Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 152
Page 1
Page 2
Sanggahan dan Batasan Tanggung Jawab Disclaimer and Scope of Responsibilities Laporan Keberlanjutan 2025 PT Kino Indonesia Tbk The 2025 Sustainability Report of PT Kino Indonesia Tbk (yang selanjutnya disebut juga “Kino” atau “Perseroan” (hereinafter also referred to as “Kino”, the “Company”, atau “kami”) disusun untuk memenuhi ketentuan pelaporan or “we”) was prepared to meet the reporting requirements hasil kinerja Perseroan pada periode 1 Januari 2025 on the Company’s performance for the period from sampai dengan 31 Desember 2025 kepada regulator dan 1 January 2025 to 31 December 2025 to the regulators pemangku kepentingan. Laporan Keberlanjutan ini memuat and stakeholders. This Sustainability Report contains pernyataan terkait tujuan, kebijakan, rencana, strategi, statements regarding objectives, policies, plans, strategies, serta hasil operasi dan keuangan yang disusun berdasarkan as well as operational and financial results, which have been data faktual yang dapat dipertanggungjawabkan prepared based on factual data that can be accounted for kebenarannya. and verified for its accuracy. Selain itu, Laporan Keberlanjutan ini juga menyajikan In addition, this Sustainability Report also presents agenda kerja Perseroan di tahun selanjutnya yang disusun the Company’s work agenda for the following year, which berdasarkan pernyataan-pernyataan prospektif dan has been prepared based on forward-looking statements berbagai asumsi mengenai kondisi mendatang Perseroan, and various assumptions concerning the Company’s future serta lingkungan bisnis yang terkait, di mana perkembangan conditions and the related business environment, where aktual secara material dapat berbeda dari yang dilaporkan. actual developments may materially differ from those Oleh karena itu, Perseroan menghimbau agar pemangku reported. Therefore, the Company urges stakeholders to kepentingan dapat menggunakan informasi tersebut secara use the information with discretion in their decision making. bijak dalam pengambilan keputusan. Sebagai bagian dari konsistensi dan kemudahan pemahaman As part of ensuring consistency and ease of understanding, informasi, penulisan angka-angka pada seluruh tabel dan all numerical figures presented in tables and charts throughout grafik dalam laporan ini menggunakan notasi Bahasa Inggris. this report use English notation.
Page 3
Strength within to
Power Sustainable
Growth
2025
Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
Tahun 2025 menjadi momentum bagi Perseroan The year 2025 marked a pivotal momentum for
untuk memperkuat fondasi internal sebagai the Company to strengthen its internal foundation
penggerak utama pertumbuhan berkelanjutan, as the primary driver of sustainable growth,
melalui penguatan tata kelola, peningkatan through strengthen governance, improved
kualitas sumber daya manusia, serta integrasi human capital quality, and the integration
prinsip lingkungan, sosial, dan tata kelola ke of environmental, social, and governance
dalam proses bisnis. Upaya ini didukung oleh principles into its business processes. These
inovasi produk yang berkelanjutan, peningkatan efforts were supported by continuous product
efisiensi operasional, serta pengelolaan sumber innovation, improved operational efficiency,
daya dan kemasan yang lebih bertanggung jawab, and more responsible resource and packaging
sejalan dengan karakter bisnis Perseroan sebagai management, in line with the Company’s nature
perusahaan barang konsumsi. Dengan landasan as a consumer goods enterprise. Building on this
tersebut, Perseroan mendorong pertumbuhan foundation, the Company promotes growth that
yang tidak hanya berfokus pada kinerja ekonomi, not only focuses on economic performance but
tetapi juga selaras dengan kebutuhan konsumen, also aligns with consumer needs, environmental
keberlanjutan lingkungan, dan kontribusi sosial, sustainability, and social contribution, in order to
guna menciptakan nilai jangka panjang bagi create long-term value for all stakeholders.
seluruh pemangku kepentingan.
2025 Sustainability Report Kino Indonesia Tbk 1
Page 4
Kesinambungan Tema
Theme Continuity
PT Kino Indonesia Tbk fokus pada pertumbuhan yang konsisten dan berkelanjutan
dengan berorientasi pada aspek ekonomi, lingkungan, sosial, dan tata kelola. Perseroan
berkomitmen untuk meningkatkan produktivitas melalui berbagai efisiensi, inovasi, dan
implementasi praktik ramah lingkungan serta sosial yang mendukung pertumbuhan
jangka panjang. Melalui upaya ini, Kino berperan aktif dalam mendukung tujuan
pembangunan berkelanjutan (TPB) dan menciptakan dampak positif yang berkelanjutan
bagi lingkungan, sosial, serta tata kelola yang baik.
PT Kino Indonesia Tbk focuses on consistent and sustainable growth by orienting in
the economic, environmental, social, and governance aspect. The Company is committed
to increasing productivity through efficiency and innovations as well as implementing
environmentally friendly and social practices that support long-term growth. In this way,
Kino actively promotes sustainable development goals (SDGs) and create continuous
positive impacts to the environment, social, and good governance.
2024
ENSURING
A SUSTAINABLE
GROWTH
PT Kino Indonesia Tbk berupaya untuk mencapai kinerja keberlanjutan dan berkontribusi
pada masa depan yang lebih baik. Oleh sebab itu, Kino menjalankan transformasi untuk
memperkuat praktik keberlanjutan dan mencapai target kinerja. Pengelolaan aspek
keberlanjutan senantiasa terus dilaksanakan dengan cara memenuhi standar nasional
dan internasional, serta menguatkan transformasi Perseroan dalam beradaptasi,
berkemajuan, dan berorientasi pada masa depan, agar dapat terus memberikan manfaat
berkelanjutan terhadap lingkungan, tatanan sosial, serta tata kelola yang baik.
PT Kino Indonesia Tbk strives to achieve sustainability performance and contribute to
a better future. Accordingly, Kino undertakes transformation initiatives to strengthen
its sustainability practices and achieve its performance targets. The management
of sustainability aspects is continuously carried out by complying with national and
international standards, while reinforcing the Company’s transformation in adapting,
progressing, and maintaining a forward-looking orientation, in order to continuously
deliver sustainable benefits to the environment, social order, and good governance.
2023
TRANSFORMATION
TOWARD
SUSTAINABILITY
2 Kino Indonesia Tbk Laporan Keberlanjutan 2025
Page 5
Kino senantiasa ingin berkontribusi dalam penciptaan masa depan yang lebih baik
melalui keberadaannya. Untuk mencapai tujuan tersebut, kami menerapkan praktik
keberlanjutan yang mencakup pengelolaan aspek ekonomi dan environmental, social, and
governance (ESG), serta menjalankan berbagai inovasi untuk mendukung efisiensi dalam
proses produksi, praktik operasi yang lebih ramah lingkungan, maupun pengembangan
produk yang berkelanjutan. Inisiatif keberlanjutan telah diadopsi ke dalam model bisnis
sehingga diharapkan dapat meningkatkan value perusahaan secara berkelanjutan, serta
berdampak positif bagi pemangku kepentingan maupun lingkungan hidup, mendukung
pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan/sustainable development goals
(TPB/SDGs), serta berkontribusi untuk masa depan yang lebih baik.
Kino continuously aspires to contribute to the creation of a better future through
its presence and operations. To achieve this objective, we implement sustainability
practices encompassing the management of economic and Environmental, Social,
and Governance (ESG) aspects, while undertaking innovations to support efficiency
2022 in production processes, more environmentally responsible operational practices, and
sustainable product development. Sustainability initiatives have been integrated into the
INNOVATING business model and are expected to increase the Company’s long-term value, generate
FOR A BETTER positive impacts for stakeholders and the environment, support the achievement of the
TOMORROW Sustainable Development Goals (SDGs), and contribute to a better future.
2025 Sustainability Report Kino Indonesia Tbk 3
Page 6
Tentang Laporan Keberlanjutan
About the Sustainability Report
Tujuan dan Standar Pelaporan Reporting Purpose and Standards
Kino menyusun dan menerbitkan Laporan Keberlanjutan Kino prepares and publishes this Sustainability Report as a form
sebagai bentuk pertanggung jawaban dan penyampaian of accountability and disclosure regarding the implementation
informasi terkait penerapan prinsip-prinsip keberlanjutan, of sustainability principles, including the management
termasuk pengelolaan risiko dan peluang terkait perubahan of climate change-related risks and opportunities, within
iklim ke dalam kinerja keberlanjutan Perseroan. Acuan the Company’s sustainability performance. This Sustainability
penyusunan Laporan Keberlanjutan ini mengacu pada Report has been prepared with reference to the following
beberapa standar berikut: standards:
1. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 51/POJK.03/2017 1. Financial Services Authority Regulation No. 51/POJK.03/2017
tentang Penerapan Keuangan Berkelanjutan bagi Lembaga concerning the Implementation of Sustainable Finance
Jasa Keuangan, Emiten, dan Perusahaan Publik beserta for Financial Services Institutions, Issuers, and Public
turunannya, yaitu Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan Companies, along with its implementing regulation, namely
Republik Indonesia No. 16/SEOJK.04/2021 tentang Bentuk Financial Services Authority of the Republic of Indonesia
dan Isi Laporan Tahunan Emiten atau Perusahaan Publik; Circular Letter No. 16/SEOJK.04/2021 concerning
serta the Form and Content of Annual Reports of Issuers or
Public Companies; and
2. Global Reporting Initiative (GRI) Standards 2021 opsi with 2. Global Reporting Initiative (GRI) Standards 2021 option
Reference. with Reference.
4 Kino Indonesia Tbk Laporan Keberlanjutan 2025
Page 7
Entitas dalam Pelaporan [GRI 2-2] Entities Included in the Reporting [GRI 2-2]
Informasi kinerja keberlanjutan dalam laporan ini bersumber The sustainability performance information presented in this
dari Kantor Pusat dan Plant yang dikelola langsung oleh Kino, report is derived from the Head Office and manufacturing
yaitu Plant Cikembar dan Cidahu di Sukabumi, Jawa Barat; Plant facilities directly managed by Kino, namely the Cikembar and
Pandaan di Jawa Timur; Plant Sayung di Jawa Tengah; serta Cidahu Plant in Sukabumi, West Java; the Pandaan Plant in
Plant Cikande di Serang, Banten. Perseroan tidak menyajikan East Java; the Sayung Plant in Central Java; and the Cikande
informasi kinerja keberlanjutan dari Entitas Anak. Adapun data Plant in Serang, Banten. The Company does not present
keuangan dalam laporan ini disajikan secara konsolidasian, sustainability performance information of its Subsidiaries.
sehingga mencakup seluruh Entitas Anak. However, the financial data presented in this report are
consolidated in nature and therefore include all Subsidiaries.
Verifikasi dari Pihak Independen Verification by Independent Party
[GRI 2-5] [POJK51-G.1] [GRI 2-5] [POJK51-G.1]
Perseroan belum menunjuk pihak independen untuk The Company has not appointed an independent party to
melakukan verifikasi atas Laporan Keberlanjutan yang verify the published Sustainability Report. Nevertheless,
diterbitkan. Meskipun demikian, Perseroan memastikan bahwa the Company ensures that all information and data presented
seluruh informasi dan data yang disajikan telah melalui proses have undergone a rigorous internal review process and can
review internal yang ketat serta dapat dipertanggungjawabkan be accounted for in terms of their validity and accuracy by
kebenaran dan keakuratannya oleh manajemen. management.
Periode, Frekuensi, dan Kontak terkait Reporting Period, Frequency,
Pelaporan [GRI 2-3] and Contact Information [GRI 2-3]
Perseroan menyajikan Laporan Keberlanjutan secara The Company publishes its Sustainability Report on an
tahunan. Periode pelaporan tahun 2025 mencakup 1 Januari- annual basis. The 2025 reporting period covers 1 January-
31 Desember 2025, dengan laporan sebelumnya diterbitkan 31 December 2025, with the previous report having been
pada April 2024. Laporan Keuangan untuk tahun buku yang issued in April 2024. The Financial Statements for the financial
berakhir pada 31 Desember 2025 disusun secara terpisah dan year ended 31 December 2025 are prepared separately and
disajikan dalam Laporan Tahunan 2025 PT Kino Indonesia Tbk. presented in the 2025 Annual Report of PT Kino Indonesia Tbk.
Untuk pertanyaan lebih lanjut terkait laporan ini, pemangku For further inquiries regarding this report, stakeholders may
kepentingan dapat menghubungi: [GRI 2-1, 2-3] contact: [GRI 2-1, 2-3]
Kino Tower Lt. 17
Jl. Jalur Sutera Boulevard No. 01, Alam Sutera
Sekretaris Kota Tangerang 15143
Perusahaan : (021) 8082 1100
Corporate Secretary : corsec@kino.co.id
: www.kino.co.id
Pernyataan Ulang Informasi [GRI 2-4] Restatement of Information [GRI 2-4]
Sebagai upaya menjaga validitas dan keakuratan laporan, As part of its commitment to maintaining the validity and
Perseroan memastikan bahwa seluruh informasi yang accuracy of the report, the Company ensures that all information
disampaikan sesuai dengan data terbaru dan metodologi yang presented is aligned with the most recent data and applicable
berlaku. Jika terdapat perubahan metodologi, penyesuaian methodologies. In the event of any changes in methodology,
data, atau perubahan cara perhitungan dari laporan sebelumnya, data adjustments, or revisions to calculation methods from
maka data terkait akan diberi tanda *penyajian kembali untuk the previous report, the relevant data will be marked as
memudahkan pembaca mengidentifikasi perbedaannya. *restatement to enable readers to easily identify the differences.
2025 Sustainability Report Kino Indonesia Tbk 5
Page 8
Daftar Isi
Table of Contents
Sanggahan dan Batasan Tanggung Jawab Tentang Laporan Keberlanjutan
Disclaimer and Scope of Responsibilities ii About the Sustainability Report
4
Kesinambungan Tema Daftar Isi
Theme Continuity
2 Table of Contents
6
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan
Sustainability Performance Highlights 8
Kinerja Keberlanjutan Penghargaan dan Sertifikasi
8 13
Sustainability Performance Awards and Certifications
Kilas Aktivitas Keberlanjutan 2025 Keanggotaan Asosiasi
12 17
2025 Sustainability Highlights Association Membership
Pesan Direksi
Message from Board of Directors 19
Komitmen Keberlanjutan Kino
Kino’s Sustainability Commitment 27
Strategi Keberlanjutan Topik Material
28 41
Sustainability Strategy Material Topic
Pelibatan Pemangku Kepentingan
37
Stakeholders Engagement
Tentang Kino
About Kino 47
Identitas Perusahaan Perubahan Signifikan
48 58
Corporate Identity Significant Changes
Sekilas Perusahaan Kegiatan Usaha, Produk Dihasilkan,
49
Company Overview dan Rantai Nilai
58
Business Activities, Manufactured Products,
Visi, Misi, dan Budaya Keberlanjutan
50 and Value Chain
Vision, Mission, and Sustainability Culture
Skala Usaha
52
Business Scale
Tata Kelola Keberlanjutan
Sustainability Governance 61
Struktur Tata Kelola dan Pengawasan Keberlanjutan Pengelolaan Risiko dan Strategi Penerapan Keberlanjutan
62 73
Governance Structure and Sustainability Supervision Risk Management and Sustainability Implementation Strategy
Permasalahan Penerapan Keberlanjutan Penerimaan Masukan dan Penanganan Keluhan
73 75
Sustainability Implementation Issues Feedback Mechanism and Grievance Handling
6 Kino Indonesia Tbk Laporan Keberlanjutan 2025
Page 9
Kinerja Ekonomi
Economic Performance 77
Perbandingan Target dengan Realisasi Kinerja Nilai Ekonomi Diperoleh dan Didistribusikan
78 79
Comparison of Performance Target with its Realization Economic Value Generated and Distributed
Perbandingan Target dengan Realisasi Investasi Pengaruh Perubahan Iklim terhadap Finansial Kino
81
Keberlanjutan Climate Change Effects to the Company’s Finance
78
Comparison of Target with Realization of Sustainability
Investment
Kinerja Lingkungan
Environmental Performance 83
Penggunaan Material Ramah Lingkungan Pengelolaan Penggunaan Air dan Efluen
84 94
Use of Environmentally Friendly Materials Management of Water Use and Effluent
Pengelolaan Energi yang Bertanggung Jawab Dampak pada Biodiversitas dan Upaya Konservasi
85 98
Responsible Energy Management Impacts on Biodiversity and Conservation Efforts
Pengendalian Emisi Gas Rumah Kaca Biaya Lingkungan Hidup
88 98
Greenhouse Gas Emissions Control Environmental Expenditures
Pengelolaan Limbah Pengaduan terkait Lingkungan Hidup
92 99
Waste Management Environmental Complaint
Kinerja Sosial
Social Performance 101
Pengelolaan Sumber Daya Manusia Komitmen terhadap Mitra Usaha
102 122
Human Capital Management Commitment to Business Partners
Keselamatan dan Kesehatan Kerja Kontribusi terhadap Masyarakat
113 124
Occupational Health and Safety Contribution to the Community
Komitmen terhadap Konsumen
118
Commitment to Consumers
Apendiks
Appendix 131
Pernyataan Direksi tentang Tanggung Jawab atas Daftar Indeks GRI Standar 2021
Laporan Keberlanjutan Tahun 2025 135
131 List of GRI Standard Index 2021
Statement of the Board of Directors on Responsibility for
the 2025 Sustainability Report Indeks Pengungkapan Kriteria Peraturan Otoritas Jasa
Keuangan No. 51/POJK.03/2017
Lembar Umpan Balik 144
133 Disclosure Index of Financial Services Authority
Feedback Form Regulation Criteria No. 51/POJK.03/2017
Tanggapan terhadap Umpan Balik Laporan Keberlanjutan Daftar Pengungkapan Sesuai Pelaporan ESG Metrik
Tahun Sebelumnya 148
134 List of Disclosures in Accordance ESG Reporting Metrics
Response to Feedback on the Previous Year’s Sustainability
Report
2025 Sustainability Report Kino Indonesia Tbk 7
Page 10
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan
Sustainability Performance Highlights
IKHTISAR KINERJA KEBERLANJUTAN
Sustainability Performance Highlights
Kinerja Keberlanjutan
Sustainability Performance
Kinerja Keuangan
Economic Performance Kinerja Ekonomi
Economic
Performance
Jumlah Volume Produksi [POJK51-B.1]
Total Production Volume
2025
170,163.91
2024
166,906.80
2023
166,468.08
(dalam Ton / in Tons)
Varian
variance
(2025:2024)
1.95%
Pelibatan Pemasok Lokal
Local Supplier Engagement (Pemasok / Supplier)
Pelibatan 2025 2024 2023
Pemasok Lokal
Local Supplier 151 210 245
Engagement
Varian / Variance
(2025:2024)
28.10%
8 Kino Indonesia Tbk Laporan Keberlanjutan 2025
Page 11
Penjualan Jumlah Aset Laba (Rugi) Neto
Sales Total Assets Net Income (Loss)
2025 2025 2025
4,421,550 4,468,524 125,928
2024 2024 2024
4,367,489 4,501,386 88,917
2023 2023 2023
4,136,182 4,646,379 77,247
Varian / Variance Varian / Variance Varian / Variance
(2025:2024) (2025:2024) (2025:2024)
1.24% (0.73)% 41.62%
(dalam jutaan Rupiah / in million Rupiah) (dalam jutaan Rupiah / in million Rupiah) (dalam jutaan Rupiah / in million Rupiah)
Keterangan: / Remarks:
Penghitungan volume produksi sudah menyertakan konversi volume produksi dalam satuan kiloliter menjadi Ton (1 Kiloliter setara 1,012 Ton reg).
The Production Volume calculation is included with the production volume conversion in Kiloliters to Tons (1 Kiloliter is equivalent to 1.012 Tons reg).
Kinerja Sosial [POJK51-B.3]
Social Performance
100% Produk pangan Kino telah memiliki sertifikat Halal dari Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH).
All of Kino’s food products have obtained Halal certification from the Halal Product Assurance Organizing Body
(BPJPH).
Penerima Manfaat Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) di 2025 >2.000 Orang, 22 Komunitas,
12 Desa dengan biaya Rp2,78 miliar.
Beneficiaries of the Socio-Economic Responsibility (SER) Program in 2025 >2,000 People, 22 Communities,
12 Villages with a total cost Rp2.78 billion.
Rerata Jam
Varian / Variance
Pelatihan per 2025 2024 2023 (2025:2024)
(dalam Jam)
(in Hour)
Total Karyawan
Average Training
Hours per Total 9.26 7.48 9.18 23.81%
Employees
Jumlah Insiden Varian / Variance
Total Incidents
2025 2024 2023 (2025:2024)
(dalam Insiden)
(in Incident)
38 41 43 7.32%
2025 Sustainability Report Kino Indonesia Tbk 9
Page 12
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan
Sustainability Performance Highlights
Kinerja Lingkungan [POJK51-B.2] [GRI 301-1, 301-2]
Environmental Performance
Penggunaan Material Ramah Lingkungan
Use of Environmentally Friendly Material
Material Ramah Lingkungan Merek
2025
Environmentally Friendly Material Brand
Kemasan Kertas Daur Ulang Cincau Cap Panda, Sleek Baby, dan Resik-V
100.00%
Recycled Paper Packaging Cincau Cap Panda, Sleek Baby, and Resik-V
Botol Plastik yang dapat Didaur Ulang Sleek Baby dan Resik-V
100.00%
Recyclable Plastic Bottles Sleek Baby and Resik-V
Bottle Nipple & Accessories Cleanser 71.43%
Laundry Detergent 75.00%
Fabric Softener 60.00%
Sleek Baby
Natural Antibacterial 2 in 1 Hair &
70.59%
Body Liquid Soap
Bahan Baku yang dapat
Terurai Secara Hayati Diapers Cream 50.00%
Biodegradable Raw Materials Perawatan Kewanitaan 70.00%
Manjakani 71.00%
Resik-V Manjakani Whitening 74.00%
Godogan Sirih 94.00%
Ramuan Madura 77.00%
Daur Ulang Limbah Cangkang
Ellips 1.50%
Shell Waste Recycling
25.10
Jumlah Pengurangan Dimensi dan Berat Kemasan Ton Plastik
Total Reduction in Packaging Dimensions and Weight Plastic Tons
Jumlah Pengurangan Dimensi dan Berat Kemasan
Total Reduction in Packaging Dimensions and Weight 124.70 Ton Kertas
Paper Tons
Pengelolaan Limbah 2025 2024 2023
Varian / Variance
(2025:2024)
Waste Management
Volume Limbah B3
Hazardous
1,261.75 1,002.14 585.11 25.91%
and Toxic Waste Volume
(dalam Ton / in Ton)
Volume Limbah Non-B3
Non-Hazardous
2,258.69 2,368.29 2,141.72 4.63%
and Toxic Waste Volume
(dalam Ton / in Ton)
10 Kino Indonesia Tbk Laporan Keberlanjutan 2025
Page 13
Volume Penggunaan Air 2025 2024 2023 Varian / Variance
Water Usage Volume (2025:2024)
440,369 481,724* 463,961 8.58%
(dalam m3 / in m3)
Jumlah Konsumsi Energi 2025 2024 2023 Varian / Variance
Total Energy Consumption (2025:2024)
287,600.84 278,327.04* 342,461.29 3.33%
(dalam GJ / in GJ)
Intensitas Konsumsi Energi Varian / Variance
2025 2024 2023
Consumption Energy Intensity (2025:2024)
1.69 1.67 2.06 1.35%
(dalam GJ/Ton / in GJ/Ton)
Volume Emisi GRK 2025 2024 2023 Varian / Variance
GHG Emission Volume (2025:2024)
31,216.86 33,254.99 36,813.42 6.13%
(dalam Ton CO2eq / in Ton CO2eq)
Penggunaan Energi Terbarukan 2025 2024 2023
Varian / Variance
(2025:2024)
Use of Renewable Energy
Biomassa
Biomass 43,938.58 42,057.58 40,767.88 4.47%
(dalam GJ / in GJ)
Pembangkit Listrik Tenaga
Surya (PLTS)
11,108.19 11,133.90 2,682.84 0.23%
Solar PV (PLTS)
(dalam GJ / in GJ)
Keterangan: / Remarks:
Penghitungan intensitas konsumsi energi produksi sudah menyertakan konversi volume produksi dalam satuan kiloliter menjadi ton (1 Kiloliter setara 1,012 Ton reg). /
The calculation of production energy consumption intensity includes the conversion of production volume from kiloliters to tons (1 Kiloliter equals 1.012 Tons reg).
* Penyajian Kembali. / Restatement.
2025 Sustainability Report Kino Indonesia Tbk 11
Page 14
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan
Sustainability Performance Highlights
Kilas Aktivitas Keberlanjutan 2025
2025 Sustainability Highlights
20 Februari / February 2025 2 Maret / March 2025
Rayakan Hari Keadilan Sosial Sedunia, Ellips bersama MAXlife salurkan 1% donasi untuk shelter hewan di seluruh
mahasiswa Universitas Indonesia berikan edukasi kesehatan Indonesia.
rambut kepada warga binaan Panti Sosial Bina Remaja Taruna
Jaya I Jakarta.
In commemoration of World Day of Social Justice, Ellips, with MAXlife allocated 1% of its donations to animal shelters across
students from the Universitas Indonesia, provided hair health Indonesia.
education to residents of the Taruna Jaya I Youth Social
Rehabilitation Center in Jakarta.
8 Agustus / August 2025 September - Oktober / September - October 2025
Kucingku, brand makanan kucing Perseroan, mengadakan Pelaksanaan Program Kino Peduli Alam di wilayah Cikembar,
kegiatan street feeding dalam rangka International Cat Day Cikande, Sayung, dan Pandaan dengan melibatkan
2025 sebagai wujud komitmen ESG dengan melibatkan 63 karyawan serta menjangkau 125 masyarakat sekitar.
karyawan dan komunitas pecinta kucing untuk membantu
kucing jalanan.
Kucingku, the Company’s cat food brand, organized a street Implementation of the Kino Peduli Alam Program in
feeding activity in commemoration of International Cat Day the Cikembar, Cikande, Sayung, and Pandaan areas, involving
2025 as part of its ESG commitment, involving employees 63 employees and reaching 125 members of the surrounding
and cat lover communities to help stray cats. communities.
12 Kino Indonesia Tbk Laporan Keberlanjutan 2025
Page 15
Penghargaan dan Sertifikasi
Awards and Certifications
Penghargaan / Awards
Corporate Halal Leadership Award Penghargaan Pendampingan UMKM Anugerah Brand Populer Indonesia
2025 Kategori Compliance & Regulation Pangan Olahan Melalui Program Kategori Consumer Goods -
Orang Tua Angkat (OTA) 2025 Personal & Home Care
Corporate Halal Leadership Award Award for Mentoring Processed Food Indonesia Popular Brand Award in
2025 in Compliance & Regulation MSMEs Through the 2025 Foster the Consumer Goods - Personal
Category Parent (OTA) Program & Home Care
Penerima Penerima Penerima
Recipient Recipient Recipient
PT Kino Indonesia Tbk PT Kino Indonesia Tbk PT Kino Indonesia Tbk
Nama Penyelenggara Nama Penyelenggara
Nama Penyelenggara
Organizer Organizer
Organizer
Lembaga Pengkajian Pangan, Badan Pengawas Obat
Disway & Infovesta
Obat-Obatan, dan Kosmetika Majelis dan Makanan (BPOM)
Ulama Indonesia (LPPOM MUI) The Indonesian Food
Food, Drugs, and Cosmetics Assessment and Drug Authority (BPOM)
Agency of Indonesian Ulama Council
(LPPOM MUI)
Most Innovative Content #1 Most-Improved Brands Best Face Mask
Marketing Campaign
Penerima Penerima Penerima
Recipient Recipient Recipient
Eskulin Ellips Ovale Real Clay Mask
Nama Penyelenggara Nama Penyelenggara Nama Penyelenggara
Organizer Organizer Organizer
Froyo Story YouGov Popbela Beauty
2025 Sustainability Report Kino Indonesia Tbk 13
Page 16
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan
Sustainability Performance Highlights
Small Budget, Big Impact – Anugerah Brand Populer Indonesia Best Sales Growth
Silver Winner Kategori Kesehatan Fit & Health Personal Care
Indonesia Popular Brand Award in
the Fit & Health Category
Penerima Penerima Penerima
Recipient Recipient Recipient
Ovale Cap Kaki Tiga Ellips
Nama Penyelenggara Nama Penyelenggara Nama Penyelenggara
Organizer Organizer Organizer
SMARTIES Award 2025 MMA Global Disway & Infovesta Guardian Awards
Most Wanted Hair Vitamin
Penerima
Recipient
Ellips
Nama Penyelenggara
Organizer
Watson HWB Awards Malaysia
Sertifikasi
Certifications
Lembaga/Badan
Sertifikasi Periode Berlaku
Penerbit
Certifications Validity Period
Certification Agency
ISO 9001:2015 Sistem Manajemen Mutu 21 September 2023-21 September 2026
SGS United Kingdom Ltd
ISO 9001:2015 Quality Management System 21 September 2023-21 September 2026
ISO 9001:2015 Sistem Manajemen Mutu (Plant Sayung) 11 November 2024-17 September 2027
Sucofindo
ISO 9001:2015 Quality Management System (Sayung Plant) 11 November 2024-17 September 2027
ISO 14001:2015 Sistem Manajemen Lingkungan 23 Januari 2023-23 Januari 2026
SGS United Kingdom Ltd
ISO 14001:2015 Environmental Management System 23 January 2023-23 January 2026
ISO 22000:2018 Sistem Manajemen Keamanan Pangan 2 Agustus 2023-26 April 2026
SGS United Kingdom Ltd
ISO 22000:2018 Food Safety Management System 2 August 2023-26 April 2026
ISO 22716:2007 Kumpulan Panduan Cara Produksi Barang yang
Baik (GMP) untuk Industri Kosmetik 30 Juni 2025-30 April 2028
SGS United Kingdom Ltd
ISO 22716:2007 Good Manufacturing Practices (GMP) Guidelines 30 June 2025-30 April 2028
for the Cosmetics Industry
ISO 27001:2022 Sistem Manajemen Keamanan Informasi 17 Oktober 2024-22 Juli 2027
SGS United Kingdom Ltd
ISO 27001:2022 Information Security Management System 17 October 2024-22 July 2027
14 Kino Indonesia Tbk Laporan Keberlanjutan 2025
Page 17
Lembaga/Badan
Sertifikasi Periode Berlaku
Penerbit
Certifications Validity Period
Certification Agency
Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja Kementerian Ketenagakerjaan
Occupational Safety and Health Management System Republik Indonesia
2023-2026
Ministry of Manpower of
the Republic of Indonesia
Facility & Merchandise Authorization 28 Februari 2025-28 Februari 2026
Disney Worldwide Services Inc
28 February 2025-28 February 2026
ISO/IEC 27001:2022 Sistem Manajemen Keamanan Informasi 14 November 2024-22 Juli 2027
PT SGS Indonesia
ISO/IEC 27001:2022 Information Security Management System 14 November 2024-22 July 2027
Fasilitas Bersama (Fasber) PKRT - Kosmetik Badan Pengawas Obat dan
Shared Facility for Household Health Products - Cosmetics Makanan (BPOM) 20 Februari 2024-3 Maret 2027
The Indonesian Food and Drug 20 February 2024-3 March 2027
Authority (BPOM)
Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) Hand Sanitizer Kementerian Perindustrian 3 Agustus 2023-2 Agustus 2026
Domestic Component Level (TKDN) – Hand Sanitizer Ministry of Industry 3 August 2023-2 August 2026
Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) Hand Wash Kementerian Perindustrian 3 Agustus 2023-2 Agustus 2026
Domestic Component Level (TKDN) – Hand Wash Ministry of Industry 3 August 2023-2 August 2026
Izin Penerapan Cara Produksi Pangan Olahan yang Baik (IPCPPOB) Badan Pengawas Obat dan
License for the Implementation of Good Manufacturing Practices Makanan (BPOM) 3 Mei 2024 - 29 Mei 2029
of Processed Food (IPCPPOB) The Indonesian Food and Drug 3 May 2024 - 29 May 2029
Authority
Lembaga/Badan
Sertifikasi Dimiliki oleh Penerbit Periode Berlaku
Certifications Owned By Certification Validity Period
Agency
Sistem Jaminan Halal Plant Cikembar 24 September 2025-23 September 2029
Halal Assurance System Cikembar Plant 24 September 2025-23 September 2029
Badan Penyelenggara
Plant Sayung Jaminan Produk Halal 20 November 2024-19 November 2028
Sayung Plant (BPJPH) 20 November 2024-19 November 2028
Plant Pandaan Halal Product Assurance 16 Februari 2022-15 Februari 2026
Pandaan Plant Organizing Body 16 February 2022-15 February 2026
(BPJPH)
Plant Cidahu 22 Juni 2022-21 Juni 2026
Cidahu Plant 22 June 2022-21 June 2026
Sertifikasi Sistem Jaminan Halal Plant Cikande
Badan Penyelenggara
Jamu dan Obat Tradisional Cikande Plant
Jaminan Produk Halal
Halal Assurance System
(BPJPH) 17 Februari 2026
Certification for Herbal Medicine
Plant Pandaan Halal Product Assurance 17 February 2026
and Traditional Medicine
Pandaan Plant Organizing Body
(BPJPH)
Cara Pembuatan Obat Hewan
yang Baik Plant Cikembar Kementerian Pertanian 13 Maret 2023-13 Maret 2028
Good Manufacturing Practices Cikembar Plant Ministry of Agriculture 13 March 2023-13 March 2028
for Veterinary Medicine
Cara Pembuatan Produk Badan Pengawas Obat
Perbekalan Kesehatan Rumah dan Makanan (BPOM)
Plant Cikembar 10 September 2021-10 September 2026
Tangga yang Baik The Indonesian Food
Cikembar Plant 10 September 2021-10 September 2026
Good Manufacturing Practices and Drug Authority
for Household Health Products (BPOM)
Plant Cidahu Kementerian Kesehatan 7 Desember 2027
Cidahu Plant Ministry of Health 7 December 2027
Cara Produksi Pangan Olahan Plant Pandaan Badan Pengawas Obat 27 Maret 2027
yang Baik Pandaan Plant dan Makanan (BPOM) 27 March 2027
Good Manufacturing Practices The Indonesian Food
for Processed Food Plant Sayung (Plant Candy) and Drug Authority 25 Oktober 2027
Sayung Plant (Plant Candy) (BPOM) 25 October 2027
Plant Sayung Produk Bakery (Roti,
Biskuit, Krekers, Wafer, dan Sejenisnya)
25 Oktober 2027
Sayung Plant – Bakery Products
25 October 2027
(Bread, Biscuits, Crackers,
Wafers, and Similar Products)
2025 Sustainability Report Kino Indonesia Tbk 15
Page 18
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan
Sustainability Performance Highlights
Lembaga/Badan
Sertifikasi Dimiliki oleh Penerbit Periode Berlaku
Certifications Owned By Certification Validity Period
Agency
Plant Sayung (Hard Candy) 25 Oktober 2027
Sayung Plant (Hard Candy) 25 October 2027
Plant Sayung (Minuman Serbuk) 25 Oktober 2027
Sayung Plant (Powder Drink) 25 October 2027
Plant Sayung (Pasta Coklat) 18 September 2028
Sayung Plant (Chocolate Paste) 18 September 2028
Plant Sayung (Soft Candy) 25 Oktober 2027
Sayung Plant (Soft Candy) 25 October 2027
Plant Cidahu Produk Bakery (Roti,
Biskuit, Krekers, Wafer, dan Sejenisnya)
29 Juni 2030
Cidahu Plant – Bakery Products
29 June 2030
(Bread, Biscuits, Crackers, Wafers,
and Similar Products)
Nomor Kontrol Veteriner (NKV) Plant Cikande 2 20 September 2028
Veterinary Control Number Cikande Plant 2 Kementerian Pertanian 20 September 2028
(NKV) Ministry of Agriculture
Gudang Kapuk 13 April 2027
Kapuk Warehouse 13 April 2027
Cara Pembuatan Obat yang Baik Badan Pengawas Obat
Good Manufacturing Practices dan Makanan (BPOM)
Plant Cikande (Serbuk Oral) 22 Desember 2022-21 Desember 2027
for Medicines The Indonesian Food
Cikande Plant (Oral Powder) 22 December 2022-21 December 2027
and Drug Authority
(BPOM)
Izin Penerapan Cara Produksi Badan Pengawas Obat
Pangan Olahan yang Baik dan Makanan (BPOM)
Plant Cikande 21 Maret 2022-20 Maret 2027
License for the Implementation The Indonesian Food
Cikande Plant 21 March 2022-20 March 2027
of Good Manufacturing Practices and Drug Authority
of Processed Food (BPOM)
Cara Pembuatan Kosmetika yang Plant Cikembar (Sediaan Liquid)
Baik Cikembar Plant (Liquid Preparation)
Good Manufacturing Practices
for Cosmetics Plant Cikembar (Sediaan Aerosol)
Cikembar Plant (Aerosol Preparation) Badan Pengawas Obat
dan Makanan (BPOM)
Plant Cikembar (Powder) 3 Januari 2022-3 Januari 2027
The Indonesian Food
Cikembar Plant (Powder) 3 January 2022-3 January 2027
and Drug Authority
Plant Cikembar (Semi Solid) (BPOM)
Cikembar Plant (Semi Solid)
Plant Cikembar (Solid)
Cikembar Plant (Solid)
Cara Pembuatan Alat Kesehatan
yang Baik Plant Cikembar Kementerian Kesehatan 10 September 2021-10 September 2026
Good Manufacturing Practices of Cikembar Plant Ministry of Health 10 September 2021-10 September 2026
Medical Devices
Program Manajemen Risiko Badan Pengawas Obat
(PMR) dan Makanan (BPOM)
Plant Pandaan 22 Desember 2021-22 Desember 2026
Risk Management Program The Indonesian Food
Pandaan Plant 22 December 2021-22 December 2026
and Drug Authority
(BPOM)
Sistem Manajemen Keamanan Badan Pengawas Obat
Pangan Olahan (Kino Malee) dan Makanan (BPOM)
Gudang Kapuk 22 Januari 2028
Processed Food Security The Indonesian Food
Kapuk Warehouse 22 January 2028
Management System (Kino and Drug Authority
Malee) (BPOM)
Hazard Analysis and Critical Plant Sayung 27 Mei 2023-5 Februari 2026
Sucofindo
Control Points (HACCP) Sayung Plant 27 May 2023-5 February 2026
Cara Pembuatan Obat Plant Cikande (COL Plant 1)
Tradisional yang Baik (CPOTB) Cikande Plant (COL Plant 1) Badan Pengawas Obat
Good Manufacturing Practices of dan Makanan (BPOM)
Plant Cikande (Kapsul Plant 1) 16 Desember 2021-25 November 2026
Traditional Medicines (CPOTB) The Indonesian Food
Cikande Plant (Capsule Plant 1) 16 December 2021-25 November 2026
and Drug Authority
Plant Cikande 1 (Serbuk Oral Plant 1) (BPOM)
Cikande Plant 1 (Oral Powder Plant 1)
16 Kino Indonesia Tbk Laporan Keberlanjutan 2025
Page 19
Lembaga/Badan
Sertifikasi Dimiliki oleh Penerbit Periode Berlaku
Certifications Owned By Certification Validity Period
Agency
Plant Cikande (Setengah Padat Plant 1) 16 Desember 2021-25 November 2026
Cikande Plant (Semi Solid Plant 1) 16 December 2021-25 November 2026
Plant Cikande (COD Plant 1 &2) 16 Desember 2021-19 September 2026
Cikande Plant (COD Plant 1 & 2) 16 December 2021-19 September 2026
Plant Cikande (COD Plant 3) Badan Pengawas Obat 19 Maret 2021-19 Maret 2026
Cikande Plant (COD Plant 3) dan Makanan (BPOM) 19 March 2021-19 March 2026
The Indonesian Food
Plant Cikande (Serbuk Effervesen) and Drug Authority 26 Desember 2023-19 Desember 2028
Cikande Plant (Effervesen Powder) (BPOM) 26 December 2023-19 December 2028
Plant Pandaan (Plant 1) 17 Agustus 2021-24 Agustus 2026
Pandaan Plant (Plant 1) 17 August 2021-24 August 2026
Plant Pandaan (Plant 2) 25 Agustus 2023 -22 Maret 2028
Pandaan Plant (Plant 2) 25 August 2023 -22 March 2028
Halal Minuman dan Bahan Plant Pandaan Badan Penyelenggara
Minuman Pandaan Plant Jaminan Produk Halal 4 Februari 2022-4 Februari 2026
Halal Certification for Beverages Halal Product Assurance 4 February 2022-4 February 2026
and Beverage Ingredients Plant Cikande
Cikande Plant Organizing Body
Fasilitas Bersama (Fasber) Obat Plant Pandaan Badan Pengawas Obat 25 Januari 2023-24 Agustus 2026
Tradisional - Pangan Olahan Pandaan Plant dan Makanan (BPOM) 25 January 2023-24 August 2026
Shared Facility for Traditional The Indonesian Food
Medicines – Processed Foods Plant Cikande and Drug Authority 19 September 2026
Cikande Plant (BPOM) 19 September 2026
Fasilitas Bersama (Fasber) Obat
Bahan Alam Bentuk Sediaan Badan Pengawas Obat
Cairan Obat Dalam - Pangan dan Makanan (BPOM)
Plant Cikande 19 Maret 2026
Olahan The Indonesian Food
Cikande Plant 19 March 2026
Shared Facility for Natural and Drug Authority
Medicine in Oral Liquid Dosage (BPOM)
Form – Processed Foods
Keanggotaan Asosiasi [GRI 2-28] [POJK51-C.5]
Association Membership
Nama Asosiasi Skala Asosiasi Posisi
Association Name Scale of Association Position
Asosiasi Pengusaha Suplemen Kesehatan Indonesia (APSKI) Nasional Anggota
Indonesian Health Supplements Entrepreneurs Association (APSKI) National Member
Gabungan Perusahaan Farmasi Indonesia (GP FARMASI Indonesia) Nasional Anggota
Indonesian Pharmaceutical Companies Association (GP FARMASI Indonesia) National Member
Gabungan Produsen Makanan dan Minuman Indonesia (GAPMMI) Nasional Anggota
Indonesian Food and Beverage Manufacturers Association (GAPMMI) National Member
Perkumpulan Perusahaan Perbekalan Kesehatan Rumah Tangga Indonesia
Nasional Anggota
(PEKERTI)
National Member
Association of Indonesian Household Health Supplies Company
Persatuan Perusahaan Kosmetika Indonesia (PERKOSMI) Nasional Anggota
Indonesian Cosmetics Company Association (PERKOSMI) National Member
Perhimpunan Perusahaan dan Asosiasi Kosmetika Indonesia
Nasional Anggota
(PPA Kosmetika Indonesia)
National Member
Indonesian Cosmetic Companies and Associations (PPA Kosmetika Indonesia)
Gabungan Pengusaha Jamu Jawa Timur (GP JAMU Jawa Timur) Jawa Timur Anggota
East Java Herbal Medicine Entrepreneurs Association (GP JAMU, East Java) East Java Member
2025 Sustainability Report Kino Indonesia Tbk 17
Page 20
Pesan Direksi
Message from Board of Directors
HARRY SANUSI
Presiden Direktur
President Director
18 Kino Indonesia Tbk Laporan Keberlanjutan 2025
Page 21
PESAN DIREKSI [GRI 2-22] [POJK51-D.1]
Message from Board of Directors
Pemegang Saham dan Pemangku Kepentingan yang Terhormat,
Dear Distinguished Shareholders and Stakeholders,
Perseroan menjalani tahun 2025 dalam lanskap usaha yang The Company navigated 2025 within an increasingly dynamic
semakin dinamis, ditandai oleh tekanan biaya bahan baku, business landscape, marked by pressures on raw material
peningkatan ekspektasi terhadap praktik keberlanjutan, cost, rising expectations for sustainable practices, and
serta perubahan preferensi konsumen yang masih sensitif shifting consumer preferences that remain price-sensitive.
terhadap harga. Kondisi tersebut menuntut keseimbangan These conditions required a more measured balance
yang lebih terukur antara upaya menjaga daya saing dan between maintaining competitiveness and strengthening
penguatan implementasi keberlanjutan. Di tengah dinamika the implementation of sustainability initiatives. Amid these
tersebut, kinerja Perseroan tetap terjaga dengan baik, dynamics, the Company’s performance remained well
didukung oleh pengelolaan operasional yang semakin disiplin sustained, supported by increasingly disciplined and adaptive
dan adaptif. Implementasi keberlanjutan turut diperkuat operational management. Sustainability implementation was
melalui peningkatan penggunaan material ramah lingkungan, further reinforced through greater use of eco-friendly materials,
pengurangan limbah kemasan, serta efisiensi energi dalam reduced packaging waste, and improved energy efficiency
proses produksi. Inisiatif tersebut tidak hanya menurunkan in the production process. These initiatives not only lowered
dampak lingkungan, tetapi juga berkontribusi terhadap environmental impact but also contributed to cost control and
pengendalian biaya dan peningkatan produktivitas. Ringkasan improved productivity. A summary of the Company’s journey
perjalanan Perseroan dalam merealisasikan kinerja dan in realizing its performance and sustainability achievements is
capaian keberlanjutan tersebut disampaikan sebagai berikut. presented as follows.
Tantangan dan Isu-Isu Keberlanjutan Sustainability Challenges and Emerging
yang Berkembang Sepanjang Tahun 2025 Issues Throughout 2025
Perseroan menghadapi perkembangan isu keberlanjutan yang The Company encountered increasingly complex sustainability
semakin kompleks sepanjang tahun 2025, seiring dengan issues throughout 2025, in line with rising market demands,
meningkatnya tuntutan pasar, regulasi, serta ekspektasi regulatory developments, and stakeholder expectations
pemangku kepentingan terhadap praktik usaha yang lebih for more responsible business practices. In this context,
bertanggung jawab. Dalam konteks tersebut, isu keberlanjutan sustainability issues are no longer viewed merely as a matter of
tidak hanya dipandang sebagai aspek kepatuhan, tetapi compliance but have evolved into strategic factors influencing
telah menjadi faktor strategis yang memengaruhi struktur the Company’s cost structure, product competitiveness, and
biaya, daya saing produk, serta keberlanjutan model bisnis the long-term viability of its business model. These
Perseroan. Perkembangan ini menuntut adanya respons yang developments require an adaptive and integrated response
adaptif dan terintegrasi agar Perseroan mampu menjaga to ensure that the Company maintains a balanced approach
keseimbangan antara pertumbuhan usaha dan pengelolaan between business growth and the management of
dampak lingkungan serta sosial. environmental and social impacts.
Pada aspek ekonomi, tekanan utama berasal dari tingginya From an economic perspective, the primary pressures stemmed
harga material ramah lingkungan dan biaya investasi teknologi from the relatively high cost of eco-friendly materials and the
berkelanjutan yang berdampak langsung terhadap struktur investment required for sustainable technologies, both of which
biaya produksi dan margin usaha. Penggunaan kemasan yang directly affect production cost structures and business margins.
lebih berkelanjutan masih menghadapi tantangan biaya yang The adoption of more sustainable packaging continues to face
relatif lebih tinggi dibandingkan material konvensional, sehingga cost challenges compared with conventional materials, thereby
memerlukan strategi pengadaan dan efisiensi yang lebih cermat. requiring more prudent procurement strategies and efficiency
Selain itu, kompleksitas rantai pasok turut meningkatkan measures. In addition, the complexity of the supply chain has
2025 Sustainability Report Kino Indonesia Tbk 19
Page 22
Pesan Direksi
Message from Board of Directors
kebutuhan penyesuaian standar ESG pada berbagai tingkat increased the need to align ESG standards across multiple
pemasok, yang berdampak pada proses seleksi, evaluasi, serta tiers of suppliers, affecting supplier selection, evaluation,
konsistensi kualitas pasokan. Kondisi ini diperkuat oleh dinamika and the consistency of supply quality. These conditions are
industri FMCG yang sangat kompetitif, di mana sensitivitas further compounded by the highly competitive nature of the
harga tetap menjadi faktor utama dalam keputusan pembelian FMCG industry, where price sensitivity remains a key factor
konsumen, sehingga membatasi ruang untuk melakukan in consumer purchasing decisions, limiting the scope for price
penyesuaian harga berbasis nilai keberlanjutan. adjustments based on sustainability value.
Pada aspek lingkungan, isu utama yang dihadapi berkaitan From an environmental perspective, the main issue relates
dengan pengelolaan limbah, khususnya limbah pascakonsumsi to waste management, particularly post-consumption waste
yang berkontribusi terhadap peningkatan timbulan sampah. that contributes to the increasing volume of waste generation.
Tantangan ini tidak hanya berasal dari proses produksi, This challenge arises not only from production processes but
tetapi juga dari siklus hidup produk yang melibatkan also from the product life cycle, which involves consumer
perilaku konsumen dan sistem pengelolaan limbah yang behavior and waste management systems that are not yet fully
belum sepenuhnya terintegrasi. Di sisi lain, kebutuhan untuk integrated. At the same time, efforts to increase the use of eco-
meningkatkan penggunaan material ramah lingkungan serta friendly materials and to develop more recyclable packaging
pengembangan kemasan yang lebih mudah didaur ulang require continuous technological investment and innovation.
menuntut investasi teknologi dan inovasi yang berkelanjutan. The Company is also faced with the need to improve energy
Perseroan juga dihadapkan pada tuntutan untuk meningkatkan efficiency and reduce emissions, in line with global trends in
efisiensi energi dan mengurangi emisi, sejalan dengan tren climate change mitigation, which calls for stronger operational
global terkait mitigasi perubahan iklim, yang memerlukan systems and the adoption of more efficient technologies.
penguatan sistem operasional dan pemanfaatan teknologi
yang lebih efisien.
Pada aspek sosial, rendahnya tingkat kesadaran sebagian From a social perspective, relatively low public awareness of
masyarakat terhadap isu lingkungan dan sosial menjadi faktor environmental and social issues continues to influence the
yang memengaruhi adopsi produk berkelanjutan. Preferensi adoption of sustainable products. Consumer preferences that
konsumen yang masih berorientasi pada harga menyebabkan remain largely price-oriented mean that sustainability value
nilai keberlanjutan belum sepenuhnya menjadi pertimbangan has not yet become a primary consideration in purchasing
utama dalam keputusan pembelian. Kondisi ini menuntut decisions. This condition requires the Company not only to
Perseroan untuk tidak hanya mengembangkan produk yang develop more sustainable products but also to contribute to
lebih berkelanjutan, tetapi juga berperan dalam meningkatkan improving consumer literacy and awareness regarding the
literasi dan kesadaran konsumen terhadap pentingnya importance of responsible consumption.
konsumsi yang bertanggung jawab.
Keseluruhan isu dan tantangan tersebut menunjukkan bahwa Taken together, these issues and challenges demonstrate
implementasi keberlanjutan memerlukan pendekatan yang that sustainability implementation requires a comprehensive
komprehensif dan terintegrasi, tidak hanya pada aspek and integrated approach, encompassing not only internal
operasional internal, tetapi juga pada pengelolaan rantai operational aspects but also value chain management
nilai dan keterlibatan pemangku kepentingan. Respons and stakeholder engagement. The Company’s response to
terhadap dinamika ini menjadi landasan bagi Perseroan these dynamics serves as the foundation for developing
dalam merumuskan strategi keberlanjutan yang lebih adaptif, a sustainability strategy that is more adaptive, efficient,
efisien, dan relevan dengan perkembangan industri, guna and aligned with industry developments, thereby ensuring
memastikan keberlanjutan kinerja dan daya saing usaha the long-term sustainability of performance and business
dalam jangka panjang. competitiveness.
Implementasi Strategi serta Nilai-Nilai Implementation of Sustainability
Keberlanjutan dalam Merespons Strategies and Values in Responding to
Tantangan dan Mengoptimalkan Peluang Challenges and Optimizing Opportunities
Perseroan mengarahkan implementasi strategi dan nilai The Company directs the implementation of sustainability
keberlanjutan sebagai bagian integral dari model bisnis untuk strategies and values as an integral part of its business model to
memastikan kesinambungan kinerja ekonomi, lingkungan, ensure the balanced continuity of economic, environmental, and
dan sosial secara seimbang. Nilai-nilai keberlanjutan social performance. These sustainability values are internalized
tersebut diinternalisasikan melalui budaya keberlanjutan, through the Company’s sustainability culture—We Lead Through
yaitu We Lead Through Innovation, We Succeed as A Team, Innovation, We Succeed as A Team, We are Committed to
We are Committed to Our Work, We are Passionate About Our Our Work, We are Passionate About Our Customers, and We
Customers, serta We are Agile, yang menjadi dasar dalam are Agile—which serve as the foundation for all strategic and
setiap pengambilan keputusan strategis dan operasional. operational decision-making. This approach ensures that
20 Kino Indonesia Tbk Laporan Keberlanjutan 2025
Page 23
Pendekatan ini memastikan bahwa keberlanjutan tidak sustainability does not stand as a separate initiative but is
berdiri sebagai inisiatif terpisah, melainkan terintegrasi integrated into risk management, product development, and
dalam pengelolaan risiko, pengembangan produk, serta the optimization of business processes. In its implementation,
optimalisasi proses bisnis. Dalam implementasinya, Perseroan the Company focuses its sustainability strategy on three
memfokuskan strategi keberlanjutan pada 3 pilar utama, yaitu main pillars—economic, environmental, and social—which are
ekonomi, lingkungan, dan sosial, yang saling terhubung dalam interconnected in supporting long-term value creation.
mendukung penciptaan nilai jangka panjang.
Pada aspek ekonomi, strategi diarahkan untuk menjaga From an economic perspective, the strategy is directed at
daya saing usaha di tengah tekanan biaya dan dinamika maintaining business competitiveness amid cost pressures and
industri FMCG melalui inovasi produk, efisiensi operasional, the dynamics of the FMCG industry through product innovation,
serta penguatan rantai pasok yang transparan dan beretika. operational efficiency, and the strengthening of a transparent
Perseroan mengembangkan produk yang unggul dari sisi and ethical supply chain. The Company develops products
kualitas dan keamanan sekaligus memberikan nilai tambah that excel in quality and safety while also providing added
bagi lingkungan dan masyarakat, sehingga mampu menjawab value for the environment and society, thereby responding to
kebutuhan pasar yang semakin berkembang. Penguatan the evolving needs of the market. The strengthening of an ESG-
model bisnis berbasis ESG dilakukan melalui integrasi aspek based business model is carried out through the integration of
lingkungan, sosial, dan tata kelola dalam proses perencanaan environmental, social, and governance aspects into planning
dan evaluasi kinerja secara berkala. Transparansi informasi and periodic performance evaluation processes. Product
produk serta penerapan praktik pemasaran yang beretika information transparency and the implementation of ethical
menjadi bagian dari upaya membangun kepercayaan marketing practices form part of the Company’s efforts to
konsumen, sementara pengelolaan siklus hidup produk build consumer trust, while product life cycle management
dilakukan secara lebih komprehensif untuk mengidentifikasi is conducted more comprehensively to identify and mitigate
dan memitigasi risiko ekonomi, lingkungan, dan sosial. Selain economic, environmental, and social risks. In addition, the
itu, Perseroan juga memperkuat sistem keamanan data dan Company continues to strengthen its data security systems and
pengelolaan aset secara bertanggung jawab sesuai dengan responsible asset management in accordance with applicable
standar yang berlaku. standards.
Pada aspek lingkungan, strategi difokuskan pada pengurangan From an environmental perspective, the strategy focuses
dampak ekologis melalui efisiensi sumber daya, inovasi on reducing ecological impacts through resource efficiency,
material, serta pengelolaan limbah yang lebih bertanggung material innovation, and more responsible waste management.
jawab. Perseroan telah melakukan pemetaan jenis dan The Company has mapped the types and volumes of packaging
volume limbah kemasan sebagai dasar dalam merumuskan waste as a basis for formulating waste reduction strategies and
strategi pengurangan limbah dan pengembangan kemasan developing more environmentally friendly packaging. Efforts
yang lebih ramah lingkungan. Upaya penggunaan bahan baku to utilize more sustainable alternative raw materials continue
alternatif yang lebih berkelanjutan terus ditingkatkan dengan to be improved while taking cost efficiency into consideration,
tetap mempertimbangkan aspek efisiensi biaya, sehingga thereby achieving a balance between sustainability and
tercapai keseimbangan antara keberlanjutan dan kinerja business performance. Efficiency in energy, water, and material
usaha. Efisiensi energi, air, dan material dilakukan secara use is implemented consistently to reduce emissions and
konsisten untuk menekan emisi dan limbah, termasuk melalui waste, including through the utilization of rooftop solar power
pemanfaatan PLTS Atap dengan kapasitas terpasang sebesar plants with an installed capacity of 3,258.32 kWp, which have
3.258,32 kWp yang berhasil menurunkan emisi hingga successfully to reduce emissions by up to 2,684.48 tons of
2.684,48 ton CO2e. Selain itu, Perseroan turut berkontribusi CO2e. In addition, the Company contributes to climate change
dalam upaya mitigasi dan adaptasi perubahan iklim serta mitigation and adaptation efforts while promoting environmental
meningkatkan kesadaran lingkungan di seluruh lini organisasi. awareness across all organizational levels.
Pada aspek sosial, strategi diarahkan pada penguatan From a social perspective, the strategy is directed toward
kualitas sumber daya manusia, perlindungan konsumen, serta strengthening human capital quality, protecting consumers,
peningkatan kontribusi terhadap masyarakat. Pengembangan and increasing contributions to society. Employee competency
kompetensi karyawan dilakukan secara berkelanjutan untuk development is carried out continuously to support the
mendukung peningkatan kapabilitas organisasi, disertai dengan improvement of organizational capabilities, accompanied by
penciptaan lingkungan kerja yang inklusif, aman, dan sehat. the creation of an inclusive, safe, and healthy work environment.
Perseroan juga memastikan penghormatan terhadap hak The Company also ensures respect for human rights across
asasi manusia dalam seluruh aktivitas bisnis serta mendorong all business activities and encourages the application of
penerapan prinsip keberlanjutan pada mitra usaha dalam sustainability principles among business partners within the
rantai nilai. Di sisi lain, upaya pemberdayaan masyarakat terus value chain. At the same time, community empowerment
dilakukan melalui program yang berorientasi pada peningkatan efforts continue to be implemented through programs aimed
kesejahteraan dan penciptaan dampak sosial yang berkelanjutan, at improving welfare and generating sustainable social impact,
sejalan dengan penguatan hubungan dan komunikasi yang in line with strengthening constructive relationships and
konstruktif dengan seluruh pemangku kepentingan. communication with all stakeholders.
2025 Sustainability Report Kino Indonesia Tbk 21
Page 24
Pesan Direksi
Message from Board of Directors
Seluruh strategi tersebut diimplementasikan secara terintegrasi All of these strategies are implemented in an integrated
melalui Peta Jalan Keberlanjutan (Sustainability Roadmap) manner through the Sustainability Roadmap, which serves
yang menjadi acuan dalam perencanaan dan pelaksanaan as the reference for planning and executing the Company’s
inisiatif keberlanjutan Perseroan. Pada fase awal tahun sustainability initiatives. In the initial phase of 2023–2025, the
2023–2025, fokus diarahkan pada penguatan fondasi melalui focus is directed toward strengthening the foundation through
integrasi aspek keberlanjutan ke dalam proses operasional, the integration of sustainability aspects into operational
peningkatan tata kelola dan etika bisnis, serta pengembangan processes, the improvement of governance and business
kapasitas sumber daya manusia. Pendekatan ini memastikan ethics, and the development of human resource capacity. This
bahwa strategi keberlanjutan tidak hanya adaptif terhadap approach ensures that the Company’s sustainability strategy is
tantangan, tetapi juga mampu mengoptimalkan peluang yang not only adaptive to challenges but also capable of optimizing
muncul dari perkembangan industri, sehingga memperkuat opportunities arising from industry developments, thereby
posisi Perseroan dalam menciptakan nilai yang berkelanjutan strengthening the Company’s position in creating sustainable
bagi seluruh pemangku kepentingan. value for all stakeholders.
Komitmen Pimpinan dalam Leadership Commitment to
Mengimplementasikan Strategi Implementing Sustainability
serta Nilai-Nilai Keberlanjutan Strategies and Values
Direksi menetapkan arah kebijakan keberlanjutan sebagai The Board of Directors determines the direction for sustainability
bagian integral dari strategi korporasi sekaligus memastikan policies as an integral part of the corporate strategy while
integrasi aspek ekonomi, lingkungan, dan sosial dalam ensuring the integration of economic, environmental, and
seluruh aktivitas usaha Perseroan. Peran tersebut dijalankan social aspects across all Company activities. This role is carried
melalui pengambilan keputusan strategis berbasis risiko dan out through strategic decision-making based on sustainability-
peluang keberlanjutan, termasuk isu perubahan iklim dan related risks and opportunities, including climate change
dinamika regulasi, serta pengawasan aktif melalui evaluasi issues and regulatory dynamics, as well as active supervision
berkala atas kinerja keberlanjutan. Pelaksanaan pengawasan through periodic evaluation of sustainability performance.
didukung oleh koordinasi dengan Komite Keberlanjutan, Supervision implementation is supported by coordination with
Departemen ESG, dan fungsi terkait untuk memastikan the Sustainability Committee, ESG Department, and relevant
implementasi kebijakan berjalan efektif, konsisten, dan functions to ensure policies are implemented effectively,
terukur. Selain itu, Direksi juga mendorong penguatan consistently, and measurably. In addition, the Board of Directors
akuntabilitas, transparansi, serta kapabilitas organisasi dalam also promotes strengthened accountability, transparency, and
penerapan prinsip keberlanjutan guna memastikan strategi organizational capability in applying sustainability principles,
yang dijalankan mampu mendukung penciptaan nilai jangka ensuring that the strategies implemented support long-term
panjang bagi Perseroan dan pemangku kepentingan. value creation for the Company and its stakeholders.
Pencapaian Kinerja dan Target Sustainability Performance and Targets
Keberlanjutan Achievements
Berbagai strategi keberlanjutan yang telah diimplementasikan Sustainability strategies consistently implemented have
secara konsisten memampukan Perseroan mencatatkan enabled the Company to record positive sustainability
pencapaian kinerja keberlanjutan yang positif. Pada tahun performance. In 2025, this performance demonstrated
2025, kinerja tersebut telah menunjukkan kesinambungan continuity between operational strategies, resource efficiency,
antara strategi operasional, efisiensi sumber daya, serta and strengthened ESG-based risk management in supporting
penguatan manajemen risiko berbasis ESG dalam mendukung higher-quality business growth.
pertumbuhan usaha yang lebih berkualitas.
Pada aspek ekonomi, kinerja operasional menunjukkan From an economic perspective, operational performance
stabilitas dengan capaian produksi sebesar 170,16 ribu showed stability with a production achievement of 170.16
ton meningkat dibandingkan realisasi tahun sebelumnya thousand tons, an increase compared to realization of 166.91
sebesar 166,91 ribu ton. Dari sisi keuangan, Perseroan thousand tons in the previous year. Financially, the Company
mencatatkan penjualan sebesar Rp4,42 triliun, meningkat recorded Sales of Rp4.42 trillion, or reflecting an increase
1,24% dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp4,37 triliun. of 1.24% compared to Rp4.37 trillion in the previous year.
Sementara itu, laba neto tercatat sebesar Rp125,93 miliar Meanwhile, Net Profit was recorded at Rp125.93 billion,
meningkat 41,62% dibandingkan capaian tahun sebelumnya representing an increase of 41.62% from Rp88.92 billion in
22 Kino Indonesia Tbk Laporan Keberlanjutan 2025
Page 25
sebesar Rp88,92 miliar. Sejalan dengan itu, nilai ekonomi yang the previous year. In line with this, the economic value distributed
didistribusikan kepada pemangku kepentingan juga terus to stakeholders was maintained through dividend distribution
dipertahankan melalui pembagian dividen kepada Pemegang to the Shareholders amounting to 49.62% of net profit.
Saham yang mencapai 49,62% dari laba bersih.
Pada aspek lingkungan, Perseroan mencatatkan pengurangan From an environmental perspective, the Company achieved
dimensi dan berat kemasan sebesar 25,10 ton plastik dan a reduction in packaging dimensions and weight by 25.10
124,70 ton kertas sebagai bagian dari upaya pengurangan tons of plastic and 124.70 tons of paper as part of its waste
limbah. Sejalan dengan itu, penggunaan energi mencapai reduction efforts. Energy consumption reached 287,600.84
287.600,84 GJ, meningkat 3,33% dibandingkan tahun GJ, an increase of 3.33% compared to 278,327.04 GJ in the
sebelumnya sebesar 278.327,04 GJ, dengan 19,14% di previous year, with 19.14% sourced from renewable energy,
antaranya telah bersumber dari energi terbarukan yang terdiri dari consisting of 43,938.58 GJ from biomass and 11,108.19 GJ
43.938,58 GJ biomassa dan 11.108,19 GJ dari PLTS. Pemanfaatan from solar PV. The utilization of renewable energy provided
energi terbarukan tersebut memberikan potensi penurunan emisi a potential emission reduction of resulting in the Company’s
sehingga total emisi GRK Perseroan pada tahun 2025 tercatat total GHG emissions for 2025 being 31,216.86 tons of CO2e,
sebesar 31.216,86 ton CO2e, menurun 6,13% dibandingkan tahun a decrease of 6.13% compared to 33,254.99 tons of CO2e in
sebelumnya sebesar 33.254,99 ton CO2e. Selain itu, Perseroan the previous year. In addition, the Company implemented
juga melaksanakan Program Kino Peduli Alam di wilayah Cikembar, the Kino Peduli Alam Program in the Cikembar, Cikande, Sayung,
Cikande, Sayung, dan Pandaan dengan melibatkan 63 karyawan and Pandaan areas, involving 63 employees and reaching
serta menjangkau 125 masyarakat, termasuk kegiatan penanaman 125 community members, including the planting of in
yang dilakukan bekerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup. collaboration with the Environmental Agency. These initiatives
Inisiatif ini mencerminkan upaya berkelanjutan dalam mengelola reflect the Company’s ongoing efforts to manage environmental
dampak lingkungan sekaligus meningkatkan keterlibatan impacts while increasing stakeholder engagement.
pemangku kepentingan.
Pada aspek sosial, Perseroan terus memperkuat kontribusi From a social perspective, the Company continues to strengthen
terhadap masyarakat dan pengembangan sumber daya its contributions to society and human capital development.
manusia. Pelaksanaan program TJSL mencapai 11 program The CSR programs reached 11 initiatives, benefiting more than
dengan total penerima manfaat sebanyak lebih dari 2.000 2,000 people with a total budget allocation of Rp2.78 billion.
orang serta alokasi biaya sebesar Rp2,78 miliar. Pengembangan Employee competency development, measured by average
kompetensi karyawan sebagaimana diukur dari rata-rata training hours, reached 9.26 hours per employee, an increase
jam pelatihan mencapai 9,26 jam per karyawan, meningkat of 23.81% from 7.48 hours per employee in the previous
23,81% dibandingkan tahun sebelumnya sebesar 7,48 jam year. To support community empowerment, the Company
per karyawan. Sementara itu, dalam mendukung employed 1,221 local workers, representing 27.01% of the total
pemberdayaan masyarakat, Perseroan mempekerjakan workforce, and developed the Bank Sampah Kino program,
1.221 tenaga kerja lokal atau setara dengan 27,01% dari which recorded 80 active participants, an increase of 122.22%
total karyawan, serta mengembangkan program Bank from 36 participants in the previous year, with a total waste
Sampah Kino yang mencatat 80 nasabah aktif, meningkat collection of 28.45 tons. These achievements demonstrate
122,22% dari 36 nasabah pada tahun sebelumnya, dengan that the Company’s sustainability strategies not only impact
total sampah terkumpul mencapai 28,45 ton. Capaian ini the internal organization but also provide tangible benefits to
menunjukkan bahwa strategi keberlanjutan Perseroan tidak surrounding communities.
hanya berdampak pada internal organisasi, tetapi juga
memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat sekitar.
Selain capaian di atas, Perseroan juga mendapatkan In addition to the above achievements, the Company received
pengakuan yang positif dari berbagai pemangku positive recognition from a number of different stakeholders,
kepentingan melalui perolehan penghargaan Corporate Halal including the Corporate Halal Leadership Award 2025 in
Leadership Award 2025 Kategori Compliance & Regulation, the Compliance & Regulation category, the Assistance for
Penghargaan Pendampingan UMKM Pangan Olahan Melalui Processed Food MSMEs through the Foster Parent Program
Program Orang Tua Angkat (OTA) 2025, Anugerah Brand (OTA) 2025, Indonesia Popular Brand Award in the Consumer
Populer Indonesia Kategori Consumer Goods - Personal & Goods - Personal & Home Care, Most Innovative Content
Home Care, Most Innovative Content Marketing Campaign, Marketing Campaign, #1 Most-Improved Brands, Best Face
#1 Most Most-Improved Brands, Best Face Mask, Small Budget Mask, Small Budget Big Impact – Silver Winner, Indonesia
Big Impact - Silver Winner, Anugerah Brand Populer Indonesia Popular Brand Award in the Fit & Health Category, Best Sales
Kategori Kesehatan Fit & Health, Best Sales Growth Personal Growth Personal Care, and Most Wanted Hair Vitamin.
Care, serta Most Wanted Hair Vitamin.
2025 Sustainability Report Kino Indonesia Tbk 23
Page 26
Pesan Direksi
Message from Board of Directors
Tata Kelola Keberlanjutan Sustainability Governance
Perseroan mengelola keberlanjutan melalui penguatan The Company manages sustainability through the strengthening
tata kelola yang terintegrasi dengan sistem manajemen of governance, integrated with its risk management system,
risiko untuk memastikan seluruh risiko dan peluang pada to ensure that all economic, environmental, and social risks
aspek ekonomi, lingkungan, dan sosial dapat diidentifikasi and opportunities are systematically identified and managed.
serta dikelola secara sistematis. Proses ini mencakup This process includes risk mapping across each business unit,
pemetaan risiko pada setiap unit bisnis, penyusunan the development of policies and operational procedures, and
kebijakan dan prosedur operasional, hingga pemantauan ongoing monitoring and evaluation to ensure effective risk
dan evaluasi berkelanjutan guna memastikan efektivitas mitigation. In the context of climate change, the Company
mitigasi risiko. Dalam konteks perubahan iklim, Perseroan has identified physical risks, both acute—such as operational
telah mengidentifikasi risiko fisik, baik yang bersifat akut disruptions caused by extreme weather—and chronic, which
seperti gangguan operasional akibat cuaca ekstrem maupun could potentially reduce resource carrying capacity. Mitigation
risiko kronis yang berpotensi menurunkan daya dukung efforts are carried out through short-term operational
sumber daya. Upaya mitigasi dilakukan melalui penyesuaian adjustments and the strengthening of supply chain resilience
operasional jangka pendek serta penguatan ketahanan in the medium and long term through the diversification of
rantai pasok dalam jangka menengah dan panjang melalui suppliers, transporters, and distribution channels.
diversifikasi pemasok, transporter, dan jalur distribusi.
Selain itu, Perseroan juga mengantisipasi risiko transisi yang In addition, the Company anticipates transition risks arising from
timbul dari pergeseran menuju ekonomi rendah karbon, the shift toward a low-carbon economy, including regulatory
termasuk perubahan regulasi, kebutuhan investasi teknologi, changes, technology investment requirements, raw material
dinamika biaya bahan baku, serta perubahan preferensi cost dynamics, and changing consumer preferences. These
konsumen. Risiko tersebut turut mencakup aspek reputasi risks also include reputational aspects related to stakeholder
yang berkaitan dengan persepsi pemangku kepentingan perceptions of environmental and social issue management.
terhadap pengelolaan isu lingkungan dan sosial. Untuk In response, the Company applies an integrated ESG-based
merespons hal tersebut, Perseroan menerapkan pendekatan approach, supported by the preparation of climate change
terintegrasi berbasis ESG disertai dengan penyusunan adaptation plans and continuous monitoring and evaluation
rencana adaptasi perubahan iklim serta mekanisme mechanisms. This approach ensures that sustainability
pemantauan dan evaluasi yang berkelanjutan. Pendekatan governance can support strategic decision-making that is more
ini memastikan bahwa tata kelola keberlanjutan mampu adaptive, resilient, and long-term oriented.
mendukung pengambilan keputusan strategis yang lebih
adaptif, resilien, dan berorientasi jangka panjang.
Prospek Keberlanjutan 2026 dan Sustainability Outlook for 2026 and
Situasi yang Memengaruhinya Influencing Factors
Ke depan, prospek keberlanjutan Perseroan pada tahun 2026 Looking ahead, the Company’s sustainability prospects
diarahkan melalui implementasi Peta Jalan Keberlanjutan for 2026 are guided by the implementation of Phase II
(Sustainability Roadmap) fase II (2026–2027) yang berfokus (2026–2027) of the Sustainability Roadmap, focusing on
pada penetapan baseline dan target yang lebih terukur establishing measurable baselines and targets across ESG
pada aspek ESG. Fase ini menjadi tahap penguatan setelah aspects. This phase serves as a consolidation stage following
periode sebelumnya yang menitikberatkan pada integrasi the previous period, which emphasized the initial integration
awal keberlanjutan ke dalam operasional, dengan fokus of sustainability into operations, with a focus on improving
pada peningkatan kualitas tata kelola, etika bisnis, serta governance quality, business ethics, and human resource
pengembangan kapasitas sumber daya manusia. Melalui fase competency development. Through this phase, the Company
ini, Perseroan menargetkan peningkatan pengelolaan kinerja aims to improve the management of sustainability performance
keberlanjutan yang lebih terstruktur, terukur, dan selaras in a more structured, measurable manner, aligned with long-
dengan arah pertumbuhan usaha jangka panjang. term business growth directions.
Untuk mencapai target tersebut, Perseroan mengarahkan To achieve these targets, the Company directs its strategy
strategi pada penguatan integrasi keberlanjutan ke dalam toward strengthening the integration of sustainability
proses bisnis dan pengambilan keputusan strategis. into business processes and strategic decision-making.
Implementasi difokuskan pada optimalisasi efisiensi Implementation is focused on optimizing operational efficiency,
operasional, pengembangan inovasi produk yang lebih developing more sustainable product innovations, and
berkelanjutan, serta penguatan manajemen risiko reinforcing ESG-based risk management to anticipate potential
berbasis ESG guna mengantisipasi berbagai potensi risiko sustainability risks. In addition, the Company promotes greater
keberlanjutan. Selain itu, Perseroan juga mendorong transparency and accountability through improved monitoring
24 Kino Indonesia Tbk Laporan Keberlanjutan 2025
Page 27
peningkatan transparansi dan akuntabilitas melalui and reporting systems and broadens the application of
penguatan sistem pemantauan dan pelaporan, serta sustainability principles throughout the value chain. This
memperluas penerapan prinsip keberlanjutan dalam rantai approach enables the Company not only to maintain business
nilai. Pendekatan ini memungkinkan Perseroan tidak hanya going concern but also to seize opportunities arising from
menjaga kesinambungan usaha, tetapi juga memanfaatkan growing market awareness of responsible business practices.
peluang dari meningkatnya kesadaran pasar terhadap praktik
bisnis yang bertanggung jawab.
Pencapaian target keberlanjutan tersebut akan dipengaruhi Achievement of these sustainability targets will be influenced
oleh berbagai faktor eksternal, termasuk perubahan regulasi by a number of external factors, including changes in
pemerintah, dinamika preferensi konsumen terhadap produk Government regulations, consumer preference dynamics for
berkelanjutan, ketersediaan dan harga material ramah sustainable products, the availability and cost of eco-friendly
lingkungan, serta kondisi ekonomi dan volatilitas pasar. materials, and economic and market volatility. These factors
Faktor-faktor tersebut berpotensi memengaruhi struktur may affect cost structures, procurement strategies, and
biaya, strategi pengadaan, serta daya saing produk di pasar. product competitiveness in the market. Therefore, the Company
Oleh karena itu, Perseroan terus memperkuat fleksibilitas continues to strengthen the flexibility of its strategies and
strategi dan kapabilitas adaptasi melalui pemantauan adaptive capabilities through regular monitoring of external
berkala terhadap perkembangan eksternal, sehingga mampu developments, enabling rapid and appropriate responses to
merespons perubahan secara cepat dan tepat. Dengan changes. With this approach, the Company is confident in its
pendekatan tersebut, Perseroan optimis dapat memperkuat ability to strengthen business resilience while increasing its
daya tahan usaha sekaligus meningkatkan kontribusi terhadap contribution to sustainable value creation for all stakeholders.
penciptaan nilai yang berkelanjutan bagi seluruh pemangku
kepentingan.
Penutup Closing
Sebagai penutup, kami menyampaikan apresiasi dan terima In closing, we would like to express our highest appreciation
kasih yang setinggi-tingginya kepada seluruh karyawan and gratitude to all employees for their dedication and
atas dedikasi dan kontribusinya dalam menjaga kinerja contributions in maintaining the Company’s performance and
dan implementasi keberlanjutan Perseroan, serta kepada implementing its sustainability initiatives, as well as to the
Dewan Komisaris atas arahan dan pengawasan yang Board of Commissioners for their constructive guidance and
konstruktif. Penghargaan juga disampaikan kepada para supervision. Appreciation is also extended to the Shareholders
Pemegang Saham atas kepercayaan yang terus diberikan, for their continued trust, and to the Government for regulatory
serta kepada pemerintah atas dukungan regulasi yang support that fosters the development of a sustainable
kondusif bagi pengembangan usaha yang berkelanjutan. business. Additionally, the Company extends its gratitude
Selain itu, Perseroan mengucapkan terima kasih kepada to the community, consumers, and all other stakeholders for
masyarakat, konsumen, serta seluruh pemangku kepentingan their support, trust, and collaborative engagement. The strong
lainnya atas dukungan, kepercayaan, dan kolaborasi yang synergy among all parties serves as a vital foundation in
terjalin dengan baik. Sinergi yang kuat dari seluruh pihak strengthening business sustainability and creating long-term
tersebut menjadi fondasi penting dalam memperkuat value for all stakeholders.
keberlanjutan usaha dan penciptaan nilai jangka panjang bagi
seluruh pemangku kepentingan.
Atas nama Direksi
On behalf of the Board of Directors
PT Kino Indonesia Tbk,
Harry Sanusi
Presiden Direktur
President Director
2025 Sustainability Report Kino Indonesia Tbk 25
Page 28
foto xxx 26 Kino Indonesia Tbk Laporan Keberlanjutan 2025
Page 29
KOMITMEN
KEBERLANJUTAN
KINO
Kino’s Sustainability
Commitment
2025 Sustainability Report Kino Indonesia Tbk 27
Page 30
Komitmen Keberlanjutan Kino
Kino’s Sustainability Commitment
Strategi Keberlanjutan [GRI 2-23] [POJK51-A.1]
Sustainability Strategy
Sebagai wujud komitmen Direksi dalam menerapkan prinsip As a manifestation of the Board of Directors’ commitment
keberlanjutan dan tata kelola yang bertanggung jawab, to implementing sustainability principles and responsible
Perseroan menetapkan strategi keberlanjutan yang berfokus governance, the Company has established a sustainability
pada 3 pilar utama, yaitu ekonomi, sosial, dan lingkungan. strategy focused on 3 main pillars: economic, social, and
Komitmen ini sejalan dengan nilai-nilai etika bisnis, environmental. This commitment is aligned with business
penghormatan terhadap hak asasi manusia, serta kepatuhan ethics values, respect for human rights, and compliance with
terhadap peraturan perundang-undangan yang berlaku. applicable laws and regulations.
Dalam aspek ekonomi, Perseroan berupaya menciptakan From an economic perspective, the Company strives to create
nilai tambah secara berkelanjutan melalui inovasi produk, sustainable added value through product innovation, improved
peningkatan efisiensi operasional, dan penguatan rantai operational efficiency, and the strengthening of an ethical and
pasok yang beretika serta transparan. Pada aspek sosial, transparent supply chain. In the social aspect, Kino emphasizes
Kino menekankan pengembangan sumber daya manusia, human capital development, community empowerment, and
pemberdayaan masyarakat, serta perlindungan konsumen consumer protection by delivering safe and high-quality
dengan menghadirkan produk yang aman dan berkualitas. products. Meanwhile, from an environmental standpoint,
Sementara itu, pada aspek lingkungan, Perseroan berkomitmen the Company is committed to minimizing ecological impacts
untuk meminimalkan dampak ekologis melalui efisiensi energi, through energy efficiency, responsible waste management,
pengelolaan limbah yang bertanggung jawab, dan penggunaan and the use of more eco-friendly raw materials.
bahan baku yang lebih ramah lingkungan.
Seluruh inisiatif keberlanjutan tersebut diintegrasikan All of these sustainability initiatives are integrated into
ke dalam proses bisnis dan organisasi berdasarkan Peta the company’s business processes and organizational
Jalan Keberlanjutan (Sustainability Roadmap) yang menjadi structure based on the Sustainability Roadmap, which serves
panduan strategis perusahaan. Roadmap ini telah diselaraskan as the Company’s strategic guideline. The Roadmap has been
dengan tujuan pembangunan berkelanjutan (sustainable aligned with the sustainable development goals (SDGs) and
development goals/SDGs) dan berbagai kebijakan internal internal Company policies, and its implementation is overseen
Perseroan, serta diawasi pelaksanaannya oleh Direksi untuk by the Board of Directors to ensure the achievement of
memastikan tercapainya pertumbuhan usaha yang inklusif dan inclusive and sustainable business growth.
berkelanjutan.
Inisiatif Keberlanjutan Sustainability Initiative
Tahun 2025 menjadi kelanjutan dari komitmen keberlanjutan The year 2025 marks the continuation of the Company’s
yang secara konsisten dijalankan Perseroan. Kino terus consistently implemented sustainability commitment.
memperkuat integrasi prinsip lingkungan, sosial, dan tata Kino continues to strengthen the integration of environmental,
kelola (LST) ke dalam strategi dan aktivitas operasional untuk social, and governance (ESG) principles into its strategy
memperluas dampak positif bagi lingkungan, masyarakat, dan and operational activities to expand positive impacts on
para pemangku kepentingan. Fokus keberlanjutan Perseroan the environment, communities, and stakeholders.
diarahkan pada pertumbuhan yang bertanggung jawab dan The Company’s sustainability focus is directed toward
penciptaan nilai jangka panjang melalui 4 pilar utama, yakni responsible growth and long-term value creation through
Produk yang Terpercaya, Planet yang Sehat, Pengembangan 4 main pillars: Trusted Products, Healthy Planet, Thriving
Sumber Daya Manusia, serta Pemberdayaan Komunitas. People, and Strengthening Communities.
28 Kino Indonesia Tbk Laporan Keberlanjutan 2025
Page 31
• Menciptakan produk berkualitas, unggul, dan bernilai serta meningkatkan kualitas dan keamanan produk.
• Mengembangkan produk-produk yang dapat berkontribusi dalam peningkatan kualitas lingkungan dan
bermanfaat bagi masyarakat.
• Mengembangkan model bisnis dengan memperhatikan aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola (LST)
yang dikelola secara berkala dan bertanggung jawab.
• Berupaya memberikan informasi produk secara transparan dan terpercaya, serta melakukan pemasaran
produk secara inovatif dan menjunjung etika bisnis.
• Turut memperhatikan siklus hidup produk yang dihasilkan serta mengidentifikasi potensi risiko
ekonomi, sosial, dan lingkungan serta dikelola secara bertanggung jawab agar dapat memaksimalkan
penciptaan nilai bagi para pemangku kepentingan.
• Menerapkan, mengelola, dan mengevaluasi sistem keamanan data dan informasi serta pengelolaan aset
Perseroan secara bertanggung jawab sesuai regulasi atau standar yang berlaku.
Produk yang • Creating quality, superior, and valuable products while improving products’ quality and safety.
Terpercaya • Developing products that may contribute to improving environmental quality and social benefits.
• Cultivating a business model that focuses on the environmental, social, and governance (ESG) aspect
Trusted Products
that is regularly and responsibly managed.
• Providing product information transparently and reliably while marketing products innovatively and
supporting business ethics.
• Taking into account the lifecycle of products generated while identifying potential economic, social, and
environmental risks and managing them responsibly for maximum value creation for stakeholders.
• Implementing, managing, and evaluating data and information security systems, as well as responsibly
managing Company assets per applicable regulations or standards.
• Meminimalkan dampak negatif dari aktivitas bisnis Perseroan melalui berbagai kegiatan pengolahan
dan memenuhi syarat/ketentuan terkait lingkungan.
• Menggunakan bahan baku yang lebih ramah lingkungan dan berupaya memanfaatkan bahan baku
alternatif terbarukan yang memberikan dampak negatif lebih rendah.
• Melakukan efisiensi energi, air, dan material secara konsisten, mengurangi pelepasan emisi konvensional
dan GRK, serta mengurangi limbah.
• Ikut serta dalam upaya rehabilitasi dan pelestarian lingkungan, serta berkontribusi dalam upaya mitigasi
dan adaptasi perubahan iklim.
• Meningkatkan kesadaran seluruh pemangku kepentingan internal terkait isu-isu lingkungan yang timbul
akibat aktivitas bisnis Perseroan.
• Minimizing negative impacts from the Company’s business activities by conducting various operational
Planet yang Sehat activities and meeting requirements/provisions regarding the environment.
Healthy Planet • Using more eco-friendly raw materials and seek to utilize alternative renewable raw materials with lower
negative impacts.
• Performing energy, water, and material efficiency consistently, reducing the discharge of conventional,
and GHG emissions, and reducing waste.
• Participating in rehabilitating and conserving the environment while contributing to mitigating and
adapting to climate change.
• Increasing the awareness of all internal stakeholders concerning environmental issues arising from
the Company’s business activities.
• Menerapkan praktik tata kelola yang baik sesuai prinsip akuntabilitas, transparansi, independensi,
tanggung jawab, kesetaraan, dan kewajaran serta mematuhi regulasi hukum yang berlaku dan
menerapkan standar atau pedoman Kode Etik.
• Mendukung budaya usaha yang bersih dan bebas dari praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme bagi
seluruh pemangku kepentingan.
• Mengembangkan kemampuan pemangku kepentingan khususnya SDM Kino.
• Menjunjung nilai dan prinsip-prinsip hak asasi manusia (HAM) dalam aktivitas bisnis Perseroan,
mematuhi peraturan terkait ketenagakerjaan, dan menindaklanjuti setiap pelanggaran.
• Menciptakan lingkungan kerja yang inklusif guna meningkatkan budaya keberagaman, kesetaraan, dan
non-diskriminatif.
• Menyediakan lingkungan kerja yang aman dan sehat bagi seluruh karyawan maupun pihak lain.
• Mendorong para pemangku kepentingan yakni distributor, pemasok, dan mitra lainnya untuk
memperhatikan dan mengelola aspek LST yang baik.
• Bekerja sama dengan rantai internal dalam mencapai dan mendukung TPB.
Pengembangan SDM • Implementing good governance practices in accordance with the accountability, transparency,
Thriving People independency, responsibility, equality, and fairness principle while complying with applicable laws and
regulations and enforcing the standards and guidelines outlined in the Code of Ethics.
• Supporting a clean corporate culture free from corruption, collusion, and nepotism practices for all
stakeholders.
• Cultivating stakeholders’ ability, especially Kino’s Human Resources.
• Upholding human rights (HAM) values and principles in every business activity, complying with
regulations regarding manpower, and following up on every violation.
• Creating an inclusive working environment to increase a culture of diversity, equality, and non-discrimination.
• Providing a safe and healthy working environment for all employees and other parties.
• Encouraging stakeholders, namely distributors, suppliers, and other partners, to consider and manage
a good ESG aspect.
• Cooperating with the internal chain in achieving and supporting the SDGs.
2025 Sustainability Report Kino Indonesia Tbk 29
Page 32
Komitmen Keberlanjutan Kino
Kino’s Sustainability Commitment
• Turut berkontribusi dan berupaya memberikan dampak yang positif bagi kesejahteraan masyarakat
di sekitar wilayah operasi melalui program-program pemberdayaan masyarakat pada pengelolaan
aspek LST.
• Mengupayakan bisnis yang inklusif sehingga kehadiran Perseroan dapat memberikan manfaat kepada
seluruh pemangku kepentingan.
• Menjalin dan membangun hubungan baik serta mengomunikasikan pengelolaan masalah LST kepada
pemangku kepentingan.
• Memberikan ruang dan kesempatan bagi seluruh rantai nilai eksternal untuk memberikan saran dan
pendapat, serta menyampaikan keluhan.
Memperkuat • Contributing to providing positive impacts to communities around operational areas through community
Komunitas empowerment programs that focuses on managing the ESG aspect.
Strengthening • Establishing an inclusive business in which the Company’s presence could benefit stakeholders.
Communities • Building good relationships while communicating the management of ESG issues to stakeholders.
• Giving space and opportunities for all external value chain to express their suggestions and opinions,
including reporting grievances.
Inisiatif Keberlanjutan Kino 2025
Kino’s 2025 Sustainability Initiative
Tata Kelola
Governance
• Penerapan ISO 45001 di salah satu plant Kino.
• Melakukan penyusunan dan sosialisasi Pedoman Bisnis Etik Perseroan kepada seluruh karyawan.
• Melakukan penyusunan dan sosialisasi Pedoman Konflik Kepentingan.
• Melakukan penyusunan dan sosialisasi Pedoman Whistleblowing System.
• Melakukan penyusunan dan sosialisasi kepada distributor terkait Pedoman Penanganan dan Pengelolaan Produk.
• Melakukan penilaian mandiri terkait dengan indeks GCG pada Asean Corporate Governance Scorecard (ACGS).
• Memperbarui penyusunan Kebijakan Community Development.
• Membuat Kebijakan HAM yang diimplementasikan melalui berbagai pedoman yang relevan kepada seluruh pemangku kepentingan.
• Implementation of ISO 45001 in one of Kino’s plant.
• Preparing and dissemination the Company’s Business Ethics Guidelines to all employees.
• Preparing and dissemination Conflict of Interest Guidelines.
• Preparing and dissemination the Whistleblowing System Guidelines.
• Conducting preparation and dissemination to distributors related to Product Handling and Management Guidelines.
• Conducting self-assessment related to the GCG index on the Asean Corporate Governance Scorecard (ACGS).
• Updating the development of the Community Development Policy.
• Establishing a Human Rights Policy implemented through a number of different relevant guidelines for all stakeholders.
Produk yang Terpercaya Planet yang Sehat
Trusted Products Healthy Planet
• Memperluas penggunaan material untuk masterbox dari pemasok • Melakukan pergantian lampu hemat energi secara bertahap
bersertifikasi Forest Stewardship Council (FSC). di seluruh area operasional.
• Penggunaan bahan dasar ampas kedelai pada produk pasir kucing “Toffu • Melakukan pergantian secara bertahap jenis freon R22 ke jenis
Cat Litter” sehingga lebih mudah dibersihkan dan mudah terurai secara freon yang lebih ramah lingkungan di seluruh area operasional.
alami. • Membangun kolam resapan, sumur resapan, sumur imbuhan, serta
• Penggunaan material alami, seperti berbagai ekstrak tumbuhan sebagai lubang biopori di 3 plant.
bahan aktif untuk produk “Ovale Clay Mask”. • Implementasi pengelolaan sampah menuju zero waste to landfill
di seluruh plant Perseroan.
• Melakukan studi pemanfaatan limbah produksi.
• Meningkatkan penggunaan energi terbarukan melalui PLTS.
• Mengurangi berat kemasan.
• Expanded the use of masterbox materials from Forest Stewardship • Conducting a gradual replacement of energy-saving lamps in all
Council (FSC) certified suppliers. operational areas.
• Use of soybean pulp as the base material for the cat litter product • Gradually replacing R22 refrigerant with more eco-friendly
“Toffu Cat Litter” which is easier to clean and biodegradable. refrigerants across all operational areas.
• Use of natural materials, such as various plant extracts as active • Building infiltration ponds, infiltration wells, recharge wells, and
ingredients for the product “Ovale Clay Mask”. biopore pits in 3 plant.
• Implementation of waste management towards zero waste to landfill
in all of the Company’s plant.
• Conducting a study on the utilization of production waste.
• Increasing the use of renewable energy through solar power plants.
• Reducing packaging tonnage.
30 Kino Indonesia Tbk Laporan Keberlanjutan 2025
Page 33
Pengembangan SDM Memperkuat Komunitas
Thriving People Strengthening Communities
Peningkatan kapasitas karyawan terkait keberlanjutan melalui: • Melanjutkan program kerelawanan ”Teman Baik Kino” di seluruh
• Pelatihan dan Sosialisasi Keberlanjutan: area operasional Kino.
− Pelatihan dan sosialisasi terkait pengelolaan sampah ramah lingkungan; • Peningkatan kapasitas UMKM terkait pengembangan usaha melalui
− Pemaparan terkait risiko dan peluang perubahan iklim; serta Program BPOM Orang Tua Angkat (OTA).
− Pelatihan dan seminar lainnya yang diselenggarakan oleh berbagai • Melanjutkan dan mengembangkan kegiatan Bank Sampah di wilayah
pihak eksternal. plant Kino.
• Digitalisasi pengumpulan dan pembaruan dokumen bagi pemasok untuk • Melakukan beberapa inisiatif untuk mendukung pendidikan dan
memastikan kepatuhan terhadap regulasi dan standar Perseroan. pengembangan talenta muda.
Employee competency development related to sustainability through: • Continuing the “Teman Baik Kino” volunteer program across all
• Sustainability Training and Dissemination: Kino operational areas.
– Training and dissemination related to eco-friendly waste management; • Increasing MSME capacity in business development through
– Exposure related to climate change risks and opportunities; and the BPOM Foster Parent (OTA) Program.
– Other training and seminars organized by a number of external parties. • Continuing and expanding Waste Bank activities in the areas
• Digitization of collection and update of documents for suppliers to surrounding Kino plants.
ensure compliance with regulations and Company standards. • Undertaking initiatives to support education and the development
of young talent.
Peta Jalan Keberlanjutan Sustainability Roadmap
Peta Jalan Keberlanjutan disusun oleh Perseroan sebagai The Sustainability Roadmap has been developed by
panduan strategis dalam merumuskan dan mengarahkan the Company as a strategic guideline in developing and
berbagai inisiatif keberlanjutan Kino. Dokumen ini menjadi directing Kino’s sustainability initiatives. This document
acuan dalam menetapkan fokus area prioritas serta langkah serves as a reference in determining priority focus areas and
implementasi yang dijalankan secara bertahap melalui 3 fase implementation steps, which are carried out progressively
pembangunan berkelanjutan. Dalam laporan ini, Perseroan through 3 phases of sustainable development. In this report,
menguraikan arah Kebijakan Keberlanjutan, fokus area, dan the Company outlines the direction of its Sustainability
inisiatif utama yang diselaraskan dengan tema pelaporan serta Policy, focus areas, and key initiatives that are aligned with
isu material yang telah diidentifikasi, sebagai berikut: the reporting theme and the identified material issues, as follows:
Fase untuk persiapan awal dan pengintegrasian aspek keberlanjutan ke dalam proses operasional Perseroan, serta
Fase I: 2023-2025 penguatan inisiatif tata kelola Perseroan, etika bisnis Perseroan, dan pengembangan SDM.
Phase I: 2023-2025 A phase for initial preparation and integration of sustainability aspects into the Company’s operational processes, as
well as strengthening corporate governance initiatives, corporate business ethics, and Human Resources development.
Fase penetapan tahun dasar dan target LST, memonitor penerapan tata kelola, etika bisnis, pengembangan SDM, serta
mengimplementasikan inisiatif-inisiatif pengurangan dampak lingkungan dan pemberdayaan masyarakat dengan lebih
Fase II: 2026-2027 terukur.
Phase II: 2026-2027 This phase establishes the ESG baselines and targets, monitors the governance implementation, business ethics, Human
Resources development, and implements initiatives to reduce environmental impacts and empower communities in
a more measurable manner.
Fase aspek LST telah sepenuhnya terintegrasi ke dalam strategi Kino, serta evaluasi atas target dan inisiatif yang telah
Fase III: 2028-2029 dilakukan oleh Kino.
Phase III: 2028-2029 The ESG aspect phase has been fully integrated into Kino’s strategy, as well as the evaluation of targets and initiatives
undertaken by Kino.
2025 Sustainability Report Kino Indonesia Tbk 31
Page 34
Komitmen Keberlanjutan Kino
Kino’s Sustainability Commitment
Dukungan Kino terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan [GRI 2-24]
Kino’s Support for the Sustainable Development Goals (SDGs)
Tujuan 7 : Energi Bersih dan Terjangkau
Goal 7 : Affordable and Clean Energy
Dukungan Kino
Indikator Kino’s Support
Target
Indicator Realisasi 2025 Komitmen 2026
Realization in 2025 Commitment for 2026
7.2 7.2.1 Kontribusi energi terbarukan, melalui Meningkatkan penggunaan energi baru
Pada tahun 2030, meningkat Bauran energi terbarukan. Pembangkit Listrik Tenaga Surya dan terbarukan sehingga dapat membantu
secara substansial pangsa biomassa, menyumbang 19,14% dari total mengurangi emisi gas rumah kaca (GRK).
energi terbarukan dalam penggunaan energi Perseroan. Persentase
bauran energi global. ini menunjukkan peningkatan dibandingkan
tahun 2024 yang sebesar 19,11%.
7.2 7.2.1 The contribution of renewable energy, Increase the use of renewable energy
By 2030, increase substantially Renewable energy share. through Solar Power Plants and biomass, to help reduce greenhouse gas (GHG)
the share of renewable energy accounted for 19.14% of the Company’s emissions.
in the global energy mix. total energy consumption. This percentage
represents an increase compared to 2024,
which stood at 19.11%.
7.3 7.3.1 Nilai IKE tercatat sebesar 1,69 GJ/ton, Meningkatkan efisiensi energi untuk
Pada tahun 2030, melakukan Intensitas energi primer. atau naik 1,35% dibandingkan tahun 2024. mengoptimalkan tingkat konsumsi energi
perbaikan efisiensi energi dalam proses bisnis Kino.
di tingkat global sebanyak
2 kali lipat.
7.3 7.3.1 The EI value was recorded at 1.69 GJ/ton, Improve energy efficiency to optimize
By 2030, double the global Primary energy intensity. or increase by 1.35% compared to 2024. the level of energy consumption in
rate of improvement in Kino’s business processes.
energy efficiency.
Tujuan 8 : Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi
Goal 8 : Decent Work and Economic Growth
Dukungan Kino
Indikator Kino’s Support
Target
Indicator Realisasi 2025 Komitmen 2026
Realization in 2025 Commitment for 2026
8.4 8.4.1.(a) • Melaksanakan fase I Peta Jalan Memperkuat implementasi strategi
Meningkatkan secara progresif, Rencana dan Keberlanjutan, dengan fokus pada keberlanjutan dan meningkatkan kinerja
hingga 2030, efisiensi sumber implementasi Strategi pengelolaan sumber daya untuk operasional secara berkelanjutan,
daya global dalam konsumsi Pelaksanaan Sasaran Pola mengoptimalkan proses produksi dan dengan tetap mengedepankan prinsip
dan produksi, serta usaha Konsumsi dan Produksi meminimalkan penumpukan limbah, efisiensi, kualitas, dan perbaikan
melepas kaitan pertumbuhan Berkelanjutan. termasuk dari sisa bahan baku. berkesinambungan.
ekonomi dari degradasi • Mengoptimalkan penggunaan sistem
lingkungan, sesuai dengan untuk meningkatkan efisiensi proses
the 10-Year Framework of produksi.
Programmes on Sustainable • Melakukan riset secara berkelanjutan
Consumption and Production, untuk meningkatkan produk hasil
dengan negara-negara maju produksi yang sesuai dengan standar.
sebagai pengarah.
8.4 8.4.1.(a) • Implement phase I of the Sustainability Strengthening the implementation of
Improve progressively, Plans and implementation Roadmap, focusing on resource sustainability strategies and continuously
through 2030, global of Strategies to management to optimize production improving operational performance, while
resource efficiency in Achieve the Sustainable processes and minimize waste upholding the principles of efficiency,
consumption and production Consumption and accumulation, including from residual quality, and continuous improvement.
and endeavour to decouple Production Targets. raw materials.
economic growth from • Optimize the use of systems to improve
environmental degradation, in the efficiency of production processes.
accordance with the 10-Year • Conduct continuous research to
Framework of Programmes on improve manufactured products in
Sustainable Consumption and accordance with established standards.
Production, with developed
countries taking the lead.
32 Kino Indonesia Tbk Laporan Keberlanjutan 2025
Page 35
Tujuan 8 : Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi
Goal 8 : Decent Work and Economic Growth
Dukungan Kino
Indikator Kino’s Support
Target
Indicator Realisasi 2025 Komitmen 2026
Realization in 2025 Commitment for 2026
8.8 8.8.1.(a) • Nihil kecelakaan kerja fatal. • Memperkuat penerapan praktik SMK3
Melindungi hak-hak tenaga Jumlah Perseroan yang • Pelaksanaan sosialiasi terkait di seluruh area operasional.
kerja dan mempromosikan menerapkan norma K3. keamanan kerja dan konsisten • Mempertahankan nihil kecelakaan
lingkungan kerja yang aman menerapkan Sistem Manajemen kerja fatal serta menurunkan tingkat
dan terjamin bagi semua Keselamatan dan Kesehatan Kerja kecelakaan kerja.
pekerja, termasuk pekerja (SMK3).
migran, khususnya pekerja
migran perempuan, dan
mereka yang bekerja dalam
pekerjaan berbahaya.
8.8 8.8.1.(a) • Zero fatal work accident. • Strengthening the implementation of
Protect labour rights and Total Companies • Conducting dissemination on work OHS Management System practices
promote safe and secure implemented OHS norm. safety programs and consistently across all operational areas.
working environments for all implementing the Occupational Health • Maintaining zero fatality workplace
workers, including migrant and Safety Management System accidents and reducing the workplace
workers, in particular women (SMK3). accident rate.
migrants, and those in
precarious employment.
Tujuan 10 : Berkurangnya Kesenjangan
Goal 10 : Reduced Inequalities
Dukungan Kino
Indikator Kino’s Support
Target
Indicator Realisasi 2025 Komitmen 2026
Realization in 2025 Commitment for 2026
10.4 10.4.1. (b) • Mempertahankan tingkat kepesertaan • Menjaga tingkat kepesertaan BPJS
Mengadopsi kebijakan, Proporsi peserta karyawan dalam BPJS Ketenagakerjaan Ketenagakerjaan pada level 100%.
terutama kebijakan fiskal, Program Jaminan Sosial pada level 100%. • Gaji yang diterima karyawan sesuai
upah dan perlindungan bidang Ketenagakerjaan. • Menyediakan paket remunerasi yang dengan standar upah minimum yang
sosial, serta secara progresif adil dan kompetitif, dengan tingkat ditetapkan pemerintah.
mencapai kesetaraan yang kompensasi di atas standar upah
lebih besar. minimum yang ditetapkan pemerintah.
10.4 10.4.1. (b) • Maintain employee participation in • Maintain BPJS Employment
Adopt policies, especially Proportion of BPJS Employment at 100%. participation at 100%.
fiscal, wage and social participants in the • Providing fair and competitive • Employee salaries are paid in
protection policies, and Employment Social remuneration packages, with accordance with the minimum wage
progressively achieve Security Program. compensation levels above the standards set by the government.
greater equality. government-mandated minimum wage.
2025 Sustainability Report Kino Indonesia Tbk 33
Page 36
Komitmen Keberlanjutan Kino
Kino’s Sustainability Commitment
Tujuan 11 : Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan
Goal 11 : Sustainable Cities and Communities
Dukungan Kino
Indikator Kino’s Support
Target
Indicator Realisasi 2025 Komitmen 2026
Realization in 2025 Commitment for 2026
11.6 • 11.6.2.(a) • Menjaga hasil pengukuran kualitas Meningkatkan kinerja pengelolaan
Pada tahun 2030, mengurangi Rata-rata tahunan udara ambien untuk parameter lingkungan melalui penguatan pengendalian
dampak lingkungan perkotaan materi partikular partikular halus, dengan hasil mencapai emisi, penerapan praktik operasional
per kapita yang merugikan, (TSP). 112,7 μg/Nm3 untuk up wind dan 104,0 yang lebih ramah lingkungan, serta
termasuk dengan memberi • 11.6.2.(b) μg/Nm3 untuk down wind. pengembangan inisiatif keberlanjutan yang
perhatian khusus pada Indeks Kualitas Udara. • Menjaga konsistensi pelaporan memberikan manfaat bagi masyarakat
kualitas udara, termasuk pengukuran kualitas udara ambien sekitar.
penanganan sampah kota. untuk parameter 24,5 μg/Nm3 untuk
up wind dan 32,2 μg/Nm3 untuk down
wind serta SOx 49,7 μg/Nm3 untuk up
wind dan 51,7 μg/Nm3 untuk down wind.
• Mengganti penggunaan pendingin
ruangan menjadi R407C.
• Melanjutkan Program Bank Sampah
di sekitar Plant Cikembar.
11.6 • 11.6.2.(a) • Maintain the ambient air quality Improving environmental management
By 2030, reduce the adverse Annual average measurement results for the fine performance through strengthened
per capita environmental particulate matter particulate parameter at 112.7 μg/Nm3 emission control, the implementation of
impact of cities, including by (TSP). for up wind and 104.0 μg/Nm3 for down more environmentally friendly operational
paying special attention to • 11.6.2.(b) wind. practices, and the development of
air quality and municipal and Air Quality Index. • Maintain consistency in reporting sustainability initiatives that provide
other waste management. ambient air quality measurements for benefits to surrounding communities.
the parameters of 24.5 μg/Nm³ for up
wind and 32.2 μg/Nm³ for down wind, as
well as SOx levels of 49.7 μg/Nm³ for up
wind and 51.7 μg/Nm³ for down wind.
• Replace the air conditioning refrigerant
with R407C.
• Continuing the Waste Bank Program
in the area surrounding the Cikembar
Plant.
Tujuan 12 : Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab
Goal 12 : Responsible Consumption and Production
Dukungan Kino
Indikator Kino’s Support
Target
Indicator Realisasi 2025 Komitmen 2026
Realization in 2025 Commitment for 2026
12.3 12.3.1.(a) Mengurangi volume pengembalian produk Memperkuat pengendalian kualitas dan
Pada tahun 2030, mengurangi Persentase sisa makanan. dari tahun 2025: efektivitas distribusi sebagai bagian dari
hingga setengahnya limbah • Untuk kategori makanan, meskipun upaya peningkatan efisiensi operasional
pangan per kapita global di volume limbah meningkat menjadi 359 dan tanggung jawab lingkungan secara
tingkat ritel dan konsumen ton dari total produksi sebesar 8.802 berkelanjutan.
dan mengurangi kehilangan ton pada tahun 2025, namun jumlah
makanan sepanjang rantai persentase limbah pada tahun 2025
produksi dan pasokan turun menjadi 4,08% dari 4,3% pada
termasuk kehilangan saat tahun 2024.
pasca panen. • Sementara itu pada kategori minuman,
terjadi penurunan limbah menjadi 503
kiloliter dari total produksi sebesar
295.149 kiloliter. Jumlah persentase
limbah ini pun turun menjadi 0,17% dari
tahun sebelumnya sebesar 0,3%.
• Secara keseluruhan, Perseroan berhasil
meningkatkan kinerja pengelolaan
limbah dan meningkatkan efisiensi
operasional sebagai bagian dari
komitmen terhadap keberlanjutan.
34 Kino Indonesia Tbk Laporan Keberlanjutan 2025
Page 37
Tujuan 12 : Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab
Goal 12 : Responsible Consumption and Production
Dukungan Kino
Indikator Kino’s Support
Target
Indicator Realisasi 2025 Komitmen 2026
Realization in 2025 Commitment for 2026
12.3 12.3.1.(a) Reduce the volume of product returns Strengthening quality control and
By 2030, halve per capita Percentage of from 2025: distribution effectiveness as part of
global food waste at the food leftover. • In the Food category, although waste efforts to improve operational efficiency
retail and consumer levels volume increased to 359 tons from a and environmental responsibility on an
and reduce food losses total production of 8,802 tons in 2025, ongoing basis.
along production and supply the percentage of waste decreased to
chains, including post-harvest 4.08% in 2025 from 4.3% in 2024.
losses. • Meanwhile, in the Beverage category,
waste decreased to 503 kiloliters
from a total production of 295,149
kiloliter. This percentage of waste also
decreased to 0.17% from 0.3% the
previous year.
• Overall, the Company has successfully
improved waste management
performance and increased operational
efficiency as part of its commitment to
sustainability.
Tujuan 13 : Penanganan Perubahan Iklim
Goal 13 : Climate Action
Dukungan Kino
Indikator Kino’s Support
Target
Indicator Realisasi 2025 Komitmen 2026
Realization in 2025 Commitment for 2026
13.2 • 13.2.1 • Mengukur dan menghitung berkala • Meningkatkan kualitas pelaporan emisi
Mengintegrasikan tindakan Terwujudnya emisi GRK pada sumber-sumber GRK.
antisipasi perubahan iklim ke penyelenggaraan yang sudah terinventarisasi, serta • Meningkatkan penggunaan energi
dalam kebijakan, strategi, dan inventarisasi gas mendokumentasikannya untuk proses terbarukan yang bersumber dari PLTS.
perencanaan nasional. rumah kaca (GRK), analisis lebih lanjut guna mendukung • Meningkatkan efisiensi energi dalam
serta monitoring, program reduksi emisi GRK. proses produksi.
pelaporan, dan • Meningkatkan kualitas pelaporan emisi
verifikasi emisi GRK GRK.
yang dilaporkan • Meningkatkan optimalisasi penggunaan
dalam dokumen energi baru terbarukan sehingga dapat
Biennial Update Report membantu mengurangi emisi GRK.
(BUR) dan National PLTS atap terpasang dengan kapasitas
Communications. 3.258,32 kWp, dengan berhasil
• 13.2.2 mereduksi emisi GRK sebesar 2.684,48
Jumlah emisi GRK per ton CO2eq.
tahun. • Meningkatkan penggunaan energi
• 13.2.2.(a) terbarukan yang bersumber dari PLTS.
Potensi penurunan • Meningkatkan efisiensi energi dalam
emisi GRK. proses produksi.
• 13.2.2.(b)
Potensi penurunan
intensitas emisi GRK.
2025 Sustainability Report Kino Indonesia Tbk 35
Page 38
Komitmen Keberlanjutan Kino
Kino’s Sustainability Commitment
Tujuan 13 : Penanganan Perubahan Iklim
Goal 13 : Climate Action
Dukungan Kino
Indikator Kino’s Support
Target
Indicator Realisasi 2025 Komitmen 2026
Realization in 2025 Commitment for 2026
13.2 13.2.1 • Periodically measure and calculate • Improve the quality of GHG emissions
Integrate climate change • The implementation of GHG emissions from inventoried reporting.
measures into national greenhouse gas (GHG) sources and document them for further • Increase the use of renewable energy
policies, strategies, and inventory activities, as analysis to support GHG emission sourced from Solar Power Systems.
planning. well as the monitoring, reduction programs. • Improve energy efficiency in production
reporting, and • Improve the quality of GHG emissions processes.
verification of GHG reporting.
emissions reported • Increase the optimization of renewable
in the Biennial energy use to help reduce GHG
Update Report emissions. The installed rooftop solar
(BUR) and National power plant with a capacity of 3,258.32
Communications kWp, successfully reduced GHG
documents. emissions by 2,684.48 tons of CO2eq.
• 13.2.2 • Increase the use of renewable energy
Total GHG emissions sourced from Solar Power Systems.
per year. • Improve energy efficiency in production
• 13.2.2.(a) processes.
Potential reduction of
GHG emissions.
• 13.2.2.(b)
Potential reduction
in GHG emissions
intensity.
Menanamkan Kebijakan Keberlanjutan Reinforcing Sustainability Policy
[GRI 2-24] [GRI 2-24]
Sebagai bagian dari komitmen Perseroan terhadap penerapan As part of the Company’s commitment to implementing
prinsip keberlanjutan, pemahaman para pemangku kepentingan sustainability principles, stakeholders’ understanding of the
mengenai Kebijakan Keberlanjutan terus ditingkatkan melalui Sustainability Policy has been continuously improved through
berbagai inisiatif yang dijalankan sepanjang tahun 2025, a number of initiatives carried out throughout 2025, including:
antara lain:
1. Meningkatkan pemahaman dan kapabilitas internal 1. Strengthening internal understanding and capabilities to
untuk mendukung penerapan strategi keberlanjutan dan support the implementation of the sustainability strategy
meningkatkan pemahaman tanggung jawab lingkungan and improving awareness of environmental and social
dan sosial dalam mengelola dampak dari kebijakan dan responsibilities in managing the impacts arising from the
aktivitas Perseroan; serta Company’s policies and activities; and
2. Memberikan pemahaman kepada pemasok, distributor, 2. Providing suppliers, distributors, and other business
dan mitra kerja lain tentang strategi keberlanjutan Kino partners with an understanding of Kino’s sustainability
serta berkolaborasi dengan para pemangku kepentingan strategy, while collaborating with external stakeholders to
eksternal untuk mendukung perbaikan dan kemajuan support improvements and advancements in the Company’s
tingkat kinerja lingkungan, sosial, dan tata kelola Perseroan. environmental, social, and governance performance.
Membangun Budaya Keberlanjutan Building a Sustainability Culture
[POJK51-F.1] [POJK51-F.1]
Perseroan berkomitmen membangun budaya keberlanjutan The Company is committed to building a sustainability
yang berlandaskan pada nilai tanggung jawab, inovasi, dan culture grounded in the values of responsibility, innovation,
kolaborasi. Melalui arahan dan pengawasan Direksi, budaya and collaboration. Through the direction and supervision of
36 Kino Indonesia Tbk Laporan Keberlanjutan 2025
Page 39
ini ditanamkan pada seluruh level organisasi sehingga setiap the Board of Directors, this culture is instilled at all levels of
individu memiliki kesadaran dan dorongan untuk berkontribusi the organization so that every individual possesses
terhadap masa depan yang lebih baik. the awareness and motivation to contribute to a better future.
Adapun inisiatif yang diterapkan oleh Perseroan untuk The initiatives implemented by the Company to strengthen its
memperkuat budaya keberlanjutan, antara lain: sustainability culture include:
1. Mengoptimalkan peran Komite Keberlanjutan untuk 1. Optimizing the role of the Sustainability Committee to
mengintegrasikan praktik keberlanjutan di Perseroan; integrate sustainability practices throughout the Company;
2. Meningkatkan pemahaman internal dan pemangku 2. Improving the understanding of both Kino’s internal and
kepentingan Kino dalam menerapkan praktik-praktik external stakeholders in implementing sustainability
keberlanjutan serta pemahaman TJSL dalam mengelola practices, as well as strengthening awareness of SER in
dampak dari kebijakan dan aktivitas Perseroan; managing the impacts arising from the Company’s policies
and activities;
3. Melibatkan karyawan untuk melakukan kegiatan 3. Engaging employees in conducting community
pemberdayaan kepada masyarakat melalui kolaborasi empowerment activities through collaboration with
dengan pihak eksternal; external parties;
4. Menerapkan praktik-praktik keberlanjutan dengan 4. Implementing sustainability practices in an integrated
terintegrasi melalui perencanaan dan dokumentasi yang manner through accountable, measurable, and traceable
dapat dipertanggungjawabkan, diukur, dan tertelusur; planning and documentation; and
serta
5. Memantau dan mengevaluasi penerapan atas praktik 5. Monitoring and evaluating the implementation of
keberlanjutan dengan melibatkan seluruh komponen sustainability practices by involving all of Company’s
internal Perseroan, dan selanjutnya Perseroan akan internal components, followed by assessing the annual
menilai pencapaian tahunan atas target yang ditetapkan achievement of established targets and the impacts of
serta dampak atas kegiatan yang dilakukan. the activities carried out.
Pelibatan Pemangku Kepentingan
Stakeholders Engagement
Pelibatan pemangku kepentingan merupakan aspek penting Stakeholder engagement constitutes a critical aspect for
bagi Perseroan dalam membangun hubungan yang saling the Company in building relationships that are based on
percaya, transparan, dan berkelanjutan dengan seluruh pihak mutual trust, transparency, and sustainability with all relevant
terkait. Melalui proses keterlibatan tersebut, Perseroan dapat parties. Through this engagement process, the Company is
memahami harapan dan kebutuhan para pemangku kepentingan, able to understand the stakeholders’ expectations and needs,
yang selanjutnya menjadi dasar dalam pengambilan keputusan which subsequently serve as a foundation for decision-making
serta penyusunan strategi keberlanjutan, sekaligus memperkuat and the development of sustainability strategies, while also
reputasi perusahaan di mata publik. strengthening the Company’s reputation in the public eye.
Identifikasi dan Pendekatan kepada Identification and Approach to
Pemangku Kepentingan [POJK51-E.4] [GRI 2-29] the Stakeholders [POJK51-E.4] [GRI 2-29]
Proses identifikasi pemangku kepentingan Perseroan dilakukan The stakeholder identification process is conducted
secara sistematis melalui pemetaan yang mempertimbangkan systematically through a mapping exercise that takes into
tingkat pengaruh, ketergantungan, tanggung jawab, perhatian, account the level of influence, dependency, responsibility,
serta pandangan terhadap Perseroan. Pendekatan ini concern, and perspectives toward the Company. This approach
memungkinkan Perseroan menentukan strategi pelibatan yang enables the Company to determine appropriate engagement
2025 Sustainability Report Kino Indonesia Tbk 37
Page 40
Komitmen Keberlanjutan Kino
Kino’s Sustainability Commitment
tepat, termasuk penyesuaian bentuk komunikasi dan respons strategies, including tailoring communication methods and
terhadap isu maupun kebutuhan yang relevan bagi setiap responses to issues and needs relevant to each stakeholder
kelompok pemangku kepentingan. group.
Pemegang Saham
The Shareholders
Dasar Pemilihan Isu Signifikan dan Kebutuhan Respons Perseroan
Basis for Selection Significant Issues and Needs The Company’s Response
• Pengaruh • Kinerja keuangan. • Merumuskan strategi untuk meningkatkan kinerja.
• Tanggung jawab • Akuntabilitas kinerja ekonomi dan LST. • Menerapkan kegiatan bisnis yang berkelanjutan.
• Perspektif
• Influence • Finance performance. • Develoing strategy to improve performance.
• Responsibility • Economic performance accountability • Implement sustainable business activities.
• Perspective and ESG.
Metode Pendekatan dan Frekuensi
Approach Method and Frequency
• Pengungkapan informasi kinerja LST secara lebih komprehensif di dalam Laporan Keberlanjutan dan analyst meeting.
• Tindak lanjut rekomendasi aspek LST dari lembaga pemeringkat maupun pengamat.
• Penyusunan strategi dan peta jalan aksi penanganan perubahan iklim.
• RUPS Tahunan setiap 1 tahun sekali.
• RUPS Luar Biasa sesuai kebutuhan.
• Keterbukaan informasi melalui situs web Perseroan pada kolom “Investor Relations”.
• Menentukan metrik dan target kinerja keberlanjutan.
• More comprehensive disclosure of ESG performance information in the Sustainability Report and analyst meetings.
• Follow-up on ESG-related recommendations from rating agencies and observers.
• Development of strategies and action roadmaps for addressing climate change.
• Annual GMS held once a year.
• Extraordinary GMS held as needed.
• Information disclosure through the Company’s website under the “Investor Relations” section.
• Determine sustainability performance metrics and targets.
Pemerintah dan Regulator
Government and Regulator
Dasar Pemilihan Isu Signifikan dan Kebutuhan Respons Perseroan
Basis for Selection Significant Issues and Needs The Company’s Response
• Pengaruh • Kepatuhan terhadap peraturan. • Mengikuti perkembangan peraturan terbaru, serta
• Tanggung jawab • Penerimaan pajak. memastikan pemenuhan seluruh peraturan yang berlaku.
• Pemenuhan ketentuan izin usaha. • Membayar kewajiban kepada pihak yang berwenang secara
teratur dan sesuai aturan.
• Influence • Compliance with regulation. • Follow the latest regulation development and ensuring
• Responsibility • Tax revenue. meeting all applicable regulations.
• Compliance with business license • Pay obligations to the relevant authorities regularly and in
requirements. accordance with regulations.
Metode Pendekatan dan Frekuensi
Approach Method and Frequency
• Mematuhi peraturan perundang-undangan, pasar modal, peraturan perbankan, dan peraturan-peraturan lain yang relevan.
• Memastikan implementasi tata kelola perusahaan.
• Menyampaikan laporan kinerja dan kepatuhan Perseroan.
• Melakukan pembayaran dan pelaporan pajak.
• Melakukan sertifikasi dan penilaian oleh pihak independen.
• Comply with laws and regulations, capital market regulations, banking regulations, and other relevant regulations.
• Ensure the implementation of corporate governance.
• Submit reports on the Company’s performance and compliance.
• Conduct tax payments and reporting.
• Undertake certification and assessments by independent parties.
38 Kino Indonesia Tbk Laporan Keberlanjutan 2025
Page 41
Karyawan
Employees
Dasar Pemilihan Isu Signifikan dan Kebutuhan Respons Perseroan
Basis for Selection Significant Issues and Needs The Company’s Response
• Pengaruh • Praktik kerja yang adil. • Memenuhi perjanjian kerja dan prosedur kerja terkait
• Tanggung jawab • Pengembangan kompetensi dan karier. karyawan.
• Ketergantungan • Pemenuhan aspek kesehatan dan • Melakukan kegiatan pelatihan dan pendidikan, serta promosi
• Perhatian keselamatan kerja (K3). atau mutasi.
• Menciptakan lingkungan kerja yang layak dan yang aman.
• Menerapkan sistem manajemen K3.
• Influence • Fair work practice. • Fulfill employment agreements and work procedures related
• Responsibility • Competency and career development. to employees.
• Dependency • Meeting occupational, health and safety • Conduct training and education activities, as well as
• Attention (OHS) aspects. promotions or transfers.
• Create a decent and safe working environment.
• Implement an OHS management system.
Metode Pendekatan dan Frekuensi
Approach Method and Frequency
• Menyediakan sarana komunikasi internal, antara lain media internal, gathering, sharing session, dan whistleblowing system.
• Melakukan pelatihan internal dan eksternal secara luring dan daring dengan berbagai modul, termasuk topik-topik keberlanjutan dan pendidikan
intensif bagi calon pemimpin yang potensial.
• Menerapkan sistem penilaian kerja dan promosi yang jelas dan transparan.
• Menyediakan fasilitas kerja yang memadai di gedung kantor dan plant.
• Membentuk Serikat Pekerja dan Perjanjian Kerja Bersama (PKB).
• Provide internal communication channels, including internal media, gatherings, sharing sessions, and a whistleblowing system.
• Conduct internal and external training both offline and online with various modules, including sustainability topics and intensive education for
potential future leaders.
• Implement a clear and transparent performance appraisal and promotion system.
• Provide adequate work facilities at office buildings and plant.
• Establish a Labor Union and a Collective Labor Agreement (CLA).
Mitra Usaha
Business Partner
Dasar Pemilihan Isu Signifikan dan Kebutuhan Respons Perseroan
Basis for Selection Significant Issues and Needs The Company’s Response
• Ketergantungan • Pengadaan barang/jasa yang adil dan • Melakukan proses tender yang terbuka dan adil.
• Tanggung jawab bertanggung jawab. • Melakukan kerja sama yang jujur serta sesuai dengan
• Perhatian • Kepastian hukum. kesepakatan kedua pihak yang diatur dalam peraturan yang
• Kerja sama yang berkelanjutan. berlaku.
• Dependency • Fair and responsible product/service • Perform fair and transparent tender process.
• Responsibility procurement. • Conduct cooperation in good faith and in accordance with
• Attention • Legal certainty. mutually agreed terms as stipulated in the applicable
• Sustainable collaboration. regulations.
Metode Pendekatan dan Frekuensi
Approach Method and Frequency
• Melakukan sosialisasi penerapan praktik LST.
• Melakukan proses tender sesuai peraturan dan ketentuan yang berlaku di Perseroan.
• Memenuhi kesepakatan dan seluruh kewajiban yang dimiliki masing-masing pihak.
• Conduct dissemination on the implementation of ESG practices.
• Carry out the tender process in accordance with the Company’s applicable rules and regulations.
• Fulfill the agreements and all obligations of each party.
2025 Sustainability Report Kino Indonesia Tbk 39
Page 42
Komitmen Keberlanjutan Kino
Kino’s Sustainability Commitment
Konsumen
Consumer
Dasar Pemilihan Isu Signifikan dan Kebutuhan Respons Perseroan
Basis for Selection Significant Issues and Needs The Company’s Response
• Ketergantungan • Kualitas produk dan layanan. • Menerapkan mekanisme kontrol yang ketat terhadap kualitas
• Tanggung jawab • Kegiatan bisnis yang berkelanjutan. produk/layanan.
• Perhatian • Menyediakan berbagai informasi terkait produk/layanan
Perseroan kepada konsumen secara jujur.
• Mengelola kegiatan bisnis yang berkelanjutan.
• Dependency • Product and service quality. • Implement strict control mechanisms over the quality of
• Responsibility • Sustainable business activities. products/services.
• Attention • Provide consumers with information related to the Company’s
products/services in an honest manner.
• Manage sustainable business activities.
Metode Pendekatan dan Frekuensi
Approach Method and Frequency
• Melakukan promosi yang bertanggung jawab melalui berbagai media.
• Menyediakan layanan konsumen.
• Melakukan survei kepuasan konsumen.
• Conduct responsible promotions through various media.
• Provide consumer services.
• Conduct consumer satisfaction surveys.
Masyarakat
Public
Dasar Pemilihan Isu Signifikan dan Kebutuhan Respons Perseroan
Basis for Selection Significant Issues and Needs The Company’s Response
• Tanggung jawab • Pemberdayaan ekonomi masyarakat. • Melibatkan masyarakat lokal melalui kesempatan kerja dan
• Perhatian • Penanganan dampak sosial. program kemitraan.
• Perspektif • Melakukan kegiatan tanggung jawab sosial Perseroan.
• Responsibility • Community economy empowerment. • Engaging local communities via work opportunities and
• Attention • Handling social impact. partnership program.
• Perspective • Perform corporate social responsibilites program .
Metode Pendekatan dan Frekuensi
Approach Method and Frequency
• Melakukan berbagai program kemitraan dan pengembangan masyarakat.
• Melakukan berbagai inovasi dalam kegiatan operasional untuk mengurangi dampak lingkungan.
• Menyediakan sarana pengaduan bagi masyarakat.
• Implement a number of partnership and community development programs.
• Undertake innovations in operational activities to reduce environmental impact.
• Provide grievance channels for the community.
Media
Dasar Pemilihan Isu Signifikan dan Kebutuhan Respons Perseroan
Basis for Selection Significant Issues and Needs The Company’s Response
Tanggung jawab Perkembangan informasi terkait kinerja Menyediakan informasi yang relevan, jujur, dan tepat waktu.
Responsibility Perseroan. Providing relevant, honest, and timely information.
Information development related to
Company’s performance.
Metode Pendekatan dan Frekuensi
Approach Method and Frequency
• Melakukan pemutakhiran informasi secara berkala pada situs web.
• Melaksanakan siaran pers dan/atau media gathering.
• Regularly update information on the website.
• Conduct press releases and/or media gatherings.
40 Kino Indonesia Tbk Laporan Keberlanjutan 2025
Page 43
Topik Material [GRI 3-1, 3-2]
Material Topic
Topik Material dan Kaitannya dengan Material Topics and Their Relation to
Risiko serta Peluang Risks and Opportunities
Perseroan menetapkan topik material untuk mengidentifikasi The Company determines material topics to identify and
dan memprioritaskan isu-isu yang paling berdampak terhadap prioritize issues that have the most significant impact
keberlangsungan bisnis serta kepentingan para pemangku on business going concern and stakeholders’ interests.
kepentingan. Melalui proses ini, Perseroan dapat memetakan Through this process, the Company is able to map the risks
risiko dan peluang yang muncul dari setiap topik material, and opportunities arising from each material topic, thereby
sehingga strategi, sumber daya, dan pelaporan dapat enabling strategies, resources, and reporting to be focused on
difokuskan pada aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan yang the most relevant economic, social, and environmental aspects.
paling relevan. Pendekatan ini juga memastikan keselarasan This approach also ensures alignment with the SDGs and global
dengan SDGs dan praktik terbaik keberlanjutan global. sustainability best practices.
Pada tahun 2025, Perseroan tidak melakukan pemetaan ulang In 2025, the Company did not conduct a comprehensive
topik material secara menyeluruh. Namun demikian, Perseroan remapping of material topics. Nevertheless, the Company
melakukan peninjauan atas topik material yang telah ditetapkan carried out a review of the material topics established in
pada tahun sebelumnya dengan mempertimbangkan konteks the previous year by considering the context of its business
model bisnis, dampak terhadap Perseroan, tingkat perhatian, model, the impacts on the Company, the level of stakeholder
serta kecenderungan global terkait isu lingkungan, sosial, concern, and global trends related to environmental, social,
dan tata kelola. Selain itu, Perseroan juga mengidentifikasi and governance issues. In addition, the Company identified
topik-topik material dengan merujuk pada Sustainability material topics by referring to the Sustainability Accounting
Accounting Standards Board (SASB) sebagai pedoman Standards Board (SASB) as an international guideline, to ensure
internasional, guna memastikan bahwa topik keberlanjutan that the disclosed sustainability topics are aligned with global
yang diungkapkan sejalan dengan ekspektasi global terhadap expectations for corporate transparency and accountability.
transparansi dan akuntabilitas perusahaan.
Sehubungan dengan topik-topik material tersebut, Perseroan In relation to these material topics, the Company subsequently
selanjutnya melakukan pemetaan risiko dan peluang atas conducts a mapping of risks and opportunities for each material
masing-masing topik material guna mengidentifikasi potensi topic in order to identify potential risks and opportunities that
risiko dan peluang yang dapat memengaruhi kinerja dan may affect the Company’s performance and sustainability
keberlanjutan Perseroan dalam jangka pendek maupun jangka in both the short and long term. The following table presents
panjang. Adapun tabel berikut menyajikan ringkasan risiko a summary of the key risks and potential opportunities
utama dan peluang potensi yang terkait dengan setiap topik associated with each of the Company’s material topics:
material Perseroan:
Isu Risiko Utama [POJK51-E.5] Peluang Potensi
Pilar ESG Spesifik Main Risk Potential Opportunities
ESG Pillars Specific Jangka Pendek Jangka Panjang Jangka Pendek Jangka Panjang
Issue Short-Term Long-Term Short-Term Long-Term
Lingkungan Pengelolaan Risiko terjadinya Risiko krisis air akibat Peluang peningkatan Peluang implementasi
Penggunaan penurunan ketersediaan perubahan iklim dan efisiensi penggunaan teknologi hemat air
Air air di area plant yang regulasi ketat penggunaan air melalui penerapan dan konservasi jangka
dapat meningkatkan air industri yang teknologi daur ulang panjang, serta peluang
biaya operasional akibat berpotensi mengganggu efluen dan IPAL, serta penguatan posisi Kino
keterbatasan air dan keberlanjutan produksi di peluang penguatan sebagai pelaku Fast-Moving
kebutuhan pengolahan wilayah rawan air. citra Perseroan melalui Consumer Goods (FMCG)
efluen. kepatuhan terhadap yang efisien dalam
Program Penilaian penggunaan sumber daya.
Peringkat Kinerja
Perusahaan (PROPER).
2025 Sustainability Report Kino Indonesia Tbk 41
Page 44
Komitmen Keberlanjutan Kino
Kino’s Sustainability Commitment
Isu Risiko Utama [POJK51-E.5] Peluang Potensi
Pilar ESG Spesifik Main Risk Potential Opportunities
ESG Pillars Specific Jangka Pendek Jangka Panjang Jangka Pendek Jangka Panjang
Issue Short-Term Long-Term Short-Term Long-Term
Environmental Water Use Risk of reduced water Risk of water scarcity Opportunity to Opportunity to
Management availability in the plant due to climate change improve water use implement water-
area, which may increase and stricter industrial efficiency through efficient technologies and
operational costs due water use regulations, the implementation long-term conservation
to limited water supply which may potentially of effluent recycling initiatives, as well as
and the need for effluent disrupt the sustainability technology and WWTP, to strengthen Kino’s
treatment. of production in water- as well as to strengthen position as a Fast-Moving
stressed areas. the Company’s Consumer Goods (FMCG)
reputation through company that utilizes
compliance with the resources efficiently.
Company Performance
Rating Program
for Environmental
Management (PROPER).
Pengelolaan Risiko peningkatan Risiko jangka panjang Peluang desain ulang Peluang implementasi
Limbah dan timbulan limbah non-B3 akibat ketergantungan kemasan yang lebih prinsip ekonomi sirkular
Kemasan yang dapat berdampak pada bahan plastik ringan dan dapat didaur melalui penggunaan
pada kenaikan biaya berbasis fosil, termasuk ulang untuk meningkatkan bahan baku daur
pengelolaan dan logistik, potensi risiko reputasi efisiensi penggunaan ulang, serta peluang
serta meningkatnya apabila Perseroan tidak material dan biaya. pengembangan inovasi
tekanan dari regulator dan memenuhi target daur kemasan yang lebih
konsumen. ulang nasional. ramah lingkungan.
Waste and Risk of an increase in Long-term risk arising Opportunity to redesign Opportunity to
Packaging non-hazardous and from dependence on packaging to be lighter implement circular
Management toxic waste generation, fossil-based plastic and recyclable, thereby economy principles
which may lead to higher materials, including improving material through the use of
waste management and potential reputational efficiency and reducing recycled raw materials, as
logistics costs, as well risks if the Company costs. well as to develop more
as increased pressure fails to meet national eco-friendly packaging
from regulators and recycling targets. innovations.
consumers.
Perubahan Risiko peningkatan biaya Risiko jangka panjang Peluang penghematan Peluang transisi menuju
Iklim dan energi, keterbatasan terhadap keberlanjutan biaya melalui peningkatan energi terbarukan dan
Emisi GRK pasokan energi fosil, rantai pasok dan efisiensi energi serta perolehan sertifikasi
serta potensi gangguan ketersediaan bahan baku penggantian bahan bakar karbon rendah, serta
operasional akibat cuaca alami (misalnya sawit) ke CNG dan Energi Baru peluang penguatan
ekstrem. akibat perubahan iklim. Terbarukan (EBT). reputasi Perseroan
sebagai perusahaan yang
berkomitmen terhadap
praktik rendah karbon.
Climate Risk of rising energy Long-term risk to Opportunity for cost Opportunity to transition
Change and costs, limited fossil fuel the sustainability of savings through improved to renewable energy
GHG Emission supply, and potential the supply chain and energy efficiency and the and obtain low-carbon
operational disruptions availability of natural raw transition to CNG and certification, as well
due to extreme weather. materials (e.g., palm oil) Renewable Energy (RE). as to strengthen the
resulting from climate Company’s reputation as
change. a committed low-carbon
practitioner.
Rantai Pasok Risiko terjadinya Risiko jangka panjang Peluang penguatan kerja Peluang penguatan
Minyak Sawit gangguan pasokan akibat berupa reputasi negatif sama dengan pemasok keunggulan kompetitif
persyaratan sertifikasi global terkait isu bersertifikat RSPO Perseroan sebagai
Roundtable on Sustainable keberlanjutan sawit yang untuk meningkatkan perusahaan FMCG
Palm Oil (RSPO), serta berpotensi mengakibatkan transparansi rantai pasok. dengan rantai pasok
potensi tekanan dari kehilangan akses ke pasar yang berkelanjutan dan
Lembaga Swadaya ekspor. terverifikasi.
Masyarakat (LSM) terkait
isu deforestasi.
Palm Oil Risk of supply disruptions Long-term risk of global Opportunity to Opportunity to reinforce
Supply Chain due to Roundtable on reputational damage on strengthen collaboration the Company’s
Sustainable Palm Oil palm oil sustainability with RSPO-certified competitive advantage as
(RSPO) certification issues, which may result suppliers to improve an FMCG business with a
requirements, as well in the loss of access to supply chain sustainable and verified
as potential pressure export markets. transparency. supply chain.
from Non-Governmental
Organizations (NGOs)
concerning deforestation
issues.
42 Kino Indonesia Tbk Laporan Keberlanjutan 2025
Page 45
Isu Risiko Utama [POJK51-E.5] Peluang Potensi
Pilar ESG Spesifik Main Risk Potential Opportunities
ESG Pillars Specific Jangka Pendek Jangka Panjang Jangka Pendek Jangka Panjang
Issue Short-Term Long-Term Short-Term Long-Term
Sosial Keselamatan, Risiko terjadinya Risiko tingkat turnover Peluang penguatan Peluang penguatan
Kesehatan, kecelakaan kerja dan karyawan yang tinggi program K3, pelatihan, budaya kerja yang
dan penyakit akibat kerja akibat kurang optimalnya dan peningkatan berdaya dan inklusif, serta
Kesejahteraan yang dapat menurunkan kesejahteraan dan kesejahteraan karyawan peluang peningkatan
Karyawan produktivitas karyawan. pengembangan SDM. untuk mendorong retensi reputasi Perseroan
karyawan yang lebih baik. sebagai perusahaan
yang peduli terhadap
pengelolaan SDM.
Social Employee Risk of workplace Risk of high employee Opportunity to strengthen Opportunity to foster
Health, Safety, accidents and turnover due to OHS programs, training, an empowered and
and Well- occupational illnesses suboptimal employee and employee welfare to inclusive work culture,
being that may reduce well-being and HR promote better employee as well as to enhance the
employee productivity. development. retention. Company’s reputation
as an organization
committed to effective
HR management.
Inovasi Risiko terjadinya keluhan Risiko pergeseran Peluang reformulasi Peluang pengembangan
Produk dan konsumen, penarikan preferensi pasar ke produk serta perolehan inovasi produk berbasis
Keamanan produk, serta potensi produk alami dan bebas sertifikasi halal dan green chemistry dan
Konsumen sanksi regulasi terkait bahan berbahaya yang keamanan produk penggunaan bahan
penggunaan bahan kimia berpotensi mengurangi untuk meningkatkan alami untuk memperluas
berisiko. pangsa pasar produk kepercayaan konsumen. jangkauan pasar.
lama.
Product Risk of consumer Risk of shifting market Opportunity to Opportunity to develop
Innovation complaints, product preferences toward reformulate products and product innovations based
and Consumer recalls, and potential natural and chemical- obtain halal and product on green chemistry and
Safety regulatory sanctions free products, which may safety certifications to natural ingredients to
related to the use of potentially reduce the increase consumer trust. expand market reach.
hazardous chemicals. market share of legacy
products.
Kesehatan Risiko ketidaksesuaian Risiko rendahnya Peluang penguatan Peluang peningkatan
Masyarakat program sosial dengan partisipasi masyarakat sinergi dengan komunitas reputasi Perseroan serta
dan Program kebutuhan masyarakat yang dapat mengurangi lokal untuk meningkatkan penguatan loyalitas
TJSL lokal yang dapat keberlanjutan program efektivitas pelaksanaan masyarakat terhadap
mengakibatkan dampak TJSL dalam jangka program TJSL. merek Kino melalui
sosial yang tidak optimal. panjang. program TJSL yang
berkelanjutan.
Public Health Risk of misalignment Risk of low community Opportunity to strengthen Opportunity to increase
and SER between social programs participation, potentially collaboration with local the Company’s reputation
Programs and local community undermining the long- communities to increase and reinforce community
needs, which may result in term sustainability of the effectiveness of SER loyalty to the Kino brand
suboptimal social impact. SER programs. program implementation. through sustainable SER
programs.
Tata Kelola Etika Risiko terjadinya Risiko ketidakpatuhan Peluang penguatan Peluang penguatan tata
Bisnis dan pelanggaran etika jangka panjang terhadap implementasi sistem kelola perusahaan yang
Kepatuhan bisnis dalam aktivitas peraturan perundang- pelaporan pelanggaran baik guna meningkatkan
pemasaran dan rantai undangan yang dan pelaksanaan audit kepercayaan investor dan
pasok yang berpotensi berpotensi memengaruhi kepatuhan untuk mitra usaha dalam jangka
menimbulkan sanksi keberlanjutan lisensi meningkatkan tata kelola panjang.
dan/atau denda. operasional Perseroan. dan kepatuhan Perseroan.
Governance Business Risk of business ethics Long-term risk of Opportunity to strengthen Opportunity to reinforce
Ethics and violations in marketing non-compliance with the implementation of good corporate
Compliance and supply chain laws and regulations, whistleblowing systems governance practices
activities, which may potentially affecting and compliance audits to to build long-term trust
result in sanctions the sustainability of the improve the Company’s among investors and
and/or fines. Company’s operational governance and business partners.
licenses. regulatory adherence.
2025 Sustainability Report Kino Indonesia Tbk 43
Page 46
Komitmen Keberlanjutan Kino
Kino’s Sustainability Commitment
Daftar dan Dampak Topik Material List and Impact of the Company’s
Perseroan [GRI 3-3] Material Topic [GRI 3-3]
Berdasarkan hasil proses pemetaan yang telah dilakukan, Based on the results of the mapping process that has been
Perseroan mengelompokkan sejumlah topik utama yang dinilai conducted, the Company has identified and grouped several key
paling relevan terhadap keberlanjutan bisnis dan ekspektasi topics considered most relevant to business sustainability and
pemangku kepentingan. Topik-topik ini mencerminkan prioritas stakeholder expectations. These topics reflect the Company’s
strategis Perseroan dalam aspek ESG, yang menjadi dasar dalam strategic priorities in ESG aspects, serving as the foundation for
penyusunan program serta pengungkapan kinerja keberlanjutan. the development of programs and the disclosure of sustainability
Setiap topik dijabarkan dengan alasan materialitasnya dan performance. Each topic is described along with the rationale for
batas dampaknya, baik secara internal maupun eksternal, its materiality and the scope of its impacts, both internal and
sebagaimana diungkapkan pada tabel berikut: external, as presented in the following table:
Dampak
Isu Spesifik Impact
Pilar ESG Alasan Material
Specific
ESG Pillars Material Reason Internal Eksternal
Issue
Internal External
Lingkungan Pengelolaan Air merupakan sumber utama dalam proses Efisiensi biaya dan kontinuitas Kepatuhan terhadap regulasi
Penggunaan Air produksi, sehingga pengelolaan air yang efisien produksi. lingkungan dan kepercayaan
dan pemenuhan baku mutu efluen menjadi masyarakat sekitar.
krusial bagi kelangsungan operasional.
Environment Water Use Water is a primary resource in the production Cost efficiency and production Compliance with environmental
Management process, making efficient water management continuity. regulations and maintaining
and compliance with effluent quality standards the trust of surrounding
crucial for operational continuity. communities.
Pengelolaan Tekanan konsumen dan regulasi terhadap Efisiensi bahan baku dan Reputasi positif sebagai
Limbah dan penggunaan plastik meningkat, menuntut biaya pengemasan. perusahaan berorientasi
Kemasan inovasi kemasan yang ramah lingkungan. lingkungan.
Waste and Increasing consumer and regulatory Efficiency in raw materials Positive reputation as an
Packaging pressure on plastic use requires innovation in and packaging costs. environmentally conscious
Management eco- friendly packaging. company.
Emisi dan Penggunaan energi tinggi dalam proses Pengendalian biaya energi Kepatuhan terhadap
Efisiensi Energi manufaktur memengaruhi biaya dan jejak dan efisiensi operasional. kebijakan emisi dan reputasi
karbon perusahaan. perusahaan hijau.
Energy High energy consumption in the manufacturing Energy cost control and Compliance with emission
Emission and process affects the Company’s costs and operational efficiency. policies and the Company’s
Efficiency carbon footprint. reputation as a green
enterprise.
Sosial Keselamatan, Kinerja dan produktivitas karyawan bergantung Produktivitas dan retensi Reputasi sebagai tempat kerja
Kesehatan, dan pada kondisi kerja yang aman dan sehat. karyawan. yang aman dan bertanggung
Kesejahteraan jawab.
Karyawan
Social Employee Employee performance and productivity Employee productivity and Reputation as a safe and
Health, Safety, depend on safe and healthy working conditions. retention. responsible workplace.
and Well-being
Inovasi Produk Konsumen menuntut inovasi produk, serta Menurunkan risiko penarikan Kepercayaan dan loyalitas
dan Keamanan produk yang aman, berkualitas, dan sesuai produk dan kepatuhan konsumen.
Konsumen standar kesehatan. regulasi.
Product Consumers demand product innovation, as Reducing the risk of product Consumer trust and loyalty.
Innovation and well as products that are safe, high-quality, and recalls and regulatory non-
Consumer Safety compliant with health standards. compliance.
Pemberdayaan Kegiatan TJSL dan program sosial mendukung Dukungan sosial terhadap Citra positif di mata
dan Keterlibatan hubungan baik dengan masyarakat lokal dan kegiatan usaha. masyarakat dan pemangku
Masyarakat nilai tambah sosial. kepentingan.
Community SER activities and social programs support Social support for business Positive image in the eyes of
Empowerment good relationships with local communities and operations. communities and stakeholders.
and Engagement generate social value.
Tata Kelola Etika Bisnis dan Tata kelola yang baik menjadi fondasi integritas Kepatuhan internal dan Kepercayaan investor, mitra,
Kepatuhan perusahaan dan mencegah risiko fraud. budaya integritas. dan pemangku kepentingan.
Governance Business Ethics Good governance serves as the foundation of Internal compliance and a Trust from investors, partners,
and Compliance corporate integrity and helps prevent fraud risk. culture of integrity. and stakeholders.
Perlindungan Digitalisasi proses bisnis menimbulkan risiko Keamanan sistem dan Kepercayaan publik terhadap
Privasi kebocoran data konsumen. keandalan operasi. pengelolaan data pribadi.
Konsumen
Protecting Digitalization of business processes creates System security and operational Public trust in the management
Consumer the risk of consumer data breaches. reliability. of personal data.
Privacy
44 Kino Indonesia Tbk Laporan Keberlanjutan 2025
Page 47
2025 Sustainability Report Kino Indonesia Tbk 45
Page 48
foto xxx
foto xxx
46 Kino Indonesia Tbk Laporan Keberlanjutan 2025
Page 49
TENTANG
KINO
About Kino
2025 Sustainability Report Kino Indonesia Tbk 47
Page 50
Tentang Kino
About Kino
Identitas Perusahaan [2-1]
Corporate Identity
Nama Perusahaan
Company Name
PT Kino Indonesia Tbk
Alamat [POJK51-C.2] Kode Saham
Address Share Code
Kino Tower Lt. 17 KINO
Jl. Jalur Sutera Boulevard No. 01, Alam Sutera
Kota Tangerang 15143
: (021) 8082 1100 Dasar Hukum Pendirian
: (021) 8082 1123 Legal Basis of Establishment
: corsec@kino.co.id
Dasar Hukum Pendirian Perseroan Terbatas
: www.kino.co.id
No. 3 tanggal 8 Februari 1999 oleh Notaris Hadi
Winata, SH, yang telah mendapat pengesahan
Tanggal Pendirian dari Menteri Kehakiman (sekarang menjadi
Date of Incorporation
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia) melalui
8 Februari 1999 dengan nama Surat Keputusan No. C-7429HT.01.01-TH.99
PT Kinocare Era Kosmestindo. tanggal 20 April 1999.
8 February 1999 under the name of Deed of Incorporation of Limited Liability
PT Kinocare Era Kosmestindo.
Company No. 3 dated 8 February 1999, made
before Notary Hadi Winata, SH, which has
Tanggal Pencatatan Saham obtained validation from the Minister of Justice
Share Listing Date (now Minister of Law and Human Rights) under
11 Desember 2015 the Decision Letter No. C-7429HT.01.01-TH.99
11 December 2015 dated 20 April 1999.
Akta Perubahan Terakhir
Kegiatan Usaha Last Deed of Amendment
Business Activities
Akta Notaris No. 5 yang dibuat di hadapan
Perindustrian, perdagangan, distribusi, Bastian Harijanto, SH, MKn tanggal 8 Juni 2023,
dan jasa. yaitu mengenai perubahan maksud dan tujuan
Industry, trade, distribution, and services. serta kegiatan usaha Entitas Induk.
Notarial Deed No. 5 made before Bastian
Harijanto, SH, MKn dated 8 June 2023 on
Modal Dasar changes to purpose and objective as well as
Authorized Capital business activity of the Parent Company.
Rp480,000,000,000
Jumlah Karyawan
Total Employees
Modal Disetor
Paid-Up Capital 4,520 Orang / Person
Rp142,857,150,000
48 Kino Indonesia Tbk Laporan Keberlanjutan 2025
Page 51
Sekilas Perusahaan [GRI 2-1]
Company Overview
Sejak berdiri pada tahun 1991, PT Kino Indonesia Tbk telah Since its incorporation in 1991, PT Kino Indonesia Tbk has
berkembang dari sebuah usaha distribusi kecil bernama grown from a small distribution business under the name
PT Dutalestari Sentratama menjadi salah satu perusahaan PT Dutalestari Sentratama into one of Indonesia’s leading
barang konsumsi (fast moving consumer goods/FMCG) fast-moving consumer goods (FMCG) companies. Through
terkemuka di Indonesia. Melalui berbagai langkah ekspansi dan a number of expansion initiatives and business innovations,
inovasi bisnis, Perseroan memperluas portofolionya ke segmen the Company has broadened its portfolio into the snack food,
makanan ringan, minuman, perawatan tubuh, kosmetik, beverages, personal care, cosmetics, baby care, and household
perawatan bayi, dan kebutuhan rumah tangga. Beberapa merek products segments. Several flagship brands that have emerged
unggulan yang lahir dari perjalanan tersebut, antara lain Kino from this journey, include Kino Candy, Ovale, Ellips, Resik-V,
Candy, Ovale, Ellips, Resik-V, dan Sleek. and Sleek.
Diversifikasi Perseroan berlanjut dengan masuknya Kino The Company’s diversification continued with its entry
ke segmen makanan hewan melalui merek MAXlife serta into the pet food segment through the MAXlife brand,
penguatan lini kosmetik melalui akuisisi aset Grup Ristra. as well as the strengthening of its cosmetics line through
Selain memperkuat posisi domestik, Perseroan juga melakukan the acquisition of assets from the Ristra Group. In addition
ekspansi internasional dengan mendirikan entitas di berbagai to reinforcing its domestic presence, the Company has also
negara Asia, termasuk Malaysia, Filipina, Singapura, Tiongkok, expanded internationally by establishing entities in several
dan Jepang. Asian countries, including Malaysia, the Philippines, Singapore,
China, and Japan.
Dengan berlandaskan prinsip “Inovasi adalah DNA Kami", Guided by the principle “Innovation is Our DNA", PT Kino
PT Kino Indonesia Tbk terus menghadirkan produk-produk Indonesia Tbk continues to deliver high-quality products that
berkualitas yang relevan dengan kebutuhan konsumen, are relevant to consumers’ needs, while strengthening its
sekaligus memperkokoh posisinya sebagai salah satu pemimpin position as one of the leaders in the FMCG industry in Indonesia
industri FMCG di Indonesia dan kawasan Asia. and across Asia.
2025 Sustainability Report Kino Indonesia Tbk 49
Page 52
Tentang Kino
About Kino
Visi, Misi, dan Budaya Keberlanjutan [POJK51-C.1]
Vision, Mission, and Sustainability Culture
Visi dan Misi Keberlanjutan
Sustainability Vision and Mission
Visi Keberlanjutan Misi Keberlanjutan
Sustainability Vision Sustainability Mission
Menjadi Perseroan berkelanjutan yang berkelas dunia Bersama semua pemangku kepentingan menciptakan nilai
dengan berlandaskan inovasi, nilai lokal, tanggung jawab keberlanjutan:
sosial, dan lingkungan untuk memberikan lebih banyak • Menciptakan produk inovatif yang unggul, bernilai, dan
dampak positif. berkontribusi dalam peningkatan kualitas lingkungan dan
To become a world-class sustainable company based sosial.
on innovation, local values, social, and environmental • Meningkatkan kesejahteraan pemangku kepentingan.
responsibility to deliver a more significant positive impact. • Berkontribusi positif pada masyarakat dan lingkungan.
Together with all stakeholders, create sustainable value:
• Innovating products that are excellent, valuable, and
contributing to improving social and environmental quality.
• Improving the well-being of stakeholders.
• Making positive contributions to society and the environment.
50 Kino Indonesia Tbk Laporan Keberlanjutan 2025
Page 53
Budaya Keberlanjutan
Sustainability Culture
Budaya keberlanjutan yang dibangun Perseroan tidak hanya The sustainability culture established by the Company is
tercermin dalam perilaku kerja internal, tetapi juga dalam cara reflected not only in its internal work practices, but also in
Perseroan mengelola bisnisnya sebagai perusahaan barang the way the Company manages its business as a consumer
konsumsi. Perseroan meyakini bahwa kesuksesan tidak hanya goods enterprise. The Company believes that success is
diukur dari kinerja finansial, tetapi juga dari kontribusi positif measured not solely by financial performance, but also by the
terhadap lingkungan dan sosial. Keyakinan ini mendorong positive contributions made to the environment and society.
Perseroan untuk terus berinovasi menghadirkan produk This conviction drives the Company to continuously innovate in
yang lebih ramah lingkungan, meningkatkan efisiensi proses delivering more eco-friendly products, improve the efficiency
produksi, serta menerapkan praktik bisnis yang etis dan of its production processes, and implement ethical and
bertanggung jawab. responsible business practices.
Berikut penjelasan mengenai penerapan budaya keberlanjutan The following outlines the implementation of the sustainability
di Perseroan. culture within the Company.
WE LEAD THROUGH INNOVATION WE ARE PASSIONATE ABOUT OUR
Dengan menjadi berbeda, kreatif, dan secara CUSTOMERS
konsisten memperbaiki diri. Dengan memahami dan mendampingi mereka
By being different, creative, and consistently sepenuh hati.
improving oneself. By understanding and accompanying customers
wholeheartedly.
WE SUCCEED AS A TEAM
Dengan kolaborasi, tekun dalam bekerja, fokus WE ARE AGILE
pada data yang tepat, serta menjadi pemimpin Berani membuat keputusan yang cepat dan
yang baik. tepat, selalu berpikiran terbuka, selalu mau
Through collaboration, perseverance in, and by belajar dan beradaptasi, serta berani mengambil
focusing on accurate data, and being a good risiko.
leader. By being brave in making quick and accurate
decisions, always having an open mind, willing to
WE ARE COMMITTED TO OUR WORK learn and adapt, and to take risks.
Dengan prioritas pada bisnis, bertanggung
jawab, tulus dan terbuka, serta menerima setiap
keberagaman dalam perusahaan.
Visi dan Misi Keberlanjutan serta Budaya Keberlanjutan
By prioritizing business, being responsible, senantiasa disosialisasikan kepada seluruh karyawan melalui
sincere and open, and accepting every diversity beragam media dan platform internal.
within the company. The Company’s Sustainability Vision and Mission, along with
its Sustainability Culture, are consistently communicated to all
employees through various internal media and platforms.
2025 Sustainability Report Kino Indonesia Tbk 51
Page 54
Tentang Kino
About Kino
Skala Usaha [POJK51-C.3]
Business Scale
Uraian Satuan
2025 2024 2023
Description Unit
Jumlah Karyawan Kino Orang
4,520 3,564 3,935
Total Kino’s Employee Person
Jumlah Penjualan
4,421,550 4,367,489 4,136,182
Total Sales
Laba Neto
125,928 88,917 77,247
Net Income
Jumlah Liabilitas Jutaan Rp
2,722,182 2,851,025 3,027,648
Total Liabilities Million Rp
Jumlah Kapitalisasi Jumlah Ekuitas
1,746,342 1,650,361 1,618,730
Total Capitalization Total Equity
Jumlah Aset
4,468,524 4,501,386 4,646,379
Total Assets
Pemegang Saham dan Bentuk Legal The Shareholders and Legal Status
[GRI 2-1] [POJK51-C.3] [GRI 2-1] [POJK51-C.3]
Kino merupakan perusahaan terbuka yang telah mencatatkan Kino is a public company whose shares have been listed
saham di Bursa Efek Indonesia sejak 11 Desember 2015. on the Indonesia Stock Exchange since 11 December 2015.
Berikut informasi terkait komposisi Pemegang Saham The information regarding the composition of the Company’s
Perseroan per 31 Desember 2025: Shareholders as of 31 December 2025 is presented as follows:
Kepemilikan Saham
Share Ownership 3.48%
13.48%
PT Kino Investindo
Harry Sanusi 4.04%
Masyarakat / Public
79.00%
Saham Treasuri / Treasury Shares
52 Kino Indonesia Tbk Laporan Keberlanjutan 2025
Page 55
2025 Sustainability Report Kino Indonesia Tbk 53
Page 56
Tentang Kino
About Kino
Wilayah Operasional [GRI 2-1] [POJK 51-C.3]
Operating Areas
1 3
2
4
Wilayah Persebaran Domestik
Domestic Distribution Area
1 2 3
Jawa
Sumatra Kalimantan
Java
54 Kino Indonesia Tbk Laporan Keberlanjutan 2025
Page 57
5
6
4 5 6
Bali & Indonesia Bagian Timur
Sulawesi
Nusa Tenggara Eastern Indonesia
2025 Sustainability Report Kino Indonesia Tbk 55
Page 58
Tentang Kino
About Kino
19
2
10
42
Wilayah Persebaran Internasional
International Distribution Area
1. Afrika Selatan 7 Brunei Darussalam 14. Inggris 20. Korea Selatan
South Africa South Korea
8. Filipina 15. Iran
2. Amerika Serikat The Philippines 21. Lebanon
United States of 16. Italia
America 9. Guam Italy 22. Lituania
Lithuania
3. Arab Saudi 10. Guatemala 17. Jepang
Saudi Arabia Japan 23. Malaysia
11. Hong Kong
4. Australia 18. Kamboja 24. Malta
12. Hungaria Cambodia
5. Bahrain Hungary 25. Myanmar
19. Kanada
6 Bulgaria 13. India Canada 26 Mauritius
56 Kino Indonesia Tbk Laporan Keberlanjutan 2025
Page 59
33
22
14
12 40 27
16 6
35 39
21 20 17
24 29 32
15
30
5
31 41
3 11 36
13 18
25
44 37 9
43
8
28
23
7
34
38
26
4
1
27. Mongolia 33. Rusia 38. Timor Leste 43. Vietnam
Russia
28. Nigeria 39. Turki 44. Yaman
34. Singapura Turkiye Yemen
29. Pakistan
Singapore
40. Ukraina
30. Palestina
Palestine 35. Spanyol Ukraine
Spain
31. Qatar 41. Uni Emirat Arab
36. Taiwan United Arab Emirates
32. Republik Rakyat menjelaskan bahwa terdapat Entitas
Tiongkok 37. Thailand 42. Venezuela Anak Perseroan yang berdomisili
di negara tersebut.
People's Republic of indicates that the Company has
China a Subsidiary in that particular country.
2025 Sustainability Report Kino Indonesia Tbk 57
Page 60
Tentang Kino
About Kino
Perubahan Signifikan [GRI 2-6] [POJK51-C.6]
Significant Changes
Sepanjang tahun 2025, tidak terdapat perubahan signifikan Throughout 2025, there were no significant changes that
yang berdampak langsung pada operasional, kinerja keuangan, directly impacted the Company’s operations, financial
maupun tata kelola Perseroan. Kino tetap menjalankan strategi performance, or governance. Kino continued to implement
bisnis yang telah ditetapkan dengan menjaga stabilitas its established business strategies by maintaining operational
operasional, meningkatkan efisiensi proses, serta memperkuat stability, improved process efficiency, and strengthening the
kualitas layanan bagi konsumen. quality of services provided to consumers.
Kegiatan Usaha, Produk Dihasilkan,
dan Rantai Nilai [GRI 2-6] [POJK51-C.4]
Business Activities, Manufactured Products, and Value Chain
Produk dan Layanan
Products and Services
• Produk Pemeliharaan dan • Produk Farmasi
Perawatan Tubuh • Produk Makanan dan
• Produk Minuman Perawatan Hewan
• Produk Makanan • Produk Pemeliharaan Rumah
Kegiatan Usaha Tangga
Business Activities • Body Care Products • Pharmaceuticals Products
Perindustrian, perdagangan, • Beverage Products • Pet Food and Care Products
distribusi, dan jasa. • Food Products • Home Care Products
Industry, trade, distribution, and services.
58 Kino Indonesia Tbk Laporan Keberlanjutan 2025
Page 61
Kino memiliki portofolio lebih dari 30 merek yang telah dikenal luas, baik di pasar domestik maupun internasional.
Kino has a portfolio of over 30 widely recognized brands, both in domestic and international markets.
Ellips Eskulin Instance Kino Nastar
Samantha Eskulin Kids Evergreen Snackit Marshmallow
Sasha B&B Click Snackit Pia 100
Ovale Master Malee Kino Candy
Ristra Master Kids Cap Kaki Tiga MAXlife
Sleek Resik V Cap Panda Perro
Sleek Baby Absolute Panther Kucingku
Abstract Q-Life Segar Sari Jojo
Informasi mengenai produk Kino dapat
diakses melalui situs resmi Perseroan di
Information on Kino’s products is accessible
on the Company’s website
https://kino.co.id/id/brands/
2025 Sustainability Report Kino Indonesia Tbk 59
Page 62
foto xxx
foto xxx
60 Kino Indonesia Tbk Laporan Keberlanjutan 2025
Page 63
TATA KELOLA
KEBERLANJUTAN
Sustainability Governance
2025 Sustainability Report Kino Indonesia Tbk 61
Page 64
Tata Kelola Keberlanjutan
Sustainability Governance
Struktur Tata Kelola dan Pengawasan Keberlanjutan
Governance Structure and Sustainability Supervision
Perseroan berkomitmen untuk menerapkan tata kelola The Company is committed to implement strong, transparent,
keberlanjutan yang kuat, transparan, dan bertanggung and responsible sustainability governance as a foundation
jawab sebagai fondasi dalam mewujudkan pertumbuhan for achieving long-term business growth. Sustainability
usaha jangka panjang. Prinsip-prinsip keberlanjutan secara principles are consistently integrated into policies, business
konsisten diintegrasikan ke dalam kebijakan, proses bisnis, processes, and strategic decision-making to ensure that every
dan pengambilan keputusan strategis guna memastikan bahwa operational activity generates added value for the economy,
setiap aktivitas operasional memberikan nilai tambah bagi the environment, and society.
ekonomi, lingkungan, dan masyarakat.
Sebagai bagian dari komitmen tersebut, Perseroan terus As part of this commitment, the Company continues to
memperkuat mekanisme pengawasan dan koordinasi strengthen sustainability supervision and coordination
keberlanjutan di seluruh tingkatan organisasi. Upaya ini mechanisms across all organizational levels. These efforts
diarahkan untuk menjaga akuntabilitas, meningkatkan are aimed at maintaining accountability, improving
efektivitas implementasi inisiatif ESG, serta memastikan bahwa the effectiveness of ESG initiative implementation, and
strategi keberlanjutan berjalan sejalan dengan visi dan tujuan ensuring that the sustainability strategy aligns with the
perusahaan. Dengan pendekatan ini, Perseroan memastikan Company’s vision and objectives. Through this approach, the
keberlanjutan menjadi bagian dari budaya kerja dan landasan Company ensures that sustainability becomes an integral part
dalam menciptakan nilai jangka panjang bagi seluruh pemangku of its work culture and a foundation for creating long-term
kepentingan. value for all stakeholders.
Penanggung Jawab Keberlanjutan Person in Charge of Sustainability
[GRI 2-11] [POJK51-E.1] [GRI 2-11] [POJK51-E.1]
Direksi merupakan badan tertinggi dalam penerapan tata The Board of Directors is the highest organ in the Company’s
kelola keberlanjutan Perseroan. Dewan Komisaris, yang sustainability governance structure. The Board of Commissioners,
dipimpin oleh Presiden Komisaris sebagai pihak non-eksekutif, led by the President Commissioner as a non-executive
menjalankan fungsi pengawasan independen atas arah member, carries out independent supervision of the policy
kebijakan dan penerapan tata kelola keberlanjutan oleh Direksi. direction and the implementation of sustainability governance
Adapun Direksi, yang dipimpin oleh Presiden Direktur sebagai by the Board of Directors. The Board of Directors, led by
pejabat eksekutif tertinggi, secara kolegial bertanggung jawab the President Director as the highest executive officer, holds
mengelola isu-isu keberlanjutan dan mengintegrasikannya collective responsibility for managing sustainability issues and
ke dalam perencanaan dan strategi Perseroan. integrating them into the Company’s planning and strategy.
Dalam pelaksanaannya, Direksi didukung oleh Departemen In its execution, the Board of Directors is supported by
ESG yang dipimpin oleh Head of ESG serta Komite the ESG Department, led by the Head of ESG, as well as
Keberlanjutan yang diketuai oleh Ketua Komite. Keanggotaan the Sustainability Committee, chaired by the Committee
pada kedua organ tersebut ditetapkan oleh Direksi dengan Chairman. Membership in both organs is determined by the
mempertimbangkan kriteria, kompetensi, dan kebutuhan Board of Directors, taking into account the Company’s criteria,
Perseroan. Komite Keberlanjutan dibentuk untuk membantu competencies, and needs. The Sustainability Committee is
Direksi mengintegrasikan prinsip-prinsip keberlanjutan dalam established to assist the Board of Directors in integrating
kegiatan operasional serta memastikan pelaksanaan inisiatif sustainability principles into operational activities and ensuring
keberlanjutan berjalan secara terarah dan terukur. Sepanjang that sustainability initiatives are implemented in a structured
tahun 2025, Komite Keberlanjutan berfokus pada penerapan and measurable manner. Throughout 2025, the Sustainability
kebijakan ramah lingkungan yang mendukung pengurangan Committee focused on implementing environmentally friendly
emisi karbon sesuai peta jalan keberlanjutan, serta memantau policies that support carbon emission reduction in accordance
pencapaian dan dampak inisiatif tersebut guna mendukung with the sustainability roadmap, as well as monitoring
keberlanjutan jangka panjang Perseroan. the achievement and impact of these initiatives to support
the Company’s long-term sustainability.
62 Kino Indonesia Tbk Laporan Keberlanjutan 2025
Page 65
Informasi terkait Dewan Komisaris dan Information on the Board of
Direksi Commissioners and Board of Directors
Susunan Dewan Komisaris per 31 Desember 2025 [GRI 2-9]
Board of Commissioners Composition as of 31 December 2025
Tanggal Pertama Kali Dasar Pengangkatan/
Nama Jabatan Menjabat Masa Akhir Jabatan Pengangkatan Kembali
Name Position Date of First End of Office Term Basis of Appointment/
Office Term Reappointment
Rokhmad Sunanto Presiden • Sebagai Komisaris • Sebagai Komisaris • Sebagai Komisaris Independen: Akta
Komisaris Independen: Independen: sampai No. 15 tanggal 20 Juni 2024 oleh
(Komisaris 15 Juni 2022 dengan RUPS Luar Biasa Notaris Bastian Harijanto, SH, MKn.
Independen) • Sebagai Presiden tanggal 26 Agustus 2025. • Sebagai Presiden Komisaris (Komisaris
Komisaris Independen: • Sebagai Presiden Komisaris Independen): Akta No. 9 tanggal
26 Agustus 2025 (Komisaris Independen): 26 Agustus 2025 oleh Notaris Bastian
sampai dengan ditutupnya Harijanto, SH, MKn.
RUPS Tahunan Tahun 2027.
President • As Independent • As Commissioner • As Independent Commissioner: Deed
Commissioner Commissioner: (Independent No. 15 dated 20 June 2024 made before
(Independent 11 June 2022 Commissioner): until Notary Bastian Harijanto, SH, MKn.
Commissioner) • As Independent President the Extraordinary GMS on • As President Commissioner
Commissioner: 26 August 26 August 2025. (Independent Commissioner): Deed
2025 • As Independent President No. 9 dated 26 August 2025 made before
Commissioner: until Notary Bastian Harijanto, SH, MKn.
the closing of the Annual
GMS in 2027.
Agus Sandianto*) Komisaris 26 September 2024 Sampai dengan ditutupnya Akta No. 10 tanggal 26 September 2024
RUPS Tahunan Tahun 2027. oleh Notaris Bastian Harijanto, SH, MKn.
Commissioner 26 September 2024 Until the closing of the 2027 Deed No. 10 date 26 September 2024 made
Annual GMS. before Notary Bastian Harijanto, SH, Mkn.
*)
Telah mengajukan pengunduran diri pada tanggal 7 April 2026 dan akan efektif setelah memperoleh persetujuan dalam RUPS Tahunan.
*)
Submitted resignation on 7 April 2026, which will become effective upon approval at the Annual General Meeting of Shareholders.
Susunan Direksi per 31 Desember 2025 [GRI 2-9]
Board of Directors Composition as of 31 December 2025
Tanggal Pertama Kali Dasar Pengangkatan/
Nama Jabatan Menjabat Masa Akhir Jabatan Pengangkatan Kembali
Name Position Date of First End of Office Term Basis of Appointment/
Office Term Reappointment
Harry Sanusi Presiden • Sebagai Presiden Komisaris: Sampai dengan ditutupnya • Sebagai Presiden Komisaris: Akta
Direktur 15 Juni 2022 RUPS Tahunan Tahun 2027. No. 15 tanggal 20 Juni 2024 oleh
President • Sebagai Presiden Direktur: Notaris Bastian Harijanto, SH, MKn.
Director 26 Agustus 2025 • Sebagai Presiden Direktur: Akta No. 9
tanggal 26 Agustus 2025 oleh Notaris
Bastian Harijanto, SH, MKn.
• Appointed as President Until the closing of the 2027 • As President Commissioner: Deed
Commissioner: 15 June Annual GMS. No. 15 dated 20 June 2024 made before
2022 Notary Bastian Harijanto, SH, MKn.
• Appointed as President • As President Director: Deed No. 9
Director: 26 August 2025 dated 26 August 2025 made before
Notary Bastian Harijanto, SH, MKn.
Anggara Andrian Direktur 28 Mei 2021 Akta No. 15 tanggal 20 Juni 2024 oleh
Linanda Director 28 May 2021 Notaris Bastian Harijanto, SH, MKn.
Budi Susanto Direktur 28 Mei 2021 Deed No. 15 date 20 June 2024 made
Director 28 May 2021 before Notary Bastian Harijanto, SH, Mkn.
Kurdi Gunawan Direktur 28 Mei 2021
Director 28 May 2021
2025 Sustainability Report Kino Indonesia Tbk 63
Page 66
Tata Kelola Keberlanjutan
Sustainability Governance
Tanggal Pertama Kali Dasar Pengangkatan/
Nama Jabatan Menjabat Masa Akhir Jabatan Pengangkatan Kembali
Name Position Date of First End of Office Term Basis of Appointment/
Office Term Reappointment
Vebbyna Dewianti Direktur 16 Januari 2023 Sampai dengan ditutupnya Akta No. 15 tanggal 20 Juni 2024 oleh
Director 16 January 2023 RUPS Tahunan Tahun 2027. Notaris Bastian Harijanto, SH, MKn.
Nurindra Direktur 8 Juni 2023 Until the closing of the 2027 Deed No. 15 date 20 June 2024 made
Prawarianto*) Director 8 June 2023 Annual GMS. before Notary Bastian Harijanto, SH, Mkn.
*)
Telah mengajukan pengunduran diri pada tanggal 7 April 2026 dan akan efektif setelah memperoleh persetujuan dalam RUPS Tahunan.
*)
Submitted resignation on 7 April 2026, which will become effective upon approval at the Annual General Meeting of Shareholders.
Kebijakan Mengenai Pemisahan Peran serta Policy on the Separation of Roles and
Tanggung Jawab Dewan Komisaris dan Direksi Responsibilities of the Board of Commissioners
[ESG G-03] and the Board of Directors [ESG G-03]
Perseroan memastikan adanya pemisahan yang jelas antara The Company ensures a clear separation between the roles
peran Dewan Komisaris sebagai organ pengawas dan Direksi of the Board of Commissioners as the supervisory organ and
sebagai organ pengelola. Dewan Komisaris, yang dipimpin the Board of Directors as the managing organ. The Board of
oleh Presiden Komisaris, menjalankan pengawasan secara Commissioners, led by the President Commissioner, conducts
independen tanpa terlibat dalam aktivitas operasional, independent supervision without involvement in operational
sementara Direksi yang dipimpin oleh Presiden Direktur activities, while the Board of Directors, led by the President
bertanggung jawab atas pengambilan keputusan manajerial Director, is responsible for managerial decision-making and
dan pelaksanaan strategi bisnis. Pemisahan peran ini the execution of business strategies. This separation of roles
bertujuan menjaga objektivitas, mencegah potensi benturan is intended to maintain objectivity, prevent potential conflicts
kepentingan, serta memastikan bahwa fungsi pengawasan of interest, and ensure that the supervisory and management
dan manajemen berjalan secara efektif, akuntabel, dan selaras functions operate effectively, accountably, and in alignment
dengan prinsip-prinsip GCG. with the GCG principles.
Keberagaman Dewan Komisaris dan Direksi Tahun 2025 [GRI 3-3, 405-1] [ESG G-01]
Diversity of the Board of Commissioners and Directors in 2025
Umur Pria Wanita Jumlah
Age Male Female Total
Keberagaman Dewan Komisaris
Diversity of the Board of Commissioners
>50 Tahun
1 - 1
>50 Years Old
30-50 Tahun
1 - 1
30-50 Years Old
<30 Tahun
- - -
<30 Years Old
Jumlah Dewan Komisaris
2 - 2
Total Board of Commissioners
Rasio Dewan Komisaris (%)
100.00 - 100.00
Board of Commissioners Ratio (%)
Keberagaman Direksi
Diversity of the Board Director
>50 Tahun
3 - 3
>50 Years Old
30-50 Tahun
2 1 3
30-50 Years Old
<30 Tahun
- - -
<30 Years Old
Jumlah Direksi
5 1 6
Total Board of Directors
Rasio Direksi (%)
83.33 16.67 100.00
Board of Directors Ratio (%)
64 Kino Indonesia Tbk Laporan Keberlanjutan 2025
Page 67
Proporsi Manajemen Senior yang berasal dari Proportion of Senior Management from
Masyarakat Lokal [GRI 202-2] Local Communities [GRI 202-2]
Perseroan berkomitmen untuk memberdayakan tenaga kerja The Company is committed to empowering the local workforce
lokal dengan mengutamakan rekrutmen talenta dari masyarakat by prioritizing the recruitment of talent from the communities
setempat pada wilayah tempat Perseroan beroperasi. Hingga in which it operates. As of the end of the reporting period,
akhir periode pelaporan, sekitar 100,00% posisi manajemen approximately 100.00% of key management positions across
utama di berbagai lokasi operasional Perseroan diisi oleh the Company’s operational locations were filled by local
pekerja lokal, baik di Indonesia maupun di Entitas Anak luar employees, both in Indonesia and in overseas Subsidiaries.
negeri. Komposisi ini mencerminkan komitmen Perseroan This composition reflects the Company’s commitment to
untuk mendukung pertumbuhan ekonomi lokal, memperkuat supporting local economic growth, strengthening relationships
hubungan dengan komunitas sekitar, serta membangun with surrounding communities, and building an organizational
struktur organisasi yang memahami konteks sosial dan budaya structure that understands the social and cultural context of
di masing-masing wilayah operasional. each operational area.
Kehadiran Rapat Dewan Komisaris Attendance at the Board of Commissioners
dan Direksi [ESG G-02] and Board of Directors Meetings [ESG G-02]
Rapat Dewan Komisaris Board of Commissioners Meetings
Sesuai dengan ketentuan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan In accordance with the regulations of the Financial Services
dan Anggaran Dasar, Dewan Komisaris diwajibkan Authority and the Articles of Association, the Board of
menyelenggarakan rapat internal minimal 1 kali dalam 2 bulan Commissioners is required to hold internal meetings at least
serta rapat gabungan dengan Direksi setidaknya 1 kali dalam once every 2 months and joint meetings with the Board of
4 bulan. Sepanjang tahun 2025, rapat internal Dewan Komisaris Directors at least once every 4 months. Throughout 2025,
diselenggarakan sebanyak 7 kali dengan rata-rata persentase the Board of Commissioners held internal meetings 7 times
kehadiran mencapai 100% serta rapat gabungan dengan with an average attendance lavel of 100% while joint meetings
Direksi sebanyak 5 kali dengan rata-rata persentase kehadiran with the Board of Directors were held 5 times with an average
sebesar 100%. attendance level of 100%.
Rapat Direksi Board of Directors Meetings
Sesuai dengan ketentuan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan In accordance with the regulations of the Financial Services
dan Anggaran Dasar, Dewan Komisaris diwajibkan Authority and the Articles of Association, the Board of Directors
menyelenggarakan rapat internal 1 kali dalam setiap bulan is required to hold internal meetings once every month and joint
serta rapat gabungan dengan Dewan Komisaris setidaknya meetings with the Board of Commissioners at least once every
1 kali dalam 4 bulan. Sepanjang tahun 2025, rapat internal 4 months. Throughout 2025, the Board of Directors were held
Direksi diselenggarakan sebanyak 12 kali dengan rata-rata internal meetings 12 times with an average attendance level of
persentase kehadiran mencapai 100% serta rapat gabungan 100% while joint meetings with the Board of Commissioners
dengan Dewan Komisaris sebanyak 5 kali dengan rata-rata were held 5 times with an average attendance level of 100%.
persentase kehadiran sebesar 100%.
Penilaian Kinerja Dewan Komisaris Board of Commissioners and Board of Directors
dan Direksi [GRI 2-18] [ESG G-04] Performance Evaluation [GRI 2-18] [ESG G-04]
Penilaian Kinerja Dewan Komisaris Board of Commissioners Performance Evaluation
Kinerja Dewan Komisaris dalam melaksanakan tugas dan The performance of the Board of Commissioners in carrying
tanggung jawabnya dievaluasi secara berkala oleh Pemegang out its duties and responsibilities is periodically evaluated by
Saham melalui RUPS, seiring dengan penyampaian Laporan the Shareholders through the GMS, along with the submission
Tugas Pengawasan. Evaluasi tersebut bertujuan untuk of the Supervision Report. The evaluation aims to ensure
memastikan pelaksanaan fungsi pengawasan telah dilakukan that the supervisory function is implemented effectively and
secara efektif dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. in accordance with applicable regulations. The assessment
Kriteria penilaian mencakup, antara lain: criteria include, among others:
1. Tingkat kehadiran dalam rapat internal maupun rapat 1. Attendance in internal meetings as well as joint meetings
gabungan dengan Direksi; with the Board of Directors;
2. Pencapaian pelaksanaan tugas dan tanggung jawab 2025; 2. Achievement in carrying out duties and responsibilities
in 2025;
3. Kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan 3. Compliance with laws and regulations as well as Company
serta kebijakan Perseroan; policies;
4. Mengawasi penerapan prinsip-prinsip GCG di Perseroan; 4. Supervision of the implementation of GCG principles within
serta the Company; and
5. Kontribusi dalam proses pengawasan serta pemberian 5. Contribution to the supervision process and provision of
nasihat dan rekomendasi kepada Direksi. advice and recommendations to the Board of Directors.
2025 Sustainability Report Kino Indonesia Tbk 65
Page 68
Tata Kelola Keberlanjutan
Sustainability Governance
Penilaian Kinerja Direksi Board of Directors Performance Evaluation
Kinerja Dewan Direksi dalam melaksanakan tugas dan The performance of the Board of Directors in carrying out its duties
tanggung jawabnya dievaluasi secara berkala oleh Pemegang and responsibilities is periodically evaluated by the Shareholders
Saham melalui RUPS, seiring dengan penyampaian Laporan through the GMS, along with the submission of the Annual Report
Tahunan dan Laporan Keuangan Perseroan. Evaluasi ini and Financial Statements. This evaluation aims to ensure that the
bertujuan memastikan pelaksanaan fungsi dan tanggung jawab Board of Directors’ functions and responsibilities are carried out
Direksi sesuai dengan kebijakan yang berlaku. Adapun kriteria in accordance with applicable policies. The assessment criteria for
penilaian Direksi mencakup, antara lain: the Board of Directors include, among others:
1. Keuangan dan pasar; 1. Finance and market performance;
2. Fokus konsumen; 2. Customer focus;
3. Efektivitas kegiatan operasional; 3. Effectiveness of operational activities;
4. Fokus tenaga kerja; serta 4. Workforce focus; and
5. Kepemimpinan, GCG, dan tanggung jawab sosial, khususnya 5. Leadership, GCG, and social responsibility, particularly
terhadap masyarakat sekitar. toward surrounding communities.
Selama tahun 2025, Direksi menunjukkan kinerja yang baik dan Throughout 2025, the Board of Directors demonstrated
efektif dalam menjalankan tugas pengurusan dan pengelolaan good and effective performance in managing and running
Perseroan. Hasil penilaian atas pelaksanaan tugas tersebut the Company. The results of this performance assessment are
selanjutnya digunakan sebagai acuan untuk: subsequently used as a basis to:
1. Memberikan pembebasan tanggung jawab sepenuhnya 1. Grant full discharge of responsibility (acquit et de charge);
(acquit et de charge);
2. Menentukan struktur dan besaran remunerasi Direksi; 2. Determine the remuneration structure and amount for
serta the Board of Directors; and
3. Menetapkan langkah perbaikan yang perlu dilakukan oleh 3. Establish corrective actions that need to be undertaken by
Direksi untuk periode selanjutnya. the Board of Directors for the following period.
Pengembangan Kompetensi Dewan Komisaris Board of Commissioners and Board of Directors
dan Direksi [ESG G-05] Competency Development [ESG G-05]
Perseroan mendorong anggota Dewan Komisaris dan Direksi The Company encourages members of the Board of Commissioners
untuk senantiasa meningkatkan kompetensi dengan memahami and Board of Directors to continuously improve their competencies
berbagai aspek yang relevan, termasuk perkembangan bisnis, by understanding various relevant aspects, including business,
keuangan, dan ekonomi, melalui berbagai inisiatif seperti financial, and economic developments, through different initiatives
membaca literatur, memanfaatkan sumber informasi digital, such as reading literature, utilizing digital information sources,
serta mengikuti seminar dan forum diskusi, yang sepanjang and attending seminars and discussion forums, which have
tahun 2025 dilaksanakan secara mandiri oleh masing-masing been conducted independently by each member of the Board of
anggota Dewan Komisaris dan Direksi. Commissioners and Board of Directors throughout 2025.
Pencalonan dan Pemilihan Organ Nomination and Election of the Highest
Tata Kelola Tertinggi [GRI 2-10] [ESG G-06] Governance Organs [GRI 2-10] [ESG G-06]
Pencalonan dan pemilihan organ tata kelola tertinggi, yaitu The nomination and election of the highest governance
Dewan Komisaris dan Direksi mengacu pada Peraturan organs, namely the Board of Commissioners and the Board of
Otoritas Jasa Keuangan No. 33/POJK.04/2014 serta Directors, refer to the Financial Services Authority Regulation
Kebijakan Nominasi yang ditetapkan oleh Komite Nominasi No. 33/POJK.04/2014 as well as the Nomination Policy
dan Remunerasi. Perseroan memastikan bahwa proses seleksi established by the Nomination and Remuneration Committee.
berlangsung secara objektif dan transparan melalui mekanisme: The Company ensures that the selection process is conducted
objectively and transparently through the following mechanisms:
1. Menyerahkan daftar nama calon anggota Dewan Komisaris 1. Submitting the list of candidates for the Board of
dan Direksi kepada Dewan Komisaris melalui rapat internal; Commissioners and Board of Directors to the Board of
Commissioners through internal meetings;
2. Memilih calon anggota Dewan Komisaris dan Direksi yang 2. Selecting candidates for the Board of Commissioners and
memenuhi kriteria yang telah ditetapkan; Board of Directors who meet the established criteria;
3. Merekomendasikan calon-calon yang dianggap sesuai 3. Recommending suitable candidates for positions on
untuk posisi di Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan the Board of Commissioners and Board of Directors to
kepada Pemegang Saham; serta the Shareholders; and
4. Melantik Dewan Komisaris dan Direksi terpilih berdasarkan 4. Inaugurating the elected Board of Commissioners and Board of
keputusan Pemegang Saham pada saat pelaksanaan RUPS. Directors based on the Shareholders’ decision during the GMS.
66 Kino Indonesia Tbk Laporan Keberlanjutan 2025
Page 69
Dalam proses seleksi, Perseroan mempertimbangkan aspek In the selection process, the Company considers integrity,
integritas, kompetensi, pengalaman, independensi, serta competence, experience, independence, and diversity aspects
keberagaman untuk memastikan calon yang diajukan memiliki to ensure that the proposed candidates have the capacity and
kapasitas dan karakter yang selaras dengan kebutuhan character aligned with the Company’s supervision needs and
pengawasan dan arah strategis Perseroan. strategic direction.
Remunerasi Badan Tata Kelola Remuneration of the Sustainability
Keberlanjutan [GRI 2-19, 2-20, 2-21] Governance Organ [GRI 2-19, 2-20, 2-21]
Perseroan memberikan remunerasi kepada Dewan Komisaris The Company provides remuneration to the Board of
dan Direksi sebagai bentuk apresiasi atas pelaksanaan Commissioners and the Board of Directors as a form of
tugas, tanggung jawab, serta kontribusi mereka dalam appreciation for the execution of their duties, responsibilities,
pengawasan dan pengelolaan Perseroan, termasuk dalam and contributions in overseeing and managing the Company,
memastikan integrasi aspek keberlanjutan ke dalam strategi including ensuring the integration of sustainability aspects
dan kegiatan operasional. Penetapan remunerasi dilakukan into the Company’s strategy and operational activities.
dengan mempertimbangkan tingkat jabatan, ruang lingkup The determination of remuneration takes into account the
tanggung jawab, serta kinerja Perseroan secara keseluruhan, level of position, scope of responsibilities, and the Company’s
dengan tetap mengedepankan prinsip keadilan, transparansi, overall performance, while upholding the principles of fairness,
dan kepatuhan terhadap ketentuan peraturan perundang- transparency, and compliance with applicable laws and
undangan yang berlaku. regulations.
Remunerasi Direksi dan Dewan Komisaris ditetapkan Remuneration for the Board of Directors and Board of
sesuai dengan Anggaran Dasar Perseroan dan mengacu Commissioners is determined in accordance with the Articles of
pada ketentuan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Association and refers to the provisions of the Financial Services
No. 34/POJK.04/2014 tentang Komite Nominasi dan Authority Regulation No. 34/POJK.04/2014 concerning the
Remunerasi Emiten atau Perusahaan Publik. Remunerasi Nomination and Remuneration Committee of Issuers or Public
diberikan dalam 2 bentuk, yaitu remunerasi tetap yang Companies. Remuneration is provided in 2 forms, which are
tidak dikaitkan secara langsung dengan kinerja dan risiko, fixed remuneration, which is not directly linked to performance
meliputi gaji pokok, fasilitas jaminan sosial, serta tunjangan and risk, including base salary, social security facilities, and
lainnya, serta remunerasi variabel berupa bonus yang other allowances and variable remuneration, in the form of
mempertimbangkan kinerja Perseroan dan pencapaian target bonuses, which considers the Company’s performance and the
yang telah ditetapkan. Informasi rinci mengenai besaran achievement of predetermined targets. Detailed information
remunerasi Direksi dan Dewan Komisaris diungkapkan secara regarding the remuneration of the Board of Directors and Board of
terpisah dalam Laporan Tahunan 2025. Commissioners is disclosed separately in the 2025 Annual Report.
Proses penetapan remunerasi dilakukan melalui evaluasi The remuneration determination process is conducted
berkala oleh Komite Nominasi dan Remunerasi yang through periodic evaluations by the Nomination and
memberikan rekomendasi kepada Pemegang Saham Remuneration Committee, which provides recommendations to
berdasarkan analisis jabatan, kinerja, kepatuhan terhadap the Shareholders based on job analysis, performance,
prinsip tata kelola, serta tanggung jawab strategis masing- compliance with governance principles, and the strategic
masing organ Perseroan. Dalam proses tersebut, Perseroan responsibilities of each governance organ. In this process,
tidak menggunakan konsultan eksternal. Kebijakan remunerasi the Company does not use external consultants.
ditinjau secara periodik guna memastikan keselarasan dengan The remuneration policy is reviewed periodically to ensure
dinamika bisnis, kemampuan keuangan Perseroan, serta alignment with business dynamics, the Company’s financial
ketentuan regulator yang berlaku. capacity, and applicable regulatory requirements.
Peran Organ Tata Kelola Keberlanjutan The Sustainability Governance Organs
dalam Pengelolaan Dampak [GRI 2-12, 2-25] Role in Impact Management [GRI 2-12, 2-25]
Direksi Perseroan berperan dalam menetapkan arah kebijakan The Board of Directors plays a role in setting the direction
keberlanjutan serta mengawasi pengelolaan dampak of sustainability policies and overseeing the management
ekonomi, sosial, dan lingkungan yang timbul dari kegiatan of economic, social, and environmental impacts arising
usaha. Pengawasan tersebut dilakukan melalui pembahasan from business activities. This supervision is carried out
berkala atas laporan kinerja keberlanjutan, koordinasi dengan through periodic discussions of sustainability performance
Komite Keberlanjutan, Departemen ESG, serta organ reports, coordination with the Sustainability Committee, ESG
2025 Sustainability Report Kino Indonesia Tbk 67
Page 70
Tata Kelola Keberlanjutan
Sustainability Governance
pendukung lainnya, guna memastikan implementasi kebijakan Department, and other supporting bodies, to ensure that
berjalan efektif dan terukur, termasuk dalam merespons isu policy implementation is effective and measurable, including in
perubahan iklim. responding to climate change issues.
Dalam rangka pengelolaan dampak, Perseroan memiliki For impact management, the Company has mechanisms to
mekanisme untuk mengidentifikasi, memantau, dan menangani identify, monitor, and address potential negative impacts
potensi dampak negatif yang mungkin timbul dari aktivitas that may arise from operational activities. If negative impacts
operasional. Apabila ditemukan dampak negatif, Perseroan are identified, the Company takes follow-up actions through
menindaklanjutinya melalui langkah perbaikan dan tindakan corrective measures in accordance with applicable policies
korektif sesuai dengan kebijakan dan prosedur yang berlaku. and procedures. Throughout 2025, the Board of Directors did
Sepanjang tahun 2025, Direksi tidak mencatat adanya dampak not record any significant negative impacts, indicating that the
negatif yang bersifat signifikan, yang menunjukkan bahwa management of social, environmental, and governance impacts
pengelolaan dampak sosial, lingkungan, dan tata kelola telah has been consistently implemented.
dilaksanakan secara konsisten.
Pendelegasian Kewenangan dan Delegation of Authority and Reporting
Penanggung Jawab Pelaporan [GRI 2-13, 2-14] Responsibility [GRI 2-13, 2-14]
Direksi memastikan setiap aspek pelaksanaan keberlanjutan The Board of Directors ensures that every aspect of
berjalan terarah melalui mekanisme pendelegasian sustainability implementation is carried out in a structured
kewenangan. Komite Keberlanjutan, Departemen ESG, manner through a delegation of authority mechanism.
serta organ Perseroan yang ditunjuk menjalankan program The Sustainability Committee, ESG Department, and other
keberlanjutan, mengelola dampak, dan menjalin komunikasi designated Company organs implement sustainability
dengan pemangku kepentingan. Dalam penyusunan Laporan programs, manage impacts, and maintain communication with
Keberlanjutan, Departemen ESG ditunjuk sebagai penanggung stakeholders. In the preparation of the Sustainability Report, the
jawab utama yang dibantu oleh Komite Keberlanjutan. Laporan ESG Department is appointed as the primary responsible party,
Keberlanjutan tersebut selanjutnya ditelaah dan disetujui oleh assisted by the Sustainability Committee. The Sustainability
Direksi sebelum dipublikasikan sebagai bentuk akuntabilitas Report is subsequently reviewed and approved by the Board of
atas informasi keberlanjutan yang disampaikan kepada Directors prior to publication as a form of accountability for the
pemangku kepentingan. sustainability information presented to the stakeholders.
Peningkatan Kompetensi Penanggung Sustainability Governance Officers
Jawab Tata Kelola Keberlanjutan [GRI 2-17] Competency Development [GRI 2-17]
[POJK51-E.2] [POJK51-E.2]
Perseroan menyadari bahwa keberhasilan penerapan tata kelola The Company recognizes that the success of implementing
keberlanjutan sangat bergantung pada kompetensi dan kapasitas sustainability governance highly depends on the competence
SDM yang melaksanakannya. Oleh karena itu, Perseroan secara and capacity of the HR responsible for its execution.
konsisten mengembangkan kemampuan penanggung jawab Therefore, the Company consistently develops the capabilities
keberlanjutan melalui berbagai program pelatihan, pembekalan, of sustainability officers through a number of different
dan pengembangan keahlian yang relevan. Kegiatan ini difokuskan training programs, briefings, and relevant skill development
pada Komite Keberlanjutan dan Departemen ESG sebagai activities. These initiatives are focused on the Sustainability
unit utama pengelola keberlanjutan. Pada tahun 2025, kedua Committee and the ESG Department as the main units managing
unit tersebut telah mengikuti sejumlah kegiatan peningkatan sustainability. In 2025, both units participated in a number of
kompetensi sebagaimana diuraikan berikut: competency enhancement activities, as detailed below:
Topik Pelatihan/Seminar Penyelenggara
Training Topic/Seminar Organizer
Applying the IFRS Sustainability Disclosure Standards International Finance Corporation
Climate Change and Energy Topic Standards Indonesia Stock Exchange
Turning Commitment into Actions Trisakti Sustainability Center
SDG Ambition Accelerator Indonesia 2024/2025 Indonesia Global Compact Network
68 Kino Indonesia Tbk Laporan Keberlanjutan 2025
Page 71
Kompetensi terkait Dampak Organisasi Competencies related to
Organizational Impacts
Untuk mendukung efektivitas tata kelola keberlanjutan, To support the effectiveness of sustainability governance,
Perseroan memastikan bahwa setiap organ tata kelola memiliki the Company ensures that each governance organ possesses
kompetensi yang memadai dalam memahami, mengelola, dan adequate competencies to understand, manage, and oversee
mengawasi dampak ekonomi, sosial, dan lingkungan yang the economic, social, and environmental impacts arising from
timbul dari kegiatan usaha. Kompetensi tersebut mencakup business activities. These competencies include the ability to
kemampuan dalam melakukan pengawasan risiko, menilai monitor risks, assess sustainability opportunities and impacts,
peluang dan dampak keberlanjutan, serta mengarahkan and guide the Company’s strategies and policies to align with
strategi dan kebijakan Perseroan agar selaras dengan tujuan long-term objectives and sustainability principles.
jangka panjang dan prinsip keberlanjutan.
Informasi mengenai kompetensi, pengalaman, dan kualifikasi Information regarding the competencies, experience, and
Dewan Komisaris dan Direksi, termasuk komite pendukungnya, qualifications of the Board of Commissioners and Board of
telah diungkapkan secara lengkap pada bagian Profil Perusahaan Directors, including their supporting committees, is fully
dalam Laporan Tahunan 2025 PT Kino Indonesia Tbk. disclosed in the Company Profile section of the 2025 Annual
Report of PT Kino Indonesia Tbk.
Kepatuhan terhadap Hukum dan Compliance with Laws and
Peraturan [GRI 2-27] Regulations [GRI 2-27]
Perseroan menjalankan kegiatan usahanya dengan The Company conducts its business operations upholding the
menjunjung tinggi prinsip kepatuhan terhadap hukum dan principle of compliance with applicable laws and regulations
peraturan perundang-undangan yang berlaku sebagai bagian as part of implementing good corporate governance. This
dari penerapan tata kelola perusahaan yang baik. Kepatuhan compliance serves as a foundation for supporting the
tersebut menjadi landasan dalam mendukung pelaksanaan responsible execution of sustainability practices across all
praktik keberlanjutan secara bertanggung jawab di seluruh lini operational lines.
operasional.
Sepanjang tahun 2025, Perseroan dan Entitas Anak tidak Throughout 2025, neither the Company nor its Subsidiaries
menerima sanksi atas ketidakpatuhan terhadap hukum received any sanctions for non-compliance with laws and
dan peraturan, baik berupa sanksi denda finansial maupun regulations, whether in the form of financial penalties or
sanksi non-finansial lainnya. Hal ini mencerminkan komitmen other non-financial sanctions. This reflects the Company’s
Perseroan dalam menjaga kepatuhan hukum secara konsisten commitment to consistently maintaining legal compliance in
dalam menjalankan aktivitas bisnisnya. conducting its business activities.
Pencegahan Korupsi, Benturan Prevention of Corruption,
Kepentingan, dan Kepatuhan Conflicts of Interest, and Compliance
terhadap Persaingan Usaha with Business Competition
[GRI 3-3, 2-15, 205-1, 205-2, 205-3, 206-1] [ESG G-07, G-09] [GRI 3-3, 2-15, 205-1, 205-2, 205-3, 206-1] [ESG G-07, G-09]
Dalam rangka memastikan praktik bisnis yang berintegritas To ensure business practices with integrity and in line with
dan sejalan dengan prinsip tata kelola perusahaan yang baik, good corporate governance principles, the Company is
Perseroan berkomitmen untuk mencegah dan mengelola risiko committed to preventing and managing risks of corruption,
korupsi, benturan kepentingan, serta perilaku tidak etis dalam conflicts of interest, and unethical behaviour across all
seluruh kegiatan operasional. Komitmen ini diwujudkan melalui operational activities. This commitment is realized through the
penerapan kebijakan internal, penguatan pengendalian, serta implementation of internal policies, strengthening of controls,
pengembangan budaya integritas yang diterapkan secara and the development of an integrity culture consistently
konsisten di seluruh lini organisasi. applied throughout the organization.
Sebagai pedoman utama dalam menjaga objektivitas dan As the main guideline for maintaining objectivity and integrity
integritas pengambilan keputusan, Perseroan memiliki in decision-making, the Company has a Conflict of Interest
Kebijakan Benturan Kepentingan (Conflict of Interest Policy) Policy that applies to all employees, including the Board of
yang berlaku bagi seluruh karyawan, termasuk Dewan Commissioners and Board of Directors. This policy serves as a
2025 Sustainability Report Kino Indonesia Tbk 69
Page 72
Tata Kelola Keberlanjutan
Sustainability Governance
Komisaris dan Direksi. Kebijakan ini menjadi acuan dalam reference for identifying, preventing, and managing potential
mengidentifikasi, mencegah, dan mengelola potensi benturan conflicts of interest that may arise in carrying out duties and
kepentingan yang dapat timbul dalam pelaksanaan tugas dan business activities, and it regulates prohibitions against all
kegiatan usaha, serta mengatur larangan terhadap segala forms of corruption, bribery, gratuities, and other actions
bentuk korupsi, penyuapan, gratifikasi, dan tindakan lain that could compromise the independence and integrity of
yang berpotensi memengaruhi independensi serta integritas decision-making. The implementation of this policy is part of
pengambilan keputusan. Penerapan kebijakan ini merupakan the Company’s governance and risk management framework
bagian dari kerangka tata kelola dan pengelolaan risiko to ensure that all business decisions are made professionally,
Perseroan guna memastikan setiap keputusan bisnis diambil transparently, and accountably.
secara profesional, transparan, dan akuntabel.
Perseroan melakukan identifikasi dan penilaian risiko korupsi The Company conducts identification and assessment of
sebagai bagian dari proses manajemen risiko yang diterapkan corruption risks as part of the risk management process
dalam kegiatan operasional. Penilaian ini mencakup potensi applied to operational activities. This assessment covers the
terjadinya praktik korupsi, gratifikasi, benturan kepentingan, potential occurrence of corruption, gratuities, conflicts of
dan penyalahgunaan wewenang yang dapat muncul dalam interest, and abuse of authority that may arise in business
pelaksanaan aktivitas usaha. Hasil penilaian risiko tersebut activities. The results of this risk assessment are used as the
digunakan sebagai dasar dalam penetapan kebijakan, basis for developing policy, strengthening internal controls,
penguatan pengendalian internal, serta penyusunan langkah and designing mitigation measures to minimize the likelihood
mitigasi guna meminimalkan potensi terjadinya pelanggaran. of violations.
Berdasarkan hasil identifikasi, operasi-operasi yang dinilai Based on the results of the risk identification, operations
memiliki tingkat risiko terkait korupsi, antara lain aktivitas yang assessed as having a risk of corruption, include activities
melibatkan pengadaan barang dan jasa, hubungan dengan involving the procurement of goods and services, relationships
pihak ketiga, proses perizinan, serta pengambilan keputusan with third parties, licensing processes, and strategic decision-
strategis yang memiliki potensi benturan kepentingan. Operasi- making that may present potential conflicts of interest. These
operasi tersebut menjadi fokus pengawasan dan pengendalian operations are the focus of tight supervision and control to
guna memastikan penerapan prinsip integritas, transparansi, ensure the consistent application of integrity, transparency,
dan akuntabilitas secara konsisten. and accountability principles.
Untuk memastikan pemahaman dan kepatuhan terhadap To ensure understanding and compliance with ethical and
prinsip etika dan integritas, Perseroan secara konsisten integrity principles, the Company consistently communicates
mengomunikasikan kebijakan pencegahan korupsi kepada its anti-corruption policies to all employees. These policies,
seluruh karyawan. Kebijakan tersebut, antara lain mencakup include the Conflict of Interest Policy and the Code of
Kebijakan Benturan Kepentingan dan Kebijakan Etika yang Ethics, which serve as behavioural guidelines for conducting
disusun sebagai pedoman perilaku dalam menjalankan business activities honestly, transparently, and responsibly.
aktivitas usaha secara jujur, transparan, dan bertanggung Dissemination and education are carried out through different
jawab. Sosialisasi dan edukasi dilakukan melalui berbagai media internal media to raise employee awareness of corruption risks
internal guna meningkatkan kesadaran karyawan terhadap and encourage the application of good corporate governance
risiko korupsi serta mendorong penerapan prinsip tata kelola principles in daily operational activities.
perusahaan yang baik dalam kegiatan operasional sehari-hari.
Selain pencegahan korupsi dan benturan kepentingan, In addition to preventing corruption and conflicts of interest,
Perseroan berkomitmen untuk menjalankan kegiatan usaha the Company is committed to conducting its business
sesuai dengan prinsip persaingan usaha yang sehat dan activities in accordance with the principles of fair competition
peraturan perundang-undangan yang berlaku. Selama tahun and applicable laws and regulations. Throughout 2025, the
2025, Perseroan tidak terlibat dalam perkara hukum yang Company was not involved in any legal cases related to unfair
berkaitan dengan praktik persaingan usaha tidak sehat, business practices, violations of anti-monopoly provisions, or
pelanggaran ketentuan anti-monopoli, maupun perilaku anti- other anti-competitive behaviour.
persaingan lainnya.
Sebagai langkah lanjutan dalam memperkuat integritas dan As a further step to strengthen corporate integrity and ethics,
etika perusahaan, pada tahun 2024 Kino telah menyelesaikan in 2024 Kino completed the development of its Code of
penyusunan Kebijakan Etika. Kebijakan ini berfungsi sebagai Ethics. This policy serves as a more comprehensive guideline
pedoman yang lebih komprehensif dalam mendorong to promote honest, transparent, and responsible behaviour in
perilaku jujur, transparan, dan bertanggung jawab di setiap all operational activities, while also reinforcing the principles
aktivitas operasional, sekaligus memperkuat prinsip-prinsip previously established in the Conflict of Interest Policy. The
70 Kino Indonesia Tbk Laporan Keberlanjutan 2025
Page 73
yang sebelumnya telah diatur dalam Kebijakan Benturan Code of Ethics encompasses several core principles that form
Kepentingan. Kebijakan Etika mencakup berbagai prinsip the foundation for implementing integrity-based business
utama yang menjadi landasan dalam penerapan praktik bisnis practices within the Company, as outlined below:
berintegritas di Perseroan, sebagaimana diuraikan berikut:
Transparansi dan Perseroan berkomitmen untuk menjaga budaya transparansi dan akuntabilitas dalam semua
Akuntabilitas kegiatan bisnis kami.
Transparency and The Company is committed to keeping a culture of transparency and accountability in all our
Accountability business activities.
Integritas dan Kejujuran Perseroan berkomitmen bahwa kejujuran dan integritas adalah nilai-nilai dasar bagi kami.
Integrity and Honesty The Company is committed to honesty and integrity as our core values.
Perseroan berkomitmen untuk mengidentifikasi, mengungkapkan, dan mengelola konflik
Konflik Kepentingan kepentingan dengan cara yang adil dan transparan.
Conflict of Interests The Company is committed to identifying, disclosing, and managing conflict of interests fairly
and transparently.
Anti-Korupsi dan Suap Perseroan teguh dalam komitmen untuk memerangi korupsi dan suap.
Anti-Corruption and Bribery The Company is steadfast in its commitment to combat corruption and bribery.
Perseroan berkomitmen untuk persaingan yang bebas dan adil, menghindari praktik anti-
Persaingan yang Adil persaingan.
Fair Competition
The Company is committed to free and fair competition, avoiding anti-competition practices.
Hubungan dengan Perseroan berkomitmen untuk memegang standar etika tertinggi dalam semua transaksi bisnis
Pemasok dan Mitra kami, termasuk hubungan dengan pemasok dan mitra.
Relationships with The Company is committed to upholding the highest ethical standards in all our business
Suppliers and Partners transactions, including those with suppliers and partners.
Kontribusi Politik [GRI 415-1] Political Contribution [GRI 415-1]
Perseroan memiliki ketentuan yang mengatur netralitas The Company has provisions regulating political neutrality in
politik di lingkungan kerja, termasuk larangan bagi karyawan the workplace, including a prohibition on employees engaging
untuk melakukan aktivitas politik di area kerja, selama hari in political activities within the work area during designated
dan jam kerja yang telah ditetapkan. Ketentuan tersebut workdays and hours. These provisions include prohibitions
mencakup larangan penggunaan simbol atau atribut politik, on the use of political symbols or attributes, expressing
penyampaian aspirasi, sosialisasi, maupun ajakan politik political views, conducting political campaigns, or soliciting
tertentu di lingkungan Perseroan, serta larangan penggunaan political support within the Company’s environment, as well as
fasilitas yang disediakan atau dibiayai oleh Perseroan untuk prohibiting the use of Company-provided or Company-funded
kepentingan politik. facilities for political purposes.
Sepanjang tahun 2025, Perseroan tidak memberikan Throughout 2025, the Company did not give any political
kontribusi politik, baik secara finansial maupun non-finansial, contributions, either financial or non-financial, to political
kepada partai politik, kandidat, maupun organisasi politik parties, candidates, or specific political organizations. The
tertentu. Perseroan menghormati hak individu karyawan Company respects the individual rights of employees to
dalam menjalankan hak dan kewajiban sebagai warga negara, exercise their rights and obligations as citizens, provided that
sepanjang dilakukan di luar jam kerja dan tidak menggunakan such activities occur outside working hours, do not involve
fasilitas Perseroan, serta tetap menjunjung tinggi prinsip the use of Company facilities, and continue to uphold the
netralitas dan kepatuhan terhadap peraturan perundang- principles of neutrality and compliance with applicable laws
undangan yang berlaku. and regulations.
Komunikasi Masalah Penting [GRI 2-16] Communication on Important Issues [GRI 2-16]
Komunikasi mengenai masalah atau isu penting tidak hanya Communication regarding important issues or matters does not
berasal dari mekanisme pelaporan operasional, tetapi juga only comes from operational reporting mechanisms but can also
dapat disampaikan secara langsung kepada Dewan Komisaris be directly conveyed to the Board of Commissioners and the
dan Direksi sebagai organ tata kelola tertinggi Perseroan. Board of Directors as the Company’s highest governance organs.
2025 Sustainability Report Kino Indonesia Tbk 71
Page 74
Tata Kelola Keberlanjutan
Sustainability Governance
Isu-isu strategis atau berdampak signifikan tersebut Such strategic or significantly impactful issues are subsequently
selanjutnya dibahas melalui rapat internal Dewan Komisaris discussed in the Board of Commissioners internal meetings or
maupun rapat gabungan dengan Direksi untuk memastikan in joint meetings with the Board of Directors to ensure proper
pengawasan dan tindak lanjut yang tepat. Dengan demikian, supervision and follow-up. Accordingly, communication of
komunikasi masalah penting dikelola melalui jalur formal important matters is managed through structured formal
tata kelola yang terstruktur, tanpa terbatas pada mekanisme governance channels, and is not limited to specific reporting
pelaporan tertentu, seperti Sistem Pelaporan Pelanggaran. mechanisms, such as the Whistleblowing System.
Mekanisme dan Akses untuk Penyampaian Hal Kritis dan Fungsi yang Bertanggung Jawab
Mechanisms and Accesses for Critical Submissions and the Responsible Functions
Pemangku Kepentingan Akses Fungsi Penanggung Jawab
Stakeholders Access Responsible Function
Pemegang Saham • Rapat • Corporate Secretary
• Surat Elektronik • Investor Relation
The Shareholders • Meetings • Corporate Secretary
• Electronic Mails • Investor Relation
Pemerintah dan Regulator • Sosialisasi • Corporate Secretary
• Rapat dan Koordinasi • Investor Relation
• Departemen yang Relevan
Government and Regulator • Dissemination • Corporate Secretary
• Meetings and Coordination • Investor Relation
• Relevant Departments
Karyawan • Tatap Muka Human Capital
• Town Hall Meeting Human Capital
• Gathering
• Surat Elektronik
Employees • Face-to-Face
• Town Hall Meeting
• Gathering
• Electronic Mails
Mitra Usaha • Gathering • Procurement
• Surat Elektronik • Sales
Business Partner • Gathering • Procurement
• Electronic Mails • Sales
Konsumen Call Center Public Relation
Consumer Call Center Public Relation
Masyarakat • Tatap Muka • Public Relation
• Media Komunikasi Elektronik • Human Capital
• Media Sosial • ESG
Public • Face-to-Face • Public Relation
• Electronic Communication Media • Human Capital
• Social Media • ESG
Mekanisme Mendapatkan Advis dan Mechanisms for Obtaining Advice and
Meningkatkan Kepatuhan [GRI 2-26] Improving Compliance [GRI 2-26]
Perseroan menyediakan mekanisme bagi karyawan dan The Company provides mechanisms for employees and
unit kerja untuk memperoleh advis terkait aspek hukum, work units to obtain advice related to legal, compliance, and
kepatuhan, dan regulasi, baik melalui fungsi internal maupun regulatory matters, both through internal functions and external
pihak eksternal, serta untuk menyampaikan pertanyaan atau parties, as well as to submit questions or concerns regarding
kekhawatiran yang berkaitan dengan penerapan kebijakan dan the implementation of policies and operational standards.
standar operasional. Mekanisme ini bertujuan memberikan This mechanism aims to provide appropriate guidance and
arahan yang tepat serta meningkatkan kepatuhan terhadap improve compliance with applicable policies, procedures, and
kebijakan, prosedur, dan standar operasional yang berlaku. operational standards.
72 Kino Indonesia Tbk Laporan Keberlanjutan 2025
Page 75
Sepanjang tahun 2025, Perseroan telah melaksanakan Throughout 2025, the Company carried out a number of
berbagai upaya dan inisiatif, antara lain: different efforts and initiatives, including:
1. Membuka saluran komunikasi yang diinformasikan melalui 1. Establishing communication channels promoted through
situs web, media sosial, dan Laporan Tahunan; the Company’s website, social media, and Annual Report;
2. Melakukan konsultasi dan koordinasi dengan instansi 2. Conducting consultations and coordination with government
pemerintah, termasuk aparat penegak hukum; agencies, including law enforcement authorities;
3. Menghadiri sosialisasi yang diselenggarakan oleh regulator, 3. Participating in dissemination programs organized by
asosiasi, dan organisasi profesi; serta regulators, associations, and professional organizations; and
4. Membuat, menerapkan, serta menyempurnakan kebijakan 4. Developing, implementing, and continuously improving
dan standar prosedur operasi (SOP) internal secara internal policies and standard operating procedures
berkelanjutan. (SOPs).
Permasalahan Penerapan Keberlanjutan [POJK51-E.5]
Sustainability Implementation Issues
Perseroan menyadari bahwa dalam penerapan tata kelola The Company recognizes that, in the implementation of
keberlanjutan sepanjang tahun 2025 masih terdapat sejumlah sustainability governance throughout 2025, several issues and
permasalahan dan tantangan. Salah satu kendala utama yang challenges remained. One of the main obstacles faced was the
dihadapi adalah belum meratanya pemahaman mengenai uneven understanding of sustainability principles, including
prinsip keberlanjutan, termasuk pengelolaan risiko dan peluang the management of risks and opportunities related to climate
terkait perubahan iklim, baik di internal Perseroan maupun change, both within the Company and among stakeholders.
di antara pemangku kepentingan.
Untuk mengatasi permasalahan tersebut, Perseroan secara To address these issues, the Company has gradually conducted
bertahap melaksanakan berbagai program pelatihan dan a number of training and capacity-building programs on
peningkatan kapasitas terkait penerapan keberlanjutan kepada sustainability implementation for the management, employees,
manajemen, karyawan, serta pemangku kepentingan. Pelatihan and stakeholders. These trainings were organized both
tersebut diselenggarakan baik secara internal maupun melalui internally and through participation in programs facilitated
partisipasi dalam program yang difasilitasi oleh pihak eksternal, by external parties, as part of efforts to strengthen the
sebagai bagian dari upaya memperkuat implementasi tata implementation of sustainability governance across all levels
kelola keberlanjutan di seluruh lini organisasi. of the organization.
Pengelolaan Risiko dan Strategi Penerapan
Keberlanjutan
Risk Management and Sustainability Implementation Strategy
Pengelolaan Risiko Keberlanjutan Sustainability Risk Management
[POJK51-E.3] [POJK51-E.3]
Dalam menghadapi dinamika dan perubahan cepat di In facing the rapid dynamics and changes in the business
lingkungan bisnis, Perseroan menjadikan pengelolaan risiko environment, the Company integrates sustainability risk
keberlanjutan sebagai bagian integral dari proses pengambilan management as a key part of its strategic decision-making
keputusan strategis. Melalui penerapan sistem manajemen process. Through the implementation of an integrated risk
risiko yang terintegrasi, Perseroan secara berkelanjutan management system, the Company continuously identifies,
mengidentifikasi, menilai, dan memitigasi berbagai potensi assesses, and mitigates different potential risks arising from
risiko yang berasal dari faktor internal maupun eksternal, both internal and external factors, including environmental,
2025 Sustainability Report Kino Indonesia Tbk 73
Page 76
Tata Kelola Keberlanjutan
Sustainability Governance
termasuk risiko lingkungan, sosial, dan tata kelola, sehingga social, and governance risks, in order to minimize their
dampaknya terhadap keberlangsungan usaha serta pencapaian impact on business going concern and the achievement of
tujuan keberlanjutan dapat diminimalkan. sustainability objectives.
Penerapan pengelolaan risiko keberlanjutan dilakukan The implementation of sustainability risk management is
secara menyeluruh di seluruh unit dan divisi bisnis. Setiap carried out comprehensively across all business units and
unit berperan aktif dalam mengidentifikasi dan menilai risiko divisions. Each unit plays an active role in identifying and
keberlanjutan yang relevan dengan aktivitas operasionalnya, assessing sustainability risks relevant to its operational
yang selanjutnya dikoordinasikan dan dibahas bersama activities, which are then coordinated and discussed with the
Direksi. Direksi, dengan dukungan Audit Internal, menjalankan Board of Directors. The Board of Directors, with the support
peran aktif dalam merumuskan strategi pengelolaan of Internal Audit, actively develops strategies for managing
risiko keberlanjutan, memantau efektivitas pengendalian, sustainability risks, monitors the effectiveness of controls,
serta menetapkan langkah mitigasi yang diperlukan guna and establishes necessary mitigation measures to ensure the
memastikan stabilitas, ketahanan, dan kinerja keberlanjutan Company’s stability, resilience, and long-term sustainability
Perseroan dalam jangka panjang. performance.
Informasi lebih lanjut mengenai profil risiko keberlanjutan Further information regarding the profile of sustainability risks
dan langkah mitigasi yang diterapkan oleh Perseroan telah and the mitigation measures implemented by the Company
diungkapkan secara rinci dalam Laporan Tahunan PT Kino is disclosed in detail in the 2025 Annual Report of PT Kino
Indonesia Tbk Tahun 2025. Indonesia Tbk.
Pengelolaan Risiko terkait Perubahan Iklim dan Mitigasi
Risk Management related to Climate Change and Mitigation
Risiko Fisik
Physical Risk
Indikasi Mitigasi
Indication Mitigation
Mencakup kejadian cuaca ekstrem, seperti gelombang panas, banjir, dan Dalam jangka pendek, Perseroan melakukan pencadangan waktu
badai, serta perubahan jangka panjang meliputi kenaikan permukaan laut pada jadwal pengiriman dan distribusi guna mengantisipasi potensi
dan suhu rata-rata. Risiko yang dapat ditimbulkan: keterlambatan penerimaan maupun pengiriman barang.
• Risiko fisik akut, yang dapat merusak infrastruktur fisik dan kerusakan
fasilitas produksi maupun fasilitas lain yang ada di Perseroan; dan Dalam jangka menengah dan jangka panjang, Perseroan melakukan
• Risiko fisik kronis, yang dalam jangka panjang akan menurunkan daya diversifikasi pemasok/transporter, serta rute rantai pasokan dan
dukung sumber daya terhadap operasional Perseroan. distribusi. Selain itu, Perseroan menyiapkan fasilitas dan infrastruktur
pendukung untuk tindakan preventif dan korektif apabila risiko tersebut
terjadi, termasuk opsi pemindahan operasional dari area dengan tingkat
risiko tinggi apabila diperlukan.
Encompassing extreme weather events, such as heatwaves, floods, In the short-term, time reserves are implemented for delivery and
and storms as well as long-term changes involving rising sea level and distribution schedules to avoid the risk of delays in receiving or shipping
average temperature. Below are the risks that may arise: goods.
• Acute physical risk, which damages physical infrastructure, production
facilities, and other current facilities in the Company; and In the medium and long term, the Company diversifies suppliers/
• Chronic physical risk, which in a long term will lessen the carrying transporters, as well as supply chain and distribution routes; prepares
capacity of resources of the Company’s operations. facilities and infrastructure for preventive and corrective actions when
such impact risks occur; and, if necessary, relocates operations from
high-risk areas.
Risiko Transisi
Transition Risk
Indikasi Mitigasi
Indication Mitigation
Risiko transisi terkait proses peralihan ke ekonomi rendah karbon, yang • Melakukan pendekatan terintegrasi dalam pengelolaan lingkungan,
memerlukan dukungan pemerintah dan biaya tinggi. Risiko yang dapat sosial, dan tata kelola (LST), dengan mengacu pada kebijakan serta
ditimbulkan: standar yang berlaku secara nasional maupun global; dan
• Risiko kebijakan dan hukum, dikaitkan dengan ketentuan • Menyusun perencanaan adaptasi terhadap dampak perubahan
pengungkapan emisi karbon; iklim, disertai pemantauan dan evaluasi dalam penerapannya untuk
• Risiko teknologi, berhubungan dengan proses produksi, penggantian memastikan pengelolaan risiko iklim berjalan efektif, efisien, dan
produk, dan layanan menjadi rendah karbon; responsif terhadap perubahan kondisi.
• Risiko pasar, karena kenaikan biaya bahan baku dan bahan baku
rendah karbon, serta perubahan perilaku konsumen lebih memilih
produk rendah karbon; dan
• Risiko reputasi, terkait persepsi terhadap bagaimana Perseroan
mengelola isu lingkungan dan sosial.
74 Kino Indonesia Tbk Laporan Keberlanjutan 2025
Page 77
Transition risk, meaning transferring to low-carbon emissions, requires • Performing an integrated approach in the environmental, social, and
government support and high cost. Risks that may arise are as follows: governance (ESG) management by referring to policies with nationally
• Policy and legal risk, related to provisions on carbon emissions and globally acclaimed standards; and
disclosure; • Preparing adaptation plans against climate change impact with
• Technology risk, related to production processes, product replacement, monitoring and evaluation to ensure effective, efficient, and responsive
and the provision of low-carbon services; climate risk management in the ever-changing condition.
• Market risk, due to the increasing cost of raw materials and low-carbon
raw materials and changes in consumer behaviour that prefers
low-carbon products; and
• Reputation risk, deals with the perception of how the Company
manages environmental and social issues.
Risiko yang Berhubungan dengan Indonesia
Risks Associated with Indonesia
Indikasi Mitigasi
Indication Mitigation
Kegiatan usaha Perseroan dapat mengalami dampak merugikan yang Memaksimalkan kinerja dari masing-masing jaringan distribusi yang
disebabkan oleh gangguan pada infrastruktur Indonesia. dimiliki oleh Perseroan.
The Company’s business activities may be adversely impacted by Maximizing the performance of each distribution network owned by
disruptions to Indonesia’s infrastructure. the Company.
Polusi pada sumber air di Indonesia dapat memiliki dampak merugikan Membangun dan mengoperasikan fasilitas pengolahan air (water
pada kemampuan Perseroan untuk memproduksi produk yang aman dan treatment process) untuk digunakan dalam proses produksi, serta fasilitas
memiliki kualitas tinggi. pengolahan limbah cair (waste water treatment process) sebagai hasil dari
proses produksi pada masing-masing plant Perseroan.
Pollution of water sources in Indonesia could have a detrimental impact Building and operating water treatment process facility to be used in
on the Company’s ability to manufacture safe and high-quality products. the production process, as well as waste water treatment process facility
to manage the effluents resulting from the production process at each of
the Company’s plant.
Penerimaan Masukan dan
Penanganan Keluhan [GRI 2-16, 2-25, 2-26]
Feedback Mechanism and Grievance Handling
Perseroan membentuk sistem pelaporan pelanggaran The Company has established a whistleblowing system (WBS)
(whistleblowing system/WBS) sebagai sarana untuk melaporkan as a channel for reporting suspected violations of policies,
dugaan pelanggaran terhadap kebijakan, prosedur, Kode Etik, procedures, the Code of Ethics, or Company Values. Through
atau Nilai-Nilai Perusahaan. Dengan mekanisme ini, Perseroan this mechanism, the Company can prevent and follow-up
dapat mencegah dan menindaklanjuti pelanggaran yang dapat on violations that may impact the Company’s reputation or
berdampak pada reputasi perusahaan maupun kesejahteraan individual well-being. Employees can submit complaints or
individu. Karyawan dapat menyampaikan keluhan atau reports through the following channels:
pengaduan melalui media berikut:
1. Aplikasi WhatsApp, dengan nomor telepon 0821 2345 8100; 1. WhatsApp apps, at phone number 0821 2345 8100; and
dan
2. Surat elektronik, dengan alamat 2. Email, at komite.etik@kinoindonesia.com.
komite.etik@kinoindonesia.com.
Hingga 31 Desember 2025, Perseroan telah menerima As of 31 December 2025, the Company received a total of
sebanyak 4 laporan pengaduan melalui WBS. Seluruh laporan 4 complaint reports through the WBS. All reports were followed
ditindaklanjuti secara profesional dan objektif melalui up professionally and objectively through the following steps:
langkah-langkah sebagai berikut:
1. Melakukan validasi atas laporan yang masuk, dan 1. Validating the incoming reports and imposing sanctions on
memberikan sanksi kepada karyawan yang terbukti employees proven to have committed violations; and
melakukan pelanggaran; serta
2. Melakukan sosialisasi ulang Kebijakan Etika dan Sistem 2. Re-socializing the Code of Ethics and the Whistleblowing
Pelaporan Pelanggaran. System.
2025 Sustainability Report Kino Indonesia Tbk 75
Page 78
foto xxx
foto xxx
76 Kino Indonesia Tbk Laporan Keberlanjutan 2025
Page 79
KINERJA
EKONOMI
Economic Performance
2025 Sustainability Report Kino Indonesia Tbk 77
Page 80
Kinerja Ekonomi
Economic Performance
Perseroan memandang kinerja ekonomi tidak hanya sebagai The Company views economic performance not merely as an
upaya untuk membukukan laba, tetapi juga sebagai bagian dari effort to achieve profit, but also as part of its commitment
komitmen untuk menyeimbangkan pertumbuhan bisnis dengan to balancing business growth with social and environmental
aspek sosial dan lingkungan. Sepanjang tahun, Perseroan telah aspects. Throughout the year, the Company has made
berupaya maksimal meningkatkan kinerja ekonomi melalui every effort to improve economic performance through
penguatan strategi bisnis, efisiensi operasional, serta inovasi strengthening business strategies, operational efficiency, and
produk yang berkelanjutan. Upaya tersebut dilakukan untuk sustainable product innovation. These efforts are carried out
menciptakan nilai jangka panjang bagi Pemegang Saham, to create long-term value for the Shareholders, employees,
karyawan, mitra usaha, dan masyarakat, sekaligus memastikan business partners, and the community, while ensuring that
bahwa setiap aktivitas operasional memberikan dampak positif every operational activity contributes positively to sustainable
terhadap pembangunan berkelanjutan. development.
Perbandingan Target dengan Realisasi Kinerja [POJK51-F.2]
Comparison of Performance Targets with its Realization
Dari sisi penjualan, Perseroan tetap berhasil mencatatkan From a sales perspective, the Company successfully
pertumbuhan positif sepanjang tahun 2025, meskipun belum recorded positive growth throughout 2025, although it has
sepenuhnya mencapai target pertumbuhan yang ditetapkan not fully achieved the growth target set at the beginning of
di awal tahun. Penjualan Perseroan meningkat sebesar 1,24%, the year. Sales increased by 1.24%, from Rp4.37 trillion in
dari Rp4,37 triliun pada tahun 2024 menjadi Rp4,42 triliun pada 2024 to Rp4.42 trillion in 2025. This achievement reflects
tahun 2025. Pencapaian ini mencerminkan ketahanan kinerja the Company’s resilient performance amid market challenges
Perseroan di tengah tantangan pasar dan dinamika kondisi and evolving economic conditions during the year.
ekonomi sepanjang tahun berjalan.
Kinerja keuangan dan operasional Perseroan turut menunjukkan The Company’s financial and operational performance also
peningkatan. Laba bersih tercatat meningkat sebesar 41,62%, showed improvement. Net income increased by 41.62%,
dari Rp88,92 miliar pada tahun 2024 menjadi Rp125,93 miliar from Rp88.92 billion in 2024 to Rp125.93 billion in 2025.
di tahun 2025. Peningkatan ini merupakan hasil dari upaya This improvement is the result of the Company’s continuous
berkelanjutan Perseroan dalam berinovasi serta meningkatkan efforts in innovation and improving production process
efisiensi proses produksi, dengan tetap menjaga kualitas produk. efficiency, while maintaining product quality.
Perbandingan Target dengan Realisasi Investasi
Keberlanjutan [POJK51-F.3]
Comparison of Target with Realization of Sustainability Investments
Sepanjang tahun 2025, Perseroan mengalokasikan sumber Throughout 2025, the Company allocated resources to
daya untuk mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan support the achievement of the Sustainable Development
Berkelanjutan melalui berbagai inisiatif di bidang lingkungan Goals through a number of different initiatives in
dan pengembangan sumber daya manusia. Komitmen tersebut the fields of environment and human resource development.
tercermin dari pengeluaran biaya sebesar Rp2.722 juta yang This commitment is reflected in expenditures of Rp2,722
dialokasikan untuk kegiatan konservasi sumber daya air sebagai million allocated for water resource conservation activities
bagian dari upaya pelestarian lingkungan dan pengelolaan as part of efforts to preserve the environment and manage
sumber daya alam secara berkelanjutan. natural resources sustainably.
78 Kino Indonesia Tbk Laporan Keberlanjutan 2025
Page 81
Selain aspek lingkungan, Perseroan juga memberikan In addition to environmental aspects, the Company also
perhatian pada pengembangan kualitas sumber daya manusia focuses on developing human capital quality through a budget
melalui realisasi anggaran sebesar Rp1.865 juta untuk berbagai realization of Rp1,865 million for training programs covering
program pelatihan yang mencakup aspek lingkungan, sosial, environmental, social, and governance (ESG) aspects for
dan tata kelola (LST) bagi karyawan. employees.
Nilai Ekonomi Diperoleh dan Didistribusikan [GRI 201-1, 201-4]
Economic Value Generated and Distributed
Dalam menjalankan kegiatan bisnisnya, Perseroan tidak hanya In conducting its business activities, the Company not only
berfokus pada pencapaian keuntungan, tetapi juga pada focuses on achieving profit, but also on creating and distributing
upaya menciptakan dan mendistribusikan nilai ekonomi yang economic value that benefits all stakeholders. Throughout
memberikan manfaat bagi seluruh pemangku kepentingan. the reporting period, the Company has made effective efforts
Sepanjang periode pelaporan, Perseroan telah berupaya secara to ensure that the distribution of economic value is carried out
efektif untuk memastikan distribusi nilai ekonomi berjalan optimally and equitably, in line with its commitment to inclusive
optimal dan merata, sejalan dengan komitmen terhadap and sustainable growth.
pertumbuhan yang inklusif dan berkelanjutan.
(dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain / in million Rupiah, unless otherwise stated)
Nilai Ekonomi Dihasilkan dan Didistribusikan
2025 2024 2023
Economic Value Generated and Distributed
Nilai Ekonomi Dihasilkan
Economic Value Generated
Penerimaan dari Pelanggan
4,353,667 4,407,507 4,042,775
Receipt from Customers
Nilai Ekonomi Didistribusikan
Economic Value Distributed
Pembayaran Beban Penjualan, Umum, dan Administrasi dan Kegiatan Operasional Lain
(1,150,853) (980,462) (832,537)
Payment of Selling, General, and Administrative Expenses and Other Operating Activities
Pembayaran kepada Pemasok
(2,140,015) (2,657,331) (2,131,715)
Payment to Suppliers
Pembayaran kepada Karyawan, Pembelian Aset, Pembayaran Bunga, dan Pembayaran Dividen
(800,819) (683,599) (746,218)
Payment to Employees, Purchase of Assets, Interest Payment, and Dividend Payment
Penerimaan dari (Pembayaran) Pajak Penghasilan
(22,789) (3,111) 37,177
Receipt from (Payment of) Income Tax
Jumlah
(4,114,475) (4,324,502) (3,673,293)
Total
Nilai Ekonomi Ditahan (Jumlah Ekonomi Dihasilkan – Jumlah Ekonomi Didistribusikan)
Retained Economic Value (Total Economy Generated – Total Value Distributed)
Jumlah Nilai Ekonomi Ditahan
239,192 83,004 369,483
Total Retained Economy
Pembayaran kepada Penyandang Dana Payments to Funders
Pada tahun 2025, Perseroan telah menyetujui pembagian In 2025, the Company approved the distribution of dividends to
dividen kepada Pemegang Saham sebesar Rp44.122.204.800, the Shareholders amounting to Rp44,122,204,800, equivalent
yang setara dengan sekitar 49,62% dari laba bersih. to approximately 49.62% of net profit. Dividend payments were
Pembayaran dividen telah dilakukan pada 11 Juli 2025. made on 11 July 2025.
Pembayaran Gaji dan Manfaat kepada Payment of Salary and Benefits to
Karyawan [GRI 201-3] Employees [GRI 201-3]
Sebagai bentuk komitmen terhadap kesejahteraan karyawan, As part of its commitment to employee welfare, the Company
Perseroan memastikan pelaksanaan pembayaran gaji dan ensures that salary payments and benefits are administered
pemberian manfaat dilakukan secara adil, tepat waktu, dan fairly, timely, and in accordance with applicable regulations.
2025 Sustainability Report Kino Indonesia Tbk 79
Page 82
Kinerja Ekonomi
Economic Performance
sesuai dengan peraturan yang berlaku. Pada tahun 2025, In 2025, the Company paid salaries to employees amounting
Perseroan telah membayarkan gaji kepada karyawan sebesar to Rp419,352 million, representing an increase of 9.08%
Rp419.352 juta, meningkat sebesar 9,08% dibandingkan compared to Rp384,461 million in the previous period.
periode sebelumnya yang tercatat sebesar Rp384.461 juta.
Perseroan memberikan program pensiun imbalan pasti bagi The Company provides a defined benefit pension program for
seluruh karyawan tetap yang mencapai usia pensiun 58 tahun, all permanent employees who reach the retirement age of
sesuai ketentuan yang berlaku. Program ini dikelola oleh 58, in accordance with applicable regulations. This program is
Dana Pensiun Lembaga Keuangan PT Asuransi Jiwa Manulife managed by Financial Institution Pension Fund of PT Asuransi
Indonesia. Berdasarkan hasil penilaian aktuaris, penyisihan Jiwa Manulife Indonesia. Based on actuarial assessments,
imbalan pascakerja hingga 31 Desember 2025 telah memenuhi post-employment benefit provisions as of 31 December 2025
ketentuan Undang-Undang Ketenagakerjaan. Selain itu, have complied with the provisions of the Labor Law. In addition,
Perseroan juga mengikuti Program Jaminan Hari Tua (JHT) the Company participates in the Old-Age Security Program (JHT)
dan Jaminan Pensiun (JP) dari BPJS Ketenagakerjaan, dengan and Pension Security Program (JP) from BPJS Ketenagakerjaan,
iuran yang dibayarkan bersama oleh karyawan dan perusahaan with contributions jointly paid by employees and the company in
sesuai Peraturan Pemerintah (PP) No. 84 Tahun 2013. accordance with Government Regulation (PP) No. 84 of 2013.
Pembayaran kepada Pemasok [GRI 204-1] Payment to Suppliers [GRI 204-1]
Dalam implementasi keberlanjutan, Perseroan tidak hanya berfokus In implementing sustainability, the Company not only focuses on
pada penyediaan produk berkualitas, tetapi juga pada pembangunan providing quality products, but also on building harmonious and
hubungan yang harmonis dan beretika dengan para pemasok. ethical relationships with suppliers. By applying transparency
Melalui penerapan prinsip transparansi dan ketepatan waktu dalam principle and timely payments, the Company seeks to
pembayaran, Perseroan berupaya memperkuat kepercayaan strengthen trust and foster long-term collaboration throughout
serta menciptakan kolaborasi jangka panjang di sepanjang rantai the supply chain. In 2025, the Company recorded payments to
pasok. Pada tahun 2025, Perseroan mencatat pembayaran kepada suppliers amounting to Rp2,140,015 million, representing an
pemasok sebesar Rp2.140.015 juta, mengalami penurunan decrease compared to Rp2,657,330 million in 2024. Further
dibandingkan tahun 2024 yang tercatat sebesar Rp2.657.330 information on supplier relationship management can be found
juta. Informasi lebih lanjut mengenai pengelolaan hubungan in the discussion on Commitment to Business Partners on
dengan pemasok dapat dilihat pada pembahasan Komitmen page 122 of this Sustainability Report.
terhadap Mitra Usaha di halaman 122 Laporan Keberlanjutan ini.
Pembayaran Pajak kepada Pemerintah Tax Payment to the Government
[GRI 3-3, 207-1, 207-2, 207-3, 207-4] [GRI 3-3, 207-1, 207-2, 207-3, 207-4]
Sebagai perusahaan terbuka, Perseroan menerapkan pendekatan As a public company, the Company adopts a taxation approach
perpajakan yang berlandaskan pada prinsip kepatuhan terhadap based on compliance with the laws and regulations in each
peraturan perundang-undangan yang berlaku di setiap yurisdiksi jurisdiction where it operates. This approach aligns with
tempat Perseroan beroperasi. Pendekatan ini sejalan dengan the implementation of good corporate governance as well
penerapan tata kelola perusahaan yang baik serta strategi bisnis as the Company’s sustainability-oriented business strategy
Perseroan yang berorientasi pada keberlanjutan dan pengelolaan and prudent risk management. In fulfilling its tax obligations,
risiko secara prudent. Dalam menjalankan kewajiban perpajakan, the Company does not engage in aggressive practices and
Perseroan tidak melakukan praktik agresif dan senantiasa consistently prioritizes compliance, transparency, and careful
mengedepankan kepatuhan, transparansi, serta kehati-hatian decision-making in tax matters.
dalam pengambilan keputusan perpajakan.
Pengelolaan perpajakan Perseroan berada di bawah tanggung The Company’s tax management is under the responsibility
jawab Divisi Keuangan, yang melaksanakan kewajiban perpajakan of the Finance Division, which carries out tax obligations in
sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang accordance with applicable laws and regulations, including
berlaku, termasuk Undang-Undang No. 7 Tahun 2021 tentang Law No. 7 of 2021 on the Harmonization of Tax Regulations.
Harmonisasi Peraturan Perpajakan. Dalam pelaksanaannya, In practice, the Finance Division implements internal controls
Divisi Keuangan menerapkan pengendalian internal serta and conducts periodic evaluations to mitigate potential tax
melakukan evaluasi secara berkala untuk memitigasi risiko risks. Significant tax issues are managed in a coordinated
perpajakan yang dapat timbul. Isu perpajakan yang bersifat manner and reported according to the Company’s established
signifikan dikelola secara terkoordinasi dan dilaporkan sesuai governance mechanisms.
dengan mekanisme tata kelola yang berlaku di Perseroan.
80 Kino Indonesia Tbk Laporan Keberlanjutan 2025
Page 83
Perseroan menjalin komunikasi dan koordinasi secara berkala The Company maintains regular communication and
dengan otoritas perpajakan, termasuk Kantor Pelayanan Pajak coordination with tax authorities, including local Tax Service
setempat, melalui kegiatan konsultasi dan klarifikasi guna Offices, through consultation and clarification activities
memastikan pemenuhan kewajiban perpajakan berjalan sesuai to ensure that tax obligations are met in compliance with
dengan ketentuan yang berlaku. Keterlibatan ini dilakukan applicable regulations. This engagement is intended to
sebagai upaya untuk mengelola potensi perbedaan penafsiran manage potential differences in interpretation and ensure
serta memastikan kepatuhan perpajakan Perseroan secara the Company’s sustainable tax compliance.
berkelanjutan.
Perseroan tidak diwajibkan untuk menyusun dan memublikasikan The Company is not required to prepare and publicly disclose
laporan pajak per negara (country-by-country reporting) kepada country-by-country tax reporting under the prevailing
publik sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Oleh karena itu, regulations. Therefore, tax information is disclosed in aggregate
pengungkapan informasi perpajakan Perseroan disampaikan form in the Sustainability Report and Annual Report. In 2025,
secara agregat dalam Laporan Keberlanjutan dan Laporan the total taxes and other obligations paid by the Company to
Tahunan. Pada tahun 2025, total pajak dan kewajiban lain yang the government amounted to Rp22,789 million, reflecting the
dibayarkan oleh Perseroan kepada pemerintah tercatat sebesar Company’s contribution to state revenue.
Rp22.789 juta, yang mencerminkan kontribusi Perseroan
terhadap penerimaan negara.
Investasi untuk Komunitas Community Investment
Perseroan terus menunjukkan kepeduliannya terhadap The Company continues to demonstrate its concern for
masyarakat dan lingkungan sekitar melalui pelaksanaan the community and surrounding environment through
program tanggung jawab sosial dan lingkungan. Pada tahun the implementation of social and environmental responsibility
2025, Perseroan mengalokasikan sebagian nilai ekonomi yang programs. In 2025, the Company allocated a portion of
diperoleh untuk mendukung berbagai inisiatif sosial dengan its economic value to support a number of different social
total dana sebesar Rp2.788 juta. Informasi lengkap mengenai initiatives, with total funding amounting to Rp2,788 million.
realisasi dan program TJSL disampaikan pada halaman 124-130 Complete information on the realization and programs of SER
di dalam Laporan Keberlanjutan ini. is presented on pages 124-130 of this Sustainability Report.
Pengaruh Perubahan Iklim terhadap
Finansial Kino [GRI 201-2]
Climate Change Effects to the Company’s Finance
Perubahan iklim tidak hanya berdampak pada lingkungan, tetapi Climate change not only impacts the environment, but also
juga memengaruhi stabilitas dan kinerja finansial Perseroan. affects the Company’s financial stability and performance.
Perseroan menyadari bahwa cuaca ekstrem, kenaikan harga The Company recognizes that extreme weather, rising raw
bahan baku, dan perubahan pola iklim dapat memengaruhi material prices, and changing climate patterns can influence
profitabilitas serta efisiensi operasional. Hingga akhir tahun profitability and operational efficiency. As of the end of 2025,
2025, Perseroan belum melakukan penghitungan rinci atas the Company has not conducted a detailed calculation of
dampak finansial perubahan iklim, namun mencermati anomali the financial impacts of climate change, but it has observed
cuaca, seperti kekeringan, hujan ekstrem, angin kencang, dan weather anomalies, such as droughts, extreme rainfall, strong
banjir yang berpotensi mengganggu rantai pasok, produksi, winds, and floods that have the potential to disrupt supply
distribusi, dan ketersediaan produk di pasar. Di sisi lain, chains, production, distribution, and product availability in
perubahan iklim juga membuka peluang efisiensi melalui the market. On the other hand, climate change also presents
penggunaan energi terbarukan. Perseroan secara bertahap opportunities for efficiency through the use of renewable
meningkatkan kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) energy. The Company is gradually increasing the capacity of
di fasilitas produksinya untuk mengurangi ketergantungan solar power plants (PLTS) at its production facilities to reduce
pada listrik konvensional dan mendukung produksi yang lebih dependence on conventional electricity and support more
ramah lingkungan. environmentally friendly production.
2025 Sustainability Report Kino Indonesia Tbk 81
Page 84
foto xxx
foto xxx
82 Kino Indonesia Tbk Laporan Keberlanjutan 2025
Page 85
KINERJA
LINGKUNGAN
Environmental
Performance
2025 Sustainability Report Kino Indonesia Tbk 83
Page 86
Kinerja Lingkungan
Environmental Performance
Perseroan menyadari bahwa kegiatan operasionalnya The Company recognizes that its operational activities have
menimbulkan dampak terhadap lingkungan dan oleh karena itu an impact on the environment and is therefore committed
berkomitmen untuk mengelolanya secara bertanggung jawab. to managing them responsibly. This commitment is
Komitmen tersebut diwujudkan melalui penerapan berbagai realized through the implementation of various integrated
upaya pengelolaan lingkungan yang terintegrasi, antara lain environmental management efforts, including the efficient use
penggunaan sumber daya secara efisien, pengelolaan limbah, of resources, waste management, emissions control, and the
pengendalian emisi, serta penerapan praktik operasional yang application of environmentally friendly operational practices
ramah lingkungan di seluruh lini bisnis. Pelaporan kinerja across all business lines. This environmental performance
lingkungan ini disusun sebagai bentuk transparansi kepada reporting is prepared as a form of transparency to stakeholders
pemangku kepentingan sekaligus sebagai sarana evaluasi and as a tool for evaluation to drive continuous improvement in
dalam mendorong perbaikan berkelanjutan atas pengelolaan the Company’s environmental management. [GRI 3-3]
lingkungan Perseroan. [GRI 3-3]
Penggunaan Material
Ramah Lingkungan [GRI 3-3, 301-1, 301-2, 301-3] [POJK51-F.5]
Use of Environmentally Friendly Materials
Sebagai bagian dari komitmen terhadap praktik produksi As part of its commitment to more sustainable production
yang lebih berkelanjutan, Perseroan secara berkelanjutan practices, the Company continuously increases the use
meningkatkan penggunaan material ramah lingkungan serta of environmentally friendly materials and reduces the
mengurangi dampak lingkungan yang timbul dari aktivitas environmental impact arising from operational activities. This
operasional. Pendekatan ini dilakukan melalui pengelolaan approach is implemented through more efficient material
material yang lebih efisien di seluruh rantai nilai, mulai dari management across the entire value chain, from raw material
pengadaan bahan baku hingga distribusi produk. Upaya procurement to product distribution. Efforts include reducing
tersebut mencakup pengurangan limbah yang berasal dari sisa waste generated from leftover raw materials, rejected products,
bahan baku, produk tertolak, maupun produk yang dikembalikan or returned products from consumers, as well as optimizing
konsumen, serta optimalisasi proses bisnis melalui digitalisasi business processes through digitalization in inventory,
pada tahap persediaan, produksi, dan distribusi guna production, and distribution stages to improve operational
meningkatkan efisiensi operasional, produktivitas, serta efficiency, productivity, and environmental management
kualitas pengelolaan lingkungan. quality.
Sejalan dengan pendekatan tersebut, Perseroan secara In line with this approach, the Company is gradually adopting
bertahap mengadopsi penggunaan material yang lebih aman, the use of safer, natural, and renewable materials in product and
alami, dan dapat diperbarui dalam pengembangan produk packaging development. Regarding packaging, the Company
dan kemasan. Pada aspek kemasan, Perseroan menggunakan uses recycled materials sourced from suppliers, including FSC
kemasan berbahan daur ulang yang diperoleh dari (Forest Stewardship Council) and/or PEFC (Programme for
pemasok, antara lain recycled paper packaging bersertifikasi the Endorsement of Forest Certification)-certified recycled
Forest Stewardship Council (FSC) dan/atau Programme for paper packaging, and consistently develops new products with
the Endorsement of Forest Certification (PEFC), serta secara environmentally friendly principles in mind. The use of recycled
konsisten mengembangkan produk-produk baru dengan packaging materials is part of the Company’s efforts to increase
mempertimbangkan prinsip ramah lingkungan. Penggunaan the efficiency of material utilization in production inputs,
material kemasan yang mengandung bahan daur ulang tersebut particularly in product packaging, supporting circular economy
merupakan bagian dari upaya Perseroan dalam meningkatkan principles and more responsible resource management.
efisiensi pemanfaatan material yang menjadi input produksi,
khususnya pada kemasan produk, guna mendukung prinsip
ekonomi sirkular dan pengelolaan sumber daya yang lebih
bertanggung jawab.
Pada aspek formulasi produk, Perseroan memanfaatkan In terms of product formulation, the Company utilizes various
berbagai bahan baku alami dan biodegradable untuk natural and biodegradable raw materials to reduce reliance on
mengurangi ketergantungan pada material berbasis sintetis. synthetic-based materials. These initiatives include the use of
Inisiatif tersebut antara lain penggunaan bahan dasar ampas soy pulp as the base material for the “Toffu Cat Litter” cat litter
84 Kino Indonesia Tbk Laporan Keberlanjutan 2025
Page 87
kedelai pada produk pasir kucing “Toffu Cat Litter” yang mudah product, which is easy to clean and naturally biodegradable, as
dibersihkan dan terurai secara alami, serta pemanfaatan well as the use of natural plant extracts as active ingredients
material alami berupa ekstrak tumbuhan sebagai bahan in the “Ovale Clay Mask” product. Additionally, the Company
aktif dalam produk “Ovale Clay Mask”. Selain itu, Perseroan employs natural-based conditioners derived from wheat
menggunakan kondisioner berbasis alami (natural based) protein and milk protein in hair care products, such as the Ellips
yang berasal dari wheat protein dan milk protein pada produk Milk Shake Conditioner.
perawatan rambut, seperti Ellips Milk Shake Conditioner.
Perseroan juga memanfaatkan ekstrak tumbuhan asli dalam The Company also utilizes natural plant extracts in other
berbagai produk lainnya, seperti ekstrak daun sirih untuk products, such as betel leaf extract in Resik-V Godokan Sirih
produk Resik-V Godokan Sirih dan Sasha Toothpaste, serta daun and Sasha Toothpaste, as well as grass jelly leaf extract in Cap
cincau untuk produk Cap Panda Cincau. Pada kategori produk Panda Cincau products. In the baby care product category,
perawatan bayi, Perseroan menggunakan bahan pembersih the Company uses plant-based cleaning ingredients in Sleek
berbahan dasar tumbuhan pada Sleek Baby Laundry Detergent Baby Laundry Detergent and Sleek Baby Bottle Nipple &
dan Sleek Baby Bottle Nipple & Accessories Cleanser, yang Accessories Cleanser, which are biodegradable or naturally
memiliki sifat biodegradable atau mudah terurai secara alami. decomposable.
Melalui penerapan berbagai inisiatif tersebut, Perseroan Through the implementation of these initiatives, the Company
berupaya mengurangi dampak lingkungan dari penggunaan seeks to reduce the environmental impact of material use
material sekaligus mendukung pengembangan produk yang while supporting the development of more responsible and
lebih bertanggung jawab dan berkelanjutan. sustainable products.
Pengelolaan Energi yang Bertanggung Jawab
Responsible Energy Management
Kegiatan operasional Perseroan memerlukan penggunaan The operational activities of the Company and its Subsidiaries
energi yang berkontribusi terhadap timbulnya emisi gas rumah require energy consumption, which contributes to greenhouse
kaca (GRK). Sehubungan dengan hal tersebut, Perseroan gas (GHG) emissions. In this regard, the Company implements
menerapkan pengelolaan energi yang terintegrasi dengan an integrated energy management system with a focus on
fokus pada peningkatan efisiensi penggunaan energi serta improving energy efficiency and gradually utilizing renewable
pemanfaatan energi terbarukan secara bertahap. Upaya ini energy. These efforts are part of the Company’s commitment
dilakukan sebagai bagian dari komitmen Perseroan dalam to controlling GHG emissions and supporting the achievement
mengendalikan emisi GRK dan mendukung pencapaian target of its established emission reduction targets. [GRI 3-3]
penurunan emisi yang telah ditetapkan. [GRI 3-3]
Pemakaian Energi [GRI 302-1, 302-2] [POJK51-F.6] Energy Consumption [GRI 302-1, 302-2] [POJK51-F.6]
Dalam mendukung kegiatan operasional, Perseroan To support its operational activities, the Company utilizes
memanfaatkan berbagai sumber energi. Sumber energi utama a number of different energy sources. The main sources of
yang digunakan berasal dari listrik yang disuplai oleh PT PLN energy are electricity supplied by PT PLN (Persero), diesel
(Persero), bahan bakar solar, dan gas sebagai sumber energi fuel, and gas as non-renewable energy sources. In addition, the
tidak terbarukan. Selain itu, Perseroan juga memanfaatkan Company also uses biomass and solar panels as part of efforts
biomassa dan panel surya sebagai bagian dari upaya to increase the use of renewable energy.
meningkatkan penggunaan energi terbarukan.
Seluruh konsumsi energi di Kantor Pusat dan 5 plant Perseroan All energy consumption at the Head Office and the Company’s
dihitung dan disajikan dalam satuan gigajoule (GJ). Berikut 5 plant is calculated and presented in gigajoules (GJ).
disajikan informasi mengenai jumlah pemakaian energi The following information provides an overview of the Company’s
Perseroan selama 3 tahun terakhir: energy consumption over the past 3 years:
2025 Sustainability Report Kino Indonesia Tbk 85
Page 88
Kinerja Lingkungan
Environmental Performance
Pemakaian Energi di dalam Perseroan berdasarkan Jenis dan Sumber Energi
Energy Consumption in the Company by Type and Source of Energy
Pertumbuhan
Growth
Jenis dan Sumber Energi Satuan (2025 : 2024)
2025 2024* 2023
Type and Source of Energy Unit
Jumlah
%
Total
Tidak Terbarukan
Non-Renewable
Solar
GJ 12,089.02 11,545.24 72,221.66 543.78 4.71
Diesel Fuel
Gas
GJ 122,810.28 112,995.01 123,152.70 9,815.27 8.69
Gas
Batubara
GJ 0.00 0.00 0.00 0.00 N/A
Coal
Terbarukan
Renewable
Biomassa
GJ 43,938.58 42,057.58 40,767.88 1,881.00 4.47
Biomass
PLTS
GJ 11,108.19 11,133.90 2,682.84 (25.71) (0.23)
Solar Power Plant
Listrik PT PLN (Persero) [ESG E-03]
GJ 97,654.77 100,595.31 103,636.21 (2,940.54) (2.92)
PT PLN Electricity
Jumlah
GJ 287,600.84 278,327.04 342,461.29 9,273.80 3.33
Total
* Penyajian Kembali. / Restatement.
Konsumsi Energi di Luar Organisasi [GRI 302-2] Energy Consumption Outside
the Organization [GRI 302-2]
Perseroan memahami pentingnya memantau dan mengelola The Company recognizes the importance of monitoring and
konsumsi energi yang terjadi di luar batas operasional organisasi, managing energy consumption that occurs beyond its operational
khususnya yang berasal dari aktivitas tidak langsung. Dalam hal boundaries, particularly those arising from indirect activities. In this
ini, konsumsi energi di luar organisasi berkaitan dengan emisi context, energy consumption outside the organization is associated
Cakupan 3 yang turut memengaruhi total jejak energi Perseroan. with Emissions Scope 3 that contribute to the Company’s overall
Hingga akhir periode pelaporan, Perseroan mengidentifikasi dan energy footprint. As of the end of the reporting period, the Company
menghitung konsumsi energi di luar organisasi yang terbatas has identified and calculated energy consumption outside the
pada kategori perjalanan dinas (business travel). Sepanjang organization limited to the business travel category. Throughout
tahun 2025, konsumsi energi dari aktivitas tersebut tercatat 2025, energy consumption generated from this activity amounted
sebesar 6.081,96 GJ. to 6,081.96 GJ.
Rasio Intensitas Konsumsi Energi [GRI 302-3] Energy Consumption Intensity Ratio [GRI 302-3]
Perseroan menghitung rasio intensitas konsumsi energi (IKE) The Company calculates the energy consumption intensity
untuk mengetahui efisiensi penggunaan energi dalam proses (ECI) ratio to assess the efficiency of energy consumption
produksi. IKE menunjukkan besarnya energi yang diperlukan in the production process. The ECI indicates the amount of
untuk menghasilkan setiap produk yang dihasilkan (GJ/ton), energy required to produce each unit of product (GJ/ton),
dengan perhitungan konversi 1 kiloliter setara dengan 1,012 ton. with a conversion factor of 1 kiloliter equivalent to 1.012 tons.
Berikut perhitungan IKE dalam 3 tahun terakhir: The following presents the ECI calculations over the past 3 years:
Pertumbuhan
Growth
Uraian Satuan (2025 : 2024)
2025 2024* 2023
Description Unit
Jumlah
%
Total
Jumlah Energi Terpakai
GJ 287,600.84 278,327.04 342,461.29 9,273.80 3.33
Total Energy Used
* Penyajian Kembali. / Restatement.
86 Kino Indonesia Tbk Laporan Keberlanjutan 2025
Page 89
Pertumbuhan
Growth
Uraian Satuan (2025 : 2024)
2025 2024* 2023
Description Unit
Jumlah
%
Total
Jumlah Produksi
Ton 170,163.91 166,906.80 166,468.08 3,257.11 1.95
Total Production
Rasio IKE
GJ/Ton 1.69 1.67 2.06 0.02 1.35
ECI Ratio
* Penyajian Kembali. / Restatement.
Pencapaian Efisiensi Energi dan Achievement in Energy Efficiency and
Pemakaian Energi Terbarukan Renewable Energy Consumption
[GRI 302-4, 302-5] [POJK51-F.7] [GRI 302-4, 302-5] [POJK51-F.7]
Menyadari pentingnya efisiensi dalam penggunaan energi, Recognizing the importance of energy efficiency, the Company
Perseroan berkomitmen untuk menekan konsumsi energi is committed to reducing excessive energy consumption
berlebih melalui berbagai inisiatif penghematan serta transisi through different conservation initiatives and a gradual
bertahap menuju pemanfaatan energi terbarukan. Sepanjang transition toward the use of renewable energy. Throughout
tahun 2025, sejumlah langkah nyata telah diterapkan, di antaranya: 2025, several concrete measures were implemented, including:
1. Peningkatan pemantauan dan pengendalian penggunaan 1. Improvement of monitoring and control of energy
energi melalui pemasangan alat monitoring; consumption through the installation of monitoring devices;
2. Optimalisasi tata letak fasilitas untuk meningkatkan 2. Optimization of facility layout to improve energy
efisiensi penggunaan energi; consumption efficiency;
3. Modifikasi dan peningkatan peralatan produksi untuk 3. Modification and upgrading of production equipment to
mendukung efisiensi energi; support energy efficiency;
4. Optimalisasi pengoperasian utilitas dengan teknologi yang 4. Optimization of utility operations using more efficient
lebih efisien; serta technology; and
5. Peningkatan efisiensi penggunaan energi melalui 5. Improvement of energy consumption efficiency through
pengaturan operasional peralatan pendukung produksi. operational adjustments of production support equipment.
Penggunaan Energi Baru dan Terbarukan, Use of New and Renewable Energy and
dan Reduksi Emisi GRK [GRI 305-5] GHG Emission Reduction [GRI 305-5]
Upaya pengendalian perubahan iklim dilakukan Perseroan The Company’s climate change mitigation efforts are carried
melalui pemanfaatan energi baru dan terbarukan (EBT) yang out through the utilization of more environmentally friendly
lebih ramah lingkungan dalam kegiatan operasional. renewable energy (RE) in its operations.
Salah satu bentuk implementasi EBT di lingkungan Perseroan One form of RE implementation within the Company is
adalah pengoperasian PLTS Atap pada fasilitas plant dengan the operation of PLTS Atap at plant facilities, with an installed
kapasitas terpasang sebesar 3.258,32 kWp dan total produksi capacity of 3,258.32 kWp and total energy production of
energi mencapai 11.108,19 GJ. Pemanfaatan PLTS Atap tersebut 11,108.19 GJ. The use of these PLTS Atap is capable of replacing
mampu menggantikan sekitar 10,21% konsumsi listrik yang approximately 10.21% of electricity consumption previously
sebelumnya bersumber dari PLN. sourced from PLN.
Berdasarkan perhitungan dengan asumsi produksi listrik dari Based on calculations assuming electricity production from
pembangkit listrik termal, penggunaan PLTS Atap tersebut thermal power plants, the use of PLTS Atap succeeded in
berhasil menurunkan emisi GRK sebesar 2.684,48 ton reducing GHG emissions by 2,684.48 tons of CO2e. Going
CO2e. Ke depan, Perseroan berencana untuk meningkatkan forward, the Company plans to gradually increase the use
pemanfaatan PLTS secara bertahap hingga mencapai sekitar of PLTS to cover around 30%-35% of total electricity needs,
30%-35% dari total kebutuhan daya listrik yang saat ini masih which are currently still supplied by PT PLN (Persero).
dipenuhi dari PT PLN (Persero).
Selain itu, Perseroan juga menggunakan EBT berbasis In addition, the Company also utilizes biomass-based RE,
biomassa, yang berasal dari cangkang kelapa sawit, cangkang sourced from palm kernel shells, candlenut shells, secang wood,
kemiri, kayu secang, dan kayu chips. Total volume pemakaian and wood chips. The total biomass usage reached 3,085,224
2025 Sustainability Report Kino Indonesia Tbk 87
Page 90
Kinerja Lingkungan
Environmental Performance
biomassa mencapai 3.085.224 kg, dengan energi yang kg, generating 43,938.58 GJ of energy, equivalent to 15.28% of
dihasilkan sebesar 43.938,58 GJ, atau setara dengan 15,28% the Company’s total energy consumption.
dari total konsumsi energi Perseroan.
Penggunaan EBT ini tidak hanya mencerminkan efisiensi energi The use of RE not only reflects energy efficiency and environmental
dan tanggung jawab lingkungan, tetapi juga menjadi bukti responsibility, but also demonstrates the Company’s commitment
nyata komitmen Perseroan dalam mendukung pencapaian to supporting the SDGs, particularly affordable and clean energy.
SDGs, yaitu energi bersih dan terjangkau. Melalui langkah Through these initiatives, the Company also aims to drive
ini, Perseroan juga berupaya mendorong transisi menuju the transition toward a more sustainable energy system while
sistem energi yang lebih berkelanjutan sekaligus memberikan contributing positively to global emission reduction.
kontribusi positif bagi pengurangan emisi global.
Pengendalian Emisi Gas Rumah Kaca
Greenhouse Gas Emission Control
Sebagai bagian dari komitmen terhadap pengendalian As part of its commitment to climate change mitigation, the
perubahan iklim, Perseroan mendukung target Pemerintah Company supports the Indonesian Government’s target to
Indonesia untuk menurunkan emisi gas rumah kaca (GRK) reduce greenhouse gas (GHG) emissions in the industrial
di sektor industri sebagai bagian dari upaya mencapai net zero sector as part of the effort to achieve net zero emissions (NZE)
emission (NZE) pada tahun 2060. Sejalan dengan komitmen by 2060. In line with this national commitment, the Company
nasional tersebut, Perseroan secara bertahap menyelaraskan is gradually aligning its GHG emission management strategies
strategi dan inisiatif pengelolaan emisi GRK dengan arah and initiatives with the national policy direction toward NZE.
kebijakan nasional menuju NZE. Komitmen tersebut diwujudkan This commitment is realized through a number of GHG emission
melalui berbagai langkah pengendalian emisi GRK, mulai control measures, ranging from mapping and inventorying
dari pemetaan dan inventarisasi sumber emisi, pengukuran emission sources, conducting routine measurement
dan pemantauan secara rutin, hingga penerapan inovasi dan and monitoring, to implementing green innovations and
teknologi hijau untuk mendukung penurunan emisi GRK secara technologies to support sustainable GHG emission reductions.
berkelanjutan. [GRI 3-3] [ESG E-06] [GRI 3-3] [ESG E-06]
Jumlah Emisi GRK [GRI 305-1, 305-2] [POJK51-F.11] Total GHG Emissions [GRI 305-1, 305-2] [POJK51-F.11]
[ESG E-01] [ESG E-01]
Kino secara konsisten melaksanakan perhitungan emisi GRK Kino consistently calculates the GHG emissions generated
yang dihasilkan dari seluruh fasilitas produksinya. Kegiatan from all of its production facilities. The calculation activities
perhitungan mencakup Kantor Pusat serta 5 plant, yaitu plant cover the Head Office as well as all 5 plant: Cikembar, Cikande,
Cikembar, Cikande, Sayung, Pandaan, dan Cidahu. Emisi yang Sayung, Pandaan, and Cidahu. The emissions are categorized
dihasilkan dikategorikan ke dalam Cakupan 1 dan Cakupan 2, into Scope 1 and Scope 2, with the following details:
dengan rincian sebagai berikut:
1. Cakupan 1 meliputi emisi GRK dari pemakaian bahan bakar 1. Scope 1 includes GHG emissions from fuel consumption
(baik dari sumber bergerak dan tidak bergerak) dan emisi (both mobile and stationary sources) and fugitive emissions
fugitif dari instalasi pengolahan air limbah (IPAL) dan from wastewater treatment plants (WWTPs) and cooling
sistem pendingin; serta systems; and
2. Cakupan 2 meliputi penggunaan listrik yang dipasok 2. Scope 2 covers electricity consumption supplied by
PT PLN (Persero). PT PLN (Persero).
Selain itu, Perseroan juga mengidentifikasi emisi tidak In addition, the Company also identified indirect emissions
langsung dari aktivitas perjalanan sales yang menggunakan from sales travel activities using employees’ personal vehicles
kendaraan pribadi karyawan dalam menjalankan kegiatan in carrying out operational activities, which are categorized
operasional, yang dikategorikan sebagai Cakupan 3 kategori 6 under Scope 3 Category 6 (Business Travel).
(Business Travel).
88 Kino Indonesia Tbk Laporan Keberlanjutan 2025
Page 91
Hingga akhir tahun 2025, Perseroan masih berada dalam By the end of 2025, the Company is still in the process
tahap pengembangan kerangka pengukuran kinerja emisi GRK, of developing a framework for measuring GHG emission
sehingga emisi baseline belum ditetapkan sebagai acuan dalam performance, so a baseline emission level has not yet been
penilaian pencapaian target penurunan emisi GRK. Meskipun established as a reference for assessing emission reduction
demikian, Perseroan secara konsisten melakukan evaluasi targets. Nevertheless, the Company consistently evaluates
kinerja emisi GRK melalui analisis perbandingan data emisi GHG emission performance by analyzing comparative emission
pada periode pelaporan dengan periode sebelumnya. Analisis data between the reporting period and previous periods. This
tersebut menjadi dasar dalam penyusunan dan pelaksanaan analysis serves as the basis for designing and implementing
berbagai langkah mitigasi guna meningkatkan efektivitas various mitigation measures to enhance the effectiveness of
pengendalian emisi GRK pada periode selanjutnya. GHG emission control in subsequent periods.
Pertumbuhan
Uraian Satuan Growth
2025 2024* 2023 (2025: 2024)
Description Unit
Total %
Emisi GRK Cakupan 1
GHG Emission Scope 1
Emisi Langsung dari Pembakaran Stasioner
ton CO2eq 7,164.93 6,595.25 7,178.94 569.68 8.64
Direct Emissions from Stationary Combustion
Emisi Langsung dari Pembakaran Bergerak
ton CO2eq 109.92 110.92 224.22 (1.00) (0.90)
Direct Emissions from Mobile Combustion
Emisi Fugitive Langsung
ton CO2eq 2,608.03 4,928.98 5,013.19 (2,320.95) (47.09)
Direct Fugitive Emissions
Jumlah Emisi Langsung (Cakupan 1)
ton CO2eq 9,882.88 11,635.15 12,416.35 (1,752.27) (15.06)
Total Direct Emission (Scope 1)
Emisi GRK Cakupan 2
GHG Emission Scope 2
Emisi Tidak Langsung dari Konsumsi Listrik
yang Diimpor/Dibeli
ton CO2eq 23,599.90 24,310.53 25,045.42 (710.63) (2.92)
Indirect Emissions from Imported/Purchased
Electricity Consumption
Penyesuaian Energi Terbarukan (Solar PV)
ton CO2eq (2,684.48) (2,690.69) (648.35) (6.21) (0.23)
Renewable Energy Adjustment (Solar PV)
Jumlah Emisi Tidak Langsung (Cakupan 2)
ton CO2eq 20,915.42 21,619.84 24,397.06 (704.42) (3.26)
Total Indirect Emissions (Scope 2)
Emisi GRK Cakupan 3
ton CO2eq 418.55 - N/A 418.55 N/A
GHG Emission Scope 3
Jumlah Emisi (Cakupan 1, 2, dan 3)
ton CO2eq 31,216.86 33,254.99 36,813.42 (2,038.14) (6.13)
Total Emission (Scope 1, 2 and 3)
Emisi Biogenik
ton CO2eq 4,677.31 4,477.22 4,342.38 200.09 4.47
Biogenic Emissions
* Penyajian Kembali. / Restatement.
Pengukuran dan penghitungan emisi GRK dilakukan dengan The measurement and calculation of GHG emissions are carried
mengacu pada Greenhouse Gas Protocol yang dikembangkan out with reference to the Greenhouse Gas Protocol developed
oleh WBCSD dan WRI, serta IPCC Guidelines 2006. by WBCSD and WRI, as well as the IPCC Guidelines 2006. Based
Berdasarkan hasil penghitungan pada periode pelaporan, on the calculations for the reporting period, the Company’s
total emisi GRK Perseroan pada tahun 2025 tercatat sebesar total GHG emissions in 2025 amounted to 31,216.86 ton CO2eq,
31.216,86 ton CO2eq, yang berasal dari emisi GRK kegiatan comes from operational activities at the Head Office and plant.
operasional di Kantor Pusat dan plant.
Secara tahunan, tingkat emisi GRK Perseroan pada tahun 2025 On an annual basis, the Company’s GHG emission level in
menunjukkan penurunan sebesar sekitar 6,13% dibandingkan 2025 showed a decrease of approximately 6.13% compared
tahun sebelumnya. Kondisi tersebut terutama dipengaruhi to the previous year. This change was mainly due top the
oleh implementasi strategi transisi energi melalui perubahan implementation of energy transition strategies, including
penggunaan bahan bakar dari solar ke gas alam terkompresi the shift in fuel consumption from diesel to compressed
(CNG), serta berkurangnya penggunaan refrigeran sebagai natural gas (CNG), as well as the reduction in refrigerant use
hasil dari peningkatan kualitas pemeliharaan sistem heating, due to improvements in the maintenance quality of heating,
ventilation, and air conditioning (HVAC). ventilation, and air conditioning (HVAC) systems.
2025 Sustainability Report Kino Indonesia Tbk 89
Page 92
Kinerja Lingkungan
Environmental Performance
Intensitas Emisi GRK [GRI 305-4] [ESG E-02] GHG Emissions Intensity [GRI 305-4] [ESG E-02]
Rasio intensitas emisi GRK Perseroan dihitung dengan The Company’s GHG emission intensity ratio is calculated
membandingkan total emisi GRK terhadap tingkat produksi dan by comparing total GHG emissions against the Company’s
pendapatan Perseroan. Perhitungan tersebut menggunakan production volume and revenue. The calculation uses a
konversi volume produksi, di mana setiap satuan kiloliter production volume conversion, where each kiloliter unit is
disetarakan dengan 1,012 ton, guna memastikan konsistensi equated to 1.012 tons, to ensure consistency in emission
pengukuran intensitas emisi. intensity measurement.
Pertumbuhan
Growth
Uraian Satuan (2025:2024)
2025 2024* 2023
Description Unit
Total %
ton CO2eq/
Nilai untuk Setiap Satuan Pendapatan Juta Rupiah
0.0072 0.0075 0.0091 (0.0004) (4.97)
Value per Unit of Revenue ton CO2eq/
Million Rupiah
Nilai untuk Setiap Satuan Produksi
ton CO2eq/Ton 0.183 0.199 0.221 (0.016) (7.93)
Value per Unit of Production
* Penyajian Kembali. / Restatement.
Pada tahun 2025, rasio intensitas emisi GRK per satuan In 2025, the GHG emission intensity per unit of production
produksi tercatat sebesar 0,183 ton CO2eq/ton, yang was recorded at 0.183 ton CO2eq/ton, representing a decrease
menunjukkan penurunan sekitar 7,93% dibandingkan dengan of approximately 7.93% compared to the previous year.
tahun sebelumnya. Sementara itu, rasio intensitas emisi GRK Meanwhile, the GHG emission intensity per unit of revenue in
per satuan pendapatan pada tahun 2025 tercatat sebesar 2025 was recorded at 0.0072 ton CO2eq per million Rupiah.
0,0072 ton CO2eq per juta Rupiah.
Upaya dan Pencapaian Reduksi Emisi GHG Emission Reduction Efforts and
GRK [GRI 305-5] [POJK51-F.12] [ESG E-07] Achievements [GRI 305-5] [POJK51-F.12] [ESG E-07]
Pada periode pelaporan, Kino menjalankan sejumlah inisiatif During the reporting period, Kino implemented several
untuk menekan emisi GRK. Meskipun target reduksi emisi initiatives to reduce GHG emissions. Although specific
secara spesifik belum ditetapkan, setiap upaya yang dilakukan emission reduction targets have not yet been established, each
telah disertai perhitungan potensi penurunan emisi. Sepanjang effort was accompanied by calculations of potential emission
tahun 2025, fokus utama Perseroan adalah transisi energi reductions. Throughout 2025, the Company’s main focus was
melalui berbagai inisiatif berikut: energy transition through the following initiatives:
1. Peningkatan efisiensi operasional dan pemeliharaan 1. Improvement of operational efficiency and equipment
peralatan untuk mengurangi potensi emisi; maintenance to reduce potential emissions;
2. Penggunaan peralatan dan teknologi yang lebih hemat energi; 2. Use of more energy-efficient equipment and technology;
3. Penggantian atau peningkatan sistem pendingin ke 3. Replacement or upgrading of cooling systems to more
teknologi yang lebih ramah lingkungan; environmentally friendly technology;
4. Pemanfaatan kembali energi panas sisa dari proses 4. Reuse of residual heat energy from operational processes;
operasional; serta and
5. Optimalisasi penggunaan energi melalui pemanfaatan 5. Optimization of energy consumption through the recovery
kembali energi buangan proses produksi. of waste energy from production processes.
Pengendalian Emisi Lain Other Emission Controls
Perseroan secara konsisten mematuhi Peraturan Pemerintah The Company consistently complies with Government
No. 22 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perlindungan Regulation No. 22 of 2021 concerning the Implementation of
dan Pengelolaan Lingkungan Hidup melalui pelaksanaan Environmental Protection and Management by conducting
pemantauan rutin terhadap berbagai emisi non-GRK yang routine monitoring of non-GHG emissions that may affect
berpotensi memengaruhi kualitas udara ambien. ambient air quality.
90 Kino Indonesia Tbk Laporan Keberlanjutan 2025
Page 93
Inventarisasi Emisi Bukan GRK [GRI 305-7] Inventory of Non-GHG Emissions [GRI 305-7]
Sebagai upaya mengendalikan dampak kegiatan operasional As part of efforts to control the impact of operational
terhadap kualitas udara, Perseroan melaksanakan pemantauan activities on air quality, the Company conducts monitoring and
dan pengukuran kualitas udara ambien terhadap berbagai measurement of ambient air quality for a number of different
parameter non-gas rumah kaca (non-GRK), antara lain Nitrogen non-greenhouse gas (non-GHG) parameters, including
Oxides (NOx), Sulfur Oxides (SOx), Carbon Monoxide (CO), Nitrogen Oxides (NOx), Sulfur Oxides (SOx), Carbon Monoxide
serta debu/partikulat. Pemantauan dilakukan di area sekitar (CO), and dust/particulates. Monitoring is carried out in areas
plant, termasuk titik upwind dan downwind, guna memperoleh surrounding the plant, including both upwind and downwind
gambaran yang menyeluruh mengenai kondisi kualitas udara locations, to obtain a comprehensive overview of ambient
ambien. Seluruh hasil pengukuran didokumentasikan sebagai air conditions. All measurement results are documented for
bahan analisis dan dibandingkan dengan baku mutu udara analysis and compared against Government-established
ambien yang ditetapkan Pemerintah untuk memastikan kualitas ambient air quality standards to ensure that air quality remains
udara ambien tetap berada dalam batas yang dipersyaratkan. within the required limits.
Rerata Tertinggi Hasil Pemantauan dan Pengukuran Emisi Bukan GRK
Highest Average Results of Monitoring and Measurement of Non-GHG Emissions
Metode Baku 2025 2024 2023
Lokasi Pengukuran Mutu
Location Measurement Quality Semester Semester Semester Semester Semester Semester
Method Standard I II I II I II
NOx
Area Depan
Pabrik 27.00 22.00 57.40 37.60 13.90 29.00
Upwind
SNI 7119.2-2017 200
Area Belakang
Pabrik 42.00 22.40 190.00 41.32 22.90 33.60
Downwind
SOx
Area Depan
Pabrik 66.00 33.40 102.90 42.00 36.10 32.75
Upwind
SNI 19-7119.7-2017 150
Area Belakang
Pabrik 70.00 33.40 101.10 46.29 31.60 29.05
Downwind
CO
Area Depan
Pabrik 1,839.13 2,600.00 3,245.00 1,609.24 1,347.00 1,574.00
Upwind
6.4-IKGQA-040 10,000
Area Belakang
Pabrik 919,56 2,600.00 3,245.00 3,436.00 1,268.00 1,381.00
Downwind
Partikulat
Area Depan
Pabrik 128.00 97.37 120.58 100.00 85.00 80.00
Upwind
SNI 7119.3-2017 230
Area Belakang
Pabrik 112.00 96.00 91.78 103.92 44.78 76.26
Downwind
Keterangan: / Remarks:
Baku mutu berdasarkan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No. 22 tahun 2021, satuan dalam μg/Nm3. / Quality standard based on PPRI. No. 22 of 2021,
Units in μg/Nm3.
Emisi Mengandung Substansi Penipis Ozon Emissions Containing Ozone-Depleting
[GRI 305-6] Substances [GRI 305-6]
Sebagai komitmen dalam melindungi lapisan ozon, Perseroan As part of its commitment to protecting the ozone layer,
melakukan pemantauan rutin terhadap emisi yang mengandung the Company conducts routine monitoring of emissions
substansi penipis ozon (ozone depleting substances/ODS) containing ozone-depleting substances (ODS) every 6 months.
setiap 6 bulan sekali. Pemeriksaan emisi genset mengacu pada Generator emissions are checked in accordance with Ministry of
Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Environment and Forestry Regulation No. 11 of 2021, while Boiler
No. 11 Tahun 2021, sedangkan emisi boiler mengacu pada emissions are monitored following Ministry of Environment and
2025 Sustainability Report Kino Indonesia Tbk 91
Page 94
Kinerja Lingkungan
Environmental Performance
Peraturan Menteri LHK No. 7 Tahun 2007 Lampiran V. Forestry Regulation No. 7 of 2007, Appendix V. The Company
Perseroan juga mengidentifikasi sumber emisi yang berpotensi also identifies emission sources that potentially contain Ozone-
mengandung ODS dan secara bertahap mengganti sistem Depleting Substances (ODS) and has been gradually replacing
pendingin udara berbahan R22 dengan R407C ataupun dengan air conditioning systems using R22 refrigerant with R407C
jenis bahan pendingin lainnya yang lebih ramah lingkungan. or other more eco-friendly refrigerants. This replacement
Program penggantian ini akan diterapkan di seluruh fasilitas program will be implemented across all plant facilities and is
plant dan ditargetkan selesai pada tahun 2029. targeted for completion by 2029.
Pengelolaan Limbah
Waste Management
Kino menerapkan strategi pengelolaan limbah secara bertahap Kino implements a gradual waste management strategy
dengan berfokus pada prinsip mengurangi (reduce), pemakaian based on the principles of Reduce, Reuse, and Recycle (3R).
kembali (reuse), dan daur ulang (recycle). Melalui pendekatan Through this approach, the Company aims to minimize waste
ini, Perseroan berusaha mengurangi penumpukan limbah dari accumulation at every stage of production, thereby reducing
kegiatan produksi di setiap tahapannya, guna meminimalkan potential environmental pollution and associated GHG
potensi pencemaran lingkungan serta emisi GRK. [GRI 3-3] emissions. [GRI 3-3]
Jenis Limbah dan Pengelolaan Types of Waste and Their Impact
Dampaknya [GRI 306-1, 306-2, 306-3] [POJK51-F.13, F.14] Management [GRI 306-1, 306-2, 306-3] [POJK51-F.13, F.14]
Aktivitas operasional Perseroan menghasilkan 2 jenis limbah, Kino’s operational activities generate 2 types of waste,
yaitu limbah berbahaya dan beracun (B3) dan limbah non-B3. hazardous and toxic waste (B3) and non-B3 waste. Both
Limbah tersebut dikelola dengan efektif dan bertanggung jawab types of waste are managed responsibly and effectively to
guna menghindari adanya dampak negatif bagi lingkungan prevent negative impacts on the environment and surrounding
dan masyarakat sekitar. Adapun proses pengelolaan limbah communities. The Company's waste management process is
Perseroan diuraikan sebagai berikut: outlined as follows:
Jenis Limbah Upaya Pengelolaan Limbah
Type of Waste Waste Management Efforts
Limbah B3 Perseroan membuang limbah di tempat penampungan sementara (TPS) dan menyerahkan kepada pihak ketiga yang
B3 Waste memiliki izin dari Kementerian Lingkungan Hidup untuk diangkut ke luar area plant, dan diolah di fasilitas yang dimiliki
pihak ketiga tersebut.
The Company disposes of waste at a temporary storage facility (TPS) and hands it over to a third party licensed by the
Ministry of Environment to be transported outside the plant area and treated at the third party’s facilities.
Limbah Non-B3 Perseroan membuang limbah di TPS dan menyerahkan kepada pihak ketiga, termasuk Bank Sampah yang dikelola atau
Non-B3 Waste didaur ulang oleh masyarakat di sekitar wilayah operasional plant.
The Company disposes of waste at the TPS and hands it over to third parties, including Waste Banks managed or recycled
by communities surrounding the plant's operational areas.
Pertumbuhan
Limbah yang Dihasilkan
Growth
Total Limbah Waste Generated
(2025 : 2024)
Total Waste
2025 2024* 2023* Ton %
Jumlah Limbah B3
1,261.75 1,002.14 585.11 259.61 25.91
Total B3 Waste
* Penyajian Kembali. / Restatement.
92 Kino Indonesia Tbk Laporan Keberlanjutan 2025
Page 95
Pertumbuhan
Limbah yang Dihasilkan
Growth
Total Limbah Waste Generated
(2025 : 2024)
Total Waste
2025 2024* 2023* Ton %
Jumlah Limbah Non-B3
2,258.69 2,368.29 2,141.72 (109.60) (4.63)
Total Non-B3 Waste
Jumlah Limbah
3,520.44 3,370.43 2,726.83 150.01 4.45
Total Waste
* Penyajian Kembali. / Restatement.
Seluruh limbah B3 yang dihasilkan telah dikelola secara All hazardous and toxic waste generated has been managed
bertanggung jawab, di mana 100% limbah diserahkan dan responsibly, with 100% of the waste being handed over and
diolah oleh pihak ketiga yang memiliki izin resmi sesuai dengan processed by officially licensed third parties in accordance with
ketentuan yang berlaku. Sementara itu, sebesar 68,63% limbah applicable regulations. Meanwhile, 68.63% of the Company's
non-B3 Perseroan telah dialihkan dari pembuangan melalui non-hazardous and toxic waste has been diverted from disposal
kegiatan daur ulang dan pemanfaatan kembali. through recycling and reuse processes.
Sebagai bagian dari komitmen dalam pengelolaan lingkungan As part of its commitment to responsible environmental
yang bertanggung jawab, Perseroan melaksanakan berbagai management, Kino implements a number of waste management
inisiatif pengelolaan sampah untuk mengurangi timbulan initiatives to reduce waste generation. These initiatives include
limbah di lingkungan. Inisiatif tersebut meliputi sosialisasi internal awareness campaigns – conducted through internal
melalui media internal guna meningkatkan kesadaran karyawan media to educate employees about the impact of waste and to
terhadap dampak limbah yang dihasilkan dan mendorong promote individual responsibility in the workplace, including
tanggung jawab individu di kantor melalui penyediaan fasilitas providing waste segregation facilities on each floor of the Head
pemilahan sampah di setiap lantai di Kantor Pusat. Office.
Selain itu, Perseroan juga menyelenggarakan lomba pemilahan In addition, the Company also organizes a household waste
sampah rumah tangga bagi karyawan, di mana sampah yang segregation competition for employees, where the segregated
telah dipilah disetorkan ke Bank Sampah atau industri daur waste is submitted to Waste Banks or recycling industries
ulang di sekitar lingkungan tempat tinggal karyawan. Kegiatan located near employees’ residential areas. This initiative aims to
ini bertujuan untuk mendorong penerapan praktik pemilahan encourage the implementation of waste segregation practices
sampah tidak hanya di tempat kerja, tetapi juga di rumah, not only in the workplace, but also at home, thereby fostering
sehingga membangun kebiasaan keberlanjutan yang lebih luas. broader sustainability habits.
Sebagai hasil dari inisiatif tersebut, sepanjang periode pelaporan As a result of these initiatives, during the reporting period,
Perseroan berhasil mengumpulkan 3.813 kg sampah bernilai the Company successfully collected 3,813 kg of economically
ekonomi, yang terdiri dari plastik, karton, kaleng, kaca, dan jenis valuable waste, including plastics, cardboard, cans, glass, and
sampah anorganik lainnya untuk disalurkan ke industri daur ulang. other inorganic materials, which were channeled to recycling
Ke depan, Perseroan akan terus melanjutkan dan mengembangkan industries. The Company plans to continue and expand this
program ini guna memperluas dampak positif terhadap lingkungan. program to further increase its positive environmental impact.
Sebagai bagian dari transisi menuju penerapan ekonomi As part of its transition toward an inclusive circular economy,
sirkular yang inklusif, Perseroan juga menjalankan berbagai the Company has implemented several waste management
inisiatif pengelolaan sampah, di antaranya: initiatives, including:
1. Pemanfaatan kembali limbah produksi, khususnya 1. Reutilization of production waste – Specifically for Ellips
pada produk Ellips, di mana limbah gelatin dari proses products, gelatin waste from the production of vitamin hair
pembuatan cangkang kapsul vitamin rambut didaur ulang capsule shells is recycled and reused as raw material for new
dan digunakan kembali sebagai bahan baku pembuatan capsule shells. In 2025, 1.50% of total gelatin production
cangkang baru. Pada tahun 2025, sebanyak 1,50% dari was successfully recycled. The Company continues
total produksi gelatin telah berhasil didaur ulang. Perseroan research and development efforts to increase this rate,
terus melakukan penelitian dan pengembangan untuk aiming to reduce waste and enhance the sustainability of
meningkatkan angka tersebut guna mengurangi limbah dan the production process;
memperkuat keberlanjutan proses produksi;
2025 Sustainability Report Kino Indonesia Tbk 93
Page 96
Kinerja Lingkungan
Environmental Performance
2. Perseroan mengoptimalkan pengelolaan limbah Simplicia 2. The Company optimizes the management of Simplicia
sebagai bagian dari upaya pengurangan sampah ke landfill. waste as part of its efforts to reduce waste sent to landfills.
Limbah Simplicia dari Plant Pandaan dikirim ke fasilitas Simplicia waste from the Pandaan Plant is transported to
Sayung untuk dimanfaatkan sebagai bahan bakar boiler. the Sayung facility to be utilized as boiler fuel. Meanwhile,
Sementara itu, limbah Simplicia dari Plant Cikande dikirim Simplicia waste from the Cikande Plant is delivered to
ke Solusi Bangun Indonesia (sebelumnya dikenal sebagai Solusi Bangun Indonesia (previously known as Holcim
Holcim Indonesia) untuk diolah menjadi Refuse-Derived Indonesia) for processing into Refuse-Derived Fuel (RDF),
Fuel (RDF), yang digunakan sebagai bahan bakar alternatif which is used as an alternative fuel in cement production.
dalam proses produksi semen. Selain pemanfaatan sebagai In addition to its use as an alternative energy source, the
energi alternatif, Perseroan juga terus berinovasi dalam Company continues to innovate in the management of
pengelolaan limbah Simplicia. Saat ini, sedang dilakukan Simplicia waste. Currently, trials are being conducted
uji coba untuk mengolah limbah tersebut menjadi kompos to process this waste into compost and animal feed, in
maupun pakan ternak, guna mendukung prinsip ekonomi support of circular economy principles and environmental
sirkular dan keberlanjutan lingkungan; sustainability;
3. Pengurangan dimensi dan berat kemasan plastik produk 3. Reduction of dimensions and weight of plastic product
sebanyak 25,10 ton, serta pengurangan kemasan kertas packaging by 25.10 tons, and reduction of paper
hingga 124,70 ton pada tahun 2025, sebagai langkah untuk packaging by up to 124.70 tons in 2025, as part of
menekan volume limbah dari produk yang beredar di pasar. efforts to minimize waste from products in circulation.
Inisiatif ini dijalankan sejalan dengan Peraturan Menteri This initiative aligns with Minister of Environment and
LHK No. P.75 Tahun 2019 tentang Peta Jalan Pengurangan Forestry Regulation No. P.75 of 2019 on the Roadmap for
Sampah oleh Produsen; serta Waste Reduction by Producers; and
4. Peningkatan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam 4. Increasing public awareness and participation in waste
pengelolaan sampah, antara lain melalui pelaksanaan management, among others through the implementation
kegiatan Kino Peduli Alam. Kegiatan ini dilaksanakan of Kino Peduli Alam program. This activity was conducted in
di 4 area operasional Kino (Plant Cikembar, Plant Cikande, 4 operational areas (Cikembar Plant, Cikande Plant, Sayung
Plant Sayung, dan Plant Pandaan) pada Agustus-Oktober Plant, and Pandaan Plant) between August-October 2025
2025 dengan tujuan memperkuat kepedulian lingkungan with aim to strengthen environmental awareness and
dan mendorong praktik pengelolaan sampah yang lebih encourage more responsible waste management practices
bertanggung jawab di tingkat komunitas. at the community level.
Penanganan Tumpahan [POJK51-F.15] Spill Handling [POJK51-F.15]
Selama tahun 2025, tidak terdapat insiden tumpahan limbah Throughout 2025, Kino reported no incidents of B3 or non-B3
B3 dan non-B3 yang menyebabkan pencemaran, baik di Kantor waste spills that resulted in environmental pollution, either at
Pusat maupun di seluruh fasilitas plant Kino. the Head Office or across all plant facilities.
Pengelolaan Penggunaan Air dan Efluen
Management of Water Use and Effluent
Pengelolaan Penggunaan Air Management of Water Use
[GRI 3-3, 303-1, 303-2] [GRI 3-3, 303-1, 303-2]
Dalam menjalankan kegiatan operasional, Perseroan In its operations, the Company utilizes freshwater as
menggunakan air tawar sebagai sumber utama. Kebutuhan the main water source. Water needs at the Head Office are
air di Kantor Pusat dipenuhi melalui pasokan perusahaan met through the local water supply utility (PDAM), while
daerah air minum (PDAM), sementara kebutuhan air water requirements at the plant facilities are sourced from
di fasilitas plant diperoleh dari sumber air tanah yang memiliki licensed groundwater and, if necessary, supplemented
izin resmi serta, apabila diperlukan, dari pembelian tambahan through purchases from clean water suppliers. The Company
melalui perusahaan penyedia air bersih. Perseroan berupaya ensures that all water withdrawals are conducted responsibly,
memastikan bahwa seluruh pengambilan air dilakukan secara taking into account licensing requirements, environmental
94 Kino Indonesia Tbk Laporan Keberlanjutan 2025
Page 97
bertanggung jawab dengan memperhatikan ketentuan carrying capacity, and the sustainable availability of water for
perizinan, daya dukung lingkungan, serta keberlanjutan surrounding communities.
ketersediaan air bagi masyarakat sekitar.
Sejalan dengan komitmen menjaga kualitas lingkungan, In line with its commitment to maintaining environmental
Perseroan juga mengelola efluen yang dihasilkan dari kegiatan quality, the Company also manages effluents generated
operasional melalui proses pengolahan sesuai dengan baku from operational activities through treatment processes that
mutu yang ditetapkan oleh Pemerintah. Seluruh efluen diolah comply with Government quality standards. All effluents are
menggunakan instalasi pengolahan air limbah sebelum treated using wastewater treatment installations before being
dilepas ke lingkungan. Pengelolaan ini dilakukan untuk released into the environment. This management ensures that
memastikan kualitas efluen memenuhi ketentuan yang berlaku effluent quality meets regulatory requirements and minimizes
serta meminimalkan potensi dampak terhadap lingkungan potential impacts on the surrounding environment and
dan ekosistem di sekitar area operasional. Upaya tersebut ecosystems. These efforts reflect the Company’s commitment
mencerminkan komitmen Perseroan dalam menerapkan to responsible and sustainable water resource management.
pengelolaan sumber daya air yang bertanggung jawab dan
berkelanjutan.
Volume Penarikan dan Pemakaian Air Volume of Water Withdrawal and Use
[GRI 303-3, 303-5] [POJK51-F.8] [ESG E-04] [GRI 303-3, 303-5] [POJK51-F.8] [ESG E-04]
Perseroan menggunakan air di setiap fasilitas plant untuk The Company utilizes water at each of its plant facilities to
mendukung kegiatan operasional dengan prinsip efisiensi support operational activities in accordance with principles
dan tanggung jawab lingkungan. Volume penarikan air tanah of efficiency and environmental responsibility. The volume of
dihitung berdasarkan hasil pemantauan dan pencatatan angka groundwater abstraction is measured based on monitoring
meter pada pompa air di masing-masing lokasi. Air yang results and meter readings from the water pumps at each
ditarik digunakan secara langsung dalam proses produksi location. The extracted water is used directly in production
dan kegiatan pendukung operasional, kemudian dikelola dan processes and supporting operational activities, and is
dibuang kembali ke lingkungan sebagai efluen melalui sistem subsequently managed and discharged back into the
pengolahan air limbah sesuai dengan baku mutu yang berlaku. environment as effluent through wastewater treatment
systems in compliance with the applicable quality standards.
Pada tahun 2025, total volume penarikan air tercatat sebesar In 2025, the total volume of water withdrawal was recorded
539.908 m³, atau menurun sebesar 5,12% dibandingkan at 539,908 m³, representing an decrease of 5.12% compared
tahun sebelumnya yang mencapai 569.020 m³. Dalam kondisi to 569,020 m³ in the previous year. Under certain conditions,
tertentu, seperti pada saat kemarau panjang, beberapa fasilitas such as during extended dry periods, some plant facilities also
plant juga memperoleh pasokan tambahan air dari perusahaan receive additional water supply from external water providers
penyedia air bersih guna menjaga kelancaran operasional. to ensure uninterrupted operational continuity.
Volume Penarikan Air
Water Extraction Volume
Pertumbuhan
Growth
Lokasi Plant Satuan (2025 : 2024)
2025 2024 2023
Plant Location Unit
Jumlah
%
Total
Cikembar m³ 98,278 117,649 81,512 (19,371) (16.47)
Cikande m³ 237,516 249,249 260,931 (11,733) (4.71)
Cidahu m³ 19,985 24,371 25,040 (4,386) (18.00)
Sayung m³ 38,565 37,476 34,019 1,089 2.91
Pandaan m³ 145,564 140,275 141,801 5,289 3.77
Volume Penarikan Air
m³ 539,908 569,020 543,303 (29,112) (5.12)
Water Extracton Volume
2025 Sustainability Report Kino Indonesia Tbk 95
Page 98
Kinerja Lingkungan
Environmental Performance
Volume Pemakaian Air
Water Use Volume
Pertumbuhan
Growth
Lokasi Plant Satuan (2025 : 2024)
2025 2024 2023
Plant Location Unit
Jumlah
%
Total
Cikembar m³ 50,096 79,265 48,878 (29,169) (36.80)
Cikande m³ 224,415 236,537 252,106 (12,122) (5.12)
Cidahu m³ 11,694 15,871 13,677 (4,177) (26.32)
Sayung m³ 12,533 13,776 11,213 (1,243) (9.02)
Pandaan m³ 141,631 136,275 138,087 5,356 3.93
Volume Pemakaian Air
m³ 440,369 481,724 463,961 (41,355) (8.58)
Water Use Volume
Pemantauan Debit Pelepasan Air [GRI 303-4] Monitoring Water Discharge [GRI 303-4]
Menanggapi potensi krisis air di Pulau Jawa, Perseroan In response to the potential water crisis on the Island of
aktif mengawasi debit pelepasan air dari seluruh plant dan Java, the Company actively monitors the discharge flow rate
menerapkan prinsip konservasi sumber daya air. Air bekas from all plant and implements the principle of water resource
pakai yang telah diolah melalui instalasi pengolahan air limbah conservation. Used water that has been treated through
(IPAL) dan memenuhi baku mutu dilepaskan kembali ke badan the wastewater treatment plant (WWTP) and meets
air sekitar dengan debit yang terkontrol. Berikut perhitungan the applicable quality standards is discharged back into
debit pelepasan air di plant Perseroan selama 3 tahun terakhir: the surrounding water bodies at a controlled flow rate.
The calculation of water discharge flow rates at the Company’s
plant over the past 3 year is presented as follows:
Pertumbuhan
Growth
Lokasi Plant Satuan (2025 : 2024)
2025 2024* 2023*
Plant Location Unit
Jumlah
%
Total
Cikembar m³ 48,182 38,384 32,634 9,798 25.53
Cikande m³ 13,101 12,712 8,825 389 3.06
Cidahu m³ 8,291 8,500 11,363 (209) (2.46)
Sayung m³ 26,032 23,700 22,806 2,332 9.84
Pandaan m³ 3,933 4,000 3,714 (67) (1.68)
Volume Pelepasan Air
m³ 99,539 87,296 79,342 12,243 14.02
Water Discharge Volume
* Penyajian Kembali. / Restatement.
Pengolahan Efluen Effluent Treatment
Perseroan berkomitmen untuk mengelola air limbah atau The Company is committed to managing wastewater or effluent
efluen secara bertanggung jawab guna meminimalkan dampak responsibly in order to minimize its impact on the environment.
terhadap lingkungan. Seluruh air limbah yang dihasilkan, All wastewater generated, from production processes at plant
dari proses produksi di fasilitas plant, diolah melalui IPAL. facilities, is treated through the WWTP. The treatment process is
96 Kino Indonesia Tbk Laporan Keberlanjutan 2025
Page 99
Proses pengolahan dilakukan untuk memastikan bahwa carried out to ensure that the quality of the effluent meets the
kualitas efluen memenuhi baku mutu yang ditetapkan sesuai established quality standards in accordance with the applicable
dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang laws and regulations. Effluent that has met the required quality
berlaku. Efluen yang telah memenuhi baku mutu selanjutnya standards may subsequently be reused in accordance with
dapat dimanfaatkan kembali sesuai kebutuhan operasional atau operational needs or discharged into receiving water bodies
dialirkan ke badan air penerima sesuai dengan izin dan ketentuan in compliance with the applicable permits and regulations.
yang berlaku. Sebagai bentuk kepatuhan terhadap regulasi, hasil As a form of regulatory compliance, the results of periodic
pemantauan dan pengukuran kualitas air limbah secara berkala monitoring and measurement of wastewater quality are
dilaporkan kepada Dinas Lingkungan Hidup setempat. reported to the local Environmental Agency.
Untuk meningkatkan efektivitas pengolahan air limbah, To improve the effectiveness of wastewater treatment,
Perseroan melaksanakan sejumlah inisiatif peningkatan the Company implemented several initiatives to improve
kualitas fasilitas IPAL, antara lain: the quality of its WWTP facilities, including:
1. Peremajaan bak penampungan inlet IPAL di Plant 1. Refurbishment of the WWTP inlet holding tank at
Cikembar. Melalui peremajaan ini, pengolahan air limbah the Cikembar Plant. Through this refurbishment, wastewater
dapat beroperasi selama 24 jam penuh dengan kapasitas treatment operations can run continuously for 24 hours
olah mencapai 350 m³ per hari; with a treatment capacity of up to 350 m³ per day;
2. Optimalisasi proses pengolahan air limbah melalui 2 The optimization of the wastewater treatment process
tahapan netralisasi, koagulasi-flokulasi, sedimentasi, through stages of neutralization, coagulation-flocculation,
aerasi, klarifikasi, sand filtration, dan karbon filter, guna sedimentation, aeration, clarification, sand filtration, and
menghasilkan air olahan yang jernih dan memenuhi baku carbon filtration, in order to produce treated water that is
mutu lingkungan; serta clear and compliant with environmental quality standards;
and
3. Membangun IPAL baru di Plant Cikande untuk memastikan 3. Construction of a new WWTP at the Cikande Plant to
kepatuhan terhadap regulasi lingkungan sekaligus ensure compliance with environmental regulations while
mendukung efisiensi dan pemanfaatan kembali air. Air hasil supporting efficiency and water reuse. The treated water
olahan akan digunakan kembali untuk peresapan, flushing will be reused for infiltration, toilet flushing, plant irrigation,
toilet, penyiraman tanaman, dan kebutuhan operasional and other operational needs.
lainnya.
Pada tahun 2025, total volume air limbah yang diolah Perseroan The total volume of wastewater treated by the Company in
tercatat sebesar 99.539 m3, meningkat dibandingkan tahun 2025 was amounted to 99,539 m³, an increase compared to
sebelumnya sebesar 87.296 m3. 87,296 m³ in the previous year.
Dukungan pada Konservasi Sumber Supporting Water Resource
Daya Air Conservation
Untuk menjaga ketersediaan air bagi generasi mendatang, To safeguard water availability for future generations, Kino
Kino menerapkan berbagai inisiatif konservasi sumber daya has implemented a number of water resource conservation
air, antara lain pembangunan kolam resapan, sumur resapan, initiatives, including the construction of infiltration ponds,
lubang biopori, dan sumur imbuhan di beberapa lokasi plant, infiltration wells, biopore pits, and recharge wells at several
yaitu Cikembar, Cidahu, dan Cikande. Sampai tahun 2025, plant locations, namely Cikembar, Cidahu, and Cikande.
Perseroan telah membangun 528 lubang biopori, 121 sumur As of 2025, the Company constructed 528 biopore holes,
resapan, 1 kolam resapan, dan 5 sumur imbuhan sebagai bagian 121 infiltration wells, 1 infiltration pond, and 5 recharge wells
dari upaya meningkatkan daya serap air ke dalam tanah. Melalui as part of its efforts to increase water absorption into the soil.
inisiatif ini, daya serap air hujan ke dalam tanah menjadi lebih Through these initiatives, rainwater infiltration into the ground
baik, sehingga meningkatkan cadangan air tanah dan menjaga has improved, thereby increasing groundwater reserves and
stabilitas ekosistem lingkungan di sekitar wilayah operasional maintaining the stability of the surrounding ecosystem in
Perseroan. the areas where the Company operates.
2025 Sustainability Report Kino Indonesia Tbk 97
Page 100
Kinerja Lingkungan
Environmental Performance
Dampak pada Biodiversitas dan Upaya
Konservasi [GRI 304-1, 304-2, 304-3, 304-4] [POJK51-F.9, F.10]
Impacts on Biodiversity and Conservation Efforts
Dampak pada Biodiversitas Impacts on Biodiversity
Kegiatan operasional Perseroan tidak memberikan dampak The Company’s operational activities do not have any impact
terhadap keanekaragaman hayati. Hal ini karena seluruh on biodiversity. This is because all Head Office and plant
fasilitas Kantor Pusat dan plant tidak berada di dalam maupun facilities are not located within or in the vicinity of areas with
di sekitar kawasan dengan nilai keanekaragaman hayati tinggi high biodiversity value or protected areas.
atau area lindung.
Upaya Konservasi Conservation Efforts
Sepanjang tahun 2025, Perseroan secara aktif mendukung Throughout 2025, the Company actively supported
upaya pelestarian lingkungan melalui kegiatan penanaman environmental preservation efforts through tree-planting
pohon di area pabrik serta partisipasi dalam peringatan Hari activities in the factory area, as well as participation in the
Menanam Pohon Indonesia (HMPI) dan Bulan Menanam Pohon commemoration of Indonesia Tree Planting Day (HMPI) and the
Nasional (BMN) yang diselenggarakan oleh Dinas Lingkungan National Tree Planting Month (BMN) organized by the Banten
Hidup dan Kehutanan Provinsi Banten. Kegiatan ini merupakan Provincial Environment and Forestry Office. These initiatives
bagian dari upaya edukasi dan peningkatan kepedulian form part of the Company’s efforts to promote education and
terhadap lingkungan, serta mendukung rehabilitasi hutan dan raise environmental awareness, while supporting forest and
lahan serta konservasi keanekaragaman hayati. land rehabilitation as well as biodiversity conservation.
Biaya Lingkungan Hidup [POJK51-F.4]
Environmental Expenditures
Perseroan secara konsisten mengalokasikan biaya lingkungan The Company consistently allocates environmental expenditures
hidup sebagai bagian dari komitmen dalam menerapkan as part of its commitment to implementing responsible
pengelolaan lingkungan yang bertanggung jawab. Pada tahun environmental management. In 2025, the Company recorded
2025, Perseroan mencatat biaya lingkungan hidup yang environmental expenses incurred to support environmental
digunakan untuk mendukung pengelolaan dan perlindungan management and protection. These costs include expenses for
lingkungan. Biaya tersebut mencakup biaya pengelolaan B3 Waste management, environmental processing and testing,
limbah B3, biaya proses dan pengujian lingkungan, biaya Wastewater Treatment Facilities (IPAL) operational costs, water
operasional IPAL, biaya konservasi air, serta biaya pelatihan conservation expenses, environmental competency training,
kompetensi terkait lingkungan, dengan total nilai sebesar with a total expenditures of Rp8,837 million.
Rp8.837 juta.
98 Kino Indonesia Tbk Laporan Keberlanjutan 2025
Page 101
Pengaduan terkait Lingkungan Hidup [POJK51-F.16]
Environmental Complaint
Perseroan menyediakan mekanisme pengaduan terkait The Company provides a grievance mechanism related to
lingkungan hidup yang dapat disampaikan melalui kontak environmental matters, which can be submitted through
di situs web resmi atau langsung kepada pihak Kino maupun the contact channels available on its official website or directly
plant. Setiap pengaduan yang diterima akan ditangani secara to Kino or the respective plant. Every complaint received is
objektif dan profesional sesuai prosedur yang berlaku. handled objectively and professionally in accordance with
Dalam 3 tahun terakhir, seluruh pengaduan terkait lingkungan the applicable procedures. Over the past 3 years, all environmental-
hidup yang diterima telah diselesaikan secara tuntas. related complaints received have been fully resolved.
2025 Sustainability Report Kino Indonesia Tbk 99
Page 102
foto xxx
foto xxx
100 Kino Indonesia Tbk Laporan Keberlanjutan 2025
Page 103
KINERJA
SOSIAL
Social Performance
2025 Sustainability Report Kino Indonesia Tbk 101
Page 104
Kinerja Sosial
Social Performance
Perseroan berkomitmen untuk menciptakan dampak sosial The Company is committed to creating positive social
yang positif melalui berbagai inisiatif sosial yang dijalankan impacts through a number of different sustainable social
secara berkelanjutan bagi para pemangku kepentingan. initiatives implemented for its stakeholders. This commitment
Komitmen tersebut diwujudkan melalui upaya peningkatan is realized through efforts to improve employee welfare
kesejahteraan dan pemberdayaan karyawan, perlindungan serta and empowerment, ensure the protection and fulfillment
pemenuhan hak konsumen, penguatan hubungan dengan mitra of consumer rights, strengthen relationships with business
usaha, serta kontribusi terhadap pengembangan masyarakat partners, and contribute to community development in areas
di sekitar wilayah operasional. Melalui pendekatan ini, kehadiran surrounding the Company’s operational locations. Through
Perseroan diharapkan tidak hanya menciptakan nilai ekonomi, this approach, the Company’s presence is expected not only
tetapi juga memberikan nilai sosial yang berkelanjutan dan to create economic value but also to deliver sustainable and
inklusif. [GRI 3-3] inclusive social value. [GRI 3-3]
Pengelolaan Sumber Daya Manusia
Human Capital Management
Sumber daya manusia (SDM) merupakan aset strategis Human resources (HR) is a strategic asset of the Company in
Perseroan dalam mendukung pencapaian visi, strategi bisnis, supporting the achievement of its vision, business strategy, and
dan target kinerja yang berkelanjutan. Perseroan berkomitmen sustainable performance targets. The Company is committed
untuk mengelola SDM secara terstruktur dan berkelanjutan to managing its HR in a structured and sustainable manner to
guna menciptakan lingkungan kerja yang produktif, aman, create a productive, safe, and inclusive working environment,
inklusif, serta mendukung pengembangan dan kesejahteraan while supporting employee development and welfare.
karyawan.
Pengelolaan SDM dilaksanakan oleh Direktorat Human Capital HR management is carried out by the Human Capital Directorate
dengan menjunjung tinggi prinsip kesetaraan kesempatan kerja, by upholding the principles of equal employment opportunity,
penghormatan terhadap hak asasi karyawan, serta kepatuhan respect for employees’ human rights, and compliance with
terhadap ketentuan peraturan ketenagakerjaan yang berlaku, applicable manpower regulations, including the fulfillment
termasuk pemenuhan standar upah minimum. Selain itu, of minimum wage standards. In addition, the Company
Perseroan secara berkelanjutan mengembangkan kompetensi continuously develops employee competencies through
karyawan melalui berbagai program pengembangan dan development and training programs to improve the capabilities
pelatihan guna meningkatkan kapabilitas dan kesiapan SDM and readiness of its HR in supporting the Company’s business
dalam mendukung aktivitas bisnis Perseroan secara efektif dan activities effectively and sustainably. [GRI 3-3]
berkelanjutan. [GRI 3-3]
102 Kino Indonesia Tbk Laporan Keberlanjutan 2025
Page 105
Keberagaman dan Kesetaraan [GRI 401.1] Diversity And Equality [GRI 401.1] [POJK51-F.18]
[POJK51-F.18]
Perseroan memandang keberagaman sebagai bagian penting The Company views diversity as an important part in fostering
dalam membangun lingkungan kerja yang sehat dan berkelanjutan. a healthy and sustainable working environment. Differences in
Perbedaan latar belakang, perspektif, dan karakteristik individu backgrounds, perspectives, and individual characteristics are
dihargai sebagai kekuatan yang mendukung dinamika kerja, valued as strengths that support work dynamics, collaboration,
kolaborasi, serta pengembangan ide dan inovasi di lingkungan and the development of ideas and innovation within
Perseroan. Sejalan dengan hal tersebut, Perseroan berkomitmen the Company. In line with this commitment, the Company
menjunjung prinsip kesetaraan dengan memastikan perlakuan upholds the principle of equality by ensuring fair and equal
yang adil dan setara bagi seluruh karyawan tanpa diskriminasi treatment for all employees, without any discrimination.
dalam bentuk apa pun. Komitmen ini mencakup larangan This commitment includes a prohibition of discrimination
diskriminasi atas dasar karakteristik pribadi, seperti gender, latar based on personal characteristics, such as gender, background,
belakang, keyakinan, kondisi kesehatan, maupun aspek lainnya beliefs, health conditions, or other aspects protected under
yang dilindungi oleh peraturan perundang-undangan. [ESG S-08] applicable laws and regulations [ESG S-08]
Prinsip keberagaman dan kesetaraan tersebut diterapkan These principles of diversity and equality are implemented
melalui kebijakan dan pedoman internal yang mengatur perilaku through internal policies and guidelines governing ethical conduct
etis serta hubungan kerja di lingkungan Perseroan. Nilai-nilai ini and working relationships within the Company. These values form
menjadi bagian dari budaya kerja yang mendorong rasa saling an integral part of the Company’s corporate culture, fostering
menghormati, keterbukaan, dan kerja sama, sehingga setiap mutual respect, openness, and collaboration, thereby providing
karyawan memiliki ruang untuk berkontribusi dan berkembang all employees with the opportunity to contribute and develop
secara optimal dalam mendukung kinerja Perseroan. [GRI 3-3] optimally in support of the Company’s performance. [GRI 3-3]
Komitmen Perseroan terhadap lingkungan kerja yang inklusif The Company’s commitment to an inclusive working environment
tercermin dalam keberagaman komposisi karyawan. Pada is reflected in the diversity of its employees composition.
tahun 2025, Kino memiliki 4.520 karyawan, yang terdiri dari In 2025, Kino employed a total of 4,520 employees, of which
1.539 orang merupakan karyawan pada level pelaksana yang 1,539 are operational-level employees classified as daily
dikategorikan sebagai pekerja harian, dengan jumlah yang workers, with the number fluctuating dynamically in line with
dapat berubah secara dinamis sesuai dengan kebutuhan the Company’s operational requirements. The available HR is
operasional Perseroan. Total SDM yang tersedia dinilai considered adequate to support smooth operational activities
memadai untuk mendukung kelancaran operasional sekaligus and serves as tangible evidence of the Company’s commitment
menjadi bukti nyata komitmen Perseroan terhadap budaya to fostering an inclusive and equitable corporate culture.
inklusif dan berkeadilan. [GRI 2-7, 2-8, 405-1] [POJK51-C.3] [GRI 2-7, 2-8, 405-1] [POJK51-C.3]
Komposisi Karyawan berdasarkan Status Kepegawaian
Employees Composition by Employment Status
2025 2024 2023
Uraian
Description Pria Wanita Pria Wanita Pria Wanita
% % % % % %
Male Female Male Female Male Female
Pekerja Tetap
Permanent 1,458 65.76 759 34.24 1,469 65.73 766 34.27 1,513 66.27 770 33.73
Employees
Pekerja Tidak Tetap
Non-Permanent 1,375 59.70 928 40.30 848 63.81 481 36.19 926 56.05 726 43.95
Employees
Jumlah
2,833 62.68 1,687 37.32 2,317 65.01 1,247 34.99 2,439 61.98 1,496 38.02
Total
Komposisi Karyawan berdasarkan Kelompok Usia
Employees Composition by Age Group
2025 2024 2023*
Uraian
Description Pria Wanita Pria Wanita Pria Wanita
% % % % % %
Male Female Male Female Male Female
18-24 Tahun
597 52.60 538 47.40 351 57.73 257 42.27 385 45.83 455 54.17
18-24 Years Old
25-34 Tahun
1,092 65,63 572 34.38 927 65.74 483 34.26 1,069 66.94 528 33.06
25-34 Years Old
* Penyajian Kembali. / Restatement.
2025 Sustainability Report Kino Indonesia Tbk 103
Page 106
Kinerja Sosial
Social Performance
2025 2024 2023*
Uraian
Description Pria Wanita Pria Wanita Pria Wanita
% % % % % %
Male Female Male Female Male Female
35-44 Tahun
856 68.26 398 31.74 794 68.69 362 31.31 774 65.65 405 34.35
35-44 Years Old
45-54 Tahun
252 60.29 166 39.71 226 61.92 139 38.08 184 64.34 102 35.66
45-54 Years Old
>55 Tahun
36 73.47 13 26.53 19 76.00 6 24.00 27 81.82 6 18.18
>55 Years Old
Jumlah
2,833 62.68 1,687 37.32 2,317 65.01 1,247 34.99 2,439 61.98 1,496 38.02
Total
* Penyajian Kembali. / Restatement.
Komposisi Karyawan berdasarkan Pendidikan
Employees Composition by Education Level
2025 2024 2023
Uraian
Description Pria
%
Wanita
%
Pria
%
Wanita
%
Pria
%
Wanita
%
Male Female Male Female Male Female
Pascasarjana
31 62.00 19 38.00 30 57.69 22 42.31 32 58.18 23 41.82
Postgraduate
Sarjana
543 60.13 360 39.87 512 60.74 331 39.26 506 60.60 329 39.40
Undergraduate
Diploma 95 60.13 63 39.87 95 58.28 68 41.72 93 56.71 71 43.29
SMA/Sederajat
dan Lainnya
High School/ 2,164 63.48 1,245 36.52 1,680 67.04 826 32.96 1,808 62.76 1,073 37.24
Equivalent and
Others
Jumlah
2,833 62.68 1,687 37.32 2,317 65.01 1,247 34.99 2,439 61.98 1,496 38.02
Total
Komposisi Karyawan berdasarkan Status Jabatan [GRI 405-1] [ESG S-01]
Employees Composition by Position Status
2025 2024 2023
Uraian
Description Pria Wanita Pria Wanita Pria Wanita
% % % % % %
Male Female Male Female Male Female
Entry-Level 2,231 62.28 1,351 37.72 1,725 65.34 915 34.66 1,860 61.37 1,171 38.63
Mid-Level 508 63.03 298 36.97 494 62.69 294 37.31 485 62.58 290 37.42
Senior-Level 81 72.97 30 27.03 83 73.45 30 26.55 78 74.29 27 25.71
Executive-Level 13 61.90 8 38.10 15 65.22 8 34.78 16 66.67 8 33.33
Jumlah
2,833 62.68 1,687 37.32 2,317 65.01 1,247 34.99 2,439 61.98 1,496 38.02
Total
Jumlah Jabatan Karyawan yang Dimiliki oleh Pria dan Wanita berdasarkan Usia di Tahun 2025 [ESG S-02]
Total Employee Positions Held by Men and Women by Age Group in 2025
Level Jabatan
Position Level Jumlah
Rentang Usia Karyawan
Entry-Level Mid-Level Senior-Level Executive-Level
Age Range Total
Pria Wanita Pria Wanita Pria Wanita Pria Wanita Employees
Male Female Male Female Male Female Male Female
18-24 Tahun
594 533 3 5 - - - - 1,135
18-24 Years Old
25-34 Tahun
846 430 234 138 11 4 1 - 1,664
25-34 Years Old
104 Kino Indonesia Tbk Laporan Keberlanjutan 2025
Page 107
Level Jabatan
Position Level Jumlah
Rentang Usia Karyawan
Entry-Level Mid-Level Senior-Level Executive-Level
Age Range Total
Pria Wanita Pria Wanita Pria Wanita Pria Wanita Employees
Male Female Male Female Male Female Male Female
35-44 Tahun
618 282 192 96 46 18 - 2 1,254
35-44 Years Old
45-54 Tahun
149 103 74 54 21 6 8 3 418
45-54 Years Old
>55 Tahun
24 3 5 5 3 2 4 3 49
>55 Years Old
Rekrutmen dan Perputaran Karyawan Recruitment and Employee Turnover
Proses rekrutmen sumber daya manusia dilaksanakan untuk The human resources recruitment process is conducted to
memperoleh talenta yang tepat sesuai dengan kebutuhan obtain suitable talent in accordance with the Company’s needs
dan kualifikasi Perseroan. Di lingkungan Grup Kino, rekrutmen and qualifications. Within the Kino Group, recruitment is carried
dilakukan melalui tahapan seleksi yang terstruktur dan berlapis out through structured and multi-stage selection processes
guna memastikan bahwa kandidat yang terpilih memiliki to ensure that selected candidates posses the required
kompetensi serta kesesuaian dengan kebutuhan organisasi. competencies and alignment with the organization’s needs.
Dalam pelaksanaannya, Perseroan juga melibatkan jajaran In its implementation, the Company also involves Management
pimpinan di masing-masing unit bisnis untuk berperan across each business unit to actively participate in the selection
aktif dalam proses seleksi. Keterlibatan tersebut bertujuan process. Such involvement aims to ensure alignment between
memastikan keselarasan antara kompetensi kandidat dengan candidates’ competencies and the Company’s operational
kebutuhan operasional dan strategi bisnis Perseroan. requirements and business strategy.
Sepanjang tahun 2025, Perseroan merekrut sebanyak Throughout 2025, the Company hired a total of 155 new
155 karyawan baru, sementara 230 karyawan tercatat employees, while 230 employees exited the Company. More
meninggalkan Perseroan. Informasi lebih rinci mengenai total detailed information on employee hires and departures is
karyawan yang masuk dan keluar disajikan dalam tabel berikut: presented in the table below:
Rekrutmen Karyawan Tetap [GRI 401-1]
Permanent Employee Recruitment
2025 2024 2023
Uraian
Description Jumlah Jumlah Jumlah
% % %
Total Total Total
Rekrutmen Karyawan berdasarkan Usia
Employee Recruitment by Age
18-24 Tahun
10 6.45 19 12.58 30 16.22
18-24 Years Old
25-34 Tahun
99 63.87 97 64.24 98 52.97
25-34 Years Old
35-44 Tahun
41 26.45 31 20.53 51 27.57
35-44 Years Old
45-54 Tahun
4 2.58 2 1.32 5 2.70
45-54 Years Old
>55 Tahun
1 0.65 2 1.32 1 0.54
>55 Years Old
Jumlah
155 100.00 151 100.00 185 100.00
Total
2025 Sustainability Report Kino Indonesia Tbk 105
Page 108
Kinerja Sosial
Social Performance
2025 2024 2023
Uraian
Description Jumlah Jumlah Jumlah
% % %
Total Total Total
Rekrutmen Karyawan Tetap berdasarkan Gender
Permanent Employee Recruitment by Gender
Pria
114 73.55 90 59.60 119 64.32
Male
Wanita
41 26.45 61 40.40 66 35.68
Female
Jumlah
155 100.00 151 100.00 185 100.00
Total
Rekrutmen Karyawan Tetap Berdasarkan Wilayah Operasional
Permanent Employee Recruitment by Operational Area
Indonesia 148 95.48 147 97.35 183 98.92
Luar Negeri
7 4.52 4 2.65 2 1.08
Overseas
Jumlah
155 100.00 151 100.00 185 100.00
Total
Jumlah Pegawai Sementara [GRI 2-8] [ESG S-04]
Total Non-Permanent Employee
2025
Uraian
Description Jumlah
%
Total
Jumlah Karyawan Perusahaan yang Dipegang oleh Kontraktor dan/atau Konsultan
478 10.58
Number of Company Employees Held by Contractors and/or Consultants
Perputaran Karyawan Tetap [GRI 401-1]
Permanent Employee Turnover
2025 2024 2023
Uraian
Description Jumlah Jumlah Jumlah
% % %
Total Total Total
Perputaran Karyawan berdasarkan Usia
Employee Turnover by Age
18-24 Tahun
5 2.17 3 1.36 1 0.40
18-24 Years Old
25-34 Tahun
133 57.83 117 52.94 120 48.39
25-34 Years Old
35-44 Tahun
58 25.22 85 38.46 85 34.27
35-44 Years Old
45-54 Tahun
23 10.00 12 5.43 31 12.50
45-54 Years Old
>55 Tahun
11 4.78 4 1.81 11 4.44
>55 Years Old
Jumlah
230 100.00 221 100.00 248 100.00
Total
106 Kino Indonesia Tbk Laporan Keberlanjutan 2025
Page 109
2025 2024 2023
Uraian
Description Jumlah Jumlah Jumlah
% % %
Total Total Total
Perputaran Karyawan Tetap berdasarkan Gender
Permanent Employee Turnover by Gender
Pria
73 31.74 59 26.70 87 35.08
Male
Wanita
157 68.26 162 73.30 161 64.92
Female
Jumlah
230 100.00 221 100.00 248 100.00
Total
Keterangan: / Remarks:
Data mencakup karyawan tetap yang keluar karena pensiun. / The data includes permanent employees who left the Company due to retirement.
Tingkat Pergantian Pegawai [ESG S-03]
Employee Replacement Rate
2025
Uraian
Description Jumlah
%
Total
Resign/Pemutusan Hubungan Kerja*
214 4.73
Resignation/Termination of Employment
Karyawan Baru/Pengganti
155 3.43
New/Replacement Employees
* Data mencakup karyawan tetap, dengan pengecualian karyawan yang berakhir karena habis kontrak, tidak lulus masa percobaan (probation), pensiun, dan meninggal dunia. /
The data includes permanent employees, excluding those whose employment ended due to contract expiration, failure to pass the probation period, retirement, or death.
Tenaga Kerja Anak dan Tenaga Kerja Child Labor and Forced Labor
Paksa [GRI 408-1, 409-1] [POJK51-F.19] [ESG S-10] [GRI 408-1, 409-1] [POJK51-F.19] [ESG S-10]
Kino berkomitmen menciptakan lingkungan kerja yang layak Kino is committed to creating decent working conditions
dengan menghormati hak dan martabat setiap karyawan. by respecting the rights and dignity of every employee.
Perseroan menolak segala bentuk eksploitasi, termasuk The Company rejects all forms of exploitation, including
penggunaan tenaga kerja anak dan tenaga kerja paksa, serta child labor and forced labor, and ensures that all employees
memastikan seluruh karyawan bekerja secara sukarela sesuai work voluntarily in accordance with manpower regulations.
peraturan ketenagakerjaan. Usia minimum calon karyawan The minimum age for prospective employees is set at 18 years
ditetapkan 18 tahun dan berlaku bagi seluruh pekerjaan, and applies to all positions, including business partners and
termasuk mitra usaha dan pemasok. Selain itu, Kino juga suppliers. In addition, Kino implements working hours and rest
menerapkan jam kerja dan waktu istirahat sesuai ketentuan, yaitu periods in compliance with prevailing regulations, including
istirahat 30 menit untuk setiap 4 jam kerja, serta memberikan a 30-minute break for every 4 hours of work, and provides
kompensasi atau upah lembur kepada karyawan yang bekerja compensation or overtime pay to employees who work beyond
melebihi ketentuan jam kerja, khususnya bagi jabatan yang the required working hours, particularly for eligible positions in
memenuhi persyaratan sesuai kebijakan Perseroan. accordance with the Company’s policies.
Selama tahun 2025, Perseroan tidak menemukan adanya praktik Throughout 2025, the Company did not identify any cases of
kerja paksa dalam bentuk apa pun di lingkungan operasionalnya. forced labor in any form across its operations.
Pemberitahuan Minimal terkait Minimum Time of Notice of Operational
Perubahan Operasional [GRI 402-1] Changes [GRI 402-1]
Perseroan menjaga hubungan kerja yang harmonis melalui The Company maintains harmonious industrial relations through
penyampaian informasi dan komunikasi yang terbuka kepada transparent information sharing and open communication with
karyawan, khususnya terkait perubahan operasional yang employees, particularly regarding operational changes that
berdampak pada kegiatan kerja. Pendekatan ini dilakukan may affect work activities. This approach is intended to ensure
agar karyawan memperoleh pemahaman yang memadai dan that employees obtain adequate understanding and are able to
dapat menyesuaikan diri secara tepat, sehingga produktivitas adjust appropriately, thereby maintaining productivity.
tetap terjaga.
2025 Sustainability Report Kino Indonesia Tbk 107
Page 110
Kinerja Sosial
Social Performance
Informasi mengenai perubahan operasional disampaikan Information regarding operational changes is conveyed to
kepada karyawan dengan ketentuan sebagai berikut: employees under the following provisions:
1. Penutupan atau penghentian kegiatan operasional secara 1. Permanent closure or cessation of operational activities
permanen dan/atau pemutusan hubungan kerja (PHK) and/or termination (PHK) of employment is submitted no
disampaikan paling lambat 14 hari kalender sebelum later than 14 calendar days prior to implementation; and
pelaksanaan; serta
2. Pemindahan penempatan kerja, baik dalam rangka 2. Notification of transfer of work placement either in the
promosi jabatan maupun rotasi penugasan, disampaikan context of promotion or rotation of assignments is submitted
paling lambat 30 hari kalender sebelum pelaksanaan. no later than 30 calendar days prior to implementation.
Selama tahun 2025, tercatat sebanyak 102 karyawan yang In 2025, a total of 102 employees underwent the work
menjalani proses pemindahan penempatan kerja. placement transfer process.
Dukungan terhadap Hak Asasi Manusia Support For Human Rights
[ESG S-09] [ESG S-09]
Kino menempatkan penghormatan terhadap hak asasi manusia Kino places respect for human rights (HAM) as a fundamental
(HAM) sebagai prinsip dasar dalam seluruh kegiatan operasional principle across all operational activities and engagements with
dan hubungan dengan pemangku kepentingan. Setiap individu the stakeholders. Every individual is treated fairly and equally
diperlakukan secara adil dan setara sesuai Kebijakan Etika in accordance with the Company’s Ethics Policy. With regard
Perseroan. Dalam hal keamanan, seluruh personel satpam to security, all security personnel are required to participate
diwajibkan mengikuti pelatihan dan memiliki sertifikasi dari in training and hold certifications issued by the Indonesian
Kepolisian Republik Indonesia (Polri), termasuk Gada Pratama, National Police (Polri), including Gada Pratama, Gada Madya,
Gada Madya, dan Gada Utama. Pada tahun 2025, 91 personel and Gada Utama. In 2025, all 91 security personnel were
satpam telah tersertifikasi 100%. [GRI 410-1] certified. [GRI 410-1]
Operasional perusahaan tidak berada di wilayah masyarakat The company’s operations are not located in areas inhabited
adat atau penduduk asli, sehingga sepanjang 2025 tidak terjadi by indigenous peoples or native communities therefore,
perselisihan atau pemindahan masyarakat setempat. [GRI 411-1] throughout 2025, the Company experienced zero dispute nor
displacement of local communities. [GRI 411-1]
Meskipun uji tuntas HAM belum dilakukan secara formal, Although a formal HAM due diligence process has not yet
Perseroan telah memiliki kebijakan HAM yang diintegrasikan been implemented, the Company has established a HAM
ke dalam berbagai kebijakan yang relevan, termasuk kebijakan policy that is integrated into relevant policies, including those
kerja sama dengan mitra usaha dan pemasok. Selain itu, governing cooperation with business partners and suppliers. In
prinsip-prinsip HAM juga disosialisasikan kepada pemangku addition, HAM principles are socialized to stakeholders through
kepentingan melalui Kebijakan Etika sebagai pedoman dalam the Company’s Ethics Policy as a guideline for conducting
menjalankan hubungan usaha dan kegiatan operasional, sejalan business relationships and operational activities, in line with
dengan komitmen Perseroan terhadap praktik bisnis yang the Company’s commitment to responsible business practices.
bertanggung jawab.
Sepanjang tahun 2025, tidak terdapat laporan diskriminasi Throughout 2025, the Company received no reports of
atau pelanggaran HAM yang diterima melalui mekanisme yang discrimination or HAM violations through the available
tersedia, mencerminkan suasana kerja yang kondusif dan upaya complaint channel, reflecting a conducive working environment
preventif yang dijalankan oleh Perseroan. [GRI 406-1] [ESG S-07] and the preventive measures implemented by the Company.
[GRI 406-1] [ESG S-07]
Pelatihan dan Pengembangan Training and Skill Development for
Kemampuan Pekerja [POJK51-F.22] [ESG S-05] Workers [POJK51-F.22] [ESG S-05]
Perseroan meyakini bahwa pengembangan kemampuan The Company believes that work skill development is a key
kerja merupakan faktor penting dalam mengoptimalkan factor in optimizing the potential of its human resources. In line
potensi sumber daya manusia. Sejalan dengan hal tersebut, with this, the Company provides a number of different employee
Perseroan menyediakan berbagai program pelatihan dan training and development programs designed based on a
pengembangan karyawan yang dirancang berdasarkan competency-based human resource management (CBHRM)
pendekatan competency-based human resource management approach. The training programs focus on 2 main aspects,
(CBHRM). Program pelatihan difokuskan pada 2 aspek utama, strengthening core competencies for all employees to ensure
108 Kino Indonesia Tbk Laporan Keberlanjutan 2025
Page 111
yaitu penguatan kompetensi dasar bagi seluruh karyawan guna consistent standards of work capability, and improvement of
memastikan keseragaman standar kemampuan kerja, serta leadership competencies for employees at the supervisor level
peningkatan kompetensi kepemimpinan bagi karyawan pada and above to better prepare them for managerial roles and
tingkat penyelia ke atas agar lebih siap dalam menjalankan decision-making responsibilities. [GRI 3-3]
peran manajerial dan pengambilan keputusan. [GRI 3-3]
Jenis dan Rerata Jam Pelatihan [GRI 404-1] Types of Training and Average Training Hours
[GRI 404-1]
Perseroan telah menetapkan 3 jenis pelatihan yang diberikan The Company has established 3 types of training programs
kepada karyawan secara berkelanjutan, sebagai berikut: provided to employees on an ongoing basis, as follows:
1. Sertifikasi: sertifikasi ISO, kompetensi ruang lingkup 1. Certification: ISO certification, competency in the scope of
keselamatan dan kesehatan kerja (K3); occupational health and safety (K3);
2. Functional skill: pelatihan yang diselenggarakan untuk 2. Functional skills: training organized to support employees’
menunjang keahlian pekerjaan karyawan, seperti pelatihan job skills, such as marketing, sales, and operational training;
pemasaran, penjualan, dan operation; serta and
3. On the job training: pelatihan yang diselenggarakan untuk 3. On-the-job training: training organized to develop skills
mengembangkan keterampilan langsung di tempat kerja directly in the workplace while performing tasks or jobs,
sambil melakukan tugas atau pekerjaan, seperti coaching, such as coaching, mentoring, internships.
mentoring, dan internship.
Selama periode 2025, Perseroan telah melaksanakan During 2025, the Company conducted 41,862 hours of
pelatihan dan pengembangan kompetensi sebanyak 41.862 training and competency development programs, which were
jam, yang diikuti oleh 2.133 karyawan atau sebesar 47,19% dari attended by 2,133 employees, representing 47.19% of the total
total karyawan keseluruhan. Sementara, rerata jam pelatihan employees. Meanwhile, the average number of training hours
karyawan tercatat selama 9,26 jam. per employee was 9.26 hours.
Jenis Pelatihan dan Sertifikasi Satuan
2025 2024 2023
Type of Training and Certification Unit
Orang
Management Trainee 25 - 25
Person
Orang
Acceleration Development Program - - 196
Person
Training Development Program Orang
2,108 2,939 1,746
(soft skill & hard skill) Person
Jumlah Orang
2,133 2,939 1,967
Total Person
Rerata Jam Pelatihan terhadap Jumlah Karyawan
2025 2024 2023
Average Training Hours per Employee
Jumlah Karyawan
4,520 3,564 3,935
Total Employees
Jumlah Peserta
2,133 2,939 1,967
Total Participant
Pelaksanaan Pelatihan
Training Implementation Jumlah Jam
41,862 26,659 36,110
Total Hours
Rerata Jam Pelatihan terhadap Jumlah Karyawan
9.26 7.48 9.18
Average Training Hours per Employee
Persentase Jumlah Karyawan yang Ikut Serta dalam Pelatihan (%)
47.19 82.46 49.99
Percentage of Total Employees Participating in Training (%)
2025 Sustainability Report Kino Indonesia Tbk 109
Page 112
Kinerja Sosial
Social Performance
Pelatihan Purnatugas [GRI 404-2] Retirement Training [GRI 404-2]
Masa purnatugas merupakan bagian dari perjalanan karier Retirement is an integral part of an employee’s career journey
karyawan di Perseroan. Sesuai dengan ketentuan dalam within the Company. In accordance with the provisions set
Peraturan Perusahaan, usia pensiun karyawan di Perseroan out in the Company Regulations, the retirement age at the
ditetapkan pada usia 58 tahun. Pada tahun 2025, tercatat Company is set at 58 years old. In 2025, a total of 5 employees
sebanyak 5 karyawan yang memasuki masa pensiun. reached retirement age.
Hingga saat ini, Perseroan belum menyelenggarakan program To date, the Company has not yet implemented specific
pelatihan khusus bagi karyawan purnatugas. Namun demikian, training programs for retired employees. However, the
Perseroan memastikan bahwa seluruh hak dan kewajiban Company ensures that all rights and obligations of employees
karyawan yang memasuki masa pensiun telah dipenuhi sesuai approaching retirement are fully fulfilled in accordance with
dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang applicable laws and regulations, as a form of recognition for
berlaku sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi dan dedikasi their contributions and dedication throughout their tenure.
karyawan selama masa kerja.
Remunerasi dan Kesejahteraan Remuneration and Employee Welfare
Karyawan [GRI 202-1, 405-2] [POJK51-F.20] [GRI 202-1, 405-2] [POJK51-F.20]
Perseroan menetapkan standar upah karyawan dengan The Company establishes employee wage standards by
mengacu pada ketentuan upah minimum yang berlaku sesuai referring to the applicable minimum wage provisions in
peraturan perundang-undangan. Dalam penerapannya, accordance with applicable laws and regulations. In its
Perseroan memastikan tidak terdapat perbedaan perlakuan implementation, the Company ensures there is no differential
dalam pemberian gaji pokok berdasarkan gender, dengan rasio treatment in the provision of basic salary based on gender,
gaji pokok antara karyawan pria dan wanita yang setara (1:1). maintaining an equal basic salary ratio between male and
Struktur remunerasi karyawan terdiri atas gaji pokok, tunjangan, female employees (1:1). The employee remuneration structure
dan insentif yang disesuaikan dengan posisi serta golongan consists of basic salary, allowances, and incentives, which
jabatan masing-masing. Pada tahun 2025, Perseroan telah are adjusted according to position and job level. In 2025, the
membayarkan tingkat jabatan terendah sesuai dengan atau Company paid the lowest job level in line with or higher than
lebih tinggi dari kebijakan yang ditetapkan oleh pemerintah. the government-mandated policy.
Perseroan tidak hanya berfokus pada pemenuhan remunerasi, The Company not only focuses on fulfilling remuneration
tetapi juga menyediakan berbagai fasilitas penunjang sebagai obligations, but also provides a number of supporting benefits
bentuk perhatian terhadap kesejahteraan karyawan. Fasilitas as a form of its commitment to employee welfare. These
tersebut diberikan untuk mendukung kebutuhan karyawan benefits are provided to support employees in carrying out
dalam menjalankan peran dan tanggung jawabnya, dengan their roles and responsibilities, with details as follows:
rincian sebagai berikut:
Fasilitas yang Diterima Karyawan Perseroan berdasarkan Status Kepegawaian [GRI 401-2]
Employee Benefits Provided by the Company by Employment Status
Pekerja Tidak Tetap
Jenis Fasilitas Pekerja Tetap
Non-Permanent
Type of Benefit Permanent Employee
Employee
Tunjangan Jabatan Ya Ya
Position Allowance Yes Yes
Tunjangan Hari Raya Ya Ya
Religious Holiday Allowance Yes Yes
Tunjangan Cuti Besar Tidak Tidak
Long Leave Allowance No No
Fasilitas Transportasi Ya Ya
Transportation Facilities Yes Yes
Fasilitas Olahraga Ya Ya
Sports Facilities Yes Yes
BPJS Kesehatan Ya Ya
BPJS Health Insurance Yes Yes
BPJS Ketenagakerjaan Ya Ya
BPJS Employment Insurance Yes Yes
110 Kino Indonesia Tbk Laporan Keberlanjutan 2025
Page 113
Pekerja Tidak Tetap
Jenis Fasilitas Pekerja Tetap
Non-Permanent
Type of Benefit Permanent Employee
Employee
Dana Pensiun Ya Tidak
Pension Fund Yes No
Asuransi Kesehatan Ya Ya
Health Insurance Yes Yes
Cuti Melahirkan [GRI 401-3] Maternity Leave [GRI 401-3]
Perseroan selalu memenuhi hak-hak khusus bagi karyawan The Company consistently fulfills special rights for female
wanita, seperti hak cuti hamil, melahirkan/keguguran, serta employees, such as maternity leave, leave for childbirth/
menyediakan ruang laktasi bagi ibu menyusui. Sesuai Peraturan miscarriage, and provides lactation rooms for breastfeeding
Perusahaan, lama cuti melahirkan adalah 90 hari kalender, mothers. In accordance with the Company Regulations,
dengan jaminan karyawan dapat kembali bekerja di posisi maternity leave is 90 calendar days, with a guarantee that
yang sama setelah cuti. Selain itu, Perseroan memberikan cuti employees can return to the same position after the leave.
selama 2 hari kalender bagi karyawan pria yang mendampingi In addition, the Company provides 2 calendar days of paternity
istrinya melahirkan. leave for male employees accompanying their wives during
childbirth.
Uraian Tahun Pria Wanita Jumlah
% %
Description Year Male Fermale Total
2025 1,451 74.49 497 25.51 1,948
Karyawan yang Berhak Mendapat
Dispensasi/Cuti Melahirkan 2024 1,397 73.72 498 26.28 1,895
Employees Entitled to Maternity Leave
2023 1,455 74.01 511 25.99 1,966
2025 100 66.23 51 33.77 151
Karyawan yang Mengambil Dispensasi/
Cuti Melahirkan 2024 116 72.50 44 27.50 160
Employees Who Took Maternity Leave
2023 150 80.65 36 19.35 186
Karyawan yang Kembali Bekerja pada 2025 100 67.11 49 32.89 149
Periode Pelaporan Setelah Dispensasi/
Cuti Melahirkan Berakhir 2024 116 73.42 42 26.58 158
Employees Who Returned to Work During
the Reporting Period After Maternity 2023 150 85.71 25 14.29 175
Leave Ended
Karyawan yang Kembali Bekerja Setelah 2025 93 65.96 48 34.04 141
Dispensasi/Cuti Melahirkan Berakhir,
yang Masih Dipekerjakan 12 Bulan Setelah 2024 110 76.39 34 23.61 144
Kembali Bekerja
Employees Who Returned to Work After
Maternity Leave Ended and Remained 2023 138 84.66 25 15.34 163
Employed 12 Months After Returning to
Work
Penilaian Kinerja Karyawan [GRI 404-3] Performance Appraisal [GRI 404-3]
Penilaian kinerja merupakan bagian penting dalam Performance appraisal is an important part of ensuring that each
memastikan setiap karyawan bekerja secara optimal dan employee works optimally and in alignment with the company’s
selaras dengan tujuan perusahaan. Melalui sistem evaluasi objectives. Through an objective and transparent evaluation
yang objektif dan transparan, hasil penilaian ini menjadi dasar system, the appraisal results serve as the basis for career
bagi pengembangan karier, pemberian penghargaan, serta development, the provision of rewards, and the improvement
peningkatan kompetensi karyawan. Promosi jabatan diberikan of employee competencies. Job promotions are granted to
kepada karyawan berdasarkan hasil performance appraisal employees based on the results of the annual performance
2025 Sustainability Report Kino Indonesia Tbk 111
Page 114
Kinerja Sosial
Social Performance
tahunan dengan mempertimbangkan capaian kinerja dan appraisal, taking into account performance achievements and
kontribusi terhadap perusahaan. Dalam proses ini, Perseroan contributions to the Company. In this process, the company
menjunjung tinggi prinsip kesetaraan dan meniadakan segala upholds the principle of equality and eliminates all forms of
bentuk diskriminasi. discrimination.
Pada tahun 2025, penilaian kinerja dilakukan terhadap seluruh In 2025, performance appraisals were conducted for all
atau 100% karyawan, dengan sebanyak 147 orang memperoleh employees, with a total of 147 employees were promoted.
promosi jabatan. Melalui kebijakan ini, struktur manajemen Through this policy, the Company’s management structure
Perseroan mencerminkan keberagaman, baik dari sisi gender reflects diversity in terms of both gender and age groups.
maupun kelompok usia.
Kebebasan Berserikat dan Perjanjian Freedom of Association and Collective
Kerja Bersama [GRI 3-3, 2-30, 407-1] Labor Agreements [GRI 3-3, 2-30, 407-1]
Perseroan menjunjung tinggi hak karyawan untuk berserikat The Company upholds employees’ rights to freedom of
dan berorganisasi sebagai bagian dari penerapan hubungan association and organization as part of the implementation
industrial yang harmonis dan berkeadilan. Sepanjang tahun of harmonious and equitable industrial relations. Throughout
2025, Perseroan tidak melakukan tindakan apa pun yang 2025, the Company did not undertake any actions that could
berpotensi membatasi atau menghambat kebebasan berserikat potentially restrict or hinder employees’ freedom of association
karyawan, serta senantiasa menghormati hak karyawan untuk and consistently respected employees’ rights to establish and
membentuk dan menjadi anggota serikat pekerja. become members of labor unions.
Hingga akhir tahun 2025, terdapat 3 serikat pekerja yang aktif As of the end of 2025, there were 3 active labor unions within
di lingkungan Perseroan, masing-masing berlokasi di Plant the Company, located at the Cikembar Plant – Sukabumi
Cikembar, Kabupaten Sukabumi; Plant Cikande, Kabupaten Regency; the Cikande Plant – Serang Regency; and the
Serang; dan Plant Sayung, Kabupaten Demak. Total jumlah Sayung Plant – Demak Regency. The total number of union
anggota serikat pekerja tercatat sebanyak 1.147 orang atau members amounted to 1,147 employees, representing
sekitar 25,38% dari total karyawan tetap. Selain itu, Peraturan approximately 25.38% of all permanent employees. In addition,
Perusahaan mengatur syarat-syarat kerja, hak dan kewajiban, the Company Regulation sets out working conditions, rights and
serta tata tertib kerja sebagai pedoman hubungan kerja yang obligations, as well as workplace rules, serving as a guideline
berlaku bagi seluruh karyawan, baik yang tergabung dalam for employment relations applicable to all employees, both
serikat pekerja maupun yang tidak menjadi anggota serikat, member and not member of labor unions, in order to create
guna menciptakan lingkungan kerja yang aman, tertib, dan a safe, orderly, and conducive working environment.
kondusif.
Sarana Pengaduan terkait Manpower related Complaints
Ketenagakerjaan
Untuk menjaga hubungan kerja yang harmonis, Kino To maintain harmonious working relationship, Kino provides
menyediakan saluran pengaduan ketenagakerjaan yang a manpower complaints channel through the Employee
dapat disampaikan kepada Departemen Employee and and Industrial Relations Department. Each report received
Industrial Relation. Setiap laporan yang masuk akan is processed and followed up with full responsibility.
diproses dan ditindaklanjuti dengan penuh tanggung jawab. In 2025, every report received was processed and followed up
Pada tahun 2025, setiap laporan yang masuk telah diproses responsibly and resolved through mutual agreement.
dan ditindaklanjuti dengan penuh tanggung jawab serta
terselesaikan dengan kesepakatan bersama.
112 Kino Indonesia Tbk Laporan Keberlanjutan 2025
Page 115
Keselamatan dan
Kesehatan Kerja [GRI 3-3, 403-1, 403-8] [POJK51-F.21] [ESG S-11]
Occupational Health and Safety
Kino menempatkan aspek keselamatan dan kesehatan kerja Kino places occupational health and safety as a fundamental
sebagai fondasi utama dalam menciptakan lingkungan kerja pillar in creating a decent, safe, and sustainable working
yang layak, aman, dan berkelanjutan bagi seluruh karyawan. environment for all employees. This commitment is realized
Komitmen tersebut diwujudkan melalui penerapan Kebijakan through the implementation of an Occupational Health and
Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Safety (OHS) Management System Policy applicable to
yang berlaku bagi seluruh jajaran manajemen dan karyawan, all levels of management and employees, and extended to
serta diperluas cakupannya kepada mitra usaha, pemasok, business partners, suppliers, contractors, and other parties
rekanan, dan pihak lain yang berada di lingkungan kerja present within the Company’s work environment, including
Perseroan, termasuk tamu. visitors.
Untuk mendukung penerapan kebijakan tersebut, Perseroan To support the implementation of this policy, the Company
melaksanakan berbagai inisiatif K3 yang bertujuan untuk implements OHS initiatives aimed at preventing work
mencegah kecelakaan kerja, mengendalikan potensi bahaya, accidents, controlling potential hazards, and minimizing health
serta meminimalkan risiko kesehatan yang dapat timbul dari risks arising from operational activities. These OHS initiatives
aktivitas operasional. Inisiatif K3 tersebut diterapkan secara are implemented on an ongoing basis in reference to applicable
berkelanjutan dengan mengacu pada ketentuan peraturan laws and regulations as well as good occupational safety
perundang-undangan yang berlaku serta praktik keselamatan practices, including the following:
kerja yang baik, antara lain:
1. Menerapkan Sistem Manajemen K3 dari Kementerian 1. Implementing the OHS Management System (SMK3)
Ketenagakerjaan di Plant Cikembar dan ISO 45001:2018 issued by the Ministry of Manpower at the Cikembar Plant
Sistem Manajemen K3 di Plant Pandaan; and the ISO 45001:2018 OHS Management System at the
Pandaan Plant;
2. Menerapkan Kebijakan Nihil Kecelakaan (Zero Accident 2. Implementing a Zero Accident Policy across 4 Plant,
Policy) yang sudah dilaksanakan di 4 Plant, yaitu Plant namely the Cikande Plant, Cikembar Plant, Pandaan Plant,
Cikande, Plant Cikembar, Plant Pandaan, dan Plant and Sayung Plant. In 2025, the Company recorded an
Sayung. Pada tahun 2025, Perseroan mencatatkan actual frequency rate of 5.3;
actual frequency rate sebesar 5,3;
3. Menerapkan kebijakan terkait insiden kecelakaan kerja 3. Implementing a policy requiring work accident incidents
di Plant yang harus diinformasikan dalam waktu 1x24 jam at the Plant must be informed to the Health Safety and
kepada Departemen Health Safety and Environment (HSE); Environment (HSE) Division within 1×24 hours;
4. Melakukan peninjauan sistem K3 melalui audit eksternal 4. Conducting a review of the OHS system through external
yang merujuk pada Sistem Manajemen Keselamatan dan audits referring to the Occupational Safety and Health
Kesehatan Kerja (SMK3); Management System (SMK3);
5. Melakukan inspeksi langsung ke setiap Plant Perseroan 5. Conducting on-site inspections at each of the Company’s
untuk memastikan kepatuhan; plants to ensure compliance;
6. Melaksanakan audit internal sesuai dengan jadwal yang 6. Carrying out internal audits in accordance with the
telah ditetapkan; serta established schedule; and
7. Melakukan Program Behavior Observation Safety Sampling 7. Implementing the Behavior Observation Safety Sampling
(BOSS) dengan melibatkan seluruh karyawan untuk (BOSS) Program involving all employees to report any near
melaporkan jika menemukan atau mengalami kejadian near misses, unsafe actions, and unsafe conditions encountered
misses, unsafe action, dan unsafe condition di tempat kerja. or experienced in the workplace.
Identifikasi Bahaya, Penilaian Risiko, Hazard Identification, Risk Assessment,
dan Investigasi Insiden [GRI 403-2] and Incident Investigation [GRI 403-2]
Perseroan menjalankan kegiatan operasional dengan tingkat The Company conducts its operations with a high level of activity,
aktivitas yang tinggi, khususnya pada fasilitas produksi, particularly at its production facilities, which entails potential
sehingga memiliki potensi bahaya dan risiko yang perlu dikelola hazards and risks that must be managed systematically. In
secara sistematis. Menyadari hal tersebut, Perseroan secara response, the Company continuously identifies potential
2025 Sustainability Report Kino Indonesia Tbk 113
Page 116
Kinerja Sosial
Social Performance
berkelanjutan melakukan identifikasi potensi bahaya dan risiko hazards and risks across all business processes, especially
di seluruh proses bisnis, terutama pada kegiatan operasional in operational actitivities at plant. The risk identification
di plant. Proses identifikasi dan penilaian risiko tersebut and assessment process refers to the Hazard Identification,
mengacu pada metode Hazard Identification, Risk Assessment, Risk Assessment, and Determining Control (HIRADC) method,
and Determining Control (HIRADC) serta Identifikasi Aspek dan as well as the Identification of Environmental Impacts Aspects.
Dampak Lingkungan.
Secara umum, risiko K3 yang dihadapi berkaitan dengan In general, the OHS risks faced are related to the operation
pengoperasian mesin produksi dan penggunaan peralatan of production machinery and the use of heavy equipment.
berat. Untuk meminimalkan potensi kecelakaan kerja, To minimize the potential for work accidents, the Company
Perseroan menerapkan pengendalian risiko secara berjenjang implements a hierarchical risk control system that includes
yang mencakup eliminasi, substitusi, rekayasa teknik, kontrol elimination, substitution, engineering controls, administrative
administratif, serta penyediaan dan penggunaan alat pelindung controls, and the provision and use of personal protective
diri (APD). equipment (PPE).
Apabila terjadi insiden yang berkaitan dengan K3 maupun In the event of OHS or environmental incidents, the Company
lingkungan, Perseroan melakukan evaluasi dan tindak lanjut conducts a responsible evaluations and follow-up to prevent
secara bertanggung jawab untuk mencegah terulangnya recurrence. The investigation process is governed by Procedure
kejadian serupa. Proses investigasi ini diatur dalam prosedur PS-046 and carried out by a dedicated team with competencies
PS-046 dan dilaksanakan oleh tim khusus yang memiliki in work accident investigation. The evaluation results are
kompetensi dalam penyelidikan kecelakaan kerja. Hasil evaluasi subsequently reported to the Board of Directors and relevant
kemudian dilaporkan kepada Direksi serta pihak eksternal external parties as part of continuous improvement efforts.
terkait sebagai bagian dari upaya perbaikan berkelanjutan.
Kino menyediakan sarana pelaporan bagi karyawan untuk Kino provides reporting channels for employees to report
melaporkan kondisi lingkungan kerja yang dianggap tidak working environmental conditions that are considered unsafe
aman atau tidak layak melalui Pelaporan Tim Kelompok Kerja or unsuitable through the Work Group Team Reporting (POKJA)
(POKJA) maupun mekanisme Behavior Observation Safety as well as the Behavior Observation Safety Sampling (BOSS)
Sampling (BOSS). Setiap laporan ditindaklanjuti secara objektif mechanism. Each report is followed up objectively to ensure that
untuk memastikan lingkungan kerja tetap aman dan kondusif. the working environment remains safe and conducive. In 2025
Sepanjang tahun 2025, tidak terdapat pengaduan terkait there were no complaints related to working environmental
kondisi lingkungan kerja, dan seluruh kegiatan operasional conditions, and all operational activities ran smoothly.
berjalan dengan baik.
Layanan dan Promosi Kesehatan Kerja Occupational Health Services and
[GRI 403-3, 403-6] Promotion [GRI 403-3, 403-6]
Kesehatan kerja karyawan menjadi perhatian penting bagi Employee occupational health is an important focus for the
Perseroan untuk menjaga produktivitas serta kenyamanan Company in maintaining productivity and comfort at work.
dalam bekerja. Sebagai wujud komitmen tersebut, Kino telah As a part of this commitment, Kino implemented a number
menjalankan berbagai inisiatif promotif dan preventif di bidang of promotive and preventive occupational health initiatives in
kesehatan kerja pada tahun 2025, di antaranya: 2025, including:
1. Mendukung Program Pencegahan HIV/AIDS di tempat kerja, 1. Supporting the HIV/AIDS Prevention Program in the
yang digagas Kementerian Tenaga Kerja dan Organisasi Workplace, initiated by the Ministry of Manpower and the
Buruh Internasional (ILO). Program ini dilaksanakan International Labour Organization (ILO). The program
melalui 9 kegiatan, baik yang diselenggarakan secara was implemented through 9 activities, both organized
mandiri maupun melalui kerja sama dengan berbagai independently and in collaboration with various parties,
pihak, termasuk pelaksanaan sosialisasi HIV/AIDS dan including HIV/AIDS awareness campaigns and Voluntary
Voluntary Counseling and Testing (VCT) secara sukarela di Counseling and Testing (VCT) at several operational
beberapa lokasi operasional. Inisiatif ini bertujuan untuk locations. This initiative aims to increase worker’s
meningkatkan kesadaran pekerja mengenai pencegahan awareness of HIV/AIDS prevention and promote the
HIV/AIDS serta mendorong penerapan prinsip non-stigma principles of non-stigmatization and non-discrimination
dan non-diskriminasi terhadap pengidap HIV/AIDS. Pada against people with HIV/AIDS. In 2025, a total of
tahun 2025, sebanyak 142 orang telah menerima manfaat 142 individuals benefited from this program;
dari program tersebut;
114 Kino Indonesia Tbk Laporan Keberlanjutan 2025
Page 117
2. Menyelenggarakan kegiatan donor darah secara berkala 2. Organizing regular blood donation activities at several
di beberapa unit operasional sebagai bentuk dukungan operational units as a contribution to maintaining national
terhadap ketersediaan stok darah nasional serta upaya blood supply availability and supporting employee health;
menjaga kesehatan karyawan;
3. Melaksanakan pemeriksaan kesehatan berkala (medical check 3. Conducting periodic medical check-ups (MCU) for
up/MCU) bagi karyawan dengan fungsi tertentu seperti divisi employees in certain functions, such as production and
produksi dan teknik yang berhubungan dengan peralatan; engineering divisions that deal with equipment;
4. Menyelenggarakan pemeriksaan kesehatan gratis, 4. Providing free health screenings, including eye
termasuk pemeriksaan mata dan cek kesehatan umum examinations and general health checks for employees;
bagi karyawan;
5. Menyelenggarakan seminar kesehatan, antara lain terkait HIV, 5. Organizing health seminars on topics such as HIV,
tuberkulosis (TBC), Hepatitis, serta edukasi kesehatan lainnya tuberculosis (TB), hepatitis, and other health education
bekerja sama dengan fasilitas layanan kesehatan setempat; programs in collaboration with local healthcare facilities;
6. Melaksanakan program promosi kesehatan (Promkes) 6. Implementing health promotion programs (Promkes)
terkait hipertensi, diabetes, demam berdarah, dan penyakit related to high blood pressure, diabetes, dengue fever, and
lainnya guna meningkatkan kesadaran karyawan terhadap other diseases to improve employee awareness of disease
pencegahan penyakit; prevention;
7. Melaksanakan pelatihan pertolongan pertama pada 7. Conducting first aid (P3K) training, including treatment
kecelakaan (P3K), termasuk penanganan luka bakar, luka for burns, work-related injuries, exposure to hazardous
kerja, paparan bahan berbahaya, serta keselamatan kerja materials, and occupational safety related to electrical
terkait risiko kelistrikan; risks;
8. Menyelenggarakan pelatihan tata cara resusitasi sebagai 8. Organizing cardiopulmonary resuscitation (CPR) training
bagian dari peningkatan kapasitas karyawan dalam as part of efforts to improve employees’ capacity in
penanganan kondisi darurat medis; handling medical emergencies;
9. Melaksanakan screening TBC, termasuk pengambilan 9. Conducting TB screening, including sputum sample
sampel dahak di beberapa lokasi operasional bekerja sama collection at several operational locations in cooperation
dengan fasilitas kesehatan setempat; dan with local healthcare facilities; and
10. Melaksanakan berbagai kegiatan edukasi dan promotif 10. Implementing other educational and promotive activities
lainnya yang mendukung peningkatan kesadaran dan to support the improvement of employee health awareness
derajat kesehatan karyawan di seluruh unit operasional. and overall health standards across all operational units.
Pelaksanaan inisiatif promotif dan preventif di bidang kesehatan The implementation of promotive and preventive occupational
kerja sepanjang tahun 2025 tersebut melibatkan total 3.028 health initiatives throughout 2025 involved a total of 3,028
partisipasi karyawan yang tersebar di unit operasional Cikande, employee participants across the Cikande, Cikembar, Pandaan,
Cikembar, Pandaan, dan Sayung. and Sayung operational units.
Selain program-program tersebut, Perseroan menyediakan In addition to these programs, the Company provides health
perlindungan kesehatan melalui kepesertaan BPJS Kesehatan dan protection through participation in BPJS Kesehatan and BPJS
BPJS Ketenagakerjaan bagi seluruh karyawan tanpa membedakan Ketenagakerjaan for all employees without distinction, as well
golongan, serta asuransi kesehatan tambahan bagi fungsi tertentu as additional health insurance coverage for certain functions
sesuai kebutuhan pekerjaan. Perseroan juga mendorong gaya based on job requirements. The Company also promotes
hidup sehat melalui pengembangan komunitas olahraga dan a healthy lifestyle by fostering sports communities and
penyediaan akses fasilitas kebugaran bagi karyawan. providing employees with access to fitness facilities.
Partisipasi, Konsultasi, dan Komunikasi Employee Participation, Consultation and
Karyawan terkait K3 [GRI 403-4] Communication Related to OHS [GRI 403-4]
Kino berkomitmen menciptakan lingkungan kerja yang Kino is committed to fostering an open and participatory
terbuka dan partisipatif, di mana setiap karyawan dapat working environment in which every employee can safely
menyampaikan masukan, keluhan, atau aspirasi terkait express feedback, concerns, or aspirations regarding OHS
penerapan K3 dengan aman dan tanpa hambatan. implementation without barriers. To support this commitment,
Untuk mendukung hal tersebut, Perseroan menyediakan the Company provides a number of different communication
berbagai sarana komunikasi dan konsultasi sebagai berikut: and consultation channels, including:
1. Pelaksanaan Kebijakan Safety Pause Day 1 kali setiap bulan 1. Implementation of the Safety Pause Day policy once every
dengan mengumpulkan semua karyawan, safety talk 1 kali month by gathering all employees, conducting safety talks
setiap 2 minggu, serta safety briefing sebelum bekerja; once every two weeks, and pre-briefing before work;
2025 Sustainability Report Kino Indonesia Tbk 115
Page 118
Kinerja Sosial
Social Performance
2. Peringatan Bulan K3 Nasional setiap tahun pada 2. Celebrating the National OHS Month annually from
12 Januari-12 Februari, yang bertujuan mendukung 12 January-12 February to support the creation of a safe,
terciptanya tempat kerja yang aman, efisien, dan produktif; efficient, and productive workplace;
3. Pembentukan Panitia Pembina Keselamatan dan Kesehatan 3. Establishing the Occupational Safety and Health
Kerja (P2K3), beranggotakan perwakilan manajemen dan Committee (P2K3), consisting of management and
pekerja. Pada tahun 2025, perwakilan pekerja dalam P2K3 worker representatives. In 2025, there are 151 worker
terdiri dari 151 orang; serta representatives in P2K3; and
4. Penyampaian himbauan K3 melalui paging system setiap 4. Delivery of OHS reminders through the paging system
pagi dan sore. every morning and afternoon.
Pelatihan K3 [GRI 403-5] OHS Training [GRI 403-5]
Pelatihan K3 menjadi bagian penting dari budaya kerja Kino OHS training forms an integral part of Kino’s work culture
guna menjaga keselamatan dan meningkatkan kesiapan to maintain safety and improve employees’ readiness in
karyawan menghadapi risiko operasional. Pada tahun 2025, addressing operational risks. In 2025, the Company conducted
Perseroan telah melaksanakan 84 pelatihan K3 yang diikuti 84 OHS training with a 6,538 employee participations and
sebanyak 6.538 partisipasi dari karyawan, dan 39 partisipasi 39 business partners/suppliers participants.
dari mitra usaha/pemasok.
Kegiatan tersebut antara lain meliputi pelatihan keselamatan These activities included basic safety training covering
dasar (safety training), yang mencakup topik keselamatan topics, such as occupational safety, safe driving, ergonomics,
kerja, keselamatan berkendara, ergonomi, pengendalian energi hazardous energy control (lock out–tag out), the use of
berbahaya (lock out–tag out), penggunaan alat pemadam api portable fire extinguishers (APAR), chemical handling, and
ringan (APAR), penanganan bahan kimia, serta bekerja aman working safely at heights. In addition, the Company organized
di ketinggian. Selain itu, Perseroan juga menyelenggarakan emergency response training, including simulations on the
pelatihan tanggap darurat (emergency response training), use of portable APAR and hydrants, as well as periodic safety
termasuk simulasi penggunaan APAR dan hydrant, serta pause day activities addressing occupational safety and
kegiatan safety pause day yang membahas isu keselamatan dan environmental issues.
lingkungan secara berkala.
Pencegahan dan Mitigasi Dampak K3 Prevention and Mitigation of OHS Impacts
terkait Relasi Bisnis [GRI 403-7] related to Business Relationships [GRI 403-7]
Perseroan berupaya mencegah dan meminimalkan risiko K3 The Company strives to prevent and minimize OHS risks that
yang dapat timbul dari kegiatan operasional yang melibatkan may generate from operational activities involving business
mitra usaha/pemasok. Upaya tersebut dilakukan melalui partners and suppliers. These efforts are carried out through
pelaksanaan penilaian risiko secara menyeluruh serta the implementation of comprehensive risk assessments and
penerapan Kebijakan K3 secara konsisten sebagai bagian dari the consistent application of the OHS Policy as part of
pengelolaan hubungan kerja yang bertanggung jawab. responsible partnership management.
Kinerja Keselamatan Kerja Occupational Safety Performance
[GRI 403-9] [ESG S-06] [GRI 403-9] [ESG S-06]
Rekapitulasi data kinerja K3 selama 3 tahun terakhir A summary of OHS performance data in the last 3 years is
ditampilkan pada tabel berikut: presented in the table below:
Uraian
2025 2024 2023
Description
Lost Time Injury 9 7 18
Fatalitas
- - -
Fatality
Restricted Work Cases 2 3 -
116 Kino Indonesia Tbk Laporan Keberlanjutan 2025
Page 119
Uraian
2025 2024 2023
Description
Kasus Perawatan Medis
7 10 4
Medical Treatment Cases
Kasus Pertolongan Pertama
20 21 21
First Aid Cases
Jumlah Jam Kerja
7,268,947 6,934,540 5,864,886
Total Working Hours
Jumlah Hari Hilang (Lost Days)
59 84 130
Total Lost Days
Lost Time Injury Frequency Rate (LTIFR) 8.12 12.11 3.07
Total Recordable Injury Rate (TRIR) 2.48 2.88 3.75
Severity Rate (SR) 8.12 12.11 22.17
Keterangan: / Remarks:
Rumus yang digunakan menggunakan konstanta 200.000. / The formula used applies a constant of 200,000.
Pada tahun 2025, penerapan inisiatif keselamatan kerja In 2025, the implementation of workplace safety initiatives
di seluruh unit kerja menunjukkan hasil yang baik, di mana across all operational units demonstrated positive results,
tidak terjadi kecelakaan kerja fatal maupun insiden yang with zero fatal work accidents or incidents resulting in losses.
menimbulkan kerugian. Selain itu, Kino juga terus melanjutkan In addition, Kino continued its participation in the Work
kepesertaan dalam Program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) Accident Insurance Program (Jaminan Kecelakaan Kerja/JKK)
BPJS Ketenagakerjaan sebagai bentuk perlindungan bagi under BPJS Ketenagakerjaan as a form of protection for all
seluruh karyawan. employees.
Kinerja Kesehatan Kerja [GRI 403-10] Occupational Health Performance
[GRI 403-10]
Pada tahun 2025, Perseroan melaksanakan berbagai inisiatif In 2025, the Company implemented a number of initiatives to
untuk mendukung kesehatan kerja karyawan, baik secara support employee occupational health, both independently
mandiri maupun melalui kerja sama dengan pihak ketiga. and in collaboration with third parties. The activities carried
Adapun beberapa kegiatan yang telah dilakukan, antara lain: out, include:
1. Melaksanakan medical check-up bagi karyawan di plant 1. Conducting medical check-ups for employees at
Perseroan dan warehouse cabang. Pada tahun 2025, the Company’s plant and warehouse branches. In 2025,
sebanyak 1.502 karyawan telah menerima manfaat tersebut; a total of 1,502 employees benefited from this program;
2. Melaksanakan program olahraga secara rutin; 2. Organizing regular exercise activities;
3. Melakukan sosialisasi berkala untuk hidup sehat melalui 3. Conducting periodic healthy living awareness dissemination
email kepada seluruh karyawan; serta via email to all employees; and
4. Menyediakan fasilitas fitness centre untuk meningkatkan 4. Providing fitness center facilities to improve and maintain
dan menjaga kesehatan karyawan. employee health.
2025 Sustainability Report Kino Indonesia Tbk 117
Page 120
Kinerja Sosial
Social Performance
Komitmen terhadap Konsumen
Commitment to Consumers
Perseroan terus berupaya memperkuat hubungan dengan The Company continuously strives to strengthen its
konsumen sebagai bagian dari strategi menjaga loyalitas relationship with customers as part of its strategy to
dan memperluas pasar secara berkelanjutan. Keberlanjutan maintain loyalty and sustainably expand its market presence.
usaha Perseroan sangat bergantung pada tingkat kepuasan The sustainability of the Company’s business is highly
konsumen, yang dipengaruhi oleh kemampuan Perseroan dependent on customer satisfaction, which is influenced by the
dalam memenuhi kebutuhan serta ekspektasi terhadap produk Company’s ability to meet customer needs and expectations
dan layanan yang diberikan. Oleh karena itu, pengendalian regarding the products and services provided. Therefore,
kualitas produk dan jasa menjadi prioritas utama, yang product and service quality control remains a top priority,
dilaksanakan melalui penerapan standar operasional prosedur implemented through the consistent application of standard
(SOP) secara konsisten dalam seluruh aktivitas operasional operating procedures (SOPs) across all operational activities to
guna memastikan mutu, keamanan, dan keandalan produk ensure the quality, safety, and reliability of products received
yang diterima konsumen. by customers.
Layanan Setara kepada Konsumen Commitment to Equal Service to
[POJK51-F.17] Customers [POJK51-F.17]
Kino menempatkan konsumen sebagai pusat perhatian, Kino places customers at the center of its attention, with
dengan komitmen untuk memberikan layanan yang setara dan a commitment to providing equal and fair services to all
adil bagi semua konsumen, tanpa memandang latar belakang, customers, regardless of background, economic capacity, or
kemampuan ekonomi, atau wilayah domisili. Setiap konsumen area of residence. Every customer has the right to transparent
berhak mendapatkan informasi produk yang transparan, product information, adequate after-sales services, and
layanan purna jual yang memadai, serta akses yang mudah ke accessible complaint channels.
saluran pengaduan.
Untuk mendukung komitmen tersebut, Kino telah To support this commitment, Kino has integrated digital
mengintegrasikan teknologi digital dalam proses bisnis dan technology into its business and marketing processes, enabling
pemasarannya, sehingga konsumen dapat mengakses produk customers to access products and services anytime and anywhere
dan layanan kapan saja dan di mana saja melalui berbagai kanal, through a number of different channels, including social media,
seperti media sosial, situs web resmi, KOLs dan influencer, the official website, KOLs and influencers, publisher channels,
kanal publisher, serta e-commerce melalui Kino Official as well as e-commerce platforms through the Kino Official Store
Store di berbagai marketplace ternama. Pendekatan ini juga across leading marketplaces. This approach also strengthens
memperkuat jaringan pemasaran konvensional melalui pasar the conventional marketing network through physical markets,
fisik, memastikan bahwa seluruh produk dan layanan Kino ensuring that all Kino products and services are inclusive and
bersifat inklusif dan dapat dinikmati oleh seluruh masyarakat. accessible to the broader community.
Perlindungan Privasi Konsumen [GRI 3-3, 418-1] Protecting Customer Privacy [GRI 3-3, 418-1]
Perseroan berkomitmen menjaga kerahasiaan dan keamanan The Company is committed to protecting the confidentiality
data pribadi konsumen sebagai bagian dari upaya membangun and security of customers’ personal data as part of its efforts
dan mempertahankan kepercayaan publik. Seluruh informasi to build and maintain public trust. All information relating to
konsumen, mitra usaha, serta pihak ketiga dikelola sesuai customers, business partners, and third parties is managed in
dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang accordance with applicable laws and regulations, including Law
berlaku, termasuk Undang-Undang No. 27 Tahun 2022 tentang No. 27 of 2022 concerning Personal Data Protection.
Pelindungan Data Pribadi.
118 Kino Indonesia Tbk Laporan Keberlanjutan 2025
Page 121
Dalam rangka memperkuat sistem keamanan informasi, To strengthen its information security system, the Company
Perseroan telah menerapkan ISO 27001:2022 Sistem has implemented the ISO 27001:2022 Information Security
Manajemen Keamanan Inforamsi (ISMS), yang berfungsi untuk Management System (ISMS), which serves to protect sensitive
melindungi data sensitif, informasi konsumen, serta aset data, customer information, and the Company’s information
informasi Perseroan dari berbagai risiko, termasuk peretasan, assets from various risks, including hacking, data theft, and
pencurian, maupun kerusakan akibat insiden keamanan. damage due to security incidents. Throughout 2025, the
Sepanjang 2025, Perseroan telah berhasil menyelesaikan 100% Company successfully resolved all complaints received.
pengaduan yang diterima.
Inovasi dan Pengembangan Produk Product Innovation and Development
[POJK51-F.26] [POJK51-F.26]
Pengembangan produk terus dilakukan sebagai upaya Product development is continuously carried out as part of
mempertahankan kualitas dan nilai bagi konsumen. Sepanjang the Company’s efforts to maintain quality and deliver
tahun 2025, Perseroan melaksanakan berbagai inovasi dan added value to customers. Throughout 2025, the Company
pengembangan produk, antara lain: implemented product innovations and development initiatives,
including the following:
1. Pada merek Colltopia, Kino meluncurkan varian rasa baru, 1. Under the Colltopia brand, Kino launched new flavor
yakni Sparkling Lemon Lime 7 g, Yuzu Pomelo 320 ml, dan variants, namely Sparkling Lemon Lime 7 g, Yuzu Pomelo
Melon Orange ml; 320 ml, and Melon Orange 320 ml;
2. Pada merek Cap Panda, Kino meluncurkan varian rasa baru 2. Under the Cap Panda brand, Kino introduced new flavor
Cincau Hijau 310 ml; variants, including Green Grass Jelly 310 ml;
3. Pada merek Kino Pia, Kino meluncurkan Kino Pia 100 Festive 3. Under the Kino Pia brand, Kino launched Kino Pia 100
Bucket 275 g dan Pouch Regulaer 138 g. Selain itu, Kino Pia Festive Bucket 275 g and Pouch Regular 138 g. In addition,
juga dikembangkan dengan berbagai varian rasa, seperti Kino Pia was further developed with various flavor variants,
cokelat, kacang hijau, dan nanas, serta ukuran kemasan yang such as chocolate, mung bean, and pineapple, as well as a
beragam untuk memenuhi preferensi konsumen; range of packaging sizes to meet consumer preferences;
4. Pada merek Eskulin Kids, Kino meluncurkan Eskulin Kids 4. Under the Eskulin Kids brand, Kino launched Eskulin Kids
Sunscreen SPF 50 PA+++ dan Eskulin Kids Hair Lotion; Sunscreen SPF 50 PA+++ and Eskulin Kids Hair Lotion;
5. Pada merek Eskulin, Kino mengembangkan rangkaian 5. Under the Eskulin brand, Kino expanded the Eskulin Eau de
Eskulin Eau de Parfum, termasuk varian, seperti Twilight Parfum line, including variants, such as Twilight Amour and
Amour dan Enchanted Petals; Enchanted Petals;
6. Pada merek Ovale, Kino menghadirkan pengembangan 6. Under the Ovale brand, Kino introduced the Ovale H2O
produk Ovale H2O Micellar Water Hydra Boost kemasan Micellar Water Hydra Boost in a 300 ml bottle packaging.
botol 300 ml;
7. Pada merek Ellips, Kino meluncurkan Ellips Hair Serum 7. Under the Ellips brand, Kino launched Ellips Hair Serum
Ultra Treatment, serta mengembangkan rangkaian produk Ultra Treatment and further developed its hair care
perawatan rambut lainnya, termasuk Ellips Hair Mask portfolio, including Ellips Hair Mask Moroccan, Ellips Hair
Moroccan, Ellips Hair Vitamin, Hair Vitamin Bottle, dan Ellips Vitamin, Hair Vitamin Bottle, and Ellips Vitamin Hair Mist
Vitamin Hair Mist (Mist Me Up), guna mendukung kebutuhan (Mist Me Up), to address diverse hair care needs, such as
perawatan rambut yang beragam, seperti hair treatment, hair treatment, smoothness, shine, color nourishment, and
smooth, shiny, nutri color, serta perawatan praktis sehari-hari; practical daily care;
8. Pada merek KUCINGKU, Kino mengembangkan produk 8. Under the KUCINGKU brand, Kino developed KUCINGKU
KUCINGKU Bentonite Cat Litter dalam berbagai ukuran Bentonite Cat Litter in different sizes and fragrance variants
dan varian aroma sebagai bagian dari penguatan portofolio as part of strengthening its pet care product portfolio;
produk perawatan hewan peliharaan;
9. Pada merek Segar Sari, Kino mengembangkan produk 9. Under the Segar Sari brand, Kino developed Segar Sari
Segar Sari Teh Tarik sebagai bagian dari penguatan portofolio Teh Tarik as part of strengthening its powdered beverage
minuman serbuk dengan cita rasa khas yang praktis dikonsumsi; portfolio with a distinctive and convenient flavor offering;
10. Pada merek Panther, Kino meluncurkan varian minuman 10. Under the Panther brand, Kino launched ready-to-drink
siap konsumsi Panther Big Cup dan Panther Cup dengan variants, Panther Big Cup and Panther Cup, in various
berbagai pilihan rasa, seperti mixfruit, anggur, dan stroberi, flavors, such as mixed fruit, grape, and strawberry, targeting
untuk menjangkau segmen konsumen minuman ringan; the soft beverage segment;
2025 Sustainability Report Kino Indonesia Tbk 119
Page 122
Kinerja Sosial
Social Performance
11. Pada merek Chew2Ball, Kino menghadirkan produk 11. Under the Chew2Ball brand, Kino introduced Chew2Ball
Chew2Ball untuk pasar ekspor, termasuk ke Korea Selatan, products for export markets, including South Korea, in
dengan varian rasa mint dan fruit, sebagai bagian dari mint and fruit flavors, as part of its international market
pengembangan pasar internasional; dan expansion strategy; and
12. Pada merek Snackit, Kino meluncurkan berbagai varian 12. Under the Snackit brand, Kino launched various Snackit
Snackit Marshmallow dengan bentuk dan rasa yang Marshmallow variants featuring innovative shapes and
inovatif, termasuk varian bag shape dan flavor dip. flavors, including bag-shaped variants and flavor dip options.
Pelabelan dan Komunikasi Pemasaran Labeling and Marketing Communication
[GRI 3-3, 417-1, 417-2, 417-3] [GRI 3-3, 417-1, 417-2, 417-3]
Perseroan secara konsisten melakukan pelabelan produk The Company consistently implements product labeling as
sebagai sarana komunikasi dan edukasi kepada konsumen a means of communication and consumer education, while
sekaligus untuk memastikan kepatuhan terhadap ketentuan ensuring compliance with applicable laws and regulations.
peraturan perundang-undangan yang berlaku. Setiap produk, Each product, including processed food and beverage products,
termasuk pangan olahan makanan dan minuman, dilengkapi is equipped with labeling information covering the product
dengan informasi label yang mencakup nama produk, name, composition, nutritional information, expiration date,
komposisi, informasi nilai gizi, tanggal kedaluwarsa, nomor izin BPOM distribution permit number, net weight/content, as well
edar BPOM, berat/isi bersih, serta nama dan alamat produsen, as the name and address of the manufacturer, in accordance
sesuai Undang-Undang No. 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan with Law No. 8 of 1999 on Consumer Protection and
Konsumen dan Peraturan Badan Pengawas Obat dan Makanan the Food and Drug Administration (BPOM) Regulation
(BPOM) No. 26 Tahun 2021 tentang Informasi Nilai Gizi pada No. 26 of 2021 on Nutritional Value Information on Processed
Label Pangan Olahan. Untuk produk kosmetika, pencantuman Food Labels. For cosmetic products, the label includes
label memuat nama dan fungsi produk, komposisi, cara the product name and function, composition, directions for
penggunaan, tanggal kedaluwarsa, nomor notifikasi BPOM, use, expiration date, BPOM notification number, and relevant
serta peringatan yang relevan, sesuai Peraturan Menteri warnings, in accordance with Ministry of Health Regulation
Kesehatan No. 1176/MENKES/PER/VIII/2010 tentang No. 1176/MENKES/PER/VIII/2010 on Notification of Cosmetic.
Notifikasi Kosmetika. Informasi produk juga dapat diakses Product information is also accessible through the official
melalui situs web resmi di www.kino.co.id/brands dan media website at www.kino.co.id/brands and through the Company’s
sosial. Sepanjang tahun 2025, Perseroan tidak menerima social media channels. In 2025, the Company did not receive
laporan insiden ketidakpatuhan terkait pencantuman label any reports of non-compliance incidents related to product
produk. information labeling provisions.
Dalam hal komunikasi pemasaran, Perseroan menjalankan In terms of marketing communication, the Company conducts
seluruh kegiatan promosi dan periklanan dengan mengacu pada all promotional and advertising activities in accordance
Undang-Undang Perlindungan Konsumen serta Etika Pariwara with the Consumer Protection Law and the Indonesian
Indonesia yang ditetapkan oleh Dewan Periklanan Indonesia. Advertising Ethics of the Indonesian Advertising Council.
Kegiatan pemasaran dilakukan dengan prinsip jujur, akurat, dan Marketing activities are carried out based on the principles
bertanggung jawab, serta menjunjung persaingan usaha yang of honesty, accuracy, and responsibility, while upholding fair
sehat dan kepatuhan terhadap hukum. Selama tahun 2025, business competition and compliance with applicable laws and
Perseroan tidak menerima sanksi maupun laporan atas dugaan regulations. Throughout 2025, the Company did not receive
pelanggaran regulasi terkait komunikasi pemasaran. any sanctions or reports concerning alleged violations of
regulations related to marketing communications.
Evaluasi Keamanan dan Kesehatan Evaluation of Product Safety and Health
Produk [GRI 3-3, 416-1, 416-2] [POJK51-F.27] [GRI 3-3, 416-1, 416-2] [POJK51-F.27]
Proses evaluasi keamanan dan kesehatan produk dilakukan The product safety and health evaluation process is
secara menyeluruh untuk memastikan produk yang dihasilkan conducted comprehensively to ensure that all products
memenuhi standar keamanan yang ditetapkan. Perseroan meet established safety standards. The Company ensures
memastikan seluruh produk telah memenuhi ketentuan that all products comply with the requirements set by
dari BPOM dan Kementerian Kesehatan, serta memperoleh BPOM and the Ministry of Health, and have obtained halal
sertifikasi halal dari Badan Penyelenggara Jaminan Produk certification from the Halal Product Assurance Organizing
Halal (BPJPH). Dukungan terhadap pengendalian mutu produk Body (BPJPH). Support for product quality control is also
juga tercermin dari fasilitas plant yang dilengkapi dengan reflected in the Company’s plant facilities, which are equipped
120 Kino Indonesia Tbk Laporan Keberlanjutan 2025
Page 123
laboratorium dan peralatan pengujian sesuai standar kesehatan with laboratories and testing equipment in accordance with
yang berlaku. Sebagai wujud nyata komitmen terhadap applicable health standards. As a tangible demonstration of its
keselamatan konsumen, Perseroan telah berhasil menyelesaikan commitment to consumer safety, the Company successfully
100% pengaduan keamanan produk sepanjang tahun pelaporan, resolved 100% of product safety complaints throughout
yang mencakup proses investigasi mendalam hingga pemberian the reporting year, encompassing thorough investigations and
solusi konkret bagi setiap laporan yang diterima. the provision of concrete solutions for each case reported.
Dampak Produk Kino [POJK51-F.28] Impact of Kino’s Products [POJK51-F.28]
Beragam produk telah dikembangkan untuk memenuhi A wide range of products has been developed to meet the
kebutuhan konsumen di berbagai segmen. Dalam needs of customers across different segments. In their use,
penggunaannya, setiap produk tentu memiliki potensi dampak each product inherently carries potential impacts on health
terhadap kesehatan dan lingkungan. Karena itu, Perseroan and the environment. Therefore, the Company is committed
berkomitmen memastikan seluruh produk yang dihasilkan to ensuring that all products manufactured are safe, of high
aman, berkualitas, dan sesuai dengan standar kesehatan yang quality, and meet with prevailing health standards in Indonesia.
berlaku di Indonesia. Sebagai bentuk kepatuhan, seluruh produk As part of its regulatory compliance, all products have been
telah disesuaikan dengan ketentuan Peraturan Pemerintah aligned with Government Regulation No. 28 of 2024 on
No. 28 Tahun 2024 tentang pelaksanaan Undang-Undang the enforcement of Law No. 17 of 2023 on Health, including
No. 17 Tahun 2023 mengenai Kesehatan, termasuk pengaturan provisions on the maximum level for sugar, salt, and fat.
batas maksimum kandungan gula, garam, dan lemak. Melalui Through the implementation of these policies, the Company
penerapan kebijakan tersebut, Perseroan berupaya menghadirkan strives to deliver products that not only excel in quality but also
produk yang tidak hanya unggul secara mutu, tetapi juga support a healthy and sustainable lifestyle for customers.
mendukung gaya hidup sehat dan berkelanjutan bagi konsumen.
Produk Ditarik Kembali dan Survei Product Recalls and Customer
Kepuasan Konsumen [POJK51-F.29, F.30] Satisfaction Surveys [POJK51-F.29, F.30]
Perseroan senantiasa menerapkan pengawasan yang ketat The Company consistently implements strict supervision
pada setiap tahap produksi untuk memastikan kualitas produk. at every stage of the production process to ensure product
Oleh karena itu, sepanjang tahun 2025, Perseroan tidak quality. Accordingly, throughout 2025, the Company did not
menerima laporan produk yang ditarik kembali dari pasaran. receive any reports of product recalls from the market.
Sebagai bagian dari upaya memahami tingkat kepuasan As part of its efforts to understand the level of consumer
konsumen, Perseroan memanfaatkan masukan yang diperoleh satisfaction, the Company utilizes feedback obtained through
melalui interaksi dengan konsumen sebagai bahan evaluasi interactions with consumers as an evaluation tool to improve
dalam meningkatkan kualitas produk dan layanan. Ke depan, product and service quality. Going forward, the Company is
Perseroan berkomitmen untuk terus memperkuat pendekatan committed to further strengthening its consumer satisfaction
pengukuran kepuasan konsumen guna mendukung peningkatan measurement approach to support continuous improvement in
kualitas layanan secara berkelanjutan. service quality.
Sarana Pengaduan terkait Konsumen Customers Complaint Channel
Perseroan menjamin kemudahan akses konsumen dalam The Company ensures ease of access for customers to submit
menyampaikan pengaduan atau masukan melalui berbagai complaints or feedback through a number of different channels,
kanal, termasuk email resmi, dan situs web. Pada tahun including official email and the Company’s website. In 2025,
2025, Perseroan mencatat adanya pengaduan konsumen, the Company recorded a number of consumer complaints,
yang seluruhnya telah ditangani sesuai dengan prosedur dan all of which were handled in accordance with applicable
standar layanan yang berlaku. Perseroan secara berkelanjutan procedures and service standards. The Company continuously
melakukan evaluasi atas setiap masukan yang diterima. Hal ini evaluates every piece of feedback received as part of its
sebagai bentuk komitmen kami untuk menjaga kualitas produk commitment to maintaining product and service quality and
dan layanan serta memperkuat hubungan yang baik dengan strengthening its relationship with consumers.
konsumen.
2025 Sustainability Report Kino Indonesia Tbk 121
Page 124
Kinerja Sosial
Social Performance
Komitmen terhadap Mitra Usaha
Commitment to Business Partners
Kino berkomitmen membangun rantai pasokan yang Kino is committed to building a responsible supply chain as an
bertanggung jawab sebagai bagian penting dari penerapan integral part of implementing sustainable business practices.
praktik bisnis berkelanjutan. Dalam menjalin kerja sama, In establishing partnerships, the Company ensures that each
Perseroan memastikan setiap mitra usaha/pemasok dipilih business partner/supplier is selected through a process that
melalui proses yang mempertimbangkan aspek lingkungan, takes into account environmental, social, and governance
sosial, dan tata kelola, sehingga hubungan kemitraan yang aspects. This approach ensures that the partnerships formed
terbentuk tidak hanya mendukung kelancaran operasional, not only support operational continuity but also contribute to
tetapi juga berkontribusi pada keberlanjutan bersama. shared sustainability.
Praktik Pengadaan dan Pelibatan Procurement Practices and Local
Pemasok Lokal [GRI 3-3, 204-1] Supplier Involvement [GRI 3-3, 204-1]
Salah satu upaya Perseroan dalam mendorong kesejahteraan One of the Company’s efforts to promote community welfare is
masyarakat dilakukan melalui pelibatan pemasok lokal dalam carried out through the engagement of local suppliers within its
rantai pasok. Perseroan menjalin kerja sama dengan mitra supply chain. The Company collaborates with both national and
usaha dan pemasok nasional maupun lokal sebagai bagian dari local business partners and suppliers as part of its commitment
komitmen untuk mendukung pertumbuhan ekonomi daerah, to supporting regional economic growth, including indirect
termasuk kontribusi tidak langsung terhadap peningkatan contributions to the increase of local revenue (PAD) and
pendapatan asli daerah (PAD) serta peningkatan penggunaan increase the use of local materials in its production processes.
material lokal dalam proses produksi.
Pelibatan mitra usaha dan pemasok dikelola secara bertanggung The involvement of business partners and suppliers is managed
jawab dengan memperhatikan prinsip keberlanjutan dan responsibly, with due consideration to sustainability principles
pengembangan industri hijau, sejalan dengan Undang-Undang and green industry development, according to the Law
No. 3 Tahun 2014 tentang Perindustrian. Sepanjang tahun No. 3 of 2014 on Industry. In 2025, a total of 10.15% of the
2025, tercatat sebanyak 10,15% pemasok Perseroan berasal Company’s suppliers comprised micro, small, and medium
dari usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). enterprises (MSMEs).
Persentase Pengadaan dalam Rantai Pasok Kino
Percentage of Procurement in Kino's Supply Chain
Uraian Satuan
2025 2024 2023*
Descrption Unit
Lokal
% 10.15 11.22 15.19
Local
Nasional (Importir Luar Negeri Melalui Importir Lokal)
% 86.76 85.20 81.22
National (Foreign Imports Through Lokal Importers)
Internasional (Importir Langsung Luar Negeri)
% 3.09 3.58 3.60
International (Direct Importers from Abroad)
Jumlah
% 100.00 100.00 100.00
Total
* Penyajian Kembali. / Restatement.
Asesmen ESG terhadap Mitra Usaha ESG Assessment on Business
[GRI 308-1, 308-2, 414-1, 414-2] Partners/Suppliers [GRI 308-1, 308-2, 414-1, 414-2]
Dalam upaya membangun rantai pasokan yang berkelanjutan, As part of its efforts to build a sustainable supply chain, the
Perseroan secara berkala melakukan evaluasi terhadap mitra Company periodically evaluates its business partners and
usaha dan pemasok melalui Divisi Procurement. Evaluasi suppliers through the Procurement Division. The evaluation
tersebut dilakukan dengan mengacu pada kebijakan dan is conducted in reference to the sustainability policies and
122 Kino Indonesia Tbk Laporan Keberlanjutan 2025
Page 125
persyaratan keberlanjutan yang ditetapkan Perseroan sebagai requirements established by the Company, forming an integral
bagian dari proses seleksi dan pemantauan pemasok. part of the supplier selection and monitoring process.
Aspek yang dinilai mencakup penerapan praktik lingkungan, The aspects assessed include the implementation of environmental
antara lain penggunaan material ramah lingkungan dan practices, such as the use of eco-friendly materials and
kepemilikan sertifikasi ISO 14001:2015. Selain itu, evaluasi juga the possession of ISO 14001:2015 certification. In addition,
mencakup aspek K3 sesuai Peraturan Pemerintah No. 50 Tahun the evaluation also covers OHS aspects in accordance with
2012, sistem pengendalian mutu yang dibuktikan dengan Government Regulation No. 50 of 2012, quality control systems
sertifikasi resmi, serta penerapan praktik ketenagakerjaan yang evidenced by official certifications, as well as the implementation
adil tanpa melibatkan pekerja anak maupun pekerja paksa. of fair labor practices that strictly prohibit the use of child labor
and forced labor.
Perseroan juga mensyaratkan pemenuhan ketentuan tertentu The Company also requires compliance with specific provisions
sesuai karakteristik produk, antara lain kepemilikan sertifikasi in accordance with product characteristics, including halal
halal, serta Facility and Merchandise Authorization (FAMA) certification, as well as Facility and Merchandise Authorization
atau International Labor Standard (ILS) bagi pemasok bahan (FAMA) or International Labor Standards (ILS) for packaging
kemasan yang menggunakan karakter Disney. Kepatuhan suppliers using Disney characters. Compliance with these
terhadap persyaratan tersebut diverifikasi melalui asesmen requirements is verified through document-based assessments
berbasis dokumen dan penelaahan informasi yang tersedia and reviews of information available on the official websites of
pada situs resmi masing-masing pemasok. the respective suppliers.
Sepanjang periode pelaporan, Perseroan menerapkan proses Throughout the reporting period, the Company implemented
seleksi lingkungan dan sosial terhadap pemasok baru sebagai environmental and social screening processes for new suppliers
bagian dari prosedur pengadaan. Seluruh pemasok yang as part of its procurement procedures. All suppliers engaged
bekerja sama dengan Perseroan dievaluasi berdasarkan by the Company are evaluated based on environmental,
kriteria lingkungan, K3, mutu, dan ketenagakerjaan. Hingga OHS, quality, and labor criteria. As of the end of the reporting
akhir periode pelaporan, Perseroan tidak mengidentifikasi period, the Company did not identify any significant negative
adanya dampak lingkungan negatif yang signifikan dalam environmental impacts within its supply chain. In the event
rantai pasokan. Apabila ditemukan ketidaksesuaian terhadap that any non-compliance with the established requirements
persyaratan yang ditetapkan, Perseroan menindaklanjutinya is identified, the Company follows up by requesting corrective
melalui permintaan perbaikan kepada pemasok terkait serta actions from the relevant supplier and conducting ongoing
pemantauan berkelanjutan sebagai bagian dari upaya mitigasi monitoring as part of its supply chain risk mitigation efforts.
risiko rantai pasokan.
Hingga tahun 2025, tercatat sebanyak 424 mitra usaha atau By the end of 2025, a total of 424 business partners, or
sekitar 28,49% dari total pemasok telah memenuhi kriteria approximately 28.49% of the Company’s total suppliers, have
evaluasi keberlanjutan dan ESG yang ditetapkan Perseroan. met the sustainability and ESG evaluation criteria established
Jumlah tersebut menunjukkan peningkatan dibandingkan by the Company. This figure represents an increase compared
tahun 2024 yang tercatat sebanyak 22,70% dari total pemasok. to 22.70% of total suppliers in 2024.
Jumlah dan Persentase Pemasok yang Menerapkan ESG
Total and Percentage of Suppliers Implementing ESG
2025 2024 2023
Uraian
Description Jumlah Jumlah Jumlah
% % %
Total Total Total
Lokal
3 0.20 3 0.16 12 0.74
Local
Nasional (Importir Luar Negeri Melalui Importir Lokal)
405 27.22 406 21.69 123 7.63
National (Foreign Imports Through Lokal Importers)
Internasional (Importir Langsung Luar Negeri)
16 1.08 16 0.85 7 0.43
International (Direct Importers from Abroad)
Jumlah
424 28.49 425 22.70 142 8.80
Total
2025 Sustainability Report Kino Indonesia Tbk 123
Page 126
Kinerja Sosial
Social Performance
Kontribusi terhadap Masyarakat [GRI 413-1]
Contribution to the Community
Dampak Operasi terhadap Masyarakat Operational Impact on Local
Sekitar [POJK51-F.23] Communities [POJK51-F.23]
Dalam menjalankan kegiatan operasionalnya, Perseroan In conducting its operational activities, the Company
menyadari bahwa aktivitas usaha dapat memberikan dampak recognizes that its business operations may have economic,
terhadap masyarakat di sekitar wilayah operasional, baik dari social, and environmental impacts on communities surrounding
aspek ekonomi, sosial, maupun lingkungan. Oleh karena itu, its areas of operation. Therefore, the Company is committed to
Perseroan berkomitmen untuk mengelola dampak tersebut managing these impacts responsibly by fostering harmonious
secara bertanggung jawab dengan membangun hubungan relationships with local communities and ensuring that its
yang harmonis dengan masyarakat, serta memastikan bahwa operations create sustainable benefits and added value.
operasional perusahaan memberikan manfaat dan nilai tambah
yang berkelanjutan.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan program This commitment is realized through the implementation
tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) yang difokuskan of social and environmental responsibility (SER) programs
pada peningkatan kesejahteraan masyarakat, penguatan focused on improving community welfare, strengthening local
ekonomi lokal, serta pelestarian lingkungan. Program TJSL economies, and preserving the environment. The SER programs
dirancang dan dilaksanakan dengan memperhatikan kebutuhan are designed and implemented with due consideration of
masyarakat sekitar dan selaras dengan prinsip keberlanjutan, the needs of surrounding communities and aligned with
sehingga Perseroan dapat memaksimalkan dampak positif dari sustainability principles, enabling the Company to maximize
kegiatan operasional sekaligus meminimalkan potensi dampak the positive impacts of its operations while minimizing potential
negatif terhadap masyarakat dan lingkungan. negative impacts on society and the environment.
Penggunaan Tenaga Kerja Lokal Use of Local Labor
Kehadiran Perseroan memberikan dampak sosial dan The Company’s presence generates direct social and economic
ekonomi secara langsung bagi masyarakat di sekitar wilayah impacts on communities surrounding its operational areas,
operasional, terutama melalui penyerapan tenaga kerja lokal. particularly through the employment of local labor. The
Perseroan secara konsisten memprioritaskan penggunaan Company consistently prioritizes the recruitment of employees
tenaga kerja dari wilayah sekitar sebagai bagian dari komitmen from surrounding areas as part of its commitment to supporting
untuk mendukung pertumbuhan ekonomi lokal, memperluas local economic growth, expanding employment opportunities,
kesempatan kerja, serta meningkatkan kesejahteraan and improving community welfare. In 2025, the Company
masyarakat. Pada tahun 2025, Perseroan mempekerjakan employed a total of 1,221 local labor, representing 27,01%
sebanyak 1.221 tenaga kerja lokal, atau setara dengan 27.01% of its total workforce. This initiative not only strengthens
dari total karyawan, yang sekaligus memperkuat hubungan relationships with surrounding communities but also supports
dengan komunitas sekitar dan mendukung keberlanjutan the sustainability of the Company’s operations.
operasional Perseroan.
Program Tanggung Jawab Sosial dan Social and Environmental Responsibility
Lingkungan [POJK51-F.25] [ESG S-12] Program [POJK51-F.25] [ESG S-12]
Perseroan secara aktif melaksanakan program TJSL yang The Company actively implements social and environmental
bertujuan meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup responsibility (SER) programs aimed at improving community
masyarakat. Sepanjang tahun 2025, Perseroan mengalokasikan welfare and quality of life. Throughout 2025, the Company
dana TJSL sebesar Rp2.788 juta, yang direalisasikan melalui allocated Rp2,788 million for SER initiatives, which were
berbagai kegiatan berkelanjutan sebagai berikut: realized through various sustainable activities as follows:
124 Kino Indonesia Tbk Laporan Keberlanjutan 2025
Page 127
Penerapan Berkelanjutan Solusi Digital pada Sustainable Implementation of Digital Solutions
Program Bank Sampah in the Waste Bank Program
Perseroan melanjutkan inisiatif ekonomi sirkular melalui Bank The Company continued its circular economy initiative
Sampah, yang kembali diaktifkan pada tahun sebelumnya through the Waste Bank Program, which was reactivated in
bekerja sama dengan Aplikasi Duitin. Program ini dijalankan the previous year in collaboration with the Duitin Application.
di sekitar Plant Cikembar dengan memanfaatkan teknologi The program is implemented in the vicinity of the Cikembar
digital, sehingga pencatatan transaksi menjadi lebih cepat, real- Plant by leveraging digital technology, enabling faster,
time, dan efisien. Selain itu, Kino memberikan pelatihan kepada real-time, and more efficient transaction recording. In addition,
pengurus dan masyarakat setempat untuk meningkatkan Kino provides training to program administrators and local
kesadaran serta pemahaman tentang pengelolaan sampah communities to enhance awareness and understanding of
yang bernilai ekonomi. waste management practices that generate economic value.
Pada tahun 2025, Bank Sampah Kino mencatat 80 nasabah In 2025, the Kino Waste Bank recorded 80 active customers,
aktif, meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang tercatat an increase compared to 36 customers in the previous year.
sebanyak 36 nasabah. Total sampah yang berhasil dikumpulkan The total waste collected reached 28.45 tons, demonstrating
mencapai 28,45 ton, menunjukkan kontribusi nyata program ini the program’s tangible contribution to waste management and
terhadap pengelolaan limbah dan pemberdayaan masyarakat. community empowerment.
Peran Perusahaan dalam Penguatan The Company’s Role in Strengthening Children’s
Pendidikan dan Literasi Anak Education and Literacy
Kino secara konsisten berkomitmen untuk mendukung Kino consistently remains committed to supporting the
peningkatan kualitas pendidikan dan pengembangan improvement of education quality and the development of young
talenta generasi muda di Indonesia. Pada tahun 2025, Kino talent in Indonesia. In 2025, Kino continued its participation
melanjutkan partisipasinya dalam program bimbingan belajar in an educational tutoring program in collaboration with the
melalui kerja sama dengan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Demak Regency Library and Archives Office.
Kabupaten Demak.
Dalam program ini, sebanyak 7 karyawan Kino berpartisipasi Under this program, 7 Kino employees participated as volunteer
sebagai relawan pengajar, yang memberikan pendampingan tutors, providing learning assistance to 38 elementary school
pembelajaran kepada 38 siswa tingkat sekolah dasar. students. The initiative aims to expand access to quality
Kegiatan ini bertujuan untuk memperluas akses pendidikan education, increase children’s interest in learning, and foster
yang berkualitas, meningkatkan minat belajar anak, serta active employee participation in community empowerment
menumbuhkan kontribusi aktif karyawan dalam pemberdayaan through educational activities.
masyarakat melalui kegiatan edukatif.
Program Teman Baik Kino Teman Baik Kino Program
Perseroan mendorong keterlibatan aktif karyawan dalam The Company encourage employees’ active participation in
kegiatan kerelawanan melalui Program Teman Baik Kino, yang volunteering activities through the Teman Baik Kino Program,
merupakan program berkelanjutan dan telah dilaksanakan a sustainable initiative that has been implemented since 2023.
sejak tahun 2023, baik melalui program terstruktur yang The program is carried out through both structured initiatives
difasilitasi oleh Perseroan maupun melalui inisiatif kerelawanan facilitated by the Company and independent volunteer
mandiri. Program ini bertujuan menumbuhkan nilai sosial dan activities undertaken by employees. It aims to foster social
kepedulian dalam diri karyawan. Pada tahun 2025, sebanyak values and a sense of care among employees. In 2025, a total of
178 karyawan mengikuti kegiatan kerelawanan, di mana 40 178 employees participated in volunteer activities, of which 40
di antaranya melakukan secara mandiri dengan total 10 kegiatan of them carried out independently, with a total of 10 activities
yang berfokus pada masyarakat dan lingkungan sekitar. focused on surrounding communities and the environment.
2025 Sustainability Report Kino Indonesia Tbk 125
Page 128
Kinerja Sosial
Social Performance
Kino Peduli Alam Kino Peduli Alam
Program Kino Peduli Alam merupakan wujud komitmen dan The Kino Peduli Alam Program reflects the Company’s
kepedulian Perseroan dalam mendukung peningkatan kualitas commitment and concern in supporting environmental
lingkungan serta kesejahteraan masyarakat di sekitar area quality improvement and the welfare of communities
operasional. Pada tahun 2025, program ini dilaksanakan surrounding its operational areas. In 2025, the program was
kembali pada periode September-Oktober di wilayah once again implemented during the September–October
Cikembar, Cikande, Sayung, dan Pandaan dengan melibatkan period in Cikembar, Cikande, Sayung, and Pandaan, involving
63 karyawan serta menjangkau 125 masyarakat sekitar. Melalui 63 employees and reaching 125 community members. Through
rangkaian kegiatan edukatif dan partisipatif, Kino Peduli Alam a series of educational and participatory activities, Kino Peduli
berfokus pada peningkatan kesadaran dan perubahan perilaku Alam focuses on raising awareness and encouraging behavioral
masyarakat terhadap pengelolaan lingkungan dan kesehatan, change among communities in relation to environmental
seperti pengelolaan sampah rumah tangga, praktik hidup management and health, including household waste
ramah lingkungan, serta kegiatan penghijauan. management, environmentally friendly lifestyle practices, and
greening initiatives.
MAXlife 1% Donation untuk Shelter Hewan MAXlife 1% Donation Program for
di Seluruh Indonesia Animal Shelters Across Indonesia
Perseroan, melalui merek MAXlife, kembali menyelenggarakan Through its MAXlife brand, the Company once again organized
program tahunan 1% Donation sebagai bentuk kepedulian the annual 1% Donation Program as a manifestation of its
terhadap kesejahteraan hewan dengan mendonasikan 1% commitment to animal welfare by allocating 1% of the previous
dari hasil penjualan tahun sebelumnya kepada sejumlah year’s sales to support animal shelters across various regions
shelter hewan di berbagai wilayah Indonesia. Donasi ini in Indonesia. The donations were distributed in March 2025
didistribusikan pada Maret 2025 dan diperkuat pada bulan and further reinforced during the month of Ramadan as a
Ramadan sebagai momentum berbagi, bertujuan agar momentum for sharing. The initiative aims to ensure that
hewan-hewan yang berada di bawah perawatan shelter animals under the care of shelters receive optimal nutrition
mendapatkan nutrisi terbaik yang setara dengan hewan comparable to that of household pets, while also strengthening
peliharaan di rumah, sekaligus memperkuat dukungan terhadap support for animal lover communities and encouraging public
komunitas pecinta hewan serta mendorong partisipasi participation in improving the quality of life of abandoned
masyarakat dalam upaya memperbaiki kualitas hidup hewan animals throughout Indonesia.
terlantar di seluruh Indonesia.
Kino Peduli Alam
126 Kino Indonesia Tbk Laporan Keberlanjutan 2025
Page 129
International Cat Day Street Feeding with Kucingku
“Kucingku” Rayakan International Cat Day “Kucingku” Celebrates International Cat Day
dengan Aksi Peduli Kucing Jalanan bersama with a Street Cat Care Initiative Involving
Karyawan dan Komunitas Pecinta Kucing Employees and Cat Lover Communities
Dalam rangka memperingati International Cat Day, Perseroan In commemoration of International Cat Day, the Company,
melalui merek Kucingku menyelenggarakan kegiatan aksi through its Kucingku brand, organized a street cat care
peduli kucing jalanan bersama 80 karyawan dan 5 komunitas initiative involving 80 employees and 5 cat lover communities
pecinta kucing di beberapa kota di Indonesia. Kegiatan ini across several cities in Indonesia. The activities included the
mencakup pemberian pakan, pemeriksaan kesehatan, serta distribution of cat food, basic health check-ups, and positive
interaksi positif antara relawan dan kucing jalanan, sebagai interactions between volunteers and street cats, as a form
bentuk tanggung jawab sosial terhadap hewan dan dukungan of social responsibility toward animal welfare and support
terhadap kesejahteraan hewan di lingkungan sekitar. Partisipasi for the well-being of animals in surrounding communities.
karyawan dan komunitas menjadi wujud nyata kepedulian The participation of employees and community groups reflects
kolektif Perseroan dalam memperkuat hubungan sosial serta the Company’s collective commitment to strengthening
meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap perlindungan social engagement and raising public awareness regarding
hewan kecil dan kurang beruntung. the protection of small and vulnerable animals.
Program Donasi Donation Program
Pada tahun 2025, Perseroan melaksanakan berbagai program In 2025, the Company implemented a number of donation
donasi sebagai bentuk kepedulian sosial kepada masyarakat programs as a form of social responsibility to communities and
dan komunitas rentan, baik melalui inisiatif korporasi maupun vulnerable groups, carried out through both corporate-level
melalui unit operasional di berbagai wilayah. initiatives and operational units across different regions.
1. Donasi Korporasi 1. Donation Program
a. Paket Bantuan Ramadan Sirsak & Kamibox (Waste a. Ramadan Aid Package – Sirsak & Kamibox (Waste
Management) dengan membagikan paket bantuan Management), through the distribution of aid
kepada 300 pemulung yang tergabung dalam komunitas packages to 300 waste collector who are members of
Women’s Waste Collector Association (WWCA) di Bantar the Women’s Waste Collector Association (WWCA) in
Gebang yang dilaksanakan pada 26 Maret 2025; Bantar Gebang, implemented on 26 March 2025;
b. Perseroan melaksanakan kegiatan Support Shelter b. The Company engaged in Support Shelter operation
Area Bandung dan Street Feeding CFD Cirebon pada in Bandung and Street Feeding activity during CFD in
1 Juli 2025 sebagai bentuk donasi produk KucingKu Cirebon on 1 July 2025 as a form of product donation
kepada komunitas pecinta kucing. Dukungan diberikan in the form of pet food to cat communities. The support
untuk kegiatan street feeding dan operasional was provided for street feeding activities and shelter
shelter, yang menjangkau 6 shelter di Bandung serta operations, reaching 6 shelters in Bandung as well as
5 komunitas di Cirebon dan 1 komunitas di Bandung; 5 communities in Cirebon and 1 community in Bandung;
c. Perseroan menyalurkan bantuan berupa lebih dari c. The Company distributed more than 1 ton of dog food
1 ton makanan anjing kepada Shelter Maria Stray Home to Shelter Maria Stray Home on 1 December 2025,
pada 1 Desember 2025 sebagai bentuk kepedulian as part of its commitment to supporting abandoned
terhadap anjing-anjing terlantar yang kehilangan dogs that have lost their owners or lack proper care;
pemilik atau tidak mendapatkan perawatan yang layak;
2025 Sustainability Report Kino Indonesia Tbk 127
Page 130
Kinerja Sosial
Social Performance
d. Perseroan menyalurkan bantuan berupa lebih dari 1 ton d. The Company donated more than 1 ton of cat and dog food
makanan kucing dan anjing kepada hewan-hewan to animals affected by natural disasters in Sumatra through
terdampak bencana alam Sumatra melalui komunitas the Kucingku & Jojo community on 1 December 2025;
Kucingku & Jojo pada 1 Desember 2025;
e. Perseroan menyalurkan bantuan bagi warga e. The Company distributed assistance to residents affected
terdampak banjir di Sumatra Utara pada 1 Desember by flooding in North Sumatra on 1 December 2025, in the
2025 berupa produk PIA 100 melalui distribusi yang form of PIA 100 products distributed through volunteers
melibatkan relawan organisasi non-profit serta bekerja from non-profit organizations and in collaboration with
sama dengan asosiasi GAPMMI dalam pengumpulan the GAPMMI association in collecting and distributing
dan penyaluran tambahan bantuan, serta turut additional aid, as well as channeling assistance through
menyalurkan bantuan melalui BPOM berupa produk BPOM in the form of Cap Kaki 3 Tawar and Cincau Cap
Cap Kaki 3 Tawar dan Cincau Cap Panda sebagai bagian Panda products as part of emergency response efforts; and
dari upaya tanggap darurat; dan
f. Perseroan melaksanakan campaign Truk Kebaikan f. The Company carried out the Truk Kebaikan PIA 100
PIA 100 pada 19 Desember 2025 dengan memberikan campaign on 19 December 2025, by providing an education
dana tabungan pendidikan kepada 1 keluarga serta savings fund to one family and distributing PIA 100 products
membagikan produk PIA 100 kepada 100 warga sekitar. to 100 local residents.
2. Donasi Berbasis Unit Operasional 2. Operational Unit–Based Donations
Selain program donasi korporasi, unit operasional In addition to corporate-level donation programs, the
Perseroan di Cikembar, Cidahu, Cikande, Pandaan, dan Company’s operational units in Cikembar, Cidahu,
Sayung juga melaksanakan berbagai kegiatan donasi yang Cikande, Pandaan, and Sayung also carried out various
disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat sekitar, antara donation initiatives tailored to the needs of surrounding
lain: communities, including:
a. Donasi sembako Idul Fitri; a. Distribution of basic food packages for Eid al-Fitr;
b. Penyaluran hewan kurban Idul Adha kepada desa dan b. Provision of sacrificial animals during Eid al-Adha to
masjid sekitar; surrounding villages and mosques;
c. Donor darah; c. Blood donation activities;
d. Bantuan bencana alam dan dukungan irigasi; d. Natural disaster relief assistance and irrigation support;
e. Dukungan perayaan Hari Kemerdekaan; e. Support for Independence Day celebrations;
f. Donasi air bersih; f. Clean water donations;
g. Santunan anak yatim piatu; serta g. Financial assistance for orphans; and
h. Kegiatan sosial keagamaan dan kemasyarakatan lainnya. h. Other religious and community-based social activities.
“Momspiration” Sleek Baby x Grandville: “Momspiration” Sleek Baby x Grandville:
Pemberdayaan Ibu dalam Keluarga dan Komunitas Empowering Mothers in Families and Communities
Sleek Baby bersama Grandville menyelenggarakan Community Sleek Baby, in collaboration with Grandville, organized the
Gathering “Momspiration” pada 27 September 2025 sebagai “Momspiration” Community Gathering on 27 September 2025, as
bentuk dukungan terhadap peran ibu sebagai sumber inspirasi a form of support for mothers’ roles as sources of inspiration within
dalam keluarga dan komunitas. Kegiatan ini melibatkan 180 mitra families and communities. The event involved 180 Moms Affiliates,
afiliasi dalam rangka berbagi pengalaman, meningkatkan wawasan, providing a platform to share experiences, improve knowledge, and
serta memperluas peluang pendapatan melalui program afiliasi. expand income opportunities through the affiliate program.
Momspiration Affiliate Gathering
128 Kino Indonesia Tbk Laporan Keberlanjutan 2025
Page 131
Selain itu, kegiatan ini juga memberikan edukasi mengenai In addition, the gathering delivered educational sessions on
produk pembersih perlengkapan anak yang aman dan nyaman, safe and comfortable cleaning products for baby essentials,
sekaligus memperkenalkan produk unggulan Sleek Baby dan while also introducing Sleek Baby’s flagship products and
pilihan makanan bergizi dari Grandville. Melalui pendekatan nutritious food options from Grandville. Through an educational
edukatif dan interaktif, kegiatan ini bertujuan memperkuat and interactive approach, the initiative aimed to strengthen
keterlibatan positif antara brand dan komunitas ibu, mendorong positive engagement between the brands and the community
praktik pengasuhan yang lebih baik, serta mendukung of mothers, promote better parenting practices, and support
pemberdayaan komunitas secara berkelanjutan. sustainable community empowerment.
Ellips Hadirkan Program Pemberdayaan Ellips Launches a Women and Youth
Perempuan dan Remaja Melalui Edukasi Empowerment Program Through Education
dan Kolaborasi and Collaboration
Ellips melaksanakan Ellips Shinergic Affiliate Gathering pada 13 Ellips organized the Ellips Shinergic Affiliate Gathering on
Desember 2025 sebagai program kolaboratif untuk mendukung 13 December 2025, as a collaborative initiative aimed at
perempuan Indonesia agar lebih berdaya secara finansial empowering Indonesian women to achieve greater financial
melalui pemanfaatan media sosial sebagai ruang berkarya independence by leveraging social media as a platform
dan berwirausaha. Kegiatan ini membekali 140 mitra afiliasi for creativity and entrepreneurship. The event equipped
dengan wawasan komprehensif terkait standar kualitas konten, 140 affiliates with comprehensive insights on content quality
personal branding, teknik pembuatan video yang efektif, hingga standards, personal branding, effective video production
pemahaman data untuk mendukung perkembangan kreator techniques, and data literacy to strategically support their
secara strategis. growth as content creators.
Ellips juga menyelenggarakan kegiatan Ellips Shine Your Future In addition, Ellips conducted the Ellips Shine Your Future
dalam rangka memperingati Hari Keadilan Sosial Sedunia, yang program in commemoration of World Social Justice Day,
melibatkan lebih dari 100 remaja binaan di Panti Sosial Taruna engaging more than 100 adolescents under the care of Panti
Jaya I. Melalui edukasi perawatan rambut dan sesi interaktif, Sosial Taruna Jaya I. Through hair care education and interactive
kegiatan ini bertujuan meningkatkan rasa percaya diri remaja sessions, the initiative aimed to improve adolescents’
serta memberikan pemahaman tentang pentingnya merawat self-confidence and raise awareness of the importance of
kesehatan rambut sebagai bagian dari pengembangan diri. maintaining healthy hair as part of personal development.
Gathering Cap Kaki Tiga bersama Orami & Cap Kaki Tiga Gathering with Orami & KidZania
KidZania Jakarta: “Langkah Awal Ibu” Jakarta: “A Mother’s First Step”
Cap Kaki Tiga Anak bersama komunitas ibu (Orami) Cap Kaki Tiga Anak, in collaboration with the Orami mothers’
menyelenggarakan kegiatan gathering di KidZania Jakarta community, organized a gathering at KidZania Jakarta under
bertema “Langkah Awal Ibu” yang bertujuan meningkatkan the theme “A Mother’s First Step,” aimed at raising awareness
awareness para ibu serta memberikan edukasi mengenai among mothers and providing education on appropriate
tindakan yang tepat dalam mengatasi panas dalam pada anak. measures to address internal heat symptoms in children.
Kegiatan ini dikemas dalam bentuk parenting talkshow bersama The event featured a parenting talk show with Pediatrician
Dokter Anak, dr. Attila Dewanti, serta Mom Influencer Tasya dr. Attila Dewanti and Mom Influencer Tasya Kamila as speakers.
Kamila sebagai narasumber. Selain sesi edukasi, acara juga In addition to the educational session, the program included
menghadirkan lomba mewarnai bagi anak-anak dari komunitas a coloring competition for children from the Orami community
Orami sebagai wadah pengembangan kreativitas, di mana as a platform to foster creativity. The event engaged
sebanyak 50 ibu dan 50 anak terlibat, dengan 6 pemenang 50 mothers and 50 children, with 6 winners selected from
lomba. Acara ditutup dengan aktivitas bermain bersama di the competition. The gathering concluded with joint play
KidZania Jakarta. activities at KidZania Jakarta.
Kemendes “Eco Fashion 2025” Ministry of Villages “Eco Fashion 2025”
PIA 100 berpartisipasi dalam kegiatan Kementerian Desa PIA 100 participated in the Ministry of Villages’ “Eco Fashion
(Kemendes) “Eco Fashion 2025” sebagai bagian dari upaya 2025” event as part of efforts to educate the public on
mengedukasi masyarakat untuk tetap menjaga lingkungan environmental stewardship while fostering awareness of the
sekaligus menumbuhkan pemahaman mengenai pentingnya importance of preserving national culture in alignment with
pelestarian budaya bangsa yang selaras dengan prinsip sustainability principles. During the event, PIA 100 took part in
keberlanjutan. Pada kegiatan ini, PIA 100 mengikuti fashion a fashion show by incorporating PIA 100 packaging materials
show dengan memanfaatkan bungkus kemasan PIA 100 sebagai into the outfits, representing an innovative approach to
elemen busana, yang merepresentasikan inovasi pemanfaatan packaging reuse as a form of environmental responsibility. This
kemasan sebagai salah satu bentuk kepedulian terhadap participation also strengthened the Company’s relationship
lingkungan. Partisipasi ini turut mempererat hubungan dengan with the Ministry of Villages and provided an opportunity
2025 Sustainability Report Kino Indonesia Tbk 129
Page 132
Kinerja Sosial
Social Performance
Kemendes serta memberikan kesempatan kepada Perseroan to conduct educational outreach to approximately 500
untuk melakukan edukasi kepada sekitar 500 peserta, guna participants, supporting collective efforts toward a greener and
mendukung upaya bersama dalam mewujudkan Indonesia yang more sustainable Indonesia.
lebih hijau dan berkelanjutan.
Dampak Ekonomi Tidak Langsung Indirect Economic Impact
[GRI 203-1, 203-2] [GRI 203-1, 203-2]
Keberadaan operasional Perseroan memberikan manfaat ekonomi The Company’s operational presence generates economic
yang dirasakan secara langsung maupun tidak langsung oleh benefits that are felt both directly and indirectly by
masyarakat sekitar. Infrastruktur yang dibangun untuk mendukung surrounding communities. Infrastructure developed to support
kegiatan plant, seperti jalan dan penerangan, juga dapat plant operations, such as roads and lighting facilities, can
dimanfaatkan oleh warga setempat untuk menunjang mobilitas also be utilized by local residents to support mobility and
dan aktivitas sehari-hari. Selain kontribusi langsung, karyawan dan daily activities. Beyond direct contributions, the Company’s
mitra usaha Perseroan mendukung ekonomi komunitas sekitar employees and business partners further support the local
dengan berbelanja kebutuhan sehari-hari, menggunakan jasa lokal, economy by purchasing daily necessities, using local services,
dan membayar sewa tempat tinggal, sehingga memberi dampak and renting accommodation, thereby creating sustainable
positif berkelanjutan bagi warga setempat. positive impacts for surrounding community.
Sarana Pengaduan terkait Masyarakat Community Complaint Channels
[POJK51-F.24] [POJK51-F.24]
Perseroan membuka akses seluas-luasnya bagi masyarakat The Company provides broad access for the public to submit
untuk menyampaikan keluhan atau pengaduan melalui complaints or grievances through a number of different
berbagai saluran komunikasi, antara lain email, media sosial, communication channels, including email, social media, chat
aplikasi chat, dan call center. Setiap pengaduan dikelola applications, and a call center. Each complaint is managed
secara objektif, profesional, dan sesuai dengan prosedur objectively and professionally in accordance with the applicable
layanan konsumen yang berlaku. Pengaduan yang diterima customer service procedures. All complaints received have
telah ditindaklanjuti dan diselesaikan sesuai mekanisme yang been followed up and resolved in accordance with the
ditetapkan Perseroan. mechanisms established by the Company.
Selain menangani pengaduan, Customer Care Perseroan In addition to handling complaints, the Company’s Customer
juga berperan aktif dalam memberikan edukasi kepada Care team actively provides public education to prevent
masyarakat untuk mencegah peredaran produk palsu melalui the circulation of counterfeit products through a number of
berbagai media komunikasi. Perseroan turut melakukan communication channels. The Company also conducts market
pemantauan pasar dengan pendekatan secret customer guna monitoring using a secret customer approach to ensure
memastikan keberadaan produk palsu dapat teridentifikasi dan that counterfeit products can be promptly identified and
ditindaklanjuti secara cepat dan tepat. appropriately addressed.
130 Kino Indonesia Tbk Laporan Keberlanjutan 2025
Page 133
Pernyataan Direksi tentang Tanggung Jawab
atas Laporan Keberlanjutan Tahun 2025 [POJK51-G.2]
Statement of the Board of Directors on Responsibility for
the 2025 Sustainability Report
Kami menyatakan bertanggung jawab penuh atas kebenaran We declare that we are fully responsible for the accuracy of
isi Laporan Keberlanjutan PT Kino Indonesia Tbk Tahun 2025. the PT Kino Indonesia Tbk Sustainability Report 2025 contents.
Harry Sanusi
Presiden Direktur
President Director
Anggara Andrian Linanda Budi Susanto Kurdi Gunawan
Direktur Direktur Direktur
Director Director Director
Vebbyna Dewianti Nurindra Prawarianto*)
Direktur Direktur
Director Director
Keterangan: / Remarks:
*) Bapak Nurindra Prawarianto mengundurkan diri sejak 20 Maret 2026. / Mr. Nurindra Prawarianto resigned as of 20 March 2026.
2025 Sustainability Report Kino Indonesia Tbk 131
Page 134
Halaman ini sengaja dikosongkan. This page is intentionally left blank.
Page 135
Lembar Umpan Balik [POJK51-G.3]
Feedback Form
Laporan Keberlanjutan 2025 PT Kino Indonesia Tbk menyajikan The 2025 Sustainability Report of PT Kino Indonesia Tbk
informasi mengenai kinerja keberlanjutan perusahaan. Kami presents information on the company’s sustainability
terbuka dan mengharapkan masukan dari Bapak/Ibu/Saudara performance. We welcome and appreciate your feedback on
terhadap laporan ini melalui email atau dengan mengirimkan this report via email or by sending this form by fax or post.
formulir ini lewat fax atau pos.
Profil Anda / Your Profile
Nama (bila berkenan) / Name (if preferred) : ..............................................................................................................................................................................................
Institusi/Perseroan / Institute/Company : ..............................................................................................................................................................................................
Email : ..............................................................................................................................................................................................
No. Kontak / Contact No. : ..............................................................................................................................................................................................
Golongan Pemangku Kepentingan / Stakeholder Group
Karyawan / Employee Investor Media
Contractor/Sub-contractor/ Vendor/ Supplier Regulator Pelajar/Akademik / Student/Academic
Konsumen / Consumers NGO Lainnya / Others
* Ceklis salah satu.
* Please check one.
Mohon pilih jawaban berikut yang paling sesuai dengan pertanyaan di bawah. Ya Tidak
Please select the most suitable answer below. Yes No
Laporan ini mudah dimengerti
This Report is easy to understand
Laporan ini mengungkapkan informasi positif dan negatif pada aspek keberlanjutan secara seimbang
This Report discloses both positive and negative information on sustainability in a balanced manner
Topik material apa yang paling penting bagi Anda: (nilai 1= paling prioritas s/d 6 = paling kurang prioritas)
Which material topic(s) is (are) the most important to you: (score 1 = most priority, 6 =least priority)
Pengelolaan dan Penggunaan Air
Water Management and Usage
Pengelolaan Limbah dan Kemasan
Waste and Packaging Management
Emisi dan Efisiensi Energi
Energy Emission and Efficiency
Keselamatan, Kesehatan, dan Kesejahteraan Karyawan
Employees’ Safety, Health, and Welfare
Inovasi Produk dan Keamanan Konsumen
Product Innovation and Consumer Safety
Pemberdayaan dan Keterlibatan Masyarakat
Community Empowerment and Engagement
Etika Bisnis dan Kepatuhan
Business Ethics and Compliance
Perlindungan Privasi Konsumen
Protecting Consumer Privacy
* Ceklis salah satu.
* Please check one.
Terima kasih atas partisipasi anda. Mohon agar lembar umpan balik ini dikirimkan kembali ke:
Thank you for your feedback. Please send this feedback form to:
PT Kino Indonesia Tbk : (021) 8082 1100
Kino Tower Lt. 17 : (021) 8082 1123
Jl. Jalur Sutera Boulevard No. 01, Alam Sutera
: corsec@kino.co.id
Kota Tangerang 15143
: www.kino.co.id
2025 Sustainability Report Kino Indonesia Tbk 133
Page 136
Apendiks
Appendix
Tanggapan terhadap Umpan Balik Laporan
Keberlanjutan Tahun Sebelumnya [POJK51-G.4]
Response to Feedback on the Previous Year’s
Sustainability Report
Sepanjang tahun 2025, Perseroan tidak menerima masukan Throughout 2025, the Company did not receive any feedback
atau tanggapan melalui lembar umpan balik terkait laporan or responses through the feedback form regarding the report
yang dipublikasikan pada periode sebelumnya. Meskipun published in the previous period. Nevertheless, the Company
demikian, Perseroan senantiasa berkomitmen untuk terus remains committed to continuously improving the quality and
meningkatkan kualitas dan relevansi pelaporan pada setiap relevance of its reporting in each reporting period. The Company
periode penyusunan. Perseroan berharap laporan ini dapat hopes that this report will serve as an informative, transparent,
menjadi sumber informasi yang informatif, transparan, dan and useful source of information for all stakeholders.
bermanfaat bagi seluruh pemangku kepentingan.
134 Kino Indonesia Tbk Laporan Keberlanjutan 2025
Page 137
Daftar Indeks GRI Standar 2021
List of GRI Standard Index 2021
PT Kino Indonesia Tbk telah menyampaikan informasi yang dikutip dalam indeks isi GRI untuk periode 1 Januari
Pernyataan Penggunaan hingga 31 Desember 2025 dengan merujuk pada Standar GRI.
Statement of Use PT Kino Indonesia Tbk has reported the information cited in this GRI content index for the period 1 January to
31 December 2025 with reference to the GRI Standards.
GRI 1 Digunakan GRI 1: Landasan 2021.
GRI 1 Used GRI 1: Foundation 2021.
Standar GRI Indeks Pengungkapan Halaman
GRI Standard Index Disclosure Page
GRI 2: Organisasi dan Praktik Pelaporannya
Pengungkapan Umum 2021 Organization and Reporting Practices
GRI 2:
Detail organisasi
General Disclosures 2021 2-1 5
Organizational details
Entitas yang tercakup dalam laporan keberlanjutan organisasi
2-2 5
Entities included in the organization’s sustainability reporting
Periode laporan, frekuensi, dan kontak
2-3 5
Reporting period, frequency, and contact point
Informasi yang dinyatakan kembali
2-4 5
Restatements of information
Penjaminan eksternal
2-5 5
External assurance
Aktivitas dan Pekerja
Activities and Employees
Kegiatan, rantai nilai, dan hubungan bisnis lainnya
2-6 58
Activities, value chain, and other business relationships
Karyawan
2-7 103-105
Employees
Tenaga kerja yang bukan karyawan
2-8 106
Workers who are not employees
Tata Kelola
Governance
Struktur dan komposisi tata kelola
2-9 63
Governance structure and composition
Nominasi dan seleksi pejabat tata kelola tertinggi
2-10 66
Nomination and selection of the highest governance body
Pejabat tata kelola tertinggi
2-11 62-63
Chair of the highest governance body
Peran pejabat tata kelola tertinggi dalam memantau dampak manajemen
2-12 67-68
Role of the highest governance body in overseeing the management of impacts
Delegasi tanggung jawab dalam mengelola dampak
2-13 68
Delegation of responsibility for managing impacts
Peran pejabat tata kelola tertinggi dalam pelaporan keberlanjutan
2-14 68
Role of the highest governance body in sustainability reporting
2025 Sustainability Report Kino Indonesia Tbk 135
Page 138
Apendiks
Appendix
Standar GRI Indeks Pengungkapan Halaman
GRI Standard Index Disclosure Page
Benturan kepentingan
2-15 69-70
Conflicts of interest
Komunikasi terkait perhatian yang bersifat kritis
2-16 71-72
Communication of critical concerns
Pengetahuan kolektif badan tata kelola tertinggi
2-17 68
Collective knowledge of the highest governance body
Evaluasi kinerja pejabat tata kelola tertinggi
2-18 65
Evaluation of the performance of the highest governance body
Kebijakan remunerasi
2-19 67
Remuneration policies
Proses menentukan remunerasi
2-20 67
Process to determine remuneration
Rasio kompensasi total tahunan
2-21 67
Annual total compensation ratio
Strategi, Kebijakan, dan Praktik
Strategy, Policy, and Practic
Pernyataan pada pengembangan strategi keberlanjutan
2-22 19-25
Statement on sustainable development strategy
Komitmen kebijakan
2-23 28
Policy commitment
Komitmen dalam menanamkan kebijakan
2-24 32-36
Embedding policy commitment
Proses remediasi dampak negatif
2-25 67
Processes to remediate negative impacts
Mekanisme pemberian nasihat dan meningkatkan perhatian
2-26 72
Mechanisms for seeking advice and raising concerns
Kepatuhan dalam Undang-Undang dan peraturan
2-27 69
Compliance with Laws and regulations
Keanggotaan asosiasi
2-28 17
Membership associations
Keterlibatan Pemangku Kepentingan
Stakeholders Engagement
Pendekatan pada pelibatan pemangku kepentingan
2-29 37-40
Approach to stakeholder engagement
Perjanjian perundingan kolektif
2-30 112
Collective bargaining agreements
GRI 3: Topik Material
Topik Material 2021 Material Topics
GRI 3:
Material Topic 2021 Proses menentukan topik material
3-1 41
Process to determine material topics
Daftar topik material
3-2 44
List of material topics
136 Kino Indonesia Tbk Laporan Keberlanjutan 2025
Page 139
Standar GRI Indeks Pengungkapan Halaman
GRI Standard Index Disclosure Page
Kinerja Ekonomi
201
Economic Performance
GRI 201: Nilai ekonomi langsung yang dihasilkan dan didistribusikan
201-1 79
Kinerja Ekonomi 2016 Direct economic value generated and distributed
GRI 201:
Economic Performance 2016 Implikasi finansial, risiko, dan peluang lainnya terkait perubahan iklim
201-2 81
Financial implications and other risks and opportunities due to climate change
Kewajiban pada program imbalan pasti dan program pensiun lainnya
201-3 79-80
Defined benefit plan obligations and other retirement plans
Bantuan finansial dari Pemerintah
201-4 79
Financial assistance received from the Government
Keberadaan Pasar
202
Market Existence
GRI 202: Rasio standar upah karyawan pemula berdasarkan jenis kelamin terhadap upah
Keberadaan Pasar 2016 202-1 minimum regional 110
GRI 202: Ratio of entry-level employee wages by gender to the regional minimum wage
Market Existence 2016
Proporsi manajemen senior yang berasal dari masyarakat setempat
202-2 64-65
Proportion of senior management hired from the local community
Dampak Ekonomi Tidak Langsung
203
Indirect Economic Impact
GRI 203: Investasi infrastruktur dan layanan yang didukung
203-1 130
Dampak Ekonomi Tidak Langsung Infrastructure investments and services supported
2016
GRI 203: Dampak ekonomi tidak langsung yang signifikan
203-2 130
Indirect Economic Impact 2016 Significant indirect economic impacts
204 Praktik Pengadaan
Procurement Practices
GRI 3:
Topik Material 2021 Manajemen topik material
3-3 44
GRI 3: Material topic management
Material Topic 2021
GRI 204: Proporsi pengeluaran untuk pemasok lokal
204-1 80
Praktik Pengadaan 2016 Proportion of spending on local suppliers
GRI 204:
Procurement Practices 2016 Anti-Korupsi
205
Anti-Corruption
GRI 3:
Topik Material 2021 Manajemen topik material
3-3 69
GRI 3: Material topic management
Material Topic 2021
GRI 205: Operasi-operasi yang dinilai memiliki risiko terkait korupsi
205-1 69-71
Anti-Korupsi 2016 Operations assessed for risks related to corruption
GRI 205:
Anti-Corruption 2016 Komunikasi dan pelatihan tentang kebijakan dan prosedur anti-korupsi
205-2 69-71
Communication and training on anti-corruption policies and procedures
Insiden korupsi yang terbukti dan tindakan yang diambil
205-3 69-71
Confirmed incidents of corruption and actions taken
Pajak
207
Tax
GRI 3:
Topik Material 2021 Manajemen topik material
3-3 80
GRI 3: Material topic management
Material Topic 2021
GRI 207:
Pajak 2019 Pendekatan terhadap pajak
207-1 80-81
GRI 207: Approach to tax
Pajak 2019
2025 Sustainability Report Kino Indonesia Tbk 137
Page 140
Apendiks
Appendix
Standar GRI Indeks Pengungkapan Halaman
GRI Standard Index Disclosure Page
Tata Kelola, pengontrolan, dan manajemen risiko pajak
207-2 80-81
Tax governance, control, and risk management
Keterlibatan pemangku kepentingan dan pengelolaan kepedulian yang berkaitan
207-3 dengan pajak 80-81
Stakeholder engagement and management of tax-related concerns
Laporan per negara
207-4 80-81
Country-by-country reporting
Material
301
Material
GRI 3:
Topik Material 2021 Manajemen topik material
3-3 84
GRI 3: Material topic management
Material Topic 2021
GRI 301: Material yang digunakan berdasarkan berat atau volume
301-1 10; 84
Material 2016 Materials used by weight or volume
GRI 301:
Material 2016 Material input dari daur ulang yang digunakan
301-2 10
Recycled input materials used
Produk pemerolehan ulang dan material kemasannya
301-3 10
Reclaimed products and their packaging materials
Energi
302
Energy
GRI 3:
Topik Material 2021 Manajemen topik material
3-3 85
GRI 3: Material topic management
Material Topic 2021
GRI 302: Konsumsi energi di dalam organisasi
302-1 85-86
Energi 2016 Energy consumption within the organization
GRI 302:
Energe 2016 Konsumsi energi di luar organisasi
302-2 85-86
Energy consumption outside of the organization
Intensitas energi
302-3 86
Energy intensity
Pengurangan konsumsi energi
302-4 87
Reduction of energy consumption
Pengurangan kebutuhan energi untuk produk dan layanan
302-5 87
Reductions in energy requirements of products and services
Air dan Efluen
303
Water and Effluents
GRI 3:
Topik Material 2021 Manajemen topik material
3-3 94
GRI 3: Material topic management
Material Topic 2021
GRI 303: Interaksi dengan air sebagai sumber daya bersama
303-1 94-95
Air dan Efluen 2018 Interactions with water as a shared resource
GRI 203:
Water and Effluents 2018 Manajemen dampak yang berkaitan dengan pembuangan air
303-2 94-95
Management of water discharge-related impacts
Pengambilan air
303-3 95
Water withdrawal
Pembuangan air
303-4 96
Water discharge
Konsumsi air
303-5 95-96
Water consumption
138 Kino Indonesia Tbk Laporan Keberlanjutan 2025
Page 141
Standar GRI Indeks Pengungkapan Halaman
GRI Standard Index Disclosure Page
Keanekaragaman Hayati
304
Biodiversity
GRI 304: Lokasi operasi yang dimiliki, disewa, dikelola, atau berdekatan dengan, kawasan
Keanekaragaman Hayati 2016 lindung dan kawasan dengan nilai keanekaragaman hayati tinggi di luar kawasan
GRI 304: 304-1 lindung 98
Biodiversity 2016 Operational sites owned, leased, managed, or adjacent to protected areas and
areas of high biodiversity value outside protected areas
Dampak signifikan dari aktivitas, produk, dan jasa pada keanekaragaman hayati
304-2 98
Significant impacts of activities, products, and services on biodiversity
Habitat yang dilindungi atau direstorasi
304-3 98
Habitats protected or restored
Spesies Daftar Merah IUCN dan spesies daftar konservasi nasional dengan
habitat dalam wilayah yang terkena efek operasi
304-4 98
IUCN Red List species and national conservation list species with habitats in
areas affected by operations
Emisi
305
Emission
GRI 3:
Topik Material 2021 Manajemen topik material
3-3 88
GRI 3: Material topic management
Material Topic 2021
GRI 305: Emisi GRK (Cakupan 1) langsung
305-1 88
Emisi 2016 Direct (Scope 1) GHG emissions
GRI 305:
Emission 2016 Emisi GRK (Cakupan 2) tidak langsung
305-2 88-89
Indirect (Scope 2) GHG emissions
Intensitas Emisi GRK
305-4 90
GHG Emissions Intensity
Pengurangan emisi GRK
305-5 90
Reduction of GHG emissions
Emisi zat perusak ozon (ODS)
305-6 91
Emissions of ozone-depleting substances (ODS)
Nitrogen Oksida (NOx), sulfur oksida (SOx), dan emisi udara signifikan lainnya
305-7 91
Nitrogen oxides (NOx), sulfur oxides (SOx), and other significant air emissions
Limbah
306
Waste
GRI 3:
Topik Material 2021 Manajemen topik material
3-3 92
GRI 3: Material topic management
Material Topic 2021
GRI 306: Timbulan limbah dan dampak signifikan terkait limbah
306-1 92
Limbah 2020 Waste generation and significant waste-related impacts
GRI 306:
Waste 2020 Pengelolaan dampak signifikan terkait limbah
306-2 92
Management of significant waste-related impacts
Limbah yang dihasilkan
306-3 92
Waste generated
2025 Sustainability Report Kino Indonesia Tbk 139
Page 142
Apendiks
Appendix
Standar GRI Indeks Pengungkapan Halaman
GRI Standard Index Disclosure Page
GRI 308: Penilaian Lingkungan Pemasok
308
Penilaian Lingkungan Pemasok Supplier Environmental Assessment
2016
GRI 308: Seleksi pemasok baru dengan menggunakan kriteria lingkungan
308-1 122
Supplier Environmental Screening of new suppliers using environmental criteria
Assessment 2016
Dampak lingkungan negatif dalam rantai pasokan dan tindakan yang telah diambil
308-2 122
Negative environmental impacts in the supply chain and actions taken
Ketenagakerjaan
401
Employment
GRI 3:
Topik Material 2021 Manajemen topik material
3-3 103
GRI 3: Material topic management
Material Topic 2021
GRI 401: Perekrutan karyawan baru dan pergantian karyawan
401-1 105
Ketenagakerjaan 2016 New employee hires and employee turnover
GRI 401: Employment
2016 Tunjangan yang diberikan karyawan purnawaktu yang tidak diberikan kepada
karyawan sementara atau paruh waktu
401-2 110
Benefits provided to full-time employees that are not provided to temporary or
part time employees
Cuti orang tua
401-3 111
Parental leave
GRI 401: Hubungan Tenaga Kerja/Manajemen
402
Hubungan Tenaga Kerja/ Labor/Management Relationship
Manajemen 2016
GRI 401: Periode pemberitahuan minimum terkait perubahan operasional
402-1 107
Labor/Management Relationship Minimum notice periods regarding operational changes
2016
Kesehatan dan Keselamatan Kerja
403
Occupational Health and Safety
GRI 3:
Topik Material 2021 Manajemen topik material
3-3 113
GRI 3: Material topic management
Material Topic 2021
GRI 403:
Kesehatan dan
Keselamatan Kerja
2018
Sistem manajemen kesehatan dan keselamatan kerja
GRI 403: 403-1 113
Occupational health and safety management system
Occupational Health
and Safety 2018
Identifikasi bahaya, penilaian risiko, dan investigasi insiden
403-2 113
Hazard identification, risk assessment, and incident investigation
Layanan kesehatan kerja
403-3 114-115
Occupational health services
Partisipasi, konsultasi, dan komunikasi pekerja tentang keselamatan dan
kesehatan kerja
403-4 115-116
Worker participation, consultation, and communication on occupational health
and safety
Pelatihan bagi pekerja mengenai keselamatan dan kesehatan kerja
403-5 116
Worker training on occupational health and safety
Promosi kesehatan kerja
403-6 114-115
Promotion of worker health
Pencegahan dan mitigasi dampak dari keselamatan dan kesehatan kerja yang
secara langsung terkait hubungan bisnis
403-7 116
Prevention and mitigation of occupational health and safety impacts directly
linked by business relationships
140 Kino Indonesia Tbk Laporan Keberlanjutan 2025
Page 143
Standar GRI Indeks Pengungkapan Halaman
GRI Standard Index Disclosure Page
Pekerja yang tercakup dalam sistem manajemen keselamatan dan kesehatan
403-8 kerja 113
Workers covered by an occupational health and safety management system
Kecelakaan kerja
403-9 116
Work-related injuries
Penyakit akibat kerja
403-10 117
Work-related illness
Pelatihan dan Pendidikan
404
Training and Education
GRI 3:
Topik Material 2021 Manajemen topik material
3-3 108
GRI 3: Material topic management
Material Topic 2021
GRI 404: Rata-rata jam pelatihan per tahun per karyawan
404-1 108-109
Pelatihan dan Pendidikan 2016 Average hours of training per year per employee
GRI 404:
Training and Education 2016 Program untuk meningkatkan keterampilan karyawan dan program bantuan
404-2 peralihan 109
Programs for upgrading employee skills and transition assistance programs
Persentase karyawan yang menerima tinjauan rutin terhadap kinerja dan
pengembangan karier
404-3 111
Percentage of employees receiving regular performance and career development
reviews
Keanekaragaman dan Peluang Setara
405
Diversity and Equal Opportunity
GRI 3:
Topik Material 2021 Manajemen topik material
3-3 64
GRI 3: Material topic management
Material Topic 2021
GRI 405: Keberagaman badan tata kelola dan karyawan
405-1 64
Keanekaragaman dan Diversity of governance bodies and employees
Kesempatan Setara 2016
GRI 405: Rasio gaji pokok dan remunerasi perempuan dibandingkan laki-laki
405-2 110
Diversity and Equal Opportunity Ratio of basic salary and remuneration of women to men
2016
Non-Diskriminasi
406
Non-discrimination
GRI 3:
Topik Material 2021 Manajemen topik material
3-3 103
GRI 3: Material topic management
Material Topic 2021
GRI 406: Insiden diskriminasi dan tindakan perbaikan yang dilakukan
406-1 108
Non-Diskriminasi 2016 Incidents of discrimination and corrective actions taken
GRI 406:
Non-Discrimination 2016 Kebebasan Berserikat dan Perundingan Kolektif
407
Freedom of Association and Collective Bargaining
GRI 3:
Topik Material 2021 Manajemen topik material
3-3 112
GRI 3: Material topic management
Material Topic 2021
2025 Sustainability Report Kino Indonesia Tbk 141
Page 144
Apendiks
Appendix
Standar GRI Indeks Pengungkapan Halaman
GRI Standard Index Disclosure Page
GRI 407: Operasi dan pemasok di mana hak atas kebebasan berserikat dan perundingan
Kebebasan Berserikat dan kolektif mungkin berisiko
Perundingan Kolektif 2016 407-1 112
Operations and suppliers in which the right to freedom of association and
GRI 407: collective bargaining may be at risk
Freedom of Association and
Collective Bargaining 2016 Pekerja Anak
408
Child Labour
GRI 3:
Topik Material 2021 Manajemen topik material
3-3 102
GRI 3: Material topic management
Material Topic 2021
GRI 408: Operasi dan pemasok yang berisiko signifikan terhadap insiden pekerja anak
408-1 105
Pekerja Anak 2016 Operations and suppliers at significant risk for incidents of child labor
GRI 408:
Child Labour 2016 Kerja Paksa atau Wajib Kerja
409
Forced or Compulsory Labor
GRI 3:
Topik Material 2021 Manajemen topik material
3-3 102
GRI 3: Material topic management
Material Topic 2021
GRI 409: Operasi dan pemasok yang berisiko signifikan terhadap insiden kerja paksa atau
Kerja Paksa atau Wajib Kerja wajib kerja
409-1 107
2016 Operations and suppliers at significant risk for incidents of forced or compulsory
GRI 409: labor
Forced or Compulsory Labor
2016 Praktik Keamanan
410
Security Practice
GRI 410: Petugas keamanan yang dilatih mengenai kebijakan atau prosedur hak asasi
Praktik Keamanan 2016 410-1 manusia 108
GRI 410: Security personnel trained on human rights policies or procedures
Security Practice 2016
Hak Masyarakat Adat
411
Indigenous Peoples’ Rights
GRI 411:
Hak Masyarakat Adat 2016 Insiden pelanggaran yang melibatkan hak-hak masyarakat adat
411-1 108
GRI 411: Incidents of violations involving the rights of indigenous peoples
Indigenous Peoples’ Rights 2016
Masyarakat Lokal
413
Local Communities
GRI 413: Operasi dengan keterlibatan masyarakat lokal, penilaian dampak, dan program
Masyarakat Lokal 2016 pengembangan
413-1 124-130
GRI 413: Operations with local community engagement, impact assessments, and
Local Communities 2016 development programs
Penilaian Sosial Pemasok
414
Supplier Social Assessment
GRI 414: Seleksi pemasok baru dengan menggunakan kriteria sosial
414-1 122-123
Penilaian Sosial Pemasok 2016 Screening of new suppliers using social criteria
GRI 414:
Supplier Social Assessment 2016 Dampak sosial negatif dalam rantai pasokan dan tindakan yang telah diambil
414-2 122-123
Negative social impacts in the supply chain and actions taken
Kebijakan Publik
415
Public Policy
GRI 415:
Kebijakan Publik 2016 Kontribusi politik
415-1 71
GRI 415: Politic Contribution
Public Policy 2016
142 Kino Indonesia Tbk Laporan Keberlanjutan 2025
Page 145
Standar GRI Indeks Pengungkapan Halaman
GRI Standard Index Disclosure Page
Kesehatan dan Keselamatan Pelanggan
416
Customer Health and Safety
GRI 3:
Topik Material 2021 Manajemen topik material
3-3 120-121
GRI 3: Material topic management
Material Topic 2021
GRI 416: Penilaian dampak kesehatan dan keselamatan dari berbagai kategori produk dan
Kesehatan dan Keselamatan layanan
416-1 120-121
Pelanggan 2016 Assessment of the health and safety impacts of various product and service
GRI 416: categories.
Customer Health and Safety 2016
Insiden ketidakpatuhan sehubungan dengan dampak kesehatan dan keselamatan
dari produk dan jasa
416-2 120-121
Incidents of non-compliance related to the health and safety impacts of products
and services
Pemasaran dan Pelabelan
417
Marketing and Labelling
GRI 3:
Topik Material 2021 Manajemen topik material
3-3 120
GRI 3: Material topic management
Material Topic 2021
GRI 417: Persyaratan untuk pelabelan dan informasi produk dan jasa
417-1 120
Pemasaran dan Pelabelan 2016 Requirements for product and service labelling and information
GRI 417:
Marketing and Labelling 2016 Insiden ketidakpatuhan terkait informasi dan pelabelan produk dan jasa
417-2 Incidents of non-compliance concerning product and service information and 120
labelling
Insiden ketidakpatuhan terkait komunikasi pemasaran
417-3 120
Incidents of non-compliance concerning marketing communications
Privasi Pelanggan
418
Customer Privacy
GRI 3:
Topik Material 2021 Manajemen topik material
3-3 118
GRI 3: Material topic management
Material Topic 2021
GRI 418: Pengaduan yang berdasar mengenai pelanggaran terhadap privasi pelanggan
Privasi Pelanggan 2016 dan hilangnya data pelanggan
418-1 118
GRI 418: Substantiated complaints regarding customer privacy violations and loss of
Customer Privacy 2016 customer data
2025 Sustainability Report Kino Indonesia Tbk 143
Page 146
Apendiks
Appendix
Indeks Pengungkapan Kriteria Peraturan Otoritas
Jasa Keuangan No. 51/POJK.03/2017 [POJK51-G.5]
Disclosure Index of Financial Services Authority Regulation
Criteria No. 51/POJK.03/2017
No. Indek Uraian Halaman
Index No. Description Page
Penjelasan Strategi Berkelanjutan
A.1 28
Description on Sustainability Strategy
Ikhtisar Kinerja Berkelanjutan
Highlights on the Performance of Sustainability
Ikhtisar Kinerja Ekonomi
B.1 8
Economic Performance Highlights
Ikhtisar Kinerja Lingkungan Hidup
B.2 10
Environmental Performance Highlights
Ikhtisar Kinerja Sosial
B.3 9
Social Performance Highlights
Profil Perusahaan
Company Profile
Visi, Misi, dan Nilai Berkelanjutan
C.1 50
Vision, Mission, and Sustainability Values
Alamat Perusahaan
C.2 48
Company Address
Skala Perusahaan
C.3 52
Company Scale
Produk, Layanan, dan Kegiatan Usaha yang Dijalankan
C.4 58
Products, Services, and Business Activities
Keanggotaan pada Asosiasi
C.5 17
Membership in Association
Perubahan Organisasi Bersifat Signifikan
C.6 58
Significant Organizational Change
Penjelasan Direksi
Board of Director Explanation
Penjelasan Direksi
D.1 19
Board of Directors Explanation
Tata Kelola Berkelanjutan
Sustainability Governance
Penanggung Jawab Penerapan Keuangan Berkelanjutan
E.1 62
Responsible Party for the Implementation of Sustainable Finance
Pengembangan Kompetensi terkait Keuangan Berkelanjutan
E.2 68
Competency Development related to Sustainable Finance
Penilaian Risiko atas Penerapan Keuangan Berkelanjutan
E.3 73-74
Risk Assessment for the Implementation of Sustainable Finance
Hubungan dengan Pemangku Kepentingan
E.4 37
Relations with the Stakeholders
Permasalahan terhadap Penerapan Keuangan Berkelanjutan
E.5 41-43; 73
Problems with the Implementation of Sustainable Finance
144 Kino Indonesia Tbk Laporan Keberlanjutan 2025
Page 147
No. Indek Uraian Halaman
Index No. Description Page
Kinerja Berkelanjutan
Sustainability Performance
Kegiatan Membangun Budaya Berkelanjutan
F.1 36
Activities in Building a Sustainability Culture
Kinerja Ekonomi
Economic Performance
Perbandingan Target dan Kinerja Produksi, Portofolio, Target Pembiayaan, atau Investasi, Pendapatan dan
Laba Rugi
F.2 78
Comparison of Production Targets and Performance, Portfolios, Financing Targets, or Investments, Income
and Profit and Loss
Perbandingan Target dan Kinerja Portofolio, Target Pembiayaan, atau Investasi pada Instrumen Keuangan
atau Proyek yang Sejalan dengan Keuangan Berkelanjutan
F.3 78
Comparison of Portfolio Targets and Performance, Financing Targets, or Investments in Similar Finansial
Instruments or Projects with Sustainable Finance
Kinerja Lingkungan
Environmental Performance
Umum
General
Biaya Lingkungan Hidup
F.4 98
Environmental Costs
Aspek Material
Material Aspect
Penggunaan Material yang Ramah Lingkungan
F.5 84-85
Use of Environmentally Friendly Materials
Aspek Energi
Energy Aspect
Jumlah dan Intensitas Energi yang Digunakan
F.6 85-86
Amount and Intensity of Energy Consumption
Upaya dan Pencapaian Efisiensi Energi dan Penggunaan Energi Terbarukan
F.7 87
Efforts and Achievement of Energy Efficiency and Use of Renewable Energy
Aspek Air
Water Aspect
Penggunaan Air
F.8 95-96
Water Usage
Aspek Keanekaragaman Hayati
Biodiversity Aspect
Dampak dari Wilayah Operasional yang Dekat atau Berada di Daerah Konservasi atau Memiliki
F.9 Keanekaragaman Hayati 98
Impact of Operational Areas that are Near or Located in Conservation Areas or Have Biodiversity
Usaha Konservasi Keanekaragaman Hayati
F.10 98
Biodiversity Conservation Effort
Aspek Emisi
Emission Aspect
Jumlah dan Intensitas Emisi yang Dihasilkan berdasarkan Jenisnya
F.11 88
Amount and Intensity of Emissions by Type
Upaya dan Pencapaian Pengurangan Emisi yang Dilakukan
F.12 90
Emission Reduction Efforts and Achievements Made
2025 Sustainability Report Kino Indonesia Tbk 145
Page 148
Apendiks
Appendix
No. Indek Uraian Halaman
Index No. Description Page
Aspek Limbah dan Efluen
Waste and Effluent Aspect
Jumlah Limbah dan Efluen yang Dihasilkan berdasarkan Jenis
F.13 92
Amount of Waste and Effluent Generated by Type
Mekanisme Pengelolaan Limbah dan Efluen
F.14 92
Waste and Effluent Management Mechanisms
Tumpahan yang Terjadi (jika ada)
F.15 94
Spill (if any)
Aspek Pengaduan terkait Lingkungan Hidup
Aspect of Complaints related to the Environment
Jumlah dan Materi Pengaduan Lingkungan Hidup yang Diterima dan Diselesaikan
F.16 99
The Number and Material of Environmental Complaints Received and Resolved
Kinerja Sosial
Social Performance
Komitmen LJK, Emiten, atau Perusahaan Publik untuk Memberikan Layanan atas Produk dan/atau Jasa
yang Setara kepada Konsumen
F.17 118
LJK, Issuer, or Public Company Commitment to Provide Equal Service for Products and/or Services to
Consumers
Aspek Ketenagakerjaan
Manpower Aspect
Kesetaraan Kesempatan Bekerja
F.18 103
Equal Opportunity to Work
Tenaga Kerja Anak dan Tenaga Kerja Paksa
F.19 107
Child Labor and Forced Labor
Upah Minimum Regional
F.20 110
Regional Minimum Wage
Lingkungan Bekerja yang Layak dan Aman
F.21 113
Decent and Safe Work Environment
Pelatihan dan Pengembangan Kemampuan Pegawai
F.22 108-109
Employee Training and Capacity Building
Aspek Masyarakat
Community Aspect
Dampak Operasi terhadap Masyarakat Sekitar
F.23 124
Impact of Operations on the Surrounding Communities
Pengaduan Masyarakat
F.24 130
Public Complaints
Kegiatan Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL)
F.25 124-126
Social and Environmental Responsibility (SER) Activities
Tanggung Jawab Pengembangan Produk/Jasa Berkelanjutan
Responsibility for Sustainable Product/Service Development
Inovasi dan Pengembangan Produk/Jasa Keuangan Berkelanjutan
F.26 119-120
Sustainable Financial Product/Service Innovation and Development
Produk/Jasa yang sudah Dievaluasi Keamanannya bagi Konsumen
F.27 120-121
Product/Service Safety Evaluated for Customers
Dampak Produk/Jasa
F.28 121
Product/Service Impact
Jumlah Produk yang Ditarik Kembali
F.29 121
Number of Recalled Products
Survei Kepuasan Konsumen terhadap Produk dan/atau Jasa Keuangan Berkelanjutan
F.30 121
Customer Satisfaction Survey on Sustainable Financial Products and/or Services
146 Kino Indonesia Tbk Laporan Keberlanjutan 2025
Page 149
No. Indek Uraian Halaman
Index No. Description Page
Lain-Lain
Others
Verifikasi Tertulis dari Pihak Independen (jika ada)
G.1 5
Independent Party Written Verification (if any)
Surat Pernyataan Anggota Direksi tentang Tanggung Jawab atas Laporan Berkelanjutan
G.2 131
Statement Letter of the Board of Directors Members on Responsibility for the Sustainability Report
Lembar Umpan Balik
G.3 133
Feedback Form
Tanggapan terhadap Umpan Balik Laporan Tahun Sebelumnya
G.4 134
Responses to Feedback from Previous Year’s Report
Daftar Pengungkapan sesuai Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 51 Tahun 2017
G.5 144-147
List of Disclosures in Accordance with POJK 51 of 2017
2025 Sustainability Report Kino Indonesia Tbk 147
Page 150
Apendiks
Appendix
Daftar Pengungkapan Sesuai Pelaporan ESG Metrik
List of Disclosure in Accordance with ESG Reporting Metrics
Halaman di Laporan
Kinerja Kode Nama Metrik Keberlanjutan/Tahunan
Performance Code Name of Metric Page in the Sustainability/
Annual Report
Laporan Emisi Gas Rumah Kaca
E-01 88-89
Greenhouse Gas Emissions Report
Intensitas Emisi Gas Rumah Kaca
E-02 90
Greenhouse Gas Emissions Intensity
Konsumsi Energi Listrik
E-03 86
Electricity Usage
Lingkungan Konsumsi Air
E-04 95-96
Environment Water Use
Limbah yang Dihasilkan
E-05 92
Waste Generated
Komitmen Perusahaan untuk Mencapai Target Net Zero Emission
E-06 88
The Company’s Commitment to Achieve Net Zero Emission Target
Komitmen Perusahaan untuk mengurangi Emisi Gas Rumah Kaca
E-07 90
The Company’s Commitment to Reduce Greenhouse Gas Emissions
Kesetaraan Gender
S-01 104
Gender Equality
Pegawai berdasarkan Gender dan Kelompok Umur
S-02 104-105
Employees based on Gender and Age Group
Tingkat Pergantian Pegawai
S-03 107
Employees Turnover Rate
Jumlah Pegawai Sementara
S-04 106
Total Temporary Employees
Pelatihan dan Pengembangan Pegawai
S-05 108-109
Employees Training and Development
Jumlah Kecelakaan Kerja
S-06 116-117
Total Work Accident
Sosial Kejadian Pelanggaran Hak Asasi Manusia
Social S-07 108
Human Rights Violation Incidents
Kebijakan Pelecehan Seksual dan/atau Non-Diskriminasi
S-08 103
Sexual Harassment and/or Non-Discrimination Policy
Kebijakan Mengenai Hak Asasi Manusia
S-09 108
Human Rights Policy
Kebijakan Pekerja Anak dan/atau Pekerja Paksa
S-10 107
Child Labor and/or Forced Labor Policy
Kebijakan Mengenai Kesehatan dan Keselamatan Kerja serta
Lingkungan Kerja yang Aman dan Layak diberikan Kepada Seluruh
S-11 Karyawan 113
Occupational Health and Safety and Safe Work Environment Policy,
and How They are Provided to All Employees
S-12 Corporate Social Responsibility 124-130
148 Kino Indonesia Tbk Laporan Keberlanjutan 2025
Page 151
Halaman di Laporan
Kinerja Kode Nama Metrik Keberlanjutan/Tahunan
Performance Code Name of Metric Page in the Sustainability/
Annual Report
Keberagaman Manajemen dan Independensi
G-01 64
Management Diversity and Independence
Total Kehadiran Direksi dan Komisaris ke Rapat Dewan
G-02 Total Attendance of Board of Directors and Board of Commissioners 65
at Board Meetings
Kebijakan Pemisahan Chairman of the Board dan CEO
G-03 Policy on the Distinction Role between the Chairman of 64
the Board and CEO
Kebijakan Penilaian Dewan Direksi dan Komisaris
G-04 65
Board of Directors and Board of Commissioners Evaluation Policy
Tata Kelola
Kebijakan Pelatihan Dewan Direksi dan Komisaris
Governance G-05 66
Board of Directors and Board of Commissioners Training Policy
Kriteria Khusus Pemilihan Dewan
G-06 66
Special Criteria for Board Member Selection
Kode Etik dan/atau Anti-Korupsi
G-07 69-71
Code of Ethics and/or Anti-Corruption Policy
Laporan Tahunan
Kebijakan Perlakuan Adil terhadap Pemegang Saham
G-08 Annual Report
Policy on Fair Treatment of the Shareholders
191
Pencegahan Konflik Kepentingan
G-09 69-71
Prevention of Conflict of Interest
2025 Sustainability Report Kino Indonesia Tbk 149
Page 152
2025
Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
PT Kino Indonesia Tbk
Kino Tower Lt. 17
Jl. Jalur Sutera Boulevard No. 01, Alam Sutera
Kota Tangerang 15143
: (021) 8082 1100
: (021) 8082 1123
: corsec@kino.co.id
www.kino.co.id
Names mentioned 66 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Sustainability Report Kino Indonesia Tbk
p.3 ×49
unresolved
org
Financial Services Authority
p.6 ×5
unresolved
org
Penyelenggara Jaminan Produk Halal
p.11
unresolved
org
Pengawas Obat Disway & Infovesta Obat-Obatan
p.15
unresolved
org
Sertifikasi
p.16 ×5
unresolved
org
SGS United Kingdom Ltd
p.16 ×5
unresolved
org
Kementerian Ketenagakerjaan Occupational Safety and Health Management System
p.17
unresolved
org
Ministry of Manpower
p.17 ×2
unresolved
org
Disney Worldwide Services Inc
p.17
unresolved
org
PT SGS Indonesia ISO
p.17
unresolved
org
Pengawas Obat
p.17 ×6
unresolved
org
Kementerian Perindustrian
p.17 ×2
unresolved
org
Ministry of Industry
p.17 ×2
unresolved
org
Penyelenggara Plant Sayung
p.17
unresolved
org
Penyelenggara Jamu dan Obat Tradisional
p.17
unresolved
org
Kementerian Pertanian
p.17 ×2
unresolved
org
Ministry of Agriculture
p.17
unresolved
org
Pengawas Obat Perbekalan Kesehatan Rumah
p.17
unresolved
org
Kementerian Kesehatan
p.17 ×2
unresolved
org
Ministry of Health
p.17 ×2
unresolved
org
Ministry of Agriculture Gudang Kapuk
p.18
unresolved
org
Pengawas Obat Good Manufacturing Practices
p.18 ×2
unresolved
org
Pengawas Obat Pangan Olahan
p.18 ×2
unresolved
org
Pengawas Obat dan Makanan
p.18
unresolved
org
Penyelenggara Minuman
p.19
unresolved
org
Pengawas Obat Cairan Obat
p.19
unresolved
—
PEKERTI
· Anggota
p.19
unresolved
—
PPA Kosmetika
· Anggota
p.19
unresolved
org
Departemen ESG
p.24 ×5
unresolved
org
Bank Sampah Kino
p.25
unresolved
org
Menteri Kehakiman
p.50
unresolved
org
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia
p.50
unresolved
org
PT Kinocare Era Kosmestindo.
p.50 ×2
unresolved
person
Notary Hadi Winata
p.50 ×2
unresolved
org
Minister of Justice Share Listing
p.50
unresolved
org
Minister of Law and Human Rights
p.50
unresolved
org
PT Kino
p.51 ×2
unresolved
org
Indonesia Tbk
p.51 ×2
unresolved
org
Indonesia Stock Exchange
p.54 ×2
unresolved
org
PT Kino Investindo Harry Sanusi
p.54
unresolved
person
Harijanto
p.65
unresolved
person
Notary Bastian Harijanto
p.65 ×15
unresolved
person
Nurindra
· Direktur
p.66
unresolved
—
Prawarianto*)
· Director
p.66
unresolved
person
Keberagaman
· Komisaris
p.66 ×2
unresolved
org
Tata Kelola
p.69
unresolved
—
Consumer
p.74
unresolved
org
PT Asuransi Jiwa Manulife
p.82
unresolved
org
PT PLN
p.87 ×7
unresolved
org
PT PLN Electricity Jumlah GJ
p.88
unresolved
org
Kementerian Tenaga Kerja dan Organisasi
p.116
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.