Skip to content
Back to announcement

AnnualReport2025-KINO-att2.pdf

Other Text extracted KINO

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 152

Page 1

          
Page 2
Sanggahan dan Batasan Tanggung Jawab
Disclaimer and Scope of Responsibilities




  Laporan Keberlanjutan 2025 PT Kino Indonesia Tbk              The 2025 Sustainability Report of PT Kino Indonesia Tbk
  (yang selanjutnya disebut juga “Kino” atau “Perseroan”        (hereinafter also referred to as “Kino”, the “Company”,
  atau “kami”) disusun untuk memenuhi ketentuan pelaporan       or “we”) was prepared to meet the reporting requirements
  hasil kinerja Perseroan pada periode 1 Januari 2025           on the Company’s performance for the period from
  sampai dengan 31 Desember 2025 kepada regulator dan           1 January 2025 to 31 December 2025 to the regulators
  pemangku kepentingan. Laporan Keberlanjutan ini memuat        and stakeholders. This Sustainability Report contains
  pernyataan terkait tujuan, kebijakan, rencana, strategi,      statements regarding objectives, policies, plans, strategies,
  serta hasil operasi dan keuangan yang disusun berdasarkan     as well as operational and financial results, which have been
  data faktual yang dapat dipertanggungjawabkan                 prepared based on factual data that can be accounted for
  kebenarannya.                                                 and verified for its accuracy.


  Selain itu, Laporan Keberlanjutan ini juga menyajikan         In addition, this Sustainability Report also presents
  agenda kerja Perseroan di tahun selanjutnya yang disusun      the Company’s work agenda for the following year, which
  berdasarkan pernyataan-pernyataan prospektif dan              has been prepared based on forward-looking statements
  berbagai asumsi mengenai kondisi mendatang Perseroan,         and various assumptions concerning the Company’s future
  serta lingkungan bisnis yang terkait, di mana perkembangan    conditions and the related business environment, where
  aktual secara material dapat berbeda dari yang dilaporkan.    actual developments may materially differ from those
  Oleh karena itu, Perseroan menghimbau agar pemangku           reported. Therefore, the Company urges stakeholders to
  kepentingan dapat menggunakan informasi tersebut secara       use the information with discretion in their decision making.
  bijak dalam pengambilan keputusan.


  Sebagai bagian dari konsistensi dan kemudahan pemahaman       As part of ensuring consistency and ease of understanding,
  informasi, penulisan angka-angka pada seluruh tabel dan       all numerical figures presented in tables and charts throughout
  grafik dalam laporan ini menggunakan notasi Bahasa Inggris.   this report use English notation.
Page 3
 Strength within to
Power Sustainable
           Growth

                                                                                             2025
                                                                     Laporan Keberlanjutan
                                                                       Sustainability Report



 Tahun 2025 menjadi momentum bagi Perseroan         The year 2025 marked a pivotal momentum for
 untuk memperkuat fondasi internal sebagai          the Company to strengthen its internal foundation
 penggerak utama pertumbuhan berkelanjutan,         as the primary driver of sustainable growth,
 melalui penguatan tata kelola, peningkatan         through strengthen governance, improved
 kualitas sumber daya manusia, serta integrasi      human capital quality, and the integration
 prinsip lingkungan, sosial, dan tata kelola ke     of environmental, social, and governance
 dalam proses bisnis. Upaya ini didukung oleh       principles into its business processes. These
 inovasi produk yang berkelanjutan, peningkatan     efforts were supported by continuous product
 efisiensi operasional, serta pengelolaan sumber    innovation, improved operational efficiency,
 daya dan kemasan yang lebih bertanggung jawab,     and more responsible resource and packaging
 sejalan dengan karakter bisnis Perseroan sebagai   management, in line with the Company’s nature
 perusahaan barang konsumsi. Dengan landasan        as a consumer goods enterprise. Building on this
 tersebut, Perseroan mendorong pertumbuhan          foundation, the Company promotes growth that
 yang tidak hanya berfokus pada kinerja ekonomi,    not only focuses on economic performance but
 tetapi juga selaras dengan kebutuhan konsumen,     also aligns with consumer needs, environmental
 keberlanjutan lingkungan, dan kontribusi sosial,   sustainability, and social contribution, in order to
 guna menciptakan nilai jangka panjang bagi         create long-term value for all stakeholders.
 seluruh pemangku kepentingan.




                                                           2025 Sustainability Report Kino Indonesia Tbk   1
Page 4
Kesinambungan Tema
Theme Continuity




                                    PT Kino Indonesia Tbk fokus pada pertumbuhan yang konsisten dan berkelanjutan
                                    dengan berorientasi pada aspek ekonomi, lingkungan, sosial, dan tata kelola. Perseroan
                                    berkomitmen untuk meningkatkan produktivitas melalui berbagai efisiensi, inovasi, dan
                                    implementasi praktik ramah lingkungan serta sosial yang mendukung pertumbuhan
                                    jangka panjang. Melalui upaya ini, Kino berperan aktif dalam mendukung tujuan
                                    pembangunan berkelanjutan (TPB) dan menciptakan dampak positif yang berkelanjutan
                                    bagi lingkungan, sosial, serta tata kelola yang baik.
                                    PT Kino Indonesia Tbk focuses on consistent and sustainable growth by orienting in
                                    the economic, environmental, social, and governance aspect. The Company is committed
                                    to increasing productivity through efficiency and innovations as well as implementing
                                    environmentally friendly and social practices that support long-term growth. In this way,
                                    Kino actively promotes sustainable development goals (SDGs) and create continuous
                                    positive impacts to the environment, social, and good governance.


    2024
    ENSURING
    A SUSTAINABLE
    GROWTH




                                    PT Kino Indonesia Tbk berupaya untuk mencapai kinerja keberlanjutan dan berkontribusi
                                    pada masa depan yang lebih baik. Oleh sebab itu, Kino menjalankan transformasi untuk
                                    memperkuat praktik keberlanjutan dan mencapai target kinerja. Pengelolaan aspek
                                    keberlanjutan senantiasa terus dilaksanakan dengan cara memenuhi standar nasional
                                    dan internasional, serta menguatkan transformasi Perseroan dalam beradaptasi,
                                    berkemajuan, dan berorientasi pada masa depan, agar dapat terus memberikan manfaat
                                    berkelanjutan terhadap lingkungan, tatanan sosial, serta tata kelola yang baik.
                                    PT Kino Indonesia Tbk strives to achieve sustainability performance and contribute to
                                    a better future. Accordingly, Kino undertakes transformation initiatives to strengthen
                                    its sustainability practices and achieve its performance targets. The management
                                    of sustainability aspects is continuously carried out by complying with national and
                                    international standards, while reinforcing the Company’s transformation in adapting,
                                    progressing, and maintaining a forward-looking orientation, in order to continuously
                                    deliver sustainable benefits to the environment, social order, and good governance.

    2023
    TRANSFORMATION
    TOWARD
    SUSTAINABILITY




2       Kino Indonesia Tbk Laporan Keberlanjutan 2025
Page 5
               Kino senantiasa ingin berkontribusi dalam penciptaan masa depan yang lebih baik
               melalui keberadaannya. Untuk mencapai tujuan tersebut, kami menerapkan praktik
               keberlanjutan yang mencakup pengelolaan aspek ekonomi dan environmental, social, and
               governance (ESG), serta menjalankan berbagai inovasi untuk mendukung efisiensi dalam
               proses produksi, praktik operasi yang lebih ramah lingkungan, maupun pengembangan
               produk yang berkelanjutan. Inisiatif keberlanjutan telah diadopsi ke dalam model bisnis
               sehingga diharapkan dapat meningkatkan value perusahaan secara berkelanjutan, serta
               berdampak positif bagi pemangku kepentingan maupun lingkungan hidup, mendukung
               pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan/sustainable development goals
               (TPB/SDGs), serta berkontribusi untuk masa depan yang lebih baik.
               Kino continuously aspires to contribute to the creation of a better future through
               its presence and operations. To achieve this objective, we implement sustainability
               practices encompassing the management of economic and Environmental, Social,
               and Governance (ESG) aspects, while undertaking innovations to support efficiency
2022           in production processes, more environmentally responsible operational practices, and
               sustainable product development. Sustainability initiatives have been integrated into the
INNOVATING     business model and are expected to increase the Company’s long-term value, generate
FOR A BETTER   positive impacts for stakeholders and the environment, support the achievement of the
TOMORROW       Sustainable Development Goals (SDGs), and contribute to a better future.




                                                    2025 Sustainability Report Kino Indonesia Tbk          3
Page 6
Tentang Laporan Keberlanjutan
About the Sustainability Report




Tujuan dan Standar Pelaporan                                    Reporting Purpose and Standards

Kino menyusun dan menerbitkan Laporan Keberlanjutan             Kino prepares and publishes this Sustainability Report as a form
sebagai bentuk pertanggung jawaban dan penyampaian              of accountability and disclosure regarding the implementation
informasi terkait penerapan prinsip-prinsip keberlanjutan,      of sustainability principles, including the management
termasuk pengelolaan risiko dan peluang terkait perubahan       of climate change-related risks and opportunities, within
iklim ke dalam kinerja keberlanjutan Perseroan. Acuan           the Company’s sustainability performance. This Sustainability
penyusunan Laporan Keberlanjutan ini mengacu pada               Report has been prepared with reference to the following
beberapa standar berikut:                                       standards:
1. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 51/POJK.03/2017         1. Financial Services Authority Regulation No. 51/POJK.03/2017
     tentang Penerapan Keuangan Berkelanjutan bagi Lembaga          concerning the Implementation of Sustainable Finance
     Jasa Keuangan, Emiten, dan Perusahaan Publik beserta           for Financial Services Institutions, Issuers, and Public
     turunannya, yaitu Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan          Companies, along with its implementing regulation, namely
     Republik Indonesia No. 16/SEOJK.04/2021 tentang Bentuk         Financial Services Authority of the Republic of Indonesia
     dan Isi Laporan Tahunan Emiten atau Perusahaan Publik;         Circular Letter No. 16/SEOJK.04/2021 concerning
     serta                                                          the Form and Content of Annual Reports of Issuers or
                                                                    Public Companies; and
2. Global Reporting Initiative (GRI) Standards 2021 opsi with   2. Global Reporting Initiative (GRI) Standards 2021 option
   Reference.                                                       with Reference.




4          Kino Indonesia Tbk Laporan Keberlanjutan 2025
Page 7
Entitas dalam Pelaporan [GRI 2-2]                                Entities Included in the Reporting [GRI 2-2]

Informasi kinerja keberlanjutan dalam laporan ini bersumber      The sustainability performance information presented in this
dari Kantor Pusat dan Plant yang dikelola langsung oleh Kino,    report is derived from the Head Office and manufacturing
yaitu Plant Cikembar dan Cidahu di Sukabumi, Jawa Barat; Plant   facilities directly managed by Kino, namely the Cikembar and
Pandaan di Jawa Timur; Plant Sayung di Jawa Tengah; serta        Cidahu Plant in Sukabumi, West Java; the Pandaan Plant in
Plant Cikande di Serang, Banten. Perseroan tidak menyajikan      East Java; the Sayung Plant in Central Java; and the Cikande
informasi kinerja keberlanjutan dari Entitas Anak. Adapun data   Plant in Serang, Banten. The Company does not present
keuangan dalam laporan ini disajikan secara konsolidasian,       sustainability performance information of its Subsidiaries.
sehingga mencakup seluruh Entitas Anak.                          However, the financial data presented in this report are
                                                                 consolidated in nature and therefore include all Subsidiaries.



Verifikasi dari Pihak Independen                                 Verification by Independent Party
[GRI 2-5] [POJK51-G.1]                                           [GRI 2-5] [POJK51-G.1]


Perseroan belum menunjuk pihak independen untuk                  The Company has not appointed an independent party to
melakukan verifikasi atas Laporan Keberlanjutan yang             verify the published Sustainability Report. Nevertheless,
diterbitkan. Meskipun demikian, Perseroan memastikan bahwa       the Company ensures that all information and data presented
seluruh informasi dan data yang disajikan telah melalui proses   have undergone a rigorous internal review process and can
review internal yang ketat serta dapat dipertanggungjawabkan     be accounted for in terms of their validity and accuracy by
kebenaran dan keakuratannya oleh manajemen.                      management.



Periode, Frekuensi, dan Kontak terkait                           Reporting Period, Frequency,
Pelaporan [GRI 2-3]                                              and Contact Information [GRI 2-3]

Perseroan menyajikan Laporan Keberlanjutan secara                The Company publishes its Sustainability Report on an
tahunan. Periode pelaporan tahun 2025 mencakup 1 Januari-        annual basis. The 2025 reporting period covers 1 January-
31 Desember 2025, dengan laporan sebelumnya diterbitkan          31 December 2025, with the previous report having been
pada April 2024. Laporan Keuangan untuk tahun buku yang          issued in April 2024. The Financial Statements for the financial
berakhir pada 31 Desember 2025 disusun secara terpisah dan       year ended 31 December 2025 are prepared separately and
disajikan dalam Laporan Tahunan 2025 PT Kino Indonesia Tbk.      presented in the 2025 Annual Report of PT Kino Indonesia Tbk.


Untuk pertanyaan lebih lanjut terkait laporan ini, pemangku      For further inquiries regarding this report, stakeholders may
kepentingan dapat menghubungi: [GRI 2-1, 2-3]                    contact: [GRI 2-1, 2-3]



                                                                 Kino Tower Lt. 17
                                                                 Jl. Jalur Sutera Boulevard No. 01, Alam Sutera
                         Sekretaris                              Kota Tangerang 15143
                         Perusahaan                                  : (021) 8082 1100
                         Corporate Secretary                         : corsec@kino.co.id
                                                                     : www.kino.co.id




Pernyataan Ulang Informasi [GRI 2-4]                             Restatement of Information [GRI 2-4]

Sebagai upaya menjaga validitas dan keakuratan laporan,          As part of its commitment to maintaining the validity and
Perseroan memastikan bahwa seluruh informasi yang                accuracy of the report, the Company ensures that all information
disampaikan sesuai dengan data terbaru dan metodologi yang       presented is aligned with the most recent data and applicable
berlaku. Jika terdapat perubahan metodologi, penyesuaian         methodologies. In the event of any changes in methodology,
data, atau perubahan cara perhitungan dari laporan sebelumnya,   data adjustments, or revisions to calculation methods from
maka data terkait akan diberi tanda *penyajian kembali untuk     the previous report, the relevant data will be marked as
memudahkan pembaca mengidentifikasi perbedaannya.                *restatement to enable readers to easily identify the differences.




                                                                         2025 Sustainability Report Kino Indonesia Tbk          5
Page 8
Daftar Isi
Table of Contents



    Sanggahan dan Batasan Tanggung Jawab                            Tentang Laporan Keberlanjutan
    Disclaimer and Scope of Responsibilities                   ii   About the Sustainability Report
                                                                                                                                 4
    Kesinambungan Tema                                              Daftar Isi
    Theme Continuity
                                                               2    Table of Contents
                                                                                                                                 6



               Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan
               Sustainability Performance Highlights                                                                             8

    Kinerja Keberlanjutan                                           Penghargaan dan Sertifikasi
                                                               8                                                                 13
    Sustainability Performance                                      Awards and Certifications

    Kilas Aktivitas Keberlanjutan 2025                              Keanggotaan Asosiasi
                                                               12                                                                17
    2025 Sustainability Highlights                                  Association Membership




               Pesan Direksi
               Message from Board of Directors                                                                                   19



               Komitmen Keberlanjutan Kino
               Kino’s Sustainability Commitment                                                                                  27

    Strategi Keberlanjutan                                          Topik Material
                                                               28                                                                41
    Sustainability Strategy                                         Material Topic
    Pelibatan Pemangku Kepentingan
                                                               37
    Stakeholders Engagement




               Tentang Kino
               About Kino                                                                                                        47

    Identitas Perusahaan                                            Perubahan Signifikan
                                                               48                                                                58
    Corporate Identity                                              Significant Changes

    Sekilas Perusahaan                                              Kegiatan Usaha, Produk Dihasilkan,
                                                               49
    Company Overview                                                dan Rantai Nilai
                                                                                                                                 58
                                                                    Business Activities, Manufactured Products,
    Visi, Misi, dan Budaya Keberlanjutan
                                                               50   and Value Chain
    Vision, Mission, and Sustainability Culture

    Skala Usaha
                                                               52
    Business Scale




               Tata Kelola Keberlanjutan
               Sustainability Governance                                                                                         61

    Struktur Tata Kelola dan Pengawasan Keberlanjutan               Pengelolaan Risiko dan Strategi Penerapan Keberlanjutan
                                                               62                                                                73
    Governance Structure and Sustainability Supervision             Risk Management and Sustainability Implementation Strategy

    Permasalahan Penerapan Keberlanjutan                            Penerimaan Masukan dan Penanganan Keluhan
                                                               73                                                                75
    Sustainability Implementation Issues                            Feedback Mechanism and Grievance Handling




6              Kino Indonesia Tbk Laporan Keberlanjutan 2025
Page 9
           Kinerja Ekonomi
           Economic Performance                                                                                              77

Perbandingan Target dengan Realisasi Kinerja                       Nilai Ekonomi Diperoleh dan Didistribusikan
                                                             78                                                              79
Comparison of Performance Target with its Realization              Economic Value Generated and Distributed

Perbandingan Target dengan Realisasi Investasi                     Pengaruh Perubahan Iklim terhadap Finansial Kino
                                                                                                                             81
Keberlanjutan                                                      Climate Change Effects to the Company’s Finance
                                                             78
Comparison of Target with Realization of Sustainability
Investment




           Kinerja Lingkungan
           Environmental Performance                                                                                         83

Penggunaan Material Ramah Lingkungan                               Pengelolaan Penggunaan Air dan Efluen
                                                             84                                                              94
Use of Environmentally Friendly Materials                          Management of Water Use and Effluent

Pengelolaan Energi yang Bertanggung Jawab                          Dampak pada Biodiversitas dan Upaya Konservasi
                                                             85                                                              98
Responsible Energy Management                                      Impacts on Biodiversity and Conservation Efforts

Pengendalian Emisi Gas Rumah Kaca                                  Biaya Lingkungan Hidup
                                                             88                                                              98
Greenhouse Gas Emissions Control                                   Environmental Expenditures

Pengelolaan Limbah                                                 Pengaduan terkait Lingkungan Hidup
                                                             92                                                              99
Waste Management                                                   Environmental Complaint




           Kinerja Sosial
           Social Performance                                                                                                101

Pengelolaan Sumber Daya Manusia                                    Komitmen terhadap Mitra Usaha
                                                             102                                                             122
Human Capital Management                                           Commitment to Business Partners
Keselamatan dan Kesehatan Kerja                                    Kontribusi terhadap Masyarakat
                                                             113                                                             124
Occupational Health and Safety                                     Contribution to the Community
Komitmen terhadap Konsumen
                                                             118
Commitment to Consumers




           Apendiks
           Appendix                                                                                                          131

Pernyataan Direksi tentang Tanggung Jawab atas                     Daftar Indeks GRI Standar 2021
Laporan Keberlanjutan Tahun 2025                                                                                             135
                                                             131   List of GRI Standard Index 2021
Statement of the Board of Directors on Responsibility for
the 2025 Sustainability Report                                     Indeks Pengungkapan Kriteria Peraturan Otoritas Jasa
                                                                   Keuangan No. 51/POJK.03/2017
Lembar Umpan Balik                                                                                                           144
                                                             133   Disclosure Index of Financial Services Authority
Feedback Form                                                      Regulation Criteria No. 51/POJK.03/2017
Tanggapan terhadap Umpan Balik Laporan Keberlanjutan               Daftar Pengungkapan Sesuai Pelaporan ESG Metrik
Tahun Sebelumnya                                                                                                             148
                                                             134   List of Disclosures in Accordance ESG Reporting Metrics
Response to Feedback on the Previous Year’s Sustainability
Report




                                                                           2025 Sustainability Report Kino Indonesia Tbk           7
Page 10
                     Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan
                     Sustainability Performance Highlights




               IKHTISAR KINERJA KEBERLANJUTAN
               Sustainability Performance Highlights


    Kinerja Keberlanjutan
    Sustainability Performance


             Kinerja Keuangan
             Economic Performance                                           Kinerja Ekonomi
                                                                               Economic
                                                                              Performance
    Jumlah Volume Produksi                                                     [POJK51-B.1]

    Total Production Volume

        2025
        170,163.91

        2024
        166,906.80

        2023
        166,468.08
       (dalam Ton / in Tons)

                                  Varian
                                 variance
                               (2025:2024)

                                    1.95%



          Pelibatan Pemasok Lokal
          Local Supplier Engagement                                                     (Pemasok / Supplier)




         Pelibatan                             2025                2024              2023
       Pemasok Lokal
       Local Supplier                             151              210                 245
        Engagement




                                               Varian / Variance
                                                 (2025:2024)
                                                                   28.10%




8           Kino Indonesia Tbk Laporan Keberlanjutan 2025
Page 11
                Penjualan                                           Jumlah Aset                                     Laba (Rugi) Neto
                  Sales                                             Total Assets                                    Net Income (Loss)



                  2025                                                 2025                                                 2025
             4,421,550                                            4,468,524                                               125,928
                   2024                                                 2024                                                  2024
                4,367,489                                            4,501,386                                               88,917

                   2023                                                 2023                                                  2023
                4,136,182                                            4,646,379                                               77,247

            Varian / Variance                                    Varian / Variance                                    Varian / Variance
              (2025:2024)                                          (2025:2024)                                          (2025:2024)


                         1.24%                                              (0.73)%                                              41.62%


   (dalam jutaan Rupiah / in million Rupiah)            (dalam jutaan Rupiah / in million Rupiah)            (dalam jutaan Rupiah / in million Rupiah)



Keterangan: / Remarks:
Penghitungan volume produksi sudah menyertakan konversi volume produksi dalam satuan kiloliter menjadi Ton (1 Kiloliter setara 1,012 Ton reg).
The Production Volume calculation is included with the production volume conversion in Kiloliters to Tons (1 Kiloliter is equivalent to 1.012 Tons reg).




                        Kinerja Sosial [POJK51-B.3]
                        Social Performance

                   100% Produk pangan Kino telah memiliki sertifikat Halal dari Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH).
                   All of Kino’s food products have obtained Halal certification from the Halal Product Assurance Organizing Body
                   (BPJPH).

                   Penerima Manfaat Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) di 2025 >2.000 Orang, 22 Komunitas,
                   12 Desa dengan biaya Rp2,78 miliar.
                   Beneficiaries of the Socio-Economic Responsibility (SER) Program in 2025 >2,000 People, 22 Communities,
                   12 Villages with a total cost Rp2.78 billion.


    Rerata Jam
                                                                                                            Varian / Variance
    Pelatihan per                     2025                     2024                    2023                   (2025:2024)
                                                                                                                                             (dalam Jam)
                                                                                                                                                 (in Hour)
    Total Karyawan
    Average Training
    Hours per Total                    9.26                      7.48                    9.18                        23.81%
    Employees

    Jumlah Insiden                                                                                          Varian / Variance
    Total Incidents
                                      2025                     2024                    2023                   (2025:2024)
                                                                                                                                          (dalam Insiden)
                                                                                                                                             (in Incident)



                                         38                       41                      43                           7.32%



                                                                                          2025 Sustainability Report Kino Indonesia Tbk                    9
Page 12
                      Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan
                      Sustainability Performance Highlights




                Kinerja Lingkungan [POJK51-B.2] [GRI 301-1, 301-2]
                Environmental Performance


Penggunaan Material Ramah Lingkungan
Use of Environmentally Friendly Material

       Material Ramah Lingkungan                                            Merek
                                                                                                                       2025
     Environmentally Friendly Material                                      Brand

     Kemasan Kertas Daur Ulang                          Cincau Cap Panda, Sleek Baby, dan Resik-V
                                                                                                                      100.00%
     Recycled Paper Packaging                           Cincau Cap Panda, Sleek Baby, and Resik-V
     Botol Plastik yang dapat Didaur Ulang              Sleek Baby dan Resik-V
                                                                                                                      100.00%
     Recyclable Plastic Bottles                         Sleek Baby and Resik-V
                                                                            Bottle Nipple & Accessories Cleanser       71.43%
                                                                            Laundry Detergent                          75.00%
                                                                            Fabric Softener                           60.00%
                                                        Sleek Baby
                                                                            Natural Antibacterial 2 in 1 Hair &
                                                                                                                       70.59%
                                                                            Body Liquid Soap
     Bahan Baku yang dapat
     Terurai Secara Hayati                                                  Diapers Cream                             50.00%
     Biodegradable Raw Materials                                            Perawatan Kewanitaan                       70.00%
                                                                            Manjakani                                  71.00%
                                                        Resik-V             Manjakani Whitening                        74.00%
                                                                            Godogan Sirih                             94.00%
                                                                            Ramuan Madura                              77.00%
     Daur Ulang Limbah Cangkang
                                                        Ellips                                                          1.50%
     Shell Waste Recycling




                                                                                                    25.10
             Jumlah Pengurangan Dimensi dan Berat Kemasan                                                             Ton Plastik
             Total Reduction in Packaging Dimensions and Weight                                                       Plastic Tons



             Jumlah Pengurangan Dimensi dan Berat Kemasan
             Total Reduction in Packaging Dimensions and Weight                               124.70                  Ton Kertas
                                                                                                                      Paper Tons



Pengelolaan Limbah                                                2025              2024              2023
                                                                                                                   Varian / Variance
                                                                                                                     (2025:2024)
Waste Management

             Volume Limbah B3
             Hazardous
                                                                 1,261.75        1,002.14            585.11              25.91%
             and Toxic Waste Volume
             (dalam Ton / in Ton)


             Volume Limbah Non-B3
             Non-Hazardous
                                                                 2,258.69        2,368.29           2,141.72              4.63%
             and Toxic Waste Volume
             (dalam Ton / in Ton)




10           Kino Indonesia Tbk Laporan Keberlanjutan 2025
Page 13
                Volume Penggunaan Air                                          2025                2024                2023                   Varian / Variance
                Water Usage Volume                                                                                                              (2025:2024)
                                                                             440,369             481,724*             463,961                          8.58%
                (dalam m3 / in m3)




                Jumlah Konsumsi Energi                                         2025                2024                2023                   Varian / Variance
                Total Energy Consumption                                                                                                        (2025:2024)
                                                                          287,600.84          278,327.04*          342,461.29                           3.33%
                (dalam GJ / in GJ)




                Intensitas Konsumsi Energi                                                                                                    Varian / Variance
                                                                               2025                2024                2023
                Consumption Energy Intensity                                                                                                    (2025:2024)
                                                                                1.69                1.67                2.06                            1.35%
                (dalam GJ/Ton / in GJ/Ton)




                Volume Emisi GRK                                               2025                2024                2023                   Varian / Variance
                GHG Emission Volume                                                                                                             (2025:2024)
                                                                            31,216.86           33,254.99           36,813.42                           6.13%
                (dalam Ton CO2eq / in Ton CO2eq)




Penggunaan Energi Terbarukan                                                   2025                2024                2023
                                                                                                                                               Varian / Variance
                                                                                                                                                 (2025:2024)
Use of Renewable Energy

                Biomassa
                Biomass                                                    43,938.58            42,057.58           40,767.88                            4.47%
                (dalam GJ / in GJ)



                Pembangkit Listrik Tenaga
                Surya (PLTS)
                                                                             11,108.19           11,133.90           2,682.84                            0.23%
                Solar PV (PLTS)
                (dalam GJ / in GJ)

Keterangan: / Remarks:
Penghitungan intensitas konsumsi energi produksi sudah menyertakan konversi volume produksi dalam satuan kiloliter menjadi ton (1 Kiloliter setara 1,012 Ton reg). /
The calculation of production energy consumption intensity includes the conversion of production volume from kiloliters to tons (1 Kiloliter equals 1.012 Tons reg).
* Penyajian Kembali. / Restatement.




                                                                                                     2025 Sustainability Report Kino Indonesia Tbk                     11
Page 14
                   Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan
                   Sustainability Performance Highlights




Kilas Aktivitas Keberlanjutan 2025
2025 Sustainability Highlights




               20 Februari / February 2025                                         2 Maret / March 2025

Rayakan Hari Keadilan Sosial Sedunia, Ellips bersama            MAXlife salurkan 1% donasi untuk shelter hewan di seluruh
mahasiswa Universitas Indonesia berikan edukasi kesehatan       Indonesia.
rambut kepada warga binaan Panti Sosial Bina Remaja Taruna
Jaya I Jakarta.
In commemoration of World Day of Social Justice, Ellips, with   MAXlife allocated 1% of its donations to animal shelters across
students from the Universitas Indonesia, provided hair health   Indonesia.
education to residents of the Taruna Jaya I Youth Social
Rehabilitation Center in Jakarta.




                 8 Agustus / August 2025                            September - Oktober / September - October 2025

Kucingku, brand makanan kucing Perseroan, mengadakan            Pelaksanaan Program Kino Peduli Alam di wilayah Cikembar,
kegiatan street feeding dalam rangka International Cat Day      Cikande, Sayung, dan Pandaan dengan melibatkan
2025 sebagai wujud komitmen ESG dengan melibatkan               63 karyawan serta menjangkau 125 masyarakat sekitar.
karyawan dan komunitas pecinta kucing untuk membantu
kucing jalanan.
Kucingku, the Company’s cat food brand, organized a street      Implementation of the Kino Peduli Alam Program in
feeding activity in commemoration of International Cat Day      the Cikembar, Cikande, Sayung, and Pandaan areas, involving
2025 as part of its ESG commitment, involving employees         63 employees and reaching 125 members of the surrounding
and cat lover communities to help stray cats.                   communities.




12         Kino Indonesia Tbk Laporan Keberlanjutan 2025
Page 15
Penghargaan dan Sertifikasi
Awards and Certifications



                                         Penghargaan / Awards




   Corporate Halal Leadership Award      Penghargaan Pendampingan UMKM                   Anugerah Brand Populer Indonesia
 2025 Kategori Compliance & Regulation    Pangan Olahan Melalui Program                     Kategori Consumer Goods -
                                           Orang Tua Angkat (OTA) 2025                        Personal & Home Care
  Corporate Halal Leadership Award       Award for Mentoring Processed Food               Indonesia Popular Brand Award in
  2025 in Compliance & Regulation         MSMEs Through the 2025 Foster                    the Consumer Goods - Personal
             Category                           Parent (OTA) Program                                & Home Care
               Penerima                               Penerima                                         Penerima
               Recipient                              Recipient                                        Recipient
         PT Kino Indonesia Tbk                  PT Kino Indonesia Tbk                             PT Kino Indonesia Tbk

         Nama Penyelenggara                     Nama Penyelenggara
                                                                                                  Nama Penyelenggara
             Organizer                              Organizer
                                                                                                      Organizer
      Lembaga Pengkajian Pangan,                Badan Pengawas Obat
                                                                                                   Disway & Infovesta
   Obat-Obatan, dan Kosmetika Majelis           dan Makanan (BPOM)
     Ulama Indonesia (LPPOM MUI)                 The Indonesian Food
 Food, Drugs, and Cosmetics Assessment        and Drug Authority (BPOM)
   Agency of Indonesian Ulama Council
              (LPPOM MUI)




       Most Innovative Content               #1 Most-Improved Brands                                Best Face Mask
        Marketing Campaign

               Penerima                              Penerima                                          Penerima
               Recipient                             Recipient                                         Recipient
                Eskulin                                Ellips                                     Ovale Real Clay Mask


         Nama Penyelenggara                     Nama Penyelenggara                                Nama Penyelenggara
             Organizer                              Organizer                                         Organizer
              Froyo Story                             YouGov                                        Popbela Beauty




                                                                        2025 Sustainability Report Kino Indonesia Tbk     13
Page 16
                   Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan
                   Sustainability Performance Highlights




       Small Budget, Big Impact –                 Anugerah Brand Populer Indonesia                            Best Sales Growth
             Silver Winner                         Kategori Kesehatan Fit & Health                              Personal Care
                                                  Indonesia Popular Brand Award in
                                                      the Fit & Health Category

               Penerima                                         Penerima                                           Penerima
               Recipient                                        Recipient                                          Recipient
                 Ovale                                         Cap Kaki Tiga                                         Ellips

          Nama Penyelenggara                               Nama Penyelenggara                                 Nama Penyelenggara
              Organizer                                        Organizer                                          Organizer
     SMARTIES Award 2025 MMA Global                         Disway & Infovesta                                  Guardian Awards




                                                                                    Most Wanted Hair Vitamin

                                                                                           Penerima
                                                                                           Recipient
                                                                                             Ellips

                                                                                       Nama Penyelenggara
                                                                                           Organizer
                                                                                   Watson HWB Awards Malaysia




Sertifikasi
Certifications

                                                                     Lembaga/Badan
                      Sertifikasi                                                                               Periode Berlaku
                                                                           Penerbit
                     Certifications                                                                             Validity Period
                                                                    Certification Agency

ISO 9001:2015 Sistem Manajemen Mutu                                                                    21 September 2023-21 September 2026
                                                                     SGS United Kingdom Ltd
ISO 9001:2015 Quality Management System                                                                21 September 2023-21 September 2026
ISO 9001:2015 Sistem Manajemen Mutu (Plant Sayung)                                                     11 November 2024-17 September 2027
                                                                               Sucofindo
ISO 9001:2015 Quality Management System (Sayung Plant)                                                 11 November 2024-17 September 2027
ISO 14001:2015 Sistem Manajemen Lingkungan                                                               23 Januari 2023-23 Januari 2026
                                                                     SGS United Kingdom Ltd
ISO 14001:2015 Environmental Management System                                                           23 January 2023-23 January 2026
ISO 22000:2018 Sistem Manajemen Keamanan Pangan                                                            2 Agustus 2023-26 April 2026
                                                                     SGS United Kingdom Ltd
ISO 22000:2018 Food Safety Management System                                                               2 August 2023-26 April 2026
ISO 22716:2007 Kumpulan Panduan Cara Produksi Barang yang
Baik (GMP) untuk Industri Kosmetik                                                                         30 Juni 2025-30 April 2028
                                                                     SGS United Kingdom Ltd
ISO 22716:2007 Good Manufacturing Practices (GMP) Guidelines                                               30 June 2025-30 April 2028
for the Cosmetics Industry
ISO 27001:2022 Sistem Manajemen Keamanan Informasi                                                         17 Oktober 2024-22 Juli 2027
                                                                     SGS United Kingdom Ltd
ISO 27001:2022 Information Security Management System                                                      17 October 2024-22 July 2027




14         Kino Indonesia Tbk Laporan Keberlanjutan 2025
Page 17
                                                                          Lembaga/Badan
                        Sertifikasi                                                                                Periode Berlaku
                                                                                Penerbit
                       Certifications                                                                              Validity Period
                                                                         Certification Agency

Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja                       Kementerian Ketenagakerjaan
Occupational Safety and Health Management System                            Republik Indonesia
                                                                                                                       2023-2026
                                                                          Ministry of Manpower of
                                                                         the Republic of Indonesia
Facility & Merchandise Authorization                                                                       28 Februari 2025-28 Februari 2026
                                                                       Disney Worldwide Services Inc
                                                                                                           28 February 2025-28 February 2026
ISO/IEC 27001:2022 Sistem Manajemen Keamanan Informasi                                                       14 November 2024-22 Juli 2027
                                                                               PT SGS Indonesia
ISO/IEC 27001:2022 Information Security Management System                                                    14 November 2024-22 July 2027
Fasilitas Bersama (Fasber) PKRT - Kosmetik                              Badan Pengawas Obat dan
Shared Facility for Household Health Products - Cosmetics                    Makanan (BPOM)                  20 Februari 2024-3 Maret 2027
                                                                       The Indonesian Food and Drug          20 February 2024-3 March 2027
                                                                             Authority (BPOM)
Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) Hand Sanitizer                      Kementerian Perindustrian           3 Agustus 2023-2 Agustus 2026
Domestic Component Level (TKDN) – Hand Sanitizer                            Ministry of Industry              3 August 2023-2 August 2026
Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) Hand Wash                           Kementerian Perindustrian           3 Agustus 2023-2 Agustus 2026
Domestic Component Level (TKDN) – Hand Wash                                 Ministry of Industry              3 August 2023-2 August 2026
Izin Penerapan Cara Produksi Pangan Olahan yang Baik (IPCPPOB)          Badan Pengawas Obat dan
License for the Implementation of Good Manufacturing Practices               Makanan (BPOM)                     3 Mei 2024 - 29 Mei 2029
of Processed Food (IPCPPOB)                                            The Indonesian Food and Drug             3 May 2024 - 29 May 2029
                                                                                Authority




                                                                                Lembaga/Badan
         Sertifikasi                           Dimiliki oleh                       Penerbit                        Periode Berlaku
        Certifications                          Owned By                          Certification                    Validity Period
                                                                                    Agency

Sistem Jaminan Halal                Plant Cikembar                                                        24 September 2025-23 September 2029
Halal Assurance System              Cikembar Plant                                                        24 September 2025-23 September 2029
                                                                                Badan Penyelenggara
                                    Plant Sayung                                Jaminan Produk Halal      20 November 2024-19 November 2028
                                    Sayung Plant                                       (BPJPH)            20 November 2024-19 November 2028
                                    Plant Pandaan                              Halal Product Assurance       16 Februari 2022-15 Februari 2026
                                    Pandaan Plant                                 Organizing Body           16 February 2022-15 February 2026
                                                                                       (BPJPH)
                                    Plant Cidahu                                                               22 Juni 2022-21 Juni 2026
                                    Cidahu Plant                                                               22 June 2022-21 June 2026
Sertifikasi Sistem Jaminan Halal    Plant Cikande
                                                                                Badan Penyelenggara
Jamu dan Obat Tradisional           Cikande Plant
                                                                                Jaminan Produk Halal
Halal Assurance System
                                                                                       (BPJPH)                      17 Februari 2026
Certification for Herbal Medicine
                                    Plant Pandaan                              Halal Product Assurance              17 February 2026
and Traditional Medicine
                                    Pandaan Plant                                 Organizing Body
                                                                                       (BPJPH)

Cara Pembuatan Obat Hewan
yang Baik                           Plant Cikembar                              Kementerian Pertanian         13 Maret 2023-13 Maret 2028
Good Manufacturing Practices        Cikembar Plant                              Ministry of Agriculture       13 March 2023-13 March 2028
for Veterinary Medicine
Cara Pembuatan Produk                                                           Badan Pengawas Obat
Perbekalan Kesehatan Rumah                                                      dan Makanan (BPOM)
                                    Plant Cikembar                                                        10 September 2021-10 September 2026
Tangga yang Baik                                                                 The Indonesian Food
                                    Cikembar Plant                                                        10 September 2021-10 September 2026
Good Manufacturing Practices                                                      and Drug Authority
for Household Health Products                                                          (BPOM)
                                    Plant Cidahu                                Kementerian Kesehatan               7 Desember 2027
                                    Cidahu Plant                                  Ministry of Health                7 December 2027
Cara Produksi Pangan Olahan         Plant Pandaan                               Badan Pengawas Obat                  27 Maret 2027
yang Baik                           Pandaan Plant                               dan Makanan (BPOM)                   27 March 2027
Good Manufacturing Practices                                                     The Indonesian Food
for Processed Food                  Plant Sayung (Plant Candy)                    and Drug Authority                25 Oktober 2027
                                    Sayung Plant (Plant Candy)                         (BPOM)                       25 October 2027
                                    Plant Sayung Produk Bakery (Roti,
                                    Biskuit, Krekers, Wafer, dan Sejenisnya)
                                                                                                                    25 Oktober 2027
                                    Sayung Plant – Bakery Products
                                                                                                                    25 October 2027
                                    (Bread, Biscuits, Crackers,
                                    Wafers, and Similar Products)




                                                                                       2025 Sustainability Report Kino Indonesia Tbk             15
Page 18
                    Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan
                    Sustainability Performance Highlights




                                                                             Lembaga/Badan
         Sertifikasi                         Dimiliki oleh                      Penerbit                       Periode Berlaku
        Certifications                        Owned By                         Certification                   Validity Period
                                                                                 Agency

                                  Plant Sayung (Hard Candy)                                                     25 Oktober 2027
                                  Sayung Plant (Hard Candy)                                                     25 October 2027
                                  Plant Sayung (Minuman Serbuk)                                                 25 Oktober 2027
                                  Sayung Plant (Powder Drink)                                                   25 October 2027
                                  Plant Sayung (Pasta Coklat)                                                  18 September 2028
                                  Sayung Plant (Chocolate Paste)                                               18 September 2028
                                  Plant Sayung (Soft Candy)                                                     25 Oktober 2027
                                  Sayung Plant (Soft Candy)                                                     25 October 2027
                                  Plant Cidahu Produk Bakery (Roti,
                                  Biskuit, Krekers, Wafer, dan Sejenisnya)
                                                                                                                  29 Juni 2030
                                  Cidahu Plant – Bakery Products
                                                                                                                  29 June 2030
                                  (Bread, Biscuits, Crackers, Wafers,
                                  and Similar Products)
Nomor Kontrol Veteriner (NKV)     Plant Cikande 2                                                              20 September 2028
Veterinary Control Number         Cikande Plant 2                            Kementerian Pertanian             20 September 2028
(NKV)                                                                        Ministry of Agriculture
                                  Gudang Kapuk                                                                    13 April 2027
                                  Kapuk Warehouse                                                                 13 April 2027
Cara Pembuatan Obat yang Baik                                                Badan Pengawas Obat
Good Manufacturing Practices                                                 dan Makanan (BPOM)
                                  Plant Cikande (Serbuk Oral)                                          22 Desember 2022-21 Desember 2027
for Medicines                                                                 The Indonesian Food
                                  Cikande Plant (Oral Powder)                                          22 December 2022-21 December 2027
                                                                               and Drug Authority
                                                                                    (BPOM)
Izin Penerapan Cara Produksi                                                 Badan Pengawas Obat
Pangan Olahan yang Baik                                                      dan Makanan (BPOM)
                                  Plant Cikande                                                           21 Maret 2022-20 Maret 2027
License for the Implementation                                                The Indonesian Food
                                  Cikande Plant                                                           21 March 2022-20 March 2027
of Good Manufacturing Practices                                                and Drug Authority
of Processed Food                                                                   (BPOM)
Cara Pembuatan Kosmetika yang     Plant Cikembar (Sediaan Liquid)
Baik                              Cikembar Plant (Liquid Preparation)
Good Manufacturing Practices
for Cosmetics                     Plant Cikembar (Sediaan Aerosol)
                                  Cikembar Plant (Aerosol Preparation)       Badan Pengawas Obat
                                                                             dan Makanan (BPOM)
                                  Plant Cikembar (Powder)                                                 3 Januari 2022-3 Januari 2027
                                                                              The Indonesian Food
                                  Cikembar Plant (Powder)                                                 3 January 2022-3 January 2027
                                                                               and Drug Authority
                                  Plant Cikembar (Semi Solid)                       (BPOM)
                                  Cikembar Plant (Semi Solid)
                                  Plant Cikembar (Solid)
                                  Cikembar Plant (Solid)
Cara Pembuatan Alat Kesehatan
yang Baik                         Plant Cikembar                             Kementerian Kesehatan     10 September 2021-10 September 2026
Good Manufacturing Practices of   Cikembar Plant                               Ministry of Health      10 September 2021-10 September 2026
Medical Devices
Program Manajemen Risiko                                                     Badan Pengawas Obat
(PMR)                                                                        dan Makanan (BPOM)
                                  Plant Pandaan                                                        22 Desember 2021-22 Desember 2026
Risk Management Program                                                       The Indonesian Food
                                  Pandaan Plant                                                        22 December 2021-22 December 2026
                                                                               and Drug Authority
                                                                                    (BPOM)
Sistem Manajemen Keamanan                                                    Badan Pengawas Obat
Pangan Olahan (Kino Malee)                                                   dan Makanan (BPOM)
                                  Gudang Kapuk                                                                  22 Januari 2028
Processed Food Security                                                       The Indonesian Food
                                  Kapuk Warehouse                                                               22 January 2028
Management System (Kino                                                        and Drug Authority
Malee)                                                                              (BPOM)
Hazard Analysis and Critical      Plant Sayung                                                            27 Mei 2023-5 Februari 2026
                                                                                   Sucofindo
Control Points (HACCP)            Sayung Plant                                                            27 May 2023-5 February 2026
Cara Pembuatan Obat               Plant Cikande (COL Plant 1)
Tradisional yang Baik (CPOTB)     Cikande Plant (COL Plant 1)                Badan Pengawas Obat
Good Manufacturing Practices of                                              dan Makanan (BPOM)
                                  Plant Cikande (Kapsul Plant 1)                                       16 Desember 2021-25 November 2026
Traditional Medicines (CPOTB)                                                 The Indonesian Food
                                  Cikande Plant (Capsule Plant 1)                                      16 December 2021-25 November 2026
                                                                               and Drug Authority
                                  Plant Cikande 1 (Serbuk Oral Plant 1)             (BPOM)
                                  Cikande Plant 1 (Oral Powder Plant 1)




16          Kino Indonesia Tbk Laporan Keberlanjutan 2025
Page 19
                                                                              Lembaga/Badan
         Sertifikasi                           Dimiliki oleh                     Penerbit                         Periode Berlaku
        Certifications                          Owned By                        Certification                     Validity Period
                                                                                  Agency

                                    Plant Cikande (Setengah Padat Plant 1)                                16 Desember 2021-25 November 2026
                                    Cikande Plant (Semi Solid Plant 1)                                    16 December 2021-25 November 2026
                                    Plant Cikande (COD Plant 1 &2)                                        16 Desember 2021-19 September 2026
                                    Cikande Plant (COD Plant 1 & 2)                                       16 December 2021-19 September 2026
                                    Plant Cikande (COD Plant 3)               Badan Pengawas Obat            19 Maret 2021-19 Maret 2026
                                    Cikande Plant (COD Plant 3)               dan Makanan (BPOM)             19 March 2021-19 March 2026
                                                                               The Indonesian Food
                                    Plant Cikande (Serbuk Effervesen)           and Drug Authority     26 Desember 2023-19 Desember 2028
                                    Cikande Plant (Effervesen Powder)                (BPOM)            26 December 2023-19 December 2028
                                    Plant Pandaan (Plant 1)                                                 17 Agustus 2021-24 Agustus 2026
                                    Pandaan Plant (Plant 1)                                                  17 August 2021-24 August 2026

                                    Plant Pandaan (Plant 2)                                                 25 Agustus 2023 -22 Maret 2028
                                    Pandaan Plant (Plant 2)                                                 25 August 2023 -22 March 2028
Halal Minuman dan Bahan             Plant Pandaan                             Badan Penyelenggara
Minuman                             Pandaan Plant                             Jaminan Produk Halal         4 Februari 2022-4 Februari 2026
Halal Certification for Beverages                                            Halal Product Assurance       4 February 2022-4 February 2026
and Beverage Ingredients            Plant Cikande
                                    Cikande Plant                               Organizing Body

Fasilitas Bersama (Fasber) Obat     Plant Pandaan                             Badan Pengawas Obat          25 Januari 2023-24 Agustus 2026
Tradisional - Pangan Olahan         Pandaan Plant                             dan Makanan (BPOM)           25 January 2023-24 August 2026
Shared Facility for Traditional                                                The Indonesian Food
Medicines – Processed Foods         Plant Cikande                               and Drug Authority                19 September 2026
                                    Cikande Plant                                    (BPOM)                       19 September 2026

Fasilitas Bersama (Fasber) Obat
Bahan Alam Bentuk Sediaan                                                     Badan Pengawas Obat
Cairan Obat Dalam - Pangan                                                    dan Makanan (BPOM)
                                    Plant Cikande                                                                   19 Maret 2026
Olahan                                                                         The Indonesian Food
                                    Cikande Plant                                                                   19 March 2026
Shared Facility for Natural                                                     and Drug Authority
Medicine in Oral Liquid Dosage                                                       (BPOM)
Form – Processed Foods




Keanggotaan Asosiasi [GRI 2-28] [POJK51-C.5]
Association Membership


                             Nama Asosiasi                                               Skala Asosiasi                        Posisi
                            Association Name                                           Scale of Association                   Position

Asosiasi Pengusaha Suplemen Kesehatan Indonesia (APSKI)                                        Nasional                        Anggota
Indonesian Health Supplements Entrepreneurs Association (APSKI)                                National                        Member

Gabungan Perusahaan Farmasi Indonesia (GP FARMASI Indonesia)                                   Nasional                        Anggota
Indonesian Pharmaceutical Companies Association (GP FARMASI Indonesia)                         National                        Member

Gabungan Produsen Makanan dan Minuman Indonesia (GAPMMI)                                       Nasional                        Anggota
Indonesian Food and Beverage Manufacturers Association (GAPMMI)                                National                        Member

Perkumpulan Perusahaan Perbekalan Kesehatan Rumah Tangga Indonesia
                                                                                               Nasional                        Anggota
(PEKERTI)
                                                                                               National                        Member
Association of Indonesian Household Health Supplies Company
Persatuan Perusahaan Kosmetika Indonesia (PERKOSMI)                                            Nasional                        Anggota
Indonesian Cosmetics Company Association (PERKOSMI)                                            National                        Member

Perhimpunan Perusahaan dan Asosiasi Kosmetika Indonesia
                                                                                               Nasional                        Anggota
(PPA Kosmetika Indonesia)
                                                                                               National                        Member
Indonesian Cosmetic Companies and Associations (PPA Kosmetika Indonesia)
Gabungan Pengusaha Jamu Jawa Timur (GP JAMU Jawa Timur)                                       Jawa Timur                       Anggota
East Java Herbal Medicine Entrepreneurs Association (GP JAMU, East Java)                       East Java                       Member




                                                                                    2025 Sustainability Report Kino Indonesia Tbk             17
Page 20
             Pesan Direksi
             Message from Board of Directors




                                                     HARRY SANUSI
                                                           Presiden Direktur
                                                          President Director




18   Kino Indonesia Tbk Laporan Keberlanjutan 2025
Page 21
                PESAN DIREKSI                                                              [GRI 2-22] [POJK51-D.1]


                Message from Board of Directors


           Pemegang Saham dan Pemangku Kepentingan yang Terhormat,
           Dear Distinguished Shareholders and Stakeholders,

Perseroan menjalani tahun 2025 dalam lanskap usaha yang             The Company navigated 2025 within an increasingly dynamic
semakin dinamis, ditandai oleh tekanan biaya bahan baku,            business landscape, marked by pressures on raw material
peningkatan ekspektasi terhadap praktik keberlanjutan,              cost, rising expectations for sustainable practices, and
serta perubahan preferensi konsumen yang masih sensitif             shifting consumer preferences that remain price-sensitive.
terhadap harga. Kondisi tersebut menuntut keseimbangan              These conditions required a more measured balance
yang lebih terukur antara upaya menjaga daya saing dan              between maintaining competitiveness and strengthening
penguatan implementasi keberlanjutan. Di tengah dinamika            the implementation of sustainability initiatives. Amid these
tersebut, kinerja Perseroan tetap terjaga dengan baik,              dynamics, the Company’s performance remained well
didukung oleh pengelolaan operasional yang semakin disiplin         sustained, supported by increasingly disciplined and adaptive
dan adaptif. Implementasi keberlanjutan turut diperkuat             operational management. Sustainability implementation was
melalui peningkatan penggunaan material ramah lingkungan,           further reinforced through greater use of eco-friendly materials,
pengurangan limbah kemasan, serta efisiensi energi dalam            reduced packaging waste, and improved energy efficiency
proses produksi. Inisiatif tersebut tidak hanya menurunkan          in the production process. These initiatives not only lowered
dampak lingkungan, tetapi juga berkontribusi terhadap               environmental impact but also contributed to cost control and
pengendalian biaya dan peningkatan produktivitas. Ringkasan         improved productivity. A summary of the Company’s journey
perjalanan Perseroan dalam merealisasikan kinerja dan               in realizing its performance and sustainability achievements is
capaian keberlanjutan tersebut disampaikan sebagai berikut.         presented as follows.



Tantangan dan Isu-Isu Keberlanjutan                                 Sustainability Challenges and Emerging
yang Berkembang Sepanjang Tahun 2025                                Issues Throughout 2025
Perseroan menghadapi perkembangan isu keberlanjutan yang            The Company encountered increasingly complex sustainability
semakin kompleks sepanjang tahun 2025, seiring dengan               issues throughout 2025, in line with rising market demands,
meningkatnya tuntutan pasar, regulasi, serta ekspektasi             regulatory developments, and stakeholder expectations
pemangku kepentingan terhadap praktik usaha yang lebih              for more responsible business practices. In this context,
bertanggung jawab. Dalam konteks tersebut, isu keberlanjutan        sustainability issues are no longer viewed merely as a matter of
tidak hanya dipandang sebagai aspek kepatuhan, tetapi               compliance but have evolved into strategic factors influencing
telah menjadi faktor strategis yang memengaruhi struktur            the Company’s cost structure, product competitiveness, and
biaya, daya saing produk, serta keberlanjutan model bisnis          the long-term viability of its business model. These
Perseroan. Perkembangan ini menuntut adanya respons yang            developments require an adaptive and integrated response
adaptif dan terintegrasi agar Perseroan mampu menjaga               to ensure that the Company maintains a balanced approach
keseimbangan antara pertumbuhan usaha dan pengelolaan               between business growth and the management of
dampak lingkungan serta sosial.                                     environmental and social impacts.

Pada aspek ekonomi, tekanan utama berasal dari tingginya            From an economic perspective, the primary pressures stemmed
harga material ramah lingkungan dan biaya investasi teknologi       from the relatively high cost of eco-friendly materials and the
berkelanjutan yang berdampak langsung terhadap struktur             investment required for sustainable technologies, both of which
biaya produksi dan margin usaha. Penggunaan kemasan yang            directly affect production cost structures and business margins.
lebih berkelanjutan masih menghadapi tantangan biaya yang           The adoption of more sustainable packaging continues to face
relatif lebih tinggi dibandingkan material konvensional, sehingga   cost challenges compared with conventional materials, thereby
memerlukan strategi pengadaan dan efisiensi yang lebih cermat.      requiring more prudent procurement strategies and efficiency
Selain itu, kompleksitas rantai pasok turut meningkatkan            measures. In addition, the complexity of the supply chain has




                                                                            2025 Sustainability Report Kino Indonesia Tbk        19
Page 22
                    Pesan Direksi
                    Message from Board of Directors




kebutuhan penyesuaian standar ESG pada berbagai tingkat             increased the need to align ESG standards across multiple
pemasok, yang berdampak pada proses seleksi, evaluasi, serta        tiers of suppliers, affecting supplier selection, evaluation,
konsistensi kualitas pasokan. Kondisi ini diperkuat oleh dinamika   and the consistency of supply quality. These conditions are
industri FMCG yang sangat kompetitif, di mana sensitivitas          further compounded by the highly competitive nature of the
harga tetap menjadi faktor utama dalam keputusan pembelian          FMCG industry, where price sensitivity remains a key factor
konsumen, sehingga membatasi ruang untuk melakukan                  in consumer purchasing decisions, limiting the scope for price
penyesuaian harga berbasis nilai keberlanjutan.                     adjustments based on sustainability value.

Pada aspek lingkungan, isu utama yang dihadapi berkaitan            From an environmental perspective, the main issue relates
dengan pengelolaan limbah, khususnya limbah pascakonsumsi           to waste management, particularly post-consumption waste
yang berkontribusi terhadap peningkatan timbulan sampah.            that contributes to the increasing volume of waste generation.
Tantangan ini tidak hanya berasal dari proses produksi,             This challenge arises not only from production processes but
tetapi juga dari siklus hidup produk yang melibatkan                also from the product life cycle, which involves consumer
perilaku konsumen dan sistem pengelolaan limbah yang                behavior and waste management systems that are not yet fully
belum sepenuhnya terintegrasi. Di sisi lain, kebutuhan untuk        integrated. At the same time, efforts to increase the use of eco-
meningkatkan penggunaan material ramah lingkungan serta             friendly materials and to develop more recyclable packaging
pengembangan kemasan yang lebih mudah didaur ulang                  require continuous technological investment and innovation.
menuntut investasi teknologi dan inovasi yang berkelanjutan.        The Company is also faced with the need to improve energy
Perseroan juga dihadapkan pada tuntutan untuk meningkatkan          efficiency and reduce emissions, in line with global trends in
efisiensi energi dan mengurangi emisi, sejalan dengan tren          climate change mitigation, which calls for stronger operational
global terkait mitigasi perubahan iklim, yang memerlukan            systems and the adoption of more efficient technologies.
penguatan sistem operasional dan pemanfaatan teknologi
yang lebih efisien.

Pada aspek sosial, rendahnya tingkat kesadaran sebagian             From a social perspective, relatively low public awareness of
masyarakat terhadap isu lingkungan dan sosial menjadi faktor        environmental and social issues continues to influence the
yang memengaruhi adopsi produk berkelanjutan. Preferensi            adoption of sustainable products. Consumer preferences that
konsumen yang masih berorientasi pada harga menyebabkan             remain largely price-oriented mean that sustainability value
nilai keberlanjutan belum sepenuhnya menjadi pertimbangan           has not yet become a primary consideration in purchasing
utama dalam keputusan pembelian. Kondisi ini menuntut               decisions. This condition requires the Company not only to
Perseroan untuk tidak hanya mengembangkan produk yang               develop more sustainable products but also to contribute to
lebih berkelanjutan, tetapi juga berperan dalam meningkatkan        improving consumer literacy and awareness regarding the
literasi dan kesadaran konsumen terhadap pentingnya                 importance of responsible consumption.
konsumsi yang bertanggung jawab.

Keseluruhan isu dan tantangan tersebut menunjukkan bahwa            Taken together, these issues and challenges demonstrate
implementasi keberlanjutan memerlukan pendekatan yang               that sustainability implementation requires a comprehensive
komprehensif dan terintegrasi, tidak hanya pada aspek               and integrated approach, encompassing not only internal
operasional internal, tetapi juga pada pengelolaan rantai           operational aspects but also value chain management
nilai dan keterlibatan pemangku kepentingan. Respons                and stakeholder engagement. The Company’s response to
terhadap dinamika ini menjadi landasan bagi Perseroan               these dynamics serves as the foundation for developing
dalam merumuskan strategi keberlanjutan yang lebih adaptif,         a sustainability strategy that is more adaptive, efficient,
efisien, dan relevan dengan perkembangan industri, guna             and aligned with industry developments, thereby ensuring
memastikan keberlanjutan kinerja dan daya saing usaha               the long-term sustainability of performance and business
dalam jangka panjang.                                               competitiveness.



Implementasi Strategi serta Nilai-Nilai                             Implementation of Sustainability
Keberlanjutan dalam Merespons                                       Strategies and Values in Responding to
Tantangan dan Mengoptimalkan Peluang                                Challenges and Optimizing Opportunities
Perseroan mengarahkan implementasi strategi dan nilai               The Company directs the implementation of sustainability
keberlanjutan sebagai bagian integral dari model bisnis untuk       strategies and values as an integral part of its business model to
memastikan kesinambungan kinerja ekonomi, lingkungan,               ensure the balanced continuity of economic, environmental, and
dan sosial secara seimbang. Nilai-nilai keberlanjutan               social performance. These sustainability values are internalized
tersebut diinternalisasikan melalui budaya keberlanjutan,           through the Company’s sustainability culture—We Lead Through
yaitu We Lead Through Innovation, We Succeed as A Team,             Innovation, We Succeed as A Team, We are Committed to
We are Committed to Our Work, We are Passionate About Our           Our Work, We are Passionate About Our Customers, and We
Customers, serta We are Agile, yang menjadi dasar dalam             are Agile—which serve as the foundation for all strategic and
setiap pengambilan keputusan strategis dan operasional.             operational decision-making. This approach ensures that




20          Kino Indonesia Tbk Laporan Keberlanjutan 2025
Page 23
Pendekatan ini memastikan bahwa keberlanjutan tidak               sustainability does not stand as a separate initiative but is
berdiri sebagai inisiatif terpisah, melainkan terintegrasi        integrated into risk management, product development, and
dalam pengelolaan risiko, pengembangan produk, serta              the optimization of business processes. In its implementation,
optimalisasi proses bisnis. Dalam implementasinya, Perseroan      the Company focuses its sustainability strategy on three
memfokuskan strategi keberlanjutan pada 3 pilar utama, yaitu      main pillars—economic, environmental, and social—which are
ekonomi, lingkungan, dan sosial, yang saling terhubung dalam      interconnected in supporting long-term value creation.
mendukung penciptaan nilai jangka panjang.

Pada aspek ekonomi, strategi diarahkan untuk menjaga              From an economic perspective, the strategy is directed at
daya saing usaha di tengah tekanan biaya dan dinamika             maintaining business competitiveness amid cost pressures and
industri FMCG melalui inovasi produk, efisiensi operasional,      the dynamics of the FMCG industry through product innovation,
serta penguatan rantai pasok yang transparan dan beretika.        operational efficiency, and the strengthening of a transparent
Perseroan mengembangkan produk yang unggul dari sisi              and ethical supply chain. The Company develops products
kualitas dan keamanan sekaligus memberikan nilai tambah           that excel in quality and safety while also providing added
bagi lingkungan dan masyarakat, sehingga mampu menjawab           value for the environment and society, thereby responding to
kebutuhan pasar yang semakin berkembang. Penguatan                the evolving needs of the market. The strengthening of an ESG-
model bisnis berbasis ESG dilakukan melalui integrasi aspek       based business model is carried out through the integration of
lingkungan, sosial, dan tata kelola dalam proses perencanaan      environmental, social, and governance aspects into planning
dan evaluasi kinerja secara berkala. Transparansi informasi       and periodic performance evaluation processes. Product
produk serta penerapan praktik pemasaran yang beretika            information transparency and the implementation of ethical
menjadi bagian dari upaya membangun kepercayaan                   marketing practices form part of the Company’s efforts to
konsumen, sementara pengelolaan siklus hidup produk               build consumer trust, while product life cycle management
dilakukan secara lebih komprehensif untuk mengidentifikasi        is conducted more comprehensively to identify and mitigate
dan memitigasi risiko ekonomi, lingkungan, dan sosial. Selain     economic, environmental, and social risks. In addition, the
itu, Perseroan juga memperkuat sistem keamanan data dan           Company continues to strengthen its data security systems and
pengelolaan aset secara bertanggung jawab sesuai dengan           responsible asset management in accordance with applicable
standar yang berlaku.                                             standards.

Pada aspek lingkungan, strategi difokuskan pada pengurangan       From an environmental perspective, the strategy focuses
dampak ekologis melalui efisiensi sumber daya, inovasi            on reducing ecological impacts through resource efficiency,
material, serta pengelolaan limbah yang lebih bertanggung         material innovation, and more responsible waste management.
jawab. Perseroan telah melakukan pemetaan jenis dan               The Company has mapped the types and volumes of packaging
volume limbah kemasan sebagai dasar dalam merumuskan              waste as a basis for formulating waste reduction strategies and
strategi pengurangan limbah dan pengembangan kemasan              developing more environmentally friendly packaging. Efforts
yang lebih ramah lingkungan. Upaya penggunaan bahan baku          to utilize more sustainable alternative raw materials continue
alternatif yang lebih berkelanjutan terus ditingkatkan dengan     to be improved while taking cost efficiency into consideration,
tetap mempertimbangkan aspek efisiensi biaya, sehingga            thereby achieving a balance between sustainability and
tercapai keseimbangan antara keberlanjutan dan kinerja            business performance. Efficiency in energy, water, and material
usaha. Efisiensi energi, air, dan material dilakukan secara       use is implemented consistently to reduce emissions and
konsisten untuk menekan emisi dan limbah, termasuk melalui        waste, including through the utilization of rooftop solar power
pemanfaatan PLTS Atap dengan kapasitas terpasang sebesar          plants with an installed capacity of 3,258.32 kWp, which have
3.258,32 kWp yang berhasil menurunkan emisi hingga                successfully to reduce emissions by up to 2,684.48 tons of
2.684,48 ton CO2e. Selain itu, Perseroan turut berkontribusi      CO2e. In addition, the Company contributes to climate change
dalam upaya mitigasi dan adaptasi perubahan iklim serta           mitigation and adaptation efforts while promoting environmental
meningkatkan kesadaran lingkungan di seluruh lini organisasi.     awareness across all organizational levels.

Pada aspek sosial, strategi diarahkan pada penguatan              From a social perspective, the strategy is directed toward
kualitas sumber daya manusia, perlindungan konsumen, serta        strengthening human capital quality, protecting consumers,
peningkatan kontribusi terhadap masyarakat. Pengembangan          and increasing contributions to society. Employee competency
kompetensi karyawan dilakukan secara berkelanjutan untuk          development is carried out continuously to support the
mendukung peningkatan kapabilitas organisasi, disertai dengan     improvement of organizational capabilities, accompanied by
penciptaan lingkungan kerja yang inklusif, aman, dan sehat.       the creation of an inclusive, safe, and healthy work environment.
Perseroan juga memastikan penghormatan terhadap hak               The Company also ensures respect for human rights across
asasi manusia dalam seluruh aktivitas bisnis serta mendorong      all business activities and encourages the application of
penerapan prinsip keberlanjutan pada mitra usaha dalam            sustainability principles among business partners within the
rantai nilai. Di sisi lain, upaya pemberdayaan masyarakat terus   value chain. At the same time, community empowerment
dilakukan melalui program yang berorientasi pada peningkatan      efforts continue to be implemented through programs aimed
kesejahteraan dan penciptaan dampak sosial yang berkelanjutan,    at improving welfare and generating sustainable social impact,
sejalan dengan penguatan hubungan dan komunikasi yang             in line with strengthening constructive relationships and
konstruktif dengan seluruh pemangku kepentingan.                  communication with all stakeholders.



                                                                          2025 Sustainability Report Kino Indonesia Tbk        21
Page 24
                    Pesan Direksi
                    Message from Board of Directors




Seluruh strategi tersebut diimplementasikan secara terintegrasi   All of these strategies are implemented in an integrated
melalui Peta Jalan Keberlanjutan (Sustainability Roadmap)         manner through the Sustainability Roadmap, which serves
yang menjadi acuan dalam perencanaan dan pelaksanaan              as the reference for planning and executing the Company’s
inisiatif keberlanjutan Perseroan. Pada fase awal tahun           sustainability initiatives. In the initial phase of 2023–2025, the
2023–2025, fokus diarahkan pada penguatan fondasi melalui         focus is directed toward strengthening the foundation through
integrasi aspek keberlanjutan ke dalam proses operasional,        the integration of sustainability aspects into operational
peningkatan tata kelola dan etika bisnis, serta pengembangan      processes, the improvement of governance and business
kapasitas sumber daya manusia. Pendekatan ini memastikan          ethics, and the development of human resource capacity. This
bahwa strategi keberlanjutan tidak hanya adaptif terhadap         approach ensures that the Company’s sustainability strategy is
tantangan, tetapi juga mampu mengoptimalkan peluang yang          not only adaptive to challenges but also capable of optimizing
muncul dari perkembangan industri, sehingga memperkuat            opportunities arising from industry developments, thereby
posisi Perseroan dalam menciptakan nilai yang berkelanjutan       strengthening the Company’s position in creating sustainable
bagi seluruh pemangku kepentingan.                                value for all stakeholders.



Komitmen Pimpinan dalam                                           Leadership Commitment to
Mengimplementasikan Strategi                                      Implementing Sustainability
serta Nilai-Nilai Keberlanjutan                                   Strategies and Values
Direksi menetapkan arah kebijakan keberlanjutan sebagai           The Board of Directors determines the direction for sustainability
bagian integral dari strategi korporasi sekaligus memastikan      policies as an integral part of the corporate strategy while
integrasi aspek ekonomi, lingkungan, dan sosial dalam             ensuring the integration of economic, environmental, and
seluruh aktivitas usaha Perseroan. Peran tersebut dijalankan      social aspects across all Company activities. This role is carried
melalui pengambilan keputusan strategis berbasis risiko dan       out through strategic decision-making based on sustainability-
peluang keberlanjutan, termasuk isu perubahan iklim dan           related risks and opportunities, including climate change
dinamika regulasi, serta pengawasan aktif melalui evaluasi        issues and regulatory dynamics, as well as active supervision
berkala atas kinerja keberlanjutan. Pelaksanaan pengawasan        through periodic evaluation of sustainability performance.
didukung oleh koordinasi dengan Komite Keberlanjutan,             Supervision implementation is supported by coordination with
Departemen ESG, dan fungsi terkait untuk memastikan               the Sustainability Committee, ESG Department, and relevant
implementasi kebijakan berjalan efektif, konsisten, dan           functions to ensure policies are implemented effectively,
terukur. Selain itu, Direksi juga mendorong penguatan             consistently, and measurably. In addition, the Board of Directors
akuntabilitas, transparansi, serta kapabilitas organisasi dalam   also promotes strengthened accountability, transparency, and
penerapan prinsip keberlanjutan guna memastikan strategi          organizational capability in applying sustainability principles,
yang dijalankan mampu mendukung penciptaan nilai jangka           ensuring that the strategies implemented support long-term
panjang bagi Perseroan dan pemangku kepentingan.                  value creation for the Company and its stakeholders.



Pencapaian Kinerja dan Target                                     Sustainability Performance and Targets
Keberlanjutan                                                     Achievements
Berbagai strategi keberlanjutan yang telah diimplementasikan      Sustainability strategies consistently implemented have
secara konsisten memampukan Perseroan mencatatkan                 enabled the Company to record positive sustainability
pencapaian kinerja keberlanjutan yang positif. Pada tahun         performance. In 2025, this performance demonstrated
2025, kinerja tersebut telah menunjukkan kesinambungan            continuity between operational strategies, resource efficiency,
antara strategi operasional, efisiensi sumber daya, serta         and strengthened ESG-based risk management in supporting
penguatan manajemen risiko berbasis ESG dalam mendukung           higher-quality business growth.
pertumbuhan usaha yang lebih berkualitas.

Pada aspek ekonomi, kinerja operasional menunjukkan               From an economic perspective, operational performance
stabilitas dengan capaian produksi sebesar 170,16 ribu            showed stability with a production achievement of 170.16
ton meningkat dibandingkan realisasi tahun sebelumnya             thousand tons, an increase compared to realization of 166.91
sebesar 166,91 ribu ton. Dari sisi keuangan, Perseroan            thousand tons in the previous year. Financially, the Company
mencatatkan penjualan sebesar Rp4,42 triliun, meningkat           recorded Sales of Rp4.42 trillion, or reflecting an increase
1,24% dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp4,37 triliun.       of 1.24% compared to Rp4.37 trillion in the previous year.
Sementara itu, laba neto tercatat sebesar Rp125,93 miliar         Meanwhile, Net Profit was recorded at Rp125.93 billion,
meningkat 41,62% dibandingkan capaian tahun sebelumnya            representing an increase of 41.62% from Rp88.92 billion in




22         Kino Indonesia Tbk Laporan Keberlanjutan 2025
Page 25
sebesar Rp88,92 miliar. Sejalan dengan itu, nilai ekonomi yang       the previous year. In line with this, the economic value distributed
didistribusikan kepada pemangku kepentingan juga terus               to stakeholders was maintained through dividend distribution
dipertahankan melalui pembagian dividen kepada Pemegang              to the Shareholders amounting to 49.62% of net profit.
Saham yang mencapai 49,62% dari laba bersih.

Pada aspek lingkungan, Perseroan mencatatkan pengurangan             From an environmental perspective, the Company achieved
dimensi dan berat kemasan sebesar 25,10 ton plastik dan              a reduction in packaging dimensions and weight by 25.10
124,70 ton kertas sebagai bagian dari upaya pengurangan              tons of plastic and 124.70 tons of paper as part of its waste
limbah. Sejalan dengan itu, penggunaan energi mencapai               reduction efforts. Energy consumption reached 287,600.84
287.600,84 GJ, meningkat 3,33% dibandingkan tahun                    GJ, an increase of 3.33% compared to 278,327.04 GJ in the
sebelumnya sebesar 278.327,04 GJ, dengan 19,14% di                   previous year, with 19.14% sourced from renewable energy,
antaranya telah bersumber dari energi terbarukan yang terdiri dari   consisting of 43,938.58 GJ from biomass and 11,108.19 GJ
43.938,58 GJ biomassa dan 11.108,19 GJ dari PLTS. Pemanfaatan        from solar PV. The utilization of renewable energy provided
energi terbarukan tersebut memberikan potensi penurunan emisi        a potential emission reduction of resulting in the Company’s
sehingga total emisi GRK Perseroan pada tahun 2025 tercatat          total GHG emissions for 2025 being 31,216.86 tons of CO2e,
sebesar 31.216,86 ton CO2e, menurun 6,13% dibandingkan tahun         a decrease of 6.13% compared to 33,254.99 tons of CO2e in
sebelumnya sebesar 33.254,99 ton CO2e. Selain itu, Perseroan         the previous year. In addition, the Company implemented
juga melaksanakan Program Kino Peduli Alam di wilayah Cikembar,      the Kino Peduli Alam Program in the Cikembar, Cikande, Sayung,
Cikande, Sayung, dan Pandaan dengan melibatkan 63 karyawan           and Pandaan areas, involving 63 employees and reaching
serta menjangkau 125 masyarakat, termasuk kegiatan penanaman         125 community members, including the planting of in
yang dilakukan bekerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup.           collaboration with the Environmental Agency. These initiatives
Inisiatif ini mencerminkan upaya berkelanjutan dalam mengelola       reflect the Company’s ongoing efforts to manage environmental
dampak lingkungan sekaligus meningkatkan keterlibatan                impacts while increasing stakeholder engagement.
pemangku kepentingan.

Pada aspek sosial, Perseroan terus memperkuat kontribusi             From a social perspective, the Company continues to strengthen
terhadap masyarakat dan pengembangan sumber daya                     its contributions to society and human capital development.
manusia. Pelaksanaan program TJSL mencapai 11 program                The CSR programs reached 11 initiatives, benefiting more than
dengan total penerima manfaat sebanyak lebih dari 2.000              2,000 people with a total budget allocation of Rp2.78 billion.
orang serta alokasi biaya sebesar Rp2,78 miliar. Pengembangan        Employee competency development, measured by average
kompetensi karyawan sebagaimana diukur dari rata-rata                training hours, reached 9.26 hours per employee, an increase
jam pelatihan mencapai 9,26 jam per karyawan, meningkat              of 23.81% from 7.48 hours per employee in the previous
23,81% dibandingkan tahun sebelumnya sebesar 7,48 jam                year. To support community empowerment, the Company
per karyawan. Sementara itu, dalam mendukung                         employed 1,221 local workers, representing 27.01% of the total
pemberdayaan masyarakat, Perseroan mempekerjakan                     workforce, and developed the Bank Sampah Kino program,
1.221 tenaga kerja lokal atau setara dengan 27,01% dari              which recorded 80 active participants, an increase of 122.22%
total karyawan, serta mengembangkan program Bank                     from 36 participants in the previous year, with a total waste
Sampah Kino yang mencatat 80 nasabah aktif, meningkat                collection of 28.45 tons. These achievements demonstrate
122,22% dari 36 nasabah pada tahun sebelumnya, dengan                that the Company’s sustainability strategies not only impact
total sampah terkumpul mencapai 28,45 ton. Capaian ini               the internal organization but also provide tangible benefits to
menunjukkan bahwa strategi keberlanjutan Perseroan tidak             surrounding communities.
hanya berdampak pada internal organisasi, tetapi juga
memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat sekitar.

Selain capaian di atas, Perseroan juga mendapatkan                   In addition to the above achievements, the Company received
pengakuan yang positif dari berbagai pemangku                        positive recognition from a number of different stakeholders,
kepentingan melalui perolehan penghargaan Corporate Halal            including the Corporate Halal Leadership Award 2025 in
Leadership Award 2025 Kategori Compliance & Regulation,              the Compliance & Regulation category, the Assistance for
Penghargaan Pendampingan UMKM Pangan Olahan Melalui                  Processed Food MSMEs through the Foster Parent Program
Program Orang Tua Angkat (OTA) 2025, Anugerah Brand                  (OTA) 2025, Indonesia Popular Brand Award in the Consumer
Populer Indonesia Kategori Consumer Goods - Personal &               Goods - Personal & Home Care, Most Innovative Content
Home Care, Most Innovative Content Marketing Campaign,               Marketing Campaign, #1 Most-Improved Brands, Best Face
#1 Most Most-Improved Brands, Best Face Mask, Small Budget           Mask, Small Budget Big Impact – Silver Winner, Indonesia
Big Impact - Silver Winner, Anugerah Brand Populer Indonesia         Popular Brand Award in the Fit & Health Category, Best Sales
Kategori Kesehatan Fit & Health, Best Sales Growth Personal          Growth Personal Care, and Most Wanted Hair Vitamin.
Care, serta Most Wanted Hair Vitamin.




                                                                             2025 Sustainability Report Kino Indonesia Tbk          23
Page 26
                   Pesan Direksi
                   Message from Board of Directors




Tata Kelola Keberlanjutan                                        Sustainability Governance
Perseroan mengelola keberlanjutan melalui penguatan              The Company manages sustainability through the strengthening
tata kelola yang terintegrasi dengan sistem manajemen            of governance, integrated with its risk management system,
risiko untuk memastikan seluruh risiko dan peluang pada          to ensure that all economic, environmental, and social risks
aspek ekonomi, lingkungan, dan sosial dapat diidentifikasi       and opportunities are systematically identified and managed.
serta dikelola secara sistematis. Proses ini mencakup            This process includes risk mapping across each business unit,
pemetaan risiko pada setiap unit bisnis, penyusunan              the development of policies and operational procedures, and
kebijakan dan prosedur operasional, hingga pemantauan            ongoing monitoring and evaluation to ensure effective risk
dan evaluasi berkelanjutan guna memastikan efektivitas           mitigation. In the context of climate change, the Company
mitigasi risiko. Dalam konteks perubahan iklim, Perseroan        has identified physical risks, both acute—such as operational
telah mengidentifikasi risiko fisik, baik yang bersifat akut     disruptions caused by extreme weather—and chronic, which
seperti gangguan operasional akibat cuaca ekstrem maupun         could potentially reduce resource carrying capacity. Mitigation
risiko kronis yang berpotensi menurunkan daya dukung             efforts are carried out through short-term operational
sumber daya. Upaya mitigasi dilakukan melalui penyesuaian        adjustments and the strengthening of supply chain resilience
operasional jangka pendek serta penguatan ketahanan              in the medium and long term through the diversification of
rantai pasok dalam jangka menengah dan panjang melalui           suppliers, transporters, and distribution channels.
diversifikasi pemasok, transporter, dan jalur distribusi.

Selain itu, Perseroan juga mengantisipasi risiko transisi yang   In addition, the Company anticipates transition risks arising from
timbul dari pergeseran menuju ekonomi rendah karbon,             the shift toward a low-carbon economy, including regulatory
termasuk perubahan regulasi, kebutuhan investasi teknologi,      changes, technology investment requirements, raw material
dinamika biaya bahan baku, serta perubahan preferensi            cost dynamics, and changing consumer preferences. These
konsumen. Risiko tersebut turut mencakup aspek reputasi          risks also include reputational aspects related to stakeholder
yang berkaitan dengan persepsi pemangku kepentingan              perceptions of environmental and social issue management.
terhadap pengelolaan isu lingkungan dan sosial. Untuk            In response, the Company applies an integrated ESG-based
merespons hal tersebut, Perseroan menerapkan pendekatan          approach, supported by the preparation of climate change
terintegrasi berbasis ESG disertai dengan penyusunan             adaptation plans and continuous monitoring and evaluation
rencana adaptasi perubahan iklim serta mekanisme                 mechanisms. This approach ensures that sustainability
pemantauan dan evaluasi yang berkelanjutan. Pendekatan           governance can support strategic decision-making that is more
ini memastikan bahwa tata kelola keberlanjutan mampu             adaptive, resilient, and long-term oriented.
mendukung pengambilan keputusan strategis yang lebih
adaptif, resilien, dan berorientasi jangka panjang.



Prospek Keberlanjutan 2026 dan                                   Sustainability Outlook for 2026 and
Situasi yang Memengaruhinya                                      Influencing Factors
Ke depan, prospek keberlanjutan Perseroan pada tahun 2026        Looking ahead, the Company’s sustainability prospects
diarahkan melalui implementasi Peta Jalan Keberlanjutan          for 2026 are guided by the implementation of Phase II
(Sustainability Roadmap) fase II (2026–2027) yang berfokus       (2026–2027) of the Sustainability Roadmap, focusing on
pada penetapan baseline dan target yang lebih terukur            establishing measurable baselines and targets across ESG
pada aspek ESG. Fase ini menjadi tahap penguatan setelah         aspects. This phase serves as a consolidation stage following
periode sebelumnya yang menitikberatkan pada integrasi           the previous period, which emphasized the initial integration
awal keberlanjutan ke dalam operasional, dengan fokus            of sustainability into operations, with a focus on improving
pada peningkatan kualitas tata kelola, etika bisnis, serta       governance quality, business ethics, and human resource
pengembangan kapasitas sumber daya manusia. Melalui fase         competency development. Through this phase, the Company
ini, Perseroan menargetkan peningkatan pengelolaan kinerja       aims to improve the management of sustainability performance
keberlanjutan yang lebih terstruktur, terukur, dan selaras       in a more structured, measurable manner, aligned with long-
dengan arah pertumbuhan usaha jangka panjang.                    term business growth directions.

Untuk mencapai target tersebut, Perseroan mengarahkan            To achieve these targets, the Company directs its strategy
strategi pada penguatan integrasi keberlanjutan ke dalam         toward strengthening the integration of sustainability
proses bisnis dan pengambilan keputusan strategis.               into business processes and strategic decision-making.
Implementasi difokuskan pada optimalisasi efisiensi              Implementation is focused on optimizing operational efficiency,
operasional, pengembangan inovasi produk yang lebih              developing more sustainable product innovations, and
berkelanjutan,  serta   penguatan    manajemen     risiko        reinforcing ESG-based risk management to anticipate potential
berbasis ESG guna mengantisipasi berbagai potensi risiko         sustainability risks. In addition, the Company promotes greater
keberlanjutan. Selain itu, Perseroan juga mendorong              transparency and accountability through improved monitoring




24         Kino Indonesia Tbk Laporan Keberlanjutan 2025
Page 27
peningkatan transparansi dan akuntabilitas melalui                and reporting systems and broadens the application of
penguatan sistem pemantauan dan pelaporan, serta                  sustainability principles throughout the value chain. This
memperluas penerapan prinsip keberlanjutan dalam rantai           approach enables the Company not only to maintain business
nilai. Pendekatan ini memungkinkan Perseroan tidak hanya          going concern but also to seize opportunities arising from
menjaga kesinambungan usaha, tetapi juga memanfaatkan             growing market awareness of responsible business practices.
peluang dari meningkatnya kesadaran pasar terhadap praktik
bisnis yang bertanggung jawab.

Pencapaian target keberlanjutan tersebut akan dipengaruhi         Achievement of these sustainability targets will be influenced
oleh berbagai faktor eksternal, termasuk perubahan regulasi       by a number of external factors, including changes in
pemerintah, dinamika preferensi konsumen terhadap produk          Government regulations, consumer preference dynamics for
berkelanjutan, ketersediaan dan harga material ramah              sustainable products, the availability and cost of eco-friendly
lingkungan, serta kondisi ekonomi dan volatilitas pasar.          materials, and economic and market volatility. These factors
Faktor-faktor tersebut berpotensi memengaruhi struktur            may affect cost structures, procurement strategies, and
biaya, strategi pengadaan, serta daya saing produk di pasar.      product competitiveness in the market. Therefore, the Company
Oleh karena itu, Perseroan terus memperkuat fleksibilitas         continues to strengthen the flexibility of its strategies and
strategi dan kapabilitas adaptasi melalui pemantauan              adaptive capabilities through regular monitoring of external
berkala terhadap perkembangan eksternal, sehingga mampu           developments, enabling rapid and appropriate responses to
merespons perubahan secara cepat dan tepat. Dengan                changes. With this approach, the Company is confident in its
pendekatan tersebut, Perseroan optimis dapat memperkuat           ability to strengthen business resilience while increasing its
daya tahan usaha sekaligus meningkatkan kontribusi terhadap       contribution to sustainable value creation for all stakeholders.
penciptaan nilai yang berkelanjutan bagi seluruh pemangku
kepentingan.



Penutup                                                           Closing
Sebagai penutup, kami menyampaikan apresiasi dan terima           In closing, we would like to express our highest appreciation
kasih yang setinggi-tingginya kepada seluruh karyawan             and gratitude to all employees for their dedication and
atas dedikasi dan kontribusinya dalam menjaga kinerja             contributions in maintaining the Company’s performance and
dan implementasi keberlanjutan Perseroan, serta kepada            implementing its sustainability initiatives, as well as to the
Dewan Komisaris atas arahan dan pengawasan yang                   Board of Commissioners for their constructive guidance and
konstruktif. Penghargaan juga disampaikan kepada para             supervision. Appreciation is also extended to the Shareholders
Pemegang Saham atas kepercayaan yang terus diberikan,             for their continued trust, and to the Government for regulatory
serta kepada pemerintah atas dukungan regulasi yang               support that fosters the development of a sustainable
kondusif bagi pengembangan usaha yang berkelanjutan.              business. Additionally, the Company extends its gratitude
Selain itu, Perseroan mengucapkan terima kasih kepada             to the community, consumers, and all other stakeholders for
masyarakat, konsumen, serta seluruh pemangku kepentingan          their support, trust, and collaborative engagement. The strong
lainnya atas dukungan, kepercayaan, dan kolaborasi yang           synergy among all parties serves as a vital foundation in
terjalin dengan baik. Sinergi yang kuat dari seluruh pihak        strengthening business sustainability and creating long-term
tersebut menjadi fondasi penting dalam memperkuat                 value for all stakeholders.
keberlanjutan usaha dan penciptaan nilai jangka panjang bagi
seluruh pemangku kepentingan.


                                                     Atas nama Direksi
                                              On behalf of the Board of Directors
                                                   PT Kino Indonesia Tbk,




                                                       Harry Sanusi
                                                      Presiden Direktur
                                                      President Director




                                                                           2025 Sustainability Report Kino Indonesia Tbk     25
Page 28
                                                     foto xxx




26   Kino Indonesia Tbk Laporan Keberlanjutan 2025
Page 29
KOMITMEN
KEBERLANJUTAN
KINO
Kino’s Sustainability
Commitment




          2025 Sustainability Report Kino Indonesia Tbk   27
Page 30
                   Komitmen Keberlanjutan Kino
                   Kino’s Sustainability Commitment




Strategi Keberlanjutan [GRI 2-23] [POJK51-A.1]
Sustainability Strategy



Sebagai wujud komitmen Direksi dalam menerapkan prinsip          As a manifestation of the Board of Directors’ commitment
keberlanjutan dan tata kelola yang bertanggung jawab,            to implementing sustainability principles and responsible
Perseroan menetapkan strategi keberlanjutan yang berfokus        governance, the Company has established a sustainability
pada 3 pilar utama, yaitu ekonomi, sosial, dan lingkungan.       strategy focused on 3 main pillars: economic, social, and
Komitmen ini sejalan dengan nilai-nilai etika bisnis,            environmental. This commitment is aligned with business
penghormatan terhadap hak asasi manusia, serta kepatuhan         ethics values, respect for human rights, and compliance with
terhadap peraturan perundang-undangan yang berlaku.              applicable laws and regulations.


Dalam aspek ekonomi, Perseroan berupaya menciptakan              From an economic perspective, the Company strives to create
nilai tambah secara berkelanjutan melalui inovasi produk,        sustainable added value through product innovation, improved
peningkatan efisiensi operasional, dan penguatan rantai          operational efficiency, and the strengthening of an ethical and
pasok yang beretika serta transparan. Pada aspek sosial,         transparent supply chain. In the social aspect, Kino emphasizes
Kino menekankan pengembangan sumber daya manusia,                human capital development, community empowerment, and
pemberdayaan masyarakat, serta perlindungan konsumen             consumer protection by delivering safe and high-quality
dengan menghadirkan produk yang aman dan berkualitas.            products. Meanwhile, from an environmental standpoint,
Sementara itu, pada aspek lingkungan, Perseroan berkomitmen      the Company is committed to minimizing ecological impacts
untuk meminimalkan dampak ekologis melalui efisiensi energi,     through energy efficiency, responsible waste management,
pengelolaan limbah yang bertanggung jawab, dan penggunaan        and the use of more eco-friendly raw materials.
bahan baku yang lebih ramah lingkungan.


Seluruh inisiatif keberlanjutan tersebut diintegrasikan          All of these sustainability initiatives are integrated into
ke dalam proses bisnis dan organisasi berdasarkan Peta           the company’s business processes and organizational
Jalan Keberlanjutan (Sustainability Roadmap) yang menjadi        structure based on the Sustainability Roadmap, which serves
panduan strategis perusahaan. Roadmap ini telah diselaraskan     as the Company’s strategic guideline. The Roadmap has been
dengan tujuan pembangunan berkelanjutan (sustainable             aligned with the sustainable development goals (SDGs) and
development goals/SDGs) dan berbagai kebijakan internal          internal Company policies, and its implementation is overseen
Perseroan, serta diawasi pelaksanaannya oleh Direksi untuk       by the Board of Directors to ensure the achievement of
memastikan tercapainya pertumbuhan usaha yang inklusif dan       inclusive and sustainable business growth.
berkelanjutan.



Inisiatif Keberlanjutan                                          Sustainability Initiative

Tahun 2025 menjadi kelanjutan dari komitmen keberlanjutan        The year 2025 marks the continuation of the Company’s
yang secara konsisten dijalankan Perseroan. Kino terus           consistently    implemented     sustainability   commitment.
memperkuat integrasi prinsip lingkungan, sosial, dan tata        Kino continues to strengthen the integration of environmental,
kelola (LST) ke dalam strategi dan aktivitas operasional untuk   social, and governance (ESG) principles into its strategy
memperluas dampak positif bagi lingkungan, masyarakat, dan       and operational activities to expand positive impacts on
para pemangku kepentingan. Fokus keberlanjutan Perseroan         the     environment,    communities,     and     stakeholders.
diarahkan pada pertumbuhan yang bertanggung jawab dan            The Company’s sustainability focus is directed toward
penciptaan nilai jangka panjang melalui 4 pilar utama, yakni     responsible growth and long-term value creation through
Produk yang Terpercaya, Planet yang Sehat, Pengembangan          4 main pillars: Trusted Products, Healthy Planet, Thriving
Sumber Daya Manusia, serta Pemberdayaan Komunitas.               People, and Strengthening Communities.




28         Kino Indonesia Tbk Laporan Keberlanjutan 2025
Page 31
                     • Menciptakan produk berkualitas, unggul, dan bernilai serta meningkatkan kualitas dan keamanan produk.
                     • Mengembangkan produk-produk yang dapat berkontribusi dalam peningkatan kualitas lingkungan dan
                       bermanfaat bagi masyarakat.
                     • Mengembangkan model bisnis dengan memperhatikan aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola (LST)
                       yang dikelola secara berkala dan bertanggung jawab.
                     • Berupaya memberikan informasi produk secara transparan dan terpercaya, serta melakukan pemasaran
                       produk secara inovatif dan menjunjung etika bisnis.
                     • Turut memperhatikan siklus hidup produk yang dihasilkan serta mengidentifikasi potensi risiko
                       ekonomi, sosial, dan lingkungan serta dikelola secara bertanggung jawab agar dapat memaksimalkan
                       penciptaan nilai bagi para pemangku kepentingan.
                     • Menerapkan, mengelola, dan mengevaluasi sistem keamanan data dan informasi serta pengelolaan aset
                       Perseroan secara bertanggung jawab sesuai regulasi atau standar yang berlaku.
   Produk yang       • Creating quality, superior, and valuable products while improving products’ quality and safety.
   Terpercaya        • Developing products that may contribute to improving environmental quality and social benefits.
                     • Cultivating a business model that focuses on the environmental, social, and governance (ESG) aspect
 Trusted Products
                       that is regularly and responsibly managed.
                     • Providing product information transparently and reliably while marketing products innovatively and
                       supporting business ethics.
                     • Taking into account the lifecycle of products generated while identifying potential economic, social, and
                       environmental risks and managing them responsibly for maximum value creation for stakeholders.
                     • Implementing, managing, and evaluating data and information security systems, as well as responsibly
                       managing Company assets per applicable regulations or standards.



                     • Meminimalkan dampak negatif dari aktivitas bisnis Perseroan melalui berbagai kegiatan pengolahan
                       dan memenuhi syarat/ketentuan terkait lingkungan.
                     • Menggunakan bahan baku yang lebih ramah lingkungan dan berupaya memanfaatkan bahan baku
                       alternatif terbarukan yang memberikan dampak negatif lebih rendah.
                     • Melakukan efisiensi energi, air, dan material secara konsisten, mengurangi pelepasan emisi konvensional
                       dan GRK, serta mengurangi limbah.
                     • Ikut serta dalam upaya rehabilitasi dan pelestarian lingkungan, serta berkontribusi dalam upaya mitigasi
                       dan adaptasi perubahan iklim.
                     • Meningkatkan kesadaran seluruh pemangku kepentingan internal terkait isu-isu lingkungan yang timbul
                       akibat aktivitas bisnis Perseroan.
                     • Minimizing negative impacts from the Company’s business activities by conducting various operational
 Planet yang Sehat     activities and meeting requirements/provisions regarding the environment.
   Healthy Planet    • Using more eco-friendly raw materials and seek to utilize alternative renewable raw materials with lower
                       negative impacts.
                     • Performing energy, water, and material efficiency consistently, reducing the discharge of conventional,
                       and GHG emissions, and reducing waste.
                     • Participating in rehabilitating and conserving the environment while contributing to mitigating and
                       adapting to climate change.
                     • Increasing the awareness of all internal stakeholders concerning environmental issues arising from
                       the Company’s business activities.


                     • Menerapkan praktik tata kelola yang baik sesuai prinsip akuntabilitas, transparansi, independensi,
                       tanggung jawab, kesetaraan, dan kewajaran serta mematuhi regulasi hukum yang berlaku dan
                       menerapkan standar atau pedoman Kode Etik.
                     • Mendukung budaya usaha yang bersih dan bebas dari praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme bagi
                       seluruh pemangku kepentingan.
                     • Mengembangkan kemampuan pemangku kepentingan khususnya SDM Kino.
                     • Menjunjung nilai dan prinsip-prinsip hak asasi manusia (HAM) dalam aktivitas bisnis Perseroan,
                       mematuhi peraturan terkait ketenagakerjaan, dan menindaklanjuti setiap pelanggaran.
                     • Menciptakan lingkungan kerja yang inklusif guna meningkatkan budaya keberagaman, kesetaraan, dan
                       non-diskriminatif.
                     • Menyediakan lingkungan kerja yang aman dan sehat bagi seluruh karyawan maupun pihak lain.
                     • Mendorong para pemangku kepentingan yakni distributor, pemasok, dan mitra lainnya untuk
                       memperhatikan dan mengelola aspek LST yang baik.
                     • Bekerja sama dengan rantai internal dalam mencapai dan mendukung TPB.
Pengembangan SDM     • Implementing good governance practices in accordance with the accountability, transparency,
  Thriving People      independency, responsibility, equality, and fairness principle while complying with applicable laws and
                       regulations and enforcing the standards and guidelines outlined in the Code of Ethics.
                     • Supporting a clean corporate culture free from corruption, collusion, and nepotism practices for all
                       stakeholders.
                     • Cultivating stakeholders’ ability, especially Kino’s Human Resources.
                     • Upholding human rights (HAM) values and principles in every business activity, complying with
                       regulations regarding manpower, and following up on every violation.
                     • Creating an inclusive working environment to increase a culture of diversity, equality, and non-discrimination.
                     • Providing a safe and healthy working environment for all employees and other parties.
                     • Encouraging stakeholders, namely distributors, suppliers, and other partners, to consider and manage
                       a good ESG aspect.
                     • Cooperating with the internal chain in achieving and supporting the SDGs.




                                                                      2025 Sustainability Report Kino Indonesia Tbk                 29
Page 32
                       Komitmen Keberlanjutan Kino
                       Kino’s Sustainability Commitment




                                          • Turut berkontribusi dan berupaya memberikan dampak yang positif bagi kesejahteraan masyarakat
                                            di sekitar wilayah operasi melalui program-program pemberdayaan masyarakat pada pengelolaan
                                            aspek LST.
                                          • Mengupayakan bisnis yang inklusif sehingga kehadiran Perseroan dapat memberikan manfaat kepada
                                            seluruh pemangku kepentingan.
                                          • Menjalin dan membangun hubungan baik serta mengomunikasikan pengelolaan masalah LST kepada
                                            pemangku kepentingan.
                                          • Memberikan ruang dan kesempatan bagi seluruh rantai nilai eksternal untuk memberikan saran dan
                                            pendapat, serta menyampaikan keluhan.
            Memperkuat                    • Contributing to providing positive impacts to communities around operational areas through community
             Komunitas                      empowerment programs that focuses on managing the ESG aspect.
           Strengthening                  • Establishing an inclusive business in which the Company’s presence could benefit stakeholders.
           Communities                    • Building good relationships while communicating the management of ESG issues to stakeholders.
                                          • Giving space and opportunities for all external value chain to express their suggestions and opinions,
                                            including reporting grievances.



Inisiatif Keberlanjutan Kino 2025
Kino’s 2025 Sustainability Initiative

                                                                   Tata Kelola
                                                                   Governance

 •   Penerapan ISO 45001 di salah satu plant Kino.
 •   Melakukan penyusunan dan sosialisasi Pedoman Bisnis Etik Perseroan kepada seluruh karyawan.
 •   Melakukan penyusunan dan sosialisasi Pedoman Konflik Kepentingan.
 •   Melakukan penyusunan dan sosialisasi Pedoman Whistleblowing System.
 •   Melakukan penyusunan dan sosialisasi kepada distributor terkait Pedoman Penanganan dan Pengelolaan Produk.
 •   Melakukan penilaian mandiri terkait dengan indeks GCG pada Asean Corporate Governance Scorecard (ACGS).
 •   Memperbarui penyusunan Kebijakan Community Development.
 •   Membuat Kebijakan HAM yang diimplementasikan melalui berbagai pedoman yang relevan kepada seluruh pemangku kepentingan.
 •   Implementation of ISO 45001 in one of Kino’s plant.
 •   Preparing and dissemination the Company’s Business Ethics Guidelines to all employees.
 •   Preparing and dissemination Conflict of Interest Guidelines.
 •   Preparing and dissemination the Whistleblowing System Guidelines.
 •   Conducting preparation and dissemination to distributors related to Product Handling and Management Guidelines.
 •   Conducting self-assessment related to the GCG index on the Asean Corporate Governance Scorecard (ACGS).
 •   Updating the development of the Community Development Policy.
 •   Establishing a Human Rights Policy implemented through a number of different relevant guidelines for all stakeholders.


                      Produk yang Terpercaya                                                         Planet yang Sehat
                         Trusted Products                                                              Healthy Planet

 • Memperluas penggunaan material untuk masterbox dari pemasok                • Melakukan pergantian lampu hemat energi secara bertahap
   bersertifikasi Forest Stewardship Council (FSC).                             di seluruh area operasional.
 • Penggunaan bahan dasar ampas kedelai pada produk pasir kucing “Toffu       • Melakukan pergantian secara bertahap jenis freon R22 ke jenis
   Cat Litter” sehingga lebih mudah dibersihkan dan mudah terurai secara        freon yang lebih ramah lingkungan di seluruh area operasional.
   alami.                                                                     • Membangun kolam resapan, sumur resapan, sumur imbuhan, serta
 • Penggunaan material alami, seperti berbagai ekstrak tumbuhan sebagai         lubang biopori di 3 plant.
   bahan aktif untuk produk “Ovale Clay Mask”.                                • Implementasi pengelolaan sampah menuju zero waste to landfill
                                                                                di seluruh plant Perseroan.
                                                                              • Melakukan studi pemanfaatan limbah produksi.
                                                                              • Meningkatkan penggunaan energi terbarukan melalui PLTS.
                                                                              • Mengurangi berat kemasan.

 • Expanded the use of masterbox materials from Forest Stewardship            • Conducting a gradual replacement of energy-saving lamps in all
   Council (FSC) certified suppliers.                                           operational areas.
 • Use of soybean pulp as the base material for the cat litter product        • Gradually replacing R22 refrigerant with more eco-friendly
   “Toffu Cat Litter” which is easier to clean and biodegradable.               refrigerants across all operational areas.
 • Use of natural materials, such as various plant extracts as active         • Building infiltration ponds, infiltration wells, recharge wells, and
   ingredients for the product “Ovale Clay Mask”.                               biopore pits in 3 plant.
                                                                              • Implementation of waste management towards zero waste to landfill
                                                                                in all of the Company’s plant.
                                                                              • Conducting a study on the utilization of production waste.
                                                                              • Increasing the use of renewable energy through solar power plants.
                                                                              • Reducing packaging tonnage.




30            Kino Indonesia Tbk Laporan Keberlanjutan 2025
Page 33
                        Pengembangan SDM                                                         Memperkuat Komunitas
                          Thriving People                                                      Strengthening Communities

 Peningkatan kapasitas karyawan terkait keberlanjutan melalui:                • Melanjutkan program kerelawanan ”Teman Baik Kino” di seluruh
 • Pelatihan dan Sosialisasi Keberlanjutan:                                     area operasional Kino.
   − Pelatihan dan sosialisasi terkait pengelolaan sampah ramah lingkungan;   • Peningkatan kapasitas UMKM terkait pengembangan usaha melalui
   − Pemaparan terkait risiko dan peluang perubahan iklim; serta                Program BPOM Orang Tua Angkat (OTA).
   − Pelatihan dan seminar lainnya yang diselenggarakan oleh berbagai         • Melanjutkan dan mengembangkan kegiatan Bank Sampah di wilayah
      pihak eksternal.                                                          plant Kino.
 • Digitalisasi pengumpulan dan pembaruan dokumen bagi pemasok untuk          • Melakukan beberapa inisiatif untuk mendukung pendidikan dan
   memastikan kepatuhan terhadap regulasi dan standar Perseroan.                pengembangan talenta muda.

 Employee competency development related to sustainability through:           • Continuing the “Teman Baik Kino” volunteer program across all
 • Sustainability Training and Dissemination:                                   Kino operational areas.
   – Training and dissemination related to eco-friendly waste management;     • Increasing MSME capacity in business development through
   – Exposure related to climate change risks and opportunities; and            the BPOM Foster Parent (OTA) Program.
   – Other training and seminars organized by a number of external parties.   • Continuing and expanding Waste Bank activities in the areas
 • Digitization of collection and update of documents for suppliers to          surrounding Kino plants.
   ensure compliance with regulations and Company standards.                  • Undertaking initiatives to support education and the development
                                                                                of young talent.




Peta Jalan Keberlanjutan                                                       Sustainability Roadmap

Peta Jalan Keberlanjutan disusun oleh Perseroan sebagai                        The Sustainability Roadmap has been developed by
panduan strategis dalam merumuskan dan mengarahkan                             the Company as a strategic guideline in developing and
berbagai inisiatif keberlanjutan Kino. Dokumen ini menjadi                     directing Kino’s sustainability initiatives. This document
acuan dalam menetapkan fokus area prioritas serta langkah                      serves as a reference in determining priority focus areas and
implementasi yang dijalankan secara bertahap melalui 3 fase                    implementation steps, which are carried out progressively
pembangunan berkelanjutan. Dalam laporan ini, Perseroan                        through 3 phases of sustainable development. In this report,
menguraikan arah Kebijakan Keberlanjutan, fokus area, dan                      the Company outlines the direction of its Sustainability
inisiatif utama yang diselaraskan dengan tema pelaporan serta                  Policy, focus areas, and key initiatives that are aligned with
isu material yang telah diidentifikasi, sebagai berikut:                       the reporting theme and the identified material issues, as follows:


                              Fase untuk persiapan awal dan pengintegrasian aspek keberlanjutan ke dalam proses operasional Perseroan, serta
 Fase I: 2023-2025            penguatan inisiatif tata kelola Perseroan, etika bisnis Perseroan, dan pengembangan SDM.
 Phase I: 2023-2025           A phase for initial preparation and integration of sustainability aspects into the Company’s operational processes, as
                              well as strengthening corporate governance initiatives, corporate business ethics, and Human Resources development.

                              Fase penetapan tahun dasar dan target LST, memonitor penerapan tata kelola, etika bisnis, pengembangan SDM, serta
                              mengimplementasikan inisiatif-inisiatif pengurangan dampak lingkungan dan pemberdayaan masyarakat dengan lebih
 Fase II: 2026-2027           terukur.
 Phase II: 2026-2027          This phase establishes the ESG baselines and targets, monitors the governance implementation, business ethics, Human
                              Resources development, and implements initiatives to reduce environmental impacts and empower communities in
                              a more measurable manner.

                              Fase aspek LST telah sepenuhnya terintegrasi ke dalam strategi Kino, serta evaluasi atas target dan inisiatif yang telah
 Fase III: 2028-2029          dilakukan oleh Kino.
 Phase III: 2028-2029         The ESG aspect phase has been fully integrated into Kino’s strategy, as well as the evaluation of targets and initiatives
                              undertaken by Kino.




                                                                                        2025 Sustainability Report Kino Indonesia Tbk               31
Page 34
                      Komitmen Keberlanjutan Kino
                      Kino’s Sustainability Commitment




Dukungan Kino terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan [GRI 2-24]
Kino’s Support for the Sustainable Development Goals (SDGs)

 Tujuan 7 : Energi Bersih dan Terjangkau
 Goal 7   : Affordable and Clean Energy

                                                                                              Dukungan Kino
                                         Indikator                                            Kino’s Support
          Target
                                         Indicator                      Realisasi 2025                            Komitmen 2026
                                                                      Realization in 2025                       Commitment for 2026

7.2                               7.2.1                       Kontribusi energi terbarukan, melalui       Meningkatkan penggunaan energi baru
Pada tahun 2030, meningkat        Bauran energi terbarukan.   Pembangkit Listrik Tenaga Surya dan         terbarukan sehingga dapat membantu
secara substansial pangsa                                     biomassa, menyumbang 19,14% dari total      mengurangi emisi gas rumah kaca (GRK).
energi terbarukan dalam                                       penggunaan energi Perseroan. Persentase
bauran energi global.                                         ini menunjukkan peningkatan dibandingkan
                                                              tahun 2024 yang sebesar 19,11%.
7.2                               7.2.1                       The contribution of renewable energy,       Increase the use of renewable energy
By 2030, increase substantially   Renewable energy share.     through Solar Power Plants and biomass,     to help reduce greenhouse gas (GHG)
the share of renewable energy                                 accounted for 19.14% of the Company’s       emissions.
in the global energy mix.                                     total energy consumption. This percentage
                                                              represents an increase compared to 2024,
                                                              which stood at 19.11%.
7.3                               7.3.1                       Nilai IKE tercatat sebesar 1,69 GJ/ton,     Meningkatkan efisiensi energi untuk
Pada tahun 2030, melakukan        Intensitas energi primer.   atau naik 1,35% dibandingkan tahun 2024.    mengoptimalkan tingkat konsumsi energi
perbaikan efisiensi energi                                                                                dalam proses bisnis Kino.
di tingkat global sebanyak
2 kali lipat.
7.3                               7.3.1                       The EI value was recorded at 1.69 GJ/ton,   Improve energy efficiency to optimize
By 2030, double the global        Primary energy intensity.   or increase by 1.35% compared to 2024.      the level of energy consumption in
rate of improvement in                                                                                    Kino’s business processes.
energy efficiency.



 Tujuan 8 : Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi
 Goal 8 : Decent Work and Economic Growth

                                                                                              Dukungan Kino
                                         Indikator                                            Kino’s Support
          Target
                                         Indicator                      Realisasi 2025                            Komitmen 2026
                                                                      Realization in 2025                       Commitment for 2026

8.4                               8.4.1.(a)                   • Melaksanakan fase I Peta Jalan            Memperkuat      implementasi   strategi
Meningkatkan secara progresif,    Rencana dan                   Keberlanjutan, dengan fokus pada          keberlanjutan dan meningkatkan kinerja
hingga 2030, efisiensi sumber     implementasi Strategi         pengelolaan sumber daya untuk             operasional    secara    berkelanjutan,
daya global dalam konsumsi        Pelaksanaan Sasaran Pola      mengoptimalkan proses produksi dan        dengan tetap mengedepankan prinsip
dan produksi, serta usaha         Konsumsi dan Produksi         meminimalkan penumpukan limbah,           efisiensi,  kualitas, dan    perbaikan
melepas kaitan pertumbuhan        Berkelanjutan.                termasuk dari sisa bahan baku.            berkesinambungan.
ekonomi    dari     degradasi                                 • Mengoptimalkan penggunaan sistem
lingkungan, sesuai dengan                                       untuk meningkatkan efisiensi proses
the 10-Year Framework of                                        produksi.
Programmes on Sustainable                                     • Melakukan riset secara berkelanjutan
Consumption and Production,                                     untuk     meningkatkan produk hasil
dengan negara-negara maju                                       produksi yang sesuai dengan standar.
sebagai pengarah.
8.4                               8.4.1.(a)                   • Implement phase I of the Sustainability   Strengthening the implementation of
Improve         progressively,    Plans and implementation      Roadmap, focusing on resource             sustainability strategies and continuously
through      2030,       global   of Strategies to              management to optimize production         improving operational performance, while
resource      efficiency     in   Achieve the Sustainable       processes     and     minimize    waste   upholding the principles of efficiency,
consumption and production        Consumption and               accumulation, including from residual     quality, and continuous improvement.
and endeavour to decouple         Production Targets.           raw materials.
economic      growth      from                                • Optimize the use of systems to improve
environmental degradation, in                                   the efficiency of production processes.
accordance with the 10-Year                                   • Conduct continuous research to
Framework of Programmes on                                      improve manufactured products in
Sustainable Consumption and                                     accordance with established standards.
Production, with developed
countries taking the lead.




32           Kino Indonesia Tbk Laporan Keberlanjutan 2025
Page 35
 Tujuan 8 : Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi
 Goal 8 : Decent Work and Economic Growth

                                                                                            Dukungan Kino
                                       Indikator                                            Kino’s Support
          Target
                                       Indicator                     Realisasi 2025                             Komitmen 2026
                                                                   Realization in 2025                        Commitment for 2026

8.8                              8.8.1.(a)                 • Nihil kecelakaan kerja fatal.               • Memperkuat penerapan praktik SMK3
Melindungi hak-hak tenaga        Jumlah Perseroan yang     • Pelaksanaan       sosialiasi      terkait     di seluruh area operasional.
kerja dan mempromosikan          menerapkan norma K3.        keamanan      kerja    dan     konsisten    • Mempertahankan nihil kecelakaan
lingkungan kerja yang aman                                   menerapkan      Sistem        Manajemen       kerja fatal serta menurunkan tingkat
dan terjamin bagi semua                                      Keselamatan dan Kesehatan Kerja               kecelakaan kerja.
pekerja, termasuk pekerja                                    (SMK3).
migran, khususnya pekerja
migran perempuan, dan
mereka yang bekerja dalam
pekerjaan berbahaya.
8.8                              8.8.1.(a)                 • Zero fatal work accident.                   • Strengthening the implementation of
Protect labour rights and        Total Companies           • Conducting dissemination on work              OHS Management System practices
promote safe and secure          implemented OHS norm.       safety programs and consistently              across all operational areas.
working environments for all                                 implementing the Occupational Health        • Maintaining zero fatality workplace
workers, including migrant                                   and Safety Management System                  accidents and reducing the workplace
workers, in particular women                                 (SMK3).                                       accident rate.
migrants, and those in
precarious employment.



 Tujuan 10 : Berkurangnya Kesenjangan
 Goal 10 : Reduced Inequalities

                                                                                            Dukungan Kino
                                       Indikator                                            Kino’s Support
          Target
                                       Indicator                     Realisasi 2025                             Komitmen 2026
                                                                   Realization in 2025                        Commitment for 2026

10.4                             10.4.1. (b)               • Mempertahankan tingkat kepesertaan          • Menjaga tingkat kepesertaan BPJS
Mengadopsi          kebijakan,   Proporsi peserta            karyawan dalam BPJS Ketenagakerjaan           Ketenagakerjaan pada level 100%.
terutama kebijakan fiskal,       Program Jaminan Sosial      pada level 100%.                            • Gaji yang diterima karyawan sesuai
upah      dan    perlindungan    bidang Ketenagakerjaan.   • Menyediakan paket remunerasi yang             dengan standar upah minimum yang
sosial, serta secara progresif                               adil dan kompetitif, dengan tingkat           ditetapkan pemerintah.
mencapai kesetaraan yang                                     kompensasi di atas standar upah
lebih besar.                                                 minimum yang ditetapkan pemerintah.
10.4                             10.4.1. (b)               • Maintain employee participation in          • Maintain        BPJS      Employment
Adopt policies, especially       Proportion of               BPJS Employment at 100%.                      participation at 100%.
fiscal, wage and social          participants in the       • Providing   fair  and   competitive         • Employee salaries are paid in
protection    policies,   and    Employment Social           remuneration     packages,     with           accordance with the minimum wage
progressively         achieve    Security Program.           compensation levels above the                 standards set by the government.
greater equality.                                            government-mandated minimum wage.




                                                                                    2025 Sustainability Report Kino Indonesia Tbk           33
Page 36
                      Komitmen Keberlanjutan Kino
                      Kino’s Sustainability Commitment




 Tujuan 11 : Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan
 Goal 11   : Sustainable Cities and Communities

                                                                                             Dukungan Kino
                                       Indikator                                             Kino’s Support
          Target
                                       Indicator                      Realisasi 2025                             Komitmen 2026
                                                                    Realization in 2025                        Commitment for 2026

11.6                             • 11.6.2.(a)               • Menjaga hasil pengukuran kualitas          Meningkatkan       kinerja   pengelolaan
Pada tahun 2030, mengurangi        Rata-rata tahunan          udara ambien untuk parameter               lingkungan melalui penguatan pengendalian
dampak lingkungan perkotaan        materi partikular          partikular halus, dengan hasil mencapai    emisi, penerapan praktik operasional
per kapita yang merugikan,         (TSP).                     112,7 μg/Nm3 untuk up wind dan 104,0       yang lebih ramah lingkungan, serta
termasuk dengan memberi          • 11.6.2.(b)                 μg/Nm3 untuk down wind.                    pengembangan inisiatif keberlanjutan yang
perhatian    khusus    pada        Indeks Kualitas Udara.   • Menjaga       konsistensi     pelaporan    memberikan manfaat bagi masyarakat
kualitas udara, termasuk                                      pengukuran kualitas udara ambien           sekitar.
penanganan sampah kota.                                       untuk parameter 24,5 μg/Nm3 untuk
                                                              up wind dan 32,2 μg/Nm3 untuk down
                                                              wind serta SOx 49,7 μg/Nm3 untuk up
                                                              wind dan 51,7 μg/Nm3 untuk down wind.
                                                            • Mengganti penggunaan pendingin
                                                              ruangan menjadi R407C.
                                                            • Melanjutkan Program Bank Sampah
                                                              di sekitar Plant Cikembar.
11.6                             • 11.6.2.(a)               • Maintain the ambient air quality           Improving environmental management
By 2030, reduce the adverse        Annual average             measurement results for the fine           performance      through    strengthened
per capita environmental           particulate matter         particulate parameter at 112.7 μg/Nm3      emission control, the implementation of
impact of cities, including by     (TSP).                     for up wind and 104.0 μg/Nm3 for down      more environmentally friendly operational
paying special attention to      • 11.6.2.(b)                 wind.                                      practices, and the development of
air quality and municipal and      Air Quality Index.       • Maintain consistency in reporting          sustainability initiatives that provide
other waste management.                                       ambient air quality measurements for       benefits to surrounding communities.
                                                              the parameters of 24.5 μg/Nm³ for up
                                                              wind and 32.2 μg/Nm³ for down wind, as
                                                              well as SOx levels of 49.7 μg/Nm³ for up
                                                              wind and 51.7 μg/Nm³ for down wind.
                                                            • Replace the air conditioning refrigerant
                                                              with R407C.
                                                            • Continuing the Waste Bank Program
                                                              in the area surrounding the Cikembar
                                                              Plant.



 Tujuan 12 : Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab
 Goal 12 : Responsible Consumption and Production

                                                                                             Dukungan Kino
                                       Indikator                                             Kino’s Support
          Target
                                       Indicator                      Realisasi 2025                             Komitmen 2026
                                                                    Realization in 2025                        Commitment for 2026

12.3                             12.3.1.(a)                 Mengurangi volume pengembalian produk        Memperkuat pengendalian kualitas dan
Pada tahun 2030, mengurangi      Persentase sisa makanan.   dari tahun 2025:                             efektivitas distribusi sebagai bagian dari
hingga setengahnya limbah                                   • Untuk kategori makanan, meskipun           upaya peningkatan efisiensi operasional
pangan per kapita global di                                   volume limbah meningkat menjadi 359        dan tanggung jawab lingkungan secara
tingkat ritel dan konsumen                                    ton dari total produksi sebesar 8.802      berkelanjutan.
dan mengurangi kehilangan                                     ton pada tahun 2025, namun jumlah
makanan sepanjang rantai                                      persentase limbah pada tahun 2025
produksi     dan    pasokan                                   turun menjadi 4,08% dari 4,3% pada
termasuk kehilangan saat                                      tahun 2024.
pasca panen.                                                • Sementara itu pada kategori minuman,
                                                              terjadi penurunan limbah menjadi 503
                                                              kiloliter dari total produksi sebesar
                                                              295.149 kiloliter. Jumlah persentase
                                                              limbah ini pun turun menjadi 0,17% dari
                                                              tahun sebelumnya sebesar 0,3%.
                                                            • Secara keseluruhan, Perseroan berhasil
                                                              meningkatkan kinerja pengelolaan
                                                              limbah dan meningkatkan efisiensi
                                                              operasional sebagai bagian dari
                                                              komitmen terhadap keberlanjutan.




34          Kino Indonesia Tbk Laporan Keberlanjutan 2025
Page 37
 Tujuan 12 : Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab
 Goal 12 : Responsible Consumption and Production

                                                                                             Dukungan Kino
                                        Indikator                                            Kino’s Support
          Target
                                        Indicator                     Realisasi 2025                              Komitmen 2026
                                                                    Realization in 2025                         Commitment for 2026

12.3                             12.3.1.(a)                 Reduce the volume of product returns          Strengthening quality control and
By 2030, halve per capita        Percentage of              from 2025:                                    distribution effectiveness as part of
global food waste at the         food leftover.             • In the Food category, although waste        efforts to improve operational efficiency
retail and consumer levels                                     volume increased to 359 tons from a        and environmental responsibility on an
and reduce food losses                                         total production of 8,802 tons in 2025,    ongoing basis.
along production and supply                                    the percentage of waste decreased to
chains, including post-harvest                                 4.08% in 2025 from 4.3% in 2024.
losses.                                                     • Meanwhile, in the Beverage category,
                                                               waste decreased to 503 kiloliters
                                                               from a total production of 295,149
                                                               kiloliter. This percentage of waste also
                                                               decreased to 0.17% from 0.3% the
                                                               previous year.
                                                            • Overall, the Company has successfully
                                                               improved         waste      management
                                                               performance and increased operational
                                                               efficiency as part of its commitment to
                                                               sustainability.



 Tujuan 13 : Penanganan Perubahan Iklim
 Goal 13 : Climate Action

                                                                                             Dukungan Kino
                                        Indikator                                            Kino’s Support
          Target
                                        Indicator                     Realisasi 2025                              Komitmen 2026
                                                                    Realization in 2025                         Commitment for 2026

13.2                             • 13.2.1                   • Mengukur dan menghitung berkala             • Meningkatkan kualitas pelaporan emisi
Mengintegrasikan tindakan          Terwujudnya                emisi GRK pada sumber-sumber                  GRK.
antisipasi perubahan iklim ke      penyelenggaraan            yang sudah terinventarisasi, serta          • Meningkatkan penggunaan energi
dalam kebijakan, strategi, dan     inventarisasi gas          mendokumentasikannya untuk proses             terbarukan yang bersumber dari PLTS.
perencanaan nasional.              rumah kaca (GRK),          analisis lebih lanjut guna mendukung        • Meningkatkan efisiensi energi dalam
                                   serta monitoring,          program reduksi emisi GRK.                    proses produksi.
                                   pelaporan, dan           • Meningkatkan kualitas pelaporan emisi
                                   verifikasi emisi GRK       GRK.
                                   yang dilaporkan          • Meningkatkan optimalisasi penggunaan
                                   dalam dokumen              energi baru terbarukan sehingga dapat
                                   Biennial Update Report     membantu mengurangi emisi GRK.
                                   (BUR) dan National         PLTS atap terpasang dengan kapasitas
                                   Communications.            3.258,32     kWp,    dengan   berhasil
                                 • 13.2.2                     mereduksi emisi GRK sebesar 2.684,48
                                   Jumlah emisi GRK per       ton CO2eq.
                                   tahun.                   • Meningkatkan penggunaan energi
                                 • 13.2.2.(a)                 terbarukan yang bersumber dari PLTS.
                                   Potensi penurunan        • Meningkatkan efisiensi energi dalam
                                   emisi GRK.                 proses produksi.
                                 • 13.2.2.(b)
                                   Potensi penurunan
                                   intensitas emisi GRK.




                                                                                     2025 Sustainability Report Kino Indonesia Tbk             35
Page 38
                       Komitmen Keberlanjutan Kino
                       Kino’s Sustainability Commitment




  Tujuan 13 : Penanganan Perubahan Iklim
  Goal 13 : Climate Action

                                                                                              Dukungan Kino
                                       Indikator                                              Kino’s Support
             Target
                                       Indicator                        Realisasi 2025                            Komitmen 2026
                                                                      Realization in 2025                       Commitment for 2026

 13.2                           13.2.1                        • Periodically measure and calculate        • Improve the quality of GHG emissions
 Integrate climate change       • The implementation of         GHG emissions from inventoried              reporting.
 measures into national            greenhouse gas (GHG)         sources and document them for further     • Increase the use of renewable energy
 policies, strategies, and         inventory activities, as     analysis to support GHG emission            sourced from Solar Power Systems.
 planning.                         well as the monitoring,      reduction programs.                       • Improve energy efficiency in production
                                   reporting, and             • Improve the quality of GHG emissions        processes.
                                   verification of GHG          reporting.
                                   emissions reported         • Increase the optimization of renewable
                                   in the Biennial              energy use to help reduce GHG
                                   Update Report                emissions. The installed rooftop solar
                                   (BUR) and National           power plant with a capacity of 3,258.32
                                   Communications               kWp,    successfully   reduced     GHG
                                   documents.                   emissions by 2,684.48 tons of CO2eq.
                                • 13.2.2                      • Increase the use of renewable energy
                                   Total GHG emissions          sourced from Solar Power Systems.
                                   per year.                  • Improve energy efficiency in production
                                • 13.2.2.(a)                    processes.
                                   Potential reduction of
                                   GHG emissions.
                                • 13.2.2.(b)
                                   Potential reduction
                                   in GHG emissions
                                   intensity.




Menanamkan Kebijakan Keberlanjutan                                           Reinforcing Sustainability Policy
[GRI 2-24]                                                                   [GRI 2-24]


Sebagai bagian dari komitmen Perseroan terhadap penerapan                    As part of the Company’s commitment to implementing
prinsip keberlanjutan, pemahaman para pemangku kepentingan                   sustainability principles, stakeholders’ understanding of the
mengenai Kebijakan Keberlanjutan terus ditingkatkan melalui                  Sustainability Policy has been continuously improved through
berbagai inisiatif yang dijalankan sepanjang tahun 2025,                     a number of initiatives carried out throughout 2025, including:
antara lain:
1. Meningkatkan pemahaman dan kapabilitas internal                           1. Strengthening internal understanding and capabilities to
    untuk mendukung penerapan strategi keberlanjutan dan                        support the implementation of the sustainability strategy
    meningkatkan pemahaman tanggung jawab lingkungan                            and improving awareness of environmental and social
    dan sosial dalam mengelola dampak dari kebijakan dan                        responsibilities in managing the impacts arising from the
    aktivitas Perseroan; serta                                                  Company’s policies and activities; and
2. Memberikan pemahaman kepada pemasok, distributor,                         2. Providing suppliers, distributors, and other business
    dan mitra kerja lain tentang strategi keberlanjutan Kino                    partners with an understanding of Kino’s sustainability
    serta berkolaborasi dengan para pemangku kepentingan                        strategy, while collaborating with external stakeholders to
    eksternal untuk mendukung perbaikan dan kemajuan                            support improvements and advancements in the Company’s
    tingkat kinerja lingkungan, sosial, dan tata kelola Perseroan.              environmental, social, and governance performance.



Membangun Budaya Keberlanjutan                                               Building a Sustainability Culture
[POJK51-F.1]                                                                 [POJK51-F.1]


Perseroan berkomitmen membangun budaya keberlanjutan                         The Company is committed to building a sustainability
yang berlandaskan pada nilai tanggung jawab, inovasi, dan                    culture grounded in the values of responsibility, innovation,
kolaborasi. Melalui arahan dan pengawasan Direksi, budaya                    and collaboration. Through the direction and supervision of




36             Kino Indonesia Tbk Laporan Keberlanjutan 2025
Page 39
ini ditanamkan pada seluruh level organisasi sehingga setiap     the Board of Directors, this culture is instilled at all levels of
individu memiliki kesadaran dan dorongan untuk berkontribusi     the organization so that every individual possesses
terhadap masa depan yang lebih baik.                             the awareness and motivation to contribute to a better future.


Adapun inisiatif yang diterapkan oleh Perseroan untuk            The initiatives implemented by the Company to strengthen its
memperkuat budaya keberlanjutan, antara lain:                    sustainability culture include:
1. Mengoptimalkan peran Komite Keberlanjutan untuk               1. Optimizing the role of the Sustainability Committee to
   mengintegrasikan praktik keberlanjutan di Perseroan;              integrate sustainability practices throughout the Company;
2. Meningkatkan pemahaman internal dan pemangku                  2. Improving the understanding of both Kino’s internal and
   kepentingan Kino dalam menerapkan praktik-praktik                 external stakeholders in implementing sustainability
   keberlanjutan serta pemahaman TJSL dalam mengelola                practices, as well as strengthening awareness of SER in
   dampak dari kebijakan dan aktivitas Perseroan;                    managing the impacts arising from the Company’s policies
                                                                     and activities;
3. Melibatkan karyawan untuk melakukan kegiatan                  3. Engaging       employees      in   conducting    community
   pemberdayaan kepada masyarakat melalui kolaborasi                 empowerment activities through collaboration with
   dengan pihak eksternal;                                           external parties;
4. Menerapkan praktik-praktik keberlanjutan dengan               4. Implementing sustainability practices in an integrated
   terintegrasi melalui perencanaan dan dokumentasi yang             manner through accountable, measurable, and traceable
   dapat dipertanggungjawabkan, diukur, dan tertelusur;              planning and documentation; and
   serta
5. Memantau dan mengevaluasi penerapan atas praktik              5. Monitoring and evaluating the implementation of
   keberlanjutan dengan melibatkan seluruh komponen                 sustainability practices by involving all of Company’s
   internal Perseroan, dan selanjutnya Perseroan akan               internal components, followed by assessing the annual
   menilai pencapaian tahunan atas target yang ditetapkan           achievement of established targets and the impacts of
   serta dampak atas kegiatan yang dilakukan.                       the activities carried out.




Pelibatan Pemangku Kepentingan
Stakeholders Engagement

Pelibatan pemangku kepentingan merupakan aspek penting           Stakeholder engagement constitutes a critical aspect for
bagi Perseroan dalam membangun hubungan yang saling              the Company in building relationships that are based on
percaya, transparan, dan berkelanjutan dengan seluruh pihak      mutual trust, transparency, and sustainability with all relevant
terkait. Melalui proses keterlibatan tersebut, Perseroan dapat   parties. Through this engagement process, the Company is
memahami harapan dan kebutuhan para pemangku kepentingan,        able to understand the stakeholders’ expectations and needs,
yang selanjutnya menjadi dasar dalam pengambilan keputusan       which subsequently serve as a foundation for decision-making
serta penyusunan strategi keberlanjutan, sekaligus memperkuat    and the development of sustainability strategies, while also
reputasi perusahaan di mata publik.                              strengthening the Company’s reputation in the public eye.



Identifikasi dan Pendekatan kepada                               Identification and Approach to
Pemangku Kepentingan [POJK51-E.4] [GRI 2-29]                     the Stakeholders [POJK51-E.4] [GRI 2-29]

Proses identifikasi pemangku kepentingan Perseroan dilakukan     The stakeholder identification process is conducted
secara sistematis melalui pemetaan yang mempertimbangkan         systematically through a mapping exercise that takes into
tingkat pengaruh, ketergantungan, tanggung jawab, perhatian,     account the level of influence, dependency, responsibility,
serta pandangan terhadap Perseroan. Pendekatan ini               concern, and perspectives toward the Company. This approach
memungkinkan Perseroan menentukan strategi pelibatan yang        enables the Company to determine appropriate engagement




                                                                         2025 Sustainability Report Kino Indonesia Tbk        37
Page 40
                       Komitmen Keberlanjutan Kino
                       Kino’s Sustainability Commitment




tepat, termasuk penyesuaian bentuk komunikasi dan respons                      strategies, including tailoring communication methods and
terhadap isu maupun kebutuhan yang relevan bagi setiap                         responses to issues and needs relevant to each stakeholder
kelompok pemangku kepentingan.                                                 group.


                                                               Pemegang Saham
                                                               The Shareholders

 Dasar Pemilihan                        Isu Signifikan dan Kebutuhan                  Respons Perseroan
 Basis for Selection                    Significant Issues and Needs                  The Company’s Response
 • Pengaruh                             • Kinerja keuangan.                           • Merumuskan strategi untuk meningkatkan kinerja.
 • Tanggung jawab                       • Akuntabilitas kinerja ekonomi dan LST.      • Menerapkan kegiatan bisnis yang berkelanjutan.
 • Perspektif
 • Influence                            • Finance performance.                        • Develoing strategy to improve performance.
 • Responsibility                       • Economic performance accountability         • Implement sustainable business activities.
 • Perspective                            and ESG.

 Metode Pendekatan dan Frekuensi
 Approach Method and Frequency
 •   Pengungkapan informasi kinerja LST secara lebih komprehensif di dalam Laporan Keberlanjutan dan analyst meeting.
 •   Tindak lanjut rekomendasi aspek LST dari lembaga pemeringkat maupun pengamat.
 •   Penyusunan strategi dan peta jalan aksi penanganan perubahan iklim.
 •   RUPS Tahunan setiap 1 tahun sekali.
 •   RUPS Luar Biasa sesuai kebutuhan.
 •   Keterbukaan informasi melalui situs web Perseroan pada kolom “Investor Relations”.
 •   Menentukan metrik dan target kinerja keberlanjutan.
 •   More comprehensive disclosure of ESG performance information in the Sustainability Report and analyst meetings.
 •   Follow-up on ESG-related recommendations from rating agencies and observers.
 •   Development of strategies and action roadmaps for addressing climate change.
 •   Annual GMS held once a year.
 •   Extraordinary GMS held as needed.
 •   Information disclosure through the Company’s website under the “Investor Relations” section.
 •   Determine sustainability performance metrics and targets.


                                                          Pemerintah dan Regulator
                                                          Government and Regulator

 Dasar Pemilihan                        Isu Signifikan dan Kebutuhan                  Respons Perseroan
 Basis for Selection                    Significant Issues and Needs                  The Company’s Response
 • Pengaruh                             • Kepatuhan terhadap peraturan.               • Mengikuti    perkembangan  peraturan    terbaru,   serta
 • Tanggung jawab                       • Penerimaan pajak.                             memastikan pemenuhan seluruh peraturan yang berlaku.
                                        • Pemenuhan ketentuan izin usaha.             • Membayar kewajiban kepada pihak yang berwenang secara
                                                                                        teratur dan sesuai aturan.
 • Influence                            • Compliance with regulation.                 • Follow the latest regulation development and ensuring
 • Responsibility                       • Tax revenue.                                  meeting all applicable regulations.
                                        • Compliance with business          license   • Pay obligations to the relevant authorities regularly and in
                                          requirements.                                 accordance with regulations.
 Metode Pendekatan dan Frekuensi
 Approach Method and Frequency
 •   Mematuhi peraturan perundang-undangan, pasar modal, peraturan perbankan, dan peraturan-peraturan lain yang relevan.
 •   Memastikan implementasi tata kelola perusahaan.
 •   Menyampaikan laporan kinerja dan kepatuhan Perseroan.
 •   Melakukan pembayaran dan pelaporan pajak.
 •   Melakukan sertifikasi dan penilaian oleh pihak independen.
 •   Comply with laws and regulations, capital market regulations, banking regulations, and other relevant regulations.
 •   Ensure the implementation of corporate governance.
 •   Submit reports on the Company’s performance and compliance.
 •   Conduct tax payments and reporting.
 •   Undertake certification and assessments by independent parties.




38            Kino Indonesia Tbk Laporan Keberlanjutan 2025
Page 41
                                                                   Karyawan
                                                                   Employees

Dasar Pemilihan                       Isu Signifikan dan Kebutuhan                  Respons Perseroan
Basis for Selection                   Significant Issues and Needs                  The Company’s Response
•   Pengaruh                          • Praktik kerja yang adil.                    • Memenuhi perjanjian kerja dan prosedur kerja terkait
•   Tanggung jawab                    • Pengembangan kompetensi dan karier.           karyawan.
•   Ketergantungan                    • Pemenuhan aspek kesehatan dan               • Melakukan kegiatan pelatihan dan pendidikan, serta promosi
•   Perhatian                           keselamatan kerja (K3).                       atau mutasi.
                                                                                    • Menciptakan lingkungan kerja yang layak dan yang aman.
                                                                                    • Menerapkan sistem manajemen K3.
•   Influence                         • Fair work practice.                         • Fulfill employment agreements and work procedures related
•   Responsibility                    • Competency and career development.            to employees.
•   Dependency                        • Meeting occupational, health and safety     • Conduct training and education activities, as well as
•   Attention                           (OHS) aspects.                                promotions or transfers.
                                                                                    • Create a decent and safe working environment.
                                                                                    • Implement an OHS management system.
Metode Pendekatan dan Frekuensi
Approach Method and Frequency
• Menyediakan sarana komunikasi internal, antara lain media internal, gathering, sharing session, dan whistleblowing system.
• Melakukan pelatihan internal dan eksternal secara luring dan daring dengan berbagai modul, termasuk topik-topik keberlanjutan dan pendidikan
  intensif bagi calon pemimpin yang potensial.
• Menerapkan sistem penilaian kerja dan promosi yang jelas dan transparan.
• Menyediakan fasilitas kerja yang memadai di gedung kantor dan plant.
• Membentuk Serikat Pekerja dan Perjanjian Kerja Bersama (PKB).
• Provide internal communication channels, including internal media, gatherings, sharing sessions, and a whistleblowing system.
• Conduct internal and external training both offline and online with various modules, including sustainability topics and intensive education for
  potential future leaders.
• Implement a clear and transparent performance appraisal and promotion system.
• Provide adequate work facilities at office buildings and plant.
• Establish a Labor Union and a Collective Labor Agreement (CLA).


                                                                 Mitra Usaha
                                                               Business Partner

Dasar Pemilihan                       Isu Signifikan dan Kebutuhan                  Respons Perseroan
Basis for Selection                   Significant Issues and Needs                  The Company’s Response
• Ketergantungan                      • Pengadaan barang/jasa yang adil dan         • Melakukan proses tender yang terbuka dan adil.
• Tanggung jawab                        bertanggung jawab.                          • Melakukan kerja sama yang jujur serta sesuai dengan
• Perhatian                           • Kepastian hukum.                              kesepakatan kedua pihak yang diatur dalam peraturan yang
                                      • Kerja sama yang berkelanjutan.                berlaku.
• Dependency                          • Fair and responsible product/service        • Perform fair and transparent tender process.
• Responsibility                        procurement.                                • Conduct cooperation in good faith and in accordance with
• Attention                           • Legal certainty.                              mutually agreed terms as stipulated in the applicable
                                      • Sustainable collaboration.                    regulations.
Metode Pendekatan dan Frekuensi
Approach Method and Frequency
• Melakukan sosialisasi penerapan praktik LST.
• Melakukan proses tender sesuai peraturan dan ketentuan yang berlaku di Perseroan.
• Memenuhi kesepakatan dan seluruh kewajiban yang dimiliki masing-masing pihak.
• Conduct dissemination on the implementation of ESG practices.
• Carry out the tender process in accordance with the Company’s applicable rules and regulations.
• Fulfill the agreements and all obligations of each party.




                                                                                       2025 Sustainability Report Kino Indonesia Tbk                 39
Page 42
                      Komitmen Keberlanjutan Kino
                      Kino’s Sustainability Commitment




                                                                 Konsumen
                                                                 Consumer

Dasar Pemilihan                      Isu Signifikan dan Kebutuhan                   Respons Perseroan
Basis for Selection                  Significant Issues and Needs                   The Company’s Response
• Ketergantungan                     • Kualitas produk dan layanan.                 • Menerapkan mekanisme kontrol yang ketat terhadap kualitas
• Tanggung jawab                     • Kegiatan bisnis yang berkelanjutan.            produk/layanan.
• Perhatian                                                                         • Menyediakan berbagai informasi terkait produk/layanan
                                                                                      Perseroan kepada konsumen secara jujur.
                                                                                    • Mengelola kegiatan bisnis yang berkelanjutan.
• Dependency                         • Product and service quality.                 • Implement strict control mechanisms over the quality of
• Responsibility                     • Sustainable business activities.               products/services.
• Attention                                                                         • Provide consumers with information related to the Company’s
                                                                                      products/services in an honest manner.
                                                                                    • Manage sustainable business activities.
Metode Pendekatan dan Frekuensi
Approach Method and Frequency
• Melakukan promosi yang bertanggung jawab melalui berbagai media.
• Menyediakan layanan konsumen.
• Melakukan survei kepuasan konsumen.
• Conduct responsible promotions through various media.
• Provide consumer services.
• Conduct consumer satisfaction surveys.


                                                                Masyarakat
                                                                  Public

Dasar Pemilihan                      Isu Signifikan dan Kebutuhan                   Respons Perseroan
Basis for Selection                  Significant Issues and Needs                   The Company’s Response
• Tanggung jawab                     • Pemberdayaan ekonomi masyarakat.             • Melibatkan masyarakat lokal melalui kesempatan kerja dan
• Perhatian                          • Penanganan dampak sosial.                      program kemitraan.
• Perspektif                                                                        • Melakukan kegiatan tanggung jawab sosial Perseroan.
• Responsibility                     • Community economy empowerment.               • Engaging local communities via work opportunities and
• Attention                          • Handling social impact.                        partnership program.
• Perspective                                                                       • Perform corporate social responsibilites program .
Metode Pendekatan dan Frekuensi
Approach Method and Frequency
• Melakukan berbagai program kemitraan dan pengembangan masyarakat.
• Melakukan berbagai inovasi dalam kegiatan operasional untuk mengurangi dampak lingkungan.
• Menyediakan sarana pengaduan bagi masyarakat.
• Implement a number of partnership and community development programs.
• Undertake innovations in operational activities to reduce environmental impact.
• Provide grievance channels for the community.


                                                                     Media

Dasar Pemilihan                      Isu Signifikan dan Kebutuhan                   Respons Perseroan
Basis for Selection                  Significant Issues and Needs                   The Company’s Response
Tanggung jawab                       Perkembangan informasi terkait kinerja         Menyediakan informasi yang relevan, jujur, dan tepat waktu.
Responsibility                       Perseroan.                                     Providing relevant, honest, and timely information.
                                     Information development        related   to
                                     Company’s performance.
Metode Pendekatan dan Frekuensi
Approach Method and Frequency
• Melakukan pemutakhiran informasi secara berkala pada situs web.
• Melaksanakan siaran pers dan/atau media gathering.
• Regularly update information on the website.
• Conduct press releases and/or media gatherings.




40          Kino Indonesia Tbk Laporan Keberlanjutan 2025
Page 43
Topik Material [GRI 3-1, 3-2]
Material Topic



Topik Material dan Kaitannya dengan                                   Material Topics and Their Relation to
Risiko serta Peluang                                                  Risks and Opportunities

Perseroan menetapkan topik material untuk mengidentifikasi            The Company determines material topics to identify and
dan memprioritaskan isu-isu yang paling berdampak terhadap            prioritize issues that have the most significant impact
keberlangsungan bisnis serta kepentingan para pemangku                on business going concern and stakeholders’ interests.
kepentingan. Melalui proses ini, Perseroan dapat memetakan            Through this process, the Company is able to map the risks
risiko dan peluang yang muncul dari setiap topik material,            and opportunities arising from each material topic, thereby
sehingga strategi, sumber daya, dan pelaporan dapat                   enabling strategies, resources, and reporting to be focused on
difokuskan pada aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan yang            the most relevant economic, social, and environmental aspects.
paling relevan. Pendekatan ini juga memastikan keselarasan            This approach also ensures alignment with the SDGs and global
dengan SDGs dan praktik terbaik keberlanjutan global.                 sustainability best practices.


Pada tahun 2025, Perseroan tidak melakukan pemetaan ulang             In 2025, the Company did not conduct a comprehensive
topik material secara menyeluruh. Namun demikian, Perseroan           remapping of material topics. Nevertheless, the Company
melakukan peninjauan atas topik material yang telah ditetapkan        carried out a review of the material topics established in
pada tahun sebelumnya dengan mempertimbangkan konteks                 the previous year by considering the context of its business
model bisnis, dampak terhadap Perseroan, tingkat perhatian,           model, the impacts on the Company, the level of stakeholder
serta kecenderungan global terkait isu lingkungan, sosial,            concern, and global trends related to environmental, social,
dan tata kelola. Selain itu, Perseroan juga mengidentifikasi          and governance issues. In addition, the Company identified
topik-topik material dengan merujuk pada Sustainability               material topics by referring to the Sustainability Accounting
Accounting Standards Board (SASB) sebagai pedoman                     Standards Board (SASB) as an international guideline, to ensure
internasional, guna memastikan bahwa topik keberlanjutan              that the disclosed sustainability topics are aligned with global
yang diungkapkan sejalan dengan ekspektasi global terhadap            expectations for corporate transparency and accountability.
transparansi dan akuntabilitas perusahaan.


Sehubungan dengan topik-topik material tersebut, Perseroan            In relation to these material topics, the Company subsequently
selanjutnya melakukan pemetaan risiko dan peluang atas                conducts a mapping of risks and opportunities for each material
masing-masing topik material guna mengidentifikasi potensi            topic in order to identify potential risks and opportunities that
risiko dan peluang yang dapat memengaruhi kinerja dan                 may affect the Company’s performance and sustainability
keberlanjutan Perseroan dalam jangka pendek maupun jangka             in both the short and long term. The following table presents
panjang. Adapun tabel berikut menyajikan ringkasan risiko             a summary of the key risks and potential opportunities
utama dan peluang potensi yang terkait dengan setiap topik            associated with each of the Company’s material topics:
material Perseroan:



                     Isu                  Risiko Utama [POJK51-E.5]                                 Peluang Potensi
  Pilar ESG       Spesifik                       Main Risk                                       Potential Opportunities
 ESG Pillars      Specific        Jangka Pendek             Jangka Panjang              Jangka Pendek             Jangka Panjang
                   Issue            Short-Term                Long-Term                   Short-Term                Long-Term

 Lingkungan     Pengelolaan    Risiko terjadinya          Risiko krisis air akibat    Peluang peningkatan       Peluang implementasi
                Penggunaan     penurunan ketersediaan     perubahan iklim dan         efisiensi penggunaan      teknologi hemat air
                Air            air di area plant yang     regulasi ketat penggunaan   air melalui penerapan     dan konservasi jangka
                               dapat meningkatkan         air industri yang           teknologi daur ulang      panjang, serta peluang
                               biaya operasional akibat   berpotensi mengganggu       efluen dan IPAL, serta    penguatan posisi Kino
                               keterbatasan air dan       keberlanjutan produksi di   peluang penguatan         sebagai pelaku Fast-Moving
                               kebutuhan pengolahan       wilayah rawan air.          citra Perseroan melalui   Consumer Goods (FMCG)
                               efluen.                                                kepatuhan terhadap        yang efisien dalam
                                                                                      Program Penilaian         penggunaan sumber daya.
                                                                                      Peringkat Kinerja
                                                                                      Perusahaan (PROPER).




                                                                               2025 Sustainability Report Kino Indonesia Tbk           41
Page 44
                   Komitmen Keberlanjutan Kino
                   Kino’s Sustainability Commitment




                    Isu                    Risiko Utama [POJK51-E.5]                                     Peluang Potensi
 Pilar ESG       Spesifik                         Main Risk                                           Potential Opportunities
ESG Pillars      Specific         Jangka Pendek               Jangka Panjang                Jangka Pendek                Jangka Panjang
                  Issue             Short-Term                  Long-Term                     Short-Term                   Long-Term

Environmental   Water Use      Risk of reduced water        Risk of water scarcity        Opportunity to               Opportunity to
                Management     availability in the plant    due to climate change         improve water use            implement water-
                               area, which may increase     and stricter industrial       efficiency through           efficient technologies and
                               operational costs due        water use regulations,        the implementation           long-term conservation
                               to limited water supply      which may potentially         of effluent recycling        initiatives, as well as
                               and the need for effluent    disrupt the sustainability    technology and WWTP,         to strengthen Kino’s
                               treatment.                   of production in water-       as well as to strengthen     position as a Fast-Moving
                                                            stressed areas.               the Company’s                Consumer Goods (FMCG)
                                                                                          reputation through           company that utilizes
                                                                                          compliance with the          resources efficiently.
                                                                                          Company Performance
                                                                                          Rating Program
                                                                                          for Environmental
                                                                                          Management (PROPER).
                Pengelolaan    Risiko peningkatan           Risiko jangka panjang         Peluang desain ulang         Peluang implementasi
                Limbah dan     timbulan limbah non-B3       akibat ketergantungan         kemasan yang lebih           prinsip ekonomi sirkular
                Kemasan        yang dapat berdampak         pada bahan plastik            ringan dan dapat didaur      melalui penggunaan
                               pada kenaikan biaya          berbasis fosil, termasuk      ulang untuk meningkatkan     bahan baku daur
                               pengelolaan dan logistik,    potensi risiko reputasi       efisiensi penggunaan         ulang, serta peluang
                               serta meningkatnya           apabila Perseroan tidak       material dan biaya.          pengembangan inovasi
                               tekanan dari regulator dan   memenuhi target daur                                       kemasan yang lebih
                               konsumen.                    ulang nasional.                                            ramah lingkungan.
                Waste and      Risk of an increase in       Long-term risk arising        Opportunity to redesign      Opportunity to
                Packaging      non-hazardous and            from dependence on            packaging to be lighter      implement circular
                Management     toxic waste generation,      fossil-based plastic          and recyclable, thereby      economy principles
                               which may lead to higher     materials, including          improving material           through the use of
                               waste management and         potential reputational        efficiency and reducing      recycled raw materials, as
                               logistics costs, as well     risks if the Company          costs.                       well as to develop more
                               as increased pressure        fails to meet national                                     eco-friendly packaging
                               from regulators and          recycling targets.                                         innovations.
                               consumers.
                Perubahan      Risiko peningkatan biaya     Risiko jangka panjang         Peluang penghematan          Peluang transisi menuju
                Iklim dan      energi, keterbatasan         terhadap keberlanjutan        biaya melalui peningkatan    energi terbarukan dan
                Emisi GRK      pasokan energi fosil,        rantai pasok dan              efisiensi energi serta       perolehan sertifikasi
                               serta potensi gangguan       ketersediaan bahan baku       penggantian bahan bakar      karbon rendah, serta
                               operasional akibat cuaca     alami (misalnya sawit)        ke CNG dan Energi Baru       peluang penguatan
                               ekstrem.                     akibat perubahan iklim.       Terbarukan (EBT).            reputasi Perseroan
                                                                                                                       sebagai perusahaan yang
                                                                                                                       berkomitmen terhadap
                                                                                                                       praktik rendah karbon.
                Climate        Risk of rising energy        Long-term risk to             Opportunity for cost         Opportunity to transition
                Change and     costs, limited fossil fuel   the sustainability of         savings through improved     to renewable energy
                GHG Emission   supply, and potential        the supply chain and          energy efficiency and the    and obtain low-carbon
                               operational disruptions      availability of natural raw   transition to CNG and        certification, as well
                               due to extreme weather.      materials (e.g., palm oil)    Renewable Energy (RE).       as to strengthen the
                                                            resulting from climate                                     Company’s reputation as
                                                            change.                                                    a committed low-carbon
                                                                                                                       practitioner.
                Rantai Pasok   Risiko terjadinya            Risiko jangka panjang         Peluang penguatan kerja      Peluang penguatan
                Minyak Sawit   gangguan pasokan akibat      berupa reputasi negatif       sama dengan pemasok          keunggulan kompetitif
                               persyaratan sertifikasi      global terkait isu            bersertifikat RSPO           Perseroan sebagai
                               Roundtable on Sustainable    keberlanjutan sawit yang      untuk meningkatkan           perusahaan FMCG
                               Palm Oil (RSPO), serta       berpotensi mengakibatkan      transparansi rantai pasok.   dengan rantai pasok
                               potensi tekanan dari         kehilangan akses ke pasar                                  yang berkelanjutan dan
                               Lembaga Swadaya              ekspor.                                                    terverifikasi.
                               Masyarakat (LSM) terkait
                               isu deforestasi.
                Palm Oil       Risk of supply disruptions   Long-term risk of global      Opportunity to               Opportunity to reinforce
                Supply Chain   due to Roundtable on         reputational damage on        strengthen collaboration     the Company’s
                               Sustainable Palm Oil         palm oil sustainability       with RSPO-certified          competitive advantage as
                               (RSPO) certification         issues, which may result      suppliers to improve         an FMCG business with a
                               requirements, as well        in the loss of access to      supply chain                 sustainable and verified
                               as potential pressure        export markets.               transparency.                supply chain.
                               from Non-Governmental
                               Organizations (NGOs)
                               concerning deforestation
                               issues.




42        Kino Indonesia Tbk Laporan Keberlanjutan 2025
Page 45
                   Isu                      Risiko Utama [POJK51-E.5]                                   Peluang Potensi
 Pilar ESG      Spesifik                           Main Risk                                         Potential Opportunities
ESG Pillars     Specific          Jangka Pendek                Jangka Panjang                Jangka Pendek              Jangka Panjang
                 Issue              Short-Term                   Long-Term                     Short-Term                 Long-Term

Sosial        Keselamatan,      Risiko terjadinya            Risiko tingkat turnover      Peluang penguatan           Peluang penguatan
              Kesehatan,        kecelakaan kerja dan         karyawan yang tinggi         program K3, pelatihan,      budaya kerja yang
              dan               penyakit akibat kerja        akibat kurang optimalnya     dan peningkatan             berdaya dan inklusif, serta
              Kesejahteraan     yang dapat menurunkan        kesejahteraan dan            kesejahteraan karyawan      peluang peningkatan
              Karyawan          produktivitas karyawan.      pengembangan SDM.            untuk mendorong retensi     reputasi Perseroan
                                                                                          karyawan yang lebih baik.   sebagai perusahaan
                                                                                                                      yang peduli terhadap
                                                                                                                      pengelolaan SDM.
Social        Employee          Risk of workplace            Risk of high employee        Opportunity to strengthen   Opportunity to foster
              Health, Safety,   accidents and                turnover due to              OHS programs, training,     an empowered and
              and Well-         occupational illnesses       suboptimal employee          and employee welfare to     inclusive work culture,
              being             that may reduce              well-being and HR            promote better employee     as well as to enhance the
                                employee productivity.       development.                 retention.                  Company’s reputation
                                                                                                                      as an organization
                                                                                                                      committed to effective
                                                                                                                      HR management.
              Inovasi           Risiko terjadinya keluhan    Risiko pergeseran            Peluang reformulasi         Peluang pengembangan
              Produk dan        konsumen, penarikan          preferensi pasar ke          produk serta perolehan      inovasi produk berbasis
              Keamanan          produk, serta potensi        produk alami dan bebas       sertifikasi halal dan       green chemistry dan
              Konsumen          sanksi regulasi terkait      bahan berbahaya yang         keamanan produk             penggunaan bahan
                                penggunaan bahan kimia       berpotensi mengurangi        untuk meningkatkan          alami untuk memperluas
                                berisiko.                    pangsa pasar produk          kepercayaan konsumen.       jangkauan pasar.
                                                             lama.
              Product           Risk of consumer             Risk of shifting market      Opportunity to              Opportunity to develop
              Innovation        complaints, product          preferences toward           reformulate products and    product innovations based
              and Consumer      recalls, and potential       natural and chemical-        obtain halal and product    on green chemistry and
              Safety            regulatory sanctions         free products, which may     safety certifications to    natural ingredients to
                                related to the use of        potentially reduce the       increase consumer trust.    expand market reach.
                                hazardous chemicals.         market share of legacy
                                                             products.
              Kesehatan         Risiko ketidaksesuaian       Risiko rendahnya             Peluang penguatan           Peluang peningkatan
              Masyarakat        program sosial dengan        partisipasi masyarakat       sinergi dengan komunitas    reputasi Perseroan serta
              dan Program       kebutuhan masyarakat         yang dapat mengurangi        lokal untuk meningkatkan    penguatan loyalitas
              TJSL              lokal yang dapat             keberlanjutan program        efektivitas pelaksanaan     masyarakat terhadap
                                mengakibatkan dampak         TJSL dalam jangka            program TJSL.               merek Kino melalui
                                sosial yang tidak optimal.   panjang.                                                 program TJSL yang
                                                                                                                      berkelanjutan.

              Public Health     Risk of misalignment         Risk of low community        Opportunity to strengthen   Opportunity to increase
              and SER           between social programs      participation, potentially   collaboration with local    the Company’s reputation
              Programs          and local community          undermining the long-        communities to increase     and reinforce community
                                needs, which may result in   term sustainability of       the effectiveness of SER    loyalty to the Kino brand
                                suboptimal social impact.    SER programs.                program implementation.     through sustainable SER
                                                                                                                      programs.
Tata Kelola   Etika             Risiko terjadinya            Risiko ketidakpatuhan        Peluang penguatan           Peluang penguatan tata
              Bisnis dan        pelanggaran etika            jangka panjang terhadap      implementasi sistem         kelola perusahaan yang
              Kepatuhan         bisnis dalam aktivitas       peraturan perundang-         pelaporan pelanggaran       baik guna meningkatkan
                                pemasaran dan rantai         undangan yang                dan pelaksanaan audit       kepercayaan investor dan
                                pasok yang berpotensi        berpotensi memengaruhi       kepatuhan untuk             mitra usaha dalam jangka
                                menimbulkan sanksi           keberlanjutan lisensi        meningkatkan tata kelola    panjang.
                                dan/atau denda.              operasional Perseroan.       dan kepatuhan Perseroan.
Governance    Business          Risk of business ethics      Long-term risk of            Opportunity to strengthen   Opportunity to reinforce
              Ethics and        violations in marketing      non-compliance with          the implementation of       good corporate
              Compliance        and supply chain             laws and regulations,        whistleblowing systems      governance practices
                                activities, which may        potentially affecting        and compliance audits to    to build long-term trust
                                result in sanctions          the sustainability of the    improve the Company’s       among investors and
                                and/or fines.                Company’s operational        governance and              business partners.
                                                             licenses.                    regulatory adherence.




                                                                                     2025 Sustainability Report Kino Indonesia Tbk           43
Page 46
                       Komitmen Keberlanjutan Kino
                       Kino’s Sustainability Commitment




Daftar dan Dampak Topik Material                                                 List and Impact of the Company’s
Perseroan [GRI 3-3]                                                              Material Topic [GRI 3-3]

Berdasarkan hasil proses pemetaan yang telah dilakukan,                          Based on the results of the mapping process that has been
Perseroan mengelompokkan sejumlah topik utama yang dinilai                       conducted, the Company has identified and grouped several key
paling relevan terhadap keberlanjutan bisnis dan ekspektasi                      topics considered most relevant to business sustainability and
pemangku kepentingan. Topik-topik ini mencerminkan prioritas                     stakeholder expectations. These topics reflect the Company’s
strategis Perseroan dalam aspek ESG, yang menjadi dasar dalam                    strategic priorities in ESG aspects, serving as the foundation for
penyusunan program serta pengungkapan kinerja keberlanjutan.                     the development of programs and the disclosure of sustainability
Setiap topik dijabarkan dengan alasan materialitasnya dan                        performance. Each topic is described along with the rationale for
batas dampaknya, baik secara internal maupun eksternal,                          its materiality and the scope of its impacts, both internal and
sebagaimana diungkapkan pada tabel berikut:                                      external, as presented in the following table:


                                                                                                                     Dampak
                   Isu Spesifik                                                                                      Impact
  Pilar ESG                                        Alasan Material
                     Specific
 ESG Pillars                                       Material Reason                                  Internal                          Eksternal
                      Issue
                                                                                                    Internal                           External

 Lingkungan        Pengelolaan        Air merupakan sumber utama dalam proses             Efisiensi biaya dan kontinuitas    Kepatuhan terhadap regulasi
                   Penggunaan Air     produksi, sehingga pengelolaan air yang efisien     produksi.                          lingkungan dan kepercayaan
                                      dan pemenuhan baku mutu efluen menjadi                                                 masyarakat sekitar.
                                      krusial bagi kelangsungan operasional.
 Environment       Water Use          Water is a primary resource in the production       Cost efficiency and production     Compliance with environmental
                   Management         process, making efficient water management          continuity.                        regulations and maintaining
                                      and compliance with effluent quality standards                                         the trust of surrounding
                                      crucial for operational continuity.                                                    communities.
                   Pengelolaan        Tekanan konsumen dan regulasi terhadap              Efisiensi bahan baku        dan    Reputasi    positif   sebagai
                   Limbah dan         penggunaan plastik meningkat, menuntut              biaya pengemasan.                  perusahaan        berorientasi
                   Kemasan            inovasi kemasan yang ramah lingkungan.                                                 lingkungan.
                   Waste and          Increasing     consumer     and     regulatory      Efficiency in raw materials        Positive reputation as an
                   Packaging          pressure on plastic use requires innovation in      and packaging costs.               environmentally   conscious
                   Management         eco- friendly packaging.                                                               company.
                   Emisi dan          Penggunaan energi tinggi dalam proses               Pengendalian biaya energi          Kepatuhan          terhadap
                   Efisiensi Energi   manufaktur memengaruhi biaya dan jejak              dan efisiensi operasional.         kebijakan emisi dan reputasi
                                      karbon perusahaan.                                                                     perusahaan hijau.
                   Energy             High energy consumption in the manufacturing        Energy cost control         and    Compliance with emission
                   Emission and       process affects the Company’s costs and             operational efficiency.            policies and the Company’s
                   Efficiency         carbon footprint.                                                                      reputation as a green
                                                                                                                             enterprise.
 Sosial            Keselamatan,       Kinerja dan produktivitas karyawan bergantung       Produktivitas   dan      retensi   Reputasi sebagai tempat kerja
                   Kesehatan, dan     pada kondisi kerja yang aman dan sehat.             karyawan.                          yang aman dan bertanggung
                   Kesejahteraan                                                                                             jawab.
                   Karyawan
 Social            Employee           Employee performance and productivity               Employee productivity and          Reputation as a safe and
                   Health, Safety,    depend on safe and healthy working conditions.      retention.                         responsible workplace.
                   and Well-being
                   Inovasi Produk     Konsumen menuntut inovasi produk, serta             Menurunkan risiko penarikan        Kepercayaan    dan    loyalitas
                   dan Keamanan       produk yang aman, berkualitas, dan sesuai           produk    dan    kepatuhan         konsumen.
                   Konsumen           standar kesehatan.                                  regulasi.
                   Product            Consumers demand product innovation, as             Reducing the risk of product       Consumer trust and loyalty.
                   Innovation and     well as products that are safe, high-quality, and   recalls and regulatory non-
                   Consumer Safety    compliant with health standards.                    compliance.
                   Pemberdayaan       Kegiatan TJSL dan program sosial mendukung          Dukungan sosial       terhadap     Citra   positif di mata
                   dan Keterlibatan   hubungan baik dengan masyarakat lokal dan           kegiatan usaha.                    masyarakat dan pemangku
                   Masyarakat         nilai tambah sosial.                                                                   kepentingan.
                   Community          SER activities and social programs support          Social support for business        Positive image in the eyes of
                   Empowerment        good relationships with local communities and       operations.                        communities and stakeholders.
                   and Engagement     generate social value.
 Tata Kelola       Etika Bisnis dan   Tata kelola yang baik menjadi fondasi integritas    Kepatuhan     internal      dan    Kepercayaan investor, mitra,
                   Kepatuhan          perusahaan dan mencegah risiko fraud.               budaya integritas.                 dan pemangku kepentingan.
 Governance        Business Ethics    Good governance serves as the foundation of         Internal compliance and a          Trust from investors, partners,
                   and Compliance     corporate integrity and helps prevent fraud risk.   culture of integrity.              and stakeholders.
                   Perlindungan       Digitalisasi proses bisnis menimbulkan risiko       Keamanan      sistem        dan    Kepercayaan publik terhadap
                   Privasi            kebocoran data konsumen.                            keandalan operasi.                 pengelolaan data pribadi.
                   Konsumen
                   Protecting         Digitalization of business processes creates        System security and operational    Public trust in the management
                   Consumer           the risk of consumer data breaches.                 reliability.                       of personal data.
                   Privacy




44             Kino Indonesia Tbk Laporan Keberlanjutan 2025
Page 47
2025 Sustainability Report Kino Indonesia Tbk   45
Page 48
                                                         foto xxx
                                                     foto xxx




46   Kino Indonesia Tbk Laporan Keberlanjutan 2025
Page 49
TENTANG
KINO
About Kino




         2025 Sustainability Report Kino Indonesia Tbk   47
Page 50
              Tentang Kino
              About Kino




Identitas Perusahaan [2-1]
Corporate Identity




                                                       Nama Perusahaan
                                                       Company Name



                                                       PT Kino Indonesia Tbk

      Alamat [POJK51-C.2]                                           Kode Saham
      Address                                                       Share Code

      Kino Tower Lt. 17                                             KINO
      Jl. Jalur Sutera Boulevard No. 01, Alam Sutera
      Kota Tangerang 15143
          : (021) 8082 1100                                         Dasar Hukum Pendirian
          : (021) 8082 1123                                         Legal Basis of Establishment
          : corsec@kino.co.id
                                                                    Dasar Hukum Pendirian Perseroan Terbatas
          : www.kino.co.id
                                                                    No. 3 tanggal 8 Februari 1999 oleh Notaris Hadi
                                                                    Winata, SH, yang telah mendapat pengesahan
      Tanggal Pendirian                                             dari Menteri Kehakiman (sekarang menjadi
      Date of Incorporation
                                                                    Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia) melalui
      8 Februari 1999 dengan nama                                   Surat Keputusan No. C-7429HT.01.01-TH.99
      PT Kinocare Era Kosmestindo.                                  tanggal 20 April 1999.
      8 February 1999 under the name of                             Deed of Incorporation of Limited Liability
      PT Kinocare Era Kosmestindo.
                                                                    Company No. 3 dated 8 February 1999, made
                                                                    before Notary Hadi Winata, SH, which has
      Tanggal Pencatatan Saham                                      obtained validation from the Minister of Justice
      Share Listing Date                                            (now Minister of Law and Human Rights) under
      11 Desember 2015                                              the Decision Letter No. C-7429HT.01.01-TH.99
      11 December 2015                                              dated 20 April 1999.


                                                                    Akta Perubahan Terakhir
      Kegiatan Usaha                                                Last Deed of Amendment
      Business Activities
                                                                    Akta Notaris No. 5 yang dibuat di hadapan
      Perindustrian, perdagangan, distribusi,                       Bastian Harijanto, SH, MKn tanggal 8 Juni 2023,
      dan jasa.                                                     yaitu mengenai perubahan maksud dan tujuan
      Industry, trade, distribution, and services.                  serta kegiatan usaha Entitas Induk.
                                                                    Notarial Deed No. 5 made before Bastian
                                                                    Harijanto, SH, MKn dated 8 June 2023 on
      Modal Dasar                                                   changes to purpose and objective as well as
      Authorized Capital                                            business activity of the Parent Company.
      Rp480,000,000,000
                                                                    Jumlah Karyawan
                                                                    Total Employees
      Modal Disetor
      Paid-Up Capital                                               4,520 Orang / Person

      Rp142,857,150,000




48   Kino Indonesia Tbk Laporan Keberlanjutan 2025
Page 51
Sekilas Perusahaan [GRI 2-1]
Company Overview



Sejak berdiri pada tahun 1991, PT Kino Indonesia Tbk telah       Since its incorporation in 1991, PT Kino Indonesia Tbk has
berkembang dari sebuah usaha distribusi kecil bernama            grown from a small distribution business under the name
PT Dutalestari Sentratama menjadi salah satu perusahaan          PT Dutalestari Sentratama into one of Indonesia’s leading
barang konsumsi (fast moving consumer goods/FMCG)                fast-moving consumer goods (FMCG) companies. Through
terkemuka di Indonesia. Melalui berbagai langkah ekspansi dan    a number of expansion initiatives and business innovations,
inovasi bisnis, Perseroan memperluas portofolionya ke segmen     the Company has broadened its portfolio into the snack food,
makanan ringan, minuman, perawatan tubuh, kosmetik,              beverages, personal care, cosmetics, baby care, and household
perawatan bayi, dan kebutuhan rumah tangga. Beberapa merek       products segments. Several flagship brands that have emerged
unggulan yang lahir dari perjalanan tersebut, antara lain Kino   from this journey, include Kino Candy, Ovale, Ellips, Resik-V,
Candy, Ovale, Ellips, Resik-V, dan Sleek.                        and Sleek.


Diversifikasi Perseroan berlanjut dengan masuknya Kino           The Company’s diversification continued with its entry
ke segmen makanan hewan melalui merek MAXlife serta              into the pet food segment through the MAXlife brand,
penguatan lini kosmetik melalui akuisisi aset Grup Ristra.       as well as the strengthening of its cosmetics line through
Selain memperkuat posisi domestik, Perseroan juga melakukan      the acquisition of assets from the Ristra Group. In addition
ekspansi internasional dengan mendirikan entitas di berbagai     to reinforcing its domestic presence, the Company has also
negara Asia, termasuk Malaysia, Filipina, Singapura, Tiongkok,   expanded internationally by establishing entities in several
dan Jepang.                                                      Asian countries, including Malaysia, the Philippines, Singapore,
                                                                 China, and Japan.


Dengan berlandaskan prinsip “Inovasi adalah DNA Kami",           Guided by the principle “Innovation is Our DNA", PT Kino
PT Kino Indonesia Tbk terus menghadirkan produk-produk           Indonesia Tbk continues to deliver high-quality products that
berkualitas yang relevan dengan kebutuhan konsumen,              are relevant to consumers’ needs, while strengthening its
sekaligus memperkokoh posisinya sebagai salah satu pemimpin      position as one of the leaders in the FMCG industry in Indonesia
industri FMCG di Indonesia dan kawasan Asia.                     and across Asia.




                                                                         2025 Sustainability Report Kino Indonesia Tbk      49
Page 52
                    Tentang Kino
                    About Kino




Visi, Misi, dan Budaya Keberlanjutan [POJK51-C.1]
Vision, Mission, and Sustainability Culture



Visi dan Misi Keberlanjutan
Sustainability Vision and Mission




                 Visi Keberlanjutan                                             Misi Keberlanjutan
                 Sustainability Vision                                          Sustainability Mission


Menjadi Perseroan berkelanjutan yang berkelas dunia             Bersama semua pemangku kepentingan menciptakan nilai
dengan berlandaskan inovasi, nilai lokal, tanggung jawab        keberlanjutan:
sosial, dan lingkungan untuk memberikan lebih banyak            • Menciptakan produk inovatif yang unggul, bernilai, dan
dampak positif.                                                   berkontribusi dalam peningkatan kualitas lingkungan dan
To become a world-class sustainable company based                 sosial.
on innovation, local values, social, and environmental          • Meningkatkan kesejahteraan pemangku kepentingan.
responsibility to deliver a more significant positive impact.   • Berkontribusi positif pada masyarakat dan lingkungan.
                                                                Together with all stakeholders, create sustainable value:
                                                                • Innovating products that are excellent, valuable, and
                                                                  contributing to improving social and environmental quality.
                                                                • Improving the well-being of stakeholders.
                                                                • Making positive contributions to society and the environment.




50          Kino Indonesia Tbk Laporan Keberlanjutan 2025
Page 53
Budaya Keberlanjutan
Sustainability Culture

Budaya keberlanjutan yang dibangun Perseroan tidak hanya             The sustainability culture established by the Company is
tercermin dalam perilaku kerja internal, tetapi juga dalam cara      reflected not only in its internal work practices, but also in
Perseroan mengelola bisnisnya sebagai perusahaan barang              the way the Company manages its business as a consumer
konsumsi. Perseroan meyakini bahwa kesuksesan tidak hanya            goods enterprise. The Company believes that success is
diukur dari kinerja finansial, tetapi juga dari kontribusi positif   measured not solely by financial performance, but also by the
terhadap lingkungan dan sosial. Keyakinan ini mendorong              positive contributions made to the environment and society.
Perseroan untuk terus berinovasi menghadirkan produk                 This conviction drives the Company to continuously innovate in
yang lebih ramah lingkungan, meningkatkan efisiensi proses           delivering more eco-friendly products, improve the efficiency
produksi, serta menerapkan praktik bisnis yang etis dan              of its production processes, and implement ethical and
bertanggung jawab.                                                   responsible business practices.


Berikut penjelasan mengenai penerapan budaya keberlanjutan           The following outlines the implementation of the sustainability
di Perseroan.                                                        culture within the Company.




               WE LEAD THROUGH INNOVATION                                        WE ARE PASSIONATE ABOUT OUR
               Dengan menjadi berbeda, kreatif, dan secara                       CUSTOMERS
               konsisten memperbaiki diri.                                       Dengan memahami dan mendampingi mereka
               By being different, creative, and consistently                    sepenuh hati.
               improving oneself.                                                By understanding and accompanying customers
                                                                                 wholeheartedly.
               WE SUCCEED AS A TEAM
               Dengan kolaborasi, tekun dalam bekerja, fokus                     WE ARE AGILE
               pada data yang tepat, serta menjadi pemimpin                      Berani membuat keputusan yang cepat dan
               yang baik.                                                        tepat, selalu berpikiran terbuka, selalu mau
               Through collaboration, perseverance in, and by                    belajar dan beradaptasi, serta berani mengambil
               focusing on accurate data, and being a good                       risiko.
               leader.                                                           By being brave in making quick and accurate
                                                                                 decisions, always having an open mind, willing to
               WE ARE COMMITTED TO OUR WORK                                      learn and adapt, and to take risks.
               Dengan prioritas pada bisnis, bertanggung
               jawab, tulus dan terbuka, serta menerima setiap
               keberagaman dalam perusahaan.
                                                                       Visi dan Misi Keberlanjutan serta Budaya Keberlanjutan
               By prioritizing business, being responsible,            senantiasa disosialisasikan kepada seluruh karyawan melalui
               sincere and open, and accepting every diversity         beragam media dan platform internal.
               within the company.                                     The Company’s Sustainability Vision and Mission, along with
                                                                       its Sustainability Culture, are consistently communicated to all
                                                                       employees through various internal media and platforms.




                                                                             2025 Sustainability Report Kino Indonesia Tbk            51
Page 54
                        Tentang Kino
                        About Kino




Skala Usaha [POJK51-C.3]
Business Scale



                                 Uraian                             Satuan
                                                                                       2025         2024           2023
                               Description                           Unit


 Jumlah Karyawan Kino                                                 Orang
                                                                                           4,520       3,564          3,935
 Total Kino’s Employee                                                Person

 Jumlah Penjualan
                                                                                     4,421,550     4,367,489       4,136,182
 Total Sales

 Laba Neto
                                                                                       125,928        88,917         77,247
 Net Income

                                              Jumlah Liabilitas     Jutaan Rp
                                                                                     2,722,182     2,851,025      3,027,648
                                              Total Liabilities     Million Rp

 Jumlah Kapitalisasi                          Jumlah Ekuitas
                                                                                     1,746,342      1,650,361      1,618,730
 Total Capitalization                         Total Equity

                                              Jumlah Aset
                                                                                    4,468,524      4,501,386      4,646,379
                                              Total Assets




Pemegang Saham dan Bentuk Legal                                   The Shareholders and Legal Status
[GRI 2-1] [POJK51-C.3]                                            [GRI 2-1] [POJK51-C.3]


Kino merupakan perusahaan terbuka yang telah mencatatkan          Kino is a public company whose shares have been listed
saham di Bursa Efek Indonesia sejak 11 Desember 2015.             on the Indonesia Stock Exchange since 11 December 2015.
Berikut informasi terkait komposisi Pemegang Saham                The information regarding the composition of the Company’s
Perseroan per 31 Desember 2025:                                   Shareholders as of 31 December 2025 is presented as follows:




                  Kepemilikan Saham
                  Share Ownership                                                                                 3.48%


                                                                                                                 13.48%
                        PT Kino Investindo

                        Harry Sanusi                                                                             4.04%

                        Masyarakat / Public
                                                                                                                79.00%
                        Saham Treasuri / Treasury Shares




52            Kino Indonesia Tbk Laporan Keberlanjutan 2025
Page 55
2025 Sustainability Report Kino Indonesia Tbk   53
Page 56
              Tentang Kino
              About Kino




Wilayah Operasional [GRI 2-1] [POJK 51-C.3]
Operating Areas




                                    1                                     3




                                                             2



                                                                              4


               Wilayah Persebaran Domestik
               Domestic Distribution Area




                 1                                     2         3


                                                      Jawa
          Sumatra                                            Kalimantan
                                                      Java



54    Kino Indonesia Tbk Laporan Keberlanjutan 2025
Page 57
 5




                                                                       6




     4             5                                    6


    Bali &                          Indonesia Bagian Timur
                Sulawesi
Nusa Tenggara                          Eastern Indonesia



                           2025 Sustainability Report Kino Indonesia Tbk   55
Page 58
                     Tentang Kino
                     About Kino




                                                                      19




                                                                               2




                                                                                   10



                                                                                                      42




Wilayah Persebaran Internasional
International Distribution Area




 1.   Afrika Selatan                7     Brunei Darussalam   14.   Inggris             20.   Korea Selatan
      South Africa                                                                            South Korea
                                    8.    Filipina            15.   Iran
 2.   Amerika Serikat                     The Philippines                               21.   Lebanon
      United States of                                        16.   Italia
      America                       9.    Guam                      Italy               22.   Lituania
                                                                                              Lithuania
 3.   Arab Saudi                    10.   Guatemala           17.   Jepang
      Saudi Arabia                                                  Japan               23.   Malaysia
                                    11.   Hong Kong
 4.   Australia                                               18.   Kamboja             24.   Malta
                                    12.   Hungaria                  Cambodia
 5.   Bahrain                             Hungary                                       25.   Myanmar
                                                              19.   Kanada
 6    Bulgaria                      13.   India                     Canada              26    Mauritius




56         Kino Indonesia Tbk Laporan Keberlanjutan 2025
Page 59
                                                                                        33



                               22
14


                      12            40                                                                27

                16              6
35                                  39
                                         21                                                                                        20         17
                     24                                                29                              32
                                                                  15
                                    30
                                                    5

                                                        31    41
                                              3                                                                  11       36
                                                                            13                    18
                                                                                         25

                                              44                                                 37                                                 9
                                                                                                            43
                                                                                                                               8
           28
                                                                                                 23
                                                                                                                      7
                                                                                                      34



                                                                                                                               38



                                                             26


                                                                                                                                          4

                           1




     27.   Mongolia                           33.   Rusia                        38.   Timor Leste                             43.      Vietnam
                                                    Russia
     28.   Nigeria                                                               39.   Turki                                   44.      Yaman
                                              34.   Singapura                          Turkiye                                          Yemen
     29.   Pakistan
                                                    Singapore
                                                                                 40.   Ukraina
     30.   Palestina
           Palestine                          35.   Spanyol                            Ukraine
                                                    Spain
     31.   Qatar                                                                 41.   Uni Emirat Arab
                                              36.   Taiwan                             United Arab Emirates
     32.   Republik Rakyat                                                                                                 menjelaskan bahwa terdapat Entitas
           Tiongkok                           37.   Thailand                     42.   Venezuela                           Anak Perseroan yang berdomisili
                                                                                                                           di negara tersebut.
           People's Republic of                                                                                            indicates that the Company has
           China                                                                                                           a Subsidiary in that particular country.




                                                                                         2025 Sustainability Report Kino Indonesia Tbk                       57
Page 60
                    Tentang Kino
                    About Kino




Perubahan Signifikan [GRI 2-6] [POJK51-C.6]
Significant Changes


Sepanjang tahun 2025, tidak terdapat perubahan signifikan            Throughout 2025, there were no significant changes that
yang berdampak langsung pada operasional, kinerja keuangan,          directly impacted the Company’s operations, financial
maupun tata kelola Perseroan. Kino tetap menjalankan strategi        performance, or governance. Kino continued to implement
bisnis yang telah ditetapkan dengan menjaga stabilitas               its established business strategies by maintaining operational
operasional, meningkatkan efisiensi proses, serta memperkuat         stability, improved process efficiency, and strengthening the
kualitas layanan bagi konsumen.                                      quality of services provided to consumers.




Kegiatan Usaha, Produk Dihasilkan,
dan Rantai Nilai                            [GRI 2-6] [POJK51-C.4]

Business Activities, Manufactured Products, and Value Chain


                                                                               Produk dan Layanan
                                                                              Products and Services
                                                        • Produk Pemeliharaan dan            • Produk Farmasi
                                                          Perawatan Tubuh                    • Produk Makanan dan
                                                        • Produk Minuman                       Perawatan Hewan
                                                        • Produk Makanan                     • Produk Pemeliharaan Rumah
              Kegiatan Usaha                                                                   Tangga
             Business Activities                        • Body Care Products                 • Pharmaceuticals Products
         Perindustrian, perdagangan,                    • Beverage Products                  • Pet Food and Care Products
               distribusi, dan jasa.                    • Food Products                      • Home Care Products
   Industry, trade, distribution, and services.




58         Kino Indonesia Tbk Laporan Keberlanjutan 2025
Page 61
Kino memiliki portofolio lebih dari 30 merek yang telah dikenal luas, baik di pasar domestik maupun internasional.
Kino has a portfolio of over 30 widely recognized brands, both in domestic and international markets.



               Ellips                         Eskulin                         Instance                       Kino Nastar

            Samantha                        Eskulin Kids                     Evergreen                   Snackit Marshmallow

              Sasha                            B&B                             Click                       Snackit Pia 100

              Ovale                           Master                           Malee                         Kino Candy

              Ristra                        Master Kids                    Cap Kaki Tiga                       MAXlife

              Sleek                           Resik V                        Cap Panda                          Perro

            Sleek Baby                       Absolute                         Panther                         Kucingku

             Abstract                         Q-Life                         Segar Sari                          Jojo




                                                                                           Informasi mengenai produk Kino dapat
                                                                                           diakses melalui situs resmi Perseroan di
                                                                                           Information on Kino’s products is accessible
                                                                                           on the Company’s website


                                                                                                 https://kino.co.id/id/brands/




                                                                            2025 Sustainability Report Kino Indonesia Tbk         59
Page 62
                                                         foto xxx
                                                     foto xxx




60   Kino Indonesia Tbk Laporan Keberlanjutan 2025
Page 63
TATA KELOLA
KEBERLANJUTAN
Sustainability Governance




         2025 Sustainability Report Kino Indonesia Tbk   61
Page 64
                     Tata Kelola Keberlanjutan
                     Sustainability Governance




Struktur Tata Kelola dan Pengawasan Keberlanjutan
Governance Structure and Sustainability Supervision



Perseroan berkomitmen untuk menerapkan tata kelola                The Company is committed to implement strong, transparent,
keberlanjutan yang kuat, transparan, dan bertanggung              and responsible sustainability governance as a foundation
jawab sebagai fondasi dalam mewujudkan pertumbuhan                for achieving long-term business growth. Sustainability
usaha jangka panjang. Prinsip-prinsip keberlanjutan secara        principles are consistently integrated into policies, business
konsisten diintegrasikan ke dalam kebijakan, proses bisnis,       processes, and strategic decision-making to ensure that every
dan pengambilan keputusan strategis guna memastikan bahwa         operational activity generates added value for the economy,
setiap aktivitas operasional memberikan nilai tambah bagi         the environment, and society.
ekonomi, lingkungan, dan masyarakat.


Sebagai bagian dari komitmen tersebut, Perseroan terus            As part of this commitment, the Company continues to
memperkuat mekanisme pengawasan dan koordinasi                    strengthen sustainability supervision and coordination
keberlanjutan di seluruh tingkatan organisasi. Upaya ini          mechanisms across all organizational levels. These efforts
diarahkan untuk menjaga akuntabilitas, meningkatkan               are aimed at maintaining accountability, improving
efektivitas implementasi inisiatif ESG, serta memastikan bahwa    the effectiveness of ESG initiative implementation, and
strategi keberlanjutan berjalan sejalan dengan visi dan tujuan    ensuring that the sustainability strategy aligns with the
perusahaan. Dengan pendekatan ini, Perseroan memastikan           Company’s vision and objectives. Through this approach, the
keberlanjutan menjadi bagian dari budaya kerja dan landasan       Company ensures that sustainability becomes an integral part
dalam menciptakan nilai jangka panjang bagi seluruh pemangku      of its work culture and a foundation for creating long-term
kepentingan.                                                      value for all stakeholders.



Penanggung Jawab Keberlanjutan                                    Person in Charge of Sustainability
[GRI 2-11] [POJK51-E.1]                                           [GRI 2-11] [POJK51-E.1]


Direksi merupakan badan tertinggi dalam penerapan tata            The Board of Directors is the highest organ in the Company’s
kelola keberlanjutan Perseroan. Dewan Komisaris, yang             sustainability governance structure. The Board of Commissioners,
dipimpin oleh Presiden Komisaris sebagai pihak non-eksekutif,     led by the President Commissioner as a non-executive
menjalankan fungsi pengawasan independen atas arah                member, carries out independent supervision of the policy
kebijakan dan penerapan tata kelola keberlanjutan oleh Direksi.   direction and the implementation of sustainability governance
Adapun Direksi, yang dipimpin oleh Presiden Direktur sebagai      by the Board of Directors. The Board of Directors, led by
pejabat eksekutif tertinggi, secara kolegial bertanggung jawab    the President Director as the highest executive officer, holds
mengelola isu-isu keberlanjutan dan mengintegrasikannya           collective responsibility for managing sustainability issues and
ke dalam perencanaan dan strategi Perseroan.                      integrating them into the Company’s planning and strategy.


Dalam pelaksanaannya, Direksi didukung oleh Departemen            In its execution, the Board of Directors is supported by
ESG yang dipimpin oleh Head of ESG serta Komite                   the ESG Department, led by the Head of ESG, as well as
Keberlanjutan yang diketuai oleh Ketua Komite. Keanggotaan        the Sustainability Committee, chaired by the Committee
pada kedua organ tersebut ditetapkan oleh Direksi dengan          Chairman. Membership in both organs is determined by the
mempertimbangkan kriteria, kompetensi, dan kebutuhan              Board of Directors, taking into account the Company’s criteria,
Perseroan. Komite Keberlanjutan dibentuk untuk membantu           competencies, and needs. The Sustainability Committee is
Direksi mengintegrasikan prinsip-prinsip keberlanjutan dalam      established to assist the Board of Directors in integrating
kegiatan operasional serta memastikan pelaksanaan inisiatif       sustainability principles into operational activities and ensuring
keberlanjutan berjalan secara terarah dan terukur. Sepanjang      that sustainability initiatives are implemented in a structured
tahun 2025, Komite Keberlanjutan berfokus pada penerapan          and measurable manner. Throughout 2025, the Sustainability
kebijakan ramah lingkungan yang mendukung pengurangan             Committee focused on implementing environmentally friendly
emisi karbon sesuai peta jalan keberlanjutan, serta memantau      policies that support carbon emission reduction in accordance
pencapaian dan dampak inisiatif tersebut guna mendukung           with the sustainability roadmap, as well as monitoring
keberlanjutan jangka panjang Perseroan.                           the achievement and impact of these initiatives to support
                                                                  the Company’s long-term sustainability.




62          Kino Indonesia Tbk Laporan Keberlanjutan 2025
Page 65
Informasi terkait Dewan Komisaris dan                                                    Information on the Board of
Direksi                                                                                  Commissioners and Board of Directors
Susunan Dewan Komisaris per 31 Desember 2025 [GRI 2-9]
Board of Commissioners Composition as of 31 December 2025

                                                 Tanggal Pertama Kali                                                          Dasar Pengangkatan/
          Nama                 Jabatan                Menjabat                        Masa Akhir Jabatan                      Pengangkatan Kembali
          Name                 Position                 Date of First                  End of Office Term                      Basis of Appointment/
                                                        Office Term                                                                 Reappointment

     Rokhmad Sunanto        Presiden             • Sebagai Komisaris                • Sebagai Komisaris          • Sebagai Komisaris Independen: Akta
                            Komisaris              Independen:                        Independen: sampai           No. 15 tanggal 20 Juni 2024 oleh
                            (Komisaris             15 Juni 2022                       dengan RUPS Luar Biasa       Notaris Bastian Harijanto, SH, MKn.
                            Independen)          • Sebagai Presiden                   tanggal 26 Agustus 2025.   • Sebagai Presiden Komisaris (Komisaris
                                                   Komisaris Independen:            • Sebagai Presiden Komisaris   Independen): Akta No. 9 tanggal
                                                   26 Agustus 2025                    (Komisaris Independen):      26 Agustus 2025 oleh Notaris Bastian
                                                                                      sampai dengan ditutupnya     Harijanto, SH, MKn.
                                                                                      RUPS Tahunan Tahun 2027.
                            President            • As Independent                   • As Commissioner            • As Independent Commissioner: Deed
                            Commissioner           Commissioner:                      (Independent                 No. 15 dated 20 June 2024 made before
                            (Independent           11 June 2022                       Commissioner): until         Notary Bastian Harijanto, SH, MKn.
                            Commissioner)        • As Independent President           the Extraordinary GMS on   • As        President        Commissioner
                                                   Commissioner: 26 August            26 August 2025.              (Independent Commissioner): Deed
                                                   2025                             • As Independent President     No. 9 dated 26 August 2025 made before
                                                                                      Commissioner: until          Notary Bastian Harijanto, SH, MKn.
                                                                                      the closing of the Annual
                                                                                      GMS in 2027.
     Agus Sandianto*)       Komisaris                 26 September 2024             Sampai dengan ditutupnya Akta No. 10 tanggal 26 September 2024
                                                                                    RUPS Tahunan Tahun 2027. oleh Notaris Bastian Harijanto, SH, MKn.
                            Commissioner              26 September 2024             Until the closing of the 2027 Deed No. 10 date 26 September 2024 made
                                                                                    Annual GMS.                   before Notary Bastian Harijanto, SH, Mkn.
*)
      Telah mengajukan pengunduran diri pada tanggal 7 April 2026 dan akan efektif setelah memperoleh persetujuan dalam RUPS Tahunan.
*)
      Submitted resignation on 7 April 2026, which will become effective upon approval at the Annual General Meeting of Shareholders.



Susunan Direksi per 31 Desember 2025 [GRI 2-9]
Board of Directors Composition as of 31 December 2025

                                                 Tanggal Pertama Kali                                                          Dasar Pengangkatan/
          Nama                 Jabatan                Menjabat                        Masa Akhir Jabatan                      Pengangkatan Kembali
          Name                 Position                 Date of First                   End of Office Term                     Basis of Appointment/
                                                        Office Term                                                                 Reappointment

     Harry Sanusi           Presiden             • Sebagai Presiden Komisaris: Sampai dengan ditutupnya • Sebagai Presiden Komisaris: Akta
                            Direktur               15 Juni 2022                RUPS Tahunan Tahun 2027.   No. 15 tanggal 20 Juni 2024 oleh
                            President            • Sebagai Presiden Direktur:                             Notaris Bastian Harijanto, SH, MKn.
                            Director               26 Agustus 2025                                      • Sebagai Presiden Direktur: Akta No. 9
                                                                                                          tanggal 26 Agustus 2025 oleh Notaris
                                                                                                          Bastian Harijanto, SH, MKn.
                                                 • Appointed as President Until the closing of the 2027 • As President Commissioner: Deed
                                                   Commissioner: 15 June Annual GMS.                      No. 15 dated 20 June 2024 made before
                                                   2022                                                   Notary Bastian Harijanto, SH, MKn.
                                                 • Appointed as President                               • As President Director: Deed No. 9
                                                   Director: 26 August 2025                               dated 26 August 2025 made before
                                                                                                          Notary Bastian Harijanto, SH, MKn.
     Anggara Andrian        Direktur             28 Mei 2021                                                             Akta No. 15 tanggal 20 Juni 2024 oleh
     Linanda                Director             28 May 2021                                                             Notaris Bastian Harijanto, SH, MKn.
     Budi Susanto           Direktur             28 Mei 2021                                                             Deed No. 15 date 20 June 2024 made
                            Director             28 May 2021                                                             before Notary Bastian Harijanto, SH, Mkn.

     Kurdi Gunawan          Direktur             28 Mei 2021
                            Director             28 May 2021




                                                                                                   2025 Sustainability Report Kino Indonesia Tbk              63
Page 66
                            Tata Kelola Keberlanjutan
                            Sustainability Governance




                                                 Tanggal Pertama Kali                                                          Dasar Pengangkatan/
          Nama                 Jabatan                Menjabat                        Masa Akhir Jabatan                      Pengangkatan Kembali
          Name                 Position                 Date of First                   End of Office Term                     Basis of Appointment/
                                                        Office Term                                                                 Reappointment

     Vebbyna Dewianti       Direktur             16 Januari 2023                    Sampai dengan ditutupnya Akta No. 15 tanggal 20 Juni 2024 oleh
                            Director             16 January 2023                    RUPS Tahunan Tahun 2027.      Notaris Bastian Harijanto, SH, MKn.
     Nurindra               Direktur             8 Juni 2023                        Until the closing of the 2027 Deed No. 15 date 20 June 2024 made
     Prawarianto*)          Director             8 June 2023                        Annual GMS.                   before Notary Bastian Harijanto, SH, Mkn.

*)
      Telah mengajukan pengunduran diri pada tanggal 7 April 2026 dan akan efektif setelah memperoleh persetujuan dalam RUPS Tahunan.
*)
      Submitted resignation on 7 April 2026, which will become effective upon approval at the Annual General Meeting of Shareholders.


Kebijakan Mengenai Pemisahan Peran serta                                                 Policy on the Separation of Roles and
Tanggung Jawab Dewan Komisaris dan Direksi                                               Responsibilities of the Board of Commissioners
[ESG G-03]                                                                               and the Board of Directors [ESG G-03]
Perseroan memastikan adanya pemisahan yang jelas antara                                  The Company ensures a clear separation between the roles
peran Dewan Komisaris sebagai organ pengawas dan Direksi                                 of the Board of Commissioners as the supervisory organ and
sebagai organ pengelola. Dewan Komisaris, yang dipimpin                                  the Board of Directors as the managing organ. The Board of
oleh Presiden Komisaris, menjalankan pengawasan secara                                   Commissioners, led by the President Commissioner, conducts
independen tanpa terlibat dalam aktivitas operasional,                                   independent supervision without involvement in operational
sementara Direksi yang dipimpin oleh Presiden Direktur                                   activities, while the Board of Directors, led by the President
bertanggung jawab atas pengambilan keputusan manajerial                                  Director, is responsible for managerial decision-making and
dan pelaksanaan strategi bisnis. Pemisahan peran ini                                     the execution of business strategies. This separation of roles
bertujuan menjaga objektivitas, mencegah potensi benturan                                is intended to maintain objectivity, prevent potential conflicts
kepentingan, serta memastikan bahwa fungsi pengawasan                                    of interest, and ensure that the supervisory and management
dan manajemen berjalan secara efektif, akuntabel, dan selaras                            functions operate effectively, accountably, and in alignment
dengan prinsip-prinsip GCG.                                                              with the GCG principles.

Keberagaman Dewan Komisaris dan Direksi Tahun 2025 [GRI 3-3, 405-1] [ESG G-01]
Diversity of the Board of Commissioners and Directors in 2025

                     Umur                                       Pria                                  Wanita                             Jumlah
                      Age                                       Male                                  Female                              Total

     Keberagaman Dewan Komisaris
     Diversity of the Board of Commissioners
     >50 Tahun
                                                                      1                                       -                                1
     >50 Years Old
     30-50 Tahun
                                                                      1                                       -                                1
     30-50 Years Old
     <30 Tahun
                                                                      -                                       -                                -
     <30 Years Old
     Jumlah Dewan Komisaris
                                                                      2                                       -                               2
     Total Board of Commissioners
     Rasio Dewan Komisaris (%)
                                                               100.00                                         -                           100.00
     Board of Commissioners Ratio (%)
     Keberagaman Direksi
     Diversity of the Board Director
     >50 Tahun
                                                                      3                                       -                               3
     >50 Years Old
     30-50 Tahun
                                                                      2                                       1                               3
     30-50 Years Old
     <30 Tahun
                                                                      -                                       -                                -
     <30 Years Old
     Jumlah Direksi
                                                                      5                                       1                               6
     Total Board of Directors
     Rasio Direksi (%)
                                                                 83.33                                   16.67                            100.00
     Board of Directors Ratio (%)




64               Kino Indonesia Tbk Laporan Keberlanjutan 2025
Page 67
Proporsi Manajemen Senior yang berasal dari                     Proportion of Senior Management from
Masyarakat Lokal [GRI 202-2]                                    Local Communities [GRI 202-2]
Perseroan berkomitmen untuk memberdayakan tenaga kerja          The Company is committed to empowering the local workforce
lokal dengan mengutamakan rekrutmen talenta dari masyarakat     by prioritizing the recruitment of talent from the communities
setempat pada wilayah tempat Perseroan beroperasi. Hingga       in which it operates. As of the end of the reporting period,
akhir periode pelaporan, sekitar 100,00% posisi manajemen       approximately 100.00% of key management positions across
utama di berbagai lokasi operasional Perseroan diisi oleh       the Company’s operational locations were filled by local
pekerja lokal, baik di Indonesia maupun di Entitas Anak luar    employees, both in Indonesia and in overseas Subsidiaries.
negeri. Komposisi ini mencerminkan komitmen Perseroan           This composition reflects the Company’s commitment to
untuk mendukung pertumbuhan ekonomi lokal, memperkuat           supporting local economic growth, strengthening relationships
hubungan dengan komunitas sekitar, serta membangun              with surrounding communities, and building an organizational
struktur organisasi yang memahami konteks sosial dan budaya     structure that understands the social and cultural context of
di masing-masing wilayah operasional.                           each operational area.


Kehadiran Rapat Dewan Komisaris                                 Attendance at the Board of Commissioners
dan Direksi [ESG G-02]                                          and Board of Directors Meetings [ESG G-02]
Rapat Dewan Komisaris                                           Board of Commissioners Meetings
Sesuai dengan ketentuan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan        In accordance with the regulations of the Financial Services
dan Anggaran Dasar, Dewan Komisaris diwajibkan                  Authority and the Articles of Association, the Board of
menyelenggarakan rapat internal minimal 1 kali dalam 2 bulan    Commissioners is required to hold internal meetings at least
serta rapat gabungan dengan Direksi setidaknya 1 kali dalam     once every 2 months and joint meetings with the Board of
4 bulan. Sepanjang tahun 2025, rapat internal Dewan Komisaris   Directors at least once every 4 months. Throughout 2025,
diselenggarakan sebanyak 7 kali dengan rata-rata persentase     the Board of Commissioners held internal meetings 7 times
kehadiran mencapai 100% serta rapat gabungan dengan             with an average attendance lavel of 100% while joint meetings
Direksi sebanyak 5 kali dengan rata-rata persentase kehadiran   with the Board of Directors were held 5 times with an average
sebesar 100%.                                                   attendance level of 100%.


Rapat Direksi                                                   Board of Directors Meetings
Sesuai dengan ketentuan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan        In accordance with the regulations of the Financial Services
dan Anggaran Dasar, Dewan Komisaris diwajibkan                  Authority and the Articles of Association, the Board of Directors
menyelenggarakan rapat internal 1 kali dalam setiap bulan       is required to hold internal meetings once every month and joint
serta rapat gabungan dengan Dewan Komisaris setidaknya          meetings with the Board of Commissioners at least once every
1 kali dalam 4 bulan. Sepanjang tahun 2025, rapat internal      4 months. Throughout 2025, the Board of Directors were held
Direksi diselenggarakan sebanyak 12 kali dengan rata-rata       internal meetings 12 times with an average attendance level of
persentase kehadiran mencapai 100% serta rapat gabungan         100% while joint meetings with the Board of Commissioners
dengan Dewan Komisaris sebanyak 5 kali dengan rata-rata         were held 5 times with an average attendance level of 100%.
persentase kehadiran sebesar 100%.


Penilaian Kinerja Dewan Komisaris                               Board of Commissioners and Board of Directors
dan Direksi [GRI 2-18] [ESG G-04]                               Performance Evaluation [GRI 2-18] [ESG G-04]
Penilaian Kinerja Dewan Komisaris                               Board of Commissioners Performance Evaluation
Kinerja Dewan Komisaris dalam melaksanakan tugas dan            The performance of the Board of Commissioners in carrying
tanggung jawabnya dievaluasi secara berkala oleh Pemegang       out its duties and responsibilities is periodically evaluated by
Saham melalui RUPS, seiring dengan penyampaian Laporan          the Shareholders through the GMS, along with the submission
Tugas Pengawasan. Evaluasi tersebut bertujuan untuk             of the Supervision Report. The evaluation aims to ensure
memastikan pelaksanaan fungsi pengawasan telah dilakukan        that the supervisory function is implemented effectively and
secara efektif dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.        in accordance with applicable regulations. The assessment
Kriteria penilaian mencakup, antara lain:                       criteria include, among others:
1. Tingkat kehadiran dalam rapat internal maupun rapat          1. Attendance in internal meetings as well as joint meetings
    gabungan dengan Direksi;                                         with the Board of Directors;
2. Pencapaian pelaksanaan tugas dan tanggung jawab 2025;        2. Achievement in carrying out duties and responsibilities
                                                                     in 2025;
3. Kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan              3. Compliance with laws and regulations as well as Company
   serta kebijakan Perseroan;                                        policies;
4. Mengawasi penerapan prinsip-prinsip GCG di Perseroan;        4. Supervision of the implementation of GCG principles within
   serta                                                             the Company; and
5. Kontribusi dalam proses pengawasan serta pemberian           5. Contribution to the supervision process and provision of
   nasihat dan rekomendasi kepada Direksi.                           advice and recommendations to the Board of Directors.


                                                                        2025 Sustainability Report Kino Indonesia Tbk       65
Page 68
                    Tata Kelola Keberlanjutan
                    Sustainability Governance




Penilaian Kinerja Direksi                                         Board of Directors Performance Evaluation
Kinerja Dewan Direksi dalam melaksanakan tugas dan                The performance of the Board of Directors in carrying out its duties
tanggung jawabnya dievaluasi secara berkala oleh Pemegang         and responsibilities is periodically evaluated by the Shareholders
Saham melalui RUPS, seiring dengan penyampaian Laporan            through the GMS, along with the submission of the Annual Report
Tahunan dan Laporan Keuangan Perseroan. Evaluasi ini              and Financial Statements. This evaluation aims to ensure that the
bertujuan memastikan pelaksanaan fungsi dan tanggung jawab        Board of Directors’ functions and responsibilities are carried out
Direksi sesuai dengan kebijakan yang berlaku. Adapun kriteria     in accordance with applicable policies. The assessment criteria for
penilaian Direksi mencakup, antara lain:                          the Board of Directors include, among others:
1. Keuangan dan pasar;                                            1. Finance and market performance;
2. Fokus konsumen;                                                2. Customer focus;
3. Efektivitas kegiatan operasional;                              3. Effectiveness of operational activities;
4. Fokus tenaga kerja; serta                                      4. Workforce focus; and
5. Kepemimpinan, GCG, dan tanggung jawab sosial, khususnya        5. Leadership, GCG, and social responsibility, particularly
    terhadap masyarakat sekitar.                                       toward surrounding communities.


Selama tahun 2025, Direksi menunjukkan kinerja yang baik dan      Throughout 2025, the Board of Directors demonstrated
efektif dalam menjalankan tugas pengurusan dan pengelolaan        good and effective performance in managing and running
Perseroan. Hasil penilaian atas pelaksanaan tugas tersebut        the Company. The results of this performance assessment are
selanjutnya digunakan sebagai acuan untuk:                        subsequently used as a basis to:
1. Memberikan pembebasan tanggung jawab sepenuhnya                1. Grant full discharge of responsibility (acquit et de charge);
    (acquit et de charge);
2. Menentukan struktur dan besaran remunerasi Direksi;            2. Determine the remuneration structure and amount for
    serta                                                            the Board of Directors; and
3. Menetapkan langkah perbaikan yang perlu dilakukan oleh         3. Establish corrective actions that need to be undertaken by
    Direksi untuk periode selanjutnya.                               the Board of Directors for the following period.


Pengembangan Kompetensi Dewan Komisaris                           Board of Commissioners and Board of Directors
dan Direksi [ESG G-05]                                            Competency Development [ESG G-05]
Perseroan mendorong anggota Dewan Komisaris dan Direksi           The Company encourages members of the Board of Commissioners
untuk senantiasa meningkatkan kompetensi dengan memahami          and Board of Directors to continuously improve their competencies
berbagai aspek yang relevan, termasuk perkembangan bisnis,        by understanding various relevant aspects, including business,
keuangan, dan ekonomi, melalui berbagai inisiatif seperti         financial, and economic developments, through different initiatives
membaca literatur, memanfaatkan sumber informasi digital,         such as reading literature, utilizing digital information sources,
serta mengikuti seminar dan forum diskusi, yang sepanjang         and attending seminars and discussion forums, which have
tahun 2025 dilaksanakan secara mandiri oleh masing-masing         been conducted independently by each member of the Board of
anggota Dewan Komisaris dan Direksi.                              Commissioners and Board of Directors throughout 2025.



Pencalonan dan Pemilihan Organ                                    Nomination and Election of the Highest
Tata Kelola Tertinggi [GRI 2-10] [ESG G-06]                       Governance Organs [GRI 2-10] [ESG G-06]

Pencalonan dan pemilihan organ tata kelola tertinggi, yaitu       The nomination and election of the highest governance
Dewan Komisaris dan Direksi mengacu pada Peraturan                organs, namely the Board of Commissioners and the Board of
Otoritas Jasa Keuangan No. 33/POJK.04/2014 serta                  Directors, refer to the Financial Services Authority Regulation
Kebijakan Nominasi yang ditetapkan oleh Komite Nominasi           No. 33/POJK.04/2014 as well as the Nomination Policy
dan Remunerasi. Perseroan memastikan bahwa proses seleksi         established by the Nomination and Remuneration Committee.
berlangsung secara objektif dan transparan melalui mekanisme:     The Company ensures that the selection process is conducted
                                                                  objectively and transparently through the following mechanisms:
1.   Menyerahkan daftar nama calon anggota Dewan Komisaris        1. Submitting the list of candidates for the Board of
     dan Direksi kepada Dewan Komisaris melalui rapat internal;       Commissioners and Board of Directors to the Board of
                                                                      Commissioners through internal meetings;
2. Memilih calon anggota Dewan Komisaris dan Direksi yang         2. Selecting candidates for the Board of Commissioners and
   memenuhi kriteria yang telah ditetapkan;                           Board of Directors who meet the established criteria;
3. Merekomendasikan calon-calon yang dianggap sesuai              3. Recommending suitable candidates for positions on
   untuk posisi di Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan              the Board of Commissioners and Board of Directors to
   kepada Pemegang Saham; serta                                       the Shareholders; and
4. Melantik Dewan Komisaris dan Direksi terpilih berdasarkan      4. Inaugurating the elected Board of Commissioners and Board of
   keputusan Pemegang Saham pada saat pelaksanaan RUPS.               Directors based on the Shareholders’ decision during the GMS.


66          Kino Indonesia Tbk Laporan Keberlanjutan 2025
Page 69
Dalam proses seleksi, Perseroan mempertimbangkan aspek           In the selection process, the Company considers integrity,
integritas, kompetensi, pengalaman, independensi, serta          competence, experience, independence, and diversity aspects
keberagaman untuk memastikan calon yang diajukan memiliki        to ensure that the proposed candidates have the capacity and
kapasitas dan karakter yang selaras dengan kebutuhan             character aligned with the Company’s supervision needs and
pengawasan dan arah strategis Perseroan.                         strategic direction.



Remunerasi Badan Tata Kelola                                     Remuneration of the Sustainability
Keberlanjutan [GRI 2-19, 2-20, 2-21]                             Governance Organ [GRI 2-19, 2-20, 2-21]

Perseroan memberikan remunerasi kepada Dewan Komisaris           The Company provides remuneration to the Board of
dan Direksi sebagai bentuk apresiasi atas pelaksanaan            Commissioners and the Board of Directors as a form of
tugas, tanggung jawab, serta kontribusi mereka dalam             appreciation for the execution of their duties, responsibilities,
pengawasan dan pengelolaan Perseroan, termasuk dalam             and contributions in overseeing and managing the Company,
memastikan integrasi aspek keberlanjutan ke dalam strategi       including ensuring the integration of sustainability aspects
dan kegiatan operasional. Penetapan remunerasi dilakukan         into the Company’s strategy and operational activities.
dengan mempertimbangkan tingkat jabatan, ruang lingkup           The determination of remuneration takes into account the
tanggung jawab, serta kinerja Perseroan secara keseluruhan,      level of position, scope of responsibilities, and the Company’s
dengan tetap mengedepankan prinsip keadilan, transparansi,       overall performance, while upholding the principles of fairness,
dan kepatuhan terhadap ketentuan peraturan perundang-            transparency, and compliance with applicable laws and
undangan yang berlaku.                                           regulations.


Remunerasi Direksi dan Dewan Komisaris ditetapkan                Remuneration for the Board of Directors and Board of
sesuai dengan Anggaran Dasar Perseroan dan mengacu               Commissioners is determined in accordance with the Articles of
pada ketentuan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan                  Association and refers to the provisions of the Financial Services
No. 34/POJK.04/2014 tentang Komite Nominasi dan                  Authority Regulation No. 34/POJK.04/2014 concerning the
Remunerasi Emiten atau Perusahaan Publik. Remunerasi             Nomination and Remuneration Committee of Issuers or Public
diberikan dalam 2 bentuk, yaitu remunerasi tetap yang            Companies. Remuneration is provided in 2 forms, which are
tidak dikaitkan secara langsung dengan kinerja dan risiko,       fixed remuneration, which is not directly linked to performance
meliputi gaji pokok, fasilitas jaminan sosial, serta tunjangan   and risk, including base salary, social security facilities, and
lainnya, serta remunerasi variabel berupa bonus yang             other allowances and variable remuneration, in the form of
mempertimbangkan kinerja Perseroan dan pencapaian target         bonuses, which considers the Company’s performance and the
yang telah ditetapkan. Informasi rinci mengenai besaran          achievement of predetermined targets. Detailed information
remunerasi Direksi dan Dewan Komisaris diungkapkan secara        regarding the remuneration of the Board of Directors and Board of
terpisah dalam Laporan Tahunan 2025.                             Commissioners is disclosed separately in the 2025 Annual Report.


Proses penetapan remunerasi dilakukan melalui evaluasi           The remuneration determination process is conducted
berkala oleh Komite Nominasi dan Remunerasi yang                 through periodic evaluations by the Nomination and
memberikan rekomendasi kepada Pemegang Saham                     Remuneration Committee, which provides recommendations to
berdasarkan analisis jabatan, kinerja, kepatuhan terhadap        the Shareholders based on job analysis, performance,
prinsip tata kelola, serta tanggung jawab strategis masing-      compliance with governance principles, and the strategic
masing organ Perseroan. Dalam proses tersebut, Perseroan         responsibilities of each governance organ. In this process,
tidak menggunakan konsultan eksternal. Kebijakan remunerasi      the Company does not use external consultants.
ditinjau secara periodik guna memastikan keselarasan dengan      The remuneration policy is reviewed periodically to ensure
dinamika bisnis, kemampuan keuangan Perseroan, serta             alignment with business dynamics, the Company’s financial
ketentuan regulator yang berlaku.                                capacity, and applicable regulatory requirements.



Peran Organ Tata Kelola Keberlanjutan                            The Sustainability Governance Organs
dalam Pengelolaan Dampak [GRI 2-12, 2-25]                        Role in Impact Management [GRI 2-12, 2-25]

Direksi Perseroan berperan dalam menetapkan arah kebijakan       The Board of Directors plays a role in setting the direction
keberlanjutan serta mengawasi pengelolaan dampak                 of sustainability policies and overseeing the management
ekonomi, sosial, dan lingkungan yang timbul dari kegiatan        of economic, social, and environmental impacts arising
usaha. Pengawasan tersebut dilakukan melalui pembahasan          from business activities. This supervision is carried out
berkala atas laporan kinerja keberlanjutan, koordinasi dengan    through periodic discussions of sustainability performance
Komite Keberlanjutan, Departemen ESG, serta organ                reports, coordination with the Sustainability Committee, ESG


                                                                         2025 Sustainability Report Kino Indonesia Tbk        67
Page 70
                     Tata Kelola Keberlanjutan
                     Sustainability Governance




pendukung lainnya, guna memastikan implementasi kebijakan         Department, and other supporting bodies, to ensure that
berjalan efektif dan terukur, termasuk dalam merespons isu        policy implementation is effective and measurable, including in
perubahan iklim.                                                  responding to climate change issues.


Dalam rangka pengelolaan dampak, Perseroan memiliki               For impact management, the Company has mechanisms to
mekanisme untuk mengidentifikasi, memantau, dan menangani         identify, monitor, and address potential negative impacts
potensi dampak negatif yang mungkin timbul dari aktivitas         that may arise from operational activities. If negative impacts
operasional. Apabila ditemukan dampak negatif, Perseroan          are identified, the Company takes follow-up actions through
menindaklanjutinya melalui langkah perbaikan dan tindakan         corrective measures in accordance with applicable policies
korektif sesuai dengan kebijakan dan prosedur yang berlaku.       and procedures. Throughout 2025, the Board of Directors did
Sepanjang tahun 2025, Direksi tidak mencatat adanya dampak        not record any significant negative impacts, indicating that the
negatif yang bersifat signifikan, yang menunjukkan bahwa          management of social, environmental, and governance impacts
pengelolaan dampak sosial, lingkungan, dan tata kelola telah      has been consistently implemented.
dilaksanakan secara konsisten.



Pendelegasian Kewenangan dan                                      Delegation of Authority and Reporting
Penanggung Jawab Pelaporan [GRI 2-13, 2-14]                       Responsibility [GRI 2-13, 2-14]

Direksi memastikan setiap aspek pelaksanaan keberlanjutan         The Board of Directors ensures that every aspect of
berjalan   terarah   melalui    mekanisme      pendelegasian      sustainability implementation is carried out in a structured
kewenangan. Komite Keberlanjutan, Departemen ESG,                 manner through a delegation of authority mechanism.
serta organ Perseroan yang ditunjuk menjalankan program           The Sustainability Committee, ESG Department, and other
keberlanjutan, mengelola dampak, dan menjalin komunikasi          designated Company organs implement sustainability
dengan pemangku kepentingan. Dalam penyusunan Laporan             programs, manage impacts, and maintain communication with
Keberlanjutan, Departemen ESG ditunjuk sebagai penanggung         stakeholders. In the preparation of the Sustainability Report, the
jawab utama yang dibantu oleh Komite Keberlanjutan. Laporan       ESG Department is appointed as the primary responsible party,
Keberlanjutan tersebut selanjutnya ditelaah dan disetujui oleh    assisted by the Sustainability Committee. The Sustainability
Direksi sebelum dipublikasikan sebagai bentuk akuntabilitas       Report is subsequently reviewed and approved by the Board of
atas informasi keberlanjutan yang disampaikan kepada              Directors prior to publication as a form of accountability for the
pemangku kepentingan.                                             sustainability information presented to the stakeholders.



Peningkatan Kompetensi Penanggung                                 Sustainability Governance Officers
Jawab Tata Kelola Keberlanjutan [GRI 2-17]                        Competency Development [GRI 2-17]
[POJK51-E.2]                                                      [POJK51-E.2]


Perseroan menyadari bahwa keberhasilan penerapan tata kelola      The Company recognizes that the success of implementing
keberlanjutan sangat bergantung pada kompetensi dan kapasitas     sustainability governance highly depends on the competence
SDM yang melaksanakannya. Oleh karena itu, Perseroan secara       and capacity of the HR responsible for its execution.
konsisten mengembangkan kemampuan penanggung jawab                Therefore, the Company consistently develops the capabilities
keberlanjutan melalui berbagai program pelatihan, pembekalan,     of sustainability officers through a number of different
dan pengembangan keahlian yang relevan. Kegiatan ini difokuskan   training programs, briefings, and relevant skill development
pada Komite Keberlanjutan dan Departemen ESG sebagai              activities. These initiatives are focused on the Sustainability
unit utama pengelola keberlanjutan. Pada tahun 2025, kedua        Committee and the ESG Department as the main units managing
unit tersebut telah mengikuti sejumlah kegiatan peningkatan       sustainability. In 2025, both units participated in a number of
kompetensi sebagaimana diuraikan berikut:                         competency enhancement activities, as detailed below:



                       Topik Pelatihan/Seminar                                               Penyelenggara
                        Training Topic/Seminar                                                 Organizer

 Applying the IFRS Sustainability Disclosure Standards                International Finance Corporation

 Climate Change and Energy Topic Standards                            Indonesia Stock Exchange

 Turning Commitment into Actions                                      Trisakti Sustainability Center

 SDG Ambition Accelerator Indonesia 2024/2025                         Indonesia Global Compact Network




68          Kino Indonesia Tbk Laporan Keberlanjutan 2025
Page 71
Kompetensi terkait Dampak Organisasi                             Competencies related to
                                                                 Organizational Impacts

Untuk mendukung efektivitas tata kelola keberlanjutan,           To support the effectiveness of sustainability governance,
Perseroan memastikan bahwa setiap organ tata kelola memiliki     the Company ensures that each governance organ possesses
kompetensi yang memadai dalam memahami, mengelola, dan           adequate competencies to understand, manage, and oversee
mengawasi dampak ekonomi, sosial, dan lingkungan yang            the economic, social, and environmental impacts arising from
timbul dari kegiatan usaha. Kompetensi tersebut mencakup         business activities. These competencies include the ability to
kemampuan dalam melakukan pengawasan risiko, menilai             monitor risks, assess sustainability opportunities and impacts,
peluang dan dampak keberlanjutan, serta mengarahkan              and guide the Company’s strategies and policies to align with
strategi dan kebijakan Perseroan agar selaras dengan tujuan      long-term objectives and sustainability principles.
jangka panjang dan prinsip keberlanjutan.


Informasi mengenai kompetensi, pengalaman, dan kualifikasi       Information regarding the competencies, experience, and
Dewan Komisaris dan Direksi, termasuk komite pendukungnya,       qualifications of the Board of Commissioners and Board of
telah diungkapkan secara lengkap pada bagian Profil Perusahaan   Directors, including their supporting committees, is fully
dalam Laporan Tahunan 2025 PT Kino Indonesia Tbk.                disclosed in the Company Profile section of the 2025 Annual
                                                                 Report of PT Kino Indonesia Tbk.



Kepatuhan terhadap Hukum dan                                     Compliance with Laws and
Peraturan [GRI 2-27]                                             Regulations [GRI 2-27]

Perseroan     menjalankan     kegiatan  usahanya      dengan     The Company conducts its business operations upholding the
menjunjung tinggi prinsip kepatuhan terhadap hukum dan           principle of compliance with applicable laws and regulations
peraturan perundang-undangan yang berlaku sebagai bagian         as part of implementing good corporate governance. This
dari penerapan tata kelola perusahaan yang baik. Kepatuhan       compliance serves as a foundation for supporting the
tersebut menjadi landasan dalam mendukung pelaksanaan            responsible execution of sustainability practices across all
praktik keberlanjutan secara bertanggung jawab di seluruh lini   operational lines.
operasional.


Sepanjang tahun 2025, Perseroan dan Entitas Anak tidak           Throughout 2025, neither the Company nor its Subsidiaries
menerima sanksi atas ketidakpatuhan terhadap hukum               received any sanctions for non-compliance with laws and
dan peraturan, baik berupa sanksi denda finansial maupun         regulations, whether in the form of financial penalties or
sanksi non-finansial lainnya. Hal ini mencerminkan komitmen      other non-financial sanctions. This reflects the Company’s
Perseroan dalam menjaga kepatuhan hukum secara konsisten         commitment to consistently maintaining legal compliance in
dalam menjalankan aktivitas bisnisnya.                           conducting its business activities.



Pencegahan Korupsi, Benturan                                     Prevention of Corruption,
Kepentingan, dan Kepatuhan                                       Conflicts of Interest, and Compliance
terhadap Persaingan Usaha                                        with Business Competition
[GRI 3-3, 2-15, 205-1, 205-2, 205-3, 206-1] [ESG G-07, G-09]     [GRI 3-3, 2-15, 205-1, 205-2, 205-3, 206-1] [ESG G-07, G-09]


Dalam rangka memastikan praktik bisnis yang berintegritas        To ensure business practices with integrity and in line with
dan sejalan dengan prinsip tata kelola perusahaan yang baik,     good corporate governance principles, the Company is
Perseroan berkomitmen untuk mencegah dan mengelola risiko        committed to preventing and managing risks of corruption,
korupsi, benturan kepentingan, serta perilaku tidak etis dalam   conflicts of interest, and unethical behaviour across all
seluruh kegiatan operasional. Komitmen ini diwujudkan melalui    operational activities. This commitment is realized through the
penerapan kebijakan internal, penguatan pengendalian, serta      implementation of internal policies, strengthening of controls,
pengembangan budaya integritas yang diterapkan secara            and the development of an integrity culture consistently
konsisten di seluruh lini organisasi.                            applied throughout the organization.


Sebagai pedoman utama dalam menjaga objektivitas dan             As the main guideline for maintaining objectivity and integrity
integritas pengambilan keputusan, Perseroan memiliki             in decision-making, the Company has a Conflict of Interest
Kebijakan Benturan Kepentingan (Conflict of Interest Policy)     Policy that applies to all employees, including the Board of
yang berlaku bagi seluruh karyawan, termasuk Dewan               Commissioners and Board of Directors. This policy serves as a




                                                                         2025 Sustainability Report Kino Indonesia Tbk          69
Page 72
                     Tata Kelola Keberlanjutan
                     Sustainability Governance




Komisaris dan Direksi. Kebijakan ini menjadi acuan dalam              reference for identifying, preventing, and managing potential
mengidentifikasi, mencegah, dan mengelola potensi benturan            conflicts of interest that may arise in carrying out duties and
kepentingan yang dapat timbul dalam pelaksanaan tugas dan             business activities, and it regulates prohibitions against all
kegiatan usaha, serta mengatur larangan terhadap segala               forms of corruption, bribery, gratuities, and other actions
bentuk korupsi, penyuapan, gratifikasi, dan tindakan lain             that could compromise the independence and integrity of
yang berpotensi memengaruhi independensi serta integritas             decision-making. The implementation of this policy is part of
pengambilan keputusan. Penerapan kebijakan ini merupakan              the Company’s governance and risk management framework
bagian dari kerangka tata kelola dan pengelolaan risiko               to ensure that all business decisions are made professionally,
Perseroan guna memastikan setiap keputusan bisnis diambil             transparently, and accountably.
secara profesional, transparan, dan akuntabel.


Perseroan melakukan identifikasi dan penilaian risiko korupsi         The Company conducts identification and assessment of
sebagai bagian dari proses manajemen risiko yang diterapkan           corruption risks as part of the risk management process
dalam kegiatan operasional. Penilaian ini mencakup potensi            applied to operational activities. This assessment covers the
terjadinya praktik korupsi, gratifikasi, benturan kepentingan,        potential occurrence of corruption, gratuities, conflicts of
dan penyalahgunaan wewenang yang dapat muncul dalam                   interest, and abuse of authority that may arise in business
pelaksanaan aktivitas usaha. Hasil penilaian risiko tersebut          activities. The results of this risk assessment are used as the
digunakan sebagai dasar dalam penetapan kebijakan,                    basis for developing policy, strengthening internal controls,
penguatan pengendalian internal, serta penyusunan langkah             and designing mitigation measures to minimize the likelihood
mitigasi guna meminimalkan potensi terjadinya pelanggaran.            of violations.


Berdasarkan hasil identifikasi, operasi-operasi yang dinilai          Based on the results of the risk identification, operations
memiliki tingkat risiko terkait korupsi, antara lain aktivitas yang   assessed as having a risk of corruption, include activities
melibatkan pengadaan barang dan jasa, hubungan dengan                 involving the procurement of goods and services, relationships
pihak ketiga, proses perizinan, serta pengambilan keputusan           with third parties, licensing processes, and strategic decision-
strategis yang memiliki potensi benturan kepentingan. Operasi-        making that may present potential conflicts of interest. These
operasi tersebut menjadi fokus pengawasan dan pengendalian            operations are the focus of tight supervision and control to
guna memastikan penerapan prinsip integritas, transparansi,           ensure the consistent application of integrity, transparency,
dan akuntabilitas secara konsisten.                                   and accountability principles.


Untuk memastikan pemahaman dan kepatuhan terhadap                     To ensure understanding and compliance with ethical and
prinsip etika dan integritas, Perseroan secara konsisten              integrity principles, the Company consistently communicates
mengomunikasikan kebijakan pencegahan korupsi kepada                  its anti-corruption policies to all employees. These policies,
seluruh karyawan. Kebijakan tersebut, antara lain mencakup            include the Conflict of Interest Policy and the Code of
Kebijakan Benturan Kepentingan dan Kebijakan Etika yang               Ethics, which serve as behavioural guidelines for conducting
disusun sebagai pedoman perilaku dalam menjalankan                    business activities honestly, transparently, and responsibly.
aktivitas usaha secara jujur, transparan, dan bertanggung             Dissemination and education are carried out through different
jawab. Sosialisasi dan edukasi dilakukan melalui berbagai media       internal media to raise employee awareness of corruption risks
internal guna meningkatkan kesadaran karyawan terhadap                and encourage the application of good corporate governance
risiko korupsi serta mendorong penerapan prinsip tata kelola          principles in daily operational activities.
perusahaan yang baik dalam kegiatan operasional sehari-hari.


Selain pencegahan korupsi dan benturan kepentingan,                   In addition to preventing corruption and conflicts of interest,
Perseroan berkomitmen untuk menjalankan kegiatan usaha                the Company is committed to conducting its business
sesuai dengan prinsip persaingan usaha yang sehat dan                 activities in accordance with the principles of fair competition
peraturan perundang-undangan yang berlaku. Selama tahun               and applicable laws and regulations. Throughout 2025, the
2025, Perseroan tidak terlibat dalam perkara hukum yang               Company was not involved in any legal cases related to unfair
berkaitan dengan praktik persaingan usaha tidak sehat,                business practices, violations of anti-monopoly provisions, or
pelanggaran ketentuan anti-monopoli, maupun perilaku anti-            other anti-competitive behaviour.
persaingan lainnya.


Sebagai langkah lanjutan dalam memperkuat integritas dan              As a further step to strengthen corporate integrity and ethics,
etika perusahaan, pada tahun 2024 Kino telah menyelesaikan            in 2024 Kino completed the development of its Code of
penyusunan Kebijakan Etika. Kebijakan ini berfungsi sebagai           Ethics. This policy serves as a more comprehensive guideline
pedoman yang lebih komprehensif dalam mendorong                       to promote honest, transparent, and responsible behaviour in
perilaku jujur, transparan, dan bertanggung jawab di setiap           all operational activities, while also reinforcing the principles
aktivitas operasional, sekaligus memperkuat prinsip-prinsip           previously established in the Conflict of Interest Policy. The




70          Kino Indonesia Tbk Laporan Keberlanjutan 2025
Page 73
yang sebelumnya telah diatur dalam Kebijakan Benturan                  Code of Ethics encompasses several core principles that form
Kepentingan. Kebijakan Etika mencakup berbagai prinsip                 the foundation for implementing integrity-based business
utama yang menjadi landasan dalam penerapan praktik bisnis             practices within the Company, as outlined below:
berintegritas di Perseroan, sebagaimana diuraikan berikut:


         Transparansi dan                   Perseroan berkomitmen untuk menjaga budaya transparansi dan akuntabilitas dalam semua
         Akuntabilitas                      kegiatan bisnis kami.

         Transparency and                   The Company is committed to keeping a culture of transparency and accountability in all our
         Accountability                     business activities.

         Integritas dan Kejujuran           Perseroan berkomitmen bahwa kejujuran dan integritas adalah nilai-nilai dasar bagi kami.
         Integrity and Honesty              The Company is committed to honesty and integrity as our core values.

                                            Perseroan berkomitmen untuk mengidentifikasi, mengungkapkan, dan mengelola konflik
         Konflik Kepentingan                kepentingan dengan cara yang adil dan transparan.
         Conflict of Interests              The Company is committed to identifying, disclosing, and managing conflict of interests fairly
                                            and transparently.

         Anti-Korupsi dan Suap              Perseroan teguh dalam komitmen untuk memerangi korupsi dan suap.
         Anti-Corruption and Bribery        The Company is steadfast in its commitment to combat corruption and bribery.

                                            Perseroan berkomitmen untuk persaingan yang bebas dan adil, menghindari praktik anti-
         Persaingan yang Adil               persaingan.
         Fair Competition
                                            The Company is committed to free and fair competition, avoiding anti-competition practices.

         Hubungan dengan                    Perseroan berkomitmen untuk memegang standar etika tertinggi dalam semua transaksi bisnis
         Pemasok dan Mitra                  kami, termasuk hubungan dengan pemasok dan mitra.
         Relationships with                 The Company is committed to upholding the highest ethical standards in all our business
         Suppliers and Partners             transactions, including those with suppliers and partners.




Kontribusi Politik [GRI 415-1]                                         Political Contribution [GRI 415-1]

Perseroan memiliki ketentuan yang mengatur netralitas                  The Company has provisions regulating political neutrality in
politik di lingkungan kerja, termasuk larangan bagi karyawan           the workplace, including a prohibition on employees engaging
untuk melakukan aktivitas politik di area kerja, selama hari           in political activities within the work area during designated
dan jam kerja yang telah ditetapkan. Ketentuan tersebut                workdays and hours. These provisions include prohibitions
mencakup larangan penggunaan simbol atau atribut politik,              on the use of political symbols or attributes, expressing
penyampaian aspirasi, sosialisasi, maupun ajakan politik               political views, conducting political campaigns, or soliciting
tertentu di lingkungan Perseroan, serta larangan penggunaan            political support within the Company’s environment, as well as
fasilitas yang disediakan atau dibiayai oleh Perseroan untuk           prohibiting the use of Company-provided or Company-funded
kepentingan politik.                                                   facilities for political purposes.


Sepanjang tahun 2025, Perseroan tidak memberikan                       Throughout 2025, the Company did not give any political
kontribusi politik, baik secara finansial maupun non-finansial,        contributions, either financial or non-financial, to political
kepada partai politik, kandidat, maupun organisasi politik             parties, candidates, or specific political organizations. The
tertentu. Perseroan menghormati hak individu karyawan                  Company respects the individual rights of employees to
dalam menjalankan hak dan kewajiban sebagai warga negara,              exercise their rights and obligations as citizens, provided that
sepanjang dilakukan di luar jam kerja dan tidak menggunakan            such activities occur outside working hours, do not involve
fasilitas Perseroan, serta tetap menjunjung tinggi prinsip             the use of Company facilities, and continue to uphold the
netralitas dan kepatuhan terhadap peraturan perundang-                 principles of neutrality and compliance with applicable laws
undangan yang berlaku.                                                 and regulations.



Komunikasi Masalah Penting [GRI 2-16]                                  Communication on Important Issues [GRI 2-16]

Komunikasi mengenai masalah atau isu penting tidak hanya               Communication regarding important issues or matters does not
berasal dari mekanisme pelaporan operasional, tetapi juga              only comes from operational reporting mechanisms but can also
dapat disampaikan secara langsung kepada Dewan Komisaris               be directly conveyed to the Board of Commissioners and the
dan Direksi sebagai organ tata kelola tertinggi Perseroan.             Board of Directors as the Company’s highest governance organs.




                                                                                2025 Sustainability Report Kino Indonesia Tbk             71
Page 74
                      Tata Kelola Keberlanjutan
                      Sustainability Governance




Isu-isu strategis atau berdampak signifikan tersebut                  Such strategic or significantly impactful issues are subsequently
selanjutnya dibahas melalui rapat internal Dewan Komisaris            discussed in the Board of Commissioners internal meetings or
maupun rapat gabungan dengan Direksi untuk memastikan                 in joint meetings with the Board of Directors to ensure proper
pengawasan dan tindak lanjut yang tepat. Dengan demikian,             supervision and follow-up. Accordingly, communication of
komunikasi masalah penting dikelola melalui jalur formal              important matters is managed through structured formal
tata kelola yang terstruktur, tanpa terbatas pada mekanisme           governance channels, and is not limited to specific reporting
pelaporan tertentu, seperti Sistem Pelaporan Pelanggaran.             mechanisms, such as the Whistleblowing System.

Mekanisme dan Akses untuk Penyampaian Hal Kritis dan Fungsi yang Bertanggung Jawab
Mechanisms and Accesses for Critical Submissions and the Responsible Functions

 Pemangku Kepentingan                                   Akses                              Fungsi Penanggung Jawab
     Stakeholders                                       Access                               Responsible Function

Pemegang Saham                     • Rapat                                     • Corporate Secretary
                                   • Surat Elektronik                          • Investor Relation
The Shareholders                   • Meetings                                  • Corporate Secretary
                                   • Electronic Mails                          • Investor Relation
Pemerintah dan Regulator           • Sosialisasi                               • Corporate Secretary
                                   • Rapat dan Koordinasi                      • Investor Relation
                                                                               • Departemen yang Relevan
Government and Regulator           • Dissemination                             • Corporate Secretary
                                   • Meetings and Coordination                 • Investor Relation
                                                                               • Relevant Departments
Karyawan                           •   Tatap Muka                              Human Capital
                                   •   Town Hall Meeting                       Human Capital
                                   •   Gathering
                                   •   Surat Elektronik
Employees                          •   Face-to-Face
                                   •   Town Hall Meeting
                                   •   Gathering
                                   •   Electronic Mails
Mitra Usaha                        • Gathering                                 • Procurement
                                   • Surat Elektronik                          • Sales
Business Partner                   • Gathering                                 • Procurement
                                   • Electronic Mails                          • Sales
Konsumen                           Call Center                                 Public Relation
Consumer                           Call Center                                 Public Relation
Masyarakat                         • Tatap Muka                                • Public Relation
                                   • Media Komunikasi Elektronik               • Human Capital
                                   • Media Sosial                              • ESG
Public                             • Face-to-Face                              • Public Relation
                                   • Electronic Communication Media            • Human Capital
                                   • Social Media                              • ESG




Mekanisme Mendapatkan Advis dan                                       Mechanisms for Obtaining Advice and
Meningkatkan Kepatuhan [GRI 2-26]                                     Improving Compliance [GRI 2-26]

Perseroan menyediakan mekanisme bagi karyawan dan                     The Company provides mechanisms for employees and
unit kerja untuk memperoleh advis terkait aspek hukum,                work units to obtain advice related to legal, compliance, and
kepatuhan, dan regulasi, baik melalui fungsi internal maupun          regulatory matters, both through internal functions and external
pihak eksternal, serta untuk menyampaikan pertanyaan atau             parties, as well as to submit questions or concerns regarding
kekhawatiran yang berkaitan dengan penerapan kebijakan dan            the implementation of policies and operational standards.
standar operasional. Mekanisme ini bertujuan memberikan               This mechanism aims to provide appropriate guidance and
arahan yang tepat serta meningkatkan kepatuhan terhadap               improve compliance with applicable policies, procedures, and
kebijakan, prosedur, dan standar operasional yang berlaku.            operational standards.




72            Kino Indonesia Tbk Laporan Keberlanjutan 2025
Page 75
Sepanjang tahun 2025, Perseroan telah melaksanakan                  Throughout 2025, the Company carried out a number of
berbagai upaya dan inisiatif, antara lain:                          different efforts and initiatives, including:
1. Membuka saluran komunikasi yang diinformasikan melalui           1. Establishing communication channels promoted through
    situs web, media sosial, dan Laporan Tahunan;                        the Company’s website, social media, and Annual Report;
2. Melakukan konsultasi dan koordinasi dengan instansi              2. Conducting consultations and coordination with government
    pemerintah, termasuk aparat penegak hukum;                           agencies, including law enforcement authorities;
3. Menghadiri sosialisasi yang diselenggarakan oleh regulator,      3. Participating in dissemination programs organized by
    asosiasi, dan organisasi profesi; serta                              regulators, associations, and professional organizations; and
4. Membuat, menerapkan, serta menyempurnakan kebijakan              4. Developing, implementing, and continuously improving
    dan standar prosedur operasi (SOP) internal secara                   internal policies and standard operating procedures
    berkelanjutan.                                                       (SOPs).




Permasalahan Penerapan Keberlanjutan [POJK51-E.5]
Sustainability Implementation Issues

Perseroan menyadari bahwa dalam penerapan tata kelola               The Company recognizes that, in the implementation of
keberlanjutan sepanjang tahun 2025 masih terdapat sejumlah          sustainability governance throughout 2025, several issues and
permasalahan dan tantangan. Salah satu kendala utama yang           challenges remained. One of the main obstacles faced was the
dihadapi adalah belum meratanya pemahaman mengenai                  uneven understanding of sustainability principles, including
prinsip keberlanjutan, termasuk pengelolaan risiko dan peluang      the management of risks and opportunities related to climate
terkait perubahan iklim, baik di internal Perseroan maupun          change, both within the Company and among stakeholders.
di antara pemangku kepentingan.


Untuk mengatasi permasalahan tersebut, Perseroan secara             To address these issues, the Company has gradually conducted
bertahap melaksanakan berbagai program pelatihan dan                a number of training and capacity-building programs on
peningkatan kapasitas terkait penerapan keberlanjutan kepada        sustainability implementation for the management, employees,
manajemen, karyawan, serta pemangku kepentingan. Pelatihan          and stakeholders. These trainings were organized both
tersebut diselenggarakan baik secara internal maupun melalui        internally and through participation in programs facilitated
partisipasi dalam program yang difasilitasi oleh pihak eksternal,   by external parties, as part of efforts to strengthen the
sebagai bagian dari upaya memperkuat implementasi tata              implementation of sustainability governance across all levels
kelola keberlanjutan di seluruh lini organisasi.                    of the organization.




Pengelolaan Risiko dan Strategi Penerapan
Keberlanjutan
Risk Management and Sustainability Implementation Strategy


Pengelolaan Risiko Keberlanjutan                                    Sustainability Risk Management
[POJK51-E.3]                                                        [POJK51-E.3]


Dalam menghadapi dinamika dan perubahan cepat di                    In facing the rapid dynamics and changes in the business
lingkungan bisnis, Perseroan menjadikan pengelolaan risiko          environment, the Company integrates sustainability risk
keberlanjutan sebagai bagian integral dari proses pengambilan       management as a key part of its strategic decision-making
keputusan strategis. Melalui penerapan sistem manajemen             process. Through the implementation of an integrated risk
risiko yang terintegrasi, Perseroan secara berkelanjutan            management system, the Company continuously identifies,
mengidentifikasi, menilai, dan memitigasi berbagai potensi          assesses, and mitigates different potential risks arising from
risiko yang berasal dari faktor internal maupun eksternal,          both internal and external factors, including environmental,




                                                                            2025 Sustainability Report Kino Indonesia Tbk        73
Page 76
                      Tata Kelola Keberlanjutan
                      Sustainability Governance




termasuk risiko lingkungan, sosial, dan tata kelola, sehingga                  social, and governance risks, in order to minimize their
dampaknya terhadap keberlangsungan usaha serta pencapaian                      impact on business going concern and the achievement of
tujuan keberlanjutan dapat diminimalkan.                                       sustainability objectives.


Penerapan pengelolaan risiko keberlanjutan dilakukan                           The implementation of sustainability risk management is
secara menyeluruh di seluruh unit dan divisi bisnis. Setiap                    carried out comprehensively across all business units and
unit berperan aktif dalam mengidentifikasi dan menilai risiko                  divisions. Each unit plays an active role in identifying and
keberlanjutan yang relevan dengan aktivitas operasionalnya,                    assessing sustainability risks relevant to its operational
yang selanjutnya dikoordinasikan dan dibahas bersama                           activities, which are then coordinated and discussed with the
Direksi. Direksi, dengan dukungan Audit Internal, menjalankan                  Board of Directors. The Board of Directors, with the support
peran aktif dalam merumuskan strategi pengelolaan                              of Internal Audit, actively develops strategies for managing
risiko keberlanjutan, memantau efektivitas pengendalian,                       sustainability risks, monitors the effectiveness of controls,
serta menetapkan langkah mitigasi yang diperlukan guna                         and establishes necessary mitigation measures to ensure the
memastikan stabilitas, ketahanan, dan kinerja keberlanjutan                    Company’s stability, resilience, and long-term sustainability
Perseroan dalam jangka panjang.                                                performance.


Informasi lebih lanjut mengenai profil risiko keberlanjutan                    Further information regarding the profile of sustainability risks
dan langkah mitigasi yang diterapkan oleh Perseroan telah                      and the mitigation measures implemented by the Company
diungkapkan secara rinci dalam Laporan Tahunan PT Kino                         is disclosed in detail in the 2025 Annual Report of PT Kino
Indonesia Tbk Tahun 2025.                                                      Indonesia Tbk.


Pengelolaan Risiko terkait Perubahan Iklim dan Mitigasi
Risk Management related to Climate Change and Mitigation
                                                                   Risiko Fisik
                                                                  Physical Risk

                               Indikasi                                                                     Mitigasi
                              Indication                                                                   Mitigation

 Mencakup kejadian cuaca ekstrem, seperti gelombang panas, banjir, dan       Dalam jangka pendek, Perseroan melakukan pencadangan waktu
 badai, serta perubahan jangka panjang meliputi kenaikan permukaan laut      pada jadwal pengiriman dan distribusi guna mengantisipasi potensi
 dan suhu rata-rata. Risiko yang dapat ditimbulkan:                          keterlambatan penerimaan maupun pengiriman barang.
 • Risiko fisik akut, yang dapat merusak infrastruktur fisik dan kerusakan
   fasilitas produksi maupun fasilitas lain yang ada di Perseroan; dan       Dalam jangka menengah dan jangka panjang, Perseroan melakukan
 • Risiko fisik kronis, yang dalam jangka panjang akan menurunkan daya       diversifikasi pemasok/transporter, serta rute rantai pasokan dan
   dukung sumber daya terhadap operasional Perseroan.                        distribusi. Selain itu, Perseroan menyiapkan fasilitas dan infrastruktur
                                                                             pendukung untuk tindakan preventif dan korektif apabila risiko tersebut
                                                                             terjadi, termasuk opsi pemindahan operasional dari area dengan tingkat
                                                                             risiko tinggi apabila diperlukan.
 Encompassing extreme weather events, such as heatwaves, floods,             In the short-term, time reserves are implemented for delivery and
 and storms as well as long-term changes involving rising sea level and      distribution schedules to avoid the risk of delays in receiving or shipping
 average temperature. Below are the risks that may arise:                    goods.
 • Acute physical risk, which damages physical infrastructure, production
   facilities, and other current facilities in the Company; and              In the medium and long term, the Company diversifies suppliers/
 • Chronic physical risk, which in a long term will lessen the carrying      transporters, as well as supply chain and distribution routes; prepares
   capacity of resources of the Company’s operations.                        facilities and infrastructure for preventive and corrective actions when
                                                                             such impact risks occur; and, if necessary, relocates operations from
                                                                             high-risk areas.

                                                                 Risiko Transisi
                                                                 Transition Risk

                               Indikasi                                                                     Mitigasi
                              Indication                                                                   Mitigation

 Risiko transisi terkait proses peralihan ke ekonomi rendah karbon, yang     • Melakukan pendekatan terintegrasi dalam pengelolaan lingkungan,
 memerlukan dukungan pemerintah dan biaya tinggi. Risiko yang dapat            sosial, dan tata kelola (LST), dengan mengacu pada kebijakan serta
 ditimbulkan:                                                                  standar yang berlaku secara nasional maupun global; dan
 • Risiko kebijakan dan hukum, dikaitkan dengan ketentuan                    • Menyusun perencanaan adaptasi terhadap dampak perubahan
    pengungkapan emisi karbon;                                                 iklim, disertai pemantauan dan evaluasi dalam penerapannya untuk
 • Risiko teknologi, berhubungan dengan proses produksi, penggantian           memastikan pengelolaan risiko iklim berjalan efektif, efisien, dan
    produk, dan layanan menjadi rendah karbon;                                 responsif terhadap perubahan kondisi.
 • Risiko pasar, karena kenaikan biaya bahan baku dan bahan baku
    rendah karbon, serta perubahan perilaku konsumen lebih memilih
    produk rendah karbon; dan
 • Risiko reputasi, terkait persepsi terhadap bagaimana Perseroan
    mengelola isu lingkungan dan sosial.




74           Kino Indonesia Tbk Laporan Keberlanjutan 2025
Page 77
 Transition risk, meaning transferring to low-carbon emissions, requires     • Performing an integrated approach in the environmental, social, and
 government support and high cost. Risks that may arise are as follows:        governance (ESG) management by referring to policies with nationally
 • Policy and legal risk, related to provisions on carbon emissions            and globally acclaimed standards; and
   disclosure;                                                               • Preparing adaptation plans against climate change impact with
 • Technology risk, related to production processes, product replacement,      monitoring and evaluation to ensure effective, efficient, and responsive
   and the provision of low-carbon services;                                   climate risk management in the ever-changing condition.
 • Market risk, due to the increasing cost of raw materials and low-carbon
   raw materials and changes in consumer behaviour that prefers
    low-carbon products; and
 • Reputation risk, deals with the perception of how the Company
    manages environmental and social issues.

                                             Risiko yang Berhubungan dengan Indonesia
                                                    Risks Associated with Indonesia

                               Indikasi                                                                     Mitigasi
                              Indication                                                                   Mitigation

 Kegiatan usaha Perseroan dapat mengalami dampak merugikan yang              Memaksimalkan kinerja dari masing-masing jaringan distribusi yang
 disebabkan oleh gangguan pada infrastruktur Indonesia.                      dimiliki oleh Perseroan.
 The Company’s business activities may be adversely impacted by              Maximizing the performance of each distribution network owned by
 disruptions to Indonesia’s infrastructure.                                  the Company.
 Polusi pada sumber air di Indonesia dapat memiliki dampak merugikan         Membangun dan mengoperasikan fasilitas pengolahan air (water
 pada kemampuan Perseroan untuk memproduksi produk yang aman dan             treatment process) untuk digunakan dalam proses produksi, serta fasilitas
 memiliki kualitas tinggi.                                                   pengolahan limbah cair (waste water treatment process) sebagai hasil dari
                                                                             proses produksi pada masing-masing plant Perseroan.
 Pollution of water sources in Indonesia could have a detrimental impact     Building and operating water treatment process facility to be used in
 on the Company’s ability to manufacture safe and high-quality products.     the production process, as well as waste water treatment process facility
                                                                             to manage the effluents resulting from the production process at each of
                                                                             the Company’s plant.




Penerimaan Masukan dan
Penanganan Keluhan [GRI 2-16, 2-25, 2-26]
Feedback Mechanism and Grievance Handling

Perseroan membentuk sistem pelaporan pelanggaran                               The Company has established a whistleblowing system (WBS)
(whistleblowing system/WBS) sebagai sarana untuk melaporkan                    as a channel for reporting suspected violations of policies,
dugaan pelanggaran terhadap kebijakan, prosedur, Kode Etik,                    procedures, the Code of Ethics, or Company Values. Through
atau Nilai-Nilai Perusahaan. Dengan mekanisme ini, Perseroan                   this mechanism, the Company can prevent and follow-up
dapat mencegah dan menindaklanjuti pelanggaran yang dapat                      on violations that may impact the Company’s reputation or
berdampak pada reputasi perusahaan maupun kesejahteraan                        individual well-being. Employees can submit complaints or
individu. Karyawan dapat menyampaikan keluhan atau                             reports through the following channels:
pengaduan melalui media berikut:
1. Aplikasi WhatsApp, dengan nomor telepon 0821 2345 8100;                     1.   WhatsApp apps, at phone number 0821 2345 8100; and
    dan
2. Surat            elektronik,      dengan           alamat                   2. Email, at komite.etik@kinoindonesia.com.
    komite.etik@kinoindonesia.com.


Hingga 31 Desember 2025, Perseroan telah menerima                              As of 31 December 2025, the Company received a total of
sebanyak 4 laporan pengaduan melalui WBS. Seluruh laporan                      4 complaint reports through the WBS. All reports were followed
ditindaklanjuti secara profesional dan objektif melalui                        up professionally and objectively through the following steps:
langkah-langkah sebagai berikut:
1. Melakukan validasi atas laporan yang masuk, dan                             1.   Validating the incoming reports and imposing sanctions on
     memberikan sanksi kepada karyawan yang terbukti                                employees proven to have committed violations; and
     melakukan pelanggaran; serta
2. Melakukan sosialisasi ulang Kebijakan Etika dan Sistem                      2. Re-socializing the Code of Ethics and the Whistleblowing
     Pelaporan Pelanggaran.                                                       System.




                                                                                        2025 Sustainability Report Kino Indonesia Tbk              75
Page 78
                                                         foto xxx
                                                     foto xxx




76   Kino Indonesia Tbk Laporan Keberlanjutan 2025
Page 79
KINERJA
EKONOMI
Economic Performance




        2025 Sustainability Report Kino Indonesia Tbk   77
Page 80
                    Kinerja Ekonomi
                    Economic Performance




Perseroan memandang kinerja ekonomi tidak hanya sebagai            The Company views economic performance not merely as an
upaya untuk membukukan laba, tetapi juga sebagai bagian dari       effort to achieve profit, but also as part of its commitment
komitmen untuk menyeimbangkan pertumbuhan bisnis dengan            to balancing business growth with social and environmental
aspek sosial dan lingkungan. Sepanjang tahun, Perseroan telah      aspects. Throughout the year, the Company has made
berupaya maksimal meningkatkan kinerja ekonomi melalui             every effort to improve economic performance through
penguatan strategi bisnis, efisiensi operasional, serta inovasi    strengthening business strategies, operational efficiency, and
produk yang berkelanjutan. Upaya tersebut dilakukan untuk          sustainable product innovation. These efforts are carried out
menciptakan nilai jangka panjang bagi Pemegang Saham,              to create long-term value for the Shareholders, employees,
karyawan, mitra usaha, dan masyarakat, sekaligus memastikan        business partners, and the community, while ensuring that
bahwa setiap aktivitas operasional memberikan dampak positif       every operational activity contributes positively to sustainable
terhadap pembangunan berkelanjutan.                                development.




Perbandingan Target dengan Realisasi Kinerja [POJK51-F.2]
Comparison of Performance Targets with its Realization


Dari sisi penjualan, Perseroan tetap berhasil mencatatkan          From a sales perspective, the Company successfully
pertumbuhan positif sepanjang tahun 2025, meskipun belum           recorded positive growth throughout 2025, although it has
sepenuhnya mencapai target pertumbuhan yang ditetapkan             not fully achieved the growth target set at the beginning of
di awal tahun. Penjualan Perseroan meningkat sebesar 1,24%,        the year. Sales increased by 1.24%, from Rp4.37 trillion in
dari Rp4,37 triliun pada tahun 2024 menjadi Rp4,42 triliun pada    2024 to Rp4.42 trillion in 2025. This achievement reflects
tahun 2025. Pencapaian ini mencerminkan ketahanan kinerja          the Company’s resilient performance amid market challenges
Perseroan di tengah tantangan pasar dan dinamika kondisi           and evolving economic conditions during the year.
ekonomi sepanjang tahun berjalan.


Kinerja keuangan dan operasional Perseroan turut menunjukkan       The Company’s financial and operational performance also
peningkatan. Laba bersih tercatat meningkat sebesar 41,62%,        showed improvement. Net income increased by 41.62%,
dari Rp88,92 miliar pada tahun 2024 menjadi Rp125,93 miliar        from Rp88.92 billion in 2024 to Rp125.93 billion in 2025.
di tahun 2025. Peningkatan ini merupakan hasil dari upaya          This improvement is the result of the Company’s continuous
berkelanjutan Perseroan dalam berinovasi serta meningkatkan        efforts in innovation and improving production process
efisiensi proses produksi, dengan tetap menjaga kualitas produk.   efficiency, while maintaining product quality.




Perbandingan Target dengan Realisasi Investasi
Keberlanjutan [POJK51-F.3]
Comparison of Target with Realization of Sustainability Investments

Sepanjang tahun 2025, Perseroan mengalokasikan sumber              Throughout 2025, the Company allocated resources to
daya untuk mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan                 support the achievement of the Sustainable Development
Berkelanjutan melalui berbagai inisiatif di bidang lingkungan      Goals through a number of different initiatives in
dan pengembangan sumber daya manusia. Komitmen tersebut            the fields of environment and human resource development.
tercermin dari pengeluaran biaya sebesar Rp2.722 juta yang         This commitment is reflected in expenditures of Rp2,722
dialokasikan untuk kegiatan konservasi sumber daya air sebagai     million allocated for water resource conservation activities
bagian dari upaya pelestarian lingkungan dan pengelolaan           as part of efforts to preserve the environment and manage
sumber daya alam secara berkelanjutan.                             natural resources sustainably.




78          Kino Indonesia Tbk Laporan Keberlanjutan 2025
Page 81
Selain aspek lingkungan, Perseroan juga memberikan                          In addition to environmental aspects, the Company also
perhatian pada pengembangan kualitas sumber daya manusia                    focuses on developing human capital quality through a budget
melalui realisasi anggaran sebesar Rp1.865 juta untuk berbagai              realization of Rp1,865 million for training programs covering
program pelatihan yang mencakup aspek lingkungan, sosial,                   environmental, social, and governance (ESG) aspects for
dan tata kelola (LST) bagi karyawan.                                        employees.




Nilai Ekonomi Diperoleh dan Didistribusikan [GRI 201-1, 201-4]
Economic Value Generated and Distributed

Dalam menjalankan kegiatan bisnisnya, Perseroan tidak hanya                 In conducting its business activities, the Company not only
berfokus pada pencapaian keuntungan, tetapi juga pada                       focuses on achieving profit, but also on creating and distributing
upaya menciptakan dan mendistribusikan nilai ekonomi yang                   economic value that benefits all stakeholders. Throughout
memberikan manfaat bagi seluruh pemangku kepentingan.                       the reporting period, the Company has made effective efforts
Sepanjang periode pelaporan, Perseroan telah berupaya secara                to ensure that the distribution of economic value is carried out
efektif untuk memastikan distribusi nilai ekonomi berjalan                  optimally and equitably, in line with its commitment to inclusive
optimal dan merata, sejalan dengan komitmen terhadap                        and sustainable growth.
pertumbuhan yang inklusif dan berkelanjutan.

                                                                       (dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain / in million Rupiah, unless otherwise stated)


                 Nilai Ekonomi Dihasilkan dan Didistribusikan
                                                                                                        2025                 2024                  2023
                  Economic Value Generated and Distributed

 Nilai Ekonomi Dihasilkan
 Economic Value Generated
 Penerimaan dari Pelanggan
                                                                                                      4,353,667              4,407,507             4,042,775
 Receipt from Customers
 Nilai Ekonomi Didistribusikan
 Economic Value Distributed
 Pembayaran Beban Penjualan, Umum, dan Administrasi dan Kegiatan Operasional Lain
                                                                                                     (1,150,853)             (980,462)             (832,537)
 Payment of Selling, General, and Administrative Expenses and Other Operating Activities
 Pembayaran kepada Pemasok
                                                                                                     (2,140,015)            (2,657,331)            (2,131,715)
 Payment to Suppliers
 Pembayaran kepada Karyawan, Pembelian Aset, Pembayaran Bunga, dan Pembayaran Dividen
                                                                                                       (800,819)             (683,599)              (746,218)
 Payment to Employees, Purchase of Assets, Interest Payment, and Dividend Payment
 Penerimaan dari (Pembayaran) Pajak Penghasilan
                                                                                                        (22,789)                  (3,111)              37,177
 Receipt from (Payment of) Income Tax
 Jumlah
                                                                                                     (4,114,475)          (4,324,502)            (3,673,293)
 Total
 Nilai Ekonomi Ditahan (Jumlah Ekonomi Dihasilkan – Jumlah Ekonomi Didistribusikan)
 Retained Economic Value (Total Economy Generated – Total Value Distributed)
 Jumlah Nilai Ekonomi Ditahan
                                                                                                         239,192                83,004              369,483
 Total Retained Economy




Pembayaran kepada Penyandang Dana                                           Payments to Funders

Pada tahun 2025, Perseroan telah menyetujui pembagian                       In 2025, the Company approved the distribution of dividends to
dividen kepada Pemegang Saham sebesar Rp44.122.204.800,                     the Shareholders amounting to Rp44,122,204,800, equivalent
yang setara dengan sekitar 49,62% dari laba bersih.                         to approximately 49.62% of net profit. Dividend payments were
Pembayaran dividen telah dilakukan pada 11 Juli 2025.                       made on 11 July 2025.



Pembayaran Gaji dan Manfaat kepada                                          Payment of Salary and Benefits to
Karyawan [GRI 201-3]                                                        Employees [GRI 201-3]

Sebagai bentuk komitmen terhadap kesejahteraan karyawan,                    As part of its commitment to employee welfare, the Company
Perseroan memastikan pelaksanaan pembayaran gaji dan                        ensures that salary payments and benefits are administered
pemberian manfaat dilakukan secara adil, tepat waktu, dan                   fairly, timely, and in accordance with applicable regulations.


                                                                                       2025 Sustainability Report Kino Indonesia Tbk                        79
Page 82
                     Kinerja Ekonomi
                     Economic Performance




sesuai dengan peraturan yang berlaku. Pada tahun 2025,             In 2025, the Company paid salaries to employees amounting
Perseroan telah membayarkan gaji kepada karyawan sebesar           to Rp419,352 million, representing an increase of 9.08%
Rp419.352 juta, meningkat sebesar 9,08% dibandingkan               compared to Rp384,461 million in the previous period.
periode sebelumnya yang tercatat sebesar Rp384.461 juta.


Perseroan memberikan program pensiun imbalan pasti bagi            The Company provides a defined benefit pension program for
seluruh karyawan tetap yang mencapai usia pensiun 58 tahun,        all permanent employees who reach the retirement age of
sesuai ketentuan yang berlaku. Program ini dikelola oleh           58, in accordance with applicable regulations. This program is
Dana Pensiun Lembaga Keuangan PT Asuransi Jiwa Manulife            managed by Financial Institution Pension Fund of PT Asuransi
Indonesia. Berdasarkan hasil penilaian aktuaris, penyisihan        Jiwa Manulife Indonesia. Based on actuarial assessments,
imbalan pascakerja hingga 31 Desember 2025 telah memenuhi          post-employment benefit provisions as of 31 December 2025
ketentuan Undang-Undang Ketenagakerjaan. Selain itu,               have complied with the provisions of the Labor Law. In addition,
Perseroan juga mengikuti Program Jaminan Hari Tua (JHT)            the Company participates in the Old-Age Security Program (JHT)
dan Jaminan Pensiun (JP) dari BPJS Ketenagakerjaan, dengan         and Pension Security Program (JP) from BPJS Ketenagakerjaan,
iuran yang dibayarkan bersama oleh karyawan dan perusahaan         with contributions jointly paid by employees and the company in
sesuai Peraturan Pemerintah (PP) No. 84 Tahun 2013.                accordance with Government Regulation (PP) No. 84 of 2013.



Pembayaran kepada Pemasok [GRI 204-1]                              Payment to Suppliers [GRI 204-1]
Dalam implementasi keberlanjutan, Perseroan tidak hanya berfokus   In implementing sustainability, the Company not only focuses on
pada penyediaan produk berkualitas, tetapi juga pada pembangunan   providing quality products, but also on building harmonious and
hubungan yang harmonis dan beretika dengan para pemasok.           ethical relationships with suppliers. By applying transparency
Melalui penerapan prinsip transparansi dan ketepatan waktu dalam   principle and timely payments, the Company seeks to
pembayaran, Perseroan berupaya memperkuat kepercayaan              strengthen trust and foster long-term collaboration throughout
serta menciptakan kolaborasi jangka panjang di sepanjang rantai    the supply chain. In 2025, the Company recorded payments to
pasok. Pada tahun 2025, Perseroan mencatat pembayaran kepada       suppliers amounting to Rp2,140,015 million, representing an
pemasok sebesar Rp2.140.015 juta, mengalami penurunan              decrease compared to Rp2,657,330 million in 2024. Further
dibandingkan tahun 2024 yang tercatat sebesar Rp2.657.330          information on supplier relationship management can be found
juta. Informasi lebih lanjut mengenai pengelolaan hubungan         in the discussion on Commitment to Business Partners on
dengan pemasok dapat dilihat pada pembahasan Komitmen              page 122 of this Sustainability Report.
terhadap Mitra Usaha di halaman 122 Laporan Keberlanjutan ini.



Pembayaran Pajak kepada Pemerintah                                 Tax Payment to the Government
[GRI 3-3, 207-1, 207-2, 207-3, 207-4]                              [GRI 3-3, 207-1, 207-2, 207-3, 207-4]


Sebagai perusahaan terbuka, Perseroan menerapkan pendekatan        As a public company, the Company adopts a taxation approach
perpajakan yang berlandaskan pada prinsip kepatuhan terhadap       based on compliance with the laws and regulations in each
peraturan perundang-undangan yang berlaku di setiap yurisdiksi     jurisdiction where it operates. This approach aligns with
tempat Perseroan beroperasi. Pendekatan ini sejalan dengan         the implementation of good corporate governance as well
penerapan tata kelola perusahaan yang baik serta strategi bisnis   as the Company’s sustainability-oriented business strategy
Perseroan yang berorientasi pada keberlanjutan dan pengelolaan     and prudent risk management. In fulfilling its tax obligations,
risiko secara prudent. Dalam menjalankan kewajiban perpajakan,     the Company does not engage in aggressive practices and
Perseroan tidak melakukan praktik agresif dan senantiasa           consistently prioritizes compliance, transparency, and careful
mengedepankan kepatuhan, transparansi, serta kehati-hatian         decision-making in tax matters.
dalam pengambilan keputusan perpajakan.


Pengelolaan perpajakan Perseroan berada di bawah tanggung          The Company’s tax management is under the responsibility
jawab Divisi Keuangan, yang melaksanakan kewajiban perpajakan      of the Finance Division, which carries out tax obligations in
sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang          accordance with applicable laws and regulations, including
berlaku, termasuk Undang-Undang No. 7 Tahun 2021 tentang           Law No. 7 of 2021 on the Harmonization of Tax Regulations.
Harmonisasi Peraturan Perpajakan. Dalam pelaksanaannya,            In practice, the Finance Division implements internal controls
Divisi Keuangan menerapkan pengendalian internal serta             and conducts periodic evaluations to mitigate potential tax
melakukan evaluasi secara berkala untuk memitigasi risiko          risks. Significant tax issues are managed in a coordinated
perpajakan yang dapat timbul. Isu perpajakan yang bersifat         manner and reported according to the Company’s established
signifikan dikelola secara terkoordinasi dan dilaporkan sesuai     governance mechanisms.
dengan mekanisme tata kelola yang berlaku di Perseroan.



80          Kino Indonesia Tbk Laporan Keberlanjutan 2025
Page 83
Perseroan menjalin komunikasi dan koordinasi secara berkala      The Company maintains regular communication and
dengan otoritas perpajakan, termasuk Kantor Pelayanan Pajak      coordination with tax authorities, including local Tax Service
setempat, melalui kegiatan konsultasi dan klarifikasi guna       Offices, through consultation and clarification activities
memastikan pemenuhan kewajiban perpajakan berjalan sesuai        to ensure that tax obligations are met in compliance with
dengan ketentuan yang berlaku. Keterlibatan ini dilakukan        applicable regulations. This engagement is intended to
sebagai upaya untuk mengelola potensi perbedaan penafsiran       manage potential differences in interpretation and ensure
serta memastikan kepatuhan perpajakan Perseroan secara           the Company’s sustainable tax compliance.
berkelanjutan.


Perseroan tidak diwajibkan untuk menyusun dan memublikasikan     The Company is not required to prepare and publicly disclose
laporan pajak per negara (country-by-country reporting) kepada   country-by-country tax reporting under the prevailing
publik sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Oleh karena itu,    regulations. Therefore, tax information is disclosed in aggregate
pengungkapan informasi perpajakan Perseroan disampaikan          form in the Sustainability Report and Annual Report. In 2025,
secara agregat dalam Laporan Keberlanjutan dan Laporan           the total taxes and other obligations paid by the Company to
Tahunan. Pada tahun 2025, total pajak dan kewajiban lain yang    the government amounted to Rp22,789 million, reflecting the
dibayarkan oleh Perseroan kepada pemerintah tercatat sebesar     Company’s contribution to state revenue.
Rp22.789 juta, yang mencerminkan kontribusi Perseroan
terhadap penerimaan negara.



Investasi untuk Komunitas                                        Community Investment

Perseroan terus menunjukkan kepeduliannya terhadap               The Company continues to demonstrate its concern for
masyarakat dan lingkungan sekitar melalui pelaksanaan            the community and surrounding environment through
program tanggung jawab sosial dan lingkungan. Pada tahun         the implementation of social and environmental responsibility
2025, Perseroan mengalokasikan sebagian nilai ekonomi yang       programs. In 2025, the Company allocated a portion of
diperoleh untuk mendukung berbagai inisiatif sosial dengan       its economic value to support a number of different social
total dana sebesar Rp2.788 juta. Informasi lengkap mengenai      initiatives, with total funding amounting to Rp2,788 million.
realisasi dan program TJSL disampaikan pada halaman 124-130      Complete information on the realization and programs of SER
di dalam Laporan Keberlanjutan ini.                              is presented on pages 124-130 of this Sustainability Report.




Pengaruh Perubahan Iklim terhadap
Finansial Kino [GRI 201-2]
Climate Change Effects to the Company’s Finance

Perubahan iklim tidak hanya berdampak pada lingkungan, tetapi    Climate change not only impacts the environment, but also
juga memengaruhi stabilitas dan kinerja finansial Perseroan.     affects the Company’s financial stability and performance.
Perseroan menyadari bahwa cuaca ekstrem, kenaikan harga          The Company recognizes that extreme weather, rising raw
bahan baku, dan perubahan pola iklim dapat memengaruhi           material prices, and changing climate patterns can influence
profitabilitas serta efisiensi operasional. Hingga akhir tahun   profitability and operational efficiency. As of the end of 2025,
2025, Perseroan belum melakukan penghitungan rinci atas          the Company has not conducted a detailed calculation of
dampak finansial perubahan iklim, namun mencermati anomali       the financial impacts of climate change, but it has observed
cuaca, seperti kekeringan, hujan ekstrem, angin kencang, dan     weather anomalies, such as droughts, extreme rainfall, strong
banjir yang berpotensi mengganggu rantai pasok, produksi,        winds, and floods that have the potential to disrupt supply
distribusi, dan ketersediaan produk di pasar. Di sisi lain,      chains, production, distribution, and product availability in
perubahan iklim juga membuka peluang efisiensi melalui           the market. On the other hand, climate change also presents
penggunaan energi terbarukan. Perseroan secara bertahap          opportunities for efficiency through the use of renewable
meningkatkan kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS)    energy. The Company is gradually increasing the capacity of
di fasilitas produksinya untuk mengurangi ketergantungan         solar power plants (PLTS) at its production facilities to reduce
pada listrik konvensional dan mendukung produksi yang lebih      dependence on conventional electricity and support more
ramah lingkungan.                                                environmentally friendly production.




                                                                         2025 Sustainability Report Kino Indonesia Tbk        81
Page 84
                                                         foto xxx
                                                     foto xxx




82   Kino Indonesia Tbk Laporan Keberlanjutan 2025
Page 85
KINERJA
LINGKUNGAN
Environmental
Performance




        2025 Sustainability Report Kino Indonesia Tbk   83
Page 86
                    Kinerja Lingkungan
                    Environmental Performance




Perseroan menyadari bahwa kegiatan operasionalnya                 The Company recognizes that its operational activities have
menimbulkan dampak terhadap lingkungan dan oleh karena itu        an impact on the environment and is therefore committed
berkomitmen untuk mengelolanya secara bertanggung jawab.          to managing them responsibly. This commitment is
Komitmen tersebut diwujudkan melalui penerapan berbagai           realized through the implementation of various integrated
upaya pengelolaan lingkungan yang terintegrasi, antara lain       environmental management efforts, including the efficient use
penggunaan sumber daya secara efisien, pengelolaan limbah,        of resources, waste management, emissions control, and the
pengendalian emisi, serta penerapan praktik operasional yang      application of environmentally friendly operational practices
ramah lingkungan di seluruh lini bisnis. Pelaporan kinerja        across all business lines. This environmental performance
lingkungan ini disusun sebagai bentuk transparansi kepada         reporting is prepared as a form of transparency to stakeholders
pemangku kepentingan sekaligus sebagai sarana evaluasi            and as a tool for evaluation to drive continuous improvement in
dalam mendorong perbaikan berkelanjutan atas pengelolaan          the Company’s environmental management. [GRI 3-3]
lingkungan Perseroan. [GRI 3-3]




Penggunaan Material
Ramah Lingkungan [GRI 3-3, 301-1, 301-2, 301-3] [POJK51-F.5]
Use of Environmentally Friendly Materials

Sebagai bagian dari komitmen terhadap praktik produksi            As part of its commitment to more sustainable production
yang lebih berkelanjutan, Perseroan secara berkelanjutan          practices, the Company continuously increases the use
meningkatkan penggunaan material ramah lingkungan serta           of environmentally friendly materials and reduces the
mengurangi dampak lingkungan yang timbul dari aktivitas           environmental impact arising from operational activities. This
operasional. Pendekatan ini dilakukan melalui pengelolaan         approach is implemented through more efficient material
material yang lebih efisien di seluruh rantai nilai, mulai dari   management across the entire value chain, from raw material
pengadaan bahan baku hingga distribusi produk. Upaya              procurement to product distribution. Efforts include reducing
tersebut mencakup pengurangan limbah yang berasal dari sisa       waste generated from leftover raw materials, rejected products,
bahan baku, produk tertolak, maupun produk yang dikembalikan      or returned products from consumers, as well as optimizing
konsumen, serta optimalisasi proses bisnis melalui digitalisasi   business processes through digitalization in inventory,
pada tahap persediaan, produksi, dan distribusi guna              production, and distribution stages to improve operational
meningkatkan efisiensi operasional, produktivitas, serta          efficiency, productivity, and environmental management
kualitas pengelolaan lingkungan.                                  quality.


Sejalan dengan pendekatan tersebut, Perseroan secara              In line with this approach, the Company is gradually adopting
bertahap mengadopsi penggunaan material yang lebih aman,          the use of safer, natural, and renewable materials in product and
alami, dan dapat diperbarui dalam pengembangan produk             packaging development. Regarding packaging, the Company
dan kemasan. Pada aspek kemasan, Perseroan menggunakan            uses recycled materials sourced from suppliers, including FSC
kemasan berbahan daur ulang yang diperoleh dari                   (Forest Stewardship Council) and/or PEFC (Programme for
pemasok, antara lain recycled paper packaging bersertifikasi      the Endorsement of Forest Certification)-certified recycled
Forest Stewardship Council (FSC) dan/atau Programme for           paper packaging, and consistently develops new products with
the Endorsement of Forest Certification (PEFC), serta secara      environmentally friendly principles in mind. The use of recycled
konsisten mengembangkan produk-produk baru dengan                 packaging materials is part of the Company’s efforts to increase
mempertimbangkan prinsip ramah lingkungan. Penggunaan             the efficiency of material utilization in production inputs,
material kemasan yang mengandung bahan daur ulang tersebut        particularly in product packaging, supporting circular economy
merupakan bagian dari upaya Perseroan dalam meningkatkan          principles and more responsible resource management.
efisiensi pemanfaatan material yang menjadi input produksi,
khususnya pada kemasan produk, guna mendukung prinsip
ekonomi sirkular dan pengelolaan sumber daya yang lebih
bertanggung jawab.


Pada aspek formulasi produk, Perseroan memanfaatkan               In terms of product formulation, the Company utilizes various
berbagai bahan baku alami dan biodegradable untuk                 natural and biodegradable raw materials to reduce reliance on
mengurangi ketergantungan pada material berbasis sintetis.        synthetic-based materials. These initiatives include the use of
Inisiatif tersebut antara lain penggunaan bahan dasar ampas       soy pulp as the base material for the “Toffu Cat Litter” cat litter




84         Kino Indonesia Tbk Laporan Keberlanjutan 2025
Page 87
kedelai pada produk pasir kucing “Toffu Cat Litter” yang mudah   product, which is easy to clean and naturally biodegradable, as
dibersihkan dan terurai secara alami, serta pemanfaatan          well as the use of natural plant extracts as active ingredients
material alami berupa ekstrak tumbuhan sebagai bahan             in the “Ovale Clay Mask” product. Additionally, the Company
aktif dalam produk “Ovale Clay Mask”. Selain itu, Perseroan      employs natural-based conditioners derived from wheat
menggunakan kondisioner berbasis alami (natural based)           protein and milk protein in hair care products, such as the Ellips
yang berasal dari wheat protein dan milk protein pada produk     Milk Shake Conditioner.
perawatan rambut, seperti Ellips Milk Shake Conditioner.


Perseroan juga memanfaatkan ekstrak tumbuhan asli dalam          The Company also utilizes natural plant extracts in other
berbagai produk lainnya, seperti ekstrak daun sirih untuk        products, such as betel leaf extract in Resik-V Godokan Sirih
produk Resik-V Godokan Sirih dan Sasha Toothpaste, serta daun    and Sasha Toothpaste, as well as grass jelly leaf extract in Cap
cincau untuk produk Cap Panda Cincau. Pada kategori produk       Panda Cincau products. In the baby care product category,
perawatan bayi, Perseroan menggunakan bahan pembersih            the Company uses plant-based cleaning ingredients in Sleek
berbahan dasar tumbuhan pada Sleek Baby Laundry Detergent        Baby Laundry Detergent and Sleek Baby Bottle Nipple &
dan Sleek Baby Bottle Nipple & Accessories Cleanser, yang        Accessories Cleanser, which are biodegradable or naturally
memiliki sifat biodegradable atau mudah terurai secara alami.    decomposable.


Melalui penerapan berbagai inisiatif tersebut, Perseroan         Through the implementation of these initiatives, the Company
berupaya mengurangi dampak lingkungan dari penggunaan            seeks to reduce the environmental impact of material use
material sekaligus mendukung pengembangan produk yang            while supporting the development of more responsible and
lebih bertanggung jawab dan berkelanjutan.                       sustainable products.




Pengelolaan Energi yang Bertanggung Jawab
Responsible Energy Management



Kegiatan operasional Perseroan memerlukan penggunaan             The operational activities of the Company and its Subsidiaries
energi yang berkontribusi terhadap timbulnya emisi gas rumah     require energy consumption, which contributes to greenhouse
kaca (GRK). Sehubungan dengan hal tersebut, Perseroan            gas (GHG) emissions. In this regard, the Company implements
menerapkan pengelolaan energi yang terintegrasi dengan           an integrated energy management system with a focus on
fokus pada peningkatan efisiensi penggunaan energi serta         improving energy efficiency and gradually utilizing renewable
pemanfaatan energi terbarukan secara bertahap. Upaya ini         energy. These efforts are part of the Company’s commitment
dilakukan sebagai bagian dari komitmen Perseroan dalam           to controlling GHG emissions and supporting the achievement
mengendalikan emisi GRK dan mendukung pencapaian target          of its established emission reduction targets. [GRI 3-3]
penurunan emisi yang telah ditetapkan. [GRI 3-3]



Pemakaian Energi [GRI 302-1, 302-2] [POJK51-F.6]                 Energy Consumption [GRI 302-1, 302-2] [POJK51-F.6]

Dalam mendukung kegiatan operasional, Perseroan                  To support its operational activities, the Company utilizes
memanfaatkan berbagai sumber energi. Sumber energi utama         a number of different energy sources. The main sources of
yang digunakan berasal dari listrik yang disuplai oleh PT PLN    energy are electricity supplied by PT PLN (Persero), diesel
(Persero), bahan bakar solar, dan gas sebagai sumber energi      fuel, and gas as non-renewable energy sources. In addition, the
tidak terbarukan. Selain itu, Perseroan juga memanfaatkan        Company also uses biomass and solar panels as part of efforts
biomassa dan panel surya sebagai bagian dari upaya               to increase the use of renewable energy.
meningkatkan penggunaan energi terbarukan.


Seluruh konsumsi energi di Kantor Pusat dan 5 plant Perseroan    All energy consumption at the Head Office and the Company’s
dihitung dan disajikan dalam satuan gigajoule (GJ). Berikut      5 plant is calculated and presented in gigajoules (GJ).
disajikan informasi mengenai jumlah pemakaian energi             The following information provides an overview of the Company’s
Perseroan selama 3 tahun terakhir:                               energy consumption over the past 3 years:




                                                                         2025 Sustainability Report Kino Indonesia Tbk        85
Page 88
                         Kinerja Lingkungan
                         Environmental Performance




Pemakaian Energi di dalam Perseroan berdasarkan Jenis dan Sumber Energi
Energy Consumption in the Company by Type and Source of Energy

                                                                                                                       Pertumbuhan
                                                                                                                          Growth
       Jenis dan Sumber Energi                   Satuan                                                                (2025 : 2024)
                                                                 2025             2024*             2023
      Type and Source of Energy                   Unit
                                                                                                                    Jumlah
                                                                                                                                        %
                                                                                                                     Total

 Tidak Terbarukan
 Non-Renewable
    Solar
                                                     GJ         12,089.02         11,545.24         72,221.66          543.78           4.71
    Diesel Fuel
    Gas
                                                     GJ        122,810.28        112,995.01        123,152.70        9,815.27          8.69
    Gas
    Batubara
                                                     GJ              0.00              0.00              0.00            0.00           N/A
    Coal
 Terbarukan
 Renewable
    Biomassa
                                                     GJ         43,938.58        42,057.58         40,767.88          1,881.00         4.47
    Biomass
    PLTS
                                                     GJ          11,108.19         11,133.90        2,682.84           (25.71)       (0.23)
    Solar Power Plant
 Listrik PT PLN (Persero) [ESG E-03]
                                                     GJ         97,654.77        100,595.31        103,636.21      (2,940.54)        (2.92)
 PT PLN Electricity
 Jumlah
                                                     GJ        287,600.84       278,327.04        342,461.29         9,273.80          3.33
 Total

* Penyajian Kembali. / Restatement.


Konsumsi Energi di Luar Organisasi [GRI 302-2]                           Energy Consumption Outside
                                                                         the Organization [GRI 302-2]

Perseroan memahami pentingnya memantau dan mengelola                     The Company recognizes the importance of monitoring and
konsumsi energi yang terjadi di luar batas operasional organisasi,       managing energy consumption that occurs beyond its operational
khususnya yang berasal dari aktivitas tidak langsung. Dalam hal          boundaries, particularly those arising from indirect activities. In this
ini, konsumsi energi di luar organisasi berkaitan dengan emisi           context, energy consumption outside the organization is associated
Cakupan 3 yang turut memengaruhi total jejak energi Perseroan.           with Emissions Scope 3 that contribute to the Company’s overall
Hingga akhir periode pelaporan, Perseroan mengidentifikasi dan           energy footprint. As of the end of the reporting period, the Company
menghitung konsumsi energi di luar organisasi yang terbatas              has identified and calculated energy consumption outside the
pada kategori perjalanan dinas (business travel). Sepanjang              organization limited to the business travel category. Throughout
tahun 2025, konsumsi energi dari aktivitas tersebut tercatat             2025, energy consumption generated from this activity amounted
sebesar 6.081,96 GJ.                                                     to 6,081.96 GJ.



Rasio Intensitas Konsumsi Energi [GRI 302-3]                             Energy Consumption Intensity Ratio [GRI 302-3]

Perseroan menghitung rasio intensitas konsumsi energi (IKE)              The Company calculates the energy consumption intensity
untuk mengetahui efisiensi penggunaan energi dalam proses                (ECI) ratio to assess the efficiency of energy consumption
produksi. IKE menunjukkan besarnya energi yang diperlukan                in the production process. The ECI indicates the amount of
untuk menghasilkan setiap produk yang dihasilkan (GJ/ton),               energy required to produce each unit of product (GJ/ton),
dengan perhitungan konversi 1 kiloliter setara dengan 1,012 ton.         with a conversion factor of 1 kiloliter equivalent to 1.012 tons.
Berikut perhitungan IKE dalam 3 tahun terakhir:                          The following presents the ECI calculations over the past 3 years:


                                                                                                                        Pertumbuhan
                                                                                                                           Growth
                    Uraian                       Satuan                                                                 (2025 : 2024)
                                                                  2025             2024*              2023
                  Description                     Unit
                                                                                                                      Jumlah
                                                                                                                                         %
                                                                                                                       Total

 Jumlah Energi Terpakai
                                                     GJ        287,600.84        278,327.04         342,461.29          9,273.80         3.33
 Total Energy Used

* Penyajian Kembali. / Restatement.




86             Kino Indonesia Tbk Laporan Keberlanjutan 2025
Page 89
                                                                                                                   Pertumbuhan
                                                                                                                      Growth
                   Uraian                      Satuan                                                              (2025 : 2024)
                                                                 2025            2024*            2023
                 Description                    Unit
                                                                                                                 Jumlah
                                                                                                                                  %
                                                                                                                  Total

 Jumlah Produksi
                                                  Ton           170,163.91      166,906.80      166,468.08         3,257.11       1.95
 Total Production
 Rasio IKE
                                                GJ/Ton                1.69            1.67            2.06            0.02        1.35
 ECI Ratio

* Penyajian Kembali. / Restatement.


Pencapaian Efisiensi Energi dan                                         Achievement in Energy Efficiency and
Pemakaian Energi Terbarukan                                             Renewable Energy Consumption
[GRI 302-4, 302-5] [POJK51-F.7]                                         [GRI 302-4, 302-5] [POJK51-F.7]


Menyadari pentingnya efisiensi dalam penggunaan energi,                 Recognizing the importance of energy efficiency, the Company
Perseroan berkomitmen untuk menekan konsumsi energi                     is committed to reducing excessive energy consumption
berlebih melalui berbagai inisiatif penghematan serta transisi          through different conservation initiatives and a gradual
bertahap menuju pemanfaatan energi terbarukan. Sepanjang                transition toward the use of renewable energy. Throughout
tahun 2025, sejumlah langkah nyata telah diterapkan, di antaranya:      2025, several concrete measures were implemented, including:
1. Peningkatan pemantauan dan pengendalian penggunaan                   1. Improvement of monitoring and control of energy
    energi melalui pemasangan alat monitoring;                              consumption through the installation of monitoring devices;
2. Optimalisasi tata letak fasilitas untuk meningkatkan                 2. Optimization of facility layout to improve energy
    efisiensi penggunaan energi;                                            consumption efficiency;
3. Modifikasi dan peningkatan peralatan produksi untuk                  3. Modification and upgrading of production equipment to
    mendukung efisiensi energi;                                             support energy efficiency;
4. Optimalisasi pengoperasian utilitas dengan teknologi yang            4. Optimization of utility operations using more efficient
    lebih efisien; serta                                                    technology; and
5. Peningkatan efisiensi penggunaan energi melalui                      5. Improvement of energy consumption efficiency through
    pengaturan operasional peralatan pendukung produksi.                    operational adjustments of production support equipment.



Penggunaan Energi Baru dan Terbarukan,                                  Use of New and Renewable Energy and
dan Reduksi Emisi GRK [GRI 305-5]                                       GHG Emission Reduction [GRI 305-5]

Upaya pengendalian perubahan iklim dilakukan Perseroan                  The Company’s climate change mitigation efforts are carried
melalui pemanfaatan energi baru dan terbarukan (EBT) yang               out through the utilization of more environmentally friendly
lebih ramah lingkungan dalam kegiatan operasional.                      renewable energy (RE) in its operations.


Salah satu bentuk implementasi EBT di lingkungan Perseroan              One form of RE implementation within the Company is
adalah pengoperasian PLTS Atap pada fasilitas plant dengan              the operation of PLTS Atap at plant facilities, with an installed
kapasitas terpasang sebesar 3.258,32 kWp dan total produksi             capacity of 3,258.32 kWp and total energy production of
energi mencapai 11.108,19 GJ. Pemanfaatan PLTS Atap tersebut            11,108.19 GJ. The use of these PLTS Atap is capable of replacing
mampu menggantikan sekitar 10,21% konsumsi listrik yang                 approximately 10.21% of electricity consumption previously
sebelumnya bersumber dari PLN.                                          sourced from PLN.


Berdasarkan perhitungan dengan asumsi produksi listrik dari             Based on calculations assuming electricity production from
pembangkit listrik termal, penggunaan PLTS Atap tersebut                thermal power plants, the use of PLTS Atap succeeded in
berhasil menurunkan emisi GRK sebesar 2.684,48 ton                      reducing GHG emissions by 2,684.48 tons of CO2e. Going
CO2e. Ke depan, Perseroan berencana untuk meningkatkan                  forward, the Company plans to gradually increase the use
pemanfaatan PLTS secara bertahap hingga mencapai sekitar                of PLTS to cover around 30%-35% of total electricity needs,
30%-35% dari total kebutuhan daya listrik yang saat ini masih           which are currently still supplied by PT PLN (Persero).
dipenuhi dari PT PLN (Persero).


Selain itu, Perseroan juga menggunakan EBT berbasis                     In addition, the Company also utilizes biomass-based RE,
biomassa, yang berasal dari cangkang kelapa sawit, cangkang             sourced from palm kernel shells, candlenut shells, secang wood,
kemiri, kayu secang, dan kayu chips. Total volume pemakaian             and wood chips. The total biomass usage reached 3,085,224




                                                                                2025 Sustainability Report Kino Indonesia Tbk         87
Page 90
                     Kinerja Lingkungan
                     Environmental Performance




biomassa mencapai 3.085.224 kg, dengan energi yang               kg, generating 43,938.58 GJ of energy, equivalent to 15.28% of
dihasilkan sebesar 43.938,58 GJ, atau setara dengan 15,28%       the Company’s total energy consumption.
dari total konsumsi energi Perseroan.


Penggunaan EBT ini tidak hanya mencerminkan efisiensi energi     The use of RE not only reflects energy efficiency and environmental
dan tanggung jawab lingkungan, tetapi juga menjadi bukti         responsibility, but also demonstrates the Company’s commitment
nyata komitmen Perseroan dalam mendukung pencapaian              to supporting the SDGs, particularly affordable and clean energy.
SDGs, yaitu energi bersih dan terjangkau. Melalui langkah        Through these initiatives, the Company also aims to drive
ini, Perseroan juga berupaya mendorong transisi menuju           the transition toward a more sustainable energy system while
sistem energi yang lebih berkelanjutan sekaligus memberikan      contributing positively to global emission reduction.
kontribusi positif bagi pengurangan emisi global.




Pengendalian Emisi Gas Rumah Kaca
Greenhouse Gas Emission Control


Sebagai bagian dari komitmen terhadap pengendalian               As part of its commitment to climate change mitigation, the
perubahan iklim, Perseroan mendukung target Pemerintah           Company supports the Indonesian Government’s target to
Indonesia untuk menurunkan emisi gas rumah kaca (GRK)            reduce greenhouse gas (GHG) emissions in the industrial
di sektor industri sebagai bagian dari upaya mencapai net zero   sector as part of the effort to achieve net zero emissions (NZE)
emission (NZE) pada tahun 2060. Sejalan dengan komitmen          by 2060. In line with this national commitment, the Company
nasional tersebut, Perseroan secara bertahap menyelaraskan       is gradually aligning its GHG emission management strategies
strategi dan inisiatif pengelolaan emisi GRK dengan arah         and initiatives with the national policy direction toward NZE.
kebijakan nasional menuju NZE. Komitmen tersebut diwujudkan      This commitment is realized through a number of GHG emission
melalui berbagai langkah pengendalian emisi GRK, mulai           control measures, ranging from mapping and inventorying
dari pemetaan dan inventarisasi sumber emisi, pengukuran         emission sources, conducting routine measurement
dan pemantauan secara rutin, hingga penerapan inovasi dan        and monitoring, to implementing green innovations and
teknologi hijau untuk mendukung penurunan emisi GRK secara       technologies to support sustainable GHG emission reductions.
berkelanjutan. [GRI 3-3] [ESG E-06]                              [GRI 3-3] [ESG E-06]




Jumlah Emisi GRK [GRI 305-1, 305-2] [POJK51-F.11]                Total GHG Emissions [GRI 305-1, 305-2] [POJK51-F.11]
[ESG E-01]                                                       [ESG E-01]


Kino secara konsisten melaksanakan perhitungan emisi GRK         Kino consistently calculates the GHG emissions generated
yang dihasilkan dari seluruh fasilitas produksinya. Kegiatan     from all of its production facilities. The calculation activities
perhitungan mencakup Kantor Pusat serta 5 plant, yaitu plant     cover the Head Office as well as all 5 plant: Cikembar, Cikande,
Cikembar, Cikande, Sayung, Pandaan, dan Cidahu. Emisi yang       Sayung, Pandaan, and Cidahu. The emissions are categorized
dihasilkan dikategorikan ke dalam Cakupan 1 dan Cakupan 2,       into Scope 1 and Scope 2, with the following details:
dengan rincian sebagai berikut:
1. Cakupan 1 meliputi emisi GRK dari pemakaian bahan bakar       1. Scope 1 includes GHG emissions from fuel consumption
    (baik dari sumber bergerak dan tidak bergerak) dan emisi        (both mobile and stationary sources) and fugitive emissions
    fugitif dari instalasi pengolahan air limbah (IPAL) dan         from wastewater treatment plants (WWTPs) and cooling
    sistem pendingin; serta                                         systems; and
2. Cakupan 2 meliputi penggunaan listrik yang dipasok            2. Scope 2 covers electricity consumption supplied by
    PT PLN (Persero).                                               PT PLN (Persero).


Selain itu, Perseroan juga mengidentifikasi emisi tidak          In addition, the Company also identified indirect emissions
langsung dari aktivitas perjalanan sales yang menggunakan        from sales travel activities using employees’ personal vehicles
kendaraan pribadi karyawan dalam menjalankan kegiatan            in carrying out operational activities, which are categorized
operasional, yang dikategorikan sebagai Cakupan 3 kategori 6     under Scope 3 Category 6 (Business Travel).
(Business Travel).




88           Kino Indonesia Tbk Laporan Keberlanjutan 2025
Page 91
Hingga akhir tahun 2025, Perseroan masih berada dalam               By the end of 2025, the Company is still in the process
tahap pengembangan kerangka pengukuran kinerja emisi GRK,           of developing a framework for measuring GHG emission
sehingga emisi baseline belum ditetapkan sebagai acuan dalam        performance, so a baseline emission level has not yet been
penilaian pencapaian target penurunan emisi GRK. Meskipun           established as a reference for assessing emission reduction
demikian, Perseroan secara konsisten melakukan evaluasi             targets. Nevertheless, the Company consistently evaluates
kinerja emisi GRK melalui analisis perbandingan data emisi          GHG emission performance by analyzing comparative emission
pada periode pelaporan dengan periode sebelumnya. Analisis          data between the reporting period and previous periods. This
tersebut menjadi dasar dalam penyusunan dan pelaksanaan             analysis serves as the basis for designing and implementing
berbagai langkah mitigasi guna meningkatkan efektivitas             various mitigation measures to enhance the effectiveness of
pengendalian emisi GRK pada periode selanjutnya.                    GHG emission control in subsequent periods.


                                                                                                               Pertumbuhan
                   Uraian                      Satuan                                                             Growth
                                                             2025            2024*            2023              (2025: 2024)
                 Description                    Unit
                                                                                                               Total          %

 Emisi GRK Cakupan 1
 GHG Emission Scope 1
 Emisi Langsung dari Pembakaran Stasioner
                                               ton CO2eq     7,164.93        6,595.25         7,178.94         569.68         8.64
 Direct Emissions from Stationary Combustion
 Emisi Langsung dari Pembakaran Bergerak
                                               ton CO2eq       109.92           110.92         224.22           (1.00)       (0.90)
 Direct Emissions from Mobile Combustion
 Emisi Fugitive Langsung
                                               ton CO2eq    2,608.03         4,928.98          5,013.19     (2,320.95)      (47.09)
 Direct Fugitive Emissions
 Jumlah Emisi Langsung (Cakupan 1)
                                               ton CO2eq    9,882.88         11,635.15       12,416.35      (1,752.27)      (15.06)
 Total Direct Emission (Scope 1)
 Emisi GRK Cakupan 2
 GHG Emission Scope 2
 Emisi Tidak Langsung dari Konsumsi Listrik
 yang Diimpor/Dibeli
                                               ton CO2eq   23,599.90        24,310.53       25,045.42         (710.63)       (2.92)
 Indirect Emissions from Imported/Purchased
 Electricity Consumption
 Penyesuaian Energi Terbarukan (Solar PV)
                                               ton CO2eq   (2,684.48)       (2,690.69)        (648.35)          (6.21)       (0.23)
 Renewable Energy Adjustment (Solar PV)
 Jumlah Emisi Tidak Langsung (Cakupan 2)
                                               ton CO2eq   20,915.42         21,619.84      24,397.06        (704.42)        (3.26)
 Total Indirect Emissions (Scope 2)
 Emisi GRK Cakupan 3
                                               ton CO2eq       418.55                -            N/A          418.55          N/A
 GHG Emission Scope 3
 Jumlah Emisi (Cakupan 1, 2, dan 3)
                                               ton CO2eq    31,216.86       33,254.99        36,813.42      (2,038.14)       (6.13)
 Total Emission (Scope 1, 2 and 3)
 Emisi Biogenik
                                               ton CO2eq     4,677.31         4,477.22        4,342.38         200.09         4.47
 Biogenic Emissions

* Penyajian Kembali. / Restatement.



Pengukuran dan penghitungan emisi GRK dilakukan dengan              The measurement and calculation of GHG emissions are carried
mengacu pada Greenhouse Gas Protocol yang dikembangkan              out with reference to the Greenhouse Gas Protocol developed
oleh WBCSD dan WRI, serta IPCC Guidelines 2006.                     by WBCSD and WRI, as well as the IPCC Guidelines 2006. Based
Berdasarkan hasil penghitungan pada periode pelaporan,              on the calculations for the reporting period, the Company’s
total emisi GRK Perseroan pada tahun 2025 tercatat sebesar          total GHG emissions in 2025 amounted to 31,216.86 ton CO2eq,
31.216,86 ton CO2eq, yang berasal dari emisi GRK kegiatan           comes from operational activities at the Head Office and plant.
operasional di Kantor Pusat dan plant.


Secara tahunan, tingkat emisi GRK Perseroan pada tahun 2025         On an annual basis, the Company’s GHG emission level in
menunjukkan penurunan sebesar sekitar 6,13% dibandingkan            2025 showed a decrease of approximately 6.13% compared
tahun sebelumnya. Kondisi tersebut terutama dipengaruhi             to the previous year. This change was mainly due top the
oleh implementasi strategi transisi energi melalui perubahan        implementation of energy transition strategies, including
penggunaan bahan bakar dari solar ke gas alam terkompresi           the shift in fuel consumption from diesel to compressed
(CNG), serta berkurangnya penggunaan refrigeran sebagai             natural gas (CNG), as well as the reduction in refrigerant use
hasil dari peningkatan kualitas pemeliharaan sistem heating,        due to improvements in the maintenance quality of heating,
ventilation, and air conditioning (HVAC).                           ventilation, and air conditioning (HVAC) systems.


                                                                            2025 Sustainability Report Kino Indonesia Tbk       89
Page 92
                         Kinerja Lingkungan
                         Environmental Performance




Intensitas Emisi GRK [GRI 305-4] [ESG E-02]                            GHG Emissions Intensity [GRI 305-4] [ESG E-02]

Rasio intensitas emisi GRK Perseroan dihitung dengan                   The Company’s GHG emission intensity ratio is calculated
membandingkan total emisi GRK terhadap tingkat produksi dan            by comparing total GHG emissions against the Company’s
pendapatan Perseroan. Perhitungan tersebut menggunakan                 production volume and revenue. The calculation uses a
konversi volume produksi, di mana setiap satuan kiloliter              production volume conversion, where each kiloliter unit is
disetarakan dengan 1,012 ton, guna memastikan konsistensi              equated to 1.012 tons, to ensure consistency in emission
pengukuran intensitas emisi.                                           intensity measurement.



                                                                                                                Pertumbuhan
                                                                                                                   Growth
                     Uraian                            Satuan                                                    (2025:2024)
                                                                      2025         2024*          2023
                   Description                          Unit
                                                                                                               Total         %

                                                      ton CO2eq/
 Nilai untuk Setiap Satuan Pendapatan                 Juta Rupiah
                                                                      0.0072       0.0075         0.0091      (0.0004)       (4.97)
 Value per Unit of Revenue                            ton CO2eq/
                                                     Million Rupiah

 Nilai untuk Setiap Satuan Produksi
                                                     ton CO2eq/Ton     0.183         0.199         0.221       (0.016)       (7.93)
 Value per Unit of Production

* Penyajian Kembali. / Restatement.



Pada tahun 2025, rasio intensitas emisi GRK per satuan                 In 2025, the GHG emission intensity per unit of production
produksi tercatat sebesar 0,183 ton CO2eq/ton, yang                    was recorded at 0.183 ton CO2eq/ton, representing a decrease
menunjukkan penurunan sekitar 7,93% dibandingkan dengan                of approximately 7.93% compared to the previous year.
tahun sebelumnya. Sementara itu, rasio intensitas emisi GRK            Meanwhile, the GHG emission intensity per unit of revenue in
per satuan pendapatan pada tahun 2025 tercatat sebesar                 2025 was recorded at 0.0072 ton CO2eq per million Rupiah.
0,0072 ton CO2eq per juta Rupiah.



Upaya dan Pencapaian Reduksi Emisi                                     GHG Emission Reduction Efforts and
GRK [GRI 305-5] [POJK51-F.12] [ESG E-07]                               Achievements [GRI 305-5] [POJK51-F.12] [ESG E-07]

Pada periode pelaporan, Kino menjalankan sejumlah inisiatif            During the reporting period, Kino implemented several
untuk menekan emisi GRK. Meskipun target reduksi emisi                 initiatives to reduce GHG emissions. Although specific
secara spesifik belum ditetapkan, setiap upaya yang dilakukan          emission reduction targets have not yet been established, each
telah disertai perhitungan potensi penurunan emisi. Sepanjang          effort was accompanied by calculations of potential emission
tahun 2025, fokus utama Perseroan adalah transisi energi               reductions. Throughout 2025, the Company’s main focus was
melalui berbagai inisiatif berikut:                                    energy transition through the following initiatives:
1. Peningkatan efisiensi operasional dan pemeliharaan                  1. Improvement of operational efficiency and equipment
    peralatan untuk mengurangi potensi emisi;                               maintenance to reduce potential emissions;
2. Penggunaan peralatan dan teknologi yang lebih hemat energi;         2. Use of more energy-efficient equipment and technology;
3. Penggantian atau peningkatan sistem pendingin ke                    3. Replacement or upgrading of cooling systems to more
    teknologi yang lebih ramah lingkungan;                                  environmentally friendly technology;
4. Pemanfaatan kembali energi panas sisa dari proses                   4. Reuse of residual heat energy from operational processes;
    operasional; serta                                                      and
5. Optimalisasi penggunaan energi melalui pemanfaatan                  5. Optimization of energy consumption through the recovery
    kembali energi buangan proses produksi.                                 of waste energy from production processes.



Pengendalian Emisi Lain                                                Other Emission Controls

Perseroan secara konsisten mematuhi Peraturan Pemerintah               The Company consistently complies with Government
No. 22 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perlindungan                 Regulation No. 22 of 2021 concerning the Implementation of
dan Pengelolaan Lingkungan Hidup melalui pelaksanaan                   Environmental Protection and Management by conducting
pemantauan rutin terhadap berbagai emisi non-GRK yang                  routine monitoring of non-GHG emissions that may affect
berpotensi memengaruhi kualitas udara ambien.                          ambient air quality.


90             Kino Indonesia Tbk Laporan Keberlanjutan 2025
Page 93
Inventarisasi Emisi Bukan GRK [GRI 305-7]                                     Inventory of Non-GHG Emissions [GRI 305-7]
Sebagai upaya mengendalikan dampak kegiatan operasional                       As part of efforts to control the impact of operational
terhadap kualitas udara, Perseroan melaksanakan pemantauan                    activities on air quality, the Company conducts monitoring and
dan pengukuran kualitas udara ambien terhadap berbagai                        measurement of ambient air quality for a number of different
parameter non-gas rumah kaca (non-GRK), antara lain Nitrogen                  non-greenhouse gas (non-GHG) parameters, including
Oxides (NOx), Sulfur Oxides (SOx), Carbon Monoxide (CO),                      Nitrogen Oxides (NOx), Sulfur Oxides (SOx), Carbon Monoxide
serta debu/partikulat. Pemantauan dilakukan di area sekitar                   (CO), and dust/particulates. Monitoring is carried out in areas
plant, termasuk titik upwind dan downwind, guna memperoleh                    surrounding the plant, including both upwind and downwind
gambaran yang menyeluruh mengenai kondisi kualitas udara                      locations, to obtain a comprehensive overview of ambient
ambien. Seluruh hasil pengukuran didokumentasikan sebagai                     air conditions. All measurement results are documented for
bahan analisis dan dibandingkan dengan baku mutu udara                        analysis and compared against Government-established
ambien yang ditetapkan Pemerintah untuk memastikan kualitas                   ambient air quality standards to ensure that air quality remains
udara ambien tetap berada dalam batas yang dipersyaratkan.                    within the required limits.

Rerata Tertinggi Hasil Pemantauan dan Pengukuran Emisi Bukan GRK
Highest Average Results of Monitoring and Measurement of Non-GHG Emissions

                       Metode                Baku                     2025                           2024                           2023
       Lokasi        Pengukuran              Mutu
      Location       Measurement            Quality        Semester       Semester        Semester       Semester        Semester       Semester
                       Method              Standard           I              II              I              II              I              II

 NOx
 Area Depan
 Pabrik                                                         27.00          22.00           57.40           37.60          13.90          29.00
 Upwind
                       SNI 7119.2-2017         200
 Area Belakang
 Pabrik                                                        42.00           22.40          190.00           41.32          22.90          33.60
 Downwind
 SOx
 Area Depan
 Pabrik                                                        66.00           33.40          102.90          42.00           36.10           32.75
 Upwind
                     SNI 19-7119.7-2017         150
 Area Belakang
 Pabrik                                                        70.00           33.40           101.10         46.29           31.60          29.05
 Downwind
 CO
 Area Depan
 Pabrik                                                      1,839.13       2,600.00       3,245.00         1,609.24       1,347.00        1,574.00
 Upwind
                       6.4-IKGQA-040          10,000
 Area Belakang
 Pabrik                                                        919,56      2,600.00        3,245.00        3,436.00        1,268.00        1,381.00
 Downwind
 Partikulat
 Area Depan
 Pabrik                                                       128.00            97.37         120.58         100.00           85.00          80.00
 Upwind
                       SNI 7119.3-2017         230
 Area Belakang
 Pabrik                                                        112.00          96.00            91.78        103.92           44.78           76.26
 Downwind

Keterangan: / Remarks:
Baku mutu berdasarkan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No. 22 tahun 2021, satuan dalam μg/Nm3. / Quality standard based on PPRI. No. 22 of 2021,
Units in μg/Nm3.



Emisi Mengandung Substansi Penipis Ozon                                       Emissions Containing Ozone-Depleting
[GRI 305-6]                                                                   Substances [GRI 305-6]
Sebagai komitmen dalam melindungi lapisan ozon, Perseroan                     As part of its commitment to protecting the ozone layer,
melakukan pemantauan rutin terhadap emisi yang mengandung                     the Company conducts routine monitoring of emissions
substansi penipis ozon (ozone depleting substances/ODS)                       containing ozone-depleting substances (ODS) every 6 months.
setiap 6 bulan sekali. Pemeriksaan emisi genset mengacu pada                  Generator emissions are checked in accordance with Ministry of
Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK)                        Environment and Forestry Regulation No. 11 of 2021, while Boiler
No. 11 Tahun 2021, sedangkan emisi boiler mengacu pada                        emissions are monitored following Ministry of Environment and




                                                                                        2025 Sustainability Report Kino Indonesia Tbk              91
Page 94
                         Kinerja Lingkungan
                         Environmental Performance




Peraturan Menteri LHK No. 7 Tahun 2007 Lampiran V.                               Forestry Regulation No. 7 of 2007, Appendix V. The Company
Perseroan juga mengidentifikasi sumber emisi yang berpotensi                     also identifies emission sources that potentially contain Ozone-
mengandung ODS dan secara bertahap mengganti sistem                              Depleting Substances (ODS) and has been gradually replacing
pendingin udara berbahan R22 dengan R407C ataupun dengan                         air conditioning systems using R22 refrigerant with R407C
jenis bahan pendingin lainnya yang lebih ramah lingkungan.                       or other more eco-friendly refrigerants. This replacement
Program penggantian ini akan diterapkan di seluruh fasilitas                     program will be implemented across all plant facilities and is
plant dan ditargetkan selesai pada tahun 2029.                                   targeted for completion by 2029.




Pengelolaan Limbah
Waste Management


Kino menerapkan strategi pengelolaan limbah secara bertahap                      Kino implements a gradual waste management strategy
dengan berfokus pada prinsip mengurangi (reduce), pemakaian                      based on the principles of Reduce, Reuse, and Recycle (3R).
kembali (reuse), dan daur ulang (recycle). Melalui pendekatan                    Through this approach, the Company aims to minimize waste
ini, Perseroan berusaha mengurangi penumpukan limbah dari                        accumulation at every stage of production, thereby reducing
kegiatan produksi di setiap tahapannya, guna meminimalkan                        potential environmental pollution and associated GHG
potensi pencemaran lingkungan serta emisi GRK. [GRI 3-3]                         emissions. [GRI 3-3]



Jenis Limbah dan Pengelolaan                                                     Types of Waste and Their Impact
Dampaknya [GRI 306-1, 306-2, 306-3] [POJK51-F.13, F.14]                          Management [GRI 306-1, 306-2, 306-3] [POJK51-F.13, F.14]

Aktivitas operasional Perseroan menghasilkan 2 jenis limbah,                     Kino’s operational activities generate 2 types of waste,
yaitu limbah berbahaya dan beracun (B3) dan limbah non-B3.                       hazardous and toxic waste (B3) and non-B3 waste. Both
Limbah tersebut dikelola dengan efektif dan bertanggung jawab                    types of waste are managed responsibly and effectively to
guna menghindari adanya dampak negatif bagi lingkungan                           prevent negative impacts on the environment and surrounding
dan masyarakat sekitar. Adapun proses pengelolaan limbah                         communities. The Company's waste management process is
Perseroan diuraikan sebagai berikut:                                             outlined as follows:



     Jenis Limbah                                                        Upaya Pengelolaan Limbah
     Type of Waste                                                       Waste Management Efforts

 Limbah B3                      Perseroan membuang limbah di tempat penampungan sementara (TPS) dan menyerahkan kepada pihak ketiga yang
 B3 Waste                       memiliki izin dari Kementerian Lingkungan Hidup untuk diangkut ke luar area plant, dan diolah di fasilitas yang dimiliki
                                pihak ketiga tersebut.
                                The Company disposes of waste at a temporary storage facility (TPS) and hands it over to a third party licensed by the
                                Ministry of Environment to be transported outside the plant area and treated at the third party’s facilities.

 Limbah Non-B3                  Perseroan membuang limbah di TPS dan menyerahkan kepada pihak ketiga, termasuk Bank Sampah yang dikelola atau
 Non-B3 Waste                   didaur ulang oleh masyarakat di sekitar wilayah operasional plant.
                                The Company disposes of waste at the TPS and hands it over to third parties, including Waste Banks managed or recycled
                                by communities surrounding the plant's operational areas.




                                                                                                                         Pertumbuhan
                                                     Limbah yang Dihasilkan
                                                                                                                            Growth
       Total Limbah                                     Waste Generated
                                                                                                                         (2025 : 2024)
       Total Waste
                                          2025                   2024*                   2023*                     Ton                      %

 Jumlah Limbah B3
                                         1,261.75                1,002.14                 585.11                 259.61                    25.91
 Total B3 Waste

* Penyajian Kembali. / Restatement.




92             Kino Indonesia Tbk Laporan Keberlanjutan 2025
Page 95
                                                                                                          Pertumbuhan
                                                 Limbah yang Dihasilkan
                                                                                                             Growth
       Total Limbah                                 Waste Generated
                                                                                                          (2025 : 2024)
       Total Waste
                                       2025                2024*             2023*                  Ton                       %

 Jumlah Limbah Non-B3
                                      2,258.69            2,368.29           2,141.72             (109.60)                (4.63)
 Total Non-B3 Waste

 Jumlah Limbah
                                      3,520.44            3,370.43           2,726.83               150.01                    4.45
 Total Waste

* Penyajian Kembali. / Restatement.



Seluruh limbah B3 yang dihasilkan telah dikelola secara               All hazardous and toxic waste generated has been managed
bertanggung jawab, di mana 100% limbah diserahkan dan                 responsibly, with 100% of the waste being handed over and
diolah oleh pihak ketiga yang memiliki izin resmi sesuai dengan       processed by officially licensed third parties in accordance with
ketentuan yang berlaku. Sementara itu, sebesar 68,63% limbah          applicable regulations. Meanwhile, 68.63% of the Company's
non-B3 Perseroan telah dialihkan dari pembuangan melalui              non-hazardous and toxic waste has been diverted from disposal
kegiatan daur ulang dan pemanfaatan kembali.                          through recycling and reuse processes.


Sebagai bagian dari komitmen dalam pengelolaan lingkungan             As part of its commitment to responsible environmental
yang bertanggung jawab, Perseroan melaksanakan berbagai               management, Kino implements a number of waste management
inisiatif pengelolaan sampah untuk mengurangi timbulan                initiatives to reduce waste generation. These initiatives include
limbah di lingkungan. Inisiatif tersebut meliputi sosialisasi         internal awareness campaigns – conducted through internal
melalui media internal guna meningkatkan kesadaran karyawan           media to educate employees about the impact of waste and to
terhadap dampak limbah yang dihasilkan dan mendorong                  promote individual responsibility in the workplace, including
tanggung jawab individu di kantor melalui penyediaan fasilitas        providing waste segregation facilities on each floor of the Head
pemilahan sampah di setiap lantai di Kantor Pusat.                    Office.


Selain itu, Perseroan juga menyelenggarakan lomba pemilahan           In addition, the Company also organizes a household waste
sampah rumah tangga bagi karyawan, di mana sampah yang                segregation competition for employees, where the segregated
telah dipilah disetorkan ke Bank Sampah atau industri daur            waste is submitted to Waste Banks or recycling industries
ulang di sekitar lingkungan tempat tinggal karyawan. Kegiatan         located near employees’ residential areas. This initiative aims to
ini bertujuan untuk mendorong penerapan praktik pemilahan             encourage the implementation of waste segregation practices
sampah tidak hanya di tempat kerja, tetapi juga di rumah,             not only in the workplace, but also at home, thereby fostering
sehingga membangun kebiasaan keberlanjutan yang lebih luas.           broader sustainability habits.


Sebagai hasil dari inisiatif tersebut, sepanjang periode pelaporan    As a result of these initiatives, during the reporting period,
Perseroan berhasil mengumpulkan 3.813 kg sampah bernilai              the Company successfully collected 3,813 kg of economically
ekonomi, yang terdiri dari plastik, karton, kaleng, kaca, dan jenis   valuable waste, including plastics, cardboard, cans, glass, and
sampah anorganik lainnya untuk disalurkan ke industri daur ulang.     other inorganic materials, which were channeled to recycling
Ke depan, Perseroan akan terus melanjutkan dan mengembangkan          industries. The Company plans to continue and expand this
program ini guna memperluas dampak positif terhadap lingkungan.       program to further increase its positive environmental impact.


Sebagai bagian dari transisi menuju penerapan ekonomi                 As part of its transition toward an inclusive circular economy,
sirkular yang inklusif, Perseroan juga menjalankan berbagai           the Company has implemented several waste management
inisiatif pengelolaan sampah, di antaranya:                           initiatives, including:
1. Pemanfaatan kembali limbah produksi, khususnya                     1. Reutilization of production waste – Specifically for Ellips
     pada produk Ellips, di mana limbah gelatin dari proses                products, gelatin waste from the production of vitamin hair
     pembuatan cangkang kapsul vitamin rambut didaur ulang                 capsule shells is recycled and reused as raw material for new
     dan digunakan kembali sebagai bahan baku pembuatan                    capsule shells. In 2025, 1.50% of total gelatin production
     cangkang baru. Pada tahun 2025, sebanyak 1,50% dari                   was successfully recycled. The Company continues
     total produksi gelatin telah berhasil didaur ulang. Perseroan         research and development efforts to increase this rate,
     terus melakukan penelitian dan pengembangan untuk                     aiming to reduce waste and enhance the sustainability of
     meningkatkan angka tersebut guna mengurangi limbah dan                the production process;
     memperkuat keberlanjutan proses produksi;




                                                                              2025 Sustainability Report Kino Indonesia Tbk          93
Page 96
                     Kinerja Lingkungan
                     Environmental Performance




2. Perseroan mengoptimalkan pengelolaan limbah Simplicia           2. The Company optimizes the management of Simplicia
   sebagai bagian dari upaya pengurangan sampah ke landfill.          waste as part of its efforts to reduce waste sent to landfills.
   Limbah Simplicia dari Plant Pandaan dikirim ke fasilitas           Simplicia waste from the Pandaan Plant is transported to
   Sayung untuk dimanfaatkan sebagai bahan bakar boiler.              the Sayung facility to be utilized as boiler fuel. Meanwhile,
   Sementara itu, limbah Simplicia dari Plant Cikande dikirim         Simplicia waste from the Cikande Plant is delivered to
   ke Solusi Bangun Indonesia (sebelumnya dikenal sebagai             Solusi Bangun Indonesia (previously known as Holcim
   Holcim Indonesia) untuk diolah menjadi Refuse-Derived              Indonesia) for processing into Refuse-Derived Fuel (RDF),
   Fuel (RDF), yang digunakan sebagai bahan bakar alternatif          which is used as an alternative fuel in cement production.
   dalam proses produksi semen. Selain pemanfaatan sebagai            In addition to its use as an alternative energy source, the
   energi alternatif, Perseroan juga terus berinovasi dalam           Company continues to innovate in the management of
   pengelolaan limbah Simplicia. Saat ini, sedang dilakukan           Simplicia waste. Currently, trials are being conducted
   uji coba untuk mengolah limbah tersebut menjadi kompos             to process this waste into compost and animal feed, in
   maupun pakan ternak, guna mendukung prinsip ekonomi                support of circular economy principles and environmental
   sirkular dan keberlanjutan lingkungan;                             sustainability;
3. Pengurangan dimensi dan berat kemasan plastik produk            3. Reduction of dimensions and weight of plastic product
   sebanyak 25,10 ton, serta pengurangan kemasan kertas               packaging by 25.10 tons, and reduction of paper
   hingga 124,70 ton pada tahun 2025, sebagai langkah untuk           packaging by up to 124.70 tons in 2025, as part of
   menekan volume limbah dari produk yang beredar di pasar.           efforts to minimize waste from products in circulation.
   Inisiatif ini dijalankan sejalan dengan Peraturan Menteri          This initiative aligns with Minister of Environment and
   LHK No. P.75 Tahun 2019 tentang Peta Jalan Pengurangan             Forestry Regulation No. P.75 of 2019 on the Roadmap for
   Sampah oleh Produsen; serta                                        Waste Reduction by Producers; and
4. Peningkatan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam          4. Increasing public awareness and participation in waste
   pengelolaan sampah, antara lain melalui pelaksanaan                management, among others through the implementation
   kegiatan Kino Peduli Alam. Kegiatan ini dilaksanakan               of Kino Peduli Alam program. This activity was conducted in
   di 4 area operasional Kino (Plant Cikembar, Plant Cikande,         4 operational areas (Cikembar Plant, Cikande Plant, Sayung
   Plant Sayung, dan Plant Pandaan) pada Agustus-Oktober              Plant, and Pandaan Plant) between August-October 2025
   2025 dengan tujuan memperkuat kepedulian lingkungan                with aim to strengthen environmental awareness and
   dan mendorong praktik pengelolaan sampah yang lebih                encourage more responsible waste management practices
   bertanggung jawab di tingkat komunitas.                            at the community level.



Penanganan Tumpahan [POJK51-F.15]                                  Spill Handling [POJK51-F.15]

Selama tahun 2025, tidak terdapat insiden tumpahan limbah          Throughout 2025, Kino reported no incidents of B3 or non-B3
B3 dan non-B3 yang menyebabkan pencemaran, baik di Kantor          waste spills that resulted in environmental pollution, either at
Pusat maupun di seluruh fasilitas plant Kino.                      the Head Office or across all plant facilities.




Pengelolaan Penggunaan Air dan Efluen
Management of Water Use and Effluent


Pengelolaan Penggunaan Air                                         Management of Water Use
[GRI 3-3, 303-1, 303-2]                                            [GRI 3-3, 303-1, 303-2]


Dalam menjalankan kegiatan operasional, Perseroan                  In its operations, the Company utilizes freshwater as
menggunakan air tawar sebagai sumber utama. Kebutuhan              the main water source. Water needs at the Head Office are
air di Kantor Pusat dipenuhi melalui pasokan perusahaan            met through the local water supply utility (PDAM), while
daerah air minum (PDAM), sementara kebutuhan air                   water requirements at the plant facilities are sourced from
di fasilitas plant diperoleh dari sumber air tanah yang memiliki   licensed groundwater and, if necessary, supplemented
izin resmi serta, apabila diperlukan, dari pembelian tambahan      through purchases from clean water suppliers. The Company
melalui perusahaan penyedia air bersih. Perseroan berupaya         ensures that all water withdrawals are conducted responsibly,
memastikan bahwa seluruh pengambilan air dilakukan secara          taking into account licensing requirements, environmental




94          Kino Indonesia Tbk Laporan Keberlanjutan 2025
Page 97
bertanggung jawab dengan memperhatikan ketentuan                   carrying capacity, and the sustainable availability of water for
perizinan, daya dukung lingkungan, serta keberlanjutan             surrounding communities.
ketersediaan air bagi masyarakat sekitar.


Sejalan dengan komitmen menjaga kualitas lingkungan,               In line with its commitment to maintaining environmental
Perseroan juga mengelola efluen yang dihasilkan dari kegiatan      quality, the Company also manages effluents generated
operasional melalui proses pengolahan sesuai dengan baku           from operational activities through treatment processes that
mutu yang ditetapkan oleh Pemerintah. Seluruh efluen diolah        comply with Government quality standards. All effluents are
menggunakan instalasi pengolahan air limbah sebelum                treated using wastewater treatment installations before being
dilepas ke lingkungan. Pengelolaan ini dilakukan untuk             released into the environment. This management ensures that
memastikan kualitas efluen memenuhi ketentuan yang berlaku         effluent quality meets regulatory requirements and minimizes
serta meminimalkan potensi dampak terhadap lingkungan              potential impacts on the surrounding environment and
dan ekosistem di sekitar area operasional. Upaya tersebut          ecosystems. These efforts reflect the Company’s commitment
mencerminkan komitmen Perseroan dalam menerapkan                   to responsible and sustainable water resource management.
pengelolaan sumber daya air yang bertanggung jawab dan
berkelanjutan.


Volume Penarikan dan Pemakaian Air                                 Volume of Water Withdrawal and Use
[GRI 303-3, 303-5] [POJK51-F.8] [ESG E-04]                         [GRI 303-3, 303-5] [POJK51-F.8] [ESG E-04]
Perseroan menggunakan air di setiap fasilitas plant untuk          The Company utilizes water at each of its plant facilities to
mendukung kegiatan operasional dengan prinsip efisiensi            support operational activities in accordance with principles
dan tanggung jawab lingkungan. Volume penarikan air tanah          of efficiency and environmental responsibility. The volume of
dihitung berdasarkan hasil pemantauan dan pencatatan angka         groundwater abstraction is measured based on monitoring
meter pada pompa air di masing-masing lokasi. Air yang             results and meter readings from the water pumps at each
ditarik digunakan secara langsung dalam proses produksi            location. The extracted water is used directly in production
dan kegiatan pendukung operasional, kemudian dikelola dan          processes and supporting operational activities, and is
dibuang kembali ke lingkungan sebagai efluen melalui sistem        subsequently managed and discharged back into the
pengolahan air limbah sesuai dengan baku mutu yang berlaku.        environment as effluent through wastewater treatment
                                                                   systems in compliance with the applicable quality standards.


Pada tahun 2025, total volume penarikan air tercatat sebesar       In 2025, the total volume of water withdrawal was recorded
539.908 m³, atau menurun sebesar 5,12% dibandingkan                at 539,908 m³, representing an decrease of 5.12% compared
tahun sebelumnya yang mencapai 569.020 m³. Dalam kondisi           to 569,020 m³ in the previous year. Under certain conditions,
tertentu, seperti pada saat kemarau panjang, beberapa fasilitas    such as during extended dry periods, some plant facilities also
plant juga memperoleh pasokan tambahan air dari perusahaan         receive additional water supply from external water providers
penyedia air bersih guna menjaga kelancaran operasional.           to ensure uninterrupted operational continuity.

Volume Penarikan Air
Water Extraction Volume

                                                                                                                 Pertumbuhan
                                                                                                                    Growth
               Lokasi Plant                       Satuan                                                         (2025 : 2024)
                                                                   2025           2024           2023
              Plant Location                       Unit
                                                                                                             Jumlah
                                                                                                                              %
                                                                                                              Total

 Cikembar                                            m³            98,278         117,649         81,512        (19,371)    (16.47)

 Cikande                                             m³           237,516        249,249         260,931        (11,733)     (4.71)

 Cidahu                                              m³            19,985          24,371        25,040         (4,386)     (18.00)

 Sayung                                              m³            38,565          37,476         34,019          1,089        2.91

 Pandaan                                             m³           145,564         140,275         141,801        5,289        3.77

 Volume Penarikan Air
                                                     m³           539,908        569,020        543,303       (29,112)       (5.12)
 Water Extracton Volume




                                                                            2025 Sustainability Report Kino Indonesia Tbk         95
Page 98
                         Kinerja Lingkungan
                         Environmental Performance




Volume Pemakaian Air
Water Use Volume

                                                                                                              Pertumbuhan
                                                                                                                 Growth
                  Lokasi Plant                       Satuan                                                   (2025 : 2024)
                                                                   2025          2024           2023
                 Plant Location                       Unit
                                                                                                            Jumlah
                                                                                                                            %
                                                                                                             Total

 Cikembar                                               m³         50,096        79,265         48,878      (29,169)       (36.80)

 Cikande                                                m³        224,415       236,537        252,106       (12,122)       (5.12)

 Cidahu                                                 m³         11,694         15,871        13,677        (4,177)      (26.32)

 Sayung                                                 m³         12,533         13,776         11,213       (1,243)       (9.02)

 Pandaan                                                m³         141,631      136,275        138,087        5,356           3.93

 Volume Pemakaian Air
                                                        m³        440,369       481,724        463,961      (41,355)        (8.58)
 Water Use Volume




Pemantauan Debit Pelepasan Air [GRI 303-4]                         Monitoring Water Discharge [GRI 303-4]
Menanggapi potensi krisis air di Pulau Jawa, Perseroan             In response to the potential water crisis on the Island of
aktif mengawasi debit pelepasan air dari seluruh plant dan         Java, the Company actively monitors the discharge flow rate
menerapkan prinsip konservasi sumber daya air. Air bekas           from all plant and implements the principle of water resource
pakai yang telah diolah melalui instalasi pengolahan air limbah    conservation. Used water that has been treated through
(IPAL) dan memenuhi baku mutu dilepaskan kembali ke badan          the wastewater treatment plant (WWTP) and meets
air sekitar dengan debit yang terkontrol. Berikut perhitungan      the applicable quality standards is discharged back into
debit pelepasan air di plant Perseroan selama 3 tahun terakhir:    the surrounding water bodies at a controlled flow rate.
                                                                   The calculation of water discharge flow rates at the Company’s
                                                                   plant over the past 3 year is presented as follows:



                                                                                                              Pertumbuhan
                                                                                                                 Growth
                  Lokasi Plant                       Satuan                                                   (2025 : 2024)
                                                                   2025         2024*          2023*
                 Plant Location                       Unit
                                                                                                             Jumlah
                                                                                                                             %
                                                                                                              Total

 Cikembar                                               m³         48,182        38,384         32,634          9,798      25.53

 Cikande                                                m³          13,101        12,712         8,825           389         3.06

 Cidahu                                                 m³          8,291         8,500          11,363         (209)      (2.46)

 Sayung                                                 m³         26,032        23,700         22,806         2,332         9.84

 Pandaan                                                m³          3,933         4,000           3,714          (67)       (1.68)

 Volume Pelepasan Air
                                                        m³         99,539        87,296         79,342        12,243        14.02
 Water Discharge Volume

* Penyajian Kembali. / Restatement.




Pengolahan Efluen                                                  Effluent Treatment

Perseroan berkomitmen untuk mengelola air limbah atau              The Company is committed to managing wastewater or effluent
efluen secara bertanggung jawab guna meminimalkan dampak           responsibly in order to minimize its impact on the environment.
terhadap lingkungan. Seluruh air limbah yang dihasilkan,           All wastewater generated, from production processes at plant
dari proses produksi di fasilitas plant, diolah melalui IPAL.      facilities, is treated through the WWTP. The treatment process is




96             Kino Indonesia Tbk Laporan Keberlanjutan 2025
Page 99
Proses pengolahan dilakukan untuk memastikan bahwa                  carried out to ensure that the quality of the effluent meets the
kualitas efluen memenuhi baku mutu yang ditetapkan sesuai           established quality standards in accordance with the applicable
dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang                  laws and regulations. Effluent that has met the required quality
berlaku. Efluen yang telah memenuhi baku mutu selanjutnya           standards may subsequently be reused in accordance with
dapat dimanfaatkan kembali sesuai kebutuhan operasional atau        operational needs or discharged into receiving water bodies
dialirkan ke badan air penerima sesuai dengan izin dan ketentuan    in compliance with the applicable permits and regulations.
yang berlaku. Sebagai bentuk kepatuhan terhadap regulasi, hasil     As a form of regulatory compliance, the results of periodic
pemantauan dan pengukuran kualitas air limbah secara berkala        monitoring and measurement of wastewater quality are
dilaporkan kepada Dinas Lingkungan Hidup setempat.                  reported to the local Environmental Agency.


Untuk meningkatkan efektivitas pengolahan air limbah,               To improve the effectiveness of wastewater treatment,
Perseroan melaksanakan sejumlah inisiatif peningkatan               the Company implemented several initiatives to improve
kualitas fasilitas IPAL, antara lain:                               the quality of its WWTP facilities, including:
1. Peremajaan bak penampungan inlet IPAL di Plant                   1. Refurbishment of the WWTP inlet holding tank at
    Cikembar. Melalui peremajaan ini, pengolahan air limbah             the Cikembar Plant. Through this refurbishment, wastewater
    dapat beroperasi selama 24 jam penuh dengan kapasitas               treatment operations can run continuously for 24 hours
    olah mencapai 350 m³ per hari;                                      with a treatment capacity of up to 350 m³ per day;
2. Optimalisasi proses pengolahan air limbah melalui                2 The optimization of the wastewater treatment process
    tahapan netralisasi, koagulasi-flokulasi, sedimentasi,              through stages of neutralization, coagulation-flocculation,
    aerasi, klarifikasi, sand filtration, dan karbon filter, guna       sedimentation, aeration, clarification, sand filtration, and
    menghasilkan air olahan yang jernih dan memenuhi baku               carbon filtration, in order to produce treated water that is
    mutu lingkungan; serta                                              clear and compliant with environmental quality standards;
                                                                        and
3. Membangun IPAL baru di Plant Cikande untuk memastikan            3. Construction of a new WWTP at the Cikande Plant to
   kepatuhan terhadap regulasi lingkungan sekaligus                     ensure compliance with environmental regulations while
   mendukung efisiensi dan pemanfaatan kembali air. Air hasil           supporting efficiency and water reuse. The treated water
   olahan akan digunakan kembali untuk peresapan, flushing              will be reused for infiltration, toilet flushing, plant irrigation,
   toilet, penyiraman tanaman, dan kebutuhan operasional                and other operational needs.
   lainnya.


Pada tahun 2025, total volume air limbah yang diolah Perseroan      The total volume of wastewater treated by the Company in
tercatat sebesar 99.539 m3, meningkat dibandingkan tahun            2025 was amounted to 99,539 m³, an increase compared to
sebelumnya sebesar 87.296 m3.                                       87,296 m³ in the previous year.



Dukungan pada Konservasi Sumber                                     Supporting Water Resource
Daya Air                                                            Conservation

Untuk menjaga ketersediaan air bagi generasi mendatang,             To safeguard water availability for future generations, Kino
Kino menerapkan berbagai inisiatif konservasi sumber daya           has implemented a number of water resource conservation
air, antara lain pembangunan kolam resapan, sumur resapan,          initiatives, including the construction of infiltration ponds,
lubang biopori, dan sumur imbuhan di beberapa lokasi plant,         infiltration wells, biopore pits, and recharge wells at several
yaitu Cikembar, Cidahu, dan Cikande. Sampai tahun 2025,             plant locations, namely Cikembar, Cidahu, and Cikande.
Perseroan telah membangun 528 lubang biopori, 121 sumur             As of 2025, the Company constructed 528 biopore holes,
resapan, 1 kolam resapan, dan 5 sumur imbuhan sebagai bagian        121 infiltration wells, 1 infiltration pond, and 5 recharge wells
dari upaya meningkatkan daya serap air ke dalam tanah. Melalui      as part of its efforts to increase water absorption into the soil.
inisiatif ini, daya serap air hujan ke dalam tanah menjadi lebih    Through these initiatives, rainwater infiltration into the ground
baik, sehingga meningkatkan cadangan air tanah dan menjaga          has improved, thereby increasing groundwater reserves and
stabilitas ekosistem lingkungan di sekitar wilayah operasional      maintaining the stability of the surrounding ecosystem in
Perseroan.                                                          the areas where the Company operates.




                                                                             2025 Sustainability Report Kino Indonesia Tbk            97
Page 100
                   Kinerja Lingkungan
                   Environmental Performance




Dampak pada Biodiversitas dan Upaya
Konservasi [GRI 304-1, 304-2, 304-3, 304-4] [POJK51-F.9, F.10]
Impacts on Biodiversity and Conservation Efforts


Dampak pada Biodiversitas                                       Impacts on Biodiversity

Kegiatan operasional Perseroan tidak memberikan dampak          The Company’s operational activities do not have any impact
terhadap keanekaragaman hayati. Hal ini karena seluruh          on biodiversity. This is because all Head Office and plant
fasilitas Kantor Pusat dan plant tidak berada di dalam maupun   facilities are not located within or in the vicinity of areas with
di sekitar kawasan dengan nilai keanekaragaman hayati tinggi    high biodiversity value or protected areas.
atau area lindung.



Upaya Konservasi                                                Conservation Efforts

Sepanjang tahun 2025, Perseroan secara aktif mendukung          Throughout 2025, the Company actively supported
upaya pelestarian lingkungan melalui kegiatan penanaman         environmental preservation efforts through tree-planting
pohon di area pabrik serta partisipasi dalam peringatan Hari    activities in the factory area, as well as participation in the
Menanam Pohon Indonesia (HMPI) dan Bulan Menanam Pohon          commemoration of Indonesia Tree Planting Day (HMPI) and the
Nasional (BMN) yang diselenggarakan oleh Dinas Lingkungan       National Tree Planting Month (BMN) organized by the Banten
Hidup dan Kehutanan Provinsi Banten. Kegiatan ini merupakan     Provincial Environment and Forestry Office. These initiatives
bagian dari upaya edukasi dan peningkatan kepedulian            form part of the Company’s efforts to promote education and
terhadap lingkungan, serta mendukung rehabilitasi hutan dan     raise environmental awareness, while supporting forest and
lahan serta konservasi keanekaragaman hayati.                   land rehabilitation as well as biodiversity conservation.




Biaya Lingkungan Hidup [POJK51-F.4]
Environmental Expenditures


Perseroan secara konsisten mengalokasikan biaya lingkungan      The Company consistently allocates environmental expenditures
hidup sebagai bagian dari komitmen dalam menerapkan             as part of its commitment to implementing responsible
pengelolaan lingkungan yang bertanggung jawab. Pada tahun       environmental management. In 2025, the Company recorded
2025, Perseroan mencatat biaya lingkungan hidup yang            environmental expenses incurred to support environmental
digunakan untuk mendukung pengelolaan dan perlindungan          management and protection. These costs include expenses for
lingkungan. Biaya tersebut mencakup biaya pengelolaan           B3 Waste management, environmental processing and testing,
limbah B3, biaya proses dan pengujian lingkungan, biaya         Wastewater Treatment Facilities (IPAL) operational costs, water
operasional IPAL, biaya konservasi air, serta biaya pelatihan   conservation expenses, environmental competency training,
kompetensi terkait lingkungan, dengan total nilai sebesar       with a total expenditures of Rp8,837 million.
Rp8.837 juta.




98         Kino Indonesia Tbk Laporan Keberlanjutan 2025
Page 101
Pengaduan terkait Lingkungan Hidup [POJK51-F.16]
Environmental Complaint



Perseroan menyediakan mekanisme pengaduan terkait              The Company provides a grievance mechanism related to
lingkungan hidup yang dapat disampaikan melalui kontak         environmental matters, which can be submitted through
di situs web resmi atau langsung kepada pihak Kino maupun      the contact channels available on its official website or directly
plant. Setiap pengaduan yang diterima akan ditangani secara    to Kino or the respective plant. Every complaint received is
objektif dan profesional sesuai prosedur yang berlaku.         handled objectively and professionally in accordance with
Dalam 3 tahun terakhir, seluruh pengaduan terkait lingkungan   the applicable procedures. Over the past 3 years, all environmental-
hidup yang diterima telah diselesaikan secara tuntas.          related complaints received have been fully resolved.




                                                                       2025 Sustainability Report Kino Indonesia Tbk          99
Page 102
                                                          foto xxx
                                                      foto xxx




100   Kino Indonesia Tbk Laporan Keberlanjutan 2025
Page 103
KINERJA
SOSIAL
Social Performance




         2025 Sustainability Report Kino Indonesia Tbk   101
Page 104
                    Kinerja Sosial
                    Social Performance




Perseroan berkomitmen untuk menciptakan dampak sosial               The Company is committed to creating positive social
yang positif melalui berbagai inisiatif sosial yang dijalankan      impacts through a number of different sustainable social
secara berkelanjutan bagi para pemangku kepentingan.                initiatives implemented for its stakeholders. This commitment
Komitmen tersebut diwujudkan melalui upaya peningkatan              is realized through efforts to improve employee welfare
kesejahteraan dan pemberdayaan karyawan, perlindungan serta         and empowerment, ensure the protection and fulfillment
pemenuhan hak konsumen, penguatan hubungan dengan mitra             of consumer rights, strengthen relationships with business
usaha, serta kontribusi terhadap pengembangan masyarakat            partners, and contribute to community development in areas
di sekitar wilayah operasional. Melalui pendekatan ini, kehadiran   surrounding the Company’s operational locations. Through
Perseroan diharapkan tidak hanya menciptakan nilai ekonomi,         this approach, the Company’s presence is expected not only
tetapi juga memberikan nilai sosial yang berkelanjutan dan          to create economic value but also to deliver sustainable and
inklusif. [GRI 3-3]                                                 inclusive social value. [GRI 3-3]




Pengelolaan Sumber Daya Manusia
Human Capital Management


Sumber daya manusia (SDM) merupakan aset strategis                  Human resources (HR) is a strategic asset of the Company in
Perseroan dalam mendukung pencapaian visi, strategi bisnis,         supporting the achievement of its vision, business strategy, and
dan target kinerja yang berkelanjutan. Perseroan berkomitmen        sustainable performance targets. The Company is committed
untuk mengelola SDM secara terstruktur dan berkelanjutan            to managing its HR in a structured and sustainable manner to
guna menciptakan lingkungan kerja yang produktif, aman,             create a productive, safe, and inclusive working environment,
inklusif, serta mendukung pengembangan dan kesejahteraan            while supporting employee development and welfare.
karyawan.


Pengelolaan SDM dilaksanakan oleh Direktorat Human Capital          HR management is carried out by the Human Capital Directorate
dengan menjunjung tinggi prinsip kesetaraan kesempatan kerja,       by upholding the principles of equal employment opportunity,
penghormatan terhadap hak asasi karyawan, serta kepatuhan           respect for employees’ human rights, and compliance with
terhadap ketentuan peraturan ketenagakerjaan yang berlaku,          applicable manpower regulations, including the fulfillment
termasuk pemenuhan standar upah minimum. Selain itu,                of minimum wage standards. In addition, the Company
Perseroan secara berkelanjutan mengembangkan kompetensi             continuously develops employee competencies through
karyawan melalui berbagai program pengembangan dan                  development and training programs to improve the capabilities
pelatihan guna meningkatkan kapabilitas dan kesiapan SDM            and readiness of its HR in supporting the Company’s business
dalam mendukung aktivitas bisnis Perseroan secara efektif dan       activities effectively and sustainably. [GRI 3-3]
berkelanjutan. [GRI 3-3]




102         Kino Indonesia Tbk Laporan Keberlanjutan 2025
Page 105
Keberagaman dan Kesetaraan [GRI 401.1]                                   Diversity And Equality [GRI 401.1] [POJK51-F.18]
[POJK51-F.18]


Perseroan memandang keberagaman sebagai bagian penting                   The Company views diversity as an important part in fostering
dalam membangun lingkungan kerja yang sehat dan berkelanjutan.           a healthy and sustainable working environment. Differences in
Perbedaan latar belakang, perspektif, dan karakteristik individu         backgrounds, perspectives, and individual characteristics are
dihargai sebagai kekuatan yang mendukung dinamika kerja,                 valued as strengths that support work dynamics, collaboration,
kolaborasi, serta pengembangan ide dan inovasi di lingkungan             and the development of ideas and innovation within
Perseroan. Sejalan dengan hal tersebut, Perseroan berkomitmen            the Company. In line with this commitment, the Company
menjunjung prinsip kesetaraan dengan memastikan perlakuan                upholds the principle of equality by ensuring fair and equal
yang adil dan setara bagi seluruh karyawan tanpa diskriminasi            treatment for all employees, without any discrimination.
dalam bentuk apa pun. Komitmen ini mencakup larangan                     This commitment includes a prohibition of discrimination
diskriminasi atas dasar karakteristik pribadi, seperti gender, latar     based on personal characteristics, such as gender, background,
belakang, keyakinan, kondisi kesehatan, maupun aspek lainnya             beliefs, health conditions, or other aspects protected under
yang dilindungi oleh peraturan perundang-undangan. [ESG S-08]            applicable laws and regulations [ESG S-08]


Prinsip keberagaman dan kesetaraan tersebut diterapkan                   These principles of diversity and equality are implemented
melalui kebijakan dan pedoman internal yang mengatur perilaku            through internal policies and guidelines governing ethical conduct
etis serta hubungan kerja di lingkungan Perseroan. Nilai-nilai ini       and working relationships within the Company. These values form
menjadi bagian dari budaya kerja yang mendorong rasa saling              an integral part of the Company’s corporate culture, fostering
menghormati, keterbukaan, dan kerja sama, sehingga setiap                mutual respect, openness, and collaboration, thereby providing
karyawan memiliki ruang untuk berkontribusi dan berkembang               all employees with the opportunity to contribute and develop
secara optimal dalam mendukung kinerja Perseroan. [GRI 3-3]              optimally in support of the Company’s performance. [GRI 3-3]


Komitmen Perseroan terhadap lingkungan kerja yang inklusif               The Company’s commitment to an inclusive working environment
tercermin dalam keberagaman komposisi karyawan. Pada                     is reflected in the diversity of its employees composition.
tahun 2025, Kino memiliki 4.520 karyawan, yang terdiri dari              In 2025, Kino employed a total of 4,520 employees, of which
1.539 orang merupakan karyawan pada level pelaksana yang                 1,539 are operational-level employees classified as daily
dikategorikan sebagai pekerja harian, dengan jumlah yang                 workers, with the number fluctuating dynamically in line with
dapat berubah secara dinamis sesuai dengan kebutuhan                     the Company’s operational requirements. The available HR is
operasional Perseroan. Total SDM yang tersedia dinilai                   considered adequate to support smooth operational activities
memadai untuk mendukung kelancaran operasional sekaligus                 and serves as tangible evidence of the Company’s commitment
menjadi bukti nyata komitmen Perseroan terhadap budaya                   to fostering an inclusive and equitable corporate culture.
inklusif dan berkeadilan. [GRI 2-7, 2-8, 405-1] [POJK51-C.3]             [GRI 2-7, 2-8, 405-1] [POJK51-C.3]


Komposisi Karyawan berdasarkan Status Kepegawaian
Employees Composition by Employment Status

                                            2025                              2024                                   2023
      Uraian
    Description             Pria              Wanita             Pria            Wanita                Pria             Wanita
                                        %                  %              %                   %                  %                   %
                            Male              Female             Male            Female                Male             Female

 Pekerja Tetap
 Permanent                  1,458     65.76        759   34.24   1,469   65.73       766     34.27      1,513   66.27        770   33.73
 Employees
 Pekerja Tidak Tetap
 Non-Permanent              1,375     59.70        928   40.30    848    63.81       481     36.19       926    56.05        726   43.95
 Employees
 Jumlah
                           2,833      62.68    1,687     37.32   2,317   65.01     1,247     34.99     2,439    61.98    1,496     38.02
 Total


Komposisi Karyawan berdasarkan Kelompok Usia
Employees Composition by Age Group

                                            2025                              2024                                   2023*
      Uraian
    Description             Pria              Wanita             Pria            Wanita                Pria             Wanita
                                        %                  %              %                   %                  %                   %
                            Male              Female             Male            Female                Male             Female

 18-24 Tahun
                             597      52.60        538   47.40    351    57.73       257    42.27       385     45.83        455   54.17
 18-24 Years Old
 25-34 Tahun
                           1,092      65,63        572   34.38    927    65.74       483    34.26      1,069    66.94        528   33.06
 25-34 Years Old
* Penyajian Kembali. / Restatement.


                                                                                 2025 Sustainability Report Kino Indonesia Tbk       103
Page 106
                         Kinerja Sosial
                         Social Performance




                                            2025                                   2024                                           2023*
      Uraian
    Description             Pria              Wanita                  Pria                 Wanita                Pria                   Wanita
                                        %                        %             %                         %                    %                       %
                            Male              Female                  Male                 Female                Male                   Female

 35-44 Tahun
                             856      68.26        398       31.74     794    68.69          362        31.31     774       65.65        405        34.35
 35-44 Years Old
 45-54 Tahun
                             252      60.29        166       39.71     226    61.92          139    38.08          184      64.34         102       35.66
 45-54 Years Old
 >55 Tahun
                               36     73.47          13     26.53        19   76.00            6    24.00          27       81.82           6        18.18
 >55 Years Old
 Jumlah
                           2,833      62.68       1,687     37.32     2,317   65.01         1,247   34.99        2,439      61.98       1,496       38.02
 Total
* Penyajian Kembali. / Restatement.




Komposisi Karyawan berdasarkan Pendidikan
Employees Composition by Education Level

                                            2025                                   2024                                           2023
      Uraian
    Description             Pria
                                        %
                                              Wanita
                                                                 %
                                                                      Pria
                                                                               %
                                                                                           Wanita
                                                                                                         %
                                                                                                                 Pria
                                                                                                                              %
                                                                                                                                        Wanita
                                                                                                                                                      %
                            Male              Female                  Male                 Female                Male                   Female

 Pascasarjana
                                31    62.00          19     38.00        30   57.69           22        42.31       32      58.18          23        41.82
 Postgraduate
 Sarjana
                              543     60.13        360       39.87      512   60.74           331   39.26         506       60.60         329       39.40
 Undergraduate
 Diploma                       95     60.13          63      39.87       95   58.28           68        41.72       93       56.71          71      43.29
 SMA/Sederajat
 dan Lainnya
 High School/               2,164     63.48       1,245      36.52    1,680   67.04          826    32.96        1,808      62.76        1,073      37.24
 Equivalent and
 Others
 Jumlah
                            2,833     62.68       1,687      37.32    2,317   65.01         1,247   34.99        2,439      61.98        1,496      38.02
 Total



Komposisi Karyawan berdasarkan Status Jabatan [GRI 405-1] [ESG S-01]
Employees Composition by Position Status

                                            2025                                   2024                                           2023
      Uraian
    Description             Pria              Wanita                  Pria                 Wanita                Pria                   Wanita
                                        %                        %             %                         %                    %                       %
                            Male              Female                  Male                 Female                Male                   Female

 Entry-Level                2,231     62.28        1,351     37.72    1,725   65.34           915   34.66        1,860       61.37        1,171     38.63
 Mid-Level                   508      63.03        298       36.97     494    62.69          294        37.31     485       62.58         290       37.42
 Senior-Level                   81    72.97          30      27.03       83   73.45           30    26.55              78   74.29          27        25.71
 Executive-Level                13    61.90           8      38.10       15   65.22             8   34.78              16   66.67            8      33.33
 Jumlah
                            2,833     62.68       1,687      37.32    2,317   65.01         1,247   34.99        2,439      61.98        1,496      38.02
 Total



Jumlah Jabatan Karyawan yang Dimiliki oleh Pria dan Wanita berdasarkan Usia di Tahun 2025 [ESG S-02]
Total Employee Positions Held by Men and Women by Age Group in 2025

                                                                      Level Jabatan
                                                                      Position Level                                                        Jumlah
  Rentang Usia                                                                                                                             Karyawan
                                Entry-Level                  Mid-Level             Senior-Level                 Executive-Level
   Age Range                                                                                                                                 Total
                             Pria       Wanita             Pria      Wanita     Pria           Wanita           Pria        Wanita         Employees
                             Male       Female             Male      Female     Male           Female           Male        Female

 18-24 Tahun
                              594           533              3           5            -             -              -                -             1,135
 18-24 Years Old
 25-34 Tahun
                              846           430            234         138            11            4              1                -             1,664
 25-34 Years Old




104             Kino Indonesia Tbk Laporan Keberlanjutan 2025
Page 107
                                                           Level Jabatan
                                                           Position Level                                                      Jumlah
  Rentang Usia                                                                                                                Karyawan
                         Entry-Level              Mid-Level               Senior-Level             Executive-Level
   Age Range                                                                                                                   Total
                       Pria      Wanita        Pria      Wanita          Pria        Wanita         Pria       Wanita        Employees
                       Male      Female        Male      Female          Male        Female         Male       Female

 35-44 Tahun
                        618         282         192          96            46             18             -          2               1,254
 35-44 Years Old
 45-54 Tahun
                        149         103          74          54            21             6             8           3                418
 45-54 Years Old
 >55 Tahun
                         24            3          5           5             3             2             4           3                 49
 >55 Years Old




Rekrutmen dan Perputaran Karyawan                                   Recruitment and Employee Turnover

Proses rekrutmen sumber daya manusia dilaksanakan untuk             The human resources recruitment process is conducted to
memperoleh talenta yang tepat sesuai dengan kebutuhan               obtain suitable talent in accordance with the Company’s needs
dan kualifikasi Perseroan. Di lingkungan Grup Kino, rekrutmen       and qualifications. Within the Kino Group, recruitment is carried
dilakukan melalui tahapan seleksi yang terstruktur dan berlapis     out through structured and multi-stage selection processes
guna memastikan bahwa kandidat yang terpilih memiliki               to ensure that selected candidates posses the required
kompetensi serta kesesuaian dengan kebutuhan organisasi.            competencies and alignment with the organization’s needs.


Dalam pelaksanaannya, Perseroan juga melibatkan jajaran             In its implementation, the Company also involves Management
pimpinan di masing-masing unit bisnis untuk berperan                across each business unit to actively participate in the selection
aktif dalam proses seleksi. Keterlibatan tersebut bertujuan         process. Such involvement aims to ensure alignment between
memastikan keselarasan antara kompetensi kandidat dengan            candidates’ competencies and the Company’s operational
kebutuhan operasional dan strategi bisnis Perseroan.                requirements and business strategy.


Sepanjang tahun 2025, Perseroan merekrut sebanyak                   Throughout 2025, the Company hired a total of 155 new
155 karyawan baru, sementara 230 karyawan tercatat                  employees, while 230 employees exited the Company. More
meninggalkan Perseroan. Informasi lebih rinci mengenai total        detailed information on employee hires and departures is
karyawan yang masuk dan keluar disajikan dalam tabel berikut:       presented in the table below:

Rekrutmen Karyawan Tetap [GRI 401-1]
Permanent Employee Recruitment

                                                                  2025                          2024                         2023
                      Uraian
                    Description                          Jumlah                       Jumlah                     Jumlah
                                                                           %                             %                            %
                                                          Total                        Total                      Total

 Rekrutmen Karyawan berdasarkan Usia
 Employee Recruitment by Age

 18-24 Tahun
                                                             10           6.45             19          12.58            30          16.22
 18-24 Years Old

 25-34 Tahun
                                                             99          63.87             97          64.24            98          52.97
 25-34 Years Old

 35-44 Tahun
                                                             41          26.45             31          20.53            51          27.57
 35-44 Years Old

 45-54 Tahun
                                                              4           2.58              2           1.32            5            2.70
 45-54 Years Old

 >55 Tahun
                                                              1           0.65              2           1.32             1           0.54
 >55 Years Old

 Jumlah
                                                            155      100.00               151       100.00           185         100.00
 Total




                                                                                 2025 Sustainability Report Kino Indonesia Tbk          105
Page 108
                      Kinerja Sosial
                      Social Performance




                                                                      2025                     2024                           2023
                        Uraian
                      Description                             Jumlah                   Jumlah                     Jumlah
                                                                               %                        %                               %
                                                               Total                    Total                      Total

Rekrutmen Karyawan Tetap berdasarkan Gender
Permanent Employee Recruitment by Gender

Pria
                                                                114           73.55      90            59.60            119            64.32
Male

Wanita
                                                                 41           26.45       61          40.40             66             35.68
Female

Jumlah
                                                                155          100.00      151          100.00            185          100.00
Total

Rekrutmen Karyawan Tetap Berdasarkan Wilayah Operasional
Permanent Employee Recruitment by Operational Area

Indonesia                                                       148           95.48      147           97.35            183            98.92

Luar Negeri
                                                                  7            4.52       4             2.65             2              1.08
Overseas

Jumlah
                                                                155          100.00      151          100.00            185          100.00
Total




Jumlah Pegawai Sementara [GRI 2-8] [ESG S-04]
Total Non-Permanent Employee

                                                                                                                2025
                                       Uraian
                                     Description                                               Jumlah
                                                                                                                                %
                                                                                                Total

Jumlah Karyawan Perusahaan yang Dipegang oleh Kontraktor dan/atau Konsultan
                                                                                                  478                          10.58
Number of Company Employees Held by Contractors and/or Consultants




Perputaran Karyawan Tetap [GRI 401-1]
Permanent Employee Turnover

                                                                      2025                     2024                           2023
                        Uraian
                      Description                             Jumlah                   Jumlah                     Jumlah
                                                                               %                        %                               %
                                                               Total                    Total                      Total

Perputaran Karyawan berdasarkan Usia
Employee Turnover by Age
18-24 Tahun
                                                                 5              2.17      3              1.36            1               0.40
18-24 Years Old
25-34 Tahun
                                                                133            57.83     117           52.94           120              48.39
25-34 Years Old
35-44 Tahun
                                                                58            25.22      85            38.46            85              34.27
35-44 Years Old
45-54 Tahun
                                                                23             10.00      12             5.43           31              12.50
45-54 Years Old
>55 Tahun
                                                                 11             4.78      4              1.81           11               4.44
>55 Years Old
Jumlah
                                                               230           100.00      221          100.00           248             100.00
Total




106           Kino Indonesia Tbk Laporan Keberlanjutan 2025
Page 109
                                                                                     2025                             2024                             2023
                             Uraian
                           Description                                    Jumlah                           Jumlah                            Jumlah
                                                                                               %                                 %                                %
                                                                           Total                            Total                             Total

 Perputaran Karyawan Tetap berdasarkan Gender
 Permanent Employee Turnover by Gender
 Pria
                                                                                73             31.74            59               26.70            87             35.08
 Male
 Wanita
                                                                               157            68.26            162               73.30           161             64.92
 Female
 Jumlah
                                                                              230            100.00            221            100.00            248             100.00
 Total

Keterangan: / Remarks:
Data mencakup karyawan tetap yang keluar karena pensiun. / The data includes permanent employees who left the Company due to retirement.


Tingkat Pergantian Pegawai [ESG S-03]
Employee Replacement Rate

                                                                                                                                         2025
                                               Uraian
                                             Description                                                               Jumlah
                                                                                                                                                          %
                                                                                                                        Total

 Resign/Pemutusan Hubungan Kerja*
                                                                                                                           214                           4.73
 Resignation/Termination of Employment
 Karyawan Baru/Pengganti
                                                                                                                           155                           3.43
 New/Replacement Employees

* Data mencakup karyawan tetap, dengan pengecualian karyawan yang berakhir karena habis kontrak, tidak lulus masa percobaan (probation), pensiun, dan meninggal dunia. /
  The data includes permanent employees, excluding those whose employment ended due to contract expiration, failure to pass the probation period, retirement, or death.



Tenaga Kerja Anak dan Tenaga Kerja                                                       Child Labor and Forced Labor
Paksa [GRI 408-1, 409-1] [POJK51-F.19] [ESG S-10]                                        [GRI 408-1, 409-1] [POJK51-F.19] [ESG S-10]


Kino berkomitmen menciptakan lingkungan kerja yang layak                                 Kino is committed to creating decent working conditions
dengan menghormati hak dan martabat setiap karyawan.                                     by respecting the rights and dignity of every employee.
Perseroan menolak segala bentuk eksploitasi, termasuk                                    The Company rejects all forms of exploitation, including
penggunaan tenaga kerja anak dan tenaga kerja paksa, serta                               child labor and forced labor, and ensures that all employees
memastikan seluruh karyawan bekerja secara sukarela sesuai                               work voluntarily in accordance with manpower regulations.
peraturan ketenagakerjaan. Usia minimum calon karyawan                                   The minimum age for prospective employees is set at 18 years
ditetapkan 18 tahun dan berlaku bagi seluruh pekerjaan,                                  and applies to all positions, including business partners and
termasuk mitra usaha dan pemasok. Selain itu, Kino juga                                  suppliers. In addition, Kino implements working hours and rest
menerapkan jam kerja dan waktu istirahat sesuai ketentuan, yaitu                         periods in compliance with prevailing regulations, including
istirahat 30 menit untuk setiap 4 jam kerja, serta memberikan                            a 30-minute break for every 4 hours of work, and provides
kompensasi atau upah lembur kepada karyawan yang bekerja                                 compensation or overtime pay to employees who work beyond
melebihi ketentuan jam kerja, khususnya bagi jabatan yang                                the required working hours, particularly for eligible positions in
memenuhi persyaratan sesuai kebijakan Perseroan.                                         accordance with the Company’s policies.


Selama tahun 2025, Perseroan tidak menemukan adanya praktik                              Throughout 2025, the Company did not identify any cases of
kerja paksa dalam bentuk apa pun di lingkungan operasionalnya.                           forced labor in any form across its operations.



Pemberitahuan Minimal terkait                                                            Minimum Time of Notice of Operational
Perubahan Operasional [GRI 402-1]                                                        Changes [GRI 402-1]

Perseroan menjaga hubungan kerja yang harmonis melalui                                   The Company maintains harmonious industrial relations through
penyampaian informasi dan komunikasi yang terbuka kepada                                 transparent information sharing and open communication with
karyawan, khususnya terkait perubahan operasional yang                                   employees, particularly regarding operational changes that
berdampak pada kegiatan kerja. Pendekatan ini dilakukan                                  may affect work activities. This approach is intended to ensure
agar karyawan memperoleh pemahaman yang memadai dan                                      that employees obtain adequate understanding and are able to
dapat menyesuaikan diri secara tepat, sehingga produktivitas                             adjust appropriately, thereby maintaining productivity.
tetap terjaga.


                                                                                                    2025 Sustainability Report Kino Indonesia Tbk                     107
Page 110
                     Kinerja Sosial
                     Social Performance




Informasi mengenai perubahan operasional disampaikan               Information regarding operational changes is conveyed to
kepada karyawan dengan ketentuan sebagai berikut:                  employees under the following provisions:
1. Penutupan atau penghentian kegiatan operasional secara          1. Permanent closure or cessation of operational activities
    permanen dan/atau pemutusan hubungan kerja (PHK)                   and/or termination (PHK) of employment is submitted no
    disampaikan paling lambat 14 hari kalender sebelum                 later than 14 calendar days prior to implementation; and
    pelaksanaan; serta
2. Pemindahan penempatan kerja, baik dalam rangka                  2. Notification of transfer of work placement either in the
    promosi jabatan maupun rotasi penugasan, disampaikan              context of promotion or rotation of assignments is submitted
    paling lambat 30 hari kalender sebelum pelaksanaan.               no later than 30 calendar days prior to implementation.
    Selama tahun 2025, tercatat sebanyak 102 karyawan yang            In 2025, a total of 102 employees underwent the work
    menjalani proses pemindahan penempatan kerja.                     placement transfer process.



Dukungan terhadap Hak Asasi Manusia                                Support For Human Rights
[ESG S-09]                                                         [ESG S-09]
Kino menempatkan penghormatan terhadap hak asasi manusia           Kino places respect for human rights (HAM) as a fundamental
(HAM) sebagai prinsip dasar dalam seluruh kegiatan operasional     principle across all operational activities and engagements with
dan hubungan dengan pemangku kepentingan. Setiap individu          the stakeholders. Every individual is treated fairly and equally
diperlakukan secara adil dan setara sesuai Kebijakan Etika         in accordance with the Company’s Ethics Policy. With regard
Perseroan. Dalam hal keamanan, seluruh personel satpam             to security, all security personnel are required to participate
diwajibkan mengikuti pelatihan dan memiliki sertifikasi dari       in training and hold certifications issued by the Indonesian
Kepolisian Republik Indonesia (Polri), termasuk Gada Pratama,      National Police (Polri), including Gada Pratama, Gada Madya,
Gada Madya, dan Gada Utama. Pada tahun 2025, 91 personel           and Gada Utama. In 2025, all 91 security personnel were
satpam telah tersertifikasi 100%. [GRI 410-1]                      certified. [GRI 410-1]


Operasional perusahaan tidak berada di wilayah masyarakat          The company’s operations are not located in areas inhabited
adat atau penduduk asli, sehingga sepanjang 2025 tidak terjadi     by indigenous peoples or native communities therefore,
perselisihan atau pemindahan masyarakat setempat. [GRI 411-1]      throughout 2025, the Company experienced zero dispute nor
                                                                   displacement of local communities. [GRI 411-1]


Meskipun uji tuntas HAM belum dilakukan secara formal,             Although a formal HAM due diligence process has not yet
Perseroan telah memiliki kebijakan HAM yang diintegrasikan         been implemented, the Company has established a HAM
ke dalam berbagai kebijakan yang relevan, termasuk kebijakan       policy that is integrated into relevant policies, including those
kerja sama dengan mitra usaha dan pemasok. Selain itu,             governing cooperation with business partners and suppliers. In
prinsip-prinsip HAM juga disosialisasikan kepada pemangku          addition, HAM principles are socialized to stakeholders through
kepentingan melalui Kebijakan Etika sebagai pedoman dalam          the Company’s Ethics Policy as a guideline for conducting
menjalankan hubungan usaha dan kegiatan operasional, sejalan       business relationships and operational activities, in line with
dengan komitmen Perseroan terhadap praktik bisnis yang             the Company’s commitment to responsible business practices.
bertanggung jawab.


Sepanjang tahun 2025, tidak terdapat laporan diskriminasi          Throughout 2025, the Company received no reports of
atau pelanggaran HAM yang diterima melalui mekanisme yang          discrimination or HAM violations through the available
tersedia, mencerminkan suasana kerja yang kondusif dan upaya       complaint channel, reflecting a conducive working environment
preventif yang dijalankan oleh Perseroan. [GRI 406-1] [ESG S-07]   and the preventive measures implemented by the Company.
                                                                   [GRI 406-1] [ESG S-07]




Pelatihan dan Pengembangan                                         Training and Skill Development for
Kemampuan Pekerja [POJK51-F.22] [ESG S-05]                         Workers [POJK51-F.22] [ESG S-05]

Perseroan meyakini bahwa pengembangan kemampuan                    The Company believes that work skill development is a key
kerja merupakan faktor penting dalam mengoptimalkan                factor in optimizing the potential of its human resources. In line
potensi sumber daya manusia. Sejalan dengan hal tersebut,          with this, the Company provides a number of different employee
Perseroan menyediakan berbagai program pelatihan dan               training and development programs designed based on a
pengembangan karyawan yang dirancang berdasarkan                   competency-based human resource management (CBHRM)
pendekatan competency-based human resource management              approach. The training programs focus on 2 main aspects,
(CBHRM). Program pelatihan difokuskan pada 2 aspek utama,          strengthening core competencies for all employees to ensure




108          Kino Indonesia Tbk Laporan Keberlanjutan 2025
Page 111
yaitu penguatan kompetensi dasar bagi seluruh karyawan guna        consistent standards of work capability, and improvement of
memastikan keseragaman standar kemampuan kerja, serta              leadership competencies for employees at the supervisor level
peningkatan kompetensi kepemimpinan bagi karyawan pada             and above to better prepare them for managerial roles and
tingkat penyelia ke atas agar lebih siap dalam menjalankan         decision-making responsibilities. [GRI 3-3]
peran manajerial dan pengambilan keputusan. [GRI 3-3]


Jenis dan Rerata Jam Pelatihan [GRI 404-1]                         Types of Training and Average Training Hours
                                                                   [GRI 404-1]
Perseroan telah menetapkan 3 jenis pelatihan yang diberikan        The Company has established 3 types of training programs
kepada karyawan secara berkelanjutan, sebagai berikut:             provided to employees on an ongoing basis, as follows:
1. Sertifikasi: sertifikasi ISO, kompetensi ruang lingkup          1. Certification: ISO certification, competency in the scope of
    keselamatan dan kesehatan kerja (K3);                              occupational health and safety (K3);


2. Functional skill: pelatihan yang diselenggarakan untuk          2. Functional skills: training organized to support employees’
   menunjang keahlian pekerjaan karyawan, seperti pelatihan           job skills, such as marketing, sales, and operational training;
   pemasaran, penjualan, dan operation; serta                         and
3. On the job training: pelatihan yang diselenggarakan untuk       3. On-the-job training: training organized to develop skills
   mengembangkan keterampilan langsung di tempat kerja                directly in the workplace while performing tasks or jobs,
   sambil melakukan tugas atau pekerjaan, seperti coaching,           such as coaching, mentoring, internships.
   mentoring, dan internship.


Selama periode 2025, Perseroan telah melaksanakan                  During 2025, the Company conducted 41,862 hours of
pelatihan dan pengembangan kompetensi sebanyak 41.862              training and competency development programs, which were
jam, yang diikuti oleh 2.133 karyawan atau sebesar 47,19% dari     attended by 2,133 employees, representing 47.19% of the total
total karyawan keseluruhan. Sementara, rerata jam pelatihan        employees. Meanwhile, the average number of training hours
karyawan tercatat selama 9,26 jam.                                 per employee was 9.26 hours.



            Jenis Pelatihan dan Sertifikasi                       Satuan
                                                                                      2025             2024                2023
           Type of Training and Certification                      Unit

                                                                  Orang
 Management Trainee                                                                      25                 -                25
                                                                  Person

                                                                  Orang
 Acceleration Development Program                                                         -                 -               196
                                                                  Person

 Training Development Program                                     Orang
                                                                                      2,108            2,939               1,746
 (soft skill & hard skill)                                        Person

 Jumlah                                                           Orang
                                                                                      2,133            2,939               1,967
 Total                                                            Person




            Rerata Jam Pelatihan terhadap Jumlah Karyawan
                                                                                      2025             2024                2023
                  Average Training Hours per Employee

 Jumlah Karyawan
                                                                                      4,520             3,564              3,935
 Total Employees
                                           Jumlah Peserta
                                                                                       2,133            2,939               1,967
                                           Total Participant
 Pelaksanaan Pelatihan
 Training Implementation                   Jumlah Jam
                                                                                     41,862            26,659              36,110
                                           Total Hours

 Rerata Jam Pelatihan terhadap Jumlah Karyawan
                                                                                        9.26             7.48                9.18
 Average Training Hours per Employee
 Persentase Jumlah Karyawan yang Ikut Serta dalam Pelatihan (%)
                                                                                       47.19            82.46              49.99
 Percentage of Total Employees Participating in Training (%)




                                                                           2025 Sustainability Report Kino Indonesia Tbk           109
Page 112
                      Kinerja Sosial
                      Social Performance




Pelatihan Purnatugas [GRI 404-2]                                   Retirement Training [GRI 404-2]
Masa purnatugas merupakan bagian dari perjalanan karier            Retirement is an integral part of an employee’s career journey
karyawan di Perseroan. Sesuai dengan ketentuan dalam               within the Company. In accordance with the provisions set
Peraturan Perusahaan, usia pensiun karyawan di Perseroan           out in the Company Regulations, the retirement age at the
ditetapkan pada usia 58 tahun. Pada tahun 2025, tercatat           Company is set at 58 years old. In 2025, a total of 5 employees
sebanyak 5 karyawan yang memasuki masa pensiun.                    reached retirement age.


Hingga saat ini, Perseroan belum menyelenggarakan program          To date, the Company has not yet implemented specific
pelatihan khusus bagi karyawan purnatugas. Namun demikian,         training programs for retired employees. However, the
Perseroan memastikan bahwa seluruh hak dan kewajiban               Company ensures that all rights and obligations of employees
karyawan yang memasuki masa pensiun telah dipenuhi sesuai          approaching retirement are fully fulfilled in accordance with
dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang                 applicable laws and regulations, as a form of recognition for
berlaku sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi dan dedikasi      their contributions and dedication throughout their tenure.
karyawan selama masa kerja.



Remunerasi dan Kesejahteraan                                       Remuneration and Employee Welfare
Karyawan [GRI 202-1, 405-2] [POJK51-F.20]                          [GRI 202-1, 405-2] [POJK51-F.20]


Perseroan menetapkan standar upah karyawan dengan                  The Company establishes employee wage standards by
mengacu pada ketentuan upah minimum yang berlaku sesuai            referring to the applicable minimum wage provisions in
peraturan     perundang-undangan.        Dalam    penerapannya,    accordance with applicable laws and regulations. In its
Perseroan memastikan tidak terdapat perbedaan perlakuan            implementation, the Company ensures there is no differential
dalam pemberian gaji pokok berdasarkan gender, dengan rasio        treatment in the provision of basic salary based on gender,
gaji pokok antara karyawan pria dan wanita yang setara (1:1).      maintaining an equal basic salary ratio between male and
Struktur remunerasi karyawan terdiri atas gaji pokok, tunjangan,   female employees (1:1). The employee remuneration structure
dan insentif yang disesuaikan dengan posisi serta golongan         consists of basic salary, allowances, and incentives, which
jabatan masing-masing. Pada tahun 2025, Perseroan telah            are adjusted according to position and job level. In 2025, the
membayarkan tingkat jabatan terendah sesuai dengan atau            Company paid the lowest job level in line with or higher than
lebih tinggi dari kebijakan yang ditetapkan oleh pemerintah.       the government-mandated policy.


Perseroan tidak hanya berfokus pada pemenuhan remunerasi,          The Company not only focuses on fulfilling remuneration
tetapi juga menyediakan berbagai fasilitas penunjang sebagai       obligations, but also provides a number of supporting benefits
bentuk perhatian terhadap kesejahteraan karyawan. Fasilitas        as a form of its commitment to employee welfare. These
tersebut diberikan untuk mendukung kebutuhan karyawan              benefits are provided to support employees in carrying out
dalam menjalankan peran dan tanggung jawabnya, dengan              their roles and responsibilities, with details as follows:
rincian sebagai berikut:

Fasilitas yang Diterima Karyawan Perseroan berdasarkan Status Kepegawaian [GRI 401-2]
Employee Benefits Provided by the Company by Employment Status

                                                                                                         Pekerja Tidak Tetap
                                Jenis Fasilitas                                 Pekerja Tetap
                                                                                                          Non-Permanent
                                Type of Benefit                              Permanent Employee
                                                                                                             Employee

 Tunjangan Jabatan                                                                      Ya                        Ya
 Position Allowance                                                                     Yes                       Yes
 Tunjangan Hari Raya                                                                    Ya                        Ya
 Religious Holiday Allowance                                                            Yes                       Yes
 Tunjangan Cuti Besar                                                                  Tidak                      Tidak
 Long Leave Allowance                                                                   No                         No
 Fasilitas Transportasi                                                                 Ya                        Ya
 Transportation Facilities                                                              Yes                       Yes
 Fasilitas Olahraga                                                                     Ya                        Ya
 Sports Facilities                                                                      Yes                       Yes
 BPJS Kesehatan                                                                         Ya                        Ya
 BPJS Health Insurance                                                                  Yes                       Yes
 BPJS Ketenagakerjaan                                                                   Ya                        Ya
 BPJS Employment Insurance                                                              Yes                       Yes




110          Kino Indonesia Tbk Laporan Keberlanjutan 2025
Page 113
                                                                                                           Pekerja Tidak Tetap
                                Jenis Fasilitas                                   Pekerja Tetap
                                                                                                            Non-Permanent
                                Type of Benefit                                Permanent Employee
                                                                                                               Employee

 Dana Pensiun                                                                            Ya                         Tidak
 Pension Fund                                                                            Yes                         No
 Asuransi Kesehatan                                                                      Ya                          Ya
 Health Insurance                                                                        Yes                         Yes




Cuti Melahirkan [GRI 401-3]                                         Maternity Leave [GRI 401-3]

Perseroan selalu memenuhi hak-hak khusus bagi karyawan              The Company consistently fulfills special rights for female
wanita, seperti hak cuti hamil, melahirkan/keguguran, serta         employees, such as maternity leave, leave for childbirth/
menyediakan ruang laktasi bagi ibu menyusui. Sesuai Peraturan       miscarriage, and provides lactation rooms for breastfeeding
Perusahaan, lama cuti melahirkan adalah 90 hari kalender,           mothers. In accordance with the Company Regulations,
dengan jaminan karyawan dapat kembali bekerja di posisi             maternity leave is 90 calendar days, with a guarantee that
yang sama setelah cuti. Selain itu, Perseroan memberikan cuti       employees can return to the same position after the leave.
selama 2 hari kalender bagi karyawan pria yang mendampingi          In addition, the Company provides 2 calendar days of paternity
istrinya melahirkan.                                                leave for male employees accompanying their wives during
                                                                    childbirth.



               Uraian                       Tahun          Pria                        Wanita                           Jumlah
                                                                           %                                %
             Description                     Year          Male                        Fermale                           Total

                                            2025            1,451         74.49            497             25.51            1,948
 Karyawan yang Berhak          Mendapat
 Dispensasi/Cuti Melahirkan                 2024            1,397         73.72            498             26.28            1,895
 Employees Entitled to Maternity Leave
                                            2023            1,455          74.01            511            25.99            1,966

                                            2025             100          66.23                51          33.77              151
 Karyawan yang Mengambil Dispensasi/
 Cuti Melahirkan                            2024              116         72.50                44          27.50              160
 Employees Who Took Maternity Leave
                                            2023             150          80.65                36          19.35              186

 Karyawan yang Kembali Bekerja pada         2025             100           67.11            49            32.89              149
 Periode Pelaporan Setelah Dispensasi/
 Cuti Melahirkan Berakhir                   2024              116         73.42                42          26.58              158
 Employees Who Returned to Work During
 the Reporting Period After Maternity       2023             150           85.71               25          14.29              175
 Leave Ended

 Karyawan yang Kembali Bekerja Setelah      2025              93          65.96             48            34.04               141
 Dispensasi/Cuti Melahirkan Berakhir,
 yang Masih Dipekerjakan 12 Bulan Setelah   2024              110         76.39                34          23.61             144
 Kembali Bekerja
 Employees Who Returned to Work After
 Maternity Leave Ended and Remained         2023             138          84.66                25          15.34              163
 Employed 12 Months After Returning to
 Work




Penilaian Kinerja Karyawan [GRI 404-3]                              Performance Appraisal [GRI 404-3]

Penilaian kinerja merupakan bagian penting dalam                    Performance appraisal is an important part of ensuring that each
memastikan setiap karyawan bekerja secara optimal dan               employee works optimally and in alignment with the company’s
selaras dengan tujuan perusahaan. Melalui sistem evaluasi           objectives. Through an objective and transparent evaluation
yang objektif dan transparan, hasil penilaian ini menjadi dasar     system, the appraisal results serve as the basis for career
bagi pengembangan karier, pemberian penghargaan, serta              development, the provision of rewards, and the improvement
peningkatan kompetensi karyawan. Promosi jabatan diberikan          of employee competencies. Job promotions are granted to
kepada karyawan berdasarkan hasil performance appraisal             employees based on the results of the annual performance




                                                                            2025 Sustainability Report Kino Indonesia Tbk           111
Page 114
                    Kinerja Sosial
                    Social Performance




tahunan dengan mempertimbangkan capaian kinerja dan               appraisal, taking into account performance achievements and
kontribusi terhadap perusahaan. Dalam proses ini, Perseroan       contributions to the Company. In this process, the company
menjunjung tinggi prinsip kesetaraan dan meniadakan segala        upholds the principle of equality and eliminates all forms of
bentuk diskriminasi.                                              discrimination.


Pada tahun 2025, penilaian kinerja dilakukan terhadap seluruh     In 2025, performance appraisals were conducted for all
atau 100% karyawan, dengan sebanyak 147 orang memperoleh          employees, with a total of 147 employees were promoted.
promosi jabatan. Melalui kebijakan ini, struktur manajemen        Through this policy, the Company’s management structure
Perseroan mencerminkan keberagaman, baik dari sisi gender         reflects diversity in terms of both gender and age groups.
maupun kelompok usia.



Kebebasan Berserikat dan Perjanjian                               Freedom of Association and Collective
Kerja Bersama [GRI 3-3, 2-30, 407-1]                              Labor Agreements [GRI 3-3, 2-30, 407-1]

Perseroan menjunjung tinggi hak karyawan untuk berserikat         The Company upholds employees’ rights to freedom of
dan berorganisasi sebagai bagian dari penerapan hubungan          association and organization as part of the implementation
industrial yang harmonis dan berkeadilan. Sepanjang tahun         of harmonious and equitable industrial relations. Throughout
2025, Perseroan tidak melakukan tindakan apa pun yang             2025, the Company did not undertake any actions that could
berpotensi membatasi atau menghambat kebebasan berserikat         potentially restrict or hinder employees’ freedom of association
karyawan, serta senantiasa menghormati hak karyawan untuk         and consistently respected employees’ rights to establish and
membentuk dan menjadi anggota serikat pekerja.                    become members of labor unions.


Hingga akhir tahun 2025, terdapat 3 serikat pekerja yang aktif    As of the end of 2025, there were 3 active labor unions within
di lingkungan Perseroan, masing-masing berlokasi di Plant         the Company, located at the Cikembar Plant – Sukabumi
Cikembar, Kabupaten Sukabumi; Plant Cikande, Kabupaten            Regency; the Cikande Plant – Serang Regency; and the
Serang; dan Plant Sayung, Kabupaten Demak. Total jumlah           Sayung Plant – Demak Regency. The total number of union
anggota serikat pekerja tercatat sebanyak 1.147 orang atau        members amounted to 1,147 employees, representing
sekitar 25,38% dari total karyawan tetap. Selain itu, Peraturan   approximately 25.38% of all permanent employees. In addition,
Perusahaan mengatur syarat-syarat kerja, hak dan kewajiban,       the Company Regulation sets out working conditions, rights and
serta tata tertib kerja sebagai pedoman hubungan kerja yang       obligations, as well as workplace rules, serving as a guideline
berlaku bagi seluruh karyawan, baik yang tergabung dalam          for employment relations applicable to all employees, both
serikat pekerja maupun yang tidak menjadi anggota serikat,        member and not member of labor unions, in order to create
guna menciptakan lingkungan kerja yang aman, tertib, dan          a safe, orderly, and conducive working environment.
kondusif.



Sarana Pengaduan terkait                                          Manpower related Complaints
Ketenagakerjaan

Untuk menjaga hubungan kerja yang harmonis, Kino                  To maintain harmonious working relationship, Kino provides
menyediakan saluran pengaduan ketenagakerjaan yang                a manpower complaints channel through the Employee
dapat disampaikan kepada Departemen Employee and                  and Industrial Relations Department. Each report received
Industrial Relation. Setiap laporan yang masuk akan               is processed and followed up with full responsibility.
diproses dan ditindaklanjuti dengan penuh tanggung jawab.         In 2025, every report received was processed and followed up
Pada tahun 2025, setiap laporan yang masuk telah diproses         responsibly and resolved through mutual agreement.
dan ditindaklanjuti dengan penuh tanggung jawab serta
terselesaikan dengan kesepakatan bersama.




112        Kino Indonesia Tbk Laporan Keberlanjutan 2025
Page 115
Keselamatan dan
Kesehatan Kerja [GRI 3-3, 403-1, 403-8] [POJK51-F.21] [ESG S-11]
Occupational Health and Safety

Kino menempatkan aspek keselamatan dan kesehatan kerja            Kino places occupational health and safety as a fundamental
sebagai fondasi utama dalam menciptakan lingkungan kerja          pillar in creating a decent, safe, and sustainable working
yang layak, aman, dan berkelanjutan bagi seluruh karyawan.        environment for all employees. This commitment is realized
Komitmen tersebut diwujudkan melalui penerapan Kebijakan          through the implementation of an Occupational Health and
Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3)             Safety (OHS) Management System Policy applicable to
yang berlaku bagi seluruh jajaran manajemen dan karyawan,         all levels of management and employees, and extended to
serta diperluas cakupannya kepada mitra usaha, pemasok,           business partners, suppliers, contractors, and other parties
rekanan, dan pihak lain yang berada di lingkungan kerja           present within the Company’s work environment, including
Perseroan, termasuk tamu.                                         visitors.


Untuk mendukung penerapan kebijakan tersebut, Perseroan           To support the implementation of this policy, the Company
melaksanakan berbagai inisiatif K3 yang bertujuan untuk           implements OHS initiatives aimed at preventing work
mencegah kecelakaan kerja, mengendalikan potensi bahaya,          accidents, controlling potential hazards, and minimizing health
serta meminimalkan risiko kesehatan yang dapat timbul dari        risks arising from operational activities. These OHS initiatives
aktivitas operasional. Inisiatif K3 tersebut diterapkan secara    are implemented on an ongoing basis in reference to applicable
berkelanjutan dengan mengacu pada ketentuan peraturan             laws and regulations as well as good occupational safety
perundang-undangan yang berlaku serta praktik keselamatan         practices, including the following:
kerja yang baik, antara lain:
1. Menerapkan Sistem Manajemen K3 dari Kementerian                1. Implementing the OHS Management System (SMK3)
    Ketenagakerjaan di Plant Cikembar dan ISO 45001:2018             issued by the Ministry of Manpower at the Cikembar Plant
    Sistem Manajemen K3 di Plant Pandaan;                            and the ISO 45001:2018 OHS Management System at the
                                                                     Pandaan Plant;
2. Menerapkan Kebijakan Nihil Kecelakaan (Zero Accident           2. Implementing a Zero Accident Policy across 4 Plant,
   Policy) yang sudah dilaksanakan di 4 Plant, yaitu Plant           namely the Cikande Plant, Cikembar Plant, Pandaan Plant,
   Cikande, Plant Cikembar, Plant Pandaan, dan Plant                 and Sayung Plant. In 2025, the Company recorded an
   Sayung. Pada tahun 2025, Perseroan mencatatkan                    actual frequency rate of 5.3;
   actual frequency rate sebesar 5,3;
3. Menerapkan kebijakan terkait insiden kecelakaan kerja          3. Implementing a policy requiring work accident incidents
   di Plant yang harus diinformasikan dalam waktu 1x24 jam           at the Plant must be informed to the Health Safety and
   kepada Departemen Health Safety and Environment (HSE);            Environment (HSE) Division within 1×24 hours;
4. Melakukan peninjauan sistem K3 melalui audit eksternal         4. Conducting a review of the OHS system through external
   yang merujuk pada Sistem Manajemen Keselamatan dan                audits referring to the Occupational Safety and Health
   Kesehatan Kerja (SMK3);                                           Management System (SMK3);
5. Melakukan inspeksi langsung ke setiap Plant Perseroan          5. Conducting on-site inspections at each of the Company’s
   untuk memastikan kepatuhan;                                       plants to ensure compliance;
6. Melaksanakan audit internal sesuai dengan jadwal yang          6. Carrying out internal audits in accordance with the
   telah ditetapkan; serta                                           established schedule; and
7. Melakukan Program Behavior Observation Safety Sampling         7. Implementing the Behavior Observation Safety Sampling
   (BOSS) dengan melibatkan seluruh karyawan untuk                   (BOSS) Program involving all employees to report any near
   melaporkan jika menemukan atau mengalami kejadian near            misses, unsafe actions, and unsafe conditions encountered
   misses, unsafe action, dan unsafe condition di tempat kerja.      or experienced in the workplace.



Identifikasi Bahaya, Penilaian Risiko,                            Hazard Identification, Risk Assessment,
dan Investigasi Insiden [GRI 403-2]                               and Incident Investigation [GRI 403-2]

Perseroan menjalankan kegiatan operasional dengan tingkat         The Company conducts its operations with a high level of activity,
aktivitas yang tinggi, khususnya pada fasilitas produksi,         particularly at its production facilities, which entails potential
sehingga memiliki potensi bahaya dan risiko yang perlu dikelola   hazards and risks that must be managed systematically. In
secara sistematis. Menyadari hal tersebut, Perseroan secara       response, the Company continuously identifies potential




                                                                          2025 Sustainability Report Kino Indonesia Tbk        113
Page 116
                     Kinerja Sosial
                     Social Performance




berkelanjutan melakukan identifikasi potensi bahaya dan risiko    hazards and risks across all business processes, especially
di seluruh proses bisnis, terutama pada kegiatan operasional      in operational actitivities at plant. The risk identification
di plant. Proses identifikasi dan penilaian risiko tersebut       and assessment process refers to the Hazard Identification,
mengacu pada metode Hazard Identification, Risk Assessment,       Risk Assessment, and Determining Control (HIRADC) method,
and Determining Control (HIRADC) serta Identifikasi Aspek dan     as well as the Identification of Environmental Impacts Aspects.
Dampak Lingkungan.


Secara umum, risiko K3 yang dihadapi berkaitan dengan             In general, the OHS risks faced are related to the operation
pengoperasian mesin produksi dan penggunaan peralatan             of production machinery and the use of heavy equipment.
berat. Untuk meminimalkan potensi kecelakaan kerja,               To minimize the potential for work accidents, the Company
Perseroan menerapkan pengendalian risiko secara berjenjang        implements a hierarchical risk control system that includes
yang mencakup eliminasi, substitusi, rekayasa teknik, kontrol     elimination, substitution, engineering controls, administrative
administratif, serta penyediaan dan penggunaan alat pelindung     controls, and the provision and use of personal protective
diri (APD).                                                       equipment (PPE).


Apabila terjadi insiden yang berkaitan dengan K3 maupun           In the event of OHS or environmental incidents, the Company
lingkungan, Perseroan melakukan evaluasi dan tindak lanjut        conducts a responsible evaluations and follow-up to prevent
secara bertanggung jawab untuk mencegah terulangnya               recurrence. The investigation process is governed by Procedure
kejadian serupa. Proses investigasi ini diatur dalam prosedur     PS-046 and carried out by a dedicated team with competencies
PS-046 dan dilaksanakan oleh tim khusus yang memiliki             in work accident investigation. The evaluation results are
kompetensi dalam penyelidikan kecelakaan kerja. Hasil evaluasi    subsequently reported to the Board of Directors and relevant
kemudian dilaporkan kepada Direksi serta pihak eksternal          external parties as part of continuous improvement efforts.
terkait sebagai bagian dari upaya perbaikan berkelanjutan.


Kino menyediakan sarana pelaporan bagi karyawan untuk             Kino provides reporting channels for employees to report
melaporkan kondisi lingkungan kerja yang dianggap tidak           working environmental conditions that are considered unsafe
aman atau tidak layak melalui Pelaporan Tim Kelompok Kerja        or unsuitable through the Work Group Team Reporting (POKJA)
(POKJA) maupun mekanisme Behavior Observation Safety              as well as the Behavior Observation Safety Sampling (BOSS)
Sampling (BOSS). Setiap laporan ditindaklanjuti secara objektif   mechanism. Each report is followed up objectively to ensure that
untuk memastikan lingkungan kerja tetap aman dan kondusif.        the working environment remains safe and conducive. In 2025
Sepanjang tahun 2025, tidak terdapat pengaduan terkait            there were no complaints related to working environmental
kondisi lingkungan kerja, dan seluruh kegiatan operasional        conditions, and all operational activities ran smoothly.
berjalan dengan baik.



Layanan dan Promosi Kesehatan Kerja                               Occupational Health Services and
[GRI 403-3, 403-6]                                                Promotion [GRI 403-3, 403-6]

Kesehatan kerja karyawan menjadi perhatian penting bagi           Employee occupational health is an important focus for the
Perseroan untuk menjaga produktivitas serta kenyamanan            Company in maintaining productivity and comfort at work.
dalam bekerja. Sebagai wujud komitmen tersebut, Kino telah        As a part of this commitment, Kino implemented a number
menjalankan berbagai inisiatif promotif dan preventif di bidang   of promotive and preventive occupational health initiatives in
kesehatan kerja pada tahun 2025, di antaranya:                    2025, including:
1. Mendukung Program Pencegahan HIV/AIDS di tempat kerja,         1. Supporting the HIV/AIDS Prevention Program in the
    yang digagas Kementerian Tenaga Kerja dan Organisasi              Workplace, initiated by the Ministry of Manpower and the
    Buruh Internasional (ILO). Program ini dilaksanakan               International Labour Organization (ILO). The program
    melalui 9 kegiatan, baik yang diselenggarakan secara              was implemented through 9 activities, both organized
    mandiri maupun melalui kerja sama dengan berbagai                 independently and in collaboration with various parties,
    pihak, termasuk pelaksanaan sosialisasi HIV/AIDS dan              including HIV/AIDS awareness campaigns and Voluntary
    Voluntary Counseling and Testing (VCT) secara sukarela di         Counseling and Testing (VCT) at several operational
    beberapa lokasi operasional. Inisiatif ini bertujuan untuk        locations. This initiative aims to increase worker’s
    meningkatkan kesadaran pekerja mengenai pencegahan                awareness of HIV/AIDS prevention and promote the
    HIV/AIDS serta mendorong penerapan prinsip non-stigma             principles of non-stigmatization and non-discrimination
    dan non-diskriminasi terhadap pengidap HIV/AIDS. Pada             against people with HIV/AIDS. In 2025, a total of
    tahun 2025, sebanyak 142 orang telah menerima manfaat             142 individuals benefited from this program;
    dari program tersebut;




114         Kino Indonesia Tbk Laporan Keberlanjutan 2025
Page 117
2. Menyelenggarakan kegiatan donor darah secara berkala               2. Organizing regular blood donation activities at several
    di beberapa unit operasional sebagai bentuk dukungan                 operational units as a contribution to maintaining national
    terhadap ketersediaan stok darah nasional serta upaya                blood supply availability and supporting employee health;
    menjaga kesehatan karyawan;
3. Melaksanakan pemeriksaan kesehatan berkala (medical check          3. Conducting periodic medical check-ups (MCU) for
    up/MCU) bagi karyawan dengan fungsi tertentu seperti divisi          employees in certain functions, such as production and
    produksi dan teknik yang berhubungan dengan peralatan;               engineering divisions that deal with equipment;
4. Menyelenggarakan          pemeriksaan     kesehatan      gratis,   4. Providing free health screenings, including eye
    termasuk pemeriksaan mata dan cek kesehatan umum                     examinations and general health checks for employees;
    bagi karyawan;
5. Menyelenggarakan seminar kesehatan, antara lain terkait HIV,       5. Organizing health seminars on topics such as HIV,
    tuberkulosis (TBC), Hepatitis, serta edukasi kesehatan lainnya        tuberculosis (TB), hepatitis, and other health education
    bekerja sama dengan fasilitas layanan kesehatan setempat;             programs in collaboration with local healthcare facilities;
6. Melaksanakan program promosi kesehatan (Promkes)                   6. Implementing health promotion programs (Promkes)
    terkait hipertensi, diabetes, demam berdarah, dan penyakit            related to high blood pressure, diabetes, dengue fever, and
    lainnya guna meningkatkan kesadaran karyawan terhadap                 other diseases to improve employee awareness of disease
    pencegahan penyakit;                                                  prevention;
7. Melaksanakan pelatihan pertolongan pertama pada                    7. Conducting first aid (P3K) training, including treatment
    kecelakaan (P3K), termasuk penanganan luka bakar, luka                for burns, work-related injuries, exposure to hazardous
    kerja, paparan bahan berbahaya, serta keselamatan kerja               materials, and occupational safety related to electrical
    terkait risiko kelistrikan;                                           risks;
8. Menyelenggarakan pelatihan tata cara resusitasi sebagai            8. Organizing cardiopulmonary resuscitation (CPR) training
    bagian dari peningkatan kapasitas karyawan dalam                      as part of efforts to improve employees’ capacity in
    penanganan kondisi darurat medis;                                     handling medical emergencies;
9. Melaksanakan screening TBC, termasuk pengambilan                   9. Conducting TB screening, including sputum sample
    sampel dahak di beberapa lokasi operasional bekerja sama              collection at several operational locations in cooperation
    dengan fasilitas kesehatan setempat; dan                              with local healthcare facilities; and
10. Melaksanakan berbagai kegiatan edukasi dan promotif               10. Implementing other educational and promotive activities
    lainnya yang mendukung peningkatan kesadaran dan                      to support the improvement of employee health awareness
    derajat kesehatan karyawan di seluruh unit operasional.               and overall health standards across all operational units.


Pelaksanaan inisiatif promotif dan preventif di bidang kesehatan      The implementation of promotive and preventive occupational
kerja sepanjang tahun 2025 tersebut melibatkan total 3.028            health initiatives throughout 2025 involved a total of 3,028
partisipasi karyawan yang tersebar di unit operasional Cikande,       employee participants across the Cikande, Cikembar, Pandaan,
Cikembar, Pandaan, dan Sayung.                                        and Sayung operational units.


Selain program-program tersebut, Perseroan menyediakan                In addition to these programs, the Company provides health
perlindungan kesehatan melalui kepesertaan BPJS Kesehatan dan         protection through participation in BPJS Kesehatan and BPJS
BPJS Ketenagakerjaan bagi seluruh karyawan tanpa membedakan           Ketenagakerjaan for all employees without distinction, as well
golongan, serta asuransi kesehatan tambahan bagi fungsi tertentu      as additional health insurance coverage for certain functions
sesuai kebutuhan pekerjaan. Perseroan juga mendorong gaya             based on job requirements. The Company also promotes
hidup sehat melalui pengembangan komunitas olahraga dan               a healthy lifestyle by fostering sports communities and
penyediaan akses fasilitas kebugaran bagi karyawan.                   providing employees with access to fitness facilities.



Partisipasi, Konsultasi, dan Komunikasi                               Employee Participation, Consultation and
Karyawan terkait K3 [GRI 403-4]                                       Communication Related to OHS [GRI 403-4]

Kino berkomitmen menciptakan lingkungan kerja yang                    Kino is committed to fostering an open and participatory
terbuka dan partisipatif, di mana setiap karyawan dapat               working environment in which every employee can safely
menyampaikan masukan, keluhan, atau aspirasi terkait                  express feedback, concerns, or aspirations regarding OHS
penerapan K3 dengan aman dan tanpa hambatan.                          implementation without barriers. To support this commitment,
Untuk mendukung hal tersebut, Perseroan menyediakan                   the Company provides a number of different communication
berbagai sarana komunikasi dan konsultasi sebagai berikut:            and consultation channels, including:
1. Pelaksanaan Kebijakan Safety Pause Day 1 kali setiap bulan         1. Implementation of the Safety Pause Day policy once every
    dengan mengumpulkan semua karyawan, safety talk 1 kali                month by gathering all employees, conducting safety talks
    setiap 2 minggu, serta safety briefing sebelum bekerja;               once every two weeks, and pre-briefing before work;




                                                                              2025 Sustainability Report Kino Indonesia Tbk     115
Page 118
                     Kinerja Sosial
                     Social Performance




2. Peringatan Bulan K3 Nasional setiap tahun pada                2. Celebrating the National OHS Month annually from
   12 Januari-12 Februari, yang bertujuan mendukung                 12 January-12 February to support the creation of a safe,
   terciptanya tempat kerja yang aman, efisien, dan produktif;      efficient, and productive workplace;
3. Pembentukan Panitia Pembina Keselamatan dan Kesehatan         3. Establishing the Occupational Safety and Health
   Kerja (P2K3), beranggotakan perwakilan manajemen dan             Committee (P2K3), consisting of management and
   pekerja. Pada tahun 2025, perwakilan pekerja dalam P2K3          worker representatives. In 2025, there are 151 worker
   terdiri dari 151 orang; serta                                    representatives in P2K3; and
4. Penyampaian himbauan K3 melalui paging system setiap          4. Delivery of OHS reminders through the paging system
   pagi dan sore.                                                   every morning and afternoon.



Pelatihan K3 [GRI 403-5]                                         OHS Training [GRI 403-5]

Pelatihan K3 menjadi bagian penting dari budaya kerja Kino       OHS training forms an integral part of Kino’s work culture
guna menjaga keselamatan dan meningkatkan kesiapan               to maintain safety and improve employees’ readiness in
karyawan menghadapi risiko operasional. Pada tahun 2025,         addressing operational risks. In 2025, the Company conducted
Perseroan telah melaksanakan 84 pelatihan K3 yang diikuti        84 OHS training with a 6,538 employee participations and
sebanyak 6.538 partisipasi dari karyawan, dan 39 partisipasi     39 business partners/suppliers participants.
dari mitra usaha/pemasok.


Kegiatan tersebut antara lain meliputi pelatihan keselamatan     These activities included basic safety training covering
dasar (safety training), yang mencakup topik keselamatan         topics, such as occupational safety, safe driving, ergonomics,
kerja, keselamatan berkendara, ergonomi, pengendalian energi     hazardous energy control (lock out–tag out), the use of
berbahaya (lock out–tag out), penggunaan alat pemadam api        portable fire extinguishers (APAR), chemical handling, and
ringan (APAR), penanganan bahan kimia, serta bekerja aman        working safely at heights. In addition, the Company organized
di ketinggian. Selain itu, Perseroan juga menyelenggarakan       emergency response training, including simulations on the
pelatihan tanggap darurat (emergency response training),         use of portable APAR and hydrants, as well as periodic safety
termasuk simulasi penggunaan APAR dan hydrant, serta             pause day activities addressing occupational safety and
kegiatan safety pause day yang membahas isu keselamatan dan      environmental issues.
lingkungan secara berkala.



Pencegahan dan Mitigasi Dampak K3                                Prevention and Mitigation of OHS Impacts
terkait Relasi Bisnis [GRI 403-7]                                related to Business Relationships [GRI 403-7]

Perseroan berupaya mencegah dan meminimalkan risiko K3           The Company strives to prevent and minimize OHS risks that
yang dapat timbul dari kegiatan operasional yang melibatkan      may generate from operational activities involving business
mitra usaha/pemasok. Upaya tersebut dilakukan melalui            partners and suppliers. These efforts are carried out through
pelaksanaan penilaian risiko secara menyeluruh serta             the implementation of comprehensive risk assessments and
penerapan Kebijakan K3 secara konsisten sebagai bagian dari      the consistent application of the OHS Policy as part of
pengelolaan hubungan kerja yang bertanggung jawab.               responsible partnership management.


Kinerja Keselamatan Kerja                                        Occupational Safety Performance
[GRI 403-9] [ESG S-06]                                           [GRI 403-9] [ESG S-06]


Rekapitulasi data kinerja K3 selama 3 tahun terakhir             A summary of OHS performance data in the last 3 years is
ditampilkan pada tabel berikut:                                  presented in the table below:



                                Uraian
                                                                           2025               2024                2023
                              Description

 Lost Time Injury                                                                 9                  7                   18

 Fatalitas
                                                                                  -                  -                    -
 Fatality

 Restricted Work Cases                                                            2                  3                    -




116          Kino Indonesia Tbk Laporan Keberlanjutan 2025
Page 119
                                     Uraian
                                                                                                 2025                2024                 2023
                                   Description

 Kasus Perawatan Medis
                                                                                                          7                 10                   4
 Medical Treatment Cases

 Kasus Pertolongan Pertama
                                                                                                         20                 21                   21
 First Aid Cases

 Jumlah Jam Kerja
                                                                                               7,268,947           6,934,540            5,864,886
 Total Working Hours

 Jumlah Hari Hilang (Lost Days)
                                                                                                         59               84                   130
 Total Lost Days

 Lost Time Injury Frequency Rate (LTIFR)                                                                8.12             12.11                3.07

 Total Recordable Injury Rate (TRIR)                                                                    2.48            2.88                  3.75

 Severity Rate (SR)                                                                                     8.12             12.11                22.17

Keterangan: / Remarks:
Rumus yang digunakan menggunakan konstanta 200.000. / The formula used applies a constant of 200,000.




Pada tahun 2025, penerapan inisiatif keselamatan kerja                              In 2025, the implementation of workplace safety initiatives
di seluruh unit kerja menunjukkan hasil yang baik, di mana                          across all operational units demonstrated positive results,
tidak terjadi kecelakaan kerja fatal maupun insiden yang                            with zero fatal work accidents or incidents resulting in losses.
menimbulkan kerugian. Selain itu, Kino juga terus melanjutkan                       In addition, Kino continued its participation in the Work
kepesertaan dalam Program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK)                            Accident Insurance Program (Jaminan Kecelakaan Kerja/JKK)
BPJS Ketenagakerjaan sebagai bentuk perlindungan bagi                               under BPJS Ketenagakerjaan as a form of protection for all
seluruh karyawan.                                                                   employees.



Kinerja Kesehatan Kerja [GRI 403-10]                                                Occupational Health Performance
                                                                                    [GRI 403-10]


Pada tahun 2025, Perseroan melaksanakan berbagai inisiatif                          In 2025, the Company implemented a number of initiatives to
untuk mendukung kesehatan kerja karyawan, baik secara                               support employee occupational health, both independently
mandiri maupun melalui kerja sama dengan pihak ketiga.                              and in collaboration with third parties. The activities carried
Adapun beberapa kegiatan yang telah dilakukan, antara lain:                         out, include:
1. Melaksanakan medical check-up bagi karyawan di plant                             1. Conducting medical check-ups for employees at
    Perseroan dan warehouse cabang. Pada tahun 2025,                                    the Company’s plant and warehouse branches. In 2025,
    sebanyak 1.502 karyawan telah menerima manfaat tersebut;                            a total of 1,502 employees benefited from this program;
2. Melaksanakan program olahraga secara rutin;                                      2. Organizing regular exercise activities;
3. Melakukan sosialisasi berkala untuk hidup sehat melalui                          3. Conducting periodic healthy living awareness dissemination
    email kepada seluruh karyawan; serta                                                via email to all employees; and
4. Menyediakan fasilitas fitness centre untuk meningkatkan                          4. Providing fitness center facilities to improve and maintain
    dan menjaga kesehatan karyawan.                                                     employee health.




                                                                                              2025 Sustainability Report Kino Indonesia Tbk           117
Page 120
                    Kinerja Sosial
                    Social Performance




Komitmen terhadap Konsumen
Commitment to Consumers



Perseroan terus berupaya memperkuat hubungan dengan               The Company continuously strives to strengthen its
konsumen sebagai bagian dari strategi menjaga loyalitas           relationship with customers as part of its strategy to
dan memperluas pasar secara berkelanjutan. Keberlanjutan          maintain loyalty and sustainably expand its market presence.
usaha Perseroan sangat bergantung pada tingkat kepuasan           The sustainability of the Company’s business is highly
konsumen, yang dipengaruhi oleh kemampuan Perseroan               dependent on customer satisfaction, which is influenced by the
dalam memenuhi kebutuhan serta ekspektasi terhadap produk         Company’s ability to meet customer needs and expectations
dan layanan yang diberikan. Oleh karena itu, pengendalian         regarding the products and services provided. Therefore,
kualitas produk dan jasa menjadi prioritas utama, yang            product and service quality control remains a top priority,
dilaksanakan melalui penerapan standar operasional prosedur       implemented through the consistent application of standard
(SOP) secara konsisten dalam seluruh aktivitas operasional        operating procedures (SOPs) across all operational activities to
guna memastikan mutu, keamanan, dan keandalan produk              ensure the quality, safety, and reliability of products received
yang diterima konsumen.                                           by customers.



Layanan Setara kepada Konsumen                                    Commitment to Equal Service to
[POJK51-F.17]                                                     Customers [POJK51-F.17]

Kino menempatkan konsumen sebagai pusat perhatian,                Kino places customers at the center of its attention, with
dengan komitmen untuk memberikan layanan yang setara dan          a commitment to providing equal and fair services to all
adil bagi semua konsumen, tanpa memandang latar belakang,         customers, regardless of background, economic capacity, or
kemampuan ekonomi, atau wilayah domisili. Setiap konsumen         area of residence. Every customer has the right to transparent
berhak mendapatkan informasi produk yang transparan,              product information, adequate after-sales services, and
layanan purna jual yang memadai, serta akses yang mudah ke        accessible complaint channels.
saluran pengaduan.


Untuk mendukung komitmen tersebut, Kino telah                     To support this commitment, Kino has integrated digital
mengintegrasikan teknologi digital dalam proses bisnis dan        technology into its business and marketing processes, enabling
pemasarannya, sehingga konsumen dapat mengakses produk            customers to access products and services anytime and anywhere
dan layanan kapan saja dan di mana saja melalui berbagai kanal,   through a number of different channels, including social media,
seperti media sosial, situs web resmi, KOLs dan influencer,       the official website, KOLs and influencers, publisher channels,
kanal publisher, serta e-commerce melalui Kino Official           as well as e-commerce platforms through the Kino Official Store
Store di berbagai marketplace ternama. Pendekatan ini juga        across leading marketplaces. This approach also strengthens
memperkuat jaringan pemasaran konvensional melalui pasar          the conventional marketing network through physical markets,
fisik, memastikan bahwa seluruh produk dan layanan Kino           ensuring that all Kino products and services are inclusive and
bersifat inklusif dan dapat dinikmati oleh seluruh masyarakat.    accessible to the broader community.



Perlindungan Privasi Konsumen [GRI 3-3, 418-1]                    Protecting Customer Privacy [GRI 3-3, 418-1]

Perseroan berkomitmen menjaga kerahasiaan dan keamanan            The Company is committed to protecting the confidentiality
data pribadi konsumen sebagai bagian dari upaya membangun         and security of customers’ personal data as part of its efforts
dan mempertahankan kepercayaan publik. Seluruh informasi          to build and maintain public trust. All information relating to
konsumen, mitra usaha, serta pihak ketiga dikelola sesuai         customers, business partners, and third parties is managed in
dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang                accordance with applicable laws and regulations, including Law
berlaku, termasuk Undang-Undang No. 27 Tahun 2022 tentang         No. 27 of 2022 concerning Personal Data Protection.
Pelindungan Data Pribadi.




118         Kino Indonesia Tbk Laporan Keberlanjutan 2025
Page 121
Dalam rangka memperkuat sistem keamanan informasi,                     To strengthen its information security system, the Company
Perseroan telah menerapkan ISO 27001:2022 Sistem                       has implemented the ISO 27001:2022 Information Security
Manajemen Keamanan Inforamsi (ISMS), yang berfungsi untuk              Management System (ISMS), which serves to protect sensitive
melindungi data sensitif, informasi konsumen, serta aset               data, customer information, and the Company’s information
informasi Perseroan dari berbagai risiko, termasuk peretasan,          assets from various risks, including hacking, data theft, and
pencurian, maupun kerusakan akibat insiden keamanan.                   damage due to security incidents. Throughout 2025, the
Sepanjang 2025, Perseroan telah berhasil menyelesaikan 100%            Company successfully resolved all complaints received.
pengaduan yang diterima.



Inovasi dan Pengembangan Produk                                        Product Innovation and Development
[POJK51-F.26]                                                          [POJK51-F.26]


Pengembangan produk terus dilakukan sebagai upaya                      Product development is continuously carried out as part of
mempertahankan kualitas dan nilai bagi konsumen. Sepanjang             the Company’s efforts to maintain quality and deliver
tahun 2025, Perseroan melaksanakan berbagai inovasi dan                added value to customers. Throughout 2025, the Company
pengembangan produk, antara lain:                                      implemented product innovations and development initiatives,
                                                                       including the following:
1.  Pada merek Colltopia, Kino meluncurkan varian rasa baru,           1. Under the Colltopia brand, Kino launched new flavor
    yakni Sparkling Lemon Lime 7 g, Yuzu Pomelo 320 ml, dan                variants, namely Sparkling Lemon Lime 7 g, Yuzu Pomelo
    Melon Orange ml;                                                       320 ml, and Melon Orange 320 ml;
2. Pada merek Cap Panda, Kino meluncurkan varian rasa baru             2. Under the Cap Panda brand, Kino introduced new flavor
    Cincau Hijau 310 ml;                                                   variants, including Green Grass Jelly 310 ml;
3. Pada merek Kino Pia, Kino meluncurkan Kino Pia 100 Festive          3. Under the Kino Pia brand, Kino launched Kino Pia 100
    Bucket 275 g dan Pouch Regulaer 138 g. Selain itu, Kino Pia            Festive Bucket 275 g and Pouch Regular 138 g. In addition,
    juga dikembangkan dengan berbagai varian rasa, seperti                 Kino Pia was further developed with various flavor variants,
    cokelat, kacang hijau, dan nanas, serta ukuran kemasan yang            such as chocolate, mung bean, and pineapple, as well as a
    beragam untuk memenuhi preferensi konsumen;                            range of packaging sizes to meet consumer preferences;
4. Pada merek Eskulin Kids, Kino meluncurkan Eskulin Kids              4. Under the Eskulin Kids brand, Kino launched Eskulin Kids
    Sunscreen SPF 50 PA+++ dan Eskulin Kids Hair Lotion;                   Sunscreen SPF 50 PA+++ and Eskulin Kids Hair Lotion;
5. Pada merek Eskulin, Kino mengembangkan rangkaian                    5. Under the Eskulin brand, Kino expanded the Eskulin Eau de
    Eskulin Eau de Parfum, termasuk varian, seperti Twilight               Parfum line, including variants, such as Twilight Amour and
    Amour dan Enchanted Petals;                                            Enchanted Petals;
6. Pada merek Ovale, Kino menghadirkan pengembangan                    6. Under the Ovale brand, Kino introduced the Ovale H2O
    produk Ovale H2O Micellar Water Hydra Boost kemasan                    Micellar Water Hydra Boost in a 300 ml bottle packaging.
    botol 300 ml;
7. Pada merek Ellips, Kino meluncurkan Ellips Hair Serum               7. Under the Ellips brand, Kino launched Ellips Hair Serum
    Ultra Treatment, serta mengembangkan rangkaian produk                 Ultra Treatment and further developed its hair care
    perawatan rambut lainnya, termasuk Ellips Hair Mask                   portfolio, including Ellips Hair Mask Moroccan, Ellips Hair
    Moroccan, Ellips Hair Vitamin, Hair Vitamin Bottle, dan Ellips        Vitamin, Hair Vitamin Bottle, and Ellips Vitamin Hair Mist
    Vitamin Hair Mist (Mist Me Up), guna mendukung kebutuhan              (Mist Me Up), to address diverse hair care needs, such as
    perawatan rambut yang beragam, seperti hair treatment,                hair treatment, smoothness, shine, color nourishment, and
    smooth, shiny, nutri color, serta perawatan praktis sehari-hari;      practical daily care;
8. Pada merek KUCINGKU, Kino mengembangkan produk                      8. Under the KUCINGKU brand, Kino developed KUCINGKU
    KUCINGKU Bentonite Cat Litter dalam berbagai ukuran                   Bentonite Cat Litter in different sizes and fragrance variants
    dan varian aroma sebagai bagian dari penguatan portofolio             as part of strengthening its pet care product portfolio;
    produk perawatan hewan peliharaan;
9. Pada merek Segar Sari, Kino mengembangkan produk                    9. Under the Segar Sari brand, Kino developed Segar Sari
    Segar Sari Teh Tarik sebagai bagian dari penguatan portofolio          Teh Tarik as part of strengthening its powdered beverage
    minuman serbuk dengan cita rasa khas yang praktis dikonsumsi;          portfolio with a distinctive and convenient flavor offering;
10. Pada merek Panther, Kino meluncurkan varian minuman                10. Under the Panther brand, Kino launched ready-to-drink
    siap konsumsi Panther Big Cup dan Panther Cup dengan                   variants, Panther Big Cup and Panther Cup, in various
    berbagai pilihan rasa, seperti mixfruit, anggur, dan stroberi,         flavors, such as mixed fruit, grape, and strawberry, targeting
    untuk menjangkau segmen konsumen minuman ringan;                       the soft beverage segment;




                                                                               2025 Sustainability Report Kino Indonesia Tbk        119
Page 122
                      Kinerja Sosial
                      Social Performance




11. Pada merek Chew2Ball, Kino menghadirkan produk                 11. Under the Chew2Ball brand, Kino introduced Chew2Ball
    Chew2Ball untuk pasar ekspor, termasuk ke Korea Selatan,           products for export markets, including South Korea, in
    dengan varian rasa mint dan fruit, sebagai bagian dari             mint and fruit flavors, as part of its international market
    pengembangan pasar internasional; dan                              expansion strategy; and
12. Pada merek Snackit, Kino meluncurkan berbagai varian           12. Under the Snackit brand, Kino launched various Snackit
    Snackit Marshmallow dengan bentuk dan rasa yang                    Marshmallow variants featuring innovative shapes and
    inovatif, termasuk varian bag shape dan flavor dip.                flavors, including bag-shaped variants and flavor dip options.



Pelabelan dan Komunikasi Pemasaran                                 Labeling and Marketing Communication
[GRI 3-3, 417-1, 417-2, 417-3]                                     [GRI 3-3, 417-1, 417-2, 417-3]


Perseroan secara konsisten melakukan pelabelan produk              The Company consistently implements product labeling as
sebagai sarana komunikasi dan edukasi kepada konsumen              a means of communication and consumer education, while
sekaligus untuk memastikan kepatuhan terhadap ketentuan            ensuring compliance with applicable laws and regulations.
peraturan perundang-undangan yang berlaku. Setiap produk,          Each product, including processed food and beverage products,
termasuk pangan olahan makanan dan minuman, dilengkapi             is equipped with labeling information covering the product
dengan informasi label yang mencakup nama produk,                  name, composition, nutritional information, expiration date,
komposisi, informasi nilai gizi, tanggal kedaluwarsa, nomor izin   BPOM distribution permit number, net weight/content, as well
edar BPOM, berat/isi bersih, serta nama dan alamat produsen,       as the name and address of the manufacturer, in accordance
sesuai Undang-Undang No. 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan         with Law No. 8 of 1999 on Consumer Protection and
Konsumen dan Peraturan Badan Pengawas Obat dan Makanan             the Food and Drug Administration (BPOM) Regulation
(BPOM) No. 26 Tahun 2021 tentang Informasi Nilai Gizi pada         No. 26 of 2021 on Nutritional Value Information on Processed
Label Pangan Olahan. Untuk produk kosmetika, pencantuman           Food Labels. For cosmetic products, the label includes
label memuat nama dan fungsi produk, komposisi, cara               the product name and function, composition, directions for
penggunaan, tanggal kedaluwarsa, nomor notifikasi BPOM,            use, expiration date, BPOM notification number, and relevant
serta peringatan yang relevan, sesuai Peraturan Menteri            warnings, in accordance with Ministry of Health Regulation
Kesehatan     No.    1176/MENKES/PER/VIII/2010          tentang    No. 1176/MENKES/PER/VIII/2010 on Notification of Cosmetic.
Notifikasi Kosmetika. Informasi produk juga dapat diakses          Product information is also accessible through the official
melalui situs web resmi di www.kino.co.id/brands dan media         website at www.kino.co.id/brands and through the Company’s
sosial. Sepanjang tahun 2025, Perseroan tidak menerima             social media channels. In 2025, the Company did not receive
laporan insiden ketidakpatuhan terkait pencantuman label           any reports of non-compliance incidents related to product
produk.                                                            information labeling provisions.


Dalam hal komunikasi pemasaran, Perseroan menjalankan              In terms of marketing communication, the Company conducts
seluruh kegiatan promosi dan periklanan dengan mengacu pada        all promotional and advertising activities in accordance
Undang-Undang Perlindungan Konsumen serta Etika Pariwara           with the Consumer Protection Law and the Indonesian
Indonesia yang ditetapkan oleh Dewan Periklanan Indonesia.         Advertising Ethics of the Indonesian Advertising Council.
Kegiatan pemasaran dilakukan dengan prinsip jujur, akurat, dan     Marketing activities are carried out based on the principles
bertanggung jawab, serta menjunjung persaingan usaha yang          of honesty, accuracy, and responsibility, while upholding fair
sehat dan kepatuhan terhadap hukum. Selama tahun 2025,             business competition and compliance with applicable laws and
Perseroan tidak menerima sanksi maupun laporan atas dugaan         regulations. Throughout 2025, the Company did not receive
pelanggaran regulasi terkait komunikasi pemasaran.                 any sanctions or reports concerning alleged violations of
                                                                   regulations related to marketing communications.



Evaluasi Keamanan dan Kesehatan                                    Evaluation of Product Safety and Health
Produk [GRI 3-3, 416-1, 416-2] [POJK51-F.27]                       [GRI 3-3, 416-1, 416-2] [POJK51-F.27]


Proses evaluasi keamanan dan kesehatan produk dilakukan            The product safety and health evaluation process is
secara menyeluruh untuk memastikan produk yang dihasilkan          conducted comprehensively to ensure that all products
memenuhi standar keamanan yang ditetapkan. Perseroan               meet established safety standards. The Company ensures
memastikan seluruh produk telah memenuhi ketentuan                 that all products comply with the requirements set by
dari BPOM dan Kementerian Kesehatan, serta memperoleh              BPOM and the Ministry of Health, and have obtained halal
sertifikasi halal dari Badan Penyelenggara Jaminan Produk          certification from the Halal Product Assurance Organizing
Halal (BPJPH). Dukungan terhadap pengendalian mutu produk          Body (BPJPH). Support for product quality control is also
juga tercermin dari fasilitas plant yang dilengkapi dengan         reflected in the Company’s plant facilities, which are equipped




120          Kino Indonesia Tbk Laporan Keberlanjutan 2025
Page 123
laboratorium dan peralatan pengujian sesuai standar kesehatan    with laboratories and testing equipment in accordance with
yang berlaku. Sebagai wujud nyata komitmen terhadap              applicable health standards. As a tangible demonstration of its
keselamatan konsumen, Perseroan telah berhasil menyelesaikan     commitment to consumer safety, the Company successfully
100% pengaduan keamanan produk sepanjang tahun pelaporan,        resolved 100% of product safety complaints throughout
yang mencakup proses investigasi mendalam hingga pemberian       the reporting year, encompassing thorough investigations and
solusi konkret bagi setiap laporan yang diterima.                the provision of concrete solutions for each case reported.



Dampak Produk Kino [POJK51-F.28]                                 Impact of Kino’s Products [POJK51-F.28]

Beragam produk telah dikembangkan untuk memenuhi                 A wide range of products has been developed to meet the
kebutuhan konsumen di berbagai segmen. Dalam                     needs of customers across different segments. In their use,
penggunaannya, setiap produk tentu memiliki potensi dampak       each product inherently carries potential impacts on health
terhadap kesehatan dan lingkungan. Karena itu, Perseroan         and the environment. Therefore, the Company is committed
berkomitmen memastikan seluruh produk yang dihasilkan            to ensuring that all products manufactured are safe, of high
aman, berkualitas, dan sesuai dengan standar kesehatan yang      quality, and meet with prevailing health standards in Indonesia.
berlaku di Indonesia. Sebagai bentuk kepatuhan, seluruh produk   As part of its regulatory compliance, all products have been
telah disesuaikan dengan ketentuan Peraturan Pemerintah          aligned with Government Regulation No. 28 of 2024 on
No. 28 Tahun 2024 tentang pelaksanaan Undang-Undang              the enforcement of Law No. 17 of 2023 on Health, including
No. 17 Tahun 2023 mengenai Kesehatan, termasuk pengaturan        provisions on the maximum level for sugar, salt, and fat.
batas maksimum kandungan gula, garam, dan lemak. Melalui         Through the implementation of these policies, the Company
penerapan kebijakan tersebut, Perseroan berupaya menghadirkan    strives to deliver products that not only excel in quality but also
produk yang tidak hanya unggul secara mutu, tetapi juga          support a healthy and sustainable lifestyle for customers.
mendukung gaya hidup sehat dan berkelanjutan bagi konsumen.



Produk Ditarik Kembali dan Survei                                Product Recalls and Customer
Kepuasan Konsumen [POJK51-F.29, F.30]                            Satisfaction Surveys [POJK51-F.29, F.30]

Perseroan senantiasa menerapkan pengawasan yang ketat            The Company consistently implements strict supervision
pada setiap tahap produksi untuk memastikan kualitas produk.     at every stage of the production process to ensure product
Oleh karena itu, sepanjang tahun 2025, Perseroan tidak           quality. Accordingly, throughout 2025, the Company did not
menerima laporan produk yang ditarik kembali dari pasaran.       receive any reports of product recalls from the market.


Sebagai bagian dari upaya memahami tingkat kepuasan              As part of its efforts to understand the level of consumer
konsumen, Perseroan memanfaatkan masukan yang diperoleh          satisfaction, the Company utilizes feedback obtained through
melalui interaksi dengan konsumen sebagai bahan evaluasi         interactions with consumers as an evaluation tool to improve
dalam meningkatkan kualitas produk dan layanan. Ke depan,        product and service quality. Going forward, the Company is
Perseroan berkomitmen untuk terus memperkuat pendekatan          committed to further strengthening its consumer satisfaction
pengukuran kepuasan konsumen guna mendukung peningkatan          measurement approach to support continuous improvement in
kualitas layanan secara berkelanjutan.                           service quality.



Sarana Pengaduan terkait Konsumen                                Customers Complaint Channel

Perseroan menjamin kemudahan akses konsumen dalam                The Company ensures ease of access for customers to submit
menyampaikan pengaduan atau masukan melalui berbagai             complaints or feedback through a number of different channels,
kanal, termasuk email resmi, dan situs web. Pada tahun           including official email and the Company’s website. In 2025,
2025, Perseroan mencatat adanya pengaduan konsumen,              the Company recorded a number of consumer complaints,
yang seluruhnya telah ditangani sesuai dengan prosedur dan       all of which were handled in accordance with applicable
standar layanan yang berlaku. Perseroan secara berkelanjutan     procedures and service standards. The Company continuously
melakukan evaluasi atas setiap masukan yang diterima. Hal ini    evaluates every piece of feedback received as part of its
sebagai bentuk komitmen kami untuk menjaga kualitas produk       commitment to maintaining product and service quality and
dan layanan serta memperkuat hubungan yang baik dengan           strengthening its relationship with consumers.
konsumen.




                                                                         2025 Sustainability Report Kino Indonesia Tbk         121
Page 124
                         Kinerja Sosial
                         Social Performance




Komitmen terhadap Mitra Usaha
Commitment to Business Partners


Kino berkomitmen membangun rantai pasokan yang                  Kino is committed to building a responsible supply chain as an
bertanggung jawab sebagai bagian penting dari penerapan         integral part of implementing sustainable business practices.
praktik bisnis berkelanjutan. Dalam menjalin kerja sama,        In establishing partnerships, the Company ensures that each
Perseroan memastikan setiap mitra usaha/pemasok dipilih         business partner/supplier is selected through a process that
melalui proses yang mempertimbangkan aspek lingkungan,          takes into account environmental, social, and governance
sosial, dan tata kelola, sehingga hubungan kemitraan yang       aspects. This approach ensures that the partnerships formed
terbentuk tidak hanya mendukung kelancaran operasional,         not only support operational continuity but also contribute to
tetapi juga berkontribusi pada keberlanjutan bersama.           shared sustainability.



Praktik Pengadaan dan Pelibatan                                 Procurement Practices and Local
Pemasok Lokal [GRI 3-3, 204-1]                                  Supplier Involvement [GRI 3-3, 204-1]

Salah satu upaya Perseroan dalam mendorong kesejahteraan        One of the Company’s efforts to promote community welfare is
masyarakat dilakukan melalui pelibatan pemasok lokal dalam      carried out through the engagement of local suppliers within its
rantai pasok. Perseroan menjalin kerja sama dengan mitra        supply chain. The Company collaborates with both national and
usaha dan pemasok nasional maupun lokal sebagai bagian dari     local business partners and suppliers as part of its commitment
komitmen untuk mendukung pertumbuhan ekonomi daerah,            to supporting regional economic growth, including indirect
termasuk kontribusi tidak langsung terhadap peningkatan         contributions to the increase of local revenue (PAD) and
pendapatan asli daerah (PAD) serta peningkatan penggunaan       increase the use of local materials in its production processes.
material lokal dalam proses produksi.


Pelibatan mitra usaha dan pemasok dikelola secara bertanggung   The involvement of business partners and suppliers is managed
jawab dengan memperhatikan prinsip keberlanjutan dan            responsibly, with due consideration to sustainability principles
pengembangan industri hijau, sejalan dengan Undang-Undang       and green industry development, according to the Law
No. 3 Tahun 2014 tentang Perindustrian. Sepanjang tahun         No. 3 of 2014 on Industry. In 2025, a total of 10.15% of the
2025, tercatat sebanyak 10,15% pemasok Perseroan berasal        Company’s suppliers comprised micro, small, and medium
dari usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).                   enterprises (MSMEs).

Persentase Pengadaan dalam Rantai Pasok Kino
Percentage of Procurement in Kino's Supply Chain

                                  Uraian                        Satuan
                                                                                    2025            2024            2023*
                                Descrption                       Unit

 Lokal
                                                                    %                10.15            11.22           15.19
 Local
 Nasional (Importir Luar Negeri Melalui Importir Lokal)
                                                                    %                86.76           85.20           81.22
 National (Foreign Imports Through Lokal Importers)
 Internasional (Importir Langsung Luar Negeri)
                                                                    %                 3.09            3.58            3.60
 International (Direct Importers from Abroad)
 Jumlah
                                                                    %              100.00          100.00           100.00
 Total

* Penyajian Kembali. / Restatement.



Asesmen ESG terhadap Mitra Usaha                                ESG Assessment on Business
[GRI 308-1, 308-2, 414-1, 414-2]                                Partners/Suppliers [GRI 308-1, 308-2, 414-1, 414-2]

Dalam upaya membangun rantai pasokan yang berkelanjutan,        As part of its efforts to build a sustainable supply chain, the
Perseroan secara berkala melakukan evaluasi terhadap mitra      Company periodically evaluates its business partners and
usaha dan pemasok melalui Divisi Procurement. Evaluasi          suppliers through the Procurement Division. The evaluation
tersebut dilakukan dengan mengacu pada kebijakan dan            is conducted in reference to the sustainability policies and




122            Kino Indonesia Tbk Laporan Keberlanjutan 2025
Page 125
persyaratan keberlanjutan yang ditetapkan Perseroan sebagai               requirements established by the Company, forming an integral
bagian dari proses seleksi dan pemantauan pemasok.                        part of the supplier selection and monitoring process.


Aspek yang dinilai mencakup penerapan praktik lingkungan,                 The aspects assessed include the implementation of environmental
antara lain penggunaan material ramah lingkungan dan                      practices, such as the use of eco-friendly materials and
kepemilikan sertifikasi ISO 14001:2015. Selain itu, evaluasi juga         the possession of ISO 14001:2015 certification. In addition,
mencakup aspek K3 sesuai Peraturan Pemerintah No. 50 Tahun                the evaluation also covers OHS aspects in accordance with
2012, sistem pengendalian mutu yang dibuktikan dengan                     Government Regulation No. 50 of 2012, quality control systems
sertifikasi resmi, serta penerapan praktik ketenagakerjaan yang           evidenced by official certifications, as well as the implementation
adil tanpa melibatkan pekerja anak maupun pekerja paksa.                  of fair labor practices that strictly prohibit the use of child labor
                                                                          and forced labor.


Perseroan juga mensyaratkan pemenuhan ketentuan tertentu                  The Company also requires compliance with specific provisions
sesuai karakteristik produk, antara lain kepemilikan sertifikasi          in accordance with product characteristics, including halal
halal, serta Facility and Merchandise Authorization (FAMA)                certification, as well as Facility and Merchandise Authorization
atau International Labor Standard (ILS) bagi pemasok bahan                (FAMA) or International Labor Standards (ILS) for packaging
kemasan yang menggunakan karakter Disney. Kepatuhan                       suppliers using Disney characters. Compliance with these
terhadap persyaratan tersebut diverifikasi melalui asesmen                requirements is verified through document-based assessments
berbasis dokumen dan penelaahan informasi yang tersedia                   and reviews of information available on the official websites of
pada situs resmi masing-masing pemasok.                                   the respective suppliers.


Sepanjang periode pelaporan, Perseroan menerapkan proses                  Throughout the reporting period, the Company implemented
seleksi lingkungan dan sosial terhadap pemasok baru sebagai               environmental and social screening processes for new suppliers
bagian dari prosedur pengadaan. Seluruh pemasok yang                      as part of its procurement procedures. All suppliers engaged
bekerja sama dengan Perseroan dievaluasi berdasarkan                      by the Company are evaluated based on environmental,
kriteria lingkungan, K3, mutu, dan ketenagakerjaan. Hingga                OHS, quality, and labor criteria. As of the end of the reporting
akhir periode pelaporan, Perseroan tidak mengidentifikasi                 period, the Company did not identify any significant negative
adanya dampak lingkungan negatif yang signifikan dalam                    environmental impacts within its supply chain. In the event
rantai pasokan. Apabila ditemukan ketidaksesuaian terhadap                that any non-compliance with the established requirements
persyaratan yang ditetapkan, Perseroan menindaklanjutinya                 is identified, the Company follows up by requesting corrective
melalui permintaan perbaikan kepada pemasok terkait serta                 actions from the relevant supplier and conducting ongoing
pemantauan berkelanjutan sebagai bagian dari upaya mitigasi               monitoring as part of its supply chain risk mitigation efforts.
risiko rantai pasokan.


Hingga tahun 2025, tercatat sebanyak 424 mitra usaha atau                 By the end of 2025, a total of 424 business partners, or
sekitar 28,49% dari total pemasok telah memenuhi kriteria                 approximately 28.49% of the Company’s total suppliers, have
evaluasi keberlanjutan dan ESG yang ditetapkan Perseroan.                 met the sustainability and ESG evaluation criteria established
Jumlah tersebut menunjukkan peningkatan dibandingkan                      by the Company. This figure represents an increase compared
tahun 2024 yang tercatat sebanyak 22,70% dari total pemasok.              to 22.70% of total suppliers in 2024.

Jumlah dan Persentase Pemasok yang Menerapkan ESG
Total and Percentage of Suppliers Implementing ESG

                                                                        2025                        2024                       2023
                         Uraian
                       Description                        Jumlah                         Jumlah                      Jumlah
                                                                                %                           %                         %
                                                           Total                          Total                       Total

 Lokal
                                                                    3           0.20            3           0.16          12          0.74
 Local
 Nasional (Importir Luar Negeri Melalui Importir Lokal)
                                                              405              27.22         406           21.69         123          7.63
 National (Foreign Imports Through Lokal Importers)
 Internasional (Importir Langsung Luar Negeri)
                                                                16              1.08           16           0.85           7          0.43
 International (Direct Importers from Abroad)
 Jumlah
                                                              424              28.49         425           22.70         142          8.80
 Total




                                                                                    2025 Sustainability Report Kino Indonesia Tbk         123
Page 126
                   Kinerja Sosial
                   Social Performance




Kontribusi terhadap Masyarakat [GRI 413-1]
Contribution to the Community



Dampak Operasi terhadap Masyarakat                               Operational Impact on Local
Sekitar [POJK51-F.23]                                            Communities [POJK51-F.23]

Dalam menjalankan kegiatan operasionalnya, Perseroan             In conducting its operational activities, the Company
menyadari bahwa aktivitas usaha dapat memberikan dampak          recognizes that its business operations may have economic,
terhadap masyarakat di sekitar wilayah operasional, baik dari    social, and environmental impacts on communities surrounding
aspek ekonomi, sosial, maupun lingkungan. Oleh karena itu,       its areas of operation. Therefore, the Company is committed to
Perseroan berkomitmen untuk mengelola dampak tersebut            managing these impacts responsibly by fostering harmonious
secara bertanggung jawab dengan membangun hubungan               relationships with local communities and ensuring that its
yang harmonis dengan masyarakat, serta memastikan bahwa          operations create sustainable benefits and added value.
operasional perusahaan memberikan manfaat dan nilai tambah
yang berkelanjutan.


Komitmen tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan program         This commitment is realized through the implementation
tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) yang difokuskan      of social and environmental responsibility (SER) programs
pada peningkatan kesejahteraan masyarakat, penguatan             focused on improving community welfare, strengthening local
ekonomi lokal, serta pelestarian lingkungan. Program TJSL        economies, and preserving the environment. The SER programs
dirancang dan dilaksanakan dengan memperhatikan kebutuhan        are designed and implemented with due consideration of
masyarakat sekitar dan selaras dengan prinsip keberlanjutan,     the needs of surrounding communities and aligned with
sehingga Perseroan dapat memaksimalkan dampak positif dari       sustainability principles, enabling the Company to maximize
kegiatan operasional sekaligus meminimalkan potensi dampak       the positive impacts of its operations while minimizing potential
negatif terhadap masyarakat dan lingkungan.                      negative impacts on society and the environment.



Penggunaan Tenaga Kerja Lokal                                    Use of Local Labor

Kehadiran Perseroan memberikan dampak sosial dan                 The Company’s presence generates direct social and economic
ekonomi secara langsung bagi masyarakat di sekitar wilayah       impacts on communities surrounding its operational areas,
operasional, terutama melalui penyerapan tenaga kerja lokal.     particularly through the employment of local labor. The
Perseroan secara konsisten memprioritaskan penggunaan            Company consistently prioritizes the recruitment of employees
tenaga kerja dari wilayah sekitar sebagai bagian dari komitmen   from surrounding areas as part of its commitment to supporting
untuk mendukung pertumbuhan ekonomi lokal, memperluas            local economic growth, expanding employment opportunities,
kesempatan kerja, serta meningkatkan kesejahteraan               and improving community welfare. In 2025, the Company
masyarakat. Pada tahun 2025, Perseroan mempekerjakan             employed a total of 1,221 local labor, representing 27,01%
sebanyak 1.221 tenaga kerja lokal, atau setara dengan 27.01%     of its total workforce. This initiative not only strengthens
dari total karyawan, yang sekaligus memperkuat hubungan          relationships with surrounding communities but also supports
dengan komunitas sekitar dan mendukung keberlanjutan             the sustainability of the Company’s operations.
operasional Perseroan.



Program Tanggung Jawab Sosial dan                                Social and Environmental Responsibility
Lingkungan [POJK51-F.25] [ESG S-12]                              Program [POJK51-F.25] [ESG S-12]

Perseroan secara aktif melaksanakan program TJSL yang            The Company actively implements social and environmental
bertujuan meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup          responsibility (SER) programs aimed at improving community
masyarakat. Sepanjang tahun 2025, Perseroan mengalokasikan       welfare and quality of life. Throughout 2025, the Company
dana TJSL sebesar Rp2.788 juta, yang direalisasikan melalui      allocated Rp2,788 million for SER initiatives, which were
berbagai kegiatan berkelanjutan sebagai berikut:                 realized through various sustainable activities as follows:




124        Kino Indonesia Tbk Laporan Keberlanjutan 2025
Page 127
Penerapan Berkelanjutan Solusi Digital pada                         Sustainable Implementation of Digital Solutions
Program Bank Sampah                                                 in the Waste Bank Program
Perseroan melanjutkan inisiatif ekonomi sirkular melalui Bank       The Company continued its circular economy initiative
Sampah, yang kembali diaktifkan pada tahun sebelumnya               through the Waste Bank Program, which was reactivated in
bekerja sama dengan Aplikasi Duitin. Program ini dijalankan         the previous year in collaboration with the Duitin Application.
di sekitar Plant Cikembar dengan memanfaatkan teknologi             The program is implemented in the vicinity of the Cikembar
digital, sehingga pencatatan transaksi menjadi lebih cepat, real-   Plant by leveraging digital technology, enabling faster,
time, dan efisien. Selain itu, Kino memberikan pelatihan kepada     real-time, and more efficient transaction recording. In addition,
pengurus dan masyarakat setempat untuk meningkatkan                 Kino provides training to program administrators and local
kesadaran serta pemahaman tentang pengelolaan sampah                communities to enhance awareness and understanding of
yang bernilai ekonomi.                                              waste management practices that generate economic value.


Pada tahun 2025, Bank Sampah Kino mencatat 80 nasabah               In 2025, the Kino Waste Bank recorded 80 active customers,
aktif, meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang tercatat        an increase compared to 36 customers in the previous year.
sebanyak 36 nasabah. Total sampah yang berhasil dikumpulkan         The total waste collected reached 28.45 tons, demonstrating
mencapai 28,45 ton, menunjukkan kontribusi nyata program ini        the program’s tangible contribution to waste management and
terhadap pengelolaan limbah dan pemberdayaan masyarakat.            community empowerment.


Peran Perusahaan dalam Penguatan                                    The Company’s Role in Strengthening Children’s
Pendidikan dan Literasi Anak                                        Education and Literacy
Kino secara konsisten berkomitmen untuk mendukung                   Kino consistently remains committed to supporting the
peningkatan kualitas pendidikan dan pengembangan                    improvement of education quality and the development of young
talenta generasi muda di Indonesia. Pada tahun 2025, Kino           talent in Indonesia. In 2025, Kino continued its participation
melanjutkan partisipasinya dalam program bimbingan belajar          in an educational tutoring program in collaboration with the
melalui kerja sama dengan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan          Demak Regency Library and Archives Office.
Kabupaten Demak.


Dalam program ini, sebanyak 7 karyawan Kino berpartisipasi          Under this program, 7 Kino employees participated as volunteer
sebagai relawan pengajar, yang memberikan pendampingan              tutors, providing learning assistance to 38 elementary school
pembelajaran kepada 38 siswa tingkat sekolah dasar.                 students. The initiative aims to expand access to quality
Kegiatan ini bertujuan untuk memperluas akses pendidikan            education, increase children’s interest in learning, and foster
yang berkualitas, meningkatkan minat belajar anak, serta            active employee participation in community empowerment
menumbuhkan kontribusi aktif karyawan dalam pemberdayaan            through educational activities.
masyarakat melalui kegiatan edukatif.


Program Teman Baik Kino                                             Teman Baik Kino Program
Perseroan mendorong keterlibatan aktif karyawan dalam               The Company encourage employees’ active participation in
kegiatan kerelawanan melalui Program Teman Baik Kino, yang          volunteering activities through the Teman Baik Kino Program,
merupakan program berkelanjutan dan telah dilaksanakan              a sustainable initiative that has been implemented since 2023.
sejak tahun 2023, baik melalui program terstruktur yang             The program is carried out through both structured initiatives
difasilitasi oleh Perseroan maupun melalui inisiatif kerelawanan    facilitated by the Company and independent volunteer
mandiri. Program ini bertujuan menumbuhkan nilai sosial dan         activities undertaken by employees. It aims to foster social
kepedulian dalam diri karyawan. Pada tahun 2025, sebanyak           values and a sense of care among employees. In 2025, a total of
178 karyawan mengikuti kegiatan kerelawanan, di mana 40             178 employees participated in volunteer activities, of which 40
di antaranya melakukan secara mandiri dengan total 10 kegiatan      of them carried out independently, with a total of 10 activities
yang berfokus pada masyarakat dan lingkungan sekitar.               focused on surrounding communities and the environment.




                                                                            2025 Sustainability Report Kino Indonesia Tbk      125
Page 128
                   Kinerja Sosial
                   Social Performance




Kino Peduli Alam                                                 Kino Peduli Alam
Program Kino Peduli Alam merupakan wujud komitmen dan            The Kino Peduli Alam Program reflects the Company’s
kepedulian Perseroan dalam mendukung peningkatan kualitas        commitment and concern in supporting environmental
lingkungan serta kesejahteraan masyarakat di sekitar area        quality improvement and the welfare of communities
operasional. Pada tahun 2025, program ini dilaksanakan           surrounding its operational areas. In 2025, the program was
kembali pada periode September-Oktober di wilayah                once again implemented during the September–October
Cikembar, Cikande, Sayung, dan Pandaan dengan melibatkan         period in Cikembar, Cikande, Sayung, and Pandaan, involving
63 karyawan serta menjangkau 125 masyarakat sekitar. Melalui     63 employees and reaching 125 community members. Through
rangkaian kegiatan edukatif dan partisipatif, Kino Peduli Alam   a series of educational and participatory activities, Kino Peduli
berfokus pada peningkatan kesadaran dan perubahan perilaku       Alam focuses on raising awareness and encouraging behavioral
masyarakat terhadap pengelolaan lingkungan dan kesehatan,        change among communities in relation to environmental
seperti pengelolaan sampah rumah tangga, praktik hidup           management and health, including household waste
ramah lingkungan, serta kegiatan penghijauan.                    management, environmentally friendly lifestyle practices, and
                                                                 greening initiatives.


MAXlife 1% Donation untuk Shelter Hewan                          MAXlife 1% Donation Program for
di Seluruh Indonesia                                             Animal Shelters Across Indonesia
Perseroan, melalui merek MAXlife, kembali menyelenggarakan       Through its MAXlife brand, the Company once again organized
program tahunan 1% Donation sebagai bentuk kepedulian            the annual 1% Donation Program as a manifestation of its
terhadap kesejahteraan hewan dengan mendonasikan 1%              commitment to animal welfare by allocating 1% of the previous
dari hasil penjualan tahun sebelumnya kepada sejumlah            year’s sales to support animal shelters across various regions
shelter hewan di berbagai wilayah Indonesia. Donasi ini          in Indonesia. The donations were distributed in March 2025
didistribusikan pada Maret 2025 dan diperkuat pada bulan         and further reinforced during the month of Ramadan as a
Ramadan sebagai momentum berbagi, bertujuan agar                 momentum for sharing. The initiative aims to ensure that
hewan-hewan yang berada di bawah perawatan shelter               animals under the care of shelters receive optimal nutrition
mendapatkan nutrisi terbaik yang setara dengan hewan             comparable to that of household pets, while also strengthening
peliharaan di rumah, sekaligus memperkuat dukungan terhadap      support for animal lover communities and encouraging public
komunitas pecinta hewan serta mendorong partisipasi              participation in improving the quality of life of abandoned
masyarakat dalam upaya memperbaiki kualitas hidup hewan          animals throughout Indonesia.
terlantar di seluruh Indonesia.




          Kino Peduli Alam




126        Kino Indonesia Tbk Laporan Keberlanjutan 2025
Page 129
     International Cat Day Street Feeding with Kucingku




“Kucingku” Rayakan International Cat Day                          “Kucingku” Celebrates International Cat Day
dengan Aksi Peduli Kucing Jalanan bersama                         with a Street Cat Care Initiative Involving
Karyawan dan Komunitas Pecinta Kucing                             Employees and Cat Lover Communities
Dalam rangka memperingati International Cat Day, Perseroan        In commemoration of International Cat Day, the Company,
melalui merek Kucingku menyelenggarakan kegiatan aksi             through its Kucingku brand, organized a street cat care
peduli kucing jalanan bersama 80 karyawan dan 5 komunitas         initiative involving 80 employees and 5 cat lover communities
pecinta kucing di beberapa kota di Indonesia. Kegiatan ini        across several cities in Indonesia. The activities included the
mencakup pemberian pakan, pemeriksaan kesehatan, serta            distribution of cat food, basic health check-ups, and positive
interaksi positif antara relawan dan kucing jalanan, sebagai      interactions between volunteers and street cats, as a form
bentuk tanggung jawab sosial terhadap hewan dan dukungan          of social responsibility toward animal welfare and support
terhadap kesejahteraan hewan di lingkungan sekitar. Partisipasi   for the well-being of animals in surrounding communities.
karyawan dan komunitas menjadi wujud nyata kepedulian             The participation of employees and community groups reflects
kolektif Perseroan dalam memperkuat hubungan sosial serta         the Company’s collective commitment to strengthening
meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap perlindungan           social engagement and raising public awareness regarding
hewan kecil dan kurang beruntung.                                 the protection of small and vulnerable animals.

Program Donasi                                                    Donation Program
Pada tahun 2025, Perseroan melaksanakan berbagai program          In 2025, the Company implemented a number of donation
donasi sebagai bentuk kepedulian sosial kepada masyarakat         programs as a form of social responsibility to communities and
dan komunitas rentan, baik melalui inisiatif korporasi maupun     vulnerable groups, carried out through both corporate-level
melalui unit operasional di berbagai wilayah.                     initiatives and operational units across different regions.
1. Donasi Korporasi                                               1. Donation Program
   a. Paket Bantuan Ramadan Sirsak & Kamibox (Waste                    a. Ramadan Aid Package – Sirsak & Kamibox (Waste
        Management) dengan membagikan paket bantuan                        Management), through the distribution of aid
        kepada 300 pemulung yang tergabung dalam komunitas                 packages to 300 waste collector who are members of
        Women’s Waste Collector Association (WWCA) di Bantar               the Women’s Waste Collector Association (WWCA) in
        Gebang yang dilaksanakan pada 26 Maret 2025;                       Bantar Gebang, implemented on 26 March 2025;
   b. Perseroan melaksanakan kegiatan Support Shelter                  b. The Company engaged in Support Shelter operation
        Area Bandung dan Street Feeding CFD Cirebon pada                   in Bandung and Street Feeding activity during CFD in
        1 Juli 2025 sebagai bentuk donasi produk KucingKu                  Cirebon on 1 July 2025 as a form of product donation
        kepada komunitas pecinta kucing. Dukungan diberikan                in the form of pet food to cat communities. The support
        untuk kegiatan street feeding dan operasional                      was provided for street feeding activities and shelter
        shelter, yang menjangkau 6 shelter di Bandung serta                operations, reaching 6 shelters in Bandung as well as
        5 komunitas di Cirebon dan 1 komunitas di Bandung;                 5 communities in Cirebon and 1 community in Bandung;
   c. Perseroan menyalurkan bantuan berupa lebih dari                  c. The Company distributed more than 1 ton of dog food
        1 ton makanan anjing kepada Shelter Maria Stray Home               to Shelter Maria Stray Home on 1 December 2025,
        pada 1 Desember 2025 sebagai bentuk kepedulian                     as part of its commitment to supporting abandoned
        terhadap anjing-anjing terlantar yang kehilangan                   dogs that have lost their owners or lack proper care;
        pemilik atau tidak mendapatkan perawatan yang layak;


                                                                          2025 Sustainability Report Kino Indonesia Tbk     127
Page 130
                    Kinerja Sosial
                    Social Performance




   d. Perseroan menyalurkan bantuan berupa lebih dari 1 ton       d. The Company donated more than 1 ton of cat and dog food
      makanan kucing dan anjing kepada hewan-hewan                   to animals affected by natural disasters in Sumatra through
      terdampak bencana alam Sumatra melalui komunitas               the Kucingku & Jojo community on 1 December 2025;
      Kucingku & Jojo pada 1 Desember 2025;
   e. Perseroan menyalurkan bantuan bagi warga                    e.   The Company distributed assistance to residents affected
      terdampak banjir di Sumatra Utara pada 1 Desember                by flooding in North Sumatra on 1 December 2025, in the
      2025 berupa produk PIA 100 melalui distribusi yang               form of PIA 100 products distributed through volunteers
      melibatkan relawan organisasi non-profit serta bekerja           from non-profit organizations and in collaboration with
      sama dengan asosiasi GAPMMI dalam pengumpulan                    the GAPMMI association in collecting and distributing
      dan penyaluran tambahan bantuan, serta turut                     additional aid, as well as channeling assistance through
      menyalurkan bantuan melalui BPOM berupa produk                   BPOM in the form of Cap Kaki 3 Tawar and Cincau Cap
      Cap Kaki 3 Tawar dan Cincau Cap Panda sebagai bagian             Panda products as part of emergency response efforts; and
      dari upaya tanggap darurat; dan
   f. Perseroan melaksanakan campaign Truk Kebaikan               f.   The Company carried out the Truk Kebaikan PIA 100
      PIA 100 pada 19 Desember 2025 dengan memberikan                  campaign on 19 December 2025, by providing an education
      dana tabungan pendidikan kepada 1 keluarga serta                 savings fund to one family and distributing PIA 100 products
      membagikan produk PIA 100 kepada 100 warga sekitar.              to 100 local residents.


2. Donasi Berbasis Unit Operasional                               2. Operational Unit–Based Donations
   Selain program donasi korporasi, unit operasional                 In addition to corporate-level donation programs, the
   Perseroan di Cikembar, Cidahu, Cikande, Pandaan, dan              Company’s operational units in Cikembar, Cidahu,
   Sayung juga melaksanakan berbagai kegiatan donasi yang            Cikande, Pandaan, and Sayung also carried out various
   disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat sekitar, antara           donation initiatives tailored to the needs of surrounding
   lain:                                                             communities, including:
   a. Donasi sembako Idul Fitri;                                     a. Distribution of basic food packages for Eid al-Fitr;
   b. Penyaluran hewan kurban Idul Adha kepada desa dan              b. Provision of sacrificial animals during Eid al-Adha to
        masjid sekitar;                                                  surrounding villages and mosques;
   c. Donor darah;                                                   c. Blood donation activities;
   d. Bantuan bencana alam dan dukungan irigasi;                     d. Natural disaster relief assistance and irrigation support;
   e. Dukungan perayaan Hari Kemerdekaan;                            e. Support for Independence Day celebrations;
   f. Donasi air bersih;                                             f. Clean water donations;
   g. Santunan anak yatim piatu; serta                               g. Financial assistance for orphans; and
   h. Kegiatan sosial keagamaan dan kemasyarakatan lainnya.          h. Other religious and community-based social activities.


“Momspiration” Sleek Baby x Grandville:                           “Momspiration” Sleek Baby x Grandville:
Pemberdayaan Ibu dalam Keluarga dan Komunitas                     Empowering Mothers in Families and Communities
Sleek Baby bersama Grandville menyelenggarakan Community          Sleek Baby, in collaboration with Grandville, organized the
Gathering “Momspiration” pada 27 September 2025 sebagai           “Momspiration” Community Gathering on 27 September 2025, as
bentuk dukungan terhadap peran ibu sebagai sumber inspirasi       a form of support for mothers’ roles as sources of inspiration within
dalam keluarga dan komunitas. Kegiatan ini melibatkan 180 mitra   families and communities. The event involved 180 Moms Affiliates,
afiliasi dalam rangka berbagi pengalaman, meningkatkan wawasan,   providing a platform to share experiences, improve knowledge, and
serta memperluas peluang pendapatan melalui program afiliasi.     expand income opportunities through the affiliate program.




       Momspiration Affiliate Gathering




128        Kino Indonesia Tbk Laporan Keberlanjutan 2025
Page 131
Selain itu, kegiatan ini juga memberikan edukasi mengenai          In addition, the gathering delivered educational sessions on
produk pembersih perlengkapan anak yang aman dan nyaman,           safe and comfortable cleaning products for baby essentials,
sekaligus memperkenalkan produk unggulan Sleek Baby dan            while also introducing Sleek Baby’s flagship products and
pilihan makanan bergizi dari Grandville. Melalui pendekatan        nutritious food options from Grandville. Through an educational
edukatif dan interaktif, kegiatan ini bertujuan memperkuat         and interactive approach, the initiative aimed to strengthen
keterlibatan positif antara brand dan komunitas ibu, mendorong     positive engagement between the brands and the community
praktik pengasuhan yang lebih baik, serta mendukung                of mothers, promote better parenting practices, and support
pemberdayaan komunitas secara berkelanjutan.                       sustainable community empowerment.


Ellips Hadirkan Program Pemberdayaan                               Ellips Launches a Women and Youth
Perempuan dan Remaja Melalui Edukasi                               Empowerment Program Through Education
dan Kolaborasi                                                     and Collaboration
Ellips melaksanakan Ellips Shinergic Affiliate Gathering pada 13   Ellips organized the Ellips Shinergic Affiliate Gathering on
Desember 2025 sebagai program kolaboratif untuk mendukung          13 December 2025, as a collaborative initiative aimed at
perempuan Indonesia agar lebih berdaya secara finansial            empowering Indonesian women to achieve greater financial
melalui pemanfaatan media sosial sebagai ruang berkarya            independence by leveraging social media as a platform
dan berwirausaha. Kegiatan ini membekali 140 mitra afiliasi        for creativity and entrepreneurship. The event equipped
dengan wawasan komprehensif terkait standar kualitas konten,       140 affiliates with comprehensive insights on content quality
personal branding, teknik pembuatan video yang efektif, hingga     standards, personal branding, effective video production
pemahaman data untuk mendukung perkembangan kreator                techniques, and data literacy to strategically support their
secara strategis.                                                  growth as content creators.


Ellips juga menyelenggarakan kegiatan Ellips Shine Your Future     In addition, Ellips conducted the Ellips Shine Your Future
dalam rangka memperingati Hari Keadilan Sosial Sedunia, yang       program in commemoration of World Social Justice Day,
melibatkan lebih dari 100 remaja binaan di Panti Sosial Taruna     engaging more than 100 adolescents under the care of Panti
Jaya I. Melalui edukasi perawatan rambut dan sesi interaktif,      Sosial Taruna Jaya I. Through hair care education and interactive
kegiatan ini bertujuan meningkatkan rasa percaya diri remaja       sessions, the initiative aimed to improve adolescents’
serta memberikan pemahaman tentang pentingnya merawat              self-confidence and raise awareness of the importance of
kesehatan rambut sebagai bagian dari pengembangan diri.            maintaining healthy hair as part of personal development.


Gathering Cap Kaki Tiga bersama Orami &                            Cap Kaki Tiga Gathering with Orami & KidZania
KidZania Jakarta: “Langkah Awal Ibu”                               Jakarta: “A Mother’s First Step”
Cap Kaki Tiga Anak bersama komunitas ibu (Orami)                   Cap Kaki Tiga Anak, in collaboration with the Orami mothers’
menyelenggarakan kegiatan gathering di KidZania Jakarta            community, organized a gathering at KidZania Jakarta under
bertema “Langkah Awal Ibu” yang bertujuan meningkatkan             the theme “A Mother’s First Step,” aimed at raising awareness
awareness para ibu serta memberikan edukasi mengenai               among mothers and providing education on appropriate
tindakan yang tepat dalam mengatasi panas dalam pada anak.         measures to address internal heat symptoms in children.
Kegiatan ini dikemas dalam bentuk parenting talkshow bersama       The event featured a parenting talk show with Pediatrician
Dokter Anak, dr. Attila Dewanti, serta Mom Influencer Tasya        dr. Attila Dewanti and Mom Influencer Tasya Kamila as speakers.
Kamila sebagai narasumber. Selain sesi edukasi, acara juga         In addition to the educational session, the program included
menghadirkan lomba mewarnai bagi anak-anak dari komunitas          a coloring competition for children from the Orami community
Orami sebagai wadah pengembangan kreativitas, di mana              as a platform to foster creativity. The event engaged
sebanyak 50 ibu dan 50 anak terlibat, dengan 6 pemenang            50 mothers and 50 children, with 6 winners selected from
lomba. Acara ditutup dengan aktivitas bermain bersama di           the competition. The gathering concluded with joint play
KidZania Jakarta.                                                  activities at KidZania Jakarta.


Kemendes “Eco Fashion 2025”                                        Ministry of Villages “Eco Fashion 2025”
PIA 100 berpartisipasi dalam kegiatan Kementerian Desa             PIA 100 participated in the Ministry of Villages’ “Eco Fashion
(Kemendes) “Eco Fashion 2025” sebagai bagian dari upaya            2025” event as part of efforts to educate the public on
mengedukasi masyarakat untuk tetap menjaga lingkungan              environmental stewardship while fostering awareness of the
sekaligus menumbuhkan pemahaman mengenai pentingnya                importance of preserving national culture in alignment with
pelestarian budaya bangsa yang selaras dengan prinsip              sustainability principles. During the event, PIA 100 took part in
keberlanjutan. Pada kegiatan ini, PIA 100 mengikuti fashion        a fashion show by incorporating PIA 100 packaging materials
show dengan memanfaatkan bungkus kemasan PIA 100 sebagai           into the outfits, representing an innovative approach to
elemen busana, yang merepresentasikan inovasi pemanfaatan          packaging reuse as a form of environmental responsibility. This
kemasan sebagai salah satu bentuk kepedulian terhadap              participation also strengthened the Company’s relationship
lingkungan. Partisipasi ini turut mempererat hubungan dengan       with the Ministry of Villages and provided an opportunity




                                                                           2025 Sustainability Report Kino Indonesia Tbk      129
Page 132
                     Kinerja Sosial
                     Social Performance




Kemendes serta memberikan kesempatan kepada Perseroan                 to conduct educational outreach to approximately 500
untuk melakukan edukasi kepada sekitar 500 peserta, guna              participants, supporting collective efforts toward a greener and
mendukung upaya bersama dalam mewujudkan Indonesia yang               more sustainable Indonesia.
lebih hijau dan berkelanjutan.



Dampak Ekonomi Tidak Langsung                                         Indirect Economic Impact
[GRI 203-1, 203-2]                                                    [GRI 203-1, 203-2]


Keberadaan operasional Perseroan memberikan manfaat ekonomi           The Company’s operational presence generates economic
yang dirasakan secara langsung maupun tidak langsung oleh             benefits that are felt both directly and indirectly by
masyarakat sekitar. Infrastruktur yang dibangun untuk mendukung       surrounding communities. Infrastructure developed to support
kegiatan plant, seperti jalan dan penerangan, juga dapat              plant operations, such as roads and lighting facilities, can
dimanfaatkan oleh warga setempat untuk menunjang mobilitas            also be utilized by local residents to support mobility and
dan aktivitas sehari-hari. Selain kontribusi langsung, karyawan dan   daily activities. Beyond direct contributions, the Company’s
mitra usaha Perseroan mendukung ekonomi komunitas sekitar             employees and business partners further support the local
dengan berbelanja kebutuhan sehari-hari, menggunakan jasa lokal,      economy by purchasing daily necessities, using local services,
dan membayar sewa tempat tinggal, sehingga memberi dampak             and renting accommodation, thereby creating sustainable
positif berkelanjutan bagi warga setempat.                            positive impacts for surrounding community.



Sarana Pengaduan terkait Masyarakat                                   Community Complaint Channels
[POJK51-F.24]                                                         [POJK51-F.24]


Perseroan membuka akses seluas-luasnya bagi masyarakat                The Company provides broad access for the public to submit
untuk menyampaikan keluhan atau pengaduan melalui                     complaints or grievances through a number of different
berbagai saluran komunikasi, antara lain email, media sosial,         communication channels, including email, social media, chat
aplikasi chat, dan call center. Setiap pengaduan dikelola             applications, and a call center. Each complaint is managed
secara objektif, profesional, dan sesuai dengan prosedur              objectively and professionally in accordance with the applicable
layanan konsumen yang berlaku. Pengaduan yang diterima                customer service procedures. All complaints received have
telah ditindaklanjuti dan diselesaikan sesuai mekanisme yang          been followed up and resolved in accordance with the
ditetapkan Perseroan.                                                 mechanisms established by the Company.


Selain menangani pengaduan, Customer Care Perseroan                   In addition to handling complaints, the Company’s Customer
juga berperan aktif dalam memberikan edukasi kepada                   Care team actively provides public education to prevent
masyarakat untuk mencegah peredaran produk palsu melalui              the circulation of counterfeit products through a number of
berbagai media komunikasi. Perseroan turut melakukan                  communication channels. The Company also conducts market
pemantauan pasar dengan pendekatan secret customer guna               monitoring using a secret customer approach to ensure
memastikan keberadaan produk palsu dapat teridentifikasi dan          that counterfeit products can be promptly identified and
ditindaklanjuti secara cepat dan tepat.                               appropriately addressed.




130         Kino Indonesia Tbk Laporan Keberlanjutan 2025
Page 133
Pernyataan Direksi tentang Tanggung Jawab
atas Laporan Keberlanjutan Tahun 2025 [POJK51-G.2]
Statement of the Board of Directors on Responsibility for
the 2025 Sustainability Report


Kami menyatakan bertanggung jawab penuh atas kebenaran                                 We declare that we are fully responsible for the accuracy of
isi Laporan Keberlanjutan PT Kino Indonesia Tbk Tahun 2025.                            the PT Kino Indonesia Tbk Sustainability Report 2025 contents.




                                                                        Harry Sanusi

                                                                      Presiden Direktur
                                                                      President Director




   Anggara Andrian Linanda                                             Budi Susanto                                             Kurdi Gunawan

                   Direktur                                                  Direktur                                              Direktur
                   Director                                                  Director                                              Director




         Vebbyna Dewianti                                                                                                 Nurindra Prawarianto*)

                   Direktur                                                                                                        Direktur
                   Director                                                                                                        Director


Keterangan: / Remarks:
*) Bapak Nurindra Prawarianto mengundurkan diri sejak 20 Maret 2026. / Mr. Nurindra Prawarianto resigned as of 20 March 2026.




                                                                                                 2025 Sustainability Report Kino Indonesia Tbk     131
Page 134
 Halaman ini sengaja dikosongkan.
This page is intentionally left blank.
Page 135
Lembar Umpan Balik [POJK51-G.3]
Feedback Form


Laporan Keberlanjutan 2025 PT Kino Indonesia Tbk menyajikan                                          The 2025 Sustainability Report of PT Kino Indonesia Tbk
informasi mengenai kinerja keberlanjutan perusahaan. Kami                                            presents information on the company’s sustainability
terbuka dan mengharapkan masukan dari Bapak/Ibu/Saudara                                              performance. We welcome and appreciate your feedback on
terhadap laporan ini melalui email atau dengan mengirimkan                                           this report via email or by sending this form by fax or post.
formulir ini lewat fax atau pos.


Profil Anda / Your Profile
Nama (bila berkenan) / Name (if preferred)              :   ..............................................................................................................................................................................................
Institusi/Perseroan / Institute/Company                 :   ..............................................................................................................................................................................................
Email                                                   :   ..............................................................................................................................................................................................
No. Kontak / Contact No.                                :   ..............................................................................................................................................................................................

Golongan Pemangku Kepentingan / Stakeholder Group
        Karyawan / Employee                                                           Investor                                                                     Media

        Contractor/Sub-contractor/ Vendor/ Supplier                                   Regulator                                                                    Pelajar/Akademik / Student/Academic

        Konsumen / Consumers                                                          NGO                                                                          Lainnya / Others
* Ceklis salah satu.
* Please check one.


             Mohon pilih jawaban berikut yang paling sesuai dengan pertanyaan di bawah.                                                                                                                           Ya                    Tidak
                             Please select the most suitable answer below.                                                                                                                                        Yes                    No
 Laporan ini mudah dimengerti
 This Report is easy to understand
 Laporan ini mengungkapkan informasi positif dan negatif pada aspek keberlanjutan secara seimbang
 This Report discloses both positive and negative information on sustainability in a balanced manner
 Topik material apa yang paling penting bagi Anda: (nilai 1= paling prioritas s/d 6 = paling kurang prioritas)
 Which material topic(s) is (are) the most important to you: (score 1 = most priority, 6 =least priority)
    Pengelolaan dan Penggunaan Air
    Water Management and Usage
    Pengelolaan Limbah dan Kemasan
    Waste and Packaging Management
    Emisi dan Efisiensi Energi
    Energy Emission and Efficiency
    Keselamatan, Kesehatan, dan Kesejahteraan Karyawan
    Employees’ Safety, Health, and Welfare
    Inovasi Produk dan Keamanan Konsumen
    Product Innovation and Consumer Safety
    Pemberdayaan dan Keterlibatan Masyarakat
    Community Empowerment and Engagement
    Etika Bisnis dan Kepatuhan
    Business Ethics and Compliance
    Perlindungan Privasi Konsumen
    Protecting Consumer Privacy
 * Ceklis salah satu.
 * Please check one.

Terima kasih atas partisipasi anda. Mohon agar lembar umpan balik ini dikirimkan kembali ke:
Thank you for your feedback. Please send this feedback form to:


                           PT Kino Indonesia Tbk                                                                     : (021) 8082 1100
                           Kino Tower Lt. 17                                                                         : (021) 8082 1123
                           Jl. Jalur Sutera Boulevard No. 01, Alam Sutera
                                                                                                                     : corsec@kino.co.id
                           Kota Tangerang 15143
                                                                                                                     : www.kino.co.id




                                                                                                                        2025 Sustainability Report Kino Indonesia Tbk                                                                        133
Page 136
                  Apendiks
                  Appendix




Tanggapan terhadap Umpan Balik Laporan
Keberlanjutan Tahun Sebelumnya [POJK51-G.4]
Response to Feedback on the Previous Year’s
Sustainability Report

Sepanjang tahun 2025, Perseroan tidak menerima masukan      Throughout 2025, the Company did not receive any feedback
atau tanggapan melalui lembar umpan balik terkait laporan   or responses through the feedback form regarding the report
yang dipublikasikan pada periode sebelumnya. Meskipun       published in the previous period. Nevertheless, the Company
demikian, Perseroan senantiasa berkomitmen untuk terus      remains committed to continuously improving the quality and
meningkatkan kualitas dan relevansi pelaporan pada setiap   relevance of its reporting in each reporting period. The Company
periode penyusunan. Perseroan berharap laporan ini dapat    hopes that this report will serve as an informative, transparent,
menjadi sumber informasi yang informatif, transparan, dan   and useful source of information for all stakeholders.
bermanfaat bagi seluruh pemangku kepentingan.




134       Kino Indonesia Tbk Laporan Keberlanjutan 2025
Page 137
Daftar Indeks GRI Standar 2021
List of GRI Standard Index 2021



                           PT Kino Indonesia Tbk telah menyampaikan informasi yang dikutip dalam indeks isi GRI untuk periode 1 Januari
Pernyataan Penggunaan      hingga 31 Desember 2025 dengan merujuk pada Standar GRI.
Statement of Use           PT Kino Indonesia Tbk has reported the information cited in this GRI content index for the period 1 January to
                           31 December 2025 with reference to the GRI Standards.

GRI 1 Digunakan            GRI 1: Landasan 2021.
GRI 1 Used                 GRI 1: Foundation 2021.



        Standar GRI         Indeks                                     Pengungkapan                                        Halaman
        GRI Standard         Index                                       Disclosure                                          Page

GRI 2:                     Organisasi dan Praktik Pelaporannya
Pengungkapan Umum 2021     Organization and Reporting Practices
GRI 2:
                                         Detail organisasi
General Disclosures 2021       2-1                                                                                               5
                                         Organizational details

                                         Entitas yang tercakup dalam laporan keberlanjutan organisasi
                               2-2                                                                                               5
                                         Entities included in the organization’s sustainability reporting

                                         Periode laporan, frekuensi, dan kontak
                               2-3                                                                                               5
                                         Reporting period, frequency, and contact point

                                         Informasi yang dinyatakan kembali
                              2-4                                                                                                5
                                         Restatements of information

                                         Penjaminan eksternal
                               2-5                                                                                               5
                                         External assurance

                           Aktivitas dan Pekerja
                           Activities and Employees

                                         Kegiatan, rantai nilai, dan hubungan bisnis lainnya
                               2-6                                                                                              58
                                         Activities, value chain, and other business relationships

                                         Karyawan
                               2-7                                                                                            103-105
                                         Employees

                                         Tenaga kerja yang bukan karyawan
                               2-8                                                                                              106
                                         Workers who are not employees

                           Tata Kelola
                           Governance

                                         Struktur dan komposisi tata kelola
                               2-9                                                                                              63
                                         Governance structure and composition

                                         Nominasi dan seleksi pejabat tata kelola tertinggi
                              2-10                                                                                              66
                                         Nomination and selection of the highest governance body

                                         Pejabat tata kelola tertinggi
                              2-11                                                                                            62-63
                                         Chair of the highest governance body

                                         Peran pejabat tata kelola tertinggi dalam memantau dampak manajemen
                              2-12                                                                                             67-68
                                         Role of the highest governance body in overseeing the management of impacts

                                         Delegasi tanggung jawab dalam mengelola dampak
                              2-13                                                                                              68
                                         Delegation of responsibility for managing impacts

                                         Peran pejabat tata kelola tertinggi dalam pelaporan keberlanjutan
                              2-14                                                                                              68
                                         Role of the highest governance body in sustainability reporting




                                                                             2025 Sustainability Report Kino Indonesia Tbk            135
Page 138
                      Apendiks
                      Appendix




        Standar GRI               Indeks                                     Pengungkapan                     Halaman
        GRI Standard               Index                                       Disclosure                       Page

                                               Benturan kepentingan
                                    2-15                                                                       69-70
                                               Conflicts of interest

                                               Komunikasi terkait perhatian yang bersifat kritis
                                    2-16                                                                       71-72
                                               Communication of critical concerns

                                               Pengetahuan kolektif badan tata kelola tertinggi
                                    2-17                                                                        68
                                               Collective knowledge of the highest governance body

                                               Evaluasi kinerja pejabat tata kelola tertinggi
                                    2-18                                                                        65
                                               Evaluation of the performance of the highest governance body

                                               Kebijakan remunerasi
                                    2-19                                                                        67
                                               Remuneration policies

                                               Proses menentukan remunerasi
                                    2-20                                                                        67
                                               Process to determine remuneration

                                               Rasio kompensasi total tahunan
                                    2-21                                                                        67
                                               Annual total compensation ratio

                                 Strategi, Kebijakan, dan Praktik
                                 Strategy, Policy, and Practic

                                               Pernyataan pada pengembangan strategi keberlanjutan
                                    2-22                                                                       19-25
                                               Statement on sustainable development strategy

                                               Komitmen kebijakan
                                    2-23                                                                        28
                                               Policy commitment

                                               Komitmen dalam menanamkan kebijakan
                                    2-24                                                                       32-36
                                               Embedding policy commitment

                                               Proses remediasi dampak negatif
                                    2-25                                                                        67
                                               Processes to remediate negative impacts

                                               Mekanisme pemberian nasihat dan meningkatkan perhatian
                                    2-26                                                                        72
                                               Mechanisms for seeking advice and raising concerns

                                               Kepatuhan dalam Undang-Undang dan peraturan
                                    2-27                                                                        69
                                               Compliance with Laws and regulations

                                               Keanggotaan asosiasi
                                    2-28                                                                        17
                                               Membership associations

                                 Keterlibatan Pemangku Kepentingan
                                 Stakeholders Engagement

                                               Pendekatan pada pelibatan pemangku kepentingan
                                    2-29                                                                       37-40
                                               Approach to stakeholder engagement

                                               Perjanjian perundingan kolektif
                                    2-30                                                                        112
                                               Collective bargaining agreements

GRI 3:                           Topik Material
Topik Material 2021              Material Topics
GRI 3:
Material Topic 2021                            Proses menentukan topik material
                                     3-1                                                                        41
                                               Process to determine material topics

                                               Daftar topik material
                                     3-2                                                                        44
                                               List of material topics




136        Kino Indonesia Tbk Laporan Keberlanjutan 2025
Page 139
        Standar GRI             Indeks                                 Pengungkapan                                       Halaman
        GRI Standard             Index                                   Disclosure                                         Page

                                         Kinerja Ekonomi
                                 201
                                         Economic Performance

GRI 201:                                 Nilai ekonomi langsung yang dihasilkan dan didistribusikan
                                 201-1                                                                                        79
Kinerja Ekonomi 2016                     Direct economic value generated and distributed
GRI 201:
Economic Performance 2016                Implikasi finansial, risiko, dan peluang lainnya terkait perubahan iklim
                                201-2                                                                                         81
                                         Financial implications and other risks and opportunities due to climate change

                                         Kewajiban pada program imbalan pasti dan program pensiun lainnya
                                201-3                                                                                        79-80
                                         Defined benefit plan obligations and other retirement plans

                                         Bantuan finansial dari Pemerintah
                                201-4                                                                                         79
                                         Financial assistance received from the Government

                                         Keberadaan Pasar
                                 202
                                         Market Existence

GRI 202:                                 Rasio standar upah karyawan pemula berdasarkan jenis kelamin terhadap upah
Keberadaan Pasar 2016           202-1    minimum regional                                                                     110
GRI 202:                                 Ratio of entry-level employee wages by gender to the regional minimum wage
Market Existence 2016
                                         Proporsi manajemen senior yang berasal dari masyarakat setempat
                                202-2                                                                                        64-65
                                         Proportion of senior management hired from the local community

                                         Dampak Ekonomi Tidak Langsung
                                 203
                                         Indirect Economic Impact

GRI 203:                                 Investasi infrastruktur dan layanan yang didukung
                                203-1                                                                                         130
Dampak Ekonomi Tidak Langsung            Infrastructure investments and services supported
2016
GRI 203:                                 Dampak ekonomi tidak langsung yang signifikan
                                203-2                                                                                         130
Indirect Economic Impact 2016            Significant indirect economic impacts

                                 204     Praktik Pengadaan
                                         Procurement Practices

GRI 3:
Topik Material 2021                      Manajemen topik material
                                 3-3                                                                                          44
GRI 3:                                   Material topic management
Material Topic 2021

GRI 204:                                 Proporsi pengeluaran untuk pemasok lokal
                                204-1                                                                                         80
Praktik Pengadaan 2016                   Proportion of spending on local suppliers
GRI 204:
Procurement Practices 2016               Anti-Korupsi
                                 205
                                         Anti-Corruption

GRI 3:
Topik Material 2021                      Manajemen topik material
                                 3-3                                                                                          69
GRI 3:                                   Material topic management
Material Topic 2021

GRI 205:                                 Operasi-operasi yang dinilai memiliki risiko terkait korupsi
                                205-1                                                                                        69-71
Anti-Korupsi 2016                        Operations assessed for risks related to corruption
GRI 205:
Anti-Corruption 2016                     Komunikasi dan pelatihan tentang kebijakan dan prosedur anti-korupsi
                                205-2                                                                                        69-71
                                         Communication and training on anti-corruption policies and procedures

                                         Insiden korupsi yang terbukti dan tindakan yang diambil
                                205-3                                                                                        69-71
                                         Confirmed incidents of corruption and actions taken

                                         Pajak
                                 207
                                         Tax

GRI 3:
Topik Material 2021                      Manajemen topik material
                                 3-3                                                                                          80
GRI 3:                                   Material topic management
Material Topic 2021

GRI 207:
Pajak 2019                               Pendekatan terhadap pajak
                                207-1                                                                                        80-81
GRI 207:                                 Approach to tax
Pajak 2019




                                                                             2025 Sustainability Report Kino Indonesia Tbk          137
Page 140
                      Apendiks
                      Appendix




        Standar GRI              Indeks                                   Pengungkapan                                     Halaman
        GRI Standard              Index                                     Disclosure                                       Page

                                             Tata Kelola, pengontrolan, dan manajemen risiko pajak
                                  207-2                                                                                     80-81
                                             Tax governance, control, and risk management

                                             Keterlibatan pemangku kepentingan dan pengelolaan kepedulian yang berkaitan
                                  207-3      dengan pajak                                                                   80-81
                                             Stakeholder engagement and management of tax-related concerns

                                             Laporan per negara
                                  207-4                                                                                     80-81
                                             Country-by-country reporting

                                             Material
                                   301
                                             Material

GRI 3:
Topik Material 2021                          Manajemen topik material
                                    3-3                                                                                      84
GRI 3:                                       Material topic management
Material Topic 2021

GRI 301:                                     Material yang digunakan berdasarkan berat atau volume
                                   301-1                                                                                    10; 84
Material 2016                                Materials used by weight or volume
GRI 301:
Material 2016                                Material input dari daur ulang yang digunakan
                                  301-2                                                                                      10
                                             Recycled input materials used

                                             Produk pemerolehan ulang dan material kemasannya
                                  301-3                                                                                      10
                                             Reclaimed products and their packaging materials

                                             Energi
                                   302
                                             Energy

GRI 3:
Topik Material 2021                          Manajemen topik material
                                    3-3                                                                                      85
GRI 3:                                       Material topic management
Material Topic 2021

GRI 302:                                     Konsumsi energi di dalam organisasi
                                  302-1                                                                                     85-86
Energi 2016                                  Energy consumption within the organization
GRI 302:
Energe 2016                                  Konsumsi energi di luar organisasi
                                  302-2                                                                                     85-86
                                             Energy consumption outside of the organization

                                             Intensitas energi
                                  302-3                                                                                      86
                                             Energy intensity

                                             Pengurangan konsumsi energi
                                  302-4                                                                                      87
                                             Reduction of energy consumption

                                             Pengurangan kebutuhan energi untuk produk dan layanan
                                  302-5                                                                                      87
                                             Reductions in energy requirements of products and services

                                             Air dan Efluen
                                   303
                                             Water and Effluents

GRI 3:
Topik Material 2021                          Manajemen topik material
                                    3-3                                                                                      94
GRI 3:                                       Material topic management
Material Topic 2021

GRI 303:                                     Interaksi dengan air sebagai sumber daya bersama
                                  303-1                                                                                     94-95
Air dan Efluen 2018                          Interactions with water as a shared resource
GRI 203:
Water and Effluents 2018                     Manajemen dampak yang berkaitan dengan pembuangan air
                                  303-2                                                                                     94-95
                                             Management of water discharge-related impacts

                                             Pengambilan air
                                  303-3                                                                                      95
                                             Water withdrawal

                                             Pembuangan air
                                  303-4                                                                                      96
                                             Water discharge

                                             Konsumsi air
                                  303-5                                                                                     95-96
                                             Water consumption




138        Kino Indonesia Tbk Laporan Keberlanjutan 2025
Page 141
        Standar GRI          Indeks                                 Pengungkapan                                        Halaman
        GRI Standard          Index                                   Disclosure                                          Page

                                      Keanekaragaman Hayati
                              304
                                      Biodiversity

GRI 304:                              Lokasi operasi yang dimiliki, disewa, dikelola, atau berdekatan dengan, kawasan
Keanekaragaman Hayati 2016            lindung dan kawasan dengan nilai keanekaragaman hayati tinggi di luar kawasan
GRI 304:                     304-1    lindung                                                                              98
Biodiversity 2016                     Operational sites owned, leased, managed, or adjacent to protected areas and
                                      areas of high biodiversity value outside protected areas

                                      Dampak signifikan dari aktivitas, produk, dan jasa pada keanekaragaman hayati
                             304-2                                                                                         98
                                      Significant impacts of activities, products, and services on biodiversity

                                      Habitat yang dilindungi atau direstorasi
                             304-3                                                                                         98
                                      Habitats protected or restored

                                      Spesies Daftar Merah IUCN dan spesies daftar konservasi nasional dengan
                                      habitat dalam wilayah yang terkena efek operasi
                             304-4                                                                                         98
                                      IUCN Red List species and national conservation list species with habitats in
                                      areas affected by operations

                                      Emisi
                              305
                                      Emission

GRI 3:
Topik Material 2021                   Manajemen topik material
                              3-3                                                                                          88
GRI 3:                                Material topic management
Material Topic 2021

GRI 305:                              Emisi GRK (Cakupan 1) langsung
                             305-1                                                                                         88
Emisi 2016                            Direct (Scope 1) GHG emissions
GRI 305:
Emission 2016                         Emisi GRK (Cakupan 2) tidak langsung
                             305-2                                                                                        88-89
                                      Indirect (Scope 2) GHG emissions

                                      Intensitas Emisi GRK
                             305-4                                                                                         90
                                      GHG Emissions Intensity

                                      Pengurangan emisi GRK
                             305-5                                                                                         90
                                      Reduction of GHG emissions

                                      Emisi zat perusak ozon (ODS)
                             305-6                                                                                         91
                                      Emissions of ozone-depleting substances (ODS)

                                      Nitrogen Oksida (NOx), sulfur oksida (SOx), dan emisi udara signifikan lainnya
                             305-7                                                                                         91
                                      Nitrogen oxides (NOx), sulfur oxides (SOx), and other significant air emissions

                                      Limbah
                              306
                                      Waste

GRI 3:
Topik Material 2021                   Manajemen topik material
                              3-3                                                                                          92
GRI 3:                                Material topic management
Material Topic 2021

GRI 306:                              Timbulan limbah dan dampak signifikan terkait limbah
                             306-1                                                                                         92
Limbah 2020                           Waste generation and significant waste-related impacts
GRI 306:
Waste 2020                            Pengelolaan dampak signifikan terkait limbah
                             306-2                                                                                         92
                                      Management of significant waste-related impacts

                                      Limbah yang dihasilkan
                             306-3                                                                                         92
                                      Waste generated




                                                                          2025 Sustainability Report Kino Indonesia Tbk         139
Page 142
                      Apendiks
                      Appendix




        Standar GRI               Indeks                                     Pengungkapan                                      Halaman
        GRI Standard               Index                                       Disclosure                                        Page

GRI 308:                                      Penilaian Lingkungan Pemasok
                                    308
Penilaian Lingkungan Pemasok                  Supplier Environmental Assessment
2016
GRI 308:                                      Seleksi pemasok baru dengan menggunakan kriteria lingkungan
                                   308-1                                                                                         122
Supplier Environmental                        Screening of new suppliers using environmental criteria
Assessment 2016
                                              Dampak lingkungan negatif dalam rantai pasokan dan tindakan yang telah diambil
                                   308-2                                                                                         122
                                              Negative environmental impacts in the supply chain and actions taken

                                              Ketenagakerjaan
                                    401
                                              Employment

GRI 3:
Topik Material 2021                           Manajemen topik material
                                     3-3                                                                                         103
GRI 3:                                        Material topic management
Material Topic 2021

GRI 401:                                      Perekrutan karyawan baru dan pergantian karyawan
                                    401-1                                                                                        105
Ketenagakerjaan 2016                          New employee hires and employee turnover
GRI 401: Employment
2016                                          Tunjangan yang diberikan karyawan purnawaktu yang tidak diberikan kepada
                                              karyawan sementara atau paruh waktu
                                   401-2                                                                                         110
                                              Benefits provided to full-time employees that are not provided to temporary or
                                              part time employees

                                              Cuti orang tua
                                   401-3                                                                                          111
                                              Parental leave

GRI 401:                                      Hubungan Tenaga Kerja/Manajemen
                                    402
Hubungan Tenaga Kerja/                        Labor/Management Relationship
Manajemen 2016
GRI 401:                                      Periode pemberitahuan minimum terkait perubahan operasional
                                   402-1                                                                                         107
Labor/Management Relationship                 Minimum notice periods regarding operational changes
2016
                                              Kesehatan dan Keselamatan Kerja
                                    403
                                              Occupational Health and Safety

GRI 3:
Topik Material 2021                           Manajemen topik material
                                     3-3                                                                                         113
GRI 3:                                        Material topic management
Material Topic 2021

GRI 403:
Kesehatan dan
Keselamatan Kerja
2018
                                              Sistem manajemen kesehatan dan keselamatan kerja
GRI 403:                           403-1                                                                                         113
                                              Occupational health and safety management system
Occupational Health
and Safety 2018



                                              Identifikasi bahaya, penilaian risiko, dan investigasi insiden
                                   403-2                                                                                         113
                                              Hazard identification, risk assessment, and incident investigation

                                              Layanan kesehatan kerja
                                   403-3                                                                                        114-115
                                              Occupational health services

                                              Partisipasi, konsultasi, dan komunikasi pekerja tentang keselamatan dan
                                              kesehatan kerja
                                   403-4                                                                                        115-116
                                              Worker participation, consultation, and communication on occupational health
                                              and safety

                                              Pelatihan bagi pekerja mengenai keselamatan dan kesehatan kerja
                                   403-5                                                                                         116
                                              Worker training on occupational health and safety

                                              Promosi kesehatan kerja
                                   403-6                                                                                        114-115
                                              Promotion of worker health

                                              Pencegahan dan mitigasi dampak dari keselamatan dan kesehatan kerja yang
                                              secara langsung terkait hubungan bisnis
                                   403-7                                                                                         116
                                              Prevention and mitigation of occupational health and safety impacts directly
                                              linked by business relationships




140         Kino Indonesia Tbk Laporan Keberlanjutan 2025
Page 143
        Standar GRI               Indeks                                Pengungkapan                                      Halaman
        GRI Standard               Index                                  Disclosure                                        Page

                                           Pekerja yang tercakup dalam sistem manajemen keselamatan dan kesehatan
                                  403-8    kerja                                                                               113
                                           Workers covered by an occupational health and safety management system

                                           Kecelakaan kerja
                                  403-9                                                                                        116
                                           Work-related injuries

                                           Penyakit akibat kerja
                                  403-10                                                                                       117
                                           Work-related illness

                                           Pelatihan dan Pendidikan
                                   404
                                           Training and Education

GRI 3:
Topik Material 2021                        Manajemen topik material
                                   3-3                                                                                         108
GRI 3:                                     Material topic management
Material Topic 2021

GRI 404:                                   Rata-rata jam pelatihan per tahun per karyawan
                                  404-1                                                                                      108-109
Pelatihan dan Pendidikan 2016              Average hours of training per year per employee
GRI 404:
Training and Education 2016                Program untuk meningkatkan keterampilan karyawan dan program bantuan
                                  404-2    peralihan                                                                          109
                                           Programs for upgrading employee skills and transition assistance programs

                                           Persentase karyawan yang menerima tinjauan rutin terhadap kinerja dan
                                           pengembangan karier
                                  404-3                                                                                        111
                                           Percentage of employees receiving regular performance and career development
                                           reviews

                                           Keanekaragaman dan Peluang Setara
                                   405
                                           Diversity and Equal Opportunity

GRI 3:
Topik Material 2021                        Manajemen topik material
                                   3-3                                                                                         64
GRI 3:                                     Material topic management
Material Topic 2021

GRI 405:                                   Keberagaman badan tata kelola dan karyawan
                                  405-1                                                                                        64
Keanekaragaman dan                         Diversity of governance bodies and employees
Kesempatan Setara 2016
GRI 405:                                   Rasio gaji pokok dan remunerasi perempuan dibandingkan laki-laki
                                  405-2                                                                                        110
Diversity and Equal Opportunity            Ratio of basic salary and remuneration of women to men
2016
                                           Non-Diskriminasi
                                   406
                                           Non-discrimination

GRI 3:
Topik Material 2021                        Manajemen topik material
                                   3-3                                                                                        103
GRI 3:                                     Material topic management
Material Topic 2021

GRI 406:                                   Insiden diskriminasi dan tindakan perbaikan yang dilakukan
                                  406-1                                                                                       108
Non-Diskriminasi 2016                      Incidents of discrimination and corrective actions taken
GRI 406:
Non-Discrimination 2016                    Kebebasan Berserikat dan Perundingan Kolektif
                                   407
                                           Freedom of Association and Collective Bargaining

GRI 3:
Topik Material 2021                        Manajemen topik material
                                   3-3                                                                                         112
GRI 3:                                     Material topic management
Material Topic 2021




                                                                             2025 Sustainability Report Kino Indonesia Tbk           141
Page 144
                      Apendiks
                      Appendix




        Standar GRI               Indeks                                     Pengungkapan                                          Halaman
        GRI Standard               Index                                       Disclosure                                            Page

GRI 407:                                      Operasi dan pemasok di mana hak atas kebebasan berserikat dan perundingan
Kebebasan Berserikat dan                      kolektif mungkin berisiko
Perundingan Kolektif 2016          407-1                                                                                              112
                                              Operations and suppliers in which the right to freedom of association and
GRI 407:                                      collective bargaining may be at risk
Freedom of Association and
Collective Bargaining 2016                    Pekerja Anak
                                    408
                                              Child Labour

GRI 3:
Topik Material 2021                           Manajemen topik material
                                     3-3                                                                                             102
GRI 3:                                        Material topic management
Material Topic 2021

GRI 408:                                      Operasi dan pemasok yang berisiko signifikan terhadap insiden pekerja anak
                                   408-1                                                                                             105
Pekerja Anak 2016                             Operations and suppliers at significant risk for incidents of child labor
GRI 408:
Child Labour 2016                             Kerja Paksa atau Wajib Kerja
                                    409
                                              Forced or Compulsory Labor

GRI 3:
Topik Material 2021                           Manajemen topik material
                                     3-3                                                                                             102
GRI 3:                                        Material topic management
Material Topic 2021

GRI 409:                                      Operasi dan pemasok yang berisiko signifikan terhadap insiden kerja paksa atau
Kerja Paksa atau Wajib Kerja                  wajib kerja
                                   409-1                                                                                              107
2016                                          Operations and suppliers at significant risk for incidents of forced or compulsory
GRI 409:                                      labor
Forced or Compulsory Labor
2016                                          Praktik Keamanan
                                    410
                                              Security Practice

GRI 410:                                      Petugas keamanan yang dilatih mengenai kebijakan atau prosedur hak asasi
Praktik Keamanan 2016               410-1     manusia                                                                                108
GRI 410:                                      Security personnel trained on human rights policies or procedures
Security Practice 2016
                                              Hak Masyarakat Adat
                                     411
                                              Indigenous Peoples’ Rights

GRI 411:
Hak Masyarakat Adat 2016                      Insiden pelanggaran yang melibatkan hak-hak masyarakat adat
                                    411-1                                                                                            108
GRI 411:                                      Incidents of violations involving the rights of indigenous peoples
Indigenous Peoples’ Rights 2016

                                              Masyarakat Lokal
                                    413
                                              Local Communities

GRI 413:                                      Operasi dengan keterlibatan masyarakat lokal, penilaian dampak, dan program
Masyarakat Lokal 2016                         pengembangan
                                    413-1                                                                                           124-130
GRI 413:                                      Operations with local community engagement, impact assessments, and
Local Communities 2016                        development programs

                                              Penilaian Sosial Pemasok
                                    414
                                              Supplier Social Assessment

GRI 414:                                      Seleksi pemasok baru dengan menggunakan kriteria sosial
                                    414-1                                                                                           122-123
Penilaian Sosial Pemasok 2016                 Screening of new suppliers using social criteria
GRI 414:
Supplier Social Assessment 2016               Dampak sosial negatif dalam rantai pasokan dan tindakan yang telah diambil
                                   414-2                                                                                            122-123
                                              Negative social impacts in the supply chain and actions taken

                                              Kebijakan Publik
                                    415
                                              Public Policy

GRI 415:
Kebijakan Publik 2016                         Kontribusi politik
                                    415-1                                                                                             71
GRI 415:                                      Politic Contribution
Public Policy 2016




142         Kino Indonesia Tbk Laporan Keberlanjutan 2025
Page 145
        Standar GRI               Indeks                                Pengungkapan                                          Halaman
        GRI Standard               Index                                  Disclosure                                            Page

                                           Kesehatan dan Keselamatan Pelanggan
                                   416
                                           Customer Health and Safety

GRI 3:
Topik Material 2021                        Manajemen topik material
                                   3-3                                                                                         120-121
GRI 3:                                     Material topic management
Material Topic 2021

GRI 416:                                   Penilaian dampak kesehatan dan keselamatan dari berbagai kategori produk dan
Kesehatan dan Keselamatan                  layanan
                                   416-1                                                                                       120-121
Pelanggan 2016                             Assessment of the health and safety impacts of various product and service
GRI 416:                                   categories.
Customer Health and Safety 2016
                                           Insiden ketidakpatuhan sehubungan dengan dampak kesehatan dan keselamatan
                                           dari produk dan jasa
                                  416-2                                                                                        120-121
                                           Incidents of non-compliance related to the health and safety impacts of products
                                           and services

                                           Pemasaran dan Pelabelan
                                   417
                                           Marketing and Labelling

GRI 3:
Topik Material 2021                        Manajemen topik material
                                   3-3                                                                                          120
GRI 3:                                     Material topic management
Material Topic 2021

GRI 417:                                   Persyaratan untuk pelabelan dan informasi produk dan jasa
                                   417-1                                                                                        120
Pemasaran dan Pelabelan 2016               Requirements for product and service labelling and information
GRI 417:
Marketing and Labelling 2016               Insiden ketidakpatuhan terkait informasi dan pelabelan produk dan jasa
                                   417-2   Incidents of non-compliance concerning product and service information and           120
                                           labelling

                                           Insiden ketidakpatuhan terkait komunikasi pemasaran
                                   417-3                                                                                        120
                                           Incidents of non-compliance concerning marketing communications

                                           Privasi Pelanggan
                                   418
                                           Customer Privacy

GRI 3:
Topik Material 2021                        Manajemen topik material
                                   3-3                                                                                           118
GRI 3:                                     Material topic management
Material Topic 2021

GRI 418:                                   Pengaduan yang berdasar mengenai pelanggaran terhadap privasi pelanggan
Privasi Pelanggan 2016                     dan hilangnya data pelanggan
                                   418-1                                                                                         118
GRI 418:                                   Substantiated complaints regarding customer privacy violations and loss of
Customer Privacy 2016                      customer data




                                                                              2025 Sustainability Report Kino Indonesia Tbk            143
Page 146
                    Apendiks
                    Appendix




Indeks Pengungkapan Kriteria Peraturan Otoritas
Jasa Keuangan No. 51/POJK.03/2017 [POJK51-G.5]
Disclosure Index of Financial Services Authority Regulation
Criteria No. 51/POJK.03/2017



 No. Indek                                                      Uraian             Halaman
 Index No.                                                    Description            Page

                 Penjelasan Strategi Berkelanjutan
      A.1                                                                             28
                 Description on Sustainability Strategy

Ikhtisar Kinerja Berkelanjutan
Highlights on the Performance of Sustainability

                 Ikhtisar Kinerja Ekonomi
      B.1                                                                             8
                 Economic Performance Highlights

                 Ikhtisar Kinerja Lingkungan Hidup
      B.2                                                                             10
                 Environmental Performance Highlights

                 Ikhtisar Kinerja Sosial
      B.3                                                                             9
                 Social Performance Highlights

Profil Perusahaan
Company Profile

                 Visi, Misi, dan Nilai Berkelanjutan
      C.1                                                                             50
                 Vision, Mission, and Sustainability Values

                 Alamat Perusahaan
      C.2                                                                             48
                 Company Address

                 Skala Perusahaan
      C.3                                                                             52
                 Company Scale

                 Produk, Layanan, dan Kegiatan Usaha yang Dijalankan
      C.4                                                                             58
                 Products, Services, and Business Activities

                 Keanggotaan pada Asosiasi
      C.5                                                                             17
                 Membership in Association

                 Perubahan Organisasi Bersifat Signifikan
      C.6                                                                             58
                 Significant Organizational Change

Penjelasan Direksi
Board of Director Explanation

                 Penjelasan Direksi
      D.1                                                                             19
                 Board of Directors Explanation

Tata Kelola Berkelanjutan
Sustainability Governance

                 Penanggung Jawab Penerapan Keuangan Berkelanjutan
      E.1                                                                             62
                 Responsible Party for the Implementation of Sustainable Finance

                 Pengembangan Kompetensi terkait Keuangan Berkelanjutan
      E.2                                                                             68
                 Competency Development related to Sustainable Finance

                 Penilaian Risiko atas Penerapan Keuangan Berkelanjutan
      E.3                                                                           73-74
                 Risk Assessment for the Implementation of Sustainable Finance

                 Hubungan dengan Pemangku Kepentingan
      E.4                                                                             37
                 Relations with the Stakeholders

                 Permasalahan terhadap Penerapan Keuangan Berkelanjutan
      E.5                                                                          41-43; 73
                 Problems with the Implementation of Sustainable Finance




144         Kino Indonesia Tbk Laporan Keberlanjutan 2025
Page 147
 No. Indek                                                            Uraian                                                  Halaman
 Index No.                                                          Description                                                 Page

Kinerja Berkelanjutan
Sustainability Performance

                  Kegiatan Membangun Budaya Berkelanjutan
      F.1                                                                                                                            36
                  Activities in Building a Sustainability Culture

Kinerja Ekonomi
Economic Performance

                  Perbandingan Target dan Kinerja Produksi, Portofolio, Target Pembiayaan, atau Investasi, Pendapatan dan
                  Laba Rugi
     F.2                                                                                                                             78
                  Comparison of Production Targets and Performance, Portfolios, Financing Targets, or Investments, Income
                  and Profit and Loss

                  Perbandingan Target dan Kinerja Portofolio, Target Pembiayaan, atau Investasi pada Instrumen Keuangan
                  atau Proyek yang Sejalan dengan Keuangan Berkelanjutan
     F.3                                                                                                                             78
                  Comparison of Portfolio Targets and Performance, Financing Targets, or Investments in Similar Finansial
                  Instruments or Projects with Sustainable Finance

Kinerja Lingkungan
Environmental Performance

Umum
General

                  Biaya Lingkungan Hidup
     F.4                                                                                                                             98
                  Environmental Costs

Aspek Material
Material Aspect

                  Penggunaan Material yang Ramah Lingkungan
     F.5                                                                                                                         84-85
                  Use of Environmentally Friendly Materials

Aspek Energi
Energy Aspect

                  Jumlah dan Intensitas Energi yang Digunakan
     F.6                                                                                                                         85-86
                  Amount and Intensity of Energy Consumption

                  Upaya dan Pencapaian Efisiensi Energi dan Penggunaan Energi Terbarukan
     F.7                                                                                                                             87
                  Efforts and Achievement of Energy Efficiency and Use of Renewable Energy

Aspek Air
Water Aspect

                  Penggunaan Air
     F.8                                                                                                                         95-96
                  Water Usage

Aspek Keanekaragaman Hayati
Biodiversity Aspect

                  Dampak dari Wilayah Operasional yang Dekat atau Berada di Daerah Konservasi atau Memiliki
     F.9          Keanekaragaman Hayati                                                                                              98
                  Impact of Operational Areas that are Near or Located in Conservation Areas or Have Biodiversity

                  Usaha Konservasi Keanekaragaman Hayati
     F.10                                                                                                                            98
                  Biodiversity Conservation Effort

Aspek Emisi
Emission Aspect

                  Jumlah dan Intensitas Emisi yang Dihasilkan berdasarkan Jenisnya
     F.11                                                                                                                            88
                  Amount and Intensity of Emissions by Type

                  Upaya dan Pencapaian Pengurangan Emisi yang Dilakukan
     F.12                                                                                                                            90
                  Emission Reduction Efforts and Achievements Made




                                                                                     2025 Sustainability Report Kino Indonesia Tbk        145
Page 148
                     Apendiks
                     Appendix




 No. Indek                                                       Uraian                                                Halaman
 Index No.                                                     Description                                               Page

Aspek Limbah dan Efluen
Waste and Effluent Aspect

                  Jumlah Limbah dan Efluen yang Dihasilkan berdasarkan Jenis
      F.13                                                                                                                92
                  Amount of Waste and Effluent Generated by Type

                  Mekanisme Pengelolaan Limbah dan Efluen
      F.14                                                                                                                92
                  Waste and Effluent Management Mechanisms

                  Tumpahan yang Terjadi (jika ada)
      F.15                                                                                                                94
                  Spill (if any)

Aspek Pengaduan terkait Lingkungan Hidup
Aspect of Complaints related to the Environment

                  Jumlah dan Materi Pengaduan Lingkungan Hidup yang Diterima dan Diselesaikan
      F.16                                                                                                                99
                  The Number and Material of Environmental Complaints Received and Resolved

Kinerja Sosial
Social Performance

                  Komitmen LJK, Emiten, atau Perusahaan Publik untuk Memberikan Layanan atas Produk dan/atau Jasa
                  yang Setara kepada Konsumen
      F.17                                                                                                                118
                  LJK, Issuer, or Public Company Commitment to Provide Equal Service for Products and/or Services to
                  Consumers

Aspek Ketenagakerjaan
Manpower Aspect

                  Kesetaraan Kesempatan Bekerja
      F.18                                                                                                               103
                  Equal Opportunity to Work

                  Tenaga Kerja Anak dan Tenaga Kerja Paksa
      F.19                                                                                                                107
                  Child Labor and Forced Labor

                  Upah Minimum Regional
      F.20                                                                                                                110
                  Regional Minimum Wage

                  Lingkungan Bekerja yang Layak dan Aman
      F.21                                                                                                                113
                  Decent and Safe Work Environment

                  Pelatihan dan Pengembangan Kemampuan Pegawai
      F.22                                                                                                              108-109
                  Employee Training and Capacity Building

Aspek Masyarakat
Community Aspect

                  Dampak Operasi terhadap Masyarakat Sekitar
      F.23                                                                                                               124
                  Impact of Operations on the Surrounding Communities

                  Pengaduan Masyarakat
      F.24                                                                                                               130
                  Public Complaints

                  Kegiatan Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL)
      F.25                                                                                                              124-126
                  Social and Environmental Responsibility (SER) Activities

Tanggung Jawab Pengembangan Produk/Jasa Berkelanjutan
Responsibility for Sustainable Product/Service Development

                  Inovasi dan Pengembangan Produk/Jasa Keuangan Berkelanjutan
      F.26                                                                                                              119-120
                  Sustainable Financial Product/Service Innovation and Development

                  Produk/Jasa yang sudah Dievaluasi Keamanannya bagi Konsumen
      F.27                                                                                                              120-121
                  Product/Service Safety Evaluated for Customers

                  Dampak Produk/Jasa
      F.28                                                                                                                121
                  Product/Service Impact

                  Jumlah Produk yang Ditarik Kembali
      F.29                                                                                                                121
                  Number of Recalled Products

                  Survei Kepuasan Konsumen terhadap Produk dan/atau Jasa Keuangan Berkelanjutan
      F.30                                                                                                                121
                  Customer Satisfaction Survey on Sustainable Financial Products and/or Services




146          Kino Indonesia Tbk Laporan Keberlanjutan 2025
Page 149
 No. Indek                                                    Uraian                                                     Halaman
 Index No.                                                  Description                                                    Page

Lain-Lain
Others

             Verifikasi Tertulis dari Pihak Independen (jika ada)
     G.1                                                                                                                        5
             Independent Party Written Verification (if any)

             Surat Pernyataan Anggota Direksi tentang Tanggung Jawab atas Laporan Berkelanjutan
     G.2                                                                                                                        131
             Statement Letter of the Board of Directors Members on Responsibility for the Sustainability Report

             Lembar Umpan Balik
     G.3                                                                                                                        133
             Feedback Form

             Tanggapan terhadap Umpan Balik Laporan Tahun Sebelumnya
     G.4                                                                                                                        134
             Responses to Feedback from Previous Year’s Report
             Daftar Pengungkapan sesuai Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 51 Tahun 2017
     G.5                                                                                                                   144-147
             List of Disclosures in Accordance with POJK 51 of 2017




                                                                                2025 Sustainability Report Kino Indonesia Tbk         147
Page 150
                  Apendiks
                  Appendix




Daftar Pengungkapan Sesuai Pelaporan ESG Metrik
List of Disclosure in Accordance with ESG Reporting Metrics



                                                                                                        Halaman di Laporan
     Kinerja           Kode                                  Nama Metrik                              Keberlanjutan/Tahunan
  Performance          Code                                 Name of Metric                           Page in the Sustainability/
                                                                                                           Annual Report

                                  Laporan Emisi Gas Rumah Kaca
                        E-01                                                                                    88-89
                                  Greenhouse Gas Emissions Report

                                  Intensitas Emisi Gas Rumah Kaca
                        E-02                                                                                     90
                                  Greenhouse Gas Emissions Intensity

                                  Konsumsi Energi Listrik
                        E-03                                                                                     86
                                  Electricity Usage

Lingkungan                        Konsumsi Air
                        E-04                                                                                    95-96
Environment                       Water Use

                                  Limbah yang Dihasilkan
                        E-05                                                                                     92
                                  Waste Generated

                                  Komitmen Perusahaan untuk Mencapai Target Net Zero Emission
                        E-06                                                                                     88
                                  The Company’s Commitment to Achieve Net Zero Emission Target

                                  Komitmen Perusahaan untuk mengurangi Emisi Gas Rumah Kaca
                        E-07                                                                                     90
                                  The Company’s Commitment to Reduce Greenhouse Gas Emissions

                                  Kesetaraan Gender
                        S-01                                                                                     104
                                  Gender Equality

                                  Pegawai berdasarkan Gender dan Kelompok Umur
                        S-02                                                                                   104-105
                                  Employees based on Gender and Age Group

                                  Tingkat Pergantian Pegawai
                        S-03                                                                                     107
                                  Employees Turnover Rate

                                  Jumlah Pegawai Sementara
                        S-04                                                                                     106
                                  Total Temporary Employees

                                  Pelatihan dan Pengembangan Pegawai
                        S-05                                                                                   108-109
                                  Employees Training and Development

                                  Jumlah Kecelakaan Kerja
                        S-06                                                                                   116-117
                                  Total Work Accident

Sosial                            Kejadian Pelanggaran Hak Asasi Manusia
Social                  S-07                                                                                     108
                                  Human Rights Violation Incidents

                                  Kebijakan Pelecehan Seksual dan/atau Non-Diskriminasi
                        S-08                                                                                     103
                                  Sexual Harassment and/or Non-Discrimination Policy

                                  Kebijakan Mengenai Hak Asasi Manusia
                        S-09                                                                                     108
                                  Human Rights Policy

                                  Kebijakan Pekerja Anak dan/atau Pekerja Paksa
                        S-10                                                                                     107
                                  Child Labor and/or Forced Labor Policy

                                  Kebijakan Mengenai Kesehatan dan Keselamatan Kerja serta
                                  Lingkungan Kerja yang Aman dan Layak diberikan Kepada Seluruh
                        S-11      Karyawan                                                                       113
                                  Occupational Health and Safety and Safe Work Environment Policy,
                                  and How They are Provided to All Employees

                        S-12      Corporate Social Responsibility                                              124-130




148       Kino Indonesia Tbk Laporan Keberlanjutan 2025
Page 151
                                                                                                 Halaman di Laporan
     Kinerja    Kode                             Nama Metrik                                   Keberlanjutan/Tahunan
  Performance   Code                            Name of Metric                                Page in the Sustainability/
                                                                                                    Annual Report

                       Keberagaman Manajemen dan Independensi
                G-01                                                                                         64
                       Management Diversity and Independence

                       Total Kehadiran Direksi dan Komisaris ke Rapat Dewan
                G-02   Total Attendance of Board of Directors and Board of Commissioners                     65
                       at Board Meetings

                       Kebijakan Pemisahan Chairman of the Board dan CEO
                G-03   Policy on the Distinction Role between the Chairman of                                64
                       the Board and CEO

                       Kebijakan Penilaian Dewan Direksi dan Komisaris
                G-04                                                                                         65
                       Board of Directors and Board of Commissioners Evaluation Policy
Tata Kelola
                       Kebijakan Pelatihan Dewan Direksi dan Komisaris
Governance      G-05                                                                                         66
                       Board of Directors and Board of Commissioners Training Policy

                       Kriteria Khusus Pemilihan Dewan
                G-06                                                                                         66
                       Special Criteria for Board Member Selection

                       Kode Etik dan/atau Anti-Korupsi
                G-07                                                                                       69-71
                       Code of Ethics and/or Anti-Corruption Policy

                                                                                                      Laporan Tahunan
                       Kebijakan Perlakuan Adil terhadap Pemegang Saham
                G-08                                                                                   Annual Report
                       Policy on Fair Treatment of the Shareholders
                                                                                                            191

                       Pencegahan Konflik Kepentingan
                G-09                                                                                       69-71
                       Prevention of Conflict of Interest




                                                                      2025 Sustainability Report Kino Indonesia Tbk     149
Page 152
2025
Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report




PT Kino Indonesia Tbk
Kino Tower Lt. 17
Jl. Jalur Sutera Boulevard No. 01, Alam Sutera
Kota Tangerang 15143
    : (021) 8082 1100
    : (021) 8082 1123
    : corsec@kino.co.id
www.kino.co.id

File

File Open PDF
Source IDX
Size6.87 MB
Published29 Apr 2026
Pages152
Characters679,075
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 66 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org Kino Indonesia Tbk p.2 ×212
linked person HARRY SANUSI p.20 ×5
linked org PT Dutalestari Sentratama p.51 ×3
linked person Rokhmad Sunanto · Presiden p.65
linked person Agus Sandianto p.65
linked person Budi Susanto · Direktur p.65 ×2
linked person Kurdi Gunawan · Direktur p.65 ×2
linked person Vebbyna Dewianti · Direktur p.66 ×2
linked org Dana Pensiun p.82
linked person Anggara Andrian Linanda · Direktur p.133 ×2
linked person Nurindra Prawarianto p.133 ×4
possible org Otoritas Jasa Keuangan p.6 ×9
possible org Bursa Efek Indonesia p.54
possible org Kino Investindo p.54
unresolved org Sustainability Report Kino Indonesia Tbk p.3 ×49
unresolved org Financial Services Authority p.6 ×5
unresolved org Penyelenggara Jaminan Produk Halal p.11
unresolved org Pengawas Obat Disway & Infovesta Obat-Obatan p.15
unresolved org Sertifikasi p.16 ×5
unresolved org SGS United Kingdom Ltd p.16 ×5
unresolved org Kementerian Ketenagakerjaan Occupational Safety and Health Management System p.17
unresolved org Ministry of Manpower p.17 ×2
unresolved org Disney Worldwide Services Inc p.17
unresolved org PT SGS Indonesia ISO p.17
unresolved org Pengawas Obat p.17 ×6
unresolved org Kementerian Perindustrian p.17 ×2
unresolved org Ministry of Industry p.17 ×2
unresolved org Penyelenggara Plant Sayung p.17
unresolved org Penyelenggara Jamu dan Obat Tradisional p.17
unresolved org Kementerian Pertanian p.17 ×2
unresolved org Ministry of Agriculture p.17
unresolved org Pengawas Obat Perbekalan Kesehatan Rumah p.17
unresolved org Kementerian Kesehatan p.17 ×2
unresolved org Ministry of Health p.17 ×2
unresolved org Ministry of Agriculture Gudang Kapuk p.18
unresolved org Pengawas Obat Good Manufacturing Practices p.18 ×2
unresolved org Pengawas Obat Pangan Olahan p.18 ×2
unresolved org Pengawas Obat dan Makanan p.18
unresolved org Penyelenggara Minuman p.19
unresolved org Pengawas Obat Cairan Obat p.19
unresolved — PEKERTI · Anggota p.19
unresolved — PPA Kosmetika · Anggota p.19
unresolved org Departemen ESG p.24 ×5
unresolved org Bank Sampah Kino p.25
unresolved org Menteri Kehakiman p.50
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia p.50
unresolved org PT Kinocare Era Kosmestindo. p.50 ×2
unresolved person Notary Hadi Winata p.50 ×2
unresolved org Minister of Justice Share Listing p.50
unresolved org Minister of Law and Human Rights p.50
unresolved org PT Kino p.51 ×2
unresolved org Indonesia Tbk p.51 ×2
unresolved org Indonesia Stock Exchange p.54 ×2
unresolved org PT Kino Investindo Harry Sanusi p.54
unresolved person Harijanto p.65
unresolved person Notary Bastian Harijanto p.65 ×15
unresolved person Nurindra · Direktur p.66
unresolved — Prawarianto*) · Director p.66
unresolved person Keberagaman · Komisaris p.66 ×2
unresolved org Tata Kelola p.69
unresolved — Consumer p.74
unresolved org PT Asuransi Jiwa Manulife p.82
unresolved org PT PLN p.87 ×7
unresolved org PT PLN Electricity Jumlah GJ p.88
unresolved org Kementerian Tenaga Kerja dan Organisasi p.116

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 2

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result