respect of changes of capital and
Perusahaan untuk mendapatkan persetujuan tertulis dalam shareholders and changes of main business and
hal perubahan modal dan pemegang saham, perubahan investment. Under the loan agreements, the Company is
bisnis utama dan investasi. Dalam perjanjian pinjaman also obliged to comply with certain financial covenants
tersebut, Perusahaan juga diwajibkan untuk memenuhi and other reporting obligations.
persyaratan keuangan tertentu dan kewajiban
penyampaian laporan lainnya.
Perusahaan diwajibkan oleh krediturnya untuk memenuhi The Company is required by the lenders to comply with,
antara lain, batasan rasio keuangan seperti debt equity among others, financial ratio covenants such as debt
ratio, non performing financing ratio, kepemilikan JACCS, equity ratio, non performing financing ratio, JACCS’
ekuitas pemegang saham dan rasio likuiditas. Pada ownership, shareholder’s equity and liquidity ratio. As of
tanggal 31 Desember 2025, terdapat pelanggaran atas 31 December 2025, the Company was in breach of the
pembatasan yaitu menghasilkan laba sebelum pajak untuk covenant, which is positive earnings before tax for each
setiap tahun periode pelaporan keuangan berakhir. financial year end period. The Company obtained waivers
Perusahaan telah menerima waiver efektif pada 27 Maret from its lenders, effective 27 March 2025, covering the
2025 yang mencakup periode 31 Desember 2024 dan periods ended 31 December 2024 and 31 December
31 Desember 2025. Selain itu, Perusahaan telah 2025. In addition, waivers were obtained for breaches of
memperoleh waiver dari para kreditur atas pelanggaran the non-performing financing ratio covenant, covering the
pembatasan non-performing financing ratio, yang periods December 2025 and February 2026. Certain
mencakup periode Desember 2025 dan Februari 2026. lenders approved and acknowledged the breach through
Beberapa kreditur menyetujui dan mengakui pelanggaran September 2025, with the intention to reassess the waiver
hingga periode September 2025, dengan maksud untuk for December 2025 upon completion of the audited
meninjau kembali waiver atas periode Desember 2025 financial statements for the year ended 31 December
setelah laporan keuangan audit untuk tahun buku yang 2025.
berakhir pada 31 Desember 2025 selesai.
Tingkat suku bunga kontraktual setahun atas pinjaman The contractual interest rates per annum of borrowings as
yang diterima pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 of 31 December 2025 and 2024 ranged from:
masing-masing:
31 Desember/December
2025 2024
Tingkat suku bunga 6,75% - 8,50% 4,30% - 9,75% Contractual interest rate
Selama tahun berakhir 31 Desember 2025 dan 2024, During the year ended 31 December 2025 and 2024, the
amortisasi biaya up-front fees atas semua fasilitas amortization of up-front fees of all borrowings facilities
pinjaman yang diterima yang dicatat sebagai beban bunga recognized as interest expense amounting to Rp 18,685
masing-masing sebesar Rp 18.685 dan Rp 27.115, and Rp 27,115, respectively; while the unamortized
sedangkan bagian yang belum diamortisasi masing- portion amounted to Rp 8,217 and Rp 18,944,
masing sebesar Rp 8.217 dan Rp 18.944, dikurangkan respectively, was deducted from the balance of
dari jumlah nilai pinjaman yang diterima. borrowings.
Lihat Catatan 35 untuk rincian saldo dan transaksi dengan Refer to Note 35 for details of balances and transactions
pihak berelasi. with related parties.
19. SURAT UTANG JANGKA MENENGAH 19. MEDIUM TERM NOTES
31 Desember/December
2024
Nilai nominal 300.000) Nominal value
Beban emisi yang belum diamortisasi (110) Unamortized issuance costs
Beban bunga yang masih harus dibayar 2.363) Accrued interest
Jumlah-neto 302.253) Total-net
Perusahaan menerbitkan surat utang jangka menengah The Company issued medium term notes (“MTN”) with the
(“MTN”) dengan rincian sebagai berikut: following details:
53
Page 304
PT JACCS MITRA PINASTHIKA MUSTIKA FINANCE INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN/NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain/In millions of Rupiah, unless otherwise specified)
19. SURAT UTANG JANGKA MENENGAH 19. MEDIUM TERM NOTES (Continued)
(Lanjutan)
Tingkat bunga
per tahun/
Nama efek/ Nilai nominal/ Tanggal penerbitan/ Tanggal jatuh tempo/ Interest rate
Securities name Nominal valule Issuance date Maturity date per annum
JACCS MPM Finance Indonesia III Rp 150.000 28 September/September 2022 28 September/September 2025 6,52%
Tahap/Phase I Tahun/Year 2022
JACCS MPM Finance Indonesia III Rp 150.000 11 Oktober/October 2022 11 Oktober/October 2025 6,76%
Tahap/Phase II Tahun/Year 2022
Dana yang diperoleh dari penerbitan MTN tersebut The proceeds from the issuance of MTN were used to
digunakan untuk mengembangkan usaha dan modal develop the business and working capital.
kerja.
Berdasarkan perjanjian penerbitan MTN, Perusahaan Under the MTN issuance agreement, the Company is
diharuskan untuk menaati pembatasan, termasuk required to comply with the covenants, which include the
mempertahankan rasio keuangan tertentu sebagai maintenance of certain financial ratios as follows:
berikut:
a. pada tanggal 31 Desember 2025 dan 31 Desember a. as of 31 December 2025 and 31 December 2024
2024 rasio likuiditas lebih dari 1; liquidity ratio of more than 1;
b. Rasio gearing sebesar sama dengan atau kurang dari b. Gearing ratio were equal to or less than 8.0.
8,0.
Selain itu, selama pokok MTN belum dilunasi, Moreover, to the extent that the MTN’s principal are still
Perusahaan tidak diperkenankan antara lain, sesuai outstanding, the Company is not permitted to, among
dengan penjelasan detil didalam perjanjian, untuk others, as described in detail in the agreement, conduct
melakukan penggabungan usaha, mengubah bidang a merger, change its main business, decrease the
usaha utama, mengurangi modal dasar, modal amount of its authorized, issued, and paid up share
ditempatkan, dan modal disetor, mengajukan capital, file for bankruptcy, and enter into any kind of
permohonan pailit, serta mengadakan segala bentuk agreements that cause the Company’s operations to be
kerjasama yang mengakibatkan kegiatan/operasi controlled by other party.
Perusahaan diatur oleh pihak lain.
Pada 31 Desember 2024, MTN tidak dijaminkan oleh As at 31 December 2024, MTN were unsecured.
apapun.
Pada tanggal 18 Maret 2025, peringkat MTN Perusahaan On 18 March 2025, the credit ratings given by PT Fitch
yang dibuat oleh PT Fitch Rating Indonesia adalah Rating Indonesia are AA(idn).
AA(idn).
Pada tahun 2025, Perusahaan telah melunasi seluruh In 2025, the Company has fully paid MTN at the maturity
MTN pada tanggal jatuh tempo. date.
20. UTANG OBLIGASI 20. BONDS PAYABLE
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, saldo utang As of 31 December 2025 and 2024, the balance of
obligasi yang diterbitkan oleh Perusahaan adalah sebagai bonds payable issued by the Company was as follows:
berikut:
31 Desember/ 31 Desember/
December 2025 December 2024
Obligasi berkelanjutan I JACCS MPM Finance Shelf registration bonds I JACCS MPM Finance
Indonesia Tahap I Tahun 2022 -) 500.000) Indonesia Phase I Year 2022
Obligasi berkelanjutan I JACCS MPM Finance Shelf registration bonds I JACCS MPM Finance
Indonesia Tahap III Tahun 2024 350.000) 500.000) Indonesia Phase III Year 2024
Obligasi berkelanjutan I JACCS MPM Finance Shelf registration bonds I JACCS MPM Finance
Indonesia Tahap II Tahun 2023 230.000) 230.000) Indonesia Phase II Year 2023
Obligasi MPM Finance I Tahun 2019 -) -) MPM Finance Bonds I Year 2019
Beban emisi obligasi yang belum diamortisasi (1.285) (3.713) Unamortized bonds issuance costs
Beban kupon yang masih harus dibayar 7.568) 14.662) Accrued coupon
Jumlah – bersih 586.283) 1.240.949) Total - net
54
Page 305
PT JACCS MITRA PINASTHIKA MUSTIKA FINANCE INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN/NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain/In millions of Rupiah, unless otherwise specified)
20. UTANG OBLIGASI (Lanjutan) 20. BONDS PAYABLE (Continued)
Beban amortisasi yang dibebankan ke beban keuangan Amortization costs charged to finance charges in profit
pada laba rugi untuk tahun yang berakhir pada tanggal or loss for the year ended 31 December 2025 and
31 Desember 2025 dan 2024 masing-masing sebesar 2024 amounting to Rp 2,428 and Rp 3,524,
Rp 2.428 dan Rp 3.524. respectively.
Lihat Catatan 35 untuk rincian saldo dan transaksi dengan Refer to Note 35 for details of balances and
pihak berelasi. transactions with related parties.
Pada tanggal 31 Desember 2025, obligasi yang telah As of 31 December 2025, the Company’s bonds
diterbitkan oleh Perusahaan dan belum jatuh tempo issued and are not yet matured were as follows:
adalah sebagai berikut:
Skedul
Tingkat suku bunga pembayaran
tetap setahun/ bunga/
Nilai nominal/ Fixed interest rates Interest payment Tanggal jatuh tempo/
Nama obligasi/Bonds Name Nominal amount per annum schedule Maturity date
Berkelanjutan/Shelf registration I JACCS MPM
Finance Indonesia Tahap/Phase II Tahun/Year
2023 Seri/Series B 230.000 7,00% Triwulan/ Quarterly 11 Agustus/ August 2026
Berkelanjutan/Shelf registration I JACCS MPM
Finance Indonesia Tahap/Phase III Tahun/Year
2024 Seri/Series B 350.000 6,70% Triwulan/ Quarterly 19 April/ April 2027
Obligasi tersebut di atas tercatat di Bursa Efek Indonesia The above bonds are listed at the Indonesian Stock
dengan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk sebagai Exchange with PT Bank Rakyat Indonesia (Persero)
wali amanat. Tbk as the trustee.
Kupon bunga obligasi akan dibayarkan pada tanggal The interest coupons on the bonds are payable in
pembayaran bunga obligasi, yang jatuh tempo pada accordance with the interest payment due dates as
tanggal-tanggal sebagai berikut: follows:
Tahun/Year 2024
Tahun/Year 2023 Tahun/Year 2024 Obligasi
Kupon Tahun/Year 2022 Obligasi Berkelanjutan/Shelf Obligasi Berkelanjutan/Shelf Berkelanjutan/Shelf
obligasi/ Obligasi Berkelanjutan/Shelf Registration Bond I Registration Bond I Registration Bond I
Bonds Registration Bond I Tahap/Phase I Tahap/Phase II Seri/Series Tahap/Phase III Tahap/Phase III Seri/Series
coupon Seri/Series B B Seri/Series A B
1 10-Nov-2022 11-Aug-2023 19-Apr-2024 19-Apr-2024
2 10-Feb-2023 11-Nov-2023 19-Jul-2024 19-Jul-2024
3 10-May-2023 11-Feb-2024 19-Oct-2024 19-Oct-2024
4 10-Aug-2023 11-May-2024 19-Jan-2025 19-Jan-2025
5 10-Nov-2023 11-Aug-2024 29-Apr-2025 19-Apr-2025
6 10-Feb-2024 11-Nov-2024 19-Jul-2025
7 10-May-2024 11-Feb-2025 19-Oct-2025
8 10-Aug-2024 11-May-2025 19-Jan-2026
9 10-Nov-2024 11-Aug-2025 19-Apr-2026
10 10-Feb-2025 11-Nov-2025 19-Jul-2026
11 10-May-2025 11-Feb-2026 19-Oct-2026
12 10-Aug-2025 11-May-2026 19-Jan-2027
13 11-Aug-2026 19-Apr-2027
Pada tanggal 4 November 2025, peringkat obligasi On 4 November 2025, the credit ratings given by
Perusahaan yang dibuat oleh PT Fitch Rating Indonesia PT Fitch Rating Indonesia are AA(idn).
adalah AA(idn).
55
Page 306
PT JACCS MITRA PINASTHIKA MUSTIKA FINANCE INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN/NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain/In millions of Rupiah, unless otherwise specified)
20. UTANG OBLIGASI (Lanjutan) 20. BONDS PAYABLE (Continued)
Perusahaan tidak menyelenggarakan penyisihan dana The Company does not put up a sinking fund for the
untuk pelunasan obligasi ini. Obligasi ini dijamin dengan repayment of Bonds. Instead, these Bonds are secured
piutang pembiayaan dan sewa pembiayaan dengan nilai by the designated financing receivable and finance
jaminan secara agregat tidak boleh kurang dari 100% lease receivables that in aggregate amount should not
dari nilai pokok obligasi yang terutang untuk obligasi be less than 100% of the outstanding principal for the
yang diterbitkan pada tahun 2022 dan 2023 dan 75% bonds issued in 2022 and 2023 and 75% for the bonds
dari nilai pokok obligasi yang terutang untuk obligasi issued in 2024 as documented in the Deed of Fiduciary
yang diterbitkan tahun 2024 sebagaimana termuat Collateral between the Company and PT Bank Rakyat
dalam Akta Pembebanan Jaminan Fidusia antara Indonesia Tbk., as the trustee which was prepared by
Perusahaan dan PT Bank Rakyat Indonesia. sebagai Aulia Taufani, S.H., dan Aryanti Artisari S.H., M.Kn,.
wali amanat yang dibuat oleh Aulia Taufani, S.H., dan notary in Jakarta.
Aryanti Artisari S.H., M.Kn., notaris di Jakarta.
Perusahaan dapat membeli kembali (buy back) atau The Company can buy back or sell part or all of the
menjual obligasi baik seluruhnya maupun sebagian di Bonds issued in the open market. Buy back can be
pasar terbuka. Pembelian kembali dapat dilakukan made at any time after 1 (one) year from the allotment
setiap saat setelah 1 (satu) tahun dari tanggal date as mentioned in the prospectus.
penjatahan sebagaimana disebutkan dalam prospektus.
Perjanjian perwaliamanatan mengatur beberapa The trustee agreement provides several restrictive
pembatasan termasuk pembatasan keuangan (rasio covenants as well as financial covenant (debt to equity
utang terhadap modal) yang harus dipenuhi oleh ratio) that should be complied by the Company, that
Perusahaan yaitu antara lain bahwa sebelum among others, prior to the repayment of the bonds
dilunasinya obligasi, Perusahaan tanpa ijin tertulis dari payable, without the written consent from the trustee,
wali amanat, tidak diperkenankan melakukan hal-hal the Company is not allowed to:
sebagai berikut:
1. melakukan penjualan, pengalihan atau dengan 1. conduct sale, transfer or in any way release in one
cara apapun melepaskan dalam satu atau or several related transactions, all or most of the
beberapa transaksi yang berhubungan, seluruh total assets, except for the Company’s day-to-day
atau sebagian besar total aset, kecuali dalam business activities; What is meant by the majority
rangka kegiatan usaha sehari-hari Perusahaan. of total assets is more than 40% (forty percent) of
Adapun yang dimaksud dengan sebagian besar the total assets per Company’s most recent
total aset adalah lebih dari 40% (empat puluh financial statements;
persen) dari total aset per laporan keuangan
Perusahaan yang terakhir;
2. mengadakan segala bentuk merger atau akuisisi 2. conduct all forms of merger or acquisition or
atau peleburan, kecuali: consolidation, except:
(i) merger atau akuisisi yang dilakukan dalam (i) mergers or acquisitions carried out in
kaitannya dengan kegiatan usaha connection with the Company’s business
Perusahaan, atau; activities, or;
(ii) akuisisi yang didanai oleh tambahan setoran (ii) acquisitions that are funded by additional
modal yang dilakukan oleh pemegang capital made by the Company's shareholders,
saham Perusahaan, dan tidak menimbulkan and have no negative effect on Company's
akibat negatif terhadap kemampuan ability to pay all of its obligations to
Perusahaan dalam membayar semua Bondholders, or;
kewajibannya kepada Pemegang Obligasi,
atau;
3. mengubah kegiatan usaha utama Perusahaan; 3. change the Company’s main business activities;
4. mengurangi modal dasar dan modal disetor 4. reduce the authorized capital and paid up capital of
Perusahaan. the Company.
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, Perusahaan As of 31 December 2025 and 2024, the Company was
telah mematuhi pembatasan-pembatasan penting in compliance with important covenants in relation to the
sehubungan dengan perjanjian utang obligasi dan bonds payable agreements and complied with all the
memenuhi seluruh persyaratan yang disebutkan dalam requirements stated in the trustee agreement.
perjanjian perwaliamanatan.
56
Page 307
PT JACCS MITRA PINASTHIKA MUSTIKA FINANCE INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN/NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain/In millions of Rupiah, unless otherwise specified)
21. PINJAMAN SUBORDINASI 21. SUBORDINATED LOAN
Tahun berakhir 31 Desember/
Year ended 31 December
2025 2024
Pinjaman subordinasi 13.000 13.000 Subordinated loan
Beban bunga yang masih harus dibayar 98 98 Accrued interest
Jumlah – bersih 13.098 13.098 Total - net
Pada tanggal 7 Mei 2021, Perusahaan dan On 7 May 2021, the Company and JACCS Co., Ltd.,
JACCS Co., Ltd., Jepang (pemegang saham) Japan (the shareholder) signed a subordinated debt
menandatangani perjanjian utang subordinasi sebesar agreement in the amount of Rp 13,000 under
Rp 13.000 dibawah jumlah plafon pinjaman pemegang shareholder loan facility with total limit of
saham sebesar JPY 40.000.000.000 untuk keperluan JPY 40,000,000,000 for working capital purposes. The
modal kerja. Fasilitas tersebut telah diperpanjang sampai facility has been extended until 31 December 2026 and
dengan tanggal 31 Desember 2026 dan limit pinjaman the loan limit has been adjusted to JPY 30,000,000,000.
disesuaikan menjadi JPY 30.000.000.000.
Pinjaman ini memiliki jangka waktu 5 tahun dan jatuh This loan has a term of 5 years and will mature on 20
tempo pada tanggal 20 Mei 2026. Pinjaman ini May 2026. This loan bears a fixed interest rate of 6.65%
menggunakan tingkat suku bunga tetap sebesar 6,65% per annum.
per tahun.
22. MODAL SAHAM 22. SHARE CAPITAL
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, modal dasar As of 31 December 2025 and 2024, the Company’s
Perusahaan sebesar Rp 1.224.475 (1.224.475 saham authorized share capital amounted to Rp 1,224,475
dengan nilai nominal Rp 1.000.000 (nilai penuh) per (1,224,475 shares at par value of Rp 1,000,000 (full
saham), dimana seluruhnya telah ditempatkan dan amount) per share), all of which has been issued and
disetor penuh oleh pemegang saham sebagai berikut: fully paid-up by the following shareholders:
Persentase
kepemilikan/ Jumlah modal
Jumlah saham/ Percentage of disetor/
Pemegang saham/Shareholders Number of shares ownership Paid-up capital
JACCS Co., Ltd., Jepang/Japan 734.685 60,00% 734.685
PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk 489.790 40,00% 489.790
Jumlah/Total 1.224.475 100,00% 1.224.475
Tidak ada kepemilikan saham oleh Direksi dan Dewan There is no ownership of shares by the Company’s
Komisaris Perusahaan. Board of Directors and Board of Commissioners.
23. CADANGAN UMUM 23. GENERAL RESERVE
Pada tanggal 31 Desember 2025, Perusahaan telah As of 31 December 2025, the Company had a general
membentuk cadangan umum sejumlah Rp 150.057 reserve amounting to Rp 150,057 (2024: Rp 150,057), in
(2024: Rp 150.057) sesuai dengan Undang-undang accordance with the Law of the Republic of Indonesia
Republik Indonesia No. 40/2007 tentang Perusahaan No. 40/2007 regarding Limited Liability Company, which
Terbatas, yang mengharuskan Perusahaan di Indonesia requires Indonesian companies to set up a general
untuk membuat penyisihan cadangan umum sebesar reserve amounting to at least 20% of the Company’s
sekurang-kurangnya 20% dari jumlah modal yang issued and paid up share capital. There is no definite
ditempatkan dan disetor penuh. Undang-undang tersebut period of time over which this amount should be
tidak mengatur jangka waktu untuk penyisihan cadangan provided.
umum minimum tersebut.
Berdasarkan Keputusan Sirkuler Pemegang Saham Based on Circular Resolution of the Company’s
Perusahaan sebagai pengganti dari Rapat Umum Shareholders in lieu of Annual General Meeting of
Pemegang Saham Tahunan tanggal 19 Juni 2025, para Shareholders dated 19 June 2025, the shareholders
pemegang saham memutuskan untuk tidak melakukan decided not to make the appropriation of 2024 retained
pembentukan cadangan umum dari saldo rugi tahun earnings.
2024.
Berdasarkan Keputusan Sirkuler Pemegang Saham Based on Circular Resolution of the Company’s
Perusahaan sebagai pengganti dari Rapat Umum Shareholders in lieu of Annual General Meeting of
Pemegang Saham Tahunan tanggal 27 Juni 2024, para Shareholders dated 27 June 2024, the shareholders
pemegang saham menyetujui pembentukan cadangan approved the appropriation of 2023 retained earnings
umum sebesar Rp 40 dari saldo laba tahun 2023. amounting of Rp 40.
57
Page 308
PT JACCS MITRA PINASTHIKA MUSTIKA FINANCE INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN/NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain/In millions of Rupiah, unless otherwise specified)
24. TAMBAHAN MODAL DISETOR 24. ADDITIONAL PAID-IN CAPITAL
Merupakan hasil selisih atas penukaran saham antara Represents the difference in the exchange of shares
Perusahaan dan PT Sasana Artha Finance sebesar between the Company’s and PT Sasana Artha Finance
Rp 49.278 dan kelebihan modal disetor di atas nilai amounted to Rp 49,278 and the excess of par value of
nominal saham yang diterbitkan sebesar Rp 194.411 dari the shares issued amounted to Rp 194,411 from 2000 to
tahun 2000 sampai 2014. 2014.
25. PENDAPATAN PEMBIAYAAN 25. FINANCING INCOME
Tahun berakhir 31 Desember/
Year ended 31 December
2025 2024
Pembiayaan Financing
Pihak ketiga 727.591 934.413 Third Parties
Jumlah 727.591 934.413 Total
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, Perusahaan As of 31 December 2025 and 2024, the Company
mencatat beban atas pelunasan dipercepat berdasarkan recognized expenses over early termination based
kesepakatan antara Perusahaan dan debitur sebesar agreement between the Company and the debtors were
Rp 7.701 dan Rp 51.771. Nilai pelunasan dipercepat amounting of Rp 7,701 and Rp 51,771, respectively.
tersebut dicatat sebagai bagian dari pendapatan The amount of early termination prepayment is
pembiayaan. recorded as part of financing income.
26. PENDAPATAN LAIN-LAIN 26. OTHER INCOME
Tahun berakhir 31 Desember/
Year ended 31 December
2025 2024
Pihak ketiga Third parties
Administrasi 129.622 221.182 Administration
Penerimaan dari piutang yang telah dihapus
bukukan 54.553 48.805 Recoveries from written-off receivables
Denda keterlambatan 32.600 35.520 Late charges
Pendapatan bunga 14.240 8.899 Interest income
Pendapatan admin dari piutang agen pembayaran Administration from payment channel
10.423 11.680 receivables
Asuransi – neto 7.634 15.751 Insurance – net
Perlunasan dipercepat 5.743 8.592 Early termination
Aktivitas promosi bersama 1.653 2.997 Joint promo
Keuntungan nilai tukar mata uang asing 298 1.196 Gain on foreign exchange
Lain-lain 4.350 9.644 Other
261.116 364.266
Pihak berelasi Related parties
Asuransi – neto 9.808 41.150 Insurance - net
270.924 405.416
Lihat Catatan 35 untuk rincian pendapatan lain – lain dari transaksi Refer to Note 35 for details of other income from transactions
dengan pihak berelasi. with related parties.
27. BEBAN KEUANGAN 27. FINANCING CHARGES
Tahun berakhir 31 Desember/
Year ended 31 December
2025 2024
Pinjaman yang diterima 255.695 365.707 Borrowings
Utang obligasi 69.863 89.590 Bonds payable
Surat utang jangka menengah 15.239 20.156 Medium term notes
Bunga atas liabilitas sewa 1.236 788 Interest on lease liabilities
Pinjaman subordinasi 877 879 Subordinated loan
Jumlah 342.910 477.120 Total
Beban keuangan termasuk amortisasi beban provisi Financing charges included amortization of up-front
yang dibayar dimuka sehubungan dengan pinjaman fees related to the Company’s borrowings, medium term
yang diterima, surat utang jangka menengah dan obligasi not es and bonds pay abl e for t he y ears ended
Perusahaan untuk tahun yang berakhir 31 Desember 31 December 2025 and 2024 amounting to Rp 18,686
2025 dan 2024 masing-masing sebesar Rp 18.686 dan and Rp 27,115, respectively.
Rp 27.115.
Lihat Catatan 35 untuk rincian beban keuangan dari Refer to Note 35 for details of financing charges from
transaksi dengan pihak berelasi. transactions with related parties.
58
Page 309
PT JACCS MITRA PINASTHIKA MUSTIKA FINANCE INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN/NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain/In millions of Rupiah, unless otherwise specified)
28. PENYISIHAN KERUGIAN PENURUNAN NILAI 28. PROVISION FOR IMPAIRMENT LOSSES
Tahun berakhir 31 Desember/
Year ended 31 December
2025 2024
Piutang pembiayaan 552.472) 665.111) Financing receivables
Piutang sewa pembiayaan 76.190) 56.834) Finance lease receivables
Kerugian atas modifikasi kontrak 65) 6.952) Loss on contract modification
Piutang lain-lain -) 18) Other Receivable
628.727) 728.915)
29. GAJI DAN TUNJANGAN 29. SALARIES AND ALLOWANCES
Tahun berakhir 31 Desember/
Year ended 31 December
2025 2024
Gaji dan tunjangan 214.163) 292.208) Salary and allowance
Imbalan pascakerja 7.833) 10.998) Post-employment benefits
221.996) 303.206)
Lihat Catatan 35 untuk gaji dan tunjangan yang diberikan Refer to Note 35 for salaries and benefits given to key
kepada personil manajemen kunci. management personnel.
30. UMUM DAN ADMINISTRASI 30. GENERAL AND ADMINISTRATIVE
Tahun berakhir 31 Desember/
Year ended 31 December
2025 2024
Jasa profesional 51.029 73.569 Professional fees
Pemasaran dan jamuan 30.663 29.177 Marketing and entertainment
Penyusutan aset tetap 19.442 20.933 Depreciation of fixed assets
Perbaikan dan pemeliharaan 13.868 9.537 Repair and maintenance
Telepon, faksimili dan listrik 13.635 19.454 Telephone, fax and electricity
Sewa 12.622 17.004 Rental
Beban outsourcing 9.161 9.161 Outsourcing fees
Beban asuransi kesehatan 8.898 9.234 Health insurance fees
Biaya penyelesaian kontrak 8.689 12.400 Unit redemption expenses
Pelatihan 7.725 7.618 Training
Perjalanan dinas dan transportasi 3.697 4.600 Travelling and transportation
Amortisasi aset tak-berwujud 2.819 9.329 Amortization of intangible assets
Perlengkapan kantor 2.592 3.726 Office supplies
Beban iuran OJK 2.557 3.701 OJK levy fees
Beban fidusia 1.746 1.830 Fiducia fees
Lain-lain 10.949 19.114 Others
200.092 250.387
Lihat Catatan 35 untuk rincian beban umum dan Refer to Note 35 for details of general and
administrasi dari transaksi dengan pihak berelasi. administrative expenses from transactions with related
parties.
59
Page 310
PT JACCS MITRA PINASTHIKA MUSTIKA FINANCE INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN/NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain/In millions of Rupiah, unless otherwise specified)
31. IMBALAN PASCAKERJA 31. POST-EMPLOYMENT BENEFITS
Sejak tahun 1990, Perusahaan menyelenggarakan program Since 1990, the Company established a defined-benefits
pensiun imbalan pasti untuk seluruh karyawan tetap yang pension plan covering all of its qualified permanent
memenuhi syarat. Manfaat tersebut akan dibayarkan pada employees. This benefits are payable following the
saat karyawan pensiun, mengalami cacat atau meninggal employee’s retirement, disability or death.
dunia.
Pada tanggal 1 Desember 2016, Perusahaan telah menunjuk On 1 December 2016, the Company appointed
PT Asuransi Jiwa Manulife Indonesia, pihak ketiga, dalam PT Asuransi Jiwa Manulife Indonesia, a third party, to
mengelola program dana pensiun Perusahaan untuk manage its retirement plan for certain qualified
sebagian karyawan tetap yang telah memenuhi syarat. Iuran permanent employees. Contributions are funded by the
pensiun yang ditanggung oleh Perusahaan adalah sebesar Company’s contributions was 8% of the employees’
8% dari penghasilan tetap karyawan. salaries.
Sesuai dengan Undang-Undang Cipta Kerja No.11/2020 dan In accordance with Job Creation Law No.11/2020 and
Peraturan Pemerintah No.35/2021 tentang ketenagakerjaan The Accompanying Government Regulation No.35/2021
dan Perjanjian Kerja Bersama Perusahaan, Perusahaan relating to labor regulations and the Company’s Collective
wajib memberikan imbalan pascakerja kepada karyawannya Labor Agreement, the Company is required to provide
pada saat pemutusan hubungan kerja atau pada saat post-employment benefits to its employees when their
karyawan menyelesaikan masa kerjanya. Imbalan employment is terminated or when they retire. These
pascakerja ini diberikan terutama berdasarkan masa kerja benefits are primarily based on years of service and the
dan kompensasi karyawan pada saat pemutusan hubungan employees’ compensation at termination or retirement.
kerja atau selesainya masa kerja.
Kewajiban imbalan pascakerja pada tanggal 31 Desember The obligation for post-employment benefits as of
2025 dan 2024, dihitung oleh aktuaris independen, Kantor 31 December 2025 and 2024 was calculated by an
Konsultan Aktuaria I Gde Eka Sarmaja, dalam laporannya independent actuary Kantor Konsultan Aktuaria I Gde
masing - masing tertanggal 12 Maret 2026 dan 13 Januari Eka Sarmaja, in their reports dated 12 March 2026 and
2025 dengan menggunakan metode projected-unit-credit. 13 January 2025, respectively, using the projected-unit-
credit-method.
Asumsi-asumsi utama yang digunakan oleh aktuaris The major assumptions used by the independent actuary
independen dalam perhitungan kewajiban imbalan to determine the obligation for post-employment benefits
pascakerja pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 as of 31 December 2025 and 2024 were as follows:
adalah sebagai berikut:
2025 2024
Tingkat diskonto per tahun 6,25% 7,00% Annual discount rate
Tingkat kenaikan penghasilan pokok per tahun 4,00% 5,00% Annual basic salary growth rate
Pada tanggal 31 Desember 2025, durasi rata-rata As of 31 December 2025, the weighted-average duration
tertimbang atas kewajiban imbalan pascakerja adalah 11.88 of the defined benefit obligation was 11,88 years
tahun (31 Desember 2024: 12.17 tahun). (31 December 2024: 12,17 years).
Tingkat diskonto digunakan dalam penentuan nilai kini dari The discount rate is used in determining the present value
kewajiban imbalan kerja pada tanggal penilaian. Pada of the benefit obligation at valuation date. In general, the
umumnya, tingkat diskonto berhubungan dengan tingkat discount rate correlates with the yield on high quality
suku bunga dari obligasi negara berkualitas tinggi yang government bonds that are traded in active capital
diperdagangkan di pasar modal aktif pada tanggal markets at the reporting date.
pelaporan.
Asumsi kenaikan penghasilan di masa yang akan datang The future salary increase assumption projects the
memproyeksikan kewajiban imbalan kerja dari tanggal benefit obligation starting from the valuation date through
penilaian sampai dengan umur pensiun normal. Tingkat the normal retirement age. The salary increase rate is
kenaikan penghasilan secara umum ditentukan dengan generally determined by applying inflation adjustments to
menggunakan penyesuaian inflasi pada tarif gaji, dan pay scales, and by taking account of the length of service.
dengan mempertimbangkan masa kerja.
60
Page 311
PT JACCS MITRA PINASTHIKA MUSTIKA FINANCE INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN/NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain/In millions of Rupiah, unless otherwise specified)
31. IMBALAN PASCAKERJA (Lanjutan) 31. POST-EMPLOYMENT BENEFITS (Continued)
Jumlah yang diakui dalam laporan posisi keuangan The amounts recognized in the statement of fianancial
ditentukan sebagai berikut: position were determined as follows:
31 Desember/December
2025 2024
Nilai kini kewaiiban imbalan pasti 42.097) 51.651) Present value of the defined benefit obligation
Nilai wajar aset program (39.386) (45.776) Fair value of plan assets
Liabilitas imbalan pasca kerja 2.711) 5.875 Post-employment benefits obligation
Tabel berikut mencerminkan saldo kewajiban imbalan The following table reflects the balance of the obligation
pascakerja pada tanggal pelaporan, serta perubahan for post-employment benefits as of the reporting dates,
liabilitas, dan beban yang diakui selama tahun berakhir as well as the movements in the obligation, and the
31 Desember 2025 dan 2024: expense recognized during the years ended
31 December 2025 and 2024:
Tahun berakhir 31 Desember/
Year ended 31 December
2025 2024
Perubahan kewajiban imbalan The movement in the obligation for
pascakerja: post-employment benefits:
Obligation for post-employment benefits,
Kewajiban imbalan pascakerja, awal tahun 5.875) (5.487) beginning of the year
Termasuk dalam laba rugi (lihat Catatan 28): Included in profit or loss (see Note 28):
- Beban jasa kini 5.688) 7.514) - Current service cost
- Beban bunga 325) (342) - Interest cost
- Keuntungan atas penyelesaian 1.820) 3.826) - Gain on settlement
Termasuk dalam penghasilan komprehensif lain: Included in other comprehensive income:
- Kerugian (keuntungan) aktuaria dari perubahan - Actuarial loss (gain) from changes in financial
asumsi keuangan (1.109) (1.018) assumptions
- Keuntungan (kerugian) aktuaria dari perubahan - Actuarial losses (gain) from changes in
penyesuaian yang timbul (3.825) 4.222) experience adjustment
- Kerugian aktuaria atas aset program 208) 1.671) - Actuarial loss on plan assets
- Keuntungan aktuaria atas perubahan dampak - Actuarial gain from changes in the
batas aset -) (586) effect of the asset celling
Pembayaran: Payments:
- Iuran (4.406) -) - Contribution
- Manfaat (1.865) (3.925) - Benefits
Liabilitas imbalan pasca kerja 2.711) 5.875 Post-employment benefits obligation
Tabel berikut mencerminkan saldo kewajiban imbalan The following table reflects the balance of the defined
pasti pada tanggal pelaporan, serta perubahan kewajiban, benefits obligation as of the reporting dates, as well as
dan beban yang diakui selama tahun berakhir the movements in the obligation, and the expense
31 Desember 2025 dan 2024: recognized during the years ended 31 December 2025
and 2024:
Tahun berakhir 31 Desember/
Year ended 31 December
2025 2024
The movement in the defined benefits
Perubahan kewajiban imbalan pasti obligation
Present value of the defined benefits
Nilai kini kewajiban imbalan pasti, awal tahun 51.651) 68.555) obligation, beginning of the year
Termasuk dalam laba rugi: Included in profit or loss:
Beban jasa kini 5.688) 7.514) Current service cost
Bunga atas kewajiban imbalan pasti 3.392) 4.203) Interest on defined benefits obligation
Kurtailmen 1.820) 3.826) Curtailment
Termasuk dalam penghasilan komprehensif lain: Included in other comprehensive income:
Kerugian (keuntungan) aktuaria: Actuarial loss (gains):
- Dampak atas perubahan asumsi keuangan (1.109) (1.018) - Changes in financial assumption
- Penyesuaian atas pengalaman (3.825) 4.222) - Experience adjustment
Lain-lain: Others:
Pembayaran manfaat: Benefits paid:
- Pembayaran manfaat dari aset program (13.655) (31.726) - Benefits paid by plan assets
- Pembayaran manfaat dari pemberi kerja (1.865) (3.925) - Benefits paid by employer
Present value of the defined benefit
Nilai kini kewajiban imbalan pasti, akhir tahun 42.097) 51.651) obligation, end of the year
61
Page 312
PT JACCS MITRA PINASTHIKA MUSTIKA FINANCE INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN/NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain/In millions of Rupiah, unless otherwise specified)
31. IMBALAN PASCAKERJA (Lanjutan) 31. POST-EMPLOYMENT BENEFITS (Continued)
Perubahan nilai wajar aset program untuk imbalan The movement in the fair value of plan assets for
pensiun selama tahun berjalan adalah sebagai berikut: pension benefits during the years was as follows:
Tahun berakhir 31 Desember/
Year ended 31 December
2025 2024
Nilai wajar aset program, awal tahun 45.776) 74.042) Fair value of plan assets, beginning of year
Termasuk dalam laba rugi: Included in profit or loss:
Pendapatan bunga atas aset program 3.067) 5.131) Interest income on plan assets
Termasuk dalam penghasilan kompehensif lain: Included in other comprehensive income:
Imbal hasil atas aset program, tidak termasuk Return on plan assets, excluding amounts
jumlah yang dimasukan dalam bunga neto included in net interest on net defined
atas kewajiban imbalan pasti neto (208) (1.671) benefit liability
Lain-lain: Others:
Pembayaran manfaat dari aset program (13.655) (31.726) Benefits paid by plan assets
Pembayaran manfaat dari aset program 4.406) -) Benefits paid by plan assets
Nilai wajar aset program, akhir tahun 39.386) 45.776) Fair value of plan assets, end of year
Aset program terdiri dari: Plan assets comprise of the following:
31 Desember/ 31 Desember/
December 2025 December 2024
Nilai wajar/ Persentase/ Nilai wajar/ Persentase/
Fair value Percentage Fair value Percentage
Pasar uang 28.705 72,88% 33.709 73,64% Money market
Pendapatan tetap 10.681 27,12% 12.067 26,36% Fixed income
Hasil yang diharapkan dari aset program ditentukan The expected return on plan assets is determined by
dengan mempertimbangkan imbal hasil yang diharapkan considering the expected returns available on the
atas aset dengan mengacu kepada kebijakan investasi. assets underlying the current investments policy.
Hasil yang diharapkan dari investasi dengan bunga tetap Expected yields on fixed interest investments are based
didasarkan pada hasil pengembalian bruto pada tanggal on gross redemption yields as at the reporting date.
pelaporan.
Informasi historis Historical information
2025 2024 2023 2022 2021
Present value of the defined benefit
Nilai kini kewajiban imbalan pasti 42.096) 51.651) 68.555) 62.421) 60.713) obligation
Penyesuaian pengalaman atas Experience adjustment
liabilitas (3.825) 4.222) (75) (22) (1.604) on liability
Nilai wajar aset program 39.386) 45.776) 74.042) 76.036) 76.205) Fair value of plan assets
Perubahan estimasi pada aset (208) (1.671) (982) (3.275) (2.791) Changes in estimates of assets
Analisa sensitivitas Sensitivity analysis
Asumsi aktuaria utama yang diterapkan dalam It is reasonably possible that the key actuarial
mengestimasi imbalan pasca kerja mungkin berbeda assumptions applied in estimating the defined benefits
dengan yang diharapkan. Kisaran variabilitas yang obligation may trun out to be different than expected.
diharapkan secara wajar tersebut akan mempengaruhi The range of such reasonably expected variability
would affect the defined benefits obligation at the
kewajiban imbalan pasti pada tanggal pelaporan dalam reporting dates by the following amounts:
jumlah sebagai berikut:
31 Desember/December 2025 31 Desember/December 2024
Kenaikan/ Penurunan/ Kenaikan/ Penurunan/
Increase 1% Decrease 1% Increase 1% Decrease 1%
Tingkat diskonto 45.648 38.936 46.621 54.668 Discount rate
Tingkat kenaikan gaji di masa depan 45.899 38.667 54.949 46.316 Future salary increase rate
Analisa ini menggambarkan perkiraan sensitivitas This analysis depicts the approximate sensitivity of the
kewajiban imbalan terhadap kemungkinan perubahan defined benefits obligation to a reasonable possible
asumsi wajar, tetapi tidak memperhitungkan variabilitas change in assumptions, but does not take account of
dalam waktu distribusi pembayaran imbalan yang the variability in the timing of the distribution of benefit
payments expected under the plan.
diharapkan menurut program.
62
Page 313
PT JACCS MITRA PINASTHIKA MUSTIKA FINANCE INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN/NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain/In millions of Rupiah, unless otherwise specified)
32. PAJAK PENGHASILAN 32. INCOME TAX
a. Komponen beban pajak penghasilan diakui di laba a. The components of income tax expense recognized
rugi adalah sebagai berikut: in profit or loss were as follows:
Tahun berakhir 31 Desember/
Year ended 31 December
2025 2024
Beban pajak kini: Current tax expense:
Pajak kini - -) Current year
- -)
Beban pajak tangguhan: Deferred tax expense:
Pembentukan perbedaan temporer 65.811 (58.283) Origination of temporary differences
65.811 (58.283)
Beban pajak penghasilan 65.811 (58.283) Income tax expense
b. Pajak kini b. Current income tax
Rekonsiliasi antara laba akuntansi sebelum pajak Reconciliation between accounting income before
penghasilan seperti yang disajikan dalam laporan tax, as shown in the statements of profit or loss and
laba rugi dan penghasilan komprehensif lain dengan other comprehensive income, and taxable income
laba kena pajak adalah sebagai berikut: was as follows:
Tahun berakhir 31 Desember/
Year ended 31 December
2025 2024
Rugi akuntansi sebelum pajak penghasilan (370.774) (343.097) Accounting loss before tax
Perbedaan temporer: Temporary differences:
Kewajiban imbalan pascakerja 1.547) 7.073) Post-employment benefit obligation
Beban yang masih harus dibayar 929) (2.051) Accrued expenses
Penyusutan aset tetap (3.715) (1.048) Depreciation of fixed assets
Aset hak guna 3.775) (32.738) Right-of-use assets
Liabilitas sewa (4.345) 34.048) Lease liabilities
Penyisihan kerugian penurunan nilai (299.004) 34.208) Provision for impairment losses
(300.813) 39.492)
Perbedaan permanen: Permanent differences:
Pendapatan bunga (14.240) (9.031) Interest income
Beban gaji dan tunjangan -) 43) Salary and allowance expenses
Beban umum dan administrasi 2.995) 4.677) General and administrative expenses
Aset hak guna (4.466) 31.748) Right-of-use assets
Liabilitas sewa 5.583) (33.259) Lease liabilities
Penyisihan kerugian penurunan nilai 65) 6.951) Provision for impairment losses
(10.063) 1.129)
Rugi fiskal (681.650) (302.476) Taxable loss
Perhitungan pajak penghasilan badan untuk tahun The corporate income tax calculation for the year
berakhir 31 Desember 2025 adalah suatu ended 31 December 2025 was a preliminary
perhitungan sementara yang dibuat untuk tujuan estimate made for accounting purposes and it is
akuntansi dan dapat berubah pada saat Perusahaan subject to revision when the Company lodges its
menyampaikan Surat Pemberitahuan Tahunan Annual Corporate Income Tax Return.
(SPT) PPh Badan Perusahaan.
Jumlah laba kena pajak Perusahaan untuk tahun The Company’s taxable income for the year ended
berakhir 31 Desember 2024 telah sesuai dengan 31 December 2024 was in line with Annual
SPT Tahunan PPh Badan Perusahaan. Corporate Income Tax Return.
63
Page 314
PT JACCS MITRA PINASTHIKA MUSTIKA FINANCE INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN/NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain/In millions of Rupiah, unless otherwise specified)
32. PAJAK PENGHASILAN (Lanjutan) 32. INCOME TAX (Continued)
c. Pajak tangguhan c. Deferred income tax
Rincian dari aset dan liabilitas pajak tangguhan The details of the Company’s deferred tax assets
Perusahaan adalah sebagai berikut: and liabilities were as follows:
Diakui pada
penghasilan
Diakui pada komprehensif
laba rugi/ lain/Recognized
31 Desember/ Recognized in other 31 Desember/
December in profit or comprehensive December/
2024 loss income 2025
Kewajiban imbalan pascakerja 1.295- 341) (1.039)) 597) Post-employment benefit obligation
Beban yang masih harus dibayar 775) 204) -) 979) Accrued expenses
Aset tetap (termasuk aset hak Fixed asset (include right-of-use
guna) 494) 13) -) 507) asset)
Liabilitas sewa 3.905) (956) -) 2.949) Lease liability
Penyisihan kerugian penurunan
nilai 80.974) (65.781) -) 15.193) Allowance for impairment losses
Perubahan nilai wajar neto dari Net changes in fair value
lindung nilai atas arus kas 4.485) -) 1.692) 6.177) of cash flows hedges
Kompensasi rugi fiskal 49.594) 368) -) 49.962) Tax loss carryforward
Aset pajak tangguhan, bersih 141.522) (65.811) 653) 76.364) Deferred tax asset, net
Diakui pada
penghasilan
Diakui pada komprehensif
laba rugi/ lain/Recognized
31 Desember/ Recognized in other 31 Desember/
December in profit or comprehensive December/
2023 loss income 2024
Kewajiban imbalan pascakerja (1.205) 1.556) 944) 1.295) Post-employment benefit obligation
Beban yang masih harus dibayar 1.226) (451) -) 775) Accrued expenses
Aset tetap (termasuk aset hak Fixed asset (include right-of-used
guna) 7.927) (7.433) -) 494) asset)
Liabilitas sewa (3.586) 7.491) -) 3.905) Lease liability
Penyisihan kerugian penurunan Allowance for impairment
nilai 73.448) 7.526) -) 80.974) losses
Perubahan nilai wajar neto dari Net changes in fair value
lindung nilai atas arus kas 8.865) -) (4.380) 4.485) of cash flows hedges
Kompensasi rugi fiskal -) 49.594) -) 49.594) Tax loss carryforward
Aset pajak tangguhan, bersih 86.675) 58.283) (3.436) 141.522) Deferred tax asset, net
Rekonsiliasi antara rugi akuntansi sebelum pajak Reconciliation between accounting loss before tax
penghasilan dikalikan dengan tarif pajak yang multiplied by the prevailing tax rates and income tax
berlaku dan beban pajak adalah sebagai berikut: expense was as follows:
31 Desember/December
2025 2024
Rugi akuntansi sebelum pajak penghasilan (370.774) (343.097) Accounting loss before tax
Beban pajak atas dasar tarif pajak Income tax expense at prevailing
yang berlaku (22%) (81.570) (75.481) tax rates (22%)
Jumlah (81.570) (75.481) Total
Pengaruh pajak atas perbedaan
permanen (2.214) 248) Tax effect on permanent differences
Beban pajak atas dasar tarif pajak Income tax expense at prevailing
yang berlaku (22%) (83.784) (75.233) tax rates (22%)
Rugi fiskal tahun berjalan yang tidak
diakui 149.595) 16.950) Current year’s unrecognized tax loss
Beban (manfaat) pajak penghasilan 65.811 (58.283) Income tax expense (benefit)
64
Page 315
PT JACCS MITRA PINASTHIKA MUSTIKA FINANCE INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN/NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain/In millions of Rupiah, unless otherwise specified)
32. PAJAK PENGHASILAN (Lanjutan) 32. INCOME TAX (Continued)
d. Pajak tangguhan d. Deferred income tax
Berikut ini adalah rugi pajak yang belum Below are details of tax loss carry forwards
dikompensasi:
Tahun rincian permulaan/ Tahun Kedaluwarsa/ Year of 31 Desember/
Year of origination Expired 31 December
2025 2024
2024 2029 302.476 302.476
2025 2030 681.650 -
984.126 302.476
Kompensasi rugi fiskal per 31 Desember 2025 dan Tax loss carryforward as of 31 December 2025 and
31 Desember 2024 sesuai dengan tabel di atas, 31 December 2024 as presented in above table, will
akan kadaluwarsa dalam jumlah yang bervariasi di expire in varying amounts between 2029 to 2030 if
antara tahun 2029 sampai dengan 2030 jika tidak not utilized against future taxable profits. Deferred
dimanfaatkan terhadap laba kena pajak di masa tax assets as of 31 December 2025 and
mendatang. Aset pajak tangguhan per 31 Desember 31 December 2024, have been recognized to the
2025 dan 31 Desember 2024 telah diakui sejauh extent that it is probable that future taxable profits
kemungkinan besar bahwa laba kena pajak di masa will be available against which the Company can
depan akan tersedia untuk dimanfaatkan oleh utilize the benefits therefrom.
Perusahaan.
Sebagian porsi dari aset pajak tangguhan belum Certain portion of deferred tax assets have not been
diakui atas kompensasi rugi fiskal, karena tidak recognized in respect of the tax loss carryforwards,
terdapat kemungkinan besar bahwa laba kena pajak because it is not probable that future taxable profit
di masa depan akan tersedia untuk dimanfaatkan will be available against which Company can use the
oleh Perusahaan terhadap manfaat tersebut: benefits therefrom:
31 Desember/December 2025 31 Desember/December 2024
Jumlah bruto/ Dampak pajak/ Jumlah bruto/ Dampak pajak/
Gross amount Tax effect Gross amount Tax effect
Kompensasi rugi fiskal/ Tax loss carryforwards 757.025 166.546 77.050 16.951
e. Sesuai dengan peraturan perpajakan di Indonesia, e. Under the taxation laws of Indonesia, the Company
Perusahaan melaporkan/ menyetorkan pajak submits tax returns on the basis of self-assessment.
berdasarkan sistem self-assessment. Fiskus dapat The tax authorities may assess or amend taxes
menetapkan atau mengubah pajak-pajak tersebut within the statuate of limitations, under prevailing
dalam jangka waktu tertentu sesuai dengan regulations.
peraturan yang berlaku.
Posisi pajak Perusahaan mungkin dapat The Company’s tax positions may be challenged by
dipertanyakan oleh pengawas pajak. Manajemen the tax authorities. Management vigorously defends
mempertahankan posisi pajak Perusahaan the Company’s tax position which are believed to be
berdasarkan landasan teknis yang kuat. Oleh karena grounded on sound technical basis. Accordingly,
itu, manajemen menilai bahwa akrual atas liabilitas management believes that the accruals for tax
pajak telah memadai untuk semua tahun pajak liabilities are adequate for all open tax years based
berdasarkan evaluasi atas berbagai faktor, termasuk on its assessment of various factors, including
interpretasi atas undang-undang pajak dan interpretations of tax law and prior experience. The
pengalaman sebelumnya. Penilaian didasarkan pada assessment relies on estimates and assumptions
estimasi dan asumsi dan dapat melibatkan and may involve judgment about future events. New
pertimbangan mengenai kejadian mendatang. information may become available that causes
Informasi baru mungkin saja tersedia dapat management to change its judgment regarding the
menyebabkan perubahan keputusan oleh adequacy of existing tax liabilities. Such changes to
manajemen atas kecukupan dari liabilitas pajak. tax liabilities will impact tax expense in the period
Perubahan atas liabilitas pajak tersebut akan that such determination is made.
berdampak pada beban pajak pada periode dimana
keputusan itu dibuat.
f. Pada tanggal 31 Desember 2025, Perusahaan f. As of 31 December 2025, the Company is still
masih mengevaluasi dampak penerapan Peraturan assessing the impact of the implementation of
Menteri Keuangan No. 136/PMK.03/2024 tentang Minister of Finance Regulation
Pengenaan Pajak Minimum Global yang berlaku No. 136/PMK.03.2024 regarding the
efektif mulai 1 Januari 2025. Peraturan ini implementation of Global minimum tax, which is
mengadopsi kerangka Global Anti-Base Erosion effective from 1 January 2025. This regulation
(GloBE) Pilar Dua yang bertujuan untuk adopts the Global Anti-Base Erosion (GloBE) Pilar
memastikan bahwa grup perusahaan multinasional two, which aims to ensure that multinational
dikenakan tarif pajak efektif minimum sebesar 15% enterprise groups are subject to a minimum effective
di setiap yurisdiksi tempat mereka beroperasi. tax rate of 15% in each jurisdiction where they
operate.
65
Page 316
PT JACCS MITRA PINASTHIKA MUSTIKA FINANCE INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN/NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain/In millions of Rupiah, unless otherwise specified)
33. LABA PER SAHAM 33. EARNINGS PER SHARE
Tahun berakhir 31 Desember/
Year ended 31 December
2025 2024
Rugi bersih (436.585) (284.814) Net loss
Weighted average number of
Rata-rata tertimbang jumlah saham yang beredar 1.224.475) 1.224.475) outstanding shares
Rugi per saham - dasar (nilai penuh) (356.547) (232.600) Loss per share - basic (full amount)
Perusahaan tidak memiliki instrumen yang memberikan The Company does not have instruments that give
dampak efek dilusi pada laba per saham. impact of dilution effect on basic earnings per share.
34. SEGMEN OPERASI 34. OPERATING SEGMENTS
Perusahaan mengelola kegiatan usahanya dan The Company manages its business activities and
mengidentifikasi segmen yang dilaporkan berdasarkan identifies its reported segments based on product
jenis produk dan wilayah geografis. Laba atau rugi dari categories and geographic area. Profit or loss from each
masing-masing segmen digunakan untuk menilai kinerja segment is used to measure performance of each
masing-masing segmen. Informasi yang berkaitan segments. Information concerning the main segments
dengan segmen usaha utama disajikan sebagai berikut: are set out as follows:
Tahun berakhir/Year ended
31 Desember/December 2025
Pembiayaan/ Financing
Sepeda Sewa
motor/ Mobil/ pembiayaan/ Lain-lain/ Jumlah/
Motorcycles Cars Finance lease Others Total
Pendapatan pembiayaan 326.865) 306.769) -) 93.957) 727.591) Financing income
Pendapatan sewa Finance lease
pembiayaan -) -) 24.436) -) 24.436) income
Pendapatan lain-lain 99.890) 144.727) 4.817) 21.490) 270.924) Others income
Beban keuangan (120.467) (185.529) (13.808) (23.106) (342.910) Financing charges
Beban penyusutan dan Depreciation and
amortisasi (711) (8.555) -) (2.074) (11.340) amortization expenses
Penyisihan kerugian Provision for impairment
penurunan nilai (221.895) (287.291) (76.131) (43.410) (628.727) losses
(Rugi) laba untuk segmen (Loss) income for reportable
dilaporkan (73.296) (175.776) (67.682) 28.628) (288.126) segment
Aset untuk segmen Assets for reportable
dilaporkan 951.031) 2.149.007) 495.350 202.026) 3.797.414) segment
Liabilitas untuk segmen Liabilities for reportable
dilaporkan 746.565) 1.686.985) 388.853) 158.592) 2.980.995) segment
Tahun berakhir/Year ended
31 Desember/December 2024
Pembiayaan/ Financing
Sepeda Sewa
motor/ Mobil/ pembiayaan/ Lain-lain/ Jumlah/
Motorcycles Cars Finance lease Others Total
Pendapatan pembiayaan 325.514) 517.696) -) 91.203) 934.413) Financing income
Pendapatan sewa Finance lease
pembiayaan -) -) 76.702) -) 76.702) income
Pendapatan lain-lain 136.240) 235.120) 7.129) 26.927) 405.416) Others income
Beban keuangan (119.094) (269.787) (64.223) (24.016) (477.120) Financing charges
Beban penyusutan dan Depreciation and
amortisasi (2.066) (7.423) (8) (1.949) (11.446) amortization expenses
Penyisihan kerugian Provision for impairment
penurunan nilai (216.790) (405.657) (62.546) (43.922) (728.915) losses
(Rugi) laba untuk segmen (Loss) income for reportable
dilaporkan (39.840) (92.940) (57.600) 26.320) (164.060) segment
Aset untuk segmen Assets for reportable
dilaporkan 1.572.527) 3.553.380) 819.060) 334.049) 6.279.016) segment
Liabilitas untuk segmen Liabilities for reportable
dilaporkan 1.357.965) 3.068.541) 707.304) 288.470) 5.422.280) segment
66
Page 317
PT JACCS MITRA PINASTHIKA MUSTIKA FINANCE INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN/NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain/In millions of Rupiah, unless otherwise specified)
34. SEGMEN OPERASI (Lanjutan) 34. OPERATING SEGMENTS (Continued)
Berikut adalah informasi yang berkaitan dengan segmen The following tables present information concerning the
usaha utama berdasarkan wilayah geografis: main segments based on geographic area:
Tahun berakhir/Year ended
31 Desember/December 2025
Jakarta dan
Jawa dan sekitarnya/
Bali/ Java Sumatera/ Jakarta and its Kalimatan/ Sulawesi/ Jumlah/
and Bali Sumatera surroundings Kalimantan Sulawesi Total
Pendapatan pembiayaan 435.419) 123.165) 46.405) 78.027) 44.575) 727.591) Financing income
Pendapatan sewa Finance lease
pembiayaan 3.364) 2.796) 5.684) 8.007) 4.585) 24.436) income
Pendapatan lain-lain 156.606) 45.582) 25.175) 26.698) 16.863) 270.924) Others income
Beban keuangan (196.872) (56.392) (29.142) (36.047) (24.457) (342.910) Financing charges
Beban penyusutan dan Depreciation and
amortisasi (5.823) (1.930) (876) (1.808) (903) (11.340) amortization expenses
Penyisihan kerugian Provision for impairment
penurunan nilai (360.966) (103.394) (53.432) (66.092) (44.843) (628.727) losses
(Rugi) untuk segmen (Loss) for reportable
dilaporkan (167.293) (41.969) (34.992) (20.099) (23.773) (288.126) segment
Aset untuk segmen Asset for reportable
dilaporkan 1.331.983) 768.703) 675.943) 377.991) 642.794) 3.797.414) segment
Liabilitas untuk segmen Liabilities for reportable
dilaporkan 1.698.358) 495.072) 254.955) 319.545) 213.065) 2.980.995) segment
Tahun berakhir/Year ended
31 Desember/December 2024
Jakarta dan
Jawa dan sekitarnya/
Bali/ Java Sumatera/ Jakarta and its Kalimatan/ Sulawesi/ Jumlah/
and Bali Sumatera surroundings Kalimantan Sulawesi Total
Pendapatan pembiayaan 471.939) 190.255) 80.934) 122.037) 69.248) 934.413) Financing income
Pendapatan sewa Finance lease
pembiayaan 6.034) 18.760) 17.025) 23.979) 10.904) 76.702) income
Pendapatan lain-lain 212.286) 80.676) 41.279) 41.192) 29.983) 405.416) Others income
Beban keuangan (217.402) (91.433) (48.184) (59.734) (60.367) (477.120) Financing charges
Beban penyusutan dan Depreciation and
amortisasi (5.880) (2.089) (1.082) (1.591) (804) (11.446) amortization expenses
Penyisihan kerugian Provision for impairment
penurunan nilai (332.134) (139.685) (73.613) (91.258) (92.225) (728.915) losses
(Rugi) laba untuk segmen (Loss) income for reportable
dilaporkan (62.410) (15.185) (24.279) 3.542) (65.728) (164.060) segment
Aset untuk segmen Asset for reportable
dilaporkan 1.551.516) 1.626.299) 1.102.597) 1.032.526) 966.078) 6.279.016) segment
Liabilitas untuk segmen Liabilities for reportable
dilaporkan 2.447.902) 1.056.036) 551.024) 686.669) 680.649) 5.422.280) segment
Berikut adalah rekonsiliasi laba neto, aset dan liabilitas The reconciliation of net income, assets and liabilities
untuk segmen dilaporkan berdasarkan jenis produk dan for reportable segments based on product categories
wilayah geografis: and geographic categories as follows:
Tahun berakhir 31 Desember/
Year ended 31 December
2025 2024
Rugi untuk segmen dilaporkan (288.126) (164.060) Loss for reportable segment
Jumlah yang tidak dialokasikan (148.459) (120.754) Unallocated amount
Rugi tahun berjalan (436.585) (284.814) Loss for the year
Aset untuk segmen dilaporkan 3.797.414) 6.279.016) Assets for reportable segment
Jumlah yang tidak dialokasikan 242.966) 578.301) Unallocated amount
Aset 4.040.380) 6.857.317) Assets
Liabilitas untuk segmen dilaporkan 2.980.995) 5.422.280) Liabilities for reportable segment
Jumlah yang tidak dialokasikan 63.848) 603) Unallocated amount
Liabilitas 3.044.843) 5.422.883) Liabilities
67
Page 318
PT JACCS MITRA PINASTHIKA MUSTIKA FINANCE INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN/NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain/In millions of Rupiah, unless otherwise specified)
35. PIHAK-PIHAK BERELASI 35. RELATED PARTIES
Pihak berelasi/Related party Jenis hubungan/Nature of relationship Jenis Transaksi/Type of transactions
JACCS Co., Ltd., Jepang/Japan Pemegang saham/Shareholder Pinjaman subordinasi dan beban keuangan/
Subodinated loan and financial charges
PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk Pemegang saham/Shareholder -
PT Asuransi Mitra Pelindung Mustika Entitas anak dari pemegang saham Utang usaha, utang obligasi, beban keuangan,
nonpengendali/Subsidiary of beban umum dan administrasi dan pendapatan
non-controlling shareholder lain-lain/Accounts payable, bonds payable,
financial charges, general and administrative
expenses and other income
MUFG Bank, Ltd., Cabang Mempunyai kelompok usaha yang sama Kas di bank, aset derivatif untuk tujuan
Jakarta/Jakarta Branch (artrinya entitas induk, entitas anak, dan manajemen resiko, liabilitas derivatif untuk
entitas anak berikutnya) dengan tujuan manajemen resiko, pinjaman yang
Perusahaan/Have the same business diterima, liabilitas derivatif dan beban
group (meaning the parent entity, keuangan/Cash in banks, derivative assets
subsidiary, and subsequent subsidiary) with held for risk management, derivative liabilities
those of the Company held for risk management, borrowings,
derivative liability and financial charges
PT Bank Danamon Indonesia Tbk Mempunyai kelompok usaha yang sama Kas di bank, aset derivatif untuk tujuan
(artrinya entitas induk, entitas anak, dan manajemen resiko, pinjaman yang diterima,
entitas anak berikutnya) dengan liabilitas derivatif dan beban keuangan/Cash in
Perusahaan/Have the same business banks, derivative assets held for risk
group (meaning the parent entity, management, borrowings, derivative liability
subsidiary, and subsequent subsidiary) with and financial charges
those of the Company
Dewan Komisaris dan Direksi/Board of Personil manajemen inti/Key management Beban yang masih harus dibayar, gaji dan
Commissioners and Directors personnel tunjangan dan imbalan pascakerja/Accrued
expenses, salaries and allowances and post-
employment benefits
Transaksi dengan pihak berelasi Transactions with related parties
Rincian saldo dan transaksi yang signifikan dengan pihak- The details of significant balances and transactions with
pihak berelasi pada dan untuk tahun-tahun yang berakhir related parties as of and for the years ended
tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 adalah sebagai 31 December 2025 and 2024 were as follows:
berikut:
Persentase terhadap jumlah
aset atau liabilitas/
Percentage to total assets or
Jumlah/Total liabilities
2025 2024 2025 2024
Aset Assets
Kas di bank Cash in banks
Bank Cash in bank
PT Bank Danamon Indonesia Tbk 568 255 0,01 0,00 PT Bank Danamon Indonesia Tbk
MUFG Bank, Ltd., Cabang Jakarta 58 148 0,00 0,00 MUFG Bank, Ltd., Jakarta Branch
Jumlah 626 403 0,01 0,00 Total
Piutang lain-lain Other receivables
Personil manajemen kunci 592 682 0,01 0,01 Key management personnel
Jumlah 592 682 0,01 0,01 Total
Aset derivatif untuk tujuan manajemen Derivative assets held for risk
risiko management
MUFG Bank, Ltd., Cabang Jakarta 19.659 36.354 0,49 0,53 MUFG Bank, Ltd., Jakarta Branch
Jumlah 19.659 36.354 0,49 0,53 Total
68
Page 319
PT JACCS MITRA PINASTHIKA MUSTIKA FINANCE INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN/NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain/In millions of Rupiah, unless otherwise specified)
35. PIHAK-PIHAK BERELASI (Lanjutan) 35. RELATED PARTIES (Continued)
Transaksi dengan pihak berelasi (Lanjutan) Transactions with related parties (Continued)
Persentase terhadap jumlah
aset atau liabilitas/
Percentage to total assets or
Jumlah/Total liabilities
2025 2024 2025 2024
Liabilitas Liabilities
Utang usaha Accounts payable
PT Asuransi Mitra Pelindung Mustika 8 10 0,00 0,00 PT Asuransi Mitra Pelindung Mustika
Jumlah 8 10 0,00 0,00 Total
Pinjaman yang diterima Borrowings
MUFG Bank, Ltd., Cabang Jakarta 131.458 575.416 4,32 10,61 MUFG Bank, Ltd., Jakarta Branch
PT Bank Danamon Indonesia Tbk 92.521 224.381 3,04 4,14 PT Bank Danamon Indonesia Tbk
Jumlah 223.979 799.797 7,26 14,75 Total
Utang obligasi Bonds payable
PT Asuransi Mitra Pelindung Mustika - 30.267 0,00 0,56 PT Asuransi Mitra Pelindung Mustika
PT Bank Danamon Indonesia Tbk - 100.890 0,00 1,86 PT Bank Danamon Indonesia Tbk
Jumlah - 131.157 0,00 2,42 Total
Beban yang masih harus dibayar Accrued Expenses
JACCS Co., Ltd., Jepang 509 - 0,02 0,00 Guarantee Fee
Personil manajemen kunci 1.073 2.076 0,04 0,04 Key management personnel
Jumlah Total
1.582 2.076 0,06 0,04
Liabilitas derivatif untuk tujuan manajemen Derivative liabilities held for risk
risiko Management
MUFG Bank, Ltd., Cabang Jakarta 11.367 36.203 0,37 0,67 MUFG Bank, Ltd., Jakarta Branch
Jumlah 11.367 36.203 0,37 0,67 Total
Pinjaman subordinasi Subordinated loan
JACCS Co., Ltd., Jepang 13.098 13.098 0,43 0,24 JACCS Co., Ltd., Japan
Jumlah 13.098 13.098 0,43 0,24 Total
Pendapatan Income
Pendapatan lain-lain Other income
PT Asuransi Mitra Pelindung Mustika 9.808 41.150 0,96 2,91 PT Asuransi Mitra Pelindung Mustika
Jumlah 9.808 41.150 0,96 2,91 Total
Beban Expenses
Beban keuangan Financial charges
Pinjaman yang diterima Borrowings
MUFG Bank, Ltd., Cabang Jakarta 21.475 40.444 1,54 2,30 MUFG Bank, Ltd., Jakarta Branch
PT Bank Danamon Indonesia Tbk 5.852 18.875 0,42 1,07 PT Bank Danamon Indonesia Tbk
JACCS Co., Ltd., Jepang 1.846 - 0,13 - JACCS Co., Ltd., Japan
Jumlah 29.173 59.319 2,09 3,37 Total
Utang obligasi Bonds payable
PT Bank Danamon Indonesia Tbk 5.152 10.085 0,37 0,57 PT Bank Danamon Indonesia Tbk
PT Asuransi Mitra Pelindung
PT Asuransi Mitra Pelindung Mustika 1.665 2.185 0,12 0,12 Mustika
Jumlah 6.817 12.270 0,49 0,69 Total
Pinjaman subordinasi Subordinated Loan
JACCS Co., Ltd., Jepang 877 879 0,06 0,05 JACCS Co., Ltd., Japan
Jumlah 877 879 0,06 0,05 Total
Beban umum dan administrasi General and administrative expenses
Asuransi Insurance
PT Asuransi Mitra Pelindung
PT Asuransi Mitra Pelindung Mustika 403 452 0,03 0,03 Mustika
Jumlah 403 452 0,03 0,03 Total
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, tidak ada As of 31 December 2025 and 2024, there was no
cadangan kerugian penurunan nilai yang dibukukan atas allowance for impairment losses that have been
piutang pembiayaan dan piutang lain-lain yang diberikan recorded against financing receivables and other
dari personil manajemen kunci. receivables from key management personnel.
69
Page 320
PT JACCS MITRA PINASTHIKA MUSTIKA FINANCE INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN/NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain/In millions of Rupiah, unless otherwise specified)
35. PIHAK-PIHAK BERELASI (Lanjutan) 35. RELATED PARTIES (Continued)
Transaksi dengan pihak berelasi (Lanjutan) Transactions with related parties (Continued)
Kompensasi personil manajemen inti untuk tahun- Key management personnel compensation for the
tahun yang berakhir 31 Desember 2025 dan 2024 years ended 31 December 2025 and 2024 comprised
terdiri dari: of:
Tahun berakhir 31 Desember/
Year ended 31 December
2025 2024
Imbalan kerja jangka pendek 16.644 13.729 Short-term employment benefits
Imbalan pascakerja 216 174 Post-employment benefits
Imbalan kerja jangka panjang lainnya 410 1.000 Other long-term employment benefits
36. INSTRUMEN KEUANGAN 36. FINANCIAL INSTRUMENTS
a. Klasifikasi aset dan liabilitas keuangan a. Classification of financial assets and liabilities
Tabel di bawah ini menunjukkan nilai tercatat dan The following table sets out the carrying amounts
nilai wajar dari aset dan liabilitas keuangan utama and the fair values of the Company’s main financial
Perusahaan berdasarkan kategori masing-masing assets and liabilities based on their respective
pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024. category as of 31 December 2025 and 2024.
31 Desember/ December 2025
Diukur pada nilai
wajar melalui laba Jumlah nilai
rugi/ Biaya perolehan tercatat/
Fair value through diamortisasi/ Total carrying Nilai wajar/
profit or loss Amortized cost amount Fair value
Aset keuangan Financial assets
Kas dan bank - 131.469 131.469 131.469 Cash on hand and in banks
Piutang pembiayaan -
bersih - 3.525.563 3.525.563 3.618.928 Financing receivables - net
Piutang sewa pembiayaan -
bersih - 150.840 150.840 150.840 Finance lease receivables - net
Piutang lain-lain - 36.623 36.623 36.623 Other receivables
Aset derivatif 52.671 - 52.671 52.671 Derivative assets
52.671 3.844.495 3.897.166 3.990.531
Jumlah Total
Liabilitas keuangan Financial liabilities
Utang usaha - 5.007 5.007 5.007 Accounts payable
Liabilitas lain-lain - 59.301 59.301 59.301 Other liabilities
Beban yang masih
harus dibayar - 31.928 31.928 31.928 Accrued expenses
Pinjaman yang diterima - 2.313.462 2.313.462 2.315.556 Borrowings
Utang obligasi - 586.283 586.283 595.957 Bonds payable
Pinjaman subordinasi - 13.098 13.098 13.098 Subordinated loan
Liabilitas derivatif 28.647 - 28.647 28.647 Derivative liabilities
28.647 3.009.079 3.037.726 3.049.494
Jumlah Total
31 Desember/ December 2024
Diukur pada nilai
wajar melalui laba Jumlah nilai
rugi/ Biaya perolehan tercatat/
Fair value through diamortisasi/ Total carrying Nilai wajar/
profit or loss Amortized cost amount Fair value
Aset keuangan Financial assets
Kas dan bank - 403.173 403.173 403.173 Cash on hand and in banks
Piutang pembiayaan -
bersih - 5.574.544 5.574.544 5.387.905 Financing receivables - net
Piutang sewa pembiayaan -
bersih - 378.940 378.940 378.940 Finance lease receivables - net
Piutang lain-lain - 188.900 188.900 188.900 Other receivables
Aset derivatif 84.550 - 84.550 84.550 Derivative assets
84.550 6.545.557 6.630.107 6.443.468
Jumlah Total
Liabilitas keuangan Financial liabilities
Utang usaha - 17.645 17.645 17.645 Accounts payable
Liabilitas lain-lain - 51.656 51.656 51.656 Other liabilities
Beban yang masih
harus dibayar - 36.516 36.516 36.516 Accrued expenses
Pinjaman yang diterima - 3.671.491 3.671.491 3.693.557 Borrowings
Surat utang jangka
menengah - 302.253 302.253 302.253 Medium term notes
Utang obligasi - 1.240.949 1.240.949 1.256.110 Bonds payable
Pinjaman subordinasi - 13.098 13.098 13.098 Subordinated loan
Liabilitas derivatif 81.212 - 81.212 81.212 Derivative liabilities
81.212 5.333.608 5.414.820 5.452.047
Jumlah Total
70
Page 321
PT JACCS MITRA PINASTHIKA MUSTIKA FINANCE INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN/NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain/In millions of Rupiah, unless otherwise specified)
36. INSTRUMEN KEUANGAN (Lanjutan) 36. FINANCIAL INSTRUMENTS (Continued)
b. Nilai wajar instrumen keuangan b. Fair values of financial instrument
Model penilaian Valuation models
Perusahaan mengukur nilai wajar untuk instrumen The Company measures fair value for financial
keuangan yang diakui pada nilai wajar dengan instrument recognized at fair values using the
menggunakan tingkat hirarki berikut ini: following hierarchy level:
- Level 1: harga kuotasian (tanpa penyesuaian) di - Level 1: quoted prices (unadjusted) in active
pasar aktif untuk aset atau liabilitas yang identik. markets for identical assets or liabilities.
- Level 2: input selain harga kuotasian yang termasuk - Level 2: inputs other than quoted prices included in
dalam Level 1 yang dapat diobservasi untuk aset Level 1 that are observable for the asset or liability,
atau liabilitas, baik secara langsung (yaitu sebagai either directly (i.e. as prices) or indirectly (i.e.
harga) atau tidak langsung (yaitu ditentukan dari derived from prices).
harga).
- Level 3: input yang tidak dapat diobservasi untuk - Level 3: inputs for the asset or liability that are not
aset atau liabilitas. based on observable market data (unobservable
inputs).
Teknik penilaian mencakup model nilai kini bersih dan Valuation techniques include net present value and
arus kas yang didiskontokan, perbandingan dengan discounted cash flow models, comparison with
instrumen sejenis yang harga pasarnya tersedia, serta similar instruments for which market observable
dapat diobservasi, serta model penilaian lainnya. prices exist and other valuation models.
Asumsi dan input yang digunakan dalam teknik Assumptions and inputs used in valuation techniques
penilaian meliputi suku bunga bebas risiko (risk-free) include risk-free and benchmark interest rates and
dan suku bunga acuan serta credit spreads yang credit spreads used in estimating discount rates,
digunakan untuk mengestimasi tingkat diskonto, bond prices and foreign currency exchange rates.
harga obligasi dan nilai tukar mata uang asing.
Tujuan dari teknik penilaian adalah untuk pengukuran The objective of valuation techniques is to arrive at a
nilai wajar yang mencerminkan harga yang akan fair value measurement that reflects the price that
diterima untuk menjual aset atau harga yang akan would be received to sell the asset or paid to transfer
dibayar untuk mengalihkan suatu liabilitas dalam the liability in an orderly transaction between market
transaksi teratur (orderly transactions) antara pelaku participants at the measurement date.
pasar (market participants) pada tanggal pengukuran.
Pertimbangan dan estimasi manajemen biasanya Management judgment and estimation are usually
memerlukan pemilihan model yang sesuai untuk required for selection of the appropriate valuation
digunakan, penentuan arus kas masa depan yang model to be used, determination of expected future
diharapkan pada instrumen keuangan yang dinilai, cash flows on the financial instrument being valued,
penentuan probabilitas kegagalan pihak lawan dan determination of the probability of counterparty
pembayaran dimuka dan pemilihan tingkat diskonto default and prepayments and selection of
yang tepat. appropriate discount rates.
Estimasi nilai wajar yang diperoleh dari model Fair values estimates obtained from models are
disesuaikan dengan faktor-faktor lain, seperti risiko adjusted for any other factors, such as liquidity risk
likuiditas atau ketidakpastian model, sepanjang or model uncertainties, to the extent that the
Perusahaan berkeyakinan bahwa pelaku pasar pihak Company believes that a third party market
ketiga akan memperhitungkan mereka dalam participants would take them into account in pricing
menentukan harga transaksi. Nilai wajar a transaction. Fair values reflect the credit risk of the
mencerminkan risiko kredit instrumen termasuk instrument and include adjustments to take account
penyesuaian untuk memperhitungkan risiko kredit of the credit risk of the Company and the
Perusahaan dan pihak lawan. Untuk mengukur counterparty where appropriate. For measuring
derivatif yang klasifikasinya mungkin berubah dari derivatives that might change classification from
aset menjadi liabilitas atau sebaliknya seperti swap being an asset to a liability or vice versa such as
suku bunga, nilai wajar memperhitungkan Credit interest rate swaps, fair values take into account both
Valuation Adjustment (“CVA”) dan Debit Valuation credit valuation adjustment (CVA) and debit
Adjustment (“DVA”) ketika pelaku pasar valuation adjusment (DVA) when market participants
mempertimbangkan hal ini dalam harga derivatif. take this into consideration in pricing the derivatives.
71
Page 322
PT JACCS MITRA PINASTHIKA MUSTIKA FINANCE INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN/NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain/In millions of Rupiah, unless otherwise specified)
36. INSTRUMEN KEUANGAN (Lanjutan) 36. FINANCIAL INSTRUMENTS (Continued)
b. Nilai wajar instrumen keuangan (Lanjutan) b. Fair values of financial instrument (Continued)
Kerangka Penilaian Valuation Framework
Penilaian aset keuangan dan liabilitas keuangan Valuation of financial assets and financial liabilities are
dikaji secara independen dari bisnis oleh Direktur subject to an independent review of the business, by
Keuangan. Direktur Keuangan terutama Finance Director. Finance Director is primarily
bertanggung jawab untuk memastikan bahwa responsible for ensuring that valuation adjustments
penyesuaian penilaian telah dilakukan secara tepat. have been properly accounted for. An independent
Validasi harga secara independen dilakukan untuk price validation was performed to ensure that the
memastikan bahwa Perusahaan menggunakan data Company uses reliable market data from independent
pasar yang dapat diandalkan dari sumber-sumber sources (e.g. traded prices and broker quotes) based
independen (misalnya harga perdagangan dan on consensus data sources. Annual review on the
kuotasi pialang) berdasarkan konsensus sumber valuation model was done to ensure that the result of
data. Pengkajian tahunan terhadap model penilaian the valuation reflects the market prices.
dilakukan untuk memastikan bahwa hasil penilaian
mencerminkan harga pasar.
Instrumen keuangan yang diukur pada nilai wajar Financial instruments measured at fair values
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, As of 31 December 2025 and 2024, the Company had
Perusahaan mempunyai instrumen keuangan yang financial instruments recognized at fair value which
diakui pada nilai wajar yaitu aset dan liabilitas are derivative assets and liabilities. Those financial
derivatif. Instrumen keuangan tersebut diukur dengan instruments are measured at hierarchy level 2. The
menggunakan hirarki level 2. Perusahaan tidak Company does not have any financial instruments
memiliki instrumen keuangan yang diakui pada nilai recognized at fair value that measurement uses
wajar yang diukur berdasarkan hirarki level 1 dan 3 hierarchy level 1 and 3 and there was no
serta tidak ada perpindahan diantaranya. Nilai wajar reclassification between them. Fair value of
derivatif ditentukan dengan teknik penilaian derivatives was determined using valuation
berdasarkan input yang dapat diobservasi. techniques based on observable inputs.
Instrumen keuangan yang tidak diukur pada nilai Financial instruments not measured at fair values
wajar
Tabel di bawah ini menyajikan nilai wajar instrumen The following table sets out the fair values of financial
keuangan yang tidak diukur pada nilai wajar dan instruments not measured at fair value and analysis
analisa atas instrumen keuangan tersebut sesuai on those financial instruments by level in the fair value
dengan masing-masing level pada hirarki nilai wajar. hierarchy.
31 Desember/ December 2025
Nilai
tercatat/ Nilai wajar/Fair value
Carrying Level 2/ Level 3/ Jumlah/
amount Level 2 Level 3 Total
Aset keuangan Financial assets
Piutang pembiayaan - bersih 3.525.563 - 3.618.928 3.618.928 Financing receivables - net
Piutang sewa pembiayaan - bersih 150.840 - 150.840 150.840 Finance lease receivables - net
3.692.632 - 3.769.768 3.769.768
Liabilitas keuangan Financial liabilities
Pinjaman yang diterima 2.313.462 - 2.315.556 2.315.556 Borrowings
Utang obligasi 586.283 595.957 - 595.957 Bonds payable
Liabilitas sewa (bagian dari liabilitas Lease liabilities (part of other
lain-lain) 13.404 13.404 - 13.404 liabilities)
Pinjaman subordinasi 13.098 - 13.098 13.098 Subordinated loan
2.926.247 609.361 2.328.654 2.938.015
31 Desember/ December 2024
Nilai
tercatat/ Nilai wajar/Fair value
Carrying Level 2/ Level 3/ Jumlah/
amount Level 2 Level 3 Total
Aset keuangan Financial assets
Piutang pembiayaan - bersih 5.574.544 - 5.387.905 5.387.905 Financing receivables - net
Piutang sewa pembiayaan - bersih 378.940 - 378.940 378.940 Finance lease receivables - net
5.953.484 - 5.766.845 5.766.845
Liabilitas keuangan Financial liabilities
Pinjaman yang diterima 3.671.491 - 3.693.557 3.693.557 Borrowings
Surat utang jangka menengah 302.253 - 302.253 302.253 Medium term notes
Utang obligasi 1.240.949 1.256.110 - 1.256.110 Bonds payable
Liabilitas sewa (bagian dari liabilitas Lease liabilities (part of other
lain-lain) 17.749 17.749 - 17.749 liabilities)
Pinjaman subordinasi 13.098 - 13.098 13.098 Subordinated loan
5.245.540 1.273.859 4.008.908 5.282.767
72
Page 323
PT JACCS MITRA PINASTHIKA MUSTIKA FINANCE INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN/NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain/In millions of Rupiah, unless otherwise specified)
37. KOMITMEN 37. COMMITMENT
Pada tanggal 23 Juni 2014, Perusahaan On 23 June 2014, the Company entered into a non-
menandatangani Perjanjian Sewa Menyewa yang tidak cancellable lease agreement with PT Mitra Wijaya
dapat dibatalkan dengan PT Mitra Wijaya Wisesa Wisesa as the Company’s commercial office at Lippo
sebagai kantor komersial Perusahaan di Lippo Kuningan, Jakarta. The lease period covers 5 years
Kuningan, Jakarta. Periode sewa adalah 5 tahun sejak beginning from 23 June 2014 to 22 June 2019. The
tanggal 23 Juni 2014 sampai dengan 23 Juni 2019. Company had been extended the lease period with
Perusahan telah memperpanjang periode masa sewa Addendum II of the Lease Agreement with Ref.
melalui Addendum II Perjanjian Sewa Menyewa Ref. No. 007/LK.ADD.02/XII/2018 that covers 5 years
No. 007/LK.ADD02/XII/2018 untuk periode 5 tahun beginning from 23 June 2019 to 22 June 2024. Rental
sejak 23 Juni 2019 sampai 22 Juni 2024. Pembayaran payments are paid in advance on a quarterly basis. The
sewa dibayarkan di muka setiap triwulanan. Company had been extended the lease period with
Perusahaan telah memperpanjang kembali periode Addendum III of the Lease Agreement with Ref. No.
masa sewa melalui Addendum III Perjanjian Sewa 007/LK.ADD03/IX/2020 that cover 1 month beginning
Menyewa Ref. No 007/LK.ADD03/IX/2020 untuk satu from 23 June 2024 to 22 July 2024. The Company had
bulan 23 Juni 2024 sampai 22 Juli 2024. Perusahaan been extended the lease period with Addendum IV of
telah memperpanjang kembali periode masa sewa the Lease Agreement with Ref. No.
melalui Addendum IV Perjanjian Sewa Menyewa Ref. 007/LK.ADD04/XII/2023 that covers 5 years beginning
No. 007/LK.ADD04/XII/2023 untuk periode 5 tahun from 23 July 2024 to 22 July 2029. Rental payments are
sejak 23 Juli 2024 sampai 22 Juli 2029. Pembayaran paid in advance on a quarterly basis.
sewa dibayarkan di muka setiap triwulanan.
Untuk periode sewa dari tanggal 23 Juli 2024 sampai For the rental period from 23 July 2024 to 22 July 2029,
22 Juli 2029, Perusahaan telah membayar di muka the Company has paid in advance security deposits
uang jaminan sebesar Rp 1.754 serta pembayaran amounting to Rp 1,754 and presented the payments as
tersebut disajikan sebagai “aset lain-lain” pada laporan “other assets” on the statements of financial position as
posisi keuangan per 31 Desember 2025. of 31 December 2025.
Pada tanggal 31 Desember 2025, jumlah pembayaran As of 31 December 2025, the total future lease
sewa di masa depan terkait dengan pejanjian sewa payments related to the lease agreement amounted to
sebesar Rp 16.621. Rp 16,621.
38. REKONSILIASI AKTIVITAS PENDANAAN BERSIH 38. NET FINANCING ACTIVITIES RECONCILIATION
Rekonsiliasi dari aktivitas pendanaan adalah sebagai Reconciliation from financing activities are as follows:
berikut:
Tahun berakhir 31 Desember/Year ended 31 December 2025
Arus kas
masuk Pergerakan Pergerakan
(keluar) valuta asing/ beban Pergerakan utang
31 December/ bersih/Net Foreign transaksi/ bunga/ Interest
December cash in (out)- exchange Transaction payable 31 Desember/
2024 flow movement cost movement movement December 2025
Pinjaman yang
diterima 3.671.491 (1.388.748) 28.378) 10.728) (8.387) 2.313.462 Borrowings
Surat utang jangka
menengah 302.253 (300.000) -) 110) (2.363) -) Medium term notes
Utang obligasi 1.240.949 (650.000) -) 2.428) (7.094) 586.283 Bonds payables
Liabilitas sewa 17.749 (5.582) -) -) 1.145) 13.312 Lease liabilities
Pinjaman
subordinasi 13.098 -) -) -) -) 13.098 Subordinated loan
Jumlah liabilitas dari
aktivitas
pendanaan 5.245.540 (2.344.330) 28.378) 13.266) (16.699) 2.926.155 Total liabilities from
73
Page 324
PT JACCS MITRA PINASTHIKA MUSTIKA FINANCE INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN/NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain/In millions of Rupiah, unless otherwise specified)
38. REKONSILIASI AKTIVITAS PENDANAAN BERSIH 38. NET FINANCING ACTIVITIES RECONCILIATION
(Lanjutan) (Continued)
Tahun berakhir 31 Desember/Year ended 31 December 2024
Arus kas
masuk Pergerakan Pergerakan
(keluar) valuta asing/ beban Pergerakan utang
31 December/ bersih/Net Foreign transaksi/ bunga/ Interest
December cash in (out)- exchange Transaction payable 31 Desember/
2023 flow movement cost movement movement December 2024
Pinjaman yang
diterima 4.972.981 (1.308.636) (5.884) 20.516) (7.486) 3.671.491 Borrowings
Surat utang jangka
menengah 302.098 -) -) 155) -) 302.253 Medium term notes
Utang obligasi 922.521 312.000) -) 754) 5.674) 1.240.949 Bonds payables
Liabilitas sewa 21.452 (4.492) -) -) 789) 17.749 Lease liabilities
Pinjaman
subordinasi 13.096 -) -) -) 2) 13.098 Subordinated loan
Jumlah liabilitas dari
aktivitas Total liabilities from
pendanaan 6.232.148 (1.001.128) (5.884) 21.425) (1.021) 5.245.540 financing activities)))
39. STANDAR AKUNTANSI YANG DITERBITKAN NAMUN 39. ISSUED BUT NOT YET EFFECTIVE ACCOUNTING
BELUM EFEKTIF STANDARDS
Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) yang The Statement of Financial Accounting Standards
telah disahkan oleh Dewan Standar Akuntansi (PSAK) issued by the Indonesian Financial Accounting
Keuangan (DSAK) namun belum berlaku efektif untuk Standards Board (DSAK) but not yet effective for the
laporan keuangan perusahaan untuk tahun yang Company’s financial statements for the year ended
berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 adalah 31 December 2025 are as follows:
sebagai berikut:
PSAK yang akan berlaku sejak tanggal 1 Januari 2026: PSAK that will become effective on 1 January 2026:
Amendemen PSAK 109 dan PSAK 107 Amendments to PSAK 109 and PSAK 107
“Amendemen atas Klasifikasi dan Pengukuran “Amendments to the Classification and
Instrument Keuangan ”; Measurement of Financial Instruments”;
Amendemen Tahunan 2024 “Amendemen Annual Improvements 2024 “Amendments to
PSAK 107, PSAK 109, PSAK 110, dan PSAK 207”; PSAK 107, PSAK 109, PSAK 110, and PSAK 207”;
PSAK yang akan berlaku sejak tanggal 1 Januari 2027: PSAK that will become effective on 1 January 2027:
PSAK 118 “Penyajian dan Pengungkapan Laporan PSAK 118 “Presentation and Disclosures in
Keuangan”; Financial Statements”;
Pada saat penerbitan laporan keuangan, Perusahaan As at the authorization date of these financial
masih mengevaluasi dampak yang mungkin timbul dari statements, the Company is still evaluating the
penerapan standar baru tersebut serta pengaruhnya potential impact of the new standard to the financial
terhadap laporan keuangan. statements.
40. REKLASIFIKASI AKUN 40. RECLASSIFICATION OF ACCOUNT
Laporan posisi keuangan Perusahaan periode The statement of financial position as of 31 December
31 Desember 2024 yang telah direklasifikasi adalah 2024 has been reclassified as follow:
sebagai berikut:
Tahun berakhir 31 Desember 2024 /
Year Ended 31 December 2024
Dilaporkan sebelumnya / Reklasifikasi/ Setelah reklasifikasi /
As previously reported Reclassified After reclassified
Piutang pembiayaan – bersih 5.574.544 29.623) 5.604.167 Financing receivables - net
Piutang sewa pembiayaan – bersih 378.940 108.791) 487.731 Finance lease receivables – net
Piutang lain-lain 188.900 (138.414) 50.486 Other Receivable
74
Page 325
PT JACCS MITRA PINASTHIKA MUSTIKA FINANCE INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN/NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain/In millions of Rupiah, unless otherwise specified)
40. REKLASIFIKASI AKUN (Lanjutan) 40. RECLASSIFICATION OF ACCOUNT (Continued)
Reklasifikasi terhadap informasi keuangan komparatif Certain reclassifications have been made to the 2024
tahun 2024 untuk meningkatkan keterbandingan comparative financial information to improve
dengan laporan keuangan tahun berjalan. Reklasifikasi comparability with the current year’s financial
piutang dari jaminan aset keuangan dari piutang lain- statements. These reclassification relates to
lain menjadi piutang pembiayaan konsumen dan receivables from financed asset from other receivables
piutang sewa pembiayaan. to financing receivables and lease receivables.
Reklasifikasi ini tidak berdampak terhadap total aset, This reclassification has no impact on the Company’s
total liabilitas, ekuitas, maupun laba rugi perusahaan total assets, total liabilities, equity or statement of profit
dan hanya mempengaruhi penyajian dan klasifikasi or loss and other comprehensive income.
akun dalam laporan posisi keuangan.
41. INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK 41. ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT
DISYARATKAN OLEH STANDAR AKUNTANSI REQUIRED BY INDONESIAN FINANCIAL
KEUANGAN INDONESIA (TIDAK DIAUDIT) ACCOUNTING STANDARDS (UNAUDITED)
a. Rasio - Rasio Keuangan Otoritas Jasa Keuangan a. Financial Ratios of Financial Service Authority
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan As of 31 December 2025 and 2024, the Company
2024, Perusahaan telah memenuhi seluruh has complied all ratios which required from
ketentuan yang tercantum dalam Peraturan Otoritas Regulation of Financial Services Authority
Jasa Keuangan Republik Indonesia Republic of Indonesia No. 35/POJK.05/2018
No. 35/POJK.05/2018 tentang Penyelenggaraan regarding Implementation of Multifinance
Usaha Perusahaan Pembiayaan. Rasio yang telah Company Operation. Ratios calculated by the
dihitung Perusahaan antara lain: Company among others:
31 Desember/December
2025 2024
Rasio piutang pembiayaan terhadap total aset 90,99% 86,82% Financing to asset ratio (FAR)
Rasio Modal inti terhadap Modal Disetor 81,30% 117,15% Modal Inti terhadap Modal Disetor ratio
Rasio Gearing 2,89x 3,61x Gearing ratio
Return on assets (6,70%) (4,55%) Return on assets
Return on equity (33,55%) (17,90%) Return on equity
Rasio piutang pembiayaan terhadap pinjaman 126,21% 113,88% Financing to funding ratio
Rasio piutang pembiayaan investasi dan pembiayaan Receivable for investment financing and working
modal kerja terhadap total piutang pembiayaan 15,96% 24,89% capital financing to total financing receivable ratio
Rasio permodalan 41,08% 32,52% Capital ratio
Rasio piutang pembiayaan bermasalah 2,38% 2,54% Non-performing financing consumer ratio
Rasio piutang sewa pembiayaan bermasalah 1,25% 1,73% Non-performing finance lease ratio
Beberapa rasio yang digunakan Perusahaan untuk Several ratios used by the Company to monitor
memonitor permodalan antara lain rasio imbal hasil capital are return on equity ratio and solvency ratio.
ekuitas dan rasio solvabilitas. Rasio imbal hasil Return on equity ratio is used to identify the
ekuitas digunakan untuk mengetahui kemampuan Company’s capability to earn profit from the
Perusahaan meraih laba dari modal yang invested equity and is reflected through the
ditanamkan dan dicerminkan melalui perbandingan comparison between net income to equity.
antara laba bersih dengan ekuitas.
Rasio solvabilitas digunakan untuk mengetahui Solvency ratio is used to identify the Company’s
kemampuan Perusahaan untuk memenuhi capability to fulfill the Company’s obligation through
kewajibannya dengan menggunakan modal yang utilizing its own capital.
dimiliki.
75
Page 326
PT JACCS MITRA PINASTHIKA MUSTIKA FINANCE INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN/NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain/In millions of Rupiah, unless otherwise specified)
41. INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK DISYARATKAN 41. ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT
OLEH STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN REQUIRED BY INDONESIAN FINANCIAL
INDONESIA (TIDAK DIAUDIT) (Lanjutan) ACCOUNTING STANDARDS (UNAUDITED)
(Continued)
a. Informasi Umum a. General Information
Berdasarkan Surat Keputusan No. Ref: 0855/ Based on Decision Letter No. Ref: 0855/MPMF/
MPMF/HRM/03/2019 tanggal 28 Maret 2019, HRM/03/2019 dated 28 March 2019, the
Perusahaan mengangkat Suviana sebagai Company appointed Suviana as Corporate
Sekretaris Perusahaan, efektif sejak tanggal Secretary, effective since 1 April 2019. The
1 April 2019. Penunjukkan Sekretaris Perusahaan Corporate Secretary’s appointment has complied
telah memenuhi persyaratan sebagaimana diatur with the requirements of OJK Regulation
dalam Peraturan OJK No. 35/POJK.04/2014. No. 35/POJK.04/2014.
Pembentukan divisi Audit Internal Perseroan telah The establishment of the Company’s Internal Audit
memenuhi persyaratan sebagaimana diatur dalam Division has complied with the requirements of
Peraturan OJK No. 30/POJK.05/2014 dan OJK Regulation No. 30/POJK.05/2014 and
No. 56/POJK.04/2015. No. 56/POJK.04/2015.
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, As of 31 December 2025 and 2024, the Company
Perusahaan mempunyai masing-masing 952 dan had 952 and 1,035 permanent employees,
1.035 karyawan tetap. respectively.
b. Manajemen Modal b. Capital Management
Dalam mengelola permodalan, Perusahaan In managing capital, the Company conducts
melakukan analisa secara bulanan untuk monthly analysis to ensure that the Company
memastikan bahwa Perusahaan tetap mengikuti complies with the prevailing regulation of OJK
peraturan OJK yang berlaku tentang regarding conducting the business of Multi-Finance
penyelenggaraan usaha Perusahaan Pembiayaan Companies which have some provisions as follows:
yang diantaranya mengatur ketentuan sebagai
berikut:
Modal disetor Perusahaan minimum sebesar The Company’s paid-up capital of minimum
Rp 100.000; Rp 100,000;
Rasio piutang pembiayaan neto terhadap Net financing receivables to total assets
jumlah aset (financing to asset/ FAR ratio) (financing to asset/ FAR ratio) at minimum
paling rendah 40%; 40%;
Modal sendiri Perusahaan minimum sebesar The Company’s equity amounting to minimum
50% dari modal disetor (Rasio Modal Sendiri 50% of paid-up capital (MSMD ratio);
Modal Disetor/ rasio MSMD);
Jumlah pinjaman yang dimiliki Perusahaan The amount of the Company’s loan to equity
dibandingkan modal sendiri dan pinjaman and subordinated loan deducted by investment
subordinasi dikurangi penyertaan (gearing (gearing ratio) is maximum 10 times, both for
ratio) maksimum 10 kali, baik untuk pinjaman foreign and domestic loans.
luar negeri maupun dalam negeri.
76
Page 327
PT JACCS MITRA PINASTHIKA MUSTIKA FINANCE INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN/NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain/In millions of Rupiah, unless otherwise specified)
41. INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK DISYARATKAN 41. ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT
OLEH STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN REQUIRED BY INDONESIAN FINANCIAL
INDONESIA (TIDAK DIAUDIT) (Lanjutan) ACCOUNTING STANDARDS (UNAUDITED)
(Continued)
c. Risiko operasional c. Operational risk
Risiko operasional biasanya disebabkan oleh Operational risk is usually caused by lack or failure
beberapa hal seperti kekurangan dan kegagalan of internal process, human errors, system failure
proses internal, kesalahan manusia, kegagalan or others that may impact the Company’s
sistem maupun hal-hal yang lain yang dapat operation. The Company implements the
berdampak pada operasional Perusahaan. Untuk followings to prevent operational risk:
mencegah timbulnya risiko operasional, Perusahaan
melakukan beberapa hal:
Pembagian tugas yang jelas dan terpisah antara A clear segregation of duties between
pelaksanaan dan kontrol, sebagai pelaksana, implementation and controls, as executors,
aktivitas yang dikerjakan berdasarkan Standard activities based on Standard Operating
Operating Procedures (“SOP”) baku Procedures (“SOP”) of the Company. Whereas
Perusahaan. Sedangkan fungsi kontrol the control function ensures that the activities
memastikan aktivitas sudah memenuhi comply with the requirements that have been
persyaratan yang sudah digariskan oleh SOP. outlined by the SOP.
Perusahaan menggunakan Sistem Confins agar The Company uses Confins system to
kelangsungan dan kelancaran pengoperasian guarantee the continuity of operating system.
sistem dapat terjamin. Perusahaan sudah The Company implemented on-line and real
menerapkan sistem on-line dan real time time system so the management can directly
sehingga pihak manajemen dapat memonitor monitor all activities, and take the right decision
seluruh aktivitas operasional secara langsung, in a timely manner to mitigate any possible
dan dengan cepat dapat mengambil keputusan risks that may occur due to negligence, system
yang tepat untuk memitigasi kemungkinan risiko malfunction, or deviation from SOP
yang terjadi akibat kelalaian, tidak berfungsinya implementation and/or the Company’s policies.
sistem, maupun penyimpangan dari
pelaksanaan SOP dan/atau kebijakan
Perusahaan.
Perusahaan juga sudah memiliki unit kerja yang The Company also has a working unit to
melakukan tinjauan dan evaluasi periodik perform periodic review and evaluation of
terhadap kebijakan-kebijakan dan SOP secara policies and SOPs on a regular basis.
berkala.
Perusahaan senantiasa mengembangkan The Company continuously develops the skills
kemampuan dan pengetahuan karyawannya and knowledge of its employees through a
dengan berbagai pelatihan agar dapat menekan variety of trainings to suppress the frequency of
seminimal mungkin frekuensi kesalahan human and operational system errors and the
manusia dan sistem operasional dan dampak impact of financial losses caused by it to a
kerugian finansial yang diakibatkan oleh hal minimum level.
tersebut.
77
Page 328
Page 329
Page 330
Page 331
Page 332
Page 333
Page 334
Page 335
Kinerja Keberlanjutan
PT JACCS MITRA PINASTHIKA MUSTIKA FINANCE INDONESIA
Lippo Kuningan, Lantai 23 & 25/23rd & 25th Floor
Jl. H.R. Rasuna Said Kav. B-12
Kuningan, Jakarta 12940
Indonesia
T. 1500309
www.jaccs-mpmfinance.com
2025 Laporan Tahunan
Annual Report
PT JACCS MPM Finance Indonesia
246 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Names mentioned 137 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
PT JACCS
p.2 ×22
unresolved
org
PT JACCS MPM Finance Indonesia
p.3 ×115
unresolved
person
Independensi
· Komisaris Independen
p.4 ×3
unresolved
person
Nominasi
· Komisaris
p.5
unresolved
org
PT JACCS Mitra Pinasthika Mustika Finance Indonesia Audit
p.5
unresolved
org
PT JACCS Mitra Pinasthika Mustika Finance Indonesia Sistem
p.5
unresolved
org
Indonesia Stock Exchange
p.10 ×3
unresolved
org
Financial Services Authority
p.15 ×7
unresolved
org
PT JACCS Mitra
p.18 ×5
unresolved
org
PT JACCS Mitra Pinasthika Mustika
p.18 ×2
unresolved
person
Oversight
· Komisaris
p.21
unresolved
org
Bank Indonesia
p.25 ×5
unresolved
person
Establishment Akta Notaris Rachmat Santoso
· Notaris
p.34 ×7
unresolved
org
Menteri Kehakiman Republik Indonesia
p.34 ×2
unresolved
org
Minister of Justice
p.34 ×2
unresolved
org
Minister of Law and Human Rights
p.34 ×2
unresolved
org
PT JACCS Mitra Pinasthika Mustika Finance
· Commissioner
p.34 ×3
unresolved
org
PT JACCS Mitra Pinasthika Indonesia
p.34
unresolved
person
Jose Dima Satria
· Notaris
p.34 ×3
unresolved
org
Menteri
p.34
unresolved
org
Minister of Law
p.34
unresolved
org
PT Mitra Pinasthika Mustika Finance
p.35 ×3
unresolved
org
PT Elbatama Finance
p.35 ×5
unresolved
org
PT Austindo
p.35 ×4
unresolved
org
PT Elbatama
p.35 ×5
unresolved
org
PT Elbatama Securindo.
p.36 ×3
unresolved
org
Pengadilan Negeri Jakarta Pusat
p.36
unresolved
org
PT Elbatama Finance. Seiring
p.36
unresolved
org
PT Austindo Nusantara
p.36 ×2
unresolved
org
PT Austindo Nusantara Jaya Rent
p.36
unresolved
org
PT MPM Finance
p.37
unresolved
org
PT Sasana Artha Finance
p.37
unresolved
org
PT JACCS Mitra Pinasthika
p.37 ×2
unresolved
org
Menteri Hukum dan Hak Asasi
p.37
unresolved
org
PT Austindo Finance
p.38
unresolved
org
Ministry of Finance.
p.38 ×2
unresolved
org
PT Sasana Artha
p.39
unresolved
org
PT Fitch
p.39
unresolved
org
PT Fitch Ratings Indonesia
p.39 ×4
unresolved
org
Menteri Keuangan
p.43 ×2
unresolved
org
Ministry of Finance Decree
p.43 ×2
unresolved
org
Mediasi Pembiayaan
p.45
unresolved
person
H.S Regional Manager Operations
p.46
unresolved
org
PT Astra Aviva Life Insurance
p.49 ×2
unresolved
org
PT Jakarta Cakratunggal Steel Mills
p.49 ×4
unresolved
org
PT Toyota Astra Motor
p.49 ×2
unresolved
org
PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia
p.49 ×2
unresolved
org
PT Asuransi Jiwa Astra
p.49
unresolved
org
Audit Committee Mitra Pinasthika Mustika Tbk
p.49
unresolved
org
Perdagangan Bintraco Dharma Tbk
p.49
unresolved
org
Dharma Tbk
p.49
unresolved
org
PT AJ Capital Advisory
p.50
unresolved
org
PT AJCapital Advisory
p.50
unresolved
org
JACCS International Vietnam Finance Co., Ltd.
p.52
unresolved
org
International Vietnam Finance Co., Ltd.
p.52
unresolved
org
PT Bank Resona Perdania
p.53 ×6
unresolved
org
PT Bank Daiwa Perdania
p.53 ×4
unresolved
org
Daiwa Bank Limited
p.53 ×4
unresolved
org
PT UAF Jaminan Kredit
p.54 ×2
unresolved
org
PT Kencana Internusa Artha Finance
p.54
unresolved
org
PT Dipo Star Finance
p.54 ×2
unresolved
org
PT Adira Quantum Multifinance
p.54 ×2
unresolved
org
PT Bank Buana
p.54
unresolved
org
PT Bank Buana Indonesia
p.54
unresolved
person
Yimmy
· Direktur
p.55 ×2
unresolved
person
Weddianto
· Director
p.55
unresolved
org
PT Pandu Alam
p.59
unresolved
org
PT Tri Nur
p.59
unresolved
org
PT Unitras
p.59
unresolved
org
PT Mitra Pinasthika
p.59
unresolved
org
Mustika Tbk
p.59
unresolved
org
Investama Sedaya Tbk
p.59
unresolved
org
Terbatas Swasta. Private Limited
p.59
unresolved
org
Controlling Shareholders JACCS Co., Ltd.
p.60
unresolved
org
Jepang. JACCS Co.,Ltd.
p.60
unresolved
org
PT Mitra Pinasthika Mulia
p.60
unresolved
person
Wali Amanat
· Notaris
p.62
unresolved
org
Trustee KAP Siddharta Widjaja & Rekan
p.62
unresolved
org
Siddharta Widjaja
p.62
unresolved
person
Public Accountant Novie
p.62
unresolved
org
PT PEFINDO
p.67
unresolved
person
Purnama Jati
p.68
unresolved
org
Pusat Statistik
p.76
unresolved
org
Public Accounting Firm Siddharta Widjaja & Rekan
p.85
unresolved
org
Akuntan Publik Siddharta Widjaja & Rekan
p.85
unresolved
person
Novie
p.85 ×2
unresolved
person
Piagam
· Komisaris
p.108 ×4
unresolved
org
PT JACCS Pernyataan Keputusan Sirkuler Pemegang Saham
p.113
unresolved
org
PT JACCS Mitra Pinasthika Mustika Pinasthika Mustika Finance
p.114
unresolved
person
Notary Hanum Megasari
p.114 ×3
unresolved
person
Gestik Dwi Puji Marhaeningsih
p.114 ×4
unresolved
org
Siddharta Widjaja & Rekan
p.115
unresolved
org
Public Accounting Firm Siddharta Widjaja & Partners
p.115
unresolved
person
Adapun Komposisi
· Komisaris
p.116
unresolved
person
Takeshi
· Komisaris
p.116 ×3
unresolved
person
Sirkuler
· Komisaris
p.116 ×4
unresolved
person
Chihiro
· Komisaris
p.116 ×3
unresolved
person
Josaphat
· Komisaris
p.117 ×3
unresolved
person
Keberagaman Komposisi
· Komisaris
p.117 ×2
unresolved
person
Pedoman
· Komisaris
p.118
unresolved
person
An Independent
· Komisaris
p.121
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.